Anda di halaman 1dari 8

KARYA ILMIAH

PEMANFAATAN KULIT SINGKONG MENJADI KERIPIK

Di susun oleh:
1. Apriliyani Dwi Putri 2. Riyan Firdaus

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 2 SAMPIT KOTAWARINGIN TIMUR 2011

BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Singkong atau ubi kayu (Manihot esculenta Crantz) merupakan umbi atau akar pohon yang panjang dengan fisik rata-rata bergaris tengah 2-3 cm dan panjang 50-80cm, tergantung dari jenis singkong yang ditanam. Daging umbinya berwarna putih atau kekuning-kuningan. Umbi singkong merupakan sumber energi yang kaya karbohidrat namun miskin protein(Umat, 2008). Kebanyakan masyarakat pada kehidupan sehari-hari hanya memanfaatkan umbi singkong saja untuk dik onsumsi sedangkan kulitnya tidak dimanfaatkan. Jika kulit singkong dibuang dan tidak dimanfaatkan maka akan menjadi limbah, sehingga berdampak negative bagi lingkungan. Dalam kehidupan sehari-hari masyarakat hanya memanfaatkan kulit singkong untuk dijadikan kompos dan pakan ternak, dan masyarakat tidak pernah berpikir untuk memanfaatkan kulit singkong menjadi sesuatu yang lebih berarti. Sedangkan kulit singkong masih mempunyai manfaat yang lebih, kulit singkong masih bisa diolah menjadi bahan makanan alternative seperti dijadikan keripik kulit singkong, untuk mengantisipasi jika terjadi bencana alam, seperti bencana gempa dan tsunami Aceh(26/12/04), gempa bumi Yogyakarta(25/05/06), banjir bandang Wasior(04/10/10), banjir bandang Buleleng, Bali(23/2/11), dan tanah longsor di Manggarai, NTT(09/01/2011).

1.2 Perumusan Masalah


Kulit singkong merupakan limbah dari singkong yang masih belum banyak dimanfaatkan oleh masyarakat pada umumnya. Pemanfaatan kulit singkong biasanya digunakan masyarakat sebagai pakan ternak saja dan untuk dimanfaatkan menjadi bahan konsumsi masyarakat masih belum banyak yang mengetahuinya. Untuk itu menjadi suatu pertanyaan Apakah kulit singkong dapat dimanfaatkan untuk dijadikan konsumsi berupa keripik kulit singkong. 1.3 Tujuan Tujuan dari penelitian ini adalah memanfaatkan kulit singkong untuk dijadikan bahan makanan untuk diolah menjadi keripik kulit singkong. Sehingga nantinya dapat memberikan informasi kepada masyarakat sejauh mana kulit singkong dapat dimanfaatkan.

1.4 Kegunaan
Kegunaan dari penelitian ini adalah dapat mengetahui manfaat dari kulit singkong untuk dijadikan bahan makanan untuk diolah menjadi keripik kulit singkong dan secara tidak langsung dengan memanfaatkan kulit singkong

dapat mengurangi limbah sampah organik dan dampak negatif bagi lingkungan.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA


Singkong atau Ubi Kayu (Manihot esculenta Crantz) merupakan bahan pangan umum masyarakat di Indonesia. Masyarakat biasanya mengkonsumsi singkong berupa singkong rebus,singkong goreng dan keripik singkong. Selain itu masyarakat di Indonesia banyak menyukai singkong karena rasanya yang enak dan harganya yang dapat terjangkau. Hal ini menyebabkan bahan baku singkong banyak digunakan untuk usaha industri rumah tangga (Arief, 2006). Berdasarkan bentuknya sampah digolongkan menjadi sampah organik dan sampah an-organik. Maka kulit singkong tergolong dalam sampah organik sampah kulit singkong dapat terdegradasi secara alami . Banyaknya usaha industri rumah tangga yang banyak menggunakan bahan baku dari singkong, dan berdampak negatif pada lingkungan, peningkatan volume sampah organik pada lingkungan berupa limbah kulit singkong. Oleh sebab itu untuk mengurangi sampah tersebut dilingkungan masyarakat dapat dilakukan dengan cara memanfaatkan sampah itu sendiri, seperti membuat kulit singkong tersebut menjadi berguna atau bermanfaat bagi masyarakat. Pengetahuan masyarakat hanya sebatas menjadikan kulit singkong menjadi pakan ternak dan pupuk/kompos (Umat, 2008). Di Indonesia banyak sekali masyarakat yang menggunakan singkong sebagai bahan dasar masakan , hal ini dapat dilihat dari berbagai macam aneka masakan tradisional yang berbahan baku singkong. Oleh sebab itulah, maka dilingkungan masyarakat yang memiliki usaha industri rumah tangga banyak menggunakan bahan baku singkong. Untuk lebih bermanfaat dan dapat dikonsumsi oleh masyarakat, masyarakat dapat mengolah kulit singkong menjadi salah satu makanan ringan berupa keripik dari kulit singkong. Dan juga kulit singkong ini selain dapat dijadikan makanan ringan dapat juga dijadikan sebagai bahan makanan alternatif pada saat terjadi bencana alam seperti bencana gempa dan tsunami Aceh(26/12/04), gempa bumi Yogyakarta(25/05/06), banjir bandang Wasior(04/10/10), banjir bandang Buleleng, Bali(23/2/11), dan tanah longsor di Manggarai, NTT(09/01/2011).

