Tiraikasih Website http://kangzusi.

com/

Oleh : Tjan ID sumber : dimhad scan djvu oleh LYF (dimhad) convert & edit doc/txt :jilid 1 oleh aaa, jilid 2-dst Abu Keisel Ebook pdf oleh : Dewi KZ http://kangzusi.com/ atau http://dewi.0fees.net/ Jilid 1 : Jago pedang yang dikhianati kekasih Di SUATU JALAN bukit yang sepi nun jauh di sana, dibawah rembulan yang redup, lamat-lamat tampak dua sosok manusia sedang berlarian dengan langkah tergesa-gesa. Menanti mereka semakin mendekat, tampaklah kalau dua orang itu adalah seorang nenek berambut putih yang sedang menggandeng tangan seorang bocah cilik. Sambil berlari kencang, tiada hentinya nenek berambut putih itu berpaling kebelakang memandang kearah belakang dengan sinar mata gugup, panik dan ketakutan. Sekilas pandangan saja, dapat diketahui kalau mereka sedang menghindarkan diri dari suatu persoalan atau pengejaran dari sementara orang. Tapi bila dilihat dari langkahnya yang lamban serta perawakan tubuhnya yang telah menua, bisa diketahui pula jika dia bukan seorang manusia persilatan, melainkan seorang nenek biasa yang berhati baik. Didepan sana terbentang

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

sebuah hutan bambu yang amat lebat, melihat itu bagaikan sipenjelajah gurun pasir yang bertemu dengan tanah hijau, wajah nenek itu segera berseri, dengan cepat dibopongnya bocah itu kemudian sambil mengerahkan sisa tenaga yang dimilikinya, dia kabur masuk ke dalam hutan dengan napas tersengal. Setelah berada didalam hutan, nenek itu kembali berpaling dan celingukan beberapa waktu lamanya ke tempat luaran sana, kemudian itu baru ia hembuskan napas panjang dan meletakkan sibocah ketanah. Sambil duduk kelelahan. ia berkata: "Aaaaiii. masih untung Thian melindungi kita dan lolos dari mulut harimau, mari kita beristirahat sebentar!" Baru selesai sinenek bergumam, mendadak dari belakang tubuhnya berkumandang suara seram yang kedengarannya mendirikan bulu roma orang. mendengar suara itu si nenek segera berpaling... Mendadak ia menjerit tertahan saking kaget dan takutnya. "Aaaah..." Entah sejak kapan, ternyata dibelakang tubuhnya telah berdiri berjajar tiga orang bersenjata golok yang mengenakan kain kerudung hitam diatas wajahnya. Ditengah jeritan kaget sinenek, dari balik hutan secara beruntun muncul lagi empat lima orang berkerudung hitam. Ia tak berani berayal lagi, buru-buru dibopongnya tubuh bocah itu ingin menerjang ke luar dari kepungan, siapa tahu baru saja ia bangkit berdiri, dua orang manusia telah muncul dihadapannya dan menghadang jalan pergi nya.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Tergetar keras perasaan sinenek setelah menjumpai empat penjuru penuh dengan musuh. hatinya menjadi dingin separuh, buru-buru ia menjatuhkan diri berlutut, lalu sambil menangis pintanya: "Kumohon kepada hohan sekalian agar mengampuni selembar jiwa bocah ini, keluarga Suma tinggal seorang sauya ini saja, dia masih kecil dan tak tahu urusan, kumohon kepada kalian kasihanilah selembar jiwanya." Sambil berkata, air mata nenek itu jatuh bercucuran dengan amat derasnya.. sungguh mengenaskan sekali keadaannya. Siapa tahu yang diperoleh sebagai penggantinya adalah gelak tertawa licik yang mendekati kalap. Terdengar salah seorang diantaranya berkata; "Toaya sekalian bertugas disini memang bertujuan untuk melenyapkan keturunan Suma Tiong Ko, kau sinenek jelek yang sudah hampir mampus. untuk menyelamatkan diri saja belum tentu sanggup, masih berani benar memikirkan keselamatan orang lain, lebih tak usah banyak ngebacot lagi!" Mendengar perkataan itu, sinenek bertambah gelisah, sambil menangis tersedu-sedu kembali pintanya, "Ooohhh... hohan sekalian, kalau mau membunuh, aku saja! Kumohon kepada kalian agar suka mengampuni selembar jiwanya, berbuatlah sedikit kebajikan!" "Mengampuni jiwanya? Berbuat kebajikan? Hmmn Toaya tak pernah memikirkan soal tetek bengek semacam itu, toaya hanya tahu setia pada tugas tidak tahu apa artinya memberi

