Tiraikasih Website http://kangzusi.

com/

Oleh : Tjan ID sumber : dimhad scan djvu oleh LYF (dimhad) convert & edit doc/txt :jilid 1 oleh aaa, jilid 2-dst Abu Keisel Ebook pdf oleh : Dewi KZ http://kangzusi.com/ atau http://dewi.0fees.net/ Jilid 1 : Jago pedang yang dikhianati kekasih Di SUATU JALAN bukit yang sepi nun jauh di sana, dibawah rembulan yang redup, lamat-lamat tampak dua sosok manusia sedang berlarian dengan langkah tergesa-gesa. Menanti mereka semakin mendekat, tampaklah kalau dua orang itu adalah seorang nenek berambut putih yang sedang menggandeng tangan seorang bocah cilik. Sambil berlari kencang, tiada hentinya nenek berambut putih itu berpaling kebelakang memandang kearah belakang dengan sinar mata gugup, panik dan ketakutan. Sekilas pandangan saja, dapat diketahui kalau mereka sedang menghindarkan diri dari suatu persoalan atau pengejaran dari sementara orang. Tapi bila dilihat dari langkahnya yang lamban serta perawakan tubuhnya yang telah menua, bisa diketahui pula jika dia bukan seorang manusia persilatan, melainkan seorang nenek biasa yang berhati baik. Didepan sana terbentang

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

sebuah hutan bambu yang amat lebat, melihat itu bagaikan sipenjelajah gurun pasir yang bertemu dengan tanah hijau, wajah nenek itu segera berseri, dengan cepat dibopongnya bocah itu kemudian sambil mengerahkan sisa tenaga yang dimilikinya, dia kabur masuk ke dalam hutan dengan napas tersengal. Setelah berada didalam hutan, nenek itu kembali berpaling dan celingukan beberapa waktu lamanya ke tempat luaran sana, kemudian itu baru ia hembuskan napas panjang dan meletakkan sibocah ketanah. Sambil duduk kelelahan. ia berkata: "Aaaaiii. masih untung Thian melindungi kita dan lolos dari mulut harimau, mari kita beristirahat sebentar!" Baru selesai sinenek bergumam, mendadak dari belakang tubuhnya berkumandang suara seram yang kedengarannya mendirikan bulu roma orang. mendengar suara itu si nenek segera berpaling... Mendadak ia menjerit tertahan saking kaget dan takutnya. "Aaaah..." Entah sejak kapan, ternyata dibelakang tubuhnya telah berdiri berjajar tiga orang bersenjata golok yang mengenakan kain kerudung hitam diatas wajahnya. Ditengah jeritan kaget sinenek, dari balik hutan secara beruntun muncul lagi empat lima orang berkerudung hitam. Ia tak berani berayal lagi, buru-buru dibopongnya tubuh bocah itu ingin menerjang ke luar dari kepungan, siapa tahu baru saja ia bangkit berdiri, dua orang manusia telah muncul dihadapannya dan menghadang jalan pergi nya.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Tergetar keras perasaan sinenek setelah menjumpai empat penjuru penuh dengan musuh. hatinya menjadi dingin separuh, buru-buru ia menjatuhkan diri berlutut, lalu sambil menangis pintanya: "Kumohon kepada hohan sekalian agar mengampuni selembar jiwa bocah ini, keluarga Suma tinggal seorang sauya ini saja, dia masih kecil dan tak tahu urusan, kumohon kepada kalian kasihanilah selembar jiwanya." Sambil berkata, air mata nenek itu jatuh bercucuran dengan amat derasnya.. sungguh mengenaskan sekali keadaannya. Siapa tahu yang diperoleh sebagai penggantinya adalah gelak tertawa licik yang mendekati kalap. Terdengar salah seorang diantaranya berkata; "Toaya sekalian bertugas disini memang bertujuan untuk melenyapkan keturunan Suma Tiong Ko, kau sinenek jelek yang sudah hampir mampus. untuk menyelamatkan diri saja belum tentu sanggup, masih berani benar memikirkan keselamatan orang lain, lebih tak usah banyak ngebacot lagi!" Mendengar perkataan itu, sinenek bertambah gelisah, sambil menangis tersedu-sedu kembali pintanya, "Ooohhh... hohan sekalian, kalau mau membunuh, aku saja! Kumohon kepada kalian agar suka mengampuni selembar jiwanya, berbuatlah sedikit kebajikan!" "Mengampuni jiwanya? Berbuat kebajikan? Hmmn Toaya tak pernah memikirkan soal tetek bengek semacam itu, toaya hanya tahu setia pada tugas tidak tahu apa artinya memberi

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

pengampunan dan apa artinya berbuat kebaikan, enyah kau dari sini! Kalau tidak, terhitung kau sendiripun kujagal sekalian!" Sehabis mendengar kata kata yang sama sekali tiada harapan itu, si nenek berambut putih itu menangis semakin menjadi, tampal ia memeluk bocah itu makin kencang, isak tangisnya juga makin nyaring menggema di dalam hutan itu. Si bocah yang berada dalam pelukannya itu melototkan sepasang matanya yang jeli, dia mengawasi terus lelaki bersenjata golok disekeliling tempat itu dengan penuh kebencian, dan balik sorot matanya yang masih polos, jelas terlihat tiada perasaan jeri atau ketakutan yang terpancar keluar. Mendadak terdengar salah seorang lelaki itu membentak keras, tubuhnya bergerak ke muka menghampiri nenek itu, kemudian sambil mendorong tubuh nenek itu kebelakang, makinya kalang kabut. Kasihan si nenek yang telah lanjut usia itu, kena didorong oleh lelaki tadi, bagaikan mabuk arak saja tubuhnya segera mundur beberapa langkah dengan sempoyongan, begitu terjatuh ketanah, dia mengaduh tiada hentinya.. Kemudian sambil mengayunkan goloknya ke bocah itu, lelaki berkerudung itu tertawa seram. "Heeh .. . heeh ...bocah keparat, kau jangan salahkan kalau Toayamu berhati kejam!" Selesai berkata dia lantas mengayunkan goloknya membacok tubuh bocah tersebut. Melihat majikan mudanya terancam bahaya disaat yang kritis inilah mendadak ia menubruk ke atas bocah itu dan melindunginya dengan menggunakan tubuh sendiri.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Jeritan ngeri yang memilukan hati segera berkumandang dari mulut nenek itu, percikan darah segar segera berhamburan mengotori sekujur badan lelaki itu. Ketika semua orang berpaling ketempat kejadian maka tampaklah ayunan golok dari lelaki itu sudah menembusi perut si nenek sehingga ususnya pada keluar semua... Kasihan si nenek yang setia membela majikannya sampai mati, demi keselamatan majikan mudanya dia rela mengorbankan nyawanya. Lelaki berkerundung itu segera mendengus dingin, sambil membersihkan goloknya dan noda darah, dia mencaci maki kalang kalut: "Nenek jelek, nenek sialan, tampaknya kau memang sudah bosan hidup, pingin mati saja" Seraya berkata dengan gemas dia lantas menendang mayat si nenek yang masih menindih diatas tubuh bocah itu sehingga mencelat ke tempat jauh sekali dari sana. Betul betul perbuatan orang pembunuh keji yang membunuh orang tak berkedip, kekejaman, kebuasan dan kebrutalannya sukar dilukiskan dengan kata kata. Bocah itu melirik sekejap kearah mayat si nenek yang mati demi menyelamatkan jiwanya itu, kemudian menangis tersedu sedu, Melihat itu dengan gusar lelaki berkerundung tersebut membentak keras : "Menangis, menangis terus! Hm, hayolah menangis sampai puas. beritahu pada raja akhirat nanti, akulah yang telah mengirimmu Pulang ke sana . !" Begitu selesai berkata, goloknya kembali diayunkan kedepan untuk membacok batok kepala bocah itu.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Disaat yang amat kritis inilah, dari tengah udara berkumandang suara pekikan yang nyaring memekikkan telinga. Tampak sesosok bayangan manusia dengan kecepatan bagaikan sambaran kilat telah meluncur masuk ketengah arena, kemudian tampak cahaya putih berkelebat lewat, serentetan jeritan ngeri yang memilukan hati segera berkumandang memecahkan keheningan. Dengan perasaan terkesiap kawanan jago berkerundung yang berada disekeliling tempat tu berpaling, entah sejak kapan tahu tahu di tengah arena telah bertambah dengan seorang busu setengah umur yang memegang sebilah pedang. Sementara itu, si lelaki berkerundung yang telah menyiapkan bacokan mautnya terhadap bocah tadi, kini sudah tewas ditanah. Seketika itu juga suasana dalam hutan itu menjadi gempar, serentak semua orang menyebarkan diri ke empat penjuru dan bersiap siaga mengurung busu setengah umur itu rapat rapat. busu berusia setengah umur itu kira-kira telah berusia empat puluh tahun, matanya tajam dengan wajah yang tampan, dibawah janggutnya memelihara segumpal jenggot kambing, pakaiannya ringkas dan nampak sangat gagah sekali. Dengan sorot matanya yang tajam dia memandang sekejap sekeliling tempat itu, kemudian dengan dingin ujarnya: "Kawanan tikus! Apakah kalian ingin membunuh orang sampai keakar-akarnya?" Tak seorang manusiapun yang menjawab, semua orang bersiap siaga menghadapi segala kemungkinan yang tidak diinginkan.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Sampai lama kemudian, salah seorang diantaranya baru berkata. "Orang she Wan, lebih baik kau jangan mencampuri urusan orang lain, apakah kau berani menanggung peristiwa yang berlangsung pada hari ini?" Lelaki setengah umur itu menatap tajam pembicaraan tersebut lekat lekat, lalu sahutnya : "Iya,aku Wan Liang akan menanggungnya seorang diri. jika kalian tidak puas, silahkan maju bersama-sama, kalau tidak, cepat sipat ekor dan pergi dari sini!" Suaranya nyaring dan bertenaga penuh, selesai berkata ia lantas mengawasi orang-orang disekitar tempat itu dengan sinis. Mendadak terdengar beberapa kali bentakan nyaring berkumandang memecahkan keheningan, lelaki berkerudung yang berada disekeliling tempat itu serentak maju bersama dan mengayunkan golok mereka untuk membacok tubuh Wan Liang. Sungguh hebat manusia yang bernama Wan liang itu. melihat sergapan dari kawan lelaki berkerudung itu. dia tertawa dingin lalu berpekik keras, suara nyaring menjulang tinggi sampai keangkasa. Mendadak sepasang bahunya digetarkan sambil melejit keudara dengan menggunakan suatu gerakan tubuh yang cepat bagaikan sambaran kilat dia meluncur mengitari sekeliling tempat itu .... Seketika itu juga timbul di arena pertarungan tampak serentetan cahaya putih berkelebat lewat, bagaikan kupu kupu yang terbang diantara bebungaan, dia meluncur kesana kemari dengan lincahnya. Dalam waktu singkat jeritan ngeri yang memilukan hati berkumandang memecahkan keheningan, bayangan manusia berkelebat, cahaya putih

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

menyambar, jeritan ngeri segera bergema memecah keheningan. Tahu tahu ditengah arena telah bertambah dengan enam sosok mayat yang membujur di tanahSisanya yang dua orang segera melarikan diri terbirit-birit meninggalkan tempat kejadian. Busu setengah umur yang mengaku bernama "Wan Liang" itu tetap berdiri tenang ditempat semula seakan akan tak pernah terjadi suatu peristiwa apapun, dengan napas tenang, wajah tidak berubah, dia berdiri tertawa disitu. Akhirnya ia menatap bocah tersebut dan menegur sambil tertawa: "Nah, kau merasa terkejut sekali dengan peristiwa ini?" Sampai sebesar itu, belum pernah bocah tersebut menyaksikan mayat mnnusia yang bergelimpangan serta pertarungan yang begitu sengit sejak tadi ia sudah berdiri tertegun disitu dengan tubuh kaku. Menanti Wan Liang menegur, dia baru tersadar kembali dari lamunan, dengan cepat ia menjatuhkan diri berlutut sambil berkata: "Oooh . Pousat yaya terima kasih atas pertolonganmu itu sehingga membuat aku..." Menyaksikan kejadian itu, Busu setengah umur itu segera memegang perutnya sambil tertawa terbahak-bahak, suara tertawanya yang keras segera menelan ucapan bocah itu berikutnya. Selesai tertawa, ia baru berkata: "Hayo bangun, tak usah mengucapkan kata kata yang tak berguna lagi..." Sembari berkata dia lantas membangunkan bocah itu dan diperhatikan sejenak. Tampak bocah itu berwajah tampan dengan bibir yang merah serta dua baris gigi yang putih. pada hakekatnya dia merupakan seorang

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

bocah yang amat menarik. Wan Liang segera menepuk nepuk bahu bocah itu kemudian menghela napa panjang, pikirnya. "Bocah ini benar benar amat kasihan dan menyenangkan. aku bisa menolongnya, hal ini merupakan suatu kemujuran. Kalau dilihat dari potongan badannya, jelas dia merupakan bahan bagus unutk berlatih silat... tapi apa mungkin aku bisa membawanya pergi?" berpikir sampai disitu. dia telah bersiap siap membalikkan badannya untuk pergi, tapi ketika dilihatnya bocah itu menangis dengan begini sedihnya ia lantas menghela napas panjang. pikirnya dihati: "Wan Liang wahai Wan Liang . . menolong orang lain merupakan kewajiban bagi setiap umat manusia, apakah kau tega membiarkan bocah yang tak tahu urusan ini mesti berdiam di sini dihembus angin dingin?" Berpikir sampai disini, tanpa terasa busu berusia pertengahan itu mundur beberapa langkah lagi, mendesak ia mendongakkan kepalanya berpekik nyaring, lalu membalikkan badan berlalu dari sana. Dalam waktu singkat tampak bayangan tubuhnya berkelebat lewat dan lenyap dibalik hutan sana. Sinar rembulan yang redup kini telah menembusi hutan menyoroti si bocah yang berada disana seorang diri. ia sedang mendekan diatas tubuh nenek tersebut sambil menangis tersedu-sedu. "Thio popo... Thio popo... " gugamnya terus menerus. -ooo)(00000)(000BUKIT CIAT THIAN Hong menjulang tinggi keangkasa dan berdiri angker diantara bukit-bukit yang lain. Waktu itu matahari sudah tenggelam kelangit barat mendatangkan sinar yang kemerah-merahan, kemudian awan

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

gelappun mendekati tanah perbukitan itu dan menyelimuti seluruh jagad. Tebing Goan Gwat Peng berbentuk sebuah topi yang datar menutupi puncak Ciat Thian Hong. Diatas tanah datar tersebut duduk berkerumun beberapa orang, ada yg berdiri, ada yang berbincang bincang, ada pula yang sedang memandang ketempat kejauhan. Tiba tiba dari tanah datar dipuncak bukit itu berkumandang datang dua kali pekikan nyaring, menyusul kemudian tampak dua sosok bayangan manusia dengan kecepatan seperti angin puyuh melayang turun di atas tanah datar itu, gerakannya cepat dan mengagumkan sekali. Bayangan manusia itu seperti dari seorang pria dan seorang wanita, usia mereka diantara tiga empat puluh tahunan Begitu tiba ditempat tujuan, mereka mengawasi sekejap sekeliling tempat itu. kemudian si pria berkata sambil tertawa terbahak-bahak: "Haaahhh. . . haaahhh. . Haaabbh.... rupanya kalian sudah berdatangan lebih awal, aaiii ... tiga orang saudara dari bukit Tiang pek san-pun telah jauh-jauh berangkat kemari, sungguh tak kusangka, oooh .... masih ada Kang pangcu dari sungai kuning juga telah datang.... selamat berjumpa, selamat bejumpa. rasanya tidak sia-sia perjalanan aku orang she Siau hari ini" Selesai berkata dia lantas menyalami setiap orang yang hadir disana dan mengajaknya berbincang-bincang sebentar. Sementara itu, seorang kakek berambut putih telah datang menghampiri kedua orang itu, lalu sambil menjura katanya. "Siau tayhiap berdua telah datang terlambat, membuat kami harus menunggu dengan cemas, sewaktu datang tadi apakah kalian berdua telah melihat dia?"

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Orang yang berbicara tadi adalah Pangcu dari perkumpulan Tiang Ciau Pang disungai kuning Kang Hong Siang adanya. dia berusia tujuh puluh tahun dan mempunyai anak buah sebanyak ribuan orang lebih. boleh dibilang perkumpulannya merupakan perkumpulan paling besar, paling tangguh dan paling berpengaruh didalam dunia persilatan dewasa ini. Lelaki she Siau itu segera tertawa ter-bahak2, "Haaaahh haaah haaah .. tampaknya Kang tangkeh seorang yang terburu napsu, kalau waktunya belum sampai, mana mungkin dia akan datang lebih awal? Lagi pula malam ini kita telah menanti kedatangannya disini, apakah kita mesti kuatir dia lagi kelangit?" Ternyata sepasang suami istri ini adalah Bi Kun Lun (Kun lun indah) Sian Wie Goan dan Siau Hu Yong(Hu Yong Tertawa) Chin lan eng dua orang jago yang dianggap sebagai pemimpin dunia persilatan dewasa ini. Dalam pada itu, rembulan sudah berada di angkasa membuat suasana diatas tanah datar dipuncak bukit itu nampak agak terang, semua orang segera berkumpul ke tengah lapangan tersebut. Bi Kunlun Siau Wie Goan mendongakkan kepalanya memandang waktu, kemudian ujarnya dengan wajah berseri: "Waktunya sudah tiba, murgkin orang She Wan akan mengingkari janjinya.." Belum selesai dia berkata, mendadak dari tengah udara telah berkumandang datang suara pekikan panjang yang amat nyaring.... Mendengar pekikan tersebut, semua orang menjadi tertegun, pada saat itulah tampak sesosok bayangan hitam secepat kilat telah meluncur ditengah udara lalu melayang turun ke tanah.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Serta merta semua orang mundur beberapa langkah dengan terperanjat. Dengan manisnya orang itu segera melayang turun ke atas permukaan tanah. "Haaahhh... haaahhh . .. haaahhh . . . aku orang she Wan sudah datang terlambat, bila kalian harus menunggu agak lama, harap suka dimaafkan" katanya lantang. Rupanya orang yang baru datang itu adalah si busu berusia pertengahan Wan Liang. Tampak sekulum senyum, menghiasi bibirnya. Dia berdiri ditengah arena dengan angkuh dan mengawasi setiap orang disekitar arena dengan pandangan tajam, akhirnya sorot mata tersebut berhenti diatas tubuh Bi Kun-lun Siauw Wie Goan. Mendadak paras mukanya berubah menjadi amat serius, katanya sambil tertawa dingin : "Hmm. ...hmm.....sudah kuduga kalau permainan ini merupakan sandiwara hasil ciptaanmu, Siau Wie Goan, kuberitahu kepadamu, aku Wan Liang bersikap cukup baik kepadamu, menganggap kau sebagai saudara sendiri siapa tahu kau si manusia munafik berwajah manusia berhati binatang, apa maksudmu merusak nama baikku? Bahkan pada hari ini telah mengundang jago-jago dari golongan putih dan golongan hitam untuk menungguku disini, masa kau anggap aku tidak tahu kalau tujuanmu adalah menginginkan batok kepalaku ini....? Hm, sekarang aku orang she Wan sudah datang memenuhi janji, akan kulihat permainan setan macam apa lagi yang bisa kau tunjukkan kepadaku?" Sekulum senyuman manis selalu saja menghiasi ujung bibir Bi Kun Lun Siau Wie Goan, katanya dengan santai : "Saudara Wan, kau salah paham, berbicara dari hubungan persahabatan kita ini, masa aku tega melakukan perbuatan semacam ini kepadamu? Tindak tandukmu itu hanya dalam hati kecilmu yang tahu, sekalipun aku Siau Wie Goan ingin melindungi dirimu juga tidak mungkin bisa mewujudkan keinginanku tersebut ..."

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Mendengar perkataan itu, Wan Liang menjadi gusar sekali sehingga dari balik matanya memancar cahaya berapi api yang penuh diliputi kegusaran, sambil menggigit bibir serunya "Siau Wie Goan, kau merampas cinta dan menjebak temanmu itu ketempat yang memalukan, bahkan secara diam diam menghubungi kawanan jago dari golongan hitam dan putih untuk bersama sama menyerang diriku, sekarang masih bisanya mengucapkan kata kata yang sok gagah, hmm ... kau anggap aku orang she Wan adalah seorang bocah berusia tiga tahun yang bisa kau tipu mentah mentah .. .. " Belum habis dia berkata. Bi Kun Lun Siau Wie-Goan telah menimbrung lagi: "Sekarang sudah bukan saatnya berdebat mempersoalkan masalah itu lagi, malam ini begitu banyak teman yang telah berada disini, mereka sudah menunggu dengan tak sabar. sedangkan aku orang she Siau cuma kebetulan saja ikut menghadiri pertemuan ini, bila kau merasa ada persoalan, sampaikan saja kepada mereka!" Setelah berhenti sebentar, dengan wajah penuh senyuman dia melanjutkan: "Wan heng, mari ku perkenalkan beberapa orang teman kepadamu, dia adalah Kang pangcu, ketiga orang bersaudara itu datang dari Tiang Pek San, dan dia ini adalah ketua Go Bi Pay..." "Aku orang she Wan sudah tahu.terima kasih banyak atas perkenalanmu, aku she Wan sudah lama mengenal mereka, buat apa kita mesti banyak berbicara lagi." Lotoa dari Tiang Pek Sam Sat(Tiga Malaikat bengis dari Tiang Pek San) Li Gi segera tertawa dingin tiada hentinya, lalu berkata: "Bagus, bagus... tampaknya ucapan dari jago pedang angin puyuh memang cukup cepat dan tegas. nama besarmu bukan cuma nama kosong belaka. jauh-jauh kami datang kemari

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

tentu saja bukan dikarenakan ingin bersilat lidah belaka. mari biar aku orang she Li yang mencoba kepandaian silatmu lebih dulu." Selesai berkata ia lantas meloloskan sebilah golok dan bersiap siap untuk melancarkan serangan. Kit Hong Kiam Khek Wan Li cukup sadar akan keadaan yang dihadapinya, selesai itu diapun telah bertekad untuk menghadapi masalah tersebut dengan pertaruhan selembar jiwanya. maka begitu dilihatnya Lotoa dari Tiang Pek Sam Sat, si bintang berkepala sembilan Li Gi telah meloloskan senjatanya tanpa sungkan sungkan lagi diapun segera mencabut keluar pedang Kit Hong Kiam yang tersoren dibelakang punggungnya. Terdengar suara dentingan yang amat nyaring menggema memecahkan keheningan menyusul kemudian terlihat cahaya biru memancar ke empat penjuru. Si Bintang berkepala sembilan logi segera meloloskan pedangnya daridalam sarung kemudia serunya tertawa: "Pedang bagus!" Setelah memegang senjatanya, Kit Hong Kiam khek Wan Liang segera menggetar pelan senjata mestikanya itu, ditengah udara segera muncul tiga kuntum bunga pedang yang menyilaukan mata. Demonstrasi jurus Bwe Hoa Sam Long (Tiga Kuntum Bunga Bwee melompat) tersebut dengan cepat memancing pujian semua orang. Sebenarnya tujuan dari Kit Hong Kiam Khek Wan Liang bukan untuk memamerkan kepandaiannya, tapi kejadian ini justru telah membangkitkan amarah dari bintang berkepala sembilan Li Gi. Tampak sepasang matanya melotot besar dengan memancarkan cahaya kebuasan. ditatapnya wajah Kit Hong

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Kiam Khek Wan Liang dengan penuh kegusaran, kemudian sambil tertawa seram katanya, "Orang she Wan, lebih baik jangan menjual lagak lagi disini. mari kita tentukan kemampuan kita diujung senjata!" Begitu selesai berkata, goloknya segera diputar kencang, lalu membacok ketubuh Kit Hong Kiam Khek Wan Liang dengan mempergunakan jurus Soat Kay Hoan-San (salju menyelimut Hoa san). Kit Hong Kiam Khek Wan Liang merupakan seorang tokoh sakti dalam dunia persilatan dewasa ini, ilmu pedangnya sangat lihay sekali, meski belum sampai setahun dia terjun kedalam dunia persilatan, akan tetapi nama besarnya telah menggetarkan seluruh kolong langit. Ilmu pedangnya yang telah mencapai puncak kesempurnaan itu boleh dibilang merupakan seorang jago pedang paling tangguh selama seratus tahun belakangan ini. Ketika dilihatnya golok Kiu Tau Siu Li Gi membacok datang, sambil mendengus dingin dia miringkan kepalanya kesamping dan mengegos dari ancaman tersebut, kemudian dengan cekatan dia mundur sejauh satu kaki lebih dari tempat semula. "Li tangkeh!" ujarnya dengan lantang, "kalau hanya mengandalkan kemampuanmu seorang masih ketinggalan jauh sekali, mengapa kalian bertiga tidak maju bersama sama saja?" Cemoohan yang bernada mengejek ini kontan saja membuat paras muka Kiu tau siu Li Gi menjadi merah padam. kegusarannya makin membara, bentaknya keras : "Keparat she Wan, serahkan selembar jiwa anjingmu!" Seusai bekata bagaikan anjing gila dia menubruk kedepan. goloknya diayun ke udara dan membacok batok kepala Kit Hong Kiam Khek Wan Liang secara keji.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Pada saat itulah dari dalam arena kembali melompat keluar dua sosok bayangan manusia sambil mengayun golok masing masing. mereka menyerang Kit Hong Kiam Khek secara ganas. Tak bisa disangkal lagi, kedua orang itu bukan lain adalah loji dan losam dari Tiang Pek Sam Sat, Pia Mia Siu(Binatang beradu jiwa )Li Khing, dan Liat hwe Siu(binatang berangasan) Li Hiong. Kit Hong Kiam Khek Wan Liang menjadi girang. setelah dilihatnya ketiga orang itu turun tangan bersama, tanpa terasa ia mendongakan kepalanya dan berpekik nyaring, menyusul kemudian sambil menerjang kemuka, dia mengembangkan permainan ilmu pedang Kit Hong Kiam Hoatnya untuk melancarkan serangan balasan. Tiang Pek Sam Sat bukan manusia sembarangan. mereka sudah terkenal dalam dunia persilatan, sudah banyak kejahatan yang mereka lakukan, kekejamannya bukan kepalang, tak sedikit manusia yang tewas ditangan mereka. Dalam kalangan Liok lim, mereka dikenal sebagai jago kelas satu yang disegani banyak orang, Akan tetapi bila dibandingkan dengan kehebatan Kit Hong Kiam khek, maka kemampuan mereka itu boleh dibilang masih selisih jauh sekali. Tak selang berapa saat kemudian, empat orang yang berada diarena pertarungan itu sudah saling bergebrak sebanyak sepuluh gebrakan lebih. Mendadak Tiang Pek Sam Sat berpekik aneh, tubuh mereka melejit setinggi satu kaki lebih, kemudian dengan membentuk satu garis, tiga bilah golok mereka dengan posisi segitiga, terbagi menjadi atas, kiri dan kanan bagaikan sebuah jalan mengurung tubuh Kit Hong Kiam Khek. Menghadapi ancaman tersebut, Kit Hong Kiam khek Wan Liang mendengus dingin, dengan jurus Ki-hwee liau-thian (mengangkat obor membakar langit) pedangnya diangkat

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

diatas kepala.sepasang matanya mengawasi ketiga kuntum bunga golok yang meluncur tiba dari tengah angkasa itu dengan seksama .... Dengan kecepatan bagaikan sambaran petir ketiga kuntum bunga golok yang meluncur datang dari tengah angkasa itu telah tiba dalam sekejap mata . ... Traaaang benturan senjata yang amat nyaring berkumandang memecahkan keheningan, menyusul kemudian terdengar suara jeritan ngeri yang memilukan hati bergema, bayangan manusia segera berpisah, loji dari Tiang Pek Sam Sat, si binatang beradu jiwa Li Kheng telah terkapar ditanah dalam keadaan tak bernyawa lagi. Dan sebaliknya si binatang berkepala sembilan Li Gi dan si binatang berangan Li Hong segera melejit kesamping untuk menghindarkan diri, kemudian tanpa berpaling lagi mereka kabur menyematkan diri dari tempat tersebut. Sehabis melukai ketiga orang lawannya Itu, Kit Hong Kiam Khek Wan Liang berdiri tenang seakan-akan tak pernah terjadi sesuatu apapun, ia berdiri ditempat dengan senyum dikulum, lalu sambil tersenyum tegurnya : "Sekarang, tiba giliran siapa" Bi Kun lun Siau Wie Goan maju dua langkah kedepan, lalu sahutnya sambil tertawa seram : "Atas kesudian beberapa orang sahabat yang hadir di arena malam ini untuk mempercayai diriku, aku telah diangkat menjadi pemimpin mereka sesungguhnya tujuan kami mengundang kehadiran saudara Wan kemari, tak lain adalah berharap kau suka meluluskan satu permintaan kami." "Apakah permintaan kalian itu?" tanya Kit Hong Kiam Khek Wan Liong sambil tertawa dingin. "Minta kepadamu untuk selamanya mengundurkan diri dari dunia persilatan..." jawab Bi Kun Lun Siau Wie Goan tegas. "Kalau tidak . . ?" Wan Liang balik bertanya

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

"Terpaksa aku harus berbuat kasar kepadamu" Baru selesai Bi Kun Lun Siau Wie-Goan mengutarakan kata katanya, Siau Hu Yong Cian Lan Eng yong berada disampingnya telah menukas dengan wajah sedingin es "Wie-Goan buat apa banyak bicara dengannya, waktu sudah tidak pagi lagi." Begitu mendengar ucapan tersebut, seketika itu juga Kit Hong Kiam Khek merasakan sorot matanya memancarkan cahaya berapi, dia tak menyangka kalau kekasih yang dicintainya, kini telah berubah menjadi seorang manusia sekeji ini. Tak tahan lagi, akhirnya dia mencaci maki dengan penuh kegusaran : "Perempuan rendah, . sekalipun sudah menjadi setan, aku orang she Wan ingin mendahar darah dan dagingmu!" Siau Hu yong Chin Lan Eng segera tertawa terkekeh-kekeh dengan jalangnya : "Heehh... . heeehhh. ,.. Wan tayhiap yang sok suci dan sok gagah, memangnya kau anggap bisa menelan aku Lan eng dengan begitu saja ? Malam ini, bila kau bisa meninggalkan tempat ini dalam keadaan selamatpun sudah merupakan suatu kemujuran bagimu" Saking marahnya Kit Hong Kiam Khek Wan Liang sempat tertawa nyaring, suaranya ibarat monyet monyet di selat Wi sia yang berpekik bersama, suaranya penuh kepedihan. kesedihan, seperti menjerit, seperti menangis, mengerikan sekali kedengarannya. Begitu selesai tertawa, mendadak ia melotot besar, mencorong sinar tajam dari balik matanya, sambil menggertak gigi bentaknya. "Aku orang she Wan tidak percaya kalau kau si perempuan rendah bisa memiliki kemampuan untuk menahanku disini, malam ini aku orang she Wan datang dengan membawa tekad

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

untuk beradu jiwa, tapi setelah mendengar perkataan itu, aku orang she Wan justru tak akan mati, ingin kulihat apa yang bisa kau lakukan terhadap diriku?" Baru selesai Kit Hong Kiam Khek Wan Liang berkata, mendadak terdengar suara seseorang yang tua tapi nyaring bergema datang. "Omitohud!" Dari sudut tanah lapang itu pelan pelan berjalan mendekat seorang pendeta tua. Kit Hong Kiam Khek Wan Liang segera berpaling sekejap ke arahnya, ternyata orang itu adalah Leng Kong taysu, ciangbujin dari partai Go bi .. .. Dengan langkah pelan Leng kHong toysu berjalan ketengah arena, kemudian tegurnya: "Wan tayhiap, sejak berpisah baik baikkah kau? Mengingat hubungan persahabatan kita selama beberapa tahun, pinceng ingin menasehatimu dengan sepatah kata: Turutilah anjuran dari Siau tayhiap, sejak detik ini mengundurkan diri dari keramaian dunia persilatan dan jangAn muncul kembali dalam keramaian dunia!" "Mengapa? Persoalan dari aku orang she Wan hanya aku sendiri yang bisa memutuskan. Hari ini, mengapa taysu malah berkomplot dengan kaum munafik untuk menghadapi aku?" Malam ini, Kit Hong Kiam Khek Wan Liang sudah cukup menyadari akan situasi yang dihadapinya, diapun tahu kesalahan pahaman umat persilatan kepadanya tak mungkin bisa dijelaskan dalam sepatah kata saja, oleh karena itu sikap maupun caranya berbicara pun turut berubah menjadi agak keras dan ketus. Tapi dengan demikian. hal ini justru telah telah membangkitkan kemarahan umum dari semua jago lihay yang berkumpul diarena hari ini.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Belum sempat Leng KHong taysu menjawab pertanyaan itu, ketua Tiang Ciu Pang dari sungai kuning Kang Hong Siang telah membentak dengan penuh kegusaran: "Orang she Wan, yakinkah kau dapat mengundurkan diri dengan selamat..?" "Soal ini tidak perlu kau risaukan!" jawab Kit Hong Kiam Khek Wan Liang sinis. "Bagus sekali!" ketua Tiang ciau pang Kang-Hong Siang tertawa lebar, "rupanya kau orang she Wan, seorang manusia tak tahu diri, hm... kau anggap kepandaian yang kau miliki sudah terhitung sangat liehay? Siapa tahu lohu dapat memenuhi harapanmu itu". Begitu selesai berkata dia segera menggerakkan sepasang bahunya dan bergerak kedepan dengan kecepatan luar biasa, belum tiba pada sasarannya, sebuah pukulan dahsyat yang disertai desingan angin tajam telah di lontarkan keatas tubuh Kit Hong Kiam Khek. Sebelum peristiwa ini, antara Kang Hong Siang dan Wan Liang memang sudah pernah terikat oleh suatu perselisihan, kin begitu musuh besar saling bertemu,tanpa terasa lagi Padam seluruh wajahnya, tanpa banyak berbicara lagi pertarungan sengit segera berkobar. Padahal keadaan seperti ini justru merupakan apa yang dihadapkan oleh Kit Hong Kiam Khek Wan Liang, sebab berbicara soal kemampuan. dia masih sanggup untuk mengungguli setiap orang yang hadir diarena bila pertarungan dilangsungkan satu lawan satu. Tapi orang kuno pernah berkata. Sepasang tangan susah menghadapi empat tangan, hohan sukar menahan kerubutan orang banyak Andai kata belasan orang jago lihay yang hadir sekarang menyerang bersama sama, betapapun lihaynya ilmu silat yang dimiiki Kit Hong Kiam Khek Wan Lang, toh lebih banyak ancaman bahayanya daripada keuntungan.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Maka diapun segera menggunakan sistim memecah belah kekuatan lawan untuk mengobarkan kemarahan mereka satu demi satu, kemudian membereskan pula mereka satu demi satu, sehingga dengan demikian, akan makin melemah kekuatan lawannya. Tatkala serangan dari Kang Hong Siang di lancarkan datang, Kit Hong Kiam Khek Wan Liang juga tak sungkan sungkan lagi, pedang mustikanya segera diayunkan ke udara membentuk serentetan bianglala yang amat menyilaukan mata, lalu dengan Jurus Khong Ciok Say "burung merak mementangkan sayap" pedangnya membuat selapis kabut pedang yang tebal untuk membendung lebih dulu ancaman dahsyat lawan, setelah itu sambil berpekik nyaring tubuh berikut pedangnya melebur menjadi satu mulai mengembangkan permainan ilmu pedang Kit Hong Kiam hoat yang telah didalaminya selama dua puluh tahunan itu. "Sreeet, sreseet, sreeet....." tiga buah serangan berantai di lancarkan secara beruntun memaksa Kang pangcu yang menjagoi sungai Huang Ho ini terdesak mundur sejauh satu kakiBelum lagi dirinya berdiri tegak, suatu pekikan nyaring kembali berkumandang, pedangnya dengan menciptakan selapis cahaya tajam langsung membabat batok kepala Kang Hong Siang dengan 'Liu tian ciau ka' "kilat dan guntur menjadi satu". Pada hakekatnya serangan tersebut dilancarkan dengan kecePatan yang amat sukar diikuti dengan pandangan mata, mimpipun Kang Hong Siang tidak mengira kalau ilmu pedang Kit Hong Kiam yang amat termashur itu mengandung jurus ampuh yang mematikan. Menanti ia menyadari tibanya cahaya biru didepan mata, keadaan sudah terlambat, tanap terasa ia menjerit kaget: "Habislah riwayat ku kali ini!"

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

dengan cepat ia memejamkan matanya menantikan datangnya kematian. Di saat yang kritis itu. mendadak dari tengah arena meluncur dua sosok bayangan hitam kemudian menyusul dari arena itu berkumandanglah suara bentrokan senjata yang amat nyaring... Tiba tiba saja Kang Hong Siang merasakan munculnya segulung angin pukulan yang dahsyat itu menghantarnya keluar dari arena dan jatuh terkapar ditanah. Menanti dia dapat kembali, tampaklah Leng Khong toysu dan Bi Kun Lun Siau Wie Goan telah menyelamatkan selembar jiwanya barusan. sementara itu, Bi Kun Lun Siau Wie Goan telah menjadi naik pitam, dia itu lantas membentak dengan nyaring: "Saudara sekalian malam ini dia tak boleh dibiarkan pergi lagi dalam keadaan hidup.: Selesai berkata dia segera meloloskan pedang nya lebih dulu. Kawanan jago lainnya juga meloloskan senjata masing masing, hanya Leng kong taysu, ketua dari Go bi pay saja yang menggulung bajunya sehingga kelihatan lengannya yang kekar, ia tidak mempergunakan senjata tajam,. Menyaksikan situasi yang terbentang ada di depan mata itu, seketika itu juga Kit Hong Kiam Khek Wan Liang merasakan hatinya turut menjadi tegang, dia cukup tahu kalau kawanan jago yang hadir di arena sekarang terdiri dari jago jago golongan putih maupun hitam, sebagian besar jago jago itu merupakan kelas satu dalam dunia persilatan, bukan berarti suatu pekerjaan gampang untuk melarikan diri dari kepungan dengan selamat.

Begitu It Ci hoa Kiam Yu liang gi mempelopori serangan tersebut. To gan sinkun (malaikat sakti bermata tunggal) Cong Eng hui yang berada disebelah kanannya segera menggerakkan senjata andalannya Siang coa kou (sepasang kaitan ular) untuk menyerang Kit Hong Kiam Khek. sekalipun kawan jago tersebut sudah begitu lama melakukan pengepungan. It ci hoa kim (pedang satu huruf) Yu liang gi dari Thian cong pay tak dapat menahan sabarnya lagi. . tak urung mereka dibikin tercekat juga oleh kegagahan lawannya.Tiraikasih Website http://kangzusi. Kit Hong Kiam Khek segera masuk perangkap. namun tak seorangpun diantara mereka yang maju untuk melancarkan serangan Tapi hal inipun tak bisa disalahkan. kemudian dengan membawa sambaran angin tajam membacok tubuh Wan Liang. Selama ini Bi Kun Lun Siau Wie Goan hanya tertawa dingin tiada hentinya. Anehnya. Kit Hong Kiam Khek Wan Liang sudah termashur dipersilatan sebagai seorang jagoan yang amat dahsyat. mendadak ia membentak keras. dibalik sorot matanya itu terpancar keluar rasa benci dan dendam yang amat tebal. "Apalagi yang mesti dinantikan?" Begitu selesai berkata (bunga kuncup baru mekar). tampaknya mereka sengaja berbuat demikian untuk membangkitkan kemarahan dari Kit Hong Kiam Khek Wan Liang agar lebih cepat turun tangan untuk menentukan mati hidup mereka. Benar juga. dia memandang ke kiri kanan dengan garangnya. dengan sorot mata yang berapi-api seperti binatang buas. persis seperti seekor harimau yang sedang mengincar mangsanya. sedang istrinya Siau Hu Yong Chi Lan Eng tertawa jalang. bagaimanapun banyaknya kawanan jago yang mengurungnya.com/ Tampak sorot matanya itu terakhir berhenti diatas tubuh Bi Kun Lun Siau Wie Goan.

tubuhnya mundur beberapa langkah dengan . Tahu tahu ujung pedang Wan Liang secepat kilat sudah menyambar diatas pergelangan tangannya secara telak. sementara dia mundur dengan gugup. dia segera membentak gusar: "Bedebah.Tiraikasih Website http://kangzusi. padahal diantara maju mundurnya terbentuk selapis cahaya tajam yang bersambungan. kalian benar-benar tak tahu malu !" Pedang Kit Hong Kiamnya segera berubah dengan jurus Ban Hong jut ciau (selaksa lebah keluar sarang). setelah menyaksikan kejadian itu. si jagoan pedang dari Thiamcong-pay itu segera merasakan pandangan matanya menjadi kabur. nendadak dia marubah jurus serangannnya menjadi Thian ho ta sia (sungai langit tumpah kebawah) dengan kecepatan tinggi ia berganti menususk pergelangan tangan dari To Gan sinkun Cong Eng hui. Walaupun Kit Hong Kiam Khek Wan Liang sudah bertekad untuk melangsungkan pertarungan sengit. Dipihak lain To Gan sinkun Cong Eng hui mimpipun tak pernah menduga kalau Kit Hong Kiam Khek bakal mempergunakan taktik suara ditimur menyerang kebara unutk memperdaya dirinya.com/ Begitu dua orang itu sudah melibatkan diri dalam pertempuran. Jurus serangan ini sekilas pandangan seperti terdiri dari dua gerakan. tak urung naik pitam juga dibuatnya. tapi sampai ditengah jalan. serentak puluhan orang jago lihay lainnya turut melepaskan pula serangan-serangan. secepat kilat dia menerjang It ci hoa Kiam Yu Liang Gi. It-ci hoa-Kiam Yu Liang gi. Mendadak terdengar To gan sinkun Cong Eng hui menjerit keras. pedang sakti dari Kit Hong Kiam Khek telah berganti arah mengancam To gan-sinkun. untuk menghindar tak sempat lagi. menanti desingan angin pedang sudah tiba didepan badan.

meski panjang untuk diceritakan. Ternyata Bi Kun Lun siau Wie Goan cukup licik. jurus serangan demi jurus serangan semuanya dibacokkan ketubuh Bi kun lun. namun setiap saat dia mesti menghadapi rintangan yang cukup berat.com/ sempoyongan. Tak selang setengah perminum teh kemudian sekujur badan Kit Hong Kiam Khek sudah penuh dengan luka bacokan . padahal kecepatannya ibarat sambaran cahaya berkilat saja. Dalam waktu singkat seluruh arena telah diliputi kilatan golok dan pedang serta suara teriakan yang memekakan telinga. tapi bagi pandangan orang yang pintar maka tindakan semacam ini justru menunjukkan kelicikan. maka diapun khusus mencari Siau Wie Goan sebagai sasarannya. diantaranya terdengar beberapa kali jeritan ngeri serta teriakan kesakitan. sambil memegangi pergelangan tangannya yang terluka dia mengundurkan diri dari arena pertarungan. Kit Hong Kiam Khek Wan Liang telah dikepung musuh dari empat penjuru. Betul dia tangguh dan berilmu tinggi. namun dia masih tetap melawan dengan gagah beraninya. semua musuh yang dihadapinya rata rata merupakan jagoan kelas satu. . Kit Hong Kiam Khek Wan Liang cukup memahami keadaan tersebut. seakanakan dia merasa tidak puas sebelum menyaksikan Wan Liang mati kelelahan dan kehabisan tenaga.Tiraikasih Website http://kangzusi. tapi mungkinkah dia untuk menghadapi kerubutuan puluhan orang sekaligus. walaupun ia sudah mengerahkan segenap kepandaian yang dimilikinya untuk melawan. Dalam sekejap mata. sikap tersebut seakan-akan hendak memberi kesempatan bagi Kit Hong Kiam Khek untuk mengatur naps. Beberapa macam gerakan itu dilakukan dalam waktu singkat. darah segar telah membasahi seluruh badannya. setiap kali melancarkan serangan dia selalu meninggalkan beberapa bagian tenaga murninya.

Begitulah disamping harus melakukan perlawanan matimatian terhadap ancaman yang datang dari kawanan jago lihay. dengan mennjejakkan kakinya ketanah. membuat ia merasa amat menderita. batinnya mengalami penderitaan. dengan cepat ingatan mana melintas dalam benaknya. siksaan yang amat sangat ini membuat jago tua ini teringat untuk mati. segenap sisa tenaga dalam yang di milikinya dihimpan menjadi satu. napsu untuk hidup serta bara api dendam yang membara dalam bati semakin berkobar. kemudian berjumpalitan. tapi dia lebih tepat kalau dibilang membantu mencaci maki. bagaimanapun juga aku harus tetap hidup lebih lanjut !" Begitu ingatan mana melintas lewat. pedang menciptakan berkuntum bunga pedang yang bagaikan hujan gerimis menyelimuti tubuh semua orang. Dia melambung tinggi dua kaki lebih ke tengah udara. Tapi baru saja ingatan untuk mati melintas didalam benaknya.Tiraikasih Website http://kangzusi. tiba-tiba ia mendongakkan kepalanya sambil berpekik nyaring. ia selalu melontarkan kata kata cemoohan dengan kata yang kotor dan cabul untuk merangsang kegusaran Wan Liang. Bahkan boleh dibilang setiap kata yang diucapkan olehnya terasa bagiakan sebilah pisau yang menembusi perasan Wan Liang. diam-diam dia pun berpikir : "Aku tak boleh mati. Kit Hong Kiam Khek Wan Liang juga harus menaan sakit hatinya akibat cemoohan orang. . Perempuan jalang yang tak tahu malu ini sembari melancarkan serangan.com/ Siau Hu Yong Chin Lan Eng katanya saja turut ambil bagian dalam kerubutan tersebut.

menyaksikan ia melambung keudara. Dengan meringankan tubuh Liu Im ti (Tangga awan berjalan) yang amat liehay itu. "Omitohud" seru Leng Khong taysu dari Go Bi Pay menyusul dibelakang tubuh Wan Liang. tubuhnya yang baru melesat sejauh satu kaki dari permukaan tanah itu mendadak menghentikan gerakan badannya. Kasihan Leng khong taysu yang terlalu memandang enteng lawannya itu. Bila digencet dari atas dan bawah. Kit liong-Kiam-kek Wan Liang memang cukup lihay. tubuhnya sudah tak sanggup lagi untuk melejit keudara. rasanya sulit juga untuk menghindarkan diri dari ancaman tersebut. Kit Hong Kiam Khek Wan Liang sangat membenci kawanan jago silat yang menganggap dirinya pendekar tapi kenyataannya berbuat sewewenang wenang. Jeritan ngeri yang memilukan hati segera berkumandang memecahkan keheningan. tubuhnya melejit keudara. dia melejit pula ketengah udara sambil melancarkan sebuah pukulan. saat itulah dia bertemu dengan sergapan yang dilepaskan Leng Khong taysu dari atas kebawah.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ Waktu itu para jago bertarung dengan penuh napsu. bagaimanapun lihaynya ilmu silat yang kau miliki. tanpa berpikir panjang lagi pedangnya dengan manggunakan jurus Thian khong lui hee (guntur menggelegar dari tengah angkasa) langsung membabat sepasang kaki Leng Kong taysu. serentak semua orang mengangkat goloknya ke atas pula. kaki Leng Hong taysu tahu-tahu . tatkala menyaksikan pedang saktinya menyambar kebawah. kemudian pedanga yang sebenarnya hendak membacok kebawah itu diangkat keatas secara tiba-tiba. lalu dengan ilmunya Sia Khong Teng sin (Menghentikan badan ditengah udara) dia menahan gerakan tubuhnya.

Mendadak terdengar bunyi burung yang ber-kaok kaok. Bi Kun Lun Siau Wie Goan yang pertama menemukan peristiwa ini. orangnya pun segera ribih terkapar keatas tanah dan jatuh tak sadarkan diri. Dalam suasana beginilah. sebilah pedang antik tersoren dipinggangnya. Tak lama kemudian. sambil membentak gusar tubuh berikut pedangnya segera melebur menjadi satu. enam tahun yang berwajah tampan dengan bibir yang merah serta dua baris gigi berwarna putih. Dalam pangkuannya sebelah depan duduk pula bocah berumur lima. -Bagian PertamaSENJA TELAH menjelang tiba. di-atas kuda tadi duduk seorang lelaki setengah umur yang berpakaian dengan warna luntur. . kemudian meluncur kearah mana Kit Hong Kiam Khek terjatuh tadi.. Dengan termangu dia duduk diatas pelana sambil membawa sinar mata ke tempat sana.Tiraikasih Website http://kangzusi. angin berhembus kencang menggugurkan dedaunan yang mengering. matahari sore dengan membawa sisa cahayanya telah bersembunyi dibalik bukit.. .com/ sudah terpapas kutung menjadi dua bagian. ketika lelaki setengah umur itu mendongakkan kepalanya tampaklah seekor burung gagak sedang bertengger diatas dahan sambil berbunyi tiada hentinya. Kuda itu. dengan susah payah berjalan maju ke depan. dari balik tikungan bukit muncul seekor kuda kurus yang bernafas memburu dan tubuh penuh dengan pasir. tubuh Kit Hong Kiam Khek telah lenyap dibawah tebing Goan Gwat Peng tersebut. tapi wajahnya murung dan sedih.. Sayang keadaan sudah terlambat. lamat lamat terdengar suara derap kaki kuda yang lemah diiringi suara gemerisik berkumandang datang diri bawah bukit sana .

kapankah kita pernah . sementara tangan yang lain mengelus bulu surai kuda tersebut sambil ujarnya dengan penuh perhatian : "Siau hek. menanti kesehatan tubuhmu sudah pulih kembali kita baru lanjutkan perjalanan ini.Tiraikasih Website http://kangzusi. Dengan tubuh terkejut lelaki setengah umur itu menyambut tubuh si bocah dan melompat turun dari atas pelana. kau dan aku telah berubah ..com/ Dengan rasa segan lelaki setengah umur itu menarik kembali sinar matanya yang sayu. " "Aaai. dalam setahun yang singkat. bukankah begitu? Siau hek. Lelaki berusia pertengahan itu segers menepuk nepuk leher si kuda menitahkan kepadanya untuk beristirahat. kemudian tertawa dingin. padahal aku sendiri pun merasa murung dan sedih.." Kuda kurus yang bernama "Siau hek" itu seakan akan mengerti dengan perkataan dari majikannya.." Tiba tiba kuda kurus itu terkulai lemas dan roboh terkapar keatas tanah . dengan penuh kasih sayang dia membelai bulu surai kuda itu seraya katanya"Kau bertambah kurus Siau hek. Hanya setahun. Tangannya yang satu menahan tali lesnya. teringat tahun berselang.... lalu sambil duduk di sampingnya. gumamnya: "Binatang sialan. . dia meringkik tiada hentinya seperti lagi menghela nafas.. kau terlalu lelah. untung kau dan aku tak usah menempuh badai lagi. tampak bayangan abu abu berkelebat lewat. Sungguh cepat gerakan tubuhnya. coba bayangkan. kita masih termasyur sampai dimana-mana.. lelaki setengah umur itu sudah melayang turun ke atas tanah.... mari kita istirahat sebentar. kau pasti akan menggerutu kepada ku sebagai majikan yang tak pernah memikirkan tentang dirimu.. kaupun dapat mewartakan suasana murung bagi diriku . .

tiba tiba ia bangkit berdiri. dia separti merasakan tekanan batin yang amat hebat tapi tak sanggup untuk mengutarakannya keluar. menanamkan kebaikan dan kebajikan bagi manusia tapi hasil yang diperolehnya hanya cemoohan dan dendam kesumat. suatu persoalan. tiada sesuatu kenangan yang bisa diingat kembali" Ucapan semacam itu entah sudah diulang beberapa kali. Yang lebih mengenaskan lagi adalah ia lari ke dalam pelukan seorang lelaki yang sebetulnya merupakan sobat karib yang dianggap bagaikan saudara kandung sendiri. Yaa. Waktu itu sudah bulan sembilan.Tiraikasih Website http://kangzusi. tiap air mata berarti setetes darah. bahkan kekasih yang di cintai bagaikan nyawa sendiripun telah meninggalkan pelukannya berpindah ke pelukan orang-lain.com/ menjadi anjinga yang dikejar kejar orang? Apakah inilah balas jasa yang harus kita terima bagi perjuangan kita selama sepuluh tahun?" Gumamam tersebut segera menyentuh perasaan sedih yang mencekam perasaan lelaki setengah umur itu. selama sepuluh tahun berjuang. angin musim gugur berhembus kencang menggugurkan dedaunan dan . selesai berkata ternyata dia mendekam diatas tengkuk si Siau hek dan menangis tersedu sedu . tak heran kalau dia jadi sedih dan melelehkan air mata. "Hayo bangun Siau hek! Kita sudah hidup miskin dan terdesak. Air mata yang panas meleleh keluar membasahi pipinya dan menembusi pakaiannya.. dan sslalu diucapkan dalam keadaan kecewa dan sedih Siau hek segera menggerakkan lehernya sambil meringkik panjang.. Mula mula lelaki itu membimbing bocah itu terlebih dulu. kemudian ia baru naik keatas punggung kudanya dan melanjutkan perjalanannya menelusuri jalan..

Apakah dia benar benar telah mengundurkan diri dari keramaian dania persilatan? Berapa tahun berselang. Ketika Kit Hong Kiam Khek Wan Liang tersadar kembali dari pingsannya dan melihat si bocah kecil yang duduk disampingnya.Tiraikasih Website http://kangzusi. seketika itu juga keinginan untuk hidup segera tumbuh dalam hatinya. dia bertekad hendak hidup lebih jauh. makin terasing dari keramaian dunia.. . apa sebabnya dia bisa berubah menjadi begitu mengenaskan dan menyedihkan? Dia sesungguhnya lagi menghindarkan diri dari apa? Sedang menantikan apa? Waktu itu..com/ menggoyangkan dahan serta ranting. bertekad hendak mencari kecepatan uniuk membalas dendam. Ditengah keheningan yang mencekam hanya ada derap kaki kuda serta deruan angin kencang yang membelah bumi. Orang bilang: Siapa menanam kebaikan dia akan mendapat kebaikan Kit Hong Kiam Khek Wan Liang pernah menolong nyawa seorang bocah didalam sebuah hutan yang lebat. membuat suasana jadi bertambah suram dan gelap . setelah dari tebing Koan jit peng Kit Hong Kiam Khek telah jatuh tak sadarkan diri. Ternyata lelaki setengah umur itu tak lain adalah Kit Hong Kiam Khek Wan Liang yang pernah menggetarkan seluruh dunia.. suasana semacam ini membuat pendekar itu merasa dirinya makin kesepian. membalas sakit hati. akhirnya selembar jiwanya ditolong pula oleh bocah kecil itu. Tapi sekarang. baik jago dari golongan putih maupun golongan hitam segera akan mengacungkan jempolnya bila menyinggung tentang Kit Hong Kiam Khek Wan Liang.

sebaliknya Suma Thian-yu. selain cerdik juga berbakat bagus. . Maka dari itu. Setelah beristirahat selama beberapa hari dibawah bukit Ciat thian Hong. sambil berusaha menghindarkan diri dari pengejaran Bi Kun Lun Siau Wie Goan. Kit-Hong-Kiam-kek Wan Liang merasa marah karena difitnah orang dan dikucilkan dari dunia persilatan. si bocah itu telah kehilangan kedua orang tua nya dan tak punya tempat tinggal lagi. oleh karena itu ia dapat melaksanakan perawatan yang baik untuk menyembuhkan luka dari lelaki tersebut. Suma Thian yu pernah bermaksud untuk belajar silat dari Kit Hong Kiam Khek Wan Liang namun permintaan itu ditolak olehnya. Berhubung kedua orang itu sama sama hidup sebatang kara maka timbul perasaan simpatik diantara kedua belah pihak. Ternyata setelah sehat kembali. diapun berusaha menyembuhkan luka nya. Bocah itu adalah putra dari Suma Tiong-yu. lalu menitahkan kepada bocah itu untuk mengobatinya. Kit Hong kiam Khek Wan Liang merasakan pukulan batin yang amat berat membuatnya berusaha untuk menghindarkan diri dari kenyataan.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ Maka sambil memaksakan diri dia mengambil obat dari sakunya. sering merasakan tersentuh hatinya dan sedih. seorang pembesar setia dari Pemerintah asa itu. padahal penderitaan yang dialaminya masih jauh ketinggalan bila dibandingkan dengan apa yang diderita bocah kecil itu. Kit Hong Kiam Khek Wan Liang segera mengambil keputusan untuk mengajaknya melakukan perjalanan bersama.

kami benar-benar telah kembali kesini. tak heran kalau permintaan bocah itu di tolak tegas-tegas. cinta kasihnya yang dalam serasa masih menyelimuti dadanya. bukit Gi im hong masih tetap seperti dulu. . dan suaranya yang begitu merdu. Setelah melewati sebuah gunung yang tinggi. .Tiraikasih Website http://kangzusi. tapi di. terbuai oleh lamunan nya yang indah.com/ Perlu diketahui. Sumpah setianya masih mendengung dalam telinganya. tanpa terasa Wan Liang menjadi melamun. didepan sanalah bukit Gi Im Hong masih ingatkah kau? Enam tahun berselang aku pernah memberitahukan kepadamu dikemudian hari aku akan mengajaknya berdiam dibukit ini tak kusangka enam tahun kemudian. senyumnya yang manis. sini dia merasa muak terhadap Segala macam perselisihan dau pembunuhan dalam dunia persilatan Mengingat apa yang telah dialaminya selama ini. angin berhembus kencang membuat suasana amat mengerikan. . wajahnya yang menawan. semua kemurungan yang memenuhi dadanya selama inipun buyar mengikuti helaan napas tersebut. didepan muncul sebuah bukit kecil yang diliputi kabut tebal. Waktu malam sudah kelam. sudah tentu dia tak ingin menyaksikan bocah itu mengalami nasib yang sama seperti diri nya. maka masa depannya menjadi hancur tak karuan. akhirnya dia bergumam lagi kepada si kuda Siau-hek "Sudah sampai siau Hek. Tanpa terasa bayangan tubuh Siau Hu yong Chin Lan eng melintas kembali dalam benaknya.lama sekali Kit Hong Kiam khek Wan Liang memperhatikan bukit tersebut. selama hidupnya Kit Hong Kiam khek Wan Liang selalu terbenam dalam ilmu silat." Dengan sedih dia menghela napas panjang.

lamat lamat Wan Liang mengendus bau harum tubuh dari kekasihnya. bahkan menyiapkan pula alat perlengkapan rumah tangga sebagai tempat mereka berdiam dikemudian hari. Tapi. perubahan manusia sukar diduga siapa sangka enam tahun kemudian. tentu indah sekali suasananya ketika itu. andaikata yang masuk kedalam rumah. "Rumah" dari Kit Hong Kiam Khek Wan Liang terletak dipunggung bukit terjal tersebut. waktu itu mereka telah bekerja keras hampir sebulan lamanya untuk mendandani gua itu. Gua itu ditemukan Kit Hong Kiam Khek Wan Liang pada enam tahun berselang. yaitu didalam sebuah gua kuno yang dikelilingi oleh semak belukar. ia baru tersadar dari lamunannya Puncak Gi Im Hong terletak dalam propinsi Oulam dalam deretan pegunungan Kil ih san. semua benda yang berada disana hanya akan membangkitkan kenangan dan kesedihan di dalam hatinya saja. ternyata ia tak berani masuk kedalam. puncak itu menjulang tinggi ke angkasa dikelilingi banyak bukit lainnya. ketika ia sedang menemani Siau hu yong Chin San eng berpesiar ketempat itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. . tanpa terasa dengan gigi beradu pintanya kepada Wan Liang. siapakah yang dapat menduga perubahan nasib yang bakal menimpa dirinya ? Kit Hong Kiam Khek Wan Liang dengan mengajak Yu Ji dan kuda kurus menuju kedepan gua. Tiba didepan gua. . Yaa.Angin gunung berhembus kencang membuat Yu ji merasa kedinginan setengah mati.mereka sekarang adalah mereka berdua. . yang datang kembali ke gua hanya seorang pendekar pedang yang murung dan sedih.com/ Hingga burung gagak berbunyi memecahkan kesunyian.

Ruangan gua itu sangat luas.Tiraikasih Website http://kangzusi. matanya mendelong sementara tangannya yang memegang kotak tersebut gemetar tiada hentinya. bagaimana kalau kita imasuk untuk beristirahat ?" Mendengar perkataan itu. benar juga ia telah mengkerut menjadi satu dan gemetar tiada hentinya. mereka melewati sebuah lorong yang panjang satu kaki. didalam terdapat ruangan-ruangan gua yang terang benderang. dia cepat memburu kedalam ruangan dan mengintip dengan rasa ingin tahu Tampak Kit Hong Kiam Khek sedang berdiri termangu memegang sebuah kotak kayu yang berukir indah. Kit Hong Kiam Khek Wan Liang baru tersentak bangun dari lamunannya. setelah mengikat kudanya didahan pohon. . Dengan perasaan hati yang kecut Wan Liang segera membawanya melompat turun dari atas kuda.com/ "Paman. Baru saja melangkah maju setengah tindak. dengan cepat ia menemukan tombol rahasia pembuka pintu. setelah melalui gerbang. kemudian melangkah masuk kedalam pintu sebelah kanan. pada langit-langit gua itu penuh terdapat mutiara yang digunakan sebagai alat penerang. mendadak ia menjerit tertahan dengan penuh lain kaget: "Haaaah?" Seperti orang kalap ia menerjang masuk keruang dalam. aku kedinginan.ia melirik sekejap kearah Yu ji. Kit Hong Kiam Khek Wan Liang segera menurunkan Suma Thian yu keatas tanah. dia membopong bocah itu masuk kedalam gua. Suma Thian yu dibikin tertegun oleh tindak tanduknya yang aneh itu.

bulu kuduknya pada bangun berdiri. . . Pewaris muda Bu Tong Pay DAN tiba-tiba suara tertawanya berhenti. watakmu memang watak lonte. bibir gemetar keras dan mata melotot besar.Tiraikasih Website http://kangzusi.. Jilid 2. lama sekali Kit Hong kiam khek Wan Liang tertegun. Dalam waktu singkat seluruh cahaya dalam gua itu bagaikan bergoncang keras. seperti ada gempa bumi yang tiba tiba melanda tempat itu. akhirnya dia merobek robek kertas itu. seperti orang tertawa dan juga bagai orang menangis seperti berteriak. ternyata didalamnya berisi secarik kertas." Dalam gelak tawa yang amat keras itulah segenap amarah dan rasa bencinya dilampiaskan keluar. ia baru membuka kotak itu... . kaupun memaki aku .. membanting kotak kayu itu ketanah dan menyumpah dengan penuh kegusaran: "Perempuan lonte.. suaranya mengerikan sekali.. . lihat saja nanti. lalu seperti monyet yang berpekik. membuat tiap orang yang sempat mendengarkan suara tertawanya itu menjadi bergidik.. seperti sebuah bola yang kehabisan udara tiba-tiba dia menjatuhkan diri diatas meja dan menangis tersedu sedu. . Yu-ji.. kamu benar benar perempuan lonte yang tidak tahu malu. bukan cuma menyia nyiakanku.aku justru tak akan mampus. membuat Yu ji yang berada didepan pintu pun merasakan sukmanya serasa melayang meninggalkan tubuh. melihat orang lain lantas tertarik.com/ Lama kemudian. Hmm! Kau perempuan berhati busuk seperti ular beracun. tangan kakinya gemetar keras.. kau anggap perbuatanmu itu akan membuatku marah dan mampus? Haaahhh . Dengan wajah pucat.haa ha ha haa.

kebetulan ia saksikan Suma Thian yu sedang berjongkok hendak memungut giok bei retak yang melompat keluar dalam kotak kayu itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. waktu dapat mengobati luka paman yang sudah parah ini. jangan pungut benda itu!" Suma Thian yu amat terkejut. biarkan waktu yang menjelaskan kesemuanya ini kepadamu!” Seusai berkata. Yu ji. dari sini dapat diketahui betapa rumitnya pertentangan batin yang sedang melanda didalam hati. Berapa banyak yang diketahui Suma thian yu? Dalam benaknya yang . Sampai lama kemudian Wan Liang baru menghentikan tangisnya dan mendongakkan kepala. kembali dia menghela napas. Dalam pada itu. Biarpun diatasnya telah bertambah dengan sebuah bekas retakan." Suma Thian-yu benar benar dibikin pusing dan tak habis mengerti oleh sikap pamannya yang luar biasa itu. Melihat kejadian itu. sekalipun ku utarakan hal yang sesungguhnya belum tentu kau akan mengerti. kemudian Siap meninggalkan tempat itu. aku percaya. untuk sesaat dia tak tahu harus memungut benda itu atau jangan. ambil benda itu! Ia menandakan hati paman telah retak. kemarahan kit hong kiam kek Wan Liang telah mereda. pelan-pelan dia berkata lagi: "Yu ji. merah padam wajahnya karena jengah. namun tidak mengurangi kecemerlanganannya yang asli. bawalah. kau masih muda. Wan Liang segera berseru kembali: "Apa yang kau sangsikan lagi.com/ Dalam waktu singkat rasa gusar yang membara kini berubah menjadi keheningan dan kesedihan. sekarang tak akan kau pahami keadaan tersebut. Hawa amarah yang selama ini mencekam perasaannya mendadak saja meledak dengan suara menggelegar bentaknya keras-keras: "Yu ji. dengan cepat ia letakkan kembali giok bei yang dipunggutnya ketempat semula.

Tapi. Suma Thian yu tidak sangsi lagi. mendengar namanya pun belum pernah. kemudian baru ditelan kalau tidak.com/ masih polos dia merasa bahwa mainan giok bei yang terletak ditanah itu sangat indah. tentu saja ia tak tahu kalau dibalik mainan giok bei itu sebenarnya tersimpan suatu kenangan yang indah juga memedihkan hati. ketika ia teringat disampingnya berdiri si paman berwatak aneh yang sedang mengawasi gerak geriknya. jangan diminum sekaligus. ditatapnya Suma Thian yu sekejap. padahal dia tak tahu apa yang disebut rangsum kering. dari dalam kantung kulitnya ia mengeluarkan sebungkus rangsum kering.!” Suma Thian yu mengiakan. Pelan-pelan kit hong kiam kek berjalan keluar. kemudian tegurnya: 'Kau sudah lapar? Apakah ter biasa makan rangsum kering?" "Ehmm.Tiraikasih Website http://kangzusi. maka tanpa berpikir panjang lagi ia segera menggigitnya. ternyata yang dimaksudkan sebagai rangsum kering adalah kerak nasi yang mengeras bagai batu. sekalipun diatasnya diliputi kesedihan dan awan gelap namun cahaya aslinya masih tetap bersinar terang. lebih baik kumurkan dulu dimulut. berarti memberitahukan kepada paman itu kalau dia bukan seorang anak yang tahan uji." Suma Thian yu segera membuka bungkusan kertas itu. Wan Liang berjalan kesamping Siau Hek. kalau menginginkan air. diatas dinding yang dibelakang tubuhmu terdapat mata air yang agak dingin airnya. sambil di angsurkan ke tangan Suma Thian yu katanya: “Untuk sementara waktu makanlah rangsum kering ini untuk menahan lapar. Sebab kalau dia ragu. jangankan melihat bentuknya.. tanpa terasa keningnya berkerut dan agak lama dia ragu untuk memakannya. Yu ji amar menyukainya. dengan sangat berhati-hati ia memungut benda itu dari atas tanah lalu menyimpannya kedalam saku. meski diatasnya telah bertambah dengan sebuah celah yang cukup dalam. badanmu bisa tak tahan. .

Ketika Yu ji mendongakkan kepalanya dan menemukan senyuman menghiasi wajah paman nya. baru pertama kali ini dia menyaksikan orang itu tertawa. kau masih kedinginan?” "Masih sedikit.. katanya kemudian dengan suara parau.” Kit hong kiam kek Wan Liang memeluk tubuh suma Thian yu erat erat. kau memang hebat sekali. saking terharunya dia sampai tak sanggup mengucapkan sepatah katapun. kit hong kiam kek Wan Liang mengawasi terus gera-gerik bocah itu.? Sejak permulaan hingga sekarang. tanpa terasa ia lantas menubruk kedalam pelukan Kit hong kiam kek Wan Liang sambil berseru: "Paman.. masa depan mu pasti cemerlang. sekulum senyuman segar menghiasi wajahnya.. segera pikirnya: "Ternyata paman bukan orang yang menakutkan! senyuman itu begitu ramah dan menawan hati" Berpikir sampai disitu.enak sekali rasanya... Semenjak berkenalan dengan pamannya. sampai lama. setelah menggigit sepotong dia memakanrnya dengan lagak seakan-akan enak. malah sambil makan dia berkata. paman akan mengajarkan semacam sim hoat tenaga dalam untuk mengusir hawa dingin. sambil membelai tubah Yu ji. dengan usiamu begitu muda..Tiraikasih Website http://kangzusi.” Sewaktu mengucapkan perkataan itu. dia menjadi tertegun. "Yu ji. tahan uji dan mempunyai semangat besar untuk mengendalikan diri. lama sekali.com/ Begitulah.. ternyata kau begitu ulet. kau . dia bergumam lirih... saking terharunya air matanya jatuh bercucuran. bersediakah kau untuk mempelajarinya. Eeehmm. “Nak. mengapa kau tidak turut makan. paman" "Selewatnya berapa hari.. paman.?" . melihat keuletan sibocah tersebut.

kembali dia menggelengkan kepalanya berulang kali sambil melanjutkan: .. aku hanya akan mengajarkan tenaga dalam saja untuk mengusir hawa dingin" "Mengapa?” Sejak mengetahui kalau pamannya dapat terbang. mengapa pula aku harus menyia-nyiakan bakat yang begini baiknya untuk berlatih silat?” Tapi setelah termenung beberapa saat. Suma Thian yu menjadi girang setengah mati. waktu itu kalau paman tidak belajar silat.. Aaaai. terbang ke angkasa dengan bebas.. "aku tidak ber¬harap kaupun mengikut jejak hidup dari paman. “Tapi. diamatinya Yu ji beberapa saat. mengapa pula aku harus menyeret mu untuk terjun pula kedunia seperti ini?” Berbicara sampai disitu. bukan begitu. paman. lalu berguman. kalau kuterangkan sekarang mungkin kau belum dapat memahaminya. maka betapa kecewanya dia setelah mengetahui kalau pamannya tidak berhasrat untuk mewariskan kepandaian tersebut bepadanya. Suma Thian yu merasa kagum sekali. hidup bahagia. tak kusangka kalau paman bersedia mengajarkan kepandaian ilmu silat kepadaku" Kit hong kiam kek wan Liang mengelengkan kepalanya berulang kali. Buru-buru dia berseru lagi: “Yu ji ingin terbang. kau betul-betul sangat baik kepadaku. bagaimana mungkin kualami nasib yang tragis seperti apa yang kualami sekarang. dengan wajah berseri segera sahutnya: "Sungguh paman? Ohh. sambil tertawa getir ujarnya: “Bukan.. dirabanya tulang badan sekujur badannya.Tiraikasih Website http://kangzusi. mengapa paman tidak bersedia mengajarkannya kepadaku?" "Anak baik" kata Kit hong kiam kek wan Liang sambil menghela napas.com/ Mendengar kabar itu. untuk menyesalpun sudah tak sempat lagi buat paman..

kau anggap paman tidak mengeri akan Su siu ngo keng?" "Tidak. lebih baik pergi-beristirahat lebih dulu" .. Walau demikian. padahal dia sendiri pun tidak begitu mengerti apa yang dimaksudkan dengan sastra. bagaimana mungkin dia bisa menentukan pilihannya untuk menjawab... dan apa pula yang dimaksudkan dengan ilmu silat. dikemudian hari kau bisa menyamai ayahmu.tidak" Kit hong kiam kek Wan liang menyambut." "Sekarang.. hanya saja Yu ji merasa malas untuk mempelajarinya. apa yang sedang kau katakan?” "Ahh.com/ "Tidak. sebab kehidupan semacam itu terlampau terikat. menjadi pembesar yang berpangkat tinggi. tidak. aku tak bisa berbuat demikian hal ini harus disalahkan apa sebabnya aku bisa menerima nasib setragis ini" Dengan kebingungan Suma thian yu memandang tingkah laku Wan Liang yang sangat aneh. dengan perasaan apa boleh buat dia melanjutakan. malam ini kau boleh berada bersama paman.. "aku rasa lebih baik pu satkan saja semua pikiianmu untuk memperoleh kesuksesan dibidang satra. sukakah kau akan pangkat tinggi?" Suma Thian yu segera menggelengkan kepalanya berulang kali. Yu ji bukan berpendapat demikian. waktu sudah tidak pagi. dalam keadaan begitu.Tiraikasih Website http://kangzusi. tidak bebas. aku lihat kaupun sudah cukup lelah. sejak dahulu aku telah merebut gelar Congkoan.. tak tahu apa yang meski dijawab. Kembali Kit hong kiam kek Wan Liang berkata: "Jangan banyak curiga. kemudian tanyanya dengan tercengang: Paman. perasaan yang bersembunyi didalam hatinya berbicara bahwa dia enggan menjadi pembesar. bayangkan saja. andaikata paman bersedia melepaskan ilmu silat untuk mengejar bidang sastra.

dia saksikan Kit hong klam kek wan Liang sedang berjalan masuk sambil menenteng pedang. mengapa tanpa sebab aku harus pergi meninggalkan tempat ini?" “Yaa. udara pagi membantu manusia untuk menyehatkan badan. daripada membiarkan orang jahat berha¬sil memasuki tempat ini” "Bagaimana cara memperbaikinya?" "Sederhana sekali. sekarang merupakan ruman kita. hal ini akan beres" Dengan kecerdasan dan ilmu silat yang dimiliki Kit hong kiam kek. asal kita sumbat pintu gua yang pertama. ketika Suma Thian yu terbangun dari tidurnya. Tempat ini adalah rumah kita. Sambil menepuk-nepuk bajunya membersihkan dari debu. sekali pun kau lebih licikpun tak akan berhasil menemukan aku Wan Liang!" . lalu membuka pintu gua yang lain. "Paman. dia melanjutkan. tak selang beberapa lama kemudian pekerjaan mereka untuk memindahkan pintu gua tersebut dapat berjalan dengan lancar. Dengan suara keras Yu ji segera berteriak. Wan Liang berkata dengan penuh rasa percaya pada diri sendiri: "Siau wi goan. mana paman akan meninggalkan dirimu seorang diri? Di sini adalah rumah ku. Baru tiba dimulut gua.Tiraikasih Website http://kangzusi. benar”. “Anak bodoh. paman. wahai Siau wi goan. Yu ji mengira kau sudah pergi meninggalkan tempat ini!" Kit hong kiam kek wan Liang segera tersenyum. ia tidak menemukan pamannya berada dalam kamar. "Mari kita perbaiki sedikit pintu luar gua ini. cepat-cepat bocah itu bangun sambil lari keluar." apakah setiap hari kau tentu akan bangun tidur sepagi ini?" "Ehmm.com/ Keesokan harinya. pagi benar kau sudah bangun. dikemudian hari kaupun tak boleh malas tidur terus. setiap pagi harus bangun iebih awal lagi" Setelah berhenti sejenak.

com/ Kemudian kepada Yu ji yang berada disampingnya dia berpesan. Setelah lewat beberapa bulan lamanya. sebab dia cukup menyadari bahwa watak pamannya ini aneh sekali. terutama sekali ditempat ketinggian puncak Gi im hong di bukit Kiu ih san. sekali salah bertanya bisa jadi akan mengakibatkan datangnya dampratan atau teguran marah. didepan gua adalah hutan bambu yang amat luas. tiga tahun sudah berlalu tanpa terasa. boleh dibilang tempat itu tidak cocok untuk dihuni manusia maupun binatang. mengerti?” Suma Thian yu masih tidak habis mengerti tapi dia tak berani bertanya lebih jauh. tubuh Suma Thian yu yang lemah kini menjadi kekar dan kuat. lagi pula diapun mengeluarkan empat butir pil Ku goan cing wan yang selama ini dianggapnya sebagai mestika yang melebihi nyawa sendiri untuk Yu ji telan. pagi hari kalau kau suka bermain.Tiraikasih Website http://kangzusi. “Yu ji. terutama sekali udara disitu memang berjalan lancar. mengerti?" "Mengapa?" dengan perasaan tak mengerti dia membelalakan matanya lebar-lebar dan bertanya keheranan. disitu merupakan gua bagian belakang. tapi kau harus ingat dengan pesan paman. karena selain . jangan membiarkan jejak kita diketahui orang. Malam musim gugur adalah malam yang dingin. bermainlah disitu. Yu ji hanya pandai ilmu sastra dan ilmu sejarah. Oleh karena itu. bahkan membantunya pula untuk menembusi jalan darah penting dalam tubuhnya. bukan saja Kit hong kiam kek Wan Liang telah mewariskan tenaga dalamnya kepada Yu ji. kecuali mempunyai dasar tenaga dalam yang kuat. Dalam waktu singkat. "kalau tidak bermain di sini. aku harus bermain dimana?" “Masuk keluar lewat pintu belakang. selanjutnya kau pun tak boleh bermain-main disini.

bila tidak menemukan manusia yang mencurigakan. suma Thian yu selalu mengintip secara diam-diam dan menyerap kepandaian tersebut sedikit demi sedikit.Tiraikasih Website http://kangzusi. ia harus kabur keluar dari gua secepat cepatnya menuju kehutan bambu. Meski begitu. dalam kenyataanya Kit hong kiam kek sendiri sama sekali tidak memahami akan rahasia tersebut. mengambil sebuah pedang yang terbuat dari bambu dan melatih diri dengan amat tekun. Pada dasarnya Suma Thian yu adalah seorang bocah yang cerdik dan mempunyai bakat bagus untuk belajar silat. tiap kali berhasil menyadap suatu jurus pedang pada malam harinya. setiap kali keluar dari guanya. maka dipagi harinya kemudian ia mencoba untuk melatih diri.com/ kepandaian itu. bila takdir menghendaki demikian. kemudia dia akan lari kebelakang sebuah batu besar. Padahal didalam kenyataannya usaha Kit hong kiam kek Wan Liang hanya sia-sia belaka sebab setiap kau dia keluar untuk berlatih pedangnya. Mungkin inilah yang dinamakan takdir. Bagaikan pencuri saja. siapakah yang bisa membantahnya lagi? Suatu hari Suma Thian yu bermain main seorang diri ke dalam hutan bambu diluar gua. Suma Thian yu selalu berpaling dengan curiga untuk memperhatikan apakah pamannya Wan Liang membuntuti atau tidak. dia selalu menuruti pesan dari Wan Liang untuk mgmeriksa dahulu sekeliling tempat itu. Dalam dua tahun saja. Kit hong kiam kek Wan Liang tidak mengajarkan ilmu pedang kepadanya. . dia pun mempunyai ingatan yang luar biasa. seluruh jurus pedang Kit hong kiam hoat yang paling diandalkan oleh Kit hong kiam kek Wan Liang telah ber hasil dicuri semua oleh Suma Thian yu.

dalam gua tak ada persoalan yang harus dikerjakan.Tiraikasih Website http://kangzusi. setelah itu garis. dia mengira jejaknya ketahuan pamannya. Seorang bocah cilik yang berusia delapan tahun ternyata sanggup membawakan ilmu Pedang kit hong kiam hoat yang pernah mengemparkan dunia persilatan itu dengan begitu hafal dan matang. Hari ini Suma thian yu keluar dari guanya itu jauh lebih itu. Tatkala dia selesai berlatih dan baru saja akan kembali kedalam gua. .. semua jurus serangan dirangkaikan menjadi satu dan menyerangnya dengan kecepatan tinggi. Suma Thian yu menjadi tertegun... sebentar menyerang sebentar bertahan sebentar meninggi sebentar merendah. dengan cepat dia berpaling kebelakang. ada kalanya dia membuat garis-garis ditanah untuk memecahkan perubahan jurus serangannya. ketika mencapai pada puncaknya. seandainya dia tidak berbakat bagus. hampir saja seluruh bayangan tubuhnya lenyap dari pandangan mata. muka diapun menggunakan waktu yang paling baik untuk melakukan penyelidikan kemudian melatih ilmu pedang curiaannya itu bersungguh-sungguh. Suma thian yu mulai melatih ilmu pedang Kit hong kiam hoatnya dari awal sampai akhir. Suma Thian yu selalu akan termenung sampai lama sekali. mana mungkin hal ini dapat dilakukan? Setiap kali melatih diri..garis itu akan dihapus dengan kaki dan mulai berlatih lagi agak awal.com/ Setelah pedang bambu ada ditangan. mendadak dari belakang tubuhnya terdengar suara seseorang yang serak tua sedang memuji: “Ilmu pedang bagus! Ilmu pedang bagus! Betul-betul luar biasa sekali.." Mendengar teguran itu. Semangat dan keuletan semacam ini betul-betul sesuatu yang luar biasa sekali.

dia baru bisa menegur. tapi dia masih tetap berdiri termangu disitu sambil mengawasi dengan mulut melongo.. tanpa terasa bulu kuduknya pada bangun berdiri." Teringat akan setan.. kalau tidak. ternyata hutan itu sepi dan kosong. Mendengar seruan tersebut. jangan-jangan di sini ada setannya. entah sejak kapan telah duduk seorang kakek yang amat gagah. tak sadar Suma Thian yu berjalan mendekatinya. tidak mungkin.Tiraikasih Website http://kangzusi. dengan cepat Suma Thian yu berpaling tapi dengan cepat dia menjerit kaget: "Aahh!” Ternyata diatas batu cadas raksasa itu. Siapakah kau orang tua?" Dengan ramah kakek itu mengape kearahnya lalu ujarnya sambil tersenyum manis: “Mari.. kemarilah. “Mungkinkah aku telah salah mendengar? Aaaaah.com/ Tapi dengan cepat dia merasa terkejut.. meski dia merasa kakek itu ramah dan amat simpatik. hawa dingin pun segera menyerang ke dalam ulu hatinya. . tidak mungkin aku salah mendengar. tak nampak sesosok bayangan manusia pun berada disana. Sampai lama sekali... "Bocah. Suma Thian yu segera tertarik oleh kelihaian yang mengagumkan itu. tapi sepasang matanya masih menampikkan sorot mata takut.. ketika berkibar terhembus angin kelihatan menambah kewibawaannya. jenggotnya sepanjang dada. kau tak usah takut bocah!” Seakan akan mempunyai suatu daya pengaruh yang besar tak terbantahkan. aku berada disini!” suara yang parau tua itu kembali berkumandang datang.aaah. Tampak kakek itu memakai baju pendeta yang berwarna abu-abu.

tanpa terasa dia menundukkan kepalanya rendah-rendah. dia menyambung kata–katanya lebih jauh: "Aku sudah semenjak tiga hari berselang memperhatikan gerak gerikmu. "Haaahhh. kau bisa mencuri belajar demi kepentingan pribadi.. Kembali kakek berambut putih itu berkata: “Bocah. yaa. dikemudian hari kau pasti akan berhasil dengan sukses" . juga menunjukkan hasratmu untuk maju” Mendengar perkatan itu. haahhh..tak usah malu.Tiraikasih Website http://kangzusi. dengan usiamu yang begitu muda tapi tekun melatih diri. ilmu pedang ini.... Suma Thian yu merasakan hatinya bergetar keras.. kakek berambut putih itu segera tertawa terbahak-bahak.. Yu ji menjawab. kau tahu sudah berapa lama aku datang kemari? Ketika di tunggunya sebentar dan tidak melihat. siapakah namamu? Darimana kau pelajari ilmu pedang tersebut?" Dengan hormat sekali Suma Thian yu menjawab.. segera pikirnya: Darimana dia bisa tahu kalau aku belajar dengan mencuri? Jangan-jangan dia adalah dewa?” Berpikir sampai disitu. “Bocah.. semua persoalanmu cukup kupahami. “Aku bernama Suma Thian yu. tanpa terasa merah padam selembar wajahnya karena jengah.. bagaimana mungkin dia dapat berterus terang kepada orang lain? Melihat bocah itu ragu-ragu untuk menjawab. bagaimanapun juga kepandaian tersebut diperoleh dengan jalan mencuri.com/ Dengan cepat kakek berambut putih menjulurkan tangannya untuk membelai rambut Suma Thian yu. Tiba-tiba dia merasa rikuh untuk mengatakanya keluar. tiada sesuatu yang perlu dijengahkan.. dengan usiamu yang begitu muda. hal mana boleh dibilang sesuatu yang luar biasa. haaahhh. lalu sambil tertawa katanya.

pada hakekatnya seperti dewa dalam dongeng. aku dapat.com/ Dengan mulut membungkam Suma Thian yu mendengar perkataan itu tanpa berbicara..Tiraikasih Website http://kangzusi. "Bagus sekali!. Yu ji segera mendongakkan kepalanya memandang ke arah kakek itu dengan pandang menyesal... apa yang kau lakukan memang benar. apakah kau orang tua bersedia memberi pelajaran ilmu silat padaku?” Kakek berambut putih itu segera tertawa terbahak-bahak. aku tak dapat menyalahkan dirimu" Setelah mendengar perkataan dari kakek itu. sambil tertawa dia lantas manggut-manggut. tak mau menjawab tak apalah” kakek berambut putih itu tertwa terbahak-bahak dan mengganguk memuji. beritahu kepadaku.. tanpa terasa timbul rasa hormatnya kepada kakek itu. siapakah orang yang berdiam bersamamu didalam gua itu!” tanya si kakek lebih jauh.. "Bocah. Suma Thian yu merasa semakin rikuh sehing¬ga selembar wajahnya berubah menjadi merah padam seperti kepiting rebus. ...” “Dapatkah kau hidup menderita?" tanya si kakek lebih jauh. inginkah kau untuk mempelajari ilmu silat yang luar biasa?" mendadak kakek itu mengalihkan pokok pembicaraannya ke soal lain." “. bagus sekali. kau tak usah berbicara lagi. aku bu kan orang jahat.. aku cukup memahami maksud hatimu itu. sorot mata itu seakanakan sedang memberi-tahukan kepada si kakek bahwa dia tak dapat menjawab sejujurnya. “Dapat." dengan cepat Suma Thian yu menggelengkan kepalanya berulang kali tanpa menjawab. dia hanya merasakan kakek ini terlampau misterius. "Bocah... Tampak kakek itu bisa memahami maksud hati diri Yu ji. "jangan takut.. "bocah. "Ingin.. tak sepatah katapun yang diutarakan keluar dari mulutnya.

sementara benaknya masih dipenuhi oleh semua gerak-gerik. terutama sekali kata sikakek menjelang kepergiannya tadi. dia tak tahu kakek berambut putih tadi seorang kawan atau lawan.haah. Tampaknya dikala dia menganggukan ke¬palanya tadi. Yu ji menjadi tertegun.. seakan-akan si kakek itu sudah tahu kalau orang yang menghuni didalam gua itu adalah Kit hong kiam kek Wan Liang.Tiraikasih Website http://kangzusi. kakek itu sudah pergi meninggalkan tempat itu.com/ "Haah. termasuk orang dalam gua itu.. lagipula akupun tak tahu harus menggunakan kepandaian apa saja untuk memberi pelajaran Kepadamu!" Mendengar jawaban tersebut. Rupanya sikakek berambut putih yang semula berada didepan matanya itu kini sydah lenyap tak berbekas. tapi ingat jangan kau ceritakan pertemuan kita pada hari ini kepada siapun...tulang belulang lohu sudah hampir mengering. mengerti?" “Yu ji turut perintah" dengan hormat sekali Suma Thian yu segera membungkukan badannya memberi hormat. bocah itu segera menjerit kaget... mana mungkin aku bisa memberi pelajaran Kepadamu. Dengan termangu-mangu Suma Thian yu memandang ketempat kejauhan sana. Tanpa terasa Suma Thian yu menjadi agak takut. serta setiap patah kata yang dilakukan kakek itu. lalu dengan keheranan dia bertanya. Dalam hati kecilnya mulai diliputi perasaan curiga. tingkah laku. "Kalau begitu. . kakek berambut putih itu sudah menukas kembali: "Besok pagi kau boleh datanglagi kesini. sedemikian cepat gerakan tubuh nya sehingga sukar rasanya untuk di percayai.... Siapa tahu ketika mendongakkan kepalanya lagi." Belum habis dia berkata.

dari seorang bocah yang manis. Cuma sekarang dia sudah bukan Yu ji yang dulu. Setiap pagi. dari dalam hutan bambu disebelah barat puncak Gi im hong di bukit Kiu ih san. Yaa.Tiraikasih Website http://kangzusi. selalu muncul segulung cahaya pedang yang menyambar-nyambar. waktu terasa berlalu dengan begitu cepat. Bagian Kedua MUSIM panas kembali telah menjelang tiba. mengapa suhu belum juga datang? Aahh benar. delapan tahun sudah lewat tanpa terasa. dia orangtua telah berkata kalau hari ini kedatangannya akan sedikit terlambat” . kini Suma Thian yu telah berubah jadi seorang pemuda tampan. lewat secara kebetulan saja? Atau mungkin dia memang benar-benar ada niat untuk memberi pelajaran ilmu silat kepadanya? Pelbagai ingatan yang berkecamuk dalam benaknya itu. sambil menarik kembali pedang bambunya dia lantas bergumam: “Heran. "Siapakah dia?" tanpa terasa Suma Thian yu bergumam seorang diri. siapakah dia? Siapakah kakek yang aneh itu? Mungkinkah dia adalah orang yang bermaksud jahat terhadap Kit hong kiam kek Wan Liang? Mungkinkah dia adalah seorang musuh paman nya yang sedang mengincar keselamatannya? Atau orang ia.com/ Dia hanya merasa bahwa kemunculan kakek berambut putih itu kelewat aneh. Cahaya tersebut dipancarkan dari pedang Suma Thian yu setiap kali dia melatih kepandal silatnya. Tatkala dia telah selesai melatih ilmu pedang Kit hong kiam hoat nya. dan kepergiannya juga terlampau misterius. membuat Yu ji jadi termangu-mangu.

. dengan cepat dia sadar kalau telah berjumpa dengan musuh tangguh. dia segera melakukan pengejaran dari belakang. panjangnya kurang lebih satu depa dan seluruh badannya memancarkan cahaya emas seandainya ular itu tak bergerak di tanah. . orang pasti akan mengiranya sekeping emas. Delapan tahun melatih diri dengan tekun.Tiraikasih Website http://kangzusi. aku masih mengira ada senjata rahasia yang di sambit datang" Ternyata benda kuning tersebut adalah ekor ular kecil yang berwarna kuning emas. kemudian setelah melihat kearah benda itu.. mendadak... tanpa memikirkan tentang ancaman mara bahaya lagi. tanpa terasa timbul sifat kekanak-kanakannya. "Aaaah. Walaupun Suma Thian yu dibesarkan diatas gunung. tapi baru pertama kali ini dia saksikan ular kecil seindah ini. cepat-cepat ia melarikan diri keluar hutan. ilmu meringankan tubuh yang dimiliki Suma Thian yu sekarang boleh dibilang sudah mencapai tingkatan yang luar biasa sekali. "Sreeett” setitikk cahaya emas menyambar kearahnya dari depan sana. sambil menekuk kaki kirinya dan menarik kebelakang secara tiba-tiba tubuhnya melesat ke belakang dengan gerakan datar. Tatkala baru tiba ditepi hutan. pelanpelan dia berjalan keluar dari hutan bambu itu.com/ Sambil berkata dengan menentang pedang bambu.. pikirnya dengan geli. tatkala ular emas itu menyaksikan Suma thian yu dapat menggegos seranggannya dengan gampang dan sedikitpun tidak gugup. Suma thian yu menjadi amat terperanjat. apa lagi mendapat petunjuk dari guru yang pandai. Tampak tubuhnya melejit ketengah udara lalu mengejar dari belakang tubuh ular emas tersebut. benda kecil ini hanya mengagetkan hati ku saja..

.com/ Bagaikan dibelakang tubuhnya ada matanya. Maka kakinya lantas menjejak tanah. secepat kilat ular tadi menyusup kedalam semak belukar disamping gua tersebut. tapi dia tak tega berbuat begitu. Tatkala Suma Thian yu menyaksikan mahluk kecil itu pandai sekali berkelit dan melarikan diri. Akhirnya ular berwarna emas itu telah lari menuju kedepan sebuah gua. Suma Thian yu yang menyaksikan kejadian itu menjadi amat gelisah. kemudian seluruh tubuhnya melambung ketengah udara bagaikan anak panah yang terlepas dari busurnya dia menerjang kearah mana ular emas itu melarikan diri. Si ular emas itupun cukup licik. Sebenarnya asal dia sambit binatang itu dengan batu. ia merasa kalau bisa ditangkap hidup-hidup. maka ketika ia menyadari akan hal ini. sudah pasti makhluk kecil itu merupakan kawan bermain yang menyenangkan. keadaan sudah terlambat. mendadak dia melingkarkan tubuhnya menjadi satu hingga berbentuk gelang. timbul perasaan ingin tahu dan gembira nya didalam hati dia merasa semakin tertarik dengan binatang tersebut. niscaya ular emas itu akan terbunuh. ular emas tadi telah menyusup masuK kebalik semak belukar. ternyata ular emas itupun merasa kalau Suma Thian yu sedang mengejar dirinya. ternyata ia melejitkan tubuhnya lalu sambil membabatkan ekornya ketanah. kuatir ular emas itu lari kedalam gua sehingga lebih sukar untuk menangkapnya. Maka selangkah demi selangkah dia mengejar terus dengan ketat. Tindakannya ini sama sekali diluar dugaan Suma Thian yu.Tiraikasih Website http://kangzusi. kemudian menggelinding sejauh dua kaki lebih dari tempat semula dengan suatu gerakan yang amat cekatan.

menengok dari luar.. Mendadak satu ingatan melintas didalam benaknya. sebenarnya saya hanya ingin mengajakmu bermain. dengan cepat dia mengambil sebatang ranting pohon dan menghantam kesana kemari di sekeliling semak tersebut. betapapun besarnya nyali Suma Thian yu. lalu gumamnya. Dalam keadaan demikian. bila kena kutemukan lagi dikemudian hari.. dalam anggapannya asal ular emas kecil itu masih bersembunyi disana. keadaan dalam gua itu gelap gulita dan terasa menyiarkan bau amis yang menusuk hidung. akhirnya dengan hati mendongkol dia mema tahkan ranting pohon tersebut sembari menyumpah. niscaya dia akan kabur keluar. “Ingat saja”. Semak yang lebat telah tumbuh diluar gua itu sehingga hampir saja menutupi seluruh gua tadi." Tapi pemuda itu enggan menyerah dengan begitu saja. Suma Thian yu segera memandang sekejap kedalam gua. tak urung hatinya agak keder juga. Akhirnya dengan gemas bercampur dongkol didepakdepakan kakinya keatas tanah sambil menghela napas. "Benar-benar seekor binatang yang licik. tanpa ragu-ragu lagi dia berjalan menuju ke depan gua. tapi melihat keadaan gua tersebut ia menjadi tertegun.Tiraikasih Website http://kangzusi. Siapa tahu walapun sudah dibongkar sekian lama ternyata tiada hasilnya barang sedikitpun.com/ Buru-buru Suma Thian yu melayang turun keatas tanah dan memeriksa sekeliling semak tersebut. Jangan-jangan dia kabur kedalam gua? Berpikir sampai disitu. siapa tahu kau ketakutan. pasti tak akan kuampuni dirimu. namun bayangan tubuh dari ular emat tadi sudah lenyap tak berbekas. dia menjadi .

ada akal.Tiraikasih Website http://kangzusi. apalagi setelah di injak-injak. depan gua itu menjadi rata dan suasana didalam gua itupun menjadi lebih terang. Mendadak dia seperti teringat akan sesuatu. andaikata didalam gua tersembunyi binatang buas atau ular beracun. dengan putus asa dia lantas memandang sekejap ke arah depan gua. ternyata didalam gua tenang-tenang saja tanpa terjadinya suatu peristiwa. Mendadak ia menangkap suara rintihan yang sangat lemah berkumandang datang dari dalam gua itu. untuk menang¬kapnya kembali pun bukan suatu pekerjaan yang mudah.com/ sangsi untuk me lanjutkan perjalanannya memasuki gua tersebut. apalagi kalau ular emas itu sudah terlanjur kabur. Tindakannya ini bukan khusus untuk membuat terangnya suasana dalam gua saja. Tapi sudah sekian lama ia menunggu. Berpikir demikian. setelah terjadinya kegaduhan barusan. hal ini membuktikan kalau didalam gua itu memang tidak terdapat makhluk beracun atau binatang buas. suara tersebut . seketika itu juga semua rumput dan ilalang sudah terpapas bersih. Seandainya dalam gua itu berdiam binatang buas atau ular beracun. dengan girang serunya kemudian: "Aaah. tak selang berapa saat kemudian. Dengan memberanikan diri Suma Thian yu lantas melangkah masuk kedalam gua itu. bukankah tindakannya memasuki gua tersebut akan sangat membahayakan keselamatan jiwanya. niscaya binatang-binatang itu sudah kabur keluar. kali ini kau simakhluk kecil jangan harap bisa lolos lagi!" Tampak pedang bambunya diayunkan keatas semak didepan gua itu dengan sepenuh tenaga.

Anehnya. namun tiada sesuatupun yang berhasil ditemukan. semen-tara suara aneh tadi masih saja berkumandang tiada hentinya. sudah jelas suara tersebut bukan suara manusia. tapi darimana datangnya suara rintihan tersebut. Delapan tahun melatih diri dengan tekun tenaga dalam yang dimiliki Suma Thian yu sekarang telah membuat pemuda tersebut bisa memandang ditempat kegelapan. darimana datangnya suara aneh itu? Tanpa terasa peristiwa ini membuat Suma Thian yu tidak habis mengerti. Jika tiada benda. ketika ia mencoba memeriksa sekitar tempat itu. hal ini merupakan bukti kalau tempat itu sudah lama tak pernah dijamah manusia sehingga udaranya lembab. kemudian atas dorongan rasa ingin tahu yang tebal. Maka dari dalam sakunya dia mengeluarkan korek api dan membuat alat penerangan yang diangkat keatas. untuk sesaat lamanya dia berdiri termangu disitu sambil termenung.com/ bagaikan rintihan kesakitan dari sejenis binatang. hatinya semakin keheranan ternyata di tempat itu tidak dijumpai apa-apa. kini dia sudah memperhatikan keadaan dalam gua. dia melanjutkan kembali perjalanannya memasuki gua itu. tapi menurut dugaannya.Tiraikasih Website http://kangzusi. Cahaya api yang berada ditangannya membuat suasana dalam gua itu menjadi terang. Bau apek didalam gua tersebut amat tebal. tapi oleh karena sudah ber¬usia lama hingga diatasnya sudah dilampiri oleh debu dan . tiada makhluk. gua itu kosong melompong. Mendadak Suma Thian yu menemukan dinding gua yang datar dan licin itu penuh didapati tonjolan-tonjolan serta lekukan-lekukan yang sangat aneh. suara yang sangat aneh itu masih saja berkumandang datang dari dalam gua itu.

. Sementara dia sedang berdiri sambil memperhatikan bentuk gaya dari ukiran tersebut. Buru-buru Suma Thian yu menggosoknya dengan tangan. . tapi yang pasti bau harum tersebut membuat sekujur badannya segera segar kembali. dia seringkali mendengar suhu serta paman Wan nya membicarakan kejadian semacam ini. Penemuan ini segera saja membuat pemuda itu kegirangan sampai lupa daratan. sampai matipun dia tak akan berani untuk mengejarnya. seperti juga bau buah yang matang. sudah pasti disinilah seorang tokoh silat jaman dahulu kala meninggalkan ilmu silatnya. dan mungkin dia pun tak akan terpancing sampai di dalam gua kuno ini. Kejadian ini boleh dibilang merupakan suatu penemuan yang tak terduga. seandainya tidak diperiksa dengan seksama sulit rasanya uniuk menemukan rahasia tersebut. diatas dinding tersebut segera muncul sebuah ukiran berbentuk manusia. Selama delapan tahun terakhir ini.Tiraikasih Website http://kangzusi. Suma thian yu tahu kalau ukiran manusiadibuat oleh kepandaian silat yang maha sakti. Bentuk ukiran dari manusia-manusia itu ada yang berbentuk duduk atau berukir secara hidup dan indah. bau itu harum sekali. andaikata dia juga tahu kalau ular kecil berwarna emas itu merupakan raja ular yang paling beracun di didunia ini.com/ pasir. setelah pasiur dan debu itu hilang. buru-buru dia membersihkan dinding yang lain dari debu dan pasir. setiap kali dia selesai membersih¬kan sebuah tonjolan maka muncul pula sebuah ukiran berbentuk manusia. Dalam sekejap mata pula bau busuk yang semula menyelimuti gua itu tersapu lenyap hingga tak berbekas. mendadak terendus bau harum yang menyegarkan muncul dari balik gua itu. seperti bunga anggrek.

Siapa tahu. sebaliknya suara eneh yang kedengaran tadipun makin lama semakin bertambah nyaring. pada saat itulah suatu peristiwa aneh kembali terjadi di depan matanya. sewaktu dia membungkukkkan badannya mendekati rumput liar tersebut. hal ini membuatnya semakin tertegun dan keheranan. bau harum semerbak yang terendus makin menebal. Tampak olehnya rumput liar itu terbagi menjadi tiga daun. walaupun Yu ji telah menggeledah seluruh isi gua itu. Ternyata dugaannya memang benar. warnanya merah darah.Tiraikasih Website http://kangzusi. untuk sesaat lamanya Su¬ma Thian yu menjadi lupa dengan ukiran di atas dinding yang baru saja ditemukannya itu. Tapi. dia lantas membuang sisa obornya ke tanah dengan harapan akan pergunakan sisa waktu yang amat sedikit itu untuk mengingat ingat gerakan aneh yang tertera diatas dinding. Tatkala sisa obor itu dibuang ke atas tanah. janganjangan bau harum tadi berasal dari rumput liar ini?". Sejak kecil Suma Thian yu memang dipelajari nama dan bentuk pelbagai rumput dan tumbuhan aneh dari kit hong . bentuk daunnya seperti pedang dengan panjang sejari tangan. Dalam pada itu bahan penerangan yang di bawanya sudah hampir habis. tiba-tiba saja ia temukan disudut dinding gua itu tumbuh sebatang rumput liar yang kecil dan pendek. Dengan langkah lebar dia lantas berjalan masuk kedalam gua menghampiri sumber dari suara aneh tersebut. alhasil dia tidak berhasil menemukan sesuatu apapun yang mencuri-gakan. tanpa terasa ia teringat kembali dengan bau harum semerbak yang diendusnya tadi.com/ Tapi suara aneh tadi bergema semakin nyaring daripada tadi.

com/ kiam kek Wan Liong. segulung cairan segar segera meleleh keluar lewat lidahnya masuk ke dalam perut. Maka diapun membungkukkan badan dan menjilat daun berbentuk pedang itu dengan lidahnya. hal ini benar benar merupakan suatu tindakan yang patut disesalkan. pemuda itu segera merasakan tubuhnya seakan-akan terjerumus ke dalam gudang es yang dingin sekali. Tak terlukiskan rasa kaget yang dialami Suma Thian yu.. apalagi ketika cairan tadi masuk ke dalam perutnya. menyianyiakan selembar daun yang di lakukannya barusan sudah merupakan pantangan yane besar. Dasar sifat kanak-kanakanya belum hilang. ilmu Ciong . Baru saja ujung lidahnya menyentuh daun tersebut. buru-buru dia duduk bersila sambil bersemadi. ternyata dia tidak mengetahui nama dari rumput aneh dijumpainya sekarang. jika sisa yang tinggal dua lembar itu harus disia-siakan belaka. Bukankah daun itu masih segar sewaktu dipetik? Mengapa begitu tersentuh dengan tangannya lantas layu dan mati? Setelah mengalami pengalaman tersebut. ternyata Suma Thian yu memetik selembar daun pedang tersebut dari tangkainya dan dien-dus dekat lubang hidungnya. meski begitu. . rongga badannya terasa merekah besar. begitu daun tadi tersentuh oleh tangan Suma Thian yu. dia tak berani bertindak gegabah lagi. ia tahu tumbuhan aneh semacam ini merupakan suatu tumbuhan yang amat langka. Siapa tahu. "Weees!" diiringi suara yang pelan. Kenyataan ini membuat Suma Thian yu semakin tercengang.Tiraikasih Website http://kangzusi. Seketika itu juga sekujur badannya gemetar keras.. mendadak. tiba-tiba saja daun tadi menjadi layu dan bau harumnya pun seketika itu juga lenyap tak berbekas.

seketika itu juga Yu ji merasakan perutnya seperti mau meledak. dia segera merasakan sekujur badannya menjadi lebih enteng dan segar. lalu seperti seekor tikus yang terjang kesana terjang kemari secara beruntun menembusi jalan darah Im ciau. Hun sui. bukan saja membuat badannya saja bergetar keras. segulung cairan panas secepat kilat menerjang masuk melalui rongga mulut dan mengalir ke dalam perutnya. ki ciau dan Thim liong ki hiat.com/ goan sim hoat ajaran Kit hong kiam kek Wan Liang segera dikerahkan untuk mengelilingi seluruh badannya. Tak lama kemudian hawa dingin tadi lenyap tak berbekas. lagipula memang berbakat alam. tatkala caiian tersebut masuk kedalam tubuhnya. Tak lama kemudian. maka dengan kilat ia membungkukkan badannya lagi dan menempelkan lidahnya keatas daun terakhir yang masih tersisa. Begitu hawa panas tadi berjumpa dengan hawa dingin yang berada dalam perutnya. seketika itu juga terjadi suatu reaksi yang sangat hebat. Yu ji merasakan hawa panas menyengat sekujur badannya membuat peluh jatuh bercucuran menbasahi sekujur tubuhnya. rasa sakit yang melilit perutnya tak terlukiskan dengan kata-kata. Dengan cepat pemuda itu tahu kalau ilmu Ciong goan sim hoat ajaran paman Wannya masih belum mampu untuk .Tiraikasih Website http://kangzusi. Kemudian setelah berhenti cukup lama didalam jalan darah Tham tiong hiat. Kian it. semua penderitaan yang dialaminya itu telah hilang tak berbekas. seluruh lidahnya kontan menjadi kaku bercampur gatal. dengan cepat ia sadar kalau benda yang dihisapnya adalah suatu benda yang amat langka. Kali ini. Dasar pemuda yang pintar. aliran hawa panas itupun dengan melewati pusar bergerak naik keatas menuju Khi hay hiat. buru-buru dia memejamkan matanya untuk mengatur pernapasan.

kemudian setelah mengitari tubuhnya sekali lagi hawa panas tadi mengalir kembali ke dalam pusar. hal ini membuat Thian yu semakin keheranan. dia merasakan tubuhnya sangat enteng sekali seperti tak berbobot lagi. Tanpa terasa pemuda itu segera menjerit kaget: "Aaah. Suma Thian yu meng hembuskan napas panjang. dan sambil menyeka keringat. gempa bumi!" Bagaikan anak panah yang terlepas dari busurnya dia lantas melejit keluar dari dalam gua. padam. tinggal sisa cahaya kuning yang redup tapi suasana dalam gua itu justru terasa makin terang benderang. . ternyata ilmu gabungan ini luar biasa sekali. akhirnya hawa panas yang menyengat badan itu berhasil menembusi jalan darah Tham tiong hiatnya mencapai jalan darah Hoa kay hiat diatas ubunubun. Maka dengan cepat dia mencoba untuk menggabungkan ilmu Hu siang sin kang ajaran dari kakek berambut putih itu dengan kepandaian ajaran paman Wannya. Dengan cepat Suma Thian yu berpaling. Kebetulan pada waktu itu api obor sudah. apa yang terlihat membuat ia terkejut sehingga peluh dingin bercucuran. dari belakang tubuhnya berkumandang suara gemuruh yang amat memekakan telinga. mendadak dari atas langit langit gua berkumandang suara batuan yang retak. ketika angin berhembus lewat.com/ mengusir hawa panas dalam tubuhnya itu untuk bergerak lebih ke atas. Bagaikan baru lolos dari beban berat. darimana dia bisa tahu kalau hal tersebut justru merupakan kasiat dari ke dua lembar daun berbentuk pedang itu? Sementara dia masih kebingungan. Padahal.Tiraikasih Website http://kangzusi. diikuti permukaan tanah di mana ia berpijak bergoncang keras. baru saja tubuhnya mencapai pintu gua.

cepat-cepat dia melejit ketengah udara.Tiraikasih Website http://kangzusi. belum tentu dia akan menjumpai rumput mestika tersebut. Tapi begitu sampai didalam hutan bambu. batu cadas bergulingan. diamdiam ia berpekik dalam hati kecilnya: "Aduh celaka.." Berpikir demikian. kepandaian sakti yang tertera dalam gua itu akan punah dengan begitu saja.com/ "Sungguh berbahaya!" pekiknya dalam hati. suhu pasti sedang menanti dengan hati yang amat gelisah. Menyaksikan bencana alam yang sedang berlangsung itu.. mendadak Suma Thian yu teringat dengan gurunya. ternyata gempa bumi telah berhenti. Ya. seluruh jagad seakan berubah menjadi mengerikan. namun goncangan diluar masih berlangsung terus dengan dahsyatnya. pohon bertum bangau. gua kuno tersebut sudah rata dengan tanah. Memandang reruntuhan batu gunung yang menimpa gua itu. Suma Thian yu menghela napas panjang gumamnya: "Sayang sekali. bukankah ilmu silat maha sakti yang tertera diatas dinding akan berhasil dipelajarinya? Tapi. sedang diatas batu cadas besar itupun tampak seorang kakek berambut pulih sedang duduk dengan tenang disana. andaikata sehari lebih awal dia temukan gua itu. Kalau takdir telah berkata demikian siapa yang bisa membantah? Coba kalau Suma Thian yu sehari lebih awal menemukan gua itu.jika takdir telah mengatur segala sesuatunya.. . bagaikan hari kiamat sudah hampir tiba.. siapa pula yang bisa membantah? Kini. lalu secepat kilat dia meluncur kedepan menembusi hutan bambu yang lebat. Ternyata gua itu tak sanggup menahan getaran gempa yang amat dahsyat itu sehingga runtuh kebawah.

lalu sambil berlutut jawabnya dengan agak gagap: ""Tecu tahu salah. lalu tanyanya dengan keheranan: “Apa yang telah kau jumpai? Cepat katakan kepadaku dengan berterus teriang. tak sulit untuk membawamu mencapai puncak kesem-purnaan yang tak terhingga" .. bagaimana masuk ke dalam gua dan bagaimana dia salah makan daun liar. akupun tak usah menguatirkan keselamatanmu lagi. asal kau bersedia melatih diri beberapa saat lagi.. ini baru cerita besar." Tentu saja Suma Thian yu tak berani berbohong.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ Menghadapi serangkaian peristiwa yang beruntun itu. betul-betul suatu penemuan aneh. " Belum habis pemuda itu menyelesaikan kata-katanya. sambil tertawa kakek itu baru berkata: "Suatu penemuan aneh. menanti anak muda itu telah menyelesaikan kata-katanya.. dia lantas membeberkan bagaimana ia menemukan ular beracun. tenaga dalammu telah mencapai puncak kesempurnaan.. Mulai sekarang. mendadak terdengar kakek berambut putih menegur: "Kau telah pergi kemana? Sudah hampir setengah jam lamanya aku menantikan kedatanganmu" Dengan cepat Suma Thian yu menghampiri gurunya. Suma Thian yu benar-benar dibuat kebingungan tak karuan. Yu ji. pikirnya: "Jangan-jangan aku berada impian? Atau mungkin gempa bumi itu hanya tipuan?” Sementara dia diliputi oleh perasaan curiga dan tidak habis mengerti.. si kakek berambut putih itu telah menjerit tertahan. suatu peristiwa yang besar sekaii. urat Jin meh dan tok meh dalam tubuhmu sudah tembus. penemuan aneh seperti ini bukan setiap orang dapat mengalaminya. aku.. Kakek berambut putih itu mendengarkan semua penuturan dengan seksama..

sedang yang lainnya berkhasiat kebal racun. hal sudah merupakan suatu kejadian yang luar biasa.com/ Suma Thian yu hanya termanggu seperti tidak memahami perkataan tersebut. sudan barang tentu rasa girangnya tak terlukiskan dengan kata-kata. "Nak. sedang dua lembar lainnya. Mengetahui kalau lengan kirinya kebal terhadap segala macam racun. yang satu bisa membuat orang melihat dalam kegelapan seperti ditempat terang. Suma Thian yu yang mendengar ucapan tersebut menjadi amat keheranan. namun kakek rambut putih itu tidak ambil perduli. itulah sebabnya daun itu dengan cepat menjadi layu. kemudian dia berkata lebih lanjut. tapi ada satu hal tak usah kau kuatir. apakah kau lupa bahwa daun itu kau petik dengan tangan kirimu? Tatkala tanganmu menyentuh daun kebal racun tersebut. telapak tangan kirimu menjadi menyerap sari daun tersebut yang menyebabkan lengan itu menjadi kebal terhadap racun. "Tahukah kau. . yakni tangan kirimu sudah kebal terhadap segala macam serangan beracun. daun yang tengah membantumu untuk menembusi nadi Jin meh dan tok-meh dalam dada.” "Rumput itu dimakan Jin sian kiam lan. rumput Jiar apakah yang telah kau makan itu?" “Tecu tidak tahu.Tiraikasih Website http://kangzusi. tanpa terasa dia bertanya dengan wajah keheranan: "Mengapa suhu!" Kakek berambut putih itu segera tersenyum. tapi justru karena itu. tampaknya daun yang terbuang sia-sia itu adalah rumput kebal racun. sari racun tersebut telah menyusup masuk kedalam kulit badanmu. meskipun kau hanya berhasil makan dua lembar saja.

kau memang tidak memalukan menjadi muridku" . apa saja yang telah kau pelajari?” Mendengar pertanyaan itu. sedikitpun tidak mempunyai sifat angkuh..Tiraikasih Website http://kangzusi. kakek berambut putih itu baru bertanya lagi: "Yuji. tahukah kau siapa nama gurumu?” Suma thian yu memandangi gurunya dengan termangu.com/ Sampai lama kemudian. Suma Thian yu segera menundukkan kepalanya dan tak berani menjawab.. andaikata aku menghasilkan seorang murid yang tak becus bukankah hal ni hanya akan menambah dosa bagi umat persilatan?” Setelah berhenti sebentar. sudah berapa tahun kau mengikuti diriku?” “Sudah delapan tahun suhu!” “Betul. "aku tak pernah menyinggung soal ini kepadamu. mendidik murid sukar. sudah delapan tahun” kakek berambut putih itu meng-angguk. “Tecu yang tak berbakti sama sekali tak tahu siapa nama suhu. kemudian menggelengkan kepalanya dengan cepat. kakek berambut putih itu menyambung lebih jauh. tahukah kau mengapa aku tidak memberitahukan hal ini kepadamu?” “Yu ji tak tahu!" "Menerima murid mudah. jujur dan setia. "Selama delapan tahun ini aku selalu dan tiap saat mengamati tabiat serta gerak gerikmu. kuketahui kemudian bahwa kau adalah seorang yang polos. maka sambil tertawa ramah katanya lagi: "Yu ji. Si kakek berambut putih itu cukup tahu akan tabiat bocah itu yang suka merendah dan sedikupun tidak angkuh. selama delapan tahun ini." "Hal ini tak menyalahkan dirimu” kata kakek berambut putih itu sambil mengelus jenggotnya dan tertawa.

mengerti?”. kemudian melanjutkan. bersikaplah jujur kepada orang. ingatlah selalu bahwa manusia itu adalah sederajat. harap kau bersikap jujur dan tulus hati kepadanya. berbicara soal ilmu silat dia terhitung jago nomor satu dunia persilatan. dengan begitu kau baru bisa mengamalkan baktimu untuk umat manusia. jangan anggkuh. bila kau telah berjumpa dengannya nanti. dikemudian hari jika kau sudah berpisah dariku untuk turun kegunung dan be kelana dalam dunia persilatan. artinya belum bisa menyadari ajaran agama To yang sebenarnya. Perlu dimengerti. katanya lagi: "Tahun ini aku telah berusia sembilan puluh tahun. ingatlah selalu dengan ajaran Nabi. jangan takabur.com/ Kembali dia berhenti menarik napas panjang. jadi orang jujur dan bijaksana.Tiraikasih Website http://kangzusi. sejak berusia delapan belas tahun ia terjun dalam . Perguruanku bersumber dari Bu tong pay. orang persilatan menyebutku Put Go cu. hatinya merasa gembira sekali sehingga untuk sesaat lamanya hanya menjadi ternganga dan tak mampu mengucapkan sepatah katapun. sekarang Hian cing tojin adalah keponakan muridku atau juga kakak seperguruanmu. "Hari ini aku baru secara resmi menerima sebagai murid. Dengan hati yang tulus Suma Thian yu menerima nasehat itu. sahutnya dengan hormat: "Tecu menerima perintah" Kakek berembut putih itu segera tertawa lebar." Ketika mengetahui kalau gurunya adalah ketua pendekar besar yang nama besarnya telah menggetarkan dunia persilatan pada enam puluh tahun berselang. kau harus tahu tingkat kedudukkanmu dalam dunia persilatan sekarang adalah sangat tinggi. Put Go cu adalah seorang pendekar besar yang paling kosen dari partai Bu tong semenjak perguruan ini didirikan.

disamping harus berlatih Bu siang sin kang. akhirnya ia berhasil menemukan rahasianya. setiap hari Put Go Cu selalu datang disekitar tempat itu untuk mengawasi keadaan dari bocah itu. ia telah berhasil . Selama delapan tahun. kemudian ia telah menemukan seorang ahli waris yang kesetiannya bisa diandalkan. siapa tahu selama berkelana dia tak menerima murid. Put Go cu menemukan puncak Gi im hong sebagai tempat pertapaannya. secara kebetulan kedatangan mereka diketahui Put Go cu yang meneliti bentuk badan Suma thian yu segera berkesimpulan kalau bocah ini amat berbakat untuk belajar silat. Kiranya sewaktu Kit hong kiam kek Wan liang mengajak Suma Thian yu datang ke bukit itu. meski hanya delapan tahun. maka dia pun segera memunculkan diri dan menerimanya menjadi murid.Tiraikasih Website http://kangzusi. Hanya saja pada waktu itu dia mengira Suma thian yu sebagai murid Kit hong kiam kek. dia tahu kalau Kit hong kiam kek Wan Liang tak lebih hanya memeliharanya tanpa bermaksud untuk menerimanya menjadi murid. dengan mengandalkan sebatang hud tim (kebutan) dia malang melintang dalam dunia persilatan tanpa tandingan. Ilmu pukulan Tay cing to liong ciang yang amat termashur dalam partai Bu tong sekarang. Kendatipun demikian.bersama dengan Tan Pak cu mereka berdua disebut Tionggoan ji cu. Suma Thian yu juga melatih ilmu pukulan Tay cing to liong ciang. Kenyataan ini justru amat cocok dengan keinginan Put go cu. maka ia tak berani bertindak secara gegabah.com/ dunia persilatan. tak lain adalah hasil ciptaan dari kakek itu. Lama kelamaan. Semenjak mengundurkan diri dari dunia persilatan.

"In su. mulai besok kau tak usah datang kemari lagi. kau harus tahu. siapa tak akan mengira kalau jago tua tersebut tinggal dibukit Gi im hong... gunakanlah kebenaran untuk menundukkan orang. jangan menggunakan pedang untuk menaklukkan orang." "Bagus sekali.." Setiap patah kata dari Put Go cu merupakan nasehat yang tiada tara harganya.Tiraikasih Website http://kangzusi.. dunia persilatan merupakan gudang orang pintar. diatas gunung masih ada gunung.. aku selalu percaya dengan watakmu. Lama sekali Put Go cu memperhatikan wajah Yu ji. satu-satunya harapanku sekarang melihat kau menjadi tenar.. memberi bantuan kepada umat manusia dan berbakti untuk dunia persilatan.. meski cukup tangguh kemampuanmu. jodoh semacam ini boleh dibilang merupakan kemujuran Yu ji.." .. "In su!" ujarnya kemudian. pasti akan kuhadapi orang de¬ngan cinta kasih dan menyelamatkan umat manusia dari penindasan. dengan hati yang tulus Suma Thian yu mendengarkan dengan seksama. yang kurang sekarang tinggal kematangannya... tak akan lama kau bisa tenar dalam dunia persilatan.com/ mendapatkan semua kepandaian dari Put Go cu. dengan kepandaian yang kau miliki sekarang.. diatas manusia pandai masih ada manusia pandai yang lain. tapi kalau tidak baik-baik melatih diri.. kemudian ia baru berkata lagi: "Yu ji. kau orang tua. lebih tak menyangka kalau dia bakal menerima seorang murid yang begitu muda. Sudah barang tentu. diam-diam dia mengingat semua perkataan itu didalam hati. "Yu ji pasti akan melaksanakan pesan kau orang tua dengan bersungguh hati. sekarang aku sudah tak mempunyai kepandaian apa-apa lagi untuk diajarkan kepadamu.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

“Tak usah banyak bicara lagi” tukas Put go cu hambar "aku cukup mengetahui maksud hatimu, kau berharap agar aku jangan meninggal kan dirimu bukan!” "Betul!" Suma Thian yu manggut-manggut, wajahnya penuh dengan air mata membuat pandangan matanya menjadi kabur. Dengan cepat Put Go cu menghibur: “Di dunia ini tiada perjamuan yang tak buyar, asal dalam hatimu selalu teringat dengan perkataanku, meski terpisah oleh samudra yang luas, sesungguhnya aku tak berbisah dari hati mu. Anak bodoh, kau sudah bukan anak kecil lagi, setelah belajar silat kaupun harus terjun ke dunia persilatan untuk melatih diri, asal kau bersedia melakukan perbuatanperbuatan yang bermanfaat bagi umat manusia, membantu kaum lemah dan menegakkan keadilan, aku sudah merasa puas sekali." Setelah berhenti sebentar, ia menambahkan: "Kalau ilmu silat hanya dipendam terus di atas pegunungan yang sepi, maka kepandaian tersebut tersebut ibarat barang yang tak berguna, apalagi kau toh masih ada dendam keluarga yang harus dituntut balas” Menyinggung kembali soal “dendam keluarga”, Suma Thian yu segera merasakan darah yang beredar dalam tubuhnya bergolak keras, tadi dia masih merasa berat hati untuk meninggalkan gurunya, tapi sekarang keadaannya menjadi berbeda, api dendam telah membara dalam dadanya, pada saat ini dia malah berharap bisa terbanh meninggalkan tempat itu. Memandang hawa amarah yang mulai menyelimuti wajah Suma Thian yu, Put Go cu menggelengkan kepalanya secara diam-diam sambil menghela napas panjang. Jilid 3. Kitab pusaka yang tidak ada tulisannya

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

"Dunia persilatan yang banyak urusan dan banyak kesulitan, kini telah ber¬tambah lagi dengan seorang bintang pembuluh, napsu mem- bunuh yang berkobar didada orang ini kelewat besar!" Berpikir sampai disitu, dia lantas bertanya, "Siapakah musuh besarmu ?" Sebenarnya Suma Thian-yu sudah terjerumus dalam pengaruh api dendam yang membara, mendengar perkataan itu dia menjadi tertegun lalu menghela napas panjang, dan sahutnya : “Hingga kini tecu masih belum tahu siapa musuh besarku” Tampaknya Pu Go cu juga merasa agak tercengang oleh kejadian tersebut, masa siapakah musuh besar pembunuh ayahnya juga tidak di Ketahui? Dengan cepat dia mendesak lebih jauh: Dunia luas, kemana kau hendak mencari musuhmu?" Apakah sedikit jejakpun tidak kau temukan?” "Tidak" Suma Thian yu menghela napas Panjang. Ketika peristiwa itu terjadi, tecu baru berusia lima tahun, akupun dibopong oleh Thio popo untuk melarikan diri, oleh karena itu siapakah pembunuh ayahku belum kuketahui" "Hm, apa yang pernah dikatakan Thio popo" “Dia hanya pernah berkata pada tecu bahwa musuh besarku adalah seorang penjahat pemetik bunga (Jai hoa cat) yang berhasil buron dari penjara, namanya kurang jelas, suhu, apakan kau tahu siapakah penjahat pemetik bunga tersebut?” Put Go cu termenung dan berpikir sebentar, kemudian sahutnya: "Aaahh jumlahnya terlalu banyak, sulit bagiku untuk mengingat ingat begitu banyak orang, untung saja masih ada setitik cahaya terang ini, cepat atau lambat pasti akan berhasil kau temukan orangnya"

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Selesai berkata, dia memandang sebentar keadaan cuaca, kemudian katanya lagi kepada Suma Thian yu: "Waktu sudah tidak pagi lagi, kaupun harus pulang, tapi sebelum perpisahan ini aku inun sekali menyaksikan hasil latihanmu selama de lapan tahun ini, ilmu pedang Kit hong kiam hoat telah berhasil kau ketahui inti sarimu pukulan Tay cing to liong pat si ajaranku itu satu kali" Mendengar perkataan itu, Suma Tian yu se¬gera merasakan semangatnya bangkit kembali, sahutnya. "Tecu terima perintah!" Menyusul kemudian dia melompat ke tengah lapangan dan memberi hormat dulu kepada Put Go cu, kemudian tenaga dalamnya dihimpun kedalam telapak tangan dan sejurus demi sejurus dimainkan depan penuh semangat. Dalam waktu singkat seluruh arena telah di liputi oleh deruan angin pukulan yang memekikkan telinga, demikian dahsyatnya permainan tersebut sehingga bayangan tubuhnya hampir saja tidak terlihat lagi. put Go cu yang menyaksikan kejadian itu merasa gembira sekali, apalagi setelah mengetahui betapa pesatnya kemajuan yang telah dicapai muridnya itu, tanpa terasa ia lantas men¬dongakkan kepalanya sambil tertawa terbahak-bahak. Tu ji, berhenti!" mendadak Put Go cu mera bentak keras. "Suhu, apakah tecu salah ?" Put Go cu segera menggelengkan kepalanya berulang kali. “Tidak, tidak salah, aku merasa gembira sekali setelah menyaksikan hasil yang berhasil kau capai itu" Suma Thian yu tidak memahami apa yang dimaksudkan gurunya, mendengar perkataan itu, dia lantas bertanya. Cepatlah pulang pulang, dalam gua telah terjadi peristiwa" tukas Put Go cu cepat. "Apa?" Suma Thian-yu menjerit keras saking kagetnya.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Put Gho cu tidak menjawab pertanyaan itu, dia segera menarik tangan Suma Thian-yu sambil serunya dengan gelisah: "Cepat, hayo cepat berangkat, kalau terlambat kau tak akan sempat melihat pamanmu lagi" Sementara pembicaraan berlangsung, kedua orang itu sudah melayang sejauh satu kaki le¬bih, kemudian dengan kecepatan bagaikan sambaran kilat meluncur ke arah gua kuno tersebut. Hingga detik itu, Suma Thian yu masih tertegun dan tidak habis mengerti, dia tak tahu apa gerangan yang sebenarnya telah terjadi. Selama sepuluh tahun berdiam disitu, puncak Gi im hong selalu berada dalam keadaan tenang, bayangan musuh yang selalu dikuatirkan Kit hong kiam kek Wan Liang tak pernah muncul disana, dia yakin hal ini mungkin disebabkan perubahan pintu guanya, atau mungkin juga dia sudah dilupakan oleh umat persilatan. "Tapi, siapa tahu.....” Ketika Put Go cu dan Suma Thian-yu berdua tiba didepan gua, pemandangan yang terbentang dihadapan mereka membuat kedua orang itu merasakan tubuhnya bergetar keras. Ternyata dalam mulut gua itu penuh dengan tanda darah yang mem basahi hampir semua lapangan yang berada disitu, rumput-rumput telah berubah menjadi merah, tiga sosok mayat yang bermandikan darah terkapar kaku disitu. Dengan cemas Put Go cu segera berseru: "Kau cepat masuk ke dalam gua!” Waktu itu Suma Thian-yu sudah kehilangan pegangan, mendengar perkataan itu dengan cepat dia menyelinap masuk kedalam gua.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Namun baru saja masuk ke gua, mendadak kakinya terikat oleh sesuatu benda sehingga hampir saja kakinya jatuh terjungkal ke atas tanah, ketika ia mengamati benda itu, ternyata dia adalah bangkai Siau-hek, si kuda kurus yang setia kepada majikannya. Sementara itu Put Go cu jaga telah masuk ke dalam gua, menyaksikan pemandangan yang terbentang didepan mata itu, ujarnya dengan sedih: "Jangan gugup, jangan panik, anak Yu! Yang penting sekarang adalah mencari pamanmu.” Selesai berkata, mereka berdua segera melakukan pemeriksaan keseluruh gua, namun tak dijumpai bayangan tubuh dari Kit hong kiam kek. Suma Thian yu semakin gugup bercampur gelisah, gumamnya berulang kali. "Aduh celaka, aduh celaka...." "Tampaknya Put Go cu pun merasakan kalau gelagat tidak menguntungkan, buru-buru dia menarik tangan suma thian yu dan mengajak nya keluar, seluruh bukit telah diperiksa namun bayangan tubuh dari Kit hong kiam kek Wan Liang belun juga ditemukan. Perasaan hati mereka dewasa ini berat bagaikan dibanduli barang seberat ribuan kati, terutama Suma Thian-yu, dia merasakan jantung nya berdebar debar keras, seakan-akan hendak melompat keluar dari rongga dadanya saja.... Pemuda itu sudah mendapat firasat jelek, sudah pasti paman Wan nya mengalami nasib tragis, sejak kematian Siauw hek dan ditemu¬kannya tiga sosok mayat didepan gua, tak bisa disangkal lagi suatu pertarungan sengit pasti telah berlangsung disana, dan besar kemungkinannya paman Wan telah mengalami musibah dalam pertarungan itu. Berpikir sampai disini, Suma Thian yu sema kin gugup dan panik, kalau bisa dia ingin ce¬pat cepat menemukan paman Wan.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Bagaikan orang kalap saja dia segera melepaskan diri dan cekalan tangan Put Gho cu, kemudian sambil lari ke depan, teriaknya ber ulang kali: "Paman, paman, kau berada di mana....” "Paman! Paman....." Dia berteriak dengan sekuat tenaga, sambil berteriak sembari berlari, semua jalan di telusuri tanpa tujuan. Tapi tiada jejak apapun yang berhasil ditemukan, tidak terdengar pula suara jawaban. “Habis sudah, habis sudah sekarang, paman lelah lenyap tak berbekas... habis sudah sekarang!" "Paman, Yu ji berada disini, paman...kau berada dimana....?" Put Go cu yang menyaksikan kejadian itu turut merasakan hatinya menjadi kecut, dia kuatir kesedihan yang memuncak akan berakhir dengan isi perut yang terluka, buru buru serunya: “Yuji, Yu ji,.. hati-hati dengan kesehatan badanmu, pamanmu tak bakal tertimpa kejadian apa apa." Ucapan tersebut tentu saja terbatas pada menghibur saja, sebab bahkan Put Go cu pribadipun tidak berani menjamin kalau kit hong kiam kek tak tertimpa kejadian apa apa. Mendadak terdengar Suma Thian-yu menjerit kaget, dengan kecepatan tinggi dia melesat kedalam hutan sebelah depan sana dan meluncur kebawah sebatang pohon. Ketika Put Go cu turut menyusul ke situ tampaklah Suma Thian yu sedang memeluk seorang kakek yang berpelepotan darah, orang itu tak lain adalah Kit-bong-kiam kek Wan Liang. Put Go cu tak berani berayal lagi, buru-buru dia berjongkok sambil menguruti dada Wan Liang, kemudian mengambil keluar buli-buli kecil dari sakunya dan mengeluarkan sebutir pil berwarna kuning.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Dengan cekatan dia membuka mulut Kit hong kiam kek dan menjejalkan obat itu keda lam mulutnya, kemudian diapun membantunya untuk menguruti kembali dadanya. Tak lama kemudian put Go cu menghentikan usahanya, sambil menghela napas dia mengelengkan kepalanya berulang kali. "Aaaai......lukanya kelewat parah, bajingan itupan amat kejam, tak dengan cara se¬keji ini dia melukai dirinya, sekalipun ada obat mestika, paling-paling hanya akan memperpanjang kehidupannya beberapa waktu saja" Mendengar perkataan itu, Suma thian yu merasakan hatinya dingin separuh, dengan sedih dia menundukkan kepalanya, lalu sambil me-meluk tubuh paman Wan nya ia menangis tersedu-sedu. "Paman...ooh paman... dengarkah kau suara panggilanku? Paman...aku adalah Yuji...Yuji yang paling kau sayang, dengarkah kau... paman" "Jangan berteriak lagi" cegah Put Go cu dengan cepat, "sebentar dia akan mendusin, kalau bisa jangan membuat hatinya sedih" Benar juga, tak lama Put Go cu menyelesaikan katakatanya, Kit hong kiam kek Wan liang segera menggerakkan badannya dan membuka matanya lebar-lebar, tapi kemudian menutup kembali. Setelah lewat beberapa saat lagi dia baru membuka matanya yang telah pudar dan memandang sekejap kearah Yu ji, sambil menahan rasa sakit katanya: "Aku sudah tak sanggup lagi, nak, paman sudah tua ... aaai, dia kelewat kejam....dia.....” "Paman, jangan banyak berbicara lagi," buru-buru suma Thian yu berseru, "kau pasti akan sembuh kembali, beristirahatlah dengan tenang, kau pasti akan sembuh kembali."

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Kit hong kiam kek Wan Liang mengerutkan dahinya menahan rasa sakit yang luar biasa, pelan-pelan suma Thian yu membaringkannya ke tanah, tapi dengan susah payah Kit hong kiam kek berusaha menahan tubuhnya dan meronta bangun, ujarnya sambil menggelengkan kenapanya berulang kali : "Nak, aku salah.... aku.... aku tidak baik....baik... memelihara dirimu.... semua urusanmu telah ku.... kuketahui.... aduh, aduuh... apakah Locianpwe ini adalah gurumu....?” Suma Thian yu segera mengangguk, sahutnya dengan jujur. “Benar paman, Yu ji, paman, tahukah kau bahwa Yu ji tak seharusnya mengelabuhimu" Pelan-pelan Kit hong-kiam-kek Wan Liang mengangguk, sahutnya sambil tertawa getir. "Nak, paman tak akan menyalahkan dirimu, tidak seharusnya paman me......melarang kau untuk...untuk belajar ilmu silat" Ketika secara tiba-tiba dia menyaksikan Put Go cu berjalan masuk dari tepi hutan, tanpa terasa bisiknya dengan lirih. "Siapa dia?” Tak heran kalau Kit hong-kiam-kek wan Liang tidak kenal dengan Put Go cu, sebab ke¬tika Kit hong kiam kek wan Liang terjun kedalam dunia persilatan, Put Go cu telah mengundurkan diri dari keramaian dunia persilatan Dengan suara rendah dan hormat Suma Thian yu menjawab: "Dia orang tua adalah Put Go cu, nama yang sesungguhnya tidak Yu-ji ketahui" Begitu mengetahui kalau guru dari Suma Thian yu adalah Put Go cu, salah seorang dari Tionggoan Jicu yang amat termasyhur itu, Kit hong kiam kek Win Liang merasa tertegun, kemudian dengan perasaan lega bisiknya lirih :

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

"Inilah rejekimu nak, paman terlalu gembira, sangat gembira sekali.........” Berkata sampai disitu, mendadak tubuhnya mengejang keras dan muntah darah segar. Suma Thian yu yang menyaksikan kejadian itu menjadi terperanjat sekali, buru-buru teriak nya: "Suhu cepat kemari, pamanku sudah parah keadaannya....." Baru habis dia berkata, Put Go cu yang sedang meronda ditepi hutan itu telah melayang datang, sambil membangunkan kepala Kit hong kiam kek dan menekan nadinya, diam-diam me¬nghela napas sambil menggelegnkan kepalanya. "Aaai, tampaknya ia sudah tak bisa bertahan lagi" Sembari berkata dia lantas mengerahkan tenaga dalamnya untuk menguruti nadinya, tak lama Kemudian Kit hong kiam kek Wan Liang membuka kembali matanya. Setelah memandang sekejap kearah Suma thian yu dan Put Go cu, katanya sambil tertawa getir. "Locianpwee, boanpwe sudah tak sanggup lagi untuk bertahan, tidak kusangka akhirnya aku harus tewas di tangan perempuan rendah itu, mati bukan sesuatu yang menakutkan, tapi jika dendam sakit hati ini belum terbalas......penasaran rasanya hatiku Ia lantas berpaling kearah Suma thian yu, kemudian lanjutnya. "Yu ji, paman mati penasaran, setelah... setelah sampai dalam dunia persilatan, jangan... jangan kau sebut naa... nama dari paman tak akan ada orang yang bi... bisa mengam¬puni dii.... dirimu” Berbicara sampai disitu. dia seperti teringat akan sesuatu, sekujur badannya gemetar keras, mukanya berubah menjadi merah, sambil mi¬ringkan badannya dan menuding ke arah

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

pedangnya yang tergelecak empat kaki dihadapannya, dia berkata. "Sebenarnya pedang itu ingin kuhadiahkan kepadamu, tapi jika kau membawa pedang tersebut malah justru akan mendatangkan ketidak beruntungan saja.....' Tatkala Suma Thian yu menyaksikan kesegaran Kit hong kiam kek Wan Liang tiba-tiba pulih kembali, ucapan yang diutarakan juga ti dak terputus-putus lagi, dia mengira lukanya sudah membaik, hatinya, menjadi girang sekali. Paman kau pasti akan menjadi baik, teri¬aknya dengan gembira "bukankah kau sudah merasa agak baikan sekarang?" Kit hong kiam kek segera menggelengkan kepalanya berulangkali, sahutnya sambil tertawa rawan. "Anak bodoh, terlampau sedikit yang kau ketahui, ingat... ingat de.. dengan ke.. kelicikan kebusukan dunia persilatan... Ketika berbicara sampai disitu, tiba-tiba ha¬tinya terasa amat sakit, dengan memaksakan diri ia berusaha untuk mengendalikan rasa sakit tadi lalu berkata lebih jauh. Bila bertemu de...dengannya.... Siauhu yong .... kau... kau mesti.... Belum habis dia berkata, mendadak sekujur badannya mengejang keras, sepasang matanya dipejamkan rapat-rapat dan seorang jago pe¬dang yang amat termashyur dalam dunia persilatan pun telah mengakhiri hidupnya. Dia sebenarnya masih ingin meninggalkan pesan-pesannya, banyak persoalan yang harus ditinggalkan, tapi mampukah dia mengutara¬kan semua isi hatinya itu? Seorang pendekar besar telah mengakhi hidupnya disebuah bukit yang terpencil, jauh dari keramaian dunia. Apa yang berhasil diperolehnya? Susah payah hidup didunia, mengandalkan kepandaian silatnya menumpas kaum penjahat, tapi apakah yang berhasil diraihnya atas jerih payahnya?

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Menyaksikan paman Wannya berpulang ke alam baka, Suma thian yu merasa sedih sekali, dia segera memeluk jenasahnya dan menangis tersedu-sedu. Put Go cu adalah seorang jago yang sudah lama mengasingkan diri dari keramaian dunia, terhadap segala persoalan dia memandang ham bar, soal mati hiduppun bukan masalah besar baginya, tapi sekarang toh menundukkan juga kepalanya dengan wajah sedih. "Bu liang siu hud" bisiknya lirih. Perasaan hatinya yang tenang kini mulai bergejolak lagi, entah ia sedih karena kematian pendekar besar itu? Ataukah merasa terharu menyaksikan nasib Suma thian yu yang mengenaskan? Sampai lama, kemudian, Put Go cu baru berkata lagi: "Anak Yu, tak usah menangis, ia tak akan mendengar suara isak tangismu lagi, orang yang sudah matipun tak akan bisa hidup kem bali, apa gunanya meui menangis? Kau harus teguhkan hatimu dan melakukan suatu pekerjaan besar yang menggemparkan dunia persilat an sehingga tak sampai menyia-nyiakan harapannya." Ketika mendengar ucapan tersebut, Suma thian yu bukannya berhenti menangis, dia makin sedih. Ia terkenang kembali kejadian dimasa lalu, yakni pada sepuluh tahun berselang, waktu itu ada suatu ketika dia takut kepada pamannya yang berwatak aneh ini, dia membencinya, karena dia tidak mengerti. Teringat Wan Liang pernah berkata begini kepadanya: "Kau masih muda, bagaimanapun juga yang kau pahami masih terlampau sedikit." Yaa, benar, dia memang mengetahui sedikit tentang pamannya itu, mengetahui secara sepintas saja.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Siapa tahu ketika Suma thian yu sudah mulai merasa betapa kasih dan ramahnya paman Wan, ternyata paman Wan telah pergi mening galkannya untuk selamanya, padahal Thian yu masih membutuhkan banyak petunjuk tentang kehidupan didunia ini tapi siapa yang akan memberi petunjuk kepadanya? Berpikir sampai disini, tanpa terasa air matanya kembali jatuh berlinang. Dia tahu, mulai sekarang dia akan menjadi anak tanpa sanak tanpa keluarga dan tanpa rumah. Sewaktu Thio Popo membawanya meninggalkan rumah dulu, dia masih belum tahu apa menderitanya "tak punya rumah", kini nasib jelek menimpa dirinya tanpa terasa, bagaimana mungkin kejadian ini tidak membuat sedih dan mencucurkan air mata.? Bagian KETIGA "BANGUNLAH Thian-yu" tiba tiba Put Gho cu memecahkan kesunyian, "cepat kubur jenasah pamanmu, karena suatu persoalan aku tak dapat tinggal kelewat lama disini" Dengan air mata bercucuran Suma thian yu bangkit berdiri dari atas tanah, lalu memandang sedih ke arah Put Gho cu, sepasang mata nya yang merah telah basah oleh air mata. Put Gho cu tak tega menyaksikan kajadian itu, segera hiburnya: "Kesempatan dimasa datang masih amat panjang, suatu ketika kita murid dan guru pasti akan berjumpa lagi, sepeninggal aku nanti, cepatlah kebumikan jenasah pamanmu, tinggalkan tempat ini dan ingat baik baik pesan terakhir dari pamanmu, dunia persilatan penuh de ngan mara bahaya, lebih baik kau jangan kelewat menonjolkan diri, dalam menghadapi semua persoalan pun harus berhati-hati"

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Sembari berkata dia membelai rambut pemuda itu dengan lembut, setelah memperhatikannya beberapa lama, ia baru berkata: "Nah, aku pergi dulu!” Selesai berkata, tampak sepasang bahunya bergerak, tahutahu dengan kecepatan luar biasa dia lenyap dari pandangan mata Yu ji. Bagaikan baru bangun dari impian, buru-buru Suma thian yu berlutut dan menyembah tiga kali, katanya: "Suhu diatas, tecu tak akan menyia-nyiakan harapanmu" Ketika ucapan tersebut diucapkan, Put Gho cu mungkin sudah berada setengah li jauhnya dari tempat tersebut. Setelah Put Gho cu pergi, Suma Thian yu gera memungut pedang Kit hong kiam milik paman Wan yang tergeletak di tanah, lalu sambi1 memandang ujung pedang, itu gumannya: "Paman, kau orang tua tak akan pernah mati, Thian yu pasti akan mempergunakan pedang ini untuk membangun kembali nama besar serta kegagahan kau orang tua seperti dimasa lalu. "Paman, sekalipun dunia persilatan amat berbahaya dan penuh dengan siasat, Thian yu juga akan menelusurinya demi membalaskan dendam bagi sakit hatimu. "Beristirahatlah dengan tenang paman, berbaringlah disini dengan segala kedamaian, tak usah kuatir, tiada sesuatu yang ber harga untuk kau orang tua pikirkan, tak lama kemudian di dalam dunia persilatan akan muncul kembali seorang Kit hong kiam kek (jago pedang angin puyuh), dialah Thian yu, juga merupakan duplikat dari kau orang tua!" Sambil berkata dia mendongakkan kepala¬nya memandang awan tebal di angkasa, awan yang melayang jauh di udara dan tak mungkin bisa diraba seperti juga meraba impian. Suasana disekeliling tempat itu serasa begitu, seakan-akan keadaan pun turut berduka ci¬ta atas meninggalnya pendekar besar itu.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Mungkin gempa bumi yang terjadi tadi merupakan pertanda datangnya nasib buruk paman? Kalau memang begitu, ooh... betapa agungnya paman" "Yaa, paman memang seorang yang agung” gumam Suma thian yu dengan suara lirih. Kemudian ia mempergunakan pedangnya untuk menggali liang dan membaringkan jerazah Kit hong kiam kek kedalam liang tersebut, tak selang beberapa saat kemudian disitu telah ber¬tambah dengan sebuah kuburan baru, seorang pendekar besarpun beristirahat untuk selamanya disana, yaa untuk selama-lamanya... Dengan termangu Suma thian yu memperhatikan kuburan tersebut, tanpa bicara, sorot matanya kaku dan tak bersinar, tanpa berkedip memandang keatas pusara, sementara titik air mata jatuh berlinang membasahi pipinya. Ia tak perlu berkat apa-apa lagi, tiada orang yang mendengarkan suaranya lagi. Dia berdoa, diam-diam dan secara bersungguh-sungguh... Pikirannya amat kalut seakan dia jauh dari dunia ini, jauh dari mmasyarakat tanpa sanak, tanpa keluarga, yang ada hanya keheningan bukit yang mencekam seluruh jagad. Lama...lama sekali...akhirnya dia bangkit berdiri, baru saja akan membalikan badan, tiba-tiba.... Dua sosok bayangan manusia entah sendiri kapan telah berdiri dibelakangnya, mereka datang tanpa suara berdiri disitu tanpa bergerak membuat Suma thian yu benar-benar merasa terperanjat sekali. Padahal dengan kepandaian silat yang miliki sekarang, secarik daun yang jatuh dari jarak sepuluh kakipun dapat didengar olehnya dengan jelas, tapi mengapa dia tak mendengar apa-apa akan kehadiran kedua orang itu?

