Anda di halaman 1dari 3

VASA dan MENINGES dr. Sagiran Sp.

VASA
A. Arteri pada Otak Otak mendapat aliran darah dari dua arteri carotis interna dan dua arteri vertebralis. Arteri carotis interna berasal dari arteri carotis komunis, sedangkan arteri vertebralis berasal dari arteri subclavia. Empat arteri tersebut terletak dalam ruang subarachnoidea dan cabang-cabangnya beranastomosis pada permukaan bawah otak.

1. Arteri carotis interna Arteri carotis interna mulai dari percabangan arteri carotis comunis. Arteri ini naik di leher dan menembus dasar tengkorak melalui canalis caroticus os temporalis.

Cabang-cabang arteri carotis interna a. Arteri ophtalmica, masuk ke rongga mata melalui canalis opticus bawah dan lateral terhadap n.opticus. Arteri ini mendarahi mata dan susunan mata lain dan cabang-cabang berakhir dengan mendarahi daerah frontalis kulit kepala, sinus frontalis, sinus ethmoidalis, dan dorsum nasi. b. Arteri communicans posterior. Arteri communicans posterior berjalan posterior terhadap n. occulomotor. c. Arteri choroidea d. Arteri cerebralis anterior e. Arteri cerebralis media, merupakan cabang besar arteri carotis interna 2. Arteri vertebralis Arteri vertebralis naik pada leher melewati foramen processus transverses vertebra servikalis keenam. Masuk ke cranium melalui foramen magnum menembus pia meter dan arachnoidea masuk ke ruang subarachnoidea. Pada batas bawah pons bersama-sama pembuluh darah sisi lain membentuk arteri basilaris. Pada batas atas pons membagi diri menjadi dua arteri cerebralis posterior.

Cabang arteri basilaris a. Arteri pontis b. Arteri labyrinthi c. Arteri cerebellaris inferior anterior d. Arteri cerebellaris superior e. Arteri cerebellaris posterior

B. Vena otak
Vena otak tidak memilikik jaringan otot dan mempunyai dinding sangat tipis serta dalam lumennya tidak terdapat katub. Vena timbul dari otak dan terdapat dalam ruang subarachnoidea. Vena menembus arachnoid dan durameter kemudian mengalir ke dalam sinus venosus. Sinus venosus menerima darah dari drainase vena pada otak dan mengalir menuju vena jugularis interna. Sinus venosus: y y y Sinus sagitalis superior, inferior. Sinus rectus. Sinus sigmoid, transversus, cavernous.

Sinus sagitalis superior transverse sinus (menyamping ke kanan dan kiri) Sigmoid sinus (yg ada di tulang sigmoid) Ethimoid sinus (di sebelah hipofisis) Cavernous sinus (di dalamnya ada sella turcica, tempat duduk hipofisis) vena jugularis interna vena subclavian Vena terbagi menjadi : a. Vena cerebralis eksterna b. Vena cerebralis interna Catatan klinis 1. Sirkulasi Cerebral Arteri carotis interna dan arteri vertebralis beranastomosis membentuk sirkulasi Wilisi yang terletak dalam fossa interpeduncularis pada dasar otak, dibentuk oleh anastomosis antara arteri carotis interna, arteri basilaris, beserta cabang-cabang. Meskipun arteri cerebralis beranastomosis satu sama lain pada circulus arteriosus dan melalui cabang pada permukaan hemisfer cerebri, sekali mereka memasuki substansi otak tidak lagi terjadi anastomosis.

Meninges
Terdiri dari tiga lapis: duramater, arachnoid, piamater.

1. Durameter Durameter atau pacymeninx dibentuk dari jaringan ikat fibrous. Secara konvensional durameter ini terdiri dari dua lapis, yaitu lapisan endosteal dan meningeal. Kedua lapisan ini melekat dengan rapat, kecuali sepanjang tempat tertentu akan terpisah dan membentuk sinus venosus. Lapisan endosteal sebenarnya merupakan lapisan periosteum yang menutupi permukaan dalam tulang cranium. Lapisan meningeal merupakan lapisan durameter yang sebenarnya, sering disebut dengan cranial durameter. Lapisan meningeal membentuk empat septum kedalam, membagi rongga cranium menjadi ruang yang saling berhubungan dengan bebas dan menampung bagian otak. Fungsi septum adalah untuk menahan pergeseran otak. a. Falx cerebri : lapisan durameter berbentuk bulan sabit yang terletak pada garis tengah diantara kedua hemisfer cerebri. Ujung bagian anterior melekat pada crista galli. Bagian posterior melebar, menyatu dengan permukaan atas tentorium cerebelli.

b. Tentorium cerebelli: lipatan durameter berbetnuk bulan sabit yang menutupi fossa crania posterior. Septum ini meutupi permukaan atas cerebellum dan menopang lobus occipitalis serebri. Tentorium membagi cavum cranial menjadi 2 yaitu supratentorial dan infratentorial. c. Falx cerebelli : lipatan durameter kecil yang melekat pada protuberantia occipitalis interna d. Diafragma sellae: lipatan sirkuler kecil durameter yang menutupi sella tursica dan fossa pituitary pada os sphenoidalis. 2. Arachnoid Lapisan ini merupakan suatu membrane yang impermiabel, menutupi otak dan terletak diantara piameter dan durameter. Membrane ini dipisahkan dari durameter oleh ruang potensial yaitu spatium subdural dan dari piameter oleh cavum subarachnoid yang berisi cerebrospinal fluid. Pada daerah tertentu arachnoid menonjol ke dalam sinus venosus membentuk vili arachnoidales. Vili arachnoidales ini berfungsi sebagai tempat perembasan cerebrospinal fluid ke dalam aliran darah. 3. Piameter Lapisan piameter berhubungan erat dengan otak dan sumsum tulang belakang, mengikuti tiap sulcus dan gyrus. Piameter ini merupakan lapisan dengan banyak pembuluh darah dan terdiri dari jaringan penyambung yang halus serta dilalui pembuluh yang membeeri nutrisi pada jaringan saraf.

CEREBROSPINAL FLUID CSF merupakan suatu cairan bening dan hampir bebas protein. Cairan mirip air ini dapat ditemukan pada rongga subarachnoid dan dalam susunan ventrikel. Plexus choroidalis adalah struktur yang secara fungsional kompleks dan khusus mensekresi, mendialisa dan menyerap CSF. Disekresi 30 ml per jam. Sirkulasi CSF Cairan disekresikan pada ventrikel lateral melalui foramen Monro ke dalam ventrikel ketiga, kemudian bergabung dengan yang disekresikan pada ventrikel ketiga, dan akhirnya diteruskan oleh akuaduktus silvii ke dalam ventrikel keempat. Kemudian keluar dari ventrikel ke empat melalui tiga pintu kecil, dua di lateral foramen luschka dan satu di tengah foramen magendie, memasuki sisterna magna(ruang di belakang medulla dan dibawah serebelum). Setelah itu masuk ke ruang subaraknoid yang mengelilingi seluruh otak dan medulla spinalis. Dari ruang subaraknoid serebral, cairan mengalir ke dalam vili araknoid yang menyalurkan ke sinus venosus sagitalis yang besar dan sedikit meluas ke sinus venosus yang lain.

Ref: Snell. Neuroanatomy Klinik.EGC