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

pengampunan dan apa artinya berbuat kebaikan, enyah kau dari sini! Kalau tidak, terhitung kau sendiripun kujagal sekalian!" Sehabis mendengar kata kata yang sama sekali tiada harapan itu, si nenek berambut putih itu menangis semakin menjadi, tampal ia memeluk bocah itu makin kencang, isak tangisnya juga makin nyaring menggema di dalam hutan itu. Si bocah yang berada dalam pelukannya itu melototkan sepasang matanya yang jeli, dia mengawasi terus lelaki bersenjata golok disekeliling tempat itu dengan penuh kebencian, dan balik sorot matanya yang masih polos, jelas terlihat tiada perasaan jeri atau ketakutan yang terpancar keluar. Mendadak terdengar salah seorang lelaki itu membentak keras, tubuhnya bergerak ke muka menghampiri nenek itu, kemudian sambil mendorong tubuh nenek itu kebelakang, makinya kalang kabut. Kasihan si nenek yang telah lanjut usia itu, kena didorong oleh lelaki tadi, bagaikan mabuk arak saja tubuhnya segera mundur beberapa langkah dengan sempoyongan, begitu terjatuh ketanah, dia mengaduh tiada hentinya.. Kemudian sambil mengayunkan goloknya ke bocah itu, lelaki berkerudung itu tertawa seram. "Heeh .. . heeh ...bocah keparat, kau jangan salahkan kalau Toayamu berhati kejam!" Selesai berkata dia lantas mengayunkan goloknya membacok tubuh bocah tersebut. Melihat majikan mudanya terancam bahaya disaat yang kritis inilah mendadak ia menubruk ke atas bocah itu dan melindunginya dengan menggunakan tubuh sendiri.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Jeritan ngeri yang memilukan hati segera berkumandang dari mulut nenek itu, percikan darah segar segera berhamburan mengotori sekujur badan lelaki itu. Ketika semua orang berpaling ketempat kejadian maka tampaklah ayunan golok dari lelaki itu sudah menembusi perut si nenek sehingga ususnya pada keluar semua... Kasihan si nenek yang setia membela majikannya sampai mati, demi keselamatan majikan mudanya dia rela mengorbankan nyawanya. Lelaki berkerundung itu segera mendengus dingin, sambil membersihkan goloknya dan noda darah, dia mencaci maki kalang kalut: "Nenek jelek, nenek sialan, tampaknya kau memang sudah bosan hidup, pingin mati saja" Seraya berkata dengan gemas dia lantas menendang mayat si nenek yang masih menindih diatas tubuh bocah itu sehingga mencelat ke tempat jauh sekali dari sana. Betul betul perbuatan orang pembunuh keji yang membunuh orang tak berkedip, kekejaman, kebuasan dan kebrutalannya sukar dilukiskan dengan kata kata. Bocah itu melirik sekejap kearah mayat si nenek yang mati demi menyelamatkan jiwanya itu, kemudian menangis tersedu sedu, Melihat itu dengan gusar lelaki berkerundung tersebut membentak keras : "Menangis, menangis terus! Hm, hayolah menangis sampai puas. beritahu pada raja akhirat nanti, akulah yang telah mengirimmu Pulang ke sana . !" Begitu selesai berkata, goloknya kembali diayunkan kedepan untuk membacok batok kepala bocah itu.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Disaat yang amat kritis inilah, dari tengah udara berkumandang suara pekikan yang nyaring memekikkan telinga. Tampak sesosok bayangan manusia dengan kecepatan bagaikan sambaran kilat telah meluncur masuk ketengah arena, kemudian tampak cahaya putih berkelebat lewat, serentetan jeritan ngeri yang memilukan hati segera berkumandang memecahkan keheningan. Dengan perasaan terkesiap kawanan jago berkerundung yang berada disekeliling tempat tu berpaling, entah sejak kapan tahu tahu di tengah arena telah bertambah dengan seorang busu setengah umur yang memegang sebilah pedang. Sementara itu, si lelaki berkerundung yang telah menyiapkan bacokan mautnya terhadap bocah tadi, kini sudah tewas ditanah. Seketika itu juga suasana dalam hutan itu menjadi gempar, serentak semua orang menyebarkan diri ke empat penjuru dan bersiap siaga mengurung busu setengah umur itu rapat rapat. busu berusia setengah umur itu kira-kira telah berusia empat puluh tahun, matanya tajam dengan wajah yang tampan, dibawah janggutnya memelihara segumpal jenggot kambing, pakaiannya ringkas dan nampak sangat gagah sekali. Dengan sorot matanya yang tajam dia memandang sekejap sekeliling tempat itu, kemudian dengan dingin ujarnya: "Kawanan tikus! Apakah kalian ingin membunuh orang sampai keakar-akarnya?" Tak seorang manusiapun yang menjawab, semua orang bersiap siaga menghadapi segala kemungkinan yang tidak diinginkan.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Sampai lama kemudian, salah seorang diantaranya baru berkata. "Orang she Wan, lebih baik kau jangan mencampuri urusan orang lain, apakah kau berani menanggung peristiwa yang berlangsung pada hari ini?" Lelaki setengah umur itu menatap tajam pembicaraan tersebut lekat lekat, lalu sahutnya : "Iya,aku Wan Liang akan menanggungnya seorang diri. jika kalian tidak puas, silahkan maju bersama-sama, kalau tidak, cepat sipat ekor dan pergi dari sini!" Suaranya nyaring dan bertenaga penuh, selesai berkata ia lantas mengawasi orang-orang disekitar tempat itu dengan sinis. Mendadak terdengar beberapa kali bentakan nyaring berkumandang memecahkan keheningan, lelaki berkerudung yang berada disekeliling tempat itu serentak maju bersama dan mengayunkan golok mereka untuk membacok tubuh Wan Liang. Sungguh hebat manusia yang bernama Wan liang itu. melihat sergapan dari kawan lelaki berkerudung itu. dia tertawa dingin lalu berpekik keras, suara nyaring menjulang tinggi sampai keangkasa. Mendadak sepasang bahunya digetarkan sambil melejit keudara dengan menggunakan suatu gerakan tubuh yang cepat bagaikan sambaran kilat dia meluncur mengitari sekeliling tempat itu .... Seketika itu juga timbul di arena pertarungan tampak serentetan cahaya putih berkelebat lewat, bagaikan kupu kupu yang terbang diantara bebungaan, dia meluncur kesana kemari dengan lincahnya. Dalam waktu singkat jeritan ngeri yang memilukan hati berkumandang memecahkan keheningan, bayangan manusia berkelebat, cahaya putih

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

menyambar, jeritan ngeri segera bergema memecah keheningan. Tahu tahu ditengah arena telah bertambah dengan enam sosok mayat yang membujur di tanahSisanya yang dua orang segera melarikan diri terbirit-birit meninggalkan tempat kejadian. Busu setengah umur yang mengaku bernama "Wan Liang" itu tetap berdiri tenang ditempat semula seakan akan tak pernah terjadi suatu peristiwa apapun, dengan napas tenang, wajah tidak berubah, dia berdiri tertawa disitu. Akhirnya ia menatap bocah tersebut dan menegur sambil tertawa: "Nah, kau merasa terkejut sekali dengan peristiwa ini?" Sampai sebesar itu, belum pernah bocah tersebut menyaksikan mayat mnnusia yang bergelimpangan serta pertarungan yang begitu sengit sejak tadi ia sudah berdiri tertegun disitu dengan tubuh kaku. Menanti Wan Liang menegur, dia baru tersadar kembali dari lamunan, dengan cepat ia menjatuhkan diri berlutut sambil berkata: "Oooh . Pousat yaya terima kasih atas pertolonganmu itu sehingga membuat aku..." Menyaksikan kejadian itu, Busu setengah umur itu segera memegang perutnya sambil tertawa terbahak-bahak, suara tertawanya yang keras segera menelan ucapan bocah itu berikutnya. Selesai tertawa, ia baru berkata: "Hayo bangun, tak usah mengucapkan kata kata yang tak berguna lagi..." Sembari berkata dia lantas membangunkan bocah itu dan diperhatikan sejenak. Tampak bocah itu berwajah tampan dengan bibir yang merah serta dua baris gigi yang putih. pada hakekatnya dia merupakan seorang

