Kerangka Manusia Purba Tertua Patahkan Teori Darwin

Senin, 09 Mei 2011 10:22

BERKELEY (Berita SuaraMedia) - Penemuan kerangka manusia pura tertua bernama Ardi dianggap sebagai temuan paling penting tahun ini. Penemuan ini membuktikan bahwa manusia dan simpanse berevolusi secara terpisah. Dilansir melalui Berkeley Education, senin (9/5/2011), penemuan ini tidak hanya mencengangkan para ilmuwan tapi juga manusia. Secara tidak langsung temuan ini mematahkan teori Darwin yang menganggap manusia berevolusi dari kera. Sebelum menerbitkan temuannya, seluruh tim yang diketuai Tim White dari University of California, membutuhkan waktu 17 tahun untuk mencari dan menganalisa tengkorak Ardi dan ribuan fosil lainnya yang ditemukan bersamaan. Ardi dianggap sebagai nenek moyang manusia sebenarnya, bukan kera. Ardipithecus ramidus atau biasa disebut Ardi merupakan spesies primata yang hidup sekira 4,4 juta tahun lalu di sebuah wilayah yang kini bernama Aramis, di Ethiopia. Ardi seratus tahun lebih tua jika dibandingkan dengan Lucy, kerangka primata tua lainnya yang ditemukan di Afrika pada 1974. Kerangka ini memiliki tinggi empat kaki atau sekira 1,2 meter dan 125 potongan rangka yang sudah termasuk tengkorak kepala, gigi, tulang panggul, tangan dan tulang kaki. Ilmuwan menyebutkan, data yang berasal dari bagian-bagian tubuh Ardi membuka pengetahuan baru mengenai evolusi. "Ardipithecus memberitahukan bahwa kita sebagai manusia telah berevolusi hingga menjadi bentuk yang sekarang selama kurang lebih enam juta tahun," kata salah satu ilmuwan anggota tim, C Owen Lovejoy dari Kent State University. Hasil analisa kerangka mengungkapkan bobot Ardi diperkirakan seberat 110 pounds atau 49 kilogram, memiliki tangan dan jemari yang panjang, serta bergigi besar yang digunakan untuk membantunya meraih dahan saat dia bergerak kesana kemari di antara pepohonan. Ukuran otak Ardi diperkirakan sama dengan ukuran otak simpanse, namun spesies ini memiliki lebih banyak kemiripan dengan manusia, seperti kemampuan berdiri tegak dengan dua kaki. Sebelumnya, Ilmuwan menemukan lebih banyak bukti bahwa rangka Hobbit asal Flores, Indonesia merupakan spesies baru manusia.

Sebagian mengklaim spesies ini merupakan contoh spesies hominin mungil baru.com . Mereka menduga populasi mereka termasuk kedalam spesies Homo floresiensis yang terpisah dari kelompok Homo sapiens yang pernah ditemukan sebelumnya. karea proses seleksi alam tubuh mereka berevolusi menjadi bentuk yang lebih kecil. Namun beberapa ilmuwan beragumen bahwa Hobbit memiliki masa otak berukuran seperti otak simpanse yaitu hampir 400 kubik cm. sepertiga dari ukuran otak manusia modern.suaramedia. Dalam jurnal ilmiah Nature. Tim arkeologi menemukan makhluk mungil dengan tinggi satu meter dan berat 30 kilogram ini di gua Liang Bua kepulauan Flores.Rangka Hobbit yang ditemukan pada 2003 itu memang masih menjadi perdebatan dikalangan ilmuwan. Sementara sebagian lainnya berargumen.(ok2) www. demikian keterangan yang dikutip dari BBC News. Menurut mereka. spesies ini merupakan sampel manusia modern yang pada perkembangannya menjadi mengecil karena proses seleksi alam. Hobbits adalah keturunan spesies manusia jaman pra sejarah bernama Homo erectus yang tinggal di Asia Tenggara lebih dari satu juta tahun lalu.000 tahun lalu itu merupakan spesies baru manusia. Selama bertahun-tahun. terdapat dua buah hasil karya penelitian yang mendukung bukti bahwa rangka Hobbit yang diperkirakan menjelajah Flores hingga 8.

dan Homo Erectus. Karena ditemukan adanya campuran simpanse.purba. Karena ditemukan adanya campuran simpanse. Sebenarnya sejarah mereka bisa ditelusuri kembali ke 1. . dan Homo Erectus. Setelah diselidiki lebih lanjut ternyata tulangtulang itu sejenis dengan manusia purba Australopithecus yang hidup sekitar 1.977.simpanse | 6 comments Dari hasil analisis morfologi. Baru-baru ini para ilmuwan telah menemukan dua kerangka tulang kuno sisa manusia purba di Afrika Selatan. under edukasi. Para ilmuwan berharap. Sedangkan pada tahun tersebut juga hidup jenis manusia purba yang sama yaitu Homo Erectus dimana tulangnya sudah ditemukan di Pa Gua Mala Afrika Selatan beberapa waktu yang lalu.9 juta tahun yang lalu.Ditemukan Baru Lagi Tulang Manusia Purba Di Afrika Selatan Posted by TAMAN BACAAN 21:28. Dari hasil analisis morfologi. Australopithecus. dengan ditemukannya tulang tersebut akan bisa dijadikan modal untuk menguak teori Darwin tentang evolusi manusia. Australopithecus.000 tahun yang lalu.Tulang tersebut ditemukan disebuah sumur batu besar dan dapat didentifikasi bahwa tulang tersebut adalah tulang dari seorang wanita dan anak-anak .muslim.struktur kedua kerangka tersebut sangat aneh.struktur kedua kerangka tersebut sangat aneh.science.

Ketika mendengar berita tentang ditemukannya tulang manusia purba & teori evolusi.id/2011/11/ditemukan-baru-lagi-tulangmanusia. Bantahan-bantahan tentang evolusi manusia memang sudah banyak sekali dikemukakan oleh guru-guru besar dari umat muslim.web. Read more: http://www. nampaknya semua orang pasti akan berfikiran bahwa apa benar kita semua adalah keturunan dari seekor kera ?. Namun bagi umat muslim. Teori evolusi untuk sebagian kalangan dalam dunia ilmu pengetahuan memang diakui. Dua sudut pandang yang berbeda.html#ixzz1l2lTzvOd .tamanbacaan. Namun jika kita kembali pada akar permasalahannya. jelas semua ini tetap akan menjadi teka-teki yang memang belum pernah diketemukan jawabnya. semua meyakini bahwa manusia yang pertama lahir didunia ini adalah Adam dan Hawa bukan seekor kera. ilmu pengetahuan mengakui namun menurut ajaran islam jelas kontradiktif.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful