ASPEK KEUANGAN

2/8/2012

Aspek Finansial

1

ASPEK KEUANGAN
Studi aspek keuangan bertujuan untuk mengetahui perkiraan pendanaan dan aliran kas proyeksi bisnis, sehingga dapat diketahui layak atau tidaknya rencana bisnis yang dimaksud. Yang akan dipaparkan aspek ini adalah:  Kebutuhan Dana serta sumbernya  Penentuan kebijakan aliran kas  Kajian mengenai biaya modal  Analisis sensitivitasnya  Penilaian rencana bisnis melalui Metode PI, NPV; IRR, PP dan BEP.
2/8/2012 Aspek Finansial 2

PENGANTAR
Tujuan menganalisis aspek keuangan darl suatu studi kelayakan proyek bisnis adalah untuk menentukan rencana investasi melalui perhitungan biaya dan manfaat yang diharapkan, dengan membandingkan antara pengeluaran dan pendapatan, seperti ketersediaan dana, biaya modal, kemampuan proyek untuk membayar kembali dana tersebut dalam waktu yang telah ditentukan dan menilai apakah proyek akan dapat berkembang terus.

2/8/2012

Aspek Finansial

3

ASPEK FINANSIL KEBUTUHAN
DANA SUMBER DANA

Investasi Modal Kerja Modal Sendiri Pinjaman

PERKIRAAN RUGI LABA

Anggaran Pendapatan Anggaran Biaya EBIT EBT EAT EAT + DEPRS + BUNGA ( 1-T )

ARUS KAS BERSIH (PROCEEDS)

Tekan tombol

4

Kredit yang diterima dari bank Sewa guna (leasing) dari lembaga nonbank Aspek Finansial 5 4. 2. KEBUTUHAN DANA DAN SUMBERNYA Beberapa Sumber Dana Yang Penting : 1. 2/8/2012 .A. Obligasi yang diterbitkan oleh perusahaan dan dijual di pasar modal. 3. 5. Modal pemilik yang disetorkan Saham yang diperoleh dari penerbitan saham di pasar modal.

Pembelian barang dagangan secara tunai. pajak.B. 5. Pembayaran angsuran atau pelunasan utang. ALIRAN KAS (CASH FLOW) (LANJUTAN) Pengeluaran kas : 1. Pengeluaran kas untuk membayar dividen. 3. Penarikan kembali saham yang beredar dan pengembalian kas perusahaan oleh pemilik perusahaan. Pembelian saham atau obligasi dan aktiva tetap lainnya. dan lain sebagainya. denda. 4. 2/8/2012 Aspek Finansial 6 . 2.

Pengeluaran surat tanda bukti utang serta bertambahnya utang yang diimbangi dengan penerimaan kas. Berkurangnya aktiva lancar selain kas yang diimbangi dengan adanya penerimaan kas. Adanya penerimaan kas misalnya karena sewa. 3. aktiva tetap.B. Hasil penjualan investasi jangka panjang. atau adanya penurunan aktiva tidak lancar yang diimbangi dengan penambahan kas 2. ALIRAN KAS (CASH FLOW) Sumber-Sumber Penerimaan kas : 1. 4. 2/8/2012 Aspek Finansial 7 . 5. Adanya emisi saham maupun penambahan modal oleh pemilik dalam bentuk kas. bunga deposito/jasa giro. misalnya berkurangnya persediaan barang dagangan karena adanya penjualan secara tunai.

Adanya pembayaran dividen dalam bentuk saham (stock dividend). intangible assets dan wasting assets . Adanya pengakuan atau pembebanan depresiasi. terhadap aktiva tetap. Adanya penghapusan dan pengurangan nilai buku dari 4. adanya pembatasan penggunaan laba serta adanya penilaian kembali aktiva tetap yang ada. aktiva yang dimiliki serta penghentian penggunaan aktiva tetap karena telah habis disusut atau sudah tidak dapat dipakai lagi.B. membentuk cadangan piutang maupun tidak dan adanya penghapusan piutang tak tertagih. Aspek Finansial 2/8/2012 8 . 2. ALIRAN KAS (CASH FLOW) (LANJUTAN) Transaksi yang tidak mempengaruhi uang kas : 1. amortisasi. Adanya pengakuan kerugian piutang baik dengan 3.