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Setelah menenangkan hatinya, Suma thian yu baru memperhatikan kedua orang itu dengan seksama, mereka berdua adalah kakek berusia kira-kira lima puluh tahun yang berwajah serupa, kedua-duanya mengenakan jubah panjang hitam. Waktu itu, kedua orang kakek tersebutpun sedang mengawasi Suma Thian-yu tanpa berkedip, mereka hanya berdiri mematung disana tanpa bergerak barang sedikitpun juga. Satu-satunya perbedaan yang terdapat pada kedua orana kakek itu adalah diatas pipi sebelah kiridari kakek yang ada disebelah kanan terdapat sebuah tahi lalat sebesar kacang kedelai. Bila dilihat dari raut wajah kedua orang ini, tampaknya bukan termasuk orang jahat, agak lega juga Suma Thian yu menjumpai hal ini. Buru buru dia menjura seraya menegur: "Entah ada urusan apa cianpwee berdua datang kemari?" Kedua orang Kakek itu tidak menjawab, ha¬nya senyuman hambar menghiasi bibirnya', mereka tidak bersuara pun tidak bergerak. Suma Thian yu lantas mengira kedua orang itu kalau bukan bisu tentu tuli, maka dengan suara yang lebih keras serunya: "Entah ada urusan apa cianpwe berdua....” Belum habis dia berkata, tiba-tiba terdengar kakek bertahi lalat hitam disebelah kanani itu menukas dengan suara lembut. "Kau tak usah bertanya lagi, aku sudah tahu kuburan siapakah itu.... " Sambil berkata ia lautas menuding ke arah gundukan tanah baru di belakang Suma Thian yu.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Suma Thian yu tidak kenal dengan kedua, orang kakek itu, mendengar mereka berdua langsung menanyakan soal kuburan pamannya begitu bertemu, dikiranya kedua orang ini ada sangkut pautnya dengan orang jahat pembunuh pamannya, kontan saja amarahnya berkobar. "Ada kepentingan apa kau menanyakan tentang persoalan ini?" bentaknya kemudian. Dua orang kakek itu tidak menjadi gusar lantaran peristiwa tersebut, malah justru tertawa bodoh. Dengan suara yang tenang dan halus kakek bertahi lalat itu segera bertanya lagi: “Yang berada didalam sana tentunya orang mati bukan? Siapakah orang mati itu?” Geli dan mendongkol Suma thian yu dihadapkan pertanyaan bloon semacam itu, dengan cepat dia berpikir: "Aaah, jangan-jangan kedua orang ini cuma orang bodoh? karena berpendapat demikian maka tanpa terasa anmarahnya menjadi reda, dengan suara lembut ia menyahut: “Orang mati siapakah yang berada disitu, tak usah kalian urus, aku rasa andaikata kalian mempunyai urusan penting lainnya, lebih baik cepatlah tinggalkan tempat ini" Mendengar ucapan mana, kedu orang kakek itu segera mendongakkan kepalanya dan terta¬wa terbahak-bahak, suaranya keras hingga memantul diseluruh hutan. Sedemikian kerasnya suara tertawa tersebut akhirnya Suma thian yu merasa tak tahan, dengan suara keras jeritnya: "Hey, apa yang kau tawakan? Menjemukan" Dua orang kakek itu menghentikan suara tertawanya kemudian memandang bodoh ke arah Suma Thia yu, setelah itu katanya: "Bocah muda, masih kecil sudah berangasan sekali, lain kali pasti sukar mendapat bini!” Selesai berkata, lagi lagi mereka tertawa terbahak-bahak.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Pada hakekatnya Suma Thian yu dibikin ke¬bingungan setengah mati oleh tingkah lakunya kedua orang itu. coba kalau Kedua orang itu tidak bermaksud jahat kepadanya, niscaya dia sudah memburu kedepan untuk menghajar me¬reka berdua. “Hmm, rupanya kaliau berdua ada maksud un¬tuk memperolok orang? Apa yang lucu? Kalau ada orang mati seharusnya turut berduka cita. masa kalian malah tertawa tergeletak di depan kuburan seseorang yang baru saja mati..." Teguran dari Suma Thian yu ini amat keras tapi tidak pantas untuk dipakai menegur orang yang berusia lanjut, semestinya, dua orang Kakek itu akan mencak-mencak kegusaran setelah mendengar teguran itu, siapa tahu apa yang kemudian terjadi justru merupakan kebalikannya. Terdengar kakek bertahi lalat disebelah kanan itu segera berkata: “Perkataan bocah ini benar juga, kita me¬mang seharusnya bersedih hati, hei hiante, mari kita bersedih hati!" Begitu selesai berkata, ternyata ia benar-benar menangis tersedu sedu, disusul kemudian oleh kakek yang ada disebelah kirinya. Dalam waktu singkat, isak tangis mereda telah menyelimuti seluruh angkasa. Menyaksikan dua orang kakek sinting yang sebentar tertawa sebentar menangis ini, suma thian yu menggelengkan kepalanya berulang kali sambil menghela nafas panjang: “Cukup, cukup.. . tangisan kalian berdua su¬dah cukup, asal..." cegahnya dengan cepat. Dua orang kakek itu segera berhenti menangis, seperti merasa sayang sekali dengan butiran air matanya, begitu berhenti menangis, air mata merekapun berhenti mengalir.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

“Nah bocah cilik" kata kakek bertahi lalat itu kemudian, "permintaanmu telah kulakukan dengan baik, sekarang gantian kami bersaudara yang ingin memohon kepadamu" Tingkah laku yang kocak dan tata bahasa kedua orang kakek yang halus segera mendatangkan perasaan simpatik dalam hati Suma Thian yu, maka diapun segera mengangguk. "Baiklah, asal bisa kulakukan pasti akan ku lakukan, katakanlah terus terang" "Nah begitu baru anak pintar, kakek bertahi lalat itu tertawa, "sekarang aku hendak bertanya dulu, kau tinggal dimana?" "Buat apa kau menanyakan tentang soal ini!” "Tak usah kaugubris, jawab saja pertanyaan ku itu!” "Maaf, sebelum kuketahui asal usul kalian berdua yang sebenarnya, jangan harap bisa mendapat jawaban dariku" "Wah, itu tak benar namanya" desak kakek bertahi lalat dengan cepat, "bukankah kau sendiri yang telah berjanji akan melakukan permintaanku, jangan kuatir, kami berdua bukan penjahat" Suma thian yu segera menggelengkan kepalanya berulang kali. "Siapa yang akan mempercayai ucapanmu? Kalau di lihat dari cara kalian yang datang secara sembunyi-sembunyi saja sudah diketahui kalau kamu berdua agak tidak beres, masa aku tidak boleh curiga?" Mendengar perkataan itu, si kakek bertahi lalat tersebut segera manggut-manggut memuji, sambungnya cepat: "Baiklah, kubatalkan pertanyaanku ini dan sekarang jawab saja kepada kami siapakah orang yang telah tiada ini?" "Maaf, pertanyaan inipun tak dapat kujawab" "Waah... aneh betul kau ini. kalau tidak ingin berterus terang katakan saja secara blak-blakan. Hei, bocah cilik, sebenarnya apakah maksudmu?”

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

"Tidak karena apa apa, hanya sepatah kata bisa kujawab, aku tidak memahami maksud tujuan kalian berdua.” Kakek bertahi lalat itu segera garuk-garuk kepala yang tak gatal, lalu sambil berpaling ke arah kakek yang lain, dia berseru: "Hiante, lebih baik kita jangan mencampuri urusan lagi, mari kita pulang saja dan tidur" Kakek kedua ini macam orang bisu saja, se¬jak muncul sampai sekarang ia tak berbicara sepatah katapun, kakaknya menangis, diapun menangis, kakaknya tertawa, diapun tertawa, sekarang kakaknya hendak pergi ternyata dia pun benar-benar membalikkan badan dan pergi semua tingkah lakunya sungguh tidak habis di-mengerti. Yaa, manusia aneh! Kedua orang itu betul-betul aneh, meski dalam dunia terdapat banyak urusan aneh, namun belum pernah di jumpai manusia seaneh kedua orang ini. Sebelum pergi, kakek bertani lalat ini sempat berpaling dan tertawa bodoh kepada Suma Thian yu seraya berkata: "Hei bocah, sekalipun kau tidak bilang aku juga tahu, kami berbuat begini tak lain Cuma ingin mengetahui apakah kau bisa tutup mulut memegang rahasia atau tidak, padahal suhumu itu sudah memberitahukan semuanya ini kepadaku, setelah berjumpa hari ini, hah ... haah.... ternyata apa yang dikatakan memang tidak bohong!” Berbicara sampai disini, dia lantas bersama adiknya berjalan seenaknya menuju ke hutan. Waktu itu suma thian yu tak sempat berpikir untuk memberitahu asal usul kedua kakek tersebut karena pertama dia sedang sedih, ke¬dua diapun sudah dibikin pusing oleh ulah ke¬dua kakek kembar itu. Tapi setelah mendengar perkataan terakhir si kakek bertahi lalat, hatinya kontan berge¬tar keras, pikirnya cepat. “Heran, darimana ia bisa kenal dengan su¬huku?"

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Baru saja ingatan tersebut meiintas dalam benaknya, satu ingatan lain secepat kilat telah melintas dalam benaknya, dengan suara lan¬tang segera bentaknya. "Cianpwee berdua, harap tunggu sebentar" Waktu itu, kedua orang kakek kembar tersebut telah tiba ditepi hutan, mendadak mereka berhenti, kemudian sambil membalikkan ba-dan, satu dari kiri yang lain dari kanan mereka bersama-sama berjalan balik, sementara senyuman bloon masih menghiasi bibirnya. Dengan seksama Suma Thian yu segera mengamati wajah kedua orang kakek itu begitu merasa dugaannya tak meleset dan tahu kalau mereka adalah tokoh persilatan yang pernah disingung suhunya, diam-diam ia menyesali dirinya yang bermata tak berbiji hingga hampir saja menyia nyiakan suatu kesempatan ba¬gus. Buru-buru dia berlutut ketanah, lalu berseru. "Locianpwee berdua, harap kalian suka memaafkan Thian yu yang punya mata tak berbiji sehingga berbuat kurang ajar kepada kalian, atas kesalahanku tadi, mohon cianpwee berdua sudi memaafkan" Hiiii hiiii hiiii... kau hilang apa bocah cilik?" kakek hertahi lalat itu tertawa terkekeh-kekeh, apa itu cianpwe? Aku tidak mengerti, siapa sih cianpwe mu itu?” Suma Thian yu tahu kalau manusia aneh semacam mereka adalah manusia manusia yang tak suka akan segala adat istiadat dan tata cara yang menjemukan, meski demikian, sebagai se¬arang angkatan muda, ia tidak ingin bersikap kurang hormat, maka ia bertanya dengan hormat: “Benarkah Locianpwe berdua adalah... " Kakek bertahi lalat itu segera menggoyangkan tangannya berulang kali mencegah dia berbicara lebih jauh, ujarnya:

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

"Bukan, bukan, apakah hanya di karenakan persoalan ini saja kau undang kami kemari?" Belum habis dia berkata, si kakek disebelah kiri yang bersikap macam orang bisu itu sudah menepuk bahu rekannya, kemudian menuding ke luar hutan, anehnya dia tetap membungkam dalam seribu bahasa. Si Kakek bertahi lalat itu segera berpaling dan tertawa, sahutnya tak sabar: "Sudah tahu adikku, kawanan anjing cilik itu belum pergi bukan? baik, mari kita pergi!" Kepada Suma Thian yu lanjutnya: “Hei bocah, kita jumpa lagi malam nanti!" Nadanya amat terburu-buru seperti sudah tidak sabar untuk menunggu suatu persoalan sehingga begitu selesai berkata, buru-buru dia sudah membalikkan badan dan berlalu dari situ. Tapi kasihan sekali, langkahnya justeru se¬demikian lambannya hingga selangkah demi selangkah persis seperti langkah seorang nenek berusia delapan puluh tahunan. Tapi anehnya, gerakan tubuh yang nampak sangat lamban itu justru cepat sekali bagaikan sambaran kilat, hanya didalam sekejap mata saja ia sudah lenyap dari pandangan sianak muda itu. Memandang arah lenyapnya bayangan tubuh kedua orang itu, Suma Thiau yu menggelengkankepalanya berulang kali sambil bergumam: "Manusia aneh, benar-benar manusia aneh!” Malam kembali menyelimuti seluruh angkasa dan meninggalkan keheningan yang luar biasa, terutama sekali ditengah pegunungan yang jauh dari keramaian manusia. Bukit Kiu gi san kembali diliputi oleh keheringan yang mati, seram dan menggidikkan hati.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Suma Thian yu masih ingat dengan ucapan yang diutarakan kedua orang manusia aneh itu menjelang kepergiannya tadi, maka dia telah menelusuri seluruh bukit, semak belukar, sejak kentongan pertama sampai tengah malam, tapi ia gagal menemukan jejak dari kedua orang manusia aneh tersebut. Ia sangat gelisah, tapi tak bisa menyalahkan kepada pemuda ini, bagaimana tidak? Sewaktu akan pergi meninggalkannya tadi kedua orang manusia aneh itu hanya mengatakan "kita jumpa lagi malam nanti”, tanpa menerang kan waktunya, maupun tempat pertemuan, pada hal bukit Kiu gi san begitu besar, kemana dia harus pergi mencarinya? Manusia aneh memang selalu berwatak aneh, bila ia tak ingin berjumpa denganmu, meski kau jelajahi seluruh bukit juga tak akan menemukan nya, sebaliknya bila ia ingin bertemu dengan dirimu, sekalipun kau kabur keujung langit, dia tetap akan muncul juga dihadapanmu. Justru karena alasan inilah, akibatnya Suma Ghian yu mesti lari semalaman suntuk tanpa hasil, meski badan sudah basah kuyup namun hasilnya tetap nihil. Akhirnya dengan kecewa dia duduk dibawah sebatang pohon siong sambil bergumam: “Aaii, tampaknya aku tertipu, tahu begini aku tak akan kemari untuk dihembus angin barat laut sambil menahan kedinginannya." Sambil mengomel dia mengambil sebutir batu kecil dari atas tanah, lalu ditimpuk secara gemas kedalam hutan sana. "Sialan, aku tak akan mencari lagi, anggap saja aku sedang sial!" omelnya lagi. Batu yang ditimpuk kedalam hutan bagaikan tenggelam ke dasar samudera saja, hilang lenyap dengan begitu saja, kemudian disusul suara seorang bergema dari balik hutan:

. manusia kurang ajar darimana yang tak punya mata. ketemu orang memanggil cian pwe. sungguh menyesal hatinya. cianpwe melulu.. "anak muda tidak belajar baik. apakah tidak tahu kalau dalam hutan ada orangnya? Aduuh biyung . sedangkan didalam hati pikirnya: . Suma Tnian yu bersorak kegirangan : “Ohh cianpwee. sungguh menjemukan" Tertebak jitu isi hatinya.. ia tersipu-sipu hingga tak bisa menjawab. Dan begitu mengetahui siapakah kedua kakek itu. aku toh hanya mengatakan akan bertemu lagi entar malam.. kemudian terdengar kakek bertahi lalat itu mengomel: "Hei bocah. merah padam selembar wajah Suma Thian yu karena jengah. rupanya kau?" Dari balik hutan berjalan keluar sepasang kakek berbaju hitam.. justru senang berbohong. dengan pandangan kebodoh-bodohan mereka sedang mengawasi wajah Suma Thian yu tanpa berkedip.Tiraikasih Website http://kangzusi. siapa yang menyuruh kau kemari?" Sekali lagi paras muka Suma Thian yu berubah jadi merah padam sesudah mendengar teguran itu. sakit betul kepalaku!" Suma Thian yu terperanjat sekali setelah mendengar perkataan itu.com/ "Aduuuh . sialan. Dari situ ia saksikan ada dua orang kakek sedang keluar bersama dari balik pepohonan. Lama kemudian ia baru berkata agak tergagap. "Entah ada persoalan apakah cianpwee menyuruh Thian yu datang kemari?” "Siapa yang suruh kau kemari?" bentak kakek bertahi lalat itu. buru-buru dia melejit ke udara dan melesat ke dalam hutan. rupanya kau sudah tak sabar untuk menanti sejenak lagi? Anak muda sudah tak bisa bersabar.

kau tahu hal ini bukan suatu pekerjaan yang mudah untuk dilaksanakan! Bila kau tak memiliki kesabaran tersebut. serunya dengan gusar. hiante mari kita pergi saja!" Selesai berkata kedua orang itu segera membalikkan badan siap pergi meninggalkan tempat itu. aku benar-benar segan untuk berurusan dengan mereka!" Baru saja dia berpikir sampai disitu.com/ "Wu san sian gi siu (Sepasang kakek tolol dari bukit Wu san) betul-betul terhitung manusia paling aneh didunia ini. si bocah tidak bisa diajar. lebih baik cepatlah tinggalkan tempat ini!” Suma Thian yu merasa amat terperanjat.Tiraikasih Website http://kangzusi. kau jangan memikirkan akal busuk dalam hatimu. kakek bertahi lalat tersebut segera tertawa lebar.. "Haah. segera pikirnya: "Sungguh lihay. Suma Thian yu menjadi amat gelisah setelah menyaksikan peristiwa tersebut. buru-buru dia maju beberapa tindak kedepan menghadang dihadapan kedua kakek tersebut. .. kalau bicara tidak sejujurnya. jangan jangan diatas mukaku tertera tulisan besar? Kalau tidak. mengapa ia dapat menebak suara hatiku secara jitu?" Berpikir sampai disitu.." Menyaksikan tampang pemuda yang macam monyet kepanasan itu. buru-buru dia berkata: “Boanpwe tidak berani.haaah. jangan pergi dulu. coba kalau suhu tidak berpesan agar menahan sabar terhadap manusia semacam ini.. kemudian sambil menjatuhkan diri berlutut katanya: "Locianpwe. boanpwe masih ada urusan hendak dilaporkan” Kakek bertahi lalat itu segera membalikan badannya sambil melototkan matanya besar-besar. kesabaran dapat menghindari segala malapetaka.. mendadak kakek bertahi lalat itu telah membentak gusar: "Bocah.

“bagus sekali! Tapi lohu menyuruh kau menghadap justru karena aku hendak memohon sesuatu kepadamu” “Selama boanpwe sanggup untuk melaksanakannya. tampak kakek itu pun turut manggut-manggut . Diam-diam kakek bertahi lalat itu mangut-manggutlalu berpaling dan memandang adiknya yang berada disamping. pasti akan kulaksanakan dengan sebaik-baiknya” Dia mengira kakek itu hendak menanyakan kembali persoalan yang menyangkut diri paman Wan. maka rahasia tidak dibocorkan. kakek itu berpaling kembali kearah Suma thian yu sambil katanya: "Hei bocah. .com/ "Huuh. benar! Karena apakah aku memohon kepadanya?" “Tiada suatu permintaan bukan?” kakek bertahi lalat itu tersenyum.. maunya belajar merangkak macam anjing budukan. apa tujuanmu memohon sesuatu kepada lohu?" Agak tertegun Suma Thian yu mendapat pertanyaan tersebut untuk sesaat lamarya dia tak sanggup menjawab.. ia lantas berpendapat bahwa tiada pentingnya untuk merahasiakan hal tersebut. tapi sekarang. setelah tahu kalau kakek ini adalah seorang pendekar sejati yang berilmu tinggi. Maka dia telah bersiap-siap. Seorang lelaki sejati tak akan sembarangan berlutut!” Mendengar ucapan tersebut. dulu ia belum memahami asal usul kakek ini.. dasar bertulang lunak.. Kakek bertahi lalat itu segera berseri wajahnya. Hmm.. Seolah-olah telah mendapat ijin. tidak menunggu lebih lama lagi Suma Thian yu segera melompat bangun.Tiraikasih Website http://kangzusi. "Yaa. jika seandainya kakek itu bertanya kembali tentang paman Wan maka diapun akan menjawab dengan sejujur nya. kemudian dengan wajah serius.

"Dalam tiga hari. “Kertas ini.Tiraikasih Website http://kangzusi. maka sekarang kuberitahukan kepada mu agar dalam tiga hari harus bisa menyelesaikan apa yang lohu perintahkan. aku tahu dengan bakat serta kecerdasanmu. “tanpa suatu keyakinan.. tidak bisa juga mesti dilakukan. bisa juga mesti dkerjakan.. . tapi aku tidak mempunyai keyakinan untuk pasti berhasil” “Tidak bisa!” teriak kakek bertahi lalat ini dengan gusar. mengerti?” Ucapan tersebut dengan cepat menimbulkan perasaan anti pati dalam hati Suma thian yu. memaksa orang lain untuk menuruti kemauannya sehingga menimbulkan perasaan jemu bagi yang mendengarkan. kau mesti memahami isi tulisan yang tertera diatas kertas ini. “Boanpwe bersedia untuk mencoba. mendadak ia berseru dengan wajah tercengang.com/ Sungguh?" dia berseru. kalau begitu tak salah lagi pilihanku." “Kertas ini berisikan ranasia ilmu silat yang maha sakti. sudah pasti tak akan muncul persoalan apa-apa" Dari dalam sakunya dia lantas mengeluarkan secarik kertas yang telah berwarna kuning lantas diserahkan kepada Suma thian yu sambil katanya berseru menjawab. akhirnya dia berkata. beranikah kau untuk mencobanya?" Setelah termenung sejenak.. dia merasa kakek ini terlalu berlagak. pokoknya kau tak boleh putus asa." Suma Thian yu menerima kertas kuning itu dan memperhatikannya sekejap. pekerjaan apapun tidak akan berhasil dilaksanakan. "ahaa . kalau tidak jangan harap bisa meninggalkan bukit kiu gi san barang setengah langkahpun. bukankah kau gila silat?Kertas ini kutemukan beberapa hari berselang diatas bukit ini. tak boleh berhenti ditengah jalan. . sayang lohu tak becus dan tak sanggup memahami rahasia dari kepandaian silat tersebut..

akhirnya sambil gelengkan kepalanya dia menghela napas panjang. tidak bisa harus bisa. baik! Tiga hari kemudian.. aaai... Wu san siang gi memang manusia manusia yang gemar menggoda orang. Dengan gemas dia lantas menyumpah: "Sialan. dasar orang aneh tetap orang aneh.. tiga hari kemudian kita berdua akan kembali” sahut si kakek bertahi lalat sambil menarik wajahnya. suatu perasaan sedih karena dipermainkan orang segera menyelimuti perasaannya. sekejap kemudian bayangan tubuh kedua orang itu sudah lenyap dari pandangan.. bila aku tidak merobek-robek kertas itu di hadapan mereka. dia ingin menangis. aku tak akan bernama Suma Thian yu!" Sambil berkata diapun masukkan kertas itu ke dalam sakunya..masa memaksa orang untuk melakukan pekerjaan yang tak ingin dilakukan olehnya?" Diambilnya kertas itu dan diperiksnya dengan seksama.. Kitab pusaka apakah itu? Ternyata kertas itu kosong melompong sama sekali tak ada isinya baik cuma satu huruf maupun sebuah garispun.com/ Setelah termenung sejenak. kemudian dibalik dan diteliti bagian yang lain. akhirnya ia berkata: "Pentingkah kertas ini bagimu? Seandainya boanpwe tidak bersedia atau tidak bisa. kemudian sambil membalikkan badannya bagaikan hembusan angin melun.Tiraikasih Website http://kangzusi. ingin menggunakan kesempatan itu untuk melampiaskan keluar semua kekesalan yang mencekam perasaannya.cur masuk ke dalam hitan.. Dia segera melemparkan kertas itu kehadapan Suma Thian yu. . lagi-lagi aku tertipu. "Aaaai. apa pula yang bisa kau lakukan?" “Tidak mau harus mau. namun itu segera berdiri tertegun. tapi terlambat. Suma Thian yu ingin menghalangi kepergian mereka..

sepanjang hidupnya mereka selalu berjiwa pendekar. janji tetap janji. dia ingin menuntut suatu keadilan dari orang yang telah mempermainkan dirinya.. pemuda itu merasa ia tak boleh tinggal dalam bukit terus menerus. sesungguhnya kakek ini merupakan seorang jago pendebat yang pandai sekali bersilat lidah. Sejak terjun ke arena persilatan. sedangkan adiknya ji gi siu (kakek bodoh kedua) Khoug Bong. padahal Toa gi siu Khong Sian yang berlagak bodoh adalah seorang yang amat cerdas. harus mencari pengaman dan memperjuangkan suatu karya yang besar bagi sejarah hidupnya. ia tak ingin mengingkar janji. bahkan lagaknya macam orang bloon. "Aku harus pergi!" Lama kemudian ia baru mengucapkan kata-kata tersebut. nama besarnya sudah termasyur diseluruh dunia persilatan.com/ Ia mendongakkan kepalanya memandang bintang yang bertaburan di angkasa.. Apalagi dendam orang tuanya yang belum dibalas. Sepasang manusia bodoh dari bukit Wu san merupakan sepasang pendekar yang bernama besar dalam dunia persilatan. kedua orang ini selalu muncul bersama. sedang Ji gi siu Khong Bong yang . menolong kaum yang lemah dan membabat kaum alim. sebagai seorang lelaki. Kakek bertahi lalat adalah kakaknya Ma Khong Sian dengan julukan Tay gi siu (kakek bodoh pertama). entah baeaimana pun. mereka berdua adalah saudara sekandung. ia harus berkelana ke mana-mana. sakit hati paman Wan juga belum di tuntut. Usia Wa san siang gi telah mencapai enam puluh tahun. Wu san sian gi. lalu memandang sungai dan daratan rendah dibawah bukit. jangan dilihat dia seperti orang bisu. Tapi dengan cepat ia teringat kembali kalau janji pertemuannya tiga hari mendatang belum dipenuni..Tiraikasih Website http://kangzusi.

Mereka berpendapat tujuan belajar silat adalah untuk menyehatkan badan dan menjauhkan diri dari segala macam penyakit. Oleh karena itu.com/ berlagak macam orang bisu adalah seorang pendebat yang pandai bersilat lidah. tanpa sengaja mereka telah menemukan kertas kulit itu. barang mestika juga boleh. Berapa hari berselang. bukan uniuk mencari keuntungan bagi kepentingan sendiri. tentulah secarik peta rahasia yang berisikan harta karun. gerak gerik mereka macam orang yang terkena oleh sebuah penyakit ingatan. harta kekayaan pun dipakai untuk menolong kaum miskin. sebagai manusia yang berpengalaman luas. mereka berdua sama-sama merasa tidak tertarik. Mereka tahu kalau kertas kulit itu bukan berisikan ilmu silat maha sakti peninggalan dari seorang tokoh silat dimasa lampau. mereka berdua berhasrat untuk mencari seseorang yang dapat dipercaya dan menghadiahkan kertas kulit yang ditemukan itu kepadanya. dalam sekilas pandangan saja mereka sudah tahu kalau ker¬tas kulit ini bukan benda sembarangan. dari pada membiarkanya hingga terjatuh ketangan kaum sesat dan menimbulkan kerugian bagi umat persilatan. Sekalipun demikian. mereka gemar berlagak seperti orang bloon. . bukan bertujuan untuk mencari nama atau kedudukan. pe¬nemuan tersebut tidak dianggap kelewat serius. maka kertas itupun segera disimpan kedalam saku. bahkan sewaktu berada di hadapan Suma Thian yu. ketika kedua orang kakek itu sedang berpesiar di lembah Ong im kok di bukit Kiu gi san. mau ilmu silat juga boleh. Dengan watak Wu san siang gi yang tawar terhadap nama serta keuntungan meterial.Tiraikasih Website http://kangzusi.

lagi pula tak pernah terjun kedunia persilatan. Suma thian yu merasa amat terkejut cepat-cepat dipungutnya kertas itu dan diperiksa isinya. harap pergunakan setiap detik sebaik-baiknya. peluh dingin segera membasahi badannya. pelbagai ingatan berkecamuk dalam benaknya sampai pikirannya belum dapat juga menjadi tenang kembali. padahal begitu luas. Berpikir sampai disitu. tapi dalam sekilas pandang saja. “Plaak” entah dari mana datangnya segulung kertas. karena ngeri buru-buru teriaknya: . ternyata dengan tepat menghantam diatas kakinya. Dengan tanpa tujuan Suma thian yu berjalan kesana kemari diatas bukit Kui gi san.Tiraikasih Website http://kangzusi. itu berarti kemurungan serta kegelisahan yang mencekam perasaanya semalam diketahui semua oleh kedua orang kakek tersebut. kemanakah dia harus pergi sekarang? Mendadak terdengar suara benturan nyaring.com/ Karena itulah mereka lantas mencari Suma thian yu yang jujur dan dapat dipercaya dan menyerahkan kertas itu kepadanya untuk dise lidiki.” Dibawah surat itu tidak dicantumkan tangan. kedua orang kakek itu tentu berada disekeliling sana sambil mengawasi gerak-geriknya setiap saat. Atau dengan perkataan lain. Bagaimanapun juga dia adalah seorang bocah yang berusia enam belas tahun. Pikiran yang jernih dapat menemukan kesimpulan. batas waktu tiga hari akan berlalu dengan singkat. Terbaca diatas kertas itu terasa beberapa huruf yang berbunyi demikian: “Hati yang tenteram dapat menjernihkan pikiran. Suma thian yu mengetahui kalau surat itu ditulis oleh Wu san siang gi.

tiba-tiba terdengar suara yang amat lirih berkumandang disisi telinganya. yang penting adalah kemauan.. sesungguhnya adalah Bu Khek. lak hap. satu ingatan segera terlintas dalam benaknya.. kau harus tahu tinggi persoalan yang sukar didunia ini. Mendengar kata "Bu khek" yang diutarakan Wu san siang gi. ia menggelengkan kepala berulang kali sambil menghela napas panjang. Jangan kau lihat kertas itu tidak berhuruf. harap segera menampilkan diri ." Maka bila mendengar kata Bu khek yang di ucapkan kakek itu.. Suma Thian yu yang cerdas tiba-tiba saja teringat dengan perkataan dari gurunya Put Gho cu: "Bu khek menimbulkan unsur panas dan dingin. dengan begitu masalah besar baru dapat tercapai. lalu dari Bu siu menjadi ngo heng. selang berapa saat. demonstrasi ilmu menyampaikan suara yang amat sempurna ini segera membuat Suma Thian yu merasa kagum sekali. akan menimbulkan Sam cay lalu menjadi Bu siu.Tiraikasih Website http://kangzusi. jangan-jangan diatas kertas tanpa kata ini sesungguhnya tersimpan suatu rahasia yang amat besar? Memikir sampai disini. jit seng dan akhir nya menjadi pat kwa. Unsur panas dan dingin atau Tay khek akan menimbulkan Ji gi.” Pembicaran tersebut dilakukan orang kakek tersebut dari berapa li jauhnya dari tempat itu. gumamnya: "Wahai Thian yu. yang penting asal kau ada kemauan dan dan bersedia untuk berjuang. tak becus. rasa percaya pada diri sendiripun muncul kembali.. benarkah kamu begitu bodoh. boanpwe hendak berbicara dengan mu” Baru selesai dia berkata. Maksud hatimu dapat lohu mengerti. buru buru dia mengeluarkan kertas itu dan diperiksanya dengan seksama.com/ “Locianpwe. “Tiada pekerjaan yang sukar didunia. tak punya kemampuan?" . .

mendadak dari arah bawah bukit sana berkumandanglah suara pekikkan nyaring yang amat memekikkan telinga. cepat ia mendongakkan kepalanya. Sekejap mata berkumandang kembali suara keras bergema tinggi ke angkasa. Orang yang disebelah kiri adalah seorang kakek berusia lima puluh tahunan. diam-diam Suma Thian yu menggerutu dalam hatinya. tapi rambutnya yang panjang dibiarkan terurai panjang. mendengar pekikan itu Suma Thian yu tertegun. berwajah persegi dengan mata seperti mata elang. tampaklah dua sosok bayangan hi¬tam dengan kecepatan bagai hembusan angin bergerak mendekat. Menyaksikan kejadian itu. dia memakai jubah pendeta dengan sebilah pedang tergantung dipunggungnya. hidung membengkak besar. sehingga tampangnya amat tak sedap dilihat. kedua orang iut dengan keempat buah mata bajingannya mengawasi Suma thian yu sekejap lalu mendengus dan segera melanjutkan kembali perjalanannya ke depan.Tiraikasih Website http://kangzusi. berpakaian ringkas dan membawa senjata sepasang martil besar. ia tertegun dan segera berpaling kearah sana. Baru berjalan sepuluh langkah.com/ Dengan gemas di cengkeramnya kertas itu lalu beranjak pergi meninggalkan tempat itu. sipendatang tadi telah melayang turun dihadapan mukanya. . “Sungguh cepat gerakan tubuh orang ini!“ Ingatan tersebut baru lewat. bertelinga tikus dan memelihara jenggot hitam yang panjang. tahu-tahu dua sosok bayangan manusia telah muncul dihadapannya. Orang kedua adalah seorang lelaki berusia empat puluh tahunan. Begitu sampai disitu. tampangnya sangat garang. mulut model paruh. bermata garang bermulut lebar.

berhenti sebentar dihadapan nya. selama dua hari belakangan ini hampir semua orang yang dijumpainya adalah manusiamanusia persilatan yang serba aneh dan mencengangkan. pemuda itu melanjutkan kembali perjalanannya menuruni bukit itu. . lalu setelah mendengus berlalu pula dengan tergesa-gesa? Yang lebih aneh lagi.com/ Suma Thian yu menjadi melongo menyaksikan tingkah laku kedua orang yang tak dikenalnya itu. sementara keempat biji matanya mengawasi terus pedang dipunggung pemuda itu tanpa berkedip. tanpa terasa ia duduk ditepi sungai dan mengawasi air yang mengalir dengan termangu. amat kusut dan sedih. ia tak habis mengerti mengapa kedua orang itu muncul secara tergesa-gesa. Begitu sampai disitu. Pikiran yang kusut selama beberapa hari belakangan ini serta badannya yang penat. Setelah termanggu-manggu berapa saat lamanya. kedua orang manusia buas itu melangkah kedepan menghampiri Suma Thian yu. dari kejauhan sana ia saksikan dua sosok bayangan manusia sedang meluncur da¬tang dengan kecepatan tinggi. Tak terasa sampailah anak muda itu ditepi sebuah selokan dengan air yang jernih dan deras. akhirnya keheningan itu dipecahkan oleh berkumandangnya suara pekikan keras dikejauhan sana. Entah berapa lama sudah lewat. mereka baru berhenti setibanya satu kaki di depan pemuda tersebut. membuat pemuda itu murung. Tak usah diamati lebih jauh pun ia dapat mengenalinya sebagai dua orang manusia kejam yang pernah dijumpainya tadi. Dengan perasaan terkejut Suma Thian yu berpaling. sembari berjalan benaknya berputar terus memikirkan kertas tanpa kata yang konon berisi ilmu silat lihay itu.Tiraikasih Website http://kangzusi.

dia malah tertawa terbahak-bahak dengan seramnya. dengan cepat ia melompat bangun kemudian bentaknya: "Hei. heehh. heehh. dengan menyeramkan dia membentak: "Hei bocah. Lelaki setengah umur itu segera menarik kembali senyumannya dan berhenti tertawa. kau sibocah kunyuk yang masih berbau air tetek berani kurang ajar kepadaku? Hmm. sambil menuding kearah Suma thian yu katanya kepada tosu tua itu: "Coba kau lihat! Bocah keparat ini benar-benar tak tahu tingginya langit dan tebalnya bumi. lalu sahutnya: "Tak usah kau urus!” Jawaban ini bukan menggusarkan lelaki setengah umur itu. "Sauya justru tak mau menjawab. sorot matanya memancarkan kebuasan.Tiraikasih Website http://kangzusi. hawa napsu membunuhpun menyelimuti seluruh wajahnya. mau apa kau?” dengan nada yang lebih ketus Suma thian yu menyahut. benarbenartak tahu diri” . ternyata dia berani bersikap kurang ajar kepada kaum tua. Ucapan tersebut segera menggusarkan lelaki setengah umur itu. orang she Wan itu pun tak berani bersikap kurang ajar dihadapanku.com/ Jilid 4 TIBA-TIBA lelaki setengah umur itu mem¬bentak keras: "Hei.. apa Hubunganmu dengan orang she Wan? Cepat katakan.. bocah cilik! Apa hubunganmu dengan she Wan tersebut?" Suma thian yu mambalikan badannya dan melirik sekejap kearah orang itu dengan pandangan dingin. “Hmm..." Suma thian yu merasa gusar sekali menyaksikan sikap hina lawannya. bocah cilik.. heehh.hardiknya kembali.. apa yang kau tertawakan? jangan cengar-cengir dihadapanku..

.. roareka berdua saling m?n* . mau tak mau membuat lelaki setengah umur yang menyaksikan jalannya pertarungan itu diam-diam bersorak memuji. segera katanya pula: “Hei bocah muda.... Si anak nuda itu berilmu tinggi dan bernyali besar.. “Haaah. Tindakannya yang tenang dalam menghadapi bahaya dan serangannya yang cepat daLam perubahan. tarungan segera berlangsung d* nya.. “Bocah muda lihat serangan.Tiraikasih Website http://kangzusi. Kagum sekali sitosu tua itu menyaksikan keberanian orang.. tidak sopan namanya!" dia berseru. katanya lagi sam bil tertawa dingin: "Pedang ini sudah berada ditangan sauya sekarang.. apa susahnya?” Sembari berkata dia lantas meloloskan pedang Kit hong kiam peninggalan paman Wan nya dan disodorkan kedepan. He. haaahh. Denean cepat gerakan tubuhnya dirubah.. lohu tak tega membunuhmu." Mendengar itu.com/ Bukannya takut. dia miringkan kepalanya sambil membuang bahunya kesamping." Tiba-tiba terdengar seseorang membentak nyaring.. pedang Kit hong kiam kek menusuk balik ketenggorokan tosu tua tersebut dengan jurus Ciong liong ji hay (naga sakti masuk samudera). ketika menyaksikan pedang lawan menusuk ke arah dadanya...” Tosu tua itu mengayunkan pedangnya dari bawah keatas dengan jurus Sit gou huang gwat (badak sakti menengok rembulan) dan menu suk tenggorokan Suma Thian yu. Suma Thian yu malah selangkah demi selangkah maju kedepan menghampiri kedua orang itu. nih ambillah sendiri. "Kalau diberi tanpa membalas. Suma Thian yu mendongakkan kepalanya dan tertawa terbahak-bahak. lalu tertawa nyaring. kau segera akau kulepaskan. rupanya pedang inilah yang kau incar.. asal pedang yang kau gembol diserahkan kepadaku.

malahan semua ancaman di lakukan secara tepat dan sempurna. semua ancaman dilakukan dengan cepat lawan cepat. kalau dibiarkan hidup nis¬caya dia akan merupakan ancaman besar dikemudian hari. Mendadak Suma Thian yu berpekik. dengan cepat menak¬lukkan cepat. mereka berdua saling menyerang dan saling mendesak. namun kemampuannya sudah mencapai taraf yang begitu hebat.Tiraikasih Website http://kangzusi. maka sewaktu di praktekkan ia sama sekali tidak gugup atau tegang. Lambat laun Suma Thian yu kena dikurung kembali oleh gerakan ilmu pedang lawan yang amat dahsyat itu. Bagi Suma Thian yu. pedangnya di iringi kilauan cahaya tajam langsung meluncur ke tubuh tosu tua itu. tampak bayangan orang saling memisah dan mundur kebelakang. tapi oleh karena latihannya teratur dan tekun. Di tengah jeritan mana. jubah sebelah kirinya telah robek sebagian oleh sambaran pedang Kit hong kiam. meski pertarungan kali ini adalah penarungannya yang pertama. dibawah ketiak kirinya telah bertambah dengan . telapak tangan kirinya di ayunkan kemuka cepat.com/ Pertarungan segera berlangsung dengan serunya. ternyata kekuatan mereka berdua seimbang. aku tak boleh membiarkan ia hidup terus!” Berpikir begitu. gerakan tubuhnya tiba-tiba berubah. sikapnya sangat tenang seakanakan tak per¬nah terjadi sesuatu apapun.sembunyi). Sebaliknya keadaan dari tosu tua itu mengerikan. Dalam waktu singkat tiga puluh gebrakan sudah lewat. pedang Kit hong kiamnya di rubah menjadi gerakan Kian hou in liang (harimau muncul naga ber. Tosu tua itu makin bertarung semakin kaget pikirnya kemudian: "Sewaktu orang she Wan itu masih hidup. Suma Thim yu telah bendiri kembali ditempatnya semula dengan wajah tidak berubah. serangan yang dilancarkanpun makin lama semakin dahsyat.

bulu kuduknya pasti pada bangun berdiri Karena ngeri Si Mayat hidup Ciu Jit hwe mempunyai tiga orang murid. murid yang pertama adalah Hek hong hou (Harimau angin hitam) Sim kong murid kedua bernama Cing bin kui (setan muka hijau) kang Tham.Tiraikasih Website http://kangzusi. sedang murid yang ketiga adalah seorang perempuan. dari sini dapat diketahui betapa mulia dan bajiknya pemuda ini. Sim kong! Bereskan dia. Walaupun berhasil dengan serangannya. dia merupakan seorang manusia yang paling disegani baik oleh golongan putih maupun golongan hitam. Asal orang mendengar nama Hoat Kang-si (si mayat hidup) Ciu Jit hwe. Suma thian yu tidak melakukan pengejaran lebih jauh. merekapun memiliki segenap kepandaian silat dari Si Mayat hidup Ciu Jit hwe. suhu dan si Harimau angin malam Sim Kong adalah seorang gembong iblis kelas satu dari golongan Liok.lim dewasa ini. ja¬ngan biarkan dia hidup" Ternyata lelaki setengah umur itu bersama Hek hong hou (harimau angin hitam) It im kong sedangkan tosu tua itu adalah It tim tootiang dari partai Hoa san. selain b banyak sudah kejahatan yang telan dilakukan. mereka menyebutnya Yan tho hoo (Gadis cantik bunga tho) Hoo hong. Waktu itu dia sedang mundur dengan sempo¬yongan. Lelaki setengah umur yang menonton jalannya pertarungan itu dari samping arena maju memayang tosu tua itu buru-buru tegurnya: "Tidak pernah menduga bukan It tim totiang?" "Tidak mengapa.com/ sebuah jalur luka yang memanjang. Perlu diketahui. tak kusangka bocah keparat itu sangat lihay. darah segar bercucuran amat deras. 000O000 . dia tidak ingin mencari keuntungan disaat orang sedang tak siap atau berada diposisi lemah.

Sepasang tangannya segera direntangkan dengan juris Hiong ciau kian sui (ular ganas mengunting air). sebaliknya lengan kanan Suma . Hek hong hou Sim kong telah selesai membalut luka yang diderita It tim tojin. katanya: “Bocah keparat. ia jadi terperanjat. dengan sorot mata yang memancarkan sinar kebuasan. Tak heran kalau Suma Thian yu menjadi tertegun sesudah mendengar pembicaraan mereka. dengan alis berkernyit. “Serangan yang bagus!” seru Hek hong hou Sim kong sambil tertawa dingin. dia tusuk jalan darah Kiu wi hiat diatas dada Hek hong hou Sim kong dengan jurus Im liong tham jiu (naga mega merentangkan cakar). mimpipun dia tak menyangka kalau lelaki se tengah umur itu tak lain adalah Hek hong hou yang termasyur itu. bahkan selalu berpesan kepadanya agar berhati hati bila bila suatu hari bertemu dengannya. orang ini pun merupakan seorang tosu Siluman yang sukar dihadapi. ia tangkis datannya serangan pedang itu dengan tangan telanjang. Tiba-tiba dia tertawa seram.Tiraikasih Website http://kangzusi. selangkah demi selangkah dia maju mendekati Suma thian yu dan berhenti satu kaki dihadapannya. Setiap kali paman Wan membicarakan soal dunia persilatan dengannya. Suma thian yu tak menyangka kalau musuhnya bakal menghadapi serangan tersebut dengan tangan kosong belaka. nah lancarkan seranganmu!” Suma thian yu tidak sungkan-sungkan lagi. ia sudah mempunyai pengalaman selama puluhan tahun dalam permainan ilmu pedang. “Taak!” ketika pedang dan lengan saling beradu ternyata lengan si harimau angin hitan Sim Kong sama sekali tidak menderita cedera apa-apa. Seperminuman teh kemudian. dia selalu menyinggung pula tentang kebuaasan serta keganasan Sim Kong. toaya akan menggunakan tangan telanjang untuk mencoba kelihayan Kit hong kiam hoat yang tersohor itu.com/ IT TIM TOJIN termasuk jago pedang nomor satu pula didalam partai Hoa san pay.

hatinya terasa sakit bagaikan diiris-iris dengan pisau. tampak tubuhnya berkelit kekiri menggegos kekanan.com/ Tihan yu yang menggenggam pedang tergetar keras sampai kesemutan.Tiraikasih Website http://kangzusi. telapak tangan menjadi panas. Suma Thian yu menjadi sedih sekali. hari ini toaya akan menyuruh kau menyerah dengan hasil takluk. wa jahnya diliputi oleh sikap sinis dan menghina. Ketika matanya dialihkan kewajah lawan. di lihatnya si harimau angin hitam Sim Kong sedang memandangnya sambil tertawa dingin. aku akan beradu jiwa denganmu. sedihnya bukan kepalang ia tak menyangka sudah sepuluh tahun belajar ilmu dan akhirnya nyaris terluka ditangan orang pada gebrakan yang pertama. Kejadian ini semakin mengejutkan hati Suma Thian yu. “Bocah keparat” ejeknya dengan tertawa dingin. kepala boleh dipenggal namun harga diri tak boleh digadaikan. “lebih baik berlatihlah sepuluh tahun lagi. dengan amat mudah sekali dia telah meloloskan diri dari serangan itu. serahkan nyawa anjingmu!” “Sreet! sreet! sreet! Secara beruntun ia lepaskan tiga buah serangan berantai yang amat dahsyat. hati-hati. dengan menggertak gigi. ayolah!” Bagi seorang laki-laki. seakan-akan serangan ini dianggap enteng saja. Si Harimau angin hitam Sim kong segera tertawa seram. Suma thian yu segera membentak keras: “Bajingan busuk. Namun si harimau angin hitam sim kong masih tetap berlagak pilon. saat itu boleh datang lagi untuk bertarung melawanku. cepat-cepat dia menarik kembali pedangnya sambil melompat mundur. toaya akan menyuruh kau minum air” . ejeknya: “Bocah keparat. Nah. rasa malu dan menyesal bercampur aduk menjadi satu. hampir saja pedangnya terlepas dari genggaman.

. Suma Thian yu merasa sedih sekali tanna terasa air matanya jatuh bercucuran membasahi pipinya. ia sepuluh kali lipat lebih hebat dari Suma thian yu.Tiraikasih Website http://kangzusi. Baru saja ia menjejakkan kakinya untuk melompat kedepan. dia lantas memilih posisi yang lebih menguntungkan dengan memaksa Suma thian yu membelakangi sungai.. cuma sayang pengalamannya masih cetek. tahu-tahu kakiknya terasa dingin dan. tiba-tiba dadanya terasa menjadi kencang.”Byuuur” seluruh badannya tercebut ke danau. karena itu baik dibidang pengalaman maupun taktik. Tak heran kalau begitu pertarungan berlangsung. sedang Hek hong hou Sim kong adalah seorang jago yang tangguh. sementara Suma thian yu masih tertegun. sambil menggigit bibir dia bersiap sedia naik kembah ke daratan untuk beradu jiwa dengan lawan. sayang keadaan sudah terlambat. dia mengira ilmu silat sendiri yang tak becus. Begitu tercebur ke dalam air. Ia memandang searahnya dengan wajah mengejek. ketika ia merasakan ada suatu ancaman bahaya.com/ Mendadak bayangan tubuh Hek hong hou lenyap tak berbekas. Kasihan Suma Thian yu yang tak tahu keadaan yang sebenarnya. sedangkan It tim tojin yang terlukapun sekarang ikut tertawa tergelak. Suma Thian yu segera menjejakkan kakinya dan muncul kembali dipermukaan air. ia saksikan Hek hong hou Kim Kong sedang tertawa terpingkalpingkal. dengan tanah dekat sungai yang gembur tanpa disadari keadaan tersebut melemahkan posisi kekuatan yang dimiliki pemuda itu sebesar tiga bagian lebih. sepanjang hidupnya entah sudah berapa banyak pertarungan sengit dialaminya. Padahal ilmu silat yang dimiliki Suma thian yu terhitung tangguh. dia merasa kemampuannya masih seli¬sih jauh bila dibandingkan . segulung angin pukulan yang dahsyat telah mendorong tubuhnya hingga terjengkal kebelakang.. Tapi ingatan lain segera melintas dalam benaknya.

Tiraikasih Website http://kangzusi. ia berkata: “Tampaknya bocah keparat itu pandai ilmu berenang. kita menuju kehilir.kenapa dia kuatir kekurangan kayu bakar. tampaknya hari ini kedatangan kita sia-sia belaka. dia merasa sukar untuk menelan penghinaan tersebut dengan begitu saja. Dengan amat tenang kedua orang manusia bengis itu menunggu ditepi sungai. bagaimana pertanggung jawabku nanti kepada guruku?” "Hmm. tapi kalau tidak naik ke daratan. dia harus pergi meninggalkan tempat itu. sekali¬pun dianggap sebagai pengecut dia juga harus pergi. keenakan buat keparat itu. mungkin keparat itu sudah berenang menuju kearah sana.depak-depakkan kakinya sambil menyumpah: "Bocah keparat. sekalipun kau kabur keujung langit. sekarang dia tidak sangsi lagi. tapi cepat atau lam bat pedang itu pasti terjatuh kembali ketangan kami.? Maka sekali lagi ia menyelam kedalam air dan tak muncul kembali. Seorang lelaki yang ingin membalas dendam tiga tahun pun belum terlambat.. untuk sementara waktu pedang Kit hong kiam itu biar disimpan olehnya. dia segera melakukan pengejaran menuju kearah hilir. tapi setelah tunggu punya tunggu Suma Thian yu belum juga menampakkan diri. waah. sialan kau! Hmm. mereka segera berseru tertahan: “Kita tertipu!" Hek hong-hou Sim Kong yang melongok ke air lebih dulu. suatu ketika kau pasti akan terjatuh kembali ke tangan toaya!" It tim tojin yang terluka ikut memburu ke tepi sungai memandang air sungai yang tenang..com/ dengan musuhnya. asal bukit nan hijau. Sambil membimbing It tim tojin. Pelbagai ingatan sagera berkecamuk didalam benaknya. dia segera men. sialnya pedang mustika itupun di bawa kabur keparat tersebut. Mari berangkat.. ketika bayangan tubuh dari Suma Thian yu tidak ditemukan. karena dia tak ingin mampus dengan begitu saja. naik ke atas daratan untuk melanjutkan perta¬rungan berarti hanya mencari penyakit buat diri sendiri. . baiklah.

... sudah pasti kertas kulit itu sudah basah kuyup. tubuhnya segera mengigil karena kedinginan. karena binggung dia sampai tak mempunyai keberanian untuk membuka kertas itu dan diperiksa isinya. kini batas waktu yang ditentukan tiga hari tinggal dua hari... habis sudah.. Ketika kedua orang manusia bengis itu pergi. wajahnya menjadi amat murung dan kesal. Mendadak ia teringat kembali pada kertas tanpa kata yang masih berada dalam sakunya. Saking gelisahnya dia menangis tersedu-sedu. Sekarang dia sudah basah kuyup. terhembus angin gunung yang dingin. dengan menahan napas dia bersembunyi terus disana sampai kedua orang itu pergi meninggalkan tempat itu. hanya saja membunyikan diri dibalik tumbuhan gelaga yang amat lebat.. ternyata semua yang diharapkan gagal total. bagaimana mungkin dia dapat memberikan pertanggungan jawabnya kepadi Wu san Siang gi nanti? . didikan gurunya selama delapan tahun. kemudian dengan mengerahkan ilmu meringankan tubuhnya dia kabur meninggalkan tempat itu. baru tejun kearena untuk pertama kalinya.com/ Benarkah Suma Thian yu menuju kehilir? Ternyata pemuda itu belum pergi jauh. “aahh. dia masih berada dalam air didekat tempat kejadian. dia harus menderita kekalahan secara mengenaskan.” Sambil berkata dia memandang gulungan kertas yang berada dalam genggamannya. dia baru menampakkan diri dari tempat persembunyiannya dan naik keatas daratan. Makin dipikir hatinya makin sedih. dengan sedih tubuhnya berbaring diatas tanah membayangkan kembali pendidikan paman Wan nya selama sepuluh tahun.Tiraikasih Website http://kangzusi. tapi bukan saja ia tak dapat membongkar rahasia dibalik kertas tanpa kata itu. habis sudah. bahkan kertasnya menjadi kumal.

kenapa nasibmu seburuk itu? Aaai." seperti orang gila Suma Thian yu berteriak-teriak keras. bagaimana mungkin rahasia dari kertas tanpa kata itu dapat diketahui olehnya? "Aku telah menemukannya. mendadak ia menjerit kaget.. Akhirnya dia melompat bangun dan berjingkak-jingkrak seperti orang gila. Penemuan ini segera menggirangkan hati Suma thian yu. Dengan sangat berhati-hati Sama Thian yu segera memisahkan kertas yang melekat itu satu persatu. betapa tidak? seandainya ia tidak mendorongnya sehingga tercebur kedalam air. aku telah mene¬mukannya. bagaikan menemukan harta pusaka saja. dia berterima kasih kepada Hek hong hou sekarang.. dia bersorak sorai kegirangan.. apa yang telah kau temukan?” suara seorang kakek menegur secara tiba-tiba. . Rupanya diantara kertas yang kosong tadi. Buru-buru dia menggunakan kukunya untuk mengorek lapisan lilin yang melekat diatas kertas tersebut. sudahlah. biar aku menerima semua penderitaan tersebut" Sambil berkata dia lantas membuka genggaman tangannya dengan sangat berhati hati.!” Sepasang matanya segera memancarkan cahaya tajam.. kini sudah lenyap tak berbekas. sementara kemurungan yang mencekam pikirannya tadi seketika lenyap tak berbekas. Jantung Suma thian yu pun ikut berdebar keras mengikuti munculnya sebarisan tulisan itu. ternyata kertas itu sudah melekat menjadi satu karena terendam dalam air.Tiraikasih Website http://kangzusi. "Aaaaah. semua kemurungan yang semula mencekam perasaannya. kini sudahmuncul beberapa buah garis hitam.... "Hei bocah.com/ “Thian yu wahai Thian yu. Lambat laun garis garis hitam tadi kini telah berubah menjadi sebaris tulisan.

aku cuma main-main.. Entah sedari kapan. dengan terperanjat Suma Thian yu segera berpaling. tapi sekarang telah kutemukan kembali” Oooh kau adalah anaknya Wan Liang? kembali pengemis tua itu bertanya.. Cepat-cepat Suma thian yu masukan kertas itu ke dalam sakunya.. "Hei bocah. tidak apa-apa. lalu tertawa tarbahak-bahak. mengapa begitu banyak orang yang datang menanyakan dirinya dan mencari jejaknya? "Ada urusan apa kau bertanya tentang dirinya? Dia orang tua sudah tiada. setiap orang yang dijumpainya selalu menanyakan soal paman Wan padanya.. namun tidak menutupi kegagahannya.. Suma Thian yu merasa keheranan. oleh karena aku sipengemis tua menyaksikan pedang yang kau bawa itu adalah miliknya maka aku menjadi teringat akan dirinya dan bertanya kepadamu" Setelah berhenti sebentar. dengan cepat dia menduga kalau pengemis tua inipun seorang pendekar lihay.Tiraikasih Website http://kangzusi. . dibelakang tubuhnya berdiri seorang pengemis tua yang berambut ku¬sut dan pakaian compangcamping tak karuan. kemudian menyahut: “Aaah. tapi de¬ngan copat dia berdiri tertegun. dia adalah pamanku” “Ooh. dia bertanya lagi. tadi rfcu telah kehilangan sebuah surat. meski memakai pakaian yang kotor dan penuh tambalan. kau tak usah membohongi aku.com/ Mendengar teguran tersebut. kertas apa yang berada dalam genggamanmu itu ?" "Oooh. mungkinkah paman Wan telah menyalahi begitu banyak orang? Kalau tidak. siapakah namaamu?” Suma Thian yu menyaksikan pengemis tua itu berwajah gagah dan berwibawa. selama beberapa hari belakangan ini. tidak ada apa-apa" Pengemis tua itu segera memejamkan matanya.. "Ha ha ha ha.bocah.

sungguh beruntung hari ini boanpwe bisa bertemu muka.. buru-buru dia membungkukkan badanya untuk memberi hormat. apakah kau she wi.?” “Aahh sudah lupa..com/ Maka dengan suara yang tulus dan hormat. sahutnya: "Boanpwe she Suma bernama Thian yu "Oooh. Sementara itu Suma thian yu berusa untuk mengingat-ingat siapakah gerangan pengemis tua itu. lalu ujarnya. tentu saja Suma thian yu mengetahui akan hal itu.. mengapa lo cianpwee menanyakan soal ini?" Pengemis tua itu tidak menjawab. . “Apa hubunganmu dengan Suma Tiong ko?" "Dia adalah mendiang ayahku. kejadian seperti ini merupakan suatu kemujuran bagiku” “Ciiss. apa itu locianpwe . kaupun suka akan segala macam adat istiadat. pemuda itupun bertanya: “Locianpwe. dia hanya mengawasi Suma Thian yu dari atas kepala sampai kakinya dengan seksama.locianpwe.... Sebahgai seorang yang cerdas. kalau kau tak segera meluruskan punggungmu. sekulum senyuman segera tersungging diujung bibirnya. dengan sikap lebih menghormat. maka diingatnya kembali wajah serta ciri khasnya setiap jago persilatan yang pernah didengar dari paman Wan nya itu. tanpa terasa Suma Thian yu menjadi amat sedih sekali hampir saja air matanya jatuh bercucuran... dimanakah rumahmu?" "Aku tak punya rumah!" Teringat rumah. dari mulut suhiku boanpwe tahu kalau locianpwe adalah seorang pendekar gagah dan besar.. aku si pengemis tua sudah melupakan nama serta julukan kusendiri” Dari sini bisa diketahui kalau pengemis ini tak lain adalah she “wi” yang dimaksudkan Suma thian yu tadi.. sungguh aku si pengemis tua jadi jemu. huuh. “Maafkan kalau boanpwe punya mata tapi tidak berbiji..Tiraikasih Website http://kangzusi. akhirnya dia teringat dengan seseorang.

ia merupakan seorang lawan paling tangguh dari kawanan iblis dari golongan hitam.” Seraya berkata dia lantas menceritakan secara ringkas bagaimana berhasil menjumpai Wu san siang gi siu. Siau yau kay sedang mengangkat tongkat Ta kau pangnya sambil berlagak mau memukul.” Rupanya ternyata pengemis tua ini adalah Siau yau kuy atau penge mis yang hidup senang Wi Kian. setiap penjahat yanp terjatuh ketangannya. kalau tidak aku si pengemis segera akan membereskan dirimu!” Suma Thian yu menjadi tertegun setelah mendengar perkataan itu. barang apa yang berada dalam saku mu? Basanya bukan hanya sepucuk surat biasa. akhirnya dia dapat menginggat juga akan diri Siau yau kay ini. Kepandaian yang paling diandalkan adalah. Siau yau kuy Wi Kian amat membenci segala macam kejahatan. umurnya sudah tua tapi masih suka berkelana kesana kemari tanpa aturan. bagaima tercebur keair dan lantaran bencana jadi untung dengan ditemukannya rahasia kitab tanpa kata itu. dihari-nari biasanyadiapun menciptakan Siau yau pang hong yand dikombinasikan dengan ilmu toya penggebuk anjingnya.. . Semenjak Sian yau kay menampakkan diri. sedang dimulut dia bertanya: "Bocah. kepandaian tersebut amat lihay dan disegani banyak orang. jarang sekali ada yang bisa lolos dalam keadaan hidup.. kertas ini memang bukan sepucuk surat melainkan selembar kitap pusaka yang berisikan ilmu silat maha sakti. Tan ci kang dan Kui goan khi kang. silahkan locian pwe periksa. Suma Thian yu lantas mengingat-ingat siapa gerangan tokoh persilatan ini.Tiraikasih Website http://kangzusi. Sementara itu. maka diambilnya kertas tanpa kata itu dan disodorkan kehadapan Sian yau kay seraya berkata: “Yaa. bukan? Hayo cepat jawab.com/ jangan salahkan kalau aku si pengemis tua akan menggebuk orang. dia tahu kalau hal ini tak bisa dirahasiakan lagi.

Siau yau kay berhenti sebentar untuk menelan air liur kemudian sesudah berhenti sejenak. aai. hawa sesat dan dan hawa iblis sudah merajai dunia persilatan. sementara kawanan pendekar yang mengaku di¬rinya orang putihpun sudah berbondong-bon¬dong menyeberang ke golongen sesat.Tiraikasih Website http://kangzusi. dengan cepat serunya. ini berarti kau punya jodoh. sekarang kau berhasil mendapatkannya. Siau yau kay Wi Kian segara tertawa. ilmu silat mereka boleh dibilang sudah terhitung tangguh” Berbicara sampai disini. ujarnya: "Nak. coba bayangkan sendiri suasana begini pantas untuk disedihkan atau tidak?” Suma Thian yu segera merasa hatinya terdengar keras sesudah mendengar perkataan itu. kecuali kalah dengan berapa orang gembong iblis. Sebab benda mustika semacam ini biasanya hanyaakan diperoleh oleh mereka yang berjodoh. Terutama si Mayat hidup. gembong iblis ini cukup pusingnya banyak orang. melainkan hanya ingin tahu saja. biar empek bodohmu berdua juga hanya mampu bertarung seimbang. simpanlah baik-baik dan jangan diperlihatkan kepada orang lain. apakah dalam du¬nia persilatan sudah tidak terdapat lagi seorang lelaki sejati yang mau menjunjung .dalam dunia persilatan dewasa ini timbul suasana yang memedihkan yang tragis. dikemudian hari hasil yang kau peroleh tentu hebat. "Locianpwee. lanjutnya lebih jauh.. setelah mendengar perkataan itu. simpan baik-baik benda itu. jangankan aku sipengemis tidak mampu mengalahkan dia..com/ Setelah mendengar penuturan tersebut. mengapa ilmu silat si lelaki she Sim itu begitu lihaynya?” “Hek hong hou atau harimau angin hitam Sim kiong atau setan muka hijau Sam Tham serta Yan too hoa atau perempuan cantik bunga too ho Hong adalah jago-jago lihay dari golongan Liok lim yang sangat iihay. aku menjadi keheranan. aku sipengemis bukan bermaksud untuk mendapatkan nya.” “Locianpwe.

sekalipun harus terjun ke lautan api atau menyerempet bahaya. meski kau terhitung juga seorang jago pilihan dari golongan muda tapi kalau ingin di bandingkan dengan angkatan yang lebih tua.Tiraikasih Website http://kangzusi. kemudian katanya: “Nak. kepandaian silatmu masih ketinggalan jauh sekali.. dengan kepandaian silat yang kau miliki sekarang. kegagahanmu sungguh mengangumkan. kepandaianmu akau mengejutkan setiap orang." Setelah berhenti sesaat. tapi tiada orang yang mau memahami citacitanyaitu. dia terasing dalam dunia persilatan karena menjunjung kebenaran dan keadilan..com/ tinggi keadilan dan kebenaran dalam dunia persilatan serta melenyapkan kaum durjana serta kaum iblis dari muka bumi?" "Siapa? Siapa yang bersedia memikul tang¬gung jawab yang amat berat ini? Sekalipun ada. bukanya aku si pengemis tua ini hendak menghinamu.. Misalnya saja seserti paman Wan mu itu. mereka juga tak tahu bagaimana mesti turun tangan. aku pasti akan lenyapkan kaum durjana dari muka bumi dan menegakkan kembali keadilan serta kebenaran dalam dunia persilatan!" Siau yau kay memuji tiada hentinya sehabis mendengar perkataan itu.aaii. aku tak akan menolak.siapakah yang sudi mengorbankan diri lagi meneruskan cita-cita luhurnya itu?” “Aku Suma Thian yu pasti akun berusaha keras untuk melanjurkan cita-cita luhur paman Wan yang belum terselesaikan itu. sehingga begitu munculkan diri. dia berkata lebih jauh. tanpa terasa ia memperhatikan pemuda itu beberapa kejap lagi. setelah ada contoh yang nyata. tapi. “Dengan usia kamu yang begitu muda sudah sepantasnya bila kau mencari guru yang pandai lari serta belajar ilmu silat yang lebih hebat. aai. ia me¬rasa sudah tak dapat berdiam lebih lama lagi disitu.. betul melatih diri di gunung yang sepi dapat mendidik disiplin yang tinggi baginya." Suma Thian yu merasa sangat tidak puas setelah mendengar perkataan itu. tapi dia .

maka sambil tertawa katanya. "plaak. itulah sebabnya penderitaan yang baru kualami amat banyak. dia merasa dengan mengandal kan ilmu Kit hong kiam hoat seria Lay cing to liong pat si yang telah dipelajarinya selama belasan tahun. buru buru dia mengembangkan permainan jurus silat Tay cing To liong pat si untuk menghadapi serangan lawan. "Nak.!" bahu kanan Suma Thian yu sudah terhajar telak. Siau yau kay yang berpengalaman luas.Tiraikasih Website http://kangzusi. mustahil dia tak mampu menyentuh ujung baju lawan. mendadak dia . sekali pandang ia dapat menebak isi hatinya. sebab apa yang dialami barusan dimana tubuhnya simpai tercebur dalam air sudah merupakan suatu bukti yang nyata.. tapi kau harus mampu menyentuh ujung bajuku didalam sepuluh gebrakan" Ucapan tersebut segera dirasakan oleh Suma Thian yu sebagai suatu penghinaan terhadap kemampuannya. "Hayo balas!” teriak Siau yau kay dengan lantang. Maka dengan cepat dia memutar otaknya mencari jalan.. sewaktu muda dulu. tentu saja aku si pengemis tua tak akan menghalangi mu. Ia memang tidak sangsi terhadap perkataan dari Siau yau kay. “hei bocah apakah kau hanya akan berdiri melulu disitu untuk menantikan kema-tianmu. bila kau bersike¬ras ingin turun gunung. aku si pengemis juga mempunyai watak seperti kau. "Boanpwee tak berani" "Kau tak berani? Hmm. tentu saja Suma Thian yu mandah menyerah. itulah seperti kau. sementara diluarnya dia berkata dengan wajah tak berubah.?" Karena tanpa sebab dirinya dihajar orang. Siau yau kay segera tersenyum begitu dilihatnya Suma Thian yu melancarkan serangan balasan.com/ harus segera melaksanakan cita-citanya serta tugas yang di bebankan kepadanya. Aku si pengemis tua tak akan membiarkan kau menganggur dengan seenaknya" Selesai berkata tampak bayangan manusia berkelebat lewat.

." "Ilmu itu diajarkan oleh guru boanpwee. serangan demi serangan yg dilancarkan dengan ilmu Tay cing to liong pai si dikembangkan semakin gencar dan kuat.haaa. dengan wajah sedih Suma Thian yu segera menghela napas. setiap kali serangannya sudah hampir menyentuh tubuh lawan. akan tetapi bila dia membalikkan badan untuk menyerang. "Haaa.” tak usah bersedih hati bocah muda. setelah itu diapun mengambangkan ilmu meringgankan tubuhnya yang sempurna menerobos kesana kemari bagaikan kupu kupu yang terbang diantara aneka bunga. tahu-tahu bayangan tubuh lawan hiiang lagi. haaa. Siau ya kau segera tertawa terbahak bahak. dia mengendorkan kembali tangannya dan menundukkan kepala dengan air mata bercucuran. Dalam waktu singkat. bagaimanapun Suma thian yu mengerahkan segenap tenaga dan kemampuannya untuk melancarkan serangan.. kemudian gumamnya lagi. dia masih hidup?” seru Siau yau kay tercengang. tiba-tiba saja bayangan tubuh lawan hilang tak berbe kas. Namun anehnya. Menyaksikan kejadian itu. sebentar kekekiri sebentar ke kanan. aku si pengamis tua ingin bertanya kepadamu.com/ memutar badannya kencang sambil berkelit kesamping. Suma Thian yu merasa semakin bersemangat. tiada hentinya ia berPUtar mengelilingi tubuh Suma Thian yu. Semakin bertarung. siapa gerangan yang telah mewariskan ilmu pukulan Tay cing to liong ciang tersebut kepadamu. sepuluh jurus sudah lewat. melainkan mirip joged kera saja.. Put Gu cu!" “Aaah. dia selalu tak mampu mengapa-ngapakan lawannya. Pertarungan semacam ini pada hakekatnya tidak mirip lagi sebagai suatu pertarungan. de ngan usiamu yang begitu muda ternyata sudah memiliki kemapuansetaraf ini. bahkan sebagai balasannya dia seringkali merasa dijawil orang dari belakang punggungnya atau ditiup tengkuknya. hal mana sudah merupakan sesuatu yang luar biasa.Tiraikasih Website http://kangzusi. “tak heran kalau kau lebih tangguh . bahkan diepaskan secara beruntun tanpa henti.

... seharipun aku bisa mampus kekeringan.. apalagi ilmu pedang Kithong kiam hoat dan Tay cing lo liong pat si merupakan ilmu sakti didalam dunia persilatan. sepantasnya tak mungkin bisa kalah di tangan Sim Kong. aku curiga dengan peristiwa terceburnya engkau kedalam air. rupanya orang itulah yang telah mewariskan kepandaian silatnya kepadamu” "Locianpwee. salah saja diantara kepandaian tersebut sudah cukup untuk menjagoi dunia peralatan. semestinya kalian bisa bertarung seimbang!” "Tidak !” Aku tak mampu mengalahkan dia.” "Tapi "Aku tahu..Tiraikasih Website http://kangzusi. ditambah pula aku orangnya suka lari kesana kesini. kalau menyuruh aku tinggal disisni untuk mengajar murid. ketidakbecusan dirimu. Thian yu tidak ingin turun gunung lagi. aku si pengemis memang berwatak malas... kau merasa putus asa bukan? Padahal dengan kepandaian silat yang kamu miliki sekarang.!" . .. berbicara seimbang saja tak mungkin" "Kau keliru anak muda" ucap Siau yau kay cepat "dilihat dari sinnar matamu. seharusnya kau sudah memiliki tenaga dalam sebesar enam puluh tahun hasil latihan.. "Haaah . mohon kau orang tua sudilah kiranya mewariskan sedikit kepandaian kepadaku agar memperbaiki kemampuan boanpwee yang amat minim ini. aku benar benar tak berani sesumbar dengan mengatakan akan melayanimu sebanyak sepuluh jurus. bahkan bayangan tubuhnya pun tak sempat ku lihat. seandainya aku sipengemis tua tahu kalau kau sudah menguasahi ilmu Tay cing lo liong pat si. jangankan mengalahkan. tahu-tahu aku sudah tercebur ke dalam air." pinta Suma Thian yu kemudian dengan wajah murung. jangan toh setahun. . selamanya tak pernah mengajar orang lain. aku lihat. mungkin hal ini disebabkan kurang tahu dalam menghadapi lawan.haaah . sebab menurut penilaianku. semestinya tak bakal kalah ditangan si harimau angin hitam Sim kong.haaah.com/ dari Wan liong.

tahu-tahu dia sudah berkelebat kian kemari dengan ke¬cepatan bagai sambaran petir. Siau yau kay mengelus jenggotnya sambil tersenyum. Hal ini membuat pemuda itu diam-diam menyumpahi kebodohan dirinya. Suma Thian yu segera memusatkan segenap pikiran dan perhatiannya untuk mengikuti ge¬rakan tadi. dengan wajah merah padam seperti kepiting rebus. tanyanya: "Bagaimana? Sudah kau lihat jelas?” Dengan perasaan menyesal Suma thian yu menggelengkan kepalanya berulang kali. setelah itu katanya: "Nah itulah dia. tak heran kalau dikalahkan. dan melihat pengemis itu tidak bermaksud mencemooh dirinya. sebab ia sama sekali tidak berhasil menyaksikan rahasia dari ilmu langkah tersebut. masa karena soal itu saja harus bersedih hati? Bila sekilas pandangan saa kau sudah dapat menangkap . Dalam waktu singkat Siau yau kay itu telah selesai melakukan ilmu langkah Ciok tiong luan poh tersebut dan balik kehadapan Suma Thian yu.Tiraikasih Website http://kangzusi. Baiklah. namun gerakkan tersebut tak pernah lebih dari wilayah seluas lima langkah. tak berhasil kusaksikan rahasia dari ilmu langkah tersebut" "Anak bodoh. tanpa terasa rasa percaya pada diri sendiri muncul kembali dalam benak Suma Thian yu. terasa bayangan manusia berkelebat lewat.com/ Setelah mendengar penjelasan dari Siau yau kay. sahutnya tergagap. Mendengarkan penuturan itu. namun dia menggelengkan kepalanya berulang kali sambil menghela napas. Tiba tiba nampaklah Siau yau kay Wi Kian menggerakkan tubuhnya dengan cepat. anggap saja tanda mata atas penemuan kita ini" Sembari bcrkata. buru-buru dia menceritakan kembali apa yang dialaminya. dia lantas merentangkan sepasang lengannya dan mundur sejauh satu kaki. aku sipengemis tua akan berbuat baik kepadamu untuk mengajarkan ilmu langkah Ciok tiong luan poh tersebut untukmu. “Boanpwe bodoh.

bila ada jodoh kita akan bersua lagi dikemudian hari. lantas apa artinya ilmu rahasia tersebut? bagaimana perasaanmu ketika berhadapan dengan aku si pengemis tua tadi?" "Benar-benar sukar diraba gerakannya. tahu-tahu bayangan tubuh dari Siau yau kay sudah lenyap tak berbekas. pelan-pelan dia berjalan turun gunung. tapi sewaktu melewati tempat dimana Siau yau kay mendemonstrasikan ilmu serakan tubuhnya itu. buru-buru dia berpaling kearah mana Siau yu kay melenyapkan diri dan menjura dalam.. Penemuan mana tentu saja membuat Suma thian yu merasa amat berterima kasih. kau harus baik-baik melatih diri. "nak. setiap telapak kaki itu mendesak dalam tanah sedalam setengah depa. Tampak diatas permukaan tanah telah muncul enam belas buah bekas telapak kaki yang amat dalam. bagaikan sedang mengejar angin menangkap bayangan saja" puji Suma Thian yu tanpa berpikir panjang lagi.Tiraikasih Website http://kangzusi. "Padahal aku bisa berbuat demikian karena mengandalkan ilmu langkah tersebut" kata Sian yau kay menerangkan. rumput yang semula tumbuh diatas bekas telapak kaki itu. tak dapat ditangkap bayangannya. "Aaaah!" dia menjerit kaget. kini sudah melayu dan dan mati membuat Suma Thian yumerasa terkejut sekaligus keheranan.. tampak bayangan manusia berkelebat lewat. katanya: . mendadak.com/ rahasia ilmu langkah tersebut.. Sekarang. aku si pengemis tua hendak pergi mencari empek bodohmu itu" Selesai berkata. Kejadian ini sekali lagi membuat sepasang mata anak muda itu terbelalak lebar-lebar dengan mulut melongo. Sampai lama kemudian. bagaimana mungkin bisa dilatih? Sekalipun dewa juga tak mungkin bisa memahami ilmu langkah sema¬cam itu bila Cuma memandang dalam sekejap mata saja!” Berpikir demikian. dia baru bergumam: "Untuk memahami saja tak bisa..

. . Tapi. Kegagalan memang merupakan guru yang baik dan pangkal dari kesuksesan. Maka kegelapan malampun menyelimuti kembali bukit Kiu gi san. ia menjadi kebingungan. kalau tidak pernah merasakan getirnya kegagalan. biasanya semakin hebat bila telah diketahui.. Maka dengan seksama dia lantas mulai menyelidiki kepandaian tersebut dengan sabar. sekali demi sekali dia berusaha terus menerus pantang menyerah.. Ketika Suma thian tu menyaksikan keenas belas bekas telapak kaki yang tertera diiatas tanah itu. semakin sukar persoalan yang dihadapi. penuh rasa percaya pada diri sendiri.. siapa tahu begitu kakinya mulai menginjak diatas bekas telapak kaki tersebut.. kontan saja terjerumus dalam suasana bingung yang amat tebal. tanpa kegagalan darimana mungkin datangnya kesuksesan. apalagi waktu yang tersedia baginya tak terbatas. Sekali gagal dicoba untuk kedua kalinya. sesuatu pekerjaan yang mungkin sederhana nampaknya. Seringkali kejadian yang ada di dunia ini memang aneh sekali. Suma Thian yu yang cerdik. Anak muda itu tak tahu bagaimana mesti bergerak mengikuti bekas telapak kaki itu. semakin mengobarkan rasa ingin tahu dari Suma Thian yu.. gagal lagi dicoba lagi. selangkah demi salangkah dia mulai melatih diri dengan mengikuti bekas telapak kaki yang sudah ada.. mana mungkin bisa merasakan nikmatnya kesuksesan? Sang surya telah terbit diufuk timur.. pada mulanya dia mengira asal dilatih maka kepandaian itu mudah untuk dikuasahi. dan akhirnya tenggelam dilangit barat. juga mirip "langkah terakhir". angin gunung yang dingin berhembus kencang.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ "Terima kasih banyak locianpwc atas petunjukmu!” Kemudian dengan perasaan gembira. lambat laun bergeser ketengah angkasa. dia tahu suatu pekerjaan yang makin sukar dicapai. sebab keenam belas buah bekas telapak kaki itu semuanya mirip "langkah pertama". kadangkala justru semakin sukar untuk dipelajari.

com/ Mendadak diantara hembusan angin kencang terdengar suara Suma Thian yu yang sedang bersorak sorai. Mendadak terlihat sebatang buluh dmasukan kedalam lubang hidung Suma Thian yu dan menkilik-kiliknya berulang kali. Thian! Aku telah berhasil.ooh. hari itu merupakan hari yang amat indah. sehingga walaupun sedang tidur nyenyak. Namun Suma Thian yu masih tertidur nyenyak dibalik rerumputan. “Locianpwe. buru-buru Suma Thian yu menjura dan memberi hormat. tapi dia sendiri telah kelelahan. rupanya kalian!" serunya keras.. sekulum senyum manis masih sempat menghiasi ujung bibirnya. ha ha ha ha. kelewat lelah. Ternyata yang datang tak lain adalah Siang gi siu (sepasang kakek bodoh) dari bukit wu san. harap cianpwe berdua sudi memaafkan keteledoran boanpwe yang molor terus. diliputi kabut yans amat tebal.” Lembah Cing im kok ditengah fajar yang menjelang tiba. Disaat ia sedang tidur dengan nyenyak inilabh tampak dua sosok bayangan manusia berwarna hitam muncul ditempat itu dan berhenti dihadapannya. meski pada langkah kelima ia berhasil menemukan kunci rahasia dari ilmu langkah tersebut. katanya: "Boanpwe tak tahu akan kedatangan cianpwe berdua. maka tampaknya dua orang kakek telah berdiri dihadapannya.. kontan saja sianak muda itu bersin dan melompat bangun dari tidurnya. sudah seharian penuh dia melatih ilmu tersebut. Sang surya bagaikan panglima perang yang ampuh menaklukan iblis kegelapan. semalam dia kelewat gembira.” . Begitu ia membuka matanya. namun perasaan yang mendekam didalam hatinya adalah perasaan yang manis dan hangat. “Aku telah berhasil. munculkan diri diufuk timur dan memancarkan sinar ke emas-emasan menyoroti seluruh jagad...Tiraikasih Website http://kangzusi.. Sekalipun lelah.

. "Seandainya disini muncul seekor ular beracun. semalam dia masih memeriksanya sekali lagi.com/ Toa gi siu (sikakek bodoh pertama) Khong sian tertawa terkekeh kekeh. Suma Thian yu menjadi gelisah setengah mati bagaikan semut diatas kuali panas.heeeeehh. hari ini kenapa bisa lenyap tak berbekas?" "Bocah keparat.. mengapa bisa hilang? Hayo cepat jawab. wajahnya memucat bagaikan mayat. paras mukanya berubah hebat. "Ya.. sudah berhasil kupecahkan rahasianya Suma Thian yu bersorak gembira. Cepat-cepat dia merogoh ke dalam sakunya untuk mencari kitab itu. Toa gi siu Khong Sian berteriak-teriak.Dengan cepat Suma Thian yu menundukkan kepalanya rendah-rendah... tapi sekarang kau menghilangkannya. kau tak usah banyak adat” Kemudian setelah menggelengkan kepalanya berulang kali. "Hayo ganti! Kau harus mengganti! Suusah payah kutemukan mestika yang tak ternilai harganya itu.siapa tak tahu dia tak bersalah.. "Kemana larinya kertas tanpa kata itu? Apakah kau telah berhasil memecahkan rahasianya?" tanya Toa gi siu Khong Sian dengan wajah serius. peluh dingin bercucuran deras. .. apakah kau anggap masih bisa hidup segar bugar? “.heeeeehh.. serunya lagi: "Aduh celaka. ke mana larinya kertas itu?" Rupanya kertas yang semula berada dalam sakunya itu... cepat cari sampai ketemu!" lagi-lagi Toa gi siu Khong Sian berteriak dengan marah.... dia melanjutkan. tapi sesaat kemudian dengan perasaan terkejut.. atau muncul seorang malaikat bengis. kalau tidak ku penggal batok kepalamu!" Dengan kemarahan yang meluap-luap.Tiraikasih Website http://kangzusi. lalu berkata: "Heeeeehh... hayo cepat cari sampai ketemu. kini sudah lenyap tak berbekas.

. kemana ia mesti mengejarnya? Berpikir sampai disitu. tertawa sampai air matapan turut jatuh bercucuran Selesai tertawa.. sedikit saja lengah maka akibatnya bencana besar akan tiba. ingatlah baik baik! . buru-buru sahutnya: "Benar! benar! Benar. apakah milikmu?” Suma Thian yu segera berpaling.. Pada saat itulah. Tiba tiba si Kakek bodoh kedua Khong Bong mengayunkan tangan kanannya seraya berkata: "Disini terdapat selembar. begitu melihat kertas tersebut adalah kertas miliknya yang hilang.com/ Berada dalam keadaan seperti ini. ingatlah baik-baik pelajaran ini. berseru dengan cepat: "Tunggu sebentar!" Kau hendak mencarinya ke mana?" "Yaa.. Ji gi siu (kakek bodoh ke dua) Khong Bong yang selama ini membung¬kam terus. lalu dengan wajah tersipu ia menundukkan kepalanya rendah-rendah. nyawamu pasti akan terbang ke akherat. bencana paling kecil adalah rusak nama badan terluka. betul juga perkataan ini!" pikir Suma Thian yu setelah mendengar perkataan itu." Melihat tingkah laku sang pemuda itu. apa lagi dapat diucapkan Suma Thian yu? Terpaksa dia mengiakan berulang kali dan beranjak untuk pergi. Toa gi siu Khong Sicu baru berkata: "Inilah sebuah pelajaran yang sangat berharga bagimu. pencuri itu pasti sudah kabur meninggalkan tempat itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. kalau bencana besar. dia menjadi tertegun.. seandainya disitu ada lubang maka ia pasti sudah menerobos masuk untuk menyembunyikan diri.. Wu san siang gi segera memegangi perut sendiri sambil tertawa terpingkal pingkal. dia lantas berhenti. Ketahuilah dunia persilatan itu amat berbahaya dengan manusia yang licik dan keji. kau harus selalu waspada dan berhati-hati dalam menghadapi setiap persoalan. Kemana ia mesti mencari kini? Kalau dicuri orang selagi dia tidur nyenyak.

. boanpwee telan memahami rahasia dari kertas tanpa kata ini. apalagi mewariskan kepandaian rahasianya. kepandaian itu merupakan kepandaian yang paling diandalkan sipengemis untuk ber kelana dalam dunia persilatan. kejadian ini . dia tak mengira kalau hanya dalam sehari saja sudah memperoleh petunjuk yang sangat berharga dari seorang tokoh persilatan yang amat lihay. Tanpa terasa dia menjadi terharu sekali dan menerima nasehat tersebut dengan perasaan yang tulus.. kendatipun tak sanggup mengalahkannya. dengan wajah serius Toa gi siu Khong Sian berkata: “Aku sudah mengetahui semua kejadian itu. sebetulnya mempunyai arti yang mendalam. dimana ia berjumpa dengan Siau yau kay Wi kian. bagaimana menerima warisan ilmu langkah dan sebagainya.. asal kau dapat memahaminya. Ketahuilah. ilmu langka Ciok tiong luan poh cap lak tui (enam belas langkah kacau pembingung sukma) meski tak sedap kedengarannya. lalu tanyanya. pengemis tua itu sudah menceritakan segala sesuatunya kepadaku. "Apakah berbasil kau pahami?" “Ya. semangat semacam ini memang pantas dihargai. tapi tak terkirakan manfaatnya.. tapi isi kertas itu. darimana aku bisa tahu kalau kau sedang bersembunti disini dan molor? Kau bisa lupa makan lupa tidur dan berusaha terus untuk mempelajari dan menekuninya. paling tidak kau masih sanggup untuk menghindarkan diri dari setiap ancaman“ Suma Thian yu merasa gembira sekali. sekarang dia baru mengerti kalau tindakan Wu san gi siu mempermainkan dirinya..com/ Suma Thian yu segera mengiakan berulang kali. Ji gi siu Khong Bong segera menyerahkan kertas tersebut ketangan Suma Thian yu." Secara ringkas dia lantas bercerita tentang pengalaman yang dijumpainya semalam. Mendengar kisah tersebut.. kalau tidak begitu. sekalipun berjumpa dengan iblis tua dari dunia persilatan.Tiraikasih Website http://kangzusi.

com/ betul-betul merupakan suatu perkah yang sangat besar bagi dirinya. “Hiante. lebih baik kau saja yang menerangkan” suma Thian yu segeras mengalihkan sorot matanya keewajah Ji gi siu Khong Bong. kertas ini hanya selembar kertas rongsok yang tak yang tak berguna” "Apa? Cianpwee bilang kertas ini palsu? Aah. dunia yang penuh noda sedang menggapai kearahnya. "Apalagi yang mesti dibicarakan? palsu ya palsu apa lagi yang musti dijelaskan? sahut Ji gi siu Khong Bong cepat. ia melanjutkan: . tahukah kau apa yang tercantum didalam kitab tersebut?" Terdengar Tay gi siu Khong Sian bertanya. menegakkan keadilan dan kebenaran dalam masyarakat. namun belum sempat untuk membaca apalagi mempelajari isi kitab tersebut "Tak usah dibaca lagi. kemudian sambil berpaling kearah Ji gi siu Khong Bong. dunia persilatan yang penuh pembunuhan. “Entahlah. "Nak. dia harus bertanggung jawab untuk meredakan badai pembunuhan yang sedang melanda dunia persilatan. bayangkan saja betapa berat dan pentingnya tugas serta tanggung jawabnya. kata nya. mana mungkin?” "Sebenarnya aku pun berpendapat demikian kata Toa gi siu Khong Sian.Tiraikasih Website http://kangzusi. namun ia masih belum merasakan nya. Kemudian setelah berhenti sejenak. mengapa orang lain bersedia mewariskan kepandaian andalannya itu kepada dia? Apa sebenarnya tujuan orang itu? Mung¬kinkah hal ini hanya dikarenakan dia menarik perhatiannya? Tanggung jawab yang di bebankan diatas pundaknya dari hari kehari semakin bertam¬bah berat. meskipun boanp telah berhasil membongkar rahasia ker tas tanpa kata itu. Akan tetapi dia tidak pernah berpikir lebih mendalam lagi. dia buru-buru ingin tahu rahasia yang kerada dibalik kertas tanpa kata tersebut.

dapatkah kau memberi penjelasan lebih jauh?" "Boleh saja. Suma Thian yu dibuat semakin kebingungan setengah mati. seorang pendeta lihay yang hidup pada empat ratus tahun berselang. Ketika itu pemuda tersebut sedang mende¬ngarkan dengan seksama. dunia persilatan tak pernah akan menjadi tenang kembali!" Setelah mendengar perkataan itu. dan kau tak boleh me nolak tugas tersebut. dia sengaja ber¬henti sebentar. kemudian sambungnya: "Locianpwee. Cuma selesai lohu berbicara nanti. "Baik. ditatapnya wajah si kakek bodoh kedua Khong Bong." pikir Suma Thian yu didalam hati kecilnya. segera dia membuka mulut hendak bertanya. ketika orang tua itu berhenti berbicara.Tiraikasih Website http://kangzusi. kalau tidak.." Ia tak pernah mempertimbangkan akibatnya karena sekarang dia hanya ingin mengetahui rahasia di balik kitab tanpa kata tersebut. boanpwee akan melaksanakannya dengan baik. tulisan yang tercantum didalam kertas ini adalah tulisan bahasa Han. kembali ada sebuah tugas yang hendak kuserahkan kepadamu.com/ "Semoga saja lembaran yang asli jangan sampai terjatuh ketangan iblis. lagi-lagi sebuah tugas. Namun diluarnya dengan cepat dia menjawab.. . dapat dikelahui bahwa isinya adalah sejenis kitab maha sakti peninggalan Ku hay siansu. tapi dengan cepat Ji gi siu Khong Bong telah berkata lebih dahulu: "Tapi kenyataannya jauh berbeda sekali. seakan akan hendak menggoda Suma Thian yu. " Berbicara sampai disitu." “Haai. ujarnya kemudian: "Ditinjau dari apa yang tercantum dalam kitab ini. Si Kakek bodoh kedua Khong Bong manggut-manggut. kebenaran dan keadilan pasti akan diinjak-injak. kitab itu berna¬ma Kun tun kan kun huan siu cinkeng dan me¬rupakan sebuah kitab pusaka yang sudah pasti merupakan sejenis kepandaian yang luar biasa akan tetapi.

Sudah pasti orang itupun seorang yang licik. bahkan telah diambil orang. bila kau berhasil mendengar kalau kitab pusaka tersebut telah muncul. Ketika selesai mengucapkan perkataan tersebut. tetapi juga seseorang yang paling bodoh. sekalipun sudah berkelana cukup lama didaratan Tionggoan. namun sepatah kata tulisan Han pun tidak dipahami olehnya. maka kaupun harus segera melaksanakan sebuah tugas yang amar sulit. kalau tidak. “Ya." ucap Toa gi siu Kong Sian sambil menggelengkan kepalanya berulang kali. tak mungkin dia menirukan Cinkeng asli untuk membuat sebuah yang palsu!” "Kalau begitu orang itu pintar sewaktu bodoh sesaat?” tanya Toa gi siu Khong sian. mendadak dengan wajah serius Ji gi siu Khong Bongberpaling kearah Suma thian yu. tentu saja cerdik!” "Tapi aku anggap orang itu merupakan seorang yang 'paling bodoh. yakni setelah turun gunung nanti. "Setelah ia berhasil mendapatkan kitab yang asli.Tiraikasih Website http://kangzusi. menurut dugaanmuu. tanyanya lagi: "Hiante. kemudian katanya: "Bocah. sekarang kau telah mendengar habis semua perkataanku.com/ padahal Ku hay siansu adalah seorang Tibet. maka kau harus berusaha dengan sepenuh tenaga untuk melindungi kitab pusaka itu agar tidak sampai terjatuh kembali ketangan orang-orang laknat. mungkinkah Cinkeng tersebut sudah keluar dari tanah?" "Tentu saja sudah keluar dari tanah. mengapa harus membuat yang palsu? Bukankah ibarat melukis ular di beri kaki?" "Benar! Inilah sebabnya orang itu boleh dibilang seseorang yang paling pintar. mengerti?" . sementara Tay gi siu Khong Sian manggut-manggut de ngan perasaan puas." Ji gi siu Khong Bong menyatakan setujunya pula dengan pernyataan tersebut. Dan sini dapat diketahui kalau kertas ini adalah barang palsu" Dengan wajah termangu-mangu Suma Thian yu mendengarkan penje-lasan tersebut.

menciptakan suatu pekerjaan . hatimu penuh welas kasih dan mulia. kalau belum dilihat isinya sudah dirobek. sesungguh nya dia hendak merobeknya seketika itu juga. sebagai seorang anak yang berbakti. bagaimanapun juga ia telah bersusah payah sebelum berhasil menemukan rahasia kitab itu. Tapi ketika ia teringat akan dendam keluarga. tapi ingatan lain seakan melintas dalam benaknya. entah cianpwe berdua masih ada petunjuk apa yang hendak disampaikan?" Sambil tertawa. besok boanpwe hendak meninggalkan bukit Kiu gi san untuk melacaki jejak musuh besarku. sahutnya: "Bakti kepada orang tua memang merupakan soal utama yang paling penting. Toa hi siu Khong Sian manggut-manggut. Tiba-tiba Ji gi siu Khong Bong menuding kearah kitab pusaka palsu ditangan Suma Thian yu. boanpwe merasa berkewajiban untuk membalaskan dendam bagi sakit hati orang tuaku. lalu berkata: "Lebih baik kitab palsu itu dirobek saja. kemudian baru berkata kepada sepasang kakek bodoh dari bukit Wu san itu. Jilid 5 Maka dia menyimpan kitab tersebut kedalam sakunya. aku tahu kau polos dan jujur. toh disimpan juga tak ada gunanya” Suma Thian yu memperhatikan sekejap kertas tersebut.com/ "Baik. rasanya hal ini amat disayangkan. timbul perasaan yang sangat berat didalam hatinya.Tiraikasih Website http://kangzusi. sakit hati paman Wan dan kini ditambah lagi tugas berat tersebut. boanpwee akan turut perintah!" jawab Suma Thian yu dengan wajah bersungguh-sungguh. bila kau bisa berbakti kepada orang tua maka seluruh penjuru dunia dapat kau lewati. dikemudian hari pasti berhasil. "Cianpwe berdua.

ia berpikir. bagaimana pun brutalnya perbuatan kaum iblis dan manusia laknat. mereka segera membalikkan badan dan berlalu dari situ. Berbuatlah kebajikan dan kemuliaan bagi umat manusia. Baru selesai Toa gi siu Khong Sian berkata. Suma Thian yu merasa seakan-akan kehilangan buah mutiara yang tak ternilai harganya dan merasa murung dan sedih. menyeberangi samudera api.Tiraikasih Website http://kangzusi. Sekali lagi ia hidup menyendiri dialam semesta yang begini luas. mesti harus mendaki bukit golok. dalam waktu singkat bayangan tubuh mereka berdua sudah lenyap tak berbekas. Sepasang kakek bodoh dari bukit Wu san sama sekali tidak menantikan jawaban nya. Ji gi siu Khong Bong telah menyambung: “Walaupun dewasa ini dunia persilatan diliputì oleh tabir iblis dan hawa sesat. walaupun harus menembusi sarang naga dan gua harimau. kendatipun akhirnya harus mati demi membela kebenaran. Memandang bayangan punggung kedua orang kakek itu. se jak dulu sampai sekarang.com/ besar. kau akan mati sebagai seorang pahlawan" Dengan perasaan yang tulus Suma Thian yu menerima semua nasehat itu dengan hati yang bersungguh-sungguh. kejahatan tak pernah bisa menenangkan kebenaran. sampai kapan keadaan seperti ini baru akan berakhir? . mengapa aku tidak mempergunakan ucapan mereka sebagai pedoman hidupku?" Setelah menyampaikan nasehatnya kepada Suma Thian yu. "Benar-benar terlalu agung. maka berhatihatilah dalam mencari kawan. hingga kini dia baru me ngetahui sejelas-jelasnya watak dari sepasang kakek bodoh tersebut. tapi dunia persilatan amat berbahaya. tapi perbuatanmu tidak menyalahi hukum alam dan suara hati. suasana macam ini tak akan bisa bertahan lama. orang yang benar-benar cerdas memang mirip bodoh. suatu ketika mereka pasti akan tertumpas habis. Diam-diam timbul perasaan kagum didalam hatinya. majulah pantang mundur.

bahkan jumlahnya tidak hanya satu. apalagi orang itu pun bermuka bengis dan menyeramkan. bercambang. bermata besar. Suma Thian yu sudah terbiasa mendengar suara pekikan tersebut. Tiba-tiba terdengar suara bentakan keras: "Hei bocah muda. benda apakah yang sedang kau pegang itu?" Sungguh tak disangka suara pekikan yang kedengarannya masih jauh tadi. ketika dilihatnya tak ada orang lain selain kakek itu. mendadak dari kejauhan sana terdengar suara pekikan nyaring berkumandang memecahkan kesunyian. dia lantas merogoh ke dalam sakunya dan mengeluarkan kertas tersebut dan dipegang dalam tangan. berperawakan tinggi besar. dengan perasaan tertegun pikirnya: "Heran. maka timbul satu ingatan dalam benaknya untuk . Tiba-tiba terlintas satu ingatan didalam benaknya. suara pekikan tersebut sudah semakin mendekat. Orang itu ber tampang menyeramkan sekali. Suma Thian yu mencoba untuk memeriksa sekeliling tempat itu. dia acuh tak acuh. bahkan sambil berpaling dia memejamkan matanya seperti orang hendak tidur. mengapa tidak mempergunakan kesempatan itu untuk memeriksa isi kitab pusaka palsu itu? Berpikir demikian. rombongan lain menyusul datang.Tiraikasih Website http://kangzusi. tahu-tahu dihadapan mukanya telah melayang turun seorang kakek berusia tujuh puluh tahun. Suma Thian yu merasa amat terperanjat setelah mendengar suara pekikan tersebut. mungkinkah dibukit ini telah ditemukan suatu benda mestika ?" Sementara dia masih termenung. beralis tebal dan bermulut lebar. mengapa selama beberapa hari ini bukit kiu gi san jadi begini ramai? Satu rombongan baru lewat.com/ Sementara dia masih termenung.

ia merasa apa yang telah dilakukannya benar-benar amat memuaskan hatinya. Selama hidup belum pernah dia permainkan orang iain seperti apa yang dilakukannya saat ini. Heeh. Jit ci to (pencoleng berjari . paras muka kakek tersebut berubah hebat. seakan-akan pemuda itu sudah sepantasnya untu menyerahkan kitab pusaka itu kepadanya. kemudian sengaja menyimpan kertas tadi ke dalam saku. heeh. "Aduuh . “Huh.dari maka kau bisa tahu?" Suma Thian yu purapura merasa terkejut. dia sepera membentak "Kau tidak membohongi aku? Bawa kemari!" Nadanya keras dan bersifat memerintah. kertas ini isinya adalah ilmu silat peninggalan dari Ku hay Siansu!” Mendengar perkataan itu.. Seandainya Suma Thian yu tahu kalau kakek yang berada dihadapannya sekarang adalah salah seorang dari Ci san su mo (empat iblis dari bukit Ci san).Tiraikasih Website http://kangzusi. heh sungguh menggelikan!" "Lohu ingin bertanya kepadamu.. padahal dalan hati kecilnya dia geli sekali. apakah kitab tersebut adalah kitab pusaka Kun tun kan kun huan siu Cinkeng?" nada suara dari kakek tersebut menjadi jauh lebih lembut. sebab benda ini adalah sebuah mestika yang tak ternilai harganya!" Sambil berkata dengan wajah tersenyum mengejek dia melirik sekejap kearah kakek itu.. kenapa harus kuserahkan lagi kepada orang lain.apa yang kau andalkan untuk memerintahku berbuat demikian? kitab ini toh aku yang menemukan. dia berkata lebih jauh: "Padahal sekalipun kuberitahukan kepadamu juga tak mengapa. Setelah itu dengan senyuman aneh menghiasi diujung bibir.com/ mempermainkannya dengan menggunakan kitab pusaka palsu tersebut. Dengan suara nyaring dia lantas berkata. "Aku tak dapat memberitahukan kepadamu.. mencorong sinar buas dari balik matanya.

si Pencoleng berjari tujuh Tam Yu tertawa seram. tinggalkan dulu nama besarmu.com/ tujuh) Tam Yu yang pernah menderita kekalahan ditangan gurunya Put Gbo cu dimasa lalu.haah. sauya tak sudi untuk menyerahkan kepadamu" "Kenapa?" teriak si Pencoleng berjari tujuh dengan gusar." Suma Thian yu tertawa tergelak lagi setelah mendengar nama tersebut. rupanya kau belum tahu siapakah diri ku ini? Lohu she Tam bernama Yu... Nah bocah muda. akrhirnya berhasil kutemukan tanpa susah payah.haah.. mungkin aku masih akan menyerahkan kitab tersebut kepadamu. cepat serahkan kitab tersebut kepadaku!" Suma Thian yu sudah menduga akan sikap dari kakek tersebut..Tiraikasih Website http://kangzusi.. arak hukuman kau pilih..haah...haah.. jangan lagi berkaok minta ampun" Suma Thian Yu kembali tertawa keras.haah. maka dia tidak marah atau pun merasa kaget. "Tidak ada pekerjaan yang semudah itu di kolong langit. maka lohu bersedia mengampuni selembar jiwamu.. niscaya dia tak akan berani mempermainkan kakek itu.. Coba nilailah apakah aku pantas untuk mendapatkan kitab pusaka yang berada ditanganmu itu?” Haah.. .. Terdengar pencoleng berjari tujuh Tam yu tertawa terbahak-bahak dengan bangganya..Hmm.. saya ingin tahu cukup pantaskah kau menerima pusaka ini" Mendengar perkataan itu. tapi setelah mengetahui siapa gerangan dirimu itu.. kemudaan berkata lagi..bocah keparat... "Haah. pelanpelan dia menarik ke luar kitab itu hirgga muncul separuh dari balik sakunya. “Haah.. bila kau tidak menyebutkan namamu itu. oleh karena kitab pusaka itu berhasil kau temukan... tampaknya arak kehormatan kau tak mau. tak heran kalau kau berani bersikap kurangajar kepadaku. Sebentar jika kau sudah merasakan kelihayanku. "bocah keparat.bersusah payah aku mencari kesana kemari. nampaknya saat lohu untuk unjuk gigi sudah tiba.

.. dan kaupun tidak berhak untuk mengetahuinya. si Pencoleng berjari tujuh Tam Yu menjadi tertegun.heeeh. Suma Thian yu segera memicingkan mata dan membentak dengan nada sinis: "Bagaimana? Ingin merebut dengan kekerasan ?" "Betul.com/ "Aku tak dapat menyerahkan kepadamu karena kau adalah bekas panglima yang kalah di tangan Put Gu cu locianpwe.heeeh.." "Heeeh. kau belum berhak!” . sauya tak dapat menemani lebih lama lagi.. terhadap seorang pemuda pun menggunakan cara kekerasan... lohu memang ingin berbuat demikian” "Hmm! Bagaimanapun juga pencoleng memang berjiwa kerdil dan tak becus. tak kusangka kau memiliki selembar bibir yang pandai bersilat lidah. selamanya lohu tak doyan dengan permainan semacam ini lebih baik segera serahkan kitab tersebut ke padaku.. sekali menjadi bajingan selamanya tetap bajingan.. apa hubunganmu dengan siluman tosu itu?" Apa hubunganku dengannya lebih baik tak usah kau campuri. serunya: "Bocah keparat. mana ada hak bagimu untuk mendapatkan kitab pushka tersebut?" Mendengar ucapan tersebut." Selesai berkata." "Huuuh. apakah kau tidak malu? Hmm. kemudian dari malu dia menjadi gusar. dengan langkah lebar dia lantas berlalu dari tempat itu.. kalau nyawamu saja berhasil ditemukan secara untunguntungan. Namun tiba-tiba terdengar suara bentakan keras menggelegar di udara. "Berhenti !" Tampak sesosok bayangan manusia dengan kecepatan bagaikan sambaran kilat berlelebat lewat dari atas kepala Suma Thian yu dan menghadang perginya. lebih baik jangan semba rangan berpikir. bocah keparat...Tiraikasih Website http://kangzusi.. Maaf.

kemudian mengembangkan ilmu langkah Ciok tiong tuan poh cap lak sui yang dipelajari dari Sisu yau kay wi Kian semalam. sementara ia masih tertegun. mendadak serasa bayangan manusia berkelebat lewat. Paras muka si Pencoleng berjari tujuh Tam Yu berubah hebat. kemudian tangan dan kakinya hampir bersamaan waktunya me nendang ke tubuh Suma Thian yu keras-keras. tampak bayangan manusia berkelebat lewat dan “Plok” sebuah tempelengan keras telah bersarang di atas pipi kakek tersebut. ia tidak gugup ataupun panik. panas dan perih. Suma Thian yu sudah mempunyai perhitungan yang cukup matang dalam menghadapi keadaan tersebut. Dengan perasaan terkejut buru-buru dia memutar badannya secepat kilat.Tiraikasih Website http://kangzusi. Sayang dia cepat. Tapi sifat rakusnya dan keinginannya untuk mendapat mestika membuat dia lupa akan keselamatan akan jiwanya diri . mengerikan sekali keadaannya. menanti sepasang kepalan lawan sudah berada setengah depa dihadapan nya. Suma Thian yu lebih cepat lagi. Baru saja sepasang lengan si Pencoleng berjari tujuh Tam Yu mengayun kedepan. mukanya merah padam seperti babi ppnggang.com/ Begitu ucapan terakhir diutarakan. kau ingin mampus?" Sepasang lengannya diayunkan kedepan melancarkan bacokan semen-tara tubuhnya ikut menubruk kemuka bagaikan harimau lapar menerkam domba. kembali tengkuknya dihajar orang sehingga terasa linu. Dengan terjadinya peristiwa itu. dengan suara yang meng geledek bentaknya keras-keras. tak ampun peluh dingin segera bercucuran keluar membasahi tubuhnya. mendadak tengkuknya seperti dihembus orang. semangat si Pencoleng berjari tujuh Tam Yu menjadi dingin separuh. mendadak dia menyelinap kesamping. baru saja lengannya mencapai setengah jalan. dia sadar bahwa pada hari ini telah bertemu dengan musuh tangguh. "Bocah keparat.

pasang kakinya segera menjejak permukaan tanah dan tubuhnya melambung keudara. keadaan si Pencoleng berjari tujuh Tam Yu sudah lemas seperti seekor ayam jago yang kalah bertarung. Sedangkan Suma Thian yu justru berputar kian kemari bagaikan kupu kupu yang menari ditengah bebungahan. entah serangan dahsyat macam apapun yang telah digunakan si Pencoleng berjari tujuh Tam yu untuk mendesak musuhnya.. . "Kali ini aku hanya mencongkel sebelah matamu saja sebagai peringatan. lain kali aku harap kau jangan menganiaya kaum muda lagi dengan semaunya sendiri" seru Suma Thian yu. mengenaskan sekali keadaannya Sambil berputar terus kian kemari. mendadak ia menerobos masuk ke dalam. rasa percaya diri Suma Thian yu terbadap kemampuan sendiri semakin bertambah. ia selalu gagal untuk mendesak lawannya. Jeritan ngeri yang memilukan hati segera berkumandang dari mulut si pencoleng berjari tujuh Tam Yu. kemudian tangannya mencongkel ke muka.Tiraikasih Website http://kangzusi. Selesai berkata. mencubit seluruh badan kakek tersebut. setiap ada kesempatan dia selalu menowel. Tak selang berapa saat kemudian. mukanya pucat pias.. pada hakekatnya ia seperti telah berubah menjadi seseorang yang lain. Suma Thian yu segera mengejek sambil tertawa: "Bagaimana? Terbukti bukan kalau kau masih belum cukup mampu untuk mendapatkan kitab ini?" Berbicara sampai disitu. meraba. mendadak gerakan tubuhnya berubah. dengan mata gelap si Pencoleng berjari tujuh Tam Yu mengeluarkan ilmu Thian sai ciang andalannya untuk melancarkan serangan pukulan dahsyat untuk menggurungseluruh badan Suma thian yu. seluruh badannya basah kuyup oleh keringat. mencakar.com/ sendiri. Semenjak mempelajari ilmu langkah Ciok tiang luan poh. napasnya ngos-ngosan seperti kerbau.

kau bukan tandingan bocah keparat tersebut" Ketika dua orang kakek lainnya mendengar ucapan tersebut.. secepat kilat dia turun dari bukit tersebut. tak akan kulepaskan kalian berdua.. Si Pencoleng berjari tujuh Tam Yu yang terluka dan menyaksikan kepergian kedua orang itu segera berseru dengan penuh kebencian: "Tak berperasaan tak memperdulikan kesetiaan antar persaudaraan. seorang diantaranya segera memeluk tubuh si pencoleng berjari tujuh Tam Yu sambil berteriak: "Suhu. lalu sahutnya dengan sedih: "Sudah pergi.. kau tak boleh bertindak gegabah. dari atas bukit melayang turun tiga sosok bayangan hitam yang langsung menghampiri si pencoleng berjari tujuh Tam yu yang terluka. selama aku orang she Tam masih hidup. ternyata tanpa memperdulikan Si Pencoleng berjari tujuh Tam Yu yang sedang terluka. kenapa kau orang tua? Siapa yang telah turun tangan sekeji ini kepadamu?" Pencoleng berjari tujuh Tam Yu membuka matanya yang tinggal sebelah dan mengawasi pendatang tersebut. baik. Dalam waktu singkat ketiga orang itu sudah berada ditempat kejadian. pekikan itu masih saja bergema ditengah hutan. Bersamaan waktunya dengan lenyapnya bayangan tubuh Suma Thian yu di ujung jalan sana. kalian berani kesitu tak lebih hanya akan menghantar kematian . bocah keparat itu sudah pergi. dia telah mendapatkan kitab pusaka Kun tun dan kun huan siu cinkeng dari Ku hau sian siau.. Sampai lama kemudian. suhu.Tiraikasih Website http://kangzusi. maaf!” Begitu selesai berkata. kedua orang itu segera melejit ketengah udara dan meluncur ke arah dimana Suma Thian yu melenyapkan diri dengan kecepatan luar biasa.com/ kemudian diringi suara pekikan panjang yang penuh nada gembira. muridku. mereka segera berseru cepat: "Tam Yu. Heehh. heehh.

Suma Thian Yu melanjutkan perjalanannya dengan kecepatan luar biasa.. . jadi sebenarnya adalah saudara angkat sipencoleng berjari tujuh Tam yu sendiri. Dalam pada itu. tetapi memang paling baik jika kalian bisa segera melaporkan diri kepada raja akhirat. mendadak dari arah belakang terdengar suara pekikkan aneh bergema tiada hentinya. sepeninggal dari lembah Cing im kok. berhenti kau!" Suma Thian yu segera menghentikan tubuhnya dan berpaling... maka tegurnya dengan cepat: Ada urusan apa kalian berdua datang kemari?" Salah seorang diantaranya adalah seorang kakek berusia tujuh puluh tahun. tapi dia tahu pendatang pendatang tersebut tidak bermaksud baik. Tapi tak berapa jauh dia berjalan. Suma Thian yu mengira si pencoleng berjari tujuh yang melakukan pengejaran. dari arah belakang terdengar suara ujung baju tersampokangin bergema tiba. Dalam sekejap mata. menggunakan pakaian dengan tiga warna yang berbeda dan berwajah seram.Tiraikasih Website http://kangzusi. maka sengaja ia perlambat larinya. mendadak dari arah belakang terdengar seseorang membentak keras: "Hei bocah muda. tampak olehnya dua orang kakek berdandan aneh sedang menyusul tiba dengan kecepatan luar biasa. kedua orang ini pun termasuk anggota Ci san su mo. Dengan perasaan terkejut Suma Thian yu segera berpikir: “Heran. Kehadiran kedua orang kakek yang tak dikenal itu amat mencengangkan hatinya.com/ dengan percuma. kenapa bukan cuma seorang!” Baru saja ingatan tersebut melintas lewat didalam benaknya. mungkin juga disebabkan kitab pusaka palsu tersebut." Ternyata kedua orang itu adalah Sam yap koan mo serta Coa tau jin mo. dilihat dari dandanannya dapat diketahui kalau orang itu adalah Sam yap koay mo (Iblis aneh tiga daun) pentolan dari Ci san su mo.

bermata tikus.heech. memakai baju panjang model orang desa." "Haaah. kau tak usah berlagak bodoh lagi. sungguh mengenaskan sekali rasanya.. apakah kau masih ingin mungkir? Hmm.. tibatiba ia membentak keras: . sepasang matanya berubah menjadi merah membara. tapi kalau tidak.. kumis melintang dan kepala berbentuk segitiga.. kamipun tak akan mengingkari janji" "Ciiss.com/ Disampingnya adalah seorang kakek berusia enam puluh tahunan.tiada lain.. asalkau serahkan kitab itu yang disakumu itu kepada kami.. ia memandang hina terhadap watak orang yang rendah. sikapnya yang memandang rendah musuhnya seakan-akan tak akan pandang sebelah matapun terhadap kemampuan musuhnya itu.kalau kitab pusska ttu tidak kuserahkan. Sam Yap Koay mo menjadi naik darah setelah mendengar perkataan itu. "Betul! Ucapanku selamanya kupegang teguh asal kau mau serahkan kepada kami.. "bersa habat dengan manusia macam kau. tak kusangka seorang bocah busuk yang masih berbau tetek berani bertindak sekejam itu. Coa tou jin mo atau manuusia iblis berkepala ular Sim moay him adanya.Tiraikasih Website http://kangzusi.haahh.. Dengan suara sedingin es. manusia tak tahu malu” dengus Suma Thisn yu dengan wajah sinis........ setelah melukai adik angkatku.heeeh. heeeh. hidung pesek.. Sam yap koay mo segera menegur: "Bocah keparat. apakah kalian hendak membalas dendam bagi sakit hati adik angkatmu itu? kata Suma Thian yu sambil tertawa terbahak-bahak.. segala sesuatunya akan kuanggap impas dan tidak dipermasalahkan lagi. tulang belu langnya bergemerutukan nyaring... tak disangkal lagi dia adalah manusia paling buas dari Ci san su mo.haahh. sayang sungguh amat sayang!" Seraya berkata dia segera menggelengkan kepalanya dan menghela napas panjang.sayang Put Gho cu locianpwe tidak membereskan kalian dimasa lalu..

asal bisa menangkan satu jurus saja ditangan sauya.. kitab tersebut akan kupersembahkan kepadamu. tanpa gugup barang sedititpun juga pedang itu diputar dite ngah jalan menusuk keatas dan mengancam dada Sam yap koay mo dengan jurus Tan hong tian yang (burung hong menghadap matahari). kemudian pedangnya di loloskan dan. Anak nuda itu tertawa panjang.. pedangnya segera didorong sejajar dada. baik. lohu akan membekukmu hidup-hidup untuk menerima pahala sehingga tidak sia-sia perjalananku kali ini" . sepasang bahunya bergerak dan mundur sejauh satu kaki lebih... "tampaknya kau belum mengetahui akan kelihayan sauya? Tidak sukar bila kau mengi nginkan kitab pusaka itu. “Rupanya kau adalah ahli waris dari bajingan anjing budukan she Wan terebut.heeeh... Melihat datangnya ancaman tersebt. Menghadapi ancaman tersebut. ini lebih bagus lagi... "Setan tua yang tak tahu malu" teriaknya lantang.. Sam yap Kuay mo tertawa terkekeh-kekeh dengan seramnya. pemuda itu mendengus dingin. segulung angin pukulan yang maha dahsyat dengan cepatnya menggulung tubuh Suma Thian yu..heeeh.” Mendengar perkataan itu...kemudian sambil tertawa seram katanya.. Sam yap koay mo nampak agak tertegun.com/ "Bocah keparat..... lohu akan memenuhi pengharapanmu itu" Selesai berkata dia lantas bergerak maja ke depan dengan jurus Gi san tiam hay (menggeser bukit membendung samudera) dia bacok tu buh bagian bawah dari Suma Thian yu. “Heeeh."Criiing!" pedang Kit hong kiam sudah dihunus dari sarungnya...dengan mengandalkan kepandaian mu juga berani berbicara sesumbar? Betul-betul manusia tak tahu diri.Tiraikasih Website http://kangzusi. serahkan nyawamu!" Telapak tangannya segera diayunkan kedepan.

. Suma Thian yu dihadapkan dua orang gembong iblis sekaligus bukannya merasa heran malah sebaliknya tertawa panjang. tahu-tahu mereka sudah kehilangan bayangan tubuh lawan.com/ Berbicara sampai disitu. Suma Thian yu termenung sebentar. menyusul kemudian gerakan tubuhnya berubah dan dia segera mengembangkan ilmu langkah Ciat tiong luan poh cap lak tui untuk melayani musuhnya. dia lantas menggapai kesamping. cuma. melihat kejadian itu mereka berpekik ke ras lalu melakukan pengejaran.... dengan perasaan terkejut mereka segera berpaling ke samping. "Aku lihat lebih baik kalian berdua melatih diri selama sepuluh tahun lagi sebelum datang mencoba sauya mu lagi.haaah... Tampaklah Suma Thian yu sudah berdiri di luar arena dengan sekulum senyuman dingin menghiasi ujung bibirnya. sekarang maaf kalau sauya tak akan melayani lebih lama lagi" demikian ia berseru.. dasar memang bermuka tebal. kemudian secara tibatiba menghentikan gerakan tubuhnya. tanpa banyak berbicara kitab tersebut akan segera kuserahkan kepada kalian. dengan gerakan tubuh yang cepat ia berlalu dari sana. Tentu saja kedua orang iblis tersebut tidak bersedia melepaskan musuhnya dengan begitu saja....Tiraikasih Website http://kangzusi... haaah..tidak sulit bila kalian ingin mendapatkan kitab pusaka itu asal kamu berdua bisa menangkan satu jurus atau setengah gerakan saja dalam seratus jurus gebrakan. Dalam waktu singkat seluruh arena sudah dipenuhi oleh bayangan manusia yang berkelebat kesana kemari menerjang keluar dari ke pungan kedua orang itu... Sam yat koay mo serta Coa tau jin mo hanya merasakan manusia berkelebat lewat. sambil membalikkan badan ia berseru dengan tertawa terbahak-bahak: "Haaah. ..... Selesai berkata. ternyata gembong iblis dari Liok lim ini telah bekerja sama untuk mengerubuti pemuda berusia enam belas tahun itu.. si Manusia iblis berkepala ular segera melompat maju kedepan.

“Aduuh.aku sudah tak mampu lagi.. bocah keparat.Tiraikasih Website http://kangzusi. bagaimana cara kalian berdua untuk membaginya secara adil?" Si Manusia iblis berkepala ular Sim Moay him mendengus dingin. segenap kepandaian silat yang dimilikinya segera dikeluarkan untuk mendesak musunnya. "Hmm. padahal siapa tahu dalam hati kecilnya? Lebih baik tak usah banyak bicara lagi. "Hmm. menang kalah masih belum bisa ditentukan sedang kekuatan mereka nampak seimbang. lanjutnya: "Kitab pusaka itu cuma ada selembar." Suma Thian yu menunjukkan wajah sinis. Sambil bertarung melayani serangan-serangan dari kedua orang iblis tersebut. dia berhenti sebentar. Dalam waktu singkat. lohu tidak mau kitab pusaka itu tapi pedangmu itu akan kurampas. Agak tertegun juga kedua orang iblis tersebut ketika dilihatnya Suma Thian yu berani melawan mereka berdua bersama-sama. kau lak usah mencoba untuk mengadu domba kekuatan kami berdua.. pedang Kit hong kiamnya segera menyapu tubuh Coa toa jin mo dengan jurus Lip sau ngo gak (menyapu rata lima bukit). dimulut saja berbicara soal kegagahan dan kebenaran. Maka diapun lantas berseru. ketiga orang itu sudah bertarung sebanyak dua puluh gebrakan. ternyata ilmu langkah Ciok tion luan pah cap lak tui yang diwariskan Siau yau kay kepadanya memang terbukti lihay sekali. lebih baik aku mengaku kalah saja!" . diam-diam Suma Thian yu merasa gembira.com/ Berbicara sampai disita. aku orang she Sim bukan manusia sebangsa itu. bila pertarungan semacam ini dilangsungkan lebih jauh maka sampai besokpun kedua orang iblis tersebut tak akan mampu berbuat apa-apa kepadanya.. lalu sambil melirik sekejap ke arah dua orang iblis tersebut. sementara jari tangan kirinya bagaikan tombak menotok tubuh Sam yap koay mo. mau turun tangan lebih baik cepatlah turun tangan!" Begitu selesai berkata.

bagaimana?" Kedua orang itu segera menyatakan akur. kemudian katanya: "Apa yang sauya ucapkan selama kupegang teguh. dia lantas merogoh kedalam sakunya dan mengeluarkan kitab tadii. kau saja yang menebak lebin dulu kata si Manusia iblis berkepala ular Sim Moay. Apa syaratnya!” teriak kedua orang ituham pir berbareng. sauya akan menguji secara jujur. siapa yang akan menebak lebih dulu?” "Toako. "Nah. diapun tidak sungkansungkan segera menuding tangan kiri Suma Thian yu sambil berseru. Suma Thian yu tersenyum. sekarang terbukti aku tak mampu untuk mengalahkan kalian berdua. "Agar adil.com/ Mendengar seruan tersebut. maka Suma Thian yu memperlihatkan mata uang tersebut. kedua orang iblis itu segera menghentikan serangannya. kalau tidak kitab ini akan sauya robek seketika ini juga" Sambil berkata. "Tangan kiri!" Suma Thian yu pura-pura menghela napas panjang. sambil membuka tangannya dia berseru: . disini terdapat sebiji mata uang. kalian dilarang mengejar sauya lagi. Suma Thian yu segera berlagak hendak merobek kertas tersebut. Suma Thian yu segera merogoh kedalam sakunya dan mengeluarkan kertas kuning itu. kemudian ujarnya. cuma ada syaratnya. Sam yap Koay mo tertawa seram. bila kalian bisa menebak secara jitu ditangan sebelah manakah mata uang itu kugenggam. tangan mana dipisahkan kekiri dan kekanan kemudian di sodorkan kedepan dua orang iblis tersebut seraya berkata. maka terpaksa kitab pusaka ini harus kuserahkan kepada kalian. setelah di sambut dengan kedua belah tangan. maka kitab pusaka itu akan menjadi milik siapa. setelah digoyangkan berulang kali dia melemparkannya ke udara. "Setelah berhasil mendapatkan kitab pusaka nanti.Tiraikasih Website http://kangzusi.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ "Aaah. kemudian kau boleh pergi dan sini. kemudian sambil melejit keudara dia berlalu dari situ dengan kecepatan luar biasa.. Manusia iblis berkepala ular. tebakanmu salah. ia berkata sam bil tertawa: “Lote. hati-hati kalau sampai bertemu dikemudian hari. yang betul ada ditangan kanan. bagaikan persoalan itu tak pernah dipikirkan didalam hati. membayangkan apa bakal terjadi antara mereka berdua. sekali lagi dia telah mempermainkan manusia bengis dan meninggalkan bibit bencana untuk mereka. pemuda itu tertawa sendiri. tertawa puas. Sambil berkelebat pergi kembali Suma Tian yu berpekik nyaring. sekalipun satu ingatan keji segera melintas dalam benaknya.. siapa yang takut kepadamu? Dengan mengandalanmu kepandaianmu itu.. serahkan cepat. terpaksa kitab ini harus kuserahkan kepada adik angkatmu!" Betapa mendendamnya Sam yap koay mo sewaktu dilihatnya kitab pusaka tersebut diperoleh adik angkatnya. sepeninggalnya dari tempat itu. Tak bisa disangkal lagi.. loko turut merasa gembira" Kemudian sambil menarik muka katanya kepada Suma Thian yu: “Bocah keparat. sauya tak akan merasa kuatir. pemuda itu melanjutkan kembali perjalanannya ke depan. namun wajahnya sama sekali tak berubah. asal tak sampai jatuh ketangan orang lain. jangan mencoba bermaksud jahat. Tapi ingat. kionghi atas keberhasilanmu. lohu tak akan berbelas kasihan lagi kepada dirimu" Suma Thian yu segera berpikir: "Huuh.” Pelan-pelan dia letakkan kertas itu kebawah kakinya. . pasti akan terjadi perang urat syaraf antara kedua orang iblis tersebut. Entah berapa banyak bukit tinggi dan tebing curam yang telah dilewati. sayang. meski berlatih sepulun tahun lagipun. Dengan membawa sekulum senyuman yang cerah karena sehabis mempermainkan iblis keji.

diapun duduk diatas sebuah batu besar untuk melepaskan lelahnya. Setelah melalui suatu perjalanan yang amat panjang. telah mencekam seluruh jagad. dengan suatu gerakan kilat dia melompat bangun lalu memperhatikan dengan seksama. amarahnya memuncak. Selesai bersemedi mengatur pernapasan.Tiraikasih Website http://kangzusi. apa yang terpapar didepan matanya sekarang benar-benar merupakan suatu pemandangan yang mengerikan sekali. tiada rembulan diangksa kecuali beberapa bintang yang mengerdipkan sinarnya seperti lirikan anak nakal. karena dengan tenaga dalam yang dimilikinya sekarang.com/ Malam. kenapa secara tiba-tiba bisa lenyap tak berbekas? Zungkinkah aku telah salah mendengar?" Mustahil kalau dia salah mendengar. mendadak terdengar suara rintihan tersebut kembali berkumandang datang. . Malam itu adalah sebuah malam yang gelap gulita. ia segera mendusin kembali dan lamunannya. bunga yang jatuh berapa puluh kaki dari situpun dapat ia dengar dengan jelas. "Aneh" dia segere bergumam. rasa lelahnya pelan pelan hilang dan badan terasa segar kembali. Setelah masuk kedalam hutan dan menyaksikan pemandangan di sekitar lempat itu. Mendadak ditengah keheningan malam yang mencekam sekeliling tempat itu dia seperti mendengar suara rintihan lirih bergema dari kejauhan sana. ketajaman pendengarannya amat diandalkan. Suma Thian yu mulai merasakan juga badannya letih. Sementara dia masih termenung. Mendadak Suma Thian yu menggerakkan tubuhnya dan melesat kedalam hutan disisi tebing sebelah sana dengan kecepatan bagaikan sambaran kilat. "sudah terang kudengar suara rintihan. Tapi suasana disekitar itu menjadi sepi. darah panas yang menggelora dalam tubuhnya merasa mendidih. Suma Thian yu merasakan sekujur badannya bergetar keras.

mayat manusia. tapi ia masih bernapas meski berada dalam keadaan tak sadar. gugup dan seramnya. . Rupanya dia adalah seorang lelaki setengah umur yang berperawakan tinggi besar dan bermuka cambang. penemuan tersebut membuat Suma Thian yu buru-buru berjalan mendekati korban tersebut.Tiraikasih Website http://kangzusi.. Agaknya Yang Maha Kuasa telah mengaturkan segala sesuatu bagi umatnya.. membuat suasana menjadi seram. Akhirnya Suma Thian yu berhasil menemukan sesosok tubuh manusia sedang menggeliat diantara tumpukan mayat yang hancur dengan darah kental yang berceceran ditanah. darah kental telah menggenangi seluruh permukaan tanah. benci segala kejahatan dan bernyali besar. Namun dia masih tetap berusaha untuk menenangkan hatinya. nampak mayat bergelimpangan disana. Menolong orang brgaikan menolong api. agar perbuatan biadab tersebut terkubur bersama jasad.. Dia berdoa semoga berhasil menemukan salah seorang korban kekejian itu dalam keadaan hidup.. darah kental masih mengotori bibirnya. tak urung bergidik juga hatinya. Bangkai kuda. Suasana disekeliling tempat itu sunyi senyap tak kedengaran sedikit suarapun. kemudian selangkah demi selangkah menelusuri mayat yang bergelemparan di tanah dan berusaha menemukan sumber dari suara rintihan tersebut.com/ Ternyata ditengah tanah lapang dalam hutan tersebut. Suma Thian yu adalah seorang pemuda yang berjiwa pendekar. bahkan disitupun penuh dengan kutungan kaki atau potongan lengan. tapi setelah menyaksikan pe mandangan yang terpapar didepan matanya. apa yang di harapkan ternyata tidak sia-sia. ia berusaha untuk menekan perasaan kaget. hanya angin gunung yang meaehembus menderu-deru. mengerikan dan mendirikan balu roma orang.

com/ Suma Thian yu segera meraba dada lelaki setengah umur tersebut. pelan-pelan dia membuka madanya yang sayu dan memandang sekejap kearah Suma Tnian yu. kesempurnaan tenaga dalam yang dimilikinya sekarang sudah tidak bisa ditandingi oleh umat persilatan lainnya. kemudian sambil menempelkan telapak tangannya keatas jalan darah Mia bun hiat di tubuh lelaki itu. sorot mata itu penuh dengan pancaran rasa terima kasih yang amat tebal. terasa hawa hangat masih ada sedang debarang jantungnya lemah sekali. Namun sejenak kemudian. Dengan mengikuti air liur. Segulung hawa panas yang menghangatkan badan segera mengalir lewat jalan darah Mia bun hiat dan menyusup kedalam tubuh lelaki itu. laki-laki setengah umur itu sudah menggerakkan badannya. nyawanya amat krins dan tak mungkinbisa disempuhkan hanya mrngandalkan khasiat obat. pil tersebut segera hancur dan mengalir masuk kedalam perut. . diatas wajahnya yang pucat terlintas warna merah dadu. ia salurkan hawa sakti Bu siang sinkang untuk membantu lelaki itu. kemudian dari dalam sakunya mengeluarkan sebuah pil Ku goan cing wan peninggalan dari Kit hong kiam kek Wan Liang semasa hidupnya dan dijejalkan kedalam mulut lelaki tersebut. ia memejamkan kembali matanya dan memperdengarkan suara rintihan. "Untung saja masih bisa tertolong!” Buru-buru dia membopong tubuh lelaki setengah umur. Dan tak selang beberapa saat kemudian.Tiraikasih Website http://kangzusi. Sejak makan buah mestika Jin sian kiam lan jalan darah penting Jiu meh dan tok meh yang berada dalam tubuh Suma Thian yu telah tem bus. Maka diapun bersila dan mengerahkan tenaga dalamnya. Suma Thian yu segera menyadari kalau lelaki »setengah umur itu sudah menderita luka dalam parah. membangunkannya. Menyaksikan keadaan itu.

diam-diam timbul perasaan malu dan menyesal dalam hati kecilnya. Buru-buru dia berseru kembali: . kenyataannya mana membuat hatinya makin kagum lagi.com/ Tak sampai seperminum teh. enghiong kebanyakan muncul dan kaum muda. Katanya. dengan dua puluh empat jurus ilmu pena pembetot sukmanya sudah amat tersohor dalam dunia persilatan. kemudian sambil menyembah didepan anak muda itu seruny: "Tio Ci bui dari Sin liong piau kiok mengucapkan banyak terima kasih atas budi pertolongan siauhiap." Buru-buru Suma Thian yu menyingkir kesamping untuk menghindarkan diri. kebetulan saja aku lewat disini. Si Berewok berpena baja Tio Ci-hui yang menyaksikan tuan penolongnya masih begitu muda. begitu darah hitam tersebut keluar.Tiraikasih Website http://kangzusi. betul juga. rasa menderita pun segera lenyap. paras laki-laki setengah umur itu dari pucat pasi kini berubah menjadi merah padam kembali. Terdengar orang itu merintih dan memuntahkan darah yang berwarna hitam. buat apa mesti ucapkan terima kasih?” Perkataan Tio cianpwe terlalu berlebihan" "Boleh saya tahu siapakah nama siauhiap?” "Boanpwe Suma Thian yu!" Ternyata Tio Ci hui yang terluka ini adalah saudara angkat dari cong piautau perusshaan ekspedisi Si liong-piaukiok di kota Heng-ciu yang disebut orang Mo im sin-liong (naga sakti penggosok awan) dalam masa berkelananya dalam dunia persilatan. "Aaah. orang persilatan menjulukinya sebagai Si Berewok berpena baja. orang itu sadar kembali dari pingsan Tampak orang itu segera melompat bangun. seluruh wajahnya telah basah oleh keringat hawa panas mengguap dari atas ubun-ubunnya. lalu katanys tersipu sipu. ketika dilihatnya orang itu mana usianya muda juga tak bersikap sombong atau tinggi hati. saling menolong di kala orang sedang mengalami kesulitan sudah merupakan kewajiban dari setiap umat persilatan.

akupun merasa tak berani untuk menerimanya. Tindakkan tersebut kontan saja membuat Suma Thian yu menjadi amat gelisah. bagaimana sebut saja aku sebagai saudara Tio? Menyaksikan ketulusan dan kesungguhan hati orang. serunya cepat: "Tio cianpwe. rasanya hal itupun tidak terlalu berlebihan. asal budi kebaikan tersebut dibalas pada suatu saat. hal mana justeru membuat suasana akan bertambah canggung. Suma Thian yu pun tidak bersikeras lagi. apalah artinya sedikit bantuan yang kuberikan?” Dengan sikap yang menaruh hormat sahut si Berewok berpena baja: "suma siauhiap berkali kali menyebutku sebagai cianpwe.Tiraikasih Website http://kangzusi. thian yu akan menuruti perintah. tolong janganlah memanggil cianpwe lagi kepadaku." Seraya berkata.com/ "Suma siauhiap masih muda tapi berjiwa be sar. Ketika Suma Thian yu menyaksikan Berewok berpena baja Tio Ci hui hanya mengawasinya dengan termanggu. baik. sahutnya kemudian: "Saudara Tio. Andaikata kau tiak menampik keinginanku. saking gelisahnya. Apalagi dia menyaksikan suma Thian berwajah tampan dan menawan hati. iapun tak sungkan lagi. sekali lagi dia menjatuhkan diri berlutut.” <ooOoo> TATKALA si Berewok berpena baja menyaksikan sikap menghormat kepadanya. kegagahanmu benar benar amat mengagumkan. dia tahu bila ia sendiri selalu bersikap hormat. selembar wajahnya berubah menjadi merah padam lantaran tersipu-sipu. sambil membangunkan si Brewok berpena baja. dengan cepat dia menegur: . bila kau menghendaki demikian. hal mana semakin menimbulkan perasaan simpatik didalam hatinya. terimalah sebuah persembahanku lagi. kau kelewat sungkan.

. bukan cuma barang kawalannya kena dibegal. tak nyana sewaktu berjalan sampai di wilayah Kiu gi san telah terjadi peristiwa tragis. si Berewok berpena baja Tio Ci hui merasa tertegun.. hatinya merasa sedih sekali. diamdiam ikut merasa berduka. Sepanjang jalan menuju keselatan. Maka sengaja dia mengundang si Berewok berpena baja Tio Ci hui dengan memimpin sejumlah jagoan kelas satu untuk berangkat me lindungi mestika yang tak ternilai harganya. sebelum berangkat kakak angkatnya Mo im sin liong telah berpesan bahwa barang kawalan mereka kali ini amat penting artinya." . coba kalau bukan ditolong oleh pemuda yang berada didepan mata sekarang. kali ini dia mendapat tugas lagi untuk mengawal barang penting menuju ke Kwang-say kota Kiongshia. Selama ini dia selalu cekatan dan pandai bekerja dalam dunia persilatan. Memandang mayat-mayat yang tergelepar memenuhi seluruh tanah. aku berte kad akan membantu Sin liong piau kiok untuk menemukan kembali barang kawalan yang di begal orang. kemudian kita harus membereskan mereka yang telah tewas” Mendengar ucapan tersebut. bahkan dia pun kena dipecun-dangi secara mengenaskan sekali..com/ "Saudara Tio. Suma Thian yu yang turut menyaksikan kejadian itu. Teringat akan hal-hal yang memedihkan hatinya.. sebab berhasil atau tidak sangat mempengaruhi nama baik perusahaan mereka.. air matanya bercucuran dan seluruh badannya gemetar keras. silahkan beristirahat sebentar. pikirnya: "Selama aku masih hidup. mungkin diapun akan kehilangan selembar jiwanya ditengah bukit yang terpencil ini.. si Berewok berpena baja Tio Ci hui menghela napas panjang Setelah mengalami peristiwa berdarah ini. dia tak tahu bagaimana harus mempertanggung jawabkan diri terhadap kakak angkatnya Mo im-sin liong. dia segera mera-sakan hatinya bergejolak keras.Tiraikasih Website http://kangzusi.

