P. 1
Kabinet Orla Dan Pemberontakan Era Orla

Kabinet Orla Dan Pemberontakan Era Orla

|Views: 31|Likes:
Dipublikasikan oleh Garuda Ceramic

More info:

Published by: Garuda Ceramic on Feb 06, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/06/2012

pdf

text

original

ni adalah ringkasan sejarah yang saya temukan baru-baru ini, sepertinya sudah mencakup point-point yang

penting; saya harap dengan adanya ringkasan ini anda bisa terbantu. Kalau memang ada yang kurang tolong e-mail ke saya (lambda32@eudoramail.com), mungkin saya bisa cari informasi yang kurang itu. Regards, L4m6dA_32 A. Kabinet Masa Demokrasi Liberal

No

Kabinet

Tokoh-partai

Waktu

Prestasi

Sebab kegagalan

Keterangan

PNI dan partai lain mengajukan mosi menentang peraturan pada DPRD. j Program kabinet ini adalah masalah keamanan. j Pengembalian Irian tidak tercapai kata sepakat antara Indonesia dan Belanda j Di bidang ekonomi diperkenalkan Sumitro Plan j Pada pengusaha nasional diberi bantuan kredit. dan memperkuat ekonomi.1 Kabinet Natsir Natsir-Masyumi 6 September 1950-21 Maret 1951  Di bidang ekonomi. j Anggota-anggota Masyumi meliputi mentrimentri nonpartai dan anggota partai-partai kecil. menyelesaikan persoalan Irian. j Kabinet ini hanya berusia 6. ada Sumitro Plan yang mengubah ekonomi kolonial ke ekonomi nasional  Indonesia masuk PBB Persoalan pembentukan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah yang dianggap terlalu menguntungkan Masyumi.5 bulan 2 Kabinet Koalisi/ Kabinet Sukiman-Suwiryo Sukiman-Masyumi Suwiryo-PNI 26 April 1951-23 Februari 1952 - Politik luar negerinya dianggap pro-Amerika Serikat sehingga dianggap melanggar j Kabinet ini hanya berusia 10 bulan . tetapi bentuan itu diselewengkan penggunaannya sehingga tidak mencapai sasaran. menyempurnakan angkatan perang.

Terjadi bentrokan dengan massa yang dihasut PKI dengan alat negara yang bertugas mengosongkan daerah itu. dan Sulawesi Selatan. Puncak dari politik luar negeri yang sedemikian rupa adalah penerimaan Bantuan Amerika Serikat atas dasar Mutual Security Act (MSA) Adanya ³Kasus Jengkol´ yaitu persoalan tanah perusahaan asing di Sumatra Utara. Ali Satroamidjojo.PNI 31 Juli 1953-Juli 1955  Berhasil menyelenggara kan KAA (18.3 Kabinet Wilopo Mr.24 Agustus 1955) prinsip bebas aktif. diantaranya masalah ´Darul Islam´ di Jawa Barat. tanah-tanah perkebunan harus diderahkan kembali pada pemilik aslinya yaitu orang-orang asing. Mosi tidak percaya dilancarkan oleh DPR Konflik dengan TNIAD dalam persoalan pengangkatan seorang kepala staf . Aceh. Wilopo-PNI 30 Maret 1952-2 Juni 1953 - 4 Kabinet Ali Satroamidjojo 1 Mr. Tetapi penduduk tidak mau menyerahkan tanah mereka. j Program pokoknya untuk melaksanankan Pemilu di pertengahan tahun 1955 gagal j Program ekonomi Ali Baba . (Yogyakarta) j Salah satu kasus berat yang dihadapi kabinet ini adalah peritiwa 17 Oktober 1952 yang merupakan cetusan rasa marah pihak militer terhadap campur tangan kaum politikus dalam soalsoal intern Angkatan Darat. adalah masalah Irian Jaya yang tidak kunjung selesai. j Masalah luar negerinya. Sesuai dengan persetujuan KMB. j Kabinet Wilopo dijatuhkan oleh partainya sendiri yaitu PNI j Masalah keamanan yang dihadapi.