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

bocah yang amat menarik. Wan Liang segera menepuk nepuk bahu bocah itu kemudian menghela napa panjang, pikirnya. "Bocah ini benar benar amat kasihan dan menyenangkan. aku bisa menolongnya, hal ini merupakan suatu kemujuran. Kalau dilihat dari potongan badannya, jelas dia merupakan bahan bagus unutk berlatih silat... tapi apa mungkin aku bisa membawanya pergi?" berpikir sampai disitu. dia telah bersiap siap membalikkan badannya untuk pergi, tapi ketika dilihatnya bocah itu menangis dengan begini sedihnya ia lantas menghela napas panjang. pikirnya dihati: "Wan Liang wahai Wan Liang . . menolong orang lain merupakan kewajiban bagi setiap umat manusia, apakah kau tega membiarkan bocah yang tak tahu urusan ini mesti berdiam di sini dihembus angin dingin?" Berpikir sampai disini, tanpa terasa busu berusia pertengahan itu mundur beberapa langkah lagi, mendesak ia mendongakkan kepalanya berpekik nyaring, lalu membalikkan badan berlalu dari sana. Dalam waktu singkat tampak bayangan tubuhnya berkelebat lewat dan lenyap dibalik hutan sana. Sinar rembulan yang redup kini telah menembusi hutan menyoroti si bocah yang berada disana seorang diri. ia sedang mendekan diatas tubuh nenek tersebut sambil menangis tersedu-sedu. "Thio popo... Thio popo... " gugamnya terus menerus. -ooo)(00000)(000BUKIT CIAT THIAN Hong menjulang tinggi keangkasa dan berdiri angker diantara bukit-bukit yang lain. Waktu itu matahari sudah tenggelam kelangit barat mendatangkan sinar yang kemerah-merahan, kemudian awan

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

gelappun mendekati tanah perbukitan itu dan menyelimuti seluruh jagad. Tebing Goan Gwat Peng berbentuk sebuah topi yang datar menutupi puncak Ciat Thian Hong. Diatas tanah datar tersebut duduk berkerumun beberapa orang, ada yg berdiri, ada yang berbincang bincang, ada pula yang sedang memandang ketempat kejauhan. Tiba tiba dari tanah datar dipuncak bukit itu berkumandang datang dua kali pekikan nyaring, menyusul kemudian tampak dua sosok bayangan manusia dengan kecepatan seperti angin puyuh melayang turun di atas tanah datar itu, gerakannya cepat dan mengagumkan sekali. Bayangan manusia itu seperti dari seorang pria dan seorang wanita, usia mereka diantara tiga empat puluh tahunan Begitu tiba ditempat tujuan, mereka mengawasi sekejap sekeliling tempat itu. kemudian si pria berkata sambil tertawa terbahak-bahak: "Haaahhh. . . haaahhh. . Haaabbh.... rupanya kalian sudah berdatangan lebih awal, aaiii ... tiga orang saudara dari bukit Tiang pek san-pun telah jauh-jauh berangkat kemari, sungguh tak kusangka, oooh .... masih ada Kang pangcu dari sungai kuning juga telah datang.... selamat berjumpa, selamat bejumpa. rasanya tidak sia-sia perjalanan aku orang she Siau hari ini" Selesai berkata dia lantas menyalami setiap orang yang hadir disana dan mengajaknya berbincang-bincang sebentar. Sementara itu, seorang kakek berambut putih telah datang menghampiri kedua orang itu, lalu sambil menjura katanya. "Siau tayhiap berdua telah datang terlambat, membuat kami harus menunggu dengan cemas, sewaktu datang tadi apakah kalian berdua telah melihat dia?"

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Orang yang berbicara tadi adalah Pangcu dari perkumpulan Tiang Ciau Pang disungai kuning Kang Hong Siang adanya. dia berusia tujuh puluh tahun dan mempunyai anak buah sebanyak ribuan orang lebih. boleh dibilang perkumpulannya merupakan perkumpulan paling besar, paling tangguh dan paling berpengaruh didalam dunia persilatan dewasa ini. Lelaki she Siau itu segera tertawa ter-bahak2, "Haaaahh haaah haaah .. tampaknya Kang tangkeh seorang yang terburu napsu, kalau waktunya belum sampai, mana mungkin dia akan datang lebih awal? Lagi pula malam ini kita telah menanti kedatangannya disini, apakah kita mesti kuatir dia lagi kelangit?" Ternyata sepasang suami istri ini adalah Bi Kun Lun (Kun lun indah) Sian Wie Goan dan Siau Hu Yong(Hu Yong Tertawa) Chin lan eng dua orang jago yang dianggap sebagai pemimpin dunia persilatan dewasa ini. Dalam pada itu, rembulan sudah berada di angkasa membuat suasana diatas tanah datar dipuncak bukit itu nampak agak terang, semua orang segera berkumpul ke tengah lapangan tersebut. Bi Kunlun Siau Wie Goan mendongakkan kepalanya memandang waktu, kemudian ujarnya dengan wajah berseri: "Waktunya sudah tiba, murgkin orang She Wan akan mengingkari janjinya.." Belum selesai dia berkata, mendadak dari tengah udara telah berkumandang datang suara pekikan panjang yang amat nyaring.... Mendengar pekikan tersebut, semua orang menjadi tertegun, pada saat itulah tampak sesosok bayangan hitam secepat kilat telah meluncur ditengah udara lalu melayang turun ke tanah.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Serta merta semua orang mundur beberapa langkah dengan terperanjat. Dengan manisnya orang itu segera melayang turun ke atas permukaan tanah. "Haaahhh... haaahhh . .. haaahhh . . . aku orang she Wan sudah datang terlambat, bila kalian harus menunggu agak lama, harap suka dimaafkan" katanya lantang. Rupanya orang yang baru datang itu adalah si busu berusia pertengahan Wan Liang. Tampak sekulum senyum, menghiasi bibirnya. Dia berdiri ditengah arena dengan angkuh dan mengawasi setiap orang disekitar arena dengan pandangan tajam, akhirnya sorot mata tersebut berhenti diatas tubuh Bi Kun-lun Siauw Wie Goan. Mendadak paras mukanya berubah menjadi amat serius, katanya sambil tertawa dingin : "Hmm. ...hmm.....sudah kuduga kalau permainan ini merupakan sandiwara hasil ciptaanmu, Siau Wie Goan, kuberitahu kepadamu, aku Wan Liang bersikap cukup baik kepadamu, menganggap kau sebagai saudara sendiri siapa tahu kau si manusia munafik berwajah manusia berhati binatang, apa maksudmu merusak nama baikku? Bahkan pada hari ini telah mengundang jago-jago dari golongan putih dan golongan hitam untuk menungguku disini, masa kau anggap aku tidak tahu kalau tujuanmu adalah menginginkan batok kepalaku ini....? Hm, sekarang aku orang she Wan sudah datang memenuhi janji, akan kulihat permainan setan macam apa lagi yang bisa kau tunjukkan kepadaku?" Sekulum senyuman manis selalu saja menghiasi ujung bibir Bi Kun Lun Siau Wie Goan, katanya dengan santai : "Saudara Wan, kau salah paham, berbicara dari hubungan persahabatan kita ini, masa aku tega melakukan perbuatan semacam ini kepadamu? Tindak tandukmu itu hanya dalam hati kecilmu yang tahu, sekalipun aku Siau Wie Goan ingin melindungi dirimu juga tidak mungkin bisa mewujudkan keinginanku tersebut ..."