METODE PENILAIAN USULAN INVESTASI 1. AVERAGE RATE OF RETURN (ARR) 2/8/2012 Aspek Finansial 9 . INTERNAL RATE OF RETURN (IRR) 4. PAY BACK PERIODE 2. NET PRESENT VALUE (NPV) DAN PI 3.

maka pilih invetasi yang mempunyai payback yang terkecil 2/8/2012 Aspek Finansial 10 . Investasi Neto Payback Periode = Arus kas bersih tahunan Kriteria Keputusan: Jika terdapat beberapa usulan investasi. atau mengukur jangka waktu yang diperlukan agar investasi dapat kembali.METODE PAYBACK PERIODE Metode Payback Periode adalah metode menilai investasi dengan melihat seberapa lama waktu yang diperlukan agar akumulasi arus kas bersih dapat menutup besarnya dana investasi.

Usulan investasi ditolak r = suku bunga pembanding. Usulan investasi diterima NPV = ..METODE NET PRESENT VALUE (NPV) NPV = Present Value Proceed Initial Invesment Present Value Proceed = Proceed x Discount Faktor 1 Discount Faktor (r) = (1 + r) n Kriteria Keputusan: NPV = + . biasa dipakai SBI 2/8/2012 Aspek Finansial 11 .

Usulan investasi ditolak 2/8/2012 Aspek Finansial 12 .METODE PROFITABILITY INDEK Profitability Indek sering disebut benefit Cost Ratio (BCR) adalah rasio present value proceed dengan investasi neto (intial invesment) Present value proceed PI (B/C) ratio = Initial Invesment Kriteria Keputusan: PI (B/C) > 1. Usulan investasi diterima PI (B/C) < 1.

diterima IRR < COC ditolak 2/8/2012 Aspek Finansial 13 .METODE INTERNAL RATE OF RETURN (IRR) IRR adalah discount rate yang dapat menyamakan present value dari proceed dengan initial invesment (NPV=0). P2 C1 x C2 P1 C1 IRR = P1 Dimana: P1 = Tingkat bunga ke 1 P2 = Tingkat bunga ke 2 C1 = NPV ke 1 C2 = NPV ke 2 Kriteria keputusan: IRR > COC.

Rata-rata E A T ARR = Rata-rata Investasi Kriterian Keputusan: ARR yang paling tinggi yang akan dipilih 2/8/2012 Aspek Finansial 14 .METODE AVERAGE RATE OF RETURN (ARR) Merupakan metode akuntansi. metode ini tidak memperhatikan konsep nilai waktu uang. data yang dianalisa adalah laba bersih setelah pajak.

000. 250.000 5 th Rp.000 10 th Rp.Pinjaman Bank 50% .000.Modal Sendiri 50% BIAYA MODAL . 250.3) 11% Rp.5 % 5. 10.000 Pajak 30 % Biaya Modal 12% (1-0.000.Pinjaman Bank 50% .5 % 10.000.000 BIAYA Bunga 12 % pertahun Deviden 11 % Biaya Modal Rata2 4.000 Rp. 45. 50.KASUS KEBUTUHAN DANA : INVESTASI : .000.0 % 15 .000.Modal sendiri 50% Rp. 250. 500. 25. 10.000 Rp.000.Bangunan pabrik & kantor .Modal kerja awal (praops) JUMLAH SUMBER DANA : .000 Rp.Mesin & peralatan .000 PENYUSUTAN : 20 th Rp. 200.000.000 Rp.000.000.000 Rp.

000 200.000.000.000.000 50.ANGSURAN PINJAMAN JUMLAH PINJAMAN BUNGA PER TAHUN ANGSURAN ANGSURAN POKOK TAHUN : RP.000 50. 250.000 100.000.000.000 12.000.000 ANGSURAN POKOK & BUNGA 80.000 SO PINJAMAN 1 2 3 4 5 250.000.000 24.000 150.000 18.000.000 74.000.000 62.000 : 12 % : 5 TAHUN : RP.000 50.000.50.000.000.000 6.000 ANGSURAN POKOK 50.000 50.000.000 50.000.000 16 .000.000.000.000.000.000 56.000.000 BUNGA 12% 30.000.000.000 68.