. asal kita bisa menemukan sebuah titik terang saja.. Teringat akan paman Wan. lirihnya: "Aku hendak membalas dendam . siapa tahu ada hubungannya dengan ke matian paman Wannya yang mengenaskan.Sekarang keadaan ma sih belum terlambat. biar pembegal-pembegal itu kabur keujung langitpun. hatinya merasa sedih sekali. disedihkan juga tak ada gunanya. lagipula terjadi dibukit Kiu gi san. orangnya banyak lagi. kecewa.. sahutnya kemudian: "Apa yang Suma siauhiap katakan memang benar.. aku Tio Ci hui betul-betul tak berdaya dan tak berkemampuan untuk menahan salah seorang saja diantara mereka" Sambil berkata wajahnya menunjukkan perasaan menyesal.. kejadian toh sudah berlangsung. satu ingatan dengan cepat muncul dalam benaknya.. cuma pembegal pembegal itu hampir semuanya mengenakan kain kerudung hitam serta tidak meninggalkan jejak apapun. kalau dibilang sungguh memalukan. raut wajah penuh kasih sayang yang telah memelihara dan mendidiknya selama sepuluh tahun segera muncul kembali dalam benaknya.com/ Berpikir sampai disitu." Waktu itu si Berewok berpena baja Tio Ci hui sedang tercekam dalam kesedihan.Tiraikasih Website http://kangzusi. sambil mengepal tinju dan mendongak ke angkasa. dia lantas menghibur si Berewok berpena baja Tio Ci bui dengan suara lembut. mereka semua rata-rata berilmu tinggi.. begitu mendengar pembegal-pembegal tersebut berkerudung. ketika secara tiba tiba dilihatnya pemuda di hadapannya menunjukkan wajah gusar dengan hawa pembunuhan .. sedih dan menyalahkan diri. mengapa kau tidak menmbangkitkan semangatmu untuk melakukan sesuatu usaha yang lebih bersemangat... Si Berewok berpena baja Tio Ciu hui segera manggutmanggut. dia tidak dapat mengendalikan rasa pedih dalam hatinya lagi.. "Saudara Tio. aku percaya duduknya perkara pasti akan terbongkar juga. Suma Thian yu adalah seorang yang cerdas. dia tahu peristiwa ini pasti luar biasa..

sehingga bukan saja ia dicintai juga dihormati oleh semua orang. walaupun kedudukan si Berewok berpena baja dalam perusahaan Sik liong piaukiok amat tinggi.. lalu ujarnya kepada siberewok berpena baja: "Saudara Tio.Tiraikasih Website http://kangzusi. Sambil membopong mayat-mayat rekannya yang telah kaku. dia mempunyai asal usul yang amat mengenaskan atau suatu pengalaman hidup yang memedihkan hatinya. . suatu angka yang di anggap membawa sia. pergaulannya dengan para piausu itu amat akrab. terkejutlah dia. mereka telah menyiapkan tiga belas buah liang lahat. namun dia adalah seorang yang berjiwa terbuka. dalam waktu-waktu biasa dia tak pernah membedakan hubungan tingkat kedudukan. mana mungkin dia menunjukkan emosi yang be gitu besar dan mengerikan?" Tiba-tiba terdengar burung gagak berkaok.. Yaa. Manusia adalah mahkluk berperasaan. dia tak dapat membendung rasa sedihnya lagi sehingga menangis tersedu-sedu. kalau dilihat dari keadaannya. bahkan menggumam hendak membalas dendam. dalam keadaan demikian. diam diam pikirnya dengan perasaan bergidik: "Betul betul amat tebal hawa pembunuhan yang menyelimuti wajahnya.com/ menyelimuti wajahnya. Suma Thian yu memperhatikan suasana malam yang mencekam sekeliling tempat sekejap. jikalau tidak. Tak selang berapa lama kemudian.. malam sudah semakin kelam. satu persatu siberewok berpena baja memasukkan jenasah-jenasah tersebut ke dalam liang lahat. mari kita harus selesaikan pekerjaan yang paling penting" Maka kedua orang itupun menggunakan pedang masingmasing membuat liang lahat. Kedua orang itu segera tersentak kembali dari lamunan masing masing. angka tiga belas.

pakaian merekapun telah basah.com/ Kini... disanalah tiga belas orang piau su yang setia sampai mati beristirahat untuk selamanya. janganlah kau bawa kesedihan menuju ke hal-hal yang negatip. Asal kita bisa melacak peristiwa ini sehingga duduknya perkara menjadi . Pekerjaan akhirnya diselesaikan dalam suasana yang penuh kesedihan dan kedukaan. Orang yang sedih selamanya memang paling gampang menaruh simpatik dan memahami kesedihan orang lain. akan beristirahat untuk selamanya ditengah bukit yang terpencil dan jauh dari keramaian manusia. Tak heran kalau dia menangis semakin sedih setelah menyaksikan rekan-rekan senasib sependeritaanya seperi harus berpisah untuk selamanya.. Kesedihan yang muncul dari dalam hati sanubari pun merupakan kesedihan yang paping mencekam perasaan.. buru-buru dia berjalan mendekati si Berewok berpena baja. kabut telah menyelimuti permukaan. lalu hiburnya dengan lembut: "Saudara Tio. ia tahu fajar tak lama lagi akan menyingsing. kini telah bertambah dengan tiga belas buah kuburan baru.. Ditengah bukit..Tiraikasih Website http://kangzusi. dalam lapangan yang luas. Waktu itu si Berewok berpena baja berdiri termangu-mangu didepan kuburan sambil menahan rasa sedih yang luar biasa. Siapa bilang enhiong tidak melelehkan air mata? Mesti mereka baru akan mengucurkan air mata bila keadaan sudah amat memedihkan. Suma Thian yu menepuk bahu siberewok berpena baja pelan. harap kau tak usah bersedih hati lagi. Suma Thian yu mulai terpengaruh juga oleh suasana yang mengharu itu sehingga tanpa terasa titik air mata pun turut jatuh berlinang. untuk selama-lamanya. sekalipun peristiwa ini terjadi diluat dugaan. Suma Thian yu mendongakkan kepalanya memandang kegelapan malam yang semakin mencekam. mereka telah meninggalkan dunia ini.

bagikmu persoalan semacam ini sudah merupakan suatu kewajiban" Kemudian setelah berhenti sejenak. sambil menjura serunya. dia tak menyangka kalau pemuda tersebut bukan saja amat membenci kejahatan juga suka membantu orang.com/ jelas. aku yakin arwah sahabat-sahabat ini dialam baka pasti akan terhibur juga" Setelah mendengar kata-kata hiburan dari Suma Thian yu tersebut. lanjutnya lebij jauh: "Mari kita pergi! Fajar sudah hampir menyingsing. Nadanya selain tulus wajahnyapun serius. Sehingga hal mana membuat hatinya yang sedih merasa agak terhibur juga. sama sekali tidak bersikap pura-pura. aku Sama Thian yu pasti akan membantu dengan segala kemampuan yang kumiliki" Janji sianak muda itu dengan bersungguh sungguh. aku pasti akan berusaha dengan sekuat tenaga untuk membunuh kawanan pembegal berkerudung itu untuk membalaskan dendan bagi ketiga belas saudara ini” Sekalipun harus naik kebukit golok atau meyeberangi lautan minyak mendidih. dia bersyukur karena dalam usahanya membalas dendam dan merebut kembali barang kawalan yang dibegal. “Terima kasih banyak atas bantuan siauhiap. si Berewok berpena baja Tio Ci hiu menghentikan isak tangisnya. selama Tio Ci hui masih hidup. luka dalam yang saudara Tio derita baru baru sembuh. kau harus mendapat banyak waktu untuk beristirahat” . ia telah memperoleh bantuan dari seorang tokoh yang gagah dan lihay. selumnya aku Tio Ci hui atas nama seluruh anggota perusahaan Sin liong piaukiok mengu capkan banyak-banyak terima kasih kepadamu” Aaah. sa hutnya kemudian dengan suara parau: “Baik.Tiraikasih Website http://kangzusi. dan kita pun bisa membalas kan dendam untuk mereka. saudara Tio terlalu sungkan. SiBerewok berpena baja Tio Ci hui merasa terharu sekali.

pasti aian membalaskan dendam untuk kalian!” Selesai bergumam. Bila fajar hampir menyingsing. Tanpa terasa kedua orang itu bersama-sama berpaling kearah mana berasalnya suara tersebut. tiba-tiba dari luar gua terdengar seseorang menegus sambil menyeringai menyeramkan. sinar matahari sudah memancar masuk kedalam gua.. Angin dingin menghembus lewat mengibar ujung baju.Tiraikasih Website http://kangzusi. Terdengar Suma Thian yu berkata: “Saudara Tio.tidak sukar kalau ingin pergi. tak lama kemudian merekapun tertidur nyenyak sekali. mari kita berangkat!” Baru saja ucapan terakhir diutarakan. kadangkala saat-saat terakhir itulah merupakan saat yang paling gelap. "Heehh. bersama Suma Thian yu berangkatlah dia meninggalkan tempat itu.com/ Si Berewok berpena baja Tio Ci hui manggut-manggut... suasana ditempat penjuru tampak gelap gulita. akhirnya dia bergumam: "Saudara-saudaraku. Mereka berdua segera mencari sebuah gua untuk beristirahat. ... tapi tinggalkan dulu pedang Kit hong kiam tersebut!” Mendengar perkataan tersebut. buru-buru mereka berdua mengisi perut dengan rangsum sambil bersiap siap untuk melanjutkan perjalanan lagi. dia mengambil kembali pena bajanya lalu memandang sekejap kearah tiga belas buah kuburan itu dengan termangu. badan harus hancur remuk. Inilah saat-saat menjelang rintangnya fajar. beristirahatlah dengan tenang disini!" Sekalipun aku Tio Ci hui harus mengorbankan jiwa. heehh. mereka heran kenapa kehadiran orang itu sama sekali tidak diketahui oleh mereka? Itu berarti orang tersebut tentu mempunyai aeal usul yang luar biasa. Suma Thian yu maupun si Berewok berpena baja merasa tertegun. karena tubuh memang sudah penat. Bangun dari tidurnya.heehh....

Tiraikasih Website http://kangzusi. api untuk membalas dendam membangkitkan suatu kekuatan besar dalam tubuhnya. Waktu itu si Berewok berpena baja Tio Ci hui baru sembuh dari luka parahnya. Si Berewok berpena baja Tio Ci hui belum mengalami keadaan seperti ini. Begitu serangan pertama belum berhasil. bagaikan seekor burung raksasa dia keluar dari gua tersebut. kemudian sepasang telapak tangannya didorong kedepan. Si Berewok berpena baja Tio Ci hui yang menjumpai kehadiran manusia berkerudung itu. sepasang matanya yang nampak dari luar memancarkan cahaya tajam yang menggidikkan. amarahnya kontan saja membara. dia seakan akan tak memandang sebelah matapun terhadap si Bere wok berpena baja. sepasang tangannya masih lurus kebawah dan sama sekali tidak menggubris atau pun berkelit kesamping. sikap memandang rendah yang diperlihatkan manusia aneh berkerudung itu membuat amarahnya semakin membara. melihat sikap lawannya yang begitu memandang hina.com/ Didepan depan gua tampak berdiri seorang manusia aneh berbaju hitam yang mengenakan kain kerudung. diam-diam ia menghimpun tenaga dalamnya lalu dengan gaya harimau lapar menerkam domba. maksudnya ingin membunuh. tanpa mengucapkan sepatah katapun segera bertindak lebih dulu. tampak rambutnya pada berdiri. sebuah pukulan dahsyat yang di sertai tenaga penuh langsung di ayunkan ke tubuh manusia aneh berkerudung itu. kalau dilihat dari sikapnya itu. Serangan tersebut dilancarkan dengan mempergunakan segenap tenaga dalam yang dimiliki si Berewok berpena baja Tio Ci hui. sekali lagi tampak segulung angin pukulan . tiba-tiba ia menerjang kedepan manusia aneh berkerudung itu. manusia aneh berkerudung hitam itu tertawa dingin. Pada saat yang bersamaan pula Suma Thian yu melompat keluar juga dari dalam gua.

amarah dalam dada si Berewok berpena baja sudah berkobar.com/ yang termaha dahsyat menghantam atas tubuh manusia aneh berkerudung itu. dia tahu ilmu silat yang dimiliki manusia aneh berkerudung itu masih setingkat lebih lihay dibandingkan dengan kepandaian silat yang dimiliki Tio Ci hui. tiba-tiba saja. Begitu berhasil berdiri tegak. serahkan nyawa anjingmu! Sejak kedua buah pukulannya gagal menimbulkan sesuatu kerugian bagi musuhnya. Sepasang bahu manusia aneh berkerudung itu tampak bergetar sedikit. dia bertekad hendak mengalahkan . pena dengan hembusan angin dahsyat segera meluncur kedepan menotok tubuh manusia aneh berkerudung tersebut. Dalam suasana ini. diam-diam dia merasa gelisah. bentaknya dengan penuh kegusaran: "Pembegal yang tak tahu malu. manusia aneh berkerudung itu pun mengayunkan pula telapak tanganya untuk menyambut datangnya serangan tersebut. tiba tiba si Berewok berpena baja meloloskan senjata andalannya dari belakang punggung. ketika dua gulung angin pukulan dahsyat saling bertemu satu sama lainnya. Suma Thian yu yang menyaksikan jalannya pertarungan itu dari sisi arena dapat melihat keadaan tersebut dengan lebih jelas lagi. ujung bajunya berkibar kencang. tangan ka nannya diayunkan kedepan.. rasa ingin menangnya membara amat dahsyat dalam dadanya... Menyaksikan datangnya ancaman. sebaliknya si Berewok berpena baja Tio Ci hui kena terhantam mundur sejauh tiga langkah dengan sempoyongan. dia bersusah payah sebelum berhasil berdiri tegak."Blaaamm” suatu benturan dahsyat menimbulkan hembusan angin puyuh yang menerbangkan batu serta pasir.Tiraikasih Website http://kangzusi.. segenap perhatian maupun tenaganya tertuju kedepan. maka sekarang dia lantas mengembangkan ilmu pena Ji cap si si Thi pit hoat (dua puluh empat jurus ilmu pena baja) yang amat termashur itu dengan harapan bisa merobohkan musuhnya itu.

maka setelah melayang turun kebawah. Maka begitu dilihatnya manusia aneh berkerudung hitam itu menerkam kebawah sambil melancarkan serangan. kemudian dari udara sebuah pukulan dilancarkan keatas kepala Si Berewok berpena baja dengan jurus Hu im sip gwat (awan tebal menutupi rembulan). Jilid 6 . buruburu dia melompat keatas sambil melepaskan tusukan dengan pena bajanya. setelah tertawa seram tubuhnya melejit keudara untuk menghindarkan dari ancaman tersebut. baik ilmu tenaga maupun dalam Ilmu tenaga luar telah berhasil mencapai puncak kesempurnaan. tampaknya dia sudah dapat menebak maksud hati siBerewok berpena baja tersebut.Tiraikasih Website http://kangzusi. Dalam teori ilmu silat. yang menjadi faktor utama adalah mengendalikan musuhnya. Mencorong sinar tajam dari balik mata manusia aneh berkerudung hitam itu. sudah belasan tahun lamanya dia melatih diri dalam permain baja tersebut. si Berewok berpena baja memutar pena ditangan kanannya membentuk lapisan bayangan senjata yang sangat tebal. buru-buru dia pergunakan jurus To yu cian hui (membalikkan sayap terbang ke depan) buru-buru melayang tiga kaki ke depan---Begitu berhasil mendesak lawan. sekali lagi dia menerjang kearah manusia aneh ber kerundung hitam tersebut. manusia aneh berkerundung hitam itu segera mengayunkan kembali tangannya berusaha untuk merebut posisi yang lebih menguntungkan. Bagaimanapun juga. kekuatan manusia aneh berkerudung hitam itu sangat berkurang banyak. Berada ditengah udara.com/ musuhnya. itulah sebabnya tenaga serangan yang dipergunakan pun amat besar. si berewok berpena bajaTio ci hui memang tak malu disebut jagoan lihay didalam dunia persilatan.

sedangkan manusia aneh berkerudung hitam pun memainkan sepasang telapak tangan kosongnya untuk menahan datangnya serangan pena lawan.com/ suma thian yu yang menyaksikan jalannya pertarungan dari sisi arenapun tak berani bersikap santai waktu itu. Dalam pada itu. kontan saja si Berewok berpena baja kena di desak sampai mundur sejauh satu kaki lebih dari tempat semula. Si Berewok berpena baja dengan mengandalkan pena bajanya memainkan serangkaian serangan berantai untuk mendesak lawannya. si berewok berpena baja segera mundur tiga langkah dan kemudian ia menarik napas panjang-panjang danmenghimpun segenap tenaga dalam yang dilatihnya selama puluhan tahun ini keujung senjatanya. lima kaki di sekitar arena diliputi oleh debu dan pasir yang berterbangan memenuhi angkasa. Mendadak terdengar manusia aneh berkerudung hitam itu meraung gusar. dalam dalam waktu seluruh angkasa seraya dilipati oleh angin puyuh yang dahsyat. maka dia akan membantu setiap saat. dia mengawasi terus jalannya pertarungan dengan harapan andaikan siberewok berpena baja tak sanggup mempertahankan diri. pertarungan tersebut benar-benar merupakan suatu pertarung an yang jarang sekali dijumpai kehebatannya.Tiraikasih Website http://kangzusi. sepasang telapak tangannya melancarkan serangkaian yang berantai. bayangan pena yang berlapis-lapis hampir seluruhnya mengurung tubuh manusia aneh berkerudung hitam itu rapat-rapat. Begitu senjata pena baja itu digetarkan kembali ditengah udara. Mempergunakan kesempatan itu. seluruh arena telah dipenuhi oleh bayangan manusia serta angin pukulan yang menderu deru. dengan sorot mata yang tajam. Dalam waktn singkat. dalam waktu singkat dia sudah melepaskan tiga buah serangan dahsyat yang kesemuanya menggunakan jurus jurus mematikan. . pertempuran yang berlangsung ditengah arena sudah mencapai puncak keseruanya.

matanya terbelalak lebar dan mulutnya terngangga.) Segulung kekuatan yang maha dahsyat bagai hancurnya bendungan. mukanya pias seperti mayat. . Si berewok berpena baja hanya merasakan pandangan matanya menjadi kabur. sambil memejamkan mata dia menanti saat kematianrya tiba. “Blaam” terdengar benturan suara keras menggelegar memecahkan kesunyian. segulung angin pukulan teah menyambar kedepan. langsung saja meluncur kedepan dengan kekuatan yang mengerikan. Si berewok berpena baja Tio Ci-hui hampir tidak percaya dengan apa yang dilihat. tubuhnya segera melompat kedepan. tanpa terasa dia menjerit kaget: "Habis sudah riwayatku kali ini!" Sepasang telapak tangannya segera didorong kedepan. Siapa tahu disaat yang keritis itulah tiba-tiba terdengar suara bentakan keras menggema yang pecahkan keheningan. Si berewok berpena baja Tio Ci-hui menjadi amat terperanjat. kemarahan manusia aneh itu semakin membara. lalu seorang pemuda tampan tahu. ternyata orang yang mendorong tubuhnya kesamping dan menyelamatkan jiwanya tak lain adalah Suma Thian yu. untuk menghindar sudah tak sempat lagi. tiba-tiba dengan suatu gerakan cepat tangannya menghantam kedepan dadanya si Berewok berpena baja dengan jurus Lip pei thay san (mencabut keluar bukit Thay san.com/ Merasakan tenaga kurungan yang semakin besar menggencet tubuhnya.tahu sudah berada dihadapnnya. Menanti si Berewok berpena baja menyaksikan datangnya ancaman tersebut. seluruh badannya tahu-tahu sudah didorong oleh segulung tenaga lembut yang halus hingga tergeser lima depa kesamping.Tiraikasih Website http://kangzusi. sebatang pohon siong yang berada dibelakangnya sudah tumbang keatas tanah. sementara tenaga pukulan lawan yang maha dahsyat itu sudah menyambar lwat sisi tubuhnya.

"Bocah busuk. namun sebelum menyaksikan kelihayan dari anak muda tersebut dengan mata kepala sendiri.. bukan saja usahanya sia-sia belaka. Hmm.. siapa tahu dari tengah jalan telah muncul seorang Thia Kau kiai. Selama ini manusia aneh berkerudung hitam itu cuma membungkam diri dalam seribu bahasa. masih bisanya berkata begitu. dia kuatir sianak muda itu akan menderita kerugianbesar. dia sendiri malah kena tergetar mundur. dia percaya serangan yang dilancarkannya ba rusan sudah pasti dapat berhasil mengalahkan Tio Ci hui. untuk menjegal dirimu... Tapi seringkali kenyataan bisa berbeda jauh dengan apa yang diduga dalam harinya. "Seorang bocah muda berusia enam tujuh belas tahun. kau pandai sekali menyergap orang. menyergap orang... sementara sepasang matanya yang dingin bagaikan es mengawasi pedang Kit hong kiam yang tersoren dipunggung Suma Thian yu tanpa berkedip. Kontan saja seluruh hawa amarahnya dilampiaskan keatas tubuh Suma Thian yu. inilah saat-saat terakhir menjelang berlangsungnya suatu badai yang amat dahsyat.com/ Tapi yang paling terperanjat bukan dia melainkan manusia aneh berkerudung hitam itu.. Seketika itu juga suasana dalam arena berubah menjadi luar biasa heningnya.” "Haaaa.. . dengan wajah penuh kegusaran teriaknya..Tiraikasih Website http://kangzusi. hawa pembunuhan dengan cepat menyelimuti wajahnya. buat apa mesti menggunakan cara main sergap?" Ucapan yang amat takabur ini kontan saja membuat si Berewok berpena baja menjadi terkesiap. dia tak percaya kalau bocah tersebut memiliki kemampuan yang amat lihay.haaah.... berapa besarkah kemampuan yang bisa dimilikinya?" demikian dia berpikir..haaah... matanya terbelalak lebar dan mengawasi Suma thian yu tanpa berkedip. Walaupun sudah dua kali nyawa si berewok berpena baja ditolong oleh Suma Thian yu.

Tiraikasih Website http://kangzusi. Suma Thian yu yang muda dan berjiwa panas tak dapat menahan diri lebih dulu. Melihat itu. hari ini sauya ingin merenggut pula selembar nyawamu. Tampaknya manusia aneh berkerudung hitam pun tahu kalau musuhnya bukan sembarangan musuh. katanya: "Pencoleng berkerudung. ia tak sanggup mengendalikan dirinya lagi. tidak sulit jika kau menginginkan pedangku ini. tanpa terasa manusia aneh berkerudung itu berseru memuji: "Betul-betul sebilah pedang bagus" Berdiri dibawah sinar fajar dengan pedang terhumus. Menyinggung soal pedang Kit hong kiam. serentetan cahaya tajam kehijau-hijauan memancar ke empat penjuru. kemudian pedangnya di putar dengan jurus sin liong jut im (naga sakti keluar dari mega) tampak selapis bunga pedang yang amat menyilaukan . tahukah dia kalau pemuda itusedang diliputi oleh amarah yang membara?.com/ Menyaksikan keadaan tersebut. Suma Thian yu segera memecahkan kesunyian itu lebih dulu. tenaga dalamnya disalurkan ke dalam lengan kanan. Mendadak hawa amarah berkobar didalam dadanya. pelan-pelan pedangnya pun diloloskan keluar. Si Berewok berpena baja dapat menyaksikan raut wajah Suma Thian yu penuh diliputi hawa pemenuhan yang sangat tebal. Suma Thian yu nampak sangat gagah dan penuh memancarkan sinar kewibawaan. asal kau sanggup menangkan satu jurus dari sauya. dia tak berani memandang enteng lawannya. kalau tidak. cuma harus dilihat dulu apakah kau memiliki kemampuan tersebut. pedang ini tanpa syarat akan kupersembahkan kepadamu. tanpa terasa arak muda itu terbayang kembali paman Wan nya yang dikasihi. Suatu pertarungan yang amat seru pun segera akan berlangsung didepan mata. dia berpekik gusar. dengan mata melotot besar dia segera mencabut keluar pedang Kit hong kiamnya lalu diiringi suara gemerinciug nyaring.

sambil berpekik nyaring tubuhnya berputar arah. denga ilmu langkah Ciok yiong koan poh ia menyelinap kesamping. Tangan kanannya dengan memainkan jurus Hek coa jut tong (ular hitam keluar dari guaj menyergap jalan darah Sian ki niat didalam tubuh Suma Thian yu. memakai jurus Hoa sui hong siau (Bunga berterbangan mengikuti angin) ia menyelinap kebelakang tubuh manusia aneh berkerudung hitam itu sambil tertawa dingin.com/ mata langsung menusuk kearah tenggorokan manusia berkerudung tersebut. mendadak dari sisi badannya terdengar seseorang tertawa nyaring. Padahal manusia aneh berkerudung hitam itu sudah merasa kalau serangannya dilancarkan dengan cepat dan tepat. Belum kagi serangan itu tiba. "Serangan bagus!" seru manusia berkerudung itu sambil berkelit kesamping.. Khi koan tian hong (bianglala memancar diangkasa). pedangnya dengan jurus Ya wan heng tok (sampan kecil menyeberang sungai) membabat pinggang Suma Thian yu. Sreet! Sreeet! Sreeet! Secara beruntun dia melancarkan tiga buah serangan kilat dengan jurus-jurus Kan kun to cuan (dua berputar balik).. tahu-tahu dia sudah kehilangan bayangan dari Suma Thian yu. Rasa kagetnya tak terlukiskan dengan kata. "Sauya berada distni!” Betapa gusarnya manusia aneh berkerudung hitam itu karena merasa dipermainkan.Tiraikasih Website http://kangzusi. pedangnya dilancarkan bersamaan dengan gerakan tubuhnya.. Tampak bayangan manusia berkelebat lewat. tahu-tahu bayangan tubuhnya lenyap tak berbekas. disusul terdengar pihak lawan tertawa dingin dari belakang. baru saja ujung pedangnya hampir menusuk ditubuh lawan. . ia tak berani berayal. Suma thian yu sudah merasakan desingan angin tajam yang menyambar tiba.. Po im kian jit (menyingkap awan melihat matahati). Sementara dia masih tertegun. buru-buru pedangnya dimainkan dengan gencar.

. sedang yang lain adalah seorang pemuda berwajah tampan. Kecuali dua sosok bayangan manusia yang saling menyambar dibalik kabut pedang yang tebal. Suma Thian yu baru merasakan kelihayan lawannya. Makin bertarung Surna Thian yu merasa makin perkasa. selapis bunga pedang diciptakan memenuhi angkasa. disertai cahaya pedang yang berkilauan dengan cepat mengurung Suma thian yu dalam kepungan kabut pedang. lalu disertai desingan angin tajam langsung menyapu kedepan. Akan tetapi setelah menyaksikan kelihayan yang dimiliki pendekar cilik ini. seluruh badannya melejit ketengah udara. Bagaikan bayangan iblis yang menempeli lawan.com/ Tampak selapis cahaya bintang yang menyilaukan mata. manusia berkerudung hitam itu selalu berputar kesana kemari. Yang seorang adalah manusia aneh berkerudung hitam. dia baru merasa terkejut bercampur girang. kekiri kekanan mengikuti gerakan dari Suma Thian yu. rasa ingin menang hampir menyelimuti seluruh benaknya. cahaya tajam berkilauan memenuhi angkasa. sekarang dia sudah tak bisa membedakan lagi mana yang Suma thian yu dan mana si manusia berkerudung. buru buru ia salurkan ilmu Bu siang sia kang dari perguruannya kedalam permainan pedang. Sekarang. bahkan mengucurkan peluh dingin baginya. selama ini dia amat menguatir kan keselamatan jiwa Suma Thian yu. Mendadak dia berpekik nyaring. ia hampir boleh dibilang tidak melihat apapun. bunga pedang menyusul kemana-mana. pertarungan yang sedang berlangsung benar-benar merupakan suatupertarungan yang amat sengit. pedang Kit hong kiamnya menciptakan selapis cahaya tajam yang amat menyilaukan mata.Tiraikasih Website http://kangzusi. Selama ini si Berewok berpena baja Tio Ci hui hanya menyaksikan jalannya pertarungan dari sisi arena. dengan cepatnya lapisan cahaya itu mengurung seluruh badan manusia berkerudung itu. Setika itu juga tampaklah dua belah menari-nari diangkasa.

dia lantas berpendapat bahwa "menghajar ular tidak mati. tubuhnya melompat kedepan sambil melakukan sebuah sapuan kilat. “Bocah keparat ini bertarung hanya mengandalkan pedang Kit hong kiam yang memainkan ilmu pedaog Kit hong kiam hoat. ternyata ilmu silatnya sepuluh kali lipat lebih hebat dari pada Kit hong kiam Wan Liang. terlihat lapisan cahaya perak berkilauan dan amat menusuk pandangan. Kalau dilihat usianya yang muda.. sudah jelas dia merupakan murid dari Wan Liang. kemudian sepasang bahunya bergerak dan lalu ia melejit ketengah-tengah udara." Berpikir sampai disitu. sudah pasti dikemudian hari akan jadi bibit bencana bagi diriku sendiri.Tiraikasih Website http://kangzusi.. permainan pedangnya menjadi lamban. kalau ia tidak kubunuh.. Dengan cepat terlihatlah selembar wajah yang amat tampan sekali muncul dari balik kain tersebut. bibit bencana tidak ada habisnya”. Peristiwa ini sama sekali diluar dugaan. bukankah kejadian ini sangat aneh? Hari ini. mimpipun manusia aneh berkerudung hitam itu tak menyangka kalau gerakan lawan bisa secepat itu. Diam-diam dia lantas berpikir. Makin bertarung manusia aneh berkerudung hitam itu semakin ter peranjat.com/ saat itu mereka berdua sudah bertarung sampai titik keadaan yang paling kritis. ia tidak nyangka kalau kepandaian silat yang dimiliki pemuda itu begitu dahsyat. pada hakekat merupakan musuh paling tangguh yang pernah dijumpainya. selapis cahaya pedang memancar keempat penjuru. buru-buru dia melancarkan sebuah bacokan kilat.. Dengan pedang Kit hong kiamnya digetarkan keras. dalam beberapa lompatan . siapa tahu kkarena pikirannya harus bercabang. seketika itu juga mencorong sinar keraguan dari balik matanya. Hal mana segera memberikan peluang baik sekali bagi Suma Thian yu. menanti manusia aneh berkerudung hitam itu sudah kena disambar lepas oleh cukilan pedang Suma Thian yu.

ternyata manusia aneh berkerudung hitam itu bukan kabur lantaran kalah. Panjang untuk diceritakan. diapun dengan perasaan bingung ikut melakukan penge jaran pula dari belakang. angin pukulan itu sedemikian dahsyatnya se hingga sebatang pohon yang berada dibelakang Suma Thian yu terhajar sampai patah dan roboh ke tanah. semuanya dilakukan dalam waktu singkat. Si Berewok berpena baja yang menyaksikan rekannya melakukan pengejaran.Tiraikasih Website http://kangzusi. bagaikan tiga gulung asap hitam. Makin kabur manusia berkerudung itu semakin cepat. buru-buru Suma Thian yu berseru keras.com/ saja dia sudah mencapai puluhan kaki dan lenyap dari pandangan mata. dia langsung melejit ke depan. mereka meluncur cepat ke muka. . Tampak serangan tersebut dilancarkan manusia berkerudung itu dalam keadaan gusar. melainkan justru karena kain kerudungnya kena disambar hingga terbuka. tiba-tiba Suma Thian yu merasakan ada segulung tenaga pukulan yang menyergap tubuhnya. sejak terjadinya peristiwa kain kerudung yang tersingkap sampai tindak melarkan diri. Ditengah pegunungan sepi. Begitu berhasil menyingkap kain kerukdung lawan. bagaikan kuda liar dia berlarian tiada hentinya. buru-buru dia miringkan kesamping untuk menghindarkan diri. terlihatlah tiga sosok bayangan manusia secepat sambaran kilat melakukan kejar mengejar. Tindakan yang sangat tiba-tiba ini diluar dugaan siapapun. sehingga si Berewok berpena baja Tio Ci hui yang berdiri disisi arena tak sempat melihat jelas paras muka yang sebetulnya dari manusia berkerudung itu. "Kejar!” Dengan kecepatan bagaikan anak panah yang terlepas dari busurnya. cepat didalam kenyataaan. Melihat kesempatan untuk membalas dendam segera akan berakhir.

“Sreet! Sreet! Sreet! tiga batang pian terbang telah meluncur lewat dari sisi tubuhnya dan menghajar diatas dahan pohon disebelah kanan. "Aaah. Tiba-tiba terdengar suara bentakan keras bergema dari dalam hutan. Suma thian yu adalah seorang anak mada yang belum berpengalaman. dia segera kehilangan jejak dan dari manusia aneh berkerudung hitamitu. tiga titik cahaya disertai dengan angin tajam.. dengan kecepatan luar biasa menerebos masuk kedalam hutan.Tiraikasih Website http://kangzusi. Begitu masuk kedalam hutan. Tanpa berpikir panjang lagi Suma Thian yu segera melejit ketengah udara dengan jurus Cing cian tui hong (Comberet hijau mengejar angin) diapun ikut mengejar kedalam hutan. Dalam keadaan yang amat berbahaya. .. untuk sesaat Suma Thian yu menjadi sangsi. yakni bila bertemu hutan jangan. seakan akan mempunyai mata dipunggungnya. mimpipun dia tak menyangka kalau manusia berkerudung hitam itu bakal melancarkan serangan mematikan seperti ini. Lima kaki. Suma Thian yu segera mengejardari belakangnya dengan ketat. mendadak dia merentangkan sepasang tangannya.. Tampaknya Suma Thian yuskan berhasil menyusul dibelakang tubuh manusia aneh berkerudung hitam itu. Suma Thian yu segera ber tindak cepat..com/ Sambil menggigit bibir. kemudian bagaikan seekor burung elang raksasa. menanti dia sadar akan datangnya bahaya. tiga kaki.!" serunya kaget.. dengan gerakan Gi kiong ciu pon (menggeser posisi maju berlangkah) badannya melejit lima depa ke samping.. satu kaki. Orang persilatan mempunyai pantangan yang besar.. tiga batang pian beracun telah muncul didepan mata. Namun Suma thian yu sama sekali tidak memperdulikan tantangan tersebut. dengan berpen car dalam posisi segitiga langsung meluncur ke arah Suma Thian yu.

Peluh dingin bercucuran membasahi seluruh badan Suma Thian yu.Tiraikasih Website http://kangzusi. berbicara . perbuatan keji seperti apa saja dapat mereka lakukan. Suma Thian yu menggelengkan kepalanya berulang kali.hitung-hitung nasibmu memang lagi mujur!" Pada saat itulah. sepasang telapak tangannya didorong ke depan melepaskan sebuah pukulan dahsyat. Sambil mendepak-depakkan kakinya keatas tanah dengan gemas. lain kali jika bertemu lagi dengan peristiwa semacam ini. Kepada rekannya yang baru tiba itu. sejak dilahirkan dari rahim ibunya. si Berewok berpena baja Tio Ci-hui telah sampai pula ditempat tujuan. berada ditengah udara dia berpekik pan jang. Serangan yang dilancarkan Suma Thian yu dalam keadaan gusar ini telah disertakan tenaga Bu siang sin kang yang maha dahsyat.. sementara bayangan tubuh dari manusia aneh berkerudung hitam itu sudah lenyap.. lalu beberapa batang pohon siong bertumbangan ke atas tanah. “Sudah kabur!" dia bergumam sambil menghela napas. "Suma Hiante. Tapi.. kontan saja amarahnya berkobar. keadaan yang dihadapinya saat itu benar-benar berbayaha sekali. Suma Thian yu bergumam: "Bajingan licik yang berotak anjing. suasana didalam hutan tersebut masih tetap senyap tak kedengaran sedikit suarapun. mereka adalah manusia-manusia laknat yang berhati busuk.com/ Kalau dibilang berbahaya.. Suma Thian yu segera teringat kembali dengan tindakan yang baru saja dilakukan.. kehebatannya benar-benar mengerikan sekali.. sedikit saja meleset bisa mengakibat kan pisau beracun menembusi ulu hatinya. kau harus berhati-hati lagi" Mendengar perkataan itu. Dengan cepat ia melejit keudara sambil menerjang kearan mana datangnya sergapan tersebut. belum pernah ia alami kejadian seperti ini.. Seketika itu juga terdengarlah suara gemuruh yang amat memekikkan telinga dalam hutan tersebut. rasa kecewa terlintas di atas wajahnya. tindakanmu melakukan pengejaran tadi sungguh mencemaskan hatiku! Tahukah kau.

beralis mata lenting. kau tak usah bertanya.. “Siapakah dia? Tio toako. mendadak ia teringat akan sesuatu.. "Yaaa. aku hanya salah bicara saja.com/ yang sesungguh nya andaikata didalam hutan tadi benarbenar sudah disiapkan musuh dalam jumlah banyak. “ buru-buru Suma Thian yu bertanya. hidung mancung dan mulut lebar.. dia adalah seorang pemimpin dunia persilatan yang paling dihormati orang selama sepuluh tahun terakhir ini. mungkinkah dia? Si Berewok berpena baja Tio Cihui segera bergumam pelan... beralis mata lentik. yaa dia adalah seorang Kuncu. walaupun hanya sikejap mata. hidung mancung dan mulut lebar. "Hiante.. segera serunya: “Tio toako." "Bermata jeli. Maka dengan perasaan menyesal katanya: "Tadi aku hanya dibikin jengkel oleh keadaan hingga mata gelap. timbullah perasaan ingin tahu di dalam hati Suma Thian yu.. Orang itu bernama besar dan berkedudukan terhormat di dalam dunia persilatan. "Berapa besar usianya?” "Antara empat puluh tahunan” "Bagaimanakah tampangnya?" "Bermata jeli. mustahil bisa dia." Siapakah dia?" "Bi ku lun (Kun lun indah) Siau wi goan!" . bisa jadi dia menderita kerugian yang amat besat. sungguh tampan wajah orang itu” “Apa? Kau berhasil melihat jalan raut wajah orang itu? seru si Berewok berpena baja cepat.. lain kali aku pasti akan bertindak lebih hati-hati lagi" Ketika berbicara sampai disitu. tak mungkin" kembali si Berewok berpena baja Tio Ci hui menggelengkan kepalanya berulang kali.. "Aaaah.Tiraikasih Website http://kangzusi. namun aku dapat melihat jelas raut wajah orang itu. seorang lelaki sejati" "Siapakah dia Tio toako? Siapa yang kau maksudkan?" melihat si Berewok berpena baja bergumam tiada hentinya.

maka aku telah salah menduga akan dirinya. bukankah semua kecurigaan tersebut dapat dipecahkan? "Suma hiante.” “Siau Wi goan? Suatu nama yang amat dikenal. dia berkata lebih jauh: "Raut wajah Siau Tayhiap mirip sekali dengan orang kau jumpai itu.. ia berusaha keras untuk menemukan siapa gerangan dia. tak mungkin kau akan berhasil menemukan aku orang she Wan" Kejadian itu sudah berlangsung lama sekali. Maka selapis hawa pembunuhan yang menakutkan dengan cepat menyelimuti wajah Suma Thian yu. waktu itu ia dan paman Wan baru selesai membenahi gua mereka. benar! Paman Wan malah pernah berkata begini: "Siau Wi goan wahai Siau Wi goan! Bagaimanapun licikmu.. bukankah nama tersebut adalah nama yang seringkali di sumpahi dan dimaki-maki paman Wan? Yaa.” sehabis mendengar perkataan dari si Berewok berpena baja. Dia merasa seperti pernah mendengar nama itu. Tetapi selang beberapa saat kemudian. Akhirnya dia teringat. iapun merasa menyesal..com/ Oleh karena anak muda itu mendesak terus menerus. darah panas segera mendidih dalam dadanya. mengapa kau?" Ketika si Berewok berpena baja menyaksikan paras muka Suma Tbian yu berubah aneh... dia segera ber tanya dengan wajah tercengang. Suma Thianyu sedang termenung sambil mutar otaknya keras-keras. tidak apa-apa!" “ Masih sedih?" "Yaa.Tiraikasih Website http://kangzusi. terpaksa si Berewok berpena baja ini harus menyebut juga nama tersebut. Suma Thian yu ber pikir terus tiada hentinya. Ia menyesal mengapa membiarkan manusia aneh berkerudung hitam itu lolos dari pengejarannya. benar” . andaikata waktu itu dia berhasil membekuknya. cepat-cepat ia menjawab: "Aaaah.

Si Berewok berpena baja Tio Ci bui belum lama berkenalan dengan Suma Thian yu. kemudian ia memetik sekuntum bunga. dia merasa antipatik yang diperlihatkan bisa mencurigai orang itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. kebanyakan akan berkunjung keperusahan Sin liong piaukiok untuk menyambangi cong piauiaunya "Mo im sin liong” (naga sakti penggosok awan) Wan Kiam Cu. jangan kita biarkan mereka lolos. dia lantas berkata: "Adikku.com/ Dia tak ingin membocorkan rahasia tersebut. mengendusnya pelan-pelan dan jalan mengikuti si berewok berpena baja. biarkan saja pencoleng itu kabur. Dengan nada menghibur. Tentu saja alasan yang terutama adalah karena dia belum memahami secara keseluruhan akan rahasia tersebut. Setiap orang orang persilatan yang datang di kota Heng ciu. ia kuatir tindakannya yang kelewat terburu-buru justru akan ditertawakan orang. bangunannya menempati areal tanah seluas puluhan hektar. Apa lagi kalau didengar dari ucapan si Berewok berpena baja Tio Cu hui terhadap Siau Wi goan mendekati rasa hormat yang berlebihan. terutama sekali rahasia antara paman Wan dengan Siau Wi-aoan. bahkan akan mempersulit usahanya untuk membongkar perbuatan jahat yang dilakukan Siau Wi goan. tentu saja dia tak dapat meraba jalan pikiran dari sianak muda itu. mari kita pergi sekarang” Suma thian yu segera menyarungkan kembali pedangnya kedalam sarung. disisi pintu gerbang berdiri sepasang patung singa batu yang berat nya mencapai puluhan ribu kati. Bagian Ketujuh Perusahaan Sin Liong piaukiok terletak diujung jalan Heng yang dalam kota Heng ciu. lain kali bila kitasampai menemukannya kembali. . dinding pekarangannya terbuat dari batu hijau.

dibelakangnya mengi kuti seorang pemuda berwajah tampan. Karena itulah mereka bersama sama ikut memburu keluar pintu gerbang.com/ Seakan-akan siapa saja yang bisa berkunjung ketempat itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. buru-buru orang itu berseru lagi: “Lapor cong piautau. Ko im sin liong Wan Kiam ciu merasa girang sekali. dia datang hanya ditemani orang pemuda. Tio piautau pulang sendirian. oh yaa. sebenarnya apa yang telah terjadi?" Berjumpa kakak angkatnya. Tio piautau telah kembali!” Mendengar si adik angkatnya telah pulang. tak sepatah katapun yang bisa diucapkan.. buru-buru dia lari keluar. beritahu kepadanya sepanjang jalan dia tentu amat lelah. Buru-buru dia menegur: "Hiante. tiba-tiba dari luar pintu muncul anak buahnya yang segera memberi laporan: "Cong piautau. Hari itu. segera serunya: "Ehmm. tak sempat minta maaf kepada tamunya lagi. benar. sampaikan padanya setelah menyelesaikan urusan. maka sekeluarnya dari sana maka kedudukkannya akan terasa lebih tinggi dan terhormat. Mendengar perkataan itu.. ketika cong piautau Mo im sin liong Wan kiam ciu sedang berancang-bincang dengan seorang tetamu yang datang ber kunjung. Mo im sin liong Wan Kiamcu saksikan adik angkatnya si Berewok berpena baja Tio Ci hui berdiri didepan pintu dengan wajah sedih dan murung... suruh datang kemari. dengan terkejut Mo im sin liong Wan Kiamciu melompat bangun. . si Berewok berpena baja merasa bagaikan bertemu sanak sendiri.. rasa sedih yang tibatiba mendekam perasaannya membuat ia tak bisa mngendalikan diri lagi. Para ramunya yang menjumpai kejadian itu segera tahu kalau disana telah terjadi suatu peristiwa. Ia segera memeluk saudara angkatnya dengan air mata berlinang..” "Apa?" mendengar 'aporan itu. Begitu sampai didepan pintu.

apakah barang kawalanmu dibegal orang?" Si Berewok berpena baja manggut-manggut tanpa menjawab. butiran air mata tampak mengembang dalam kelopak matanya. aku telah membuatmu susah selama ini. ternyata tak mampu melindungi barang kawalan tersebut.Tiraikasih Website http://kangzusi. bisa diambil bisa pula dilepas. Kemudian sambil menjura ke arah Suma Thian yu.. cepatlah rawat lukamu. lalu dengan mata merah katanya sedih. aku sudah tahu. mereka telah gugur semua ditangan musuh” Dia lantas menceritakan semua kisah kejadian itu dengan jelas. siaute tak becus. kau harus lebih mengutamakan kesehatan badanmu. Wan Kiam ciu baru berkata. "Tidak mengapa" hibur Wan Kiam ciu cepat. ketika berbicara tentang ketiga belas saudara yang tewas. Mo im sin liong wan Kiam cie menunjukkan pula rasa sedih yang tebal. Selesai mendengar laporan tersebut. kau sudah lelah.. Tio Ci hui tak dapat membendung air matanya lagi. Sampai lama kemudian. beristirahatlah dulu.. Suma Thian yu yang berdiri dibelakang Si Berewok berpena baja Tio Ci hui diam-diam merasa kagum sekali. “Hiante. lanjutnya: .com/ Melihat itu. yang lebih tak beruntung lagi. tapi dia masih berusaha keras untuk menahannya agar jangan meleleh keluar. “Toako. kemudian baru pelan-pelan menceritakan kisah tersebut kepadaku” Cong piautau dari perusahaan Sin liong piau kiok memang seorang lelaki yang hebat dan berjiwa besar. "sebagai seorang lelaki kita harus dapat menghadapi setiap perubahan. Pelan-pelan Si Berewok berpena baja mendongakkan kepalanya. Mo im sin liong Wan Kiam ciu segera berkata lagi: "Hiante.

Cong. Cong piautau panji duka cita dicuri orang. cong piautau pasti akan memerintahkan sang kasir untuk mengganti bendera perusahaan dengan bendera segitiga pertanda duka cita Malam itu seluruh perusahaan berada dalam suasana hening. dia mengurung diri dalam kamar baca dan berjalan mondar mandir semalaman suntuk dengan perasaan sedih..Tiraikasih Website http://kangzusi.. "Turunkan bendera perusahaan. Diam-diam Mo im sin liong Wan Kiam merasa tertegun.. setiap kali ada yang jatuh korban dalam setiap perjalanan. tapi dia masih berusahau untuk mempertahankan ketenangannya. sepasukan kereta barang telah hilang. terima kasih banyak atas bantuanmu. pesannya kepada kasir.. siauhiap tentu merasa lelah bukan.... dengan membawa perasaan sedih dia berjalan masuk keruang da lam. Tiga belas saudara telah gugur.akhirnya ia tertunduk dengan sedih. Wan kiam ciu segera tersadar kembali dari tidurnya. tentu saja dia rikuh untuk pergi beristirahat. Keesokan harinya. naikkan bendera berduka cita!” Bendera berduka cita merupakan bendera yang dinaikkan untuk mengenang para piaucu yang tewas. setelah cong piautau memerintahkan orang untuk mengatur para tamu untuk tidur. Mo im sin liong Wan Kiam ciu tidak menghalanginya untuk menangis.. silahkan mengikuti Tio hiante masuk kedalam untuk beristirahat!" Saking terharunya si Berewok berpena baja melelehkan air mata dengan deras. mendadak ia mendengar suara hiruk pikuk dari luar.. ketika Mo im sin liong Wan Kiam ciu sedang berada dalam lamat-lamat tidur. seorang pegawainya telah lari mendekat sambil berteriak: “Aduuh celaka. Baru saja dia akan melangkah keluar dari kamar. titik air mata jatuh bercucuran membasahi seluruh wajahnya.com/ “Suma Siauhiap. sambil mengulapkan tangannya dia berseru: . sebelum berlalu...

com/ "Pergilah kau! Aku akan segera menyusul. katanya sambil tersenyum: “Sim suhu. setelah memberi hormat katanya: "Lapor cong piautau. sejak didirikan hingga kini perusahaan kita sudah bercokol selama dua puluh tahun lamanya. pelbagai pikiran serasa berkecamuk didalam benaknya. Dengan senyuman getir menghiasi wajahnya. mundurlah dulu” Menanti piausu yang bernama Sim Hui lam mundur. Saat itulah.. Melihat itu. Tatkala semua orang menyaksikan cong piautaunya munculkan diri. Mo im sin liong wan Kiam ciu mendongakkan kepalanya. pagi tadi ketika Hui lam keluar hendak menaikkan bendera. tiba-tiba dijumpai panji duka cita itu sudah hilang. Mo im sin liong wan Kian ciu melakukan perondaan ke seluruh lapangan. Mo im sin liong Wan Kiam ciu mendongakkan kepalanya dan menghela napas panjang. suasana menjadi hening. Mo im sin liong Wan kiam ciu pelan-pelan berjalan ketengah arena dan manggut-manggut kepada setiap orang yang dijumpainya. berkat . ia tidak habis mengerti siapa gerangan manusia aneh berkerudung hitam itu? Mengapa pula mereka bermusuhan dengannya? Tatkala Mo im sin liong Wan Kiam ciu tiba ditengah lapangan. di pucuk tiang bendera itu telah sebatang anak panah. silahkan congpiau memeriksanya" Mendengar laporan itu." Sepeninggal pegawainya. diantaranya terdapat pula jago-jago persilatan yang kebetulan berkunjung kesana. sementara diujung tiang bendera telah ditemukan sebatang panah. seorang kakek munculkan diri dari kerumunan orang banyak dan berjalan menuju kehadapan Wan Kiam ciu. ditengah lapangan sudah penuh kerumunan ratusan orang pegawai dan puluhan orang piausu.Tiraikasih Website http://kangzusi. benar juga. sorot mata semua orang ditujukan kearahnya dan setiap orang membungkam diri dalam seribu bahasa.. kemudian baru berkata dengau suara lantang: "Saudara sekalian.

yang patut disesalkan hingga kini. sambungnya lebih jauh: "Benar! Mereka adalah sekawanan pencoleng berkerudung hitam. perusahaan kita baru berhasil mencapai sedikit kemajuan seperti hari ini. Ditengah suasana yang hiruk pikuk. kemarin panji duka cita juga dicuri orang. setelah itu sambungnya lebih jauh: "Pertama kita tutup pintu perusahaan untuk mencari jejak pencoleng. tanpa kita ketahui siap mereka. mendadak terdengar seorang pemuda berseru dengan lantang: .com/ bantuan dari saudara sekalian. dia berhenti sejenak untuk memandang orang-orang yang berada dihadapannya. Mo im sin liong sama sekali tidak melakukan tindak pencegahan apa-apa. untuk sesaat suasana menjadi kacau balau tak karuan. kedua melanjutkan usaha ini sambil menantikan perubahan selanjutnya" begitu ucapan tersebut diutarakan. jelas hal ini merupakan suatu pembicaraan dan suatu tantangan buat kita. “Kalau begitu pembegal itu berkerudung?”. lohu yakin tak pernah menyalahi sobat sobat dari dunia persilatan." Ketika berbicara sampai disitu. kita masih belum mengetahui dengan jelas siapa gerangan musuh kita tersebut. Pelan-pelan Mo im sin liong wan Kian ciu mengangguk. akhirnya aku berhasil menarik dua kesimpulan" Berbicara sampai disini. siapa tahu berapa hari berselang barang kawalan kita dibegal orang. mana mungkin kita bisa turun tangan untuk melacaki jajaknya? Setelah lohu berpikir keras semalaman suntuk. bencana tidak jalan sendiri. sebab ia sendiripun tidak tahu harus memilih yang manakah diantara kedua macam gagasan tersebut. suasana menjadi gempar. ada yang setuju gegasan pertama ada pula yang menyetujui gagasan kedua. mendadak terdengar seseorang berseru keras. rejeki tidak tiba berbareng.Tiraikasih Website http://kangzusi. masing masing saling berbisik membicarakan persoalan itu.

Tiraikasih Website http://kangzusi. Suma Thian yu segera berpaling. Mo im sin liong Wan Kiam ciu memperhatikan Suma Thian yu sekejap. mukanya bulat telur dengan hidung yang mancung. kulit tubuhnya putih halus. serentak semua orang berpaling kearah pemuda itu. lalu tanyanya dengan suara lembut: "Siauhiap.com/ "Harap saudara sekalian sedikit tenang!" Suara yang menggeledek itu kontan saja membuat suasana dalam arena berubah menjadi tenang kembali. apakah kau berniat untuk menggajak kami bergurau? Atau mentertawakan kami yang tak mampu naik ke atas?" Mendengar ucapan tersehat. Perlu diketahui tiang bendera itu tingginya paling tidak mencapai dua puluhan kaki bukan suatu pekerjaan yang sudah untuk memanjat naik ke puncak tiang setinggi itu. Mo im sin liong wan Kiam ciu menjadi tertegun. kemudian sambil menuding kearah tiang bendera itu katanya: “Asal panah tersebut dapat kita ambil. apakah kau mempunyai suatu pendapat?" Suma Thian yu segera menjura. bibir yang kecil dan mata yang jeli. Tiba-tiba terdengar Mo im sin liong Wan Kiam ciu menegur keras: . membuat Suma Thian yu menjadi tertegun dan lupa untuk menjawab. ia mendongakkan kepalanya lalu membungkam dalam seribu bahasa. Boleh dibilang dia adalah seorane gadis yang cantik rupawan. rasanya tidak sulit untuk mengetahui siapakah musuh kita itu" Mendengar perkataan itu. Mendadak dari tengah arena berkumandang suara teguran yang amat merdu: "Siauhiap. Ternyata pemuda itu tak lain adalah Suma Thian yu yang diajak datang bersama si Berewok berpena baja Tio Cihui kemarin. Ternyata dari tepi arena berjalan keluar seorang gadis berbaju hijau yang cantik rupawan. usianya enam belas tahun. tapi dengan cepat ia menjadi tertegun.

jangan kurangajar!" Dengan cepat Suma Thian yu menjadi tersadar kembali. "Saudara sekalian. semua orang tidak tahu rencana apakah yang terselip di balik kesemuanya itu? Setiap orang dengan wajah keheranan bersama-sama menunggu ia melanjutkan kembali kata-katanya.haahh..... segera pikirnya: “Ternyata dia adalah putri kesayangan dari Wan cong piautau.. mengapa tidak kita gunakan kesempatan ini untuk menggunakan suatu perlombaan?” Secara tiba-tiba Mo im sin-Iiong Wan Kiam cui mengucapkan perkataan itu apalagi dalam suasana seperti ini. Belum habis dia berkata.. mengapa kita tidak manfaatkan kesempatan ini untuk menyelenggarakan suatu perlombaan untuk memperebutkan panah? Selain sebagai hiburan juga untuk mengendorkan pikiran yang sudah penat dan lelah! . lupakan saja persoalan hari ini. "tolong tanya.. aku hnya bermaksud baik saja" "Hmmm! Maksud baik?” nona itu menggigit bibirnya kencang kencang. Mo im sin liong Wan Kiam ciu segera tertawa terbahak-bahak... terdengar Mo im sin-Iiong telah menukas sambil tertawa. "Haaahh. Kontan saja semua orang dibikin kebingungan setengah mati. apalagi kesempatan sebaik ini juga sukar ditemukan. karena..haahh apakah kalian keheranan?” “Kalian pasti mengira lohu sedang mencari gara-gara dalam suasana seperti ini bukan?” jangan curiga.Tiraikasih Website http://kangzusi... Menyaksikan semua orang merasa keheranan. dari mana kau bisa tahu kalau dengan mengambil panah tesebut maka kita akan mengetahui siapakah musuh kita itu?” “Aku hanya berpendapat demikian. ilmu silat memang melupakan suatu kepandaian yang harus dipacu untuk maju.. tak heran kalau kecantikannya bagaikan bidadari dari kahyangan" Maka dia lantas menjura kepada nona itu sembari berkata: "Nona telah salah paham.com/ "Anak Lan.

. selama berada disini.Tiraikasih Website http://kangzusi. maka dalam hati kecilnya dia lantas berpikir: "Jangan jangan dia mencurigai Suma siaute? Kalau tidak. berhati-hatilah dalam pembicaraan maupun gerak gerik” "Kenapa?" tanya pemuda itu keheranan.com/ "Bagus sekali!” mendengar usul itu. semua orang segera bersorak sorai dengan gembira. mungkin ia sudah mengetahui kalau ada musuh yang telah menyelundup dibalik kawanan manusia yang hadir sekarang?” Si Berewok berpena baja Tio Gi-hui memang tak malu disebut sebagai seorang jago kawakan dalam dunia persilatan. karena dia sendiripun tidak mengerti apa maksud yang sebenarnya dari kakak angkatnya itu. kelewat menunjukkan kelihayanmu hanya akan menuncing rasa dengki orang lain" Si Berewok berpena baja Tio Ci hui hanya bisa berkata demikian. sekeliling lapangan sudah dipenuhi oleh meja kursi... Setelah duduk. Hanya siberewok berpena baja Tio Gi-hui seorang yang memandang Wan Kiam ciu sambil termangu-mangu. . Tak selang berapa saat kemudian. Suma Thian yu duduk bersama dengan si berewok berpena baja Tio Ci hui. dengan suara lirih si Berewok berpena baja Tio Ci hui segera berbisik kepada Suma Thian yu: "Hiante. menyiapkan meja per jamuan dan memerintahkan koki untuk menyiapkan hidangan dan arak. yang tersisa hanyalah tanah lapang seluas lima kaki dengan tiang bendera itu sebagai pusatnya. mustahil dia bisa melakukan perbuatan semacam ini dalam suasana dan keadaan semacam ini. sedangkan dia bersama putri kesayangannya duduk di meja utama disebelah timur. dia cukup mengetahui watak dari kakak angkatnya ini. Buru-buru Mo im sin liong mempersilahkan para tamu untuk duduk. ternyata apa yang dipikirkan Mo im sin liong Wan Kiam ciu telah memerintahkan pegawai pegawainya untuk membereskan lapangan. "Kau harus tahu.

Dalam waktu singkat. perusahaan kami tak pernah menerima kunjungan kunjungan yang begitu banyak dari tamu-tamu agung seperti hari ini. Sambil menggulung bajunya dia menuju ketengah arena. Mo im sim liong segera meneguk habis isi cawannya. dari meja sebelah barat telah berdiri seseorang. namun dihari-hari biasa dia sering membentak-bentak anak buahnya atau mendamprat anak buahnya dengan kata kasar. kemudian memandang sekeliling tempat itu sambil menantikan reaksi. lohu selain ingin menyelenggaraan permaian perebutan anak panah. kemudian kepada semua orang serunya.Tiraikasih Website http://kangzusi. masingmasing lantas membicarakannya dengan suara berbisik-bisik. . maka begitu ada kesempatan untuk memamerkan kepandaiannya. adapun didalam peryelenggaran pertemuan ini.com/ Setelah semua orang duduk dan hidangan di keluarkan." Ucapan tersebut mempunyai arti yang mendalam. setelah memberi hormat katanya: "Sobat darimanakah yang ingin memberi petunjuk kepadaku?" Sim Hui lam merupakan seorang piausu yang paling sombong dan tinggi hati dalam perusahaan tersebut. “Saudara sekalian. Selesai berkata. walaupun dia cuma seorang jagoan dari kelas dua. akupun ingin sekali menyaksikkan saudara sekalian bisa memberikan pertunjukan yang menarik. tentu saja dia tak akan melepaskan kesempatan tersebut dengan begitu saja. Sudah banyak tahun dia bekerja dalam perusahaan. sambil menjura orang itu berseru: Cong piauiau. sebab itu banyak orang yang tak senang kepadanya. Ternyata orang itu adalah piausu Sim Hui lam. tetapi belum pernah naik pangkat. siauloji akan turun kearena paling dulu. Mo im sin liong Wan Kiam ciu segera mengangkat cawannya sambil bangkit ber diri. mari kita keringkan secawan arak. beberapa orang diantara mereka yang berperasaan tajam segera dapat menangkap maksud lain dibalik ucapan tersebut.

sayang tak seorangpun yang menampakan diri. hal ini lebih baik lagi" Lelaki setengah umur itu menjura untuk membalas hormat.Tiraikasih Website http://kangzusi. pertarungan itu ibaratnya perkelahian anak kecil sedikitpun tidak menarik hati. Bagaimanapun juga kalau orang orang dari kelas dua yang sedang melakukan pertunjukan. Kang Pun san tertawa nyaring. bagaimana kalau Hui lam mainkan serangkai ilmu pukulan saja untuk menghibur para tamu?" “Belum sempat Mo im sin liong menjawab. Melihat tiada orang yang menanggapi tantangannya itu.. "Tolong tanya siapakah nama saudara? Kalau kau bersedia untuk bermain beberapa geb rakan. pertarungan mereka meski nampaknya tegang dan seru. kemudian dengan jurus Hay see sian sian (membunuh ular didasar laut) ia balas menumbuk jalan darah Tay yang hiat ditubuh Sim Hui lam. Dengan jurus Hek hou tou sim (harimau hitam mencuri hati) mendadak kepalan kanannya disodokkan ke perut si Tikus bersayap Kang Pun san. buru buru dia menjura sambil bertanya." Sim Hui lam segera berpaling. Aku she Kang bernama Pun san. biar aku saja yang menemanimu bermain beberapa gebrakan." kata Sim Hui lam sambil menjura.com/ Begitu sampai ditengah arena. sekilas pandangan saja dapat diketahui kalau dia adalah tamu yang berkunjung semalam.. silahkan Sim suhu memberi petunjuk" “Kalau begitu maaf. lalu sahutnya.. orang persilatan menyebutku sebagai Cha gi sui (tikus bersayap). . sesorang telah melayang turun ketengah arena. dengan cepat dia memutar badannya menghindar.. “Cong piautau.. dan akhirnya sambil menjura kepada Cong piautaunya dia berkata. dia menjadi rikuh sendiri. kemudian sahutnya: "Tidak perlu. semua orang segera berbisik membicarakan persoalan itu. ternyata orang itu adalah seorang lelaki setengah umur yang berbaju perlente.. padahal bagi orang yang ahli.

serunya. Si tikus bersayap Kang Pun san tertawa tergelak-gelak seraya bsrseru: "Maaf." Wan Pek lan bersorak gembira.. pertarungan ini hanya terbatas sampai saling menutul... "cuma ingat.com/ Wan Pek lan. mukanya pucat dan peluh dingin jatuh bercucuran dengan derasnya.. tampaknya seperti lagi menunggu orang kedua terjun kearena..!" "Bagaikan seorang pemenang yang hebat.Tiraikasih Website http://kangzusi. . jangan sampai membuat kesalahan dengan tamu...pada hekekatnya seperti tombak melawan tombak mainan. mendadak terdengar Sim Hui lam yang berada ditengah arena menjerit kesaki tan: "Aduuuuh.. jangan membuat perusahaan kita betul-betul sampai kehilangan muka. Agak mendongkol juga Wan Pek lan menjumpai sikap orang tua itu. kemudian bagaikan burung merak membentangkan bulu-bulunya. Sikap kekanak-kanakan semacam itu sungguh menggelikan sekali. dia melayang turun ditengah arena." Kemudian sambil memegangi perut sendiri. sama sekali tak ada gunanya. ..?” "Baik!" sahut Mo im sin liong Wan Kiam ciu sambil mengangguk. bagaimana kalau Lan ji yang turun kearena untuk membereskan dia.. ayah! Cepat suruh mereka berhenti.. putri kesayangan Mo im sin liong wan Kiam ciu yang berada disamping ayahnya segera tertawa." Baru saja ucapan gadis tersebut selesai diucapkan. “Huuh. tubuhnya roboh ketanah.. maaf... buru-buru serunya kepada ayahnya: “Ayah.. bagaikan anak panah yang terlepas dari busurnya dia melesat ketengah udara. dia berdiri ditengah arena dengan kepala di angkat dada dibusungkan.

harap tayhiap suka banyak mencari petunjuk" Semenjak menyaksikan ilmu meringankan tubuh nona Wan yang lincah dan cepat tadi. bagaimanapun juga..Tiraikasih Website http://kangzusi. kemudian sambil tertawa dia berkata kepada si Tikus bersayap Kang Pun san: "Kang tayhiap. terutama setelah mendapat tantangan.. boanpwee ingin sekali memohon petunjuk beberapa jurus darimu. Wan Pek lan berdiri dingin arena. kejadian ini benar-benar merupakan suatu keberuntungan buat aku orang she Kang. sepasang matanya sampai menyipit karena senyuman yang kelewat tebal diwajahnya.com/ Gerakan tubuhnya indah dan lincah. lama sekali mulutnya yang tertawa belum juga dirapatkan. diam diam dia mengeluh didalam hati. dalam hatinya merasa girang sekali. diam-diam si Tikus bersayap Kang Pun san telah merasa gelisah sekali. Sesungguhnya nona Wan merasa muak sekali terhadap kawanan manusia yang sok berjual lagak seperti ini. takabur dan berlagak sok tentu saja tak mungkin baginya untuk mengundurkan diri dengan ketakutan. diapun memasang kuda-kuda yang rendah dengan sepasang kepalan disiapkan didepan dada.. melihat sikap lawan. Dengan gerakan Kim ki tok lip (ayam emas berdiri disatu kaki). Mo im sin liong Wan Kiam ciu yang menyaksikan gerakan tubuh puterinya amat indah sehingga mendapat pujian dan tepuk tangan orang banyak. "Silahkan!" ." Sembari berkata. agaknya dia sudah bersiap siaga menghadapi lawan. Maka setelah balas memberi hormat. segera disambut oleh para jago dengan tempik sorak yang gegap gempita. “Aku orang she Kang beruntung dapat berkenalan dengan nona. dengan watak Kang Pun san yang sombong. dia menyambut dengan suara agak tergagap. Tapi. dia sengaja berdiri seenaknya sambil berkata dengan suara dingin. dia harus menghadapi kenyataan tersebut sambil menggertak gigi.

menyusul kemudian tampak seseorang menampakkan diri dengan berjumpalitan ditengah udara. “Maaf aku orang she Kang akan menyerang dulu" Dengam jurus Ji yan jut ciau (burung walet keluar sarang). maka menyerang payudara anak gadis merupakan suatu pantangan yang besar.."Buk!" badan nya terjatuh keras keras diatas tanah. terutama seorang pria berhadapan dengan wanita. kemudian secara tiba-tiba ia membentak keras: “Roboh kau!” Tampak sepasang lengannya diayunkan kemuka secepat sambaran petir. kontan saja menjadi marah-marah sambil menyumpah. lagi pula jarang sekali berkelana didalam duuia persilatan. dengan perasaan marah yang berkabar dia berseru pula. lalu mengulumkamkan senyuman manis dan merayu. Tapi kawanan jago berpengalaman yang menyaksikan kejadian itu..Tiraikasih Website http://kangzusi. seluruh badannya mencelat sejauh satu setengah kaki lalu.. Pada saat itulah. sampai lama sekali ia belum juga bisa merangkak bangun... nona Wan menjura ke empat penjuru. dalam gelisahnya ia sudah melupakan pantangan tersebut. Bagaikan anjing budukan yang baru terserang penyakit parah. sepasang matanya mengawasi ancaman tersebut lekat-lekat. Terlebih-lebih nona Wan sendiri.. kemarahannya kontan memuncak. mendadak terdengar suara panjang yang menyakitkan telinga menggema dari meja sebelah barat. Tempik sorak yang gegap gempita kembali berkumandang diseluruh angkasa.. Bertarung melawan orang.. sementara tangan kanan mem babat payudaranya. ditengah sorak sorai tersebut. kemudian meayang .com/ Si Tikus bersayap Kang Pun san pun merasa amat mendongkol menyaksikan sikap menghina dari nona Wan.. Pada dasarnya Kang Pun snn cuma seorang manusia kelas tiga. kepalan tangan kiri menekan kedada lawan. kontan saja si tikus bersayap seakan-akan benar-benar be tumbuh sayapnya.

sengaja datang untuk memohon petunjuk dari nona. dia segera meujura sambil memperkenalkan namanya: "Aku adalah Ban Hoan kiam (pedang selaksa bunga) Tan Sim dari Thiam cong pay. tapi begitu mendengar orang itu menggunakan nama Thiam cong pay untuk menakut nakuti orang. "toh tujuan dari pertandingan silat yang di selenggarakan ayahmu hari ini hanya bertujuan untuk menghibur hati. rasa mendongkolnya seketika hilang separuh." Ketika Nona Wan menyaksikan potongan wajah orang ini tidak memuakkan. segera tanyanya dengan cepat: "Kau hendak beradu senjata? Ataukah beradu tangan kosong belaka?" "Kedua duanya sama saja" sahut Ban hoa kiam Tan Sim dari Thiam cong pay sambii tersenyum. Begitu turun ke arena. Nona Wan mencoba untuk memperhatikan pendatang itu. harap Tan tayhiap sudi memberi muka padaku" Ban hoa kiam Tan Sim adalah adik seperguruan dari It ci hoa kiam (pedang satu huruf bunga) Yu Liang Gi.Tiraikasih Website http://kangzusi. seketika itu juga hatinya jadi tak senang kembali. aku lihat lebih baik kita beradu tangan saja" Mendengar ucapan tersebut nona Wan termenung sejenak. wataknya memang tidak menentu terutama sifat ingin menang.com/ turun tepat lima enam langkah dihadapan nona Wan. ternyata dia adalah seorang lelaki berusia tiga puluh tahun. lama sudah boanpwe mengagumi hal itu. memelihara jenggot hitam dan berdandan sebagai Busu. dan baru berkata: "Sudah lama kudengar pihak Thiam cong pay termashur di dunia persilatan karena ilmu pedangnya. oleh karena itu boanpwe berharap bisa meminta petunjuk dalam ilmu pedangnya saja. berperawakan setinggi enam depa. apalagi kesempatan macam ini jarang kita jumpai. . sebiiah pedang tersoren dipunggungnya.

Ban hoa kiam Tan Sim segera berpaling kearah Mo im sin liong Wan Kian ciu.. Tentu saja Wan Kiam ciu segera manggut-manggut sambil tersenyum tanda setuju. pelan-pelan Ban hoa kiam Tan Sim meloloskan pedang nya dari sarung. hatinya menjadi gembira. dengan cepat nona Wan berseru kembali: "Dalam suatu pertarungan. serentak semua orang berteriak memuji.Tiraikasih Website http://kangzusi. hal itu merupakan kesalahanku sendiri yang belajar silat tak becus. paras mukanya ikut pula berubah-ubah. Sekali lagi para jago yang menyaksikan demonstrasi itu bersorak sorai memberikan tepuk tangan yang ramai. segera sahutnya: "Senjata tak bermata.com/ Mendengar sanjungan dari nona Wan... "Criiing!" berbareng dengan dilolosnya senjata tersebut." Ucapan dari nona Wan itu amat tepat dan beralasan sekali. kesemuanya ini membuat Ban hoa kiam Tan Sim merasa senang sekali. jika boanpwee sampai menderita cidera..." Tidak menunggu dia menyelesaikan kata-katanya. kemudian sambil . Melihat itu. tak urung kedua belah pihak mungkin akan menderita luka. mana mungkin aku bakal menyalahkan Tan tayhiap? Harap kau jangan menampik keinginanku ini. Wan cong piautau seperti meminta persetujuannya. tampak cahaya putih memancar Keempat penjuru dan amat menyilaukan mata. karena sehabis mendengar ucapan tersebut. seandainya nona terjadi apa apa. Melihat Mo im sin liong telah memberikan persetujuannya. tapi sekejap mata kemudian kabut pedang itu tahu-tahu lenyap tak berbekas. pedangnya segera digetarkan ketengah udara menciptakan selapis cahaya pedang yang amat tebal. Nono Wan sendiri hanya meloloskan pedangnya dengan suatu gerakan yang sederhana.. "Sebilah pedang bagus!” Ban hoa kiam Tan Sim makin gembira hatinya karena dipuji orang banyak.

Dalam nada itu. mungkinkah secara diam-diam sianak muda itu telah jatuh cinta kepada sinona? Tidak! Perlu diketahui. buru-buru dia mengalihkan kembali perhatiannya ketengah arena. bagai manakah kepandaian ilmu pedang yang dimiliki nona Wan.Tiraikasih Website http://kangzusi. padahal nona Wan begitu lemah gemulai. hiante mengapa kau mesti terburu napsu?" sahut sipena baja bercambang Tio Ci hui dengan suara lirih.?” "Pertunjukan bagus segera akan berlangsung. partai Thiam cong pay ketika itu amat termashur karena ilmu pedangnya yang lihay. Suma Thian yu segera menarik kesimpulan kalau adik seperguruan dari Yu Liang gi ini pastilah seorang jago yang cu kup lihay pula. terutama beberapa puluh tahun belakangan ini. Oleh karena itu. membuat perhatian semakin menebal.com/ menggenggam pedangnya ia turut menikmati demonstrasi Ban hoa kiam Tam Sim yang sedang kegirangan itu.. mungkinkah dia sanggup menghadapi kelihayan dari seorang jago pedang kenamaan? Sementara itu pertarungan ditengah arena sudah mulai berkobar. boleh dibilang banyak sekali jago lihay dari pihak Thiam cong pay yang bermunculan. diantaranya nama It ci hoa kiam Yu Liang gi paling termashur. Si pena baja bercambang Tio Ci hui melirik sekejap kearah sipemuda itu. kemudian tertawa: Orang bilang: Cinta yang mendalam. Suma Thian ya yang duduk disamping Si pena baja bercambang Tio Ci hui bertanya dengan suara lirih: “Tio toako. Kontan saja Suma Thian yu merasakan wajahnya berubah menjadi merah padam dan panas sekali. Tindakan Suma Thian yu yg begitu menaruh perhatian terhadap nona Wan kelihatan amat menyolok. . nona Wan dengan menggunakan jurus Cay hong tian ci (burung hong mementang sayap) melepaskan sebuah tusukan mendatar keatas jalan daran Hoa kay hoat di tubuh Ban hoa kiam Tan Sim.

melihat datangnya ancaman tersebut. Melihat datangnya ancaman tersebut.com/ Ban hoa kiam Tan Sim sebagai seorang jagoan dari Thiam cong pay. kemudian pedangnya dengan jurus Bei lui cut hong (bunga mawar baru mekar) pedangnya secepat sambaran petir menusuk jalan darah Ki kiat dan Kian li hiat ditubuh nona Wan.Tiraikasih Website http://kangzusi.. ternyata nona Wan lebih lincah dia cepat.. jurus serangan pertama dilancarkan nona Wan tersebut pada hakekatnya merupakan suatu pancingan terhadap mu suhnya.. Jilid 7 : Dewi burung hong Wan Pek lan “SUATU SERANGAN yang amat baik!" Mendadak kaki kanannya mundur kebelakang lalu menyelinap kesamping meloloskan diri dari tusukan lawan.. Sungguh hebat manusia yang bernama Tan Sim ini. "Weeesss. Sreeeet! Sreeeeet! Sreeeet!" angin serangan yang tajam bagaikan amukan ombak samudra serentak menggulung ke atas tubuh nona Wan. nona Wan jauh lebih cepat lagi.. ia segera tertawa dingin. Dia lincah. tentu saja bukannya manusia sembarangan.” tahu-tahu ujung pedang itu sudah menusuk ke arah tenggorokan Tan Sim. tibatiba ujung pedangnya berputar memainkan jurus Ji lay ciang tiau (Ji lay menaklukkan rajawali) untuk menusuk ketubuh lawan secepat kilat. mau tak mau Ban hoa Kiam Tan Sim bermandi peluh dingin juga karena terperanjat... maka sewaktu musuhnya beikelit.. kemudian sambil menarik perutnya sambil melompat bangun pedangnya menggunakan jurus Seng kay tu jin (putik bunga baru me kar) secara beruntun melepaskan tiga buah serangan berantai. . Perlu dlketahui.. buruburu dia menggunakan gerakan jembatan gantung untuk menjatuhkan diri ke belakang.

maka hal tersebut segera membangkitkan pula perasaan ingin menang didalam hati nona Wan. Tapi dengan terjadinya peristiwa ini. serangan demi serangan. mendadak terdengar nona Wan berpekik nyaring. ujung bajunya berkibar terhembus angin. Ban hoa kiam Tan Sim hanya merasakan cahaya pedang yang berada didepan matanya amat menyilaukan mata dan desingan angin dingin menyayat badan. Terdengar gadis itu berpekik nyaring. maka dia bertekad untuk merebut kembali keadaan tersebut dari lawannya. secepat kilat pedangnya menusuk ke tubuh lawan. Dalam keadaan begini. serta merta dia melompat mundur kebelakang untuk berusaha menghindarkan diri dengan.com/ Sekalipun nona Wan merupakan seorang ahli silat. Sebagai putri kesayangan cong piautau. untuk sesaat dia menjadi gugup dan tak sempat melihat jelas ancaman lawan. menanti dia sadar kalau nana Wan sedang menerjang tiba.Tiraikasih Website http://kangzusi. waktu sudah terlambat. Selama hidup belum pernah Ban hoa kiam Tan Sim menyaksikan gerakan tubuh secepat ini. tindakannya itu dia justeru terjebak kedalam perangkap nona Wan. toh dia merasa tak tahan juga menghadapi serangan lawan yang beruntun. "Mampus aku kali ini!" . cepat-cepat dia mundur sejauh empat langkah ke belakang untuk meloloskan diri dari ancaman tersebut. jurus demi jurus dilancarkan secara gencar dan amat dahsyat. setelah itu secara beruntun dia lancarkan empat buah serangan berantai. tentu saja nona itu merasa kejadian yang baru di alaminya merupakan suatu kejadian yang amat memalukan. dia segera terpekik nyaring. lalu pedangnya menggunakan gerakan Po hong pat ta (angin puyuh meryapu delapan penjuru) dan tubuhnya menggunakan gerakan Hwesio hong luo liu (angin puyuh menggoyangkan liu) segera meneroros masuk kedalam pertahanan lawan.

. Dalam keadaan begini. sampai-sampai pakaian bagian dadanya yang robek memanjangpun sama sekali tidak dirasakan olehnya. aku mohon diri lebih dulu!” Tanpa memberi hormat lagi kepada semua orang. Nona Wan merasa girang sekali setelah secara beruntun berhasil menangkan dua orang jago. baru saja dia akan meng gunakan kesempatan itu untuk mundur kembali ke tempat semula. dikemudian hari bila ada kesempatan lagi aku pasti akan memohon petunjuk lebih jauh. pada akhirnya akan menimbulkan banyak sekali halhal yang tak di inginkan. Ban hoa kiam Tan Sim baru tahu kalau baju bagian dadanya sudah robek. maaf.Tiraikasih Website http://kangzusi. "Maaf.. Ban hoa kiam Tan Sim masih saja berdiri dengan wajah kebingungan. Sementara itu. nona Wan baru teringat kembali dengan tujuan yang terutama dari ayahnya sewaktu menyelenggarakan pertemuan ini.. aku orang she Tan benar-benar merasa kagum sekali. terpaksa sambil menjura katatanya : "Ilmu pedang yang nona miliki sungguh hebat sekali. terdengar suara baju yang robek kemudian sirapnya cahanya pedang Nona Win telah berdiri ditengah arena dengan senyum dikulum. mendadak ia mendengar ayahnya sedang berbisik dengan menggunakan ilmu menyampaikan suaranya: "Lan-ji. cuma kesemuanya itu terjadi dikemudian hari. sekarang kau boleh mengumumkan permainan lain yang lebih bermutu!" Setelah mendengar peringatan dari ayahnya lewat ilmu menyampaikan suara.. Kepergian Ban hoa kiam Tan Sim dalam ke adaan gusar sekarang. diapun merasa rikuh untuk tinggal disitu lebih lama lagi.com/ Belum habis teriakan itu bergema. sungguh mengenaskan sekali keadaannya. Menanti semua jago mentertawakannya. setebal tebalnya muka. tentu saja rasa malunya bukan alang kepalang. maaf!" katanya. dia segera membalikkan badan dan berlalu dari sana.

setelah itu katanya: "Cianpwee sekalian. Pada saat itulah. tadi ada seorang tamu yang menemukan diatas tiang bendera terdapat se¬batang anak panah tersebut sebagai bahan permainan. buru-buru serunya de¬ngan lantang. jangan keras keras" buru-buru Tio Ci hui mencegahnya berbicara lebih jauh. hal ini tak bakal salah lagi. kemudian melanjurkan. lebih baik dapat mempertahankan ketenanganmu sambil menunggu terjadinya se¬gala perubahan" “Mengapa?" tanya Suma Thian yu keheranan. kau akan segera mengetahui dengan jelas” "Apakah Wan cong piautau mempunyai suatu rencana?" "Sett.. mustahil hal tersebut dapat dilakukan olehnya. dan sebagai pemenang tentu saja ada hadiahnya" Selesai berkaca dia memandang sekejap lagi sekeliling arena. "Kalian kelewat sungkan dan terlalu memandang luar biasa persoalan begini saja! Biar boanpwe mendemontrasikan ." Melihat tiada orang yang maju. hingga kini masih belum nampak ada seorang manusiapun yang menempakkan diri.Tiraikasih Website http://kangzusi. "Cianpwe manakah yang hendak mendemonstrasikan ilmu meringankan tubuhnya paling dulu?" Seraya berkata dia lantas mengundurkan diri ke samping. agaknya semua orang tidak berani menunjukkan keje¬lekannya.com/ Maka dia lantas menuju kembali ketengah arena dan menjura keempat penjuru. bagaimanakah hasil dari peristiwa ini. Padahal berbicara sebenarnya. "Pokoknya asal kau turuti perkataanku. Nona Wan merasa girang sekali. "Hiante. seandainya se¬seorang tidak memiliki ilmu meringankan tu¬buh yang tiada taranya di dunia ini. mari kita lihat siapa yang dapat me¬ngambil turun anak panah tersebut.. tentu saja dia pula pemenangnya. Semenjak nona Wan mengemukakan usulnya. si Pena baja bercambang Tio Ci hui berbisik lirih kesisi Suma thian yu. untuk mencapai tiang bendera setinggi ini..

. kemudian dengan meminjam tenaga pantulan tersebut badannya melayang dua kaki lagi.Tiraikasih Website http://kangzusi. Kata orang begitu ayahnya begitu pula anak nya. kepandaian yang di¬milikinya waktu itu boleh dibilang sudah mencapai ke tingkatan yang amat sempurna.com/ kejelekan lebih dulu seandainya gagal. Sejak kecil nona Wan sudah amat gemar mempelajari ilmu merinuankan tubuh. Selama ini Mo im sio liong wan kiam ciu memang termashur didalam dunia persilatan ilmu pukulan Hu mo ciang hoat serta ilmu meringankan tubuh Mo im sin hoat yang luar biasa. kini tinggal lima kaki lagi untuk mencapai puncak tiang bendera tersebut. ditambah lagi ramainya bakatnya bagus dan otaknya memang encer. Itulah sebabnya orang menghormatinya sebagai Bi hong siancu (Dewi burung hong cantik) Tampaknya gadis itu meloloskan pedangnya dan mengencangkan ikatan tali pinggangnya kemudian setelah bersiap menghimpun tenaga dia menjejakan kakinya keatas tanuh dan meluncur bagaikan anak panah yang terlepas dari busurnya dengrn gerakan Ii hong cong thian (burung bangau menerjang angkasa). sejak kecil nona Wan sudah mendapat didikan dari ilmu ayahnya Mo im-sin liong untuk mendalami ilmu silat maupun ilmu meringankan tubuh. tubuhnya telah mencapai belasan kaki tinggi nya. Sekali lompatan. mendadak sepasang kakinya menyambar tiang bendera tersebut. Perlu diketahui. bahkan adapula hadirin yang sudah bangkit dari tempat duduknya sambil memuji. barulah mohon cianpwe se¬kalian sudi mewakiliku” Seraya berkata dia lantas membetulkan pa¬kaiannya sambil bersiap sedia melakukan lompatan. ketika gerakannya sudah hampir berhenti. maka kemajuan yang diperolehnya boleh dibilang cepat sekali. Sementara itu tempik sorak dan sorak-sorai yang gegap gempita telah berkumandang dari bawah.

kemudian berjalan menuju ke tengah arena.Tiraikasih Website http://kangzusi. tiada cara lain lagi bagi nona itu untuk melanjutkan usahanya untuk mencapai puncak tiang bendera dan mengambil turun panah tersebut. berbahaya. kemudian mengundurkan diri ke tempat duduknya semula.. Meski tugasnya tak terselesaikan. Setelah menghibur putrinya.com/ Dibawah tempik sorak yang gegap gempita. Bi hong siancu Wan Pek lan segera menju kepada para hadirin dengan wajah tersipu-sipu. karena semua orang mengira Mo ini sin liong wan Kiam ciu hendak turun tangan sendiri. "Oooooh. mendadak dia berjumpalitan dan meluncur lagi kebawah dengan kepala dibawah kaki diatas. Seketika itu juga suasana dalam arena menjadi hening dan sepi.!” Siapa tahu baru saja jeritan itu dilontarkan nona Wan telah berjumpalitan kembali dengan kaki dibawah kepala diatas. tubuh nona Wan melompat naik satu kaki lagi.. namun perbuatannya itu mendapatkan pujian dan tepuk tangan yang ramai. maka seluruh perhatian orang tertuju kepadanya. segera timbul harapan dapat menyaksikan kelihayan jagoan tersebut . Ada diantara mereka yang belum pernah menyaksikan kelihayan ilmu silat Wan congpiau tau. kecuali sepasang tangan nya segera menyambar tiang bendera itu dan melanjutkan dengan jalan merangkak. Beratus-ratus pasang mata para jago yang berada dibawah tiang bendera segera berdebar keras. Beberapa orang diantara jago yang bernyali kecil segera berteriak kaget. Sayang pada saat itulah hawa murni dalam pusarnya habis terpakai. dengan selamat melayang turun kembali ke tanah tanpa menimbulkan sedikit suarapun. semua orang merasa tegang dan bersama sama mengikuti gerak gerik si nona itu Sayang nona Wan tidak melakukan hal itu. pelan-pelan Mo im sin liong wan Kiam ciu bangkit meninggalkan tempat duduk.

bagaimana kalau aku orang she Wan saja yang menunjuk orangnya? Baru saja Mo im sin liong Wan kiam ciu menyaksikan perkataannya. Berapa hari berselang. oleh karena itu kurasa dibalik kesemuanya ini tentu ada hal-hal yang tak beres” Berbicara sampai disitu dia berhenti sebentar. pelan-pelan serot matanya dialihkan kepada wajah Suma thian yu. kalau tidak siapa pula yang berani menyusahkan aku orang she Wan? Untung saja setiap persoalan pasti ada waktunya untuk terbongkar secara tuntas. barang barang kawalan dari perusahaan kami telah dibegal orang. dua peristiwa yang memalukan ini boleh dibilang baru pertama kali ini dialami oleh perusahaan kami. kemudian kemudian sambungnya: Aku rasa orang yang melakukan pembegalan itu sudah pasti teman baru dari dunia persilatan. karena itu lebih baik akupun berbicara secara terus terang.Tiraikasih Website http://kangzusi. kamu semua adalah saha¬bat karib aku Wan Kiam ciu.com/ Mo im sin hong wan Kiam ciu memperhatikan sekejap sekeliling arena. dia memandang kearah Suma thian yu lalu berkata: "Kumohon Suma siauhiap sedia memberi petunjuk! Kau adalah orang pertama yang menemukan anak panah dipuncak tiang. dari arena segera terdengar suara teriakkan orang yang menyatakan persetujuannya. Mo im sin liong Wan kiam ciu segera tersenyum. karenanya aku mohon bantuan dari sobat sekalian untuk bersama-samaku menyelidiki persoalan ini disamping mohon petunjuk. sudah beberapa kali aku memutar otak untuk mencari tahu sebab kesalahanku ini tak aku yakin menyalahi sahabat dari manapun. "Saudara sekalian. karena itu mohon Suma siauhiap sudi menunjukkan pula kebolehanmu. marilah kita lanjutkan permainan tadi. semalam kantor kamipun kemasukan orang. Nah. lalu dengan suara dalam dan berat ujarnya. bila saudara sekalian enggan untuk menunjukkan kejelekan. saudara sekalian mari kita bertepuk tangan untuk siauhiap kita ini!" . “Sekarang.

. Boan thian hui Ya Nu kontan saja tertawa dingin setelah mendengar perkataan dari Suma thian yu. dia selalu memandang kearahku. bukankah hal ini sama artinya dengan memberi kesulitan kepada orang lain?” Piasu tua itu mempunyai kedudukan setingkat dibawah Sipena baja bercambang Tio ci hui. sewaktu berbicara tadi. ujarnya sambil menjura: “Aku hanya mengerti sedikit kepandaian kasar saja.” Meski dalam hati ia berpikir demikian. tanpa terasa pemuda itu berdiri juga. maka orang menyebutnya sebagai Boan thian hui (terbang memenuhi angkasa) Ya Nu. sama sekali tidak mirip sikap seorang tuan rumah kepada tamu. dia menyahut cepat: "Andaikata aku tidak memiliki kepandaian apa-apa.Tiraikasih Website http://kangzusi. setelah meman dang sekejap dingan sorot mata dingin.com/ Diam-diam Suma Thian yu agak tertegun juga ketika dilihatnya Mo im sin liong Wan Kiam cu menunjuk kearahnya. tak berani menunjukkan kejelekanku dihadapan orang” "Aaah.. apakah dia kurang memberi pelayanan kepadamu?” Ucapan lo piasu ini agak emosi dan bernada keras. mengapa siauhiap narus menampik?" Begitu Mo im sin liong Wan Kiam ciu selesai berbicara.. seorang lo piasu segera bangkit berdiri seraya berkata: “Apakah Suma sauhiap tidak memandang sebelah mata kepada kami? Bagaimana watak Wan cong piautau bukankah kau ketahui. pandangannya yang sempit. Suma Thian yu sepera mengalihkan sorot matanya kewajah si piausu itu. satu ingatan dengan cepat melintas dalam benaknya: "Jangan-jangan dia mencurigai aku sebagai orang yang membegal barang dan meningga1kan tanda panah dipuncak tiang? Yaa. Suma sauhiap terlalu sungkan" seru Mo im sin liong Wan Kiam ciu sambil tertawa. serunya: . "pertemuan semacam ini jarang bisa di jumpai. tapi karena wataknya yang beranggasan. jang Tio Ci hui.benar.

tibatiba sindirnya: "Bila dugaan lohu tidak meleset.. Suma Thian yu segera tertawa terbahak-bahak. di antara sekian banyak orang. suasana dalam arena menjadi gaduh. Sementara itu beratus pasang mata para jago telah ditujukan kepadanya. dia lantas berkata: “Wan cong piutau mempunyai maksud yang mendalam sekali. Hatinya makin mendongkol lagi..apa susahnya kalau hanya soal itu?” Aku masih dapat melihat kalau diujung anak panah itu terikat secarik kertas!” Begitu ucapan tersebut diutarakan." Sudah jelas kalau ucapan itu mengandung suatu nada ejekan dan suatu peringatan. kalau toh kau bersikap begitu kasar kepadaku. kalau toh semua orang memaksa aku untuk mempamerkan kejelekan.. sayang aku tidak memahami maksud ucapan Wan cong piautau yang sebenarnya. ""Hahahaha. dengan cepat dia berpikir: "Aku Suma Thian yu bukan seorang manusia yang takut urusan. tapi seiain kabut tipis ternyata mereka tidak berhasil menyaksikan apa-apa. Baiklah. masa kau tidak memiliki kemampuan untuk mencapai puncak tiang tersebut?” Mendengar perkataan itu. dihadapan orang lebih baik jangan berbohong. yang . kau bisa menemukan anak anah dipuncak tiang. mengapa pula aku harus bersikap sungkan terhadap dirimu?" Berpikir demikian.com/ "Suma siauhiap. semua orang segera mengalihkan sorot matanya kepuncak tiang benderu itu. Suma siau biap pasti dapat melihat pula isi surat tersebut. tentu saja Suma Thian yu dapat menangkap pula arti lain dari perkataan itu. aku menurut saja" Sembari berkata pelan-pelan dia berjalan menuju ketengah arena.Tiraikasih Website http://kangzusi. Mo im sin liong Wan Kiam ciu segera tertawa dingin. hal ini menunjukkan kalau kau memiliki ketajaman mata yang melebihi orang lain...

com/ paling merasa kuatir adalah si Pena baja bercambang Tio Ci hui. sambil menatap tiang bendera itu ia berpekik keras memekikkan telinga yang mendengar. . napas tak memburu. mendadak nampak Suma Thian yu melompat ketengah udara setinggi dua puluh kaki lebih. Ternyata dia telah mengeluarkan ilmu Liu im ti (tangga menuju awan) yang sudah lama punah. Suma Thian yu sudah berputar satu ling¬karan dipuncak tiang bendera itu lalu melayang turun kembali ketanah. Di tengah sorak para jago yang gegap gempita. Dengan gerakan tubuh seperti inilah tubuhnya melambung ketengah udara dan ter¬nyata mampu melampaui puncak tiang bendera. Ditengah suara pekikken nyaring yang mekikkan telinga. wajahnya tidak berubah. Dia cukup mengetahui jelas watak dari Suma Thian yu. dia benar-benar dibuat terkesiap oleh kelihayan lawannya. Tapi bagaimana pun kuatirnya dia.Tiraikasih Website http://kangzusi. Ketika mencapai tanah. kenyataan kini sudah mulai terbentang didepan mata. Suma Thian yu tiba ditengah arena. Suasana di arena yang tiba-tiba hening ba¬gaikan mati dengan cepat menjadi gaduh kembali oleh suara suara sorak sorai yang mem memekikkan telinga. dia berdiri sambil membusungkan dada dan tidak menunjukan perasaan takut. tiba tiba sepasang kakinya saling bertumpukan satu sama lainnya. bahkan Wan kiam ciu sendiri pun terbelalak dengan mara melotot besar. sewaktu tenaganya sudah hampir mengendor. bahkan sekarang tak langsung menyangkut pula dirinya sendiri. tak lama setelah pemuda itu berhasil mencapai tanah. tapi di tangannya telah bertambah dengan sebatang anak panah. Demonstrasi kepandian silat yang dilaku kau Suma thian yu ini selain membuat semua orang tertegun.

dengan gemas Mo im sin liong menggumpal kertas sebut menjadi satu kemudian membantingnya ketanah. Tapi.com/ Sepasang mata Wan Pek hong yang jeli dan lembut seakan-akan terhisap oleh suatu kekuatan besar. Sambil membawa anak panah itu. Selesai membaca tulisan itu. Tentu saja perbuatannya dengan pandangan yang begitu mesrah tak diketahui oleh siapapun. Suma Thian yu segera mempersembahkan anak panah iadi kehadapan Mo im sin liong Wan Kiam ciu. Dengan cepat kertas itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. ternyata diapun turut menatap wajah Sama Thian yu lekat-lekat. uang terbegal pasti akan kucari sampai ketemu” Berbicara sampai disitu. . setelah itu sambil tertawa seram katanya : “Waktu membayar tiada batasnya!. apakah siauhiap dapat mengisahkan kembali apa yang telah kau jumpai waktu itu?” Sejak semula Suma Thian yu sudah menaruh perasaan tak puas terhadap Wan Kiam ciu ta pi setelah dia membayangkan kembali seandai nya dia yang menjadi Mo im sin liong dan menghadapi keadaan seperti itu. ternyata isinya berbunyi demikian: "Uang kawalan sudah diterima. Hmm. benar juga diujungnya terikat segulung kertas. apakah dia tak akan bersikap semacam itu pula? Cuma saja. merepotkan dirimu saja. kemudian ujarnya dingin : "Siauhiap. dengan sorot mata yang tajam dia mengawasi wajah Suma Thian yu lekat-lekat. katanya kemudian: "Untung saja aku tidak membuatmu kecewa” Mo im sin liong Wan Kiam ciu segera menerima anak panah tersebut. waktu membayar tiada batasnya” Dibawah tulisan itu terlukiskan sebuah topeng muka setan. dia merasa amat penasaran kalau dirinya dianggap mempunyai hubungan dengan para pembegal barang kawalan tersebut. benar-benar suatu ucapan yang tekebur. asal aku Wan Kiam ciu masih bisa hidup.

.com/ Suma Thian yu segera mendongakkan kepa lanya memandang wajah Mo im sin liong kemudian secara ringkas dia menceritakan kembali apa yang telah dijumpainya waktu itu. Untuk melanjutkan rasa curiga tersebut. tolong tanya apa sebabnya manusia berkerudung itu munculkan diri lagi didepan mulut gua? Apakah setelah membegal barang kawalan kami. maaf maaf... dia baru menarik kembali sorot matanya seraya berkata: "Siauhiap. namun wajah Wan Kiam ciu sudah diliputi hawa amarah. tapi sahutnya juga dingin: "Kit hong kiam" "Kit hong kiam? Mo im sin liong Wan Kiam ciau menjerit kaget. diam-diam Suma Thian yu menjadi amat terperanjat.. ia segera mendesak lebih jauh: "Tolong tanya pedang apakah yang siauhiap gembol itu?" Suma Thian yu merasa semakin tak senang hati. semua orang baru mulai memperhatikan pedang yang digembolnya itu. me nanti pemuda itu menyelesaikan ceritanya. benarkah ceritamu itu?" "Tentu saja sebenarbenarnya "Ooooh ...Tiraikasih Website http://kangzusi. Suma Thian yu terpaksa harus membuka rahasia diri nya dengan berkata: "Manusia berkerudung itu munculkan diri karena hendak merampas pedangku ini!" Setelah ucapan tersebut diutarakan. karena Suma Thian yu sama sekali tak mampu untuk menemukan alasan si manusia berkerudung itu mencari dirinya. diapun tak mau melepaskan nyawa Tio hiante?" Pertanyaan hu diajukan amat lihay.. .. Tampaknya Mo im sin liong Wan kiam ciu ingin mengetahui persoalannya sampai jelas. maka setelah ditanya balik oleh Wan Kiam ciu. diam-diam Mo im sin liong Wann Kiam ciu mengawasi terus perubahan wajah dari Suma Thian yu." Walaupun dimulut dia berkata begitu. "rupanya kau adalah ahli waris dari Kit hong kiam kek Wan Liang.. Sambil mendengarkan dengan seksama.

menjadi turut naik darah. jangan menfitnah orang semaunya sendiri. mendadak terde ngar Suma Thian yu berpekik keras. kemudian serunya: "Wan tayhiap. "Hiante. kalau berbicara harap sedikit tahu diri. dengan mata melotot besar bentaknya keras: "Kit hong kiam kek Wan liang merupakan musuh umat persilatan. kemarahan Mo im sin liong Wan Kiam ciu tak terkendalikan lagi. Maka ia makin terkesiap lagi setelah ditegur oleh kakak angkatnya dengan gusar. "Mengapa kau berkenalan dengan kaum pembegal?" Si Pena baja bercambang Tio Ci hui sendiripun dibuat naik pitam setelah mendengar tuduhan kakak angkatnya yang tanpa dasar. te riaknya kemudian . kaum pencoleng yang rendah martabatnya. apakah kau sudah mengerti?" Sejak melihat Suma Thian yu terjun kearena tadi. segera bentaknya keras-keras. kau anggap dirimu bisa baik sampai seberapa jauh?" Benar-benar suatu peristiwa yang tak disangka seorang pimpinan umat persilatan yang dianggap orang sebagai lelaki .Tiraikasih Website http://kangzusi. dia segara berpaling dan melotot sekejap kearah Pena baja bercambang Tio Cihui dengan penuh kegusaran. kau harus tahu kalau menfitnah itu lebih kejam daripada pembunuhan! Dalam hal apa aku Suma Thian yu mirip pembegal? Aku harap kau bisa memberi keterangan yang jelas kepadaku!" Mo im sin liong Wan Kiam ciu yang merasa dirinya ditegur seorang pemuda ingusan didepan orang banyak. dia kuatir kalau sampai Suma Thian yu menjadi naik pitam oleh kesalahpahaman tersebut. tahu kalau urusan telah berkembang ma kin runyam. dengan sorot mata tajam dia melotot gusar kearah Wan Kiam ciu. si Pena baja bercambang Tio Ci hui su dah merasa amat panik seperti duduk dikursi beracun saja.com/ Begitu selesai berkata. baru saja dia akan membantah. terpaksa sambil menggerttk gigi keras dia bangkit berdiri sambil menyahut: "Aku tahu!" Mendengar itu.

darah panas didalam dadanya serasa mendidh.Tiraikasih Website http://kangzusi.... Betul Mo im sin Iiong Wan Kiam ciu merupakan seorang pendekar besar dari utara dan sejalan sungai besar yang berilmu tinggi namun setelah menyaksikan datangnya angin pukulan yang begitu dahyat. Menanti pasir dan debu sudah sirap dan semua orang dapat melihat jelas pemandangan disekeliling tempat itu. Debu dan pasir segera beterbangan memenu hi angkasa. apalagi orang menghina paman Wan yang dihormatinya. Berada dalam keadaan seperti ini.. Apalagi bila membayangkan saat kematian paman Wan nya dalam keadaan mengenaskan. semua orang membelalakkan mata nya lebar-lebar dengan mulutnya melongo. Dengan suara menggeledek ia segera membentak keras: "Bajingan tua. tutup bacot anjingmu!" Telapak tangan yang penuh berisikan tenaga dalam segera diayunkan ke tubuh Mo im sinliong Wan kiam ciu dengan kekuatan yang sangat mengerikan hati. hal ini membuatnya semakin tak tahan. hatinya terkesiap juga dibuatnya. . "Blaaaamm.!" terdengar suara benturan keras yang memekakkan telinga menggelegar memecahkan keheningan. dia tak cepat mempertimbangkan lagi apakah disekeliling tempat itu penuh dengan anak buah Mo in sin liong Serangan yang dilancarkan Suma Thian yu dengan kekuatan penuh ini segera meluncur ke depan dengan amat dahsyatnya. Agaknya Wan kiam ciu sudah tidak dapat mengendalikan perasaan gusarnya lagi: Suma thian yu bukan seorang pemuda yang suka dimaki orang. cepat-cepat ia menyingkir kesamping untuk meloloskan diri. sa king kagetnya semua orang sampai melompat bangun dari tempat duduknya.com/ sejati ternyata mencaci maki seorang bocah yang baru terjun kedalam dunia persilatan dihadapan umum. jeritan kaget sekali lagi bergema memecahkan keheningan.

dia segera menjura kepada Wan Piautau. membunuh ayam buat apa menggunakan golok kerbau? Untuk membereskan seorang bocah ingusan. tiba tiba dari tengah udara melayang sesosok tubuh manusia. Suma Thian yu merasa sedikit agak menyesal. api kegusaran yang telah padam. dia tak lain adalah Boan thian hui Ya Nu. lebih baik lohan saja yang mewakilinya!" Mo im siu liong Wan kiam ciu sebagai seorang pimpinan. Begitu munculkan diri. Tindakan tersebut sedikit banyak menunjuk kan pula kelemahan dalam hatinya serta perasaan takutnya tapi orang lain tak akan mengetahui akan hal ini. kini mulai berkobar kembali dalam dadanya.Tiraikasih Website http://kangzusi. setelah itu katanya. mau tak mau semua orang harus memperbaharui kembali penilaian mereka terhacap kemrmpuan Suma thian yu ini. dihadapsnnya telah bertambah dengan seorang piausu tua. suatu daya pukulan yang menggidikan hati. karena pena baja berecambang Tio ci-hui barangkali telah menasehati nya agar bersabar dan jangan kelewat memper lihatan kehebatannya. maka dia segera menangguk tanda setuju dan mengundurkan diri kebelakang. dengan amat takabur serunya: . Menanti Suma Thian yu melihat jelas paras muka orang itu. tak usah kau turun tangan sendiri. Dengan adanya kenyataan ini. Akan tetapi setelah menyaksikan sikap Boan thian hui Ya Nu yang begitu takabur dan sombong.com/ Ternyata permukaan tanah dimana Mo im sin liong Wan kiam cui berdiri telah muncul sebuah liang sedalam satu depa dengan luas lima depa. "Cong piautau. Setelah melancarkan serangan dengan kekuatan dahsyat tadi. tentu saja merasa kurang leluasa untuk bertarung pada babak pertama. Pada saat itulah. Boan thian hui Ya Nu memang benar-benar sombong sekali.

buat apa kita muski saling bertarung dengan menggunakan kekerasan? Maaf aku sedikit jual mahal. tentu saja kedudukan tersebut bukan diraih secara untung-untungan. Biasanya orang yang dapat memainkan sanjata sam ciat kun merupakan seorang jagoan silat yang berilmu tinggi. Seandainya berganti dengan seseorang berjiwa gagah. tak mungkin mereka akan menghadapi lawannya yang masih muda apalagi yang bertangan kosong itu dengan menggunakan senjata. tongkatnya dengan jurus pau lui ki ciau (guntur dahsyat menyerang ular) langsung menghantang tulang leng kay kut ditubuh Suma thian yu.com/ "Bocah keparat. kontak hawa amarahnya memuncak.Tiraikasih Website http://kangzusi. “Bocah keparat. Ucapan tersebut tak ayal lagi merupakan sebuah bom atom yang segera mengubah suasana tegang menjadi makin panas. dia lantas berkata: "Dengan dirimu aku tak pernah punya dendam dan sakit hati. kau sudah bosan hidup rupanya? Atau mungkin kau memandang rendah diriku? Bentaknya keraskeras. . tapi dia tak mengira kalau lawannya lebih takabur dari pada dirinya. Suma thian yu memandang sinis sikap Boan thian hui. setelah memandang sekejap kearahnya. cabut keluar pedang Kit hong kiam mu. sambil maju kedepan. Pertama-tama Boan thian hui Ya Nu tak bias menahan diri dulu. ”Kedua-duanya bukan!” Jawaban dari Suma thian yu yang dingin dan angkuh. aku ingin tahu apakah murid ajaran dari Wan Liang adalah seorang manusia tiga kepala enam langkah?" Sembari berkata ia sembari melepaskan senjata sam ciat kun (petungan beruas tiga) nya sambil mempersiapkan diri. Boan thian hui Ya Nu bisa menduduki kursi ketiga dalam perusahaan Sin liong piaukiok. bagaimana kalau kumohon petunjuk darimu dengan menggunakan tangan kosong saja?" Boan thian hui Ya Nu adalah seorang manusia yang sombong dan takabur.

dia sama sekali tidak ambil peduli akan hal itu. dengan jurus Im hong huang sau(angin dingin menyapu hebat) dia langsung menyapu pinggang Suma thian yu. . Ketika memandang lagi kearah Suma thian yu. dengan susah payah ia baru dapat berdiri tegak. badannya mundur beberapa langkah dengan sempoyongan. dia baru merendahkan tubuhnya kesamping. baginya yang penting serangan tersebut akan mengenai sasarannya secara telak. Dengan cekatan Suma thian yu berkelit kesamping untuk menghindarkan diri. seakan-akan tak pernah terjadi suatu peristiwa apapun. sedangkan senjata Sam ciat kun-nya telah terbuang entah kemana. sedangkan senjata Sam ciat kun milik Ya Nu kini sudah berpindah ketangannya. Sianak muda ini sudah merasa kalau persoalan yang dihadapi hari ini tak bias diselesaikan dengan begitu saja. tampak Boan thian hui Ya Nu sedang mengaduh kesakitan.com/ Dasar Boan thian hui Ya Nu memang seorang yang bermuka tebal. Ilmu gerakan tubuh patah tulang yang didemontrasikan oleh Suma Thian-yu ini benar-benar tepat sekali. dalam tiga jurus aku akan menyuruhmu melepaskan senjata Sam ciat kun!” “Kentut busuk!” teriak Boan thian hui Ya Nu dengan sekujur badan bergetar keras.Tiraikasih Website http://kangzusi. tampat pemuda itu masih berdiri diarena dengan senyum dikulum. kemudian sindirnya: “Orang she Ya. coba kau rasakan serangan ku ini lagi! Sembari berkata. selain indah juga mendatangkan tempik sorak dari segenap jago lainnya. ayunan tongkat Boan thian hui Ya Nu persis menyambar lewat dua inci diatas batok kepala pemuda itu. lalu terdengar seseorang membentak amat nyaring: "Lepas tangan!" Ketika semua orang berpaling. tiba-tiba tampak sesosok bayangan manusia berkelbat lewat. maka ditunggunya toya itu hamper mengenai tubuhnya. Ditengah sorak-sorai yang gegap gempita.

Tiraikasih Website http://kangzusi.. kejadian ini bukanlah suatu kejadian yang aneh.. mundur!" tiba-tiba dari tengah arena berkumandang suara bentakan nyaring... setelah melotot sekejap kearah pemuda itu dengan gusar. ia tahu Ya Nu merasa amat gusar hingga kehilangan sifat kemanusiaannya. walaupun Suma thian yu dianggap sebagai pembegal. besar kemungkinan dia akan beradu jiwa dengannya. "Ya Nu. Dalam pada itu. Dengan jelas Boan thian hui Ya Nu mendengar kalau teriakan itu berasal dari congpiautau nya.com/ Perubahan itu berlangsung terlalu cepat. mereka tak percaya bahkan Ya Nu sendiripun tak habis mengerti. sejak Suma thian yu berhasil mempelajari ilmu Ciat tiong puan poh cap lak tui dari Siau yau kay Wi kian. tapi dia berlagak seakan-akan tidak mendengar. Padahal kalau dibicarakan kagi.. tapi keindahan gerakan tubuhnya membuat orang bersorak sorai tanpa terasa. suara tepuk tangan kembali berkumandang gegap gempita dalam arena. Boan thian hui Ya Nu benar-benar merasa malu sekali. diam-diam Suma thian yu pun merasa terkesiap.. sedemikian cepatnya membuat semua orang tak sempat melihat jelas bagaimana caranya Sam ciat kun itu bisa berpindah tangan. . ia sudah diliputi oleh hawa amarah sehingga tak dapat mengendalikan diri lagi. Bagaikan seekor harimau buas yang sedang mementangkan cakar dan gigi taringnya siap menerkam mangsa. karena mendapat malu dihadapan orang banyak. selangkah demi selangkah dia maju kedepan dan menghampirinya. Jelas dia sudah merasa gusar sekali. Melihat wajah orang yang menyeringaiseram.. daya kemapuannya didalam melakukan serangan menjadi satu kali lipat lebih dahsyat daripada dalam keadaan biasa. sepasang matanya berubah menjadi merah padam penuh rasa benci. buru-buru dia mempersiapkan diri menghadapi segala kemungkinan yang tak di inginkan.

.. menyaksikan sikap lawan yang menyeringai seram. mundurlah kau. berjumpa pun baru kali ini. tolong tanya mengapa kau berbuat demikian?" . dengan perasaan tidak terima katanya kepada Suma Thian yu: "Bocah keparat. bentaknya dengan suara ketus: "Suma siauhiap.. ten tu saja tak bisa dibilang mempunyai ikatan dendam atau sakit hati. Suatu pertarungan sengit dengan cepat akan berkobar.. bila sampai meledak bisa dibayangkan keadaannya pasti mengerikan sekali. biar aku yang mengatur tempat ini!" Menyaksikan Mo im sin liong telah menampilkan diri.. Sebelum meninggalkan tempat itu. Mo im sin liong Wan kiam ciu yang berada dimeja utama tadi tahu-tahu sudah melayang turun diantara kedua orang itu. lohu tidak pernah kenal de ngan dirimu. Disaat yang amat kritis itulah... Paras muka Mo im sin liong Wan Kiam ciu berubah menjadi dingin seperti es. selama gunung nan hijau. kepada Boan thian hui Ya Nu katanya dengan nada menghibur: "Adik Ya... Suma thian yu merasakan jantungnya berdebar keras.. kini Ya Nu sudah dua tiga langkah dihadapan mukanya.. air tetap mengalir suatu ketika pasti akan tiba saatnya bagi kita untuk melakukan perhitungan ini... sementara senyuman dingin yang menghiasi ujung bibirnya semakin menebal." Suma Thian yu tidak menanggapi ucapan tersebut. Mendadak sesosok bayangan manusia berkelbat lewat. dia hanya memandang sekejap ke arah Ya Nu dengan pandangan sinis.Tiraikasih Website http://kangzusi.. sementara puluhanorang lainnya juga merasakan hatinya berdebar keras. terpaksa Boan thian hui Ya Nu mengundurkan diri dengan membawa rasa benci yang mendalam.com/ Makin lama semakin bertambah dekat.

kedua darimana siauhiap bisa tahu kalau diujung anak parah yang menancap dipuncak tiang bendera ada surat nya. tak lahunya apa yang kujumpai hari ini berbeda sekali dengan keadaan yang sebetulnya.Tiraikasih Website http://kangzusi. kontan saja Suma Thian yu dibikin kehe ranan. pertama asal usul siauhiap tidak jelek. setelah ter menung sesaat dia pun lantas berkata: "Kalau toh Siauhiap enggan untuk mengaku secara berterus terang. haah.. jangan salahkan kalau LOHU terpaksa harus bertindak kasar. siapa bilang kalau asal usulku tidak jelas? Menolong orang yang di begal orang juga merupakan suatu kejadian yang wajar.com/ Mo im sin liong Wan Kiam ciu mengutarakan ucapan tersebut tanpa ujung pangkal yang jelas. dia segera bertanya: "Wan tayhiap. apa yang kau maksud?" "Asal dalam hati kau mengerti akupun tak usah mengumumkannya lagi secara blak-blakan" Tentu saja Suma Thian yu tahu kalau yang dimaksudkan adalah soal pembegalan barang kawalan. apa yang dicurigakan? Kalau dibilang mengapa aku bisa menyaksikan kertas surat yang berada dipanah dipuncak tiang . "Hah. aku toh muridnya Kit hong kiam Seng.. juga menggelikan sekali.. setiap persoalan dihadapi dengan otak yang dingin. Kalau ber tanya soal ketidak beresanmu.haah. keterangan yang dikatakan Wan tayhiap selain memaksakan sesuatu alasan tanpa dasar.. berdasarkan dua hal ini terbukti sudah kalau siauhiap terlibat dalam perisimatiwa ini" Mendengar perkataan itu. dengan suara dingin dia segera me nyambut: "Sudah lama kudengar Wan tayhiap pandai membedakan mana yang benar dan mana yang salah.?" Untuk sesaat Mo im sin liong Wan Kiam ciu tak dapat menjawab penanyaan itu. kaupun menyusup kedalam perusahaan kami dan setelah barang kawalan kami dibegal.. tolong tanya dimanakah letak ke tidak beresan diriku.... Suma Thian yu segera mendongakkan kepalanya dan tertawa terbahak-bahak.

maka dari malunya dia menjadi marah. aku akan melayani semua tantanganmu itu" Sampai kini. Mimpipun Suma thian yu tidak menyangka kalau Sin liong piaukiok yang terkenal sebagai suatu perubahan orang-orang . maka kenyataan ini benar-benar menggelikan sekali" Setelah berhenti sebentar. Dalam waktu singkat. beberapa orang piausu telah bermunculan diri pula ke dalam arena dan mengepung Suma thian yu rapat-rapat. sepantasnya kalu dia mempercayai perkataan lawan. bukan saja dia tidak menerima tantangan Suma thian yu. suasana yang semula tenang segera diliputi kembali oleh kobaran api peperangan. ke nyataannya apa yang dikatakan tak lebih hanya ucapan anak berusia tiga tahun. asal Wan tayhiap ingin bertarung. mau terjun ke kuali berisi minyak atau naik ke bukit golok. dengan senang hati aku akan melayani keinginanmu itu" Semua tuduhan Mo im sin liong Wan kiam cui kena ditangkis semua hingga ludes. sadarlah Suma thian yu kalau pihak lawan memang berniat mencari garagara.Tiraikasih Website http://kangzusi. sesungguhnya juga bukan merupakan sesuatu yang aneh. sudah. tak usah banyak bacot lagi" Setelah kenyataan berubah menjadi begini. Suma thian yu baru menanggapi ucapan musuhnya dengan suara yang kasar. maka sambil tertawa dingin ujarnya: "Mengakunya saja seorang congpiautau. Siapa tahu Wan kiam cui sudah mempunyai perhitungan sendiri. hal ini berdasarkan ketajaman mata seseorang. dia berkata lebih jauh: "Bilamana Wan tayhiap ingin mengecek ketajaman mataku. kalau atas dasar hal hal diatas maka kau lantas menuduh aku sebagai pencoleng. katakan saja terus terang. aku bukanlah seorang manusia yang takut urusan.com/ bendera. malah sebaliknya membentak keras: "Lohu tak punya banyak waktu untuk melayani dirimu. Tapi dengan begitu pula.

" Selapis hawa nafsu membunuh dengan cepat menyelimuti wajah Mo im sin liang Wan Kian ciu. Si Pena baja bercambang Tio Ci hui menjura dalam-dalam. Mo im sin liong Wan Kiong cui juga meloloskan pedang mestikanya. tahu-tahu dia sudah meloloskan pedang Kit hong kiam yang amat tajam itu... tanpa terasa dia mendonggaakkan kepalanya sambil berpekik nyaring. apalagi diapun me naruh budi kepadaku."Criiiing!" cahaya biru memancar amat menyilaukan mata. maka semua orang menaruh hormat kepadanya. "Benar. si Pena baja bercambang Tio Ci hui menyaksikan ..com/ kaum lurus bisa bertindak memalukan seperti ini. Dalam marahnya. Setibanya didepan Wan Kiam ciu. jangan bertarung dulu. justru karena dalam dunia persilatan penuh dengan manusiamanusia yang tak bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah.. tapi berhubung dia adalah seorang yang jujur dan setia kawan. maka dia orang tua baru mati penasaran. dia orang tua memang tidak bersalah. apakah gurunya Wan Liang tidak ber salah?" jengek Mo im sin liong wan Kiam ciu sambil meludah. sambil berlarian teriaknya keras-keras: "Saudara sekalian.. "Cuuuh. kau telah memfitnah orang baik. Suma siauhiap tidak bersalah. "Toako. Mendadak dia mencabut keluar pedangnya. Belum sempat si Pena baja bercambang Tio Ci bui sempat mengucapkan sesuatu.Tiraikasih Website http://kangzusi.. hampir semua orang mundur beberapa langkah dan memberi jalan lewat baginya. kecuali Wan Kiam ciu seorang. kemudian katanya. Seruannya itu segera ditanggapi semua orang. Si Pena baja bercambang Tio Ci hui yang selama ini menonton saja dari sisi arena segera menampilkan diri ke tengah lapangan setelah menyaksikan keadaan bertambah runyam. dengarkanlah perkataanku!" Walaupun kedudukan Si Pena baja bercambang Tio Ci hui dalam perusahaan setingkat dibawah Wan kiam ciu. Suma Thian yu telah berkata lebih dulu.

pikirnya: "Meninggalkan tempat inipun ada baiknya juga. tempat inipun bukan tempat yang bisa di datangi dan ditinggalkan orang dengan semaunya sendiri. sekalipun tidak memberi muka ke pada pendeta. hanya saja kumohon kalian jangan berkeras kepala terus. memandang diatas wajahku. bila siauhiap tak memberikan suatu pertanggungan jawab kepadaku hari ini.com/ keadaan makin kritis. sehingga se mua orang segera berbisik-bisik lirih. buru-buru dia memberi tanda kepada Suma Thian yu seraya berkata: "Suma Hiantit. toh dengan dua tiga patah kata mustahil bagiku untuk menyadarka kembali bajingan tua yang keras kepala ini" Walaupun dia ingin pergi.Tiraikasih Website http://kangzusi. aku bersedia menanggung se mua barang kawalan yang hilang." Si Pena baja bercambang Tio Ci cui jadi gelisah sekali. tinggalkanlah tempat ini! Tak ada gunanya memperebutkan persoalan yang sama sekali tak ada gunanya ini" Ketika mengucapkan perkataan tersebut na danya setengah merengek. paling tidak aku harus menghargai Sang Buddha. Tindakan ini sama sekali diluar dugaan semua orang. biarkanlah urusan selesai dulu sampai disini!" Dengan sorot mata penuh amarah Mo im sin liong Wan Kiam ciu melotot sekejap kearah Tio Ci hui. Sambil tertawa dingin Mo im sin liong wan Kiam ciu berkata: "Sekalipun perusahaan Sin liong piaukiok bukan sarang naga gua harimau. ternyata orang lain tidak membiarkannya pergi. hal ini membuat Suma Thian yu merasa amat terharu. lalu dia membalikkan badan dan tanpa mengucapkan sepatah katapun masuk ke ruang dalam. bersabarlah dulu. siapapun tak tahu permainan busuk apakah yang sedang di persiapkan. . jangan harap kau bisa pergi meninggalkan tempat ini barang selangkahpun. buru-buru serunya lagi kepada Wan Kiam Ciu: "Toako.

mengerti?" Dengan mata berkaca-kaca.Tiraikasih Website http://kangzusi. dia berseru tertahan. cepat atau lambat persoalan ini pasti akan menjadi terang kembali.com/ Dengan cepat si pena baja bercambang Tio-Ci cui berpaling lagi kearah Suma Thian yu seraya berkata: "Hiante." Kemudian dia menjejakkan kakinya ke atas tanah dan secepat kilat melompat keluar dari pagar pekarangan rumah. Dia tahu. lapangkan dadamu. asalkan kau bersedia mempercayai diriku. tapi teringat kalau Wan kiam cui sedang marah. budi kebaikkanmu tak akan aku lupakan untuk selamanya. ia merasa bila hal ini dilaporkannya . dia berkata lebih jauh: "Di kemudian hari. dia lantas menduga kalau gadis itu sudah menyusul Suma Thian yu. karena dia lah yang sering bermain dengan nona itu sejak si nona masih kecil. si Pena baja ber cambang Tio Ci cui memperhatikan bayangan punggungnya hingga lenyap dari pandangan. tak terlukiskan rasa gelisah hatinya setelah mengetahui akan hal itu. budi kebaikan ini pasti akan kubalas. sebenarnya dia hendak masuk kedalam untuk melaporkan kejadian ini kepada Wan kiam cui. Dalam sekejap mata saja. ternyata bayangan tubuh nona wan sudah lenyap dari pandangan. tapi tak usah putus asa. begitu dilihatnya nona Wan tak ada di tempat. cepat kamu tinggalkan tempat ini. aku percaya orang lain tak akan mampu untuk melukai diriku." Setelah menyarungkan kembali pedangnya. Suma Thian yu mengangguk. Si Pena baja bercambang Tio Ci hui cukup mengetahui watak dari Wan Peklan. setelah menjura dalam-dalam ka¬tanya: "Tio toako. kemudian dia baru menyeka air matanya mem bentur dengan tempat duduk Bi hong siancu Wan Pek lan. Dengan mata berkaca-kaca. walaupun sekarang kau di tuduh orang. Wan peklan tentu tidak terima akan persoalan tadi sehingga kepergiannya niscaya akan menimbulkan keonaran baru. bayangan tubuhnya sudah lenyap dari pandangan mata.

sebab itu diapun menahan diri. sungguh mengenaskan sekali nasibnya. dengan perasaan terkejut dia segera membuka matanya. pakaian dan uang yang dimilikinya masih tertinggal dikantor Sinl liong piaukok.. kalau memang begitu. tampak sesosok bayangan hitam dengan kecepatan luar biasa sedang meluncur ke arahnya.. yang lebih mengherankan lagi.. maka sambil melanjutkan perjalanan dengan kepala tertunduk.. Dalam keadaan gugup. Mendadak terasa segulung angin berhembus lewat. buru-buru disambutnya bayangan hitam tersebut dengan sepasang tangannya.. Suma Thian yu telah meninggalkan kantor perusahaan Sin liong piaukiok dengan perasaan berat. sampailah pemuda itu dibawah sebatang pohon besar." Setelah meninggalkan kota.. Sementara dia masih tertegun. buntalan tersebut ternyata miliknya. waktu itu matahari sedang bersinar dengan teriknya.. didepan mata terbentang sebuah tanah perbukitan. dia tidak memikirkan lebih jauh lagi. Sementara itu. ternyata benda itu adalah sebuah bungkusan besar. Orang bilang: Siapa yang berbaik hati dia akan memperoleh yang baik pula. bagaimana dia akan melanjutkan hidupnya dikemudian hari? Sementara dia masih murung. murung dan kesal.. Tapi apa yang dialami justru merupakan kebalikanya.Tiraikasih Website http://kangzusi. sekarang sepeser uang pun tak dimiliki. karena salah paham akhirnya dia menjadi dibenci orang.. aaii. Suma thian yu berjalan terus tanpa berhenti. mendadak dari belakang tubuhnya berkumandang suara tertawa merdu yang amat .com/ kepada Wan kiam cui.. dia segera duduk disana sambil memejamkan matanya rapat-rapat. pikirnya diam-diam: "Besar kemungkinan paman Wan yang kusayangi dan mengalami nasib seperti apa yang ku alami sekarang. besar kemungkinan kalau hal ini akan menimbulkan amarahnya.

harap tunggu sebentar!" "Ada apa nona Wan? Dengan perasaan terperanjat Suma thian yu berpaling seraya bertanya. Sambil menarik kembali senyumannya. terima kasih nona Wan" Seraya berkata dia lantas mengambil buntalan tersebut dan siap meninggalkan tempat itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. dengan cepat Suma thian yu membalikkan badannya kemudian menjerit kaget: "Aaaaah. dia mengurungkan niatnya untuk beristirahat. Belum lagi berapa langkah. kemudian tanyanya keheranan: "Nona Wan. si dewi burung hong berkata dengan wajah bersungguh-sungguh: "Bawalah serta buntalanmu itu. yakni si Dewi burung hong Wan Pek lan. mendadak terdengar nona Wan membentak lagi: "Suma siauhiap. Suma thian yu memandang sekejap kearah Wan Pek lan. rupanya kau!" "Siapakah orang itu?" Ternyata dia tak lain adalah putri kesayangan dari Mo im sin liong Wan kiam cui. Si Dewi burung hong berjalan mendekat dengan wajah kemalu-maluan. Tampaknya ia sudah merasa penasaran sekali terhadap keluarga Wan. maka setelah bertemu dengan gadis itu. "ada sesuatu persoalan kumohon petunjukmu" "Persoalan apa?" tanya Suma thian yu. apa maksudmu? apakah ayahmu yang memerintahkan kepadamu untuk menahan aku disini?" "Soal ini tak usah kau urusi. karena itu aku ingin sekali memohon petunjukmu" . lalu berkata: "Aku ingin memohon beberapa petunjuk ilmu silatmu!" Dengan wajah berkerut bercampur keheranan.com/ sedap didengar. aku sudah lama mendengar orang bilang tentang kelihayan ilmu pedang Kit hong kiam hoat. aku memang khusus datang kemari untuk mengirimkannya bagimu" "Oooh.

Tiraikasih Website http://kangzusi. lebih baik kau urungkan saja niatmu itu!" Jauh-jauh si dewi burung hong Wan Pek lan menyusul kesana. apakah kau tidak memandangsebelah matapun terhadap diriku?" "Tidak. sukalah melepaskan sebuah jalan bagiku" Menyaksikan wajah Suma thian yu yang mengenaskan dan perkataan yang memilukan. dia lantas tahu kalau pihak lawan memang datang dengan sesuatu maksud tertentu. jangan harap kau bisa meninggalkan tempat ini" Suma thian yu yang melihat si nona menghadang jalan perginya. serunya sambil tertawa dingin: "Siauhiap. Sambil menarik muka dan melototkan sepasang matanya. maka setelah menghela napas panjang. katanya dengan marah: "Kalau dilihat dari tampangmu yang mengenaskan. aku toh hanya bermaksud untuk meminta petunjuk saja kepadamu tanpa mengandung maksud lain" Mendengar perkataan itu. seakanakan telah dianiaya orang saja. tak perduli apapun yang dikatakan Suma thian yu. kumohon kepadamu. tak pernah bersalah pada manusia.com/ "Nona Wan. ia membentak nyaring: "Sekalipun tak mau juga harus mau. dia sama sekali tidak ambil peduli. katanya: "Aku Suma thian yu merasa tak pernah bersalah pada langit. sungguh tak kusangka kalian mengejarku terus-menerus. Bi hong siancu Wan Pek lan segera tertawa geli. kalau tidak. buat apa kau mendesak orang terus-menerus? Aku sedang merasa kesal. tujuannya tak lain adalah untuk memnta petunjuk ilmu silat dari anak muda tersebut. nona. tekadnya itu sudah bulat. dengan keheranan Suma thian yu segera bertanya: "Mengapa harus bertarung dengan ku?" . aku tidak berniat bertarung melawan dirimu. lebih baik urungkan saja niatmu itu" Sepasang alis mata si Dewi burung hong Wan Pek lan segera berkenyit sesudah mendengar perkataan ittu.

aku benar-benar hendak mengajakmu bertarung!" Sembari berkata dia mendesak maju ke muka sambil melancarkan bacokan. buru-buru dia miringkan kepalanya sambil menghindar ke samping. bahkan secara beruntun melancarkan tiga buah serangan berantai yang semuanya ditujukan ke jalan darah kematian di tubuh Suma Thian yu. . Si nona Wan segera meloloskan pedangnya sambil membentak: "Baik. hal ini hanya suatu permohonan saja...." Setelah berhenti sejenak. kemudian dengan jurus Long li cian ciau (membunuh naga ditengah ombak) langsung memba¬cok batok kepala Suma Thian yu. ia sama sekali tidak memberi kesempatan kepada lawannya untuk berganti nafas.. akan kulihat apakah kau akan turun tangan atau tidak!" Pedangnya diputar suatu lingkaran busur.." Belum sempat dia melanjutkan kata-katanya. setelah itu teriaknya kaget: "Kau.. mengapa kau berusaha menampik dengan pelbagai alasan?" "Permohonan? Aku tidak mengenal segala macam hal seperti itu" "Jadi maksudmu. bacoka pedang dari Bi hong siancu Wan Pek lan telah menyambar tiba. "Kau benar benar.. maka aku baru memohon petunjuk darimu. dia didesak terus sampai mundur berulang ka li. kau ini benar-benar. Waktu itu Suma Thian yu tidak bersenjata. terpaksa dia harus mundur selangkah lagi ke belakang.. dalam waktu singkat pemuda itu sudah ter jerumus dalam posisi yang berbahaya sekali.com/ "Aai..." "Ya. gadis itu berkata lebih lanjut: Karena kau tangguh. kau tak ingin bertarung melawan diriku?" "Benar nona Wan!" jawaban dari Suma thian yu itu tegas dan bersungguh-sungguh..Tiraikasih Website http://kangzusi. Ternyata Suma Thian yu mengatakan tidak bertarung tetap tidak bertarung.

Mendadak gadis itu membentak nyaring. tanpa berpikir panjang lagi dia berpekik nyaring kemudian tubuhnya melejit setinggi satu kaki ke tengah udara. "Nona Wan. Inilah salah satu jurus penolong yang ampuh dari ilmu pedang Kit hong kiam hoat. kemudian melayang turun kembali ke tanah. pedangnya memapas ringgung lawan dengan jurus Thian li hui ko atau malaikat perempuan memutar tombak. bentaknya dingin. Waktu itu Bi hong Siancu sedang risau kare na lawannya belum juga meloloskan pedangnya. dia tak dapat menahan diri lagi menghadapi ancaman maut. dia telah bersiap siaga untuk menyambut datangnya ancaman tersebut dengan keras lawan keras guna mencoba sampai dimanakah ketangguhan lawannya. Siapa tahu Suma thian yu tidak bertindak seperti apa yang diharapkan. kau kelewat mendesak orang" Menyaksikan pemuda itu menarik kembali serangannya sambil melayang turun ke tanah.Tiraikasih Website http://kangzusi. .com/ Dalam keadaan begini. mendadak dia merubah jurus serangan ditengah jalan. Ditengah jalan pedangnya ditarik kembali dan secara tibatiba mengeluarkan gerakan tubuh Yau cu huan sin (burung belibis membalikkan badan) pedangnya berubah menjadi beratus-ratus kuntuk bunga pedang dan mengurung bersama ketubuh Bi hong Siancu dengan jurus Ciang liong ji hay (naga sakti masuk ke laut). teriaknya dengan segera: "Akan kulihat kau bisa berkeras kepala sampai kapan!" Sembari berkata. Bi hong siancu Wan Pek lan kuatir kalau ia menyimpan kembali pedangnya kedalam sa rung. maka terhadap perkataan dari Suma Thian yu dia tak ambil peduli. tak terlukiskan rasa girang dalam hatinya ketika menyaksikan Suma Thian yu menghunus pedangnya sambil melancarkan serangan balasan. buru-buru pedangnya berputar membentuk selapis kabut senjata yang menyelimuti kepalanya.

buat apa mereka berdua harus saling bertarung? Akhirnya Bi hong siancu Wan Pek-lan yang tertawa merdu lebih dulu. Jilid 8 : Tuduhan keji Tak selang beberapa saat kemudian. kedua orang itu sudah saling bertarung sepuluh gebrakan lebih. Sekilas pandangan pertarungan yang berlangsung antara kedua orang itu tampaknya amat seru. pedang mestikanya diputar kencang menciptakan selapis hujan pedang yang tebal dan langsung mengancam jalan darah Tiong teng hiat dan Tham tiong kiat ditubuh lawan. Bi hong siancu Wan Pek lan merasa amat gembira. Lama-kelamaan kedua orang ada kalanya mereka berdua sempat bertanya-tanya sendiri. dia pun selalu berbelas kasihan didalam melancarkan serangannya. anehnya Bi hong siancu pun seakan-akan mempunyai pandangan yang sama. Suma Thian yu selalu mengalah dan berbelas kasihan dalam serang-serangannya.Tiraikasih Website http://kangzusi. tanpa terasa pergelangan tangannya digetarkan lalu mengayunkan pedangnya dengan jurus yang diandalkan ialah Im liong tham jiau (naga mega mementangkan sayap) ujung pedangnya seperti cakar naga yang di ayunkan kedepan langsung menotak jalan darah Cian Keng hiat dibahu lawan. pertarungan mereka berlangsung amat santai dan tidak saling membahayakan jiwa masing-masing.com/ Suma Thian yu benar-benar mendongkol luar biasa. tanpa terasa semangatnya berkobar dia pun mengembangkan pelajaran silat dari ayahnya untuk melepaskan serangan keji. sepanjang pertarungan itu berlangsung. akhirnya apa yang di harapkan terwujud karena pancingannya berhasil menjebak lawan. . padahal dalam hati masing-masing sudah ada perhitungannya.

Suma Thian yu tersadar pula dari lamunannya. xx X xx SIANAk MUDA itu membentak nyaring... nona Wan. terdengar Bi hong siancu menjerit keras lalu mundur beberapa langkah dengan sempoyongan dan akhirnya roboh terkapar diatas tanah. Suma Thian yu amat terkejut. apakah kau terluka?" Bi hong siancu Wan Pek lan berdiam kaku seperti patung.. dengan cepat dia melakukan pemeriksaan. Suma Thian yu makin cemas setelah menyaksikan kejadian ini dengan perasaan bingung. tidak dijumpai gejala-gejala aneh dibalik denyutan nadi lawan. dia tak dapat mengindahkan ucapan yang mengatakan "antara lelaki dan perempuan ada batas-batasnya lagi”. menggunakan kesempatan itu ia menerobos masuk kedepan dan menusuk jalan darah Tham tiong hiat dan tiong teng hiat si nona tersebut. Berbareng dengan seruan itu. Menyaksikan kejadian itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. .. tak terlukiskan rasa kagetnya melihat ujung pedang lawan tahu-tahu sudah berada didepan dada. Pedang Kit hong kiamnya diputar untuk menangkis pedang lawan dengan jurus Sik poh thian keng (batu hancur langit terkejut). "Tidak sopan kalau suatu pemberian tidak dibalas dengan pemberian lain.com/ Ditengah pekikan nyaring gadis itu.!" serunya. buru-buru dia menyimpan pedangnya dan lari kesisi Bi hong siancu sambil tanyanya dengan gelisah: "Nona Wan.'" Melihat Wan Pek lan belum juga membuka matanya. walaupun sudah diperiksa sekian lama. Tampak napasnya teratur. napasnya memburu dan kelihatan menderita sekali. buru-buru serunya: "Nona Wan.. matanya terpejam rapat dan mukanya merah segar. sepasang matanya terpejam rapat-rapat..

makin dilihat dia merasa makin tertarik. Melihat tampangnya yang gagah dan ganteng. Berbicara yang sesungguhnya. seorang pemuda tampan yang gagah dan mempunyai daya tarik. Dengan sepasang mata setengah terpejam.Tiraikasih Website http://kangzusi. apa yang dilakukan sekarang tak lebih hanya berpurapura belaka. apalagi meraba diatas sepasang payudaranya. diapun ingin mencari tahu sampai dimanakah watak dan perangai dari Suma thian yu. Padahal Bi hong siancu Wan Pek lan sama sekali tidak terluka. kini ia baru berkesempatan untuk menyaksikan wajah Suma Thian yu dengan jelas. ooh Thian! Hal ini mustahil bisa terjadi! Ayah pasti telah salah menuduh orang baik!" Berpikir sampai disitu. maksud tujuan dan tindakan yang dilakukannya ini amat dalam selain hendak menyelesaikan pertarungan yang sama sekali tak berguna itu. jantungnya serasa berdebar amat keras. bayangkan saja bagaimana mungkin hatinya tidak menjadi mabuk? . orang yang meraba payudaranya adalah seorang lelaki. diam-diam dia melirik dan mengikuti gerak-gerik Suma thian yu dengan seksama dari pagi hingga sekarang. Tapi sekarang. Pada waktu itulah dia merasa telapak tangan Suma Thian yu yang panas dan hangat telah ditempelkan diatas dadanya padahal sejak dewasa selain ibunya hampir tak pernah ada orang yang pernah menyentuh badanrya. tanpa terasa pikirnya dalam hati: "Aaah. mustahil dia tersangkut dalam peristiwa pembegalan barang kawalan.com/ kesemuanya ini segera menimbulkan perasaan curiga dalam hatinya. apalagi merupakan orang yang dicintainya.

jika ada pihak ketiga hadir disitu. kau tidak apa-apa bukan?" Bi hong siancu Wan Pek lan menutup mulutnya rapat-rapat dan menggelengkan kepalanya berulang kali.. Pada dasarnya Suma Thian yu adalah seorang pemuda paling bodoh didunia ini. tak terlukiskan rasa girangnya ia menghembuskan napas panjang lalu berkata: "Waah.. dia sama sekali tak dapat menekan kobaran emosi dalam hatinya. Suma Thian yu yang melihat gadis itu mendusin kembali. ia pasti akan merasa perkataan mana kelewat mesra. mungkin kau bertambah gembira bila menyaksikan aku mati!" . "Nona Wan. Begitu melihat Bi hong siancu mendusin.. padahal tindakan dari Suma Thian yu ini tak lebih merupakan suatu perbuatan yang mendekati ketolol-tololan. kecuali merasa gelisah. terima kasih banyak. mabuk seperti terbang di angkasa. juga amat manis dan mesra. Bi hong siancu Wan Pek lan sengaja menegur dengan suara keras. ia tidak membiarkan pihak lawan meraih keuntungan kelewat lama.hampir saja aku dibikin kaget setengah mati.Tiraikasih Website http://kangzusi. perasaan semacam ini belum pernah dialaminya sepanjang hidup. dia ingin menampik namun tak tega untuk melepaskan kenikmatan seperti itu. "Huuh... masa kau merasa kuatir? Hmm. kau tidak terluka apa-apa!" Sebetulnya perkataan semacam itu tak pantas diutarakan keluar. dengan cepat dia bersorak gembira.com/ Dia menjadi mabuk. terutama sekali gadis remaja yang mulai mengenal arti kata cinta. rasa girangnya melebihi sekeluarga miskin yang secara tiba-tiba menemukan sebuntalan emas murni.. bagaimanapun cintanya kepada pemuda itu toh sepasang matanya segera membuka kembali. keadan semacam ini amat mengenaskan. Tapi perempuan tetap perempuan.

"Aku tahu kau tak punya alasan bukan?" "Ehmmm. harap kau sudi memaafkan.. aku rasa sesuatu yang nyata di dunia ini selamanya tak beralasan. aku merasa girang sekali " "Mengapa sih kau begitu menaruh perhatian kepadaku?" Bi hong siancu balik bertanya. Suma thian yu mengira gadis itu masih masih marah. mana." Suma Thian yu mengulangi perkataan tersebut sampai beberapa kali tanpa berhasil untuk melanjutkannya. tapi pada dasarnya kedua orang itu memang berwatak aneh.." buru buru Suma Thian yu menyahut. memang banyak kejadian yang berlangsung secara wajar. apakah kau menyalahkan aku?" "Aah.. setelah saling ribut sekian lama..!" "Ya. maaf jika aku membuatmu terjatuh. Melihat wajah Suma Thian yu yang mengenaskan itu. mana. Kau berani mengatakan dialam semesta ini tiada sesuatu kekuatan besar yang mengatur segala-galanya? Sesungguhnya Malaikat cinta mengatur bagi mereka berdua segala sesuatunya. dengan wajah minta maaf dia berkata: "Aku sama sekali tidak bermaksud demikian... akhirnya mereka malah merasakan kemesraannya.. yang pasti. karena.Tiraikasih Website http://kangzusi." Pada dasarnya anak gadis memang lebih perasa dari pada kaum lelaki. apakah kau ingin membantah? Kecuali kalau kau mempunyai kekuatan lainnya itu lain cerita. "asal kau tidak terluka. tiada suatu bentuk alasan. bukankah begitu?" . sehingga akibatnya kau dibikin terperanjat. lagi pula hati mereka lebih lembek.com/ Perkataan semacam inipun tidak seharusaya diutarakan.. Bi hong siancu Wan Pek lan tak jadi curiga. "Karena. cepat ia menyahut: "Kesemuanya ini gara-gara aku mencoba unjuk kepandaian.

