Anda di halaman 1dari 8

Negara Republik Irak (Al Jumhuriyah al Iraqiyah)

Bentuk Pemerintah : Republik Kepala Negara : Presiden (Jalal Talabani) Kepala Pemerintahan : Perdana Menteri (Nouri al-Maliki) Ibu Kota : Bagdad Lagu Kebangsaan : Mawtini Kota Terbesar : Bagdad Motto : Allahu akbar Bahasa : Arab, Kurdi Benua : Asia Barat Daya Mata Uang : Dinar Jumlah Penduduk : 26.074.906 (Perkiraan 2005) Kepadatan : 59/km2 Pendapatan : PDB (KKB) (Perkiraan 2005) -Total US$89,8 miliar -Per kapita US$3.500 1. Kenampakan Alam Republik Irak (Al Jumhuriyah al Iraqiyah) (Al Iraq ) adalah sebuah negara di Timur Tengah atau Asia Barat Daya, yang meliputi sebagian terbesar daerah Mesopotamia serta ujung barat laut dari Pegunungan Zagros dan bagian timur dari Gurun Suriah. Negara ini berbatasan dengan Kuwait dan Arab Saudi di selatan, Yordania di barat, Suriah di barat laut, Turki di utara, dan Iran di timur. Irak mempunyai bagian yang sangat sempit dari garis pantai di Umm Qashr di Teluk Persia. Letak Geografis : Irak terletak di Asia bagian barat daya. Sebelah utara berbatasan dengan Turki, sebelah timur berbatasan dengan Iran, sebelah barat berbatasan dengan Syria dan Jordan, dan sebelah selatan berbatasan dengan Saudi Arabia dan Kuwait Luas Wilayah : 167,975 mil (435,052 kilometer), tidak termasuk zone yang netral yang telah diatur bersama-sama dengan Saudi Arabia sejak 1922. Irak memperoleh kemerdekaan dari Inggris pada tahun 1932. Iklim : Tropik, Suhu rata rata 48C Juli Agustus musim hujan, september juni musim kemarau Peta :

Dilano Satria IXB Tugas IPS-9 | Benua Asia Bagian Asia Barat Daya Negara Republik Irak

2. Keadaan Sosial 75-80% penduduk Irak adalah bangsa Arab kelompok etnis utama lainnya adalah Kurdi (15-20%), Asiria, Turkmen Irak dll (5%), yang kebanyakan tinggal di utara dan timur laut negeri. Kelompok lainnya adalah orang Persia dan Armenia (kemungkinan keturunan budaya Mesopotamia kuno). 25.00060.000 orang Arab Marsh tinggal di selatan Irak. Bahasa Arab dan Kurdi adalah bahasa resmi. Bahasa Asiria dan Turkmen adalah bahasa resmi di daerah-daerah yang berturut-turut ditinggali oleh orang Asiria dan Turkmen. Bahasa Armenia dan Persia juga dituturkan namun jarang. Bahasa Inggris adalah bahasa Barat yang umum dituturkan. Komposisi etnis: Kelompok etnis: Arab 7580%, suku Kurdi 15-20%, Turkoman, Assyria, dan yang lainnya 5%. Agama: Islam 97%, Kristen atau lainnya 3%. Proporsi: Tidak ada angka resmi yang tersedia, terutama karena sifatnya yang sangat politis. Sumber: Britannica: Syi'ah 60%, Sunni 40% Sumber: CIA World Fact Book: Syi'ah 60%-65%, Sunni 32%-37% Syi'ah: umumnya Arab dengan sebagian Turkmen dan Kurdi Faili hampir semuanya adalah pengikut aliran Dua Belas Imam Sunni: terdiri dari orang-orang Arab, Turkmen yang menganut Mazhab Hanafi dan orang-orang Kurdi yang memeluk Mazhab Syafi'i Menurut kebanyakan sumber-sumber barat, mayoritas bangsa Irak adalah orang Arab Muslim Syi'ah (sekitar 60%), dan Sunni yang mewakili sekitar 40% dari seluruh populasi yang terdiri dari suku Arab, Kurdi dan Turkmen. Orang-orang Sunni menyangkal keras angka-angka ini, termasuk seorang bekas duta besar Irak, yang mengacu ke sumber-sumber Amerika. Mereka mengklaim bahwa banyak laporan atau sumber hanya mencantumkan Sunni Arab hanya sebagai 'Sunni', dan tidak memperhitungkan orang-orang Sunni Kurdi dan Sunni Turkmen. Sebagian berpendapat bahwa Sensus Irak 2003 memperlihatkan bahwa orang-orang Sunni sedikit lebih banyak. Etnis Assyria (kebanyakan daripadanya adalah pemeluk Gereja Katolik Khaldea dan Gereja Assyria di Timur) mewakili sebagian terbesar penduduk Kristen Irak yang cukup besar, bersamasama dengan orang Armenia. Pemeluk Bah', Mandeanisme, Shabak, dan Yezidi juga ada. Kebanyakan orang Kurdi adalah pemeluk Muslim Sunni, meskipun kaum Kurdi Faili (Feyli) umumnya adalah Syi'ah.

Dilano Satria IXB Tugas IPS-9 | Benua Asia Bagian Asia Barat Daya Negara Republik Irak

3. Pemerintahan dan Sistem Politik Irak Iraq mengalami beberapa ketidakstabilan politis terutama pada saat bentuk pemerintahannya masih dalam bentuk kerajaan (monarchy) pada tahun 1958. Suku Kurdi, sebagai bagian dari rakyat Irak minoritas, sering mendapat perlakuan diskriminasi. Pada tahun 1970, Irak resmi menjadi sebuah negara republik, dengan kekuasaan perundang-undangan yang secara teoritis memberi hak pada suatu badan pembuat undang-undang (legislatif), eksekutif yang menggerakkan negara dengan adanya presiden, dan para menteri, dan kekuasaan kehakiman di dalam suatu pengadilan mandiri. Oleh karena Irak mengalami revolusi politik, bagaimanapun, sistem politik beroperasi dengan mengacu kepada pemerintahan konstitutional. Lalu didirikanlah suatu badan yang dinamakan Revolutionary Command Council (RCC), yang semua anggotanya diduduki oleh anggota Partai Bath, sebuah partai besar Irak. Kebanyakan anggota RCC adalah militer. RCC memilih ketuanya, yang juga presiden dan pemimpin angkatan bersenjata. Presiden dan Dewan Menteri mempertanggungjawabkan kepada RCC.Setelah Partai Bath mendapatkan kekuasaan penuh pada Juli 1968, peta politik Iraq pada hakekatnya berstatus one-party, yang secara nominal semua pengaturan institusi dipengaruhi oleh Partai Bath, ideologi Arab sosialisme dan Nasionalisme serta dengan berdasarkan pada doktrin Islam doktrin. Pada tahun 1973, Iraqi Comunist Party (ICP) setuju untuk bergabung dengan Partai Bath, dan pada tahun 1974 kelompok partai politik Kurdi, di antaranya partai Kurdish Democratic Party (KDP) bergabung juga dengan Partai Bath. Namun pada tahun 1979, terjadi perselisihan paham serius mengenai kepemimpinan Partai Bath, ICP memutuskan untuk tidak lagi bergabung dengan Bath dan menjadi pihak oposisi.Tidak ada pemilihan (election) yang diselenggarakan di Irak dari tahun 1958 sampai 1980. Baru pada tahun 1989, dibentuk suatu panitia yang membahas bentuk draft konstitusi baru, yang lebih demokratis dan juga mengijinkan pembentukan partai politik baru. Iraq dibagi menjadi 18 propinsi (muhafazat), 3 di antaranya adalah daerah otonomi Kurdish. Masing-masing propinsi dipimpin oleh seorang gubernur (muhafiz), yang ditugaskan oleh menteri untuk mengembangkan pembangunan di daerah tersebut. Propinsi dibagi lagi menjadi 91 distrik (qadawat), yang dipimpin oleh pemimpin distrik (kabupaten). Distrik pun dibagi lagi menjadi daerah-daerah kecil (nahiyat/kecamatan) yang dipimpin oleh pemimpin daerah. Terdapat 141 nahiyat (kecamatan) di Iraq. Sempat terjadi konflik antar para pemimpin politis Irak Dilano Satria IXB Tugas IPS-9 | Benua Asia Bagian Asia Barat Daya Negara Republik Irak