Kabinet ini tidak mengalami kegagalan.  Dalam kabinet tinbul perpecahan antara PNI dan Masyumi. yaitu kerjasama pengusaha pribumi dan Cina gagal. Dengan selesainya Pemilihan Umum kabinet ini dianggap selesai. . j Program pokok kabinet untuk melaksanakan pemilu berhasil.Masyumi 12 Agustus 1955-3 Maret 1956  Berhasil mengadakan Pemilu I ( 29 September 1955)  Pemutusan hubungan Uni Indonesia-Belanda.  Pemerintah pusat dianggap mengabaikan pembangunan daerah. j Pernah muncul Gerakan Assat yang menghimbau pemerintah agar melindungi pengusaha pribumi.  Daerah di luar Jawa tidak puas pada pemerintah mengenai pembagian keuangan antar pusat dan daerah. Kabinet berakhir dengan adanya Dekrit Presiden 5 Juli 1959 sehingga DPR tidak 6 Kabinet Ali Sastroamidjojo 2 Ali Sastroamidjojo-PNI 24 Maret 1956-14 Maret 1957 - j 14 Maret 1957 PM Ali Satroamidjojo menyerahkan mandat pada Presiden.5 Kabinet Burharuddin Harahap Burhruddin Harahap. . 3 Maret 1956 Burharuddin Harahap menyerahkan mandat pada Presiden  Kabinet Ali II ini mendapat oposisi dari PSI dan PKI karena partai mereka tidak diikutsertakan dalam kabinet. Djuanda 9 April 1957-5 Juli 1959 j Kabinet ini tidak didasarkan pada kekuatan partai-partai politik. 7 Kabinet Djuanda/ Kabinet Darurat Ekstraparlementer Ir. H.

Salah satu brigade yang ada di dalamnya adalah Brigade Mataram di bawah Letkol Soeharto. Mokoginta ditawan *Penumpasan: pemerintah mengirim unit satuan tugas dibawah Kol. *Akhirnya tercapai kesepakatan dengan panglima Belanda untuk mengakhiri petempuran. Hamid II diatangkap dan diadili. Alex E. Kawilarang. 23 Januari 1950. Westerling lari . PEMBERONTAKAN-PEMBERONTAKAN Pemberontakan APRA di Jawa Barat *Dipimpin oleh Westerling. S.dapat menjatuhkan kabinet. Anggota-anggotanya adalah anggota KNIL dan Polisi *Aksi dimulai di Bandung. Republik Maluku Selatan .Y. Pemberontakan APRIS ex-KNIL di Ujung Pandang *Pemimpin: Andi Aziz *Tujuan: Mempertahankan negara bagian Indonesia Timur *Anggota: Tentara bekas KNIL *Kolonel A. Letkol Lembong tertembak mati *Ditumpas oleh panglima Belanda+APRIS Operasi APRA di Jakarta *Bekerjasama dengan Sultan Hamid II dari Pontianak *Rencana diketahui oleh intelejen APRIS. B.

Aksi di Jawa Tengah *Pimpinan: a. Aksi di Jawa Barat *Dapat ditumpas dengan Operasi Pagar Betis b. Aksi di Sulawesi Selatan *Pemimpin: Kahar Muzakar . Yasin. Kolonel M. Ia diadili oleh Mahmilub-Hukuman mati DI/TII *Pemimpin: Sekarmadji Maridjan Kartosuwiryo a. tentaranya : Banteng Raiders. d. Desember 1950-P.Dr. R. Majelis Islam di bawah pimpinan Amir Fatah [Tegal-Brebes] b. Soumokil ditangkap. *1954-berhasil ditumpas c.S. Angkatan Umat Islam di bawah pimpinan Kiai Sumolangu [Kebumen] *Mau bergabung dengan NII Kartosuwiryo di Jawa Barat. *Ditumpas dengan Gerakan Banteng Nasional. Soumokil--Jaksa Agung Indonesia Timur *Anggota: Anggota KNIL *Peristiwa: 25 April 1950-Proklamasi RMS.APRIS mendarat di Maluku. 14 Juli 1950. Aksi di Aceh * Pemimpin: Tengku Daud Beureuh *Pemberontakan diakhiri dengan Musyawarah Kerukunan Rakyat Aceh atas prakarsa Pangdam I Iskandar Muda.*Pemimpin: Chr. Seram berhasil direbut kembali 2 Desember 1963.