500 45.300 45.400 4.100 195.000 18.000 6.800 102.000 12.000 18.000 450.000 170.000 50.500 244.000 45.000 30.000 530.000 300.PERKIRAAN RUGI/LABA PENJUALAN H.P.000 285.000 132.900 TAHUN 4 TAHUN 5 900.000 43.000 400.000 279.000 8.600 195.000 45.000 12.000 275.000 40.000 59.000 1.000 30.500 184.000 28.000 370.000 125.900 166.000 250.000 45.000 600.900 45.000 45.000 45.000 200.000 45.000 24.P LABA KOTOR BIAYA ADM & UMUM BIAYA PENYUSUTAN EBIT BUNGA EBT PAJAK EAT TAHUN 1 600.000 197.500 17 .200 TAHUN 3 800.000 35.200 237.000.000 70.000 500.700 184.100 137.500 66.100 195.500 TAHUN 2 700.000 21.500 102.000 263.000 146.200 45.300 ARUS KAS BERSIH EAT PENYUSUTA N BUNGA (1-T) ARUS KAS 66.900 83.000 95.100 137.000 400.000 78.000 215.

000 132.000 50.000 450.000 40.000 70.900 TAHUN 4 TAHUN 5 900.P LABA KOTOR BIAYA ADM & UMUM BIAYA PENYUSUTAN EBIT BUNGA EBT PAJAK EAT TAHUN 1 600.000 18.500 45.000 45.000 263.900 45.000 146.000 43.000 285.000 12.200 45.000 30.000 400.800 102.000 59.500 66.000 370.100 137.000 45.000 6.900 83.000 215.000 530.000 28.500 18 .300 45.000.000 250.000 21.600 195.500 244.000 275.200 TAHUN 3 800.000 200.000 45.000 78.000 279.000 45.000 170.000 500.700 184.000 8.000 45.000 95.000 18.000 12.000 600.200 237.000 30.000 400.400 4.000 45.100 195.000 1.000 125.000 24.PERKIRAAN RUGI/LABA PENJUALAN H.100 195.500 102.300 ARUS KAS BERSIH EAT PENYUSUTAN BUNGA (1-T) ARUS KAS 66.000 300.500 184.P.000 35.500 TAHUN 2 700.900 166.000 197.100 137.

100 195.100 137.000 21.900 166.300 45.200 45.000 132.900 45.500 45.000 8.000 12.600 195.500 244.500 TAHUN 4 TAHUN 5 184.200 237.000 18.500 19 .400 4.ARUS KAS BERSIH ( CASH IN FLOW / PROCEEDS ) TAHUN 1 EAT PENYUSUTAN BUNGA (1-T) ARUS KAS 66.000 45.500 TAHUN 2 TAHUN 3 102.

000 237.500.500.500.600.100.000-494.100.PAYBACK PERIOD TAHUN 1 2 3 4 5 PROCEEDS 132.500.000 PAYBACK = 3 TAHUN + 1 BULAN (500.000 494.000 500.000 x 12 = 1 20 .000 166.000 298.000 AKUMULASI 132.100.000.500.000)/237.500.000 244.000 195.000.

000 PVIF.500 137.500 151.100.000 195.508.683 0.000 166.834.000 218.000 244.442.751 0.820.826 0.621 PV INVESTASI NPV PV 120.500.500.600 21 .500.909 0.PRESENT VALUE TAHUN 1 2 3 4 5 PROCEEDS 132.500.500 162.600 146.600 500.500 718.212. 10% 0.000.508.198.000 237.

INTERNAL RATE OF RETURN ( IRR ) .

PV1  PV .

R  R IRR ! R1  1 .

971.000 -10.000 500.000.000 218.000 .600 500.029.508.508.000.PV1  PV2 2 PV INVESTASI NPV 718.600 PV INVESTASI NPV 489.

508.718.600  500.000 .000.

25%  10% ! 24 .34% IRR ! 10%  .

600 PI ! ! 1 .718.000.44 500.000 PROFITABILITY INDEX 718.508.971.000 22 .508.600  489.

000 195.328 PVIF.600 PV 106.834.683 0.000 244.100.500. 25% 0.442.375.512 0.000 244.826 0.100.000 489.500.000 PV INVESTASI NPV PVIF.500.621 PV 120.000.000 237.304.820.029.971.500.640 0.096.000 237.500 162.600 500.000 218.500.212.IRR TAHUN 1 2 3 4 5 PROCEEDS 132.000 PV INVESTASI NPV TAHUN 1 2 3 4 5 PROCEEDS 132.196.600 146.000 23 .909 0.800 0.000 80.500.500. 10% 0.508.000.000 100.000 500.000 10.000.500 718.000 195.508.500 151.000 106.410 0.000 166.198.000 97.751 0.500.000 166.500 137.