terutama pasca awal kemerdekaan Irak. Raja Faysal menjalin kerjasama dengan para pemimpin oposisi setelah kemerdekaan. Tidak lama sesudah Irak merdeka, Jenderal Nuri yang tadinya menjabat perdana menteri sejak 1930, berhenti dari jabatannya. Namun, kemudian Raja Faysal mengundang Rashid Ali al-Gaylani, salah satu dari para pemimpin oposisi, untuk membentuk suatu pemerintah baru. Pada masa yang singkat pasca kemerdekaan Irak ini, nampak bahwa semua tokoh dan pemimpin negeri berusaha untuk melakukan perubahan internal. Namun kemudian, perselisihan internal segera mencuat. peristiwa peristiwa pertama adalah pemberontakan Assyrian pada tahun 1933. Assyrians, yakni kelompok masyarakat minoritas Kristen Irak. Assyrians mulai merasakan tidak kuat dan menuntut perubahan baru. Lalu di musim panas tahun 1933, ketika Raja Faysal di Eropa, kelompok oposisi ini, ingin mengumandangkan reformasi dengan mengajukan tuntutan agar pemimpin Irak berpihak pula kepada kelompok minoritas.

Terjadi keributan di Irak, ketika beberapa anggota Assyrians dengan brutal dibunuh. Peristiwa ini kemudian dibawa untuk mendapat perhatian dari PBB. Ketika ia kembali ke Baghdad, ia menemukan situasi yang di luar kendalinya, yaitu ia terserang gangguan hati/jantung, lalu ia kembali ke Switzerland, di mana ia meninggal pada bulan September 1933. Sebuah peristiwa Assyrian menyempurnakan kejatuhan Rashid Ali dan penggantiannya oleh suatu pemerintahan yang moderat.Faysal digantikan oleh putranya, King Ghazi (1912 1939), yang masih muda dan kurang berpengalaman. Hal itu memberikan angin bagi para pemimpin politis sebagai kesempatan untuk bersaing untuk berkuasa. Kekacauan pun muncul sehingga banyak kalangan yang meminta King Ghazi untuk mengundurkan diri. Setelah Ghazi berhenti, perdana menteri Irak digantikan oleh Hikmat Sulayman pada bulan Oktober 1936 dengan didampingi oleh Bakr Sidqi sebagai panglima militer. Keadaan politik pada masa Hikmat Sulayman terus memanas, hal itu terbukti dengan terbunuhnya Bakr Sidqi oleh kelompok yang menginginkan peralihan kekuasaan militer. Di pihak lain, meskipun terdapat ketidakstabilan politis, dari segi pembangunan ekonomi Irak mengalami kemajuan yang cepat. Proyek irigasi Kut al-Amarah dirancang dan selesai pada tahun 1934. Saluran dari ladang minyak Kirkuk ke Mediterania dibuka pada tahun 1935. Stasiun kereta api, yang menghubungkan antara Teluk Persia, diselesaikan pada tahun 1938. Ada juga suatu peningkatan nyata dalam bidang konstruksi, perdagangan luar negeri, dan fasilitas bidang pendidikan.