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Mendengar perkataan itu, Wan Liang menjadi gusar sekali sehingga dari balik matanya memancar cahaya berapi api yang penuh diliputi kegusaran, sambil menggigit bibir serunya "Siau Wie Goan, kau merampas cinta dan menjebak temanmu itu ketempat yang memalukan, bahkan secara diam diam menghubungi kawanan jago dari golongan hitam dan putih untuk bersama sama menyerang diriku, sekarang masih bisanya mengucapkan kata kata yang sok gagah, hmm ... kau anggap aku orang she Wan adalah seorang bocah berusia tiga tahun yang bisa kau tipu mentah mentah .. .. " Belum habis dia berkata. Bi Kun Lun Siau Wie-Goan telah menimbrung lagi: "Sekarang sudah bukan saatnya berdebat mempersoalkan masalah itu lagi, malam ini begitu banyak teman yang telah berada disini, mereka sudah menunggu dengan tak sabar. sedangkan aku orang she Siau cuma kebetulan saja ikut menghadiri pertemuan ini, bila kau merasa ada persoalan, sampaikan saja kepada mereka!" Setelah berhenti sebentar, dengan wajah penuh senyuman dia melanjutkan: "Wan heng, mari ku perkenalkan beberapa orang teman kepadamu, dia adalah Kang pangcu, ketiga orang bersaudara itu datang dari Tiang Pek San, dan dia ini adalah ketua Go Bi Pay..." "Aku orang she Wan sudah tahu.terima kasih banyak atas perkenalanmu, aku she Wan sudah lama mengenal mereka, buat apa kita mesti banyak berbicara lagi." Lotoa dari Tiang Pek Sam Sat(Tiga Malaikat bengis dari Tiang Pek San) Li Gi segera tertawa dingin tiada hentinya, lalu berkata: "Bagus, bagus... tampaknya ucapan dari jago pedang angin puyuh memang cukup cepat dan tegas. nama besarmu bukan cuma nama kosong belaka. jauh-jauh kami datang kemari

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

tentu saja bukan dikarenakan ingin bersilat lidah belaka. mari biar aku orang she Li yang mencoba kepandaian silatmu lebih dulu." Selesai berkata ia lantas meloloskan sebilah golok dan bersiap siap untuk melancarkan serangan. Kit Hong Kiam Khek Wan Li cukup sadar akan keadaan yang dihadapinya, selesai itu diapun telah bertekad untuk menghadapi masalah tersebut dengan pertaruhan selembar jiwanya. maka begitu dilihatnya Lotoa dari Tiang Pek Sam Sat, si bintang berkepala sembilan Li Gi telah meloloskan senjatanya tanpa sungkan sungkan lagi diapun segera mencabut keluar pedang Kit Hong Kiam yang tersoren dibelakang punggungnya. Terdengar suara dentingan yang amat nyaring menggema memecahkan keheningan menyusul kemudian terlihat cahaya biru memancar ke empat penjuru. Si Bintang berkepala sembilan logi segera meloloskan pedangnya daridalam sarung kemudia serunya tertawa: "Pedang bagus!" Setelah memegang senjatanya, Kit Hong Kiam khek Wan Liang segera menggetar pelan senjata mestikanya itu, ditengah udara segera muncul tiga kuntum bunga pedang yang menyilaukan mata. Demonstrasi jurus Bwe Hoa Sam Long (Tiga Kuntum Bunga Bwee melompat) tersebut dengan cepat memancing pujian semua orang. Sebenarnya tujuan dari Kit Hong Kiam Khek Wan Liang bukan untuk memamerkan kepandaiannya, tapi kejadian ini justru telah membangkitkan amarah dari bintang berkepala sembilan Li Gi. Tampak sepasang matanya melotot besar dengan memancarkan cahaya kebuasan. ditatapnya wajah Kit Hong

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Kiam Khek Wan Liang dengan penuh kegusaran, kemudian sambil tertawa seram katanya, "Orang she Wan, lebih baik jangan menjual lagak lagi disini. mari kita tentukan kemampuan kita diujung senjata!" Begitu selesai berkata, goloknya segera diputar kencang, lalu membacok ketubuh Kit Hong Kiam Khek Wan Liang dengan mempergunakan jurus Soat Kay Hoan-San (salju menyelimut Hoa san). Kit Hong Kiam Khek Wan Liang merupakan seorang tokoh sakti dalam dunia persilatan dewasa ini, ilmu pedangnya sangat lihay sekali, meski belum sampai setahun dia terjun kedalam dunia persilatan, akan tetapi nama besarnya telah menggetarkan seluruh kolong langit. Ilmu pedangnya yang telah mencapai puncak kesempurnaan itu boleh dibilang merupakan seorang jago pedang paling tangguh selama seratus tahun belakangan ini. Ketika dilihatnya golok Kiu Tau Siu Li Gi membacok datang, sambil mendengus dingin dia miringkan kepalanya kesamping dan mengegos dari ancaman tersebut, kemudian dengan cekatan dia mundur sejauh satu kaki lebih dari tempat semula. "Li tangkeh!" ujarnya dengan lantang, "kalau hanya mengandalkan kemampuanmu seorang masih ketinggalan jauh sekali, mengapa kalian bertiga tidak maju bersama sama saja?" Cemoohan yang bernada mengejek ini kontan saja membuat paras muka Kiu tau siu Li Gi menjadi merah padam. kegusarannya makin membara, bentaknya keras : "Keparat she Wan, serahkan selembar jiwa anjingmu!" Seusai bekata bagaikan anjing gila dia menubruk kedepan. goloknya diayun ke udara dan membacok batok kepala Kit Hong Kiam Khek Wan Liang secara keji.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Pada saat itulah dari dalam arena kembali melompat keluar dua sosok bayangan manusia sambil mengayun golok masing masing. mereka menyerang Kit Hong Kiam Khek secara ganas. Tak bisa disangkal lagi, kedua orang itu bukan lain adalah loji dan losam dari Tiang Pek Sam Sat, Pia Mia Siu(Binatang beradu jiwa )Li Khing, dan Liat hwe Siu(binatang berangasan) Li Hiong. Kit Hong Kiam Khek Wan Liang menjadi girang. setelah dilihatnya ketiga orang itu turun tangan bersama, tanpa terasa ia mendongakan kepalanya dan berpekik nyaring, menyusul kemudian sambil menerjang kemuka, dia mengembangkan permainan ilmu pedang Kit Hong Kiam Hoatnya untuk melancarkan serangan balasan. Tiang Pek Sam Sat bukan manusia sembarangan. mereka sudah terkenal dalam dunia persilatan, sudah banyak kejahatan yang mereka lakukan, kekejamannya bukan kepalang, tak sedikit manusia yang tewas ditangan mereka. Dalam kalangan Liok lim, mereka dikenal sebagai jago kelas satu yang disegani banyak orang, Akan tetapi bila dibandingkan dengan kehebatan Kit Hong Kiam khek, maka kemampuan mereka itu boleh dibilang masih selisih jauh sekali. Tak selang berapa saat kemudian, empat orang yang berada diarena pertarungan itu sudah saling bergebrak sebanyak sepuluh gebrakan lebih. Mendadak Tiang Pek Sam Sat berpekik aneh, tubuh mereka melejit setinggi satu kaki lebih, kemudian dengan membentuk satu garis, tiga bilah golok mereka dengan posisi segitiga, terbagi menjadi atas, kiri dan kanan bagaikan sebuah jalan mengurung tubuh Kit Hong Kiam Khek. Menghadapi ancaman tersebut, Kit Hong Kiam khek Wan Liang mendengus dingin, dengan jurus Ki-hwee liau-thian (mengangkat obor membakar langit) pedangnya diangkat