BAB III MATERI DAN METODE


3.1 Waktu dan Tempat
Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium kimia SMKN-2 Sampit pada bulan November 2011 .

3.2 Alat dan Bahan 3.2.1 Alat yang digunakan adalah


pisau peralatan memasak tempat penjemuran

3.2.2 Bahan yang digunakan adalah:


kulit singkong bumbu penyedap rasa gula minyak goreng

3.2.3 Metode Penelitian


Pisahkan kulit luar dan kulit dalam ubi singkong tersebut bersihkan kulit dalam ubi sampai bersih kukus kulit ubi tadi sekitar 15 menit setelah dikukus,jemur kulit tadi 1-2 hari. setelah kulit ubi tadi di jemur,goreng kulit ubi tersebut sampai kecokelat-cokelatan. angkat kulit ubi yang sudah kecoklat-coklatan lalu dapat diberi bumbu sesuai selera siap dihidangkan

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN


Pemanfaatan kulit singkong menjadi keripik merupakan salah satu alternatif untuk mengurangi sampah organik dilingkungan. Selain itu dalam penelitian ini juga bermanfaat untuk menjadikan kulit singkong menjadi keripik kulit singkong sehingga memiliki manfaat yang lebih, sebagai salah satu sumber konsumsi masyarakat. Pengolahan kulit singkong sangatlah mudah untuk dijadikan keripik. Pengolahan kulit singkong tersebut harus dalam keadaan segar. Kulit singkong yang segar adalah kulit singkong yang berasal dari singkong baru dipanen. Apabila kulit singkong tersebut tidak dalam keadaan segar maka akan mengakibatkan kulit berwarna hitam dan jika digunakan untuk pembuatan keripik akan mengakibatkan hasil keripik menjadi terasa pahit. Kulit singkong yang segar tersebut dipisahkan antara kulit luar dan kulit dalam, bersihkan kulit dalam ubi sampai bersih dan langsung dikukus ,pengukusan ini sekitar 15 menit. Setelah di kukus jemur kulit ubi 1-2 hari, setelah kulit ubi di jemur dan telah kering gorenglah kulit ubi tersebut sampai kecoklat-coklatan, angkat kulit ubi yang sudah kecoklat-coklatan lalu keripik kulit singkong dapat diberi bumbu sesuai selera dan keripik kulit singkong siap untuk dihidangkan.

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN


Dari hasil penelitian yaitu pemanfaatan kulit singkong menjadi keripik dapat disimpulkan sebagai berikut: 1. Dengan memanfaatkan kulit singkong secara langsung maupun tidak langsung dapat membantu mengurangi limbah organik dilingkungan. 2. Kulit singkong dapat dimanfaatkan sebagai salah satu konsumsi berupa keripik.

5.2 Saran
Dari penelitian ini disarankan: 1. Adanya penelitian lebih lanjut mengenai pemanfaatan kulit singkong 2. Penulis berharap kepada pembaca agar karya ilmiah ini dapat menjadi motivasi pembaca untuk menemukan hal yang baru mengenai pemanfaatan kulit singkong.

DAFTAR PUSTAKA
Arief s., 2006.Teknologi Pengolahan Singkong. BPTP.NTB Santoso B., 1999.Budidaya singkong. PT Gramedia. Jakarta Umat, 2008.Sampah Kulit Singkong. Jakarta Wikipedia,2006.Gempa Bumi Yogyakarta 2006 Wikipedia,2010.Banjir Wasior 2010 Mymoens weblog 26 dec 2009