Dilano Satria IXB Tugas IPS-9 | Benua Asia Bagian Asia Barat Daya Negara Republik Irak

4. Keadaan Ekonomi Minyak adalah mineral sangat berharga bagi Irak. Negeri ini mempunyai ladang minyak paling besar kedua dunia setelah Saudi Arabia. Irak menduduki eksportir minyak paling besar kedua dunia pada tahun 1980, sebelum peperangan dengan Iran. Sebagai anggota organisasi minyak OPEC, Irak berkewajiban mematuhi kuota produksi yang telah disepakati. Ladang minyak pertama yang ditemukan di Irak pada tahun 1927 adalah di daerah Kirkuk oleh perusahaan minyak asing Turkish of Petroleum Company (yang berganti nama menjadi Irak of Petroleum Company pada tahun 1929). Penemuan selanjutnya adalah di daerah Mosul dan Basra, dan di beberapa daerah lain pada tahun 1940-1950. Irak of Petroleum Company kemudian dinasionalisasi pada tahun 1972, dan pada tahun 1975 semua perusahaan minyak asing telah dinasionalisasikan. Di wilayah utara Irak, khususnya Kirkuk, Jambur, dan Bay Hasan merupakan ladang minyak utama Irak. Di wilayah selatan, yang meliputi Rumaylah Utara, Zubayr, Rumaylah, dan Nahr Umar, mempunyai cadangan yang paling besar. Rumaylah merupakan kawasan yang menjadi perselisihan dengan Kuwait pada tahun 1990. Di kota Mosul terdapat juga cadangan minyak meskipun bernilai lebih rendah dan lebih kecil. Daerah baru yang sedang dalam pengembangan untuk di bangun ladang minyak adalah wilayah timur dan Irak pusat, termasuk Baghdad. Irak tergolong negara kedua yang makmur dan kaya di dunia Arab setelah Saudi Arabia, dan menempati posisi paling besar ketiga di timur tengah. Minyak adalah sektor yang paling utama yang menyokong perekonomian Irak. Minyak menyokong kira-kira 50% produk domestik kotor, pertanian dan industri masingmasing 10 persen, dan perdagangan 30%. Minyak memang menjadi devisa utama negara, sehingga memungkinkan pemerintah untuk menetapkan Dilano Satria IXB Tugas IPS-9 | Benua Asia Bagian Asia Barat Daya Negara Republik Irak

pengembangan pembangunan, termasuk penganeka-ragaman industri, peningkatan pertanian, dan ekspor minyak. Pada waktu yang sama, investasi di dalam infrastruktur begitu tinggi, khususnya di dalam proyek air, jalan kereta api, dan elektrifikasi pedesaan. Namun kemudian, sepanjang tahun 1980, peperangan antara Irak-Iran telah memporakporandakan perekonomian negara. Ekonomi menghadapi sejumlah permasalahan, mencakup hutang asing yang sangat besar, kekurangan tenaga kerja, dan sebagainya.Ekonomi dikuasai oleh pihak-pihak swasta, karena sejak tahun 1987 telah disusun liberalisasi ekonomi untuk mendorong investasi pribadi, terutama sekali di dalam perusahaan komersil dan industri kecil. 5. Budaya Dalam milenium yang paling mutakhir, Irak telah dibagi menjadi lima daerah budaya: Kurdi di utara yang berpusat di Arbil, Arab Islam Sunni di tengah sekitar Baghdad, Arab Islam Syi'ah di selatan yang berpusat di Basra, Assyria, sekelompok orang Kristen, yang tinggal di berbagaikota di utara, dan Arab Rawa, sekelompok orang yang berpindah-pindah, yang tinggal di daerah berawa-rawa di sungai tengah. Pasar dan barter adalah bentung perdagangan yang lazim mereka lakukan.

6. Galeri

Sungai Tigris dekat Mosul

Dilano Satria IXB Tugas IPS-9 | Benua Asia Bagian Asia Barat Daya Negara Republik Irak

Gerbang Ishtar (Bab Ishtar) 604-562 SM Babilonia Kuno

Menara Malwiya di Samarra

Reruntuhan Hatra Dilano Satria IXB Tugas IPS-9 | Benua Asia Bagian Asia Barat Daya Negara Republik Irak

Tempat ziarah Imam Ali di Najaf

Perahu di Sungai Eufrat

Dibuat Oleh : Dilano Satria. G (IXB) Untuk : Tugas IPS-9 Mengenal Benua Asia

Dilano Satria IXB Tugas IPS-9 | Benua Asia Bagian Asia Barat Daya Negara Republik Irak