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

diatas kepala.sepasang matanya mengawasi ketiga kuntum bunga golok yang meluncur tiba dari tengah angkasa itu dengan seksama .... Dengan kecepatan bagaikan sambaran petir ketiga kuntum bunga golok yang meluncur datang dari tengah angkasa itu telah tiba dalam sekejap mata . ... Traaaang benturan senjata yang amat nyaring berkumandang memecahkan keheningan, menyusul kemudian terdengar suara jeritan ngeri yang memilukan hati bergema, bayangan manusia segera berpisah, loji dari Tiang Pek Sam Sat, si binatang beradu jiwa Li Kheng telah terkapar ditanah dalam keadaan tak bernyawa lagi. Dan sebaliknya si binatang berkepala sembilan Li Gi dan si binatang berangan Li Hong segera melejit kesamping untuk menghindarkan diri, kemudian tanpa berpaling lagi mereka kabur menyematkan diri dari tempat tersebut. Sehabis melukai ketiga orang lawannya Itu, Kit Hong Kiam Khek Wan Liang berdiri tenang seakan-akan tak pernah terjadi sesuatu apapun, ia berdiri ditempat dengan senyum dikulum, lalu sambil tersenyum tegurnya : "Sekarang, tiba giliran siapa" Bi Kun lun Siau Wie Goan maju dua langkah kedepan, lalu sahutnya sambil tertawa seram : "Atas kesudian beberapa orang sahabat yang hadir di arena malam ini untuk mempercayai diriku, aku telah diangkat menjadi pemimpin mereka sesungguhnya tujuan kami mengundang kehadiran saudara Wan kemari, tak lain adalah berharap kau suka meluluskan satu permintaan kami." "Apakah permintaan kalian itu?" tanya Kit Hong Kiam Khek Wan Liong sambil tertawa dingin. "Minta kepadamu untuk selamanya mengundurkan diri dari dunia persilatan..." jawab Bi Kun Lun Siau Wie Goan tegas. "Kalau tidak . . ?" Wan Liang balik bertanya

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

"Terpaksa aku harus berbuat kasar kepadamu" Baru selesai Bi Kun Lun Siau Wie-Goan mengutarakan kata katanya, Siau Hu Yong Cian Lan Eng yong berada disampingnya telah menukas dengan wajah sedingin es "Wie-Goan buat apa banyak bicara dengannya, waktu sudah tidak pagi lagi." Begitu mendengar ucapan tersebut, seketika itu juga Kit Hong Kiam Khek merasakan sorot matanya memancarkan cahaya berapi, dia tak menyangka kalau kekasih yang dicintainya, kini telah berubah menjadi seorang manusia sekeji ini. Tak tahan lagi, akhirnya dia mencaci maki dengan penuh kegusaran : "Perempuan rendah, . sekalipun sudah menjadi setan, aku orang she Wan ingin mendahar darah dan dagingmu!" Siau Hu yong Chin Lan Eng segera tertawa terkekeh-kekeh dengan jalangnya : "Heehh... . heeehhh. ,.. Wan tayhiap yang sok suci dan sok gagah, memangnya kau anggap bisa menelan aku Lan eng dengan begitu saja ? Malam ini, bila kau bisa meninggalkan tempat ini dalam keadaan selamatpun sudah merupakan suatu kemujuran bagimu" Saking marahnya Kit Hong Kiam Khek Wan Liang sempat tertawa nyaring, suaranya ibarat monyet monyet di selat Wi sia yang berpekik bersama, suaranya penuh kepedihan. kesedihan, seperti menjerit, seperti menangis, mengerikan sekali kedengarannya. Begitu selesai tertawa, mendadak ia melotot besar, mencorong sinar tajam dari balik matanya, sambil menggertak gigi bentaknya. "Aku orang she Wan tidak percaya kalau kau si perempuan rendah bisa memiliki kemampuan untuk menahanku disini, malam ini aku orang she Wan datang dengan membawa tekad