Suma Thian yu merasa amat gembira sekali selama bergaul dengan Wan PeK lan. Waktu itu. Bi hong siancu Wan Pek lan mendongakkan kepalanya dan memandang keadaan cuaca sekejap. ketika masih kecil orang memanggilku Lan ji. kemudian suaranya dengan terkejut. yang terpenting manusia bukan rumput atau binatang. nona melulu. aku toh bukan tak punya nama.. nadanya tersipu-sipu.Tiraikasih Website http://kangzusi. "Ahh betul. mengapa kau selalu memanggil dengan nama tersebut?" ketika mengucapkan perkataan tersebut. Itulah sebabnya manusia dinamakan mahkluk yang berperasaan. langit diliputi oleh cahaya keemasemasan." Suma Thian yu segera memanggil. dia sendiripun tak mampu untuk mengucapkan sesuatu. tanpa terasa matahari telah bergeser kearah barat. tolong tanya siapakah nama nona?" buru-buru sianak muda itu bertanya. dalam suasana yang santai karena berbincang dan bergurau. kau boleh memanggil aku sebagai adik Lan!" "Adik Lan. .. Waktu berlalu dengan cepatnya. "Aku bernama Pek lan. Kadangkala perasaan semacam itu baru bisa tumbuh dan meningkat mencapai pada puncaknya bila manusia yang berlawanan jenis bertemu. Ada orang bilang: Hubungan manusia antara manusia terdapat semacam daya tarik menarik. tapi kalau ditanya menpapa. hal ini tak lain adalah perasaan.com/ "Maaf nona. manusia adalah mahkluk yang berperasaan. tapi kata selanjutnya dia tak sanggup untuk melanjutkan. aku merasa kagum sekali kepadamu yang melebihi orang lain" "Jangan nona.

matahari sudah condong kebarat.?" . bagaimana kalau kita kembali?" "Kembali? Kembali kemana?" tanyanya. buru-buru dia bertanya: "Engkoh Yu. disitulah aku akan berada" "Apakah kau akan kembali lagi kemari?" "Tentu akan kembali.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ "Aaah. seluruh jagad bisa dijadikan rumahnya. aku akan membujuk ayahku. Entah mengapa. Berbicara sampai disitu dia lantas bangkit berdiri dan sekali lagi memandang sekejap kearah Bi hong siancu. menanti sampai fitnahan terhadap diriku sudah jadi jelas sekali. sayang aku masih ada urusan penting yang tak dapat ditunda lagi. namun akhirnya niat itu diurungkan. "Bagi seorang lelaki. bukankah hal itu sama dengan mengantar diriku kembali ke mulut harimau?" "Tak mungkin. hatinya menjadi amat gelisah. ditatapnya nona Wan dengan wajah termangu. kemana aku sampai. Bi hong siancu yang melihat dia hendak pergi." "kalau selamanya tak pernah menjadi jelas kembali. "Terima kasih atas maksud baikmu. buru buru ia mengusulkan. kau bermaksud hendak pergi ke mana?" kata Bi hong siancu sedih. cita-citanya berada di empat penjuru. Suma Thian yu segera merasa hatinya kosong dan kecut. dia pasti dapat memahami kesulitanmu. "Engkoh Yu. lebih baik kita berpisah dulu sampai disini. moga-moga kita akan bersua kembali dimasa mendatang" kata Suma Thian yu.. "Ah. "Ke rumahku!" sahut Bi hong siancu. aku harus segera pergi dari sini. oleh karena itu. dia seperti hendak mengucapkan sesuatu. Padahal Bi hong siancu sendiripun tak ingin berpisah dengan pemuda tersebut.. sewaktu mendengar gadis itu hendak pergi.

setelah menghembuskan napas hiburnya.Tiraikasih Website http://kangzusi. "Sungguh?" selesai mengucapkan perkataan itu.com/ "Itu berarti selama hidup aku tak akan menginjakkan kakiku kembali ke perusahaan Sin liong piaukiok. Buru-buru dia maju kedepan dan memegang bahu si nona. satu ingatan tiba tiba melintas dalam benaknya: "Jangan-jangan nona Wan jatuh hati padaku. asal hatimu tak akan berubah untuk selamanya" . Suma Thian yu merasakan hatinya menjadi kecut. "Aku pasti akan kembali untuk menengokmu. lalu hiburnya dengan suara lembut." jawab Suma Thian yu. Seketika itu juga sang pemuda tersebut menjadi gelagapan sendiri dengan perasaan panik." Berbicara sampai disitu ternyata dia menangis terisak dengan amat sedihnya.. air mata juga merupakan semacam taktik untuk mencapai pada tujuannya. kau tak mungkin akan kembali lagi. dia dibikin melumer juga hatinya oleh isak tangis dan air mata yang jatuh bercucuran.. untuk sesaat dia tak berhasil menemukan kata-kata yang cocok untuk menghibur hati gadis she Wan tersebut. karena itu dengan mata terbelalak dia hanya bisa memandang dengan wajah kebingungan. menyusul kemudian dua baris air mata jatuh berderai membasahi pipinya. sepasang matanya telah basah oleh air mata. tanpa terasa jantungnya berdebar keras. seperti juga Suma Thian yu sekarang. siapa tahu makin dilihat dia merasa hal itu makin benar. kau bohong! Aku tahu kau sedang menghiburku. Menangis semacam senjata yang ampuh bagi kaum wanita. tanpa terasa dia memandang sekejap kearahnya. "Aku pasti kembali untuk menengokmu. Sementara itu. asalkan kau benarbenar menyukai aku kembali kemari" "Tidak." Berpikir sampai disitu.

ayahku telah menyusul kemari" "Dari mana kau bisa tahu?" "Apa kau tak mendengar suara bel itu? suara yang berasal dari kuda tunggangan milik ayah" Kemudian dengan cepat serunya kepada Suma Thian yu.com/ Perkataan itu benar benar sangat manjur.. "Haah haah haah. memangnya bisa menelanku hidup-hidup?" Terkesiap jnga Bi hong Siancu setelah mendengar perkataan itu. pelan-pelan Bi hong siancu mendongakkan ke palanya dan memandang sekejap kearahnya dengan pandangan mata yang merah. kemudian dengan wajah tersipu-sipu menundukkan kepalanya rendah-rendah. buru buru pintanya dengan nada setengah merengek: "Engkoh Yu. Agak tertegun Bi hong siancu mendengar suara itu. mendadak serunya tertahan: "Aduh celaka. bisa berabe juga akhirnya!" Mendengar itu. Dari arah jalan raya sana terdengar suara derap kaki kuda yang amat ramai berkumandang dari kejauhan sana yang makin lama semakin mendekat.Tiraikasih Website http://kangzusi. dan tidak takut menghadapi setiap kejadian bila menjumpai urusan. juga karena aku. bukankah hal ini akan di tertawakan orang?" . "Cepat lari. ayahku bukan seorang manusia yang bisa diusik dengan begitu saja. Sementara mereka berdua merasa berat hati untuk saling berpisah. mereka sudah datang. kalau keburu terkurung.. demi kau. dia segera memasang telinga baik-baik. cepatlah pergi meninggalkan tempat ini!" "Kalau aku pergi. Suma Thian yu segera terta wa terbahakbahak.. kumohon kepadamu sudilah kiranya untuk menghindarkan diri lebih dahulu. Aku Suma Thian yu adalah seorang manusia yang tak akan mencari gara-gara bila tiada urusan. kalau toh mereka sudah datang.

mungkin inilah yang dikatakan dalam pepatah sebagai: "Dua orang musuh besar saling berjumpa. mendadak dari tengah udara berkumandang suara gelak tertawa yang menyeramkan. huuh sunggah tak tahu malu" Ternyata Boan thian hui Ya Nu tidak menjadi marah sebaliknya malahan tertawa. Tampak dua bayangan manusia dengan kecepatan luar biasa meluncur turun dihadapan kedua orang itu. mendadak dia teringat akan seseorang. ternyata dia tak lain adalah Boan thian hui Ya Nu bersama seorang manusia berusia empat puluh tahun. kau masih punya muka untuk datang mencariku. kenapa kau bisa berada bersama anjing lelaki ini?" Begitu Boan thian hui Ya Nu menyaksikan Suma Thia yu. sepasang matapun ikut memerah" Suma Thian yu tentu saja tidak mau menunjukan kelemahannya. prajurit yang pernah kalah. dengan cepat dia berseru: "Hmm. Suma Thian yu mencoba untuk mengawasi orang itu dengan seksama. kita berjum pa lagi. keparat terkutuk. tanpa terasa tanyanya.Tiraikasih Website http://kangzusi. mengapa kaupun datang kemari?" "Hmm. mendengar itu kedua orang tersebut menjadi terkesiap dan segera berpaling. tampak wajahnya hijau membesi seperti baru saja sembuh dari suatu penyakit yang sangat parah. bukankah semuanya ini gara-gara kau?" Eeh. dia adalah Sang tayhiap" Suma Thian yu mencoba untuk mengamati orang iyu. hatinya kontan menjadi panas kembali. . Begitu berjumpa dengan kedua orang itu. buru-buru Bi hong siancu memberi hormat seraya berkata: "Paman Ya. Anjing cilik.com/ "Darimana mereka bisa tahu kalau kau berada bersamasamaku?" Baru saja Bi hong siancu menyelesaikan kata-katanya. kuperkenalkan kau dengan sahabatku ini. mari. mari.

sedang kau sebentar lagi akan berubah menjadi setan muka putih" Belum sempat Suma Thian yu menjawab. dalam sekejap mata bayangan tersebut sudah tiba di depan Suma Thian yu. tampaknya kau cukup tahu akan diriku. tindakanmu itu sungguh lebih rendah daripada binatang. Sambil menggerakkan tubuhnya dia segera menerjang kehadapan Wan Kiam ciu. Suma Thian Yu adalah seorang lelaki yang berjiwa kesatria. dia amat membenci watak Mo im sin liong Wan Kiam ciu. diam-diam bersekongkol dengan. segera serunya: "Ayahku datang " Betul juga. sahutnya: "Benar. dari tengah udara telah berkumandang lagi tiga kali suara pekikan panjang. aku memang bernama setan muka hijau. kaum laknat!" Mendengar ayahnya melontarkan makian yang keji dan amat tak sedap didengar itu. Mendengar suara pekikan tersebut. kau berani pagar makan tanaman. paras muka Bi hong siancu Wan Pek lan berubah menadi pucat pias. .Tiraikasih Website http://kangzusi. orang yang berada di tengah itu sudah membentak dengan penuh kegusaran sebelum kakinya mencapai tanah: "Perempuan rendah. dari hadapan mereka segera muncul tiga sosok bayangan manusia. bocah keparat. aku benar-benar merasa malu untukmu. kemudian serunya sambil menuding: "Wan tay hiap.com/ "Apakah orang ini yang disebut Cing bin kui (setan muka hijau) Seng Tham?" "Setan muka hijau adalah suatu kata makian. kontan saja Bi hong siancu menangis tersedu-sedu. Siapa tahu manusia bermuka hijau itu tertawa seram setelah mendengar seruan tersebut. Suma Thian yu sengaja berkata demikian de¬ngan maksud untuk menyindir lawannya.

buat apa mesti ribut dengannya? Lebih baik dibunuh saja habis perkara" Si manusia berbaju hijau yang berada disampingnya seperti takut tidak kebagian kesempatan saja. si setan muka hijau Sang tham maju kedepan sembari melancarkan sebuah pukulan lahi.. Boan thian hui ya Nu menimbrung dari samping. Mendengar ucapan tersebut. di depan orang yang jujur tak usah berbicara bohong. "Cong piautau. Suma thian yu segera merasakan datangnya hembusan angin dingin yang mencekam perasaannya. Toaya akan melengkapi keinginanmu itu!" Seraya berkata dia lantas mengayunkan telapak tangannya menghantam dada Suma Thian yu. katanya sambil tertawa: "Selamanya sianya enggan membunuh prajurit tak bernama" Gagal dalam serangannya yang pertama. Wan tayhiap. dampratnya dengan penuh kegusaran: "Bangsat.... Suma Thian yu miringkan badannya lalu berkelit ke samping.com/ darimana kau bisa tahu kalau putriku bertindak pagar makan tanaman? "Dia membelai dirimu. aku orang she Suma akan menerimanya satu persatu . "Haahhh. Melihat datangnya bacokan tersebut. hal ini merupakan suatu fakta!" bentak Mo im sin liong Wan Kiam ciu dengan gusar." Dalam pada itu. begitu si setan muka hijau Sang tham mengayunkan telapak tangannya... apa maksud kedatanganmu sudah aku pahami. kau pingin mampus rupanya?" Tenaga pukulan yang amat dahsyat segera dilontarkan kedepan sehingga menimbulkan deruan angin tajam yang amat memekikkan telinga. hahh... Jarak kedua dua belah pihak cuma lima langkah... tiba-tiba ia menyerobot maju ke lalu sambil tertawa dingin serunya: "Anjing keparat.haahh. . Suma Thian yu segera tertawa terbahak bahak.Tiraikasih Website http://kangzusi.

. apalagi setelah mendengar kalau dia adalah murid kedua dari si mayat hidup Ciu Jit hwee atau adik seperguruan dari si macan angin hitam Sim Kong. Tampak pemuda itu segera mengejek si setan muka hijau: "Sauya tak akan bersedia untuk bertarung melawan setan tanpa nama. ia .com/ Dengan perasaan terkesiap dia lantas melayang kesamping untuk menghindarkan diri. seolah-olah dia sama sekali tak pandang sebelah matapun ternadap si setan muka hijau Sang Tham. Begitu Suma Thian yu mendemontrasikan ge rakan tubuh yang amat indah. mendadak sepasang mata nya yang buas dan tajam bagaikan sembilu itu yang menembusi hati. sauya belum pernah dengar nama Sang Tham berkumandang dalam dunia persilatan" Berbicara sampai disitu dia lantas sedekap tangan dan tertawa terkekeh-kekeh. si setan muka hijau Sang tham adalah seorang manusia yang liar dan membunuh orang tanpa berkedip.Tiraikasih Website http://kangzusi. mengerti?" "Anjing keparat" kontan saja setan muka hijau Sang tham mencaci maki kalang kabut. ingat baik-baik namaku agar kalau sudah mampus mengetahui siapa pembunuhmu. Bi hong siancu segera bersorak memuji. tampak ujung bajunya terhembus angin dan tahu-tahu dia sudah berdiri satu kaki dari posisi semula . Sengaja ejeknya dengan suara yang sinis: Sang Tham? Sayang seribu kali sayang.. "Toaya bernama Sang Tham. Selesai tertawa. suaranya menusuk pendengaran dan tak sedap didengar.. Perlu di ketahui. cepat lolosan pedangmu!" Sebetulnya Suma Thian yu memang tidak mempunyai kesan baik terhadapnya.. dengan mempergunakan ilmu Ciok tiong luan poh sin hoat ajaran si pengemis yang suka berpelancong cong Wi Kian. mendengar perkataan itu bukannya menjadi gusar malah tertawa tergelak. kemarahannya segera berkobar.

kemudian serunya setelah tertawa seram: "Hehehehe.. kau toh akan mengenali diriku?" Seraya berkata. si setan muka hijau Sang tham telah meloloskan sebilah pedang lengkungberbentuk kaitan dari punggung nya. Dalam pada itu. namun kekalahan tersebut diterimanya dengan hati yang tulus. Sampai di manakah kepandaian silat dari harimau angin hitam Sim Kong. pedang kaitan dari Setan muka hijau Sang Tham telah menusuk tiba. dalam sepuluh gebrakan aku akan menyuruh kau memperlihatkan wujud sebenarnya!" Baru selesai dia berkata. Suma Thian yu memang berniat untuk mempermainkan setan muka hijau.bila toaya telah membegalmu... dia membacok tubuh Suma thian yu dengan jurus Hek coa jui tong (ular hitam keluar dari gua). menghadapi ancaman tersebut ternyata ia tidak meloloskan pedang Kit hong kiamnya. Dengan sepasang mata yang tajam dia mengawasi pedang kaitan tersebut lekat lekat kemudian setelah tertawa dingin ejeknya: "Setan tua. pedang kaitan berbentuk bulan sabit direntangkan kedepan.Tiraikasih Website http://kangzusi. sewaktu be-ada di lembah Cing im kok yang lalu..com/ mengawasi wajahnya Suma Thian yu tanpa berkedip. namun usianya jauh diatas usia kakak sepergu ruan si harimau angin Sim Kong. tampaknya beberapa inci lagi segera akan menyentuh ujung baju Suma Thian yu. . membuat anak muda itu bergidik. kemudian sambil bergerak maju kedepan. pikirnya: "Amat luar biasa tenaga dalam orang ini!" Walau Sang Tham menduduki urutan kedua dalam perguruan si mayat hidup Ciu Jit hwee. sebab mayat hidup Ciu Jit hwee mengutamakan urutan dalam penerimaan muridnya tanpa mempersoalkan perbedaan usia diantara mereka. kekalahannya yang dideritanya tempo hari hanya terbatas pada soal pengalaman dan pengetahuan. Benar. sudah pernah dirasakan oleh Suma thian yu dan terbukti memang luar biasa.

menyusul bayangan tubuh nya berkelebat lewat dan tahu-tahu sudah lenyap dari pandangan mata.. sekarang sudah lewat tiga jurus. masih ada tujuh jurus lagi untuk memaksamu menunjuk wujud aslimu!" . se¬kalipun Suma Thian yu licik juga tidak akan lolos dari serangan pedangnya yang aneh tapi sakti itu." ejeknya sambil tertawa tergelak.Tiraikasih Website http://kangzusi. kenapa angin tak berdosa yang di hajar? Nah. seketika itu juga terasa hawa dingin menembusi tulang belakangnya. buru-buru dia membalikkan badannya. ketika senjatanya menca¬pai setengah jalan.. "sauya toh berada disini. Siapa tahu baru saja sepasang bahunya bergerak. bersamaan dengan berputarnya sang badan. Gagal dari serangannya yang pertama. setan muka hijau Sang Tham bertindak lebih cerdik. dalam hati kecilnya dia tertawa dingin tiada hentinya. tahu-tahu dia sudah kehilangan lagi bayangan tubuh dari Suma Thian yu. "Hooree. Kontan saja sifat buas dari setan muka hijau berkobar dalam dadanya. Suma Thian yu tahu-tahu sudah berdiri disisinya sambil bertepuk tangan dan bersorak sorai. pedang kaitan berbentuk sabitnya dengan jurus Heng Sau gian kun (menyapu rata selaksa prajurit)segera menyapu kedepan mengikuti berputaran badan-nya kemudian pedang itu ditusuk kemuka de ngan kecepatan bagaikan sambaran kilat. mendadak setan muka hijau Sang Tham merasakan datangnya dengusan dingin yang bergema dari belakang tubuh. serangan yang dilancarkan kali ini pasti akan berhasil telak. Kali ini. rupanya kau sedang menghantam si angin busuk. tiba-tiba tubuhnya berputar kencang dan membacok kebelakang punggung. Di dalam anggapannya. tampak ada bayangan hitam berkelebat lewat. Maka itu. Siapa tahu selicik-liciknya dia. ternyata Suma Thian yu sudah menyelinap kebelakang punggungnya. orang lain tidak lebih bodoh.com/ Pada saat itulah mendadak Suma Thian yu mendengus dingin.

dia segera berpekik dengan suara yang amat nyaring. Bi hong siancu Wan Pek lan menjadi gelisah sekali setelah menyaksikan kejadian tersebut.com/ Selama hidup belum pernah setan muka hijau Sang Tham di perlakukan orang dengan cara macam ini. . Oleh sebab itu menang kalah Sang tham boleh dibilang tiada sangkut pautnya pula dengan dia. sungguh memalukan sekali perbuatan kalian!" Yang dimaksudkan sebagai orang yang memalukan tentu saja perbuatan dari ayahnya yang main kerubut serta menyerang kaum muda. bila kabar ini tersiar keluar. ia menjadi amat gelisah. berdiri disitu dia lantas berteriak penuh kegelisahan. sesungguhnya tak pandang sebelah matapun terhadap si setan muka hijau. Waktu itu Suma Thian yu sedang merasa gembira karena berhasil menangkan San Tham.Tiraikasih Website http://kangzusi. teriaknya tanpa sadar: "Saudara sekalian. maju bersama!" Selesai berkata ternyata dia menerjang lebih dahulu kedalam arena. serahkan nyawamu!" Menyusul teriakan itu tubuhnya bergerak kedepan bagaikan orang kalap. kontan saja berteriak dengan penuh kegusaran: "Bocah keparat. melihat kawanan musuhnya menyerang bersama. Mo im sin liong Wan Kiam ciu yang selama ini hanya melihat jalannya pertempuran dari tepi arena. disusul kemudian oleh dua orang piausu dan Boan thian hui ya Nu. dengan suatu kecepatan luar biasa dia mencabut keluar pedang Kit hong kiam yang tiada tandingannya dikolong langit itu. sebagai seorang cong piautau ternyata dia menggunakan sistem pertarungan roda berputar untuk meng-giliri seorang bocah cilik. "Oooh Thian. akan tetapi setelah menyaksikan Sang thsm mulsi nekad dan siap beradu jiwa. sambil menciptakan selapis cahaya pedang dia menyerang secara membabi buta. nisciya hal mana akan sangat memalukan dan merosotkan pamornya di depan mata umum.

secara beruntun dia lepaskan dua kali serangan berantai untuk mendesak mundur lima orang yang mengerubutinya sampai beberapa langkah. Mo im sin liong Wan Kiam ciu yang berada dibelakangnya segera membentak keras: "Bocah keparat. buru-buru dia menghimpun tenaga dalamnya sambil memutar pedang. kemudian bentaknya pada Wan Kiam cu dengan kobaran emosi: "Wan tayhiap. Melihat pemuda itu melarikan diri. suatu ketika aku orang she Suma pasti akan berkunjung lagi ke Sin liong piauliok untuk menentukan mati hidup bersamamu!" Selesai berkata. sepasang kakinya menjejak tanah dan melambung ke tengah udara kemudian dengan kecepatan luar biasa melesat ke dalam hutan lewat dibelakang tebing.Tiraikasih Website http://kangzusi. Dalam repotnya Suma Thian yu segera mengeluarkan jurus Ya can pat hong atau berta rung malam delapan penjuru untuk memunahkan ancaman lawan dengan kekerasan. sambil membentak pendek. dendam ini akan kuingat selalu dihati. jangan kabur! Tinggalkan dahulu selembar nyawamu!" Belum habis dia berkata.. Mendadak dari balik hutan brkumandang suara pekikan areh yang amat nyaring. Suma Thian yu telah menembusi hutan dan menyelinap dibalik dedaunan. dari empat penjuru sudah menyambar tiba lima macam senjata tajam.com/ Begitu pedang Kit hong kiam diloloskan.. Keempat orang lainnya tak mau ketinggalan. tentu saja Mo im sin liong enggan untuk melepaskan dengan begitu saja. dia berpekik nyaring. dia segera memberi tanda kepada rekanrekannya agar melanjutkan pengejaran tersebut. serentak mereka melakukan pengejaran dengan kecepatan tinggi. . Waktu itu kemarahannya telah berkobar. kakinya menjejak tanah dan segera mengejar dengan kecepatan tinggi. Tak lama kemudian Suma Thian yu telah tiba ditepi hutan.. Tentu saja Mo im sin liong tak rela melepakan mangsanya dengan begitu saja.

Tiraikasih Website http://kangzusi. soal itu mah lebih baik tak usah di campuri Wan piautau. "Wan piautau. selain sepasang matanya yang berkilauan tajam. "Siapakah kau?" "Orang yang telah membegal barang kawalan perusahaan kalian" jawab orang itu dingin. begitu rnenrtengar ke tiga orang itu mengaku sebagai pembegal barang kawalannya dan mereka pula yang . tampak tiga sosok bayangan manusia sedang melesat keluar dari dalam hutan dan melayang turun dihadapan mereka. tanpa bertanya merah atau hijau lagi. ketiga orang itu menutupi wajahnya dengan kain berwarna hitam dengan jubah berwarna hitam pula. Begitu berjumpa dengan manusia berkerudung itu.com/ Mendengar pekikan tersebut. membunuh adalah suatu perbuatan yang dilakukan hanya dengan mengangkat tangan. ketika ia mendongakkan kepalanya. pencoleng berkerudung!" Betul. Mo im sin liong Wan Kiam ciu menjadi tertegun. segera bentaknya keras-keras: "Siapa yang berada didepan sana? Mengapa menghadang jalan pergi kami?" "Toayamu hendak menghalangi jalan pergi mu.! Melihat siapa yang datang Boan thian hui Ya Nu segera menjerit kaget. mengapa kau mesti melakukan pembunuhan terhadap seorang bocah cilik?" "Apa sangkut pahutnya antara bocah keparat dengan kalian?" "Ooh. kalau punya kemampuan minta sajalah kepadaku!" Selama hidupnya Mo im sin liong Wan Kiam ciu hidup diujung golok. "Aaah. kemarahan Mo im sin liong Wan kiam ciu semakin memuncak. disitu telah muncul tiga orang manusia berkerudung. bocah itu sudah kubawa pergi. boleh dibilang tak terlihat bagaimanakah mimik wajahnya ketika itu. persis menghadang jalan pergi orang-orang itu. mau apa kau?" sahut manusia berkerudung yang ada ditengah dengan dingin.

sungguh beruntung kita bisa saling bersua muka pada hari ini.. kemudian ia berdiri termangu-mangu ditempat semula dengan perasaan terkesiap. mendadak Mo im sin liong Wan Kiam ciu teringat akan seseorang. jangan harap kalian bisa keluar dari sini dengan keadaan hidup!" Berbicara sampai disitu. aku pasti akan menyingkap kain kerudung ini untuk memperlihatkan wajah asliku kepadamu!" Mendengar perkataan tersebut. kontan saja marah... Mo im sin liong Wan Kiam ciu segera mendongakkan kepalanya dan tertawa panjang.haaah.haaah. tapi dengan cepat ia menggelengkan kepalanya untuk menyangkal kembali jalan pemikiran tersebut." Mendengar perkataan itu. "Kiam ciu!" terdengar orang berkerudung itu membentak keras.... tanyanya sambil mendongakkan. Bila kalian bertiga tidak segera menyerahkan barang kawalan kami yang dibegal. ssgera dia menerjang ke muka dan melepaskan sebuah bacokan ke tubuh orang itu.com/ telah menyelamatkan Suma Thian yu. "Suara orang ini sangat kukenal. dia lantas memberi perintah kepada para piausunya. lebih baik pulang saja ke rumah.. kepala "Siapakah kau? Dapatkah aku mengetahuinya?" "Sesaat sebelum ajalmu tiba.. paras mukanya segera berubah hebat.... "masih ingin hidupkah kau?" Ketika mendengar teguran tersebut.. "Haaah. Sementara dia masih termenung. bersusah susah aku mencari jejakmu akhirnya berhasil ditemukan tanpa bersusah payah.. terdengar orang itu berkata lagi: "Kiam ciu.Tiraikasih Website http://kangzusi. matikan saja keinginanmu itu. Mo im sin liong Wan Kiam ciu yang sedang memasang gaya untuk melancarkan serangan menjadi agak terhenti. sebenarnya siapakah dia?" demikian ia berpikir.. "Bekuk mereka semua!" ..

Mimpipun Mo im sin liong Wan Kiam ciu tidak menyangka kalau mata-matanya berada dalam tubuh perguruan sendiri. hari ini adalah hari kematianmu. meraka mengawasi kearahnya dengan senyuman licik menghiasi bibirnya.Tiraikasih Website http://kangzusi. melihat masa jayanya sudah lewat. mendadak terdengar ke tiga orang manusia berkerudung itu tertawa tergelak bersama.. diam-diam ia menghela napas panjang. tentu saja si Setan muka hijau Sang Tham pun diundang datang secara khusus untuk membantu pihak mereka. tahu mukanya belum tentu tahu hatinya. dengan perasaan kaget segera jeritnya: "Aaaah" Ternyata ke empat orang pembantu yang dibawanya telah berdiri mengintari dibelakang tubuhnya dengan berjajar... Merasakan gelagat tidak beres.. katanya sambil tertawa sedih: "Ya Nu! Lohu bersikap sangat baik kepada mu.. kau terkejut? Siapa suruh kau pikun dan tolol." Belum habis dia berkata. Ternyata lohu sudah salah menilai dirimu. Wan congpiautau. jangan salahkan jika kamipun bertindak pagar makan tanaman.. Pepatah kuno memang berkata benar: Tahu orangnya. Boan thian hui Ya Nu telah menyela sambil tertawa licik. heeh.heeeh.. dengan perasaan terkesiap. siapa tahu kau adalah seorang manusia yang berpakaian binatang.com/ Siapa tahu belum selesai dia berkata. tentu orang she Ya pun bisa berbelas kasihan dengan mengampuni selembar jiwamu. tidak sulit bila kau menginginkan . Ketika Wan Kiam ciu mendongakkan kepalanya.." Ternyata Boan thian hui Ya Nu telah bersekongkol dengan kawanan penyamun berkerudung itu. sambil megang senjata. akhirnya setelah mengambil keputusan didalam hati. cuma bila kan bersedia menyerahkan perusahaan Sin liong piaukiok kepadaku.. Mo im sin liong segera bertanya: "Kalian.

dia kuatir dikerubuti orang banyak. dia masih dapat memberikan perlawanan-nya dengan gigih. meski sekarang diharuskan berhadapan langsung dengan dua orang musuh tangguh. dia kuatir setan hijau Sang Tham terkecoh... Tiga orang manusia berkerudung yang berada disamping arena dan melihat gelagat tidak menguntungkan... tentu saja lohu akan menyerahkan de ngan sepasang tangan terbuka. kematian sudah berada didepan mata..Tiraikasih Website http://kangzusi." Setan muka hijau Sang Tham tertawa seram. cuma kau mau mesti bertanya dulu kepada pedangku ini. dengan demikian situasinya segera berubah..heehh.. maka sambil memutar senjata Sam ciat kunnya ia terjun pula ke arena pertarungan... pedangnya dengan jurus Sau soat hee ciat (Membersinkan salju dibawah rumah) menangkis datangnya ancaman pedang kaitan tersebut. dengan cepat membentak keras dan bersama-sama terjun ke arena pertarungan. tak lama kemudian si setan muka hijau Sang Tham keok lebih dulu. Benar juga. buat apa mesti banyak ber bicara lagi? Toaya akan segera mengirim dirimu lebih dulu untuk pulang kerumah kakek moyangmu" selesai berkata.. pedang kaitan berbentuk bulan sabitnya diayunkan ke muka menusuk tenggorokan wan Kiam ciu. Mo im sin liong wan Kiam ciu dengan megandalkan ilmu pedang Hu mo kiam hoat serta Mo im sin hoatnya yang lihay pernah menjagoi utara dan selatan sungai besar.com/ perusahaan ini. maka begitu turun tangan dia lantas melancarkan ancaman dengan jurusjurus dahsyat dan mematikan.. suatu pertarungan sengit dengan cepat berkobar. jika dia setuju. "Heehh.heeehh. menyusul kemudian Boan thian hui Ya ikut terpapas kutung sebuah jari tangan-nya. Boan thian hui Ya Na paling mengetahui kemampuan yang sebetulnya dari Wan Kiam cui.. Mo . Mo im sin-liong wan Kiam ciu tertawa seram. menyusul kemudian dengan jurus Sin liong ji hay (naga sakti masuk samudra) secepat kilat dia menusuk ke ulu hati setan muka hijau Sang Tham.

Tujuh macam senjata bagaikan titik air hujan berbareng membacok kearah tubuh lawan. Tampaknya Mo im sin liong Wan Kiam akan terjerumus kedalam bahaya maut dan tak mungkin jiwanya bisa tertolong lagi. tapi lama-kelamaan akhirnya makin keteter dan tak sanggup menahan diri lebih lanjut.. mendadak ia berjongkok lalu sambil membentak nyaring.. Boan thian hui Ya Nu yang mendendam karena jarinya dipapas kutung. hingga detik ini dia benar-benar kehabisan tenaga dan berada diambang kematian. pakaian yang dikenakan olennya kini telah bertambah dengan beberapa buah lubang.com/ im sin liong kena terdesak sehingga mundur kebelakang berulang kali. setelah bertarung sekian lama ia makin tak kuasa menahan diri. seorang gagah sukar melayani gerombolan monyet. menyusul kemudian terlihat sesosok bayangan manusia berwarna hitam masuk ke dalam arena dengan kecepatan luar biasa... Tampak giginya saling bergemerutukan keras..... serentak mereka melompat ke muka dan menubruk bersama ketubuh Mo im sin liong Wan kiam cui. Paras muka Mo im sin liong berubah menjadi merah padam bagaikan darah. sepasang matanya merah berapi-api. Disaat yang amat kritis itulah mendadak dari tengah udara berkumandang suara pekikan nyaring yang memekikkan telinga.Tiraikasih Website http://kangzusi.. Pada mulanya dia masih dapat memutar senjatanya dengan leluasa. sambil memberi tanda kepada semua orang. . apalagi usia Mo im sin liong San Kiam ciu telah mencapai enam puluh tahunan. Sepasang tangan sulit melawan empat tangan. tentu saja tak akan membiarkan dia melarikan diri dengan begitu saja. sepasang lengan-nya diluruskan kemuka dan tubumenerjang keudara dan berusaha untuk melompat keluar dari arena dengan mengerahkan sisa kekuatan yang dimilikinya.

ketika tiba-tiba muncul seorang bintang penolong dari atas langit. kemudian jeritnya kaget: "Aah. Mo im sin liong Wan kiam cui merasa gelisah sekali. buruburu tanyanya lebih jauh: "Tolong tanya siapakah namamu agar budi kebaikan ini bisa kubalas dikemudian hari!" "Cepatlah pergi! Tak ada gunanya menanyakan soal itu kepadaku. Ditengah arena pertarungan. ia merasa terkejut sekali. kemudian dengan hormat dia menjura seraya berkata: "Berkat bantuan dari saudara. lalu ia tidak bicara lagi. satu ingatan dengan cepat melintas dalam benaknya. diantara ba yangan manusia berkelebat lewat. jangan-jangan aku sudah terkena siasat memancing harimau turun gunung?" Kakek itu mengangguk dan tersenyum. kuatirnya kalau terjadi sesuatu peristiwa yang diluar dugaan!" Mendengar perkataan itu. kuucapkan banyak terima kasih atas pertolonganmu!" "Cepat-cepatlah pulang.com/ Seketika itu juga terdengar suara benturan senjata yang amat ramai disusul jeritan kesakitan bergema memenuhi angkasa. Waktu itu sebenarnya Mo im sin liong sudah memejamkan matanya siap mati. buru-buru melompat bangun. tujuh delapan sosok bayangan manusia tahu-tahu sudah roboh rerkapar diatas tanah sambil mengaduh kesakitan. kini telah berdiri seorang kakek berwajah segar yang sangat berwibawa. Mo im sin liong merasa amat terkejut. dalam beberapa langkah saja dia sudah lenyap dari pandangan mata. ditangannya menggenggam sebuah senjata kebutan dan berdiri disitu sambil tersenyum. lebih baik segera pulang keperusahaan Piaukiok untuk menyelamatKan bencana" kembali kakek itu tegsenyum! Mo im sin liong Wan Kiam ciau tidak bertanya lebih jauh. dia segera menjura kemudian melompat pergi meninggalkan tempat itu. .Tiraikasih Website http://kangzusi.

tinggalkan namamu. "Lohu paling benci dengan segala macam permainan rendah dan busuk seperti ini.Tiraikasih Website http://kangzusi. berbicara dari perbuatan yang kalian lakukan. ia berkata : "Semuanya cepat bangun! Sudah tak becus macam gentong nasi. mereka bersama-sama mengawasi tubuh kakek tersebut.com/ Sepeninggal Mo im sin liong. ketujuh orang pencoleng yang sedang merintih diatas tanah itu segera merangkak bangun kemudian dengan empat belas matanya yang memancarkan sinar takut bercampur merengek. ditatapnya ketujuh orang itu dengan pandangan tajam. kemudian bentaknya lebih lanjut. . maka sengaja kuampuni jiwa mu sekali ini saja. kakek itu baru mengalihkan sorot matanya dan mengawasi ketujuh orang pencoleng yang tergeletak ditanah lalu sambil mengibaskan senjata kebutannya. sebetulnya tak seorangpun tak boleh dibiarkan hidup. Mengapa tidak segara enyah dari sini? Apakah ingin menunggu sampai lohu yang menghantar keberangkatan kalian?" Meski suaranya halus namun memancarkan semacam kewibawaan yang membuat orang tak berani melanggarnya. tapi mengingat kalian belum melakukan kejahatan besar. dikemudian hari pasti akan kubalas pemberianmu pada hari ini" Kembali kakek itu tertawa terbahak-bahak setelah mendengar ucapan tersebut. masih berani berlagak sok pendekar" Seakan-akan memiliki kewibawaan yang luar biasa. Si kakek segera tersenyum. tak akan seenteng ini yang bakal kuberikan" Berbicara sampai disitu. Hoan thian hui Ya Nu berangkat duluan disusul lima orang lainnya. katanya. bila lain kali sampai terjatuh kembali ketangan lohu. tinggal seorang manusia berkerudung yang masih tetap tinggal disitu sambil mengancam: "Toaya tak akan melupakan peristiwa yang berlangsung hari ini dengan begitu saja.

. Bocah. Begitu mencapai permukaan tanah Suma Thian yu segera berkata dengan hormat: "Rupanya cianpwee. Tapi secara tiba-tiba dia menghentikan kembali gelak tertawanya." Baru selesai dia berkata. Dari mana kau dapatkan pedang itu?" ." Mengetahui kalau guru Suma Thian yu adalah Put Gho cu yang angkat nama bersamanya tak terasa Heng see Cinjin tertawa bergelak." Heng see Cinjin segera tertawa terbahak-bahak”. dia segera membalikkan badan dan segera melarikan diri terbiritbirit meninggalkan tempat itu. silahkan saja datang ke telaga Tong ting yu untuk mencari Heng see Cinjin. maaf bila boanpwee punya mata tak berbiji. siapakah gurumu?" "Guruku adalah Put gho chu. manusia berkerudung itu tak berani banyak berbicara lagi. lohu paling suka dengan manusia semacam kau. sudah kau dengar namaku. "Bocah. Memandang bayangan hitam yang semakin menjauh dari pandangan mata itu.. kemudian selesai tertawa bentaknya dengan suara rendah. "Haaah.Tiraikasih Website http://kangzusi. haaah. kemudian setelah melirik sekejap kearah pedang yang tersoreng dipunggung Suma Thian yu. Ternyata orang itu tak lain adalah si pendekar cilik Suma Thian yu. Heng see Ciajin tertawa terbahak-bahak. dengan entengnya dia melayang turun di muka Heng see Cinjin. haaah." Mengetahui kalau kakek yang berada dihapannya kali ini adalah Heng see Cinjin yang nama besarnya sudah termashur dalam dunia persilatan sejak puluhan tahun berselang. dari dalam hutan terdengar sesorang menyahut lantang: "Aku telah datang!" Sesosok bayangan manusia melayang keluar dari balik pepohonan. sekarang kau sudah boleh keluar. punya semangat.com/ "Bagus. setelah berputar satu lingkaran diudara. katanya agak tercengang. punya keberanian. baik! Jika kau ingin membalas peristiwa hari ini.

akan kujelaskan semua perangai yang sebenarnya dan Siau Wi goan" . sampai lama kemudian ia baru berusaha untuk menekan kesedihan yang mencekam dalam dadanya. kalau persoalan ini saja tidak kau pahami.. titik air mata jatuh bercucuran membasahi pipinya. Heng see Cinjiu mendengarkan dengan seksama. kemudian sambil mengdongakkan kepalanya dia menghela napas panjang. tiada saat untuk membuktikan kebersihan diri lagi" "Sungguhkah dugaan dari locianpwee itu? "Ehhmm ." "Ehmm. Kit hong kiam Wan Liang.com/ "Hadiah dari paman boanpwee. kemudian secara ringkas mengisahkan pula apa yang telah dialaminya di perusahaan Sin liong piaukiok.?" Selesai berkata. mohon kau sudi memberi penjelasan" "Aaai." "Sudah mati?" paras muka Heng see Cinjin berubah hebat. sakit hati tenggelam ke dasar samudra.. kau duduklah dulu.. Kemudian secara ringkas dia menceritakan kisah kematian Wan Liang yang mengenaskan itu kepada Heng see Cinjin. "Nak. BoanPwee kurang jelas.. kemudian katanya.. bagaimana dengan dia? Sekarang dia berada dimana?" "Dia seorang tua telah tiada. bagaimana mungkin fitnahan yang menimpa Wan Liang bisa terselesaikan dengan baik.Tiraikasih Website http://kangzusi.. "apa yang menyebabkannya kema tian-nya?" Begitu teringat dengan kematian paman Wan nya yang mengenaskan.siancay.kau tahu manusia macam apakah Bi kun lun Siau Wi goan yang menjadi musuh bebuyutannya paman Wan?" Suma Thian-yu menggelengkan kepalanya berulang kali. "Aaai... Heng see Cinjin segera duduk bersila dan mempersilahkan pula kepada Suma Thian yu untuk duduk.. sepasang mata Suma thian yu berubah menjadi merah padam.

buru-buru katanya: "Locianpwee.. sudah pasti ia telah mengatur suatu rencana yang ma¬tang. buat apa kau mesti memper¬hatikan dirinya? " "Tapi. orang yang hendak kau cari adalah pemimpin kalangan putih dari dunia persilatan dewasa ini. mungkin Sin liong piaukiok sudah hancur menjadi puing-puing yang berserakan?" Walaupun dia berpikir demikian. karena setelah Heng see Cinjin berkata demikian.. "Nak. seorang enghiong hohan dari dunia persilatan. bagaimana dengan keadaan di Sin liong piaukiok?" "Anak bodoh. toh perasaannya agak tenang banyak.Tiraikasih Website http://kangzusi. Suma Thian yu segera berpikir lagi didalam hati: "Menunggu kau menyelesaikan kata katanya. bila kau berani mencarinya. tak usah kau pikirkan tentang masalah itu. diam-diam Heng see Cinjin memuji atas kebesaran hati dan sifat kependekaran dari pemuda itu. Pada saat itulah mendadak ia teringat kembali dengan bencana yang menimpa perusahaan Sin liong piau kiok. bagaimana dengan kekesalan? Nak.. katanya sambil tertawa: "Bencana bisa dihindari. Melihat sikap Suma Thian yu yang murung dan penuh perasaan cemas.com/ Suma Thian-yu segera duduk. lalu berkata. andaikata dia adalah musuh umum dari dunia persilatan saat ini. lohu yakin usahamu itu pasti akan segera berhasil. Sementara itu Heng see Cinjin telah memandang sekejap ke arah Suma Thian yu. apa sangkut pautnya persoalan ini dengan dirimu? Mereka amat membencimu sehingga kalau bisa makan dagingmu dan menghirup darahmu. sa yang Bi kun lun Siau Wi goan adalah seorang yang dianggap sebagai seorang Kuncu. berarti kau sedang menantang seluruh . dengarkan dulu perkataanku... Sudah pasti wan Kiam ciu si manusia tolol itu dapat dibantu" Mendengar ucapan mana.

karena dia tidak mempunyai bukti yang menunjukkan kalau telah melakukan kejahatan" Suma Thian-yu merasakan hatinya sakit sekali.com/ umat persilatan untuk berduel. serunya lagi dengan cemas.. Mendengar sampai disitu.Tiraikasih Website http://kangzusi. "tapi kalau sesuatu kejadian belum dibuktikan dengan mata kepala sendiri. Hal 57 dan 58 hilang . hal mana tak dapat diper caya dengan begitu saja" Suma Thian yu menjadi sangat gelisah.?" "Aku rasa demikian. manusia tak akan menangkan takdir.. akibatnya tak bisa dibayangkan dengan kata-kata. harapan dari boauwe ini tak mungkin bisa terwujud. Heng see Cinjin berhenti sejenak. kecuali kalau kau memiliki suatu kepandaian yang luar biasa" Berbicara sampai disitu. kemudian melanjutkan : "Cuma. tentu saja hal ini akan mempermudah dirimu untuk mempermudah dirimu untuk melaksanakan tugas tersebut" "Jadi locianpwee menganggap dia adalah seorang yang baik?" "Hanya bisa mengatakan demikian. Suma Thian yu segera bertanya dengan perasaan gugup: "Kalau begitu. asal kau dapat menemukan suatu bukti dari kejahatan yang telah dilakukan Siau Wi goan.. katanya kemudian dengan cepat: "Dia adalah orang jahat! Dia adalah pemimpin dari rombongan penyamun berkerudung itu!" "Aku memang pernah mendengar berita tersebut" kata Heng see Cinjin hambar. kebenaran pasti akan ditegakkan.

..... mendengar perkataan itu. semoga kau dapat maju dengan gagah berani. kemurungan dan kekesalan yang semula menyelimuti wajahnya pun lenyap.com/ Suma thian yu seorang yang cerdas." "Terima kasih atas petunjuk dari cianpwee.. haah. Melihat itu Heng see Cinjin segera berkata sambil tersenyum: "Orang yang baik selalu dilindungi Thian.. dengan perasaan terima kasih. Heng see cinjin segera memasang telinga dan mendengarkan dengan seksama. "Haah. seru Suma Thian yu sambil bangkit dan mengucapkan rasa terima kasihnya.. cara kerja kedua orang setan cillk ini benar-benar cepat sekali!" Suma Thian yu tidak tahu permainan macam apakah yang hendak dilakukan Heng see cinjin ini. kecurigaan-nya lenyap... Heng see cinjin mengulapkan tangannya menyuruh dia duduk.coba lihat. kemudian ia segera tertawa terbahak-bahak.Tiraikasih Website http://kangzusi. persoalanmu kali ini hanya ada rasa kejut tiada bahaya. "Sebentar kau akan mengerti. bukankah mereka telah datang?" . mari kita duduk dan menanti sejenak!" "Siapa mereka?" tanya Suma Thian yu dengan rasa keheranan..haah.. lalu tertawa terbahak-bahak.mereka sudah datang. untuk sesaat dia menjadi kebingungan setengah mati dan cuma bisa mengawasi kakek itu dengan wajah termangu. "Haah.. dan katanya lagi: "Mereka segera akan datang.. haah. Heng see Cinjin segera menuding keatas tebing. dia awasi Heng See cinjin tak berkedip.. sepatah katapun tak sanggup diucapkan karena haru.haah.. buat apa mesti terburu napsu?" Berbicara sampai disitu.

dengan gusar Heng see Cinjin segera menegur sepasang muda mudi itu: "Bodoh! Bagaimana pesanku pada kalian? Masa urusan sekecil inipun tidak bisa dibereskan secara tepat? Begitu masih ingin membicarakan masalah besar lainnya? Ternyata sepasang muda mudi ini adalah murid kesayangan dari Heng see cinjin. Sejak kecil dua saudara ini hidup sengsara karena di tinggal mati kedua orangnya. cuma sayang kami gagal untuk melindungi Mo im sin liong Wan Kiam ciu Wan cong piautau" "Apa? Wan congpiautau telah tertimpa suatu musibah?" Setelah menjerit kaget. kedua orang itu sudah melayang turun disamping mereka. timbul perasaan sayang Heng see Cinjin kepada mereka. muda mudi itu segera melayang turun ke tanah dan menyembah kepada Heng see Cinjin sembari melapor: "In su. Begitu mencapai diatas permukaan tanah. Dalam waktu singkat. ternyata ke dua orang itu adalah muda mudi yang berusia antara tujuh delapan belas tahun. sejak kecil kepandaian silatnya telah diberikan kepada mereka berdua. Cukup dilihat dari gerakan tubuh mereka.Tiraikasih Website http://kangzusi. tampak ada dua sosok bayangan manusia sedang meluncur mendekat dengan kecepatan luar biasa. mengikuti arah yang ditunjuk Heng see Cinjin. Oleh karena kedua orang itu mempunyai bakat yarg baik untuk berlatih silat.com/ Suma Thian yu segera berpaling. yang lelaki bernama Thia Cian.. tugas yang dibebankan kepada kami telah diselesaikan.. . dapat diketahui kalau kedua orang itu adalan jago-jago persilatan nomor wahid dari kolong langit. oleh Heng see Cinjin mereka pun di bawa pulang kebukit Kun san dipelihara disana. yang perempuan Thia Yong. mereka adalah saudara sekandung.

Sedangkan dia sendiripun berkelana dalam dunia persilatan. Sementara itu Thi pit suseng Tnia Cian sedang berkata dengan nada menyesal: "In su. Berhubung adik perguruannya Leng gho Cin jin sombong dan kemaruk akan nama dan kedudukan. Oleh karena itu. baru saja Thi pit suseng Thian Cian menyelesaikan kata-katanya. sedangkan dia hambar akan nama dan kedudukan. justru karena kami datang tepat pada waktunya.com/ Perlu di ketahui Heng see Cinjin adalah kakak seperguruan Leng gho Cinjin ketua partai Kun lun dewasa ini. begitu terjun kedalam dunia persilatan. .Tiraikasih Website http://kangzusi. seringkali kedua orang bersaudara perguruan ini bentrok berselisih paham. maka Sin Liong piauklok baru selamat dari jurang kehancuran" Suma Thian yu menjadi gelisah sekali setelah mendengar kalau Wan cong piantau menderita luka parah. akhirnya diapun menyerahkan kedudukan ciangbun jin tersebut kepada Leng gho Cinjin. semua orang menyebut mereka sebagai Thi pit suseng (sastrawan berpena baja) dan Toan im siancu. dalam melindungi keselamatan jiwa Wan congpiautau. dengan cepat dia telah bertanya: "Apakah jiwanya terancam bahaya?" Jilid 9 : Mengusut pencoleng berkerudung Dengan cepat Thi pit suseng Thia Cian menggelengkan kepalanya berulang kali. tecu berdua memang tidak berkemampuan. selain mengasingkan diri diapun memusatkan segenap perhatiannya untuk mendidik anak muridnya. ilmu silatnya lihay sekali. dua bersaudara Thia segera menjadi tenar dan menggemparkan dunia persilatan.

tapi nampaknya memang terancam jiwanya" "Si tua bangka tolol dan bodoh itu sudah sepantasnya merasakan sedikit penderitaan. begitupun lebih baik. konon mereka adalah segerombolan penyamun berkerudung" "Aaaah. aku pasti akan menghadapi mereka sampai titik darah yang peng habisan" Setelah berhenti sejenak. Tampaknya Heng see cinjin sudah mempunyai perhitungan dalam hatinya. tecu pun ikut mendengar ancaman tarsebut" sambung Thi pit suseng Thia Cian dengan cepat. kalau tidak." Dalam pada itu. terusnya. . Paras muka Heng see cinjin segera berubah menjadi amat serius. "Cian ji. selama lohu masih hidup didunia ini. katanya kemudian: "Bajingan yang menggemaskan. kemarahan-nya makin membara.. mana mungkin ia dapat membedakan yang baik dan yang buruk" Kemudian kepada Thi pit suseng Thia Cian kembali bertanya. kalau tidak demikian.. "Benar Insu.. lagi-lagi gerombolan penyamun kerudung!" gumam Suma Thian-yu seorang diri. ia berkata kemudian: "Sudah kuduga sejak semula.Tiraikasih Website http://kangzusi. bencana yang menimpa perusahaan Sin liong piaukiok tak akan berakhir sampai disini saja!" "Kenapa?" "Tecu mendengar ada seorang pencoleng berkerudung yang mengancam akan datang lagi sesaat sebelum meninggalkan tempat itu" "Sungguhkah perkataanmu itu?" tanya Heng see cinjin dengan perasaan terperanjat. telah menimbrung: "In su.com/ "Sukar untuk diramalkan. siapakah yang telah melakukan pembantaian terhadap perusahaan pengawal barang itu?" "Tecu tidak tahu. Toam im siancu Thio Yong yang berada disamping. lama-kelamaan Sin liong piaukiok bakal dikuasahi pula oleh mereka.

. memangnya mereka masih bisa membenci aku? Atau berbuat sesuatu yang tak menguntungkan bagiku?" "Soal ini sukar untuk dikatakan.Tiraikasih Website http://kangzusi. bila kau kembali kesitu maka hal mana hanya akan menambah kesulitan saja bagimu. sekalipun mereka menaruh kesalahan paham terhadap boanpwee. Setelah Suma Thian yu mendengar pembicaraan mereka. tidak mungkin. terpaksa Heng see cinjin harus mengangguk untuk menyetujuinya. hal mana juga tak menjadi soal" Melihat pemuda itu bersikeras hendak pergi juga. asal dia masih memiliki kemampuan maka dia bertekad hendak menyelamatkan bencana tersebut. kemudian sambil membalikkan badan dia balik ketempat semula. mereka semua mengetahui" "Kalau begitu aku bisa berlega hati. setelah terjadinya peristiwa yang menimpa mereka ini. bagaimana sikap Mo im sin liong Wan Kiam cui terhadapnya. Suma Thian yu segera berpamitan kepada Heng see cinjin bertiga. "Aah. sahutnya. tentu mereka akan bertindak lebih seksama dan waspada" gumam Heng see cinjin kemudian. asal aku merasa tak pernah melakukan suatu perbuatan yang melanggar kebenaran. apakah orang-orang dari perusahaan piaukiok itu pada mengetahui kejadian ini?" "Yaa. lalu ia balik bertanya: "Kau berani kesana?" "Berani saja. "Locianpwe. nak. Suma Thian yu segera tertawa dengan penuh rasa percaya pada diri sendiri. Maka kepada Heng see cinjin katanya. aku ingin sekali pergi ke Sin liong piaukiok untuk melihat keadaan. ketahuilah kesalahan paham Mo Im sin liong Wan Kiam ciu terhadap dirimu sudah kelewat mendalam. entah bolehkah aku kesitu?" Heng see cinjin segera berpaling dan memandang sekejap ke arah Suma Thian yu dengan ramah." Mendengar perkataan itu.com/ "Anak Cian. hatinya merasa semakin gelisah.

sahutnya. "Harap toako suka melapor ke dalam. "Hiante. "Akan kulihat apakah kau masih punya nyawa untuk pulang kerumah nanti.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ Waktu itu senja telah tiba... Waktu itu pintu masih terbuka le¬bar. "Setan cilik." Tak lama setelah masuk ke dalam. seolah-olah dia menyimpan suatu kedukaan yang amat besar. setelan menempuh perjalanan sekian waktu. serentak mereka berteriak keras. katakan kalau ada seorang manusia yang bernama Suma Thian yu ingin berbicara dengan Tio piautau" Salah seorang lelaki kekar itu melotot sekejap ke arah Suma Thian yu dengan gusar. kota Hong ciu telah dipenuhi oleh cahaya lentera yang berwar na warni. dia menanyakan spakah Wan Kiam ciu telah tewas karena luka dalam yang dideritanya. enam orang lelaki bersenjata golok dan tombak berdiri didepan pintu... tegurnya dengan nada hambar. Begitu melihat kemunculan si Pena baja bercambang Tio Ci hui. "Tio toako. lelaki kekar itu telah muncul kembali diiringi oleh Pena baja bercambang Tio Ci hui. buru-buru tanyanya lagi dengan keheranan. mengapa kau? Kalau kulihat wajahmu yang murung dan suram. "Tio toako. mau apa kau datang kemari?" Suma Thian yu menjura dan tertawa. mau apa kau balik lagi kemari?" Suma Thian yu semakin tercengang menyaksikan paras muka si Pena baja bsrcambang Tio Ci hui yang sangat aneh itu. gumamnya kemudian. dengan langkah cepat Suma Thian yu menyongsong kedatangannya.. ke mudian sambil berjalan balik kedalam ruangan. jangan-jangan telah terjadi sesuatu ditempat ini?" Maksud Suma Thian yu.. ketika menyaksikan Suma Thian yu muncul dintu." Tampak paras muka Pena baja bercambang Tio Ci hui suram tak bersinar. tapi si . akhirnya sampailah Suma Thian yu di depan perusahaan Sin liong piaukiok. lalu beireru denean gembira.

dia melewati sebuah tanah lapangan. serunya penuh kegusaran. Sementara itu. si Pena baja bercambang Tio Ci hui yang barjalan didepan masih tetap membungkam dalam seribu bahasa. "Hiante. rasa ingin tahu sudah timbul dalam hati kecilnya. buru-buru dia bertanya lagi: "Toako apa maksudmu?" Si Pena bajo bercambang Tio Ci hui melotot dengan penuh kegusaran. tapi sekarang mengapa dia malahan menghindarkan diri? Mungkinkah sampai sekarang mereka masih menaruh kecurigaan terhadap dirinya? Berpikir sampai disitu. Kontan saja paras mukanya berubah hebat. "Mengapa kau tidak masuk dan melihat sendiri?" Selesai berkata dia lantas membalikkan badan dan berjalan masuk ke dalam. Pena baja bercambang membuka pintu pagar dan membawa Suma Thian yu masuk ke dalam.com/ Pena baja bercambang Tio Ci hui telah salah mengartikan sebagai kepura puraan anak muda itu dalam peristiwa penyerbuan musuh tangguh terhadap perusahaan mereka. didalam anggapannya Bi hong siancu Wan Pek lan sepantasnya keluar untuk menyambut kedatangannya begitu mendengar akan kehadirannya. kau bisa saja membohongi semua orang yang ada didunia ini. serunya dingin. dihadapan orang jujur tak usahlah berlagak. Dalam pada itu. sekelompok penolong sedang mengobati kaum terluka yang tergeletak ditanah pula. tampak olehnya mayat-mayat berserakan diatas tanah. Dengan penuh keheranan Suma Thian yu segera mengikuti pula di belakangnya masuk ke dalam perusahaan tersebut. tak seharusnya membohongi aku Tio Ci hui!" Suma Thian yu tertegun mendengar ucapan itu. . didepannya terbentang sebuah pagar bambu. Sesudah melewati tanah lapang. pemandangannya mengenaskan sekali. dalam keadaan seperti ini mau tak mau timbul juga kecurigaan di dalam hati Suma Thian yu.Tiraikasih Website http://kangzusi.

kobaran api cintanya yang membara kontan berubah menjadi dingin dan mem beku. Suma Thian yu terpaksa harus mengikuti di belakangnya dengan mulut membungkam Tak lama kemudian. Sepasang mata dara itu sudah berubah menjadi merah membengkak. kemudian ujarnya dengan sedih. Menyaksikan paras muka Suma Thian yu berubah menjadi hebat. sakitnya bukan kepalang.. membuat orang yang meman dang makin lama semakin kasihan. terbentang sebuah bangunan rumah yangmungil dan indah.com/ Disitu merupakan sebuah kebun bunga setelah melewati sebuah jalanan kecil. Dara manis tersebut tak lain adalah kekasih hati Suma Thian yu sendiri Bi hong sian cu (Dewi burung hong) Wan Pek lan. sungguh mengibakan hati keadaannya. Pena baja bercambang Tio Ci hui berpaling dan memerintahkan Suma Thian yu agar menunggu sebentar diluar. Bi hong siancu Wan Pek lan tertawa dingin lagi. Begitu berjumpa gadis itu. hatinya seperti ditusuk tusuk dengan pisau tajam. "Mau apa kau balik lagi kemari? Cepatlah pergi!" Ucapan tersebut bagaikan sebaskom air dingin yang diguyurkan keatas kepala Thian yu. sampailah mereka didalam sebuah kamar tidur yang cukup besar dan luas. Degan wajah serius Pena beja bercambang Tio Ci hui melanjutkaa perjalanannya masuk ke dalam.Tiraikasih Website http://kangzusi. Suma Thian yu segera berseru tertahan. noda air mata masih menghiasi wajahnya. seorang gadis cantik memunculkan diri. .." Bi hong siancu Wan Pek lan segera menempelkan jari tangannya didepan bibir memberi tanda agar berbicara jangan keras-keras. katanya lebih jauh. pintu kamar terbuka. Tak selang berapa saat kemudian. sedang dia sendiri masuk kedalam. "Adik Lan.

mau apa datang ke mari? Cepat enyah dari hadapanku!" Paras muka Suma Thian yu berubah membesi oleh ucapan tersebut. apa maksudku memangnya tidak kau pahami? Kau angap aku Wan Pek lan merupakan seorang bocah yang buru berusia tiga tahun?" "Baik.lebar.apa maksudmu berkata demikian? Kau.. dia lanas berteriak ke arab Suma Thian yu penuh ke gusaran: "Coba kau lihat! Perbuatan siapakah ini?" Suma Thian yu berpaling. katakan kepadaku berterus terang apa hubunganmu dengan manusia berkerudung itu?" "Tio toako...kau. ternyata di atas pemba ringan berbaring seorang kakek yang bertubuh penuh luka. paras mukanya segera berubah hebat. kau telah berubah. dia merasa tak tega menyaksikan adegan semacam itu... lalu memberi tanda kepada Suma Thian yu dan Bi Hong siancu Wan Pek Lan agar keluar dari sana. kau anggap aku Suma Thian yu adalah seorang pencoleng?" Suma Thian yu balik bertanya dengan melotot.anjing geladak berwajah manusia berhati binatang. napasnya amat lemah dan keadaannya mengerikan sekali. segera teriaknya. Pena baja bercambang Tio Ci hui baru berkata dengan suara dalam: "Thian yu. Baru saja Wan Pek lan hendak membantah. benarkah kau tidak memahami perasaan hatiku?" "Hmm.com/ "Kau.... paras mukanya pucat pias. Begitu membuka pintu lebar. adik Lan.. "Apa. Dengan cepat Pena baja bercambang Tio Ci hui telah merapatkan kembali pintu kamarnya. .Tiraikasih Website http://kangzusi. Suma Thian yu segera memejamkan matanya rapat-rapat... dari dalam ruangan telah berjalan keluar Pena baja bercambang Tio Cu hui. akupun tidak akan pergi! Akan kulihat bagaimana cara untuk mengusirku!" kata Suma Thian ya pula dengan wajah penuh kegusaran. sebelum kau berbicara. Setibanya ditengah tanah lapang.

tampaknya semua peristiwa tersebut telah kau atur secara sempurna sekali!" Tak terlukiskan pedihnya hati Suma Thian yu setelah mendengar perkataan itu. kepada Pena baja bercambang Tio Ci hui katanya: Tio toako. seolah-olah. "Seorang tokoh silat yang lihay" "Hmm.bukankah mereka adalah tiga orang penjahat berkerudung? Bagus. paras muka Bi hong siancu Wan Pek lan pun berubah amat serius.Tiraikasih Website http://kangzusi. sepasang matanya melotot amat besar.. dengan ucapan toako tersebut. perbuatanmu memang bagus sekali sengaja bertarung melawan manusia berkerudung. dia ingin mencari tahu perasaan hatinya lewat wajah gadis itu. tapi soal mau percaya atau tidak . kalian salah paham. aku Suma Thian yu berani bersumpah kepada langit ba¬wa aku bukan manusia rendah yang terkutuk semacam itu. Tanpa terasa dengan kepedihan yang amat tebal dia mengalihkan sorot matanya ke wajah Bi hong siancu Wan Pek lan. "Thio toako. hari ini aku datang demi keselamatan perusahaanmu. Menyaksikan kesemuanya itu.. siapa yang telah menolong dirimu?" tanya Pena baja bercambang Tio Ci hui lagi penuh kegusaran. lalu purapura berkelahi melawan Boan Thian hui dan akhirnya merayu nona Wan. dari apa yang telah diucapkan ia dapat menarik kesimpulan kalau Pena baja bercambang Tio Ci hui pun menaruh kesalahan paham kepadanya. malammalam meninggalkan surat diatas tiang bendera. mengapa kau datang untuk melakukan penyelidikan lagi?" "Melakukan penyelidikan?" Suma Thian yu membentak semakin gusar. bukankah sama artinya dengan kau menilai orang mengguna kan hati picik seorang siaujin" "Thian yu. Apa lacur. Suma Thian yu menghela nafas panjang. hawa pembunuhan yang amat tebal telah menyelimuti seluruh wajahnya. ketika kau dikerubut dan melarikan diri.com/ "Kalau bukan begitu.

seakan-akan dia hendak mengeluarkan semua ke sedihan. dengan kening berkerut dan tertawa dingin tiada hentinya dia berseru: "Boleh saja kalau ingin pergi. kemudian tanpa mengucapkan sepatah katapun . Mendengar perkataan tersebut. Selesai tertawa dia melotot besar. suaranya pilu dan memedihkan hati. membunuh ayah merupakan suatu peristiwa yang besar.com/ terserah kepadamu. kemurungan dan kekesalan yang mencekam dalam dadanya. silahkan saja turun tangan" Kemarahan Bi hong siancu Wan Pek lan benar-benar telah memuncak. dia membalikan badan dan siap meninggalkan tempat itu. bila ingin merenggut nyawaku. "Ada urusan apa? Nona Wan?" Suma Thian yu segera berpaling. Suma Thian yu segera menengadah dan tertawa terbahak bahak. setelah memandang sekejap kedua orang itu. tanpa berpir panjang lagi dia meloloskan pedangnya. dendam sakit hati ini lebih dalam dari samudra. "Tunggu sebentar!" tiba-tiba Bi hong siancu Wan Pek lan membentak dengan nyaring. bayar dulu selembar wajah ayahku!" bentak si nona gusar. lebih baik Thian yu mohon diri saja lebih dahulu" Selesai menjura dalam-dalam. dia berkata: Thian yu sudah lama tidak memikirkan soal mati hidupku lagi... mencorong sinar tajam yang menggidikan hati dari balik matanya. tapi tinggalkan dulu selembar jiwamu. mengapa? "Mengapa? Hmm. Ketika Bi hong siancu Wan Pek lan mendengar Suma Tbian yu merubah panggilan kepadanya sebagai "nona Wan" perasaan yang tak puas itu semakin memuncak hawa amarahnya berkobar.Tiraikasih Website http://kangzusi.!" "Tinggalkan selembar jiwamu?" Suma Thian yu balik bertanya dengan keheranan.

pergilah kau! Mulai detik ini Sin liong piauktok tidak mengharapkan kehadiranmu disini!" Seusai berkata. Pada saat itulah. emas murni tidak takut dibakar. Pena baja bercambang Tio Ci berkata sedih: "Hiante. perasaan hatinya waktu itu sangat kalut.. Oleh karena itu. kemudian tanpa berbicara apa-apa. dengan wajah murung dan sedih dia berkata. tanpa memungut kembali pedangnya. . terhadap datangnya ancaman tersebut dia bersikap seakanakan tidak melihat. dengan air mata bercucuran membasahi pipinya. hal ini dirasakan lebih memenuhi harapannya.Tiraikasih Website http://kangzusi. Suma Thian yu berdiri tegak dengan wajah tenang. ia ingin mati saja daripada dituduh melakukan perbuatan yang tak benar... Disaat yang amat kritis itulah mendadak Bi hong siancu Wan Pek lan menarik kembali serangannya. Tampaknya ujung pedang Bi hong Siancu Wan Pek lan segera akan menyentuh dada Suma Thian yu. Sesudah menghela napas panjang. Dengan sepasang mata berkaca-kaca Suma Thian yu memperhatikan bayangan punggung Bi hong siancu Wan Pek lan hingga lenyap dari pandangan mata. dia pun membalikkan badan menuju kepintu gerbang.com/ dia melepaskan sebuah tusukan kilat keulu hati anak muda tersebut. lalu membuang pedang itu ketanah. Pena baja bercambang Tio Ci hui juga telah bersiap untuk berteriak. harap tunggu sebentar!" Suma Thian yu berpaling dan menyahut pelan "Toako. apalagi kalau bisa mati di ujung pedang kekasihnya.. aku akan menggunakan waktu untuk membuktikan kebersihanku!" Kemudian tanpa menggubris diri Pena baja bercambang Tio Ciu hui lagi. dia memejamkan matanya menantikan saat kematiannya tiba. "Engkoh Yu. dia lantas membalikkan tubuhny dan berjalan pergi dari sana. dia lantas membalikan badan dan berlalu dari situ.

Tiraikasih Website http://kangzusi. sampai akhirnya sambil berjalan dia me nangis tiada hentinya. meninggalkan kota Heng Ciu. Dengan membawa perasaan kesal.com/ Melihat bayangan punggung Suma Thian yu yang semakin menjauh.. lalu berguman: "Entah orang lain menganggap kau sebagai penjahat. apa lagi kalau baru saja mengalami suatu percobaan hidup yang berat. ada kalanya ingin mengakhiri hi¬dupnya. hening. dia membayangkan pula tragedi yang menimpanya hari ini... Ada kalanya dia ingin sekali menangis sepuas-puasnya.. Makin di pikir rasa sedihnya makin memuncak... Pena baja bercambang Tio Ci hui mmerasakan suatu kekosongan dan kesedihan yang mencekam perasaan-nya. tak kedengaran sedikit suarapun.? Manusia paling gampang berkhayal bisa berada seorang diri. Sudah barang tentu tak terkecuali pula bagi Suma Thian yu. suasana amat sepi. karena hingga kini dia masih belum dapat membuktikan manusia macam apakah Suma Thian yu itu. Ia merasa sedih sekali. tiba-tiba ia menghembuskan napas panjang. teringat orang tua sendiri. dia teringat akan rumah. asal usulnya serta paman Wan. aku Tio Ciu hui masih tetap mempercayaimu sepanjang masa" Sayang Suma Thian yu sudah tidak mendengar perkataan itu lagi. Suma Thian yu bagaikan seorang pelancong yang sedang menikmati keindahan malam tapi siapa pula yang bisa menduga bagaimana kah perasaan hatinya waktu itu. meski demikian dia boleh cukup berbangga hati Sebab yang paling berharga dan paling mulia bagi seseorang yang hidup didunia ini adalah dipercayai orang dengan perasaan yang tulus.... Tatkala bayangan punggung Suma Thian yu telah lenyap dari pandangan-nya.. masgul dan murung. pelan-pelan Suma Thian yu berjalan meninggalkan perusahaan Sin liong piaukiok. tapi bila teringat sakit . Berjalan seorang diri di tengah keheningan malam. kala itu rembulan telah bersinar ditengah awang-awang.

dendam keluarga belum terbalas. dengan langkah tegap dia berjalan kemuka. Suma Thian yu berjalan menghampiri.. lalu setelah menghela napas dan menggelengkan kepalanya berulang kali.Tiraikasih Website http://kangzusi. . Akhirnya sinar matahari yang berwarna keemas-emasan pun memandar keempat penjuru dan menyinari seluruh jagad. Berhasil menemukan orang itu. Kokokan ayam bergema dikejauhan sana. Suma Thian yu segera merasakan semangatnya kembali berkobar. lambat laun diufuk timur pun secerca cahaya. membelah kegelapan malam yang mencekam. Ternyata anjing itu sudah memuntahkan darah hitam yang kental dan bau busuk. dia segera memeriksa dengan seksama. ia sudah mati dalam keadaan yang mengerikan. dapat pula membalaskan sakit hati paman Waa nya. semua kesedihan segera berubah menjadi amarah. mendadak kaki depannya menjadi lemas. Seekor anjing berwarna kuning lari keluar dari dusun dan pelan-pelan menghampiri Suma thian yu. berjalan melalui sawah dan menuju ke sebuah dusun yang jelek dan miskin. Ketika tiba dihadapan Suma Thian yu. Suma Thian yu amat terperanjat. Begitu teringat akan Bi kun lun Siau wi goan.com/ hati pamannya Wan nya yang belum terbalas. diapun teringat akan manusia berhati binatang. tubuhnya segera berguling ke atas tanah. tapi apa yang kemudian terlihat membuatnya tertegun. tapi sesaat yang paling gelap.. langkahnyapun makin lama makin cepat. dia melanjutkan per jalanannya kedepan. Maka. berarti dapat menghilangkan kecurigaan yang mencekam hatinya. Suma thian yu telah menuruni bukit. Bi kun lun (kun lun indah) Siau wi goan. Ujung dari kegelapan adalah terbitnya fajar.

kejadian yang pertama mungkin saja merupakan suatu kebetulan. suasananya begitu mengerikan membuat bulu kuduk orang pada bangun berdiri saja. kembali tampak olehnya seekor anjing buas menerjang keluar dari balik pintu sebuah gedung. Siapa tahu. belum lagi mencapai berapa kaki. Dengan cepat Suma Thian yu menerjang masuk kedalam gedung Itu. seakan-akan disitu sudah tidak berpenghuni lagi. mau tak mau Suma Thian yu harus bersiap siaga menghadapi segala kemungkinan yang tak diingin kan. belum lagi berapa latakah. seharusnya merupakan saat orang bangun tidur. tapi bila terjadi untuk kedua kalinya.com/ Belum lagi berjalan empat langkah. Bila terjadi suatu peristiwa aneh.Tiraikasih Website http://kangzusi. dia men coba untuk mengawasi lebih seksama. Tampak anjing buas itu memantangkan mulutnya lebarlebar dan menerjang ke depan Suma Thian yu dengan ganasnya. Suma Thian yu melangkah lebih jauh ke dalam gedung itu. Waktu itu. di tepi jalan ditemui sesosok mayat . keadaannya persis anjing pertama. jelas kejadian mana bukan terjadi tanpa sebab. tapi disini tak nampak sesosok bayangan manusiapun. tapi apa yang kemudian terlibat membuatnya menjerit kaget. "Aaaaah!" "Apa yang telah dilihatnya?" Seluruh gedung dalam keadaan sepi. Suma Thian yu tertegun dan segera menyingkir ke samping jalan sambil mengawasi anjing itu lekat-lekat. ternyata anjing buas itu sudah mati dengan darah me ngalir keluar dari ke tujuh lubang indranya. hening seperti kuburan. Berada dalam keaadaan seperti ini. Rasa tegang yang semula mencekam Suma Thian yu segera lenyap tak berbekas. anjing buas itu sudah meraung keras kemudian roboh tergeletak keatas tanah. tenaga dalamnya disalurkan dan bilamana perlu dia hendak membunuh anjing tersebut.

Tiraikasih Website http://kangzusi. usus dan isi perutnya telah berhamburan keluar. suma Thian yu segera dapat merasakan gejala yang tak beres disitu. ada yang muda. kini dihadapkan pula dengan adegan seram seperti itu. tangannya dipakai untuk menutupi wajahnya. Siapakah orang-orang itu? Siapa pula pembunuhnya? Apa sebabnya orang-orang itu terbunuh? Mengapa pembunuhnya begitu kejam dan tak berperi kemanusiaan? Setelah menjumpai persoalan sebelumnya. sekali lagi ia menjerit kaget. dia sepera membalikan badan dan lari keluar dari situ.. entah bagaimanapun dia tak tega untuk memandang lebih jauh. Di alam semestakah? Atau di nerakakah tempat pembantaian yang kejam dan tak berperi kemasiaan? Sejak dilahirkan di dunia ini. Menyusul kemudian seseorang berseru dari belakang: "Kau.. berhentilah kau. tapi begitu dibuka. keadaannya sangat mengerikan.. .. Sebagai pemuda yang cerdas.!" Suma Thian yu tercekat sesudah mendengar seruan itu. ada pula yang perempuan. ia betul-betul tak tega untuk mendongakkan kepala. Tanpa berpikir panjang lagi. "Aaaah!" Buru-buru dia mengundurkan diri dengan wajah memucat. Mendadak terdengar suara orang terbatuk-batuk. bisa dibayangkan bagaimanakah pe rasaan Suma Thian yu sekarang. tapi bisa diduga olehnya bahwa semua anggota perkampungan telah dibantai orang secara keji. ada yang tua. Ternyata apa yang dilihat didalam ruangan itu hanya penuh dengan mayat yang bergelimpangan dimana-mana.com/ membusuk yang terkapar disitu. buru-buru dia menghampiri kamar yang terdekat. belum pernah Suma Thian yu mengalami kejadian yang begitu mengenaskan. keadaannya mengeri kan sekali. ada yang laki.berhenti!. dia merasa seakan-akan muncul segulung hawa dingin yang merembas melalui punggungnya dan terus naik keatas.

. "See.manusia berkerudung tee. . hanya gara-gara sebutir mutiara.. tampak dia berpaling dan memperhatikan Suma Tbian yu sekejap.. "Sungguh menggemaskan.." Ketika berbicara sampai disitu. sekujur badannya gemetar keras. Ternyata didepan pintu kamar kedua telah berdiri seorang kakek berjubah hitam yang berambut panjang dan berwajah penuh darah. kesegaran kakek sekarat itu su dah berubah membaik. tapi. seolah-olah napasnya hampir putus.Tiraikasih Website http://kangzusi. pelan-pelan Suma Thian yu berjalan kedepan. sungguh menggemaskan.. sekalipun mereka berbutat demikian. sorot matanya yang sayu dan tak jauh dari kematian memandang lurus tewajah Suma Thian yu tanpa berkedip. lalu sambil memayang kakek itu tanyanya: "Lotiang.. dengan suara parau dia berbisik... kontan bulu kuduknya pada bangun berdiri lantaran kaget.anggota perkampungan ii..sekelompak manusia. apa yang sebenarnya telah terjadi?" Kakek sekarat itu menggerakan kelopak matanya. buru-buru Suma Thian yu membimbing kakek itu dan menempelkan telapak tangannya dipunggungnya...com/ Dengan cepat dia membalikan badannya.. waktu itu dia sedang menggape dengan lemas.. kobarkan sedikit semangatmu. tak sepotong suarapun yang sempat dilontarkan. air mata darah jatuh berlinang membasahi pipinya. Setelah mendapat bantuan tenaga dari sianak muda itu.telah . kemudian katanya... cepat beritahu kepadaku. lalu menyalurkan hawa murni untuk menunjang hidup kakak itu.. mereka telah pergunakan cara yang keji dan ter kutuk ini untuk membunuhi kami rakyat jelata yang tak pandai bersilat. mulutnya ternganga lebar. Begitu rasa kagetnya berhasil dikuasahi..ini.. sekujur badan kakek itu bergoncang keras lalu menjerit.memm..." Ketika berbicara sampai disitu.membunuh seluruh ang...

aku amat kesakitan!" Agak tertegun Suma Thian ya selelah mendengar ucapan tersebut. Kakek itu berseru terahan. Suma Thian yu amat terperanjat. ia berusaha untuk mencari tahu siapa otak yang mendalangi organisasi perampok berkerudung tersebut. lalu memuntahkan segumpal riak kental bercampur darah. kemudian membalikkan badan dan beranjak pergi. Ia merasa teka-teki ini baru bisa dipecahkan bila dia berkunjung sendiri kekota Tiang an dan menjumpai Siau Wi goan. dia segera melepaskan cekalannya. manusia yang berlalu lalang ditengah jalan bagaikan ikan yang berenang dalam sungai. Ia pun tak habis mengerti.. Dia membaca doa dengan hormat. sampailah Suma Thian yu di kota Tiang an.. sekarang ia lebih bertekad lagi untuk mencari Bi kun lun Siau Wi goan dan membalas dendam. mengapa orang-orang itu membantai rakyat tak bersalah yang tinggal dalam perkampungan tersebut hanya gara gara sebutir mutiara saja? Sampai dimanakah pentingnya mutiara itu? Serentetan pertanyaan yang penuh kecurigaan dan tanda tanya itu membentuk sebuah simpul mati didalam benaknya. . dengan cepat Suma Thian yu berhasil menemukan alamat yang di cari tersebut.Tiraikasih Website http://kangzusi. Suatu hari. nyawanya sudah me layang meninggalkan raganya. tapi kakek itu sudah roboh. Suma Thian yu merasakan hatinya bertambah berat. Untuk kesekian kalinya Suma Thian yu menyaksikan sesosok nyawa meninggalkan raga nya.com/ "Lepaskan tanganku. waktu itu tengah hari baru saja lewat. buru-buru dia berusaha untuk memayangnya kembali. tak terlukiskan perasaan pedih yang men cekam perasaannya ketika itu. Sesudah menanyakan alamat Bi kun lun Siau wi goan dari orang jalan. Ketika meninggalkan dusun kecil itu.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Pendekar besar yang memimpin dunia persilatan baik untuk golongan putih maupun golo ngan hitam ini berdiam diujung gang Li gi keng, dikedua belah sisi pintu gerbang terbentang dinding pekarangan raksasa yang sangat tinggi dan kekar, sepasang singa batu besar berada ditepi pintu, bangunannya mentereng, gayanya penuh wibawa. Setelah lama berdiri di depan pintu gerbang seorang lelaki kekar baru munculkan diri dan merghampiri Suma Thian yu sambil menegur. "Engkoh cilik, apakah kau sedang mencari orang?" "Betul, aku hendak menyambangi Siau tayhiap" jawab Suma Thian yu dengan sopan. Mengetahui kalau Suma Thian yu hendak me nyambangi majikannya,tanpa terasa lelaki itu memperhatikan tamunya sekejap lagi, ia mera sa pemuda ini gagah perkasa, tampan dan kekar, ia lantas tahu kalau orang itu bukan manusia sembarangan. Maka sambil tersenyum katanya lagi. "Engkoh cilik, ada urusan apa kau mencari Siau tayhtap?" "Tolong saudara sudi melaporkan, katakan saja aja seorang dari luar desa she Suma yang ingin menyambangi" Lelaki berpakaian ringkas itu segera mengiakan dengan sopan, lalu masuk ke dalam. Sementara itu, Suma Thian yau sedang berpikir didalam hati: "Kalau dilihat dari sikap centengnya yang sopan santun dan tahu peraturan, orang tidak akan mengira kalau Siau wi goan adalah seorang manusia bengis yang berhati buas, lebih baik aku menggunakan tata kesopanan lebih dulu sebelum menggunakan kekerasan, kemudian baru me mutuskan menurut situasi" Sementara dia masih termenung, lelaki berpakaian ringkas itu sudah munculkan diri, setelah menjura dalam-dalam kepada Suma Thian yu, katanya: "Majikan kami mempersilahkan engkoh cilik masuk!"

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Kemudian dengan sikap yang amat menghormat, dia mempersilahkan tamu untuk masuk. Setelah mengucapkan beberapa patah kata merendah, Suma Thian yu baru mengikuti lelaki itu masuk keruang dalam. Sepanjang jalan, yang di jumpainya hanya jago-jago persilatan saja, ketika orang- orang itu menjumpai kehadiran Suma Thian yu, hampir rata-rata menunjukkan wajah tertegun. Menanti Suma Thian yu sudah lewat, mereka baru berbisik bisik membicarakan peristiwa tersebut. Suma Thian yu berlagak seolah olah tidak merasa, bahkan dihati kecilnya sempat memuji Bi kun lun Siau Wi goan yang pandai menjamu tamunya. Lelaki kekar itu mengajak Suma Thian yu menusuki ruangan tengah, tepat di muka ruangan tergantung sebuah papan nama terbuat dari kayu yang bertuliskan: "JIN HONG LIU WAN" Artinya: Perbuatan bajik sampai di mana-mana. Selain hurufnya terbuat dari emas, gaya tu lisan-nya yang juga kuat bertenaga, tampaknya di tulis oleh seorang kenamaan. Suma Thian yu mendongakkan kepalanya memandang sekejap, kemudian baru mengikuti lelaki itu menuju ke ruang dalam. Sesaat sebelum melangkah masuk ke ruang tengahv mendadak sorot matanya melintas di atas wajah lelaki setengah umur yang duduk di kursi utama itu, hatinya kontan tertegun, Pe kiknya kemudian di hati. Kenal amat wajah orang ini! Bukankah dia adalah... ehmm, betul! Yaa dialah orangnya! Benar benar memang dia" Rupanya setelah melihat wajah lelaki setengah umur yang duduk dikursi utama itu tiba-tiba saja dia teringat dengan manusia berkeru dung yang kain kerudungnya kena disingkap itu, kedua-duanya berparas tampan dan gagah, sekarang Suma Thian yu merasa teka-teki mana betul-betul sudah terbongkar.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Dalam pada itu, lelaki setengah umur tadi sudah meninggalkan tempat duduknya seraya menjura, kemudian sambil tertawa terbahak-bahak dia berkata. "Haaahhh...haaahhh...haaahhh keda tangan Suma siauhiap di rumahku benar-benar merupakan suatu kehormatan, silahkan duduk! Silahkan duduk !" Seorang pelayan segera datang menghidangkan air teh dan dipersembahkan kehadapan Suma Thian yu. Sedang anak muda itu diam-diam berpikir. "Sesudah datang kemari, aku harus bersikap sewajar mungkin coba kulihat permainan busuk apakah yang hendak mereka gunakan" Maka tanpa sungkan diapun duduk, lalu setelah menerima cawan air teh, katanya kepada lelaki setengah umur itu sambil tersenyum. "Secara kebetulan aku lewat sini, sudah lama ku dengar akan kebajikan Siau tayhiap, itulah sebabnya sengaja aku berkunjung kemari" "Aaah, mana, mana" Bi kun lun Siau Wi goan tersenyum, "siauhiap terlalu memuji, Wi goan tak lebih cuma seorang kuli silat yang kasar, aku tidak memiliki kebajikan apa-apa, un tuk pandangan siauhiap tersebut, Wi goan mengucapkan terima kasih lebih dulu" Kemudian setelah berhenti sejenak dan memandang sekejap sekeliling arena, katanya le¬bih jauh. "Kunjungan Suma siauhiap benar-benar merupakan suatu kejadian yang luar biasa, marilah kuperkenalkan dengan saudara-saudara lain yang berada disini" Mula-mula dia perkenalkan kepada Suma Thian yu lebih dahulu, setiap ucapan maupun sikapnya amat menyanjung dan menghormati Suma siauhiap, walaupun Suma Thian yu juga tahu kalau lawan adalah seorang yang pandai bicaramanis, tetapi manusia memang seorang makhluk yang aneh. Meski Suma Thian yu tahu kalau dia sengaja disepak, namun dalam hati kecilnya justru merasa puas sekali.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Selesai memperkenalkan Suma Thian yu kepada rekanrekannya, kemudian Siau Wi goan pun memperkenalkan empat orang tamu yanfcg berada di sekeliling tempat itu. Orang pertama adalah seorang tosu tua berjenggot merah yang berusia tujuh puluh tahunan, dia adalah guru Bi Kun un Siau Wi qoan yang disebut Leng gho Cinjin, menjabat pula sebagai ciang bunjin partai Kun lun. Orang kedua adslah seorang perempusn muda berusia dua puluh lebih, tiga puluh kurang. Bi kun lun Siau Wi toan hanya mengatakan dia she Ho bernama Hong, tanpa memperkenalkan gelarnya. Namun Suma Thian yu cukup mengenali perempuan itu sebagai murid ketiga dari mayat hidup Ciu Jit bwee yang berjulukan Yan tho hoa(Bunga tho indah). Orang ke tiga berwajah tampan dan gagah, dia bernama Cun gan siu cau (sastrawan berparas ganteng) Si Kok seng. Suma Thian yu merasa amat menaruh hati terhadap pemuda ini sejak pandangan yang pertama, diapun paling menaruh kesan baik kepadanya. Orang yang diperkenalkan paling akhir adalah seorang kakek berbaju sastrawan, ternyata dia seorang ahli ilmu pedang yang paling top dari partai Tiam cong yang disebut orang It ci hoa kiam (pedang bunga satu huruf) Yu-Liang gi. Setelah mengucapkan kata-kata sungkan, suasana dalam ruangan pun bertambah luwes, karena diantara ke empat orang itu Suma Thian yu hanya menaruh kesan baik terhadap Cun gan siucay Si Kok seng, maka dia pun lantas bertanya kepadanya. "Saudara Si, boleh aku tahu nama gurumu?" Melihat pertanyaan dari Suma Thian yu amat kasar, mulamula Cun gan siucay Si Kok seng agak tertegun, kemudian sahutnya: "Sejak kecil aku gemar belajar ilmu silat, tiap sampai di suatu tempat akupun mempela jari semacam kepandaian, itulah sebabnya se tiap orang yang pernah memberi pelajaran

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

ke padaku kuanggap sebagai guruku, Suma siuahiap coba bayangkan saja, bagaimana caraku untuk menjawab pertanyaanmu itu?" Suma Thiauyu terpaksa mengiakan dan tidak bertanya lebih jauh. Pada saat itulah, Bi kun lun Siau Wi goan baru bertanya kepada Suma Thian yu: "Siauhiap, tolong tanya ada urusan apakah kau berkunjung kemari?" Tanpa berpikir panjang, Suma Thian yu segera menjawab: "Aku memang mempunyai beberapa persoalan yang ingin ditanyakan kepada Siau tayhiap, hanya tak kuketahui apakah Siau tayhiap bersedia untuk membertahukan kepadaku atau tidak?" Diam-diam Bilun lun Siau Wi goan agak terkejut setelah mendengar perkataan itu, kemudian iapun tertawa terbahakbahak. "Ha ha ha ha ha......boleh, tentu saja boleh, kita toh bukan orang luar, apapun yang ingin siauhiap tanyakan, harap ditanyakan secara blak-blakan. "Siau tayhiap, tahukah kau kalau barang kawalan dari perusahaan Sin liong piaukiok telah dibegal orang?" Siau Wi goan pura pura terkejut, sambil menggeleng tanyanya: "Aaaah...... Wi goan tak tahu akan berita ini, tolong tanya kapan dibegalnya?" Meskipun orang tak mau mengaku, Suma Thian yu juga tak sampai mengumbar amarahnya, dia berkata lebih jauh: "Kalau begitu, tentu saja Siau tayhiap juga tak tahu bukan jika Wan cong piautau telah menderita luka parah dan jiwanya terancam mara bahaya: Sebelum Bi kun lun Siau Wi goan sempat menjawab, It ci hoa kiam Yu Liang gi dari Tiam cong pay yang berada disisinya telah menimbrung:

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

"Hei, ucapan siauhiap tersebut seakan-akan membawa nada teguran, apakah kau menaruh curiga kalau Siau tayhiap tersangkut dalam pe ristiwa ini?" Bi kun lun Siau Wi goan segera tertawa terbahak-bahak. "Ha ha ha ha ha......ucapan saudara Yu kelewat berat, selama ini Wi goan tak pernah menuduh orang dengan kata yang bukan-bukan apalagi siauhiap toh bertujuan baik!" Sampai disitu dia lantas berpaling kearah Suma Thian yu sambil bertanya. "Benarkah Wan congpiautau telah terluka parah dan jiwanya terancam? Aaai....siapakah telah turun tangan sekeji itu terhdapnya?" "Konon segerombolan perampok berkerudung jawab Suma Thian yu langsung dan tanpa berusaha untuk merahasiakan. Paras muka Bi kun lun Siau Wi goan berubah amat serius setelah mendengar perkataan itu, katanya kemudian: "Oooh, rupanya perbuatan dari perampok berkerudung! Ehmm, Wi goan memang sudah lama mendengar orang bilang kalau dalam du nia persilatan telah muncul suatu organisasi besar semacam ini, selain jejaknya sukar di buntuti, cara kerjanya pun bersih tanpa me ninggalkan jejak, sayang Wi goan tak berhasil menyelidiki sarang mereka." Berbicara sampai disini, ia sengaja bertanya kepada gurunya Leng gho Cinjin: "Suhu, pernahkah kau mendengar hal ini?" Leng gho Cinjin segera manggut-manggut. "Yaa, dengar sih pernah dengar, hanya tak pernah kujumpai saja orangnya." Rasa curiga timbul kembali dalam hati Suma Thian yu, bila berbicara soal tampang Bi kun lun Siau Wi goan, dia jujur dan gagah, caranya berbicara sopan dan tahu tata cara, tidak gampang marah, pada hakekatnya boleh di bilang berhati bajik. Tapi, kenyataan sudah terbentang didepan mata, pesan paman Wan sebelum ajalnya serta peringatan dari Heng si

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Cinjin, semuanya mengatakan Siau Wi goan sebagai pentolan perampok. Dengan kejadian tersebut, Suma Thian yu menjadi serba salah dan tak tahu apa yang mesti dilakukan. Mendadak satu ingatan melintas didalam benaknya, ia teringat pula akan pembantaian brutal yang terjadi dalam dusun kecil gara-gara sebutir mutiara itu, ia bertekad untuk mencari kesimpulan dari persoalan mana melalui jejak mutiara itu. Maka diapun mengalihkan pokok pembicaraan ke soal lain, pertanyaan tersebut tak pernah diajukan lagi, justru hal mana sangat ber kenan dihati Bi kun lan, semua pertanyaan segera dijawab bahkan sikapnya bertambah luwes dan halus. Malam itu, Suma Thian yu diminta oleh Siau goan untuk tetap tinggal disana seusai per jamuan, Siau Wi goan menitahkan kepada Cun pan siucay Si Kok seng untuk menemani Suma Thian yu berjalan-jalan menikmati keindahan alam. Diam-diam Suma Thian yu merasa amat girang, sebab dia menganggap hanya dengan ber buat demikianlah ia bisa mempelajari situasi gedung keluarga Siau sambil sekalian mencari tahu kabar berita tentang mutiara tersebut. Kedua orang itu berjalan, menuju kelapangan, tiba-tiba Suma Thian yu bertanya: "Saudara Si, apakah kau dengar kalau ada semacam benda mesttka yang telah munculkan diri?" "Apakah kitab pusaka? Kitab pusaka tanpa kata?" Cun gan siucay Si Kok seng balik ber tanya. "Bukan, bukan benda itu, tapi mestika lain-nya?" "Aku belam pernah mendengarnya, Suma siauhiap, dapatkah kau memberitahukan kepadaku?" "Konon didalam dunia persilatan telah muncul sebutir mutiara Ya beng cu yang tak ternilai harganya" "Mutiara Ya beng cu?" ulang Si Kok seng dengan terperanjat", kapan munculnya?"

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

"Sudah muncul, dan kini sudah dirampok oleh perampok berkerudung!" sambil berkata Suma Thian yu melirik sekejap kearah Si Kok seng dengan ujung matanya. Tampak paras muka Si Kok seng berseri, kontan ia mendamprat: "Perampok sialan, tampaknya gerak gerik mereka sudah makin merajalela." Dan pembicaran tersebut, Suma Tbian yu tahu kalau lagilagi dia kebentur dinding alias gagal total, sekalipun ditanyakan lebih jauh juga tak akan menghasilkan apa- apa, maka ia pun mengurungkan niatnya semula. Mereka berdua segera melanjutkan perjalanannya, mengajaknya pergi ketempat itu. Dilihat dari sini, dapat ditarik kesimpulan kalau Bi kun lun Siau Wi goan benar-benar se orang manusia yang sangat licik dengan tipu muslihat yang berbahaya, itu berarti dia harus selalu berwaspada terhadap dirinya. Tapi, justru karena soal ini pula Suma Thian yu jadi lebih bertekad untuk membongkar teka teki itu sehingga tuntas dan terungkap seluruhnya. Begitulah, sambil berbincang bincang sambil berjalan-jalan, makin berbicara makin cocok rasanya, sehingga hampir boleh dibilang masing-masing pihak merasa sayang karena baru berjumpa sekarang. Suatu ketika, Si Kok seng mohon diri lebih dulu untuk kembali kekamarnya. kini tinggal Suma Thian yu seorang. Kesempatan semacam ini boleh dibilang merupakan sebuah peluang yang baik sekali, ketika Suma Thian yu menyaksikan didepan sana terdapat cahaya yang memancar keluar dari sebuah ruangan, tanpa sadar ia berjalan meng hampiri ruangan itu. Tapi, ketika ia baru melangkah naik keatas anak tangga, mendadak dari balik ruangan, terdengar seorang perempuan sedang berteriak minta tolong: "Tolong, tolong! Oooh.....tolooong"

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Suma Thian yu amat terperanjat sesudah mendengar teriakan itu, sifat pendekarnya seperi timbul, dengan cepat dia lari menghampiri mulut jendela. Tapi pada saat yang bersamaan, dari belakang tubuhnya berkumandang suara tertawa di ngin, lalu seseorang menegur: "Bocah keparat, rupanya kau adalah pencoleng yang bekerja diwaktu malam." Agak tertegun Suma Thian yu mendengar seruan itu, cepat dia membalikkan badan, entah sedari kapan dua orang kakek telah ber diri dibelakang tubuhnya sedang mengawasi kearahnya penuh kegusaran. Suma Thian yu sangat gelisah, ia tahu kalau pihak lawan salah paham, maka ujarnya: "Kalian berdua salah paham, cepat! Pencolengnya masih berada didalam, mari kita tengok bersama-sama!" "Heeh...heeh...heeh...bocah keparat, kau tak usah berlagak pilon lagi" jengek kedua orang kakek itu sambil tertawa seram, dengan mata kepala sendiri lohu melihat kau berbuat terkutuk, sekarang masih ingin mungkir lagi? Hayo jalan! Segera menjumpai majikan!" Seraya berkata dua orang itu satu dari kiri yang lain dari kanan segera bertindak hendak menggusur dengan kekerasan. Suma Thian yu merasa tak pernah melakukan perbuatan salah, diapun tak takut mengha dapi tuan rumah, maka serunya dengan dingin. "Tak usah merepotkan kalian, aku masih mempunyai kaki untuk berjalan sendiri" Mendengar itu, dua orang kakak tersebut segera berjalan satu di muka yang lain dibelakang dan menggusur Suma Thian yu menuju ke ruang tengah. Diluar dugaan, ruangan tengah sudah hadir banyak orang, tapi tidak kelihatan Bi kun lun dan Cun gan siucay dua orang. Begitu Suma Thian yu muncul dalam ruangan depan, dari balik ruangan segera muncul Leng gho Cinjin. Jenggot merahnya yang panjang tampak bergerak tanpa hembusan angin, mukanya diliputi hawa pembunuhan, begitu

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

berjumpa dengan Suma Thian yu, ia segera menggebrak meja sambil memaki: "Anjing keparat, tak nyana tampangmu ganteng tapi nyatanya seorang Cay hoa cai (pen jahat pemetik bunga), padahal tuan rumah bersikap cukup baik terhadapmu" Begitu dilihatnya situasi, tidak beres, buru-buru Suma Thian yu memantah. "Locianpwee, kau telah menaruh kesalahan paham terhadapku, aku Suma Thian yu bukanlah manusia rendah seperti apa yang kau tu-duhkan, harap lakukan pemeriksaan lebih dulu dengan seksama" Leng gho Cinjin sama sekali tidak menggubris ucapan itu, begitu Suma Thian yu selesai bicara, kontan dia membentak dengan gusar. "Kentut anjing! Semua fakta sudah ada didepan mata, kau anggap pinto menuduh tanpa dasar?" Berbicara sampai disitu, dia lantas menitahkan orang untuk mengundang Bi kun lun Siau Wi goan dihalaman belakang. Setelah itu makinya lebih jauh. "Bocah keparat, apa yang hendak kau katakan lagi? Peraturan rumah tangga yang berla ku disini amat ketat, dengan dosa yang kau lakukan tiada ampun lagi bagimu. Sekarang cepat kau kutunggi lengan kananmu sendiri kalau tidak, jangan harap kau bisa tinggalkan rumah keluarga Siau pada hari ini barang setengah langkah pun" Setelah menyaksikan keadaan yang terbentang didepan mata, terutama sikap lawan yang tidak mencari tahu lebih dulu siapa salah siapa benar, Suma Thian yu segera sadar, dia mengerti kalau dirinya sudah terjebak ke dalam perangkap musuh yang licik. Maka sambil membusungkan dada, ujarnya dengan wajah bersungguh sungguh. "Locianpwee, berulang kali kau menuduh Thian yu sebagai manusia berdosa, bahkan pe nyesalanpun tak diberi, tampaknya hal ini me rupakan sebagian dari rencana keji yang telah kalian persiapkan. Hmm! Dihadapan orang jujur lebih

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

baik tak usah berbohong, bila ingin beradu kepandaian, Suma Thian yu tak akan berkerut kening" "Haah...haah...haah... punya semangat punya keberanian, pinto paling suka dengan pemuda semacam ini" Dia sepera memberi tanda, It ci hoa kiam (pedang bunga satu huruf) Yu Liang gi dari partai Tiam cong segera melompat ke hadapan Suma Thian yu, lalu berkata. "Lohu ingin mencoba sampai dimanakah kehebatan ilmu pedangmu!" Sementara berbicara, pedang yang digembolnya segera diloloskan dari sarung. Suma Thian yu mendengus dingin, tiba-tiba dia mencabut keluar pedang Kit hong kiamnya dari sarung, cahaya biru yang menyilaukan mata segera memancar keempat penjuru. Begitu melihat pedang mestika yang berada ditangan anak muda itu, kontan saja It ci hoa kiam Yu Liang gi menjerit kaget. "Haah....? Kit hong kiam....?" Jeritan tersebut segera memancing perhatian segenap orang yang hadir didalam ruangan itu, serentak semua orang mengalihkan sorot mata nya keatas pedang mestika ditangan Suma Thian yu. Leng gho Cinjin turut tertawa seram sesudah menyaksikan kemunculan pedang Kit hong kiam tersebut, segera jengeknya. "Heeh...heeh...heeh...rupanya kau adalah murid pencoleng, tak heran kalau kaupun manusia bajingan, kawan-kawan, ringkus bangsat kecil ini!" Bagaikan segerombol kawanan lebah, kawanan jago yang berada dalam ruangan segera mengurung Suma Thian yu ditengah arena. Tapi, pada saat itulah It ci hoa kiam Yu Liang gi membentak dengan suara lantang. "Harap tunggu sebentar saudara sekalian, berilah kesempatan buat aku orang she Yu untuk mencoba sampai

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

dimanakah kelihayan dari ilmu pedang Kit hong kiam hoat yang menggetarkan dunia persilatan itu!" Oleh bentakan mana, serentak semua jago mundur satu langkah ke belakang, namun mereka tidak mengendorkan posisi pengepunggannya. Kemarahan yang berkobar didalam dada Suma thian yu waktu itu ibaratnya gunung berapi yang meletus, sekarang ia sudah mengerti kenapa paman Wan nya sampai dituduh yang bukan-bukan oleh orang lain, hal mana menambah berkobarnya api kemarahan dalam dadanya. Dengan jurus Tui huang wang gwat (mendorong jendela melihat rembulan), pedang kit hong kiamnya melepaskan sebuah tusukan ketubuh It ci hoa kiam, tapi baru sampai di tengah jalan mendadak berganti jurus menjadi gerakan Gwat gi seng sia (rembulan bergeser bintang berpindah), kali ini dia tusuk tenggorokan orang dengan kecepatan bagaikan anak panah yang terlepas dari busur. Walaupun dua jurus serangan yang berbeda namun bergabung menjadi satu, dibalik serangan-nya terdapat perubahan kosong yang merupakan tipuan yang tak terduga sebelumnya. Dalam partai Tiam cong, It ci hoa kiam Yu liang gi terhitung juga pedang paling top, selain lihay dalam limu pedang, orangnya juga licik dan pintar. Sekarang, ia harus tercekat perasaannya se telah menyaksikan dua serangan Suma Thian yu yang dilancarkan dalam satu gerakan bersama, buru-buru kaki kirinya bergeser, pedang nya diputar mengikati gerakan badan. Kali ini secara hebat ia berhasil membendung jurus serangan pertama dari Suma Thian yu, lalu mengikuti gerakan mana dengan jurus Hong Ki im yong (angin berhembus awan meng gulung) dia ciptatan pelbagai lapis bunga pe dang untuk mengurung sekujur tubuh lawan. Tiba-tiba Suma Thian yu berpekik panjang, pedangnya berubah menjadi Lui tian ciau kat(guntur dan petir

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

bersusulan), secepat sambaran kilat, dia tembusi lapisan pedang Yu liang gi dan langsung menusuk ke ulu hatinya. Kekuatan mereka berdua boleh dibilang seimbang, sulit untuk membedakan mana yang ampuh dan mana yang lemah, sebab disatu pihak merupakan jagoan kenamaan dari partai Tiam cong, dilain pihak merupakan ahli waris dari Wan tayhiap. "Taaang ...! mendadak terdengar suara senjata tajam yang saling beradu, cahaya pedang ditengah arena segera lenyap tak membekas, lalu bayangan manusia melintas, Suma Thian yu telah melompat keluar dari arena pertarungan. Maai, maaf.....ujarnya sambil menjura dan senyuman menghiasi ujung bibirnya. Pada mulanya It ci boa kiam Yu Liang gi masih merasa kebingungan dan tidak habis mengerti menunggu ia menggerakan lengannya dan sepotong kain bajunya tahu-tahu terlepas dari lengan dan jatuh ketanah, ia baru tahu apa yang telah terjadi. Dengan wajah merah padam karena jengah, It ci hoa kiam Yu Lianeg gi menundukan kepalanya rendah-rendah dan segera mengundurkan diri dari arena pertarungan. Leng gho Cinjin tidak menyangka kalau Yu Liang gi sebagai seorang jago pedang kenamaan bisa menderita kalah di tangan seorang pemuda ingusan yang baru terjun kedunia persilatan. Rasa malu bercampur gusar segera berkecamuk menjadi satu dalam benaknya, kepada kawanan jago yang lain, dia berseru. "Saudara-saudara sekalian, hayo turun tangan dan bekuk bajingan muda itu...!" Pada saat itulah, mendadak dari sudut berkumandang suara pekikan panjang yang nyaring, ketika,semua orang berpaling tampaklah Bi kun lun dengan membawa Cun gan siu cay melangkah masuk kedalam arena. Suasana diarena segera menjadi gempar, mereka seolah-olah sudah lupa dengan perintah yang diturunkan Leng gho Cinjin semula. "Setelah

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

melangkah masuk kedalam arena, Bi kun lun Siau wi goan segera menghardik semua orang agar jangan ribut, kemudian dengan senyum dikulum dia menjura kearah Suma Thian yu sambil memohon maaf: "Suma Siauhiap, semua kesalahan Wi goan, tidak sepantasnya kuterbitkan begini banyak kesulitan bagimu, salah paham-salah paham se muanya ini hanya suatu kesalahan paham belaka. Kemudian setelah tertawa nyaring, katanya lebih jauh. "Harap kau sudi memaklumi, andaikata sihian le tidak pergi memberi kabar kepadaku, mung kin bencana yang bakal terjadi akan besar sekali. haaa...haah...haaahh...." Rasa benci Suma thian yu benar-benar sudah merasuk ketulang sum-sum, bagaimanapun penjelasan dari Bi kun lun, tak mungkin bisa meredakan rasa rasa ketidak puasannya. Tampak dia menarik kembali pedangnya, lalu berpamitan pada Bi kun lun Siau Wi goan. "Atas pelayananmu yang baik, aku tak akan melupakan untuk selamanya. Biarlah aku mohon diri lebih dulu, untung masa mendatang masih panjang, biarlah kebaikanmu itu kubayar dikemudian hari saja." Kemudian setelah mengucapkan pula beberapa parah kata perpisahan dengan Cun gan siu cay Si Kok seng, dia membalikkan badan siap meninggalkan tempat itu. Siapa tahu kawanan jago liehay yang mengepung di sekeliling tempat itu masih menghadang jalan pergi Suma Tbian yu, mereka dengan sorot mata yang merah membara karena amarah menatap anak muda itu lekat-lekat, seakanakan mereka adalah sekelompok ular berbisa yang siap memagut..... Melihat hal itu, Suma Thian yu tertawa dingan sambil mendongakan kepalanya dia menerjang maju terus kedepan. Tiba-tiba dari muka sana muncul seorang kakek kurus ceking bermata tikus berhidung elang yang menghadang jalan perginya dengan golok dilentangkan didepan dada, lalu menegur.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

"Bocah keparat, tempat ini bukan tempat yang bisa diganggu seenaknya, boleh saja bila kau ingin meninggalkan tempat ini, tapi ditinggalkan dulu sedikit tanda mata, congkel lebih dulu kedua biji matamu, kemudian baru pergi" "Haaahh...haaaha...haaaha...kau ingin mencongkel mataku...? Huuuh, jangan mimpi" Suma Thian yu tertawa tergelak. Kakek ceking itu semakin melotot dengan buas, goloknya diangkat siap membacok. Tapi saat itulah kembali Bi kun lun Siau wi goan membentak keras. "Saudara Cian, jangan bertindak gegabah, biarkan saja dia pergi!" Buru-buru kakek ceking she Ciang itu menarik kembali goloknya, setelah melotot sekejap kearah suma Thian yu dengan angkuh, dia mundur selangkah seraya berkata. "Hmm, enakan keparat ini!" Suma Thian yu berjalan kehadapannya, lalu tertawa angkuh pula. "Maaf!" katanya. Seusai beikata dia lantas melangkah pergi dari situ, Suma Tbian yu memang bernasib jelek, berulang kali dia harus dituduh orang ka rena salah paham, rasa pedih yang mencekam perasaannya betul-betul tak terlukiskan dengan kata-kata. Sekarang ia sudah menaruh perasaan muak yang amat sangat terhadap dunia yang sangat indah ini. Belum jauh meninggalkan kota Tiang an, bintang sudah bertaburan diangkasa, kegelapan malam telah menyelimuti seluruh jagad, orang yang berlalu lalang dijalan semakin sedikit. Dalam keadaan seperti inilah mendadak dari arah belakang ber kumandang suara derap kaki kuda yang ramai, suara tersebut kedengarannya janggal sekali dalam suasana begini. Lambat laun suara derap kaki kuda itu semakin mendekat, Suma Thian yu tahu kalau dibalik kesemuanya itu pasti ada

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

sesuatu yang tak beres. Diam-diam dia menghimpun tenaganya sambil bersiap-siap siaga menghadapi se gala kemungkinan yang tak di inginkan. Pada saat itulah, suara bentakan nyaring telah berkumandang lagi dari belakang. Suma Thian yu mengira Bi kun lnn Sian Wi goan telah melakukan pengejaran dari belakang, hawa pembunuhan segera menyelimuti seluruh wajahnya, dengan cekatan dia meloloskan pedang Kit hong kiam yang tersoren di-punggung seraya membalikkan badan, kemudian menghadang jalan pergi pendatang tersebut ditengah jalan. Tak berapa saat kemudian, dari depan sana muncul lima ekor kuda jempolan yang di larikan kencang kencang, penunggangnya adalah perampok perampok berkerudung hitam. Kalau tidak melihat masih mendingan, begitu menyaksikan kemunculan kawanan pencoleng tersebut, kontan saja amarahnya berkobar, dia berpekik panjang, suaranya menggaung jauh ketengah udara dan menggetarkan seluruh pepohonan yang tumbuh di sekeliling tempat itu. Tampak tubuhnya melejit ketengah, pedang Kit hong kiamnya menciptakan segulung kabut pedang berwarna putih, lalu menyergap kelima orang penunggang kuda berkerudung itu. Tindakan gegabah semacam ini sebetulnya merupakan pantangan yang paling besar bagi umat persilatan, sesunguhnya Suma Thian yu pun memahami akan hal ini, tapi... bagaimaaa mungkin dia bisa membendung rasa mangkel dan kobaran amarah yang telah dipendamnya selama banyak tahun? Tindakan mana rupanya diluar dugaan kelima orang penunggang kuda berkerudung itu, meski tugas mereka kali ini adalah menyergap Suma Thian yu, namun mereka tidak berharap terjadinya pembunuhan yang tak berarti. Tapi sekarang, setelah menyaksikan Suma Thian yu muncul bagaikan malaikat yang datang dari kahyangan, serentak lima

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

orang itu membentak pendek, kemudian bagaikan ledakan mercon, mereka menyusup keempat penjuru untuk menyelamatkan diri. Terdengar suara ringkikan kuda yang meloloskan senjata tajam masing-masing. Sebenarnya Suma Thian yu mengharapkan suatu hasil yang baik dalam gebrakan yang pertama, tapi begitu gagal dengan serangan yang pertama, tubuhnya ikut melayang turun keatas tanah, dengan cepat dia dikepung kelima orang pencoleng berkerudung itu dari empat penjuru. 0ooo0 Jilid 10 Terdengar dia mendengus dingin, dengan sorot mata memancarkan cahaya tajam, bentaknya sembari menggertak gigi: "Apakah kedatangan kalian berlima untuk merenggut nyawa sauya? Turutilah nasehatku, sipat ekor dan pulang saja kerumah dengan tenang, laporkan kepada Siauw Wi goan, begitu aku orang she Suma berhasil menemukan bukti yang nyata, pasti akan kubasmi keluarga Siau dengan darah" Baru selesai dia berkata, terdengar orang yang berada di paling depan telah tertawa dingin tiada hentinya. "Hehehehe....bocah keparat, tinggalkan pedang mestika milikmu, kalau tidak hari ini ditahun depan adalah hari ulang tahun kematian mu yang pertama!" Suma Thian yu segera menyodorkan pedang Kit hong kiamnya kedepan setelah mendengar perkataaa itu, katanya sambil tertawa angkuh: "Nih, sauya persembahkan dengan kedua belah tanganku, ambillah sendiri!" Ketika manusia berkerubung tersebut menyaksikan perbuatan lawannya, dia masih mengira Suma Thian yu benarbenar berhasrat untuk menyerahkan pedang itu kepadanya, ia lantas maju beberapa langkah kedepan siap menerima sodoran mana.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Tiba-tiba Suma Thian yu membentak nyaring: Sambutlah!" Pedangnya meluncur kedepan seperuti anak panah yang terlepas dari busurnya, pedang Kit hong kiam tersebut langsung menyambar kewajah penjahat berkerudung itu. Meryusul gerakan mana seluruh tubuh Suma Thian yu ikut pula menerjang maju kemuka. Tampaknya pedang itu segera akan menyambar ditubuh lawan, manusia berkerudung itu menjerit kaget, buru-buru dia berkelit kesamping. Disaat yang amat singkat inilah Suma Thian yu menggerakkan tangannya untuk membacok pergelangan tangan lawan sambil membentak. "Tinggalkan dahulu lenganmu!" Menyusul jeritan ngeri yang memilukan hati, seperti burung yang kena bidikan saja, manusia berkerudung itu melejit kebelakang. Sayang tubuhnya sempoyongan beberapa langkah, setelah itu roboh terjengkang ke tanah dan tak sanggup berdiri lagi. Diatas tanah tinggal sebuah lengan yang terpaksa, darah kental membanjiri permukaan tanah dan menyusup ke dalam. Setelah berhasil meraih kemenangan dalam pertarungan pertama, kemarahan Suma Thian yu agak mereda, dia memandang sekejap manusia berkerudung yang terpapas lengannya itu, kepada keempat orang rekan-nya ia berseru sambil tertawa dingin. "Siapa lagi yang ingin maju untuk mengantar kematian?" Ketika mendengar tantangan tersebut, keempat orang manusia berkerudung itu serentak mengayunkan goloknya dan maju menerjang dari empat penjuru, dilihat dari gerakan tubuh mereka, jelas kalau orang-orang itu adalah jagoan kelas satu dalam dunia persilatan. Kendatipun demikian, Suma Thian yu yang bernyali besar sama sekali tak memandang sebelah matapun terhadap mereka.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Dia berdiri dengan segenap perhatiannya dihimpun menjadi satu, ditunggunya sehingga senjata tajam ke empat orang itu hampir mengenai tubuhnya.... Disaat yang amat kritis itulah tiba-tiba dari balik keheningan berkumandang suara bentakan gusar yang amat nyaring: "Mundur!" Menyusul kemudian, terlihat sesosok bayangan hitam meluncur datang secepat sambaran kilat dan langsung menyerbu ke dalam arena pertarungan. Mendengar bentakan tersebut, keempat manusia berkerudung itu segera mengundurkan diri dan memberi sebuah jalan lewat. Pendatang itu menancapkan kakinya ditanah setelah pencoleng-pencoleng berkerudung itu mengundurkan diri, begitu sampai dia lantas menegur: "Suma siaubiap, Wi goan telah datang terlambat, kau tidak terluka bukan?" Ketika Suma Thian yu mendongakkan kepalanya, dia segera mengenali orang itu sebagai Bi kun lun Siauw Wi goan, maka dengan perasaan mendongkol sahutnya: "Terima kasih atas bantuan yang datang tepat pada waktunya, Siau tayhiap, mengapa ke datanganmu begitu kebetulan?" Ucapan mana mengandung maksud ganda, dia menuduh Bi kun lun lah yang telah bermain gila secara diam-diam. Bi kun lun Siau Wi goan berlagak seolah-olah tidak mendengar, bukan saja tidak gusar, malahan tertawa seram. "Suma siauhiap, tampaknya kesalah pahamku terhadap Wi goan sudab kelewat mendalam! Ketahuilah semua persoalan yang ada didunia ini tak akan terungkap sebelum peti mati di buka, aku Wi goan betul-betul bermaksud baik kepadamu, tapi nyatanya malah mendapatkan kesalahan paham belaka, padahal orang-orang ini sama sekali tak ada sangkut pautnya dengan Wi goan!"

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Padahal penjelasan dari Bi kun lun Siau Wi goan tersebut berlebih-lebihan sehingga tak ubahnya seperti menampar mulut sendiri. Suma Thian yu merasa geram sekali setelah mendengar perkataan itu, tapi justeru karena demikian, dia semakin merasa yakin kalau Bi kun lun Siau Wi goan adalah seorang pentolan pencoleng yang licik dan sangat berbahaya. Menghadapi manusia semacam ini, jalan yang terbaik adalah menjauhi dan jangan sampai terkena pelet, kalau tidak maka akibatnya sukar dibayangkan mulai sekarang, Suma Thian yu adalah seorang manusia yang cerdas dengan bakat yang luar biasaa, sekilas pandangan saja dia sudah dapat menduga sampai kesitu, maka sambil tertawa dingin katanya: "Kalau mememang begitu, akulah yang kelewat curiga, terima kasih atas bantuanmu, biarlah kubayar dikemudian hari saja" Selesai berkata dia lantas ber berjalan melalui sisi Bi Kun lun Siau Wi gon dan berlalu dari situ.. Belum lagi dua langkah, mendadak dari belakang punggungnya berkumandang datang suara desingan angin pukulan yang sangat kuat langsung menyergap jalan darah Pek hwee hiat di punggungnya. Sebenarnya Suma Thian yu berprinsip sebelum berhasil memegang bukti yang nyata tentang kejahatan yang telah dilakukan Bi kun lun Siau Wi goan, dia enggan untuk ribut atau bentrok dengan manusia tersebut, apa lagi kalau sampai terjadi bentrokan secara kekerasan. Orang bilang: Cocok atau tidaknya seserang dalam pergaulan ditentukan dalam sepa tah kata, dia tahu banyak berbicara dengan manusia licik hanya akan mendatangkan kesulitan dan kerugian bagi dirinya sendiri, oleh sebab itu dia berusaha menjauhi. Maka sambil menahan rasa mangkel dalam hatinya, dia siap berlalu meninggalkan tempat itu.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Siapa sangka disaat dia membalikkan badan siap meninggalkan tempat itu, tiba-tiba dari belakang punggungnya mendesing datang segulung hawa pukulan yang langsung menyergap jalan darah Pek hwee hiat di belakang benaknya... Dalam perkiraan Suma Thian yu, serangan terkutuk yang rendah dan tak tahu malu itu dilakukan Bi kun lun Siau Wi goan, saking gemasnya sepasang gigi sampai saling bergerutukan keras. Cepat-cepat ia menghimpun tenaga dalam ajaran pamannya Kit hong kiam kek Wan Liang yakni ilmu Jiong goan sim hoat untuk me lindungi seluruh badan, setelah itu telapak tangannya didorong keatas menyongsong datangnya serangan pembokong itu. Dan begitu merasa kalau serangannya sudah dihadapi, Suma Thian yu segera bergeser kekiri lalu berputar dengan ujung kaki sebagai as untuk berganti arah, himpunan tenaga dalam yang telah dipersiapkan ditangan kanan itu secepat kilat dibabat kebelakang menghantan tubuh musuhnya, sementara tubuhnya turut berputar pula menangkis, berputar dan menyerang yang dilakukan Suma Thian yu meski panjang untuk diceritakan, padahal ketiga macam gerakan itu dilakukan hampir pada saat yang bersamaan. Menanti dia sempat melihat jelas paras muka lawannya, orang itu sudah kena terhajar oleh serangan dahsyatnya itu sampai mencelat sejauh satu kaki lebih dan jatuh tak sadarkan diri dengan sikap terlentang. Diluar dugaan ternyata orang itu bukan Bi kun lun Siau Wi goan seperti apa yang diduga semula melainkan seorang pencoleng berkeru dung kain hitam. Selama hidup Suma Thian yu paling benci dengan perbuatan menyergap yang dilakukan dari belakang, kemarahannya segera berkobar, sambil membentak tubuhnya menerjang kearah pencoleng berkerudung yang sudah tergeletak itu siap melakukan pukulan yang mematikan.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Bi kun lun Siau Wi goan sendiri berdiri termangu-mangu disitu tak tahu apa yang meski dilakukan. Dalam situasi seperti ini, keadaannya yang paling mengenaskan, mau turut campur tak bisa, tidak turut campur bagaimana? Dalam pada iiu, tiga orang manusia berkendung lainnya jaga tak berani bertindak secara sembarangan karena kehadiran Siau Wi goan disitu, terpaksa mereka harus mengorbankan jiwa rekannya tanpa bisa berbuat banyak. )o(X)o( TAMPAKNYA kepalan sakti dari Suma thian yu segera akan menghantam diatas kepala pencoleng berkerudung itu, serentak semua orang memejamkan matanya rapat-rapat karena tak tega menyaksikan peristiwa yang amat mengerikan itu. Pada dasarnya Suma Thian yu memang berhati welas kasih, begitu muncul keinginan-nya untuk mengampuni jiwa orang, ia lantas tak tega untuk melanjutkan niatnya semula untuk melakukan pembunuhan. Dari serangan memukul segera diubah menjadi serangan mencakar.... Kraaas!" terdengar suara kain yang robek, akhirnya kain kerudung hitam orang yang terluka itu terbakar dan muncullah raut wajah aslinya. Manusia berkerudung yang terobek kain kerudungnya adalah seorang kakek kurus ceking bermata tikus berhidung elang, dia tak lain adalah kakek ceking yaug telah menghadang jalan pergi Suma Thian yu ketika berada di tanah lapang gedung keluarga Siau tadi. Setelah mengetahui siapa gerangan orang yang dihadapi, Suma Thian yu segera tertawa seram "Haaah...haah....haaah, nampaknya aku Suma Thian yu memang tidak salah melihat orang" Kemudian sambil mengangkat tangan kakek ceking itu, ujarnya lagi kepada Bi kun lun Siau Wi goan dengan lantang:

keparat tua ini adalah tamu yang datang menyambangi Wi goan kemarin. mukanya pucat pasi seperti mayat. lebih baik dibunuh saja!" Sudah barang tentu Suma Thian yu tak ingin memberi kesempatan kepada Bi kun lun untuk menghilangkan saksi .Tiraikasih Website http://kangzusi. akan tetapi memandang keadaan si kakek kurus yang kempas-kempis dengan lemah. berarti jaraknya dengan kematian pun tidak jauh. benar-benar tak sedap perasaannya ketika itu. Bi kun lun Siauw Wi goan telah berjalan menuju ke hadapan Suma Thian yu. dia segera berseru sambil menggelengkan kepalanya berulang kali. sementara sinar matanya memancarkan cahaya kebuasan yang membuat anak muda itu terkesiap dan segera menghimpun tenaganya bersiap siaga menghadapi segala kemungkinan yang tidak diinginkan Kasihan kakek bertubuh kurus berhidung elang itu. harap Suma sauhiap jangan marah. dalam sekilas pandangan saja dapat diketahui bahwa luka dalam yang dideritanya cukup parah. kuperiksa orang ini dengan seteliti mungkin" Sembari berkata dia berjalan mendekati Suma thian yu.com/ "Siau tayhiap. Dia gelisah karena jejaknya ketahuan dan kuatir Suma Thian yu membocorkan rahasia tersebut keluar sehingga mempengaruhi nama baiknya dikemudian hari. sungguh tak kusangka dia adalah seorang manusia berhati keji. Tanpa terasa timbul niat jahat didalam hatinya. Dia marah karena kakek itu sudah merusak rencana yang telah disusunnya dengan susah payah. "Kalau dilihat keadannya yang begitu lemah. seorang komplotan dari perampok berkerudung yang kejam itu. sambil menghindarkan diri dari tanggung jawab sahutnya: "Tentu saja kenal. Apalagi sesudah mendengar pertanyaan dari Suma Thian yu ibaratnya orang yang langsung mengorek luka dalam tubuhnya. bukankah orang ini adalah anak buahmu?" Dikala Suma Thiar yu merobek kain kerudung orang itu itu tadi. Bi kun lun Siau Wi goan sudah meraia gelisah bercampur gusar. dia sudah jatuh tak sadarkan diri. agaknya tidak enteng luka yang diderita olehnya.

Bi kun lun Siau Wi goan telah menyusul pula ke situ. Ternyata perbuatan tersebut hasil perbuatan dari tiga orang perampok berkerudung yang lain. Atas peristiwa ini. Tapi ke empat perampok berkerudung tadi sudah melarikan diri dan lenyap dari pandangan mata. ia sama sekali tidak terpengaruh oleh ucapan mana. baru saja dia berusaha untuk mencegah perbuatnya itu.. mendadak terasa cahaya perak berkelebat lewat lalu. terlalu keenakan kawanan . "Craaap! Menanti Thian yu memeriksa kembali. dia segera menggerakan tubuhnya. bagai anak panah yang terlepas dari busurnya. tak sempat memberi kabar kepada Bi kun lun lagi. harap tunggu sebentar. bila mereka sampai terjatuh kembali ke tangan Wi goan dikemudian hari. musuh yang kabur jangan dikejar. di atas dada kakek ceking itu sudah menancap sebatang peluru perak sepanjang empat inci yang menembusi tubuh tersebut. "Hmmm. ia lepaskan cekalannya terhadap kakek ceking itu kemudian membalikkan tubuhnya. secepat kilat dia menyusul dibelakang kawanan perampok berkerudung tersebut. Suma Thian yu menjadi teramat gusar.Tiraikasih Website http://kangzusi. saat itu ketiga orang perampok berkerudung tadi telah menggotong rekannya yang terluka dan melarikan diri menuju kehutan. Melihat itu. Suma Thian yu tidak rela membiarkan kawanan penjahat tersebut melarikan diri. pasti akan kukuliti tubuhnya kemudian kucincang badan nya" Pelan-pelan Suma thian yu membalikan badannya lalu menatap sekejap wajah Bi kun lun Siau Wi goan dengan wajah diliputi hawa pembunuhan. buruburu ia turut mengejar sambil berteriak: "Suma siauhiap. malah dia mempercepat gerakan tubuhnya menyusul sampai di tepi hutan. Bi kun lan Siau Wi goan menjadi gelisah.com/ hidup ini." Namun Suma Thian yu berlagak seolah olah tidak mendengar. Sementara itu. terdengar ia berkata: "Suma Siauhiap.

heeeh. niscaya semua rahasianya bakal terbongkar...Tiraikasih Website http://kangzusi.. bagaimana kalau dari ke lima kuda jempolan yang tertinggal ini Siauhiap hanya membawa pulang empat ekor dan tinggalkan seekor untukku?" Bi kun lun Siau Wi goan menjadi teramat gusar setelah mendengar perkataan itu. Sekalipun demikian.. Sikapnya yang sinis dan memandang hina terhadap orang lain ini. dengan nada berat dia segera menegur: "Apa-apaan kau ini? Apakah kau mencurigai aku punya hubungan dengan kawanan perampok berkerudung itu? Bila siauhiap tetap tak bisa memahami kenyataan yang sebenarnya.com/ perampok tersebut gumamnya dingin.... "Siauhiap.aku rasa dihati masing-masing sudah mempunyai pandangan sendiri... Tahukah apa sebabnya orang ini selalu bersabar dan berusaha keras untuk menghindari suatu bentrokan secara langsung dengan Suma Thian yu. pokoknya selama Thian yu masih dapat bernafas.. tindakanmu itu benar-benar tak bisa dimaafkan." Suma thian yu berpaling dengan pandangan sinis lalu tertawa dingin.. asal dia bertarung melawan Suma thian yu. sindiran dan ejekan Suma thian yu yang dilontarkan berulang kali membuat seorang manusia yang tak berperasaan akan .heeeh. toh suatu saat akan tiba juga saatnya untuk membongkar semua rahasia ini" Selesai berkata dia membalikkan badan dan segera berlalu dari sana. pasti akan kubasmi kawanan manusia laknat itu sampai akar-akarnya" Kemudian setelah memandang sekejap ke lima ekor kuda jempolan yang tertinggal disitu.. kontan saja membangkitkan rasa gusar yang membara didalam hati Bi kun lun Siau Wi goan.? Sebab dia kuatir jejak dan rahasianya ter bongkar. kesabaran orang ada batas-batasnya. sekarang memang tak perlu kau akui.... "Heeehh.

sorot matanya tajam bagaikan sembilu.com/ marah. apakah kau bermaksud untuk menyangkal lagi? Jika kau ingin mengetahui dengan jelas. "kenyataan telah tertera didepan mata. apa lagi ketika mendengar suara lawan meloloskan pedang. kedua belah pihak dengan senjata terhunus berdiri saling berhadapan dalam jarak hanya sepuluh langkah belaka. apalagi orang itu adalah Bi kun lun Siau Wi goan seorang pemimpin dunia persilatan dewasa ini? Mendadak terdengar ia membentak penuh amarah: "Berhenti!" Tiba-tiba dia meloloskan pedangnya dari sarung. ketika pedang tersebut digelarkan maka tampaklah getaran cahaya pedang dari ujung senjata tersebut memancar keluar tiada hentinya. dia turut meloloskan pula pedang Kit hong kiamnya. menggunakan kesempatan dikala bukannya membalikkan diri. bila kau tidak memberi penjelasan yang terang. aku hanya ingin tahu hari ini kau sebagai pemimpin dunia persilat an. tak ada salahnya kuterangkan kepadamu.Tiraikasih Website http://kangzusi. Sambil menggertak gigi menahan diri Bi kun lun Siau Wi goan memaki dengan geramnya: "Bocah keparat. ehmm. Mendengar suara bentakan tersebut. mengapa sewaktu sauya dikepung kepung bangsat berkerudung kau bisa muncul secara tiba-tiba untuk membantu?" Berbicara sampai disitu dia berhenti sebentar. Yang jauh tak usah dibicarakan. apa lagi dalam gedungmu terkumpul begitu banyak jago lihay. Suma Thian yu segera berhenti. . kau kelewat menghina orang! Apakah kau anggap Siau Wi goan adalah seorang manusia yang dapat dihina dan dipermain kan seenak hatimu sendiri? Hari ini. kemudian melanjutkan lebih jauh. jangan harap bisa pergi meninggalkan tempat ini!" "Orang she Siau!" Suma Thian yu balas mengejek. Suasana menjadi tegang dan seram.

siapa sangka kau bocah keparat ternyata hanya manusia yang tak tahu diri. suara teriakan yang dipancarkan dengan disertai tenaga yang sempurna itu kontan saja menggetarkan seluruh penjuru dunia dan membuat daun serta ranting jatuh berguguran keatas tanah. Seusai berteriak dia berkata sambil tertawa dingin: “Hanya berdasarkan beberapa persoalan yang tetek bengek ini kau ingin menfitnah aku Siau wi goan? Bocah keparat. bukankah kesemuanya ini semakin memperlihatkan jiwamu yang memang sudah busuk? Hmmm.. kau telah membalas kebaikanku dengan perbuatan keji. persoalannya sekarang adalah aku belum berhasil mendapatkan bukti yang nyata!" Bi kun Iun Siau wi goan semakin naik pitam sesudah mendengar jawaban mana. teriaknya lagi: Selama ini lohu tidak menganggapmu sebagai kawanan percoleng. aku menerima dengan segelas kehormatan. bahkan terhadap perbuatan keji kawanan perampok berkerudung itu pun kau tidak memberikan reaksi apa-apa. lohu akan mengalah sepuluh jurus untukmu. Baik lah untuk memperpanjang umurku selama beberapa puluh tahun lagi. apakah kau tidak merasa bahwa tindakanmu itu sangat mencurigakan? Kini setelah menyaksikan anak buahmu melakukan tindakan yang salah sehingga jejaknya ketahuan.kau berniat untuk membantu.. jangan kau anggap semua perbuatanmu itu bisa mengelabuhi diriku dan membuatku bodoh selalu! Tatkala selesai mendengar perkataan tersebut. betul. mengapa kau tidak renggut sekalian selembar nyawaku?" "Betul. mendadak Bi kun lun Siau Wi goan mendongakkan kepalanya dan berteriak gusar. bersikap baik kepada mu.. begitu sepuluh . lagi-lagi kau membunuh orang untuk menghilangkan saksi. malahan membentak diriku agar berhenti.Tiraikasih Website http://kangzusi. bukan saja tidak mengejar. mengapa kau biarkan diriku disergap orang? Mengapa kau berpeluk tangan belaka membiarkan kawanan manusia laknat itu melarikan diri.com/ Kalau toh. kau jangan menganggap aku sebagai seorang bocah yang baru berusia tiga tahun.

begitu menyaksikan musuhnya berubah muka. Sebaliknya Bi kun lun Siau Wi goan sendiripun berperasaan serba bertentangan. apakah kau berhasil menangkan setengah jurus dariku?" Setelah keadaan berubah menjadi begini rupa. Sekali pun demikian. tapi sejenak kemudian telah pulih kembali seperti sediakala. dia menjadi terang dan mengerti. paras mukanya berbuat hebat.Tiraikasih Website http://kangzusi. begitu mendengar ucapan mana.. tak terlukiskan rasa gembira dalam hatinya sekarang. tiga tahun pun belum terhitung terlambat" kematian paman Wan yang begitu mengenaskan hingga kini belum dapat diungkap olehnya secara jelas. kau hendak mengalah sepuluh jurus untukku? Hmm kau anggap aku hanya seorang bocah cilik? Terus terang kuberitahukan kepadamu. Suma thian yu dipaksa untuk membuka kartu. kali ini selapis hawa napsu membunuh telah menyelimuti seluruh wajahnya. Orang bilang: "Seorang Kuncu membalas dendam. sebab sedikit salah melangkah. Sebetulnya Suma Thian yu berbicara demikian. sewaktu berada diluar gua tempo hari. terpaksa harus dilihat bagaimanakah nasibmu nanti" Seandainya Suma Thian yu tidak mendengar perkataan itu. maka dia harus menahan diri dan bertindak sangat berhati-hati. tujuannya adalah memancing reaksi dari Bi kun lun Siau Wi goan.. dia masih membutuhkan suatu bukti yang nyata dan berada didepan mata sebelum anak muda tersebut dapat membunuh Siau Wi goan. Kontan saja ucapan mana membuat Bi kun lun Siau Wi goan menarik napas dingin. Hanya saja. di samping dia ingin memperalat pemuda . "Orang she Siau.com/ jurus sudah lewat. bisa jadi dia akan dianggap musuh umum oleh umat persilatan. ditatapnya Bi kun lun Siau Wi goan dengan sorot mata setajam sembilu. dia mendongakkan kepalanya dan berpekik nyaring. kau betul-betul latah dan gila!" serunya dengan suara lantang. keadaannya masih mendingan.

Mumpung kini berada ditengah alas yang sepi dan tiada manusia lain. namun belum pernah dihina dan disindir orang dengan seenaknya seperti saat ini.com/ ini. lalu tangan kananya bergerak ke atas. bila aku tidak meringkus kau pada hari ini. Bi kun lun Siau Wi goan kelihatan agak tertegun tatkala menyaksikan lawannya menarik kembali serangannya. tetapi dipihak lain dia pun kuatir anak muda ini akan merusak dan menghancurkan semua rencana yang telah disusunnya selama ini. tentunya kau anggap di dunia ini sudah tiada orang pan dai lagi!" Suma Thian yu tertawa sinis. dengan kemampuan yang kau miliki itu. . kau hendak membereskan aku?" Seraya berkata pedang Kit hong kiamnya diangkat sejajar bahu. napsu membunuh yang berkobar dalam dada Siau Wi goan makin menjadi. tampak dia maju ke depan berapa langkah. sudah dibikin ketakutan?" Suma Thian yu mendengus dingin. apa salahnya kalau pemuda ini dibunuh saja agar tidak menmbulkan bibit bencana dikemudian hari? Berpikir sampai disitu. dengan perasaan tercengang bercampur gusar ia segera membentak. lohu sudah hidup setua ini. ia segera menarik kembali pedangnya dan tidak melancarkan serangan lagi. Selama ini Bi kun lun Siau Wi goan mengawasi terus ujung pedang lawannya. "Hmmm. mendadak ia bergerak dan melejit ke samping tambil berseru keras: "Jurus pertama!" Suma Thian yu menjadi amat gusar menyaksikan musuhnya hanya menghindar tidak membalas.Tiraikasih Website http://kangzusi. "Kenapa kau? Bocah keparat. dengan jurus Ciong liong jiu hay (naga sakti masuk ke laut) pedangnya seperti seekor naga sakti menyodok jalan darah Ki kan hiat ditubuh Bi kun lun. begitu menyaksikan ujung pedang tersebut menusuk ke bawah teteknya. lalu ujarnya: "Bocah muda. setengah memaki teriaknya.

Siau Wi goan telah menggerakkan pedang nya dan menyerang dengan jurus Ci kou thian bun (mengetuk langsung pintu langit).. Ditinjau dari gerakan tubuhnya ini. Untung saja kewaspadaan Suma Thian yu masih tetap tinggi. hmmm. rupanya begitu.. dia hanya maunya mencari keuntungan belaka. jika ingin bertarung.Tiraikasih Website http://kangzusi. Selama menghadapi manusia licik macam Bi kun lun Siau Wi goan.com/ "Orang she Siau. buktinya sementara pembicaraan masih berlangsung.. Maka begitu pedang Siau Wi goan menusuk datang. .. sekalipun sedang berbicara namun ia telah bersiap siaga menghadapi se gala kemungkinan yang tak diinginkan. harimau justru ada niat melukai manusia".." Ketika ucapan terakhir masih berada dibibir. dengan mengandalkan kemampuan yang kau miliki itu.. masih belum berhak bagimu untuk mengalah untukku. ia sudah menyergap orang secara tiba-tiba. orang memang selalu berprinsip "meski manusia tak berniat melukai harimau. "Hehehehehe. Kecuali berhadapan dengan seseorang yang berkepandaian silat sangat lihay. kau tak usah sombong dan berlagak sok. aku masih mengira kau takut menghadapi diriku! Beginipun ada baiknya juga. biasanya cara menyergap semacam ini akan menda-tangkan suatu hasil yang amat baik. hayolah kita bertarung secara blak-blakan dan bertempur sampai titik darah penghabisan. aku orang she Siau akan menyempurnakan keinginanmu itu. tampak serentetan cahaya hijau meluncur kedepan dan menusuk tubuh Suma Thian yu dengan kecepatan luar biasa. kalu ingin bermain pura-pura mah. sauya tidak cocok denagn selera permainan seperti itu!" Bi kun lun Siau Wi goan kembali tertawa terkekeh-kekeh. tidak sulit untuk diketahui betapa cepat dan sempitnya jalan pikiran Bi kun lun Siau Wi goan. dia lantas berteriak lantang: "Sebuah serangan yang amat bagus!" Mendadak ia membalikan tangannya mainkan jurus Long kian sin ciau (ombak menggulung ular sakti).

begitu serangan dilancarkan maka akan diketahui apakah musuhnya berisi atau tidak. bagaikan benduangan sungai Huang ho yang jebol. pedang Kit hong kiamnya diputar menciptakan selapis bayangan pedang yang memenuhi angkasa. tubuhnya telah melepaskan diri dari kurungan kabut pedang yang dipancarkan oleh Suma thian yu. hawa murninya yang terkumpul segera membuyar sebagian besar. dengan amat dahsyatnya langsung mengurung ketubuh Siau Wi goan. bukan setiap jago silat yang mempergunakannya dengan sempurna.com/ Pedang Kit hong kiamnya seperti segulung ombak dahsyat langsung menyapu kedepan dan mengetarkan pedang Bi kun lun Siau Wi goan sehingga tergetar dari posisi semula. Bagi jago lihay yang bertarung. Menyusul kemudian pedangnya berubah menjadi gerakan Im liong tham jiau (naga yang mementangkan cakar) langsung mencengkeram jalan darah kit hou hiat diatas tenggorokan Bi kun lun. setelah itu teriaknya dengan perasaan terkejut! "Aaaah.Tiraikasih Website http://kangzusi. tentu saja ia enggan menerima kerugian yang berada didepan mata. . ilmu pedang kit hong kiam hoat!" Sementara berseru. yang menjadi pantangan terbesar adalah memecahkan perhatian. buru-buru dia menarik kembali pedangnya untuk mengutamakan keselamatan sendiri. Bagi seorang jago silat. Menyaksikan kejadian tersebut. sebagai pemimpin dunia persilatan. Bi kun lun Siau Wi goan menjerit kaget. Bi kun lun Siau Wi goan cukup mengetahui mutu suatu serangan. siapa tahu Suma Thian yu memang berhasrat memberi pelajaran yang setimpal untuk Bi kun lun sehingga ia tahu diri. ditambah pula Suma thian yu dengan serangan berantainya. Tiba-tiba ia berpekik nyaring. Serangan Suma thian yu didalam menghadapi ancaman bahaya ini betul-betul amat hebat. ia kena di desak sampai mundur terus berulang kali.

com/ Sekilas pandangan ia seperti didesak mundur. sebentar lagi berpisah... dia menerjang lagi kedepan melakukan tubrukan.. sebentar kedua orang itu bergu mul menjadi satu. Begitulah. padahal ia justru manfaatkan kesemppatan tersebut untuk menghimpun kembali hawa murninya disamping mencari titik kelemahan di tubuh Suma Thian yu sehingga dapat mempersiapkan serangan balasan yang mematikan" Begitu turun tangan Suma Thian yu berhasil mendesak mundur seorang jago silat yang memimpin dunia persilatan dewasa ini. tidak menggubris apakah senjatanya cedera atau tidak.. pedangnya berputar secepat kilat dengan jurus Ceng lui kan hong (guntur bergetar angin terbendung) dia lepaskan serangan balasan untuk menyongsong datangnya ancaman tersebut. ia berpekik berulang kali lalu pedang Kit hong kiamnya dengan jurus Liong teng kiu siau (naga melom¬pat kelangit sembilan) ia langsung menggorok tengkuk Bi kun lun. . situasi pertarungan yang berlangsung kian lama kian bertambah seru. terdengarlah suatu benturan nyaring yang memekakkan telinga. Bi kun lun Siau Wi goan yang lihay. akibatnya kedua orang itu sama-sama terdorong mundur sejauh satu langkah. Mendadak Bi kun lun Siau goan melejit ke udara dengan gerakan elang raksasa menentang sayap. Sudah barang tentu Suma Thian yu tak berani mengendorkan perhatiannya dalam menghadapi ancaman tersebut. buru-buru dia me ngembangkan permainan ilmu pedang Kit hong kiam hoat ajaran paman Wan nya untuk melayani serangan musuh.Tiraikasih Website http://kangzusi. semangat bertarungnya segera berkobar. "Traaang!" ketika sepasang pedang saling bertemu ditengah udara. keadaannya benar-benar sangat mengerikan. dengan jurus Cuan im si gwat (menembusi awan mengejar rembulan) dengan membawa desingan angin serangan yang tajam ia langsung menusuk jalan darah Tham tiouw hiat di bagian tengah dada antara kedua tetek Suma Thian yu.

Sementara ingatan mana melintas dalam benak Bi kun lun Siau Wi goan. .com/ Kedua orang ini. kedua orang itu sama-sama mengeluarkan pelbagai jurus simpanan-nya untuk berusaha membunuh lawannya.Tiraikasih Website http://kangzusi. sewaktu kit hong kiam kek Wan liang masih termashur dikolong langit dulu. sambil bertarung ia pun bertanya: "Apa hubunganmu dengan Wan Liang? Cepat katakan!" "Guruku!" jawab Suma Thian yu singkat. Tapi kini permainan pedang Kit hong kiam hoat dari Suma thian yu berbeda dengan permainan yang pernah dilakukan Wan liang dahulu. tak heran kalau Siau WI goan dibikin terperanjat sekali.. dia pernah bersahabat karib dengan Bi kun lun Wi goan.. Sementara itu Bi kun lun Wi goan makin bertempur makin terkejut. Kalau dilihat dari gerakan tubuh Suma Thian yu. pertarungan yang kemudian berkobar sungguh menggetarkan sukma setiap orang. nampak kalau permainan itu ajaran dari Kit hong kiam kek Wan Liang. memang ilmu pedang kit hong kiam hoat tersebut didapatkan dengan cara mencuri belajar. Suma Thian yu memang sengaja membohonginya. mereka sering berkelana bersama sehingga kedua belah pihak sama-sama mengetahui keunggulan dan kelemahan lawan-nya.. Pertarungan sengit macam ini sulit dijumpai dalam dunia persilatan. dia cukup mengetahui akan kelihayan ilmu pedang kit hong kiam hoat tersebut. sekalipun dikatakan Wan Liang adalah gurunya juga tak salah. namun yang dia pelajari toh ilmu dari Kit hong kiam kek Wan Liang. tapi yang berbeda adalah tenaga dalamnya justru setingkat masih diatas kemampuan Wan Liang pribadi. yang satu adalah pendekar besar dari golongan putih dan hitam sedangkan yang lain adalah seorang pendekar yang baru muncul di dunia persilatan. Kejadian ini sama artinya dengan Wan Liang telah muncui kembali di dalam dunia persilatan.

