Anda di halaman 1dari 5

SIMULASI ANTRIAN ATM

Disusun untuk memenuhi tugas matakuliah Model Simulasi

Disusun oleh: MUSOFFAN ARISANDI M. RISKI FAJAR 08.55201. 08.55201.492

PRODI TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MADURA


2011

KATA PENGANTAR Dengan segala kerendahan hati kami panjatkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT. Karena berkat rahmat dan hidayah-Nya kami dapat menyelesaikan makalah yang berjudul Simulasi Antrian ATM. Kami mengucapkan terima kasih yang sangat mendalam atas dukungan dari berbagai pihak yang telah memberikan motivasi untuk menyusun makalah ini. Akhirnya, kami menyadari betapa banyak kekurangan dalam makalah ini. Untuk itu saran dan kritik yang membangun sangat kami harapkan demi kesempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini bermanfaat bagi kita. Amien

Penyusun

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL KATA PENGANTAR .............................................................................. DAFTAR ISI ............................................................................................ BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang ................................................................................... 1.2 Tujuan Masalah .................................................................................. 1.3 Batasan Masalah ................................................................................

i ii 1 2 2

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Antrian merupakan suatu fenomena yang dihadapi pelanggan pada industri jasa. Hal itu bisa saja terjadi dimana saja, seperti menunggu didepan loket untuk mendapatkan tiket kereta api atau tiket bioskop, pada pintu jalan tol, pada bank, pada kasir supermarket, dan situasisituasi yang lain merupakan kejadian yang sering ditemui. Studi tentang antrian bukan merupakan hal yang baru. Antrian tidak dikehendaki oleh pelanggan maupun penyedia layanan. Pelanggan menilai waktunya cukup berharga, sehingga mereka mungkin akan memilih melakukan perjalanan yang lebih jauh atau mengeluarkan biaya yang lebih besar untuk mendapatkan pelayanan yang tidak menyebabkan antrian yang panjang. Tidak jarang juga ditemukan pelanggan membatalkan niatnya bergabung dengan antrian dan tidak pernah kembali karena menemukan antrian cukup panjang. Kehilangan pelanggan tentunya tidak diinginkan oleh penyedia jasa, tetapi memenuhi keinginan pelanggan mengantri sesingkat mungkin atau bahkan tidak perlu mengantri, bisa merugikan penyedia layanan. Antrian timbul disebabkan oleh kebutuhan akan layanan melebihi kemampuan (kapasitas) pelayanan atau fasilitas layanan, sehingga pengguna fasilitas yang tiba tidak bisa segera mendapat layanan disebabkan kesibukan layanan. Pada banyak hal, tambahan fasilitas pelayanan dapat diberikan untuk mengurangi antrian atau untuk mencegah timbulnya antrian. Meminimumkan waktu mengantri sering mengakibatkan penambahan investasi dan biaya operasional. Keinginan pelanggan dan tujuan penyedia jasa mendapatkan keuntungan kelihatannya saling bertolak belakang. Seperti contohnya pada bank, untuk mengurangi tingkat antrian bagi nasabah, pihak bank memberikan tambahan fasilitas berupa ATM. Tetapi dewasa ini tren antrian juga merambah mesin tersebut. Penyebab utama sebenarnya hal yang sama, yaitu tingginya kebutuhan akan layanan melebihi kemampuan (kapasitas) pelayanan atau fasilitas layanan. Oleh sebab itu diperlukannya program yang dapat men-simulasikan antrian yang terjadi pada mesin ATM suatu bank. Agar nantinya terdapat ukuran kalkulasi tentang berapa banyak nasabah yang menggunakan fasilitas ATM dan perlu

tidak nya peningkatan fasilitas yang telah disediakan pihak bank. Sehingga nantinya akan dihasilkan solusi yang optimal baik bagi pelanggan dan penyedia layanan. Penyedia layanan masih memperoleh untung dan pelanggan tidak mengeluhkan waktu mengantri yang lama. 1.2. Tujuan Masalah Dari beberapa penilaian ulasan yang sudah di paparkan, model simulasi ini mencoba untuk memberikan patokan serta memberikan gambaran kepada penyedia layanan serta nasabah tentang analisa antrian yang nantinya bisa terjadi pada ATM penyedia layanan. Dari data kalkulasi tersebut nantinya dapat diperoleh hasil yang nantinya dapat dipakai sebagai bahan pertimbangan bagi penyedia layanan apakan perlu untuk menyediakan tambahan layanan mesin ATM sehingga dapat meminimalisir terjadinya antrian pelanggan. 1.3. Batasan Masalah Simulasi pada makalah ini merupakan simulasi antrian yang terdapat pada mesin ATM suatu bank, seperti bank Danamon, Jatim, BRI, dll. Oleh sebab itu batasan masalah pada makalah ini hanya dibatasi pada antrian penggunaan mesin ATM suatu bank.