P. 1
Perbedaan Antara Orde Lama

Perbedaan Antara Orde Lama

|Views: 331|Likes:
Dipublikasikan oleh Putri Bonari

More info:

Published by: Putri Bonari on Feb 09, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/27/2012

pdf

text

original

Perbedaan antara orde lama, baru dan reformasi

Orde Lama adalah istilah yang diciptakan oleh Orde Baru. Bung Karno sangat keberatan masa kepemimpinannya dinamai Orde Lama. BK lebih suka dengan nama Orde Revolusi. Tapi BK tak berkutik karena menjadi tahanan rumah (oleh pemerintahan militer Orde Baru) di Wisma Yaso (sekarang jadi Museum TNI Satria Mandala Jl. Gatot Subroto Jakarta). Karena pertanyaan anda spektrumnya sangat luas; saya akan membatasi pada masalah pemanfaatan kekayaan alam. Konsep BK tentang kekayaan alam sangat jelas. Jika Bangsa Indonesia belum mampu atau belum punya iptek untuk menambang minyak bumi dsb biarlah dia tetap berada di dalam perut bumi Indonesia. Kekayaan alam itu akan menjadi tabungan anak cucu kita di masa depan. Biarlah anak cucu kita yang menikmati jika mereka sudah mampu dan bisa. Jadi saat dipimpin BK, meski RI hidup miskin, tapi BK tidak pernah menggadaikan (konsesi) tambang-tambang milik bangsa ke perusahaan asing. Penebangan hutan pada masa BK juga amat minim. Pada masa Orde Baru konsepnya bertolak belakang dengan BK. Ibarat rumah tangga zaman Orba adalah masa kemaruk. Apa yang bisa digadaikan; digadaikan. Kalo bisa ngutang ya ngutang. Yang penting bisa selalu makan enak dan hidup wah. Rakyat pun merasa hidup berkecukupan pada masa Orba. Beras murah, padahal sebagian adalah beras impor. Beberapa gelintir orang mendapat rente ekonomi yang luar biasa dari berbagai jenis monopoli impor komoditi bahan pokok, termasuk beras, terigu, kedelai dsb. Semua serba tertutup dan tidak tranparan. Jika ada orang mempertanyakan, diancam tuduhan subversif. Hutan dijadikan sumber duit, dibagi menjadi kapling-kapling HPH; dibagi-bagi ke orang-orang tertentu (kroni) secara tidak transparan. Ingat fakta sejarah: Orde Baru tumbang akibat demo mahasiswa yang memprotes pemerintah Orba yang bergelimang KKN. Jangan dilupakan pula bahwa ekonomi RI ambruk parah ditandai Rupiah terjun bebas ke Rp 16.000 per dollar terjadi masih pada masa Orde Baru. Masa Reformasi adalah masa cuci piring. Pesta sudah usai. Krisis ekonomi parah sudah terjadi. Utang LN tetap harus dibayar. Budaya korupsi yang sudah menggurita sulit dihilangkan, meski pada masa Presiden SBY pemberantasan korupsi mulai kelihatan wujudnya.. Rakyat menikmati demokrasi dan kebebasan. Media masa menjadi terbuka. Yang memimpikan kembalinya rezim totaliter mungkin hanyalah sekelompok orang yang dulu amat menikmati previlege dan romantisme kenikmatan duniawi di zaman Orba.Sekarang kita mewarisi hutan yang sudah rusak parah; industri kayu yang sudah terbentuk dimana-mana akibat dari berbagai HPH , menjadi muara dari illegal logging. Orang-orang berteriak zaman reformasi sulit, tapi nyatanya hampir tiap rumah di Indonesia sekarang punya sepeda motor. Hal yang mustahil pada masa Orba. Jadi kesimpulannya Orde Reformasi adalah fase terbaik dari bangsa Indonesia. Kita sedang berproses menjadi negara yang besar dan kuat. Kepemimpinan SBY sudah berada di rel yang benar menuju ke sana. Catatan: Bung Karno meski ada hubungan darah tapi kepemimpinannya tidak sama dengan Ibu Megawati. BK lebih mirip Hugo Chavez, Evo Morales, atau Ahmadinejjad. BK adalah

pemimpin yang bisa menumbuhkan martabat dan harga diri bangsanya. Sisi negatifnya, BK banyak dimusuhi negara lain.
• • • • • • • •

Beranda Wisata Hotel Oleh-Oleh Reservation Tutorial Coretan Info Kita

« Apa Jadinya Kalau Tukang Tambal Ban Mabuk? Metropole Hotel »

Sejarah (Kekuatan Indonesia Yang Menggetarkan Dunia)

1960-an, Era Presiden Sukarno. kekuatan militer Indonesia adalah salah satu yang terbesar dan terkuat di dunia. Saat itu, bahkan kekuatan Belanda sudah tidak sebanding dengan Indonesia, dan Amerika sangat khawatir dengan perkembangan kekuatan militer kita yang didukung besar-besaran oleh teknologi terbaru Uni Sovyet. 1960, Belanda masih bercokol di Papua. Melihat kekuatan Republik Indonesia yang makin hebat, Belanda yang didukung Barat merancang muslihat untuk membentuk negara boneka yang seakan-akan merdeka, tapi masih dibawah kendali Belanda. Presiden Sukarno segera mengambil tindakan ekstrim, tujuannya, merebut kembali Papua. Sukarno segera mengeluarkan maklumat “Trikora” di Yogyakarta, dan isinya adalah: 1. Gagalkan pembentukan negara boneka Papua buatan kolonial Belanda.

2. Kibarkan Sang Saka Merah Putih di seluruh Irian Barat 3. Bersiaplah untuk mobilisasi umum, mempertahankan kemerdekaan dan kesatuan tanah air bangsa. Berkat kedekatan Indonesia dengan Sovyet, maka Indonesia mendapatkan bantuan besar-besaran kekuatan armada laut dan udara militer termaju di dunia dengan nilai raksasa, US$ 2.5 milyar. Saat ini, kekuatan militer Indonesia menjadi yang terkuat di seluruh belahan bumi selatan.

Kekuatan utama Indonesia di saat Trikora itu adalah salahsatu kapal perang terbesar dan tercepat di dunia buatan Sovyet dari kelas Sverdlov, dengan 12 meriam raksasa kaliber 6 inchi. Ini adalah KRI Irian, dengan bobot raksasa 16.640 ton dengan awak sebesar 1270 orang termasuk 60 perwira. Sovyet, tidak pernah sekalipun memberikan kapal sekuat ini pada bangsa lain manapun, kecuali Indonesia. (kapal-kapal terbaru Indonesia sekarang dari kelas Sigma hanya berbobot 1600 ton). Angkatan udara Indonesia juga menjadi salahsatu armada udara paling mematikan di dunia, yang terdiri dari lebih dari 100 pesawat tercanggih saat itu. Armada ini terdiri dari : 1. 20 pesawat pemburu supersonic MiG-21 Fishbed.

2. 30 pesawat MiG-15.

yang telah mampu terbang dengan kecepatan mencapai Mach 2. Sementara Belanda masih mengandalkan pesawat-pesawat peninggalan Perang Dunia II seperti P-51 Mustang. pesawat MiG-21 Fishbed adalah salahsatu pesawat supersonic tercanggih di dunia. pesawat supersonic F-104 Starfighter dan F-5 Tiger. . pusat latihan pilot-pilot terbaik yang dikenal dengan nama TOP GUN. Sebagai catatan. 10 pesawat supersonic MiG-19. 4. kedahsyatan pesawat-pesawat MiG-21 dan MiG-17 di Perang Vietnam sampai mendorong Amerika mendirikan United States Navy Strike Fighter Tactics Instructor. 49 pesawat tempur high-subsonic MiG-17.3. Pesawat ini bahkan lebih hebat dari pesawat tercanggih Amerika saat itu.

dan Inggris. Total. 9 helikopter terbesar di dunia MI-6. Surabaya. Rusia. yaitu Amerika. berbagai pesawat pengangkut termasuk pesawat pengangkut berat Antonov An12B.Indonesia juga memiliki armada 26 pembom jarak jauh strategis Tu-16 Tupolev (Badger A dan B). yang daya ledaknya bisa dengan mudah menenggelamkan kapal-kapal tempur Barat. AK-47. sehingga Amerika di . Begitu hebat efeknya. 41 helikopter MI-4. Bahkan China dan Australia pun belum memiliki pesawat pembom strategis seperti ini. Indonesia juga memiliki 12 kapal selam kelas Whiskey. Pangkalannya terletak di Lapangan Udara Iswahyudi. Ini semua membuat Indonesia menjadi salasahtu kekuatan militer laut dan udara terkuat di dunia. puluhan kapal tempur kelas Corvette. Ini membuat Indonesia menjadi salahsatu dari hanya 4 bangsa di dunia yang mempunyai pembom strategis. Indonesia mempunyai 104 unit kapal tempur. Belum lagi ribuan senapan serbu terbaik saat itu dan masih menjadi legendaris sampai saat ini. Pembom ini juga dilengkapi berbagai peralatan elektronik canggih dan rudal khusus anti kapal perang AS1 Kennel.

Sejak saat itu mulailah lembaran baru dalam sejarah ketatanegaraan Indonesia. Dalam suasana yang tidak menguntungkan itu. tanggal 5 Juli 1959. Presiden Soekarno mengeluarkan Dekrit Presiden yang berisikan : • • • Pembubaran Konstituante. yakni KNIP diserahi kekuasaan legislatif dan ikut menetapkan Garis-garis Besar Haluan Negara. dan wewenang KNIP. pada awal berlakunya UndangUndang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (pra Amandemen) dimulailah lembaran pertama sejarah MPR. . yakni terbentuknya KNIP sebagai embrio MPR. Pada tanggal 15 Desember 1955 diselenggarakan pemilihan umum untuk memilih anggota Konstituante yang diserahi tugas membuat Undang-Undang Dasar. terjadi perubahan-perubahan yang mendasar atas kedudukan. Konstituante yang semula diharapkan dapat menetapkan Undang-Undang Dasar ternyata menemui jalan buntu. tetapi anjuran ini pun tidak mencapai kesepakatan di antara anggota Konstituante. Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Pertimbangan Agung dibentuk menurut Undang-Undang Dasar ini. tugas. dan menyatakan dalam forum PBB bahwa peralihan kekuasaan di Papua. Kennedy memaksa Belanda untuk segera keluar dari Papua. Dengan demikian. pada tanggal 22 April 1959 Pemerintah menganjurkan untuk kembali ke UUD 1945. Presiden mengeluarkan Penetapan Presiden Nomor 2 Tahun 1959 yang mengatur Pembentukan MPRS sebagai berikut : • • • MPRS terdiri atas Anggota DPR Gotong Royong ditambah dengan utusanutusan dari daerah-daerah dan golongan-golongan. Masa Orde Lama (1945-1965) Pada awal masa Orde Lama. Yang dimaksud dengan daerah dan golongan-golongan ialah Daerah Swatantra Tingkat I dan Golongan Karya. Sebelum Majelis Permusyawaratan Rakyat. MPR belum dapat dibentuk secara utuh karena gentingnya situasi saat itu. Untuk melaksanakan Pembentukan MPRS sebagaimana diperintahkan oleh Dekrit Presiden 5 Juli 1959. lembaga MPR tidak dikenal dalam konfigurasi ketatanegaraan Republik Indonesia. segala kekuasaannya dijalankan oleh Presiden dengan bantuan sebuah Komite Nasional.bawah pimpinan John F. Pembentukan Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS) dan Dewan Pertimbangan Agung Sementara (DPAS). Jumlah Anggota MPR ditetapkan oleh Presiden. Hal ini telah diantispasi oleh para pendiri bangsa dengan Pasal IV Aturan Peralihan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (pra Amandemen) menyebutkan. Pada masa berlakunya Konstitusi Republik Indonesia Serikat (1949-1950) dan Undang-Undang Dasar Sementara (1950-1959). Di tengah perdebatan yang tak berujung pangkal. Namun. Berlakunya kembali UUD 1945 dan tidak berlakunya lagi UUD Sementara 1950. Sejak diterbitkannya Maklumat Wakil Presiden Nomor X. dari Belanda ke Indonesia adalah sesuatu yang bisa diterima.