LAPORAN KEUANGAN-NERACA Assets = Liabilities + Equity Liabilities Assets Current Asset Fixed Asset Other Asset Shortterm (Current) Longterm Equity Cap Stock Return earning 2/8/2012 Aspek Finansial 24 .

Cash flow Laba bersih Penyajian LKLR Single step Multiple Step Aspek Finansial 25 2/8/2012 .LAPORAN KEUANGAN-L/R LAPORAN LABA/RUGI Yang diungkapkan dlm LKLR Pendapatan Biaya y Kinerja keuangan saat ini y Hasil operasi perusahaan y Informasi mengenai .Profitabilitas .

HUBUNGAN NERACA & R/L NERACA CURRENT ASSETS LABA/RUGI SALES COST OF GOOD SOLDS EBITDA DEPRECIATIONS/AMORT EBIT INTEREST EBT TAX NI DEBT FIXED ASSETS EQUITY 2/8/2012 Aspek Finansial 26 .

L/R Dari Lapr. Bank Peningkatan (Penurunan) Saham Pembayaran deviden Peningkatan (Penurunan) Kas Dari Lapr. Arus kas nonoperational. L/R. Perub.CASH FLOW Buat statement of changes kemudian susun cash flow Arus Kas Operational Pendapatan Bersih Depresiasi Dana Operational Kotor/DOK Peningkatan (Penurunan) Piutang Peningkatan (Penurunan) Persediaan Peningkatan (Penurunan) Hutang Kas Operational Bersih/KOB Peningkatan (Penurunan) Fixed Asset Peningkatan (Penurunan) Hut. Pendptan =KOB + (-) perub. vs. verifikasi dengan perubahan di posisi neraca Pengaruh pada Kas 2/8/2012 Aspek Finansial 27 . di Neraca. Jk. Pjg Peningkatan (Penurunan) Hut. Neraca Pendapatan Bersih + Depresiasi Dari perubahan di Neraca DOK + Perubahan modal kerja Arus Kas Non Operational Dari perubahan di Neraca Perub.

Analisa Horisontal (Horizontal Analysis) Analisa horisontal adalah analisa dengan cara mengadakan perbandingan laporan keuangan selama beberapa periode untuk dicari tingkat perubahannya baik dalam absolut (rupiah) maupun dalam persen atau membandingkan dalam ratio dan membandingkan persen dari total. 2/8/2012 Aspek Finansial 28 .CARA ANALISA LAPORAN KEUANGAN Analisa Vertikal (Vertical Analysis) Analisa vertikal adalah membandingkan pos di dalam laporan keuangan sepanjang periode waktu yang diberikan dalam bentuk persen format.

ANALISA RATIO (1) Likuiditas Kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek < 1 tahun. (4) Operasional Tingkat operasional / perputaran usaha (5) Ratio Lainnya 2/8/2012 Aspek Finansial 29 . (2) Solvabilitas Kemampuan perusahaan untuk memenuhi seluruh kewajiban jangka pendek dan panjang. (3) Rentabilitas Kemampuan perusahaan untuk memperoleh pendapatan.

(1) LIKUIDITAS RATIO y CURRENT RATIO ( CA : CL ) x 100 y QUICK RATIO ( CA-Stock ) : CL x 100 y Selisih ratio merupakan penumpukan persediaan y Cek sensitifitas harga/kuantum persediaan y Cek kecenderungan penumpukan persediaan y Pengaruh persediaan pada modal kerja 2/8/2012 Aspek Finansial 30 .

(2) SOLVABILITAS RATIO y DEBT TO EQUITY RATIO ( DEBT : EQ ) x 100 = % y DEBT TO TOTAL ASSETS RATIO ( DEBTS : ASSETS ) x 100 = % y LONG TERM DEBTS TO FIXED ASSETS ( TLD : NFA ) X 100 = % y y y y Cek batas maximal total pinjaman Cek penggunaan dan sumber dana jangka panjang Cek penetapan bunga KMK dan KI Cek kecenderungan going concern usaha Aspek Finansial 31 2/8/2012 .

