P. 1
KitabPusaka-DewiKZ-TMT

KitabPusaka-DewiKZ-TMT

|Views: 46|Likes:
Dipublikasikan oleh hilmias13

More info:

Published by: hilmias13 on Feb 09, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/09/2012

pdf

text

original

Tiraikasih Website http://kangzusi.

com/

Oleh : Tjan ID sumber : dimhad scan djvu oleh LYF (dimhad) convert & edit doc/txt :jilid 1 oleh aaa, jilid 2-dst Abu Keisel Ebook pdf oleh : Dewi KZ http://kangzusi.com/ atau http://dewi.0fees.net/ Jilid 1 : Jago pedang yang dikhianati kekasih Di SUATU JALAN bukit yang sepi nun jauh di sana, dibawah rembulan yang redup, lamat-lamat tampak dua sosok manusia sedang berlarian dengan langkah tergesa-gesa. Menanti mereka semakin mendekat, tampaklah kalau dua orang itu adalah seorang nenek berambut putih yang sedang menggandeng tangan seorang bocah cilik. Sambil berlari kencang, tiada hentinya nenek berambut putih itu berpaling kebelakang memandang kearah belakang dengan sinar mata gugup, panik dan ketakutan. Sekilas pandangan saja, dapat diketahui kalau mereka sedang menghindarkan diri dari suatu persoalan atau pengejaran dari sementara orang. Tapi bila dilihat dari langkahnya yang lamban serta perawakan tubuhnya yang telah menua, bisa diketahui pula jika dia bukan seorang manusia persilatan, melainkan seorang nenek biasa yang berhati baik. Didepan sana terbentang

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

sebuah hutan bambu yang amat lebat, melihat itu bagaikan sipenjelajah gurun pasir yang bertemu dengan tanah hijau, wajah nenek itu segera berseri, dengan cepat dibopongnya bocah itu kemudian sambil mengerahkan sisa tenaga yang dimilikinya, dia kabur masuk ke dalam hutan dengan napas tersengal. Setelah berada didalam hutan, nenek itu kembali berpaling dan celingukan beberapa waktu lamanya ke tempat luaran sana, kemudian itu baru ia hembuskan napas panjang dan meletakkan sibocah ketanah. Sambil duduk kelelahan. ia berkata: "Aaaaiii. masih untung Thian melindungi kita dan lolos dari mulut harimau, mari kita beristirahat sebentar!" Baru selesai sinenek bergumam, mendadak dari belakang tubuhnya berkumandang suara seram yang kedengarannya mendirikan bulu roma orang. mendengar suara itu si nenek segera berpaling... Mendadak ia menjerit tertahan saking kaget dan takutnya. "Aaaah..." Entah sejak kapan, ternyata dibelakang tubuhnya telah berdiri berjajar tiga orang bersenjata golok yang mengenakan kain kerudung hitam diatas wajahnya. Ditengah jeritan kaget sinenek, dari balik hutan secara beruntun muncul lagi empat lima orang berkerudung hitam. Ia tak berani berayal lagi, buru-buru dibopongnya tubuh bocah itu ingin menerjang ke luar dari kepungan, siapa tahu baru saja ia bangkit berdiri, dua orang manusia telah muncul dihadapannya dan menghadang jalan pergi nya.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Tergetar keras perasaan sinenek setelah menjumpai empat penjuru penuh dengan musuh. hatinya menjadi dingin separuh, buru-buru ia menjatuhkan diri berlutut, lalu sambil menangis pintanya: "Kumohon kepada hohan sekalian agar mengampuni selembar jiwa bocah ini, keluarga Suma tinggal seorang sauya ini saja, dia masih kecil dan tak tahu urusan, kumohon kepada kalian kasihanilah selembar jiwanya." Sambil berkata, air mata nenek itu jatuh bercucuran dengan amat derasnya.. sungguh mengenaskan sekali keadaannya. Siapa tahu yang diperoleh sebagai penggantinya adalah gelak tertawa licik yang mendekati kalap. Terdengar salah seorang diantaranya berkata; "Toaya sekalian bertugas disini memang bertujuan untuk melenyapkan keturunan Suma Tiong Ko, kau sinenek jelek yang sudah hampir mampus. untuk menyelamatkan diri saja belum tentu sanggup, masih berani benar memikirkan keselamatan orang lain, lebih tak usah banyak ngebacot lagi!" Mendengar perkataan itu, sinenek bertambah gelisah, sambil menangis tersedu-sedu kembali pintanya, "Ooohhh... hohan sekalian, kalau mau membunuh, aku saja! Kumohon kepada kalian agar suka mengampuni selembar jiwanya, berbuatlah sedikit kebajikan!" "Mengampuni jiwanya? Berbuat kebajikan? Hmmn Toaya tak pernah memikirkan soal tetek bengek semacam itu, toaya hanya tahu setia pada tugas tidak tahu apa artinya memberi

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

pengampunan dan apa artinya berbuat kebaikan, enyah kau dari sini! Kalau tidak, terhitung kau sendiripun kujagal sekalian!" Sehabis mendengar kata kata yang sama sekali tiada harapan itu, si nenek berambut putih itu menangis semakin menjadi, tampal ia memeluk bocah itu makin kencang, isak tangisnya juga makin nyaring menggema di dalam hutan itu. Si bocah yang berada dalam pelukannya itu melototkan sepasang matanya yang jeli, dia mengawasi terus lelaki bersenjata golok disekeliling tempat itu dengan penuh kebencian, dan balik sorot matanya yang masih polos, jelas terlihat tiada perasaan jeri atau ketakutan yang terpancar keluar. Mendadak terdengar salah seorang lelaki itu membentak keras, tubuhnya bergerak ke muka menghampiri nenek itu, kemudian sambil mendorong tubuh nenek itu kebelakang, makinya kalang kabut. Kasihan si nenek yang telah lanjut usia itu, kena didorong oleh lelaki tadi, bagaikan mabuk arak saja tubuhnya segera mundur beberapa langkah dengan sempoyongan, begitu terjatuh ketanah, dia mengaduh tiada hentinya.. Kemudian sambil mengayunkan goloknya ke bocah itu, lelaki berkerudung itu tertawa seram. "Heeh .. . heeh ...bocah keparat, kau jangan salahkan kalau Toayamu berhati kejam!" Selesai berkata dia lantas mengayunkan goloknya membacok tubuh bocah tersebut. Melihat majikan mudanya terancam bahaya disaat yang kritis inilah mendadak ia menubruk ke atas bocah itu dan melindunginya dengan menggunakan tubuh sendiri.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Jeritan ngeri yang memilukan hati segera berkumandang dari mulut nenek itu, percikan darah segar segera berhamburan mengotori sekujur badan lelaki itu. Ketika semua orang berpaling ketempat kejadian maka tampaklah ayunan golok dari lelaki itu sudah menembusi perut si nenek sehingga ususnya pada keluar semua... Kasihan si nenek yang setia membela majikannya sampai mati, demi keselamatan majikan mudanya dia rela mengorbankan nyawanya. Lelaki berkerundung itu segera mendengus dingin, sambil membersihkan goloknya dan noda darah, dia mencaci maki kalang kalut: "Nenek jelek, nenek sialan, tampaknya kau memang sudah bosan hidup, pingin mati saja" Seraya berkata dengan gemas dia lantas menendang mayat si nenek yang masih menindih diatas tubuh bocah itu sehingga mencelat ke tempat jauh sekali dari sana. Betul betul perbuatan orang pembunuh keji yang membunuh orang tak berkedip, kekejaman, kebuasan dan kebrutalannya sukar dilukiskan dengan kata kata. Bocah itu melirik sekejap kearah mayat si nenek yang mati demi menyelamatkan jiwanya itu, kemudian menangis tersedu sedu, Melihat itu dengan gusar lelaki berkerundung tersebut membentak keras : "Menangis, menangis terus! Hm, hayolah menangis sampai puas. beritahu pada raja akhirat nanti, akulah yang telah mengirimmu Pulang ke sana . !" Begitu selesai berkata, goloknya kembali diayunkan kedepan untuk membacok batok kepala bocah itu.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Disaat yang amat kritis inilah, dari tengah udara berkumandang suara pekikan yang nyaring memekikkan telinga. Tampak sesosok bayangan manusia dengan kecepatan bagaikan sambaran kilat telah meluncur masuk ketengah arena, kemudian tampak cahaya putih berkelebat lewat, serentetan jeritan ngeri yang memilukan hati segera berkumandang memecahkan keheningan. Dengan perasaan terkesiap kawanan jago berkerundung yang berada disekeliling tempat tu berpaling, entah sejak kapan tahu tahu di tengah arena telah bertambah dengan seorang busu setengah umur yang memegang sebilah pedang. Sementara itu, si lelaki berkerundung yang telah menyiapkan bacokan mautnya terhadap bocah tadi, kini sudah tewas ditanah. Seketika itu juga suasana dalam hutan itu menjadi gempar, serentak semua orang menyebarkan diri ke empat penjuru dan bersiap siaga mengurung busu setengah umur itu rapat rapat. busu berusia setengah umur itu kira-kira telah berusia empat puluh tahun, matanya tajam dengan wajah yang tampan, dibawah janggutnya memelihara segumpal jenggot kambing, pakaiannya ringkas dan nampak sangat gagah sekali. Dengan sorot matanya yang tajam dia memandang sekejap sekeliling tempat itu, kemudian dengan dingin ujarnya: "Kawanan tikus! Apakah kalian ingin membunuh orang sampai keakar-akarnya?" Tak seorang manusiapun yang menjawab, semua orang bersiap siaga menghadapi segala kemungkinan yang tidak diinginkan.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Sampai lama kemudian, salah seorang diantaranya baru berkata. "Orang she Wan, lebih baik kau jangan mencampuri urusan orang lain, apakah kau berani menanggung peristiwa yang berlangsung pada hari ini?" Lelaki setengah umur itu menatap tajam pembicaraan tersebut lekat lekat, lalu sahutnya : "Iya,aku Wan Liang akan menanggungnya seorang diri. jika kalian tidak puas, silahkan maju bersama-sama, kalau tidak, cepat sipat ekor dan pergi dari sini!" Suaranya nyaring dan bertenaga penuh, selesai berkata ia lantas mengawasi orang-orang disekitar tempat itu dengan sinis. Mendadak terdengar beberapa kali bentakan nyaring berkumandang memecahkan keheningan, lelaki berkerudung yang berada disekeliling tempat itu serentak maju bersama dan mengayunkan golok mereka untuk membacok tubuh Wan Liang. Sungguh hebat manusia yang bernama Wan liang itu. melihat sergapan dari kawan lelaki berkerudung itu. dia tertawa dingin lalu berpekik keras, suara nyaring menjulang tinggi sampai keangkasa. Mendadak sepasang bahunya digetarkan sambil melejit keudara dengan menggunakan suatu gerakan tubuh yang cepat bagaikan sambaran kilat dia meluncur mengitari sekeliling tempat itu .... Seketika itu juga timbul di arena pertarungan tampak serentetan cahaya putih berkelebat lewat, bagaikan kupu kupu yang terbang diantara bebungaan, dia meluncur kesana kemari dengan lincahnya. Dalam waktu singkat jeritan ngeri yang memilukan hati berkumandang memecahkan keheningan, bayangan manusia berkelebat, cahaya putih

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

menyambar, jeritan ngeri segera bergema memecah keheningan. Tahu tahu ditengah arena telah bertambah dengan enam sosok mayat yang membujur di tanahSisanya yang dua orang segera melarikan diri terbirit-birit meninggalkan tempat kejadian. Busu setengah umur yang mengaku bernama "Wan Liang" itu tetap berdiri tenang ditempat semula seakan akan tak pernah terjadi suatu peristiwa apapun, dengan napas tenang, wajah tidak berubah, dia berdiri tertawa disitu. Akhirnya ia menatap bocah tersebut dan menegur sambil tertawa: "Nah, kau merasa terkejut sekali dengan peristiwa ini?" Sampai sebesar itu, belum pernah bocah tersebut menyaksikan mayat mnnusia yang bergelimpangan serta pertarungan yang begitu sengit sejak tadi ia sudah berdiri tertegun disitu dengan tubuh kaku. Menanti Wan Liang menegur, dia baru tersadar kembali dari lamunan, dengan cepat ia menjatuhkan diri berlutut sambil berkata: "Oooh . Pousat yaya terima kasih atas pertolonganmu itu sehingga membuat aku..." Menyaksikan kejadian itu, Busu setengah umur itu segera memegang perutnya sambil tertawa terbahak-bahak, suara tertawanya yang keras segera menelan ucapan bocah itu berikutnya. Selesai tertawa, ia baru berkata: "Hayo bangun, tak usah mengucapkan kata kata yang tak berguna lagi..." Sembari berkata dia lantas membangunkan bocah itu dan diperhatikan sejenak. Tampak bocah itu berwajah tampan dengan bibir yang merah serta dua baris gigi yang putih. pada hakekatnya dia merupakan seorang

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

bocah yang amat menarik. Wan Liang segera menepuk nepuk bahu bocah itu kemudian menghela napa panjang, pikirnya. "Bocah ini benar benar amat kasihan dan menyenangkan. aku bisa menolongnya, hal ini merupakan suatu kemujuran. Kalau dilihat dari potongan badannya, jelas dia merupakan bahan bagus unutk berlatih silat... tapi apa mungkin aku bisa membawanya pergi?" berpikir sampai disitu. dia telah bersiap siap membalikkan badannya untuk pergi, tapi ketika dilihatnya bocah itu menangis dengan begini sedihnya ia lantas menghela napas panjang. pikirnya dihati: "Wan Liang wahai Wan Liang . . menolong orang lain merupakan kewajiban bagi setiap umat manusia, apakah kau tega membiarkan bocah yang tak tahu urusan ini mesti berdiam di sini dihembus angin dingin?" Berpikir sampai disini, tanpa terasa busu berusia pertengahan itu mundur beberapa langkah lagi, mendesak ia mendongakkan kepalanya berpekik nyaring, lalu membalikkan badan berlalu dari sana. Dalam waktu singkat tampak bayangan tubuhnya berkelebat lewat dan lenyap dibalik hutan sana. Sinar rembulan yang redup kini telah menembusi hutan menyoroti si bocah yang berada disana seorang diri. ia sedang mendekan diatas tubuh nenek tersebut sambil menangis tersedu-sedu. "Thio popo... Thio popo... " gugamnya terus menerus. -ooo)(00000)(000BUKIT CIAT THIAN Hong menjulang tinggi keangkasa dan berdiri angker diantara bukit-bukit yang lain. Waktu itu matahari sudah tenggelam kelangit barat mendatangkan sinar yang kemerah-merahan, kemudian awan

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

gelappun mendekati tanah perbukitan itu dan menyelimuti seluruh jagad. Tebing Goan Gwat Peng berbentuk sebuah topi yang datar menutupi puncak Ciat Thian Hong. Diatas tanah datar tersebut duduk berkerumun beberapa orang, ada yg berdiri, ada yang berbincang bincang, ada pula yang sedang memandang ketempat kejauhan. Tiba tiba dari tanah datar dipuncak bukit itu berkumandang datang dua kali pekikan nyaring, menyusul kemudian tampak dua sosok bayangan manusia dengan kecepatan seperti angin puyuh melayang turun di atas tanah datar itu, gerakannya cepat dan mengagumkan sekali. Bayangan manusia itu seperti dari seorang pria dan seorang wanita, usia mereka diantara tiga empat puluh tahunan Begitu tiba ditempat tujuan, mereka mengawasi sekejap sekeliling tempat itu. kemudian si pria berkata sambil tertawa terbahak-bahak: "Haaahhh. . . haaahhh. . Haaabbh.... rupanya kalian sudah berdatangan lebih awal, aaiii ... tiga orang saudara dari bukit Tiang pek san-pun telah jauh-jauh berangkat kemari, sungguh tak kusangka, oooh .... masih ada Kang pangcu dari sungai kuning juga telah datang.... selamat berjumpa, selamat bejumpa. rasanya tidak sia-sia perjalanan aku orang she Siau hari ini" Selesai berkata dia lantas menyalami setiap orang yang hadir disana dan mengajaknya berbincang-bincang sebentar. Sementara itu, seorang kakek berambut putih telah datang menghampiri kedua orang itu, lalu sambil menjura katanya. "Siau tayhiap berdua telah datang terlambat, membuat kami harus menunggu dengan cemas, sewaktu datang tadi apakah kalian berdua telah melihat dia?"

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Orang yang berbicara tadi adalah Pangcu dari perkumpulan Tiang Ciau Pang disungai kuning Kang Hong Siang adanya. dia berusia tujuh puluh tahun dan mempunyai anak buah sebanyak ribuan orang lebih. boleh dibilang perkumpulannya merupakan perkumpulan paling besar, paling tangguh dan paling berpengaruh didalam dunia persilatan dewasa ini. Lelaki she Siau itu segera tertawa ter-bahak2, "Haaaahh haaah haaah .. tampaknya Kang tangkeh seorang yang terburu napsu, kalau waktunya belum sampai, mana mungkin dia akan datang lebih awal? Lagi pula malam ini kita telah menanti kedatangannya disini, apakah kita mesti kuatir dia lagi kelangit?" Ternyata sepasang suami istri ini adalah Bi Kun Lun (Kun lun indah) Sian Wie Goan dan Siau Hu Yong(Hu Yong Tertawa) Chin lan eng dua orang jago yang dianggap sebagai pemimpin dunia persilatan dewasa ini. Dalam pada itu, rembulan sudah berada di angkasa membuat suasana diatas tanah datar dipuncak bukit itu nampak agak terang, semua orang segera berkumpul ke tengah lapangan tersebut. Bi Kunlun Siau Wie Goan mendongakkan kepalanya memandang waktu, kemudian ujarnya dengan wajah berseri: "Waktunya sudah tiba, murgkin orang She Wan akan mengingkari janjinya.." Belum selesai dia berkata, mendadak dari tengah udara telah berkumandang datang suara pekikan panjang yang amat nyaring.... Mendengar pekikan tersebut, semua orang menjadi tertegun, pada saat itulah tampak sesosok bayangan hitam secepat kilat telah meluncur ditengah udara lalu melayang turun ke tanah.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Serta merta semua orang mundur beberapa langkah dengan terperanjat. Dengan manisnya orang itu segera melayang turun ke atas permukaan tanah. "Haaahhh... haaahhh . .. haaahhh . . . aku orang she Wan sudah datang terlambat, bila kalian harus menunggu agak lama, harap suka dimaafkan" katanya lantang. Rupanya orang yang baru datang itu adalah si busu berusia pertengahan Wan Liang. Tampak sekulum senyum, menghiasi bibirnya. Dia berdiri ditengah arena dengan angkuh dan mengawasi setiap orang disekitar arena dengan pandangan tajam, akhirnya sorot mata tersebut berhenti diatas tubuh Bi Kun-lun Siauw Wie Goan. Mendadak paras mukanya berubah menjadi amat serius, katanya sambil tertawa dingin : "Hmm. ...hmm.....sudah kuduga kalau permainan ini merupakan sandiwara hasil ciptaanmu, Siau Wie Goan, kuberitahu kepadamu, aku Wan Liang bersikap cukup baik kepadamu, menganggap kau sebagai saudara sendiri siapa tahu kau si manusia munafik berwajah manusia berhati binatang, apa maksudmu merusak nama baikku? Bahkan pada hari ini telah mengundang jago-jago dari golongan putih dan golongan hitam untuk menungguku disini, masa kau anggap aku tidak tahu kalau tujuanmu adalah menginginkan batok kepalaku ini....? Hm, sekarang aku orang she Wan sudah datang memenuhi janji, akan kulihat permainan setan macam apa lagi yang bisa kau tunjukkan kepadaku?" Sekulum senyuman manis selalu saja menghiasi ujung bibir Bi Kun Lun Siau Wie Goan, katanya dengan santai : "Saudara Wan, kau salah paham, berbicara dari hubungan persahabatan kita ini, masa aku tega melakukan perbuatan semacam ini kepadamu? Tindak tandukmu itu hanya dalam hati kecilmu yang tahu, sekalipun aku Siau Wie Goan ingin melindungi dirimu juga tidak mungkin bisa mewujudkan keinginanku tersebut ..."

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Mendengar perkataan itu, Wan Liang menjadi gusar sekali sehingga dari balik matanya memancar cahaya berapi api yang penuh diliputi kegusaran, sambil menggigit bibir serunya "Siau Wie Goan, kau merampas cinta dan menjebak temanmu itu ketempat yang memalukan, bahkan secara diam diam menghubungi kawanan jago dari golongan hitam dan putih untuk bersama sama menyerang diriku, sekarang masih bisanya mengucapkan kata kata yang sok gagah, hmm ... kau anggap aku orang she Wan adalah seorang bocah berusia tiga tahun yang bisa kau tipu mentah mentah .. .. " Belum habis dia berkata. Bi Kun Lun Siau Wie-Goan telah menimbrung lagi: "Sekarang sudah bukan saatnya berdebat mempersoalkan masalah itu lagi, malam ini begitu banyak teman yang telah berada disini, mereka sudah menunggu dengan tak sabar. sedangkan aku orang she Siau cuma kebetulan saja ikut menghadiri pertemuan ini, bila kau merasa ada persoalan, sampaikan saja kepada mereka!" Setelah berhenti sebentar, dengan wajah penuh senyuman dia melanjutkan: "Wan heng, mari ku perkenalkan beberapa orang teman kepadamu, dia adalah Kang pangcu, ketiga orang bersaudara itu datang dari Tiang Pek San, dan dia ini adalah ketua Go Bi Pay..." "Aku orang she Wan sudah tahu.terima kasih banyak atas perkenalanmu, aku she Wan sudah lama mengenal mereka, buat apa kita mesti banyak berbicara lagi." Lotoa dari Tiang Pek Sam Sat(Tiga Malaikat bengis dari Tiang Pek San) Li Gi segera tertawa dingin tiada hentinya, lalu berkata: "Bagus, bagus... tampaknya ucapan dari jago pedang angin puyuh memang cukup cepat dan tegas. nama besarmu bukan cuma nama kosong belaka. jauh-jauh kami datang kemari

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

tentu saja bukan dikarenakan ingin bersilat lidah belaka. mari biar aku orang she Li yang mencoba kepandaian silatmu lebih dulu." Selesai berkata ia lantas meloloskan sebilah golok dan bersiap siap untuk melancarkan serangan. Kit Hong Kiam Khek Wan Li cukup sadar akan keadaan yang dihadapinya, selesai itu diapun telah bertekad untuk menghadapi masalah tersebut dengan pertaruhan selembar jiwanya. maka begitu dilihatnya Lotoa dari Tiang Pek Sam Sat, si bintang berkepala sembilan Li Gi telah meloloskan senjatanya tanpa sungkan sungkan lagi diapun segera mencabut keluar pedang Kit Hong Kiam yang tersoren dibelakang punggungnya. Terdengar suara dentingan yang amat nyaring menggema memecahkan keheningan menyusul kemudian terlihat cahaya biru memancar ke empat penjuru. Si Bintang berkepala sembilan logi segera meloloskan pedangnya daridalam sarung kemudia serunya tertawa: "Pedang bagus!" Setelah memegang senjatanya, Kit Hong Kiam khek Wan Liang segera menggetar pelan senjata mestikanya itu, ditengah udara segera muncul tiga kuntum bunga pedang yang menyilaukan mata. Demonstrasi jurus Bwe Hoa Sam Long (Tiga Kuntum Bunga Bwee melompat) tersebut dengan cepat memancing pujian semua orang. Sebenarnya tujuan dari Kit Hong Kiam Khek Wan Liang bukan untuk memamerkan kepandaiannya, tapi kejadian ini justru telah membangkitkan amarah dari bintang berkepala sembilan Li Gi. Tampak sepasang matanya melotot besar dengan memancarkan cahaya kebuasan. ditatapnya wajah Kit Hong

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Kiam Khek Wan Liang dengan penuh kegusaran, kemudian sambil tertawa seram katanya, "Orang she Wan, lebih baik jangan menjual lagak lagi disini. mari kita tentukan kemampuan kita diujung senjata!" Begitu selesai berkata, goloknya segera diputar kencang, lalu membacok ketubuh Kit Hong Kiam Khek Wan Liang dengan mempergunakan jurus Soat Kay Hoan-San (salju menyelimut Hoa san). Kit Hong Kiam Khek Wan Liang merupakan seorang tokoh sakti dalam dunia persilatan dewasa ini, ilmu pedangnya sangat lihay sekali, meski belum sampai setahun dia terjun kedalam dunia persilatan, akan tetapi nama besarnya telah menggetarkan seluruh kolong langit. Ilmu pedangnya yang telah mencapai puncak kesempurnaan itu boleh dibilang merupakan seorang jago pedang paling tangguh selama seratus tahun belakangan ini. Ketika dilihatnya golok Kiu Tau Siu Li Gi membacok datang, sambil mendengus dingin dia miringkan kepalanya kesamping dan mengegos dari ancaman tersebut, kemudian dengan cekatan dia mundur sejauh satu kaki lebih dari tempat semula. "Li tangkeh!" ujarnya dengan lantang, "kalau hanya mengandalkan kemampuanmu seorang masih ketinggalan jauh sekali, mengapa kalian bertiga tidak maju bersama sama saja?" Cemoohan yang bernada mengejek ini kontan saja membuat paras muka Kiu tau siu Li Gi menjadi merah padam. kegusarannya makin membara, bentaknya keras : "Keparat she Wan, serahkan selembar jiwa anjingmu!" Seusai bekata bagaikan anjing gila dia menubruk kedepan. goloknya diayun ke udara dan membacok batok kepala Kit Hong Kiam Khek Wan Liang secara keji.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Pada saat itulah dari dalam arena kembali melompat keluar dua sosok bayangan manusia sambil mengayun golok masing masing. mereka menyerang Kit Hong Kiam Khek secara ganas. Tak bisa disangkal lagi, kedua orang itu bukan lain adalah loji dan losam dari Tiang Pek Sam Sat, Pia Mia Siu(Binatang beradu jiwa )Li Khing, dan Liat hwe Siu(binatang berangasan) Li Hiong. Kit Hong Kiam Khek Wan Liang menjadi girang. setelah dilihatnya ketiga orang itu turun tangan bersama, tanpa terasa ia mendongakan kepalanya dan berpekik nyaring, menyusul kemudian sambil menerjang kemuka, dia mengembangkan permainan ilmu pedang Kit Hong Kiam Hoatnya untuk melancarkan serangan balasan. Tiang Pek Sam Sat bukan manusia sembarangan. mereka sudah terkenal dalam dunia persilatan, sudah banyak kejahatan yang mereka lakukan, kekejamannya bukan kepalang, tak sedikit manusia yang tewas ditangan mereka. Dalam kalangan Liok lim, mereka dikenal sebagai jago kelas satu yang disegani banyak orang, Akan tetapi bila dibandingkan dengan kehebatan Kit Hong Kiam khek, maka kemampuan mereka itu boleh dibilang masih selisih jauh sekali. Tak selang berapa saat kemudian, empat orang yang berada diarena pertarungan itu sudah saling bergebrak sebanyak sepuluh gebrakan lebih. Mendadak Tiang Pek Sam Sat berpekik aneh, tubuh mereka melejit setinggi satu kaki lebih, kemudian dengan membentuk satu garis, tiga bilah golok mereka dengan posisi segitiga, terbagi menjadi atas, kiri dan kanan bagaikan sebuah jalan mengurung tubuh Kit Hong Kiam Khek. Menghadapi ancaman tersebut, Kit Hong Kiam khek Wan Liang mendengus dingin, dengan jurus Ki-hwee liau-thian (mengangkat obor membakar langit) pedangnya diangkat

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

diatas kepala.sepasang matanya mengawasi ketiga kuntum bunga golok yang meluncur tiba dari tengah angkasa itu dengan seksama .... Dengan kecepatan bagaikan sambaran petir ketiga kuntum bunga golok yang meluncur datang dari tengah angkasa itu telah tiba dalam sekejap mata . ... Traaaang benturan senjata yang amat nyaring berkumandang memecahkan keheningan, menyusul kemudian terdengar suara jeritan ngeri yang memilukan hati bergema, bayangan manusia segera berpisah, loji dari Tiang Pek Sam Sat, si binatang beradu jiwa Li Kheng telah terkapar ditanah dalam keadaan tak bernyawa lagi. Dan sebaliknya si binatang berkepala sembilan Li Gi dan si binatang berangan Li Hong segera melejit kesamping untuk menghindarkan diri, kemudian tanpa berpaling lagi mereka kabur menyematkan diri dari tempat tersebut. Sehabis melukai ketiga orang lawannya Itu, Kit Hong Kiam Khek Wan Liang berdiri tenang seakan-akan tak pernah terjadi sesuatu apapun, ia berdiri ditempat dengan senyum dikulum, lalu sambil tersenyum tegurnya : "Sekarang, tiba giliran siapa" Bi Kun lun Siau Wie Goan maju dua langkah kedepan, lalu sahutnya sambil tertawa seram : "Atas kesudian beberapa orang sahabat yang hadir di arena malam ini untuk mempercayai diriku, aku telah diangkat menjadi pemimpin mereka sesungguhnya tujuan kami mengundang kehadiran saudara Wan kemari, tak lain adalah berharap kau suka meluluskan satu permintaan kami." "Apakah permintaan kalian itu?" tanya Kit Hong Kiam Khek Wan Liong sambil tertawa dingin. "Minta kepadamu untuk selamanya mengundurkan diri dari dunia persilatan..." jawab Bi Kun Lun Siau Wie Goan tegas. "Kalau tidak . . ?" Wan Liang balik bertanya

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

"Terpaksa aku harus berbuat kasar kepadamu" Baru selesai Bi Kun Lun Siau Wie-Goan mengutarakan kata katanya, Siau Hu Yong Cian Lan Eng yong berada disampingnya telah menukas dengan wajah sedingin es "Wie-Goan buat apa banyak bicara dengannya, waktu sudah tidak pagi lagi." Begitu mendengar ucapan tersebut, seketika itu juga Kit Hong Kiam Khek merasakan sorot matanya memancarkan cahaya berapi, dia tak menyangka kalau kekasih yang dicintainya, kini telah berubah menjadi seorang manusia sekeji ini. Tak tahan lagi, akhirnya dia mencaci maki dengan penuh kegusaran : "Perempuan rendah, . sekalipun sudah menjadi setan, aku orang she Wan ingin mendahar darah dan dagingmu!" Siau Hu yong Chin Lan Eng segera tertawa terkekeh-kekeh dengan jalangnya : "Heehh... . heeehhh. ,.. Wan tayhiap yang sok suci dan sok gagah, memangnya kau anggap bisa menelan aku Lan eng dengan begitu saja ? Malam ini, bila kau bisa meninggalkan tempat ini dalam keadaan selamatpun sudah merupakan suatu kemujuran bagimu" Saking marahnya Kit Hong Kiam Khek Wan Liang sempat tertawa nyaring, suaranya ibarat monyet monyet di selat Wi sia yang berpekik bersama, suaranya penuh kepedihan. kesedihan, seperti menjerit, seperti menangis, mengerikan sekali kedengarannya. Begitu selesai tertawa, mendadak ia melotot besar, mencorong sinar tajam dari balik matanya, sambil menggertak gigi bentaknya. "Aku orang she Wan tidak percaya kalau kau si perempuan rendah bisa memiliki kemampuan untuk menahanku disini, malam ini aku orang she Wan datang dengan membawa tekad

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

untuk beradu jiwa, tapi setelah mendengar perkataan itu, aku orang she Wan justru tak akan mati, ingin kulihat apa yang bisa kau lakukan terhadap diriku?" Baru selesai Kit Hong Kiam Khek Wan Liang berkata, mendadak terdengar suara seseorang yang tua tapi nyaring bergema datang. "Omitohud!" Dari sudut tanah lapang itu pelan pelan berjalan mendekat seorang pendeta tua. Kit Hong Kiam Khek Wan Liang segera berpaling sekejap ke arahnya, ternyata orang itu adalah Leng Kong taysu, ciangbujin dari partai Go bi .. .. Dengan langkah pelan Leng kHong toysu berjalan ketengah arena, kemudian tegurnya: "Wan tayhiap, sejak berpisah baik baikkah kau? Mengingat hubungan persahabatan kita selama beberapa tahun, pinceng ingin menasehatimu dengan sepatah kata: Turutilah anjuran dari Siau tayhiap, sejak detik ini mengundurkan diri dari keramaian dunia persilatan dan jangAn muncul kembali dalam keramaian dunia!" "Mengapa? Persoalan dari aku orang she Wan hanya aku sendiri yang bisa memutuskan. Hari ini, mengapa taysu malah berkomplot dengan kaum munafik untuk menghadapi aku?" Malam ini, Kit Hong Kiam Khek Wan Liang sudah cukup menyadari akan situasi yang dihadapinya, diapun tahu kesalahan pahaman umat persilatan kepadanya tak mungkin bisa dijelaskan dalam sepatah kata saja, oleh karena itu sikap maupun caranya berbicara pun turut berubah menjadi agak keras dan ketus. Tapi dengan demikian. hal ini justru telah telah membangkitkan kemarahan umum dari semua jago lihay yang berkumpul diarena hari ini.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Belum sempat Leng KHong taysu menjawab pertanyaan itu, ketua Tiang Ciu Pang dari sungai kuning Kang Hong Siang telah membentak dengan penuh kegusaran: "Orang she Wan, yakinkah kau dapat mengundurkan diri dengan selamat..?" "Soal ini tidak perlu kau risaukan!" jawab Kit Hong Kiam Khek Wan Liang sinis. "Bagus sekali!" ketua Tiang ciau pang Kang-Hong Siang tertawa lebar, "rupanya kau orang she Wan, seorang manusia tak tahu diri, hm... kau anggap kepandaian yang kau miliki sudah terhitung sangat liehay? Siapa tahu lohu dapat memenuhi harapanmu itu". Begitu selesai berkata dia segera menggerakkan sepasang bahunya dan bergerak kedepan dengan kecepatan luar biasa, belum tiba pada sasarannya, sebuah pukulan dahsyat yang disertai desingan angin tajam telah di lontarkan keatas tubuh Kit Hong Kiam Khek. Sebelum peristiwa ini, antara Kang Hong Siang dan Wan Liang memang sudah pernah terikat oleh suatu perselisihan, kin begitu musuh besar saling bertemu,tanpa terasa lagi Padam seluruh wajahnya, tanpa banyak berbicara lagi pertarungan sengit segera berkobar. Padahal keadaan seperti ini justru merupakan apa yang dihadapkan oleh Kit Hong Kiam Khek Wan Liang, sebab berbicara soal kemampuan. dia masih sanggup untuk mengungguli setiap orang yang hadir diarena bila pertarungan dilangsungkan satu lawan satu. Tapi orang kuno pernah berkata. Sepasang tangan susah menghadapi empat tangan, hohan sukar menahan kerubutan orang banyak Andai kata belasan orang jago lihay yang hadir sekarang menyerang bersama sama, betapapun lihaynya ilmu silat yang dimiiki Kit Hong Kiam Khek Wan Lang, toh lebih banyak ancaman bahayanya daripada keuntungan.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Maka diapun segera menggunakan sistim memecah belah kekuatan lawan untuk mengobarkan kemarahan mereka satu demi satu, kemudian membereskan pula mereka satu demi satu, sehingga dengan demikian, akan makin melemah kekuatan lawannya. Tatkala serangan dari Kang Hong Siang di lancarkan datang, Kit Hong Kiam Khek Wan Liang juga tak sungkan sungkan lagi, pedang mustikanya segera diayunkan ke udara membentuk serentetan bianglala yang amat menyilaukan mata, lalu dengan Jurus Khong Ciok Say "burung merak mementangkan sayap" pedangnya membuat selapis kabut pedang yang tebal untuk membendung lebih dulu ancaman dahsyat lawan, setelah itu sambil berpekik nyaring tubuh berikut pedangnya melebur menjadi satu mulai mengembangkan permainan ilmu pedang Kit Hong Kiam hoat yang telah didalaminya selama dua puluh tahunan itu. "Sreeet, sreseet, sreeet....." tiga buah serangan berantai di lancarkan secara beruntun memaksa Kang pangcu yang menjagoi sungai Huang Ho ini terdesak mundur sejauh satu kakiBelum lagi dirinya berdiri tegak, suatu pekikan nyaring kembali berkumandang, pedangnya dengan menciptakan selapis cahaya tajam langsung membabat batok kepala Kang Hong Siang dengan 'Liu tian ciau ka' "kilat dan guntur menjadi satu". Pada hakekatnya serangan tersebut dilancarkan dengan kecePatan yang amat sukar diikuti dengan pandangan mata, mimpipun Kang Hong Siang tidak mengira kalau ilmu pedang Kit Hong Kiam yang amat termashur itu mengandung jurus ampuh yang mematikan. Menanti ia menyadari tibanya cahaya biru didepan mata, keadaan sudah terlambat, tanap terasa ia menjerit kaget: "Habislah riwayat ku kali ini!"

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

dengan cepat ia memejamkan matanya menantikan datangnya kematian. Di saat yang kritis itu. mendadak dari tengah arena meluncur dua sosok bayangan hitam kemudian menyusul dari arena itu berkumandanglah suara bentrokan senjata yang amat nyaring... Tiba tiba saja Kang Hong Siang merasakan munculnya segulung angin pukulan yang dahsyat itu menghantarnya keluar dari arena dan jatuh terkapar ditanah. Menanti dia dapat kembali, tampaklah Leng Khong toysu dan Bi Kun Lun Siau Wie Goan telah menyelamatkan selembar jiwanya barusan. sementara itu, Bi Kun Lun Siau Wie Goan telah menjadi naik pitam, dia itu lantas membentak dengan nyaring: "Saudara sekalian malam ini dia tak boleh dibiarkan pergi lagi dalam keadaan hidup.: Selesai berkata dia segera meloloskan pedang nya lebih dulu. Kawanan jago lainnya juga meloloskan senjata masing masing, hanya Leng kong taysu, ketua dari Go bi pay saja yang menggulung bajunya sehingga kelihatan lengannya yang kekar, ia tidak mempergunakan senjata tajam,. Menyaksikan situasi yang terbentang ada di depan mata itu, seketika itu juga Kit Hong Kiam Khek Wan Liang merasakan hatinya turut menjadi tegang, dia cukup tahu kalau kawanan jago yang hadir di arena sekarang terdiri dari jago jago golongan putih maupun hitam, sebagian besar jago jago itu merupakan kelas satu dalam dunia persilatan, bukan berarti suatu pekerjaan gampang untuk melarikan diri dari kepungan dengan selamat.

bagaimanapun banyaknya kawanan jago yang mengurungnya. dia memandang ke kiri kanan dengan garangnya. Selama ini Bi Kun Lun Siau Wie Goan hanya tertawa dingin tiada hentinya. persis seperti seekor harimau yang sedang mengincar mangsanya. kemudian dengan membawa sambaran angin tajam membacok tubuh Wan Liang. "Apalagi yang mesti dinantikan?" Begitu selesai berkata (bunga kuncup baru mekar). . Begitu It Ci hoa Kiam Yu liang gi mempelopori serangan tersebut. Anehnya. dibalik sorot matanya itu terpancar keluar rasa benci dan dendam yang amat tebal. sekalipun kawan jago tersebut sudah begitu lama melakukan pengepungan. namun tak seorangpun diantara mereka yang maju untuk melancarkan serangan Tapi hal inipun tak bisa disalahkan. Kit Hong Kiam Khek Wan Liang sudah termashur dipersilatan sebagai seorang jagoan yang amat dahsyat. tampaknya mereka sengaja berbuat demikian untuk membangkitkan kemarahan dari Kit Hong Kiam Khek Wan Liang agar lebih cepat turun tangan untuk menentukan mati hidup mereka. Benar juga. sedang istrinya Siau Hu Yong Chi Lan Eng tertawa jalang. It ci hoa kim (pedang satu huruf) Yu liang gi dari Thian cong pay tak dapat menahan sabarnya lagi. tak urung mereka dibikin tercekat juga oleh kegagahan lawannya. Kit Hong Kiam Khek segera masuk perangkap. dengan sorot mata yang berapi-api seperti binatang buas. mendadak ia membentak keras. To gan sinkun (malaikat sakti bermata tunggal) Cong Eng hui yang berada disebelah kanannya segera menggerakkan senjata andalannya Siang coa kou (sepasang kaitan ular) untuk menyerang Kit Hong Kiam Khek.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ Tampak sorot matanya itu terakhir berhenti diatas tubuh Bi Kun Lun Siau Wie Goan.

pedang sakti dari Kit Hong Kiam Khek telah berganti arah mengancam To gan-sinkun. Dipihak lain To Gan sinkun Cong Eng hui mimpipun tak pernah menduga kalau Kit Hong Kiam Khek bakal mempergunakan taktik suara ditimur menyerang kebara unutk memperdaya dirinya. It-ci hoa-Kiam Yu Liang gi. tapi sampai ditengah jalan. Mendadak terdengar To gan sinkun Cong Eng hui menjerit keras. Walaupun Kit Hong Kiam Khek Wan Liang sudah bertekad untuk melangsungkan pertarungan sengit.Tiraikasih Website http://kangzusi. padahal diantara maju mundurnya terbentuk selapis cahaya tajam yang bersambungan. untuk menghindar tak sempat lagi. kalian benar-benar tak tahu malu !" Pedang Kit Hong Kiamnya segera berubah dengan jurus Ban Hong jut ciau (selaksa lebah keluar sarang). dia segera membentak gusar: "Bedebah. serentak puluhan orang jago lihay lainnya turut melepaskan pula serangan-serangan. secepat kilat dia menerjang It ci hoa Kiam Yu Liang Gi. sementara dia mundur dengan gugup. menanti desingan angin pedang sudah tiba didepan badan. setelah menyaksikan kejadian itu. Tahu tahu ujung pedang Wan Liang secepat kilat sudah menyambar diatas pergelangan tangannya secara telak. si jagoan pedang dari Thiamcong-pay itu segera merasakan pandangan matanya menjadi kabur. Jurus serangan ini sekilas pandangan seperti terdiri dari dua gerakan. tubuhnya mundur beberapa langkah dengan .com/ Begitu dua orang itu sudah melibatkan diri dalam pertempuran. nendadak dia marubah jurus serangannnya menjadi Thian ho ta sia (sungai langit tumpah kebawah) dengan kecepatan tinggi ia berganti menususk pergelangan tangan dari To Gan sinkun Cong Eng hui. tak urung naik pitam juga dibuatnya.

sambil memegangi pergelangan tangannya yang terluka dia mengundurkan diri dari arena pertarungan. namun setiap saat dia mesti menghadapi rintangan yang cukup berat. seakanakan dia merasa tidak puas sebelum menyaksikan Wan Liang mati kelelahan dan kehabisan tenaga. padahal kecepatannya ibarat sambaran cahaya berkilat saja. sikap tersebut seakan-akan hendak memberi kesempatan bagi Kit Hong Kiam Khek untuk mengatur naps.Tiraikasih Website http://kangzusi. Dalam sekejap mata. Dalam waktu singkat seluruh arena telah diliputi kilatan golok dan pedang serta suara teriakan yang memekakan telinga. Beberapa macam gerakan itu dilakukan dalam waktu singkat. jurus serangan demi jurus serangan semuanya dibacokkan ketubuh Bi kun lun. darah segar telah membasahi seluruh badannya. namun dia masih tetap melawan dengan gagah beraninya. Kit Hong Kiam Khek Wan Liang telah dikepung musuh dari empat penjuru. setiap kali melancarkan serangan dia selalu meninggalkan beberapa bagian tenaga murninya. Kit Hong Kiam Khek Wan Liang cukup memahami keadaan tersebut. maka diapun khusus mencari Siau Wie Goan sebagai sasarannya. walaupun ia sudah mengerahkan segenap kepandaian yang dimilikinya untuk melawan. tapi mungkinkah dia untuk menghadapi kerubutuan puluhan orang sekaligus. semua musuh yang dihadapinya rata rata merupakan jagoan kelas satu.com/ sempoyongan. Betul dia tangguh dan berilmu tinggi. Tak selang setengah perminum teh kemudian sekujur badan Kit Hong Kiam Khek sudah penuh dengan luka bacokan . tapi bagi pandangan orang yang pintar maka tindakan semacam ini justru menunjukkan kelicikan. diantaranya terdengar beberapa kali jeritan ngeri serta teriakan kesakitan. . meski panjang untuk diceritakan. Ternyata Bi Kun Lun siau Wie Goan cukup licik.

ia selalu melontarkan kata kata cemoohan dengan kata yang kotor dan cabul untuk merangsang kegusaran Wan Liang. dengan cepat ingatan mana melintas dalam benaknya. dengan mennjejakkan kakinya ketanah. siksaan yang amat sangat ini membuat jago tua ini teringat untuk mati. diam-diam dia pun berpikir : "Aku tak boleh mati. Kit Hong Kiam Khek Wan Liang juga harus menaan sakit hatinya akibat cemoohan orang. kemudian berjumpalitan. napsu untuk hidup serta bara api dendam yang membara dalam bati semakin berkobar. .com/ Siau Hu Yong Chin Lan Eng katanya saja turut ambil bagian dalam kerubutan tersebut. batinnya mengalami penderitaan. membuat ia merasa amat menderita. Tapi baru saja ingatan untuk mati melintas didalam benaknya.Tiraikasih Website http://kangzusi. tapi dia lebih tepat kalau dibilang membantu mencaci maki. tiba-tiba ia mendongakkan kepalanya sambil berpekik nyaring. Dia melambung tinggi dua kaki lebih ke tengah udara. Bahkan boleh dibilang setiap kata yang diucapkan olehnya terasa bagiakan sebilah pisau yang menembusi perasan Wan Liang. Perempuan jalang yang tak tahu malu ini sembari melancarkan serangan. Begitulah disamping harus melakukan perlawanan matimatian terhadap ancaman yang datang dari kawanan jago lihay. segenap sisa tenaga dalam yang di milikinya dihimpan menjadi satu. bagaimanapun juga aku harus tetap hidup lebih lanjut !" Begitu ingatan mana melintas lewat. pedang menciptakan berkuntum bunga pedang yang bagaikan hujan gerimis menyelimuti tubuh semua orang.

saat itulah dia bertemu dengan sergapan yang dilepaskan Leng Khong taysu dari atas kebawah. kemudian pedanga yang sebenarnya hendak membacok kebawah itu diangkat keatas secara tiba-tiba. tubuhnya yang baru melesat sejauh satu kaki dari permukaan tanah itu mendadak menghentikan gerakan badannya. Jeritan ngeri yang memilukan hati segera berkumandang memecahkan keheningan. Bila digencet dari atas dan bawah. Kit liong-Kiam-kek Wan Liang memang cukup lihay. tubuhnya sudah tak sanggup lagi untuk melejit keudara. tanpa berpikir panjang lagi pedangnya dengan manggunakan jurus Thian khong lui hee (guntur menggelegar dari tengah angkasa) langsung membabat sepasang kaki Leng Kong taysu. bagaimanapun lihaynya ilmu silat yang kau miliki. tatkala menyaksikan pedang saktinya menyambar kebawah. Dengan meringankan tubuh Liu Im ti (Tangga awan berjalan) yang amat liehay itu. serentak semua orang mengangkat goloknya ke atas pula. "Omitohud" seru Leng Khong taysu dari Go Bi Pay menyusul dibelakang tubuh Wan Liang. kaki Leng Hong taysu tahu-tahu . lalu dengan ilmunya Sia Khong Teng sin (Menghentikan badan ditengah udara) dia menahan gerakan tubuhnya.com/ Waktu itu para jago bertarung dengan penuh napsu. Kasihan Leng khong taysu yang terlalu memandang enteng lawannya itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. menyaksikan ia melambung keudara. rasanya sulit juga untuk menghindarkan diri dari ancaman tersebut. tubuhnya melejit keudara. dia melejit pula ketengah udara sambil melancarkan sebuah pukulan. Kit Hong Kiam Khek Wan Liang sangat membenci kawanan jago silat yang menganggap dirinya pendekar tapi kenyataannya berbuat sewewenang wenang.

sambil membentak gusar tubuh berikut pedangnya segera melebur menjadi satu. orangnya pun segera ribih terkapar keatas tanah dan jatuh tak sadarkan diri. Dengan termangu dia duduk diatas pelana sambil membawa sinar mata ke tempat sana. angin berhembus kencang menggugurkan dedaunan yang mengering. ketika lelaki setengah umur itu mendongakkan kepalanya tampaklah seekor burung gagak sedang bertengger diatas dahan sambil berbunyi tiada hentinya.. sebilah pedang antik tersoren dipinggangnya. -Bagian PertamaSENJA TELAH menjelang tiba. enam tahun yang berwajah tampan dengan bibir yang merah serta dua baris gigi berwarna putih. Mendadak terdengar bunyi burung yang ber-kaok kaok. Tak lama kemudian. matahari sore dengan membawa sisa cahayanya telah bersembunyi dibalik bukit. lamat lamat terdengar suara derap kaki kuda yang lemah diiringi suara gemerisik berkumandang datang diri bawah bukit sana . tubuh Kit Hong Kiam Khek telah lenyap dibawah tebing Goan Gwat Peng tersebut. dari balik tikungan bukit muncul seekor kuda kurus yang bernafas memburu dan tubuh penuh dengan pasir. Dalam pangkuannya sebelah depan duduk pula bocah berumur lima. kemudian meluncur kearah mana Kit Hong Kiam Khek terjatuh tadi. .com/ sudah terpapas kutung menjadi dua bagian. Kuda itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. Sayang keadaan sudah terlambat. tapi wajahnya murung dan sedih... Dalam suasana beginilah. . di-atas kuda tadi duduk seorang lelaki setengah umur yang berpakaian dengan warna luntur. dengan susah payah berjalan maju ke depan. Bi Kun Lun Siau Wie Goan yang pertama menemukan peristiwa ini.

teringat tahun berselang. menanti kesehatan tubuhmu sudah pulih kembali kita baru lanjutkan perjalanan ini. dia meringkik tiada hentinya seperti lagi menghela nafas. kemudian tertawa dingin. Dengan tubuh terkejut lelaki setengah umur itu menyambut tubuh si bocah dan melompat turun dari atas pelana. dalam setahun yang singkat. lelaki setengah umur itu sudah melayang turun ke atas tanah.. Tangannya yang satu menahan tali lesnya. Hanya setahun. Sungguh cepat gerakan tubuhnya.com/ Dengan rasa segan lelaki setengah umur itu menarik kembali sinar matanya yang sayu. padahal aku sendiri pun merasa murung dan sedih. tampak bayangan abu abu berkelebat lewat.... .Tiraikasih Website http://kangzusi." Tiba tiba kuda kurus itu terkulai lemas dan roboh terkapar keatas tanah . gumamnya: "Binatang sialan...... untung kau dan aku tak usah menempuh badai lagi. coba bayangkan. .. kau pasti akan menggerutu kepada ku sebagai majikan yang tak pernah memikirkan tentang dirimu. kapankah kita pernah . lalu sambil duduk di sampingnya. kau terlalu lelah. bukankah begitu? Siau hek. kau dan aku telah berubah . Lelaki berusia pertengahan itu segers menepuk nepuk leher si kuda menitahkan kepadanya untuk beristirahat. dengan penuh kasih sayang dia membelai bulu surai kuda itu seraya katanya"Kau bertambah kurus Siau hek. sementara tangan yang lain mengelus bulu surai kuda tersebut sambil ujarnya dengan penuh perhatian : "Siau hek. kaupun dapat mewartakan suasana murung bagi diriku ..." Kuda kurus yang bernama "Siau hek" itu seakan akan mengerti dengan perkataan dari majikannya. mari kita istirahat sebentar. " "Aaai. kita masih termasyur sampai dimana-mana.

suatu persoalan. Waktu itu sudah bulan sembilan. tiada sesuatu kenangan yang bisa diingat kembali" Ucapan semacam itu entah sudah diulang beberapa kali.. menanamkan kebaikan dan kebajikan bagi manusia tapi hasil yang diperolehnya hanya cemoohan dan dendam kesumat. "Hayo bangun Siau hek! Kita sudah hidup miskin dan terdesak. angin musim gugur berhembus kencang menggugurkan dedaunan dan . Air mata yang panas meleleh keluar membasahi pipinya dan menembusi pakaiannya. tak heran kalau dia jadi sedih dan melelehkan air mata. bahkan kekasih yang di cintai bagaikan nyawa sendiripun telah meninggalkan pelukannya berpindah ke pelukan orang-lain. kemudian ia baru naik keatas punggung kudanya dan melanjutkan perjalanannya menelusuri jalan. selama sepuluh tahun berjuang.com/ menjadi anjinga yang dikejar kejar orang? Apakah inilah balas jasa yang harus kita terima bagi perjuangan kita selama sepuluh tahun?" Gumamam tersebut segera menyentuh perasaan sedih yang mencekam perasaan lelaki setengah umur itu. tiba tiba ia bangkit berdiri. Mula mula lelaki itu membimbing bocah itu terlebih dulu. tiap air mata berarti setetes darah. Yang lebih mengenaskan lagi adalah ia lari ke dalam pelukan seorang lelaki yang sebetulnya merupakan sobat karib yang dianggap bagaikan saudara kandung sendiri. selesai berkata ternyata dia mendekam diatas tengkuk si Siau hek dan menangis tersedu sedu .. dan sslalu diucapkan dalam keadaan kecewa dan sedih Siau hek segera menggerakkan lehernya sambil meringkik panjang. dia separti merasakan tekanan batin yang amat hebat tapi tak sanggup untuk mengutarakannya keluar.. Yaa.Tiraikasih Website http://kangzusi.

baik jago dari golongan putih maupun golongan hitam segera akan mengacungkan jempolnya bila menyinggung tentang Kit Hong Kiam Khek Wan Liang. akhirnya selembar jiwanya ditolong pula oleh bocah kecil itu. bertekad hendak mencari kecepatan uniuk membalas dendam. Tapi sekarang. .Tiraikasih Website http://kangzusi. apa sebabnya dia bisa berubah menjadi begitu mengenaskan dan menyedihkan? Dia sesungguhnya lagi menghindarkan diri dari apa? Sedang menantikan apa? Waktu itu.. setelah dari tebing Koan jit peng Kit Hong Kiam Khek telah jatuh tak sadarkan diri. membalas sakit hati. Ketika Kit Hong Kiam Khek Wan Liang tersadar kembali dari pingsannya dan melihat si bocah kecil yang duduk disampingnya. Apakah dia benar benar telah mengundurkan diri dari keramaian dania persilatan? Berapa tahun berselang. seketika itu juga keinginan untuk hidup segera tumbuh dalam hatinya. Ditengah keheningan yang mencekam hanya ada derap kaki kuda serta deruan angin kencang yang membelah bumi. Orang bilang: Siapa menanam kebaikan dia akan mendapat kebaikan Kit Hong Kiam Khek Wan Liang pernah menolong nyawa seorang bocah didalam sebuah hutan yang lebat. Ternyata lelaki setengah umur itu tak lain adalah Kit Hong Kiam Khek Wan Liang yang pernah menggetarkan seluruh dunia.. suasana semacam ini membuat pendekar itu merasa dirinya makin kesepian. dia bertekad hendak hidup lebih jauh. makin terasing dari keramaian dunia. membuat suasana jadi bertambah suram dan gelap .com/ menggoyangkan dahan serta ranting..

oleh karena itu ia dapat melaksanakan perawatan yang baik untuk menyembuhkan luka dari lelaki tersebut. diapun berusaha menyembuhkan luka nya. Berhubung kedua orang itu sama sama hidup sebatang kara maka timbul perasaan simpatik diantara kedua belah pihak. seorang pembesar setia dari Pemerintah asa itu. si bocah itu telah kehilangan kedua orang tua nya dan tak punya tempat tinggal lagi. sebaliknya Suma Thian-yu.Tiraikasih Website http://kangzusi. Kit Hong kiam Khek Wan Liang merasakan pukulan batin yang amat berat membuatnya berusaha untuk menghindarkan diri dari kenyataan. Maka dari itu. Kit Hong Kiam Khek Wan Liang segera mengambil keputusan untuk mengajaknya melakukan perjalanan bersama. sambil berusaha menghindarkan diri dari pengejaran Bi Kun Lun Siau Wie Goan. Setelah beristirahat selama beberapa hari dibawah bukit Ciat thian Hong. Ternyata setelah sehat kembali. Kit-Hong-Kiam-kek Wan Liang merasa marah karena difitnah orang dan dikucilkan dari dunia persilatan. Suma Thian yu pernah bermaksud untuk belajar silat dari Kit Hong Kiam Khek Wan Liang namun permintaan itu ditolak olehnya. padahal penderitaan yang dialaminya masih jauh ketinggalan bila dibandingkan dengan apa yang diderita bocah kecil itu. sering merasakan tersentuh hatinya dan sedih. Bocah itu adalah putra dari Suma Tiong-yu. selain cerdik juga berbakat bagus. lalu menitahkan kepada bocah itu untuk mengobatinya.com/ Maka sambil memaksakan diri dia mengambil obat dari sakunya. .

com/ Perlu diketahui. Sumpah setianya masih mendengung dalam telinganya." Dengan sedih dia menghela napas panjang.lama sekali Kit Hong Kiam khek Wan Liang memperhatikan bukit tersebut. selama hidupnya Kit Hong Kiam khek Wan Liang selalu terbenam dalam ilmu silat. sini dia merasa muak terhadap Segala macam perselisihan dau pembunuhan dalam dunia persilatan Mengingat apa yang telah dialaminya selama ini. akhirnya dia bergumam lagi kepada si kuda Siau-hek "Sudah sampai siau Hek. terbuai oleh lamunan nya yang indah. Setelah melewati sebuah gunung yang tinggi. tanpa terasa Wan Liang menjadi melamun. Waktu malam sudah kelam. senyumnya yang manis. tak heran kalau permintaan bocah itu di tolak tegas-tegas. angin berhembus kencang membuat suasana amat mengerikan. semua kemurungan yang memenuhi dadanya selama inipun buyar mengikuti helaan napas tersebut. dan suaranya yang begitu merdu. kami benar-benar telah kembali kesini. cinta kasihnya yang dalam serasa masih menyelimuti dadanya. sudah tentu dia tak ingin menyaksikan bocah itu mengalami nasib yang sama seperti diri nya. . maka masa depannya menjadi hancur tak karuan. wajahnya yang menawan. . bukit Gi im hong masih tetap seperti dulu. didepan muncul sebuah bukit kecil yang diliputi kabut tebal. didepan sanalah bukit Gi Im Hong masih ingatkah kau? Enam tahun berselang aku pernah memberitahukan kepadamu dikemudian hari aku akan mengajaknya berdiam dibukit ini tak kusangka enam tahun kemudian. Tanpa terasa bayangan tubuh Siau Hu yong Chin Lan eng melintas kembali dalam benaknya. . tapi di.Tiraikasih Website http://kangzusi.

com/ Hingga burung gagak berbunyi memecahkan kesunyian. tanpa terasa dengan gigi beradu pintanya kepada Wan Liang. . . . perubahan manusia sukar diduga siapa sangka enam tahun kemudian. "Rumah" dari Kit Hong Kiam Khek Wan Liang terletak dipunggung bukit terjal tersebut. yaitu didalam sebuah gua kuno yang dikelilingi oleh semak belukar. ketika ia sedang menemani Siau hu yong Chin San eng berpesiar ketempat itu. Tiba didepan gua. waktu itu mereka telah bekerja keras hampir sebulan lamanya untuk mendandani gua itu. lamat lamat Wan Liang mengendus bau harum tubuh dari kekasihnya. siapakah yang dapat menduga perubahan nasib yang bakal menimpa dirinya ? Kit Hong Kiam Khek Wan Liang dengan mengajak Yu Ji dan kuda kurus menuju kedepan gua. Yaa. semua benda yang berada disana hanya akan membangkitkan kenangan dan kesedihan di dalam hatinya saja. Tapi.Angin gunung berhembus kencang membuat Yu ji merasa kedinginan setengah mati. bahkan menyiapkan pula alat perlengkapan rumah tangga sebagai tempat mereka berdiam dikemudian hari. puncak itu menjulang tinggi ke angkasa dikelilingi banyak bukit lainnya.Tiraikasih Website http://kangzusi. andaikata yang masuk kedalam rumah. yang datang kembali ke gua hanya seorang pendekar pedang yang murung dan sedih.mereka sekarang adalah mereka berdua. tentu indah sekali suasananya ketika itu. Gua itu ditemukan Kit Hong Kiam Khek Wan Liang pada enam tahun berselang. ia baru tersadar dari lamunannya Puncak Gi Im Hong terletak dalam propinsi Oulam dalam deretan pegunungan Kil ih san. ternyata ia tak berani masuk kedalam.

aku kedinginan. pada langit-langit gua itu penuh terdapat mutiara yang digunakan sebagai alat penerang.Tiraikasih Website http://kangzusi. . Ruangan gua itu sangat luas. bagaimana kalau kita imasuk untuk beristirahat ?" Mendengar perkataan itu. Kit Hong Kiam Khek Wan Liang segera menurunkan Suma Thian yu keatas tanah. benar juga ia telah mengkerut menjadi satu dan gemetar tiada hentinya. setelah melalui gerbang. mendadak ia menjerit tertahan dengan penuh lain kaget: "Haaaah?" Seperti orang kalap ia menerjang masuk keruang dalam. setelah mengikat kudanya didahan pohon. Dengan perasaan hati yang kecut Wan Liang segera membawanya melompat turun dari atas kuda. dia membopong bocah itu masuk kedalam gua. Suma Thian yu dibikin tertegun oleh tindak tanduknya yang aneh itu. Kit Hong Kiam Khek Wan Liang baru tersentak bangun dari lamunannya. mereka melewati sebuah lorong yang panjang satu kaki.ia melirik sekejap kearah Yu ji. Baru saja melangkah maju setengah tindak. dia cepat memburu kedalam ruangan dan mengintip dengan rasa ingin tahu Tampak Kit Hong Kiam Khek sedang berdiri termangu memegang sebuah kotak kayu yang berukir indah. kemudian melangkah masuk kedalam pintu sebelah kanan. didalam terdapat ruangan-ruangan gua yang terang benderang. dengan cepat ia menemukan tombol rahasia pembuka pintu. matanya mendelong sementara tangannya yang memegang kotak tersebut gemetar tiada hentinya.com/ "Paman.

melihat orang lain lantas tertarik. Hmm! Kau perempuan berhati busuk seperti ular beracun. suaranya mengerikan sekali. Pewaris muda Bu Tong Pay DAN tiba-tiba suara tertawanya berhenti. watakmu memang watak lonte. lihat saja nanti.haa ha ha haa. ternyata didalamnya berisi secarik kertas. .aku justru tak akan mampus.com/ Lama kemudian. . ia baru membuka kotak itu.. bibir gemetar keras dan mata melotot besar. Jilid 2... lama sekali Kit Hong kiam khek Wan Liang tertegun. kamu benar benar perempuan lonte yang tidak tahu malu. bukan cuma menyia nyiakanku. Dengan wajah pucat. kaupun memaki aku . bulu kuduknya pada bangun berdiri... akhirnya dia merobek robek kertas itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. membuat tiap orang yang sempat mendengarkan suara tertawanya itu menjadi bergidik." Dalam gelak tawa yang amat keras itulah segenap amarah dan rasa bencinya dilampiaskan keluar... . tangan kakinya gemetar keras. Dalam waktu singkat seluruh cahaya dalam gua itu bagaikan bergoncang keras. seperti orang tertawa dan juga bagai orang menangis seperti berteriak. seperti sebuah bola yang kehabisan udara tiba-tiba dia menjatuhkan diri diatas meja dan menangis tersedu sedu. membuat Yu ji yang berada didepan pintu pun merasakan sukmanya serasa melayang meninggalkan tubuh. . seperti ada gempa bumi yang tiba tiba melanda tempat itu. kau anggap perbuatanmu itu akan membuatku marah dan mampus? Haaahhh . Yu-ji. . lalu seperti monyet yang berpekik... membanting kotak kayu itu ketanah dan menyumpah dengan penuh kegusaran: "Perempuan lonte.

bawalah. sekarang tak akan kau pahami keadaan tersebut. Berapa banyak yang diketahui Suma thian yu? Dalam benaknya yang . Yu ji. sekalipun ku utarakan hal yang sesungguhnya belum tentu kau akan mengerti. dengan cepat ia letakkan kembali giok bei yang dipunggutnya ketempat semula. biarkan waktu yang menjelaskan kesemuanya ini kepadamu!” Seusai berkata. Wan Liang segera berseru kembali: "Apa yang kau sangsikan lagi. Melihat kejadian itu. ambil benda itu! Ia menandakan hati paman telah retak. kau masih muda. Dalam pada itu. aku percaya. merah padam wajahnya karena jengah. Biarpun diatasnya telah bertambah dengan sebuah bekas retakan. waktu dapat mengobati luka paman yang sudah parah ini. kebetulan ia saksikan Suma Thian yu sedang berjongkok hendak memungut giok bei retak yang melompat keluar dalam kotak kayu itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. kembali dia menghela napas. Hawa amarah yang selama ini mencekam perasaannya mendadak saja meledak dengan suara menggelegar bentaknya keras-keras: "Yu ji. dari sini dapat diketahui betapa rumitnya pertentangan batin yang sedang melanda didalam hati. jangan pungut benda itu!" Suma Thian yu amat terkejut. kemarahan kit hong kiam kek Wan Liang telah mereda. Sampai lama kemudian Wan Liang baru menghentikan tangisnya dan mendongakkan kepala. untuk sesaat dia tak tahu harus memungut benda itu atau jangan. pelan-pelan dia berkata lagi: "Yu ji. kemudian Siap meninggalkan tempat itu.com/ Dalam waktu singkat rasa gusar yang membara kini berubah menjadi keheningan dan kesedihan. namun tidak mengurangi kecemerlanganannya yang asli." Suma Thian-yu benar benar dibikin pusing dan tak habis mengerti oleh sikap pamannya yang luar biasa itu.

sekalipun diatasnya diliputi kesedihan dan awan gelap namun cahaya aslinya masih tetap bersinar terang. diatas dinding yang dibelakang tubuhmu terdapat mata air yang agak dingin airnya. berarti memberitahukan kepada paman itu kalau dia bukan seorang anak yang tahan uji. kemudian tegurnya: 'Kau sudah lapar? Apakah ter biasa makan rangsum kering?" "Ehmm. kalau menginginkan air. padahal dia tak tahu apa yang disebut rangsum kering. sambil di angsurkan ke tangan Suma Thian yu katanya: “Untuk sementara waktu makanlah rangsum kering ini untuk menahan lapar. lebih baik kumurkan dulu dimulut. . mendengar namanya pun belum pernah.com/ masih polos dia merasa bahwa mainan giok bei yang terletak ditanah itu sangat indah. jangankan melihat bentuknya. dari dalam kantung kulitnya ia mengeluarkan sebungkus rangsum kering.. dengan sangat berhati-hati ia memungut benda itu dari atas tanah lalu menyimpannya kedalam saku. jangan diminum sekaligus. badanmu bisa tak tahan. Sebab kalau dia ragu. Pelan-pelan kit hong kiam kek berjalan keluar. tentu saja ia tak tahu kalau dibalik mainan giok bei itu sebenarnya tersimpan suatu kenangan yang indah juga memedihkan hati.!” Suma Thian yu mengiakan. Yu ji amar menyukainya. Wan Liang berjalan kesamping Siau Hek. tanpa terasa keningnya berkerut dan agak lama dia ragu untuk memakannya. Suma Thian yu tidak sangsi lagi. maka tanpa berpikir panjang lagi ia segera menggigitnya. meski diatasnya telah bertambah dengan sebuah celah yang cukup dalam." Suma Thian yu segera membuka bungkusan kertas itu. ketika ia teringat disampingnya berdiri si paman berwatak aneh yang sedang mengawasi gerak geriknya.Tiraikasih Website http://kangzusi. ternyata yang dimaksudkan sebagai rangsum kering adalah kerak nasi yang mengeras bagai batu. Tapi. ditatapnya Suma Thian yu sekejap. kemudian baru ditelan kalau tidak.

. ternyata kau begitu ulet. kau . kit hong kiam kek Wan Liang mengawasi terus gera-gerik bocah itu. malah sambil makan dia berkata. mengapa kau tidak turut makan. paman" "Selewatnya berapa hari.. sambil membelai tubah Yu ji. kau memang hebat sekali... tahan uji dan mempunyai semangat besar untuk mengendalikan diri. katanya kemudian dengan suara parau. “Nak. baru pertama kali ini dia menyaksikan orang itu tertawa. lama sekali. Semenjak berkenalan dengan pamannya. masa depan mu pasti cemerlang. saking terharunya air matanya jatuh bercucuran. paman akan mengajarkan semacam sim hoat tenaga dalam untuk mengusir hawa dingin. segera pikirnya: "Ternyata paman bukan orang yang menakutkan! senyuman itu begitu ramah dan menawan hati" Berpikir sampai disitu.. melihat keuletan sibocah tersebut. sampai lama.enak sekali rasanya. tanpa terasa ia lantas menubruk kedalam pelukan Kit hong kiam kek Wan Liang sambil berseru: "Paman. sekulum senyuman segar menghiasi wajahnya. setelah menggigit sepotong dia memakanrnya dengan lagak seakan-akan enak.Tiraikasih Website http://kangzusi.. kau masih kedinginan?” "Masih sedikit. dia menjadi tertegun.? Sejak permulaan hingga sekarang...” Kit hong kiam kek Wan Liang memeluk tubuh suma Thian yu erat erat. paman.com/ Begitulah. Eeehmm. Ketika Yu ji mendongakkan kepalanya dan menemukan senyuman menghiasi wajah paman nya. dia bergumam lirih. dengan usiamu begitu muda. saking terharunya dia sampai tak sanggup mengucapkan sepatah katapun. bersediakah kau untuk mempelajarinya...?" .” Sewaktu mengucapkan perkataan itu. "Yu ji.

Aaaai.. kau betul-betul sangat baik kepadaku. dirabanya tulang badan sekujur badannya. tak kusangka kalau paman bersedia mengajarkan kepandaian ilmu silat kepadaku" Kit hong kiam kek wan Liang mengelengkan kepalanya berulang kali. Suma Thian yu menjadi girang setengah mati. maka betapa kecewanya dia setelah mengetahui kalau pamannya tidak berhasrat untuk mewariskan kepandaian tersebut bepadanya. diamatinya Yu ji beberapa saat. paman. bukan begitu.. mengapa pula aku harus menyeret mu untuk terjun pula kedunia seperti ini?” Berbicara sampai disitu. untuk menyesalpun sudah tak sempat lagi buat paman. Suma Thian yu merasa kagum sekali. mengapa pula aku harus menyia-nyiakan bakat yang begini baiknya untuk berlatih silat?” Tapi setelah termenung beberapa saat. Buru-buru dia berseru lagi: “Yu ji ingin terbang. “Tapi. kembali dia menggelengkan kepalanya berulang kali sambil melanjutkan: . bagaimana mungkin kualami nasib yang tragis seperti apa yang kualami sekarang. terbang ke angkasa dengan bebas.. kalau kuterangkan sekarang mungkin kau belum dapat memahaminya.Tiraikasih Website http://kangzusi. waktu itu kalau paman tidak belajar silat. "aku tidak ber¬harap kaupun mengikut jejak hidup dari paman. sambil tertawa getir ujarnya: “Bukan.. hidup bahagia. aku hanya akan mengajarkan tenaga dalam saja untuk mengusir hawa dingin" "Mengapa?” Sejak mengetahui kalau pamannya dapat terbang.. mengapa paman tidak bersedia mengajarkannya kepadaku?" "Anak baik" kata Kit hong kiam kek wan Liang sambil menghela napas.com/ Mendengar kabar itu. dengan wajah berseri segera sahutnya: "Sungguh paman? Ohh. lalu berguman.

"aku rasa lebih baik pu satkan saja semua pikiianmu untuk memperoleh kesuksesan dibidang satra. Kembali Kit hong kiam kek Wan Liang berkata: "Jangan banyak curiga.. kemudian tanyanya dengan tercengang: Paman. Walau demikian. bayangkan saja. apa yang sedang kau katakan?” "Ahh. tak tahu apa yang meski dijawab. sebab kehidupan semacam itu terlampau terikat.. malam ini kau boleh berada bersama paman. aku tak bisa berbuat demikian hal ini harus disalahkan apa sebabnya aku bisa menerima nasib setragis ini" Dengan kebingungan Suma thian yu memandang tingkah laku Wan Liang yang sangat aneh.Tiraikasih Website http://kangzusi. tidak.. dalam keadaan begitu. Yu ji bukan berpendapat demikian. dikemudian hari kau bisa menyamai ayahmu. aku lihat kaupun sudah cukup lelah. dan apa pula yang dimaksudkan dengan ilmu silat... lebih baik pergi-beristirahat lebih dulu" . perasaan yang bersembunyi didalam hatinya berbicara bahwa dia enggan menjadi pembesar. sukakah kau akan pangkat tinggi?" Suma Thian yu segera menggelengkan kepalanya berulang kali." "Sekarang. menjadi pembesar yang berpangkat tinggi. kau anggap paman tidak mengeri akan Su siu ngo keng?" "Tidak. dengan perasaan apa boleh buat dia melanjutakan.tidak" Kit hong kiam kek Wan liang menyambut. bagaimana mungkin dia bisa menentukan pilihannya untuk menjawab. hanya saja Yu ji merasa malas untuk mempelajarinya. padahal dia sendiri pun tidak begitu mengerti apa yang dimaksudkan dengan sastra.. sejak dahulu aku telah merebut gelar Congkoan. andaikata paman bersedia melepaskan ilmu silat untuk mengejar bidang sastra.com/ "Tidak. waktu sudah tidak pagi. tidak bebas.

cepat-cepat bocah itu bangun sambil lari keluar. Tempat ini adalah rumah kita. Sambil menepuk-nepuk bajunya membersihkan dari debu. udara pagi membantu manusia untuk menyehatkan badan. daripada membiarkan orang jahat berha¬sil memasuki tempat ini” "Bagaimana cara memperbaikinya?" "Sederhana sekali.Tiraikasih Website http://kangzusi. tak selang beberapa lama kemudian pekerjaan mereka untuk memindahkan pintu gua tersebut dapat berjalan dengan lancar. benar”. mana paman akan meninggalkan dirimu seorang diri? Di sini adalah rumah ku. Yu ji mengira kau sudah pergi meninggalkan tempat ini!" Kit hong kiam kek wan Liang segera tersenyum. dia melanjutkan. sekarang merupakan ruman kita. hal ini akan beres" Dengan kecerdasan dan ilmu silat yang dimiliki Kit hong kiam kek. ketika Suma Thian yu terbangun dari tidurnya. setiap pagi harus bangun iebih awal lagi" Setelah berhenti sejenak.com/ Keesokan harinya. Baru tiba dimulut gua." apakah setiap hari kau tentu akan bangun tidur sepagi ini?" "Ehmm. wahai Siau wi goan. mengapa tanpa sebab aku harus pergi meninggalkan tempat ini?" “Yaa. asal kita sumbat pintu gua yang pertama. “Anak bodoh. Dengan suara keras Yu ji segera berteriak. sekali pun kau lebih licikpun tak akan berhasil menemukan aku Wan Liang!" . "Paman. lalu membuka pintu gua yang lain. ia tidak menemukan pamannya berada dalam kamar. Wan Liang berkata dengan penuh rasa percaya pada diri sendiri: "Siau wi goan. dia saksikan Kit hong klam kek wan Liang sedang berjalan masuk sambil menenteng pedang. pagi benar kau sudah bangun. "Mari kita perbaiki sedikit pintu luar gua ini. paman. dikemudian hari kaupun tak boleh malas tidur terus.

tiga tahun sudah berlalu tanpa terasa. jangan membiarkan jejak kita diketahui orang. mengerti?" "Mengapa?" dengan perasaan tak mengerti dia membelalakan matanya lebar-lebar dan bertanya keheranan. disitu merupakan gua bagian belakang. aku harus bermain dimana?" “Masuk keluar lewat pintu belakang. Yu ji hanya pandai ilmu sastra dan ilmu sejarah. Malam musim gugur adalah malam yang dingin. Setelah lewat beberapa bulan lamanya. "kalau tidak bermain di sini. sekali salah bertanya bisa jadi akan mengakibatkan datangnya dampratan atau teguran marah. tapi kau harus ingat dengan pesan paman. karena selain . boleh dibilang tempat itu tidak cocok untuk dihuni manusia maupun binatang. bermainlah disitu. tubuh Suma Thian yu yang lemah kini menjadi kekar dan kuat. kecuali mempunyai dasar tenaga dalam yang kuat. “Yu ji. Oleh karena itu. sebab dia cukup menyadari bahwa watak pamannya ini aneh sekali. lagi pula diapun mengeluarkan empat butir pil Ku goan cing wan yang selama ini dianggapnya sebagai mestika yang melebihi nyawa sendiri untuk Yu ji telan. bukan saja Kit hong kiam kek Wan Liang telah mewariskan tenaga dalamnya kepada Yu ji. didepan gua adalah hutan bambu yang amat luas. terutama sekali udara disitu memang berjalan lancar. bahkan membantunya pula untuk menembusi jalan darah penting dalam tubuhnya.Tiraikasih Website http://kangzusi. pagi hari kalau kau suka bermain.com/ Kemudian kepada Yu ji yang berada disampingnya dia berpesan. terutama sekali ditempat ketinggian puncak Gi im hong di bukit Kiu ih san. Dalam waktu singkat. mengerti?” Suma Thian yu masih tidak habis mengerti tapi dia tak berani bertanya lebih jauh. selanjutnya kau pun tak boleh bermain-main disini.

com/ kepandaian itu. suma Thian yu selalu mengintip secara diam-diam dan menyerap kepandaian tersebut sedikit demi sedikit. Meski begitu. tiap kali berhasil menyadap suatu jurus pedang pada malam harinya. setiap kali keluar dari guanya. maka dipagi harinya kemudian ia mencoba untuk melatih diri. kemudia dia akan lari kebelakang sebuah batu besar. Dalam dua tahun saja. seluruh jurus pedang Kit hong kiam hoat yang paling diandalkan oleh Kit hong kiam kek Wan Liang telah ber hasil dicuri semua oleh Suma Thian yu. Padahal didalam kenyataannya usaha Kit hong kiam kek Wan Liang hanya sia-sia belaka sebab setiap kau dia keluar untuk berlatih pedangnya. siapakah yang bisa membantahnya lagi? Suatu hari Suma Thian yu bermain main seorang diri ke dalam hutan bambu diluar gua. ia harus kabur keluar dari gua secepat cepatnya menuju kehutan bambu. Suma Thian yu selalu berpaling dengan curiga untuk memperhatikan apakah pamannya Wan Liang membuntuti atau tidak. dia pun mempunyai ingatan yang luar biasa. Kit hong kiam kek Wan Liang tidak mengajarkan ilmu pedang kepadanya. mengambil sebuah pedang yang terbuat dari bambu dan melatih diri dengan amat tekun.Tiraikasih Website http://kangzusi. Mungkin inilah yang dinamakan takdir. bila tidak menemukan manusia yang mencurigakan. . dalam kenyataanya Kit hong kiam kek sendiri sama sekali tidak memahami akan rahasia tersebut. Pada dasarnya Suma Thian yu adalah seorang bocah yang cerdik dan mempunyai bakat bagus untuk belajar silat. bila takdir menghendaki demikian. dia selalu menuruti pesan dari Wan Liang untuk mgmeriksa dahulu sekeliling tempat itu. Bagaikan pencuri saja.

sebentar menyerang sebentar bertahan sebentar meninggi sebentar merendah.... Semangat dan keuletan semacam ini betul-betul sesuatu yang luar biasa sekali. Hari ini Suma thian yu keluar dari guanya itu jauh lebih itu. Suma Thian yu selalu akan termenung sampai lama sekali. mana mungkin hal ini dapat dilakukan? Setiap kali melatih diri. hampir saja seluruh bayangan tubuhnya lenyap dari pandangan mata. . dengan cepat dia berpaling kebelakang. seandainya dia tidak berbakat bagus. Suma thian yu mulai melatih ilmu pedang Kit hong kiam hoatnya dari awal sampai akhir. semua jurus serangan dirangkaikan menjadi satu dan menyerangnya dengan kecepatan tinggi... dia mengira jejaknya ketahuan pamannya." Mendengar teguran itu. setelah itu garis.Tiraikasih Website http://kangzusi. Suma Thian yu menjadi tertegun. ketika mencapai pada puncaknya. ada kalanya dia membuat garis-garis ditanah untuk memecahkan perubahan jurus serangannya. Tatkala dia selesai berlatih dan baru saja akan kembali kedalam gua. mendadak dari belakang tubuhnya terdengar suara seseorang yang serak tua sedang memuji: “Ilmu pedang bagus! Ilmu pedang bagus! Betul-betul luar biasa sekali.garis itu akan dihapus dengan kaki dan mulai berlatih lagi agak awal. Seorang bocah cilik yang berusia delapan tahun ternyata sanggup membawakan ilmu Pedang kit hong kiam hoat yang pernah mengemparkan dunia persilatan itu dengan begitu hafal dan matang. dalam gua tak ada persoalan yang harus dikerjakan. muka diapun menggunakan waktu yang paling baik untuk melakukan penyelidikan kemudian melatih ilmu pedang curiaannya itu bersungguh-sungguh.com/ Setelah pedang bambu ada ditangan.

tidak mungkin. ketika berkibar terhembus angin kelihatan menambah kewibawaannya.. jangan-jangan di sini ada setannya. meski dia merasa kakek itu ramah dan amat simpatik.Tiraikasih Website http://kangzusi. Siapakah kau orang tua?" Dengan ramah kakek itu mengape kearahnya lalu ujarnya sambil tersenyum manis: “Mari. tak nampak sesosok bayangan manusia pun berada disana.. "Bocah. kau tak usah takut bocah!” Seakan akan mempunyai suatu daya pengaruh yang besar tak terbantahkan. dia baru bisa menegur.. tak sadar Suma Thian yu berjalan mendekatinya. kemarilah. Suma Thian yu segera tertarik oleh kelihaian yang mengagumkan itu. aku berada disini!” suara yang parau tua itu kembali berkumandang datang. . kalau tidak. tanpa terasa bulu kuduknya pada bangun berdiri..aaah. tidak mungkin aku salah mendengar.. jenggotnya sepanjang dada.com/ Tapi dengan cepat dia merasa terkejut. Mendengar seruan tersebut.. tapi sepasang matanya masih menampikkan sorot mata takut." Teringat akan setan. “Mungkinkah aku telah salah mendengar? Aaaaah. ternyata hutan itu sepi dan kosong. Sampai lama sekali. hawa dingin pun segera menyerang ke dalam ulu hatinya.. tapi dia masih tetap berdiri termangu disitu sambil mengawasi dengan mulut melongo. entah sejak kapan telah duduk seorang kakek yang amat gagah. Tampak kakek itu memakai baju pendeta yang berwarna abu-abu. dengan cepat Suma Thian yu berpaling tapi dengan cepat dia menjerit kaget: "Aahh!” Ternyata diatas batu cadas raksasa itu.

"Haaahhh. “Aku bernama Suma Thian yu. yaa.. Kembali kakek berambut putih itu berkata: “Bocah. kau bisa mencuri belajar demi kepentingan pribadi. haaahhh. tanpa terasa merah padam selembar wajahnya karena jengah. “Bocah...com/ Dengan cepat kakek berambut putih menjulurkan tangannya untuk membelai rambut Suma Thian yu. dikemudian hari kau pasti akan berhasil dengan sukses" ..Tiraikasih Website http://kangzusi. Suma Thian yu merasakan hatinya bergetar keras.. segera pikirnya: Darimana dia bisa tahu kalau aku belajar dengan mencuri? Jangan-jangan dia adalah dewa?” Berpikir sampai disitu. tiada sesuatu yang perlu dijengahkan. Yu ji menjawab. Tiba-tiba dia merasa rikuh untuk mengatakanya keluar. bagaimanapun juga kepandaian tersebut diperoleh dengan jalan mencuri.. dia menyambung kata–katanya lebih jauh: "Aku sudah semenjak tiga hari berselang memperhatikan gerak gerikmu. tanpa terasa dia menundukkan kepalanya rendah-rendah. haahhh. juga menunjukkan hasratmu untuk maju” Mendengar perkatan itu.. dengan usiamu yang begitu muda tapi tekun melatih diri. siapakah namamu? Darimana kau pelajari ilmu pedang tersebut?" Dengan hormat sekali Suma Thian yu menjawab. bagaimana mungkin dia dapat berterus terang kepada orang lain? Melihat bocah itu ragu-ragu untuk menjawab. semua persoalanmu cukup kupahami.tak usah malu. kau tahu sudah berapa lama aku datang kemari? Ketika di tunggunya sebentar dan tidak melihat. hal mana boleh dibilang sesuatu yang luar biasa. lalu sambil tertawa katanya. kakek berambut putih itu segera tertawa terbahak-bahak.. dengan usiamu yang begitu muda... ilmu pedang ini..

. aku bu kan orang jahat. aku cukup memahami maksud hatimu itu. "Ingin. dia hanya merasakan kakek ini terlampau misterius.. tanpa terasa timbul rasa hormatnya kepada kakek itu.. . beritahu kepadaku.. kau tak usah berbicara lagi. "bocah." “. aku tak dapat menyalahkan dirimu" Setelah mendengar perkataan dari kakek itu. siapakah orang yang berdiam bersamamu didalam gua itu!” tanya si kakek lebih jauh." dengan cepat Suma Thian yu menggelengkan kepalanya berulang kali tanpa menjawab. "Bagus sekali!.. apa yang kau lakukan memang benar..Tiraikasih Website http://kangzusi.. "Bocah.com/ Dengan mulut membungkam Suma Thian yu mendengar perkataan itu tanpa berbicara... aku dapat.” “Dapatkah kau hidup menderita?" tanya si kakek lebih jauh. tak sepatah katapun yang diutarakan keluar dari mulutnya... pada hakekatnya seperti dewa dalam dongeng. bagus sekali. "Bocah. “Dapat. tak mau menjawab tak apalah” kakek berambut putih itu tertwa terbahak-bahak dan mengganguk memuji. "jangan takut. sambil tertawa dia lantas manggut-manggut. apakah kau orang tua bersedia memberi pelajaran ilmu silat padaku?” Kakek berambut putih itu segera tertawa terbahak-bahak. sorot mata itu seakanakan sedang memberi-tahukan kepada si kakek bahwa dia tak dapat menjawab sejujurnya. inginkah kau untuk mempelajari ilmu silat yang luar biasa?" mendadak kakek itu mengalihkan pokok pembicaraannya ke soal lain. Yu ji segera mendongakkan kepalanya memandang ke arah kakek itu dengan pandang menyesal.. Tampak kakek itu bisa memahami maksud hati diri Yu ji. Suma Thian yu merasa semakin rikuh sehing¬ga selembar wajahnya berubah menjadi merah padam seperti kepiting rebus.

mana mungkin aku bisa memberi pelajaran Kepadamu. Tanpa terasa Suma Thian yu menjadi agak takut. tapi ingat jangan kau ceritakan pertemuan kita pada hari ini kepada siapun... Yu ji menjadi tertegun. Siapa tahu ketika mendongakkan kepalanya lagi." Belum habis dia berkata. sedemikian cepat gerakan tubuh nya sehingga sukar rasanya untuk di percayai.Tiraikasih Website http://kangzusi. Dalam hati kecilnya mulai diliputi perasaan curiga. "Kalau begitu.tulang belulang lohu sudah hampir mengering. kakek berambut putih itu sudah menukas kembali: "Besok pagi kau boleh datanglagi kesini.. kakek itu sudah pergi meninggalkan tempat itu. terutama sekali kata sikakek menjelang kepergiannya tadi... bocah itu segera menjerit kaget. Rupanya sikakek berambut putih yang semula berada didepan matanya itu kini sydah lenyap tak berbekas. lalu dengan keheranan dia bertanya.. termasuk orang dalam gua itu. seakan-akan si kakek itu sudah tahu kalau orang yang menghuni didalam gua itu adalah Kit hong kiam kek Wan Liang.com/ "Haah. Dengan termangu-mangu Suma Thian yu memandang ketempat kejauhan sana. . serta setiap patah kata yang dilakukan kakek itu.. tingkah laku. dia tak tahu kakek berambut putih tadi seorang kawan atau lawan.. Tampaknya dikala dia menganggukan ke¬palanya tadi. mengerti?" “Yu ji turut perintah" dengan hormat sekali Suma Thian yu segera membungkukan badannya memberi hormat. lagipula akupun tak tahu harus menggunakan kepandaian apa saja untuk memberi pelajaran Kepadamu!" Mendengar jawaban tersebut..haah. sementara benaknya masih dipenuhi oleh semua gerak-gerik.

siapakah dia? Siapakah kakek yang aneh itu? Mungkinkah dia adalah orang yang bermaksud jahat terhadap Kit hong kiam kek Wan Liang? Mungkinkah dia adalah seorang musuh paman nya yang sedang mengincar keselamatannya? Atau orang ia. kini Suma Thian yu telah berubah jadi seorang pemuda tampan. membuat Yu ji jadi termangu-mangu. Yaa. waktu terasa berlalu dengan begitu cepat. dan kepergiannya juga terlampau misterius. Setiap pagi. lewat secara kebetulan saja? Atau mungkin dia memang benar-benar ada niat untuk memberi pelajaran ilmu silat kepadanya? Pelbagai ingatan yang berkecamuk dalam benaknya itu. Tatkala dia telah selesai melatih ilmu pedang Kit hong kiam hoat nya. delapan tahun sudah lewat tanpa terasa. Bagian Kedua MUSIM panas kembali telah menjelang tiba. dia orangtua telah berkata kalau hari ini kedatangannya akan sedikit terlambat” . selalu muncul segulung cahaya pedang yang menyambar-nyambar.com/ Dia hanya merasa bahwa kemunculan kakek berambut putih itu kelewat aneh. sambil menarik kembali pedang bambunya dia lantas bergumam: “Heran. mengapa suhu belum juga datang? Aahh benar. "Siapakah dia?" tanpa terasa Suma Thian yu bergumam seorang diri. Cahaya tersebut dipancarkan dari pedang Suma Thian yu setiap kali dia melatih kepandal silatnya. Cuma sekarang dia sudah bukan Yu ji yang dulu. dari seorang bocah yang manis. dari dalam hutan bambu disebelah barat puncak Gi im hong di bukit Kiu ih san.Tiraikasih Website http://kangzusi.

benda kecil ini hanya mengagetkan hati ku saja. Tampak tubuhnya melejit ketengah udara lalu mengejar dari belakang tubuh ular emas tersebut. tatkala ular emas itu menyaksikan Suma thian yu dapat menggegos seranggannya dengan gampang dan sedikitpun tidak gugup. panjangnya kurang lebih satu depa dan seluruh badannya memancarkan cahaya emas seandainya ular itu tak bergerak di tanah. mendadak.. kemudian setelah melihat kearah benda itu. tapi baru pertama kali ini dia saksikan ular kecil seindah ini. "Sreeett” setitikk cahaya emas menyambar kearahnya dari depan sana. pelanpelan dia berjalan keluar dari hutan bambu itu.com/ Sambil berkata dengan menentang pedang bambu. sambil menekuk kaki kirinya dan menarik kebelakang secara tiba-tiba tubuhnya melesat ke belakang dengan gerakan datar. orang pasti akan mengiranya sekeping emas.. apa lagi mendapat petunjuk dari guru yang pandai. tanpa terasa timbul sifat kekanak-kanakannya. Tatkala baru tiba ditepi hutan. Delapan tahun melatih diri dengan tekun. dengan cepat dia sadar kalau telah berjumpa dengan musuh tangguh.Tiraikasih Website http://kangzusi. pikirnya dengan geli.. . Walaupun Suma Thian yu dibesarkan diatas gunung. Suma thian yu menjadi amat terperanjat. cepat-cepat ia melarikan diri keluar hutan. aku masih mengira ada senjata rahasia yang di sambit datang" Ternyata benda kuning tersebut adalah ekor ular kecil yang berwarna kuning emas.. tanpa memikirkan tentang ancaman mara bahaya lagi. ilmu meringankan tubuh yang dimiliki Suma Thian yu sekarang boleh dibilang sudah mencapai tingkatan yang luar biasa sekali... "Aaaah. dia segera melakukan pengejaran dari belakang.

ternyata ia melejitkan tubuhnya lalu sambil membabatkan ekornya ketanah. Akhirnya ular berwarna emas itu telah lari menuju kedepan sebuah gua. . ia merasa kalau bisa ditangkap hidup-hidup. keadaan sudah terlambat. tapi dia tak tega berbuat begitu. Tatkala Suma Thian yu menyaksikan mahluk kecil itu pandai sekali berkelit dan melarikan diri. ternyata ular emas itupun merasa kalau Suma Thian yu sedang mengejar dirinya. Tindakannya ini sama sekali diluar dugaan Suma Thian yu.Tiraikasih Website http://kangzusi. Sebenarnya asal dia sambit binatang itu dengan batu. kuatir ular emas itu lari kedalam gua sehingga lebih sukar untuk menangkapnya. maka ketika ia menyadari akan hal ini. timbul perasaan ingin tahu dan gembira nya didalam hati dia merasa semakin tertarik dengan binatang tersebut.com/ Bagaikan dibelakang tubuhnya ada matanya. Suma Thian yu yang menyaksikan kejadian itu menjadi amat gelisah. Maka selangkah demi selangkah dia mengejar terus dengan ketat. secepat kilat ular tadi menyusup kedalam semak belukar disamping gua tersebut. ular emas tadi telah menyusup masuK kebalik semak belukar. kemudian menggelinding sejauh dua kaki lebih dari tempat semula dengan suatu gerakan yang amat cekatan. Si ular emas itupun cukup licik. mendadak dia melingkarkan tubuhnya menjadi satu hingga berbentuk gelang. sudah pasti makhluk kecil itu merupakan kawan bermain yang menyenangkan. niscaya ular emas itu akan terbunuh. Maka kakinya lantas menjejak tanah. kemudian seluruh tubuhnya melambung ketengah udara bagaikan anak panah yang terlepas dari busurnya dia menerjang kearah mana ular emas itu melarikan diri.

namun bayangan tubuh dari ular emat tadi sudah lenyap tak berbekas.com/ Buru-buru Suma Thian yu melayang turun keatas tanah dan memeriksa sekeliling semak tersebut. dengan cepat dia mengambil sebatang ranting pohon dan menghantam kesana kemari di sekeliling semak tersebut." Tapi pemuda itu enggan menyerah dengan begitu saja. lalu gumamnya. "Benar-benar seekor binatang yang licik. dia menjadi . Semak yang lebat telah tumbuh diluar gua itu sehingga hampir saja menutupi seluruh gua tadi. Jangan-jangan dia kabur kedalam gua? Berpikir sampai disitu. siapa tahu kau ketakutan. Mendadak satu ingatan melintas didalam benaknya. sebenarnya saya hanya ingin mengajakmu bermain. “Ingat saja”. bila kena kutemukan lagi dikemudian hari. tanpa ragu-ragu lagi dia berjalan menuju ke depan gua.. Siapa tahu walapun sudah dibongkar sekian lama ternyata tiada hasilnya barang sedikitpun.. menengok dari luar. keadaan dalam gua itu gelap gulita dan terasa menyiarkan bau amis yang menusuk hidung. pasti tak akan kuampuni dirimu. dalam anggapannya asal ular emas kecil itu masih bersembunyi disana. tapi melihat keadaan gua tersebut ia menjadi tertegun. Akhirnya dengan gemas bercampur dongkol didepakdepakan kakinya keatas tanah sambil menghela napas.Tiraikasih Website http://kangzusi. betapapun besarnya nyali Suma Thian yu. tak urung hatinya agak keder juga. Dalam keadaan demikian. akhirnya dengan hati mendongkol dia mema tahkan ranting pohon tersebut sembari menyumpah. Suma Thian yu segera memandang sekejap kedalam gua. niscaya dia akan kabur keluar.

tak selang berapa saat kemudian. seketika itu juga semua rumput dan ilalang sudah terpapas bersih. Mendadak ia menangkap suara rintihan yang sangat lemah berkumandang datang dari dalam gua itu. niscaya binatang-binatang itu sudah kabur keluar. dengan putus asa dia lantas memandang sekejap ke arah depan gua. dengan girang serunya kemudian: "Aaah. Mendadak dia seperti teringat akan sesuatu. Seandainya dalam gua itu berdiam binatang buas atau ular beracun. Dengan memberanikan diri Suma Thian yu lantas melangkah masuk kedalam gua itu. apalagi setelah di injak-injak. andaikata didalam gua tersembunyi binatang buas atau ular beracun. ternyata didalam gua tenang-tenang saja tanpa terjadinya suatu peristiwa. apalagi kalau ular emas itu sudah terlanjur kabur.com/ sangsi untuk me lanjutkan perjalanannya memasuki gua tersebut. Tapi sudah sekian lama ia menunggu. setelah terjadinya kegaduhan barusan. Tindakannya ini bukan khusus untuk membuat terangnya suasana dalam gua saja. untuk menang¬kapnya kembali pun bukan suatu pekerjaan yang mudah. bukankah tindakannya memasuki gua tersebut akan sangat membahayakan keselamatan jiwanya. hal ini membuktikan kalau didalam gua itu memang tidak terdapat makhluk beracun atau binatang buas. kali ini kau simakhluk kecil jangan harap bisa lolos lagi!" Tampak pedang bambunya diayunkan keatas semak didepan gua itu dengan sepenuh tenaga. Berpikir demikian. depan gua itu menjadi rata dan suasana didalam gua itupun menjadi lebih terang. suara tersebut .Tiraikasih Website http://kangzusi. ada akal.

untuk sesaat lamanya dia berdiri termangu disitu sambil termenung.Tiraikasih Website http://kangzusi. namun tiada sesuatupun yang berhasil ditemukan. Bau apek didalam gua tersebut amat tebal. dia melanjutkan kembali perjalanannya memasuki gua itu. kini dia sudah memperhatikan keadaan dalam gua. Mendadak Suma Thian yu menemukan dinding gua yang datar dan licin itu penuh didapati tonjolan-tonjolan serta lekukan-lekukan yang sangat aneh.com/ bagaikan rintihan kesakitan dari sejenis binatang. ketika ia mencoba memeriksa sekitar tempat itu. Cahaya api yang berada ditangannya membuat suasana dalam gua itu menjadi terang. hatinya semakin keheranan ternyata di tempat itu tidak dijumpai apa-apa. gua itu kosong melompong. Jika tiada benda. tapi menurut dugaannya. Maka dari dalam sakunya dia mengeluarkan korek api dan membuat alat penerangan yang diangkat keatas. tapi darimana datangnya suara rintihan tersebut. semen-tara suara aneh tadi masih saja berkumandang tiada hentinya. sudah jelas suara tersebut bukan suara manusia. Anehnya. hal ini merupakan bukti kalau tempat itu sudah lama tak pernah dijamah manusia sehingga udaranya lembab. tiada makhluk. Delapan tahun melatih diri dengan tekun tenaga dalam yang dimiliki Suma Thian yu sekarang telah membuat pemuda tersebut bisa memandang ditempat kegelapan. darimana datangnya suara aneh itu? Tanpa terasa peristiwa ini membuat Suma Thian yu tidak habis mengerti. kemudian atas dorongan rasa ingin tahu yang tebal. tapi oleh karena sudah ber¬usia lama hingga diatasnya sudah dilampiri oleh debu dan . suara yang sangat aneh itu masih saja berkumandang datang dari dalam gua itu.

diatas dinding tersebut segera muncul sebuah ukiran berbentuk manusia. Dalam sekejap mata pula bau busuk yang semula menyelimuti gua itu tersapu lenyap hingga tak berbekas. seperti juga bau buah yang matang. sudah pasti disinilah seorang tokoh silat jaman dahulu kala meninggalkan ilmu silatnya. mendadak terendus bau harum yang menyegarkan muncul dari balik gua itu. . Selama delapan tahun terakhir ini. sampai matipun dia tak akan berani untuk mengejarnya. Buru-buru Suma Thian yu menggosoknya dengan tangan. tapi yang pasti bau harum tersebut membuat sekujur badannya segera segar kembali. andaikata dia juga tahu kalau ular kecil berwarna emas itu merupakan raja ular yang paling beracun di didunia ini. Sementara dia sedang berdiri sambil memperhatikan bentuk gaya dari ukiran tersebut. setiap kali dia selesai membersih¬kan sebuah tonjolan maka muncul pula sebuah ukiran berbentuk manusia. bau itu harum sekali.com/ pasir. buru-buru dia membersihkan dinding yang lain dari debu dan pasir. seperti bunga anggrek. Suma thian yu tahu kalau ukiran manusiadibuat oleh kepandaian silat yang maha sakti. setelah pasiur dan debu itu hilang. dia seringkali mendengar suhu serta paman Wan nya membicarakan kejadian semacam ini.Tiraikasih Website http://kangzusi.. Bentuk ukiran dari manusia-manusia itu ada yang berbentuk duduk atau berukir secara hidup dan indah. Penemuan ini segera saja membuat pemuda itu kegirangan sampai lupa daratan. Kejadian ini boleh dibilang merupakan suatu penemuan yang tak terduga. dan mungkin dia pun tak akan terpancing sampai di dalam gua kuno ini. seandainya tidak diperiksa dengan seksama sulit rasanya uniuk menemukan rahasia tersebut.

bentuk daunnya seperti pedang dengan panjang sejari tangan.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ Tapi suara aneh tadi bergema semakin nyaring daripada tadi. tanpa terasa ia teringat kembali dengan bau harum semerbak yang diendusnya tadi. Ternyata dugaannya memang benar. Dalam pada itu bahan penerangan yang di bawanya sudah hampir habis. Siapa tahu. walaupun Yu ji telah menggeledah seluruh isi gua itu. dia lantas membuang sisa obornya ke tanah dengan harapan akan pergunakan sisa waktu yang amat sedikit itu untuk mengingat ingat gerakan aneh yang tertera diatas dinding. Tatkala sisa obor itu dibuang ke atas tanah. pada saat itulah suatu peristiwa aneh kembali terjadi di depan matanya. warnanya merah darah. hal ini membuatnya semakin tertegun dan keheranan. untuk sesaat lamanya Su¬ma Thian yu menjadi lupa dengan ukiran di atas dinding yang baru saja ditemukannya itu. janganjangan bau harum tadi berasal dari rumput liar ini?". Tampak olehnya rumput liar itu terbagi menjadi tiga daun. Tapi. Dengan langkah lebar dia lantas berjalan masuk kedalam gua menghampiri sumber dari suara aneh tersebut. alhasil dia tidak berhasil menemukan sesuatu apapun yang mencuri-gakan. Sejak kecil Suma Thian yu memang dipelajari nama dan bentuk pelbagai rumput dan tumbuhan aneh dari kit hong . bau harum semerbak yang terendus makin menebal. sewaktu dia membungkukkkan badannya mendekati rumput liar tersebut. sebaliknya suara eneh yang kedengaran tadipun makin lama semakin bertambah nyaring. tiba-tiba saja ia temukan disudut dinding gua itu tumbuh sebatang rumput liar yang kecil dan pendek.

meski begitu. segulung cairan segar segera meleleh keluar lewat lidahnya masuk ke dalam perut. apalagi ketika cairan tadi masuk ke dalam perutnya. rongga badannya terasa merekah besar. mendadak. dia tak berani bertindak gegabah lagi. ia tahu tumbuhan aneh semacam ini merupakan suatu tumbuhan yang amat langka. Bukankah daun itu masih segar sewaktu dipetik? Mengapa begitu tersentuh dengan tangannya lantas layu dan mati? Setelah mengalami pengalaman tersebut.. ternyata dia tidak mengetahui nama dari rumput aneh dijumpainya sekarang.. hal ini benar benar merupakan suatu tindakan yang patut disesalkan. . Tak terlukiskan rasa kaget yang dialami Suma Thian yu. Maka diapun membungkukkan badan dan menjilat daun berbentuk pedang itu dengan lidahnya. ilmu Ciong . pemuda itu segera merasakan tubuhnya seakan-akan terjerumus ke dalam gudang es yang dingin sekali. begitu daun tadi tersentuh oleh tangan Suma Thian yu. buru-buru dia duduk bersila sambil bersemadi. jika sisa yang tinggal dua lembar itu harus disia-siakan belaka. Siapa tahu. Dasar sifat kanak-kanakanya belum hilang. Baru saja ujung lidahnya menyentuh daun tersebut.Tiraikasih Website http://kangzusi. ternyata Suma Thian yu memetik selembar daun pedang tersebut dari tangkainya dan dien-dus dekat lubang hidungnya. Seketika itu juga sekujur badannya gemetar keras. menyianyiakan selembar daun yang di lakukannya barusan sudah merupakan pantangan yane besar. tiba-tiba saja daun tadi menjadi layu dan bau harumnya pun seketika itu juga lenyap tak berbekas.com/ kiam kek Wan Liong. "Weees!" diiringi suara yang pelan. Kenyataan ini membuat Suma Thian yu semakin tercengang.

Yu ji merasakan hawa panas menyengat sekujur badannya membuat peluh jatuh bercucuran menbasahi sekujur tubuhnya.Tiraikasih Website http://kangzusi. seketika itu juga terjadi suatu reaksi yang sangat hebat. lagipula memang berbakat alam. segulung cairan panas secepat kilat menerjang masuk melalui rongga mulut dan mengalir ke dalam perutnya. seluruh lidahnya kontan menjadi kaku bercampur gatal. seketika itu juga Yu ji merasakan perutnya seperti mau meledak. maka dengan kilat ia membungkukkan badannya lagi dan menempelkan lidahnya keatas daun terakhir yang masih tersisa. bukan saja membuat badannya saja bergetar keras. dia segera merasakan sekujur badannya menjadi lebih enteng dan segar. lalu seperti seekor tikus yang terjang kesana terjang kemari secara beruntun menembusi jalan darah Im ciau. semua penderitaan yang dialaminya itu telah hilang tak berbekas. Tak lama kemudian. tatkala caiian tersebut masuk kedalam tubuhnya. aliran hawa panas itupun dengan melewati pusar bergerak naik keatas menuju Khi hay hiat. Begitu hawa panas tadi berjumpa dengan hawa dingin yang berada dalam perutnya. buru-buru dia memejamkan matanya untuk mengatur pernapasan. Kian it. rasa sakit yang melilit perutnya tak terlukiskan dengan kata-kata. dengan cepat ia sadar kalau benda yang dihisapnya adalah suatu benda yang amat langka. Dasar pemuda yang pintar. Kemudian setelah berhenti cukup lama didalam jalan darah Tham tiong hiat. Tak lama kemudian hawa dingin tadi lenyap tak berbekas. ki ciau dan Thim liong ki hiat.com/ goan sim hoat ajaran Kit hong kiam kek Wan Liang segera dikerahkan untuk mengelilingi seluruh badannya. Kali ini. Dengan cepat pemuda itu tahu kalau ilmu Ciong goan sim hoat ajaran paman Wannya masih belum mampu untuk . Hun sui.

Dengan cepat Suma Thian yu berpaling. Bagaikan baru lolos dari beban berat. dan sambil menyeka keringat. .com/ mengusir hawa panas dalam tubuhnya itu untuk bergerak lebih ke atas. diikuti permukaan tanah di mana ia berpijak bergoncang keras. dia merasakan tubuhnya sangat enteng sekali seperti tak berbobot lagi. apa yang terlihat membuat ia terkejut sehingga peluh dingin bercucuran. darimana dia bisa tahu kalau hal tersebut justru merupakan kasiat dari ke dua lembar daun berbentuk pedang itu? Sementara dia masih kebingungan. tinggal sisa cahaya kuning yang redup tapi suasana dalam gua itu justru terasa makin terang benderang. padam. Kebetulan pada waktu itu api obor sudah.Tiraikasih Website http://kangzusi. Padahal. Tanpa terasa pemuda itu segera menjerit kaget: "Aaah. hal ini membuat Thian yu semakin keheranan. Suma Thian yu meng hembuskan napas panjang. kemudian setelah mengitari tubuhnya sekali lagi hawa panas tadi mengalir kembali ke dalam pusar. akhirnya hawa panas yang menyengat badan itu berhasil menembusi jalan darah Tham tiong hiatnya mencapai jalan darah Hoa kay hiat diatas ubunubun. ternyata ilmu gabungan ini luar biasa sekali. mendadak dari atas langit langit gua berkumandang suara batuan yang retak. dari belakang tubuhnya berkumandang suara gemuruh yang amat memekakan telinga. Maka dengan cepat dia mencoba untuk menggabungkan ilmu Hu siang sin kang ajaran dari kakek berambut putih itu dengan kepandaian ajaran paman Wannya. ketika angin berhembus lewat. baru saja tubuhnya mencapai pintu gua. gempa bumi!" Bagaikan anak panah yang terlepas dari busurnya dia lantas melejit keluar dari dalam gua.

andaikata sehari lebih awal dia temukan gua itu. Ternyata gua itu tak sanggup menahan getaran gempa yang amat dahsyat itu sehingga runtuh kebawah. Suma Thian yu menghela napas panjang gumamnya: "Sayang sekali.. sedang diatas batu cadas besar itupun tampak seorang kakek berambut pulih sedang duduk dengan tenang disana. bagaikan hari kiamat sudah hampir tiba. Tapi begitu sampai didalam hutan bambu. Menyaksikan bencana alam yang sedang berlangsung itu. Memandang reruntuhan batu gunung yang menimpa gua itu. bukankah ilmu silat maha sakti yang tertera diatas dinding akan berhasil dipelajarinya? Tapi. mendadak Suma Thian yu teringat dengan gurunya. kepandaian sakti yang tertera dalam gua itu akan punah dengan begitu saja. diamdiam ia berpekik dalam hati kecilnya: "Aduh celaka. gua kuno tersebut sudah rata dengan tanah. cepat-cepat dia melejit ketengah udara.com/ "Sungguh berbahaya!" pekiknya dalam hati. suhu pasti sedang menanti dengan hati yang amat gelisah.Tiraikasih Website http://kangzusi. batu cadas bergulingan.jika takdir telah mengatur segala sesuatunya. ternyata gempa bumi telah berhenti. Kalau takdir telah berkata demikian siapa yang bisa membantah? Coba kalau Suma Thian yu sehari lebih awal menemukan gua itu. siapa pula yang bisa membantah? Kini.. belum tentu dia akan menjumpai rumput mestika tersebut. seluruh jagad seakan berubah menjadi mengerikan. Ya. . lalu secepat kilat dia meluncur kedepan menembusi hutan bambu yang lebat. pohon bertum bangau.." Berpikir demikian.. namun goncangan diluar masih berlangsung terus dengan dahsyatnya.

" Tentu saja Suma Thian yu tak berani berbohong. tenaga dalammu telah mencapai puncak kesempurnaan.. mendadak terdengar kakek berambut putih menegur: "Kau telah pergi kemana? Sudah hampir setengah jam lamanya aku menantikan kedatanganmu" Dengan cepat Suma Thian yu menghampiri gurunya.. penemuan aneh seperti ini bukan setiap orang dapat mengalaminya.... lalu sambil berlutut jawabnya dengan agak gagap: ""Tecu tahu salah. ini baru cerita besar. bagaimana masuk ke dalam gua dan bagaimana dia salah makan daun liar.. si kakek berambut putih itu telah menjerit tertahan. menanti anak muda itu telah menyelesaikan kata-katanya. pikirnya: "Jangan-jangan aku berada impian? Atau mungkin gempa bumi itu hanya tipuan?” Sementara dia diliputi oleh perasaan curiga dan tidak habis mengerti.. dia lantas membeberkan bagaimana ia menemukan ular beracun. urat Jin meh dan tok meh dalam tubuhmu sudah tembus. lalu tanyanya dengan keheranan: “Apa yang telah kau jumpai? Cepat katakan kepadaku dengan berterus teriang. Kakek berambut putih itu mendengarkan semua penuturan dengan seksama. suatu peristiwa yang besar sekaii. betul-betul suatu penemuan aneh. Mulai sekarang. asal kau bersedia melatih diri beberapa saat lagi. " Belum habis pemuda itu menyelesaikan kata-katanya. Suma Thian yu benar-benar dibuat kebingungan tak karuan.Tiraikasih Website http://kangzusi. tak sulit untuk membawamu mencapai puncak kesem-purnaan yang tak terhingga" . Yu ji.com/ Menghadapi serangkaian peristiwa yang beruntun itu. sambil tertawa kakek itu baru berkata: "Suatu penemuan aneh. aku. akupun tak usah menguatirkan keselamatanmu lagi.

telapak tangan kirimu menjadi menyerap sari daun tersebut yang menyebabkan lengan itu menjadi kebal terhadap racun. sudan barang tentu rasa girangnya tak terlukiskan dengan kata-kata. sedang yang lainnya berkhasiat kebal racun. tapi ada satu hal tak usah kau kuatir. hal sudah merupakan suatu kejadian yang luar biasa. sari racun tersebut telah menyusup masuk kedalam kulit badanmu. daun yang tengah membantumu untuk menembusi nadi Jin meh dan tok-meh dalam dada. meskipun kau hanya berhasil makan dua lembar saja. tanpa terasa dia bertanya dengan wajah keheranan: "Mengapa suhu!" Kakek berambut putih itu segera tersenyum. itulah sebabnya daun itu dengan cepat menjadi layu. apakah kau lupa bahwa daun itu kau petik dengan tangan kirimu? Tatkala tanganmu menyentuh daun kebal racun tersebut.com/ Suma Thian yu hanya termanggu seperti tidak memahami perkataan tersebut. Mengetahui kalau lengan kirinya kebal terhadap segala macam racun. kemudian dia berkata lebih lanjut. rumput Jiar apakah yang telah kau makan itu?" “Tecu tidak tahu. tapi justru karena itu. tampaknya daun yang terbuang sia-sia itu adalah rumput kebal racun. yang satu bisa membuat orang melihat dalam kegelapan seperti ditempat terang. Suma Thian yu yang mendengar ucapan tersebut menjadi amat keheranan. yakni tangan kirimu sudah kebal terhadap segala macam serangan beracun.” "Rumput itu dimakan Jin sian kiam lan.Tiraikasih Website http://kangzusi. "Nak. "Tahukah kau. sedang dua lembar lainnya. . namun kakek rambut putih itu tidak ambil perduli.

maka sambil tertawa ramah katanya lagi: "Yu ji.. kakek berambut putih itu menyambung lebih jauh. sudah berapa tahun kau mengikuti diriku?” “Sudah delapan tahun suhu!” “Betul.com/ Sampai lama kemudian. “Tecu yang tak berbakti sama sekali tak tahu siapa nama suhu. kemudian menggelengkan kepalanya dengan cepat. jujur dan setia." "Hal ini tak menyalahkan dirimu” kata kakek berambut putih itu sambil mengelus jenggotnya dan tertawa.. selama delapan tahun ini. Si kakek berambut putih itu cukup tahu akan tabiat bocah itu yang suka merendah dan sedikupun tidak angkuh. Suma Thian yu segera menundukkan kepalanya dan tak berani menjawab. kakek berambut putih itu baru bertanya lagi: "Yuji. tahukah kau mengapa aku tidak memberitahukan hal ini kepadamu?” “Yu ji tak tahu!" "Menerima murid mudah. kuketahui kemudian bahwa kau adalah seorang yang polos. andaikata aku menghasilkan seorang murid yang tak becus bukankah hal ni hanya akan menambah dosa bagi umat persilatan?” Setelah berhenti sebentar. mendidik murid sukar. tahukah kau siapa nama gurumu?” Suma thian yu memandangi gurunya dengan termangu. apa saja yang telah kau pelajari?” Mendengar pertanyaan itu. "Selama delapan tahun ini aku selalu dan tiap saat mengamati tabiat serta gerak gerikmu. sedikitpun tidak mempunyai sifat angkuh. "aku tak pernah menyinggung soal ini kepadamu. sudah delapan tahun” kakek berambut putih itu meng-angguk.Tiraikasih Website http://kangzusi. kau memang tidak memalukan menjadi muridku" .

mengerti?”. ingatlah selalu dengan ajaran Nabi. jadi orang jujur dan bijaksana. sekarang Hian cing tojin adalah keponakan muridku atau juga kakak seperguruanmu. jangan anggkuh. kau harus tahu tingkat kedudukkanmu dalam dunia persilatan sekarang adalah sangat tinggi. sejak berusia delapan belas tahun ia terjun dalam . dikemudian hari jika kau sudah berpisah dariku untuk turun kegunung dan be kelana dalam dunia persilatan. dengan begitu kau baru bisa mengamalkan baktimu untuk umat manusia. sahutnya dengan hormat: "Tecu menerima perintah" Kakek berembut putih itu segera tertawa lebar. Dengan hati yang tulus Suma Thian yu menerima nasehat itu.com/ Kembali dia berhenti menarik napas panjang. artinya belum bisa menyadari ajaran agama To yang sebenarnya. harap kau bersikap jujur dan tulus hati kepadanya. "Hari ini aku baru secara resmi menerima sebagai murid. bila kau telah berjumpa dengannya nanti. Perguruanku bersumber dari Bu tong pay. jangan takabur. ingatlah selalu bahwa manusia itu adalah sederajat." Ketika mengetahui kalau gurunya adalah ketua pendekar besar yang nama besarnya telah menggetarkan dunia persilatan pada enam puluh tahun berselang. Perlu dimengerti. orang persilatan menyebutku Put Go cu. hatinya merasa gembira sekali sehingga untuk sesaat lamanya hanya menjadi ternganga dan tak mampu mengucapkan sepatah katapun. bersikaplah jujur kepada orang. katanya lagi: "Tahun ini aku telah berusia sembilan puluh tahun.Tiraikasih Website http://kangzusi. berbicara soal ilmu silat dia terhitung jago nomor satu dunia persilatan. kemudian melanjutkan. Put Go cu adalah seorang pendekar besar yang paling kosen dari partai Bu tong semenjak perguruan ini didirikan.

secara kebetulan kedatangan mereka diketahui Put Go cu yang meneliti bentuk badan Suma thian yu segera berkesimpulan kalau bocah ini amat berbakat untuk belajar silat. Ilmu pukulan Tay cing to liong ciang yang amat termashur dalam partai Bu tong sekarang.com/ dunia persilatan. tak lain adalah hasil ciptaan dari kakek itu. dengan mengandalkan sebatang hud tim (kebutan) dia malang melintang dalam dunia persilatan tanpa tandingan. Suma Thian yu juga melatih ilmu pukulan Tay cing to liong ciang.Tiraikasih Website http://kangzusi. maka dia pun segera memunculkan diri dan menerimanya menjadi murid. maka ia tak berani bertindak secara gegabah.bersama dengan Tan Pak cu mereka berdua disebut Tionggoan ji cu. Kenyataan ini justru amat cocok dengan keinginan Put go cu. Selama delapan tahun. setiap hari Put Go Cu selalu datang disekitar tempat itu untuk mengawasi keadaan dari bocah itu. Semenjak mengundurkan diri dari dunia persilatan. siapa tahu selama berkelana dia tak menerima murid. meski hanya delapan tahun. Put Go cu menemukan puncak Gi im hong sebagai tempat pertapaannya. Hanya saja pada waktu itu dia mengira Suma thian yu sebagai murid Kit hong kiam kek. akhirnya ia berhasil menemukan rahasianya. Lama kelamaan. Kiranya sewaktu Kit hong kiam kek Wan liang mengajak Suma Thian yu datang ke bukit itu. Kendatipun demikian. ia telah berhasil . disamping harus berlatih Bu siang sin kang. kemudian ia telah menemukan seorang ahli waris yang kesetiannya bisa diandalkan. dia tahu kalau Kit hong kiam kek Wan Liang tak lebih hanya memeliharanya tanpa bermaksud untuk menerimanya menjadi murid.

mulai besok kau tak usah datang kemari lagi..." Setiap patah kata dari Put Go cu merupakan nasehat yang tiada tara harganya. "In su." "Bagus sekali... lebih tak menyangka kalau dia bakal menerima seorang murid yang begitu muda. diatas gunung masih ada gunung. sekarang aku sudah tak mempunyai kepandaian apa-apa lagi untuk diajarkan kepadamu. tapi kalau tidak baik-baik melatih diri. memberi bantuan kepada umat manusia dan berbakti untuk dunia persilatan.. dengan kepandaian yang kau miliki sekarang.. yang kurang sekarang tinggal kematangannya... Lama sekali Put Go cu memperhatikan wajah Yu ji. "In su!" ujarnya kemudian. pasti akan kuhadapi orang de¬ngan cinta kasih dan menyelamatkan umat manusia dari penindasan.. "Yu ji pasti akan melaksanakan pesan kau orang tua dengan bersungguh hati. aku selalu percaya dengan watakmu. jodoh semacam ini boleh dibilang merupakan kemujuran Yu ji.. meski cukup tangguh kemampuanmu.. gunakanlah kebenaran untuk menundukkan orang. diatas manusia pandai masih ada manusia pandai yang lain.com/ mendapatkan semua kepandaian dari Put Go cu..Tiraikasih Website http://kangzusi. dunia persilatan merupakan gudang orang pintar. siapa tak akan mengira kalau jago tua tersebut tinggal dibukit Gi im hong. kau harus tahu. dengan hati yang tulus Suma Thian yu mendengarkan dengan seksama. kau orang tua.. satu-satunya harapanku sekarang melihat kau menjadi tenar. tak akan lama kau bisa tenar dalam dunia persilatan." . Sudah barang tentu. kemudian ia baru berkata lagi: "Yu ji. diam-diam dia mengingat semua perkataan itu didalam hati. jangan menggunakan pedang untuk menaklukkan orang.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

“Tak usah banyak bicara lagi” tukas Put go cu hambar "aku cukup mengetahui maksud hatimu, kau berharap agar aku jangan meninggal kan dirimu bukan!” "Betul!" Suma Thian yu manggut-manggut, wajahnya penuh dengan air mata membuat pandangan matanya menjadi kabur. Dengan cepat Put Go cu menghibur: “Di dunia ini tiada perjamuan yang tak buyar, asal dalam hatimu selalu teringat dengan perkataanku, meski terpisah oleh samudra yang luas, sesungguhnya aku tak berbisah dari hati mu. Anak bodoh, kau sudah bukan anak kecil lagi, setelah belajar silat kaupun harus terjun ke dunia persilatan untuk melatih diri, asal kau bersedia melakukan perbuatanperbuatan yang bermanfaat bagi umat manusia, membantu kaum lemah dan menegakkan keadilan, aku sudah merasa puas sekali." Setelah berhenti sebentar, ia menambahkan: "Kalau ilmu silat hanya dipendam terus di atas pegunungan yang sepi, maka kepandaian tersebut tersebut ibarat barang yang tak berguna, apalagi kau toh masih ada dendam keluarga yang harus dituntut balas” Menyinggung kembali soal “dendam keluarga”, Suma Thian yu segera merasakan darah yang beredar dalam tubuhnya bergolak keras, tadi dia masih merasa berat hati untuk meninggalkan gurunya, tapi sekarang keadaannya menjadi berbeda, api dendam telah membara dalam dadanya, pada saat ini dia malah berharap bisa terbanh meninggalkan tempat itu. Memandang hawa amarah yang mulai menyelimuti wajah Suma Thian yu, Put Go cu menggelengkan kepalanya secara diam-diam sambil menghela napas panjang. Jilid 3. Kitab pusaka yang tidak ada tulisannya

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

"Dunia persilatan yang banyak urusan dan banyak kesulitan, kini telah ber¬tambah lagi dengan seorang bintang pembuluh, napsu mem- bunuh yang berkobar didada orang ini kelewat besar!" Berpikir sampai disitu, dia lantas bertanya, "Siapakah musuh besarmu ?" Sebenarnya Suma Thian-yu sudah terjerumus dalam pengaruh api dendam yang membara, mendengar perkataan itu dia menjadi tertegun lalu menghela napas panjang, dan sahutnya : “Hingga kini tecu masih belum tahu siapa musuh besarku” Tampaknya Pu Go cu juga merasa agak tercengang oleh kejadian tersebut, masa siapakah musuh besar pembunuh ayahnya juga tidak di Ketahui? Dengan cepat dia mendesak lebih jauh: Dunia luas, kemana kau hendak mencari musuhmu?" Apakah sedikit jejakpun tidak kau temukan?” "Tidak" Suma Thian yu menghela napas Panjang. Ketika peristiwa itu terjadi, tecu baru berusia lima tahun, akupun dibopong oleh Thio popo untuk melarikan diri, oleh karena itu siapakah pembunuh ayahku belum kuketahui" "Hm, apa yang pernah dikatakan Thio popo" “Dia hanya pernah berkata pada tecu bahwa musuh besarku adalah seorang penjahat pemetik bunga (Jai hoa cat) yang berhasil buron dari penjara, namanya kurang jelas, suhu, apakan kau tahu siapakah penjahat pemetik bunga tersebut?” Put Go cu termenung dan berpikir sebentar, kemudian sahutnya: "Aaahh jumlahnya terlalu banyak, sulit bagiku untuk mengingat ingat begitu banyak orang, untung saja masih ada setitik cahaya terang ini, cepat atau lambat pasti akan berhasil kau temukan orangnya"

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Selesai berkata, dia memandang sebentar keadaan cuaca, kemudian katanya lagi kepada Suma Thian yu: "Waktu sudah tidak pagi lagi, kaupun harus pulang, tapi sebelum perpisahan ini aku inun sekali menyaksikan hasil latihanmu selama de lapan tahun ini, ilmu pedang Kit hong kiam hoat telah berhasil kau ketahui inti sarimu pukulan Tay cing to liong pat si ajaranku itu satu kali" Mendengar perkataan itu, Suma Tian yu se¬gera merasakan semangatnya bangkit kembali, sahutnya. "Tecu terima perintah!" Menyusul kemudian dia melompat ke tengah lapangan dan memberi hormat dulu kepada Put Go cu, kemudian tenaga dalamnya dihimpun kedalam telapak tangan dan sejurus demi sejurus dimainkan depan penuh semangat. Dalam waktu singkat seluruh arena telah di liputi oleh deruan angin pukulan yang memekikkan telinga, demikian dahsyatnya permainan tersebut sehingga bayangan tubuhnya hampir saja tidak terlihat lagi. put Go cu yang menyaksikan kejadian itu merasa gembira sekali, apalagi setelah mengetahui betapa pesatnya kemajuan yang telah dicapai muridnya itu, tanpa terasa ia lantas men¬dongakkan kepalanya sambil tertawa terbahak-bahak. Tu ji, berhenti!" mendadak Put Go cu mera bentak keras. "Suhu, apakah tecu salah ?" Put Go cu segera menggelengkan kepalanya berulang kali. “Tidak, tidak salah, aku merasa gembira sekali setelah menyaksikan hasil yang berhasil kau capai itu" Suma Thian yu tidak memahami apa yang dimaksudkan gurunya, mendengar perkataan itu, dia lantas bertanya. Cepatlah pulang pulang, dalam gua telah terjadi peristiwa" tukas Put Go cu cepat. "Apa?" Suma Thian-yu menjerit keras saking kagetnya.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Put Gho cu tidak menjawab pertanyaan itu, dia segera menarik tangan Suma Thian-yu sambil serunya dengan gelisah: "Cepat, hayo cepat berangkat, kalau terlambat kau tak akan sempat melihat pamanmu lagi" Sementara pembicaraan berlangsung, kedua orang itu sudah melayang sejauh satu kaki le¬bih, kemudian dengan kecepatan bagaikan sambaran kilat meluncur ke arah gua kuno tersebut. Hingga detik itu, Suma Thian yu masih tertegun dan tidak habis mengerti, dia tak tahu apa gerangan yang sebenarnya telah terjadi. Selama sepuluh tahun berdiam disitu, puncak Gi im hong selalu berada dalam keadaan tenang, bayangan musuh yang selalu dikuatirkan Kit hong kiam kek Wan Liang tak pernah muncul disana, dia yakin hal ini mungkin disebabkan perubahan pintu guanya, atau mungkin juga dia sudah dilupakan oleh umat persilatan. "Tapi, siapa tahu.....” Ketika Put Go cu dan Suma Thian-yu berdua tiba didepan gua, pemandangan yang terbentang dihadapan mereka membuat kedua orang itu merasakan tubuhnya bergetar keras. Ternyata dalam mulut gua itu penuh dengan tanda darah yang mem basahi hampir semua lapangan yang berada disitu, rumput-rumput telah berubah menjadi merah, tiga sosok mayat yang bermandikan darah terkapar kaku disitu. Dengan cemas Put Go cu segera berseru: "Kau cepat masuk ke dalam gua!” Waktu itu Suma Thian-yu sudah kehilangan pegangan, mendengar perkataan itu dengan cepat dia menyelinap masuk kedalam gua.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Namun baru saja masuk ke gua, mendadak kakinya terikat oleh sesuatu benda sehingga hampir saja kakinya jatuh terjungkal ke atas tanah, ketika ia mengamati benda itu, ternyata dia adalah bangkai Siau-hek, si kuda kurus yang setia kepada majikannya. Sementara itu Put Go cu jaga telah masuk ke dalam gua, menyaksikan pemandangan yang terbentang didepan mata itu, ujarnya dengan sedih: "Jangan gugup, jangan panik, anak Yu! Yang penting sekarang adalah mencari pamanmu.” Selesai berkata, mereka berdua segera melakukan pemeriksaan keseluruh gua, namun tak dijumpai bayangan tubuh dari Kit hong kiam kek. Suma Thian yu semakin gugup bercampur gelisah, gumamnya berulang kali. "Aduh celaka, aduh celaka...." "Tampaknya Put Go cu pun merasakan kalau gelagat tidak menguntungkan, buru-buru dia menarik tangan suma thian yu dan mengajak nya keluar, seluruh bukit telah diperiksa namun bayangan tubuh dari Kit hong kiam kek Wan Liang belun juga ditemukan. Perasaan hati mereka dewasa ini berat bagaikan dibanduli barang seberat ribuan kati, terutama Suma Thian-yu, dia merasakan jantung nya berdebar debar keras, seakan-akan hendak melompat keluar dari rongga dadanya saja.... Pemuda itu sudah mendapat firasat jelek, sudah pasti paman Wan nya mengalami nasib tragis, sejak kematian Siauw hek dan ditemu¬kannya tiga sosok mayat didepan gua, tak bisa disangkal lagi suatu pertarungan sengit pasti telah berlangsung disana, dan besar kemungkinannya paman Wan telah mengalami musibah dalam pertarungan itu. Berpikir sampai disini, Suma Thian yu sema kin gugup dan panik, kalau bisa dia ingin ce¬pat cepat menemukan paman Wan.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Bagaikan orang kalap saja dia segera melepaskan diri dan cekalan tangan Put Gho cu, kemudian sambil lari ke depan, teriaknya ber ulang kali: "Paman, paman, kau berada di mana....” "Paman! Paman....." Dia berteriak dengan sekuat tenaga, sambil berteriak sembari berlari, semua jalan di telusuri tanpa tujuan. Tapi tiada jejak apapun yang berhasil ditemukan, tidak terdengar pula suara jawaban. “Habis sudah, habis sudah sekarang, paman lelah lenyap tak berbekas... habis sudah sekarang!" "Paman, Yu ji berada disini, paman...kau berada dimana....?" Put Go cu yang menyaksikan kejadian itu turut merasakan hatinya menjadi kecut, dia kuatir kesedihan yang memuncak akan berakhir dengan isi perut yang terluka, buru buru serunya: “Yuji, Yu ji,.. hati-hati dengan kesehatan badanmu, pamanmu tak bakal tertimpa kejadian apa apa." Ucapan tersebut tentu saja terbatas pada menghibur saja, sebab bahkan Put Go cu pribadipun tidak berani menjamin kalau kit hong kiam kek tak tertimpa kejadian apa apa. Mendadak terdengar Suma Thian-yu menjerit kaget, dengan kecepatan tinggi dia melesat kedalam hutan sebelah depan sana dan meluncur kebawah sebatang pohon. Ketika Put Go cu turut menyusul ke situ tampaklah Suma Thian yu sedang memeluk seorang kakek yang berpelepotan darah, orang itu tak lain adalah Kit-bong-kiam kek Wan Liang. Put Go cu tak berani berayal lagi, buru-buru dia berjongkok sambil menguruti dada Wan Liang, kemudian mengambil keluar buli-buli kecil dari sakunya dan mengeluarkan sebutir pil berwarna kuning.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Dengan cekatan dia membuka mulut Kit hong kiam kek dan menjejalkan obat itu keda lam mulutnya, kemudian diapun membantunya untuk menguruti kembali dadanya. Tak lama kemudian put Go cu menghentikan usahanya, sambil menghela napas dia mengelengkan kepalanya berulang kali. "Aaaai......lukanya kelewat parah, bajingan itupan amat kejam, tak dengan cara se¬keji ini dia melukai dirinya, sekalipun ada obat mestika, paling-paling hanya akan memperpanjang kehidupannya beberapa waktu saja" Mendengar perkataan itu, Suma thian yu merasakan hatinya dingin separuh, dengan sedih dia menundukkan kepalanya, lalu sambil me-meluk tubuh paman Wan nya ia menangis tersedu-sedu. "Paman...ooh paman... dengarkah kau suara panggilanku? Paman...aku adalah Yuji...Yuji yang paling kau sayang, dengarkah kau... paman" "Jangan berteriak lagi" cegah Put Go cu dengan cepat, "sebentar dia akan mendusin, kalau bisa jangan membuat hatinya sedih" Benar juga, tak lama Put Go cu menyelesaikan katakatanya, Kit hong kiam kek Wan liang segera menggerakkan badannya dan membuka matanya lebar-lebar, tapi kemudian menutup kembali. Setelah lewat beberapa saat lagi dia baru membuka matanya yang telah pudar dan memandang sekejap kearah Yu ji, sambil menahan rasa sakit katanya: "Aku sudah tak sanggup lagi, nak, paman sudah tua ... aaai, dia kelewat kejam....dia.....” "Paman, jangan banyak berbicara lagi," buru-buru suma Thian yu berseru, "kau pasti akan sembuh kembali, beristirahatlah dengan tenang, kau pasti akan sembuh kembali."

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Kit hong kiam kek Wan Liang mengerutkan dahinya menahan rasa sakit yang luar biasa, pelan-pelan suma Thian yu membaringkannya ke tanah, tapi dengan susah payah Kit hong kiam kek berusaha menahan tubuhnya dan meronta bangun, ujarnya sambil menggelengkan kenapanya berulang kali : "Nak, aku salah.... aku.... aku tidak baik....baik... memelihara dirimu.... semua urusanmu telah ku.... kuketahui.... aduh, aduuh... apakah Locianpwe ini adalah gurumu....?” Suma Thian yu segera mengangguk, sahutnya dengan jujur. “Benar paman, Yu ji, paman, tahukah kau bahwa Yu ji tak seharusnya mengelabuhimu" Pelan-pelan Kit hong-kiam-kek Wan Liang mengangguk, sahutnya sambil tertawa getir. "Nak, paman tak akan menyalahkan dirimu, tidak seharusnya paman me......melarang kau untuk...untuk belajar ilmu silat" Ketika secara tiba-tiba dia menyaksikan Put Go cu berjalan masuk dari tepi hutan, tanpa terasa bisiknya dengan lirih. "Siapa dia?” Tak heran kalau Kit hong-kiam-kek wan Liang tidak kenal dengan Put Go cu, sebab ke¬tika Kit hong kiam kek wan Liang terjun kedalam dunia persilatan, Put Go cu telah mengundurkan diri dari keramaian dunia persilatan Dengan suara rendah dan hormat Suma Thian yu menjawab: "Dia orang tua adalah Put Go cu, nama yang sesungguhnya tidak Yu-ji ketahui" Begitu mengetahui kalau guru dari Suma Thian yu adalah Put Go cu, salah seorang dari Tionggoan Jicu yang amat termasyhur itu, Kit hong kiam kek Win Liang merasa tertegun, kemudian dengan perasaan lega bisiknya lirih :

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

"Inilah rejekimu nak, paman terlalu gembira, sangat gembira sekali.........” Berkata sampai disitu, mendadak tubuhnya mengejang keras dan muntah darah segar. Suma Thian yu yang menyaksikan kejadian itu menjadi terperanjat sekali, buru-buru teriak nya: "Suhu cepat kemari, pamanku sudah parah keadaannya....." Baru habis dia berkata, Put Go cu yang sedang meronda ditepi hutan itu telah melayang datang, sambil membangunkan kepala Kit hong kiam kek dan menekan nadinya, diam-diam me¬nghela napas sambil menggelegnkan kepalanya. "Aaai, tampaknya ia sudah tak bisa bertahan lagi" Sembari berkata dia lantas mengerahkan tenaga dalamnya untuk menguruti nadinya, tak lama Kemudian Kit hong kiam kek Wan Liang membuka kembali matanya. Setelah memandang sekejap kearah Suma thian yu dan Put Go cu, katanya sambil tertawa getir. "Locianpwee, boanpwe sudah tak sanggup lagi untuk bertahan, tidak kusangka akhirnya aku harus tewas di tangan perempuan rendah itu, mati bukan sesuatu yang menakutkan, tapi jika dendam sakit hati ini belum terbalas......penasaran rasanya hatiku Ia lantas berpaling kearah Suma thian yu, kemudian lanjutnya. "Yu ji, paman mati penasaran, setelah... setelah sampai dalam dunia persilatan, jangan... jangan kau sebut naa... nama dari paman tak akan ada orang yang bi... bisa mengam¬puni dii.... dirimu” Berbicara sampai disitu. dia seperti teringat akan sesuatu, sekujur badannya gemetar keras, mukanya berubah menjadi merah, sambil mi¬ringkan badannya dan menuding ke arah

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

pedangnya yang tergelecak empat kaki dihadapannya, dia berkata. "Sebenarnya pedang itu ingin kuhadiahkan kepadamu, tapi jika kau membawa pedang tersebut malah justru akan mendatangkan ketidak beruntungan saja.....' Tatkala Suma Thian yu menyaksikan kesegaran Kit hong kiam kek Wan Liang tiba-tiba pulih kembali, ucapan yang diutarakan juga ti dak terputus-putus lagi, dia mengira lukanya sudah membaik, hatinya, menjadi girang sekali. Paman kau pasti akan menjadi baik, teri¬aknya dengan gembira "bukankah kau sudah merasa agak baikan sekarang?" Kit hong kiam kek segera menggelengkan kepalanya berulangkali, sahutnya sambil tertawa rawan. "Anak bodoh, terlampau sedikit yang kau ketahui, ingat... ingat de.. dengan ke.. kelicikan kebusukan dunia persilatan... Ketika berbicara sampai disitu, tiba-tiba ha¬tinya terasa amat sakit, dengan memaksakan diri ia berusaha untuk mengendalikan rasa sakit tadi lalu berkata lebih jauh. Bila bertemu de...dengannya.... Siauhu yong .... kau... kau mesti.... Belum habis dia berkata, mendadak sekujur badannya mengejang keras, sepasang matanya dipejamkan rapat-rapat dan seorang jago pe¬dang yang amat termashyur dalam dunia persilatan pun telah mengakhiri hidupnya. Dia sebenarnya masih ingin meninggalkan pesan-pesannya, banyak persoalan yang harus ditinggalkan, tapi mampukah dia mengutara¬kan semua isi hatinya itu? Seorang pendekar besar telah mengakhi hidupnya disebuah bukit yang terpencil, jauh dari keramaian dunia. Apa yang berhasil diperolehnya? Susah payah hidup didunia, mengandalkan kepandaian silatnya menumpas kaum penjahat, tapi apakah yang berhasil diraihnya atas jerih payahnya?