serta memerintahkan Badan Kehakiman yang berwenang untuk mengadakan pengamatan. Dalam kaitan itu. Penetapan Presiden tersebut dipandang tidak memadai lagi. Rakyat yang merasa telah dikhianati oleh peristiwa pemberontakan G-30-S/PKI mengharapkan kejelasan pertangungjawaban Presiden Soekarno mengenai pemberontakan G-30-S/PKI berikut epilognya serta kemunduran ekonomi dan akhlak. Walaupun kemudian Presiden Soekarno memenuhi permintaan MPRS dalam suratnya tertangal 10 januari 1967 yang diberi nama “Pelengkap Nawaksara”. 241 Utusan Golongan Karya. komponen-komponen pokok yang ada di dalam pembangunan politik adalah bahwa pemerintah kita harus selalu mampu menanggapi setiap . Untuk memenuhi kebutuhan tersebut maka diadakan langkah pemurnian keanggotaan MPRS dari unsur PKI. ) PEMERINTAHAN ORDE LAMA Jumat. tetapi ternyata tidak juga memenuhi harapan rakyat. Tetapi. MPRS mengadakan Sidang Istimewa untuk memberhentikan Presiden Soekarno dari jabatan Presiden/Mandataris MPRS dan memilih/mengangkat Letnan Jenderal Soeharto sebagai Pejabat Presiden/Mandataris sesuai Pasal 3 Ketetapan MPRS Nomor IX/MPRS/1966. dan penuntutan secara hukum. politis/ideologis membahayakan keselamatan bangsa. Pimpinan MPRS berkesimpulan bahwa Presiden Soekarno telah alpa dalam memenuhi kewajiban Konstitusional. negara. maka MPRS menjalankan tugas dan wewenangnya sesuai dengan UUD 1945 sampai MPR hasil Pemilihan Umum terbentuk.• Anggota tambahan MPRS diangkat oleh Presiden dan mengangkat sumpah menurut agamanya di hadapan Presiden atau Ketua MPRS yang dikuasakan oleh Presiden. Sebagai akibat logis dari peristiwa pengkhianatan G-30-S/PKI. MPRS mempunyai seorang Ketua dan beberapa Wakil Ketua yang diangkat oleh Presiden. dan ditegaskan dalam Undang-undang Nomor 4 Tahun 1966 bahwa sebelum terbentuknya Majelis Permusyawaratan Rakyat yang dipilih oleh rakyat. dan 118 Utusan Daerah. 11 Desember 2009 . MPRS yang pembentukannya didasarkan pada Dekrit Presiden 5 Juli 1959 dan selanjutnya diatur dengan Penetapan Presiden Nomor 2 Tahun 1959. dan Pancasila”. pemeriksaan. Ketidakpuasan MPRS diwujudkan dalam Keputusan MPRS Nomor 5 Tahun 1966 yang meminta Presiden Soekarno melengkapi pidato pertanggungjawabannya. • Jumlah anggota MPRS pada waktu dibentuk berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 199 Tahun 1960 berjumlah 616 orang yang terdiri dari 257 Anggota DPR-GR. Posted by rio_ronaldo at 13:02 Secara konseptual. Pada tanggal 30 September 1965 terjadi peristiwa pemberontakan G-30-S/PKI. mutlak diperlukan adanya koreksi total atas seluruh kebijaksanaan yang telah diambil sebelumnya dalam kehidupan kenegaraan. Sementara itu DPR-GR dalam Resolusi dan Memorandumnya tertanggal 9 Februari 1967 dalam menilai “Nawaksara” beserta pelengkapnya berpendapat bahwa “Kepemimpinan Presiden Soekarno secara konstitusional. setelah terjadi pemberontakan G-30-S/PKI. pidato pertanggungjawaban Presiden Soerkarno yang diberi judul ”Nawaksara” ternyata tidak memuaskan MPRS sebagai pemberi mandat. Setalah membahas surat Presiden tersebut.

partisipasi anggota masyarakat. Presiden Soekarno di gulingkan saat Indonesia menggunakan sistem ekonomi komando. meskipun sebenarnya konstitusi telah memberi peluang yang cukup besar kepada hukum. Di saat menggunakan sistem ekonomi liberal.perubahan yang ada dalam masyarakat. berbangsa dan bernegara dan melalui berbagai hambatan dan ancaman yang membahayakan perjuangan bangsa Indonesia dalam mempertahankan serta mengisi kemerdekaan. Dalam perjalanan sejarahnya bangsa Indonesia mengalami berbagai perubahan asas. sebab suprastruktur dan infrastruktur politik yang ada memang efektif dan berfungsi secara optimal. paham. ideologi dan doktrin dalam kehidupan bermasyarakat. Orde Lama berlangsung dari tahun 1945 hingga 1968. Secara umum proses perjalanan bangsa dapat dibagi dalam dua bagian yaitu. Sejak awal Indonesia berdiri. tidak dalam pengertian hingar bingarnya demokrasi. BK lebih suka dengan nama Orde Revolusi. Tapi BK tak berkutik karena menjadi tahanan rumah (oleh pemerintahan militer Orde Baru) di Wisma Yaso (sekarang jadi Museum TNI Satria Mandala Jl. Orde Lama adalah istilah yang diciptakan oleh Orde Baru. tetapi justru secara mencolok dapat dikatakan oleh sentralisasi kekuasaan pada satu tangan. Dalam jangka waktu tersebut. Gatot Subroto Jakarta). Setiap kali kita berhasil mengatasi suatu permasalahan tersebut maka berarti kita “maju” di dalam melakukan pembangunan politik di dalam mengembangkan sistem demokrasi. legitimasi kekuasaan.1959 ialah era dimana presiden Soekarno memerintah menggunakan konstitusi Undang-Undang Dasar Sementara Republik Indonesia 1950. periode Orde Lama dan periode Orde Baru. dimana periode ini berlangsung dari 17 Agustus 1950 sampai 5 Juli 1959. kehidupan politik dan hukum diwarnai begitu rupa. Namun saat ini kita akan sedikit mengulas masa pemerintahan pada orde lama. Bung Karno sangat keberatan masa kepemimpinannya dinamai Orde Lama. fungsi dan struktur politik yang tradisional berlandaskan ideoligi sosialisme komunisme. Indonesia menggunakan sistem pemerintahan parlementer. Sebelum Republik Indonesia Serikat dinyatakan bubar. Era 1950 . Wujud berbagai hambatan adalah disintegrasi dan instabilisasi nasional sejak periode Orde Lama yang berpuncak pada pemberontakan PKI 30 September 1945 sampai lahirlah Supersemar sebagai titik balik lahirnya tonggak pemerintahan era Orde Lama yang merupakan koreksi total terhadap budaya dan sistem politik Orde Lama dimana masih terlihat kentalnya mekanisme. serta menyangkut pemerataan hasilhasil pembangunan melalui sistem yang efektif yang menjangkau keseluruh lapisan masyarakat. Pencapaian hal-hal tersebut biasanya selalu akan menimbulkan permasalahan yang menyangkut identitas (jati diri) bangsa. yang kesemuanya didukung oleh warganegara yang dinamis dan berada dalam naungan persamaan hukum dan perundang-undangan. Indonesia menggunakan bergantian sistem ekonomi liberal dan sistem ekonomi komando. pada saat itu terjadi demo besar-besaran . Sejak proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945 bangsa Indonesia masuk dalam suatu babak kehidupan baru sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat penuh.

Negara Republik Indonesia. Akhirnya. masa sesudah ini lazim disebut masa Demokrasi Terpimpin. Negara Indonesia Timur.Kabinet Pada masa ini terjadi banyak pergantian kabinet diakibatkan situasi politik yang tidak stabil. Pembentukan MPRS dan DPAS Demokrasi terpimpin adalah sebuah demokrasi yang sempat ada di Indonesia. Pergantian Kabinet . dan Negara Sumatera Timur dihasilkan perjanjian pembentukan Negara Kesatuan pada tanggal 17 Agustus 1950. yang seluruh keputusan serta pemikiran berpusat pada pemimpinnya saja. Soekarno memperkuat tangan Angkatan Bersenjata dengan mengangkat para jendral militer ke posisi-posisi yang penting. dan sebaliknya menyatakan diberlakukannya kembali Undang-Undang Dasar 1945. Konstituante Konstituante diserahi tugas membuat undang-undang dasar yang baru sesuai amanat UUDS 1950. Namun sampai tahun 1959 badan ini belum juga bisa membuat konstitusi baru. Sejak 17 Agustus 1950. • • • • • • • 1950-1951 1951-1952 1952-1953 1953-1955 1955-1956 1956-1957 1957-1959 Kabinet Kabinet Kabinet Kabinet Kabinet Kabinet Kabinet Natsir Sukiman-Suwirjo Wilopo Ali Sastroamidjojo I Burhanuddin Harahap Ali Sastroamidjojo II Djuanda Dekrit Presiden 5 Juli 1959 Dekrit Presiden 5 Juli 1959 ialah dekrit yang mengakhiri masa parlementer dan digunakan kembalinya UUD 1945. Kembali berlakunya UUD 1945 dan tidak berlakunya lagi UUDS 1950 2. Tercatat ada 7 kabinet pada masa ini. Pada bulan 5 Juli 1959 parlemen dibubarkan dan Presiden Sukarno menetapkan konstitusi di bawah dekrit presiden. Isinya ialah: 1. Pembubaran Konstituante 3. Maka Presiden Soekarno menyampaikan konsepsi tentang Demokrasi Terpimpin pada DPR hasil pemilu yang berisi ide untuk kembali pada UUD 1945. Negara Indonesia diperintah dengan menggunakan Undang-Undang Dasar Sementara Republik Indonesia 1950 yang menganut sistem kabinet parlementer.menuntut pembuatan suatu Negara Kesatuan. Soekarno mengeluarkan Dekrit 5 Juli 1959. Soekarno juga membubarkan Konstituante yang ditugasi untuk menyusun Undang-Undang Dasar yang baru. Maka melalui perjanjian antara tiga negara bagian. yang membubarkan Konstituante. dengan semboyan "Kembali ke UUD' 45". .

berbangsa dan bernegara yang berkembang pada waktu itu bukan masalah -masalah yang bersifat ideologis politik yang penuh dengan norma-norma ideal yang benar. 2. tetapi masalah-masalah praktis politik yang mengandung realitasrealitas objektif serta mengandung pula kemungkinan-kemungkinan untuk dipecahkan secara baik. agama (Islam) dan komunisme yang dinamakan NASAKOM. Sistem “Trial and Error” telah membuahkan sistem multi ideologi dan multi partai politik yang pada akhirnya melahirkan multi mayoritas. lebih dari 200 perwira tingkatan tinggi telah dilatih di AS. sebab menurut UUDS 1950 Presiden tidak berwenang “memberlakukan” atau “tidak memberlakukan” sebuah UUD. dan ratusan perwira angkatan rendah . sedangkan yang Kontra dari kacamata Yuridis Konstitusional. keadaan ini terus berlangsung hingga pecahnya pemberontakan DI/TII yang berhaluan theokratisme Islam fundamental (1952-1962) dan kemudian Pemilu 1955 melahirkan empat partai besar yaitu PNI. Gerakan separatis pada tahun 1957. Masyumi dan PKI yang secara perlahan terjadi pergeseran politik ke sistem catur mayoritas. yang dilaksanakan ini berdasarkan pada sistem “Trial and Error” yang perwujudannya senantiasa dipengaruhi bahkan diwarnai oleh berbagai paham politik yang ada serta disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang cepat berkembang. Konflik ideologi yang tajam yaitu antara Pancasila dan ideologi Islam. sehingga terjadi kemacetan total di bidang Dewan Konstituante pada tahun 1959.Tindakan Soekarno mengeluarkan Dekrit pada tanggal 5 Juli 1959 dipersoalkan keabsahannya dari sudut yuridis konstitusional. seperti yang dilakukan melalui dekrit. fungsi dan mekanisme. walaupun secara normatif ideal kurang atau tidak benar. Bahkan kemudian muncul penamaan sebagai suatu bentuk kualifikasi seperti “Demokrasi Terpimpin” dan “Demokrasi Pancasila”. Oleh karena konflik antara Pancasila dengan theokratis Islam fundamentalis itu telah mengancam kelangsungan hidup Negara Pancasila 17 Agustus 1945. Maka menimbulkan problem dalam kehidupan bermasyarakat. maka terjadilah Dekrit Presiden pada tanggal 5 Juli 1959 dengan tujuan kembali ke UUD 1945 yang kemudian menjadi dialog Nasional yang seru antara yang Pro dan yang Kontra. Yang Pro memandang dari kacamata politik. NU. maupun suatu kediktatoran terselubung (verkapte diktatuur) dengan menggunakan nama demokrasi yang dikualifikasi (gekwalificeerde democratie). Amerika Serikat memberikan 64 juta dollar dalam bentuk bantuan militer untuk jendral-jendral militer Indonesia. Menurut laporan di "Suara Pemuda Indonesia": Sebelum akhir tahun 1960. Amerika Serikat telah melengkapi 43 batalyon angkatan bersenjata. Tiap tahun AS melatih perwira-perwira militer sayap kanan. Berbagai “Experiment” tersebut ternyata menimbulkan keadaan “excessive” (berlebihan) baik dalam bentuk “Ultra Demokrasi” (berdemokrasi secara berlebihan) seperti yang dialami antara tahun 1950-1959. PKI menyambut "Demokrasi Terpimpin" Sukarno dengan hangat dan anggapan bahwa PKI mempunyai mandat untuk persekutuan Konsepsi yaitu antara nasionalisme. Sistem ini yang mengungkapkan struktur. Kenyataan ini berlangsung selama 10 tahun dan terpaksa harus kita bayar tingggi berupa: 1. Di antara tahun 1956 dan 1959. Antara tahun 1959 dan tahun 1965.