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

untuk beradu jiwa, tapi setelah mendengar perkataan itu, aku orang she Wan justru tak akan mati, ingin kulihat apa yang bisa kau lakukan terhadap diriku?" Baru selesai Kit Hong Kiam Khek Wan Liang berkata, mendadak terdengar suara seseorang yang tua tapi nyaring bergema datang. "Omitohud!" Dari sudut tanah lapang itu pelan pelan berjalan mendekat seorang pendeta tua. Kit Hong Kiam Khek Wan Liang segera berpaling sekejap ke arahnya, ternyata orang itu adalah Leng Kong taysu, ciangbujin dari partai Go bi .. .. Dengan langkah pelan Leng kHong toysu berjalan ketengah arena, kemudian tegurnya: "Wan tayhiap, sejak berpisah baik baikkah kau? Mengingat hubungan persahabatan kita selama beberapa tahun, pinceng ingin menasehatimu dengan sepatah kata: Turutilah anjuran dari Siau tayhiap, sejak detik ini mengundurkan diri dari keramaian dunia persilatan dan jangAn muncul kembali dalam keramaian dunia!" "Mengapa? Persoalan dari aku orang she Wan hanya aku sendiri yang bisa memutuskan. Hari ini, mengapa taysu malah berkomplot dengan kaum munafik untuk menghadapi aku?" Malam ini, Kit Hong Kiam Khek Wan Liang sudah cukup menyadari akan situasi yang dihadapinya, diapun tahu kesalahan pahaman umat persilatan kepadanya tak mungkin bisa dijelaskan dalam sepatah kata saja, oleh karena itu sikap maupun caranya berbicara pun turut berubah menjadi agak keras dan ketus. Tapi dengan demikian. hal ini justru telah telah membangkitkan kemarahan umum dari semua jago lihay yang berkumpul diarena hari ini.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Belum sempat Leng KHong taysu menjawab pertanyaan itu, ketua Tiang Ciu Pang dari sungai kuning Kang Hong Siang telah membentak dengan penuh kegusaran: "Orang she Wan, yakinkah kau dapat mengundurkan diri dengan selamat..?" "Soal ini tidak perlu kau risaukan!" jawab Kit Hong Kiam Khek Wan Liang sinis. "Bagus sekali!" ketua Tiang ciau pang Kang-Hong Siang tertawa lebar, "rupanya kau orang she Wan, seorang manusia tak tahu diri, hm... kau anggap kepandaian yang kau miliki sudah terhitung sangat liehay? Siapa tahu lohu dapat memenuhi harapanmu itu". Begitu selesai berkata dia segera menggerakkan sepasang bahunya dan bergerak kedepan dengan kecepatan luar biasa, belum tiba pada sasarannya, sebuah pukulan dahsyat yang disertai desingan angin tajam telah di lontarkan keatas tubuh Kit Hong Kiam Khek. Sebelum peristiwa ini, antara Kang Hong Siang dan Wan Liang memang sudah pernah terikat oleh suatu perselisihan, kin begitu musuh besar saling bertemu,tanpa terasa lagi Padam seluruh wajahnya, tanpa banyak berbicara lagi pertarungan sengit segera berkobar. Padahal keadaan seperti ini justru merupakan apa yang dihadapkan oleh Kit Hong Kiam Khek Wan Liang, sebab berbicara soal kemampuan. dia masih sanggup untuk mengungguli setiap orang yang hadir diarena bila pertarungan dilangsungkan satu lawan satu. Tapi orang kuno pernah berkata. Sepasang tangan susah menghadapi empat tangan, hohan sukar menahan kerubutan orang banyak Andai kata belasan orang jago lihay yang hadir sekarang menyerang bersama sama, betapapun lihaynya ilmu silat yang dimiiki Kit Hong Kiam Khek Wan Lang, toh lebih banyak ancaman bahayanya daripada keuntungan.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Maka diapun segera menggunakan sistim memecah belah kekuatan lawan untuk mengobarkan kemarahan mereka satu demi satu, kemudian membereskan pula mereka satu demi satu, sehingga dengan demikian, akan makin melemah kekuatan lawannya. Tatkala serangan dari Kang Hong Siang di lancarkan datang, Kit Hong Kiam Khek Wan Liang juga tak sungkan sungkan lagi, pedang mustikanya segera diayunkan ke udara membentuk serentetan bianglala yang amat menyilaukan mata, lalu dengan Jurus Khong Ciok Say "burung merak mementangkan sayap" pedangnya membuat selapis kabut pedang yang tebal untuk membendung lebih dulu ancaman dahsyat lawan, setelah itu sambil berpekik nyaring tubuh berikut pedangnya melebur menjadi satu mulai mengembangkan permainan ilmu pedang Kit Hong Kiam hoat yang telah didalaminya selama dua puluh tahunan itu. "Sreeet, sreseet, sreeet....." tiga buah serangan berantai di lancarkan secara beruntun memaksa Kang pangcu yang menjagoi sungai Huang Ho ini terdesak mundur sejauh satu kakiBelum lagi dirinya berdiri tegak, suatu pekikan nyaring kembali berkumandang, pedangnya dengan menciptakan selapis cahaya tajam langsung membabat batok kepala Kang Hong Siang dengan 'Liu tian ciau ka' "kilat dan guntur menjadi satu". Pada hakekatnya serangan tersebut dilancarkan dengan kecePatan yang amat sukar diikuti dengan pandangan mata, mimpipun Kang Hong Siang tidak mengira kalau ilmu pedang Kit Hong Kiam yang amat termashur itu mengandung jurus ampuh yang mematikan. Menanti ia menyadari tibanya cahaya biru didepan mata, keadaan sudah terlambat, tanap terasa ia menjerit kaget: "Habislah riwayat ku kali ini!"

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

dengan cepat ia memejamkan matanya menantikan datangnya kematian. Di saat yang kritis itu. mendadak dari tengah arena meluncur dua sosok bayangan hitam kemudian menyusul dari arena itu berkumandanglah suara bentrokan senjata yang amat nyaring... Tiba tiba saja Kang Hong Siang merasakan munculnya segulung angin pukulan yang dahsyat itu menghantarnya keluar dari arena dan jatuh terkapar ditanah. Menanti dia dapat kembali, tampaklah Leng Khong toysu dan Bi Kun Lun Siau Wie Goan telah menyelamatkan selembar jiwanya barusan. sementara itu, Bi Kun Lun Siau Wie Goan telah menjadi naik pitam, dia itu lantas membentak dengan nyaring: "Saudara sekalian malam ini dia tak boleh dibiarkan pergi lagi dalam keadaan hidup.: Selesai berkata dia segera meloloskan pedang nya lebih dulu. Kawanan jago lainnya juga meloloskan senjata masing masing, hanya Leng kong taysu, ketua dari Go bi pay saja yang menggulung bajunya sehingga kelihatan lengannya yang kekar, ia tidak mempergunakan senjata tajam,. Menyaksikan situasi yang terbentang ada di depan mata itu, seketika itu juga Kit Hong Kiam Khek Wan Liang merasakan hatinya turut menjadi tegang, dia cukup tahu kalau kawanan jago yang hadir di arena sekarang terdiri dari jago jago golongan putih maupun hitam, sebagian besar jago jago itu merupakan kelas satu dalam dunia persilatan, bukan berarti suatu pekerjaan gampang untuk melarikan diri dari kepungan dengan selamat.