(3) RENTABILITAS RATIO y GROSS PROFIT MARGIN RATIO ( GP : NS ) x 100 = % y OPERATING PROFIT MARGIN ( OP : NS ) x 100 = % y OPERATING CASH PROFIT MARGIN ( EBITDA : NS ) X 100 = % y PROFIT BEFORE TAXE TO SALES ( EBT : NS ) X 100 = % y NET PROFIT TO SALES ( NP : NS ) X 100     = % Cek kemampuan memperoleh income multiple step Cek kemampuan memperoleh income secara cash basis Cek kemampuan memperoleh income bila tidak memperhitungkan penyusutan Cek kemampuan pemenuhan kewajiban bunga bank dan sumbernya 2/8/2012 Aspek Finansial 32 .

FINISH GOODS { ( RM100% + DL100% + OH100% ) : ( Rata-rata persediaan FG ) } x 1 = X PERPUTARAN HUTANG DAGANG { ( Pembelian RM dan OM ) : ( Rata-rata Hutang Dagang ) } x 1     = X Cek perhitungan biaya COGM Cek perhitungan biaya COGS Cek persediaan awal dan akhir kuantity maupun nilai Gunakan Rumus Arus Barang sebagai alat control perhitungan 2/8/2012 Aspek Finansial 33 . WIP { ( RM100% + DL50% + OH50% ) : Rata-rata persediaan WIP } x 1 = X y PERPUTARAN PERSEDIAAN . RAW MATERIALS ( Penggunaan Raw Materials : Rata-rata persediaan Raw Materials ) x 1 = X y PERPUTARAN PERSEDIAAN .(4) OPERASIONAL RATIO y PERPUTARAN CASH atau CASH MINIMUM ( Kewajiban pembayaran Cash : Saldo Cash rata-rata } x 1 = X y PERPUTARAN PIUTANG DAGANG ( SALES : RATA-RATA PIUTANG DAGANG ) x 1 y PERPUTARAN PERSEDIAAN .

(5) RATIO LAINNYA y RETURN ON ASSETS ( ROA ) ( Operating profit : Total Assets ) x 100 = % y RETURN ON EQUITY ( ROE ) ( Net profit : Total Equity ) x 100 = % y TIME INTEREST EARNED ( TIE ) ( Operating Profit : Kewajiban pembayaran Interest due ) x 1 = X y DEBT SERVICE COVERAGE ( DSC ) { ( Operating profit + Depreciations ) : ( Interest + Principle due ) } x 1 = X 2/8/2012 Aspek Finansial 34 .

Analisa keputusan keuangan jangka panjang (Capital Budgeting) 2/8/2012 Aspek Finansial 35 .Analisa Pengambilan Keputusan Analisa keputusan keuangan jangka pendek diantaranya : Analisa Titik Impas (Break Event Point Analysis) dan Analisa Leverage.

ANALISA KEPUTUSAN JANGKA PENDEK ANALISA TITIK IMPAS (BREAK EVEN POINT ANALYSIS Analisa titik impas kadang disebut analisa hubungan biaya .laba (cost volume frofit analysis) 2/8/2012 Aspek Finansial 36 .volume .

SALAH SATU SYARAT YANG HARUS DIPENUHI DALAM ANALISA BEP BIAYA HARUS DIKELOMPOKKAN MENJADI : BIAYA VARIABEL BIAYA TETAP 2/8/2012 Aspek Finansial 37 .

MANFAAT ANALISA BREAK EVEN POINT BAGI MANEJEMEN PERUSAHAAN  Menentukan batas minimal penjualan yang harus dilakukan agar perusahaan tidak rugi  Menentukan batas penurunan penjualan perusahaan agar tidak rugi  Perencanaan laba yang diinginkan  Pengambilan keputusan apakah penambahan atau penggatian aktiva tetap memungkinkan secara ekonomi.  Pengambilan keputusan apakah sebaiknya usaha ditutup atau tidak 2/8/2012 Aspek Finansial 38 .

REKAYASA RUMUS-RUMUS BEP MENENTUKAN BATAS PENJUALAN MINIMAL (BEP) Biaya tetap Titik Impas (unit) = Margin Kontribusi dalam unit MK dal unit = Harga Jual per unit Biaya Variabel Per unit Biaya tetap Titik Impas (Rp) = Margin Kontribusi dalam % 2/8/2012 Aspek Finansial 39 .

rumusnya: Target Laba Biaya Tetap + 1 Penjualan = Margin Kontribusi Tarif Pajak 2/8/2012 Aspek Finansial 40 .MENENTUKAN TARGET PENJUALAN AGAR MEMPEROLEH KEUNTUNGAN TERTENTU Biaya Tetap + Target Laba Penjualan = Margin Kontribusi Untuk laba setelah pajak.