Soekarno juga membentuk Komando Mandala. mempersiapkan. Namun pemerintah Indonesia menentang hal ini dan Papua menjadi daerah yang diperebutkan antara Indonesia dan Belanda. sama dengan daerah-daerah lainnya. Dalam Konferensi Meja Bundar tahun 1949. Karena Indonesia mengklaim Papua bagian barat sebagai daerahnya. Namun demikian. Pada bulan Desember 1950. Era "Demokrasi Terpimpin". Indonesia mengklaim seluruh wilayah Hindia Belanda. Setelah Indonesia beberapa kali menyerang Papua bagian barat. inflasi terus menaik dan korupsi birokrat dan militer menjadi wabah. Operasi Trikora Operasi Trikora juga disebut Pembebasan Irian Barat. adalah konflik dua tahun yang dilancarkan Indonesia untuk menggabungkan wilayah Papua bagian barat. Mayor Jenderal Soeharto diangkat sebagai panglima. gagal memecahkan masalah-masalah politis dan ekonomi yang mendesak. cadangan devisa menurun. Presiden Indonesia Soekarno mengumumkan pelaksanaan Trikora di Alun-alun Utara Yogyakarta. Latar belakang operasi trikora Ketika Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945. Pendapatan ekspor menurun. PBB memutuskan bahwa Papua bagian barat memiliki hak merdeka sesuai dengan pasal 73e Piagam PBB. Hasilnya antara lain adalah sebuah akademi angkatan laut yang berdiri pada 1956 dan tentara Papua pada 1957. dan menyelenggarakan operasi militer untuk menggabungkan Papua bagian barat dengan Indonesia. Sebagai kelanjutan. Hal ini kemudian dibicarakan dalam beberapa pertemuan dan dalam berbagai forum internasional. Belanda mengundang Indonesia ke Mahkamah Internasional untuk menyelesaikan masalah ini. Pemerintah Belanda kemudian memulai persiapan untuk menjadikan Papua negara merdeka selambat-lambatnya pada tahun 1970-an. namun setuju bahwa hal ini akan dibicarakan kembali dalam jangka waktu satu tahun. dengan gubernur pertamanya. . tentu saja. Zainal Abidin Syah yang dilantik pada tanggal 23 September 1956. Belanda mempercepat program pendidikan di Papua bagian barat untuk persiapan kemerdekaan. pada 17 Agustus 1956 Indonesia membentuk Provinsi Irian Barat dengan ibukota di Soasiu yang berada di Pulau Tidore. namun Indonesia menolak. Belanda dan Indonesia tidak berhasil mencapai keputusan mengenai Papua bagian barat.terlatih setiap tahun. Kepala Badan untuk Pembangunan Internasional di Amerika pernah sekali mengatakan bahwa bantuan AS. Tugas komando ini adalah merencanakan. pihak Belanda menganggap wilayah itu masih menjadi salah satu provinsi Kerajaan Belanda. yaitu kolaborasi antara kepemimpinan PKI dan kaum borjuis nasional dalam menekan pergerakan-pergerakan independen kaum buruh dan petani. Pada tanggal 19 Desember 1961. bukan untuk mendukung Sukarno dan bahwa AS telah melatih sejumlah besar perwira-perwira angkatan bersenjata dan orang sipil yang mau membentuk kesatuan militer untuk membuat Indonesia sebuah "negara bebas". termasuk wilayah barat Pulau Papua.

polisi. teknisi telepon. Dewan Papua bertemu pada tanggal 19 Oktober 1961 untuk memilih sebuah komisi nasional untuk kemerdekaan. Dewan Papua ini dilantik oleh gubernur Platteel pada tanggal 1 April 1961. Karena usaha pendidikan Belanda. Kemajuan ini dilaporkan kepada PBB dari tahun 1950 sampai 1961. Belanda mengakui bendera dan lagu kebangsaan Papua pada tanggal 18 November 1961. bendera Papua dikibarkan untuk pertama kali dan manifesto kemerdekaan diserahkan kepada gubernur Platteel. mulai dari tanggal 9 Januari 1961 di 15 distrik. teknisi radio. arsitek. mempertahankan kemerdekaan dan kesatuan tanah air bangsa. Hasilnya adalah 26 wakil. Freeport Sulphur menandatangani perjanjian dengan Perserikatan Perusahaan Borneo Timur untuk mendirikan tambang tembaga di Timika. Perancis. pada tahun 1959 Papua memiliki perawat. Belanda. dan Selandia Baru. dan pegawai meteorologi. namun tidak menyebut kandungan emas ataupun tembaga. dan mulai menjabat pada 5 April 1961. Pada 19 Desember 1961. Soekarno menanggapi pembentukan Dewan Papua ini dengan menyatakan Trikora di Yogyakarta. lagu kebangsaan ("Hai Tanahkoe Papua").Pada tanggal 6 Maret 1959. Persiapan operasi trikora .[6] Selain itu juga didakan berbagai pemilihan umum untuk memilih perwakilan rakyat Papua dalam pemerintahan. Pada tahun 1960. dokter gigi. lambang negara. Pada tanggal 31 Oktober 1961. Bersiaplah untuk mobilisasi umum. dan peraturan-peraturan ini mulai berlaku pada tanggal 1 Desember 1961. Kibarkan Sang Saka Merah Putih di seluruh Irian Barat 3. Pelantikan ini dihadiri oleh wakil-wakil dari Australia. 2. 16 di antaranya dipilih. harian New York Times melaporkan penemuan emas oleh pemerintah Belanda di dekat laut Arafura. bendera Papua. dan 1 wanita. Britania Raya. teknisi listrik. Amerika Serikat diundang tapi menolak. 23 orang Papua. pegawai kehutanan. Gagalkan pembentukan negara boneka Papua buatan kolonial Belanda. yang isinya adalah: 1. dan nama Papua.

namun gagal. Sementara dari jenis pesawat angkut terdapat 26 pesawat angkut ringan jenis IL-14 dan AQvia-14. yaitu KRI Irian). dan 12 pesawat TU-16 versi maritim yang dilengkapi dengan persenjataan peluru kendali anti kapal (rudal) air to surface jenis AS-1 Kennel. 6 pesawat angkut berat jenis Antonov An-12B buatan Uni Soviet dan 10 pesawat angkut berat jenis C-130 Hercules buatan Amerika Serikat. pada bulan Desember 1960. Uni Soviet. Indonesia membeli berbagai macam peralatan militer. Amerika Serikat tidak mendukung penyerahan Papua bagian barat ke Indonesia karena Bureau of European Affairs di Washington. puluhan korvet dan 1 buah Kapal penjelajah kelas Sverdlov (yang diberi nama sesuai dengan wilayah target operasi. Setelah pembelian ini.Indonesia mulai mencari bantuan senjata dari luar negeri menjelang terjadinya konflik antara Indonesia dan Belanda. Jendral A. Nasution pergi ke Moskwa. DC menganggap hal ini akan "menggantikan penjajahan oleh kulit putih dengan penjajahan oleh kulit coklat". 14 pesawat pembom jarak jauh TU-16. 10 pesawat buru sergap MiG-19 . Indonesia mencoba meminta bantuan dari Amerika Serikat.5 miliar dollar Amerika dengan persyaratan pembayaran jangka panjang. dan akhirnya berhasil mengadakan perjanjian jual-beli senjata dengan pemerintah Uni Soviet senilai 2. antara lain 41 Helikopter MI4 (angkutan ringan). Akhirnya. Dari jenis pesawat pengebom. Robert Komer dan McGeorge Bundy mulai mempersiapkan rencana agar PBB memberi kesan bahwa penyerahan kepada Indonesia terjadi secara legal. 9 Helikopter MI-6 (angkutan berat). 12 Kapal selam kelas Whiskey. Tapi pada bulan April 1961. 49 pesawat buru sergap MiG-17. Diplomasi . Kennedy akhirnya mendukung hal ini karena iklim Perang Dingin saat itu dan kekhawatiran bahwa Indonesia akan meminta pertolongan pihak komunis Soviet bila tidak mendapat dukungan AS. H. presiden John F. TNI mengklaim bahwa Indonesia memiliki angkatan udara terkuat di belahan bumi selatan. Walaupun ragu.20 pesawat pemburu supersonik MiG-21. terdapat sejumlah 22 pesawat pembom ringan Ilyushin Il-28. 30 pesawat jet MiG-15.

Angkatan Laut Belanda (Koninklijke Marine) . mempersiapkan. presiden Soekarno mengeluarkan UU nomor 86 tahun 1958 yang memerintahkan dinasionalisasikannya semua perusahaan Belanda di Indonesia. Dalam Sidang Umum PBB tahun 1961. dan menyelenggarakan operasi militer untuk menggabungkan Papua bagian barat dengan Indonesia. untuk mengajukan usul tentang penyelesaian masalah status Papua bagian barat. Karel Doorman ke Papua bagian barat. 5. Britania Raya. dan Perancis agar mereka tidak memberi dukungan kepada Belanda jika pecah perang antara Indonesia dan Belanda. Melarang pemutaran film-film berbahasa Belanda Konflik bersenjata Soekarno membentuk Komando Mandala. dengan Mayjen Soeharto sebagai Panglima Komando. Ekonomi Pada tanggal 27 Desember 1958. Memindahkan pasar pelelangan tembakau Indonesia ke Bremen (Jerman Barat) 2. Jerman. Tugas komando Mandala adalah untuk merencanakan. Australia.Indonesia mendekati negara-negara seperti India. diplomat dari Amerika Serikat. Aksi mogok buruh perusahaan Belanda di Indonesia 3. Melarang KLM (maskapai penerbangan Belanda) melintas di wilayah Indonesia 4. Belanda mengirimkan kapal induk Hr. Sekjen PBB U Thant meminta Ellsworth Bunker. 4. Perusahaan-perusahaan yang dinasionalisasi seperti: 1. 3. Bunker mengusulkan agar Belanda menyerahkan Papua bagian barat kepada Indonesia melalui PBB dalam jangka waktu dua tahun. Pakistan. Selandia Baru. Thailand. 2. Perusahaan Perkebunan Netherlansche Handels Mattscapij Perusahaan Listrik Perusahaan Perminyakan Rumah Sakit (CBZ) manjadi RSCM Dan kebijakan-kebijakan lain seperti: 1. Ms.