Begitu It Ci hoa Kiam Yu liang gi mempelopori serangan tersebut. "Apalagi yang mesti dinantikan?" Begitu selesai berkata (bunga kuncup baru mekar). It ci hoa kim (pedang satu huruf) Yu liang gi dari Thian cong pay tak dapat menahan sabarnya lagi. sekalipun kawan jago tersebut sudah begitu lama melakukan pengepungan. dia memandang ke kiri kanan dengan garangnya. persis seperti seekor harimau yang sedang mengincar mangsanya. Selama ini Bi Kun Lun Siau Wie Goan hanya tertawa dingin tiada hentinya. Kit Hong Kiam Khek segera masuk perangkap. kemudian dengan membawa sambaran angin tajam membacok tubuh Wan Liang. Benar juga. namun tak seorangpun diantara mereka yang maju untuk melancarkan serangan Tapi hal inipun tak bisa disalahkan. . Kit Hong Kiam Khek Wan Liang sudah termashur dipersilatan sebagai seorang jagoan yang amat dahsyat. Anehnya. tak urung mereka dibikin tercekat juga oleh kegagahan lawannya. tampaknya mereka sengaja berbuat demikian untuk membangkitkan kemarahan dari Kit Hong Kiam Khek Wan Liang agar lebih cepat turun tangan untuk menentukan mati hidup mereka. To gan sinkun (malaikat sakti bermata tunggal) Cong Eng hui yang berada disebelah kanannya segera menggerakkan senjata andalannya Siang coa kou (sepasang kaitan ular) untuk menyerang Kit Hong Kiam Khek. dengan sorot mata yang berapi-api seperti binatang buas.com/ Tampak sorot matanya itu terakhir berhenti diatas tubuh Bi Kun Lun Siau Wie Goan. sedang istrinya Siau Hu Yong Chi Lan Eng tertawa jalang. bagaimanapun banyaknya kawanan jago yang mengurungnya. dibalik sorot matanya itu terpancar keluar rasa benci dan dendam yang amat tebal.Tiraikasih Website http://kangzusi. mendadak ia membentak keras.

menanti desingan angin pedang sudah tiba didepan badan.Tiraikasih Website http://kangzusi. setelah menyaksikan kejadian itu. kalian benar-benar tak tahu malu !" Pedang Kit Hong Kiamnya segera berubah dengan jurus Ban Hong jut ciau (selaksa lebah keluar sarang). nendadak dia marubah jurus serangannnya menjadi Thian ho ta sia (sungai langit tumpah kebawah) dengan kecepatan tinggi ia berganti menususk pergelangan tangan dari To Gan sinkun Cong Eng hui. padahal diantara maju mundurnya terbentuk selapis cahaya tajam yang bersambungan. sementara dia mundur dengan gugup. Mendadak terdengar To gan sinkun Cong Eng hui menjerit keras. dia segera membentak gusar: "Bedebah. tak urung naik pitam juga dibuatnya. Jurus serangan ini sekilas pandangan seperti terdiri dari dua gerakan. si jagoan pedang dari Thiamcong-pay itu segera merasakan pandangan matanya menjadi kabur. It-ci hoa-Kiam Yu Liang gi. serentak puluhan orang jago lihay lainnya turut melepaskan pula serangan-serangan.com/ Begitu dua orang itu sudah melibatkan diri dalam pertempuran. untuk menghindar tak sempat lagi. tapi sampai ditengah jalan. secepat kilat dia menerjang It ci hoa Kiam Yu Liang Gi. tubuhnya mundur beberapa langkah dengan . Walaupun Kit Hong Kiam Khek Wan Liang sudah bertekad untuk melangsungkan pertarungan sengit. pedang sakti dari Kit Hong Kiam Khek telah berganti arah mengancam To gan-sinkun. Dipihak lain To Gan sinkun Cong Eng hui mimpipun tak pernah menduga kalau Kit Hong Kiam Khek bakal mempergunakan taktik suara ditimur menyerang kebara unutk memperdaya dirinya. Tahu tahu ujung pedang Wan Liang secepat kilat sudah menyambar diatas pergelangan tangannya secara telak.

diantaranya terdengar beberapa kali jeritan ngeri serta teriakan kesakitan. seakanakan dia merasa tidak puas sebelum menyaksikan Wan Liang mati kelelahan dan kehabisan tenaga. namun setiap saat dia mesti menghadapi rintangan yang cukup berat.com/ sempoyongan. tapi mungkinkah dia untuk menghadapi kerubutuan puluhan orang sekaligus. Dalam sekejap mata. namun dia masih tetap melawan dengan gagah beraninya. meski panjang untuk diceritakan.Tiraikasih Website http://kangzusi. Dalam waktu singkat seluruh arena telah diliputi kilatan golok dan pedang serta suara teriakan yang memekakan telinga. Tak selang setengah perminum teh kemudian sekujur badan Kit Hong Kiam Khek sudah penuh dengan luka bacokan . jurus serangan demi jurus serangan semuanya dibacokkan ketubuh Bi kun lun. semua musuh yang dihadapinya rata rata merupakan jagoan kelas satu. Ternyata Bi Kun Lun siau Wie Goan cukup licik. walaupun ia sudah mengerahkan segenap kepandaian yang dimilikinya untuk melawan. tapi bagi pandangan orang yang pintar maka tindakan semacam ini justru menunjukkan kelicikan. darah segar telah membasahi seluruh badannya. maka diapun khusus mencari Siau Wie Goan sebagai sasarannya. setiap kali melancarkan serangan dia selalu meninggalkan beberapa bagian tenaga murninya. sikap tersebut seakan-akan hendak memberi kesempatan bagi Kit Hong Kiam Khek untuk mengatur naps. sambil memegangi pergelangan tangannya yang terluka dia mengundurkan diri dari arena pertarungan. Kit Hong Kiam Khek Wan Liang telah dikepung musuh dari empat penjuru. Betul dia tangguh dan berilmu tinggi. Beberapa macam gerakan itu dilakukan dalam waktu singkat. . Kit Hong Kiam Khek Wan Liang cukup memahami keadaan tersebut. padahal kecepatannya ibarat sambaran cahaya berkilat saja.

tapi dia lebih tepat kalau dibilang membantu mencaci maki. bagaimanapun juga aku harus tetap hidup lebih lanjut !" Begitu ingatan mana melintas lewat. . Dia melambung tinggi dua kaki lebih ke tengah udara. Bahkan boleh dibilang setiap kata yang diucapkan olehnya terasa bagiakan sebilah pisau yang menembusi perasan Wan Liang. batinnya mengalami penderitaan. diam-diam dia pun berpikir : "Aku tak boleh mati. dengan mennjejakkan kakinya ketanah. ia selalu melontarkan kata kata cemoohan dengan kata yang kotor dan cabul untuk merangsang kegusaran Wan Liang. pedang menciptakan berkuntum bunga pedang yang bagaikan hujan gerimis menyelimuti tubuh semua orang.Tiraikasih Website http://kangzusi. Tapi baru saja ingatan untuk mati melintas didalam benaknya. napsu untuk hidup serta bara api dendam yang membara dalam bati semakin berkobar. tiba-tiba ia mendongakkan kepalanya sambil berpekik nyaring. Perempuan jalang yang tak tahu malu ini sembari melancarkan serangan. membuat ia merasa amat menderita. segenap sisa tenaga dalam yang di milikinya dihimpan menjadi satu.com/ Siau Hu Yong Chin Lan Eng katanya saja turut ambil bagian dalam kerubutan tersebut. Kit Hong Kiam Khek Wan Liang juga harus menaan sakit hatinya akibat cemoohan orang. dengan cepat ingatan mana melintas dalam benaknya. kemudian berjumpalitan. siksaan yang amat sangat ini membuat jago tua ini teringat untuk mati. Begitulah disamping harus melakukan perlawanan matimatian terhadap ancaman yang datang dari kawanan jago lihay.