" Suma Thian yu hanya mengiakan saja. dengan mata melotot besar dan menggertak gigi menahan diri.. bentaknya keraskeras: . Terdengar Bi kun lun Siau Wi goan tertawa terbahakbahak. melihat orang itu melompat keluar dari arena..com/ Siapa tahu Bi kun lun Siau Wi goan segera tertawa nyaring sesudah mendengar perkataan itu. sambil melompat keluar dari arena pertarungan.. dia merasa tak perlu berbicara sejujurnya menghadapi manusia licik seperti itu. "Apa yang dia katakan?" Siau Wi goan seperti ingin mengetahui sejelas-jelasnya.. serunya cepat: "Mengapa tidak kau terangkan semenjak tadi?" "Sekalipun kukatakann. Suma Thian yu berlagak serius. dia pasti akan mencaci maki dirimu kalang kabut. dikatakan kau adalah iblis pa¬ling keji yang ada didunia ini! Dikatakan pula binimu yang tak tahu malu itu adalah seorang perempuan jalang yang kebusukan hatinya melebihi ular berbisa!" Mimpipun Bi kun lun Siau Wi goan tidak menyangka kalau Suma Thian yu dapat mengucapkan kata-kata makian sekeji ini. apa gunanya?". "Haah...haaah. "Ehmm. Maka sahutnya kemudian dengan lantang: "Berkat kemurahan Thian. ia lan tas menunjukkan sikap seakan-akan sangat ramah. Beliau berada dalam keadaan sehat wal'afiat seperti sedia kala!" Bi kun lun Siau Wi goan segera memperlihatkan sikap seakan-akan merasa gembira sekali.apakah gurumu berada dalam keadaan baik-baik?" Sebelumnya Suma Thian yu hendak mengatakan kalau gurunya telah meninggal dunia. tapi ingatan lain segera melintas dalam benaknya.Tiraikasih Website http://kangzusi. "Apakah dia pernah menyinggung tentang aku?" tanyanya.. Suma Thian yu segera berniat untuk menghadapi siasat lawan dengan siasat pula. kontan saja amarahnya memuncak. jawabnya: "Setiap kali dia orang tua menyinggung tentang kau.haaah..

sementara pedang Kit Hong kiamnya bagaikan cahaya pelangi menusuk jalan darah Ki tong hiat di belakang punggung lawan.com/ "Bocah keparat! Kalau ingin berbicara. tampak ujung baju terhembus angin. langkah Ciok tiong luan poh ajaran Siau yau kay Wi Kian segera digunakan. dia baru menjerit kaget. Tapi Suma Thian yu mengikuti terus bagaikan bayangan. apakah kau sudah bosan hidup?" Kembali dia menerjang ke muka. Begitu Suma Thian yu gunakan ilmu gerakan tubuh Cok liong luan poh. sedikitlah tahu diri. pedangnya diayunkan kedepan melepaskan serangan lagi dengan jurus Han Bwee tu luan (Bunga BWee mengeluarkan sari) dia tusuk dada Suma Thian yu. dengan membawa segulung tenaga pukulan yang dahsyat bagaikan angin puyuh langsung membacok Giok seng kun dibelakang benak Suma Thian yu. maksudnya adalah mencari kesempatan hidup ditengah keputus asaan. ujung pedangnya sudah menempel diatas bajunya. Mencorong sinar tajam dari balik mata anak muda itu. Kemarahan Suma Thian yu telah memuncak dia merasa bukan cara yang tepat untuk mengulur waktu dengan manusia semacam ini karena itu serangan yang kemudian di lancarkan langung ditujukan kebagian mematikan ditubuh lawan. "Mati aku kali ini!" Dengan sedapat mungkin dia menerjang maju kemuka. tiba-tiba terdengar suara bentakan keras berkumandang memecahkan keheningan.Tiraikasih Website http://kangzusi. . sungguh dahsyat dan mengeri kan sekali ancaman mana. Disaat yang amat kritis itulah. menanti Bi kun lun Siau Wi goan menjumpai bayangan tubuh Suma Thian yu telah lenyap dari pandangan dan hawa dingin dari tusukan pedang sudah tiba dipunggungnya. dia membentak pendek. Sesosok bayangan tubuh yang bergerak cepat. gerakan tubuhnya menjadi bertambah cepat. tahu-tahu dia sudah menyelinap ke belakang punggung Bi kun lun.

niscaya Bi kun lun Siau Wi goan tewas diujung pedangnya. Disaat Suma Thian yu berdiri tegak.Tiraikasih Website http://kangzusi. ia saksikan ditengah arena bertambah dengan seorang pemuda berbaju hijau. Atas kejadian mana. saudara Suma.com/ Suma thian yu merasa terperanjat sekali. Cepat-cepat pedangnya ditarik kembali. ia berkata pula: "Kalian berdua adalah sama-sama orang sendiri mengapa harus saling bertarung?" Bi kun lun Siau Wi goan tidak mengucapkan barang sepalah katapun. nyaris batang leherku kena kau tebas kutung!" Sambil tersenyum buru-buru Cun gan siacay Si Kok seng menjura dan meminta maaf. orang itu adalah Cun gan siu cay Si Kok seng. Bi kun lun Siau Wi goan segera lolos dari lubang jarum kematian. Memandang bayangan punggung Bi kun lun Siau Wi goan yang menjauh. kepada Suma Thian yu katanya: "Tabiat orang itu memang sangat aneh. ia tahu bila pedangnya dilanjutkan penusukan-nya kedepan. kemudian kakinya bergeser dan sekali berkelebat ia sudah melompat keluar dari arena pertempuran. akan tetapi sebagai resikonya diapun akan terhajar mati oleh serangan yang datangnya dari arah belakang itu. selembar jiwanya berhasil diseret keluar dari dalam neraka. terpaksa dia harus mengutamakan keselamatan sendiri lebih dulu. buat apa kau mesti ribut dengannya? . rupanya saudara Si. mendadak dia membalikan badan dan berlalu dari sana. Sambil tertawa Suma Thian yu berseru: "Oh. sungguh hebat tenaga pukulanmu. kemudian baru soal membalas dendam. Berada dalam keadaan seperti ini. Cun gan siucay Si Kok seng menggelengkan kepala sambil menghela napas panjang. katanya: "Bilamana siaute telah bertindak ceroboh harap saudara Suma sudi memaafkan!" Kemudian sambil berpaling kearah Bi lun lun Sau Wi goan.

. "Saudara Suma.? "Soal ini. buru-bu sahutnya dengan nada minta maaf: "Tidak. tidak. tanpa terasa Suma Thian yu melirik dan memperhatikan beberapa kejap Cun gan siau cay Si Kok seng. satu satunya kejelekan yang dimiliki adalah wataknya yang berangasan.." "Saudara Suma. buat apa kau menanyakan tentang soal ini?" "Bagaimana watak orang itu?" Sambil bertanya. Cun gan siucay Si Kok seng termenung dan mempertimbangkannya sejenak.. Apa yang barusan dikatakan Si kok seng.. dia pun menyahut dengan suara hambar: "Ooh." "Persoalan apakah itu? Bolehkah diberitahukan kepadaku?" Si Kok seng bertanya lebih jauh. "Menurut hasil pengamatan siaute selama banyak waktu..! Aku sedang memikirkan suatu persoalan .. melihat wajah orang itu menunjukkan kejujuran. suka berteman. Pelan-pelan Cun gan siucay Si Kok Seng mendekati Suma Thian yu.. aku lihat belum tentu demikian. kau bertanya begini teliti tentang dirinya apakah kau menaruh curiga terhadap orang itu?" Ketika mendengar perkataan tersebut.com/ Suma Thian yu tidak menggubris ucapan mana.. kau masih marah kepadaku?" Suma Thian yu berseru tertahan.kami hanya pernah berjumpa beberapa kali saja. aku hanya bertanya sambil lalu saja. kali ini Suma thian yu memperhatikan perubahan wajah dan sikap Cun gan siaucay Si kok seng.. aku rasa dia adalah se orang yang jujur. pada hakekatnya sama sekali taterdengar olehnya.Tiraikasih Website http://kangzusi. "Tolong tanya bagaimanakah hubungan saudara Si dengan Siau tayhiap... apakah kau mempunyai suatu rahasia yang sulit dibicarakan? Walaupun kita baru bersahabat beberapa hari. saudara Suma. periang. sesungguhnya . ramah dan rendah diri. setelah itu baru sahutnya. lalu dengan sikap yang menghormat tanyanya. tidak apa-apa. waktu itu dia sedang berdiri dengan pelba gai persoalan berkecamuk didalam benaknya.

dan kau. Tapi ada satu hal yang tak pernah dibicira kan Cun gan siucay selama ini. asal siauje sanggup membantumu. "terima kasih banyak atas perhatian saudara Si. akibatnya lama kelamaan hal ini menimbulkan kecurigaan di dalam hati Suma Thian yu. bila ksu tak keberatan. maka diapun mengalihkan pokok pembicaraan ke soal lain. empat samudra sebagai rumahku. kebaikanmu itu tak akan kulupakan untuk selamanya. Cun gan siucay Si Kok seng selalu menye lamurkan dengan masalah lain.. bila kau mempunyai kesulitan. diantaranya dia pun membicarakan pula sedikit tentang sembilan partai besar dan beberapa orang jago yang menonjol dari golongan rimba hijau. sudah pasti akan kubantu dirinu dengan sekuat tenaga" "Aaah. oleh karena itu Suma Thian yu sendiripun selalu menghindarkan diri bila berbicara soal . semua pembicaraannya amat santai dan persoalan apapun dibicarakan. yakni asal usul serta perguruannya." Cun gan siaucay Si Kok seng mengerti..?" "Sama saja. tanyanya: "Saudara Suma.. anggap saja diriku sebagai saudara sendiri. kau bermaksud hendak kemana?" "Aku mengembara tak menentu. dia pasti menerangkan riwayat jago yang bercokol di sana serta keadaan daerah disekitarnya.Tiraikasih Website http://kangzusi. Maka berjalanlah kedua orang itu menuruni bukit. utarakan kepada ku. Setiap kali Suma Thian yu menanyakan soal ini. Sepanjang jalan Cun gan Siucay Si Kok seng seperti ada maksud untuk membaiki anak muda tersebut. bagaimana kalau kudampingi dirimu sepanjang perjalanan?" "Akan kusambut dengan senang hati" jawab Suma thian yu ringkas. sekalipun ditanyakan lebih jauh juga tak bakal mendapatkan suatu hasilpun.. tidak apa-apa" Suma Thian yu menyangkal berulang kali.com/ kita merasa saling mencocoki satu sama yang lainnya. Setiap kali melalui suatu tempat.

parat muka Cun gan siaucay Si Kok seng berubah hebat. karena disanalah kusaksikan suatu adegan pembunuhan yang mengerikan sekali. aku hanya teringat akan suatu peristiwa berdarah yang mengerikan sekali. ia me mandang ke tempat kejauhan.. "Peristiwa apa sih yang begitu kau risaukan?" Suma Thian yu menuding perkampungan di depan sana. Mendengar penuturan mana. sehingga tanpa terasa dia menghembuskan napas panjang. Hari itu mereka berdua tiba di kota Siau Kwan. lalu menjawab: "Perkampungan itu telah memancing luapan perasaanku." Secara ringkas dia lantas menceritakan apa saja yang telah disaksikan olehnya dalam per kampungan mana kepada Cun gan Siaucay Si Kok seng..com/ riwayat hidupnya serta tanggung jawab serta tugas yang terbeban di atas bahunya. Dari kejahuan mereka berdua menyaksikan munculnya sebuah dusun dengan asap yang mengepul. hari sudah gelap dan burung terbang kembali ke sarangnya. mengapa kau menghela napas? Kulihat sepanjang jalan kau selalu berkeluh kesah. terdengar Cun gan Siucay Si kok seng segera bertanya: "Saudara Suma." jawab Suma Thian yu sambil menggeleng.Tiraikasih Website http://kangzusi.. apakah dalam hatimu terdapat ke murungan dan kesedihan yang tak terungkapkan?" "Tidak.. tanpa terasa Suma Thian yu teringat kembali akan pemandangan yang mengerikan dari perkampungan yang anggota keluarganya dibantai tempo hari.. Dengan perasaan ingin tahu. diantaranya dia sempat mencaci maki pula perbuatan biadab dari kawanan perampok berkerudung itu. lalu pelan-pelan berkata: . suasana remang mendatangkan perasaan murung bagi siapa pun..

Tiraikasih Website http://kangzusi. Cun gan Siucay Si Kok seng termenung beberapa saat lamanya. setelah mengetahui perubahan dari orang itu. Semenjak kecil Suma Thian yu sudah hidup ditengah gunung yang jauh dari keramaian dunia.. hal mana akan lebih baik" Berbicara sampai disitu. ia merasa menang.. segala macam kelicikan dan kebusukkan manunia masih asing baginya.. seketika lenyap sebagian besar. rupa nya kau mencurigai perbuatan tersebut dilaku kan oleh Siau tayhiap?" "Benar! Hingga kini aku masih mencurigai pembunuh keji itu adalah Siau Wi goan" Berbicara sampai disitu. ia dibuat terharu sampai tak sanggup mengucapkan sepatah katapun. permainan caturnya telah berhasil menguasai posisi yang strategis. Cun gan siaucay Si Kok seng mengikuti terus perubahan sikap lawannya secara diam-diam. . diam-diam ia tertawa geli. sebab tujuannya berkata demikian memang ingin mengetahui reaksi lawan. maka setelah merasakan ucapan Si Kok seng yang gagah perkasa itu. bila kau dapat memberitahukan keadaan waktu itu dengan lebih jelas. bahkan menyesal telah mencurigai rekannya itu. alis matanya berkenyit dan menggertak gigi menahan emosi. dia lantas menunjuk kan wajah marah. hingga tugas yang dibebankan kepadanya pun bisa dilaksana kan dan tercapai pada apa yang diharapkan. Dengan cepatnya pula segala macam kecurigaan yang semula dilimpahkan atas diri Si Kok seng. Suma Thian yu segera memperhatikan wajah Si Kok seng lekat-lekat. Suma heng. kemudian baru berkata: "Seandainya kalau perbuatan terkutuk ini dilakukan olehnya aku pasti akan membabalaskan dendam bagi sukma penasaran yang tewas dalam perampungan tersebut.com/ "Ooooh. itu berarti usahanya untuk mengendalikan Suma Thian yu dikemudian hari akan berjalan lebih mudah.rupanya begitu. tak heran kalau malam itu kau menanyakan soal mutiara.

masing-masing mundur selangkah dengan ter peranjat. panjang sekali untuk diceritakan" sahut Suma Thian yu sambil menghela napas. mereka berdua telah memasuki kota Siau kwan dan mencari sebuah rumah makan yang kecil ditepi jalan. "tempat ini bukan tempat yang cocok untuk ber bincang-bincang. haaahh.. Cun gan siucay Si Kok seng segera diperkenalkan kepada Thia bersaudara...bukankah kau pergi keperusahaan Sin liong piaukiok? Mengapa bisa muncul dikota jelek dan sepi seperti ini?" "Tapi.haaahh. bagaimana kalau kita duduk kembali sambil berbicara?" "Begitupun baik juga!" berbicara sampai disitu.. "Haaah..com/ Begitulah.. Tak terasa lagi dia segera berteriak gembira. . dari balik ruangan berjalan keluar dua orang manusia. meng apa kalian berdua bisa muncul disini?" Ketika Thi pit suseng Thia Cuau melihat orang itu adalah Suma Tbian yu. Baru saja melangkah masuk kedalam pintu. Ketika mendongakkan kepalanya Suma Thian yu segera mengenali orang itu sebagai Thi pit suseng (sastrawan berpena baja) Thi bersaudara.. ketika empat orang saling bersua. diapun segera tertawa terbahak-bahak...rupanya saudara Thia.kami belum lama tiba disini. hidup manusia memang sering bertemu dilain tempat. Sepanjang perjalanan kedua orang itu sudah merasa lapar. nampak dia manggut-manggut..Tiraikasih Website http://kangzusi. bila Thia toako tak ada urusan penting. Thi pit suseng Thia Cuan segera mengalihkan sorot matanya kearah adiknya. "Duduk sebentar lagipun tak ada salahnya" Maka mereka berempat masuk kembali kedalam rumah makan. eeeh. "Ooeh.. Tuan im siancu Thia Yong tertawa manis hingga kelihatan dua baris giginya yang putih. Oleh Suma Thian yu.. maka tanpa dibilang mereka ber dua sama-sama membelok kedalam rumah makan tersebut..

Thi pit suseng Thia Cuan merasa tidak sabar menyaksikan kejadian tersebut. segera selanya: "Sudahlah. Thit pit suseng Thia Cuan merasa sangat tak puas menyaksikan kejadian itu. "asal ada arak bagus yang berumur sepuluh tahun keatas. suka merayu dan tidak setia. Tentu saja dalam rumah makan sederhana semacam ini. kemudian tanyanya: "Apakah perlu arak?" "Tentu saja" sahut Cun gan siucay Si Kok seng lagi. ia seperti merasa mendapat berkah yang tak ternilai harganya. dia segera mengiakan berulang kali. akan tetapi berhubung orang itu adalah rekan seperjalanan Suma Thian yu maka iapun merasa sungkan untuk mengumbar amarahnya. hantar saja beberapa macam sayur seadanya!" Pemilik warung itu adalah seorang kakek berambut putih.Tiraikasih Website http://kangzusi. Cun gan Siucay Si Kok seng baru berpaling dan ujarnya kepada Toan im siancu Thia Yong sambil tertawa: "Nona Thia sudah terbiasa dengan hidangan disini?" "Bagus sekali" jawab Toan im siancu Thia Yong tersenyum hingga nampak sepasang lesung pipinya yang manis. Padahal Cun gan siucay Si Kok seng berbuat demikian bukan bermaksud untuk memperli hatkan kedudukannya saja.com/ Sedangkan Cu gan Siucay segera menaruh kesan yang baik begitu berjumpa Toan im sian cu dalam pandangan yang pertama. boleh bawa kemari!" Pemilik warung itu mengiakan berulang kali dan segera berlalu dari situ. ia memanggil pelayan dan memesan sayur yang mahal harganya. Cun gan sisucay Si Kok seng segera merasakan jantung nya berdebar keras. dia merasa pemuda ini licik dan tidak jujur. Menyaksikan senyuman si nona. tak mungkin bisa menyiapkan sayur yang mahal harganya itu. dia segera memaksakan diri untuk mentraktir. Menanti pemilik warung itu sudab berlalu. Untuk memperlihatkan sikapnya yang hangat. .

. siapa tahu pe muda itu berlagak seakan.. apa yang hendak di kerjakan selalu berusaha mencapai sukses.. kalau tidak maka dia akan berjalan sebaliknya meski tahu kalau jalan itu salah. ditimbang jalan pikirannya sempit. namun untuk memenuhi tuntutan pembalasan dendamnya terhadap Suma Thian yu.Tiraikasih Website http://kangzusi. mendadak ia menggebrak meja dan bangku berdiri... Akan tetapi. tiga orang lain-nya merasa amat terperanjat. kendatipun Thia Yong merasa muak dan bosan berbincang-bincang de¬ngan Cun gan siaucay Si Kok seng. Dasar watak kaum gadis memang keras kepala dan ingin menang sendiri. Menyaksikan rencana dan usahanya mengalami kegagalan total. cara terse but pasti akan memancing rasa cemburu dan perhatian dari Suma Thian yu. sekali. ia harus menyabar kan diri dan melayani pertanyaan Si Kok seng dengan sikap berpura-pura hangat.akan tidak melihatnya. tidak menyangka kalau gadis itu bakal bertindak seperti ini. Padahal waktu itu Cun gan siaucay Si Kok seng sedang berbicara dengan asyik. Itulah sebabnya. kontan saja pemuda itu dibuat ter tegun dan memandang wajahnya kebingungan. "Aku akan pergi dulu!" teriaknya keras-keras. bahkan berbincang-bincang dengan asyik nya. dia bertanya ini itu tiada habisnya membuat si nona kadangkala merasa bosan dan muak.. ia tak .com/ Perjamuan itu berlangsung sangat meriah. Sedangkan Cun gun siaucay Si Kok seng dengan taktik merayunya berbicara tiada henti nya dengan Toan im siancu Thia Yong. setiap Kali Toan im siancu mencari kesempatan untuk mengajak Suma Thian yu berbicara. Toan im siatcu Thia Yong merasakan hatinya hancur lebur.. Oleh tindakan yang amat mendadak dari si nona.. sepanjang perjamuan Suma Thian yu lebih ba nyak berbincang bincangdengan Thi pit su seng Thia Cuan daripada dengan lainnya. dia selalu dibuat sakit hati oleh jawaban sang pemuda yang amat tajam. Di dalam perkiraannya semula.

. baik. "Haaah.... Thi pit suseng Thia Cuan paling memahami tabiat dari adiknya ini. Semenjak Thi pit suseng Thia Cuan berjumpa dengan Suma Thian yu." Berangkat. Pada saat itulah Thi pit suseng berbisik kepada Suma thian yu: "Suma hiante.Tiraikasih Website http://kangzusi. apalagi sejak kecil dialah yang merawat adiknya ini..haah. sepanjang jalan selalu berada disampingnya bahkan berbincang dan bergurau dengan amat leluasa. memang waktu sudah tidak pagi. berangkat. Suma Thian yu yang menyaksikan kejadian itu. dia seperti telah menemukan teman yang mencocoki hatinya saja.. diam-diam merasa geli.haah.. Cun gan siucay Si Kok seng ada niat untuk memperlihatkan kebolehannya dia selalu memimpin di paling muka bahkan kerap kali berpaling dan berseru kepada tiga orang rekannya agar berjalan lebih cepat. kita masih harus berangkat ke kota San tin untuk mencari penginapan" Keempat orang itu berangkat meninggalkan warung dan masing-masing mengerahkan ilmu meringankan tubuh yang sempurna berangkat menuju kekota San tin dengan cepat.. bagamanakah hubungan persahabatanmu dengan Si Kong seng?" xXx . Tampak dia turut bangkit berdiri. tanpa terasa dia pun memandang rendah diri Si Kok seng. Padahai Suma Thian yu sendiripun berpendapat demikian. Sepanjang jalan. dia memandang wajah Toan im siancu Thia Yong dengan sikap tertegun...com/ habis mengerti didalam hal apakah dia telah melakukan kesalahan terhadap gadis itu. tindakan si nona yang amat tiba-tiba ini benarbenar tidak dipahami olehnya. maka semua tindak tanduknya Thia Cuan yang paling me mahami. lalu ter tawa terbabakbahak.

jangan.com/ "TAK BISA dibilang sangat akrab" jawab Suma Thian yu. secara ring kas dia lantas mengisahkan perkenalannya dengan Si Kok seng. hiante. Setelah melalui sebuah hutan yang lebat. Thi pit suseng Thia Cuan hanya membungkam diri dalam seriba bahasa. sampailah mereka di kota Han san tin. Suma Thian yu segera bertanya dengan wajah tercengang: "Apakah di dalam hutan itu terdapat ancaman bahaya yang amat besar. bagaimana jika kita menembusi hutan lebat di depan sana?" Thi pit suseng Thia Cian buru-buru meng goyangkan tangannya mencegah: "Jangan. "kami hanya bertemu secara kebetulan. "orang ini tidak jujur dan berjiwa munafik. Mendengar perkataan tersebut. sorot matanya yang memandang kaku kedepan. Sambil melanjutkan perjalanan. lalu mempercepat langkahnya dan menyusul dibelakang Cun pan siaucay Si Kok seng dengan ketat. lalu membisiknya. kau harus selalu waspada dan bersiap-siap siaga menghadapi segala kemungkinan yang tak diinginkan "Siaute pun berpendapat demikian" Suma Thian yu manggut-mauggut. sudah pasti bukan manusia baik-baik. "terutama sekali atas riwayat dan asal usulnya. setiap orang yang hendak pergi ke Kota Han san tin dari Siau kwan. untuk mengurangi kesepian sepanjang jalan maka kami memutuskan untuk melakukan perjalanan bersama "Ooooh. dialah yang akan menembusi hutan lebat itu".Thi pit suseng Thia Cuan mengiakan. pasti akan .?" "Selama sepuluh tahun terakhir ini.. hingga kini ma sih menjadi sebuah tanda tanya besar"..Tiraikasih Website http://kangzusi. lalu sambil berpaling kearah tiga orang dibelakangnya dia berkata: "Untuk menyingkat jalan... Can gan siucay Si Kok seng yang berlarian kencang didepan mendadak menghentikan ge rakan tubuhnya. siapa yang sudah bosan hidup.

Tiraikasih Website http://kangzusi. Tiba dihadapan Cun gan siucay Si Kok seng." Cu gan siucay Si Kok seng yang berada didepan.. sebuah tugu peringatan yang terbuat dari tulang-tulang tengkorak manusia. ia segera mem buat muka setan kepada kakaknya dan anak muda itu. adik Yong...aku tak sudi menjadi pengecut macam kalian berdua!" Selesai berkata dia menyusul di belakang Cun gan siucay Si Kok seng dan lari menuju kearah hutan.. Thi pit suseng menjadi sangat gelisah..com/ melingkari hutan lebat ini. mendadak... segera teriaknya: "Adik Yong! Kembali. " Belum habis dia berseru.... segera tertawa terbahak-bahak sesudah mendengar ucapan itu.. diatas tugu itu terlukiskan: . Melihat adiknya mengumbar napsu. kemudian setelah mendengus dingin katanya: "Hmmm. Ternyata mereka menyaksikan sebuah tugu disisi hutan. Toan im siancu Thia Yong ada maksud untuk memanasi hati Suma Thian yu. katanya: "Benarkah ada kejadian seperti ini? Aku orang she Si justeru tak percaya dengan segala tahayul!" Sambil berkata dia membalikkan badan dan meninggalkan jalan raya umuk lari ke arah hutan lebat itu.. Thi pit suseng Thia Cuan dan Suma Thian yu merasa amat terperanjat setelah mendengar suara jeritan itu. disusul Toan im siancu Thia Yong menjerit kaget pula sambil menyingkir kesamping. Dari arah depan sana terdengar Cun gan siau cay Si Kok seng menjerit kaget dan melompat mundur kebelakang. mengenai apa sebabnya aku kurang begitu tahu. serentak mereka meluncur ke depan dengan kecepatan tinggi. apa yang kemudian terlihat membuat kedua orang itu mundur selangkah dengan paras muka berubah hebat..

segulung angin pukulan yang sangat dahsyat dengan cepat meluncur kedepan. buruburu serunya kepada tiga orang yang lain: "Serbu saja! Mari kita langsung menyerbu kedalam hutan tersebut!" Selesai berkata dia lantas berjalan paling depan memasuki hutan itu. namun suasana dalam hutan tetap sunyi senyap tak kedengaran sedikit suarapun. tak kuasa lagi dia menghela napas panjang. mendadak telapak tangannya diayunkan kedepan. baru saja ia hendak mencegah perbuatan mana. disusul kemudian . Sesudah hilang rasa kagetnya. Baru saja ke empat orang itu memasuki hutan. "Manusia jadah dari manakah yang berani menggunakan benda-benda semacam itu untuk menakut-nakuti aku? Hmm. ia sadar bakal celaka.. Begitu selesai berkata. Thi pit suseng kuatir adiknya menjumpai mara bahaya. di susul oleh Toan im siancu. teriaknya.." Nama Si Kok seng yang diucapkan terakhir sengaja diucapkan dengan sangat nyaring.Tiraikasih Website http://kangzusi. dengan mendongkol Cun gan siucay Si Kok seng meludah. Thi pit suseng Thia Cuan merasa amat terperanjat setelah menyaksikan kejadian ini.com/ "Kembali! Maju lebih kemuka berani mati" Ketujuh huruf itu amat besar dan semuanya tersusun oleh tulang manusia yang memutih. aku Si Kok seng justru ingin mencobanya. mendadak terdengar suara tertawa dingin yang mengerikan berkumandang memecahkan keheningan..!" susunan tugu yang terbuat dari tulang belulang itu segera hancur berantakan dan berserakan diatas tanah. maka dia lantas mengajak Suma Thian yu menyusul dipaling belakang. tugu tulang belulang itu sudah hancur remuk. Kenyataan ini membuat Si Kok seng makin takabur.. "Braaak. Selang beberapa saat mereka menanti.

pengalamannya luas sekali." Sembari berkata dia lantas melayang kesamping adiknya Toan im siancu dan diam-diam bersiap siaga menghadapi segala kemungkinan yang tak diinginkan. Buru-buru teriaknya dengan suara keras: "Si siauhiap. suara kaget itu berasal dari lima kaki dihadapan mereka. ia sudah mendapat firasat jelek. Suma Thian yu yang pertama-tama menerjang kedepan setelah mendengar seruan kaget itu. begi tu menyaksikan suasana gelap yang menyelimuti hutan tersebut. Mendadak terdengar Cun gan siucay Si Kok seng menjerit kaget. tanpa sadar ke empat orang itu merasakan jantungnya berdebar keras. apa lagi kalau tanah lapang itu terang benderang seperti disiang hari saja.. ternyata didepannya terdapat sebuah tanah kosong seluas dua puluh kaki. tanpa terasa bulu kuduknya bangun berdiri. Thi pit suseng Thia Cuan sudah berpengalaman didalam menghadapi beratus-ratus kali pertarungan. kejadian ini sudah cukup mengherankan hati orang..Tiraikasih Website http://kangzusi. jangan bertindak gegabah. apa lagi setelah mendengar suara pekik kan aneh itu. Jilid : 11 .. kau harus berhatihati. Mendadak pandangan matanya terasa silau.com/ suara pekikan aneh muncul dari empat penjuru dan menggema diseluruh hutan. hal ini lebih aneh lagi. waktu itu api membara dengan terangnya menyinari sekitar tempat itu Ditengah hutan muncul sebuah tanah lapang. dengan suatu gerakan yang cepat dia melayang turun diatas tubuh Si Kok seng.

. Ternyata Toan im siancu Thia Yong telah menemukan sesosok mayat yang digantung di atas dahan sebatang pohon besar disudut sebelah barat.. . Suma Thian yu lah yang pertama-tama menjerit kaget. dia adalah Kang Pun san!" Thi pit suseng Thia Cuan berpaling.com/ TOAN-IM Siacu Thian Yong yang amat teliti.Tiraikasih Website http://kangzusi. "Aaah. lalu bertanya dengan nada tercengang: "Hiante kau kenal dia?" "Benar. bagaikan seilas cahaya kilat mengitari angkasa lalu lenyap. benda apakah itu?" Dengan perasaan terkesiap semua orang segera berpaling kearah mana yang ditunjuk nona Thia. kalian lihat. mendadak tampak empat sosok bayangan manusia melompat keluar dari kegelapan dari bergerak mendekat dari empat penjuru tanah lapang itu... dengan menyapu sekejap sekeliling arena tersebut. ingin kulihat siapa yang berani mengusik diriku!" Baru selesai dia berkata. Setelah keempat orang itu berjalan mendekat. Menyusul kemudian sesosok bayangan hitam meluncur keluar dari balik hutan.gentong nasi seperti ini memang sudah sepantasnya mampus. kemudian jengeknya sambil tertawa seram: "Hehehehehe. dia adalah Cha gi sut tikus bersayap) Kang Pun san. sungguh tak sangka ia telah tewas disini" Cun gan siucay Si Kok seng mendongakkan kepalanya dan memperhatikan jenazah si tikus bersayap Kang Pun san beberapa saat.. kemudian serentak mereka menjerit kaget. mendadak ia menjerit kaget: "Aaah. mendadak terdengar suara dengusan dingin yang lirih bergema memecahkan keheningan. Ditengah jeritan kaget inilah. waktu ia dikalahkan oleh nona Wan dalam perusahaan Sin liong piau kiok. Sebenarnya kejadian apakah yang membuat keempat jago muda mudi itu menjerit kaget. aku orang she Si berada disini.

orang yang berada disebelah kanan adalah lotoa dari Tiang pek sam sat (tiga malaikat bengis dari bukit Tiang pek) yang disebut Kiu tau siu (binatang berkepala sembilan) Li Gi. Peristiwa itu terjadinya sangat mendadak." Baru selesai Suma Thian yu memaki.com/ Semua orang merasakan pandangan matanya jadi silau. tampaknya kalau orang sudah mendapat jodoh maka dimanapun selalu bertemu. hal ini bukan perbuatan seorang enghiong hohan. suasananya terasa menggidikkan hati setiap orang yang mendengarnya. ternyata kalian dua orang tangkeh dari Tiang-pek san. Ditengah suara pekikan yang aneh itulah mendadak terdengar tiga kali desingan angin tajam membelah angkasa. yang disebelah kiri . seluruh tubuhnya bergetar keras dan segera roboh terjengkang kearas tanah. kalau beraninya hanya main sem bunyi dan menyergap orang secara diam-diam. kembali kita bersahabat lagi dengan mesrah" Diri ketiga orang kakek berbaju hitam itu.. mendadak terdengar tiga kali suara pekikan nyaring dikumandang dari tiga arah yang berbeda. terutama sekali ditengah kegelapan. belum sempat mereka menyaksikan bayangan hitam itu... darimanakah yang berada didalam hutan? Kalau punya keberanian hayolah munculkan diri. kearah dalam hutan bentaknya penuh keguiaran: "Setan alas. menyaksikan kejadian itu ia merasa gusar sekali. Dua orang diantaranya ternyata dikenal oleh Thi pit suseng Thia Cuan. suaranya nyaring seperti lolongan srigala.Tiraikasih Website http://kangzusi.. tiga orang lainnya tak sempat memberi bantuan. Suma Thian yu menerjang maju kedepan. se perti juga jeritan kuntilanak. jalan darah Si Kok seng sudah tertotok dan jatuh tak sadarkan diri. tibatiba Cun gan siucay Si Kok seng menjerit ngeri. ditengah arena tahu-tahu sudah bertambah dengan tiga orang kakek berbaju hitam. segera serunya: "Aku mengira siapa yang datang. sambil tertawa tergelak.

binatang berkepala sembilan Li Gi menatap sekejap ketiga orang itu dengan sorot mata buas. sepasang lengannya menjadi merah membara. berusia enam puluh tahunan. Orang ini merupakan iblis paling keji dan paling ganas dalam dunia liok lim dewasa ini orang menyebutnya sebagai Hui cha cuncu (Rasul garpu terbang) Kiong Lui.com/ adalah kakek kurus bercambang. Waktu itu. kau masih belum pantas untuk menanyakan nama sauyamu!" "Li lote" pada saat itulah terdengar Hui cha cun cu Kiong Lui berkata dengan suara dingin. agaknya dia siap sedia melancarkan serangan. dia membawa tongkat berbentuk rembulan. Thi pit suseng Thia Cuan melompat ke depan dan berdiri diantara Li Gi dengan Suma Thian yu. bersama Hoat seng si (Mayat kaku hidup) Ciu Jit hwee mereka disebut Ih Lwe ji mo (sepasang iblis dari kolong langit). "jagal saja dia kan beres? Buat apa mesti banyak bersilat lidah dengan dirinya? Kiu tau siu Li Gi tertawa seram. mata besar alias mata tebal. hidung besar mulut besar dan bertampang seperti singa.Tiraikasih Website http://kangzusi. dengan mengandalkan tampangmu semacam ini. memakai gelang berbentuk rembulan diatas kepalanya. mukanya bengis dan menyeramkan. mukanya berubah menjadi merah padam. tulang belulang diseluruh tubuhnya bergemerutuk keras. Garunya Sip hiap jin mo (Manusia iblis penghisap darah) Pi Ciang hay merupakan jago paling lihay dalam kalangan iblis. kemudian tanyanya penuh kegusaran: "Siapa kau? Apakah sudah bosan hidup?" "Hmm. sedangkan orang yang berdiri ditengah are na itu berambut sepanjang punggung. dia adalah losam Liat hwee siu (binatang berapi membara) Li Hiong. Kiu tausiu Li Gi mengawasi Suma Thian yu dengan sorot mata setajam sembilu. lalu ujarnya: "Apakah kalian bertiga tidak kenal tulisan?" "Kalau kenal kenapa? Kalau tidak kenal kenapa pula?" Suma Thian yu balik bertanya. lalu sambil tertawa terbahak-bahak serunya: .

Baru saja tubuhnya dapat berdiri tegak. . sementara telapak tangan yang lain digunakan untuk membacok ke atas. meledak hawa amarah dalam dada Thia Cuan. telapak tangan yang satu digunakan untuk menyapu ke bawah. dengan jurus Ciang ing phu toh (Elang sakti menerjang kelinci) dia lansung mencengkeram batok kepala Thi pit suseng Thia Cuan. masing-masing pihak terdorong mundur selangkah ke belakang. Dalam perkirarn Kiu tau siu Li Gi. mendadak dia berpekik nyaring.. Kiu tausiu Li Gi tidak menyangka kalau tenaga dalam yang dimiliki lawan begitu sempurna.. kesepuluh jari tangannya dipentangkan lebar-lebar. siapa tahu dari tengah jalan muncul seorang Tuia Kau kim. sepasang telapak tangannya melancarkan sekuah pukulan yang dahsyat menghantam tubuh Thi pit suseng. Melihat serangan yang begitu berbahaya dari lawannya. dia terkejut bercampur mendongkol. "Blaaammm. serahkan saja setan tua itu kepadaku.com/ "Hiante. termakan oleh pukulan yang memaksa nya mundur.. Sambil membentak keras.Tiraikasih Website http://kangzusi.!" terdengar suara ledakan keras menggema memecahkan keheningan. terkesiaplah hatinya.. Suma Thian yu masih muda dan gampang diroboh kan. baru saja dia akan memberi pelajaran kepada sang pemuda. Tapi setelah berada dalam keadaan demikian terpaksa ia harus bulatkan tekad untuk meng hadapinya. Terdesak oleh sisa angin pukulan itu. harap jangan marah. dia tahu kalau musuhnya yang ini sangat tangguh. tiga dua gulung angin serangan itu saling ber tubrukan di tengah udara terjadilah pusingan angin yang menyebar ke empat penjuru. dengan jurus Siang hong tiau yang (sepasang burung hong menghadap mata hari) dia sambut datangnya ancaman lawan dengan sepasang tangannya berbareng. Melihat kemunculan Thi pit suseng. sepasang tangannya diluruskan ke depan. tubuhnya seperti elang raksasa menerjang ke tengah udara.

ditengah udara kembali terjadi suatu bentrokan keras yang menimbulkan suara ledakan dahsyat. "Tahan!" Sepasang telapak tangan dua orang yang sedang bertarung sudah terlanjur di lancarkan. dengan jurus Kiau cong ki ku (memukul genta menghantam tambur) sepasang tangannya bersama-sama di sodok ke depan menghajar tubuh Li Gi. mendadak bentaknya keras-keras. pelan-pelan dia bangkit berdiri kemudian ditatapnya Hai cha cun ca Kiong Lui tanpa berkedip. namun dia tetap sehat wal'afiat seperti sedia kala. tubuhnya seperti bintang yang jatuh roboh ke tanah. Jurus serangan ini merupakan salah satu jurus yang dahsyat dari empat macam kepandaian Kun lun kim hoat. dihentikan jelas tak sempat lagi. kau berani mengelabuhi aku? Hmmm. dengan memperkuat posisi kuda-kudanya. ia sama sekali tidak menjadi gugup. disaat Kiong Lui membentak keras itulah. Hui cha cun cu Kiong Lui yang menonton jalan-nya pertarungan dari sisi arena menjadi tetegun oleh kejadian itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. kemudian dengan seorang tua yang berpengalaman dia bertanya: "Aoa hubunganmu dengan Bi kun lun Siau Wi goan?" "Aku sama sekali tidak kenal dengan orang ini" jawab Thia Cuan tegas. ujung bibirnya basah oleh noda darah. padahal Bi kun lun Siau . "Bocah keparat. Thia Cuan memiliki ilmu silat yang tinggi serta warisan langsung dari Kun lun-pay. mukanya pucat pias seperti mayat. udara menja di gelap dan Kiu tau siu Li Gi mendengus ter tahan. melihat gerakan tubuhmu jelas semuanya merupakan kepandaian silat aliran Kun lun pay. Kiong Lui mendeham beberapa kali. Menyusul kemudian tampak debu dan pasir beterbangan memenuhi angkasa. Thi pit suseng Tia cuan sendiri.com/ Sebagai murid kesayangan dari Heng si Cin jin. walaupun terpengaruh juga oleh gelombang angin sera ngan itu. begitu menyaksikan Kiu tau siu Li Gi menerjang ke bawah dengan dahsyatnya.

kalau mataku buta. masa kau tidak tahu?" Berbicara sampai disitu dia berkerut kening. aku enggan ribut denganmu. Thi Pit suseng segera memperhatikan Hui cha cun cu se kejap kemudian balik bertanya: "Maaf.. kemudian sambil menuding keujung hidung sen diri serunya: Suma Thian yu paling benci dengan sikap latah dan takabur semacam ini mendengar. tolong tanya siapakah nama besarmu?" "Bocah keparat.. tapi dia sengaja mengejek. mungkin kau hanya seorang pra jurit tak bernama yang rendah kedudukannya... maksudnya adalah untuk memancing kemarahan musuhnya yang latah dan takabur ini. ketua Kun lun pay sekarang. Suma Thian yu sudah mengerti siapa gerangan orang yang dihadapinya. Tapi lantaran malu mengakui hal tersebut. maka sengaja kau pakai kata-kata yang mem buat untuk menggertak?" Padahal setelah mendengar lawannya she Kiong tadi.. setiap jago persilatan yang berkelana dalam dunia persilatan hampir semuanya kenal dengan lohu. serunya: "Bocah keparat. per kataan tersebut ia mendengus dingin. mengingat usiamu masih muda dari tak tahu urusan. masa kau tidak kenal dirinya?" Mendengar perkaraan tersebut.belum pernah sauya dengar seorang manusia she Kiong dalam dunia persilatan. "Habahahahana. sinar buas me mancar keluar.Tiraikasih Website http://kangzusi. kemudian tertawa terbahak-bahak. . mendadak sepasang matanya melotot besar. Hui cha cun cu Kiong Lui dapat menyaksikan sikap sinis anak muda tersebut. kau tidak puas?" Suma Thian yu memandang sekejap wajah Kiong Lui dengan pandangan sinis. matanya memandang sinis dan senyuman dingin menghiasi ujung bibirnya. sesudah tertawa seram.com/ Wi goan adalah murid kesayangan dari Leng-go cinjin.

Tiraikasih Website http://kangzusi. Gembong iblis kenamaan memang berbeda dengan kawanan jago lainnya. lohu akaa memenuhi keinginanmu itu!" makinya sambil menahan geram. membawa tubuhnya melayang turun kebawah.com/ Betul juga. Hui cha cun cu Kiong Lui kontan dibuat mencakmencak karena kegusaran. sekali pun terdiri dari baja aslipun tak sanggup menahan pukulan mana. "Bila kau ingin mampus. jangankan tubuh Suma Thian yu terdiri dari darah dan daging. Tatkala Suma Thian yu menyaksikan ayunan senjata Hou tou pang berbentuk bulan sabit itu amat gencar dan cepat. senjata toya Hou topang berbentuk bulan sabit itu menyambar lewat hanya beberapa inci dibawah kaki anak muda tersebut. Dalam pada itu. telapak tangannya segera diayunkan ke depan melancarkan sebuah bacokan. senjata Hou to pang berbentuk bulan sabitnya menyapu bagian bawah tubuh dengan membawa desingan angin tajam. "Weess! diiringi desingan angin tajam yang kuat. Liat bwee siu Li Hiong sudah melompat kehadapan Toan im siancu Thia Yang. Hui cha cun cu Kiong Lui segera menahan tubuhnya dan menarik kembali senja ta Hou topang berbentuk bulan sabit yang di ayunkan ke muka tadi. kali ini yang diancam adalah pinggang lawan. dimana serangannya menyambar lewat secara lamat-lamat Suma Thian yu merasakan kulit badannya amat sakit. . ayunan toya tersebut paling tidak mempunyai kekuatan sebesar lima ratus kati. Begitu serangan toyanya mengenai sasaran yang kosong. Suma Thian yu tahu lihay terpaksa dia gunakan ilmu bobot seribu. buru-buru dia melejit ke tengah udara. selapis hawa pembunuhan yang amat tebal dengan cepat menyelimuti seluruh wajahnya. kemudian toya berbentuk bulan sabitnya diayun ke pinggang lawan dengan jurus Heng sau jian kun (menyapu rata seribu prajurit). Berhubung tenaga serangannya begitu dahsyat. Setelah itu dia mempertinggi serangannya satu depa lebih ke atas. ia maju selangkah mendekati anak muda itu.

selain serangannya berat. dengan perasaan terperanjat ia menyingkir kesamping.Tiraikasih Website http://kangzusi. tangannya meraba diatas gagang pedang dan siap memberi penolongan bilamana perlu. Dipihak lain. . pedangnya segera dicabut keluar dari sarung. untuk sesaat dia dibikin geleng kepalanya oleh gerakan tubuh orang yang aneh dan cekatan. Toan im siancu Thin Yong meloloskan sembilan pedang mestika dari pinggangnya lalu sebelum Lian hWee siu li hiong menyerang lagi. belum mencapai sepuluh gebrakan. gesit dan cekatan. ia sudan keteter hebat dan hanya sangaup menangkis belaka. mendadak ia berpekik nyaring. "Budak rendah! loya akan menemanimu bergembira!" Toan im siancu Thio Yong menduga sampai disitu. Beraba dalam situasi yang kritis dan tegang seperti ini. ia sudah mengembangkan jurus-jurus mautnya sambi1 menerjang kedepan. belum pernah Suma Thian yu menghadapi mu suh setangguh ini. gadis itu tak berani menyambut ancaman mana dengan kekerasan. gerakgeriknya juga enteng. Tatkala Thi pit suseng Thia Cun menyaksikan adiknya sudah terjun ke arena pertarungan. Begitu lolos dari ancaman. tanpa terasa ia memusatkan seluruh per¬hatiannya mengikuti jalannya pertarunan. Suma Thian yu yang bertarung dengan tangan kosong menghadapi toya Hou to pang berbentuk bulan sabit sudah mulai tak sanggup menahan diri.com/ Menanti lengannya diayunkan kedepan itulah dia baru membentak. tu-buhnya melejit lima kaki ke tengah udara dengan gaya burung bangau terbang ke angkasa. baik lwekang maupun gwakangnya boleh dibilang sudah mencapai tingkat yang sempurna. melihat serangan yang datang begitu dahsyat ibarat bukit Thay san yang menindih kepala. bayangkan saja Hui cha cun cu sebagai tokoh kelas satu dalam dunia Liok lim dewasa ini. Sejak terjun ke dunia persilatan. toya Hou to pang seberat berapa ratus kati yang berada dalam permainannya ringan bagaikan toya kayu.

dengan cepat tubuh Hui cha cun cu dikurung rapat. maka dia sendiripun tak kelewat terbaru napsu untuk turun tangan. sebaliknya Hui cha cun cu Kiong Lui kena tertekan oleh kekuatan lawan hingga kakinya amblas tiga inci kadalam tanah. dia mendongakkan kepalanya memperhatikan sekejan ancaman lawan. Suma Thian yu segera mengembalikan posisi nya yang terdesak menjadi lebih mantap. kemudian setelah tertawa dingin jengeknya: "Hehehehenehe. kiranya kau adalah ahli waris dari orang she Wan" Sambil berkata tongkat Hou to pang nya di angkat keatas dan diputar bagaikan sebuah roda kereta. dia pun mengerti menang kalah tidak bisa di temukan dalam waktu singkat. Dengan mengandalkan serangan tersebut. . bagaikan sebuah jala perangkap ikan yang besar dan datang dari langit.. Suma Thian yu segera melayang turun keatas tanah. diantara perputaran yang kencang itulah pelan-pelan dia menyongsong bayangan pedang yang diciptakan Kit hong kiam tersebut. Menggunakan kesempatan dikala pedangnya bentrok dengan toya lawan.. Selama ini Thi pit suseng hanya berpeluk belaka sambil menonton jalannya petrarungan massal. Suma Thian yu memainkan selapis kabut pe dang berwarna biru untuk melindungi badan.. Hui cha cun cu Kiong Lui terhitung seorang gembong iblis yang sukar dihadapi.. dia tidak berani membantu karena kuatir menimbulkan suatu pertarungan massal. namun ia tetap berdiri tak bergerak. dengan Kiong Lui segera ber lempur sengit. Dalam waktu singkat terdengar dua kali ben turan keras ditengah udara.Tiraikasih Website http://kangzusi. pedang dan tongkat Hou to pang telah saling membentur keras hingga menimbulkan percikan bunga api.. dia dapat melihat bahha kepandaian silat yang dimiliki kedua belah pihak berada dalam keadaan seimbang.com/ Serentetan cahaya biru memancar keempat penjuru dan amat menusuk pandangan mata. pedangnya segera berputar sambil melancarkan serangan gencar.

senjata Hou to pang nya dengan membawa deruan angin tajam membacok seluruh tubuh Suma Thian yu secara bertubi-tubi. . dengan suara dalam ia lantas memrmembentak: "Tahan!" Suaranya keras bagaikan guntur yang membelah bumi disiang hari bolong. Thi pit suseng Thia Cian yang menyaksikan peristiwa ini menjadi sangat gelisah. Sedangkan Kiong Lui sendiri justru makin bertarung semakin perkasa. keenakan kau si setan tua!" Dihak lain. ia tak memiliki tenaga lagi untuk mempertahanan diri. senjata pentungan Hou to pangnya tak pernah mengendor sedikit pun.com/ Kurang lebih seperminuman teh kemudian empat orang yang sedang bertarung sengit di tengah arena teiah berhasil menentukan siapa menang siapa kalah. semua ini membuat suasana dalam arena pepertarungan berubah lebih mengerikan. Liat bwee siu Li Hiong segera melepaskan dua buah serangan berantai dan melompat mundur lebih duluan. Hui cha kun cu Kiong Lui seakan tak mendengar suara bentakan itu. kini anak muda tersebut hanya memiliki sisa kekuatan untuk mempertahankan diri belaka. bukan nya berhenti dia malah melancarkan serangan-nya makin gencar. sambil menarik kembali pedangnya ia membentak: "Hmmm. Toan im siam cu yang melancarkan serangan berantai mendesak musuhnya habishabisan. serangan demi serangan dilancarkan se cara gencar dan semuanya membawa deruan angin tajam yang memekikkan telinga. ia tak memiliki tenaga untuk melancarkan serangan balasan. kalau di lihat dari keadaan si Liat hwee sin Li hiong sekalian. tampaknya tiga jurus kemudian ia tentu keok. Tentu saja Toan im siancu tak ingin membangkang perintah kakaknya. Di pihak lain keadaan pertarungan antara Suma Thian yu melawan Hui cha cun cu justru merupakan ke balikannya.Tiraikasih Website http://kangzusi.

. Menyaksikan peristiwa tersebut. terima kasih banyak atas kebaikanmu. Suara bentakan dari Thi pit suseng barusan baginya ibarat sebaskom air dingin yang diguyurkan keatas kepalanya.com/ Setelah melalui pertarungan yang seru. selain itu akupun tidak saling mengenal dengannya.. cepat dia mengembankaan gerakan tubuhnya dan meloloskan diri dari kepungan lawan..haaah. "Haaah. bila kau menginginkan nyawaku. sesungguhnya Suma Thian yu sudah kehilangan banyak tenaga. dia menggetar pergi senjata Hou to pang lawan. Bagus sekali. secara keras lawan keras. kali ini dia membacok jalan darah Pek bwee hiat dibelakang kepala Suma Thian yu. hmm! Seandainya lohu tidak teringat kalau kau masih punya hubungan dengan Bi kun lun (Kun lun indah). Melihat itu. sepasang telapak tangannya dilontarkan kedepan. kau anggap nyawamu masih bisa dipertahankan hingga sekarang? Hmm. Tampak ujung bajunya berkibar terhembus angin kemudian tubuhnya menerjang kedepan secepat kilat.... mung-kia sedari tadi sudah berpulang ke alam baka" Thi pit suseng Thia Cuan tertawa terbahak-bahak..Tiraikasih Website http://kangzusi. Hui cha cun cu Kiong Lui menghimpun tenaga dalamnya sambil membentak keras: "Orang sbe Thia. Hai cha cun cu Kiong Lui tak rela melepas kan usaha yang berhasil dicapainya selama ini. jadi kau ingin mencari keuntungan dalam air keruh. Thi pit su seng Thia Cuan segera berkerut kening. kepalanya terasa pening dan badannya lemas tak bertenaga. segera membuatnya sadar kembali.." . cuma sayang toaya sama se kali tidak ada sangkut pautnya dengan Siau Wi goan. menda dak ia berpekik nyaring...haah. kemudian menghadang jalan pergi Kiong Lui.. senjatanya kembali diputar membelah angkasa dengan jurus kay san to liu (membuka bukit air mengalir). lebih baik ambillah dengan mengandalkan pandaian silatmu sendiri.

. maka kau boleh pergi dari sini. barang siapa berani masuk hutan harus mampus. Suma Thian yu rugi didalam tenaga dalam yang tak berhasil melampaui kesempurnaan Kiong Lui... Pada dasarnya Suma Thlan yu adalah seorang bocah yang berjiwa keras dan tinggi hati. Tapi justeru karena hal tersebut. dari malu nya si gembong iblis itu menjadi naik darah.heeeh. hari ini aku akan suruh kau menderita kekalahan secara puas lahir batin.. Yang di maksudkan sebagai bocah keparat tak lain adalah Suma Thian yu. tapi bocah keparat yang menggemaskan ini tak boleh meninggalkan tempat ini barang setengah langkah pun.. berbicara dan cara tindak tanduk kalian semua. bocah keparat. katanya: "Dengan mengandalkan kepandaianmu itu kau hendak menahan aku disini? Lebih baik gerakkan lagi senjata rongsokanmu itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. mendadak dia membalikkan tubuhnya sambil tertawa mengejek. kau tidak menyaksikan jenasah diatas pohon itu? Inilah contoh yang paling baik bagi mereka yang bersikeras ingin melanggar peraturanku..heeeh. ucapan mana sege ra membungkamkan mulut gembong iblis itu.. Siapa tahu Hui cha cun cu Kiong Lui malah tertawa terbahak-bahak dengan seramnya "Hehehebebehe.. Akan tetapi berhubung lohu mempunyai sumpah yang mengatakan bahwa setiap sahabat Bi kun lun akan kulepas. sebetulnya hanya ada satu jalan kematian saja. maka dia mengusulkan untuk ber tarung sebanyak seratus gebrakan dalam permainan ilmu pukulan. kemudian aku akan menggantungmu hidup-hidup diatas pohon agar ditonton semua orang!" . tidak tidak meninggikan kepala merendahkan derajat sendiri dibalik kelembutan terdapat nada keras. dia segera tertawa dingin tiada hentinya: "Heeeh. sauya akan melayanimu untuk bertarung seratus gebrakan.com/ Suaranya datar.memang hal itu paling bagus..

dengan tangan terbuka lohu akan menghantar kalian pergi dari sini!" Benar-benar suatu ucapan yang amat sesumbar. ia bersiap sedia melancarkan serangan. sedangkan Suma Thian yu mendapat warisan keluarganya. Thia Yong yang pertama-tama akan beradu jiwa paling dulu denganmu. Mencorong sinar bengis dari balik mata Kiong Lui. tapi kalau tiga orang bekerja sama. berbulu dan berotot besar itu. dalam sepuluh gebrakan kemudian kalian pasti akan mampus diatas genangan darah segar! . lalu serunya: "Jika kau berani. Untuk bertarung satu lawan satu. mendadak ia melemparkan senjata Hou to pang nya ke depan kaki Liat hwee siu Li Hiong. mungkin saja mereka masih belum sanggup. dalam sepuluh gebrakan bila aku gagal meng hancur lumatkan kalian. Thia si hengte (dua bersaudara Thia) telah memperoleh warisan langsung dari Heng si cinjun. mengganggu seujung ram butnya. kesempurnaan mereka terhitung jagoan nomor wahid dikolong langit. Diatas wajah mereka bertiga serentak terlintas perasaan memandang rendah yang amat sinis.com/ Dengan lemah gemulai Toan im siancu dihadapan Hui cha cun cu. kemudian sambil menggulung bajunya hingga nampak lengan yang kekar. sambil mementangkan mulutnya yang lebar dia membentak: "Lebih baik kalian bertiga maju bersama.Tiraikasih Website http://kangzusi. sampai wak tunya jangan salahkan lagi kalau nona tidak mengenal ampun!" Sambil berkata dia lantas menggeserkan ba dannya dan berdiri disamping Suma Tbiau yu. "Perkataan seorang lelaki sejati berat bagaikan bukit karang". Dalam sekilas pandangan saja Hui cha cun cu Kiong Lui sudah dapat menembusi jalan pemikiran ke tiga orang lawannya. Bayangkan saja ke tiga orang muda mudi itu adalah jagojago pilihan dari kaum muda. belum tentu ia sanggup merobohkan mereka dalam sepuluh gebrakan saja.

serangan yang berkelebat secepat sambaran kilat.Tiraikasih Website http://kangzusi. tahutahu sudah tiba di depan Thia Yong. jurus serangannya ganas dan mengerikan. Serangan yang dilancarkan Suma Thian yu maupun Thia Yong sesungguhnya cuma serang an tipuan belaka. Toan im siancu tidak ambil diam. ketika sampai ditengah jalan. sesunguhnya dibalik ancaman mana tersembunyi dua gerakan lain yang dipersiapkan untuk mundur. dari samping ia menyerang dengan jurus Im liong tham jiau (naga sakti mementang cakar). dia membacok tubuh Kiong Lai dengan jurus Ci kou thian bun (mengetuk pintu langit selatan). Hanya Thi pit suseng seorang yang tidak berkutik. dia masih menanti serangan balasan dari Hui cha cun cu dengan tenang. lalu sambil menggunakan ilmu pukulan Tay cing to liong ciang ajaran gurunya Put gho cu.com/ Suma Thian yu tidak banyak bicara. Ditunggunya serangan lawan hampir menca pai tubuhnya ketika secara tiba-tiba dia memutar tubuhnya melancarkan serangan balasan. menghadapi ancaman tersebut ia tidak menjadi gugup atau panik. dia mengubah serangan pu kulannya menjadi cengkraman dan mencengkeram belakang kepala lawan. untuk kemudian melancarkan serangan dahsyat bila kesempatan baik telah tiba. Benar-benar lihay Hui cha cun cu ini. . segera menghimpun segenap tenaga dalamnya kedalam lengan. seakan-akan dia bermaksud memanah dua ekor burung dalam sekali bidikan. agaknya ia telah berhasil menebak jitu suara hati kedua orang lawannya. tubuhnya menerobos masuk kedalam arena kemudian telapak tangannya diayunkan ke muka membabat jalan darah Leng tay hiat di punggung Hui cha cun cu. Mendadak Thi pit suseng membentak nyaring. sekilas pandangan serangan mana kelihatannya cepat seperti sambaran kilat.

secara beruntun dia melepaskan tiga buah serangan berantai masing-masing dengan jurus Kun kun to coan ( Dunia diputar balik) Kui seng ti to (Bintang kejora jatuh jumpalitan) dan Sian hong sau soat ( Angin berpusing menyapu salju). Masih untung Hui cha cun cu Kiong Lui masih teringat akan sumber perguruannya serta hubungan-nya dengan Siau Wi goan.com/ Waktu itu sesungguhnya Hui cha cun cu Kiong Lui sedang bersyukur karena serangannya akan segera berhasil mencapai sasaran. asal dia menambah tenaga serang annya dengan dua bagian tenaga saja. tak selang dua gebrakan ke¬mudian. mendadak dia merasakan tibanya desingan angin tajam dari arah belakang. badannya sege ra mundur beberapa langkah dengan sempoyongan. tenaga dalam yang disertakan benar-benar luar biasa dahsyatnya. Serangan ini dilepaskan dalam keadaan gusar. Toan im siancu mengalami nasib seperti kakaknya. sadarlah dia bahwa isi perutnya telah terbakar. kini didalam arena tinggal Suma Thian yu serta Toan im siancu yang sudah lelah karena kehabisan tenaga. dadanya terasa sakit sekali. isi perutnya menderita luka dan roboh terduduk diatas tanah. ia membalikkan badan dan melepaskan serangan balasan. semuanya merupakan jurus penolong dari ilmu pukulan Tay cing to liong ciang. kenyataan tersebut kontan membuatnya menjadi tertegun. Begitu Thi pit suseng mundur kebelakang. coba kalau tidak begitu. Dengan demikian tinggal Suma Thian yu seorang yang harus berjuang mempertahankan diri.Tiraikasih Website http://kangzusi. Ketika Thi pit suseng Thia Cuan termakan oleh sapuan tangan pukulan itu. niscaya Thi pit suseng sudah tewas seketika. Betapa hebatnya serangan itu bisa dilihat dari Hui cha cun cu Kiong Lui yang tak berani menyongsong serangan itu . Berada dalam keadaan begini harus mengesampingkan dulu kedua orang musuhnya yang berada didepan. diam-diam ia mengertak giginya keras-keras.

lalu seperti sekilas cahaya yang membuyarkan awan hitam.com/ dengan kekerasan. untuk sesaat mereka seperti melupakan tragedi yang sedang terjadi didepan mata. Thi pit suseng Thia Cuan yang menyaksikan peristiwa itu segera melupakan tenaga dalam yang dideritanya.Tiraikasih Website http://kangzusi. di tengah angkasa telah bergema suara geledek yang menggelegar dengan nyaringnya. secars beruntun dia mengegos sebanyak tiga kali. bila Hui cha can cu Kiong Sui gagal merobohkan musuhnya. wajah berubah pucat. dengan cepat merasakan hatinya menjadi tenang kembali. tubuhnya melejit setinggi tiga kaki ketengah udara. Ketika memandang lagi kearah Hui cha cun cu. Tampaknya dari sepuluh gebrakan yang di janjikan kini tinggal dua gebrakan lagi. "Hiante. tak sempat memandang sekejap lagi. sambil berpekik nyaring degan membawa luka dia menerjang ke arah Suma Thian yu. dengan membawa deruan angin puyuh dia menyambar keatas kepala Suma Thian yu. bagaikan seekor naga bengis meninggalkan samudra. kemudian melompat sejauh satu kaki lebih. Semua orang yang semula tertegun oleh suara guntur. Mendadak Hui cha cun cu Kiong lui berpekik nyaring. Disaat yang amat kritis inilah. seketika itu dia sedang mengayunkan sepasang telapak tangannya dan . dia sudah me lesat kesamping untuk menghindarkan diri. Ketika Suma Thian yu mendongakkan kepala. cepat mundur! Dia telah menggunakan Pek lek si hun ciang (Pukulan geledek pembetot sukma)!" Baru selesai Thi pit suseng berseru. terpaksa dia harus menghantar lawan-lawannya ini untuk berlalu dari daerah terlarang itu. petikan nyaring ter sebut seketika itu juga menawarkan suara gemuruh guntur yang mengelegar diangkasa. ditengah udara berkumandang pekikan nyaris yang memekakkan telinga. dia jadi terperanjat.

bagaimana mungkin bisa memiliki ilmu silat yang begitu lihaynya? Tapi cahaya kilat yang terlibat tadi sudah jelas merupakan bayangan tubuh dari bocah ini selain dia siapa lagi? Tampak sepasang kening bocah lelaki itu menonjol tinggi sekali. kalau tadi sikapnya garang angkuh dan jumawa sekali. . seperti barung yang hinggap dia atas tanah. dia sedang berdiri ber tolak pinggang sambil mencaci maki: "Kiong Lui. dengan entengnya dia melayang turun kembali kepermukaan tanah. Heran! Mungkinkah suara pekikan tadi berasal dari bocah lelaki yang masih ingusan ini? Kalau memang begitu. bukankah bocah lelaki ini adalah seorang bocah ajaib didunia ini? Tapi rasanya hal ini mustahil. tak bisa ma¬suk akal. seandainya aku tidak datang tepat waktunya. lagi-lagi kau membuat kejahat an disini".Tiraikasih Website http://kangzusi..! Apakah kau sudah melu pakan dengan kata-katamu tempo hari. tampak tubuhnya buru-buru berjumpalitan di tengah udara. tahu-tahu ditengah arena telah berdiri seorang bocah lelaki berusia sebelas dua belas tahunan. sikapnya menghormat dan tunduk sekali. hanya sekejap kemudian. hal ini mana mungkin bisa terjadi? Seorang bocah lelaki yang masih berusia sebelas dua belas tahunan. Sementara semua orang masih tertegun. sesosok bayangan manusia nampak berkelebat lewat dari balik hutan. yang disini. hmmm. lalu sepasang telapak tangannya segera ditarik kembali. maka setelah berjumpa dengan bocah lelaki itu. siapa tahu pada saat itulah suatu kejadian aneh telah berlangsung.?" Sungguh menggelikan sekali keadaan Hui cha cun cu Kiong Lui yang telah berusia enam puluh tahunan itu.. Tampaknya suara pekikkan nyaring yang membetot sukma itu telah mengacaukan pikiran Hui cha chun cu.. masih bersifat kekanakkanakkan. keadaannya berubah seperti tikus berjumpa kucing.com/ secepat kilat meng hantam tubuh Suma Thian yu. kembali ada jiwa yang akan mela..

setelah termangu sesaat buru-buru sahutnya: "Akulah orangnya" Bocah lelaki itu segera mengamati Suma Thian yu sekejap. entah bagaimana cara berlatih?" anak muda itu segera berpikir. kecuali itu tidak terlihat sesuatu gejala lain yang istimewa. buru-buru dia menyambut surat itu dan dibuka lalu dibaca isi-nya. Suma Thian yu yang mendengar perkataan itu menjadi amat geli sekali sehingga tak tahan ia tertawa terkekeh. siapa yarng kesudian bermain disini?" Ibuku bilang kau adalah telur busuk terbesar didunia ini. sepasang matanya melotot besar dan memancarkan sinar berkilauan. rambutnya di gulung menjadi satu. ambil dan bacalah sendiri!" Suma Thian yu makin terperanjat lagi sete lah mendegar perkataan itu. wajahnya menarik dan menyenangkan. tampak dia mengena kan baju berwarna putih bersih. kemudian katanya: "Tak heran kalau ibuku mencarimu.Tiraikasih Website http://kangzusi. matanya besar lagi bulat. diatas surat itu hanya tercantum beberapa huruf yang berbunyi: "Datanglah segera selesai membaca surat ini" . ia melarangku bermain denganmu" sahut bocah lelaki itu terus terang. Sementara itu sibocah telah memperlihatkan dua baris giginya yang putih bersih sambil menegur: "Siapa yang bernama Suma Thian yu?" Agak tertegun Suma Thian yu mendengar pertanyaan itu. dengan sikap yang amat menghormati dia berkata: "Sobat kecil. Akan tetapi sikap Hui cha cun cu Kiong Lui bagaikan sedang menghormati dewa pujaannya saja. nih! Disini ada sepucuk surat untukmu. Mendadak bocah lelaki itu berpaling. "Benar-benar lihay sekali tenaga dalam orang ini.com/ Semua orang lantas mengalihkan perhatian nya kewajah bocah itu. kenapa sudah lama kau tidak bermain kemari? Lohu sangat rindu kepadamu!" "Huuuuh.

untuk sesaat dia menjadi gelagapan hingga tak sepatah katapun sanggup diutarakan.com/ Dibawahnya tidak nampak tanda tangan atau kode tertentu dari penulis surat itu. setelah menatap sekejap wajah Kiang Lui dengan gusar. sekembalinya kerumah nanti. kita akan kemana?" Suma Thian yu segera bertanya: "Tentu saja ke rumahku!" Sambil menyahut bocah itu segera menarik tangan Suma Thian yu dan siap berlalu dari situ. Mendadak terdengar Hui cha cun cu Kiong Lui membentak keras: "Tungqu sebentar! Sobat kecil. tentu saja lohu tak bisa berkata apa-apa lagi. tidak. Sambil tertawa cekikikan bocah lelaki itu segera menegur: "Bila kau selesai membaca. tidak!" Hui cha cun cu segera menampik. pelbagai ingatan segera berkecamuk didalam be naknya membuat dia terasa pusing umuk memikirkannya.. serunya kembali: "Kau kuatir tidak bisa menagih kembali? Hutang apa sih? Biar aku saja yang membayarkan baginya" "Oooh. dia masih berhutang kepada lohu.!" Bocah lelaki itu segera berpaling.. asal sobat kecil telah mengambil alih hutang tersebut. mencorong sinar tajam dari matanya. Siapakah bocah ini? Siapa pula ibunya? Ada urusan apa dia khusus datang kesitu untuk mencarinya? Siapa musuh besanya? Apa sangkut pautnya dengan dirinya? Serentetan pertanyaan tersebut membuat Suma Thian yu menjadi sangat murung dan tak tahu apa yang mesti dilakukan.. mari kita segera berangkat!" "Tolong tanya sobat kecil. Dengan wajah termangu Suma Tnian yu mengawasi wajah si bocah itu lekat-lekat. sampaikan salamku untuk ibumu! .Tiraikasih Website http://kangzusi.

tampaknya kau mencari penyakit!" Sambil berkata dia lantas mengayunkan telapak tangannya menghantam wajah bocah lelaki itu. Dengan cepat Toan im-siancu Thia Yong bertanya: "Dimanakah rumah kediamanmu?" Kali ini si bocah lelaki itu tertawa cekikikan..com/ Bocah lelaki itu mendengus dingin. bukan aku yang berhak menjadi mak comblang. Tiba-tiba dua bersaudara Thia berpekik nysring. ia segera berlalu meninggalkan hutan tersebut. tanggung dia dapat berjumpa lagi dengan kalian berdua" Walaupun usia bocah lelaki ini masih muda. Sambilmenjura Th i pit suseng Thia Cuan segera menegur: "Tolong tanya sobat cilik." Belum habis dia berkata. Suma Thian yu hanya melihat bocah kecil itu mengangkat . dia lantas mendesis dan berseru sambil melotot: "Hmmm... bocah lelaki itu telah membentak pula dengan suara keras: "Ayo berangkat! Tempat ini bukan tempat yang aman" Kalau dibicarakan sesungguhnya sukar masuk diakal. se lembar wajah Toan im-siancu Thia Yongpua turut berubah menjadi merah padam seperti apel yang masak. Begitu bocah lelaki itu selesai berkata.Tiraikasih Website http://kangzusi. sehingga dua bersaudara Thia pun turut merasa keheranan. dua bulan kemudian dia pasti akan mengunjungi kalian berdua di bukit Kun san telaga Tong ting ou".. namun caranya berbicara seperti orang dewasa. kedua orang itu segera melompat ke depan dan menghadang jalan pergi bocah itu. "Tak usah kuatir. Suma Thian yu yang menyaksikan kejadian ini segera berseru dengan amat gelisah: "Nona Thia. siapa namamu dan dimana rumahmu?" Dengan tak sadar bocah lelaki itu menukas: "Kau takut aku akan melalapnya hidup-hidup? Paling cepat sebulan paling lambat dua bulan..

tampaknya soal ilmu silat memang tiada tara dalamnya" Apa yang di katakan orang kuno memang tidak salah. Dengan demikian. wajah bocah lelaki itu nampak berseri. jangan dilihat bocah itu bergerak dipaling de pan. Melihat kejadian tersebut. Ilmu meringankan tubuhnya pun amat sempurna. dengan begitu dia masih bisa membuntuti selalu lima langkah di belakang bocah lelaki itu. tahu-tahu ia sudah dikirim ke sisi badan kakaknya. setinggi-tingginya sebuah bukit. selihay-lihaynya kepandaian seseorang. kendatipun Toao im sian cu Thia Yong lebih bina1 dan wataknya lebih aneh pun.Tiraikasih Website http://kangzusi. Kali ini mereka tidak bergerak ke arah bukit Han-san melainkan justru berbalik ke jalan kecil.. Sekarang Suma Thian yu baru benar-benar dapat menyaksikan kesempurnaan ilmu meringankan tubuh yang dimiliki bocah lelaki itu. tentu ada bukit lain yang jauh lebih tinggi. sepa sang kakinya seakanakan tidak menempel di atas tanah. tahu-tahu seluruh badan Toan im siancu sudah melayang ditengah udara seperti selembar daun yang ter hembus angin puyuh.com/ lengannya. Untung saja Suma Thian yu memiliki ilmu silat yang hebat. dia memarik tangan suma thian yu dan menembusi hutan itu. mau tak mau dia harus merasa kagum dan tunduk terhadap bocah itu. Buru-buru dia memberi tanda kepada kakaknya dan berlalu dari situ. diatas ma nusia masih ada manusia.. . namun langkahnya enteng dan cepat hing ga kalau dilihat dari tempat kejauhan. pikirnya: "Diluar langit masih ada langit. Diam-diam Suma Thian yu menghela napas panjang. semua jalanan yang mereka lalui sebagian besar adalah jalan perbukitan yang sempit dan curam. sudah pasti ada orang lain yang jauh lebih lihay daripadanya.

bisa dibayangkan pula sampai dimanakah taraf kepandaian silat yang di miliki ibunya? Tapi dalam dunia persilatan belum pernah terdengar nama seorang jagoan perempuan semacam itu. belum tentu kepandaian silatnya bisa mencapai tingkatan demikian hebatnya. tiada rembulan. mungkinkah bocah ini salah mencari orang? Malam itu udara gelap gulita. hanya bintang yang betebaran memenuhi angkasa. hal ini membuat hatinya diam-diam merasa amat gelisah. gwakang maupun ginkang semuanya telah mencapai puncak kesem purnaan. Mendadak bocah lelaki yang sedang berlarian di muka berpaling seraya berseru: "Sudah hampir sampai. Sebenarnya dia ingin bertanya kepada bocah itu ke manakah mereka hendak pergi. baik ilmu lwekang. . terutama sekali dalam surat tersebut tidak dicantumkan nama maupun tanda tangan. tapi saat itu dia tak sanggup melihat pemandangan yang berada satu kaki dihadapannya. tapi dia pun kuatir ditertawakan oleh pihak lawan.com/ Bayangkan saja berapa usia bocah lelaki yang masih bau kencur ini? Tapi dalam kenyataan-nya. siapakah dia? Sambil berlarian menempuh perjalanan be nak Suma Thian yu dipenuhi oleh pelbagai per soalan yang memusingkan kepalanya. bagaimana kalau kita mempercepat sedikit perjalanan kita?" Selesai berkata. padahal kalau tidak ditanyakan hatinya terasa amat kesal dan gugup. kali ini dia menempuh perjalanan dengan meng gunakan ilmu meringankan tubuh Pat pah kan cian (delapan langkah mengejar comberet). sekalipun sejak berada dalam kandungan ibunya dia sudah mulai melatih diri. Walaupun Suma Thian yu memiliki kepandaian untuk melihat dalam kegelapan. tanpa menunggu persetujuan dari Suma Thian yu lagi dia lantas menghimpun tenaga dalamnya dan berganti gerakan tubuh.Tiraikasih Website http://kangzusi. Bila ditinjau dari kepandaian silat yang di miliki bocah ini.

kontan saja paras muka anak mu da itu berubah menjidi merah sebentar. namun sepanjang jalan dia tak pernah berbicara lagi walau se patah kata pun. Sedemikian jengahnya pemuda itu. Menyaksikan keadaan itu. mendadak ia tidak men¬jumpai rumah seperti yang . ia mengejar lawannya dengan ketat. Dengan cepat dia berpaling ke arah puncak bukit didepan sana. rasanya tak terlukiskan dengan kata kata. Setelah menempuh suatu perjalanan yang cukup panjang. dengan badan lemas. sehingga seandainya disana terdapat sebuah lubang gua. hijau sebentar. bagaikan peluru yang melejit kedepan. buruburu dia menghimpun tenaga murnuinya dan mengembangkan ilmu meringankan tubuh Leng kong siu tok yang sangat lihay itu. napas tersengkal-sengkal.com/ Tentu saja Suma Thian yu tak berani berayal pula. membuatnya untuk sesaat tak sanggup mengucapkan sepatah katapun. didepan sana adalah rumahku" 000O000 WAKTU ITU Suma Thian yu sudah kehabisan tenaga. padahal waktu kedatangan kita masih terlambat setengah kentongan daripada waktu telah kutetupkan sebelumnya!" Ucapan tersebut tak ubahnya menyindir ketidak becusan Suma Thian yu dalam melakukan perjalanan. hal mana semakin menambah misteriusnya suasana. Tiada hentinya bocah lelaki didepan itu ber paling dan melihat apakah Suma Thian yu ber hasil menyusulnya atau tidak. seluruh badannya basah kuyup oleh keringat. niscaya dia sudah menerobos masuk ke dalam untuk menyembunyikan diri. entah oerapa jauh sudah mereka berjalan akhirnya terdengar bocah lelaki itu bersorak gembira: "Sudah sampai. menembusi beberapa bukit. si bocah lelaki itu segera berkata sambil tertawa cekikikan: "Tampaknya aku telah membuatmu kepayahan. dingin sebentar. panas sebentar.Tiraikasih Website http://kangzusi.

sebentar aku harus menghukum dia" Ketika Suma Thian yu mendengar dikebut kannya nama "Ing ji". hatinya lantas menjadi lega. Suma Thian yu melihat tempat yang ditunjuk adalah bukit didepan sana. Orang hanya mungkin mencapai puncak seberang bila dia menuruni lembah jurang itu le bih dulu. kecurigaan segera timbul. Ternyata antara tempat dimana mereka ber ada sekarang dengan bukit yang berada dise berang sana dipisahkan oleh sebuah jurang yang lebarnya kurang lebih tiga puluh kaki. dimana rumahmu?" "Itu dia. hmmm. tahu kalau aku bakal datang terlambat. bukankah dia sudah menjadi dewa bukan manusia lagi.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ dikatakan bocah uu. akan tetapi sewaktu tidak menjum pai jalan tembus disitu. segera pikirnya lagi: "Mungkinkah bocah lelaki ini masih mempunyai seorang adik perempuan yang lebih kecil?" . dibelakang bukit sana" jawab si bocah sambil menunjuk kedepan sana. harap kau kau jangan kelewat terburu napsu" sahut si bocah cepat. keningnya lantas ber kerut dan wajahnya memperlihatkan rasa ke sulitan.. dia tak mau menunggu aku sebentar lagi. sekalipun binatang juga belum tentu bisa melampauinya. "Ing ji memang cukup binal. "Bagaimana cara kita menyeberang kesana?" dengan perasaan tercengang akhirnya Suma Thian yu berseru. sambil meman dang wajah si bocah itu tanyanya agak terdengung: "Sobat cilik. dia semakin keheranan. jangankan manusia. "Tentu saja ada caranya. atau bila dia bersayap dan sanggup terbang melampauinya..?" Sementara itu terdengar sibocah sedang ber gumam seorang diri. Diam-diam Suma Thian yu berpikir lagi: "Kau punya cara apa? Memangnya bisa ter bang menyeberangi jurang ini? Kalau memang demikian.

Dengan cepat Suma Thian yu menjadi mengerti. keras dan mengagumkan. Menyaksikan kejadian itu.. Mendadak bocah kecil itu berpekik nyaring kearah bukit disebrang sana. Dalam waktu singkat burung yang berwarna warni itu sudah melintasi dua buah puncak bukit. Begitu suara pekikan tersebut sirap. burung tersebutlah sebagai sarana angkutan untuk menyeberangi jurang itu. Ing ji pasti akan menuruti perkataan itu dan melayang . lihat saja nanti sekembalinya dari sini akan kulaporkan kepada ibu agar kau dihukum!" Menurut aturan. nyaring. waktu sudah siang. seperti suara genta dari kuil yang menggaung diseluruh tanah perbukitan.Tiraikasih Website http://kangzusi. suatu perasaan rendah diri segera muncul dihati kecilnya.. dia berkaok tiada hentinya. atau dengan perkataan lain. tampaknya ia seperti ada maksud untuk mempermainkan si lelaki tersebut. dengan perasaan geli bercampur mendongkol bocah itu membentak: "Ing-ji.com/ Sementara dia masih berada dalam keadaan bingung dan tidak habis mengerti. Akhirnya dengan marah bocah itu berteriak: "Jika kau tidak turun lagi. jangan harap ia bisa berbuat demikian. Diam-diam Suma Thian yu menghela napas panjang. jika seseorang tidak memiliki tenaga dalam sebesar enam puluh tahun hasil latihan. kemudian tampak seekor burung raksasa berwarna hijau terbang mendekat. dari seberang bukit sana berkumandang suara pekikan burung hong. suara pekikannya amat nyaring memekikan telinga. Cukup dilihat dari kemampuannya berpekik nyaring. sambil terbang merendah dan berputar beberapa kali. tampaknya ia makin sengaja tak mau melayang turun kebawah. rupanya yang dimaksudkan sebagai "Ing-ji" adalah burung yang sedang melintasi jurang sekarang. mengapa kau tidak segera turun? Apakah kau menunggu sampai kubekuk batang lehermu nanti?" Ing ji masih saja berkaok sambil putar kian kemari.

si bocah itu segera berpaling. paling tidak ulahnya tak akan sampai menggusarkan majikan mudanya. sepasang matanya yang tajam dengan cepat menyapu sekejap sekitar sana. Suma Thian yu adalah seorang pemuda yang cerdas. "sobat kecil. Dengan marah bocah itu segera membentak: "Rupanya binatang keparat ini yang sedang mengacau. Ternyata diatis batang pohon raksasa dibelakang mereka berdua. tak aneh kalau Ing-ji tak berani turun kebawah. . lalu sambil mencabut keluar pedangnya serunya lagi kepada bocah itu.. akhirnya dia menjerit kaget: "Aaaah. kemudian dia baru menjejak tanah melejit ke udara. sekalipun dia hendak berubah.Tiraikasih Website http://kangzusi. melingkar seekor ular raksasa sebesar baskom. seranglah dia agar menjadi marah. dia segera miringkan kepalanya menghindarkan dirinya dan menyusul kemudian sambil mementangkan mulutnya dia menyemburkan segumpal kabut tebal.com/ turun kebawah. sepasang matanya seperti lampu lentera dan memancarkan cahaya bengis. apakah itu?" Mendengar seruan tersebut. ia segera merasakan ada sesuatu yang tak beres. tampaknya ular itu sudah bersiap sedia melancarkan sergapan kearah mereka berdua. dari atas dahan pohon itulah dia mengayunkan pedangnya membacok ekor ular rersebut. coba lihat. Siapa tahu ular beracun itu amat cekatan. angin pukulan yang menderu-deru langsung menghajar tubuh binatang tadi.." Sambil berkata telapak tangan-nya segera diayunkan kedepan menghantam ular beracun itu. "Hati-hati ada racunnya" Suma Thian y menjerit kaget. tapi hatihati dengan semburan udara beracun-nya" Sambil berkata dia mengeluarkan dua butir pil anti racun dan menyerahkan sebutir kepada si bocah sebelum sebutir yang lain ditelan ke perut. paras mukanya kontan berubah. kepalanya berbentuk segitiga. kalau dilihat dari sikap dan gayanya.

Sepantasnya dengan tertusuknya punggung si ular. kalau tidak. Lihay sekali ular beracun itu. pedangnya langsung menembusi punggung binatang itu. tubuhnya bergulingan diatas tanah. "Blaaam!" bocah itu segera terbanting keras-keras diatas tanah. secepat angin ular beracun itu mener jsng ke depan. Mimpipun si bocah itu tak menyangga kalau ular beracun itu tidak takut dengan ancaman pukulannya. kendatipun ia sudah menelan pil anti racun. namun kenyataannya bukan sajs tidak mati malahan justru menimbulkan sifat buas dan garang dari ular raksasa tersebut. se¬cara berputar dia . akan terluka. toh kepalanya terasa pusing juga. Disaat pikiran si bocah sedang bercabang inilah. Suma Thian yu telah menerjang kebawah berbareng dengan kebasan ekor ular beracun itu. matanya yang buas makin memancarkan sinar tajam. Bocah lelaki itu menjerit kaget. "Weesss" mendadak ia melejit ke depan dengan kecepatan bagaikan anak panah yang terlepas dari busjrnya. ular beracun itu berpekik marah. ekornya segera disapu kedepan dan mentalkan tubuh bocah itu. mssih untung tempat dimana ia terjatuh adalah tanah berumput. lalu mementangkan mulutnya lebar-lebar dan menyemburkan kabut beracun yang berbau busuk. Suma Thian yu berlagak seolah-olah tidak melihatnya. begitu terkena semburan kabut beracun tersebut. Menghadapi ancaman tersebut.Tiraikasih Website http://kangzusi. Sementara itu. Terdengar ular raksasa itu berpekik kesakitan. ekornya dikibaskan keatas dan segera menggurung ke tubuh Suma Thian yu. dengan sempoyongan tubuhnya mundur ke belakang. paling tidak binatang itu. tanpa perdulikan ancaman terhadap ekornya. niscaya pantatnya akan robek. Menghadapi ancaman dari muka dan belakang. lalu mundur ke belakang.com/ Si bocah yang berada dibawah segera mele paskan pukulan dahsyat pula ke atas kepala ular beracun itu setelah menyaksikan Suma Thian yu turun tangan.

si Ing-ji me nutup kembali sepasang sa yapnya dan secepat kilat menukik kebawah serta menotol bagian "tujuh inci" dari ular beracun itu. Dengan kejadian ini. Padahal berada dalam keadaan seperti ini. tetapi ular itu belum mati juga. malah sebaliknya karena kelewat lama terkurung oleh kabut beracun si ular. Begitu dia roboh kebetulan tubuhnya jatuh vdiatas perut ular itu. Disaat yang amat kritis inilah. niscaya ular beracun itu akan mati seketika. Sayang Suma Thian yu merasa asing terhadap keadaan semacam itu. darah sege ra menyembur keluar dari .Tiraikasih Website http://kangzusi. sambil mementangkan taringnya dia menyemburkan kabut beracun yang makin tebal mengurung seluruh tubuh anak muda tersebut.com/ melepaskan tiga buah tusu¬kan berantai yang semuanya di tujukan kebagian mematikan ditubuh sang binatang. burung nuri mengincar dari belakang" tiba-tiba saja bagian dari "tujuh inci" nya terasa amat sakit. mimpipun dia tak menyangka kalau "Belalang menubruk comberet. Suma Thian yu makin menggila. menndadak dari tengah udara berkumandang suara pekikak burung hong yang amat nyaring. meluruh tubuhnya menjadi kaku dan akhir nya jatuh tak sadarkan diri. oleh sebab itu dia harus menggorbankan tenaganya untuk berjuang mati matian. Termakan oleh bscokan pedang Kit Hong kiam yang tajam. Akibatnya bukan saja dia gagal membinasakan ular beracun itu. dia tidak mengerti rahasia tersebut. sifat buas si ular raksasa itu makin menjadi. dengan cepat si ular raksa sa itu membalikkan badan sambil mementangkan mulutnya lebar-lebar siap menerkam tubuh anak muda tersebut. seketika itu juga si ular beracun itu terbelah menjadi tiga bagian. secara beruntun dia melepaskan tujuh delapan buah serangan tubuh ular itu. asal bagian "tujuh inci" dari ular yang mematikan itu kena di gencet. Sementara itu ular beracun itu sedang memusatkan perhatiannya untuk menelan Suma Thian yu.

Ing-ji seperti pahlawan yang menang perang segera mentangkan sayapnya terbang keangkasa dan berpekik kegirangan. Ing-ji menye berangkanmereka kepuncak sebelah depan. bagaimanakah cara mereka menyeberangi jurang tersebut. Kemudian dia memanggil Ing ji. ternyata bocah lelaki itu adalah bocah yang membawanya ke sana. lalu bekerja keras menyingkirkan bangkai ular raksasa itu. Tatkala pemuda itu sadar kembali dari pingsannya.com/ mulutnya. tapi kepalanya terasa pusing sekali. Dengan cepat dia melompat bangun. Suma Thian yu segera mendongakkan kepalanya. membopong tubuh Suma Thian yu keatas punggung ular itu dan diiringi pekikan nyaring. Maka sambil memaksakan diri untuk duduk. si bocah lelaki tersebut sudah mengatur napas dan mendesar keluar hawa beracun yang mengeram didalam tubuhnya. Dalam keadaan setengah sadar setengah tidak.Tiraikasih Website http://kangzusi. lalu bocah lelaki itu berjalan ke dalam ruangan. segera tegurnya: "Tolong tanya dimanakah aku sekarang?" "Di rumahku!" sahut bocah itu sambil membelalakkan matanya lebar-lebar. tubuhnya roboh menindih diatas badan Suma Thian yu. Dalam pada itu. lalu sete lah mengejang beberapa saat. begitu jatuh menindih badan Suma Thian yu yang sedang pingsan. Selama ini Suma Thian yu berada dalam keadaan tidak sadar. si anak muda itu segera muntah darah segar. dia seperti mendengar pintu kamar dibuka orang. melihat si ular raksasa tersebut menindih diatas badan Sumi Thian yu. dia merasakan tubuhnya sudah dibaringkandidalam sebuah rumah kecil yang rapat dan tak tembus angin. boleh dibilang dia sama sekali tidak tahu. dengan cepat dia memburu mendekat. "Sudah berapa lama aku tertidur?" kembali Suma Thian yu bertanya?"bagaimana caraku menyeberang ke mari?" . Ular beracun itu paling tidak berbobot lima ratus kati lebih. dia segera roboh dan tertidur kembali.

bila ada persoalan lebih baik kita bicarakan nanti saja". hidung mancung dan bibir yang kecil mungil. Liong-ji segera berlalu dengan cepat.com/ Bocah lelaki itu tertawa cekikikan. ibuku segera akan tiba" Suma thian yu menurut dan membaringkan tubuhnya lagi. ia menjadi sempoyongan dan hampir saja roboh ter jengkang keatas tanah. tahu-tahu seorang perempuan cantik jelita telah berdiri dihadapannya. Siapa tahu begitu ia berdiri. ia benar-benar cantik sekali. Kemudian kepada si bocah katanya pula: "Liong ji. katanya: "Berbaringlah lebih dulu. cepat ambil kuah jinsom itu dan bawa kemari". "Berkat pertolongan anda. Suma Thian yu merasakan pandangan msta nya menjsdi silau. lebih baik berbaringlah dulu. bermata jeli.Tiraikasih Website http://kangzusi. Buru-buru dia melompat bangun sambil menjura. tak selang berapa saat kemudian dia sudah muncul kembali dalam ruangan dengan membawa se mangkuk kuah jinsom. aku merasa berterima kasih sekali". Dengan cepat dia menyadari kalau perempuan cantik jelita ini tak lain adalah 'ibu' yang dimaksudkan bocah lelaki itu. Perempuan cantik itu tertawa hingga nampak sepasang lesung pipinya yang indah. "Ing-ji yang membopongmu kemari" "Oooh" sambil berkata Suma Thian yu beru saha untuk bangkit berdiri. beralis lentik. berwajah bulat telur. Suma thian yu merasakan pandangan mata nya menjadi silau. Ternyata perempuan itu berusia tiga puluh tahunan. seketika itu juga kepalanya terasa pusing sekali. pada saat itulah tirai pintu ter singkap dan masuk seseorang. . dengan cepat dia amati perempuan itu lebih seksama. Buru-buru bocah lelaki itu memayangnya lalu berseru dengan cemas: Hawa racun yang mengeram dalam tubuh mu belum hilang.

lembut dan hangat itu ditempelkan diatas dadanya. dari sini dapat ditarik kesimpulan kalau tenaga dalam yang dimiliki perempuan cantik ini benar-benar telah mencapai puncak kesempurnaannya. tubuh yang semula lemahpun kini telah pulih kembali. Dalam keadaan setengah sadar setengah tidak Suma thian yu merasakan ada segulung hawa panas mengalir melalui dada dan terus masuk ke pusar. Selama hidup belum pernah Suma Thian yu menjumpai cara penyembuhan semacam ini. ia merasa sesar. lalu. kini kesehatan badan siauhiap baru saja pulih. Ketika Liong ji menyaksikan mukanya berubah menjadi merah dadu. segulung hawa murni lantas menyusup masuk ke dalam tubuhnya.com/ Perempuan cantik itu menerima mangkuk tersebut dan segera disuapkan kemulut Suma Thian yu. . secara diam-diam menyingkir kesamping perempuan cantik itu dan tak berani berbicara lagi. ayo bangun. Tak selang beberapa saat kemudian. Suma Thian yu merasakan semangatnya berkobar kembali. tangannya yang halus. kemudian sambil menyuruh pemuda itu ber baring kembali.Tiraikasih Website http://kangzusi. hati-hati kalau lbu menghajarmu. serunya sambil menarik tangan anak muda itu: "Terima kasih langit. dia bersorak gembira dan lari menghampiri ke sisi Suma Thian yu. sadarlah dia kalau hawa racunnya telah punah. kemudian mengalir ke sepasang kakinya sedang dari sepuluh jari kakinya terbuang keluar. Mari kita bermain-main diluar sana" "Liong-ji!" perempuan cantik itu segera membentak. terutama kuah jinsom yang barusan diteguknya kini sudah mulai menyebar keseluruh hadan. dia harus beristirahat be berapa hari lagi sebelum benar benar sembuh" Liong ji menjulurkan lidahnya sambil membuat muka setan. "jika kau nakal lagi. terima kasih bumi akhirnya kau toh sembuh kembali.

" sahut pe muda itu cepat. tapi akhirnya aku dibelenggu oleh suatu persoalan yang mana membuatku putus asa sehingga akhir nya balik kebukit ini". orang per silatan pun jarang sekali mengetahui nama ter sebut. maka ujarnya lagi: Jilid : 12 Pernahkah kau mendengar nama Kau ih li (perempuan berbaju putih). dia dapat menangkap kecurigan dalam hati kecil Suma Thian yu. Kau ih li adalah julukanku ketika aku masih melakukan perjalanan dalam dunia persilatan dulu. "Boanpwe tidak tahu. tidak me ngetahui tentang nama tersebut. perempuan cantik itu lantas menuding kearah Liong ji seraya berkata: "Dia adalah putraku.. sedang dihati kecilnya merasa keheran sebab sudah setengah harian lamanya perempuan cantik itu berbicara.. Gak Kun liong.com/ Sambil tersenyum perempuan cantik itu berkata lagi kepada Suma Thian yu: "Tahukah kau apa sebabnya kuundang kemari?" Dengan cepat Suma Thian yu menggeleng. bocah ini mengikuti nama marga orang tuaku" Suma Thian yu hanya mendengarkan dengan tenang. . Agaknya perempuan cantik itu dapat menebak suara hati orang.. aku pernah melakukan pengembaraan didunia persi latan serta melakukan beberapa macam peker jaan yang menggemparkan masyarakat. harap diberi petunjuk" "Kau merasa keheranan bukan? Apa sebab nya tanpa sebab tanpa musabab Liong ji mengundangmu berkunjung ke gua Hui liong tong?" Berbicara sampai dlsitu.Tiraikasih Website http://kangzusi. namun dia belum pernah menyinggung tentang alasannya mengundang ia kesitu. Dua puluh tahun berselang. "Boanpwe berpengetahuan cetek. "Tentu saja kau tak mengetahui..

dia mampu .. akhirnya dengan perasaan tercengang dia bertanya: "Tolong tanya cianpwe. mungkin tiada orang yang bisa menandingi kelihayannya. perempuan itu berkata lebih jauh: "Sejak itu aku bersumpah tak akan turun gunung lagi.. rupanya tokoh persilatan itu" Ternyata Cang liong lo sian jin adalah se orang pendekar aneh yang sudah termashur dan menggemparkan dunia persilatan sejak enam puluh tahun berselang.. Lo sianjin ini sudah berusia seratus tahun lebih. berbicara soal tingkatan kedudukannya dalam dunia persilatan serta soal tingkatan ilmu silatnya. yang masih kurang baginya hanya pengalaman serta kesempurnaannya belaka" "Berapa hari berselang. kepandaian silat yang dimilikinya begitu sempurna hingga dalam sekali kebasan tangannya saja.Tiraikasih Website http://kangzusi.. dia telah meninggalkan beberapa tugas kepadaku yang mengatakan bahwa berapa hari lagi akan lewat seorang yang ber nama Suma Thian yu hendak pergi ke bukit Han san.com/ Setelah berhenti sejenak. kebetulan guruku berpesiar kemari. orang persilatan menyebutnya sebagai Cang Iiong lo sian jin" Begitu mendengar nama julukan tersebut kontan saja Suma Thian yu berseru tertahan: "Oooh. siapakah nama guru mu itu?" Hui Hong tongcu( pemilik gua naga terbang) perempuan berbaju putih Gak Say bwee menyahut: "Dia bernama Cang liong. Sedang mengapa sebabnya dia orang tua datang kemari aku sendiripun kurang begitu jelas" Beberapa patah perkataan itu semakin membuat Suma Thian yu keheranan. suhuku pun memperingatkan kepadaku agar tidak meninggal gua ini lagi. aku ditugaskan untuk menahanmu lama berapa hari di sini. dia pun sudah amat menguasai ilmu aga ma Buddha maupun ilmu silat. seluruh pikiran dan perhatianku hana kucurahkan untuk mendidik Liong-ji. kini ilmu silat yang dimiliki Liong-ji sudah mencapai delapan sembilan bagian kepandaianku. sebab mendapat pukulan batin yang berganda datang nya ini...

com/ untuk membunuh orang dari jarak sepuluh kaki. Selama hidupnya Cang liong Lo-Sianjin ha nya menerima seorang murid saja yakni Hui liong tongcu. karena mereka hanya tahu nama tak parnah melihat orangnya. kecuali beberapa orang tokoh silat dari angkat an tua. suaminya mati karena sakit. meniup patah ranting pohon dari jarak jauh. Itulah sebabnya diantara orang persilatan. Hui liong Tongcu Gak Say-bwee adalah se orang perempuan yang gemar akan ketenangan oleh sebab itu semua pekerjaan yang dia laku kan tak pernah disinggung kepada orang lain. oleh sebab itu semua orang hanya menyebut nya sebadai Kau ih li. di tambah pula dia memang sudah bosan berkelana didalam dunia persilatan. Suma Thian yu mendapat tahu kalau dalam dunia persilatan ter dapat seorang pendekar aneh . Kau ih li Gak Say-bwe pernah terlibat dalam jaring percintaan. semuanya dikerjakan secara diam-diam tanpa menimbulkan berita. menotok jalan darah diudara kosong dan melukai orang dengan pedang terbang. tidak seorang manusiapun yang tahu. soal apakah hubungan mereka itu. Orang persilatan yang tahu kalau dalam dunia persilatan terdapat seorang Pendekar perempuan yang bernama Kau ih li. oleh umat persilatan dia di sebut sebagai dewa pedang nomor wahid dari dunia persilatan. siapa tahu setelah melahir kan Liong-ji. pada hakekatnya tak seorangpun yang mengetahui asal usulnya yang sebenarnya.Tiraikasih Website http://kangzusi. Sewaktu dia berhasil membunuh Cuan San ji sat (dua malaikat bengis dari bukit Cuan san) dilembah Cui im kok bukit Lu san dengan pe dang terbangnya. merekapun tahu kalau pendekar perempuan itu suka meno long orang tanpa pamrih. maka dia lantas mengundurkan diri dari keramaian dunia dan kembali kegua Hu liong tongnya ini. konon dia masih mempunyai hu bungan famili dengan Lo-sianjin tersebut. keadaannya ibarat 'naga sakti yang nampak kepalanya tak kelihatan ekornya'. Dari gurunya Put Gho cu.

orang sudah hampir tiba didepan gua!" desak Gak Say hwee cepat. pergi. Dengan cepat Hui liong tongcu Sak Say hwe berseru: "Liong ji. dia merasakan hatinya bergetar keras. tan pa terasa diapun mempunyai penilaian yang berbeda lagi terhadap perempuan cantik itu. katanya: "Terima kasih banyak cianpwe atas pengobatanmu!" "Pergi. Agaknya Gak Kun liong seperti amat terbu ru-buru. ternyata ibunya adalah anak murid dari Cang liong lo sianjin demikian ia berpikir. seperti segulung angin puyuh dia lari ke arah mulut gua. mendadak dari depan sana berkumandang beberapa kali suara pekikan burung hong... "Tak heran kalau Liong-ji dengan usianya yang masih begitu muda ternyata memiliki ke pandaian silat yang luar biasa. masih belum ada orang yang datang menyambut. sambil menarik tangan Suma Thian yu.. Belum lagi mereka berdua sampai di mulut gua. serunya: "Tampaknya kau sudah memperoleh rekan yang cocok.. beginikah cara si hwesio gundul itu mengajarkan kalian menerima tamu. dari luar sana kedengaran suara serak se orang tua sedang berseru: "Tamu agung sudah datang.com/ yang bernama Cong liong Lo sianjin. rasa pening yang semula mendarat di kepalanya kini tersapu lenyap.?" . kalau begitu ajaklah dia serta" Suma Thian yu segera melompat bangun. Sementara Suma Thian yu masih berbincang-bincang dengan mereka ibu dan anak. bagaimana kalau kau ikut aku?" Hui liong Tongcu Gak Say hwee segera tertawa geli. setelah menjura kepada Hui liong tongcu.Tiraikasih Website http://kangzusi. cepat ke¬luar dan menyambut kedatangannya" "Gak Kun liong segera menarik langan Su¬ma Thian yu sambil berseru: "Engkoh Thian yu. oleh karena itu setelah mengetahui nama dari gurunya Hui liong Tong cu. ada tamu agung tiba..

Siau yau Kay Wi Kian menjadi amat gelisah. mengapa kau masih bersembunyi disini.. Baru saja mereka berdua meninggalkan gua." Sambil berkata. Siau yau kay Wi Kian segera melepaskan cengkeraman-nya dan bergumam sambil menepuk kening sendiri: "Aduh celaka. Suma Thian yu turut berteriak keras: "Oooh. tanpa memandang sekejap pun kearah Suma Thian yu. tidak bisa jadi.. kau membohong saja.. dia lantas membalikkan badan siap berlalu dari tempat itu. . tampak bayangan manusia depan mata. sudah setua ini. pengemis itu langsung mencengkeram arah baju Gak Kun liong. Begitu mendengar ucapan mana.. aku tak akan memper kenankan kau masuk.engkoh pengemis.. kenapa aku begitu pelupa?" "Waaah. baiklah. apakah kau takut kulalap dirimu?" "Oooh. aku si pengemis akan pergi dulu.. rupanya si pengemis tua yang datang!" Sambil berseru dia lantas memburu kemulut gua. tahu-tahu seorang pengemis tua sudah muncul dihadapan mereka. hadiah yang kau janjikan untukku sudah kau bawah belum?" tegur Gak Kun liong sambil tertawa cengar cengir.. tidak bisa jadi.com/ Begitu mendengar suara tersebut. Siapa sebenarnya yang telah datang? Dia memang tak lain adalah Siau yau kay (penge mis yang suka pelancongan) Wi Kian yang su dah menggetarkan seluruh dunia persilatan! Dengan wajah cemberut. Gak Kun Hong segera berteriak: "Aai. rupanya Wi Lo-cianpwe yang datang". pasti akan kubawa hadiahnya bila datang lagi nanti. kau jangan marah. kembali dia berseru: "Bocoh cilik. kau harus menunggu dengan sabar.Tiraikasih Website http://kangzusi. Begitu melihat paras muka pendatang itu. kemudian mencaci maki kalang kabut "Bocah cilik! Apa yang pernah aku si pengemis tua katakan kepadamu? Setelah mendengar suaraku..

Kedua sisi ruangan tengah adalah kamar tamu. masuklah kedalam" Sambil mengangkat bahu.Tiraikasih Website http://kangzusi. disebelah kiri adalah kamar tidur Suma Thian yu. sedang Suma Thian yu dan Gak Kun liong mengikuti dibelakangnya. tiang besar yang penuh ukiran dengan dinding yang gemerlapan tak kalah indahnya dengan ruang besar keluarga kaya. diatasnya berjajar tempayan yang berisi buah-buah segar. namanya saja sebuah gua. tak usah. sedangkan sebelah kanannya mungkin merupakan kamar tidur Gik Say hwe dengar putranya. Sekarang Suma Thian yu baru berkesempatan untuk memperhatikan keadaan di dalam gua Hui liong tong. bagai kan pulang ke rumah sendiri saja dia langsung menuju ke kursi utama dan duduk disana. Sementara itu Siau yau kay Wi Kian sudah masuk kedalam ruangan. Siau yau kay wi Kian membuat muka setan. dengan gugup Gak Kun liong mencegah: "Tak usah. kemudian katanya lagi sambil membalikkan badan: "Tak usah yaa tak usah. Untuk sesaat Suma Thian yu dibuat tertegun oleh berbagai barang yang ada disana. sedang dalamnya mana lebar. pokoknya lain kali mesti kau ingat baik-baik. Didalam sana penuh bergelantungan lukisan-lukisan orang kenamaan.com/ Menyaksikan kejadian ini. ibu sedang menung gu kau di dalam. ditengah ruangan terdapat selembar meja berkaki delapan yang terbuat dari batu dengan delapan buah kursi batu. teri aknya keras: . besar lagi. lain kali aku si pengemis tua tentu akan mengintai baik-baik" Selesai berkata dia lantas berjalan menuju kedalam gua. pada hal mulut guanya saja mirip gua. tanpa terasa dia mulai berpikir bagaimana caranya barang-barang tersebut dipindah ke dalam sana dan siapa yang membuatnya? Rasa ingin tahu membuat dia terjerumus kedalam lamunan.

Siau yau kay wi Kian tertawa terbahak-bahak. pintu kamar sebelah kiri terbuka dan muncullah seorang perempuan muda berparas cantik. dia lantas merogoh ke dalam sakunya dan mengeluarkan sebuah bungkusan kecil. keberhasilannya dikemudian hari tentu amat terbatas. aku sengaja tak mau buatkan air teh untukmu. kalau seorang sudah jadi goblok.com/ "Hei bocah. Hui liong Tongcu Gak Say bwee berjalan ke depan Siau yau kay Wi Kian dan menjura dalam-dalam. harap Wi tayhiap sudi memakluminya" "Mana. mau apa kau? Tunggulah saja sampai hadiahnya diberikan kepadaku. besar amat lagakmu. sambil disodorkan kehadapan Liong-ji. ayo buatkan air teh untukku!" Melihat hadiah tersebut. Dengan wajah penuh senyuman. Berbicara sampai disitu. sahutnya setengah meng ejek: "Aduh. lama kemudian dia baru berseru: "Terima kasih!" Dia segera lari ke ruangan dalam. mengapa kau masih belum juga masuk kedalam?" Gak Kun liong segera mencibirkan bibirnya membuat muka setan. Memandang bayangan punggung Liong-ji yang lenyap di balik gua sana. Ditengah gelak tertawa itulah. kau suruh dia nakal pun belum tentu ia bisa nakal. tampaknya setelah menerima hadiah. dia lantas mem buatkan air teh untuk tamunya. cepat kau buatkan air teh. lalu ujarnya amat lembut: "Putraku memang nakal sekali. katanya: . hadiah dari aku si pengemis tua. Gik Kun liong membelalakan mata lebar-lebar. suaranya keras hingga menggetarkan seluruh ruangan tersebut.Tiraikasih Website http://kangzusi. katanya: "Nih. mana. kalau seorang bocah tidak nakal. Hui liong Tongcu menggelengkan kepalanya berulang kali sambil menghela napas panjang. pasti akan kubuatkan sepoci air teh wangi untukmu" Mendengar perkataan itu.

aku sungguh menguatirkan dia!" Siau yau kay Wi Kian terbahak-bahak. akhirnya jadilah watak tidak takut langit tidak takut bumi. kepada Wi Kian segera ujarnya: "Sauhiap ini adalah. maka aku si pengemis tua baru dapat ber sabar hingga kini.. kemudian dengan gagahnya dia membantah: "Locianpwe. berhati mulia.com/ "Semenjak kecil bocah ini kehilangan orang tuanya. "Haaah. masa depannya pasti cemer lang. kemudian kepada Suma Thian yu serunya... Sejak datang sampai kini. "mengapa kau berkomplot dengan orang membegal barang kawalan Sin Hong piauklok?" Rupanya Siau yau kay Wi Kian bersikap dingin terhadap Suma Thian yu karena dia salah paham terhadap anak muda itu. kau anggap Thian yu adalah seorang manusia rendah yang terkutuk dan tak tahu malu?" "Justru karena kau tidak mirip. ditambah lagi sudah terbiasa kumanja. dianggapnya dialah yang telah berkomplot dengan kawanan perampok berkerudung untuk membegal dan menyerbu Sin Hong pioukiok. Siau yau kay sama sekali tidak mengajak Suma Thian yu bicara barang sepatah katapun. bocah ini berbakat baik. buat apa kau meski menguatirkan keselamatan jiwanya?" Mendengar perkataan itu.haaah. Hui liong tongcu Gak Say bwee dapat melihat akan hal itu.Tiraikasih Website http://kangzusi.. Dalam sekias pandangan saja. Agak tertegun Suma Thian yu setelah mendengar perkataan itu. sekali hajar kubinasakan di rimu semenjak tadi" teriak Siau yau kay Wi Kian dengan ludah yang muncrat kesana-kemari. dia segera melompat bangun.haaah. hal ini membuat anak muda itu seperti tersingkirkan dan berdiri disamping dengan kepala tertunduk dan wajah tersipu-sipu. coba kalau tidak.. Hui liong Tongcu Say bwee baru merasa sedikir agak tenang." "Aku tahu" tukas Siau yau kay Wi Kian dengan dingin.... .

bila tidak disambut dari kejauhan.Tiraikasih Website http://kangzusi. tidak berbi cara tidak tertawa. mendadak berkumandang suara tertawa dingin. persoalan yang lama memperlihatkan watak manusia. entah sedari kapan. dalam kemurculan mereka kali ini. harap sudi dimaafkan" Mendengar ucapan mana. raut wajah ke dua orang itu tetap dingin kaku. .com/ Secara ringkas Suma Thian yu menceritakan keadaan yang dialaminya ketika itu. dimulut gua sudah berdiri dua orang kakek. Dengan tenang Siau yau kay mendengarkan penuturan tersebut hingga selesai. kemudi an bercerita pula bagaimana dia berkunjung kerumah Sin kun lun Siau Wi goan hingga akhirnya lari kesana. locianpwe!" Benar juga. Begitu melihat siapa yang datang. Terdengar Siau yau-kay Wi Kian berkata: "perjalanan yang jauh akan memperlihatkan kekuatan kuda. keadaan mereka ibaratnya dua sosok manusia yang terbuat dari kayu. pelan-pelan bawa amarahnya mengendor. Suma Thian yu segera bersorak kegirangan: "Aaah. sampai waktunya akan diketahui siapa benar siapa salah" Baru saja Siau yau kay Wi Kian menyelesaikan perkataannya. semua orang segera berpaling ke arah mulut gua. suara itu meski rendah dan lemah akan tetapi setiap orang yang bera da dalam gua itu bisa mendengar dengan jelas sekali. Pada saat itulah Gak Kun liong telah cul sambil menghidangkan air teh. Hui liong Tongcu Gak Say bwe tanpa ber paling tertawa tergelak. lalu tegurnya: "Aaaah rupanya dua orang empek bodoh telah berkunjung kemari. ternyata yang datang adalah Wu sao siang gi siu (sepasang kakek bodoh dari bukit Wu san) seperti juga tempo hari. Bagaimanakah ke adaan yang sebenarnya tak lama kemudian ba kal terbongkar.

kita kan melakukan perjalanan bersama. Belum pernah ia mendengar tentang angin pengemis.haah.. ujarnya lagi kepada Tay gi siu Khong sian: "Bagaimana? Apakah urusan itu sudah diselesaikan?" "Urusan apa?" Tay gi su berlagak bodoh. memangnya itu berarti melakukan perjalanan bersama? Hmm... Siau yau kay Wi Kian turut mendongakkan kepalanya dan tertawa terbahak-bahak. biniku.. "Tentu saja urusan Sin liong piau kiok" "Kapan sih kau serahkan urusan itu kepadaku?" "Hmmm. "Angin pengemis?" Hui liong Tongcu tertegun sesudah mendengar perkataan itu. sedang kalian berjalan meng ikuti dibelakang pantat aku si pengemis tua. itu namanya tak usah di suruh mengaku sendiri.. hingga jari tangan Tay gisu menuding ke arah Siau yau kay. tak tahu malu!" Kemudian setelah tertawa terkekeh-kekeh.. selamanya aku si pengemis tua melakukan perjalanan seorang diri. siapa yang sudi melakukan perjalanan bersama mereka berdua? Hmm..?" Merasa dirinya salah berbicara hingga ra¬hasianya terbongkar. baru sapanya sambil ter tawa: "Angin apakah yang membawa kalian berdua kemari?" "Angin pengemis!" jawab Tay gi siu Khong Sian sambil menuding Siau yau kay.haah.Tiraikasih Website http://kangzusi. ia baru memahami apa yang dimaksudkan. tak tahu malu" sela Siau yau kay Wi Kiam cepat.. sekalipun tanpa kalian berdua. "Ooh.. mengapa Oi tay hiap sudah masuk begini lama namun ia tak pernah menyinggung tentang kalian berdua?" "Huu.com/ Hui liong Tongcu Gak Say bwee sebagai tuan rumah segera bangkit dan menyambut kedatangan mereka. aku si pengemis tua sama saja bisa menyelidiki persoalan ini sampai tuntas" Tay gi siu Khong Sian tertawa terbahak: "Haahh. maka ujarnya lagi sambil tersenyum. rupanya kau sejalan. setelah memperasilahkan ke dua orang tamunya duduk. .

andaikata orang lain tidak memahami watak mereka yang sebenarnya. peristiwa diperusahaan Sin liong piau kiok bukan dia yang melakukan. seketika itu juga membuat Suma Thian yu menjadi amat terperanjat. Siau yau kay Wi Kian berseru lagi: "Aku.com/ Manusia-manusia berilmu tinggi ini memang kebanyakan berwatak aneh. sebenarnya bajingan keparat manakah yang melakukan perbuatan ini?" Tay gi siu Khong Sian kembali mengelengkan kepalanya berulang kali. Dia tak menyangka kalau satu gelombang belum mereda.Tiraikasih Website http://kangzusi. katanya sambil menjura dalam dalam-dalam: "Boanpwe ucapkan banyak-banyak terima kasih atas kesudian cianpwe membersihkan namaku" Siapa tahu Tay gi siu Kiong Sian yang memandangi Suma Thian yu segera melototkan matanya lebar-lebar. gelombang lain telah muncul kembali. niscaya hati mereka akan berdebar karena kuatir. mendengar ucapan mereka yang bernada panas serta saling menyindir itu. . mereka adalah perampok berkerudung!" Sambil mengepali sepasang tinjunya dan menggebrak meja. "Aku percaya bukan dia yang melakukan. kemudian dengan nada gusar tegurnya . bila berjumpa selalu di sertai dengan suara ribut atau cekcok. "Kau bocah keparat yang tak becus. masih punya muka untuk berjumpa denganku?" Ucapan tersebut ibaratnya guntur yang mem belah bumi disiang bati bolong. sipengemis tua akan menyelidiki peristiwa ini sampai tuntas!" Ketika kedua orang itu selesai berbicara Suma Thian yu segera manfaatkan kesempatan itu untuk bangkit berdiri. "Tahuku. Siau yau Kay Wi Kian segera manggut-manggut. Dengan wajah bersungguh-sungguh Tay gi si Khong Sian berkata: "Semua perkataan dari bocah ini adalah benar dan nyata. saudara Kiong.

segera pikirnya: "Habis sudah riwayatku kali ini. Tampak Suma Thian yu berdiri termangu-mangu sambil memandang Tay gi siu dengan tercengang. membuat kepalanya pusing tujuh keliling." Dengan gugup dia menyahut: "Telah kuhadiakan kepada Sam yap koay mo!" "Apa? Telah kau serahkan kepada iblis buas itu? Kau anak tolol.com/ Baru saja kecurigaan Siau yau kay terhadap Suma Thian yu dibikin terang. Melihat Suma Thian yu membungkam. cucu kura-kura. Tay gi siu Khong Sian makin naik darah.Tiraikasih Website http://kangzusi. .. lalu serunya dengan keras: "Tahukah kau betapa pentingnya benda itu?" "Aaah. manusia goblok semacam kau tak bisa diampuni dengan begitu saja. sekarang Tay gi siu Khong Sian telah mendamprat anak muda itu lagi dengan marah. bentaknya lagi." Selesai berkata. apa sih pentingnya sebuah kitab pusaka palsu" Suma Thian yu segera membantah. tangannya segera diayunkan kedepan dan... "Ke mana perginya kitab Cinkeng tersebut?" Mendengar soal Kitab pusaka tanpa tulisan paras muka Suma Thian-yu berubah hebat. Siau yau kay Wi Kian yang menyaksikan kejadian ini merasa tak tega.. sambil mencengkeram baju pemuda itu. buat apa sih kau mesti berbuat macam monyet kena terasi saja.."Plok!" sebuah tamparan yang amat keras bersarang diatas pipi Suma thian yu.. buru-buru cegahnya: "Tay gi pak. kalau ada urusan mari kita bicarakan secara pelan-pelan. "Telur busuk. lepaskan dia. tanggung seperangkat tulang badanku bakal rontok semua." Dengan gemas dan mendongkol Tay gi siu Khong Sian membanting Suma Thian yu keras-keras ketanah. benda itulah baru benda yang asli!" teriak Tay gi siu Khong sian dengan mata mendelik... ia tidak mengerti perbuatan salah apakah yang telah dilakukan olehnya. matanya berkunang-kunang dan wajahnya merah separuh.

kini menunjukkan pula sikap yang hormat dan serius setelah Berjumpa dengan tokoh tua tersebut. Tampak bayangan manusia berkelebatan lewat. kembali Tan gi siu Khong Sian mengayunkan tangannya siap menampar wajan Suma Thian yu lagi. sedangkan Hui im tongcu Gak say bwe segera melayang keluar lebih dahulu dari dalam gua. semua orang hanya merasakan pandangan manyanya menjadi silau tahu-tahu seorang kakek berkepala botak tapi berjenggot warna perak telah muncul dalam gua. Ketika para jago melihat Gak Kun liong ikut keluar. mana mungkin terjadi peristiwa seper ti hari itu? Aku minta kau menggantinya. Sambil menggelengkan kepalanya berulang kali. Siau yau kay Wi kian yang selamanya acuh tak acuh dan berbuat semuanya sendiri. mukanya berubah menjadi hijau membesi untuk sesaat lamanya dia tak sanggup mengucapkan sepatah katapun. Mendadak dan luar gua berkumandang suara gelak tertawa yang amat nyaring. "Aaah. kami tak tahu kalau locianpwe akan nadir. kami tidak menyambut dari terapat jauh harap sudi dimaafkan" buru-buru serunya dengan wajah serius.com/ "Haaah!" Suma Thian yu menjerit kaget. benda itu barang palsu" Beberapa orang tokoh persilatan yang hadir dalam gua sama-sama tertegun setelah mendengar perkataan itu. Gak Kun liong Juga turut bersorak dengan gembira: "Hore.Tiraikasih Website http://kangzusi. kembali Tay gi siu Khong sian berkata: "Coba kau menuruti perkataanku dari merobek nya. disusuli seseorang berseru dengan suaranya yang tua tapi amat nyaring: "Tak usah kuatir bocah. . Sambil berkata. mereka baru berpaling kemulut gua. sucou datang!" Buru-buru dia mengikuti dibelakang ibunya memburu keluar dari gua tersebut.

Gak Kun liong tak pernah melepas kan genggaman tangannya. belum disuruh kau toh sudah mengaku sendiri" Kontan seluruh ruangan diramaikan oleh gelak tertawa yang ramai.. .. tapi aku lihat kau bukan buru-buru ingin berjumpa dengan sucou. jika kau orang tua ingin datang. terdengar ia berseru! "Sucou. gara-gara ini aku sampai gelisah selama beberapa hari.. sucou jahat. meski orangnya kecil bocah ini memang berotak setan. "Haah. nah coba lihat. mengapa tidak kau kabarkan terlebih dulu kepada Liong Ji. semuanya tak usah banyak adat" Sejak kemunculan pendeta tua berjenggot perak itu. kemudian ujarnya: "Silahkan duduk.haah. sekalipun ingin minta. Ji gi siu Khong Bong telah bertanya kepada pendeta tua itu dengan hormat: "Locianpwe. tadi kau mengatakan bahwa kitab cinkeng itu palsu.haah.. benarkah hal ini?" Pendeta tua itu tersenyum.. terpaksa hanya minta kepada sucou untuk mengajarkan kepandaian kepadaku?" Pendeta tua itu tertawa terbahak-bahak.Tiraikasih Website http://kangzusi. aku toh tidak minta hadiah kepadamu. ujarnya sambil tertawa ramah: "Lain kali aku pasti akan memberitahukan kepadamu lebih dulu. sehingga Gak Kun liong menjadi tersipu-sipu dan tak berani men dongakkan kepalanya lagi: Sementara itu.com/ Pendeta tua berjenggot perak itu manggut-manggut kepada setiap orang yang berada dalam gua sambil tertawa. sambil menyembunyikan wajahnya dalam pelukan pendeta tua itu. Pendeta tua berjenggot perak itu membelai rambut Gak Kun liong dengan penuh kasih sayang. kau hanya ingin cepat-cepat menerima hadiah dari sucou!" Merah padam selembar wajah Gak Kun liong sesudah mendengar perkataan itu. katanya manja: "Sucou hanya beraninya menganiaya anak kecil..

saat itulah asli paltu nya baru diketahui" Semua orang dibuat kebingungan setengah mati oleh perkataan itu. yang asli menjadi palsu. Cong liong Losiansu telah mengalihkan sorot matanya ke wajah Suma Thian yu. kitab pusaka yang palsu dan nyata selalu menggunakan yang palsu men jadi benar. berarti yang asli ada didunia ini.Tiraikasih Website http://kangzusi. Dalam pada itu. seandainya kitab pusaka itu asli. tapi mereka mengerti kalau dibalik ucapan mana sesungguhnya tersimpan suatu rahasia yang amat sulit. nona Cong liong ceng sama halnya dengan nama Kwan-im. padahal dia sendiri yang menyerahkan kepada manusia iblis berkepala ular Sim Moay hing. Suma Thian yu merasakan hatinya bertambah berat setelah mendengar ucapan pendeta tua itu. maka dosanya ini sulit untuk ditebus lagi. dibilang palsu dia palsu. mendadak ia menemukan setitik noda darah yang melekat dipakaian bagian dada anak muda tersebut.com/ "Sesungguhnya yang dimaksudkan sebagai Kitab pusaka tanpa kata adalah sejilid kitab yang palsu tapi nyata. Beberapa orang jago lihay yang hadir di arena pun diamdiam sedang mencelah ucapan dari pendeta tua itu. Sebaliknya bila cinkeng itu palsu. dibilang asli dia asli. dia pernah berjanji kepada sepasang kakek bodoh dari Wu san untuk menemukan kembali kitab pusaka itu dan melindunginya hingga tidak sampai terjatuh ke tangan musuh. Sebagaimana diketahui. Pusat bagi rakyat awam. pendeta berjenggot perak ini merupakan seorang tokoh silat yang berkedudukan sungguh amat tinggi didalam dunia persilatan. dalam sekali artinya. bagi orang persilatan. ketika noda darah itu terkena . baik jago dari golongan hitam maupun dari golongan putih semuanya menaruh hormat kepadanya. hal ini berarti dia harus memikul tanggung jawab yang berat. suatu kesalahan bertindak bisa berakibat dia menyesal sepanjang masa. tapi bila rahasia mana bisa dipahami. sampai akhirnya tergantung pada siapa yang berjodoh dengan kitab pusaka itu.

Tiraikasih Website http://kangzusi... segera tegurnya: "Apakah kepala ular itu sudah dipukul sampai hancur?" "Belum" Gak Kun long segera menggeleng. itulah kenangan yang diperoleh sewaktu membunuh ular beracun . terdengar Hui im tongcu Gak say bwe berkata sambil tertawa: "Waah. tangan yang satu menyambar Suma thian yu.. Gak kun liong yang berada disisinya telah menjawab lebih dulu. Cong liong Losiansu segera berseru tertahan. dia segera beranjak lebih dulu meninggalkan gua. Para jago lainnya baru sadar setelah mendengar perkataan dari pendeta tua itu. . darimana datangnya noda darah diatas dadamu?" Suma Thian yu tertegun setelah mendengar pertanyaan itu. ternyata membiaskan setitik cahaya tajam yang menyilaukan mata... kita ambil mutiara dikepala ular itu" Sambil berkata. Sambil berkata Gak Kun liong lantas mengi sahkan kembali peristiwa pertarungan dengan ular beracun tadi. kembali dia berseru cemas: "Cepat. Paras muka Cong liong Lo siansu berubah aneh sekali. benar juga. kita tak bisa menyebrang kesana. Siapa tahu paras muka Cong liong lo siansu berubah menjadi amat serius setelah mendengar perkataan itu.com/ pantulan sinar matahari. segera tegurnya: "Apakah kepala ular itu. kemudian serunya: "Hei bocah. Tiba diluar gua.." Ketika semua orang mengalihkan perhatian-nya kedepan. sebelum sempat menjawab. Selesai berkata sapasang matanya segera di alihkan kewajah sucounya seperti menunggu be berapa patah kata pujian darinya. "Socou. buru-buru mereka turut menyusul dari belakang. tangan yang lain mengepit Gak Kun liong.

"Locianpwe. ujarnya kemudian sambil menggeleng. Sebelum dia mengucap sesuatu. Gak Kun liong yang paling gelisah. kawanan penjahat telah mendahului kita. ternyata benar-benar sudah dicuri orang. sudahlah. aaai. penjahat itu sangat lihay tak mungkin ia bisa terkejar. ketiga orang penumpangnya sudah berlompatan sendiri keatas tanah. Sebelum Ing ji berhenti. dia yang pertama-tama memburu kesisi bangkai ular beracun itu. sayang kalau sampai mustika berharga itu terjatuh ketangan orang jahat. masa kita takut ia bisa kabur ke langit?" . Sudah. aaai. Sementara itu. ketika di lihatnya kepala sang ular sudah hancur berantakan.Tiraikasih Website http://kangzusi. bagaimana kalau kami kejar penjahat itu?" "Tak usah dikejar lagi.dari tempat kejauhan secara lamatlamat Suma Thian yu telah menyaksikan ada beberapa sosok bayangan manusia berada diatas puncak seberang. Cong liong lo siancu yang baru saja menyeberangi jurang. Pendeta tua itu menghela napas panjang. dia segera berteriak: "Sucoa mutiara ularnya sudah dilarikan orang!" Ketika Cong liong Losiansu dan Suma Thian yu memburu pula kesitu. mereka saksikan mutiara dalam kepala ular beracun itu sudah lenyap tak berbekas. takdir.com/ tampak pendeta tua itu telah menyeberang ke lembah seberang dengan menumpang burung hong. apa yrng bisa kita lakukan? Mari kita kembali saja" Suma Thian yu segera maju sambil berseru. betul juga." Ing ji yang membawa mereka menyeberangi jurang agaknya mengerti perkataan manusia. mendadak ia menukik kebawah dan menyambar keatas puncak bukit dengan kecepatan bagaikan sambaran kilat. takdir. Cong liong lo siansu telah berseru dengan cemas: "Aduh celaka. bagaimanapun juga lolap sudah tahu siapa yang mencuri mutiara ular itu. kalau takdir berkata demikian.

dengan cepat dia menyambung: "Kenapa? Cepat beri penjelasan” Cong liong lo siansu sengaja mendehem untuk membasahi kerongkongannya dengan air ludah kemudian pelan-pelan melanjutkan: Ilmu pukulan angin dingin bangkai busuk amat beracun sekali. pendeta tua itu melanjutkan: "Sampah masyarakat itu merupakan satu-satunya murid dari Sin hiat jin mo (Manusia iblis menghisap darah). keampuhannya ilmu pukulan ini boleh di bilang merupakan salah satu kepandaian ampuh dikalangan hitam. asal mutiara penawar racun itu telah berhasil di dapatkan. Maka Manusia iblis penghisap darah Pi-Ciang hay pun menitahkan anak muridnya untuk mencari ular beracun yang telah berusia seribu tahun.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ "Siapa? Suocu siapa yang telah melarikan mutiara ular itu? Gak Kun liong rmendesak dengan perasaan mendongkol. barang siapa yang bertarung melawannya terkena sapuan ancin pukulannya. berarti dia dapat bertarung lagi dengan si Mayat hidup Ciu jit hwe . kepandaian andalannya adalah Pek lek si hun ciang (Pukulan geledek pembetot sukma). sudah pasti dia adalah Hui cua Cung cu Kiong Lai. oleh sebab itu dia menjadi satu-satunya orang yang bisa menandingu Hui cha Can cu. ketika dilihatnya pendeta itu berhenti sejenak. tapi kalau dibanding kan dengan ilmu pukulan Luan si im hong ciang (pukulan angin dingin bangkai busuk) dari Hoat si si (Mayat hidup) Ciu Jit hui. ilmu silatnya sangat lihay. akan terlihat mana yang lebih jelek dan mana yang lebih unggul" Gak Kun liong dan Suma Thian yu menja di tertarik sekali setelah mendengar cerita itu. maka seluruh badannya akan membusuk. Setelah berhenti sebentar. "Bila ditinjau dari bentuk badan bayangan hitam yang sedang melarikan diri tadi. bahkan hanya menyerempet dikulit badan pun akan berakibat suatu pembengkakan seperti tersengat api sebelum akhirnya membusuk pula. sebab ular itu pasti memiliki mutiara penolak racun yang berkhasiat bagi tubuhnya.

mari kita pergi mencarinya untuk membuat perhitungan!" "Kau yakin dapat menangkan dia?" tanya Cong liong lo siancu dengan perasaan tak puas. Cong liong lo siansu segera berseru: "Long ji. coba lihat ibumu telah datang.. Cong liong lo siansu tertawa panjang. Mendadak terdengar suara pekikan burung hong bergema memecahkan keheningan. maka dia baru mengalah tiga bagian kepadamu.. bukankah tempo hari dia hanya bisa membiarkan aku membawamu pergi dari sini.. dia berhenti sejenak..?" "Benar" Suma Thian yu manggut-manggut sambil mengiakan. haaah. engkoh Thian yu.com/ tanpa kuatir keracunan lagi" Berbicara sampai disitu. kontan saja membuat Gak kun liong yang pada dasarnya bersifat ingin menang merasa terbakar hatinya. melainkan jeri terhadap kepandaian silat ibumu... "aku pasti akan mencari nya sampai ketemu." .. "Haaahh. "Tentu saja dapat menangkan dia dengan pasti. lanjutnya dengan tertawa ramah: "Siapa tahu Hui cha cun cu Kiong Lui yang menjadi nelayan yang beruntung. dia bukan takut kepadamu. lalu sambil menarik tangan Suma Thian yu siap melakukan pengejaran. bukankah hal inipun merupakan suatu takdir?" "Tidak bisa!" teriak Gak Kun liong dengan perasaan tidak puas. engkoh Thian yu. ini yang dinamakan si rase takut dengan keganasan harimau.haaah. buat apa dia menjadi seorang jago kelas wahid dalam kalangan rimba hijau?" Taktik memanasi hati orang yang digunakan Cong liong lo siansu ini ibaratnya api yang bertemu minyak. dia pasti mempunyai cara yang baik untuk mengatasi persoalan ini. seandainya kau benarbenar bisa mengalahkan dia.Tiraikasih Website http://kangzusi.. buat apa mesti tergesa-gesa macam orang takut tak kebagian makanan. dia segera melompat bangun.

tanpa terasa Hui im Tongcu menggelengkan kepalanya berulang kali sambil menghela napas. Begitu bertemu dengan ibunya. Berapa saat kemudian dia baru berpaling kearah Suma Thian yu seraya berkata: "Anak Yu. kalau bocah sudah terbiasa dimanja.com/ Baru selesai dia berkata. Gak kun liong segera menubruk kedalam pangkuannya sambil berseru manja: "Ibu. Secara ringkas Cong liong lo siansu menceritakan apa yang telah terjadi. Siau yau kay Wi Kian yang berada disisinya dengan capat berseru penuh semangat: "Hiiih.. sementara Gak Kun liong juga telah melepaskan diri dari pelukan ibunya dan berlari menghampiri sipengemis sambil mere ngek agar cepat membawa mereka pergi. dari tengah udara telah kedengaran suara hembusan angin tajam.Tiraikasih Website http://kangzusi.. bagaimana kalau aku sipergemis tua yang menemanimu membuat keramaian?" Suma Thian yu merasa girang sekali setelah mendengar Siau yau kay menyanggupi untuk menemaninya. Menyaksikan kemanjaan putranya. kaupun boleh ikut. kau harus kembali kesini!" Kemudian setelah berhenti sejenak.hiihh.. perduli berhasil atau tidak. kemiiian tampak Ing-ji dengan membawa Hui im tongcu dan Siau yau kay Wi Kian telah melayang turun ke atas tanah. maka dia bertanya dengan perasaan tercengang. kembali dia menambahkan: ..hiiih. ka tanya: "Aaai..biasanya kasus semacam ini paling cocok dengan seleraku. kau harus mencarikan akal bagiku" "Ada urusan apa Liong-ji?" Hui im Tongcu tidak mengerti akan peristiwa yang barusan terjadi. di kemudian hari entah siapa yang bisa mengurusi nya?" Cong liong lo siansu hanya tersenyum belaka tanpa menjawab..

. rupanya mereka mempunyai hubungan yang begitu akrab!" Tatkala matahari sudah mulai tenggelam. sampailah ketiga orang itu didepan hutan yang amat lebat. Untuk kesekian kalinya Suma thian yu mengulangi kembali kisah kejadian tersebut. tak boleh kemaruk akan pahala sehingga menggagalkan rencana kita ini" Seusai berkata. dan akhirnya diapun dengan perasaan jemu ia balik bertanya: Locianpwe. Siau yau kay telah berseru: "Sudah beres! Kita boleh melaksanakan tugas seperti apa yang direncanakan Lo siang. begitu berada dalam hutan. ada tugas yang jauh lebih penting lagi hendak kuserahkan ke padamu" "Baik!" Suma Thian yu mengiakan. sepanjang jalan dengan tiada jemu-jemunya Siau yau kay wi kian menanyai Suma Thian yu terus-menerus tentang masalah perusahaan Sin liong piaukiok dan perselisihan-nya dengan congpiautau mereka Mo im si liong Wan Kiam ciau. masing-masing harus berjaga pada posnya masing-masing.Tiraikasih Website http://kangzusi. Siau yau kay wi kian langsung membawa kedua orang pemuda itu menuju ke bukit Han san. mereka bertiga segera sama-sama menyusup masuk kedalam hutan. kemudian baru meneruskan perjalanan menembusi hutan.. Ditengah kegelapan malam." dalam hatinya Suma Thian yu lantas berpikir. tampak . mereka bertiga lantas memencarkan diri. sebenarnya apa hubungan mu dengan Wan congpiautau?" "Aku si pengemis tua adalah susioknya" kini Siau yau kay baru mengutarakan indentitas yang sebenarnya. "tak heran kalau dia mendamprat ku habis-habisan begitu bersua muka denganku tadi.. Dan setelah keluar dari hutan. Kemudian bersama Siau yau kay dan Gak Kun liong berangkat meninggalkan bukit tersebut. bagaikan memasuki daerah tak bertuan. Ooh. Siau yau kay Wi Kian lantas memanggil kedua orang pemuda itu dan membisik kan sesuatu kepada mereka..com/ "Setelah kau kemari nanti.

hmm. besok ada kesulitan besok baru murung. dua macam senjata rahasia itu sudah muncul di depan mata. sambil berdiri ditengah lapangan tersebut. Terdengar salah seorang diantaranya segera mencaci maki kalang kabut.Tiraikasih Website http://kangzusi. memangnya dianggap setiap orang boleh memasuki tempat ini sekehendak hati sendiri?" . masuk jebakan kalian!" Baru saja ingatan tersebut lewat. tidak dilihat dulu tempat apakah ini. habis sudah riwayat aku si pengemis tua!" Entah gerakan apa yang dipergunakan. tapi pada saat yang bersamaan pula Siau yau kay telah rubuh terjungkal ke atas tanah. lalu nampak dua titik cahaya tajam yang disertai dengan suara-suara desingan angin tajam langsung menyambar ke tubuh Siau yau kay wi kiam. Tiba ditepi tanah lapang ditengah hutan. tahu-tahu senjata rahasia yang meluncur datang itu lenyap bagaikan batu yang tenggelam di tengah samudra. punah tak berbekas. pikirnya: "Anjung keparat. diam-diam Siau yau kay merasa amat girang. terdengar dua kali bentakan nyaring bergema memecahkan keheningan.. angkat cawan minum bersama bidadari.com/ tiga sosok bayangan manusia terbagi menjadi tengah kiri dan kanan bersama-sama menerjang masuk kedalam hutan." Belum habis dia bergumam. Menyaksikan kejadian tersebut. Tiba-tiba bergema suara gelak tertawa yang amat nyaring berkumandang memecahkan ke heningan. Siau yau kay segera berteriak kesakitan: "Aduuh mak. "Hari ini ada arak hari ini mabuk. tampak dua sosok bayangan manusia bagaikan sambaran petir cepatnya telah mela yang turun didepan mata. Siau yau kau Wi Kian tidak maju lagi. "Pengemis busuk yang tak punya mata. Bila masuk istana iblis dianggap istana malaikat.. dia lantas berteriak teriak macam orang gila.

.. Tak heran kalau mereka tak berani melakukan pengejaran meski menyaksikan Siau yau kay melarikan diri. Rupanya orang yang melepaskan senjata rahasia tadi adalah Kiu tau siu (bintang berkepala semblan) Li Gi serta Liat hwee siu (bintang berapi) Li Hiong dua orang. Orang itu segera mendengus tertahan dan roboh terkapar ke atas tanah. waduh. Siapa tahu.. kalian memang pantas mampus!" Selesai berkata. Siau yau kay Wi kian juga melompat bangun. Bersamaan waktunya. Kiu tau siu Li Gi tidak dapat melihat jelas pendatang tersebut.. kontan sa ja mereka menghembuskan napas dingin.com/ Sambil berkata dia lantas membungkukkan badan sambil memeriksa apakah Siau yau kay Wi Kian sudah mati atau belum. berapa butir batok kepala aku si pengemis tua bisa ludas terpenggal nanti" Selesai berkata buru-buru dia melarikan diri ke luar hutan. Di dalam kegelapan tadi... seperti mayat yang bangkit kembali. serunya sambil tertawa terbahak-bahak: "Haah. mendadak dari dalam hu tan bergema suara bentakan rendah: "Lihat serangan!" .. kelewat besar keonaran yang ku buat kali ini. dia mengawasi wajah ke dua orang itu dengan lebih seksama... kemudian sambil menjerit kaget dia berteriak: "Aduuh mak. rupanya kalian berdua dari Tiang pek san.. tapi kini setelah mengetahui kalau pengemis tua yang mereka sergap tak lain adalah Siau yau kay yang disegani setiap orang. mendadak terdengar pengemis itu tertawa dingin.haah. yang tergeletak diatas tanah sekarang adalah Liat hwee siu Li Hiong. tahu-tahu Wi kian mengebaskan ujung bahunya ke depan. berani melukai orang segera sembunyi. baru saja dia membungkukkan badannya. Tampaknya Siau yau kay akan segera keluar dari hutan itu..haah.Tiraikasih Website http://kangzusi.

dia memancing kehadiran Hui cha Cun cu.. kalau dilihat tampangmu yang begitu tampan. maka begitu sampai dalam hutan dia lantas melaporkan namanya dan memberi kabar kepada Hui cha Cun cu akan kehadiran-nya. sayang perhitungan manusia takkan menangkan takdir. lalu menghimpun tenaga dalamnya kedalam dan melayang mundur dari situ dengan gerakan datar. Kemudian sambil berlagak menghancurkan tugu dan mencaci maki. . Wi Kian memang sangat lihay.com/ Beberapa titik cahaya tajam yang disertai desingan angin tajam segera meluncur kedepan dan menyergap tubuh Siau yau kay. sedang dia sendiri berlagak seakan-akan jalan darahnya tertotok dan roboh tak sadarkan diri ditanah. meminjam cahaya bintang Siau yau kay segera mengamati wajah orang itu lebih seksama. untung tidak sampai mampus!" Mendadak dari balik hutan melayang keluar sesosok bayangan manusia. "Bocah. Dengan tindakan mana. menyaksikan datangnya sergapan senjata rahasia. dia membuang tubuhnya kebelakang dengan gerakan jembatan gantung..Tiraikasih Website http://kangzusi. lalu setelah berhasil berdiri tegak segera ejeknya: "Waaah. pemuda bermuka manusia berhati binatang ini sesungguhnya hendak menghantar Suma Thian yu serta dua bersauda ra Thia kedalam hutan dan meminjam kekuatan Hui cha Cun cu hendak membasmi mereka bertiga. akhirnya Suma Thian yu berhasil ditolong oleh Gak Kun liong sedang dua bersaudara Thia pun berhasil lolos pula dengan selamat. sungguh tak kusangka kalau hatimu kejam. orang muda sudah belajar berbuat kalau sudah dewasa nanti mau jadi apa kau?" Siau yau kay berpura-pura mendamprat: Pemuda ganteng itu sesungguhnya tak lain adalah Cun gan siucay (sastrawan berparas tampan) Si Kok seng. selain bisa menghin darkan diri dari tugas. diapun dapat mencuci bersih kejahatannya.. ternyata dia adalah orang pemuda yang berwajah amat tampan. tanpa gugup barang sedikitpun jua.

Maka diapun tanpa sungkan. sedang diluaran ia lantas berseru sambil tertawa dingin: "Aku mengira siapa yang begitu bernyali berani membuat keonaran disini. . dengan cepat ia menjadi sadar bahwa pengemis tua ini mustahil datang tanpa membawa suatu maksud tertentu. kemudian sambil berdiri empat langkah dihadapan Siau yau kay Wi Kian. membuat Kiu tau siu Li Gi yang berdiri tenang disisinya turut bergidik hingga bulu kuduknya pada bangun berdiri. Cun gan siuacay Si kek seng yang menyaksikan pengemis tua itu sanggup memunahkan sergapan-nya secara mudah. diamdiam ia menarik napas dingin.com/ dengan demikian rencana busuknya mengalami kegagalan total. peluh dingin segera jatuh bercucuran membasahi seluruh tubuhnya. mumpung ada kesempatan aku hendak memberi pelajaran kepadamu. dia adalah Siau yau kay yang bernama besar. kau tak boleh bersikap kelewat gegabah!" Sekarang Cun gan siaucay Si Kok seng baru terkesiap. rupanya hanya pengemis busuk yang dibenci oleh setiap orang. dia tidak mengira kalau pengemis tua yang sama sekali tidak punya keistimewaan apa-apa ini sesungguhnya adalah Siau yau kay Kian yang disegani dan ditakuti setiap orang.sungkan meloloskan pedangnya. jalan ke neraka justru kau terjang. Dalam pada itu. serunya dengan suara lantang: "Pengemis busuk. jalan ke sorga tidak kau tempuh. Kiu tausiu Li Gi yang kuatir rekannya kelewat memandang enteng lawan segera memberi peringatan: "Si hiante. sungguh beruntung sauya bisa bersua denganmu hari ini. Tapi rasa jerinya itu hanya disembunyikan dalam hati. agar kau tahu bahwa diluar langit masih ada langit. nampaknya kau sudah bosan hidup sehingga sengaja datang kemari untuk menghantar nyawa mu" Baru selesai pemuda iblis itu berkata. diatas manusia masih ada manusia pandai lain-nya" Sedemikian jumawa dan takaburnya perkataan itu.Tiraikasih Website http://kangzusi.

sasa rannya adalah Can gan siucau Si Kong seng.. Tujuan Siau yau kay yang sebetulnya tak lain hanya ingin membelenggu kedua orang itu. se bentar keatas dan sebentar lagi kebawah. Siau yau kay mulai merasa kuatir.haah. kali ini dia mengancam jalan darah Tiong teng hiat di depan dada Kiu tau siu Li Gi. mari. Dalam satu jurus mempunyai dua kegunaan yang berbeda.. Si kok seng telah mengayunkan pedangnya dengan jurus Lan kang to cay (Membendung sungai mengeringkan samudra).com/ Siau yau kay Wi Kian menengadah dan tertawa tergelakgelak.. tapi sewaktu sampai ditengah jalan. sebentar kekiri. Dalam waktu singkat seluruh arena sudah dipenuhi dengan bayangan manusia yang sebentar bergerak kekanan. coba kalau tujuannya bukan untuk memancing kemunculan Hui cha Cun . jadi sama sekali tiada maksud membunuh mereka. bagus sekali. dengan tangan kosong akan kulayani kalian berdua sebanyak tiga ratus gebrakan. Terdengar dua kali bentakan gusar bergema memecahkan keheningan. dia memutar gerakannya dan merubah pukulan menjadi serangan jari. apa sebabnya hingga kini Hui cha Cun cu belum juga menampakkan diri. Sambil bertarung mempermainkan ke dua orang itu. "Haah. mari. lebih baik kalian berdua maju bersama saja.haah. hari ini aku si pengemis tua memang ingin membuka mataku. dia menyerang dari sisi sebelah kanan. kontan saja mendesak Si Kok seng dan Li Gi harus turun tangan memberikan perlawanan. hal mana membuat dua orang bajingan itu berkaok-kaok kegusaran.Tiraikasih Website http://kangzusi. bagus. Semhari berkata.. sementara Kiu tau siu Li Gi mengangkat goloknya membacok dari sebelah kiri. telapak tangannya segera diayunkan kedepan dengan jurus Liong su yu hay (naga berpesiar ke empat samudera). Maka diapun mengembangkan ilmu langkah Ciok tiong luan pon hoat untuk berputar-putar mengitari mereka berdua...