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Menyaksikan paman Wannya berpulang ke alam baka, Suma thian yu merasa sedih sekali, dia segera memeluk jenasahnya dan menangis tersedu-sedu. Put Go cu adalah seorang jago yang sudah lama mengasingkan diri dari keramaian dunia, terhadap segala persoalan dia memandang ham bar, soal mati hiduppun bukan masalah besar baginya, tapi sekarang toh menundukkan juga kepalanya dengan wajah sedih. "Bu liang siu hud" bisiknya lirih. Perasaan hatinya yang tenang kini mulai bergejolak lagi, entah ia sedih karena kematian pendekar besar itu? Ataukah merasa terharu menyaksikan nasib Suma thian yu yang mengenaskan? Sampai lama, kemudian, Put Go cu baru berkata lagi: "Anak Yu, tak usah menangis, ia tak akan mendengar suara isak tangismu lagi, orang yang sudah matipun tak akan bisa hidup kem bali, apa gunanya meui menangis? Kau harus teguhkan hatimu dan melakukan suatu pekerjaan besar yang menggemparkan dunia persilat an sehingga tak sampai menyia-nyiakan harapannya." Ketika mendengar ucapan tersebut, Suma thian yu bukannya berhenti menangis, dia makin sedih. Ia terkenang kembali kejadian dimasa lalu, yakni pada sepuluh tahun berselang, waktu itu ada suatu ketika dia takut kepada pamannya yang berwatak aneh ini, dia membencinya, karena dia tidak mengerti. Teringat Wan Liang pernah berkata begini kepadanya: "Kau masih muda, bagaimanapun juga yang kau pahami masih terlampau sedikit." Yaa, benar, dia memang mengetahui sedikit tentang pamannya itu, mengetahui secara sepintas saja.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Siapa tahu ketika Suma thian yu sudah mulai merasa betapa kasih dan ramahnya paman Wan, ternyata paman Wan telah pergi mening galkannya untuk selamanya, padahal Thian yu masih membutuhkan banyak petunjuk tentang kehidupan didunia ini tapi siapa yang akan memberi petunjuk kepadanya? Berpikir sampai disini, tanpa terasa air matanya kembali jatuh berlinang. Dia tahu, mulai sekarang dia akan menjadi anak tanpa sanak tanpa keluarga dan tanpa rumah. Sewaktu Thio Popo membawanya meninggalkan rumah dulu, dia masih belum tahu apa menderitanya "tak punya rumah", kini nasib jelek menimpa dirinya tanpa terasa, bagaimana mungkin kejadian ini tidak membuat sedih dan mencucurkan air mata.? Bagian KETIGA "BANGUNLAH Thian-yu" tiba tiba Put Gho cu memecahkan kesunyian, "cepat kubur jenasah pamanmu, karena suatu persoalan aku tak dapat tinggal kelewat lama disini" Dengan air mata bercucuran Suma thian yu bangkit berdiri dari atas tanah, lalu memandang sedih ke arah Put Gho cu, sepasang mata nya yang merah telah basah oleh air mata. Put Gho cu tak tega menyaksikan kajadian itu, segera hiburnya: "Kesempatan dimasa datang masih amat panjang, suatu ketika kita murid dan guru pasti akan berjumpa lagi, sepeninggal aku nanti, cepatlah kebumikan jenasah pamanmu, tinggalkan tempat ini dan ingat baik baik pesan terakhir dari pamanmu, dunia persilatan penuh de ngan mara bahaya, lebih baik kau jangan kelewat menonjolkan diri, dalam menghadapi semua persoalan pun harus berhati-hati"

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Sembari berkata dia membelai rambut pemuda itu dengan lembut, setelah memperhatikannya beberapa lama, ia baru berkata: "Nah, aku pergi dulu!” Selesai berkata, tampak sepasang bahunya bergerak, tahutahu dengan kecepatan luar biasa dia lenyap dari pandangan mata Yu ji. Bagaikan baru bangun dari impian, buru-buru Suma thian yu berlutut dan menyembah tiga kali, katanya: "Suhu diatas, tecu tak akan menyia-nyiakan harapanmu" Ketika ucapan tersebut diucapkan, Put Gho cu mungkin sudah berada setengah li jauhnya dari tempat tersebut. Setelah Put Gho cu pergi, Suma Thian yu gera memungut pedang Kit hong kiam milik paman Wan yang tergeletak di tanah, lalu sambi1 memandang ujung pedang, itu gumannya: "Paman, kau orang tua tak akan pernah mati, Thian yu pasti akan mempergunakan pedang ini untuk membangun kembali nama besar serta kegagahan kau orang tua seperti dimasa lalu. "Paman, sekalipun dunia persilatan amat berbahaya dan penuh dengan siasat, Thian yu juga akan menelusurinya demi membalaskan dendam bagi sakit hatimu. "Beristirahatlah dengan tenang paman, berbaringlah disini dengan segala kedamaian, tak usah kuatir, tiada sesuatu yang ber harga untuk kau orang tua pikirkan, tak lama kemudian di dalam dunia persilatan akan muncul kembali seorang Kit hong kiam kek (jago pedang angin puyuh), dialah Thian yu, juga merupakan duplikat dari kau orang tua!" Sambil berkata dia mendongakkan kepala¬nya memandang awan tebal di angkasa, awan yang melayang jauh di udara dan tak mungkin bisa diraba seperti juga meraba impian. Suasana disekeliling tempat itu serasa begitu, seakan-akan keadaan pun turut berduka ci¬ta atas meninggalnya pendekar besar itu.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Mungkin gempa bumi yang terjadi tadi merupakan pertanda datangnya nasib buruk paman? Kalau memang begitu, ooh... betapa agungnya paman" "Yaa, paman memang seorang yang agung” gumam Suma thian yu dengan suara lirih. Kemudian ia mempergunakan pedangnya untuk menggali liang dan membaringkan jerazah Kit hong kiam kek kedalam liang tersebut, tak selang beberapa saat kemudian disitu telah ber¬tambah dengan sebuah kuburan baru, seorang pendekar besarpun beristirahat untuk selamanya disana, yaa untuk selama-lamanya... Dengan termangu Suma thian yu memperhatikan kuburan tersebut, tanpa bicara, sorot matanya kaku dan tak bersinar, tanpa berkedip memandang keatas pusara, sementara titik air mata jatuh berlinang membasahi pipinya. Ia tak perlu berkat apa-apa lagi, tiada orang yang mendengarkan suaranya lagi. Dia berdoa, diam-diam dan secara bersungguh-sungguh... Pikirannya amat kalut seakan dia jauh dari dunia ini, jauh dari mmasyarakat tanpa sanak, tanpa keluarga, yang ada hanya keheningan bukit yang mencekam seluruh jagad. Lama...lama sekali...akhirnya dia bangkit berdiri, baru saja akan membalikan badan, tiba-tiba.... Dua sosok bayangan manusia entah sendiri kapan telah berdiri dibelakangnya, mereka datang tanpa suara berdiri disitu tanpa bergerak membuat Suma thian yu benar-benar merasa terperanjat sekali. Padahal dengan kepandaian silat yang miliki sekarang, secarik daun yang jatuh dari jarak sepuluh kakipun dapat didengar olehnya dengan jelas, tapi mengapa dia tak mendengar apa-apa akan kehadiran kedua orang itu?

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Setelah menenangkan hatinya, Suma thian yu baru memperhatikan kedua orang itu dengan seksama, mereka berdua adalah kakek berusia kira-kira lima puluh tahun yang berwajah serupa, kedua-duanya mengenakan jubah panjang hitam. Waktu itu, kedua orang kakek tersebutpun sedang mengawasi Suma Thian-yu tanpa berkedip, mereka hanya berdiri mematung disana tanpa bergerak barang sedikitpun juga. Satu-satunya perbedaan yang terdapat pada kedua orana kakek itu adalah diatas pipi sebelah kiridari kakek yang ada disebelah kanan terdapat sebuah tahi lalat sebesar kacang kedelai. Bila dilihat dari raut wajah kedua orang ini, tampaknya bukan termasuk orang jahat, agak lega juga Suma Thian yu menjumpai hal ini. Buru buru dia menjura seraya menegur: "Entah ada urusan apa cianpwee berdua datang kemari?" Kedua orang Kakek itu tidak menjawab, ha¬nya senyuman hambar menghiasi bibirnya', mereka tidak bersuara pun tidak bergerak. Suma Thian yu lantas mengira kedua orang itu kalau bukan bisu tentu tuli, maka dengan suara yang lebih keras serunya: "Entah ada urusan apa cianpwe berdua....” Belum habis dia berkata, tiba-tiba terdengar kakek bertahi lalat hitam disebelah kanani itu menukas dengan suara lembut. "Kau tak usah bertanya lagi, aku sudah tahu kuburan siapakah itu.... " Sambil berkata ia lautas menuding ke arah gundukan tanah baru di belakang Suma Thian yu.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Suma Thian yu tidak kenal dengan kedua, orang kakek itu, mendengar mereka berdua langsung menanyakan soal kuburan pamannya begitu bertemu, dikiranya kedua orang ini ada sangkut pautnya dengan orang jahat pembunuh pamannya, kontan saja amarahnya berkobar. "Ada kepentingan apa kau menanyakan tentang persoalan ini?" bentaknya kemudian. Dua orang kakek itu tidak menjadi gusar lantaran peristiwa tersebut, malah justru tertawa bodoh. Dengan suara yang tenang dan halus kakek bertahi lalat itu segera bertanya lagi: “Yang berada didalam sana tentunya orang mati bukan? Siapakah orang mati itu?” Geli dan mendongkol Suma thian yu dihadapkan pertanyaan bloon semacam itu, dengan cepat dia berpikir: "Aaah, jangan-jangan kedua orang ini cuma orang bodoh? karena berpendapat demikian maka tanpa terasa anmarahnya menjadi reda, dengan suara lembut ia menyahut: “Orang mati siapakah yang berada disitu, tak usah kalian urus, aku rasa andaikata kalian mempunyai urusan penting lainnya, lebih baik cepatlah tinggalkan tempat ini" Mendengar ucapan mana, kedu orang kakek itu segera mendongakkan kepalanya dan terta¬wa terbahak-bahak, suaranya keras hingga memantul diseluruh hutan. Sedemikian kerasnya suara tertawa tersebut akhirnya Suma thian yu merasa tak tahan, dengan suara keras jeritnya: "Hey, apa yang kau tawakan? Menjemukan" Dua orang kakek itu menghentikan suara tertawanya kemudian memandang bodoh ke arah Suma Thia yu, setelah itu katanya: "Bocah muda, masih kecil sudah berangasan sekali, lain kali pasti sukar mendapat bini!” Selesai berkata, lagi lagi mereka tertawa terbahak-bahak.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Pada hakekatnya Suma Thian yu dibikin ke¬bingungan setengah mati oleh tingkah lakunya kedua orang itu. coba kalau Kedua orang itu tidak bermaksud jahat kepadanya, niscaya dia sudah memburu kedepan untuk menghajar me¬reka berdua. “Hmm, rupanya kaliau berdua ada maksud un¬tuk memperolok orang? Apa yang lucu? Kalau ada orang mati seharusnya turut berduka cita. masa kalian malah tertawa tergeletak di depan kuburan seseorang yang baru saja mati..." Teguran dari Suma Thian yu ini amat keras tapi tidak pantas untuk dipakai menegur orang yang berusia lanjut, semestinya, dua orang Kakek itu akan mencak-mencak kegusaran setelah mendengar teguran itu, siapa tahu apa yang kemudian terjadi justru merupakan kebalikannya. Terdengar kakek bertahi lalat disebelah kanan itu segera berkata: “Perkataan bocah ini benar juga, kita me¬mang seharusnya bersedih hati, hei hiante, mari kita bersedih hati!" Begitu selesai berkata, ternyata ia benar-benar menangis tersedu sedu, disusul kemudian oleh kakek yang ada disebelah kirinya. Dalam waktu singkat, isak tangis mereda telah menyelimuti seluruh angkasa. Menyaksikan dua orang kakek sinting yang sebentar tertawa sebentar menangis ini, suma thian yu menggelengkan kepalanya berulang kali sambil menghela nafas panjang: “Cukup, cukup.. . tangisan kalian berdua su¬dah cukup, asal..." cegahnya dengan cepat. Dua orang kakek itu segera berhenti menangis, seperti merasa sayang sekali dengan butiran air matanya, begitu berhenti menangis, air mata merekapun berhenti mengalir.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

“Nah bocah cilik" kata kakek bertahi lalat itu kemudian, "permintaanmu telah kulakukan dengan baik, sekarang gantian kami bersaudara yang ingin memohon kepadamu" Tingkah laku yang kocak dan tata bahasa kedua orang kakek yang halus segera mendatangkan perasaan simpatik dalam hati Suma Thian yu, maka diapun segera mengangguk. "Baiklah, asal bisa kulakukan pasti akan ku lakukan, katakanlah terus terang" "Nah begitu baru anak pintar, kakek bertahi lalat itu tertawa, "sekarang aku hendak bertanya dulu, kau tinggal dimana?" "Buat apa kau menanyakan tentang soal ini!” "Tak usah kaugubris, jawab saja pertanyaan ku itu!” "Maaf, sebelum kuketahui asal usul kalian berdua yang sebenarnya, jangan harap bisa mendapat jawaban dariku" "Wah, itu tak benar namanya" desak kakek bertahi lalat dengan cepat, "bukankah kau sendiri yang telah berjanji akan melakukan permintaanku, jangan kuatir, kami berdua bukan penjahat" Suma thian yu segera menggelengkan kepalanya berulang kali. "Siapa yang akan mempercayai ucapanmu? Kalau di lihat dari cara kalian yang datang secara sembunyi-sembunyi saja sudah diketahui kalau kamu berdua agak tidak beres, masa aku tidak boleh curiga?" Mendengar perkataan itu, si kakek bertahi lalat tersebut segera manggut-manggut memuji, sambungnya cepat: "Baiklah, kubatalkan pertanyaanku ini dan sekarang jawab saja kepada kami siapakah orang yang telah tiada ini?" "Maaf, pertanyaan inipun tak dapat kujawab" "Waah... aneh betul kau ini. kalau tidak ingin berterus terang katakan saja secara blak-blakan. Hei, bocah cilik, sebenarnya apakah maksudmu?”

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

"Tidak karena apa apa, hanya sepatah kata bisa kujawab, aku tidak memahami maksud tujuan kalian berdua.” Kakek bertahi lalat itu segera garuk-garuk kepala yang tak gatal, lalu sambil berpaling ke arah kakek yang lain, dia berseru: "Hiante, lebih baik kita jangan mencampuri urusan lagi, mari kita pulang saja dan tidur" Kakek kedua ini macam orang bisu saja, se¬jak muncul sampai sekarang ia tak berbicara sepatah katapun, kakaknya menangis, diapun menangis, kakaknya tertawa, diapun tertawa, sekarang kakaknya hendak pergi ternyata dia pun benar-benar membalikkan badan dan pergi semua tingkah lakunya sungguh tidak habis di-mengerti. Yaa, manusia aneh! Kedua orang itu betul-betul aneh, meski dalam dunia terdapat banyak urusan aneh, namun belum pernah di jumpai manusia seaneh kedua orang ini. Sebelum pergi, kakek bertani lalat ini sempat berpaling dan tertawa bodoh kepada Suma Thian yu seraya berkata: "Hei bocah, sekalipun kau tidak bilang aku juga tahu, kami berbuat begini tak lain Cuma ingin mengetahui apakah kau bisa tutup mulut memegang rahasia atau tidak, padahal suhumu itu sudah memberitahukan semuanya ini kepadaku, setelah berjumpa hari ini, hah ... haah.... ternyata apa yang dikatakan memang tidak bohong!” Berbicara sampai disini, dia lantas bersama adiknya berjalan seenaknya menuju ke hutan. Waktu itu suma thian yu tak sempat berpikir untuk memberitahu asal usul kedua kakek tersebut karena pertama dia sedang sedih, ke¬dua diapun sudah dibikin pusing oleh ulah ke¬dua kakek kembar itu. Tapi setelah mendengar perkataan terakhir si kakek bertahi lalat, hatinya kontan berge¬tar keras, pikirnya cepat. “Heran, darimana ia bisa kenal dengan su¬huku?"

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Baru saja ingatan tersebut meiintas dalam benaknya, satu ingatan lain secepat kilat telah melintas dalam benaknya, dengan suara lan¬tang segera bentaknya. "Cianpwee berdua, harap tunggu sebentar" Waktu itu, kedua orang kakek kembar tersebut telah tiba ditepi hutan, mendadak mereka berhenti, kemudian sambil membalikkan ba-dan, satu dari kiri yang lain dari kanan mereka bersama-sama berjalan balik, sementara senyuman bloon masih menghiasi bibirnya. Dengan seksama Suma Thian yu segera mengamati wajah kedua orang kakek itu begitu merasa dugaannya tak meleset dan tahu kalau mereka adalah tokoh persilatan yang pernah disingung suhunya, diam-diam ia menyesali dirinya yang bermata tak berbiji hingga hampir saja menyia nyiakan suatu kesempatan ba¬gus. Buru-buru dia berlutut ketanah, lalu berseru. "Locianpwee berdua, harap kalian suka memaafkan Thian yu yang punya mata tak berbiji sehingga berbuat kurang ajar kepada kalian, atas kesalahanku tadi, mohon cianpwee berdua sudi memaafkan" Hiiii hiiii hiiii... kau hilang apa bocah cilik?" kakek hertahi lalat itu tertawa terkekeh-kekeh, apa itu cianpwe? Aku tidak mengerti, siapa sih cianpwe mu itu?” Suma Thian yu tahu kalau manusia aneh semacam mereka adalah manusia manusia yang tak suka akan segala adat istiadat dan tata cara yang menjemukan, meski demikian, sebagai se¬arang angkatan muda, ia tidak ingin bersikap kurang hormat, maka ia bertanya dengan hormat: “Benarkah Locianpwe berdua adalah... " Kakek bertahi lalat itu segera menggoyangkan tangannya berulang kali mencegah dia berbicara lebih jauh, ujarnya:

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

"Bukan, bukan, apakah hanya di karenakan persoalan ini saja kau undang kami kemari?" Belum habis dia berkata, si kakek disebelah kiri yang bersikap macam orang bisu itu sudah menepuk bahu rekannya, kemudian menuding ke luar hutan, anehnya dia tetap membungkam dalam seribu bahasa. Si Kakek bertahi lalat itu segera berpaling dan tertawa, sahutnya tak sabar: "Sudah tahu adikku, kawanan anjing cilik itu belum pergi bukan? baik, mari kita pergi!" Kepada Suma Thian yu lanjutnya: “Hei bocah, kita jumpa lagi malam nanti!" Nadanya amat terburu-buru seperti sudah tidak sabar untuk menunggu suatu persoalan sehingga begitu selesai berkata, buru-buru dia sudah membalikkan badan dan berlalu dari situ. Tapi kasihan sekali, langkahnya justeru se¬demikian lambannya hingga selangkah demi selangkah persis seperti langkah seorang nenek berusia delapan puluh tahunan. Tapi anehnya, gerakan tubuh yang nampak sangat lamban itu justru cepat sekali bagaikan sambaran kilat, hanya didalam sekejap mata saja ia sudah lenyap dari pandangan sianak muda itu. Memandang arah lenyapnya bayangan tubuh kedua orang itu, Suma Thiau yu menggelengkankepalanya berulang kali sambil bergumam: "Manusia aneh, benar-benar manusia aneh!” Malam kembali menyelimuti seluruh angkasa dan meninggalkan keheningan yang luar biasa, terutama sekali ditengah pegunungan yang jauh dari keramaian manusia. Bukit Kiu gi san kembali diliputi oleh keheringan yang mati, seram dan menggidikkan hati.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Suma Thian yu masih ingat dengan ucapan yang diutarakan kedua orang manusia aneh itu menjelang kepergiannya tadi, maka dia telah menelusuri seluruh bukit, semak belukar, sejak kentongan pertama sampai tengah malam, tapi ia gagal menemukan jejak dari kedua orang manusia aneh tersebut. Ia sangat gelisah, tapi tak bisa menyalahkan kepada pemuda ini, bagaimana tidak? Sewaktu akan pergi meninggalkannya tadi kedua orang manusia aneh itu hanya mengatakan "kita jumpa lagi malam nanti”, tanpa menerang kan waktunya, maupun tempat pertemuan, pada hal bukit Kiu gi san begitu besar, kemana dia harus pergi mencarinya? Manusia aneh memang selalu berwatak aneh, bila ia tak ingin berjumpa denganmu, meski kau jelajahi seluruh bukit juga tak akan menemukan nya, sebaliknya bila ia ingin bertemu dengan dirimu, sekalipun kau kabur keujung langit, dia tetap akan muncul juga dihadapanmu. Justru karena alasan inilah, akibatnya Suma Ghian yu mesti lari semalaman suntuk tanpa hasil, meski badan sudah basah kuyup namun hasilnya tetap nihil. Akhirnya dengan kecewa dia duduk dibawah sebatang pohon siong sambil bergumam: “Aaii, tampaknya aku tertipu, tahu begini aku tak akan kemari untuk dihembus angin barat laut sambil menahan kedinginannya." Sambil mengomel dia mengambil sebutir batu kecil dari atas tanah, lalu ditimpuk secara gemas kedalam hutan sana. "Sialan, aku tak akan mencari lagi, anggap saja aku sedang sial!" omelnya lagi. Batu yang ditimpuk kedalam hutan bagaikan tenggelam ke dasar samudera saja, hilang lenyap dengan begitu saja, kemudian disusul suara seorang bergema dari balik hutan:

Suma Tnian yu bersorak kegirangan : “Ohh cianpwee.Tiraikasih Website http://kangzusi. aku toh hanya mengatakan akan bertemu lagi entar malam. Dari situ ia saksikan ada dua orang kakek sedang keluar bersama dari balik pepohonan. cianpwe melulu. sakit betul kepalaku!" Suma Thian yu terperanjat sekali setelah mendengar perkataan itu. siapa yang menyuruh kau kemari?" Sekali lagi paras muka Suma Thian yu berubah jadi merah padam sesudah mendengar teguran itu. sialan.. Dan begitu mengetahui siapakah kedua kakek itu. kemudian terdengar kakek bertahi lalat itu mengomel: "Hei bocah. buru-buru dia melejit ke udara dan melesat ke dalam hutan. rupanya kau?" Dari balik hutan berjalan keluar sepasang kakek berbaju hitam. "Entah ada persoalan apakah cianpwee menyuruh Thian yu datang kemari?” "Siapa yang suruh kau kemari?" bentak kakek bertahi lalat itu.. Lama kemudian ia baru berkata agak tergagap..com/ "Aduuuh . manusia kurang ajar darimana yang tak punya mata. justru senang berbohong. "anak muda tidak belajar baik. sedangkan didalam hati pikirnya: . apakah tidak tahu kalau dalam hutan ada orangnya? Aduuh biyung . rupanya kau sudah tak sabar untuk menanti sejenak lagi? Anak muda sudah tak bisa bersabar.. dengan pandangan kebodoh-bodohan mereka sedang mengawasi wajah Suma Thian yu tanpa berkedip. merah padam selembar wajah Suma Thian yu karena jengah.. sungguh menjemukan" Tertebak jitu isi hatinya. ketemu orang memanggil cian pwe. ia tersipu-sipu hingga tak bisa menjawab. sungguh menyesal hatinya.

. lebih baik cepatlah tinggalkan tempat ini!” Suma Thian yu merasa amat terperanjat. Suma Thian yu menjadi amat gelisah setelah menyaksikan peristiwa tersebut. jangan jangan diatas mukaku tertera tulisan besar? Kalau tidak.com/ "Wu san sian gi siu (Sepasang kakek tolol dari bukit Wu san) betul-betul terhitung manusia paling aneh didunia ini. mendadak kakek bertahi lalat itu telah membentak gusar: "Bocah. serunya dengan gusar. aku benar-benar segan untuk berurusan dengan mereka!" Baru saja dia berpikir sampai disitu. kau tahu hal ini bukan suatu pekerjaan yang mudah untuk dilaksanakan! Bila kau tak memiliki kesabaran tersebut. . kesabaran dapat menghindari segala malapetaka. buru-buru dia berkata: “Boanpwe tidak berani.. buru-buru dia maju beberapa tindak kedepan menghadang dihadapan kedua kakek tersebut. kemudian sambil menjatuhkan diri berlutut katanya: "Locianpwe. boanpwe masih ada urusan hendak dilaporkan” Kakek bertahi lalat itu segera membalikan badannya sambil melototkan matanya besar-besar..Tiraikasih Website http://kangzusi. coba kalau suhu tidak berpesan agar menahan sabar terhadap manusia semacam ini." Menyaksikan tampang pemuda yang macam monyet kepanasan itu.. kau jangan memikirkan akal busuk dalam hatimu. "Haah. mengapa ia dapat menebak suara hatiku secara jitu?" Berpikir sampai disitu.. hiante mari kita pergi saja!" Selesai berkata kedua orang itu segera membalikkan badan siap pergi meninggalkan tempat itu. jangan pergi dulu. segera pikirnya: "Sungguh lihay.haaah. kalau bicara tidak sejujurnya. kakek bertahi lalat tersebut segera tertawa lebar. si bocah tidak bisa diajar.

apa tujuanmu memohon sesuatu kepada lohu?" Agak tertegun Suma Thian yu mendapat pertanyaan tersebut untuk sesaat lamarya dia tak sanggup menjawab. jika seandainya kakek itu bertanya kembali tentang paman Wan maka diapun akan menjawab dengan sejujur nya. tampak kakek itu pun turut manggut-manggut . tidak menunggu lebih lama lagi Suma Thian yu segera melompat bangun. .. benar! Karena apakah aku memohon kepadanya?" “Tiada suatu permintaan bukan?” kakek bertahi lalat itu tersenyum. tapi sekarang. Seorang lelaki sejati tak akan sembarangan berlutut!” Mendengar ucapan tersebut. ia lantas berpendapat bahwa tiada pentingnya untuk merahasiakan hal tersebut. kemudian dengan wajah serius. Kakek bertahi lalat itu segera berseri wajahnya.. maka rahasia tidak dibocorkan... setelah tahu kalau kakek ini adalah seorang pendekar sejati yang berilmu tinggi. Diam-diam kakek bertahi lalat itu mangut-manggutlalu berpaling dan memandang adiknya yang berada disamping.. Seolah-olah telah mendapat ijin. maunya belajar merangkak macam anjing budukan. "Yaa. Maka dia telah bersiap-siap. Hmm.com/ "Huuh. pasti akan kulaksanakan dengan sebaik-baiknya” Dia mengira kakek itu hendak menanyakan kembali persoalan yang menyangkut diri paman Wan. dasar bertulang lunak. kakek itu berpaling kembali kearah Suma thian yu sambil katanya: "Hei bocah. dulu ia belum memahami asal usul kakek ini. “bagus sekali! Tapi lohu menyuruh kau menghadap justru karena aku hendak memohon sesuatu kepadamu” “Selama boanpwe sanggup untuk melaksanakannya.Tiraikasih Website http://kangzusi.

sayang lohu tak becus dan tak sanggup memahami rahasia dari kepandaian silat tersebut. bukankah kau gila silat?Kertas ini kutemukan beberapa hari berselang diatas bukit ini. dia merasa kakek ini terlalu berlagak. "ahaa . kau mesti memahami isi tulisan yang tertera diatas kertas ini. tak boleh berhenti ditengah jalan.. kalau tidak jangan harap bisa meninggalkan bukit kiu gi san barang setengah langkahpun. . memaksa orang lain untuk menuruti kemauannya sehingga menimbulkan perasaan jemu bagi yang mendengarkan. bisa juga mesti dkerjakan.. akhirnya dia berkata.." Suma Thian yu menerima kertas kuning itu dan memperhatikannya sekejap.. kalau begitu tak salah lagi pilihanku. "Dalam tiga hari. pokoknya kau tak boleh putus asa. “Kertas ini. sudah pasti tak akan muncul persoalan apa-apa" Dari dalam sakunya dia lantas mengeluarkan secarik kertas yang telah berwarna kuning lantas diserahkan kepada Suma thian yu sambil katanya berseru menjawab.Tiraikasih Website http://kangzusi. mengerti?” Ucapan tersebut dengan cepat menimbulkan perasaan anti pati dalam hati Suma thian yu. mendadak ia berseru dengan wajah tercengang. . “tanpa suatu keyakinan. aku tahu dengan bakat serta kecerdasanmu. “Boanpwe bersedia untuk mencoba. tidak bisa juga mesti dilakukan.com/ Sungguh?" dia berseru. tapi aku tidak mempunyai keyakinan untuk pasti berhasil” “Tidak bisa!” teriak kakek bertahi lalat ini dengan gusar. beranikah kau untuk mencobanya?" Setelah termenung sejenak. maka sekarang kuberitahukan kepada mu agar dalam tiga hari harus bisa menyelesaikan apa yang lohu perintahkan." “Kertas ini berisikan ranasia ilmu silat yang maha sakti. pekerjaan apapun tidak akan berhasil dilaksanakan.

akhirnya ia berkata: "Pentingkah kertas ini bagimu? Seandainya boanpwe tidak bersedia atau tidak bisa. Dengan gemas dia lantas menyumpah: "Sialan. ingin menggunakan kesempatan itu untuk melampiaskan keluar semua kekesalan yang mencekam perasaannya.. aaai. Wu san siang gi memang manusia manusia yang gemar menggoda orang. Suma Thian yu ingin menghalangi kepergian mereka. "Aaaai.. dasar orang aneh tetap orang aneh... Dia segera melemparkan kertas itu kehadapan Suma Thian yu.Tiraikasih Website http://kangzusi. Kitab pusaka apakah itu? Ternyata kertas itu kosong melompong sama sekali tak ada isinya baik cuma satu huruf maupun sebuah garispun. tiga hari kemudian kita berdua akan kembali” sahut si kakek bertahi lalat sambil menarik wajahnya..masa memaksa orang untuk melakukan pekerjaan yang tak ingin dilakukan olehnya?" Diambilnya kertas itu dan diperiksnya dengan seksama. kemudian sambil membalikkan badannya bagaikan hembusan angin melun. dia ingin menangis. lagi-lagi aku tertipu.. suatu perasaan sedih karena dipermainkan orang segera menyelimuti perasaannya.com/ Setelah termenung sejenak. tapi terlambat.cur masuk ke dalam hitan.. sekejap kemudian bayangan tubuh kedua orang itu sudah lenyap dari pandangan.. aku tak akan bernama Suma Thian yu!" Sambil berkata diapun masukkan kertas itu ke dalam sakunya. apa pula yang bisa kau lakukan?" “Tidak mau harus mau. baik! Tiga hari kemudian. . tidak bisa harus bisa. namun itu segera berdiri tertegun. kemudian dibalik dan diteliti bagian yang lain.. bila aku tidak merobek-robek kertas itu di hadapan mereka. akhirnya sambil gelengkan kepalanya dia menghela napas panjang.

ia tak ingin mengingkar janji. ia harus berkelana ke mana-mana. entah baeaimana pun. sesungguhnya kakek ini merupakan seorang jago pendebat yang pandai sekali bersilat lidah. Apalagi dendam orang tuanya yang belum dibalas. sepanjang hidupnya mereka selalu berjiwa pendekar. pemuda itu merasa ia tak boleh tinggal dalam bukit terus menerus. mereka berdua adalah saudara sekandung.com/ Ia mendongakkan kepalanya memandang bintang yang bertaburan di angkasa.. sakit hati paman Wan juga belum di tuntut. Wu san sian gi. nama besarnya sudah termasyur diseluruh dunia persilatan. jangan dilihat dia seperti orang bisu. Tapi dengan cepat ia teringat kembali kalau janji pertemuannya tiga hari mendatang belum dipenuni.Tiraikasih Website http://kangzusi. harus mencari pengaman dan memperjuangkan suatu karya yang besar bagi sejarah hidupnya. sebagai seorang lelaki. lalu memandang sungai dan daratan rendah dibawah bukit. bahkan lagaknya macam orang bloon. menolong kaum yang lemah dan membabat kaum alim. Usia Wa san siang gi telah mencapai enam puluh tahun. Sejak terjun ke arena persilatan. padahal Toa gi siu Khong Sian yang berlagak bodoh adalah seorang yang amat cerdas. janji tetap janji.. dia ingin menuntut suatu keadilan dari orang yang telah mempermainkan dirinya. sedangkan adiknya ji gi siu (kakek bodoh kedua) Khoug Bong. Kakek bertahi lalat adalah kakaknya Ma Khong Sian dengan julukan Tay gi siu (kakek bodoh pertama). sedang Ji gi siu Khong Bong yang . "Aku harus pergi!" Lama kemudian ia baru mengucapkan kata-kata tersebut. kedua orang ini selalu muncul bersama.. Sepasang manusia bodoh dari bukit Wu san merupakan sepasang pendekar yang bernama besar dalam dunia persilatan.

bukan bertujuan untuk mencari nama atau kedudukan. Oleh karena itu.com/ berlagak macam orang bisu adalah seorang pendebat yang pandai bersilat lidah. Sekalipun demikian. dari pada membiarkanya hingga terjatuh ketangan kaum sesat dan menimbulkan kerugian bagi umat persilatan. . mereka berdua berhasrat untuk mencari seseorang yang dapat dipercaya dan menghadiahkan kertas kulit yang ditemukan itu kepadanya. pe¬nemuan tersebut tidak dianggap kelewat serius. Dengan watak Wu san siang gi yang tawar terhadap nama serta keuntungan meterial. Mereka berpendapat tujuan belajar silat adalah untuk menyehatkan badan dan menjauhkan diri dari segala macam penyakit. mereka gemar berlagak seperti orang bloon. Berapa hari berselang. bahkan sewaktu berada di hadapan Suma Thian yu. dalam sekilas pandangan saja mereka sudah tahu kalau ker¬tas kulit ini bukan benda sembarangan. ketika kedua orang kakek itu sedang berpesiar di lembah Ong im kok di bukit Kiu gi san. bukan uniuk mencari keuntungan bagi kepentingan sendiri. tentulah secarik peta rahasia yang berisikan harta karun. mereka berdua sama-sama merasa tidak tertarik. maka kertas itupun segera disimpan kedalam saku. tanpa sengaja mereka telah menemukan kertas kulit itu. harta kekayaan pun dipakai untuk menolong kaum miskin. sebagai manusia yang berpengalaman luas.Tiraikasih Website http://kangzusi. mau ilmu silat juga boleh. barang mestika juga boleh. Mereka tahu kalau kertas kulit itu bukan berisikan ilmu silat maha sakti peninggalan dari seorang tokoh silat dimasa lampau. gerak gerik mereka macam orang yang terkena oleh sebuah penyakit ingatan.

lagi pula tak pernah terjun kedunia persilatan. “Plaak” entah dari mana datangnya segulung kertas. kedua orang kakek itu tentu berada disekeliling sana sambil mengawasi gerak-geriknya setiap saat. tapi dalam sekilas pandang saja. pelbagai ingatan berkecamuk dalam benaknya sampai pikirannya belum dapat juga menjadi tenang kembali. Suma thian yu mengetahui kalau surat itu ditulis oleh Wu san siang gi. itu berarti kemurungan serta kegelisahan yang mencekam perasaanya semalam diketahui semua oleh kedua orang kakek tersebut. Atau dengan perkataan lain. karena ngeri buru-buru teriaknya: . Dengan tanpa tujuan Suma thian yu berjalan kesana kemari diatas bukit Kui gi san. kemanakah dia harus pergi sekarang? Mendadak terdengar suara benturan nyaring. Suma thian yu merasa amat terkejut cepat-cepat dipungutnya kertas itu dan diperiksa isinya. ternyata dengan tepat menghantam diatas kakinya. peluh dingin segera membasahi badannya. Terbaca diatas kertas itu terasa beberapa huruf yang berbunyi demikian: “Hati yang tenteram dapat menjernihkan pikiran.com/ Karena itulah mereka lantas mencari Suma thian yu yang jujur dan dapat dipercaya dan menyerahkan kertas itu kepadanya untuk dise lidiki. padahal begitu luas.” Dibawah surat itu tidak dicantumkan tangan.Tiraikasih Website http://kangzusi. Pikiran yang jernih dapat menemukan kesimpulan. Berpikir sampai disitu. batas waktu tiga hari akan berlalu dengan singkat. Bagaimanapun juga dia adalah seorang bocah yang berusia enam belas tahun. harap pergunakan setiap detik sebaik-baiknya.

tak punya kemampuan?" . lalu dari Bu siu menjadi ngo heng. .. Maksud hatimu dapat lohu mengerti. Mendengar kata "Bu khek" yang diutarakan Wu san siang gi.. tiba-tiba terdengar suara yang amat lirih berkumandang disisi telinganya. satu ingatan segera terlintas dalam benaknya. benarkah kamu begitu bodoh. jit seng dan akhir nya menjadi pat kwa. gumamnya: "Wahai Thian yu. yang penting adalah kemauan. Jangan kau lihat kertas itu tidak berhuruf. Suma Thian yu yang cerdas tiba-tiba saja teringat dengan perkataan dari gurunya Put Gho cu: "Bu khek menimbulkan unsur panas dan dingin. dengan begitu masalah besar baru dapat tercapai." Maka bila mendengar kata Bu khek yang di ucapkan kakek itu. akan menimbulkan Sam cay lalu menjadi Bu siu. boanpwe hendak berbicara dengan mu” Baru selesai dia berkata. kau harus tahu tinggi persoalan yang sukar didunia ini.Tiraikasih Website http://kangzusi. demonstrasi ilmu menyampaikan suara yang amat sempurna ini segera membuat Suma Thian yu merasa kagum sekali. lak hap. buru buru dia mengeluarkan kertas itu dan diperiksanya dengan seksama. harap segera menampilkan diri . selang berapa saat.com/ “Locianpwe.” Pembicaran tersebut dilakukan orang kakek tersebut dari berapa li jauhnya dari tempat itu. Unsur panas dan dingin atau Tay khek akan menimbulkan Ji gi. tak becus. jangan-jangan diatas kertas tanpa kata ini sesungguhnya tersimpan suatu rahasia yang amat besar? Memikir sampai disini.. “Tiada pekerjaan yang sukar didunia. rasa percaya pada diri sendiripun muncul kembali. yang penting asal kau ada kemauan dan dan bersedia untuk berjuang. sesungguhnya adalah Bu Khek.. ia menggelengkan kepala berulang kali sambil menghela napas panjang.

berwajah persegi dengan mata seperti mata elang. sehingga tampangnya amat tak sedap dilihat. dia memakai jubah pendeta dengan sebilah pedang tergantung dipunggungnya. tapi rambutnya yang panjang dibiarkan terurai panjang. Sekejap mata berkumandang kembali suara keras bergema tinggi ke angkasa. Baru berjalan sepuluh langkah. sipendatang tadi telah melayang turun dihadapan mukanya. berpakaian ringkas dan membawa senjata sepasang martil besar. bertelinga tikus dan memelihara jenggot hitam yang panjang. bermata garang bermulut lebar. tampaklah dua sosok bayangan hi¬tam dengan kecepatan bagai hembusan angin bergerak mendekat. Menyaksikan kejadian itu. Orang yang disebelah kiri adalah seorang kakek berusia lima puluh tahunan. . mendengar pekikan itu Suma Thian yu tertegun. hidung membengkak besar. ia tertegun dan segera berpaling kearah sana. tahu-tahu dua sosok bayangan manusia telah muncul dihadapannya. “Sungguh cepat gerakan tubuh orang ini!“ Ingatan tersebut baru lewat. kedua orang iut dengan keempat buah mata bajingannya mengawasi Suma thian yu sekejap lalu mendengus dan segera melanjutkan kembali perjalanannya ke depan.com/ Dengan gemas di cengkeramnya kertas itu lalu beranjak pergi meninggalkan tempat itu. tampangnya sangat garang. Begitu sampai disitu. diam-diam Suma Thian yu menggerutu dalam hatinya. mulut model paruh. mendadak dari arah bawah bukit sana berkumandanglah suara pekikkan nyaring yang amat memekikkan telinga. cepat ia mendongakkan kepalanya. Orang kedua adalah seorang lelaki berusia empat puluh tahunan.Tiraikasih Website http://kangzusi.

akhirnya keheningan itu dipecahkan oleh berkumandangnya suara pekikan keras dikejauhan sana. Tak terasa sampailah anak muda itu ditepi sebuah selokan dengan air yang jernih dan deras. lalu setelah mendengus berlalu pula dengan tergesa-gesa? Yang lebih aneh lagi. sembari berjalan benaknya berputar terus memikirkan kertas tanpa kata yang konon berisi ilmu silat lihay itu.com/ Suma Thian yu menjadi melongo menyaksikan tingkah laku kedua orang yang tak dikenalnya itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. pemuda itu melanjutkan kembali perjalanannya menuruni bukit itu. selama dua hari belakangan ini hampir semua orang yang dijumpainya adalah manusiamanusia persilatan yang serba aneh dan mencengangkan. Dengan perasaan terkejut Suma Thian yu berpaling. dari kejauhan sana ia saksikan dua sosok bayangan manusia sedang meluncur da¬tang dengan kecepatan tinggi. tanpa terasa ia duduk ditepi sungai dan mengawasi air yang mengalir dengan termangu. membuat pemuda itu murung. berhenti sebentar dihadapan nya. Begitu sampai disitu. Entah berapa lama sudah lewat. ia tak habis mengerti mengapa kedua orang itu muncul secara tergesa-gesa. Tak usah diamati lebih jauh pun ia dapat mengenalinya sebagai dua orang manusia kejam yang pernah dijumpainya tadi. amat kusut dan sedih. . Pikiran yang kusut selama beberapa hari belakangan ini serta badannya yang penat. sementara keempat biji matanya mengawasi terus pedang dipunggung pemuda itu tanpa berkedip. Setelah termanggu-manggu berapa saat lamanya. mereka baru berhenti setibanya satu kaki di depan pemuda tersebut. kedua orang manusia buas itu melangkah kedepan menghampiri Suma Thian yu.

hawa napsu membunuhpun menyelimuti seluruh wajahnya. orang she Wan itu pun tak berani bersikap kurang ajar dihadapanku. “Hmm. benarbenartak tahu diri” . dengan cepat ia melompat bangun kemudian bentaknya: "Hei. heehh.com/ Jilid 4 TIBA-TIBA lelaki setengah umur itu mem¬bentak keras: "Hei. Lelaki setengah umur itu segera menarik kembali senyumannya dan berhenti tertawa. mau apa kau?” dengan nada yang lebih ketus Suma thian yu menyahut..Tiraikasih Website http://kangzusi. apa yang kau tertawakan? jangan cengar-cengir dihadapanku.hardiknya kembali. dengan menyeramkan dia membentak: "Hei bocah." Suma thian yu merasa gusar sekali menyaksikan sikap hina lawannya. sambil menuding kearah Suma thian yu katanya kepada tosu tua itu: "Coba kau lihat! Bocah keparat ini benar-benar tak tahu tingginya langit dan tebalnya bumi. heehh. sorot matanya memancarkan kebuasan. Ucapan tersebut segera menggusarkan lelaki setengah umur itu. dia malah tertawa terbahak-bahak dengan seramnya.. heehh. apa Hubunganmu dengan orang she Wan? Cepat katakan.. bocah cilik.. "Sauya justru tak mau menjawab. lalu sahutnya: "Tak usah kau urus!” Jawaban ini bukan menggusarkan lelaki setengah umur itu... bocah cilik! Apa hubunganmu dengan she Wan tersebut?" Suma thian yu mambalikan badannya dan melirik sekejap kearah orang itu dengan pandangan dingin. kau sibocah kunyuk yang masih berbau air tetek berani kurang ajar kepadaku? Hmm.. ternyata dia berani bersikap kurang ajar kepada kaum tua.

tarungan segera berlangsung d* nya. haaahh..." Tiba-tiba terdengar seseorang membentak nyaring. Suma Thian yu mendongakkan kepalanya dan tertawa terbahak-bahak. segera katanya pula: “Hei bocah muda..” Tosu tua itu mengayunkan pedangnya dari bawah keatas dengan jurus Sit gou huang gwat (badak sakti menengok rembulan) dan menu suk tenggorokan Suma Thian yu... tidak sopan namanya!" dia berseru. Kagum sekali sitosu tua itu menyaksikan keberanian orang. Si anak nuda itu berilmu tinggi dan bernyali besar." Mendengar itu. nih ambillah sendiri. lohu tak tega membunuhmu.Tiraikasih Website http://kangzusi.. mau tak mau membuat lelaki setengah umur yang menyaksikan jalannya pertarungan itu diam-diam bersorak memuji. asal pedang yang kau gembol diserahkan kepadaku. dia miringkan kepalanya sambil membuang bahunya kesamping. “Haaah. lalu tertawa nyaring. roareka berdua saling m?n* .. apa susahnya?” Sembari berkata dia lantas meloloskan pedang Kit hong kiam peninggalan paman Wan nya dan disodorkan kedepan. ketika menyaksikan pedang lawan menusuk ke arah dadanya. Tindakannya yang tenang dalam menghadapi bahaya dan serangannya yang cepat daLam perubahan..com/ Bukannya takut.. Suma Thian yu malah selangkah demi selangkah maju kedepan menghampiri kedua orang itu. katanya lagi sam bil tertawa dingin: "Pedang ini sudah berada ditangan sauya sekarang. "Kalau diberi tanpa membalas.. Denean cepat gerakan tubuhnya dirubah... pedang Kit hong kiam kek menusuk balik ketenggorokan tosu tua tersebut dengan jurus Ciong liong ji hay (naga sakti masuk samudera). He. kau segera akau kulepaskan.. “Bocah muda lihat serangan. rupanya pedang inilah yang kau incar..

serangan yang dilancarkanpun makin lama semakin dahsyat. Mendadak Suma Thian yu berpekik. Di tengah jeritan mana.Tiraikasih Website http://kangzusi. jubah sebelah kirinya telah robek sebagian oleh sambaran pedang Kit hong kiam. meski pertarungan kali ini adalah penarungannya yang pertama. ternyata kekuatan mereka berdua seimbang. tapi oleh karena latihannya teratur dan tekun. Tosu tua itu makin bertarung semakin kaget pikirnya kemudian: "Sewaktu orang she Wan itu masih hidup. tampak bayangan orang saling memisah dan mundur kebelakang. kalau dibiarkan hidup nis¬caya dia akan merupakan ancaman besar dikemudian hari. Lambat laun Suma Thian yu kena dikurung kembali oleh gerakan ilmu pedang lawan yang amat dahsyat itu. telapak tangan kirinya di ayunkan kemuka cepat. Sebaliknya keadaan dari tosu tua itu mengerikan. gerakan tubuhnya tiba-tiba berubah. semua ancaman dilakukan dengan cepat lawan cepat. dengan cepat menak¬lukkan cepat. Bagi Suma Thian yu. malahan semua ancaman di lakukan secara tepat dan sempurna. maka sewaktu di praktekkan ia sama sekali tidak gugup atau tegang. Dalam waktu singkat tiga puluh gebrakan sudah lewat. pedang Kit hong kiamnya di rubah menjadi gerakan Kian hou in liang (harimau muncul naga ber. namun kemampuannya sudah mencapai taraf yang begitu hebat. sikapnya sangat tenang seakanakan tak per¬nah terjadi sesuatu apapun. dibawah ketiak kirinya telah bertambah dengan .sembunyi). aku tak boleh membiarkan ia hidup terus!” Berpikir begitu. mereka berdua saling menyerang dan saling mendesak. pedangnya di iringi kilauan cahaya tajam langsung meluncur ke tubuh tosu tua itu. Suma Thim yu telah bendiri kembali ditempatnya semula dengan wajah tidak berubah.com/ Pertarungan segera berlangsung dengan serunya.

dia tidak ingin mencari keuntungan disaat orang sedang tak siap atau berada diposisi lemah. tak kusangka bocah keparat itu sangat lihay. ja¬ngan biarkan dia hidup" Ternyata lelaki setengah umur itu bersama Hek hong hou (harimau angin hitam) It im kong sedangkan tosu tua itu adalah It tim tootiang dari partai Hoa san. mereka menyebutnya Yan tho hoo (Gadis cantik bunga tho) Hoo hong.com/ sebuah jalur luka yang memanjang. Sim kong! Bereskan dia. Perlu diketahui. Suma thian yu tidak melakukan pengejaran lebih jauh. darah segar bercucuran amat deras.Tiraikasih Website http://kangzusi. merekapun memiliki segenap kepandaian silat dari Si Mayat hidup Ciu Jit hwe. Walaupun berhasil dengan serangannya. Asal orang mendengar nama Hoat Kang-si (si mayat hidup) Ciu Jit hwe.lim dewasa ini. bulu kuduknya pasti pada bangun berdiri Karena ngeri Si Mayat hidup Ciu Jit hwe mempunyai tiga orang murid. suhu dan si Harimau angin malam Sim Kong adalah seorang gembong iblis kelas satu dari golongan Liok. murid yang pertama adalah Hek hong hou (Harimau angin hitam) Sim kong murid kedua bernama Cing bin kui (setan muka hijau) kang Tham. sedang murid yang ketiga adalah seorang perempuan. selain b banyak sudah kejahatan yang telan dilakukan. Waktu itu dia sedang mundur dengan sempo¬yongan. dia merupakan seorang manusia yang paling disegani baik oleh golongan putih maupun golongan hitam. Lelaki setengah umur yang menonton jalannya pertarungan itu dari samping arena maju memayang tosu tua itu buru-buru tegurnya: "Tidak pernah menduga bukan It tim totiang?" "Tidak mengapa. 000O000 . dari sini dapat diketahui betapa mulia dan bajiknya pemuda ini.

Sepasang tangannya segera direntangkan dengan juris Hiong ciau kian sui (ular ganas mengunting air). sebaliknya lengan kanan Suma . Hek hong hou Sim kong telah selesai membalut luka yang diderita It tim tojin. Tak heran kalau Suma Thian yu menjadi tertegun sesudah mendengar pembicaraan mereka. ia sudah mempunyai pengalaman selama puluhan tahun dalam permainan ilmu pedang. mimpipun dia tak menyangka kalau lelaki se tengah umur itu tak lain adalah Hek hong hou yang termasyur itu. Seperminuman teh kemudian. ia jadi terperanjat. dengan alis berkernyit. toaya akan menggunakan tangan telanjang untuk mencoba kelihayan Kit hong kiam hoat yang tersohor itu. dia selalu menyinggung pula tentang kebuaasan serta keganasan Sim Kong. “Taak!” ketika pedang dan lengan saling beradu ternyata lengan si harimau angin hitan Sim Kong sama sekali tidak menderita cedera apa-apa. bahkan selalu berpesan kepadanya agar berhati hati bila bila suatu hari bertemu dengannya.com/ IT TIM TOJIN termasuk jago pedang nomor satu pula didalam partai Hoa san pay.Tiraikasih Website http://kangzusi. Setiap kali paman Wan membicarakan soal dunia persilatan dengannya. dengan sorot mata yang memancarkan sinar kebuasan. dia tusuk jalan darah Kiu wi hiat diatas dada Hek hong hou Sim kong dengan jurus Im liong tham jiu (naga mega merentangkan cakar). Suma thian yu tak menyangka kalau musuhnya bakal menghadapi serangan tersebut dengan tangan kosong belaka. ia tangkis datannya serangan pedang itu dengan tangan telanjang. Tiba-tiba dia tertawa seram. nah lancarkan seranganmu!” Suma thian yu tidak sungkan-sungkan lagi. “Serangan yang bagus!” seru Hek hong hou Sim kong sambil tertawa dingin. orang ini pun merupakan seorang tosu Siluman yang sukar dihadapi. selangkah demi selangkah dia maju mendekati Suma thian yu dan berhenti satu kaki dihadapannya. katanya: “Bocah keparat.

cepat-cepat dia menarik kembali pedangnya sambil melompat mundur. seakan-akan serangan ini dianggap enteng saja. Ketika matanya dialihkan kewajah lawan. hati-hati. kepala boleh dipenggal namun harga diri tak boleh digadaikan. toaya akan menyuruh kau minum air” .Tiraikasih Website http://kangzusi. hari ini toaya akan menyuruh kau menyerah dengan hasil takluk. “Bocah keparat” ejeknya dengan tertawa dingin. rasa malu dan menyesal bercampur aduk menjadi satu. dengan amat mudah sekali dia telah meloloskan diri dari serangan itu.com/ Tihan yu yang menggenggam pedang tergetar keras sampai kesemutan. Suma Thian yu menjadi sedih sekali. wa jahnya diliputi oleh sikap sinis dan menghina. “lebih baik berlatihlah sepuluh tahun lagi. sedihnya bukan kepalang ia tak menyangka sudah sepuluh tahun belajar ilmu dan akhirnya nyaris terluka ditangan orang pada gebrakan yang pertama. di lihatnya si harimau angin hitam Sim Kong sedang memandangnya sambil tertawa dingin. aku akan beradu jiwa denganmu. Si Harimau angin hitam Sim kong segera tertawa seram. saat itu boleh datang lagi untuk bertarung melawanku. Nah. telapak tangan menjadi panas. dengan menggertak gigi. serahkan nyawa anjingmu!” “Sreet! sreet! sreet! Secara beruntun ia lepaskan tiga buah serangan berantai yang amat dahsyat. ejeknya: “Bocah keparat. Namun si harimau angin hitam sim kong masih tetap berlagak pilon. ayolah!” Bagi seorang laki-laki. hatinya terasa sakit bagaikan diiris-iris dengan pisau. tampak tubuhnya berkelit kekiri menggegos kekanan. hampir saja pedangnya terlepas dari genggaman. Kejadian ini semakin mengejutkan hati Suma Thian yu. Suma thian yu segera membentak keras: “Bajingan busuk.

tiba-tiba dadanya terasa menjadi kencang.. ketika ia merasakan ada suatu ancaman bahaya. ia saksikan Hek hong hou Kim Kong sedang tertawa terpingkalpingkal. Suma Thian yu merasa sedih sekali tanna terasa air matanya jatuh bercucuran membasahi pipinya. tahu-tahu kakiknya terasa dingin dan..”Byuuur” seluruh badannya tercebut ke danau. segulung angin pukulan yang dahsyat telah mendorong tubuhnya hingga terjengkal kebelakang. sementara Suma thian yu masih tertegun. Padahal ilmu silat yang dimiliki Suma thian yu terhitung tangguh. Baru saja ia menjejakkan kakinya untuk melompat kedepan. sedang Hek hong hou Sim kong adalah seorang jago yang tangguh.com/ Mendadak bayangan tubuh Hek hong hou lenyap tak berbekas. ia sepuluh kali lipat lebih hebat dari Suma thian yu.Tiraikasih Website http://kangzusi. Tak heran kalau begitu pertarungan berlangsung. sayang keadaan sudah terlambat. karena itu baik dibidang pengalaman maupun taktik. Tapi ingatan lain segera melintas dalam benaknya. dia mengira ilmu silat sendiri yang tak becus.. Begitu tercebur ke dalam air. dengan tanah dekat sungai yang gembur tanpa disadari keadaan tersebut melemahkan posisi kekuatan yang dimiliki pemuda itu sebesar tiga bagian lebih. Suma Thian yu segera menjejakkan kakinya dan muncul kembali dipermukaan air. sambil menggigit bibir dia bersiap sedia naik kembah ke daratan untuk beradu jiwa dengan lawan. sedangkan It tim tojin yang terlukapun sekarang ikut tertawa tergelak. dia merasa kemampuannya masih seli¬sih jauh bila dibandingkan . Kasihan Suma Thian yu yang tak tahu keadaan yang sebenarnya. cuma sayang pengalamannya masih cetek. sepanjang hidupnya entah sudah berapa banyak pertarungan sengit dialaminya. dia lantas memilih posisi yang lebih menguntungkan dengan memaksa Suma thian yu membelakangi sungai. Ia memandang searahnya dengan wajah mengejek.

Sambil membimbing It tim tojin. dia harus pergi meninggalkan tempat itu. Seorang lelaki yang ingin membalas dendam tiga tahun pun belum terlambat.com/ dengan musuhnya. mungkin keparat itu sudah berenang menuju kearah sana. sialan kau! Hmm. mereka segera berseru tertahan: “Kita tertipu!" Hek hong-hou Sim Kong yang melongok ke air lebih dulu. dia segera men.. bagaimana pertanggung jawabku nanti kepada guruku?” "Hmm. sekali¬pun dianggap sebagai pengecut dia juga harus pergi.? Maka sekali lagi ia menyelam kedalam air dan tak muncul kembali. baiklah. untuk sementara waktu pedang Kit hong kiam itu biar disimpan olehnya. dia merasa sukar untuk menelan penghinaan tersebut dengan begitu saja. waah. dia segera melakukan pengejaran menuju kearah hilir. sekarang dia tidak sangsi lagi. suatu ketika kau pasti akan terjatuh kembali ke tangan toaya!" It tim tojin yang terluka ikut memburu ke tepi sungai memandang air sungai yang tenang. sialnya pedang mustika itupun di bawa kabur keparat tersebut. tapi cepat atau lam bat pedang itu pasti terjatuh kembali ketangan kami. tapi setelah tunggu punya tunggu Suma Thian yu belum juga menampakkan diri. Pelbagai ingatan sagera berkecamuk didalam benaknya.kenapa dia kuatir kekurangan kayu bakar. Mari berangkat. . ketika bayangan tubuh dari Suma Thian yu tidak ditemukan.Tiraikasih Website http://kangzusi. Dengan amat tenang kedua orang manusia bengis itu menunggu ditepi sungai. naik ke atas daratan untuk melanjutkan perta¬rungan berarti hanya mencari penyakit buat diri sendiri... asal bukit nan hijau. kita menuju kehilir. ia berkata: “Tampaknya bocah keparat itu pandai ilmu berenang. tampaknya hari ini kedatangan kita sia-sia belaka. karena dia tak ingin mampus dengan begitu saja.depak-depakkan kakinya sambil menyumpah: "Bocah keparat. sekalipun kau kabur keujung langit. keenakan buat keparat itu. tapi kalau tidak naik ke daratan.

. habis sudah. Saking gelisahnya dia menangis tersedu-sedu. dia baru menampakkan diri dari tempat persembunyiannya dan naik keatas daratan. baru tejun kearena untuk pertama kalinya. Mendadak ia teringat kembali pada kertas tanpa kata yang masih berada dalam sakunya. tubuhnya segera mengigil karena kedinginan.. wajahnya menjadi amat murung dan kesal. Sekarang dia sudah basah kuyup. didikan gurunya selama delapan tahun. kemudian dengan mengerahkan ilmu meringankan tubuhnya dia kabur meninggalkan tempat itu... dia masih berada dalam air didekat tempat kejadian. tapi bukan saja ia tak dapat membongkar rahasia dibalik kertas tanpa kata itu. ternyata semua yang diharapkan gagal total. dengan sedih tubuhnya berbaring diatas tanah membayangkan kembali pendidikan paman Wan nya selama sepuluh tahun.Tiraikasih Website http://kangzusi. terhembus angin gunung yang dingin.. dengan menahan napas dia bersembunyi terus disana sampai kedua orang itu pergi meninggalkan tempat itu. Ketika kedua orang manusia bengis itu pergi. “aahh. habis sudah. dia harus menderita kekalahan secara mengenaskan. hanya saja membunyikan diri dibalik tumbuhan gelaga yang amat lebat.. bagaimana mungkin dia dapat memberikan pertanggungan jawabnya kepadi Wu san Siang gi nanti? . Makin dipikir hatinya makin sedih.com/ Benarkah Suma Thian yu menuju kehilir? Ternyata pemuda itu belum pergi jauh. kini batas waktu yang ditentukan tiga hari tinggal dua hari. bahkan kertasnya menjadi kumal. sudah pasti kertas kulit itu sudah basah kuyup. karena binggung dia sampai tak mempunyai keberanian untuk membuka kertas itu dan diperiksa isinya..” Sambil berkata dia memandang gulungan kertas yang berada dalam genggamannya.

aku telah mene¬mukannya. "Aaaaah.. betapa tidak? seandainya ia tidak mendorongnya sehingga tercebur kedalam air. kini sudah lenyap tak berbekas. . kini sudahmuncul beberapa buah garis hitam.!” Sepasang matanya segera memancarkan cahaya tajam. sementara kemurungan yang mencekam pikirannya tadi seketika lenyap tak berbekas. biar aku menerima semua penderitaan tersebut" Sambil berkata dia lantas membuka genggaman tangannya dengan sangat berhati hati. Jantung Suma thian yu pun ikut berdebar keras mengikuti munculnya sebarisan tulisan itu. Lambat laun garis garis hitam tadi kini telah berubah menjadi sebaris tulisan.." seperti orang gila Suma Thian yu berteriak-teriak keras. Buru-buru dia menggunakan kukunya untuk mengorek lapisan lilin yang melekat diatas kertas tersebut. dia bersorak sorai kegirangan.com/ “Thian yu wahai Thian yu. kenapa nasibmu seburuk itu? Aaai. Dengan sangat berhati-hati Sama Thian yu segera memisahkan kertas yang melekat itu satu persatu. mendadak ia menjerit kaget.. Penemuan ini segera menggirangkan hati Suma thian yu. apa yang telah kau temukan?” suara seorang kakek menegur secara tiba-tiba. bagaikan menemukan harta pusaka saja.. bagaimana mungkin rahasia dari kertas tanpa kata itu dapat diketahui olehnya? "Aku telah menemukannya. ternyata kertas itu sudah melekat menjadi satu karena terendam dalam air.Tiraikasih Website http://kangzusi. sudahlah.... semua kemurungan yang semula mencekam perasaannya. dia berterima kasih kepada Hek hong hou sekarang. "Hei bocah. Rupanya diantara kertas yang kosong tadi. Akhirnya dia melompat bangun dan berjingkak-jingkrak seperti orang gila.

meski memakai pakaian yang kotor dan penuh tambalan. Cepat-cepat Suma thian yu masukan kertas itu ke dalam sakunya. .. mengapa begitu banyak orang yang datang menanyakan dirinya dan mencari jejaknya? "Ada urusan apa kau bertanya tentang dirinya? Dia orang tua sudah tiada. tapi de¬ngan copat dia berdiri tertegun. tapi sekarang telah kutemukan kembali” Oooh kau adalah anaknya Wan Liang? kembali pengemis tua itu bertanya. tidak apa-apa. setiap orang yang dijumpainya selalu menanyakan soal paman Wan padanya.. "Ha ha ha ha. dengan terperanjat Suma Thian yu segera berpaling. lalu tertawa tarbahak-bahak.. namun tidak menutupi kegagahannya. dia adalah pamanku” “Ooh. kau tak usah membohongi aku. oleh karena aku sipengemis tua menyaksikan pedang yang kau bawa itu adalah miliknya maka aku menjadi teringat akan dirinya dan bertanya kepadamu" Setelah berhenti sebentar. mungkinkah paman Wan telah menyalahi begitu banyak orang? Kalau tidak. Suma Thian yu merasa keheranan. Entah sedari kapan. kertas apa yang berada dalam genggamanmu itu ?" "Oooh.com/ Mendengar teguran tersebut.. siapakah namaamu?” Suma Thian yu menyaksikan pengemis tua itu berwajah gagah dan berwibawa. kemudian menyahut: “Aaah. selama beberapa hari belakangan ini.. dengan cepat dia menduga kalau pengemis tua inipun seorang pendekar lihay. aku cuma main-main.Tiraikasih Website http://kangzusi. dibelakang tubuhnya berdiri seorang pengemis tua yang berambut ku¬sut dan pakaian compangcamping tak karuan.bocah. tidak ada apa-apa" Pengemis tua itu segera memejamkan matanya. "Hei bocah. tadi rfcu telah kehilangan sebuah surat.. dia bertanya lagi.

.locianpwe.. buru-buru dia membungkukkan badanya untuk memberi hormat.. dari mulut suhiku boanpwe tahu kalau locianpwe adalah seorang pendekar gagah dan besar.?” “Aahh sudah lupa. sekulum senyuman segera tersungging diujung bibirnya. kejadian seperti ini merupakan suatu kemujuran bagiku” “Ciiss. akhirnya dia teringat dengan seseorang. dengan sikap lebih menghormat.. tentu saja Suma thian yu mengetahui akan hal itu.. apakah kau she wi. “Apa hubunganmu dengan Suma Tiong ko?" "Dia adalah mendiang ayahku. maka diingatnya kembali wajah serta ciri khasnya setiap jago persilatan yang pernah didengar dari paman Wan nya itu. sungguh beruntung hari ini boanpwe bisa bertemu muka. aku si pengemis tua sudah melupakan nama serta julukan kusendiri” Dari sini bisa diketahui kalau pengemis ini tak lain adalah she “wi” yang dimaksudkan Suma thian yu tadi. lalu ujarnya. sungguh aku si pengemis tua jadi jemu. “Maafkan kalau boanpwe punya mata tapi tidak berbiji. Sementara itu Suma thian yu berusa untuk mengingat-ingat siapakah gerangan pengemis tua itu.. Sebahgai seorang yang cerdas. pemuda itupun bertanya: “Locianpwe..com/ Maka dengan suara yang tulus dan hormat. mengapa lo cianpwee menanyakan soal ini?" Pengemis tua itu tidak menjawab.. sahutnya: "Boanpwe she Suma bernama Thian yu "Oooh. kalau kau tak segera meluruskan punggungmu.. kaupun suka akan segala macam adat istiadat. dia hanya mengawasi Suma Thian yu dari atas kepala sampai kakinya dengan seksama. dimanakah rumahmu?" "Aku tak punya rumah!" Teringat rumah. huuh. tanpa terasa Suma Thian yu menjadi amat sedih sekali hampir saja air matanya jatuh bercucuran....Tiraikasih Website http://kangzusi. apa itu locianpwe .

maka diambilnya kertas tanpa kata itu dan disodorkan kehadapan Sian yau kay seraya berkata: “Yaa. Tan ci kang dan Kui goan khi kang. kertas ini memang bukan sepucuk surat melainkan selembar kitap pusaka yang berisikan ilmu silat maha sakti. bagaima tercebur keair dan lantaran bencana jadi untung dengan ditemukannya rahasia kitab tanpa kata itu. Sementara itu. Semenjak Sian yau kay menampakkan diri. akhirnya dia dapat menginggat juga akan diri Siau yau kay ini.. Kepandaian yang paling diandalkan adalah. setiap penjahat yanp terjatuh ketangannya. . bukan? Hayo cepat jawab. Siau yau kuy Wi Kian amat membenci segala macam kejahatan.” Rupanya ternyata pengemis tua ini adalah Siau yau kuy atau penge mis yang hidup senang Wi Kian. barang apa yang berada dalam saku mu? Basanya bukan hanya sepucuk surat biasa. silahkan locian pwe periksa. kepandaian tersebut amat lihay dan disegani banyak orang.” Seraya berkata dia lantas menceritakan secara ringkas bagaimana berhasil menjumpai Wu san siang gi siu.com/ jangan salahkan kalau aku si pengemis tua akan menggebuk orang. sedang dimulut dia bertanya: "Bocah.Tiraikasih Website http://kangzusi. dihari-nari biasanyadiapun menciptakan Siau yau pang hong yand dikombinasikan dengan ilmu toya penggebuk anjingnya. Siau yau kay sedang mengangkat tongkat Ta kau pangnya sambil berlagak mau memukul. jarang sekali ada yang bisa lolos dalam keadaan hidup. kalau tidak aku si pengemis segera akan membereskan dirimu!” Suma Thian yu menjadi tertegun setelah mendengar perkataan itu. Suma Thian yu lantas mengingat-ingat siapa gerangan tokoh persilatan ini. dia tahu kalau hal ini tak bisa dirahasiakan lagi. ia merupakan seorang lawan paling tangguh dari kawanan iblis dari golongan hitam. umurnya sudah tua tapi masih suka berkelana kesana kemari tanpa aturan..

ini berarti kau punya jodoh. kecuali kalah dengan berapa orang gembong iblis. aku menjadi keheranan. simpanlah baik-baik dan jangan diperlihatkan kepada orang lain. apakah dalam du¬nia persilatan sudah tidak terdapat lagi seorang lelaki sejati yang mau menjunjung . dengan cepat serunya. hawa sesat dan dan hawa iblis sudah merajai dunia persilatan.. Terutama si Mayat hidup. biar empek bodohmu berdua juga hanya mampu bertarung seimbang.com/ Setelah mendengar penuturan tersebut. gembong iblis ini cukup pusingnya banyak orang. sementara kawanan pendekar yang mengaku di¬rinya orang putihpun sudah berbondong-bon¬dong menyeberang ke golongen sesat. Sebab benda mustika semacam ini biasanya hanyaakan diperoleh oleh mereka yang berjodoh. sekarang kau berhasil mendapatkannya. aku sipengemis bukan bermaksud untuk mendapatkan nya. Siau yau kay berhenti sebentar untuk menelan air liur kemudian sesudah berhenti sejenak. jangankan aku sipengemis tidak mampu mengalahkan dia.. coba bayangkan sendiri suasana begini pantas untuk disedihkan atau tidak?” Suma Thian yu segera merasa hatinya terdengar keras sesudah mendengar perkataan itu. lanjutnya lebih jauh. simpan baik-baik benda itu. aai. Siau yau kay Wi Kian segara tertawa. dikemudian hari hasil yang kau peroleh tentu hebat.Tiraikasih Website http://kangzusi. ilmu silat mereka boleh dibilang sudah terhitung tangguh” Berbicara sampai disini. "Locianpwee. ujarnya: "Nak.” “Locianpwe. melainkan hanya ingin tahu saja.dalam dunia persilatan dewasa ini timbul suasana yang memedihkan yang tragis. setelah mendengar perkataan itu. mengapa ilmu silat si lelaki she Sim itu begitu lihaynya?” “Hek hong hou atau harimau angin hitam Sim kiong atau setan muka hijau Sam Tham serta Yan too hoa atau perempuan cantik bunga too ho Hong adalah jago-jago lihay dari golongan Liok lim yang sangat iihay.

kegagahanmu sungguh mengangumkan. tanpa terasa ia memperhatikan pemuda itu beberapa kejap lagi. betul melatih diri di gunung yang sepi dapat mendidik disiplin yang tinggi baginya. aku tak akan menolak. kepandaian silatmu masih ketinggalan jauh sekali. dia terasing dalam dunia persilatan karena menjunjung kebenaran dan keadilan.com/ tinggi keadilan dan kebenaran dalam dunia persilatan serta melenyapkan kaum durjana serta kaum iblis dari muka bumi?" "Siapa? Siapa yang bersedia memikul tang¬gung jawab yang amat berat ini? Sekalipun ada. bukanya aku si pengemis tua ini hendak menghinamu.Tiraikasih Website http://kangzusi. mereka juga tak tahu bagaimana mesti turun tangan. meski kau terhitung juga seorang jago pilihan dari golongan muda tapi kalau ingin di bandingkan dengan angkatan yang lebih tua..siapakah yang sudi mengorbankan diri lagi meneruskan cita-cita luhurnya itu?” “Aku Suma Thian yu pasti akun berusaha keras untuk melanjurkan cita-cita luhur paman Wan yang belum terselesaikan itu. tapi tiada orang yang mau memahami citacitanyaitu. sehingga begitu munculkan diri. aku pasti akan lenyapkan kaum durjana dari muka bumi dan menegakkan kembali keadilan serta kebenaran dalam dunia persilatan!" Siau yau kay memuji tiada hentinya sehabis mendengar perkataan itu. aai. kemudian katanya: “Nak. dia berkata lebih jauh." Setelah berhenti sesaat... tapi dia .." Suma Thian yu merasa sangat tidak puas setelah mendengar perkataan itu. “Dengan usia kamu yang begitu muda sudah sepantasnya bila kau mencari guru yang pandai lari serta belajar ilmu silat yang lebih hebat. dengan kepandaian silat yang kau miliki sekarang. kepandaianmu akau mengejutkan setiap orang. sekalipun harus terjun ke lautan api atau menyerempet bahaya. tapi.aaii. ia me¬rasa sudah tak dapat berdiam lebih lama lagi disitu. setelah ada contoh yang nyata. Misalnya saja seserti paman Wan mu itu.

"plaak. Ia memang tidak sangsi terhadap perkataan dari Siau yau kay. itulah seperti kau. Siau yau kay yang berpengalaman luas. maka sambil tertawa katanya. itulah sebabnya penderitaan yang baru kualami amat banyak.!" bahu kanan Suma Thian yu sudah terhajar telak. sekali pandang ia dapat menebak isi hatinya. mustahil dia tak mampu menyentuh ujung baju lawan. "Boanpwee tak berani" "Kau tak berani? Hmm. tapi kau harus mampu menyentuh ujung bajuku didalam sepuluh gebrakan" Ucapan tersebut segera dirasakan oleh Suma Thian yu sebagai suatu penghinaan terhadap kemampuannya.Tiraikasih Website http://kangzusi. "Hayo balas!” teriak Siau yau kay dengan lantang. Maka dengan cepat dia memutar otaknya mencari jalan. sementara diluarnya dia berkata dengan wajah tak berubah. buru buru dia mengembangkan permainan jurus silat Tay cing To liong pat si untuk menghadapi serangan lawan. aku si pengemis juga mempunyai watak seperti kau. tentu saja Suma Thian yu mandah menyerah. mendadak dia . "Nak. sewaktu muda dulu. “hei bocah apakah kau hanya akan berdiri melulu disitu untuk menantikan kema-tianmu. Siau yau kay segera tersenyum begitu dilihatnya Suma Thian yu melancarkan serangan balasan. Aku si pengemis tua tak akan membiarkan kau menganggur dengan seenaknya" Selesai berkata tampak bayangan manusia berkelebat lewat. sebab apa yang dialami barusan dimana tubuhnya simpai tercebur dalam air sudah merupakan suatu bukti yang nyata.?" Karena tanpa sebab dirinya dihajar orang. tentu saja aku si pengemis tua tak akan menghalangi mu. bila kau bersike¬ras ingin turun gunung... dia merasa dengan mengandal kan ilmu Kit hong kiam hoat seria Lay cing to liong pat si yang telah dipelajarinya selama belasan tahun.com/ harus segera melaksanakan cita-citanya serta tugas yang di bebankan kepadanya.

dia masih hidup?” seru Siau yau kay tercengang. Menyaksikan kejadian itu. setiap kali serangannya sudah hampir menyentuh tubuh lawan. Dalam waktu singkat. tiada hentinya ia berPUtar mengelilingi tubuh Suma Thian yu. melainkan mirip joged kera saja. dengan wajah sedih Suma Thian yu segera menghela napas. Suma Thian yu merasa semakin bersemangat.” tak usah bersedih hati bocah muda. Put Gu cu!" “Aaah. aku si pengamis tua ingin bertanya kepadamu." "Ilmu itu diajarkan oleh guru boanpwee. bahkan sebagai balasannya dia seringkali merasa dijawil orang dari belakang punggungnya atau ditiup tengkuknya. Pertarungan semacam ini pada hakekatnya tidak mirip lagi sebagai suatu pertarungan. akan tetapi bila dia membalikkan badan untuk menyerang. "Haaa. Namun anehnya.. Siau ya kau segera tertawa terbahak bahak.com/ memutar badannya kencang sambil berkelit kesamping. setelah itu diapun mengambangkan ilmu meringgankan tubuhnya yang sempurna menerobos kesana kemari bagaikan kupu kupu yang terbang diantara aneka bunga. Semakin bertarung. hal mana sudah merupakan sesuatu yang luar biasa. bagaimanapun Suma thian yu mengerahkan segenap tenaga dan kemampuannya untuk melancarkan serangan. dia selalu tak mampu mengapa-ngapakan lawannya.. kemudian gumamnya lagi.Tiraikasih Website http://kangzusi. de ngan usiamu yang begitu muda ternyata sudah memiliki kemapuansetaraf ini. “tak heran kalau kau lebih tangguh . tahu-tahu bayangan tubuh lawan hiiang lagi. sebentar kekekiri sebentar ke kanan. dia mengendorkan kembali tangannya dan menundukkan kepala dengan air mata bercucuran. serangan demi serangan yg dilancarkan dengan ilmu Tay cing to liong pai si dikembangkan semakin gencar dan kuat.haaa. siapa gerangan yang telah mewariskan ilmu pukulan Tay cing to liong ciang tersebut kepadamu. haaa. bahkan diepaskan secara beruntun tanpa henti.. sepuluh jurus sudah lewat. tiba-tiba saja bayangan tubuh lawan hilang tak berbe kas.

selamanya tak pernah mengajar orang lain.haaah .Tiraikasih Website http://kangzusi. apalagi ilmu pedang Kithong kiam hoat dan Tay cing lo liong pat si merupakan ilmu sakti didalam dunia persilatan.. mungkin hal ini disebabkan kurang tahu dalam menghadapi lawan.haaah. aku curiga dengan peristiwa terceburnya engkau kedalam air. seharipun aku bisa mampus kekeringan.. ditambah pula aku orangnya suka lari kesana kesini. semestinya tak bakal kalah ditangan si harimau angin hitam Sim kong... "Haaah .com/ dari Wan liong..!" . tahu-tahu aku sudah tercebur ke dalam air. jangan toh setahun.” "Tapi "Aku tahu. semestinya kalian bisa bertarung seimbang!” "Tidak !” Aku tak mampu mengalahkan dia. . salah saja diantara kepandaian tersebut sudah cukup untuk menjagoi dunia peralatan. jangankan mengalahkan. kalau menyuruh aku tinggal disisni untuk mengajar murid. aku benar benar tak berani sesumbar dengan mengatakan akan melayanimu sebanyak sepuluh jurus.. berbicara seimbang saja tak mungkin" "Kau keliru anak muda" ucap Siau yau kay cepat "dilihat dari sinnar matamu. seandainya aku sipengemis tua tahu kalau kau sudah menguasahi ilmu Tay cing lo liong pat si." pinta Suma Thian yu kemudian dengan wajah murung. .. bahkan bayangan tubuhnya pun tak sempat ku lihat. sepantasnya tak mungkin bisa kalah di tangan Sim Kong.. aku si pengemis memang berwatak malas. ketidakbecusan dirimu. mohon kau orang tua sudilah kiranya mewariskan sedikit kepandaian kepadaku agar memperbaiki kemampuan boanpwee yang amat minim ini. sebab menurut penilaianku.. Thian yu tidak ingin turun gunung lagi. rupanya orang itulah yang telah mewariskan kepandaian silatnya kepadamu” "Locianpwee. seharusnya kau sudah memiliki tenaga dalam sebesar enam puluh tahun hasil latihan. kau merasa putus asa bukan? Padahal dengan kepandaian silat yang kamu miliki sekarang. aku lihat.

Tiba tiba nampaklah Siau yau kay Wi Kian menggerakkan tubuhnya dengan cepat. setelah itu katanya: "Nah itulah dia. tahu-tahu dia sudah berkelebat kian kemari dengan ke¬cepatan bagai sambaran petir.Tiraikasih Website http://kangzusi. Suma Thian yu segera memusatkan segenap pikiran dan perhatiannya untuk mengikuti ge¬rakan tadi. anggap saja tanda mata atas penemuan kita ini" Sembari bcrkata. Hal ini membuat pemuda itu diam-diam menyumpahi kebodohan dirinya. “Boanpwe bodoh. sahutnya tergagap.com/ Setelah mendengar penjelasan dari Siau yau kay. buru-buru dia menceritakan kembali apa yang dialaminya. sebab ia sama sekali tidak berhasil menyaksikan rahasia dari ilmu langkah tersebut. aku sipengemis tua akan berbuat baik kepadamu untuk mengajarkan ilmu langkah Ciok tiong luan poh tersebut untukmu. tak berhasil kusaksikan rahasia dari ilmu langkah tersebut" "Anak bodoh. namun gerakkan tersebut tak pernah lebih dari wilayah seluas lima langkah. Siau yau kay mengelus jenggotnya sambil tersenyum. tak heran kalau dikalahkan. tanyanya: "Bagaimana? Sudah kau lihat jelas?” Dengan perasaan menyesal Suma thian yu menggelengkan kepalanya berulang kali. Baiklah. Dalam waktu singkat Siau yau kay itu telah selesai melakukan ilmu langkah Ciok tiong luan poh tersebut dan balik kehadapan Suma Thian yu. terasa bayangan manusia berkelebat lewat. dengan wajah merah padam seperti kepiting rebus. masa karena soal itu saja harus bersedih hati? Bila sekilas pandangan saa kau sudah dapat menangkap . Mendengarkan penuturan itu. dan melihat pengemis itu tidak bermaksud mencemooh dirinya. dia lantas merentangkan sepasang lengannya dan mundur sejauh satu kaki. tanpa terasa rasa percaya pada diri sendiri muncul kembali dalam benak Suma Thian yu. namun dia menggelengkan kepalanya berulang kali sambil menghela napas.

Kejadian ini sekali lagi membuat sepasang mata anak muda itu terbelalak lebar-lebar dengan mulut melongo. aku si pengemis tua hendak pergi mencari empek bodohmu itu" Selesai berkata. rumput yang semula tumbuh diatas bekas telapak kaki itu. Penemuan mana tentu saja membuat Suma thian yu merasa amat berterima kasih. Sekarang. kau harus baik-baik melatih diri. pelan-pelan dia berjalan turun gunung.. bagaimana mungkin bisa dilatih? Sekalipun dewa juga tak mungkin bisa memahami ilmu langkah sema¬cam itu bila Cuma memandang dalam sekejap mata saja!” Berpikir demikian.com/ rahasia ilmu langkah tersebut. tampak bayangan manusia berkelebat lewat. tak dapat ditangkap bayangannya. buru-buru dia berpaling kearah mana Siau yu kay melenyapkan diri dan menjura dalam.. mendadak. kini sudah melayu dan dan mati membuat Suma Thian yumerasa terkejut sekaligus keheranan. "nak. katanya: . "Padahal aku bisa berbuat demikian karena mengandalkan ilmu langkah tersebut" kata Sian yau kay menerangkan. tahu-tahu bayangan tubuh dari Siau yau kay sudah lenyap tak berbekas.Tiraikasih Website http://kangzusi.. lantas apa artinya ilmu rahasia tersebut? bagaimana perasaanmu ketika berhadapan dengan aku si pengemis tua tadi?" "Benar-benar sukar diraba gerakannya. "Aaaah!" dia menjerit kaget. tapi sewaktu melewati tempat dimana Siau yau kay mendemonstrasikan ilmu serakan tubuhnya itu. bagaikan sedang mengejar angin menangkap bayangan saja" puji Suma Thian yu tanpa berpikir panjang lagi. Sampai lama kemudian. bila ada jodoh kita akan bersua lagi dikemudian hari.. Tampak diatas permukaan tanah telah muncul enam belas buah bekas telapak kaki yang amat dalam. setiap telapak kaki itu mendesak dalam tanah sedalam setengah depa. dia baru bergumam: "Untuk memahami saja tak bisa.

juga mirip "langkah terakhir".Tiraikasih Website http://kangzusi.. dan akhirnya tenggelam dilangit barat. kadangkala justru semakin sukar untuk dipelajari. Ketika Suma thian tu menyaksikan keenas belas bekas telapak kaki yang tertera diiatas tanah itu. selangkah demi salangkah dia mulai melatih diri dengan mengikuti bekas telapak kaki yang sudah ada. dia tahu suatu pekerjaan yang makin sukar dicapai. kontan saja terjerumus dalam suasana bingung yang amat tebal.. Kegagalan memang merupakan guru yang baik dan pangkal dari kesuksesan.. Anak muda itu tak tahu bagaimana mesti bergerak mengikuti bekas telapak kaki itu. sebab keenam belas buah bekas telapak kaki itu semuanya mirip "langkah pertama". Tapi. kalau tidak pernah merasakan getirnya kegagalan. apalagi waktu yang tersedia baginya tak terbatas. penuh rasa percaya pada diri sendiri.. semakin mengobarkan rasa ingin tahu dari Suma Thian yu. angin gunung yang dingin berhembus kencang. semakin sukar persoalan yang dihadapi. mana mungkin bisa merasakan nikmatnya kesuksesan? Sang surya telah terbit diufuk timur. siapa tahu begitu kakinya mulai menginjak diatas bekas telapak kaki tersebut. Maka dengan seksama dia lantas mulai menyelidiki kepandaian tersebut dengan sabar.. Suma Thian yu yang cerdik. sekali demi sekali dia berusaha terus menerus pantang menyerah.com/ "Terima kasih banyak locianpwc atas petunjukmu!” Kemudian dengan perasaan gembira. Sekali gagal dicoba untuk kedua kalinya. biasanya semakin hebat bila telah diketahui. ia menjadi kebingungan. Maka kegelapan malampun menyelimuti kembali bukit Kiu gi san. pada mulanya dia mengira asal dilatih maka kepandaian itu mudah untuk dikuasahi. Seringkali kejadian yang ada di dunia ini memang aneh sekali.. sesuatu pekerjaan yang mungkin sederhana nampaknya.. gagal lagi dicoba lagi.. lambat laun bergeser ketengah angkasa. tanpa kegagalan darimana mungkin datangnya kesuksesan. .

maka tampaknya dua orang kakek telah berdiri dihadapannya. “Locianpwe. Disaat ia sedang tidur dengan nyenyak inilabh tampak dua sosok bayangan manusia berwarna hitam muncul ditempat itu dan berhenti dihadapannya. hari itu merupakan hari yang amat indah. Ternyata yang datang tak lain adalah Siang gi siu (sepasang kakek bodoh) dari bukit wu san. sehingga walaupun sedang tidur nyenyak. katanya: "Boanpwe tak tahu akan kedatangan cianpwe berdua..” Lembah Cing im kok ditengah fajar yang menjelang tiba. meski pada langkah kelima ia berhasil menemukan kunci rahasia dari ilmu langkah tersebut. “Aku telah berhasil.ooh. Namun Suma Thian yu masih tertidur nyenyak dibalik rerumputan. Mendadak terlihat sebatang buluh dmasukan kedalam lubang hidung Suma Thian yu dan menkilik-kiliknya berulang kali.. buru-buru Suma Thian yu menjura dan memberi hormat.Tiraikasih Website http://kangzusi..com/ Mendadak diantara hembusan angin kencang terdengar suara Suma Thian yu yang sedang bersorak sorai.” . namun perasaan yang mendekam didalam hatinya adalah perasaan yang manis dan hangat. munculkan diri diufuk timur dan memancarkan sinar ke emas-emasan menyoroti seluruh jagad. kontan saja sianak muda itu bersin dan melompat bangun dari tidurnya. Sang surya bagaikan panglima perang yang ampuh menaklukan iblis kegelapan.. Sekalipun lelah. harap cianpwe berdua sudi memaafkan keteledoran boanpwe yang molor terus. semalam dia kelewat gembira. sudah seharian penuh dia melatih ilmu tersebut.. sekulum senyum manis masih sempat menghiasi ujung bibirnya. diliputi kabut yans amat tebal. tapi dia sendiri telah kelelahan. ha ha ha ha. Thian! Aku telah berhasil. rupanya kalian!" serunya keras. kelewat lelah. Begitu ia membuka matanya.

.. serunya lagi: "Aduh celaka..Tiraikasih Website http://kangzusi. cepat cari sampai ketemu!" lagi-lagi Toa gi siu Khong Sian berteriak dengan marah. hari ini kenapa bisa lenyap tak berbekas?" "Bocah keparat. peluh dingin bercucuran deras.. "Ya. paras mukanya berubah hebat. tapi sekarang kau menghilangkannya.. mengapa bisa hilang? Hayo cepat jawab. kau tak usah banyak adat” Kemudian setelah menggelengkan kepalanya berulang kali. "Seandainya disini muncul seekor ular beracun. hayo cepat cari sampai ketemu.heeeeehh. wajahnya memucat bagaikan mayat. Cepat-cepat dia merogoh ke dalam sakunya untuk mencari kitab itu.heeeeehh.. dia melanjutkan..siapa tak tahu dia tak bersalah. Suma Thian yu menjadi gelisah setengah mati bagaikan semut diatas kuali panas. kalau tidak ku penggal batok kepalamu!" Dengan kemarahan yang meluap-luap.... Toa gi siu Khong Sian berteriak-teriak.. "Kemana larinya kertas tanpa kata itu? Apakah kau telah berhasil memecahkan rahasianya?" tanya Toa gi siu Khong Sian dengan wajah serius. sudah berhasil kupecahkan rahasianya Suma Thian yu bersorak gembira.com/ Toa gi siu (sikakek bodoh pertama) Khong sian tertawa terkekeh kekeh. apakah kau anggap masih bisa hidup segar bugar? “.. semalam dia masih memeriksanya sekali lagi.. lalu berkata: "Heeeeehh.. tapi sesaat kemudian dengan perasaan terkejut. ke mana larinya kertas itu?" Rupanya kertas yang semula berada dalam sakunya itu. atau muncul seorang malaikat bengis... kini sudah lenyap tak berbekas. .Dengan cepat Suma Thian yu menundukkan kepalanya rendah-rendah. "Hayo ganti! Kau harus mengganti! Suusah payah kutemukan mestika yang tak ternilai harganya itu.

" Melihat tingkah laku sang pemuda itu.. betul juga perkataan ini!" pikir Suma Thian yu setelah mendengar perkataan itu. ingatlah baik baik! . seandainya disitu ada lubang maka ia pasti sudah menerobos masuk untuk menyembunyikan diri. sedikit saja lengah maka akibatnya bencana besar akan tiba. kemana ia mesti mengejarnya? Berpikir sampai disitu. Ji gi siu (kakek bodoh ke dua) Khong Bong yang selama ini membung¬kam terus.. berseru dengan cepat: "Tunggu sebentar!" Kau hendak mencarinya ke mana?" "Yaa. bencana paling kecil adalah rusak nama badan terluka. apa lagi dapat diucapkan Suma Thian yu? Terpaksa dia mengiakan berulang kali dan beranjak untuk pergi. buru-buru sahutnya: "Benar! benar! Benar. Pada saat itulah.Tiraikasih Website http://kangzusi. Ketahuilah dunia persilatan itu amat berbahaya dengan manusia yang licik dan keji.... kalau bencana besar. tertawa sampai air matapan turut jatuh bercucuran Selesai tertawa. ingatlah baik-baik pelajaran ini.. begitu melihat kertas tersebut adalah kertas miliknya yang hilang. Toa gi siu Khong Sicu baru berkata: "Inilah sebuah pelajaran yang sangat berharga bagimu. kau harus selalu waspada dan berhati-hati dalam menghadapi setiap persoalan. Kemana ia mesti mencari kini? Kalau dicuri orang selagi dia tidur nyenyak. lalu dengan wajah tersipu ia menundukkan kepalanya rendah-rendah. apakah milikmu?” Suma Thian yu segera berpaling. nyawamu pasti akan terbang ke akherat.com/ Berada dalam keadaan seperti ini. dia lantas berhenti. Tiba tiba si Kakek bodoh kedua Khong Bong mengayunkan tangan kanannya seraya berkata: "Disini terdapat selembar. pencuri itu pasti sudah kabur meninggalkan tempat itu. dia menjadi tertegun. Wu san siang gi segera memegangi perut sendiri sambil tertawa terpingkal pingkal.

. kendatipun tak sanggup mengalahkannya. dia tak mengira kalau hanya dalam sehari saja sudah memperoleh petunjuk yang sangat berharga dari seorang tokoh persilatan yang amat lihay. ilmu langka Ciok tiong luan poh cap lak tui (enam belas langkah kacau pembingung sukma) meski tak sedap kedengarannya.com/ Suma Thian yu segera mengiakan berulang kali. boanpwee telan memahami rahasia dari kertas tanpa kata ini. Ji gi siu Khong Bong segera menyerahkan kertas tersebut ketangan Suma Thian yu. tapi isi kertas itu. sebetulnya mempunyai arti yang mendalam.. apalagi mewariskan kepandaian rahasianya. dengan wajah serius Toa gi siu Khong Sian berkata: “Aku sudah mengetahui semua kejadian itu. kejadian ini .. "Apakah berbasil kau pahami?" “Ya. Ketahuilah.. paling tidak kau masih sanggup untuk menghindarkan diri dari setiap ancaman“ Suma Thian yu merasa gembira sekali. tapi tak terkirakan manfaatnya. Tanpa terasa dia menjadi terharu sekali dan menerima nasehat tersebut dengan perasaan yang tulus.. lalu tanyanya. dimana ia berjumpa dengan Siau yau kay Wi kian. darimana aku bisa tahu kalau kau sedang bersembunti disini dan molor? Kau bisa lupa makan lupa tidur dan berusaha terus untuk mempelajari dan menekuninya. sekalipun berjumpa dengan iblis tua dari dunia persilatan. semangat semacam ini memang pantas dihargai. pengemis tua itu sudah menceritakan segala sesuatunya kepadaku. sekarang dia baru mengerti kalau tindakan Wu san gi siu mempermainkan dirinya.Tiraikasih Website http://kangzusi. kepandaian itu merupakan kepandaian yang paling diandalkan sipengemis untuk ber kelana dalam dunia persilatan.. Mendengar kisah tersebut. bagaimana menerima warisan ilmu langkah dan sebagainya. kalau tidak begitu." Secara ringkas dia lantas bercerita tentang pengalaman yang dijumpainya semalam. asal kau dapat memahaminya.

bayangkan saja betapa berat dan pentingnya tugas serta tanggung jawabnya. mana mungkin?” "Sebenarnya aku pun berpendapat demikian kata Toa gi siu Khong Sian. Kemudian setelah berhenti sejenak. kemudian sambil berpaling kearah Ji gi siu Khong Bong. kata nya. "Nak. namun belum sempat untuk membaca apalagi mempelajari isi kitab tersebut "Tak usah dibaca lagi. dunia yang penuh noda sedang menggapai kearahnya. meskipun boanp telah berhasil membongkar rahasia ker tas tanpa kata itu. dunia persilatan yang penuh pembunuhan. lebih baik kau saja yang menerangkan” suma Thian yu segeras mengalihkan sorot matanya keewajah Ji gi siu Khong Bong. kertas ini hanya selembar kertas rongsok yang tak yang tak berguna” "Apa? Cianpwee bilang kertas ini palsu? Aah.com/ betul-betul merupakan suatu perkah yang sangat besar bagi dirinya. ia melanjutkan: . menegakkan keadilan dan kebenaran dalam masyarakat. dia harus bertanggung jawab untuk meredakan badai pembunuhan yang sedang melanda dunia persilatan.Tiraikasih Website http://kangzusi. “Entahlah. tahukah kau apa yang tercantum didalam kitab tersebut?" Terdengar Tay gi siu Khong Sian bertanya. “Hiante. dia buru-buru ingin tahu rahasia yang kerada dibalik kertas tanpa kata tersebut. mengapa orang lain bersedia mewariskan kepandaian andalannya itu kepada dia? Apa sebenarnya tujuan orang itu? Mung¬kinkah hal ini hanya dikarenakan dia menarik perhatiannya? Tanggung jawab yang di bebankan diatas pundaknya dari hari kehari semakin bertam¬bah berat. "Apalagi yang mesti dibicarakan? palsu ya palsu apa lagi yang musti dijelaskan? sahut Ji gi siu Khong Bong cepat. namun ia masih belum merasakan nya. Akan tetapi dia tidak pernah berpikir lebih mendalam lagi.

seorang pendeta lihay yang hidup pada empat ratus tahun berselang. dan kau tak boleh me nolak tugas tersebut. dapatkah kau memberi penjelasan lebih jauh?" "Boleh saja. Suma Thian yu dibuat semakin kebingungan setengah mati. Cuma selesai lohu berbicara nanti. segera dia membuka mulut hendak bertanya. " Berbicara sampai disitu. Namun diluarnya dengan cepat dia menjawab. tapi dengan cepat Ji gi siu Khong Bong telah berkata lebih dahulu: "Tapi kenyataannya jauh berbeda sekali. kembali ada sebuah tugas yang hendak kuserahkan kepadamu." “Haai. lagi-lagi sebuah tugas. tulisan yang tercantum didalam kertas ini adalah tulisan bahasa Han. seakan akan hendak menggoda Suma Thian yu. dunia persilatan tak pernah akan menjadi tenang kembali!" Setelah mendengar perkataan itu. . kemudian sambungnya: "Locianpwee.." pikir Suma Thian yu didalam hati kecilnya. "Baik. Ketika itu pemuda tersebut sedang mende¬ngarkan dengan seksama.com/ "Semoga saja lembaran yang asli jangan sampai terjatuh ketangan iblis. ditatapnya wajah si kakek bodoh kedua Khong Bong. kebenaran dan keadilan pasti akan diinjak-injak. dia sengaja ber¬henti sebentar." Ia tak pernah mempertimbangkan akibatnya karena sekarang dia hanya ingin mengetahui rahasia di balik kitab tanpa kata tersebut. kitab itu berna¬ma Kun tun kan kun huan siu cinkeng dan me¬rupakan sebuah kitab pusaka yang sudah pasti merupakan sejenis kepandaian yang luar biasa akan tetapi. ketika orang tua itu berhenti berbicara.Tiraikasih Website http://kangzusi. Si Kakek bodoh kedua Khong Bong manggut-manggut.. boanpwee akan melaksanakannya dengan baik. kalau tidak. dapat dikelahui bahwa isinya adalah sejenis kitab maha sakti peninggalan Ku hay siansu. ujarnya kemudian: "Ditinjau dari apa yang tercantum dalam kitab ini.

kemudian katanya: "Bocah. mengerti?" . Dan sini dapat diketahui kalau kertas ini adalah barang palsu" Dengan wajah termangu-mangu Suma Thian yu mendengarkan penje-lasan tersebut. maka kau harus berusaha dengan sepenuh tenaga untuk melindungi kitab pusaka itu agar tidak sampai terjatuh kembali ketangan orang-orang laknat. mengapa harus membuat yang palsu? Bukankah ibarat melukis ular di beri kaki?" "Benar! Inilah sebabnya orang itu boleh dibilang seseorang yang paling pintar. kalau tidak. mungkinkah Cinkeng tersebut sudah keluar dari tanah?" "Tentu saja sudah keluar dari tanah. Sudah pasti orang itupun seorang yang licik. Ketika selesai mengucapkan perkataan tersebut. yakni setelah turun gunung nanti. sekalipun sudah berkelana cukup lama didaratan Tionggoan. maka kaupun harus segera melaksanakan sebuah tugas yang amar sulit. sekarang kau telah mendengar habis semua perkataanku. mendadak dengan wajah serius Ji gi siu Khong Bongberpaling kearah Suma thian yu. menurut dugaanmuu.com/ padahal Ku hay siansu adalah seorang Tibet. bila kau berhasil mendengar kalau kitab pusaka tersebut telah muncul. tetapi juga seseorang yang paling bodoh. tak mungkin dia menirukan Cinkeng asli untuk membuat sebuah yang palsu!” "Kalau begitu orang itu pintar sewaktu bodoh sesaat?” tanya Toa gi siu Khong sian. namun sepatah kata tulisan Han pun tidak dipahami olehnya. tentu saja cerdik!” "Tapi aku anggap orang itu merupakan seorang yang 'paling bodoh." Ji gi siu Khong Bong menyatakan setujunya pula dengan pernyataan tersebut. "Setelah ia berhasil mendapatkan kitab yang asli. sementara Tay gi siu Khong Sian manggut-manggut de ngan perasaan puas. “Ya.Tiraikasih Website http://kangzusi." ucap Toa gi siu Kong Sian sambil menggelengkan kepalanya berulang kali. tanyanya lagi: "Hiante. bahkan telah diambil orang.

Toa hi siu Khong Sian manggut-manggut.com/ "Baik.Tiraikasih Website http://kangzusi. Jilid 5 Maka dia menyimpan kitab tersebut kedalam sakunya. "Cianpwe berdua. lalu berkata: "Lebih baik kitab palsu itu dirobek saja. dikemudian hari pasti berhasil. toh disimpan juga tak ada gunanya” Suma Thian yu memperhatikan sekejap kertas tersebut. rasanya hal ini amat disayangkan. Tapi ketika ia teringat akan dendam keluarga. kemudian baru berkata kepada sepasang kakek bodoh dari bukit Wu san itu. bila kau bisa berbakti kepada orang tua maka seluruh penjuru dunia dapat kau lewati. boanpwee akan turut perintah!" jawab Suma Thian yu dengan wajah bersungguh-sungguh. hatimu penuh welas kasih dan mulia. boanpwe merasa berkewajiban untuk membalaskan dendam bagi sakit hati orang tuaku. sebagai seorang anak yang berbakti. Tiba-tiba Ji gi siu Khong Bong menuding kearah kitab pusaka palsu ditangan Suma Thian yu. bagaimanapun juga ia telah bersusah payah sebelum berhasil menemukan rahasia kitab itu. kalau belum dilihat isinya sudah dirobek. sakit hati paman Wan dan kini ditambah lagi tugas berat tersebut. tapi ingatan lain seakan melintas dalam benaknya. sesungguh nya dia hendak merobeknya seketika itu juga. timbul perasaan yang sangat berat didalam hatinya. entah cianpwe berdua masih ada petunjuk apa yang hendak disampaikan?" Sambil tertawa. besok boanpwe hendak meninggalkan bukit Kiu gi san untuk melacaki jejak musuh besarku. sahutnya: "Bakti kepada orang tua memang merupakan soal utama yang paling penting. menciptakan suatu pekerjaan . aku tahu kau polos dan jujur.

mesti harus mendaki bukit golok. tapi dunia persilatan amat berbahaya. Berbuatlah kebajikan dan kemuliaan bagi umat manusia. kejahatan tak pernah bisa menenangkan kebenaran. dalam waktu singkat bayangan tubuh mereka berdua sudah lenyap tak berbekas. ia berpikir. Baru selesai Toa gi siu Khong Sian berkata. suasana macam ini tak akan bisa bertahan lama. se jak dulu sampai sekarang. Memandang bayangan punggung kedua orang kakek itu. Sekali lagi ia hidup menyendiri dialam semesta yang begini luas. bagaimana pun brutalnya perbuatan kaum iblis dan manusia laknat. Suma Thian yu merasa seakan-akan kehilangan buah mutiara yang tak ternilai harganya dan merasa murung dan sedih. kendatipun akhirnya harus mati demi membela kebenaran. walaupun harus menembusi sarang naga dan gua harimau. menyeberangi samudera api. tapi perbuatanmu tidak menyalahi hukum alam dan suara hati. mengapa aku tidak mempergunakan ucapan mereka sebagai pedoman hidupku?" Setelah menyampaikan nasehatnya kepada Suma Thian yu. majulah pantang mundur. kau akan mati sebagai seorang pahlawan" Dengan perasaan yang tulus Suma Thian yu menerima semua nasehat itu dengan hati yang bersungguh-sungguh.Tiraikasih Website http://kangzusi. Sepasang kakek bodoh dari bukit Wu san sama sekali tidak menantikan jawaban nya. Diam-diam timbul perasaan kagum didalam hatinya. suatu ketika mereka pasti akan tertumpas habis. mereka segera membalikkan badan dan berlalu dari situ. sampai kapan keadaan seperti ini baru akan berakhir? . "Benar-benar terlalu agung. maka berhatihatilah dalam mencari kawan. Ji gi siu Khong Bong telah menyambung: “Walaupun dewasa ini dunia persilatan diliputì oleh tabir iblis dan hawa sesat. hingga kini dia baru me ngetahui sejelas-jelasnya watak dari sepasang kakek bodoh tersebut.com/ besar. orang yang benar-benar cerdas memang mirip bodoh.

tahu-tahu dihadapan mukanya telah melayang turun seorang kakek berusia tujuh puluh tahun. dengan perasaan tertegun pikirnya: "Heran. bahkan jumlahnya tidak hanya satu. Tiba-tiba terdengar suara bentakan keras: "Hei bocah muda. bermata besar. mendadak dari kejauhan sana terdengar suara pekikan nyaring berkumandang memecahkan kesunyian. mengapa tidak mempergunakan kesempatan itu untuk memeriksa isi kitab pusaka palsu itu? Berpikir demikian. apalagi orang itu pun bermuka bengis dan menyeramkan. bahkan sambil berpaling dia memejamkan matanya seperti orang hendak tidur. bercambang.Tiraikasih Website http://kangzusi. beralis tebal dan bermulut lebar. berperawakan tinggi besar. Suma Thian yu merasa amat terperanjat setelah mendengar suara pekikan tersebut. Suma Thian yu sudah terbiasa mendengar suara pekikan tersebut. dia lantas merogoh ke dalam sakunya dan mengeluarkan kertas tersebut dan dipegang dalam tangan. Orang itu ber tampang menyeramkan sekali. suara pekikan tersebut sudah semakin mendekat. rombongan lain menyusul datang. Tiba-tiba terlintas satu ingatan didalam benaknya. Suma Thian yu mencoba untuk memeriksa sekeliling tempat itu. mungkinkah dibukit ini telah ditemukan suatu benda mestika ?" Sementara dia masih termenung.com/ Sementara dia masih termenung. mengapa selama beberapa hari ini bukit kiu gi san jadi begini ramai? Satu rombongan baru lewat. benda apakah yang sedang kau pegang itu?" Sungguh tak disangka suara pekikan yang kedengarannya masih jauh tadi. maka timbul satu ingatan dalam benaknya untuk . ketika dilihatnya tak ada orang lain selain kakek itu. dia acuh tak acuh.

paras muka kakek tersebut berubah hebat.. apakah kitab tersebut adalah kitab pusaka Kun tun kan kun huan siu Cinkeng?" nada suara dari kakek tersebut menjadi jauh lebih lembut. kertas ini isinya adalah ilmu silat peninggalan dari Ku hay Siansu!” Mendengar perkataan itu. Heeh.com/ mempermainkannya dengan menggunakan kitab pusaka palsu tersebut. heh sungguh menggelikan!" "Lohu ingin bertanya kepadamu. Setelah itu dengan senyuman aneh menghiasi diujung bibir. kenapa harus kuserahkan lagi kepada orang lain. ia merasa apa yang telah dilakukannya benar-benar amat memuaskan hatinya.apa yang kau andalkan untuk memerintahku berbuat demikian? kitab ini toh aku yang menemukan. Seandainya Suma Thian yu tahu kalau kakek yang berada dihadapannya sekarang adalah salah seorang dari Ci san su mo (empat iblis dari bukit Ci san). heeh.Tiraikasih Website http://kangzusi. dia sepera membentak "Kau tidak membohongi aku? Bawa kemari!" Nadanya keras dan bersifat memerintah. “Huh.. kemudian sengaja menyimpan kertas tadi ke dalam saku. dia berkata lebih jauh: "Padahal sekalipun kuberitahukan kepadamu juga tak mengapa... Selama hidup belum pernah dia permainkan orang iain seperti apa yang dilakukannya saat ini. seakan-akan pemuda itu sudah sepantasnya untu menyerahkan kitab pusaka itu kepadanya. padahal dalan hati kecilnya dia geli sekali.dari maka kau bisa tahu?" Suma Thian yu purapura merasa terkejut. Jit ci to (pencoleng berjari . "Aduuh . sebab benda ini adalah sebuah mestika yang tak ternilai harganya!" Sambil berkata dengan wajah tersenyum mengejek dia melirik sekejap kearah kakek itu. Dengan suara nyaring dia lantas berkata. "Aku tak dapat memberitahukan kepadamu. mencorong sinar buas dari balik matanya.

. Nah bocah muda.haah.bersusah payah aku mencari kesana kemari.. akrhirnya berhasil kutemukan tanpa susah payah. saya ingin tahu cukup pantaskah kau menerima pusaka ini" Mendengar perkataan itu.... bila kau tidak menyebutkan namamu itu.Hmm.haah. tinggalkan dulu nama besarmu.. "bocah keparat.bocah keparat. pelanpelan dia menarik ke luar kitab itu hirgga muncul separuh dari balik sakunya. kemudaan berkata lagi. Terdengar pencoleng berjari tujuh Tam yu tertawa terbahak-bahak dengan bangganya..haah. tak heran kalau kau berani bersikap kurangajar kepadaku. tapi setelah mengetahui siapa gerangan dirimu itu.. Sebentar jika kau sudah merasakan kelihayanku.. nampaknya saat lohu untuk unjuk gigi sudah tiba.. maka lohu bersedia mengampuni selembar jiwamu.. cepat serahkan kitab tersebut kepadaku!" Suma Thian yu sudah menduga akan sikap dari kakek tersebut.. oleh karena kitab pusaka itu berhasil kau temukan. "Haah.. sauya tak sudi untuk menyerahkan kepadamu" "Kenapa?" teriak si Pencoleng berjari tujuh dengan gusar.. si Pencoleng berjari tujuh Tam Yu tertawa seram.... . mungkin aku masih akan menyerahkan kitab tersebut kepadamu. maka dia tidak marah atau pun merasa kaget.. "Tidak ada pekerjaan yang semudah itu di kolong langit. tampaknya arak kehormatan kau tak mau.haah." Suma Thian yu tertawa tergelak lagi setelah mendengar nama tersebut.Tiraikasih Website http://kangzusi. niscaya dia tak akan berani mempermainkan kakek itu.. arak hukuman kau pilih.. jangan lagi berkaok minta ampun" Suma Thian Yu kembali tertawa keras.com/ tujuh) Tam Yu yang pernah menderita kekalahan ditangan gurunya Put Gbo cu dimasa lalu. “Haah.haah.. rupanya kau belum tahu siapakah diri ku ini? Lohu she Tam bernama Yu. Coba nilailah apakah aku pantas untuk mendapatkan kitab pusaka yang berada ditanganmu itu?” Haah..

Maaf.. kemudian dari malu dia menjadi gusar.heeeh. Suma Thian yu segera memicingkan mata dan membentak dengan nada sinis: "Bagaimana? Ingin merebut dengan kekerasan ?" "Betul. dan kaupun tidak berhak untuk mengetahuinya.." Selesai berkata." "Heeeh. lohu memang ingin berbuat demikian” "Hmm! Bagaimanapun juga pencoleng memang berjiwa kerdil dan tak becus.. sauya tak dapat menemani lebih lama lagi. mana ada hak bagimu untuk mendapatkan kitab pushka tersebut?" Mendengar ucapan tersebut...heeeh.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ "Aku tak dapat menyerahkan kepadamu karena kau adalah bekas panglima yang kalah di tangan Put Gu cu locianpwe. selamanya lohu tak doyan dengan permainan semacam ini lebih baik segera serahkan kitab tersebut ke padaku. apakah kau tidak malu? Hmm. Namun tiba-tiba terdengar suara bentakan keras menggelegar di udara. si Pencoleng berjari tujuh Tam Yu menjadi tertegun. kau belum berhak!” . sekali menjadi bajingan selamanya tetap bajingan. lebih baik jangan semba rangan berpikir.. kalau nyawamu saja berhasil ditemukan secara untunguntungan. serunya: "Bocah keparat... tak kusangka kau memiliki selembar bibir yang pandai bersilat lidah. bocah keparat. dengan langkah lebar dia lantas berlalu dari tempat itu. apa hubunganmu dengan siluman tosu itu?" Apa hubunganku dengannya lebih baik tak usah kau campuri.. terhadap seorang pemuda pun menggunakan cara kekerasan.. "Berhenti !" Tampak sesosok bayangan manusia dengan kecepatan bagaikan sambaran kilat berlelebat lewat dari atas kepala Suma Thian yu dan menghadang perginya." "Huuuh...

mendadak dia menyelinap kesamping. ia tidak gugup ataupun panik. mendadak serasa bayangan manusia berkelebat lewat. kemudian tangan dan kakinya hampir bersamaan waktunya me nendang ke tubuh Suma Thian yu keras-keras. dia sadar bahwa pada hari ini telah bertemu dengan musuh tangguh. mukanya merah padam seperti babi ppnggang. tampak bayangan manusia berkelebat lewat dan “Plok” sebuah tempelengan keras telah bersarang di atas pipi kakek tersebut.com/ Begitu ucapan terakhir diutarakan. "Bocah keparat. Dengan terjadinya peristiwa itu. menanti sepasang kepalan lawan sudah berada setengah depa dihadapan nya. tak ampun peluh dingin segera bercucuran keluar membasahi tubuhnya. baru saja lengannya mencapai setengah jalan. mendadak tengkuknya seperti dihembus orang. semangat si Pencoleng berjari tujuh Tam Yu menjadi dingin separuh.Tiraikasih Website http://kangzusi. sementara ia masih tertegun. Dengan perasaan terkejut buru-buru dia memutar badannya secepat kilat. dengan suara yang meng geledek bentaknya keras-keras. kau ingin mampus?" Sepasang lengannya diayunkan kedepan melancarkan bacokan semen-tara tubuhnya ikut menubruk kemuka bagaikan harimau lapar menerkam domba. Paras muka si Pencoleng berjari tujuh Tam Yu berubah hebat. panas dan perih. kemudian mengembangkan ilmu langkah Ciok tiong tuan poh cap lak sui yang dipelajari dari Sisu yau kay wi Kian semalam. Sayang dia cepat. kembali tengkuknya dihajar orang sehingga terasa linu. Tapi sifat rakusnya dan keinginannya untuk mendapat mestika membuat dia lupa akan keselamatan akan jiwanya diri . Suma Thian yu lebih cepat lagi. Suma Thian yu sudah mempunyai perhitungan yang cukup matang dalam menghadapi keadaan tersebut. mengerikan sekali keadaannya. Baru saja sepasang lengan si Pencoleng berjari tujuh Tam Yu mengayun kedepan.

ia selalu gagal untuk mendesak lawannya. rasa percaya diri Suma Thian yu terbadap kemampuan sendiri semakin bertambah. pada hakekatnya ia seperti telah berubah menjadi seseorang yang lain. entah serangan dahsyat macam apapun yang telah digunakan si Pencoleng berjari tujuh Tam yu untuk mendesak musuhnya.. pasang kakinya segera menjejak permukaan tanah dan tubuhnya melambung keudara. Selesai berkata.. mengenaskan sekali keadaannya Sambil berputar terus kian kemari. napasnya ngos-ngosan seperti kerbau.Tiraikasih Website http://kangzusi. Jeritan ngeri yang memilukan hati segera berkumandang dari mulut si pencoleng berjari tujuh Tam Yu. . "Kali ini aku hanya mencongkel sebelah matamu saja sebagai peringatan. lain kali aku harap kau jangan menganiaya kaum muda lagi dengan semaunya sendiri" seru Suma Thian yu. meraba. Semenjak mempelajari ilmu langkah Ciok tiang luan poh. seluruh badannya basah kuyup oleh keringat. mendadak ia menerobos masuk ke dalam. kemudian tangannya mencongkel ke muka. Tak selang berapa saat kemudian. dengan mata gelap si Pencoleng berjari tujuh Tam Yu mengeluarkan ilmu Thian sai ciang andalannya untuk melancarkan serangan pukulan dahsyat untuk menggurungseluruh badan Suma thian yu.com/ sendiri. keadaan si Pencoleng berjari tujuh Tam Yu sudah lemas seperti seekor ayam jago yang kalah bertarung. Suma Thian yu segera mengejek sambil tertawa: "Bagaimana? Terbukti bukan kalau kau masih belum cukup mampu untuk mendapatkan kitab ini?" Berbicara sampai disitu. mencubit seluruh badan kakek tersebut. mencakar. mukanya pucat pias. mendadak gerakan tubuhnya berubah. Sedangkan Suma Thian yu justru berputar kian kemari bagaikan kupu kupu yang menari ditengah bebungahan. setiap ada kesempatan dia selalu menowel.

Bersamaan waktunya dengan lenyapnya bayangan tubuh Suma Thian yu di ujung jalan sana. suhu. heehh. kenapa kau orang tua? Siapa yang telah turun tangan sekeji ini kepadamu?" Pencoleng berjari tujuh Tam Yu membuka matanya yang tinggal sebelah dan mengawasi pendatang tersebut.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ kemudian diringi suara pekikan panjang yang penuh nada gembira. pekikan itu masih saja bergema ditengah hutan. baik.. Sampai lama kemudian. ternyata tanpa memperdulikan Si Pencoleng berjari tujuh Tam Yu yang sedang terluka.. seorang diantaranya segera memeluk tubuh si pencoleng berjari tujuh Tam Yu sambil berteriak: "Suhu. bocah keparat itu sudah pergi. mereka segera berseru cepat: "Tam Yu. Heehh. Si Pencoleng berjari tujuh Tam Yu yang terluka dan menyaksikan kepergian kedua orang itu segera berseru dengan penuh kebencian: "Tak berperasaan tak memperdulikan kesetiaan antar persaudaraan. maaf!” Begitu selesai berkata. dia telah mendapatkan kitab pusaka Kun tun dan kun huan siu cinkeng dari Ku hau sian siau. Dalam waktu singkat ketiga orang itu sudah berada ditempat kejadian. tak akan kulepaskan kalian berdua.. kedua orang itu segera melejit ketengah udara dan meluncur ke arah dimana Suma Thian yu melenyapkan diri dengan kecepatan luar biasa.. muridku. dari atas bukit melayang turun tiga sosok bayangan hitam yang langsung menghampiri si pencoleng berjari tujuh Tam yu yang terluka. lalu sahutnya dengan sedih: "Sudah pergi. secepat kilat dia turun dari bukit tersebut. kau tak boleh bertindak gegabah. selama aku orang she Tam masih hidup. kau bukan tandingan bocah keparat tersebut" Ketika dua orang kakek lainnya mendengar ucapan tersebut. kalian berani kesitu tak lebih hanya akan menghantar kematian .

kedua orang ini pun termasuk anggota Ci san su mo. Dalam sekejap mata.com/ dengan percuma. tampak olehnya dua orang kakek berdandan aneh sedang menyusul tiba dengan kecepatan luar biasa. maka tegurnya dengan cepat: Ada urusan apa kalian berdua datang kemari?" Salah seorang diantaranya adalah seorang kakek berusia tujuh puluh tahun. dari arah belakang terdengar suara ujung baju tersampokangin bergema tiba. mungkin juga disebabkan kitab pusaka palsu tersebut. berhenti kau!" Suma Thian yu segera menghentikan tubuhnya dan berpaling. mendadak dari arah belakang terdengar suara pekikkan aneh bergema tiada hentinya. Suma Thian Yu melanjutkan perjalanannya dengan kecepatan luar biasa. Dalam pada itu.. Dengan perasaan terkejut Suma Thian yu segera berpikir: “Heran. maka sengaja ia perlambat larinya.Tiraikasih Website http://kangzusi. Tapi tak berapa jauh dia berjalan. kenapa bukan cuma seorang!” Baru saja ingatan tersebut melintas lewat didalam benaknya. . tapi dia tahu pendatang pendatang tersebut tidak bermaksud baik. Suma Thian yu mengira si pencoleng berjari tujuh yang melakukan pengejaran.. dilihat dari dandanannya dapat diketahui kalau orang itu adalah Sam yap koay mo (Iblis aneh tiga daun) pentolan dari Ci san su mo.." Ternyata kedua orang itu adalah Sam yap koan mo serta Coa tau jin mo. jadi sebenarnya adalah saudara angkat sipencoleng berjari tujuh Tam yu sendiri. sepeninggal dari lembah Cing im kok. Kehadiran kedua orang kakek yang tak dikenal itu amat mencengangkan hatinya. tetapi memang paling baik jika kalian bisa segera melaporkan diri kepada raja akhirat. mendadak dari arah belakang terdengar seseorang membentak keras: "Hei bocah muda. menggunakan pakaian dengan tiga warna yang berbeda dan berwajah seram.

" "Haaah. ia memandang hina terhadap watak orang yang rendah....heech. sikapnya yang memandang rendah musuhnya seakan-akan tak akan pandang sebelah matapun terhadap kemampuan musuhnya itu. apakah kau masih ingin mungkir? Hmm..com/ Disampingnya adalah seorang kakek berusia enam puluh tahunan.. kamipun tak akan mengingkari janji" "Ciiss. Dengan suara sedingin es.kalau kitab pusska ttu tidak kuserahkan. tibatiba ia membentak keras: . hidung pesek. kumis melintang dan kepala berbentuk segitiga..tiada lain. setelah melukai adik angkatku. heeeh....heeeh. sungguh mengenaskan sekali rasanya.haahh... "Betul! Ucapanku selamanya kupegang teguh asal kau mau serahkan kepada kami. manusia tak tahu malu” dengus Suma Thisn yu dengan wajah sinis. sepasang matanya berubah menjadi merah membara..sayang Put Gho cu locianpwe tidak membereskan kalian dimasa lalu. Coa tou jin mo atau manuusia iblis berkepala ular Sim moay him adanya.. sayang sungguh amat sayang!" Seraya berkata dia segera menggelengkan kepalanya dan menghela napas panjang. asalkau serahkan kitab itu yang disakumu itu kepada kami. kau tak usah berlagak bodoh lagi.Tiraikasih Website http://kangzusi.. tak disangkal lagi dia adalah manusia paling buas dari Ci san su mo.. tapi kalau tidak.haahh. tak kusangka seorang bocah busuk yang masih berbau tetek berani bertindak sekejam itu... tulang belu langnya bergemerutukan nyaring. segala sesuatunya akan kuanggap impas dan tidak dipermasalahkan lagi.. bermata tikus. Sam yap koay mo segera menegur: "Bocah keparat.. Sam Yap Koay mo menjadi naik darah setelah mendengar perkataan itu.. memakai baju panjang model orang desa. "bersa habat dengan manusia macam kau. apakah kalian hendak membalas dendam bagi sakit hati adik angkatmu itu? kata Suma Thian yu sambil tertawa terbahak-bahak.

tanpa gugup barang sedititpun juga pedang itu diputar dite ngah jalan menusuk keatas dan mengancam dada Sam yap koay mo dengan jurus Tan hong tian yang (burung hong menghadap matahari). pedangnya segera didorong sejajar dada..Tiraikasih Website http://kangzusi.heeeh. "tampaknya kau belum mengetahui akan kelihayan sauya? Tidak sukar bila kau mengi nginkan kitab pusaka itu. "Setan tua yang tak tahu malu" teriaknya lantang. pemuda itu mendengus dingin... ini lebih bagus lagi. serahkan nyawamu!" Telapak tangannya segera diayunkan kedepan.. Menghadapi ancaman tersebut. sepasang bahunya bergerak dan mundur sejauh satu kaki lebih. Sam yap Kuay mo tertawa terkekeh-kekeh dengan seramnya.. lohu akan membekukmu hidup-hidup untuk menerima pahala sehingga tidak sia-sia perjalananku kali ini" . lohu akan memenuhi pengharapanmu itu" Selesai berkata dia lantas bergerak maja ke depan dengan jurus Gi san tiam hay (menggeser bukit membendung samudera) dia bacok tu buh bagian bawah dari Suma Thian yu..dengan mengandalkan kepandaian mu juga berani berbicara sesumbar? Betul-betul manusia tak tahu diri. segulung angin pukulan yang maha dahsyat dengan cepatnya menggulung tubuh Suma Thian yu.” Mendengar perkataan itu.. Sam yap koay mo nampak agak tertegun. “Rupanya kau adalah ahli waris dari bajingan anjing budukan she Wan terebut.heeeh. kitab tersebut akan kupersembahkan kepadamu. Melihat datangnya ancaman tersebt..... asal bisa menangkan satu jurus saja ditangan sauya.kemudian sambil tertawa seram katanya....com/ "Bocah keparat.. Anak nuda itu tertawa panjang.. kemudian pedangnya di loloskan dan."Criiing!" pedang Kit hong kiam sudah dihunus dari sarungnya. baik... “Heeeh..

. melihat kejadian itu mereka berpekik ke ras lalu melakukan pengejaran. si Manusia iblis berkepala ular segera melompat maju kedepan.com/ Berbicara sampai disitu. Tampaklah Suma Thian yu sudah berdiri di luar arena dengan sekulum senyuman dingin menghiasi ujung bibirnya. Suma Thian yu termenung sebentar.Tiraikasih Website http://kangzusi.. sekarang maaf kalau sauya tak akan melayani lebih lama lagi" demikian ia berseru.. tanpa banyak berbicara kitab tersebut akan segera kuserahkan kepada kalian... dengan gerakan tubuh yang cepat ia berlalu dari sana. Selesai berkata. Sam yat koay mo serta Coa tau jin mo hanya merasakan manusia berkelebat lewat.. Tentu saja kedua orang iblis tersebut tidak bersedia melepaskan musuhnya dengan begitu saja.tidak sulit bila kalian ingin mendapatkan kitab pusaka itu asal kamu berdua bisa menangkan satu jurus atau setengah gerakan saja dalam seratus jurus gebrakan.. ternyata gembong iblis dari Liok lim ini telah bekerja sama untuk mengerubuti pemuda berusia enam belas tahun itu. sambil membalikkan badan ia berseru dengan tertawa terbahak-bahak: "Haaah... . dengan perasaan terkejut mereka segera berpaling ke samping.. tahu-tahu mereka sudah kehilangan bayangan tubuh lawan.haaah. menyusul kemudian gerakan tubuhnya berubah dan dia segera mengembangkan ilmu langkah Ciat tiong luan poh cap lak tui untuk melayani musuhnya. haaah... kemudian secara tibatiba menghentikan gerakan tubuhnya. dia lantas menggapai kesamping.... Suma Thian yu dihadapkan dua orang gembong iblis sekaligus bukannya merasa heran malah sebaliknya tertawa panjang. Dalam waktu singkat seluruh arena sudah dipenuhi oleh bayangan manusia yang berkelebat kesana kemari menerjang keluar dari ke pungan kedua orang itu. dasar memang bermuka tebal. cuma...... "Aku lihat lebih baik kalian berdua melatih diri selama sepuluh tahun lagi sebelum datang mencoba sauya mu lagi.

" Suma Thian yu menunjukkan wajah sinis. diam-diam Suma Thian yu merasa gembira. "Hmm. bagaimana cara kalian berdua untuk membaginya secara adil?" Si Manusia iblis berkepala ular Sim Moay him mendengus dingin. pedang Kit hong kiamnya segera menyapu tubuh Coa toa jin mo dengan jurus Lip sau ngo gak (menyapu rata lima bukit). segenap kepandaian silat yang dimilikinya segera dikeluarkan untuk mendesak musunnya. bila pertarungan semacam ini dilangsungkan lebih jauh maka sampai besokpun kedua orang iblis tersebut tak akan mampu berbuat apa-apa kepadanya. kau lak usah mencoba untuk mengadu domba kekuatan kami berdua. lohu tidak mau kitab pusaka itu tapi pedangmu itu akan kurampas. aku orang she Sim bukan manusia sebangsa itu.com/ Berbicara sampai disita.. Dalam waktu singkat. lebih baik aku mengaku kalah saja!" . ternyata ilmu langkah Ciok tion luan pah cap lak tui yang diwariskan Siau yau kay kepadanya memang terbukti lihay sekali.aku sudah tak mampu lagi. "Hmm.. menang kalah masih belum bisa ditentukan sedang kekuatan mereka nampak seimbang. “Aduuh. mau turun tangan lebih baik cepatlah turun tangan!" Begitu selesai berkata. ketiga orang itu sudah bertarung sebanyak dua puluh gebrakan. bocah keparat. Sambil bertarung melayani serangan-serangan dari kedua orang iblis tersebut. Maka diapun lantas berseru. lanjutnya: "Kitab pusaka itu cuma ada selembar. dimulut saja berbicara soal kegagahan dan kebenaran. dia berhenti sebentar. Agak tertegun juga kedua orang iblis tersebut ketika dilihatnya Suma Thian yu berani melawan mereka berdua bersama-sama. sementara jari tangan kirinya bagaikan tombak menotok tubuh Sam yap koay mo.. lalu sambil melirik sekejap ke arah dua orang iblis tersebut. padahal siapa tahu dalam hati kecilnya? Lebih baik tak usah banyak bicara lagi.Tiraikasih Website http://kangzusi.

maka kitab pusaka itu akan menjadi milik siapa. setelah di sambut dengan kedua belah tangan. tangan mana dipisahkan kekiri dan kekanan kemudian di sodorkan kedepan dua orang iblis tersebut seraya berkata. diapun tidak sungkansungkan segera menuding tangan kiri Suma Thian yu sambil berseru. Suma Thian yu segera merogoh kedalam sakunya dan mengeluarkan kertas kuning itu. kalian dilarang mengejar sauya lagi. "Tangan kiri!" Suma Thian yu pura-pura menghela napas panjang. setelah digoyangkan berulang kali dia melemparkannya ke udara.com/ Mendengar seruan tersebut. bila kalian bisa menebak secara jitu ditangan sebelah manakah mata uang itu kugenggam. Suma Thian yu segera berlagak hendak merobek kertas tersebut. maka terpaksa kitab pusaka ini harus kuserahkan kepada kalian. kedua orang iblis itu segera menghentikan serangannya. Sam yap Koay mo tertawa seram. dia lantas merogoh kedalam sakunya dan mengeluarkan kitab tadii. maka Suma Thian yu memperlihatkan mata uang tersebut. Suma Thian yu tersenyum. kemudian ujarnya. disini terdapat sebiji mata uang. kalau tidak kitab ini akan sauya robek seketika ini juga" Sambil berkata. sekarang terbukti aku tak mampu untuk mengalahkan kalian berdua. kemudian katanya: "Apa yang sauya ucapkan selama kupegang teguh. "Nah. bagaimana?" Kedua orang itu segera menyatakan akur. Apa syaratnya!” teriak kedua orang ituham pir berbareng. siapa yang akan menebak lebih dulu?” "Toako. "Setelah berhasil mendapatkan kitab pusaka nanti. sauya akan menguji secara jujur.Tiraikasih Website http://kangzusi. "Agar adil. kau saja yang menebak lebin dulu kata si Manusia iblis berkepala ular Sim Moay. cuma ada syaratnya. sambil membuka tangannya dia berseru: .

sepeninggalnya dari tempat itu. sauya tak akan merasa kuatir. siapa yang takut kepadamu? Dengan mengandalanmu kepandaianmu itu. lohu tak akan berbelas kasihan lagi kepada dirimu" Suma Thian yu segera berpikir: "Huuh. namun wajahnya sama sekali tak berubah. sayang. membayangkan apa bakal terjadi antara mereka berdua. Entah berapa banyak bukit tinggi dan tebing curam yang telah dilewati. kemudian sambil melejit keudara dia berlalu dari situ dengan kecepatan luar biasa. pemuda itu tertawa sendiri. hati-hati kalau sampai bertemu dikemudian hari. asal tak sampai jatuh ketangan orang lain. tebakanmu salah.. Manusia iblis berkepala ular.” Pelan-pelan dia letakkan kertas itu kebawah kakinya..com/ "Aaah. jangan mencoba bermaksud jahat. kionghi atas keberhasilanmu. yang betul ada ditangan kanan. pasti akan terjadi perang urat syaraf antara kedua orang iblis tersebut. serahkan cepat. . loko turut merasa gembira" Kemudian sambil menarik muka katanya kepada Suma Thian yu: “Bocah keparat. pemuda itu melanjutkan kembali perjalanannya ke depan. terpaksa kitab ini harus kuserahkan kepada adik angkatmu!" Betapa mendendamnya Sam yap koay mo sewaktu dilihatnya kitab pusaka tersebut diperoleh adik angkatnya. sekalipun satu ingatan keji segera melintas dalam benaknya. bagaikan persoalan itu tak pernah dipikirkan didalam hati. sekali lagi dia telah mempermainkan manusia bengis dan meninggalkan bibit bencana untuk mereka.Tiraikasih Website http://kangzusi.. kemudian kau boleh pergi dan sini. tertawa puas. ia berkata sam bil tertawa: “Lote. Sambil berkelebat pergi kembali Suma Tian yu berpekik nyaring.. Tapi ingat. meski berlatih sepulun tahun lagipun. Dengan membawa sekulum senyuman yang cerah karena sehabis mempermainkan iblis keji. Tak bisa disangkal lagi.

darah panas yang menggelora dalam tubuhnya merasa mendidih. Malam itu adalah sebuah malam yang gelap gulita. Mendadak ditengah keheningan malam yang mencekam sekeliling tempat itu dia seperti mendengar suara rintihan lirih bergema dari kejauhan sana. ia segera mendusin kembali dan lamunannya. ketajaman pendengarannya amat diandalkan. mendadak terdengar suara rintihan tersebut kembali berkumandang datang. Tapi suasana disekitar itu menjadi sepi. diapun duduk diatas sebuah batu besar untuk melepaskan lelahnya. tiada rembulan diangksa kecuali beberapa bintang yang mengerdipkan sinarnya seperti lirikan anak nakal.Tiraikasih Website http://kangzusi. . Selesai bersemedi mengatur pernapasan. telah mencekam seluruh jagad. Setelah melalui suatu perjalanan yang amat panjang. bunga yang jatuh berapa puluh kaki dari situpun dapat ia dengar dengan jelas. apa yang terpapar didepan matanya sekarang benar-benar merupakan suatu pemandangan yang mengerikan sekali. Mendadak Suma Thian yu menggerakkan tubuhnya dan melesat kedalam hutan disisi tebing sebelah sana dengan kecepatan bagaikan sambaran kilat. karena dengan tenaga dalam yang dimilikinya sekarang. Sementara dia masih termenung. Suma Thian yu mulai merasakan juga badannya letih.com/ Malam. dengan suatu gerakan kilat dia melompat bangun lalu memperhatikan dengan seksama. amarahnya memuncak. Setelah masuk kedalam hutan dan menyaksikan pemandangan di sekitar lempat itu. "Aneh" dia segere bergumam. rasa lelahnya pelan pelan hilang dan badan terasa segar kembali. kenapa secara tiba-tiba bisa lenyap tak berbekas? Zungkinkah aku telah salah mendengar?" Mustahil kalau dia salah mendengar. "sudah terang kudengar suara rintihan. Suma Thian yu merasakan sekujur badannya bergetar keras.

Rupanya dia adalah seorang lelaki setengah umur yang berperawakan tinggi besar dan bermuka cambang. Dia berdoa semoga berhasil menemukan salah seorang korban kekejian itu dalam keadaan hidup.Tiraikasih Website http://kangzusi. bahkan disitupun penuh dengan kutungan kaki atau potongan lengan. Bangkai kuda. Agaknya Yang Maha Kuasa telah mengaturkan segala sesuatu bagi umatnya. darah kental masih mengotori bibirnya. hanya angin gunung yang meaehembus menderu-deru.. darah kental telah menggenangi seluruh permukaan tanah. Namun dia masih tetap berusaha untuk menenangkan hatinya. mayat manusia. Suasana disekeliling tempat itu sunyi senyap tak kedengaran sedikit suarapun. Suma Thian yu adalah seorang pemuda yang berjiwa pendekar. agar perbuatan biadab tersebut terkubur bersama jasad. mengerikan dan mendirikan balu roma orang. tapi ia masih bernapas meski berada dalam keadaan tak sadar. tak urung bergidik juga hatinya. Akhirnya Suma Thian yu berhasil menemukan sesosok tubuh manusia sedang menggeliat diantara tumpukan mayat yang hancur dengan darah kental yang berceceran ditanah. tapi setelah menyaksikan pe mandangan yang terpapar didepan matanya.. kemudian selangkah demi selangkah menelusuri mayat yang bergelemparan di tanah dan berusaha menemukan sumber dari suara rintihan tersebut.. ia berusaha untuk menekan perasaan kaget. gugup dan seramnya. . membuat suasana menjadi seram.. apa yang di harapkan ternyata tidak sia-sia. penemuan tersebut membuat Suma Thian yu buru-buru berjalan mendekati korban tersebut. benci segala kejahatan dan bernyali besar. Menolong orang brgaikan menolong api.com/ Ternyata ditengah tanah lapang dalam hutan tersebut. nampak mayat bergelimpangan disana.

Suma Thian yu segera menyadari kalau lelaki »setengah umur itu sudah menderita luka dalam parah. Segulung hawa panas yang menghangatkan badan segera mengalir lewat jalan darah Mia bun hiat dan menyusup kedalam tubuh lelaki itu. terasa hawa hangat masih ada sedang debarang jantungnya lemah sekali. . ia memejamkan kembali matanya dan memperdengarkan suara rintihan. pelan-pelan dia membuka madanya yang sayu dan memandang sekejap kearah Suma Tnian yu. kemudian sambil menempelkan telapak tangannya keatas jalan darah Mia bun hiat di tubuh lelaki itu. Dengan mengikuti air liur. ia salurkan hawa sakti Bu siang sinkang untuk membantu lelaki itu. nyawanya amat krins dan tak mungkinbisa disempuhkan hanya mrngandalkan khasiat obat. kesempurnaan tenaga dalam yang dimilikinya sekarang sudah tidak bisa ditandingi oleh umat persilatan lainnya. Namun sejenak kemudian. Maka diapun bersila dan mengerahkan tenaga dalamnya. Dan tak selang beberapa saat kemudian. Menyaksikan keadaan itu. laki-laki setengah umur itu sudah menggerakkan badannya. diatas wajahnya yang pucat terlintas warna merah dadu. pil tersebut segera hancur dan mengalir masuk kedalam perut.com/ Suma Thian yu segera meraba dada lelaki setengah umur tersebut. kemudian dari dalam sakunya mengeluarkan sebuah pil Ku goan cing wan peninggalan dari Kit hong kiam kek Wan Liang semasa hidupnya dan dijejalkan kedalam mulut lelaki tersebut.Tiraikasih Website http://kangzusi. Sejak makan buah mestika Jin sian kiam lan jalan darah penting Jiu meh dan tok meh yang berada dalam tubuh Suma Thian yu telah tem bus. "Untung saja masih bisa tertolong!” Buru-buru dia membopong tubuh lelaki setengah umur. sorot mata itu penuh dengan pancaran rasa terima kasih yang amat tebal. membangunkannya.

kebetulan saja aku lewat disini. dengan dua puluh empat jurus ilmu pena pembetot sukmanya sudah amat tersohor dalam dunia persilatan. kenyataannya mana membuat hatinya makin kagum lagi. rasa menderita pun segera lenyap. betul juga. paras laki-laki setengah umur itu dari pucat pasi kini berubah menjadi merah padam kembali. enghiong kebanyakan muncul dan kaum muda. orang itu sadar kembali dari pingsan Tampak orang itu segera melompat bangun.com/ Tak sampai seperminum teh. begitu darah hitam tersebut keluar. Si Berewok berpena baja Tio Ci-hui yang menyaksikan tuan penolongnya masih begitu muda. lalu katanys tersipu sipu. saling menolong di kala orang sedang mengalami kesulitan sudah merupakan kewajiban dari setiap umat persilatan. orang persilatan menjulukinya sebagai Si Berewok berpena baja. kemudian sambil menyembah didepan anak muda itu seruny: "Tio Ci bui dari Sin liong piau kiok mengucapkan banyak terima kasih atas budi pertolongan siauhiap. seluruh wajahnya telah basah oleh keringat hawa panas mengguap dari atas ubun-ubunnya." Buru-buru Suma Thian yu menyingkir kesamping untuk menghindarkan diri. buat apa mesti ucapkan terima kasih?” Perkataan Tio cianpwe terlalu berlebihan" "Boleh saya tahu siapakah nama siauhiap?” "Boanpwe Suma Thian yu!" Ternyata Tio Ci hui yang terluka ini adalah saudara angkat dari cong piautau perusshaan ekspedisi Si liong-piaukiok di kota Heng-ciu yang disebut orang Mo im sin-liong (naga sakti penggosok awan) dalam masa berkelananya dalam dunia persilatan. diam-diam timbul perasaan malu dan menyesal dalam hati kecilnya. Terdengar orang itu merintih dan memuntahkan darah yang berwarna hitam. Katanya. "Aaah. Buru-buru dia berseru kembali: . ketika dilihatnya orang itu mana usianya muda juga tak bersikap sombong atau tinggi hati.Tiraikasih Website http://kangzusi.

Ketika Suma Thian yu menyaksikan Berewok berpena baja Tio Ci hui hanya mengawasinya dengan termanggu." Seraya berkata. Tindakkan tersebut kontan saja membuat Suma Thian yu menjadi amat gelisah. thian yu akan menuruti perintah. tolong janganlah memanggil cianpwe lagi kepadaku. apalah artinya sedikit bantuan yang kuberikan?” Dengan sikap yang menaruh hormat sahut si Berewok berpena baja: "suma siauhiap berkali kali menyebutku sebagai cianpwe. kegagahanmu benar benar amat mengagumkan. dia tahu bila ia sendiri selalu bersikap hormat. akupun merasa tak berani untuk menerimanya. bila kau menghendaki demikian. rasanya hal itupun tidak terlalu berlebihan. bagaimana sebut saja aku sebagai saudara Tio? Menyaksikan ketulusan dan kesungguhan hati orang. sekali lagi dia menjatuhkan diri berlutut. Apalagi dia menyaksikan suma Thian berwajah tampan dan menawan hati. terimalah sebuah persembahanku lagi.com/ "Suma siauhiap masih muda tapi berjiwa be sar. hal mana semakin menimbulkan perasaan simpatik didalam hatinya. saking gelisahnya.” <ooOoo> TATKALA si Berewok berpena baja menyaksikan sikap menghormat kepadanya. serunya cepat: "Tio cianpwe. asal budi kebaikan tersebut dibalas pada suatu saat. dengan cepat dia menegur: . kau kelewat sungkan. sahutnya kemudian: "Saudara Tio. sambil membangunkan si Brewok berpena baja. iapun tak sungkan lagi. selembar wajahnya berubah menjadi merah padam lantaran tersipu-sipu. hal mana justeru membuat suasana akan bertambah canggung. Andaikata kau tiak menampik keinginanku. baik.Tiraikasih Website http://kangzusi. Suma Thian yu pun tidak bersikeras lagi.

com/ "Saudara Tio. kali ini dia mendapat tugas lagi untuk mengawal barang penting menuju ke Kwang-say kota Kiongshia. Teringat akan hal-hal yang memedihkan hatinya. aku berte kad akan membantu Sin liong piau kiok untuk menemukan kembali barang kawalan yang di begal orang. diamdiam ikut merasa berduka. hatinya merasa sedih sekali. dia segera mera-sakan hatinya bergejolak keras. sebelum berangkat kakak angkatnya Mo im sin liong telah berpesan bahwa barang kawalan mereka kali ini amat penting artinya.. Memandang mayat-mayat yang tergelepar memenuhi seluruh tanah.Tiraikasih Website http://kangzusi.. tak nyana sewaktu berjalan sampai di wilayah Kiu gi san telah terjadi peristiwa tragis. dia tak tahu bagaimana harus mempertanggung jawabkan diri terhadap kakak angkatnya Mo im-sin liong. pikirnya: "Selama aku masih hidup. Selama ini dia selalu cekatan dan pandai bekerja dalam dunia persilatan. bahkan dia pun kena dipecun-dangi secara mengenaskan sekali. Maka sengaja dia mengundang si Berewok berpena baja Tio Ci hui dengan memimpin sejumlah jagoan kelas satu untuk berangkat me lindungi mestika yang tak ternilai harganya. sebab berhasil atau tidak sangat mempengaruhi nama baik perusahaan mereka. Suma Thian yu yang turut menyaksikan kejadian itu. air matanya bercucuran dan seluruh badannya gemetar keras. kemudian kita harus membereskan mereka yang telah tewas” Mendengar ucapan tersebut." . si Berewok berpena baja Tio Ci hui merasa tertegun. Sepanjang jalan menuju keselatan.. bukan cuma barang kawalannya kena dibegal.. coba kalau bukan ditolong oleh pemuda yang berada didepan mata sekarang... silahkan beristirahat sebentar. si Berewok berpena baja Tio Ci hui menghela napas panjang Setelah mengalami peristiwa berdarah ini. mungkin diapun akan kehilangan selembar jiwanya ditengah bukit yang terpencil ini.

. satu ingatan dengan cepat muncul dalam benaknya... Suma Thian yu adalah seorang yang cerdas..." Waktu itu si Berewok berpena baja Tio Ci hui sedang tercekam dalam kesedihan. biar pembegal-pembegal itu kabur keujung langitpun..com/ Berpikir sampai disitu. raut wajah penuh kasih sayang yang telah memelihara dan mendidiknya selama sepuluh tahun segera muncul kembali dalam benaknya. Teringat akan paman Wan. asal kita bisa menemukan sebuah titik terang saja. dia tahu peristiwa ini pasti luar biasa. hatinya merasa sedih sekali. orangnya banyak lagi. mereka semua rata-rata berilmu tinggi. dia tidak dapat mengendalikan rasa pedih dalam hatinya lagi. aku percaya duduknya perkara pasti akan terbongkar juga. ketika secara tiba tiba dilihatnya pemuda di hadapannya menunjukkan wajah gusar dengan hawa pembunuhan . disedihkan juga tak ada gunanya. sambil mengepal tinju dan mendongak ke angkasa. sahutnya kemudian: "Apa yang Suma siauhiap katakan memang benar. mengapa kau tidak menmbangkitkan semangatmu untuk melakukan sesuatu usaha yang lebih bersemangat. lirihnya: "Aku hendak membalas dendam . siapa tahu ada hubungannya dengan ke matian paman Wannya yang mengenaskan. lagipula terjadi dibukit Kiu gi san. dia lantas menghibur si Berewok berpena baja Tio Ci bui dengan suara lembut.. sedih dan menyalahkan diri. kalau dibilang sungguh memalukan.. "Saudara Tio. begitu mendengar pembegal-pembegal tersebut berkerudung..Tiraikasih Website http://kangzusi. kecewa. aku Tio Ci hui betul-betul tak berdaya dan tak berkemampuan untuk menahan salah seorang saja diantara mereka" Sambil berkata wajahnya menunjukkan perasaan menyesal.. cuma pembegal pembegal itu hampir semuanya mengenakan kain kerudung hitam serta tidak meninggalkan jejak apapun.. kejadian toh sudah berlangsung.Sekarang keadaan ma sih belum terlambat. Si Berewok berpena baja Tio Ciu hui segera manggutmanggut..

suatu angka yang di anggap membawa sia. pergaulannya dengan para piausu itu amat akrab. Suma Thian yu memperhatikan suasana malam yang mencekam sekeliling tempat sekejap. sehingga bukan saja ia dicintai juga dihormati oleh semua orang.. terkejutlah dia. Tak selang berapa lama kemudian. mereka telah menyiapkan tiga belas buah liang lahat. kalau dilihat dari keadaannya. Sambil membopong mayat-mayat rekannya yang telah kaku. walaupun kedudukan si Berewok berpena baja dalam perusahaan Sik liong piaukiok amat tinggi. dia mempunyai asal usul yang amat mengenaskan atau suatu pengalaman hidup yang memedihkan hatinya. Manusia adalah mahkluk berperasaan. Kedua orang itu segera tersentak kembali dari lamunan masing masing. diam diam pikirnya dengan perasaan bergidik: "Betul betul amat tebal hawa pembunuhan yang menyelimuti wajahnya.. malam sudah semakin kelam. dia tak dapat membendung rasa sedihnya lagi sehingga menangis tersedu-sedu. jikalau tidak. dalam keadaan demikian.Tiraikasih Website http://kangzusi.. Yaa.com/ menyelimuti wajahnya. . bahkan menggumam hendak membalas dendam. lalu ujarnya kepada siberewok berpena baja: "Saudara Tio. mana mungkin dia menunjukkan emosi yang be gitu besar dan mengerikan?" Tiba-tiba terdengar burung gagak berkaok. mari kita harus selesaikan pekerjaan yang paling penting" Maka kedua orang itupun menggunakan pedang masingmasing membuat liang lahat. satu persatu siberewok berpena baja memasukkan jenasah-jenasah tersebut ke dalam liang lahat. dalam waktu-waktu biasa dia tak pernah membedakan hubungan tingkat kedudukan. angka tiga belas. namun dia adalah seorang yang berjiwa terbuka.

Suma Thian yu menepuk bahu siberewok berpena baja pelan. ia tahu fajar tak lama lagi akan menyingsing. Tak heran kalau dia menangis semakin sedih setelah menyaksikan rekan-rekan senasib sependeritaanya seperi harus berpisah untuk selamanya. kini telah bertambah dengan tiga belas buah kuburan baru..com/ Kini.. pakaian merekapun telah basah. Siapa bilang enhiong tidak melelehkan air mata? Mesti mereka baru akan mengucurkan air mata bila keadaan sudah amat memedihkan. Pekerjaan akhirnya diselesaikan dalam suasana yang penuh kesedihan dan kedukaan. Ditengah bukit. Waktu itu si Berewok berpena baja berdiri termangu-mangu didepan kuburan sambil menahan rasa sedih yang luar biasa. Kesedihan yang muncul dari dalam hati sanubari pun merupakan kesedihan yang paping mencekam perasaan. disanalah tiga belas orang piau su yang setia sampai mati beristirahat untuk selamanya. untuk selama-lamanya. kabut telah menyelimuti permukaan. sekalipun peristiwa ini terjadi diluat dugaan. dalam lapangan yang luas.. akan beristirahat untuk selamanya ditengah bukit yang terpencil dan jauh dari keramaian manusia.. mereka telah meninggalkan dunia ini.Tiraikasih Website http://kangzusi. janganlah kau bawa kesedihan menuju ke hal-hal yang negatip.. Suma Thian yu mulai terpengaruh juga oleh suasana yang mengharu itu sehingga tanpa terasa titik air mata pun turut jatuh berlinang. buru-buru dia berjalan mendekati si Berewok berpena baja.. lalu hiburnya dengan lembut: "Saudara Tio. Asal kita bisa melacak peristiwa ini sehingga duduknya perkara menjadi . harap kau tak usah bersedih hati lagi. Orang yang sedih selamanya memang paling gampang menaruh simpatik dan memahami kesedihan orang lain. Suma Thian yu mendongakkan kepalanya memandang kegelapan malam yang semakin mencekam.

dan kita pun bisa membalas kan dendam untuk mereka. bagikmu persoalan semacam ini sudah merupakan suatu kewajiban" Kemudian setelah berhenti sejenak. “Terima kasih banyak atas bantuan siauhiap. sambil menjura serunya. SiBerewok berpena baja Tio Ci hui merasa terharu sekali.Tiraikasih Website http://kangzusi. aku Sama Thian yu pasti akan membantu dengan segala kemampuan yang kumiliki" Janji sianak muda itu dengan bersungguh sungguh. selama Tio Ci hui masih hidup. aku yakin arwah sahabat-sahabat ini dialam baka pasti akan terhibur juga" Setelah mendengar kata-kata hiburan dari Suma Thian yu tersebut. luka dalam yang saudara Tio derita baru baru sembuh. sa hutnya kemudian dengan suara parau: “Baik. Sehingga hal mana membuat hatinya yang sedih merasa agak terhibur juga. dia tak menyangka kalau pemuda tersebut bukan saja amat membenci kejahatan juga suka membantu orang. sama sekali tidak bersikap pura-pura. saudara Tio terlalu sungkan. ia telah memperoleh bantuan dari seorang tokoh yang gagah dan lihay.com/ jelas. selumnya aku Tio Ci hui atas nama seluruh anggota perusahaan Sin liong piaukiok mengu capkan banyak-banyak terima kasih kepadamu” Aaah. dia bersyukur karena dalam usahanya membalas dendam dan merebut kembali barang kawalan yang dibegal. lanjutnya lebij jauh: "Mari kita pergi! Fajar sudah hampir menyingsing. Nadanya selain tulus wajahnyapun serius. si Berewok berpena baja Tio Ci hiu menghentikan isak tangisnya. kau harus mendapat banyak waktu untuk beristirahat” . aku pasti akan berusaha dengan sekuat tenaga untuk membunuh kawanan pembegal berkerudung itu untuk membalaskan dendan bagi ketiga belas saudara ini” Sekalipun harus naik kebukit golok atau meyeberangi lautan minyak mendidih.

Inilah saat-saat menjelang rintangnya fajar. sinar matahari sudah memancar masuk kedalam gua. tak lama kemudian merekapun tertidur nyenyak sekali. Terdengar Suma Thian yu berkata: “Saudara Tio. kadangkala saat-saat terakhir itulah merupakan saat yang paling gelap..com/ Si Berewok berpena baja Tio Ci hui manggut-manggut. heehh. Angin dingin menghembus lewat mengibar ujung baju. badan harus hancur remuk. Bila fajar hampir menyingsing. Tanpa terasa kedua orang itu bersama-sama berpaling kearah mana berasalnya suara tersebut. pasti aian membalaskan dendam untuk kalian!” Selesai bergumam. beristirahatlah dengan tenang disini!" Sekalipun aku Tio Ci hui harus mengorbankan jiwa. Bangun dari tidurnya. tapi tinggalkan dulu pedang Kit hong kiam tersebut!” Mendengar perkataan tersebut. mari kita berangkat!” Baru saja ucapan terakhir diutarakan.. karena tubuh memang sudah penat.tidak sukar kalau ingin pergi.. Mereka berdua segera mencari sebuah gua untuk beristirahat. "Heehh. akhirnya dia bergumam: "Saudara-saudaraku.Tiraikasih Website http://kangzusi. .. mereka heran kenapa kehadiran orang itu sama sekali tidak diketahui oleh mereka? Itu berarti orang tersebut tentu mempunyai aeal usul yang luar biasa. Suma Thian yu maupun si Berewok berpena baja merasa tertegun. tiba-tiba dari luar gua terdengar seseorang menegus sambil menyeringai menyeramkan.. buru-buru mereka berdua mengisi perut dengan rangsum sambil bersiap siap untuk melanjutkan perjalanan lagi..heehh. bersama Suma Thian yu berangkatlah dia meninggalkan tempat itu.. suasana ditempat penjuru tampak gelap gulita. dia mengambil kembali pena bajanya lalu memandang sekejap kearah tiga belas buah kuburan itu dengan termangu..

tanpa mengucapkan sepatah katapun segera bertindak lebih dulu. Pada saat yang bersamaan pula Suma Thian yu melompat keluar juga dari dalam gua. sepasang matanya yang nampak dari luar memancarkan cahaya tajam yang menggidikkan. amarahnya kontan saja membara. Serangan tersebut dilancarkan dengan mempergunakan segenap tenaga dalam yang dimiliki si Berewok berpena baja Tio Ci hui. sebuah pukulan dahsyat yang di sertai tenaga penuh langsung di ayunkan ke tubuh manusia aneh berkerudung itu. dia seakan akan tak memandang sebelah matapun terhadap si Bere wok berpena baja. maksudnya ingin membunuh. sekali lagi tampak segulung angin pukulan .com/ Didepan depan gua tampak berdiri seorang manusia aneh berbaju hitam yang mengenakan kain kerudung.Tiraikasih Website http://kangzusi. diam-diam ia menghimpun tenaga dalamnya lalu dengan gaya harimau lapar menerkam domba. bagaikan seekor burung raksasa dia keluar dari gua tersebut. sikap memandang rendah yang diperlihatkan manusia aneh berkerudung itu membuat amarahnya semakin membara. melihat sikap lawannya yang begitu memandang hina. api untuk membalas dendam membangkitkan suatu kekuatan besar dalam tubuhnya. Begitu serangan pertama belum berhasil. sepasang tangannya masih lurus kebawah dan sama sekali tidak menggubris atau pun berkelit kesamping. manusia aneh berkerudung hitam itu tertawa dingin. kemudian sepasang telapak tangannya didorong kedepan. Si Berewok berpena baja Tio Ci hui belum mengalami keadaan seperti ini. kalau dilihat dari sikapnya itu. tiba-tiba ia menerjang kedepan manusia aneh berkerudung itu. tampak rambutnya pada berdiri. Si Berewok berpena baja Tio Ci hui yang menjumpai kehadiran manusia berkerudung itu. Waktu itu si Berewok berpena baja Tio Ci hui baru sembuh dari luka parahnya.

. tangan ka nannya diayunkan kedepan. amarah dalam dada si Berewok berpena baja sudah berkobar... bentaknya dengan penuh kegusaran: "Pembegal yang tak tahu malu. Menyaksikan datangnya ancaman. Begitu berhasil berdiri tegak. manusia aneh berkerudung itu pun mengayunkan pula telapak tanganya untuk menyambut datangnya serangan tersebut. tiba-tiba saja. dia tahu ilmu silat yang dimiliki manusia aneh berkerudung itu masih setingkat lebih lihay dibandingkan dengan kepandaian silat yang dimiliki Tio Ci hui.com/ yang termaha dahsyat menghantam atas tubuh manusia aneh berkerudung itu. maka sekarang dia lantas mengembangkan ilmu pena Ji cap si si Thi pit hoat (dua puluh empat jurus ilmu pena baja) yang amat termashur itu dengan harapan bisa merobohkan musuhnya itu. Suma Thian yu yang menyaksikan jalannya pertarungan itu dari sisi arena dapat melihat keadaan tersebut dengan lebih jelas lagi. dia bersusah payah sebelum berhasil berdiri tegak. ketika dua gulung angin pukulan dahsyat saling bertemu satu sama lainnya. Dalam suasana ini. ujung bajunya berkibar kencang. sebaliknya si Berewok berpena baja Tio Ci hui kena terhantam mundur sejauh tiga langkah dengan sempoyongan. segenap perhatian maupun tenaganya tertuju kedepan. serahkan nyawa anjingmu! Sejak kedua buah pukulannya gagal menimbulkan sesuatu kerugian bagi musuhnya. pena dengan hembusan angin dahsyat segera meluncur kedepan menotok tubuh manusia aneh berkerudung tersebut..Tiraikasih Website http://kangzusi. rasa ingin menangnya membara amat dahsyat dalam dadanya. Sepasang bahu manusia aneh berkerudung itu tampak bergetar sedikit. dia bertekad hendak mengalahkan . tiba tiba si Berewok berpena baja meloloskan senjata andalannya dari belakang punggung."Blaaamm” suatu benturan dahsyat menimbulkan hembusan angin puyuh yang menerbangkan batu serta pasir. diam-diam dia merasa gelisah.

kemudian dari udara sebuah pukulan dilancarkan keatas kepala Si Berewok berpena baja dengan jurus Hu im sip gwat (awan tebal menutupi rembulan).com/ musuhnya. buru-buru dia pergunakan jurus To yu cian hui (membalikkan sayap terbang ke depan) buru-buru melayang tiga kaki ke depan---Begitu berhasil mendesak lawan. manusia aneh berkerundung hitam itu segera mengayunkan kembali tangannya berusaha untuk merebut posisi yang lebih menguntungkan. Dalam teori ilmu silat.Tiraikasih Website http://kangzusi. Berada ditengah udara. buruburu dia melompat keatas sambil melepaskan tusukan dengan pena bajanya. tampaknya dia sudah dapat menebak maksud hati siBerewok berpena baja tersebut. yang menjadi faktor utama adalah mengendalikan musuhnya. maka setelah melayang turun kebawah. si Berewok berpena baja memutar pena ditangan kanannya membentuk lapisan bayangan senjata yang sangat tebal. Bagaimanapun juga. sekali lagi dia menerjang kearah manusia aneh ber kerundung hitam tersebut. itulah sebabnya tenaga serangan yang dipergunakan pun amat besar. si berewok berpena bajaTio ci hui memang tak malu disebut jagoan lihay didalam dunia persilatan. Maka begitu dilihatnya manusia aneh berkerudung hitam itu menerkam kebawah sambil melancarkan serangan. kekuatan manusia aneh berkerudung hitam itu sangat berkurang banyak. Mencorong sinar tajam dari balik mata manusia aneh berkerudung hitam itu. sudah belasan tahun lamanya dia melatih diri dalam permain baja tersebut. baik ilmu tenaga maupun dalam Ilmu tenaga luar telah berhasil mencapai puncak kesempurnaan. Jilid 6 . setelah tertawa seram tubuhnya melejit keudara untuk menghindarkan dari ancaman tersebut.

bayangan pena yang berlapis-lapis hampir seluruhnya mengurung tubuh manusia aneh berkerudung hitam itu rapat-rapat. Dalam waktn singkat. pertarungan tersebut benar-benar merupakan suatu pertarung an yang jarang sekali dijumpai kehebatannya.com/ suma thian yu yang menyaksikan jalannya pertarungan dari sisi arenapun tak berani bersikap santai waktu itu. dalam dalam waktu seluruh angkasa seraya dilipati oleh angin puyuh yang dahsyat. Si Berewok berpena baja dengan mengandalkan pena bajanya memainkan serangkaian serangan berantai untuk mendesak lawannya. sepasang telapak tangannya melancarkan serangkaian yang berantai. maka dia akan membantu setiap saat. . Begitu senjata pena baja itu digetarkan kembali ditengah udara. Mempergunakan kesempatan itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. dalam waktu singkat dia sudah melepaskan tiga buah serangan dahsyat yang kesemuanya menggunakan jurus jurus mematikan. lima kaki di sekitar arena diliputi oleh debu dan pasir yang berterbangan memenuhi angkasa. kontan saja si Berewok berpena baja kena di desak sampai mundur sejauh satu kaki lebih dari tempat semula. si berewok berpena baja segera mundur tiga langkah dan kemudian ia menarik napas panjang-panjang danmenghimpun segenap tenaga dalam yang dilatihnya selama puluhan tahun ini keujung senjatanya. dia mengawasi terus jalannya pertarungan dengan harapan andaikan siberewok berpena baja tak sanggup mempertahankan diri. Mendadak terdengar manusia aneh berkerudung hitam itu meraung gusar. dengan sorot mata yang tajam. pertempuran yang berlangsung ditengah arena sudah mencapai puncak keseruanya. Dalam pada itu. sedangkan manusia aneh berkerudung hitam pun memainkan sepasang telapak tangan kosongnya untuk menahan datangnya serangan pena lawan. seluruh arena telah dipenuhi oleh bayangan manusia serta angin pukulan yang menderu deru.

tanpa terasa dia menjerit kaget: "Habis sudah riwayatku kali ini!" Sepasang telapak tangannya segera didorong kedepan.Tiraikasih Website http://kangzusi. Si berewok berpena baja Tio Ci-hui hampir tidak percaya dengan apa yang dilihat. segulung angin pukulan teah menyambar kedepan.tahu sudah berada dihadapnnya. sambil memejamkan mata dia menanti saat kematianrya tiba. tiba-tiba dengan suatu gerakan cepat tangannya menghantam kedepan dadanya si Berewok berpena baja dengan jurus Lip pei thay san (mencabut keluar bukit Thay san. ternyata orang yang mendorong tubuhnya kesamping dan menyelamatkan jiwanya tak lain adalah Suma Thian yu. mukanya pias seperti mayat. Menanti si Berewok berpena baja menyaksikan datangnya ancaman tersebut. sementara tenaga pukulan lawan yang maha dahsyat itu sudah menyambar lwat sisi tubuhnya. seluruh badannya tahu-tahu sudah didorong oleh segulung tenaga lembut yang halus hingga tergeser lima depa kesamping. Si berewok berpena baja Tio Ci-hui menjadi amat terperanjat. . tubuhnya segera melompat kedepan. kemarahan manusia aneh itu semakin membara.) Segulung kekuatan yang maha dahsyat bagai hancurnya bendungan. lalu seorang pemuda tampan tahu. matanya terbelalak lebar dan mulutnya terngangga.com/ Merasakan tenaga kurungan yang semakin besar menggencet tubuhnya. Si berewok berpena baja hanya merasakan pandangan matanya menjadi kabur. langsung saja meluncur kedepan dengan kekuatan yang mengerikan. untuk menghindar sudah tak sempat lagi. “Blaam” terdengar benturan suara keras menggelegar memecahkan kesunyian. sebatang pohon siong yang berada dibelakangnya sudah tumbang keatas tanah. Siapa tahu disaat yang keritis itulah tiba-tiba terdengar suara bentakan keras menggema yang pecahkan keheningan.

"Bocah busuk. inilah saat-saat terakhir menjelang berlangsungnya suatu badai yang amat dahsyat.. siapa tahu dari tengah jalan telah muncul seorang Thia Kau kiai. matanya terbelalak lebar dan mengawasi Suma thian yu tanpa berkedip. dengan wajah penuh kegusaran teriaknya..haaah. berapa besarkah kemampuan yang bisa dimilikinya?" demikian dia berpikir.. Hmm. menyergap orang.com/ Tapi yang paling terperanjat bukan dia melainkan manusia aneh berkerudung hitam itu. dia kuatir sianak muda itu akan menderita kerugianbesar.. "Seorang bocah muda berusia enam tujuh belas tahun. buat apa mesti menggunakan cara main sergap?" Ucapan yang amat takabur ini kontan saja membuat si Berewok berpena baja menjadi terkesiap. dia sendiri malah kena tergetar mundur. sementara sepasang matanya yang dingin bagaikan es mengawasi pedang Kit hong kiam yang tersoren dipunggung Suma Thian yu tanpa berkedip. Walaupun sudah dua kali nyawa si berewok berpena baja ditolong oleh Suma Thian yu.. namun sebelum menyaksikan kelihayan dari anak muda tersebut dengan mata kepala sendiri.haaah..” "Haaaa... Kontan saja seluruh hawa amarahnya dilampiaskan keatas tubuh Suma Thian yu. dia tak percaya kalau bocah tersebut memiliki kemampuan yang amat lihay. Selama ini manusia aneh berkerudung hitam itu cuma membungkam diri dalam seribu bahasa. kau pandai sekali menyergap orang. bukan saja usahanya sia-sia belaka. Tapi seringkali kenyataan bisa berbeda jauh dengan apa yang diduga dalam harinya.. untuk menjegal dirimu..... ... Seketika itu juga suasana dalam arena berubah menjadi luar biasa heningnya. hawa pembunuhan dengan cepat menyelimuti wajahnya. dia percaya serangan yang dilancarkannya ba rusan sudah pasti dapat berhasil mengalahkan Tio Ci hui.Tiraikasih Website http://kangzusi. masih bisanya berkata begitu.

Tampaknya manusia aneh berkerudung hitam pun tahu kalau musuhnya bukan sembarangan musuh. ia tak sanggup mengendalikan dirinya lagi. pelan-pelan pedangnya pun diloloskan keluar. dia berpekik gusar. kemudian pedangnya di putar dengan jurus sin liong jut im (naga sakti keluar dari mega) tampak selapis bunga pedang yang amat menyilaukan . Suma Thian yu segera memecahkan kesunyian itu lebih dulu. tidak sulit jika kau menginginkan pedangku ini. serentetan cahaya tajam kehijau-hijauan memancar ke empat penjuru. Melihat itu. cuma harus dilihat dulu apakah kau memiliki kemampuan tersebut. Si Berewok berpena baja dapat menyaksikan raut wajah Suma Thian yu penuh diliputi hawa pemenuhan yang sangat tebal. hari ini sauya ingin merenggut pula selembar nyawamu. tanpa terasa arak muda itu terbayang kembali paman Wan nya yang dikasihi. Menyinggung soal pedang Kit hong kiam. asal kau sanggup menangkan satu jurus dari sauya. tahukah dia kalau pemuda itusedang diliputi oleh amarah yang membara?. Suma Thian yu yang muda dan berjiwa panas tak dapat menahan diri lebih dulu. dia tak berani memandang enteng lawannya.Tiraikasih Website http://kangzusi. Mendadak hawa amarah berkobar didalam dadanya. dengan mata melotot besar dia segera mencabut keluar pedang Kit hong kiamnya lalu diiringi suara gemerinciug nyaring. pedang ini tanpa syarat akan kupersembahkan kepadamu. tanpa terasa manusia aneh berkerudung itu berseru memuji: "Betul-betul sebilah pedang bagus" Berdiri dibawah sinar fajar dengan pedang terhumus.com/ Menyaksikan keadaan tersebut. Suma Thian yu nampak sangat gagah dan penuh memancarkan sinar kewibawaan. katanya: "Pencoleng berkerudung. kalau tidak. Suatu pertarungan yang amat seru pun segera akan berlangsung didepan mata. tenaga dalamnya disalurkan ke dalam lengan kanan.

Belum kagi serangan itu tiba. ia tak berani berayal.. mendadak dari sisi badannya terdengar seseorang tertawa nyaring. tahu-tahu bayangan tubuhnya lenyap tak berbekas... tahu-tahu dia sudah kehilangan bayangan dari Suma Thian yu. Padahal manusia aneh berkerudung hitam itu sudah merasa kalau serangannya dilancarkan dengan cepat dan tepat. Suma thian yu sudah merasakan desingan angin tajam yang menyambar tiba. Tampak bayangan manusia berkelebat lewat. sambil berpekik nyaring tubuhnya berputar arah. Sreet! Sreeet! Sreeet! Secara beruntun dia melancarkan tiga buah serangan kilat dengan jurus-jurus Kan kun to cuan (dua berputar balik). memakai jurus Hoa sui hong siau (Bunga berterbangan mengikuti angin) ia menyelinap kebelakang tubuh manusia aneh berkerudung hitam itu sambil tertawa dingin. Sementara dia masih tertegun.. pedangnya dengan jurus Ya wan heng tok (sampan kecil menyeberang sungai) membabat pinggang Suma Thian yu. Po im kian jit (menyingkap awan melihat matahati).com/ mata langsung menusuk kearah tenggorokan manusia berkerudung tersebut. pedangnya dilancarkan bersamaan dengan gerakan tubuhnya. disusul terdengar pihak lawan tertawa dingin dari belakang. denga ilmu langkah Ciok yiong koan poh ia menyelinap kesamping. . Tangan kanannya dengan memainkan jurus Hek coa jut tong (ular hitam keluar dari guaj menyergap jalan darah Sian ki niat didalam tubuh Suma Thian yu. buru-buru pedangnya dimainkan dengan gencar. Khi koan tian hong (bianglala memancar diangkasa).Tiraikasih Website http://kangzusi. "Serangan bagus!" seru manusia berkerudung itu sambil berkelit kesamping. Rasa kagetnya tak terlukiskan dengan kata. baru saja ujung pedangnya hampir menusuk ditubuh lawan. "Sauya berada distni!” Betapa gusarnya manusia aneh berkerudung hitam itu karena merasa dipermainkan.

Suma Thian yu baru merasakan kelihayan lawannya. dia baru merasa terkejut bercampur girang. cahaya tajam berkilauan memenuhi angkasa. ia hampir boleh dibilang tidak melihat apapun. Sekarang. bunga pedang menyusul kemana-mana. bahkan mengucurkan peluh dingin baginya. sekarang dia sudah tak bisa membedakan lagi mana yang Suma thian yu dan mana si manusia berkerudung. pertarungan yang sedang berlangsung benar-benar merupakan suatupertarungan yang amat sengit. seluruh badannya melejit ketengah udara. sedang yang lain adalah seorang pemuda berwajah tampan. Kecuali dua sosok bayangan manusia yang saling menyambar dibalik kabut pedang yang tebal. rasa ingin menang hampir menyelimuti seluruh benaknya. selapis bunga pedang diciptakan memenuhi angkasa. Setika itu juga tampaklah dua belah menari-nari diangkasa. . manusia berkerudung hitam itu selalu berputar kesana kemari. dengan cepatnya lapisan cahaya itu mengurung seluruh badan manusia berkerudung itu. kekiri kekanan mengikuti gerakan dari Suma Thian yu. Makin bertarung Surna Thian yu merasa makin perkasa.com/ Tampak selapis cahaya bintang yang menyilaukan mata. selama ini dia amat menguatir kan keselamatan jiwa Suma Thian yu. pedang Kit hong kiamnya menciptakan selapis cahaya tajam yang amat menyilaukan mata. disertai cahaya pedang yang berkilauan dengan cepat mengurung Suma thian yu dalam kepungan kabut pedang.Tiraikasih Website http://kangzusi. Akan tetapi setelah menyaksikan kelihayan yang dimiliki pendekar cilik ini. Yang seorang adalah manusia aneh berkerudung hitam. Mendadak dia berpekik nyaring. buru buru ia salurkan ilmu Bu siang sia kang dari perguruannya kedalam permainan pedang. lalu disertai desingan angin tajam langsung menyapu kedepan. Bagaikan bayangan iblis yang menempeli lawan. Selama ini si Berewok berpena baja Tio Ci hui hanya menyaksikan jalannya pertarungan dari sisi arena.

Tiraikasih Website http://kangzusi. menanti manusia aneh berkerudung hitam itu sudah kena disambar lepas oleh cukilan pedang Suma Thian yu. seketika itu juga mencorong sinar keraguan dari balik matanya. sudah pasti dikemudian hari akan jadi bibit bencana bagi diriku sendiri. buru-buru dia melancarkan sebuah bacokan kilat. kalau ia tidak kubunuh. ia tidak nyangka kalau kepandaian silat yang dimiliki pemuda itu begitu dahsyat. Kalau dilihat usianya yang muda... Diam-diam dia lantas berpikir. Hal mana segera memberikan peluang baik sekali bagi Suma Thian yu. mimpipun manusia aneh berkerudung hitam itu tak menyangka kalau gerakan lawan bisa secepat itu. Dengan pedang Kit hong kiamnya digetarkan keras. bibit bencana tidak ada habisnya”. siapa tahu kkarena pikirannya harus bercabang. Peristiwa ini sama sekali diluar dugaan. pada hakekat merupakan musuh paling tangguh yang pernah dijumpainya. terlihat lapisan cahaya perak berkilauan dan amat menusuk pandangan.. ternyata ilmu silatnya sepuluh kali lipat lebih hebat dari pada Kit hong kiam Wan Liang. dalam beberapa lompatan . bukankah kejadian ini sangat aneh? Hari ini.com/ saat itu mereka berdua sudah bertarung sampai titik keadaan yang paling kritis." Berpikir sampai disitu. “Bocah keparat ini bertarung hanya mengandalkan pedang Kit hong kiam yang memainkan ilmu pedaog Kit hong kiam hoat. Makin bertarung manusia aneh berkerudung hitam itu semakin ter peranjat. kemudian sepasang bahunya bergerak dan lalu ia melejit ketengah-tengah udara. sudah jelas dia merupakan murid dari Wan Liang. dia lantas berpendapat bahwa "menghajar ular tidak mati. tubuhnya melompat kedepan sambil melakukan sebuah sapuan kilat. Dengan cepat terlihatlah selembar wajah yang amat tampan sekali muncul dari balik kain tersebut. permainan pedangnya menjadi lamban.. selapis cahaya pedang memancar keempat penjuru.

buru-buru dia miringkan kesamping untuk menghindarkan diri. . ternyata manusia aneh berkerudung hitam itu bukan kabur lantaran kalah. "Kejar!” Dengan kecepatan bagaikan anak panah yang terlepas dari busurnya. Makin kabur manusia berkerudung itu semakin cepat.com/ saja dia sudah mencapai puluhan kaki dan lenyap dari pandangan mata. mereka meluncur cepat ke muka. Panjang untuk diceritakan. Melihat kesempatan untuk membalas dendam segera akan berakhir. melainkan justru karena kain kerudungnya kena disambar hingga terbuka. Begitu berhasil menyingkap kain kerukdung lawan. sejak terjadinya peristiwa kain kerudung yang tersingkap sampai tindak melarkan diri. semuanya dilakukan dalam waktu singkat. Si Berewok berpena baja yang menyaksikan rekannya melakukan pengejaran. angin pukulan itu sedemikian dahsyatnya se hingga sebatang pohon yang berada dibelakang Suma Thian yu terhajar sampai patah dan roboh ke tanah. bagaikan kuda liar dia berlarian tiada hentinya. Ditengah pegunungan sepi. buru-buru Suma Thian yu berseru keras. terlihatlah tiga sosok bayangan manusia secepat sambaran kilat melakukan kejar mengejar. Tampak serangan tersebut dilancarkan manusia berkerudung itu dalam keadaan gusar. Tindakan yang sangat tiba-tiba ini diluar dugaan siapapun. tiba-tiba Suma Thian yu merasakan ada segulung tenaga pukulan yang menyergap tubuhnya. bagaikan tiga gulung asap hitam. dia langsung melejit ke depan.Tiraikasih Website http://kangzusi. diapun dengan perasaan bingung ikut melakukan penge jaran pula dari belakang. cepat didalam kenyataaan. sehingga si Berewok berpena baja Tio Ci hui yang berdiri disisi arena tak sempat melihat jelas paras muka yang sebetulnya dari manusia berkerudung itu.

Namun Suma thian yu sama sekali tidak memperdulikan tantangan tersebut.. Tiba-tiba terdengar suara bentakan keras bergema dari dalam hutan.Tiraikasih Website http://kangzusi. Tanpa berpikir panjang lagi Suma Thian yu segera melejit ketengah udara dengan jurus Cing cian tui hong (Comberet hijau mengejar angin) diapun ikut mengejar kedalam hutan. mimpipun dia tak menyangka kalau manusia berkerudung hitam itu bakal melancarkan serangan mematikan seperti ini.. Orang persilatan mempunyai pantangan yang besar. mendadak dia merentangkan sepasang tangannya. . Suma Thian yu segera mengejardari belakangnya dengan ketat. seakan akan mempunyai mata dipunggungnya. satu kaki. tiga batang pian beracun telah muncul didepan mata. dia segera kehilangan jejak dan dari manusia aneh berkerudung hitamitu. Tampaknya Suma Thian yuskan berhasil menyusul dibelakang tubuh manusia aneh berkerudung hitam itu. kemudian bagaikan seekor burung elang raksasa...!" serunya kaget. menanti dia sadar akan datangnya bahaya. Suma thian yu adalah seorang anak mada yang belum berpengalaman. Lima kaki. untuk sesaat Suma Thian yu menjadi sangsi. dengan gerakan Gi kiong ciu pon (menggeser posisi maju berlangkah) badannya melejit lima depa ke samping... dengan berpen car dalam posisi segitiga langsung meluncur ke arah Suma Thian yu. Begitu masuk kedalam hutan.com/ Sambil menggigit bibir. yakni bila bertemu hutan jangan. "Aaah.. tiga kaki. tiga titik cahaya disertai dengan angin tajam. “Sreet! Sreet! Sreet! tiga batang pian terbang telah meluncur lewat dari sisi tubuhnya dan menghajar diatas dahan pohon disebelah kanan. Suma Thian yu segera ber tindak cepat. Dalam keadaan yang amat berbahaya. dengan kecepatan luar biasa menerebos masuk kedalam hutan.

. keadaan yang dihadapinya saat itu benar-benar berbayaha sekali.Tiraikasih Website http://kangzusi. Suma Thian yu segera teringat kembali dengan tindakan yang baru saja dilakukan. si Berewok berpena baja Tio Ci-hui telah sampai pula ditempat tujuan. sedikit saja meleset bisa mengakibat kan pisau beracun menembusi ulu hatinya. sejak dilahirkan dari rahim ibunya. Serangan yang dilancarkan Suma Thian yu dalam keadaan gusar ini telah disertakan tenaga Bu siang sin kang yang maha dahsyat. tindakanmu melakukan pengejaran tadi sungguh mencemaskan hatiku! Tahukah kau. kau harus berhati-hati lagi" Mendengar perkataan itu. suasana didalam hutan tersebut masih tetap senyap tak kedengaran sedikit suarapun. berbicara . rasa kecewa terlintas di atas wajahnya. perbuatan keji seperti apa saja dapat mereka lakukan. berada ditengah udara dia berpekik pan jang. lalu beberapa batang pohon siong bertumbangan ke atas tanah. sepasang telapak tangannya didorong ke depan melepaskan sebuah pukulan dahsyat. “Sudah kabur!" dia bergumam sambil menghela napas. Suma Thian yu bergumam: "Bajingan licik yang berotak anjing. sementara bayangan tubuh dari manusia aneh berkerudung hitam itu sudah lenyap. Peluh dingin bercucuran membasahi seluruh badan Suma Thian yu. mereka adalah manusia-manusia laknat yang berhati busuk. Suma Thian yu menggelengkan kepalanya berulang kali.com/ Kalau dibilang berbahaya. belum pernah ia alami kejadian seperti ini.. Kepada rekannya yang baru tiba itu. Tapi. Dengan cepat ia melejit keudara sambil menerjang kearan mana datangnya sergapan tersebut.hitung-hitung nasibmu memang lagi mujur!" Pada saat itulah. kontan saja amarahnya berkobar. "Suma Hiante... Seketika itu juga terdengarlah suara gemuruh yang amat memekikkan telinga dalam hutan tersebut.. Sambil mendepak-depakkan kakinya keatas tanah dengan gemas. lain kali jika bertemu lagi dengan peristiwa semacam ini.. kehebatannya benar-benar mengerikan sekali..

hidung mancung dan mulut lebar.. yaa dia adalah seorang Kuncu. mustahil bisa dia. aku hanya salah bicara saja... hidung mancung dan mulut lebar. sungguh tampan wajah orang itu” “Apa? Kau berhasil melihat jalan raut wajah orang itu? seru si Berewok berpena baja cepat. lain kali aku pasti akan bertindak lebih hati-hati lagi" Ketika berbicara sampai disitu.. dia adalah seorang pemimpin dunia persilatan yang paling dihormati orang selama sepuluh tahun terakhir ini. “Siapakah dia? Tio toako. "Berapa besar usianya?” "Antara empat puluh tahunan” "Bagaimanakah tampangnya?" "Bermata jeli.. walaupun hanya sikejap mata. "Aaaah... “ buru-buru Suma Thian yu bertanya. seorang lelaki sejati" "Siapakah dia Tio toako? Siapa yang kau maksudkan?" melihat si Berewok berpena baja bergumam tiada hentinya. beralis mata lenting. "Yaaa. segera serunya: “Tio toako. namun aku dapat melihat jelas raut wajah orang itu. kau tak usah bertanya. Orang itu bernama besar dan berkedudukan terhormat di dalam dunia persilatan.. beralis mata lentik. bisa jadi dia menderita kerugian yang amat besat.. timbullah perasaan ingin tahu di dalam hati Suma Thian yu. mungkinkah dia? Si Berewok berpena baja Tio Cihui segera bergumam pelan.Tiraikasih Website http://kangzusi. "Hiante. mendadak ia teringat akan sesuatu. Maka dengan perasaan menyesal katanya: "Tadi aku hanya dibikin jengkel oleh keadaan hingga mata gelap." "Bermata jeli.com/ yang sesungguh nya andaikata didalam hutan tadi benarbenar sudah disiapkan musuh dalam jumlah banyak. tak mungkin" kembali si Berewok berpena baja Tio Ci hui menggelengkan kepalanya berulang kali." Siapakah dia?" "Bi ku lun (Kun lun indah) Siau wi goan!" .

Maka selapis hawa pembunuhan yang menakutkan dengan cepat menyelimuti wajah Suma Thian yu.. bukankah semua kecurigaan tersebut dapat dipecahkan? "Suma hiante. tak mungkin kau akan berhasil menemukan aku orang she Wan" Kejadian itu sudah berlangsung lama sekali. Akhirnya dia teringat.Tiraikasih Website http://kangzusi. iapun merasa menyesal. andaikata waktu itu dia berhasil membekuknya.. dia segera ber tanya dengan wajah tercengang. darah panas segera mendidih dalam dadanya. maka aku telah salah menduga akan dirinya. ia berusaha keras untuk menemukan siapa gerangan dia.com/ Oleh karena anak muda itu mendesak terus menerus. Ia menyesal mengapa membiarkan manusia aneh berkerudung hitam itu lolos dari pengejarannya. tidak apa-apa!" “ Masih sedih?" "Yaa. benar” . mengapa kau?" Ketika si Berewok berpena baja menyaksikan paras muka Suma Tbian yu berubah aneh.. Dia merasa seperti pernah mendengar nama itu. benar! Paman Wan malah pernah berkata begini: "Siau Wi goan wahai Siau Wi goan! Bagaimanapun licikmu.” sehabis mendengar perkataan dari si Berewok berpena baja.” “Siau Wi goan? Suatu nama yang amat dikenal. Suma Thian yu ber pikir terus tiada hentinya. terpaksa si Berewok berpena baja ini harus menyebut juga nama tersebut.. Tetapi selang beberapa saat kemudian. Suma Thianyu sedang termenung sambil mutar otaknya keras-keras. bukankah nama tersebut adalah nama yang seringkali di sumpahi dan dimaki-maki paman Wan? Yaa. cepat-cepat ia menjawab: "Aaaah. dia berkata lebih jauh: "Raut wajah Siau Tayhiap mirip sekali dengan orang kau jumpai itu.. waktu itu ia dan paman Wan baru selesai membenahi gua mereka.

bahkan akan mempersulit usahanya untuk membongkar perbuatan jahat yang dilakukan Siau Wi goan. bangunannya menempati areal tanah seluas puluhan hektar. ia kuatir tindakannya yang kelewat terburu-buru justru akan ditertawakan orang.com/ Dia tak ingin membocorkan rahasia tersebut. disisi pintu gerbang berdiri sepasang patung singa batu yang berat nya mencapai puluhan ribu kati. dia lantas berkata: "Adikku. Si Berewok berpena baja Tio Ci bui belum lama berkenalan dengan Suma Thian yu. kemudian ia memetik sekuntum bunga. mari kita pergi sekarang” Suma thian yu segera menyarungkan kembali pedangnya kedalam sarung. biarkan saja pencoleng itu kabur. . Bagian Ketujuh Perusahaan Sin Liong piaukiok terletak diujung jalan Heng yang dalam kota Heng ciu. kebanyakan akan berkunjung keperusahan Sin liong piaukiok untuk menyambangi cong piauiaunya "Mo im sin liong” (naga sakti penggosok awan) Wan Kiam Cu.Tiraikasih Website http://kangzusi. Apa lagi kalau didengar dari ucapan si Berewok berpena baja Tio Cu hui terhadap Siau Wi goan mendekati rasa hormat yang berlebihan. dia merasa antipatik yang diperlihatkan bisa mencurigai orang itu. lain kali bila kitasampai menemukannya kembali. Dengan nada menghibur. Setiap orang orang persilatan yang datang di kota Heng ciu. dinding pekarangannya terbuat dari batu hijau. terutama sekali rahasia antara paman Wan dengan Siau Wi-aoan. mengendusnya pelan-pelan dan jalan mengikuti si berewok berpena baja. jangan kita biarkan mereka lolos. Tentu saja alasan yang terutama adalah karena dia belum memahami secara keseluruhan akan rahasia tersebut. tentu saja dia tak dapat meraba jalan pikiran dari sianak muda itu.

rasa sedih yang tibatiba mendekam perasaannya membuat ia tak bisa mngendalikan diri lagi.. tiba-tiba dari luar pintu muncul anak buahnya yang segera memberi laporan: "Cong piautau.. Ia segera memeluk saudara angkatnya dengan air mata berlinang. dibelakangnya mengi kuti seorang pemuda berwajah tampan. dia datang hanya ditemani orang pemuda. Begitu sampai didepan pintu. Tio piautau telah kembali!” Mendengar si adik angkatnya telah pulang.Tiraikasih Website http://kangzusi. tak sepatah katapun yang bisa diucapkan.. sampaikan padanya setelah menyelesaikan urusan. oh yaa. ketika cong piautau Mo im sin liong Wan kiam ciu sedang berancang-bincang dengan seorang tetamu yang datang ber kunjung. maka sekeluarnya dari sana maka kedudukkannya akan terasa lebih tinggi dan terhormat. Para ramunya yang menjumpai kejadian itu segera tahu kalau disana telah terjadi suatu peristiwa... Mo im sin liong Wan Kiamcu saksikan adik angkatnya si Berewok berpena baja Tio Ci hui berdiri didepan pintu dengan wajah sedih dan murung.com/ Seakan-akan siapa saja yang bisa berkunjung ketempat itu. sebenarnya apa yang telah terjadi?" Berjumpa kakak angkatnya. Tio piautau pulang sendirian. . Mendengar perkataan itu. Ko im sin liong Wan Kiam ciu merasa girang sekali. Karena itulah mereka bersama sama ikut memburu keluar pintu gerbang. tak sempat minta maaf kepada tamunya lagi. beritahu kepadanya sepanjang jalan dia tentu amat lelah.” "Apa?" mendengar 'aporan itu. benar. si Berewok berpena baja merasa bagaikan bertemu sanak sendiri.. suruh datang kemari. Hari itu. buru-buru dia lari keluar. dengan terkejut Mo im sin liong Wan Kiamciu melompat bangun. segera serunya: "Ehmm. Buru-buru dia menegur: "Hiante. buru-buru orang itu berseru lagi: “Lapor cong piautau.

aku sudah tahu... beristirahatlah dulu. Mo im sin liong Wan Kiam ciu segera berkata lagi: "Hiante. Pelan-pelan Si Berewok berpena baja mendongakkan kepalanya. “Toako. Mo im sin liong wan Kiam cie menunjukkan pula rasa sedih yang tebal. aku telah membuatmu susah selama ini. mereka telah gugur semua ditangan musuh” Dia lantas menceritakan semua kisah kejadian itu dengan jelas. yang lebih tak beruntung lagi. Suma Thian yu yang berdiri dibelakang Si Berewok berpena baja Tio Ci hui diam-diam merasa kagum sekali. Selesai mendengar laporan tersebut. lanjutnya: . butiran air mata tampak mengembang dalam kelopak matanya. kemudian baru pelan-pelan menceritakan kisah tersebut kepadaku” Cong piautau dari perusahaan Sin liong piau kiok memang seorang lelaki yang hebat dan berjiwa besar. tapi dia masih berusaha keras untuk menahannya agar jangan meleleh keluar. Wan Kiam ciu baru berkata. bisa diambil bisa pula dilepas. ketika berbicara tentang ketiga belas saudara yang tewas. “Hiante. cepatlah rawat lukamu.Tiraikasih Website http://kangzusi. siaute tak becus. Kemudian sambil menjura ke arah Suma Thian yu. "Tidak mengapa" hibur Wan Kiam ciu cepat. apakah barang kawalanmu dibegal orang?" Si Berewok berpena baja manggut-manggut tanpa menjawab. lalu dengan mata merah katanya sedih. Tio Ci hui tak dapat membendung air matanya lagi. kau sudah lelah. "sebagai seorang lelaki kita harus dapat menghadapi setiap perubahan. Sampai lama kemudian. ternyata tak mampu melindungi barang kawalan tersebut. kau harus lebih mengutamakan kesehatan badanmu.com/ Melihat itu..

Tiga belas saudara telah gugur.. dengan membawa perasaan sedih dia berjalan masuk keruang da lam. sambil mengulapkan tangannya dia berseru: ..Tiraikasih Website http://kangzusi. Cong piautau panji duka cita dicuri orang.. Keesokan harinya...com/ “Suma Siauhiap. siauhiap tentu merasa lelah bukan.. cong piautau pasti akan memerintahkan sang kasir untuk mengganti bendera perusahaan dengan bendera segitiga pertanda duka cita Malam itu seluruh perusahaan berada dalam suasana hening. ketika Mo im sin liong Wan Kiam ciu sedang berada dalam lamat-lamat tidur. Mo im sin liong Wan Kiam ciu tidak menghalanginya untuk menangis.. Diam-diam Mo im sin liong Wan Kiam merasa tertegun. "Turunkan bendera perusahaan. seorang pegawainya telah lari mendekat sambil berteriak: “Aduuh celaka. dia mengurung diri dalam kamar baca dan berjalan mondar mandir semalaman suntuk dengan perasaan sedih. pesannya kepada kasir. silahkan mengikuti Tio hiante masuk kedalam untuk beristirahat!" Saking terharunya si Berewok berpena baja melelehkan air mata dengan deras. tapi dia masih berusahau untuk mempertahankan ketenangannya.akhirnya ia tertunduk dengan sedih. sepasukan kereta barang telah hilang. mendadak ia mendengar suara hiruk pikuk dari luar. Baru saja dia akan melangkah keluar dari kamar. Cong. titik air mata jatuh bercucuran membasahi seluruh wajahnya... terima kasih banyak atas bantuanmu. naikkan bendera berduka cita!” Bendera berduka cita merupakan bendera yang dinaikkan untuk mengenang para piaucu yang tewas. Wan kiam ciu segera tersadar kembali dari tidurnya. tentu saja dia rikuh untuk pergi beristirahat... setiap kali ada yang jatuh korban dalam setiap perjalanan. sebelum berlalu. setelah cong piautau memerintahkan orang untuk mengatur para tamu untuk tidur.

di pucuk tiang bendera itu telah sebatang anak panah. sorot mata semua orang ditujukan kearahnya dan setiap orang membungkam diri dalam seribu bahasa. Dengan senyuman getir menghiasi wajahnya. Saat itulah.com/ "Pergilah kau! Aku akan segera menyusul. ia tidak habis mengerti siapa gerangan manusia aneh berkerudung hitam itu? Mengapa pula mereka bermusuhan dengannya? Tatkala Mo im sin liong Wan Kiam ciu tiba ditengah lapangan. suasana menjadi hening. pelbagai pikiran serasa berkecamuk didalam benaknya. Mo im sin liong wan Kiam ciu mendongakkan kepalanya. Mo im sin liong Wan Kiam ciu mendongakkan kepalanya dan menghela napas panjang. seorang kakek munculkan diri dari kerumunan orang banyak dan berjalan menuju kehadapan Wan Kiam ciu. ditengah lapangan sudah penuh kerumunan ratusan orang pegawai dan puluhan orang piausu.Tiraikasih Website http://kangzusi. pagi tadi ketika Hui lam keluar hendak menaikkan bendera. diantaranya terdapat pula jago-jago persilatan yang kebetulan berkunjung kesana. tiba-tiba dijumpai panji duka cita itu sudah hilang. sementara diujung tiang bendera telah ditemukan sebatang panah. mundurlah dulu” Menanti piausu yang bernama Sim Hui lam mundur. katanya sambil tersenyum: “Sim suhu. Tatkala semua orang menyaksikan cong piautaunya munculkan diri. kemudian baru berkata dengau suara lantang: "Saudara sekalian." Sepeninggal pegawainya... benar juga. setelah memberi hormat katanya: "Lapor cong piautau. berkat . Mo im sin liong Wan kiam ciu pelan-pelan berjalan ketengah arena dan manggut-manggut kepada setiap orang yang dijumpainya. Mo im sin liong wan Kian ciu melakukan perondaan ke seluruh lapangan. Melihat itu. sejak didirikan hingga kini perusahaan kita sudah bercokol selama dua puluh tahun lamanya. silahkan congpiau memeriksanya" Mendengar laporan itu.

com/ bantuan dari saudara sekalian. “Kalau begitu pembegal itu berkerudung?”. perusahaan kita baru berhasil mencapai sedikit kemajuan seperti hari ini. suasana menjadi gempar." Ketika berbicara sampai disitu. sambungnya lebih jauh: "Benar! Mereka adalah sekawanan pencoleng berkerudung hitam. kemarin panji duka cita juga dicuri orang. jelas hal ini merupakan suatu pembicaraan dan suatu tantangan buat kita. yang patut disesalkan hingga kini. Ditengah suasana yang hiruk pikuk. lohu yakin tak pernah menyalahi sobat sobat dari dunia persilatan. Pelan-pelan Mo im sin liong wan Kian ciu mengangguk. mendadak terdengar seseorang berseru keras. masing masing saling berbisik membicarakan persoalan itu. untuk sesaat suasana menjadi kacau balau tak karuan. akhirnya aku berhasil menarik dua kesimpulan" Berbicara sampai disini. bencana tidak jalan sendiri. Mo im sin liong sama sekali tidak melakukan tindak pencegahan apa-apa. rejeki tidak tiba berbareng. setelah itu sambungnya lebih jauh: "Pertama kita tutup pintu perusahaan untuk mencari jejak pencoleng. ada yang setuju gegasan pertama ada pula yang menyetujui gagasan kedua. mendadak terdengar seorang pemuda berseru dengan lantang: .Tiraikasih Website http://kangzusi. dia berhenti sejenak untuk memandang orang-orang yang berada dihadapannya. sebab ia sendiripun tidak tahu harus memilih yang manakah diantara kedua macam gagasan tersebut. mana mungkin kita bisa turun tangan untuk melacaki jajaknya? Setelah lohu berpikir keras semalaman suntuk. siapa tahu berapa hari berselang barang kawalan kita dibegal orang. kita masih belum mengetahui dengan jelas siapa gerangan musuh kita tersebut. tanpa kita ketahui siap mereka. kedua melanjutkan usaha ini sambil menantikan perubahan selanjutnya" begitu ucapan tersebut diutarakan.

Boleh dibilang dia adalah seorane gadis yang cantik rupawan.com/ "Harap saudara sekalian sedikit tenang!" Suara yang menggeledek itu kontan saja membuat suasana dalam arena berubah menjadi tenang kembali. serentak semua orang berpaling kearah pemuda itu. Mo im sin liong wan Kiam ciu menjadi tertegun. Suma Thian yu segera berpaling. Ternyata dari tepi arena berjalan keluar seorang gadis berbaju hijau yang cantik rupawan. ia mendongakkan kepalanya lalu membungkam dalam seribu bahasa. lalu tanyanya dengan suara lembut: "Siauhiap. bibir yang kecil dan mata yang jeli. apakah kau berniat untuk menggajak kami bergurau? Atau mentertawakan kami yang tak mampu naik ke atas?" Mendengar ucapan tersehat.Tiraikasih Website http://kangzusi. Ternyata pemuda itu tak lain adalah Suma Thian yu yang diajak datang bersama si Berewok berpena baja Tio Cihui kemarin. mukanya bulat telur dengan hidung yang mancung. Tiba-tiba terdengar Mo im sin liong Wan Kiam ciu menegur keras: . kemudian sambil menuding kearah tiang bendera itu katanya: “Asal panah tersebut dapat kita ambil. Mendadak dari tengah arena berkumandang suara teguran yang amat merdu: "Siauhiap. apakah kau mempunyai suatu pendapat?" Suma Thian yu segera menjura. rasanya tidak sulit untuk mengetahui siapakah musuh kita itu" Mendengar perkataan itu. kulit tubuhnya putih halus. tapi dengan cepat ia menjadi tertegun. membuat Suma Thian yu menjadi tertegun dan lupa untuk menjawab. Perlu diketahui tiang bendera itu tingginya paling tidak mencapai dua puluhan kaki bukan suatu pekerjaan yang sudah untuk memanjat naik ke puncak tiang setinggi itu. Mo im sin liong Wan Kiam ciu memperhatikan Suma Thian yu sekejap. usianya enam belas tahun.

Belum habis dia berkata.Tiraikasih Website http://kangzusi. "tolong tanya. aku hnya bermaksud baik saja" "Hmmm! Maksud baik?” nona itu menggigit bibirnya kencang kencang. jangan kurangajar!" Dengan cepat Suma Thian yu menjadi tersadar kembali.haahh apakah kalian keheranan?” “Kalian pasti mengira lohu sedang mencari gara-gara dalam suasana seperti ini bukan?” jangan curiga.. Mo im sin liong Wan Kiam ciu segera tertawa terbahak-bahak.. "Haaahh. semua orang tidak tahu rencana apakah yang terselip di balik kesemuanya itu? Setiap orang dengan wajah keheranan bersama-sama menunggu ia melanjutkan kembali kata-katanya. mengapa tidak kita gunakan kesempatan ini untuk menggunakan suatu perlombaan?” Secara tiba-tiba Mo im sin-Iiong Wan Kiam cui mengucapkan perkataan itu apalagi dalam suasana seperti ini..com/ "Anak Lan.. segera pikirnya: “Ternyata dia adalah putri kesayangan dari Wan cong piautau... ilmu silat memang melupakan suatu kepandaian yang harus dipacu untuk maju.... apalagi kesempatan sebaik ini juga sukar ditemukan. Menyaksikan semua orang merasa keheranan. karena. tak heran kalau kecantikannya bagaikan bidadari dari kahyangan" Maka dia lantas menjura kepada nona itu sembari berkata: "Nona telah salah paham. dari mana kau bisa tahu kalau dengan mengambil panah tesebut maka kita akan mengetahui siapakah musuh kita itu?” “Aku hanya berpendapat demikian. terdengar Mo im sin-Iiong telah menukas sambil tertawa. lupakan saja persoalan hari ini.. mengapa kita tidak manfaatkan kesempatan ini untuk menyelenggarakan suatu perlombaan untuk memperebutkan panah? Selain sebagai hiburan juga untuk mengendorkan pikiran yang sudah penat dan lelah! ..haahh.. Kontan saja semua orang dibikin kebingungan setengah mati.. "Saudara sekalian.

. semua orang segera bersorak sorai dengan gembira. ternyata apa yang dipikirkan Mo im sin liong Wan Kiam ciu telah memerintahkan pegawai pegawainya untuk membereskan lapangan. mungkin ia sudah mengetahui kalau ada musuh yang telah menyelundup dibalik kawanan manusia yang hadir sekarang?” Si Berewok berpena baja Tio Gi-hui memang tak malu disebut sebagai seorang jago kawakan dalam dunia persilatan.. berhati-hatilah dalam pembicaraan maupun gerak gerik” "Kenapa?" tanya pemuda itu keheranan. "Kau harus tahu. dia cukup mengetahui watak dari kakak angkatnya ini. sekeliling lapangan sudah dipenuhi oleh meja kursi. sedangkan dia bersama putri kesayangannya duduk di meja utama disebelah timur. Suma Thian yu duduk bersama dengan si berewok berpena baja Tio Ci hui. menyiapkan meja per jamuan dan memerintahkan koki untuk menyiapkan hidangan dan arak. karena dia sendiripun tidak mengerti apa maksud yang sebenarnya dari kakak angkatnya itu.. kelewat menunjukkan kelihayanmu hanya akan menuncing rasa dengki orang lain" Si Berewok berpena baja Tio Ci hui hanya bisa berkata demikian. Tak selang berapa saat kemudian. Setelah duduk. yang tersisa hanyalah tanah lapang seluas lima kaki dengan tiang bendera itu sebagai pusatnya.. dengan suara lirih si Berewok berpena baja Tio Ci hui segera berbisik kepada Suma Thian yu: "Hiante.Tiraikasih Website http://kangzusi. selama berada disini. maka dalam hati kecilnya dia lantas berpikir: "Jangan jangan dia mencurigai Suma siaute? Kalau tidak. Buru-buru Mo im sin liong mempersilahkan para tamu untuk duduk. mustahil dia bisa melakukan perbuatan semacam ini dalam suasana dan keadaan semacam ini. Hanya siberewok berpena baja Tio Gi-hui seorang yang memandang Wan Kiam ciu sambil termangu-mangu.com/ "Bagus sekali!” mendengar usul itu.

Mo im sin liong Wan Kiam ciu segera mengangkat cawannya sambil bangkit ber diri. akupun ingin sekali menyaksikkan saudara sekalian bisa memberikan pertunjukan yang menarik. kemudian kepada semua orang serunya. . “Saudara sekalian. adapun didalam peryelenggaran pertemuan ini. siauloji akan turun kearena paling dulu. tentu saja dia tak akan melepaskan kesempatan tersebut dengan begitu saja. sambil menjura orang itu berseru: Cong piauiau. kemudian memandang sekeliling tempat itu sambil menantikan reaksi." Ucapan tersebut mempunyai arti yang mendalam. setelah memberi hormat katanya: "Sobat darimanakah yang ingin memberi petunjuk kepadaku?" Sim Hui lam merupakan seorang piausu yang paling sombong dan tinggi hati dalam perusahaan tersebut. sebab itu banyak orang yang tak senang kepadanya. Sambil menggulung bajunya dia menuju ketengah arena. dari meja sebelah barat telah berdiri seseorang. Dalam waktu singkat. Ternyata orang itu adalah piausu Sim Hui lam. Mo im sim liong segera meneguk habis isi cawannya.com/ Setelah semua orang duduk dan hidangan di keluarkan. Sudah banyak tahun dia bekerja dalam perusahaan. beberapa orang diantara mereka yang berperasaan tajam segera dapat menangkap maksud lain dibalik ucapan tersebut. mari kita keringkan secawan arak.Tiraikasih Website http://kangzusi. lohu selain ingin menyelenggaraan permaian perebutan anak panah. maka begitu ada kesempatan untuk memamerkan kepandaiannya. namun dihari-hari biasa dia sering membentak-bentak anak buahnya atau mendamprat anak buahnya dengan kata kasar. perusahaan kami tak pernah menerima kunjungan kunjungan yang begitu banyak dari tamu-tamu agung seperti hari ini. tetapi belum pernah naik pangkat. masingmasing lantas membicarakannya dengan suara berbisik-bisik. Selesai berkata. walaupun dia cuma seorang jagoan dari kelas dua.

pertarungan itu ibaratnya perkelahian anak kecil sedikitpun tidak menarik hati. dengan cepat dia memutar badannya menghindar.. hal ini lebih baik lagi" Lelaki setengah umur itu menjura untuk membalas hormat. silahkan Sim suhu memberi petunjuk" “Kalau begitu maaf. kemudian dengan jurus Hay see sian sian (membunuh ular didasar laut) ia balas menumbuk jalan darah Tay yang hiat ditubuh Sim Hui lam.Tiraikasih Website http://kangzusi... bagaimana kalau Hui lam mainkan serangkai ilmu pukulan saja untuk menghibur para tamu?" “Belum sempat Mo im sin liong menjawab." Sim Hui lam segera berpaling. Melihat tiada orang yang menanggapi tantangannya itu. sesorang telah melayang turun ketengah arena. Kang Pun san tertawa nyaring. orang persilatan menyebutku sebagai Cha gi sui (tikus bersayap). biar aku saja yang menemanimu bermain beberapa gebrakan." kata Sim Hui lam sambil menjura. semua orang segera berbisik membicarakan persoalan itu. padahal bagi orang yang ahli.com/ Begitu sampai ditengah arena. “Cong piautau. . pertarungan mereka meski nampaknya tegang dan seru. sekilas pandangan saja dapat diketahui kalau dia adalah tamu yang berkunjung semalam. ternyata orang itu adalah seorang lelaki setengah umur yang berbaju perlente. dan akhirnya sambil menjura kepada Cong piautaunya dia berkata. Aku she Kang bernama Pun san. sayang tak seorangpun yang menampakan diri. lalu sahutnya. "Tolong tanya siapakah nama saudara? Kalau kau bersedia untuk bermain beberapa geb rakan. buru buru dia menjura sambil bertanya... Dengan jurus Hek hou tou sim (harimau hitam mencuri hati) mendadak kepalan kanannya disodokkan ke perut si Tikus bersayap Kang Pun san. dia menjadi rikuh sendiri.. Bagaimanapun juga kalau orang orang dari kelas dua yang sedang melakukan pertunjukan. kemudian sahutnya: "Tidak perlu.

Sikap kekanak-kanakan semacam itu sungguh menggelikan sekali. pertarungan ini hanya terbatas sampai saling menutul. .. maaf.. Si tikus bersayap Kang Pun san tertawa tergelak-gelak seraya bsrseru: "Maaf.. . dia berdiri ditengah arena dengan kepala di angkat dada dibusungkan... mukanya pucat dan peluh dingin jatuh bercucuran dengan derasnya. bagaikan anak panah yang terlepas dari busurnya dia melesat ketengah udara..... tampaknya seperti lagi menunggu orang kedua terjun kearena.. jangan membuat perusahaan kita betul-betul sampai kehilangan muka..pada hekekatnya seperti tombak melawan tombak mainan. buru-buru serunya kepada ayahnya: “Ayah.!" "Bagaikan seorang pemenang yang hebat.. dia melayang turun ditengah arena.?” "Baik!" sahut Mo im sin liong Wan Kiam ciu sambil mengangguk. mendadak terdengar Sim Hui lam yang berada ditengah arena menjerit kesaki tan: "Aduuuuh. bagaimana kalau Lan ji yang turun kearena untuk membereskan dia." Wan Pek lan bersorak gembira." Kemudian sambil memegangi perut sendiri. tubuhnya roboh ketanah. ayah! Cepat suruh mereka berhenti.... "cuma ingat. serunya. jangan sampai membuat kesalahan dengan tamu. Agak mendongkol juga Wan Pek lan menjumpai sikap orang tua itu." Baru saja ucapan gadis tersebut selesai diucapkan. “Huuh.Tiraikasih Website http://kangzusi. kemudian bagaikan burung merak membentangkan bulu-bulunya.com/ Wan Pek lan. sama sekali tak ada gunanya. putri kesayangan Mo im sin liong wan Kiam ciu yang berada disamping ayahnya segera tertawa.

Wan Pek lan berdiri dingin arena. boanpwee ingin sekali memohon petunjuk beberapa jurus darimu. Dengan gerakan Kim ki tok lip (ayam emas berdiri disatu kaki). kejadian ini benar-benar merupakan suatu keberuntungan buat aku orang she Kang. dia menyambut dengan suara agak tergagap. Tapi. dia harus menghadapi kenyataan tersebut sambil menggertak gigi." Sembari berkata. bagaimanapun juga. harap tayhiap suka banyak mencari petunjuk" Semenjak menyaksikan ilmu meringankan tubuh nona Wan yang lincah dan cepat tadi. dia sengaja berdiri seenaknya sambil berkata dengan suara dingin. diapun memasang kuda-kuda yang rendah dengan sepasang kepalan disiapkan didepan dada. Maka setelah balas memberi hormat. dengan watak Kang Pun san yang sombong. dalam hatinya merasa girang sekali. Sesungguhnya nona Wan merasa muak sekali terhadap kawanan manusia yang sok berjual lagak seperti ini. segera disambut oleh para jago dengan tempik sorak yang gegap gempita. "Silahkan!" .Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ Gerakan tubuhnya indah dan lincah. “Aku orang she Kang beruntung dapat berkenalan dengan nona. kemudian sambil tertawa dia berkata kepada si Tikus bersayap Kang Pun san: "Kang tayhiap. diam diam dia mengeluh didalam hati. sepasang matanya sampai menyipit karena senyuman yang kelewat tebal diwajahnya. takabur dan berlagak sok tentu saja tak mungkin baginya untuk mengundurkan diri dengan ketakutan. lama sekali mulutnya yang tertawa belum juga dirapatkan. melihat sikap lawan. terutama setelah mendapat tantangan. diam-diam si Tikus bersayap Kang Pun san telah merasa gelisah sekali. agaknya dia sudah bersiap siaga menghadapi lawan.. Mo im sin liong Wan Kiam ciu yang menyaksikan gerakan tubuh puterinya amat indah sehingga mendapat pujian dan tepuk tangan orang banyak...

maka menyerang payudara anak gadis merupakan suatu pantangan yang besar. lagi pula jarang sekali berkelana didalam duuia persilatan... kepalan tangan kiri menekan kedada lawan. Terlebih-lebih nona Wan sendiri. terutama seorang pria berhadapan dengan wanita. Pada dasarnya Kang Pun snn cuma seorang manusia kelas tiga. kontan saja menjadi marah-marah sambil menyumpah. Tapi kawanan jago berpengalaman yang menyaksikan kejadian itu. kontan saja si tikus bersayap seakan-akan benar-benar be tumbuh sayapnya. nona Wan menjura ke empat penjuru. kemarahannya kontan memuncak. Pada saat itulah. Bertarung melawan orang. mendadak terdengar suara panjang yang menyakitkan telinga menggema dari meja sebelah barat. seluruh badannya mencelat sejauh satu setengah kaki lalu. dalam gelisahnya ia sudah melupakan pantangan tersebut. sepasang matanya mengawasi ancaman tersebut lekat-lekat.Tiraikasih Website http://kangzusi. ditengah sorak sorai tersebut. kemudian secara tiba-tiba ia membentak keras: “Roboh kau!” Tampak sepasang lengannya diayunkan kemuka secepat sambaran petir.."Buk!" badan nya terjatuh keras keras diatas tanah.. dengan perasaan marah yang berkabar dia berseru pula.. sementara tangan kanan mem babat payudaranya. “Maaf aku orang she Kang akan menyerang dulu" Dengam jurus Ji yan jut ciau (burung walet keluar sarang). sampai lama sekali ia belum juga bisa merangkak bangun. Bagaikan anjing budukan yang baru terserang penyakit parah...com/ Si Tikus bersayap Kang Pun san pun merasa amat mendongkol menyaksikan sikap menghina dari nona Wan.. Tempik sorak yang gegap gempita kembali berkumandang diseluruh angkasa.. lalu mengulumkamkan senyuman manis dan merayu. menyusul kemudian tampak seseorang menampakkan diri dengan berjumpalitan ditengah udara. kemudian meayang .

seketika itu juga hatinya jadi tak senang kembali. ternyata dia adalah seorang lelaki berusia tiga puluh tahun.Tiraikasih Website http://kangzusi. Nona Wan mencoba untuk memperhatikan pendatang itu. dia segera meujura sambil memperkenalkan namanya: "Aku adalah Ban Hoan kiam (pedang selaksa bunga) Tan Sim dari Thiam cong pay. "toh tujuan dari pertandingan silat yang di selenggarakan ayahmu hari ini hanya bertujuan untuk menghibur hati.com/ turun tepat lima enam langkah dihadapan nona Wan. segera tanyanya dengan cepat: "Kau hendak beradu senjata? Ataukah beradu tangan kosong belaka?" "Kedua duanya sama saja" sahut Ban hoa kiam Tan Sim dari Thiam cong pay sambii tersenyum. . lama sudah boanpwe mengagumi hal itu. sengaja datang untuk memohon petunjuk dari nona. aku lihat lebih baik kita beradu tangan saja" Mendengar ucapan tersebut nona Wan termenung sejenak. Begitu turun ke arena. memelihara jenggot hitam dan berdandan sebagai Busu. harap Tan tayhiap sudi memberi muka padaku" Ban hoa kiam Tan Sim adalah adik seperguruan dari It ci hoa kiam (pedang satu huruf bunga) Yu Liang Gi." Ketika Nona Wan menyaksikan potongan wajah orang ini tidak memuakkan. wataknya memang tidak menentu terutama sifat ingin menang. oleh karena itu boanpwe berharap bisa meminta petunjuk dalam ilmu pedangnya saja. tapi begitu mendengar orang itu menggunakan nama Thiam cong pay untuk menakut nakuti orang. dan baru berkata: "Sudah lama kudengar pihak Thiam cong pay termashur di dunia persilatan karena ilmu pedangnya. apalagi kesempatan macam ini jarang kita jumpai. berperawakan setinggi enam depa. sebiiah pedang tersoren dipunggungnya. rasa mendongkolnya seketika hilang separuh.

Sekali lagi para jago yang menyaksikan demonstrasi itu bersorak sorai memberikan tepuk tangan yang ramai. hatinya menjadi gembira. mana mungkin aku bakal menyalahkan Tan tayhiap? Harap kau jangan menampik keinginanku ini. Tentu saja Wan Kiam ciu segera manggut-manggut sambil tersenyum tanda setuju. hal itu merupakan kesalahanku sendiri yang belajar silat tak becus." Tidak menunggu dia menyelesaikan kata-katanya. segera sahutnya: "Senjata tak bermata.. jika boanpwee sampai menderita cidera." Ucapan dari nona Wan itu amat tepat dan beralasan sekali.com/ Mendengar sanjungan dari nona Wan. pelan-pelan Ban hoa kiam Tan Sim meloloskan pedang nya dari sarung... kemudian sambil . pedangnya segera digetarkan ketengah udara menciptakan selapis cahaya pedang yang amat tebal. Melihat itu. tak urung kedua belah pihak mungkin akan menderita luka. Nono Wan sendiri hanya meloloskan pedangnya dengan suatu gerakan yang sederhana. Ban hoa kiam Tan Sim segera berpaling kearah Mo im sin liong Wan Kian ciu. "Sebilah pedang bagus!” Ban hoa kiam Tan Sim makin gembira hatinya karena dipuji orang banyak. paras mukanya ikut pula berubah-ubah.. tapi sekejap mata kemudian kabut pedang itu tahu-tahu lenyap tak berbekas. Melihat Mo im sin liong telah memberikan persetujuannya.Tiraikasih Website http://kangzusi. tampak cahaya putih memancar Keempat penjuru dan amat menyilaukan mata. serentak semua orang berteriak memuji. seandainya nona terjadi apa apa.. "Criiing!" berbareng dengan dilolosnya senjata tersebut. dengan cepat nona Wan berseru kembali: "Dalam suatu pertarungan. Wan cong piautau seperti meminta persetujuannya. kesemuanya ini membuat Ban hoa kiam Tan Sim merasa senang sekali.. karena sehabis mendengar ucapan tersebut.

Tindakan Suma Thian yu yg begitu menaruh perhatian terhadap nona Wan kelihatan amat menyolok. Kontan saja Suma Thian yu merasakan wajahnya berubah menjadi merah padam dan panas sekali.?” "Pertunjukan bagus segera akan berlangsung. Oleh karena itu. terutama beberapa puluh tahun belakangan ini. hiante mengapa kau mesti terburu napsu?" sahut sipena baja bercambang Tio Ci hui dengan suara lirih. Suma Thian ya yang duduk disamping Si pena baja bercambang Tio Ci hui bertanya dengan suara lirih: “Tio toako. Si pena baja bercambang Tio Ci hui melirik sekejap kearah sipemuda itu.. padahal nona Wan begitu lemah gemulai. nona Wan dengan menggunakan jurus Cay hong tian ci (burung hong mementang sayap) melepaskan sebuah tusukan mendatar keatas jalan daran Hoa kay hoat di tubuh Ban hoa kiam Tan Sim. kemudian tertawa: Orang bilang: Cinta yang mendalam. buru-buru dia mengalihkan kembali perhatiannya ketengah arena. mungkinkah dia sanggup menghadapi kelihayan dari seorang jago pedang kenamaan? Sementara itu pertarungan ditengah arena sudah mulai berkobar. boleh dibilang banyak sekali jago lihay dari pihak Thiam cong pay yang bermunculan. bagai manakah kepandaian ilmu pedang yang dimiliki nona Wan. Dalam nada itu. partai Thiam cong pay ketika itu amat termashur karena ilmu pedangnya yang lihay. membuat perhatian semakin menebal.com/ menggenggam pedangnya ia turut menikmati demonstrasi Ban hoa kiam Tam Sim yang sedang kegirangan itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. diantaranya nama It ci hoa kiam Yu Liang gi paling termashur. . mungkinkah secara diam-diam sianak muda itu telah jatuh cinta kepada sinona? Tidak! Perlu diketahui. Suma Thian yu segera menarik kesimpulan kalau adik seperguruan dari Yu Liang gi ini pastilah seorang jago yang cu kup lihay pula.

tibatiba ujung pedangnya berputar memainkan jurus Ji lay ciang tiau (Ji lay menaklukkan rajawali) untuk menusuk ketubuh lawan secepat kilat.Tiraikasih Website http://kangzusi. Sreeeet! Sreeeeet! Sreeeet!" angin serangan yang tajam bagaikan amukan ombak samudra serentak menggulung ke atas tubuh nona Wan. jurus serangan pertama dilancarkan nona Wan tersebut pada hakekatnya merupakan suatu pancingan terhadap mu suhnya. ia segera tertawa dingin. maka sewaktu musuhnya beikelit. kemudian sambil menarik perutnya sambil melompat bangun pedangnya menggunakan jurus Seng kay tu jin (putik bunga baru me kar) secara beruntun melepaskan tiga buah serangan berantai. nona Wan jauh lebih cepat lagi. .. Dia lincah. ternyata nona Wan lebih lincah dia cepat. melihat datangnya ancaman tersebut. "Weeesss. Melihat datangnya ancaman tersebut.... mau tak mau Ban hoa Kiam Tan Sim bermandi peluh dingin juga karena terperanjat. tentu saja bukannya manusia sembarangan.. kemudian pedangnya dengan jurus Bei lui cut hong (bunga mawar baru mekar) pedangnya secepat sambaran petir menusuk jalan darah Ki kiat dan Kian li hiat ditubuh nona Wan. buruburu dia menggunakan gerakan jembatan gantung untuk menjatuhkan diri ke belakang.” tahu-tahu ujung pedang itu sudah menusuk ke arah tenggorokan Tan Sim. Jilid 7 : Dewi burung hong Wan Pek lan “SUATU SERANGAN yang amat baik!" Mendadak kaki kanannya mundur kebelakang lalu menyelinap kesamping meloloskan diri dari tusukan lawan..com/ Ban hoa kiam Tan Sim sebagai seorang jagoan dari Thiam cong pay. Sungguh hebat manusia yang bernama Tan Sim ini... Perlu dlketahui..

toh dia merasa tak tahan juga menghadapi serangan lawan yang beruntun. ujung bajunya berkibar terhembus angin. Tapi dengan terjadinya peristiwa ini. Selama hidup belum pernah Ban hoa kiam Tan Sim menyaksikan gerakan tubuh secepat ini. mendadak terdengar nona Wan berpekik nyaring. serangan demi serangan. setelah itu secara beruntun dia lancarkan empat buah serangan berantai. waktu sudah terlambat. Terdengar gadis itu berpekik nyaring. Sebagai putri kesayangan cong piautau. Ban hoa kiam Tan Sim hanya merasakan cahaya pedang yang berada didepan matanya amat menyilaukan mata dan desingan angin dingin menyayat badan. menanti dia sadar kalau nana Wan sedang menerjang tiba.Tiraikasih Website http://kangzusi. Dalam keadaan begini.com/ Sekalipun nona Wan merupakan seorang ahli silat. maka dia bertekad untuk merebut kembali keadaan tersebut dari lawannya. maka hal tersebut segera membangkitkan pula perasaan ingin menang didalam hati nona Wan. jurus demi jurus dilancarkan secara gencar dan amat dahsyat. tentu saja nona itu merasa kejadian yang baru di alaminya merupakan suatu kejadian yang amat memalukan. cepat-cepat dia mundur sejauh empat langkah ke belakang untuk meloloskan diri dari ancaman tersebut. lalu pedangnya menggunakan gerakan Po hong pat ta (angin puyuh meryapu delapan penjuru) dan tubuhnya menggunakan gerakan Hwesio hong luo liu (angin puyuh menggoyangkan liu) segera meneroros masuk kedalam pertahanan lawan. secepat kilat pedangnya menusuk ke tubuh lawan. dia segera terpekik nyaring. serta merta dia melompat mundur kebelakang untuk berusaha menghindarkan diri dengan. tindakannya itu dia justeru terjebak kedalam perangkap nona Wan. "Mampus aku kali ini!" . untuk sesaat dia menjadi gugup dan tak sempat melihat jelas ancaman lawan.

setebal tebalnya muka. Sementara itu. terpaksa sambil menjura katatanya : "Ilmu pedang yang nona miliki sungguh hebat sekali. diapun merasa rikuh untuk tinggal disitu lebih lama lagi. aku mohon diri lebih dulu!” Tanpa memberi hormat lagi kepada semua orang. Menanti semua jago mentertawakannya... Ban hoa kiam Tan Sim masih saja berdiri dengan wajah kebingungan. sekarang kau boleh mengumumkan permainan lain yang lebih bermutu!" Setelah mendengar peringatan dari ayahnya lewat ilmu menyampaikan suara. "Maaf. Kepergian Ban hoa kiam Tan Sim dalam ke adaan gusar sekarang. pada akhirnya akan menimbulkan banyak sekali halhal yang tak di inginkan. . Ban hoa kiam Tan Sim baru tahu kalau baju bagian dadanya sudah robek. terdengar suara baju yang robek kemudian sirapnya cahanya pedang Nona Win telah berdiri ditengah arena dengan senyum dikulum. Nona Wan merasa girang sekali setelah secara beruntun berhasil menangkan dua orang jago. sampai-sampai pakaian bagian dadanya yang robek memanjangpun sama sekali tidak dirasakan olehnya.. baru saja dia akan meng gunakan kesempatan itu untuk mundur kembali ke tempat semula. dia segera membalikkan badan dan berlalu dari sana. maaf. mendadak ia mendengar ayahnya sedang berbisik dengan menggunakan ilmu menyampaikan suaranya: "Lan-ji. nona Wan baru teringat kembali dengan tujuan yang terutama dari ayahnya sewaktu menyelenggarakan pertemuan ini. tentu saja rasa malunya bukan alang kepalang. dikemudian hari bila ada kesempatan lagi aku pasti akan memohon petunjuk lebih jauh. aku orang she Tan benar-benar merasa kagum sekali. Dalam keadaan begini. cuma kesemuanya itu terjadi dikemudian hari.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ Belum habis teriakan itu bergema. sungguh mengenaskan sekali keadaannya. maaf!" katanya.

setelah itu katanya: "Cianpwee sekalian. hingga kini masih belum nampak ada seorang manusiapun yang menempakkan diri. lebih baik dapat mempertahankan ketenanganmu sambil menunggu terjadinya se¬gala perubahan" “Mengapa?" tanya Suma Thian yu keheranan. kemudian melanjurkan. kau akan segera mengetahui dengan jelas” "Apakah Wan cong piautau mempunyai suatu rencana?" "Sett. "Kalian kelewat sungkan dan terlalu memandang luar biasa persoalan begini saja! Biar boanpwe mendemontrasikan .. mari kita lihat siapa yang dapat me¬ngambil turun anak panah tersebut.Tiraikasih Website http://kangzusi. jangan keras keras" buru-buru Tio Ci hui mencegahnya berbicara lebih jauh. Pada saat itulah. "Hiante. dan sebagai pemenang tentu saja ada hadiahnya" Selesai berkaca dia memandang sekejap lagi sekeliling arena. Padahal berbicara sebenarnya. bagaimanakah hasil dari peristiwa ini.. hal ini tak bakal salah lagi. "Cianpwe manakah yang hendak mendemonstrasikan ilmu meringankan tubuhnya paling dulu?" Seraya berkata dia lantas mengundurkan diri ke samping. mustahil hal tersebut dapat dilakukan olehnya. si Pena baja bercambang Tio Ci hui berbisik lirih kesisi Suma thian yu. Semenjak nona Wan mengemukakan usulnya.. seandainya se¬seorang tidak memiliki ilmu meringankan tu¬buh yang tiada taranya di dunia ini. untuk mencapai tiang bendera setinggi ini. buru-buru serunya de¬ngan lantang. agaknya semua orang tidak berani menunjukkan keje¬lekannya. Nona Wan merasa girang sekali.com/ Maka dia lantas menuju kembali ketengah arena dan menjura keempat penjuru." Melihat tiada orang yang maju. "Pokoknya asal kau turuti perkataanku. tentu saja dia pula pemenangnya. tadi ada seorang tamu yang menemukan diatas tiang bendera terdapat se¬batang anak panah tersebut sebagai bahan permainan.

ketika gerakannya sudah hampir berhenti. tubuhnya telah mencapai belasan kaki tinggi nya. Kata orang begitu ayahnya begitu pula anak nya. Perlu diketahui. Sementara itu tempik sorak dan sorak-sorai yang gegap gempita telah berkumandang dari bawah. kemudian dengan meminjam tenaga pantulan tersebut badannya melayang dua kaki lagi. Sekali lompatan. barulah mohon cianpwe se¬kalian sudi mewakiliku” Seraya berkata dia lantas membetulkan pa¬kaiannya sambil bersiap sedia melakukan lompatan. kepandaian yang di¬milikinya waktu itu boleh dibilang sudah mencapai ke tingkatan yang amat sempurna. Itulah sebabnya orang menghormatinya sebagai Bi hong siancu (Dewi burung hong cantik) Tampaknya gadis itu meloloskan pedangnya dan mengencangkan ikatan tali pinggangnya kemudian setelah bersiap menghimpun tenaga dia menjejakan kakinya keatas tanuh dan meluncur bagaikan anak panah yang terlepas dari busurnya dengrn gerakan Ii hong cong thian (burung bangau menerjang angkasa).com/ kejelekan lebih dulu seandainya gagal. Selama ini Mo im sio liong wan kiam ciu memang termashur didalam dunia persilatan ilmu pukulan Hu mo ciang hoat serta ilmu meringankan tubuh Mo im sin hoat yang luar biasa. mendadak sepasang kakinya menyambar tiang bendera tersebut. sejak kecil nona Wan sudah mendapat didikan dari ilmu ayahnya Mo im-sin liong untuk mendalami ilmu silat maupun ilmu meringankan tubuh. bahkan adapula hadirin yang sudah bangkit dari tempat duduknya sambil memuji. Sejak kecil nona Wan sudah amat gemar mempelajari ilmu merinuankan tubuh. maka kemajuan yang diperolehnya boleh dibilang cepat sekali. kini tinggal lima kaki lagi untuk mencapai puncak tiang bendera tersebut.Tiraikasih Website http://kangzusi. ditambah lagi ramainya bakatnya bagus dan otaknya memang encer. .

namun perbuatannya itu mendapatkan pujian dan tepuk tangan yang ramai. kemudian berjalan menuju ke tengah arena.. Seketika itu juga suasana dalam arena menjadi hening dan sepi. pelan-pelan Mo im sin liong wan Kiam ciu bangkit meninggalkan tempat duduk.com/ Dibawah tempik sorak yang gegap gempita. karena semua orang mengira Mo ini sin liong wan Kiam ciu hendak turun tangan sendiri. "Oooooh. Beratus-ratus pasang mata para jago yang berada dibawah tiang bendera segera berdebar keras. Bi hong siancu Wan Pek lan segera menju kepada para hadirin dengan wajah tersipu-sipu.!” Siapa tahu baru saja jeritan itu dilontarkan nona Wan telah berjumpalitan kembali dengan kaki dibawah kepala diatas. dengan selamat melayang turun kembali ke tanah tanpa menimbulkan sedikit suarapun. kecuali sepasang tangan nya segera menyambar tiang bendera itu dan melanjutkan dengan jalan merangkak. Setelah menghibur putrinya. mendadak dia berjumpalitan dan meluncur lagi kebawah dengan kepala dibawah kaki diatas.Tiraikasih Website http://kangzusi. segera timbul harapan dapat menyaksikan kelihayan jagoan tersebut . Sayang pada saat itulah hawa murni dalam pusarnya habis terpakai. Meski tugasnya tak terselesaikan.. kemudian mengundurkan diri ke tempat duduknya semula. Ada diantara mereka yang belum pernah menyaksikan kelihayan ilmu silat Wan congpiau tau. tubuh nona Wan melompat naik satu kaki lagi. maka seluruh perhatian orang tertuju kepadanya. Beberapa orang diantara jago yang bernyali kecil segera berteriak kaget. berbahaya. semua orang merasa tegang dan bersama sama mengikuti gerak gerik si nona itu Sayang nona Wan tidak melakukan hal itu. tiada cara lain lagi bagi nona itu untuk melanjutkan usahanya untuk mencapai puncak tiang bendera dan mengambil turun panah tersebut.

karena itu lebih baik akupun berbicara secara terus terang. kalau tidak siapa pula yang berani menyusahkan aku orang she Wan? Untung saja setiap persoalan pasti ada waktunya untuk terbongkar secara tuntas. dari arena segera terdengar suara teriakkan orang yang menyatakan persetujuannya. semalam kantor kamipun kemasukan orang. saudara sekalian mari kita bertepuk tangan untuk siauhiap kita ini!" . lalu dengan suara dalam dan berat ujarnya. karenanya aku mohon bantuan dari sobat sekalian untuk bersama-samaku menyelidiki persoalan ini disamping mohon petunjuk.com/ Mo im sin hong wan Kiam ciu memperhatikan sekejap sekeliling arena. kemudian kemudian sambungnya: Aku rasa orang yang melakukan pembegalan itu sudah pasti teman baru dari dunia persilatan. dia memandang kearah Suma thian yu lalu berkata: "Kumohon Suma siauhiap sedia memberi petunjuk! Kau adalah orang pertama yang menemukan anak panah dipuncak tiang. Mo im sin liong Wan kiam ciu segera tersenyum. bagaimana kalau aku orang she Wan saja yang menunjuk orangnya? Baru saja Mo im sin liong Wan kiam ciu menyaksikan perkataannya. karena itu mohon Suma siauhiap sudi menunjukkan pula kebolehanmu. "Saudara sekalian. sudah beberapa kali aku memutar otak untuk mencari tahu sebab kesalahanku ini tak aku yakin menyalahi sahabat dari manapun. bila saudara sekalian enggan untuk menunjukkan kejelekan. dua peristiwa yang memalukan ini boleh dibilang baru pertama kali ini dialami oleh perusahaan kami. “Sekarang.Tiraikasih Website http://kangzusi. oleh karena itu kurasa dibalik kesemuanya ini tentu ada hal-hal yang tak beres” Berbicara sampai disitu dia berhenti sebentar. pelan-pelan serot matanya dialihkan kepada wajah Suma thian yu. barang barang kawalan dari perusahaan kami telah dibegal orang. Nah. Berapa hari berselang. marilah kita lanjutkan permainan tadi. kamu semua adalah saha¬bat karib aku Wan Kiam ciu.

dia selalu memandang kearahku. Suma sauhiap terlalu sungkan" seru Mo im sin liong Wan Kiam ciu sambil tertawa. jang Tio Ci hui.Tiraikasih Website http://kangzusi. dia menyahut cepat: "Andaikata aku tidak memiliki kepandaian apa-apa... tak berani menunjukkan kejelekanku dihadapan orang” "Aaah.benar.. apakah dia kurang memberi pelayanan kepadamu?” Ucapan lo piasu ini agak emosi dan bernada keras. seorang lo piasu segera bangkit berdiri seraya berkata: “Apakah Suma sauhiap tidak memandang sebelah mata kepada kami? Bagaimana watak Wan cong piautau bukankah kau ketahui. mengapa siauhiap narus menampik?" Begitu Mo im sin liong Wan Kiam ciu selesai berbicara. tapi karena wataknya yang beranggasan. tanpa terasa pemuda itu berdiri juga.” Meski dalam hati ia berpikir demikian. Boan thian hui Ya Nu kontan saja tertawa dingin setelah mendengar perkataan dari Suma thian yu. serunya: . sama sekali tidak mirip sikap seorang tuan rumah kepada tamu. "pertemuan semacam ini jarang bisa di jumpai. pandangannya yang sempit. bukankah hal ini sama artinya dengan memberi kesulitan kepada orang lain?” Piasu tua itu mempunyai kedudukan setingkat dibawah Sipena baja bercambang Tio ci hui. setelah meman dang sekejap dingan sorot mata dingin.com/ Diam-diam Suma Thian yu agak tertegun juga ketika dilihatnya Mo im sin liong Wan Kiam cu menunjuk kearahnya. maka orang menyebutnya sebagai Boan thian hui (terbang memenuhi angkasa) Ya Nu. Suma Thian yu sepera mengalihkan sorot matanya kewajah si piausu itu. satu ingatan dengan cepat melintas dalam benaknya: "Jangan-jangan dia mencurigai aku sebagai orang yang membegal barang dan meningga1kan tanda panah dipuncak tiang? Yaa. sewaktu berbicara tadi. ujarnya sambil menjura: “Aku hanya mengerti sedikit kepandaian kasar saja.

dihadapan orang lebih baik jangan berbohong. kalau toh semua orang memaksa aku untuk mempamerkan kejelekan. tibatiba sindirnya: "Bila dugaan lohu tidak meleset.com/ "Suma siauhiap. yang ." Sudah jelas kalau ucapan itu mengandung suatu nada ejekan dan suatu peringatan. tentu saja Suma Thian yu dapat menangkap pula arti lain dari perkataan itu. tapi seiain kabut tipis ternyata mereka tidak berhasil menyaksikan apa-apa. Hatinya makin mendongkol lagi. di antara sekian banyak orang. Suma siau biap pasti dapat melihat pula isi surat tersebut. suasana dalam arena menjadi gaduh. sayang aku tidak memahami maksud ucapan Wan cong piautau yang sebenarnya. dia lantas berkata: “Wan cong piutau mempunyai maksud yang mendalam sekali. aku menurut saja" Sembari berkata pelan-pelan dia berjalan menuju ketengah arena. kau bisa menemukan anak anah dipuncak tiang. dengan cepat dia berpikir: "Aku Suma Thian yu bukan seorang manusia yang takut urusan. semua orang segera mengalihkan sorot matanya kepuncak tiang benderu itu..Tiraikasih Website http://kangzusi. ""Hahahaha. Mo im sin liong Wan Kiam ciu segera tertawa dingin.. hal ini menunjukkan kalau kau memiliki ketajaman mata yang melebihi orang lain.. mengapa pula aku harus bersikap sungkan terhadap dirimu?" Berpikir demikian. Suma Thian yu segera tertawa terbahak-bahak. Sementara itu beratus pasang mata para jago telah ditujukan kepadanya. kalau toh kau bersikap begitu kasar kepadaku..apa susahnya kalau hanya soal itu?” Aku masih dapat melihat kalau diujung anak panah itu terikat secarik kertas!” Begitu ucapan tersebut diutarakan. Baiklah. masa kau tidak memiliki kemampuan untuk mencapai puncak tiang tersebut?” Mendengar perkataan itu..

Suma Thian yu tiba ditengah arena. dia berdiri sambil membusungkan dada dan tidak menunjukan perasaan takut. tiba tiba sepasang kakinya saling bertumpukan satu sama lainnya. mendadak nampak Suma Thian yu melompat ketengah udara setinggi dua puluh kaki lebih. tak lama setelah pemuda itu berhasil mencapai tanah. wajahnya tidak berubah. sewaktu tenaganya sudah hampir mengendor. . Dia cukup mengetahui jelas watak dari Suma Thian yu. Ditengah suara pekikken nyaring yang mekikkan telinga. dia benar-benar dibuat terkesiap oleh kelihayan lawannya. sambil menatap tiang bendera itu ia berpekik keras memekikkan telinga yang mendengar.com/ paling merasa kuatir adalah si Pena baja bercambang Tio Ci hui. Suasana di arena yang tiba-tiba hening ba¬gaikan mati dengan cepat menjadi gaduh kembali oleh suara suara sorak sorai yang mem memekikkan telinga. Ternyata dia telah mengeluarkan ilmu Liu im ti (tangga menuju awan) yang sudah lama punah. Ketika mencapai tanah. Demonstrasi kepandian silat yang dilaku kau Suma thian yu ini selain membuat semua orang tertegun. Suma Thian yu sudah berputar satu ling¬karan dipuncak tiang bendera itu lalu melayang turun kembali ketanah. tapi di tangannya telah bertambah dengan sebatang anak panah. Dengan gerakan tubuh seperti inilah tubuhnya melambung ketengah udara dan ter¬nyata mampu melampaui puncak tiang bendera. bahkan Wan kiam ciu sendiri pun terbelalak dengan mara melotot besar. bahkan sekarang tak langsung menyangkut pula dirinya sendiri. Di tengah sorak para jago yang gegap gempita.Tiraikasih Website http://kangzusi. kenyataan kini sudah mulai terbentang didepan mata. Tapi bagaimana pun kuatirnya dia. napas tak memburu.

setelah itu sambil tertawa seram katanya : “Waktu membayar tiada batasnya!. ternyata diapun turut menatap wajah Sama Thian yu lekat-lekat.Tiraikasih Website http://kangzusi. Dengan cepat kertas itu.com/ Sepasang mata Wan Pek hong yang jeli dan lembut seakan-akan terhisap oleh suatu kekuatan besar. Suma Thian yu segera mempersembahkan anak panah iadi kehadapan Mo im sin liong Wan Kiam ciu. dia merasa amat penasaran kalau dirinya dianggap mempunyai hubungan dengan para pembegal barang kawalan tersebut. kemudian ujarnya dingin : "Siauhiap. dengan sorot mata yang tajam dia mengawasi wajah Suma Thian yu lekat-lekat. apakah dia tak akan bersikap semacam itu pula? Cuma saja. Tentu saja perbuatannya dengan pandangan yang begitu mesrah tak diketahui oleh siapapun. benar juga diujungnya terikat segulung kertas. Tapi. Selesai membaca tulisan itu. . Hmm. ternyata isinya berbunyi demikian: "Uang kawalan sudah diterima. waktu membayar tiada batasnya” Dibawah tulisan itu terlukiskan sebuah topeng muka setan. asal aku Wan Kiam ciu masih bisa hidup. merepotkan dirimu saja. katanya kemudian: "Untung saja aku tidak membuatmu kecewa” Mo im sin liong Wan Kiam ciu segera menerima anak panah tersebut. apakah siauhiap dapat mengisahkan kembali apa yang telah kau jumpai waktu itu?” Sejak semula Suma Thian yu sudah menaruh perasaan tak puas terhadap Wan Kiam ciu ta pi setelah dia membayangkan kembali seandai nya dia yang menjadi Mo im sin liong dan menghadapi keadaan seperti itu. Sambil membawa anak panah itu. benar-benar suatu ucapan yang tekebur. uang terbegal pasti akan kucari sampai ketemu” Berbicara sampai disitu. dengan gemas Mo im sin liong menggumpal kertas sebut menjadi satu kemudian membantingnya ketanah.

Untuk melanjutkan rasa curiga tersebut. . Tampaknya Mo im sin liong Wan kiam ciu ingin mengetahui persoalannya sampai jelas. semua orang baru mulai memperhatikan pedang yang digembolnya itu.. maaf maaf. tapi sahutnya juga dingin: "Kit hong kiam" "Kit hong kiam? Mo im sin liong Wan Kiam ciau menjerit kaget.. Suma Thian yu terpaksa harus membuka rahasia diri nya dengan berkata: "Manusia berkerudung itu munculkan diri karena hendak merampas pedangku ini!" Setelah ucapan tersebut diutarakan...." Walaupun dimulut dia berkata begitu... ia segera mendesak lebih jauh: "Tolong tanya pedang apakah yang siauhiap gembol itu?" Suma Thian yu merasa semakin tak senang hati. Sambil mendengarkan dengan seksama. "rupanya kau adalah ahli waris dari Kit hong kiam kek Wan Liang. karena Suma Thian yu sama sekali tak mampu untuk menemukan alasan si manusia berkerudung itu mencari dirinya. me nanti pemuda itu menyelesaikan ceritanya. benarkah ceritamu itu?" "Tentu saja sebenarbenarnya "Ooooh ..com/ Suma Thian yu segera mendongakkan kepa lanya memandang wajah Mo im sin liong kemudian secara ringkas dia menceritakan kembali apa yang telah dijumpainya waktu itu..Tiraikasih Website http://kangzusi. tolong tanya apa sebabnya manusia berkerudung itu munculkan diri lagi didepan mulut gua? Apakah setelah membegal barang kawalan kami. dia baru menarik kembali sorot matanya seraya berkata: "Siauhiap. diam-diam Mo im sin liong Wann Kiam ciu mengawasi terus perubahan wajah dari Suma Thian yu. namun wajah Wan Kiam ciu sudah diliputi hawa amarah. maka setelah ditanya balik oleh Wan Kiam ciu. diam-diam Suma Thian yu menjadi amat terperanjat. diapun tak mau melepaskan nyawa Tio hiante?" Pertanyaan hu diajukan amat lihay.

dia segara berpaling dan melotot sekejap kearah Pena baja bercambang Tio Cihui dengan penuh kegusaran. "Hiante. kaum pencoleng yang rendah martabatnya. te riaknya kemudian . baru saja dia akan membantah. Maka ia makin terkesiap lagi setelah ditegur oleh kakak angkatnya dengan gusar. jangan menfitnah orang semaunya sendiri. terpaksa sambil menggerttk gigi keras dia bangkit berdiri sambil menyahut: "Aku tahu!" Mendengar itu. kemarahan Mo im sin liong Wan Kiam ciu tak terkendalikan lagi. dia kuatir kalau sampai Suma Thian yu menjadi naik pitam oleh kesalahpahaman tersebut. kau anggap dirimu bisa baik sampai seberapa jauh?" Benar-benar suatu peristiwa yang tak disangka seorang pimpinan umat persilatan yang dianggap orang sebagai lelaki . segera bentaknya keras-keras.com/ Begitu selesai berkata. dengan sorot mata tajam dia melotot gusar kearah Wan Kiam ciu. "Mengapa kau berkenalan dengan kaum pembegal?" Si Pena baja bercambang Tio Ci hui sendiripun dibuat naik pitam setelah mendengar tuduhan kakak angkatnya yang tanpa dasar. kau harus tahu kalau menfitnah itu lebih kejam daripada pembunuhan! Dalam hal apa aku Suma Thian yu mirip pembegal? Aku harap kau bisa memberi keterangan yang jelas kepadaku!" Mo im sin liong Wan Kiam ciu yang merasa dirinya ditegur seorang pemuda ingusan didepan orang banyak. kemudian serunya: "Wan tayhiap. apakah kau sudah mengerti?" Sejak melihat Suma Thian yu terjun kearena tadi. tahu kalau urusan telah berkembang ma kin runyam. kalau berbicara harap sedikit tahu diri. dengan mata melotot besar bentaknya keras: "Kit hong kiam kek Wan liang merupakan musuh umat persilatan. mendadak terde ngar Suma Thian yu berpekik keras. si Pena baja bercambang Tio Ci hui su dah merasa amat panik seperti duduk dikursi beracun saja. menjadi turut naik darah.Tiraikasih Website http://kangzusi.

. tutup bacot anjingmu!" Telapak tangan yang penuh berisikan tenaga dalam segera diayunkan ke tubuh Mo im sinliong Wan kiam ciu dengan kekuatan yang sangat mengerikan hati. "Blaaaamm..com/ sejati ternyata mencaci maki seorang bocah yang baru terjun kedalam dunia persilatan dihadapan umum. Debu dan pasir segera beterbangan memenu hi angkasa. Apalagi bila membayangkan saat kematian paman Wan nya dalam keadaan mengenaskan. sa king kagetnya semua orang sampai melompat bangun dari tempat duduknya. hatinya terkesiap juga dibuatnya. apalagi orang menghina paman Wan yang dihormatinya.!" terdengar suara benturan keras yang memekakkan telinga menggelegar memecahkan keheningan. semua orang membelalakkan mata nya lebar-lebar dengan mulutnya melongo. hal ini membuatnya semakin tak tahan. Agaknya Wan kiam ciu sudah tidak dapat mengendalikan perasaan gusarnya lagi: Suma thian yu bukan seorang pemuda yang suka dimaki orang. cepat-cepat ia menyingkir kesamping untuk meloloskan diri. .Tiraikasih Website http://kangzusi.. darah panas didalam dadanya serasa mendidh. jeritan kaget sekali lagi bergema memecahkan keheningan. Betul Mo im sin Iiong Wan Kiam ciu merupakan seorang pendekar besar dari utara dan sejalan sungai besar yang berilmu tinggi namun setelah menyaksikan datangnya angin pukulan yang begitu dahyat. Menanti pasir dan debu sudah sirap dan semua orang dapat melihat jelas pemandangan disekeliling tempat itu.. Berada dalam keadaan seperti ini. Dengan suara menggeledek ia segera membentak keras: "Bajingan tua. dia tak cepat mempertimbangkan lagi apakah disekeliling tempat itu penuh dengan anak buah Mo in sin liong Serangan yang dilancarkan Suma Thian yu dengan kekuatan penuh ini segera meluncur ke depan dengan amat dahsyatnya.

api kegusaran yang telah padam.com/ Ternyata permukaan tanah dimana Mo im sin liong Wan kiam cui berdiri telah muncul sebuah liang sedalam satu depa dengan luas lima depa. tak usah kau turun tangan sendiri.Tiraikasih Website http://kangzusi. tentu saja merasa kurang leluasa untuk bertarung pada babak pertama. membunuh ayam buat apa menggunakan golok kerbau? Untuk membereskan seorang bocah ingusan. tiba tiba dari tengah udara melayang sesosok tubuh manusia. suatu daya pukulan yang menggidikan hati. dengan amat takabur serunya: . Pada saat itulah. Boan thian hui Ya Nu memang benar-benar sombong sekali. Begitu munculkan diri. Suma Thian yu merasa sedikit agak menyesal. Setelah melancarkan serangan dengan kekuatan dahsyat tadi. Menanti Suma Thian yu melihat jelas paras muka orang itu. karena pena baja berecambang Tio ci-hui barangkali telah menasehati nya agar bersabar dan jangan kelewat memper lihatan kehebatannya. Tindakan tersebut sedikit banyak menunjuk kan pula kelemahan dalam hatinya serta perasaan takutnya tapi orang lain tak akan mengetahui akan hal ini. dia tak lain adalah Boan thian hui Ya Nu. lebih baik lohan saja yang mewakilinya!" Mo im siu liong Wan kiam ciu sebagai seorang pimpinan. dihadapsnnya telah bertambah dengan seorang piausu tua. Akan tetapi setelah menyaksikan sikap Boan thian hui Ya Nu yang begitu takabur dan sombong. kini mulai berkobar kembali dalam dadanya. setelah itu katanya. "Cong piautau. mau tak mau semua orang harus memperbaharui kembali penilaian mereka terhacap kemrmpuan Suma thian yu ini. maka dia segera menangguk tanda setuju dan mengundurkan diri kebelakang. dia segera menjura kepada Wan Piautau. Dengan adanya kenyataan ini.

tongkatnya dengan jurus pau lui ki ciau (guntur dahsyat menyerang ular) langsung menghantang tulang leng kay kut ditubuh Suma thian yu. “Bocah keparat. sambil maju kedepan. tak mungkin mereka akan menghadapi lawannya yang masih muda apalagi yang bertangan kosong itu dengan menggunakan senjata. tentu saja kedudukan tersebut bukan diraih secara untung-untungan. aku ingin tahu apakah murid ajaran dari Wan Liang adalah seorang manusia tiga kepala enam langkah?" Sembari berkata ia sembari melepaskan senjata sam ciat kun (petungan beruas tiga) nya sambil mempersiapkan diri. setelah memandang sekejap kearahnya. ”Kedua-duanya bukan!” Jawaban dari Suma thian yu yang dingin dan angkuh. cabut keluar pedang Kit hong kiam mu. . dia lantas berkata: "Dengan dirimu aku tak pernah punya dendam dan sakit hati. bagaimana kalau kumohon petunjuk darimu dengan menggunakan tangan kosong saja?" Boan thian hui Ya Nu adalah seorang manusia yang sombong dan takabur. Biasanya orang yang dapat memainkan sanjata sam ciat kun merupakan seorang jagoan silat yang berilmu tinggi. kontak hawa amarahnya memuncak. tapi dia tak mengira kalau lawannya lebih takabur dari pada dirinya. Seandainya berganti dengan seseorang berjiwa gagah. buat apa kita muski saling bertarung dengan menggunakan kekerasan? Maaf aku sedikit jual mahal. kau sudah bosan hidup rupanya? Atau mungkin kau memandang rendah diriku? Bentaknya keraskeras. Ucapan tersebut tak ayal lagi merupakan sebuah bom atom yang segera mengubah suasana tegang menjadi makin panas.com/ "Bocah keparat.Tiraikasih Website http://kangzusi. Boan thian hui Ya Nu bisa menduduki kursi ketiga dalam perusahaan Sin liong piaukiok. Suma thian yu memandang sinis sikap Boan thian hui. Pertama-tama Boan thian hui Ya Nu tak bias menahan diri dulu.

com/ Dasar Boan thian hui Ya Nu memang seorang yang bermuka tebal. . seakan-akan tak pernah terjadi suatu peristiwa apapun. selain indah juga mendatangkan tempik sorak dari segenap jago lainnya. tampak Boan thian hui Ya Nu sedang mengaduh kesakitan. kemudian sindirnya: “Orang she Ya. baginya yang penting serangan tersebut akan mengenai sasarannya secara telak.Tiraikasih Website http://kangzusi. lalu terdengar seseorang membentak amat nyaring: "Lepas tangan!" Ketika semua orang berpaling. dia sama sekali tidak ambil peduli akan hal itu. tampat pemuda itu masih berdiri diarena dengan senyum dikulum. coba kau rasakan serangan ku ini lagi! Sembari berkata. dia baru merendahkan tubuhnya kesamping. maka ditunggunya toya itu hamper mengenai tubuhnya. Sianak muda ini sudah merasa kalau persoalan yang dihadapi hari ini tak bias diselesaikan dengan begitu saja. Ketika memandang lagi kearah Suma thian yu. dengan susah payah ia baru dapat berdiri tegak. dalam tiga jurus aku akan menyuruhmu melepaskan senjata Sam ciat kun!” “Kentut busuk!” teriak Boan thian hui Ya Nu dengan sekujur badan bergetar keras. Dengan cekatan Suma thian yu berkelit kesamping untuk menghindarkan diri. ayunan tongkat Boan thian hui Ya Nu persis menyambar lewat dua inci diatas batok kepala pemuda itu. badannya mundur beberapa langkah dengan sempoyongan. tiba-tiba tampak sesosok bayangan manusia berkelbat lewat. Ilmu gerakan tubuh patah tulang yang didemontrasikan oleh Suma Thian-yu ini benar-benar tepat sekali. dengan jurus Im hong huang sau(angin dingin menyapu hebat) dia langsung menyapu pinggang Suma thian yu. Ditengah sorak-sorai yang gegap gempita. sedangkan senjata Sam ciat kun milik Ya Nu kini sudah berpindah ketangannya. sedangkan senjata Sam ciat kun-nya telah terbuang entah kemana.

. besar kemungkinan dia akan beradu jiwa dengannya. ia sudah diliputi oleh hawa amarah sehingga tak dapat mengendalikan diri lagi. daya kemapuannya didalam melakukan serangan menjadi satu kali lipat lebih dahsyat daripada dalam keadaan biasa. sedemikian cepatnya membuat semua orang tak sempat melihat jelas bagaimana caranya Sam ciat kun itu bisa berpindah tangan. Dengan jelas Boan thian hui Ya Nu mendengar kalau teriakan itu berasal dari congpiautau nya. sejak Suma thian yu berhasil mempelajari ilmu Ciat tiong puan poh cap lak tui dari Siau yau kay Wi kian.. sepasang matanya berubah menjadi merah padam penuh rasa benci. ia tahu Ya Nu merasa amat gusar hingga kehilangan sifat kemanusiaannya..Tiraikasih Website http://kangzusi. tapi keindahan gerakan tubuhnya membuat orang bersorak sorai tanpa terasa. walaupun Suma thian yu dianggap sebagai pembegal. Jelas dia sudah merasa gusar sekali. selangkah demi selangkah dia maju kedepan dan menghampirinya.. setelah melotot sekejap kearah pemuda itu dengan gusar. tapi dia berlagak seakan-akan tidak mendengar. Padahal kalau dibicarakan kagi. Boan thian hui Ya Nu benar-benar merasa malu sekali. . suara tepuk tangan kembali berkumandang gegap gempita dalam arena.com/ Perubahan itu berlangsung terlalu cepat. mereka tak percaya bahkan Ya Nu sendiripun tak habis mengerti. kejadian ini bukanlah suatu kejadian yang aneh. karena mendapat malu dihadapan orang banyak. Dalam pada itu.. diam-diam Suma thian yu pun merasa terkesiap.. mundur!" tiba-tiba dari tengah arena berkumandang suara bentakan nyaring. "Ya Nu. Bagaikan seekor harimau buas yang sedang mementangkan cakar dan gigi taringnya siap menerkam mangsa. Melihat wajah orang yang menyeringaiseram.. buru-buru dia mempersiapkan diri menghadapi segala kemungkinan yang tak di inginkan.

sementara senyuman dingin yang menghiasi ujung bibirnya semakin menebal. dia hanya memandang sekejap ke arah Ya Nu dengan pandangan sinis.. Suatu pertarungan sengit dengan cepat akan berkobar..com/ Makin lama semakin bertambah dekat... menyaksikan sikap lawan yang menyeringai seram.... air tetap mengalir suatu ketika pasti akan tiba saatnya bagi kita untuk melakukan perhitungan ini. berjumpa pun baru kali ini.Tiraikasih Website http://kangzusi. Paras muka Mo im sin liong Wan Kiam ciu berubah menjadi dingin seperti es. Suma thian yu merasakan jantungnya berdebar keras. kini Ya Nu sudah dua tiga langkah dihadapan mukanya... Mo im sin liong Wan kiam ciu yang berada dimeja utama tadi tahu-tahu sudah melayang turun diantara kedua orang itu.. bila sampai meledak bisa dibayangkan keadaannya pasti mengerikan sekali.." Suma Thian yu tidak menanggapi ucapan tersebut. dengan perasaan tidak terima katanya kepada Suma Thian yu: "Bocah keparat. terpaksa Boan thian hui Ya Nu mengundurkan diri dengan membawa rasa benci yang mendalam.. lohu tidak pernah kenal de ngan dirimu. Disaat yang amat kritis itulah. mundurlah kau.. sementara puluhanorang lainnya juga merasakan hatinya berdebar keras. selama gunung nan hijau. Sebelum meninggalkan tempat itu. kepada Boan thian hui Ya Nu katanya dengan nada menghibur: "Adik Ya. Mendadak sesosok bayangan manusia berkelbat lewat.. ten tu saja tak bisa dibilang mempunyai ikatan dendam atau sakit hati. biar aku yang mengatur tempat ini!" Menyaksikan Mo im sin liong telah menampilkan diri. bentaknya dengan suara ketus: "Suma siauhiap. tolong tanya mengapa kau berbuat demikian?" .

.haah.com/ Mo im sin liong Wan Kiam ciu mengutarakan ucapan tersebut tanpa ujung pangkal yang jelas.. berdasarkan dua hal ini terbukti sudah kalau siauhiap terlibat dalam perisimatiwa ini" Mendengar perkataan itu. dia segera bertanya: "Wan tayhiap. kedua darimana siauhiap bisa tahu kalau diujung anak parah yang menancap dipuncak tiang bendera ada surat nya. dengan suara dingin dia segera me nyambut: "Sudah lama kudengar Wan tayhiap pandai membedakan mana yang benar dan mana yang salah.. setiap persoalan dihadapi dengan otak yang dingin.. "Hah. Kalau ber tanya soal ketidak beresanmu.. jangan salahkan kalau LOHU terpaksa harus bertindak kasar. kontan saja Suma Thian yu dibikin kehe ranan. juga menggelikan sekali..?" Untuk sesaat Mo im sin liong Wan Kiam ciu tak dapat menjawab penanyaan itu. apa yang dicurigakan? Kalau dibilang mengapa aku bisa menyaksikan kertas surat yang berada dipanah dipuncak tiang .Tiraikasih Website http://kangzusi. tak lahunya apa yang kujumpai hari ini berbeda sekali dengan keadaan yang sebetulnya. kaupun menyusup kedalam perusahaan kami dan setelah barang kawalan kami dibegal. pertama asal usul siauhiap tidak jelek. Suma Thian yu segera mendongakkan kepalanya dan tertawa terbahak-bahak.. setelah ter menung sesaat dia pun lantas berkata: "Kalau toh Siauhiap enggan untuk mengaku secara berterus terang. haah. keterangan yang dikatakan Wan tayhiap selain memaksakan sesuatu alasan tanpa dasar.. siapa bilang kalau asal usulku tidak jelas? Menolong orang yang di begal orang juga merupakan suatu kejadian yang wajar. aku toh muridnya Kit hong kiam Seng. tolong tanya dimanakah letak ke tidak beresan diriku. apa yang kau maksud?" "Asal dalam hati kau mengerti akupun tak usah mengumumkannya lagi secara blak-blakan" Tentu saja Suma Thian yu tahu kalau yang dimaksudkan adalah soal pembegalan barang kawalan.

beberapa orang piausu telah bermunculan diri pula ke dalam arena dan mengepung Suma thian yu rapat-rapat. maka dari malunya dia menjadi marah.Tiraikasih Website http://kangzusi. hal ini berdasarkan ketajaman mata seseorang. bukan saja dia tidak menerima tantangan Suma thian yu. tak usah banyak bacot lagi" Setelah kenyataan berubah menjadi begini. Siapa tahu Wan kiam cui sudah mempunyai perhitungan sendiri. katakan saja terus terang. Suma thian yu baru menanggapi ucapan musuhnya dengan suara yang kasar.com/ bendera. malah sebaliknya membentak keras: "Lohu tak punya banyak waktu untuk melayani dirimu. dia berkata lebih jauh: "Bilamana Wan tayhiap ingin mengecek ketajaman mataku. sepantasnya kalu dia mempercayai perkataan lawan. Dalam waktu singkat. aku bukanlah seorang manusia yang takut urusan. mau terjun ke kuali berisi minyak atau naik ke bukit golok. dengan senang hati aku akan melayani keinginanmu itu" Semua tuduhan Mo im sin liong Wan kiam cui kena ditangkis semua hingga ludes. sadarlah Suma thian yu kalau pihak lawan memang berniat mencari garagara. asal Wan tayhiap ingin bertarung. aku akan melayani semua tantanganmu itu" Sampai kini. suasana yang semula tenang segera diliputi kembali oleh kobaran api peperangan. kalau atas dasar hal hal diatas maka kau lantas menuduh aku sebagai pencoleng. sudah. ke nyataannya apa yang dikatakan tak lebih hanya ucapan anak berusia tiga tahun. Mimpipun Suma thian yu tidak menyangka kalau Sin liong piaukiok yang terkenal sebagai suatu perubahan orang-orang . maka kenyataan ini benar-benar menggelikan sekali" Setelah berhenti sebentar. Tapi dengan begitu pula. sesungguhnya juga bukan merupakan sesuatu yang aneh. maka sambil tertawa dingin ujarnya: "Mengakunya saja seorang congpiautau.

Setibanya didepan Wan Kiam ciu. "Toako.Tiraikasih Website http://kangzusi. hampir semua orang mundur beberapa langkah dan memberi jalan lewat baginya. si Pena baja bercambang Tio Ci hui menyaksikan . apakah gurunya Wan Liang tidak ber salah?" jengek Mo im sin liong wan Kiam ciu sambil meludah.com/ kaum lurus bisa bertindak memalukan seperti ini. maka dia orang tua baru mati penasaran. kau telah memfitnah orang baik... Belum sempat si Pena baja bercambang Tio Ci bui sempat mengucapkan sesuatu. sambil berlarian teriaknya keras-keras: "Saudara sekalian. "Benar. dengarkanlah perkataanku!" Walaupun kedudukan Si Pena baja bercambang Tio Ci hui dalam perusahaan setingkat dibawah Wan kiam ciu. tanpa terasa dia mendonggaakkan kepalanya sambil berpekik nyaring." Selapis hawa nafsu membunuh dengan cepat menyelimuti wajah Mo im sin liang Wan Kian ciu. tapi berhubung dia adalah seorang yang jujur dan setia kawan. tahu-tahu dia sudah meloloskan pedang Kit hong kiam yang amat tajam itu.. Mendadak dia mencabut keluar pedangnya. maka semua orang menaruh hormat kepadanya. jangan bertarung dulu. Suma Thian yu telah berkata lebih dulu.. Suma siauhiap tidak bersalah. apalagi diapun me naruh budi kepadaku."Criiiing!" cahaya biru memancar amat menyilaukan mata. justru karena dalam dunia persilatan penuh dengan manusiamanusia yang tak bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah. kemudian katanya. Dalam marahnya. dia orang tua memang tidak bersalah.. Si Pena baja bercambang Tio Ci hui yang selama ini menonton saja dari sisi arena segera menampilkan diri ke tengah lapangan setelah menyaksikan keadaan bertambah runyam. "Cuuuh. Si Pena baja bercambang Tio Ci hui menjura dalam-dalam. Mo im sin liong Wan Kiong cui juga meloloskan pedang mestikanya.. kecuali Wan Kiam ciu seorang. Seruannya itu segera ditanggapi semua orang.

. sekalipun tidak memberi muka ke pada pendeta. Tindakan ini sama sekali diluar dugaan semua orang. pikirnya: "Meninggalkan tempat inipun ada baiknya juga. buru-buru dia memberi tanda kepada Suma Thian yu seraya berkata: "Suma Hiantit. paling tidak aku harus menghargai Sang Buddha.Tiraikasih Website http://kangzusi." Si Pena baja bercambang Tio Ci cui jadi gelisah sekali. ternyata orang lain tidak membiarkannya pergi. toh dengan dua tiga patah kata mustahil bagiku untuk menyadarka kembali bajingan tua yang keras kepala ini" Walaupun dia ingin pergi. memandang diatas wajahku. tempat inipun bukan tempat yang bisa di datangi dan ditinggalkan orang dengan semaunya sendiri. Sambil tertawa dingin Mo im sin liong wan Kiam ciu berkata: "Sekalipun perusahaan Sin liong piaukiok bukan sarang naga gua harimau. bila siauhiap tak memberikan suatu pertanggungan jawab kepadaku hari ini.com/ keadaan makin kritis. buru-buru serunya lagi kepada Wan Kiam Ciu: "Toako. sehingga se mua orang segera berbisik-bisik lirih. bersabarlah dulu. biarkanlah urusan selesai dulu sampai disini!" Dengan sorot mata penuh amarah Mo im sin liong Wan Kiam ciu melotot sekejap kearah Tio Ci hui. jangan harap kau bisa pergi meninggalkan tempat ini barang selangkahpun. hanya saja kumohon kalian jangan berkeras kepala terus. tinggalkanlah tempat ini! Tak ada gunanya memperebutkan persoalan yang sama sekali tak ada gunanya ini" Ketika mengucapkan perkataan tersebut na danya setengah merengek. lalu dia membalikkan badan dan tanpa mengucapkan sepatah katapun masuk ke ruang dalam. siapapun tak tahu permainan busuk apakah yang sedang di persiapkan. aku bersedia menanggung se mua barang kawalan yang hilang. hal ini membuat Suma Thian yu merasa amat terharu.

bayangan tubuhnya sudah lenyap dari pandangan mata. ternyata bayangan tubuh nona wan sudah lenyap dari pandangan. dia berseru tertahan. setelah menjura dalam-dalam ka¬tanya: "Tio toako. lapangkan dadamu. si Pena baja ber cambang Tio Ci cui memperhatikan bayangan punggungnya hingga lenyap dari pandangan. Dalam sekejap mata saja. begitu dilihatnya nona Wan tak ada di tempat. Dia tahu. sebenarnya dia hendak masuk kedalam untuk melaporkan kejadian ini kepada Wan kiam cui. budi kebaikkanmu tak akan aku lupakan untuk selamanya. Wan peklan tentu tidak terima akan persoalan tadi sehingga kepergiannya niscaya akan menimbulkan keonaran baru. karena dia lah yang sering bermain dengan nona itu sejak si nona masih kecil." Setelah menyarungkan kembali pedangnya. aku percaya orang lain tak akan mampu untuk melukai diriku.Tiraikasih Website http://kangzusi." Kemudian dia menjejakkan kakinya ke atas tanah dan secepat kilat melompat keluar dari pagar pekarangan rumah. mengerti?" Dengan mata berkaca-kaca. budi kebaikan ini pasti akan kubalas. tapi teringat kalau Wan kiam cui sedang marah. cepat atau lambat persoalan ini pasti akan menjadi terang kembali. kemudian dia baru menyeka air matanya mem bentur dengan tempat duduk Bi hong siancu Wan Pek lan. tapi tak usah putus asa. Si Pena baja bercambang Tio Ci hui cukup mengetahui watak dari Wan Peklan. walaupun sekarang kau di tuduh orang.com/ Dengan cepat si pena baja bercambang Tio-Ci cui berpaling lagi kearah Suma Thian yu seraya berkata: "Hiante. Suma Thian yu mengangguk. tak terlukiskan rasa gelisah hatinya setelah mengetahui akan hal itu. dia berkata lebih jauh: "Di kemudian hari. dia lantas menduga kalau gadis itu sudah menyusul Suma Thian yu. asalkan kau bersedia mempercayai diriku. Dengan mata berkaca-kaca. ia merasa bila hal ini dilaporkannya . cepat kamu tinggalkan tempat ini.

Orang bilang: Siapa yang berbaik hati dia akan memperoleh yang baik pula. ternyata benda itu adalah sebuah bungkusan besar.com/ kepada Wan kiam cui. sebab itu diapun menahan diri. pikirnya diam-diam: "Besar kemungkinan paman Wan yang kusayangi dan mengalami nasib seperti apa yang ku alami sekarang. dia segera duduk disana sambil memejamkan matanya rapat-rapat. didepan mata terbentang sebuah tanah perbukitan. Suma Thian yu telah meninggalkan kantor perusahaan Sin liong piaukiok dengan perasaan berat. sampailah pemuda itu dibawah sebatang pohon besar. tampak sesosok bayangan hitam dengan kecepatan luar biasa sedang meluncur ke arahnya.. pakaian dan uang yang dimilikinya masih tertinggal dikantor Sinl liong piaukok. Dalam keadaan gugup... mendadak dari belakang tubuhnya berkumandang suara tertawa merdu yang amat .. kalau memang begitu.. Suma thian yu berjalan terus tanpa berhenti. besar kemungkinan kalau hal ini akan menimbulkan amarahnya. dengan perasaan terkejut dia segera membuka matanya. Sementara dia masih tertegun. buru-buru disambutnya bayangan hitam tersebut dengan sepasang tangannya. Tapi apa yang dialami justru merupakan kebalikanya. dia tidak memikirkan lebih jauh lagi. waktu itu matahari sedang bersinar dengan teriknya. murung dan kesal. Mendadak terasa segulung angin berhembus lewat. aaii.. buntalan tersebut ternyata miliknya." Setelah meninggalkan kota... yang lebih mengherankan lagi. maka sambil melanjutkan perjalanan dengan kepala tertunduk. Sementara itu.. bagaimana dia akan melanjutkan hidupnya dikemudian hari? Sementara dia masih murung. karena salah paham akhirnya dia menjadi dibenci orang. sekarang sepeser uang pun tak dimiliki.Tiraikasih Website http://kangzusi.. sungguh mengenaskan sekali nasibnya.

aku sudah lama mendengar orang bilang tentang kelihayan ilmu pedang Kit hong kiam hoat. rupanya kau!" "Siapakah orang itu?" Ternyata dia tak lain adalah putri kesayangan dari Mo im sin liong Wan kiam cui. lalu berkata: "Aku ingin memohon beberapa petunjuk ilmu silatmu!" Dengan wajah berkerut bercampur keheranan. maka setelah bertemu dengan gadis itu. yakni si Dewi burung hong Wan Pek lan. kemudian tanyanya keheranan: "Nona Wan. si dewi burung hong berkata dengan wajah bersungguh-sungguh: "Bawalah serta buntalanmu itu. dengan cepat Suma thian yu membalikkan badannya kemudian menjerit kaget: "Aaaaah. Tampaknya ia sudah merasa penasaran sekali terhadap keluarga Wan.com/ sedap didengar. mendadak terdengar nona Wan membentak lagi: "Suma siauhiap. Sambil menarik kembali senyumannya. harap tunggu sebentar!" "Ada apa nona Wan? Dengan perasaan terperanjat Suma thian yu berpaling seraya bertanya. "ada sesuatu persoalan kumohon petunjukmu" "Persoalan apa?" tanya Suma thian yu. Suma thian yu memandang sekejap kearah Wan Pek lan. aku memang khusus datang kemari untuk mengirimkannya bagimu" "Oooh.Tiraikasih Website http://kangzusi. karena itu aku ingin sekali memohon petunjukmu" . dia mengurungkan niatnya untuk beristirahat. apa maksudmu? apakah ayahmu yang memerintahkan kepadamu untuk menahan aku disini?" "Soal ini tak usah kau urusi. Belum lagi berapa langkah. terima kasih nona Wan" Seraya berkata dia lantas mengambil buntalan tersebut dan siap meninggalkan tempat itu. Si Dewi burung hong berjalan mendekat dengan wajah kemalu-maluan.

sungguh tak kusangka kalian mengejarku terus-menerus. tujuannya tak lain adalah untuk memnta petunjuk ilmu silat dari anak muda tersebut. Sambil menarik muka dan melototkan sepasang matanya. nona. Bi hong siancu Wan Pek lan segera tertawa geli. katanya: "Aku Suma thian yu merasa tak pernah bersalah pada langit. tak pernah bersalah pada manusia. lebih baik kau urungkan saja niatmu itu!" Jauh-jauh si dewi burung hong Wan Pek lan menyusul kesana.Tiraikasih Website http://kangzusi. buat apa kau mendesak orang terus-menerus? Aku sedang merasa kesal. kalau tidak. lebih baik urungkan saja niatmu itu" Sepasang alis mata si Dewi burung hong Wan Pek lan segera berkenyit sesudah mendengar perkataan ittu. dia sama sekali tidak ambil peduli. aku toh hanya bermaksud untuk meminta petunjuk saja kepadamu tanpa mengandung maksud lain" Mendengar perkataan itu. tekadnya itu sudah bulat. kumohon kepadamu. jangan harap kau bisa meninggalkan tempat ini" Suma thian yu yang melihat si nona menghadang jalan perginya. dia lantas tahu kalau pihak lawan memang datang dengan sesuatu maksud tertentu. aku tidak berniat bertarung melawan dirimu. maka setelah menghela napas panjang. tak perduli apapun yang dikatakan Suma thian yu.com/ "Nona Wan. dengan keheranan Suma thian yu segera bertanya: "Mengapa harus bertarung dengan ku?" . serunya sambil tertawa dingin: "Siauhiap. ia membentak nyaring: "Sekalipun tak mau juga harus mau. katanya dengan marah: "Kalau dilihat dari tampangmu yang mengenaskan. seakanakan telah dianiaya orang saja. sukalah melepaskan sebuah jalan bagiku" Menyaksikan wajah Suma thian yu yang mengenaskan dan perkataan yang memilukan. apakah kau tidak memandangsebelah matapun terhadap diriku?" "Tidak.

" Setelah berhenti sejenak. Si nona Wan segera meloloskan pedangnya sambil membentak: "Baik.. kau ini benar-benar.. ia sama sekali tidak memberi kesempatan kepada lawannya untuk berganti nafas. "Kau benar benar. aku benar-benar hendak mengajakmu bertarung!" Sembari berkata dia mendesak maju ke muka sambil melancarkan bacokan.. dia didesak terus sampai mundur berulang ka li." Belum sempat dia melanjutkan kata-katanya.. setelah itu teriaknya kaget: "Kau. maka aku baru memohon petunjuk darimu." "Ya. kemudian dengan jurus Long li cian ciau (membunuh naga ditengah ombak) langsung memba¬cok batok kepala Suma Thian yu. bahkan secara beruntun melancarkan tiga buah serangan berantai yang semuanya ditujukan ke jalan darah kematian di tubuh Suma Thian yu. Waktu itu Suma Thian yu tidak bersenjata... buru-buru dia miringkan kepalanya sambil menghindar ke samping. terpaksa dia harus mundur selangkah lagi ke belakang... .. kau tak ingin bertarung melawan diriku?" "Benar nona Wan!" jawaban dari Suma thian yu itu tegas dan bersungguh-sungguh.Tiraikasih Website http://kangzusi. hal ini hanya suatu permohonan saja. akan kulihat apakah kau akan turun tangan atau tidak!" Pedangnya diputar suatu lingkaran busur.com/ "Aai. bacoka pedang dari Bi hong siancu Wan Pek lan telah menyambar tiba.. gadis itu berkata lebih lanjut: Karena kau tangguh.. dalam waktu singkat pemuda itu sudah ter jerumus dalam posisi yang berbahaya sekali. mengapa kau berusaha menampik dengan pelbagai alasan?" "Permohonan? Aku tidak mengenal segala macam hal seperti itu" "Jadi maksudmu. Ternyata Suma Thian yu mengatakan tidak bertarung tetap tidak bertarung.

tanpa berpikir panjang lagi dia berpekik nyaring kemudian tubuhnya melejit setinggi satu kaki ke tengah udara. Siapa tahu Suma thian yu tidak bertindak seperti apa yang diharapkan. Waktu itu Bi hong Siancu sedang risau kare na lawannya belum juga meloloskan pedangnya. mendadak dia merubah jurus serangan ditengah jalan. bentaknya dingin. Mendadak gadis itu membentak nyaring. "Nona Wan. pedangnya memapas ringgung lawan dengan jurus Thian li hui ko atau malaikat perempuan memutar tombak. tak terlukiskan rasa girang dalam hatinya ketika menyaksikan Suma Thian yu menghunus pedangnya sambil melancarkan serangan balasan. Inilah salah satu jurus penolong yang ampuh dari ilmu pedang Kit hong kiam hoat. dia telah bersiap siaga untuk menyambut datangnya ancaman tersebut dengan keras lawan keras guna mencoba sampai dimanakah ketangguhan lawannya. . Ditengah jalan pedangnya ditarik kembali dan secara tibatiba mengeluarkan gerakan tubuh Yau cu huan sin (burung belibis membalikkan badan) pedangnya berubah menjadi beratus-ratus kuntuk bunga pedang dan mengurung bersama ketubuh Bi hong Siancu dengan jurus Ciang liong ji hay (naga sakti masuk ke laut). kau kelewat mendesak orang" Menyaksikan pemuda itu menarik kembali serangannya sambil melayang turun ke tanah. maka terhadap perkataan dari Suma Thian yu dia tak ambil peduli. buru-buru pedangnya berputar membentuk selapis kabut senjata yang menyelimuti kepalanya. dia tak dapat menahan diri lagi menghadapi ancaman maut. Bi hong siancu Wan Pek lan kuatir kalau ia menyimpan kembali pedangnya kedalam sa rung.Tiraikasih Website http://kangzusi. kemudian melayang turun kembali ke tanah.com/ Dalam keadaan begini. teriaknya dengan segera: "Akan kulihat kau bisa berkeras kepala sampai kapan!" Sembari berkata.

dia pun selalu berbelas kasihan didalam melancarkan serangannya. akhirnya apa yang di harapkan terwujud karena pancingannya berhasil menjebak lawan. padahal dalam hati masing-masing sudah ada perhitungannya. Bi hong siancu Wan Pek lan merasa amat gembira. Suma Thian yu selalu mengalah dan berbelas kasihan dalam serang-serangannya. buat apa mereka berdua harus saling bertarung? Akhirnya Bi hong siancu Wan Pek-lan yang tertawa merdu lebih dulu. anehnya Bi hong siancu pun seakan-akan mempunyai pandangan yang sama. sepanjang pertarungan itu berlangsung. Lama-kelamaan kedua orang ada kalanya mereka berdua sempat bertanya-tanya sendiri. tanpa terasa semangatnya berkobar dia pun mengembangkan pelajaran silat dari ayahnya untuk melepaskan serangan keji. kedua orang itu sudah saling bertarung sepuluh gebrakan lebih. tanpa terasa pergelangan tangannya digetarkan lalu mengayunkan pedangnya dengan jurus yang diandalkan ialah Im liong tham jiau (naga mega mementangkan sayap) ujung pedangnya seperti cakar naga yang di ayunkan kedepan langsung menotak jalan darah Cian Keng hiat dibahu lawan. Sekilas pandangan pertarungan yang berlangsung antara kedua orang itu tampaknya amat seru.Tiraikasih Website http://kangzusi. pertarungan mereka berlangsung amat santai dan tidak saling membahayakan jiwa masing-masing.com/ Suma Thian yu benar-benar mendongkol luar biasa. . Jilid 8 : Tuduhan keji Tak selang beberapa saat kemudian. pedang mestikanya diputar kencang menciptakan selapis hujan pedang yang tebal dan langsung mengancam jalan darah Tiong teng hiat dan Tham tiong kiat ditubuh lawan.

Suma Thian yu amat terkejut. sepasang matanya terpejam rapat-rapat.'" Melihat Wan Pek lan belum juga membuka matanya. terdengar Bi hong siancu menjerit keras lalu mundur beberapa langkah dengan sempoyongan dan akhirnya roboh terkapar diatas tanah. napasnya memburu dan kelihatan menderita sekali.Tiraikasih Website http://kangzusi. walaupun sudah diperiksa sekian lama. Menyaksikan kejadian itu. . dengan cepat dia melakukan pemeriksaan. Suma Thian yu tersadar pula dari lamunannya. tidak dijumpai gejala-gejala aneh dibalik denyutan nadi lawan. xx X xx SIANAk MUDA itu membentak nyaring.. buru-buru serunya: "Nona Wan.. dia tak dapat mengindahkan ucapan yang mengatakan "antara lelaki dan perempuan ada batas-batasnya lagi”. Pedang Kit hong kiamnya diputar untuk menangkis pedang lawan dengan jurus Sik poh thian keng (batu hancur langit terkejut).. Suma Thian yu makin cemas setelah menyaksikan kejadian ini dengan perasaan bingung.. apakah kau terluka?" Bi hong siancu Wan Pek lan berdiam kaku seperti patung. "Tidak sopan kalau suatu pemberian tidak dibalas dengan pemberian lain. menggunakan kesempatan itu ia menerobos masuk kedepan dan menusuk jalan darah Tham tiong hiat dan tiong teng hiat si nona tersebut. Tampak napasnya teratur.com/ Ditengah pekikan nyaring gadis itu. Berbareng dengan seruan itu.. buru-buru dia menyimpan pedangnya dan lari kesisi Bi hong siancu sambil tanyanya dengan gelisah: "Nona Wan. tak terlukiskan rasa kagetnya melihat ujung pedang lawan tahu-tahu sudah berada didepan dada.. nona Wan. matanya terpejam rapat dan mukanya merah segar.!" serunya.

diam-diam dia melirik dan mengikuti gerak-gerik Suma thian yu dengan seksama dari pagi hingga sekarang. diapun ingin mencari tahu sampai dimanakah watak dan perangai dari Suma thian yu. orang yang meraba payudaranya adalah seorang lelaki. ooh Thian! Hal ini mustahil bisa terjadi! Ayah pasti telah salah menuduh orang baik!" Berpikir sampai disitu. maksud tujuan dan tindakan yang dilakukannya ini amat dalam selain hendak menyelesaikan pertarungan yang sama sekali tak berguna itu. Dengan sepasang mata setengah terpejam. jantungnya serasa berdebar amat keras. apa yang dilakukan sekarang tak lebih hanya berpurapura belaka. apalagi meraba diatas sepasang payudaranya. apalagi merupakan orang yang dicintainya. seorang pemuda tampan yang gagah dan mempunyai daya tarik. tanpa terasa pikirnya dalam hati: "Aaah.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ kesemuanya ini segera menimbulkan perasaan curiga dalam hatinya. Tapi sekarang. mustahil dia tersangkut dalam peristiwa pembegalan barang kawalan. Padahal Bi hong siancu Wan Pek lan sama sekali tidak terluka. Berbicara yang sesungguhnya. makin dilihat dia merasa makin tertarik. kini ia baru berkesempatan untuk menyaksikan wajah Suma Thian yu dengan jelas. Melihat tampangnya yang gagah dan ganteng. bayangkan saja bagaimana mungkin hatinya tidak menjadi mabuk? . Pada waktu itulah dia merasa telapak tangan Suma Thian yu yang panas dan hangat telah ditempelkan diatas dadanya padahal sejak dewasa selain ibunya hampir tak pernah ada orang yang pernah menyentuh badanrya.

"Huuh. kau tidak terluka apa-apa!" Sebetulnya perkataan semacam itu tak pantas diutarakan keluar. ia tidak membiarkan pihak lawan meraih keuntungan kelewat lama. Bi hong siancu Wan Pek lan sengaja menegur dengan suara keras. dia sama sekali tak dapat menekan kobaran emosi dalam hatinya.. jika ada pihak ketiga hadir disitu.. terutama sekali gadis remaja yang mulai mengenal arti kata cinta.com/ Dia menjadi mabuk. kau tidak apa-apa bukan?" Bi hong siancu Wan Pek lan menutup mulutnya rapat-rapat dan menggelengkan kepalanya berulang kali. perasaan semacam ini belum pernah dialaminya sepanjang hidup. keadan semacam ini amat mengenaskan. Suma Thian yu yang melihat gadis itu mendusin kembali. terima kasih banyak. juga amat manis dan mesra. padahal tindakan dari Suma Thian yu ini tak lebih merupakan suatu perbuatan yang mendekati ketolol-tololan.. masa kau merasa kuatir? Hmm. rasa girangnya melebihi sekeluarga miskin yang secara tiba-tiba menemukan sebuntalan emas murni... bagaimanapun cintanya kepada pemuda itu toh sepasang matanya segera membuka kembali. ia pasti akan merasa perkataan mana kelewat mesra. dia ingin menampik namun tak tega untuk melepaskan kenikmatan seperti itu. kecuali merasa gelisah. mungkin kau bertambah gembira bila menyaksikan aku mati!" . "Nona Wan. dengan cepat dia bersorak gembira.. tak terlukiskan rasa girangnya ia menghembuskan napas panjang lalu berkata: "Waah.Tiraikasih Website http://kangzusi. Begitu melihat Bi hong siancu mendusin. Pada dasarnya Suma Thian yu adalah seorang pemuda paling bodoh didunia ini.hampir saja aku dibikin kaget setengah mati. mabuk seperti terbang di angkasa. Tapi perempuan tetap perempuan.

Melihat wajah Suma Thian yu yang mengenaskan itu. apakah kau menyalahkan aku?" "Aah." Pada dasarnya anak gadis memang lebih perasa dari pada kaum lelaki. bukankah begitu?" . cepat ia menyahut: "Kesemuanya ini gara-gara aku mencoba unjuk kepandaian. sehingga akibatnya kau dibikin terperanjat... tiada suatu bentuk alasan. akhirnya mereka malah merasakan kemesraannya. memang banyak kejadian yang berlangsung secara wajar." buru buru Suma Thian yu menyahut. aku rasa sesuatu yang nyata di dunia ini selamanya tak beralasan. setelah saling ribut sekian lama. yang pasti. mana.. aku merasa girang sekali " "Mengapa sih kau begitu menaruh perhatian kepadaku?" Bi hong siancu balik bertanya.Tiraikasih Website http://kangzusi. Kau berani mengatakan dialam semesta ini tiada sesuatu kekuatan besar yang mengatur segala-galanya? Sesungguhnya Malaikat cinta mengatur bagi mereka berdua segala sesuatunya. "Aku tahu kau tak punya alasan bukan?" "Ehmmm. Bi hong siancu Wan Pek lan tak jadi curiga. dengan wajah minta maaf dia berkata: "Aku sama sekali tidak bermaksud demikian. apakah kau ingin membantah? Kecuali kalau kau mempunyai kekuatan lainnya itu lain cerita. "Karena. mana." Suma Thian yu mengulangi perkataan tersebut sampai beberapa kali tanpa berhasil untuk melanjutkannya. harap kau sudi memaafkan..!" "Ya.. lagi pula hati mereka lebih lembek.com/ Perkataan semacam inipun tidak seharusaya diutarakan. maaf jika aku membuatmu terjatuh. Suma thian yu mengira gadis itu masih masih marah.... "asal kau tidak terluka. karena. tapi pada dasarnya kedua orang itu memang berwatak aneh.

" Suma Thian yu segera memanggil. kau boleh memanggil aku sebagai adik Lan!" "Adik Lan..com/ "Maaf nona. Kadangkala perasaan semacam itu baru bisa tumbuh dan meningkat mencapai pada puncaknya bila manusia yang berlawanan jenis bertemu. nona melulu. "Ahh betul. nadanya tersipu-sipu. tolong tanya siapakah nama nona?" buru-buru sianak muda itu bertanya. ketika masih kecil orang memanggilku Lan ji. aku merasa kagum sekali kepadamu yang melebihi orang lain" "Jangan nona. "Aku bernama Pek lan. dia sendiripun tak mampu untuk mengucapkan sesuatu. tapi kata selanjutnya dia tak sanggup untuk melanjutkan. mengapa kau selalu memanggil dengan nama tersebut?" ketika mengucapkan perkataan tersebut. hal ini tak lain adalah perasaan. aku toh bukan tak punya nama. Waktu itu. Ada orang bilang: Hubungan manusia antara manusia terdapat semacam daya tarik menarik. yang terpenting manusia bukan rumput atau binatang. langit diliputi oleh cahaya keemasemasan. tanpa terasa matahari telah bergeser kearah barat. dalam suasana yang santai karena berbincang dan bergurau. Bi hong siancu Wan Pek lan mendongakkan kepalanya dan memandang keadaan cuaca sekejap. . kemudian suaranya dengan terkejut. Itulah sebabnya manusia dinamakan mahkluk yang berperasaan. tapi kalau ditanya menpapa. Suma Thian yu merasa amat gembira sekali selama bergaul dengan Wan PeK lan.. Waktu berlalu dengan cepatnya. manusia adalah mahkluk yang berperasaan.Tiraikasih Website http://kangzusi.

ditatapnya nona Wan dengan wajah termangu. lebih baik kita berpisah dulu sampai disini. dia seperti hendak mengucapkan sesuatu. "Ah.. sewaktu mendengar gadis itu hendak pergi. aku harus segera pergi dari sini. "Bagi seorang lelaki. buru buru ia mengusulkan. bagaimana kalau kita kembali?" "Kembali? Kembali kemana?" tanyanya.Tiraikasih Website http://kangzusi. kemana aku sampai. Berbicara sampai disitu dia lantas bangkit berdiri dan sekali lagi memandang sekejap kearah Bi hong siancu. "Terima kasih atas maksud baikmu. sayang aku masih ada urusan penting yang tak dapat ditunda lagi. aku akan membujuk ayahku. cita-citanya berada di empat penjuru. namun akhirnya niat itu diurungkan. bukankah hal itu sama dengan mengantar diriku kembali ke mulut harimau?" "Tak mungkin. moga-moga kita akan bersua kembali dimasa mendatang" kata Suma Thian yu. oleh karena itu. Entah mengapa. kau bermaksud hendak pergi ke mana?" kata Bi hong siancu sedih. Bi hong siancu yang melihat dia hendak pergi..com/ "Aaah. hatinya menjadi amat gelisah." "kalau selamanya tak pernah menjadi jelas kembali. "Ke rumahku!" sahut Bi hong siancu. menanti sampai fitnahan terhadap diriku sudah jadi jelas sekali. matahari sudah condong kebarat. dia pasti dapat memahami kesulitanmu. "Engkoh Yu. Suma Thian yu segera merasa hatinya kosong dan kecut. Padahal Bi hong siancu sendiripun tak ingin berpisah dengan pemuda tersebut. seluruh jagad bisa dijadikan rumahnya. disitulah aku akan berada" "Apakah kau akan kembali lagi kemari?" "Tentu akan kembali. buru-buru dia bertanya: "Engkoh Yu.?" .

seperti juga Suma Thian yu sekarang. untuk sesaat dia tak berhasil menemukan kata-kata yang cocok untuk menghibur hati gadis she Wan tersebut. asal hatimu tak akan berubah untuk selamanya" .. air mata juga merupakan semacam taktik untuk mencapai pada tujuannya. menyusul kemudian dua baris air mata jatuh berderai membasahi pipinya." Berbicara sampai disitu ternyata dia menangis terisak dengan amat sedihnya. "Aku pasti akan kembali untuk menengokmu. dia dibikin melumer juga hatinya oleh isak tangis dan air mata yang jatuh bercucuran. asalkan kau benarbenar menyukai aku kembali kemari" "Tidak. satu ingatan tiba tiba melintas dalam benaknya: "Jangan-jangan nona Wan jatuh hati padaku. Sementara itu.com/ "Itu berarti selama hidup aku tak akan menginjakkan kakiku kembali ke perusahaan Sin liong piaukiok. tanpa terasa jantungnya berdebar keras. kau bohong! Aku tahu kau sedang menghiburku. Seketika itu juga sang pemuda tersebut menjadi gelagapan sendiri dengan perasaan panik. setelah menghembuskan napas hiburnya. karena itu dengan mata terbelalak dia hanya bisa memandang dengan wajah kebingungan.Tiraikasih Website http://kangzusi. "Sungguh?" selesai mengucapkan perkataan itu." Berpikir sampai disitu. Menangis semacam senjata yang ampuh bagi kaum wanita. lalu hiburnya dengan suara lembut.. kau tak mungkin akan kembali lagi. siapa tahu makin dilihat dia merasa hal itu makin benar." jawab Suma Thian yu. tanpa terasa dia memandang sekejap kearahnya. Buru-buru dia maju kedepan dan memegang bahu si nona. Suma Thian yu merasakan hatinya menjadi kecut. "Aku pasti kembali untuk menengokmu. sepasang matanya telah basah oleh air mata.

ayahku bukan seorang manusia yang bisa diusik dengan begitu saja. dan tidak takut menghadapi setiap kejadian bila menjumpai urusan. dia segera memasang telinga baik-baik. bisa berabe juga akhirnya!" Mendengar itu. kalau toh mereka sudah datang. "Cepat lari. Agak tertegun Bi hong siancu mendengar suara itu. cepatlah pergi meninggalkan tempat ini!" "Kalau aku pergi.. pelan-pelan Bi hong siancu mendongakkan ke palanya dan memandang sekejap kearahnya dengan pandangan mata yang merah. juga karena aku. Dari arah jalan raya sana terdengar suara derap kaki kuda yang amat ramai berkumandang dari kejauhan sana yang makin lama semakin mendekat. ayahku telah menyusul kemari" "Dari mana kau bisa tahu?" "Apa kau tak mendengar suara bel itu? suara yang berasal dari kuda tunggangan milik ayah" Kemudian dengan cepat serunya kepada Suma Thian yu. Aku Suma Thian yu adalah seorang manusia yang tak akan mencari gara-gara bila tiada urusan. kumohon kepadamu sudilah kiranya untuk menghindarkan diri lebih dahulu. Suma Thian yu segera terta wa terbahakbahak. mereka sudah datang. buru buru pintanya dengan nada setengah merengek: "Engkoh Yu.Tiraikasih Website http://kangzusi. mendadak serunya tertahan: "Aduh celaka. kemudian dengan wajah tersipu-sipu menundukkan kepalanya rendah-rendah.. memangnya bisa menelanku hidup-hidup?" Terkesiap jnga Bi hong Siancu setelah mendengar perkataan itu.. "Haah haah haah. demi kau.com/ Perkataan itu benar benar sangat manjur. bukankah hal ini akan di tertawakan orang?" . kalau keburu terkurung. Sementara mereka berdua merasa berat hati untuk saling berpisah.

sepasang matapun ikut memerah" Suma Thian yu tentu saja tidak mau menunjukan kelemahannya. . ternyata dia tak lain adalah Boan thian hui Ya Nu bersama seorang manusia berusia empat puluh tahun. Anjing cilik. mari. bukankah semuanya ini gara-gara kau?" Eeh. mendadak dia teringat akan seseorang. mendadak dari tengah udara berkumandang suara gelak tertawa yang menyeramkan. mari. prajurit yang pernah kalah. Tampak dua bayangan manusia dengan kecepatan luar biasa meluncur turun dihadapan kedua orang itu.com/ "Darimana mereka bisa tahu kalau kau berada bersamasamaku?" Baru saja Bi hong siancu menyelesaikan kata-katanya. dia adalah Sang tayhiap" Suma Thian yu mencoba untuk mengamati orang iyu.Tiraikasih Website http://kangzusi. kita berjum pa lagi. Begitu berjumpa dengan kedua orang itu. mungkin inilah yang dikatakan dalam pepatah sebagai: "Dua orang musuh besar saling berjumpa. Suma Thian yu mencoba untuk mengawasi orang itu dengan seksama. huuh sunggah tak tahu malu" Ternyata Boan thian hui Ya Nu tidak menjadi marah sebaliknya malahan tertawa. mengapa kaupun datang kemari?" "Hmm. dengan cepat dia berseru: "Hmm. mendengar itu kedua orang tersebut menjadi terkesiap dan segera berpaling. tanpa terasa tanyanya. buru-buru Bi hong siancu memberi hormat seraya berkata: "Paman Ya. tampak wajahnya hijau membesi seperti baru saja sembuh dari suatu penyakit yang sangat parah. kuperkenalkan kau dengan sahabatku ini. kenapa kau bisa berada bersama anjing lelaki ini?" Begitu Boan thian hui Ya Nu menyaksikan Suma Thia yu. kau masih punya muka untuk datang mencariku. hatinya kontan menjadi panas kembali. keparat terkutuk.

aku benar-benar merasa malu untukmu. paras muka Bi hong siancu Wan Pek lan berubah menadi pucat pias. Mendengar suara pekikan tersebut. diam-diam bersekongkol dengan. dari hadapan mereka segera muncul tiga sosok bayangan manusia. bocah keparat. sahutnya: "Benar. Siapa tahu manusia bermuka hijau itu tertawa seram setelah mendengar seruan tersebut. segera serunya: "Ayahku datang " Betul juga. kontan saja Bi hong siancu menangis tersedu-sedu. kau berani pagar makan tanaman. Suma Thian Yu adalah seorang lelaki yang berjiwa kesatria. Sambil menggerakkan tubuhnya dia segera menerjang kehadapan Wan Kiam ciu.com/ "Apakah orang ini yang disebut Cing bin kui (setan muka hijau) Seng Tham?" "Setan muka hijau adalah suatu kata makian. Suma Thian yu sengaja berkata demikian de¬ngan maksud untuk menyindir lawannya. tampaknya kau cukup tahu akan diriku. tindakanmu itu sungguh lebih rendah daripada binatang. kemudian serunya sambil menuding: "Wan tay hiap.Tiraikasih Website http://kangzusi. sedang kau sebentar lagi akan berubah menjadi setan muka putih" Belum sempat Suma Thian yu menjawab. dalam sekejap mata bayangan tersebut sudah tiba di depan Suma Thian yu. dari tengah udara telah berkumandang lagi tiga kali suara pekikan panjang. aku memang bernama setan muka hijau. kaum laknat!" Mendengar ayahnya melontarkan makian yang keji dan amat tak sedap didengar itu. orang yang berada di tengah itu sudah membentak dengan penuh kegusaran sebelum kakinya mencapai tanah: "Perempuan rendah. dia amat membenci watak Mo im sin liong Wan Kiam ciu. .

. . Suma Thian yu miringkan badannya lalu berkelit ke samping." Dalam pada itu.com/ darimana kau bisa tahu kalau putriku bertindak pagar makan tanaman? "Dia membelai dirimu. hal ini merupakan suatu fakta!" bentak Mo im sin liong Wan Kiam ciu dengan gusar.. buat apa mesti ribut dengannya? Lebih baik dibunuh saja habis perkara" Si manusia berbaju hijau yang berada disampingnya seperti takut tidak kebagian kesempatan saja. aku orang she Suma akan menerimanya satu persatu . si setan muka hijau Sang tham maju kedepan sembari melancarkan sebuah pukulan lahi. dampratnya dengan penuh kegusaran: "Bangsat. apa maksud kedatanganmu sudah aku pahami. "Cong piautau.. tiba-tiba ia menyerobot maju ke lalu sambil tertawa dingin serunya: "Anjing keparat. Suma Thian yu segera tertawa terbahak bahak. begitu si setan muka hijau Sang tham mengayunkan telapak tangannya. Wan tayhiap.. Toaya akan melengkapi keinginanmu itu!" Seraya berkata dia lantas mengayunkan telapak tangannya menghantam dada Suma Thian yu. di depan orang yang jujur tak usah berbicara bohong. Suma thian yu segera merasakan datangnya hembusan angin dingin yang mencekam perasaannya. hahh..haahh.. Jarak kedua dua belah pihak cuma lima langkah.. Mendengar ucapan tersebut.. katanya sambil tertawa: "Selamanya sianya enggan membunuh prajurit tak bernama" Gagal dalam serangannya yang pertama. "Haahhh.. kau pingin mampus rupanya?" Tenaga pukulan yang amat dahsyat segera dilontarkan kedepan sehingga menimbulkan deruan angin tajam yang amat memekikkan telinga. Melihat datangnya bacokan tersebut.Tiraikasih Website http://kangzusi. Boan thian hui ya Nu menimbrung dari samping..

Tampak pemuda itu segera mengejek si setan muka hijau: "Sauya tak akan bersedia untuk bertarung melawan setan tanpa nama. sauya belum pernah dengar nama Sang Tham berkumandang dalam dunia persilatan" Berbicara sampai disitu dia lantas sedekap tangan dan tertawa terkekeh-kekeh. ingat baik-baik namaku agar kalau sudah mampus mengetahui siapa pembunuhmu. cepat lolosan pedangmu!" Sebetulnya Suma Thian yu memang tidak mempunyai kesan baik terhadapnya. suaranya menusuk pendengaran dan tak sedap didengar. Bi hong siancu segera bersorak memuji. Selesai tertawa.Tiraikasih Website http://kangzusi. seolah-olah dia sama sekali tak pandang sebelah matapun ternadap si setan muka hijau Sang Tham. Sengaja ejeknya dengan suara yang sinis: Sang Tham? Sayang seribu kali sayang. apalagi setelah mendengar kalau dia adalah murid kedua dari si mayat hidup Ciu Jit hwee atau adik seperguruan dari si macan angin hitam Sim Kong. si setan muka hijau Sang tham adalah seorang manusia yang liar dan membunuh orang tanpa berkedip.. ia . kemarahannya segera berkobar.. Begitu Suma Thian yu mendemontrasikan ge rakan tubuh yang amat indah. "Toaya bernama Sang Tham.. mendengar perkataan itu bukannya menjadi gusar malah tertawa tergelak. mendadak sepasang mata nya yang buas dan tajam bagaikan sembilu itu yang menembusi hati.. tampak ujung bajunya terhembus angin dan tahu-tahu dia sudah berdiri satu kaki dari posisi semula . dengan mempergunakan ilmu Ciok tiong luan poh sin hoat ajaran si pengemis yang suka berpelancong cong Wi Kian. mengerti?" "Anjing keparat" kontan saja setan muka hijau Sang tham mencaci maki kalang kabut.com/ Dengan perasaan terkesiap dia lantas melayang kesamping untuk menghindarkan diri. Perlu di ketahui.

. dalam sepuluh gebrakan aku akan menyuruh kau memperlihatkan wujud sebenarnya!" Baru selesai dia berkata... kemudian serunya setelah tertawa seram: "Hehehehe.. membuat anak muda itu bergidik. si setan muka hijau Sang tham telah meloloskan sebilah pedang lengkungberbentuk kaitan dari punggung nya. sebab mayat hidup Ciu Jit hwee mengutamakan urutan dalam penerimaan muridnya tanpa mempersoalkan perbedaan usia diantara mereka. namun kekalahan tersebut diterimanya dengan hati yang tulus. pedang kaitan berbentuk bulan sabit direntangkan kedepan. dia membacok tubuh Suma thian yu dengan jurus Hek coa jui tong (ular hitam keluar dari gua).bila toaya telah membegalmu. kau toh akan mengenali diriku?" Seraya berkata.com/ mengawasi wajahnya Suma Thian yu tanpa berkedip. Suma Thian yu memang berniat untuk mempermainkan setan muka hijau. sewaktu be-ada di lembah Cing im kok yang lalu. pikirnya: "Amat luar biasa tenaga dalam orang ini!" Walau Sang Tham menduduki urutan kedua dalam perguruan si mayat hidup Ciu Jit hwee. tampaknya beberapa inci lagi segera akan menyentuh ujung baju Suma Thian yu. kemudian sambil bergerak maju kedepan. Benar. pedang kaitan dari Setan muka hijau Sang Tham telah menusuk tiba. Dengan sepasang mata yang tajam dia mengawasi pedang kaitan tersebut lekat lekat kemudian setelah tertawa dingin ejeknya: "Setan tua. menghadapi ancaman tersebut ternyata ia tidak meloloskan pedang Kit hong kiamnya. sudah pernah dirasakan oleh Suma thian yu dan terbukti memang luar biasa. Sampai di manakah kepandaian silat dari harimau angin hitam Sim Kong. namun usianya jauh diatas usia kakak sepergu ruan si harimau angin Sim Kong..Tiraikasih Website http://kangzusi. kekalahannya yang dideritanya tempo hari hanya terbatas pada soal pengalaman dan pengetahuan. Dalam pada itu.

"sauya toh berada disini. buru-buru dia membalikkan badannya.. orang lain tidak lebih bodoh. Siapa tahu selicik-liciknya dia. ketika senjatanya menca¬pai setengah jalan. bersamaan dengan berputarnya sang badan.Tiraikasih Website http://kangzusi. dalam hati kecilnya dia tertawa dingin tiada hentinya. menyusul bayangan tubuh nya berkelebat lewat dan tahu-tahu sudah lenyap dari pandangan mata. mendadak setan muka hijau Sang Tham merasakan datangnya dengusan dingin yang bergema dari belakang tubuh. se¬kalipun Suma Thian yu licik juga tidak akan lolos dari serangan pedangnya yang aneh tapi sakti itu. seketika itu juga terasa hawa dingin menembusi tulang belakangnya. tampak ada bayangan hitam berkelebat lewat. Maka itu.. setan muka hijau Sang Tham bertindak lebih cerdik. tahu-tahu dia sudah kehilangan lagi bayangan tubuh dari Suma Thian yu. Gagal dari serangannya yang pertama. rupanya kau sedang menghantam si angin busuk.com/ Pada saat itulah mendadak Suma Thian yu mendengus dingin. Di dalam anggapannya. Kali ini. Suma Thian yu tahu-tahu sudah berdiri disisinya sambil bertepuk tangan dan bersorak sorai. serangan yang dilancarkan kali ini pasti akan berhasil telak. masih ada tujuh jurus lagi untuk memaksamu menunjuk wujud aslimu!" . tiba-tiba tubuhnya berputar kencang dan membacok kebelakang punggung. pedang kaitan berbentuk sabitnya dengan jurus Heng Sau gian kun (menyapu rata selaksa prajurit)segera menyapu kedepan mengikuti berputaran badan-nya kemudian pedang itu ditusuk kemuka de ngan kecepatan bagaikan sambaran kilat. ternyata Suma Thian yu sudah menyelinap kebelakang punggungnya. "Hooree." ejeknya sambil tertawa tergelak. sekarang sudah lewat tiga jurus. Kontan saja sifat buas dari setan muka hijau berkobar dalam dadanya. Siapa tahu baru saja sepasang bahunya bergerak. kenapa angin tak berdosa yang di hajar? Nah.

serahkan nyawamu!" Menyusul teriakan itu tubuhnya bergerak kedepan bagaikan orang kalap. sebagai seorang cong piautau ternyata dia menggunakan sistem pertarungan roda berputar untuk meng-giliri seorang bocah cilik. sesungguhnya tak pandang sebelah matapun terhadap si setan muka hijau. "Oooh Thian. disusul kemudian oleh dua orang piausu dan Boan thian hui ya Nu. berdiri disitu dia lantas berteriak penuh kegelisahan. dengan suatu kecepatan luar biasa dia mencabut keluar pedang Kit hong kiam yang tiada tandingannya dikolong langit itu. maju bersama!" Selesai berkata ternyata dia menerjang lebih dahulu kedalam arena. kontan saja berteriak dengan penuh kegusaran: "Bocah keparat. teriaknya tanpa sadar: "Saudara sekalian. dia segera berpekik dengan suara yang amat nyaring. Mo im sin liong Wan Kiam ciu yang selama ini hanya melihat jalannya pertempuran dari tepi arena. bila kabar ini tersiar keluar. nisciya hal mana akan sangat memalukan dan merosotkan pamornya di depan mata umum. Bi hong siancu Wan Pek lan menjadi gelisah sekali setelah menyaksikan kejadian tersebut. sambil menciptakan selapis cahaya pedang dia menyerang secara membabi buta. akan tetapi setelah menyaksikan Sang thsm mulsi nekad dan siap beradu jiwa. Oleh sebab itu menang kalah Sang tham boleh dibilang tiada sangkut pautnya pula dengan dia.com/ Selama hidup belum pernah setan muka hijau Sang Tham di perlakukan orang dengan cara macam ini. melihat kawanan musuhnya menyerang bersama. . ia menjadi amat gelisah.Tiraikasih Website http://kangzusi. sungguh memalukan sekali perbuatan kalian!" Yang dimaksudkan sebagai orang yang memalukan tentu saja perbuatan dari ayahnya yang main kerubut serta menyerang kaum muda. Waktu itu Suma Thian yu sedang merasa gembira karena berhasil menangkan San Tham.

dia segera memberi tanda kepada rekanrekannya agar melanjutkan pengejaran tersebut. suatu ketika aku orang she Suma pasti akan berkunjung lagi ke Sin liong piauliok untuk menentukan mati hidup bersamamu!" Selesai berkata. dia berpekik nyaring. Keempat orang lainnya tak mau ketinggalan. serentak mereka melakukan pengejaran dengan kecepatan tinggi. Melihat pemuda itu melarikan diri. dari empat penjuru sudah menyambar tiba lima macam senjata tajam. Waktu itu kemarahannya telah berkobar.Tiraikasih Website http://kangzusi. secara beruntun dia lepaskan dua kali serangan berantai untuk mendesak mundur lima orang yang mengerubutinya sampai beberapa langkah. Tak lama kemudian Suma Thian yu telah tiba ditepi hutan. tentu saja Mo im sin liong enggan untuk melepaskan dengan begitu saja. kemudian bentaknya pada Wan Kiam cu dengan kobaran emosi: "Wan tayhiap. Mendadak dari balik hutan brkumandang suara pekikan areh yang amat nyaring. Suma Thian yu telah menembusi hutan dan menyelinap dibalik dedaunan. buru-buru dia menghimpun tenaga dalamnya sambil memutar pedang. kakinya menjejak tanah dan segera mengejar dengan kecepatan tinggi. Dalam repotnya Suma Thian yu segera mengeluarkan jurus Ya can pat hong atau berta rung malam delapan penjuru untuk memunahkan ancaman lawan dengan kekerasan..com/ Begitu pedang Kit hong kiam diloloskan. Mo im sin liong Wan Kiam ciu yang berada dibelakangnya segera membentak keras: "Bocah keparat. sepasang kakinya menjejak tanah dan melambung ke tengah udara kemudian dengan kecepatan luar biasa melesat ke dalam hutan lewat dibelakang tebing.. dendam ini akan kuingat selalu dihati. . sambil membentak pendek.. Tentu saja Mo im sin liong tak rela melepakan mangsanya dengan begitu saja. jangan kabur! Tinggalkan dahulu selembar nyawamu!" Belum habis dia berkata.

Begitu berjumpa dengan manusia berkerudung itu. boleh dibilang tak terlihat bagaimanakah mimik wajahnya ketika itu. soal itu mah lebih baik tak usah di campuri Wan piautau. Mo im sin liong Wan Kiam ciu menjadi tertegun. "Wan piautau. ketika ia mendongakkan kepalanya. membunuh adalah suatu perbuatan yang dilakukan hanya dengan mengangkat tangan. "Siapakah kau?" "Orang yang telah membegal barang kawalan perusahaan kalian" jawab orang itu dingin. mengapa kau mesti melakukan pembunuhan terhadap seorang bocah cilik?" "Apa sangkut pahutnya antara bocah keparat dengan kalian?" "Ooh. persis menghadang jalan pergi orang-orang itu. begitu rnenrtengar ke tiga orang itu mengaku sebagai pembegal barang kawalannya dan mereka pula yang . ketiga orang itu menutupi wajahnya dengan kain berwarna hitam dengan jubah berwarna hitam pula.! Melihat siapa yang datang Boan thian hui Ya Nu segera menjerit kaget. bocah itu sudah kubawa pergi. segera bentaknya keras-keras: "Siapa yang berada didepan sana? Mengapa menghadang jalan pergi kami?" "Toayamu hendak menghalangi jalan pergi mu. tampak tiga sosok bayangan manusia sedang melesat keluar dari dalam hutan dan melayang turun dihadapan mereka. kalau punya kemampuan minta sajalah kepadaku!" Selama hidupnya Mo im sin liong Wan Kiam ciu hidup diujung golok. tanpa bertanya merah atau hijau lagi. disitu telah muncul tiga orang manusia berkerudung. pencoleng berkerudung!" Betul. mau apa kau?" sahut manusia berkerudung yang ada ditengah dengan dingin. kemarahan Mo im sin liong Wan kiam ciu semakin memuncak. selain sepasang matanya yang berkilauan tajam.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ Mendengar pekikan tersebut. "Aaah.

. paras mukanya segera berubah hebat.Tiraikasih Website http://kangzusi.. Sementara dia masih termenung.. dia lantas memberi perintah kepada para piausunya. terdengar orang itu berkata lagi: "Kiam ciu. Mo im sin liong Wan Kiam ciu segera mendongakkan kepalanya dan tertawa panjang.....haaah. matikan saja keinginanmu itu.. kepala "Siapakah kau? Dapatkah aku mengetahuinya?" "Sesaat sebelum ajalmu tiba.. "Bekuk mereka semua!" . kemudian ia berdiri termangu-mangu ditempat semula dengan perasaan terkesiap. kontan saja marah. tanyanya sambil mendongakkan.. mendadak Mo im sin liong Wan Kiam ciu teringat akan seseorang. "Kiam ciu!" terdengar orang berkerudung itu membentak keras. aku pasti akan menyingkap kain kerudung ini untuk memperlihatkan wajah asliku kepadamu!" Mendengar perkataan tersebut.sungguh beruntung kita bisa saling bersua muka pada hari ini. ssgera dia menerjang ke muka dan melepaskan sebuah bacokan ke tubuh orang itu.. bersusah susah aku mencari jejakmu akhirnya berhasil ditemukan tanpa bersusah payah.. "Suara orang ini sangat kukenal.com/ telah menyelamatkan Suma Thian yu.haaah. Bila kalian bertiga tidak segera menyerahkan barang kawalan kami yang dibegal. Mo im sin liong Wan Kiam ciu yang sedang memasang gaya untuk melancarkan serangan menjadi agak terhenti. "masih ingin hidupkah kau?" Ketika mendengar teguran tersebut. "Haaah. jangan harap kalian bisa keluar dari sini dengan keadaan hidup!" Berbicara sampai disitu. lebih baik pulang saja ke rumah.." Mendengar perkataan itu. tapi dengan cepat ia menggelengkan kepalanya untuk menyangkal kembali jalan pemikiran tersebut... sebenarnya siapakah dia?" demikian ia berpikir.

katanya sambil tertawa sedih: "Ya Nu! Lohu bersikap sangat baik kepada mu." Belum habis dia berkata. Merasakan gelagat tidak beres. meraka mengawasi kearahnya dengan senyuman licik menghiasi bibirnya. tentu saja si Setan muka hijau Sang Tham pun diundang datang secara khusus untuk membantu pihak mereka. Ketika Wan Kiam ciu mendongakkan kepalanya..heeeh. heeh. mendadak terdengar ke tiga orang manusia berkerudung itu tertawa tergelak bersama." Ternyata Boan thian hui Ya Nu telah bersekongkol dengan kawanan penyamun berkerudung itu. jangan salahkan jika kamipun bertindak pagar makan tanaman.com/ Siapa tahu belum selesai dia berkata. dengan perasaan terkesiap. tidak sulit bila kau menginginkan . hari ini adalah hari kematianmu.. Mo im sin liong segera bertanya: "Kalian. melihat masa jayanya sudah lewat. dengan perasaan kaget segera jeritnya: "Aaaah" Ternyata ke empat orang pembantu yang dibawanya telah berdiri mengintari dibelakang tubuhnya dengan berjajar.. Wan congpiautau. Mimpipun Mo im sin liong Wan Kiam ciu tidak menyangka kalau mata-matanya berada dalam tubuh perguruan sendiri.Tiraikasih Website http://kangzusi. sambil megang senjata. Pepatah kuno memang berkata benar: Tahu orangnya.. cuma bila kan bersedia menyerahkan perusahaan Sin liong piaukiok kepadaku.. Boan thian hui Ya Nu telah menyela sambil tertawa licik. tentu orang she Ya pun bisa berbelas kasihan dengan mengampuni selembar jiwamu. akhirnya setelah mengambil keputusan didalam hati.. siapa tahu kau adalah seorang manusia yang berpakaian binatang.. diam-diam ia menghela napas panjang.. kau terkejut? Siapa suruh kau pikun dan tolol. tahu mukanya belum tentu tahu hatinya.. Ternyata lohu sudah salah menilai dirimu.

. cuma kau mau mesti bertanya dulu kepada pedangku ini.. pedangnya dengan jurus Sau soat hee ciat (Membersinkan salju dibawah rumah) menangkis datangnya ancaman pedang kaitan tersebut. menyusul kemudian Boan thian hui Ya ikut terpapas kutung sebuah jari tangan-nya. Benar juga. "Heehh. dia masih dapat memberikan perlawanan-nya dengan gigih. Boan thian hui Ya Na paling mengetahui kemampuan yang sebetulnya dari Wan Kiam cui. dia kuatir dikerubuti orang banyak. suatu pertarungan sengit dengan cepat berkobar.. tak lama kemudian si setan muka hijau Sang Tham keok lebih dulu. dengan cepat membentak keras dan bersama-sama terjun ke arena pertarungan.. meski sekarang diharuskan berhadapan langsung dengan dua orang musuh tangguh.. tentu saja lohu akan menyerahkan de ngan sepasang tangan terbuka... menyusul kemudian dengan jurus Sin liong ji hay (naga sakti masuk samudra) secepat kilat dia menusuk ke ulu hati setan muka hijau Sang Tham.heehh. dia kuatir setan hijau Sang Tham terkecoh." Setan muka hijau Sang Tham tertawa seram. buat apa mesti banyak ber bicara lagi? Toaya akan segera mengirim dirimu lebih dulu untuk pulang kerumah kakek moyangmu" selesai berkata....Tiraikasih Website http://kangzusi. Mo im sin-liong wan Kiam ciu tertawa seram. Tiga orang manusia berkerudung yang berada disamping arena dan melihat gelagat tidak menguntungkan. maka sambil memutar senjata Sam ciat kunnya ia terjun pula ke arena pertarungan.. Mo im sin liong wan Kiam ciu dengan megandalkan ilmu pedang Hu mo kiam hoat serta Mo im sin hoatnya yang lihay pernah menjagoi utara dan selatan sungai besar.heeehh.. maka begitu turun tangan dia lantas melancarkan ancaman dengan jurusjurus dahsyat dan mematikan. dengan demikian situasinya segera berubah.com/ perusahaan ini. kematian sudah berada didepan mata. pedang kaitan berbentuk bulan sabitnya diayunkan ke muka menusuk tenggorokan wan Kiam ciu. jika dia setuju. Mo .

tentu saja tak akan membiarkan dia melarikan diri dengan begitu saja.. sambil memberi tanda kepada semua orang. Tujuh macam senjata bagaikan titik air hujan berbareng membacok kearah tubuh lawan. tapi lama-kelamaan akhirnya makin keteter dan tak sanggup menahan diri lebih lanjut. pakaian yang dikenakan olennya kini telah bertambah dengan beberapa buah lubang. setelah bertarung sekian lama ia makin tak kuasa menahan diri.com/ im sin liong kena terdesak sehingga mundur kebelakang berulang kali. Disaat yang amat kritis itulah mendadak dari tengah udara berkumandang suara pekikan nyaring yang memekikkan telinga..Tiraikasih Website http://kangzusi.. seorang gagah sukar melayani gerombolan monyet.. Sepasang tangan sulit melawan empat tangan.. serentak mereka melompat ke muka dan menubruk bersama ketubuh Mo im sin liong Wan kiam cui. . Paras muka Mo im sin liong berubah menjadi merah padam bagaikan darah.. Tampak giginya saling bergemerutukan keras. mendadak ia berjongkok lalu sambil membentak nyaring. apalagi usia Mo im sin liong San Kiam ciu telah mencapai enam puluh tahunan. menyusul kemudian terlihat sesosok bayangan manusia berwarna hitam masuk ke dalam arena dengan kecepatan luar biasa. Boan thian hui Ya Nu yang mendendam karena jarinya dipapas kutung. Pada mulanya dia masih dapat memutar senjatanya dengan leluasa. hingga detik ini dia benar-benar kehabisan tenaga dan berada diambang kematian. sepasang lengan-nya diluruskan kemuka dan tubumenerjang keudara dan berusaha untuk melompat keluar dari arena dengan mengerahkan sisa kekuatan yang dimilikinya. sepasang matanya merah berapi-api.... Tampaknya Mo im sin liong Wan Kiam akan terjerumus kedalam bahaya maut dan tak mungkin jiwanya bisa tertolong lagi.

diantara ba yangan manusia berkelebat lewat. kuatirnya kalau terjadi sesuatu peristiwa yang diluar dugaan!" Mendengar perkataan itu. . ketika tiba-tiba muncul seorang bintang penolong dari atas langit. buru-buru melompat bangun. ditangannya menggenggam sebuah senjata kebutan dan berdiri disitu sambil tersenyum. tujuh delapan sosok bayangan manusia tahu-tahu sudah roboh rerkapar diatas tanah sambil mengaduh kesakitan. Ditengah arena pertarungan. kemudian dengan hormat dia menjura seraya berkata: "Berkat bantuan dari saudara. satu ingatan dengan cepat melintas dalam benaknya.Tiraikasih Website http://kangzusi. lalu ia tidak bicara lagi. jangan-jangan aku sudah terkena siasat memancing harimau turun gunung?" Kakek itu mengangguk dan tersenyum. buruburu tanyanya lebih jauh: "Tolong tanya siapakah namamu agar budi kebaikan ini bisa kubalas dikemudian hari!" "Cepatlah pergi! Tak ada gunanya menanyakan soal itu kepadaku. kini telah berdiri seorang kakek berwajah segar yang sangat berwibawa. Mo im sin liong Wan kiam cui merasa gelisah sekali. ia merasa terkejut sekali. kuucapkan banyak terima kasih atas pertolonganmu!" "Cepat-cepatlah pulang. Waktu itu sebenarnya Mo im sin liong sudah memejamkan matanya siap mati. dalam beberapa langkah saja dia sudah lenyap dari pandangan mata.com/ Seketika itu juga terdengar suara benturan senjata yang amat ramai disusul jeritan kesakitan bergema memenuhi angkasa. kemudian jeritnya kaget: "Aah. lebih baik segera pulang keperusahaan Piaukiok untuk menyelamatKan bencana" kembali kakek itu tegsenyum! Mo im sin liong Wan Kiam ciau tidak bertanya lebih jauh. dia segera menjura kemudian melompat pergi meninggalkan tempat itu. Mo im sin liong merasa amat terkejut.

tinggalkan namamu.com/ Sepeninggal Mo im sin liong. Mengapa tidak segara enyah dari sini? Apakah ingin menunggu sampai lohu yang menghantar keberangkatan kalian?" Meski suaranya halus namun memancarkan semacam kewibawaan yang membuat orang tak berani melanggarnya. kemudian bentaknya lebih lanjut. mereka bersama-sama mengawasi tubuh kakek tersebut. ketujuh orang pencoleng yang sedang merintih diatas tanah itu segera merangkak bangun kemudian dengan empat belas matanya yang memancarkan sinar takut bercampur merengek. dikemudian hari pasti akan kubalas pemberianmu pada hari ini" Kembali kakek itu tertawa terbahak-bahak setelah mendengar ucapan tersebut. berbicara dari perbuatan yang kalian lakukan. kakek itu baru mengalihkan sorot matanya dan mengawasi ketujuh orang pencoleng yang tergeletak ditanah lalu sambil mengibaskan senjata kebutannya. . tinggal seorang manusia berkerudung yang masih tetap tinggal disitu sambil mengancam: "Toaya tak akan melupakan peristiwa yang berlangsung hari ini dengan begitu saja. Hoan thian hui Ya Nu berangkat duluan disusul lima orang lainnya. masih berani berlagak sok pendekar" Seakan-akan memiliki kewibawaan yang luar biasa.Tiraikasih Website http://kangzusi. sebetulnya tak seorangpun tak boleh dibiarkan hidup. maka sengaja kuampuni jiwa mu sekali ini saja. Si kakek segera tersenyum. bila lain kali sampai terjatuh kembali ketangan lohu. katanya. tak akan seenteng ini yang bakal kuberikan" Berbicara sampai disitu. tapi mengingat kalian belum melakukan kejahatan besar. ditatapnya ketujuh orang itu dengan pandangan tajam. "Lohu paling benci dengan segala macam permainan rendah dan busuk seperti ini. ia berkata : "Semuanya cepat bangun! Sudah tak becus macam gentong nasi.

" Baru selesai dia berkata. dari dalam hutan terdengar sesorang menyahut lantang: "Aku telah datang!" Sesosok bayangan manusia melayang keluar dari balik pepohonan." Heng see Cinjin segera tertawa terbahak-bahak”. sudah kau dengar namaku.Tiraikasih Website http://kangzusi.." Mengetahui kalau guru Suma Thian yu adalah Put Gho cu yang angkat nama bersamanya tak terasa Heng see Cinjin tertawa bergelak. maaf bila boanpwee punya mata tak berbiji. Memandang bayangan hitam yang semakin menjauh dari pandangan mata itu. sekarang kau sudah boleh keluar. Begitu mencapai permukaan tanah Suma Thian yu segera berkata dengan hormat: "Rupanya cianpwee. punya keberanian. Dari mana kau dapatkan pedang itu?" . Tapi secara tiba-tiba dia menghentikan kembali gelak tertawanya. kemudian setelah melirik sekejap kearah pedang yang tersoreng dipunggung Suma Thian yu.. haaah. punya semangat. katanya agak tercengang. Bocah. Heng see Ciajin tertawa terbahak-bahak. haaah. manusia berkerudung itu tak berani banyak berbicara lagi." Mengetahui kalau kakek yang berada dihapannya kali ini adalah Heng see Cinjin yang nama besarnya sudah termashur dalam dunia persilatan sejak puluhan tahun berselang. "Haaah.com/ "Bagus. dia segera membalikkan badan dan segera melarikan diri terbiritbirit meninggalkan tempat itu. kemudian selesai tertawa bentaknya dengan suara rendah. dengan entengnya dia melayang turun di muka Heng see Cinjin. siapakah gurumu?" "Guruku adalah Put gho chu. setelah berputar satu lingkaran diudara. baik! Jika kau ingin membalas peristiwa hari ini. "Bocah. silahkan saja datang ke telaga Tong ting yu untuk mencari Heng see Cinjin. Ternyata orang itu tak lain adalah si pendekar cilik Suma Thian yu. lohu paling suka dengan manusia semacam kau.

. Kit hong kiam Wan Liang.. kemudian sambil mengdongakkan kepalanya dia menghela napas panjang. mohon kau sudi memberi penjelasan" "Aaai. BoanPwee kurang jelas. bagaimana dengan dia? Sekarang dia berada dimana?" "Dia seorang tua telah tiada. Kemudian secara ringkas dia menceritakan kisah kematian Wan Liang yang mengenaskan itu kepada Heng see Cinjin..." "Sudah mati?" paras muka Heng see Cinjin berubah hebat. tiada saat untuk membuktikan kebersihan diri lagi" "Sungguhkah dugaan dari locianpwee itu? "Ehhmm . "Nak.com/ "Hadiah dari paman boanpwee..kau tahu manusia macam apakah Bi kun lun Siau Wi goan yang menjadi musuh bebuyutannya paman Wan?" Suma Thian-yu menggelengkan kepalanya berulang kali. "Aaai. Heng see Cinjiu mendengarkan dengan seksama. Heng see Cinjin segera duduk bersila dan mempersilahkan pula kepada Suma Thian yu untuk duduk. sepasang mata Suma thian yu berubah menjadi merah padam. titik air mata jatuh bercucuran membasahi pipinya. sakit hati tenggelam ke dasar samudra...siancay. "apa yang menyebabkannya kema tian-nya?" Begitu teringat dengan kematian paman Wan nya yang mengenaskan. kalau persoalan ini saja tidak kau pahami. kemudian katanya." "Ehmm. kau duduklah dulu. bagaimana mungkin fitnahan yang menimpa Wan Liang bisa terselesaikan dengan baik..Tiraikasih Website http://kangzusi..?" Selesai berkata. kemudian secara ringkas mengisahkan pula apa yang telah dialaminya di perusahaan Sin liong piaukiok. sampai lama kemudian ia baru berusaha untuk menekan kesedihan yang mencekam dalam dadanya. akan kujelaskan semua perangai yang sebenarnya dan Siau Wi goan" .

buat apa kau mesti memper¬hatikan dirinya? " "Tapi. lohu yakin usahamu itu pasti akan segera berhasil. Sudah pasti wan Kiam ciu si manusia tolol itu dapat dibantu" Mendengar ucapan mana. karena setelah Heng see Cinjin berkata demikian..com/ Suma Thian-yu segera duduk. bila kau berani mencarinya. berarti kau sedang menantang seluruh . Sementara itu Heng see Cinjin telah memandang sekejap ke arah Suma Thian yu..Tiraikasih Website http://kangzusi.. diam-diam Heng see Cinjin memuji atas kebesaran hati dan sifat kependekaran dari pemuda itu.. sudah pasti ia telah mengatur suatu rencana yang ma¬tang. andaikata dia adalah musuh umum dari dunia persilatan saat ini. Suma Thian yu segera berpikir lagi didalam hati: "Menunggu kau menyelesaikan kata katanya. bagaimana dengan kekesalan? Nak. apa sangkut pautnya persoalan ini dengan dirimu? Mereka amat membencimu sehingga kalau bisa makan dagingmu dan menghirup darahmu. lalu berkata. sa yang Bi kun lun Siau Wi goan adalah seorang yang dianggap sebagai seorang Kuncu. orang yang hendak kau cari adalah pemimpin kalangan putih dari dunia persilatan dewasa ini. Melihat sikap Suma Thian yu yang murung dan penuh perasaan cemas. tak usah kau pikirkan tentang masalah itu. bagaimana dengan keadaan di Sin liong piaukiok?" "Anak bodoh. dengarkan dulu perkataanku. mungkin Sin liong piaukiok sudah hancur menjadi puing-puing yang berserakan?" Walaupun dia berpikir demikian. seorang enghiong hohan dari dunia persilatan. "Nak.. Pada saat itulah mendadak ia teringat kembali dengan bencana yang menimpa perusahaan Sin liong piau kiok. katanya sambil tertawa: "Bencana bisa dihindari. buru-buru katanya: "Locianpwee. toh perasaannya agak tenang banyak.

katanya kemudian dengan cepat: "Dia adalah orang jahat! Dia adalah pemimpin dari rombongan penyamun berkerudung itu!" "Aku memang pernah mendengar berita tersebut" kata Heng see Cinjin hambar. akibatnya tak bisa dibayangkan dengan kata-kata. tentu saja hal ini akan mempermudah dirimu untuk mempermudah dirimu untuk melaksanakan tugas tersebut" "Jadi locianpwee menganggap dia adalah seorang yang baik?" "Hanya bisa mengatakan demikian. Suma Thian yu segera bertanya dengan perasaan gugup: "Kalau begitu.. hal mana tak dapat diper caya dengan begitu saja" Suma Thian yu menjadi sangat gelisah. kebenaran pasti akan ditegakkan. Hal 57 dan 58 hilang . serunya lagi dengan cemas. kemudian melanjutkan : "Cuma.Tiraikasih Website http://kangzusi. Mendengar sampai disitu. harapan dari boauwe ini tak mungkin bisa terwujud. karena dia tidak mempunyai bukti yang menunjukkan kalau telah melakukan kejahatan" Suma Thian-yu merasakan hatinya sakit sekali..?" "Aku rasa demikian.. manusia tak akan menangkan takdir. Heng see Cinjin berhenti sejenak. kecuali kalau kau memiliki suatu kepandaian yang luar biasa" Berbicara sampai disitu. "tapi kalau sesuatu kejadian belum dibuktikan dengan mata kepala sendiri.com/ umat persilatan untuk berduel. asal kau dapat menemukan suatu bukti dari kejahatan yang telah dilakukan Siau Wi goan.

. persoalanmu kali ini hanya ada rasa kejut tiada bahaya. mendengar perkataan itu..Tiraikasih Website http://kangzusi.. "Sebentar kau akan mengerti. dan katanya lagi: "Mereka segera akan datang. "Haah..haah. Heng see Cinjin segera menuding keatas tebing..com/ Suma thian yu seorang yang cerdas. haah.. dengan perasaan terima kasih.. "Haah... kemurungan dan kekesalan yang semula menyelimuti wajahnya pun lenyap.coba lihat.mereka sudah datang. Heng see cinjin segera memasang telinga dan mendengarkan dengan seksama. Heng see cinjin mengulapkan tangannya menyuruh dia duduk. haah. sepatah katapun tak sanggup diucapkan karena haru. semoga kau dapat maju dengan gagah berani. mari kita duduk dan menanti sejenak!" "Siapa mereka?" tanya Suma Thian yu dengan rasa keheranan. seru Suma Thian yu sambil bangkit dan mengucapkan rasa terima kasihnya. Melihat itu Heng see Cinjin segera berkata sambil tersenyum: "Orang yang baik selalu dilindungi Thian.. untuk sesaat dia menjadi kebingungan setengah mati dan cuma bisa mengawasi kakek itu dengan wajah termangu...haah.. bukankah mereka telah datang?" . cara kerja kedua orang setan cillk ini benar-benar cepat sekali!" Suma Thian yu tidak tahu permainan macam apakah yang hendak dilakukan Heng see cinjin ini. dia awasi Heng See cinjin tak berkedip. kecurigaan-nya lenyap." "Terima kasih atas petunjuk dari cianpwee. kemudian ia segera tertawa terbahak-bahak. lalu tertawa terbahak-bahak.. buat apa mesti terburu napsu?" Berbicara sampai disitu...

tampak ada dua sosok bayangan manusia sedang meluncur mendekat dengan kecepatan luar biasa. ternyata ke dua orang itu adalah muda mudi yang berusia antara tujuh delapan belas tahun. kedua orang itu sudah melayang turun disamping mereka.com/ Suma Thian yu segera berpaling. muda mudi itu segera melayang turun ke tanah dan menyembah kepada Heng see Cinjin sembari melapor: "In su. dapat diketahui kalau kedua orang itu adalan jago-jago persilatan nomor wahid dari kolong langit. mengikuti arah yang ditunjuk Heng see Cinjin. Cukup dilihat dari gerakan tubuh mereka. tugas yang dibebankan kepada kami telah diselesaikan. dengan gusar Heng see Cinjin segera menegur sepasang muda mudi itu: "Bodoh! Bagaimana pesanku pada kalian? Masa urusan sekecil inipun tidak bisa dibereskan secara tepat? Begitu masih ingin membicarakan masalah besar lainnya? Ternyata sepasang muda mudi ini adalah murid kesayangan dari Heng see cinjin. yang lelaki bernama Thia Cian. timbul perasaan sayang Heng see Cinjin kepada mereka. Dalam waktu singkat. Sejak kecil dua saudara ini hidup sengsara karena di tinggal mati kedua orangnya. Begitu mencapai diatas permukaan tanah. Oleh karena kedua orang itu mempunyai bakat yarg baik untuk berlatih silat.. yang perempuan Thia Yong. .. sejak kecil kepandaian silatnya telah diberikan kepada mereka berdua. cuma sayang kami gagal untuk melindungi Mo im sin liong Wan Kiam ciu Wan cong piautau" "Apa? Wan congpiautau telah tertimpa suatu musibah?" Setelah menjerit kaget. oleh Heng see Cinjin mereka pun di bawa pulang kebukit Kun san dipelihara disana.Tiraikasih Website http://kangzusi. mereka adalah saudara sekandung.

Sementara itu Thi pit suseng Tnia Cian sedang berkata dengan nada menyesal: "In su. Berhubung adik perguruannya Leng gho Cin jin sombong dan kemaruk akan nama dan kedudukan. ilmu silatnya lihay sekali. sedangkan dia hambar akan nama dan kedudukan. akhirnya diapun menyerahkan kedudukan ciangbun jin tersebut kepada Leng gho Cinjin. baru saja Thi pit suseng Thian Cian menyelesaikan kata-katanya. selain mengasingkan diri diapun memusatkan segenap perhatiannya untuk mendidik anak muridnya. justru karena kami datang tepat pada waktunya. seringkali kedua orang bersaudara perguruan ini bentrok berselisih paham. dalam melindungi keselamatan jiwa Wan congpiautau.Tiraikasih Website http://kangzusi. dengan cepat dia telah bertanya: "Apakah jiwanya terancam bahaya?" Jilid 9 : Mengusut pencoleng berkerudung Dengan cepat Thi pit suseng Thia Cian menggelengkan kepalanya berulang kali. tecu berdua memang tidak berkemampuan. . dua bersaudara Thia segera menjadi tenar dan menggemparkan dunia persilatan. begitu terjun kedalam dunia persilatan.com/ Perlu di ketahui Heng see Cinjin adalah kakak seperguruan Leng gho Cinjin ketua partai Kun lun dewasa ini. maka Sin Liong piauklok baru selamat dari jurang kehancuran" Suma Thian yu menjadi gelisah sekali setelah mendengar kalau Wan cong piantau menderita luka parah. Oleh karena itu. Sedangkan dia sendiripun berkelana dalam dunia persilatan. semua orang menyebut mereka sebagai Thi pit suseng (sastrawan berpena baja) dan Toan im siancu.

. kalau tidak.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ "Sukar untuk diramalkan. Paras muka Heng see cinjin segera berubah menjadi amat serius. kemarahan-nya makin membara. lama-kelamaan Sin liong piaukiok bakal dikuasahi pula oleh mereka.. Tampaknya Heng see cinjin sudah mempunyai perhitungan dalam hatinya. kalau tidak demikian. "Benar Insu. tecu pun ikut mendengar ancaman tarsebut" sambung Thi pit suseng Thia Cian dengan cepat. selama lohu masih hidup didunia ini. konon mereka adalah segerombolan penyamun berkerudung" "Aaaah. telah menimbrung: "In su. katanya kemudian: "Bajingan yang menggemaskan. aku pasti akan menghadapi mereka sampai titik darah yang peng habisan" Setelah berhenti sejenak. siapakah yang telah melakukan pembantaian terhadap perusahaan pengawal barang itu?" "Tecu tidak tahu. bencana yang menimpa perusahaan Sin liong piaukiok tak akan berakhir sampai disini saja!" "Kenapa?" "Tecu mendengar ada seorang pencoleng berkerudung yang mengancam akan datang lagi sesaat sebelum meninggalkan tempat itu" "Sungguhkah perkataanmu itu?" tanya Heng see cinjin dengan perasaan terperanjat. tapi nampaknya memang terancam jiwanya" "Si tua bangka tolol dan bodoh itu sudah sepantasnya merasakan sedikit penderitaan. Toam im siancu Thio Yong yang berada disamping. lagi-lagi gerombolan penyamun kerudung!" gumam Suma Thian-yu seorang diri. "Cian ji. terusnya. mana mungkin ia dapat membedakan yang baik dan yang buruk" Kemudian kepada Thi pit suseng Thia Cian kembali bertanya. begitupun lebih baik. ." Dalam pada itu. ia berkata kemudian: "Sudah kuduga sejak semula..

. lalu ia balik bertanya: "Kau berani kesana?" "Berani saja." Mendengar perkataan itu. apakah orang-orang dari perusahaan piaukiok itu pada mengetahui kejadian ini?" "Yaa.com/ "Anak Cian. tentu mereka akan bertindak lebih seksama dan waspada" gumam Heng see cinjin kemudian. bila kau kembali kesitu maka hal mana hanya akan menambah kesulitan saja bagimu. memangnya mereka masih bisa membenci aku? Atau berbuat sesuatu yang tak menguntungkan bagiku?" "Soal ini sukar untuk dikatakan. terpaksa Heng see cinjin harus mengangguk untuk menyetujuinya. hal mana juga tak menjadi soal" Melihat pemuda itu bersikeras hendak pergi juga. nak. Suma Thian yu segera berpamitan kepada Heng see cinjin bertiga. ketahuilah kesalahan paham Mo Im sin liong Wan Kiam ciu terhadap dirimu sudah kelewat mendalam. hatinya merasa semakin gelisah. bagaimana sikap Mo im sin liong Wan Kiam cui terhadapnya. asal aku merasa tak pernah melakukan suatu perbuatan yang melanggar kebenaran. mereka semua mengetahui" "Kalau begitu aku bisa berlega hati. kemudian sambil membalikkan badan dia balik ketempat semula. tidak mungkin. aku ingin sekali pergi ke Sin liong piaukiok untuk melihat keadaan. asal dia masih memiliki kemampuan maka dia bertekad hendak menyelamatkan bencana tersebut. sekalipun mereka menaruh kesalahan paham terhadap boanpwee. sahutnya. "Aah. Suma Thian yu segera tertawa dengan penuh rasa percaya pada diri sendiri. Maka kepada Heng see cinjin katanya. entah bolehkah aku kesitu?" Heng see cinjin segera berpaling dan memandang sekejap ke arah Suma Thian yu dengan ramah.Tiraikasih Website http://kangzusi. "Locianpwe. setelah terjadinya peristiwa yang menimpa mereka ini. Setelah Suma Thian yu mendengar pembicaraan mereka.

mau apa kau balik lagi kemari?" Suma Thian yu semakin tercengang menyaksikan paras muka si Pena baja bsrcambang Tio Ci hui yang sangat aneh itu. "Tio toako. serentak mereka berteriak keras. dengan langkah cepat Suma Thian yu menyongsong kedatangannya. sahutnya. lalu beireru denean gembira. enam orang lelaki bersenjata golok dan tombak berdiri didepan pintu.. ke mudian sambil berjalan balik kedalam ruangan. katakan kalau ada seorang manusia yang bernama Suma Thian yu ingin berbicara dengan Tio piautau" Salah seorang lelaki kekar itu melotot sekejap ke arah Suma Thian yu dengan gusar. gumamnya kemudian." Tak lama setelah masuk ke dalam." Tampak paras muka Pena baja bercambang Tio Ci hui suram tak bersinar. Begitu melihat kemunculan si Pena baja bercambang Tio Ci hui. jangan-jangan telah terjadi sesuatu ditempat ini?" Maksud Suma Thian yu. "Hiante. mengapa kau? Kalau kulihat wajahmu yang murung dan suram. Waktu itu pintu masih terbuka le¬bar.. buru-buru tanyanya lagi dengan keheranan.. tapi si . lelaki kekar itu telah muncul kembali diiringi oleh Pena baja bercambang Tio Ci hui. setelan menempuh perjalanan sekian waktu. "Tio toako. "Akan kulihat apakah kau masih punya nyawa untuk pulang kerumah nanti. kota Hong ciu telah dipenuhi oleh cahaya lentera yang berwar na warni. "Setan cilik.. "Harap toako suka melapor ke dalam. dia menanyakan spakah Wan Kiam ciu telah tewas karena luka dalam yang dideritanya.com/ Waktu itu senja telah tiba. mau apa kau datang kemari?" Suma Thian yu menjura dan tertawa.. akhirnya sampailah Suma Thian yu di depan perusahaan Sin liong piaukiok. tegurnya dengan nada hambar. seolah-olah dia menyimpan suatu kedukaan yang amat besar.. ketika menyaksikan Suma Thian yu muncul dintu.Tiraikasih Website http://kangzusi.

pemandangannya mengenaskan sekali. Kontan saja paras mukanya berubah hebat. didalam anggapannya Bi hong siancu Wan Pek lan sepantasnya keluar untuk menyambut kedatangannya begitu mendengar akan kehadirannya. si Pena baja bercambang Tio Ci hui yang barjalan didepan masih tetap membungkam dalam seribu bahasa. Sementara itu. tapi sekarang mengapa dia malahan menghindarkan diri? Mungkinkah sampai sekarang mereka masih menaruh kecurigaan terhadap dirinya? Berpikir sampai disitu. Dalam pada itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. kau bisa saja membohongi semua orang yang ada didunia ini. sekelompok penolong sedang mengobati kaum terluka yang tergeletak ditanah pula. "Hiante. . Pena baja bercambang membuka pintu pagar dan membawa Suma Thian yu masuk ke dalam. "Mengapa kau tidak masuk dan melihat sendiri?" Selesai berkata dia lantas membalikkan badan dan berjalan masuk ke dalam. Dengan penuh keheranan Suma Thian yu segera mengikuti pula di belakangnya masuk ke dalam perusahaan tersebut. dalam keadaan seperti ini mau tak mau timbul juga kecurigaan di dalam hati Suma Thian yu. didepannya terbentang sebuah pagar bambu. tak seharusnya membohongi aku Tio Ci hui!" Suma Thian yu tertegun mendengar ucapan itu. dihadapan orang jujur tak usahlah berlagak. buru-buru dia bertanya lagi: "Toako apa maksudmu?" Si Pena bajo bercambang Tio Ci hui melotot dengan penuh kegusaran.com/ Pena baja bercambang Tio Ci hui telah salah mengartikan sebagai kepura puraan anak muda itu dalam peristiwa penyerbuan musuh tangguh terhadap perusahaan mereka. dia melewati sebuah tanah lapangan. Sesudah melewati tanah lapang. serunya dingin. serunya penuh kegusaran. rasa ingin tahu sudah timbul dalam hati kecilnya. tampak olehnya mayat-mayat berserakan diatas tanah.

"Adik Lan. Bi hong siancu Wan Pek lan tertawa dingin lagi. kemudian ujarnya dengan sedih. Menyaksikan paras muka Suma Thian yu berubah menjadi hebat. Begitu berjumpa gadis itu.. Suma Thian yu terpaksa harus mengikuti di belakangnya dengan mulut membungkam Tak lama kemudian. Tak selang berapa saat kemudian. Sepasang mata dara itu sudah berubah menjadi merah membengkak. kobaran api cintanya yang membara kontan berubah menjadi dingin dan mem beku. Pena baja bercambang Tio Ci hui berpaling dan memerintahkan Suma Thian yu agar menunggu sebentar diluar. katanya lebih jauh. Dara manis tersebut tak lain adalah kekasih hati Suma Thian yu sendiri Bi hong sian cu (Dewi burung hong) Wan Pek lan. membuat orang yang meman dang makin lama semakin kasihan. sampailah mereka didalam sebuah kamar tidur yang cukup besar dan luas. pintu kamar terbuka.com/ Disitu merupakan sebuah kebun bunga setelah melewati sebuah jalanan kecil. sungguh mengibakan hati keadaannya.. seorang gadis cantik memunculkan diri. . sakitnya bukan kepalang. terbentang sebuah bangunan rumah yangmungil dan indah. Suma Thian yu segera berseru tertahan. hatinya seperti ditusuk tusuk dengan pisau tajam." Bi hong siancu Wan Pek lan segera menempelkan jari tangannya didepan bibir memberi tanda agar berbicara jangan keras-keras.Tiraikasih Website http://kangzusi. "Mau apa kau balik lagi kemari? Cepatlah pergi!" Ucapan tersebut bagaikan sebaskom air dingin yang diguyurkan keatas kepala Thian yu. sedang dia sendiri masuk kedalam. noda air mata masih menghiasi wajahnya. Degan wajah serius Pena beja bercambang Tio Ci hui melanjutkaa perjalanannya masuk ke dalam.

. Pena baja bercambang Tio Ci hui baru berkata dengan suara dalam: "Thian yu..apa maksudmu berkata demikian? Kau. dia merasa tak tega menyaksikan adegan semacam itu. paras mukanya segera berubah hebat. dari dalam ruangan telah berjalan keluar Pena baja bercambang Tio Cu hui.kau. segera teriaknya.. napasnya amat lemah dan keadaannya mengerikan sekali.anjing geladak berwajah manusia berhati binatang.. lalu memberi tanda kepada Suma Thian yu dan Bi Hong siancu Wan Pek Lan agar keluar dari sana.. Dengan cepat Pena baja bercambang Tio Ci hui telah merapatkan kembali pintu kamarnya.... kau telah berubah. . akupun tidak akan pergi! Akan kulihat bagaimana cara untuk mengusirku!" kata Suma Thian ya pula dengan wajah penuh kegusaran. adik Lan.com/ "Kau. Begitu membuka pintu lebar. paras mukanya pucat pias. katakan kepadaku berterus terang apa hubunganmu dengan manusia berkerudung itu?" "Tio toako. dia lanas berteriak ke arab Suma Thian yu penuh ke gusaran: "Coba kau lihat! Perbuatan siapakah ini?" Suma Thian yu berpaling. Suma Thian yu segera memejamkan matanya rapat-rapat. ternyata di atas pemba ringan berbaring seorang kakek yang bertubuh penuh luka.Tiraikasih Website http://kangzusi. "Apa.. Baru saja Wan Pek lan hendak membantah. apa maksudku memangnya tidak kau pahami? Kau angap aku Wan Pek lan merupakan seorang bocah yang buru berusia tiga tahun?" "Baik. benarkah kau tidak memahami perasaan hatiku?" "Hmm. mau apa datang ke mari? Cepat enyah dari hadapanku!" Paras muka Suma Thian yu berubah membesi oleh ucapan tersebut. kau anggap aku Suma Thian yu adalah seorang pencoleng?" Suma Thian yu balik bertanya dengan melotot.lebar.. Setibanya ditengah tanah lapang. sebelum kau berbicara..

siapa yang telah menolong dirimu?" tanya Pena baja bercambang Tio Ci hui lagi penuh kegusaran. aku Suma Thian yu berani bersumpah kepada langit ba¬wa aku bukan manusia rendah yang terkutuk semacam itu.. "Seorang tokoh silat yang lihay" "Hmm. sepasang matanya melotot amat besar. Apa lacur. paras muka Bi hong siancu Wan Pek lan pun berubah amat serius. ketika kau dikerubut dan melarikan diri. dengan ucapan toako tersebut. malammalam meninggalkan surat diatas tiang bendera. lalu purapura berkelahi melawan Boan Thian hui dan akhirnya merayu nona Wan. "Thio toako. dia ingin mencari tahu perasaan hatinya lewat wajah gadis itu. hari ini aku datang demi keselamatan perusahaanmu. Suma Thian yu menghela nafas panjang. Menyaksikan kesemuanya itu. dari apa yang telah diucapkan ia dapat menarik kesimpulan kalau Pena baja bercambang Tio Ci hui pun menaruh kesalahan paham kepadanya. mengapa kau datang untuk melakukan penyelidikan lagi?" "Melakukan penyelidikan?" Suma Thian yu membentak semakin gusar. kalian salah paham. seolah-olah. perbuatanmu memang bagus sekali sengaja bertarung melawan manusia berkerudung. kepada Pena baja bercambang Tio Ci hui katanya: Tio toako.. bukankah sama artinya dengan kau menilai orang mengguna kan hati picik seorang siaujin" "Thian yu. tampaknya semua peristiwa tersebut telah kau atur secara sempurna sekali!" Tak terlukiskan pedihnya hati Suma Thian yu setelah mendengar perkataan itu.com/ "Kalau bukan begitu. tapi soal mau percaya atau tidak . hawa pembunuhan yang amat tebal telah menyelimuti seluruh wajahnya.Tiraikasih Website http://kangzusi. Tanpa terasa dengan kepedihan yang amat tebal dia mengalihkan sorot matanya ke wajah Bi hong siancu Wan Pek lan.bukankah mereka adalah tiga orang penjahat berkerudung? Bagus.

tanpa berpir panjang lagi dia meloloskan pedangnya. bayar dulu selembar wajah ayahku!" bentak si nona gusar.Tiraikasih Website http://kangzusi. lebih baik Thian yu mohon diri saja lebih dahulu" Selesai menjura dalam-dalam. Suma Thian yu segera menengadah dan tertawa terbahak bahak. Selesai tertawa dia melotot besar.!" "Tinggalkan selembar jiwamu?" Suma Thian yu balik bertanya dengan keheranan. kemudian tanpa mengucapkan sepatah katapun . seakan-akan dia hendak mengeluarkan semua ke sedihan. dia membalikan badan dan siap meninggalkan tempat itu. suaranya pilu dan memedihkan hati. bila ingin merenggut nyawaku. membunuh ayah merupakan suatu peristiwa yang besar. dia berkata: Thian yu sudah lama tidak memikirkan soal mati hidupku lagi. tapi tinggalkan dulu selembar jiwamu. mencorong sinar tajam yang menggidikan hati dari balik matanya... "Tunggu sebentar!" tiba-tiba Bi hong siancu Wan Pek lan membentak dengan nyaring. dengan kening berkerut dan tertawa dingin tiada hentinya dia berseru: "Boleh saja kalau ingin pergi.com/ terserah kepadamu. mengapa? "Mengapa? Hmm. Ketika Bi hong siancu Wan Pek lan mendengar Suma Tbian yu merubah panggilan kepadanya sebagai "nona Wan" perasaan yang tak puas itu semakin memuncak hawa amarahnya berkobar. "Ada urusan apa? Nona Wan?" Suma Thian yu segera berpaling. setelah memandang sekejap kedua orang itu. silahkan saja turun tangan" Kemarahan Bi hong siancu Wan Pek lan benar-benar telah memuncak. kemurungan dan kekesalan yang mencekam dalam dadanya. dendam sakit hati ini lebih dalam dari samudra. Mendengar perkataan tersebut.

.. dia memejamkan matanya menantikan saat kematiannya tiba. dia pun membalikkan badan menuju kepintu gerbang.com/ dia melepaskan sebuah tusukan kilat keulu hati anak muda tersebut. Pena baja bercambang Tio Ci hui juga telah bersiap untuk berteriak. hal ini dirasakan lebih memenuhi harapannya. apalagi kalau bisa mati di ujung pedang kekasihnya. emas murni tidak takut dibakar. tanpa memungut kembali pedangnya. dengan air mata bercucuran membasahi pipinya. kemudian tanpa berbicara apa-apa. lalu membuang pedang itu ketanah.. aku akan menggunakan waktu untuk membuktikan kebersihanku!" Kemudian tanpa menggubris diri Pena baja bercambang Tio Ciu hui lagi. Suma Thian yu berdiri tegak dengan wajah tenang. dia lantas membalikkan tubuhny dan berjalan pergi dari sana. Dengan sepasang mata berkaca-kaca Suma Thian yu memperhatikan bayangan punggung Bi hong siancu Wan Pek lan hingga lenyap dari pandangan mata. Disaat yang amat kritis itulah mendadak Bi hong siancu Wan Pek lan menarik kembali serangannya. "Engkoh Yu. pergilah kau! Mulai detik ini Sin liong piauktok tidak mengharapkan kehadiranmu disini!" Seusai berkata. dengan wajah murung dan sedih dia berkata. Tampaknya ujung pedang Bi hong Siancu Wan Pek lan segera akan menyentuh dada Suma Thian yu. ia ingin mati saja daripada dituduh melakukan perbuatan yang tak benar. Pada saat itulah. terhadap datangnya ancaman tersebut dia bersikap seakanakan tidak melihat. Sesudah menghela napas panjang.. Pena baja bercambang Tio Ci berkata sedih: "Hiante. perasaan hatinya waktu itu sangat kalut.. harap tunggu sebentar!" Suma Thian yu berpaling dan menyahut pelan "Toako. Oleh karena itu. dia lantas membalikan badan dan berlalu dari situ.Tiraikasih Website http://kangzusi.

. dia teringat akan rumah. tak kedengaran sedikit suarapun.. tiba-tiba ia menghembuskan napas panjang. masgul dan murung. lalu berguman: "Entah orang lain menganggap kau sebagai penjahat. suasana amat sepi. Ada kalanya dia ingin sekali menangis sepuas-puasnya.com/ Melihat bayangan punggung Suma Thian yu yang semakin menjauh.Tiraikasih Website http://kangzusi. tapi bila teringat sakit . hening. ada kalanya ingin mengakhiri hi¬dupnya. Berjalan seorang diri di tengah keheningan malam.. Suma Thian yu bagaikan seorang pelancong yang sedang menikmati keindahan malam tapi siapa pula yang bisa menduga bagaimana kah perasaan hatinya waktu itu. dia membayangkan pula tragedi yang menimpanya hari ini.. Sudah barang tentu tak terkecuali pula bagi Suma Thian yu. karena hingga kini dia masih belum dapat membuktikan manusia macam apakah Suma Thian yu itu. Ia merasa sedih sekali. pelan-pelan Suma Thian yu berjalan meninggalkan perusahaan Sin liong piaukiok. Tatkala bayangan punggung Suma Thian yu telah lenyap dari pandangan-nya. asal usulnya serta paman Wan.. teringat orang tua sendiri. meski demikian dia boleh cukup berbangga hati Sebab yang paling berharga dan paling mulia bagi seseorang yang hidup didunia ini adalah dipercayai orang dengan perasaan yang tulus. Makin di pikir rasa sedihnya makin memuncak.. meninggalkan kota Heng Ciu. aku Tio Ciu hui masih tetap mempercayaimu sepanjang masa" Sayang Suma Thian yu sudah tidak mendengar perkataan itu lagi. Dengan membawa perasaan kesal.. Pena baja bercambang Tio Ci hui mmerasakan suatu kekosongan dan kesedihan yang mencekam perasaan-nya... sampai akhirnya sambil berjalan dia me nangis tiada hentinya. kala itu rembulan telah bersinar ditengah awang-awang.? Manusia paling gampang berkhayal bisa berada seorang diri. apa lagi kalau baru saja mengalami suatu percobaan hidup yang berat..

Kokokan ayam bergema dikejauhan sana. Ketika tiba dihadapan Suma Thian yu. tapi sesaat yang paling gelap. langkahnyapun makin lama makin cepat.Tiraikasih Website http://kangzusi. Bi kun lun (kun lun indah) Siau wi goan. Ujung dari kegelapan adalah terbitnya fajar. ia sudah mati dalam keadaan yang mengerikan. Akhirnya sinar matahari yang berwarna keemas-emasan pun memandar keempat penjuru dan menyinari seluruh jagad. Begitu teringat akan Bi kun lun Siau wi goan. Suma Thian yu segera merasakan semangatnya kembali berkobar. Suma Thian yu amat terperanjat. berarti dapat menghilangkan kecurigaan yang mencekam hatinya.. diapun teringat akan manusia berhati binatang. berjalan melalui sawah dan menuju ke sebuah dusun yang jelek dan miskin.com/ hati pamannya Wan nya yang belum terbalas. tubuhnya segera berguling ke atas tanah. dia segera memeriksa dengan seksama. dapat pula membalaskan sakit hati paman Waa nya. lambat laun diufuk timur pun secerca cahaya. Suma Thian yu berjalan menghampiri. dia melanjutkan per jalanannya kedepan. Maka.. membelah kegelapan malam yang mencekam. Seekor anjing berwarna kuning lari keluar dari dusun dan pelan-pelan menghampiri Suma thian yu. Suma thian yu telah menuruni bukit. Berhasil menemukan orang itu. dendam keluarga belum terbalas. mendadak kaki depannya menjadi lemas. lalu setelah menghela napas dan menggelengkan kepalanya berulang kali. dengan langkah tegap dia berjalan kemuka. . semua kesedihan segera berubah menjadi amarah. Ternyata anjing itu sudah memuntahkan darah hitam yang kental dan bau busuk. tapi apa yang kemudian terlihat membuatnya tertegun.

tapi disini tak nampak sesosok bayangan manusiapun. seharusnya merupakan saat orang bangun tidur. keadaannya persis anjing pertama. "Aaaaah!" "Apa yang telah dilihatnya?" Seluruh gedung dalam keadaan sepi. Rasa tegang yang semula mencekam Suma Thian yu segera lenyap tak berbekas. Tampak anjing buas itu memantangkan mulutnya lebarlebar dan menerjang ke depan Suma Thian yu dengan ganasnya. mau tak mau Suma Thian yu harus bersiap siaga menghadapi segala kemungkinan yang tak diingin kan. tapi apa yang kemudian terlibat membuatnya menjerit kaget. Dengan cepat Suma Thian yu menerjang masuk kedalam gedung Itu. Siapa tahu. hening seperti kuburan. di tepi jalan ditemui sesosok mayat .com/ Belum lagi berjalan empat langkah. kejadian yang pertama mungkin saja merupakan suatu kebetulan. ternyata anjing buas itu sudah mati dengan darah me ngalir keluar dari ke tujuh lubang indranya. Waktu itu. anjing buas itu sudah meraung keras kemudian roboh tergeletak keatas tanah.Tiraikasih Website http://kangzusi. Berada dalam keaadaan seperti ini. jelas kejadian mana bukan terjadi tanpa sebab. tenaga dalamnya disalurkan dan bilamana perlu dia hendak membunuh anjing tersebut. kembali tampak olehnya seekor anjing buas menerjang keluar dari balik pintu sebuah gedung. Suma Thian yu tertegun dan segera menyingkir ke samping jalan sambil mengawasi anjing itu lekat-lekat. suasananya begitu mengerikan membuat bulu kuduk orang pada bangun berdiri saja. Bila terjadi suatu peristiwa aneh. belum lagi mencapai berapa kaki. tapi bila terjadi untuk kedua kalinya. Suma Thian yu melangkah lebih jauh ke dalam gedung itu. seakan-akan disitu sudah tidak berpenghuni lagi. belum lagi berapa latakah. dia men coba untuk mengawasi lebih seksama.

.berhenti!. tangannya dipakai untuk menutupi wajahnya. ada yang muda. Sebagai pemuda yang cerdas.. suma Thian yu segera dapat merasakan gejala yang tak beres disitu. berhentilah kau. ia betul-betul tak tega untuk mendongakkan kepala. dia merasa seakan-akan muncul segulung hawa dingin yang merembas melalui punggungnya dan terus naik keatas. belum pernah Suma Thian yu mengalami kejadian yang begitu mengenaskan. buru-buru dia menghampiri kamar yang terdekat.!" Suma Thian yu tercekat sesudah mendengar seruan itu. Tanpa berpikir panjang lagi. usus dan isi perutnya telah berhamburan keluar. Siapakah orang-orang itu? Siapa pula pembunuhnya? Apa sebabnya orang-orang itu terbunuh? Mengapa pembunuhnya begitu kejam dan tak berperi kemanusiaan? Setelah menjumpai persoalan sebelumnya. tapi begitu dibuka. keadaannya sangat mengerikan. . bisa dibayangkan bagaimanakah pe rasaan Suma Thian yu sekarang.. Menyusul kemudian seseorang berseru dari belakang: "Kau. keadaannya mengeri kan sekali. dia sepera membalikan badan dan lari keluar dari situ. Di alam semestakah? Atau di nerakakah tempat pembantaian yang kejam dan tak berperi kemasiaan? Sejak dilahirkan di dunia ini. Mendadak terdengar suara orang terbatuk-batuk.Tiraikasih Website http://kangzusi. "Aaaah!" Buru-buru dia mengundurkan diri dengan wajah memucat. tapi bisa diduga olehnya bahwa semua anggota perkampungan telah dibantai orang secara keji. ada pula yang perempuan. entah bagaimanapun dia tak tega untuk memandang lebih jauh.com/ membusuk yang terkapar disitu. kini dihadapkan pula dengan adegan seram seperti itu. ada yang tua. Ternyata apa yang dilihat didalam ruangan itu hanya penuh dengan mayat yang bergelimpangan dimana-mana.. sekali lagi ia menjerit kaget. ada yang laki.

. tapi.membunuh seluruh ang. dengan suara parau dia berbisik..memm. buru-buru Suma Thian yu membimbing kakek itu dan menempelkan telapak tangannya dipunggungnya.com/ Dengan cepat dia membalikan badannya. sorot matanya yang sayu dan tak jauh dari kematian memandang lurus tewajah Suma Thian yu tanpa berkedip." Ketika berbicara sampai disitu. kemudian katanya.. kesegaran kakek sekarat itu su dah berubah membaik. hanya gara-gara sebutir mutiara. sekujur badan kakek itu bergoncang keras lalu menjerit. sekujur badannya gemetar keras..... Setelah mendapat bantuan tenaga dari sianak muda itu.. kontan bulu kuduknya pada bangun berdiri lantaran kaget.. Begitu rasa kagetnya berhasil dikuasahi. lalu menyalurkan hawa murni untuk menunjang hidup kakak itu.manusia berkerudung tee. pelan-pelan Suma Thian yu berjalan kedepan. tampak dia berpaling dan memperhatikan Suma Tbian yu sekejap. tak sepotong suarapun yang sempat dilontarkan.anggota perkampungan ii.. sekalipun mereka berbutat demikian.. "Sungguh menggemaskan.. mulutnya ternganga lebar.sekelompak manusia. cepat beritahu kepadaku. waktu itu dia sedang menggape dengan lemas.telah . Ternyata didepan pintu kamar kedua telah berdiri seorang kakek berjubah hitam yang berambut panjang dan berwajah penuh darah. kobarkan sedikit semangatmu. sungguh menggemaskan.ini. seolah-olah napasnya hampir putus.Tiraikasih Website http://kangzusi.. air mata darah jatuh berlinang membasahi pipinya.... lalu sambil memayang kakek itu tanyanya: "Lotiang... mereka telah pergunakan cara yang keji dan ter kutuk ini untuk membunuhi kami rakyat jelata yang tak pandai bersilat. "See. ... apa yang sebenarnya telah terjadi?" Kakek sekarat itu menggerakan kelopak matanya." Ketika berbicara sampai disitu...

sampailah Suma Thian yu di kota Tiang an. kemudian membalikkan badan dan beranjak pergi. Kakek itu berseru terahan. Suatu hari. manusia yang berlalu lalang ditengah jalan bagaikan ikan yang berenang dalam sungai. Dia membaca doa dengan hormat.Tiraikasih Website http://kangzusi. Suma Thian yu amat terperanjat. tapi kakek itu sudah roboh. Ketika meninggalkan dusun kecil itu. lalu memuntahkan segumpal riak kental bercampur darah. nyawanya sudah me layang meninggalkan raganya. aku amat kesakitan!" Agak tertegun Suma Thian ya selelah mendengar ucapan tersebut. sekarang ia lebih bertekad lagi untuk mencari Bi kun lun Siau Wi goan dan membalas dendam. Untuk kesekian kalinya Suma Thian yu menyaksikan sesosok nyawa meninggalkan raga nya. . dia segera melepaskan cekalannya. Ia pun tak habis mengerti.. Sesudah menanyakan alamat Bi kun lun Siau wi goan dari orang jalan. dengan cepat Suma Thian yu berhasil menemukan alamat yang di cari tersebut.com/ "Lepaskan tanganku.. mengapa orang-orang itu membantai rakyat tak bersalah yang tinggal dalam perkampungan tersebut hanya gara gara sebutir mutiara saja? Sampai dimanakah pentingnya mutiara itu? Serentetan pertanyaan yang penuh kecurigaan dan tanda tanya itu membentuk sebuah simpul mati didalam benaknya. waktu itu tengah hari baru saja lewat. Suma Thian yu merasakan hatinya bertambah berat. Ia merasa teka-teki ini baru bisa dipecahkan bila dia berkunjung sendiri kekota Tiang an dan menjumpai Siau Wi goan. ia berusaha untuk mencari tahu siapa otak yang mendalangi organisasi perampok berkerudung tersebut. tak terlukiskan perasaan pedih yang men cekam perasaannya ketika itu. buru-buru dia berusaha untuk memayangnya kembali.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Pendekar besar yang memimpin dunia persilatan baik untuk golongan putih maupun golo ngan hitam ini berdiam diujung gang Li gi keng, dikedua belah sisi pintu gerbang terbentang dinding pekarangan raksasa yang sangat tinggi dan kekar, sepasang singa batu besar berada ditepi pintu, bangunannya mentereng, gayanya penuh wibawa. Setelah lama berdiri di depan pintu gerbang seorang lelaki kekar baru munculkan diri dan merghampiri Suma Thian yu sambil menegur. "Engkoh cilik, apakah kau sedang mencari orang?" "Betul, aku hendak menyambangi Siau tayhiap" jawab Suma Thian yu dengan sopan. Mengetahui kalau Suma Thian yu hendak me nyambangi majikannya,tanpa terasa lelaki itu memperhatikan tamunya sekejap lagi, ia mera sa pemuda ini gagah perkasa, tampan dan kekar, ia lantas tahu kalau orang itu bukan manusia sembarangan. Maka sambil tersenyum katanya lagi. "Engkoh cilik, ada urusan apa kau mencari Siau tayhtap?" "Tolong saudara sudi melaporkan, katakan saja aja seorang dari luar desa she Suma yang ingin menyambangi" Lelaki berpakaian ringkas itu segera mengiakan dengan sopan, lalu masuk ke dalam. Sementara itu, Suma Thian yau sedang berpikir didalam hati: "Kalau dilihat dari sikap centengnya yang sopan santun dan tahu peraturan, orang tidak akan mengira kalau Siau wi goan adalah seorang manusia bengis yang berhati buas, lebih baik aku menggunakan tata kesopanan lebih dulu sebelum menggunakan kekerasan, kemudian baru me mutuskan menurut situasi" Sementara dia masih termenung, lelaki berpakaian ringkas itu sudah munculkan diri, setelah menjura dalam-dalam kepada Suma Thian yu, katanya: "Majikan kami mempersilahkan engkoh cilik masuk!"

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Kemudian dengan sikap yang amat menghormat, dia mempersilahkan tamu untuk masuk. Setelah mengucapkan beberapa patah kata merendah, Suma Thian yu baru mengikuti lelaki itu masuk keruang dalam. Sepanjang jalan, yang di jumpainya hanya jago-jago persilatan saja, ketika orang- orang itu menjumpai kehadiran Suma Thian yu, hampir rata-rata menunjukkan wajah tertegun. Menanti Suma Thian yu sudah lewat, mereka baru berbisik bisik membicarakan peristiwa tersebut. Suma Thian yu berlagak seolah olah tidak merasa, bahkan dihati kecilnya sempat memuji Bi kun lun Siau Wi goan yang pandai menjamu tamunya. Lelaki kekar itu mengajak Suma Thian yu menusuki ruangan tengah, tepat di muka ruangan tergantung sebuah papan nama terbuat dari kayu yang bertuliskan: "JIN HONG LIU WAN" Artinya: Perbuatan bajik sampai di mana-mana. Selain hurufnya terbuat dari emas, gaya tu lisan-nya yang juga kuat bertenaga, tampaknya di tulis oleh seorang kenamaan. Suma Thian yu mendongakkan kepalanya memandang sekejap, kemudian baru mengikuti lelaki itu menuju ke ruang dalam. Sesaat sebelum melangkah masuk ke ruang tengahv mendadak sorot matanya melintas di atas wajah lelaki setengah umur yang duduk di kursi utama itu, hatinya kontan tertegun, Pe kiknya kemudian di hati. Kenal amat wajah orang ini! Bukankah dia adalah... ehmm, betul! Yaa dialah orangnya! Benar benar memang dia" Rupanya setelah melihat wajah lelaki setengah umur yang duduk dikursi utama itu tiba-tiba saja dia teringat dengan manusia berkeru dung yang kain kerudungnya kena disingkap itu, kedua-duanya berparas tampan dan gagah, sekarang Suma Thian yu merasa teka-teki mana betul-betul sudah terbongkar.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Dalam pada itu, lelaki setengah umur tadi sudah meninggalkan tempat duduknya seraya menjura, kemudian sambil tertawa terbahak-bahak dia berkata. "Haaahhh...haaahhh...haaahhh keda tangan Suma siauhiap di rumahku benar-benar merupakan suatu kehormatan, silahkan duduk! Silahkan duduk !" Seorang pelayan segera datang menghidangkan air teh dan dipersembahkan kehadapan Suma Thian yu. Sedang anak muda itu diam-diam berpikir. "Sesudah datang kemari, aku harus bersikap sewajar mungkin coba kulihat permainan busuk apakah yang hendak mereka gunakan" Maka tanpa sungkan diapun duduk, lalu setelah menerima cawan air teh, katanya kepada lelaki setengah umur itu sambil tersenyum. "Secara kebetulan aku lewat sini, sudah lama ku dengar akan kebajikan Siau tayhiap, itulah sebabnya sengaja aku berkunjung kemari" "Aaah, mana, mana" Bi kun lun Siau Wi goan tersenyum, "siauhiap terlalu memuji, Wi goan tak lebih cuma seorang kuli silat yang kasar, aku tidak memiliki kebajikan apa-apa, un tuk pandangan siauhiap tersebut, Wi goan mengucapkan terima kasih lebih dulu" Kemudian setelah berhenti sejenak dan memandang sekejap sekeliling arena, katanya le¬bih jauh. "Kunjungan Suma siauhiap benar-benar merupakan suatu kejadian yang luar biasa, marilah kuperkenalkan dengan saudara-saudara lain yang berada disini" Mula-mula dia perkenalkan kepada Suma Thian yu lebih dahulu, setiap ucapan maupun sikapnya amat menyanjung dan menghormati Suma siauhiap, walaupun Suma Thian yu juga tahu kalau lawan adalah seorang yang pandai bicaramanis, tetapi manusia memang seorang makhluk yang aneh. Meski Suma Thian yu tahu kalau dia sengaja disepak, namun dalam hati kecilnya justru merasa puas sekali.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Selesai memperkenalkan Suma Thian yu kepada rekanrekannya, kemudian Siau Wi goan pun memperkenalkan empat orang tamu yanfcg berada di sekeliling tempat itu. Orang pertama adalah seorang tosu tua berjenggot merah yang berusia tujuh puluh tahunan, dia adalah guru Bi Kun un Siau Wi qoan yang disebut Leng gho Cinjin, menjabat pula sebagai ciang bunjin partai Kun lun. Orang kedua adslah seorang perempusn muda berusia dua puluh lebih, tiga puluh kurang. Bi kun lun Siau Wi toan hanya mengatakan dia she Ho bernama Hong, tanpa memperkenalkan gelarnya. Namun Suma Thian yu cukup mengenali perempuan itu sebagai murid ketiga dari mayat hidup Ciu Jit bwee yang berjulukan Yan tho hoa(Bunga tho indah). Orang ke tiga berwajah tampan dan gagah, dia bernama Cun gan siu cau (sastrawan berparas ganteng) Si Kok seng. Suma Thian yu merasa amat menaruh hati terhadap pemuda ini sejak pandangan yang pertama, diapun paling menaruh kesan baik kepadanya. Orang yang diperkenalkan paling akhir adalah seorang kakek berbaju sastrawan, ternyata dia seorang ahli ilmu pedang yang paling top dari partai Tiam cong yang disebut orang It ci hoa kiam (pedang bunga satu huruf) Yu-Liang gi. Setelah mengucapkan kata-kata sungkan, suasana dalam ruangan pun bertambah luwes, karena diantara ke empat orang itu Suma Thian yu hanya menaruh kesan baik terhadap Cun gan siucay Si Kok seng, maka dia pun lantas bertanya kepadanya. "Saudara Si, boleh aku tahu nama gurumu?" Melihat pertanyaan dari Suma Thian yu amat kasar, mulamula Cun gan siucay Si Kok seng agak tertegun, kemudian sahutnya: "Sejak kecil aku gemar belajar ilmu silat, tiap sampai di suatu tempat akupun mempela jari semacam kepandaian, itulah sebabnya se tiap orang yang pernah memberi pelajaran

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

ke padaku kuanggap sebagai guruku, Suma siuahiap coba bayangkan saja, bagaimana caraku untuk menjawab pertanyaanmu itu?" Suma Thiauyu terpaksa mengiakan dan tidak bertanya lebih jauh. Pada saat itulah, Bi kun lun Siau Wi goan baru bertanya kepada Suma Thian yu: "Siauhiap, tolong tanya ada urusan apakah kau berkunjung kemari?" Tanpa berpikir panjang, Suma Thian yu segera menjawab: "Aku memang mempunyai beberapa persoalan yang ingin ditanyakan kepada Siau tayhiap, hanya tak kuketahui apakah Siau tayhiap bersedia untuk membertahukan kepadaku atau tidak?" Diam-diam Bilun lun Siau Wi goan agak terkejut setelah mendengar perkataan itu, kemudian iapun tertawa terbahakbahak. "Ha ha ha ha ha......boleh, tentu saja boleh, kita toh bukan orang luar, apapun yang ingin siauhiap tanyakan, harap ditanyakan secara blak-blakan. "Siau tayhiap, tahukah kau kalau barang kawalan dari perusahaan Sin liong piaukiok telah dibegal orang?" Siau Wi goan pura pura terkejut, sambil menggeleng tanyanya: "Aaaah...... Wi goan tak tahu akan berita ini, tolong tanya kapan dibegalnya?" Meskipun orang tak mau mengaku, Suma Thian yu juga tak sampai mengumbar amarahnya, dia berkata lebih jauh: "Kalau begitu, tentu saja Siau tayhiap juga tak tahu bukan jika Wan cong piautau telah menderita luka parah dan jiwanya terancam mara bahaya: Sebelum Bi kun lun Siau Wi goan sempat menjawab, It ci hoa kiam Yu Liang gi dari Tiam cong pay yang berada disisinya telah menimbrung:

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

"Hei, ucapan siauhiap tersebut seakan-akan membawa nada teguran, apakah kau menaruh curiga kalau Siau tayhiap tersangkut dalam pe ristiwa ini?" Bi kun lun Siau Wi goan segera tertawa terbahak-bahak. "Ha ha ha ha ha......ucapan saudara Yu kelewat berat, selama ini Wi goan tak pernah menuduh orang dengan kata yang bukan-bukan apalagi siauhiap toh bertujuan baik!" Sampai disitu dia lantas berpaling kearah Suma Thian yu sambil bertanya. "Benarkah Wan congpiautau telah terluka parah dan jiwanya terancam? Aaai....siapakah telah turun tangan sekeji itu terhdapnya?" "Konon segerombolan perampok berkerudung jawab Suma Thian yu langsung dan tanpa berusaha untuk merahasiakan. Paras muka Bi kun lun Siau Wi goan berubah amat serius setelah mendengar perkataan itu, katanya kemudian: "Oooh, rupanya perbuatan dari perampok berkerudung! Ehmm, Wi goan memang sudah lama mendengar orang bilang kalau dalam du nia persilatan telah muncul suatu organisasi besar semacam ini, selain jejaknya sukar di buntuti, cara kerjanya pun bersih tanpa me ninggalkan jejak, sayang Wi goan tak berhasil menyelidiki sarang mereka." Berbicara sampai disini, ia sengaja bertanya kepada gurunya Leng gho Cinjin: "Suhu, pernahkah kau mendengar hal ini?" Leng gho Cinjin segera manggut-manggut. "Yaa, dengar sih pernah dengar, hanya tak pernah kujumpai saja orangnya." Rasa curiga timbul kembali dalam hati Suma Thian yu, bila berbicara soal tampang Bi kun lun Siau Wi goan, dia jujur dan gagah, caranya berbicara sopan dan tahu tata cara, tidak gampang marah, pada hakekatnya boleh di bilang berhati bajik. Tapi, kenyataan sudah terbentang didepan mata, pesan paman Wan sebelum ajalnya serta peringatan dari Heng si

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Cinjin, semuanya mengatakan Siau Wi goan sebagai pentolan perampok. Dengan kejadian tersebut, Suma Thian yu menjadi serba salah dan tak tahu apa yang mesti dilakukan. Mendadak satu ingatan melintas didalam benaknya, ia teringat pula akan pembantaian brutal yang terjadi dalam dusun kecil gara-gara sebutir mutiara itu, ia bertekad untuk mencari kesimpulan dari persoalan mana melalui jejak mutiara itu. Maka diapun mengalihkan pokok pembicaraan ke soal lain, pertanyaan tersebut tak pernah diajukan lagi, justru hal mana sangat ber kenan dihati Bi kun lan, semua pertanyaan segera dijawab bahkan sikapnya bertambah luwes dan halus. Malam itu, Suma Thian yu diminta oleh Siau goan untuk tetap tinggal disana seusai per jamuan, Siau Wi goan menitahkan kepada Cun pan siucay Si Kok seng untuk menemani Suma Thian yu berjalan-jalan menikmati keindahan alam. Diam-diam Suma Thian yu merasa amat girang, sebab dia menganggap hanya dengan ber buat demikianlah ia bisa mempelajari situasi gedung keluarga Siau sambil sekalian mencari tahu kabar berita tentang mutiara tersebut. Kedua orang itu berjalan, menuju kelapangan, tiba-tiba Suma Thian yu bertanya: "Saudara Si, apakah kau dengar kalau ada semacam benda mesttka yang telah munculkan diri?" "Apakah kitab pusaka? Kitab pusaka tanpa kata?" Cun gan siucay Si Kok seng balik ber tanya. "Bukan, bukan benda itu, tapi mestika lain-nya?" "Aku belam pernah mendengarnya, Suma siauhiap, dapatkah kau memberitahukan kepadaku?" "Konon didalam dunia persilatan telah muncul sebutir mutiara Ya beng cu yang tak ternilai harganya" "Mutiara Ya beng cu?" ulang Si Kok seng dengan terperanjat", kapan munculnya?"

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

"Sudah muncul, dan kini sudah dirampok oleh perampok berkerudung!" sambil berkata Suma Thian yu melirik sekejap kearah Si Kok seng dengan ujung matanya. Tampak paras muka Si Kok seng berseri, kontan ia mendamprat: "Perampok sialan, tampaknya gerak gerik mereka sudah makin merajalela." Dan pembicaran tersebut, Suma Tbian yu tahu kalau lagilagi dia kebentur dinding alias gagal total, sekalipun ditanyakan lebih jauh juga tak akan menghasilkan apa- apa, maka ia pun mengurungkan niatnya semula. Mereka berdua segera melanjutkan perjalanannya, mengajaknya pergi ketempat itu. Dilihat dari sini, dapat ditarik kesimpulan kalau Bi kun lun Siau Wi goan benar-benar se orang manusia yang sangat licik dengan tipu muslihat yang berbahaya, itu berarti dia harus selalu berwaspada terhadap dirinya. Tapi, justru karena soal ini pula Suma Thian yu jadi lebih bertekad untuk membongkar teka teki itu sehingga tuntas dan terungkap seluruhnya. Begitulah, sambil berbincang bincang sambil berjalan-jalan, makin berbicara makin cocok rasanya, sehingga hampir boleh dibilang masing-masing pihak merasa sayang karena baru berjumpa sekarang. Suatu ketika, Si Kok seng mohon diri lebih dulu untuk kembali kekamarnya. kini tinggal Suma Thian yu seorang. Kesempatan semacam ini boleh dibilang merupakan sebuah peluang yang baik sekali, ketika Suma Thian yu menyaksikan didepan sana terdapat cahaya yang memancar keluar dari sebuah ruangan, tanpa sadar ia berjalan meng hampiri ruangan itu. Tapi, ketika ia baru melangkah naik keatas anak tangga, mendadak dari balik ruangan, terdengar seorang perempuan sedang berteriak minta tolong: "Tolong, tolong! Oooh.....tolooong"

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Suma Thian yu amat terperanjat sesudah mendengar teriakan itu, sifat pendekarnya seperi timbul, dengan cepat dia lari menghampiri mulut jendela. Tapi pada saat yang bersamaan, dari belakang tubuhnya berkumandang suara tertawa di ngin, lalu seseorang menegur: "Bocah keparat, rupanya kau adalah pencoleng yang bekerja diwaktu malam." Agak tertegun Suma Thian yu mendengar seruan itu, cepat dia membalikkan badan, entah sedari kapan dua orang kakek telah ber diri dibelakang tubuhnya sedang mengawasi kearahnya penuh kegusaran. Suma Thian yu sangat gelisah, ia tahu kalau pihak lawan salah paham, maka ujarnya: "Kalian berdua salah paham, cepat! Pencolengnya masih berada didalam, mari kita tengok bersama-sama!" "Heeh...heeh...heeh...bocah keparat, kau tak usah berlagak pilon lagi" jengek kedua orang kakek itu sambil tertawa seram, dengan mata kepala sendiri lohu melihat kau berbuat terkutuk, sekarang masih ingin mungkir lagi? Hayo jalan! Segera menjumpai majikan!" Seraya berkata dua orang itu satu dari kiri yang lain dari kanan segera bertindak hendak menggusur dengan kekerasan. Suma Thian yu merasa tak pernah melakukan perbuatan salah, diapun tak takut mengha dapi tuan rumah, maka serunya dengan dingin. "Tak usah merepotkan kalian, aku masih mempunyai kaki untuk berjalan sendiri" Mendengar itu, dua orang kakak tersebut segera berjalan satu di muka yang lain dibelakang dan menggusur Suma Thian yu menuju ke ruang tengah. Diluar dugaan, ruangan tengah sudah hadir banyak orang, tapi tidak kelihatan Bi kun lun dan Cun gan siucay dua orang. Begitu Suma Thian yu muncul dalam ruangan depan, dari balik ruangan segera muncul Leng gho Cinjin. Jenggot merahnya yang panjang tampak bergerak tanpa hembusan angin, mukanya diliputi hawa pembunuhan, begitu

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

berjumpa dengan Suma Thian yu, ia segera menggebrak meja sambil memaki: "Anjing keparat, tak nyana tampangmu ganteng tapi nyatanya seorang Cay hoa cai (pen jahat pemetik bunga), padahal tuan rumah bersikap cukup baik terhadapmu" Begitu dilihatnya situasi, tidak beres, buru-buru Suma Thian yu memantah. "Locianpwee, kau telah menaruh kesalahan paham terhadapku, aku Suma Thian yu bukanlah manusia rendah seperti apa yang kau tu-duhkan, harap lakukan pemeriksaan lebih dulu dengan seksama" Leng gho Cinjin sama sekali tidak menggubris ucapan itu, begitu Suma Thian yu selesai bicara, kontan dia membentak dengan gusar. "Kentut anjing! Semua fakta sudah ada didepan mata, kau anggap pinto menuduh tanpa dasar?" Berbicara sampai disitu, dia lantas menitahkan orang untuk mengundang Bi kun lun Siau Wi goan dihalaman belakang. Setelah itu makinya lebih jauh. "Bocah keparat, apa yang hendak kau katakan lagi? Peraturan rumah tangga yang berla ku disini amat ketat, dengan dosa yang kau lakukan tiada ampun lagi bagimu. Sekarang cepat kau kutunggi lengan kananmu sendiri kalau tidak, jangan harap kau bisa tinggalkan rumah keluarga Siau pada hari ini barang setengah langkah pun" Setelah menyaksikan keadaan yang terbentang didepan mata, terutama sikap lawan yang tidak mencari tahu lebih dulu siapa salah siapa benar, Suma Thian yu segera sadar, dia mengerti kalau dirinya sudah terjebak ke dalam perangkap musuh yang licik. Maka sambil membusungkan dada, ujarnya dengan wajah bersungguh sungguh. "Locianpwee, berulang kali kau menuduh Thian yu sebagai manusia berdosa, bahkan pe nyesalanpun tak diberi, tampaknya hal ini me rupakan sebagian dari rencana keji yang telah kalian persiapkan. Hmm! Dihadapan orang jujur lebih

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

baik tak usah berbohong, bila ingin beradu kepandaian, Suma Thian yu tak akan berkerut kening" "Haah...haah...haah... punya semangat punya keberanian, pinto paling suka dengan pemuda semacam ini" Dia sepera memberi tanda, It ci hoa kiam (pedang bunga satu huruf) Yu Liang gi dari partai Tiam cong segera melompat ke hadapan Suma Thian yu, lalu berkata. "Lohu ingin mencoba sampai dimanakah kehebatan ilmu pedangmu!" Sementara berbicara, pedang yang digembolnya segera diloloskan dari sarung. Suma Thian yu mendengus dingin, tiba-tiba dia mencabut keluar pedang Kit hong kiamnya dari sarung, cahaya biru yang menyilaukan mata segera memancar keempat penjuru. Begitu melihat pedang mestika yang berada ditangan anak muda itu, kontan saja It ci hoa kiam Yu Liang gi menjerit kaget. "Haah....? Kit hong kiam....?" Jeritan tersebut segera memancing perhatian segenap orang yang hadir didalam ruangan itu, serentak semua orang mengalihkan sorot mata nya keatas pedang mestika ditangan Suma Thian yu. Leng gho Cinjin turut tertawa seram sesudah menyaksikan kemunculan pedang Kit hong kiam tersebut, segera jengeknya. "Heeh...heeh...heeh...rupanya kau adalah murid pencoleng, tak heran kalau kaupun manusia bajingan, kawan-kawan, ringkus bangsat kecil ini!" Bagaikan segerombol kawanan lebah, kawanan jago yang berada dalam ruangan segera mengurung Suma Thian yu ditengah arena. Tapi, pada saat itulah It ci hoa kiam Yu Liang gi membentak dengan suara lantang. "Harap tunggu sebentar saudara sekalian, berilah kesempatan buat aku orang she Yu untuk mencoba sampai

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

dimanakah kelihayan dari ilmu pedang Kit hong kiam hoat yang menggetarkan dunia persilatan itu!" Oleh bentakan mana, serentak semua jago mundur satu langkah ke belakang, namun mereka tidak mengendorkan posisi pengepunggannya. Kemarahan yang berkobar didalam dada Suma thian yu waktu itu ibaratnya gunung berapi yang meletus, sekarang ia sudah mengerti kenapa paman Wan nya sampai dituduh yang bukan-bukan oleh orang lain, hal mana menambah berkobarnya api kemarahan dalam dadanya. Dengan jurus Tui huang wang gwat (mendorong jendela melihat rembulan), pedang kit hong kiamnya melepaskan sebuah tusukan ketubuh It ci hoa kiam, tapi baru sampai di tengah jalan mendadak berganti jurus menjadi gerakan Gwat gi seng sia (rembulan bergeser bintang berpindah), kali ini dia tusuk tenggorokan orang dengan kecepatan bagaikan anak panah yang terlepas dari busur. Walaupun dua jurus serangan yang berbeda namun bergabung menjadi satu, dibalik serangan-nya terdapat perubahan kosong yang merupakan tipuan yang tak terduga sebelumnya. Dalam partai Tiam cong, It ci hoa kiam Yu liang gi terhitung juga pedang paling top, selain lihay dalam limu pedang, orangnya juga licik dan pintar. Sekarang, ia harus tercekat perasaannya se telah menyaksikan dua serangan Suma Thian yu yang dilancarkan dalam satu gerakan bersama, buru-buru kaki kirinya bergeser, pedang nya diputar mengikati gerakan badan. Kali ini secara hebat ia berhasil membendung jurus serangan pertama dari Suma Thian yu, lalu mengikuti gerakan mana dengan jurus Hong Ki im yong (angin berhembus awan meng gulung) dia ciptatan pelbagai lapis bunga pe dang untuk mengurung sekujur tubuh lawan. Tiba-tiba Suma Thian yu berpekik panjang, pedangnya berubah menjadi Lui tian ciau kat(guntur dan petir

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

bersusulan), secepat sambaran kilat, dia tembusi lapisan pedang Yu liang gi dan langsung menusuk ke ulu hatinya. Kekuatan mereka berdua boleh dibilang seimbang, sulit untuk membedakan mana yang ampuh dan mana yang lemah, sebab disatu pihak merupakan jagoan kenamaan dari partai Tiam cong, dilain pihak merupakan ahli waris dari Wan tayhiap. "Taaang ...! mendadak terdengar suara senjata tajam yang saling beradu, cahaya pedang ditengah arena segera lenyap tak membekas, lalu bayangan manusia melintas, Suma Thian yu telah melompat keluar dari arena pertarungan. Maai, maaf.....ujarnya sambil menjura dan senyuman menghiasi ujung bibirnya. Pada mulanya It ci boa kiam Yu Liang gi masih merasa kebingungan dan tidak habis mengerti menunggu ia menggerakan lengannya dan sepotong kain bajunya tahu-tahu terlepas dari lengan dan jatuh ketanah, ia baru tahu apa yang telah terjadi. Dengan wajah merah padam karena jengah, It ci hoa kiam Yu Lianeg gi menundukan kepalanya rendah-rendah dan segera mengundurkan diri dari arena pertarungan. Leng gho Cinjin tidak menyangka kalau Yu Liang gi sebagai seorang jago pedang kenamaan bisa menderita kalah di tangan seorang pemuda ingusan yang baru terjun kedunia persilatan. Rasa malu bercampur gusar segera berkecamuk menjadi satu dalam benaknya, kepada kawanan jago yang lain, dia berseru. "Saudara-saudara sekalian, hayo turun tangan dan bekuk bajingan muda itu...!" Pada saat itulah, mendadak dari sudut berkumandang suara pekikan panjang yang nyaring, ketika,semua orang berpaling tampaklah Bi kun lun dengan membawa Cun gan siu cay melangkah masuk kedalam arena. Suasana diarena segera menjadi gempar, mereka seolah-olah sudah lupa dengan perintah yang diturunkan Leng gho Cinjin semula. "Setelah

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

melangkah masuk kedalam arena, Bi kun lun Siau wi goan segera menghardik semua orang agar jangan ribut, kemudian dengan senyum dikulum dia menjura kearah Suma Thian yu sambil memohon maaf: "Suma Siauhiap, semua kesalahan Wi goan, tidak sepantasnya kuterbitkan begini banyak kesulitan bagimu, salah paham-salah paham se muanya ini hanya suatu kesalahan paham belaka. Kemudian setelah tertawa nyaring, katanya lebih jauh. "Harap kau sudi memaklumi, andaikata sihian le tidak pergi memberi kabar kepadaku, mung kin bencana yang bakal terjadi akan besar sekali. haaa...haah...haaahh...." Rasa benci Suma thian yu benar-benar sudah merasuk ketulang sum-sum, bagaimanapun penjelasan dari Bi kun lun, tak mungkin bisa meredakan rasa rasa ketidak puasannya. Tampak dia menarik kembali pedangnya, lalu berpamitan pada Bi kun lun Siau Wi goan. "Atas pelayananmu yang baik, aku tak akan melupakan untuk selamanya. Biarlah aku mohon diri lebih dulu, untung masa mendatang masih panjang, biarlah kebaikanmu itu kubayar dikemudian hari saja." Kemudian setelah mengucapkan pula beberapa parah kata perpisahan dengan Cun gan siu cay Si Kok seng, dia membalikkan badan siap meninggalkan tempat itu. Siapa tahu kawanan jago liehay yang mengepung di sekeliling tempat itu masih menghadang jalan pergi Suma Tbian yu, mereka dengan sorot mata yang merah membara karena amarah menatap anak muda itu lekat-lekat, seakanakan mereka adalah sekelompok ular berbisa yang siap memagut..... Melihat hal itu, Suma Thian yu tertawa dingan sambil mendongakan kepalanya dia menerjang maju terus kedepan. Tiba-tiba dari muka sana muncul seorang kakek kurus ceking bermata tikus berhidung elang yang menghadang jalan perginya dengan golok dilentangkan didepan dada, lalu menegur.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

"Bocah keparat, tempat ini bukan tempat yang bisa diganggu seenaknya, boleh saja bila kau ingin meninggalkan tempat ini, tapi ditinggalkan dulu sedikit tanda mata, congkel lebih dulu kedua biji matamu, kemudian baru pergi" "Haaahh...haaaha...haaaha...kau ingin mencongkel mataku...? Huuuh, jangan mimpi" Suma Thian yu tertawa tergelak. Kakek ceking itu semakin melotot dengan buas, goloknya diangkat siap membacok. Tapi saat itulah kembali Bi kun lun Siau wi goan membentak keras. "Saudara Cian, jangan bertindak gegabah, biarkan saja dia pergi!" Buru-buru kakek ceking she Ciang itu menarik kembali goloknya, setelah melotot sekejap kearah suma Thian yu dengan angkuh, dia mundur selangkah seraya berkata. "Hmm, enakan keparat ini!" Suma Thian yu berjalan kehadapannya, lalu tertawa angkuh pula. "Maaf!" katanya. Seusai beikata dia lantas melangkah pergi dari situ, Suma Tbian yu memang bernasib jelek, berulang kali dia harus dituduh orang ka rena salah paham, rasa pedih yang mencekam perasaannya betul-betul tak terlukiskan dengan kata-kata. Sekarang ia sudah menaruh perasaan muak yang amat sangat terhadap dunia yang sangat indah ini. Belum jauh meninggalkan kota Tiang an, bintang sudah bertaburan diangkasa, kegelapan malam telah menyelimuti seluruh jagad, orang yang berlalu lalang dijalan semakin sedikit. Dalam keadaan seperti inilah mendadak dari arah belakang ber kumandang suara derap kaki kuda yang ramai, suara tersebut kedengarannya janggal sekali dalam suasana begini. Lambat laun suara derap kaki kuda itu semakin mendekat, Suma Thian yu tahu kalau dibalik kesemuanya itu pasti ada

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

sesuatu yang tak beres. Diam-diam dia menghimpun tenaganya sambil bersiap-siap siaga menghadapi se gala kemungkinan yang tak di inginkan. Pada saat itulah, suara bentakan nyaring telah berkumandang lagi dari belakang. Suma Thian yu mengira Bi kun lnn Sian Wi goan telah melakukan pengejaran dari belakang, hawa pembunuhan segera menyelimuti seluruh wajahnya, dengan cekatan dia meloloskan pedang Kit hong kiam yang tersoren di-punggung seraya membalikkan badan, kemudian menghadang jalan pergi pendatang tersebut ditengah jalan. Tak berapa saat kemudian, dari depan sana muncul lima ekor kuda jempolan yang di larikan kencang kencang, penunggangnya adalah perampok perampok berkerudung hitam. Kalau tidak melihat masih mendingan, begitu menyaksikan kemunculan kawanan pencoleng tersebut, kontan saja amarahnya berkobar, dia berpekik panjang, suaranya menggaung jauh ketengah udara dan menggetarkan seluruh pepohonan yang tumbuh di sekeliling tempat itu. Tampak tubuhnya melejit ketengah, pedang Kit hong kiamnya menciptakan segulung kabut pedang berwarna putih, lalu menyergap kelima orang penunggang kuda berkerudung itu. Tindakan gegabah semacam ini sebetulnya merupakan pantangan yang paling besar bagi umat persilatan, sesunguhnya Suma Thian yu pun memahami akan hal ini, tapi... bagaimaaa mungkin dia bisa membendung rasa mangkel dan kobaran amarah yang telah dipendamnya selama banyak tahun? Tindakan mana rupanya diluar dugaan kelima orang penunggang kuda berkerudung itu, meski tugas mereka kali ini adalah menyergap Suma Thian yu, namun mereka tidak berharap terjadinya pembunuhan yang tak berarti. Tapi sekarang, setelah menyaksikan Suma Thian yu muncul bagaikan malaikat yang datang dari kahyangan, serentak lima

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

orang itu membentak pendek, kemudian bagaikan ledakan mercon, mereka menyusup keempat penjuru untuk menyelamatkan diri. Terdengar suara ringkikan kuda yang meloloskan senjata tajam masing-masing. Sebenarnya Suma Thian yu mengharapkan suatu hasil yang baik dalam gebrakan yang pertama, tapi begitu gagal dengan serangan yang pertama, tubuhnya ikut melayang turun keatas tanah, dengan cepat dia dikepung kelima orang pencoleng berkerudung itu dari empat penjuru. 0ooo0 Jilid 10 Terdengar dia mendengus dingin, dengan sorot mata memancarkan cahaya tajam, bentaknya sembari menggertak gigi: "Apakah kedatangan kalian berlima untuk merenggut nyawa sauya? Turutilah nasehatku, sipat ekor dan pulang saja kerumah dengan tenang, laporkan kepada Siauw Wi goan, begitu aku orang she Suma berhasil menemukan bukti yang nyata, pasti akan kubasmi keluarga Siau dengan darah" Baru selesai dia berkata, terdengar orang yang berada di paling depan telah tertawa dingin tiada hentinya. "Hehehehe....bocah keparat, tinggalkan pedang mestika milikmu, kalau tidak hari ini ditahun depan adalah hari ulang tahun kematian mu yang pertama!" Suma Thian yu segera menyodorkan pedang Kit hong kiamnya kedepan setelah mendengar perkataaa itu, katanya sambil tertawa angkuh: "Nih, sauya persembahkan dengan kedua belah tanganku, ambillah sendiri!" Ketika manusia berkerubung tersebut menyaksikan perbuatan lawannya, dia masih mengira Suma Thian yu benarbenar berhasrat untuk menyerahkan pedang itu kepadanya, ia lantas maju beberapa langkah kedepan siap menerima sodoran mana.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Tiba-tiba Suma Thian yu membentak nyaring: Sambutlah!" Pedangnya meluncur kedepan seperuti anak panah yang terlepas dari busurnya, pedang Kit hong kiam tersebut langsung menyambar kewajah penjahat berkerudung itu. Meryusul gerakan mana seluruh tubuh Suma Thian yu ikut pula menerjang maju kemuka. Tampaknya pedang itu segera akan menyambar ditubuh lawan, manusia berkerudung itu menjerit kaget, buru-buru dia berkelit kesamping. Disaat yang amat singkat inilah Suma Thian yu menggerakkan tangannya untuk membacok pergelangan tangan lawan sambil membentak. "Tinggalkan dahulu lenganmu!" Menyusul jeritan ngeri yang memilukan hati, seperti burung yang kena bidikan saja, manusia berkerudung itu melejit kebelakang. Sayang tubuhnya sempoyongan beberapa langkah, setelah itu roboh terjengkang ke tanah dan tak sanggup berdiri lagi. Diatas tanah tinggal sebuah lengan yang terpaksa, darah kental membanjiri permukaan tanah dan menyusup ke dalam. Setelah berhasil meraih kemenangan dalam pertarungan pertama, kemarahan Suma Thian yu agak mereda, dia memandang sekejap manusia berkerudung yang terpapas lengannya itu, kepada keempat orang rekan-nya ia berseru sambil tertawa dingin. "Siapa lagi yang ingin maju untuk mengantar kematian?" Ketika mendengar tantangan tersebut, keempat orang manusia berkerudung itu serentak mengayunkan goloknya dan maju menerjang dari empat penjuru, dilihat dari gerakan tubuh mereka, jelas kalau orang-orang itu adalah jagoan kelas satu dalam dunia persilatan. Kendatipun demikian, Suma Thian yu yang bernyali besar sama sekali tak memandang sebelah matapun terhadap mereka.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Dia berdiri dengan segenap perhatiannya dihimpun menjadi satu, ditunggunya sehingga senjata tajam ke empat orang itu hampir mengenai tubuhnya.... Disaat yang amat kritis itulah tiba-tiba dari balik keheningan berkumandang suara bentakan gusar yang amat nyaring: "Mundur!" Menyusul kemudian, terlihat sesosok bayangan hitam meluncur datang secepat sambaran kilat dan langsung menyerbu ke dalam arena pertarungan. Mendengar bentakan tersebut, keempat manusia berkerudung itu segera mengundurkan diri dan memberi sebuah jalan lewat. Pendatang itu menancapkan kakinya ditanah setelah pencoleng-pencoleng berkerudung itu mengundurkan diri, begitu sampai dia lantas menegur: "Suma siaubiap, Wi goan telah datang terlambat, kau tidak terluka bukan?" Ketika Suma Thian yu mendongakkan kepalanya, dia segera mengenali orang itu sebagai Bi kun lun Siauw Wi goan, maka dengan perasaan mendongkol sahutnya: "Terima kasih atas bantuan yang datang tepat pada waktunya, Siau tayhiap, mengapa ke datanganmu begitu kebetulan?" Ucapan mana mengandung maksud ganda, dia menuduh Bi kun lun lah yang telah bermain gila secara diam-diam. Bi kun lun Siau Wi goan berlagak seolah-olah tidak mendengar, bukan saja tidak gusar, malahan tertawa seram. "Suma siauhiap, tampaknya kesalah pahamku terhadap Wi goan sudab kelewat mendalam! Ketahuilah semua persoalan yang ada didunia ini tak akan terungkap sebelum peti mati di buka, aku Wi goan betul-betul bermaksud baik kepadamu, tapi nyatanya malah mendapatkan kesalahan paham belaka, padahal orang-orang ini sama sekali tak ada sangkut pautnya dengan Wi goan!"

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Padahal penjelasan dari Bi kun lun Siau Wi goan tersebut berlebih-lebihan sehingga tak ubahnya seperti menampar mulut sendiri. Suma Thian yu merasa geram sekali setelah mendengar perkataan itu, tapi justeru karena demikian, dia semakin merasa yakin kalau Bi kun lun Siau Wi goan adalah seorang pentolan pencoleng yang licik dan sangat berbahaya. Menghadapi manusia semacam ini, jalan yang terbaik adalah menjauhi dan jangan sampai terkena pelet, kalau tidak maka akibatnya sukar dibayangkan mulai sekarang, Suma Thian yu adalah seorang manusia yang cerdas dengan bakat yang luar biasaa, sekilas pandangan saja dia sudah dapat menduga sampai kesitu, maka sambil tertawa dingin katanya: "Kalau mememang begitu, akulah yang kelewat curiga, terima kasih atas bantuanmu, biarlah kubayar dikemudian hari saja" Selesai berkata dia lantas ber berjalan melalui sisi Bi Kun lun Siau Wi gon dan berlalu dari situ.. Belum lagi dua langkah, mendadak dari belakang punggungnya berkumandang datang suara desingan angin pukulan yang sangat kuat langsung menyergap jalan darah Pek hwee hiat di punggungnya. Sebenarnya Suma Thian yu berprinsip sebelum berhasil memegang bukti yang nyata tentang kejahatan yang telah dilakukan Bi kun lun Siau Wi goan, dia enggan untuk ribut atau bentrok dengan manusia tersebut, apa lagi kalau sampai terjadi bentrokan secara kekerasan. Orang bilang: Cocok atau tidaknya seserang dalam pergaulan ditentukan dalam sepa tah kata, dia tahu banyak berbicara dengan manusia licik hanya akan mendatangkan kesulitan dan kerugian bagi dirinya sendiri, oleh sebab itu dia berusaha menjauhi. Maka sambil menahan rasa mangkel dalam hatinya, dia siap berlalu meninggalkan tempat itu.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Siapa sangka disaat dia membalikkan badan siap meninggalkan tempat itu, tiba-tiba dari belakang punggungnya mendesing datang segulung hawa pukulan yang langsung menyergap jalan darah Pek hwee hiat di belakang benaknya... Dalam perkiraan Suma Thian yu, serangan terkutuk yang rendah dan tak tahu malu itu dilakukan Bi kun lun Siau Wi goan, saking gemasnya sepasang gigi sampai saling bergerutukan keras. Cepat-cepat ia menghimpun tenaga dalam ajaran pamannya Kit hong kiam kek Wan Liang yakni ilmu Jiong goan sim hoat untuk me lindungi seluruh badan, setelah itu telapak tangannya didorong keatas menyongsong datangnya serangan pembokong itu. Dan begitu merasa kalau serangannya sudah dihadapi, Suma Thian yu segera bergeser kekiri lalu berputar dengan ujung kaki sebagai as untuk berganti arah, himpunan tenaga dalam yang telah dipersiapkan ditangan kanan itu secepat kilat dibabat kebelakang menghantan tubuh musuhnya, sementara tubuhnya turut berputar pula menangkis, berputar dan menyerang yang dilakukan Suma Thian yu meski panjang untuk diceritakan, padahal ketiga macam gerakan itu dilakukan hampir pada saat yang bersamaan. Menanti dia sempat melihat jelas paras muka lawannya, orang itu sudah kena terhajar oleh serangan dahsyatnya itu sampai mencelat sejauh satu kaki lebih dan jatuh tak sadarkan diri dengan sikap terlentang. Diluar dugaan ternyata orang itu bukan Bi kun lun Siau Wi goan seperti apa yang diduga semula melainkan seorang pencoleng berkeru dung kain hitam. Selama hidup Suma Thian yu paling benci dengan perbuatan menyergap yang dilakukan dari belakang, kemarahannya segera berkobar, sambil membentak tubuhnya menerjang kearah pencoleng berkerudung yang sudah tergeletak itu siap melakukan pukulan yang mematikan.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Bi kun lun Siau Wi goan sendiri berdiri termangu-mangu disitu tak tahu apa yang meski dilakukan. Dalam situasi seperti ini, keadaannya yang paling mengenaskan, mau turut campur tak bisa, tidak turut campur bagaimana? Dalam pada iiu, tiga orang manusia berkendung lainnya jaga tak berani bertindak secara sembarangan karena kehadiran Siau Wi goan disitu, terpaksa mereka harus mengorbankan jiwa rekannya tanpa bisa berbuat banyak. )o(X)o( TAMPAKNYA kepalan sakti dari Suma thian yu segera akan menghantam diatas kepala pencoleng berkerudung itu, serentak semua orang memejamkan matanya rapat-rapat karena tak tega menyaksikan peristiwa yang amat mengerikan itu. Pada dasarnya Suma Thian yu memang berhati welas kasih, begitu muncul keinginan-nya untuk mengampuni jiwa orang, ia lantas tak tega untuk melanjutkan niatnya semula untuk melakukan pembunuhan. Dari serangan memukul segera diubah menjadi serangan mencakar.... Kraaas!" terdengar suara kain yang robek, akhirnya kain kerudung hitam orang yang terluka itu terbakar dan muncullah raut wajah aslinya. Manusia berkerudung yang terobek kain kerudungnya adalah seorang kakek kurus ceking bermata tikus berhidung elang, dia tak lain adalah kakek ceking yaug telah menghadang jalan pergi Suma Thian yu ketika berada di tanah lapang gedung keluarga Siau tadi. Setelah mengetahui siapa gerangan orang yang dihadapi, Suma Thian yu segera tertawa seram "Haaah...haah....haaah, nampaknya aku Suma Thian yu memang tidak salah melihat orang" Kemudian sambil mengangkat tangan kakek ceking itu, ujarnya lagi kepada Bi kun lun Siau Wi goan dengan lantang:

dia segera berseru sambil menggelengkan kepalanya berulang kali. benar-benar tak sedap perasaannya ketika itu. akan tetapi memandang keadaan si kakek kurus yang kempas-kempis dengan lemah. kuperiksa orang ini dengan seteliti mungkin" Sembari berkata dia berjalan mendekati Suma thian yu. Dia gelisah karena jejaknya ketahuan dan kuatir Suma Thian yu membocorkan rahasia tersebut keluar sehingga mempengaruhi nama baiknya dikemudian hari. Tanpa terasa timbul niat jahat didalam hatinya. Bi kun lun Siau Wi goan sudah meraia gelisah bercampur gusar. lebih baik dibunuh saja!" Sudah barang tentu Suma Thian yu tak ingin memberi kesempatan kepada Bi kun lun untuk menghilangkan saksi . berarti jaraknya dengan kematian pun tidak jauh. Bi kun lun Siauw Wi goan telah berjalan menuju ke hadapan Suma Thian yu. dia sudah jatuh tak sadarkan diri.com/ "Siau tayhiap. dalam sekilas pandangan saja dapat diketahui bahwa luka dalam yang dideritanya cukup parah. sementara sinar matanya memancarkan cahaya kebuasan yang membuat anak muda itu terkesiap dan segera menghimpun tenaganya bersiap siaga menghadapi segala kemungkinan yang tidak diinginkan Kasihan kakek bertubuh kurus berhidung elang itu. bukankah orang ini adalah anak buahmu?" Dikala Suma Thiar yu merobek kain kerudung orang itu itu tadi. "Kalau dilihat keadannya yang begitu lemah. keparat tua ini adalah tamu yang datang menyambangi Wi goan kemarin. mukanya pucat pasi seperti mayat.Tiraikasih Website http://kangzusi. sungguh tak kusangka dia adalah seorang manusia berhati keji. harap Suma sauhiap jangan marah. seorang komplotan dari perampok berkerudung yang kejam itu. Apalagi sesudah mendengar pertanyaan dari Suma Thian yu ibaratnya orang yang langsung mengorek luka dalam tubuhnya. Dia marah karena kakek itu sudah merusak rencana yang telah disusunnya dengan susah payah. agaknya tidak enteng luka yang diderita olehnya. sambil menghindarkan diri dari tanggung jawab sahutnya: "Tentu saja kenal.

Ternyata perbuatan tersebut hasil perbuatan dari tiga orang perampok berkerudung yang lain. buruburu ia turut mengejar sambil berteriak: "Suma siauhiap. saat itu ketiga orang perampok berkerudung tadi telah menggotong rekannya yang terluka dan melarikan diri menuju kehutan. "Craaap! Menanti Thian yu memeriksa kembali. Bi kun lan Siau Wi goan menjadi gelisah.Tiraikasih Website http://kangzusi. Suma Thian yu menjadi teramat gusar. Suma Thian yu tidak rela membiarkan kawanan penjahat tersebut melarikan diri. di atas dada kakek ceking itu sudah menancap sebatang peluru perak sepanjang empat inci yang menembusi tubuh tersebut." Namun Suma Thian yu berlagak seolah olah tidak mendengar. Bi kun lun Siau Wi goan telah menyusul pula ke situ. "Hmmm. malah dia mempercepat gerakan tubuhnya menyusul sampai di tepi hutan. Melihat itu. secepat kilat dia menyusul dibelakang kawanan perampok berkerudung tersebut.com/ hidup ini. bila mereka sampai terjatuh kembali ke tangan Wi goan dikemudian hari. ia lepaskan cekalannya terhadap kakek ceking itu kemudian membalikkan tubuhnya. Sementara itu. dia segera menggerakan tubuhnya. pasti akan kukuliti tubuhnya kemudian kucincang badan nya" Pelan-pelan Suma thian yu membalikan badannya lalu menatap sekejap wajah Bi kun lun Siau Wi goan dengan wajah diliputi hawa pembunuhan. musuh yang kabur jangan dikejar. mendadak terasa cahaya perak berkelebat lewat lalu.. ia sama sekali tidak terpengaruh oleh ucapan mana. Atas peristiwa ini. harap tunggu sebentar. terdengar ia berkata: "Suma Siauhiap. terlalu keenakan kawanan . baru saja dia berusaha untuk mencegah perbuatnya itu. bagai anak panah yang terlepas dari busurnya. Tapi ke empat perampok berkerudung tadi sudah melarikan diri dan lenyap dari pandangan mata. tak sempat memberi kabar kepada Bi kun lun lagi.

... kontan saja membangkitkan rasa gusar yang membara didalam hati Bi kun lun Siau Wi goan..com/ perampok tersebut gumamnya dingin... niscaya semua rahasianya bakal terbongkar.. Sikapnya yang sinis dan memandang hina terhadap orang lain ini. asal dia bertarung melawan Suma thian yu.. tindakanmu itu benar-benar tak bisa dimaafkan." Suma thian yu berpaling dengan pandangan sinis lalu tertawa dingin... kesabaran orang ada batas-batasnya..heeeh. sekarang memang tak perlu kau akui. Sekalipun demikian....heeeh. pokoknya selama Thian yu masih dapat bernafas. bagaimana kalau dari ke lima kuda jempolan yang tertinggal ini Siauhiap hanya membawa pulang empat ekor dan tinggalkan seekor untukku?" Bi kun lun Siau Wi goan menjadi teramat gusar setelah mendengar perkataan itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. sindiran dan ejekan Suma thian yu yang dilontarkan berulang kali membuat seorang manusia yang tak berperasaan akan . pasti akan kubasmi kawanan manusia laknat itu sampai akar-akarnya" Kemudian setelah memandang sekejap ke lima ekor kuda jempolan yang tertinggal disitu. "Heeehh.aku rasa dihati masing-masing sudah mempunyai pandangan sendiri.? Sebab dia kuatir jejak dan rahasianya ter bongkar.. Tahukah apa sebabnya orang ini selalu bersabar dan berusaha keras untuk menghindari suatu bentrokan secara langsung dengan Suma Thian yu. "Siauhiap. dengan nada berat dia segera menegur: "Apa-apaan kau ini? Apakah kau mencurigai aku punya hubungan dengan kawanan perampok berkerudung itu? Bila siauhiap tetap tak bisa memahami kenyataan yang sebenarnya. toh suatu saat akan tiba juga saatnya untuk membongkar semua rahasia ini" Selesai berkata dia membalikkan badan dan segera berlalu dari sana.

. ketika pedang tersebut digelarkan maka tampaklah getaran cahaya pedang dari ujung senjata tersebut memancar keluar tiada hentinya.Tiraikasih Website http://kangzusi. kemudian melanjutkan lebih jauh. kau kelewat menghina orang! Apakah kau anggap Siau Wi goan adalah seorang manusia yang dapat dihina dan dipermain kan seenak hatimu sendiri? Hari ini. bila kau tidak memberi penjelasan yang terang. apa lagi dalam gedungmu terkumpul begitu banyak jago lihay. "kenyataan telah tertera didepan mata. dia turut meloloskan pula pedang Kit hong kiamnya.com/ marah. Sambil menggertak gigi menahan diri Bi kun lun Siau Wi goan memaki dengan geramnya: "Bocah keparat. tak ada salahnya kuterangkan kepadamu. apakah kau bermaksud untuk menyangkal lagi? Jika kau ingin mengetahui dengan jelas. ehmm. jangan harap bisa pergi meninggalkan tempat ini!" "Orang she Siau!" Suma Thian yu balas mengejek. apa lagi ketika mendengar suara lawan meloloskan pedang. aku hanya ingin tahu hari ini kau sebagai pemimpin dunia persilat an. Yang jauh tak usah dibicarakan. apalagi orang itu adalah Bi kun lun Siau Wi goan seorang pemimpin dunia persilatan dewasa ini? Mendadak terdengar ia membentak penuh amarah: "Berhenti!" Tiba-tiba dia meloloskan pedangnya dari sarung. Suasana menjadi tegang dan seram. mengapa sewaktu sauya dikepung kepung bangsat berkerudung kau bisa muncul secara tiba-tiba untuk membantu?" Berbicara sampai disitu dia berhenti sebentar. sorot matanya tajam bagaikan sembilu. Suma Thian yu segera berhenti. kedua belah pihak dengan senjata terhunus berdiri saling berhadapan dalam jarak hanya sepuluh langkah belaka. Mendengar suara bentakan tersebut. menggunakan kesempatan dikala bukannya membalikkan diri.

teriaknya lagi: Selama ini lohu tidak menganggapmu sebagai kawanan percoleng. bahkan terhadap perbuatan keji kawanan perampok berkerudung itu pun kau tidak memberikan reaksi apa-apa. malahan membentak diriku agar berhenti. betul.kau berniat untuk membantu. Baik lah untuk memperpanjang umurku selama beberapa puluh tahun lagi. mengapa kau tidak renggut sekalian selembar nyawaku?" "Betul. apakah kau tidak merasa bahwa tindakanmu itu sangat mencurigakan? Kini setelah menyaksikan anak buahmu melakukan tindakan yang salah sehingga jejaknya ketahuan.. kau jangan menganggap aku sebagai seorang bocah yang baru berusia tiga tahun.. Seusai berteriak dia berkata sambil tertawa dingin: “Hanya berdasarkan beberapa persoalan yang tetek bengek ini kau ingin menfitnah aku Siau wi goan? Bocah keparat. mendadak Bi kun lun Siau Wi goan mendongakkan kepalanya dan berteriak gusar. siapa sangka kau bocah keparat ternyata hanya manusia yang tak tahu diri. persoalannya sekarang adalah aku belum berhasil mendapatkan bukti yang nyata!" Bi kun Iun Siau wi goan semakin naik pitam sesudah mendengar jawaban mana. lohu akan mengalah sepuluh jurus untukmu. aku menerima dengan segelas kehormatan. suara teriakan yang dipancarkan dengan disertai tenaga yang sempurna itu kontan saja menggetarkan seluruh penjuru dunia dan membuat daun serta ranting jatuh berguguran keatas tanah. mengapa kau biarkan diriku disergap orang? Mengapa kau berpeluk tangan belaka membiarkan kawanan manusia laknat itu melarikan diri. jangan kau anggap semua perbuatanmu itu bisa mengelabuhi diriku dan membuatku bodoh selalu! Tatkala selesai mendengar perkataan tersebut. kau telah membalas kebaikanku dengan perbuatan keji. bersikap baik kepada mu.Tiraikasih Website http://kangzusi.. bukankah kesemuanya ini semakin memperlihatkan jiwamu yang memang sudah busuk? Hmmm. bukan saja tidak mengejar.com/ Kalau toh. lagi-lagi kau membunuh orang untuk menghilangkan saksi. begitu sepuluh .

Orang bilang: "Seorang Kuncu membalas dendam. "Orang she Siau. begitu mendengar ucapan mana. tapi sejenak kemudian telah pulih kembali seperti sediakala. tiga tahun pun belum terhitung terlambat" kematian paman Wan yang begitu mengenaskan hingga kini belum dapat diungkap olehnya secara jelas. dia mendongakkan kepalanya dan berpekik nyaring. kau hendak mengalah sepuluh jurus untukku? Hmm kau anggap aku hanya seorang bocah cilik? Terus terang kuberitahukan kepadamu. ditatapnya Bi kun lun Siau Wi goan dengan sorot mata setajam sembilu. Sebetulnya Suma Thian yu berbicara demikian. kali ini selapis hawa napsu membunuh telah menyelimuti seluruh wajahnya.. sewaktu berada diluar gua tempo hari. Sebaliknya Bi kun lun Siau Wi goan sendiripun berperasaan serba bertentangan. dia masih membutuhkan suatu bukti yang nyata dan berada didepan mata sebelum anak muda tersebut dapat membunuh Siau Wi goan. terpaksa harus dilihat bagaimanakah nasibmu nanti" Seandainya Suma Thian yu tidak mendengar perkataan itu. dia menjadi terang dan mengerti. Suma thian yu dipaksa untuk membuka kartu. paras mukanya berbuat hebat.. sebab sedikit salah melangkah. tak terlukiskan rasa gembira dalam hatinya sekarang. begitu menyaksikan musuhnya berubah muka. Hanya saja. Sekali pun demikian. apakah kau berhasil menangkan setengah jurus dariku?" Setelah keadaan berubah menjadi begini rupa. Kontan saja ucapan mana membuat Bi kun lun Siau Wi goan menarik napas dingin. kau betul-betul latah dan gila!" serunya dengan suara lantang. bisa jadi dia akan dianggap musuh umum oleh umat persilatan. di samping dia ingin memperalat pemuda .com/ jurus sudah lewat.Tiraikasih Website http://kangzusi. maka dia harus menahan diri dan bertindak sangat berhati-hati. tujuannya adalah memancing reaksi dari Bi kun lun Siau Wi goan. keadaannya masih mendingan.

Selama ini Bi kun lun Siau Wi goan mengawasi terus ujung pedang lawannya. "Hmmm. sudah dibikin ketakutan?" Suma Thian yu mendengus dingin. setengah memaki teriaknya. lohu sudah hidup setua ini. lalu ujarnya: "Bocah muda. . napsu membunuh yang berkobar dalam dada Siau Wi goan makin menjadi. kau hendak membereskan aku?" Seraya berkata pedang Kit hong kiamnya diangkat sejajar bahu.Tiraikasih Website http://kangzusi. lalu tangan kananya bergerak ke atas. Mumpung kini berada ditengah alas yang sepi dan tiada manusia lain. dengan jurus Ciong liong jiu hay (naga sakti masuk ke laut) pedangnya seperti seekor naga sakti menyodok jalan darah Ki kan hiat ditubuh Bi kun lun.com/ ini. begitu menyaksikan ujung pedang tersebut menusuk ke bawah teteknya. Bi kun lun Siau Wi goan kelihatan agak tertegun tatkala menyaksikan lawannya menarik kembali serangannya. apa salahnya kalau pemuda ini dibunuh saja agar tidak menmbulkan bibit bencana dikemudian hari? Berpikir sampai disitu. "Kenapa kau? Bocah keparat. mendadak ia bergerak dan melejit ke samping tambil berseru keras: "Jurus pertama!" Suma Thian yu menjadi amat gusar menyaksikan musuhnya hanya menghindar tidak membalas. dengan perasaan tercengang bercampur gusar ia segera membentak. ia segera menarik kembali pedangnya dan tidak melancarkan serangan lagi. tampak dia maju ke depan berapa langkah. tentunya kau anggap di dunia ini sudah tiada orang pan dai lagi!" Suma Thian yu tertawa sinis. dengan kemampuan yang kau miliki itu. namun belum pernah dihina dan disindir orang dengan seenaknya seperti saat ini. tetapi dipihak lain dia pun kuatir anak muda ini akan merusak dan menghancurkan semua rencana yang telah disusunnya selama ini. bila aku tidak meringkus kau pada hari ini.

. kau tak usah sombong dan berlagak sok. Selama menghadapi manusia licik macam Bi kun lun Siau Wi goan.. ia sudah menyergap orang secara tiba-tiba. buktinya sementara pembicaraan masih berlangsung. Maka begitu pedang Siau Wi goan menusuk datang. Siau Wi goan telah menggerakkan pedang nya dan menyerang dengan jurus Ci kou thian bun (mengetuk langsung pintu langit). aku orang she Siau akan menyempurnakan keinginanmu itu. Kecuali berhadapan dengan seseorang yang berkepandaian silat sangat lihay. Ditinjau dari gerakan tubuhnya ini. aku masih mengira kau takut menghadapi diriku! Beginipun ada baiknya juga.. dengan mengandalkan kemampuan yang kau miliki itu. dia hanya maunya mencari keuntungan belaka. dia lantas berteriak lantang: "Sebuah serangan yang amat bagus!" Mendadak ia membalikan tangannya mainkan jurus Long kian sin ciau (ombak menggulung ular sakti).. hayolah kita bertarung secara blak-blakan dan bertempur sampai titik darah penghabisan.com/ "Orang she Siau.. hmmm. tampak serentetan cahaya hijau meluncur kedepan dan menusuk tubuh Suma Thian yu dengan kecepatan luar biasa. "Hehehehehe." Ketika ucapan terakhir masih berada dibibir. jika ingin bertarung. Untung saja kewaspadaan Suma Thian yu masih tetap tinggi. tidak sulit untuk diketahui betapa cepat dan sempitnya jalan pikiran Bi kun lun Siau Wi goan. . biasanya cara menyergap semacam ini akan menda-tangkan suatu hasil yang amat baik. orang memang selalu berprinsip "meski manusia tak berniat melukai harimau. sauya tidak cocok denagn selera permainan seperti itu!" Bi kun lun Siau Wi goan kembali tertawa terkekeh-kekeh. sekalipun sedang berbicara namun ia telah bersiap siaga menghadapi se gala kemungkinan yang tak diinginkan. harimau justru ada niat melukai manusia". rupanya begitu..Tiraikasih Website http://kangzusi. kalu ingin bermain pura-pura mah. masih belum berhak bagimu untuk mengalah untukku.

ditambah pula Suma thian yu dengan serangan berantainya. bukan setiap jago silat yang mempergunakannya dengan sempurna. Bagi jago lihay yang bertarung. ia kena di desak sampai mundur terus berulang kali.com/ Pedang Kit hong kiamnya seperti segulung ombak dahsyat langsung menyapu kedepan dan mengetarkan pedang Bi kun lun Siau Wi goan sehingga tergetar dari posisi semula. Menyaksikan kejadian tersebut. siapa tahu Suma Thian yu memang berhasrat memberi pelajaran yang setimpal untuk Bi kun lun sehingga ia tahu diri. Bi kun lun Siau Wi goan cukup mengetahui mutu suatu serangan. Serangan Suma thian yu didalam menghadapi ancaman bahaya ini betul-betul amat hebat. bagaikan benduangan sungai Huang ho yang jebol. . Tiba-tiba ia berpekik nyaring. Bi kun lun Siau Wi goan menjerit kaget. tentu saja ia enggan menerima kerugian yang berada didepan mata. setelah itu teriaknya dengan perasaan terkejut! "Aaaah. Menyusul kemudian pedangnya berubah menjadi gerakan Im liong tham jiau (naga yang mementangkan cakar) langsung mencengkeram jalan darah kit hou hiat diatas tenggorokan Bi kun lun. hawa murninya yang terkumpul segera membuyar sebagian besar. begitu serangan dilancarkan maka akan diketahui apakah musuhnya berisi atau tidak.Tiraikasih Website http://kangzusi. ilmu pedang kit hong kiam hoat!" Sementara berseru. buru-buru dia menarik kembali pedangnya untuk mengutamakan keselamatan sendiri. sebagai pemimpin dunia persilatan. dengan amat dahsyatnya langsung mengurung ketubuh Siau Wi goan. tubuhnya telah melepaskan diri dari kurungan kabut pedang yang dipancarkan oleh Suma thian yu. Bagi seorang jago silat. pedang Kit hong kiamnya diputar menciptakan selapis bayangan pedang yang memenuhi angkasa. yang menjadi pantangan terbesar adalah memecahkan perhatian.

dengan jurus Cuan im si gwat (menembusi awan mengejar rembulan) dengan membawa desingan angin serangan yang tajam ia langsung menusuk jalan darah Tham tiouw hiat di bagian tengah dada antara kedua tetek Suma Thian yu. Mendadak Bi kun lun Siau goan melejit ke udara dengan gerakan elang raksasa menentang sayap.Tiraikasih Website http://kangzusi.. padahal ia justru manfaatkan kesemppatan tersebut untuk menghimpun kembali hawa murninya disamping mencari titik kelemahan di tubuh Suma Thian yu sehingga dapat mempersiapkan serangan balasan yang mematikan" Begitu turun tangan Suma Thian yu berhasil mendesak mundur seorang jago silat yang memimpin dunia persilatan dewasa ini.com/ Sekilas pandangan ia seperti didesak mundur. Begitulah. "Traaang!" ketika sepasang pedang saling bertemu ditengah udara. situasi pertarungan yang berlangsung kian lama kian bertambah seru. . tidak menggubris apakah senjatanya cedera atau tidak.. keadaannya benar-benar sangat mengerikan. Sudah barang tentu Suma Thian yu tak berani mengendorkan perhatiannya dalam menghadapi ancaman tersebut.. Bi kun lun Siau Wi goan yang lihay.. sebentar lagi berpisah. sebentar kedua orang itu bergu mul menjadi satu. dia menerjang lagi kedepan melakukan tubrukan. terdengarlah suatu benturan nyaring yang memekakkan telinga. semangat bertarungnya segera berkobar. pedangnya berputar secepat kilat dengan jurus Ceng lui kan hong (guntur bergetar angin terbendung) dia lepaskan serangan balasan untuk menyongsong datangnya ancaman tersebut. buru-buru dia me ngembangkan permainan ilmu pedang Kit hong kiam hoat ajaran paman Wan nya untuk melayani serangan musuh. ia berpekik berulang kali lalu pedang Kit hong kiamnya dengan jurus Liong teng kiu siau (naga melom¬pat kelangit sembilan) ia langsung menggorok tengkuk Bi kun lun. akibatnya kedua orang itu sama-sama terdorong mundur sejauh satu langkah.

tapi yang berbeda adalah tenaga dalamnya justru setingkat masih diatas kemampuan Wan Liang pribadi. dia pernah bersahabat karib dengan Bi kun lun Wi goan. sambil bertarung ia pun bertanya: "Apa hubunganmu dengan Wan Liang? Cepat katakan!" "Guruku!" jawab Suma Thian yu singkat. memang ilmu pedang kit hong kiam hoat tersebut didapatkan dengan cara mencuri belajar. namun yang dia pelajari toh ilmu dari Kit hong kiam kek Wan Liang. Kalau dilihat dari gerakan tubuh Suma Thian yu.com/ Kedua orang ini. pertarungan yang kemudian berkobar sungguh menggetarkan sukma setiap orang. Suma Thian yu memang sengaja membohonginya. mereka sering berkelana bersama sehingga kedua belah pihak sama-sama mengetahui keunggulan dan kelemahan lawan-nya. Sementara itu Bi kun lun Wi goan makin bertempur makin terkejut. kedua orang itu sama-sama mengeluarkan pelbagai jurus simpanan-nya untuk berusaha membunuh lawannya... sekalipun dikatakan Wan Liang adalah gurunya juga tak salah. yang satu adalah pendekar besar dari golongan putih dan hitam sedangkan yang lain adalah seorang pendekar yang baru muncul di dunia persilatan. tak heran kalau Siau WI goan dibikin terperanjat sekali. Sementara ingatan mana melintas dalam benak Bi kun lun Siau Wi goan. . Tapi kini permainan pedang Kit hong kiam hoat dari Suma thian yu berbeda dengan permainan yang pernah dilakukan Wan liang dahulu.Tiraikasih Website http://kangzusi. Kejadian ini sama artinya dengan Wan Liang telah muncui kembali di dalam dunia persilatan. nampak kalau permainan itu ajaran dari Kit hong kiam kek Wan Liang. Pertarungan sengit macam ini sulit dijumpai dalam dunia persilatan. dia cukup mengetahui akan kelihayan ilmu pedang kit hong kiam hoat tersebut.. sewaktu kit hong kiam kek Wan liang masih termashur dikolong langit dulu.

dia pasti akan mencaci maki dirimu kalang kabut. apa gunanya?"... "Ehmm. Maka sahutnya kemudian dengan lantang: "Berkat kemurahan Thian. serunya cepat: "Mengapa tidak kau terangkan semenjak tadi?" "Sekalipun kukatakann. kontan saja amarahnya memuncak. jawabnya: "Setiap kali dia orang tua menyinggung tentang kau.... Suma Thian yu berlagak serius.apakah gurumu berada dalam keadaan baik-baik?" Sebelumnya Suma Thian yu hendak mengatakan kalau gurunya telah meninggal dunia.. dikatakan kau adalah iblis pa¬ling keji yang ada didunia ini! Dikatakan pula binimu yang tak tahu malu itu adalah seorang perempuan jalang yang kebusukan hatinya melebihi ular berbisa!" Mimpipun Bi kun lun Siau Wi goan tidak menyangka kalau Suma Thian yu dapat mengucapkan kata-kata makian sekeji ini. "Haah. Suma Thian yu segera berniat untuk menghadapi siasat lawan dengan siasat pula. "Apakah dia pernah menyinggung tentang aku?" tanyanya. ia lan tas menunjukkan sikap seakan-akan sangat ramah. bentaknya keraskeras: .haaah. sambil melompat keluar dari arena pertarungan. tapi ingatan lain segera melintas dalam benaknya. dengan mata melotot besar dan menggertak gigi menahan diri. melihat orang itu melompat keluar dari arena. Terdengar Bi kun lun Siau Wi goan tertawa terbahakbahak.haaah.Tiraikasih Website http://kangzusi. "Apa yang dia katakan?" Siau Wi goan seperti ingin mengetahui sejelas-jelasnya. " Suma Thian yu hanya mengiakan saja. Beliau berada dalam keadaan sehat wal'afiat seperti sedia kala!" Bi kun lun Siau Wi goan segera memperlihatkan sikap seakan-akan merasa gembira sekali.com/ Siapa tahu Bi kun lun Siau Wi goan segera tertawa nyaring sesudah mendengar perkataan itu. dia merasa tak perlu berbicara sejujurnya menghadapi manusia licik seperti itu...

tampak ujung baju terhembus angin.Tiraikasih Website http://kangzusi. Disaat yang amat kritis itulah. Mencorong sinar tajam dari balik mata anak muda itu. langkah Ciok tiong luan poh ajaran Siau yau kay Wi Kian segera digunakan. "Mati aku kali ini!" Dengan sedapat mungkin dia menerjang maju kemuka. gerakan tubuhnya menjadi bertambah cepat. pedangnya diayunkan kedepan melepaskan serangan lagi dengan jurus Han Bwee tu luan (Bunga BWee mengeluarkan sari) dia tusuk dada Suma Thian yu. dengan membawa segulung tenaga pukulan yang dahsyat bagaikan angin puyuh langsung membacok Giok seng kun dibelakang benak Suma Thian yu. Tapi Suma Thian yu mengikuti terus bagaikan bayangan. dia baru menjerit kaget. menanti Bi kun lun Siau Wi goan menjumpai bayangan tubuh Suma Thian yu telah lenyap dari pandangan dan hawa dingin dari tusukan pedang sudah tiba dipunggungnya. sedikitlah tahu diri. dia membentak pendek.com/ "Bocah keparat! Kalau ingin berbicara. ujung pedangnya sudah menempel diatas bajunya. tahu-tahu dia sudah menyelinap ke belakang punggung Bi kun lun. Sesosok bayangan tubuh yang bergerak cepat. apakah kau sudah bosan hidup?" Kembali dia menerjang ke muka. maksudnya adalah mencari kesempatan hidup ditengah keputus asaan. sungguh dahsyat dan mengeri kan sekali ancaman mana. sementara pedang Kit Hong kiamnya bagaikan cahaya pelangi menusuk jalan darah Ki tong hiat di belakang punggung lawan. Begitu Suma Thian yu gunakan ilmu gerakan tubuh Cok liong luan poh. Kemarahan Suma Thian yu telah memuncak dia merasa bukan cara yang tepat untuk mengulur waktu dengan manusia semacam ini karena itu serangan yang kemudian di lancarkan langung ditujukan kebagian mematikan ditubuh lawan. tiba-tiba terdengar suara bentakan keras berkumandang memecahkan keheningan. .

kepada Suma Thian yu katanya: "Tabiat orang itu memang sangat aneh. mendadak dia membalikan badan dan berlalu dari sana. nyaris batang leherku kena kau tebas kutung!" Sambil tersenyum buru-buru Cun gan siacay Si Kok seng menjura dan meminta maaf. katanya: "Bilamana siaute telah bertindak ceroboh harap saudara Suma sudi memaafkan!" Kemudian sambil berpaling kearah Bi lun lun Sau Wi goan. saudara Suma. ia tahu bila pedangnya dilanjutkan penusukan-nya kedepan. kemudian baru soal membalas dendam. orang itu adalah Cun gan siu cay Si Kok seng. rupanya saudara Si. Disaat Suma Thian yu berdiri tegak. Bi kun lun Siau Wi goan segera lolos dari lubang jarum kematian. niscaya Bi kun lun Siau Wi goan tewas diujung pedangnya. terpaksa dia harus mengutamakan keselamatan sendiri lebih dulu.Tiraikasih Website http://kangzusi. Memandang bayangan punggung Bi kun lun Siau Wi goan yang menjauh. sungguh hebat tenaga pukulanmu. kemudian kakinya bergeser dan sekali berkelebat ia sudah melompat keluar dari arena pertempuran. ia saksikan ditengah arena bertambah dengan seorang pemuda berbaju hijau. buat apa kau mesti ribut dengannya? . akan tetapi sebagai resikonya diapun akan terhajar mati oleh serangan yang datangnya dari arah belakang itu. ia berkata pula: "Kalian berdua adalah sama-sama orang sendiri mengapa harus saling bertarung?" Bi kun lun Siau Wi goan tidak mengucapkan barang sepalah katapun. Cun gan siucay Si Kok seng menggelengkan kepala sambil menghela napas panjang. Sambil tertawa Suma Thian yu berseru: "Oh. Berada dalam keadaan seperti ini. Atas kejadian mana. selembar jiwanya berhasil diseret keluar dari dalam neraka.com/ Suma thian yu merasa terperanjat sekali. Cepat-cepat pedangnya ditarik kembali.

! Aku sedang memikirkan suatu persoalan . apakah kau mempunyai suatu rahasia yang sulit dibicarakan? Walaupun kita baru bersahabat beberapa hari. waktu itu dia sedang berdiri dengan pelba gai persoalan berkecamuk didalam benaknya. "Tolong tanya bagaimanakah hubungan saudara Si dengan Siau tayhiap.. Apa yang barusan dikatakan Si kok seng. setelah itu baru sahutnya. periang. pada hakekatnya sama sekali taterdengar olehnya. "Saudara Suma. kau masih marah kepadaku?" Suma Thian yu berseru tertahan..." "Persoalan apakah itu? Bolehkah diberitahukan kepadaku?" Si Kok seng bertanya lebih jauh. kau bertanya begini teliti tentang dirinya apakah kau menaruh curiga terhadap orang itu?" Ketika mendengar perkataan tersebut. tidak.com/ Suma Thian yu tidak menggubris ucapan mana.. aku lihat belum tentu demikian.... buru-bu sahutnya dengan nada minta maaf: "Tidak. tidak apa-apa. saudara Suma. melihat wajah orang itu menunjukkan kejujuran. sesungguhnya .. buat apa kau menanyakan tentang soal ini?" "Bagaimana watak orang itu?" Sambil bertanya." "Saudara Suma. satu satunya kejelekan yang dimiliki adalah wataknya yang berangasan. Cun gan siucay Si Kok seng termenung dan mempertimbangkannya sejenak...Tiraikasih Website http://kangzusi.. dia pun menyahut dengan suara hambar: "Ooh. Pelan-pelan Cun gan siucay Si Kok Seng mendekati Suma Thian yu. "Menurut hasil pengamatan siaute selama banyak waktu.? "Soal ini. kali ini Suma thian yu memperhatikan perubahan wajah dan sikap Cun gan siaucay Si kok seng. lalu dengan sikap yang menghormat tanyanya. suka berteman. aku rasa dia adalah se orang yang jujur. aku hanya bertanya sambil lalu saja. tanpa terasa Suma Thian yu melirik dan memperhatikan beberapa kejap Cun gan siau cay Si Kok seng. ramah dan rendah diri.kami hanya pernah berjumpa beberapa kali saja.

?" "Sama saja. akibatnya lama kelamaan hal ini menimbulkan kecurigaan di dalam hati Suma Thian yu. kau bermaksud hendak kemana?" "Aku mengembara tak menentu.. oleh karena itu Suma Thian yu sendiripun selalu menghindarkan diri bila berbicara soal . Sepanjang jalan Cun gan Siucay Si Kok seng seperti ada maksud untuk membaiki anak muda tersebut. Tapi ada satu hal yang tak pernah dibicira kan Cun gan siucay selama ini. bagaimana kalau kudampingi dirimu sepanjang perjalanan?" "Akan kusambut dengan senang hati" jawab Suma thian yu ringkas. utarakan kepada ku. maka diapun mengalihkan pokok pembicaraan ke soal lain. tidak apa-apa" Suma Thian yu menyangkal berulang kali.. asal siauje sanggup membantumu. dan kau. Setiap kali melalui suatu tempat. Cun gan siucay Si Kok seng selalu menye lamurkan dengan masalah lain.com/ kita merasa saling mencocoki satu sama yang lainnya. sudah pasti akan kubantu dirinu dengan sekuat tenaga" "Aaah. Setiap kali Suma Thian yu menanyakan soal ini. kebaikanmu itu tak akan kulupakan untuk selamanya. yakni asal usul serta perguruannya. dia pasti menerangkan riwayat jago yang bercokol di sana serta keadaan daerah disekitarnya." Cun gan siaucay Si Kok seng mengerti. semua pembicaraannya amat santai dan persoalan apapun dibicarakan.. tanyanya: "Saudara Suma. bila kau mempunyai kesulitan. empat samudra sebagai rumahku. sekalipun ditanyakan lebih jauh juga tak bakal mendapatkan suatu hasilpun. "terima kasih banyak atas perhatian saudara Si. anggap saja diriku sebagai saudara sendiri.Tiraikasih Website http://kangzusi.. diantaranya dia pun membicarakan pula sedikit tentang sembilan partai besar dan beberapa orang jago yang menonjol dari golongan rimba hijau. bila ksu tak keberatan. Maka berjalanlah kedua orang itu menuruni bukit.

.com/ riwayat hidupnya serta tanggung jawab serta tugas yang terbeban di atas bahunya. Mendengar penuturan mana. terdengar Cun gan Siucay Si kok seng segera bertanya: "Saudara Suma.." Secara ringkas dia lantas menceritakan apa saja yang telah disaksikan olehnya dalam per kampungan mana kepada Cun gan Siaucay Si Kok seng.... tanpa terasa Suma Thian yu teringat kembali akan pemandangan yang mengerikan dari perkampungan yang anggota keluarganya dibantai tempo hari.. sehingga tanpa terasa dia menghembuskan napas panjang. apakah dalam hatimu terdapat ke murungan dan kesedihan yang tak terungkapkan?" "Tidak. lalu pelan-pelan berkata: . hari sudah gelap dan burung terbang kembali ke sarangnya. mengapa kau menghela napas? Kulihat sepanjang jalan kau selalu berkeluh kesah. Hari itu mereka berdua tiba di kota Siau Kwan. Dengan perasaan ingin tahu. parat muka Cun gan siaucay Si Kok seng berubah hebat. "Peristiwa apa sih yang begitu kau risaukan?" Suma Thian yu menuding perkampungan di depan sana. ia me mandang ke tempat kejauhan.Tiraikasih Website http://kangzusi. aku hanya teringat akan suatu peristiwa berdarah yang mengerikan sekali. suasana remang mendatangkan perasaan murung bagi siapa pun. Dari kejahuan mereka berdua menyaksikan munculnya sebuah dusun dengan asap yang mengepul. lalu menjawab: "Perkampungan itu telah memancing luapan perasaanku. karena disanalah kusaksikan suatu adegan pembunuhan yang mengerikan sekali. diantaranya dia sempat mencaci maki pula perbuatan biadab dari kawanan perampok berkerudung itu." jawab Suma Thian yu sambil menggeleng.

permainan caturnya telah berhasil menguasai posisi yang strategis. alis matanya berkenyit dan menggertak gigi menahan emosi. hingga tugas yang dibebankan kepadanya pun bisa dilaksana kan dan tercapai pada apa yang diharapkan. seketika lenyap sebagian besar. itu berarti usahanya untuk mengendalikan Suma Thian yu dikemudian hari akan berjalan lebih mudah. Semenjak kecil Suma Thian yu sudah hidup ditengah gunung yang jauh dari keramaian dunia.rupanya begitu. maka setelah merasakan ucapan Si Kok seng yang gagah perkasa itu. setelah mengetahui perubahan dari orang itu. Suma Thian yu segera memperhatikan wajah Si Kok seng lekat-lekat. bahkan menyesal telah mencurigai rekannya itu.com/ "Ooooh. bila kau dapat memberitahukan keadaan waktu itu dengan lebih jelas. . Cun gan Siucay Si Kok seng termenung beberapa saat lamanya... ia dibuat terharu sampai tak sanggup mengucapkan sepatah katapun. Dengan cepatnya pula segala macam kecurigaan yang semula dilimpahkan atas diri Si Kok seng. diam-diam ia tertawa geli. ia merasa menang. hal mana akan lebih baik" Berbicara sampai disitu.. kemudian baru berkata: "Seandainya kalau perbuatan terkutuk ini dilakukan olehnya aku pasti akan membabalaskan dendam bagi sukma penasaran yang tewas dalam perampungan tersebut. Suma heng. rupa nya kau mencurigai perbuatan tersebut dilaku kan oleh Siau tayhiap?" "Benar! Hingga kini aku masih mencurigai pembunuh keji itu adalah Siau Wi goan" Berbicara sampai disitu.Tiraikasih Website http://kangzusi. Cun gan siaucay Si Kok seng mengikuti terus perubahan sikap lawannya secara diam-diam. segala macam kelicikan dan kebusukkan manunia masih asing baginya. tak heran kalau malam itu kau menanyakan soal mutiara. dia lantas menunjuk kan wajah marah. sebab tujuannya berkata demikian memang ingin mengetahui reaksi lawan.

kami belum lama tiba disini. hidup manusia memang sering bertemu dilain tempat. "tempat ini bukan tempat yang cocok untuk ber bincang-bincang. ketika empat orang saling bersua... "Ooeh. meng apa kalian berdua bisa muncul disini?" Ketika Thi pit suseng Thia Cuau melihat orang itu adalah Suma Tbian yu..bukankah kau pergi keperusahaan Sin liong piaukiok? Mengapa bisa muncul dikota jelek dan sepi seperti ini?" "Tapi. .. Tak terasa lagi dia segera berteriak gembira. bagaimana kalau kita duduk kembali sambil berbicara?" "Begitupun baik juga!" berbicara sampai disitu. "Duduk sebentar lagipun tak ada salahnya" Maka mereka berempat masuk kembali kedalam rumah makan. diapun segera tertawa terbahak-bahak. maka tanpa dibilang mereka ber dua sama-sama membelok kedalam rumah makan tersebut.. Thi pit suseng Thia Cuan segera mengalihkan sorot matanya kearah adiknya. haaahh. bila Thia toako tak ada urusan penting.rupanya saudara Thia. Oleh Suma Thian yu. Cun gan siucay Si Kok seng segera diperkenalkan kepada Thia bersaudara. Sepanjang perjalanan kedua orang itu sudah merasa lapar. nampak dia manggut-manggut...... Ketika mendongakkan kepalanya Suma Thian yu segera mengenali orang itu sebagai Thi pit suseng (sastrawan berpena baja) Thi bersaudara.Tiraikasih Website http://kangzusi.. Baru saja melangkah masuk kedalam pintu.com/ Begitulah. "Haaah.haaahh. Tuan im siancu Thia Yong tertawa manis hingga kelihatan dua baris giginya yang putih. panjang sekali untuk diceritakan" sahut Suma Thian yu sambil menghela napas. dari balik ruangan berjalan keluar dua orang manusia.. masing-masing mundur selangkah dengan ter peranjat. eeeh.. mereka berdua telah memasuki kota Siau kwan dan mencari sebuah rumah makan yang kecil ditepi jalan.

dia segera memaksakan diri untuk mentraktir. Padahal Cun gan siucay Si Kok seng berbuat demikian bukan bermaksud untuk memperli hatkan kedudukannya saja. dia segera mengiakan berulang kali. Cun gan Siucay Si Kok seng baru berpaling dan ujarnya kepada Toan im siancu Thia Yong sambil tertawa: "Nona Thia sudah terbiasa dengan hidangan disini?" "Bagus sekali" jawab Toan im siancu Thia Yong tersenyum hingga nampak sepasang lesung pipinya yang manis. boleh bawa kemari!" Pemilik warung itu mengiakan berulang kali dan segera berlalu dari situ. kemudian tanyanya: "Apakah perlu arak?" "Tentu saja" sahut Cun gan siucay Si Kok seng lagi. akan tetapi berhubung orang itu adalah rekan seperjalanan Suma Thian yu maka iapun merasa sungkan untuk mengumbar amarahnya. suka merayu dan tidak setia. Tentu saja dalam rumah makan sederhana semacam ini. Cun gan sisucay Si Kok seng segera merasakan jantung nya berdebar keras. dia merasa pemuda ini licik dan tidak jujur. Menyaksikan senyuman si nona. Thit pit suseng Thia Cuan merasa sangat tak puas menyaksikan kejadian itu. Thi pit suseng Thia Cuan merasa tidak sabar menyaksikan kejadian tersebut. . segera selanya: "Sudahlah.Tiraikasih Website http://kangzusi. "asal ada arak bagus yang berumur sepuluh tahun keatas.com/ Sedangkan Cu gan Siucay segera menaruh kesan yang baik begitu berjumpa Toan im sian cu dalam pandangan yang pertama. ia memanggil pelayan dan memesan sayur yang mahal harganya. hantar saja beberapa macam sayur seadanya!" Pemilik warung itu adalah seorang kakek berambut putih. tak mungkin bisa menyiapkan sayur yang mahal harganya itu. ia seperti merasa mendapat berkah yang tak ternilai harganya. Menanti pemilik warung itu sudab berlalu. Untuk memperlihatkan sikapnya yang hangat.

dia selalu dibuat sakit hati oleh jawaban sang pemuda yang amat tajam. Toan im siatcu Thia Yong merasakan hatinya hancur lebur. tiga orang lain-nya merasa amat terperanjat.. kendatipun Thia Yong merasa muak dan bosan berbincang-bincang de¬ngan Cun gan siaucay Si Kok seng. "Aku akan pergi dulu!" teriaknya keras-keras. apa yang hendak di kerjakan selalu berusaha mencapai sukses. kontan saja pemuda itu dibuat ter tegun dan memandang wajahnya kebingungan.. sepanjang perjamuan Suma Thian yu lebih ba nyak berbincang bincangdengan Thi pit su seng Thia Cuan daripada dengan lainnya.. Itulah sebabnya. setiap Kali Toan im siancu mencari kesempatan untuk mengajak Suma Thian yu berbicara. sekali.. tidak menyangka kalau gadis itu bakal bertindak seperti ini..Tiraikasih Website http://kangzusi.. bahkan berbincang-bincang dengan asyik nya. namun untuk memenuhi tuntutan pembalasan dendamnya terhadap Suma Thian yu. Dasar watak kaum gadis memang keras kepala dan ingin menang sendiri. Oleh tindakan yang amat mendadak dari si nona. mendadak ia menggebrak meja dan bangku berdiri. Di dalam perkiraannya semula.. ia harus menyabar kan diri dan melayani pertanyaan Si Kok seng dengan sikap berpura-pura hangat. ditimbang jalan pikirannya sempit.. dia bertanya ini itu tiada habisnya membuat si nona kadangkala merasa bosan dan muak. ia tak . cara terse but pasti akan memancing rasa cemburu dan perhatian dari Suma Thian yu. Akan tetapi. Sedangkan Cun gun siaucay Si Kok seng dengan taktik merayunya berbicara tiada henti nya dengan Toan im siancu Thia Yong. kalau tidak maka dia akan berjalan sebaliknya meski tahu kalau jalan itu salah.com/ Perjamuan itu berlangsung sangat meriah.akan tidak melihatnya. Menyaksikan rencana dan usahanya mengalami kegagalan total. Padahal waktu itu Cun gan siaucay Si Kok seng sedang berbicara dengan asyik. siapa tahu pe muda itu berlagak seakan.

memang waktu sudah tidak pagi. diam-diam merasa geli.. Sepanjang jalan.. tindakan si nona yang amat tiba-tiba ini benarbenar tidak dipahami olehnya. Suma Thian yu yang menyaksikan kejadian itu. kita masih harus berangkat ke kota San tin untuk mencari penginapan" Keempat orang itu berangkat meninggalkan warung dan masing-masing mengerahkan ilmu meringankan tubuh yang sempurna berangkat menuju kekota San tin dengan cepat.haah.Tiraikasih Website http://kangzusi. apalagi sejak kecil dialah yang merawat adiknya ini. berangkat. Cun gan siucay Si Kok seng ada niat untuk memperlihatkan kebolehannya dia selalu memimpin di paling muka bahkan kerap kali berpaling dan berseru kepada tiga orang rekannya agar berjalan lebih cepat..com/ habis mengerti didalam hal apakah dia telah melakukan kesalahan terhadap gadis itu.. "Haaah. bagamanakah hubungan persahabatanmu dengan Si Kong seng?" xXx . Tampak dia turut bangkit berdiri.." Berangkat. maka semua tindak tanduknya Thia Cuan yang paling me mahami. tanpa terasa dia pun memandang rendah diri Si Kok seng. Pada saat itulah Thi pit suseng berbisik kepada Suma thian yu: "Suma hiante. dia seperti telah menemukan teman yang mencocoki hatinya saja.... sepanjang jalan selalu berada disampingnya bahkan berbincang dan bergurau dengan amat leluasa... dia memandang wajah Toan im siancu Thia Yong dengan sikap tertegun. baik. Padahai Suma Thian yu sendiripun berpendapat demikian. lalu ter tawa terbabakbahak. Semenjak Thi pit suseng Thia Cuan berjumpa dengan Suma Thian yu. Thi pit suseng Thia Cuan paling memahami tabiat dari adiknya ini.haah.

pasti akan . hingga kini ma sih menjadi sebuah tanda tanya besar". Sambil melanjutkan perjalanan... "kami hanya bertemu secara kebetulan. sampailah mereka di kota Han san tin.?" "Selama sepuluh tahun terakhir ini.Thi pit suseng Thia Cuan mengiakan. jangan. sorot matanya yang memandang kaku kedepan. lalu sambil berpaling kearah tiga orang dibelakangnya dia berkata: "Untuk menyingkat jalan. Mendengar perkataan tersebut. hiante.Tiraikasih Website http://kangzusi.. "terutama sekali atas riwayat dan asal usulnya. Thi pit suseng Thia Cuan hanya membungkam diri dalam seriba bahasa. lalu mempercepat langkahnya dan menyusul dibelakang Cun pan siaucay Si Kok seng dengan ketat. Setelah melalui sebuah hutan yang lebat. dialah yang akan menembusi hutan lebat itu". siapa yang sudah bosan hidup. "orang ini tidak jujur dan berjiwa munafik. Can gan siucay Si Kok seng yang berlarian kencang didepan mendadak menghentikan ge rakan tubuhnya. lalu membisiknya. setiap orang yang hendak pergi ke Kota Han san tin dari Siau kwan..com/ "TAK BISA dibilang sangat akrab" jawab Suma Thian yu. secara ring kas dia lantas mengisahkan perkenalannya dengan Si Kok seng. bagaimana jika kita menembusi hutan lebat di depan sana?" Thi pit suseng Thia Cian buru-buru meng goyangkan tangannya mencegah: "Jangan. untuk mengurangi kesepian sepanjang jalan maka kami memutuskan untuk melakukan perjalanan bersama "Ooooh. kau harus selalu waspada dan bersiap-siap siaga menghadapi segala kemungkinan yang tak diinginkan "Siaute pun berpendapat demikian" Suma Thian yu manggut-mauggut. Suma Thian yu segera bertanya dengan wajah tercengang: "Apakah di dalam hutan itu terdapat ancaman bahaya yang amat besar. sudah pasti bukan manusia baik-baik.

aku tak sudi menjadi pengecut macam kalian berdua!" Selesai berkata dia menyusul di belakang Cun gan siucay Si Kok seng dan lari menuju kearah hutan. " Belum habis dia berseru. Dari arah depan sana terdengar Cun gan siau cay Si Kok seng menjerit kaget dan melompat mundur kebelakang.." Cu gan siucay Si Kok seng yang berada didepan. segera teriaknya: "Adik Yong! Kembali. Melihat adiknya mengumbar napsu... Thi pit suseng menjadi sangat gelisah. mendadak. kemudian setelah mendengus dingin katanya: "Hmmm. diatas tugu itu terlukiskan: .Tiraikasih Website http://kangzusi. katanya: "Benarkah ada kejadian seperti ini? Aku orang she Si justeru tak percaya dengan segala tahayul!" Sambil berkata dia membalikkan badan dan meninggalkan jalan raya umuk lari ke arah hutan lebat itu. serentak mereka meluncur ke depan dengan kecepatan tinggi. mengenai apa sebabnya aku kurang begitu tahu. Tiba dihadapan Cun gan siucay Si Kok seng. Toan im siancu Thia Yong ada maksud untuk memanasi hati Suma Thian yu. Thi pit suseng Thia Cuan dan Suma Thian yu merasa amat terperanjat setelah mendengar suara jeritan itu.. sebuah tugu peringatan yang terbuat dari tulang-tulang tengkorak manusia.com/ melingkari hutan lebat ini. apa yang kemudian terlihat membuat kedua orang itu mundur selangkah dengan paras muka berubah hebat. Ternyata mereka menyaksikan sebuah tugu disisi hutan. ia segera mem buat muka setan kepada kakaknya dan anak muda itu.. disusul Toan im siancu Thia Yong menjerit kaget pula sambil menyingkir kesamping.. segera tertawa terbahak-bahak sesudah mendengar ucapan itu...... adik Yong...

Selang beberapa saat mereka menanti. disusul kemudian .." Nama Si Kok seng yang diucapkan terakhir sengaja diucapkan dengan sangat nyaring. Kenyataan ini membuat Si Kok seng makin takabur. buruburu serunya kepada tiga orang yang lain: "Serbu saja! Mari kita langsung menyerbu kedalam hutan tersebut!" Selesai berkata dia lantas berjalan paling depan memasuki hutan itu. Thi pit suseng kuatir adiknya menjumpai mara bahaya. di susul oleh Toan im siancu.. teriaknya. Sesudah hilang rasa kagetnya.Tiraikasih Website http://kangzusi. tugu tulang belulang itu sudah hancur remuk.. Begitu selesai berkata.. segulung angin pukulan yang sangat dahsyat dengan cepat meluncur kedepan.!" susunan tugu yang terbuat dari tulang belulang itu segera hancur berantakan dan berserakan diatas tanah. dengan mendongkol Cun gan siucay Si Kok seng meludah. ia sadar bakal celaka. aku Si Kok seng justru ingin mencobanya. baru saja ia hendak mencegah perbuatan mana. maka dia lantas mengajak Suma Thian yu menyusul dipaling belakang. Thi pit suseng Thia Cuan merasa amat terperanjat setelah menyaksikan kejadian ini. Baru saja ke empat orang itu memasuki hutan. namun suasana dalam hutan tetap sunyi senyap tak kedengaran sedikit suarapun. "Manusia jadah dari manakah yang berani menggunakan benda-benda semacam itu untuk menakut-nakuti aku? Hmm. "Braaak. mendadak terdengar suara tertawa dingin yang mengerikan berkumandang memecahkan keheningan. mendadak telapak tangannya diayunkan kedepan.com/ "Kembali! Maju lebih kemuka berani mati" Ketujuh huruf itu amat besar dan semuanya tersusun oleh tulang manusia yang memutih. tak kuasa lagi dia menghela napas panjang.

. apa lagi setelah mendengar suara pekik kan aneh itu. begi tu menyaksikan suasana gelap yang menyelimuti hutan tersebut." Sembari berkata dia lantas melayang kesamping adiknya Toan im siancu dan diam-diam bersiap siaga menghadapi segala kemungkinan yang tak diinginkan. jangan bertindak gegabah.. waktu itu api membara dengan terangnya menyinari sekitar tempat itu Ditengah hutan muncul sebuah tanah lapang. Thi pit suseng Thia Cuan sudah berpengalaman didalam menghadapi beratus-ratus kali pertarungan. ia sudah mendapat firasat jelek. tanpa sadar ke empat orang itu merasakan jantungnya berdebar keras. pengalamannya luas sekali. Mendadak terdengar Cun gan siucay Si Kok seng menjerit kaget. ternyata didepannya terdapat sebuah tanah kosong seluas dua puluh kaki. Mendadak pandangan matanya terasa silau. kau harus berhatihati. Jilid : 11 .com/ suara pekikan aneh muncul dari empat penjuru dan menggema diseluruh hutan. hal ini lebih aneh lagi. apa lagi kalau tanah lapang itu terang benderang seperti disiang hari saja. dengan suatu gerakan yang cepat dia melayang turun diatas tubuh Si Kok seng. suara kaget itu berasal dari lima kaki dihadapan mereka.Tiraikasih Website http://kangzusi.. Buru-buru teriaknya dengan suara keras: "Si siauhiap. tanpa terasa bulu kuduknya bangun berdiri. Suma Thian yu yang pertama-tama menerjang kedepan setelah mendengar seruan kaget itu. kejadian ini sudah cukup mengherankan hati orang.

. Sebenarnya kejadian apakah yang membuat keempat jago muda mudi itu menjerit kaget. Ternyata Toan im siancu Thia Yong telah menemukan sesosok mayat yang digantung di atas dahan sebatang pohon besar disudut sebelah barat.... kemudian serentak mereka menjerit kaget. mendadak ia menjerit kaget: "Aaah. dia adalah Cha gi sut tikus bersayap) Kang Pun san.com/ TOAN-IM Siacu Thian Yong yang amat teliti. kemudian jengeknya sambil tertawa seram: "Hehehehehe. Ditengah jeritan kaget inilah.gentong nasi seperti ini memang sudah sepantasnya mampus. dengan menyapu sekejap sekeliling arena tersebut.Tiraikasih Website http://kangzusi. mendadak tampak empat sosok bayangan manusia melompat keluar dari kegelapan dari bergerak mendekat dari empat penjuru tanah lapang itu.. bagaikan seilas cahaya kilat mengitari angkasa lalu lenyap. mendadak terdengar suara dengusan dingin yang lirih bergema memecahkan keheningan. benda apakah itu?" Dengan perasaan terkesiap semua orang segera berpaling kearah mana yang ditunjuk nona Thia. . Menyusul kemudian sesosok bayangan hitam meluncur keluar dari balik hutan. sungguh tak sangka ia telah tewas disini" Cun gan siucay Si Kok seng mendongakkan kepalanya dan memperhatikan jenazah si tikus bersayap Kang Pun san beberapa saat. Suma Thian yu lah yang pertama-tama menjerit kaget. kalian lihat. aku orang she Si berada disini. Setelah keempat orang itu berjalan mendekat. dia adalah Kang Pun san!" Thi pit suseng Thia Cuan berpaling. lalu bertanya dengan nada tercengang: "Hiante kau kenal dia?" "Benar. "Aaah. ingin kulihat siapa yang berani mengusik diriku!" Baru selesai dia berkata. waktu ia dikalahkan oleh nona Wan dalam perusahaan Sin liong piau kiok.

jalan darah Si Kok seng sudah tertotok dan jatuh tak sadarkan diri. menyaksikan kejadian itu ia merasa gusar sekali. Suma Thian yu menerjang maju kedepan. seluruh tubuhnya bergetar keras dan segera roboh terjengkang kearas tanah. kalau beraninya hanya main sem bunyi dan menyergap orang secara diam-diam.. mendadak terdengar tiga kali suara pekikan nyaring dikumandang dari tiga arah yang berbeda. orang yang berada disebelah kanan adalah lotoa dari Tiang pek sam sat (tiga malaikat bengis dari bukit Tiang pek) yang disebut Kiu tau siu (binatang berkepala sembilan) Li Gi. kearah dalam hutan bentaknya penuh keguiaran: "Setan alas. yang disebelah kiri . darimanakah yang berada didalam hutan? Kalau punya keberanian hayolah munculkan diri. segera serunya: "Aku mengira siapa yang datang.Tiraikasih Website http://kangzusi. belum sempat mereka menyaksikan bayangan hitam itu. ternyata kalian dua orang tangkeh dari Tiang-pek san. terutama sekali ditengah kegelapan. suaranya nyaring seperti lolongan srigala.. sambil tertawa tergelak. suasananya terasa menggidikkan hati setiap orang yang mendengarnya. tiga orang lainnya tak sempat memberi bantuan. Dua orang diantaranya ternyata dikenal oleh Thi pit suseng Thia Cuan. Peristiwa itu terjadinya sangat mendadak. tampaknya kalau orang sudah mendapat jodoh maka dimanapun selalu bertemu.. kembali kita bersahabat lagi dengan mesrah" Diri ketiga orang kakek berbaju hitam itu. se perti juga jeritan kuntilanak. ditengah arena tahu-tahu sudah bertambah dengan tiga orang kakek berbaju hitam. hal ini bukan perbuatan seorang enghiong hohan." Baru selesai Suma Thian yu memaki. Ditengah suara pekikan yang aneh itulah mendadak terdengar tiga kali desingan angin tajam membelah angkasa. tibatiba Cun gan siucay Si Kok seng menjerit ngeri.com/ Semua orang merasakan pandangan matanya jadi silau..

hidung besar mulut besar dan bertampang seperti singa. Thi pit suseng Thia Cuan melompat ke depan dan berdiri diantara Li Gi dengan Suma Thian yu. sepasang lengannya menjadi merah membara. berusia enam puluh tahunan. mukanya berubah menjadi merah padam. binatang berkepala sembilan Li Gi menatap sekejap ketiga orang itu dengan sorot mata buas.Tiraikasih Website http://kangzusi. bersama Hoat seng si (Mayat kaku hidup) Ciu Jit hwee mereka disebut Ih Lwe ji mo (sepasang iblis dari kolong langit). mata besar alias mata tebal. tulang belulang diseluruh tubuhnya bergemerutuk keras.com/ adalah kakek kurus bercambang. mukanya bengis dan menyeramkan. Kiu tausiu Li Gi mengawasi Suma Thian yu dengan sorot mata setajam sembilu. memakai gelang berbentuk rembulan diatas kepalanya. Garunya Sip hiap jin mo (Manusia iblis penghisap darah) Pi Ciang hay merupakan jago paling lihay dalam kalangan iblis. Waktu itu. Orang ini merupakan iblis paling keji dan paling ganas dalam dunia liok lim dewasa ini orang menyebutnya sebagai Hui cha cuncu (Rasul garpu terbang) Kiong Lui. agaknya dia siap sedia melancarkan serangan. "jagal saja dia kan beres? Buat apa mesti banyak bersilat lidah dengan dirinya? Kiu tau siu Li Gi tertawa seram. lalu ujarnya: "Apakah kalian bertiga tidak kenal tulisan?" "Kalau kenal kenapa? Kalau tidak kenal kenapa pula?" Suma Thian yu balik bertanya. dengan mengandalkan tampangmu semacam ini. kemudian tanyanya penuh kegusaran: "Siapa kau? Apakah sudah bosan hidup?" "Hmm. dia membawa tongkat berbentuk rembulan. kau masih belum pantas untuk menanyakan nama sauyamu!" "Li lote" pada saat itulah terdengar Hui cha cun cu Kiong Lui berkata dengan suara dingin. dia adalah losam Liat hwee siu (binatang berapi membara) Li Hiong. sedangkan orang yang berdiri ditengah are na itu berambut sepanjang punggung. lalu sambil tertawa terbahak-bahak serunya: .

Tapi setelah berada dalam keadaan demikian terpaksa ia harus bulatkan tekad untuk meng hadapinya. baru saja dia akan memberi pelajaran kepada sang pemuda. Sambil membentak keras. Kiu tausiu Li Gi tidak menyangka kalau tenaga dalam yang dimiliki lawan begitu sempurna. Terdesak oleh sisa angin pukulan itu. sepasang tangannya diluruskan ke depan. Melihat serangan yang begitu berbahaya dari lawannya.!" terdengar suara ledakan keras menggema memecahkan keheningan. tubuhnya seperti elang raksasa menerjang ke tengah udara. sepasang telapak tangannya melancarkan sekuah pukulan yang dahsyat menghantam tubuh Thi pit suseng. tiga dua gulung angin serangan itu saling ber tubrukan di tengah udara terjadilah pusingan angin yang menyebar ke empat penjuru. masing-masing pihak terdorong mundur selangkah ke belakang. Melihat kemunculan Thi pit suseng. terkesiaplah hatinya. telapak tangan yang satu digunakan untuk menyapu ke bawah.com/ "Hiante. Baru saja tubuhnya dapat berdiri tegak. siapa tahu dari tengah jalan muncul seorang Tuia Kau kim. Dalam perkirarn Kiu tau siu Li Gi.Tiraikasih Website http://kangzusi. dia tahu kalau musuhnya yang ini sangat tangguh. kesepuluh jari tangannya dipentangkan lebar-lebar. mendadak dia berpekik nyaring. dia terkejut bercampur mendongkol. Suma Thian yu masih muda dan gampang diroboh kan. ... "Blaaammm. dengan jurus Siang hong tiau yang (sepasang burung hong menghadap mata hari) dia sambut datangnya ancaman lawan dengan sepasang tangannya berbareng. sementara telapak tangan yang lain digunakan untuk membacok ke atas.. termakan oleh pukulan yang memaksa nya mundur. harap jangan marah.. meledak hawa amarah dalam dada Thia Cuan. serahkan saja setan tua itu kepadaku. dengan jurus Ciang ing phu toh (Elang sakti menerjang kelinci) dia lansung mencengkeram batok kepala Thi pit suseng Thia Cuan.

walaupun terpengaruh juga oleh gelombang angin sera ngan itu. Kiong Lui mendeham beberapa kali. ujung bibirnya basah oleh noda darah. kemudian dengan seorang tua yang berpengalaman dia bertanya: "Aoa hubunganmu dengan Bi kun lun Siau Wi goan?" "Aku sama sekali tidak kenal dengan orang ini" jawab Thia Cuan tegas. pelan-pelan dia bangkit berdiri kemudian ditatapnya Hai cha cun ca Kiong Lui tanpa berkedip. ia sama sekali tidak menjadi gugup. Thia Cuan memiliki ilmu silat yang tinggi serta warisan langsung dari Kun lun-pay. udara menja di gelap dan Kiu tau siu Li Gi mendengus ter tahan. tubuhnya seperti bintang yang jatuh roboh ke tanah. Jurus serangan ini merupakan salah satu jurus yang dahsyat dari empat macam kepandaian Kun lun kim hoat. Menyusul kemudian tampak debu dan pasir beterbangan memenuhi angkasa.Tiraikasih Website http://kangzusi. Thi pit suseng Tia cuan sendiri. disaat Kiong Lui membentak keras itulah. ditengah udara kembali terjadi suatu bentrokan keras yang menimbulkan suara ledakan dahsyat. dengan jurus Kiau cong ki ku (memukul genta menghantam tambur) sepasang tangannya bersama-sama di sodok ke depan menghajar tubuh Li Gi. kau berani mengelabuhi aku? Hmmm. dihentikan jelas tak sempat lagi. begitu menyaksikan Kiu tau siu Li Gi menerjang ke bawah dengan dahsyatnya. melihat gerakan tubuhmu jelas semuanya merupakan kepandaian silat aliran Kun lun pay. dengan memperkuat posisi kuda-kudanya.com/ Sebagai murid kesayangan dari Heng si Cin jin. mendadak bentaknya keras-keras. "Tahan!" Sepasang telapak tangan dua orang yang sedang bertarung sudah terlanjur di lancarkan. "Bocah keparat. mukanya pucat pias seperti mayat. namun dia tetap sehat wal'afiat seperti sedia kala. Hui cha cun cu Kiong Lui yang menonton jalan-nya pertarungan dari sisi arena menjadi tetegun oleh kejadian itu. padahal Bi kun lun Siau .

.. masa kau tidak kenal dirinya?" Mendengar perkaraan tersebut.. setiap jago persilatan yang berkelana dalam dunia persilatan hampir semuanya kenal dengan lohu. serunya: "Bocah keparat. Tapi lantaran malu mengakui hal tersebut. kemudian sambil menuding keujung hidung sen diri serunya: Suma Thian yu paling benci dengan sikap latah dan takabur semacam ini mendengar. ketua Kun lun pay sekarang. per kataan tersebut ia mendengus dingin. Hui cha cun cu Kiong Lui dapat menyaksikan sikap sinis anak muda tersebut.. tapi dia sengaja mengejek. kau tidak puas?" Suma Thian yu memandang sekejap wajah Kiong Lui dengan pandangan sinis. mungkin kau hanya seorang pra jurit tak bernama yang rendah kedudukannya. .Tiraikasih Website http://kangzusi. mendadak sepasang matanya melotot besar. "Habahahahana. maksudnya adalah untuk memancing kemarahan musuhnya yang latah dan takabur ini. Suma Thian yu sudah mengerti siapa gerangan orang yang dihadapinya. kemudian tertawa terbahak-bahak. maka sengaja kau pakai kata-kata yang mem buat untuk menggertak?" Padahal setelah mendengar lawannya she Kiong tadi. tolong tanya siapakah nama besarmu?" "Bocah keparat. matanya memandang sinis dan senyuman dingin menghiasi ujung bibirnya. sesudah tertawa seram. aku enggan ribut denganmu. sinar buas me mancar keluar.com/ Wi goan adalah murid kesayangan dari Leng-go cinjin.. Thi Pit suseng segera memperhatikan Hui cha cun cu se kejap kemudian balik bertanya: "Maaf. mengingat usiamu masih muda dari tak tahu urusan.belum pernah sauya dengar seorang manusia she Kiong dalam dunia persilatan. kalau mataku buta. masa kau tidak tahu?" Berbicara sampai disitu dia berkerut kening.

sekali pun terdiri dari baja aslipun tak sanggup menahan pukulan mana. Dalam pada itu. senjata toya Hou topang berbentuk bulan sabit itu menyambar lewat hanya beberapa inci dibawah kaki anak muda tersebut. kemudian toya berbentuk bulan sabitnya diayun ke pinggang lawan dengan jurus Heng sau jian kun (menyapu rata seribu prajurit). membawa tubuhnya melayang turun kebawah. Berhubung tenaga serangannya begitu dahsyat. "Weess! diiringi desingan angin tajam yang kuat. Hui cha cun cu Kiong Lui kontan dibuat mencakmencak karena kegusaran. lohu akaa memenuhi keinginanmu itu!" makinya sambil menahan geram. Tatkala Suma Thian yu menyaksikan ayunan senjata Hou tou pang berbentuk bulan sabit itu amat gencar dan cepat. Suma Thian yu tahu lihay terpaksa dia gunakan ilmu bobot seribu. Hui cha cun cu Kiong Lui segera menahan tubuhnya dan menarik kembali senja ta Hou topang berbentuk bulan sabit yang di ayunkan ke muka tadi. kali ini yang diancam adalah pinggang lawan. . buru-buru dia melejit ke tengah udara.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ Betul juga. telapak tangannya segera diayunkan ke depan melancarkan sebuah bacokan. selapis hawa pembunuhan yang amat tebal dengan cepat menyelimuti seluruh wajahnya. ia maju selangkah mendekati anak muda itu. Begitu serangan toyanya mengenai sasaran yang kosong. Setelah itu dia mempertinggi serangannya satu depa lebih ke atas. ayunan toya tersebut paling tidak mempunyai kekuatan sebesar lima ratus kati. dimana serangannya menyambar lewat secara lamat-lamat Suma Thian yu merasakan kulit badannya amat sakit. jangankan tubuh Suma Thian yu terdiri dari darah dan daging. Liat bwee siu Li Hiong sudah melompat kehadapan Toan im siancu Thia Yang. senjata Hou to pang berbentuk bulan sabitnya menyapu bagian bawah tubuh dengan membawa desingan angin tajam. "Bila kau ingin mampus. Gembong iblis kenamaan memang berbeda dengan kawanan jago lainnya.

Begitu lolos dari ancaman. Suma Thian yu yang bertarung dengan tangan kosong menghadapi toya Hou to pang berbentuk bulan sabit sudah mulai tak sanggup menahan diri. gerakgeriknya juga enteng. toya Hou to pang seberat berapa ratus kati yang berada dalam permainannya ringan bagaikan toya kayu. tanpa terasa ia memusatkan seluruh per¬hatiannya mengikuti jalannya pertarunan. mendadak ia berpekik nyaring. gadis itu tak berani menyambut ancaman mana dengan kekerasan. baik lwekang maupun gwakangnya boleh dibilang sudah mencapai tingkat yang sempurna.Tiraikasih Website http://kangzusi. ia sudan keteter hebat dan hanya sangaup menangkis belaka. dengan perasaan terperanjat ia menyingkir kesamping. Toan im siancu Thin Yong meloloskan sembilan pedang mestika dari pinggangnya lalu sebelum Lian hWee siu li hiong menyerang lagi.com/ Menanti lengannya diayunkan kedepan itulah dia baru membentak. Beraba dalam situasi yang kritis dan tegang seperti ini. untuk sesaat dia dibikin geleng kepalanya oleh gerakan tubuh orang yang aneh dan cekatan. ia sudah mengembangkan jurus-jurus mautnya sambi1 menerjang kedepan. tangannya meraba diatas gagang pedang dan siap memberi penolongan bilamana perlu. bayangkan saja Hui cha cun cu sebagai tokoh kelas satu dalam dunia Liok lim dewasa ini. . "Budak rendah! loya akan menemanimu bergembira!" Toan im siancu Thio Yong menduga sampai disitu. selain serangannya berat. belum mencapai sepuluh gebrakan. melihat serangan yang datang begitu dahsyat ibarat bukit Thay san yang menindih kepala. Sejak terjun ke dunia persilatan. tu-buhnya melejit lima kaki ke tengah udara dengan gaya burung bangau terbang ke angkasa. Dipihak lain. Tatkala Thi pit suseng Thia Cun menyaksikan adiknya sudah terjun ke arena pertarungan. pedangnya segera dicabut keluar dari sarung. belum pernah Suma Thian yu menghadapi mu suh setangguh ini. gesit dan cekatan.

namun ia tetap berdiri tak bergerak. kiranya kau adalah ahli waris dari orang she Wan" Sambil berkata tongkat Hou to pang nya di angkat keatas dan diputar bagaikan sebuah roda kereta. maka dia sendiripun tak kelewat terbaru napsu untuk turun tangan. Selama ini Thi pit suseng hanya berpeluk belaka sambil menonton jalannya petrarungan massal. dia tidak berani membantu karena kuatir menimbulkan suatu pertarungan massal.com/ Serentetan cahaya biru memancar keempat penjuru dan amat menusuk pandangan mata. Menggunakan kesempatan dikala pedangnya bentrok dengan toya lawan. Suma Thian yu segera mengembalikan posisi nya yang terdesak menjadi lebih mantap. dengan Kiong Lui segera ber lempur sengit. pedangnya segera berputar sambil melancarkan serangan gencar. sebaliknya Hui cha cun cu Kiong Lui kena tertekan oleh kekuatan lawan hingga kakinya amblas tiga inci kadalam tanah.. dia pun mengerti menang kalah tidak bisa di temukan dalam waktu singkat. bagaikan sebuah jala perangkap ikan yang besar dan datang dari langit. dia dapat melihat bahha kepandaian silat yang dimiliki kedua belah pihak berada dalam keadaan seimbang.. Suma Thian yu segera melayang turun keatas tanah... dengan cepat tubuh Hui cha cun cu dikurung rapat. pedang dan tongkat Hou to pang telah saling membentur keras hingga menimbulkan percikan bunga api.. Suma Thian yu memainkan selapis kabut pe dang berwarna biru untuk melindungi badan. Hui cha cun cu Kiong Lui terhitung seorang gembong iblis yang sukar dihadapi. dia mendongakkan kepalanya memperhatikan sekejan ancaman lawan. Dengan mengandalkan serangan tersebut. Dalam waktu singkat terdengar dua kali ben turan keras ditengah udara. .Tiraikasih Website http://kangzusi. diantara perputaran yang kencang itulah pelan-pelan dia menyongsong bayangan pedang yang diciptakan Kit hong kiam tersebut. kemudian setelah tertawa dingin jengeknya: "Hehehehenehe.

keenakan kau si setan tua!" Dihak lain. Sedangkan Kiong Lui sendiri justru makin bertarung semakin perkasa. kalau di lihat dari keadaan si Liat hwee sin Li hiong sekalian. dengan suara dalam ia lantas memrmembentak: "Tahan!" Suaranya keras bagaikan guntur yang membelah bumi disiang hari bolong. Toan im siam cu yang melancarkan serangan berantai mendesak musuhnya habishabisan. ia tak memiliki tenaga lagi untuk mempertahanan diri. ia tak memiliki tenaga untuk melancarkan serangan balasan. Tentu saja Toan im siancu tak ingin membangkang perintah kakaknya. bukan nya berhenti dia malah melancarkan serangan-nya makin gencar. kini anak muda tersebut hanya memiliki sisa kekuatan untuk mempertahankan diri belaka.Tiraikasih Website http://kangzusi. Hui cha kun cu Kiong Lui seakan tak mendengar suara bentakan itu. semua ini membuat suasana dalam arena pepertarungan berubah lebih mengerikan. tampaknya tiga jurus kemudian ia tentu keok. senjata Hou to pang nya dengan membawa deruan angin tajam membacok seluruh tubuh Suma Thian yu secara bertubi-tubi. Liat bwee siu Li Hiong segera melepaskan dua buah serangan berantai dan melompat mundur lebih duluan. senjata pentungan Hou to pangnya tak pernah mengendor sedikit pun. sambil menarik kembali pedangnya ia membentak: "Hmmm. . Thi pit suseng Thia Cian yang menyaksikan peristiwa ini menjadi sangat gelisah. serangan demi serangan dilancarkan se cara gencar dan semuanya membawa deruan angin tajam yang memekikkan telinga.com/ Kurang lebih seperminuman teh kemudian empat orang yang sedang bertarung sengit di tengah arena teiah berhasil menentukan siapa menang siapa kalah. Di pihak lain keadaan pertarungan antara Suma Thian yu melawan Hui cha cun cu justru merupakan ke balikannya.

. sesungguhnya Suma Thian yu sudah kehilangan banyak tenaga.. selain itu akupun tidak saling mengenal dengannya.. cepat dia mengembankaan gerakan tubuhnya dan meloloskan diri dari kepungan lawan. "Haaah..haaah. Hai cha cun cu Kiong Lui tak rela melepas kan usaha yang berhasil dicapainya selama ini. segera membuatnya sadar kembali. senjatanya kembali diputar membelah angkasa dengan jurus kay san to liu (membuka bukit air mengalir). Thi pit su seng Thia Cuan segera berkerut kening..Tiraikasih Website http://kangzusi. kali ini dia membacok jalan darah Pek bwee hiat dibelakang kepala Suma Thian yu..com/ Setelah melalui pertarungan yang seru. hmm! Seandainya lohu tidak teringat kalau kau masih punya hubungan dengan Bi kun lun (Kun lun indah). cuma sayang toaya sama se kali tidak ada sangkut pautnya dengan Siau Wi goan. kemudian menghadang jalan pergi Kiong Lui. sepasang telapak tangannya dilontarkan kedepan. terima kasih banyak atas kebaikanmu.. kepalanya terasa pening dan badannya lemas tak bertenaga. lebih baik ambillah dengan mengandalkan pandaian silatmu sendiri. Suara bentakan dari Thi pit suseng barusan baginya ibarat sebaskom air dingin yang diguyurkan keatas kepalanya. menda dak ia berpekik nyaring.haah.. kau anggap nyawamu masih bisa dipertahankan hingga sekarang? Hmm.. Bagus sekali.. Melihat itu. bila kau menginginkan nyawaku. Menyaksikan peristiwa tersebut. jadi kau ingin mencari keuntungan dalam air keruh.. dia menggetar pergi senjata Hou to pang lawan." . secara keras lawan keras. mung-kia sedari tadi sudah berpulang ke alam baka" Thi pit suseng Thia Cuan tertawa terbahak-bahak. Tampak ujung bajunya berkibar terhembus angin kemudian tubuhnya menerjang kedepan secepat kilat. Hui cha cun cu Kiong Lui menghimpun tenaga dalamnya sambil membentak keras: "Orang sbe Thia.

com/ Suaranya datar.. Suma Thian yu rugi didalam tenaga dalam yang tak berhasil melampaui kesempurnaan Kiong Lui. dia segera tertawa dingin tiada hentinya: "Heeeh. katanya: "Dengan mengandalkan kepandaianmu itu kau hendak menahan aku disini? Lebih baik gerakkan lagi senjata rongsokanmu itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. kau tidak menyaksikan jenasah diatas pohon itu? Inilah contoh yang paling baik bagi mereka yang bersikeras ingin melanggar peraturanku. sauya akan melayanimu untuk bertarung seratus gebrakan. maka dia mengusulkan untuk ber tarung sebanyak seratus gebrakan dalam permainan ilmu pukulan. maka kau boleh pergi dari sini. kemudian aku akan menggantungmu hidup-hidup diatas pohon agar ditonton semua orang!" .heeeh. hari ini aku akan suruh kau menderita kekalahan secara puas lahir batin.. ucapan mana sege ra membungkamkan mulut gembong iblis itu..heeeh.. mendadak dia membalikkan tubuhnya sambil tertawa mengejek... Pada dasarnya Suma Thlan yu adalah seorang bocah yang berjiwa keras dan tinggi hati.. berbicara dan cara tindak tanduk kalian semua. tapi bocah keparat yang menggemaskan ini tak boleh meninggalkan tempat ini barang setengah langkah pun. bocah keparat.memang hal itu paling bagus. dari malu nya si gembong iblis itu menjadi naik darah. Siapa tahu Hui cha cun cu Kiong Lui malah tertawa terbahak-bahak dengan seramnya "Hehehebebehe. Tapi justeru karena hal tersebut. Yang di maksudkan sebagai bocah keparat tak lain adalah Suma Thian yu.. Akan tetapi berhubung lohu mempunyai sumpah yang mengatakan bahwa setiap sahabat Bi kun lun akan kulepas. sebetulnya hanya ada satu jalan kematian saja. tidak tidak meninggikan kepala merendahkan derajat sendiri dibalik kelembutan terdapat nada keras. barang siapa berani masuk hutan harus mampus..

Bayangkan saja ke tiga orang muda mudi itu adalah jagojago pilihan dari kaum muda. mendadak ia melemparkan senjata Hou to pang nya ke depan kaki Liat hwee siu Li Hiong. tapi kalau tiga orang bekerja sama. Diatas wajah mereka bertiga serentak terlintas perasaan memandang rendah yang amat sinis. Dalam sekilas pandangan saja Hui cha cun cu Kiong Lui sudah dapat menembusi jalan pemikiran ke tiga orang lawannya. dengan tangan terbuka lohu akan menghantar kalian pergi dari sini!" Benar-benar suatu ucapan yang amat sesumbar. ia bersiap sedia melancarkan serangan. Thia Yong yang pertama-tama akan beradu jiwa paling dulu denganmu. sambil mementangkan mulutnya yang lebar dia membentak: "Lebih baik kalian bertiga maju bersama. kemudian sambil menggulung bajunya hingga nampak lengan yang kekar. mungkin saja mereka masih belum sanggup. Thia si hengte (dua bersaudara Thia) telah memperoleh warisan langsung dari Heng si cinjun. Untuk bertarung satu lawan satu. kesempurnaan mereka terhitung jagoan nomor wahid dikolong langit. Mencorong sinar bengis dari balik mata Kiong Lui. dalam sepuluh gebrakan bila aku gagal meng hancur lumatkan kalian.Tiraikasih Website http://kangzusi. mengganggu seujung ram butnya. lalu serunya: "Jika kau berani. berbulu dan berotot besar itu. sedangkan Suma Thian yu mendapat warisan keluarganya. belum tentu ia sanggup merobohkan mereka dalam sepuluh gebrakan saja.com/ Dengan lemah gemulai Toan im siancu dihadapan Hui cha cun cu. dalam sepuluh gebrakan kemudian kalian pasti akan mampus diatas genangan darah segar! . sampai wak tunya jangan salahkan lagi kalau nona tidak mengenal ampun!" Sambil berkata dia lantas menggeserkan ba dannya dan berdiri disamping Suma Tbiau yu. "Perkataan seorang lelaki sejati berat bagaikan bukit karang".

dari samping ia menyerang dengan jurus Im liong tham jiau (naga sakti mementang cakar). Ditunggunya serangan lawan hampir menca pai tubuhnya ketika secara tiba-tiba dia memutar tubuhnya melancarkan serangan balasan. Benar-benar lihay Hui cha cun cu ini.com/ Suma Thian yu tidak banyak bicara. ketika sampai ditengah jalan. Mendadak Thi pit suseng membentak nyaring. sesunguhnya dibalik ancaman mana tersembunyi dua gerakan lain yang dipersiapkan untuk mundur. Toan im siancu tidak ambil diam. serangan yang berkelebat secepat sambaran kilat. segera menghimpun segenap tenaga dalamnya kedalam lengan. menghadapi ancaman tersebut ia tidak menjadi gugup atau panik. jurus serangannya ganas dan mengerikan. dia membacok tubuh Kiong Lai dengan jurus Ci kou thian bun (mengetuk pintu langit selatan). seakan-akan dia bermaksud memanah dua ekor burung dalam sekali bidikan. Serangan yang dilancarkan Suma Thian yu maupun Thia Yong sesungguhnya cuma serang an tipuan belaka. tubuhnya menerobos masuk kedalam arena kemudian telapak tangannya diayunkan ke muka membabat jalan darah Leng tay hiat di punggung Hui cha cun cu. sekilas pandangan serangan mana kelihatannya cepat seperti sambaran kilat. . dia masih menanti serangan balasan dari Hui cha cun cu dengan tenang. Hanya Thi pit suseng seorang yang tidak berkutik. untuk kemudian melancarkan serangan dahsyat bila kesempatan baik telah tiba. dia mengubah serangan pu kulannya menjadi cengkraman dan mencengkeram belakang kepala lawan.Tiraikasih Website http://kangzusi. lalu sambil menggunakan ilmu pukulan Tay cing to liong ciang ajaran gurunya Put gho cu. tahutahu sudah tiba di depan Thia Yong. agaknya ia telah berhasil menebak jitu suara hati kedua orang lawannya.

diam-diam ia mengertak giginya keras-keras.Tiraikasih Website http://kangzusi. niscaya Thi pit suseng sudah tewas seketika. Begitu Thi pit suseng mundur kebelakang. isi perutnya menderita luka dan roboh terduduk diatas tanah. tenaga dalam yang disertakan benar-benar luar biasa dahsyatnya. Toan im siancu mengalami nasib seperti kakaknya. coba kalau tidak begitu. kini didalam arena tinggal Suma Thian yu serta Toan im siancu yang sudah lelah karena kehabisan tenaga. Dengan demikian tinggal Suma Thian yu seorang yang harus berjuang mempertahankan diri. Serangan ini dilepaskan dalam keadaan gusar. asal dia menambah tenaga serang annya dengan dua bagian tenaga saja. badannya sege ra mundur beberapa langkah dengan sempoyongan. tak selang dua gebrakan ke¬mudian. Masih untung Hui cha cun cu Kiong Lui masih teringat akan sumber perguruannya serta hubungan-nya dengan Siau Wi goan. Betapa hebatnya serangan itu bisa dilihat dari Hui cha cun cu Kiong Lui yang tak berani menyongsong serangan itu . Berada dalam keadaan begini harus mengesampingkan dulu kedua orang musuhnya yang berada didepan. secara beruntun dia melepaskan tiga buah serangan berantai masing-masing dengan jurus Kun kun to coan ( Dunia diputar balik) Kui seng ti to (Bintang kejora jatuh jumpalitan) dan Sian hong sau soat ( Angin berpusing menyapu salju). sadarlah dia bahwa isi perutnya telah terbakar. mendadak dia merasakan tibanya desingan angin tajam dari arah belakang. ia membalikkan badan dan melepaskan serangan balasan. dadanya terasa sakit sekali. Ketika Thi pit suseng Thia Cuan termakan oleh sapuan tangan pukulan itu.com/ Waktu itu sesungguhnya Hui cha cun cu Kiong Lui sedang bersyukur karena serangannya akan segera berhasil mencapai sasaran. kenyataan tersebut kontan membuatnya menjadi tertegun. semuanya merupakan jurus penolong dari ilmu pukulan Tay cing to liong ciang.

com/ dengan kekerasan. Disaat yang amat kritis inilah. Semua orang yang semula tertegun oleh suara guntur. untuk sesaat mereka seperti melupakan tragedi yang sedang terjadi didepan mata. tak sempat memandang sekejap lagi.Tiraikasih Website http://kangzusi. kemudian melompat sejauh satu kaki lebih. dia jadi terperanjat. wajah berubah pucat. Ketika Suma Thian yu mendongakkan kepala. dengan membawa deruan angin puyuh dia menyambar keatas kepala Suma Thian yu. terpaksa dia harus menghantar lawan-lawannya ini untuk berlalu dari daerah terlarang itu. dengan cepat merasakan hatinya menjadi tenang kembali. di tengah angkasa telah bergema suara geledek yang menggelegar dengan nyaringnya. Thi pit suseng Thia Cuan yang menyaksikan peristiwa itu segera melupakan tenaga dalam yang dideritanya. ditengah udara berkumandang pekikan nyaris yang memekakkan telinga. tubuhnya melejit setinggi tiga kaki ketengah udara. cepat mundur! Dia telah menggunakan Pek lek si hun ciang (Pukulan geledek pembetot sukma)!" Baru selesai Thi pit suseng berseru. lalu seperti sekilas cahaya yang membuyarkan awan hitam. Mendadak Hui cha cun cu Kiong lui berpekik nyaring. sambil berpekik nyaring degan membawa luka dia menerjang ke arah Suma Thian yu. bila Hui cha can cu Kiong Sui gagal merobohkan musuhnya. bagaikan seekor naga bengis meninggalkan samudra. petikan nyaring ter sebut seketika itu juga menawarkan suara gemuruh guntur yang mengelegar diangkasa. dia sudah me lesat kesamping untuk menghindarkan diri. "Hiante. Tampaknya dari sepuluh gebrakan yang di janjikan kini tinggal dua gebrakan lagi. seketika itu dia sedang mengayunkan sepasang telapak tangannya dan . secars beruntun dia mengegos sebanyak tiga kali. Ketika memandang lagi kearah Hui cha cun cu.

lalu sepasang telapak tangannya segera ditarik kembali. tahu-tahu ditengah arena telah berdiri seorang bocah lelaki berusia sebelas dua belas tahunan.. lagi-lagi kau membuat kejahat an disini"..Tiraikasih Website http://kangzusi. sikapnya menghormat dan tunduk sekali. hanya sekejap kemudian. kembali ada jiwa yang akan mela. yang disini. masih bersifat kekanakkanakkan. Tampaknya suara pekikkan nyaring yang membetot sukma itu telah mengacaukan pikiran Hui cha chun cu.! Apakah kau sudah melu pakan dengan kata-katamu tempo hari. sesosok bayangan manusia nampak berkelebat lewat dari balik hutan.com/ secepat kilat meng hantam tubuh Suma Thian yu. dengan entengnya dia melayang turun kembali kepermukaan tanah. Heran! Mungkinkah suara pekikan tadi berasal dari bocah lelaki yang masih ingusan ini? Kalau memang begitu.?" Sungguh menggelikan sekali keadaan Hui cha cun cu Kiong Lui yang telah berusia enam puluh tahunan itu. seandainya aku tidak datang tepat waktunya. bukankah bocah lelaki ini adalah seorang bocah ajaib didunia ini? Tapi rasanya hal ini mustahil. tampak tubuhnya buru-buru berjumpalitan di tengah udara.. dia sedang berdiri ber tolak pinggang sambil mencaci maki: "Kiong Lui.. tak bisa ma¬suk akal. maka setelah berjumpa dengan bocah lelaki itu. . hal ini mana mungkin bisa terjadi? Seorang bocah lelaki yang masih berusia sebelas dua belas tahunan. hmmm. Sementara semua orang masih tertegun. kalau tadi sikapnya garang angkuh dan jumawa sekali. siapa tahu pada saat itulah suatu kejadian aneh telah berlangsung. keadaannya berubah seperti tikus berjumpa kucing. bagaimana mungkin bisa memiliki ilmu silat yang begitu lihaynya? Tapi cahaya kilat yang terlibat tadi sudah jelas merupakan bayangan tubuh dari bocah ini selain dia siapa lagi? Tampak sepasang kening bocah lelaki itu menonjol tinggi sekali. seperti barung yang hinggap dia atas tanah.

Akan tetapi sikap Hui cha cun cu Kiong Lui bagaikan sedang menghormati dewa pujaannya saja. kecuali itu tidak terlihat sesuatu gejala lain yang istimewa. siapa yarng kesudian bermain disini?" Ibuku bilang kau adalah telur busuk terbesar didunia ini. sepasang matanya melotot besar dan memancarkan sinar berkilauan. entah bagaimana cara berlatih?" anak muda itu segera berpikir. buru-buru dia menyambut surat itu dan dibuka lalu dibaca isi-nya. kenapa sudah lama kau tidak bermain kemari? Lohu sangat rindu kepadamu!" "Huuuuh. matanya besar lagi bulat. Sementara itu sibocah telah memperlihatkan dua baris giginya yang putih bersih sambil menegur: "Siapa yang bernama Suma Thian yu?" Agak tertegun Suma Thian yu mendengar pertanyaan itu. diatas surat itu hanya tercantum beberapa huruf yang berbunyi: "Datanglah segera selesai membaca surat ini" . Suma Thian yu yang mendengar perkataan itu menjadi amat geli sekali sehingga tak tahan ia tertawa terkekeh. nih! Disini ada sepucuk surat untukmu. tampak dia mengena kan baju berwarna putih bersih. ia melarangku bermain denganmu" sahut bocah lelaki itu terus terang. dengan sikap yang amat menghormati dia berkata: "Sobat kecil. ambil dan bacalah sendiri!" Suma Thian yu makin terperanjat lagi sete lah mendegar perkataan itu. Mendadak bocah lelaki itu berpaling.com/ Semua orang lantas mengalihkan perhatian nya kewajah bocah itu. setelah termangu sesaat buru-buru sahutnya: "Akulah orangnya" Bocah lelaki itu segera mengamati Suma Thian yu sekejap. wajahnya menarik dan menyenangkan.Tiraikasih Website http://kangzusi. kemudian katanya: "Tak heran kalau ibuku mencarimu. rambutnya di gulung menjadi satu. "Benar-benar lihay sekali tenaga dalam orang ini.

serunya kembali: "Kau kuatir tidak bisa menagih kembali? Hutang apa sih? Biar aku saja yang membayarkan baginya" "Oooh. Mendadak terdengar Hui cha cun cu Kiong Lui membentak keras: "Tungqu sebentar! Sobat kecil. pelbagai ingatan segera berkecamuk didalam be naknya membuat dia terasa pusing umuk memikirkannya. Siapakah bocah ini? Siapa pula ibunya? Ada urusan apa dia khusus datang kesitu untuk mencarinya? Siapa musuh besanya? Apa sangkut pautnya dengan dirinya? Serentetan pertanyaan tersebut membuat Suma Thian yu menjadi sangat murung dan tak tahu apa yang mesti dilakukan.Tiraikasih Website http://kangzusi. asal sobat kecil telah mengambil alih hutang tersebut. mari kita segera berangkat!" "Tolong tanya sobat kecil. Sambil tertawa cekikikan bocah lelaki itu segera menegur: "Bila kau selesai membaca. tentu saja lohu tak bisa berkata apa-apa lagi. untuk sesaat dia menjadi gelagapan hingga tak sepatah katapun sanggup diutarakan... dia masih berhutang kepada lohu. sampaikan salamku untuk ibumu! .. tidak!" Hui cha cun cu segera menampik. kita akan kemana?" Suma Thian yu segera bertanya: "Tentu saja ke rumahku!" Sambil menyahut bocah itu segera menarik tangan Suma Thian yu dan siap berlalu dari situ. tidak.com/ Dibawahnya tidak nampak tanda tangan atau kode tertentu dari penulis surat itu. sekembalinya kerumah nanti. mencorong sinar tajam dari matanya. setelah menatap sekejap wajah Kiang Lui dengan gusar. Dengan wajah termangu Suma Tnian yu mengawasi wajah si bocah itu lekat-lekat.!" Bocah lelaki itu segera berpaling.

com/ Bocah lelaki itu mendengus dingin. Begitu bocah lelaki itu selesai berkata. dua bulan kemudian dia pasti akan mengunjungi kalian berdua di bukit Kun san telaga Tong ting ou".. siapa namamu dan dimana rumahmu?" Dengan tak sadar bocah lelaki itu menukas: "Kau takut aku akan melalapnya hidup-hidup? Paling cepat sebulan paling lambat dua bulan.. kedua orang itu segera melompat ke depan dan menghadang jalan pergi bocah itu.. Dengan cepat Toan im-siancu Thia Yong bertanya: "Dimanakah rumah kediamanmu?" Kali ini si bocah lelaki itu tertawa cekikikan. "Tak usah kuatir." Belum habis dia berkata. bocah lelaki itu telah membentak pula dengan suara keras: "Ayo berangkat! Tempat ini bukan tempat yang aman" Kalau dibicarakan sesungguhnya sukar masuk diakal. bukan aku yang berhak menjadi mak comblang. Suma Thian yu hanya melihat bocah kecil itu mengangkat ..Tiraikasih Website http://kangzusi. tampaknya kau mencari penyakit!" Sambil berkata dia lantas mengayunkan telapak tangannya menghantam wajah bocah lelaki itu. Tiba-tiba dua bersaudara Thia berpekik nysring. se lembar wajah Toan im-siancu Thia Yongpua turut berubah menjadi merah padam seperti apel yang masak. ia segera berlalu meninggalkan hutan tersebut. sehingga dua bersaudara Thia pun turut merasa keheranan. Sambilmenjura Th i pit suseng Thia Cuan segera menegur: "Tolong tanya sobat cilik. dia lantas mendesis dan berseru sambil melotot: "Hmmm. Suma Thian yu yang menyaksikan kejadian ini segera berseru dengan amat gelisah: "Nona Thia. namun caranya berbicara seperti orang dewasa. tanggung dia dapat berjumpa lagi dengan kalian berdua" Walaupun usia bocah lelaki ini masih muda..

wajah bocah lelaki itu nampak berseri..Tiraikasih Website http://kangzusi. jangan dilihat bocah itu bergerak dipaling de pan. Kali ini mereka tidak bergerak ke arah bukit Han-san melainkan justru berbalik ke jalan kecil. kendatipun Toao im sian cu Thia Yong lebih bina1 dan wataknya lebih aneh pun. Dengan demikian. dengan begitu dia masih bisa membuntuti selalu lima langkah di belakang bocah lelaki itu. Sekarang Suma Thian yu baru benar-benar dapat menyaksikan kesempurnaan ilmu meringankan tubuh yang dimiliki bocah lelaki itu. Untung saja Suma Thian yu memiliki ilmu silat yang hebat. tahu-tahu ia sudah dikirim ke sisi badan kakaknya. Ilmu meringankan tubuhnya pun amat sempurna. sudah pasti ada orang lain yang jauh lebih lihay daripadanya. pikirnya: "Diluar langit masih ada langit. Buru-buru dia memberi tanda kepada kakaknya dan berlalu dari situ.com/ lengannya. Diam-diam Suma Thian yu menghela napas panjang. selihay-lihaynya kepandaian seseorang. Melihat kejadian tersebut. namun langkahnya enteng dan cepat hing ga kalau dilihat dari tempat kejauhan. tampaknya soal ilmu silat memang tiada tara dalamnya" Apa yang di katakan orang kuno memang tidak salah. . tentu ada bukit lain yang jauh lebih tinggi. dia memarik tangan suma thian yu dan menembusi hutan itu. sepa sang kakinya seakanakan tidak menempel di atas tanah. setinggi-tingginya sebuah bukit. mau tak mau dia harus merasa kagum dan tunduk terhadap bocah itu. diatas ma nusia masih ada manusia. tahu-tahu seluruh badan Toan im siancu sudah melayang ditengah udara seperti selembar daun yang ter hembus angin puyuh.. semua jalanan yang mereka lalui sebagian besar adalah jalan perbukitan yang sempit dan curam.

hal ini membuat hatinya diam-diam merasa amat gelisah. tapi dia pun kuatir ditertawakan oleh pihak lawan. terutama sekali dalam surat tersebut tidak dicantumkan nama maupun tanda tangan. Walaupun Suma Thian yu memiliki kepandaian untuk melihat dalam kegelapan. baik ilmu lwekang. sekalipun sejak berada dalam kandungan ibunya dia sudah mulai melatih diri. tapi saat itu dia tak sanggup melihat pemandangan yang berada satu kaki dihadapannya. padahal kalau tidak ditanyakan hatinya terasa amat kesal dan gugup. belum tentu kepandaian silatnya bisa mencapai tingkatan demikian hebatnya. bagaimana kalau kita mempercepat sedikit perjalanan kita?" Selesai berkata. siapakah dia? Sambil berlarian menempuh perjalanan be nak Suma Thian yu dipenuhi oleh pelbagai per soalan yang memusingkan kepalanya.Tiraikasih Website http://kangzusi. bisa dibayangkan pula sampai dimanakah taraf kepandaian silat yang di miliki ibunya? Tapi dalam dunia persilatan belum pernah terdengar nama seorang jagoan perempuan semacam itu. Sebenarnya dia ingin bertanya kepada bocah itu ke manakah mereka hendak pergi. mungkinkah bocah ini salah mencari orang? Malam itu udara gelap gulita. tiada rembulan. Mendadak bocah lelaki yang sedang berlarian di muka berpaling seraya berseru: "Sudah hampir sampai. tanpa menunggu persetujuan dari Suma Thian yu lagi dia lantas menghimpun tenaga dalamnya dan berganti gerakan tubuh. Bila ditinjau dari kepandaian silat yang di miliki bocah ini.com/ Bayangkan saja berapa usia bocah lelaki yang masih bau kencur ini? Tapi dalam kenyataan-nya. gwakang maupun ginkang semuanya telah mencapai puncak kesem purnaan. kali ini dia menempuh perjalanan dengan meng gunakan ilmu meringankan tubuh Pat pah kan cian (delapan langkah mengejar comberet). . hanya bintang yang betebaran memenuhi angkasa.

com/ Tentu saja Suma Thian yu tak berani berayal pula. panas sebentar. hijau sebentar. sehingga seandainya disana terdapat sebuah lubang gua. padahal waktu kedatangan kita masih terlambat setengah kentongan daripada waktu telah kutetupkan sebelumnya!" Ucapan tersebut tak ubahnya menyindir ketidak becusan Suma Thian yu dalam melakukan perjalanan. Dengan cepat dia berpaling ke arah puncak bukit didepan sana. mendadak ia tidak men¬jumpai rumah seperti yang . rasanya tak terlukiskan dengan kata kata. buruburu dia menghimpun tenaga murnuinya dan mengembangkan ilmu meringankan tubuh Leng kong siu tok yang sangat lihay itu. Tiada hentinya bocah lelaki didepan itu ber paling dan melihat apakah Suma Thian yu ber hasil menyusulnya atau tidak. kontan saja paras muka anak mu da itu berubah menjidi merah sebentar. seluruh badannya basah kuyup oleh keringat. niscaya dia sudah menerobos masuk ke dalam untuk menyembunyikan diri. ia mengejar lawannya dengan ketat. hal mana semakin menambah misteriusnya suasana.Tiraikasih Website http://kangzusi. namun sepanjang jalan dia tak pernah berbicara lagi walau se patah kata pun. si bocah lelaki itu segera berkata sambil tertawa cekikikan: "Tampaknya aku telah membuatmu kepayahan. didepan sana adalah rumahku" 000O000 WAKTU ITU Suma Thian yu sudah kehabisan tenaga. dingin sebentar. Sedemikian jengahnya pemuda itu. Setelah menempuh suatu perjalanan yang cukup panjang. dengan badan lemas. menembusi beberapa bukit. Menyaksikan keadaan itu. membuatnya untuk sesaat tak sanggup mengucapkan sepatah katapun. napas tersengkal-sengkal. bagaikan peluru yang melejit kedepan. entah oerapa jauh sudah mereka berjalan akhirnya terdengar bocah lelaki itu bersorak gembira: "Sudah sampai.

Diam-diam Suma Thian yu berpikir lagi: "Kau punya cara apa? Memangnya bisa ter bang menyeberangi jurang ini? Kalau memang demikian.com/ dikatakan bocah uu.Tiraikasih Website http://kangzusi. akan tetapi sewaktu tidak menjum pai jalan tembus disitu. Ternyata antara tempat dimana mereka ber ada sekarang dengan bukit yang berada dise berang sana dipisahkan oleh sebuah jurang yang lebarnya kurang lebih tiga puluh kaki. dibelakang bukit sana" jawab si bocah sambil menunjuk kedepan sana. sambil meman dang wajah si bocah itu tanyanya agak terdengung: "Sobat cilik. "Tentu saja ada caranya. dia semakin keheranan. kecurigaan segera timbul. segera pikirnya lagi: "Mungkinkah bocah lelaki ini masih mempunyai seorang adik perempuan yang lebih kecil?" . hmmm. jangankan manusia.?" Sementara itu terdengar sibocah sedang ber gumam seorang diri. sekalipun binatang juga belum tentu bisa melampauinya. dimana rumahmu?" "Itu dia. atau bila dia bersayap dan sanggup terbang melampauinya. sebentar aku harus menghukum dia" Ketika Suma Thian yu mendengar dikebut kannya nama "Ing ji". "Bagaimana cara kita menyeberang kesana?" dengan perasaan tercengang akhirnya Suma Thian yu berseru.. harap kau kau jangan kelewat terburu napsu" sahut si bocah cepat. keningnya lantas ber kerut dan wajahnya memperlihatkan rasa ke sulitan. hatinya lantas menjadi lega. bukankah dia sudah menjadi dewa bukan manusia lagi. Orang hanya mungkin mencapai puncak seberang bila dia menuruni lembah jurang itu le bih dulu. tahu kalau aku bakal datang terlambat. dia tak mau menunggu aku sebentar lagi.. Suma Thian yu melihat tempat yang ditunjuk adalah bukit didepan sana. "Ing ji memang cukup binal.

. lihat saja nanti sekembalinya dari sini akan kulaporkan kepada ibu agar kau dihukum!" Menurut aturan. suatu perasaan rendah diri segera muncul dihati kecilnya.Tiraikasih Website http://kangzusi. Diam-diam Suma Thian yu menghela napas panjang. Begitu suara pekikan tersebut sirap. atau dengan perkataan lain.. keras dan mengagumkan. dengan perasaan geli bercampur mendongkol bocah itu membentak: "Ing-ji. burung tersebutlah sebagai sarana angkutan untuk menyeberangi jurang itu. Dalam waktu singkat burung yang berwarna warni itu sudah melintasi dua buah puncak bukit. dia berkaok tiada hentinya. sambil terbang merendah dan berputar beberapa kali. dari seberang bukit sana berkumandang suara pekikan burung hong. Akhirnya dengan marah bocah itu berteriak: "Jika kau tidak turun lagi. rupanya yang dimaksudkan sebagai "Ing-ji" adalah burung yang sedang melintasi jurang sekarang. seperti suara genta dari kuil yang menggaung diseluruh tanah perbukitan. Ing ji pasti akan menuruti perkataan itu dan melayang . waktu sudah siang. Menyaksikan kejadian itu. mengapa kau tidak segera turun? Apakah kau menunggu sampai kubekuk batang lehermu nanti?" Ing ji masih saja berkaok sambil putar kian kemari. tampaknya ia makin sengaja tak mau melayang turun kebawah. Mendadak bocah kecil itu berpekik nyaring kearah bukit disebrang sana. suara pekikannya amat nyaring memekikan telinga. Dengan cepat Suma Thian yu menjadi mengerti. jangan harap ia bisa berbuat demikian. kemudian tampak seekor burung raksasa berwarna hijau terbang mendekat. tampaknya ia seperti ada maksud untuk mempermainkan si lelaki tersebut.com/ Sementara dia masih berada dalam keadaan bingung dan tidak habis mengerti. jika seseorang tidak memiliki tenaga dalam sebesar enam puluh tahun hasil latihan. nyaring. Cukup dilihat dari kemampuannya berpekik nyaring.

com/ turun kebawah. sepasang matanya seperti lampu lentera dan memancarkan cahaya bengis. . paras mukanya kontan berubah. paling tidak ulahnya tak akan sampai menggusarkan majikan mudanya. kalau dilihat dari sikap dan gayanya. dari atas dahan pohon itulah dia mengayunkan pedangnya membacok ekor ular rersebut." Sambil berkata telapak tangan-nya segera diayunkan kedepan menghantam ular beracun itu. dia segera miringkan kepalanya menghindarkan dirinya dan menyusul kemudian sambil mementangkan mulutnya dia menyemburkan segumpal kabut tebal. "sobat kecil. sekalipun dia hendak berubah.Tiraikasih Website http://kangzusi. "Hati-hati ada racunnya" Suma Thian y menjerit kaget. kepalanya berbentuk segitiga. tapi hatihati dengan semburan udara beracun-nya" Sambil berkata dia mengeluarkan dua butir pil anti racun dan menyerahkan sebutir kepada si bocah sebelum sebutir yang lain ditelan ke perut. angin pukulan yang menderu-deru langsung menghajar tubuh binatang tadi. sepasang matanya yang tajam dengan cepat menyapu sekejap sekitar sana. si bocah itu segera berpaling. Siapa tahu ular beracun itu amat cekatan. Ternyata diatis batang pohon raksasa dibelakang mereka berdua. ia segera merasakan ada sesuatu yang tak beres. tak aneh kalau Ing-ji tak berani turun kebawah. Dengan marah bocah itu segera membentak: "Rupanya binatang keparat ini yang sedang mengacau. tampaknya ular itu sudah bersiap sedia melancarkan sergapan kearah mereka berdua. apakah itu?" Mendengar seruan tersebut.. Suma Thian yu adalah seorang pemuda yang cerdas. seranglah dia agar menjadi marah.. lalu sambil mencabut keluar pedangnya serunya lagi kepada bocah itu. kemudian dia baru menjejak tanah melejit ke udara. coba lihat. melingkar seekor ular raksasa sebesar baskom. akhirnya dia menjerit kaget: "Aaaah.

Sementara itu. mssih untung tempat dimana ia terjatuh adalah tanah berumput. paling tidak binatang itu. akan terluka. ekornya dikibaskan keatas dan segera menggurung ke tubuh Suma Thian yu. dengan sempoyongan tubuhnya mundur ke belakang. namun kenyataannya bukan sajs tidak mati malahan justru menimbulkan sifat buas dan garang dari ular raksasa tersebut. Bocah lelaki itu menjerit kaget. "Weesss" mendadak ia melejit ke depan dengan kecepatan bagaikan anak panah yang terlepas dari busjrnya. secepat angin ular beracun itu mener jsng ke depan. ular beracun itu berpekik marah. ekornya segera disapu kedepan dan mentalkan tubuh bocah itu.com/ Si bocah yang berada dibawah segera mele paskan pukulan dahsyat pula ke atas kepala ular beracun itu setelah menyaksikan Suma Thian yu turun tangan. lalu mementangkan mulutnya lebar-lebar dan menyemburkan kabut beracun yang berbau busuk. begitu terkena semburan kabut beracun tersebut. lalu mundur ke belakang. matanya yang buas makin memancarkan sinar tajam. se¬cara berputar dia . kendatipun ia sudah menelan pil anti racun. Suma Thian yu berlagak seolah-olah tidak melihatnya. Terdengar ular raksasa itu berpekik kesakitan. toh kepalanya terasa pusing juga. "Blaaam!" bocah itu segera terbanting keras-keras diatas tanah. Mimpipun si bocah itu tak menyangga kalau ular beracun itu tidak takut dengan ancaman pukulannya. pedangnya langsung menembusi punggung binatang itu. Disaat pikiran si bocah sedang bercabang inilah. Lihay sekali ular beracun itu. Sepantasnya dengan tertusuknya punggung si ular. kalau tidak. tubuhnya bergulingan diatas tanah. Menghadapi ancaman dari muka dan belakang. Suma Thian yu telah menerjang kebawah berbareng dengan kebasan ekor ular beracun itu. Menghadapi ancaman tersebut. niscaya pantatnya akan robek. tanpa perdulikan ancaman terhadap ekornya.Tiraikasih Website http://kangzusi.

Suma Thian yu makin menggila.Tiraikasih Website http://kangzusi. dengan cepat si ular raksa sa itu membalikkan badan sambil mementangkan mulutnya lebar-lebar siap menerkam tubuh anak muda tersebut. malah sebaliknya karena kelewat lama terkurung oleh kabut beracun si ular. Dengan kejadian ini. niscaya ular beracun itu akan mati seketika. secara beruntun dia melepaskan tujuh delapan buah serangan tubuh ular itu. seketika itu juga si ular beracun itu terbelah menjadi tiga bagian. meluruh tubuhnya menjadi kaku dan akhir nya jatuh tak sadarkan diri. dia tidak mengerti rahasia tersebut. Akibatnya bukan saja dia gagal membinasakan ular beracun itu.com/ melepaskan tiga buah tusu¬kan berantai yang semuanya di tujukan kebagian mematikan ditubuh sang binatang. Termakan oleh bscokan pedang Kit Hong kiam yang tajam. asal bagian "tujuh inci" dari ular yang mematikan itu kena di gencet. Sementara itu ular beracun itu sedang memusatkan perhatiannya untuk menelan Suma Thian yu. menndadak dari tengah udara berkumandang suara pekikak burung hong yang amat nyaring. sifat buas si ular raksasa itu makin menjadi. burung nuri mengincar dari belakang" tiba-tiba saja bagian dari "tujuh inci" nya terasa amat sakit. tetapi ular itu belum mati juga. Padahal berada dalam keadaan seperti ini. darah sege ra menyembur keluar dari . oleh sebab itu dia harus menggorbankan tenaganya untuk berjuang mati matian. si Ing-ji me nutup kembali sepasang sa yapnya dan secepat kilat menukik kebawah serta menotol bagian "tujuh inci" dari ular beracun itu. sambil mementangkan taringnya dia menyemburkan kabut beracun yang makin tebal mengurung seluruh tubuh anak muda tersebut. Disaat yang amat kritis inilah. mimpipun dia tak menyangka kalau "Belalang menubruk comberet. Sayang Suma Thian yu merasa asing terhadap keadaan semacam itu. Begitu dia roboh kebetulan tubuhnya jatuh vdiatas perut ular itu.

dia segera roboh dan tertidur kembali. lalu sete lah mengejang beberapa saat.com/ mulutnya. si bocah lelaki tersebut sudah mengatur napas dan mendesar keluar hawa beracun yang mengeram didalam tubuhnya. dia merasakan tubuhnya sudah dibaringkandidalam sebuah rumah kecil yang rapat dan tak tembus angin. Kemudian dia memanggil Ing ji. Selama ini Suma Thian yu berada dalam keadaan tidak sadar. dia seperti mendengar pintu kamar dibuka orang.Tiraikasih Website http://kangzusi. Suma Thian yu segera mendongakkan kepalanya. si anak muda itu segera muntah darah segar. bagaimanakah cara mereka menyeberangi jurang tersebut. "Sudah berapa lama aku tertidur?" kembali Suma Thian yu bertanya?"bagaimana caraku menyeberang ke mari?" . Tatkala pemuda itu sadar kembali dari pingsannya. tubuhnya roboh menindih diatas badan Suma Thian yu. melihat si ular raksasa tersebut menindih diatas badan Sumi Thian yu. membopong tubuh Suma Thian yu keatas punggung ular itu dan diiringi pekikan nyaring. Ing-ji menye berangkanmereka kepuncak sebelah depan. boleh dibilang dia sama sekali tidak tahu. Dengan cepat dia melompat bangun. segera tegurnya: "Tolong tanya dimanakah aku sekarang?" "Di rumahku!" sahut bocah itu sambil membelalakkan matanya lebar-lebar. Dalam keadaan setengah sadar setengah tidak. lalu bekerja keras menyingkirkan bangkai ular raksasa itu. dengan cepat dia memburu mendekat. Ing-ji seperti pahlawan yang menang perang segera mentangkan sayapnya terbang keangkasa dan berpekik kegirangan. ternyata bocah lelaki itu adalah bocah yang membawanya ke sana. lalu bocah lelaki itu berjalan ke dalam ruangan. Maka sambil memaksakan diri untuk duduk. begitu jatuh menindih badan Suma Thian yu yang sedang pingsan. Ular beracun itu paling tidak berbobot lima ratus kati lebih. Dalam pada itu. tapi kepalanya terasa pusing sekali.

"Berkat pertolongan anda. Kemudian kepada si bocah katanya pula: "Liong ji. seketika itu juga kepalanya terasa pusing sekali. katanya: "Berbaringlah lebih dulu. Perempuan cantik itu tertawa hingga nampak sepasang lesung pipinya yang indah. . bermata jeli. Buru-buru dia melompat bangun sambil menjura. dengan cepat dia amati perempuan itu lebih seksama. pada saat itulah tirai pintu ter singkap dan masuk seseorang. Buru-buru bocah lelaki itu memayangnya lalu berseru dengan cemas: Hawa racun yang mengeram dalam tubuh mu belum hilang.com/ Bocah lelaki itu tertawa cekikikan. Liong-ji segera berlalu dengan cepat. Siapa tahu begitu ia berdiri. tak selang berapa saat kemudian dia sudah muncul kembali dalam ruangan dengan membawa se mangkuk kuah jinsom. Suma Thian yu merasakan pandangan msta nya menjsdi silau. Dengan cepat dia menyadari kalau perempuan cantik jelita ini tak lain adalah 'ibu' yang dimaksudkan bocah lelaki itu. ibuku segera akan tiba" Suma thian yu menurut dan membaringkan tubuhnya lagi. hidung mancung dan bibir yang kecil mungil. Suma thian yu merasakan pandangan mata nya menjadi silau. bila ada persoalan lebih baik kita bicarakan nanti saja". beralis lentik. ia benar-benar cantik sekali. ia menjadi sempoyongan dan hampir saja roboh ter jengkang keatas tanah. lebih baik berbaringlah dulu. tahu-tahu seorang perempuan cantik jelita telah berdiri dihadapannya. cepat ambil kuah jinsom itu dan bawa kemari". aku merasa berterima kasih sekali".Tiraikasih Website http://kangzusi. Ternyata perempuan itu berusia tiga puluh tahunan. berwajah bulat telur. "Ing-ji yang membopongmu kemari" "Oooh" sambil berkata Suma Thian yu beru saha untuk bangkit berdiri.

dia harus beristirahat be berapa hari lagi sebelum benar benar sembuh" Liong ji menjulurkan lidahnya sambil membuat muka setan. tangannya yang halus. Selama hidup belum pernah Suma Thian yu menjumpai cara penyembuhan semacam ini. serunya sambil menarik tangan anak muda itu: "Terima kasih langit. Tak selang beberapa saat kemudian. terima kasih bumi akhirnya kau toh sembuh kembali. dia bersorak gembira dan lari menghampiri ke sisi Suma Thian yu. Mari kita bermain-main diluar sana" "Liong-ji!" perempuan cantik itu segera membentak. lembut dan hangat itu ditempelkan diatas dadanya. kemudian mengalir ke sepasang kakinya sedang dari sepuluh jari kakinya terbuang keluar. . sadarlah dia kalau hawa racunnya telah punah. kini kesehatan badan siauhiap baru saja pulih.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ Perempuan cantik itu menerima mangkuk tersebut dan segera disuapkan kemulut Suma Thian yu. terutama kuah jinsom yang barusan diteguknya kini sudah mulai menyebar keseluruh hadan. ayo bangun. Dalam keadaan setengah sadar setengah tidak Suma thian yu merasakan ada segulung hawa panas mengalir melalui dada dan terus masuk ke pusar. hati-hati kalau lbu menghajarmu. ia merasa sesar. secara diam-diam menyingkir kesamping perempuan cantik itu dan tak berani berbicara lagi. Suma Thian yu merasakan semangatnya berkobar kembali. kemudian sambil menyuruh pemuda itu ber baring kembali. lalu. "jika kau nakal lagi. tubuh yang semula lemahpun kini telah pulih kembali. Ketika Liong ji menyaksikan mukanya berubah menjadi merah dadu. dari sini dapat ditarik kesimpulan kalau tenaga dalam yang dimiliki perempuan cantik ini benar-benar telah mencapai puncak kesempurnaannya. segulung hawa murni lantas menyusup masuk ke dalam tubuhnya.

dia dapat menangkap kecurigan dalam hati kecil Suma Thian yu. bocah ini mengikuti nama marga orang tuaku" Suma Thian yu hanya mendengarkan dengan tenang. "Boanpwe tidak tahu.Tiraikasih Website http://kangzusi. sedang dihati kecilnya merasa keheran sebab sudah setengah harian lamanya perempuan cantik itu berbicara. . aku pernah melakukan pengembaraan didunia persi latan serta melakukan beberapa macam peker jaan yang menggemparkan masyarakat.. Dua puluh tahun berselang.. Gak Kun liong. tapi akhirnya aku dibelenggu oleh suatu persoalan yang mana membuatku putus asa sehingga akhir nya balik kebukit ini". "Tentu saja kau tak mengetahui.. perempuan cantik itu lantas menuding kearah Liong ji seraya berkata: "Dia adalah putraku..com/ Sambil tersenyum perempuan cantik itu berkata lagi kepada Suma Thian yu: "Tahukah kau apa sebabnya kuundang kemari?" Dengan cepat Suma Thian yu menggeleng." sahut pe muda itu cepat. orang per silatan pun jarang sekali mengetahui nama ter sebut. tidak me ngetahui tentang nama tersebut. maka ujarnya lagi: Jilid : 12 Pernahkah kau mendengar nama Kau ih li (perempuan berbaju putih). Kau ih li adalah julukanku ketika aku masih melakukan perjalanan dalam dunia persilatan dulu. harap diberi petunjuk" "Kau merasa keheranan bukan? Apa sebab nya tanpa sebab tanpa musabab Liong ji mengundangmu berkunjung ke gua Hui liong tong?" Berbicara sampai dlsitu. namun dia belum pernah menyinggung tentang alasannya mengundang ia kesitu. Agaknya perempuan cantik itu dapat menebak suara hati orang. "Boanpwe berpengetahuan cetek.

suhuku pun memperingatkan kepadaku agar tidak meninggal gua ini lagi. aku ditugaskan untuk menahanmu lama berapa hari di sini. kebetulan guruku berpesiar kemari. seluruh pikiran dan perhatianku hana kucurahkan untuk mendidik Liong-ji.. Lo sianjin ini sudah berusia seratus tahun lebih. mungkin tiada orang yang bisa menandingi kelihayannya. dia telah meninggalkan beberapa tugas kepadaku yang mengatakan bahwa berapa hari lagi akan lewat seorang yang ber nama Suma Thian yu hendak pergi ke bukit Han san. perempuan itu berkata lebih jauh: "Sejak itu aku bersumpah tak akan turun gunung lagi..Tiraikasih Website http://kangzusi. kini ilmu silat yang dimiliki Liong-ji sudah mencapai delapan sembilan bagian kepandaianku.. sebab mendapat pukulan batin yang berganda datang nya ini. rupanya tokoh persilatan itu" Ternyata Cang liong lo sian jin adalah se orang pendekar aneh yang sudah termashur dan menggemparkan dunia persilatan sejak enam puluh tahun berselang.. Sedang mengapa sebabnya dia orang tua datang kemari aku sendiripun kurang begitu jelas" Beberapa patah perkataan itu semakin membuat Suma Thian yu keheranan. kepandaian silat yang dimilikinya begitu sempurna hingga dalam sekali kebasan tangannya saja. akhirnya dengan perasaan tercengang dia bertanya: "Tolong tanya cianpwe. siapakah nama guru mu itu?" Hui Hong tongcu( pemilik gua naga terbang) perempuan berbaju putih Gak Say bwee menyahut: "Dia bernama Cang liong.com/ Setelah berhenti sejenak. dia pun sudah amat menguasai ilmu aga ma Buddha maupun ilmu silat... berbicara soal tingkatan kedudukannya dalam dunia persilatan serta soal tingkatan ilmu silatnya. dia mampu . yang masih kurang baginya hanya pengalaman serta kesempurnaannya belaka" "Berapa hari berselang. orang persilatan menyebutnya sebagai Cang Iiong lo sian jin" Begitu mendengar nama julukan tersebut kontan saja Suma Thian yu berseru tertahan: "Oooh.

Kau ih li Gak Say-bwe pernah terlibat dalam jaring percintaan.com/ untuk membunuh orang dari jarak sepuluh kaki. konon dia masih mempunyai hu bungan famili dengan Lo-sianjin tersebut. karena mereka hanya tahu nama tak parnah melihat orangnya. maka dia lantas mengundurkan diri dari keramaian dunia dan kembali kegua Hu liong tongnya ini. Suma Thian yu mendapat tahu kalau dalam dunia persilatan ter dapat seorang pendekar aneh . oleh umat persilatan dia di sebut sebagai dewa pedang nomor wahid dari dunia persilatan. menotok jalan darah diudara kosong dan melukai orang dengan pedang terbang. Itulah sebabnya diantara orang persilatan. keadaannya ibarat 'naga sakti yang nampak kepalanya tak kelihatan ekornya'. merekapun tahu kalau pendekar perempuan itu suka meno long orang tanpa pamrih. meniup patah ranting pohon dari jarak jauh. pada hakekatnya tak seorangpun yang mengetahui asal usulnya yang sebenarnya. Selama hidupnya Cang liong Lo-Sianjin ha nya menerima seorang murid saja yakni Hui liong tongcu. soal apakah hubungan mereka itu. semuanya dikerjakan secara diam-diam tanpa menimbulkan berita. suaminya mati karena sakit. tidak seorang manusiapun yang tahu.Tiraikasih Website http://kangzusi. Dari gurunya Put Gho cu. Orang persilatan yang tahu kalau dalam dunia persilatan terdapat seorang Pendekar perempuan yang bernama Kau ih li. siapa tahu setelah melahir kan Liong-ji. kecuali beberapa orang tokoh silat dari angkat an tua. di tambah pula dia memang sudah bosan berkelana didalam dunia persilatan. Hui liong Tongcu Gak Say-bwee adalah se orang perempuan yang gemar akan ketenangan oleh sebab itu semua pekerjaan yang dia laku kan tak pernah disinggung kepada orang lain. Sewaktu dia berhasil membunuh Cuan San ji sat (dua malaikat bengis dari bukit Cuan san) dilembah Cui im kok bukit Lu san dengan pe dang terbangnya. oleh sebab itu semua orang hanya menyebut nya sebadai Kau ih li.

Dengan cepat Hui liong tongcu Sak Say hwe berseru: "Liong ji. kalau begitu ajaklah dia serta" Suma Thian yu segera melompat bangun.. serunya: "Tampaknya kau sudah memperoleh rekan yang cocok. seperti segulung angin puyuh dia lari ke arah mulut gua. setelah menjura kepada Hui liong tongcu... Belum lagi mereka berdua sampai di mulut gua. bagaimana kalau kau ikut aku?" Hui liong Tongcu Gak Say hwee segera tertawa geli. oleh karena itu setelah mengetahui nama dari gurunya Hui liong Tong cu.com/ yang bernama Cong liong Lo sianjin. katanya: "Terima kasih banyak cianpwe atas pengobatanmu!" "Pergi.. cepat ke¬luar dan menyambut kedatangannya" "Gak Kun liong segera menarik langan Su¬ma Thian yu sambil berseru: "Engkoh Thian yu. pergi. sambil menarik tangan Suma Thian yu.. dari luar sana kedengaran suara serak se orang tua sedang berseru: "Tamu agung sudah datang. masih belum ada orang yang datang menyambut. dia merasakan hatinya bergetar keras. tan pa terasa diapun mempunyai penilaian yang berbeda lagi terhadap perempuan cantik itu. mendadak dari depan sana berkumandang beberapa kali suara pekikan burung hong.?" . ternyata ibunya adalah anak murid dari Cang liong lo sianjin demikian ia berpikir. beginikah cara si hwesio gundul itu mengajarkan kalian menerima tamu. orang sudah hampir tiba didepan gua!" desak Gak Say hwee cepat.Tiraikasih Website http://kangzusi. rasa pening yang semula mendarat di kepalanya kini tersapu lenyap. ada tamu agung tiba. "Tak heran kalau Liong-ji dengan usianya yang masih begitu muda ternyata memiliki ke pandaian silat yang luar biasa. Agaknya Gak Kun liong seperti amat terbu ru-buru. Sementara Suma Thian yu masih berbincang-bincang dengan mereka ibu dan anak.

Tiraikasih Website http://kangzusi. hadiah yang kau janjikan untukku sudah kau bawah belum?" tegur Gak Kun liong sambil tertawa cengar cengir." Sambil berkata... Siau yau Kay Wi Kian menjadi amat gelisah. kemudian mencaci maki kalang kabut "Bocah cilik! Apa yang pernah aku si pengemis tua katakan kepadamu? Setelah mendengar suaraku. kau harus menunggu dengan sabar. tidak bisa jadi.. tampak bayangan manusia depan mata. kau jangan marah.com/ Begitu mendengar suara tersebut. Siapa sebenarnya yang telah datang? Dia memang tak lain adalah Siau yau kay (penge mis yang suka pelancongan) Wi Kian yang su dah menggetarkan seluruh dunia persilatan! Dengan wajah cemberut. tidak bisa jadi. dia lantas membalikkan badan siap berlalu dari tempat itu. apakah kau takut kulalap dirimu?" "Oooh. aku tak akan memper kenankan kau masuk. rupanya si pengemis tua yang datang!" Sambil berseru dia lantas memburu kemulut gua. Suma Thian yu turut berteriak keras: "Oooh. Siau yau kay Wi Kian segera melepaskan cengkeraman-nya dan bergumam sambil menepuk kening sendiri: "Aduh celaka. Begitu mendengar ucapan mana. rupanya Wi Lo-cianpwe yang datang". mengapa kau masih bersembunyi disini.. kau membohong saja. pengemis itu langsung mencengkeram arah baju Gak Kun liong. tanpa memandang sekejap pun kearah Suma Thian yu. sudah setua ini.. kenapa aku begitu pelupa?" "Waaah.. baiklah. pasti akan kubawa hadiahnya bila datang lagi nanti.engkoh pengemis. . Baru saja mereka berdua meninggalkan gua.. tahu-tahu seorang pengemis tua sudah muncul dihadapan mereka. Gak Kun Hong segera berteriak: "Aai. Begitu melihat paras muka pendatang itu. kembali dia berseru: "Bocoh cilik. aku si pengemis akan pergi dulu..

sedangkan sebelah kanannya mungkin merupakan kamar tidur Gik Say hwe dengar putranya.Tiraikasih Website http://kangzusi. Sekarang Suma Thian yu baru berkesempatan untuk memperhatikan keadaan di dalam gua Hui liong tong. bagai kan pulang ke rumah sendiri saja dia langsung menuju ke kursi utama dan duduk disana. besar lagi. teri aknya keras: . disebelah kiri adalah kamar tidur Suma Thian yu. tanpa terasa dia mulai berpikir bagaimana caranya barang-barang tersebut dipindah ke dalam sana dan siapa yang membuatnya? Rasa ingin tahu membuat dia terjerumus kedalam lamunan. Siau yau kay wi Kian membuat muka setan. sedang Suma Thian yu dan Gak Kun liong mengikuti dibelakangnya. Didalam sana penuh bergelantungan lukisan-lukisan orang kenamaan. Untuk sesaat Suma Thian yu dibuat tertegun oleh berbagai barang yang ada disana. tak usah. tiang besar yang penuh ukiran dengan dinding yang gemerlapan tak kalah indahnya dengan ruang besar keluarga kaya. pada hal mulut guanya saja mirip gua. namanya saja sebuah gua. kemudian katanya lagi sambil membalikkan badan: "Tak usah yaa tak usah. Sementara itu Siau yau kay Wi Kian sudah masuk kedalam ruangan. ditengah ruangan terdapat selembar meja berkaki delapan yang terbuat dari batu dengan delapan buah kursi batu. Kedua sisi ruangan tengah adalah kamar tamu. sedang dalamnya mana lebar. dengan gugup Gak Kun liong mencegah: "Tak usah.com/ Menyaksikan kejadian ini. ibu sedang menung gu kau di dalam. masuklah kedalam" Sambil mengangkat bahu. diatasnya berjajar tempayan yang berisi buah-buah segar. lain kali aku si pengemis tua tentu akan mengintai baik-baik" Selesai berkata dia lantas berjalan menuju kedalam gua. pokoknya lain kali mesti kau ingat baik-baik.

cepat kau buatkan air teh. besar amat lagakmu. kalau seorang sudah jadi goblok. lama kemudian dia baru berseru: "Terima kasih!" Dia segera lari ke ruangan dalam. katanya: "Nih. mana. ayo buatkan air teh untukku!" Melihat hadiah tersebut. dia lantas mem buatkan air teh untuk tamunya. kau suruh dia nakal pun belum tentu ia bisa nakal. dia lantas merogoh ke dalam sakunya dan mengeluarkan sebuah bungkusan kecil. keberhasilannya dikemudian hari tentu amat terbatas. Memandang bayangan punggung Liong-ji yang lenyap di balik gua sana. Hui liong Tongcu menggelengkan kepalanya berulang kali sambil menghela napas panjang. aku sengaja tak mau buatkan air teh untukmu. sahutnya setengah meng ejek: "Aduh. hadiah dari aku si pengemis tua. sambil disodorkan kehadapan Liong-ji. mengapa kau masih belum juga masuk kedalam?" Gak Kun liong segera mencibirkan bibirnya membuat muka setan. lalu ujarnya amat lembut: "Putraku memang nakal sekali. mau apa kau? Tunggulah saja sampai hadiahnya diberikan kepadaku. Berbicara sampai disitu. pasti akan kubuatkan sepoci air teh wangi untukmu" Mendengar perkataan itu. Hui liong Tongcu Gak Say bwee berjalan ke depan Siau yau kay Wi Kian dan menjura dalam-dalam. Dengan wajah penuh senyuman. Siau yau kay wi Kian tertawa terbahak-bahak. kalau seorang bocah tidak nakal. tampaknya setelah menerima hadiah. suaranya keras hingga menggetarkan seluruh ruangan tersebut. Gik Kun liong membelalakan mata lebar-lebar. Ditengah gelak tertawa itulah. harap Wi tayhiap sudi memakluminya" "Mana. pintu kamar sebelah kiri terbuka dan muncullah seorang perempuan muda berparas cantik.com/ "Hei bocah.Tiraikasih Website http://kangzusi. katanya: .

masa depannya pasti cemer lang. dianggapnya dialah yang telah berkomplot dengan kawanan perampok berkerudung untuk membegal dan menyerbu Sin Hong pioukiok. kepada Wi Kian segera ujarnya: "Sauhiap ini adalah. Hui liong Tongcu Say bwee baru merasa sedikir agak tenang. maka aku si pengemis tua baru dapat ber sabar hingga kini. coba kalau tidak.haaah. berhati mulia. hal ini membuat anak muda itu seperti tersingkirkan dan berdiri disamping dengan kepala tertunduk dan wajah tersipu-sipu.Tiraikasih Website http://kangzusi.. dia segera melompat bangun. "Haaah. "mengapa kau berkomplot dengan orang membegal barang kawalan Sin Hong piauklok?" Rupanya Siau yau kay Wi Kian bersikap dingin terhadap Suma Thian yu karena dia salah paham terhadap anak muda itu. kemudian dengan gagahnya dia membantah: "Locianpwe. Hui liong tongcu Gak Say bwee dapat melihat akan hal itu.. kau anggap Thian yu adalah seorang manusia rendah yang terkutuk dan tak tahu malu?" "Justru karena kau tidak mirip. . ditambah lagi sudah terbiasa kumanja." "Aku tahu" tukas Siau yau kay Wi Kian dengan dingin.. Dalam sekias pandangan saja.. Siau yau kay sama sekali tidak mengajak Suma Thian yu bicara barang sepatah katapun... Sejak datang sampai kini. Agak tertegun Suma Thian yu setelah mendengar perkataan itu. buat apa kau meski menguatirkan keselamatan jiwanya?" Mendengar perkataan itu. kemudian kepada Suma Thian yu serunya. aku sungguh menguatirkan dia!" Siau yau kay Wi Kian terbahak-bahak.. bocah ini berbakat baik. sekali hajar kubinasakan di rimu semenjak tadi" teriak Siau yau kay Wi Kian dengan ludah yang muncrat kesana-kemari.com/ "Semenjak kecil bocah ini kehilangan orang tuanya..haaah. akhirnya jadilah watak tidak takut langit tidak takut bumi.

raut wajah ke dua orang itu tetap dingin kaku. Pada saat itulah Gak Kun liong telah cul sambil menghidangkan air teh. kemudi an bercerita pula bagaimana dia berkunjung kerumah Sin kun lun Siau Wi goan hingga akhirnya lari kesana. Hui liong Tongcu Gak Say bwe tanpa ber paling tertawa tergelak. Bagaimanakah ke adaan yang sebenarnya tak lama kemudian ba kal terbongkar. dimulut gua sudah berdiri dua orang kakek. dalam kemurculan mereka kali ini. tidak berbi cara tidak tertawa. Dengan tenang Siau yau kay mendengarkan penuturan tersebut hingga selesai. entah sedari kapan. Terdengar Siau yau-kay Wi Kian berkata: "perjalanan yang jauh akan memperlihatkan kekuatan kuda. pelan-pelan bawa amarahnya mengendor.com/ Secara ringkas Suma Thian yu menceritakan keadaan yang dialaminya ketika itu. ternyata yang datang adalah Wu sao siang gi siu (sepasang kakek bodoh dari bukit Wu san) seperti juga tempo hari. Suma Thian yu segera bersorak kegirangan: "Aaah. locianpwe!" Benar juga. bila tidak disambut dari kejauhan. semua orang segera berpaling ke arah mulut gua. persoalan yang lama memperlihatkan watak manusia. suara itu meski rendah dan lemah akan tetapi setiap orang yang bera da dalam gua itu bisa mendengar dengan jelas sekali. Begitu melihat siapa yang datang. . harap sudi dimaafkan" Mendengar ucapan mana. keadaan mereka ibaratnya dua sosok manusia yang terbuat dari kayu. mendadak berkumandang suara tertawa dingin. sampai waktunya akan diketahui siapa benar siapa salah" Baru saja Siau yau kay Wi Kian menyelesaikan perkataannya.Tiraikasih Website http://kangzusi. lalu tegurnya: "Aaaah rupanya dua orang empek bodoh telah berkunjung kemari.

hingga jari tangan Tay gisu menuding ke arah Siau yau kay. "Tentu saja urusan Sin liong piau kiok" "Kapan sih kau serahkan urusan itu kepadaku?" "Hmmm. memangnya itu berarti melakukan perjalanan bersama? Hmm. sedang kalian berjalan meng ikuti dibelakang pantat aku si pengemis tua. "Angin pengemis?" Hui liong Tongcu tertegun sesudah mendengar perkataan itu..... rupanya kau sejalan.. . kita kan melakukan perjalanan bersama.. itu namanya tak usah di suruh mengaku sendiri. siapa yang sudi melakukan perjalanan bersama mereka berdua? Hmm. biniku. setelah memperasilahkan ke dua orang tamunya duduk. maka ujarnya lagi sambil tersenyum. Siau yau kay Wi Kian turut mendongakkan kepalanya dan tertawa terbahak-bahak. mengapa Oi tay hiap sudah masuk begini lama namun ia tak pernah menyinggung tentang kalian berdua?" "Huu.haah.com/ Hui liong Tongcu Gak Say bwee sebagai tuan rumah segera bangkit dan menyambut kedatangan mereka.. tak tahu malu!" Kemudian setelah tertawa terkekeh-kekeh. Belum pernah ia mendengar tentang angin pengemis.. aku si pengemis tua sama saja bisa menyelidiki persoalan ini sampai tuntas" Tay gi siu Khong Sian tertawa terbahak: "Haahh. tak tahu malu" sela Siau yau kay Wi Kiam cepat.. baru sapanya sambil ter tawa: "Angin apakah yang membawa kalian berdua kemari?" "Angin pengemis!" jawab Tay gi siu Khong Sian sambil menuding Siau yau kay.haah. ujarnya lagi kepada Tay gi siu Khong sian: "Bagaimana? Apakah urusan itu sudah diselesaikan?" "Urusan apa?" Tay gi su berlagak bodoh. ia baru memahami apa yang dimaksudkan. selamanya aku si pengemis tua melakukan perjalanan seorang diri.Tiraikasih Website http://kangzusi.?" Merasa dirinya salah berbicara hingga ra¬hasianya terbongkar. sekalipun tanpa kalian berdua. "Ooh.

kemudian dengan nada gusar tegurnya . peristiwa diperusahaan Sin liong piau kiok bukan dia yang melakukan. . bila berjumpa selalu di sertai dengan suara ribut atau cekcok. Dengan wajah bersungguh-sungguh Tay gi si Khong Sian berkata: "Semua perkataan dari bocah ini adalah benar dan nyata. "Tahuku. saudara Kiong. "Aku percaya bukan dia yang melakukan. Siau yau Kay Wi Kian segera manggut-manggut. "Kau bocah keparat yang tak becus. sipengemis tua akan menyelidiki peristiwa ini sampai tuntas!" Ketika kedua orang itu selesai berbicara Suma Thian yu segera manfaatkan kesempatan itu untuk bangkit berdiri. mendengar ucapan mereka yang bernada panas serta saling menyindir itu. mereka adalah perampok berkerudung!" Sambil mengepali sepasang tinjunya dan menggebrak meja.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ Manusia-manusia berilmu tinggi ini memang kebanyakan berwatak aneh. katanya sambil menjura dalam dalam-dalam: "Boanpwe ucapkan banyak-banyak terima kasih atas kesudian cianpwe membersihkan namaku" Siapa tahu Tay gi siu Kiong Sian yang memandangi Suma Thian yu segera melototkan matanya lebar-lebar. Dia tak menyangka kalau satu gelombang belum mereda. sebenarnya bajingan keparat manakah yang melakukan perbuatan ini?" Tay gi siu Khong Sian kembali mengelengkan kepalanya berulang kali. Siau yau kay Wi Kian berseru lagi: "Aku. seketika itu juga membuat Suma Thian yu menjadi amat terperanjat. niscaya hati mereka akan berdebar karena kuatir. andaikata orang lain tidak memahami watak mereka yang sebenarnya. masih punya muka untuk berjumpa denganku?" Ucapan tersebut ibaratnya guntur yang mem belah bumi disiang bati bolong. gelombang lain telah muncul kembali.

buat apa sih kau mesti berbuat macam monyet kena terasi saja. cucu kura-kura.Tiraikasih Website http://kangzusi.. ia tidak mengerti perbuatan salah apakah yang telah dilakukan olehnya."Plok!" sebuah tamparan yang amat keras bersarang diatas pipi Suma thian yu.. matanya berkunang-kunang dan wajahnya merah separuh. lepaskan dia. segera pikirnya: "Habis sudah riwayatku kali ini. Siau yau kay Wi Kian yang menyaksikan kejadian ini merasa tak tega.." Dengan gemas dan mendongkol Tay gi siu Khong Sian membanting Suma Thian yu keras-keras ketanah.. sekarang Tay gi siu Khong Sian telah mendamprat anak muda itu lagi dengan marah. bentaknya lagi. benda itulah baru benda yang asli!" teriak Tay gi siu Khong sian dengan mata mendelik. Melihat Suma Thian yu membungkam. manusia goblok semacam kau tak bisa diampuni dengan begitu saja. buru-buru cegahnya: "Tay gi pak. lalu serunya dengan keras: "Tahukah kau betapa pentingnya benda itu?" "Aaah. sambil mencengkeram baju pemuda itu. tanggung seperangkat tulang badanku bakal rontok semua..com/ Baru saja kecurigaan Siau yau kay terhadap Suma Thian yu dibikin terang. . Tampak Suma Thian yu berdiri termangu-mangu sambil memandang Tay gi siu dengan tercengang. kalau ada urusan mari kita bicarakan secara pelan-pelan." Selesai berkata. apa sih pentingnya sebuah kitab pusaka palsu" Suma Thian yu segera membantah.. "Ke mana perginya kitab Cinkeng tersebut?" Mendengar soal Kitab pusaka tanpa tulisan paras muka Suma Thian-yu berubah hebat." Dengan gugup dia menyahut: "Telah kuhadiakan kepada Sam yap koay mo!" "Apa? Telah kau serahkan kepada iblis buas itu? Kau anak tolol. membuat kepalanya pusing tujuh keliling... Tay gi siu Khong Sian makin naik darah. "Telur busuk. tangannya segera diayunkan kedepan dan.

Mendadak dan luar gua berkumandang suara gelak tertawa yang amat nyaring. Sambil menggelengkan kepalanya berulang kali. mukanya berubah menjadi hijau membesi untuk sesaat lamanya dia tak sanggup mengucapkan sepatah katapun. "Aaah. kembali Tay gi siu Khong sian berkata: "Coba kau menuruti perkataanku dari merobek nya. disusuli seseorang berseru dengan suaranya yang tua tapi amat nyaring: "Tak usah kuatir bocah. Gak Kun liong Juga turut bersorak dengan gembira: "Hore. Tampak bayangan manusia berkelebatan lewat. semua orang hanya merasakan pandangan manyanya menjadi silau tahu-tahu seorang kakek berkepala botak tapi berjenggot warna perak telah muncul dalam gua.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ "Haaah!" Suma Thian yu menjerit kaget. Siau yau kay Wi kian yang selamanya acuh tak acuh dan berbuat semuanya sendiri. kini menunjukkan pula sikap yang hormat dan serius setelah Berjumpa dengan tokoh tua tersebut. . sucou datang!" Buru-buru dia mengikuti dibelakang ibunya memburu keluar dari gua tersebut. kami tak tahu kalau locianpwe akan nadir. mereka baru berpaling kemulut gua. kami tidak menyambut dari terapat jauh harap sudi dimaafkan" buru-buru serunya dengan wajah serius. kembali Tan gi siu Khong Sian mengayunkan tangannya siap menampar wajan Suma Thian yu lagi. Ketika para jago melihat Gak Kun liong ikut keluar. benda itu barang palsu" Beberapa orang tokoh persilatan yang hadir dalam gua sama-sama tertegun setelah mendengar perkataan itu. mana mungkin terjadi peristiwa seper ti hari itu? Aku minta kau menggantinya. Sambil berkata. sedangkan Hui im tongcu Gak say bwe segera melayang keluar lebih dahulu dari dalam gua.

jika kau orang tua ingin datang. mengapa tidak kau kabarkan terlebih dulu kepada Liong Ji.haah. kemudian ujarnya: "Silahkan duduk.. tapi aku lihat kau bukan buru-buru ingin berjumpa dengan sucou. terdengar ia berseru! "Sucou. gara-gara ini aku sampai gelisah selama beberapa hari. aku toh tidak minta hadiah kepadamu. Pendeta tua berjenggot perak itu membelai rambut Gak Kun liong dengan penuh kasih sayang. "Haah. ..com/ Pendeta tua berjenggot perak itu manggut-manggut kepada setiap orang yang berada dalam gua sambil tertawa. sehingga Gak Kun liong menjadi tersipu-sipu dan tak berani men dongakkan kepalanya lagi: Sementara itu.. sambil menyembunyikan wajahnya dalam pelukan pendeta tua itu.. terpaksa hanya minta kepada sucou untuk mengajarkan kepandaian kepadaku?" Pendeta tua itu tertawa terbahak-bahak.. sekalipun ingin minta. Gak Kun liong tak pernah melepas kan genggaman tangannya. meski orangnya kecil bocah ini memang berotak setan. belum disuruh kau toh sudah mengaku sendiri" Kontan seluruh ruangan diramaikan oleh gelak tertawa yang ramai. semuanya tak usah banyak adat" Sejak kemunculan pendeta tua berjenggot perak itu. tadi kau mengatakan bahwa kitab cinkeng itu palsu. ujarnya sambil tertawa ramah: "Lain kali aku pasti akan memberitahukan kepadamu lebih dulu. katanya manja: "Sucou hanya beraninya menganiaya anak kecil. Ji gi siu Khong Bong telah bertanya kepada pendeta tua itu dengan hormat: "Locianpwe. benarkah hal ini?" Pendeta tua itu tersenyum.haah.Tiraikasih Website http://kangzusi. kau hanya ingin cepat-cepat menerima hadiah dari sucou!" Merah padam selembar wajah Gak Kun liong sesudah mendengar perkataan itu. nah coba lihat.. sucou jahat.

dibilang palsu dia palsu. padahal dia sendiri yang menyerahkan kepada manusia iblis berkepala ular Sim Moay hing. yang asli menjadi palsu. Beberapa orang jago lihay yang hadir di arena pun diamdiam sedang mencelah ucapan dari pendeta tua itu. tapi mereka mengerti kalau dibalik ucapan mana sesungguhnya tersimpan suatu rahasia yang amat sulit. nona Cong liong ceng sama halnya dengan nama Kwan-im. tapi bila rahasia mana bisa dipahami. berarti yang asli ada didunia ini. saat itulah asli paltu nya baru diketahui" Semua orang dibuat kebingungan setengah mati oleh perkataan itu. bagi orang persilatan. Pusat bagi rakyat awam. sampai akhirnya tergantung pada siapa yang berjodoh dengan kitab pusaka itu. mendadak ia menemukan setitik noda darah yang melekat dipakaian bagian dada anak muda tersebut. kitab pusaka yang palsu dan nyata selalu menggunakan yang palsu men jadi benar. Sebaliknya bila cinkeng itu palsu. Cong liong Losiansu telah mengalihkan sorot matanya ke wajah Suma Thian yu. Dalam pada itu. suatu kesalahan bertindak bisa berakibat dia menyesal sepanjang masa.Tiraikasih Website http://kangzusi. dalam sekali artinya. ketika noda darah itu terkena . dia pernah berjanji kepada sepasang kakek bodoh dari Wu san untuk menemukan kembali kitab pusaka itu dan melindunginya hingga tidak sampai terjatuh ke tangan musuh. Sebagaimana diketahui. pendeta berjenggot perak ini merupakan seorang tokoh silat yang berkedudukan sungguh amat tinggi didalam dunia persilatan. baik jago dari golongan hitam maupun dari golongan putih semuanya menaruh hormat kepadanya. dibilang asli dia asli.com/ "Sesungguhnya yang dimaksudkan sebagai Kitab pusaka tanpa kata adalah sejilid kitab yang palsu tapi nyata. hal ini berarti dia harus memikul tanggung jawab yang berat. seandainya kitab pusaka itu asli. Suma Thian yu merasakan hatinya bertambah berat setelah mendengar ucapan pendeta tua itu. maka dosanya ini sulit untuk ditebus lagi.

dia segera beranjak lebih dulu meninggalkan gua. buru-buru mereka turut menyusul dari belakang.com/ pantulan sinar matahari." Ketika semua orang mengalihkan perhatian-nya kedepan. terdengar Hui im tongcu Gak say bwe berkata sambil tertawa: "Waah. darimana datangnya noda darah diatas dadamu?" Suma Thian yu tertegun setelah mendengar pertanyaan itu. kembali dia berseru cemas: "Cepat.... Paras muka Cong liong Lo siansu berubah aneh sekali. Sambil berkata Gak Kun liong lantas mengi sahkan kembali peristiwa pertarungan dengan ular beracun tadi. itulah kenangan yang diperoleh sewaktu membunuh ular beracun . kemudian serunya: "Hei bocah. "Socou. segera tegurnya: "Apakah kepala ular itu.. kita tak bisa menyebrang kesana. sebelum sempat menjawab. segera tegurnya: "Apakah kepala ular itu sudah dipukul sampai hancur?" "Belum" Gak Kun long segera menggeleng.. Siapa tahu paras muka Cong liong lo siansu berubah menjadi amat serius setelah mendengar perkataan itu. Cong liong Losiansu segera berseru tertahan. kita ambil mutiara dikepala ular itu" Sambil berkata.. . Tiba diluar gua. ternyata membiaskan setitik cahaya tajam yang menyilaukan mata. benar juga. tangan yang satu menyambar Suma thian yu.Tiraikasih Website http://kangzusi. Gak kun liong yang berada disisinya telah menjawab lebih dulu. Para jago lainnya baru sadar setelah mendengar perkataan dari pendeta tua itu. tangan yang lain mengepit Gak Kun liong. Selesai berkata sapasang matanya segera di alihkan kewajah sucounya seperti menunggu be berapa patah kata pujian darinya.

Cong liong lo siancu yang baru saja menyeberangi jurang. sudahlah. Sebelum dia mengucap sesuatu. mendadak ia menukik kebawah dan menyambar keatas puncak bukit dengan kecepatan bagaikan sambaran kilat.com/ tampak pendeta tua itu telah menyeberang ke lembah seberang dengan menumpang burung hong. Sudah. aaai. takdir.dari tempat kejauhan secara lamatlamat Suma Thian yu telah menyaksikan ada beberapa sosok bayangan manusia berada diatas puncak seberang. Sementara itu. Cong liong lo siansu telah berseru dengan cemas: "Aduh celaka. aaai. sayang kalau sampai mustika berharga itu terjatuh ketangan orang jahat. apa yrng bisa kita lakukan? Mari kita kembali saja" Suma Thian yu segera maju sambil berseru. bagaimanapun juga lolap sudah tahu siapa yang mencuri mutiara ular itu. kalau takdir berkata demikian. penjahat itu sangat lihay tak mungkin ia bisa terkejar. ketiga orang penumpangnya sudah berlompatan sendiri keatas tanah. kawanan penjahat telah mendahului kita.Tiraikasih Website http://kangzusi. dia segera berteriak: "Sucoa mutiara ularnya sudah dilarikan orang!" Ketika Cong liong Losiansu dan Suma Thian yu memburu pula kesitu. betul juga. bagaimana kalau kami kejar penjahat itu?" "Tak usah dikejar lagi. Gak Kun liong yang paling gelisah. mereka saksikan mutiara dalam kepala ular beracun itu sudah lenyap tak berbekas. "Locianpwe. dia yang pertama-tama memburu kesisi bangkai ular beracun itu. Sebelum Ing ji berhenti. ternyata benar-benar sudah dicuri orang. masa kita takut ia bisa kabur ke langit?" . ujarnya kemudian sambil menggeleng. Pendeta tua itu menghela napas panjang." Ing ji yang membawa mereka menyeberangi jurang agaknya mengerti perkataan manusia. ketika di lihatnya kepala sang ular sudah hancur berantakan. takdir.

"Bila ditinjau dari bentuk badan bayangan hitam yang sedang melarikan diri tadi. sebab ular itu pasti memiliki mutiara penolak racun yang berkhasiat bagi tubuhnya. berarti dia dapat bertarung lagi dengan si Mayat hidup Ciu jit hwe . sudah pasti dia adalah Hui cua Cung cu Kiong Lai.Tiraikasih Website http://kangzusi. oleh sebab itu dia menjadi satu-satunya orang yang bisa menandingu Hui cha Can cu.com/ "Siapa? Suocu siapa yang telah melarikan mutiara ular itu? Gak Kun liong rmendesak dengan perasaan mendongkol. maka seluruh badannya akan membusuk. keampuhannya ilmu pukulan ini boleh di bilang merupakan salah satu kepandaian ampuh dikalangan hitam. barang siapa yang bertarung melawannya terkena sapuan ancin pukulannya. Setelah berhenti sebentar. Maka Manusia iblis penghisap darah Pi-Ciang hay pun menitahkan anak muridnya untuk mencari ular beracun yang telah berusia seribu tahun. tapi kalau dibanding kan dengan ilmu pukulan Luan si im hong ciang (pukulan angin dingin bangkai busuk) dari Hoat si si (Mayat hidup) Ciu Jit hui. bahkan hanya menyerempet dikulit badan pun akan berakibat suatu pembengkakan seperti tersengat api sebelum akhirnya membusuk pula. kepandaian andalannya adalah Pek lek si hun ciang (Pukulan geledek pembetot sukma). asal mutiara penawar racun itu telah berhasil di dapatkan. pendeta tua itu melanjutkan: "Sampah masyarakat itu merupakan satu-satunya murid dari Sin hiat jin mo (Manusia iblis menghisap darah). dengan cepat dia menyambung: "Kenapa? Cepat beri penjelasan” Cong liong lo siansu sengaja mendehem untuk membasahi kerongkongannya dengan air ludah kemudian pelan-pelan melanjutkan: Ilmu pukulan angin dingin bangkai busuk amat beracun sekali. ilmu silatnya sangat lihay. akan terlihat mana yang lebih jelek dan mana yang lebih unggul" Gak Kun liong dan Suma Thian yu menja di tertarik sekali setelah mendengar cerita itu. ketika dilihatnya pendeta itu berhenti sejenak.

kontan saja membuat Gak kun liong yang pada dasarnya bersifat ingin menang merasa terbakar hatinya. Cong liong lo siansu segera berseru: "Long ji. melainkan jeri terhadap kepandaian silat ibumu.. bukankah hal inipun merupakan suatu takdir?" "Tidak bisa!" teriak Gak Kun liong dengan perasaan tidak puas.. engkoh Thian yu. lalu sambil menarik tangan Suma Thian yu siap melakukan pengejaran. lanjutnya dengan tertawa ramah: "Siapa tahu Hui cha cun cu Kiong Lui yang menjadi nelayan yang beruntung. buat apa dia menjadi seorang jago kelas wahid dalam kalangan rimba hijau?" Taktik memanasi hati orang yang digunakan Cong liong lo siansu ini ibaratnya api yang bertemu minyak. coba lihat ibumu telah datang. Cong liong lo siansu tertawa panjang. dia berhenti sejenak.. engkoh Thian yu. seandainya kau benarbenar bisa mengalahkan dia.Tiraikasih Website http://kangzusi." .?" "Benar" Suma Thian yu manggut-manggut sambil mengiakan. mari kita pergi mencarinya untuk membuat perhitungan!" "Kau yakin dapat menangkan dia?" tanya Cong liong lo siancu dengan perasaan tak puas. ini yang dinamakan si rase takut dengan keganasan harimau.. bukankah tempo hari dia hanya bisa membiarkan aku membawamu pergi dari sini.. dia segera melompat bangun. haaah. "Tentu saja dapat menangkan dia dengan pasti. Mendadak terdengar suara pekikan burung hong bergema memecahkan keheningan.. maka dia baru mengalah tiga bagian kepadamu. "aku pasti akan mencari nya sampai ketemu. dia bukan takut kepadamu.com/ tanpa kuatir keracunan lagi" Berbicara sampai disitu. "Haaahh. dia pasti mempunyai cara yang baik untuk mengatasi persoalan ini.haaah.. buat apa mesti tergesa-gesa macam orang takut tak kebagian makanan..

kemiiian tampak Ing-ji dengan membawa Hui im tongcu dan Siau yau kay Wi Kian telah melayang turun ke atas tanah. dari tengah udara telah kedengaran suara hembusan angin tajam.. kembali dia menambahkan: .hiiih. tanpa terasa Hui im Tongcu menggelengkan kepalanya berulang kali sambil menghela napas. Berapa saat kemudian dia baru berpaling kearah Suma Thian yu seraya berkata: "Anak Yu.Tiraikasih Website http://kangzusi. maka dia bertanya dengan perasaan tercengang. kaupun boleh ikut. perduli berhasil atau tidak. kau harus kembali kesini!" Kemudian setelah berhenti sejenak.biasanya kasus semacam ini paling cocok dengan seleraku... Siau yau kay Wi Kian yang berada disisinya dengan capat berseru penuh semangat: "Hiiih. Menyaksikan kemanjaan putranya. bagaimana kalau aku sipergemis tua yang menemanimu membuat keramaian?" Suma Thian yu merasa girang sekali setelah mendengar Siau yau kay menyanggupi untuk menemaninya.. sementara Gak Kun liong juga telah melepaskan diri dari pelukan ibunya dan berlari menghampiri sipengemis sambil mere ngek agar cepat membawa mereka pergi.. ka tanya: "Aaai. kau harus mencarikan akal bagiku" "Ada urusan apa Liong-ji?" Hui im Tongcu tidak mengerti akan peristiwa yang barusan terjadi. kalau bocah sudah terbiasa dimanja. di kemudian hari entah siapa yang bisa mengurusi nya?" Cong liong lo siansu hanya tersenyum belaka tanpa menjawab.com/ Baru selesai dia berkata.. Secara ringkas Cong liong lo siansu menceritakan apa yang telah terjadi. Gak kun liong segera menubruk kedalam pangkuannya sambil berseru manja: "Ibu.hiihh. Begitu bertemu dengan ibunya.

.. tampak . Ditengah kegelapan malam.com/ "Setelah kau kemari nanti. masing-masing harus berjaga pada posnya masing-masing. Siau yau kay wi kian langsung membawa kedua orang pemuda itu menuju ke bukit Han san. mereka bertiga segera sama-sama menyusup masuk kedalam hutan. Ooh. kemudian baru meneruskan perjalanan menembusi hutan. Untuk kesekian kalinya Suma thian yu mengulangi kembali kisah kejadian tersebut.. tak boleh kemaruk akan pahala sehingga menggagalkan rencana kita ini" Seusai berkata. dan akhirnya diapun dengan perasaan jemu ia balik bertanya: Locianpwe. bagaikan memasuki daerah tak bertuan. sepanjang jalan dengan tiada jemu-jemunya Siau yau kay wi kian menanyai Suma Thian yu terus-menerus tentang masalah perusahaan Sin liong piaukiok dan perselisihan-nya dengan congpiautau mereka Mo im si liong Wan Kiam ciau. ada tugas yang jauh lebih penting lagi hendak kuserahkan ke padamu" "Baik!" Suma Thian yu mengiakan." dalam hatinya Suma Thian yu lantas berpikir.Tiraikasih Website http://kangzusi. sampailah ketiga orang itu didepan hutan yang amat lebat. rupanya mereka mempunyai hubungan yang begitu akrab!" Tatkala matahari sudah mulai tenggelam. Siau yau kay telah berseru: "Sudah beres! Kita boleh melaksanakan tugas seperti apa yang direncanakan Lo siang. "tak heran kalau dia mendamprat ku habis-habisan begitu bersua muka denganku tadi. Siau yau kay Wi Kian lantas memanggil kedua orang pemuda itu dan membisik kan sesuatu kepada mereka. Dan setelah keluar dari hutan. begitu berada dalam hutan.. sebenarnya apa hubungan mu dengan Wan congpiautau?" "Aku si pengemis tua adalah susioknya" kini Siau yau kay baru mengutarakan indentitas yang sebenarnya. mereka bertiga lantas memencarkan diri. Kemudian bersama Siau yau kay dan Gak Kun liong berangkat meninggalkan bukit tersebut.

dua macam senjata rahasia itu sudah muncul di depan mata. lalu nampak dua titik cahaya tajam yang disertai dengan suara-suara desingan angin tajam langsung menyambar ke tubuh Siau yau kay wi kiam. terdengar dua kali bentakan nyaring bergema memecahkan keheningan. Tiba ditepi tanah lapang ditengah hutan. hmm. tampak dua sosok bayangan manusia bagaikan sambaran petir cepatnya telah mela yang turun didepan mata..com/ tiga sosok bayangan manusia terbagi menjadi tengah kiri dan kanan bersama-sama menerjang masuk kedalam hutan.Tiraikasih Website http://kangzusi. diam-diam Siau yau kay merasa amat girang. Bila masuk istana iblis dianggap istana malaikat. angkat cawan minum bersama bidadari. memangnya dianggap setiap orang boleh memasuki tempat ini sekehendak hati sendiri?" . tahu-tahu senjata rahasia yang meluncur datang itu lenyap bagaikan batu yang tenggelam di tengah samudra. dia lantas berteriak teriak macam orang gila. habis sudah riwayat aku si pengemis tua!" Entah gerakan apa yang dipergunakan. punah tak berbekas. Menyaksikan kejadian tersebut. besok ada kesulitan besok baru murung. Tiba-tiba bergema suara gelak tertawa yang amat nyaring berkumandang memecahkan ke heningan." Belum habis dia bergumam.. "Pengemis busuk yang tak punya mata. Siau yau kay segera berteriak kesakitan: "Aduuh mak. masuk jebakan kalian!" Baru saja ingatan tersebut lewat. tidak dilihat dulu tempat apakah ini. sambil berdiri ditengah lapangan tersebut. Siau yau kau Wi Kian tidak maju lagi. pikirnya: "Anjung keparat. "Hari ini ada arak hari ini mabuk. Terdengar salah seorang diantaranya segera mencaci maki kalang kabut. tapi pada saat yang bersamaan pula Siau yau kay telah rubuh terjungkal ke atas tanah.

... kelewat besar keonaran yang ku buat kali ini. serunya sambil tertawa terbahak-bahak: "Haah. Bersamaan waktunya. Tampaknya Siau yau kay akan segera keluar dari hutan itu. berapa butir batok kepala aku si pengemis tua bisa ludas terpenggal nanti" Selesai berkata buru-buru dia melarikan diri ke luar hutan.com/ Sambil berkata dia lantas membungkukkan badan sambil memeriksa apakah Siau yau kay Wi Kian sudah mati atau belum.. Rupanya orang yang melepaskan senjata rahasia tadi adalah Kiu tau siu (bintang berkepala semblan) Li Gi serta Liat hwee siu (bintang berapi) Li Hiong dua orang.. mendadak terdengar pengemis itu tertawa dingin. kalian memang pantas mampus!" Selesai berkata. kontan sa ja mereka menghembuskan napas dingin. seperti mayat yang bangkit kembali. Kiu tau siu Li Gi tidak dapat melihat jelas pendatang tersebut. waduh. Di dalam kegelapan tadi.. Orang itu segera mendengus tertahan dan roboh terkapar ke atas tanah. baru saja dia membungkukkan badannya. kemudian sambil menjerit kaget dia berteriak: "Aduuh mak. Siau yau kay Wi kian juga melompat bangun.Tiraikasih Website http://kangzusi... dia mengawasi wajah ke dua orang itu dengan lebih seksama.haah.. rupanya kalian berdua dari Tiang pek san.. mendadak dari dalam hu tan bergema suara bentakan rendah: "Lihat serangan!" .. Siapa tahu. berani melukai orang segera sembunyi. Tak heran kalau mereka tak berani melakukan pengejaran meski menyaksikan Siau yau kay melarikan diri. yang tergeletak diatas tanah sekarang adalah Liat hwee siu Li Hiong. tapi kini setelah mengetahui kalau pengemis tua yang mereka sergap tak lain adalah Siau yau kay yang disegani setiap orang. tahu-tahu Wi kian mengebaskan ujung bahunya ke depan.haah.

"Bocah. meminjam cahaya bintang Siau yau kay segera mengamati wajah orang itu lebih seksama. orang muda sudah belajar berbuat kalau sudah dewasa nanti mau jadi apa kau?" Siau yau kay berpura-pura mendamprat: Pemuda ganteng itu sesungguhnya tak lain adalah Cun gan siucay (sastrawan berparas tampan) Si Kok seng. pemuda bermuka manusia berhati binatang ini sesungguhnya hendak menghantar Suma Thian yu serta dua bersauda ra Thia kedalam hutan dan meminjam kekuatan Hui cha Cun cu hendak membasmi mereka bertiga.Tiraikasih Website http://kangzusi. lalu menghimpun tenaga dalamnya kedalam dan melayang mundur dari situ dengan gerakan datar.. untung tidak sampai mampus!" Mendadak dari balik hutan melayang keluar sesosok bayangan manusia. lalu setelah berhasil berdiri tegak segera ejeknya: "Waaah. sayang perhitungan manusia takkan menangkan takdir. dia membuang tubuhnya kebelakang dengan gerakan jembatan gantung. Dengan tindakan mana. akhirnya Suma Thian yu berhasil ditolong oleh Gak Kun liong sedang dua bersaudara Thia pun berhasil lolos pula dengan selamat. menyaksikan datangnya sergapan senjata rahasia.com/ Beberapa titik cahaya tajam yang disertai desingan angin tajam segera meluncur kedepan dan menyergap tubuh Siau yau kay. kalau dilihat tampangmu yang begitu tampan. tanpa gugup barang sedikitpun jua. selain bisa menghin darkan diri dari tugas. Wi Kian memang sangat lihay. Kemudian sambil berlagak menghancurkan tugu dan mencaci maki. ternyata dia adalah orang pemuda yang berwajah amat tampan.. diapun dapat mencuci bersih kejahatannya. sedang dia sendiri berlagak seakan-akan jalan darahnya tertotok dan roboh tak sadarkan diri ditanah. maka begitu sampai dalam hutan dia lantas melaporkan namanya dan memberi kabar kepada Hui cha Cun cu akan kehadiran-nya. .. dia memancing kehadiran Hui cha Cun cu. sungguh tak kusangka kalau hatimu kejam.

jalan ke sorga tidak kau tempuh. sedang diluaran ia lantas berseru sambil tertawa dingin: "Aku mengira siapa yang begitu bernyali berani membuat keonaran disini.Tiraikasih Website http://kangzusi. dia tidak mengira kalau pengemis tua yang sama sekali tidak punya keistimewaan apa-apa ini sesungguhnya adalah Siau yau kay Kian yang disegani dan ditakuti setiap orang. Dalam pada itu. jalan ke neraka justru kau terjang. dia adalah Siau yau kay yang bernama besar. diamdiam ia menarik napas dingin. agar kau tahu bahwa diluar langit masih ada langit. rupanya hanya pengemis busuk yang dibenci oleh setiap orang. Maka diapun tanpa sungkan. kau tak boleh bersikap kelewat gegabah!" Sekarang Cun gan siaucay Si Kok seng baru terkesiap. sungguh beruntung sauya bisa bersua denganmu hari ini. peluh dingin segera jatuh bercucuran membasahi seluruh tubuhnya. membuat Kiu tau siu Li Gi yang berdiri tenang disisinya turut bergidik hingga bulu kuduknya pada bangun berdiri. . diatas manusia masih ada manusia pandai lain-nya" Sedemikian jumawa dan takaburnya perkataan itu.com/ dengan demikian rencana busuknya mengalami kegagalan total.sungkan meloloskan pedangnya. dengan cepat ia menjadi sadar bahwa pengemis tua ini mustahil datang tanpa membawa suatu maksud tertentu. serunya dengan suara lantang: "Pengemis busuk. Cun gan siuacay Si kek seng yang menyaksikan pengemis tua itu sanggup memunahkan sergapan-nya secara mudah. kemudian sambil berdiri empat langkah dihadapan Siau yau kay Wi Kian. mumpung ada kesempatan aku hendak memberi pelajaran kepadamu. nampaknya kau sudah bosan hidup sehingga sengaja datang kemari untuk menghantar nyawa mu" Baru selesai pemuda iblis itu berkata. Kiu tausiu Li Gi yang kuatir rekannya kelewat memandang enteng lawan segera memberi peringatan: "Si hiante. Tapi rasa jerinya itu hanya disembunyikan dalam hati.

bagus sekali. Sambil bertarung mempermainkan ke dua orang itu. dia menyerang dari sisi sebelah kanan.. tapi sewaktu sampai ditengah jalan. "Haah.. hal mana membuat dua orang bajingan itu berkaok-kaok kegusaran. Si kok seng telah mengayunkan pedangnya dengan jurus Lan kang to cay (Membendung sungai mengeringkan samudra).haah. lebih baik kalian berdua maju bersama saja.com/ Siau yau kay Wi Kian menengadah dan tertawa tergelakgelak. Siau yau kay mulai merasa kuatir. telapak tangannya segera diayunkan kedepan dengan jurus Liong su yu hay (naga berpesiar ke empat samudera). sementara Kiu tau siu Li Gi mengangkat goloknya membacok dari sebelah kiri. dengan tangan kosong akan kulayani kalian berdua sebanyak tiga ratus gebrakan. coba kalau tujuannya bukan untuk memancing kemunculan Hui cha Cun . Dalam waktu singkat seluruh arena sudah dipenuhi dengan bayangan manusia yang sebentar bergerak kekanan. Maka diapun mengembangkan ilmu langkah Ciok tiong luan pon hoat untuk berputar-putar mengitari mereka berdua. Tujuan Siau yau kay yang sebetulnya tak lain hanya ingin membelenggu kedua orang itu. jadi sama sekali tiada maksud membunuh mereka. Terdengar dua kali bentakan gusar bergema memecahkan keheningan. kontan saja mendesak Si Kok seng dan Li Gi harus turun tangan memberikan perlawanan. dia memutar gerakannya dan merubah pukulan menjadi serangan jari. hari ini aku si pengemis tua memang ingin membuka mataku.haah. se bentar keatas dan sebentar lagi kebawah. apa sebabnya hingga kini Hui cha Cun cu belum juga menampakkan diri. Dalam satu jurus mempunyai dua kegunaan yang berbeda... sasa rannya adalah Can gan siucau Si Kong seng.Tiraikasih Website http://kangzusi.. bagus. mari.. kali ini dia mengancam jalan darah Tiong teng hiat di depan dada Kiu tau siu Li Gi. Semhari berkata. mari. sebentar kekiri.

mengapa setan tua ini belum lari kesana?" Dengan suara lantang diapun menegur: "Kiong Lui. Gak Kun Hong mundur satu langkah kebelakang. Mendengar suara tertawa tersebut. pikirnya: "Heran. sementara pengemis itu ber kaok-kaok memancing kemunculan musuh. Tampak ia meludah. Disaat tubuhnya baru mencapai jalanan kecil inilah. kemudian serunya dingin: . kedua orang bajingan ini tak akan mampu bertahan sebanyak sepuluh gebrakan. Tanpa menjumpai hadangan apapun Gak Kun liong telah berhasil menyusup masuk ke dalam hutan. Sesuai dengan rencana yang telah disusun oleh Siau yau kay. mendadak dari sisi jalan ia saksikan sesosok bayangan manusia menampakkan diri dan menghadang jalan perginya. Gak Kun liong dan Suma Thian yu berdua. mendadak dari jalan berkumandang suara tertawa dingin yang amat mengerikan. hampir saja mengejutkan hati ku! Kenapa kau bersembunyi seorang diri ditepi jalan? Apakah menyambut kedatanganku?" Ternyata orang yang menghadang jalan pergi Gak Kun liong adalah Hui cha Cun cu Kiong Lui. sebab tempat tinggal Hui cha Cun cu terletak dibelakang hutan tersebut. Gak Kun liong segera angkat kepalanya. Dalam pada itu. tapi ia jadi tertegun setelah mengetahui siapa gerangan orang itu. kelihayannya luar biasa sekali. tampak sepuluh kaki selewatnya jalan kecil itu dia akan sampai dirumah kediaman Hui cha Cun cu. Taktik suara ditimur menyerang dibarat ini bernama pula siasat memancing harimau turun gunung. satu dari kiri yang lain dari kanan secara terpisah telah menyelundup masuk kebelakang hutan.Tiraikasih Website http://kangzusi. Suma Thian yu dan Gak Kun liong berdua akan menyelundup kedalam rumah dan menyelesaikan tugas mereka.com/ cu.

Gak Kun liong segera tahu kalau jejak Suma Thian yu belum ketahuan.. tak ingin bicara lagi. kau ingin bertarung?" . Gak Kun liong segera merendah sambil melejit kesamping. "Bocah keparat! Sebelum mengemukakan alasannya. galak amat kau ini! Ya sudahlah. apa boleh buat" "Heeeh.. "Coba lihat.Tiraikasih Website http://kangzusi. kemudian sambil mengejar. teriaknya: "Hei. selamat tinggal!" Selesai berkata dia lantas membalikkan badai dan kabur dari situ.. kontan hatinya merasa lega.. Sambil menggigit bibir dia lantas berpikir sejenak. Mau mungkir?" Setelah mendengar kalau gembong iblis tersebut hanya menyebut Siau yau kay seorang.bocah. “Membawa siapa?" Gak Kun liong mencibir. "Sipengemis busuk itu.heeeh. mencari aku hendak bermain? Masa membawa orang?" Hui cha Cun cu Kiong Lui mendengus dingin. sekalian hendak memberitahukan satu hal kepadamu" "Hmm. Merasakan datangnya desingan angin dingin dibelakang tubuhnya. cepat katakan" seru Hui cha Cun cu sambil tertawa licik. katanya cepat: "Ibuku tak suka kalau aku pergi jauh. "Aku hendak mencarimu untuk bermain.heeeh. akhirnya dia berhasil menemukan suatu siasat bagus. kau ingin mengelabuhi ku? Tadi kau bilang hendak menyampaikan sebuah kabar untukku. jangan harap kau bisa meloloskan diri dari sini!" dampratnya. aku tak ingin main.com/ "Jawab dulu... dia mencengkeram kerah baju Gak Kun liong. Menyaksikan hal itu Hui cha Cun cu segera membentak gusar. lohu toh bukan anak berusia tiga tahun. setiap kali ia tentu mengutus orang untuk mengikutiku. mengapa kau malam-malam datang kemari? Apakah kaupnn sengaja datang dari gua Hui im tong untuk menyambut kedatangan ku?" Gak Kun liong melototkan sepatang matanya yang besar dan bulat itu sambil menyahut.

aku telah mem bunuh seekor ular beracun" "Kentut!" Hui cha Cuncu membentak gusar. dia selalu berputar mengitari sekeliling Hui cha cun cu sambil menggoda. tanpa terasa bentaknya dengan gusar: "Bocah keparat.com/ “Aku ingin memberi pelajaran kepada mu. kepandaiannya tidak kalah dari seorang jago kelas satu dalam dunia Persilatan. Sebagai manusia yang berpengalaman. diapun pandai menduga setiap persoalan yang bakal terjadi.Tiraikasih Website http://kangzusi. "apa sangkut pautnya antara ular beracun denganku? Kau ingin mempermainkan lohu?" . Hui cha Cun cu mencengkeram batok kepala Gik Kun liong lagi dengan jurus Cong eng phu toh (elang sakti menerkam kelinci). semua serangan yang dilancarkan boleh dibilang tidak menggunakan tenaga penuh. maupun soal ilmu meringankan tubuh. baik dalam soal tenaga dalam. gerakan tubuhnya sangat aneh. Gik Kun liong sendiripun bukan manusia sembarargan. Padahal Hui cha cun cu Kiong Lui sendiripun menaruh perasaan was-was terhadap Gak kun liong. kalau tidak. suruh kau menebak dulu toh bukan persoalan? Padahal aku memang hendak memberitahu kepadamu. meski usianya masih muda. cepat katakan rencana busukmu. Tampak bocah itu melompat kekiri mengegos kekanan. hendak mencarimu untuk diajak main. ke pandsian silatnya telah mendapat warisan langsung dari ibunya. dengan begitu ia justru termakan oleh siasat Gak kun Liong. Gak Kun liong memang dasarnya cerdik. dalam sekalian pandangan saja Hui cha Cun cu sudah mengetahui kalau bocah ini mempunyai sesuatu maksud tertentu. dari ucapan lawan dia tahu kalau musuh hanya gertak sambal belaka. Sambil cengar-cengir segera sahutnya: "Aku toh sudah bilang. mau apa kau?" Sambil berseru. jangan salahkan kalau lohu akau bertindak keji kepadamu" Memukul anjingpun harus melihat pemiliknya.

membuat dia berkaok-kaok kesakitan. dari malu dia jadi naik darah sambil memutar badan.. lihat saja nanti. bisa dibayangkan be tapa gusarnya orang itu. maka sengaja kusampaikan berita ini kepadamu. Hui cha Cun cu merasakan jantungnya berdebar keras. dia merasa bocah itu jelas lagi membohonginya. sepantasnya kau berterima kasih atas jerih payahku ini. kenapa sih kau galak amat?" Aku dengar kau sedang berusaha keras untuk mencari ular beracun berusia seribu tahun. sauya berada disini!" teriakannya sambil bersorak kegirangan. tapi setelah dipikir kembali. aku tak doyan dengan permainan begitu. hukuman mati boleh dihindari tapi hukuman hidup jangan diharap bisa dihindari.Tiraikasih Website http://kangzusi.? Kontan saja dia mencaci maki penuh kemarahan: "Keparat. bukan mundur ia justru menyerobot maju kemuka dan memotong dada Kiong Lui. "Plaaaaakkkk!" sebuah tamparan keras menghajar telak diatas pipi Hui cha Cun cu. "Hei. Sekarang kau malah galak amat kepadaku.. kau harus ditempeleng atas kebohongan mu itu" Gak Kun liong tahu. Dalam marahnya Hui cha Cun cu segera men dorong pula sepasang lengannya kedepan dan melepaskan sebuah pukulan yang maha dahsyat. buru-buru dia menerobos kedepan sambil mengayunkan telapak tangannya. hmm. sewaktu berbicara penjagaan lawan pasti menendor. akan ku laporkan kepada ibuku agar kau diberi pelajaran yang setimpal" Mendengar ucapan mana. kepalan-nya yang digenggam kencang lantas dihantamkan keras-keras. sebuah . kemudian dia menerobos kebelakang punggung musuhnya lewat bawah ketiak. Secara beruntun Hui cha Cun cu harus menderita dua kali pukulan. dengan cepat dia berkelit kesamping.com/ "Aduuh mak. Gak Kun liong bukan anak bodoh. mana mungkin ular beracun ditemukan secara gampang.

. tentu saja dia jeri menghadapi ancaman semacam itu. Akibat dari bentrokan tersebut. . dia malah menyusup masuk ketengah lapangan ditengah hutan dan persis menyongsong kedatangan Siau yau kay Wi Kian. ejeknya: "Hahahahahaha.. kedua belah pihak samasama tergetar keras badannya. Tolong. hawa murninya segera dihimpun ke dalam telapak tangan dan siap menyongsong datangnya ancaman lawan dengan keras lawas keras. "Blaaaamm!" suatu ledakan keras menggelegar diangkasa. Menyaksikan keadaan tersebut. rupanya kau memang sengaja datang mencari gara-gara. Hui cha Cun cu menjadi teramat gusar. Hui cha Cun cu makin naik darah. mu lai hari ini aku bukan she Kiong lagi". sambil menggertak gigi menahan diri makinya: "Bocah keparat. tanpa terasa gerak serangannya menjadi terhenti. Atas kejadian tersebut. tolong. dibelakang ada srigala buas!" buru-buru ia berteriak minta tolong..ciau (naga sakti mementang cakar). bagus. Gak Kun liong sedang asyik bertarung. Hui cha Cun cu menjadi tertegun.com/ pukulan dengan tenaga sebesar lima bagian segera dilontarkan kemuka... Seraya berkata dia lantas mengejar sampai lima langkah dibelakang Gak Kun liong. bagus sekali! Rupanya kedua ekor anjing budukan itu sudah dibikin mampus" Selesai berkata dia lantas ngeloyor pergi meninggalkan tempat itu. Gak Kun liong segera tertawa terbahak-bahak.Tiraikasih Website http://kangzusi. ia segera menerkam lagi kemuka dan membacok dada Gak Kun liong dengan jurus Im liong tham. bila kubiarkan kau lolos dari hutan ini sekarang. Menghadapi kejaran tersebut. Tiba-tiba dari tengah hutan sana berkumandang dua kali jeritan ngeri yang menyayatkan hati. tapi tidak sampai menimbulkan cedera apapun. Gak Kun liong sama sekali tidak berpaling..

Sementara pembicaraan berlangsung. tatkala dilihatnya Tiang pek siang tat dan Si Kok seng mendengkur semua dengan begitu nyenyak.kita kan orang sendiri. segera bentaknya: "Pengemis busuk. Hui cha Cun cu pun mengawasi anak buahnya yang tergeletak ditanah. kena pa kau bisa pindah ke tempat semacam ini?" Kemarahan Hui cha Cun cu makin membara setelah bertemu dengan Siau yau kay Wi Kian. tapi hingga kini belum nampak juga munculkan diri.. bagaimana pun juga Suma Thian yu sudah masuk ke dalam hutan. ayo jawab. Betul Kun liong sudah menahan lawan untuk sesaat lamanya dan kini berganti Siau yau kay yang menghadang. mengapa sih galak amat? Saudara Kiong. mau apa kau malam-malam datang kemari?" "Aduuh. kenapa sifat berangasanmu belum juga berkurang?" Sambil berkata Siau yau kay menunggu berita Suma Thian yu dengan tenang. aku harap kau sehat sehat selalu selama ini. hari ini kalau ada kau berarti tak ada aku.com/ Siau yau kay Wi Kian menyelinap melalui sisi Gak Kun Hong dan segera menghadang dihadapan Hui cha Cun cu.. dan Suma Tnian yu belum juga berhasil. kejadian ini akhirnya membuat dia merasa membuat dia merasa kuatir sekali. bagus sekali perbuatanmu. tanpa banyak cincong dia lantas mendamprat: "Sudah pasti kau si pengemis busuk yang membuat rencana busuk ini. keadaan semacam ini dibiarkan berlangsung terlalu lama lagi. pada akhirnya ke dua belah pihak pasti akan jatuh korban. ia lantas melancarkan serangan dengan jurus Huang hong cian bong (angin puyuh . sekalipun cara bertarung semacam ini merupakan suatu pertarungan dengan cara bergilir. kita harus bertarung sampai salah satu mampus" Seraya berkata. lalu tegurnya sambil tertawa terbahak-bahak: "Selamat bersua kembali saudara Kiong. Akan tetapi. usia kita sudah tua.Tiraikasih Website http://kangzusi. namun bukan berarti tak boleh. amarahnya langsung saja berkobar lagi.

jilid : 13 Pengemis sakti yang pernah malang melintang dalam dunia persilatan karena ilmu langkah Ciok tiong luan poh cap lak tui nya ini benar-benar memiliki tenaga dalam yang amat lihay. Begitu bertarung. akan tetapi lawannya Hui cha Cun cu Kiong Lui sendiri pun merupakan gembong iblis nomor satu dari golongan Liok lim. Tujuan yang terutama dari Siau yau kay Wi Kian tak lain adalah memberi waktu yang cukup buat Suma Thian yu untuk melaksanakan tugasnya. apalagi suhunya si Manusia iblis penghisap darah. kepada Gak Kun liong serunya: "Liong-ji. angin pukulan lawan telah meluncur datang. mengembangkan ilmu pukulan Pek lek si hun ciang nya yang maha dahsyat dan satu jurus demi satu jurus meneter musuhnya secara pasti. Hui cha Cun cu. Siau yau kay segera mengegos kesamping lalu berkelit dengan gerakkan amat cepat. seperti ombak dahsyat yang menghantam tepian. tunggu aku diluar hutan sana!" Sementara berbicara. dia merupakan raja iblis yang disebut Kay si siang mo (sepasang iblis sakti dari jagad) bersama mayat hidup. Siau yau kay yang diancam segera tertawa terkekeh-kekeh.com/ menggulung puncak). menghindari kenyataan menyongsong yang kosong. sebab itu dia selalu menghindari yang berat menghadapi yang ringan.Tiraikasih Website http://kangzusi. kedua belah pihak sama sama mengeluarkan ilmu pukulan berat. Seketika itu jaga seluruh angkasa diliputi angin puyuh yang menderu-deru. segulung angin serangan dahsyat langsung me nerjang ketubuh Siau yau kay. dan diantara deruan angin pukulan yang memekikkan telinga. kelihayannya benar-benar mengerikan. tangan yang sebelah dilintang kan didepan dada sementara telapak tangan yang lain siap melancarkan serangan. dengan mengandalkan ilmu .

serunya sambil tertawa keras "Maaf aku si pengemis tua harus mohon diri lebih dulu!" . diam-diam ia girang karena Suma Thian yu telah berhasil hingga tidak siasia kedatangan mereka kali ini. sedemikian cepatnya serangan yang dilancarkan memaksa Hui cha Cun cu terdesak mundur sejauh beberapa langkah. Mendadak gerakkan tubuhnya berubah. sudah jelas tahu jika orang datang karena sesuatu tujuan. hal mana kontan saja membuat hatinya kesal bercampur men¬dongkol.com/ gerakan tubuhnya yang sakti dia berusaha memunahkan sebagian besar dari ancaman yang tiba. mendadak terdengar su¬ara pekikan nyaring bergerai memecahkan ke¬heningan. dalam sekilas pandangan saja ia sudah bisa menduga maksud tujuan Siau yau kay. tanpa terasa pikirnya: "Kedatangan kedua orang ini tidak seperti mencari balas. Mendengar suara pekikan tersebut. sepasang tangannya diayunkan berulang kali melepaskan tiga buah pukulan berantai. Seperti seekor kupu-kupu yang terbang di antara aneka bunga. sambil berkelit dia selalu mengejek dan mencemooh gu¬na mengacaukaa pikiran musuh. Tapi.Tiraikasih Website http://kangzusi. aku tidak memiliki sesuatu yang bi¬sa di incar orang dengan siasat liciknya!" Semakin dipikir dia merasa makin bingung dan tak habis mengerti. mungkinkah kedatangan mereka mempunyai suatu rencana tertentu? Tidak. Hui cha Cun cu pun seorang manusia yang amat lihay. Siapa tahu Siau yau kau segera menarik kembali serangannya begitu berhasil mendesak Kiong Lui. tanpa terasa diapun turut berpekik nyaring. meski suaranya tak keras tapi me¬ngalun tiada hentinya di tengah udara. tak mungkin. tetapi tak bisa diduga apa tujuannya. sebentar ke atas sebentar ke kiri dan sebentar lagi ke kanan. Sementara pertarungan antara kedua orang itu masih berlangsung. Siau yau kay merasakan semangatnya berkobar kembali. diapun tidak berniat bertarung melawanku.

Hui cha Cun cu yang dikacau orang masih berdiri termangu-mangu dengan perasaan tidak mengerti.. disitu tak nampak sesesok bayangan manusiapun. ternyata rekannya tiada yang cedera. dalam waktu sing¬kat bayangan tubuhnya telah lenyap dibalik keeelapan.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ Begitu selesai berkata. dia segera mengerahkan ilmu meringankan tubuh Leng khong siu tok melakukan pengejaran secepat kilat dari belakang. karena ingin tahu.. akhirnya dia menjejakkan kakinya ke ta¬nah dan ikut mengejar keluar hutan. coba akan kulihat kau bisa berbuat gila sampai kapan!" Selesai berkata dia lantas kembali ketanah lapangan dan menyadarkan rekan-rekannya. Dengan kejadian ini. Mendadak satu ingatan melintas dengan cepat dalam benaknya. Siau yau kay Wi Kian yang mendengar suara pekikan nyaring dari Suma Tnian yu. saat itulah merupakan saat ajalmu. bila kita bersua lagi dikemudian hari. kuperingatkan kepadamu. kemudian terdengar ia menjerit kaget: "Aduuuh. Diri kejauhan sana dia menyaksikan ada dua sosok bayangan manusia yang kecil sedang menuju kedepan. Siau yau kay tak berani berayal lagi. Hui cha Cun cu semakin dibikin kebingungan dan tidak habis mengerti. segera meninggalkan Hui cha Cun cu Kiong Lui dan melayang keluar dari hutan. . Begitu tiba di hutan. tanpa terasa serunya sambil mendepakkan kakinya berulang kali: "Pengemis busuk. jangan-jangan karena benda mestika itu!” )-)-)-)-)-)-) sementara itu. mereka banya ditotok saja jalan darahnya. suasana di keli¬ling sana masih tetap sepi tidak ada manusia siapapun. tubuhnya sudah me¬lompat keluar dari hutan. dia tak tahu apa gerangan yang se¬dang dilakukan musuhnya itu.

. setelah memeras otak setengah harian lamanya. gembong iblis tersebut telah menyembunyikan mutiara tersebut dengan amat rahasia sekali. masa sedemikian cepatnya dia menyembunyikan benda itu? Kecuali kalau sebelumnya dia sudah tahu kalau kami bakal datang ke sana" Dengan wajah serius Suma Thian yu kem¬bali berkata: "Perduli amat. sama sekali tak bisa cekatan. lalu katanya: "Aaah. "Setan cilik. mari kita memberi laporan. masa hanya mengambil sebutir mutiara saja membutuhkan waktu sampai setengah hari? Hampir saja selembar nyawaku melayang" Sambil tertawa Suma Thian yu menggelengkan kepalanya berulang kali. tentu saja hanya sebutir. cara kerjamu amat lamban. pokoknya tugas kita kali ini telah berhasil dengan lancar. ia berhasil mendahului dua orang tersebut. Gak Kun liong segera bersuit nyaring ketebing seberang sana memberi tahu kepada si burung hong untuk menjemput mereka. dari mana datangnya dua butir?” seru Siau yau kay setengah girang setengah mendamprat. Aah. begitu sampai dia lantas menegur: "Bocah. tidak mungkin. “Engkoh Thian yu. Siau yau kay segera berpikir sejenak. Sambil berjalan Gak Kun liong pun mulai menggerutu.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ Hanya didalam beberapa kali lompatan saja. tanpa terasa ketiga orang iitu sudah tiba di¬atas puncak bukit. betul. aku baru berbasil mengorek-nya keluar dari atas dinding ruangannya" Mendengar perkataan itu. cuma ada sebutir!" sahut Suma Thian yu dengan wajah berseri. kau telah berhasil?” "Untung tidak gagal. aku belum sempat mengucapkan terima kasih kepada kalian berdua!" Begitulah sambil berbicara sambil berjalan. katanya: "Tahukah kau.

aku si pengemis tua memang ingin memberi sedikit pelajaran kepadanya" Sementara pembicaraan berlangsung. Gak Kun liong dengan perasaan makin geli¬sah mengawasi bukit seberang tanpa berkedip. Ing ji sudah datang" Baru selesai dia berkata dari belakang punggung mereka telah berkumandang datang suara gelak tertawa yang amat mengerikan.. Siau yau kay segera mendengokkan kepalanya dan tertawa terbahak-bahak: . jangan-jangan gembong iblis itu merasa mutiaranya hilang dan menyusul kemari?" Suma Thian yu dan Gak Kun liong segera memasang telinga dan mendengar suara ujung baju terhembus angin berkumandang datang. tanpa terasa dia menjerit kaget: "Aaaah !" Apa yang diduga Siau yau kay memang tepat sekali. aku seperti mendengar suara ujung baju terhembus angin..?” “Apa yang kita takuti?" sahut Siau yau kay tenang. dia berharap Ing ji bisa segera sampai disana. Mendadak terdengar Siau yau kay Wi Kian berbisik lirih: "Sett! tenang sedikit.Tiraikasih Website http://kangzusi. Mendadak dari tengah udara berkumandang suara pekikan burung hong. Hui cha Cun cu Kiong Lui dengan memimpin Kiu tau siu Li Gi dan Liat bwe siu Li Hiong telah muncul dihadapan mereka. Gak Kun liong segera menari nari sambil berteriak: "Nah sudah datang. men¬dadak terdengar tiga kali pekikan aneh berkumandang datang dari punggung bukit. Dengan wajah gelisah Gak Kun liong lantas berseru: "Waah bagaimana baiknya? Ing ji masih belum juga datang kemari. Dengan cepat Gak Kuu liong berpaling. "paling baik lagi kalau dia berani me¬nyusul kemari.com/ Tak lama kemudian dari bukit seberang terdengar suara pekikan dari Ing ji.

. kemudian bentaknya gusar: “Bangsat sialan. kita memang sudah ditakdirkan untuk berjumpa terus... mendadak ia berhenti lalu sambil mengulurkan tangannya dia berseru: “Bawa kemari setan licik. kembali bentaknya: "Pasti kau.haaah. Hui cha Cun cu yang berpengalaman tentu saja dapat menyaksikan sikap lawannya.. silahkan saja turun tangan sendiri. sebelum mampus kita tak usah buyar.. dunia kok rasanya amat sempit." jengek Suma Thian yu sambil tertawa sinis. buru-buru dia lari kesisi tubuh Suma Thian yu dan siap membantunya.kalau sudah bermusuhan. Gak Kun liong yang menyaksikan kejadian tersebut merasakan hatinya semakin gelisah. tanpa berkedip barang sekejappun dia menatap wajah Suma Thian yu lekat-lekat. siapa yang sudah melarikan mutiaraku?" Akhirnya sorot mata penuh kebencian itu berhenti diatas wajah Suma Thian yu. pengemis busuk. Tapi Liat hwe siu Li Hiong segera memburu kedepan dan menyerobot didepan Gak Kun liong dengan menghalangi jalan perginya. hei orang she Kiong. bagus.Tiraikasih Website http://kangzusi. ayo serahkan mutiara itu padaku!” "Kalau ingin turun tangan.com/ "Haah. teriaknya mendadak: "Kau anggap lohu tak berani?" . dia menggerakkan bahunya melayang kehadapan ke tiga orang itu. dimana saja kita selalu bersua kembali.. sinar kebuasan dan rasa benci yang mencorong ke luar dari balik matanya makin menjadi. Hui cha Cun cu melotot musuh-musuhnya dengan sorot mata penuh kebencian. Makin lama Hui cha Cun cu semakin mendekati mereka. kemudian selangkah demi selangkad berjalan mendekati anak muda tersebut... Ayo jawab!" Sekulum senyum hambar menghiasi raut wajah Suma Thian yu. dia tak sudi menjawab pertanyaan itu.haaah. Hui cha Cuncu menjadi amat gusar.

Siau yau kay Wi Kian yang menyaksikan kejadian ini menjadi amat kuatir. sekalipun menggerakan tubuhpun bisa akan berakibat marabahaya yang mengancam..com/ Seraya mengancam sekali lagi dia mende¬kati Suma Thian yu sampai dua langkah. apakah kau sudah bosan hidup?" Suma Thian yu mendengus dingin.. Waktu Itu Suma Thian yu sudah berdiri di tepi jurang. Suma Thian yu segera merasakan peluh dingin bercucuran membasahi seluruh tubuhnya. dia lantas mengayunkan telapak tangannya dan membacok tubuh Suma Thian yu. kenapa mutiara itu tidak segera kau serahkan. siapa tahu Hui cha Cun cu tidak memakan gertakan tersebut. dibelakang tubuhnya telah terbentang jurang yang tak nampak dasarnya. Wouw! Sungguh mengerikan. lalu serunya: "Keparat busuk. peluh dingin bercucuran membasahi seluruh tubuhnya. jika kau berani maju selangkah lagi. sauya akan gugur bersama mutiara ini" Sebenarnya Suma Thian yu hendak menggunakan ancaman tersebut sebagai gertak sambal. Tanpa disadari Suma Thian yu mundur dua langkah kebelakang. "Hmm. .. dengan mempergunakan sisa sorot matanya dia melirik kebelakang. bu¬ru-buru dia memperingatkan: "Yu ji.Tiraikasih Website http://kangzusi. jangankan melancarkan serangan. bila dia mundur selangkah lagi.heehh. jangan mundur lagi!" Mendengar peringatan tersebut. kini tubuhnya telah bera¬da di tepi jurang. terkubur di dasar lembah. dia malah mendongakkan kepalanya dan segera tertawa seram. biar lohu menyempurnakan keinginanmu itu!" Seraya berkata. Suma Thian yu manggutmanggut. bagus sekali. Hui cha Cun cu Kiong Lui memperdengarkan suara tertawa liciknya yang mengerikan.. bulu kuduk pada bangun semua.heehh. niscaya tubuhnya akan terjerumus kedalam jurang.. "Heeh.

dia cuma dapat membiarkan Suma Thian yu terkubur di bawak jurang. Tapi. kendatipun Siau yau kay memiliki kepandaian silat yang maha sakti. . Bayangkan saja. kadangkala memang bisa terjadi suatu peristiwa aneh yang sama sekali tak terduga.com/ Maka ketika menyaksikan datangnya ancaman dari Hui cha Cun cu. mendadak dari belakang tubuhnya ber kumandang suara pekikan burung Hong yang keras sekali. si anak muda itu sudah di desak hingga berada ditepi jurang. bisa jadi pihak lawan akan melancarkan sergapan dengan mempergunakan peluang tersebut. mereka berdua pun segera memejamkan matanya rapat-rapat. "Ooooohh. ia bertekad untuk bunuh diri. kemudian pelan-pelan dibawa terbang membumbung ke angkasa. Hidup di dunia ini. pada akhirnya pada suatu peristiwa di luar dugaan telah terjadi. Keadaan yang dihadapi Suma Thian yu waktu itu memang saat kritis dan berbahaya sekali. kendatipun ada malaikat yang berada di sana belum tentu bisa menyelamatkan jiwanya. aki¬batnya belum lagi orang lain tertolong. Thian yu!" Karena tak tega. daripada berakibat seperti dalam peristiwa kitab tanpa kata dulu. dia lantas menghela napas panjang dan sambil memejamkan matanya melompat turun kedalam jurang. tubuh Suma Thianyu yang sedang meluncur kebawah itu sudah disambar oleh suatu benda yang lunak.Tiraikasih Website http://kangzusi. Suma Thian yu meloncat mundur kebelakang. Siau yau kay dan Gak Kun liong yang me¬nyaksikan itu segera menjerit kaget. seandainya orang bermaksud untuk memberi bantuan. Siapa tahu baru saja tubuhnya meninggalkan tebing. Oleh sebab itu. dia sendiri akan menjadi korban. sebab bagaimanapun jua mestika tersebut tak dapat dibiarkan terjatuh ketangan musuh. Menyusul kemudian terasa segulung angin kencang berembus lewat.

daun dan ranting beterbangan membuat pemandangan terasa kabur. Ing ji adalah seekor burung hong yang berperasaan tajam.. segera pekiknya: "Aku tertolong. teriaknya kepada Siau yau-kay: . lalu memeluk batang pohon erat-erat.engkoh Yu sudah tertolong!" Dia segera menjejakan kakinya ketanah kemudian melambung keudara dan melompat naik ke atas punggung Ing ji. Angin puyuh yang menderu-deru. apa yang kemudian terlihat membuatnya turut berpekik nyaring: "Horeee. dia lantas berpekik nyaring. melepaskan sebuah pukulan dahsyat ke tubuh burung hong tersebut.. terima kasih bumi.. Mendengar suara pekikan itu. Tak terlukiskan rasa gusar dan mendongkol Hui cha Cun cu setelah dilihatnya Suma Thian yu berhasil meloloskan diri dari mara bahaya.. dia memahami watak manusia. pasir dan batuan beterbangan memenuhi angkasa. Gak Kun liong mendongakkan kepalanya. menyaksikan datangnya serangan dari Hui cba Cun cu.. aku sudah tertolong! Oooh. masingmasing lantas menutup muka sambil menyembunyikan diri kesisi po¬hon. terima kasih langit.Tiraikasih Website http://kangzusi. kuatir kalau tubuh mereka terseret oleh angin puyuh sehingga tercebur kedalam jurang. Gak kun liang segera bertepuk tangan sam¬bil bersorak sorai... bahkan tertolong.com/ Suma Thian yu menjadi gembira sekali sesudah menyaksikan peristiwa tersebut.. lalu sepasang sayapnya dikembangkan dan dikibaskan berulang kali. sambil berpekik nyaring telapak tangannya segera diayunkan ke udara. Hui cha Cun cu maupun Tiang pek siang sat tak kuasa menahan deruan angin pukulun yang amat kuat tadi. Ing ji telah membawa Suma Thian yu terbang jauh melampaui puncak tebing dan berpekik gembira tiada hentinya. terima kasih Ing ji!” Ditengah jeritan kaget semua orang. rambut dan jenggotnya pada berdiri kaku saking marahnya.

“Kalau dibicarakan panjang sekali ceritanya. jadi tak perlu dibicarakan sekarang. dibelakangnya mengikuti Sian gi siu dari Wu san. ambil sepoci arak lebih dulu. kau orang tua harus membalaskan sakit hatiku ini!" . segera tegurnya sambil tertawa: "Bagaimana dengan hasil perjalanan kalian? Tentunya melalui suatu pertempuran yang amat sengit bukan!" Gik Kun liong segera menarik ujung baju Cong liong lo siansu sambil berseru manja: "Sucou. aku si pengemis tua harus minum sampai mabuk.Tiraikasih Website http://kangzusi. Menanti ketiga penumpangnya sudah duduk baik-baik.Li siansu juga turut munculkan diri. "Bocah keparat. melihat mereka bertiga pulang dengan selamat. "lohu akan menunggu terus disini. maka dia lantas menjejakkan kakinya ketanah dan melompat naik ke atas pung¬gung Ing ji." Benar juga. Ing ji menutup kembali sayapnya dan meluncur ketengah udara. ternyata Kui cha Cun cu Kiong Lui menunggu terus disitu sampai kemunculan Suma Thian yu dikemudian hari. sebentar pasti akan menjumpai banyak kesulitan. hanya ini kejadian dikemudian hari. dia lantas menegur: "Sebenarnya apa yang telah terjadi. setelah lolos dari kematian." Sementara itu Ceng lion. mengapa Ing ji pergi sekian lama baru kembali?" Siau yau kay Wi Kian tertawa panjang. Hui im Tangcu Gak Say hwe yang menyongsong paling dulu.com/ "Cianpwe cepat naik!” Siau yau kay pun sadar. Hui cha Cung cu Kiong Lui kontan saja mencaci maki kalang kabut setelah menyaksikan ketiga orang itu melarikan diri. orang she Kiong itu menganiaya Liong-ji. akan kulihat sampai kapan kau baru muncul kembali disini. Ketika Siau yau kay bertiga tiba kembali dalam gua. bila sekarang tidak pergi. suara pekikan panjang menggema diudara menyayat suasana.

. kau sudah salah ambil. Kiong Lui si setan tua ini memang tidak melarikan mutiara anti racun tersebut!" “Dari mana kau bisa tahu?” Cong liong lo-siansu seperti sengaja hendak mencari tahu. buru-buru bantanya: "Thian yu telah menggeledah seluruh ruangan. Cong liong lo siansu berkata sambil menggeleng. betul juga. Setelah mengamati sejanak. lalu dari sakunya mengeluarkan sebuah bungkusan kain hitam dan menyerahkan kepada lo siansu tersebut. "masa bukan dia yang mengambil mutiara anti racun dari ular beracun tersebut? Atau mungkin disembunyikan ditempat lain?" Gak Kun liong yang teliti lantas berpiki pula dengan seksama. dan akhirnya dia .. "Thian yu. tak kutemukan mestika lainnya" “Waaah. benda ini bukan Han kong cu anti racun yang dipero¬leh dari benak ular beracun" Seluruh tubuh Suma Thian yu mendingin setelah mendengar ucapan ini. disitu hanya ada benda itu saja. Secara ringkas Gak Kun liong lantas mengisahkan pertarungannya melawan Hui cha Cun cu. Semua orang menjadi gembira sesudah mendengar pekikan itu dan sama-sama mengalihkan perhatiannya. aneh sekali" gumam Cong liong lo siansu. “Haaah. lama kemudian ia baru bertanya kepada Suma Thian yu atas hasil perjalanannya. akhirnya dia berseru: “Benar. seketika itu jua seluruh ruangan berubah menjadi terang benderang bermandikan cahaya..Tiraikasih Website http://kangzusi. Cong liong Lo siansu menerima bungkusan kain hitam itu dan membuka pembungkusnya. Secara ringkas Suma Thian yu lantas mengisahkan pengalaman yang baru saja dialaminya. ternyata mutiara tersebut adalah sebutir Ya kong cu yang amat sukar ditemukan di dunia ini.Ya kong cu!” pekik Lo siansu kaget.com/ Cong liong Lo siansu hanya tersenyum bela¬ka.

Dengan demikian soal mutiara anti racun pun menjadi sebuah teka teki bisu yang tak terjawab. semua orang tertegun dan menatap ke arth Suma Thian yu dengan keheranan. "Kenapa?” tanya Siang gi siu dari Wu san ketus. Cong liong Lo siansu segera menyerahkan kembali mutiara Ya kong cu tersebut ke tangan Suma Thian yu kemudian katanya: "Bagaimana kalau kita kembalikan saja mutiara ini kepadanya?” "Jangan!” Suma Thian yu berseru keras. orang lain tak akan bermanfaat men¬dapat mntiara anti racun itu. "coba bayangkan sendiri Ya beng cu ini di dapatkan dengan mengorbankan seratus butir batok kepala manusia. mungkinkah su¬dah dilarikan oleh si Mayat hidup?" Diantara sekian jago yang hadir sekarang. blak-blakan saja. tak perlu di putar ba¬likkan" .com/ pun mengisahkan pula ba gaimana Hui cha Cun cu menuntut kembali mutiaranya. kau berbicara jangan berbelit-belit. oleh sebab itu siapapun merasa kurang leluasa untuk menimbrung.Tiraikasih Website http://kangzusi. siapapun tak tahu mutiara mana telah terjatuh ke tangan siapa. bocah. yang lain tak sem¬pat melihat bayangan pungung dari pencuri mutiara tersebut. Cong liong lo siansu segera bergumam: "Lantas. siapa yang melakukan hal ini? Selain dia. Setelah dianalisa dan diselidiki kembali secara seksama. Siau yau kay yang berangasan cepat menegur: "Hei. Gak Kun liong. “Tentu saja jangan dikembalikan kepadanya" teriak Suma Thian yu dengan perasaan mendongkol. apakah kita ha¬rus menyerahkan kembali dengan begitu saja kepadanya?” Semua orang masih belum memahami ucapan Suma Thian yu. kecuali Cong liong Lo siansu beserta Suma Thian yu. Mendengar ucapan ini. akhirnya semua orang berkesimpulan bahwa Kiong Lui memang tidak tahu menahu tentang mutiara anti racun itu.

atau pasti ada sangkut pautnya dengan Bi kun lun Siau Wi goan maka sewaktu tiba di keluarga Siau. Hui im Tongcu Gak Say bwe yang selama ini hanya membungkam. akhirnya aku gagal menemukan sesuatu jawaban. Didesak oleh beberapa patah kata tersebut Suma Thian yu dibikin terdesak sehingga tak sanggup menjawab.. dia segera me¬nimbrung pula: "Engkoh Yu. sebagai akhir kata dia menambahkan: "Pada mulanya Thian yu mengira perbuatan tersebut dilakukan oleh pencoleng berkerudung. "Thian yu tidak berani memastikan tapi b lum pernah kudengar dikolong langit terdapat dua macam Ya beng cu yang sama bentuknya" Jawaban dari Suma Thian yu ini sangat di¬plomatis.com/ Merah padam selembar wajah Suma Thian yu karena jengah. Gak Kun liong turut tertarik.Tiraikasih Website http://kangzusi.aku kurang begitu tahu" ""Benar! Perampok berkerudung itu sudah pasti bukan Hui cha Cun cu" desak Gak Kun liong. apakah aku harus menyerah¬kannya dengan begitu saja?" "Benar!" Gan Kun liong yang pertama-tama menyatakan persetujuannya.. tahukah kau kalau Hui cha Cun cu itu sejalan dengan Siau Wi goan?" "Soal ini. Kau yakin kalau mutiara ini adalah mutiara yang hilang dari dusun tersebut?" tanya Tay gi siu Kiong Sian pula dengan suara tegas. bayangkan saja. secara diam-diam kuperhatikan hal ini. padahal apa yang dia katakan tadipun hanya merupakan suatu dugaan belaka. sama sekali tak kusangka kalau perbuatan ini ternyata hasil karya dari Kiong Lui. Bantahan dan Gak Kun liong inipun tak lebih hanya suatu perumpamaan yang mendua-duga juga. secara ringkas diapun me¬ngisahkan kembali kejadian yang dialaminya dalam dusun yang dilaluinya tempo hari. segera turut menimbrung: . membuat Tay gi siu jadi tergagap dan tak mampu menjawab.

Siau yau kay Wi Kian segera memohon diri Pula ketika dilihatnya dua orang tokoh aneh itu sudah pergi.buru. aku paling jelas dengan tabiatnya. "antara Bi kun lun Siau Wi goan dengan Kiong Lui sesungguhnya mempunyai hubungan persaudaraan. mereka berdua lantas berlalu setelah menyampaikan pesannya. setiap saat mencari tahu jejak kitab Cin keng tersebut". kau harus baik-baik mengingat perkataanku. tampak Gak Say bwe segera tersenyum sambil manggut-manggut. Siau yau kay menggelengkan kepalanya berulang kali. Siang gi siu dari Wu San lantas bangkit dan menghampiri Hui im Tongcu. membisikkan sesuatu disisi telinganya. kita pasti akan bersua kembali" Kemudian sambil berpaling kearah Suma Thian yu. nah. Menyusul kemudian Tay gi siu menjura kepada semua orang seraya berkata: "Kami akan mohon diri lebih dulu. Begitulah. sekarang sudah jelas bukan?" Hingga disitu. bayangan tubuh mereka lenyap diluar gua sana.com/ "Buat apa kita mesti memperdebatkan persoalan seperti ini? Thian yu. tapi Hui im Tongcu segera menahannya sambil berkata: “Kau toh tiada urusan penting apa-apa. jadi tindakanmu menyerobot mutiara nya bukanlah suatu perbuatan yang salah. semua orang baru memahami duduk persoalan yang sebenarnya. kenapa mesti terburu. "Mengapa ibu?” tanya Gik Kun liong tidak habis mengerti. simpanlah dulu.. sedang mengenai Kiong Lui. perdebatan nya dengan Suma Thian yu pun dengan cepat diakhiri sampai disitu pula. ucapnya sambil tertawa lebar: .Tiraikasih Website http://kangzusi. kemudian baru menerangkan. bila urusan telah selesai.. benda macam begini tak boleh sampai terjatuh ke tangan orang jahat.. "Cerewet!" tegur Hui im Tongcu Gak Say bwe cepat. seperti sepulung hembusan angin. lanjutnya dengan wajah serius: "Thian yu.

Seorang bocah berusia sebelas.com/ "Kehadiranku disini hanya merupakan suatu beban yang berat. Di tepi lapangan. Saat itulah. Cong liong lo siansu berjalan ke sisi nyonya muda tersebut dengan langkah pelan.." Selesai berkata. Suatu hari. rasanya kantongku sudah mulai kosong" Kemudian setelah memberi hormat kepada Cong liong 1o siancu. tidak sia-sia lolap membuang banyak tenaga untuk mereka berdua" .Tiraikasih Website http://kangzusi. dalam waktu singkat tiga puluh hari sudah lewat. pagi-pagi sekali Cong liong lo siansu sudah berada ditanah lapang dibelakang gua sana. padahal siapa yang menduga kalau dibalik kesemuanya itu sebetulnya terjalin suatu buhungan batin yang erat! Waktu berlalu dengan cepatnya. Menyaksikan mereka semua berlalu dari situ. pergipun dengan begitu saja hingga seakan mereka hanya kebetulan lewat dan menyamangi tempat itu. Nyatanya mereka datang depan begitu saja. kemajuan yang berhasil diraih kedua orang ini sungguh mengagumkan. apalagi setelah berapa hari tidak mengemis. kemudian ujarnya sambil tertawa: “Selama satu bulan ini. kedua belah pihak sama-sama saling menyerang dan saling menyergap dengan gencarnya. katanya kepada Suma Thian yu sambil tertawa mesteris: "kesempatan baik sukar ditemukan. dua belas tahun dan seorang pemuda berusia delapan sembilan belas tahun sedang melangsungkan suatu pertarungan yang amat seru. dia lantas beranjak meninggalkan gua tersebut.. Suma Thian yu segera merasakan satu hal dia merasa orang-orang itu seperti menyim pan suatu rahasia yang besar. baik-baiklah memanfaatkan nya. berdiri pula seorang nyonya muda yang berparas amat cantik.

sambil membawa pedang masing-masing mereka berjalan kehadapan Cong liong lo siansu kemudian sapanya sambil memberi hormat: "Selamat pagi!" Cong liong lo siansu membelai rambum Gak kun liong dan berkata sambil tertawa ramah: “Liong ji. cepat luwes dan bertenaga. Ilmu pukulan sian po hui hong ciang (pukulan angin berpusing) merupakan ilmu andalan yang paling dibanggakan Cong liong lo siansu sepanjang hidupnya. Anak kecil sudah dapat mencapai tingkatan sehebat ini. cepat kau latih kembali ilmu pukulan Sian po hwe hong ciang tersebut!” Suma Thian yu segera mengiakan.com/ Hui im tongcu hanya mengawasi terus Ke¬dua orang yang sedang bertarung itu. sambil membawa pedangnya dia berjalan menuju ke tengah lapangan. jurus demi jurus di lepaskan seperti air sungai huang ho yang mengalir tiada hentinya. hibur Cong liong lo siansu. Dua orang yang sedang bertarung segera melompat mundur setelah mendengar teriakan tersebut. kau harus beristirahat dulu. bukankah Thian yu belum menggunakan segenap tenaga yang dimilikinya?" "Soal ini tak bisa disalahkan”.Tiraikasih Website http://kangzusi. hanya sahutnya: "Liong ji jauh lebih bodoh dan bebal. ia tidak berpaling. satu jarus demi satu jurus dia mulai melatih ilmu silatnya dari awal sampai akhir. sesungguhnya hal ini sudah terhitung luar biasa" "Berhenti!" tiba-tiba Hui Im Tongcu berte¬riak keras. ringan. coba kau lihat. kali ini Suma Thian yu dapat melatihnya dengan enteng. kalau tidak kecewamu akan makin besar. mende¬ngar ucapan mana. kemudian setelah memberi hormat kepada kakek itu. . biar engkoh yu mu berlatih lebih dulu” Kemudian perintahnya kepada Suma siauhiap: “Thian yu. liong ji baru berumur berapa? Janganlah mengharapkan terlalu tinggi.

tiada orang yang sanggup menyelamatkan badai pembunuhan berdarah itu. tanpa terasa wajahnya menunjukkan kesangsiannya. Suma Thian yu belum pernah memahami maksud tujuan yang sebenarnya.Tiraikasih Website http://kangzusi. kini dia baru terceranjat sesudah mendengar perintah Cong liong lo siansu. Ketika pemuda itu selesai berlatih. banyak ja¬go persilatan yang terlibat dalam . kemudian sambil berpaling kearab Gak Say bwe. banjir darah sudah pasti akan melanda seluruh dunia persilatan. dunia persilatan juga pernah dilandai badai pembunuhuhan berdarah. kembali Suma Thian yu melatih ilmu pedang Bu beng kiam hoat yang sekali lagi mendapat sambutan hangat. kemudian selesaikan sebuah tugas yang akan kusampaikan padamu" Sejak disuruh berdiam dalam gua Hui im tong.com/ Betapa gembiranya Cong liong lo siansu menyaksikan kelihayan bocah tersebut berlatih. ujarnya: "Coba kau lihat. tapi ini. sebentar kau boleh memberes kan buntalanmu untuk turun gunung. dia tertawa terbahak-bahak tiada hentinya. tak sampai berapa tahun kemudian. Cong liong lo siansu sudah dapat menebak jalan pemiki¬ran pemuda itu. bagaimana hasil latihannya itu? Asal bocah ini diberi waktu yang cukup untuk melatih diri. "Aku masih ingat ketika berusia delapan tahun dulu. sambil tersenyum dia segera berkata: "Dunia persilatan dewasa ini sudah berada diambang pintu badai pembunuhan yang paling mengerikan sepanjang seratus tahun belakang¬an ini. penuhi janjimu di bukit Kun san. Cong liong Lo siansu memanggilnya menghadap. tak sulit untuk menjadi seorang jagoan nomor wahid dikolong langit" Hui im tongcu Gak Say bwee ikut merasa gembira sekali. Dalam sekilas pandangan saja. sudah merupakan tak¬dir. lalu berkata dengan gembira: "Tampaknya kau berlatih dengan tekun dan rajin sehingga dapat mencapai kesuksesan se¬perti hari ini. Selesai melatih ilmu pukulan Sian po hui hong ciang.

bukan begitu. kalau tidak. tanpa terasa hatinya bertambah murung dan berat. kini seke¬jap mata seratus tahun sudah lewat. kau harus tahu. bisiknya lagi dengan suara rendah: "Setelah menghadiri pertemuan dibukit Kun san. dari situlah kau dapat mulai menyelidiki sumber mula dari kitab pusaka tersebut. sebelum meninggalkan paman Wan telah berpesan kepadaku untuk .. seandainya kitab itu belum sampai terbawa ke dara¬tan Tionggoan..com/ peristiwa tersebut dan tewas secara mengerikan. yaa. dan seka¬rang badai pembunuhan itu kembali mengancam kita. sejak kecil Thian yu sudah kehilangan orang tuaku.. kemudian berkat kebaikan hati paman Wan. den¬dam kesumat keluargaku belum terbalas. Menyaksikan pembahan wajah anak mnda tersebut. kemudian setelah memandang sekejap sekeliling tempat itu. " sahut Suma Thian yu tanpa berpikir panjang lagi "sekali pun boanpwe harus terjun ke lautan api pun." Sampai disini. berarti badai pembunuhan ini bisa ditolong.. aku rela melaksanakannya. Cong liong lo siansu segera membentak gusar: "Jadi kau segan ke situ?" “Bukan. aku dipeliharanya sampai menginjak dewasa. perubahan wajahmu telah mem beritahukan segala sesuatunya itu kepadaku" "Locianpwe.. Suma Thian yu baru mengerti apa sebabnya Hui Im Tongcu mengundangnya kesitu. kita" bahkan badai kali tampaknya timbul akibat dari munculnya kitab tanpa kata.. Cong liong lo siansu berhenti sejenak. umat persi¬latan harus menghadapi situasi tersebut dengan lebih perihatin.. apalagi cuma melaku¬kan perjalanan jauh saja" "Kau bohong.Tiraikasih Website http://kangzusi. kau harus seorang diri berangkat ke Lhasa ibu kota Tibet. disebelah utara kota Lhasa terdapat sebuah kuil yang bernama Phutara si. berdasarkan tafsiran inilah maka lolap lantas mengambil keputusan untuk mewariskan sege¬nap kepandaian silat yang kumiliki kepadamu agar kau bisa bertanggung jawab untuk menolong sesama umat manusia dari kehancuran" Berbicara sampai disitu.

semuanya akan berubah menjadi soal sepele yang bisa diselesaikan secara gampang!" Mendengar ucapan tersebut.. mendadak burung itu berpekik keras. seperti apa yang kau ucapkan barusan.com/ membalaskan dendam baginya.Tiraikasih Website http://kangzusi. semua tugas tersebut kini sudah menjadi beban ku. sekilas pandangan persoalan didunia ini beribu ribu macam corak. tiap kali teringat akan hal ini aku menjadi amat sedih sekali. kemudian hanya berputar-putar saja disekitar tempat itu tanpa ada maksud melayang turun. pa¬dahal jika dianalisa kembali satu persatu." "Aku mengerti. padahal keunggulannya hanya satu. Gak Kun liong yang menyaksikan kejadian itu segera berteriak: "Ing ji. ia segera menemukan kalau perkataan itu memang benar. sebetulnya Suma Thian yu melarang dia menghantarnya ke puncak seberang. Selama hampir sebulan penuh. maka. Gak Kun liong selalu bergaul dengan Suma Thian yu.. kemudian Wu san siang gi menyerahkan tugas kepadaku untuk melindungi kitab pusaka tanpa kata. tapi bocah itu bersikeras hendak menghantarnya. Suma Thian yu termenung beberapa saat lamanya. hanya sayang semua tugas mana tak satupun yang bisa kulaksanakan dengan baik. Tengah hari itu. dengan perasaan berat hati Suma Thian yu harus mohon diri kepada Cong liang lo siansu dan Hui im Tongcu. serta merta perasaannya pun menjadi lebih terbuka. apa yang terjadi? Apakah di depan sana ada ancaman mara bahaya?" . Ketika Ing ji terbang sampai ditengah jalan. ke mudian dihantar oleh Gak Kun liong dengan menumpang Ing ji berangkatlah pemuda meninggalkan gua Hui im tong. baik siang atau malam. ditambah lagi teka teki soal mutiara anti racun yang terjadi berapa waktu berselang. tampaknya persoalanmu se-muanya merupakan persoalan yang pelik. hubungan mereka boleh bilang sudah amat akrab.

menyusul kemudian tampak bayangan manusia berkelebat lewat.Tiraikasih Website http://kangzusi. aku pasti akan memenuhi janji” Baru selesai dia berkata. buru buru ujarnya kepada Gak Kun liong: "Adik Liong. bila ada rejeki kita nikmati bersama. aku ingin mati hidup bersama kau. "Tentu saja. mendadak terdengar tiga kali pekikan aneh berkumandang memecahkan keheningan. Suma Thian yu menjura kepada Gak Kun liong sambil berkata: “Adik Liong. banyak terima kasih atas pemberitahuanmu. masa aku harus pergi se¬orang diri?" seru Gak kun liong cepat. sambil melompat turun ketanah. pulanglah lebih dulu. biar aku seorang diri yang menghadapi mereka bertiga" "Tidak. Ing ji baru berpekik gembira. dalam waktu singkat dari belakang tubuh Suma Thian yu sudah muncul tiga orang kakek. Menyaksikan Gak Kun liong begitu bersi¬keras dengan pendiriannya. Begitu ketiga orang itu munculkan diri. Sekilas pandangan saja Suma Thian yu segera mengenali mereka sebagai Hui cha Cun cu yang datang bersama Tiang pek ji sat. terbang saja terus. kami masih sanggup untuk menghadapi ancaman bahaya macam apapun” Setelah mendengar ucapan Suma Thian yu itu. jangan bohong". Dalam waktu singkat. Suma Thian yu segera memuji kecerdasan burung itu. tak mengapa. ia lantas mengembangkan sayapnya dan menukik kebawah. kalau ada susah kita tanggulangi bersama.com/ Ing ji mengerti pertanyaan majikannya. bila urusanku telah selesai pasti akan kembali lagi kemari untuk berkumpul lagi denganmu” "Janji yaa. Ing ji sudah hinggap dipuncak seberang. Suma Thian yu ingin menghibur dirinya dengan . kini kau menemui kesulitan. dia manggut berulang kali sambil berpekik nyaring. katanya: "Ing ji. cepat pergi. mereka segera mengurung rapat-rapat Suma Thian dan Gak Kun liong.

." Hui cha Cun cu semakin naik darah lagi se¬telah menyaksikan sikap Suma Thian yu yang masih sempat tertawa dan bergurau kendati pun mereka sudah dikepung rapat. tahu-tahu orangnya sudah berpindah posisi. dia segera melompat turun dari punggung burungnya itu sambil menepuk kepala Ing ji.Tiraikasih Website http://kangzusi. “Setan tua" seru pemuda itu kemudian sambil tertawa. akan aku lihat kau bisa tertawa sampai kapan?" Suma Thian yu berdiri membelakangi Hui cha Cun cu ketika merasakan sambaran angin tajam dari balik punggung. satu bulan penuh kau tetap mengeram terus disini." Gak Kun liong bersorak kegirangan.. Tanpa banyak berbicara ladia maju sambil melepaskan sebuah pukulan. teriaknya de¬ngan gusar: "Bangsat. sikap semacam itu pada hakekatnya sama dengan tidak memandang sebelah mata pun terhadap mereka. "keadaanmu sekarang memang mirip sekali dengan anjing penjaga pintu. Maka sambil tersenyum dia mengangguk. buruburu dia me¬ngeluarkan ilmu langkah Ciok tiong luan poh in hoat untuk mengegos ke samping.. apa lagi mereka semua memandang kearahnya dengan penuh kegusaran. untuk kali ini kukabulkan. tiba-tiba terdengar lagi suara bentakan keras menggelegar diangkasa: . ujarnya: Ing ji untuk sementara waktu beristirahat lah dulu diatas pohon. Akhirnya pemuda itu memutuskan untuk ti¬dak banyak berbicara lagi.. kau tidak boleh turut serta dalam keramaian ini lhoo. tidak nampak bahunya bergerak.. bagamanapun juga kehadiran Gak Kun liong memang banyak membantu baginya menghadapi lawan..com/ beberapa pa¬tah kata. tapi musuh uangguh keburu sudah dekat. tetapi jangan Untuk lain kali. aai. semangatmu yang tinggi sungguh membuat hatiku merasa amat kagum" Baru selesai dia berkata. tak kusangka kau memiliki kesabaran yang begitu besar. “Baiklah.

tanpa pikir panjang dia membalikkan badan menerjang ke samping Hui cha Cun cu. anjing budukan penjaga pintuku.com/ "Boocah keparat. Meskipun Hui cha cun cu tidak menyangka kalau dalam waktu satu bulan yang singkat.lebih baik urungkan saja niatmu itu" Seraya berkata. Suma Thian yu telah . kemudian balas melancarkan sebuah sodokan untuk menotok jalan darah Hian ki hiat lawan... tangannya telah bertambah dengan sebatang senjata toya berbentuk bulan sabit. Suma Thian yu sudeh menduga kalau serangan yang dilancarkan itu paling tidak mengandung tenaga pukulan sebesar delapan bagian. kemudian sambil memutar senjata Hou to pangnya dia membacok batok kepala pemuda itu dengan jurus Sam yang kay tay (Sam yang membuka air). Toya Hou to pang tersebut paling tidak mencapai berat enam lujuh puluh kati. Dengan garangnya orang itu menerjang ke muka. lagipula kekejiannya mengerikan. toh ia tak berani menyambut datangnya ancaman tersebut dengan keras lawan keras. ingin merebut kem-bali mutiara itu? heh.. ditambah kekuatan sewaktu membacok hingga total jenderal kekuatannya mencapai lima ratus kati lebih. Raja akhirat sedang meng¬gapai tangannya kepadamu.Tiraikasih Website http://kangzusi. kemudian serunya sambit tertawa cekikikan: “Hai. dia sampai mencak-mencak kegusaran Sambil berkaok-kaok dia melompat ke belakang sebatang pohon. Cubitan mana tentu saja membuat Kiong Lui kegelian. tampaknya kalian belum akan puas sebelum sampai di sungai Huang ho. Kendatipun Suma Thian yu memiliki tenaga yang amat sempurna. tangan kanannya segera memainkan jurus Hui so-sui hong (serat terbang terhembus angin) untuk mencubit pelan di ba¬wah ketiak Hui cha Cun cu.. Buru-buru dia mengigos kesamping. ketika muncul kembali..hee.

bentaknya keras: "Ayo. maju semua!” Tiang pek ji sat tak ambil diam.Tiraikasih Website http://kangzusi. menyusul kemudian secepat kilat menyodok tubuh Suma Thian yu. “lebih baik dengarkan saja anjuranku. . berigu selesai mendengar ucapan mana kemarahan Hui cha Cun cu benar-benar tidak dilukiskan dengan kata-kata.com/ memperoleh kemajuan pesat dalam kepandaian silatnya.. sudah bareng tentu Hui cha Cun cu tak berani berayal. sebab hanya dengan cara itu saja selembar nyawamu baru dapat diselamatkan. senjata Hou to pangnya diputar kencang menciptakan selapis bayangan tebal yang menyelimuti seluruh tubuhnya. Sambil membentak keras. melihat kelihayan permainan tangan kosongnya. semuanya dilepaskan dengan kecepatan yang mengagumkan. Kini. Menyaksikan datangnya sambaran tangan Suma Thian yu yang begitu cepat bagaikan sambaran petir. jangan memikirkan soal mutiara ya kongcu lagi. sementara tangan kirinya membabat si mahkluk berkepala sembilan Li Gi. Gak Kun liong kecil orangnya. Suma Tnian yu sudah merupakan se¬orang tokoh persilatan muda yang berilmu sangat tinggi. Kalau tak mendengar ucapan itu masih mendingan. besar nyalinya menyaksikan kedua orang malaikat bengis itu maju bersama.. lalu dengan jurus Kay san to hu (mebuka bukit mencari sumber air) tangan kananya menyerang Li hiong. serentak mereka mempersiapkan senjata masing-masing dan maju mengerubuti Suma Thian yu. kau bisa menyesal sekali. Hanya berpisah berapa hari. cepat-cepat dia menarik kembali senjatanya kemudian melompat mun¬dur sejauh setengah kaki lebih dari posisi se¬mula. jikalau sauyamu sampai marah hmmm. serentak diapun meloloskan pedangnya. Hei orang she Kiong seru Suma Thian yu dengan suara lantang. dia benarbenar merasa terperanjat sekali. namun Suma Thian yu yang sekarang bukan lagi Suma Thian yu yang dulu.

mereka tak sudi bertarung melawan Gak kun liong. peristiwa ini segera membuat hatinya sakit. segera berkumandang pekikan nyaring yang menggerincing. kedua orang itu segera berpisah kekiri dan kekanan menghindarkan diri dari serangan Gak kun liong. Siapa tahu baru saja pedangnya diloloskan dan satu ayunan ringan melintas. kemudian goloknya segera diayunkan kedepan dan membacok kearah samping dengan jurus Hong toan lo siong (angin memotong pohon siong). dia menjadi lupa kalau disitu masih ada dua orang musuh tangguh yang harus dihadapi. tampaknya ujung golok Li Gi segera akan menembus pinggangnya. Sementara itu Suma Thian yu masih berdiri bodoh ditempat tanpa berkutik.com/ Tiang pek ji sat bukan manusia sembarangan. diiringi dengan jeritan ngeri. orang ketiga dari Ting pek sam sat hanya merasakan cahaya biru berkelebat lewat didepan matanya. sambil mundur dua langkah. Kenyataan tersebut segera membuat Suma Thian yu berdiri tertegun ditempat. Marah juga Suma thian yu menyaksikan serangan dari kedua orang itu. kemudian maju lagi menyerang Suma thian yu. tahu-tahu dijumpainya Li Gi sudah terkapar tewas dengan tubuh bermandikan darah. baru pertama kali ini Suma Thian yu mempergunakannya untuk menghadapi lawan.Tiraikasih Website http://kangzusi. tahu-tahu dia merasakan dadanya menjadi dingin sekali. dia jadi nekad. Semenjak mempelajari ilmu Bu beng kiam hoat. Dengan perasaan terkejut Gak Kunliong menjerit: . dia membentak keras. pedang Kit hong kiamnya segera diloloskan dari sarungnya. seorang jago lihay dari kalangan Liok lim telah roboh binasa diatas tanah. Ketika Kiu tau siu Li Gi mendengar adik nya menjerit ngeri. dengan cepat ia berpaling. begitu senjatanya diloloskan. Liat hwe siu Li hiong. Dengan mata merah membara. tubuhnya segera roboh terkapar ditanah bermandikan darah segar.

Bahkan Hui cha Cun cu pun merasa terkesiap setelah menyaksikan peristiwa ini. tampaknya olehnya Kiu tau siu Li Gi seperti babi yang baru disembelih. setelah itu perge langan tangannya membalik ke bawah. hal ini membuatnya tertegun. Hal ini serasa dalam impian saja. . Memandang semua pemandangan yang tertera didepan mata.Tiraikasih Website http://kangzusi. Tak jauh dari sisi tubuhnya tertinggal sebuah lengan kanan yang menggenggam golok. tapi secara beruntun dia telah membunuh dua malaikat bengis. aku akan membalaskan dendam bagi seratus jiwa yang melayang dalam dusun tersebut. Terdengar Kiu tau siu Li Gi menjerit kesakitan kemudian tu buhnya roboh terjengkang ke tanah. ingat. sukar untuk dipercaya. dia cuma berdiri kaku ditempat. lupa melepaskan serangan lagi. maka aku tak tega untak membunuhmu." Hui cha Cun cu adalah seorang manusia luar biasa kalau dia disuruh untuk mengaku kalah sebelum bertempur. Suma Thian yu merasa seakan-akan berada dalam impian saja. cahaya biru kembali berkelebat lewat. Pada hakekatnya Suma Thian yu tidak sempat melihat jelas apa yang terjadi. hari ini ku ampuni jiwamu karena aku telah mendapatkan mutiara mustika itu dari tanganmu. maka lebih baik mampus saja dalam pertarungan. Ketika berpaling kembali. bergulingan diatas tanah sambil merintih tiada hentinya. hanya dalam satu bulan ilmu pedangnya telah menperoleh kemajuan yang pesat.. Pulang saja kau!” kata Sama Thian yu kemudian hambar. dalam sekali gebrakan saja secara beruntun dia berhasil meroboh kan dua orang jago lihay dari kalangan Liok-lim. segulung hawa dingin segera menyusup lewat punggungnya membuat ia merasa bergidik.com/ "Hati hati engkoh Yu!” Mendadak Suma Thian yu tersadar kembali dari lamunannya. "suatu ketika. sambil meng¬genggam senjata toya Hou lo pangnya.. serta merta dia memutar pedangnya untuk menangkis.

kau tak usah takabur lebih dulu. baik. mari kita tentukan kelibayan masing-masing dalam permainan tangan kosong!" Begitu selesai berkata. Hui cha Cun cu memang tak malu disebut seorang gembong iblis yang licik dan berbahaya. dia segera membuang senjata tongkat Hou tong pang nya ketanah. mengingat dihari-hari biasa supaya tak punya dendam maupun sakit hati dengan mu hari ini aku masih akan memberi satu kesempatan kepadamu untuk hidup. kemudian setelah melotot sekejap kearah Suma Thian yu. dia menghajar pemuda tersebut. dengan jurus Po im kiam jit (menyingkap awan melihat matahari) dia punahkan serangan musuh. tapi jika . lalu membentak dengan marah: "Kau benar-benar keras kepala dan tak tahu diri. Kedua belah pihak saling berhadapan tanpa bergerak. Suma Thian yu merentangkan sepasang tangannya dipisahkan kesebelah samping. tapi kalau dia disuruh lari terbiritbirit hanya berdasarkan sepatah katalawan. dengan jurus Sin jut kui meh (malaikat muncul setan menghilang) yang disertai dengan tenaga sebesar enam bagian. dia ingin mengandalkan kesempurnaan tenaga dalamnya yang mencapai enam puluh tahun hasil latihan untuk mengejar Suma Thiat yu yang masih ingusan. selang beberapa saat kemudian Hui cha Cun cu baru membentak keras. sekalipun seorang keroco yang tak bernama pun tak akan sudi melakukan perbuatan yang memalukan itu. Suma Thian yu segera menyarungkan kembali pedangnya ke dalam sarung sambil bersiap menghadapi serangan lawan. tanpa bertanding pun sudah diketahui siapa lebih tangguh siapa lebih lemah. Hui cha Cun cu segera mementangkan sepasang matanya yang tajam dan penuh pancaran sinar kebencian itu.com/ Betul dia sudah tahu kalau ilmu pedang Suma Thian yu sangat lihay. jangankan dia terhitung gembong iblis termashur dalam kalangan liok lim.Tiraikasih Website http://kangzusi. katanya dingin: "Bocah keparat.

. Berbicara sampai disitu.. Siapa tahu setelah terjadi penangkisan itu kiong Lui merasakan tubuhnya bergetar keras. Kiong Lui segera tertawa terkekeh-kekeh dengan seramnya. tampaknya kau sudah terjepit sekarang. namun keadaannya benar-benar amat mengenaskan. dia mengegos kesamping dengan cepat. Suma thian yu mendegus dingin.. dia hantam tenggorokan pemuda itu. namun cepatnya tak terlukiskan dengan kata-kata. Secara beruntun dia mundur tiga langkah. "Sungguh lihay!" pekiknya dalam hati. . Menyaksikan kejadian tersebut. 00o00 00o00 Lagi-lagi Hui cha cun cu dibikin terperanjat oleh kelincahan gerak tubuh Suma thian yu. daripada harus mampus dengan tubuh tercincang!" Sambil mengerahkan tenaga dalamnya dia melakukan tangkisan. Walaupun dia berhasil meloloskan diri dari ancaman lawan. "Bocah keparat. sementara telapak tangan kananya seperti anak panah yang terlepas dari busurnya langsung menyodok jalan darah Hian ki hiat didada Hui cha cun cu dengan kecepatan luar biasa.. cepat-cepat dia mundur kebelakang untuk menyelamatkan diri.com/ kau belum juga mau mengerti. Serangan itu sekilas pandangan tampak lembuk lagi lunak.hmm..Tiraikasih Website http://kangzusi. kemudian melancarkan serangan balasan. lebih baik menyerah saja untuk menerima kematian. telapak tangan kirinya segera melakukan tangkisan keatas. hmmm kalau begitu jangan salahkan lagi sepasang telapak tangan ku tak kenal ampun lagi. menyusul kemudian sebuah pukulan balasan dihantamkan ke tubuh kiong lui keras-keras.. terutama sekali kesanggupan anak muda itu menutup diri dari sergapannya.. lalu dengan jurus Ban hong jut cau (selaksa lebah keluar dari sarang).

terutama sekali sesudah pihak musuh melambung ke angkasa. Baru selesai Suma Thian yu melakukan persiapan. Hui cha cun cu sudah dibikin gusar sekali.com/ "Ayo. terlihat dua kilasan cahaya kilat yang disertai desingan angin tajam menghantam kearah kepala lawan. Telapak tangan kanannya kembali diayunkan kemuka menciptakan berlapis-lapis bayangan tangan yang segera menyelimuti seluruh angkasa dan mengurung tubuh lawan. Cepat-cepat dia pusatkan seluruh perhatiannya kesatu titik. Berulang kali dipaksa dibawah angin. Rupanya Hui cha Cun cu iah mengeluarkan ilmu pukulan andalannya yakni Pek lei si hun ciang untuk menghadapi lawan. tiba-tiba saja dia merubah gerakan tubuhnya. bersamaan waktunya dia melejit pula ke tengah udara. Suma thian yu tak berani memandang enteng musuhnya setelah pihak lawan mengeluarkan jurus mautnya.Tiraikasih Website http://kangzusi. Suma Thian yu pernah merasakan kelihayan dari Pek lek si hun ciang lawan. berbareng dengan menggemanya geledek. di tengah udara sudah berkumandang suara gemuruhnya guntur memekikkan telinga. sambut lagi sebuah pukulan ku ini!" seru Suma thian yu sambil tertawa dingin. Sambil membentak keras. dia bersiap siaga menghadapi segala kemungkinan yang tak diinginkan. bulu dan rambutnya sampai berdiri semua bagaikan kawat. lalu dengan menghimpun tenaga pukulan Bu siang sinkang dalam telapak tangan. hawa Kui goan sim hoat pun disalurkan ke seluruh bagian badan. biasanya gerakan itu pasti akan dilanjutkan dengan serangan maut lainnya. . kemarahannya menjadi-jadi. kali ini dia gunakan dua jurus penolong dari ilmu Po to pak an(ombak dahsyat memecah ditepian) dan Hu kong keng im (cahaya kilat lintasan bayangan) untuk melepaskan bacokan maut. dia cukup mengetahui kelihayan musuhnya. apalagi menyaksikan keangkuhan pemuda itu.

untuk sesaat ia jadi tertegun. hutang ini tak akan kulupakan untuk selamanya. Sambil tertawa hambar. dia lantas melarikan diri terbirit-birit meninggalkan tempat itu. walaupun ia belum pernah mencoba sampai dimana kekuatan pukulan tersebut. Menyelamatkan diri dalam keadaan yang mengenaskan boleh dibilang baru pertama kali dilakukan Kiong Liu selama hidupnya. namun rasa percayanya pada diri sendiri meningkat. Akhirnya sambil merangkak bangun dari atas tanah. Paras muka Hui cha Cun cu pucat pias seperti mayat. masih untung Suma Thian yu berbaik hati dengan mengampuni jiwanya. mungkin ia sudah tewas sedari dulu. tenaga Bu siang sinkangnya dilontarkan melalui telapak tangan dan menyongsong datangnya ancaman lawan." ketika dua gulung angina pukulan yang menderu-deru bagaikan angin pukulan yang berbenturan satu sama lainnya. Suma Thian yu sendiri pun mundur beberapa langkah dengan sempoyongan sebelum akhirnya dia berhasil berdiri tegak.Tiraikasih Website http://kangzusi. Akibat dari benturan itu. serunya dengan nada penuh kebencian" "Bocah keparat. selama gunung nan hijau. Akan tetapi.com/ coba kalau tempo hari tidak ditolong Gak Kun liong. dikemudian hari gembong iblis tersebut justru mengakibatkan banyak . sampai jumpa lagi lain kesempatan!" Tanpa berpaling lagi. semenjak dia mempelajari ilmu Sian po hui hong ciang hoat ajaran Cong liong lo siansu... Tapi justeru karena kewelas kasihannya ini.. rasa kaget dan tercengang menghiasi wajahnya. coba kalau tidak. sudah pasti dia akan mampus sedari tadi. ledakan dahsyat menggelegar disusul beterbangan-nya pasir dan debu. "Blaaamm. air tetap mengalir. tubuh Hui cha cun cu terpental sejauh beberapa kaki dan terbanting keras-keras diatas tanah. semangatnya berkobar lagi.

konon dalam dunia persilatan terdapat seorang pendekar yang bernama Put Gho cu. mendapat pertanyaan tersebut segera sahutnya sambil tertawa hambar: "Bu siang sinkang!" "Bu siang sinkang? Aaaah. kau memang sangat baik. aku menyesal serang anku tadi telah mengakibatkan mereka berdua satu mati satu terluka parah" "Aah. diakah yang mengajarkan ilmu tersebut kepadamu?" "Yaa. Gak Kun liong segera bersorak kegirangan.Tiraikasih Website http://kangzusi. tentu saja hal ini sama sekali diluar dugaaan anak muda tersebut. betul. setelah melihat waktu dia memandang pula dua sosok jenasah yang tergeletak ditanah. mau bukan?" "Tentu. lain kali kau mesti mengajarkan ilmu tersebut kepadaku. Melihat Kiong Liu sudah melarikan diri. katanya kemudian sambil menghela napas: "Bu beng kiam hoat benar-benar memiliki kekuatan yang luar biasa. sambil lari ke sisi Suma Thian yu.com/ kematian yang mengenaskan bagi umat persilatan lainnya. mereka kan orang jahat yang senang berbuat bejat. asal adik Liong senang. betul. sekalipun hatiku yang kau maui juga akan kuberikan" "Ooeh engkoh Thian yu. serunya dengan wajah berseri: "Engkoh Thian yu. apa sih namanya?" Suma Thian yu sendiri pun tidak habis mengerti mengapa dia berhasil mengalahkan gembong iblis tersebut dalam sekali pukulan. dia adalah guruku" "Tak heran kalau begitu lihay. sungguh hebat pukulanmu tadi. selama hidup Liong ji akan berterima kasih terus kepadamu" Suma Thian yu mengalihkan pandangannya keatas langit. matipun masih untung" "Tapi mereka toh tak ada dendam kesumat apapun dengan diriku?" . aku pernah mendengar ibu bercerita.

Gak kun liong mungkin sudah sampai di gua Hui im tong. seorang diri Suma thian yu berangkat meninggalkan bukit Han san menuju ke kota tong sia. Memandang bayangan punggung nya hingga lenyap dari pandangan. kau harus berangkat. Hujan turun begitu deras dan keras. Keledai tak bisa lari cepat. semoga sepanjang jalan selamat dan sukses selalu" Gak kun liong segera memanggil Ing ji dan menunggang burungnya dia balik kembali kepuncak seberang. tapi justru dia akan sampai ketempat tujuan persis sebelum waktu yang ditetapkan oleh dua bersaudara Thia. tiba-tiba awan gelap menyelimuti seluruh angkasa membuat udara menjadi gelap gulita. tempat yang dilalui melulu tanah perbukitan yang tinggi. tak usah dibicarakan lagi. dia segera larikan keledainya cepat-cepat untuk menuju kesebuah hutan didekatnya. lalu hujan pun turun amat deras.Tiraikasih Website http://kangzusi. Setelah berpisah dengan Gak kun liong. dia meninggalkan Lu teng berangkat kekota Tong sia. Mendadak terdengar bunyi guntur menggelegar disusul sambaran kilat yang tajam. Melihat hujan deras segera turun. maka memanfaatkan kesempatan itu.com/ "Aiai. kaupun harus baik-baik menjaga diri" Ketika ucapan tersebut diutarakan. Suma thian yu menjadi amat gelisah. Perjalan yang ditempuh amat jauh. akhirnya Suma thian yu membeli keledai untuk melanjutkan perjalanan. sudahlah. Dari situ menuju Tong ting ou paling tidak membutuhkan waktu dua puluh hari jika perjalanan ditembuh dengan cara begini. . agaknya membuat keledai itu ketakutan sambil berpekik nyaring tahu-tahu binatang itu lari kencang menuju keatas gunung. Suma thian yu baru berbisik pelan: "Adik liong. engkoh Thian yu. Suatu pagi. pemuda itupun tidak terburuburu melanjutkan perjalanan. dia menikmati pemandangan alam yang indah disepanjang jalan.

Hujan turuu semakin deras.Tiraikasih Website http://kangzusi. Suatu ketika. tiba-tiba dia melihat ada sebuah rumah kayu muncul dibalik bukit sana. Sambil meringkik panjang. keledai itu segera mengangkat kakinya keatas dan bergeser setengah kaki dari posisi semula. Suma Thian yu menjadi amat kegirangan. mendadak pintu rumah dibuka dan muncul kepala seorang gadis muda. Kini Suma Thian yu telah basah kuyup oleh derasnya air hujan.com/ Suma Thian ya ikut merasa terkejut.. Tiga titik cahaya tajam itu dengan membawa desingan angin tajam.. kepalanya. Baru sampai didepan rumah kayu itu. Sambil menepuk kepala keledainya dia memuji berulang kali. cepat-cepat dia menarik tali lesnya kuat-kuat. mendadak keledai itu berpekik nyaring sambil menyambar kepuncak bukit. Rupanya kesanalah keledai itu berlarian.. secepat terbang dia lari kearah rumah kayu tersebut. mendadak dari balik rumah terdengar suara bentakan nyaring menggelegar memecahkan keheningan: "Lihat serangan!" Menyusul kemudian muncul tiga titik cahaya bintang yang menembusi kabut hujan dan menyambar tiba. cepat-cepat dia memeluk leher keledai kencang-kencang dan membiarkan binatang tersebut berlarian tanpa tujuan. kau memang pintar. menyambar lewat persis disisi telinga Suma Thian yu dan melesat kedepan.. Suma Thian yu sangat terkejut. Bersamaan waktunya. . Suma Thian yu sendiri kena digoncang pula oleh lejitan keledai tersebut hingga terjatuh ketanah. "Wahai keledai.. dengan perasaan terkejut Suma Thian yu mendongakan. mari kesana untuk berteduh dari hujan keparat ini" Keledai itu berpekik nyaring.

saudara cilik. dengan begitu terlihat amat jelas seluruh anggota tubuhnya yang terlarang. dia lantas membalikkan keledainya dan pelan pelan berjalan mendekati rumah kayu tersebut. selain itu didalamnya tidak memakai apa-apa. perduli amat. apa lagi setelah mendengar kata-kata yang genit itu. terutama payudaranya yang montok dengan putingnya yang memerah. kontan saja ia menjadi merinding dan berdiri semua bulu kuduknya. Jilid : 14 Mendadak dari arah belakangnya berkumandang suara tertawa cekikikan yang amat genit. Ho Hong sedang mengeringkan tubuhnya. di dalam ruangan keliahatan api membara dengan hangatnya. Suma Thian yu segera melompat naik lagi keatas punggung keledainya dan siap berlalu dari tempat tersebut. "aah. "Hujan ini pasti turun terus tiada hentinya" demikian dia berpikir. Begitu mengetahui siapakah perempuan itu. kau lagi marah rupanya? Kemarilah. disusul perempuan itu berseru: "Hei.Tiraikasih Website http://kangzusi. apakah kau tak ingin berteduh sebentar sebelum pergi?" Waktu itu Suma Thian yu sudah basah kuyup ketimpa air hujan. Sambil keledainya Suma Thian yu berteduh dibawah emper rumah. Waktu itu si Bunga tho indah Ho Hong hanya mengenakan seperangkat baju yang amat tipis. coba kau lihat hujan begitu deras. toh ia tak bakal bisa melahap diriku!" Berpikir sampai disitu. Terkesiap hati Suma Thian yu setelah menyaksikan kejadian tersebut. namun Suma Thian yu dapat mengenali perempuan itu sebagai Yan tho hoa (bunga tho indah) Ho Hong yang pernah dijumpainya di rumah Bi kun lun Siau Wi goan tempo hari. dia merasa tubuhnya seperti tersambar . lebih baik aku berteduh lebih dulu disini.com/ Walaupun hujan masih turun dengan derasnya.

Dalam waktu singkat hawa dingin yan semula mencekam tubuhnya. tak heran kalau tak berani memandang kearahku. lalu mulai memejamkan mata dan mengatur napas. dalam waktu singkat dia sudah muncul kembali dengan pakaian yang rapi. dia hanya memusatkan terus perhatiannya ke satu titik dan mengatur nafas. Tiba-tiba Bunga tho indah Ho Hong berjalan mendekati pemuda itu dengan langkah yang lemah gemulai.. Si Bunga tho indah Ho Hong segera memutar otaknya. kalau tidak. kau jangan mentertawakanku” Selesai berkata ia lantas bersembunyi dibelakang pintu dan mengenakan kembali pakaiannya yang telah kering. rupanya dia kegelian..Tiraikasih Website http://kangzusi. mata pun tak pernah memandang ke arah perempuan tersebut. setelah kering nanti baru kau kenakan lagi. kau bisa masuk angin” "Tidak usah. Kontan saja perbuatannya itu disambut gelak tertawa cekikikan dari si Bunga tho indah Ho Hong. kenapa sih? Memangnya seluruh tubuhku tumbuh duri beracunnya?” Suma Thian yu tidak menghiraukan ucapan lawan. aku lupa kalau belum mengenakan pakaian. kenapa. kontan saja lenyap hingga tak berbekas. terima kasih" tampik Suma Thian yu dengan nada dingin dan kaku. biar ku keringkan sebentar. Buru-buru ia duduk bersila sambil memusatkan seluruh perhatian nya kesatu titik. kau memang perjaka yang masih suci. Menyaksikan sikap dingin anak muda itu. kemudian berseru tertahan: “Aaah. “Aduh . benar. kontan membuat semua anggota badannya kaku. kemudian sambil tertawa genit katanya: "Lepaskan pakaianmu yang basah. saudara cilik.com/ aliran listrik bertegangan tinggi saja. . Jangankan beranjak.

Hal ini disebabkan pertama. Selama ini. Bayangan saja. Padahal watak Si Bung tho indah Ho Hong sendiri tidak termasuk jahat.. genit dan menjemukan itu. Si Bunga tho indah Ho Hong hanya satu diantara sekian banyak kejadian lainnya. kedua. ilmu silatnya amat lihay dan sakti.Tiraikasih Website http://kangzusi. Si Bunga tho indah Ho Hong adalah seorang gadis yang baik. Dikolong langit ini memang terdapat banyak kejadian yang tragis. bagaimana bisa menjaga nama baiknya? Orang tak ada yang percaya kalau gadis ini masih suci bersih. Sangat banyak jago termashur yang terpikat oleh kegenitannya itu sehingga tunduk seratus persen dibawah telapak kakinya. hanya sayang sekali sekuntum bunga teratai yang tumbuh diatas lumpur. bagaimana mungkin bisa menjadi baik? Si Mayat Hidup Ciu jit hwe merupakan pentolan iblis dalam golongan iblis.. ia bisa mempunyai nama buruk semua hari ini. mereka sudah banyak melakukan kejahatan dan membunuh orang tak terhitung jumlahnya. itulah sebabnya banyak sekali pemudapemuda yang terpikat olehnya. dua diantaranya adalah Hek hong hou (harimau angin hitam) Lim Kang dan Kim bin kui (setan muka hijau) Siang tham. dia mempunyai tiga murid. Si Bunga tho indah Ho Hong memang dilahirkan dengan selembar mulut yang pandai merayu. akan tetapi . Dibawah didikannya. Kedua orang itu merupakan jago-jago lihay dulu dalam kalangan Liok lim. hingga kini dia masih tetap suci bersih tanpa noda. semuanya tak lain adalah hasil didikan gurunya. Bunga tho indah Ho Hong sudah amat mashur dalam dunia persilatan sebagai seorang perempuan genit berwajah cantik. ilmu silat yang dimilikinya boleh dibilang tiada taranya didalam dunia persilatan.. boleh dibilang hampir sebagian besar umat persilatan mengenalinya. murid yang di didik Si Mayat Hidup Hoat Si si. dia selalu berusaha untuk maju selalu berusaha untuk kembali kejalan yang bersih dan lurus.com/ Suma thian yu benar-benar merasa muak menyaksikan tingkah lakunya yang tengik.

. mengerti aku .. mulai kecewa.. lelaki. hatinya setenang air. mulai berbuat sewenang-wenang dan kian terjerumus. Ada kalanya dia berjalan kearah yang benar. apa pula yang bisa dia perbuat? Bertarung melawan lingkingan? Menghadapi ucapanucapan cabul dengan kasar? Atau dia harus berjuang untuk mencapai kedudukan tinggi.. diam-diam dia menyumpai pemuda itu sebagai lelaki palsu. Siapa tahu Suma Thian yu adalah lelaki sejati yang tahan uji. mereka tak tahu bagaimana perasaan seorang wanita. selalu saja menghalangi jalan perginya. Bunga tho indah Ho Hong semakin penasaran.. ia tak kan mengerti tentang bagaimana cara melanjutkan hidup. Menyaksikan pemuda itu sama sekali tak terpikat oleh bujuk rayunya. Bagi seorang perempuan.. hmmm bila aku Ho Hong manfaatkan kelebihanku. Sampai pada akhirnya dia sendiripun menjadi buta. mereka hanya tahu memuaskan napsu. tak heran kalau dia pun mencoba merayu dan menggaet hati Suma Thian yu. di tambah lagi ia tidak gemar bermain perempuan. buta untuk membedakan mana yang benar.. tidak mungkin seorang perempuan bisa berbuat demikian.. apa sulitnya untuk menaklukkan mereka dibawah telapak kakiku?" Akhirnya ucapan tersebut menjadi prinsip hidupnya selama ini. tapi ada pula saatnya dia berjalan kearah yang salah.Tiraikasih Website http://kangzusi. “ooohh. Maka dia selalu putus asa. setelah dia bertemu dengannya..com/ ucapan manusia dan lingkungan hidup bagaikan benteng baja yang kuat.? Tidak. tapi iapun segera menyusun rencana untuk menyiapkan sebuah perangkap. perempuan hanya tahu bagaimana mencintai dan dicintai. Ia seringkali bergumam begini: "Burung gagak di dunia ini semuanya hitam.. “Kau benar-benar tak takut dingin?” Bunga tho indah Ho Hong menegur sambil tertawa.

maka kembali ujarnya sambil tertawa: “Duduklah dulu disini. Tak selang beberapa saat kemudian. mengeringkan pakaiannya dengan pancaran hawa murninya. ia sudah memejamkan mata sambil mengatur napas bahkan tak selang beberapa saat kemudian dia sudah berada dalam semedinya. adik Hong. Ketika Ho hong berlalu. Tapi dia lantas berpikir kembali.. tindakan yang terlampau tergesa-gesa bisa mengakibatkan kegagalan total. Siapa pula yang menduga jikalau saat itu Suma thian yu sedang melakukan suatu percobaan. tapi dia hanya membuka matanya sambil memandang keluar jendela saja. walau hanya sebentar saja. dia ingin sekali menjatuhkan diri kedalam pelukannya dan merasakan kehanggatan tubuhnya.com/ sekarang. mula-mula Suma thian yu mengira si Bunga tho indah Ho Hong telah kembali." . pakaiannya telah mengering. siapa tahu semakin dipandang makin tertarik. sepatah katapun tidak berbicara. penemuan ini tentu saja amat menggirangkan hati Suma thian yu.. ia sedang berpikir sampai kapan hujan tersebut baru akan berhenti. kepergian Ho Hong pada hakekatnya tidak memancing perhatiannya. tubuhnya makin lama makin mengering. maka dia segera memejamkan matanya rapat-rapat. aku akan mengambilkan kayu bakar diluar sana” Ia melompat keluar dan lenyap dibalik pintu itu. Siapa tahu segera terdengar lagi suara panggilan yang lirih: “Adik hong. lantaran aku ada disini maka kau enggan melepaskan pakaianmu bukan?” Sambil berkata ia melirik sekejap kewajah pemuda itu. Mendadak tampak bayangan manusia berkelebat lewat diluar jendela. Suma Thian yu masih tetap duduk kaku ditempat tanpa berkutik. disaat Ho Hong sedang mengoceh tiada hentinya tadi..Tiraikasih Website http://kangzusi.

. ujarnya seram: "Adik Hong.. dengan gusar segera menegur: “Mau apa kau datang kemari? Siapa suruh kau kemari? Mana dia?” Rupanya dia tidak melihat Suma Thian yu berada disitu. dalam sekilas pandangan saja dapat dikenalinya sebagai si setan muka hijau Siang Tham. Setan muka hijau Siang Tham segera tertawa terkekeh-kekeh.. tak ussh banyak ngebacot lagi disini” .. dia hanya berseru tertahan sambil berguman: “Heran. kemudian terdengar gadis itu berteriak: "Tutup mulutmu. " "Uuuh.com/ Merasakan keadaan tak beres. maka pertanyaan tersebut lantas ditujukan kepada kakak seperguruannya. aku sudah mencarimu dengan susah payah.. lalu sambil menarik muka ia berkata: "Apa maksudmu? Kau telah berubah. siapa kesudian denganmu?” damprat Ho Hong marah. Siang Tham tidak melihat Suma Thian yu." "Plaaaak!" belum habis dia berkata. pipi kanannya sudah ditampar Ho Hong keras-keras. Sumoay telah pergi kemana?” Pada saat itulah Ho Hong masuk dari pintu depan. cepat enyah dari sini!" Dampratan itu membuat si Setan muka hijau Siang Tham tertegun. bajunya panjang berkembang-kembang. Tak lama kemudian terlihat seseorang berjalan masuk kedalam ruangan itu. Dia bermuka hijau bertaring panjang. berubah sekali. apakah aku sebagai kakakmu tak boleh datang kemari mencarimu? Apa lagi kita toh masih.. buru-buru Sum thian yu melompat bangun dan menyembunyikan diri dibalik tempat kegelapan. "enyah kau. ketika gadis itu menyaksikan ji-suhengnya berada disana. Ketika masuk kedalam ruangan.Tiraikasih Website http://kangzusi. Melihat Ho Hong munculkan diri..

"Mau apa kau datang kemari?" teriak Ho Hong sambil menuding kearah hidungnya.. "Heeh.. akan kulihat kau bisa bertahan sampai kapan.” seru setan muka hijau Siang Tham dengan seram.. kau berontak? Kau berani melawanku?" teriaknya amat gusar.heeh. kau tak usah takabur. apa sebabnya kau berubah menjadi begitu dingin dan tak berperasaan kepadaku. jika tak ada urusan kau dilarang kemari. tapi Ho Hong tidak memandang sebelah mata pun kepadamu. Tapi belum lagi dua langkah.aku heran. Bunga tho indah Ho Hong menjerit kaget setelah menyaksikan . sambil tertawa seram ia membalikan tubuhnya lagi.. karena kesakitan dia berkaok kaok keras: "Perempuan rendah. heeh. hari ini ada kau tiada diriku” Dia lantas merogoh ke dalam sakunya dan membalikkan tubuh sambil mengayunkan tangan. mulai hari ini hubungan kita putus sampai disini” Perempuan rendah... "dahulu aku toh sudah memberitahukan kepadamu. hmm! Bagus. kuberitahukan kepadamu. masih belum mengerti kau?" "Perempuan rendah. dengan cepat dia seperti menyadari akan sesuatu. rupanya lagi menyembunyikan lelaki. bagus sekali... tanpa banyak membuang waktu. sudah sejak tadi tubuhmu kuhancurkan menjadi berkeping-keping!" Hmm. orang lain mungkin takut kepadamu.com/ Lima jari tangan yang merah membengkak segera tertera diatas wajah Setan muka hijau Siang Tham. dia berlalu dari situ. mendadak ia menyaksikan bayangan manusia bergerak di sudut ruangan. seandainya aku orang she Siang tidak teringat kalau kau adalah saudara seperguruanku. Dua titik cahaya tajam dengan kecepatan luar biasa langsung meluncur ketubuh Suma thian yu yang berada di sudut ruangan..Tiraikasih Website http://kangzusi.

rupanya kau si bocah keparat. kau berani menyeleweng dengan pria ini? Bagus.com/ kejadian tersebut. dia tak berani menyerang untuk kedua kalinya.Tiraikasih Website http://kangzusi. teriaknya penuh amarah: “Bocah keparat. kemudian sambil tertawa tertawa terbahak-bahak munculkan diri dari tempat persembunyian. mau tak mau si Setan muka hijau Siang Tham merasa terkesiap. gagal dengan serangan pertama. Setelah mengetahui kalau pemuda yang menampakkan diri adalah Suma Thian yu. Walaupun bunga tho indah Ho Hong menempati urutan ketiga. kini lenyap tak berbekas bagaikan batu yang tenggelam ditengah samudra. semua amarahnya kontan saja dilampiaskan ke tubuh Suma Thian yu. tapi ia segera tertawa licik: “Oooh." Kemudian sambil melotot ke arah Ho Hong dengan sorot mata buas. pagar makan tanaman. ilmu silatnya justru hanya dibawah si harimau angin hitam Lim kang. Tampaknya dua batang senjata rahasia tersebut akan menghajar tubuh Suma Thian yu. . Sambil maju kemuka. Si Setan muka hijau Siang Tham cukup mengetahui akan tabiat dari sumoaya-nya ini. dia mau menolong sayang keadaan terlambat. maka begitu melihat datangnya serangan. jika tidak kuberi pelajaran hari ini. mendadak pemuda itu mengebaskan ujung bajunya. Dua batang senjata rahasia yang dilepaskanSiang tham tadi. diapun tak ingin menyalahi Siang tham lagi. mulai sekarang aku tidak memakai nama marga Siang lagi” Selesai berkata. serahkan selembar nyawamu!” Dengan jurus Kay san to liu (membuka bukit mencari air) dia bacok tubuh Suma Thian yu. sebuah pukulan dahsyat segera dilontarkan ketubuh Ho Hong. dampratnya lagi amat kasar: “Perempuan rendah. buru-buru tubuhnya mengegos ke samping. kendatipun begitu.

“Blaaammm!” setelah membentur diatas dinding ruangan.Tiraikasih Website http://kangzusi. boleh dibilang iblis ini sedang mencari penyakit untuk dirinya sendiri. dan dendam itu belum pernah lampiaskan. Bu siang sinkang dengan berubah menjadi hawa sakti tanpa wujud langsung meluncur ke muka. mau menunggu sampai kapan lagi? Dia segera menggerakkan tubuhnya dan bagaikan segulung asap ringan. dia merasa kalau tidak pergi sekarang. tak heran kalau matanya berubah menjadi merah membara. Suma thian yu segera mengebaskan bajunya kedepan. sudah pasti kejadian mana akan menimbulkan bencana dikemudian hari. Ketika Suma Thian yu menyaksikan disitu telah terjadi keributan.com/ Sejak dikerubuti Siang Tham tempo hari. Ia girang karena ilmu silat yang dimiliki nya sekarang sudah mencapai tingkat yang luar biasa. keadaan masih mendingan. ternyata Suma Thian yu berhasil merobohkan murid ke dua dari si Mayat hidup Ciu Jit hwee. tubuhnya sudah terpental ke belakang seperti layang-layang yang putus talinya. sedang hujan diluar rumahpun telah berhenti. Jika Suma Thian yu tak membuat perhitungan dengannya. kemudian melompat naik ke punggung keledainya dan berlalu dari situ. Suma thian yu sudah menaruh dendam kepadanya. maka setelah bersua kembali kini. itu berarti harapannya untuk membalas dendam menjadi besar. pemuda itu sudah menyelinap keluar lewat jendela. sekilas pandangan nampaknya enteng. Dalam suatu gerakan yang ringan. tapi diapun murung karena musuhnya kian bertambah banyak. sekarang justru dia yang datang membuat gara-gara. begitu sempat tenaganya menjawil ujung baju lawan. padahal dibalik semuanya itu justru tersembunyi suatu kekuatan yang luar biasa. kejadian mana segera menimbulkan perasaan girang dan murung baginya. Kasihan setan muka hijau Siang Tham. . ia roboh terkapar di tanah.

mari kita kejar!" teriak Siang Tham kemudian keras-keras. Setan muka hijau Siang Tham segera meluncur keluar dari ruangan dengan kecepatan tinggi.” Dengan geramnya dia menghampiri orang itu kemudian ditendang keras-keras untuk melampiaskan rasa dongkolnya. Suma Thian yu melarikan keledainya beberapa waktu sebelum memperlambat perjalanannya.com/ Menanti Bunga tho indah Ho Hong hendak menghalanginya. mau apa kau?” Mendengar pemuda itu melarikan diri. manusia macam kau juga ingin di sebut seorang hohan.. Suma Thian yu sudah lenyap dibalik bukit sana. Tak lama sepeninggal rombongan perampok itu. buru-buru tanyanya: ”Kemana perginya anjing cilik itu?" “Hmmm. Pe ristiwa yang baru saja dialaminya membuyarkan kegembiraan dalam hatinya. Bunga Tho indah Ho Hong juga menutup rumahnya dan berlalu dari situ. Setan muka hijau Siang Tham menjerit kesakitan dan sambil melompat bangun. sok alim.Tiraikasih Website http://kangzusi. Sambil menahan geramnya. gadis itu mendepak-depakkan kakinya berulang kali keatas tanah.. orang itu sudah kabur. tak akan pernah kulepaskan dirimu!" Kemudian sambil berpaling kearah Setan muka hijau yang tergeletak semaput ditanah. kemudian bersuit keras-keras. dia menyumpahinya pula dengan geram: “Hmmm.. sumpahnya: “Lelaki sialan. ia tak berniat lagi untuk menikmati pemandangan alam disepanjang jalan. Tak selang berapa saat kemudian. . "Sasaran kita telah kabur. tapi ketika tak menjumpai Suma thian yu berada disitu. Setelah meninggalkan rumah kayu itu. dari dalam hutan bermunculan belasan orang perampok berkerudung. hmm! Selama aku Ho Hong masih hidup. Diiringi oleh gerombolan perampok berkerudungnya serentak mereka menuruni bukit itu dan melakukan pengejaran. semuanya ini gara-gara si setan mampus.

mereka adalah gerombolan perampok bertopeng yang dipimpin setan muka hijau Siang Tham. Tapi Suma thian yu cukup menyadari bahwa kuda-kuda yang muncul dari belakang merupakan kuda jempolan yang dapat berlari kencang. seorang anak buahnya segera datang berbisik: "Bocah keparat itu tidak berada dalam kota". tempat itu merupakan tempat pertemuan untuk jago-jago silat yang bermukim disekitar sana. di tengah muncul sebelas ekor kuda jempolan yang dilarikan secepat angin. satu ingatan segere melintas dalam benaknya. Sama Thian yu baru menjalankan kembali keledai menyusul dibelakang orang-orang tadi. setan muka hijau Siang Tham memperhatikan sekejap sekeliling tempat itu. tampaknya dia merupakan pemimpin rombongan tersebut. Sebagai pemimpinnya adalah seorang lelaki bermuka hijau.Tiraikasih Website http://kangzusi. . Ketika matahari baru tenggelam dilangit barat. bertaring panjang dan mengenakan jubah panjang berkembang-kembang. Setelah turun dari kudanya. Menati rombongan orang-orang itu sudah lewat. tak mungkin keledai miliknya sanggup menggunguli mereka. Keledainya segera mengikik panjang dan turut berlariang kencang ke depan. Tak salah lagi. cepat-cepat dia membelokkan arah lari keledainya kesisi jalan dan menyembunyikan diri dibelakang sebatang pohon besar! Tak selang berapa saat kemudian.t ditengah jalanan kota Tong sia muncul serombongan penunggang kuda. ketika tiba didepan rumah makan Kun eng lo. penunggangnya adalah manusia-manusia berpakaian ringkas warna hitam yang menggembol senjata berbentuk aneh.com/ Mendadak dari arah belakang berkumandang suara derap kaki kuda yang ramai. meskipun agak terpencil namun kotanya sangat ramai. Kota Tong sia dibangun dikaki bukit Tay piat san. ia memberi tanda agar berhenti.

diujung jalan sana muncul seekor keledai yang berjalan pelan-pelan menuju kearah rumah makan Kun eng lo pula. tanpa terasa berhenti sejenak dan mengintai ke dalam ruangan. belum pernah kami jumpai orang yang dimaksudkan” Setan muka hijau Siang tham berpikir sejenak.Tiraikasih Website http://kangzusi. Mendadak dari sisi tubuhnya terasa berhembus lewat angin tajam. disana tidak ada rumah penduduk” “Bagus. Tak lama setelah Siang Tham naik loteng. toaya pasti memberi hadiah untukmu. Setan muka hijau kembali tertawa.com/ "Dari mana kau bisa tahu?" “Sejak masuk kota hingga sekarang. sekarang bawalah tiga orang saudara dan lakukan pemeriksaan didepan sana. hatinya merasa agak bergetar keras. tapi akhirnya dengan perasaan apa boleh buat dia mengajak tiga orang rekannya untuk berangkat melaksanakan tugas tersebut. Ketika tidak di jumpai seraut wajahpun yang dikenal. dia tak lain adalah Suma thian yu. dua pukuh li didepan sana merupakan bukit yang sunyi. pemuda itu baru turun dari keledainya dan mendekati rumah makan itu. . “asal kau dapat mengerjakan dengan baik. bagus sekali. jago muda kit. kemudian terlihat ada seseorang yang menumbuk bahunya dengan sempoyongan. Sementara Setan muka hijau Siang Tham sendiri dengan mengajak keenam sisa perampok memasuki loteng kun eng lo. Ketika Suma Thian yu tiba didepan pintu ruakan Kun eng lo dan melihat begitu banyak kuda jempolan di tambat disana. kemudian katanya lagi: “Mungkinkah dia sudah berada jauh didepan?” “Tidak mungkin. sesosok bayangan manusia sudah lenyap dibalik kegelapan sana. Diatas keledai duduk seorang pemuda. bila ada kabar segera laporkan kepadaku” Lelaki itu nampak ragu sejenak. menanti Suma Thian yu mundur dengan terkejut.

dengan perasaan terkejut diambilnya kertas itu cepat-cepat. disitu sudah tiada tempat kosong. memang benar. Meminjam sinar lentera yang memancar dari balik rumah makan. seketika itu juga niatnya bersantap menjadi hilang. kemudian sambil terbungkuk-bungkuk katanya sambil tertawa: “Tuan. tiba-tiba pemuda itu menemukan secarik kertas putih dibawah kakinya. Suma Thian yu bukan seorang pengecut. “Aaah tidak mengapa. ia tak habis mengerti siapa gerangan yang yang memberi peringatan tersebut kepadanya.. baru akan menambat tali les keledainya ditempat parkir. maaf tuan. Keliru bila anda beranggapan demikian. tempat kami sudah penuh. Suma Thian-yu memandang sekejap kesekeliling ruangan. Ternyata diatas kertas itu hanya dicantumkan beberapa huruf yang berbuntu demikian: “Siang Tham ada didalam. Suma thian yu segera termenung beberapa saat lamanya... dia tak akan berbuat demikian.? Terpaksa surat itu dimasukkan kedalam sakunya. biar aku mencari tempat dilain tempat saja sahutnya cepat.com/ Suma thian yu menggelengkan kepalanya sambil mengrerutu. Mungkinkah Suma Thian yu merasa takut terhadap gembong iblis itu sehingga dia memutuskan untuk mengundurkan diri saja dari situ. tapi gaya tulisannya sangat kuat dan bertenaga. .Tiraikasih Website http://kangzusi.. mendadak sorot matanya bertemu dengan Setan muka hijau Siang Tham yang sedang duduk disudut sebelah kiri. kemudian dengan membusungkan dada dia berjalan masuk ke dalam rumah makan tersebut. silahkan mencari ditempat lain saja. Suma thian yu membuka gulungan kertas itu dan segera dibacanya. Seorang pelayan munculkan diri menyambut kedatanggannya. hati-hatilah dengannya!” Dibawahnya tidak nampak tanda tangan penulis surat itu..

Tiraikasih Website http://kangzusi. serunya: ""Maaf tuan. Setelah berpikir sejenak.haaah.. mendadak terdengai Siang Tham berteriak keras: “Hei. Baru saja dia hendak membalikkan badan meninggalkan tempat itu. silahkan!" “Aku tidak kenal dengan orang itu” tampik sang pemuda sambil menggeleng.haa. silahkan. cepat tahan orang itu!" Cepat pelayan itu lari keluar dan menarik tangan Suma Thian-yu. Suma Thian yu tidak akan memandang sebelah mata pun terhadap kawanan perampok itu. Si setan muka ujau Siang Tham baru berbisik lagi: . sambil menggapai kearah Suma Thian yu. sudah kami siapkan sebuah tempat untukmu.rupanya saudara Siang juga berada disini. Sementara itu. katanya: “Lote." Setelah tiba ditempat duduk...com/ Berbicara soal silat atau soal sastra. dia segan mencari urusan dengan orang lain. "Haah. ia memutuskan untuk masuk dulu melihat keadaan sebelum mengambil tindakan selanjutnya. dia memang sudah berprinsip "Tiada urusan tak akan mencari urusan. dia segera menurun keledainya dan berlalu. ada urusan tak akan takut menghadapi kematian". bagaimana sih kau ini. silahkan duduk didalam. pelayan. si setan muka hijau Siang tham sudah muncul didepan pintu. mengapa kau malah pergi dengan begitu saja?" Kalau di dengar dari nada suaranya sudah jelas adalah nada suara seorang teman yang akrab. bagus sekali. hamba tak tahu kalau tuan adalah tamu terhormat dari toaya tersebut. karenanya bila keadaan tidak terlalu memaksa. harap kau sudi memaafkan... jika begitu siaute akan meneguk secawan arak dulu sebelum berangkat.. tapi sejak terjun ke dalam dunia persilatan.... ia tidak habis mengerti permainan setan apakah yang sedang di persiapkan iblis itu. Maka sambil tertawa tawa katanya.

Suma Thian yu tidak sungkan-sungkan lagi... kemudian katanya lagi sambil tertawa: “Tak disangka kita bisa minum arak bersama pada hari ini. Baru saja cawan itu akan menempel dibibirnya. Pada mulanya ia tidak menaruh curiga kalau setan muka hijau Siang Tham bakal meracuninya.”praaang”.. Perlu diketahui. sebab itu meski berhadapan sebagai musuh.. mari. ternyata pakaian tersebut telah berubah menjadi hijau kebiru biruan. Dengan perasaan kaget pemuda itu meraba bajunya yang basah. dia tidak berusaha untuk melakukan pencegahan. kembali wajahnya berubah hebat.cawan arak yang berada digenggamannya sudah tersambar oleh senjata rahasia tersebut. Sambil menjerit kaget Suma Thiin yu melompat mundur beberapa langkah. bukan saja dapat dipakai untuk memeriksa apakah sesuatu benda ada racun nya atau tidak.. pemilik rumah makan ini bukan manusia yang gampang dihadapi” Suma thian yu tertawa hambar. telapak tangan kiri Suma Thian yu pernah mengisap sari daun anti racun Jiu sian kiam lan. kemudian .Tiraikasih Website http://kangzusi. tapi begitu menyentuh ke atas pakaiannya. jelas didalam arak tersebut ada racunnya. ia menggangkat cawan araknya dan meneguknya. . dia mengambil dua cawan arak dan menyodorkan secawan untuk Suma Thian yu. kita berjumpa jagi diluar kota. lagi pula dapat dipakai untuk menghadapi serangan racun. terasa ada cahaya tajam berkelebat lewat. selama disini lebih baik bersabar dulu. pikirnya geli: “Kalau memang begitu. kita keringkan cawan arak!” katanya kemudian.com/ “Selesai bersantap. tapi sebagian bajunya sudah keburu basah oleh tumpahan arak. sauya memang kuatir jika kau mencari gara-gara disini” Ketika selesai menyelesaikan kata-kata tadi. sekulum senyuman licik kembali menghiasi bibir si Setan muka hijau. hal ini akan lebih baik lagi.

hawa amarahnya kontan berkobar.bagus. mari kita bicarakan lagi dihalaman belakang sana" Suma Thian yu agak tertegun. rupanya karena alasan inilah kau jadi ternama dalam dunia persilatan? Hmm.. bila dirumah makan kami terjadi persoalan maka peristiwa itu menjadi tanggung jawab kami.. ia telah memerintahkan anak buahnya mencampuri arak tersebut dengan racun... ia tidak habis mengerti terhadap ucapan orang yang sama sekali tak dikenalnya itu.Tiraikasih Website http://kangzusi..engkoh cilik. tanpa pikir pan jang segera serunya sambil tertawa dingin: "Heeehh. bagus sekali.. dia berpaling dan menatap wajah Setan bermuka hijau Siang Ttam lekat-lekat.heeeh.heeeh. Hari ini aku Thian yu baru benar-benar mengenali manusia macam kau.haah. kemudian dengan wajah serius serunya: "Apakah kau yang meracuni saudara cilik ini?" .com/ Siapa tahu ketika Siang Tham keluar ruangan menyambut kedatangan Suma Thian yu tadi.. benar-benar tidak kusangka. ayoh kita bereskan persoalan ini diluar kota saja!" Selesai berkata dia lantas membalikkan badan berlalu dari situ.haahh. jadi kelau begitu kaulah yang meracuni arakku tadi? Tolong tanya siapa namamu?" Ucapan ini sebaliknya malah membuat kakek berbaju biru itu tertegun. Mendadak dari depan tubuhnya muncul seorang kakak berbaju biru. anak murid didikan mayat hidup Ciu Jit-hwee pandainya cuma mencampuri arak orang dengan racun!. bila ada urusan... Suma Thian yu sama sekali tidak menyangka kalau Si setan muka hijau Siang Tham sebagai seorang jagoan lihay dalam golongan Liok lim bisa berbuat curang dengan tindakan yang begitu pengecut dan memalukan.. “Haah. belum lagi orangnya sampai.. gelak tertawanya sudah bergema diruangan. Baik. dengan mata melotot bentaknya keras-keras: "Siang Tham.. Bila kau memang orang gagah.

...” “Tak usah banyak bicara.. sikakek berbaju biru itu sudah berkata lagi sambil tertawa dingin tiada hentinya... . seorang lelaki berani berbuat berani bertanggung jawab. “Siang tayhiap. sikap setan muka hijau Siang Tham telah berubah menjadi munduk-munduk.. baru saja dia hendak mengucapkan sesuatu. “Tak usah banyak biacar. kalau tidak.buat apa kau mesti bertindak serius? Chin locianpwe. apalagi hubunganmu dengannya.heeeh. terpaksa lohu harus berbuat kurang sopan terhadap Kiang tayhiap” Baru saja kakek berbaju biru itu menyelesaikan perkataannya.. dengan Tangkeng kami toh sudah saling mengenal. mungkin mereka kelewat memandang tinggi Suma siauhiap sehingga timbul niatnya untuk mengajak saudara ini bergurau” Suma thian yu melotot gusar. rupanya mereka telah mencampuri arak dengan obat pemabuk. semua ini gara-gara perbuatan beberapa orang saudaraku.Tiraikasih Website http://kangzusi. lalu katanya sambil tertawa: “Locianpwe.com/ Sejak menyaksikan kemunculan kakek berbaju biru itu. kini dia menjura dalam-dalam. tahu-tahu seorang lelaki setengah umur berwajah bengis telah melompat bangun. rumah makan Kun eng lo bukan suatu tempat yang bisa dikacau ketenanggannya oleh siapapun. ketika aku tak ada disitu. cepat kau tunjukkan orang itu untuk diberi hukuman yang setimpal. “Buu. Agaknya wajah setan muka hijau Siang Tham tahu kalau dia tidak bisa menghindar kagi.. kau undang untuk menjumpai diriku” Setan muka hijau Siang Tham segera mendehem beberapa kali. sambil tertawa licik sahutnya: “Aaahh. tampak suatu bayangan manusia berkelebat lewat. heeh..sudah banyak tahun kita tidak berjumpa. kaukah yang telah meracuni arak saudara cilik itu? kembali kakek berbaju biru itu membentak dengan wajah marah. apakah kau orang tua.. harap saudara yang meracuni saudara ini..

Menyaksikan hal ini.com/ Dengan senyuman angkuh menghiasi wajahnya.” Menanti Suma Thian yu dan Si setan muka hijau Siang Tham dapat melihat jelas apa yang terjadi. segera tampak olehnya bayangan manusia berkelebat lewat. menyusul kemudian seluruh badan sakit sekali sehingga tak kuasa lagi dia menjerit dengan suara menggidikan hati: “Aduuuh.. terpaksa dia menegur dengan suara dingin: “Chin locianpwe. kau menghukum mati orang ini. lalu menjawab: “Toayalah yang telah meracuni racun itu. aku tak ingin sampai salah membunuh orang tak salah!” “Omong kosong! Dengan andalkan sekerat tulangmu itu. sinar matanya bersinar tajam. yang lohu cari sekarang adalah kenyataan. lelaki buas itu sudah tewas dengan mata melotot keluar dan mulut mengeluarkan busa. diam-diam Suma Thian yu menghembuskan napas dingin. lelaki itu menuding keujung hidung sendiri. memangnya kau mampu untuk membunuh toaya mu?” Baru saja lelaki buas tersebut berbicara demikian. aku percaya kau tak akan mampu untuk memikulnya” . apakah tindakanmu tak terlampau kelewat batas?? Bila peristiwa hari ini sampai terdengar Tongkeh kami..Tiraikasih Website http://kangzusi. Tapi untuk membela anak buahnya.. Si setan muka hijau Siang Tham juga merasa terperanjat sekali setelah menyaksikan anak buahnya tewas dalam sekali ayunan tangan kakek berbaju biru itu.. “jangan menanggung dosa buat orang lain. pikirnya: "Entah dengan cara apa kakek itu turun tangan? Ilmu silat apa yang dia pergunakan? Mengapa lelaki buas ini bisa mampus menyerupai orang yang terserang penyakit parah? Dari atas sampai bawah tubuhnya sama sekali tidak ditemukan cedera apapun?" Sementara itu. mau apa kau? memangnya kau bisa melahap toayamu bulat-bulat?” “Kau tidak bohong? bentak kakek berbaju biru itu dengan gusar.

Kakek berbajubiru itu Cuma tertawa dingin tiada hentinya. asal kau dapat memperlihatkan beberapa jurus kepandaian yatg bisa membangkitkan rasa kagum lohu. selama ini. mari kita bertemu dihalaman belakang saja. kemudian menyaksikan pula sikap permusuhan kakek itu terhadap setan muka hijau.. kau sudah tak punya kesempatan lagi untuk pulang kerumah dan menyampaikan laporan. dengan cepat dia dapat menyimpulkan kalau antara si kakek dengan setan muka hijau sebetulnya merupakan musuh yang tak mungkin bisa hidup damai.. Walaupun demikian. sekalipun Suma Thian yu sudah memeras otaknya habis-habisan. kakek berbaju biru itu telah berkata: “Siang Tham. “Blaamm. persoalan hari ini . meskipun suara pembicaraannya juga tidak terlalu besar. hingga menggema diseluruh ruangan dan mendengung tiada hentinya. Suma Thian yu cuma menonton dari sisi arena.. tapi yang pasti bukan manusia sembarangan dapat memiliki ilmu silat dengan tenaga dalam yang demikian sempurna. tidak cocok untuk bertarung. pada mulanya dia mengira kakek itu satu komplotan dengan setan muka hijau Siang Tham. Suma Thian yu belum juga berhasil menduga siapa gerangan kakek itu. tapi setelah menyaksikan lelaki buas tersebut terbunuh. Setan muka hijau Siang Tham menjadi gusar gekaii sampai mencak mencak seperti monyet terbakar jenggotnya.!” diiringi suara nyaring. dia segera menghantam meja keras-keras. dia tak menjadi gusar.com/ Kakek berbaju biru itu swgera tertawa panjang: “Orang she Siang. dia toh belum berhasil juga untuk menduga siapa gerangan kakek berbaju biru itu. tongkehmu juga tak akan bisa berbuat apa-apa kepada lohu. tempat ini untuk berdagang. cawan dan mangkuk yang berada diatasnya pun ikut hancur berantakan. sementara dia masih berpikir dengan perasaan tak mengerti.. namun setiap patah kata dapat kedengaran sekali.. Sayang sekali. meja itu kena terhajar sampai pecah menjadi dua bagian.Tiraikasih Website http://kangzusi..

Setan muka hijauSiang tham tak ketinggalan.Tiraikasih Website http://kangzusi. kalau tidak. pikirnya: “Siapakah putri si kakek ini? mengapa dia bisa ditakuti oleh penjahat-penjahat keji macam Siang tham? kalau didengar dari nada pembicaraan setan muka hijau.. untuk menghadapi kau. kau tak usah berlagak besar dengan menggandalkan pengaruh putrimu untuk menggertak aku. tampaknya putri kakek inipun seorang pendekar perempuan. .. suara tertawanya keras dan meyeramkan membikin orang lain bergidik. toaya tak usah turun tangan sendiri. ayoh berangkat. tanpa banyak berbicara lagi dia segera membalikkan badan dan berlalu sari situ.orang she Chin.haah.!” Sehabis mendengar perkataan setan muka hijau Siang tham yang sama sekali tidak memberi muka kepada orang itu. kau harus membayar semua kerugian yang kuderita!” Suara pembicaraan kakek berbaju biru itu masih tetap diutarakan dengan suara rendah. Mendengar ucapan tersebut. kau boleh memimpin jalan buat kami. dia ikut pula dibelakangnya.haah. Jika tidak. namun setiap patah katanya membawa kewibawaan yang mengerikan. toaya pun tak akan bersikap demikian sungkan kepadamu apabila tidak memandang diatas wajah putrimu.... seolah-olah sesuatu kekuatan yang membuat setiap orang tak sanggup melawan... sementara segenap anak buahnya turut beranjak kebelakang setelah rombongan itu lewat semua.. mengapa Siang tham bersikap begitu menghormat terhadap kakek itu?” Sambil berpikir Suma thian yu beranjak dan melangkah kehalaman belakang rumah makan Kun eng lo tersebut. Setan muka hijau Siang tham segera tertwa tergelak: “Haah. kakek berbaju biru itu tertawa tergelak karena gusar. Ternyata dihalaman belakang sana terdapat sebuah tanah lapang untuk berlatih silat yang luasnya mencapai dua puluh kaki..com/ akan kubikin selesai sampai disini saja.

hal ini merupakan keinginan lohu dalam hidup ku ini.. Pada jenis yang terdepan terdapat tombak panjang.com/ Empat penjuru tanah lapang tersedia sederat rak senjata yang diatasnya terletak pelbagai macam senjata berbentuk aneh. tombak lengkung. terserah kau ingin memilih yang mana saja!” “Toaya ingin mencoba kelihayanmu dalam permainan ilmu telapak tangan.. silahkan saja melancarkan serangan" "Sekilas perasaan bangga sempat menghiasi wajah si setan muka hijau siang tham. mustahil dengan kemampuan seorang. kakek berbaju biru itu segera tertawa nyaring: “Hahahahahaha.. dia bisa mengumpulkan senjata begini banyak. Diatas rak nomor dua terletak jenis golok diantaranya terdapat jenis golok bulat sabit. sedangkan kakek berbaju biru itu berdiri seorang diri dihadapannya. tombak api.. tombak ular.. kalau tidak.. kemudian jenis panah. jenis pedang serta berbagai macam jenis senjata lain yang aneh-aneh bentuknya. si Setan muka hijau dengan diiringi lima orang lelaki kekar berdiri disisi kanan arena. Diam-diam Suma thian yu menghela naps panjang setelah menyaksikan kesemuanya itu. Pada rak nomor tiga tersedia jenis toya. Sebentar aku harus memperhatikan gerakan tubuhnya agar kesempatan baik ini jangan sampai kulewatkan dengan begitu saja" Dalam pada itu. "Sudah pasti orang ini merupakan seorang yang gemar berteman orang persilatan. suasana dalam arena sudah menjadi tegang. tapi jenisnya teratur rapi sekali. Waktu itu. golok bergerigi. dia segera berseru: “Toaya tak akan sungkan-sungkan lagi” .dapat merasakan sampai dimanakah kelihayan Hu si im hong ciang yang pernah menggetarkan dunia Liok lim. diatas rak senjata sudah tersedia berbagai macam senjata. si kakek sedang berkata sambil tertawa: “Siang Tham. Siang tayhiap. golok besar.Tiraikasih Website http://kangzusi.” sahut sisetan muka hijau dengan wajah bengis.

diamenyerang kakek yang berbaju biru itu. Ternyata kakek yang berbaju biru itu cukup tahu keadaan. buru. Suma Thian yu yang menonton jalannya pertarungan dari sisi arena dan menyaksikan jalannya gerakan tubuh dan jurus pukulan dari kakek berbaju biru itu. Ketika sampai di tengah jalan. Dua gerakan tersebut dipergunakan hampir bersamaan waktunya. dia lepaskan sebuah cengkeraman maut ketubuh kakek berbaju biru itu. sementara tangan kanannya langsung menghantam ke perut lawan dengan jurus Sin liong ji hay atau Naga sakti masuk ke laut. segenap tenaganya disalur ke tangan. dengan jurus kim pa liok jiau (macan kumbang emas mementang cakar). dengan mengembangkan ilmu pukulan yang maha dahsyat dia melepaskan serangkaian pukulan secara gencar. dia segera menjerit kaget. gerakan tubuhnya tiba-tiba berubah. kemudian tubuhnya berputar setengah lingkaran. tubuhnya bergoyang sedikit saja ke samping lalu melompat mundur dua langkah. buru-buru ia menangkis dengan tangan kirinya. “Serangan bagus!" Setan muka hijau Siang Tham berseru keras. namun bisa sampai disasaran-nya pada waktu yang hampir bersamaan. lalu lengannya yang sudah terlanjur disodok keluar menyelinap secepat kilat dengan suatu gerakan yang luar biasa. .com/ Selesai berkata.Tiraikasih Website http://kangzusi. kemudian dengan jurus To thian hoan jit atau mencuri langit berganti hari. Bagaikan sebatang pohon liu yang lemas. secepat kilat dia membabat tubuh kakek berbaju biru itu. dia agak berhenti sejenak. tidak tampak bagaimana dia turun tangan. sedemikian cepatnya sehingga sukar dibayangkan dengan kata-kata.buru dia membentak keras. Mendapat ancaman semacam itu. kakek berbaju biru itu tak berani berayal. hingga sekilas pandangan seakan-akan berasal dari satu jurus saja. Serangan mana meski di lancarkan dengan dua kekuatan yang berbeda dan waktu yang berbeda pula.

Chin Leng hui hanya mempunyai seorang putri." Tetapi sampai ditengah jalan. dengan mengandaikan serangkaian ilmu pedang Bu tong kiam hoat dan dua belah bilah pisau terbang.?” Apa yang diduga Sama Thian yu memang benar. seruan mana segera ditarik kembali cepat-cepat. Dihari-hari biasa. dalam kecewanya dia lantas mengundurkan diri dari keramaian dunia persilatan dan hidup mengasingkan diri dibukit Tay-hoa san... dia muncul kembali dalam dunia persilatan untuk mencari putri kesayangannya.... Itulah sebabnya orang lantas menyebutnya Tay hoa kitsu (pertapa dari bukit Tay hoa san). sebagai ibu yang baik dan sebagai guru yang disiplin. Dulu. istrinya sendiri berpulang ke dalam baka setelah melahirkan putrinya.Tiraikasih Website http://kangzusi. dia pernah menggetarkan sungai utara maupun selatan daratan Tionggoan. dengan hati berdebar keras.com/ “Aaah.. dia membawa tugas rangkap. sehari-hari kerjanya hanya mendidk dan memelihara putrinyasehingga menanjak dewasa. pada usia empat belas tahun putri kesayangannya telah hilang lenyap tak berbekas. Tampak kematian istrinya itu merupakan pukulan batin yang sangat berat bagi pendekat tersebut. dia hendak mendidik putrinya Chin lan eng menjadi seorang pendekar perempuan yang perkasa dan disegani banyak orang. sejak empat puluh tahun berselang dia sudah termashur dalam dunia persilatan sebagai Bu tong tay hiap Chin Lenghui. kakek berbaju biru ini memang merupakan jagoan lihay dari Bu tong pay.. banyak manusia yang menjadi keder dan ketakutan hanya mendengar namanya saja. pikirnya kemudian: “Kenapa dia mempergunakan ilmu pukulan Bu tong pau? Mungkinkah kakek mempunyai hubungan yang erat dengan pihak bu tong pay. Siapa tahu. dalam keadaan demikian terpaksa Chin Leng hui melepaskan niatnya untuk mengasingkan diri. setelah .

delapan tahun sudah lewat. Dalam sedihnya.. Namun sejak dia mendirikan rumah makan Kun eng lo hingga kini. padahal dia sangat berharap bisa bersua muka dengan putrinya itu..com/ bersusah payah mencari kian kemari. Kadangkala dia berpesan kepada sobat lamanya. bagaimanapun kesalahan yang dilakukan putrinya. bila bersua dengan putrinya. bila di kala senggang diapun melatih ilmu tenaga dalam dan tenaga luarnya secara tekun. akhirnya Chin leng hui berhasil juga menemukan putrinya. mencaci makinya habis-habisan. Sungguh tidak beruntung. dari mulut banyak sahabat serta jago jago persilatan yang sering kali melewati tempat itu.. Tapi. juga kejam. dia mendapat tahu kalau putrinya adalah seorang perempuan siluman yang selalu cabul. memutuskan hubungan kekeluargaan. karena putrinya telah menjadi istri Bi kun lun (Kun lun indah) Siau Wi goan. dia pasti akan memaafkannya bila mulai pada saat itu ia bisa bertobat dan mau kembali kejalan yang benar. Chin Leng hui lantas membuka rumah makan Kun eng lo disitu. Kenyataan itu hampir saja membuat Chin Leng bui mati karena kegusaran. jalang.Tiraikasih Website http://kangzusi. . Perasaan orang tua itu pada anaknya memang mulia. tapi putrinya Chin Lan eng tak pernah pulang kerumah walau hanya sekalipun.. diapun berharap bisa bertemu lagi dengan putrinya. tapi waktu itu purtinya sudah bukan menjadi miliknya lagi. beberapa kali dia berniat membuyarkan usahanya itu dan hidup mengasingkan diri di tempat terpencil untuk menghindarkan diri dari segala kenyataan yang pahit itu. kemudian ia baru dapat mengasingkan diri dengan tenang. mereka diminta untuk menasehati putrinya itu agar pulang kerumah. di samping secara diam-diam menyelidiki tingkah laku puterinya Chin Lan eng.

secara tiba-tiba setan muka hijau Siang tham muncul dirumah makannya. Hari ini. guru Siang Tham. baginya tindakan tersebut boleh di bilang merupakan suatu kerugian yang besar sekali. lagi sebagai Bu tong tay hiap yang selalu menjunjung tinggi keadilan dan kebenaran. Siang tham sudah melakukan perbuatan terkutuk dan memalukan lebih dulu dalam rumah makannya. Tay hoa kit cu Chin leng hui melanjutkan hidupnya sampai delapan tahaun lebih. tentu saja ia tak dapat berpeluk tangan belaka menbiarkan kaum durjana berbuat sewenang-wenang dalam rumah makanannya. . sebaliknya menantangnya beradu tanpan kosong. sebetulnya dia ingin menitip pesan kepada Siang tham untuk putrinya. siapa sangka sebelum niatnya terkabul. terhitung pula sebagai keponakan murid Put Gho cu.Tiraikasih Website http://kangzusi. hal tersebut tak pernah akan dipikirkan olehnya. sudah pasti rumah makan Kun eng lo tak bakal akan melewati kehidupan yang lebih tenang lagi. sekalipun tindakan mana akan menimbulkan bencana besar. Itulah sebabnya Setan muka hijau Siang Tham tak berani menantangnya untuk bertarung deagan ilmu pedang. Maka dia segera menampilkan diri untuk menghadapi anak murid gembong iblis nomor wahid dikolong langit itu. orang persilatan mengutamakan kebenaran dan keadilan. Sebagai pemilik rumah makan yang bijaksana. Tapi. dia merupakan seorang jagoan pedang yang terhitung paling menonjol dalam perguruannya.com/ Dalam suasana yang serba salah dan serba bertentangan batin inilah. dengan akalnya yang licik Siang Tham bermaksud hendak meraih keuntungan dari tindakannya itu. Sebab seandainya berita ini sampai terdengar oleh Hoat si si (mayat hidup) Ciu Jit hwee. Tay hoa Kitsu Chin Leng hui merupakan adik perguruan dari Hiang ciang totiang Bu tong pay saat ini.

. apalagi menyalurkan bawa dinginnya ke ujung tangan. maaf” Ketika Suma thian yu mengalihkan sorot matanya ketengah arena. tentu saja dapat menyaksikan kejadian tersebut dengan jelas. dia berdiri kaku seperti orang bodoh.. “Haaah. Mendadak terdengar suara tertawa dari tengah arena. rasa kagum dan hormatnya terhadap kakek ini makin bertambah...Tiraikasih Website http://kangzusi.haahh. dia tetap menggunakan tenaga sebesar berapa bagian saja untuk menghadapi musuhnya.haah. Suma Thian yu sebagai seorang jagoan lihay.. seharusnya setelah ilmu pukulan angin dingin bangkai membusuknya digunakan. Berbicara tentang setan muka hijau Siang Tham. Di atas pakaian yang dikenanakan kini sudah muncul dua lobang sebesar jari tangan. Sekarang Setan muka hijau Siang Tham telah mengeluarkan ilmu silat andalannya.. maaf Siang tayhiap. meski tubuh yang terdiri dari baja pun akan membusuk juga. tidak heran kalau pertarungan pun bisa berlangsung dengan keadaan seimbang dan seru sekali. ilmu Hu si im hiong ciang untuk menghadapi ilmu pukulan Bu tong pay yang termashur karena keganasan-nya. tak bisa disangkal itulah pertanda dari keberhasilan kakek berbaju biru itu menyarangkan . maka angin pukulan yang terpancar keluar semestinya dingin menggidikkan hati. sejak dia mengetahui kalau ilmu silat yang digunakan kakek berbaju biru adalah ilmu pukulan Bu tong pay. nampak kakek berbaju biru itu dengan wajah tidak berubah dan napas tidak tersengal telah keluar arena dengan senyum dikulum. Sebaiknya paras muka setan muka hijau Siang tham berubah pucat pias.. Kalau tidak.. namun saat ini dia tak sampai mengerahkan tenaga dalamnya.. apalagi tubuh yang terdiri dan darah daging? Tuy hoa Kitsu sendiri pun tidak menggunakan segenap kekuatan yang dimilikinya..com/ Tenaga dalam yang dimiliki kedua orang itu tak selisih banyak. asal tersentuh oleh angin dinginnya itu.

.. Siang tham menundukkan kepalanya memandang sekejap keatas lubang diatas pakaiannya..Tiraikasih Website http://kangzusi..heeeh. tentu saja aku tidak bisa menampik keinginanmu itu. misalkan saja aku sudah tahu kalau ilmu Tay cing to liong ciang milik Chin tayhiap telah menggetarkan seluruh kolong langit. tapi sebelum aku merasakannya. Tay hoa Kitsu Chin Leng hui tahu kalau musuhnya berniat untuk mencari garagara lebih jauh. lohu sudah pasti menderita kalah” Setan muka hijau Siang Tham kembali tertawa seram. suatu ketika aku orang she Siang pasti akan datang lagi untuk menantangmu bertarung lima puluh gebrakan” Tay hoa kitsu Chin Leng hui tersenyum ramah. terasa berat hatiku untuk berlalu dengan begitu saja.toaya memang mempunyai watak yang selalu sangat aneh.hhaaah...com/ serangannya.. hal tersebut menunjukkan kalau hatimu tidak begitu jahat. "Heeeh.. coba kalau ia tak berbelas kasihan. terpaksa lohu akan mampertatuhkan selembar jiwaku untuk memenuhi keinginan Siang tayhiap” . "Haaah.heeeh. dia berseru sambil tertawa seram: “Orang she Chin. jikalau kau memang menghendaki demikian. kebaikan budimu akan selalu ku ingat dalam hati. lohu tahu bila pertarungan ini dilangsungkan lebih jauh.. terima kasih atas pengampunanmu itu. Oleh sebab itu aku berharap Chin tayhiap sudi memandang diatas wajah guruku untuk memenuhi keinginan hati ku ini” Dari ucapan lawan yang sama sekali tak mau menyudahi persoalan tersebut sampai di situ saja. mungkin jiwanya sudah direnggut sedari tadi.. bila ada yang baik pasti akan kukejar terus hingga dapat... dia segera tertawa terbahak bahak. lalu dengan sepasang mata merah membara dan gigi saling gemerutukan. "Siang tayhiap buat apa pertarungan kita mesti diakhiri dengan jatuhnya korban? Dilihat dari sikapmu yang tidak mengeluarkan ilmu angin dingin bangkai busuk.

kemudian sahut nya dengan amat hormat: "Aku akan menurut” Tay hoa Kitsu Chin Leng hui tersenyum dan manggutmanggut. mendadak ia menerjang kemuka sambil membentak nyaring: "Rasakan pukulanku ini!” Tangannya segera diayunkan kemuka.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ Selapis hawa licik dan keji segera menghiasi wajah setan muka hijau Siang tham. dengan penuh rasa terima kasih Suma Thian yu memandang sekejap kearah Tay hoa Kitsu. setelah menghimpun tenaganya. daerah seluas dua kaki disekitar arena dengan cepat diliputi hawa dingin yang . siapapun dilarang memasuki arena ini". aku harap sobat cilik bisa bertindak lebih berhati-hati lagi Mendengar pertanyaan itu. desingan angin tajam segera menderu-deru di angkasa. sewaktu dilihatnya Suma Thian yu masih berdiri didalam arena. dia lantas berjalan kedalam arena dan berhenti enam kaki didepan setan muka hijau Siang Tham. harap kaupun mengundurkan diri tepi arena. tiada tumbuhan yang bisa hidup dan tiada makhluk yang dapat bernyawa. serunya sambil tertawa dingin: “Aku orang she Siang mengucapkan banyak terima kasih kepadamu” Dia lantas menitahkan kepada anak buahnya agar mengundurkan diri dari situ. sambil tersenyum ujarnya: "Sobat cilik. Dimana angin dingin menyambar. sebelum mendapat perintahku. ilmu pukulan bawa dingin mayat membusuk merupakan pukulan yang amat beracun. “Kalian segera mundur keluar arena. sambil tersenyum dia berkata lembut: "Silahkan!" Siang Tham melirik sekejap kearah Chin Leng hui dengan senyum angkuh menghiasi bibirnya. Sementrara itu Tay hoa Kitsu Chin Leng hui telah melangkah masuk pula kedalam arena.

Angin tajam menderu-deru mengikuti setiap gerakan dan setiap jurus yang dipancarkan hawa dingin seperti musim salju yang mencekam menderu-deru diudara dengan membawa desingan angin yang memekikkan telinga.. segera mendengus dingin. “Blaaamm. dengan mengembangkan ilmu pukulan hawa dingin mayat hidup. Setan muka hijau yang menyaksikan kejadian tersebut. menggunakan tenaga sebesar enam bagian dia sambar datangnya ancaman tersebut dengan keras lawan keras. Akan tetapi.com/ menggidikkan. sungguh mengerikan sekali keadaannya. mendadak tubuhnya bergerak lagi. Bu siang sinkang miliknya juga telah mencapai kesempurnaan.. membuat orang merasa sesak napas dan tak tahan. dia lepaskan serangkaian serangan berantai untuk meneter Chin leng hui habis-habisan. dua orang yang berada diarena itu masih tetap berdiri tegak sekokoh batu karang. begitu dirasakan datangnya serangan hawa dingin musuh. cedera sedikitpun tidak.. Para penonton yang berada ditepi arena dan kebetulan tersambar sisa angin itu segera merasakan tubuhnya menjadi sakit dan pakaiannya berkibar kencang. Tay hoa Kitsu merupakan pendekar besar yang amat menonjol dalam perguruan Bu tong pay.!" suatu ledakan keras yang memekakkan telinga segera berkumandang memecahkan keheningan. . Ketika dua gulungan tenaga yang berlawanan jenis itu saling membentur diangkasa. buru-buru ia mengembangkan ilmu pukulan Tay cing to liong pat si ciptaan Put Gho cu untuk menyambut datangnya ancaman tersebut. hawa panas dan hawa dingin itu segera menimbulkan putaran angin puyuh yang memancar keempat penjuru. cepat dia mendorong telapak tangan-nya kemuka seperti jurus Soat hong wu sou (salju melapis kabut menggulung). Tay hoa Kitsu Chin Leng hui tak berani berayal.Tiraikasih Website http://kangzusi.

Tiraikasih Website http://kangzusi. dia segera menaruh perhatian lebih besar. mereka berdua saling menyerang dengan amat gencarnta. dia bergerak secepat kelinci. semenjak ia mempelajari ilmu sakti tersebut. hal ini justru memberi kesempatan kepada Suma Thian yu untuk mencoba kemampuan sendiri. namun kedelapan gerakan tersebut justru digunakan secara beruntun tiada hentinya. tanpa terasa dia ikut menggerak-gerakan tangannya pula dari sisi arena. menghantam. Begitulah. Sekarang Chin Leng hui telah mengeluarkan kepandaian tersebut. Sebagaimana diketahui. Sambil menonton jalannya pertempuran. Sekalipun Tay cing to liong pat si cuma terdiri dari delapan gerakan. mencengkeram. Dengan terkejut Suma Thian yu menghentikan gerakan tangannya dan berpaling. tiga puluh gebrakan kemudian. bertahan sekokoh batu karang. semua inti sari dari Tay Cing to liong pat si dipergunakan secara beruntun.com/ Suma Thian yu yang menyaksikan Chin leng hui mulai memper-gunakan ilmu pukulan cing to liong ciang untuk menghadapi musuh nya. sampai kini belum pernah dia saksikan orang lain menggunakan ilmu pukulan semacam itu untuk menyerang musuh yang tangguh. sehingga sejak dimulai sampai kini seakan-akan dia tak pernah mempergunakan jurus yang sama. Suma Thian yu mulai mencocokan dengan berhati-hati semua jurus yang digunakan kakek itu dengan apa yang telah dipelajarinya. keadaan masih tetap berimbang dan kekuatan mereka tak ada yang lebih unggul daripada musuhnya. membacok mengembangkan seluruh jurusjurus ampuhnya. kini pukulan hawa . Tampak Leng hui dengan gerakan menotok. ternyata Setan muka hijau Siang Tham sudah dibikin berkobar amarahnya. Mendadak terdengar suara pekikan nyaring dari tengah arena pertarangan. Suma Thian yn yang menyaksikan pertarungan itu ikut pula merasakan pandangan matanya jadi kabur.

bahkan posisinya kian lama kian bertambah lemah. setelah melepaskan serangkaian serangan lagi. mukanya menyeringai amat seram. sekarang kau dapat merasakan kelihayan toayamu bukan.com/ dingin bangkai busuknya telah dikerahkan hingga mencapai delapan bagian. dia mulai menyindir dengan sinis: “Orang she Chin. ia sudah menderita kerugian yang amat besar dalam tenaga dalamnya. namun sulit juga baginya untuk menghadapi serangan angin dingin yang menusuk tulang itu. apalagi sejak pertarungan berlangsung. . jika kau belum mau menyerah maka toaya akan suruh kau mampus diatas genangan darah!" Seusai berkata.? Hmm. terus terang kuberitahukan kepadamu. Bahkan sampai akhirnya. sikapnya amat sombong. Ternyata Chin Leng hui sudah kena terkurung dibawah serangan musuh yang menderu-deru seperti angin puyuh.. serangan demi serangan yang dilancarkan Tay hoa kitsu Chin leng hui seolah-olah tersumbat. Setan muka hijau Siang Tham segera tertawa seram. dia cuma bisa menangkis belaka tanpa sanggup melancarkan serangan balasan. dengan perasaan kuatir dia maju beberapa langkah. kemudian serunya sambil tertawa seram: Jilid : 15 "Jurus pertama!" Walaupun Tay hoa Kitsu Chin Leng-hui memiliki ilmu silat yang amat lihay.. Suma Thian yu amat terkesiap setelah menyaksikan kejadian itu.. posisinya kini diantara mati dan hidup.Tiraikasih Website http://kangzusi. selewat nya tiga gebrakan lagi. Begitu berhasil dengan serangan balasannya. dengan jurus Po hong cuan tin (angin puyuh menggulung pohon) dia lepaskan sebuah pukulan ke muka. Dengan demikian.

Kui seng ti to (bintang kejora menendang bintang)!" . sama sekali tidak menyebabkan cedera. Sementara Chin Leng hui masih terkejut bercampur keheranan. Suma Thian yu telah membentak keras: "Kan kun to coan (memutar balik jagad)!” Mendengor itu Tay hoa kitsu tertegun. ditengah jaian ia merubah gerakannya menjadi jurus Kan kun to coan Kalau dibicarakan memang aneh sekali. Chin Leng-hui terkesiap. meski menyaksikan datangnya ancaman yang hebat. ternyata angin pukulan musuh yang menyergap tiba menyambar dari samping. begitu serangan tersebut dilancarkan. tak sempat berpikir panjang lagi dia membalikkan badan sambil memutar kepalan.com/ Tak heran kalau ia menjadi terperanjat setelah merasakan datangnya angin dingin yang dilepaskan musuh. baru saja dia menggerakan bahunya. Siapa tahu. ditengah udara telah bergema lagi suara deruan tajam yang memekikkan telinga. dia tak mampu berbuat apa-apa lagi. si Setan muka hijau Siang Tham sudah membentak lagi: "Jurus kedua!” Baru saja seruan itu bergema. Chin Leng hui sudah kehabisan tenaga dan lelah sekali. mendadak Suma Thian yu berteriak lagi: "Sian hong sau soat (angin puyuh menyapu salju). Waktu itu. tanpa terasa sambil menarik napas dingin dia memejamkan mata siap menerima kematian. cepat-cepat dia menghimpun segenap tenaga dalamnya siap sedia melakukan serangan nekad untuk beradu jiwa. sewaktu mendongakkan kepalanya.Tiraikasih Website http://kangzusi. Untung disaat yang paling kritis. segulung angin puyuh seperti sebuah jaring yang terpentang lebar langsung mengurung ke atas batok kepalanya.

Sambil bergendong tangan dan tertawa. seakan-akan dua ge rakan digunakan bersama-sama. Untuk diceritakan kembali memang sangat panjang.Tiraikasih Website http://kangzusi. tapi keadaan pada waktu itu berlangsung dalam sekejap mata. dia berubah seperti seorang boneka saja. Msmpipun si setan muka hijau Siang Thau-'Bk menyangka kalau beberapa patah kata oari uma Thiin yu itu dapat merubah Chin Lerg hui yarj berada diposisi kalah menjadi menang. dan dengan begitu diberi petunjuk. dia baru terperanjat dan buru-buru membalikkan tubuhnya untuk menghindarkan diri. serunya: "Bocah keparat. tanpa berpikir panjang dia segera turun tangan melakukan apa yang didengarnya itu. dia segera mempergunakannya dengan lancar. tidak terlalu kemuka tidak pula terlalu kebelakang. kau berani mengacau pertarungan kami. Seteleh menyadari kalau ujung kaki musuh telah berada didepan tenggorokannya. Sementara itu Setan muka hijau Siang Tham agak gelisah juga melihat Suma Thian yu tampilkan diri. sungguh hebat pertarungan kalian. Pada saat yang bersamaan pula. menyusul kemudian tangan dan kakinya digunakan bersama menggunakan jurus Kai seng ti to untuk menyerang Si Setan muka hijau. Mula-mula dia menggunakan jurus Sian hong sau soat untuk menampik lenyap hawa dingin musuh yang menyambar datang dari atas. benar-benar hebat sekali. apakah tanggung jawab ini hendak kau pikul seorang diri?" . Suma Thian yu melompat masuk pula ketengah arena. Apa lagi Tay hoa kitsu sudah puluhan tahun lamanya mendalami ilmu Tay cing to liong ciang. tapi diluarnya dia tetap mempertahankan wajahnya yang menyeringai seram.com/ Kasihan Chin Leng hui. persis berada diantara Chin Leng hui dan Siang Tham berdua. pemuda itu lantas berseru: "Kalian berdua memang seimbang dan sebanding.

tak bakal sauyamu akan berkerut kening atau bersikap sungkan kepadamu!” Dengan ucapan mana.Tiraikasih Website http://kangzusi. sebagai orang yang cerdas. Setan muka hijau yang berpengalaman tentu saja dapat mendengarnya.com/ Suma Thian yu segera tertawa terbahak–bahak: "Haaaaah. jika kau ingin memperlihatkan kekuatanmu. kita bersua lagi setengah bulan kemudian di telaga Tong ting oh!" Selesi berkata. dia merasa sepantasnya untuk mengalah sedikit kepada pihak yang lebih lemah. tentu saja tak bisa dikatakan dendam atau sakit hati. perlihatkan saja kepada sauya. apalagi musuh sudah berjanji akan bertemu lagi ditelaga Tong ting oh setengah bulan lagi. diam-diam pikirnya kemudian dengan wajah tertegun. dia lantas memberi tanda kepada anak buahnya dan buru-buru melarikan diri. serunya: "Saat sekarang bukan saat yang tepat untuk bertarung. bagaimanapun jua orang itu adalah tuan rumah yang memperingatkan kita. ia tak ingin menerima tantangan dari seseorang yang berkepandaian silat jauh lebih tinggi darinya. "Mengapa Siang Tam menjanjikan pertemuan ditelaga Tong ting oh setengah bulan kemudian? Padahal. dengan cepat dia teringat pula akan satu hal..haaahh pertarungan ini bisa berkobar gara-gara urusan kita berdua. Tapi dia memang seorang manusia yang licik dan banyak tipu muslihatnya. apakah dia bisa kabur ke langit? Tapi setelah kepergian Setan muka hijau. Suma Thian yu sama sekali tidak menghalangi kepergian mereka.haaaah.... waktu itu adalah saat janjiku dengan dua bersaudara Thia... masa si setan muka hijau sudah tahu kalau aku hendak pergi kemana sekarang?" . sudah sepantasnya kalau persoalan inipun diselesaikan juga oleh kita berdua. Kontan saja dia tertawa dingin. Wahai orang she Siang. apalagi toaya masih ada urusan lain. sudah jelas anak tersebut sedang menantang untuk bertarung.

kebetulan waktu itu Chin Leng hui sedang menjura dalam-dalam.Tiraikasih Website http://kangzusi. dengan wajah berubah dia mengawasi Suma Thian yu beberapa kejap. lalu bertanya denpan nada tercangang: "Maaf bila lohu akan mengajukan suatu pertanyaan yang tak layak kepadamu. tidak heran kalau siauhiap bisa menyebutkan jurusjurus ampuh dari Tay cing to liong ciang. bisa membuat siaute merasa malu. “Dia orang tua adalah guruku" "Aaah.com/ Sementara dia masih melamun." Sesudah berhenti sejenak." “Suheng!" ketika dua patah kata itu meluncur masuk ke dalam telinga Chin Leng hui.. .. selama ini suisiok tak pernah menerima murid. dengan wajah terperanjat dan keheranan ditatapnya pemuda itu lekat-lekat. tolong tanya apa sebutan suheng terhadap Put Gho cu?” “Dia adalah susiokku. "Sauhiap.. banyak terima kasih untuk petunjukanmu.?” sahut Chin Leng hui. "Tak heran kalau suheng tak tahu. apa maksud siauhiap menanyakan persoalan ini. dia merasa terperanjat sekali.. kemudian sambil menggoyangkan tangannya berulang kali dia berseru: "Suheng. terimalah salam hormat dari lohu” Ucapan mana telah memotong lamunan Suma thian yu. bahkan semenjak empat puluh tahun berselang sudah lenyap dari dunia persilatan bagaimana caranya sehingga siauhiap bisa berkenalan dengannya?” Suma Thian yu tertawa. jangan bersikap demikian. mendadak dari belakang tubuhnya berkumandang suara dari Chin Leng Hui. Sambil menjerit kaget Suma Thian yu menyingkir ke samping." Chin Leng hui segera berseru tertahan. kemudian tanyanya: "Mungkinkah Siauhiap telah salah melihat orang?" Sauma Thian yu tersenyum. rupanya begitu. cepat dia berpaling kebelakang.

maafkan suheng yang berpandang cupat.com/ “Pertanyaan suheng memang benar. Sumpit itu meluncur ke udara dengan kecepatan tinggi dan langsung menembusi jendela. sedangkan Chin Leng hui juga memperkenalkan diri. bagaikan segulung hembusan angin tubuhnya meluncur keluar jendela. namun diapun tidak tinggal diam. mendadak dari luar jendela berkumandang yang amat lirih. kemudian sambii menggenggam tangan Suma Thian yu kuat kuat dan berseru hangat: “Hiante. bahkan sama cepatnya dengan daya luncur sumpit itu. Tay hoa Kitsu mempersilahkan Suma Thian yu mengunjungi kamar bacanya. kemudian memerintahkan orang menghidangkan sayur. Suma Thian yu segera berseru dengan keheranan: . Selesai mendengar penuturan tersebut. turun kau!" bentaknya keras-keras. ia orang tua masih hidup di dunia ini. Suma Thian yu tidak tinggal diam. benar-benar suatu pertemuan yang sangat menggembirakan kedua belah pihak. Berdua berbincang dengan amat cocok. kendati pun usianya terpaut jauh namun mereka merasa soal umur bukan suatu halangan. tolong tanya siapa nama hiante?" Suma Thian yu segera menyebutkan nama nya. pertama-tama Suma Thian yu yang merasakan hal tersebut paling dulu. Sementara mereka berdua sedang terbincang-bincang. Tay hoa Kitsu merasa sedikit agak lambat daripada Suma Thian yu. Tapi setibanya diluar situ. dia turut melejit pula dengan kecepatan tinesi. harap kau jangan mentertawakan kebodohanku ini. dia segera menyambar sebatang sumpit dan langsung diayunkan ke atas. "Bajingan laknat. Tay hoa Kitsu tertawa panjang." Secara ringkas dia lantas menceritakan kisahnya sewaktu bertemu dengan Put Gho cu dan bagaimana diangkat menjadi murid. mereka berdua segera merasakan kecocokan satu dengan lainnya.Tiraikasih Website http://kangzusi.

Sekembalinya dalam ruangan dan baru saja akan duduk. tiba-tiba Suma Thian yu menjerit kaget lagi. namun tak nampak hasilnya. "mungkinkah Siang tham si keparat itu masih belum puas dan dia balik lagi kemari?” Dengan cepat Suma Thian yu menggeleng. dia pasti akan mengajukan setumpuk pertanyaan. sambil menggeleng katanya kemudian: “Mungkin ada orang yang kebetulan melewati tempat ini. ilmu silatnya tinggi dan tidak mirip manusia yang suka mengunggulkan diri maka peristiwa mana tak sampai menimbulkan kecurigaan Chin Leng hui. tentu saja sulit baginya untuk turut mengemukakan pendapat. jelas dia bukan berbohong tapi jejak musuh tak nampak. mengapa tak nampak sesosok bayangan manusiapun? jangan-jangan aku telah salah dengar?” Chin Leng hui hanya membungkam dalam seribu bahasa. diam-diam ia menarik nafas dingin. lebih baik kita kembali kekamar saja!" Mereka berdua melayang masuk lagi kedalam kamar baca lewat jendela.Tiraikasih Website http://kangzusi. “Ilmu meringankan tubuh yang di miliki oirang itu tidak sedemikian hebatnya. benda apakah itu?” . sembari menuding ke tiang dalam ruangan. "Hiante!” ujarnya kemudian. padahal dia sama sekali tidak mendengar apa-apa. meskipun Chin Leng hui merasakan hati tersebut penuh tanda tanya.com/ "Aneh. Coba kalau berganti orang lain. atas dasar apa ia berkata demikian? Suma Thian yu mencoba untuk memeriksa sekejap sekeliling tempat itu. sudah jelas kudengar orang berjalan malam sedang lewat diatas atap rumah. coba lihat. tapi berhubung Suma Thian yu adalah seorang yang berjiwa lurus. serunya tertahan: "Suheng. kalau dilihat dari mimik wajah Suma Thian yu. sudah pasti gembong iblis yang lebih lihay darinya yang telah datang berkunjung" Ketika Tay hoa Kitsu Chin Leng hui mendengar ucapan tersebut.

Suma Thian yu yang menyaksikan kejadian itu turut merasa tertegun. Tingkah laku Chin Leng hui yang sangat aneh itu mengandung rasa tercengang bagi Suma Thian yu.com/ Mengikui arah yang ditunjuk. pada ujung senjata peluru itu terikat pita berwarna merah dan biru. Akhirnya dia membuka kertas itu dan membaca isinya. kemudian setelah melepaskan kertas itu dari ujung peluru perak dia serahkan kertas tadi ke tangan Chin Leng hui.. paras mukanya berubah untuk sesaat dia hanya memandang benda itu dengan termangu. sambil memandang kedepan dengan termangu. air matanya jatuh bercucuran membasahi wajahnya." ooOoo 00o00 TERNYATA diatas tiang ruangan tertancap sebatang peluru perak. sedang diujungnya menancap selembar kertas.Tiraikasih Website http://kangzusi. persis didepan kaki Suma Thian yu. Chin Leng hui berpaling.. mendadak terdengar kakek itu mencaci maki dengan gusar: “Perempuan rendah. sementara tangannya yang menggenggam kertas itupun gemetar tiada hentinya. oleh pemuda itu dipungutnya surat mana ialu dibaca isinya: "Ayah. setelah menghembuskan napas panjang. jantungnya terasa berdebar keras. Tay hoa Kitsu hanya menyambut surat itu tanpa mencoba untuk memeriksanya. seakan akan lupa untuk mengambilnya. . Kasihan Tay hoa Kitsu. tapi diapun segera menjerit kaget: "Aaaah. tiada hentinya dia awasi perutahan mimik wajahnya itu. perempuan terkutuk!” Dengan gemas dia meremas kertas itu kemudian dibuang ke atas tanah. Sewaktu Tay hoa kitsu Chin Leng hui menjumpai senjata peluru perak itu. buru-buru dia melompat ke depan dan mencabutnya keluar. air mata justru meleleh membasahi wajahnya. dia baru membuka kertas tersebut untuk diperiksa isinya.

ternyata Tay hoa Kitsu sudah melompat naik keatas atap rumah. Dengan gemas dia lantas mendepak-depakkan kakinya diatas tanah sambil menyumpah: “Perempuan rendah. dibawah cahaya rembulan tamoak wajahnya yang penuh keriput itu sudah dinodai oleh air mata yang belum mengering. pergi meninggalkan tempat ini!” .com/ Mulai detik ini. selama aku suma Thian yu masih hidup didunia ini. Siang Tham pergi dengan membawa dendam. suara tersebut kian lama kian bertambah jauh meninggalkan tempat itu. segala perbuatanku adalah tanggung jawabku sendiri. ia pasti akan mengundang gurunya untuk menuntut balas. Ketika Suma Thian yu memburu keluar. dendam sudah berada di ambang pintu. bila kau berani mencampuri berarti kau ingin mengundang bencana kematian bagimu sendiri. dengan marah Suma Thian yu merobek surat itu sampai hancur kemudian makinya dengan gusar: "Perempuan rendah yang lebih memalukan daripada binatang. Suma Thian yu mengerling sekejap ke arahnya. sama sekali tak ada sangkut pautnya dengan mu. Tertanda: Lan-eng" Selagi membaca surat itu. tak akan kuampuni jiwamu dengan begitu saja!" Baru selesai anak muda itu berkata. bila aku tak dapat memenggal batok kepalamu. bagaimana mungkim aku bisa menghiburarwah paman Wan dialam baka!” Mendadak terasa desingan angin berkumandang dari belakang. hubungan kita sebagai anak dan ayah putus sampai disini. suasana telah menjadi hening dan di sekirar sana tak tampak sesosok manusia pun. lebih baik pindah saja untuk menyelamatkan diri. kemudian pelan-pean berkata: “Dia telah pergi. tiba-tiba dari atap rumah berkumandang suara tertawa licik yang amat sinis.Tiraikasih Website http://kangzusi.

" “Mari kita turun!" lama kemudian.. untuk sesaat dia tak dapat menemukan perkataan yang cocok untuk menghi bur hatinya.. apa artinya lagi baginya untuk melanjutkan hidup? Tay hoa Kitsu Chin Leng hui hidup dalam harapan. Kini harapannya telah pudar. kupelihara dirinya." Tay hoa Kisu menghela napas sedih.. tak ingat budi buat apa aku mesti tinggal disini terus! Buat apa aku mesti tetap hidup didunia yang penuh kenangan ini. Dengan tubuh lemas Tay hoa Kitsu berkata: .Tiraikasih Website http://kangzusi. dia baru berguman lagi: “Sia sia saja jerih payah lohu selama ini... air mata kembali jatuh berlinang. tapi dia tak tahu perasaan. kemudian mereka bersama-sama masuk kekamar baca. ketika ia meninggalkan bukit Tay hoa san untuk terjun kembali kedalam dunia persilatan.com/ “Yaa. Pelan-pelan Suma Thian yu melompat turun kebawah. karena dia masih mempunyai ha rapan. Chin Leng hui baru berbisik pelan. Selang berapa saat kemudian.. tapi adakah obat yang mujarab bisa menyembuhkan luka hati Chin Leng. apa yang menjadi tumpuan harapannya? Tidak lain dia berharap bisa jumpa muka dengan purtinya. aaai! Dengan susah payah kudidik. selamanya tak akan kembali lagi. dari matanya yang memerah. aaaai. Suma Thian yu hanya membungkam dalam seribu bahasa. Tapi. dia melanjutkan perjuangan hidupnya didunia ini. ketika harapannya telah pudar dan hancur tak berwujud. Setelah menghela napas panjang. disusul oleh Chin Leng hui. pukulan batin tersebut ibarat sebuah kapak besar yang membacok hatinya yang membuat dia akhirnya putus asa... perasaan semacam itu memang amat menyiksa batin...hui yang telah tercabikcabik haacur itu? Dengan menahan siksaan dan penderitaan hidup. harapan itulah yang merupakan tenaga dorong baginya untuk melanjutkan hidup.

dia mengambil pena dan meninggalkan beberapa pesan dimeja. Begitu mengetahui siapa yang muncul. maka sepanjang jalan dia mengejar secara ketat. Sementara perjalanan masih dilangsungkan. buru-buru badan-nya berkelit empat langkah ke samping lalu mencabut pedangnya. Dia tahu Chin Lin eng tak bakal pergi kelewat jauh. dia telah memahami apa hubungan antara Chin Leng bui dengan Chin Leng eng. Suma Thian yu merasakan pikirannya sangat sukar untuk tidur. rupanya kau. maaf kalau suheng tak bisa menemani kau lebih jauh. sesosok bayangan manusia. Sepeninggal kakek itu. mendadak terdengar suara bentakan nyaring berkumndang memecahkan keheningan: "Berhenti!” Dengan terkesiap Suma Thian yu menghentikan langkahnya. Suma Thian yu merasakan pikirannya menjadi jernih. Suma Thian yu segera menegur dengan dingin: “Ooh. Ditinjau dari isi surat serta pembicaraan antara Setan muka hijau dengan Tay h0a kitsu. sama sekali tidak berhenti sejenakpun. Dari bilik kegelapan tiba-tiba muncu.com/ "Aku lelah sekali. kemudian segera berangkat meninggaikan tempat itu menuju kebalik kegelapan sana. Angin malam berhembus sepoi membangkitkan kesegaran ditubuh orang. ada urusan apa kau mencariku?" . malam ini kau boleh beristirahat saja di tempat ini." Seusai berkata dia lantas masuk ke ruang tidurnya.Tiraikasih Website http://kangzusi. dia mengira Siau bu yong Chin Lan eng yang telah munculkan diri. Selang sesaat kemudian. sambil bersiap sedia menghadapi segala kemungkinan yang tidak diinginkan. pikirannya seakan-akan terkalutkan terus oleh masalah Chin Lan eng. tibatiba dia merasakan timbulnya suatu perasaan gusar yang sangat aneh didalam hatinya. dia adalah seorang perempuan.

siapa sih yang akan bertarung melawanmu?" Merah padam selembar wajah Suma Thian yu oleh perkataan tersebut. kemudian katanya sambil tertawa genit. aku toh bersikap baik sekali kepadamu. masa kau kasar kepadaku? Hmmm!" “Kita tak pernah mempunyai hubungan apa-apa. orang baik disangka jahat. apakah semuanya ini kurang? Tergerak hati Suma Thian yu setelah mendengar ucapan tersebut.. dalam ha1 apakah Thian yu pernah berhutang budi kepadamu?" Si bunga to indah Ho Hong segera melotot besar. akan tetapi teringat kalau setiap orang yang berbuat tentu mempunyai suatu tujuan. serunya dengan amat gusar: “Dimuka loteng Kun eng lo meninggalkan surat peringatan. "Kau ini memang galak sekali. dengaa lemah gemulai dia berjalan menghampiri Suma Thian yu.. baru berjumpa sudah marah-marah.Tiraikasih Website http://kangzusi.. Terdengar dia tertawa. kau memang manusia tak punya perasaan. kemudian serunya: "Oooh. lalu berktata pelan: “Ditengah malam buta begini kau telah menghalangi jalan pergi sauya mu.. dengan sumpit menghancurkan awan arak beracun.. dengan amat rikuh dia kembali menyimpan pedangnya. mengapa tidak segera kau simpan kembali pedangmu itu. bisanya cuma membentak orang.?” Sambil berkata.com/ Rupanya yang munculkan diri adalah si bunga tho indah Ho Hong. tanpa terasa dia memandang wajah Ho Hong beberapa kejap lagi. sekarang memberi petunjuk lagi padamu. lelahi bodoh lelaki tak punya otak. sebenanarnya apa maksud dan tujuanmu?" “Hmm. kesalahan apa sih yang telah kulakukan terhadap dirimu. maka dengan perasaan was was dia berkata: "Apa sebenarnya maksud berbuat demikian?” "Apakah setiap orang yang menolong mesti mempunyai sesuatu maksud tertentu?” . masa begitu dingin sikapmu kepadaku.

malah sebaliknya dia bertanya: "Itu aneh namanya. Suma Thian yu menjadi tak tega. dan terlalu dari tempat itu. lain kali budi kebaikanmu itu pasti akan kubalas” Selesai berkata dia lantas membalikkan badan. dengan maksud baik ku peringatkan dirimu. siapa tahu sebagai penggantinya aku malah dituduh yang bukan-bukan. akan kulihat kepalamu bergelinding diatas panggung pemenggalan kepala" Melihat gadis itu marah. saking gemasnya si bunga tho indah sampai menggertak giginya keras-keras. biar kesemuanya itu kuterima dalam hati. Siau hu yong Chin Lang eng telah mempersiapkan jaring langit untuk membekukmu dalam keadaan hidup dan mengirimmu kedalam kuil berminyak. Melihat pemuda itu berlalu dengan begitu saja. tak punya perasaan" Kemudian sambil memandang bayangan punggung Suma Thian yu yang pergi jauh dia bergumam lagi: . buru-buru ia menjura seraya berkata: "Terima kasih banyak atas peringatan itu. goblok. "berbicara dengan manusia patung macam kau.com/ "Soal itu mah harus ditentukan menurut jenis manusianya” sahut Suma Thian yu. bukan membantu orang sendiri mengapa kau malah membantu orang lain? Aku benar-benar tidak memahami maksud hatimu itu” “Orang bodoh!" Si bunga tho indah Ho Hong mendamprat. “apalagl kau kini munculkan diri untuk memberi peringatan lagi kepadaku. benar-benar aku merasa sial delapan turunan. kau mau pergi bergegaslah pergi. coba katakan apa sebab nya?" "Orang lain hendak memenggal batok kepalamu mengerti? Terus terang kuberitahukan kepadamu. siapa yang kesudian dengan balas budimu? Manusia patung.Tiraikasih Website http://kangzusi. apakah hatimu memang terbuat dari baja?" Suma Thian yu sama sekali tidak terpengaruh hatinya oleh ucapan mana. diam diam ia menyumpah: “Setan alas.

menyusul kemudian sekilas cahaya perak berkelebat lewat secepat angin dan meluncur kedepan kaki Surra Thian yu. dia segera berpikir: "Apa yang di ucapkan si bunga tho indah ternyata sudah terwujud menjadi kenyataan. Suma Thian yu segera tertawa panjang. hmm!” Perempuan memang makhluk yang aneh. Melihat hal tersebut Suma Thian yu menjadi tertegun.Tiraikasih Website http://kangzusi. Suma Thian yu malah merasakan hatinya menjadi tenang kembali. ternyata disitu menan cap sebatang anak panah bersuara. aku tak percaya kalau kau tidak mengerti soal cinta. mereka seakan-akan bisa memakluminya. dengan mempercepat langkanya dia bergerak menyelusuri sebuah jalan kecil ditengah kedelapan.com/ "Betul-betul orang itu tolol. Begitu tahu siapa yang muncul. lalu sambil menperlambat langkahnya dia berpikir: "Mungkinkah apa yang dikatakan memang benar?" Sementara dia masih berpikir. terhadap orang yang dicintainya mereka selalu bersikap mengalah. Setelah menyaksikan panah bersuara itu. sekalipun pihak lawan melakukan tindakan yang paling berdosa. segera katanya: . Sementara itu Suma Thian yu. ketika ia melirik sekejap ketempatnya berdiri tadi. Baru melewati sebuah tikungan. tampaknya perempuan rendah she Chin itu sedang menunggu disekitar tempat ini” Tak lama setelah panah bersuara itu muncul tanpa menimbulkan sedikit suara pun dari sekeliling arena bermunculan kembali sepuluh orang perampok bertopeng yang segera mengurung pemuda itu rapat-rapat. tiba-tiba berkumandang suara keleningan ditengah udara yang bergema memecahkan keheningan. telah meninggalkan si bunga tho indah Ho Hong dengan perasaan jauh lebih ringan. Serta merta Suma Thian yu melompat mundur dua langkah. mendadak didepan jalan sana ditemukan sebuah obor yang ditancapkan ditengah jalan.

.. berwajah kukoy. sekilas pandangan dapat diduga kalau dia adalah seorang sampah masyarakat. desingan angin tajam telah menyambar keatas kepalanya. oleh karena itu aku khusus datang untuk memenggal batok kepalamu ini!" Suma Thian yu segera tertawa panjang. dari belakang tubuhnya telah berkumandang suara tertawa yang amat menygeramkan: "Heeeh. kebetulan lohu pun sudah lama ingin menjaja1 kelihayannya. mereka hanya melototkan matanya yang buas tanpa mengucap seaarah kata. tanpa berpaling dia mengejek sinis: "Berapa sih harga batok kepalaku ini?" Baru selesai dia betkata. usianya antara lima puluh tahun. cepat tanyanya: "Mana pemimpin kalian? Mengapa tak kalian suruh dia muncul guna menjawab pertanyaanku?" Baru selesai dia berkata.. Suma Thian yu bukan orang bodoh. Tiba-tiba terdengar kakek itu berkata dengan suara dingin: "Sudah lama kudengar orang bilang Kit hong kiam hoat merupakan ilmu pedang yang sudah termashur dalam dunia persilatan. sewaktu berpaling kembali di hadapannya telah muncul seorang kakek. dia segera menyadari akan sesuatu. Dengan seksama Suma Thian yu mengawasi orang itu.bocah keparat. toaya tahu kalau kau rudin tidak punya uang sepeser pun.com/ "Kalian ingin merampok aku.heee. Suma Thian yu segera merendahkan sebagian tubuhnya. malam ini aku meski mendemonstrasikan beberapa jurus lebih dulu sebelum dapat pergi dari sini" “Hmm. ataukah khusus untuk mencari gara-jaia dengan Suma Thian yu?” Lelaki-lelaki bertopeng itu seakan-akan bisu semua. tampak orang tadi berpakaian ringkas warna hitam.Tiraikasih Website http://kangzusi. "mengapa kau . aku pikir bukan hanya persoalan itu saja bukan?" Suma Thian yu balas mengejek dengan sinis. tangannya membawa sebilah golok besar..

buat apa mesti risau?” Kalau tidak mendengar ucapan tersebut keadaan masih mendingan. amarah segera membara dalam benak kakek ini. tahu-tahu dia sudah lenyap dari hadapan kakek tersebut..” Suma Thian yu sudah tahu kalau kakek yang berada dihadapannya merupakan manusia yang berhati keji. kalau tidak. Suma Thian yu kembali berseru dari belakang tubuhnya: "Diujung pedang sauya tak pernah membunuh manusia yang tak punya nama. lidahku boleh kau cabut setiap saat. sambil membalikkan tubuh dia lepaskan sebuah bacokan golok kearah pinggang Suma Thian yu dengan jurus Cian hee sau soat (menyapu salju dibawah atap). sambil meraung gusar. Sementara kakek itu masih terkejut bercampur tertegun. dia segera membentak amat gusar: "Tutup mulutmu bocah keparat. asal kau sanggup memetik batok kepala sauya.Tiraikasih Website http://kangzusi. goloknya langsung ditusukkan ke ulu hati Suma Thian yu dengan jurus Hek ho to sim (harimau hitam mencuri hati). begitu mendengar. paras muka kakek itu berubah hebat hawa napsu membunuh dengan cepat menyelimuti wajahnya. cepat sebutkan namamu untuk menerima kematian!” Kakek itu menarik napas dingin. . dan segera tertawa menghina: “Hmm. Diantara kibaran ujung bajunya bayangan manusia tampak berkelebat lewat. "Dengan dasar apa kau ingin mengetahui namaku?” bentaknya sangar gusar. dia segera menggunakan ilmu langkah Ciok tiong luan poh sin hoat untuk berkelit..com/ tak menyuruh pe rempuan rendah she Chin itu untuk maju sekalian?” Mendengar perkataan itu. ketika ujung golok tersebut tinggal setengah depa dari tubuhnya... Suma Thian yu sama sekali tidak gugup. lohu akan memotong lidahmu.

dia memang seorang manusia yang tak punya nama dalam dunia persilatan. Ternyata kakek ini adalah seorang caycu dari bukit Hu san. lalu membentak keras-keras: "Bocah keparat. lalu mengurung seluruh badan Suma Thian yu.” Kemudian dengan suatu gerakan yang ssngat manis dia mengundurkan diri kesamping tanpa menggubris kakek itu lagi. buat apa kau berkelana didalam dunia persilatan.. rupanya hanya bajingan tua yang tak punya nama” Sebelum habis ucapan tersebut diutarakan.. kau punya mata tak berbiji. mengembangkan ilmu langkah Ciok tiong luan poh sin hoat nya dia mulai berkelabatr kesana kemari diantara kilauan cahaya golok. dalam keadaan begini mau tak mau jago muda tersebut harus berkelit kesamping. Setelah beberapa kali serangannya tidak mendatangkan hasil yang diinginkan. Suma Thian yu masih tetap melayani dengan tangan kosong belaka.com/ Kembali Suma Thian yu melompat kesamping untuk menghindarkan diri.. “Hmm. sama sekali tidak memandang sebelah matapun terhadap si kakek. “Kalau toh memang begitu. Dengan geramnya kakek itu menerjang kemuka. sauya segan untuk menemani kua lebih jauh. langsung membacok batok kepala Suma Thian yu. amarah Yap Cu kim semakin menjadi. . sambil berkaok-kaok dia mengayunkan goloknya menciptakan selapis bayangan tajam yang menyelimuti angkasa. bacokan golok lawan sudah diayunkan kebawah. aku masih mengira kau adalah seorang manusia berkepala tiga berlengan enam macam apa. sampai Yap Cu kim toaya dari Hun san pun tidak kenal. keadaan mana mirip sekali dengan kanak-kanak yang sedang bermain.?" Goloknya segera diayunkan kebawah dengsn membawa deruan angin tajam..Tiraikasih Website http://kangzusi. Menghadapi kekalapan orang. seperti apa yang diduga Suma Thian yu.

..orang she Yap..Tiraikasih Website http://kangzusi. “Haaah. setiap kali ayunan goloknya hampir mengena ditubuh sasarannya. lebih baik pulang saja ke sarangmu dan tidak usah muncul-muncul lagi ke sini. seperti mengambil rembulan dari air. Suma Thian yu yang menyaksikan kejadian ini kontan saja tertawa terbahak-bahak.com/ tubuhnya bergerak begitu indah tak kalah indahnya dengan kupu-kupu yang berterbangan diantara aneka bunga.haah. Kasihan Yap Cu kim.. napas Yap Cu kim sudah ngos ngosan seperti napas kerbau. wajahnya pucat dan ia betul-betul lemas sekali. kini Yap Cu kim disindir dan dihina didepan puluhan oring anak buahnya... namun usahanya tetap sia sia belaka. bagaimana mungkin dia bisa menahan diri? Saking gusarnya semua rambutnya pada berdiri kaku. siapa sih yang kesudian beradu jiwa denganmu? Kau masih belum pantas untuk mengajakku berbuat demikian!” Sambil berkata sekali lagi dia berpekik nyaring. tahu-tahu bayangan lawan lenyap tak berbekas. .heehh. sekalipun Yap Cu kim telah membuang segenap tenaga dan pikirannya. Teriaknya sambil menggigit bibir kencang-kencang: “Bocah keparat. goloknya juga dibacokan secara membabi buta... peluh dingin bercucuran deras. Tidak selang berapa saat kemudian. meskipun kau sudah belajar sepuluh tahun lagi juga tak usah berharap bisa menjawil seujung baju sauyamu" Orang persilatan kebanyakan lebih mengutamakan soal harga diri dari pada soal lain.. tubuh berikut goloknya langsung menerjang kemuka seperti orang kalap.. manusia semacam kau itu. Seperti hendak menangkap kelinci yang licik atau menangkap ikan leihi yang lincah.. ditengah pekikan tubuhnya berkelebatan secepat kilat menerobos lewat dari bawah ketiak Yap Cu kim. diiringi bentakan nyaring. lohu akan beradu jiwa denganmu!" Suma Thian yu tertawa seram: "Heehh.heehh.haah..

sauya orangnya" jawab pemuda itu. nyonya mudamu bisa menyelesaikan sendiri persoalan tersebut!" Suma Thian yu tertegun. “Kau yang membunuh orang ini?" .Tiraikasih Website http://kangzusi. masingmasing mundur beberapa langkah kebelakang. Belum pernah Suma Thian yu bertemu dengan perempuan semacam itu. tanpa sempat bersuara lagi dia roboh terkapar ditanah. baru saja dia akan berpaling. tapi dalam hatinya ia punya perhitungan sendiri. tubuhnya roboh seperti batang pohon yang tumbang ke tanah. kemudian tegurnya: “Cepat gotong dia pergi!”' Baru selesai ucapan ilu diutarakan. dihadapannya telah muncul seorang wanita yang cantik jelita. mendadak suara tertawa merdu berkumandang dari dalam hutan dan memancar masuk kedalam telinga Suma Thian yu: "Tak usah. dia tahu kalau orang baru saja munculkan diri ini adalah perempuan paling jahat dalam dunia persilatan Siau bu yong (Bunga bu-yong cantik) Chin Lan eng adanya. ketika diamati kembali. Apa yang diduga Suma Thian yu memang benar. Sementara itu dengan sorot mata yang jeli dia sedang menatap wajah Suma Thian yu. terima kasih banyak. Dua puluh sinar mata ketakutan bersama-sama dialihkan kewajah Suma Thian yu dan mengawasi gerak gerik pemuda itu tanpa berkedip. kawanan perampok bertopeng yang berada disekitar tempat itu menjadi panik. mendadak matanya terasa silau. Dengan tajam Suma Thian yu memandang sekejap keseluruh arena. Begitu Yan Cu kim roboh. setelah diamati lama sekali. ia baru menegur: “Tadi kau yang bernama Suma Thian yu?" "Ya. orang yang baru saja munculkan diri itu adalah perempuan paling cabul di dunia Chin Lan eng.com/ Mendadak terdengar Yap Cu kim mendengus.

"Haaah. bila sampai begitu kaulah yang bakal kerepotan” Chin Lan eng segera menggigit bibirnya. sambil memutar biji matanya. sekali tepuk dua lalat. Tak usah banyak berbicara lagi. tapi suruh dia berisitrahat dahulu. sekarang masih kelewat pagi untuk dibicarakan” "Asal kau menyanggupi.haahh. setelah itu diliriknya Chin Lan eng sekejap denGan Pandangan sinis dan menghina.. termasuk mayatmu nanti. melainkan ingin mengundangmu untuk iurut serta dalam gerakan kami dan bersama-sama mencari kekayaan dan kegembiraan hidup.. “Oooh rupanya begitu. coba bayangkan saja.. kalau tidak.Tiraikasih Website http://kangzusi. kalau begitu bicarakan saja setelah siauya mati nanti. Suma Thian yu tertawa panjang. kaupun dapat hidup gembira. silahkan saja mencabut pedang mu dengan segera!" Paras muka Chin Lan eng segera berubah menjadi serius sekali. lagipula kau juga belum tentu bisa melindunginya. kalau ingin mengambil batok kepalaku.com/ “Dia tidak kubunuh. aku memang bakal dibikin kerepotan sekali" Ucapan yang tiada ujung pangkalnya tersebut disambut tertawa oleh Suma Thian yu. . lalu kataNya lagi: “Jika harus ditambah denGan kau. Wan Liang adalah contoh terbaik untukmu.. dia bisa mampus Karena kehabisan tenaga. selain nyawamu selamat. nyonya muda datang kemari bukan untnk mencabut nyawamu. dengan kepandaian kucing kaki tiga yang kau miliki sekarang sudah pingin melayani nyonya mudamu? Terus terang kuberitahukan kepadamu.. apa kau tak ingin? Pikirkan tiga kali sebelum diputuskan..haahh. bentaknya kemudian: Kau benar-benar seorang marusia yang tak tahu diri. mungkin tiada orang yang akan mengurusi jenasah” "Bocah keparat tajam amat lidahmu.nyawa sauya tak usah pakai jaminan. kemudian kembali dia berkata: “Betul. kau merasa mampu untuk mengungguli dia? Kembali Suma Thian yu mendengus sinis.

. sesungguhnya kekuatan yang disertakan hebat sekali. soal yang lain. sauya percaya masih sanggup untuk menangkan perempuan rendah macam kau.com/ "Soal ini kaupun tak usah kuatir. buru-buru dia berkelit kesamping sambil membentak keras: "Perempuan rendah.Tiraikasih Website http://kangzusi. malam ini sauya akan merenggut selembar nyawamu. tanpa berpikir panjang lagi dia menusuk tenggorokan Suma Thian yu dengan jurus Liong yu su hay (naga sakti di empat samudra). segera tampak angin puyuh menderu-deru dan langsung menyambar ke tubuh pendekar muda tersebut. ter paksa aku harus maju selangkah demi selangkah" Chin Lan eng menggertak gigi keras-keras untuk menahan rasa gusarna yang tak alang kepalang." Mendadak dia mencabut pedangnya. rupanya ia loloskan pedang Kit hong kiam. Begitu senjata telah berada ditangan. dia lantas mengayunkan tangannya. . Jangan dilihat ayunan tersebut sangat ringan. kemudian terdengar suara gemerincingan nyaring. Suma Thian yu telah merasakan datangnya hawa panas yang menghantam tubuhnya. tiba-tiba saja pedang Ching kong kiam dicabut ke luar. belam lagi serangannya tiba. katanya dengan menahan geram: “Bocah keparat. cahaya biru berkilauan di angkasa. Chin lan eng merasakan hatinya tertegun setelah menyaksikan Suma Thian yu meloloskan pedangnya. nyonya muda akan memenuhi harapanmn itu!" Selesai berkata. dia seakan-akan telah menganggap Suma Thianyu sebagai Wan liang. sakit sekali terasa di badan. Suma Thian yu tak berani berayal. mukanya dingin seperti es. bayangan tubuh dari Kit hong kiam kek Wan Liang segera muncul kembali didepan mata. Tiba-tiba hawa amarah menggelora di dalam dada Chin Lan eng..

buru buru dia mengembangkan permainan jurus . Kenyataannya Chin Lan eng bisa mencabut pedang dan menyerang dengan kecepatan luar biasa. Begitu tahu kalau perempuan itu menyerang dengan ilmu pedang aliran Bu tong pay. Kalau Chin Lan eng bergerak cepat maka dia bergerak lebih cepat lagi. tahu-tahu dia sudah mengancam jalan darah Cian keng hiat diatas bahu Chin Lan eng. bila Chin Lai eng ganas. akan diketahui dalam sekilas pandangan. sudah jelas dia bermaksud untuk membangkitkan amarah lawan. paras muka Chin Lan eng segera berubah hebat. pada hakekatnya kawanan perampok berkerudung yang menonton jalannya pertarungan dari sekitar arena tak dapat melihat dengan jelas bagaimana kedua orang itu bergebrak dan beberapa jurus sudah lewat. lebih baik kau mampus saja!" bentaknya keras-keras. Suma Thian yu membenci atas kesadisan dan kekejaman Chin Lang eng terutama kecabulan serta kebejatan moralnya. Suma Thian yu terkesiap. oleh sebab itu begitu turun tangan dia telah mempegunakan ilmu pedang Kit hong kiam hoat ajaran paman Wan nya. orang bilang: Seorang jagoan berisi atau tidak. Terdengar Suma Thian yu tertawa ringan kemudian ujarnya: "Suatu permainan pedang yang bagus.com/ “Membiarkan kau tinggal didunia hanya akan menimbulkan bibit bencana saja.Tiraikasih Website http://kangzusi. Benar juga. Semua orang hanya merasakan cahaya biru amat menyilaukan mata. dia lebih ganas lagi. di babat pertahanan musuh. Sayang sekali musuh yang dihadapinya sekarang tak lain adalah Suma Thian yu yang berilmu silat sangat tinggi. dengan satu jurus dua gerakan yang merupakan jurus ampuh dan ilmu pedang Kit hong kiam hoat. sayang sekali kau telah salah sasaran" Ujung pedangnya segera dicukil keatas menyusul gerakan mendatar kemuka.

pihak lawan sudah memahami .. boleh dibilang Chin Lan eng telah memperoleh inti sari dari ilmu pedang tersebut apa lagi setelah mendapat petunjuk dari seorang gembong iblis. makin bertarung Chin Lang eng merasa semakin terkejut. Begitulah. bisa diketahui betapa sempurna dan hebatnya jurus jurus serangan itu. sudah barang tentu dengan bekal ilmu silat aliran Bu tong pay yang benar-benar dikuasai olehnya itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. belum lagi perempuan tersebut melancarkan serangannya.. namur dalam permainan-nya jauh lebih tangguh daripada permaiman ayahnya sendiri. Bu Tong pey bisa memiliki seorang jago perempuan yang begini tangguh. Tapi yang paling membuatnya terkejut bercampur keheranan adalah kemampuan ilmu silatnya yang jauh berlipat-lipat kali 1ebih hebat bila dibandingkan deagan keampuhan Kit hong kiam kek Wan Liang dimasa lampau.. Padahal. pada hakekatnya merupakan suatu kelebihan yang boleh dibanggakan. Walaupun mempergunakan serangkaian ilmu pedang yang sama. dibawah bimbingan ayahnya. dia mana mengerti kalau berbicara soal tingkat kedudukan maka Suma Thian yu masih terhitung susioknya. Selama itu partai Bu tong termasyur dalam dunia persilatan karena pedangnya Tay cing kiam hoat pun termasuk ilmu simpanan dari perguruan terebut. Sejak kecil. pertarungannya melawan Chin Lan eng pada hakekatnya seperti bermain dengan kanak-kanak saja. mimpipun dia tak menyangka kalau pemuda lemah lembut dan masih berbau tetek ini sesungguhnya sudah msncapai ke tingkatan yang begitu lihay. Sayang sekali perempuan ini berjiwa bejad dan bermoral jelek. ilmu silatnya telah memperoleh ilmu pelajaran yang amat pesat. Tay hoa kitsu Chin Leng hui yang teliti dan seksama. coba kalau tidak. pertarungan berlangsung selama seperminum teh lamanya. Bayangkan saja.com/ pedang Tay cing kiam hoat aliran Bu tong pay untuk menyongsong datangnya ancaman lawan.

serunya: "Perempuan rendah. hati-hati! Aku akan mencomot rambutmu!" Sambil berkata.. bahkan Suma Thian yu bisa menyebutkan nama-nama setiap jurus serangan yang dipergunakan perempuan itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. . hari ini sauya aksn membalaskan dendam baginya. apalagi yang perlu dia kuatirkan lagi?" Oleh karena itu dia bertarung dengan amat santainya. setiap jurus dibalas dengan jurus. di susul kemudian berkumandangnya suara jeritan kesakitan dari tengah arena. justru karena kesadisanmu maka Wan Liang mati penasaran.inilah pembalasan bagi usahamu untuk membunuh Wan Liang. Sampai pada akhirnya. setiap gerakan dihadapi dengan gerakan. pada hakekatnya dia tak perlu berpikir lagi dengan otaknya. sambil menggenggam segumpal rambut ditangan kirinya. kalau sampai begini keadaannya.. hatimu kejam seperti ular beracun..com/ jurus serangan apakah yang bakal dipergunakan. tahu-tahu Suma Thian yu sudah berdiri di belakang Chin Lan eng sambil tertawa terbahak-bahak. tak tampak gerakan apa yung dipergunakan olehnya. tahu-tahu cahaya biru berkelebat di susul menyambarnya bayangan manusia. hati-hati! Sekarang aku hendak memotong telinga mu yang sebelah kiri!” Mendadak bayangan tubuh Suma thian yu lenyap tak berbekas.. Atau bila menggunakan kata-kata yeng lebih latah lagi. Suma Thian yu baru berubah pikiran. Sekarang Suma Thian yu sudah menguasai penuh jurusjurus serangan lawannya. maka perta-rungan apa lagi yang harus diselenggarakan? Pepatah kuno bilang: Tahu diri tahu lawan setiap pertarungan pasti menang. ketika Chin Lan eng benar-benar sudah tak sanggup menahan diri. aku hendak membuat malu dirimu agar rasa marahku bisa terlampiaskan. dengan kening berkerut umpatnya sembari melancarkan serangan balasan: "Perempnsn rendah.

Suara bentakan itu ibarat guntur yang membelah bumi disiang hari bolong. dengan sepasang mata yang mencorongkan sinar tajam. hancur leburlah perasaan hatinya. Chin Lan eng yang dihair-hari biasa selalu angkuh dan tinggi hati.. kemudian sambil tertawa dingin serunya: “Perhatikan baik-baik! Kali ini. inilah hukuman bagi penghiatanmu terhadap ayah kandungmu sendiri!" Sambil berkata. Menyaksikan kesemuanya itu. Tampaknya ujung pedang Suma Thian yu sudah hampir mengenai ujung hidung Chin Lan eng. sekarang berubah bagaikan seekor domba yang menunggu untuk dijagal. ia bersiap sedia untuk menebus aib yang di terimanya itu dengan kematian. dia sambut datangnyu ancaman tersebut. . "Tunggu sebentar!" suatu bentakan keras berkumandang memecahkan keheningan. amat memekikkan telinga. dia sudah kehilangan sama sekali kemampuannya untuk memberi perlawanan. aku he dak menebas hidungmu!" Sembari berkata dia menerjang maju sambil memutar pedangnya. Sementara ditangan Suma Tbian yu telah bertambah dengan sepotong telinga yang penuh berpelopotan darah. Mendadak.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ Chin Lan eng dengan memegangi telinga sebelah kirinya dengan tangan kiri. katanya sambil tertawa: "Perempuan rendah. sambil memutur pedangnya menciptakan serentetan pedang berwarna hijau. mundur beberapa langkah dengan sempoyongan. Sungguh menggelikan sekali. dia mengawasi Chin Lan eng tanpa berkedip. sekali lagi dia menusuk kearah tubuh Chin Lan eng. darah kental tampak meleleh keluar melalui sela-sela jari tangannya...

com/ Dengan perasaan terkesiap Suma thian yu segera melompat mundur selangkah sambil menarik kembali serangannya.. Hek bong hon (Harimau angin hitam) Lim Kong adanya. Sesosok bayangan manusia dengan kecepatan bagaikan sambaran kilat segera melayang turun ke tengah arena.... Begitu mengetahui siapa yang datang. serunya dengan penuh kegusaran: ”Ooooh..Tiraikasih Website http://kangzusi. . Hadiah pukulan darimu tempo hari. sebab kejadian tempo hari merupakan pelajaran pahit baginya. akhirnya dijumpai tanpa membuang tenaga. jadi kau belum mati tenggelam? Heeehhh.!" Siapa yang telah munculkan diri ? Ternyata dia bukan lain adalah gembong iblis yang bernama besar dalam kalangan Liok lim. Sebaliknya si Harimau angin hitam Lim Kong yang menjumpai Suma Tian yu munculkan diri dihapannya. tapi ingatan lain segera melintas. dia menggertarkan pedangnya siap ditusukkan ke depan. darah yang mengalir dalam tubuhnya serasa mendidih.. sampai sekarang sauya masih belum melupakannya. tanpa terasa dia lantas mendongakkan kepalanya dan tertawa seram. dia tak ingin bertindak secara gegabah.!" Ucapan yang sinis dan menghina itu pada hakekatnya seperti tak memandang sebelah mata pun terhadap anak muda tersebut. toaya mengira kau sudah menjadi isi perut ikan dalam dasar sungai .. . Suma Thian yu semakin naik pitam.. Kemudian sambil memicingkan sepasang mata sehingga berubah menjadi satu garis. tidak heran kalau Suma Thian yu menjadi naik pitam. heeebh . serunya sambil tertawa dingin: "Bocah cilik. rupanya kau! Inilah yang dinamakan: Dicari sampai sepatu jebol tidak ketemu. amarah Suma Thian yu segera berkobar kembali. dia tak ingin membuat kesalahan lagi. untuk menghadapi manusia licik seperti ini.

tampaknya malaikat elmaut lah yang menghantar kau kemari.....Tiraikasih Website http://kangzusi.untuk menghadapi seorang bocah keparat macam kau. hmm! Perempuan rendah itu merupakan contoh yang paling baik!" Harimau angin hitam Lim Koag tertawa seram dengan kerasnya. “Heeeh. kalau tidak.. Sekuat tenaga Suma Thian yu mencoba untuk menekan hawa amarah yang berkobar didalam dadanya dan mengulumkan sekulum senyuman diujung bibirnya. daripada sauya mesti repot-repot turun tangan. Suma Thian yu segera mendongakkan kepalanya dsn berpekik nyaring. lebih baik gorok saja lehermu sendiri.!” Sembari berkata.heeehh. sorot matanya memancarkan sinar kelicikan dan kebuasan.. jsngan harap kau bisa lolos lagi dalam keadaan selamat. dengan tangan kosongpun loaya masih tetap mampu untuk mengirimmu pulang kelangit!" Mendengar perkataan mana. dia menatap wajah sihanmru angin hitam itu tanpa berkedip. dia baru berkata: Cabut keluar senjatamu? Apakah kau ingin menyerah saja uutuk menerima kematian?” Harimau angin hitam Lim Kong tertawa seram: “Heeehh..heeeh. sambil menurunkan kembali pedangnya di berkata: "Orang she Lim. buru-buru dia menekan hawa amarah yang membara didalam dadanya.... menanti pihak musuh sudah berada lima langkah deri hadapannya. tidak perlu bagiku untuk mencabut keluar senjatja tajamku. dengan sorot mata berkilat dia tertawa hambar.bocah keparat. pedangnya disarungkan kembali.heeeh. kalau tidak.. kalau ingin mengumpat... umpatlah sampai puas. tapi kali ini. pelan-pelan dia berjalan menghampiri Suma Thian yu.com/ Berpikir demikian. kau tak akan memperopeh kesempatan lagi untuk bersuara. sehingga membunt siapa pun akan bergidik bila melihatnya. anggap saja tempo hari kau bernasib baik. ..

lalu bentaknya keraskeras: “Roboh kau.com/ "Baiklah" katanya kemudian. cemoohan maupun umpatan lawan. tiba-tiba lengan kirinya berputar kencang dengan jurus Tot mang jut tong (ular be racun keluar gua). dia sama sekali tidak terpengaruh oleh ejekan. "akan sauya layani dirimu itu dengan tangan kosong belaka!” Selesai berkata. kemudian dengan kecepatan bagaikan sambaran kilat menyodok ke dada pemuda itu. kesempurnaan ilmu silat maupuun tenaga dalam yang dimiliki Lim Kong tentu saja sudah luar biasa sekali. dalam menghadapi musuhnya.. tentu saja hal mana tak akan menimbulkan reaksi apapun. dengan pandangan yang tajam dia mengawasi datangnya lawan itu tanpa gugup. terhadap harimau angin hitam Lim Kong yang kenamaan. dia hendak memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melampiaskan rasa mangkelnya itu keluar. Sikap acuh seperti ini biasanya hanya bisa membangkitkan amarah bagi pemuda yang baru terjun kedalam dunia persilatan dan bersifat berangasan. Sebagai murid pertama dari si Mayat hidup Ciu Jit hwee. dia lantas menggulung ujung bajunya sehingga kelihatan lengannya yang putih dan berotot. Siapa tahu ketika kepalan tersebut sampai ditengah jalan. tapi kalau dia tidak berbuat demikian. maka rasa gusar dan mendongkol yang mencekam perasaannya semakin menghimpit dadanya.. Dengan cekatan Suma Thian yu menekuk pinggangnya kesamping. seperti guntur menghajar . seakanakan dia tak memandang sebelah matapun terhadap lawannya ini.Tiraikasih Website http://kangzusi. apa lagi sebagai seorang perampok ulung. mendadak Lim Kong berubah jurus. Suma Thian yu yang cerdik tentu saja dapat memahami akan hal ini. sikapnya amat santai dan berdiri seenaknya sendiri.!” Telapak tangan kirinya membentuk gerakan busur ditengah udara lalu dibacokkan ke bawah. Sekali lagi Lim Kong maju selangkah kedepan.

Mereka berdua sama-sama merupakan jagoan kelas satu didalam dunia persilatan dewasa ini. telinga kirinya terpapas dan wajahnya menjadi jelek. Memghadapi ancaman maut itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. “Sreeet. Manusia memang makhluk yang suka akan keindahan. Suma Thian yu sama sekali tidak gugup.com/ tambur. apalagi setelah teringat bahwa rambutnya putus separuh.!" desingan angin tajam membelah angkasa. begitu dilihatnya angin pukulan lawan hampir menyentuh tubuhnya. . sementara telapak tangan kanannya bagaikan sebilah pisau langsung menebas kedepan dengan kecepatan luar biasa. saking sedihnya ingin sekali dia mati seketika.. Dalam pada itu. Siau hu yong (Hu yong indah) Chin Lan eng yang terluka dan berdiri disisi arena. hampir saja bacokan itu menyentuh pakaian didepan dada Lim Kong. hatinya merasa remuk rendam karena amat sedih. mendadak ia berputar setengah lingkaran kaki kanannya melepaskan tendangan dengan jurus Kui seng ti to (binatang kejora menantang bintang) langsung menyodok ketubuh anak muda tersebut. dia menghantam tulang leng kay kut pada ubun-ubun Suma Thian yu. Untung si Harimau angin hitam Lim Kong bukan manusia sembarangan. dalam waktu singkat bayangan kepala dan angin tendangan menyelimuti seluruh angkasa Dalam pertarungan yang amat seru itu hanya nampak dua sosok bayangan manusia yang bergabung menjadi satu hingga untuk sesaat sukar untuk membedakan mana Lim Kong dan mana Suma Thian yu. hatinya sakit bagaikan diiris-iris. apalagi dia adalah seorang perempuan cantik. dengau menghimpun tenaga dalamnya dia tangkis datangnya ancaman mana sambil menyahut: ""Belum tentu!" Telapak tangan kirinya diangkat keatas untuk melakukan tangkisan..

sepasang lengannya mendadak direntangkan kesamping. ia segera menjadi terkesiap. Sementara pertempuran sengit ditengah arena masih berlangsung dengan hebatnya. bayangkan saja bila seorang perempuan yang cantik jelita. begitu sepasang kakinya menempel permukaan tanah. Lim Kong muadur sejauh dua langkah kebelakang. kini berubah menjadi perempuan yang kehilangan telinga sebelah. Pada ssat itulah. diiringi suara geledek yarg . penderitaan dan aib yang dialaminya itu mana mungkin bisa ditahan dengan begitu saja? Luka ditelinga kirinya telah dibubuhi obat dan kini darah sudah tidak mengucur lagi. Awan gelap yang amat tebal diiringi udara yang dingin merasuk tulang segera menyelimuti angkasa. bagaikan angin puyuh yang muncul dari langit. Buru-buru hawa murni ysug berada dalam tangan disalurkan ke dalam sepasang telapak tangannya.Tiraikasih Website http://kangzusi. kemudian bagaikan burung elang yang menembusi langit ia meluncur tinggi ke udara. sewakiu Suma Thian yu mengalihkan pandangannya ke depan. dia mengawasi terus wajah Suma Thian yu tanpa berkedip. namun sepasang mata Chin Lan eng telah berubah menjadi mengerikan sekali. ia segera melejit kembali ke tengah udara. kekejaman dan kesediaannya tercermin jelas diatas wajahnya. bayangan manusia nampak saling berpisah. mendadak dari tengah arena berkumandang dua kali bentakan nyaring. Sejenak kemudian. diam-diam Chin Lan eng merogoh kedalam sakunya mengambil sesuatu dengan cepat dipersiapkan dalam genggaman. Lompatannya ini paling tidak mencapai ketinggian lima kaki lebih. Harimau angin hitam Lim Kong membentak nyaring. dia bersiap sedia menghadapi segala kemungkinan yang tak diinginkan. dia lebih suka tewas diujung pedang lawan daripada kehilangan panca inderanya. tubuhnya berputar dengan kepala di bawah kaki diatas.com/ Buat Siau hu yong Chin Lan eng.

dengan. Suma Thian yu merasa amat terkejut. mendadak terdengar suara bentakan nyaring bergema memecahkan keheningan. Suma Thian yu menjadi terjepit dipesisi yang tidak menguntungkan. Untuk menghindari pukulan telapak tangan saja sudah payahnya setengah mati. disaat dia sedang memusatkan seluruh perhatiannya untuk menghadapi harimau angin hitam Lim Kong. . Siapa tahu. dia harus mengbadipi dua musuh sekaligus dua dipaksa berada dalam keadaan bagaikan menunggang dipunggung harimau. angin puyuh menderu-deru. lagi harus menghadapi serangan senjata rahasia. segulung hawa dingin segera muncul dari punggungnya dan menembus sampai keatas. ditambah. Suma Thian yu merasakan hatinya bergidik.. yang menghantam tepian pesisir. Dalam keadaan terancam. tiba-tiba muncul sebuah akal cerdik dalam benaknya. rupanya serangan angin pukulan hawa dingin mayat busuk dari Harimau angin hitam Lim Kong sudah menyambar datang seperti ombak dahsyat..com/ memekikkan telinga langsung menghantam batok kepala Suma Thian yu dengan dahsyat.. Inilah ilmu pukulan Hu si im hong ciang (pukulan angin dingin mayat membusuk) yang amat termashur dalam dunia persilatan. menghimpun tenaga dalamnya sebesar sepuluh bagian kedalam sepasang lengan..Tiraikasih Website http://kangzusi. keadaannya menjadi bertambah kritis. dia sambut datangnya ancaman tersebut. diiringi bentakan nyaring. lalu terlihat tua titik cahaya bintang yang berkilauan dengan membentuk posisi segitiga langsung menyambar ke arah pinggangnya. dengan cepat ia menjatuhkan diri kebelakang dan mengelinding kesamping dengan gerakan Lan jui ta kun (keledai malas berguling guling).. Dengan begitu.

kemudian sambil melompat mundur serunya: “Sakit hati ini pasti kubalas.com/ Seketika itu juga terdengar suara benturan keras menggelegar di angkasa. bajingan yang rudin tak usah dikejar anjing budukan tak perlu diusir. ingat saja budak rendah. kakinya sakit bukan kepalang. Mewndadak terdengarSiau hu yong Chin Lan eng membentak sambil terawa: “Lim toako. ia segera berlalu dari situ. dia menggerakkan tubuhnya. sadarlah pemuda ini bahwa dia telah kerkena senjata rahasia. pada saat inilah mendadak Suma thian yu merasakan sisi lambungnya seperti terpagut oleh sengatan lebah beracun. Tentu saja si harimau angin hitam Lim Kong tak akan melepaskan Suma thian yu dengan begitu saja. senjata rahasia yang dipergunakan juga pasti dibubuhi racun yang jahat. Suma hian yu cukup mengetahu bahwa Siau hu yang Chin lan eng adalah seorang perempuan kejam yang berhati buas. lalu bagaikan anak panah yang terlepas dari busurnya melakukan pengejaran dari belakang. biar kan saja dia pergi!” Harimau angin hitam Lim Kong segera menghentikan gerakan tubuhnya. 00o00 Tapi. bisa jadi dikemudian hari akan memancing datangnya banyak bibit bencana buat kita semua!” . Suma thian yu pasti akan menguliti tubuhmu hidup-hidup!” Seraya berkata.Tiraikasih Website http://kangzusi. angin pukulan dari Lim Kong sudah menghajar secara telak diatas permukaan tanah. gara-gara kewelasan hatimu saat ini. seperti segulung angin puyuh saja. kemudian bertanya dengan wajah tercengang: “Apakah hal ini tidak terlalu keenakan buat keparat itu? Siau hujin. Dengan cepat dia mengerahkan tenaga dalam nya untuk melindungi jalan darah.

kembali Lim Kong tertawa terbahak bahak dengan seramnya..heeeh.heeeh. hal mana sudah merupakan kemujuran baginya" Kemudian setelah berhenti sejenak.. sambungnya lebih jauh: "Seandainya senjata rahasia ku tidak berhasil melukainya. .haah... konon begitu mengenai orangnya lantas keracunan hebat dan modar... rupanya raja akhirat sudah mulai menggapaikan tangan kearahnya?” Siau hu yong Chin Lao eng segera menggelengkan kepalanya berulang kali..heeeh.. sekalipun begitu. maka sambil berlari kencang meninggalkan tempat ini. bagaimana mungkin aku dapat melampiaskan rasa malu dan kerugian yang kualami malam ini?" Mendengar ucapan tersebut.heeeh.. ooOoo SUMA THIAN YU SADAR. selain daripada itu. lalu menggenggam mulut lukanya dengan tangan kiri agar darah jangan sampai mengalir ke luar terus..haahh. bila keparat itu bisa hidup melewati fajar nanti.. aku rasa hal inipun sudah cukup membuat bocah keparat tersebut untuk terbang kembali keneraka" Beracara sampai disitu. kau terlalu memikirkan hal yang bukan-bukan.com/ Chin Lan eng tertawa terkekeh-kekeh dengan liciknya: “Heeeh. dia mencabut keluar jarum yang lembut bagaikan rambut itu.Lim toako.sudah lama aku dengar akan kelihayan jarum beracun Hok teng ang tok ciam milik Siau hujin.... menang kalah masih sukar di tentukan. sahutnya: “Senjata rahasia yang berhasil bersarang ditubuh bocah keparat itu sama sekali tidak di beri Hok leng ang melainkan cuma selaksa racun yang umum!” "Heeeh.. Harimau angin hitam Lim Kong lalu tertawa terbahak-bahak. "Haahh. kalau dia sudah keracunan..Tiraikasih Website http://kangzusi.

. Sebagaimana diketahui.. Akan tetapi sewaktu dia mengangkat tangan kirinya. tanpa terasa kembali gumamnya: . kau gagal untuk mencelakai diriku. dia sama sekali tak merasakan sesuatu gejala yang aneh. tanpa tersa serunya: “Ooohh. dia telah memegang mulut lukanya dengan telapak tangan kirinya. Ketika pakaiannya di lepas dan mulut luka nya diperiksa. busuknya bukan main. Dengan cepat Suma Thian yu menjadi sadar kembali apa gerangan yang telah terjadi. rupanya aku telah ditolong oleh telapak tangan kiriku ini. pelanpelan hatinya pun mulai merasa amat lega dan tentram. ketika perutnya terluka tadi. tibatiba saja dijumpai segumpal darah kental menempel diatas telapak tangan kirinya itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. ia bermaksud untuK mencari Chin Lan eng dan membuat perhitungan dengannya. dia pun mencari sebuah batu untuk duduk dan beristirahat. Dengan cepat dia melompat bangun dan balik kembali ketempat semula. Coba kalau Suma Thian yu mengetahui akan kelebihan yang dimilikinya ini. Suma Thian yu segera terbayang kembali peristiwa yang berlangsung belum lama berselang.com/ Setelah melakui perjalanan yang cukup jauh mendadak ia merasa luka pada lambungnya sudah tidak terasa sakit lagi. tak mungkin dia akan melarikan diri dari arena pertarungan.. ketika diendus segera tercium bau busuk yang amat menusuk hidung... Menanti dia sudah sampai kembali ketempat bekas pertarungan tak sesosok bayangan manusia pun yang nampak. maka segera dijumpainya selain titik merah kecil seperti bekas tertusuk jarum yang masih tersisa diatas lambungnya itu. telapak tangan kiri Suma Thian yu ini tidak mempan terhadap berbagai macam racun... Memandang kegegapan yang mencekam sekeliling tempat itu. Chin Lan eng. hai Cbin Lan eng. rupanya disaat itulah semua racun keji yang mengeram didalam tubuhnya telah terhisap oleh daun Jin sian kiam lan sehingga bersih sama sekali.

Rumah penginapan itu bernama Gwat kek can.com/ "Perempuan berhati busuk. Selama aku Thian yu masih bisa hidup. membuat orang merasa kerasan sekali tinggal disitu. Tapi baru sampai ditengah jalan. banyak pelancong dan saudagar yang pulang ke penginapan untuk beristirahat. dia segera berangkat menuju ke arah telaga Tong ting ou. tak heran kalau paman Wan tewas ditanganmu. Sampai setengah harian lamanya dia melakukan pencarian di atas tanah. maka dia pun menginap dalam sebuah rumah penginapan di kota Tian an gi tersebut. pasti akan kubunuh bajingan tersebut dengan telapak tanganku sendiri" Dengan langkah yang ringan dan cepat. Tiang an gi terletak hanya dua hari perjalanan dari telaga Tong tin ou. kemudian mengurungkan niatnya kembali ke rumah makan Kun eng lo. pelayanannya sangat baik. Jilid 16 Suatu hari sampailah Suma Thian yu dikota Tiang-an-gi di dalam propinsi Ou lam. lingkungan¬nya amat sepi dan indah. dia lantas balik kembali menuju kearah loteng Kun eng lo. mendadak ia seperti teringat akan sesuatu dan segera berhenti. hanya Suma Thian yu seorang yang tak ada .Tiraikasih Website http://kangzusi. tak heran kalau hanya saudagar yang berdiam dikota tersebut. akhirnya ditemukan juga dua batang jarum lebah beracun yang digunakan oleh Chin Lan eng tadi dan dengan sangat berhati-hati sekali disimpan kedalam sakunya. kemudian dia balik kembali menuju ke tempat bekas pertarungan. Sementara itu senja sudah menjelang tiba. Suma Thian yu mendapat sebuah kamar yang terletak dipaling ujung ruang sebelah timur. menurut perhitungan Suma Thian yu masih ada berapa hari lagi menjelang tanggal lima belas.

tapi setelah berpikir sejenak dia urungkan niatnya itu.com/ urusan dan duduk dekat jendela sambil memandang kolam di luar kamarnya. seorang pelayan sedang berdiri sambil tertawa paksa: “Tuan cin sin ya. Dan terlihatlah segerombolan manusia sedang mengurung seorang pengemis tua yang berpakaian compang-camping. pertama-tama Suma Thian yu tidak begitu menaruh perhatian. penginapan kami benar-benar sudah penuh dan tiada kamar lain. Dalam pada itu. "Kalian buka penginapan toh bermaksud mencari uang. asal aku si pengemis tua punya uang. siapa tahu suara gaduh tadi makin lama terdengar semakin ramai. Sebetulnya ia Ingin maju melerai. Mendadak dari luar pintu penginapan sana terjadi kegaduhan. siapa tahu pengemis tua itu hendak menggunakan akal muslihat apa lagi untuk mengatasi persoalannya. Dalam sekilas pandangan saja Suma Thian yu dapat mengetahui orang itu sebagai Siau yau kay Wi Kian adanya. masa kau hendak membohongi aku si pengemis tua? Kalau aku tak mau pergi. buru-buru dia membuka pintu dan melongok keluar.Tiraikasih Website http://kangzusi. sudah jelas di dalam sana masih ada tiga buah kamar kosong. harap kau mencari kamar penginapan yang lain saja!” Siau yau kay Wi Kian segera menggelengkan kepalanya berulang kali sambil berseru! “Tidak bisa. kalian semua adalah kawanan anjing yang punya mata bila melibat uang. mengapa tak boleh menginap disini?” Suma Thian yu segera merasa suara itu sangat dikenal olehnya. kau mau apa?" Tangannya segera merogoh kedalam saku dan meraba beberapa saat kemudian dengan berhati-hati sekali dia mengeluarkan seuntai mata uang tembaga dan diperlihatkan kepada pelayan itu kemudian serunya: .

bukankah aku si pengemis tua mempunyai uang?" Selesai berkata. janganlah mengacau lagi di sini. Oleh sebab itu para pelancong dan saudagar yang mengerumuni tempat itu segera tertawa terbahak-bahak karena geli. bila kau ribut terus disini. enyahkan saja pengemis edan itu dari situ. kami bersedia memberi sedikit sangu untukmu" Kembali Siau yau kay Wi Kian berteriak teriak keras: . inipun masih cukup untuk menginap selama delapan atau sepuluh hari disini" sekali lagi semua orang tertawa terbahak-bahak sesudah mendengar perkataan itu. seuntai mata uang tembaga hanya bisa dipakai untuk makan satu kali. maka sambil tertawa paksa dan menjura ber¬ulang kali. serunya dengan wajah serius: "Kenapa? Uang sebanyak. tentu saja masih kurang kalau hendak dipakai untuk membayar penginapan. seseorang kembali berseru dari sisi arena: “Pelayan. Untuk masa itu. harap kau sudi berbuat kebaikan. tampaknya pengemis ini memang sengaja hendak mencari gara-gara!” Bagaimanapnu jua. dengan cepat ia te1ah menyimpannya kembali sementara sepasang matanya segera mengawasi wajah semua orang dengsn sikap was-was dan curiga. seakan akan kuatir kalau ada orang hendak merampas uangnya saja.com/ “Coba keu lihat. apa kau cuma mempunyai uang sebanyak itu?” Siau yau kay manggut-manggut. usaha kami bisa bubar! Bila kau ingin sangu. kata¬kan saja berterus terang.Tiraikasih Website http://kangzusi. Salah seorang diantaranya dengan cepat berseru dengan suara dingin seperti es: "Hei engkoh tua. pelayan itu tak ingin terjadinya keributan di rumah penginapannya. katanya: "Oooh. dewa hartaku yang baik.

bila ditambah dengan seorang anak angkatnya lagi. semua orang lain mengira pengemis tua . kau si anjing budukan jangan kelewat menghina.. Padahal sejak tadi ia sudah melibat kalau Suma Thian yu memasuki rumah penginapan tersebut. kemarilah lagi nanti saja" Baru saja Siau yau kay akan menjawab. dia menyaksikan Suma Thian yu sedang berjalan keluar.com/ "Huuh. rupanya kau sedang tidur enak disini. sekarang lagi waktunya para tamu berdatangan. kumohon kepadamu pergilah dari sini. kembali dia berteriak gembira: “Bagus sekali! Aku si pengemis tua sudah hampir setengah harian lamanya mencarimu. begitu Siau yau kay melihat pemuda itu sudah munculkan diri. aku hanya ingin menginap disini.. lihat saja aku akan menghajarmu atau tidak!" Semua orang turut berpaling. dia pasti akan membayar rekeningku" Ketika semua orang mendengar kalau dia mempunyai anak angkat disitu.Tiraikasih Website http://kangzusi. serentak mereka berpaling keerah pintu. ketika dilihat pengemis tua itu sedang berbicara dengan seorang pemuda tampan berpakaian perlente. tak kuasa lagi segera tertawa terbahak bahak. Pelayan itu segera menepuk dahi sendiri sambil berteriak keras: "Oh Thian! seorang pengemis tua saja sudah cukup membuatku pusing. anak angkatku segera akan keluar. Suma Thian yu melanjutkan langkahnya menuju kemuka penginapan. aku si pengemis tua tidak butuh uang. bisa berabe jadinya” Kemudian sambil menjura lagi katanya: “Oooh lo yaya. sudah datang. sudah datang! Anak angkat aku si pengemis tua telah datang untuk membayar rekening" Ketika semua orang mendengar perkataan itu. waah. maka dia segera datang kemari mencarinya. Terdengar ia berseru sambil bertepuk tangan: “Nah. tapi disana tak nampak bayangan pengemis. Tak usah kuatir.

“Rahasia langit tak boleh bocor. Pelayan itupun mengalihkan sorot matanya yang keheranan kearah Suma Thian yu.Tiraikasih Website http://kangzusi. harap kau sudi memaafkan" Begitu ucapan tersebut diutarakan semua orang semakin dibikin kebingungan dan tidak habis mengerti. pelayan itu hanya bisa menggelengkan kepala sambil menghela napas. mari kita minum arak dulu sebelum kuceritakan keadaan yang sebenarnya” Suma thian yu pun tidak bertanya lebih jauh. dia segera masuk kedalam untuk mempersiapkan hidangan. harap siapkan hidangan dan arak berusiasepuluh tahun. mereka malah menganggap Suma Thian yu ikut gila. Sementara mereka yang menonton keramaian pun segera pada bubar tapi dari dalam rumah penginapan itu mulai terdengar suara kasak kusuk orang membicarakan kejadian ini Setelah Siau yau kay duduk. lalu diperhatikan dari atas hingga ke bawah dengan seksama. thian yu membeberkan kejadian yang dialaminya selama beberapa hari ini. mengapa kau pun sampai disini?” Siau yau kay segera tertawa cekikikan.com/ itu indah tak beres otaknya sehingga kerjanya hanya menggoda orang. rekeningnya akan ku bayar sekalian nanti” Melihat Suma thian yu bersedia untuk membayar. Suma thian yu baru bertanya dengan sikap hormat” “Cianpwe. “Yaa. mereka berdua segera bersantap sambil berbincang-bincang. Buru-buru pelayan itu berkata kepada Suma Thian yu dengan ramah dan sopan: “Apakah kek-koan kenal dengan dia?” Sambil bersenyum suma Thian yu manggut-manggut. kenal. katanya dengan sopan: "Bila aku tidak menyambut kedatangan lo-cianpwe dari jauh. aku hendak menjamu sahabatku ini. mempergunakan kesempatan itu. Suma Thian yu segera mendorong orang-orang yang berada disekitar situ agar minggur kemudian sambil menjura kepada pengemis tua itu. .

. maka dia pun tidak mendesak lebih jauh. dia merasa perkataan dari pengemis tua itu ngawur seakanakan dibalik kesemuanya itu masih ter¬simpan semacam rahasia.. benar-benar sudah tak ada orang yang bisa menolongnya lagi. bahkan ada pula yang menggelengkan kepalanya sembari menyumpah kalang kabut: “Orang gila. dia meneguk seorang diri. dengan gembira ia segera mengebrak meja sembari berseru: "Suatu tindakan yang amat bagus! Kita memang wajib menegakkan keadilan serta kebenaran bagi umat persilatan!” Gebrakan meja itu segera mengagetkan semua tamu yang kebetulan sedang bersantap." Ucapan itu bagaikan orang yang sedang bergumam. sulit juga menjadi seorang mak comblang. Sebagai pemuda yang berjiwa mulia.” Setelah arak dihidangkan. aaai.Tiraikasih Website http://kangzusi. dan beberapa cawan sudah masuk ke dalam perut Siau yau kay Wi kian segera meletakkan cawan araknya ke meja sambil bergumam: "Aneh. hal ini membuat Suma Thian yu menjadi kebingungan setengah mati. dia tak ingin mendesak orang untuk mengungkapkan semua rahasianya. karena orang lain tidak mengungkapkan hal tersebut... mengapa dia belum juga datang?” "Siapa? Siapa yang kau maksudkan?” tanya Suma Thian yu dengan wajah tercengang.com/ Ketika Siau yau kay Wi kian mendengar Suma thian yu berhasil memapas rambut Chin lan eng dan memapas sebuah telinganya. kemudian katanya: "Tali jodoh seribu li hanya tergantung disatu titik.. .. Siau yau kay tertawa cekikikan. Maka sambil mengangkat cawan araknya. hampir semua orang mengalihkan sorot matanya kearah mereka. dengan misterius dia melirik sekejap ke arah Suma Thian yu.

mereka berharap gadis itu berjalan menuju kedepan meja mereka. mendadak pandangan matanya terasa kagum lalu sarunya tertahan: "Aaaaah!" Bukan cuma dia saja yang merasa terkejut bercampur keheranan. Menghadapi kemunculan gadis centik itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. memakai baju berwarna kuning dengan ikat pinggang berwarna hijau mata yang jeli. lalu katanya: “Harap dimaafkan bila kau orang tua harus menunggu terlalu lama" Kemudian ia mengambil tempat duduk didekat pengemis tua itu. tiba-tiba saja dalam hati semua orang timbul suatu ingatan yang aneh. Ia memberi hormat kepada pengemis tua itu. dia berusia enam tujuh belas tahunan.com/ Suatu ketika dia mengalihkan sorot matanya ke depan pintu. Rupanya dari depan pintu berjalan masuk seorang gadis yang wajah cantik jelita bak bidadari dari kahyangan. Ketika tersenyum. hidungnya yang mancung dan bibirnya yang mungil membuat gadis itu nam¬pak begitu cantik dan amar mejawan hati. Tapi gadis itu hanya memindang sekejap sesekeliling ruangan. maka suara helaan napas dan seruan keheranan sekali lagi kerkumandang dalam ruangan itu. Tak heran kalau semua orang yang hadir disitu sama sama merasa terkejut dan mengira ada bidadari yang turun dari kahyangan. Dengan kejadian ini. terlihatlah sepasang le¬sung pipinya yang indah dan mempesona hati. seorang pe¬ngemis tua ternyata . pada hakekatnya kejadian ini merupakan suatu peristiwa yang sangat aneh. tanpa berkedip barang sekejap pun mereka semua mengawasinya lekat-lekat. kemudian dengan lemah gemulai berjalan menuju ke meja yang ditempati pengemis tua itu. sorot mata mereka pun sama-sama dialihkan kearah pintu. hampir semua tamu yang berada dalam ruangan sama-sama merasa ka get dan menghela napas tiada hentinya.

betul-betul suatu perpaduan yang amat tak sedap. itu mah hanya suatu kesalahan paham belaka.. “haah. congpiautau dari perusahaan Sin liong piaukiok di kota Heng ciu Bi hong siancu (Dewi burung hong) Wan Pek lan adanya.com/ menantikan kedatangan seorang gadis cantik jelita bak bidadari dari kahyangan.. mari! Kita keringkan dulu secawan arak!” "Nona Wan. merah padam selembar wajah Wan pek lan karena malu.Tiraikasih Website http://kangzusi. pada hakekatnya peristiwa ini merupakan suatu kejadian yang aneh dan hampir saja membuat semua orang merasa bagaikan sedang bermimpi di siang hari bolong. bisa bertemu dengan nona ditempat ini. Susiok Coa telah memberi penjelasan dan kami tahu kalau siauhiap bersih!” “Siapakah Susiok Coa mu itu?” tanya Suma thian yu dengan wajah tercengang. apakah kau masih marah padaku?" tanya Suma Thian yu kemudian. gadis itu menundukkan kepalanya rendahrendah lalu melirik sekejap kearah Suma Thian yu dengan wajah tersipu-sipu... sungguh merupakan kejadian yang menyenangkan. Gadis itu tak lain adalah putri kesayangan dari Mo im sin liong (naga sakti dari mega) Wan kiam ciu.. Bi hong siancu Wan pek lan segera berpaling kearah Siau yau kay Wi kian lalu sahutnya: “Dia orang tualah adanya!” .haah.haah. Ketika mendengar pertanyaan dari Suma thian yu itu.. Tiga manusia yang berbeda duduk di meja yang sama. Setelah duduk. Siau yau kay Wi kian yang menyaksikan kejadian tersebut segera tertawa terbahak-bahak.kalau tidak berjodoh bagaimana bisa berjumpa? Kalian berdua tak usah berlagak malu lagi. setelah itu baru ujarnya: “Rupanya kau pun berada disini? Kapan datangnya?” "Hari ini baru sampai" jawab Suma Thian yu dengan wajah tersipu-sipu pula. sahutnya dengan suara tergagap: “Aaahhh.

siapapun akan menaruh curiga kepadaku. dia telah telah bentrok dengan ayahku sehingga kedua belah pihak merasa sama-sama tidak senang” “bagaimana sekarang. kemudian ujarnya dengan nada bersungguh-sungguh: “Berbicara menurut keadaan pada waktu itu.? buru-buru Suma thian yu bertanya. tanpa terasa ia berseru: “Tak heran kalau locianpwe marah-marah pada waktu itu.. “Ia sudah pergi meninggalkan perusahaan” “Apa?” seru Suma thian yu terkejut.com/ Sekarang Suma thian yu mengerti. dari seluruh piasu yang ada dalam perusahaan.Tiraikasih Website http://kangzusi. tentunya kau tidak menjadi gusar bukan?” Suma thian yu tertawa getir. . secara ringkas Suma Thian yu segera menceritakan semua peristiwa yang dialaminya termasuk Siau yau kay mengejarnya ke gua Hui im tong dan menuntut pertanggungan jawab darinya. dengan perasaan tak tentram tenteram Bi hong siancu Wan Pek lan memandang sekejap kearah Suma thian yu dengan pancaran sinar cinta yang mendalam. masa aku si pengemis tua akan melepaskan dirimu dengan begitu saja?” Ketika Bi hong siancu Wan Pek lun menanyakan kaadaan yang sebenarnya kepada pe¬muda itu. Selesai mendengar cerita mana. selama ini aku masih merasa kuatir kalau Tio toako masih marah terus kepadaku!” Wan pek lan tersenyum. “ketajaman mata paman tio memang sungguh mengagumkan. katanya: “Semuanya ini gara-gara kejelekanku... Cuma dia seorang yang memahami perasaanmu. kau jangan keburu bersenang hati!“ damprat Siau yau kay Wi kian dengan gusar. gara-gara peristiea tersebut. hampir saja aku menuduh orang baik. “seandainya terbukti kalau kau adalah pembunuhnya. rupanya diantara kalian mempunyai hubungan yang sangat akrab” “Bpcah.

cita-cita seorang lelaki berada diempat penjuru. dia pergi tanpa pamit. hatinya jadi merasa amat berterima kasih. Siau yau kay Wi kian dengan susah payah mengajak Wan Pek lan datang kesitu kemudian menyerahkannya kepada Suma Thian yu.com/ Siau yau kay Wi kiam yang berada disamping segera menukas dengan nada dingin: “Biarkan saja dia pergi. ucapan Siau yau kay tersebut mengandung suatu makna yang amt mendalam. kemungkinan besar malah akan dijumpai suatu kemukjijatan” Suma thian yu tahu. pasti dikarenakan suatu pertimbangan maka hatinya pun menjadi lega. Wan Pek lan memang cerdik. bila ia mau mengembara ketempat luaran. ketika Suma Thian yu bangun dari tidurnya. urusannya banyak dan repot sekali. kalau harus mengendon terus dalam perusahaan. Kalau dibicarakan memang sungguh mengangumkan sekali. ia bisa berkata demikian. bagaimanapun juga tak bisa menonjol dan menjadi besar. Sewaktu Bi hong siancu menjumpai Siau yau kay sudah pergi. Bisa dibayngkan pula betapa berterima ka¬sihnya Wan Pek lan setelah menyaksikan kesemuanya itu. kenyataannya dalam kesibukan tersebut dia masih sempat mengurusi cinta muda mudi. Keesokan harinya. sebenarnya hal ini merupakan suatu tindakan yang luar biasa. dengan cepat dia mengetahui kaku Wi locianpwe ada niat untuk menjodohkan mereka berdua. Malam itu Suma thian yu minta dua kamar lagi untuk beristirahat kedua orang itu. pada hakekatnya seperti orang berbakat yang dipendam. “Perempuan memang mahkluk yang amat tajam perasaannya. sekulum senyuman tersungging diujung bibirnya. sepanjang hidupnya dia selalu berkelana dalam dunia persilatan. .Tiraikasih Website http://kangzusi. kamarnya ditinggilkan dalam keadaan kosong. rupanya segala sesuatu yang hendak dilakukannya itu telah diatur dengan rapi sekali. ia menyaksikan Siau yau kay Wi Kian sudah pergi entah kemana. hingga dibilang.

Gak yang lo terletak diluar kota Gak ciu. Padahal Wan pek lan sendiripun berperasaan sama. dimana mereka bermesraan dengan hangatnya.Tiraikasih Website http://kangzusi... lalu katanya: “Engkoh thian yu. didampingi seorang gadis yang cantik seperti Bi hong siancu.. dia berusaha keras untuk menemukan jejak pengemis tua itu. kita masih membutuhkan banyak waktu” Rupanya sepasang muda mudi ini tak lain Suma Thian yu dan Bi hong siancu Wan pek lan yang sedang datang memenuhi janji. dia masih sedikit kebingungan oleh hilangnya Siau yau kay.com/ Berbeda dengan Suma Thian yu. hubungan muda mudi ini semakin akrab. Setelah kesalapahaman diantara mereka dapat diatasi.? Setelah membayar rekening. berangkatlah kedua orang itu meninggalkan kota Tiang an gi menuju ke kota Gak ciu. apakah perbuatannya ini tidak menggelikan.. bayangkan sendiri. dalam hati kecilnya selalu timbul pertanyaan kapankah keadaan seperti ini bisa berulang kembali. Sepanjang jalan mereka selalu berpesiar dan menikmati keindahan alam. sehingga kalau harus dicari.. masih berapa jauhkah dari tempat ini sampai dibukit Kui san?” “Kalau sekarang juga berangkat maka senja nanti sudah sampai. seringkali ia memperhatikan ketampanan wajah kekasih hatinya. suatu perasaan gembira yang belum pernah dialaminya sebelumnya selalu menyelimuti perasaannya. setiap kali Suma thian yu terbayang kembali peristiwa mesranya dengan Wan pek lan tempo hari. sedikit banyak Suma thian yu jauh merasa lebih riang dan gembira. Cuma kita tak tahu di manakah dua saudara berdiam. Waktu itu. pesis ditepi telaga Tong ting cu. Tampakk gadis itu memandang ketempat kejauhan sana.. . diatas loteng berdiri sepasang muda mudi yang sedang menikmati keindahan alam disekelilingnya.

Sekulum senyuman manis menghiasi ujung bibir Wan Pek lan.. kemudian menuju ke tepi telaga dan menyewa sebuah sampan untuk berpesiar ke tengah telaga.. hatinya terasa berdebar keras. Semenjak kecil Wan Pek lan selalu dikurung dalam kamar dan tak pernah keluar dari rumah. Makin lama mereka meninggalkan Gak yang lo semakin jauh. paras mukanya segera berubah hebat.." Belum habis berkata. betapa asyiknya waktu itu!” Apakah adik Lan ingin menumpang sampan untuk menyelusuri telaga kenamaan ini?" “Ehmmm.com/ Memandang air telaga nan hijau dan dihembus angin yang semilir semilir. coba dilihat siapa yang bergerak lebih cepat" Suma thian yu berhenti mendayung sambil berpaling. dari belakang sana ada sebuah kapal sedang mengejar kita.. Mendadak dia menyaksikan ada sebuah perahu sekang bergerak mendekati perahu mereka dari belakang. kepergiannya kali ini boleh dibilang merupakan perjalanan jauh pertama kali yang dilakukan olehnya. segera bisiknya: Engkoh Thian yu. mari kita beradu kecepatan dengan mereka. segera serunya: “Siapa bilang kalau mereka sedang menga¬jak kita beradu kecepatan? Mereka datang untuk menangkap orang" “Menangkap siapa? Apakah perahu peme¬rintah?” .. ooh. karena keadaan mereka sekarang bagaikan sepasang kekasih yang sedang berpacaran ditengah telaga. tanpa terasa katanya: "Kalau bisa menumpang angin seribu li. memandang burung manyar yang terbang diatas telaga serta kapal layar yang bersimpang siur di kejauhan sana. Wan Pek lan menarik napas panjang-panjang. Suma Thian yu sudah menarik tangan Wan Pek lan yang putih dan diajak turun dari loteng. memandang ti ik bayangan putih dikejauhan sana.Tiraikasih Website http://kangzusi. memecahkan ombak selaksa pal. dia merasa gembira sekali.

Mendadak...?" "Benar adik lan!" Dengan perasaan tercengang Wan Pek lan berpaling dan memperhatikan sekejap perahu yang sedang melakukan pengejaran itu. rupanya dari atas geladak perahu¬ itu sudah penuh berisi lelaki-lelaki bersenjata lengkap yang sedang mengawasi Suma thian yu berdua tanpa berkedip..haaaahh. tapi gelombang yang besar dengan cepat memisahkan kembali kedua perahu itu sejauh setengah kaki lebih. pelbagai pikiran serasa berkecamuk didalam benaknya.” Dengan cepat Suma Thian yu berpaling.. dari ujung geladak perahu itu muncul seorang kakek berjubah panjang. mereka datang mencari kita" "Mencari kita.. hatinya segera terasa terkesiap..” “Ehhmm" Wan Pek lan mengiakan. "Haaaahh. tanpa terasa ia menjerit kaget: "Aaah. Suma Tnian yu segera tertawa terbahak-bahak. dari atas perahu itu berkumandang suara keleningan yang sangat ramai. Dengan perasaan tercengang Wan pek lan segera berseru: "Perlambang apa sih huruf ‘Tong’ itu?” Suma Thian yu berpaling dan melihat sekejap lagi. kepada Suma Thian yu dia segera berseru keras: .. sementara sepasang matanya masih saja mengawasi perahu yang mendekat itu tanpa berkedip.. Pada ujung tiang perahu itu tergantung sebuah panji segi empat yang bertuliskan huruf “Tong” amat besar.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ Menyaksikan kepolosan Wan Pek lan yang menyenangkan itu... Pada saat itulah.. Ketika Wan Pek lan mendongakkan kepalanya. kalau bukan tentunya sama dari suatu partai atau suatu perkumpulan.. perahu itu sudah semakin mendekati sampan kecil yang ditumpangi oleh Suma thian yu itu. dengan cepat ia saksikan ada dua orang lelaki kekar yang memegang golok berdiri diujung geladak. Dalam waktu singkat.haaah. kemudian sahutnya cepat: "Penyamun dari telaga Tong ting ou.

siapa bilang kalau aku tidak mengetahui akan nama besarnya?" “Kalau memang begitu. kakek itu nampak tertegun. tolong sampaikan saja kepada Pangcu kalian. "Yah. dari sini dapat disimpulkan kalau tenaga dalam yang dimiliki kakek itu sudah mencapai puncak kesempurnaan.kemudian terdengar kakek berjubah panjang itu membentak lagi: "Lohu mendapat perintah untuk menangkap siauhiap.. aku pasti akan mengunjungi markas kalian” Ketika mendengar suara jawaban tersebut. bagaimana kalau siauhiap silahkan naik ke atas perahu?” “Terima kasih..com/ "Hei.. kemudian tanyanya dengan perasaan tercengang: “Apakah Sianuhiap kenal dengan pangcu kami?” Suma Thian yu tertawa terbahak bahak. aku rasa tidak usah.nama besar Kang pangcu sudah termashur di seantero jagad.. tanggung kau ntak akan menderita kerugian barang seujung rambutpun” Suma Thian yu segera meletakkan dayungnya dan bangkit berdiri kemudian sahutnya: “Sayang sekali aku masih ada urusan hendak pergi dari sini.. harap kau sudi memberi muka agar mengikuti lohu pergi dari sini. biarlah maksud baikmu itu kuterima didalam hati saja" .Tiraikasih Website http://kangzusi. Perahu itu segera menurunkan jangkar. Tenaga dalam yang sengaja dipancarkan untuk menembusi suara angin dan gelombang dengan cepat membawa suara tersebut hingga kesisi telinga lawan. apakah kau she Suma?” Suaranya nyaring sekali. setelah urusan dibukit Kun san selesai.haahh. memang akulah orangnya!” jawab Suma Thian yu cepat. meski angin berhembus kencang namun suara pembicaraannya masih kedengaran jelas sekali dalam pendengaran Suma Thian yu.haaahh.. “Haah.

. Selesai tertawa.heeeh. membua tsiapapun yang mendengarnya merasakan bulu kuduknya pada ba¬ngun berdiri. tetapi setelah mengetahui apa yang terjadi. diam-diam dia semakin terkejut lagi.. maka dia segera berpaling.heeeh. Ternyata diatas geladak perahu tersebut telah berdiri si Setan bermuka hijau Siang tham. setan muka hijau Siang Tham menjadi tertawa sehabis mendengar perkataan itu. “Heeh." Bi hong siancu Wan Pek lan serentak melompat bangun sesudah mendengar perkataan itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. sepasang matanya melotot besar. toaya akan suruh kau merasakan sedikit pelajaran lebih dulu!" . Suara petikan yang amat nyaring berkumandang datang dari arah perahu besar itu.. jangan salahkan bila nona akan memotong lidahmu!" Bukan gusar. bila kau berbicara tidak senonoh lagi. dengan suara dingin dia melanjutkan: Orang yang bisa terkubur didasar telaga ini bukan manusia sembarangan apalagi disisimu didampingi oleh seorang bocah perempuan yang begitu cantik” heeehh.. Terdengar Setan bermuka hijau Siang Tham tertawa keras dengan seramnya.. kemudian bentaknya dengan suara nyaring: "Anjing keparat. kau masih berani bersikap liar. Mendadak...heeehbh... baik. dia lantas membentak de¬ngan gusar: "Kematian sudah berada diambang pintu. suara tertawanya seperti tangisan monyet diselat Wushia.com/ Seusai berkata.bocah keparat..... apakah kau ingin kabur dengan begitu saja? Hmmm. telaga Tong ting ou akan menjadi tempat untuk mengubur jenazahmu!" Setelah tertawa seram lagi dengan kerasnya... perahu itu segera meluncur kembali sejauh satu kaki lebih ke depan.. Suma Thian yu segera mengambil dayungnya dan mendayung sekuat tenaga. Mula-mula Suma Thian yu mengira kalau kakek itu bermaksud hendak menangkapnya hidup-hidup..

serunya kemudian kepada Wan pek lan: “Adik Lan. Akan tetapi perahu besar itupun segera mengangkat jangkarnya dan melakukan pengejaran dengan kecepatan luar biasa.Tiraikasih Website http://kangzusi. kini jaraknya dengan perahu besar itu menjadi enam kaki lebih. Mendadak terdengar suara keleningan berkumandang lagi dari atas perahu besar itu. Hujan anak panah masih saja meluncur datang tiada hentinya. Buru-buru Suma thian yu mengebaskan ujung bajunya kedepan. Sementara itu bidikan anak panah yang pertama sudah terjatuh semua kedalam air. tak sebatangpun yang mencapai pada sasarannya. Menyaksikan datangnya ancaman tersebut. anak panah itu pada rontok dan jatuh semua ke dalam air. anak . segulung angin pukulan yang amat dahsyat dengan cepat menyambar kedepan. Ketika lapisan anak panah tersebut tiba didepan sampan tersebut. sekali lagi sampan itu meluncur satu kaki lagi kedepan. hujan panah sekali lagi meluncur kedepan menembusi angkasa.. Suma Thian yu menjadi terperanjat sekali. Sekuat tenaga Wan pek lan mendayung. dapatkah kau mendayung? Biar aku yang menghadapi serangan mereka” Sembari berkata dia lantas menyerahkan dayung tersebut kepada Wan pek lan.. Menggunakan kesempatan yang sangat baik itulah Wan Pek lan segera mendayung sampan-nya dan mundur kembali dari situ.com/ Kemudian sambil mengulapkan tangannya dia membentak: "Lepaskan panah!" Seketika itu hujan panah memenuhi seluruh angkasa dan bersama-sama menyambar tubuh Suma thian yu berdua.. cepat-cepat dia mendayung perahunya lagi sehingga meluncur satu kaki kedepan. tapi setiap kali tiba didepan pemuda tersebut. seakan akan membentur pada selapis dinding baja yang sangat kuat saja.

Sesudah bersusah payah sekian waktu. sekalipun tidak terpanah. dayung perahu itu dan sambut kedatangan mereka!” Dengan sepenuh tenaga Wan pek lan mendayung sampan itu kuat-kuat. sampan itupun seperti ikan terbang saja segera meluncur kedepan dan menyongsong kedatangan perahu besar tersebut. 000O000 Mendadak dari atas perahu berkumandang suara bentakan yang amat nyaring: “Berhenti!" Hujan panah segera berhenti. akhirnya berhasil juga mereka menembusi pertahanan lawan dan mencapai tepi perahu besar itu. kemudian baru menangkap kita dalam keadaan hidup-hidup!” Ucapan tersebut dengan cepat menyadarkan pemuda itu dari impian-nya. Wan pek lan mengetahui kalau cara tersebut bukan suatu cara yang baik. paling tidakpun akan mati kelelahan. mari kita menyerbu keatas saja. Hujan panah semakin bertambah gencar sedangka Suma thian yu harus memutar telapak tangan tiada hentinya. Suma thian yu merasa apa yang diucapkan itu memang benar. lama kelamaan dia kehabisan tenaga juga. rupanya mereka hendak membuat kau letih lebih dulu. . apabila keadaan seperti ini harus dilangsungkan lebih jauh. Namun Suma Thian yu sendiripun bukan manusia yang terdiri dari kawat tulang besi.Tiraikasih Website http://kangzusi. maka ia segera berkata: “Engkoh thian yu. maka dia segera berseru: “Adik lan. disusul kemudian setan muka hijau Siang Tham menampakkan diri dari balik ruang perahu.com/ panah tersebut semuanya rontok ke dalam air dan sama sekali tidek berfungsi lagi.

. cahaya perak itu segera menyebar lewat dari sisi telinganya.. tentu saja dia tidak pernah menyangka kalau Suma ThiaO yu akan bertindak demikian.com/ Sesudah menggelengkan kepalanya berulang kali sambil mengawasi sekeliling tempat itu. setelah dilihatnya kakek tua itu tewas . padahal Suma Thian yu sudah membenci setan muka hijau Siang tham itu sehingga merasuk kedalam tulang sum-sumnya. Seketika itu juga nampaklah serentetan ca¬haya perak yang kecil dan lembut langsung menyambar kearah tenggorokan setan muka hijau Siang Tham tersebut. terutama akan kekejian dan kelicikan manusia itu. dia menyeringai seram. tahu-tahu ancaman sudah berada didepan mata. Kebetulan sekali dibelakang tubuhnya sendiri adaseorang kakek.. “Weeesss. Tanpa mengucapkan sepatah katapun.!”dengan membawa desingan angin tajam. tubuhnya segera roboh kebelakang dan tewas seketika itu juga. Baru saja dia menyaksikan datangnya sambaran cahaya perak kearahnya.Tiraikasih Website http://kangzusi. toaya bersedia mengampuni selembar jiwa anjingmu itu!” Rupanya setan muka hijau Siang Tham mengira kedua orang itu hendak menyerahkan diri keatas perahu. Terdengar jeritan yang menyayatkan hati segera berkumandang memecahkan keheningan. buru-buru dia melompat mundur ke belakang. dia merogoh kedalam sakunya dan mengambil sesuatu benda. memandang diatas wajah bocah perempuan itu. Waktu itu setan muka hijau Siang Tham sedang gembira atas keberhasilannya. lalu serunya: “Bocah keparat apakah kau sudah merasa takluk? Baik! Menyerah saja tanpa memberikan perlawanan.. Sementara itu setan muka hijau Siang Tham sudah berhasil berdiri tegak kembali. tak ampun lagi cahaya pe¬rak tadi segera menghajar diatas jalan darah oian keng hiat dari kakek itu. kemudian dengan sepenuh tenaga di sentilkan kearah depan. sambil men erit kaget.

tahu-tahu Bi hong siancu Wan Pek lan sudah turun pula diatas geladak perahu tersebut. Berbareng dengan berkumandangnya suara pekikan nyaring tersebut. Tampak bayangan manusia itu berkelebatan lewat dan tahu-tahu sudah berdiri tegak diatas geladak tepat dihadapannya. serahkan nyawa anjing mu!” Setan muka hijau Siang Tham segera membentak gusar. kemudian dimana jari tangan nya menyambar. Serangan yang amat dahsyat segera dilontarkan ke depen. Sebagai seorang gadis yang berilmu tinggi.Tiraikasih Website http://kangzusi. dengan suatu gerakan yang indah dia bergerak diantara ayunan berpuluh bilah golok mestika tersebut. puluhan orang lelaki kekar yang berada diatas perahu tersebut tanpa menanti perintah lagi masingmasing menggerakkan goloknya membacok tubuh Wan Pek lan. bagaikan bidadari yang baru turun dari kahyangan. Pada saat itulah di tengah udara kembali berkumandang suara bentakan nyaring. Dalam keadaan demikian. tampak sesosek bayangan manusia secepat sambaran kilat menerjang ke atas perahu. dengan amat kalapnya dia langsung menerjang ke anak muda tersebut. segulung angin puyuh dengan cepat menyambar dan menggulung ke tubuh lawan. Belum sempat dia menurunkan perintah untuk melancarkan serangan dengan anak panah lagi. sudan barang tentu Wan Pek lan tidak akan membiarkan dirinya menjadi korban bacokan lawan. timbul rasa mendongkol bercampur dendam dihati kecilnya. "Bocah keparat. mendadak dari sampan kecil teraebut sudah berkumandang suara prkikan nyaring yang memekikan telinga. suara . si Setan muka hijau Siang Tham tidak sempat untuk mengubris Wan Pek lan lagi. Dalam pada itu.com/ dalam keadaan mengenaskan. orang itu bukan lain adalah Suma Thian yu. Suma Thian yu mendengus dingin tubuhnya seperti segulung angin lembut segera menyapu ke depan.

diam-diam Suma Thian yu merasa amat gelisah. karena pertama. Tadi. Menyaksikan kejadian tersebur. kedua ia pun ingin memecahkan perhatian musuh. angin pukulan mayat busuk yang maha dahsyat pun digunakan hingga mencapai pada puncaknya. “sauya akan segera menghantar kau untuk pulang kealam baka!” . Wan Pek lan yang menghadapi kawanan lelaki bermuka bengis itu sudah bertempur hingga mencapai pada puncaknya. Suma thian yu melakukan sergapan dengan senjata rahasia tanpa memberi pemberitahuan terlebih dahulu.Tiraikasih Website http://kangzusi. Begitulah. dia segera menggertak gigi kencang kencang. tapi begitu waktu semakin berlarut. sekalipun pada mulanya dia masih perkasa. agar dia mempunyai kesempatan untuk merebut naik keatas perahu. kedua belah pihak saling menyerang dan saling bertahan dengan sepenuh tenaga. Pertarungan antara Suma Thian yu dengan setan muka hijau Shian Tham pun berlangsung dengan seimbang. pertarungan segera berkobar dengan serunya. Seran muka hijau Shiang Tham merasa membenci sekali terhadap Suma Thian yu karena tanpa mengeluarkan suara peringatan apa pun si anak muda itu telah melancarkan sergapan dengan senjata rahasia untuk melukai orangnya. lalu me nyalurkan tenaga dalamnya ke dalam telapak tangan. pertahanan nya pun ikut menjadi goyah pula. dia sangat membenci atas diri setan muka hijau Siang tham. Oleh sebab itu begitu turun tangan dia lansungg mengeluarkan jurus serangan mematikan untuk meneter lawannya. siapapun tidak berhasil menemukan titik kelemahan yang bisa di manfaatkan. dia melepaskan suatu sergapan maut.com/ jeritan ngeri yang menyayatkan hati pun berkumandang saling susul menyusul. setelah itu sambil melancarkan serangan dengan ilmu Sian po hui hong ciang ajaran Cong liong lo siansu. “Siang tham!’ bentaknya dengan penuh kegusaran.

. tapi dia segera mundur dua langkah dengan perasaan terkejut. Mendadak kedua orang itu saling berpisah kesamping. Menyaksikan kesemuanya itu. Mendadak terdengar lagi suara pekikan nyaring amat keras berkumandang memecahkan keheningan. Dengan sorot mata yang tajam. si setan muka hijau Siang tham menjadi gugup dan gelagapan setengah mati.. akhirnya dia menghela napas panjang dan memejamkan matanya sambil menantikan datangannya saat kematian. Disaat yang amat kritis inilah. Betapa terperanjatnya setan muka hijau Siang tham menghadapi ancaman itu. keringat dingin segera jatuh bercucuran membasahi seluruh tubuhnya. bagaikan munculnya segulung angin puyuh berbentuk naga sakti.Tiraikasih Website http://kangzusi. setelah mendengar pekikan itu. Suma thian yu turut berpaling.. setan muka hijau Siang tham bermandikan keringat dingin juga sangking kagetnya.. Suma Thian yu segera mengawasi wajah orang itu lekat lekat. Ketika mendengar suara pekikak nyaring tadi. tapi berhubung munculnya suara pekikan secara tiba-tiba dan Suma thian yu mundur beberapa langkah dengan sigap..com/ Tampak suara guntur dan kilatan cahaya menderu-deru ditengah angkasa. wilayah seluas sepuluh kaki disekeliling tempat iu pun segera terkurung dalam pengaruh angin serangan dari Suma thian yu.. maka secara otomatis Setan muka hijau Siang tham terhindar lolos dari bahaya maut.. Walaupun tak sampai menemui ajalnya. angin puyuh menyapu seluruh jagad.. sesosok bayangan manusia secepai sambaran petir segera meluncur tiba dan me¬layang turun di atas geladak perahu. . serangan tadi langsung menggulung ke tubuh si setan muka hijau Siang Tham. untuk meloloskan diri sudah tentu tidak sempat lagi. Sebenarnya posisi si setan muka hijau Siang tham pada saat itu sudah amat kritis sekali.. namun akibat dari peristiwa tersebut.

tapi mengapa bisa memiliki kesempurnaan tenaga dalam diatas enam puluh tahun hasil latihan. Wajah setan muka hijau Siang Tham segera berseri karena gembira setelah mengetahui siapa yang datang. kepala botak tak berambut dan memakai pakaian ringkas yang mahal harganya.com/ Ternya orang ini adalah seorang lelaki berusia empat puluh tahunan. rasa curiga segera berkecamuk dalam benaknya. memangnya dia mempunyai kepala tiga lengan enam? Atau bisa terbang kelangit menerobos ke dalam tanah?" Mendengar perkataan tersebut buru-buru Setan muka hijau Siang Tham menjawab: . Akan tetapi setelah meneliti wajah Sama Thun yu yang dianggap nya masih ingusan tersebut. siapapun akan mengetahui bahwa dia bukan manusia baik-baik. dilihat dari kelicikan dan kesadisan yang menghiasi wajahnya.Tiraikasih Website http://kangzusi. kejadian ini sungguh membuat orang lain tidak mempercayai dengan begitu saja. dia merasa ucapan dari si Setan muka hijau Siang Tbam itu kelewat dibesar-besarkan dari keadaan yang sesungguhnya. pendatang itu segera menatap wajah Suma Thian yu. dia tahu kalau si setan muka hijau Siang tham adalah seorang manusia yang termasyur punya nama besar dalam kalangan hitam kalau toh dia mengatakan kalau musuhnya ter lampau tangguh. bermata tikus. "Himm. berhidung bajing. Suma Thian yu memperhatikan orang itu beberapa saat. dengan cepat pikirannya berubah. sehingga tanpa terasa lagi dia mendengus dingin. kebetulan sekali kedatanganmu. maka hal ini tak bakal salah lagi. musuh ku ini agak kelewat atos!” ketika mendengar perkataan tersebut. sammbil tertwa terbahak-bahak segera serunya: "Saudara Bian. dia pikir usia orang ini paling banter baru empat puluh tahunan.

dia melompat kedepan dan menuding hidung orang tersebut sembari mengumpat: “Hey bajingan keparat.Tiraikasih Website http://kangzusi. Suma Thian yu telah memutar otak untuk memikirkan siapa gerangan orang tersebut." Berbicara sampai disitu. tentu saja" sehutnya kemudian sambil tertawa licik. pendatang she Bian itu baru memperhatikan kalau diatas perahu terdapat seorang gadis yang cantik jelita bak bidadari dari kahyangan. lalu tidak nampak gerakan apa yang digunakan olehnya.com/ “Musuh kita ini adalah duri bagi kelompok mata kita. karenanya dia tidak begitu memperhatikan terhadap apa yang diucapkan pendatang tersebut barusan. harap Bian heng jangan melepaskannya dengan begitu saja. nona akan memberi pelajaran kepadamu!" Seusai berkata dia lantas melancarkan sebuah bacokan dengan kecepatan bagaikan sambaran kilat.. kontan saja dia membuka mulutnya lebar-lebar sehingga air liur pun turut menetes keluar. Sesudah mendengar ucapan tersebut. Berbeda dengan Wan Pek lan yang semenjak tadi sudah kehabisan sabarnya. lihat. lagi pula.. Bentakan gusar dari Bi hong siancu Wan Pek lan tadi segera menyadarkan kembali Suma Thian yu dari lamunannya. "masa aku akan membiarkan si bocah perempuan ini terlepas dengan begitu saja?" Sementara kedua orang gembong iblis itu masih bercakapcakap. babi bertamparg jelek! Kalau berbicara sedikitlah tahu diri. Orang itu nampak tertegun. tahu-tahu bayangan manusia berkelebat lewat dan lenyap dari pandangan mata. dia tertegun juga setelah menyaksikan gerakan tubuh lawan yang begitu aneh. si setan muka hijau yang licik segera mengereling sekejap kearah Bi hong siaucu Wan Pek lan. hmm. "Tentu saja. tatkala serangan dari Wan Pek lan sudab ham¬pir mengenai tubuhnya dan nyaris orang itu teriuka parah. tanpa terasa serunya keras: .

Dalam terkesiapnya. Gagal dengan serangannya. begitu kepalan dari Wan Pek lan sudah hampir mengenai dadanya. kemudian sepasang lengannya dikem bangkan dan menggunakan jurus Hui yan keng hong (Burung walet naga sakti) tubuhnya meluncur ke depan dan menerjang musuhnya. Sebagaimana diketahui. namun mereka akan nekad juga mencari gara-gara.Tiraikasih Website http://kangzusi. cepat mundur. kemudian mundur dari posisi semula. perempuan adalah mahluk yang aneh. Sumu Thian yu mengerti. sementara telapak tangannya pada saat yang bersamaan membabat ke buah dada Wan Pek-lan dengan kecepatan luar biasa. tak urung dia bermandi peluh karena tegang dan paniknya.com/ "Adik Lan. walaupun dia tahu kalau bukan tandingan dari musuhnya. tahu-tahu Wan Pek lan menyaksikan pukulan musuh sudah berada didepan mata. . apabila dia tidak segera menampakkan diri. kendatipun serangan maut musuhnya berhasil dihindari. Begitulah dalam keadaan Bi hong siancu Wan Pek 1an sekarang. Dalam keadaan demikian.. apabila kau melarangnya atau memberi peringatan kepadanya. mendadak dia merendahkan tubuhnya untuk menghindarkan diri dari serangan lawan. dia sengaja memancing musuhnya untuk mendekat. Orang itu benar-benar licik dan cabul. terdengar dia membentak nyaring. buru-buru dia menjatuhkan diri ke belakang. biasanya perempuan paling suka menjaga nama baik.!" Maksud baik Suma thian yu itu tidak memperoleh tanggapan yang selayaknya dari Wan pek lan bahkan gadis tersebut sama sekali tidak menggubrinya barang sekejap. orang tak bisa di hadapi dengan begitu.. maka dia akan menganggap kau sedang menghinanya atau memandang rendah dirinya.. niscaya Wan Pek lan akan terjatuh ke tangan musuh.

Suma thian yu segera terperanjat. Biang Pun ci adalah seorang lelaki yang paling suka merusak kehormatan kaum wanita.Tiraikasih Website http://kangzusi. Setiap orang persilatan yang menyinggung nama sian Wi coa Biang Pun ci hampir semuanya mengutuk dan menyumpahinya. "perempuan” merupakan pantangan yang paling besar. Apa mau dikata. kemudian sambil tertawa hambar dan melirik sekejap wajah orang itu tegurnya: "Hebat amat kepandaian silatmu. bukan cuma sakti dan aneh. itulah sebabnya setiap pendekar yang merasa memiliki ilmu silat tangguh. banyak anak gadis atau istri orang yang dinodai olehnya. kepandaian silat yang dimiliki. segera serunya: “Oohh. ilmu silat yang dimiliki Siang wi coa3 Bian Pun ci sangat lihay. bukan diperkosa saja bahkan semuanya dibuinuh secara keji. aku benar-benar tak mengira kalau kau dari bukit Ci san” Rupanya gembong iblis bermata tikus berhidung barongsay dan bertam[ang jelek ini tak lain adalah sian Wi coa (Ular berekor bersuara) Biang Pun ci. seorang sampah masyarakat dari lembah hijau. dia hanya mengerling sekejap kearah Suma thian yu kemudian menyahut: “Selamanya toaya mu tak pernah berganti nama. siapa namamu? Orang itu tak sudi menatap lawannya. rupanya Bian tayhiap. aku adalah Bian Pun Ci dari bukit Ci san!” Mendengar nama ‘Bian pun ci’. bahkan mengandung berbagai bisa yang amat keji.com/ Maka sambil menggerakkan badannya dia berdiri diantara Wan Pek lan dengan orang itu. Perlu diketahui. pasti akan beru¬saha untuk membunuh dan membasmi kaum durjana yang melakukan kejahatan tersebut. . “Memperkosa" adalah kejahatan nomor satu didunia bagi orang yang belajar silat.

dengan cepat dia melompat kehadapan Bian Pun ci. Siang wi coa Bian Pun ci tertawa ringan. diapun berseru dengan suara keras: “Biasanya orang yang mengetahui nama toayamu bukan manusia sembarangan. Kesemuanya itu membuat bajingan besar ini bertambah sombong dan takabur. begitu mendengar ucapan yang amat takabur itu kontan saja dia terttawa terbahak babak. tapi selalu saja berhasil lolos dengan mengandaikan ilmu beracunnya. sebagi manusia yang tinggi. bahkan berpuluh kali lipat lebih menggila. Siang Wi coa Bian Pun ci menjadi amat bergembira setelah menegar kata-kata sanjungan dari Suma thian yu itu. mungkin kau akan jatuh semamput karena kaget. kemudian de¬ngan jurus Siang liong ciong cu (sepasang naga berebut mutiara) dia mencongkel sepasang mata lawan. siapa nama gurumu?” Agak mendongkol juga Suma Thian yu menghadapi ucapan lawan yang begitu sombong dan tak tahu adat itu. atas dasar apa kau berani berkata begitu takabur? Bukan toayamu sengaja omong besar. pasti akan kusebutkan nama guruku" Siang wi coa Bian Pun ci meludah dengan gemas lalu dengan wajah penuh amarah serunya: “Bocah keparat. kalau harus bertempur dengan bocah ingusan macam kau. asalkan mampu menangkan satu jurus atau setengah gerakan dariku. tak usah mempergunakan sepasang tangan pun toaya sanggup untuk bermain-main dengan dirimu!” Suma thian yu sendiri pun merupakan seorang pemuda yang tinggi hati. dengan cekatan dia berkelit kesamping.com/ Ituulah sebabnya walaupun berulang kali dia kena dikepung. sahutnya kemudian dengan dingin seperti es: “Apabila kusebutkan nama guruku. kemudian jengeknya dengan sinis: . Begitulah. Setelah tertawa terkekeh-kekeh dengan seramnya.Tiraikasih Website http://kangzusi. kalau tidak mendengar masih mendingin. kejahatan yang dilakukan juga semakin brutal.

sebelum ada yang mampus jangan berhenti!” Begitu mendengar disebutkannya nama ‘Suma’. heee. teriaknya kemudian: "Aku orang she Suma belum pernah sudi menerima kebaikan dari orang lain meski satu jurus pun. tampaknya takdir sudah menentukan kalau usiamu harus berakhir sampai hari ini.. dia lantas menvabut keluar sebuah senjata tajam dari pinggangnya. toaya akan mengalah sepuluh jurus untukmu!” Suma Thian yu menjadi naik darah..bocah keparat... heeeeh. sauya mu dari keluarga Suma. mendadak sepasang matanya melotot besar lalu sambil menatap wajah si anak muda dengan gusar. kenapa? Menjadi ketakutan?” Mencolong sinar tajam dari balik mata Siang wi coa Bian Pun ci sesudah mendengar ucapan tersebut. ayo kita bertempur mati-matian. .haahh.Tiraikasih Website http://kangzusi. tegurnya keras-keras: "Benar.. kalau kau memang seorang lelaki sejati.haaah. ayo kita tentukan saja siapa saja lebih kuat melalui pertarungan!" "Bagus tepat sekali! Udulmu itu memang cocok dengan selera toaya!" Jawaban dari Siang wi coa Bian Put ci ini diucapkan dengan sombong dan amat jumawa. ia tahu kalau musuhnya tidak bermaksud baik tapi tidak memahami maksud dari per¬kataan musuhnya itu. waktu yang kita punyai sudah tidak ba¬nyak lagi.com/ "Dengarkan baik-baik bocah keparat.. sehingga Thian mengirimmu ke hadapan toaya." Thian yu menjadi kebingungan setengah mati setelah mendengar perkataan lawannya. orang she Bian. Tidak banyak berbicara lagi. Sambil tertawa dingin dia lantas berseru: “Orang she Bian tak usah banyak berbicara lagi... Siang wi coa Bian Pun ci menjadi amat terkesiap. mendadak ia tertawa terbahak-bahak dengan kerasnya: "Haaah. hutang piutang kita ditahun tahun yang lalu pun harus diperhitungkan sekarang...

.. Boan liong to tersebut hanya berupa sebuah tali baja belaka. mungkin hanya Siang wi coa Bian Pun ci seorang yang menggunakan senjata tajam macam ini didalam dunia persilatan dewasa ini!" Jangan dilihat senjata lembek itu seperti tali. Rupanya senjata tajam yang digengam oleh Siang wi coa Bian Pun ci pada saat ini berbentuk golok bukan golok pedang bukan pedang.haaahh.. senjata itu bernama Boan liong to...haaah. Tak heran kalau Suma Thian yu menjadi terkejut bercampur keheranan setelah melihat senjata tersebut. jangan harap bisa mempergunakan senjata itu. Siang wi coa Bian pun ci menjadi bangga sekali. seperti tali tapi seperti ruyung... ia segera mendongakkan kepalanya dan tertawa: "Haaah. Suma Thian yu telah membalikkan tangannya menggenggam gagang pedang. maka bukan saja dapat digunakan sebagai ruyung yang bersifat lembek. maka begitu Bian Pun ci selesai berkata. diam-diam segera pikirnya: “Aneh betul senjata tajam yang digunakan oleh orang ini. padahal merupakan sebuah senjata sakti yang luar biasa setali. seandainya seseorang tidak memiliki tenaga dalam dan tenaga luar yang sempurna. Seluruh bagian dari senjata ini terbuat dari baja asli. Apabila berada ditangan orang biasa..Tiraikasih Website http://kangzusi.. akan tetapi apabila sudah berada di tangan seorang jagoan Liok lim yang amat lihay seperti Bian Pun ci. Menjumpai si anak muda itu terperanjat dengan mata yang terbelalak lebar..bocah keparat. . cabut keluar pedangmu!” Di saat Siang wi coa mencabut keluar senjata Boan liong to nya tadi.com/ Terkesiap juga Suma Thian yu setelah menyaksikan bentuk dari senjata tajam itu... segera terdengar suara dentingan yang amat nyaring.. bisa pula digunakan sebagai pedang yang bersifat keras. tahu-tahu pedarg Kit hong kiam yang amat tajam itu sudah diloloskan keluar.

dia sama sekali tidak gugup atau panik. Tiba-tiba saja paras mukanya berubah menjadi hijau besi.Tiraikasih Website http://kangzusi. dan lagi ilmu silat yang dimilikinya memang sangat lihay. mengapa Wan liang bisa dimusuhi oleh semua jago dari dunia persilalatan? Tetapi menurut analisanya selama sepuluh tahun belakangan ini.. terbukti kalau Wan Liang sama sekali tidak punya salah. dia sering merasa sedih. si gembong iblis cabul itu..hee.. pedang Kit hong kiam tersebut dengan disertai angin tajam secerat kilat meluncur kedepan memmbabat tubuh Bian Pun Ci. bahkan adakalanya bertanya kepada diri sendiri.hee. diam-diam dia memuji: "Pedang bagus!” Kemudian. hari ini toaya akan menagih hutang lama berikut rentennya. dia lagi-lagi tertawa sambil berseru: “Hee. apalagi setelah bertemu dengan musuh-musuh seperti Siang wi coa Bian pun ci dan sebangsanya. sambil membalikkan pergelangan tangannya..rupanya kau adalah ahli waris dari orang she Wan itu. harap kau suka bersiap-siap untuk membayar kepadaku!" Sudah seringkali Suma Thian yu bertemu dengan jago-jago persilatan dan mendapat tahu sedikit tentang peristiwa lama yang menyang¬kut paman Wan Liang nya. dia mundur dua langkah ke . setelah tertegun beberapa saat lamanya. akhirnya berhasil ditemukan tanpa membuang tenaga. inilah yang dinamakan sudah dicari kemanamana sampai sepatu pun jebol masih belum ketemu.. sehingga hal mana semakin membangkitkan amarah dan perasaan penasarannya. Menyaksikan datangnya cahaya tajam yang muncul didepan mata.. sambil menggeserkan badan nya. Bian Pun ci cukup cekatan dan licik jadi orang.com/ Berkilat sepasang mata Siang wi coa Bian Pun ci sesudah menjumpai pedang mestika yang berada ditangan sianak muda itu. mencorong sinar gusar dari balik matanya.

dengan jarus Huan lay kun thian (membalik guntur menggulung langit) membacok tubuh Suma Thian yu. . ilmu pedang ini sudah menggetarkan dunia persilatan semenjak puluhan tahun berselang. menang kalah juga sukar untuk di tentukan. Ketika dilihatnya Bian pun ci telah mengeluarkan ilmu simpanannya. masing-masing pihak segera me¬ngembangkan segenap kepandaian silat yang dimilikinya untuk bertarung dengan sengit. selapis bayangan pedang yang menyelimuti seluruh angkasa langsung mengurung tubuh Bian Put ci. Suma Thian yu hanya mempergunakan ilmu pedang Kit hong kiam hoat yang berhasil disadapnya dari pa an Wan nya dulu. lengannya segera berputar sambil menyodok ke depan. mendadak dia memutar pergelangan tangannya lagi. Sejak awal sampai akhir. ilmu silat maupun ilmu pedang yang dimilikinya sudah memperoleh kemajuan yang amat besar. dahulu Siang wi coa Bian Pun ci nyaris pernah termakan oleh ilmu pedang tersebut. penampilan ilmu sakti oleh Siang wi coa Bian Pun ci kontan saja membuat para jago yang berada disekeliling tempat itu menjerit kaget. menyusul bentakan pendek. pedang Kit hong kiamnya segera menyapu dihadapan wajahnya. Begitulah.com/ samping. diapun tidak berani berayal lagi. untuk beberapa saat penarungan berlangsung amat ketat. Golok mautnya dengan jurus Hou leng cay bun (harimau muncul dimulut gudang) menyambar kedepan tapi ketika tiba ditengah jalan. Dalam satu jurus dengan dua gerakan dan yang dipergunakan bersama sama. Se menjak Suma Thian yu memperoleh petunjuk dari Cong liong lo sianjin. ditinjau dari sini bisa diketahui kalau nama besar yang dimiliki oleh Siang wi coa dalam kalangan Liok lim selama ini bukan berhasil diraih karena untung-untungan saja. dalam sekali gebrakan sudah diketahui ada atau tidak.Tiraikasih Website http://kangzusi. Bagi seorang ahli.

dengan membawa rasa dendam ia jauh meninggalkan daratan Tionggoan untuk mencari guru pandai. Untuk beberapa saat lamanya cahaya golok bayangan pedang menyelimut seluruh angkasa. diam-diam Siang wi-coa Bian Pun ci merasa terkejut oleh kenyataan yang terbentang dihadapan matanya sekarang.Tiraikasih Website http://kangzusi. bayangkan saja. setelah Bian Pun ci menderita kekalahan diujung pedang lawan. siapapun tak bisa menentukan siapa yang lebih tangguh dan siapa yang lemah. Sembari melakukan pertarungan yang sengit. bagaimana mungkin Siang wi coa Bian Pun ci akan melepaskan kesempatan yang sangat baik untuk membalas dendam ituu dengan begitu saja? Tampak dia memainkan golok Boan liong to nya dengan mengerahkan seluruh kepandaian silat yang dimilikinya. sudah puluhan tahun lamanya dia mendalami ilmu golok terebut. tapi belum pernah ia jumpai musuh muda yang begini ganas seperti hari ini. sekalipun selama ini sudah banyak musuh tangguh yang pernah dihadapinya. tapi kedua belah pihak tetap bertahan secara gigih. Padahal musuh yang sedang dihadapinya sekarang baru berusia tujuh delapan belas tahun apabila pemuda ingusan seperti inipun tak mampu diringkus. bukan saja tak berhasil membalas dendam atas aib yang pernah diterimanya dulu. kedua orang itu sudah bergebrak sebanyak tiga puluh jurus lebih.com/ Waktu itu. kontan saja dia memaksa Suma Thian yu harus berputar-putar dengan repot. Tak selang beberapa saat kemudian. Siapa tahu kembalinya ke daratan Tionggoan kali ini. . bagaimana mungkin dia bisa menancapkan kakinya lagi didalam dunia persilatan? Selain itu. Sementara dia merasa murung dan kesal karena sakit hatinya tak terbalas. tanpa sengaja dia telah berjumpa dengrn ahli waris dari Win Liang ditelaga Tong-ting ou ini. bahkan musuh besar Wan liang sudah berpulang ke alam baka.

kemudian secara tidak sengaja salah makan Jiu siam kiam lan yang langka sehingga tenaga dalamnya sudah mencapai puncak kesempurnaan. kemudian tubuhnya mundur beberapa langkah dan merogoh kedalam sakunya. Aneh memang kalau dibicarakan. . Setelah itu sambil tertawa dingin dengan suara yang menyeramka. serahkan selembar nyawa mu!" bentaknya keras-keras. Yaa siapa yang menduga kalau Suma Thian yu sudah mendapat petunjuk dari beberapa orang tokoh persilatan yang amat lihay. Siang wi coa Bian Pun ci merasa makin terkejut.Tiraikasih Website http://kangzusi. Dengan bekal ilmu silat yang begitu hebatnya. ternyata bagaikan seutas tali saja senjata tersebut menari-nari ditengah udara. mendadak golok Boan liong to yang meliuk-liuk itu sudah berada dihadapannya. ketika golok Boan liong to itu dilontarkan. Tidak heran kalau Siang wi coa Bian Put ci merasa terkejut bercampur tidak percaya. "Bocah keparat. bahkan mengembang menjadi besar sekali.com/ Bahkan dia berpendapat kalau kehebatan Kit hong kiam Wan Liong dimasa lalu pun belum mampu melampaui kelihayan pemuda tersebut sekarang. semakin pertarungan berlangsung. Suma Thian yu menjadi tertegun. Akhirnya dia menjadi nekad. kedua belah pihak kembali bertarung sepuluh gebrakan lebih. goloknya di tangan kanan segera diangkat sambil melancar¬kan bacokan tipuan. pergelangan tangannya bergetar dan dia melemparkan golok Boan liong to tersebut keluar. se hingga dia memiliki beberapa macam aliran ilmu silat yang berbeda beda. baru saja dia mengangkat pedangnya untuk mencongkel. mana mungkin Siang wi coa Bian Put ci dapat menaklukannya? Jilid 17 DlTENGAH pertarungan sengit yang berlangsung.

. buru-buru dia menjatuhkan diri dengan gerak kan keledai malas menggelinding untuk meloloskan diri dari ancaman bahaya maut. Termakan oleh tangkisan Suma Thian yu yang begitu rapat.. Menanti Setan muka hijau Siang Tham berpaling. licik dan berbahaya ini sungguh menggidikkan hati orang. Siasat yang keji.Tiraikasih Website http://kangzusi. golok Boan liong to itu melejit keudara dan langsung menyambar ke tubuh Setan muka hijau Siang Tham yang sedang menonton jalannya pertarungan dari sisi areaa.!" suara ledakan keras yang memekikkan telinga bergema meme¬cahkan kebeningan. terdengar jeritan ngeri yang menyayatkan hati berkumanding dari belakang tubuhnya. sebenarnya dia hanya bermaksud untuk memecahkan perhatian lawan padahal senjata maut yang dipersiapkan untuk merenggut nyawa Suma Thian yu menyambar dari arah berlawanan. baru saja pedang tersebut membentuk jaring pedang yang kuat. Menghadapi keadaan seperti ini. Setan muka hijau Siang Tham sama sekali tidak menduga akan datangnya ancaman itu. Baru saja Suma Thian yu berhasil meloloskan diri dari serangan maut tersebut. Pada saat itulah. ketika goloknya disambit ke arah musuh tadi.. Rupanya Siang wi coa Bian Put ci memang licik dan berhati keji. coba kalau jago kelas dua yang . golok Boan liong to terssbut sudah meluncur datang “Blaam... blaaaamm. mendadak dia merasakan pandangan matanya menjadi silau dan tiga titik cahaya bintang sudah menyambar ke hadapan wajahnya. Semua peristiwa ini berlangsung dalam waktu singkat. dia saksikan seorang lelaki kekar sudah mampus ditembusi golok Boan liong to itu sehiagga ususnya berhamburan ketanah.com/ Ujung golok tersebut dengan kecepatan luar biasa menyambar keaepan wajah Suma Thian yu.. Suma Thian yu menjerit kaget. cepat pedang Kit hong kiam itu diputar kencang menciptakan selapis jaring pedang yang tebal dihadapannya Dalam pada itulah..

cepat-cepat dia melayang mundur sejauh satu kaki lebih dengan gerakan mendatar. ketika me nengok. Dengan jurus Liu seng kan gwat (bintang kejora mengejar rembulan) secepat petir menyapu ke muka.com/ menghadapi keadaan ini. pedangnya diputar menggunakan jurus Po hong pat ta (angin puyuh menyambar ke delapan penjuru). Mimpipun Siang wi coa Bian Pun ci tidak menyangka kalau gerakan tubuh dari Suma Thian yu begitu cepat dan lincah. .Tiraikasih Website http://kangzusi. Baru saja Siang wi coa Bian Pun ci mengayunkan tangannya. baru saja ia mendeagar suara bentakan lawan. Kemudian sepasang bahunya bergerak dan menggunakan ilmu langkah Ciong tiong luan poh untuk menembusi serangan senjata raha sia tersebut untuk menerjang makin ke depan. maka simbil berpekik nyaring. "Bajingan cabul. ternyata disitu terdapat sebuah lencana emas yang gemerlapan tajam. ternyata di situ telah bertambah dengan luka yang memanjang. Tak ampun lagi dia menjerit kaget. siang wi coa Bian Pun Ci baru saja berhasil berdiri tegak. Dalam pada itu. bukan saja dia telah mengawasi sekeliling tempat itu dengan seksama. Suma Thian ya ingin maju kedepan untuk melepaskan tusukan. dia sudah merasakan hal tersebut. Ketika ia memeriksa dadanya. Sayang sekali musuh yang dihadapinya adalah Suma Thian yu yang tangguh. peluh dingin jatuh bercucuran membasahi seluruh rubuhnya. telinganya juga menangkap semua suara yang datang dari delapan penjuru. tahu-tahu dadanya sudah terasa dingin dan perih. niscaya dia sudah mampus termakan oleh si¬asat busuk tersebut. melihat lencana emas yang berada di lantai. saat itulah baru diketahui kalau lencana itu adalah miliknya sendiri. darah kental masih bercucuran dengan amat derasnya. serahkan batok kepalamu!" bentaknya. dia segera meraba dada sendiri. menjadak ia mendengar suara gemerincing di atas geladak.

Menyaksikan kesemuanya itu Suma thian yu merasa geli didalam hati kecilnya. kabur terbirit-birit. kawanan lelaki kekar bersenjata yang masih tertinggal diatas perahu.Tiraikasih Website http://kangzusi. dia cabut keluar golok Boan liong to. Suma Thian yu yang berjiwa besar. dia masukkan ke dalam saku dan dianggapnya sebagai tanda mata atas kemenangannya terhadap Siang wi coa Bian Pun ci. Siang wi coa Bian Pun ci sudah melompat turun ke sampan kecil dibawah perahu besar itu. maka sambil menuding ke arah bukit Kun san. lihat saja pembalasanku nanti!” Ucapan terakhir baru diutarakan. Sewaktu melewati disamping lelakiyang mati penasaran tadi. ia tak sempat untuk mengambilnya lagi. tanpa diperiksa lebih seksama lagi. maka dia balik ke tempat semu¬la den membungkukkan badannya untuk mengambil kembali lencana emas tersebut. kemudian dengan gerakan yau cu huan sin (burung belibis membalikkan badan) cepat-cepat dia menceburkan diri ke air dan melarikan diri. Setan muka hijau Siang Tham yang menyaksikan pembantu utama nya sudah melarikan diri dari sana. air tetap mengalir. setelah itu sambil berpaling dan melotot gusar kearah Suma thian yu. mulut membungkam. Sementara itu. pe-rintahnya kepada orang-orang itu: . sepasang kakinya segera menjejak tanah dan melejit ketengah udara. Mendadak dia mengundurkan diri ke ujung buritan perahu. boleh dibilang nyalinya sudah dibikin rontok. selamanya tak sudi mengejar musuh yang telah melarikan diri. serunya: "Bocah keparat! Selama bukit nan hijau. tentu saja dia tak berani berdiam diri lebih lama lagi disana. bahkan bernapas keras keraspun tak berani. sudah dibikin ketakutan setengah mati oleh ke¬hebatan Suma Thian yu yang ibarat malaikat dari langit itu. mereka mendekam dengan tu¬buh menggigil.com/ Namun berada dalam keadaan demikian. apalagi setelah Suma Thian yu mendemonstrasikan ilmu saktinya barusan.

Karena tertunda oleh pertarungan sengit itu ketika perahu tiba dibukit Kun san. tentu saja berbeda sekali dengan pertarungan sungguhan yang berlangsung hari ini. jangan mencoba untuk membangkang!" "Baik!" jawab para lelaki itu hampir bersamaan. belum pernah kusaksikan pertarungan yang begitu serunya seperti apa yang berlangsung tadi" Hal ini tak bisa menyalahkan gadis itu. saat orang memasang lampu penerangan. lalu jawabnya agak terrsipu-sipu: "Kepandaian silatmu amat hebat. “Engkoh Thian yu. tak sekali pun dia melangkah keluar dari halaman rumahnya. wa¬laupun saban hari berlatih silat. Selembar wajah Bi hong siancu Wan Pek lan segera berubah menjadi merah padam karena jengah. Jangkarpun di naikan dan perahu melanjut¬kan perjalanannya menuju ke arah bukit Kun san. berbicara yang sesungguhnya.Tiraikasih Website http://kangzusi. sejak kecil Bi hong siancu Wan Pek lan sudah dipingit didalam rumah. kemudian sambil menggandeng tangan Bi hong siancu Wan Pek lan yang halus dan lembut. matahari sudah tenggelam ke langit barat. Suma Thian yu segera tersenyum. "Apa yang kau kagumi?” tanya Suma Thian ya keheranan. mereka bersama-sama berang¬kat menuju ke bukit Kun san. Suma Thian yu memerintahkan kepada orang-orang itu untuk pergi. . Sejak kecil sampai seusia dewasa sekarang belum pernah Bi hong siancu Wan Pek lan menyaksikan pertarungan sesengit hari ini. sampai sekarang jantungnya masih saja berdebar dengan kerasnya. aku benar-benar merasa kagum sekali kepadamu" lama kemudian Bi hong siarcu baru dapat mengutarakan kata-kata yang sudah lama terpendam dalam hati nya itu. yang men¬jadi 1awan latihan juga hanya suhu-suhu dalam perusahaan. dia segera melengos ke arah lain.com/ “Cepat jalankan perahu menuju ke bukit Kun san. Setelah meninggalkan perahu besar itu.

padahal dalam hati kecilnya sudah lama timbul benih cintanya terhadap Suma Thian yu. karenanya pergi karena mendongkol" Agaknya Bi hong siancu juga berpendapat demikian. lantas ke manakah mereka harus mencari dua saudara itu di tengah bukit Kun san yang begini luasnya. Anak muda tersebut lantas berpikir: . serunya kepada Suma Thian yu dengan perasaan cemas: “Engkoh Thian yu. dilain waktu peristiwa semacam ini masih akan banyak kau jumpai” Bi hong siancu hanya membungkam dalam seribu bahasa.com/ "Kau terlalu memuji. Suma Thian yu menghela napas panjang. Mendongakkan kepalanya sambil memandang bukit Kun san dihadapan matanya. coba kau lihat apakah itu?” Ketika Suma Thian yu menengok ke depan. dia menyaksikan ada setitik cahaya api sedang bergerak gerak di depan sana. tak heran kalau dia merasakan kuatir sekali menyaksikan kekasih hatinya sedang mempertaruhkan nyawa.. katanya lagi: "Adik Lan. mungkin saat ini kita sudah sampai di tempat tujuan dua bersaudara Thia pun pasti akan menunggu disini aku pikir mereka pasti akan menyumpahi aku karena mengingkar janji. Mendadak Bi hong siancu menjerit kaget.. "Seandainya tidak berjumpa dengan setan muka hijau tadi. kini seluruh bukit Kun san sudah diliputi kegelapan yang luar biasa. sejak tadi aku memang ingin menanyakan soal ini kepadamu" Sekali lagi Suma Thian yu menghembuskan napas panjang. Perjalanan berlangsurg terus tanpa berhenti sementara malam sudah menjelang tiba. seandainya dua bersaudara Thia memang sudah mendongkol.Tiraikasih Website http://kangzusi. sambil menuding ke arah punggung bukit. ke mana kita harus menemukan dua bersaudara Thia?” “Yaa.

segera serunya: “Adik Lan. disamping itu api setan hanya berkedip tak menentu. ke dua orang itu sudah tiba di punggung bukit. tapi cahaya api yang terlihat tadi kini sudah lenyap tak berbekas. mendadak dari lembah depan sana terlihat ada cahaya api yang berkedip lalu lenyap. apa lagi mela¬yang kesana kemari." “Lantas benda apakah itu?" tanya Bi hong siancu dengan perasaan tak habis mengerti. segera bisiknya” “Jangan-jangan cahaya api setan?" “Cahaya api setan?” gumam pemuda itu. mari kita kejar!" Dengan mengerahkan ilmu meringankan tu buh yang sempurna. adik Lan. Dengan cepat Suma Thian yu menggelengkan kepalanya berulang kali. Dengan perasaan tercengang Suma Thian yu segera celingukan memandang sekejap kesekeliling tempat itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. kenapa cahaya api itu bisa lenyap tak berbekas?” Agaknya Bi hong siancu juga merasakan sesuatu yang tak beres. Suma Thian yu segera menjerit kaget: "Adik Lan. "Entahlah. Bagaikan segalung hembusan angin. sambil menggandeng tangan Bi hong siancu. benar!" Hal ini membuktikan kalau cahaya api tersebut bukan api setan. ke dua orang itu segera meleset ke depan dengan cepatnya. lembah tersebut sudah gelap kembali. kita mengejar kemari sepanjang jalan. berada disana!” Menanti Bi hong siancu menengok kedepan sana. bukankah cahaya api itu selalu berkedip kedip?" “Ya.com/ Jangan-jangan orang yang sedang melakukan perjalanan di depan sana adalah dua saudara Thia!" Berpikir sampai di situ dia meajadi girang sekali. kemudian gumamnya: Aneh. aku sendiri pun tak tahu" Baru selesai dia berkata. . tidak mungkin.