Satu tim Menpor kemudian berhasil menyusup ke Papua bagian barat melalui laut dengan mendarat di Fakfak. dan sampai tahun 1950.menjadi tulang punggung pertahanan di perairan Papua bagian barat. Fakfak. dan juga meminta bantuan TNI Angkatan Udara untuk mengirim 2 pesawat Hercules untuk mengangkut pasukan menuju target yang ditentukan oleh TNI AL. dengan meminta bantuan TNI Angkatan Laut untuk mengangkut pasukannya menuju pantai Papua bagian barat. Pesawat Hercules kembali ke pangkalan. dan Teminabuan. Pada tanggal 12 Januari 1962. Kaimana. pasukan berhasil didaratkan di Letfuan. sehingga hanya ada beberapa petinggi di markas besar TNI AU yang mengetahui tentang misi ini. Operasi-operasi Indonesia Sebuah operasi rahasia dijalankan untuk menyusupkan sukarelawan ke Papua bagian barat. Merauke. TNI Angkatan Darat lebih dulu melakukan penyusupan sukarelawan. Hampir semua kekuatan yang dilibatkan dalam Operasi Trikora sama sekali belum siap. Sementara itu Resimen Pelopor (unit parakomando Brimob) yang dipimpin Inspektur Tingkat I Anton Soedjarwo disiagakan di Pulau Gorom. Selain itu. Tim Menpor ini terus masuk jauh ke pedalaman Papua bagian barat melakukan sabotase dan penghancuran objek-objek vital milik Belanda. Walaupun begitu. batalyon infantri 6 Angkatan Darat merupakan bagian dari Resimen Infantri Oranje Gelderland yang terdiri dari 3 Batalyon yang ditempatkan di Sorong. Kepolisian Republik Indonesia juga menyiapkan pasukan Brigade Mobil yang tersusun dalam beberapa resimen tim pertempuran (RTP). Pertempuran laut Aru Pertempuran Laut Aru pecah pada tanggal 15 Januari 1962. pimpinan angkatan lain melapor ke Soekarno bahwa karena tidak ada perlindungan dari TNI AU. TNI AU hanya bertugas untuk mengangkut pasukan dengan pesawat Hercules. di mana kekuatan militer Belanda terus bertambah dengan kesatuan dari Koninklijke Landmacht (Angkatan Darat Belanda) dan Marine Luchtvaartdienst. unsur-unsur pertahanan Papua Barat terdiri dari: • Koninklijke Marine (Angkatan Laut Kerajaan Belanda) • Korps Mariniers • Marine Luchtvaartdienst Keadaan ini berubah sejak tahun 1958. bahkan semua kekuatan udara masih tetap di Pulau Jawa. pada tanggal 18 Januari 1962. Misi itu sangat rahasia. Beberapa RTP Brimob ini digelar di kepulauan Ambon sebagai persiapan menyerbu ke Papua bagian barat. hal lainnya tidak menjadi tanggung jawab TNI AU. Walaupun Trikora telah dikeluarkan. ketika 3 kapal milik . Namun. namun misi itu dilaksanakan sendiri-sendiri dalam misi tertentu dan bukan dalam operasi bangunan. Walaupun misi ini sebenarnya tidaklah rumit. sebuah operasi menjadi gagal.

namun tidak mengenai sasaran. KRI Macan Tutul yang membawa Komodor Yos Sudarso. Kapal Belanda mengira itu merupakan manuver berputar untuk menyerang. Akhir dari konflik . komandan pasukan menyampaikan bahwa mereka akan diterjunkan di sebuah perkebunan teh. kode pengenal teman. pesawat Hercules yang dikemudikan Mayor Udara T. Komodor Yos Sudarso gugur pada pertempuran ini setelah menyerukan pesan terakhirnya yang terkenal. Lebih dari 100 kapal perang dan 16. Keempat mesin Allison T56A-15 C-130B Hercules terbang menanjak untuk mencapai ketinggian yang tidak dapat dicapai oleh pesawat Neptune milik Belanda. proses pendaratan 81 penerjun payung selesai dan pesawat Hercules segera meninggalkan daerah Teminabuan. sehingga kapal itu terus membelok ke kanan. sehingga operasi ini dilakukan pada malam hari. dan Kapten Tondomulyo. Dalam waktu tidak lebih dari 1 menit. berpatroli pada posisi 04-49° LS dan 135-02° BT. sekitar 81 penerjun payung terbang dari Bandar Udara Pattimura. dimana berarti kapal itu sedang berhenti. Menjelang pukul 21.Indonesia yaitu KRI Macan Kumbang. Kolonel Mursyid melihat tanda di radar bahwa di depan lintasan 3 kapal itu.00. Yos Sudarso memerintahkan untuk mundur. dan lokasi titik kumpul. Tanda itu tidak bergerak. penerjunan itu dapat dicegat oleh pesawat pemburu Neptune Belanda. Abidin terbang menuju daerah Teminabuan.000 prajurit disiapkan dalam operasi tersebut. lalu mengadakan pemeriksaan kelengkapan perlengkapan anggotanya sebelum masuk ke pesawat Hercules. dan KRI Harimau yang dinaiki Kolonel Sudomo. namun karena keterbatasan kemampuannya. Ambon. Operasi penerjunan penerbang Indonesia Pasukan Indonesia dibawah pimpinan Mayjen Soeharto melakukan operasi infiltrasi udara dengan menerjunkan penerbang menembus radar Belanda. dengan menaiki pesawat Hercules menuju daerah sekitar Kota Teminabuan untuk melakukan penerjunan. Akhirnya. Pada tanggal 19 Mei 1962. TNI Angkatan Laut kemudian mempersiapkan Operasi Jayawijaya yang merupakan operasi amfibi terbesar dalam sejarah operasi militer Indonesia.30 WIT. Kapal Belanda menembakan tembakan peringatan yang jatuh di dekat KRI Harimau. "Kobarkan semangat pertempuran". Kolonel Sudomo memerintahkan untuk memberikan tembakan balasan. 3 KRI melanjutkan laju mereka. namun. Kolonel Mursyid. Saat persiapan keberangkatan. Pada pukul 03. Penerjunan itu pada awalnya dilaksanakan dengan menggunakan pesawat angkut ringan C-47 Dakota yang kapasitas 18 penerjun. namun kendali KRI Macan Tutul macet. sehingga kapal itu langsung menembaki KRI Macan Tutul.Z. Mereka diterjunkan di daerah pedalaman Papua bagian barat. Penerjunan tersebut menggunakan pesawat angkut Indonesia. terdapat 2 kapal di sebelah kanan dan sebelah kiri. selain itu juga disampaikan sandi-sandi panggilan. tiba-tiba suara pesawat jenis Neptune yang sedang mendekat terdengar dan menghujani KRI itu dengan bom dan peluru yang tergantung pada parasut. operasi ini hanya mengandalkan faktor pendadakan.

atau -memisahkan diri dari Indonesia 4. dengan bantuan PBB. lebih dari 100. laki-laki dan perempuan. • Pengibaran bendera Indonesia dan Belanda akan diatur oleh perjanjian antara Sekretaris Jenderal PBB dan masing-masing pemerintah. dan Belanda diwakili oleh Jan Herman van Roijen dan C. penetapan tanggal penentuan pendapat 3. • Indonesia. Tentara Belanda dan Indonesia berada di bawah Sekjen PBB dalam masa peralihan. Persetujuan New York Pada tanggal 15 Agustus 1962. hak semua penduduk dewasa. tercapailah persetujuan New York pada tanggal 15 Agustus 1962. Keputusan ini ditentang oleh banyak pihak di Papua. • Bendera PBB akan dikibarkan selama masa peralihan. dan pemboman udara. Schurmann. UNTEA kemudian akan menyerahkan pemerintahan kepada Indonesia. penahanan. yang didirikan oleh Sekretaris Jenderal PBB. akan memberikan kesempatan bagi penduduk Papua bagian barat untuk mengambil keputusan secara bebas melalui 1. musyawarah dengan perwakilan penduduk Papua bagian barat 2. Indonesia diwakili oleh Soebandrio. Menurut Amnesty International.000 orang Papua telah tewas dalam kekerasan ini. Pada perundingan itu.A. Untuk meredam gerakan ini.Karena kekhawatiran bahwa pihak komunis akan mengambil keuntungan dalam konfik ini. • UNTEA akan membantu polisi Papua dalam menangani keamanan. UNTEA menyerahkan pemerintahan Papua bagian barat kepada Indonesia. untuk ikut serta dalam penentuan pendapat yang akan diadakan sesuai dengan standar internasional • Penentuan pendapat akan diadakan sebelum akhir tahun 1969. dan melahirkan Organisasi Papua Merdeka atau OPM pada 1965. dilaporkan bahwa pemerintah Indonesia melakukan berbagai tindakan pembunuhan. Pada tanggal 1 Mei 1963.W. perumusan pertanyaan dalam penentuan pendapat mengenai kehendak penduduk Papua untuk : -tetap bergabung dengan Indonesia. Isi dari Persetujuan New York adalah: • Belanda akan menyerahkan pemerintahan Papua bagian barat kepada United Nations Temporary Executive Authority (UNTEA). Pemerintah Australia yang awalnya mendukung kemerdekaan Papua juga mengubah pendiriannya dan mendukung penggabungan dengan Indonesia atas desakan AS. penyiksaan. Ibukota Hollandia dinamai Kota Baru dan pada 5 September 1963. OPM sendiri juga memiliki tentara dan telah melakukan berbagai . Papua bagian barat dinyatakan sebagai "daerah karantina". Pemerintah Indonesia membubarkan Dewan Papua dan melarang bendera Papua dan lagu kebangsaan Papua. perundingan antara Indonesia dan Belanda dilaksanakan di Markas Besar PBB di New York.[4] Amerika Serikat mendesak Belanda untuk berunding dengan Indonesia. Karena usaha ini.

yang tidak ingin Indonesia bergabung dengan pihak komunis Uni Soviet. Penentuan Pendapat Rakyat Pada tahun 1969. namun keputusan ini dicurigai oleh Organisasi Papua Merdeka dan berbagai pengamat independen lainnya. Keinginan itu ditentang oleh Presiden Soekarno yang . Hal ini diajarkan di sekolah dan ditulis dalam buku teks sejarah nasional. Belanda berjanji menyerahkan Papua bagian barat kepada Indonesia dalam Konferensi Meja Bundar 3. Pepera ini disaksikan oleh dua utusan PBB. angkatan bersenjata Indonesia menangkap para pemimpin rakyat Papua dan mencoba membujuk mereka dengan cara sogokan dan ancaman untuk memilih penggabungan dengan Indonesia. Indonesia memulai gerakan transmigrasi. Menurut anggota OPM Moses Werror. Pada tahun 1980-an. antara Malaysia dan Indonesia pada tahun 1962-1966. Indonesia mengambil posisi sebagai berikut: 1. KONFRONTASI INDONESIA-MALAYSIA Konfrontasi Indonesia-Malaysia atau yang lebih dikenal sebagai Konfrontasi saja adalah sebuah perang mengenai masa depan pulau Kalimantan. Papua bagian barat telah menjadi daerah Republik Indonesia sejak 17 Agustus 1945 namun masih dipegang oleh Belanda 2. Walaupun demikian. namun mereka meninggalkan Papua setelah 200 suara (dari 1054) untuk integrasi. Penentang program ini mencurigai usaha Indonesia untuk mendominasi provinsi Irian Jaya dengan cara memasukkan pengaruh pemerintah pusat. beberapa minggu sebelum Pepera. E. di mana puluhan ribu orang dari pulau Jawa dan Sumatera dipindahkan ke provinsi Irian Jaya dalam jangka waktu 10 tahun. Amerika Serikat. dan Papua bagian barat menjadi provinsi ke-26 Indonesia. presiden Abdurrahman Wahid memberi otonomi khusus kepada provinsi Papua untuk meredam usaha separatis. Provinsi ini kemudian dibagi dua menjadi provinsi Papua dan Irian Jaya Barat (sekarang Papua Barat) melalui instruksi Presiden Megawati Soekarnoputri pada tahun 2001. diselenggarakan Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) yang diatur oleh Jenderal Sarwo Edhi Wibowo. Hasil PEPERA adalah Papua bergabung dengan Indonesia. mendukung hasil ini.tindakan kekerasan. penggabungan Papua bagian barat dengan Indonesia adalah kehendak rakyat Papua. penggabungan Papua bagian barat dengan Indonesia adalah tindakan merebut kembali daerah Indonesia yang dikuasai Belanda 4. Perang ini berawal dari keinginan Malaysia untuk menggabungkan Brunei. dengan nama Irian Jaya. Pada tahun 2000. Sabah dan Sarawak dengan Persekutuan Tanah Melayu pada tahun 1961. Setelah penggabungan Setelah Papua bagian barat digabungkan dengan Indonesia sebagai Irian Jaya.

sukarelawan Indonesia (sepertinya pasukan militer tidak resmi) mulai memasuki . tetapi pemimpin Indonesia melihat hal ini sebagai perjanjian yang dilanggar dan sebagai bukti imperialisme Inggris. Malaysia melihat pembentukan federasi ini sebagai masalah dalam negeri. terletak di selatan Kalimantan. merobek-robek foto Soekarno. membawa lambang negara Garuda Pancasila ke hadapan Tunku Abdul Rahman—Perdana Menteri Malaysia saat itu—dan memaksanya untuk menginjak Garuda. dan pada 17 April 1963. Rencana ini ditentang oleh Pemerintahan Indonesia. Komando Timur Jauh Inggris (British Far Eastern Command) mengklaim bahwa seluruh pusat pemberontakan utama telah diatasi. Pada 12 April. sehingga mengancam kemerdekaan Indonesia. ” Soekarno yang murka karena hal itu mengutuk tindakan Tunku yang menginjakinjak lambang negara Indonesia dan ingin melakukan balas dendam dengan melancarkan gerakan yang terkenal dengan nama Ganyang Malaysia. Dia menerima pasukan Inggris dan Gurkha dari Singapura. dan konsolidasi Malaysia hanya akan menambah kontrol Inggris di kawasan ini. Filipina juga membuat klaim atas Sabah. Perang Pada 20 Januari 1963. kemudian dinamakan Sabah. Presiden Soekarno berpendapat bahwa Malaysia hanya sebuah boneka Inggris. Sultan lolos dan meminta pertolongan Inggris. Filipina dan Indonesia resminya setuju untuk menerima pembentukan Malaysia apabila mayoritas di daerah yang ribut memilihnya dalam sebuah referendum yang diorganisasi oleh PBB. ketika para demonstran menyerbu gedung KBRI. “ Sejak demonstrasi anti-Indonesia di Kuala Lumpur. Di Brunei. Kalimantan. Menteri Luar Negeri Indonesia Soebandrio mengumumkan bahwa Indonesia mengambil sikap bermusuhan terhadap Malaysia.menganggap Malaysia sebagai "boneka" Britania. pada 16 September. Di utara adalah Kerajaan Brunei dan dua koloni Inggris. Inggris mencoba menggabungkan koloninya di Kalimantan dengan Semenanjung Malaya untuk membentuk Malaysia. Sarawak dan Britania Borneo Utara. Pada 16 Desember. amarah Soekarno terhadap Malaysia pun meledak. sebelum hasil dari pemilihan dilaporkan. Tentara Nasional Kalimantan Utara (TNKU) memberontak pada 8 Desember 1962. Latar belakang konfrontasi Indonesia-Malaysia Pada 1961. Kalimantan dibagi menjadi empat administrasi. dengan alasan daerah itu memiliki hubungan sejarah dengan Filipina melalui Kesultanan Sulu. ladang minyak dan sandera orang Eropa. Sebagai bagian dari penarikannya dari koloninya di Asia Tenggara. tanpa tempat untuk turut campur orang luar. Mereka mencoba menangkap Sultan Brunei. sebuah provinsi di Indonesia. pemimpin pemberontakan ditangkap dan pemberontakan berakhir. Tetapi.

Presiden Sukarno mengumumkan perintah Dwi Komando Rakyat (Dwikora) yang isinya: • Pertinggi ketahanan revolusi Indonesia • Bantu perjuangan revolusioner rakyat Malaya. terjadi peperangan perbatasan. Ketegangan berkembang di kedua belah pihak Selat Malaka. untuk menghancurkan Malaysia Pada 27 Juli. Komando ini sasaran operasinya Semenanjung Malaya dan dipimpin oleh Brigjen Kemal Idris sebaga Pangkopur-I. Sukarno mengumumkan bahwa dia akan meng-"ganyang Malaysia".Federasi Malaysia resmi dibentuk pada 16 September 1963. Komando ini kemudian berubah menjadi Komando Mandala Siaga (Kolaga). pasukan Indonesia dan pasukan tak resminya mencoba menduduki Sarawak dan Sabah. pasukan dari Rejimen Askar Melayu DiRaja berhadapan dengan lima puluh gerilyawan Indonesia. Sebagian besar pihak yang terlibat konflik senjata dengan Indonesia adalah Inggris dan Australia. Aktivitas Angkatan Bersenjata Indonesia di perbatasan juga meningkat. enam belas agen bersenjata Indonesia ditangkap di Johor. Di bulan Agustus. Pada 16 Agustus. mereka memutuskan hubungan diplomatik dengan Malaysia. Tercatat sekitar 2000 pasukan khusus Indonesia (Kopassus) tewas dan 200 pasukan khusus Inggris/Australia (SAS) juga tewas setelah bertempur di belantara kalimantan . Tanggal 3 Mei 1963 di sebuah rapat raksasa yang digelar di Jakarta. Dua hari kemudian para kerusuhan membakar kedutaan Britania di Jakarta. Sarawak dan Sabah. Beberapa ratus perusuh merebut kedutaan Singapura di Jakarta dan juga rumah diplomat Singapura. Meskipun Filipina tidak turut serta dalam perang. Misi utama mereka adalah untuk mencegah masuknya pasukan Indonesia ke Malaysia. dengan tanpa hasil. Di bulan Mei dibentuk Komando Siaga yang bertugas untuk mengkoordinir kegiatan perang terhadap Malaysia (Operasi Dwikora).Sarawak dan Sabah untuk menyebar propaganda dan melaksanakan penyerangan dan sabotase. yaitu Komando Tempur Satu (Kopurtu) berkedudukan di Sumatera yang terdiri dari 12 Batalyon TNI-AD. Kolaga sendiri terdiri dari tiga Komando. Tentera Laut DiRaja Malaysia mengerahkan pasukannya untuk mempertahankan Malaysia. Komando ini dilengkapi dengan Brigade Pendarat dan beroperasi di perbatasan Riau dan Kalimantan Timur. Pada 1964 pasukan Indonesia mulai menyerang wilayah di Semenanjung Malaya. Kolaga dipimpin oleh Laksdya Udara Omar Dani sebagai Pangkolaga. agen Indonesia ditangkap dan massa menyerang kedutaan Indonesia di Kuala Lumpur. Komando ketiga adalah Komando Armada Siaga yang terdiri dari unsur TNI-AL dan juga KKO. Di sepanjang perbatasan di Kalimantan. Tentera Malaysia hanya sedikit saja yang diturunkan dan harus bergantung pada pos perbatasan dan pengawasan unit komando. Singapura. Kalimantan Barat dan terdiri dari 13 Batalyon yang berasal dari unsur KKO. termasuk tiga Batalyon Para dan satu batalyon KKO. Di Malaysia. Komando Tempur Dua (Kopurda) berkedudukan di Bengkayang. terutama pasukan khusus mereka yaitu Special Air Service(SAS). Komando ini dipimpin Brigjen Soepardjo sebagai PangkopurII. AURI. Brunei menolak bergabung dan Singapura keluar di kemudian hari. dan RPKAD.

Afrika. Kerajaan Malaysia dan pemerintah Indonesia mengumumkan penyelesaian konflik. Ketika PBB menerima Malaysia sebagai anggota tidak tetap. pasukan Inggris dan Australia tidak dapat mengikuti penyerang melalui perbatasan Indonesia. Oleh karena konflik domestik ini. serta diliput sekitar 500 wartawan asing. Tetapi. Akibat dari itu . Sukarno menarik Indonesia dari PBB pada tanggal 20 Januari 1965 dan mencoba membentuk Konferensi Kekuatan Baru (Conference of New Emerging Forces. Jendral Soeharto memegang kekuasaan di Indonesia setelah berlangsungnya G30S/PKI. militer Indonesia yang berkekuatan kurang lebih 5000 orang melabrak pangkalan Angkatan Laut Malaysia di Sampurna. Pada pertengahan 1965. Pasukan Australia menurunkan 3 Resimen Kerajaan Australia dan Resimen Australian Special Air Service. Conefo) sebagai alternatif. Indonesia mulai menggunakan pasukan resminya. Sebagai tandingan Olimpiade. baik Inggris maupun Australia. 52 tentara mendarat di Pontian di perbatasan Johor-Malaka dan ditangkap oleh pasukan Resimen Askar Melayu DiRaja dan Selandia Baru dan bakinya ditangkap oleh Pasukan Gerak Umum Kepolisian Kerajaan Malaysia di Batu 20. Serangan dan pengepungan terus dilakukan hingga 8 September namun gagal. Pada 1 Juli 1965. masuk secara rahasia (lihat Operasi Claret). keinginan Indonesia untuk meneruskan perang dengan Malaysia menjadi berkurang dan peperangan pun mereda. Muar. Pada 17 Agustus pasukan terjun payung mendarat di pantai barat daya Johor dan mencoba membentuk pasukan gerilya. Kekerasan berakhir bulan Juni. Johor. Pada 29 Oktober. Pada 28 Mei 1966 di sebuah konferensi di Bangkok. Eropa dan Amerika Selatan. Australia mengakui penerobosan ini pada 1996. Secara resmi. Pesta olahraga ini diikuti oleh 2. Soekarno bahkan menyelenggarakan GANEFO (Games of the New Emerging Forces) yang diselenggarakan di Senayan.250 atlet dari 48 negara di Asia. mereka menyeberangi perbatasan masuk ke timur Pulau Sebatik dekat Tawau. Johor. Pada 28 Juni. Pasukan Indonesia mundur dan tidak penah menginjakkan kaki lagi di bumi Malaysia. Sabah dan berhadapan dengan Resimen Askar Melayu Di Raja dan Kepolisian North Borneo Armed Constabulary. dan perjanjian perdamaian ditandatangani pada 11 Agustus dan diresmikan dua hari kemudian. Pada 2 September 1964 pasukan terjun payung didaratkan di Labis. unit seperti Special Air Service. Akhir konfrontasi Menjelang akhir 1965. Pada Januari 1965. Peristiwa ini dikenal dengan "Pengepungan 68 Hari" oleh warga Malaysia. Jakarta pada 10-22 November 1963. Australia setuju untuk mengirimkan pasukan ke Kalimantan setelah menerima banyak permintaan dari Malaysia.(Majalah Angkasa Edisi 2006). Ada sekitar empat belas ribu pasukan Inggris dan Persemakmuran di Australia pada saat itu.

Sukarno menjalankan sistem "Demokrasi Terpimpin". Pendapatan ekspor menurun. Pada awal tahun 1965 Bung Karno mempunyai ide tentang Angkatan Kelima yang berdiri sendiri terlepas dari ABRI. G-30S/PKI. Termasuk pergerakan wanita (Gerwani). Angkatan kelima Pada kunjungan Menlu Subandrio ke Tiongkok. menjelaskan motivasi para tentara yang menggabungkan diri dalam gerakan G30S/Gestok (Gerakan Satu Oktober). Gestapu (Gerakan September Tiga Puluh). di luar Tiongkok dan Uni Soviet. PKI mempunyai lebih dari 20 juta anggota dan pendukung. kolaborasi antara kepemimpinan PKI dan kaum burjuis nasional dalam menekan pergerakan-pergerakan independen kaum buruh dan petani. foreign reserves menurun. Pada era "Demokrasi Terpimpin". F. PKI juga mengontrol pergerakan serikat buruh yang mempunyai 3. organisasi penulis dan artis dan pergerakan sarjananya. Gerakan 30 September Gerakan 30 September atau yang sering disingkat G 30 S PKI. dan juga pada akhirnya menyebabkan PKI melakukan penculikan petinggi Angkatan Darat.5 juta. Pada bulan Juli 1959 parlemen dibubarkan dan Sukarno menetapkan konstitusi di bawah dekrit presiden . inflasi terus menaik dan korupsi birokrat dan militer menjadi wabah. Gestok (Gerakan Satu Oktober) adalah sebuah peristiwa yang terjadi pada tanggal 30 September 1965 di mana enam pejabat tinggi militer Indonesia beserta beberapa orang lainnya dibunuh dalam suatu usaha pemberontakan yang disebut sebagai usaha Kudeta yang dituduhkan kepada anggota Partai Komunis Indonesia. Agama dan Komunis yang dinamakan NASAKOM. ditambah 3 juta dari pergerakan pemudanya. PKI menyambut "Demokrasi Terpimpin" Sukarno dengan hangat dan anggapan bahwa dia mempunyai mandat untuk persekutuan Konsepsi yaitu antara Nasionalis.5 juta anggota dan pergerakan petani Barisan Tani Indonesia yang mempunyai 9 juta anggota. Ia memperkuat tangan angkatan bersenjata dengan mengangkat para jendral militer ke posisiposisi yang penting.Konfrontasi ini merupakan salah satu penyebab kedekatan Presiden Soekarno dengan PKI. gagal memecahkan masalah-masalah politis dan ekonomi yang mendesak. Perdana Menteri Zhou Enlai menjanjikan untuk mempersenjatai 40 batalion tentara secara lengkap. penawaran ini gratis tanpa syarat dan kemudian dilaporkan ke Bung Karno tetapi belum juga menetapkan waktunya sampai meletusnya G30S. Pandangan lain mengatakan bahwa PKI-lah yang .sekali lagi dengan dukungan penuh dari PKI. Latar belakang G-30S/PKI PKI merupakan partai komunis yang terbesar di seluruh dunia. Anggotanya berjumlah sekitar 3.

Di akhir 1964 dan permulaan 1965 ratusan ribu petani bergerak merampas tanah dari para tuan tanah besar. jendral-jendral militer tingkat tinggi juga menjadi anggota kabinet. Pemimpin PKI DN Aidit mengilhami slogan "Untuk Ketentraman Umum Bantu Polisi". termasuk para komunis". Kepemimpinan PKI menjawab ini dengan memasuki pemerintahan dengan resmi. termasuk angkatan bersenjata. Hal ini dapat dibuktikan dengan nama jabatannya (Menpangab. di mana di sana rakyat dan partai komunis menyita milik Tsar dan membagi-bagikannya kepada rakyat. Bentrokan-bentrokan besar terjadi antara mereka dan polisi dan para pemilik tanah. Rejim Sukarno mengambil langkah terhadap para pekerja dengan melarang aksiaksi mogok di industri. tidak peduli tanah siapa pun (milik negara=milik bersama). Untuk mencegah berkembangnya konfrontasi revolusioner itu. Pemimpinpemimpin PKI mementingkan "kepentingan bersama" polisi dan "rakyat". tetapi mereka terus mendorong ilusi yang sangat berbahaya bahwa angkatan bersenjata adalah merupakan bagian dari revolusi demokratis "rakyat".mengusulkan pembentukan Angkatan Kelima tersebut dan mempersenjatai mereka. Di bulan Agustus 1964. Pada permulaan 1965. Aidit menganjurkan semua anggota PKI membersihkan diri dari "sikap-sikap sektarian" kepada angkatan bersenjata. menyatakan keperluan untuk pendirian "angkatan kelima" di dalam . para buruh mulai menyita perusahaan-perusahaan karet dan minyak milik AS. mengimbau semua pengarang dan seniman sayap-kiri untuk membuat "massa tentara" subyek karya-karya mereka. Dari tahun 1963. kepemimpinan PKI makin lama makin berusaha menghindari bentrokan-bentrokan antara aktivis massanya dan polisi dan militer. Tetapi petinggi Angkatan Darat tidak setuju dan hal ini lebih menimbulkan nuansa curiga-mencurigai antara militer dan PKI. Bentrokan-bentrokan tersebut dipicu oleh propaganda PKI yang menyatakan bahwa petani berhak atas setiap tanah. dan lain-lain). Kemungkinan besar PKI meniru revolusi Bolsevik di Rusia. Menteri-menteri PKI tidak hanya duduk di sebelah para petinggi militer di dalam kabinet Sukarno ini. Menpangad. Pada waktu yang sama. Tidak lama PKI mengetahui dengan jelas persiapan-persiapan untuk pembentukan rejim militer. Jendral-jendral tersebut masuk kabinet karena jabatannya di militer oleh Sukarno disamakan dengan setingkat mentri. Aidit memberikan ceramah kepada siswa-siswa sekolah angkatan bersenjata di mana ia berbicara tentang "perasaan kebersamaan dan persatuan yang bertambah kuat setiap hari antara tentara Republik Indonesia dan unsur-unsur masyarakat Indonesia. PKI mengimbau semua pendukungnya untuk mencegah pertentangan menggunakan kekerasan terhadap para pemilik tanah dan untuk meningkatkan kerjasama dengan unsur-unsur lain. Kepemimpinan PKI tidak berkeberatan karena industri menurut mereka adalah milik pemerintahan NASAKOM.

Aidit menyatakan dalam laporan ke Komite Sentral PKI bahwa "NASAKOMisasi" angkatan bersenjata dapat dicapai dan mereka akan bekerjasama untuk menciptakan "angkatan kelima". Mereka. Kepemimpinan PKI tetap berusaha menekan aspirasi revolusioner kaum buruh di Indonesia. Jawa Timur. Panitia Agraria yang menghasilkan UUPA terdiri dari wakil pemerintah dan wakil berbagai ormas tani yang mencerminkan 10 kekuatan partai politik pada masa itu. Di bulan Mei 1965. di Jawa Barat. PKI di beberapa tempat bahkan sudah mengancam kyai-kyai bahwa mereka akan disembelih setelah tanggal 30 September 1965 (hal ini membuktikan bahwa seluruh elemen PKI mengetahui rencana kudeta 30 September tersebut). Namun menurut Subandrio. Politbiro PKI masih mendorong ilusi bahwa aparatus militer dan negara sedang diubah untuk memecilkan aspek anti-rakyat dalam alatalat negara.angkatan bersenjata. melibatkan sebagian massa pengikutnya dengan melibatkan backing aparat keamanan. Keributan antara PKI dan islam (tidak hanya NU. Sementara itu di Jawa Timur juga terjadi keributan antara PKI dan NU. Isu masalah tanah dan bagi hasil Pada tahun 1960 keluarlah Undang-Undang Pokok Agraria (UU Pokok Agraria) dan Undang-Undang Pokok Bagi Hasil (UU Bagi Hasil) yang sebenarnya merupakan kelanjutan dari Panitia Agraria yang dibentuk pada tahun 1948. Walaupun undangundangnya sudah ada namun pelaksanaan di daerah tidak jalan sehingga menimbulkan gesekan antara para petani penggarap dengan pihak pemilik tanah yang takut terkena UUPA. Hal ini meningkatkan kasak-kusuk dan isu perebutan kekuasaan apabila Bung Karno meninggal dunia. yang terdiri dari pekerja dan petani yang bersenjata. tapi juga dengan Persis dan Muhammadiya) itu pada dasarnya terjadi di hampir semua tempat di Indonesia. Isu sakitnya Bung Karno Sejak tahun 1964 sampai menjelang meletusnya G30S telah beredar isu sakit parahnya Bung Karno. Kiai-kiai NU yang kebanyakan tuan tanah menolak gerakan PKI untuk membagi-bagikan tanah kepada petani yang tidak memiliki tanah. . Peristiwa yang menonjol dalam rangka ini antara lain peristiwa Bandar Betsi di Sumatera Utara dan peristiwa di Klaten yang disebut sebagai ‘aksi sepihak’ dan kemudian digunakan sebagai dalih oleh militer untuk membersihkannya. depan jendral-jendral militer. berusaha menenangkan bahwa usul PKI akan memperkuat negara. jadi hal ini bukan merupakan alasan PKI melakukan tindakan tersebut. Aidit tahu persis bahwa Bung Karno hanya sakit ringan saja. kepemimpinan PKI malah berusaha untuk membatasi pergerakan massa yang makin mendalam ini dalam batas-batas hukum kapitalis negara. Tahunya Aidit akan jenis sakitnya Sukarno membuktikan bahwa hal tersebut sengaja dihembuskan PKI untuk memicu ketidakpastian di masyarakat. dan di propinsi-propinsi lain juga terjadi hal demikian. Bukannya memperjuangkan mobilisasi massa yang berdiri sendiri untuk melawan ancaman militer yang sedang berkembang itu.

seperti yang ditulis di otobiografinya. Di satu pihak Letjen Ahmad Yani tidak ingin melawan Malaysia yang dibantu oleh Inggris dengan anggapan bahwa tentara Indonesia pada saat itu tidak memadai untuk peperangan dengan skala tersebut. merobek-robek foto Soekarno. mengakui bahwa ia adalah seorang yang memiliki harga diri yang sangat tinggi. Soekarno merasa kecewa dan berbalik mencari dukungan PKI untuk melampiaskan amarahnya kepada Malaysia. Posisi Angkatan Darat pada saat itu serba salah karena di satu pihak mereka tidak yakin mereka dapat mengalahkan Inggris. “ Sejak demonstrasi anti-Indonesia di Kuala Lumpur. Soekarno tidak mungkin . Perintah Soekarno kepada Angkatan Darat untuk meng"ganyang Malaysia" ditanggapi dengan dingin oleh para jenderal pada saat itu. komandan pasukan di Kalimantan Barat. dan juga pada akhirnya menyebabkan PKI melakukan penculikan petinggi Angkatan Darat. Nasution setuju dengan usulan Soekarno karena ia mengkhawatirkan isu Malaysia ini akan ditunggangi oleh PKI untuk memperkuat posisinya di percaturan politik di Indonesia. amarah Soekarno terhadap Malaysia pun meledak. Soekarno. Mengetahui bahwa tentara Indonesia tidak mendukungnya. dan tidak ada yang dapat dilakukan untuk merubah keinginannya meng"ganyang Malaysia". ” Soekarno yang murka karena hal itu mengutuk tindakan Tunku yang menginjakinjak lambang negara Indonesia dan ingin melakukan balas dendam dengan melancarkan gerakan yang terkenal dengan sebutan "Ganyang Malaysia" kepada negara Federasi Malaysia yang telah sangat menghina Indonesia dan presiden Indonesia. Brigadir Jenderal Suparjo. dan di lain pihak mereka akan menghadapi Soekarno yang mengamuk jika mereka tidak berperang.H. menjelaskan motivasi para tentara yang menggabungkan diri dalam gerakan G30S/Gestok (Gerakan Satu Oktober). membawa lambang negara Garuda Pancasila ke hadapan Tunku Abdul Rahman—Perdana Menteri Malaysia saat itu—dan memaksanya untuk menginjak Garuda. manusia jang mengakui bahwa ia mentjintai dirinja sendiri tidak mungkin mendjadi satelit jang melekat pada bangsa lain. mengeluh. Konfrontasi Indonesia-Malaysia merupakan salah satu penyebab kedekatan Presiden Soekarno dengan PKI. padahal tentara Indonesia sebenarnya sangat mahir dalam peperangan gerilya.Faktor Malaysia Negara Federasi Malaysia yang baru terbentuk pada tanggal 16 September 1963 adalah salah satu faktor penting dalam insiden ini. “ Soekarno adalah seorang individualis. konfrontasi tak dilakukan sepenuh hati dan ia merasa operasinya disabotase dari belakang. Hal ini juga dapat dilihat dari kegagalan operasi gerilya di Malaysia. Akhirnya para pemimpin Angkatan Darat memilih untuk berperang setengah hati di Kalimantan. Tak heran. di mana para demonstran menyerbu gedung KBRI. sedangkan di pihak lain Kepala Staf TNI Angkatan Darat A. Manusia jang tjongkak dengan suara-batin yang menjala-njala.