Tiraikasih Website http://kangzusi. kemudian serunya dingin: . Gak Kun liong dan Suma Thian yu berdua. kelihayannya luar biasa sekali. Tampak ia meludah. sementara pengemis itu ber kaok-kaok memancing kemunculan musuh. pikirnya: "Heran. sebab tempat tinggal Hui cha Cun cu terletak dibelakang hutan tersebut. Gak Kun Hong mundur satu langkah kebelakang. Tanpa menjumpai hadangan apapun Gak Kun liong telah berhasil menyusup masuk ke dalam hutan. Disaat tubuhnya baru mencapai jalanan kecil inilah. tapi ia jadi tertegun setelah mengetahui siapa gerangan orang itu. Taktik suara ditimur menyerang dibarat ini bernama pula siasat memancing harimau turun gunung. mengapa setan tua ini belum lari kesana?" Dengan suara lantang diapun menegur: "Kiong Lui. tampak sepuluh kaki selewatnya jalan kecil itu dia akan sampai dirumah kediaman Hui cha Cun cu. satu dari kiri yang lain dari kanan secara terpisah telah menyelundup masuk kebelakang hutan. mendadak dari sisi jalan ia saksikan sesosok bayangan manusia menampakkan diri dan menghadang jalan perginya. mendadak dari jalan berkumandang suara tertawa dingin yang amat mengerikan. Mendengar suara tertawa tersebut. kedua orang bajingan ini tak akan mampu bertahan sebanyak sepuluh gebrakan. Sesuai dengan rencana yang telah disusun oleh Siau yau kay. Suma Thian yu dan Gak Kun liong berdua akan menyelundup kedalam rumah dan menyelesaikan tugas mereka.com/ cu. Gak Kun liong segera angkat kepalanya. hampir saja mengejutkan hati ku! Kenapa kau bersembunyi seorang diri ditepi jalan? Apakah menyambut kedatanganku?" Ternyata orang yang menghadang jalan pergi Gak Kun liong adalah Hui cha Cun cu Kiong Lui. Dalam pada itu.

.Tiraikasih Website http://kangzusi. Gak Kun liong segera tahu kalau jejak Suma Thian yu belum ketahuan. jangan harap kau bisa meloloskan diri dari sini!" dampratnya...heeeh.bocah.. “Membawa siapa?" Gak Kun liong mencibir.. aku tak ingin main.com/ "Jawab dulu. dia mencengkeram kerah baju Gak Kun liong. kontan hatinya merasa lega. tak ingin bicara lagi. teriaknya: "Hei. Menyaksikan hal itu Hui cha Cun cu segera membentak gusar.heeeh. setiap kali ia tentu mengutus orang untuk mengikutiku. galak amat kau ini! Ya sudahlah. mencari aku hendak bermain? Masa membawa orang?" Hui cha Cun cu Kiong Lui mendengus dingin. Merasakan datangnya desingan angin dingin dibelakang tubuhnya. akhirnya dia berhasil menemukan suatu siasat bagus. lohu toh bukan anak berusia tiga tahun. kau ingin bertarung?" . sekalian hendak memberitahukan satu hal kepadamu" "Hmm. apa boleh buat" "Heeeh. mengapa kau malam-malam datang kemari? Apakah kaupnn sengaja datang dari gua Hui im tong untuk menyambut kedatangan ku?" Gak Kun liong melototkan sepatang matanya yang besar dan bulat itu sambil menyahut. selamat tinggal!" Selesai berkata dia lantas membalikkan badai dan kabur dari situ. "Aku hendak mencarimu untuk bermain. "Coba lihat. cepat katakan" seru Hui cha Cun cu sambil tertawa licik. kau ingin mengelabuhi ku? Tadi kau bilang hendak menyampaikan sebuah kabar untukku. "Bocah keparat! Sebelum mengemukakan alasannya. Mau mungkir?" Setelah mendengar kalau gembong iblis tersebut hanya menyebut Siau yau kay seorang. Sambil menggigit bibir dia lantas berpikir sejenak. kemudian sambil mengejar. "Sipengemis busuk itu.. Gak Kun liong segera merendah sambil melejit kesamping. katanya cepat: "Ibuku tak suka kalau aku pergi jauh.

tanpa terasa bentaknya dengan gusar: "Bocah keparat. Sambil cengar-cengir segera sahutnya: "Aku toh sudah bilang. aku telah mem bunuh seekor ular beracun" "Kentut!" Hui cha Cuncu membentak gusar. Hui cha Cun cu mencengkeram batok kepala Gik Kun liong lagi dengan jurus Cong eng phu toh (elang sakti menerkam kelinci). Gik Kun liong sendiripun bukan manusia sembarargan. dengan begitu ia justru termakan oleh siasat Gak kun Liong. hendak mencarimu untuk diajak main. maupun soal ilmu meringankan tubuh. mau apa kau?" Sambil berseru. Gak Kun liong memang dasarnya cerdik.com/ “Aku ingin memberi pelajaran kepada mu. kalau tidak. Padahal Hui cha cun cu Kiong Lui sendiripun menaruh perasaan was-was terhadap Gak kun liong. gerakan tubuhnya sangat aneh. semua serangan yang dilancarkan boleh dibilang tidak menggunakan tenaga penuh. diapun pandai menduga setiap persoalan yang bakal terjadi. jangan salahkan kalau lohu akau bertindak keji kepadamu" Memukul anjingpun harus melihat pemiliknya. cepat katakan rencana busukmu. dari ucapan lawan dia tahu kalau musuh hanya gertak sambal belaka. Sebagai manusia yang berpengalaman. kepandaiannya tidak kalah dari seorang jago kelas satu dalam dunia Persilatan.Tiraikasih Website http://kangzusi. meski usianya masih muda. Tampak bocah itu melompat kekiri mengegos kekanan. ke pandsian silatnya telah mendapat warisan langsung dari ibunya. suruh kau menebak dulu toh bukan persoalan? Padahal aku memang hendak memberitahu kepadamu. dia selalu berputar mengitari sekeliling Hui cha cun cu sambil menggoda. dalam sekalian pandangan saja Hui cha Cun cu sudah mengetahui kalau bocah ini mempunyai sesuatu maksud tertentu. baik dalam soal tenaga dalam. "apa sangkut pautnya antara ular beracun denganku? Kau ingin mempermainkan lohu?" .

akan ku laporkan kepada ibuku agar kau diberi pelajaran yang setimpal" Mendengar ucapan mana. aku tak doyan dengan permainan begitu. dari malu dia jadi naik darah sambil memutar badan. maka sengaja kusampaikan berita ini kepadamu. hukuman mati boleh dihindari tapi hukuman hidup jangan diharap bisa dihindari. "Plaaaaakkkk!" sebuah tamparan keras menghajar telak diatas pipi Hui cha Cun cu.. Secara beruntun Hui cha Cun cu harus menderita dua kali pukulan. "Hei. buru-buru dia menerobos kedepan sambil mengayunkan telapak tangannya. bisa dibayangkan be tapa gusarnya orang itu. sewaktu berbicara penjagaan lawan pasti menendor. Sekarang kau malah galak amat kepadaku. tapi setelah dipikir kembali. sebuah . bukan mundur ia justru menyerobot maju kemuka dan memotong dada Kiong Lui. membuat dia berkaok-kaok kesakitan. hmm. Hui cha Cun cu merasakan jantungnya berdebar keras.Tiraikasih Website http://kangzusi. kepalan-nya yang digenggam kencang lantas dihantamkan keras-keras. Dalam marahnya Hui cha Cun cu segera men dorong pula sepasang lengannya kedepan dan melepaskan sebuah pukulan yang maha dahsyat. kemudian dia menerobos kebelakang punggung musuhnya lewat bawah ketiak. sepantasnya kau berterima kasih atas jerih payahku ini. lihat saja nanti. dia merasa bocah itu jelas lagi membohonginya. kau harus ditempeleng atas kebohongan mu itu" Gak Kun liong tahu. sauya berada disini!" teriakannya sambil bersorak kegirangan. kenapa sih kau galak amat?" Aku dengar kau sedang berusaha keras untuk mencari ular beracun berusia seribu tahun.. mana mungkin ular beracun ditemukan secara gampang. Gak Kun liong bukan anak bodoh.com/ "Aduuh mak. dengan cepat dia berkelit kesamping.? Kontan saja dia mencaci maki penuh kemarahan: "Keparat.

Tolong.com/ pukulan dengan tenaga sebesar lima bagian segera dilontarkan kemuka.. . Gak Kun liong sedang asyik bertarung. tapi tidak sampai menimbulkan cedera apapun. bagus. bagus sekali! Rupanya kedua ekor anjing budukan itu sudah dibikin mampus" Selesai berkata dia lantas ngeloyor pergi meninggalkan tempat itu. mu lai hari ini aku bukan she Kiong lagi". Akibat dari bentrokan tersebut. bila kubiarkan kau lolos dari hutan ini sekarang. tolong. ejeknya: "Hahahahahaha. Seraya berkata dia lantas mengejar sampai lima langkah dibelakang Gak Kun liong. dia malah menyusup masuk ketengah lapangan ditengah hutan dan persis menyongsong kedatangan Siau yau kay Wi Kian. tentu saja dia jeri menghadapi ancaman semacam itu.. Hui cha Cun cu makin naik darah.. Atas kejadian tersebut.. "Blaaaamm!" suatu ledakan keras menggelegar diangkasa. kedua belah pihak samasama tergetar keras badannya.ciau (naga sakti mementang cakar). ia segera menerkam lagi kemuka dan membacok dada Gak Kun liong dengan jurus Im liong tham.. hawa murninya segera dihimpun ke dalam telapak tangan dan siap menyongsong datangnya ancaman lawan dengan keras lawas keras. Menghadapi kejaran tersebut.Tiraikasih Website http://kangzusi. Gak Kun liong sama sekali tidak berpaling. Menyaksikan keadaan tersebut. tanpa terasa gerak serangannya menjadi terhenti. sambil menggertak gigi menahan diri makinya: "Bocah keparat. dibelakang ada srigala buas!" buru-buru ia berteriak minta tolong. Tiba-tiba dari tengah hutan sana berkumandang dua kali jeritan ngeri yang menyayatkan hati.. Hui cha Cun cu menjadi tertegun. Gak Kun liong segera tertawa terbahak-bahak. Hui cha Cun cu menjadi teramat gusar. rupanya kau memang sengaja datang mencari gara-gara.

Sementara pembicaraan berlangsung. dan Suma Tnian yu belum juga berhasil. mengapa sih galak amat? Saudara Kiong. kena pa kau bisa pindah ke tempat semacam ini?" Kemarahan Hui cha Cun cu makin membara setelah bertemu dengan Siau yau kay Wi Kian. ayo jawab. Hui cha Cun cu pun mengawasi anak buahnya yang tergeletak ditanah. hari ini kalau ada kau berarti tak ada aku. amarahnya langsung saja berkobar lagi. aku harap kau sehat sehat selalu selama ini. bagus sekali perbuatanmu.com/ Siau yau kay Wi Kian menyelinap melalui sisi Gak Kun Hong dan segera menghadang dihadapan Hui cha Cun cu.Tiraikasih Website http://kangzusi. Betul Kun liong sudah menahan lawan untuk sesaat lamanya dan kini berganti Siau yau kay yang menghadang.kita kan orang sendiri. segera bentaknya: "Pengemis busuk. usia kita sudah tua. tatkala dilihatnya Tiang pek siang tat dan Si Kok seng mendengkur semua dengan begitu nyenyak. Akan tetapi. mau apa kau malam-malam datang kemari?" "Aduuh. bagaimana pun juga Suma Thian yu sudah masuk ke dalam hutan. tapi hingga kini belum nampak juga munculkan diri. lalu tegurnya sambil tertawa terbahak-bahak: "Selamat bersua kembali saudara Kiong. sekalipun cara bertarung semacam ini merupakan suatu pertarungan dengan cara bergilir. namun bukan berarti tak boleh. kenapa sifat berangasanmu belum juga berkurang?" Sambil berkata Siau yau kay menunggu berita Suma Thian yu dengan tenang. tanpa banyak cincong dia lantas mendamprat: "Sudah pasti kau si pengemis busuk yang membuat rencana busuk ini. ia lantas melancarkan serangan dengan jurus Huang hong cian bong (angin puyuh . kejadian ini akhirnya membuat dia merasa membuat dia merasa kuatir sekali.. pada akhirnya ke dua belah pihak pasti akan jatuh korban. keadaan semacam ini dibiarkan berlangsung terlalu lama lagi.. kita harus bertarung sampai salah satu mampus" Seraya berkata.

angin pukulan lawan telah meluncur datang. Siau yau kay yang diancam segera tertawa terkekeh-kekeh. menghindari kenyataan menyongsong yang kosong.Tiraikasih Website http://kangzusi. Siau yau kay segera mengegos kesamping lalu berkelit dengan gerakkan amat cepat. jilid : 13 Pengemis sakti yang pernah malang melintang dalam dunia persilatan karena ilmu langkah Ciok tiong luan poh cap lak tui nya ini benar-benar memiliki tenaga dalam yang amat lihay. kepada Gak Kun liong serunya: "Liong-ji. Hui cha Cun cu.com/ menggulung puncak). apalagi suhunya si Manusia iblis penghisap darah. seperti ombak dahsyat yang menghantam tepian. akan tetapi lawannya Hui cha Cun cu Kiong Lui sendiri pun merupakan gembong iblis nomor satu dari golongan Liok lim. dia merupakan raja iblis yang disebut Kay si siang mo (sepasang iblis sakti dari jagad) bersama mayat hidup. mengembangkan ilmu pukulan Pek lek si hun ciang nya yang maha dahsyat dan satu jurus demi satu jurus meneter musuhnya secara pasti. dan diantara deruan angin pukulan yang memekikkan telinga. tunggu aku diluar hutan sana!" Sementara berbicara. kelihayannya benar-benar mengerikan. segulung angin serangan dahsyat langsung me nerjang ketubuh Siau yau kay. dengan mengandalkan ilmu . Begitu bertarung. sebab itu dia selalu menghindari yang berat menghadapi yang ringan. Tujuan yang terutama dari Siau yau kay Wi Kian tak lain adalah memberi waktu yang cukup buat Suma Thian yu untuk melaksanakan tugasnya. Seketika itu jaga seluruh angkasa diliputi angin puyuh yang menderu-deru. tangan yang sebelah dilintang kan didepan dada sementara telapak tangan yang lain siap melancarkan serangan. kedua belah pihak sama sama mengeluarkan ilmu pukulan berat.

tetapi tak bisa diduga apa tujuannya. sedemikian cepatnya serangan yang dilancarkan memaksa Hui cha Cun cu terdesak mundur sejauh beberapa langkah. Tapi. Siapa tahu Siau yau kau segera menarik kembali serangannya begitu berhasil mendesak Kiong Lui. Hui cha Cun cu pun seorang manusia yang amat lihay.Tiraikasih Website http://kangzusi. tanpa terasa pikirnya: "Kedatangan kedua orang ini tidak seperti mencari balas. sebentar ke atas sebentar ke kiri dan sebentar lagi ke kanan. serunya sambil tertawa keras "Maaf aku si pengemis tua harus mohon diri lebih dulu!" . mendadak terdengar su¬ara pekikan nyaring bergerai memecahkan ke¬heningan. sambil berkelit dia selalu mengejek dan mencemooh gu¬na mengacaukaa pikiran musuh. Siau yau kay merasakan semangatnya berkobar kembali. hal mana kontan saja membuat hatinya kesal bercampur men¬dongkol. Seperti seekor kupu-kupu yang terbang di antara aneka bunga. Mendengar suara pekikan tersebut. Mendadak gerakkan tubuhnya berubah. aku tidak memiliki sesuatu yang bi¬sa di incar orang dengan siasat liciknya!" Semakin dipikir dia merasa makin bingung dan tak habis mengerti. sudah jelas tahu jika orang datang karena sesuatu tujuan. Sementara pertarungan antara kedua orang itu masih berlangsung. dalam sekilas pandangan saja ia sudah bisa menduga maksud tujuan Siau yau kay.com/ gerakan tubuhnya yang sakti dia berusaha memunahkan sebagian besar dari ancaman yang tiba. diapun tidak berniat bertarung melawanku. diam-diam ia girang karena Suma Thian yu telah berhasil hingga tidak siasia kedatangan mereka kali ini. meski suaranya tak keras tapi me¬ngalun tiada hentinya di tengah udara. tanpa terasa diapun turut berpekik nyaring. sepasang tangannya diayunkan berulang kali melepaskan tiga buah pukulan berantai. mungkinkah kedatangan mereka mempunyai suatu rencana tertentu? Tidak. tak mungkin.

Tiraikasih Website http://kangzusi. tubuhnya sudah me¬lompat keluar dari hutan. segera meninggalkan Hui cha Cun cu Kiong Lui dan melayang keluar dari hutan. bila kita bersua lagi dikemudian hari. Siau yau kay tak berani berayal lagi. Dengan kejadian ini. Begitu tiba di hutan. jangan-jangan karena benda mestika itu!” )-)-)-)-)-)-) sementara itu. tanpa terasa serunya sambil mendepakkan kakinya berulang kali: "Pengemis busuk. Siau yau kay Wi Kian yang mendengar suara pekikan nyaring dari Suma Tnian yu. akhirnya dia menjejakkan kakinya ke ta¬nah dan ikut mengejar keluar hutan. disitu tak nampak sesesok bayangan manusiapun.com/ Begitu selesai berkata.. dia tak tahu apa gerangan yang se¬dang dilakukan musuhnya itu. Mendadak satu ingatan melintas dengan cepat dalam benaknya. ternyata rekannya tiada yang cedera. saat itulah merupakan saat ajalmu. mereka banya ditotok saja jalan darahnya. kemudian terdengar ia menjerit kaget: "Aduuuh. kuperingatkan kepadamu. dalam waktu sing¬kat bayangan tubuhnya telah lenyap dibalik keeelapan. Hui cha Cun cu semakin dibikin kebingungan dan tidak habis mengerti. . Hui cha Cun cu yang dikacau orang masih berdiri termangu-mangu dengan perasaan tidak mengerti. karena ingin tahu.. Diri kejauhan sana dia menyaksikan ada dua sosok bayangan manusia yang kecil sedang menuju kedepan. suasana di keli¬ling sana masih tetap sepi tidak ada manusia siapapun. coba akan kulihat kau bisa berbuat gila sampai kapan!" Selesai berkata dia lantas kembali ketanah lapangan dan menyadarkan rekan-rekannya. dia segera mengerahkan ilmu meringankan tubuh Leng khong siu tok melakukan pengejaran secepat kilat dari belakang.

. lalu katanya: "Aaah. cara kerjamu amat lamban. Sambil berjalan Gak Kun liong pun mulai menggerutu. “Engkoh Thian yu. katanya: "Tahukah kau. setelah memeras otak setengah harian lamanya. Aah. kau telah berhasil?” "Untung tidak gagal. Gak Kun liong segera bersuit nyaring ketebing seberang sana memberi tahu kepada si burung hong untuk menjemput mereka.Tiraikasih Website http://kangzusi. begitu sampai dia lantas menegur: "Bocah. betul.com/ Hanya didalam beberapa kali lompatan saja. masa sedemikian cepatnya dia menyembunyikan benda itu? Kecuali kalau sebelumnya dia sudah tahu kalau kami bakal datang ke sana" Dengan wajah serius Suma Thian yu kem¬bali berkata: "Perduli amat. pokoknya tugas kita kali ini telah berhasil dengan lancar. tidak mungkin. dari mana datangnya dua butir?” seru Siau yau kay setengah girang setengah mendamprat. tentu saja hanya sebutir. ia berhasil mendahului dua orang tersebut. tanpa terasa ketiga orang iitu sudah tiba di¬atas puncak bukit. masa hanya mengambil sebutir mutiara saja membutuhkan waktu sampai setengah hari? Hampir saja selembar nyawaku melayang" Sambil tertawa Suma Thian yu menggelengkan kepalanya berulang kali. cuma ada sebutir!" sahut Suma Thian yu dengan wajah berseri. Siau yau kay segera berpikir sejenak. gembong iblis tersebut telah menyembunyikan mutiara tersebut dengan amat rahasia sekali. aku baru berbasil mengorek-nya keluar dari atas dinding ruangannya" Mendengar perkataan itu. "Setan cilik. sama sekali tak bisa cekatan. mari kita memberi laporan. aku belum sempat mengucapkan terima kasih kepada kalian berdua!" Begitulah sambil berbicara sambil berjalan.

aku seperti mendengar suara ujung baju terhembus angin. tanpa terasa dia menjerit kaget: "Aaaah !" Apa yang diduga Siau yau kay memang tepat sekali. jangan-jangan gembong iblis itu merasa mutiaranya hilang dan menyusul kemari?" Suma Thian yu dan Gak Kun liong segera memasang telinga dan mendengar suara ujung baju terhembus angin berkumandang datang. Mendadak terdengar Siau yau kay Wi Kian berbisik lirih: "Sett! tenang sedikit. Hui cha Cun cu Kiong Lui dengan memimpin Kiu tau siu Li Gi dan Liat bwe siu Li Hiong telah muncul dihadapan mereka. Dengan cepat Gak Kuu liong berpaling. Ing ji sudah datang" Baru selesai dia berkata dari belakang punggung mereka telah berkumandang datang suara gelak tertawa yang amat mengerikan.. Gak Kun liong dengan perasaan makin geli¬sah mengawasi bukit seberang tanpa berkedip. Dengan wajah gelisah Gak Kun liong lantas berseru: "Waah bagaimana baiknya? Ing ji masih belum juga datang kemari.?” “Apa yang kita takuti?" sahut Siau yau kay tenang. aku si pengemis tua memang ingin memberi sedikit pelajaran kepadanya" Sementara pembicaraan berlangsung.com/ Tak lama kemudian dari bukit seberang terdengar suara pekikan dari Ing ji. dia berharap Ing ji bisa segera sampai disana. Siau yau kay segera mendengokkan kepalanya dan tertawa terbahak-bahak: . "paling baik lagi kalau dia berani me¬nyusul kemari. Gak Kun liong segera menari nari sambil berteriak: "Nah sudah datang.Tiraikasih Website http://kangzusi. Mendadak dari tengah udara berkumandang suara pekikan burung hong.. men¬dadak terdengar tiga kali pekikan aneh berkumandang datang dari punggung bukit.

teriaknya mendadak: "Kau anggap lohu tak berani?" . dunia kok rasanya amat sempit.. Hui cha Cun cu melotot musuh-musuhnya dengan sorot mata penuh kebencian. dimana saja kita selalu bersua kembali. hei orang she Kiong. Makin lama Hui cha Cun cu semakin mendekati mereka.Tiraikasih Website http://kangzusi. Ayo jawab!" Sekulum senyum hambar menghiasi raut wajah Suma Thian yu. kita memang sudah ditakdirkan untuk berjumpa terus. kemudian bentaknya gusar: “Bangsat sialan.. mendadak ia berhenti lalu sambil mengulurkan tangannya dia berseru: “Bawa kemari setan licik. kemudian selangkah demi selangkad berjalan mendekati anak muda tersebut. dia menggerakkan bahunya melayang kehadapan ke tiga orang itu..haaah.com/ "Haah. Tapi Liat hwe siu Li Hiong segera memburu kedepan dan menyerobot didepan Gak Kun liong dengan menghalangi jalan perginya... bagus.kalau sudah bermusuhan. Hui cha Cun cu yang berpengalaman tentu saja dapat menyaksikan sikap lawannya. Gak Kun liong yang menyaksikan kejadian tersebut merasakan hatinya semakin gelisah. siapa yang sudah melarikan mutiaraku?" Akhirnya sorot mata penuh kebencian itu berhenti diatas wajah Suma Thian yu.haaah... sebelum mampus kita tak usah buyar. kembali bentaknya: "Pasti kau. pengemis busuk. Hui cha Cuncu menjadi amat gusar. buru-buru dia lari kesisi tubuh Suma Thian yu dan siap membantunya. sinar kebuasan dan rasa benci yang mencorong ke luar dari balik matanya makin menjadi. silahkan saja turun tangan sendiri. ayo serahkan mutiara itu padaku!” "Kalau ingin turun tangan.." jengek Suma Thian yu sambil tertawa sinis. tanpa berkedip barang sekejappun dia menatap wajah Suma Thian yu lekat-lekat. dia tak sudi menjawab pertanyaan itu.

"Heeh. dibelakang tubuhnya telah terbentang jurang yang tak nampak dasarnya. bulu kuduk pada bangun semua.com/ Seraya mengancam sekali lagi dia mende¬kati Suma Thian yu sampai dua langkah. bagus sekali. kini tubuhnya telah bera¬da di tepi jurang.. Suma Thian yu segera merasakan peluh dingin bercucuran membasahi seluruh tubuhnya. jika kau berani maju selangkah lagi.. bu¬ru-buru dia memperingatkan: "Yu ji. "Hmm.. kenapa mutiara itu tidak segera kau serahkan. Hui cha Cun cu Kiong Lui memperdengarkan suara tertawa liciknya yang mengerikan. Siau yau kay Wi Kian yang menyaksikan kejadian ini menjadi amat kuatir.Tiraikasih Website http://kangzusi. Suma Thian yu manggutmanggut. biar lohu menyempurnakan keinginanmu itu!" Seraya berkata. lalu serunya: "Keparat busuk.heehh. sekalipun menggerakan tubuhpun bisa akan berakibat marabahaya yang mengancam. terkubur di dasar lembah. siapa tahu Hui cha Cun cu tidak memakan gertakan tersebut. jangan mundur lagi!" Mendengar peringatan tersebut.heehh... Wouw! Sungguh mengerikan. apakah kau sudah bosan hidup?" Suma Thian yu mendengus dingin. dengan mempergunakan sisa sorot matanya dia melirik kebelakang. niscaya tubuhnya akan terjerumus kedalam jurang. bila dia mundur selangkah lagi. peluh dingin bercucuran membasahi seluruh tubuhnya. Waktu Itu Suma Thian yu sudah berdiri di tepi jurang. jangankan melancarkan serangan. sauya akan gugur bersama mutiara ini" Sebenarnya Suma Thian yu hendak menggunakan ancaman tersebut sebagai gertak sambal. dia malah mendongakkan kepalanya dan segera tertawa seram. Tanpa disadari Suma Thian yu mundur dua langkah kebelakang. dia lantas mengayunkan telapak tangannya dan membacok tubuh Suma Thian yu. .

Bayangkan saja. . tubuh Suma Thianyu yang sedang meluncur kebawah itu sudah disambar oleh suatu benda yang lunak. kendatipun ada malaikat yang berada di sana belum tentu bisa menyelamatkan jiwanya. Siapa tahu baru saja tubuhnya meninggalkan tebing. aki¬batnya belum lagi orang lain tertolong. kadangkala memang bisa terjadi suatu peristiwa aneh yang sama sekali tak terduga. dia lantas menghela napas panjang dan sambil memejamkan matanya melompat turun kedalam jurang. Hidup di dunia ini. sebab bagaimanapun jua mestika tersebut tak dapat dibiarkan terjatuh ketangan musuh. "Ooooohh. si anak muda itu sudah di desak hingga berada ditepi jurang. Oleh sebab itu. kendatipun Siau yau kay memiliki kepandaian silat yang maha sakti. Menyusul kemudian terasa segulung angin kencang berembus lewat. bisa jadi pihak lawan akan melancarkan sergapan dengan mempergunakan peluang tersebut. Suma Thian yu meloncat mundur kebelakang. Thian yu!" Karena tak tega.Tiraikasih Website http://kangzusi. daripada berakibat seperti dalam peristiwa kitab tanpa kata dulu. Siau yau kay dan Gak Kun liong yang me¬nyaksikan itu segera menjerit kaget. mereka berdua pun segera memejamkan matanya rapat-rapat. kemudian pelan-pelan dibawa terbang membumbung ke angkasa. dia cuma dapat membiarkan Suma Thian yu terkubur di bawak jurang. dia sendiri akan menjadi korban. seandainya orang bermaksud untuk memberi bantuan. pada akhirnya pada suatu peristiwa di luar dugaan telah terjadi. mendadak dari belakang tubuhnya ber kumandang suara pekikan burung Hong yang keras sekali. Tapi. ia bertekad untuk bunuh diri. Keadaan yang dihadapi Suma Thian yu waktu itu memang saat kritis dan berbahaya sekali.com/ Maka ketika menyaksikan datangnya ancaman dari Hui cha Cun cu.

. Hui cha Cun cu maupun Tiang pek siang sat tak kuasa menahan deruan angin pukulun yang amat kuat tadi. Mendengar suara pekikan itu. Ing ji adalah seekor burung hong yang berperasaan tajam. terima kasih bumi.. pasir dan batuan beterbangan memenuhi angkasa.. dia lantas berpekik nyaring. lalu memeluk batang pohon erat-erat. Tak terlukiskan rasa gusar dan mendongkol Hui cha Cun cu setelah dilihatnya Suma Thian yu berhasil meloloskan diri dari mara bahaya. aku sudah tertolong! Oooh. masingmasing lantas menutup muka sambil menyembunyikan diri kesisi po¬hon. kuatir kalau tubuh mereka terseret oleh angin puyuh sehingga tercebur kedalam jurang. teriaknya kepada Siau yau-kay: .Tiraikasih Website http://kangzusi. menyaksikan datangnya serangan dari Hui cba Cun cu.com/ Suma Thian yu menjadi gembira sekali sesudah menyaksikan peristiwa tersebut. daun dan ranting beterbangan membuat pemandangan terasa kabur. Angin puyuh yang menderu-deru. melepaskan sebuah pukulan dahsyat ke tubuh burung hong tersebut. apa yang kemudian terlihat membuatnya turut berpekik nyaring: "Horeee.engkoh Yu sudah tertolong!" Dia segera menjejakan kakinya ketanah kemudian melambung keudara dan melompat naik ke atas punggung Ing ji... lalu sepasang sayapnya dikembangkan dan dikibaskan berulang kali. Gak Kun liong mendongakkan kepalanya. segera pekiknya: "Aku tertolong. dia memahami watak manusia. sambil berpekik nyaring telapak tangannya segera diayunkan ke udara.. Ing ji telah membawa Suma Thian yu terbang jauh melampaui puncak tebing dan berpekik gembira tiada hentinya. bahkan tertolong.. Gak kun liang segera bertepuk tangan sam¬bil bersorak sorai. terima kasih langit. terima kasih Ing ji!” Ditengah jeritan kaget semua orang.. rambut dan jenggotnya pada berdiri kaku saking marahnya.

dibelakangnya mengikuti Sian gi siu dari Wu san. maka dia lantas menjejakkan kakinya ketanah dan melompat naik ke atas pung¬gung Ing ji. sebentar pasti akan menjumpai banyak kesulitan. bila sekarang tidak pergi.Li siansu juga turut munculkan diri." Benar juga. mengapa Ing ji pergi sekian lama baru kembali?" Siau yau kay Wi Kian tertawa panjang. melihat mereka bertiga pulang dengan selamat. suara pekikan panjang menggema diudara menyayat suasana. Ing ji menutup kembali sayapnya dan meluncur ketengah udara. setelah lolos dari kematian. hanya ini kejadian dikemudian hari. akan kulihat sampai kapan kau baru muncul kembali disini. Hui cha Cung cu Kiong Lui kontan saja mencaci maki kalang kabut setelah menyaksikan ketiga orang itu melarikan diri. segera tegurnya sambil tertawa: "Bagaimana dengan hasil perjalanan kalian? Tentunya melalui suatu pertempuran yang amat sengit bukan!" Gik Kun liong segera menarik ujung baju Cong liong lo siansu sambil berseru manja: "Sucou. dia lantas menegur: "Sebenarnya apa yang telah terjadi. jadi tak perlu dibicarakan sekarang.Tiraikasih Website http://kangzusi. Ketika Siau yau kay bertiga tiba kembali dalam gua. Menanti ketiga penumpangnya sudah duduk baik-baik." Sementara itu Ceng lion. kau orang tua harus membalaskan sakit hatiku ini!" . orang she Kiong itu menganiaya Liong-ji. "lohu akan menunggu terus disini. ternyata Kui cha Cun cu Kiong Lui menunggu terus disitu sampai kemunculan Suma Thian yu dikemudian hari. ambil sepoci arak lebih dulu. “Kalau dibicarakan panjang sekali ceritanya. aku si pengemis tua harus minum sampai mabuk.com/ "Cianpwe cepat naik!” Siau yau kay pun sadar. Hui im Tangcu Gak Say hwe yang menyongsong paling dulu. "Bocah keparat.

betul juga. dan akhirnya dia . Kiong Lui si setan tua ini memang tidak melarikan mutiara anti racun tersebut!" “Dari mana kau bisa tahu?” Cong liong lo-siansu seperti sengaja hendak mencari tahu. buru-buru bantanya: "Thian yu telah menggeledah seluruh ruangan. Setelah mengamati sejanak. Secara ringkas Gak Kun liong lantas mengisahkan pertarungannya melawan Hui cha Cun cu. Cong liong lo siansu berkata sambil menggeleng.Ya kong cu!” pekik Lo siansu kaget. lalu dari sakunya mengeluarkan sebuah bungkusan kain hitam dan menyerahkan kepada lo siansu tersebut. benda ini bukan Han kong cu anti racun yang dipero¬leh dari benak ular beracun" Seluruh tubuh Suma Thian yu mendingin setelah mendengar ucapan ini. "Thian yu.. seketika itu jua seluruh ruangan berubah menjadi terang benderang bermandikan cahaya. Cong liong Lo siansu menerima bungkusan kain hitam itu dan membuka pembungkusnya. "masa bukan dia yang mengambil mutiara anti racun dari ular beracun tersebut? Atau mungkin disembunyikan ditempat lain?" Gak Kun liong yang teliti lantas berpiki pula dengan seksama. kau sudah salah ambil.. Secara ringkas Suma Thian yu lantas mengisahkan pengalaman yang baru saja dialaminya. lama kemudian ia baru bertanya kepada Suma Thian yu atas hasil perjalanannya. “Haaah. aneh sekali" gumam Cong liong lo siansu.Tiraikasih Website http://kangzusi. akhirnya dia berseru: “Benar.. disitu hanya ada benda itu saja. tak kutemukan mestika lainnya" “Waaah. ternyata mutiara tersebut adalah sebutir Ya kong cu yang amat sukar ditemukan di dunia ini.com/ Cong liong Lo siansu hanya tersenyum bela¬ka. Semua orang menjadi gembira sesudah mendengar pekikan itu dan sama-sama mengalihkan perhatiannya.

Tiraikasih Website http://kangzusi. siapa yang melakukan hal ini? Selain dia. oleh sebab itu siapapun merasa kurang leluasa untuk menimbrung. akhirnya semua orang berkesimpulan bahwa Kiong Lui memang tidak tahu menahu tentang mutiara anti racun itu. Gak Kun liong. kecuali Cong liong Lo siansu beserta Suma Thian yu. Cong liong lo siansu segera bergumam: "Lantas. bocah. mungkinkah su¬dah dilarikan oleh si Mayat hidup?" Diantara sekian jago yang hadir sekarang. Setelah dianalisa dan diselidiki kembali secara seksama. "Kenapa?” tanya Siang gi siu dari Wu san ketus. Mendengar ucapan ini. yang lain tak sem¬pat melihat bayangan pungung dari pencuri mutiara tersebut. semua orang tertegun dan menatap ke arth Suma Thian yu dengan keheranan. Siau yau kay yang berangasan cepat menegur: "Hei. “Tentu saja jangan dikembalikan kepadanya" teriak Suma Thian yu dengan perasaan mendongkol. Cong liong Lo siansu segera menyerahkan kembali mutiara Ya kong cu tersebut ke tangan Suma Thian yu kemudian katanya: "Bagaimana kalau kita kembalikan saja mutiara ini kepadanya?” "Jangan!” Suma Thian yu berseru keras. Dengan demikian soal mutiara anti racun pun menjadi sebuah teka teki bisu yang tak terjawab. blak-blakan saja. orang lain tak akan bermanfaat men¬dapat mntiara anti racun itu. "coba bayangkan sendiri Ya beng cu ini di dapatkan dengan mengorbankan seratus butir batok kepala manusia. siapapun tak tahu mutiara mana telah terjatuh ke tangan siapa. tak perlu di putar ba¬likkan" .com/ pun mengisahkan pula ba gaimana Hui cha Cun cu menuntut kembali mutiaranya. kau berbicara jangan berbelit-belit. apakah kita ha¬rus menyerahkan kembali dengan begitu saja kepadanya?” Semua orang masih belum memahami ucapan Suma Thian yu.

bayangkan saja. Hui im Tongcu Gak Say bwe yang selama ini hanya membungkam. atau pasti ada sangkut pautnya dengan Bi kun lun Siau Wi goan maka sewaktu tiba di keluarga Siau. apakah aku harus menyerah¬kannya dengan begitu saja?" "Benar!" Gan Kun liong yang pertama-tama menyatakan persetujuannya.com/ Merah padam selembar wajah Suma Thian yu karena jengah.. secara ringkas diapun me¬ngisahkan kembali kejadian yang dialaminya dalam dusun yang dilaluinya tempo hari. sebagai akhir kata dia menambahkan: "Pada mulanya Thian yu mengira perbuatan tersebut dilakukan oleh pencoleng berkerudung. Bantahan dan Gak Kun liong inipun tak lebih hanya suatu perumpamaan yang mendua-duga juga. segera turut menimbrung: . akhirnya aku gagal menemukan sesuatu jawaban. Gak Kun liong turut tertarik. dia segera me¬nimbrung pula: "Engkoh Yu. tahukah kau kalau Hui cha Cun cu itu sejalan dengan Siau Wi goan?" "Soal ini. "Thian yu tidak berani memastikan tapi b lum pernah kudengar dikolong langit terdapat dua macam Ya beng cu yang sama bentuknya" Jawaban dari Suma Thian yu ini sangat di¬plomatis. membuat Tay gi siu jadi tergagap dan tak mampu menjawab.Tiraikasih Website http://kangzusi.. padahal apa yang dia katakan tadipun hanya merupakan suatu dugaan belaka. Kau yakin kalau mutiara ini adalah mutiara yang hilang dari dusun tersebut?" tanya Tay gi siu Kiong Sian pula dengan suara tegas. secara diam-diam kuperhatikan hal ini.aku kurang begitu tahu" ""Benar! Perampok berkerudung itu sudah pasti bukan Hui cha Cun cu" desak Gak Kun liong. Didesak oleh beberapa patah kata tersebut Suma Thian yu dibikin terdesak sehingga tak sanggup menjawab. sama sekali tak kusangka kalau perbuatan ini ternyata hasil karya dari Kiong Lui.

bila urusan telah selesai.. kenapa mesti terburu. mereka berdua lantas berlalu setelah menyampaikan pesannya. benda macam begini tak boleh sampai terjatuh ke tangan orang jahat. nah. simpanlah dulu. tampak Gak Say bwe segera tersenyum sambil manggut-manggut. kau harus baik-baik mengingat perkataanku. sekarang sudah jelas bukan?" Hingga disitu. "Mengapa ibu?” tanya Gik Kun liong tidak habis mengerti. Menyusul kemudian Tay gi siu menjura kepada semua orang seraya berkata: "Kami akan mohon diri lebih dulu.buru.. Siau yau kay menggelengkan kepalanya berulang kali. setiap saat mencari tahu jejak kitab Cin keng tersebut". tapi Hui im Tongcu segera menahannya sambil berkata: “Kau toh tiada urusan penting apa-apa. "Cerewet!" tegur Hui im Tongcu Gak Say bwe cepat. membisikkan sesuatu disisi telinganya. Siau yau kay Wi Kian segera memohon diri Pula ketika dilihatnya dua orang tokoh aneh itu sudah pergi. jadi tindakanmu menyerobot mutiara nya bukanlah suatu perbuatan yang salah. kemudian baru menerangkan. Begitulah.. kita pasti akan bersua kembali" Kemudian sambil berpaling kearah Suma Thian yu.Tiraikasih Website http://kangzusi. Siang gi siu dari Wu San lantas bangkit dan menghampiri Hui im Tongcu. sedang mengenai Kiong Lui. bayangan tubuh mereka lenyap diluar gua sana. aku paling jelas dengan tabiatnya. seperti sepulung hembusan angin.com/ "Buat apa kita mesti memperdebatkan persoalan seperti ini? Thian yu. perdebatan nya dengan Suma Thian yu pun dengan cepat diakhiri sampai disitu pula. semua orang baru memahami duduk persoalan yang sebenarnya. lanjutnya dengan wajah serius: "Thian yu. ucapnya sambil tertawa lebar: . "antara Bi kun lun Siau Wi goan dengan Kiong Lui sesungguhnya mempunyai hubungan persaudaraan.

Saat itulah. apalagi setelah berapa hari tidak mengemis. Menyaksikan mereka semua berlalu dari situ. dia lantas beranjak meninggalkan gua tersebut. dalam waktu singkat tiga puluh hari sudah lewat.com/ "Kehadiranku disini hanya merupakan suatu beban yang berat. Seorang bocah berusia sebelas. Nyatanya mereka datang depan begitu saja. katanya kepada Suma Thian yu sambil tertawa mesteris: "kesempatan baik sukar ditemukan." Selesai berkata.Tiraikasih Website http://kangzusi. baik-baiklah memanfaatkan nya. Cong liong lo siansu berjalan ke sisi nyonya muda tersebut dengan langkah pelan.. kemudian ujarnya sambil tertawa: “Selama satu bulan ini. padahal siapa yang menduga kalau dibalik kesemuanya itu sebetulnya terjalin suatu buhungan batin yang erat! Waktu berlalu dengan cepatnya. berdiri pula seorang nyonya muda yang berparas amat cantik. Suatu hari. rasanya kantongku sudah mulai kosong" Kemudian setelah memberi hormat kepada Cong liong 1o siancu. pergipun dengan begitu saja hingga seakan mereka hanya kebetulan lewat dan menyamangi tempat itu. pagi-pagi sekali Cong liong lo siansu sudah berada ditanah lapang dibelakang gua sana. kedua belah pihak sama-sama saling menyerang dan saling menyergap dengan gencarnya. tidak sia-sia lolap membuang banyak tenaga untuk mereka berdua" .. Suma Thian yu segera merasakan satu hal dia merasa orang-orang itu seperti menyim pan suatu rahasia yang besar. kemajuan yang berhasil diraih kedua orang ini sungguh mengagumkan. dua belas tahun dan seorang pemuda berusia delapan sembilan belas tahun sedang melangsungkan suatu pertarungan yang amat seru. Di tepi lapangan.

hibur Cong liong lo siansu. bukankah Thian yu belum menggunakan segenap tenaga yang dimilikinya?" "Soal ini tak bisa disalahkan”. satu jarus demi satu jurus dia mulai melatih ilmu silatnya dari awal sampai akhir. cepat luwes dan bertenaga. jurus demi jurus di lepaskan seperti air sungai huang ho yang mengalir tiada hentinya. kau harus beristirahat dulu. kali ini Suma Thian yu dapat melatihnya dengan enteng. kalau tidak kecewamu akan makin besar. hanya sahutnya: "Liong ji jauh lebih bodoh dan bebal. ringan. coba kau lihat.Tiraikasih Website http://kangzusi. kemudian setelah memberi hormat kepada kakek itu. biar engkoh yu mu berlatih lebih dulu” Kemudian perintahnya kepada Suma siauhiap: “Thian yu. ia tidak berpaling. sesungguhnya hal ini sudah terhitung luar biasa" "Berhenti!" tiba-tiba Hui Im Tongcu berte¬riak keras. Anak kecil sudah dapat mencapai tingkatan sehebat ini. Dua orang yang sedang bertarung segera melompat mundur setelah mendengar teriakan tersebut. cepat kau latih kembali ilmu pukulan Sian po hwe hong ciang tersebut!” Suma Thian yu segera mengiakan. . Ilmu pukulan sian po hui hong ciang (pukulan angin berpusing) merupakan ilmu andalan yang paling dibanggakan Cong liong lo siansu sepanjang hidupnya. liong ji baru berumur berapa? Janganlah mengharapkan terlalu tinggi. mende¬ngar ucapan mana.com/ Hui im tongcu hanya mengawasi terus Ke¬dua orang yang sedang bertarung itu. sambil membawa pedang masing-masing mereka berjalan kehadapan Cong liong lo siansu kemudian sapanya sambil memberi hormat: "Selamat pagi!" Cong liong lo siansu membelai rambum Gak kun liong dan berkata sambil tertawa ramah: “Liong ji. sambil membawa pedangnya dia berjalan menuju ke tengah lapangan.

kembali Suma Thian yu melatih ilmu pedang Bu beng kiam hoat yang sekali lagi mendapat sambutan hangat. tanpa terasa wajahnya menunjukkan kesangsiannya. sebentar kau boleh memberes kan buntalanmu untuk turun gunung. kemudian sambil berpaling kearab Gak Say bwe. bagaimana hasil latihannya itu? Asal bocah ini diberi waktu yang cukup untuk melatih diri. "Aku masih ingat ketika berusia delapan tahun dulu. Cong liong lo siansu sudah dapat menebak jalan pemiki¬ran pemuda itu. sambil tersenyum dia segera berkata: "Dunia persilatan dewasa ini sudah berada diambang pintu badai pembunuhan yang paling mengerikan sepanjang seratus tahun belakang¬an ini. lalu berkata dengan gembira: "Tampaknya kau berlatih dengan tekun dan rajin sehingga dapat mencapai kesuksesan se¬perti hari ini. tapi ini. tak sampai berapa tahun kemudian. tak sulit untuk menjadi seorang jagoan nomor wahid dikolong langit" Hui im tongcu Gak Say bwee ikut merasa gembira sekali. dunia persilatan juga pernah dilandai badai pembunuhuhan berdarah. banjir darah sudah pasti akan melanda seluruh dunia persilatan. kini dia baru terceranjat sesudah mendengar perintah Cong liong lo siansu. Cong liong Lo siansu memanggilnya menghadap. kemudian selesaikan sebuah tugas yang akan kusampaikan padamu" Sejak disuruh berdiam dalam gua Hui im tong. banyak ja¬go persilatan yang terlibat dalam . tiada orang yang sanggup menyelamatkan badai pembunuhan berdarah itu. ujarnya: "Coba kau lihat.com/ Betapa gembiranya Cong liong lo siansu menyaksikan kelihayan bocah tersebut berlatih. sudah merupakan tak¬dir.Tiraikasih Website http://kangzusi. Ketika pemuda itu selesai berlatih. Selesai melatih ilmu pukulan Sian po hui hong ciang. Dalam sekilas pandangan saja. dia tertawa terbahak-bahak tiada hentinya. Suma Thian yu belum pernah memahami maksud tujuan yang sebenarnya. penuhi janjimu di bukit Kun san.

yaa. aku dipeliharanya sampai menginjak dewasa... kemudian setelah memandang sekejap sekeliling tempat itu. bisiknya lagi dengan suara rendah: "Setelah menghadiri pertemuan dibukit Kun san. dan seka¬rang badai pembunuhan itu kembali mengancam kita... disebelah utara kota Lhasa terdapat sebuah kuil yang bernama Phutara si. berdasarkan tafsiran inilah maka lolap lantas mengambil keputusan untuk mewariskan sege¬nap kepandaian silat yang kumiliki kepadamu agar kau bisa bertanggung jawab untuk menolong sesama umat manusia dari kehancuran" Berbicara sampai disitu. aku rela melaksanakannya. Cong liong lo siansu segera membentak gusar: "Jadi kau segan ke situ?" “Bukan. kau harus tahu. kita" bahkan badai kali tampaknya timbul akibat dari munculnya kitab tanpa kata. kini seke¬jap mata seratus tahun sudah lewat. apalagi cuma melaku¬kan perjalanan jauh saja" "Kau bohong. den¬dam kesumat keluargaku belum terbalas.Tiraikasih Website http://kangzusi. kalau tidak. tanpa terasa hatinya bertambah murung dan berat. sejak kecil Thian yu sudah kehilangan orang tuaku. Cong liong lo siansu berhenti sejenak. kau harus seorang diri berangkat ke Lhasa ibu kota Tibet.com/ peristiwa tersebut dan tewas secara mengerikan. Suma Thian yu baru mengerti apa sebabnya Hui Im Tongcu mengundangnya kesitu. umat persi¬latan harus menghadapi situasi tersebut dengan lebih perihatin. bukan begitu. sebelum meninggalkan paman Wan telah berpesan kepadaku untuk . berarti badai pembunuhan ini bisa ditolong. Menyaksikan pembahan wajah anak mnda tersebut.. dari situlah kau dapat mulai menyelidiki sumber mula dari kitab pusaka tersebut. seandainya kitab itu belum sampai terbawa ke dara¬tan Tionggoan. " sahut Suma Thian yu tanpa berpikir panjang lagi "sekali pun boanpwe harus terjun ke lautan api pun. kemudian berkat kebaikan hati paman Wan.. perubahan wajahmu telah mem beritahukan segala sesuatunya itu kepadaku" "Locianpwe.." Sampai disini.

padahal keunggulannya hanya satu." "Aku mengerti. Gak Kun liong selalu bergaul dengan Suma Thian yu. apa yang terjadi? Apakah di depan sana ada ancaman mara bahaya?" . ditambah lagi teka teki soal mutiara anti racun yang terjadi berapa waktu berselang. Suma Thian yu termenung beberapa saat lamanya. ke mudian dihantar oleh Gak Kun liong dengan menumpang Ing ji berangkatlah pemuda meninggalkan gua Hui im tong. mendadak burung itu berpekik keras. Selama hampir sebulan penuh. baik siang atau malam. kemudian hanya berputar-putar saja disekitar tempat itu tanpa ada maksud melayang turun. tampaknya persoalanmu se-muanya merupakan persoalan yang pelik. Gak Kun liong yang menyaksikan kejadian itu segera berteriak: "Ing ji. semuanya akan berubah menjadi soal sepele yang bisa diselesaikan secara gampang!" Mendengar ucapan tersebut. tapi bocah itu bersikeras hendak menghantarnya. dengan perasaan berat hati Suma Thian yu harus mohon diri kepada Cong liang lo siansu dan Hui im Tongcu. kemudian Wu san siang gi menyerahkan tugas kepadaku untuk melindungi kitab pusaka tanpa kata. sekilas pandangan persoalan didunia ini beribu ribu macam corak. pa¬dahal jika dianalisa kembali satu persatu. maka. hubungan mereka boleh bilang sudah amat akrab. seperti apa yang kau ucapkan barusan. serta merta perasaannya pun menjadi lebih terbuka. tiap kali teringat akan hal ini aku menjadi amat sedih sekali. ia segera menemukan kalau perkataan itu memang benar. hanya sayang semua tugas mana tak satupun yang bisa kulaksanakan dengan baik.com/ membalaskan dendam baginya..Tiraikasih Website http://kangzusi. Tengah hari itu.. semua tugas tersebut kini sudah menjadi beban ku. Ketika Ing ji terbang sampai ditengah jalan. sebetulnya Suma Thian yu melarang dia menghantarnya ke puncak seberang.

pulanglah lebih dulu. mereka segera mengurung rapat-rapat Suma Thian dan Gak Kun liong. Begitu ketiga orang itu munculkan diri. aku ingin mati hidup bersama kau. buru buru ujarnya kepada Gak Kun liong: "Adik Liong. ia lantas mengembangkan sayapnya dan menukik kebawah. kami masih sanggup untuk menghadapi ancaman bahaya macam apapun” Setelah mendengar ucapan Suma Thian yu itu. terbang saja terus. Suma Thian yu ingin menghibur dirinya dengan . jangan bohong". tak mengapa. menyusul kemudian tampak bayangan manusia berkelebat lewat. kalau ada susah kita tanggulangi bersama. biar aku seorang diri yang menghadapi mereka bertiga" "Tidak. dia manggut berulang kali sambil berpekik nyaring. mendadak terdengar tiga kali pekikan aneh berkumandang memecahkan keheningan.Tiraikasih Website http://kangzusi. aku pasti akan memenuhi janji” Baru selesai dia berkata. bila urusanku telah selesai pasti akan kembali lagi kemari untuk berkumpul lagi denganmu” "Janji yaa. masa aku harus pergi se¬orang diri?" seru Gak kun liong cepat. sambil melompat turun ketanah. Menyaksikan Gak Kun liong begitu bersi¬keras dengan pendiriannya. Suma Thian yu menjura kepada Gak Kun liong sambil berkata: “Adik Liong. bila ada rejeki kita nikmati bersama.com/ Ing ji mengerti pertanyaan majikannya. Ing ji baru berpekik gembira. Dalam waktu singkat. katanya: "Ing ji. cepat pergi. "Tentu saja. Suma Thian yu segera memuji kecerdasan burung itu. dalam waktu singkat dari belakang tubuh Suma Thian yu sudah muncul tiga orang kakek. banyak terima kasih atas pemberitahuanmu. Sekilas pandangan saja Suma Thian yu segera mengenali mereka sebagai Hui cha Cun cu yang datang bersama Tiang pek ji sat. kini kau menemui kesulitan. Ing ji sudah hinggap dipuncak seberang.

com/ beberapa pa¬tah kata. “Baiklah. sikap semacam itu pada hakekatnya sama dengan tidak memandang sebelah mata pun terhadap mereka. untuk kali ini kukabulkan.. tahu-tahu orangnya sudah berpindah posisi. Maka sambil tersenyum dia mengangguk. ujarnya: Ing ji untuk sementara waktu beristirahat lah dulu diatas pohon. tapi musuh uangguh keburu sudah dekat.. apa lagi mereka semua memandang kearahnya dengan penuh kegusaran.. tetapi jangan Untuk lain kali.." Gak Kun liong bersorak kegirangan. “Setan tua" seru pemuda itu kemudian sambil tertawa. teriaknya de¬ngan gusar: "Bangsat. kau tidak boleh turut serta dalam keramaian ini lhoo." Hui cha Cun cu semakin naik darah lagi se¬telah menyaksikan sikap Suma Thian yu yang masih sempat tertawa dan bergurau kendati pun mereka sudah dikepung rapat. satu bulan penuh kau tetap mengeram terus disini. akan aku lihat kau bisa tertawa sampai kapan?" Suma Thian yu berdiri membelakangi Hui cha Cun cu ketika merasakan sambaran angin tajam dari balik punggung. tidak nampak bahunya bergerak.. bagamanapun juga kehadiran Gak Kun liong memang banyak membantu baginya menghadapi lawan. aai.. "keadaanmu sekarang memang mirip sekali dengan anjing penjaga pintu. Akhirnya pemuda itu memutuskan untuk ti¬dak banyak berbicara lagi.Tiraikasih Website http://kangzusi. dia segera melompat turun dari punggung burungnya itu sambil menepuk kepala Ing ji. tiba-tiba terdengar lagi suara bentakan keras menggelegar diangkasa: . buruburu dia me¬ngeluarkan ilmu langkah Ciok tiong luan poh in hoat untuk mengegos ke samping. tak kusangka kau memiliki kesabaran yang begitu besar. Tanpa banyak berbicara ladia maju sambil melepaskan sebuah pukulan. semangatmu yang tinggi sungguh membuat hatiku merasa amat kagum" Baru selesai dia berkata.

Suma Thian yu telah . ketika muncul kembali. Suma Thian yu sudeh menduga kalau serangan yang dilancarkan itu paling tidak mengandung tenaga pukulan sebesar delapan bagian. Kendatipun Suma Thian yu memiliki tenaga yang amat sempurna. Raja akhirat sedang meng¬gapai tangannya kepadamu.com/ "Boocah keparat. kemudian serunya sambit tertawa cekikikan: “Hai. Dengan garangnya orang itu menerjang ke muka. Cubitan mana tentu saja membuat Kiong Lui kegelian. ditambah kekuatan sewaktu membacok hingga total jenderal kekuatannya mencapai lima ratus kati lebih. ingin merebut kem-bali mutiara itu? heh.hee. tangan kanannya segera memainkan jurus Hui so-sui hong (serat terbang terhembus angin) untuk mencubit pelan di ba¬wah ketiak Hui cha Cun cu. anjing budukan penjaga pintuku.lebih baik urungkan saja niatmu itu" Seraya berkata.. lagipula kekejiannya mengerikan. Meskipun Hui cha cun cu tidak menyangka kalau dalam waktu satu bulan yang singkat.Tiraikasih Website http://kangzusi. tangannya telah bertambah dengan sebatang senjata toya berbentuk bulan sabit. kemudian sambil memutar senjata Hou to pangnya dia membacok batok kepala pemuda itu dengan jurus Sam yang kay tay (Sam yang membuka air).... tanpa pikir panjang dia membalikkan badan menerjang ke samping Hui cha Cun cu. Buru-buru dia mengigos kesamping. Toya Hou to pang tersebut paling tidak mencapai berat enam lujuh puluh kati. tampaknya kalian belum akan puas sebelum sampai di sungai Huang ho. dia sampai mencak-mencak kegusaran Sambil berkaok-kaok dia melompat ke belakang sebatang pohon. kemudian balas melancarkan sebuah sodokan untuk menotok jalan darah Hian ki hiat lawan. toh ia tak berani menyambut datangnya ancaman tersebut dengan keras lawan keras..

Suma Tnian yu sudah merupakan se¬orang tokoh persilatan muda yang berilmu sangat tinggi. sementara tangan kirinya membabat si mahkluk berkepala sembilan Li Gi. cepat-cepat dia menarik kembali senjatanya kemudian melompat mun¬dur sejauh setengah kaki lebih dari posisi se¬mula. . Hei orang she Kiong seru Suma Thian yu dengan suara lantang. jikalau sauyamu sampai marah hmmm. Gak Kun liong kecil orangnya. “lebih baik dengarkan saja anjuranku. semuanya dilepaskan dengan kecepatan yang mengagumkan.Tiraikasih Website http://kangzusi. Sambil membentak keras. besar nyalinya menyaksikan kedua orang malaikat bengis itu maju bersama. namun Suma Thian yu yang sekarang bukan lagi Suma Thian yu yang dulu. Menyaksikan datangnya sambaran tangan Suma Thian yu yang begitu cepat bagaikan sambaran petir. sudah bareng tentu Hui cha Cun cu tak berani berayal.. menyusul kemudian secepat kilat menyodok tubuh Suma Thian yu. lalu dengan jurus Kay san to hu (mebuka bukit mencari sumber air) tangan kananya menyerang Li hiong. dia benarbenar merasa terperanjat sekali.. melihat kelihayan permainan tangan kosongnya. serentak diapun meloloskan pedangnya. serentak mereka mempersiapkan senjata masing-masing dan maju mengerubuti Suma Thian yu. Kalau tak mendengar ucapan itu masih mendingan. jangan memikirkan soal mutiara ya kongcu lagi. bentaknya keras: "Ayo. sebab hanya dengan cara itu saja selembar nyawamu baru dapat diselamatkan. Kini. senjata Hou to pangnya diputar kencang menciptakan selapis bayangan tebal yang menyelimuti seluruh tubuhnya.com/ memperoleh kemajuan pesat dalam kepandaian silatnya. kau bisa menyesal sekali. berigu selesai mendengar ucapan mana kemarahan Hui cha Cun cu benar-benar tidak dilukiskan dengan kata-kata. maju semua!” Tiang pek ji sat tak ambil diam. Hanya berpisah berapa hari.

diiringi dengan jeritan ngeri. tampaknya ujung golok Li Gi segera akan menembus pinggangnya.com/ Tiang pek ji sat bukan manusia sembarangan. Ketika Kiu tau siu Li Gi mendengar adik nya menjerit ngeri. kemudian maju lagi menyerang Suma thian yu. seorang jago lihay dari kalangan Liok lim telah roboh binasa diatas tanah. sambil mundur dua langkah. dia membentak keras. Siapa tahu baru saja pedangnya diloloskan dan satu ayunan ringan melintas. Kenyataan tersebut segera membuat Suma Thian yu berdiri tertegun ditempat. dia menjadi lupa kalau disitu masih ada dua orang musuh tangguh yang harus dihadapi. mereka tak sudi bertarung melawan Gak kun liong. Semenjak mempelajari ilmu Bu beng kiam hoat. begitu senjatanya diloloskan. orang ketiga dari Ting pek sam sat hanya merasakan cahaya biru berkelebat lewat didepan matanya.Tiraikasih Website http://kangzusi. tubuhnya segera roboh terkapar ditanah bermandikan darah segar. kemudian goloknya segera diayunkan kedepan dan membacok kearah samping dengan jurus Hong toan lo siong (angin memotong pohon siong). Liat hwe siu Li hiong. Sementara itu Suma Thian yu masih berdiri bodoh ditempat tanpa berkutik. Dengan perasaan terkejut Gak Kunliong menjerit: . peristiwa ini segera membuat hatinya sakit. kedua orang itu segera berpisah kekiri dan kekanan menghindarkan diri dari serangan Gak kun liong. pedang Kit hong kiamnya segera diloloskan dari sarungnya. tahu-tahu dijumpainya Li Gi sudah terkapar tewas dengan tubuh bermandikan darah. baru pertama kali ini Suma Thian yu mempergunakannya untuk menghadapi lawan. dia jadi nekad. Marah juga Suma thian yu menyaksikan serangan dari kedua orang itu. tahu-tahu dia merasakan dadanya menjadi dingin sekali. dengan cepat ia berpaling. segera berkumandang pekikan nyaring yang menggerincing. Dengan mata merah membara.

Hal ini serasa dalam impian saja. setelah itu perge langan tangannya membalik ke bawah. maka aku tak tega untak membunuhmu. Suma Thian yu merasa seakan-akan berada dalam impian saja. Memandang semua pemandangan yang tertera didepan mata. Pulang saja kau!” kata Sama Thian yu kemudian hambar. cahaya biru kembali berkelebat lewat. segulung hawa dingin segera menyusup lewat punggungnya membuat ia merasa bergidik.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ "Hati hati engkoh Yu!” Mendadak Suma Thian yu tersadar kembali dari lamunannya. serta merta dia memutar pedangnya untuk menangkis. maka lebih baik mampus saja dalam pertarungan. sukar untuk dipercaya. aku akan membalaskan dendam bagi seratus jiwa yang melayang dalam dusun tersebut. Tak jauh dari sisi tubuhnya tertinggal sebuah lengan kanan yang menggenggam golok. dia cuma berdiri kaku ditempat. hanya dalam satu bulan ilmu pedangnya telah menperoleh kemajuan yang pesat. sambil meng¬genggam senjata toya Hou lo pangnya. ingat. Bahkan Hui cha Cun cu pun merasa terkesiap setelah menyaksikan peristiwa ini. bergulingan diatas tanah sambil merintih tiada hentinya. hal ini membuatnya tertegun. tampaknya olehnya Kiu tau siu Li Gi seperti babi yang baru disembelih. hari ini ku ampuni jiwamu karena aku telah mendapatkan mutiara mustika itu dari tanganmu. Terdengar Kiu tau siu Li Gi menjerit kesakitan kemudian tu buhnya roboh terjengkang ke tanah.. tapi secara beruntun dia telah membunuh dua malaikat bengis.. lupa melepaskan serangan lagi. Pada hakekatnya Suma Thian yu tidak sempat melihat jelas apa yang terjadi. . Ketika berpaling kembali. dalam sekali gebrakan saja secara beruntun dia berhasil meroboh kan dua orang jago lihay dari kalangan Liok-lim." Hui cha Cun cu adalah seorang manusia luar biasa kalau dia disuruh untuk mengaku kalah sebelum bertempur. "suatu ketika.

tapi kalau dia disuruh lari terbiritbirit hanya berdasarkan sepatah katalawan. sekalipun seorang keroco yang tak bernama pun tak akan sudi melakukan perbuatan yang memalukan itu. katanya dingin: "Bocah keparat. lalu membentak dengan marah: "Kau benar-benar keras kepala dan tak tahu diri. mari kita tentukan kelibayan masing-masing dalam permainan tangan kosong!" Begitu selesai berkata. mengingat dihari-hari biasa supaya tak punya dendam maupun sakit hati dengan mu hari ini aku masih akan memberi satu kesempatan kepadamu untuk hidup. dia segera membuang senjata tongkat Hou tong pang nya ketanah. Suma Thian yu segera menyarungkan kembali pedangnya ke dalam sarung sambil bersiap menghadapi serangan lawan. dengan jurus Sin jut kui meh (malaikat muncul setan menghilang) yang disertai dengan tenaga sebesar enam bagian. dia menghajar pemuda tersebut. baik. jangankan dia terhitung gembong iblis termashur dalam kalangan liok lim. dengan jurus Po im kiam jit (menyingkap awan melihat matahari) dia punahkan serangan musuh. Kedua belah pihak saling berhadapan tanpa bergerak. kau tak usah takabur lebih dulu.Tiraikasih Website http://kangzusi. dia ingin mengandalkan kesempurnaan tenaga dalamnya yang mencapai enam puluh tahun hasil latihan untuk mengejar Suma Thiat yu yang masih ingusan. Hui cha Cun cu segera mementangkan sepasang matanya yang tajam dan penuh pancaran sinar kebencian itu. kemudian setelah melotot sekejap kearah Suma Thian yu. selang beberapa saat kemudian Hui cha Cun cu baru membentak keras. tanpa bertanding pun sudah diketahui siapa lebih tangguh siapa lebih lemah. Suma Thian yu merentangkan sepasang tangannya dipisahkan kesebelah samping. Hui cha Cun cu memang tak malu disebut seorang gembong iblis yang licik dan berbahaya. tapi jika .com/ Betul dia sudah tahu kalau ilmu pedang Suma Thian yu sangat lihay.

Secara beruntun dia mundur tiga langkah. lalu dengan jurus Ban hong jut cau (selaksa lebah keluar dari sarang). kemudian melancarkan serangan balasan. namun cepatnya tak terlukiskan dengan kata-kata. Berbicara sampai disitu. tampaknya kau sudah terjepit sekarang.. daripada harus mampus dengan tubuh tercincang!" Sambil mengerahkan tenaga dalamnya dia melakukan tangkisan. Suma thian yu mendegus dingin.. dia hantam tenggorokan pemuda itu. sementara telapak tangan kananya seperti anak panah yang terlepas dari busurnya langsung menyodok jalan darah Hian ki hiat didada Hui cha cun cu dengan kecepatan luar biasa. telapak tangan kirinya segera melakukan tangkisan keatas. lebih baik menyerah saja untuk menerima kematian. namun keadaannya benar-benar amat mengenaskan. "Bocah keparat. Walaupun dia berhasil meloloskan diri dari ancaman lawan. . Kiong Lui segera tertawa terkekeh-kekeh dengan seramnya.com/ kau belum juga mau mengerti. 00o00 00o00 Lagi-lagi Hui cha cun cu dibikin terperanjat oleh kelincahan gerak tubuh Suma thian yu.Tiraikasih Website http://kangzusi.... menyusul kemudian sebuah pukulan balasan dihantamkan ke tubuh kiong lui keras-keras. cepat-cepat dia mundur kebelakang untuk menyelamatkan diri. "Sungguh lihay!" pekiknya dalam hati.hmm. Menyaksikan kejadian tersebut. dia mengegos kesamping dengan cepat. Serangan itu sekilas pandangan tampak lembuk lagi lunak. terutama sekali kesanggupan anak muda itu menutup diri dari sergapannya. hmmm kalau begitu jangan salahkan lagi sepasang telapak tangan ku tak kenal ampun lagi. Siapa tahu setelah terjadi penangkisan itu kiong Lui merasakan tubuhnya bergetar keras...

Rupanya Hui cha Cun cu iah mengeluarkan ilmu pukulan andalannya yakni Pek lei si hun ciang untuk menghadapi lawan. Sambil membentak keras. . Telapak tangan kanannya kembali diayunkan kemuka menciptakan berlapis-lapis bayangan tangan yang segera menyelimuti seluruh angkasa dan mengurung tubuh lawan.Tiraikasih Website http://kangzusi. hawa Kui goan sim hoat pun disalurkan ke seluruh bagian badan. sambut lagi sebuah pukulan ku ini!" seru Suma thian yu sambil tertawa dingin. Baru selesai Suma Thian yu melakukan persiapan. dia bersiap siaga menghadapi segala kemungkinan yang tak diinginkan. lalu dengan menghimpun tenaga pukulan Bu siang sinkang dalam telapak tangan. bulu dan rambutnya sampai berdiri semua bagaikan kawat. tiba-tiba saja dia merubah gerakan tubuhnya. kemarahannya menjadi-jadi. Hui cha cun cu sudah dibikin gusar sekali. terutama sekali sesudah pihak musuh melambung ke angkasa. di tengah udara sudah berkumandang suara gemuruhnya guntur memekikkan telinga. Suma thian yu tak berani memandang enteng musuhnya setelah pihak lawan mengeluarkan jurus mautnya. kali ini dia gunakan dua jurus penolong dari ilmu Po to pak an(ombak dahsyat memecah ditepian) dan Hu kong keng im (cahaya kilat lintasan bayangan) untuk melepaskan bacokan maut. Berulang kali dipaksa dibawah angin. biasanya gerakan itu pasti akan dilanjutkan dengan serangan maut lainnya. Suma Thian yu pernah merasakan kelihayan dari Pek lek si hun ciang lawan. Cepat-cepat dia pusatkan seluruh perhatiannya kesatu titik. dia cukup mengetahui kelihayan musuhnya. bersamaan waktunya dia melejit pula ke tengah udara. berbareng dengan menggemanya geledek.com/ "Ayo. apalagi menyaksikan keangkuhan pemuda itu. terlihat dua kilasan cahaya kilat yang disertai desingan angin tajam menghantam kearah kepala lawan.

com/ coba kalau tempo hari tidak ditolong Gak Kun liong. coba kalau tidak. namun rasa percayanya pada diri sendiri meningkat." ketika dua gulung angina pukulan yang menderu-deru bagaikan angin pukulan yang berbenturan satu sama lainnya. dia lantas melarikan diri terbirit-birit meninggalkan tempat itu. ledakan dahsyat menggelegar disusul beterbangan-nya pasir dan debu. Akhirnya sambil merangkak bangun dari atas tanah. semangatnya berkobar lagi. tubuh Hui cha cun cu terpental sejauh beberapa kaki dan terbanting keras-keras diatas tanah. untuk sesaat ia jadi tertegun. Suma Thian yu sendiri pun mundur beberapa langkah dengan sempoyongan sebelum akhirnya dia berhasil berdiri tegak. hutang ini tak akan kulupakan untuk selamanya. Paras muka Hui cha Cun cu pucat pias seperti mayat.. walaupun ia belum pernah mencoba sampai dimana kekuatan pukulan tersebut. serunya dengan nada penuh kebencian" "Bocah keparat. rasa kaget dan tercengang menghiasi wajahnya. air tetap mengalir. sampai jumpa lagi lain kesempatan!" Tanpa berpaling lagi. dikemudian hari gembong iblis tersebut justru mengakibatkan banyak . Menyelamatkan diri dalam keadaan yang mengenaskan boleh dibilang baru pertama kali dilakukan Kiong Liu selama hidupnya.. semenjak dia mempelajari ilmu Sian po hui hong ciang hoat ajaran Cong liong lo siansu. Tapi justeru karena kewelas kasihannya ini. Sambil tertawa hambar. selama gunung nan hijau. "Blaaamm. Akibat dari benturan itu.. mungkin ia sudah tewas sedari dulu. tenaga Bu siang sinkangnya dilontarkan melalui telapak tangan dan menyongsong datangnya ancaman lawan.Tiraikasih Website http://kangzusi. sudah pasti dia akan mampus sedari tadi. Akan tetapi. masih untung Suma Thian yu berbaik hati dengan mengampuni jiwanya.

lain kali kau mesti mengajarkan ilmu tersebut kepadaku. asal adik Liong senang. konon dalam dunia persilatan terdapat seorang pendekar yang bernama Put Gho cu.com/ kematian yang mengenaskan bagi umat persilatan lainnya. Melihat Kiong Liu sudah melarikan diri. katanya kemudian sambil menghela napas: "Bu beng kiam hoat benar-benar memiliki kekuatan yang luar biasa. tentu saja hal ini sama sekali diluar dugaaan anak muda tersebut. aku pernah mendengar ibu bercerita. diakah yang mengajarkan ilmu tersebut kepadamu?" "Yaa. apa sih namanya?" Suma Thian yu sendiri pun tidak habis mengerti mengapa dia berhasil mengalahkan gembong iblis tersebut dalam sekali pukulan. selama hidup Liong ji akan berterima kasih terus kepadamu" Suma Thian yu mengalihkan pandangannya keatas langit. setelah melihat waktu dia memandang pula dua sosok jenasah yang tergeletak ditanah.Tiraikasih Website http://kangzusi. mereka kan orang jahat yang senang berbuat bejat. mau bukan?" "Tentu. betul. Gak Kun liong segera bersorak kegirangan. betul. sambil lari ke sisi Suma Thian yu. matipun masih untung" "Tapi mereka toh tak ada dendam kesumat apapun dengan diriku?" . sekalipun hatiku yang kau maui juga akan kuberikan" "Ooeh engkoh Thian yu. sungguh hebat pukulanmu tadi. aku menyesal serang anku tadi telah mengakibatkan mereka berdua satu mati satu terluka parah" "Aah. kau memang sangat baik. dia adalah guruku" "Tak heran kalau begitu lihay. mendapat pertanyaan tersebut segera sahutnya sambil tertawa hambar: "Bu siang sinkang!" "Bu siang sinkang? Aaaah. serunya dengan wajah berseri: "Engkoh Thian yu.

Gak kun liong mungkin sudah sampai di gua Hui im tong. Mendadak terdengar bunyi guntur menggelegar disusul sambaran kilat yang tajam. Setelah berpisah dengan Gak kun liong. lalu hujan pun turun amat deras. . seorang diri Suma thian yu berangkat meninggalkan bukit Han san menuju ke kota tong sia. Perjalan yang ditempuh amat jauh. maka memanfaatkan kesempatan itu. dia menikmati pemandangan alam yang indah disepanjang jalan. tak usah dibicarakan lagi. Melihat hujan deras segera turun. Suatu pagi. Keledai tak bisa lari cepat. Suma thian yu menjadi amat gelisah. agaknya membuat keledai itu ketakutan sambil berpekik nyaring tahu-tahu binatang itu lari kencang menuju keatas gunung. pemuda itupun tidak terburuburu melanjutkan perjalanan.com/ "Aiai. kau harus berangkat. tempat yang dilalui melulu tanah perbukitan yang tinggi. Hujan turun begitu deras dan keras.Tiraikasih Website http://kangzusi. Dari situ menuju Tong ting ou paling tidak membutuhkan waktu dua puluh hari jika perjalanan ditembuh dengan cara begini. Memandang bayangan punggung nya hingga lenyap dari pandangan. sudahlah. tiba-tiba awan gelap menyelimuti seluruh angkasa membuat udara menjadi gelap gulita. akhirnya Suma thian yu membeli keledai untuk melanjutkan perjalanan. semoga sepanjang jalan selamat dan sukses selalu" Gak kun liong segera memanggil Ing ji dan menunggang burungnya dia balik kembali kepuncak seberang. Suma thian yu baru berbisik pelan: "Adik liong. tapi justru dia akan sampai ketempat tujuan persis sebelum waktu yang ditetapkan oleh dua bersaudara Thia. dia segera larikan keledainya cepat-cepat untuk menuju kesebuah hutan didekatnya. engkoh Thian yu. dia meninggalkan Lu teng berangkat kekota Tong sia. kaupun harus baik-baik menjaga diri" Ketika ucapan tersebut diutarakan.

Hujan turuu semakin deras. secepat terbang dia lari kearah rumah kayu tersebut. dengan perasaan terkejut Suma Thian yu mendongakan.. cepat-cepat dia menarik tali lesnya kuat-kuat. mari kesana untuk berteduh dari hujan keparat ini" Keledai itu berpekik nyaring... cepat-cepat dia memeluk leher keledai kencang-kencang dan membiarkan binatang tersebut berlarian tanpa tujuan. Tiga titik cahaya tajam itu dengan membawa desingan angin tajam. tiba-tiba dia melihat ada sebuah rumah kayu muncul dibalik bukit sana.. Sambil meringkik panjang. mendadak dari balik rumah terdengar suara bentakan nyaring menggelegar memecahkan keheningan: "Lihat serangan!" Menyusul kemudian muncul tiga titik cahaya bintang yang menembusi kabut hujan dan menyambar tiba. mendadak pintu rumah dibuka dan muncul kepala seorang gadis muda. "Wahai keledai. kepalanya. Sambil menepuk kepala keledainya dia memuji berulang kali. Baru sampai didepan rumah kayu itu. Bersamaan waktunya. mendadak keledai itu berpekik nyaring sambil menyambar kepuncak bukit.. Suatu ketika. . kau memang pintar. Suma Thian yu menjadi amat kegirangan. menyambar lewat persis disisi telinga Suma Thian yu dan melesat kedepan. Suma Thian yu sangat terkejut. keledai itu segera mengangkat kakinya keatas dan bergeser setengah kaki dari posisi semula.com/ Suma Thian ya ikut merasa terkejut.Tiraikasih Website http://kangzusi. Suma Thian yu sendiri kena digoncang pula oleh lejitan keledai tersebut hingga terjatuh ketanah. Rupanya kesanalah keledai itu berlarian. Kini Suma Thian yu telah basah kuyup oleh derasnya air hujan.

perduli amat. Ho Hong sedang mengeringkan tubuhnya. Sambil keledainya Suma Thian yu berteduh dibawah emper rumah. Waktu itu si Bunga tho indah Ho Hong hanya mengenakan seperangkat baju yang amat tipis. Begitu mengetahui siapakah perempuan itu. namun Suma Thian yu dapat mengenali perempuan itu sebagai Yan tho hoa (bunga tho indah) Ho Hong yang pernah dijumpainya di rumah Bi kun lun Siau Wi goan tempo hari. Suma Thian yu segera melompat naik lagi keatas punggung keledainya dan siap berlalu dari tempat tersebut. kontan saja ia menjadi merinding dan berdiri semua bulu kuduknya. toh ia tak bakal bisa melahap diriku!" Berpikir sampai disitu. dengan begitu terlihat amat jelas seluruh anggota tubuhnya yang terlarang. dia merasa tubuhnya seperti tersambar . coba kau lihat hujan begitu deras. selain itu didalamnya tidak memakai apa-apa. apa lagi setelah mendengar kata-kata yang genit itu. kau lagi marah rupanya? Kemarilah. Jilid : 14 Mendadak dari arah belakangnya berkumandang suara tertawa cekikikan yang amat genit. terutama payudaranya yang montok dengan putingnya yang memerah. di dalam ruangan keliahatan api membara dengan hangatnya. disusul perempuan itu berseru: "Hei.Tiraikasih Website http://kangzusi. "Hujan ini pasti turun terus tiada hentinya" demikian dia berpikir. dia lantas membalikkan keledainya dan pelan pelan berjalan mendekati rumah kayu tersebut. lebih baik aku berteduh lebih dulu disini.com/ Walaupun hujan masih turun dengan derasnya. saudara cilik. apakah kau tak ingin berteduh sebentar sebelum pergi?" Waktu itu Suma Thian yu sudah basah kuyup ketimpa air hujan. Terkesiap hati Suma Thian yu setelah menyaksikan kejadian tersebut. "aah.

Buru-buru ia duduk bersila sambil memusatkan seluruh perhatian nya kesatu titik. kau jangan mentertawakanku” Selesai berkata ia lantas bersembunyi dibelakang pintu dan mengenakan kembali pakaiannya yang telah kering.. kau memang perjaka yang masih suci. Tiba-tiba Bunga tho indah Ho Hong berjalan mendekati pemuda itu dengan langkah yang lemah gemulai. kontan membuat semua anggota badannya kaku. . benar. setelah kering nanti baru kau kenakan lagi. dia hanya memusatkan terus perhatiannya ke satu titik dan mengatur nafas. kau bisa masuk angin” "Tidak usah. “Aduh .Tiraikasih Website http://kangzusi. tak heran kalau tak berani memandang kearahku. Menyaksikan sikap dingin anak muda itu. kemudian sambil tertawa genit katanya: "Lepaskan pakaianmu yang basah. Si Bunga tho indah Ho Hong segera memutar otaknya. rupanya dia kegelian. kemudian berseru tertahan: “Aaah. Dalam waktu singkat hawa dingin yan semula mencekam tubuhnya. kontan saja lenyap hingga tak berbekas. Kontan saja perbuatannya itu disambut gelak tertawa cekikikan dari si Bunga tho indah Ho Hong. Jangankan beranjak. biar ku keringkan sebentar. dalam waktu singkat dia sudah muncul kembali dengan pakaian yang rapi.. saudara cilik. kenapa. mata pun tak pernah memandang ke arah perempuan tersebut. kenapa sih? Memangnya seluruh tubuhku tumbuh duri beracunnya?” Suma Thian yu tidak menghiraukan ucapan lawan.com/ aliran listrik bertegangan tinggi saja. aku lupa kalau belum mengenakan pakaian. kalau tidak. terima kasih" tampik Suma Thian yu dengan nada dingin dan kaku. lalu mulai memejamkan mata dan mengatur napas.

dia mempunyai tiga murid. boleh dibilang hampir sebagian besar umat persilatan mengenalinya. dua diantaranya adalah Hek hong hou (harimau angin hitam) Lim Kang dan Kim bin kui (setan muka hijau) Siang tham. Bayangan saja. akan tetapi . Dibawah didikannya. Dikolong langit ini memang terdapat banyak kejadian yang tragis. kedua. Sangat banyak jago termashur yang terpikat oleh kegenitannya itu sehingga tunduk seratus persen dibawah telapak kakinya. Hal ini disebabkan pertama. Bunga tho indah Ho Hong sudah amat mashur dalam dunia persilatan sebagai seorang perempuan genit berwajah cantik. Si Bunga tho indah Ho Hong hanya satu diantara sekian banyak kejadian lainnya.. Padahal watak Si Bung tho indah Ho Hong sendiri tidak termasuk jahat.. dia selalu berusaha untuk maju selalu berusaha untuk kembali kejalan yang bersih dan lurus. semuanya tak lain adalah hasil didikan gurunya.. ia bisa mempunyai nama buruk semua hari ini. ilmu silat yang dimilikinya boleh dibilang tiada taranya didalam dunia persilatan. Si Bunga tho indah Ho Hong adalah seorang gadis yang baik. Si Bunga tho indah Ho Hong memang dilahirkan dengan selembar mulut yang pandai merayu. genit dan menjemukan itu.com/ Suma thian yu benar-benar merasa muak menyaksikan tingkah lakunya yang tengik. bagaimana bisa menjaga nama baiknya? Orang tak ada yang percaya kalau gadis ini masih suci bersih. mereka sudah banyak melakukan kejahatan dan membunuh orang tak terhitung jumlahnya. murid yang di didik Si Mayat Hidup Hoat Si si. hingga kini dia masih tetap suci bersih tanpa noda. ilmu silatnya amat lihay dan sakti. bagaimana mungkin bisa menjadi baik? Si Mayat Hidup Ciu jit hwe merupakan pentolan iblis dalam golongan iblis. hanya sayang sekali sekuntum bunga teratai yang tumbuh diatas lumpur. itulah sebabnya banyak sekali pemudapemuda yang terpikat olehnya. Selama ini.Tiraikasih Website http://kangzusi. Kedua orang itu merupakan jago-jago lihay dulu dalam kalangan Liok lim.

mulai kecewa... Ia seringkali bergumam begini: "Burung gagak di dunia ini semuanya hitam.. setelah dia bertemu dengannya. selalu saja menghalangi jalan perginya. “ooohh.. mereka tak tahu bagaimana perasaan seorang wanita..Tiraikasih Website http://kangzusi. Menyaksikan pemuda itu sama sekali tak terpikat oleh bujuk rayunya. Maka dia selalu putus asa..com/ ucapan manusia dan lingkungan hidup bagaikan benteng baja yang kuat. di tambah lagi ia tidak gemar bermain perempuan. apa pula yang bisa dia perbuat? Bertarung melawan lingkingan? Menghadapi ucapanucapan cabul dengan kasar? Atau dia harus berjuang untuk mencapai kedudukan tinggi.. “Kau benar-benar tak takut dingin?” Bunga tho indah Ho Hong menegur sambil tertawa. lelaki. hatinya setenang air. tapi iapun segera menyusun rencana untuk menyiapkan sebuah perangkap. hmmm bila aku Ho Hong manfaatkan kelebihanku. tapi ada pula saatnya dia berjalan kearah yang salah.? Tidak. Bunga tho indah Ho Hong semakin penasaran.. tak heran kalau dia pun mencoba merayu dan menggaet hati Suma Thian yu. mengerti aku . Bagi seorang perempuan.. Sampai pada akhirnya dia sendiripun menjadi buta. mulai berbuat sewenang-wenang dan kian terjerumus. mereka hanya tahu memuaskan napsu. diam-diam dia menyumpai pemuda itu sebagai lelaki palsu. tidak mungkin seorang perempuan bisa berbuat demikian. perempuan hanya tahu bagaimana mencintai dan dicintai. buta untuk membedakan mana yang benar. apa sulitnya untuk menaklukkan mereka dibawah telapak kakiku?" Akhirnya ucapan tersebut menjadi prinsip hidupnya selama ini. Ada kalanya dia berjalan kearah yang benar. ia tak kan mengerti tentang bagaimana cara melanjutkan hidup. Siapa tahu Suma Thian yu adalah lelaki sejati yang tahan uji..

penemuan ini tentu saja amat menggirangkan hati Suma thian yu. Mendadak tampak bayangan manusia berkelebat lewat diluar jendela. tapi dia hanya membuka matanya sambil memandang keluar jendela saja. sepatah katapun tidak berbicara. lantaran aku ada disini maka kau enggan melepaskan pakaianmu bukan?” Sambil berkata ia melirik sekejap kewajah pemuda itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. Siapa tahu segera terdengar lagi suara panggilan yang lirih: “Adik hong. tindakan yang terlampau tergesa-gesa bisa mengakibatkan kegagalan total. Siapa pula yang menduga jikalau saat itu Suma thian yu sedang melakukan suatu percobaan.." . ia sedang berpikir sampai kapan hujan tersebut baru akan berhenti. disaat Ho Hong sedang mengoceh tiada hentinya tadi. siapa tahu semakin dipandang makin tertarik. Suma Thian yu masih tetap duduk kaku ditempat tanpa berkutik. Tak selang beberapa saat kemudian. adik Hong. maka kembali ujarnya sambil tertawa: “Duduklah dulu disini. mengeringkan pakaiannya dengan pancaran hawa murninya. aku akan mengambilkan kayu bakar diluar sana” Ia melompat keluar dan lenyap dibalik pintu itu. Ketika Ho hong berlalu. tubuhnya makin lama makin mengering.. ia sudah memejamkan mata sambil mengatur napas bahkan tak selang beberapa saat kemudian dia sudah berada dalam semedinya. pakaiannya telah mengering.com/ sekarang.. mula-mula Suma thian yu mengira si Bunga tho indah Ho Hong telah kembali. dia ingin sekali menjatuhkan diri kedalam pelukannya dan merasakan kehanggatan tubuhnya. walau hanya sebentar saja. Tapi dia lantas berpikir kembali. maka dia segera memejamkan matanya rapat-rapat. kepergian Ho Hong pada hakekatnya tidak memancing perhatiannya.

com/ Merasakan keadaan tak beres. " "Uuuh. Tak lama kemudian terlihat seseorang berjalan masuk kedalam ruangan itu. ujarnya seram: "Adik Hong.. Setan muka hijau Siang Tham segera tertawa terkekeh-kekeh.. lalu sambil menarik muka ia berkata: "Apa maksudmu? Kau telah berubah. cepat enyah dari sini!" Dampratan itu membuat si Setan muka hijau Siang Tham tertegun. dia hanya berseru tertahan sambil berguman: “Heran. Dia bermuka hijau bertaring panjang.... bajunya panjang berkembang-kembang. Sumoay telah pergi kemana?” Pada saat itulah Ho Hong masuk dari pintu depan.Tiraikasih Website http://kangzusi. aku sudah mencarimu dengan susah payah. maka pertanyaan tersebut lantas ditujukan kepada kakak seperguruannya. Melihat Ho Hong munculkan diri. "enyah kau. dalam sekilas pandangan saja dapat dikenalinya sebagai si setan muka hijau Siang Tham. kemudian terdengar gadis itu berteriak: "Tutup mulutmu.. dengan gusar segera menegur: “Mau apa kau datang kemari? Siapa suruh kau kemari? Mana dia?” Rupanya dia tidak melihat Suma Thian yu berada disitu. Siang Tham tidak melihat Suma Thian yu. buru-buru Sum thian yu melompat bangun dan menyembunyikan diri dibalik tempat kegelapan. tak ussh banyak ngebacot lagi disini” . siapa kesudian denganmu?” damprat Ho Hong marah. ketika gadis itu menyaksikan ji-suhengnya berada disana. berubah sekali. pipi kanannya sudah ditampar Ho Hong keras-keras. apakah aku sebagai kakakmu tak boleh datang kemari mencarimu? Apa lagi kita toh masih." "Plaaaak!" belum habis dia berkata.. Ketika masuk kedalam ruangan.

heeh.” seru setan muka hijau Siang Tham dengan seram.. "Heeh. hmm! Bagus. rupanya lagi menyembunyikan lelaki. "Mau apa kau datang kemari?" teriak Ho Hong sambil menuding kearah hidungnya. kuberitahukan kepadamu. Dua titik cahaya tajam dengan kecepatan luar biasa langsung meluncur ketubuh Suma thian yu yang berada di sudut ruangan.Tiraikasih Website http://kangzusi.. akan kulihat kau bisa bertahan sampai kapan. tanpa banyak membuang waktu. dengan cepat dia seperti menyadari akan sesuatu. masih belum mengerti kau?" "Perempuan rendah. kau berontak? Kau berani melawanku?" teriaknya amat gusar. mulai hari ini hubungan kita putus sampai disini” Perempuan rendah.. sambil tertawa seram ia membalikan tubuhnya lagi. Tapi belum lagi dua langkah. tapi Ho Hong tidak memandang sebelah mata pun kepadamu. heeh. seandainya aku orang she Siang tidak teringat kalau kau adalah saudara seperguruanku. karena kesakitan dia berkaok kaok keras: "Perempuan rendah. apa sebabnya kau berubah menjadi begitu dingin dan tak berperasaan kepadaku... dia berlalu dari situ.. Bunga tho indah Ho Hong menjerit kaget setelah menyaksikan . hari ini ada kau tiada diriku” Dia lantas merogoh ke dalam sakunya dan membalikkan tubuh sambil mengayunkan tangan. kau tak usah takabur.. "dahulu aku toh sudah memberitahukan kepadamu.com/ Lima jari tangan yang merah membengkak segera tertera diatas wajah Setan muka hijau Siang Tham. mendadak ia menyaksikan bayangan manusia bergerak di sudut ruangan..aku heran. jika tak ada urusan kau dilarang kemari.. bagus sekali. orang lain mungkin takut kepadamu. sudah sejak tadi tubuhmu kuhancurkan menjadi berkeping-keping!" Hmm.

buru-buru tubuhnya mengegos ke samping. sebuah pukulan dahsyat segera dilontarkan ketubuh Ho Hong. dampratnya lagi amat kasar: “Perempuan rendah. kau berani menyeleweng dengan pria ini? Bagus. kini lenyap tak berbekas bagaikan batu yang tenggelam ditengah samudra. mau tak mau si Setan muka hijau Siang Tham merasa terkesiap. diapun tak ingin menyalahi Siang tham lagi. teriaknya penuh amarah: “Bocah keparat. kemudian sambil tertawa tertawa terbahak-bahak munculkan diri dari tempat persembunyian. gagal dengan serangan pertama. pagar makan tanaman. mulai sekarang aku tidak memakai nama marga Siang lagi” Selesai berkata. dia mau menolong sayang keadaan terlambat. mendadak pemuda itu mengebaskan ujung bajunya. jika tidak kuberi pelajaran hari ini. ilmu silatnya justru hanya dibawah si harimau angin hitam Lim kang. Sambil maju kemuka. kendatipun begitu. Si Setan muka hijau Siang Tham cukup mengetahui akan tabiat dari sumoaya-nya ini. dia tak berani menyerang untuk kedua kalinya. . serahkan selembar nyawamu!” Dengan jurus Kay san to liu (membuka bukit mencari air) dia bacok tubuh Suma Thian yu. semua amarahnya kontan saja dilampiaskan ke tubuh Suma Thian yu. maka begitu melihat datangnya serangan. Tampaknya dua batang senjata rahasia tersebut akan menghajar tubuh Suma Thian yu. rupanya kau si bocah keparat. Dua batang senjata rahasia yang dilepaskanSiang tham tadi.com/ kejadian tersebut. tapi ia segera tertawa licik: “Oooh. Walaupun bunga tho indah Ho Hong menempati urutan ketiga." Kemudian sambil melotot ke arah Ho Hong dengan sorot mata buas.Tiraikasih Website http://kangzusi. Setelah mengetahui kalau pemuda yang menampakkan diri adalah Suma Thian yu.

padahal dibalik semuanya itu justru tersembunyi suatu kekuatan yang luar biasa. pemuda itu sudah menyelinap keluar lewat jendela. dan dendam itu belum pernah lampiaskan. Dalam suatu gerakan yang ringan. kejadian mana segera menimbulkan perasaan girang dan murung baginya. sekilas pandangan nampaknya enteng. sedang hujan diluar rumahpun telah berhenti. Ia girang karena ilmu silat yang dimiliki nya sekarang sudah mencapai tingkat yang luar biasa. . Suma thian yu segera mengebaskan bajunya kedepan. maka setelah bersua kembali kini. keadaan masih mendingan. Bu siang sinkang dengan berubah menjadi hawa sakti tanpa wujud langsung meluncur ke muka. Jika Suma Thian yu tak membuat perhitungan dengannya. Suma thian yu sudah menaruh dendam kepadanya.Tiraikasih Website http://kangzusi. tapi diapun murung karena musuhnya kian bertambah banyak. mau menunggu sampai kapan lagi? Dia segera menggerakkan tubuhnya dan bagaikan segulung asap ringan. sekarang justru dia yang datang membuat gara-gara. ia roboh terkapar di tanah. ternyata Suma Thian yu berhasil merobohkan murid ke dua dari si Mayat hidup Ciu Jit hwee. Kasihan setan muka hijau Siang Tham. Ketika Suma Thian yu menyaksikan disitu telah terjadi keributan. kemudian melompat naik ke punggung keledainya dan berlalu dari situ. boleh dibilang iblis ini sedang mencari penyakit untuk dirinya sendiri. itu berarti harapannya untuk membalas dendam menjadi besar. sudah pasti kejadian mana akan menimbulkan bencana dikemudian hari. tubuhnya sudah terpental ke belakang seperti layang-layang yang putus talinya. “Blaaammm!” setelah membentur diatas dinding ruangan.com/ Sejak dikerubuti Siang Tham tempo hari. tak heran kalau matanya berubah menjadi merah membara. dia merasa kalau tidak pergi sekarang. begitu sempat tenaganya menjawil ujung baju lawan.

Sambil menahan geramnya.com/ Menanti Bunga tho indah Ho Hong hendak menghalanginya.” Dengan geramnya dia menghampiri orang itu kemudian ditendang keras-keras untuk melampiaskan rasa dongkolnya. manusia macam kau juga ingin di sebut seorang hohan. semuanya ini gara-gara si setan mampus. .. tak akan pernah kulepaskan dirimu!" Kemudian sambil berpaling kearah Setan muka hijau yang tergeletak semaput ditanah. Tak selang berapa saat kemudian. kemudian bersuit keras-keras. sumpahnya: “Lelaki sialan. orang itu sudah kabur. Tak lama sepeninggal rombongan perampok itu. dia menyumpahinya pula dengan geram: “Hmmm... "Sasaran kita telah kabur. buru-buru tanyanya: ”Kemana perginya anjing cilik itu?" “Hmmm. Bunga Tho indah Ho Hong juga menutup rumahnya dan berlalu dari situ. ia tak berniat lagi untuk menikmati pemandangan alam disepanjang jalan. Setelah meninggalkan rumah kayu itu. gadis itu mendepak-depakkan kakinya berulang kali keatas tanah. Setan muka hijau Siang Tham segera meluncur keluar dari ruangan dengan kecepatan tinggi.Tiraikasih Website http://kangzusi. dari dalam hutan bermunculan belasan orang perampok berkerudung. mari kita kejar!" teriak Siang Tham kemudian keras-keras. sok alim. Diiringi oleh gerombolan perampok berkerudungnya serentak mereka menuruni bukit itu dan melakukan pengejaran. tapi ketika tak menjumpai Suma thian yu berada disitu. Suma Thian yu melarikan keledainya beberapa waktu sebelum memperlambat perjalanannya. hmm! Selama aku Ho Hong masih hidup. Setan muka hijau Siang Tham menjerit kesakitan dan sambil melompat bangun. Pe ristiwa yang baru saja dialaminya membuyarkan kegembiraan dalam hatinya. Suma Thian yu sudah lenyap dibalik bukit sana. mau apa kau?” Mendengar pemuda itu melarikan diri.

Sebagai pemimpinnya adalah seorang lelaki bermuka hijau. tak mungkin keledai miliknya sanggup menggunguli mereka. . Tak salah lagi. mereka adalah gerombolan perampok bertopeng yang dipimpin setan muka hijau Siang Tham. Keledainya segera mengikik panjang dan turut berlariang kencang ke depan.t ditengah jalanan kota Tong sia muncul serombongan penunggang kuda. Sama Thian yu baru menjalankan kembali keledai menyusul dibelakang orang-orang tadi.com/ Mendadak dari arah belakang berkumandang suara derap kaki kuda yang ramai. seorang anak buahnya segera datang berbisik: "Bocah keparat itu tidak berada dalam kota". tempat itu merupakan tempat pertemuan untuk jago-jago silat yang bermukim disekitar sana. ketika tiba didepan rumah makan Kun eng lo. bertaring panjang dan mengenakan jubah panjang berkembang-kembang. Menati rombongan orang-orang itu sudah lewat. penunggangnya adalah manusia-manusia berpakaian ringkas warna hitam yang menggembol senjata berbentuk aneh. ia memberi tanda agar berhenti. tampaknya dia merupakan pemimpin rombongan tersebut. Kota Tong sia dibangun dikaki bukit Tay piat san. setan muka hijau Siang Tham memperhatikan sekejap sekeliling tempat itu. meskipun agak terpencil namun kotanya sangat ramai. di tengah muncul sebelas ekor kuda jempolan yang dilarikan secepat angin. satu ingatan segere melintas dalam benaknya.Tiraikasih Website http://kangzusi. Ketika matahari baru tenggelam dilangit barat. Tapi Suma thian yu cukup menyadari bahwa kuda-kuda yang muncul dari belakang merupakan kuda jempolan yang dapat berlari kencang. Setelah turun dari kudanya. cepat-cepat dia membelokkan arah lari keledainya kesisi jalan dan menyembunyikan diri dibelakang sebatang pohon besar! Tak selang berapa saat kemudian.

tanpa terasa berhenti sejenak dan mengintai ke dalam ruangan. dia tak lain adalah Suma thian yu. pemuda itu baru turun dari keledainya dan mendekati rumah makan itu. kemudian terlihat ada seseorang yang menumbuk bahunya dengan sempoyongan.com/ "Dari mana kau bisa tahu?" “Sejak masuk kota hingga sekarang. dua pukuh li didepan sana merupakan bukit yang sunyi. tapi akhirnya dengan perasaan apa boleh buat dia mengajak tiga orang rekannya untuk berangkat melaksanakan tugas tersebut.Tiraikasih Website http://kangzusi. Mendadak dari sisi tubuhnya terasa berhembus lewat angin tajam. Sementara Setan muka hijau Siang Tham sendiri dengan mengajak keenam sisa perampok memasuki loteng kun eng lo. hatinya merasa agak bergetar keras. bila ada kabar segera laporkan kepadaku” Lelaki itu nampak ragu sejenak. menanti Suma Thian yu mundur dengan terkejut. bagus sekali. belum pernah kami jumpai orang yang dimaksudkan” Setan muka hijau Siang tham berpikir sejenak. sesosok bayangan manusia sudah lenyap dibalik kegelapan sana. kemudian katanya lagi: “Mungkinkah dia sudah berada jauh didepan?” “Tidak mungkin. diujung jalan sana muncul seekor keledai yang berjalan pelan-pelan menuju kearah rumah makan Kun eng lo pula. toaya pasti memberi hadiah untukmu. Ketika Suma Thian yu tiba didepan pintu ruakan Kun eng lo dan melihat begitu banyak kuda jempolan di tambat disana. Tak lama setelah Siang Tham naik loteng. . Setan muka hijau kembali tertawa. Ketika tidak di jumpai seraut wajahpun yang dikenal. “asal kau dapat mengerjakan dengan baik. disana tidak ada rumah penduduk” “Bagus. jago muda kit. Diatas keledai duduk seorang pemuda. sekarang bawalah tiga orang saudara dan lakukan pemeriksaan didepan sana.

Mungkinkah Suma Thian yu merasa takut terhadap gembong iblis itu sehingga dia memutuskan untuk mengundurkan diri saja dari situ. Seorang pelayan munculkan diri menyambut kedatanggannya. Keliru bila anda beranggapan demikian.Tiraikasih Website http://kangzusi. seketika itu juga niatnya bersantap menjadi hilang.? Terpaksa surat itu dimasukkan kedalam sakunya. “Aaah tidak mengapa. dengan perasaan terkejut diambilnya kertas itu cepat-cepat. biar aku mencari tempat dilain tempat saja sahutnya cepat.. Ternyata diatas kertas itu hanya dicantumkan beberapa huruf yang berbuntu demikian: “Siang Tham ada didalam. hati-hatilah dengannya!” Dibawahnya tidak nampak tanda tangan penulis surat itu. kemudian sambil terbungkuk-bungkuk katanya sambil tertawa: “Tuan. Meminjam sinar lentera yang memancar dari balik rumah makan... disitu sudah tiada tempat kosong.. ia tak habis mengerti siapa gerangan yang yang memberi peringatan tersebut kepadanya. tempat kami sudah penuh. silahkan mencari ditempat lain saja. maaf tuan.. tiba-tiba pemuda itu menemukan secarik kertas putih dibawah kakinya. Suma Thian-yu memandang sekejap kesekeliling ruangan.com/ Suma thian yu menggelengkan kepalanya sambil mengrerutu. tapi gaya tulisannya sangat kuat dan bertenaga. Suma thian yu segera termenung beberapa saat lamanya. mendadak sorot matanya bertemu dengan Setan muka hijau Siang Tham yang sedang duduk disudut sebelah kiri. kemudian dengan membusungkan dada dia berjalan masuk ke dalam rumah makan tersebut. Suma thian yu membuka gulungan kertas itu dan segera dibacanya. baru akan menambat tali les keledainya ditempat parkir. dia tak akan berbuat demikian. . memang benar. Suma Thian yu bukan seorang pengecut.

bagus sekali. silahkan. ia tidak habis mengerti permainan setan apakah yang sedang di persiapkan iblis itu. si setan muka hijau Siang tham sudah muncul didepan pintu.Tiraikasih Website http://kangzusi.. "Haah. cepat tahan orang itu!" Cepat pelayan itu lari keluar dan menarik tangan Suma Thian-yu. Setelah berpikir sejenak. dia segera menurun keledainya dan berlalu.com/ Berbicara soal silat atau soal sastra. Maka sambil tertawa tawa katanya.. harap kau sudi memaafkan.haa.. jika begitu siaute akan meneguk secawan arak dulu sebelum berangkat.. serunya: ""Maaf tuan. mengapa kau malah pergi dengan begitu saja?" Kalau di dengar dari nada suaranya sudah jelas adalah nada suara seorang teman yang akrab. sudah kami siapkan sebuah tempat untukmu. sambil menggapai kearah Suma Thian yu... ada urusan tak akan takut menghadapi kematian". Sementara itu. tapi sejak terjun ke dalam dunia persilatan.rupanya saudara Siang juga berada disini. katanya: “Lote.. bagaimana sih kau ini.. Suma Thian yu tidak akan memandang sebelah mata pun terhadap kawanan perampok itu. Si setan muka ujau Siang Tham baru berbisik lagi: ." Setelah tiba ditempat duduk. ia memutuskan untuk masuk dulu melihat keadaan sebelum mengambil tindakan selanjutnya.haaah. mendadak terdengai Siang Tham berteriak keras: “Hei. pelayan. karenanya bila keadaan tidak terlalu memaksa. dia memang sudah berprinsip "Tiada urusan tak akan mencari urusan. hamba tak tahu kalau tuan adalah tamu terhormat dari toaya tersebut. silahkan!" “Aku tidak kenal dengan orang itu” tampik sang pemuda sambil menggeleng.. dia segan mencari urusan dengan orang lain. Baru saja dia hendak membalikkan badan meninggalkan tempat itu. silahkan duduk didalam.

.com/ “Selesai bersantap.cawan arak yang berada digenggamannya sudah tersambar oleh senjata rahasia tersebut.. kembali wajahnya berubah hebat. dia tidak berusaha untuk melakukan pencegahan. kita berjumpa jagi diluar kota. selama disini lebih baik bersabar dulu. terasa ada cahaya tajam berkelebat lewat. Baru saja cawan itu akan menempel dibibirnya. kita keringkan cawan arak!” katanya kemudian. tapi begitu menyentuh ke atas pakaiannya.Tiraikasih Website http://kangzusi. Suma Thian yu tidak sungkan-sungkan lagi. . kemudian . Perlu diketahui. pikirnya geli: “Kalau memang begitu. sebab itu meski berhadapan sebagai musuh.. Sambil menjerit kaget Suma Thiin yu melompat mundur beberapa langkah.. sauya memang kuatir jika kau mencari gara-gara disini” Ketika selesai menyelesaikan kata-kata tadi. hal ini akan lebih baik lagi. sekulum senyuman licik kembali menghiasi bibir si Setan muka hijau. ternyata pakaian tersebut telah berubah menjadi hijau kebiru biruan. pemilik rumah makan ini bukan manusia yang gampang dihadapi” Suma thian yu tertawa hambar. mari. dia mengambil dua cawan arak dan menyodorkan secawan untuk Suma Thian yu. Pada mulanya ia tidak menaruh curiga kalau setan muka hijau Siang Tham bakal meracuninya. jelas didalam arak tersebut ada racunnya.. telapak tangan kiri Suma Thian yu pernah mengisap sari daun anti racun Jiu sian kiam lan. lagi pula dapat dipakai untuk menghadapi serangan racun.”praaang”. kemudian katanya lagi sambil tertawa: “Tak disangka kita bisa minum arak bersama pada hari ini. tapi sebagian bajunya sudah keburu basah oleh tumpahan arak. ia menggangkat cawan araknya dan meneguknya. bukan saja dapat dipakai untuk memeriksa apakah sesuatu benda ada racun nya atau tidak. Dengan perasaan kaget pemuda itu meraba bajunya yang basah.

. jadi kelau begitu kaulah yang meracuni arakku tadi? Tolong tanya siapa namamu?" Ucapan ini sebaliknya malah membuat kakek berbaju biru itu tertegun... rupanya karena alasan inilah kau jadi ternama dalam dunia persilatan? Hmm.Tiraikasih Website http://kangzusi. bila dirumah makan kami terjadi persoalan maka peristiwa itu menjadi tanggung jawab kami. belum lagi orangnya sampai. kemudian dengan wajah serius serunya: "Apakah kau yang meracuni saudara cilik ini?" .haah. Mendadak dari depan tubuhnya muncul seorang kakak berbaju biru.. gelak tertawanya sudah bergema diruangan... bagus sekali. Baik. “Haah. bila ada urusan. tanpa pikir pan jang segera serunya sambil tertawa dingin: "Heeehh. anak murid didikan mayat hidup Ciu Jit-hwee pandainya cuma mencampuri arak orang dengan racun!. ia telah memerintahkan anak buahnya mencampuri arak tersebut dengan racun.. Bila kau memang orang gagah. dia berpaling dan menatap wajah Setan bermuka hijau Siang Ttam lekat-lekat. Suma Thian yu sama sekali tidak menyangka kalau Si setan muka hijau Siang Tham sebagai seorang jagoan lihay dalam golongan Liok lim bisa berbuat curang dengan tindakan yang begitu pengecut dan memalukan. ia tidak habis mengerti terhadap ucapan orang yang sama sekali tak dikenalnya itu.. mari kita bicarakan lagi dihalaman belakang sana" Suma Thian yu agak tertegun..com/ Siapa tahu ketika Siang Tham keluar ruangan menyambut kedatangan Suma Thian yu tadi. hawa amarahnya kontan berkobar...bagus.haahh.heeeh.engkoh cilik. Hari ini aku Thian yu baru benar-benar mengenali manusia macam kau. benar-benar tidak kusangka.. dengan mata melotot bentaknya keras-keras: "Siang Tham. ayoh kita bereskan persoalan ini diluar kota saja!" Selesai berkata dia lantas membalikkan badan berlalu dari situ.heeeh.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ Sejak menyaksikan kemunculan kakek berbaju biru itu.sudah banyak tahun kita tidak berjumpa. kau undang untuk menjumpai diriku” Setan muka hijau Siang Tham segera mendehem beberapa kali.. cepat kau tunjukkan orang itu untuk diberi hukuman yang setimpal. harap saudara yang meracuni saudara ini.buat apa kau mesti bertindak serius? Chin locianpwe.. Agaknya wajah setan muka hijau Siang Tham tahu kalau dia tidak bisa menghindar kagi. ketika aku tak ada disitu.. apakah kau orang tua. dengan Tangkeng kami toh sudah saling mengenal.. sambil tertawa licik sahutnya: “Aaahh. apalagi hubunganmu dengannya. tahu-tahu seorang lelaki setengah umur berwajah bengis telah melompat bangun. semua ini gara-gara perbuatan beberapa orang saudaraku. sikakek berbaju biru itu sudah berkata lagi sambil tertawa dingin tiada hentinya. lalu katanya sambil tertawa: “Locianpwe. “Tak usah banyak biacar.” “Tak usah banyak bicara. tampak suatu bayangan manusia berkelebat lewat. rupanya mereka telah mencampuri arak dengan obat pemabuk.. kini dia menjura dalam-dalam... mungkin mereka kelewat memandang tinggi Suma siauhiap sehingga timbul niatnya untuk mengajak saudara ini bergurau” Suma thian yu melotot gusar. “Buu.. heeh. sikap setan muka hijau Siang Tham telah berubah menjadi munduk-munduk. ... baru saja dia hendak mengucapkan sesuatu. seorang lelaki berani berbuat berani bertanggung jawab.. kaukah yang telah meracuni arak saudara cilik itu? kembali kakek berbaju biru itu membentak dengan wajah marah. terpaksa lohu harus berbuat kurang sopan terhadap Kiang tayhiap” Baru saja kakek berbaju biru itu menyelesaikan perkataannya. kalau tidak.. rumah makan Kun eng lo bukan suatu tempat yang bisa dikacau ketenanggannya oleh siapapun. “Siang tayhiap.heeeh.

. Menyaksikan hal ini. kau menghukum mati orang ini. pikirnya: "Entah dengan cara apa kakek itu turun tangan? Ilmu silat apa yang dia pergunakan? Mengapa lelaki buas ini bisa mampus menyerupai orang yang terserang penyakit parah? Dari atas sampai bawah tubuhnya sama sekali tidak ditemukan cedera apapun?" Sementara itu. diam-diam Suma Thian yu menghembuskan napas dingin. lelaki itu menuding keujung hidung sendiri. terpaksa dia menegur dengan suara dingin: “Chin locianpwe. Si setan muka hijau Siang Tham juga merasa terperanjat sekali setelah menyaksikan anak buahnya tewas dalam sekali ayunan tangan kakek berbaju biru itu. mau apa kau? memangnya kau bisa melahap toayamu bulat-bulat?” “Kau tidak bohong? bentak kakek berbaju biru itu dengan gusar... aku tak ingin sampai salah membunuh orang tak salah!” “Omong kosong! Dengan andalkan sekerat tulangmu itu. memangnya kau mampu untuk membunuh toaya mu?” Baru saja lelaki buas tersebut berbicara demikian. yang lohu cari sekarang adalah kenyataan.” Menanti Suma Thian yu dan Si setan muka hijau Siang Tham dapat melihat jelas apa yang terjadi. apakah tindakanmu tak terlampau kelewat batas?? Bila peristiwa hari ini sampai terdengar Tongkeh kami. “jangan menanggung dosa buat orang lain..com/ Dengan senyuman angkuh menghiasi wajahnya. lalu menjawab: “Toayalah yang telah meracuni racun itu. lelaki buas itu sudah tewas dengan mata melotot keluar dan mulut mengeluarkan busa. aku percaya kau tak akan mampu untuk memikulnya” .Tiraikasih Website http://kangzusi. segera tampak olehnya bayangan manusia berkelebat lewat. menyusul kemudian seluruh badan sakit sekali sehingga tak kuasa lagi dia menjerit dengan suara menggidikan hati: “Aduuuh. Tapi untuk membela anak buahnya. sinar matanya bersinar tajam.

. dengan cepat dia dapat menyimpulkan kalau antara si kakek dengan setan muka hijau sebetulnya merupakan musuh yang tak mungkin bisa hidup damai. hingga menggema diseluruh ruangan dan mendengung tiada hentinya. Suma Thian yu cuma menonton dari sisi arena. mari kita bertemu dihalaman belakang saja.Tiraikasih Website http://kangzusi.. pada mulanya dia mengira kakek itu satu komplotan dengan setan muka hijau Siang Tham. cawan dan mangkuk yang berada diatasnya pun ikut hancur berantakan.. tapi setelah menyaksikan lelaki buas tersebut terbunuh. dia toh belum berhasil juga untuk menduga siapa gerangan kakek berbaju biru itu. kau sudah tak punya kesempatan lagi untuk pulang kerumah dan menyampaikan laporan.!” diiringi suara nyaring. sementara dia masih berpikir dengan perasaan tak mengerti. dia tak menjadi gusar. sekalipun Suma Thian yu sudah memeras otaknya habis-habisan. persoalan hari ini . tongkehmu juga tak akan bisa berbuat apa-apa kepada lohu.com/ Kakek berbaju biru itu swgera tertawa panjang: “Orang she Siang. “Blaamm. Sayang sekali.. tidak cocok untuk bertarung. kakek berbaju biru itu telah berkata: “Siang Tham. kemudian menyaksikan pula sikap permusuhan kakek itu terhadap setan muka hijau. selama ini. namun setiap patah kata dapat kedengaran sekali. Walaupun demikian. tapi yang pasti bukan manusia sembarangan dapat memiliki ilmu silat dengan tenaga dalam yang demikian sempurna. asal kau dapat memperlihatkan beberapa jurus kepandaian yatg bisa membangkitkan rasa kagum lohu. meskipun suara pembicaraannya juga tidak terlalu besar. meja itu kena terhajar sampai pecah menjadi dua bagian.. tempat ini untuk berdagang. Setan muka hijau Siang Tham menjadi gusar gekaii sampai mencak mencak seperti monyet terbakar jenggotnya. dia segera menghantam meja keras-keras. Kakek berbajubiru itu Cuma tertawa dingin tiada hentinya.. Suma Thian yu belum juga berhasil menduga siapa gerangan kakek itu.

toaya pun tak akan bersikap demikian sungkan kepadamu apabila tidak memandang diatas wajah putrimu.. suara tertawanya keras dan meyeramkan membikin orang lain bergidik. kau boleh memimpin jalan buat kami. ayoh berangkat. Setan muka hijauSiang tham tak ketinggalan. mengapa Siang tham bersikap begitu menghormat terhadap kakek itu?” Sambil berpikir Suma thian yu beranjak dan melangkah kehalaman belakang rumah makan Kun eng lo tersebut.Tiraikasih Website http://kangzusi. kakek berbaju biru itu tertawa tergelak karena gusar. Mendengar ucapan tersebut. kau harus membayar semua kerugian yang kuderita!” Suara pembicaraan kakek berbaju biru itu masih tetap diutarakan dengan suara rendah. kalau tidak..orang she Chin..!” Sehabis mendengar perkataan setan muka hijau Siang tham yang sama sekali tidak memberi muka kepada orang itu. untuk menghadapi kau. Setan muka hijau Siang tham segera tertwa tergelak: “Haah. tanpa banyak berbicara lagi dia segera membalikkan badan dan berlalu sari situ.. tampaknya putri kakek inipun seorang pendekar perempuan.. sementara segenap anak buahnya turut beranjak kebelakang setelah rombongan itu lewat semua. toaya tak usah turun tangan sendiri.. pikirnya: “Siapakah putri si kakek ini? mengapa dia bisa ditakuti oleh penjahat-penjahat keji macam Siang tham? kalau didengar dari nada pembicaraan setan muka hijau. Ternyata dihalaman belakang sana terdapat sebuah tanah lapang untuk berlatih silat yang luasnya mencapai dua puluh kaki. seolah-olah sesuatu kekuatan yang membuat setiap orang tak sanggup melawan.. namun setiap patah katanya membawa kewibawaan yang mengerikan.haah. Jika tidak. .haah. kau tak usah berlagak besar dengan menggandalkan pengaruh putrimu untuk menggertak aku..com/ akan kubikin selesai sampai disini saja.. dia ikut pula dibelakangnya.

tombak lengkung. dia bisa mengumpulkan senjata begini banyak. si kakek sedang berkata sambil tertawa: “Siang Tham..” sahut sisetan muka hijau dengan wajah bengis. Diatas rak nomor dua terletak jenis golok diantaranya terdapat jenis golok bulat sabit. golok besar. silahkan saja melancarkan serangan" "Sekilas perasaan bangga sempat menghiasi wajah si setan muka hijau siang tham.com/ Empat penjuru tanah lapang tersedia sederat rak senjata yang diatasnya terletak pelbagai macam senjata berbentuk aneh. tapi jenisnya teratur rapi sekali. Siang tayhiap.dapat merasakan sampai dimanakah kelihayan Hu si im hong ciang yang pernah menggetarkan dunia Liok lim. dia segera berseru: “Toaya tak akan sungkan-sungkan lagi” .. si Setan muka hijau dengan diiringi lima orang lelaki kekar berdiri disisi kanan arena. kemudian jenis panah. Sebentar aku harus memperhatikan gerakan tubuhnya agar kesempatan baik ini jangan sampai kulewatkan dengan begitu saja" Dalam pada itu. tombak ular. tombak api. "Sudah pasti orang ini merupakan seorang yang gemar berteman orang persilatan. golok bergerigi.Tiraikasih Website http://kangzusi.. hal ini merupakan keinginan lohu dalam hidup ku ini. terserah kau ingin memilih yang mana saja!” “Toaya ingin mencoba kelihayanmu dalam permainan ilmu telapak tangan... Pada jenis yang terdepan terdapat tombak panjang. jenis pedang serta berbagai macam jenis senjata lain yang aneh-aneh bentuknya. kalau tidak.. suasana dalam arena sudah menjadi tegang. kakek berbaju biru itu segera tertawa nyaring: “Hahahahahaha. sedangkan kakek berbaju biru itu berdiri seorang diri dihadapannya. mustahil dengan kemampuan seorang. Waktu itu. Pada rak nomor tiga tersedia jenis toya. diatas rak senjata sudah tersedia berbagai macam senjata. Diam-diam Suma thian yu menghela naps panjang setelah menyaksikan kesemuanya itu.

dia agak berhenti sejenak. dia lepaskan sebuah cengkeraman maut ketubuh kakek berbaju biru itu. diamenyerang kakek yang berbaju biru itu. buru-buru ia menangkis dengan tangan kirinya. kemudian tubuhnya berputar setengah lingkaran. dengan mengembangkan ilmu pukulan yang maha dahsyat dia melepaskan serangkaian pukulan secara gencar. Bagaikan sebatang pohon liu yang lemas. segenap tenaganya disalur ke tangan. hingga sekilas pandangan seakan-akan berasal dari satu jurus saja. kemudian dengan jurus To thian hoan jit atau mencuri langit berganti hari. Dua gerakan tersebut dipergunakan hampir bersamaan waktunya. Mendapat ancaman semacam itu. Ketika sampai di tengah jalan. gerakan tubuhnya tiba-tiba berubah. Ternyata kakek yang berbaju biru itu cukup tahu keadaan. dengan jurus kim pa liok jiau (macan kumbang emas mementang cakar). sedemikian cepatnya sehingga sukar dibayangkan dengan kata-kata. sementara tangan kanannya langsung menghantam ke perut lawan dengan jurus Sin liong ji hay atau Naga sakti masuk ke laut. tubuhnya bergoyang sedikit saja ke samping lalu melompat mundur dua langkah. tidak tampak bagaimana dia turun tangan. namun bisa sampai disasaran-nya pada waktu yang hampir bersamaan. kakek berbaju biru itu tak berani berayal. buru. dia segera menjerit kaget. “Serangan bagus!" Setan muka hijau Siang Tham berseru keras. Suma Thian yu yang menonton jalannya pertarungan dari sisi arena dan menyaksikan jalannya gerakan tubuh dan jurus pukulan dari kakek berbaju biru itu. secepat kilat dia membabat tubuh kakek berbaju biru itu.buru dia membentak keras.Tiraikasih Website http://kangzusi. . lalu lengannya yang sudah terlanjur disodok keluar menyelinap secepat kilat dengan suatu gerakan yang luar biasa.com/ Selesai berkata. Serangan mana meski di lancarkan dengan dua kekuatan yang berbeda dan waktu yang berbeda pula.

banyak manusia yang menjadi keder dan ketakutan hanya mendengar namanya saja. Tampak kematian istrinya itu merupakan pukulan batin yang sangat berat bagi pendekat tersebut... sehari-hari kerjanya hanya mendidk dan memelihara putrinyasehingga menanjak dewasa. setelah . sejak empat puluh tahun berselang dia sudah termashur dalam dunia persilatan sebagai Bu tong tay hiap Chin Lenghui. Dihari-hari biasa. dalam keadaan demikian terpaksa Chin Leng hui melepaskan niatnya untuk mengasingkan diri. dia hendak mendidik putrinya Chin lan eng menjadi seorang pendekar perempuan yang perkasa dan disegani banyak orang.. pikirnya kemudian: “Kenapa dia mempergunakan ilmu pukulan Bu tong pau? Mungkinkah kakek mempunyai hubungan yang erat dengan pihak bu tong pay. dengan mengandaikan serangkaian ilmu pedang Bu tong kiam hoat dan dua belah bilah pisau terbang.com/ “Aaah. dengan hati berdebar keras.?” Apa yang diduga Sama Thian yu memang benar." Tetapi sampai ditengah jalan. dia membawa tugas rangkap. Dulu.. kakek berbaju biru ini memang merupakan jagoan lihay dari Bu tong pay. Chin Leng hui hanya mempunyai seorang putri. dalam kecewanya dia lantas mengundurkan diri dari keramaian dunia persilatan dan hidup mengasingkan diri dibukit Tay-hoa san. Siapa tahu.. dia muncul kembali dalam dunia persilatan untuk mencari putri kesayangannya. seruan mana segera ditarik kembali cepat-cepat.. Itulah sebabnya orang lantas menyebutnya Tay hoa kitsu (pertapa dari bukit Tay hoa san).Tiraikasih Website http://kangzusi. sebagai ibu yang baik dan sebagai guru yang disiplin. istrinya sendiri berpulang ke dalam baka setelah melahirkan putrinya.. pada usia empat belas tahun putri kesayangannya telah hilang lenyap tak berbekas. dia pernah menggetarkan sungai utara maupun selatan daratan Tionggoan.

bila bersua dengan putrinya. dia mendapat tahu kalau putrinya adalah seorang perempuan siluman yang selalu cabul. Kenyataan itu hampir saja membuat Chin Leng bui mati karena kegusaran. Kadangkala dia berpesan kepada sobat lamanya. dari mulut banyak sahabat serta jago jago persilatan yang sering kali melewati tempat itu. karena putrinya telah menjadi istri Bi kun lun (Kun lun indah) Siau Wi goan. bila di kala senggang diapun melatih ilmu tenaga dalam dan tenaga luarnya secara tekun. delapan tahun sudah lewat. diapun berharap bisa bertemu lagi dengan putrinya. Namun sejak dia mendirikan rumah makan Kun eng lo hingga kini. bagaimanapun kesalahan yang dilakukan putrinya. Dalam sedihnya. juga kejam. mencaci makinya habis-habisan. Sungguh tidak beruntung. Tapi. kemudian ia baru dapat mengasingkan diri dengan tenang. Perasaan orang tua itu pada anaknya memang mulia. tapi waktu itu purtinya sudah bukan menjadi miliknya lagi. Chin Leng hui lantas membuka rumah makan Kun eng lo disitu. tapi putrinya Chin Lan eng tak pernah pulang kerumah walau hanya sekalipun. padahal dia sangat berharap bisa bersua muka dengan putrinya itu.. jalang. memutuskan hubungan kekeluargaan. di samping secara diam-diam menyelidiki tingkah laku puterinya Chin Lan eng.. mereka diminta untuk menasehati putrinya itu agar pulang kerumah. dia pasti akan memaafkannya bila mulai pada saat itu ia bisa bertobat dan mau kembali kejalan yang benar..com/ bersusah payah mencari kian kemari.Tiraikasih Website http://kangzusi. beberapa kali dia berniat membuyarkan usahanya itu dan hidup mengasingkan diri di tempat terpencil untuk menghindarkan diri dari segala kenyataan yang pahit itu.. . akhirnya Chin leng hui berhasil juga menemukan putrinya.

hal tersebut tak pernah akan dipikirkan olehnya. sebaliknya menantangnya beradu tanpan kosong. Itulah sebabnya Setan muka hijau Siang Tham tak berani menantangnya untuk bertarung deagan ilmu pedang. Tay hoa Kitsu Chin Leng hui merupakan adik perguruan dari Hiang ciang totiang Bu tong pay saat ini. Siang tham sudah melakukan perbuatan terkutuk dan memalukan lebih dulu dalam rumah makannya. sekalipun tindakan mana akan menimbulkan bencana besar. dia merupakan seorang jagoan pedang yang terhitung paling menonjol dalam perguruannya. Maka dia segera menampilkan diri untuk menghadapi anak murid gembong iblis nomor wahid dikolong langit itu. lagi sebagai Bu tong tay hiap yang selalu menjunjung tinggi keadilan dan kebenaran. . sebetulnya dia ingin menitip pesan kepada Siang tham untuk putrinya. sudah pasti rumah makan Kun eng lo tak bakal akan melewati kehidupan yang lebih tenang lagi. secara tiba-tiba setan muka hijau Siang tham muncul dirumah makannya. Hari ini.com/ Dalam suasana yang serba salah dan serba bertentangan batin inilah. guru Siang Tham. Tay hoa kit cu Chin leng hui melanjutkan hidupnya sampai delapan tahaun lebih. orang persilatan mengutamakan kebenaran dan keadilan. baginya tindakan tersebut boleh di bilang merupakan suatu kerugian yang besar sekali. siapa sangka sebelum niatnya terkabul. Tapi. Sebab seandainya berita ini sampai terdengar oleh Hoat si si (mayat hidup) Ciu Jit hwee.Tiraikasih Website http://kangzusi. terhitung pula sebagai keponakan murid Put Gho cu. tentu saja ia tak dapat berpeluk tangan belaka menbiarkan kaum durjana berbuat sewenang-wenang dalam rumah makanannya. Sebagai pemilik rumah makan yang bijaksana. dengan akalnya yang licik Siang Tham bermaksud hendak meraih keuntungan dari tindakannya itu.

. Sekarang Setan muka hijau Siang Tham telah mengeluarkan ilmu silat andalannya. maaf Siang tayhiap. Kalau tidak. Di atas pakaian yang dikenanakan kini sudah muncul dua lobang sebesar jari tangan.. tidak heran kalau pertarungan pun bisa berlangsung dengan keadaan seimbang dan seru sekali.. meski tubuh yang terdiri dari baja pun akan membusuk juga.. namun saat ini dia tak sampai mengerahkan tenaga dalamnya. Berbicara tentang setan muka hijau Siang Tham. tentu saja dapat menyaksikan kejadian tersebut dengan jelas.. Mendadak terdengar suara tertawa dari tengah arena. maaf” Ketika Suma thian yu mengalihkan sorot matanya ketengah arena. Suma Thian yu sebagai seorang jagoan lihay.. sejak dia mengetahui kalau ilmu silat yang digunakan kakek berbaju biru adalah ilmu pukulan Bu tong pay. Sebaiknya paras muka setan muka hijau Siang tham berubah pucat pias.haah.Tiraikasih Website http://kangzusi. maka angin pukulan yang terpancar keluar semestinya dingin menggidikkan hati. “Haaah. rasa kagum dan hormatnya terhadap kakek ini makin bertambah. asal tersentuh oleh angin dinginnya itu.... nampak kakek berbaju biru itu dengan wajah tidak berubah dan napas tidak tersengal telah keluar arena dengan senyum dikulum. ilmu Hu si im hiong ciang untuk menghadapi ilmu pukulan Bu tong pay yang termashur karena keganasan-nya. dia tetap menggunakan tenaga sebesar berapa bagian saja untuk menghadapi musuhnya.com/ Tenaga dalam yang dimiliki kedua orang itu tak selisih banyak. apalagi menyalurkan bawa dinginnya ke ujung tangan. seharusnya setelah ilmu pukulan angin dingin bangkai membusuknya digunakan.. dia berdiri kaku seperti orang bodoh. tak bisa disangkal itulah pertanda dari keberhasilan kakek berbaju biru itu menyarangkan .haahh. apalagi tubuh yang terdiri dan darah daging? Tuy hoa Kitsu sendiri pun tidak menggunakan segenap kekuatan yang dimilikinya.

.heeeh. dia berseru sambil tertawa seram: “Orang she Chin.. terasa berat hatiku untuk berlalu dengan begitu saja. bila ada yang baik pasti akan kukejar terus hingga dapat.. tapi sebelum aku merasakannya. tentu saja aku tidak bisa menampik keinginanmu itu. terima kasih atas pengampunanmu itu. Oleh sebab itu aku berharap Chin tayhiap sudi memandang diatas wajah guruku untuk memenuhi keinginan hati ku ini” Dari ucapan lawan yang sama sekali tak mau menyudahi persoalan tersebut sampai di situ saja. dia segera tertawa terbahak bahak.. lohu sudah pasti menderita kalah” Setan muka hijau Siang Tham kembali tertawa seram.. Tay hoa Kitsu Chin Leng hui tahu kalau musuhnya berniat untuk mencari garagara lebih jauh. mungkin jiwanya sudah direnggut sedari tadi. lalu dengan sepasang mata merah membara dan gigi saling gemerutukan. kebaikan budimu akan selalu ku ingat dalam hati...hhaaah. jikalau kau memang menghendaki demikian.. "Siang tayhiap buat apa pertarungan kita mesti diakhiri dengan jatuhnya korban? Dilihat dari sikapmu yang tidak mengeluarkan ilmu angin dingin bangkai busuk. suatu ketika aku orang she Siang pasti akan datang lagi untuk menantangmu bertarung lima puluh gebrakan” Tay hoa kitsu Chin Leng hui tersenyum ramah.com/ serangannya. terpaksa lohu akan mampertatuhkan selembar jiwaku untuk memenuhi keinginan Siang tayhiap” . "Haaah....heeeh.. "Heeeh. hal tersebut menunjukkan kalau hatimu tidak begitu jahat. Siang tham menundukkan kepalanya memandang sekejap keatas lubang diatas pakaiannya.toaya memang mempunyai watak yang selalu sangat aneh. coba kalau ia tak berbelas kasihan. lohu tahu bila pertarungan ini dilangsungkan lebih jauh. misalkan saja aku sudah tahu kalau ilmu Tay cing to liong ciang milik Chin tayhiap telah menggetarkan seluruh kolong langit.Tiraikasih Website http://kangzusi.

sambil tersenyum dia berkata lembut: "Silahkan!" Siang Tham melirik sekejap kearah Chin Leng hui dengan senyum angkuh menghiasi bibirnya. Dimana angin dingin menyambar. sambil tersenyum ujarnya: "Sobat cilik. dengan penuh rasa terima kasih Suma Thian yu memandang sekejap kearah Tay hoa Kitsu.com/ Selapis hawa licik dan keji segera menghiasi wajah setan muka hijau Siang tham. kemudian sahut nya dengan amat hormat: "Aku akan menurut” Tay hoa Kitsu Chin Leng hui tersenyum dan manggutmanggut. daerah seluas dua kaki disekitar arena dengan cepat diliputi hawa dingin yang . harap kaupun mengundurkan diri tepi arena. sebelum mendapat perintahku. tiada tumbuhan yang bisa hidup dan tiada makhluk yang dapat bernyawa. desingan angin tajam segera menderu-deru di angkasa. dia lantas berjalan kedalam arena dan berhenti enam kaki didepan setan muka hijau Siang Tham. “Kalian segera mundur keluar arena.Tiraikasih Website http://kangzusi. Sementrara itu Tay hoa Kitsu Chin Leng hui telah melangkah masuk pula kedalam arena. aku harap sobat cilik bisa bertindak lebih berhati-hati lagi Mendengar pertanyaan itu. mendadak ia menerjang kemuka sambil membentak nyaring: "Rasakan pukulanku ini!” Tangannya segera diayunkan kemuka. sewaktu dilihatnya Suma Thian yu masih berdiri didalam arena. siapapun dilarang memasuki arena ini". serunya sambil tertawa dingin: “Aku orang she Siang mengucapkan banyak terima kasih kepadamu” Dia lantas menitahkan kepada anak buahnya agar mengundurkan diri dari situ. ilmu pukulan bawa dingin mayat membusuk merupakan pukulan yang amat beracun. setelah menghimpun tenaganya.

Akan tetapi. mendadak tubuhnya bergerak lagi. cepat dia mendorong telapak tangan-nya kemuka seperti jurus Soat hong wu sou (salju melapis kabut menggulung). dengan mengembangkan ilmu pukulan hawa dingin mayat hidup. Tay hoa Kitsu merupakan pendekar besar yang amat menonjol dalam perguruan Bu tong pay. membuat orang merasa sesak napas dan tak tahan. menggunakan tenaga sebesar enam bagian dia sambar datangnya ancaman tersebut dengan keras lawan keras. segera mendengus dingin.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ menggidikkan.. “Blaaamm..!" suatu ledakan keras yang memekakkan telinga segera berkumandang memecahkan keheningan. dua orang yang berada diarena itu masih tetap berdiri tegak sekokoh batu karang. sungguh mengerikan sekali keadaannya. Bu siang sinkang miliknya juga telah mencapai kesempurnaan. buru-buru ia mengembangkan ilmu pukulan Tay cing to liong pat si ciptaan Put Gho cu untuk menyambut datangnya ancaman tersebut. Setan muka hijau yang menyaksikan kejadian tersebut. begitu dirasakan datangnya serangan hawa dingin musuh.. . hawa panas dan hawa dingin itu segera menimbulkan putaran angin puyuh yang memancar keempat penjuru. Para penonton yang berada ditepi arena dan kebetulan tersambar sisa angin itu segera merasakan tubuhnya menjadi sakit dan pakaiannya berkibar kencang. Tay hoa Kitsu Chin Leng hui tak berani berayal. Ketika dua gulungan tenaga yang berlawanan jenis itu saling membentur diangkasa. Angin tajam menderu-deru mengikuti setiap gerakan dan setiap jurus yang dipancarkan hawa dingin seperti musim salju yang mencekam menderu-deru diudara dengan membawa desingan angin yang memekikkan telinga. dia lepaskan serangkaian serangan berantai untuk meneter Chin leng hui habis-habisan. cedera sedikitpun tidak.

semua inti sari dari Tay Cing to liong pat si dipergunakan secara beruntun. mereka berdua saling menyerang dengan amat gencarnta. Sekarang Chin Leng hui telah mengeluarkan kepandaian tersebut. Sebagaimana diketahui. dia segera menaruh perhatian lebih besar. Dengan terkejut Suma Thian yu menghentikan gerakan tangannya dan berpaling. sampai kini belum pernah dia saksikan orang lain menggunakan ilmu pukulan semacam itu untuk menyerang musuh yang tangguh. Suma Thian yu mulai mencocokan dengan berhati-hati semua jurus yang digunakan kakek itu dengan apa yang telah dipelajarinya. tanpa terasa dia ikut menggerak-gerakan tangannya pula dari sisi arena. Suma Thian yn yang menyaksikan pertarungan itu ikut pula merasakan pandangan matanya jadi kabur.com/ Suma Thian yu yang menyaksikan Chin leng hui mulai memper-gunakan ilmu pukulan cing to liong ciang untuk menghadapi musuh nya.Tiraikasih Website http://kangzusi. mencengkeram. sehingga sejak dimulai sampai kini seakan-akan dia tak pernah mempergunakan jurus yang sama. semenjak ia mempelajari ilmu sakti tersebut. menghantam. Sambil menonton jalannya pertempuran. Tampak Leng hui dengan gerakan menotok. hal ini justru memberi kesempatan kepada Suma Thian yu untuk mencoba kemampuan sendiri. Begitulah. dia bergerak secepat kelinci. Mendadak terdengar suara pekikan nyaring dari tengah arena pertarangan. keadaan masih tetap berimbang dan kekuatan mereka tak ada yang lebih unggul daripada musuhnya. membacok mengembangkan seluruh jurusjurus ampuhnya. bertahan sekokoh batu karang. tiga puluh gebrakan kemudian. Sekalipun Tay cing to liong pat si cuma terdiri dari delapan gerakan. kini pukulan hawa . namun kedelapan gerakan tersebut justru digunakan secara beruntun tiada hentinya. ternyata Setan muka hijau Siang Tham sudah dibikin berkobar amarahnya.

ia sudah menderita kerugian yang amat besar dalam tenaga dalamnya. Bahkan sampai akhirnya. namun sulit juga baginya untuk menghadapi serangan angin dingin yang menusuk tulang itu. dengan perasaan kuatir dia maju beberapa langkah. sikapnya amat sombong.com/ dingin bangkai busuknya telah dikerahkan hingga mencapai delapan bagian. Ternyata Chin Leng hui sudah kena terkurung dibawah serangan musuh yang menderu-deru seperti angin puyuh. sekarang kau dapat merasakan kelihayan toayamu bukan. Setan muka hijau Siang Tham segera tertawa seram. kemudian serunya sambil tertawa seram: Jilid : 15 "Jurus pertama!" Walaupun Tay hoa Kitsu Chin Leng-hui memiliki ilmu silat yang amat lihay. . bahkan posisinya kian lama kian bertambah lemah. serangan demi serangan yang dilancarkan Tay hoa kitsu Chin leng hui seolah-olah tersumbat. Begitu berhasil dengan serangan balasannya.. dengan jurus Po hong cuan tin (angin puyuh menggulung pohon) dia lepaskan sebuah pukulan ke muka.. dia cuma bisa menangkis belaka tanpa sanggup melancarkan serangan balasan.Tiraikasih Website http://kangzusi. Suma Thian yu amat terkesiap setelah menyaksikan kejadian itu. apalagi sejak pertarungan berlangsung. Dengan demikian. setelah melepaskan serangkaian serangan lagi. selewat nya tiga gebrakan lagi..? Hmm. dia mulai menyindir dengan sinis: “Orang she Chin. terus terang kuberitahukan kepadamu. mukanya menyeringai amat seram. posisinya kini diantara mati dan hidup. jika kau belum mau menyerah maka toaya akan suruh kau mampus diatas genangan darah!" Seusai berkata.

tanpa terasa sambil menarik napas dingin dia memejamkan mata siap menerima kematian. sewaktu mendongakkan kepalanya. Suma Thian yu telah membentak keras: "Kan kun to coan (memutar balik jagad)!” Mendengor itu Tay hoa kitsu tertegun. Waktu itu. Sementara Chin Leng hui masih terkejut bercampur keheranan. mendadak Suma Thian yu berteriak lagi: "Sian hong sau soat (angin puyuh menyapu salju). ternyata angin pukulan musuh yang menyergap tiba menyambar dari samping. Chin Leng-hui terkesiap. segulung angin puyuh seperti sebuah jaring yang terpentang lebar langsung mengurung ke atas batok kepalanya. begitu serangan tersebut dilancarkan. Siapa tahu. ditengah jaian ia merubah gerakannya menjadi jurus Kan kun to coan Kalau dibicarakan memang aneh sekali. Kui seng ti to (bintang kejora menendang bintang)!" . Chin Leng hui sudah kehabisan tenaga dan lelah sekali. meski menyaksikan datangnya ancaman yang hebat. baru saja dia menggerakan bahunya.Tiraikasih Website http://kangzusi. si Setan muka hijau Siang Tham sudah membentak lagi: "Jurus kedua!” Baru saja seruan itu bergema. cepat-cepat dia menghimpun segenap tenaga dalamnya siap sedia melakukan serangan nekad untuk beradu jiwa. tak sempat berpikir panjang lagi dia membalikkan badan sambil memutar kepalan.com/ Tak heran kalau ia menjadi terperanjat setelah merasakan datangnya angin dingin yang dilepaskan musuh. Untung disaat yang paling kritis. dia tak mampu berbuat apa-apa lagi. sama sekali tidak menyebabkan cedera. ditengah udara telah bergema lagi suara deruan tajam yang memekikkan telinga.

dia segera mempergunakannya dengan lancar. Pada saat yang bersamaan pula. tidak terlalu kemuka tidak pula terlalu kebelakang. Mula-mula dia menggunakan jurus Sian hong sau soat untuk menampik lenyap hawa dingin musuh yang menyambar datang dari atas. persis berada diantara Chin Leng hui dan Siang Tham berdua. kau berani mengacau pertarungan kami. Sementara itu Setan muka hijau Siang Tham agak gelisah juga melihat Suma Thian yu tampilkan diri. tanpa berpikir panjang dia segera turun tangan melakukan apa yang didengarnya itu. dan dengan begitu diberi petunjuk. Sambil bergendong tangan dan tertawa. seakan-akan dua ge rakan digunakan bersama-sama.Tiraikasih Website http://kangzusi. Seteleh menyadari kalau ujung kaki musuh telah berada didepan tenggorokannya. serunya: "Bocah keparat. dia berubah seperti seorang boneka saja. tapi keadaan pada waktu itu berlangsung dalam sekejap mata. pemuda itu lantas berseru: "Kalian berdua memang seimbang dan sebanding. apakah tanggung jawab ini hendak kau pikul seorang diri?" . Apa lagi Tay hoa kitsu sudah puluhan tahun lamanya mendalami ilmu Tay cing to liong ciang. tapi diluarnya dia tetap mempertahankan wajahnya yang menyeringai seram. dia baru terperanjat dan buru-buru membalikkan tubuhnya untuk menghindarkan diri. benar-benar hebat sekali. Suma Thian yu melompat masuk pula ketengah arena. sungguh hebat pertarungan kalian. menyusul kemudian tangan dan kakinya digunakan bersama menggunakan jurus Kai seng ti to untuk menyerang Si Setan muka hijau. Msmpipun si setan muka hijau Siang Thau-'Bk menyangka kalau beberapa patah kata oari uma Thiin yu itu dapat merubah Chin Lerg hui yarj berada diposisi kalah menjadi menang. Untuk diceritakan kembali memang sangat panjang.com/ Kasihan Chin Leng hui.

.. serunya: "Saat sekarang bukan saat yang tepat untuk bertarung. tentu saja tak bisa dikatakan dendam atau sakit hati.haaahh pertarungan ini bisa berkobar gara-gara urusan kita berdua. diam-diam pikirnya kemudian dengan wajah tertegun. sudah jelas anak tersebut sedang menantang untuk bertarung. Suma Thian yu sama sekali tidak menghalangi kepergian mereka.com/ Suma Thian yu segera tertawa terbahak–bahak: "Haaaaah. "Mengapa Siang Tam menjanjikan pertemuan ditelaga Tong ting oh setengah bulan kemudian? Padahal. waktu itu adalah saat janjiku dengan dua bersaudara Thia. jika kau ingin memperlihatkan kekuatanmu. Wahai orang she Siang. perlihatkan saja kepada sauya. tak bakal sauyamu akan berkerut kening atau bersikap sungkan kepadamu!” Dengan ucapan mana. apakah dia bisa kabur ke langit? Tapi setelah kepergian Setan muka hijau.. ia tak ingin menerima tantangan dari seseorang yang berkepandaian silat jauh lebih tinggi darinya. bagaimanapun jua orang itu adalah tuan rumah yang memperingatkan kita. Tapi dia memang seorang manusia yang licik dan banyak tipu muslihatnya. sudah sepantasnya kalau persoalan inipun diselesaikan juga oleh kita berdua.Tiraikasih Website http://kangzusi.. dia merasa sepantasnya untuk mengalah sedikit kepada pihak yang lebih lemah. dia lantas memberi tanda kepada anak buahnya dan buru-buru melarikan diri..haaaah. apalagi musuh sudah berjanji akan bertemu lagi ditelaga Tong ting oh setengah bulan lagi. kita bersua lagi setengah bulan kemudian di telaga Tong ting oh!" Selesi berkata. sebagai orang yang cerdas. masa si setan muka hijau sudah tahu kalau aku hendak pergi kemana sekarang?" . Setan muka hijau yang berpengalaman tentu saja dapat mendengarnya. dengan cepat dia teringat pula akan satu hal. Kontan saja dia tertawa dingin. apalagi toaya masih ada urusan lain..

Sambil menjerit kaget Suma Thian yu menyingkir ke samping... "Sauhiap. mendadak dari belakang tubuhnya berkumandang suara dari Chin Leng Hui. tolong tanya apa sebutan suheng terhadap Put Gho cu?” “Dia adalah susiokku. lalu bertanya denpan nada tercangang: "Maaf bila lohu akan mengajukan suatu pertanyaan yang tak layak kepadamu. kemudian tanyanya: "Mungkinkah Siauhiap telah salah melihat orang?" Sauma Thian yu tersenyum. rupanya begitu." Sesudah berhenti sejenak." “Suheng!" ketika dua patah kata itu meluncur masuk ke dalam telinga Chin Leng hui. bisa membuat siaute merasa malu." Chin Leng hui segera berseru tertahan. .. dengan wajah berubah dia mengawasi Suma Thian yu beberapa kejap.com/ Sementara dia masih melamun. “Dia orang tua adalah guruku" "Aaah. dengan wajah terperanjat dan keheranan ditatapnya pemuda itu lekat-lekat. kebetulan waktu itu Chin Leng hui sedang menjura dalam-dalam. dia merasa terperanjat sekali.Tiraikasih Website http://kangzusi.?” sahut Chin Leng hui. jangan bersikap demikian. tidak heran kalau siauhiap bisa menyebutkan jurusjurus ampuh dari Tay cing to liong ciang. terimalah salam hormat dari lohu” Ucapan mana telah memotong lamunan Suma thian yu. selama ini suisiok tak pernah menerima murid.. banyak terima kasih untuk petunjukanmu. cepat dia berpaling kebelakang. kemudian sambil menggoyangkan tangannya berulang kali dia berseru: "Suheng. "Tak heran kalau suheng tak tahu. apa maksud siauhiap menanyakan persoalan ini. bahkan semenjak empat puluh tahun berselang sudah lenyap dari dunia persilatan bagaimana caranya sehingga siauhiap bisa berkenalan dengannya?” Suma Thian yu tertawa.

maafkan suheng yang berpandang cupat. kendati pun usianya terpaut jauh namun mereka merasa soal umur bukan suatu halangan. Sumpit itu meluncur ke udara dengan kecepatan tinggi dan langsung menembusi jendela. Tay hoa Kitsu tertawa panjang. bagaikan segulung hembusan angin tubuhnya meluncur keluar jendela. mereka berdua segera merasakan kecocokan satu dengan lainnya. turun kau!" bentaknya keras-keras. tolong tanya siapa nama hiante?" Suma Thian yu segera menyebutkan nama nya." Secara ringkas dia lantas menceritakan kisahnya sewaktu bertemu dengan Put Gho cu dan bagaimana diangkat menjadi murid. "Bajingan laknat. namun diapun tidak tinggal diam. ia orang tua masih hidup di dunia ini. harap kau jangan mentertawakan kebodohanku ini. Tay hoa Kitsu mempersilahkan Suma Thian yu mengunjungi kamar bacanya. Tapi setibanya diluar situ.Tiraikasih Website http://kangzusi. Suma Thian yu tidak tinggal diam. kemudian sambii menggenggam tangan Suma Thian yu kuat kuat dan berseru hangat: “Hiante. benar-benar suatu pertemuan yang sangat menggembirakan kedua belah pihak. Tay hoa Kitsu merasa sedikit agak lambat daripada Suma Thian yu. kemudian memerintahkan orang menghidangkan sayur. Berdua berbincang dengan amat cocok. Selesai mendengar penuturan tersebut. sedangkan Chin Leng hui juga memperkenalkan diri. mendadak dari luar jendela berkumandang yang amat lirih.com/ “Pertanyaan suheng memang benar. Sementara mereka berdua sedang terbincang-bincang. bahkan sama cepatnya dengan daya luncur sumpit itu. pertama-tama Suma Thian yu yang merasakan hal tersebut paling dulu. Suma Thian yu segera berseru dengan keheranan: . dia segera menyambar sebatang sumpit dan langsung diayunkan ke atas. dia turut melejit pula dengan kecepatan tinesi.

coba lihat. mengapa tak nampak sesosok bayangan manusiapun? jangan-jangan aku telah salah dengar?” Chin Leng hui hanya membungkam dalam seribu bahasa. "mungkinkah Siang tham si keparat itu masih belum puas dan dia balik lagi kemari?” Dengan cepat Suma Thian yu menggeleng. ilmu silatnya tinggi dan tidak mirip manusia yang suka mengunggulkan diri maka peristiwa mana tak sampai menimbulkan kecurigaan Chin Leng hui.com/ "Aneh. diam-diam ia menarik nafas dingin. tapi berhubung Suma Thian yu adalah seorang yang berjiwa lurus. tentu saja sulit baginya untuk turut mengemukakan pendapat. “Ilmu meringankan tubuh yang di miliki oirang itu tidak sedemikian hebatnya. dia pasti akan mengajukan setumpuk pertanyaan. Coba kalau berganti orang lain. "Hiante!” ujarnya kemudian.Tiraikasih Website http://kangzusi. atas dasar apa ia berkata demikian? Suma Thian yu mencoba untuk memeriksa sekejap sekeliling tempat itu. sambil menggeleng katanya kemudian: “Mungkin ada orang yang kebetulan melewati tempat ini. sudah pasti gembong iblis yang lebih lihay darinya yang telah datang berkunjung" Ketika Tay hoa Kitsu Chin Leng hui mendengar ucapan tersebut. namun tak nampak hasilnya. tiba-tiba Suma Thian yu menjerit kaget lagi. sembari menuding ke tiang dalam ruangan. kalau dilihat dari mimik wajah Suma Thian yu. benda apakah itu?” . Sekembalinya dalam ruangan dan baru saja akan duduk. jelas dia bukan berbohong tapi jejak musuh tak nampak. padahal dia sama sekali tidak mendengar apa-apa. lebih baik kita kembali kekamar saja!" Mereka berdua melayang masuk lagi kedalam kamar baca lewat jendela. serunya tertahan: "Suheng. meskipun Chin Leng hui merasakan hati tersebut penuh tanda tanya. sudah jelas kudengar orang berjalan malam sedang lewat diatas atap rumah.

Tingkah laku Chin Leng hui yang sangat aneh itu mengandung rasa tercengang bagi Suma Thian yu. . oleh pemuda itu dipungutnya surat mana ialu dibaca isinya: "Ayah.com/ Mengikui arah yang ditunjuk. tapi diapun segera menjerit kaget: "Aaaah. sementara tangannya yang menggenggam kertas itupun gemetar tiada hentinya. tiada hentinya dia awasi perutahan mimik wajahnya itu. dia baru membuka kertas tersebut untuk diperiksa isinya. Suma Thian yu yang menyaksikan kejadian itu turut merasa tertegun. Sewaktu Tay hoa kitsu Chin Leng hui menjumpai senjata peluru perak itu. setelah menghembuskan napas panjang.. sambil memandang kedepan dengan termangu. air matanya jatuh bercucuran membasahi wajahnya. air mata justru meleleh membasahi wajahnya. seakan akan lupa untuk mengambilnya. Chin Leng hui berpaling. jantungnya terasa berdebar keras. kemudian setelah melepaskan kertas itu dari ujung peluru perak dia serahkan kertas tadi ke tangan Chin Leng hui. perempuan terkutuk!” Dengan gemas dia meremas kertas itu kemudian dibuang ke atas tanah. paras mukanya berubah untuk sesaat dia hanya memandang benda itu dengan termangu.Tiraikasih Website http://kangzusi. sedang diujungnya menancap selembar kertas.. persis didepan kaki Suma Thian yu." ooOoo 00o00 TERNYATA diatas tiang ruangan tertancap sebatang peluru perak. mendadak terdengar kakek itu mencaci maki dengan gusar: “Perempuan rendah. pada ujung senjata peluru itu terikat pita berwarna merah dan biru. Akhirnya dia membuka kertas itu dan membaca isinya. buru-buru dia melompat ke depan dan mencabutnya keluar. Tay hoa Kitsu hanya menyambut surat itu tanpa mencoba untuk memeriksanya. Kasihan Tay hoa Kitsu.

ia pasti akan mengundang gurunya untuk menuntut balas. Suma Thian yu mengerling sekejap ke arahnya. Tertanda: Lan-eng" Selagi membaca surat itu.com/ Mulai detik ini. bila kau berani mencampuri berarti kau ingin mengundang bencana kematian bagimu sendiri. suasana telah menjadi hening dan di sekirar sana tak tampak sesosok manusia pun. Siang Tham pergi dengan membawa dendam. pergi meninggalkan tempat ini!” . sama sekali tak ada sangkut pautnya dengan mu. segala perbuatanku adalah tanggung jawabku sendiri. dengan marah Suma Thian yu merobek surat itu sampai hancur kemudian makinya dengan gusar: "Perempuan rendah yang lebih memalukan daripada binatang. Ketika Suma Thian yu memburu keluar. tak akan kuampuni jiwamu dengan begitu saja!" Baru selesai anak muda itu berkata. selama aku suma Thian yu masih hidup didunia ini. kemudian pelan-pean berkata: “Dia telah pergi. lebih baik pindah saja untuk menyelamatkan diri. hubungan kita sebagai anak dan ayah putus sampai disini. dendam sudah berada di ambang pintu. dibawah cahaya rembulan tamoak wajahnya yang penuh keriput itu sudah dinodai oleh air mata yang belum mengering. bagaimana mungkim aku bisa menghiburarwah paman Wan dialam baka!” Mendadak terasa desingan angin berkumandang dari belakang. suara tersebut kian lama kian bertambah jauh meninggalkan tempat itu. tiba-tiba dari atap rumah berkumandang suara tertawa licik yang amat sinis. bila aku tak dapat memenggal batok kepalamu.Tiraikasih Website http://kangzusi. ternyata Tay hoa Kitsu sudah melompat naik keatas atap rumah. Dengan gemas dia lantas mendepak-depakkan kakinya diatas tanah sambil menyumpah: “Perempuan rendah.

Pelan-pelan Suma Thian yu melompat turun kebawah. Chin Leng hui baru berbisik pelan. tapi adakah obat yang mujarab bisa menyembuhkan luka hati Chin Leng. untuk sesaat dia tak dapat menemukan perkataan yang cocok untuk menghi bur hatinya. Dengan tubuh lemas Tay hoa Kitsu berkata: .Tiraikasih Website http://kangzusi.. Suma Thian yu hanya membungkam dalam seribu bahasa. dari matanya yang memerah.. perasaan semacam itu memang amat menyiksa batin.. selamanya tak akan kembali lagi. Selang berapa saat kemudian." Tay hoa Kisu menghela napas sedih. dia baru berguman lagi: “Sia sia saja jerih payah lohu selama ini.com/ “Yaa. aaaai. ketika ia meninggalkan bukit Tay hoa san untuk terjun kembali kedalam dunia persilatan. dia melanjutkan perjuangan hidupnya didunia ini. Kini harapannya telah pudar. tak ingat budi buat apa aku mesti tinggal disini terus! Buat apa aku mesti tetap hidup didunia yang penuh kenangan ini. disusul oleh Chin Leng hui. apa artinya lagi baginya untuk melanjutkan hidup? Tay hoa Kitsu Chin Leng hui hidup dalam harapan. pukulan batin tersebut ibarat sebuah kapak besar yang membacok hatinya yang membuat dia akhirnya putus asa. air mata kembali jatuh berlinang. ketika harapannya telah pudar dan hancur tak berwujud. kupelihara dirinya.. Tapi." “Mari kita turun!" lama kemudian.hui yang telah tercabikcabik haacur itu? Dengan menahan siksaan dan penderitaan hidup. karena dia masih mempunyai ha rapan..... apa yang menjadi tumpuan harapannya? Tidak lain dia berharap bisa jumpa muka dengan purtinya. aaai! Dengan susah payah kudidik.. Setelah menghela napas panjang. harapan itulah yang merupakan tenaga dorong baginya untuk melanjutkan hidup. tapi dia tak tahu perasaan.. kemudian mereka bersama-sama masuk kekamar baca.

rupanya kau. Angin malam berhembus sepoi membangkitkan kesegaran ditubuh orang. dia adalah seorang perempuan. Suma Thian yu merasakan pikirannya sangat sukar untuk tidur. maaf kalau suheng tak bisa menemani kau lebih jauh. malam ini kau boleh beristirahat saja di tempat ini. Suma Thian yu segera menegur dengan dingin: “Ooh. Suma Thian yu merasakan pikirannya menjadi jernih. dia mengira Siau bu yong Chin Lan eng yang telah munculkan diri. Dari bilik kegelapan tiba-tiba muncu. Begitu mengetahui siapa yang muncul. Ditinjau dari isi surat serta pembicaraan antara Setan muka hijau dengan Tay h0a kitsu.com/ "Aku lelah sekali. tibatiba dia merasakan timbulnya suatu perasaan gusar yang sangat aneh didalam hatinya. sama sekali tidak berhenti sejenakpun. Dia tahu Chin Lin eng tak bakal pergi kelewat jauh.Tiraikasih Website http://kangzusi. sesosok bayangan manusia. dia telah memahami apa hubungan antara Chin Leng bui dengan Chin Leng eng. maka sepanjang jalan dia mengejar secara ketat. mendadak terdengar suara bentakan nyaring berkumndang memecahkan keheningan: "Berhenti!” Dengan terkesiap Suma Thian yu menghentikan langkahnya. Sepeninggal kakek itu. buru-buru badan-nya berkelit empat langkah ke samping lalu mencabut pedangnya." Seusai berkata dia lantas masuk ke ruang tidurnya. Sementara perjalanan masih dilangsungkan. dia mengambil pena dan meninggalkan beberapa pesan dimeja. pikirannya seakan-akan terkalutkan terus oleh masalah Chin Lan eng. kemudian segera berangkat meninggaikan tempat itu menuju kebalik kegelapan sana. ada urusan apa kau mencariku?" . sambil bersiap sedia menghadapi segala kemungkinan yang tidak diinginkan. Selang sesaat kemudian.

mengapa tidak segera kau simpan kembali pedangmu itu. dengan amat rikuh dia kembali menyimpan pedangnya. masa begitu dingin sikapmu kepadaku. lelahi bodoh lelaki tak punya otak. kesalahan apa sih yang telah kulakukan terhadap dirimu. dalam ha1 apakah Thian yu pernah berhutang budi kepadamu?" Si bunga to indah Ho Hong segera melotot besar. orang baik disangka jahat.. akan tetapi teringat kalau setiap orang yang berbuat tentu mempunyai suatu tujuan. aku toh bersikap baik sekali kepadamu... kau memang manusia tak punya perasaan. kemudian katanya sambil tertawa genit.com/ Rupanya yang munculkan diri adalah si bunga tho indah Ho Hong. sekarang memberi petunjuk lagi padamu. dengaa lemah gemulai dia berjalan menghampiri Suma Thian yu. Terdengar dia tertawa. sebenanarnya apa maksud dan tujuanmu?" “Hmm.Tiraikasih Website http://kangzusi. maka dengan perasaan was was dia berkata: "Apa sebenarnya maksud berbuat demikian?” "Apakah setiap orang yang menolong mesti mempunyai sesuatu maksud tertentu?” . bisanya cuma membentak orang. baru berjumpa sudah marah-marah. dengan sumpit menghancurkan awan arak beracun. siapa sih yang akan bertarung melawanmu?" Merah padam selembar wajah Suma Thian yu oleh perkataan tersebut. apakah semuanya ini kurang? Tergerak hati Suma Thian yu setelah mendengar ucapan tersebut. kemudian serunya: "Oooh. serunya dengan amat gusar: “Dimuka loteng Kun eng lo meninggalkan surat peringatan.. "Kau ini memang galak sekali.. masa kau kasar kepadaku? Hmmm!" “Kita tak pernah mempunyai hubungan apa-apa.?” Sambil berkata. lalu berktata pelan: “Ditengah malam buta begini kau telah menghalangi jalan pergi sauya mu. tanpa terasa dia memandang wajah Ho Hong beberapa kejap lagi.

benar-benar aku merasa sial delapan turunan. tak punya perasaan" Kemudian sambil memandang bayangan punggung Suma Thian yu yang pergi jauh dia bergumam lagi: . apakah hatimu memang terbuat dari baja?" Suma Thian yu sama sekali tidak terpengaruh hatinya oleh ucapan mana.com/ "Soal itu mah harus ditentukan menurut jenis manusianya” sahut Suma Thian yu. siapa tahu sebagai penggantinya aku malah dituduh yang bukan-bukan. Siau hu yong Chin Lang eng telah mempersiapkan jaring langit untuk membekukmu dalam keadaan hidup dan mengirimmu kedalam kuil berminyak. goblok. bukan membantu orang sendiri mengapa kau malah membantu orang lain? Aku benar-benar tidak memahami maksud hatimu itu” “Orang bodoh!" Si bunga tho indah Ho Hong mendamprat.Tiraikasih Website http://kangzusi. akan kulihat kepalamu bergelinding diatas panggung pemenggalan kepala" Melihat gadis itu marah. lain kali budi kebaikanmu itu pasti akan kubalas” Selesai berkata dia lantas membalikkan badan. buru-buru ia menjura seraya berkata: "Terima kasih banyak atas peringatan itu. malah sebaliknya dia bertanya: "Itu aneh namanya. kau mau pergi bergegaslah pergi. diam diam ia menyumpah: “Setan alas. “apalagl kau kini munculkan diri untuk memberi peringatan lagi kepadaku. coba katakan apa sebab nya?" "Orang lain hendak memenggal batok kepalamu mengerti? Terus terang kuberitahukan kepadamu. siapa yang kesudian dengan balas budimu? Manusia patung. biar kesemuanya itu kuterima dalam hati. dengan maksud baik ku peringatkan dirimu. Melihat pemuda itu berlalu dengan begitu saja. dan terlalu dari tempat itu. "berbicara dengan manusia patung macam kau. Suma Thian yu menjadi tak tega. saking gemasnya si bunga tho indah sampai menggertak giginya keras-keras.

Sementara itu Suma Thian yu.com/ "Betul-betul orang itu tolol.Tiraikasih Website http://kangzusi. menyusul kemudian sekilas cahaya perak berkelebat lewat secepat angin dan meluncur kedepan kaki Surra Thian yu. Serta merta Suma Thian yu melompat mundur dua langkah. mendadak didepan jalan sana ditemukan sebuah obor yang ditancapkan ditengah jalan. Suma Thian yu segera tertawa panjang. terhadap orang yang dicintainya mereka selalu bersikap mengalah. aku tak percaya kalau kau tidak mengerti soal cinta. segera katanya: . lalu sambil menperlambat langkahnya dia berpikir: "Mungkinkah apa yang dikatakan memang benar?" Sementara dia masih berpikir. telah meninggalkan si bunga tho indah Ho Hong dengan perasaan jauh lebih ringan. tiba-tiba berkumandang suara keleningan ditengah udara yang bergema memecahkan keheningan. Suma Thian yu malah merasakan hatinya menjadi tenang kembali. ternyata disitu menan cap sebatang anak panah bersuara. Setelah menyaksikan panah bersuara itu. Begitu tahu siapa yang muncul. Baru melewati sebuah tikungan. tampaknya perempuan rendah she Chin itu sedang menunggu disekitar tempat ini” Tak lama setelah panah bersuara itu muncul tanpa menimbulkan sedikit suara pun dari sekeliling arena bermunculan kembali sepuluh orang perampok bertopeng yang segera mengurung pemuda itu rapat-rapat. dengan mempercepat langkanya dia bergerak menyelusuri sebuah jalan kecil ditengah kedelapan. ketika ia melirik sekejap ketempatnya berdiri tadi. Melihat hal tersebut Suma Thian yu menjadi tertegun. dia segera berpikir: "Apa yang di ucapkan si bunga tho indah ternyata sudah terwujud menjadi kenyataan. hmm!” Perempuan memang makhluk yang aneh. mereka seakan-akan bisa memakluminya. sekalipun pihak lawan melakukan tindakan yang paling berdosa.

dari belakang tubuhnya telah berkumandang suara tertawa yang amat menygeramkan: "Heeeh. Suma Thian yu segera merendahkan sebagian tubuhnya.. toaya tahu kalau kau rudin tidak punya uang sepeser pun.Tiraikasih Website http://kangzusi..com/ "Kalian ingin merampok aku. dia segera menyadari akan sesuatu.bocah keparat. oleh karena itu aku khusus datang untuk memenggal batok kepalamu ini!" Suma Thian yu segera tertawa panjang. Dengan seksama Suma Thian yu mengawasi orang itu. cepat tanyanya: "Mana pemimpin kalian? Mengapa tak kalian suruh dia muncul guna menjawab pertanyaanku?" Baru selesai dia berkata. tangannya membawa sebilah golok besar. ataukah khusus untuk mencari gara-jaia dengan Suma Thian yu?” Lelaki-lelaki bertopeng itu seakan-akan bisu semua. usianya antara lima puluh tahun. malam ini aku meski mendemonstrasikan beberapa jurus lebih dulu sebelum dapat pergi dari sini" “Hmm. sewaktu berpaling kembali di hadapannya telah muncul seorang kakek. berwajah kukoy. sekilas pandangan dapat diduga kalau dia adalah seorang sampah masyarakat.. tanpa berpaling dia mengejek sinis: "Berapa sih harga batok kepalaku ini?" Baru selesai dia betkata.heee. desingan angin tajam telah menyambar keatas kepalanya. kebetulan lohu pun sudah lama ingin menjaja1 kelihayannya. Tiba-tiba terdengar kakek itu berkata dengan suara dingin: "Sudah lama kudengar orang bilang Kit hong kiam hoat merupakan ilmu pedang yang sudah termashur dalam dunia persilatan.. Suma Thian yu bukan orang bodoh. "mengapa kau . aku pikir bukan hanya persoalan itu saja bukan?" Suma Thian yu balas mengejek dengan sinis. mereka hanya melototkan matanya yang buas tanpa mengucap seaarah kata. tampak orang tadi berpakaian ringkas warna hitam.

. paras muka kakek itu berubah hebat hawa napsu membunuh dengan cepat menyelimuti wajahnya. cepat sebutkan namamu untuk menerima kematian!” Kakek itu menarik napas dingin. dia segera menggunakan ilmu langkah Ciok tiong luan poh sin hoat untuk berkelit.. buat apa mesti risau?” Kalau tidak mendengar ucapan tersebut keadaan masih mendingan.com/ tak menyuruh pe rempuan rendah she Chin itu untuk maju sekalian?” Mendengar perkataan itu... goloknya langsung ditusukkan ke ulu hati Suma Thian yu dengan jurus Hek ho to sim (harimau hitam mencuri hati). sambil meraung gusar. asal kau sanggup memetik batok kepala sauya. begitu mendengar. tahu-tahu dia sudah lenyap dari hadapan kakek tersebut. amarah segera membara dalam benak kakek ini. dia segera membentak amat gusar: "Tutup mulutmu bocah keparat. dan segera tertawa menghina: “Hmm. "Dengan dasar apa kau ingin mengetahui namaku?” bentaknya sangar gusar. .Tiraikasih Website http://kangzusi. lohu akan memotong lidahmu. Suma Thian yu kembali berseru dari belakang tubuhnya: "Diujung pedang sauya tak pernah membunuh manusia yang tak punya nama. sambil membalikkan tubuh dia lepaskan sebuah bacokan golok kearah pinggang Suma Thian yu dengan jurus Cian hee sau soat (menyapu salju dibawah atap).” Suma Thian yu sudah tahu kalau kakek yang berada dihadapannya merupakan manusia yang berhati keji. Suma Thian yu sama sekali tidak gugup. lidahku boleh kau cabut setiap saat. Sementara kakek itu masih terkejut bercampur tertegun. Diantara kibaran ujung bajunya bayangan manusia tampak berkelebat lewat. ketika ujung golok tersebut tinggal setengah depa dari tubuhnya. kalau tidak.

Setelah beberapa kali serangannya tidak mendatangkan hasil yang diinginkan. Menghadapi kekalapan orang.. seperti apa yang diduga Suma Thian yu.” Kemudian dengan suatu gerakan yang ssngat manis dia mengundurkan diri kesamping tanpa menggubris kakek itu lagi. keadaan mana mirip sekali dengan kanak-kanak yang sedang bermain..com/ Kembali Suma Thian yu melompat kesamping untuk menghindarkan diri. rupanya hanya bajingan tua yang tak punya nama” Sebelum habis ucapan tersebut diutarakan. Suma Thian yu masih tetap melayani dengan tangan kosong belaka. sampai Yap Cu kim toaya dari Hun san pun tidak kenal. buat apa kau berkelana didalam dunia persilatan. dia memang seorang manusia yang tak punya nama dalam dunia persilatan. lalu mengurung seluruh badan Suma Thian yu. . Ternyata kakek ini adalah seorang caycu dari bukit Hu san. “Kalau toh memang begitu. sama sekali tidak memandang sebelah matapun terhadap si kakek.Tiraikasih Website http://kangzusi.. sambil berkaok-kaok dia mengayunkan goloknya menciptakan selapis bayangan tajam yang menyelimuti angkasa. amarah Yap Cu kim semakin menjadi. mengembangkan ilmu langkah Ciok tiong luan poh sin hoat nya dia mulai berkelabatr kesana kemari diantara kilauan cahaya golok. langsung membacok batok kepala Suma Thian yu. dalam keadaan begini mau tak mau jago muda tersebut harus berkelit kesamping. aku masih mengira kau adalah seorang manusia berkepala tiga berlengan enam macam apa. “Hmm. sauya segan untuk menemani kua lebih jauh. kau punya mata tak berbiji.. lalu membentak keras-keras: "Bocah keparat. bacokan golok lawan sudah diayunkan kebawah.?" Goloknya segera diayunkan kebawah dengsn membawa deruan angin tajam. Dengan geramnya kakek itu menerjang kemuka.

tubuh berikut goloknya langsung menerjang kemuka seperti orang kalap. “Haaah. Suma Thian yu yang menyaksikan kejadian ini kontan saja tertawa terbahak-bahak. napas Yap Cu kim sudah ngos ngosan seperti napas kerbau. Tidak selang berapa saat kemudian... siapa sih yang kesudian beradu jiwa denganmu? Kau masih belum pantas untuk mengajakku berbuat demikian!” Sambil berkata sekali lagi dia berpekik nyaring. diiringi bentakan nyaring..com/ tubuhnya bergerak begitu indah tak kalah indahnya dengan kupu-kupu yang berterbangan diantara aneka bunga. seperti mengambil rembulan dari air.heehh.. setiap kali ayunan goloknya hampir mengena ditubuh sasarannya. kini Yap Cu kim disindir dan dihina didepan puluhan oring anak buahnya. meskipun kau sudah belajar sepuluh tahun lagi juga tak usah berharap bisa menjawil seujung baju sauyamu" Orang persilatan kebanyakan lebih mengutamakan soal harga diri dari pada soal lain. manusia semacam kau itu.Tiraikasih Website http://kangzusi... goloknya juga dibacokan secara membabi buta. bagaimana mungkin dia bisa menahan diri? Saking gusarnya semua rambutnya pada berdiri kaku..heehh. peluh dingin bercucuran deras. lohu akan beradu jiwa denganmu!" Suma Thian yu tertawa seram: "Heehh.. tahu-tahu bayangan lawan lenyap tak berbekas..haah. wajahnya pucat dan ia betul-betul lemas sekali. lebih baik pulang saja ke sarangmu dan tidak usah muncul-muncul lagi ke sini. ditengah pekikan tubuhnya berkelebatan secepat kilat menerobos lewat dari bawah ketiak Yap Cu kim..orang she Yap. Seperti hendak menangkap kelinci yang licik atau menangkap ikan leihi yang lincah. . namun usahanya tetap sia sia belaka. sekalipun Yap Cu kim telah membuang segenap tenaga dan pikirannya..haah. Teriaknya sambil menggigit bibir kencang-kencang: “Bocah keparat. Kasihan Yap Cu kim..

dia tahu kalau orang baru saja munculkan diri ini adalah perempuan paling jahat dalam dunia persilatan Siau bu yong (Bunga bu-yong cantik) Chin Lan eng adanya. Sementara itu dengan sorot mata yang jeli dia sedang menatap wajah Suma Thian yu. sauya orangnya" jawab pemuda itu. Belum pernah Suma Thian yu bertemu dengan perempuan semacam itu. Apa yang diduga Suma Thian yu memang benar. kawanan perampok bertopeng yang berada disekitar tempat itu menjadi panik. terima kasih banyak. baru saja dia akan berpaling. ia baru menegur: “Tadi kau yang bernama Suma Thian yu?" "Ya. tubuhnya roboh seperti batang pohon yang tumbang ke tanah. masingmasing mundur beberapa langkah kebelakang. mendadak matanya terasa silau. tanpa sempat bersuara lagi dia roboh terkapar ditanah. “Kau yang membunuh orang ini?" . dihadapannya telah muncul seorang wanita yang cantik jelita. Dengan tajam Suma Thian yu memandang sekejap keseluruh arena. orang yang baru saja munculkan diri itu adalah perempuan paling cabul di dunia Chin Lan eng. setelah diamati lama sekali. nyonya mudamu bisa menyelesaikan sendiri persoalan tersebut!" Suma Thian yu tertegun.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ Mendadak terdengar Yap Cu kim mendengus. kemudian tegurnya: “Cepat gotong dia pergi!”' Baru selesai ucapan ilu diutarakan. Dua puluh sinar mata ketakutan bersama-sama dialihkan kewajah Suma Thian yu dan mengawasi gerak gerik pemuda itu tanpa berkedip. Begitu Yan Cu kim roboh. tapi dalam hatinya ia punya perhitungan sendiri. ketika diamati kembali. mendadak suara tertawa merdu berkumandang dari dalam hutan dan memancar masuk kedalam telinga Suma Thian yu: "Tak usah.

sekali tepuk dua lalat. termasuk mayatmu nanti.haahh. lalu kataNya lagi: “Jika harus ditambah denGan kau.. melainkan ingin mengundangmu untuk iurut serta dalam gerakan kami dan bersama-sama mencari kekayaan dan kegembiraan hidup. tapi suruh dia berisitrahat dahulu. kau merasa mampu untuk mengungguli dia? Kembali Suma Thian yu mendengus sinis.Tiraikasih Website http://kangzusi.. sekarang masih kelewat pagi untuk dibicarakan” "Asal kau menyanggupi. “Oooh rupanya begitu.. dengan kepandaian kucing kaki tiga yang kau miliki sekarang sudah pingin melayani nyonya mudamu? Terus terang kuberitahukan kepadamu. aku memang bakal dibikin kerepotan sekali" Ucapan yang tiada ujung pangkalnya tersebut disambut tertawa oleh Suma Thian yu. kalau ingin mengambil batok kepalaku.. setelah itu diliriknya Chin Lan eng sekejap denGan Pandangan sinis dan menghina. Wan Liang adalah contoh terbaik untukmu. selain nyawamu selamat. coba bayangkan saja.com/ “Dia tidak kubunuh. silahkan saja mencabut pedang mu dengan segera!" Paras muka Chin Lan eng segera berubah menjadi serius sekali. kaupun dapat hidup gembira.. . nyonya muda datang kemari bukan untnk mencabut nyawamu. bentaknya kemudian: Kau benar-benar seorang marusia yang tak tahu diri. sambil memutar biji matanya.nyawa sauya tak usah pakai jaminan. Suma Thian yu tertawa panjang. kemudian kembali dia berkata: “Betul. lagipula kau juga belum tentu bisa melindunginya.. bila sampai begitu kaulah yang bakal kerepotan” Chin Lan eng segera menggigit bibirnya.haahh. apa kau tak ingin? Pikirkan tiga kali sebelum diputuskan. "Haaah. Tak usah banyak berbicara lagi. dia bisa mampus Karena kehabisan tenaga. kalau begitu bicarakan saja setelah siauya mati nanti. mungkin tiada orang yang akan mengurusi jenasah” "Bocah keparat tajam amat lidahmu. kalau tidak.

rupanya ia loloskan pedang Kit hong kiam. Suma Thian yu tak berani berayal. katanya dengan menahan geram: “Bocah keparat. dia lantas mengayunkan tangannya. belam lagi serangannya tiba. kemudian terdengar suara gemerincingan nyaring. segera tampak angin puyuh menderu-deru dan langsung menyambar ke tubuh pendekar muda tersebut. .Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ "Soal ini kaupun tak usah kuatir. sesungguhnya kekuatan yang disertakan hebat sekali. malam ini sauya akan merenggut selembar nyawamu. soal yang lain.. ter paksa aku harus maju selangkah demi selangkah" Chin Lan eng menggertak gigi keras-keras untuk menahan rasa gusarna yang tak alang kepalang. mukanya dingin seperti es. Begitu senjata telah berada ditangan. sakit sekali terasa di badan. buru-buru dia berkelit kesamping sambil membentak keras: "Perempuan rendah. cahaya biru berkilauan di angkasa.." Mendadak dia mencabut pedangnya. nyonya muda akan memenuhi harapanmn itu!" Selesai berkata. bayangan tubuh dari Kit hong kiam kek Wan Liang segera muncul kembali didepan mata. sauya percaya masih sanggup untuk menangkan perempuan rendah macam kau. Jangan dilihat ayunan tersebut sangat ringan. Tiba-tiba hawa amarah menggelora di dalam dada Chin Lan eng. Chin lan eng merasakan hatinya tertegun setelah menyaksikan Suma Thian yu meloloskan pedangnya. tanpa berpikir panjang lagi dia menusuk tenggorokan Suma Thian yu dengan jurus Liong yu su hay (naga sakti di empat samudra). dia seakan-akan telah menganggap Suma Thianyu sebagai Wan liang. tiba-tiba saja pedang Ching kong kiam dicabut ke luar. Suma Thian yu telah merasakan datangnya hawa panas yang menghantam tubuhnya.

Sayang sekali musuh yang dihadapinya sekarang tak lain adalah Suma Thian yu yang berilmu silat sangat tinggi. dengan satu jurus dua gerakan yang merupakan jurus ampuh dan ilmu pedang Kit hong kiam hoat. oleh sebab itu begitu turun tangan dia telah mempegunakan ilmu pedang Kit hong kiam hoat ajaran paman Wan nya. di babat pertahanan musuh.com/ “Membiarkan kau tinggal didunia hanya akan menimbulkan bibit bencana saja. paras muka Chin Lan eng segera berubah hebat. Kenyataannya Chin Lan eng bisa mencabut pedang dan menyerang dengan kecepatan luar biasa. akan diketahui dalam sekilas pandangan. Benar juga. pada hakekatnya kawanan perampok berkerudung yang menonton jalannya pertarungan dari sekitar arena tak dapat melihat dengan jelas bagaimana kedua orang itu bergebrak dan beberapa jurus sudah lewat. Terdengar Suma Thian yu tertawa ringan kemudian ujarnya: "Suatu permainan pedang yang bagus. lebih baik kau mampus saja!" bentaknya keras-keras. Begitu tahu kalau perempuan itu menyerang dengan ilmu pedang aliran Bu tong pay. buru buru dia mengembangkan permainan jurus . Suma Thian yu terkesiap. Semua orang hanya merasakan cahaya biru amat menyilaukan mata. dia lebih ganas lagi.Tiraikasih Website http://kangzusi. tahu-tahu dia sudah mengancam jalan darah Cian keng hiat diatas bahu Chin Lan eng. orang bilang: Seorang jagoan berisi atau tidak. Suma Thian yu membenci atas kesadisan dan kekejaman Chin Lang eng terutama kecabulan serta kebejatan moralnya. Kalau Chin Lan eng bergerak cepat maka dia bergerak lebih cepat lagi. sudah jelas dia bermaksud untuk membangkitkan amarah lawan. sayang sekali kau telah salah sasaran" Ujung pedangnya segera dicukil keatas menyusul gerakan mendatar kemuka. bila Chin Lai eng ganas.

dia mana mengerti kalau berbicara soal tingkat kedudukan maka Suma Thian yu masih terhitung susioknya. Bayangkan saja. mimpipun dia tak menyangka kalau pemuda lemah lembut dan masih berbau tetek ini sesungguhnya sudah msncapai ke tingkatan yang begitu lihay.com/ pedang Tay cing kiam hoat aliran Bu tong pay untuk menyongsong datangnya ancaman lawan.Tiraikasih Website http://kangzusi. dibawah bimbingan ayahnya. Selama itu partai Bu tong termasyur dalam dunia persilatan karena pedangnya Tay cing kiam hoat pun termasuk ilmu simpanan dari perguruan terebut. Begitulah. bisa diketahui betapa sempurna dan hebatnya jurus jurus serangan itu. Tapi yang paling membuatnya terkejut bercampur keheranan adalah kemampuan ilmu silatnya yang jauh berlipat-lipat kali 1ebih hebat bila dibandingkan deagan keampuhan Kit hong kiam kek Wan Liang dimasa lampau. belum lagi perempuan tersebut melancarkan serangannya. pertarungannya melawan Chin Lan eng pada hakekatnya seperti bermain dengan kanak-kanak saja... pertarungan berlangsung selama seperminum teh lamanya. Sejak kecil. makin bertarung Chin Lang eng merasa semakin terkejut. ilmu silatnya telah memperoleh ilmu pelajaran yang amat pesat. boleh dibilang Chin Lan eng telah memperoleh inti sari dari ilmu pedang tersebut apa lagi setelah mendapat petunjuk dari seorang gembong iblis. pihak lawan sudah memahami . coba kalau tidak. namur dalam permainan-nya jauh lebih tangguh daripada permaiman ayahnya sendiri. Bu Tong pey bisa memiliki seorang jago perempuan yang begini tangguh. Tay hoa kitsu Chin Leng hui yang teliti dan seksama. pada hakekatnya merupakan suatu kelebihan yang boleh dibanggakan. Padahal. Sayang sekali perempuan ini berjiwa bejad dan bermoral jelek.. sudah barang tentu dengan bekal ilmu silat aliran Bu tong pay yang benar-benar dikuasai olehnya itu. Walaupun mempergunakan serangkaian ilmu pedang yang sama.

apalagi yang perlu dia kuatirkan lagi?" Oleh karena itu dia bertarung dengan amat santainya. setiap gerakan dihadapi dengan gerakan. bahkan Suma Thian yu bisa menyebutkan nama-nama setiap jurus serangan yang dipergunakan perempuan itu. setiap jurus dibalas dengan jurus... hati-hati! Sekarang aku hendak memotong telinga mu yang sebelah kiri!” Mendadak bayangan tubuh Suma thian yu lenyap tak berbekas.Tiraikasih Website http://kangzusi. Atau bila menggunakan kata-kata yeng lebih latah lagi. maka perta-rungan apa lagi yang harus diselenggarakan? Pepatah kuno bilang: Tahu diri tahu lawan setiap pertarungan pasti menang. hari ini sauya aksn membalaskan dendam baginya. tahu-tahu cahaya biru berkelebat di susul menyambarnya bayangan manusia. Sampai pada akhirnya. hati-hati! Aku akan mencomot rambutmu!" Sambil berkata. ketika Chin Lan eng benar-benar sudah tak sanggup menahan diri. justru karena kesadisanmu maka Wan Liang mati penasaran. . pada hakekatnya dia tak perlu berpikir lagi dengan otaknya.inilah pembalasan bagi usahamu untuk membunuh Wan Liang. tahu-tahu Suma Thian yu sudah berdiri di belakang Chin Lan eng sambil tertawa terbahak-bahak. kalau sampai begini keadaannya. Suma Thian yu baru berubah pikiran. hatimu kejam seperti ular beracun. serunya: "Perempuan rendah.. di susul kemudian berkumandangnya suara jeritan kesakitan dari tengah arena. Sekarang Suma Thian yu sudah menguasai penuh jurusjurus serangan lawannya. dengan kening berkerut umpatnya sembari melancarkan serangan balasan: "Perempnsn rendah.com/ jurus serangan apakah yang bakal dipergunakan. sambil menggenggam segumpal rambut ditangan kirinya.. aku hendak membuat malu dirimu agar rasa marahku bisa terlampiaskan. tak tampak gerakan apa yung dipergunakan olehnya.

Mendadak. darah kental tampak meleleh keluar melalui sela-sela jari tangannya. mundur beberapa langkah dengan sempoyongan. amat memekikkan telinga. "Tunggu sebentar!" suatu bentakan keras berkumandang memecahkan keheningan. Suara bentakan itu ibarat guntur yang membelah bumi disiang hari bolong. dia sambut datangnyu ancaman tersebut... inilah hukuman bagi penghiatanmu terhadap ayah kandungmu sendiri!" Sambil berkata. kemudian sambil tertawa dingin serunya: “Perhatikan baik-baik! Kali ini. aku he dak menebas hidungmu!" Sembari berkata dia menerjang maju sambil memutar pedangnya. katanya sambil tertawa: "Perempuan rendah. hancur leburlah perasaan hatinya.com/ Chin Lan eng dengan memegangi telinga sebelah kirinya dengan tangan kiri.. Tampaknya ujung pedang Suma Thian yu sudah hampir mengenai ujung hidung Chin Lan eng. sekarang berubah bagaikan seekor domba yang menunggu untuk dijagal. ia bersiap sedia untuk menebus aib yang di terimanya itu dengan kematian. Chin Lan eng yang dihair-hari biasa selalu angkuh dan tinggi hati.Tiraikasih Website http://kangzusi. dengan sepasang mata yang mencorongkan sinar tajam. dia mengawasi Chin Lan eng tanpa berkedip. sekali lagi dia menusuk kearah tubuh Chin Lan eng. . Sementara ditangan Suma Tbian yu telah bertambah dengan sepotong telinga yang penuh berpelopotan darah. Menyaksikan kesemuanya itu. Sungguh menggelikan sekali. sambil memutur pedangnya menciptakan serentetan pedang berwarna hijau. dia sudah kehilangan sama sekali kemampuannya untuk memberi perlawanan.

tanpa terasa dia lantas mendongakkan kepalanya dan tertawa seram. Begitu mengetahui siapa yang datang. Suma Thian yu semakin naik pitam...com/ Dengan perasaan terkesiap Suma thian yu segera melompat mundur selangkah sambil menarik kembali serangannya..!" Ucapan yang sinis dan menghina itu pada hakekatnya seperti tak memandang sebelah mata pun terhadap anak muda tersebut.. amarah Suma Thian yu segera berkobar kembali. sampai sekarang sauya masih belum melupakannya. tapi ingatan lain segera melintas. Hek bong hon (Harimau angin hitam) Lim Kong adanya.!" Siapa yang telah munculkan diri ? Ternyata dia bukan lain adalah gembong iblis yang bernama besar dalam kalangan Liok lim. tidak heran kalau Suma Thian yu menjadi naik pitam. dia tak ingin bertindak secara gegabah.. Sebaliknya si Harimau angin hitam Lim Kong yang menjumpai Suma Tian yu munculkan diri dihapannya. Sesosok bayangan manusia dengan kecepatan bagaikan sambaran kilat segera melayang turun ke tengah arena. serunya sambil tertawa dingin: "Bocah cilik. serunya dengan penuh kegusaran: ”Ooooh. sebab kejadian tempo hari merupakan pelajaran pahit baginya. darah yang mengalir dalam tubuhnya serasa mendidih. toaya mengira kau sudah menjadi isi perut ikan dalam dasar sungai .. jadi kau belum mati tenggelam? Heeehhh. dia tak ingin membuat kesalahan lagi.Tiraikasih Website http://kangzusi. heeebh .. dia menggertarkan pedangnya siap ditusukkan ke depan.. . akhirnya dijumpai tanpa membuang tenaga. Hadiah pukulan darimu tempo hari. Kemudian sambil memicingkan sepasang mata sehingga berubah menjadi satu garis. . rupanya kau! Inilah yang dinamakan: Dicari sampai sepatu jebol tidak ketemu. untuk menghadapi manusia licik seperti ini.

. lebih baik gorok saja lehermu sendiri.!” Sembari berkata.untuk menghadapi seorang bocah keparat macam kau.. dengan sorot mata berkilat dia tertawa hambar.Tiraikasih Website http://kangzusi. tidak perlu bagiku untuk mencabut keluar senjatja tajamku. menanti pihak musuh sudah berada lima langkah deri hadapannya. sehingga membunt siapa pun akan bergidik bila melihatnya.. hmm! Perempuan rendah itu merupakan contoh yang paling baik!" Harimau angin hitam Lim Koag tertawa seram dengan kerasnya. dia baru berkata: Cabut keluar senjatamu? Apakah kau ingin menyerah saja uutuk menerima kematian?” Harimau angin hitam Lim Kong tertawa seram: “Heeehh... dengan tangan kosongpun loaya masih tetap mampu untuk mengirimmu pulang kelangit!" Mendengar perkataan mana.bocah keparat.heeeh. tapi kali ini..heeeh. “Heeeh... sambil menurunkan kembali pedangnya di berkata: "Orang she Lim. kau tak akan memperopeh kesempatan lagi untuk bersuara. pedangnya disarungkan kembali. dia menatap wajah sihanmru angin hitam itu tanpa berkedip. daripada sauya mesti repot-repot turun tangan.. kalau tidak.. buru-buru dia menekan hawa amarah yang membara didalam dadanya. Suma Thian yu segera mendongakkan kepalanya dsn berpekik nyaring. tampaknya malaikat elmaut lah yang menghantar kau kemari. pelan-pelan dia berjalan menghampiri Suma Thian yu. kalau ingin mengumpat. umpatlah sampai puas... jsngan harap kau bisa lolos lagi dalam keadaan selamat. kalau tidak.. Sekuat tenaga Suma Thian yu mencoba untuk menekan hawa amarah yang berkobar didalam dadanya dan mengulumkan sekulum senyuman diujung bibirnya. . sorot matanya memancarkan sinar kelicikan dan kebuasan.heeehh.. anggap saja tempo hari kau bernasib baik.com/ Berpikir demikian.

"akan sauya layani dirimu itu dengan tangan kosong belaka!” Selesai berkata. dengan pandangan yang tajam dia mengawasi datangnya lawan itu tanpa gugup. seakanakan dia tak memandang sebelah matapun terhadap lawannya ini. tentu saja hal mana tak akan menimbulkan reaksi apapun. Sekali lagi Lim Kong maju selangkah kedepan. dia hendak memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melampiaskan rasa mangkelnya itu keluar. Sikap acuh seperti ini biasanya hanya bisa membangkitkan amarah bagi pemuda yang baru terjun kedalam dunia persilatan dan bersifat berangasan. cemoohan maupun umpatan lawan. Siapa tahu ketika kepalan tersebut sampai ditengah jalan. sikapnya amat santai dan berdiri seenaknya sendiri. mendadak Lim Kong berubah jurus. Dengan cekatan Suma Thian yu menekuk pinggangnya kesamping.!” Telapak tangan kirinya membentuk gerakan busur ditengah udara lalu dibacokkan ke bawah. maka rasa gusar dan mendongkol yang mencekam perasaannya semakin menghimpit dadanya. Sebagai murid pertama dari si Mayat hidup Ciu Jit hwee.. dia lantas menggulung ujung bajunya sehingga kelihatan lengannya yang putih dan berotot.. tapi kalau dia tidak berbuat demikian.Tiraikasih Website http://kangzusi. dalam menghadapi musuhnya. terhadap harimau angin hitam Lim Kong yang kenamaan.com/ "Baiklah" katanya kemudian. seperti guntur menghajar . tiba-tiba lengan kirinya berputar kencang dengan jurus Tot mang jut tong (ular be racun keluar gua). kesempurnaan ilmu silat maupuun tenaga dalam yang dimiliki Lim Kong tentu saja sudah luar biasa sekali. Suma Thian yu yang cerdik tentu saja dapat memahami akan hal ini. apa lagi sebagai seorang perampok ulung. dia sama sekali tidak terpengaruh oleh ejekan. kemudian dengan kecepatan bagaikan sambaran kilat menyodok ke dada pemuda itu. lalu bentaknya keraskeras: “Roboh kau.

“Sreeet.. apalagi dia adalah seorang perempuan cantik. telinga kirinya terpapas dan wajahnya menjadi jelek. Dalam pada itu. apalagi setelah teringat bahwa rambutnya putus separuh.. mendadak ia berputar setengah lingkaran kaki kanannya melepaskan tendangan dengan jurus Kui seng ti to (binatang kejora menantang bintang) langsung menyodok ketubuh anak muda tersebut. Memghadapi ancaman maut itu. dia menghantam tulang leng kay kut pada ubun-ubun Suma Thian yu. dengau menghimpun tenaga dalamnya dia tangkis datangnya ancaman mana sambil menyahut: ""Belum tentu!" Telapak tangan kirinya diangkat keatas untuk melakukan tangkisan. saking sedihnya ingin sekali dia mati seketika.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ tambur. Siau hu yong (Hu yong indah) Chin Lan eng yang terluka dan berdiri disisi arena. dalam waktu singkat bayangan kepala dan angin tendangan menyelimuti seluruh angkasa Dalam pertarungan yang amat seru itu hanya nampak dua sosok bayangan manusia yang bergabung menjadi satu hingga untuk sesaat sukar untuk membedakan mana Lim Kong dan mana Suma Thian yu. Untung si Harimau angin hitam Lim Kong bukan manusia sembarangan. hampir saja bacokan itu menyentuh pakaian didepan dada Lim Kong. Suma Thian yu sama sekali tidak gugup. Mereka berdua sama-sama merupakan jagoan kelas satu didalam dunia persilatan dewasa ini. begitu dilihatnya angin pukulan lawan hampir menyentuh tubuhnya. Manusia memang makhluk yang suka akan keindahan. hatinya merasa remuk rendam karena amat sedih. hatinya sakit bagaikan diiris-iris. .!" desingan angin tajam membelah angkasa. sementara telapak tangan kanannya bagaikan sebilah pisau langsung menebas kedepan dengan kecepatan luar biasa.

bagaikan angin puyuh yang muncul dari langit. Lim Kong muadur sejauh dua langkah kebelakang. sewakiu Suma Thian yu mengalihkan pandangannya ke depan. kemudian bagaikan burung elang yang menembusi langit ia meluncur tinggi ke udara. Harimau angin hitam Lim Kong membentak nyaring. begitu sepasang kakinya menempel permukaan tanah. dia mengawasi terus wajah Suma Thian yu tanpa berkedip. diiringi suara geledek yarg . penderitaan dan aib yang dialaminya itu mana mungkin bisa ditahan dengan begitu saja? Luka ditelinga kirinya telah dibubuhi obat dan kini darah sudah tidak mengucur lagi. diam-diam Chin Lan eng merogoh kedalam sakunya mengambil sesuatu dengan cepat dipersiapkan dalam genggaman. dia bersiap sedia menghadapi segala kemungkinan yang tak diinginkan. bayangan manusia nampak saling berpisah.Tiraikasih Website http://kangzusi. sepasang lengannya mendadak direntangkan kesamping. Lompatannya ini paling tidak mencapai ketinggian lima kaki lebih. namun sepasang mata Chin Lan eng telah berubah menjadi mengerikan sekali. Sejenak kemudian. Pada ssat itulah. dia lebih suka tewas diujung pedang lawan daripada kehilangan panca inderanya. Sementara pertempuran sengit ditengah arena masih berlangsung dengan hebatnya. Buru-buru hawa murni ysug berada dalam tangan disalurkan ke dalam sepasang telapak tangannya. ia segera menjadi terkesiap. mendadak dari tengah arena berkumandang dua kali bentakan nyaring. ia segera melejit kembali ke tengah udara. kini berubah menjadi perempuan yang kehilangan telinga sebelah. bayangkan saja bila seorang perempuan yang cantik jelita. Awan gelap yang amat tebal diiringi udara yang dingin merasuk tulang segera menyelimuti angkasa. tubuhnya berputar dengan kepala di bawah kaki diatas. kekejaman dan kesediaannya tercermin jelas diatas wajahnya.com/ Buat Siau hu yong Chin Lan eng.

mendadak terdengar suara bentakan nyaring bergema memecahkan keheningan. lagi harus menghadapi serangan senjata rahasia. Suma Thian yu merasa amat terkejut. yang menghantam tepian pesisir. tiba-tiba muncul sebuah akal cerdik dalam benaknya. rupanya serangan angin pukulan hawa dingin mayat busuk dari Harimau angin hitam Lim Kong sudah menyambar datang seperti ombak dahsyat. angin puyuh menderu-deru.. Suma Thian yu menjadi terjepit dipesisi yang tidak menguntungkan. . dia sambut datangnya ancaman tersebut. Siapa tahu. lalu terlihat tua titik cahaya bintang yang berkilauan dengan membentuk posisi segitiga langsung menyambar ke arah pinggangnya. Suma Thian yu merasakan hatinya bergidik. segulung hawa dingin segera muncul dari punggungnya dan menembus sampai keatas. menghimpun tenaga dalamnya sebesar sepuluh bagian kedalam sepasang lengan..Tiraikasih Website http://kangzusi. keadaannya menjadi bertambah kritis.. ditambah.. dengan cepat ia menjatuhkan diri kebelakang dan mengelinding kesamping dengan gerakan Lan jui ta kun (keledai malas berguling guling). Untuk menghindari pukulan telapak tangan saja sudah payahnya setengah mati.. dengan. dia harus mengbadipi dua musuh sekaligus dua dipaksa berada dalam keadaan bagaikan menunggang dipunggung harimau. disaat dia sedang memusatkan seluruh perhatiannya untuk menghadapi harimau angin hitam Lim Kong. diiringi bentakan nyaring. Dalam keadaan terancam. Inilah ilmu pukulan Hu si im hong ciang (pukulan angin dingin mayat membusuk) yang amat termashur dalam dunia persilatan.com/ memekikkan telinga langsung menghantam batok kepala Suma Thian yu dengan dahsyat. Dengan begitu.

seperti segulung angin puyuh saja. lalu bagaikan anak panah yang terlepas dari busurnya melakukan pengejaran dari belakang.com/ Seketika itu juga terdengar suara benturan keras menggelegar di angkasa. Suma hian yu cukup mengetahu bahwa Siau hu yang Chin lan eng adalah seorang perempuan kejam yang berhati buas. senjata rahasia yang dipergunakan juga pasti dibubuhi racun yang jahat. pada saat inilah mendadak Suma thian yu merasakan sisi lambungnya seperti terpagut oleh sengatan lebah beracun. Dengan cepat dia mengerahkan tenaga dalam nya untuk melindungi jalan darah. bisa jadi dikemudian hari akan memancing datangnya banyak bibit bencana buat kita semua!” . gara-gara kewelasan hatimu saat ini. dia menggerakkan tubuhnya. kemudian sambil melompat mundur serunya: “Sakit hati ini pasti kubalas. ingat saja budak rendah. angin pukulan dari Lim Kong sudah menghajar secara telak diatas permukaan tanah. Suma thian yu pasti akan menguliti tubuhmu hidup-hidup!” Seraya berkata. 00o00 Tapi. Tentu saja si harimau angin hitam Lim Kong tak akan melepaskan Suma thian yu dengan begitu saja. kakinya sakit bukan kepalang. biar kan saja dia pergi!” Harimau angin hitam Lim Kong segera menghentikan gerakan tubuhnya. bajingan yang rudin tak usah dikejar anjing budukan tak perlu diusir. ia segera berlalu dari situ. kemudian bertanya dengan wajah tercengang: “Apakah hal ini tidak terlalu keenakan buat keparat itu? Siau hujin. sadarlah pemuda ini bahwa dia telah kerkena senjata rahasia.Tiraikasih Website http://kangzusi. Mewndadak terdengarSiau hu yong Chin Lan eng membentak sambil terawa: “Lim toako.

..heeeh. selain daripada itu. rupanya raja akhirat sudah mulai menggapaikan tangan kearahnya?” Siau hu yong Chin Lao eng segera menggelengkan kepalanya berulang kali.. Harimau angin hitam Lim Kong lalu tertawa terbahak-bahak. kembali Lim Kong tertawa terbahak bahak dengan seramnya. aku rasa hal inipun sudah cukup membuat bocah keparat tersebut untuk terbang kembali keneraka" Beracara sampai disitu..Lim toako. sekalipun begitu..haah.. konon begitu mengenai orangnya lantas keracunan hebat dan modar.Tiraikasih Website http://kangzusi. hal mana sudah merupakan kemujuran baginya" Kemudian setelah berhenti sejenak. . ooOoo SUMA THIAN YU SADAR. kalau dia sudah keracunan.com/ Chin Lan eng tertawa terkekeh-kekeh dengan liciknya: “Heeeh...heeeh. dia mencabut keluar jarum yang lembut bagaikan rambut itu.heeeh.heeeh.. sambungnya lebih jauh: "Seandainya senjata rahasia ku tidak berhasil melukainya. lalu menggenggam mulut lukanya dengan tangan kiri agar darah jangan sampai mengalir ke luar terus.. bila keparat itu bisa hidup melewati fajar nanti. kau terlalu memikirkan hal yang bukan-bukan.sudah lama aku dengar akan kelihayan jarum beracun Hok teng ang tok ciam milik Siau hujin.. bagaimana mungkin aku dapat melampiaskan rasa malu dan kerugian yang kualami malam ini?" Mendengar ucapan tersebut. sahutnya: “Senjata rahasia yang berhasil bersarang ditubuh bocah keparat itu sama sekali tidak di beri Hok leng ang melainkan cuma selaksa racun yang umum!” "Heeeh... "Haahh. maka sambil berlari kencang meninggalkan tempat ini.haahh.... menang kalah masih sukar di tentukan.

busuknya bukan main. Chin Lan eng.. dia telah memegang mulut lukanya dengan telapak tangan kirinya. dia sama sekali tak merasakan sesuatu gejala yang aneh. maka segera dijumpainya selain titik merah kecil seperti bekas tertusuk jarum yang masih tersisa diatas lambungnya itu. ketika diendus segera tercium bau busuk yang amat menusuk hidung. Menanti dia sudah sampai kembali ketempat bekas pertarungan tak sesosok bayangan manusia pun yang nampak.. telapak tangan kiri Suma Thian yu ini tidak mempan terhadap berbagai macam racun. tak mungkin dia akan melarikan diri dari arena pertarungan. ia bermaksud untuK mencari Chin Lan eng dan membuat perhitungan dengannya. tanpa terasa kembali gumamnya: .. tibatiba saja dijumpai segumpal darah kental menempel diatas telapak tangan kirinya itu. Akan tetapi sewaktu dia mengangkat tangan kirinya. Memandang kegegapan yang mencekam sekeliling tempat itu. Dengan cepat Suma Thian yu menjadi sadar kembali apa gerangan yang telah terjadi. Suma Thian yu segera terbayang kembali peristiwa yang berlangsung belum lama berselang.com/ Setelah melakui perjalanan yang cukup jauh mendadak ia merasa luka pada lambungnya sudah tidak terasa sakit lagi. kau gagal untuk mencelakai diriku. rupanya disaat itulah semua racun keji yang mengeram didalam tubuhnya telah terhisap oleh daun Jin sian kiam lan sehingga bersih sama sekali. pelanpelan hatinya pun mulai merasa amat lega dan tentram..Tiraikasih Website http://kangzusi. hai Cbin Lan eng. rupanya aku telah ditolong oleh telapak tangan kiriku ini. Ketika pakaiannya di lepas dan mulut luka nya diperiksa.. Sebagaimana diketahui. tanpa tersa serunya: “Ooohh... Dengan cepat dia melompat bangun dan balik kembali ketempat semula. Coba kalau Suma Thian yu mengetahui akan kelebihan yang dimilikinya ini. ketika perutnya terluka tadi. dia pun mencari sebuah batu untuk duduk dan beristirahat.

dia lantas balik kembali menuju kearah loteng Kun eng lo. Sementara itu senja sudah menjelang tiba. kemudian dia balik kembali menuju ke tempat bekas pertarungan. pelayanannya sangat baik. Rumah penginapan itu bernama Gwat kek can. Tiang an gi terletak hanya dua hari perjalanan dari telaga Tong tin ou.Tiraikasih Website http://kangzusi. mendadak ia seperti teringat akan sesuatu dan segera berhenti. menurut perhitungan Suma Thian yu masih ada berapa hari lagi menjelang tanggal lima belas. banyak pelancong dan saudagar yang pulang ke penginapan untuk beristirahat. Jilid 16 Suatu hari sampailah Suma Thian yu dikota Tiang-an-gi di dalam propinsi Ou lam. dia segera berangkat menuju ke arah telaga Tong ting ou. membuat orang merasa kerasan sekali tinggal disitu. Selama aku Thian yu masih bisa hidup. pasti akan kubunuh bajingan tersebut dengan telapak tanganku sendiri" Dengan langkah yang ringan dan cepat. kemudian mengurungkan niatnya kembali ke rumah makan Kun eng lo. Sampai setengah harian lamanya dia melakukan pencarian di atas tanah. tak heran kalau hanya saudagar yang berdiam dikota tersebut. lingkungan¬nya amat sepi dan indah.com/ "Perempuan berhati busuk. maka dia pun menginap dalam sebuah rumah penginapan di kota Tian an gi tersebut. Suma Thian yu mendapat sebuah kamar yang terletak dipaling ujung ruang sebelah timur. Tapi baru sampai ditengah jalan. akhirnya ditemukan juga dua batang jarum lebah beracun yang digunakan oleh Chin Lan eng tadi dan dengan sangat berhati-hati sekali disimpan kedalam sakunya. hanya Suma Thian yu seorang yang tak ada . tak heran kalau paman Wan tewas ditanganmu.

seorang pelayan sedang berdiri sambil tertawa paksa: “Tuan cin sin ya. kalian semua adalah kawanan anjing yang punya mata bila melibat uang. "Kalian buka penginapan toh bermaksud mencari uang.com/ urusan dan duduk dekat jendela sambil memandang kolam di luar kamarnya. tapi setelah berpikir sejenak dia urungkan niatnya itu. asal aku si pengemis tua punya uang.Tiraikasih Website http://kangzusi. harap kau mencari kamar penginapan yang lain saja!” Siau yau kay Wi Kian segera menggelengkan kepalanya berulang kali sambil berseru! “Tidak bisa. siapa tahu suara gaduh tadi makin lama terdengar semakin ramai. buru-buru dia membuka pintu dan melongok keluar. Sebetulnya ia Ingin maju melerai. penginapan kami benar-benar sudah penuh dan tiada kamar lain. mengapa tak boleh menginap disini?” Suma Thian yu segera merasa suara itu sangat dikenal olehnya. siapa tahu pengemis tua itu hendak menggunakan akal muslihat apa lagi untuk mengatasi persoalannya. sudah jelas di dalam sana masih ada tiga buah kamar kosong. Dan terlihatlah segerombolan manusia sedang mengurung seorang pengemis tua yang berpakaian compang-camping. pertama-tama Suma Thian yu tidak begitu menaruh perhatian. masa kau hendak membohongi aku si pengemis tua? Kalau aku tak mau pergi. Mendadak dari luar pintu penginapan sana terjadi kegaduhan. Dalam pada itu. Dalam sekilas pandangan saja Suma Thian yu dapat mengetahui orang itu sebagai Siau yau kay Wi Kian adanya. kau mau apa?" Tangannya segera merogoh kedalam saku dan meraba beberapa saat kemudian dengan berhati-hati sekali dia mengeluarkan seuntai mata uang tembaga dan diperlihatkan kepada pelayan itu kemudian serunya: .

janganlah mengacau lagi di sini. dewa hartaku yang baik. kami bersedia memberi sedikit sangu untukmu" Kembali Siau yau kay Wi Kian berteriak teriak keras: . pelayan itu tak ingin terjadinya keributan di rumah penginapannya. harap kau sudi berbuat kebaikan. Untuk masa itu. usaha kami bisa bubar! Bila kau ingin sangu. tampaknya pengemis ini memang sengaja hendak mencari gara-gara!” Bagaimanapnu jua. Salah seorang diantaranya dengan cepat berseru dengan suara dingin seperti es: "Hei engkoh tua.com/ “Coba keu lihat. Oleh sebab itu para pelancong dan saudagar yang mengerumuni tempat itu segera tertawa terbahak-bahak karena geli. seuntai mata uang tembaga hanya bisa dipakai untuk makan satu kali. dengan cepat ia te1ah menyimpannya kembali sementara sepasang matanya segera mengawasi wajah semua orang dengsn sikap was-was dan curiga. seakan akan kuatir kalau ada orang hendak merampas uangnya saja. inipun masih cukup untuk menginap selama delapan atau sepuluh hari disini" sekali lagi semua orang tertawa terbahak-bahak sesudah mendengar perkataan itu. maka sambil tertawa paksa dan menjura ber¬ulang kali. serunya dengan wajah serius: "Kenapa? Uang sebanyak. katanya: "Oooh. kata¬kan saja berterus terang. enyahkan saja pengemis edan itu dari situ.Tiraikasih Website http://kangzusi. bukankah aku si pengemis tua mempunyai uang?" Selesai berkata. seseorang kembali berseru dari sisi arena: “Pelayan. tentu saja masih kurang kalau hendak dipakai untuk membayar penginapan. apa kau cuma mempunyai uang sebanyak itu?” Siau yau kay manggut-manggut. bila kau ribut terus disini.

lihat saja aku akan menghajarmu atau tidak!" Semua orang turut berpaling. Pelayan itu segera menepuk dahi sendiri sambil berteriak keras: "Oh Thian! seorang pengemis tua saja sudah cukup membuatku pusing. Padahal sejak tadi ia sudah melibat kalau Suma Thian yu memasuki rumah penginapan tersebut. tak kuasa lagi segera tertawa terbahak bahak. waah. Terdengar ia berseru sambil bertepuk tangan: “Nah.com/ "Huuh.Tiraikasih Website http://kangzusi. tapi disana tak nampak bayangan pengemis. bisa berabe jadinya” Kemudian sambil menjura lagi katanya: “Oooh lo yaya. aku hanya ingin menginap disini. sekarang lagi waktunya para tamu berdatangan. rupanya kau sedang tidur enak disini. semua orang lain mengira pengemis tua . anak angkatku segera akan keluar.. Suma Thian yu melanjutkan langkahnya menuju kemuka penginapan. kumohon kepadamu pergilah dari sini. serentak mereka berpaling keerah pintu. kau si anjing budukan jangan kelewat menghina. bila ditambah dengan seorang anak angkatnya lagi. ketika dilihat pengemis tua itu sedang berbicara dengan seorang pemuda tampan berpakaian perlente. sudah datang. sudah datang! Anak angkat aku si pengemis tua telah datang untuk membayar rekening" Ketika semua orang mendengar perkataan itu. begitu Siau yau kay melihat pemuda itu sudah munculkan diri. dia pasti akan membayar rekeningku" Ketika semua orang mendengar kalau dia mempunyai anak angkat disitu. Tak usah kuatir. kemarilah lagi nanti saja" Baru saja Siau yau kay akan menjawab. kembali dia berteriak gembira: “Bagus sekali! Aku si pengemis tua sudah hampir setengah harian lamanya mencarimu. maka dia segera datang kemari mencarinya. aku si pengemis tua tidak butuh uang.. dia menyaksikan Suma Thian yu sedang berjalan keluar.

“Yaa. thian yu membeberkan kejadian yang dialaminya selama beberapa hari ini. mari kita minum arak dulu sebelum kuceritakan keadaan yang sebenarnya” Suma thian yu pun tidak bertanya lebih jauh. aku hendak menjamu sahabatku ini. Pelayan itupun mengalihkan sorot matanya yang keheranan kearah Suma Thian yu. kenal. Buru-buru pelayan itu berkata kepada Suma Thian yu dengan ramah dan sopan: “Apakah kek-koan kenal dengan dia?” Sambil bersenyum suma Thian yu manggut-manggut. rekeningnya akan ku bayar sekalian nanti” Melihat Suma thian yu bersedia untuk membayar. . pelayan itu hanya bisa menggelengkan kepala sambil menghela napas.Tiraikasih Website http://kangzusi. dia segera masuk kedalam untuk mempersiapkan hidangan. mempergunakan kesempatan itu. katanya dengan sopan: "Bila aku tidak menyambut kedatangan lo-cianpwe dari jauh. mereka berdua segera bersantap sambil berbincang-bincang. mereka malah menganggap Suma Thian yu ikut gila. harap siapkan hidangan dan arak berusiasepuluh tahun. Suma thian yu baru bertanya dengan sikap hormat” “Cianpwe. mengapa kau pun sampai disini?” Siau yau kay segera tertawa cekikikan.com/ itu indah tak beres otaknya sehingga kerjanya hanya menggoda orang. Suma Thian yu segera mendorong orang-orang yang berada disekitar situ agar minggur kemudian sambil menjura kepada pengemis tua itu. “Rahasia langit tak boleh bocor. harap kau sudi memaafkan" Begitu ucapan tersebut diutarakan semua orang semakin dibikin kebingungan dan tidak habis mengerti. lalu diperhatikan dari atas hingga ke bawah dengan seksama. Sementara mereka yang menonton keramaian pun segera pada bubar tapi dari dalam rumah penginapan itu mulai terdengar suara kasak kusuk orang membicarakan kejadian ini Setelah Siau yau kay duduk.

. Sebagai pemuda yang berjiwa mulia.com/ Ketika Siau yau kay Wi kian mendengar Suma thian yu berhasil memapas rambut Chin lan eng dan memapas sebuah telinganya.” Setelah arak dihidangkan. mengapa dia belum juga datang?” "Siapa? Siapa yang kau maksudkan?” tanya Suma Thian yu dengan wajah tercengang. aaai. kemudian katanya: "Tali jodoh seribu li hanya tergantung disatu titik. dengan misterius dia melirik sekejap ke arah Suma Thian yu. bahkan ada pula yang menggelengkan kepalanya sembari menyumpah kalang kabut: “Orang gila. dengan gembira ia segera mengebrak meja sembari berseru: "Suatu tindakan yang amat bagus! Kita memang wajib menegakkan keadilan serta kebenaran bagi umat persilatan!” Gebrakan meja itu segera mengagetkan semua tamu yang kebetulan sedang bersantap. Maka sambil mengangkat cawan araknya." Ucapan itu bagaikan orang yang sedang bergumam.Tiraikasih Website http://kangzusi... dia tak ingin mendesak orang untuk mengungkapkan semua rahasianya. hampir semua orang mengalihkan sorot matanya kearah mereka. dan beberapa cawan sudah masuk ke dalam perut Siau yau kay Wi kian segera meletakkan cawan araknya ke meja sambil bergumam: "Aneh. hal ini membuat Suma Thian yu menjadi kebingungan setengah mati. karena orang lain tidak mengungkapkan hal tersebut. maka dia pun tidak mendesak lebih jauh.. benar-benar sudah tak ada orang yang bisa menolongnya lagi. dia merasa perkataan dari pengemis tua itu ngawur seakanakan dibalik kesemuanya itu masih ter¬simpan semacam rahasia. sulit juga menjadi seorang mak comblang.. Siau yau kay tertawa cekikikan. . dia meneguk seorang diri..

Rupanya dari depan pintu berjalan masuk seorang gadis yang wajah cantik jelita bak bidadari dari kahyangan. maka suara helaan napas dan seruan keheranan sekali lagi kerkumandang dalam ruangan itu. terlihatlah sepasang le¬sung pipinya yang indah dan mempesona hati. Ketika tersenyum. lalu katanya: “Harap dimaafkan bila kau orang tua harus menunggu terlalu lama" Kemudian ia mengambil tempat duduk didekat pengemis tua itu. mendadak pandangan matanya terasa kagum lalu sarunya tertahan: "Aaaaah!" Bukan cuma dia saja yang merasa terkejut bercampur keheranan. seorang pe¬ngemis tua ternyata . tiba-tiba saja dalam hati semua orang timbul suatu ingatan yang aneh. pada hakekatnya kejadian ini merupakan suatu peristiwa yang sangat aneh. Dengan kejadian ini. hidungnya yang mancung dan bibirnya yang mungil membuat gadis itu nam¬pak begitu cantik dan amar mejawan hati. sorot mata mereka pun sama-sama dialihkan kearah pintu. mereka berharap gadis itu berjalan menuju kedepan meja mereka. Menghadapi kemunculan gadis centik itu. dia berusia enam tujuh belas tahunan.com/ Suatu ketika dia mengalihkan sorot matanya ke depan pintu. Tapi gadis itu hanya memindang sekejap sesekeliling ruangan. tanpa berkedip barang sekejap pun mereka semua mengawasinya lekat-lekat. hampir semua tamu yang berada dalam ruangan sama-sama merasa ka get dan menghela napas tiada hentinya. memakai baju berwarna kuning dengan ikat pinggang berwarna hijau mata yang jeli. Tak heran kalau semua orang yang hadir disitu sama sama merasa terkejut dan mengira ada bidadari yang turun dari kahyangan. Ia memberi hormat kepada pengemis tua itu. kemudian dengan lemah gemulai berjalan menuju ke meja yang ditempati pengemis tua itu.Tiraikasih Website http://kangzusi.

Siau yau kay Wi kian yang menyaksikan kejadian tersebut segera tertawa terbahak-bahak. bisa bertemu dengan nona ditempat ini. Susiok Coa telah memberi penjelasan dan kami tahu kalau siauhiap bersih!” “Siapakah Susiok Coa mu itu?” tanya Suma thian yu dengan wajah tercengang. gadis itu menundukkan kepalanya rendahrendah lalu melirik sekejap kearah Suma Thian yu dengan wajah tersipu-sipu. merah padam selembar wajah Wan pek lan karena malu.haah. apakah kau masih marah padaku?" tanya Suma Thian yu kemudian. itu mah hanya suatu kesalahan paham belaka. “haah.haah. Setelah duduk.. pada hakekatnya peristiwa ini merupakan suatu kejadian yang aneh dan hampir saja membuat semua orang merasa bagaikan sedang bermimpi di siang hari bolong.com/ menantikan kedatangan seorang gadis cantik jelita bak bidadari dari kahyangan.kalau tidak berjodoh bagaimana bisa berjumpa? Kalian berdua tak usah berlagak malu lagi.. Gadis itu tak lain adalah putri kesayangan dari Mo im sin liong (naga sakti dari mega) Wan kiam ciu. sahutnya dengan suara tergagap: “Aaahhh.. sungguh merupakan kejadian yang menyenangkan.Tiraikasih Website http://kangzusi.. betul-betul suatu perpaduan yang amat tak sedap. mari! Kita keringkan dulu secawan arak!” "Nona Wan. Tiga manusia yang berbeda duduk di meja yang sama. setelah itu baru ujarnya: “Rupanya kau pun berada disini? Kapan datangnya?” "Hari ini baru sampai" jawab Suma Thian yu dengan wajah tersipu-sipu pula. Ketika mendengar pertanyaan dari Suma thian yu itu... Bi hong siancu Wan pek lan segera berpaling kearah Siau yau kay Wi kian lalu sahutnya: “Dia orang tualah adanya!” . congpiautau dari perusahaan Sin liong piaukiok di kota Heng ciu Bi hong siancu (Dewi burung hong) Wan Pek lan adanya.

“seandainya terbukti kalau kau adalah pembunuhnya. tentunya kau tidak menjadi gusar bukan?” Suma thian yu tertawa getir. kemudian ujarnya dengan nada bersungguh-sungguh: “Berbicara menurut keadaan pada waktu itu. dengan perasaan tak tentram tenteram Bi hong siancu Wan Pek lan memandang sekejap kearah Suma thian yu dengan pancaran sinar cinta yang mendalam.com/ Sekarang Suma thian yu mengerti.. “Ia sudah pergi meninggalkan perusahaan” “Apa?” seru Suma thian yu terkejut.Tiraikasih Website http://kangzusi. “ketajaman mata paman tio memang sungguh mengagumkan. Selesai mendengar cerita mana. dia telah telah bentrok dengan ayahku sehingga kedua belah pihak merasa sama-sama tidak senang” “bagaimana sekarang. . tanpa terasa ia berseru: “Tak heran kalau locianpwe marah-marah pada waktu itu. dari seluruh piasu yang ada dalam perusahaan. masa aku si pengemis tua akan melepaskan dirimu dengan begitu saja?” Ketika Bi hong siancu Wan Pek lun menanyakan kaadaan yang sebenarnya kepada pe¬muda itu.. katanya: “Semuanya ini gara-gara kejelekanku. secara ringkas Suma Thian yu segera menceritakan semua peristiwa yang dialaminya termasuk Siau yau kay mengejarnya ke gua Hui im tong dan menuntut pertanggungan jawab darinya. siapapun akan menaruh curiga kepadaku.? buru-buru Suma thian yu bertanya. Cuma dia seorang yang memahami perasaanmu. gara-gara peristiea tersebut. kau jangan keburu bersenang hati!“ damprat Siau yau kay Wi kian dengan gusar. selama ini aku masih merasa kuatir kalau Tio toako masih marah terus kepadaku!” Wan pek lan tersenyum. rupanya diantara kalian mempunyai hubungan yang sangat akrab” “Bpcah. hampir saja aku menuduh orang baik..

“Perempuan memang mahkluk yang amat tajam perasaannya. kenyataannya dalam kesibukan tersebut dia masih sempat mengurusi cinta muda mudi. hatinya jadi merasa amat berterima kasih. bila ia mau mengembara ketempat luaran. sepanjang hidupnya dia selalu berkelana dalam dunia persilatan. kemungkinan besar malah akan dijumpai suatu kemukjijatan” Suma thian yu tahu. pasti dikarenakan suatu pertimbangan maka hatinya pun menjadi lega. Bisa dibayngkan pula betapa berterima ka¬sihnya Wan Pek lan setelah menyaksikan kesemuanya itu. hingga dibilang. ucapan Siau yau kay tersebut mengandung suatu makna yang amt mendalam.com/ Siau yau kay Wi kiam yang berada disamping segera menukas dengan nada dingin: “Biarkan saja dia pergi. dia pergi tanpa pamit. ia menyaksikan Siau yau kay Wi Kian sudah pergi entah kemana. Keesokan harinya. cita-cita seorang lelaki berada diempat penjuru. ia bisa berkata demikian. sekulum senyuman tersungging diujung bibirnya. kamarnya ditinggilkan dalam keadaan kosong. rupanya segala sesuatu yang hendak dilakukannya itu telah diatur dengan rapi sekali. Siau yau kay Wi kian dengan susah payah mengajak Wan Pek lan datang kesitu kemudian menyerahkannya kepada Suma Thian yu. dengan cepat dia mengetahui kaku Wi locianpwe ada niat untuk menjodohkan mereka berdua. pada hakekatnya seperti orang berbakat yang dipendam. . bagaimanapun juga tak bisa menonjol dan menjadi besar. Kalau dibicarakan memang sungguh mengangumkan sekali. Sewaktu Bi hong siancu menjumpai Siau yau kay sudah pergi. Wan Pek lan memang cerdik.Tiraikasih Website http://kangzusi. urusannya banyak dan repot sekali. kalau harus mengendon terus dalam perusahaan. sebenarnya hal ini merupakan suatu tindakan yang luar biasa. Malam itu Suma thian yu minta dua kamar lagi untuk beristirahat kedua orang itu. ketika Suma Thian yu bangun dari tidurnya.

... suatu perasaan gembira yang belum pernah dialaminya sebelumnya selalu menyelimuti perasaannya. berangkatlah kedua orang itu meninggalkan kota Tiang an gi menuju ke kota Gak ciu.. Sepanjang jalan mereka selalu berpesiar dan menikmati keindahan alam.. lalu katanya: “Engkoh thian yu.. sedikit banyak Suma thian yu jauh merasa lebih riang dan gembira. didampingi seorang gadis yang cantik seperti Bi hong siancu. Setelah kesalapahaman diantara mereka dapat diatasi. Gak yang lo terletak diluar kota Gak ciu. hubungan muda mudi ini semakin akrab. Padahal Wan pek lan sendiripun berperasaan sama. sehingga kalau harus dicari. . Tampakk gadis itu memandang ketempat kejauhan sana.? Setelah membayar rekening. setiap kali Suma thian yu terbayang kembali peristiwa mesranya dengan Wan pek lan tempo hari. Cuma kita tak tahu di manakah dua saudara berdiam. dalam hati kecilnya selalu timbul pertanyaan kapankah keadaan seperti ini bisa berulang kembali. dimana mereka bermesraan dengan hangatnya. dia berusaha keras untuk menemukan jejak pengemis tua itu. apakah perbuatannya ini tidak menggelikan. bayangkan sendiri.com/ Berbeda dengan Suma Thian yu. pesis ditepi telaga Tong ting cu. dia masih sedikit kebingungan oleh hilangnya Siau yau kay.Tiraikasih Website http://kangzusi. kita masih membutuhkan banyak waktu” Rupanya sepasang muda mudi ini tak lain Suma Thian yu dan Bi hong siancu Wan pek lan yang sedang datang memenuhi janji. diatas loteng berdiri sepasang muda mudi yang sedang menikmati keindahan alam disekelilingnya. seringkali ia memperhatikan ketampanan wajah kekasih hatinya. Waktu itu. masih berapa jauhkah dari tempat ini sampai dibukit Kui san?” “Kalau sekarang juga berangkat maka senja nanti sudah sampai.

.. paras mukanya segera berubah hebat. dia merasa gembira sekali.com/ Memandang air telaga nan hijau dan dihembus angin yang semilir semilir. Wan Pek lan menarik napas panjang-panjang. kemudian menuju ke tepi telaga dan menyewa sebuah sampan untuk berpesiar ke tengah telaga." Belum habis berkata. coba dilihat siapa yang bergerak lebih cepat" Suma thian yu berhenti mendayung sambil berpaling.Tiraikasih Website http://kangzusi.. tanpa terasa katanya: "Kalau bisa menumpang angin seribu li. memandang burung manyar yang terbang diatas telaga serta kapal layar yang bersimpang siur di kejauhan sana. Mendadak dia menyaksikan ada sebuah perahu sekang bergerak mendekati perahu mereka dari belakang. mari kita beradu kecepatan dengan mereka. hatinya terasa berdebar keras. karena keadaan mereka sekarang bagaikan sepasang kekasih yang sedang berpacaran ditengah telaga. segera bisiknya: Engkoh Thian yu. Suma Thian yu sudah menarik tangan Wan Pek lan yang putih dan diajak turun dari loteng.. Sekulum senyuman manis menghiasi ujung bibir Wan Pek lan. Semenjak kecil Wan Pek lan selalu dikurung dalam kamar dan tak pernah keluar dari rumah. memandang ti ik bayangan putih dikejauhan sana. segera serunya: “Siapa bilang kalau mereka sedang menga¬jak kita beradu kecepatan? Mereka datang untuk menangkap orang" “Menangkap siapa? Apakah perahu peme¬rintah?” . ooh. memecahkan ombak selaksa pal.. betapa asyiknya waktu itu!” Apakah adik Lan ingin menumpang sampan untuk menyelusuri telaga kenamaan ini?" “Ehmmm. kepergiannya kali ini boleh dibilang merupakan perjalanan jauh pertama kali yang dilakukan olehnya. dari belakang sana ada sebuah kapal sedang mengejar kita. Makin lama mereka meninggalkan Gak yang lo semakin jauh.

pelbagai pikiran serasa berkecamuk didalam benaknya. perahu itu sudah semakin mendekati sampan kecil yang ditumpangi oleh Suma thian yu itu. tanpa terasa ia menjerit kaget: "Aaah. Mendadak. rupanya dari atas geladak perahu¬ itu sudah penuh berisi lelaki-lelaki bersenjata lengkap yang sedang mengawasi Suma thian yu berdua tanpa berkedip. kalau bukan tentunya sama dari suatu partai atau suatu perkumpulan. kepada Suma Thian yu dia segera berseru keras: . hatinya segera terasa terkesiap..haaah. Dengan perasaan tercengang Wan pek lan segera berseru: "Perlambang apa sih huruf ‘Tong’ itu?” Suma Thian yu berpaling dan melihat sekejap lagi. kemudian sahutnya cepat: "Penyamun dari telaga Tong ting ou. tapi gelombang yang besar dengan cepat memisahkan kembali kedua perahu itu sejauh setengah kaki lebih... Suma Tnian yu segera tertawa terbahak-bahak.. dari atas perahu itu berkumandang suara keleningan yang sangat ramai.com/ Menyaksikan kepolosan Wan Pek lan yang menyenangkan itu. Pada saat itulah.. mereka datang mencari kita" "Mencari kita. Ketika Wan Pek lan mendongakkan kepalanya..” Dengan cepat Suma Thian yu berpaling.haaaahh. Dalam waktu singkat. "Haaaahh.” “Ehhmm" Wan Pek lan mengiakan.Tiraikasih Website http://kangzusi..?" "Benar adik lan!" Dengan perasaan tercengang Wan Pek lan berpaling dan memperhatikan sekejap perahu yang sedang melakukan pengejaran itu. dari ujung geladak perahu itu muncul seorang kakek berjubah panjang.. Pada ujung tiang perahu itu tergantung sebuah panji segi empat yang bertuliskan huruf “Tong” amat besar.. sementara sepasang matanya masih saja mengawasi perahu yang mendekat itu tanpa berkedip.... dengan cepat ia saksikan ada dua orang lelaki kekar yang memegang golok berdiri diujung geladak.

apakah kau she Suma?” Suaranya nyaring sekali. kemudian tanyanya dengan perasaan tercengang: “Apakah Sianuhiap kenal dengan pangcu kami?” Suma Thian yu tertawa terbahak bahak.haaahh. meski angin berhembus kencang namun suara pembicaraannya masih kedengaran jelas sekali dalam pendengaran Suma Thian yu. siapa bilang kalau aku tidak mengetahui akan nama besarnya?" “Kalau memang begitu.haahh. setelah urusan dibukit Kun san selesai. aku pasti akan mengunjungi markas kalian” Ketika mendengar suara jawaban tersebut. “Haah.com/ "Hei. harap kau sudi memberi muka agar mengikuti lohu pergi dari sini. tanggung kau ntak akan menderita kerugian barang seujung rambutpun” Suma Thian yu segera meletakkan dayungnya dan bangkit berdiri kemudian sahutnya: “Sayang sekali aku masih ada urusan hendak pergi dari sini. biarlah maksud baikmu itu kuterima didalam hati saja" .. Perahu itu segera menurunkan jangkar.nama besar Kang pangcu sudah termashur di seantero jagad. Tenaga dalam yang sengaja dipancarkan untuk menembusi suara angin dan gelombang dengan cepat membawa suara tersebut hingga kesisi telinga lawan.kemudian terdengar kakek berjubah panjang itu membentak lagi: "Lohu mendapat perintah untuk menangkap siauhiap.Tiraikasih Website http://kangzusi. dari sini dapat disimpulkan kalau tenaga dalam yang dimiliki kakek itu sudah mencapai puncak kesempurnaan. tolong sampaikan saja kepada Pangcu kalian. "Yah.. kakek itu nampak tertegun.... aku rasa tidak usah. memang akulah orangnya!” jawab Suma Thian yu cepat.. bagaimana kalau siauhiap silahkan naik ke atas perahu?” “Terima kasih.

baik.. maka dia segera berpaling. setan muka hijau Siang Tham menjadi tertawa sehabis mendengar perkataan itu. apakah kau ingin kabur dengan begitu saja? Hmmm.. Suara petikan yang amat nyaring berkumandang datang dari arah perahu besar itu. Ternyata diatas geladak perahu tersebut telah berdiri si Setan bermuka hijau Siang tham. kemudian bentaknya dengan suara nyaring: "Anjing keparat. membua tsiapapun yang mendengarnya merasakan bulu kuduknya pada ba¬ngun berdiri. Suma Thian yu segera mengambil dayungnya dan mendayung sekuat tenaga.. Mendadak.. dengan suara dingin dia melanjutkan: Orang yang bisa terkubur didasar telaga ini bukan manusia sembarangan apalagi disisimu didampingi oleh seorang bocah perempuan yang begitu cantik” heeehh. kau masih berani bersikap liar. telaga Tong ting ou akan menjadi tempat untuk mengubur jenazahmu!" Setelah tertawa seram lagi dengan kerasnya...Tiraikasih Website http://kangzusi. suara tertawanya seperti tangisan monyet diselat Wushia. toaya akan suruh kau merasakan sedikit pelajaran lebih dulu!" . jangan salahkan bila nona akan memotong lidahmu!" Bukan gusar.com/ Seusai berkata. Terdengar Setan bermuka hijau Siang Tham tertawa keras dengan seramnya." Bi hong siancu Wan Pek lan serentak melompat bangun sesudah mendengar perkataan itu.. Mula-mula Suma Thian yu mengira kalau kakek itu bermaksud hendak menangkapnya hidup-hidup. tetapi setelah mengetahui apa yang terjadi. sepasang matanya melotot besar. dia lantas membentak de¬ngan gusar: "Kematian sudah berada diambang pintu... bila kau berbicara tidak senonoh lagi. diam-diam dia semakin terkejut lagi....heeehbh... Selesai tertawa.heeeh. “Heeh...heeeh. perahu itu segera meluncur kembali sejauh satu kaki lebih ke depan..bocah keparat.

cepat-cepat dia mendayung perahunya lagi sehingga meluncur satu kaki kedepan. Suma Thian yu menjadi terperanjat sekali. Menyaksikan datangnya ancaman tersebut. dapatkah kau mendayung? Biar aku yang menghadapi serangan mereka” Sembari berkata dia lantas menyerahkan dayung tersebut kepada Wan pek lan. tak sebatangpun yang mencapai pada sasarannya. Sekuat tenaga Wan pek lan mendayung. tapi setiap kali tiba didepan pemuda tersebut. segulung angin pukulan yang amat dahsyat dengan cepat menyambar kedepan.. Buru-buru Suma thian yu mengebaskan ujung bajunya kedepan. anak panah itu pada rontok dan jatuh semua ke dalam air. anak . Akan tetapi perahu besar itupun segera mengangkat jangkarnya dan melakukan pengejaran dengan kecepatan luar biasa. kini jaraknya dengan perahu besar itu menjadi enam kaki lebih. sekali lagi sampan itu meluncur satu kaki lagi kedepan. seakan akan membentur pada selapis dinding baja yang sangat kuat saja. Ketika lapisan anak panah tersebut tiba didepan sampan tersebut.. serunya kemudian kepada Wan pek lan: “Adik Lan. Hujan anak panah masih saja meluncur datang tiada hentinya. hujan panah sekali lagi meluncur kedepan menembusi angkasa. Menggunakan kesempatan yang sangat baik itulah Wan Pek lan segera mendayung sampan-nya dan mundur kembali dari situ.. Sementara itu bidikan anak panah yang pertama sudah terjatuh semua kedalam air.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ Kemudian sambil mengulapkan tangannya dia membentak: "Lepaskan panah!" Seketika itu hujan panah memenuhi seluruh angkasa dan bersama-sama menyambar tubuh Suma thian yu berdua. Mendadak terdengar suara keleningan berkumandang lagi dari atas perahu besar itu.

com/ panah tersebut semuanya rontok ke dalam air dan sama sekali tidek berfungsi lagi. sampan itupun seperti ikan terbang saja segera meluncur kedepan dan menyongsong kedatangan perahu besar tersebut. mari kita menyerbu keatas saja.Tiraikasih Website http://kangzusi. rupanya mereka hendak membuat kau letih lebih dulu. Sesudah bersusah payah sekian waktu. Namun Suma Thian yu sendiripun bukan manusia yang terdiri dari kawat tulang besi. apabila keadaan seperti ini harus dilangsungkan lebih jauh. disusul kemudian setan muka hijau Siang Tham menampakkan diri dari balik ruang perahu. sekalipun tidak terpanah. 000O000 Mendadak dari atas perahu berkumandang suara bentakan yang amat nyaring: “Berhenti!" Hujan panah segera berhenti. Hujan panah semakin bertambah gencar sedangka Suma thian yu harus memutar telapak tangan tiada hentinya. akhirnya berhasil juga mereka menembusi pertahanan lawan dan mencapai tepi perahu besar itu. Suma thian yu merasa apa yang diucapkan itu memang benar. kemudian baru menangkap kita dalam keadaan hidup-hidup!” Ucapan tersebut dengan cepat menyadarkan pemuda itu dari impian-nya. paling tidakpun akan mati kelelahan. maka ia segera berkata: “Engkoh thian yu. lama kelamaan dia kehabisan tenaga juga. dayung perahu itu dan sambut kedatangan mereka!” Dengan sepenuh tenaga Wan pek lan mendayung sampan itu kuat-kuat. Wan pek lan mengetahui kalau cara tersebut bukan suatu cara yang baik. . maka dia segera berseru: “Adik lan.

tubuhnya segera roboh kebelakang dan tewas seketika itu juga. Baru saja dia menyaksikan datangnya sambaran cahaya perak kearahnya.. Tanpa mengucapkan sepatah katapun. Terdengar jeritan yang menyayatkan hati segera berkumandang memecahkan keheningan. memandang diatas wajah bocah perempuan itu. dia menyeringai seram.. terutama akan kekejian dan kelicikan manusia itu.com/ Sesudah menggelengkan kepalanya berulang kali sambil mengawasi sekeliling tempat itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. Seketika itu juga nampaklah serentetan ca¬haya perak yang kecil dan lembut langsung menyambar kearah tenggorokan setan muka hijau Siang Tham tersebut. tak ampun lagi cahaya pe¬rak tadi segera menghajar diatas jalan darah oian keng hiat dari kakek itu. kemudian dengan sepenuh tenaga di sentilkan kearah depan.. setelah dilihatnya kakek tua itu tewas . cahaya perak itu segera menyebar lewat dari sisi telinganya. Waktu itu setan muka hijau Siang Tham sedang gembira atas keberhasilannya. buru-buru dia melompat mundur ke belakang. toaya bersedia mengampuni selembar jiwa anjingmu itu!” Rupanya setan muka hijau Siang Tham mengira kedua orang itu hendak menyerahkan diri keatas perahu. Sementara itu setan muka hijau Siang Tham sudah berhasil berdiri tegak kembali.!”dengan membawa desingan angin tajam. tahu-tahu ancaman sudah berada didepan mata. lalu serunya: “Bocah keparat apakah kau sudah merasa takluk? Baik! Menyerah saja tanpa memberikan perlawanan. Kebetulan sekali dibelakang tubuhnya sendiri adaseorang kakek. sambil men erit kaget. “Weeesss. padahal Suma Thian yu sudah membenci setan muka hijau Siang tham itu sehingga merasuk kedalam tulang sum-sumnya. dia merogoh kedalam sakunya dan mengambil sesuatu benda.. tentu saja dia tidak pernah menyangka kalau Suma ThiaO yu akan bertindak demikian.

suara . kemudian dimana jari tangan nya menyambar. Berbareng dengan berkumandangnya suara pekikan nyaring tersebut. si Setan muka hijau Siang Tham tidak sempat untuk mengubris Wan Pek lan lagi. Suma Thian yu mendengus dingin tubuhnya seperti segulung angin lembut segera menyapu ke depan. Belum sempat dia menurunkan perintah untuk melancarkan serangan dengan anak panah lagi. Serangan yang amat dahsyat segera dilontarkan ke depen. dengan amat kalapnya dia langsung menerjang ke anak muda tersebut. Pada saat itulah di tengah udara kembali berkumandang suara bentakan nyaring. sudan barang tentu Wan Pek lan tidak akan membiarkan dirinya menjadi korban bacokan lawan. orang itu bukan lain adalah Suma Thian yu. timbul rasa mendongkol bercampur dendam dihati kecilnya. tampak sesosek bayangan manusia secepat sambaran kilat menerjang ke atas perahu. segulung angin puyuh dengan cepat menyambar dan menggulung ke tubuh lawan. Dalam keadaan demikian. mendadak dari sampan kecil teraebut sudah berkumandang suara prkikan nyaring yang memekikan telinga.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ dalam keadaan mengenaskan. "Bocah keparat. tahu-tahu Bi hong siancu Wan Pek lan sudah turun pula diatas geladak perahu tersebut. bagaikan bidadari yang baru turun dari kahyangan. puluhan orang lelaki kekar yang berada diatas perahu tersebut tanpa menanti perintah lagi masingmasing menggerakkan goloknya membacok tubuh Wan Pek lan. Dalam pada itu. dengan suatu gerakan yang indah dia bergerak diantara ayunan berpuluh bilah golok mestika tersebut. Sebagai seorang gadis yang berilmu tinggi. Tampak bayangan manusia itu berkelebatan lewat dan tahu-tahu sudah berdiri tegak diatas geladak tepat dihadapannya. serahkan nyawa anjing mu!” Setan muka hijau Siang Tham segera membentak gusar.

Begitulah. dia sangat membenci atas diri setan muka hijau Siang tham. diam-diam Suma Thian yu merasa amat gelisah. “sauya akan segera menghantar kau untuk pulang kealam baka!” . sekalipun pada mulanya dia masih perkasa. Tadi. Pertarungan antara Suma Thian yu dengan setan muka hijau Shian Tham pun berlangsung dengan seimbang. angin pukulan mayat busuk yang maha dahsyat pun digunakan hingga mencapai pada puncaknya. dia segera menggertak gigi kencang kencang. tapi begitu waktu semakin berlarut. setelah itu sambil melancarkan serangan dengan ilmu Sian po hui hong ciang ajaran Cong liong lo siansu. dia melepaskan suatu sergapan maut. Suma thian yu melakukan sergapan dengan senjata rahasia tanpa memberi pemberitahuan terlebih dahulu. siapapun tidak berhasil menemukan titik kelemahan yang bisa di manfaatkan. kedua ia pun ingin memecahkan perhatian musuh.com/ jeritan ngeri yang menyayatkan hati pun berkumandang saling susul menyusul. “Siang tham!’ bentaknya dengan penuh kegusaran. pertahanan nya pun ikut menjadi goyah pula. agar dia mempunyai kesempatan untuk merebut naik keatas perahu. Menyaksikan kejadian tersebur. kedua belah pihak saling menyerang dan saling bertahan dengan sepenuh tenaga. Seran muka hijau Shiang Tham merasa membenci sekali terhadap Suma Thian yu karena tanpa mengeluarkan suara peringatan apa pun si anak muda itu telah melancarkan sergapan dengan senjata rahasia untuk melukai orangnya. Oleh sebab itu begitu turun tangan dia lansungg mengeluarkan jurus serangan mematikan untuk meneter lawannya. pertarungan segera berkobar dengan serunya. lalu me nyalurkan tenaga dalamnya ke dalam telapak tangan. karena pertama.Tiraikasih Website http://kangzusi. Wan Pek lan yang menghadapi kawanan lelaki bermuka bengis itu sudah bertempur hingga mencapai pada puncaknya.

Suma thian yu turut berpaling. Dengan sorot mata yang tajam. . Disaat yang amat kritis inilah... serangan tadi langsung menggulung ke tubuh si setan muka hijau Siang Tham.. Betapa terperanjatnya setan muka hijau Siang tham menghadapi ancaman itu. Walaupun tak sampai menemui ajalnya. keringat dingin segera jatuh bercucuran membasahi seluruh tubuhnya. Ketika mendengar suara pekikak nyaring tadi. maka secara otomatis Setan muka hijau Siang tham terhindar lolos dari bahaya maut. Menyaksikan kesemuanya itu. tapi dia segera mundur dua langkah dengan perasaan terkejut.Tiraikasih Website http://kangzusi. Mendadak kedua orang itu saling berpisah kesamping.. untuk meloloskan diri sudah tentu tidak sempat lagi. namun akibat dari peristiwa tersebut. si setan muka hijau Siang tham menjadi gugup dan gelagapan setengah mati.. Sebenarnya posisi si setan muka hijau Siang tham pada saat itu sudah amat kritis sekali. tapi berhubung munculnya suara pekikan secara tiba-tiba dan Suma thian yu mundur beberapa langkah dengan sigap.. Suma Thian yu segera mengawasi wajah orang itu lekat lekat.. Mendadak terdengar lagi suara pekikan nyaring amat keras berkumandang memecahkan keheningan.. akhirnya dia menghela napas panjang dan memejamkan matanya sambil menantikan datangannya saat kematian. angin puyuh menyapu seluruh jagad. setan muka hijau Siang tham bermandikan keringat dingin juga sangking kagetnya. sesosok bayangan manusia secepai sambaran petir segera meluncur tiba dan me¬layang turun di atas geladak perahu. bagaikan munculnya segulung angin puyuh berbentuk naga sakti. wilayah seluas sepuluh kaki disekeliling tempat iu pun segera terkurung dalam pengaruh angin serangan dari Suma thian yu. setelah mendengar pekikan itu.com/ Tampak suara guntur dan kilatan cahaya menderu-deru ditengah angkasa..

kebetulan sekali kedatanganmu. pendatang itu segera menatap wajah Suma Thian yu. kepala botak tak berambut dan memakai pakaian ringkas yang mahal harganya. "Himm. memangnya dia mempunyai kepala tiga lengan enam? Atau bisa terbang kelangit menerobos ke dalam tanah?" Mendengar perkataan tersebut buru-buru Setan muka hijau Siang Tham menjawab: . dia merasa ucapan dari si Setan muka hijau Siang Tbam itu kelewat dibesar-besarkan dari keadaan yang sesungguhnya. dengan cepat pikirannya berubah. bermata tikus. Suma Thian yu memperhatikan orang itu beberapa saat.com/ Ternya orang ini adalah seorang lelaki berusia empat puluh tahunan. berhidung bajing. maka hal ini tak bakal salah lagi. sehingga tanpa terasa lagi dia mendengus dingin. kejadian ini sungguh membuat orang lain tidak mempercayai dengan begitu saja. tapi mengapa bisa memiliki kesempurnaan tenaga dalam diatas enam puluh tahun hasil latihan. musuh ku ini agak kelewat atos!” ketika mendengar perkataan tersebut. siapapun akan mengetahui bahwa dia bukan manusia baik-baik. dia pikir usia orang ini paling banter baru empat puluh tahunan.Tiraikasih Website http://kangzusi. dilihat dari kelicikan dan kesadisan yang menghiasi wajahnya. rasa curiga segera berkecamuk dalam benaknya. Akan tetapi setelah meneliti wajah Sama Thun yu yang dianggap nya masih ingusan tersebut. Wajah setan muka hijau Siang Tham segera berseri karena gembira setelah mengetahui siapa yang datang. sammbil tertwa terbahak-bahak segera serunya: "Saudara Bian. dia tahu kalau si setan muka hijau Siang tham adalah seorang manusia yang termasyur punya nama besar dalam kalangan hitam kalau toh dia mengatakan kalau musuhnya ter lampau tangguh.

pendatang she Bian itu baru memperhatikan kalau diatas perahu terdapat seorang gadis yang cantik jelita bak bidadari dari kahyangan. nona akan memberi pelajaran kepadamu!" Seusai berkata dia lantas melancarkan sebuah bacokan dengan kecepatan bagaikan sambaran kilat.. harap Bian heng jangan melepaskannya dengan begitu saja. karenanya dia tidak begitu memperhatikan terhadap apa yang diucapkan pendatang tersebut barusan. Suma Thian yu telah memutar otak untuk memikirkan siapa gerangan orang tersebut.com/ “Musuh kita ini adalah duri bagi kelompok mata kita. lalu tidak nampak gerakan apa yang digunakan olehnya. "masa aku akan membiarkan si bocah perempuan ini terlepas dengan begitu saja?" Sementara kedua orang gembong iblis itu masih bercakapcakap. dia tertegun juga setelah menyaksikan gerakan tubuh lawan yang begitu aneh. lihat. "Tentu saja. Orang itu nampak tertegun. dia melompat kedepan dan menuding hidung orang tersebut sembari mengumpat: “Hey bajingan keparat. kontan saja dia membuka mulutnya lebar-lebar sehingga air liur pun turut menetes keluar. lagi pula. tatkala serangan dari Wan Pek lan sudab ham¬pir mengenai tubuhnya dan nyaris orang itu teriuka parah. si setan muka hijau yang licik segera mengereling sekejap kearah Bi hong siaucu Wan Pek lan. hmm.Tiraikasih Website http://kangzusi. tanpa terasa serunya keras: . Berbeda dengan Wan Pek lan yang semenjak tadi sudah kehabisan sabarnya.. Sesudah mendengar ucapan tersebut. babi bertamparg jelek! Kalau berbicara sedikitlah tahu diri. Bentakan gusar dari Bi hong siancu Wan Pek lan tadi segera menyadarkan kembali Suma Thian yu dari lamunannya. tentu saja" sehutnya kemudian sambil tertawa licik." Berbicara sampai disitu. tahu-tahu bayangan manusia berkelebat lewat dan lenyap dari pandangan mata.

apabila dia tidak segera menampakkan diri. maka dia akan menganggap kau sedang menghinanya atau memandang rendah dirinya. begitu kepalan dari Wan Pek lan sudah hampir mengenai dadanya.Tiraikasih Website http://kangzusi. Dalam terkesiapnya. biasanya perempuan paling suka menjaga nama baik. Dalam keadaan demikian. apabila kau melarangnya atau memberi peringatan kepadanya.!" Maksud baik Suma thian yu itu tidak memperoleh tanggapan yang selayaknya dari Wan pek lan bahkan gadis tersebut sama sekali tidak menggubrinya barang sekejap. sementara telapak tangannya pada saat yang bersamaan membabat ke buah dada Wan Pek-lan dengan kecepatan luar biasa. mendadak dia merendahkan tubuhnya untuk menghindarkan diri dari serangan lawan. tak urung dia bermandi peluh karena tegang dan paniknya. niscaya Wan Pek lan akan terjatuh ke tangan musuh. namun mereka akan nekad juga mencari gara-gara. kemudian sepasang lengannya dikem bangkan dan menggunakan jurus Hui yan keng hong (Burung walet naga sakti) tubuhnya meluncur ke depan dan menerjang musuhnya. Orang itu benar-benar licik dan cabul. cepat mundur.. Sumu Thian yu mengerti. . walaupun dia tahu kalau bukan tandingan dari musuhnya.. orang tak bisa di hadapi dengan begitu. Sebagaimana diketahui. dia sengaja memancing musuhnya untuk mendekat. kendatipun serangan maut musuhnya berhasil dihindari.com/ "Adik Lan. terdengar dia membentak nyaring. buru-buru dia menjatuhkan diri ke belakang. kemudian mundur dari posisi semula. Gagal dengan serangannya. Begitulah dalam keadaan Bi hong siancu Wan Pek 1an sekarang. perempuan adalah mahluk yang aneh.. tahu-tahu Wan Pek lan menyaksikan pukulan musuh sudah berada didepan mata.

“Memperkosa" adalah kejahatan nomor satu didunia bagi orang yang belajar silat. Apa mau dikata. aku benar-benar tak mengira kalau kau dari bukit Ci san” Rupanya gembong iblis bermata tikus berhidung barongsay dan bertam[ang jelek ini tak lain adalah sian Wi coa (Ular berekor bersuara) Biang Pun ci. dia hanya mengerling sekejap kearah Suma thian yu kemudian menyahut: “Selamanya toaya mu tak pernah berganti nama. bahkan mengandung berbagai bisa yang amat keji. itulah sebabnya setiap pendekar yang merasa memiliki ilmu silat tangguh.Tiraikasih Website http://kangzusi. "perempuan” merupakan pantangan yang paling besar.com/ Maka sambil menggerakkan badannya dia berdiri diantara Wan Pek lan dengan orang itu. bukan diperkosa saja bahkan semuanya dibuinuh secara keji. ilmu silat yang dimiliki Siang wi coa3 Bian Pun ci sangat lihay. segera serunya: “Oohh. pasti akan beru¬saha untuk membunuh dan membasmi kaum durjana yang melakukan kejahatan tersebut. siapa namamu? Orang itu tak sudi menatap lawannya. aku adalah Bian Pun Ci dari bukit Ci san!” Mendengar nama ‘Bian pun ci’. seorang sampah masyarakat dari lembah hijau. Suma thian yu segera terperanjat. Perlu diketahui. bukan cuma sakti dan aneh. kemudian sambil tertawa hambar dan melirik sekejap wajah orang itu tegurnya: "Hebat amat kepandaian silatmu. rupanya Bian tayhiap. . kepandaian silat yang dimiliki. Biang Pun ci adalah seorang lelaki yang paling suka merusak kehormatan kaum wanita. banyak anak gadis atau istri orang yang dinodai olehnya. Setiap orang persilatan yang menyinggung nama sian Wi coa Biang Pun ci hampir semuanya mengutuk dan menyumpahinya.

diapun berseru dengan suara keras: “Biasanya orang yang mengetahui nama toayamu bukan manusia sembarangan. tapi selalu saja berhasil lolos dengan mengandaikan ilmu beracunnya. Siang Wi coa Bian Pun ci menjadi amat bergembira setelah menegar kata-kata sanjungan dari Suma thian yu itu. begitu mendengar ucapan yang amat takabur itu kontan saja dia terttawa terbahak babak. Kesemuanya itu membuat bajingan besar ini bertambah sombong dan takabur. dengan cekatan dia berkelit kesamping. kalau harus bertempur dengan bocah ingusan macam kau. sebagi manusia yang tinggi. kemudian de¬ngan jurus Siang liong ciong cu (sepasang naga berebut mutiara) dia mencongkel sepasang mata lawan. kejahatan yang dilakukan juga semakin brutal. dengan cepat dia melompat kehadapan Bian Pun ci. pasti akan kusebutkan nama guruku" Siang wi coa Bian Pun ci meludah dengan gemas lalu dengan wajah penuh amarah serunya: “Bocah keparat. mungkin kau akan jatuh semamput karena kaget. kalau tidak mendengar masih mendingin. Setelah tertawa terkekeh-kekeh dengan seramnya. kemudian jengeknya dengan sinis: . asalkan mampu menangkan satu jurus atau setengah gerakan dariku.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ Ituulah sebabnya walaupun berulang kali dia kena dikepung. Siang wi coa Bian Pun ci tertawa ringan. atas dasar apa kau berani berkata begitu takabur? Bukan toayamu sengaja omong besar. siapa nama gurumu?” Agak mendongkol juga Suma Thian yu menghadapi ucapan lawan yang begitu sombong dan tak tahu adat itu. Begitulah. tak usah mempergunakan sepasang tangan pun toaya sanggup untuk bermain-main dengan dirimu!” Suma thian yu sendiri pun merupakan seorang pemuda yang tinggi hati. sahutnya kemudian dengan dingin seperti es: “Apabila kusebutkan nama guruku. bahkan berpuluh kali lipat lebih menggila.

.com/ "Dengarkan baik-baik bocah keparat. tampaknya takdir sudah menentukan kalau usiamu harus berakhir sampai hari ini.... orang she Bian. heeeeh. ia tahu kalau musuhnya tidak bermaksud baik tapi tidak memahami maksud dari per¬kataan musuhnya itu.haaah. ayo kita bertempur mati-matian." Thian yu menjadi kebingungan setengah mati setelah mendengar perkataan lawannya.. hutang piutang kita ditahun tahun yang lalu pun harus diperhitungkan sekarang. heee. Sambil tertawa dingin dia lantas berseru: “Orang she Bian tak usah banyak berbicara lagi.. .haahh. Tidak banyak berbicara lagi. kenapa? Menjadi ketakutan?” Mencolong sinar tajam dari balik mata Siang wi coa Bian Pun ci sesudah mendengar ucapan tersebut. tegurnya keras-keras: "Benar. ayo kita tentukan saja siapa saja lebih kuat melalui pertarungan!" "Bagus tepat sekali! Udulmu itu memang cocok dengan selera toaya!" Jawaban dari Siang wi coa Bian Put ci ini diucapkan dengan sombong dan amat jumawa. teriaknya kemudian: "Aku orang she Suma belum pernah sudi menerima kebaikan dari orang lain meski satu jurus pun. dia lantas menvabut keluar sebuah senjata tajam dari pinggangnya. sehingga Thian mengirimmu ke hadapan toaya. toaya akan mengalah sepuluh jurus untukmu!” Suma Thian yu menjadi naik darah.bocah keparat..Tiraikasih Website http://kangzusi. sauya mu dari keluarga Suma. sebelum ada yang mampus jangan berhenti!” Begitu mendengar disebutkannya nama ‘Suma’.. waktu yang kita punyai sudah tidak ba¬nyak lagi. Siang wi coa Bian Pun ci menjadi amat terkesiap. kalau kau memang seorang lelaki sejati... mendadak ia tertawa terbahak-bahak dengan kerasnya: "Haaah. mendadak sepasang matanya melotot besar lalu sambil menatap wajah si anak muda dengan gusar.

..Tiraikasih Website http://kangzusi. Siang wi coa Bian pun ci menjadi bangga sekali.haaahh. cabut keluar pedangmu!” Di saat Siang wi coa mencabut keluar senjata Boan liong to nya tadi. senjata itu bernama Boan liong to. Boan liong to tersebut hanya berupa sebuah tali baja belaka.. akan tetapi apabila sudah berada di tangan seorang jagoan Liok lim yang amat lihay seperti Bian Pun ci.haaah.. segera terdengar suara dentingan yang amat nyaring. maka bukan saja dapat digunakan sebagai ruyung yang bersifat lembek. Tak heran kalau Suma Thian yu menjadi terkejut bercampur keheranan setelah melihat senjata tersebut.. ia segera mendongakkan kepalanya dan tertawa: "Haaah. Menjumpai si anak muda itu terperanjat dengan mata yang terbelalak lebar. Seluruh bagian dari senjata ini terbuat dari baja asli. diam-diam segera pikirnya: “Aneh betul senjata tajam yang digunakan oleh orang ini.... seperti tali tapi seperti ruyung. . seandainya seseorang tidak memiliki tenaga dalam dan tenaga luar yang sempurna.. mungkin hanya Siang wi coa Bian Pun ci seorang yang menggunakan senjata tajam macam ini didalam dunia persilatan dewasa ini!" Jangan dilihat senjata lembek itu seperti tali. maka begitu Bian Pun ci selesai berkata.. padahal merupakan sebuah senjata sakti yang luar biasa setali. jangan harap bisa mempergunakan senjata itu... Suma Thian yu telah membalikkan tangannya menggenggam gagang pedang. Apabila berada ditangan orang biasa.bocah keparat. bisa pula digunakan sebagai pedang yang bersifat keras.com/ Terkesiap juga Suma Thian yu setelah menyaksikan bentuk dari senjata tajam itu. Rupanya senjata tajam yang digengam oleh Siang wi coa Bian Pun ci pada saat ini berbentuk golok bukan golok pedang bukan pedang. tahu-tahu pedarg Kit hong kiam yang amat tajam itu sudah diloloskan keluar..

terbukti kalau Wan Liang sama sekali tidak punya salah. si gembong iblis cabul itu. sehingga hal mana semakin membangkitkan amarah dan perasaan penasarannya.Tiraikasih Website http://kangzusi.. hari ini toaya akan menagih hutang lama berikut rentennya. Bian Pun ci cukup cekatan dan licik jadi orang.rupanya kau adalah ahli waris dari orang she Wan itu. mengapa Wan liang bisa dimusuhi oleh semua jago dari dunia persilalatan? Tetapi menurut analisanya selama sepuluh tahun belakangan ini. dia sering merasa sedih... dia mundur dua langkah ke . akhirnya berhasil ditemukan tanpa membuang tenaga. pedang Kit hong kiam tersebut dengan disertai angin tajam secerat kilat meluncur kedepan memmbabat tubuh Bian Pun Ci.com/ Berkilat sepasang mata Siang wi coa Bian Pun ci sesudah menjumpai pedang mestika yang berada ditangan sianak muda itu. dia sama sekali tidak gugup atau panik. sambil menggeserkan badan nya. inilah yang dinamakan sudah dicari kemanamana sampai sepatu pun jebol masih belum ketemu. dia lagi-lagi tertawa sambil berseru: “Hee.hee. setelah tertegun beberapa saat lamanya. dan lagi ilmu silat yang dimilikinya memang sangat lihay. mencorong sinar gusar dari balik matanya. Menyaksikan datangnya cahaya tajam yang muncul didepan mata.. Tiba-tiba saja paras mukanya berubah menjadi hijau besi. apalagi setelah bertemu dengan musuh-musuh seperti Siang wi coa Bian pun ci dan sebangsanya. diam-diam dia memuji: "Pedang bagus!” Kemudian. bahkan adakalanya bertanya kepada diri sendiri.. sambil membalikkan pergelangan tangannya.hee.. harap kau suka bersiap-siap untuk membayar kepadaku!" Sudah seringkali Suma Thian yu bertemu dengan jago-jago persilatan dan mendapat tahu sedikit tentang peristiwa lama yang menyang¬kut paman Wan Liang nya.

masing-masing pihak segera me¬ngembangkan segenap kepandaian silat yang dimilikinya untuk bertarung dengan sengit. Se menjak Suma Thian yu memperoleh petunjuk dari Cong liong lo sianjin.com/ samping. pedang Kit hong kiamnya segera menyapu dihadapan wajahnya. selapis bayangan pedang yang menyelimuti seluruh angkasa langsung mengurung tubuh Bian Put ci. Golok mautnya dengan jurus Hou leng cay bun (harimau muncul dimulut gudang) menyambar kedepan tapi ketika tiba ditengah jalan. ditinjau dari sini bisa diketahui kalau nama besar yang dimiliki oleh Siang wi coa dalam kalangan Liok lim selama ini bukan berhasil diraih karena untung-untungan saja. menang kalah juga sukar untuk di tentukan. ilmu pedang ini sudah menggetarkan dunia persilatan semenjak puluhan tahun berselang. mendadak dia memutar pergelangan tangannya lagi. Suma Thian yu hanya mempergunakan ilmu pedang Kit hong kiam hoat yang berhasil disadapnya dari pa an Wan nya dulu. dengan jarus Huan lay kun thian (membalik guntur menggulung langit) membacok tubuh Suma Thian yu. diapun tidak berani berayal lagi.Tiraikasih Website http://kangzusi. dalam sekali gebrakan sudah diketahui ada atau tidak. Begitulah. lengannya segera berputar sambil menyodok ke depan. untuk beberapa saat penarungan berlangsung amat ketat. penampilan ilmu sakti oleh Siang wi coa Bian Pun ci kontan saja membuat para jago yang berada disekeliling tempat itu menjerit kaget. ilmu silat maupun ilmu pedang yang dimilikinya sudah memperoleh kemajuan yang amat besar. dahulu Siang wi coa Bian Pun ci nyaris pernah termakan oleh ilmu pedang tersebut. Sejak awal sampai akhir. . Dalam satu jurus dengan dua gerakan dan yang dipergunakan bersama sama. menyusul bentakan pendek. Bagi seorang ahli. Ketika dilihatnya Bian pun ci telah mengeluarkan ilmu simpanannya.

com/ Waktu itu. tanpa sengaja dia telah berjumpa dengrn ahli waris dari Win Liang ditelaga Tong-ting ou ini. Padahal musuh yang sedang dihadapinya sekarang baru berusia tujuh delapan belas tahun apabila pemuda ingusan seperti inipun tak mampu diringkus. tapi belum pernah ia jumpai musuh muda yang begini ganas seperti hari ini. Untuk beberapa saat lamanya cahaya golok bayangan pedang menyelimut seluruh angkasa. siapapun tak bisa menentukan siapa yang lebih tangguh dan siapa yang lemah. bukan saja tak berhasil membalas dendam atas aib yang pernah diterimanya dulu. dengan membawa rasa dendam ia jauh meninggalkan daratan Tionggoan untuk mencari guru pandai. bagaimana mungkin Siang wi coa Bian Pun ci akan melepaskan kesempatan yang sangat baik untuk membalas dendam ituu dengan begitu saja? Tampak dia memainkan golok Boan liong to nya dengan mengerahkan seluruh kepandaian silat yang dimilikinya. sekalipun selama ini sudah banyak musuh tangguh yang pernah dihadapinya. setelah Bian Pun ci menderita kekalahan diujung pedang lawan. tapi kedua belah pihak tetap bertahan secara gigih. kedua orang itu sudah bergebrak sebanyak tiga puluh jurus lebih. kontan saja dia memaksa Suma Thian yu harus berputar-putar dengan repot. diam-diam Siang wi-coa Bian Pun ci merasa terkejut oleh kenyataan yang terbentang dihadapan matanya sekarang. Siapa tahu kembalinya ke daratan Tionggoan kali ini. bayangkan saja.Tiraikasih Website http://kangzusi. Tak selang beberapa saat kemudian. Sementara dia merasa murung dan kesal karena sakit hatinya tak terbalas. sudah puluhan tahun lamanya dia mendalami ilmu golok terebut. bahkan musuh besar Wan liang sudah berpulang ke alam baka. . Sembari melakukan pertarungan yang sengit. bagaimana mungkin dia bisa menancapkan kakinya lagi didalam dunia persilatan? Selain itu.

Aneh memang kalau dibicarakan. Siang wi coa Bian Pun ci merasa makin terkejut. Yaa siapa yang menduga kalau Suma Thian yu sudah mendapat petunjuk dari beberapa orang tokoh persilatan yang amat lihay. serahkan selembar nyawa mu!" bentaknya keras-keras. se hingga dia memiliki beberapa macam aliran ilmu silat yang berbeda beda. kemudian tubuhnya mundur beberapa langkah dan merogoh kedalam sakunya. pergelangan tangannya bergetar dan dia melemparkan golok Boan liong to tersebut keluar. semakin pertarungan berlangsung. baru saja dia mengangkat pedangnya untuk mencongkel. kemudian secara tidak sengaja salah makan Jiu siam kiam lan yang langka sehingga tenaga dalamnya sudah mencapai puncak kesempurnaan. ketika golok Boan liong to itu dilontarkan. Tidak heran kalau Siang wi coa Bian Put ci merasa terkejut bercampur tidak percaya. Suma Thian yu menjadi tertegun. Akhirnya dia menjadi nekad.com/ Bahkan dia berpendapat kalau kehebatan Kit hong kiam Wan Liong dimasa lalu pun belum mampu melampaui kelihayan pemuda tersebut sekarang. mendadak golok Boan liong to yang meliuk-liuk itu sudah berada dihadapannya. ternyata bagaikan seutas tali saja senjata tersebut menari-nari ditengah udara. kedua belah pihak kembali bertarung sepuluh gebrakan lebih. goloknya di tangan kanan segera diangkat sambil melancar¬kan bacokan tipuan. "Bocah keparat. . Dengan bekal ilmu silat yang begitu hebatnya. bahkan mengembang menjadi besar sekali.Tiraikasih Website http://kangzusi. Setelah itu sambil tertawa dingin dengan suara yang menyeramka. mana mungkin Siang wi coa Bian Put ci dapat menaklukannya? Jilid 17 DlTENGAH pertarungan sengit yang berlangsung.

buru-buru dia menjatuhkan diri dengan gerak kan keledai malas menggelinding untuk meloloskan diri dari ancaman bahaya maut....com/ Ujung golok tersebut dengan kecepatan luar biasa menyambar keaepan wajah Suma Thian yu. terdengar jeritan ngeri yang menyayatkan hati berkumanding dari belakang tubuhnya. golok Boan liong to terssbut sudah meluncur datang “Blaam.. baru saja pedang tersebut membentuk jaring pedang yang kuat. Menanti Setan muka hijau Siang Tham berpaling. Rupanya Siang wi coa Bian Put ci memang licik dan berhati keji... Siasat yang keji. Pada saat itulah. Suma Thian yu menjerit kaget. cepat pedang Kit hong kiam itu diputar kencang menciptakan selapis jaring pedang yang tebal dihadapannya Dalam pada itulah. coba kalau jago kelas dua yang . dia saksikan seorang lelaki kekar sudah mampus ditembusi golok Boan liong to itu sehiagga ususnya berhamburan ketanah. licik dan berbahaya ini sungguh menggidikkan hati orang.!" suara ledakan keras yang memekikkan telinga bergema meme¬cahkan kebeningan. sebenarnya dia hanya bermaksud untuk memecahkan perhatian lawan padahal senjata maut yang dipersiapkan untuk merenggut nyawa Suma Thian yu menyambar dari arah berlawanan. Termakan oleh tangkisan Suma Thian yu yang begitu rapat. golok Boan liong to itu melejit keudara dan langsung menyambar ke tubuh Setan muka hijau Siang Tham yang sedang menonton jalannya pertarungan dari sisi areaa. Menghadapi keadaan seperti ini. Baru saja Suma Thian yu berhasil meloloskan diri dari serangan maut tersebut. mendadak dia merasakan pandangan matanya menjadi silau dan tiga titik cahaya bintang sudah menyambar ke hadapan wajahnya. Semua peristiwa ini berlangsung dalam waktu singkat.. blaaaamm.Tiraikasih Website http://kangzusi. ketika goloknya disambit ke arah musuh tadi. Setan muka hijau Siang Tham sama sekali tidak menduga akan datangnya ancaman itu.

Dengan jurus Liu seng kan gwat (bintang kejora mengejar rembulan) secepat petir menyapu ke muka. pedangnya diputar menggunakan jurus Po hong pat ta (angin puyuh menyambar ke delapan penjuru). serahkan batok kepalamu!" bentaknya. Mimpipun Siang wi coa Bian Pun ci tidak menyangka kalau gerakan tubuh dari Suma Thian yu begitu cepat dan lincah. dia sudah merasakan hal tersebut. Dalam pada itu.com/ menghadapi keadaan ini. telinganya juga menangkap semua suara yang datang dari delapan penjuru. melihat lencana emas yang berada di lantai. Suma Thian ya ingin maju kedepan untuk melepaskan tusukan. cepat-cepat dia melayang mundur sejauh satu kaki lebih dengan gerakan mendatar. Baru saja Siang wi coa Bian Pun ci mengayunkan tangannya. "Bajingan cabul. baru saja ia mendeagar suara bentakan lawan. saat itulah baru diketahui kalau lencana itu adalah miliknya sendiri. ternyata disitu terdapat sebuah lencana emas yang gemerlapan tajam. menjadak ia mendengar suara gemerincing di atas geladak. Sayang sekali musuh yang dihadapinya adalah Suma Thian yu yang tangguh. Tak ampun lagi dia menjerit kaget. peluh dingin jatuh bercucuran membasahi seluruh rubuhnya. ketika me nengok. dia segera meraba dada sendiri. maka simbil berpekik nyaring. Kemudian sepasang bahunya bergerak dan menggunakan ilmu langkah Ciong tiong luan poh untuk menembusi serangan senjata raha sia tersebut untuk menerjang makin ke depan. tahu-tahu dadanya sudah terasa dingin dan perih. niscaya dia sudah mampus termakan oleh si¬asat busuk tersebut. siang wi coa Bian Pun Ci baru saja berhasil berdiri tegak. darah kental masih bercucuran dengan amat derasnya. Ketika ia memeriksa dadanya. ternyata di situ telah bertambah dengan luka yang memanjang. bukan saja dia telah mengawasi sekeliling tempat itu dengan seksama.Tiraikasih Website http://kangzusi. .

kemudian dengan gerakan yau cu huan sin (burung belibis membalikkan badan) cepat-cepat dia menceburkan diri ke air dan melarikan diri. setelah itu sambil berpaling dan melotot gusar kearah Suma thian yu. Sewaktu melewati disamping lelakiyang mati penasaran tadi. bahkan bernapas keras keraspun tak berani. serunya: "Bocah keparat! Selama bukit nan hijau. Siang wi coa Bian Pun ci sudah melompat turun ke sampan kecil dibawah perahu besar itu. mulut membungkam. boleh dibilang nyalinya sudah dibikin rontok. mereka mendekam dengan tu¬buh menggigil. lihat saja pembalasanku nanti!” Ucapan terakhir baru diutarakan. air tetap mengalir. kabur terbirit-birit. tanpa diperiksa lebih seksama lagi. kawanan lelaki kekar bersenjata yang masih tertinggal diatas perahu.com/ Namun berada dalam keadaan demikian. dia cabut keluar golok Boan liong to. tentu saja dia tak berani berdiam diri lebih lama lagi disana. maka sambil menuding ke arah bukit Kun san. maka dia balik ke tempat semu¬la den membungkukkan badannya untuk mengambil kembali lencana emas tersebut. pe-rintahnya kepada orang-orang itu: . Suma Thian yu yang berjiwa besar. Setan muka hijau Siang Tham yang menyaksikan pembantu utama nya sudah melarikan diri dari sana. Sementara itu. selamanya tak sudi mengejar musuh yang telah melarikan diri. dia masukkan ke dalam saku dan dianggapnya sebagai tanda mata atas kemenangannya terhadap Siang wi coa Bian Pun ci. sepasang kakinya segera menjejak tanah dan melejit ketengah udara. apalagi setelah Suma Thian yu mendemonstrasikan ilmu saktinya barusan.Tiraikasih Website http://kangzusi. ia tak sempat untuk mengambilnya lagi. Mendadak dia mengundurkan diri ke ujung buritan perahu. Menyaksikan kesemuanya itu Suma thian yu merasa geli didalam hati kecilnya. sudah dibikin ketakutan setengah mati oleh ke¬hebatan Suma Thian yu yang ibarat malaikat dari langit itu.

Tiraikasih Website http://kangzusi. mereka bersama-sama berang¬kat menuju ke bukit Kun san. saat orang memasang lampu penerangan. Suma Thian yu segera tersenyum. tentu saja berbeda sekali dengan pertarungan sungguhan yang berlangsung hari ini. tak sekali pun dia melangkah keluar dari halaman rumahnya. berbicara yang sesungguhnya. “Engkoh Thian yu. dia segera melengos ke arah lain. Suma Thian yu memerintahkan kepada orang-orang itu untuk pergi. kemudian sambil menggandeng tangan Bi hong siancu Wan Pek lan yang halus dan lembut. Jangkarpun di naikan dan perahu melanjut¬kan perjalanannya menuju ke arah bukit Kun san. Setelah meninggalkan perahu besar itu. Selembar wajah Bi hong siancu Wan Pek lan segera berubah menjadi merah padam karena jengah. matahari sudah tenggelam ke langit barat. Karena tertunda oleh pertarungan sengit itu ketika perahu tiba dibukit Kun san. sampai sekarang jantungnya masih saja berdebar dengan kerasnya. "Apa yang kau kagumi?” tanya Suma Thian ya keheranan. . sejak kecil Bi hong siancu Wan Pek lan sudah dipingit didalam rumah. belum pernah kusaksikan pertarungan yang begitu serunya seperti apa yang berlangsung tadi" Hal ini tak bisa menyalahkan gadis itu. aku benar-benar merasa kagum sekali kepadamu" lama kemudian Bi hong siarcu baru dapat mengutarakan kata-kata yang sudah lama terpendam dalam hati nya itu. Sejak kecil sampai seusia dewasa sekarang belum pernah Bi hong siancu Wan Pek lan menyaksikan pertarungan sesengit hari ini. yang men¬jadi 1awan latihan juga hanya suhu-suhu dalam perusahaan. wa¬laupun saban hari berlatih silat. lalu jawabnya agak terrsipu-sipu: "Kepandaian silatmu amat hebat.com/ “Cepat jalankan perahu menuju ke bukit Kun san. jangan mencoba untuk membangkang!" "Baik!" jawab para lelaki itu hampir bersamaan.

"Seandainya tidak berjumpa dengan setan muka hijau tadi. coba kau lihat apakah itu?” Ketika Suma Thian yu menengok ke depan. padahal dalam hati kecilnya sudah lama timbul benih cintanya terhadap Suma Thian yu. Mendongakkan kepalanya sambil memandang bukit Kun san dihadapan matanya. sambil menuding ke arah punggung bukit. Mendadak Bi hong siancu menjerit kaget. Perjalanan berlangsurg terus tanpa berhenti sementara malam sudah menjelang tiba. ke mana kita harus menemukan dua bersaudara Thia?” “Yaa. dilain waktu peristiwa semacam ini masih akan banyak kau jumpai” Bi hong siancu hanya membungkam dalam seribu bahasa. tak heran kalau dia merasakan kuatir sekali menyaksikan kekasih hatinya sedang mempertaruhkan nyawa. dia menyaksikan ada setitik cahaya api sedang bergerak gerak di depan sana. Suma Thian yu menghela napas panjang. kini seluruh bukit Kun san sudah diliputi kegelapan yang luar biasa. serunya kepada Suma Thian yu dengan perasaan cemas: “Engkoh Thian yu. mungkin saat ini kita sudah sampai di tempat tujuan dua bersaudara Thia pun pasti akan menunggu disini aku pikir mereka pasti akan menyumpahi aku karena mengingkar janji. Anak muda tersebut lantas berpikir: . karenanya pergi karena mendongkol" Agaknya Bi hong siancu juga berpendapat demikian. lantas ke manakah mereka harus mencari dua saudara itu di tengah bukit Kun san yang begini luasnya. seandainya dua bersaudara Thia memang sudah mendongkol. sejak tadi aku memang ingin menanyakan soal ini kepadamu" Sekali lagi Suma Thian yu menghembuskan napas panjang..Tiraikasih Website http://kangzusi. katanya lagi: "Adik Lan..com/ "Kau terlalu memuji.

Tiraikasih Website http://kangzusi. benar!" Hal ini membuktikan kalau cahaya api tersebut bukan api setan. sambil menggandeng tangan Bi hong siancu. "Entahlah. tidak mungkin. mari kita kejar!" Dengan mengerahkan ilmu meringankan tu buh yang sempurna. lembah tersebut sudah gelap kembali.com/ Jangan-jangan orang yang sedang melakukan perjalanan di depan sana adalah dua saudara Thia!" Berpikir sampai di situ dia meajadi girang sekali. segera serunya: “Adik Lan. adik Lan. aku sendiri pun tak tahu" Baru selesai dia berkata. Bagaikan segalung hembusan angin. apa lagi mela¬yang kesana kemari. kita mengejar kemari sepanjang jalan. . segera bisiknya” “Jangan-jangan cahaya api setan?" “Cahaya api setan?” gumam pemuda itu. Dengan cepat Suma Thian yu menggelengkan kepalanya berulang kali. Dengan perasaan tercengang Suma Thian yu segera celingukan memandang sekejap kesekeliling tempat itu. kenapa cahaya api itu bisa lenyap tak berbekas?” Agaknya Bi hong siancu juga merasakan sesuatu yang tak beres. disamping itu api setan hanya berkedip tak menentu. bukankah cahaya api itu selalu berkedip kedip?" “Ya. kemudian gumamnya: Aneh. mendadak dari lembah depan sana terlihat ada cahaya api yang berkedip lalu lenyap." “Lantas benda apakah itu?" tanya Bi hong siancu dengan perasaan tak habis mengerti. tapi cahaya api yang terlihat tadi kini sudah lenyap tak berbekas. berada disana!” Menanti Bi hong siancu menengok kedepan sana. ke dua orang itu sudah tiba di punggung bukit. ke dua orang itu segera meleset ke depan dengan cepatnya. Suma Thian yu segera menjerit kaget: "Adik Lan.

mungkin engkoh Thian yu salah melihat. ayolah ikuti aku!" Bi hong siancu Wan Pek lan membuntuti dengan kencang di belakang pemuda tersebut menuju ke dasar lembah. apakah kau menyaksikan bintang cahaya tadi muncul disini?” “Benar dan tak bakal salah lagi!" “Kalau begitu. “Tidak mungkin" sembari berkata. apakah kau membawa korek api?" Setelah mendengar ucapan tersebut. sekalipun pertanyaan yang diajukan tanpa maksud tertentu. . Suma Thian yu segera bergerak lebih dahulu menuju ke dalam lembah sana. aku takut. Terpaksa dia menarik tangan Suma Thian yu sambil berkata: "Engkoh Thian yu. suasana ditempat itu gelap gulita sehingga untuk melihat ke lima jari tangan sendiripun tak bisa. Tiba didasar lembab. akhirnya tak tahan lagi dia bertanya dengan nada tercenganh: "Engkoh thian yu. Semakin berjalan ke depan. Suma Thian yu yang pernah makan Jin sian kiam lan masih bisa melihat keadaan dalam kegelapan seperti ditengah hari saja berbeda sekali dengan Bi hong siancu.com/ "Mana engkoh Yu? Tidak ada apa-apa di situ. serunya kemudian dengan perasaan ragu. Mska dia lantas menggendeng tangan Bi hong siancu dan selangkah demi selangkah berjalan menuju ke dalam lembah situ. Wan Pek lan merasa semakin terkejut dan ketakutan. tapi justru hal mana mendatangkan peringatan dan kewaspadaan bagi sang pemuda. Suma Thian yu baru sadar dan segera menyumpahi kecerobohan sendiri sehingga hanya dia yang dipikirkan tanpa menggubris keadaan dari gadis tersebut. apakah dua bersaudara Thia berdiam di dasar lembah ini?" SFekali lagi perkataan tersebut menyadarkan kembali Suma Thian yu. "Adik Lan.Tiraikasih Website http://kangzusi.