MENENTUKAN BATAS PENURUNAN PENJUALAN Penjualan Anggaran M O S (%) = Penjualan BEP Penjualan Anggaran M O S (Rp) = Penjualan Anggaran .Penjualan BEP M O S (MARGIN OF SAFETY) 2/8/2012 Aspek Finansial 41 .

2/8/2012 Aspek Finansial 42 .Invetasi merupakan suatu tindakan melepaskan dana saat sekarang dengan harapan untuk dapat menghasilkan arus dana masa datang yang jumlahnya lebih besar dari dana yang dilepaskan pada saat investasi awal (initial investment).

ALIRAN KAS BERSIH (PROCEED) Merupakan aliran kas bersih (keuntungan) yang diestimasikan dari hasil investasi sebagai dasar penilaian usulan investasi apakah layak atau tidak untuk dilaksanakan. Sumber dana investasi dari modal sendiri Proceeds = EAT + Depresiasi 2/8/2012 Aspek Finansial 43 .

Projection of Cash Flow Statements 8. Projection of Ratios and Common size 9. Projection of Balance Sheets 7.TAHAP-TAHAP ANALISA KEUANGAN 1. Cost estimate 5. Sensitivity Analysis 2/8/2012 Aspek Finansial 44 . Basic assumption 3. Projection of Income Statements Prakiraan keuangan dan Laporan Proforma 6. Analisa data past performance 2. Sales estimate 4.

Laba/rugi Usaha (1-4) 1 2 3 4 5 - - - - - - - 2/8/2012 Aspek Finansial 45 . air Maintenance/spare Insurance d Penyusutan 2. Biaya Pokok Penjualn (2+3) 5. Laba/Rugi 0 Penjualan a Penjualan b Potongan 1. Biaya Produksi (a+b+c+d) Biaya Admin & pemasaran a Biaya administrasi b Biaya pemasaran 3. Biaya Admin (a+b) 4.a. Total Penjualan (a-b) Biaya Produksi a Bahan baku/penolong b Gaji/Upah c Biaya overhead Bahan bakar Listrik.

bln 0 1 2 3 4 5 CURRENT LIABL 1 Hutang usaha 2 Hutang lain B TOTAL C...Kerja bruto ..L. bln . Modal Kerja T.Up 1 2 3 4 CURRENT ASSET Kas & bank Piutang Persediaan Lain-lain A TOTAL C. (1+2) Tamb C.L. bln .. ... bln .A (1 sd 4) Tamb M. bln - - - - - 2/8/2012 Aspek Finansial 46 .b. bln .

JUMLAH SUMBER DANA (1 sd 6) a b c Surplus/defisit (A-B) Kas awal Kas akhir 1 2 3 4 5 - - - - - - - 2/8/2012 Aspek Finansial 47 .c. Arus Kas 0 SUMBER DANA 1 Laba Usaha 2 Penyusutan 3 Sub Tot (1+2) 4 Tamb equity 5 Tamb Kredit 6 Modal Kerja (C. JUMLAH SUMBER DANA (3+8) PENGGUNAAN DANA 1 Investasi 2 Modak kerja 3 Angsuran Pokok 4 Pemby Bunga 5 Pajak 6 Deviden B.Asset) 7 Hutang dagang 8 Sub Tot (4+5+6+7) A.

d.ASSET (6-7) IMMATERIAL ASSET 1 Pre Expenses 2 Amortisasi C TOT. INTG ASSET (1-2) TOTAL ASSET (A+B+C) 1 2 3 4 5 - - - - - - - - - - - - - 2/8/2012 Aspek Finansial 48 . Neraca 0 CURRENT ASSET 1 Kas & bank 2 Piutang 3 Persediaan 4 Lain-lain A CURRENT ASSET (1 SD 4) FIXED ASSET 1 Tanah 2 Bangunan 3 Mesin & peralatan 4 Kendaraan 5 Perabotan 6 Sub tot FA (1 sd 5) 7 Penyusutan B TOTAL F.

2/8/2012 Aspek Finansial 49 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful