Anda di halaman 1dari 4

Energi Pada sektor energi terutama mengenai kelistrikan, masih banyak daerah-daerah yang sampai saat ini belum

tersentuh oleh fasilitas penerangan listrik terutama daerah-daerah Garut Selatan. Hal ini disebabkan kondisi topografi yang kurang memungkinkan dapat dijangkau oleh PLN. Di sisi lain, Kabupaten Garut mendapatkan penyinaran matahari yang relatif stabil sepanjang tahun dengan kondisi yang sedikit lebih tinggi pada musim kemarau, rata-rata potensi radiasi penyinaran matahari mencapai 4,82 kwh/m2 merupakan alternatif energi listrik terutama pada daerah yang sangat sulit dijangkau oleh jaringan listrik PLN. Energi Panas Bumi Energi panas bumi - uap bertekanan tinggi, kadangkala dengan air panas - adalah sumber energi yang dihasilkan ketika air yang turun dari permukaan bumi bertemu dengan magma berkadar panas sangat tinggi dari perut bumi. Daerah sekitar gunung berapi biasanya paling banyak menghasilkan energi panasbumi. Jika keadaannya tepat, yaitu terdapat batuan penyekat di mana terdapat air dan uap, maka terjadilah reservoar seperti reservoar minyak bumi dan gas alam yang dapat diproduksi dengan membor sumur. Uap tersebut naik ke permukaan bumi dengan kekuatan yang sangat dasyat ketika tekanan atmosfir berkurang dan uap mengembang. Pengembangan uap tersebut akan menggerakan turbin, yang kemudian menggerakan generator, yang kemudian menghasilkan tenaga listrik. Uap tersebut akan dicairkan kembali dimenara pendingin cairan tersebut diinjeksikan kembali kedalam tanah dan siklus energinya akan berdaur ulang. Indonesia dikenal sebagai negeri The Ring of Fire. Lebih dari 200 gunung berapi terdapat di sepanjang pulau Sumatera, Jawa, Bali dan kepulauan bagian timur Indonesia. Dalam jaringan ini terdapat potensi energi panas bumi dalam jumlah yang melimpah ruah sekitar lebih dari 20.000 MW. Jumlah ini setara dengan enam milyar barel minyak bumi, cukup besar untuk memenuhi 10% dari permintaan tenaga listrik nasional tahun-tahun mendatang. Kabupaten Garut tercatat memiliki potensi sumber daya alam panas bumi Darajat dengan "reserve" energi panas bumi sebesar 350 MW.

Kabupaten Garut memiliki potensi energi panas bumi cukup besar yang diperkirakan mencapai

total 1045 MW(Mwe). Sumber energi panas bumi dapat dimanfaatkan baik secara langsung maupun tidak langsung. Sebagai energi terbarukan, panas bumi dapat diandalkan sebagai pasokan jangka panjang. Disamping pembangkit tenaga listrik, energi ini dapat dimanfaatkan untuk pengeringan hasil pertanian, pengawetan hasil perikanan dan pariwisata. Pengusahaan secara komersial pemanfaatan langsung baru sebatas untuk terapi dan rekreasi seperti di Cipanas, sedangkan pemanfaatan tidak langsung untuk pembangkit listrik baru dikembangkan di daerah Darajat (350 MW). Hal ini tentu saja menjadikan peluang untuk pengembangan di masa mendatang. Potensi Pengembangan Energi Panas Bumi Install PLTP (Mwe) Energy Potensial Resources Reserve (Cadangan) (Sumber Daya) Speculative Hypothetic Possible Probable Proven 100 25 225 70 120 70 80 620 280 Total 100 25 225 70 350 275 1045

No

Lokasi

1 Cilayu 2 Ciarinem 3 G. Papandayan G. Guntur 4 Masigit 5 Darajat 125 6 G. Talaga Bodas TOTAL 125 Sumber : Dinas SDAP Kabupaten Garut

75 425

Proyek panas bumi Darajat dimulai pada tahun 1984 ketika Amoseas menandatangani Join Operation Contract (JOC) dengan Pertamina dan Energy Sales Contract (ESC) dengan PLN untuk membangun sumber panas bumi di Garut Jawa Barat. Hingga saat ini terdapat tiga unit pembangkit tenaga panas bumi Darajat, sebagai berikut : 1 Darajat Unit I Dioperasikan oleh Kaspasitas Generator Tekanan Turbin Konsumsi Uap Spesifik 2 Darajat Unit II Dioperasikan oleh Kaspasitas Generator Tekanan Turbin Konsumsi Uap Spesifik 3 Darajat Unit III

PT. Indonesia Power 55 MW 10 Bara 1.84 kg/s/MWe CTEI 90 MW 13.8 Bara 1.69 kg/s/MWe

Dioperasikan Oleh Kapasitas Generator

CTIE 110 MW

Energi Sumber Daya Air Potensi pengembangan energi sumber daya air sungai antara lain terdapat di Cibatarua kecamatan Pamulihan, Cirompang kecamatan Bungbulang dan Cimerak kecamatan Cibalong dengan kapasitas antara 19,57 kW- 277,5 kW. Potensi Pengembangan Energi Sumber Daya Air Data Teknis Debit Jatuhan Saluran Air pembawa No Lokasi Kecamatan Sungai Kapasitas Kebutuhan Air (Gross (head head) race) 1 Bojong Boled,Desa Pamulihan Cibatarua 277,5 65 2 m3 22,5 m 8 m Garumukti /detik 2 Curug Karihkil, Bungbulang Cirompang 19,57 107 rmh 0,4 8,3 m 80 m DusunHanjawarak, kW m3/detik Desa Mekar Bakti 3 Curug Lengkong, Cibalong Cimerak 32,91 216 rmh 0,35 m3 16,2 m 675 m DusunLengkong, kW /detik Desa Sagara 4 Ciangkrong, Desa Pamulihan Cibatarua 232 kW 60 rmh 2 m3 19 m 10 m Garumukti /detik 5 Leuwi Mobil, Desa Bungbulang Cirompang 25,65 170 rmh 0,75 m3 6 m 162 Mekar Bakti kW /detik 6 Kombongan, Desa Pamulihan Cibatarua 157,83 165 rmh 0,5 m3 51 m 16,7 m Pakenjeng kW /detik Data : Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Jawa Barat

Perubahan akhir : 01/01/2011