... Suma Thian yu pun segera merasakan bulu kuduknya pada berdiri semua. punggungnya terasa menjadi dingin dan bulu kuduknya pada bangun berdiri. setelah dikejar sekian waktu oleh Suma Thian yu dan Wan Pek lan.Tiraikasih Website http://kangzusi. pikirnya: "Seandainya manusia yang kujumpai atau binatang buas. yang sudah pasti yang dihadapinya se¬karang merupakan serangkaian persoalan yang sangat mencurigakan hati. kata nya: "Adik Lan. seharusnya dua bersaudara Thia mengetahui akan hal ini.. Bi hong siancu merasa amat gelisah dan tak tenang. Akhirnya Suma Thian yu bersuara juga.. paling banter kalau tak mampu me lawan bisa kabur. Tak mungkin cahaya bintang yang terlihat tadi adalah cahaya obor yang dibawa oleh dua bersaudara Thia. Ketika mengucapkan begitu. mungkin masih gampang untuk dihadapinya. mungkin semacam binatang liar atau ular beracun atau mungkin juga binatang buas?" "Aku pikir sudah pasti ada setan atau siluman nya disini" seru Bi hong siancu tiba-tiba. Suma Thian yu termenung beberapa saat lamanya. bagaimana kalau makhluk itu setan atau iblis? bisa banyak bahayanya daripada rejeki. akhirnya dia memutuskan suatu kesimpulan." .com/ Yaa. tapi lantaran Suma Thian yu tidak melakukan satu gerakan terpaksa dia pun hanya membungkam diri dalam seribu bahasa.. mana mungkin dua bersaudara Thia bisa berdiam di dasar lembah yang begini gelap gulita? Apalagi sekalipun cahaya api yang terlihat itu adalah sebuah cahaya api dari dua bersaudara Thia... Mengapa mereka justru mempertahankan mereka? Apakah dua bersaudara Thia ada maksud untuk mempermainkan Suma Thian yu? Tidak! Sudah pasti dibalik kesemuanya ini terdapat hal-hal yang mencurigakan.

haaah. gadis itu merasa seperti mempunyai tulang punggung.haah. maka rasa seram itu tak sampai di ungkapkan.com/ Sementara dia masih berpikir. Sekalipun Suna Thian yu memiliki ilmu silat yang lihay. hanya saja berhubung sedang berada didepan kekasihnya Wan Pek lan.. Akhirnya ucapan yang gagah perkasa dari Suma Thian yu itu berhasil merontokan rasa takut Wan Pek lan. terdergar Bi bong siancu Wan Pek lan berkata lagi: “Engkoh Thian yu. maka rasa ngeri yang semula mencekam perasaannya pun kini tarsapa lenyap.. membuat suasana disitu terasa ber¬tambah mengerikan. Malam yang gelap semakin gelap. Kembali mereka berdua meneruskan perjalanannya menuju kedalam lembah. kalau berani datang.. lebih baik kita pulang saja!" Mendengar perkataan itu. biarkan saja kalau ada setan atau siluman. buru-buru tanyanya: "Ada urusan apa. ada orang bilang: Pria adalah mahkluk yang paling suka menonjolkan diri didepan lawan jenisnya. ditambah lagi dengan ca haya tajam yang muncul dan lenyap secara aneh tadi. akan kugunakan pedang Kit hong kiam untuk meringkus mereka semua" Kaum lelaki yang seringkali mempunyai keberanian dan kekuatan nya didepan kekasih hatinya.. ma¬sih agak baikan kalau mereka tidak muncul.Tiraikasih Website http://kangzusi. setelah melalui sebuah tikungan dan berjalan kurang le¬bih dua kaki lagi. hawa se¬ram yang mendirikan bulu roma berhembus lewat tiada hentinya. "Haah.!" Bi hong siancu Wan Pek Tan yang berada dibelakangnya kontan saja menjadi merinding.adik Lan nyalimu kelewat kecil... Suma Thian yu segera tertawa terbahak bahak.. mendadak Suma Thian yu menjerit kaget: "Aaah. tak urung harus menunjukkan pula perasaan sangsi dan was was. asal aku berada disampingmu. engkoh Thian yu?” ..

mengapa tidak kau ke¬luarkan mutiara ini sedari tadi!" Bikin aku seperti orang buta yang sedang berjalan saja! Suma Thian yu segera menyerahkan mutiara Ya beng cu tersebut ke tangan Bi hong siancu kemudian sambil menuding tugu peringatan-depan sana: “Adik Lan. Pada mulanya Bi hong siancu merasa tertegun. (Yang benar berhasil diperoleh dengan mencurinya di rumah Hui cha cun cu). dalam kagetnya dia lantas menarik tubuh anak muda tersebut semakin kencang. Ternyata dihadapan mereka berdaa terpancang sebuah kayu besar yang tertera beberapa huruf dengan besarnya. tulisan ini berbunyi demikian: "SIAPA YANG MEMASUKI LENBAH INI MATI". kita sudah salah memasuki daerah terlarang!" Dengan meminjam cahaya yang memantul keluar dan mutiara Ya-beng cu tersebut. Wan Pek lan dapat menyaksikan keadaan disekitar sana dengan jelas. sayang sekali lembah tersebut terlampau gelap sehingga benda apapun tidak terlihat olehnya. maka empat penjuru sekeliling tempat itu pun menjadi terang benderang bermandikan cahaya. Ketika mendengar si anak muda itu menjerit.com/ Keadaan Wan Pek lan saat ini ibaratnya orang buta yang sedang berjalan. Begitu Ya beng cu tadi dikeluarkan.Tiraikasih Website http://kangzusi. hatinya kontan tercekat dan air mukanya berubah hebat. sekalipun dia pernah melatih ilmu memandang dalam kegelapan. . dia mengira Suma Thian yu sudah tertim¬pa bencana. "Engkoh Thian yu. kemudian dengan gembira dia segera bersorak. Dengan suara lembut Suma Thian yu lantas berkata: "Adik Lan apakah kau dapat melihat batu peringatan di depan sana?” “Di mana?" Dari dalam sakunya Suma Thian yu segera mengeluarkan mutiara Ya beng cu pemberian dari Cong liong lo siangjin tersebut.

atau kalau tidak. Dilihat dari hal ini. orang itu tentu merupakan seorang gembong iblis! ooo0ooo SELESAI memeriksa keadaan di depan sana Suma Thian yu segera berkata kepada Wan Pek lan: "Adik Lan. tapi sorot matanya hanya mampu menangkap peman¬dangan yaag berada sekitar dua kaki dari ha dapannya. sekalipun dia sudah pernah makan Jin sian kiam lan. Bi hong siancu Wan Pek lan yang menyaksikan kejadian saat ini. barulah dianggap memasuki lembah! Dengan wajah yang pucat dan diliputi rasa takut yang tebal. sekarang kita belum memasuki lembah terlarang itu!" Kemudian sambil menuding ke depan sana. cepat-cepat dia membenakan kepalanya diatas dada Suma Thian yu. lebih baik kita balik saja!" . jangan takut.com/ Kayu peringatan ini berbeda bentuknya dengan batu peringatan yang pernah dijumpai pemuda tertebut diluar hutan bukit Han san. tampak olahnya jalan dalam selat itu amat sempit. Bi hong siancu Wan Pek lan berseru lagi: "Engkoh Thian yu. paras mukanya segera berubah menjadi pucat pias seperti mayat. sedang pemandangan selewatnya itu hanya bisa di lihat secara lamatlamat saja. kemudian katanya penuh ketakutan: "Engkoh Thian yu.Tiraikasih Website http://kangzusi. bagaimana sekarang? Apakah kita sudah memasuki lembah tersebut?” Suma Thian yu berjalan kedepan sambil menengok jauh kemuka sana. namun nada suaranya sama. Oleh sebab itu dia hanya bisa melihat kalau tempat itu merupakan sebuah lembah yang di tengahnya terdapat sebuah jalan kecil beralas batu dengan semak belukar dikedua belah sisi¬nya. bisa diketahui kalau di ujung lembah tersebut berdiam seorang tokoh persilatan yang berwatak aneh.

dengan membawa perasaan hati yang tak tenang. tanpa terasa lagi ia menjerit kaget: "Aduh celaka!” . tapi sekalipun dia berusaha untuk tidak merasa takut apa mau di kata hatinya semakiu bertambah tegang. Akhirnya dia harus menelan air liur semba¬ri memberanikan diri untuk melanjutkan perjalanannya ke depan.. Mendadak Suma Thian yu menghentikan langkahnya dan tidak meneruskan perjalanannya lagi. lebih baik kita masuk ke dalam sana sembari menengok jagoan darimana kah yang berdiam disini" Sambil berkata. terpaksa aku harus balik kembali. kalau nyalimu begitu kecil. wan Pek lan bertindak sangat berhati-hati sekali. apa yang kau takuti. ba¬gaimana mungkin bisa berkelana dalam dunia persilaitan dan peroleh nama besar? Orang kuno bilang: “Kalau sudah datang.adik Lan. ketika Wan Pek lan mengangkat mutiara Ya beng cu nya tinggi-tinggi sembari menengok ke depan. selangkah demi selangkah dia me¬ngikuti anak muda tersebut. adik Lan. "Hes. “Adik Lan. bagaimana mungkin bisa mendapatkan anak macan? Aku pikir... “Haaaah. kalau tidak memasuki sarang harimau.com/ Suma Thian yu tersenyum. padahal hatinya berdebar keras sekali..Tiraikasih Website http://kangzusi.. masa ada orang hendak melalap dirimu?” Wan Pek lan sendiri pun merasa keberanian sendiri kelewat lemah..haaahh. mengapa tak dilihat? Apa sebabnya kalau kita menerjang kedalam sana untuk melihat keadaan?" "Jangan! Aku takut!.. Menyaksikan wajah si nona yang diliputi perasaan seram dan ketakutan itu Suma Thian yu segera tertawa lebar. jikalau keadaanmu begini terus. Suma Thian yu segera menarik tangan Wan Pek lan dan diajak menyerbu kedalam lembah tersebut.haaahh.. " seru Wan pek lan sambil menggelengkan kepala berulang kali.

Wan Pek lan menuding ke arah depan.. serunya: "Coba kau lihat. Dari belakang tubuh mereka berkumandang suara tertawa seram yaug amat mengerikan hati.!" Ternyata pada tujuh delapan langkah dihadapan mereka sekarang.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ Suma Thian yu terkesiap. entah sejak kapan lelah berdiri seorang kakek berambut panjang yang berwajah bengis dan mengerikan. Suma Thian yu berdua segera merasakan punggungnya dialiri hawa dingin. apa yang perlu ditakuti? Itu mah cuma setumpuk tengkorak manusia. Artinya tempat ini merupakan peringatan yang terakhir.. masa kau menjadi ketakutan seperti ini? Ayo berangkat!” Dengan mengangkat tangannya yang gemetar. lalu katanya: “Adik Lan. dia sedang mementangkan mulutnya yang lebar sambil tertawa dingin tiada hentinya. "Aaaah.. apalagi setelah membalikkan badan dan menyaksikan apa yang tertera dihadapannya.. tulisan itu berbunyi: BEGINILAH CONTOHNYA. bukan.. seluruh tubuh mereka bergetar keras. kedua orsng itu kem¬bali menjerit kaget... berada dalam keadaan demikian terpaksa dengan perasaan apa boleh buat Suma Thian yu menghela napas panjang dan membalikkan badan untuk mengundurkan diri dari situ. ?" "Benar.. dia segera menggenggam pergelangan tangan Wan Pek lau kencang-kencang. Jangankan ditengah bukit yang gelap men¬dadak muncul manusia aneh semacam itu. bukankah diatas sana ada tulisannya. wa¬laupun ditengah hari bolong ....... apabila berani maju sengkah lagi maka tumpukan tengkorak itu adalah contoh yang paling baik untuk kita" Wan pek lan segera menarik baju Suma Thian yu sambil merengek untuk kembali.. Mendadak.

. siapakah kau bocah muda?” Setelah mendengar kakek aneh itu dapat berbicara. bagaimana mungkin aku dapat menjawab pertanyaanmu itu?” Seluruh wajah makhluk tua itu berbulu panjang.. ternyata kau adalah Si jin mo (iblis pemakan manusia).” . Suma Thian yu menjadi bergidik... Suma Thian-yu merasa agak lega hatinya. jangankan Suma thian yu berdua belum pernah mendengarnya... sekalipun dalam duania persilatan juga tidak terdapat manusia seperti ini. serunya sambil tertawa geram: "Heeeh.. mendadak dari balik matanya yang buas mencorong keluar sinar setajam sembilu. berdiri bulu kuduknya. lain bentaknya keras-keras” "Siapa kau?" Makhluk tua itu melotot besar dengan mulut yang melebar. maaf. orang menyebutku sebagai Si jin ong (Raja pemakan manusia).haaah.com/ pun orang akan merasa bergidik sesudah bertemu dengan ma¬nusia seperti ini.. heeeh. maaf.. maka dia berseru lagi: "Berbicara pun ada yang duluan ada yang belakangan. ditatapnya wajah Suma Thian yu lekat-lekat.Tiraikasih Website http://kangzusi. sedang nama yang sebenarnya sudah lama sudah tidak dipakai lagi.. Dengan perasaan kaget Suma Thiaa yu segera mundur dua langkah. sehingga nama tersebut menjadi terlupakan sama sekali. Suma Thian yu segera tertawa tebahak-bahak. Lama sekali. se¬perti lidah ular berbisa yang sedang mencari mangsanya. kau belum menjawab pertanyaan ku.. heeeh. makhluk tua itu baru berkata dengan suara yang menggidikkan hati: Lohu hidup dengan makan daging manusia. "Haaah. pertanyaan ini seharusnya lohu lah yang mengajukan.maaf kalau aku tak dapat mengenali mu. Menghadapi keadaan seperti ini.haaahh. Si jin ong? Suatu nama yang terasa asing.

kemudian setelah tertawa seram katanya: "Ditengah malam buta begini. Pada saat itulah. matanya terbelalak dan mulutnya melongo. Menggelikan sekali keadaan Wan pek lan. dan sudah pasti kedatangan kalian disertai maksud tertentu. tapi karena ditengah jalan terjadi musibah sehingga kedatangan kami terlambat. mutiara Ya beng cu tersebut masih terangkat tinggi-tinggi tapi wajahnya tertegun. dia seperti berdiri bodoh disana. apa lagi . ada urusan apa kalian datang mencari lohu?" Setelah berhasil menenangkan hatinya yang bergolak. sudah pasti kedatangan kalian diser¬tai maksud tertentu. mahluk tua itu mementangkan mulutnya lebar lebar. setelah itu katanya: "Kalau toh kedatangan kalian tanpa sengaja setelah membaca peringatan di kayu itu seharusnya berhenti. pada hakekatnya dia sudah dibikin pusing tujuh keliling karena kagetnya. bahkan seluruh tubuhnya seakan tertotok jalan darahnya. Setelah mengawasi kedua orang itu secara bergantian.com/ Mendadak makhluk tua itu membalikan sepasang matanya sehingga biji matanya lebih banyak putihnya daripada hitamnya keadaannya waktu itu tak berbeda dengan setan gantung hidup. Suma Thian yu menjura. nah! Sekarang katakan.Tiraikasih Website http://kangzusi. sungguh menggidikkan hati orang yang melihatnya. sahutnya: "Malam ini boanowee mempunyai janji de¬ngan seseorang untuk bertemu di bukit ini. akhirnya sorot mata tersebut berhenti diwajah Bi hong siancu Wan pek lan. orang yang kami janjikan itu tidak di temukan. secara beruntun kalian berdua sudah menembusi dua buah tempatku. itulah sebabnya kami pun muncul disini. juga ada yang diandalkan. dan menatapnya tanpa berkedip. akhirnya kami menyaksikan ada setitik cahaya muncul disini. Dengan memicingkan matanya makhluk tua itu mendengarkan Suma Thian yu menyelesaikan perkataannya. jadi kedatangan kami bukan disengaja apa lagi mencari diri cianpwe!".

Suma Thian yu segera memahami maksud hatinya itu.!" Sembari berkata..com/ setelah melihat tulang tengkorak. tanpa terasa dia mendongakkan keepalanya sambil tertawa nyaring... jangan ka¬lian berdua dapat meninggalkan tempat ini kecuali. “Heeh. Hari ini. Sementara itu Bi hong siancu wan Pek lan yang berada disisinya telah berhasil juga mengatasi rasa takut dalam hatinya. dia segera menimbrung: Pada mulanya kami hanya terdororg oleh rasa ingin tahu. dia baru tertawa.. kemudian setelah melihat tengkorak yang berserakkan disini.." "Kecuali kenapa?" buru-buru Bi hong siancu bertanya. seharusnya kembali mengapa kau jutru memasuki daerah terlarang secara sengaja?” Suma Thian yu segera dipojokkan sehingga tak mampu memberikan jawaban lagi. “Haaah...... tapi dia ada maksud untuk mencari gara-gara. menanti gadis itu sudah me nyelesaikan perkataannya.haaah.. rupanya kau tak lebih seorang pencoleng yang ingin membegal harta milik orang? Tidak sulit bila kau menginginkan mutiara Ya beng cu ini.. karena munculnya sinar ter¬sebut kelewat aneh. tidak sepantasnya kalau mundur secara pengecut.. sepasang matanya segera mengawasi mutiara Ya beng cu yang berada di tangan Wan Pek lan itu. kemu¬dian sambil menyeringai seram katanya: “Kecuali kalau aku bersedia menghadiahkan sebuah mustika untukku.heeh. dia ter¬bungkam dalam seribu bahasa.haaah.heehh. kami baru bermaksud untuk balik toh sampai sekarang belum lagi menginjak daerah terlarangmu?” Dengan sorot mata yang tajam makhluk tua itu mengawasi kembali wajah wan Pek lan tanpa berkedip. kau memang memasuki tempat ini tanpa sengaja. bocah..Tiraikasih Website http://kangzusi... Makhluk tua itu tertawa secara licik. kalau toh sudah berani berbuat.... tapi sebelumnya harus memperlihatkan dahulu beberapa jurus .

asal aku merasa puas tentu saja akan ku serahkan dengan begitu saja. makhluk tua itu segera membentak dengan suara gusar: “Bocah keparat.hmm! Jangan mimpi!" Mendengar ucapan tersebut. serta merta dia mundur kebelakang. kemudian dengan tangan sebelah memainkan ju¬rus Pah ong tou to (raja lain menyinggih pagoda) dia lepaskan sebuah pukulan dengan Bu siang sin kang untuk menyongsong datangnya ancaman lawan.Tiraikasih Website http://kangzusi. menubruk ke depan!” Sembari berseru. dia lantas membentak kerss: "Adik Lan. sedang dia menggantikan kedudukan Wan Pek lan tadi dan menyambut kedatangnya kesepuluh desingan angin jari tadi. sebuah pukulan yang dahsyat segera di tolak ke depan dan mengirim tubuh Bi hong siancu sampai sejauh satu kaki lebih. pikirnya: "Aduh celaka!" Menyusul kemudian. kalau tidak.. Suma Thian yu telah mengerahkan Bu siang sin kang yang dimilikinya untuk menyambut serangan musuh. . dia turut menerjang pula ke depan. hal ini justru memberi kesempatan yang sangat baik bagi makhluk tua itu untuk melancarkan serangan lebih lanjut. rupanya kau masih belum tahu siapakah diriku ini. lalu sepasang tangannya di rentangkan lebar-lebar. tatkala ancaman lawan sudah hampir mengenai batok kepala¬nya. Terdengar Bi hong siancu menjerit kaget. Waktu itu. mendadak jago muda kita berjongkok... Siapa tahu justeru karena dia mundur..?" Tidak nampak gerakan apa yang digunakan tahu-tahu makhljuk tua itu sudah melejit ke tengah udara. sepuluh gulung desingan angin tajam pun segera mengurung tubuh Bi hong siancu dengan kaitanya.com/ seranganmu. Sums Thian yu menjadi terperanjat sekali setelah menyaksikan peristiwa itu.

Tubuh si makhluk tua yang sedang melancarkan serangan ke bawah itu segera dikirim sejauh lima langkah lebih dari posisi semula oleh sisa benturan ke dua gulung tenaga raksasa itu.. makhluk tua itu sama sekali tidak berganti jurus. tahukah kau sudah berapa tahun lohcu berdiam ditempat ini?" . makhluk tua itu tak menyangka kalau anak muda tersebut memiliki ilmu silat yang amat tinggi. mukanya hijau membesi dan sama sekali tiada warna darah.. kemudian bentaknya gusar: Bocah keparat. Begitu berhasil berdiri tegak. hatinya terasa amat sedih.. dengan sepasang mata yang dingin bagaikan es. tubuhnya segera mundur dengan sempoyongan.Tiraikasih Website http://kangzusi. Selesai tertawa. dia mengawasi wajah Suma Thian yu lekat-lekat. mahkluk tua itu segera mengawasi anak muda tersebut tanpa berkedip. sekarang dia sedang tertunduk di tanah dengan wajah memucat.com/ Berhubung peristiwa itu berlangsung amat mendadak.!" Suatu benturan nyaring yang amat memekikkan telinga segera berkumandang mencekam keheningan. Dua gulung tenaga yang maha dahsyat itu segera saling bertemu di tengah udara. seperti gembira seperti sedih.. "Blaaammmmmmm. Makhluk tua itu mendonggakkan kepala dan kembali tertawa seram. akhirnya dengan perasaan tak percaya dia mengawasi musuhnya dengan mata terbelalak. maka menghadapi kejadian tersebut. seperyi tertawa seperti juga menangis. tidak kusangka kalau kau memiliki kepandaian silat yang begitu tangguh jauh di luar dugaan semula.” “Kau pun hebat juga!" sahut Suma Thian yu sembari melompat bangun dari atas tanah. suaranya amat tak sedap didengar. Suma Thian yu sendiripun menderita kerugian akibat dari benturan mana.. lama kemudian baru pelan-pelan ujarnya: "Bocah keparat.

Sepasang ujung bajunya segera dikebaskan keluar. darimana mungkin bisa mengetahui se¬gala tetek bengek urusanmu itu?” “Ehmmm.Tiraikasih Website http://kangzusi. sudah tiga puluh tahun lamanya aku berdiam disini. terjadilah ledakan dahsyat yang mengerikan sekali. Dengan sinar mata yang buas dan wajah yang menyeramkan. Suma Thian yu menjadi tercengang dan tidak habis mengerti. dari mana bisa tahu?" "Betul.. . "paling tidak ada empat ribu orang yang sudah terkubur disini.com/ "Aku toh bukan apa-apa mu." kembali makhluk tua itu bercerita dengan asyik nya. dia sama sekali tidak gugup atau gelagapan menghadapi lawan. diantaranya entah berapa banyak yang merupakan jago-jago berilmu tinggi" Ketika mendengar ucapan tersebut. segulung angin puyuh yang amat hebat lang¬sung saja mengurung tubuh anak muda itu. apa kau anggap kesemuanya itu bisa menggertak aku sehingga membuat aiu jadi ketakutan?" Waktu itu si makhluk tua tersebut sedang bercerita dengan asyik. Terasa desingan angin tajam menderu-deru. selama ini entah berapa banyak manusia yang telah mampus dalam lembah pemakan manusia ini" "Aku toh tidak mengawasimu sepanjang tahun. ketika kena disemprot oleh Suma Thian yu. segera tanyanya dengan ragu ragu: "Buat apa kau memberitahukan segala sesuatunya itu kepadaku? Hmm.. Waktu itu Suma Thian yu sudah membuat persiapan yang matang. kontan saja amarahnya memuncak. dia segera menga¬yunkan telapak tangannya melepaskan sebuah pukulan dahsyat. makanya aku hendak memberitahu¬kan kepadamu. sengaja membual dan sok gagah. hawa pukulan Bu siang sin kang pun turut mengalir keluar kerika dua gulung kekuatan besar itu sekali lagi saling membentur di tengan udara..

asalkan kau tak sampai kena kurobohkan dalam jangka waktu seratus gebrakan saja kalian berdua dapat pergi dari sini de¬ngan selamat. mau tak mau makhluk tua itu harus memeriksa pemuda ingusan yang terada dihadapannya sekali lagi. kesempatan yang baik sukar ditemukan.com/ Bukan saja bumi turut bergoncang. maka dengan cepat dia bertanya lagi: "Dan mulai sekarang tak akan makan daging manusia lagi?” "Ehmmmm!" Suma Thian yu menjadi amat gembira. tubuh kedua orang itu bergoncang keras sekali. aku akan melempar batu-batu untuk memancing datangnya batu kemala. segera serunya: "Baik. apalagi setelah ditinjau dari adu kekuatan yang barusan . Terseret oleh sisa kekuatan yang memancar ke empat penjuru. batu berguguran dan pasir beterbangan.. inilah senyuman pertama yang disaksikan Suma Thian yu sejak mereka berdua memasuki lembah tersebut . dia ingin mencegah pertarungan itu. aku akan berusaha dengan segala kemampuan" Mendengar Suma Thian yu mengartikan permintaannya. Selang beberapa saat kemudiau. Mendengar kalau ke dua orang itu hendak bertarung. keadaannya mengerikan sekali. ujung bajunya sampai berkibar terhembus angin. sambil tertawa seram dia baru berseru lantang: "Bocah keparat. selapis hawa kegirangannya segera menghiasi wajah makhluk tua itu. lohu pun akan menghadiahkan sebuah mestika untuk kalian. Dua kali gagal merobohkan lawannya. bahkan sejak kini akan kuhapus larangan yang terpasang di depan lembah sana" Suma Thian yu memahami maksud ucapan lawannya. tapi setelah dipikir kembali. mari kita mencoba sekali lagi.. Dari sini. Bi hong siancu merasa jantungnya berdebar keras. bisa disimpulkan kalau dia adalah seorang iblis yang kecanduan ilmu silat. kau merupakan satu-satunya musuh tangguh yang pernah kujumpai selama puluhan tahun ini.Tiraikasih Website http://kangzusi..

Makhluk tua itu tertawa seram. kemudian sambil menyeringai seram. dia paling benci kalau ada jagoan persilatan yang mampu menandinginya.Tiraikasih Website http://kangzusi. Maka dari itu ucapan yang sudah berada diujung bibirnya itu segera ditelan kembali. dia dapat menyimpulkan kalau kekasihnya sama sekali tidak kalah de¬ngan lawan.. Menghadapi ancaman yang datangnya secara tiba-tiba itu. Suma Thian yu segera melayang mundur kebelakang. kemudian setelah masing-masing membentuk gerakan setengah lingkaran. dililat jurus serangan yang digunakannya jurusjurus biasa. Suma Thian yu tidak mundur. dengan jurus Cong eng poh toh (elang ganas menubruk kelinci) dia terkam tu¬buh Suma Thian yu secara ganas. kemudian dengan jurus .com/ berlangsung. kita membatasi hanya seratus jurus saja!” Selesai berkata dia segeri menyerbu kedepan Suma Thian yu dan menyerang tubuh bagian bawah pemuda itu dengan jurus Tui san tian-hay (mendorong bukit membendung samudra). sebaliknya malah maju. Makhluk tua itu memang bersifat buas. Makhluk tua itu segera menyingkirkan rambutnya yang panjang kesamping sehingga nampak wajahnya yang penuh bulu.. dengan penyerangan menggantikan pertahanan dia memunahkan datangnya ancaman tersebut dengan jurus Si gou wang gwat (radak memandang rembulan) “Jurus pertama!” Bi hong siancu segera berteriak keras. kau yang menghitung. Mengikuti datangnya gerakan tersebut. namun kedahsyatannya tak bisa dipandang enteng. itulah sebabnya serangan yang dilancarkan kini semuanya ganas dan tak mengenal ampun! Jangan. serunya: "Hei bocah. rasa irinya amat besar. seluruh tu¬buhnya melejit ke udara dengan jurus It hok cong thian (bangau sakti menembusi langit) ketika berada satu kaki dari permukaan tanah sepasang lengannya membuat gerakan saling menyilang ditengah udara.

untuk sesaat matanya men¬jadi terbelalak dan mulutnya melongo.com/ Khong ciok kay tian atau burung merak mementang sayap dia tangkis datangnya serangan tersebut. semuanya menggunakan ilmu Tay kim to liong pat ciang ajaran Put Gho cu. Oleh sebab itu semua serangan dilancarkan dengan mantap dan berhati-hati sekali. Mendadak terdengar Bi hong siancu berseru keras: "Jurus kelima puluh!” .Tiraikasih Website http://kangzusi. mungkin didengar pun belum pernah. jurus disusul dengan jurus. Bi hong siancu amat menguatirkan keselamatan kekasihnya. makhluk tua itu segera memberi peringatan. sudah jurus ke tiga!" Dia seperti mengutirkan Wan Pek lan lupa untuk menghitung jurus serangan yang dipakai maka setiap kali melepaskan satu serangan. sedikit pun tak berani mempunyai ingatan untuk meman¬dang enteng lawannya. Semua pukulan dilepaskan secara mantap dengan perhitungan yang matang. dia merasa semua persoalan yang menyangkut jiwa orang banyak merupakan masalah penting Yng harus diutamakan. untuk sementara waktu dia lupa untuk menghitung. Sambil melancarkan serangan. dia tahu hasil pertarungan malam ini bukan cuma menyangkut keselamatan bagi dia dan Wan pek lan saja. bahkan menyangkut pula entah berapa ribu jiwa manusia yang tanpa sengaja tersesat dalam lembah terlarang ini. Suma thian yu telah memusatkan segenap perhatiannya untuk menghadapi musuh. makhluk tua itu segera memperingat kan dengan lantang: “Hei bocah. Dari sini dapat disimpulkan kalau Suma Thian yu adalah seorang pendekar muda yang berjiwa besar dan berwatak mulia. Sistim pertarungan yang begini aneh ini bukan saja tak pernah dijumpai.

Siapa tahu Suma Tian yu berbuat demikian dengan maksud memancing musuhnya untuk perangkap. ujung bajunya berkibar kian kemari.. gerakan tubuh segera berubah. begitu musuh mundur. Si Makhluk tua tersebut hanya merasakan pandangan matanya menjadi kabur. tahu-tahu pihak lawan sudah menerobos masuk dari sisi tubuhnya.. kemungkinan besat kau akan bertemu dengan satu satunya orang yeng bisa mengalahkan kau selama tiga puluh tahun terakhir ini pada hari ini" "Mengalahkan aku?" Heeehh. kali ini dia mengembangkan gerakan langkah Cok liong luan ka cap lak poh untuk bergerak kian kemari. aku nasehati kepadamu lebih baik jangan bermimpi disiang hari bolonglagi!” Suma Thian yu tertawa keras. mendadak gerakan tubuhnya ikut berubah. selama puluhan tahun baru bertemu tiga orang yang lain..... "Haaahh.com/ Merdengar itu. tiba-tiba saja dia membentak kerat: “Lihat serangan!” Dengan jurus Seng gi im pian (bintang bergeser awan berubah).” Suma Thian yu turut tertawa panjang. disusul kemudian segulung angin pukulan yang tajam dengan membawa suara desingan tajam langsung menggulung tubuh si makhluk tua tersebut... heeeeh. sudah lima puluh gebrakan kita bertarung.haaaahh. segulung angin ruyuh dengan kekuatan dua ratus kati langsung menyapu tubuh Suma Thian yu.. ..... belum juga ketahuan hasilnya.masih terlampau awal untuk berkata demikian jengek makhluk tua itu dengan nada mencemooh. ditengah udara segera berkumandang suara guntur menggelegar dengan kerasnya. "bocah keparat!" teriaknya sambil menahan geram.. hal ini membuatnya cepat-cepat menghindar dengan tergopoh-gopoh. makhluk tersebut segera berpekik keras berulang kali. kauadalah orang ke empat yang bisa melawanku melebihi lima puluh jurus...Tiraikasih Website http://kangzusi. "kau benar benar hebat. lalu dengan jurus To thian huan jie (mencuri berganti waktu) untuk mengancam jalan darah Ki bun hiat ditubuh mahkluk tua itu.

cepat tubuhnya melompat mundur sejauh dua kaki lebih dari posisi semula. tanpa terasa ia memuji: “Sebuah ilmu pukulan yang amat dahsyat. tentu saja diapun tidak mengajukan protesnya atas kesalah mana. dimana angin pukulan itu menyambar. Diam-dian Suma Thian yu merasa girang. kedahsyatannya luar biasa. seluruh permukaan bergoncarg keras. Bi hong siancu menjadi termangu menyaksikan kedahsyatan kekasihnya.. dia tak berani menyambut dengan kekerasan. kontan saja batu dan pa sir berguguran.. dia makhluk tua tersebut sudah dibikin ketakutan hingga pecah nyali dan sejak kini tak akan berani untuk melakukan serangan lagi.Tiraikasih Website http://kangzusi. mendadak terdengar mahkluk tua itu membentak dsngan keras: . Sejak dulu hingga sekerang. pasir dan debu ikut berhamburan ke mana-mana.com/ Jurus serangan ini tak lain adalah satu jurus dari ilmu pukulan Sian Po hong cian ajaran Cong liong lo sianjin. setelah terdengarnya suara gemerutukan nyaring itu.. setelah debu berterbangen dan suara menjadi sirap mendadak terdengar suara gemerutuknya tulang belulang yang amat nyaring. belum pernah makhluk tua tersebut menyaksikan ilmu pukulan seindah ini. jurus yang keenam puluh enam!” Saking girangnya sampai dia menyebutkan jurus serangannya lebih banyak dari keadaan yang seharusnya. Tampaknya makhluk tua tersebut telah menghimpun hawa sesatnya secara diam-diam dan berencana untuk melancarkan sebuah serangan maut untuk merebut kemenangan. Betul juga. Siapa tahu. "Blaaaammmmm!” Ketika angin pukulan yang dilancarkan Suma Thian yu menghantam di atas batu karang pada bukit tersebut. sehingga ia tidak merasakan hal ter¬sebut. keadaannya seperti dilanda oleh gempa bumi saja. tapi waktu itu si mahkluk tua pun sedang dibikin terperana oleh kedahsyatan lawannya.

Rupanya batuan cadas yang berada dibelakang tubuhnya itu. tak sebutir batupun yang kelihatan.. dengan gerakan Yau cu huan sin (burung belibis membalikan badan) seluruh tubuhnya melejit ke samping untuk menghindarkan diri dan ternyata ia tak mampu untuk melancarkan perlawanan. tubuhnya yang bergerak ke depan pun seakan-akan dihisap oleh sesuatu kekuatan yang maha dahsyat. Baru saja tubuhnyta meluncur ketengah udara. Bi hoig siancu sendiripun merasakan jantungnya berdebar keras. Pada saat intulah terasa ada segulung angin pukulan yang lembut dan halus menyambar kedepan menyambar kehadapan tubuhnya. segulung hawa dingin telah menyambar lewat dan suara gemuruh yang keras dan memekikkan telinga pun menggelegar dari arah belakang. dengan cepat ia menjulurkan lidahnya karena kagum. sambil mengulumkan senyuman yang angkub dan bangga. kini sudah kena tersapu hingga rata dengan tanah. pekiknya didalam hati: “Ooohh. kesemuanya ini kontan saja membuat hatinya terkesiap. Dengan cepat Suma Thian yu membalikkan badannya. Suma Thian yu amat terperanjat.com/ “Kaupun boleh merasakan sebuah pukulan ku ini!” katanya kemudian. Begitu ucapann tersebut selasai diutarakan.Tiraikasih Website http://kangzusi. Buru-buru dia menghimpun segenap tenaga dalam yang dimilikinya dan mengeluarkan ilmu bobot seribu untuk menahan gerakan ba-dannya. Suma Thian yu segera merasakan nafasnya menjadi sesak. ejeknya: . sungguh berbahaya!" Kemudian teriaknya dengan lantang sekali: "Jurus ke enam puluh tujuh!" Makhluk tua iiu kelihatan gembira sekali setelah menyaksikan Suma Thian yu sama sekali tak mempunyai kepandaian sakti untuk membendung serangan mautnya tadi.

. seratus juruspun belum tentu akan ketahuan siapa yang unggul dan siapa yang kalah.. mana boleh berganti acara.. kalau permainan kucing kaki tiga sih tak akan bikin keder orang lain. teriaknya keraskeras: Bagus sekali bocah keparat.. Suma Thian yu segera berseru dengan suara lantang: “Sisanya bagaimana kalau kita selesaikan dengan menggunakan senjata tajam saja?” “Senjata tajam? Selama hidup belum pernah lohu mempergunakan senjata tajam untuk bertarung!” . dia lantas melomp[at kehadapan pemuda tersebut. tinggi hati dan tak pernah memandang sebelah matapun terhadap orang lain.weeeass! weeesss! weeess! secara beruntun ia lancarkan tiga buah serangan berantai yang semuanya dahsyat dan luar biasa.Tiraikasih Website http://kangzusi. lebih baik kau jangan mencobah untuk ngomong besar lagi.. hari ini kalau ada kau tak akan ada aku!” Berbicara sampai disitu.. kemudian teriaknya dengan suara lantang: “Sekarang sudah tujuh puluh gebrakan! Jika pertarungan macam begini dilangsungkan terus..com/ "Bagaimana? Apakah nyalimu sudah dibikin pecah karena ketakutan.?” Suma Thian yu segera mendengus dingin. begitu mendengar Suma thian yu memakinya sebagai ilmu silat kucing kaki tiga saja. sambil berkaok-kaokpenuh kegusaran. Dengan mengeluarkan ilmu langkah Ciok liong luan poh ajaran dari Siau yau kay Wi kian secara mudah sekali Suma thian yu berhasil memunahkan ancaman tersebut satu per satu..!” Makhluk tua tersebut selamanya sombong.. kemudian melepaskan pula dua buah jurus serangan untuk meneter musuhnya. kemudian.. bagaimana kalau kita berganti acara saja?” “Tidak bisa.. kau kelewat menghina orang. seratus juruspun belum habis.?” Kembali mahkluk itu itu melancarkan beberapa gerakan untuk memunahkan ancaman lawan.. kontan saja dari malu ia menjadi marah.. "Hmmmm.

terpaksa ia menghimpun hawa murninya dari Tan tiam kedepan dada. nyalinya bertambah besar... kakinya dengan jurus Kui seng ti to(Bintang timurmenentang bintang kejora) dia tendang tubuh bagian bawah mahkluk tua tersebut. sekarang baru jurus ketujuh puluh lima!” Wan pek lan yang merasa bahwa kekasihnya pasti akan berhasil memenangkan pertarungan ini. maka Wan pek lan buru-buru berteriak dengan suara lantang: “Jurus kedelapan puluh!” Sekarang. . kau jangan ngawur. dia tahu. dia segera membantah pula: “Tadi. bila pertarungan tersebut dilangsungkan lebih jauh. mahkluk itu itu segera memprotes. Menyusul kemudian.com/ Suma Thian yu benar-benar didesak sehingga apa boleh buat. sebab selama ini Suma thian yu tidak pernah memperlihatkan gejala akan kalah. sekalipun masih ada seratus jurus pun belum tentu dapat mengungguli lawannya. hatinya makin mantap dan rasa percaya diri pun tumbuh. didalam pukulan tendangan dipakai dua jurus serangan. kenapa? Apa tidak benar?” Sementara pembicaraan berlangsung. umpatnya: “Bocah perempuan sinting. dan masingmasing sudah bertarung tiga gebrakan lagi. Mendengar itu. “Jurus ke tujuh puluh enam!” teriaknya keras-keras.. kedua orang itu kembali terlibat dalam pertempuran yang sengit. Serangan berantai yang maha dahyat tersebut kontan saja membuat si mahkluk tua itu kerepotan setengah mati. kemudian dengan jurus Peng lui san lian (guntur menggelegar petir menyambar) secepat kilat membacok tubuh mahkluk tua tersebut. Bi hong siancu yang menyaksikan batas seratus jurus sudah hampir berakhir menjadi kegirangan. dia melancarkan pula serangan sergapan balasan secara nekad. mahkluk tua ini sudah mempunyai hitungan.Tiraikasih Website http://kangzusi. jangankan masih sisa dua puluh jurus. sambil berkaok-kaok karena kegusaran.

.." Seusai berkata.. ting¬gal lima jurus saja. lalu ditolak kedepan.. telapak tangan kirinya segera diayunkan kemuka. mari! Lohu akan melanggar kebiasaan dengan menganggap delapan puluh jurus sebagai sembilan puluh lima jurus. Segulung hawa pukulan yang dingin merasuk tulang langsung saja mengurung seluruh badan Suma thian yu...Tiraikasih Website http://kangzusi. telapak tangan kanannya membentuk gerakan satu lingkaran ditengah udara. mari.. segera bentaknya dengan penuh kegusaran: "Bocah keparat. Suma Thian yu pun segera melontarkan pula sebuah pukulan dengan ilmu pukulan Sian po hwee hong ciang yang maha dahsyat itu.haaah. lebih baik aku akan menurut saja. segulung angin pukulan berhawa lembut segera meluncur kedepan. mari. Menghadapi ancaman bahaya yang berada didepan mata. tidak ku sangka kalau kau bisa melewati delapan puluh gebrakan dengan lancar. dalam bahaya dia .. segenap kepandaian silat yang lohu miliki akan dipergunakan dalam lima jurus yans terakhir ini aku akan membuat hatimu takluk seratus persen!” “Haaahh.?” seru Suma Thian yu sambil tertawa terbahak-bahak. Suma Thian yu sama sekali tidak gugup.com/ Cemas dan mendongkol membuatnya makin naik darah. disaat kedua gulung angin pu¬kulan itu saling membentur satu sama lainnya. haahh. betulkah kau merasa beruntung atau tidak?” Kembali Suma Thian yu tertawa ringan. lima jurus serangan dahsyatmu akan kusambut semuanya!” Makhlus tua tersebut tidak berbicara lagi. "bukankah hal ini akan menguntungkan diriku?" "Menguntungkan memang cuma kau akan segera membuktikan sendiri. tiba-tiba terdengar makhluk tua itu tertawa terbahak bahak sambil menjengek: "Pukulan yang inilah baru merupakan seranganku yang sesungguhnya. daripada membangkang. Siapa tahu. “Baiklah.

sebab pertarungan seperti ini selamanya mempertaruhkan jiwa raga mereka sendiri. Bi hong siancu yang sebenarnya sudah merasa makin kuatir lagi. .Tiraikasih Website http://kangzusi. mereka berdua baru dapat dilerai apabila salah satu diantara mereka sudah tewas. Dengan begitu. disamping itu bisa pula membuat isi perut musuh hancur berantakan termakan serangan maut itu hingga akhirnya tewas. dia tahu kalau pertarungan sudah meningkat dari posisi yang sangat gawat. empat telapak tangan yang saling menempel membuat empat gulung aliran listrik yang saling membentur pada jarak tiga langkah. orang luar tak pernah akan berhasil mencegah berlangsungnya pertarungan tersebut kecuali secara kebetulan datang seorang jago lihay yang berilmu jauh lebih tinggi dari mereka berdua.com/ mencari selamat lantaran telapak tangan kanannya sudah keburu di dorong kedepan dan tak leluasa untuk menarik kembali. kedua orang tersebut jadi saling melontarkan serangan dengan mempergu¬nakan sepasang telapak tangan. terpaksa dia menggunakan telapak tangan kanannya untuk menahan serangan. mereka berdua saling mengerahkan tenaga dalam untuk melakukan perlawanan. memandang dua orang yang saling berhadapan dengan mata terpejam dan peluh membasahi tubuh mereka itu. Pertarungan adu kekerasan seperti ini hanya akan berlangsung jika orang yang terlibat dalam pertrungan adalah jago-jago berilmu tinggi. Namun pertarungan semacam inipun merupakan pertarungan yang sangat menghamburkan tenaga. Tapi hanya dengan jalan ini pula orang baru bisa mengetahui sempurna atau tidaknya tenaga dalam seseorang. kalau tidak. sementara telapak tangan kirinya dengan menghimpun tenaga sebesar delapan bagian sudah melancarkan bacokan secepat kilat. Dalam waktu singkat seluruh angkasa sudah dipenuhi oleh desingan angin tajam.

Kau suruh aku menghitung dengan cara bagaimana? Bukankah lima jurua terakhir sudah lewat?" Sekalipun dia sudah berteriak sekeras-kerasnya. Bi hong siancu benar-benar merasakan hatinya berdebar keras. akhirnya sudah pasti ada salah satu pihak yang akan tewas. Sedangkan keadaan dari si makhluk tua itu pun tak jauh berbeda. seluruh tubuhnya basah kuyup oleh keringat. .com/ Dalam keadaan demikian. bahkan dari ubun-ubun mereka memanancar keluar kabut berwarna putih... hal tersebut tak akan mempengaruhi keadaan dalam arena. Dengan cepat satu ingatan melintas dalam benaknya. atau mungkin sampai putus lidahnya sekalipun. sudah pasti tenaga dalam musuh akan segera menyusul masuk ke dalam isi perutnya dan berakibat kematian baginya. segra teriaknya keras-keras: "Hei. paras muka Sama Thian yu dari hijau membesi telah berubah menjadi pucat pias. bibirnya terkatup kencang-kencang dsan wajahnya menunjukan penderitaan. jangan bertarung lagi. bila pertarungan semacam ini dilangsungkan lebih jauh. seakan-akan tidak mengubris perkataannya. makhluk tua. apabila salah satu pihak berpikiran bercabang sehingga serangan hawa murninya mengendor... hatinya semakin gelisah lagi. Waktu itu. ayo cepat hentikan serangan kalian. Sebab pertarungan yang sekarang sedang meningkat pada keadaan paling gawat dan setiap saat bisa mengakibatkan kematian yang fatal bagi mereka yang lengah.Tiraikasih Website http://kangzusi. butiran keringat sebesar kacang kedelai telah membasahi jidatnya dan mengucur kebawah. Apabila keadaan seperti berlangsung lebih lanjut maka kedua belah pihak akan sama-sama terluka dsn bahkan bisa jadi akan berakibat kematian untuk mereka berdua. dengan perasaaa kuatir teriaknya tiba-tiba: “Hei.” Tapi ketika dilihatnya kedua belah pihak tetap berdiam diri.

tenaga dalamnya telah bertambah dengan pesat. kesempurnaan tenaga dalam yang dimiliki sekarang pun paling tidak masih diatas enam puluh tahun hasil latihan.. sehingga mencapai enam puluh tahun hasil latihan lebih. Walaupun demikian. Ketika berada dalam gua dan salah makan daun Jin sian kiam lan. Mendadak. salah satu diantaranyaa akan terluka.com/ Bi hong siancu Wan Pek lan nampak gelisah sekali bagaikan semut dalam kuali panas. tak mungkin akan terdapat dua orang manusia yang mempunya ilmu silat seimbang. . Jilid 18 Tahun ini.. maka dasar tenaga dalam yang dimiliki nya boleh dibilang kuat sekali. kekuatan mereka tetap berimbang satu sama lainnya. meski usia Suma Thian yu baru tujuh delapan belas tahunan. disaat itulah yang tangguh bakal muncul sebagai pemenangnya. terutama sekali dalam tenaga dalam. kemudian minum obat Ku ciang sin yok. bahkan bila ia bertindak secara gegabah pun bisa jadi akan menimbulkan bencana kematian bagi dirinya. Pepatah kuno mengatakan: Bila ada dua harimau yang bertarung. tak mungkin hasil yang dicapai orang yang satu akan sama dengan orang yang lain.. tapi berhubung sejak kecil sudah memperoleh guru pan dai dan sejak kecil pula melatih ilmu Kui goan sim hoat. akhirnya toh akan muncul juga saat untuk menentukan siapa yang lebih tangguh dan siapa yang lebih lemah.Tiraikasih Website http://kangzusi. sebab itulah meski beradu tenaga-tenaga dalam dengan si makhluk tua sekarang.. makhluk tua tersebut sudah berusia tujuh puluh tahun lebih. Sebaliknya. sedangkan yang lemah akan menemui ajalnya. tapi apa pula yang bisa dilakukan olehnya dalam keadaan seperti ini? Jangankan dia tidak berkemampuan untuk memisahkan kedua orang ini. Di dalam dunia persilatan.

dari balik sorot matanya itu terpancar keluar perasaan bingung dan tidak habis mengerti.Tiraikasih Website http://kangzusi. Kedua orang itu segera merasakan udara di sekeliling tubuhnya membuyar dan tubuh mere ka yang sempoyongan pun segera melompat mundur kebelakang. kemudian sambil tertawa terbahak-bahak serunya: "Haaaah. suara yang mengalun menembusi lembah bergema pula ke dalam telinga kedua orang tersebut..haaaa. Pelan-pelan makhluk tua itu membuka sepasang matanya. Tak sempat lagi bagi Bi hong siancu untuk menegur. . tampak olehnya setitik cahaya hitam secepat kilat meluncur kedalam lembah....!" dari mulut seruling menyem¬bur kelur segulung hawa pukulan berwarna putih dan menyambar ketubuh dua orang yang sedang bertarung tadi. kedua orang itu segera merasakan semangatnya menjadi segar kem bali dan kekuatannya seperti beratus kali lipat lebih besar keadaan semula.. Tak selang berapa saat kemudian. bersamaan dengan munculnya tosu tua itu pun suara seruling tadi menjadi sirap dan hilang.com/ Dari atas bukit Kun san berkumandang suara seruling yang mengalun tiba mengikati hembusan angin. "Criiitt. Ternyata aneh sekali. seruling bambu ditangannya segera ditutul pelan ketengah-tengah orang yang sedang bertempur itu. kalian berdua harus segera menghentikan permainan yang tak bermanfaat ini!" Sembari berkata... tahutahu dihadapan mukanya telah berdiri seorang kakek berdandan seorang tosu. dari arah punggung bukit sana muncul setitik bayangan hitam yang secapat sambaran petir meluncur masuk kedalam lembah Si jin kok.. Tampak tosu tua itu memperhatikan sekejap kearah Bi hong siancu.haaaa. Bi hong siancu Wan Pek lan segera mengangkat kepalanya sambil memandang ke depan. Suara seruling yang mengalun diudara pun menyusul bayangan hitam yang meluncur tiba itu bergema makin keras.

dengan gusar dia menegur: "Rupanya kaulah yang berbuat ulah disini..haaah.. cianpwee terlalu memuji..haah. mahkluk tua itupun nampak terperanjat.. "Haah. sorot matanya segera dialihkan kewajah tosu tua yang baru muncul itu dan menatapnya lekat-lekat.baru berapa hari tidak bersua.. orang lain tak usah mencampurinya" Heng si Cinjin segera tertawa terbahak-bahak... untung saja selembar jiwa boanpwe masih bisa diselamatkan!" Ternyata orang yang barusan munculkan diri itu adalah Heng si Cinjin. boanpwee hanya berilmu cetek" Setelah berbasa-basi sebentar. . Heng si Cinjin pun mengalihkan kembali sorot matannya ke wajah manusia aneh tersebut. tenaga sinkang yang dimiliki Suma siauhiap sudah memperoleh kemajuan yang amat pesat. tapi segera jawabnya dengan marah: "Urusan ini merupakan persoalan pribadi lohu sendiri... baik-baik menjadi ciangbunjin partai Mao san buat apa kau lari ketempat seperti ini untuk memakan daging menusia? Sebenarnya apa mak sud dan tujuanmu yang sebenarnya?" Begitu berjumpa dengan Heng si Cinjin. sungguh mengagumkan. gurunya dua bersaudara Thia yang mempunyai janji dengan anak muda tersebut.. Sambil mengelus jenggotnya.haaah.. cepat-cepat dia mengangguk. setiap umat persilatan yang menyinggung soal bukit Kun san di telaga Tong tin.Tiraikasih Website http://kangzusi. "Haah.. sungguh menggembirakan.haah. "Aaah.Hu hok. Heng si Cinjin segera tertawa terbahak-bahak. mungkin kau telah memperoleh suatu penemuan aneh bukan?" Merah padam selembar wajah Suma Thian yu karena jengah. kedatanganmu tepat sekali. sampai lama sekali dia tak mengucapkan sepatah kata pun. Sedangkan Suma Thian yu segera menjura sembari berseru: "Cianpwe.com/ Menanti si makhluk tua itu dapat berdiri tegak.

bila orang lain mengetahui akan persoalan ini. dia segera meninggalkan kedudukannya sebagai Ciangbujin dan menyembunyikan diri disitu. sekarang kau makan daging manusia disini. malam ini dia telah bertemu dengan lawan tandingnya. disanalah korbannya dibunuh dan daging mereka disantap. entah berapa banyak sudah manusia yang menemui aja1nya disini. dia pun mendirikan batu peringatan dan menjadikan daerah tersebut sebagai daerah terlarang.Tiraikasih Website http://kangzusi. maka untuk meyakinkan ilmu tersebut orang yang bersangkutan harus memakan daging manusia setiap harinya. tapi baru setahun menjabat sebagai ketua. mereka masih mengira pintolah yang membuat ulah dengan mencelakai sesama umat manusia" Ternyata makhluk tua itu merupakan ciangbunjin angkatan ke sembilan belas dari partai Mao san yang bernama Hu Huk cu. namun ilmu silat yang dimiliki pun tidak memperoleh kemajuan yang pesat sekali. dia pun akan muncul dari daerah terlarangnya untuk memancing saudagar atau orang orang persilatan guna memasuki lembah Si jin kok.com/ mereka akan segera teringat pula dengan nama Pinto. dia telah menyerahkan jabatan sebagai ketua tersebut kepada sutenya Hu Yan cu. bukan saja suasana diseputar sana dibikin menyeramkan. padahal yang benar Hu Hok cu memrunyai maksud tujuan yang lain. Apabila malam hari sudah tiba. secara rahasia sekali dia memasuki bukit Kun san dan menyembunyikan diri disitu untuk berlatih ilmu silat. Selama tiga puluh tahun ini. bukan . Banyak orang mengira Hu Hok cu sudah bosan dengan kehidupan keduniawian dan mengggundurkan diri hidup menyendiri. Siapa sangka. sementara dia sendiri mengembara didalam dunia persilatan. berhubung didalam kitab pusaka yang diperolehnya untuk melatih semacam ilmu sesat dibutuhkan kekuatan dari sari manusia. Hu Hok cu yang memperoleh kitab pusaka mana menjadi kegirangan setengah mati.

haaaa. Hu Hok cu baru menghetikan tariannya macam orang gila itu dan menunjukkan wajah berseri-seri. bahkan nyaris nyawanya akan turut melayang.haaaaa.. pinto pun pernah melakukan pemeriksaan disini.Tiraikasih Website http://kangzusi. tentu saja aku tak pernah menyangka kalau Si jin ong (raja pemakan manusia) yang paling ditakuti orang dalam dunia persilaian bukan lain adalah dirimu" Tatkala Hu Hok cu mengetahui bahwa orang persilatan merasa ketakutan karena dia pemakan manusia. sambil tertawa seram segera teriaknya keras-keras: "Tosu. bahkan sambil tertawa terbahak-bahak berteriak sekeras-kerasnya: "Aku telah berhasil! Aku telah berhsil!” Tentu saja sikap macam orang gila ini membuat Heng si Cinjin dan Suma Thian yu menjadi kebingungan setengah mati.. selama tiga puluh tahun ini. bukan saja berita mana tidak membuat merasa malu atau rendah diri. Sementara itu. . Lama kemudian. mengapa kau tak pernah melangkah masuk kedalam lembahku ini?" Heng si Cinjin tertawa bergelak. Hu Hok ca menggelengkan kepalanya berulang kali.. mereka tidak habis mengerti apa sebabnya orang itu jadi sinting.com/ saja dipecundangi. sebaliknya dia malah menari-nari dengan girangnya. kutemukan kehadiranmu disini. namun tidak berhasil menemukan gua ini" Sambil tertawa. "Haaaaa. selama ini pinto mengira apa yang tersiar dalam dunia persilatan sebagai berita bohong yang ada maksud untuk merusak nama pinto beberapa tahun yang berselang itu. Ha Hak cu merasa gusar sekali setelah mendengar umpatan dari Heng si Cinjin tersebut. katanya kemudian: "Malam ini mengapa pula bisa muncul disini?" "Ditengah kegelapan malam aku sering kali mendengar suara gemuruh dan suara ledakan keras. setiap kali pula pinto pasti muncul untuk melakukan penyelidikan.. akhirnya setelah melakukan pengintaian berulang kali.

se¬akan-akan orang lain sudah dibikin ketakutan oleh nama besarnya itu. Orang lain mengumpatnya sebagai Si jin ong sebaliknya dia malah nampak kegirangan. Demikian pula halnya dengan Hu Hok cu yang memusatkan segenap perhatiannya itu untuk mempelajari Mo Kang. kemudian ujarnya: “Hu hok. sekarang nama lohu seba¬gai Si jin ong (raja pemakan manusia) sudah termashuur diseluruh koloog langit. bahkan yang lebih sinting lagi. tapi dia sudah melamun ingin menjadi seorang pemimpin dunia persilatan.haahh. apakah kau tidak merasa jalan pemikiranmu itu menggelikan? Terlampau lucu dan kenak-kanakan?” “Kekanak-kanakan? Hmmm! Siapa yang bilang kalau aku si bodoh?” Hu hok cu balik bertanya.. dipandangnya Hu hok cu sekejap dengan sorot mata penuh welas kasih..Tiraikasih Website http://kangzusi. "lohu tidak akan tinggal disini lagi.com/ "Toyu!” katanya kemudian. Padahal dia seperti lupa kalau Suma Thian yu yang dihadapinya malam ini belum lagi bisa dkalahkan. kesadaran jalan pikiran maupun gerak-geriknya sudah berbeda sekali dengan manusia biasa. disaat seseorang sedang kecanduan sesuatu. bisa jadi dia akan lupa makan dan tidur hingga sikap maupun gerak geriknya menjadi berubah seperti orang gila.haahh.. bahkan disana telah muncul se¬orang jago lihay yang berilmu silat beberapa kali lipat lebih hebat daripada kepandaiannya yakni Heng si Cinjin. dia ingin mengandalkan ilmu si¬lat yang tercantum dalam kitab pusakanya untuk merajai kolong langit. Dua orang manusia ini saja tak mampu dihadapi.. bukankah hal ini kedengarannya lucu dan menggelikan? Tatkala Heng si Ciniin mendengar ucapan nya yang membual itu seketika itu juga dia menggelengkan kepalanya berulang kali sambil menghela napas.. tidak lama kemudian. lohu akan menjadi raja dan pemimpin dari seluruh dunia persilatan baik diutara maupun selatan” "Ada kalanya. haahh. ..

Tiraikasih Website http://kangzusi. ingin meninggalkan lembah Si Jin kok dengan begitu saja? Apakah kau tidak merasa kalu tindakanmu ini kelewat awal? bentak Heng si cianjin lagi. amarah Hu Hok cu sema¬kin memuncak. “Bagus sekali. bahkan selama inipun dia sama sekali tidak melancarkan serangan balasan. sepasang telapak tangannya diayunkan kian kemari bagaikan orang gila. masih ketinggalan jauh!” Dicemooh orang. yakni berharap agar Hu hok cu . Heng si Cinjin seakan-akan tak sudi memandangnya barang sekejap pun. setelah itu jengeknya: "Huuuh. dengan penuh rasa penasaran bentaknya juga: “Kau berani memandang hina lohu?” “Betul!” Jawaban dari Heng si cinjin ini diutarakan dengan suara tegas dan keras. Seperti juga yang pertama tadi. tapi keadaanmu sekarang malah justru bertambah parah!” Heng si cinjin sengaja berkata demikian karena dia mempuryai tujuan yang baik. mari lohu akan membuktikan dahulu apakah kau mampu atau tidak!” Selesai berkata. Hu hok cu segera melotot gusar. menurut pendapat pinto. diantara berkibarnya ujung baju. “makan daging manusia tidak akau mambuat ilmu silat mu memperoleh kemajuan pesat. kembali Heng si Cinjin mempergunakan kelincahan tubuhnya untuk berkelebat kian kemari ditengah pukulan-pukulan musuhnya. dia telah mengelirkan segenap kemampuan yang dimilikinya untuk secara beruntun mele¬paskan empat lima buah pukulan. tiga puluh tahun berselang kau sudah begini. Menghadapi ancaman tersebut. rupanya kau sudah pernah mencicipi empedu macam hati singa sehingga berani menantang lohu? Mari. "Ha Hok!" kembali dia mengejek. dengan jurus Im yang jut tong(Im yang mulia bergerak) dia langsung membacok tubuh Heng si cinjin.com/ Hmmm. tahu-tahu dia sudah melayang ke samping untuk menghindarkan diri.

Mau tak mau Heng si Cinjin harus merasa terkesiap juga. Hu Hok cu sedang beradu tenaga dalam melawan Suma Thian yu. bahkan tak berhasil meraih keuntungan apa-apa? Sesungguhnya kejadian ini tiada sesuatu yang aneh seperti. Tapi apa sebabnya kemampuan yang hebat ini seolah-olah tak mampu berkembang. Tampak sepasang mata orang itu melotot be¬sar. Terutama sekali untuk melepaskan ilmu sesat nya dengan mempelajari ilmu lurus. kepandaian silat yang dia miliki sebarangsudah mencapai tingkatan yang luar biasa. sepasang telapak tangannya segera dilontarkan ke muka melepaskan pukulan yang maha dahsyat. membuat hatinya terasa begitu sakit sehingga sukar dilukiskan dengan kata kata. inilah yang menjadi penyebab uta rna mengapa serangannya seperti tak berfungsi lagi. Benarkah ilmu siht yang dimiliki Hu Hok cu saat ini jauh lebih payah ketimbang tiga pulah tahun berselang? Tentu saja tidak.Tiraikasih Website http://kangzusi. akibat dari pertarungan itu. bahkan boleh dibilang merupakan salah satu gembong iblis yang patut disegani oleh setiap orang. Sekalipun hanya mempergunakan sisa kekuatan yang dimiliki. tatkala Heng si Cinjm muncul disana tadi.com/ mau bertobat dari kejahatannya itu.. Tapi perkataan dari Heng si Cinjin terse¬but ibaratnva sebilah pisau tajam yang lang¬sung menembusi ulu hati Hu Hok-cu. dengan demikian mengurangi bahayanya mati secara mengenaskan. dia tahu apabila kesempatan yang sangat baik ini tidak segera dimanfaatkan untuk melumatkan ambisi dan kesombongan . dengan menghimpun sisa kekuatan yang dimilikinya untuk melindungi badan. melepaskan jalan sesat dan kembali kejalan yang benar. sebaliknya. hawa murninya telah menderita kerugian yang be¬sar sekali. kenyataannya serangan mana masih merupakan satu ancaman yang serius.. yang telah diketahui tadi.

.... setelah dijumpai Suma thian yu . kemudian ia baru mengundurkan diri ke hadapan Heng si Cinjin dan berdiri serius disana. Seketika itu juga ke dua gulung tenaga pukulan tersebut saling membentur satu sama lainnya ditengah udara. sudah pasti orang ini akan menjadijadi kesombongan dan kesadisannya dikemudian hari. Suma Thian yu segera mementangkan lengan-nya untuk memeluk tubuh berbobot seratus kati lebih itu dengan suatu tangkapan. ia sambut datangnya ancaman lawan. “Akhhhh.. dari tengah arena bergema suara jeritan ngeri yang amat menggidikan hati. Suma Thian yu yang menyaksikan kejadian tersebut segera berpekik nyaring....com/ gembong iblis tersebut. dengan sebuah kebasan yang mengerahkan tenaga sebesar tujuh bagian..! Suatu benturan keras yang mamt memekikkan telinga berkumandang memecahkan kesunyian” Menyusul kemudian.. tubuhnya melejit ke tengah udara dan langsung menyambar ke arah mana bayangan hitam itu jatuh.Tiraikasih Website http://kangzusi..!” Sesosok bayangan manusia bagaikan kayang-layang yang putus talinya segera terlempar ke tengah udara. sekarang paras mukanya nampak pucat pias seperti mayat. Baru saja anak muda itu melayang turun ke atas tanah. bayangan hitam tadi sudah meluncur jatuh dari atas dengan kecepatan yang luar biasa... keadaannya tak jauh berbeda dengan sesosok mayat saja.. sementara wajahnya masih menunjukan sikap yang halus dan lembut. Orang itu memang Ha Hok cu.. Pelan pelan Suma Thian yu meletakkan tu¬buh Hu Hok cu ke atas tanah dan membiarkaa dia duduk.. “Blaaammm. Setelah berhasil menghajar tubuh Ha Hok cu tadi. Buru-buru dia menghimpun hawa murninya secara diamdiam. sesungguhnya Heng si Cinjin merasa menyesal. Mendadak..

com/ menolong jiwa Hu hok cu. kekesalan dan kemu-rungan yang mengganjal dadanya selama ini..Tiraikasih Website http://kangzusi.haaaaa. . kau tak usah menggubris diriku lagi.. apa yang membuatmu menangis tersedu-sedu?" “Enyah kau! Enyah kau dari sini. Seorang kakek yang sudah lanjut usia ter¬nyata menangis tersedu sedu macam anak ke¬cil yang mau menetek saja. lalu tegurnya: “Toyu. pelan-pelan dia berjalan kehadapan Hu Hok cu. Dengan cepat Heng si Cinjin berpaling..haaaaa.suatu perbuatan yang tepat sekali. gerak geriknya nampak lucu dan menggelikan.. Heng ci Cinjin menjadi tak tega juga akhirnya. Kontan saja kejadian ini membuat ke tiga orang itu tertegun-tegun karena keheranan. “Haaaaa.!" Seperti anak kecil saja. Mendadak dari arah dalam lembah itu berkumandang suara isak tangis yang memilukan hati. air mata dan ingus bercampur aduk membuat tubuhnya kelihatan bertambah mengenaskan. suatu perbuatan yang tepat sekali. Siapa tahu tangis Hu Hok cu semakin lama semakin menjadi-jadi. membuat suasana serasa menggidikkan hati... betul-betul suatu penampilan yang mengagumkan. Suara isak tangis itu mengalun dan menggema diseluruh lembah. dia tak mampu mengucapkan sepatah katapun. tak heran kalau ketiga orang itu menjadi tertegun dan melongo. Hal ini menuajukkan kalau jiwamu mulia dan arif bijaksana. memang jarang sekali dijumpai peristiwa yang luar biasa seperti ini. Tampaknya Hu Hok cu ingin menggunakan kesempatan menangis itu untuk melampiaskan keluar semua kesedihan.. tak kuasa lagi sambil mengelus jenggot ia tertawa. masih muda sudah menyayangi sesamanya. bahkan akhirnya dia malah menangis sambil berteriak teriak." Merah padam selembar wajah Suma Thian yu karena jengah.. ternyata yang menangis adalah Hu Hok cu.

dia tak ingin terjadinya kesulitan yang tak diinginkan. kedua.Tiraikasih Website http://kangzusi. sambil menangis tersedu. oleh sebab itu terpaksa dia hanya berdiri dihadapan Ha Hok cu sambil bersiap siaga memberi bantuan kepada Suma Thian yu apabila diperlukan. diapun kuatir membangkitkan kemarahan . maka tanpa berpikir panjang lagi dengan mengandalkan kemampuannya untuk melihat dalam kegelapan. berhubung waktunya singkat dan kuatir Hu Hok cu yang sudah keburu menangis dan menyadari kalau dia masuk kedalam gua. sehingga tiada yang luar biasa.com/ masih untung ke jadian aneh sudah sering kali di jumpai kawanan jago silat. Hu hok cu merasa semakin sedih hingga air matanya jatuh berderai seperti sungai huang bo yang jebol tang gulnya. Pertama. maka ia bertindak dengan kecepatan luar biasa. Bi hong siancu yang menyaksikan keadaan tersebut segera berbisik kesisi telinga Suma thian yu: "Mengapa kau tak memanfaatkan kesempatan ini untuk memasuii gua dan coba memeriksa dari mana datangnya beberapa titik cahaya bintang yang terlihat tadi?” Suma thian yu merasa usul tersebutada benarnya juga. sayang terlambat. Coba kalau peristiwa ini berlangsung ditengah jalan. umpatnya: "Kau anjing gila. Tatkala Heng si Cinjin menyaksikan si anak muda itu menerobos masuk kedalam gua sebenarnya dia berniat untuk menghalangi ke inginannya itu. Sementara itu Suma Thian yu sudah menerobos kedalam gua. dalam beberapa lompatan saja ia sudah menerobos ke dalam gua tersebut. orang bisa tertawa geli. enyah! Cepat enyah semua dari hadapanku!" Selagi berkata kembali dia memeluk tanah sambil menangis lagi dengan teramat sedih. Heng si Cinjin segera bertanya: “Hu hok apakah kau merasa perjuangan selama tiga puluh tahun ini cuma sia sia belaka?" Di korek luka hatinya.

coba kalau tidak merasakan datangnya desiran angin tadi. ternyata srigala raksasa itu tidak melolong pun tidak mengeluarkan suara apaapa. Rupanya entah sedari kapan. Tapi begitu mengetahui apa yang terlihat.com/ makhluk tua sehingga melakukan perbuatan jahat yang lebih banyak. Baru saja akan melompat keluar dari mulut gua. siapapun tentu akan mengira srigala tersebut sebagai sebuah patung srigala saja. Sepasang mata serigala raksasa tersebut memancarkan cahaya aneh. benda ini sudah pasti mutiara Ya beng cu atau sebangsanya. mendadak dari sisi tubuhnya terasaada desingan angin berhembus lewat. hampir saja si anak muda itu tertawa terbahak-bahak.. Tampaknya serigala itu sudah memperoleh pendidikan yang sangat ketat meski melotot gusar kearah Suma Thian yu. Kemudian dia pun menemukan setumpuk buku diatas meja batu itu. tahukalau tiada hasil apapun. Dalam Perkiraan SUma Thian yu. Siapa bilang kalau cahaya berkilauan itu merupskan Ya beng cu atau sebangssnya? Ternyata benda itu tak lebih hanya sebuah botol yang berisikan kunang-kunang dalam jumlah banyak... . namun disana tiada sesuatu apapun yang perlu diperiksa. disisi tubuhnya telah bertambah dengan seekor srigala rak¬sasa yang tinggi tubuhnya hampir separuh manusia. Kalau dibicarakankan memang aneh sekali. Begitu merasakan datangnya desingan angin tersebut.. tanpa menimbukan sedikit suarapun menyusup ke samping tubuh¬nya siap melakukan terkaman.Tiraikasih Website http://kangzusi. dia bersiap-siap untuk mengundurkan diri dari dalam gua tersebut. dengan sigap Suma Thian yu melompat tiga langkah kebelakang. Suma Thian yu benar benar dibikin gemas bercampur penasaran. Sambil meaggelengkan kepalanya berulang kali. maka dengan cepat dia menuju ke ruang dalam untuk memeriksa lebih seksama. ketika berpaling pemuda itu segera menarik napas dingin.

. behkan memandang sekejap pun tidak. sudah jelas dia sedang menunggu sampai Suma thian yu beranjak lebih dahulu. Suma Thian yu menjadi gelisah sekali. srigala raksasa itu sama sekali1 tidak menggubris. tidak pula mengundurkan diri. ia Cuma berjalan kearah depan gua dan menghadang jalan perginya. tapi dengan demikian. Sekarang keadaan dari Suma Thian yu ibaratnya menunggang dipunggung harimau.? Setelah berpikir sekian lama. Apabila Suma thian yu ingin keluar dari gua tersebut.com/ namun sama sekalai tidak melancarkan tubrukan. dengan begitu. tetap duduk sudah. sudah pasti tindakannya itu akan mengejutkan Hu Hok cu yang berada diluar gua.. Dia berharap. maka dia harus membunuh srigala raksasa itu lebih dulu sebelum berhasil menyerbu keluar. Dilihat dari sikapnya mana. srigala raksasa itu akan tertarik oleh kerak nati tersebut dan keluar dan gua. . sampai kapan urusan itu baru selesai. Dia mencoba untuk merogoh kedalam saku¬nya dan mencari sesuatu benda yang bisa di¬gunakan untuk menimpuk. sebaliknya justru berjongkok didepan gua sambil menjulurkan lidahnya yang panjang dan berwarna merah itu. akhirnya Suma Thian yu merogoh kedalam sakunya dan me¬ngeluarkan kerak nasi yang tidak habis termakan dan dilemparkan keluar gua melalui samping srigala raksasa tersebut. mau turunpun tak bisa. akhirnya setelah mencari sekian lama dia berhasil menemukan sebuah benda yang keras sekali. apabila dia mela kukan suatu tindakan.Tiraikasih Website http://kangzusi. dan akhirnya tak akan terlukiskan lagi. sudah pasti srigala raksasa itu tidak akan melepaskan dia dengan begitu saja. tapi andaikata harus bertahan lebih jauh. Siapa tahu. Apalagi setelah dilihatnya srigala raksasa yang melotot penuh kebuasan itu tidak melakukan tubrukan. Kejadian semacam ini benar-benar merupakan suatu peristiwa yang memusingkan kepala. tak bisa disangkal lagi.

" Bergumam sampat disltu... Begitu lencana emas dikeluarkan. dia segera bergumam: "Bu. mendadak saja dia menerjang keluar dari situ. Menyaksikan hal tersebut Suma thian yu merasakan hatinya terkesiap.. dia.dia ... ternyata tak lain adalah lencana miling Siang wi coa Bian pun ci yang diperolehnya sewaktu bertarung diperahu besar dalam telaga Tong ting ou belum lama berselang.com/ Ketika benda itu diambil keluar. Rupanya permukaan lencana tadi berukir beberapa huruf yang berbunyi demikian: Kenang-kenangan untuk Thian yu pada usia satu tahun: LIONG SIANG HONG WU Ayahmu: Tiong-ko" Menyaksikan kesemuanya itu.. Tampak olehnya diatas lampengan lencana emas itu terukir seekor naga hijau yang sedang mementangkan sayapnya. hatinya semakin terkesiap.dia adalah musuh besarku. srigala raksasa itu segera mengangkat tubuhnya dan mempergunakan cakar depannya yang tajam bagaikan pisau untuk mencengkeram dada Suma Thian yu. terukir dua huruf besar yang berbunyu SUMA. dia. . dia seolah-olah lupa kalau didepan gua menunggu srigala raksasa yang siap menerkamnya. Suma Thian yu merasakan darah panas dalam tubuhnya bergolak keras. bukankah benda ini milikku. Ditengah-tengah lingkaran yang dikitari lukisan tadi. aaah! Dia.. menggunakan kesempatan inilah Suma thian yu mengamati benda tersebut dengan lebih seksama.. Begitu Suma Thian yu menggerakan tubuhnya... buru-buru dia membalik pada lempengan lencana yang lain. paras mukanya berubah hebat dan segulung hawa panas muncul dari pusarnya dan menerjang ke atas tenggorokan. cahaya keemas-emasan segera memancar keempat penjuru.Tiraikasih Website http://kangzusi.........

. dari arah belakang kembali terasa munculnya dua gulung angin serangan yang menekan arah punggungnya.. Begitu melangkah keluar dri gua tersebut. setelah itu sekali lagi melakukan tubrukan. Hu hok cu telah berhenti menangis. ketika ia mengangkat kepalanya menyaksikan serigala kesayangannya sedang menerkam orang. gaya tubuhnya yang semula berdiri tegak seperti mnausia itu mendadak menggelinding kesamping. angin serangan mana menyambar kearah belakang batok kepala serta tengkuknya. kemudian tubuhnya menggelinding kesamping untuk meloloskan diri. terdengar suara desingan yang memekikkan telinga menggulung kemuka. Serta merta srigala raksasa itu miringkan kepalanya untuk menghindar. kemudian dilihatnya pula Suma thian yu berdiri tak jauh dari gua tersebut. sebuah pukulan dahsyat segera dilontarkan diatas kepala srigala raksasa itu.. Suma Thian yu tidak mau membuang waktu lagi. dia mengira pemuda itu hendak berusaha untuk memasuki gua itu. Dengan cekatan Suma thian yu maju selangkah. dengan penuh amarah bentaknya: "Siau hek! Jangan biarkan dia kabur!” "Siau hek" mungkin merupakan nama dari serigala raksasa tersebut. .. Srigala raksasa itu memang hebat.. seketika itu juga terasa segulung angin pukulan yang maha dashyat menggulung kearah srigalaraksasa tersebut.Tiraikasih Website http://kangzusi. Dimana angin pukulannya meluncur. kemudian sambil membalikkan badan melepaskan pukulan. Kontan amarahnya berkobar dan membara didalam benaknya. tanpa membuang waktu lagi Suma thian yu segera menerjang keluar dari gua tersebut. Memanfaatkan kesempatan yang sangat baik itulah.com/ Dalam keadaan begini. Dalam pada itu.

tatkala ia tiba disitu. srigala raksasa itu segera meluncur kedepan menumbuk dinding gua. serangan demi serangan yang dilancarkan secara bertubi-tubi pun dilepaskan makin dahsyat. serigala raksasa. .Tiraikasih Website http://kangzusi. dia tak sempat untuk menghindarkan diri lagi. dia mengangkat tubuh srigala raksasa itu kemudian dilemparkan kedepan. jeritnya: “Siau Hek!” Seperti orang kalap saja dia melompat kemana si serigala raksasa tersebut jatuh.com/ Mendengar seruan mana. tak ampun tangannya segera bertambah dengan jalur luka yang segera mengeluarkan darah. tapi pada saat yang bersamaan cakar yang lain menyambar datang pula. itu melompat ke udara semakin tajam. dengan suara penuh kegusaran dia membentak: “Pingin mampus rupanya kau!” Sambil menahan rasa sakit. Bagaikan anak panah yang terlepas dari busurnya. Suma thian yu merasa perlu untuk bertindak lebih jauh. serigala raksasa tersebut sudah menumbuk di atas dinding gua dengan menimbulkan suara keras. tapi berhubing tangannya yang sebelah masih menggenggam cakar srigala tersebut. Si anak pumada itu menjadi amat terperanjat. sayang sekali kedatangannya terlambat setengah langkah. Amarah tak bisa dibendung lagi dalam dada Suma thian yu. Tahu kalau tindak tanduknya ketahuan banyak orang. dia segera menyambar salah satu cakarnya tersebut dan mencengkeramnya erat-erat. dia berusaha untuk menghindarkan diri. Hu Hok cu yang menyaksikan peristiwa tersebut menjadi terperanjat sekali. cakarnya yang tajam seolah olah sudah siap sedia digunakan untuk mencabik-cabik tubuhnya. Maka menghadapi serangan srigala raksasa. yang penting sekarang adalah membunuh srigala raksasa tersebut lebih dahulu. kali ini dia tak berkelit lagi. begitu sepasang cakar srigala tersebut meluncur tiba.

bayar kembali selembar nyawa dari Siau Hek untukku.Tiraikasih Website http://kangzusi. Serangan yang dilancarkan dalam keadaan gusar dan nekad ini benar-benar disertai dengan kukuatan yang luar biasa sekali. untuk beberapa saat dia tak mampu untuk bangkit berdiri lagi.. Kendatipun Suma thian yu memiliki ilmu silat yang amat lihay. isi benaknya berhamburan kemana mana dan mampas seketika itu. kali ini dia menyerang dengan sembilan bagian dari ilmu Bu siang sinkang yang dikombinasikan dengan Kui goan sim hoat.com/ Tidak ampun lagi. Mendadak terdengar suara benturan keras yang mememikkan telinga menggema memecahkan keheningan. angin serangan tersebut segera meluncur kearah depan. Ha hok cu mendengus tertahan dan mundur beberapa lagkah dengan sempoyongan. kemudian sepasang telapak tangannya dengan jurus Siang hong tiau yang (sepasang hong menghadap matahari) dengan memisah kekiri dan kekanan langsung menghantam kepala Suma thian yu. Dengan disertai suara deruan angin pukulan yang memeakkan telinga..!” Sembari berseru dia menerjang kehadapan Suma thian yu. sepasang matanya merah membara seperti kobaran api dengan muka memerah dan menyeringai seram. Hu Hok cu kembali naik darah. setelah itu jatuh tertunduk diatas tanah dan memuntah kan darah kental. . dua gulung angin pukulan itu saling membentur lalu menyebar keempat penjuru. dia membentak keras. Melihat serigala kesayangannya mati. akan tetapi diua tak berani memandang enteng. "Bocah keparat. buruburu sepasang telapak tangannya dirangkap didepan dada dan dilontarkan kedepan. pecahlah batok kepala srigala raktasa itu..

kita tak boleh memandangnya lagi. bukankah kau mempunyai janji dengan kedua orang muridku? Mengapa kau buru-buru ingin memohon diri? Sebenarnya apa yang telah terjadi? Buru-buru Suma Thian yu membungkukan badannya. segera ditariknya tangan Bi hong saiancu Wan pek lan sambil berseru: "Adik Lan. dia segera menggandeng tangan Suma Than yu dan memberi kerliogan mata kepadanya antuk memberitahu kepadanya bahwa Heng si cinjin masih berada disitu..Tiraikasih Website http://kangzusi. "Sekarang waktunya sudah tak banyak lagi. yakni Heng si Ciajin. cepat kita kejar dia!" "Mengejar siapa?" tanya Bi hong siancu Wan Pek lan dengan wajah tercengang.com/ Begitu berhasil merobohkan Hu Hok cu. Untung saja sikap Bi hong siancu jauh lebih tenang. sambil menyahut: "Sekarang.. sebab takutnya dia sudah keburu menghilang sehingga su¬lit untuk di temukan kembali!” . Suma Thian yu tidak ambil perduli apakah dia sudah tewas atau belum. maka seandainya mereka hendak pergi pun harus minta ijin dahulu kepadanya. boanpwe telah mengetahui siapakah musuh besar pembunuh ayahku. ditengah jalan nanti akan kuceritakan kesemuanya ini kepadamu. Heng si Cinjin tertawa.. maka aku harus mencarinya dengan segera. Suma Thian yu baru mendusin dan sadar kembali akan kekilafannya.!” Saking marah dan membaranya api dendam dalam dadanya. pemuda itu seolah-olah lupa kalau disisinya masih berdiri seorang Bu lim cianpwe yang merupakan juga tuan penolongnya. dengan wa¬jah menyesal dia lantas menjura kepada Heng si injin sembari berkata: "Locianpwe sekarang boanpwe masih ada suaut urusan penting yang harus segera di selesaikan dan apabila sikapku kurang sopan harap kau sudi memaafkan" Sambil mengelus jenggotnya. Sekarang. katanya kemudian: Haaaaahhh.

terhadap mati hidup Ha Hok cu boleh di bilang sama .hiantit tak usah kelewat terburu napsu.. Pelan-pelan dia berjalan menghampiri Hu Hok cu. biarkan dia merasakan siksaan dan penderitaan tersebut selama sisa hidupnya didunia ini” Waktu itu Suma Thian yu hanya memikirkan bagaimana caranya untuk membalas dendam terhadap Siang wi coa Bian Pun ci.Lohu jamin kalian pasti dapat saling bersua muka. Agaknya Heng si Cinjin dapat menduga apa yang sedang dipikirkan dalam hati kecil pemuda itu.haa. setiap persoalan janganlah dilakukan dengan tergesa-gesa.... kalau dia sampai mati.. orang ini membunuh orang tanpa berkedip. terlalu keenakan buat bajingan tua ini" Berbicara sampai disitu. tapi untuk memberi muka kepada cianpwee tersebut diapun merasa kurang baik uutuk menolak kebaikannya.. kejahatan yang dilakukan olehnya pun sudah kelewat banyak. besok pun masih ada waktu untuk mencarinya? Mencari dia pada hari ini.. dia berjalan kem¬bali ke samping Suma Thian yu dan berkata lebih jauh.haa. "Haaa. mari kita pulang dulu!" Sebenarnya Suma Thian yu masih merasa agak keberatan.. "Masih untung keadaannya tidak terlampau parah sehingga selembar jiwa tuanya masih bisa diselamatkan. "Haaa. "Biarkan saja dia merasakan penderitaan akibat dari ulah sendiri.. bisa dibayangkan betapa kalut dan gelisahnya perasaan pemuda tersebut sekareng. dia tersenyum dan tidak berbicara lagi. kemudian membungkukkan badab dan memeriksa keadaan lukanya.com/ “Siapakah musuhmu itu?" "Siang wi coa Bian pun ci! Bajingan cabul!" Heng si Cinjin segera tertawa lebar.Tiraikasih Website http://kangzusi. atau mencarinya besok toh sama saja?” Aku kuatir kalau bajingan cabul itu sudah keburu melarikan diri!” Sekali lagi Heng si Cinjin tertawa tawa. setelah itu berguman seorang diri..haa.

tanggung besok pagi kau akan berhasil menemukan dirinya. dia pun hanya mengiakan dengan begitu saja. betul juga. segala sesuatunya sudah diatur oleh Yang kuasa. Suma Thian yu serta Bi hong siancu segera mengikuti terus dibelahkangnya seperti bayangan. be¬lum tentu orang itu ditemukan. Suma Thian yu tahu kalau Heng si Cinjin tak mungkin akan sembarargan berbicara tanpa sesuatu dasar yang kuat. maka tanpa terasa hatinya menjadi jauh lebih lega. bu¬nga tak mau tumbuh. maka sambil tersenyum katanya lagi: "Hiantit. pepatah kuno pernah bilang: Ada niat menanam bunga. pohon liu menganak rimba. dengan mengerahkanilmu meringankan tubuh Heng im lin sui (berjalan di mega air mengalir).Tiraikasih Website http://kangzusi.. Mereka bertiga segera berangkat meninggalkan lembah Si jin kok tersebut.. Bila kau bersedia mengikuti lohu. Heng si cinjin berpaling seraya berkata: “Rupanya arak Cuan telah menantikan kedatangan kita!” Suma Thian yu menengok kedepan. Sambil menghentikan perjalanannya.com/ sekali tak menggubris. maka ketika Heng si Cinjin menyelesaikan perkataannya. tiada maksud menanam poaon liu. Walaupun ucapan tersebut tidak mengartikan sesuatu secara tegas. namun secara lamat-lamat mengandung suatu makna yang mendalam. Heng si Cinjin tahu kalau pikirannya wak¬tu itu sedang kalut. Didalam sekejap mata saja kedua sosok bayangan manusia itu sudah tiba didepan mere¬ka bertiga. ternyata mereka tak .. bila kau hendak mencarinya. tampak dua sosok bayangan manusia secepat sambaran kilat sedang meluncur kearah mereka berada. jarak mereka hanya selisih empat langkah dan bersama-sama bergerak kearah bukit Kun san. Heng si cinjin berjalan di paling depan sebagai penunjuk jalan. mereka bergerak lebih duluan.

Ternyata tempat itu merupakan tiga buah rumah kecil yang terbuat dari kayu. Thia Cuan dan adiknya. sampailah mereka berlima ditengpat kediaman Heng si cinjin. dia segera bersorak sorai kegi¬rangan: "Suma Hianti. dia segera menghela napas sambil memuji: “Benar-benar sebuah tempat pertapan yang amat indah dan tenang. makin dilihat terasa semakin cantik. hatinya segera menjadi kecut dan sedih. Yaa.com/ lain adalah Thi Pit suseng (sastrawan pena baja). Menyaksikan gurunya datang membawa Su¬ma Thian yu. kebetulan saja! Panjang untuk diceritakan. sehingga akhirnya timbul perasaan malu terhadap diri sendiri. ditatapnya gaids itu dari atas sampai bawah. aku bersusah payah mencari mu kemanamana. gampang dipermainkan oleh emosi. tapi untung hanya sebentar saja dan kemudian menjadi tenang lagi. tak heran kalau Suma thian yu tidak begitu tertarik kepada dirinya selama ini. dan menyaksikan pemandangan alam yang terbentang depan matanya. mengapa baru muncul pada saat ini?" Kemudian kepada gurunya. dari mana kau orang tua bisa tahu kalau mereka akan berkunjung kemari?" “Kebetulan saja. Ketika Toan im siancu menyaksikan Suma thian yu membawa serta Wan pek lan. apabila aku pun bisa mengundurkan diri dari .Tiraikasih Website http://kangzusi. dibelakang menjulang tebing karang yang tinggi. mari kita kembali dulu ke rumahh gubuk” Buru-buru Suma Thian yu mengenalkan mereka dengan Bi hong siancu dan susana pun menjadi ramai. Sementara itu Toan im siancu dengan penuh seksama. Tak lama kemudian. sedangkan di depan rumah serbentang sebuah tanah lapangan yang luasnya sepuluh kaki. Ketika Suma thian yu tiba ditanah lapangan tersebut. Heng si Cinjin kembali tanyanya dengan hormat: “Insu. perasaan anak gadis memang jauh lebih halus dan cermat.

kehidupan manusia didunia ini memang bagaikan sebuah impian yang aneh!” kata Suma Thian yu. semua pikiran keduniawian serasa hilang lenyap dengan begitu saja dikala matahari tenggelam dilangit barat sana. lalu katanya lagi: “Masih ada seperempat jam sebelum tibanya saat matahari akan terbit.. toh tidak usah dilakukan pada saat ini juga” Mendengar perkataan tersebut.Tiraikasih Website http://kangzusi. mereka dapat berbincang-bincang sampai puas. maka dia merasa kurang setuju dengan usul gurunya itu. tahukah kau baru saja siauhiap lolos dari ancaman bahaya? Sekalipun kau ingin berbincang-bincang dengannya. maka kedamaian dan ketenangan akan muncul dan menyelimuti kembali hati kita semua" "Ya. Heng si cinjin segera mendongakkan kepalanya memandang cuaca.com/ dunia persilatan dan mengasingkan diri disini. jika malam sudah tiba dan keheningan malam mencekam seluruh jagad. semuanya menimbulkan kesan yang mendalam bagi yang memandangnya.. sekilas pandangan saja ia dapat menebak jalan pikirannya. kau harus beristirahat lebih dahulu!” Sementara itu Thi pit Suseng Thia Cuan sangat berharap didalam perjumpaan ini.. setelah berjuang semalaman suntuk. Thi pit suseng menjadi terkejut sekali. segera tanyanya: “Kenapa? Apakah Thian yu telah berjumpa dengan si setan tua tersebut. tidak sia sia hidupku selama ini" Heng si Cinjin mengelus jenggotnya dan tertawa nyaring. maka diujung langit situ akan muncul sebuah ikat pinggang langit yang memancarkan sinar keemasan.?” . Heng si cinjin yang berpandangan tajam. mari kita duduk bersila disini. maka sambil tertawa katanya kemudian: “Cuan ji. "Menyaksikan terbitnya matahari disini akan menimbulkan suatu kedamaian dihati. hiantit..

matahari telah terbit!" Benar juga. Begitulah. matahari telah terbit dan memancarkan sinarnya keempat penjuru dunia. Waktu pun berlalu dengan begitu saja tanpa meninggalkan bekas. dari kejahuan sana terdengar suara ayam berkokok tanda fajar telah menyingsing. Diatas puncak bukit Kun san. memandang keindahan alam yang terbentang dihadapannya. Suma Thian yu segera manfaatkan pula kesempatan tersebut untuk mengaturnapas. "Hianit. kemudian ujarnya sembari tertawa. ketika fajar mulai menyingsing. Toan im siancu yang ketanggor batunya menjadi terbungkam dan segera duduk bersila untuk mengatur napas. Matahari pun seakan-akan baru bangun dan tidurnya dan memancarkan cahaya keemas-emasannya keseluruh jagad. tanpa terasa ia menarik napas panjang-panjang sambil bergumam: “Ooh. tidak selang berapa saat kemudian dia sudah berada dalam keadaan lupa akan segala galanya. betapa indahnya pemandangan alam disini. yang dia jumpai adalah gembong iblis yang jauh lebih ganas dan lebih dahsyat daripada si setan tua tersebut" "Siapakah orang itu Insu?" sela Toan im siancu Thia Yong dari samping. Hengsi si Cinjin mengangkat kepalanya sambil memandang cahaya keemas-emasan yang murcul diballk bukit sana. Suma thian yu berjalan kesisi tanah lapang. “Sekarang. mereka pun turut membuka mata masingmasing.com/ "Bukan.Tiraikasih Website http://kangzusi. mereka berlima segera duduk bersila untuk bersemedi menurut ajaran perguruan masing-masing. Heng si Cinjin tersenyum. Akhirnya. lebih baik jangan ditanyakan dahulu" tukasnya. betapa agungnya alam semesta ini” . ditengah sebuah tanah lapang yang luas duduk bersila lima orang.

sehingga dengan demikian akan mengurangi perkembangan hubungan diantara mereka berdua. ia merasa jiwa serta pandangan sendiri ke lewat sempit. tidak menunggu lebih lama lagi dia segera berjalan lebih dulu. Bi hong siancu Wan Pek lan sama sekali tidak mempunyai sesuatu maksud apapun. adik Lan. aku hendak menikmati keindahan alam dari disini. mendengar ajakan tersebut. perempuan! Perempuan memang makhluk yang cantik..com/ Sementara itu. tapi gampang cemburu. Toan im siancu Thia Yong yang menyaksikan kejadian itu merasakan hatinya menjadi kecut dan sedih sekali. bagaimana kalau kita bermain main dibelakang bukit sana!" Agaknya Toan im siancu bermaksud untuk mengajak Bi hong siancu pergi. Perempuan. Wan Pek-lan menjadi girang sekali. Thia Yong yang menjumpai kepolosan dan kesucian Wan Pek-lan. Bi hong siancu segera menarik tangan Toan im ciancu dan berkata sambil tertawa manis. apakah kau akan ikut bersama kami. “Indahkah pemandangan alam dibelakang bukit sana?” “Ditempat itu tumbuh berbagai bunga yang indah dan harum. .Tiraikasih Website http://kangzusi.. “Tidak. Suma thian yu menggeleng.. kau pergilah sendiri.?” Memandang bukit yarg menjulang dikejahuan sana. bagaimana kalau kita menangkap beberapa ekor diantaranya?” Mendengar kalau ditempat tersebut amat menarik hati. katanya kemudian: “Adik Lan. dia segera menyambuti dengan gembira: “Bagus sekali! Engkoh Thian yu. ya. Bi hong siancu Wan Pek lan telah berjalan kesisinya dan bersandar diatas lengannya dengan penuh kemesraan. disitu pun terdapat kelinci dan kijang. menjadi menyesal sekali.

com/ Maka setelah dilihatnya Wan Pek-lan berlalu lebih dulu. aku pasti akan mengasingkan diri ditempai yang sangat indah ini” Sembari berkata dia lantas menggenggam tangan Thia Cuan erat-erat. tanpa merahasiakan sesuatu apapun Suma thian yu segera menceritakan bagaimana dia datang memenuhi janji. Kemudian sebagai akhir kata. pemandangan disini amatlah indah. sungguhkah perkataan ini?” Thi pit suseng segera manggut-manggut. Siapakah yang dapat melupakan kein¬dahan seperti ini?” "Bila kau tidak merasa tempat ini terlalu jelek. dia bertanya lagi: “Suhumu berkata. selanjutnya kita boleh hidup bersama-sama disini?" "Thia heng. sudah tentu ikut merasa gem bira. Sepeninggal mereka berdua.Tiraikasih Website http://kangzusi. betul. kau terlalu baik. buru-buru dia menyusul dari be¬lakang. apa kau menyukainya?” "Apa. sahutnya: “Panjang sekali untuk diceritaka. salah memasuki lembah Si jin kok dan bertemu dengan Hu hok cu. Thi pit suseng Thia Coan yang menyaksikan adiknya Thia Yong dapat bergaul akrab dengan nona Wan. Thi pit Suseng memang sudah tahu kalau anak muda ini adalah seorang yang amat perasa dan mudah emosi. kemarin Thi heng pun bertemu dengan setan muka hijau dan Siang wi coa berdua. menyukai siapa?” tanya Suma Thian yu sambil tersentak kaget dari lamunannya. tentu saja dia tak tahu kalau Thia Yong justsu menggunakan tipu muslihat untuk mengajak Wan Pek lan berlalu dari situ. tanpa mengucapkan sepatah katapun kami segera . bagaimana bertemu dengan setan muka hijau. Thi pit suseng Thia Coan baru berjalan mendekat Suma Thian yu sambil bertanya: “Hiante. Hiante. Tatkala Thia pit Suseng Thia Cuan menanyakan peristiwa yang telah menimpanya semalam. hari ini kalau bisa berjumpa muka dengan Siang wi coa. "Menyukai alam disini?" “Oooh.

Ketika dua bersaudara Thia yang lama menunggu belum juga melihat kedatangan Suma thian yu. kemudian si anak muda tersebut sedang bertarung diatas perahu. mereka pun segera berjalan jalan di sekitar telaga sambil menikmati keindahan alam. dia segera mohon maaf berulang kali. mungkin Suma thian yu tak pernah akan pernah tiba disana selamanya. Menanti dua bersaudara Thia lembali kesana.Tiraikasih Website http://kangzusi. coba kalau bukan demikian. dari belakang rumah terdengar suara orang tertawa . Rupanya. Suma thian yu sudah sampai lebih dahulu dan memasuki lemba Si jin kok. Untung saja Heng si cinjin segera mengetahui adanya pertarungan dalam lembah itu dan menyusul kesana. Pada saat itulah sepasang manasia bengis yang sedang melarikan diri itu kabur pula sampai disana.com/ bertarung. itulah sebabnya mereka sudah pasti akan datang kemari untuk memenuhi janji” Mendengar ucapan mana. ketika kemarin ketika dua bersaudara turun gunung untuk menyambut kedatangannya Suma Thian yu. dia tidak berniat untuk melangsungkan pertarungan tersebut dan berjanji dengan dua bersaudara Thia untuk melanjutkan pertarungan pada hari ini. sehingga terjadi pertarungan sengit tersebut. Suma Thian yu segeral mengepalkan tinjunva kencang-kencang. Suma Thian yu menjadi paham akan duduknya persoalan. Siang wi coa yang kehilangan lencana emasnya. darah panas serasa mendidih dalam tubuhnya seolah-olah Siang wi coa Bian pun ci telah berdiri dihadapan mukanya sembari menyeringai. akhirnya kami berjanji akan berduel lagi hari ini. dalam perjumpaan yang tak ter duga. Sementara kedua orang itu masih bercakap-cakap dengan gembira. merasa kuatir apabila Suma Thian yu mengetahui rahasai sebenarnya dan menyerang kesitu. mereka segera melangsungkan pertarungan saru. Begitulah setelah mendengar penuturan tersebut.

Heng si Cinjin juga pelan-pelan bangkit berdiri dan berjalan menuju ke ujung lapangan sana. Thi pit suseng Thia Cuan segera berkata: “Hiante. bukankah kesempatan yang sangat baik ini akan terbuang sia-sia? Bila ingin mengejarnya lagi mungkin akan jauh lebih sukar daripada ke langit.... untuk sementara waktu kau dan nona Wan silahkan masuk dulu kedalam ruangan" "Mengapa?" tanya Suma Thian yu dengan perasaan tidak habis mengerti." Apa yang dikatakan Thia Cuan ini memang betul dan Suma Thian yu merasa tepat sekali. Dari bawah bukit sana bergema beberapa kali suara pekikan yang nyaring. Mendadak.. enteng. Bersamaan dengan berkumandangnya suara pekikan nyaring yang membelah angkasa itu.com/ cekikikan. tak selang beberapa kemudian Toan im siancu dan Wan pek lan telah muncul dengan membawa seekor kelinci. Menyaksikan kehadiran ke tiga orang itu. Suara pekikan nyaring segera bergema dari mulut bukit sana. tidak menimbulkan suara lagi. tampaklah tiga sosok bayangan manusia bagaikan tiga batang anak panah yang terlepas dari busurnya menembusi angkasa dari ujung langit sana dan meluncur ketengah arena dengan gerakan Peng sah lok eng (burung manyar melayang dipasir). Mendengar suara pekikan tersebut... Hng si Cinjin segera tertawa nyaring. maka dia lantas mengajak Bi hong siancu bersembunyi dahulu di dalam rumah. katanya: . Mana cepat.Tiraikasih Website http://kangzusi. "Seandainya Siang wi coa menyaksikan kau hadir disini dan sebelum dia bertarung sudah melarikan diri. kesempurnaan ilmu meringankan tubuh yang dimiliki orangorang itu menunjukan kalau ilmu silat mereka meraka tidak lemah..

haaah.com/ “Haaah. apa salahnya untuk diselenggarakan? Apalagi yang menantang kalian adalah muridku.haah. wah. Mari.. Seusai berkata. mereka adalah murid-muridku. ini berarti bukan orang luar lagi. katanya: “Waaah.. dua orang pemuda tersebut adalah anak muridmu?" “Haah.. kalian bertiga tak usah pergi lagi. rupanya cianpwae yang sedang ber¬tapa disini. mana kalian harus pulang dengan tangan hampa? Bagi orang persilatan. kita hanya salah pa¬ham saja" Harimau angin hitam Lim Kong tertawa dingin. mari... pertama-tama dia yang buka suara lebih dahulu. biar pinto bertindak sebagai saksinya saja” .Tiraikasih Website http://kangzusi. dia lantas memberi tanda kepada si Setan muka hijau dan ular berekor nyaring setelah itu membalikkan badan dan siap berlalu dari situ. entah ada petunjuk apakah kalian bertiga datang kemari?” Ketiga orang itu tak lain adalah Siang wi coa (ular berekor nyaring) Bian pun ci.. si Harimau angin hitam Lim Kong segera tertawa seram.. sudah bersusah payah datang kemari. harap sudi di maafkan" ucap Heng si Cinjin sambil tertawa nyaring.... “Oooh.. bila perbuatan mereka kemarin telah menuugeu kalian.sepagi ini kalian bertiga telah mengunjungi bukit kami. tentu saja Pinto tak leluasa untuk turut campur. Kim bin kui (setan muka hijau) Siang Tham serta toa suhengnya Hek hong hou (harimau angin hitam) Lim Kong. bila tidak menyambut kedatangan kalian dari kejauhan harap sudi dimaafkan.. “Ahhh. mana. “kalau toh mereka adalah murid cianpwee.. mana. asalkan pertandingan terbalas saling menutul belaka.. baiklah kami mohon diri saja. rupanya kalian bertiga menganggap asing diriku.haah. tampaknya aku sudah mengusik ketenanganmu! Kalau begitu. mari. Mendadak Heng si cinjin tertawa tergelak lagi. Mendapat teguran tersebut. menjajal kepandaian hanya bertujuan untuk mengejar kemajuan. kalian memang sepantasnya untuk berhubungan lebih akrab.haah.betul..

kemudian sambil membalikkan badan dan tertawa dingin serunya: “Jika cianpwe memang berniat begituh.. serunya dingin: “Lim tayhiap.com/ Sungguh gembira hati si harimau hitam Lim Kong setelah mendengar janji Heng si Cinjin yang tak akan mencampuri urusan tersebut.. ia memandang sekejap ke arah kedua orang itu.. sebelum pertandingan dimulai harus dijanjikan dulu. diapun bisa memberikan pertanggungan jawabnya. rupanya dia ingin mencari posisi yang lebih menguntungkan dalam pembicaraan mana. bermaksud tak baik.Tiraikasih Website http://kangzusi. masa orang lain dapat disalahkan?” Walaupun sudah mandengar ucapan tersebut. diam-diam Heng si cinjin mendengus. andaikata salah satu pihak sampai salah turun tangan hingga menyebabkan pihak yang lain cedera. Mendengar ucapan mana. memang tak urung akan menjadikan salah satu pihak ce rera. dengan kening berkerut dan mata melotot karena gusar. Thi pit suseng (sastrawan berpana baja) Thia Cuan menjadi habis sudah kesabarannya. sehingga bila Thia bersaudara menderita cedera nanti.. kau begitu menguatirkan tentang masalah tersebut bahkan berpikir yang teliti. haaaahhh bila pertarungan mulai terjadi. haaaahhh. tampaknya dia masih curiga kalau perkataan dari Heng si Cinjin tersebut bukan timbul dari hati yang jujur. kemudian ia mendongak an kepalanya dan tertawa panjang: "Haaaahhhh.. biarlah kami turut perintah saja” “Cuma. berhati busuk dan berbahaya sekali. bila hal ini terjadi maka hanya bisa disalahkan kepandaian sendiri yang kurang becus. bagaimana jadinya?" Bajingan ini memang licik. kecurigaan yang terpampang diwajah si harimau angin hitam Lim kong belum juga hilang.. memanga ya kau kuatir kalau sampai guruku turun tangan mencampuri urusan ini bila kalian sampai melukai aku orang she Thia?” .

si Sitan muka hijau Siang Tham juga habis sudah kesabarannya. sudah barang Thi pit suseng dapat mengetahui akan hal ini. padahal menang begitulah maksud hati yang sesungguhnya. kami bukan bangsa manusia yang berbicara mencla-mencle dan suka menjilat ludah sendiri” Banyak berbicara yang tak berguna tak ada gunanya" sela si ular berekor nyaring Bian pun ci dari samping. Di pihak lain. toaya akan mencoba kekuatan mu lebih dulu. "Lim toako. serangan telapak tangannya berubah menjadi serangan jari dan secepat kilat balas menotok tubuh si ular berekor nyaring.. ucapan seorang lelaki sejati lebih berat daripadabukit karang.. lihat serangan. Sebagai pemuda yang berpengalaman. apa sih maksud kedatangan kita kemari? Memangnya hanya untuk bersilat lidah belaka?" “Betul. dia segera membentak: "Lonte busuk. Thia yong segera melejit ke tengah udara lalu meluncur datar ke depan. Dalam amarahnya. Ditengah udara segera berkumandang deruan angin puyuh yang menyambar-nyambar. angin yang menderu membuat pasir dan debu beterbangan diangkasa dan langsung menyambar tubuh bagian bawah Toan im siancu.. dia menerobos ke hadapan Thi pit suseng lalu mem bentak nyaring: . sebuah serangan dahsyat segera dilontarkan. "dalam santapan siang hari ini memang paling baik kalau dihidangkan sop tulang ular" Ucapan mana berarti ganda dan kontan sa¬ja mendamprat si ular berekor nyaring hingga berkaok-kaok kegusarannya.com/ Diluarnya si Harimau angin hitam Lim Kong menggoyangkan tangannya berulang kali menyatakan tidak. daripada bersilat lidah lebih baik bersilat tangan" sanbung Toan im siancu ce¬pat.” Berbareng dengan selesainya perkataan itu. tanpa terasa dia berseru lagi sambil tertawa dingin: “Soal itu mah tak asah ku kuatirkan..Tiraikasih Website http://kangzusi.

mendadak dia maju selangkah ke depan. dia lantas berdiri seenaknya sendiri sambil membuka seluruh pertahanannya. mendadak ia menyak sikan tangan kiri si Setan muka hijan Siang Tham menghantam ke arah dadanya. harap Thia tayhiap melancarkan serangannya” "Sungguh bangga hatiku bisa mencoba kepandaian silat Siang tayhiap yang termashur dan cukup menggetarkan dunia persilan itu. entah dengan gerakan apakah dia melancarkan serangan tahu tahu orangnya sudah menerobos ke hadapan Thia Cuan dan mencengkeram alat kelamin orang. Gerakan tubuhnya amat cepat bagaikan sambaran angin. tanpa terasa serunya kaget: “Sungguh ilmu gerakan tubuh yang indah!” Tubuhnya segera berputar seperti roda kereta. kelihayannya bukan alang kepalang.. Melotot besar sepasang mata si setan muka hijau Siang Tham. silahkan memberi petunjuk dengan segenap kemampuan yang kau miliki" Sambil berkata. Thi pit suseng Thia Cuan tak berani bertindak ayal. Dalam repotnya Thia Cuan melakukan tangkisan ke atas sambil melepaskan sebuah tendangan mengarah tenggorokan musuh. lalu dengan . kitapun bermain beberapa gebrakan untuk mengisi waktu senggang.. dia bersiap sedia menghadapi serangan dahsyat dari musuhnya itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. apun tak usah menyimpan kepandaian mu lagi. Merasakan datangnya desingan angin tajam dibelakang punggungnya. Dengan jurus Lik pit mong hou (membacok keras harimau buas) Thi pit suseng mengunci tubuh bagian bawahnya..com/ "Mari. sambil menyeringai seram katanya: “Maaf aku orang she Siang!” Selesai berkata. serangan yang digunakan juga merupakan ilmu simpanan dari Heng si Cinjin. dia menyelinap kebelakang punggung Thia Cuan lalu dengan jurus Si ting si eng (Si Ting memanah rajawal) dia bacok punggung anak muda tersebut. Siang Tham amat terperanjat.

rambutnya kusut dan tubuhnya agak menggigil. Pertarungan yang berkobar antara Toan im siancu melawan si ular berekor nyaring Bian pun ci juga berlangsung seimbang. sekalipun muridnya bakal te¬was dalam pertarungan itupun. apa yang telah diucapkan lebih berat dari bukit karang. tapi dengan cepat dia berhenti kembali. pengalamannya meski luas toh sulit untuk bertarung lebih lama. dalam waktu singkat angin pukulan bayangan kaki saling menggulung de¬ngan dahsyatnya. Memang berat untuk melaksanakan "pegang janji" semacam itu. Sebagai seorang angkatan tua dari dunia persilatan.com/ jurus Tah ong kay kiong (raja lalim mementang gendawa) melepaskan sebuah serangan balasan kearah depan. namun bagaimanapun juga kesempurnaan Toan im siancu masih jauh dari sasaran.Tiraikasih Website http://kangzusi. Tanpa sadar Heng si Cinjin maju beberapa langkah kedepan. sebab kadang kala pengorbanannya lebih parah daripada nyawa. kedua belah pihak menggunakan segenap kepandaian silat yang dimilikinya. perasaannya waktu itu sungguh kesal dan masgul. Mau mercampuii urusan itu tak bisa. Heng si Cinjin menjadi sangat kuatir hingga mengucurkan keringat dingin setelah menyaksikan peristiwa tersebut. mau turun tangan membantu lebih tak mungkin. apa mau dikata. sebentar meninggi sebentar merendah. lambat laun dia mulai keteter dan berada dalam posisi yang amat berbahaya. namun dia sudah terlanjur berbicara. ditengah arena hanya nampak dua gulung bayangan putih yang sebentar kekiri sebentar kekanan. tubuhnya melompat mundur bebera¬pa langkah dengan wajah pucat pias. dia tidak bisa berbuat banyak untuk mengatasi keadaan mana. kepandaian . saling bertarung dengan serunya. Mendadak terdengar Toan im sianeu menjerit kaget. Begitu pertarungan berkobar. sehingga sulit baginya untuk terjun lagi kedalam arena guna mengatasi kesulitan mana.

Begitu menyaksikan kemunculan orang ter-sebut. Bayangan manusia yang pertama muncul kedepan dengan kecepatan yang luar biasa. ibarat burung elang meaerkam kelinci. kini tersapu lenyap hingga tak berbekas. Nampaknya keadaan Toan im siancu jadi amat kritis dan keselamatan jiwanya terancam.. disusul kemudian nampak dua sosok bayangan manusia melesat keluar lewat jendela seperti anak panah yang terlepas dari busurnya. Di saat yang sangat gawat itulah. dia langsung saja menerjang ke atas tubuh Toan im siancu. sepasang telapak tangannya berubah menjadi serangan cakar. "Blaammm. seluruh tubuhnya melejit ke tengah udara.!" suatu benturan keras berkumandang memecahkan keheningan.Tiraikasih Website http://kangzusi.. hal tersebut membuatnya jadi amat mengenaskan sekali dan tak tahu bagaimana caranya untuk mengatasi keadaan tersebut. dengan sepuluh jari tangan yang dipeatangkan lebar-lebar. Jilid 19 MENDADAK terdengar Si ular berekor nyaring berpekik nyaring. sementara bayangan yang lain mengikuti dibe lakangnya dengan gerakan yang tak kalah ce patnya. Tampak bayangan manusia yang muncul di tengah arena terlebih dahulu tadi sama sekali tidak merubah gerakan badannya.. mendadak berkumandang suara pekikan nyaring dari dalam rumah kayu itu.com/ silat dari murid kesayangannya masih setengah tingkat dibawah ke¬mampuan lawannya. dia langsung menerobos ke tengah tengah antara si Uarr berekor nyaring Bian Pun ci dengan Toan im siancu berdua. . semua perasaan risau dan masgul yang semula menyelimuti perasa annya. Heng si Cinjin tahbu kalau bintang penolongnya telah muncul.

Dengan bersusah payah dia harus menjaga keseimbangan tubuhnya. ketika si Harimau angin hitam Lim Kong menyaksikan kemunculan Suma Thian yu disitu... sebelum pada akhirnya berhasil mengendalikan tubuhnya secara dipaksakan. heeeh. diam-diam dia mengeluh. Kebetulan sekali kita saling bersua kembali..com/ Angin pukulan yang dilepaskan si Ular ber ekor nyaring seolah-olah membentur diatas sebuah dindiig yang tebal saja. sebenarnya si ular berekor nyaring Bias Pun ci masih diliputi perasaan ter kejut barcampur kaget.. ketika ia mendongak kan kepalanya dan mengetahui kalau orang yang menyelamatkan Thia Yong barusan tak lain adalah musuh bebuyutannya. rupanya kau si bocah keparat." Dipihak lain. aku mengira siapakah yang bernyali harimau sehingga berani mengginggu pekerjaan toaya. Suma Thian yu dengan sorot mata yang tajam bagaikan sembilu memandang sekejap ke arah si Ular berekor nyaring.. 00O00 00O00 MENGGUNAKAN kesempatan yang sangat baik itulah Toan im siancu segera menjatuh kan diri berguling ke samping tubuh gurunya.. kemudian sapanya: "Bian tayhiap. dia menjadi amat terkesiap.Tiraikasih Website http://kangzusi.. tak nyana kalau kau malah menghantar diri sendiri kehadapanku. aku memang sedang risau karena tak bisa menemukan jejakmu didunia ini. mungkin dia sudah tewas semenjak tadi. "Heeehh. kalau bukan jodoh tak akan bertemu. Waktu itu. angin pukulan-nya segera mental balik dan mendorong tubuhnya hingga tergetar mundur sejauh beberap langkah dengan sempoyongan. serta merta . jantung serasa berdebar keras. kau kaget? Tidak menyangka kalau aku yang datang bukan?" Si Ular berekor nyaring Bian Pun ci tertawa seram. andaikata Suma Thian yu tidak muncul pada saatnya untuk me nyelamatkan selembar jiwanya.

.. kemudian tanyanya dengan gusar: "Bian tayhiap. mau apa kau? Memangnya kau sanggup melalap diriku bulatbulat?" . Dari dalam sakunya Suma Thian yu mengeluarkan lencana emas tersebut. darimana kau dapatkan lencana emas tersebut?" Paras muka si ular berekor nyaring Bian Pun ci berubah hebat begitu menyaksikan lencana emas tersebut.. heeeehh. kau tak usah mengurus darimana kuperoleh benda terebut.... kau lah yang telah membakar rumahku.Tiraikasih Website http://kangzusi.. dia tertawa dingin lalu serunya dengan nada yang menyeramkan: "Heehhh. benda ini milik sauya. "Heeehh..benda itu merupakan benda milik toanya. dengan wajah memerah bentaknya lagi: "Memangnya benda itu milikmu pribadi?" "Soal itu tak usah kau tanyakan. ber arti kaulah yang membunuh orang tua ku.. sebab kau tidak berhak untuk menyelidiki aku" Suma Thian yu segera membalikkan telapak tangannya memperlihatkan tulisan yang terukir diatas lencana emas mana...com/ dia meninggalkan lawannya Thi pit suseng dan bergeser ke arah Suma Thian yu... Bi hong siancu Wan Pek lan pun segera turut munculkan diri pula disisi arena. tapi sesat kemudian telah menjidi tenang kembali." Betul-betul orang iblis yang berakal licik Bian Pun ci masih pandai berlagak pilon lagi.. ayo mengaku!" Si Ular berekor nyaring Bian Pun ci tertawa seram...heeehh. ditinjau dari munculnya benda tersebut ditanganmu.heeehh. Melotot gusar sepasang mata Suma Thian yu setelah mendengar ucapan itu.kalau memang toaya yang melakukan. kembali dia berseru dengan lantang: "Bajingan keparat! Kau anggap anak muda gampang diiipu? Terus terang kuberitahukan kepadamu..

paling pantang kalau keadaan dikuasai lawan. cakar maut tersebut sudah muncul dihadapannya. lamat-lamat tera sa sakit. baru saja Suma Thian yu melepaskan pukulannya. dia segera mengembangkan ilmu Tay kim to liong ciang yang . selama hidup ngeri dengan tali. apalagi Suma Thian yu memiliki kepandaian silat yang luar biasa. Keadaan mana tak ubahnya seperti semacam permainan dia selalu berusaha keras untuk menghindari bentrokan langsung dengan anak muda tersebut. dia maju ke de pan. Bian Pun ci sudah melompat mundur dengan terbirit birit karena ketakutan. Begitu berhasil merebut posisi yang menggun tungkan. sambil tertawa panjang dia menubruk kemuka dengan jurus Oh hou pu yo (harimau lapar menerkam domba).com/ Hawa amarah Suma Thian yu sudah tidak terbendung lagi. Ketika berlangsungnya pertarungan sengit diatas perahu besar ditengah telaga Tong ting ou kemarin. menanti Bian Pun ci menyadari akan bahaya. Dengan begitu. sekalipun berhasil meloloskan diri dari cengkeraman itu toh dadanya yang kena tersambar.Tiraikasih Website http://kangzusi. Begitu pula keadaannya dengan si ular berekor nysring Bian Pun ci sekarang. tentu saja Suma Thian yu tak sudi melepaskan musuhnya dengan begitu saja. Gagal dengan serangannya yang pertama. Serangan yang dilancarkan oleh Suma Thian yu dalam keadaan gusar ini dilakukan dengan kecepatan luar biasa dan jurus serangan yang amat dahsyat sekali. dia langsung mencengkeram wajah si Ular berekor nyaring Bian Pun ci. Pertarungan antara jago lihay. Dengan gugup Biaan Pun ci menyingkir kesamping. Orang kuno bilang: Sekali terpagut ular. Suma Thian yu malah berhasil menduduki posisi diatas angin dan berada dipihak yang memotori serangan. dia telah menderita kerugian yang cukup parah. serangan cakarnya berubah menJadi pukulan telapak tangan dan langsung membacok tubuh musuh.

serta merta semua amarahnya dilimpahkan ke atas tubuh orang ini. Sepasang lengannya yang menerobos ke depan dipisahkan ditengan jalan. Suma Thian yu naik darah apalagi setelah menyaksikan Harimau angin hitam Lim Kong mencampuri pertarungan mereka. si ular berekor nyaring Bian Pun ci segera terjerumus dalam kepungan musuh. si ular berekor nyaring Bian Punci yang terjerumus dalam kepungan sedang gelisah dan berusaha untuk melepaskan diri dari kepungan lawan. bayangan tangan berlapis-lapis. dia segera manfaat-kan kesempatan tersebut untuk meloloskan diri dari kepungan lawan yang dahsyat.com/ amat lihay itu serta melepaskan serangkaian serangan berantai yang meluncur bagaikan gulungan ombak di sungai Tiangkang. maka begitu menyaksikan si Harimau angin hitam Lim Kong menyerbu ke tengah arena. Dalam waktu singkat angin pukulan menderu deru. lalu sambil berpekik nyaring dia menerjang masuk ke arena pertarungan. sepasang lengannya memainkan dua kuntum bayangan kepalan yang menerobos diantara tubuh kedua orang itu. kemudian sambil mendesak kehadapan Suma Thian yu serunya: . bentaknya keras-keras: "Tahan!" Waktu itu. Dengan mempergunakan ilmu Heng toan wu san (awan memotong bukit Wu) dia bacok tubuh Lim Kong keras-keras: "Pingin mampus!" bentak si harimau angin hitam Lim Kong dengan penuh amarah.Tiraikasih Website http://kangzusi. seperti gulungan awan hitam yang menyelimuti seluruh angkasa. Si Harimau angin hitam Lim Kong yang menonton jalannya pertarungan dari sisi arena. dengan cepat menyadari betapa berbahayanya keadaan rekannya itu diam diam dia menghimpun hawa murninya. lalu dengan jurus Yu ma hun tiong (kuda liar membelah hulu) dia tahan serangan musuh dengan kekerasan. Begitu orangnya tiba.

. Pepatah bilang: Selama gunung masih hijau. kau tak usah menggunakan siasat untuk kabur.. heeh. setelah mengambil pertimbangan dalam hatinya. sebenarnya apa maksudmu?" Mendengar perkataan tersebut Suma Thian ya tidak melancarkan serangan lagi.. kau jangan memfitnah orang semaunya sendiri. maksudku apakah kau tidak salah mencari sasaran?" "Heeh. Maka dia pun lantas mengambil keputusan untuk angkat kaki dan kabur saja dari situ. heeh. maka dengan wajah yang aneh dan tertawa licik. Begitulah. kecuali pihak lawan masih terdapat dua bersaudara Thia. omong kosong! Bukti yang nyata sudah berada di depan mata. sauya akan sekalian memperhitungkan dirimu. "Bukti sudah berada disini. Sebaliknya bila mereka harus maju bertiga. masa dapat salah lagi? Orang she Lim. mengerti?" . masa kalian hendak mungkir? Orang she Lim apabila kau hedak mencampuri urusan ini. berbicara soal jumlah orang maupun kekuatan nyata. sau ya mu bukan seorang bocah berusia tiga tahun yang gampang ditipu dengan semaunya sendiri. Bagi seorang lelaki sejati. sekalian boleh maju bersama-sama untuk menghadapi ku" Si Harimau angin hitam Lim Kong adalah manusia cerdik yang amat 1icik. disitu pun berdiri seorang tokoh dunia persilatan yang lihay. tak usah kuatir kehabisan kayu bakar.com/ "Sebelum urusan menjadi jelas.. asal masih bisa bernapas setiap saat masih ada kesempatan untuk membalas dendam.. Lim Kong si harimau angin angin hitam itu segera berkata: "Siauhiap. dan dia cukup menyadari bahwa pertarungan satu lawan satu tak mungkin bisa mereka ungguli.Tiraikasih Website http://kangzusi. mereka masih bukan tandingan orang. sudah beberapa kali dia mencoba kepandaian silat dari Su ma Thian yu. dia berdiri tegak disana dan menyahut dengan suara sedingin salju.. lebih baik jangan menyerang secara mem babi buta.

.. kau adalah orang diluar garis. bodoh dilain waktu. kau anggap dia yang telah membantai keluarga Suma. katanya segera sambil tertawa seram: "Siauhiap. haah. tak usah kau banyak ngebacot lagi.. "Siauhiap hanya pintar sesaat.?" "Bukti sudah berada didepan mata. si harimau angin hitam Lim Kong telah berkata lebih jauh: Orang yang melakukan pembantaian terhakan orang tuamu dan membakar perkampungan Suma keh ceng tempo hari adalah Sip hiat jin mu (manusia iblis penghisap darah) Pi Ciang hay. waktu itu Bian Pun ci sedang terjebak dalam keadaan bahaya.tukas suma Thian yu. mengapa orang she Bian itu jadi gelagapan dan tak mampu menjawab?" Si Harimau angin hitam Lim Kong tertawa seram pula. coba lihat dulu apa yang dia katakan sebelum mengambil keputusan lebih jauh. "Jelas hal ini tidak mungkin!" "Seandainya aku dapat menyebutkan nama orang itu? Apa yang hendak kau lakukan?" harimau angin hitam Lim Kong mendesak terus lebih jauh.haaah. cara kerjamu terlalu kaku....com/ Paras muka si Harimau anngin hitam Lim Kong tampak amat tenang.... kalau menuduh orang pun sekehendak hatinya sendi ri. "Haah. apakah kau akan mempercayainya?" Mendengar perkataan tersebut. seandainya Bian Pun ci bersedia menjawab. "Seandainya masih ada orang lain?" jengek Si harimau angin hitam Lim Kong sambil tertawa dingin.. Sip hiat jin mo lah yang telah menolong selembar jiwanya" ." Sementara dia masih termenung. Suma Thian yu segera mendongakkan kepa lanya dan tertawa terbahak bahak. bagaimana mungkin bisa mengetahui akan hal ini? Seandainya masih ada orang lain..Tiraikasih Website http://kangzusi. Suma Thian yu segera berpikir di dalam hatinya: "Perkataan ini memang masuk diakal juga.

"Heeh. menurut pengakuanmu Sip hiat jin mo adalah dalangnya.. heeehh.. kau mengatakan bahwa tertawanmu merupakan aib. kau anggasp toaya benar-benar jeri kepadamu?? Aku orang she Bian adalah seorang lelaki jantan... sauya pasti akan menyelidiki persoalan ini sampai tuntas untuk membuktikan kebenaran dari pengakuan mu hari ini. sambil menahan rasa geram sepera benraknya keras-keras: Bajingan keparat. mencorong sinar tajam dari balik matanya. cepat bantahnya: "Mengapa lencana emas tersebut bisa terjatuh ketangan orang she Bian tersebut?" Toaya yang kena ditawan merasa peristiwa tersebut sebagai suatu aib besar" sambung si Ular berekor nyaring Bian Pun ci dengan cepat. sekali lagi Suma thian yu tertawa terkekeh kekeh.. mengapa pula harus meninggalkan lencana emas tersebut sebagai kenangan? Apakah tindakan seperti ini tidak melanggar suatu kebijaktanaan?" Berbicara sampai di situ. orang she Bian. paras mukanya segera berubah hebat. tapi.com/ Berdebar keras jantung Suma Thian yu setelah mendengar perkataan itu. "Heeh. heeh.. kalau toh dendammu berhasil di balas. ayolah dikeluarkan semua!" Suma Thian yu tidak banyak berbicara lagi dia segera membalikkan tangannya mencabut pedang yang tersoren di punggung.. "lencana emas itu ku minta dari Sip hiat jit mo sebagai kenang.. . perkataanmu yang pertama sangat bertentangan dengan ucapanmu yang terakhir. heehh.. heehh.. kalau memang ada kepandaian.kenangan" Mendengar ucapan mana. meski hukuman mati bisa dihindari... bocah keparat. jangan harap kau bisa lolos dari hukuman hidup!" Si Ular berekor nyaring Bian Pan ci segera mendongakkan kepalanya dan tertawa seram.Tiraikasih Website http://kangzusi. sepasang matanya segera melotot besar...

tampaknya nyali si ular berekor nyaring Bian pun ci pun turut menjadi lebih besar. Mendadak dia tertawa aneh. bocah busuk. tak heran kalau dia begitu sombong dan takabur. sikap sombongnya yang semula tak nampak kini menghiasi kembali paras mukanya. senyuman dingin menghiasi ujung bibirnya. apabila sauya telah berhasil menemukan Sip hiat jin mo dan mengetahui duduk persoalan yang sebenarnya. Begitu golok mestika sudah berada dalam genggaman. hmm. mari kita berduel lebih dulu!" Suma Thian yu yang menyaksikan kejadian tersebut menjadi geli. hmmm! Memangnya orang she Wan tersebut bisa menggertak aku?" Sementara dia menggerutu dihati... mendadak terdengar Suma Thian yu membentak keras: "Bajingan busuk.com/ "Criiing. pikirnya diam-diam: . sekalipun kau hendak bersembunyi sampai diujung langitpun jangan harap bisa lolos dari pengejaranku!" "Hmm.!" diiringi suara dentingan nya ring. dengan perasaan bergetar keras pikirnya: "Rupanya kau adalah ahli waris dari orang she Wan. hari ini sauya akan membuka jaring dan untuk sementara waktu tak akan membunuhmu. itulah pedang mestika Kit hong sin kiam.Tiraikasih Website http://kangzusi. golok Boan liong to nya menciptakan selapis cahaya tajam yang langsung membacok ke tubuh Suma Thian yu. siapa yang bakal hidup siapa yang bakal mati masih sukar untuk diduga. dari dalam sakunya dia mencabut keluar pedang Boan liong to andalannya. bentaknya dengan suara aneh: "kalau bukan kau tentu aku. bila tahu diri cepat cokel keluar sebuah biji matamu. tahu-tahu dalam genggamannya telah ber tambah dengan sebilah pedang sepanjang tiga depa. Paras muka si ular berekor nyaring Bian Pun ci berubah amat serius setelah menyaksikan pedang Kit hong sin kiam tersebut. kau anggap dengan mengandalkan ucapan tersebut lantas bisa menggertak toaya?" Selesai berkata.

menyusul kemudian terdengar si ular berekor nyaring Bian Pun ci menjerit kesakitan... bayangan manusia lenyap dari pandangan.. buru-buru dia melompat ke samping. sambil me nutupi matanya dengan . Suma Thian yu segera mengawasi mata golok tersebut lekat-lekat.com/ "Aku tidak meringkus nyawamu pun sudah merupakan suatu kemujuran bagimu. Golok Boan liong to yang semula berada di tangan si ular berekor nyanns Bian Put ci. Si Uiar berekor nyaring Bian Pun ci merasakan sekujur tubuhnya bergetar keras.. rupanya dia sudah kehilangan sebuah biji mata sebelah kirinya. sekarang masih berani berlagak sok buas dihadapanku. dia tidak mengeluh atau merintih. tampak sepassng tangannya menutupi wajahnya rapat-rapat sementara da-rah segar bercucuran dengan deras. sambil tertawa panjang serunya dengan lantang: "Kena!" Tampak cahaya pedang Kit hong kiam berkelebat lewat. Bian pun ci memang seorang yang hebat. menanti cahaya berkilat dari ujung golok itu. Tentu saja Suma Thian yu tak akan melepaskan kesempatan yang sangat baik itu dengan begitu saja. tahu-tahu sudah terlepas dari genggaman dan mencelat ke udara. bedebah yang tak tahu diri!" Sementara dia masih termenung.. menyusul kemudian terdengar suara dengusan tertahan bergema memecahkan kebeningan. mendadak dia membentak dengan suara keras: "Lepas golok!" Berbareng dengan suara bentakan itu. Suma Thian yu tidak mendesak lebih jauh. serangan ujung golok lawan sudah menusuk datang. Ketika berpaling kearah si ular berekor nyaring Bian Pon ci. ia segera mundur kembali keposisinya semula dengan sekulum senyuman kemenangan menghiasi ujung bibirnya.Tiraikasih Website http://kangzusi. hmmmm.. dengan perasaan terkejut bercampur tercengang. Begitu berhasil dengan serangannya.

Tiraikasih Website http://kangzusi. ia ber jalan ketempat golok Boan liong to nya jatuh dan memungutnya. Buru-buru dia menjura kepada Heng si Cin jin. kemudian katanya: "Aku akan mohon diri lebih dulu. maka kali ini tiba gilirannya yang kabur terbirit-birit seperti anjing kena digebuk. dia lantas menarik tangan adik seperguruannya si Setan muka hijau dan segera berlalu dari situ. harap sudi dimaafkan" Selesai berkata. ke jadian ini tentu saja tak pernah diduga oleh Suma Thian yu. dalam keadaan demikian dia tak berani berdiam disana lebih lama lagi. Si Harimau angin hitam Lim Kong adalah seorang jagoan yang terhitung tokoh kelas satu dalam dunia persilatan. Kepergian si ular berekor nyaring Bian Pun ci yang membawa perasaan dendam ternyata menimbulkan badai pembunuhan berdarah da lam dunia persilatan di masa mendatang. Heng si Cinjin adalah seorang pendekar be sar pada generasi yang lalu. kontan hatinya menjadi terkesiap. nama besarnya sudah termasyur sampai di . Padahal dalam kenyataannya dia amat jeri terhadap Heng si Cinjin. si Harimau angin hitam Lim Kong yang menyaksikan Suma Thian yu berhasil melukai Bian Pun ci hanya didalam sekali gebrakan saja. lalu tanpa menyapa si Harimau angin hitam Lim Kong dan si setan muka hijau Siang Tham lagi. dia segera membalikkan badan dan berlalu dari situ dengan kecepatan luar biasa. kalau dimasa lalu dia pernah mendorong Suma Thian yu hingga tercebur ke dalam selokan. dengan mata tunggalnya yang mencorongkan sinar ke bencian ibarat ular beracun sedang mencari mangsa. orang bilang: manusia punya nama. dia melotot sekejap kearah Suma Thian yu dengan gusar. apabila selama ini aku mengganggu ketenangan mu. Sementara itu.com/ tangan sebelah. Kemudian sambil membalikan mata. pohon punya bayangan.

Tiraikasih Website http://kangzusi. sambil memandang ke tiga orang iblis bengis itu pergi jauh. sama sekali tak menyangka kalau kedua orang muda mudi itu murid Heng si Cinjin. apabila sekarang tidak angkat kaki untuk menyelamatkan diri. Begitulah. Disamping itu.com/ mana-mana dan menggetarkan dunia persilatan. bisa jadi nanti akan menemui kesulitan besar Padahal kemenangan yang berhasil diraih Suma Thian yu tadi hanya merupakan semacam pertaruhan saja. sulit untuk mencapai tingkatan tan seperti itu. seandainya dia tak memiliki dasar tenaga dalam yang sempurna dan ilmu silat yang tinggi. Dia segera sadar. boleh dibilang cukup membuatnya terbelalak dengan jantung berdebar keras. dia segera angkat kaki dan melarikan diri terbirit birit. Si harimau angin hitam Lim Kong mempuryai janji dengan Thia si kakak ber adik. Andaikata ilmu silat yang dimiliki si ular berekor nyaring Bian Pun ci lebih hebat setingkat lagi. boleh dibilang setiap umat persilatan yang berada di dunia ini mengetahui tentang kelihayannya. penampilan ilmu gerakan tubuh yang dilakukan Suma Thian yu tadi amat hebat dan melebihi keampuhannya dimasa lampau. sungguh hebat gerakan tubuhmu. baik dalam dalam ilmu pukulan ataupun dida lam ilmu pedang. In heng MERASA tak mampu untuk mengejar ke lihayanmu itu" . sudah dapat di pastikan Suma Thian yu akan mendapat malu dan kehilangan muka. Maka dari itulah. Thi pit suseng Thia Cuan segera berjalan ke sisi Suma Thian yu dan menepuk bahunya sambil memuji: "Hiante. setelah dilihatnya keadaan tidak menguntungkan. hampir semuanya dapat menjagoi dunia persilatan. terutama sekali kepandaiannya dalam menangkis golok mestika Bian pun ci dan gerakannya mencongkel biji mata rekannya. semua orang tertawa terbahak-bahak.

"Apakab hiantit percaya dengan apa yang diucapkan oleh Bian Pun ci dengan Lim Kong tadi?" "Setengah percaya setengah tidak. lalu tanyanya dengan wajah tercengang dan tidak habis mengerti: "Sungguh? Dalam hal apa aku tertipu?" Heng si Cinjin tersenyum. bahkan selalu saja saling bermusuhan? Sudah jelas Lim Kong sengaja melimpahkan bibit bencana tersebut kepada orang lain agar kau menghadapi Sip hiat jin mo dengan sepenuh tenaga. Suma Thian yu menjadi sadar kembali. haaaaah. Toan im siancu juga segera maju ke depsn sambil mengucapkan rasa terima kasihnya atas pertolongan yang telah diberikan pemuda tersebut kepadanya..com/ "Aaah. Suma Thian yu segera mengucapkan beberapa patah kata merendah.. Sementara semua orang sedang berbincang-bincang dengan gembira. sementara mereka akan menjadi nelayan beruntung yang tinggal memungut hasil nya?" Mendengar keterangan mana. Heng si Cinjin yang menyaksikan kejadian itu. kemenangan tersebut kuraih secara uamaguntungan saja. haaaaaa.. boleh dibilang kemenangan yang diperoleh dengan menyerempet bahaya" sahut Suma Thian yu sambil tetap merendah.. kau tertipu!" Suma Thian yu segera berpaling. seakan-akan ia hendak mengejar musuhnya pada saat itu juga. mendadak terdengar Heng si Cinjin berseru. bu kankah masalahnya akan menjadi jelas?" Heng si Cinjin segera tertawa terbahak-bahak: "Haaaaaa. apakah tidak pernah kau bayangkan bahwa gurunya si harimau angin hitam Lim Kong dengan Sip hiat jin mo selama ini tidak akur hubungannya. kontan saja keningnya berkerut dan sorot matanya berlilat. segera berkata lagi sambil tertawa: ... "Hiantit. asal aku berkunjung ketempat tinggal Sip hiat jin mo dan menanyakan persoalan ini kepadanya.Tiraikasih Website http://kangzusi.

yeng terpenting adalah "kesetiaan kawan". akhirnya sering kali akan menyesal sepanjang masa. maka jangan kuatir kalau tiada orang yang bersimpatik kepadamu. Ucapan tersebut diutarakan dengan kata-kata yang tegas.com/ "Hiantit. masa bagi orang muda. jangan sampai menimbulkan kemarahan orang banyak. dimana akhirnya harus mati dalam keadaan mengenaskan. Ambil misalnya seperti Bi kun lun Siau wi goan. akhirnya dia memohon diri kepada Heng si Cinjin untuk melanjutkan perjalanannya mennju ke Tibet. kemudian melaksanakan rencananya untuk membalas dendam. maka dari itu didalam mengimbil segala tindakan terutama untuk melenyapkannya. asal kau sudah mempunyai buku yang jelas. kemudian sambungnya lebih jauh: Bagi orang persilatan. lagi-lagi kau mengidap penyakit yang anEH. . dia akan berangkat ke bukit Soat-san untuk men cari Sip hiat jin mo. Demikianlah Suma Thian yu berdiam selama bebarapa hari dipuncak bukit Kun san. dia berhenti sejenak. Makanya dalam menghadapi persoalan apapun. bahkan kadangkala melakukasn pekerjaan semaunya sen diri tanpa berpikir panjang. membuat Suma Thian yu merasa terharu sekali. Sampai pada waktunya. Dalam hati kecilnya dia mengambil keputusan bila urusan di Tibet telah beres. kau akan mengalami nasib seperti pamanmu Wan Liang. orang-orang pasti akan membayar usahamu itu dan harapanmu untuk membalas dendam pasti akan terwujud. tapi berhubung dia sangat memikirkan perjalanannya ke Tibet sehingga makan tak enak tidur tak nyenyak. kau harus bertindak ber hati-HATI.Tiraikasih Website http://kangzusi. sebab kalau sampai demikian maKA kau akan terjerumus dalam posisi seorang diri. kau harus mencari bukti yang jelas lebih dahulu sebelum melakukan tindakan lebih jauh" Berbicara sampai disitu. selamanya terburu napsu dan tidak sabaran.. meski orang persilatan yang menyanjungnya dan membela dia amat banyak. tidak sedikit pula yang menentangnya dan berusaha untuk melenyap kannya dari muka bumi.

Tiraikasih Website http://kangzusi. Di depan pintu sebuah warung ditepi jalan Ku khing. Atas dasar alasan itulah. Saat itulah dari kejauhan sana nampak sese orang berjalan mendekat dengan langkah yang gontai. Thi pit suseng Thia Cuan segera berjanji berapa waktu kemudian akan meng ajek mereka berdua untuk menantikan kepulangan Suma Thian yu. Setiap kali berjalan beberapa langkah. . Hari ini. sebab bagi manusia. orang yang terlalu banyak malah lebih mudah menimbulkan hal-hal diluar dugaan.com/ Bi hong siancu Wan Pek lan tak dapat melawan bujukan dari Toan im siancu sehingga akhirnya mengambil keputusan untuk tetap tinggal disana. tampak beberapa orang saudagar sedang duduk melepaskan lelah.. Padahal Cong liong Lo sian jin telah ber pesan kepada Suma Thian yu ketika hendak meninggalkan gua Hui im tong tempo hari. orang yang berlalu lalang pun amat sedikit. bahwa perjalanannya menuju ke Tibet hanya boleb dilakukan oleh dia seorang diri dan tidak diperkenankan mengajak orang lain. tentu saja merasa berat hati dan sedih sekali. udara yang menyelimuti jalan raya menuju ke kota Siang yang amat panas. seakan-akan harus bersusah payah untuk mempertahankan langkahnya saja. Dikala Bi hong siancu Wan pek lan harus berpisah dengan Suma Thian yu.. diatas dadanya seakan akan digantungi dengan batu cadas seberat ribuan kati. berpisah dengan kekasih memang merupakan suatu peristiwa yang berat hati. tubuhnya seakanakan terperosok kemuka dengan sempoyongan. mereka seakan-akan merasa tak tahan dengan udara panas yang amat menyengat badan itu. Suma Thian yu tak berani memaksa Bi hong siancu untuk mendampinginya. ia merasa sedih dan perasaannya serasa saling bertentangan satu sama lainnya. berhubung urusan itu menyangkut rahasia langit. matahari bersinar terik seperti hendak menyengat badan. Akibatnya Toan im siancu harus menahan kekecutan hatinya menyaksikan adegan mana.

" "Mengapa?" orang she Kang itu ikut menimbrung dengan perasaan amat amat tertarik. kalau setiap orang yang berada dikolong langit mempunyai mental seperti kau semua. ketahuilah berkelana dalam dunia persi latan bukan suatu pekerjaan yang gampang.com/ Beberapa orang saudagar yang sedang duduk didepan warung itu serentak berpaling menyaksikan keadaain orang itu. . kalau bisa tidak mencampuri urusan orang. hal mana lebih baik lagi" Orang yang menujukan usul tadi segera mendengus: "Hmm. seru Lim loji dengan perasaan mendongkol. "kau tidak tahu apa lihat kau memang tidak terbiasa melakukan perjalanan jauh. kemudian diiringi suara nyaring dia terjatuh ke tanah dan merintih tiada hentinya. lohu pun seperti juga kau seka rang. hai Lim loji. tampak dia mengangkat cawan air tehnya dan menghirup setegukkan lalau sahutnya sambil menggeleng: "Lebih baik masing-masing orang mengurusi persoalan sendiri dan tak usah mencampari urusan oranglai. me rasa tidak terima kalau menyaksikan hal-hal yang tak adil. aku turun tangan menolong seorang nyonya yang sedang terluka parah. Tempo hari. bagaimana kalau kita kesana untuk memayang tubuhnya?" Yang disebut "Lim loji" adalah seorang kakek yang berusia lima puluh tahunan. Semua orang yang menyaksikan keadaan orang itu. tampaklah orang yang berada di tengah jalan itu sudah sampai didepan mereka dengan keadaan lemah dan napas tersengal-sengal. akibatnya terjadi suatu peristiwa yang hampir saja mengorbankan selembar nyawa tuaku. salah seorang diantaranya berkata: "Orang itu sudah hampir roboh. Baru saja kakek Lim hendak menjawab. suka mencampuri urusan orang lain. jadi apakah dunia kita ini?" "Lo kang".Tiraikasih Website http://kangzusi. bagi kita yang sering melakukan perjalanan jauh. nyaris nasi mereka muntah keluar.

pada masa itu orang lebih memandang tinggi mereka yang tahu tentang sastra daripada ilmu silat asalkan kau mengetahui dua huruf saja maka kau akan disanjung orang. Kalau kau mengatakan dia sebagai pengemis.Tiraikasih Website http://kangzusi. sepatunya nya terbuat dari kain dengan beberapa ekor lalat menempel disekitarnya. Mendengar perkataan tersebut. bisa jadi setiap orang akan menyanjungmu setinggi langit. Beberapa orang saudagar itu sudah terbiasa melakukan perjalanan ke utara maupun selatan sungai besar. mengenakan pakaian compang camping dengan kepala mengenakan ikat kepala sebagai seorang sastrawan. rasanya hal ini seperti suatu penghinaan buat kaum sastrawan lainnya. namun belum pernah mereka menyak sikan manusia seaneh kakek tersebut. berikanlah hidangan tersebut kepadanya!" . Dengan suara lirih saudagar she Kang itu membisik kepada ketiga orang rekan lainnya: "Orang ini sudah hampir mati. sesungguhnya tidak mirip sebab seorang pengemis tidak akan mengenakan pakaian ber dandan seorang sastrawan. tubuhnya penuh dengan salep obat dan bau busuk menyebar kemana-mana. Perlu diketahui. ini menandakan kalau sepatunya berbau busuk sekali. apakah kau menganggap perkataanku tadi sebagai angin yang berlalu? Kalau kau sudah tak ingin hidup lagi. apabila jika kau adalah seorang sastra wan yang menguasahi seni dan sastra. pengalaman mereka amat luas dan banyak kejadian aneh yang pernah dijumpainya. kalau diiihat dari tampangnya entah sudah berapa hari dia menderita kelaparan. kakek Lim segera menggoyangkan tangannya berulang kali sambil mencegah: "Jangan. jangan bertindak sembarangan. mari kita membuat keba jikan dengan memberikan makanan padanya.com/ Ternyata dia berusaha enam puluh tahunan. Kalau dibilang dia adalah seorang sastrawan.

kemudian serunya dengan parau: "Arak..com/ Orang she Kang itu berusia empat puluh tahunan. kendatipun kakek Lim memberi peringatan berulang kali. aku minta arak!" Menyaksikan kejadian itu. si kakek lim segera tertawa terbahak-bahak. Selesai bersantap. kemudian dilahapnya dengan amat rakus. makanlah nasi ini untuk menanggal perutmu yang sedang lapar. lebih baik jangan mencampuri urusan orang lain. namun dia sama sekali tidak ambil perduli. orang ini benar benar kebangetan sekali.. dengan susah payah dia merangkak bangun dari tanah dan meletakan mengkuk dan sumpit itu kemeja. dia segera duduk. Sambil menggebrak meja. dia memang seorang yang sosial dan berhati mulia.. kemudian dengan perasaan berterima kasih diterimanya nasi tersebut dengan tangan gemetar. masih minta arak. Diambilnya semangkuk nasi. mengangkat poci arak ter . silahkan duduk. rupanya semua harta kekayaannya dibikin ludas oleh arak. Tak selang berapa saaat kemudian. Saudagar she Kang itu Jin hoo. dia memesan sepoci arak dan segera ujarnya kepada sastrawan rudin itu: "Botiang. daripada mencari kesulitan bagi diri sendiri" Seusai berkata." Kemudian sambil berpaling ke arah lelaki setengah umur she Kang itu dan berkata lebih jauah: "Bagaimana? Lo Kang. hatinya merasa sangat tak puas sesudah mendengar perkataan dari kakek Lim. hidangan tersebut sudah tersapu lenyap hingga tak berbekas. diberi berapa macam sayur dan dihantar kedepan sastrawan rudin itu sembari berseru: "Lotiang.." Sastrawan tua itu berhenti merintih dan mengawasi orang she Kang itu sekejap. minumlah arak sebelum pergi!" Sastrawan rudin itu tidak sungkan-sungkan. segera jengeknya: "Sudah diberi nasi.Tiraikasih Website http://kangzusi. dia lantas menunjukkan sikap yang gembira menyaksikan kesusahan orang. meski kaya namun jadi orang sosial dan suka membantu kaum lemah..

maka umurnya . Berbeda dengan kakek Lim. senbari menuding wajah sastrawan rudin tersebut.Tiraikasih Website http://kangzusi." Kang Jin hoo menjadi antipatik sesudah men dengar ucapan si sastrawan tua yang dianggapnya perkataan orang gila itu namun dia tidak sampai mengumbar hawa amarahnya." Belum selesai dia berkata. kemudian serunya dengan lantang: "Lote... Kakek Lim yang menyaksikan kejadian tersebut hanya bisa menggelengkan kepalanya sambil menghela napas. kau tak akan bisa hidup melebihi umur empat puluh sembilan tahun!" Kontan saja kakek Lim menggebrak meja sambil melompat bangun. itu berarti bencana sudah berada didepan mata. hmm. Kalau dari raut muka lote... bila kau berani sembarangan berbicara lagi.. kau jangan tertawa dulu.. aku lihat pada bagian Ing thong mu sudah menghitam. tanggung semua bencana akan hilang lenyap dengan sendirinya. jangan salahkan bila kupencet dirimu sampai mampus. untung kau menjamuku bersantap pada hari ini. "Mau percaya atau tidak terserah kepadamu sendiri. aku bisa membaca nasib orang secara tepat sekali.. sastrawan tua itu sudah membalikkan kepalanya dan melotot sekejap kearah kakek Lim. sastrawan tua itu menyeka mulutnya dan berkata kepada Kang Jin-hoo: "Lote.. hidupku makmur harta kekayaanku berlimpah ruah. selamanya 1ohu hidup sebagai tukang ramal. t