"Adik Lan. ayolah ikuti aku!" Bi hong siancu Wan Pek lan membuntuti dengan kencang di belakang pemuda tersebut menuju ke dasar lembah. . “Tidak mungkin" sembari berkata. Suma Thian yu baru sadar dan segera menyumpahi kecerobohan sendiri sehingga hanya dia yang dipikirkan tanpa menggubris keadaan dari gadis tersebut. mungkin engkoh Thian yu salah melihat. Semakin berjalan ke depan. apakah kau membawa korek api?" Setelah mendengar ucapan tersebut. aku takut. sekalipun pertanyaan yang diajukan tanpa maksud tertentu. Suma Thian yu yang pernah makan Jin sian kiam lan masih bisa melihat keadaan dalam kegelapan seperti ditengah hari saja berbeda sekali dengan Bi hong siancu. akhirnya tak tahan lagi dia bertanya dengan nada tercenganh: "Engkoh thian yu. Terpaksa dia menarik tangan Suma Thian yu sambil berkata: "Engkoh Thian yu. suasana ditempat itu gelap gulita sehingga untuk melihat ke lima jari tangan sendiripun tak bisa. serunya kemudian dengan perasaan ragu. tapi justru hal mana mendatangkan peringatan dan kewaspadaan bagi sang pemuda. Wan Pek lan merasa semakin terkejut dan ketakutan.Tiraikasih Website http://kangzusi. apakah dua bersaudara Thia berdiam di dasar lembah ini?" SFekali lagi perkataan tersebut menyadarkan kembali Suma Thian yu. apakah kau menyaksikan bintang cahaya tadi muncul disini?” “Benar dan tak bakal salah lagi!" “Kalau begitu.com/ "Mana engkoh Yu? Tidak ada apa-apa di situ. Suma Thian yu segera bergerak lebih dahulu menuju ke dalam lembah sana. Tiba didasar lembab. Mska dia lantas menggendeng tangan Bi hong siancu dan selangkah demi selangkah berjalan menuju ke dalam lembah situ.

punggungnya terasa menjadi dingin dan bulu kuduknya pada bangun berdiri.. Tak mungkin cahaya bintang yang terlihat tadi adalah cahaya obor yang dibawa oleh dua bersaudara Thia.. Ketika mengucapkan begitu.com/ Yaa.." .. tapi lantaran Suma Thian yu tidak melakukan satu gerakan terpaksa dia pun hanya membungkam diri dalam seribu bahasa. kata nya: "Adik Lan. Bi hong siancu merasa amat gelisah dan tak tenang. seharusnya dua bersaudara Thia mengetahui akan hal ini.. Akhirnya Suma Thian yu bersuara juga. mana mungkin dua bersaudara Thia bisa berdiam di dasar lembah yang begini gelap gulita? Apalagi sekalipun cahaya api yang terlihat itu adalah sebuah cahaya api dari dua bersaudara Thia. pikirnya: "Seandainya manusia yang kujumpai atau binatang buas. mungkin masih gampang untuk dihadapinya. Mengapa mereka justru mempertahankan mereka? Apakah dua bersaudara Thia ada maksud untuk mempermainkan Suma Thian yu? Tidak! Sudah pasti dibalik kesemuanya ini terdapat hal-hal yang mencurigakan. Suma Thian yu termenung beberapa saat lamanya.Tiraikasih Website http://kangzusi. mungkin semacam binatang liar atau ular beracun atau mungkin juga binatang buas?" "Aku pikir sudah pasti ada setan atau siluman nya disini" seru Bi hong siancu tiba-tiba. bagaimana kalau makhluk itu setan atau iblis? bisa banyak bahayanya daripada rejeki.. setelah dikejar sekian waktu oleh Suma Thian yu dan Wan Pek lan. Suma Thian yu pun segera merasakan bulu kuduknya pada berdiri semua. yang sudah pasti yang dihadapinya se¬karang merupakan serangkaian persoalan yang sangat mencurigakan hati. akhirnya dia memutuskan suatu kesimpulan.. paling banter kalau tak mampu me lawan bisa kabur..

kalau berani datang. buru-buru tanyanya: "Ada urusan apa.. membuat suasana disitu terasa ber¬tambah mengerikan... Sekalipun Suna Thian yu memiliki ilmu silat yang lihay. ditambah lagi dengan ca haya tajam yang muncul dan lenyap secara aneh tadi. gadis itu merasa seperti mempunyai tulang punggung. tak urung harus menunjukkan pula perasaan sangsi dan was was. akan kugunakan pedang Kit hong kiam untuk meringkus mereka semua" Kaum lelaki yang seringkali mempunyai keberanian dan kekuatan nya didepan kekasih hatinya. Akhirnya ucapan yang gagah perkasa dari Suma Thian yu itu berhasil merontokan rasa takut Wan Pek lan. mendadak Suma Thian yu menjerit kaget: "Aaah.com/ Sementara dia masih berpikir. engkoh Thian yu?” . biarkan saja kalau ada setan atau siluman.haah.haaah. hawa se¬ram yang mendirikan bulu roma berhembus lewat tiada hentinya. "Haah.. Suma Thian yu segera tertawa terbahak bahak. ma¬sih agak baikan kalau mereka tidak muncul.. Malam yang gelap semakin gelap. Kembali mereka berdua meneruskan perjalanannya menuju kedalam lembah. asal aku berada disampingmu. hanya saja berhubung sedang berada didepan kekasihnya Wan Pek lan.Tiraikasih Website http://kangzusi.adik Lan nyalimu kelewat kecil.. lebih baik kita pulang saja!" Mendengar perkataan itu. ada orang bilang: Pria adalah mahkluk yang paling suka menonjolkan diri didepan lawan jenisnya.. setelah melalui sebuah tikungan dan berjalan kurang le¬bih dua kaki lagi. maka rasa ngeri yang semula mencekam perasaannya pun kini tarsapa lenyap.!" Bi hong siancu Wan Pek Tan yang berada dibelakangnya kontan saja menjadi merinding.. maka rasa seram itu tak sampai di ungkapkan. terdergar Bi bong siancu Wan Pek lan berkata lagi: “Engkoh Thian yu.

(Yang benar berhasil diperoleh dengan mencurinya di rumah Hui cha cun cu). sayang sekali lembah tersebut terlampau gelap sehingga benda apapun tidak terlihat olehnya. "Engkoh Thian yu. dalam kagetnya dia lantas menarik tubuh anak muda tersebut semakin kencang. tulisan ini berbunyi demikian: "SIAPA YANG MEMASUKI LENBAH INI MATI". kita sudah salah memasuki daerah terlarang!" Dengan meminjam cahaya yang memantul keluar dan mutiara Ya-beng cu tersebut.com/ Keadaan Wan Pek lan saat ini ibaratnya orang buta yang sedang berjalan. Dengan suara lembut Suma Thian yu lantas berkata: "Adik Lan apakah kau dapat melihat batu peringatan di depan sana?” “Di mana?" Dari dalam sakunya Suma Thian yu segera mengeluarkan mutiara Ya beng cu pemberian dari Cong liong lo siangjin tersebut. Ketika mendengar si anak muda itu menjerit. kemudian dengan gembira dia segera bersorak. Begitu Ya beng cu tadi dikeluarkan. . hatinya kontan tercekat dan air mukanya berubah hebat.Tiraikasih Website http://kangzusi. sekalipun dia pernah melatih ilmu memandang dalam kegelapan. Pada mulanya Bi hong siancu merasa tertegun. mengapa tidak kau ke¬luarkan mutiara ini sedari tadi!" Bikin aku seperti orang buta yang sedang berjalan saja! Suma Thian yu segera menyerahkan mutiara Ya beng cu tersebut ke tangan Bi hong siancu kemudian sambil menuding tugu peringatan-depan sana: “Adik Lan. Ternyata dihadapan mereka berdaa terpancang sebuah kayu besar yang tertera beberapa huruf dengan besarnya. dia mengira Suma Thian yu sudah tertim¬pa bencana. Wan Pek lan dapat menyaksikan keadaan disekitar sana dengan jelas. maka empat penjuru sekeliling tempat itu pun menjadi terang benderang bermandikan cahaya.

jangan takut. sekalipun dia sudah pernah makan Jin sian kiam lan. Oleh sebab itu dia hanya bisa melihat kalau tempat itu merupakan sebuah lembah yang di tengahnya terdapat sebuah jalan kecil beralas batu dengan semak belukar dikedua belah sisi¬nya. namun nada suaranya sama.com/ Kayu peringatan ini berbeda bentuknya dengan batu peringatan yang pernah dijumpai pemuda tertebut diluar hutan bukit Han san. cepat-cepat dia membenakan kepalanya diatas dada Suma Thian yu. Dilihat dari hal ini. sedang pemandangan selewatnya itu hanya bisa di lihat secara lamatlamat saja. barulah dianggap memasuki lembah! Dengan wajah yang pucat dan diliputi rasa takut yang tebal. bisa diketahui kalau di ujung lembah tersebut berdiam seorang tokoh persilatan yang berwatak aneh. atau kalau tidak.Tiraikasih Website http://kangzusi. paras mukanya segera berubah menjadi pucat pias seperti mayat. Bi hong siancu Wan Pek lan berseru lagi: "Engkoh Thian yu. lebih baik kita balik saja!" . tampak olahnya jalan dalam selat itu amat sempit. Bi hong siancu Wan Pek lan yang menyaksikan kejadian saat ini. tapi sorot matanya hanya mampu menangkap peman¬dangan yaag berada sekitar dua kaki dari ha dapannya. bagaimana sekarang? Apakah kita sudah memasuki lembah tersebut?” Suma Thian yu berjalan kedepan sambil menengok jauh kemuka sana. kemudian katanya penuh ketakutan: "Engkoh Thian yu. orang itu tentu merupakan seorang gembong iblis! ooo0ooo SELESAI memeriksa keadaan di depan sana Suma Thian yu segera berkata kepada Wan Pek lan: "Adik Lan. sekarang kita belum memasuki lembah terlarang itu!" Kemudian sambil menuding ke depan sana.

dengan membawa perasaan hati yang tak tenang. "Hes. ba¬gaimana mungkin bisa berkelana dalam dunia persilaitan dan peroleh nama besar? Orang kuno bilang: “Kalau sudah datang. adik Lan. tapi sekalipun dia berusaha untuk tidak merasa takut apa mau di kata hatinya semakiu bertambah tegang. selangkah demi selangkah dia me¬ngikuti anak muda tersebut. Suma Thian yu segera menarik tangan Wan Pek lan dan diajak menyerbu kedalam lembah tersebut.haaahh.. masa ada orang hendak melalap dirimu?” Wan Pek lan sendiri pun merasa keberanian sendiri kelewat lemah. Akhirnya dia harus menelan air liur semba¬ri memberanikan diri untuk melanjutkan perjalanannya ke depan. “Adik Lan. mengapa tak dilihat? Apa sebabnya kalau kita menerjang kedalam sana untuk melihat keadaan?" "Jangan! Aku takut!.. terpaksa aku harus balik kembali. Mendadak Suma Thian yu menghentikan langkahnya dan tidak meneruskan perjalanannya lagi.adik Lan. ketika Wan Pek lan mengangkat mutiara Ya beng cu nya tinggi-tinggi sembari menengok ke depan. “Haaaah.... apa yang kau takuti.. lebih baik kita masuk ke dalam sana sembari menengok jagoan darimana kah yang berdiam disini" Sambil berkata. bagaimana mungkin bisa mendapatkan anak macan? Aku pikir. jikalau keadaanmu begini terus. tanpa terasa lagi ia menjerit kaget: "Aduh celaka!” .haaahh.. " seru Wan pek lan sambil menggelengkan kepala berulang kali. wan Pek lan bertindak sangat berhati-hati sekali.com/ Suma Thian yu tersenyum..Tiraikasih Website http://kangzusi. kalau nyalimu begitu kecil. Menyaksikan wajah si nona yang diliputi perasaan seram dan ketakutan itu Suma Thian yu segera tertawa lebar. kalau tidak memasuki sarang harimau. padahal hatinya berdebar keras sekali.

. serunya: "Coba kau lihat.com/ Suma Thian yu terkesiap. apa yang perlu ditakuti? Itu mah cuma setumpuk tengkorak manusia... Suma Thian yu berdua segera merasakan punggungnya dialiri hawa dingin. tulisan itu berbunyi: BEGINILAH CONTOHNYA. "Aaaah. ?" "Benar. bukan. kedua orsng itu kem¬bali menjerit kaget.. Wan Pek lan menuding ke arah depan. apalagi setelah membalikkan badan dan menyaksikan apa yang tertera dihadapannya.. Jangankan ditengah bukit yang gelap men¬dadak muncul manusia aneh semacam itu.. Artinya tempat ini merupakan peringatan yang terakhir. wa¬laupun ditengah hari bolong . Mendadak.. lalu katanya: “Adik Lan... apabila berani maju sengkah lagi maka tumpukan tengkorak itu adalah contoh yang paling baik untuk kita" Wan pek lan segera menarik baju Suma Thian yu sambil merengek untuk kembali. dia sedang mementangkan mulutnya yang lebar sambil tertawa dingin tiada hentinya... Dari belakang tubuh mereka berkumandang suara tertawa seram yaug amat mengerikan hati. seluruh tubuh mereka bergetar keras..Tiraikasih Website http://kangzusi. berada dalam keadaan demikian terpaksa dengan perasaan apa boleh buat Suma Thian yu menghela napas panjang dan membalikkan badan untuk mengundurkan diri dari situ.!" Ternyata pada tujuh delapan langkah dihadapan mereka sekarang... bukankah diatas sana ada tulisannya. dia segera menggenggam pergelangan tangan Wan Pek lau kencang-kencang. entah sejak kapan lelah berdiri seorang kakek berambut panjang yang berwajah bengis dan mengerikan.. masa kau menjadi ketakutan seperti ini? Ayo berangkat!” Dengan mengangkat tangannya yang gemetar.

.haaahh... maaf. "Haaah. Dengan perasaan kaget Suma Thiaa yu segera mundur dua langkah.. mendadak dari balik matanya yang buas mencorong keluar sinar setajam sembilu.. serunya sambil tertawa geram: "Heeeh.haaah. se¬perti lidah ular berbisa yang sedang mencari mangsanya. heeeh. Lama sekali. heeeh.. kau belum menjawab pertanyaan ku. bagaimana mungkin aku dapat menjawab pertanyaanmu itu?” Seluruh wajah makhluk tua itu berbulu panjang. sehingga nama tersebut menjadi terlupakan sama sekali. Suma Thian yu segera tertawa tebahak-bahak. maaf. Suma Thian-yu merasa agak lega hatinya..Tiraikasih Website http://kangzusi. Si jin ong? Suatu nama yang terasa asing.. lain bentaknya keras-keras” "Siapa kau?" Makhluk tua itu melotot besar dengan mulut yang melebar.” .maaf kalau aku tak dapat mengenali mu.. makhluk tua itu baru berkata dengan suara yang menggidikkan hati: Lohu hidup dengan makan daging manusia. siapakah kau bocah muda?” Setelah mendengar kakek aneh itu dapat berbicara. orang menyebutku sebagai Si jin ong (Raja pemakan manusia). berdiri bulu kuduknya. Suma Thian yu menjadi bergidik. Menghadapi keadaan seperti ini. ternyata kau adalah Si jin mo (iblis pemakan manusia). jangankan Suma thian yu berdua belum pernah mendengarnya. pertanyaan ini seharusnya lohu lah yang mengajukan...com/ pun orang akan merasa bergidik sesudah bertemu dengan ma¬nusia seperti ini. ditatapnya wajah Suma Thian yu lekat-lekat. maka dia berseru lagi: "Berbicara pun ada yang duluan ada yang belakangan. sekalipun dalam duania persilatan juga tidak terdapat manusia seperti ini. sedang nama yang sebenarnya sudah lama sudah tidak dipakai lagi.

ada urusan apa kalian datang mencari lohu?" Setelah berhasil menenangkan hatinya yang bergolak. akhirnya sorot mata tersebut berhenti diwajah Bi hong siancu Wan pek lan. secara beruntun kalian berdua sudah menembusi dua buah tempatku. mutiara Ya beng cu tersebut masih terangkat tinggi-tinggi tapi wajahnya tertegun. sahutnya: "Malam ini boanowee mempunyai janji de¬ngan seseorang untuk bertemu di bukit ini. kemudian setelah tertawa seram katanya: "Ditengah malam buta begini.com/ Mendadak makhluk tua itu membalikan sepasang matanya sehingga biji matanya lebih banyak putihnya daripada hitamnya keadaannya waktu itu tak berbeda dengan setan gantung hidup. bahkan seluruh tubuhnya seakan tertotok jalan darahnya. Dengan memicingkan matanya makhluk tua itu mendengarkan Suma Thian yu menyelesaikan perkataannya. matanya terbelalak dan mulutnya melongo. apa lagi . Menggelikan sekali keadaan Wan pek lan. orang yang kami janjikan itu tidak di temukan. sungguh menggidikkan hati orang yang melihatnya. setelah itu katanya: "Kalau toh kedatangan kalian tanpa sengaja setelah membaca peringatan di kayu itu seharusnya berhenti. sudah pasti kedatangan kalian diser¬tai maksud tertentu. pada hakekatnya dia sudah dibikin pusing tujuh keliling karena kagetnya. jadi kedatangan kami bukan disengaja apa lagi mencari diri cianpwe!". dan menatapnya tanpa berkedip. tapi karena ditengah jalan terjadi musibah sehingga kedatangan kami terlambat. dan sudah pasti kedatangan kalian disertai maksud tertentu. juga ada yang diandalkan. akhirnya kami menyaksikan ada setitik cahaya muncul disini.Tiraikasih Website http://kangzusi. nah! Sekarang katakan. Pada saat itulah. Setelah mengawasi kedua orang itu secara bergantian. itulah sebabnya kami pun muncul disini. Suma Thian yu menjura. mahluk tua itu mementangkan mulutnya lebar lebar. dia seperti berdiri bodoh disana.

Hari ini. kau memang memasuki tempat ini tanpa sengaja. seharusnya kembali mengapa kau jutru memasuki daerah terlarang secara sengaja?” Suma Thian yu segera dipojokkan sehingga tak mampu memberikan jawaban lagi..com/ setelah melihat tulang tengkorak. menanti gadis itu sudah me nyelesaikan perkataannya. sepasang matanya segera mengawasi mutiara Ya beng cu yang berada di tangan Wan Pek lan itu. Makhluk tua itu tertawa secara licik.. kalau toh sudah berani berbuat. dia ter¬bungkam dalam seribu bahasa.Tiraikasih Website http://kangzusi. kami baru bermaksud untuk balik toh sampai sekarang belum lagi menginjak daerah terlarangmu?” Dengan sorot mata yang tajam makhluk tua itu mengawasi kembali wajah wan Pek lan tanpa berkedip.. dia segera menimbrung: Pada mulanya kami hanya terdororg oleh rasa ingin tahu... kemu¬dian sambil menyeringai seram katanya: “Kecuali kalau aku bersedia menghadiahkan sebuah mustika untukku..heeh... bocah.haaah.. karena munculnya sinar ter¬sebut kelewat aneh.. kemudian setelah melihat tengkorak yang berserakkan disini. tidak sepantasnya kalau mundur secara pengecut..haaah." "Kecuali kenapa?" buru-buru Bi hong siancu bertanya...heehh. rupanya kau tak lebih seorang pencoleng yang ingin membegal harta milik orang? Tidak sulit bila kau menginginkan mutiara Ya beng cu ini. tapi dia ada maksud untuk mencari gara-gara... “Heeh..!" Sembari berkata. “Haaah. Suma Thian yu segera memahami maksud hatinya itu. tanpa terasa dia mendongakkan keepalanya sambil tertawa nyaring.. tapi sebelumnya harus memperlihatkan dahulu beberapa jurus . Sementara itu Bi hong siancu wan Pek lan yang berada disisinya telah berhasil juga mengatasi rasa takut dalam hatinya.. dia baru tertawa.. jangan ka¬lian berdua dapat meninggalkan tempat ini kecuali.

Sums Thian yu menjadi terperanjat sekali setelah menyaksikan peristiwa itu. . Terdengar Bi hong siancu menjerit kaget..com/ seranganmu. dia turut menerjang pula ke depan. serta merta dia mundur kebelakang. asal aku merasa puas tentu saja akan ku serahkan dengan begitu saja. dia lantas membentak kerss: "Adik Lan. Suma Thian yu telah mengerahkan Bu siang sin kang yang dimilikinya untuk menyambut serangan musuh. lalu sepasang tangannya di rentangkan lebar-lebar. sebuah pukulan yang dahsyat segera di tolak ke depan dan mengirim tubuh Bi hong siancu sampai sejauh satu kaki lebih. rupanya kau masih belum tahu siapakah diriku ini... hal ini justru memberi kesempatan yang sangat baik bagi makhluk tua itu untuk melancarkan serangan lebih lanjut. sedang dia menggantikan kedudukan Wan Pek lan tadi dan menyambut kedatangnya kesepuluh desingan angin jari tadi. kemudian dengan tangan sebelah memainkan ju¬rus Pah ong tou to (raja lain menyinggih pagoda) dia lepaskan sebuah pukulan dengan Bu siang sin kang untuk menyongsong datangnya ancaman lawan.hmm! Jangan mimpi!" Mendengar ucapan tersebut. menubruk ke depan!” Sembari berseru.?" Tidak nampak gerakan apa yang digunakan tahu-tahu makhljuk tua itu sudah melejit ke tengah udara. mendadak jago muda kita berjongkok.. pikirnya: "Aduh celaka!" Menyusul kemudian.Tiraikasih Website http://kangzusi. makhluk tua itu segera membentak dengan suara gusar: “Bocah keparat. Waktu itu. kalau tidak. tatkala ancaman lawan sudah hampir mengenai batok kepala¬nya. sepuluh gulung desingan angin tajam pun segera mengurung tubuh Bi hong siancu dengan kaitanya. Siapa tahu justeru karena dia mundur.

kemudian bentaknya gusar: Bocah keparat. akhirnya dengan perasaan tak percaya dia mengawasi musuhnya dengan mata terbelalak.. Dua gulung tenaga yang maha dahsyat itu segera saling bertemu di tengah udara. maka menghadapi kejadian tersebut. seperyi tertawa seperti juga menangis. tubuhnya segera mundur dengan sempoyongan. hatinya terasa amat sedih. Tubuh si makhluk tua yang sedang melancarkan serangan ke bawah itu segera dikirim sejauh lima langkah lebih dari posisi semula oleh sisa benturan ke dua gulung tenaga raksasa itu. makhluk tua itu tak menyangka kalau anak muda tersebut memiliki ilmu silat yang amat tinggi.. mukanya hijau membesi dan sama sekali tiada warna darah..” “Kau pun hebat juga!" sahut Suma Thian yu sembari melompat bangun dari atas tanah. makhluk tua itu sama sekali tidak berganti jurus.!" Suatu benturan nyaring yang amat memekikkan telinga segera berkumandang mencekam keheningan. Begitu berhasil berdiri tegak. seperti gembira seperti sedih.Tiraikasih Website http://kangzusi. sekarang dia sedang tertunduk di tanah dengan wajah memucat.. tidak kusangka kalau kau memiliki kepandaian silat yang begitu tangguh jauh di luar dugaan semula. dia mengawasi wajah Suma Thian yu lekat-lekat. Suma Thian yu sendiripun menderita kerugian akibat dari benturan mana.. dengan sepasang mata yang dingin bagaikan es. suaranya amat tak sedap didengar. mahkluk tua itu segera mengawasi anak muda tersebut tanpa berkedip. Selesai tertawa. "Blaaammmmmmm. lama kemudian baru pelan-pelan ujarnya: "Bocah keparat. Makhluk tua itu mendonggakkan kepala dan kembali tertawa seram.com/ Berhubung peristiwa itu berlangsung amat mendadak. tahukah kau sudah berapa tahun lohcu berdiam ditempat ini?" .

Tiraikasih Website http://kangzusi. kontan saja amarahnya memuncak. apa kau anggap kesemuanya itu bisa menggertak aku sehingga membuat aiu jadi ketakutan?" Waktu itu si makhluk tua tersebut sedang bercerita dengan asyik. terjadilah ledakan dahsyat yang mengerikan sekali. Suma Thian yu menjadi tercengang dan tidak habis mengerti. Terasa desingan angin tajam menderu-deru." kembali makhluk tua itu bercerita dengan asyik nya. Waktu itu Suma Thian yu sudah membuat persiapan yang matang. ketika kena disemprot oleh Suma Thian yu. hawa pukulan Bu siang sin kang pun turut mengalir keluar kerika dua gulung kekuatan besar itu sekali lagi saling membentur di tengan udara.. dia sama sekali tidak gugup atau gelagapan menghadapi lawan.com/ "Aku toh bukan apa-apa mu. "paling tidak ada empat ribu orang yang sudah terkubur disini. makanya aku hendak memberitahu¬kan kepadamu. diantaranya entah berapa banyak yang merupakan jago-jago berilmu tinggi" Ketika mendengar ucapan tersebut. dari mana bisa tahu?" "Betul. sengaja membual dan sok gagah. sudah tiga puluh tahun lamanya aku berdiam disini. Sepasang ujung bajunya segera dikebaskan keluar. segera tanyanya dengan ragu ragu: "Buat apa kau memberitahukan segala sesuatunya itu kepadaku? Hmm. selama ini entah berapa banyak manusia yang telah mampus dalam lembah pemakan manusia ini" "Aku toh tidak mengawasimu sepanjang tahun. darimana mungkin bisa mengetahui se¬gala tetek bengek urusanmu itu?” “Ehmmm. segulung angin puyuh yang amat hebat lang¬sung saja mengurung tubuh anak muda itu. . dia segera menga¬yunkan telapak tangannya melepaskan sebuah pukulan dahsyat.. Dengan sinar mata yang buas dan wajah yang menyeramkan..

mari kita mencoba sekali lagi. sambil tertawa seram dia baru berseru lantang: "Bocah keparat. segera serunya: "Baik. aku akan melempar batu-batu untuk memancing datangnya batu kemala.com/ Bukan saja bumi turut bergoncang. selapis hawa kegirangannya segera menghiasi wajah makhluk tua itu. Mendengar kalau ke dua orang itu hendak bertarung. batu berguguran dan pasir beterbangan. maka dengan cepat dia bertanya lagi: "Dan mulai sekarang tak akan makan daging manusia lagi?” "Ehmmmm!" Suma Thian yu menjadi amat gembira. tapi setelah dipikir kembali. keadaannya mengerikan sekali. ujung bajunya sampai berkibar terhembus angin. bisa disimpulkan kalau dia adalah seorang iblis yang kecanduan ilmu silat. Dua kali gagal merobohkan lawannya. Dari sini. apalagi setelah ditinjau dari adu kekuatan yang barusan .. Terseret oleh sisa kekuatan yang memancar ke empat penjuru..Tiraikasih Website http://kangzusi. inilah senyuman pertama yang disaksikan Suma Thian yu sejak mereka berdua memasuki lembah tersebut . kesempatan yang baik sukar ditemukan. dia ingin mencegah pertarungan itu. Selang beberapa saat kemudiau. kau merupakan satu-satunya musuh tangguh yang pernah kujumpai selama puluhan tahun ini. lohu pun akan menghadiahkan sebuah mestika untuk kalian. bahkan sejak kini akan kuhapus larangan yang terpasang di depan lembah sana" Suma Thian yu memahami maksud ucapan lawannya.. aku akan berusaha dengan segala kemampuan" Mendengar Suma Thian yu mengartikan permintaannya. Bi hong siancu merasa jantungnya berdebar keras. tubuh kedua orang itu bergoncang keras sekali. asalkan kau tak sampai kena kurobohkan dalam jangka waktu seratus gebrakan saja kalian berdua dapat pergi dari sini de¬ngan selamat. mau tak mau makhluk tua itu harus memeriksa pemuda ingusan yang terada dihadapannya sekali lagi.

rasa irinya amat besar. serunya: "Hei bocah.. dengan penyerangan menggantikan pertahanan dia memunahkan datangnya ancaman tersebut dengan jurus Si gou wang gwat (radak memandang rembulan) “Jurus pertama!” Bi hong siancu segera berteriak keras. kemudian setelah masing-masing membentuk gerakan setengah lingkaran. dililat jurus serangan yang digunakannya jurusjurus biasa.com/ berlangsung. kita membatasi hanya seratus jurus saja!” Selesai berkata dia segeri menyerbu kedepan Suma Thian yu dan menyerang tubuh bagian bawah pemuda itu dengan jurus Tui san tian-hay (mendorong bukit membendung samudra). dengan jurus Cong eng poh toh (elang ganas menubruk kelinci) dia terkam tu¬buh Suma Thian yu secara ganas. Makhluk tua itu segera menyingkirkan rambutnya yang panjang kesamping sehingga nampak wajahnya yang penuh bulu. dia dapat menyimpulkan kalau kekasihnya sama sekali tidak kalah de¬ngan lawan.Tiraikasih Website http://kangzusi. itulah sebabnya serangan yang dilancarkan kini semuanya ganas dan tak mengenal ampun! Jangan. Suma Thian yu tidak mundur. Makhluk tua itu tertawa seram. kau yang menghitung. sebaliknya malah maju. Suma Thian yu segera melayang mundur kebelakang. Makhluk tua itu memang bersifat buas. Maka dari itu ucapan yang sudah berada diujung bibirnya itu segera ditelan kembali. kemudian sambil menyeringai seram. kemudian dengan jurus . Mengikuti datangnya gerakan tersebut.. dia paling benci kalau ada jagoan persilatan yang mampu menandinginya. Menghadapi ancaman yang datangnya secara tiba-tiba itu. namun kedahsyatannya tak bisa dipandang enteng. seluruh tu¬buhnya melejit ke udara dengan jurus It hok cong thian (bangau sakti menembusi langit) ketika berada satu kaki dari permukaan tanah sepasang lengannya membuat gerakan saling menyilang ditengah udara.

untuk sesaat matanya men¬jadi terbelalak dan mulutnya melongo. Oleh sebab itu semua serangan dilancarkan dengan mantap dan berhati-hati sekali. jurus disusul dengan jurus. Bi hong siancu amat menguatirkan keselamatan kekasihnya. makhluk tua itu segera memperingat kan dengan lantang: “Hei bocah. dia tahu hasil pertarungan malam ini bukan cuma menyangkut keselamatan bagi dia dan Wan pek lan saja. dia merasa semua persoalan yang menyangkut jiwa orang banyak merupakan masalah penting Yng harus diutamakan. Suma thian yu telah memusatkan segenap perhatiannya untuk menghadapi musuh. untuk sementara waktu dia lupa untuk menghitung.Tiraikasih Website http://kangzusi. Sistim pertarungan yang begini aneh ini bukan saja tak pernah dijumpai. Mendadak terdengar Bi hong siancu berseru keras: "Jurus kelima puluh!” . mungkin didengar pun belum pernah. sudah jurus ke tiga!" Dia seperti mengutirkan Wan Pek lan lupa untuk menghitung jurus serangan yang dipakai maka setiap kali melepaskan satu serangan. Dari sini dapat disimpulkan kalau Suma Thian yu adalah seorang pendekar muda yang berjiwa besar dan berwatak mulia. Sambil melancarkan serangan. sedikit pun tak berani mempunyai ingatan untuk meman¬dang enteng lawannya.com/ Khong ciok kay tian atau burung merak mementang sayap dia tangkis datangnya serangan tersebut. bahkan menyangkut pula entah berapa ribu jiwa manusia yang tanpa sengaja tersesat dalam lembah terlarang ini. makhluk tua itu segera memberi peringatan. Semua pukulan dilepaskan secara mantap dengan perhitungan yang matang. semuanya menggunakan ilmu Tay kim to liong pat ciang ajaran Put Gho cu.

.. segulung angin ruyuh dengan kekuatan dua ratus kati langsung menyapu tubuh Suma Thian yu. heeeeh... begitu musuh mundur... "kau benar benar hebat. disusul kemudian segulung angin pukulan yang tajam dengan membawa suara desingan tajam langsung menggulung tubuh si makhluk tua tersebut. tiba-tiba saja dia membentak kerat: “Lihat serangan!” Dengan jurus Seng gi im pian (bintang bergeser awan berubah). mendadak gerakan tubuhnya ikut berubah. hal ini membuatnya cepat-cepat menghindar dengan tergopoh-gopoh.masih terlampau awal untuk berkata demikian jengek makhluk tua itu dengan nada mencemooh.. "Haaahh.. Si Makhluk tua tersebut hanya merasakan pandangan matanya menjadi kabur... ujung bajunya berkibar kian kemari.. selama puluhan tahun baru bertemu tiga orang yang lain..” Suma Thian yu turut tertawa panjang. tahu-tahu pihak lawan sudah menerobos masuk dari sisi tubuhnya. belum juga ketahuan hasilnya. ditengah udara segera berkumandang suara guntur menggelegar dengan kerasnya.Tiraikasih Website http://kangzusi.. gerakan tubuh segera berubah..com/ Merdengar itu. aku nasehati kepadamu lebih baik jangan bermimpi disiang hari bolonglagi!” Suma Thian yu tertawa keras. makhluk tersebut segera berpekik keras berulang kali..haaaahh. Siapa tahu Suma Tian yu berbuat demikian dengan maksud memancing musuhnya untuk perangkap. kemungkinan besat kau akan bertemu dengan satu satunya orang yeng bisa mengalahkan kau selama tiga puluh tahun terakhir ini pada hari ini" "Mengalahkan aku?" Heeehh. kali ini dia mengembangkan gerakan langkah Cok liong luan ka cap lak poh untuk bergerak kian kemari... lalu dengan jurus To thian huan jie (mencuri berganti waktu) untuk mengancam jalan darah Ki bun hiat ditubuh mahkluk tua itu. sudah lima puluh gebrakan kita bertarung. kauadalah orang ke empat yang bisa melawanku melebihi lima puluh jurus. "bocah keparat!" teriaknya sambil menahan geram.

tanpa terasa ia memuji: “Sebuah ilmu pukulan yang amat dahsyat. dia tak berani menyambut dengan kekerasan. kedahsyatannya luar biasa.. Siapa tahu. Tampaknya makhluk tua tersebut telah menghimpun hawa sesatnya secara diam-diam dan berencana untuk melancarkan sebuah serangan maut untuk merebut kemenangan.Tiraikasih Website http://kangzusi. sehingga ia tidak merasakan hal ter¬sebut. Bi hong siancu menjadi termangu menyaksikan kedahsyatan kekasihnya.. keadaannya seperti dilanda oleh gempa bumi saja. "Blaaaammmmm!” Ketika angin pukulan yang dilancarkan Suma Thian yu menghantam di atas batu karang pada bukit tersebut. pasir dan debu ikut berhamburan ke mana-mana. dimana angin pukulan itu menyambar. belum pernah makhluk tua tersebut menyaksikan ilmu pukulan seindah ini. kontan saja batu dan pa sir berguguran. setelah debu berterbangen dan suara menjadi sirap mendadak terdengar suara gemerutuknya tulang belulang yang amat nyaring. Betul juga. mendadak terdengar mahkluk tua itu membentak dsngan keras: .. seluruh permukaan bergoncarg keras. jurus yang keenam puluh enam!” Saking girangnya sampai dia menyebutkan jurus serangannya lebih banyak dari keadaan yang seharusnya. Diam-dian Suma Thian yu merasa girang. Sejak dulu hingga sekerang.com/ Jurus serangan ini tak lain adalah satu jurus dari ilmu pukulan Sian Po hong cian ajaran Cong liong lo sianjin. tapi waktu itu si mahkluk tua pun sedang dibikin terperana oleh kedahsyatan lawannya. setelah terdengarnya suara gemerutukan nyaring itu. tentu saja diapun tidak mengajukan protesnya atas kesalah mana. dia makhluk tua tersebut sudah dibikin ketakutan hingga pecah nyali dan sejak kini tak akan berani untuk melakukan serangan lagi. cepat tubuhnya melompat mundur sejauh dua kaki lebih dari posisi semula.

dengan gerakan Yau cu huan sin (burung belibis membalikan badan) seluruh tubuhnya melejit ke samping untuk menghindarkan diri dan ternyata ia tak mampu untuk melancarkan perlawanan. segulung hawa dingin telah menyambar lewat dan suara gemuruh yang keras dan memekikkan telinga pun menggelegar dari arah belakang. Baru saja tubuhnyta meluncur ketengah udara. dengan cepat ia menjulurkan lidahnya karena kagum. tubuhnya yang bergerak ke depan pun seakan-akan dihisap oleh sesuatu kekuatan yang maha dahsyat. sambil mengulumkan senyuman yang angkub dan bangga.. Suma Thian yu amat terperanjat. pekiknya didalam hati: “Ooohh. Bi hoig siancu sendiripun merasakan jantungnya berdebar keras. ejeknya: . Buru-buru dia menghimpun segenap tenaga dalam yang dimilikinya dan mengeluarkan ilmu bobot seribu untuk menahan gerakan ba-dannya. Rupanya batuan cadas yang berada dibelakang tubuhnya itu. Pada saat intulah terasa ada segulung angin pukulan yang lembut dan halus menyambar kedepan menyambar kehadapan tubuhnya. Suma Thian yu segera merasakan nafasnya menjadi sesak. Dengan cepat Suma Thian yu membalikkan badannya. sungguh berbahaya!" Kemudian teriaknya dengan lantang sekali: "Jurus ke enam puluh tujuh!" Makhluk tua iiu kelihatan gembira sekali setelah menyaksikan Suma Thian yu sama sekali tak mempunyai kepandaian sakti untuk membendung serangan mautnya tadi. kesemuanya ini kontan saja membuat hatinya terkesiap.Tiraikasih Website http://kangzusi. Begitu ucapann tersebut selasai diutarakan.com/ “Kaupun boleh merasakan sebuah pukulan ku ini!” katanya kemudian. kini sudah kena tersapu hingga rata dengan tanah. tak sebutir batupun yang kelihatan.

seratus juruspun belum tentu akan ketahuan siapa yang unggul dan siapa yang kalah.?” Kembali mahkluk itu itu melancarkan beberapa gerakan untuk memunahkan ancaman lawan.. dia lantas melomp[at kehadapan pemuda tersebut....?” Suma Thian yu segera mendengus dingin. kontan saja dari malu ia menjadi marah. seratus juruspun belum habis.. lebih baik kau jangan mencobah untuk ngomong besar lagi. sambil berkaok-kaokpenuh kegusaran. Dengan mengeluarkan ilmu langkah Ciok liong luan poh ajaran dari Siau yau kay Wi kian secara mudah sekali Suma thian yu berhasil memunahkan ancaman tersebut satu per satu. kau kelewat menghina orang. "Hmmmm.com/ "Bagaimana? Apakah nyalimu sudah dibikin pecah karena ketakutan. kemudian melepaskan pula dua buah jurus serangan untuk meneter musuhnya. begitu mendengar Suma thian yu memakinya sebagai ilmu silat kucing kaki tiga saja.Tiraikasih Website http://kangzusi..weeeass! weeesss! weeess! secara beruntun ia lancarkan tiga buah serangan berantai yang semuanya dahsyat dan luar biasa. Suma Thian yu segera berseru dengan suara lantang: “Sisanya bagaimana kalau kita selesaikan dengan menggunakan senjata tajam saja?” “Senjata tajam? Selama hidup belum pernah lohu mempergunakan senjata tajam untuk bertarung!” ... teriaknya keraskeras: Bagus sekali bocah keparat. tinggi hati dan tak pernah memandang sebelah matapun terhadap orang lain.. bagaimana kalau kita berganti acara saja?” “Tidak bisa. kemudian teriaknya dengan suara lantang: “Sekarang sudah tujuh puluh gebrakan! Jika pertarungan macam begini dilangsungkan terus..!” Makhluk tua tersebut selamanya sombong. kemudian.. mana boleh berganti acara. kalau permainan kucing kaki tiga sih tak akan bikin keder orang lain... hari ini kalau ada kau tak akan ada aku!” Berbicara sampai disitu.

didalam pukulan tendangan dipakai dua jurus serangan. mahkluk itu itu segera memprotes. kedua orang itu kembali terlibat dalam pertempuran yang sengit. dia segera membantah pula: “Tadi.Tiraikasih Website http://kangzusi. jangankan masih sisa dua puluh jurus. terpaksa ia menghimpun hawa murninya dari Tan tiam kedepan dada. nyalinya bertambah besar.. Bi hong siancu yang menyaksikan batas seratus jurus sudah hampir berakhir menjadi kegirangan.. “Jurus ke tujuh puluh enam!” teriaknya keras-keras. Menyusul kemudian. sekalipun masih ada seratus jurus pun belum tentu dapat mengungguli lawannya. kakinya dengan jurus Kui seng ti to(Bintang timurmenentang bintang kejora) dia tendang tubuh bagian bawah mahkluk tua tersebut. umpatnya: “Bocah perempuan sinting. . sebab selama ini Suma thian yu tidak pernah memperlihatkan gejala akan kalah. maka Wan pek lan buru-buru berteriak dengan suara lantang: “Jurus kedelapan puluh!” Sekarang. Mendengar itu. Serangan berantai yang maha dahyat tersebut kontan saja membuat si mahkluk tua itu kerepotan setengah mati.com/ Suma Thian yu benar-benar didesak sehingga apa boleh buat. hatinya makin mantap dan rasa percaya diri pun tumbuh. dan masingmasing sudah bertarung tiga gebrakan lagi. sekarang baru jurus ketujuh puluh lima!” Wan pek lan yang merasa bahwa kekasihnya pasti akan berhasil memenangkan pertarungan ini. sambil berkaok-kaok karena kegusaran. dia melancarkan pula serangan sergapan balasan secara nekad.. kenapa? Apa tidak benar?” Sementara pembicaraan berlangsung. mahkluk tua ini sudah mempunyai hitungan. kau jangan ngawur. kemudian dengan jurus Peng lui san lian (guntur menggelegar petir menyambar) secepat kilat membacok tubuh mahkluk tua tersebut. dia tahu. bila pertarungan tersebut dilangsungkan lebih jauh.

Segulung hawa pukulan yang dingin merasuk tulang langsung saja mengurung seluruh badan Suma thian yu. mari.. mari. “Baiklah. segera bentaknya dengan penuh kegusaran: "Bocah keparat. ting¬gal lima jurus saja. segenap kepandaian silat yang lohu miliki akan dipergunakan dalam lima jurus yans terakhir ini aku akan membuat hatimu takluk seratus persen!” “Haaahh. Suma Thian yu pun segera melontarkan pula sebuah pukulan dengan ilmu pukulan Sian po hwee hong ciang yang maha dahsyat itu. telapak tangan kirinya segera diayunkan kemuka. mari! Lohu akan melanggar kebiasaan dengan menganggap delapan puluh jurus sebagai sembilan puluh lima jurus." Seusai berkata. Menghadapi ancaman bahaya yang berada didepan mata. telapak tangan kanannya membentuk gerakan satu lingkaran ditengah udara. segulung angin pukulan berhawa lembut segera meluncur kedepan. disaat kedua gulung angin pu¬kulan itu saling membentur satu sama lainnya. lima jurus serangan dahsyatmu akan kusambut semuanya!” Makhlus tua tersebut tidak berbicara lagi. tiba-tiba terdengar makhluk tua itu tertawa terbahak bahak sambil menjengek: "Pukulan yang inilah baru merupakan seranganku yang sesungguhnya.. daripada membangkang. tidak ku sangka kalau kau bisa melewati delapan puluh gebrakan dengan lancar.com/ Cemas dan mendongkol membuatnya makin naik darah.. lebih baik aku akan menurut saja...?” seru Suma Thian yu sambil tertawa terbahak-bahak. betulkah kau merasa beruntung atau tidak?” Kembali Suma Thian yu tertawa ringan.haaah. lalu ditolak kedepan. haahh... dalam bahaya dia .. Siapa tahu. Suma Thian yu sama sekali tidak gugup. "bukankah hal ini akan menguntungkan diriku?" "Menguntungkan memang cuma kau akan segera membuktikan sendiri.Tiraikasih Website http://kangzusi.

kalau tidak. memandang dua orang yang saling berhadapan dengan mata terpejam dan peluh membasahi tubuh mereka itu. Dengan begitu. orang luar tak pernah akan berhasil mencegah berlangsungnya pertarungan tersebut kecuali secara kebetulan datang seorang jago lihay yang berilmu jauh lebih tinggi dari mereka berdua. Namun pertarungan semacam inipun merupakan pertarungan yang sangat menghamburkan tenaga. disamping itu bisa pula membuat isi perut musuh hancur berantakan termakan serangan maut itu hingga akhirnya tewas.Tiraikasih Website http://kangzusi. . dia tahu kalau pertarungan sudah meningkat dari posisi yang sangat gawat. sementara telapak tangan kirinya dengan menghimpun tenaga sebesar delapan bagian sudah melancarkan bacokan secepat kilat.com/ mencari selamat lantaran telapak tangan kanannya sudah keburu di dorong kedepan dan tak leluasa untuk menarik kembali. sebab pertarungan seperti ini selamanya mempertaruhkan jiwa raga mereka sendiri. terpaksa dia menggunakan telapak tangan kanannya untuk menahan serangan. kedua orang tersebut jadi saling melontarkan serangan dengan mempergu¬nakan sepasang telapak tangan. empat telapak tangan yang saling menempel membuat empat gulung aliran listrik yang saling membentur pada jarak tiga langkah. Bi hong siancu yang sebenarnya sudah merasa makin kuatir lagi. Tapi hanya dengan jalan ini pula orang baru bisa mengetahui sempurna atau tidaknya tenaga dalam seseorang. mereka berdua saling mengerahkan tenaga dalam untuk melakukan perlawanan. Pertarungan adu kekerasan seperti ini hanya akan berlangsung jika orang yang terlibat dalam pertrungan adalah jago-jago berilmu tinggi. mereka berdua baru dapat dilerai apabila salah satu diantara mereka sudah tewas. Dalam waktu singkat seluruh angkasa sudah dipenuhi oleh desingan angin tajam.

sudah pasti tenaga dalam musuh akan segera menyusul masuk ke dalam isi perutnya dan berakibat kematian baginya. akhirnya sudah pasti ada salah satu pihak yang akan tewas. ayo cepat hentikan serangan kalian.” Tapi ketika dilihatnya kedua belah pihak tetap berdiam diri. Sebab pertarungan yang sekarang sedang meningkat pada keadaan paling gawat dan setiap saat bisa mengakibatkan kematian yang fatal bagi mereka yang lengah. jangan bertarung lagi. butiran keringat sebesar kacang kedelai telah membasahi jidatnya dan mengucur kebawah.com/ Dalam keadaan demikian. Dengan cepat satu ingatan melintas dalam benaknya. makhluk tua. seakan-akan tidak mengubris perkataannya.Tiraikasih Website http://kangzusi.. bila pertarungan semacam ini dilangsungkan lebih jauh. dengan perasaaa kuatir teriaknya tiba-tiba: “Hei. segra teriaknya keras-keras: "Hei. bahkan dari ubun-ubun mereka memanancar keluar kabut berwarna putih. paras muka Sama Thian yu dari hijau membesi telah berubah menjadi pucat pias. bibirnya terkatup kencang-kencang dsan wajahnya menunjukan penderitaan. Waktu itu. Bi hong siancu benar-benar merasakan hatinya berdebar keras. Sedangkan keadaan dari si makhluk tua itu pun tak jauh berbeda. hal tersebut tak akan mempengaruhi keadaan dalam arena. . Kau suruh aku menghitung dengan cara bagaimana? Bukankah lima jurua terakhir sudah lewat?" Sekalipun dia sudah berteriak sekeras-kerasnya.. atau mungkin sampai putus lidahnya sekalipun. apabila salah satu pihak berpikiran bercabang sehingga serangan hawa murninya mengendor. seluruh tubuhnya basah kuyup oleh keringat.. hatinya semakin gelisah lagi.. Apabila keadaan seperti berlangsung lebih lanjut maka kedua belah pihak akan sama-sama terluka dsn bahkan bisa jadi akan berakibat kematian untuk mereka berdua.

sehingga mencapai enam puluh tahun hasil latihan lebih. kekuatan mereka tetap berimbang satu sama lainnya. tapi apa pula yang bisa dilakukan olehnya dalam keadaan seperti ini? Jangankan dia tidak berkemampuan untuk memisahkan kedua orang ini. Ketika berada dalam gua dan salah makan daun Jin sian kiam lan. sedangkan yang lemah akan menemui ajalnya. Sebaliknya.. bahkan bila ia bertindak secara gegabah pun bisa jadi akan menimbulkan bencana kematian bagi dirinya. makhluk tua tersebut sudah berusia tujuh puluh tahun lebih.com/ Bi hong siancu Wan Pek lan nampak gelisah sekali bagaikan semut dalam kuali panas. sebab itulah meski beradu tenaga-tenaga dalam dengan si makhluk tua sekarang. Jilid 18 Tahun ini. Walaupun demikian. salah satu diantaranyaa akan terluka. maka dasar tenaga dalam yang dimiliki nya boleh dibilang kuat sekali. akhirnya toh akan muncul juga saat untuk menentukan siapa yang lebih tangguh dan siapa yang lebih lemah. tenaga dalamnya telah bertambah dengan pesat.. meski usia Suma Thian yu baru tujuh delapan belas tahunan. tak mungkin hasil yang dicapai orang yang satu akan sama dengan orang yang lain. kesempurnaan tenaga dalam yang dimiliki sekarang pun paling tidak masih diatas enam puluh tahun hasil latihan. Pepatah kuno mengatakan: Bila ada dua harimau yang bertarung. tak mungkin akan terdapat dua orang manusia yang mempunya ilmu silat seimbang.. Di dalam dunia persilatan. disaat itulah yang tangguh bakal muncul sebagai pemenangnya. terutama sekali dalam tenaga dalam.Tiraikasih Website http://kangzusi. kemudian minum obat Ku ciang sin yok.. Mendadak. tapi berhubung sejak kecil sudah memperoleh guru pan dai dan sejak kecil pula melatih ilmu Kui goan sim hoat. .

Bi hong siancu Wan Pek lan segera mengangkat kepalanya sambil memandang ke depan. bersamaan dengan munculnya tosu tua itu pun suara seruling tadi menjadi sirap dan hilang. Kedua orang itu segera merasakan udara di sekeliling tubuhnya membuyar dan tubuh mere ka yang sempoyongan pun segera melompat mundur kebelakang. ..haaaa. tahutahu dihadapan mukanya telah berdiri seorang kakek berdandan seorang tosu. tampak olehnya setitik cahaya hitam secepat kilat meluncur kedalam lembah..com/ Dari atas bukit Kun san berkumandang suara seruling yang mengalun tiba mengikati hembusan angin..haaaa. kemudian sambil tertawa terbahak-bahak serunya: "Haaaah.Tiraikasih Website http://kangzusi. Ternyata aneh sekali. Tampak tosu tua itu memperhatikan sekejap kearah Bi hong siancu. dari arah punggung bukit sana muncul setitik bayangan hitam yang secapat sambaran petir meluncur masuk kedalam lembah Si jin kok. suara yang mengalun menembusi lembah bergema pula ke dalam telinga kedua orang tersebut. kalian berdua harus segera menghentikan permainan yang tak bermanfaat ini!" Sembari berkata. Tak sempat lagi bagi Bi hong siancu untuk menegur.!" dari mulut seruling menyem¬bur kelur segulung hawa pukulan berwarna putih dan menyambar ketubuh dua orang yang sedang bertarung tadi. Suara seruling yang mengalun diudara pun menyusul bayangan hitam yang meluncur tiba itu bergema makin keras.. Tak selang berapa saat kemudian. kedua orang itu segera merasakan semangatnya menjadi segar kem bali dan kekuatannya seperti beratus kali lipat lebih besar keadaan semula.. "Criiitt... dari balik sorot matanya itu terpancar keluar perasaan bingung dan tidak habis mengerti.. seruling bambu ditangannya segera ditutul pelan ketengah-tengah orang yang sedang bertempur itu. Pelan-pelan makhluk tua itu membuka sepasang matanya.

Sedangkan Suma Thian yu segera menjura sembari berseru: "Cianpwe.baru berapa hari tidak bersua. Heng si Cinjin pun mengalihkan kembali sorot matannya ke wajah manusia aneh tersebut. sorot matanya segera dialihkan kewajah tosu tua yang baru muncul itu dan menatapnya lekat-lekat.haah.Hu hok. Heng si Cinjin segera tertawa terbahak-bahak. sampai lama sekali dia tak mengucapkan sepatah kata pun. cianpwee terlalu memuji.. "Aaah. . orang lain tak usah mencampurinya" Heng si Cinjin segera tertawa terbahak-bahak.Tiraikasih Website http://kangzusi.... sungguh mengagumkan. tapi segera jawabnya dengan marah: "Urusan ini merupakan persoalan pribadi lohu sendiri.. "Haah. setiap umat persilatan yang menyinggung soal bukit Kun san di telaga Tong tin.haah.. Sambil mengelus jenggotnya... gurunya dua bersaudara Thia yang mempunyai janji dengan anak muda tersebut. sungguh menggembirakan.... cepat-cepat dia mengangguk. "Haah. boanpwee hanya berilmu cetek" Setelah berbasa-basi sebentar. dengan gusar dia menegur: "Rupanya kaulah yang berbuat ulah disini.. tenaga sinkang yang dimiliki Suma siauhiap sudah memperoleh kemajuan yang amat pesat. kedatanganmu tepat sekali. mahkluk tua itupun nampak terperanjat. untung saja selembar jiwa boanpwe masih bisa diselamatkan!" Ternyata orang yang barusan munculkan diri itu adalah Heng si Cinjin.haaah.haaah. baik-baik menjadi ciangbunjin partai Mao san buat apa kau lari ketempat seperti ini untuk memakan daging menusia? Sebenarnya apa mak sud dan tujuanmu yang sebenarnya?" Begitu berjumpa dengan Heng si Cinjin. mungkin kau telah memperoleh suatu penemuan aneh bukan?" Merah padam selembar wajah Suma Thian yu karena jengah.com/ Menanti si makhluk tua itu dapat berdiri tegak.

dia pun akan muncul dari daerah terlarangnya untuk memancing saudagar atau orang orang persilatan guna memasuki lembah Si jin kok. sementara dia sendiri mengembara didalam dunia persilatan. entah berapa banyak sudah manusia yang menemui aja1nya disini. disanalah korbannya dibunuh dan daging mereka disantap. secara rahasia sekali dia memasuki bukit Kun san dan menyembunyikan diri disitu untuk berlatih ilmu silat.com/ mereka akan segera teringat pula dengan nama Pinto.Tiraikasih Website http://kangzusi. Apabila malam hari sudah tiba. malam ini dia telah bertemu dengan lawan tandingnya. berhubung didalam kitab pusaka yang diperolehnya untuk melatih semacam ilmu sesat dibutuhkan kekuatan dari sari manusia. namun ilmu silat yang dimiliki pun tidak memperoleh kemajuan yang pesat sekali. sekarang kau makan daging manusia disini. dia segera meninggalkan kedudukannya sebagai Ciangbujin dan menyembunyikan diri disitu. Selama tiga puluh tahun ini. Banyak orang mengira Hu Hok cu sudah bosan dengan kehidupan keduniawian dan mengggundurkan diri hidup menyendiri. padahal yang benar Hu Hok cu memrunyai maksud tujuan yang lain. maka untuk meyakinkan ilmu tersebut orang yang bersangkutan harus memakan daging manusia setiap harinya. bila orang lain mengetahui akan persoalan ini. mereka masih mengira pintolah yang membuat ulah dengan mencelakai sesama umat manusia" Ternyata makhluk tua itu merupakan ciangbunjin angkatan ke sembilan belas dari partai Mao san yang bernama Hu Huk cu. bukan . Hu Hok cu yang memperoleh kitab pusaka mana menjadi kegirangan setengah mati. dia telah menyerahkan jabatan sebagai ketua tersebut kepada sutenya Hu Yan cu. tapi baru setahun menjabat sebagai ketua. Siapa sangka. bukan saja suasana diseputar sana dibikin menyeramkan. dia pun mendirikan batu peringatan dan menjadikan daerah tersebut sebagai daerah terlarang.

Hu Hok cu baru menghetikan tariannya macam orang gila itu dan menunjukkan wajah berseri-seri. bahkan sambil tertawa terbahak-bahak berteriak sekeras-kerasnya: "Aku telah berhasil! Aku telah berhsil!” Tentu saja sikap macam orang gila ini membuat Heng si Cinjin dan Suma Thian yu menjadi kebingungan setengah mati.haaaa. setiap kali pula pinto pasti muncul untuk melakukan penyelidikan. ... selama tiga puluh tahun ini. sambil tertawa seram segera teriaknya keras-keras: "Tosu. pinto pun pernah melakukan pemeriksaan disini.Tiraikasih Website http://kangzusi. Hu Hok ca menggelengkan kepalanya berulang kali. selama ini pinto mengira apa yang tersiar dalam dunia persilatan sebagai berita bohong yang ada maksud untuk merusak nama pinto beberapa tahun yang berselang itu. mengapa kau tak pernah melangkah masuk kedalam lembahku ini?" Heng si Cinjin tertawa bergelak.. bukan saja berita mana tidak membuat merasa malu atau rendah diri.haaaaa. Lama kemudian. katanya kemudian: "Malam ini mengapa pula bisa muncul disini?" "Ditengah kegelapan malam aku sering kali mendengar suara gemuruh dan suara ledakan keras. bahkan nyaris nyawanya akan turut melayang.. sebaliknya dia malah menari-nari dengan girangnya. Sementara itu. akhirnya setelah melakukan pengintaian berulang kali. "Haaaaa. mereka tidak habis mengerti apa sebabnya orang itu jadi sinting.com/ saja dipecundangi. Ha Hak cu merasa gusar sekali setelah mendengar umpatan dari Heng si Cinjin tersebut. kutemukan kehadiranmu disini. namun tidak berhasil menemukan gua ini" Sambil tertawa. tentu saja aku tak pernah menyangka kalau Si jin ong (raja pemakan manusia) yang paling ditakuti orang dalam dunia persilaian bukan lain adalah dirimu" Tatkala Hu Hok cu mengetahui bahwa orang persilatan merasa ketakutan karena dia pemakan manusia.

kemudian ujarnya: “Hu hok. bahkan disana telah muncul se¬orang jago lihay yang berilmu silat beberapa kali lipat lebih hebat daripada kepandaiannya yakni Heng si Cinjin. Dua orang manusia ini saja tak mampu dihadapi... Padahal dia seperti lupa kalau Suma Thian yu yang dihadapinya malam ini belum lagi bisa dkalahkan. sekarang nama lohu seba¬gai Si jin ong (raja pemakan manusia) sudah termashuur diseluruh koloog langit. lohu akan menjadi raja dan pemimpin dari seluruh dunia persilatan baik diutara maupun selatan” "Ada kalanya. .. disaat seseorang sedang kecanduan sesuatu.Tiraikasih Website http://kangzusi. haahh. tapi dia sudah melamun ingin menjadi seorang pemimpin dunia persilatan. kesadaran jalan pikiran maupun gerak-geriknya sudah berbeda sekali dengan manusia biasa. dipandangnya Hu hok cu sekejap dengan sorot mata penuh welas kasih. bahkan yang lebih sinting lagi.. bisa jadi dia akan lupa makan dan tidur hingga sikap maupun gerak geriknya menjadi berubah seperti orang gila..com/ "Toyu!” katanya kemudian. "lohu tidak akan tinggal disini lagi. se¬akan-akan orang lain sudah dibikin ketakutan oleh nama besarnya itu. apakah kau tidak merasa jalan pemikiranmu itu menggelikan? Terlampau lucu dan kenak-kanakan?” “Kekanak-kanakan? Hmmm! Siapa yang bilang kalau aku si bodoh?” Hu hok cu balik bertanya.haahh. Demikian pula halnya dengan Hu Hok cu yang memusatkan segenap perhatiannya itu untuk mempelajari Mo Kang.. Orang lain mengumpatnya sebagai Si jin ong sebaliknya dia malah nampak kegirangan.haahh. dia ingin mengandalkan ilmu si¬lat yang tercantum dalam kitab pusakanya untuk merajai kolong langit. tidak lama kemudian. bukankah hal ini kedengarannya lucu dan menggelikan? Tatkala Heng si Ciniin mendengar ucapan nya yang membual itu seketika itu juga dia menggelengkan kepalanya berulang kali sambil menghela napas.

masih ketinggalan jauh!” Dicemooh orang. setelah itu jengeknya: "Huuuh. rupanya kau sudah pernah mencicipi empedu macam hati singa sehingga berani menantang lohu? Mari. “makan daging manusia tidak akau mambuat ilmu silat mu memperoleh kemajuan pesat. dengan penuh rasa penasaran bentaknya juga: “Kau berani memandang hina lohu?” “Betul!” Jawaban dari Heng si cinjin ini diutarakan dengan suara tegas dan keras. Heng si Cinjin seakan-akan tak sudi memandangnya barang sekejap pun. diantara berkibarnya ujung baju. bahkan selama inipun dia sama sekali tidak melancarkan serangan balasan. dia telah mengelirkan segenap kemampuan yang dimilikinya untuk secara beruntun mele¬paskan empat lima buah pukulan. ingin meninggalkan lembah Si Jin kok dengan begitu saja? Apakah kau tidak merasa kalu tindakanmu ini kelewat awal? bentak Heng si cianjin lagi. amarah Hu Hok cu sema¬kin memuncak. dengan jurus Im yang jut tong(Im yang mulia bergerak) dia langsung membacok tubuh Heng si cinjin. yakni berharap agar Hu hok cu . tahu-tahu dia sudah melayang ke samping untuk menghindarkan diri. "Ha Hok!" kembali dia mengejek. Hu hok cu segera melotot gusar.com/ Hmmm. mari lohu akan membuktikan dahulu apakah kau mampu atau tidak!” Selesai berkata. tiga puluh tahun berselang kau sudah begini. Seperti juga yang pertama tadi. kembali Heng si Cinjin mempergunakan kelincahan tubuhnya untuk berkelebat kian kemari ditengah pukulan-pukulan musuhnya. tapi keadaanmu sekarang malah justru bertambah parah!” Heng si cinjin sengaja berkata demikian karena dia mempuryai tujuan yang baik.Tiraikasih Website http://kangzusi. “Bagus sekali. menurut pendapat pinto. sepasang telapak tangannya diayunkan kian kemari bagaikan orang gila. Menghadapi ancaman tersebut.

..Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ mau bertobat dari kejahatannya itu. yang telah diketahui tadi. sepasang telapak tangannya segera dilontarkan ke muka melepaskan pukulan yang maha dahsyat. tatkala Heng si Cinjm muncul disana tadi. dengan menghimpun sisa kekuatan yang dimilikinya untuk melindungi badan. akibat dari pertarungan itu. bahkan boleh dibilang merupakan salah satu gembong iblis yang patut disegani oleh setiap orang. dia tahu apabila kesempatan yang sangat baik ini tidak segera dimanfaatkan untuk melumatkan ambisi dan kesombongan . Tapi perkataan dari Heng si Cinjin terse¬but ibaratnva sebilah pisau tajam yang lang¬sung menembusi ulu hati Hu Hok-cu. Hu Hok cu sedang beradu tenaga dalam melawan Suma Thian yu. Tampak sepasang mata orang itu melotot be¬sar. melepaskan jalan sesat dan kembali kejalan yang benar. bahkan tak berhasil meraih keuntungan apa-apa? Sesungguhnya kejadian ini tiada sesuatu yang aneh seperti. Sekalipun hanya mempergunakan sisa kekuatan yang dimiliki. dengan demikian mengurangi bahayanya mati secara mengenaskan. inilah yang menjadi penyebab uta rna mengapa serangannya seperti tak berfungsi lagi. hawa murninya telah menderita kerugian yang be¬sar sekali. sebaliknya. Benarkah ilmu siht yang dimiliki Hu Hok cu saat ini jauh lebih payah ketimbang tiga pulah tahun berselang? Tentu saja tidak. membuat hatinya terasa begitu sakit sehingga sukar dilukiskan dengan kata kata. Mau tak mau Heng si Cinjin harus merasa terkesiap juga. kenyataannya serangan mana masih merupakan satu ancaman yang serius. Tapi apa sebabnya kemampuan yang hebat ini seolah-olah tak mampu berkembang. Terutama sekali untuk melepaskan ilmu sesat nya dengan mempelajari ilmu lurus. kepandaian silat yang dia miliki sebarangsudah mencapai tingkatan yang luar biasa.

. setelah dijumpai Suma thian yu . tubuhnya melejit ke tengah udara dan langsung menyambar ke arah mana bayangan hitam itu jatuh.com/ gembong iblis tersebut. ia sambut datangnya ancaman lawan..! Suatu benturan keras yang mamt memekikkan telinga berkumandang memecahkan kesunyian” Menyusul kemudian. Seketika itu juga ke dua gulung tenaga pukulan tersebut saling membentur satu sama lainnya ditengah udara.. sekarang paras mukanya nampak pucat pias seperti mayat. Baru saja anak muda itu melayang turun ke atas tanah. bayangan hitam tadi sudah meluncur jatuh dari atas dengan kecepatan yang luar biasa. “Akhhhh.. Suma Thian yu segera mementangkan lengan-nya untuk memeluk tubuh berbobot seratus kati lebih itu dengan suatu tangkapan.. keadaannya tak jauh berbeda dengan sesosok mayat saja. dengan sebuah kebasan yang mengerahkan tenaga sebesar tujuh bagian. Orang itu memang Ha Hok cu. dari tengah arena bergema suara jeritan ngeri yang amat menggidikan hati. sudah pasti orang ini akan menjadijadi kesombongan dan kesadisannya dikemudian hari... Setelah berhasil menghajar tubuh Ha Hok cu tadi..Tiraikasih Website http://kangzusi.!” Sesosok bayangan manusia bagaikan kayang-layang yang putus talinya segera terlempar ke tengah udara. Mendadak. Pelan pelan Suma Thian yu meletakkan tu¬buh Hu Hok cu ke atas tanah dan membiarkaa dia duduk. Buru-buru dia menghimpun hawa murninya secara diamdiam.. sesungguhnya Heng si Cinjin merasa menyesal. “Blaaammm.... Suma Thian yu yang menyaksikan kejadian tersebut segera berpekik nyaring. sementara wajahnya masih menunjukan sikap yang halus dan lembut.... kemudian ia baru mengundurkan diri ke hadapan Heng si Cinjin dan berdiri serius disana...

Tampaknya Hu Hok cu ingin menggunakan kesempatan menangis itu untuk melampiaskan keluar semua kesedihan. “Haaaaa. apa yang membuatmu menangis tersedu-sedu?" “Enyah kau! Enyah kau dari sini.!" Seperti anak kecil saja. betul-betul suatu penampilan yang mengagumkan. tak kuasa lagi sambil mengelus jenggot ia tertawa. bahkan akhirnya dia malah menangis sambil berteriak teriak.haaaaa. Hal ini menuajukkan kalau jiwamu mulia dan arif bijaksana. Heng ci Cinjin menjadi tak tega juga akhirnya.suatu perbuatan yang tepat sekali. Suara isak tangis itu mengalun dan menggema diseluruh lembah. dia tak mampu mengucapkan sepatah katapun. Seorang kakek yang sudah lanjut usia ter¬nyata menangis tersedu sedu macam anak ke¬cil yang mau menetek saja. suatu perbuatan yang tepat sekali... air mata dan ingus bercampur aduk membuat tubuhnya kelihatan bertambah mengenaskan.." Merah padam selembar wajah Suma Thian yu karena jengah. Kontan saja kejadian ini membuat ke tiga orang itu tertegun-tegun karena keheranan..haaaaa.com/ menolong jiwa Hu hok cu.Tiraikasih Website http://kangzusi. pelan-pelan dia berjalan kehadapan Hu Hok cu. kekesalan dan kemu-rungan yang mengganjal dadanya selama ini. ternyata yang menangis adalah Hu Hok cu. Dengan cepat Heng si Cinjin berpaling. kau tak usah menggubris diriku lagi. . Siapa tahu tangis Hu Hok cu semakin lama semakin menjadi-jadi.. lalu tegurnya: “Toyu.. gerak geriknya nampak lucu dan menggelikan. memang jarang sekali dijumpai peristiwa yang luar biasa seperti ini. masih muda sudah menyayangi sesamanya.. tak heran kalau ketiga orang itu menjadi tertegun dan melongo.. membuat suasana serasa menggidikkan hati. Mendadak dari arah dalam lembah itu berkumandang suara isak tangis yang memilukan hati.

Bi hong siancu yang menyaksikan keadaan tersebut segera berbisik kesisi telinga Suma thian yu: "Mengapa kau tak memanfaatkan kesempatan ini untuk memasuii gua dan coba memeriksa dari mana datangnya beberapa titik cahaya bintang yang terlihat tadi?” Suma thian yu merasa usul tersebutada benarnya juga. sayang terlambat. Heng si Cinjin segera bertanya: “Hu hok apakah kau merasa perjuangan selama tiga puluh tahun ini cuma sia sia belaka?" Di korek luka hatinya. Hu hok cu merasa semakin sedih hingga air matanya jatuh berderai seperti sungai huang bo yang jebol tang gulnya. maka tanpa berpikir panjang lagi dengan mengandalkan kemampuannya untuk melihat dalam kegelapan. Pertama. maka ia bertindak dengan kecepatan luar biasa.com/ masih untung ke jadian aneh sudah sering kali di jumpai kawanan jago silat. diapun kuatir membangkitkan kemarahan . orang bisa tertawa geli. berhubung waktunya singkat dan kuatir Hu Hok cu yang sudah keburu menangis dan menyadari kalau dia masuk kedalam gua.Tiraikasih Website http://kangzusi. enyah! Cepat enyah semua dari hadapanku!" Selagi berkata kembali dia memeluk tanah sambil menangis lagi dengan teramat sedih. kedua. Sementara itu Suma Thian yu sudah menerobos kedalam gua. sambil menangis tersedu. dia tak ingin terjadinya kesulitan yang tak diinginkan. umpatnya: "Kau anjing gila. dalam beberapa lompatan saja ia sudah menerobos ke dalam gua tersebut. Coba kalau peristiwa ini berlangsung ditengah jalan. sehingga tiada yang luar biasa. oleh sebab itu terpaksa dia hanya berdiri dihadapan Ha Hok cu sambil bersiap siaga memberi bantuan kepada Suma Thian yu apabila diperlukan. Tatkala Heng si Cinjin menyaksikan si anak muda itu menerobos masuk kedalam gua sebenarnya dia berniat untuk menghalangi ke inginannya itu.

ketika berpaling pemuda itu segera menarik napas dingin. mendadak dari sisi tubuhnya terasaada desingan angin berhembus lewat... . Begitu merasakan datangnya desingan angin tersebut. hampir saja si anak muda itu tertawa terbahak-bahak. Rupanya entah sedari kapan. Tampaknya serigala itu sudah memperoleh pendidikan yang sangat ketat meski melotot gusar kearah Suma Thian yu. Tapi begitu mengetahui apa yang terlihat. dia bersiap-siap untuk mengundurkan diri dari dalam gua tersebut. tanpa menimbukan sedikit suarapun menyusup ke samping tubuh¬nya siap melakukan terkaman. benda ini sudah pasti mutiara Ya beng cu atau sebangsanya. Dalam Perkiraan SUma Thian yu. Kalau dibicarakankan memang aneh sekali.Tiraikasih Website http://kangzusi. Kemudian dia pun menemukan setumpuk buku diatas meja batu itu. Sambil meaggelengkan kepalanya berulang kali. Suma Thian yu benar benar dibikin gemas bercampur penasaran.com/ makhluk tua sehingga melakukan perbuatan jahat yang lebih banyak. Sepasang mata serigala raksasa tersebut memancarkan cahaya aneh.. Baru saja akan melompat keluar dari mulut gua.. disisi tubuhnya telah bertambah dengan seekor srigala rak¬sasa yang tinggi tubuhnya hampir separuh manusia. ternyata srigala raksasa itu tidak melolong pun tidak mengeluarkan suara apaapa. siapapun tentu akan mengira srigala tersebut sebagai sebuah patung srigala saja. dengan sigap Suma Thian yu melompat tiga langkah kebelakang. tahukalau tiada hasil apapun. namun disana tiada sesuatu apapun yang perlu diperiksa. Siapa bilang kalau cahaya berkilauan itu merupskan Ya beng cu atau sebangssnya? Ternyata benda itu tak lebih hanya sebuah botol yang berisikan kunang-kunang dalam jumlah banyak. coba kalau tidak merasakan datangnya desiran angin tadi. maka dengan cepat dia menuju ke ruang dalam untuk memeriksa lebih seksama.

. tidak pula mengundurkan diri. tetap duduk sudah. ia Cuma berjalan kearah depan gua dan menghadang jalan perginya. sudah jelas dia sedang menunggu sampai Suma thian yu beranjak lebih dahulu. Suma Thian yu menjadi gelisah sekali.Tiraikasih Website http://kangzusi. Apalagi setelah dilihatnya srigala raksasa yang melotot penuh kebuasan itu tidak melakukan tubrukan. Siapa tahu. dengan begitu. Apabila Suma thian yu ingin keluar dari gua tersebut. behkan memandang sekejap pun tidak.. sebaliknya justru berjongkok didepan gua sambil menjulurkan lidahnya yang panjang dan berwarna merah itu. Dilihat dari sikapnya mana.? Setelah berpikir sekian lama. sampai kapan urusan itu baru selesai. maka dia harus membunuh srigala raksasa itu lebih dulu sebelum berhasil menyerbu keluar. tapi andaikata harus bertahan lebih jauh.com/ namun sama sekalai tidak melancarkan tubrukan. Sekarang keadaan dari Suma Thian yu ibaratnya menunggang dipunggung harimau. srigala raksasa itu akan tertarik oleh kerak nati tersebut dan keluar dan gua. sudah pasti tindakannya itu akan mengejutkan Hu Hok cu yang berada diluar gua. mau turunpun tak bisa. Dia mencoba untuk merogoh kedalam saku¬nya dan mencari sesuatu benda yang bisa di¬gunakan untuk menimpuk.. tak bisa disangkal lagi. tapi dengan demikian. dan akhirnya tak akan terlukiskan lagi. sudah pasti srigala raksasa itu tidak akan melepaskan dia dengan begitu saja. Kejadian semacam ini benar-benar merupakan suatu peristiwa yang memusingkan kepala. akhirnya setelah mencari sekian lama dia berhasil menemukan sebuah benda yang keras sekali. srigala raksasa itu sama sekali1 tidak menggubris. akhirnya Suma Thian yu merogoh kedalam sakunya dan me¬ngeluarkan kerak nasi yang tidak habis termakan dan dilemparkan keluar gua melalui samping srigala raksasa tersebut. apabila dia mela kukan suatu tindakan. Dia berharap.

dia segera bergumam: "Bu. . cahaya keemas-emasan segera memancar keempat penjuru. Suma Thian yu merasakan darah panas dalam tubuhnya bergolak keras. dia seolah-olah lupa kalau didepan gua menunggu srigala raksasa yang siap menerkamnya... buru-buru dia membalik pada lempengan lencana yang lain...dia adalah musuh besarku. ternyata tak lain adalah lencana miling Siang wi coa Bian pun ci yang diperolehnya sewaktu bertarung diperahu besar dalam telaga Tong ting ou belum lama berselang.......dia .com/ Ketika benda itu diambil keluar. paras mukanya berubah hebat dan segulung hawa panas muncul dari pusarnya dan menerjang ke atas tenggorokan.. Menyaksikan hal tersebut Suma thian yu merasakan hatinya terkesiap. dia. menggunakan kesempatan inilah Suma thian yu mengamati benda tersebut dengan lebih seksama..." Bergumam sampat disltu.. Ditengah-tengah lingkaran yang dikitari lukisan tadi. hatinya semakin terkesiap. bukankah benda ini milikku. dia. terukir dua huruf besar yang berbunyu SUMA. Rupanya permukaan lencana tadi berukir beberapa huruf yang berbunyi demikian: Kenang-kenangan untuk Thian yu pada usia satu tahun: LIONG SIANG HONG WU Ayahmu: Tiong-ko" Menyaksikan kesemuanya itu.. mendadak saja dia menerjang keluar dari situ.. Tampak olehnya diatas lampengan lencana emas itu terukir seekor naga hijau yang sedang mementangkan sayapnya.Tiraikasih Website http://kangzusi.. Begitu Suma Thian yu menggerakan tubuhnya.. aaah! Dia. Begitu lencana emas dikeluarkan. srigala raksasa itu segera mengangkat tubuhnya dan mempergunakan cakar depannya yang tajam bagaikan pisau untuk mencengkeram dada Suma Thian yu.

Dimana angin pukulannya meluncur. kemudian dilihatnya pula Suma thian yu berdiri tak jauh dari gua tersebut.. gaya tubuhnya yang semula berdiri tegak seperti mnausia itu mendadak menggelinding kesamping. kemudian tubuhnya menggelinding kesamping untuk meloloskan diri. sebuah pukulan dahsyat segera dilontarkan diatas kepala srigala raksasa itu. seketika itu juga terasa segulung angin pukulan yang maha dashyat menggulung kearah srigalaraksasa tersebut. dia mengira pemuda itu hendak berusaha untuk memasuki gua itu. kemudian sambil membalikkan badan melepaskan pukulan.com/ Dalam keadaan begini. Hu hok cu telah berhenti menangis. setelah itu sekali lagi melakukan tubrukan. Begitu melangkah keluar dri gua tersebut. ketika ia mengangkat kepalanya menyaksikan serigala kesayangannya sedang menerkam orang.. tanpa membuang waktu lagi Suma thian yu segera menerjang keluar dari gua tersebut. Dengan cekatan Suma thian yu maju selangkah. Suma Thian yu tidak mau membuang waktu lagi. . Serta merta srigala raksasa itu miringkan kepalanya untuk menghindar.. angin serangan mana menyambar kearah belakang batok kepala serta tengkuknya. dengan penuh amarah bentaknya: "Siau hek! Jangan biarkan dia kabur!” "Siau hek" mungkin merupakan nama dari serigala raksasa tersebut.. dari arah belakang kembali terasa munculnya dua gulung angin serangan yang menekan arah punggungnya. Dalam pada itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. Srigala raksasa itu memang hebat.. Kontan amarahnya berkobar dan membara didalam benaknya. terdengar suara desingan yang memekikkan telinga menggulung kemuka. Memanfaatkan kesempatan yang sangat baik itulah.

dia mengangkat tubuh srigala raksasa itu kemudian dilemparkan kedepan. Tahu kalau tindak tanduknya ketahuan banyak orang. tapi pada saat yang bersamaan cakar yang lain menyambar datang pula. Si anak pumada itu menjadi amat terperanjat. . tak ampun tangannya segera bertambah dengan jalur luka yang segera mengeluarkan darah. sayang sekali kedatangannya terlambat setengah langkah.com/ Mendengar seruan mana. serigala raksasa. serigala raksasa tersebut sudah menumbuk di atas dinding gua dengan menimbulkan suara keras. Bagaikan anak panah yang terlepas dari busurnya. jeritnya: “Siau Hek!” Seperti orang kalap saja dia melompat kemana si serigala raksasa tersebut jatuh. kali ini dia tak berkelit lagi.Tiraikasih Website http://kangzusi. dengan suara penuh kegusaran dia membentak: “Pingin mampus rupanya kau!” Sambil menahan rasa sakit. cakarnya yang tajam seolah olah sudah siap sedia digunakan untuk mencabik-cabik tubuhnya. dia segera menyambar salah satu cakarnya tersebut dan mencengkeramnya erat-erat. tatkala ia tiba disitu. Amarah tak bisa dibendung lagi dalam dada Suma thian yu. dia tak sempat untuk menghindarkan diri lagi. Hu Hok cu yang menyaksikan peristiwa tersebut menjadi terperanjat sekali. itu melompat ke udara semakin tajam. srigala raksasa itu segera meluncur kedepan menumbuk dinding gua. Maka menghadapi serangan srigala raksasa. Suma thian yu merasa perlu untuk bertindak lebih jauh. serangan demi serangan yang dilancarkan secara bertubi-tubi pun dilepaskan makin dahsyat. begitu sepasang cakar srigala tersebut meluncur tiba. tapi berhubing tangannya yang sebelah masih menggenggam cakar srigala tersebut. yang penting sekarang adalah membunuh srigala raksasa tersebut lebih dahulu. dia berusaha untuk menghindarkan diri.

com/ Tidak ampun lagi. setelah itu jatuh tertunduk diatas tanah dan memuntah kan darah kental. buruburu sepasang telapak tangannya dirangkap didepan dada dan dilontarkan kedepan.Tiraikasih Website http://kangzusi. Mendadak terdengar suara benturan keras yang mememikkan telinga menggema memecahkan keheningan. Dengan disertai suara deruan angin pukulan yang memeakkan telinga. sepasang matanya merah membara seperti kobaran api dengan muka memerah dan menyeringai seram. kemudian sepasang telapak tangannya dengan jurus Siang hong tiau yang (sepasang hong menghadap matahari) dengan memisah kekiri dan kekanan langsung menghantam kepala Suma thian yu.. untuk beberapa saat dia tak mampu untuk bangkit berdiri lagi. Serangan yang dilancarkan dalam keadaan gusar dan nekad ini benar-benar disertai dengan kukuatan yang luar biasa sekali. Kendatipun Suma thian yu memiliki ilmu silat yang amat lihay.. . dua gulung angin pukulan itu saling membentur lalu menyebar keempat penjuru. kali ini dia menyerang dengan sembilan bagian dari ilmu Bu siang sinkang yang dikombinasikan dengan Kui goan sim hoat. dia membentak keras. akan tetapi diua tak berani memandang enteng. Hu Hok cu kembali naik darah. Ha hok cu mendengus tertahan dan mundur beberapa lagkah dengan sempoyongan. isi benaknya berhamburan kemana mana dan mampas seketika itu. bayar kembali selembar nyawa dari Siau Hek untukku. pecahlah batok kepala srigala raktasa itu.. angin serangan tersebut segera meluncur kearah depan.!” Sembari berseru dia menerjang kehadapan Suma thian yu. "Bocah keparat. Melihat serigala kesayangannya mati.

sebab takutnya dia sudah keburu menghilang sehingga su¬lit untuk di temukan kembali!” . cepat kita kejar dia!" "Mengejar siapa?" tanya Bi hong siancu Wan Pek lan dengan wajah tercengang.com/ Begitu berhasil merobohkan Hu Hok cu. yakni Heng si Ciajin. Suma Thian yu tidak ambil perduli apakah dia sudah tewas atau belum..Tiraikasih Website http://kangzusi. dengan wa¬jah menyesal dia lantas menjura kepada Heng si injin sembari berkata: "Locianpwe sekarang boanpwe masih ada suaut urusan penting yang harus segera di selesaikan dan apabila sikapku kurang sopan harap kau sudi memaafkan" Sambil mengelus jenggotnya. Heng si Cinjin tertawa. bukankah kau mempunyai janji dengan kedua orang muridku? Mengapa kau buru-buru ingin memohon diri? Sebenarnya apa yang telah terjadi? Buru-buru Suma Thian yu membungkukan badannya. Suma Thian yu baru mendusin dan sadar kembali akan kekilafannya. Untung saja sikap Bi hong siancu jauh lebih tenang. kita tak boleh memandangnya lagi. "Sekarang waktunya sudah tak banyak lagi. segera ditariknya tangan Bi hong saiancu Wan pek lan sambil berseru: "Adik Lan. katanya kemudian: Haaaaahhh. pemuda itu seolah-olah lupa kalau disisinya masih berdiri seorang Bu lim cianpwe yang merupakan juga tuan penolongnya. Sekarang... maka seandainya mereka hendak pergi pun harus minta ijin dahulu kepadanya. sambil menyahut: "Sekarang. boanpwe telah mengetahui siapakah musuh besar pembunuh ayahku. dia segera menggandeng tangan Suma Than yu dan memberi kerliogan mata kepadanya antuk memberitahu kepadanya bahwa Heng si cinjin masih berada disitu.!” Saking marah dan membaranya api dendam dalam dadanya. ditengah jalan nanti akan kuceritakan kesemuanya ini kepadamu. maka aku harus mencarinya dengan segera.

haa.haa. "Haaa... "Masih untung keadaannya tidak terlampau parah sehingga selembar jiwa tuanya masih bisa diselamatkan.com/ “Siapakah musuhmu itu?" "Siang wi coa Bian pun ci! Bajingan cabul!" Heng si Cinjin segera tertawa lebar. terlalu keenakan buat bajingan tua ini" Berbicara sampai disitu.Tiraikasih Website http://kangzusi..haa.. kejahatan yang dilakukan olehnya pun sudah kelewat banyak. atau mencarinya besok toh sama saja?” Aku kuatir kalau bajingan cabul itu sudah keburu melarikan diri!” Sekali lagi Heng si Cinjin tertawa tawa. mari kita pulang dulu!" Sebenarnya Suma Thian yu masih merasa agak keberatan. Agaknya Heng si Cinjin dapat menduga apa yang sedang dipikirkan dalam hati kecil pemuda itu... dia tersenyum dan tidak berbicara lagi. setelah itu berguman seorang diri. setiap persoalan janganlah dilakukan dengan tergesa-gesa. kalau dia sampai mati.. biarkan dia merasakan siksaan dan penderitaan tersebut selama sisa hidupnya didunia ini” Waktu itu Suma Thian yu hanya memikirkan bagaimana caranya untuk membalas dendam terhadap Siang wi coa Bian Pun ci. "Biarkan saja dia merasakan penderitaan akibat dari ulah sendiri.. kemudian membungkukkan badab dan memeriksa keadaan lukanya. besok pun masih ada waktu untuk mencarinya? Mencari dia pada hari ini. dia berjalan kem¬bali ke samping Suma Thian yu dan berkata lebih jauh.. terhadap mati hidup Ha Hok cu boleh di bilang sama .Lohu jamin kalian pasti dapat saling bersua muka.hiantit tak usah kelewat terburu napsu.. orang ini membunuh orang tanpa berkedip. "Haaa. bisa dibayangkan betapa kalut dan gelisahnya perasaan pemuda tersebut sekareng. Pelan-pelan dia berjalan menghampiri Hu Hok cu. tapi untuk memberi muka kepada cianpwee tersebut diapun merasa kurang baik uutuk menolak kebaikannya.

mereka bergerak lebih duluan. dia pun hanya mengiakan dengan begitu saja. bila kau hendak mencarinya.. Suma Thian yu tahu kalau Heng si Cinjin tak mungkin akan sembarargan berbicara tanpa sesuatu dasar yang kuat. maka ketika Heng si Cinjin menyelesaikan perkataannya. jarak mereka hanya selisih empat langkah dan bersama-sama bergerak kearah bukit Kun san. maka sambil tersenyum katanya lagi: "Hiantit. Heng si cinjin berpaling seraya berkata: “Rupanya arak Cuan telah menantikan kedatangan kita!” Suma Thian yu menengok kedepan. Suma Thian yu serta Bi hong siancu segera mengikuti terus dibelahkangnya seperti bayangan. maka tanpa terasa hatinya menjadi jauh lebih lega. betul juga. Heng si Cinjin tahu kalau pikirannya wak¬tu itu sedang kalut. namun secara lamat-lamat mengandung suatu makna yang mendalam. tampak dua sosok bayangan manusia secepat sambaran kilat sedang meluncur kearah mereka berada. pohon liu menganak rimba.. Sambil menghentikan perjalanannya. pepatah kuno pernah bilang: Ada niat menanam bunga. Mereka bertiga segera berangkat meninggalkan lembah Si jin kok tersebut. be¬lum tentu orang itu ditemukan. Heng si cinjin berjalan di paling depan sebagai penunjuk jalan. Didalam sekejap mata saja kedua sosok bayangan manusia itu sudah tiba didepan mere¬ka bertiga. ternyata mereka tak .Tiraikasih Website http://kangzusi. Walaupun ucapan tersebut tidak mengartikan sesuatu secara tegas. Bila kau bersedia mengikuti lohu. tanggung besok pagi kau akan berhasil menemukan dirinya.com/ sekali tak menggubris. bu¬nga tak mau tumbuh.. segala sesuatunya sudah diatur oleh Yang kuasa. tiada maksud menanam poaon liu. dengan mengerahkanilmu meringankan tubuh Heng im lin sui (berjalan di mega air mengalir).

hatinya segera menjadi kecut dan sedih. Ketika Suma thian yu tiba ditanah lapangan tersebut. Tak lama kemudian. sehingga akhirnya timbul perasaan malu terhadap diri sendiri. gampang dipermainkan oleh emosi.Tiraikasih Website http://kangzusi. dan menyaksikan pemandangan alam yang terbentang depan matanya. Ternyata tempat itu merupakan tiga buah rumah kecil yang terbuat dari kayu. kebetulan saja! Panjang untuk diceritakan. sampailah mereka berlima ditengpat kediaman Heng si cinjin. makin dilihat terasa semakin cantik. ditatapnya gaids itu dari atas sampai bawah. sedangkan di depan rumah serbentang sebuah tanah lapangan yang luasnya sepuluh kaki. Thia Cuan dan adiknya. dari mana kau orang tua bisa tahu kalau mereka akan berkunjung kemari?" “Kebetulan saja. aku bersusah payah mencari mu kemanamana. tak heran kalau Suma thian yu tidak begitu tertarik kepada dirinya selama ini. dibelakang menjulang tebing karang yang tinggi. mari kita kembali dulu ke rumahh gubuk” Buru-buru Suma Thian yu mengenalkan mereka dengan Bi hong siancu dan susana pun menjadi ramai. apabila aku pun bisa mengundurkan diri dari .com/ lain adalah Thi Pit suseng (sastrawan pena baja). tapi untung hanya sebentar saja dan kemudian menjadi tenang lagi. Sementara itu Toan im siancu dengan penuh seksama. perasaan anak gadis memang jauh lebih halus dan cermat. dia segera bersorak sorai kegi¬rangan: "Suma Hianti. mengapa baru muncul pada saat ini?" Kemudian kepada gurunya. Ketika Toan im siancu menyaksikan Suma thian yu membawa serta Wan pek lan. Heng si Cinjin kembali tanyanya dengan hormat: “Insu. dia segera menghela napas sambil memuji: “Benar-benar sebuah tempat pertapan yang amat indah dan tenang. Menyaksikan gurunya datang membawa Su¬ma Thian yu. Yaa.

mari kita duduk bersila disini.. Thi pit suseng menjadi terkejut sekali. lalu katanya lagi: “Masih ada seperempat jam sebelum tibanya saat matahari akan terbit. tidak sia sia hidupku selama ini" Heng si Cinjin mengelus jenggotnya dan tertawa nyaring. segera tanyanya: “Kenapa? Apakah Thian yu telah berjumpa dengan si setan tua tersebut.Tiraikasih Website http://kangzusi. semua pikiran keduniawian serasa hilang lenyap dengan begitu saja dikala matahari tenggelam dilangit barat sana. maka dia merasa kurang setuju dengan usul gurunya itu. kau harus beristirahat lebih dahulu!” Sementara itu Thi pit Suseng Thia Cuan sangat berharap didalam perjumpaan ini. tahukah kau baru saja siauhiap lolos dari ancaman bahaya? Sekalipun kau ingin berbincang-bincang dengannya.. kehidupan manusia didunia ini memang bagaikan sebuah impian yang aneh!” kata Suma Thian yu. sekilas pandangan saja ia dapat menebak jalan pikirannya. setelah berjuang semalaman suntuk.. maka sambil tertawa katanya kemudian: “Cuan ji. jika malam sudah tiba dan keheningan malam mencekam seluruh jagad.?” . hiantit. Heng si cinjin segera mendongakkan kepalanya memandang cuaca. Heng si cinjin yang berpandangan tajam. maka diujung langit situ akan muncul sebuah ikat pinggang langit yang memancarkan sinar keemasan. maka kedamaian dan ketenangan akan muncul dan menyelimuti kembali hati kita semua" "Ya. "Menyaksikan terbitnya matahari disini akan menimbulkan suatu kedamaian dihati. mereka dapat berbincang-bincang sampai puas.. semuanya menimbulkan kesan yang mendalam bagi yang memandangnya. toh tidak usah dilakukan pada saat ini juga” Mendengar perkataan tersebut.com/ dunia persilatan dan mengasingkan diri disini.

lebih baik jangan ditanyakan dahulu" tukasnya. ketika fajar mulai menyingsing. Suma Thian yu segera manfaatkan pula kesempatan tersebut untuk mengaturnapas. matahari telah terbit!" Benar juga. betapa agungnya alam semesta ini” . Matahari pun seakan-akan baru bangun dan tidurnya dan memancarkan cahaya keemas-emasannya keseluruh jagad. Heng si Cinjin tersenyum. betapa indahnya pemandangan alam disini. Hengsi si Cinjin mengangkat kepalanya sambil memandang cahaya keemas-emasan yang murcul diballk bukit sana. tanpa terasa ia menarik napas panjang-panjang sambil bergumam: “Ooh. Toan im siancu yang ketanggor batunya menjadi terbungkam dan segera duduk bersila untuk mengatur napas.com/ "Bukan. memandang keindahan alam yang terbentang dihadapannya. matahari telah terbit dan memancarkan sinarnya keempat penjuru dunia. yang dia jumpai adalah gembong iblis yang jauh lebih ganas dan lebih dahsyat daripada si setan tua tersebut" "Siapakah orang itu Insu?" sela Toan im siancu Thia Yong dari samping. Diatas puncak bukit Kun san. kemudian ujarnya sembari tertawa.Tiraikasih Website http://kangzusi. mereka pun turut membuka mata masingmasing. “Sekarang. mereka berlima segera duduk bersila untuk bersemedi menurut ajaran perguruan masing-masing. ditengah sebuah tanah lapang yang luas duduk bersila lima orang. dari kejahuan sana terdengar suara ayam berkokok tanda fajar telah menyingsing. Waktu pun berlalu dengan begitu saja tanpa meninggalkan bekas. "Hianit. Begitulah. tidak selang berapa saat kemudian dia sudah berada dalam keadaan lupa akan segala galanya. Akhirnya. Suma thian yu berjalan kesisi tanah lapang.

adik Lan. dia segera menyambuti dengan gembira: “Bagus sekali! Engkoh Thian yu. apakah kau akan ikut bersama kami. disitu pun terdapat kelinci dan kijang. kau pergilah sendiri. perempuan! Perempuan memang makhluk yang cantik.. tidak menunggu lebih lama lagi dia segera berjalan lebih dulu. mendengar ajakan tersebut.com/ Sementara itu. Thia Yong yang menjumpai kepolosan dan kesucian Wan Pek-lan. Wan Pek-lan menjadi girang sekali. Perempuan. bagaimana kalau kita menangkap beberapa ekor diantaranya?” Mendengar kalau ditempat tersebut amat menarik hati. Toan im siancu Thia Yong yang menyaksikan kejadian itu merasakan hatinya menjadi kecut dan sedih sekali. Suma thian yu menggeleng. ia merasa jiwa serta pandangan sendiri ke lewat sempit. sehingga dengan demikian akan mengurangi perkembangan hubungan diantara mereka berdua. “Indahkah pemandangan alam dibelakang bukit sana?” “Ditempat itu tumbuh berbagai bunga yang indah dan harum. tapi gampang cemburu. Bi hong siancu Wan Pek lan telah berjalan kesisinya dan bersandar diatas lengannya dengan penuh kemesraan. ya. aku hendak menikmati keindahan alam dari disini. “Tidak.?” Memandang bukit yarg menjulang dikejahuan sana.Tiraikasih Website http://kangzusi. katanya kemudian: “Adik Lan.. Bi hong siancu Wan Pek lan sama sekali tidak mempunyai sesuatu maksud apapun. menjadi menyesal sekali. bagaimana kalau kita bermain main dibelakang bukit sana!" Agaknya Toan im siancu bermaksud untuk mengajak Bi hong siancu pergi.. Bi hong siancu segera menarik tangan Toan im ciancu dan berkata sambil tertawa manis. .

sahutnya: “Panjang sekali untuk diceritaka. kemarin Thi heng pun bertemu dengan setan muka hijau dan Siang wi coa berdua. tanpa mengucapkan sepatah katapun kami segera . Kemudian sebagai akhir kata. sudah tentu ikut merasa gem bira. kau terlalu baik. betul.com/ Maka setelah dilihatnya Wan Pek-lan berlalu lebih dulu. dia bertanya lagi: “Suhumu berkata. tanpa merahasiakan sesuatu apapun Suma thian yu segera menceritakan bagaimana dia datang memenuhi janji. Hiante. sungguhkah perkataan ini?” Thi pit suseng segera manggut-manggut. Thi pit Suseng memang sudah tahu kalau anak muda ini adalah seorang yang amat perasa dan mudah emosi. Sepeninggal mereka berdua. apa kau menyukainya?” "Apa. tentu saja dia tak tahu kalau Thia Yong justsu menggunakan tipu muslihat untuk mengajak Wan Pek lan berlalu dari situ. selanjutnya kita boleh hidup bersama-sama disini?" "Thia heng. Thi pit suseng Thia Coan yang menyaksikan adiknya Thia Yong dapat bergaul akrab dengan nona Wan. buru-buru dia menyusul dari be¬lakang. pemandangan disini amatlah indah. salah memasuki lembah Si jin kok dan bertemu dengan Hu hok cu. Thi pit suseng Thia Coan baru berjalan mendekat Suma Thian yu sambil bertanya: “Hiante. aku pasti akan mengasingkan diri ditempai yang sangat indah ini” Sembari berkata dia lantas menggenggam tangan Thia Cuan erat-erat.Tiraikasih Website http://kangzusi. menyukai siapa?” tanya Suma Thian yu sambil tersentak kaget dari lamunannya. "Menyukai alam disini?" “Oooh. hari ini kalau bisa berjumpa muka dengan Siang wi coa. Siapakah yang dapat melupakan kein¬dahan seperti ini?” "Bila kau tidak merasa tempat ini terlalu jelek. Tatkala Thia pit Suseng Thia Cuan menanyakan peristiwa yang telah menimpanya semalam. bagaimana bertemu dengan setan muka hijau.

Tiraikasih Website http://kangzusi. mereka segera melangsungkan pertarungan saru. Begitulah setelah mendengar penuturan tersebut. Suma Thian yu segeral mengepalkan tinjunva kencang-kencang. dia tidak berniat untuk melangsungkan pertarungan tersebut dan berjanji dengan dua bersaudara Thia untuk melanjutkan pertarungan pada hari ini. ketika kemarin ketika dua bersaudara turun gunung untuk menyambut kedatangannya Suma Thian yu. darah panas serasa mendidih dalam tubuhnya seolah-olah Siang wi coa Bian pun ci telah berdiri dihadapan mukanya sembari menyeringai. itulah sebabnya mereka sudah pasti akan datang kemari untuk memenuhi janji” Mendengar ucapan mana.com/ bertarung. sehingga terjadi pertarungan sengit tersebut. akhirnya kami berjanji akan berduel lagi hari ini. mereka pun segera berjalan jalan di sekitar telaga sambil menikmati keindahan alam. dari belakang rumah terdengar suara orang tertawa . Ketika dua bersaudara Thia yang lama menunggu belum juga melihat kedatangan Suma thian yu. kemudian si anak muda tersebut sedang bertarung diatas perahu. mungkin Suma thian yu tak pernah akan pernah tiba disana selamanya. Sementara kedua orang itu masih bercakap-cakap dengan gembira. Pada saat itulah sepasang manasia bengis yang sedang melarikan diri itu kabur pula sampai disana. dalam perjumpaan yang tak ter duga. Menanti dua bersaudara Thia lembali kesana. coba kalau bukan demikian. merasa kuatir apabila Suma Thian yu mengetahui rahasai sebenarnya dan menyerang kesitu. Untung saja Heng si cinjin segera mengetahui adanya pertarungan dalam lembah itu dan menyusul kesana. dia segera mohon maaf berulang kali. Rupanya. Siang wi coa yang kehilangan lencana emasnya. Suma Thian yu menjadi paham akan duduknya persoalan. Suma thian yu sudah sampai lebih dahulu dan memasuki lemba Si jin kok.

tidak menimbulkan suara lagi. Thi pit suseng Thia Cuan segera berkata: “Hiante. untuk sementara waktu kau dan nona Wan silahkan masuk dulu kedalam ruangan" "Mengapa?" tanya Suma Thian yu dengan perasaan tidak habis mengerti. bukankah kesempatan yang sangat baik ini akan terbuang sia-sia? Bila ingin mengejarnya lagi mungkin akan jauh lebih sukar daripada ke langit. enteng..com/ cekikikan. Hng si Cinjin segera tertawa nyaring... tampaklah tiga sosok bayangan manusia bagaikan tiga batang anak panah yang terlepas dari busurnya menembusi angkasa dari ujung langit sana dan meluncur ketengah arena dengan gerakan Peng sah lok eng (burung manyar melayang dipasir)." Apa yang dikatakan Thia Cuan ini memang betul dan Suma Thian yu merasa tepat sekali. maka dia lantas mengajak Bi hong siancu bersembunyi dahulu di dalam rumah.Tiraikasih Website http://kangzusi. Menyaksikan kehadiran ke tiga orang itu. Mendengar suara pekikan tersebut. Mana cepat. "Seandainya Siang wi coa menyaksikan kau hadir disini dan sebelum dia bertarung sudah melarikan diri. Mendadak.. Bersamaan dengan berkumandangnya suara pekikan nyaring yang membelah angkasa itu. kesempurnaan ilmu meringankan tubuh yang dimiliki orangorang itu menunjukan kalau ilmu silat mereka meraka tidak lemah. Heng si Cinjin juga pelan-pelan bangkit berdiri dan berjalan menuju ke ujung lapangan sana. tak selang beberapa kemudian Toan im siancu dan Wan pek lan telah muncul dengan membawa seekor kelinci. Dari bawah bukit sana bergema beberapa kali suara pekikan yang nyaring. katanya: .... Suara pekikan nyaring segera bergema dari mulut bukit sana.

Kim bin kui (setan muka hijau) Siang Tham serta toa suhengnya Hek hong hou (harimau angin hitam) Lim Kong. mana.. si Harimau angin hitam Lim Kong segera tertawa seram.. “kalau toh mereka adalah murid cianpwee...betul.haah.. mari.. ini berarti bukan orang luar lagi. biar pinto bertindak sebagai saksinya saja” . bila perbuatan mereka kemarin telah menuugeu kalian. Seusai berkata. “Ahhh. harap sudi di maafkan" ucap Heng si Cinjin sambil tertawa nyaring.. dua orang pemuda tersebut adalah anak muridmu?" “Haah. rupanya cianpwae yang sedang ber¬tapa disini. Mari... mari.haaah.haah. entah ada petunjuk apakah kalian bertiga datang kemari?” Ketiga orang itu tak lain adalah Siang wi coa (ular berekor nyaring) Bian pun ci. kita hanya salah pa¬ham saja" Harimau angin hitam Lim Kong tertawa dingin. Mendapat teguran tersebut. katanya: “Waaah.sepagi ini kalian bertiga telah mengunjungi bukit kami. “Oooh. rupanya kalian bertiga menganggap asing diriku. menjajal kepandaian hanya bertujuan untuk mengejar kemajuan. mana..com/ “Haaah.haah.. pertama-tama dia yang buka suara lebih dahulu. tampaknya aku sudah mengusik ketenanganmu! Kalau begitu. kalian memang sepantasnya untuk berhubungan lebih akrab. wah.. asalkan pertandingan terbalas saling menutul belaka. bila tidak menyambut kedatangan kalian dari kejauhan harap sudi dimaafkan. baiklah kami mohon diri saja. apa salahnya untuk diselenggarakan? Apalagi yang menantang kalian adalah muridku. mereka adalah murid-muridku... mana kalian harus pulang dengan tangan hampa? Bagi orang persilatan. tentu saja Pinto tak leluasa untuk turut campur..Tiraikasih Website http://kangzusi. sudah bersusah payah datang kemari. Mendadak Heng si cinjin tertawa tergelak lagi. kalian bertiga tak usah pergi lagi. dia lantas memberi tanda kepada si Setan muka hijau dan ular berekor nyaring setelah itu membalikkan badan dan siap berlalu dari situ.

kau begitu menguatirkan tentang masalah tersebut bahkan berpikir yang teliti... kemudian sambil membalikkan badan dan tertawa dingin serunya: “Jika cianpwe memang berniat begituh. tampaknya dia masih curiga kalau perkataan dari Heng si Cinjin tersebut bukan timbul dari hati yang jujur. bila hal ini terjadi maka hanya bisa disalahkan kepandaian sendiri yang kurang becus.com/ Sungguh gembira hati si harimau hitam Lim Kong setelah mendengar janji Heng si Cinjin yang tak akan mencampuri urusan tersebut. dengan kening berkerut dan mata melotot karena gusar. memang tak urung akan menjadikan salah satu pihak ce rera. masa orang lain dapat disalahkan?” Walaupun sudah mandengar ucapan tersebut. Mendengar ucapan mana. berhati busuk dan berbahaya sekali. ia memandang sekejap ke arah kedua orang itu. rupanya dia ingin mencari posisi yang lebih menguntungkan dalam pembicaraan mana. andaikata salah satu pihak sampai salah turun tangan hingga menyebabkan pihak yang lain cedera.. kemudian ia mendongak an kepalanya dan tertawa panjang: "Haaaahhhh. haaaahhh. bermaksud tak baik. sebelum pertandingan dimulai harus dijanjikan dulu. serunya dingin: “Lim tayhiap. sehingga bila Thia bersaudara menderita cedera nanti. diam-diam Heng si cinjin mendengus. haaaahhh bila pertarungan mulai terjadi.. memanga ya kau kuatir kalau sampai guruku turun tangan mencampuri urusan ini bila kalian sampai melukai aku orang she Thia?” . kecurigaan yang terpampang diwajah si harimau angin hitam Lim kong belum juga hilang.. diapun bisa memberikan pertanggungan jawabnya.. Thi pit suseng (sastrawan berpana baja) Thia Cuan menjadi habis sudah kesabarannya. biarlah kami turut perintah saja” “Cuma.Tiraikasih Website http://kangzusi. bagaimana jadinya?" Bajingan ini memang licik.

dia segera membentak: "Lonte busuk. sudah barang Thi pit suseng dapat mengetahui akan hal ini. Dalam amarahnya.Tiraikasih Website http://kangzusi. si Sitan muka hijau Siang Tham juga habis sudah kesabarannya.. "dalam santapan siang hari ini memang paling baik kalau dihidangkan sop tulang ular" Ucapan mana berarti ganda dan kontan sa¬ja mendamprat si ular berekor nyaring hingga berkaok-kaok kegusarannya. Thia yong segera melejit ke tengah udara lalu meluncur datar ke depan. Ditengah udara segera berkumandang deruan angin puyuh yang menyambar-nyambar.. angin yang menderu membuat pasir dan debu beterbangan diangkasa dan langsung menyambar tubuh bagian bawah Toan im siancu. "Lim toako. Sebagai pemuda yang berpengalaman. dia menerobos ke hadapan Thi pit suseng lalu mem bentak nyaring: .. daripada bersilat lidah lebih baik bersilat tangan" sanbung Toan im siancu ce¬pat.. lihat serangan. toaya akan mencoba kekuatan mu lebih dulu.com/ Diluarnya si Harimau angin hitam Lim Kong menggoyangkan tangannya berulang kali menyatakan tidak. apa sih maksud kedatangan kita kemari? Memangnya hanya untuk bersilat lidah belaka?" “Betul. padahal menang begitulah maksud hati yang sesungguhnya. kami bukan bangsa manusia yang berbicara mencla-mencle dan suka menjilat ludah sendiri” Banyak berbicara yang tak berguna tak ada gunanya" sela si ular berekor nyaring Bian pun ci dari samping. Di pihak lain.” Berbareng dengan selesainya perkataan itu. sebuah serangan dahsyat segera dilontarkan. serangan telapak tangannya berubah menjadi serangan jari dan secepat kilat balas menotok tubuh si ular berekor nyaring. ucapan seorang lelaki sejati lebih berat daripadabukit karang. tanpa terasa dia berseru lagi sambil tertawa dingin: “Soal itu mah tak asah ku kuatirkan.

dia bersiap sedia menghadapi serangan dahsyat dari musuhnya itu..com/ "Mari.. Merasakan datangnya desingan angin tajam dibelakang punggungnya. lalu dengan . Dengan jurus Lik pit mong hou (membacok keras harimau buas) Thi pit suseng mengunci tubuh bagian bawahnya. entah dengan gerakan apakah dia melancarkan serangan tahu tahu orangnya sudah menerobos ke hadapan Thia Cuan dan mencengkeram alat kelamin orang.. serangan yang digunakan juga merupakan ilmu simpanan dari Heng si Cinjin. Thi pit suseng Thia Cuan tak berani bertindak ayal. kelihayannya bukan alang kepalang. mendadak ia menyak sikan tangan kiri si Setan muka hijan Siang Tham menghantam ke arah dadanya. Siang Tham amat terperanjat. dia menyelinap kebelakang punggung Thia Cuan lalu dengan jurus Si ting si eng (Si Ting memanah rajawal) dia bacok punggung anak muda tersebut. Gerakan tubuhnya amat cepat bagaikan sambaran angin. silahkan memberi petunjuk dengan segenap kemampuan yang kau miliki" Sambil berkata.Tiraikasih Website http://kangzusi. kitapun bermain beberapa gebrakan untuk mengisi waktu senggang. apun tak usah menyimpan kepandaian mu lagi. sambil menyeringai seram katanya: “Maaf aku orang she Siang!” Selesai berkata. mendadak dia maju selangkah ke depan. Melotot besar sepasang mata si setan muka hijau Siang Tham. dia lantas berdiri seenaknya sendiri sambil membuka seluruh pertahanannya. tanpa terasa serunya kaget: “Sungguh ilmu gerakan tubuh yang indah!” Tubuhnya segera berputar seperti roda kereta. Dalam repotnya Thia Cuan melakukan tangkisan ke atas sambil melepaskan sebuah tendangan mengarah tenggorokan musuh. harap Thia tayhiap melancarkan serangannya” "Sungguh bangga hatiku bisa mencoba kepandaian silat Siang tayhiap yang termashur dan cukup menggetarkan dunia persilan itu.

namun dia sudah terlanjur berbicara. perasaannya waktu itu sungguh kesal dan masgul. sebentar meninggi sebentar merendah. Tanpa sadar Heng si Cinjin maju beberapa langkah kedepan. apa mau dikata. Memang berat untuk melaksanakan "pegang janji" semacam itu. dalam waktu singkat angin pukulan bayangan kaki saling menggulung de¬ngan dahsyatnya. ditengah arena hanya nampak dua gulung bayangan putih yang sebentar kekiri sebentar kekanan. sekalipun muridnya bakal te¬was dalam pertarungan itupun. Heng si Cinjin menjadi sangat kuatir hingga mengucurkan keringat dingin setelah menyaksikan peristiwa tersebut. Sebagai seorang angkatan tua dari dunia persilatan. Mau mercampuii urusan itu tak bisa. Pertarungan yang berkobar antara Toan im siancu melawan si ular berekor nyaring Bian pun ci juga berlangsung seimbang. sebab kadang kala pengorbanannya lebih parah daripada nyawa. saling bertarung dengan serunya. lambat laun dia mulai keteter dan berada dalam posisi yang amat berbahaya. tapi dengan cepat dia berhenti kembali. pengalamannya meski luas toh sulit untuk bertarung lebih lama.com/ jurus Tah ong kay kiong (raja lalim mementang gendawa) melepaskan sebuah serangan balasan kearah depan. namun bagaimanapun juga kesempurnaan Toan im siancu masih jauh dari sasaran. Begitu pertarungan berkobar. kedua belah pihak menggunakan segenap kepandaian silat yang dimilikinya. rambutnya kusut dan tubuhnya agak menggigil. apa yang telah diucapkan lebih berat dari bukit karang.Tiraikasih Website http://kangzusi. mau turun tangan membantu lebih tak mungkin. kepandaian . tubuhnya melompat mundur bebera¬pa langkah dengan wajah pucat pias. sehingga sulit baginya untuk terjun lagi kedalam arena guna mengatasi kesulitan mana. dia tidak bisa berbuat banyak untuk mengatasi keadaan mana. Mendadak terdengar Toan im sianeu menjerit kaget.

semua perasaan risau dan masgul yang semula menyelimuti perasa annya.. sepasang telapak tangannya berubah menjadi serangan cakar. Nampaknya keadaan Toan im siancu jadi amat kritis dan keselamatan jiwanya terancam. "Blaammm. ibarat burung elang meaerkam kelinci. Heng si Cinjin tahbu kalau bintang penolongnya telah muncul.. Jilid 19 MENDADAK terdengar Si ular berekor nyaring berpekik nyaring. sementara bayangan yang lain mengikuti dibe lakangnya dengan gerakan yang tak kalah ce patnya.. mendadak berkumandang suara pekikan nyaring dari dalam rumah kayu itu.com/ silat dari murid kesayangannya masih setengah tingkat dibawah ke¬mampuan lawannya. .!" suatu benturan keras berkumandang memecahkan keheningan. Di saat yang sangat gawat itulah. hal tersebut membuatnya jadi amat mengenaskan sekali dan tak tahu bagaimana caranya untuk mengatasi keadaan tersebut. Bayangan manusia yang pertama muncul kedepan dengan kecepatan yang luar biasa. dia langsung menerobos ke tengah tengah antara si Uarr berekor nyaring Bian Pun ci dengan Toan im siancu berdua. dia langsung saja menerjang ke atas tubuh Toan im siancu.Tiraikasih Website http://kangzusi. kini tersapu lenyap hingga tak berbekas. Tampak bayangan manusia yang muncul di tengah arena terlebih dahulu tadi sama sekali tidak merubah gerakan badannya. Begitu menyaksikan kemunculan orang ter-sebut. disusul kemudian nampak dua sosok bayangan manusia melesat keluar lewat jendela seperti anak panah yang terlepas dari busurnya. seluruh tubuhnya melejit ke tengah udara. dengan sepuluh jari tangan yang dipeatangkan lebar-lebar.

" Dipihak lain. sebenarnya si ular berekor nyaring Bias Pun ci masih diliputi perasaan ter kejut barcampur kaget... tak nyana kalau kau malah menghantar diri sendiri kehadapanku. aku memang sedang risau karena tak bisa menemukan jejakmu didunia ini. "Heeehh.. kau kaget? Tidak menyangka kalau aku yang datang bukan?" Si Ular berekor nyaring Bian Pun ci tertawa seram. andaikata Suma Thian yu tidak muncul pada saatnya untuk me nyelamatkan selembar jiwanya.Tiraikasih Website http://kangzusi. serta merta . ketika si Harimau angin hitam Lim Kong menyaksikan kemunculan Suma Thian yu disitu. Kebetulan sekali kita saling bersua kembali. 00O00 00O00 MENGGUNAKAN kesempatan yang sangat baik itulah Toan im siancu segera menjatuh kan diri berguling ke samping tubuh gurunya. Suma Thian yu dengan sorot mata yang tajam bagaikan sembilu memandang sekejap ke arah si Ular berekor nyaring. angin pukulan-nya segera mental balik dan mendorong tubuhnya hingga tergetar mundur sejauh beberap langkah dengan sempoyongan.. aku mengira siapakah yang bernyali harimau sehingga berani mengginggu pekerjaan toaya. mungkin dia sudah tewas semenjak tadi. diam-diam dia mengeluh.com/ Angin pukulan yang dilepaskan si Ular ber ekor nyaring seolah-olah membentur diatas sebuah dindiig yang tebal saja. kalau bukan jodoh tak akan bertemu.. dia menjadi amat terkesiap. rupanya kau si bocah keparat. ketika ia mendongak kan kepalanya dan mengetahui kalau orang yang menyelamatkan Thia Yong barusan tak lain adalah musuh bebuyutannya. heeeh. sebelum pada akhirnya berhasil mengendalikan tubuhnya secara dipaksakan... Dengan bersusah payah dia harus menjaga keseimbangan tubuhnya. kemudian sapanya: "Bian tayhiap. jantung serasa berdebar keras. Waktu itu.

ayo mengaku!" Si Ular berekor nyaring Bian Pun ci tertawa seram..heeehh.heeehh. sebab kau tidak berhak untuk menyelidiki aku" Suma Thian yu segera membalikkan telapak tangannya memperlihatkan tulisan yang terukir diatas lencana emas mana. Melotot gusar sepasang mata Suma Thian yu setelah mendengar ucapan itu.. Dari dalam sakunya Suma Thian yu mengeluarkan lencana emas tersebut. ditinjau dari munculnya benda tersebut ditanganmu.benda itu merupakan benda milik toanya. "Heeehh. darimana kau dapatkan lencana emas tersebut?" Paras muka si ular berekor nyaring Bian Pun ci berubah hebat begitu menyaksikan lencana emas tersebut...... kemudian tanyanya dengan gusar: "Bian tayhiap.Tiraikasih Website http://kangzusi.. ber arti kaulah yang membunuh orang tua ku.. heeeehh. mau apa kau? Memangnya kau sanggup melalap diriku bulatbulat?" ... kembali dia berseru dengan lantang: "Bajingan keparat! Kau anggap anak muda gampang diiipu? Terus terang kuberitahukan kepadamu. Bi hong siancu Wan Pek lan pun segera turut munculkan diri pula disisi arena. dengan wajah memerah bentaknya lagi: "Memangnya benda itu milikmu pribadi?" "Soal itu tak usah kau tanyakan.... benda ini milik sauya.com/ dia meninggalkan lawannya Thi pit suseng dan bergeser ke arah Suma Thian yu. tapi sesat kemudian telah menjidi tenang kembali." Betul-betul orang iblis yang berakal licik Bian Pun ci masih pandai berlagak pilon lagi.. kau lah yang telah membakar rumahku. kau tak usah mengurus darimana kuperoleh benda terebut... dia tertawa dingin lalu serunya dengan nada yang menyeramkan: "Heehhh.kalau memang toaya yang melakukan.

dia langsung mencengkeram wajah si Ular berekor nyaring Bian Pun ci. Dengan begitu. Keadaan mana tak ubahnya seperti semacam permainan dia selalu berusaha keras untuk menghindari bentrokan langsung dengan anak muda tersebut. Pertarungan antara jago lihay.Tiraikasih Website http://kangzusi. lamat-lamat tera sa sakit. Ketika berlangsungnya pertarungan sengit diatas perahu besar ditengah telaga Tong ting ou kemarin. baru saja Suma Thian yu melepaskan pukulannya. Orang kuno bilang: Sekali terpagut ular. tentu saja Suma Thian yu tak sudi melepaskan musuhnya dengan begitu saja. Dengan gugup Biaan Pun ci menyingkir kesamping. paling pantang kalau keadaan dikuasai lawan. sambil tertawa panjang dia menubruk kemuka dengan jurus Oh hou pu yo (harimau lapar menerkam domba). selama hidup ngeri dengan tali. dia segera mengembangkan ilmu Tay kim to liong ciang yang . Serangan yang dilancarkan oleh Suma Thian yu dalam keadaan gusar ini dilakukan dengan kecepatan luar biasa dan jurus serangan yang amat dahsyat sekali. sekalipun berhasil meloloskan diri dari cengkeraman itu toh dadanya yang kena tersambar. cakar maut tersebut sudah muncul dihadapannya. dia telah menderita kerugian yang cukup parah. Begitu pula keadaannya dengan si ular berekor nysring Bian Pun ci sekarang. Begitu berhasil merebut posisi yang menggun tungkan. serangan cakarnya berubah menJadi pukulan telapak tangan dan langsung membacok tubuh musuh. dia maju ke de pan. menanti Bian Pun ci menyadari akan bahaya.com/ Hawa amarah Suma Thian yu sudah tidak terbendung lagi. Gagal dengan serangannya yang pertama. Bian Pun ci sudah melompat mundur dengan terbirit birit karena ketakutan. Suma Thian yu malah berhasil menduduki posisi diatas angin dan berada dipihak yang memotori serangan. apalagi Suma Thian yu memiliki kepandaian silat yang luar biasa.

Sepasang lengannya yang menerobos ke depan dipisahkan ditengan jalan. dengan cepat menyadari betapa berbahayanya keadaan rekannya itu diam diam dia menghimpun hawa murninya. Begitu orangnya tiba. serta merta semua amarahnya dilimpahkan ke atas tubuh orang ini. Dengan mempergunakan ilmu Heng toan wu san (awan memotong bukit Wu) dia bacok tubuh Lim Kong keras-keras: "Pingin mampus!" bentak si harimau angin hitam Lim Kong dengan penuh amarah. si ular berekor nyaring Bian Pun ci segera terjerumus dalam kepungan musuh. sepasang lengannya memainkan dua kuntum bayangan kepalan yang menerobos diantara tubuh kedua orang itu. Dalam waktu singkat angin pukulan menderu deru.com/ amat lihay itu serta melepaskan serangkaian serangan berantai yang meluncur bagaikan gulungan ombak di sungai Tiangkang. si ular berekor nyaring Bian Punci yang terjerumus dalam kepungan sedang gelisah dan berusaha untuk melepaskan diri dari kepungan lawan. lalu sambil berpekik nyaring dia menerjang masuk ke arena pertarungan. dia segera manfaat-kan kesempatan tersebut untuk meloloskan diri dari kepungan lawan yang dahsyat. bayangan tangan berlapis-lapis. Suma Thian yu naik darah apalagi setelah menyaksikan Harimau angin hitam Lim Kong mencampuri pertarungan mereka. Si Harimau angin hitam Lim Kong yang menonton jalannya pertarungan dari sisi arena. bentaknya keras-keras: "Tahan!" Waktu itu. lalu dengan jurus Yu ma hun tiong (kuda liar membelah hulu) dia tahan serangan musuh dengan kekerasan.Tiraikasih Website http://kangzusi. maka begitu menyaksikan si Harimau angin hitam Lim Kong menyerbu ke tengah arena. seperti gulungan awan hitam yang menyelimuti seluruh angkasa. kemudian sambil mendesak kehadapan Suma Thian yu serunya: .

kecuali pihak lawan masih terdapat dua bersaudara Thia.. heeh.. disitu pun berdiri seorang tokoh dunia persilatan yang lihay..Tiraikasih Website http://kangzusi. lebih baik jangan menyerang secara mem babi buta. Lim Kong si harimau angin angin hitam itu segera berkata: "Siauhiap. sau ya mu bukan seorang bocah berusia tiga tahun yang gampang ditipu dengan semaunya sendiri. setelah mengambil pertimbangan dalam hatinya. mengerti?" . kau tak usah menggunakan siasat untuk kabur. kau jangan memfitnah orang semaunya sendiri.com/ "Sebelum urusan menjadi jelas. sauya akan sekalian memperhitungkan dirimu. maksudku apakah kau tidak salah mencari sasaran?" "Heeh. sekalian boleh maju bersama-sama untuk menghadapi ku" Si Harimau angin hitam Lim Kong adalah manusia cerdik yang amat 1icik. tak usah kuatir kehabisan kayu bakar.. Maka dia pun lantas mengambil keputusan untuk angkat kaki dan kabur saja dari situ.. "Bukti sudah berada disini. dia berdiri tegak disana dan menyahut dengan suara sedingin salju. masa kalian hendak mungkir? Orang she Lim apabila kau hedak mencampuri urusan ini. Sebaliknya bila mereka harus maju bertiga. Pepatah bilang: Selama gunung masih hijau. heeh. sudah beberapa kali dia mencoba kepandaian silat dari Su ma Thian yu.. sebenarnya apa maksudmu?" Mendengar perkataan tersebut Suma Thian ya tidak melancarkan serangan lagi. omong kosong! Bukti yang nyata sudah berada di depan mata. dan dia cukup menyadari bahwa pertarungan satu lawan satu tak mungkin bisa mereka ungguli. asal masih bisa bernapas setiap saat masih ada kesempatan untuk membalas dendam. maka dengan wajah yang aneh dan tertawa licik. masa dapat salah lagi? Orang she Lim. berbicara soal jumlah orang maupun kekuatan nyata. mereka masih bukan tandingan orang. Begitulah. Bagi seorang lelaki sejati.

.?" "Bukti sudah berada didepan mata. apakah kau akan mempercayainya?" Mendengar perkataan tersebut. si harimau angin hitam Lim Kong telah berkata lebih jauh: Orang yang melakukan pembantaian terhakan orang tuamu dan membakar perkampungan Suma keh ceng tempo hari adalah Sip hiat jin mu (manusia iblis penghisap darah) Pi Ciang hay. bodoh dilain waktu.. mengapa orang she Bian itu jadi gelagapan dan tak mampu menjawab?" Si Harimau angin hitam Lim Kong tertawa seram pula. "Seandainya masih ada orang lain?" jengek Si harimau angin hitam Lim Kong sambil tertawa dingin.. cara kerjamu terlalu kaku.tukas suma Thian yu. waktu itu Bian Pun ci sedang terjebak dalam keadaan bahaya..Tiraikasih Website http://kangzusi. coba lihat dulu apa yang dia katakan sebelum mengambil keputusan lebih jauh.haaah.. kau adalah orang diluar garis.. "Siauhiap hanya pintar sesaat.. haah.. Suma Thian yu segera berpikir di dalam hatinya: "Perkataan ini memang masuk diakal juga.. "Jelas hal ini tidak mungkin!" "Seandainya aku dapat menyebutkan nama orang itu? Apa yang hendak kau lakukan?" harimau angin hitam Lim Kong mendesak terus lebih jauh. kalau menuduh orang pun sekehendak hatinya sendi ri. Suma Thian yu segera mendongakkan kepa lanya dan tertawa terbahak bahak. Sip hiat jin mo lah yang telah menolong selembar jiwanya" .com/ Paras muka si Harimau anngin hitam Lim Kong tampak amat tenang.. kau anggap dia yang telah membantai keluarga Suma." Sementara dia masih termenung.. tak usah kau banyak ngebacot lagi. "Haah. seandainya Bian Pun ci bersedia menjawab. katanya segera sambil tertawa seram: "Siauhiap. bagaimana mungkin bisa mengetahui akan hal ini? Seandainya masih ada orang lain.

.. sepasang matanya segera melotot besar.. sekali lagi Suma thian yu tertawa terkekeh kekeh.com/ Berdebar keras jantung Suma Thian yu setelah mendengar perkataan itu... "Heeh. heehh... heeehh. heeh. mencorong sinar tajam dari balik matanya. kau mengatakan bahwa tertawanmu merupakan aib. sauya pasti akan menyelidiki persoalan ini sampai tuntas untuk membuktikan kebenaran dari pengakuan mu hari ini.. "Heeh. bocah keparat. mengapa pula harus meninggalkan lencana emas tersebut sebagai kenangan? Apakah tindakan seperti ini tidak melanggar suatu kebijaktanaan?" Berbicara sampai di situ.. menurut pengakuanmu Sip hiat jin mo adalah dalangnya. meski hukuman mati bisa dihindari... kau anggasp toaya benar-benar jeri kepadamu?? Aku orang she Bian adalah seorang lelaki jantan.Tiraikasih Website http://kangzusi. sambil menahan rasa geram sepera benraknya keras-keras: Bajingan keparat. cepat bantahnya: "Mengapa lencana emas tersebut bisa terjatuh ketangan orang she Bian tersebut?" Toaya yang kena ditawan merasa peristiwa tersebut sebagai suatu aib besar" sambung si Ular berekor nyaring Bian Pun ci dengan cepat. ayolah dikeluarkan semua!" Suma Thian yu tidak banyak berbicara lagi dia segera membalikkan tangannya mencabut pedang yang tersoren di punggung. kalau toh dendammu berhasil di balas. paras mukanya segera berubah hebat.kenangan" Mendengar ucapan mana. . orang she Bian. "lencana emas itu ku minta dari Sip hiat jit mo sebagai kenang. kalau memang ada kepandaian. heehh.. perkataanmu yang pertama sangat bertentangan dengan ucapanmu yang terakhir... jangan harap kau bisa lolos dari hukuman hidup!" Si Ular berekor nyaring Bian Pan ci segera mendongakkan kepalanya dan tertawa seram. tapi.

hmmm! Memangnya orang she Wan tersebut bisa menggertak aku?" Sementara dia menggerutu dihati. sikap sombongnya yang semula tak nampak kini menghiasi kembali paras mukanya. tahu-tahu dalam genggamannya telah ber tambah dengan sebilah pedang sepanjang tiga depa. pikirnya diam-diam: . golok Boan liong to nya menciptakan selapis cahaya tajam yang langsung membacok ke tubuh Suma Thian yu. dari dalam sakunya dia mencabut keluar pedang Boan liong to andalannya.Tiraikasih Website http://kangzusi. hari ini sauya akan membuka jaring dan untuk sementara waktu tak akan membunuhmu. sekalipun kau hendak bersembunyi sampai diujung langitpun jangan harap bisa lolos dari pengejaranku!" "Hmm. bila tahu diri cepat cokel keluar sebuah biji matamu... tampaknya nyali si ular berekor nyaring Bian pun ci pun turut menjadi lebih besar.com/ "Criiing. tak heran kalau dia begitu sombong dan takabur. siapa yang bakal hidup siapa yang bakal mati masih sukar untuk diduga. Paras muka si ular berekor nyaring Bian Pun ci berubah amat serius setelah menyaksikan pedang Kit hong sin kiam tersebut. Mendadak dia tertawa aneh. bentaknya dengan suara aneh: "kalau bukan kau tentu aku. bocah busuk. mari kita berduel lebih dulu!" Suma Thian yu yang menyaksikan kejadian tersebut menjadi geli. itulah pedang mestika Kit hong sin kiam. apabila sauya telah berhasil menemukan Sip hiat jin mo dan mengetahui duduk persoalan yang sebenarnya. senyuman dingin menghiasi ujung bibirnya. dengan perasaan bergetar keras pikirnya: "Rupanya kau adalah ahli waris dari orang she Wan.!" diiringi suara dentingan nya ring. kau anggap dengan mengandalkan ucapan tersebut lantas bisa menggertak toaya?" Selesai berkata. Begitu golok mestika sudah berada dalam genggaman. hmm. mendadak terdengar Suma Thian yu membentak keras: "Bajingan busuk.

Suma Thian yu tidak mendesak lebih jauh.. tahu-tahu sudah terlepas dari genggaman dan mencelat ke udara. bayangan manusia lenyap dari pandangan. buru-buru dia melompat ke samping. sambil me nutupi matanya dengan . menyusul kemudian terdengar suara dengusan tertahan bergema memecahkan kebeningan. dia tidak mengeluh atau merintih.Tiraikasih Website http://kangzusi. bedebah yang tak tahu diri!" Sementara dia masih termenung. Ketika berpaling kearah si ular berekor nyaring Bian Pon ci.. menanti cahaya berkilat dari ujung golok itu. menyusul kemudian terdengar si ular berekor nyaring Bian Pun ci menjerit kesakitan. sekarang masih berani berlagak sok buas dihadapanku.. rupanya dia sudah kehilangan sebuah biji mata sebelah kirinya. tampak sepassng tangannya menutupi wajahnya rapat-rapat sementara da-rah segar bercucuran dengan deras... Golok Boan liong to yang semula berada di tangan si ular berekor nyanns Bian Put ci. dengan perasaan terkejut bercampur tercengang. Suma Thian yu segera mengawasi mata golok tersebut lekat-lekat. sambil tertawa panjang serunya dengan lantang: "Kena!" Tampak cahaya pedang Kit hong kiam berkelebat lewat. mendadak dia membentak dengan suara keras: "Lepas golok!" Berbareng dengan suara bentakan itu. Begitu berhasil dengan serangannya. Bian pun ci memang seorang yang hebat. serangan ujung golok lawan sudah menusuk datang. Tentu saja Suma Thian yu tak akan melepaskan kesempatan yang sangat baik itu dengan begitu saja. hmmmm.. Si Uiar berekor nyaring Bian Pun ci merasakan sekujur tubuhnya bergetar keras.com/ "Aku tidak meringkus nyawamu pun sudah merupakan suatu kemujuran bagimu. ia segera mundur kembali keposisinya semula dengan sekulum senyuman kemenangan menghiasi ujung bibirnya.

dengan mata tunggalnya yang mencorongkan sinar ke bencian ibarat ular beracun sedang mencari mangsa.Tiraikasih Website http://kangzusi. apabila selama ini aku mengganggu ketenangan mu. harap sudi dimaafkan" Selesai berkata. dia melotot sekejap kearah Suma Thian yu dengan gusar. pohon punya bayangan.com/ tangan sebelah. kalau dimasa lalu dia pernah mendorong Suma Thian yu hingga tercebur ke dalam selokan. Si Harimau angin hitam Lim Kong adalah seorang jagoan yang terhitung tokoh kelas satu dalam dunia persilatan. nama besarnya sudah termasyur sampai di . dia segera membalikkan badan dan berlalu dari situ dengan kecepatan luar biasa. Kemudian sambil membalikan mata. ia ber jalan ketempat golok Boan liong to nya jatuh dan memungutnya. maka kali ini tiba gilirannya yang kabur terbirit-birit seperti anjing kena digebuk. Sementara itu. kontan hatinya menjadi terkesiap. Buru-buru dia menjura kepada Heng si Cin jin. Heng si Cinjin adalah seorang pendekar be sar pada generasi yang lalu. lalu tanpa menyapa si Harimau angin hitam Lim Kong dan si setan muka hijau Siang Tham lagi. ke jadian ini tentu saja tak pernah diduga oleh Suma Thian yu. dia lantas menarik tangan adik seperguruannya si Setan muka hijau dan segera berlalu dari situ. Kepergian si ular berekor nyaring Bian Pun ci yang membawa perasaan dendam ternyata menimbulkan badai pembunuhan berdarah da lam dunia persilatan di masa mendatang. kemudian katanya: "Aku akan mohon diri lebih dulu. Padahal dalam kenyataannya dia amat jeri terhadap Heng si Cinjin. orang bilang: manusia punya nama. si Harimau angin hitam Lim Kong yang menyaksikan Suma Thian yu berhasil melukai Bian Pun ci hanya didalam sekali gebrakan saja. dalam keadaan demikian dia tak berani berdiam disana lebih lama lagi.

baik dalam dalam ilmu pukulan ataupun dida lam ilmu pedang. boleh dibilang cukup membuatnya terbelalak dengan jantung berdebar keras. bisa jadi nanti akan menemui kesulitan besar Padahal kemenangan yang berhasil diraih Suma Thian yu tadi hanya merupakan semacam pertaruhan saja. sama sekali tak menyangka kalau kedua orang muda mudi itu murid Heng si Cinjin. Si harimau angin hitam Lim Kong mempuryai janji dengan Thia si kakak ber adik. Begitulah. In heng MERASA tak mampu untuk mengejar ke lihayanmu itu" . semua orang tertawa terbahak-bahak. seandainya dia tak memiliki dasar tenaga dalam yang sempurna dan ilmu silat yang tinggi. penampilan ilmu gerakan tubuh yang dilakukan Suma Thian yu tadi amat hebat dan melebihi keampuhannya dimasa lampau. sambil memandang ke tiga orang iblis bengis itu pergi jauh. Disamping itu. terutama sekali kepandaiannya dalam menangkis golok mestika Bian pun ci dan gerakannya mencongkel biji mata rekannya. hampir semuanya dapat menjagoi dunia persilatan. sudah dapat di pastikan Suma Thian yu akan mendapat malu dan kehilangan muka. boleh dibilang setiap umat persilatan yang berada di dunia ini mengetahui tentang kelihayannya.Tiraikasih Website http://kangzusi. sungguh hebat gerakan tubuhmu. apabila sekarang tidak angkat kaki untuk menyelamatkan diri. Dia segera sadar.com/ mana-mana dan menggetarkan dunia persilatan. setelah dilihatnya keadaan tidak menguntungkan. Maka dari itulah. Andaikata ilmu silat yang dimiliki si ular berekor nyaring Bian Pun ci lebih hebat setingkat lagi. Thi pit suseng Thia Cuan segera berjalan ke sisi Suma Thian yu dan menepuk bahunya sambil memuji: "Hiante. dia segera angkat kaki dan melarikan diri terbirit birit. sulit untuk mencapai tingkatan tan seperti itu.

"Hiantit. apakah tidak pernah kau bayangkan bahwa gurunya si harimau angin hitam Lim Kong dengan Sip hiat jin mo selama ini tidak akur hubungannya. asal aku berkunjung ketempat tinggal Sip hiat jin mo dan menanyakan persoalan ini kepadanya. mendadak terdengar Heng si Cinjin berseru.. haaaaah. seakan-akan ia hendak mengejar musuhnya pada saat itu juga. Sementara semua orang sedang berbincang-bincang dengan gembira. Heng si Cinjin yang menyaksikan kejadian itu. Toan im siancu juga segera maju ke depsn sambil mengucapkan rasa terima kasihnya atas pertolongan yang telah diberikan pemuda tersebut kepadanya. haaaaaa...Tiraikasih Website http://kangzusi. kau tertipu!" Suma Thian yu segera berpaling. "Apakab hiantit percaya dengan apa yang diucapkan oleh Bian Pun ci dengan Lim Kong tadi?" "Setengah percaya setengah tidak.. bahkan selalu saja saling bermusuhan? Sudah jelas Lim Kong sengaja melimpahkan bibit bencana tersebut kepada orang lain agar kau menghadapi Sip hiat jin mo dengan sepenuh tenaga. lalu tanyanya dengan wajah tercengang dan tidak habis mengerti: "Sungguh? Dalam hal apa aku tertipu?" Heng si Cinjin tersenyum.. boleh dibilang kemenangan yang diperoleh dengan menyerempet bahaya" sahut Suma Thian yu sambil tetap merendah. kemenangan tersebut kuraih secara uamaguntungan saja. Suma Thian yu segera mengucapkan beberapa patah kata merendah. Suma Thian yu menjadi sadar kembali. sementara mereka akan menjadi nelayan beruntung yang tinggal memungut hasil nya?" Mendengar keterangan mana..com/ "Aaah. segera berkata lagi sambil tertawa: . kontan saja keningnya berkerut dan sorot matanya berlilat. bu kankah masalahnya akan menjadi jelas?" Heng si Cinjin segera tertawa terbahak-bahak: "Haaaaaa.

Ambil misalnya seperti Bi kun lun Siau wi goan. meski orang persilatan yang menyanjungnya dan membela dia amat banyak. Dalam hati kecilnya dia mengambil keputusan bila urusan di Tibet telah beres. yeng terpenting adalah "kesetiaan kawan". lagi-lagi kau mengidap penyakit yang anEH. Sampai pada waktunya. kemudian melaksanakan rencananya untuk membalas dendam. akhirnya sering kali akan menyesal sepanjang masa. asal kau sudah mempunyai buku yang jelas. orang-orang pasti akan membayar usahamu itu dan harapanmu untuk membalas dendam pasti akan terwujud. akhirnya dia memohon diri kepada Heng si Cinjin untuk melanjutkan perjalanannya mennju ke Tibet. jangan sampai menimbulkan kemarahan orang banyak. dia berhenti sejenak. sebab kalau sampai demikian maKA kau akan terjerumus dalam posisi seorang diri. maka jangan kuatir kalau tiada orang yang bersimpatik kepadamu. kemudian sambungnya lebih jauh: Bagi orang persilatan.. masa bagi orang muda. kau akan mengalami nasib seperti pamanmu Wan Liang. dia akan berangkat ke bukit Soat-san untuk men cari Sip hiat jin mo. dimana akhirnya harus mati dalam keadaan mengenaskan.com/ "Hiantit. kau harus bertindak ber hati-HATI. tidak sedikit pula yang menentangnya dan berusaha untuk melenyap kannya dari muka bumi.Tiraikasih Website http://kangzusi. . maka dari itu didalam mengimbil segala tindakan terutama untuk melenyapkannya. Ucapan tersebut diutarakan dengan kata-kata yang tegas. kau harus mencari bukti yang jelas lebih dahulu sebelum melakukan tindakan lebih jauh" Berbicara sampai disitu. Makanya dalam menghadapi persoalan apapun. selamanya terburu napsu dan tidak sabaran. Demikianlah Suma Thian yu berdiam selama bebarapa hari dipuncak bukit Kun san. bahkan kadangkala melakukasn pekerjaan semaunya sen diri tanpa berpikir panjang. tapi berhubung dia sangat memikirkan perjalanannya ke Tibet sehingga makan tak enak tidur tak nyenyak. membuat Suma Thian yu merasa terharu sekali.

Hari ini. Dikala Bi hong siancu Wan pek lan harus berpisah dengan Suma Thian yu. diatas dadanya seakan akan digantungi dengan batu cadas seberat ribuan kati. udara yang menyelimuti jalan raya menuju ke kota Siang yang amat panas. Setiap kali berjalan beberapa langkah. seakan-akan harus bersusah payah untuk mempertahankan langkahnya saja. berhubung urusan itu menyangkut rahasia langit. sebab bagi manusia. orang yang berlalu lalang pun amat sedikit. berpisah dengan kekasih memang merupakan suatu peristiwa yang berat hati. Di depan pintu sebuah warung ditepi jalan Ku khing. Saat itulah dari kejauhan sana nampak sese orang berjalan mendekat dengan langkah yang gontai. tampak beberapa orang saudagar sedang duduk melepaskan lelah. Akibatnya Toan im siancu harus menahan kekecutan hatinya menyaksikan adegan mana.Tiraikasih Website http://kangzusi.. bahwa perjalanannya menuju ke Tibet hanya boleb dilakukan oleh dia seorang diri dan tidak diperkenankan mengajak orang lain. Atas dasar alasan itulah.com/ Bi hong siancu Wan Pek lan tak dapat melawan bujukan dari Toan im siancu sehingga akhirnya mengambil keputusan untuk tetap tinggal disana. tubuhnya seakanakan terperosok kemuka dengan sempoyongan. matahari bersinar terik seperti hendak menyengat badan. Thi pit suseng Thia Cuan segera berjanji berapa waktu kemudian akan meng ajek mereka berdua untuk menantikan kepulangan Suma Thian yu. ia merasa sedih dan perasaannya serasa saling bertentangan satu sama lainnya. Suma Thian yu tak berani memaksa Bi hong siancu untuk mendampinginya. orang yang terlalu banyak malah lebih mudah menimbulkan hal-hal diluar dugaan. mereka seakan-akan merasa tak tahan dengan udara panas yang amat menyengat badan itu.. . Padahal Cong liong Lo sian jin telah ber pesan kepada Suma Thian yu ketika hendak meninggalkan gua Hui im tong tempo hari. tentu saja merasa berat hati dan sedih sekali.

lohu pun seperti juga kau seka rang. jadi apakah dunia kita ini?" "Lo kang". kalau bisa tidak mencampuri urusan orang. salah seorang diantaranya berkata: "Orang itu sudah hampir roboh. Baru saja kakek Lim hendak menjawab.Tiraikasih Website http://kangzusi. tampak dia mengangkat cawan air tehnya dan menghirup setegukkan lalau sahutnya sambil menggeleng: "Lebih baik masing-masing orang mengurusi persoalan sendiri dan tak usah mencampari urusan oranglai. me rasa tidak terima kalau menyaksikan hal-hal yang tak adil. hal mana lebih baik lagi" Orang yang menujukan usul tadi segera mendengus: "Hmm. kalau setiap orang yang berada dikolong langit mempunyai mental seperti kau semua. bagi kita yang sering melakukan perjalanan jauh. kemudian diiringi suara nyaring dia terjatuh ke tanah dan merintih tiada hentinya. "kau tidak tahu apa lihat kau memang tidak terbiasa melakukan perjalanan jauh.com/ Beberapa orang saudagar yang sedang duduk didepan warung itu serentak berpaling menyaksikan keadaain orang itu. Semua orang yang menyaksikan keadaan orang itu. nyaris nasi mereka muntah keluar. Tempo hari. hai Lim loji." "Mengapa?" orang she Kang itu ikut menimbrung dengan perasaan amat amat tertarik. aku turun tangan menolong seorang nyonya yang sedang terluka parah. akibatnya terjadi suatu peristiwa yang hampir saja mengorbankan selembar nyawa tuaku. seru Lim loji dengan perasaan mendongkol. tampaklah orang yang berada di tengah jalan itu sudah sampai didepan mereka dengan keadaan lemah dan napas tersengal-sengal. . bagaimana kalau kita kesana untuk memayang tubuhnya?" Yang disebut "Lim loji" adalah seorang kakek yang berusia lima puluh tahunan. ketahuilah berkelana dalam dunia persi latan bukan suatu pekerjaan yang gampang. suka mencampuri urusan orang lain.

mari kita membuat keba jikan dengan memberikan makanan padanya. sepatunya nya terbuat dari kain dengan beberapa ekor lalat menempel disekitarnya. jangan bertindak sembarangan.com/ Ternyata dia berusaha enam puluh tahunan. berikanlah hidangan tersebut kepadanya!" . ini menandakan kalau sepatunya berbau busuk sekali. bisa jadi setiap orang akan menyanjungmu setinggi langit. mengenakan pakaian compang camping dengan kepala mengenakan ikat kepala sebagai seorang sa