Anda di halaman 1dari 7

Metode PenelitianOleh: Bachtiar Alam Bagian 1: Pendahuluan: Apa itu Penelitian Ilmiah?

Apa perbedaan antara penelitian ilmiah dan bukan ilmiah? Perbedaannya bukan pada akurasi, metode ilmiah, presisi, ovjektivitas, dll. Dgn kata lain, tidak berarti penelitian ilmiah lebih akurat, benar, obyektif, drpd penelitian non ilmiah Penelitian ilmiah harus mengandung impliakasi teoritis Apa itu implikasi teoritis? Implikasi teoritis adalah kesimpulan2 yg berkaitan dng teori ttt. Jadi penelitian ilmiah teridiri dari suatu siklus kegiatan2 sbb: Menentukan masalah penelitian yg bersumber dari teori(2) ttt Membuat rancangan penelitian Mengumpulkan data Menganalisa data Menarik kesimpulan teoritis BACA HALAMAN 12-13 Metotodologi dan Metode Penelitian Argumen2 tentang kelima tahap penelitian tsb disebut metodologi penelitian Apa beda metodologi dan metode? Baca hal 34-35 Metode berarti teknik, cara, jadi metode adalah bagian dari metodologi yg berkaitan dng pengumpulan data, analisa data dsb. Metode Pengumpulan Data Dalam ilmu sosial ada beberapa metode pengumpulan data spt: Wawancara Observasi Survei Pengumpulan data sekunder JELASKAN KEEMPAT METODE INI! Lalu apakah penelitian ilmiah hanya memiliki kesimpulan teoritis dan tidak memiliki kegunaan praktis? JELASKAN Jawaban: penelitian ilmiah terdiri dari penelitian murni (pure research)

dan penelitian terapan (applied research) BACA HALAMAN 24 Penelitian murni berkaitan dgn masalah penelitian yg menarik minat peneliti dan mempunyai implikasi teoritis langsung & eksplisit, tapi kegunaan praktisnya belum jelas. Penelitian terapan mempunyai kegunaan praktis yg jelas, tapi implikasi teoritis tidak langsung/ekplisit. Bagian 2: Penetapan Masalah Penelitian Review 5 tahap Proses Penelitian: Menentukan masalah penelitian yg bersumber dari teori(2) ttt Membuat rancangan penelitian Mengumpulkan data Menganalisa data Menarik kesimpulan teoritis Pada bagian ini akan dibahas tahap pertama: pembuatan masalah penelitian Apa itu masalah penelitian ilmiah? Masalah penelitian ilmiah adalah masalah yg mempunyai implikasi teoritis, bukan masalah sosial. Jelaskan perbedaan masalah teoritis dan masalah sosial. Untuk membuat masalah penelitian ilmu sosial yg memadai, perlu mengenal teori2 ilmu sosial. Pengenalan thdp teori2 ilmu sosial dilakukan dlm kuliah ttg teori, bukan dlm kuliah ttg metodologi penelitian. Contoh perbedaan masalah sosial dan masalah penelitian ilmu sosial Masalah sosial: kenapa setiap tahun di Jakarta terjadi banjir? Masalah penelitian ilmu sosial: apakah ada hubungan antara gaya hidup penduduk dan banjir? Masalah penelitian ilmu sosial mengandung hubungan antara konsep (eg. gaya hidup dan banjir) Dari mana ide tentang hub antara konsep diperoleh?

Dari teori. Maka, utk membuat masalah penelitian, pertama2 kita harus mengetahui apa itu teori. Baca hal 41. Teori adalah pernyataan umum tentang hubungan antara konsep. Tetapi konsep2 yg diberikan dlm teori, biasanya merupakan konsep2 besar, yg sangat abstrak, & sulit utk dianalisa secara menyeluruh dlm satu penelitian. Maka, utk menentukan masalah penelitian, dari suatu teori (2) harus dirumuskan proposisi. Proposisi adalah pernyataan speisifik ttg hub antara konsep. Kenapa proposisi lebih spesifik drpd teori? Karena dlm proposisi, konsep yg abstrak diterjemahkan menjadi konsep yg konkrit. Berikan contoh konsep abstrak dan konkrit. Abstrak: miskin Konkrit: kemiskinan dng definisi garis kemiskinan (diukur dng pendptan, konsumsi kalori,dll) Konsep2 yg didefiniskan secara spesifik dlm ilmu sosial disebut: variabel. Variabel adalah konsep yg mempunyai lebih dari satu nilai. Sebutkan contoh variable Baca hal 41-42 Proposisi yg disusun khusus utk satu penelitian ttt disebut Masalah Penelitian. Begitu pentingnya perumusan masalah penelitian, sehingga dpt dikatakan kalau sdh bisa merumuskan masalah penelitian yg tepat, separoh dari pembuatan rencana penelitian sudah selesai. Baca hal 42. Ada 3 macam proposisi, menurut jumlah variabel. Sebutkan! Prosposisi Univariat Proposisi Bivariat Proposisi Multivariat

Berikan contoh masing2! Ada dua macam hubungan antara variabel, yaitu: korelasi dan kausal. Hubungan korelasi adalah hubungan di mana perubahan variabel yang satu diikuti oleh perubahan variabel yg lain. Hubungan kausal adalah hubungan di mana perubahan variabel yg satu menyebabkan perubahan variabel yg lain. Sebutkan contoh hubungan korelasi dan kausal. Proposisi yg dibuat utk diuji kebenarannya disebut hipotesa. Jadi, ada tiga hal yg sebetulnya sama, tapi sebutannya berbeda tergantung penggunaannya, yaitu: Proposisi Masalah Penelitian Hipotesa Syarat proposis/hipotesa/masalah penelitian sama saja: harus bisa diujitestable) Jelaskan bagaimana hipotesa yg kabur dirubah menjadi hipotesa yg bisa diuji. (Baca hal. 43-44) Di antara 2 variabel yg ada dlm sebuah proposisi, ada kalanya dibedakan antara variabel independen dan variabel dependen. Baca hal 47, dan jelaskan keduanya. Variabel independen (X) adalah variabel yg mengakibatkan perubahan pada variabel lainnya, walaupun belum tentu menjadi penyebab dari perubahan tsb. Variabel dependen (Y) adalah variabel yg perubahannya mengikuti perubahan pada variabel lainnya. Contoh: hubungan antara ras dan status ekonomi di AS (Jelaskan) Apabila kedua variabel diukur dlm skala rasio (nilai kuantitatif murni, slide 32), maka hubungan antara var ind & var dep bisa diwujudkan dlm bentuk rumus Contoh: Y = X + 1 Hubungan yg diwujudkan dlm rumus ini bisa digambar. Contoh: hub antara jumlah penganut Kristiani & organisasi Kristiani di propinsi2 di Jepang (Disertasi Bachtiar Alam 1995)

Jelas dari uraian ini, bhw hubungan antara variabel bisa dibedakan antara yg bersifat asimetris dan simetris. Jelaskan! Hub simetris adalah hub antara variabel di mana perubahan pd var yg satu selalu menyebabkan perubahan pd var lainnya. Contoh: hub antara tingkat pendidikan & tingkat penghasilan Hub asimetris adalah hub antara variabel bersifat satu arah Contoh: merokok dan kanker paru QUIZ: Apakah hub asimetris itu pasti merupakan hub kausal? Jelaskan! Jawab: Tidak. Hubungan asimetris bisa berupa korelasi maupun kausal. Kausal: merokok dan kanker paru Korelasi: ras dan tingkat pendidikan di AS Important Caveat: Kata merubah dlm metodologi bukan berarti subjek (individu) bersangkutan harus berubah, tapi bisa berarti operasi statistik. Contoh: variabel ras atau jenis kelamin biasanya tidak bisa dirubah pada seseorang, tapi kita bisa ukur pengaruh perubahannya dng melihat data statistik. HAL2 LAIN YG PERLU DIPERHATIKAN DLM MEMBUAT MASALAH PENELITIAN Bedakan antara Unit of Analysis dan Scope? Baca hal 35-36 Unit analisa berarti satuan yg akan dianalisa dlm penelitian tsb. Contoh: Masalah penelitian: Hubungan antara pilihan program studi dan tingkat kesukaan pada anime Jepang di antara mhs FIBUI Dgn kata lain, masalah penelitian ini ingin menjawab pertanyaan apakah benar mhs prodi Jepang lebih banyak yg menyukai anime Jepang drpd mhs prodi lainnya. Apakah satuan analisa penelitian ini? Satuan analisanya adalah mahasiswa (individu).

Contoh lainnya Masalah penelitian: Hubungan antara tingkat kekayaan suatu negara dan tingkat popularitas anime Jepang. Tingkat kekayaan diukur dng GDP per kapita, popularitas anime Jepang diukur dng oplag peneribitan/tahun. Satuan analisa penelitian ini adalah negara (kelompok) Selain satuan analisa, perlu perhatikan scope dari suatu penelitian. Scope adalah tingkat generalisasi penelitian. Apakah hasil penelitian ttt dpt digeneralisasi utk semua universitas atau hanya FIB-UI, dsb. Hal yg harus diperhatikan dlm meneliti hub antara variabel adalah: hubungan semu (spurious relationship) dan variabel perantara (intervening variables). Baca hal 51 Contoh Hub semu: hubungan antara jenis mobil pribadi dan tempat pemukiman. Sptnya ada korelasi antara keduanya, mobil2 penghuni di tempat pemukiman mewah biasanya juga mewah, tapi kedua variabel ini lebih ditentukan oleh variabel ketiga, yaitu tingkat penghasilan. Contoh var perantara: hubungan antara ras dan tingkat pendidikan. Sptnya ada korelasi antara keduanya, tngkt pendidikan org2 kulit hitam cenderung lebih rendah drpd org2 kulit putih, tapi kedua variabel ini diperantarai oleh variabel ketiga yaitu tingkat penghasilan. Jadi hubnya adlh: ras memepengaruhi tngkt penghasilan, dan tngkt penghasilan menentukan tngkt pendidikan (X Y - Z) Ada tiga skala pengukuran variabel: Nominal, Ordinal, dan Rasio. Skala Nominal: terdiri dari kategori2, spt jenis kelamin, agama, suku, dll Skala Ordinal teridiri dari ranking, spt: tingkat penghasilan yg diukur menurut tiga jenjang: rendah, menengah, dan tinggi Skala rasio teridiri dari nilai kuantitatif, spt umur, jumlah penghasilan dlm angka, tinggi badan, berat badan, dll

Ada tiga skala pengukuran variabel: Nominal, Ordinal, dan Rasio. Skala Nominal: terdiri dari kategori2, spt jenis kelamin, agama, suku, dll Skala Ordinal teridiri dari ranking, spt: tingkat penghasilan yg diukur menurut tiga jenjang: rendah, menengah, dan tinggi Skala Rasio teridiri dari nilai kuantitatif, spt umur, jumlah penghasilan dlm angka, tinggi badan, berat badan, dll Tugas selanjutnya: Buat masalah2 penelitian anda sendiri, perinci: variabel2 yg akan diteliti, hubungan antara variabel (simetris asimetris, dependen independen), satuan analisa, scope. Kemudian, periksa apakah tidak ada kemungkinan hub semu atau var perantara.