agen CIA menyatakan ketidakpercayaan kepada tindakan PKI yang dirasa tidak . Suatu saat saya akan membereskan PKI. hal ini dapat dilihat dari telegram Duta Besar Green ke Washington pada tanggal 8 Agustus 1965 yang mengeluhkan bahwa usahanya untuk melawan propaganda anti-Amerika di Indonesia tidak memberikan hasil bahkan tidak berguna sama sekali. Namun ia juga menegaskan bahwa suatu waktu "giliran PKI akan tiba. Dia tidak mungkin menjadi boneka. antek nekolim. berperang hanya dengan setengah hati. Dalam telegram kepada Presiden Johnson tanggal 6 Oktober.menghambakan diri pada dominasi kekuasaan manapun djuga. Itu terserah kamu. Salah satu pandangan mengatakan bahwa peranan Amerika Serikat dalam hal ini tidak besar. mereka menjadi pendukung terbesar gerakan "ganyang Malaysia" yang mereka anggap sebagai antek Inggris. jadi motif PKI untuk mendukung kebijakan Soekarno tidak sepenuhnya idealis.. Peranan badan intelejen Amerika Serikat (CIA) pada peristiwa ini sebatas memberikan 50 juta rupiah (uang saat itu) kepada Adam Malik dan walkie-talkie serta obat-obatan kepada tentara Indonesia. Politisi Amerika pada bulan-bulan yang menentukan ini dihadapkan pada masalah yang membingungkan karena mereka merasa ditarik oleh Sukarno ke dalam konfrontasi Indonesia-Malaysia ini. Untukku. mereka melihat posisi PKI yang semakin menguat sebagai suatu ancaman. perpecahan internal yang terjadi mulai mencuat ketika banyak tentara yang kebanyakan dari Divisi Diponegoro yang kesal serta kecewa kepada sikap petinggi Angkatan Darat yang takut kepada Malaysia. ” Di pihak PKI. karena posisi Indonesia yang melemah di lingkungan internasional sejak keluarnya Indonesia dari PBB (20 Januari 1965). namun ia memutuskan untuk mendiamkannya karena ia masih ingin meminjam kekuatan PKI untuk konfrontasi yang sedang berlangsung. "Soekarno berkata. Malaysia itu musuh nomor satu. justru para penentangnyalah yang menghadapi keadaan yang buruk. "Kamu bisa menjadi teman atau musuh saya. Mereka memutuskan untuk berhubungan dengan orang-orang dari PKI untuk membersihkan tubuh Angkatan Darat dari para jenderal ini. Soekarno juga mengetahui hal ini. Dari sebuah dokumen rahasia badan intelejen Amerika Serikat (CIA) yang baru dibuka yang bertanggalkan 13 Januari 1965 menyebutkan sebuah percakapan santai Soekarno dengan para pemimpin sayap kanan bahwa ia masih membutuhkan dukungan PKI untuk menghadapi Malaysia dan oleh karena itu ia tidak bisa menindak tegas mereka. PKI juga memanfaatkan kesempatan itu untuk keuntungan mereka sendiri. . tetapi tidak sekarang.. ditambah hubungan internasional PKI dengan Partai Komunis sedunia. khususnya dengan adanya poros Jakarta-Beijing-MoskowPyongyang-Phnom Penh. Faktor Amerika Serikat Amerika Serikat pada waktu itu sedang terlibat dalam perang Vietnam dan berusaha sekuat tenaga agar Indonesia tidak jatuh ke tangan komunisme. dan berkhianat terhadap misi yang diberikan Soekarno." Dari pihak Angkatan Darat. Pada saat PKI memperoleh angin segar.

enam jenderal senior dan beberapa orang lainnya dibunuh dalam upaya kudeta yang disalahkan kepada para pengawal istana (Cakrabirawa) yang loyal kepada PKI dan pada saat itu dipimpin oleh Letkol. serta bahan makanan yang tidak layak dikonsumsi lainnya. menyebutkan bahwa Amerika menjadi aktor di balik layar dan setelah dekrit Supersemar Amerika memberikan daftar nama-nama anggota PKI kepada militer untuk dibunuh. yang berakibat adanya backlash terhadap PKI dan pembantaian orang-orang PKI di Jawa Tengah. banyak rakyat Indonesia yang sehari-hari hanya makan bonggol pisang. terutama dari kalangan korban dari insiden ini. gula. Namun yang .masuk akal karena situasi politis Indonesia yang sangat menguntungkan mereka. Inflasi yang mencapai 650% membuat harga makanan melambung tinggi. Gestok (Gerakan Satu Oktober) adalah sebuah peristiwa yang terjadi pada tanggal 30 September 1965 di mana enam pejabat tinggi militer Indonesia beserta beberapa orang lainnya dibunuh dalam suatu usaha pemberontakan yang disebut sebagai usaha Kudeta yang dituduhkan kepada anggota Partai Komunis Indonesia. Mereka tidak sepenuhnya menyetujui kebijakan "ganyang Malaysia" yang dianggap akan semakin memperparah keadaan Indonesia. Jawa Timur. Faktor ekonomi ini menjadi salah satu sebab kemarahan rakyat atas pembunuhan keenam jenderal tersebut. Menanggapi isu ini. Beberapa faktor yang berperan kenaikan harga ini adalah keputusan Suharto-Nasution untuk menaikkan gaji para tentara 500% dan penganiayaan terhadap kaum pedagang Tionghoa yang menyebabkan mereka kabur. Soekarno disebut-sebut memerintahkan pasukan Cakrabirawa untuk menangkap dan membawa mereka untuk diadili oleh Soekarno. pun mereka menggunakan kain dari karung sebagai pakaian mereka. Namun hingga saat ini kedua pandangan tersebut tidak memiliki banyak bukti-bukti fisik. gaplek. Mayjen Soeharto kemudian mengadakan penumpasan terhadap gerakan tersebut. rakyat kelaparan dan terpaksa harus antri beras. Faktor ekonomi Ekonomi masyarakat Indonesia pada waktu itu yang sangat rendah mengakibatkan dukungan rakyat kepada Soekarno (dan PKI) meluntur. Gerakan 30 September atau yang sering disingkat G 30 S PKI. dan barang-barang kebutuhan pokok lainnya. Bali serta tempat-tempat lainnya. Sebagai akibat dari inflasi tersebut. Jawa Timur. umbi-umbian. dan Bali dilakukan oleh PKI atau NU/PNI. Gestapu (Gerakan September Tiga Puluh). Panglima Komando Strategi Angkatan Darat saat itu. Untung. minyak. Pandangan lain. G-30S/PKI. Isu Dewan Jenderal Pada saat-saat yang genting sekitar bulan September 1965 muncul isu adanya Dewan Jenderal yang mengungkapkan adanya beberapa petinggi Angkatan Darat yang tidak puas terhadap Soekarno dan berniat untuk menggulingkannya. Peristiwa pembunuhan enam jenderal Pada 30 September 1965. dan hingga akhir Oktober masih terjadi kebingungan atas pembantaian di Jawa Tengah.

menyebutkan adanya "Teman Tentara Lokal Kita" yang mengesankan bahwa perwira-perwira Angkatan Darat telah dibeli oleh pihak Barat[4]. berbeda dengan sekarang) dengan Kolonel Abdul Latief di Rumah Sakit Angkatan Darat Korban Keenam pejabat tinggi yang dibunuh tersebut adalah: • Letjen TNI Ahmad Yani (Menteri/Panglima Angkatan Darat/Kepala Staf Komando Operasi Tertinggi) • Mayjen TNI Raden Suprapto (Deputi II Menteri/Panglima AD bidang Administrasi) • Mayjen TNI Mas Tirtodarmo Haryono (Deputi III Menteri/Panglima AD bidang Perencanaan dan Pembinaan) • Mayjen TNI Siswondo Parman (Asisten I Menteri/Panglima AD bidang Intelijen) • Brigjen TNI Donald Isaac Panjaitan (Asisten IV Menteri/Panglima AD bidang Logistik) • Brigjen TNI Sutoyo Siswomiharjo (Inspektur Kehakiman/Oditur Jenderal Angkatan Darat) Jenderal TNI Abdul Harris Nasution yang menjadi target utama. Kedutaan Amerika Serikat juga dituduh memberikan daftar nama-nama anggota PKI kepada tentara untuk "ditindaklanjuti". selamat dari upaya pembunuhan tersebut. dalam operasi penangkapan jenderal-jenderal tersebut. wartawan The Nation yang menulis buku "Indonesian Upheaval". ia sering menukar data-data yang ia kumpulkan untuk mendapatkan fasilitas teleks untuk mengirimkan berita. putrinya Ade Irma Suryani Nasution dan ajudan beliau. dan Harjono. Panjaitan. yang oleh beberapa pihak disebut sebagai pemalsuan oleh intelejen Ceko di bawah pengawasan Jenderal Agayant dari KGB Rusia. Sebaliknya.tidak diduga-duga. Dinas intelejen Amerika Serikat mendapat data-data tersebut dari berbagai sumber. Isu Keterlibatan Soeharto Hingga saat ini tidak ada bukti keterlibatan/peran aktif Soeharto dalam aksi penculikan tersebut. Dokumen ini. yang dijadikan basis skenario film "The Year of Living Dangerously". terjadi tindakan beberapa oknum yang termakan emosi dan membunuh Letjen Ahmad Yani. Selain itu beberapa orang lainnya juga turut menjadi korban: • Bripka Karel Satsuit Tubun (Pengawal kediaman resmi Wakil Perdana Menteri II . Lettu CZI Pierre Tendean tewas dalam usaha pembunuhan tersebut. salah satunya seperti yang ditulis John Hughes. Isu Dokumen Gilchrist Dokumen Gilchrist yang diambil dari nama duta besar Inggris untuk Indonesia Andrew Gilchrist beredar hampir bersamaan waktunya dengan isu Dewan Jenderal. Satu-satunya bukti yang bisa dielaborasi adalah pertemuan Soeharto yang saat itu menjabat sebagai Pangkostrad (pada jaman itu jabatan Panglima Komando Strategis Cadangan Angkatan Darat tidak membawahi pasukan.

Hanya jikalau kita berdiri benar-benar di atas Panca Azimat ini..Kita mendengar dengan penuh minat tentang pidato anda di radio kepada seluruh rakyat Indonesia untuk tetap tenang dan menghindari kekacauan. dan penghentian kekerasan. Sukarno melantik Mayjen Suharto menjadi Menteri/Panglima Angkatan Darat di Istana Negara. kita semuanya.Imbauan ini akan dimengerti secara mendalam. Pada tanggal 12 Oktober 1965. Angkatan Kepolisian Negara. Berikut kutipan amanat presiden Sukarno kepada Suharto pada saat Suharto disumpah : “ Saya perintahkan kepada Jenderal Mayor Soeharto. sekarang Angkatan Darat pimpinannya saya berikan kepadamu. dijalankan. Pada tanggal 6 Oktober Sukarno mengimbau rakyat untuk menciptakan "persatuan nasional". dan sebagai Menteri dalam kabinetku. kerjakan apa yang kuperintahkan kepadamu dengan sebaik-baiknya. Saya doakan Tuhan selalu beserta kita dan beserta engkau! ” . Biro Politik dari Komite Sentral PKI segera menganjurkan semua anggota dan organisasi-organisasi massa untuk mendukung "pemimpin revolusi Indonesia" dan tidak melawan angkatan bersenjata. maka dia harus dijunjung tinggi. yaitu persatuan antara angkatan bersenjata dan para korbannya." Pada tanggal 16 Oktober 1965. Pasca kejadian Pada tanggal 1 Oktober 1965 Sukarno dan sekretaris jendral PKI Aidit menanggapi pembentukan Dewan Revolusioner oleh para "pemberontak" dengan berpindah ke Pangkalan Angkatan Udara Halim di Jakarta untuk mencari perlindungan. yang sama sekali berdiri atas prinsip Manipol-USDEK. Dan oleh karena Manipol-USDEK ini adalah haluan daripada negara Republik Indonesia.. yang sama sekali berdiri diatas prinsip Berdikari. Pernyataan ini dicetak ulang di koran CPA bernama "Tribune". Soeharto... Jakarta yang dikenal sebagai Lubang Buaya. yang sama sekali berdiri diatas Nasakom. maka barulah revousi kita bisa jaya. Angkatan Bersenjata daripada Republik Indonesia yang sama sekali menjalankan Panca Azimat Revolusi. Manipol-USDEK telah ditentukan oleh lembaga kita yang tertinggi sebagai haluan negara Republik Indonesa. Leimena) • Kolonel Katamso Darmokusumo (Komandan Korem 072/Pamungkas) • Letkol Sugiyono Mangunwiyoto (Kepala Staf Korem 072/Pamungkas) Para korban tersebut kemudian dibuang ke suatu lokasi di Pondok Gede. Mayat mereka ditemukan pada 3 Oktober. sebagai panglima Angkatan Darat. Angkatan Laut.J. dipupuk oleh semua kita. Angkatan Udara.dr. Oleh Angkatan Darat. Mikoyan dan Kosygin mengirim pesan khusus untuk Sukarno: "Kita dan rekan-rekan kita bergembira untuk mendengar bahwa kesehatan anda telah membaik. buatlah Angkatan Darat ini satu Angkatan dari pada Republik Indonesia. saya perintahkan engkau. yang sama sekali berdiri diatas Trisakti. pemimpin-pemimpin Uni-Sovyet Brezhnev.