*Operasi penumpasan: Operasi 17 Agustus Permesta *Wilayah: Sulawesi Utara dan Sulawesi Selatan *Pemimpin: Letnan Kolonel Ventje Sumual. PRRI *Panglima daerah-daerah membentuk dewan-dewan: Dewan Banteng Gajah Garuda Manguni Daerah Sumatera Barat Medan Palembang Manado Pemimpin Dewan Banteng Dewan Gajah Dewan Garuda Dewan Manguni *14 September 1957 Musyawarah Nasional. Gagal. *Operasi penumpasan: Operasi Merdeka. Perintah pembekuan Komando Daerah Militer Sumatra Tengah *15 Februari 1958. *Februari 1965 Kahar Muzakar ditembak mati. Kabinet Djuanda harus mengundurkan diri dalam waktu 5x24 jam *12 FGebruari 1968. untuk memecahkan masalah. Achmad Husein mengeluarkan ultimatum. *10 Febtuari 1958. PENGEMBALIAN IRIAN BARAT . Pope tertembak jatuh.*Sebab: Kahar Muzakar diterima di APRIS hanya dengan pangkat acting Letnan Kolonel *1952 Kahar Muzakar menyatakan daerah Sulawesi Selatan dibawah NII Kartosuwiryo. DI Sulawesi Selatan berhasil ditumpas. Buktinya pesawat yang dikemudikan A.L. *Presiden Soekarno dilempar granat di Perguruan Cikini. Dilanjutkan dengan Musyawarah Nasional Pembangunan. *Permesta mendapat bantuan asing. Achmad Husein mengumumkan berdirinya Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI)-Perdana Menterinya Syafruddin Prawiranegara. Soekarno selamat. 18 Mei 1958 di Ambon C.

19 Desember 1961 * Agustus 1960. sampai akhir tahun 1962 2. Tugas: a. melalui Jepang * 19 Desember 1961. Tahap eksploitasi. Belanda mengirimkan Kapal Induk Doorman ke Irian Barat. Bersiaplah untuk mobilisasi umum mempertahankan kemerdekaan dan kesatuan tanah air dan bangsa * 2 Januari 1962 Komando Mandala Pembebasan Irian Barat. Merencanakan. awal 1963 3. mempersiapkan dan menyelenggarakn operasi-operasi militer dengan tujuan untuk mengembalikan wilayah Propinsi Irian Barat ke dalam kekuasaan negara RI b. Mengembangkan situasi militer si wilayah Propinsi Irian Barat: * Tahap operasi Komando Mandala: 1. Presiden Soekarno di depan rapat raksasa di alun-alun kota Bandung mengeluarkan Trikora: 1. Tahap konsolidasi. Tahap infiltrasi. Kibarkan Sang Merah Putih di Irian Barat Tanah Air Indonesia 3. Namun belanda membentuk Negara Papua TRIKORA. Gagalkan pembentukan negara boneka Papua buatan Belanda 2.* Perundingan Indonesia-Belanda dalam mencapai kemerdekaan Irian Barat selalu gagal * 17 Agustus 1960 RI memutuskan hubungan diplomatik dengan perusahaan Belanda * Usul Ellworth Bunker [diplomat USA ] : "Agar pemerintah Belanda menyerahkan Irian Barat kepada Republik Indonesia dalam dua tahun" * RI mengusulkan agar waktu 2 tahun dipersingkat. awal 1964 .

Ortiz Sans.Sujarwo Condronegoro .hasil Pepera selesai tanggal 2 Agustus 1969 Hasil : Irian Barat masuk wilaya Indonesia * Pepera dihadiri : Menteri Luar Negeri Adam Malik. dan KRI MAcan Kumbang berpatroli di Laut Aru. dengan seluruh awak KRI Macan Tutul mengorbankan diri untuk menyelamatkan kedua KRI yang lain.Menteri Dalam Negeri Amir Mahmud.wakil PBB.Pertempuran Laut Aru * 12 Januari 1962. Penyerahan Kekuasan dari Belanda * 15 Agustus 1962.wakil Nederland. * Ketika berpatroli ke-3 kapal itu diserang oleh kapal perusak Belanda. Yos Sudarso.para duta besar.Australia.Sorong.Menteri Penerangan Budiarjo. KRI Macan Tutul.Fakfak. KRI Harimau.Thailand dan Ketua Konsultasi Pemerintah Pusat.Paniai dan Jayapura . Perjanjian New York: Isi : menyelesaikan sengketa wilayah Irian Barat Penentuan Pendapat Rakyat * Pepera pertama di Merauke tanggal 14 Juli 1969 Isi : tetap sebagai warga negara Indonesia * Di Jayawijaya.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->