Anda di halaman 1dari 18

Pro

di A
KAPITA SELEKTA na
l
TOKOH-TOKOH PENDIDIKAN
i si s
Jur Pen Ke
usa d b i j a
FRIEDRICH n F FROEBEL i d i k k a
i lsaf a n n
(1782 – 1852)
at
P e d a
akFatimah
Oleh :
nd nS
u ltaIka Siwi i d ika o sio
Tri Wenings I
Praditya
n log
ersMarchelin lmu i
ita Irawan P en
sN
Zaenal
di
Riwayat Hidup
­ Friedrich Wilhelm August Froebel
­ Lahir di desa Oberweissbach,
Jerman (1782)
­ murid dari Pestalozzi

Pengalaman :
­ (1797 -1799) magang sbg pegawai
kehutanan
di Thuringia
­ (1805-1807) menjadi guru di
sekolah Pestalozzi
di Frankfort-am-Main
­ (1831 – 1836) ia mendirikan dan
mengepalai sekolah dasar &
Menengah di Swiss
­ (1837) mendirikan sekolah untuk
pengembangan anak-anak di desa
Blankernburg
­ (1840) sekolah tersebut diberinya
nama KINDERGARTEN (taman kanak-
kanak)
­ (1849) ia mendapat bantuan dari
Berthe von Marenhoitz-Bulow
­ (1851) pemerintah melarang sekolah
kanak-kanak yang didirikannya
Dasar Pemikiran Frobel
Bersumber pada Falsafah Realisme
Spiritual atau Evolusi Orgagismik
v Kesatuan – Keseluruhan
Keseluruh alam semesta adalah
orgnisme yang hidup, kesatuan dari
keseluruhan itu adalah Tuhan
v Teori umum Pekembangan
Dalam alam semsta terjadi
pekembangn secara berangsur-
angsur dari SEDERHANA ke
KOMPLEKS (sempurna).
vPerkembangn Manusia
Manusia sbg makhluk yang
sempurna, memiliki kesadaran
tentang dirinya- maka manusia
mengetahui pengalaman dirinya,
meraih kebebasan, kesempurnaan.
Oleh karena itu:
Ø Dlm mendidik dilakukan secara
ilmiah/rasional tdk berdasarkan NALURI
Ø Dngn pendidikan, manusia dpt
berkembang ketatanan yang lebih tinggi

vTahap – tahap perkembangan Manusia


Mulai dari balita (infancy), kanak-
kanak (childhood) anak-anak
Tujuan Pendidikan
Menurut Froebel, pendidikan
haruslah memimpin dan
membimbing manusia untuk
memperoleh kejelasan tentang
dirinya sendiri dan apa yang
terkandung dalam dirinya,
perdamaian dengan alam, dan
kesatuan dengan Tuhan. Oleh
karena itu anak harus memiliki
pengetahuaan tentang dirinya
Metode Pendidikan Froebel
Pengaruh Kegiatan Sendiri
Semua perkembangan bersumber pada
KEGIATAN SPONTAN. Proses pendidikan
mengarahkan kegiatan-sendiri dari
anak, sesuai dengan hukum-hukum
perkembangan diri sendiri (self-
developing).
Implementasinya :
Anak diberi KEBEBASAN untk
mengembangkanPOTENSI - Orangtua &
pendidik membimbing dan
Permainan seba
gai penyataan d
(self expression iri
)
Permainan adalah
kegiatan manusia
paling asli, sanga yang
t bersifat rohaniah
taraf perkembang pada
an anak.
Implementasinya:
Permainan yg me
numbuhkan daya
anak; kreatifitas
Ø Kotak & Bola w
arna,
Ø Kubus Kecil,
Ø Tanah liat / lil
in mainan,
Ø Pasir,
Ø Kertas Lipat,
Ø
n g g a m b a r
Me am
a m b a r d a l
Mengg d a l a h b e n tuk
n g a n a n a k a
perkemba p e r s ep s i s u a t u h al
n t a r a
ekspresi a - s i m b o l t e r tu l i s d a n
b o l
dengan sim m e n a m b a h
u p a k a n c a ra a i d an
mer l a t i h a n m e n i l
a a n ,
pengetahu n g a g a s a n.
g u n g k a pk a
m e n
m e n t a s i n y a:
Imple b e ba s a n
i b e r ik a n k e ui
Ana k d ra s a a n m e l a
r e s i k a n p e
mengeksp a.
a s & W ar n
Kert d i te n t u k an
a m b a r ti da k
Objekn g
(BEBAS)
Ritme dan kegiat
an-kegiatan yang
penghalusan bersifat
Froeble adalah pe
ndidik yang mem
penilaian budaya berikan
yang sangat tingg
terhadap ritme se i
bagai dasar bah
musik, serta sifat-s asa dan
ifat moral yang s
penting, seperti p angat
ersahabatan, mo
pengendalian dir derat, dan
i.
Implementasinya
:
Pengembangan k
emampuan anak
spontan melalui; secara
Menyayi, dongen
bercakap-cakap. g,
Serta beberapa k
egiatan yang me
dengan alam sep nyatukan
erti; BERKEBUN
Kritik terhadap Pendidikan
Froebel menolak ketergantunga Herbart
pada pengetahuan intelektual & ajaran
Herbart yang memberikan peran kepada
guru sebagi orang yang sangat
berperan dalam proses belajar
(OTOKRAT), serta pengunaan
metode-metode belajar yang keras
dan kaku. Karena metode belajar
seperti ini tidak memberikan kebebasan
pada anak untuk mengembangkan
potensi anak.
Kritik yang sama dilontarkan pada
sistem belajar sendiri (otodidak)
kerana kemampuan anak tidak akan
Froebelisanisme
• Semua perkembangan bersumber pada
kegiatan sendiri dari dalam diri anak.
• Permainan adalah suatu proses yang
pokok dalam pendidikan anak pada
masa pemula.
• Pengetahuan bukanlah tujuan itu
sendiri, tetapi merupakan fungsi-fungsi
dalam hubungannya dalam kegiatan-
kegiatan organisme.
• Kurikulum sekolah harus didasarkan
pada kegiatan-kegiatan dan minat-
minat yang terkandung dalam setiap
tahap perkembangan anak.

Otokritik
KESIMPULAN

Silahkan
Anda Tentukan Sendiri…
…!!!!??????
^_^
TERIMAKASIH
TERIMAKASIH