000 orang menjadi korban di permulaan 1966. Sewaktu regu-regu militer yang didukung dana CIA menangkapi semua anggota dan pendukung PKI yang terketahui dan melakukan pembantaian keji terhadap mereka. terutama di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Pendirian mereka mendapatkan pujian dari rejim Suharto. Jawa Timur (bulan November) dan Bali (bulan Desember). paling sedikit 35. tanpa adanya perlawanan sama sekali. pasukan komando elite Partai Nasional Indonesia. yang berhasil menetralisir usaha-usaha para kontra-revolusioner apa yang dinamakan pergerakan 30 September. menyatakan "penghargaan penuh" atas usaha-usaha perwakilanperwakilan dari Nepal. antara 500.000 orang. di mana udara yang lembab membawa bau mayat membusuk. sementara perkiraan lain menyebut dua sampai tiga juga orang. perwakilan Uni-Sovyet berusaha dengan segala kemampuan mereka untuk menghindari pengutukan atas penangkapan dan pembunuhan orang-orang yang dituduh sebagai PKI. majalah "Time" memberitakan: "Pembunuhan-pembunuhan itu dilakukan dalam skala yang sedemikian sehingga pembuangan mayat menyebabkan persoalan sanitasi yang serius di Sumatra Utara.Dalam sebuah Konferensi Tiga Benua di Havana di bulan Februari 1966.000 dan satu juta anggota-anggota dan pendukung-pendukung PKI telah menjadi korban pembunuhan dan ratusan ribu lainnya dipenjarakan di kamp-kamp konsentrasi. yang sedang terjadi terhadap rakyat Indonesia." Asumsi Penangkapan dan Pembunuhan Dalam bulan-bulan setelah peristiwa ini. Ada laporan-laporan bahwa Sungai Brantas di dekat Surabaya menjadi penuh mayat-mayat sampai di tempat-tempat tertentu sungai itu "terbendung mayat". Namun diduga setidak-tidaknya satu juta orang menjadi korban dalam bencana enam bulan yang mengikuti kudeta itu. Dihasut dan dibantu oleh tentara. Orang-orang dari daerah-daerah ini bercerita kepada kita tentang sungai-sungai kecil yang benarbenar terbendung oleh mayat-mayat. Koresponden khusus dari Frankfurter Allgemeine Zeitung bercerita tentang mayatmayat di pinggir jalan atau dibuang ke dalam galian-galian dan tentang desa-desa yang separuh dibakar di mana para petani tidak berani meninggalkan kerangka- . semua partai kelas buruh yang diketahui dan ratusan ribu pekerja dan petani Indonesia yang lain dibunuh atau dimasukkan ke kamp-kamp tahanan untuk disiksa dan diinterogasi. Transportasi sungai menjadi terhambat secara serius. Mongolia. adalah pelaku pembunuhan-pembunuhan ini. yang sebelum itu dianggap sebagai kubu PKI. kelompok-kelompok pemuda dari organisasiorganisasi muslim sayap-kanan seperti barisan Ansor NU dan Tameng Marhaenis PNI melakukan pembunuhan-pembunuhan massal. semua anggota dan pendukung PKI.perkiraan yang konservatif menyebutkan 500. Uni-Sovyet dan negara-negara lain di Konperensi Solidaritas Negara-Negara Afrika. dan para pemimpin dan pelindung mereka. Di sana para Tamin. Parlemen Indonesia mengesahkan resolusi pada tanggal 11 Februari. Pembunuhan-pembunuhan ini terjadi di Jawa Tengah (bulan Oktober). Asia dan Amerika Latin. atau mereka yang dianggap sebagai anggota dan simpatisan PKI." Di pulau Bali. untuk bercampur-tangan di dalam urusan dalam negeri Indonesia. Pada akhir 1965. Berapa jumlah orang yang dibantai tidak diketahui dengan persis .

kerangka rumah mereka yang sudah hangus. Namun sejak era Reformasi bergulir. acara itu juga dihadiri para korban tragedi kemanusiaan 1965. film itu sudah tidak ditayangkan lagi dan hanya tradisi tabur bunga yang dilanjutkan. ditangkap dan dibunuh oleh TNI pada tanggal 24 November. Sukarno memberi Suharto kekuasaan tak terbatas melalui Surat Perintah Sebelas Maret. para terdakwa dipaksa untuk membunuh teman-teman mereka untuk membuktikan kesetiaan mereka. diadakan rangkaian acara peringatan untuk mengenang peristiwa pembunuhan terhadap ratusan ribu hingga jutaan jiwa di berbagai pelosok Indonesia. dihukum mati hampir 25 tahun sejak kudeta itu.000 orang masih dipenjarakan sebagai tahanan politik pada akhir 1969. Sebagai penghargaan atas jasa-jasanya.000 orang pekerja dan petani dipenjarakan di kamp-kamp konsentrasi. Diperkirakan sekitar 110. Safar Suryanto. Kekuatan tak terbatas ini pertama kali digunakan oleh Suharto untuk melarang PKI. Hari berikutnya. Ia memerintah Suharto untuk mengambil "langkah-langkah yang sesuai" untuk mengembalikan ketenangan dan untuk melindungi keamanan pribadi dan wibawanya. Pekerja-pekerja dan pegawai-pegawai pemerintah yang mengadakan aksi mogok sebagai protes atas kejadian-kejadian kontra-revolusioner ini dipecat. Acara yang bertajuk "Pekan Seni Budaya dalam rangka memperingati 40 tahun tragedi kemanusiaan 1965" ini berlangsung di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia. 30 September diperingati sebagai Hari Peringatan Gerakan 30 September. yang telah melarikan diri. antara lain Setiadi. 1 Oktober. Empat tapol. biasanya sebuah film mengenai kejadian tersebut juga ditayangkan di seluruh stasiun televisi di Indonesia setiap tahun pada tanggal 30 September. Depok. Peringatan Sesudah kejadian tersebut. Sasmaja. Selain civitas academica Universitas Indonesia. Paling sedikit 250. Di kota-kota besar pemburuanpemburuan rasialis "anti-Tionghoa" terjadi. Murad Aidit. Eksekusi-eksekusi masih dilakukan sampai sekarang. pada tanggal 11 Maret 1966. Aidit. ditetapkan sebagai Hari Kesaktian Pancasila. Di daerah-daerah lain. tetapi pekerjaannya diteruskan oleh Sekretaris Kedua PKI Nyoto. termasuk belasan orang sejak tahun 1980-an. Supersemar Lima bulan setelah itu.4 Oktober 2006. Johannes Surono Hadiwiyino. Pada 29 September . Kepemimpinan PKI terus mengimbau massa agar menuruti kewenangan rejim Sukarno-Suharto. Selain itu pada masa Soeharto biasanya dilakukan upacara bendera di Monumen Pancasila Sakti di Lubang Buaya dan dilanjutkan dengan tabur bunga di makam para pahlawan revolusi di TMP Kalibata. . dan Putmainah. Haryo Sasongko. Pada masa pemerintahan Soeharto. Sukarno dipertahankan sebagai presiden tituler diktatur militer itu sampai Maret 1967. Simon Petrus Sulaeman dan Nobertus Rohayan.

BK lebih suka dengan nama Orde Revolusi. Orde Lama telah dikenal prestasinya dalam memberi identitas. Demokrasi Terpimpin. Kembali berlakunya UUD 1945 dan tidak berlakunya lagi UUDS 1950 2. Orde Lama pula yang memberikan peluang bagi kemungkinan kaburnya identitas tersebut (Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945). Indonesia menggunakan sistem pemerintahan parlementer. Nasakom dan Pemberontakan PKI 1965. adalah konflik dua tahun yang dilancarkan Indonesia untuk menggabungkan wilayah Papua bagian barat. Orde Lama berlangsung dari tahun 1945 hingga 1968. Pada masa ini terjadi banyak pergantian kabinet diakibatkan situasi politik yang tidak stabil. Pembentukan MPRS dan DPAS Demokrasi terpimpin adalah sebuah demokrasi yang sempat ada di Indonesia. Bung Karno sangat keberatan masa kepemimpinannya dinamai Orde Lama. kebanggaan nasional dan mempersatukan bangsa Indonesia. Pemberontakan PKI pada tahun 1948. Isinya ialah: 1. Beberapa peristiwa pada Orde Lama yang mengaburkan identitas nasional kita adalah. • • • • • • • 1950-1951 1951-1952 1952-1953 1953-1955 1955-1956 1956-1957 1957-1959 Kabinet Kabinet Kabinet Kabinet Kabinet Kabinet Kabinet Natsir Sukiman-Suwirjo Wilopo Ali Sastroamidjojo I Burhanuddin Harahap Ali Sastroamidjojo II Djuanda Dekrit Presiden 5 Juli 1959 ialah dekrit yang mengakhiri masa parlementer dan digunakan kembalinya UUD 1945. Tercatat ada 7 kabinet pada masa ini. yang seluruh keputusan serta pemikiran berpusat pada pemimpinnya saja. Di saat menggunakan sistem ekonomi liberal. Tapi BK tak berkutik karena menjadi tahanan rumah (oleh pemerintahan militer Orde Baru) di Wisma Yaso (sekarang jadi Museum TNI Satria Mandala Jl. Namun demikian.III. Indonesia menggunakan bergantian sistem ekonomi liberal dan sistem ekonomi komando. Gatot Subroto Jakarta). Operasi Trikora juga disebut Pembebasan Irian Barat. Pada . masa sesudah ini lazim disebut masa Demokrasi Terpimpin. Pembubaran Konstituante 3. Pelaksanaan UUD Sementara 1950. Dalam jangka waktu tersebut. PENUTUP Kesimpulan Orde Lama adalah istilah yang diciptakan oleh Orde Baru. Presiden Soekarno di gulingkan saat Indonesia menggunakan sistem ekonomi komando.

G-30S/PKI. Suhadi. DAFTAR PUSTAKA 1. Neles Tebay. Sabah dan Sarawak dengan Persekutuan Tanah Melayu pada tahun 1961. Gerakan 30 September atau yang sering disingkat G 30 S PKI. Miriam Budiardjo.com/2009/12/i. Kardiyat Wiharyanto. IV. Konfrontasi Indonesia-Malaysia atau yang lebih dikenal sebagai Konfrontasi saja adalah sebuah perang mengenai masa depan pulau Kalimantan. Gestapu (Gerakan September Tiga Puluh). Andrew Kilvert.rioronaldo. Southeast Asia. 1961-63. 3. Gestok (Gerakan Satu Oktober) adalah sebuah peristiwa yang terjadi pada tanggal 30 September 1965 di mana enam pejabat tinggi militer Indonesia beserta beberapa orang lainnya dibunuh dalam suatu usaha pemberontakan yang disebut sebagai usaha Kudeta yang dituduhkan kepada anggota Partai Komunis Indonesia. Diakses pada 20 September 2007 7. Sibero. Ilmu Pengetahuan Sosial SEJARAH untuk SMP dan MTs Kelas IX. antara Malaysia dan Indonesia pada tahun 1962-1966. 21 September 2007 2. Diakses pada 20 September 2007. (Jakarta: Pusat Studi Hukum Tata Negara FH UI. hal. (Jakarta: Gramedia. Pemaksaan dan Ketaatan serta Interprestasi Hukum di Indonesia: Jurnal Tata Negara. M. Pembebasan Papua Barat dan Pasukan Belanda di Papua Barat. Presiden Indonesia Soekarno mengumumkan pelaksanaan Trikora di Alun-alun Utara Yogyakarta. Act of Free Choice: The Papuans of Western New Guinea and the limitations of the right to self determination. Pusjarah TNI. 5. Human Rights in Papua: An overview. Artikel Kompas bertajuk "Sukarno. Machdi. Tarigan. Serbo. Sutarjo Adisusilo. Vol XXIII. 109 10. dan A. 9. "Kisah Heroik Merebut Papua Barat (1)". 95/03/06 Foreign Relations. 4. Mayor Jenderal Soeharto diangkat sebagai panglima. Penerbit: Esis. 2006. Malaysia. 29 September 2007. 3 Mei 2006.tanggal 19 Desember 1961. Hukum. Perang ini berawal dari keinginan Malaysia untuk menggabungkan Brunei. 2003). Pengantar Ilmu Politik.html#ixzz1llJ3Ku00 . 20 September 2007 6. United States Department of State. TNI. Soekarno juga membentuk Komando Mandala. 8. The Indonesia Human Rights Campaign. 2000) http://www. dan PKI" tanggal Sabtu. Golden Promises: Indonesian migrants find themselves pawns in a war for control of West Papua.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->