Kit liong-Kiam-kek Wan Liang memang cukup lihay. tatkala menyaksikan pedang saktinya menyambar kebawah. dia melejit pula ketengah udara sambil melancarkan sebuah pukulan. tanpa berpikir panjang lagi pedangnya dengan manggunakan jurus Thian khong lui hee (guntur menggelegar dari tengah angkasa) langsung membabat sepasang kaki Leng Kong taysu.com/ Waktu itu para jago bertarung dengan penuh napsu. saat itulah dia bertemu dengan sergapan yang dilepaskan Leng Khong taysu dari atas kebawah. rasanya sulit juga untuk menghindarkan diri dari ancaman tersebut. Jeritan ngeri yang memilukan hati segera berkumandang memecahkan keheningan. menyaksikan ia melambung keudara.Tiraikasih Website http://kangzusi. Dengan meringankan tubuh Liu Im ti (Tangga awan berjalan) yang amat liehay itu. tubuhnya yang baru melesat sejauh satu kaki dari permukaan tanah itu mendadak menghentikan gerakan badannya. serentak semua orang mengangkat goloknya ke atas pula. Bila digencet dari atas dan bawah. kaki Leng Hong taysu tahu-tahu . Kit Hong Kiam Khek Wan Liang sangat membenci kawanan jago silat yang menganggap dirinya pendekar tapi kenyataannya berbuat sewewenang wenang. bagaimanapun lihaynya ilmu silat yang kau miliki. lalu dengan ilmunya Sia Khong Teng sin (Menghentikan badan ditengah udara) dia menahan gerakan tubuhnya. tubuhnya melejit keudara. Kasihan Leng khong taysu yang terlalu memandang enteng lawannya itu. "Omitohud" seru Leng Khong taysu dari Go Bi Pay menyusul dibelakang tubuh Wan Liang. tubuhnya sudah tak sanggup lagi untuk melejit keudara. kemudian pedanga yang sebenarnya hendak membacok kebawah itu diangkat keatas secara tiba-tiba.

.Tiraikasih Website http://kangzusi. Bi Kun Lun Siau Wie Goan yang pertama menemukan peristiwa ini. Dengan termangu dia duduk diatas pelana sambil membawa sinar mata ke tempat sana. Dalam suasana beginilah. Tak lama kemudian. ketika lelaki setengah umur itu mendongakkan kepalanya tampaklah seekor burung gagak sedang bertengger diatas dahan sambil berbunyi tiada hentinya. tapi wajahnya murung dan sedih. Dalam pangkuannya sebelah depan duduk pula bocah berumur lima.. dari balik tikungan bukit muncul seekor kuda kurus yang bernafas memburu dan tubuh penuh dengan pasir. tubuh Kit Hong Kiam Khek telah lenyap dibawah tebing Goan Gwat Peng tersebut. angin berhembus kencang menggugurkan dedaunan yang mengering. dengan susah payah berjalan maju ke depan. .com/ sudah terpapas kutung menjadi dua bagian. -Bagian PertamaSENJA TELAH menjelang tiba. Sayang keadaan sudah terlambat.. sebilah pedang antik tersoren dipinggangnya. lamat lamat terdengar suara derap kaki kuda yang lemah diiringi suara gemerisik berkumandang datang diri bawah bukit sana . enam tahun yang berwajah tampan dengan bibir yang merah serta dua baris gigi berwarna putih. matahari sore dengan membawa sisa cahayanya telah bersembunyi dibalik bukit. orangnya pun segera ribih terkapar keatas tanah dan jatuh tak sadarkan diri. sambil membentak gusar tubuh berikut pedangnya segera melebur menjadi satu. . kemudian meluncur kearah mana Kit Hong Kiam Khek terjatuh tadi. di-atas kuda tadi duduk seorang lelaki setengah umur yang berpakaian dengan warna luntur. Kuda itu. Mendadak terdengar bunyi burung yang ber-kaok kaok.

. lelaki setengah umur itu sudah melayang turun ke atas tanah..Tiraikasih Website http://kangzusi.. gumamnya: "Binatang sialan." Tiba tiba kuda kurus itu terkulai lemas dan roboh terkapar keatas tanah .. coba bayangkan. kemudian tertawa dingin... teringat tahun berselang. kapankah kita pernah . " "Aaai. untung kau dan aku tak usah menempuh badai lagi. dia meringkik tiada hentinya seperti lagi menghela nafas. padahal aku sendiri pun merasa murung dan sedih. sementara tangan yang lain mengelus bulu surai kuda tersebut sambil ujarnya dengan penuh perhatian : "Siau hek. Sungguh cepat gerakan tubuhnya.. kau terlalu lelah... kau pasti akan menggerutu kepada ku sebagai majikan yang tak pernah memikirkan tentang dirimu." Kuda kurus yang bernama "Siau hek" itu seakan akan mengerti dengan perkataan dari majikannya. dalam setahun yang singkat. Lelaki berusia pertengahan itu segers menepuk nepuk leher si kuda menitahkan kepadanya untuk beristirahat. kita masih termasyur sampai dimana-mana. Hanya setahun. menanti kesehatan tubuhmu sudah pulih kembali kita baru lanjutkan perjalanan ini... mari kita istirahat sebentar. bukankah begitu? Siau hek. kau dan aku telah berubah . lalu sambil duduk di sampingnya.. dengan penuh kasih sayang dia membelai bulu surai kuda itu seraya katanya"Kau bertambah kurus Siau hek. .com/ Dengan rasa segan lelaki setengah umur itu menarik kembali sinar matanya yang sayu. tampak bayangan abu abu berkelebat lewat. Tangannya yang satu menahan tali lesnya. Dengan tubuh terkejut lelaki setengah umur itu menyambut tubuh si bocah dan melompat turun dari atas pelana. kaupun dapat mewartakan suasana murung bagi diriku ..

bahkan kekasih yang di cintai bagaikan nyawa sendiripun telah meninggalkan pelukannya berpindah ke pelukan orang-lain. tak heran kalau dia jadi sedih dan melelehkan air mata... kemudian ia baru naik keatas punggung kudanya dan melanjutkan perjalanannya menelusuri jalan. Yaa. dan sslalu diucapkan dalam keadaan kecewa dan sedih Siau hek segera menggerakkan lehernya sambil meringkik panjang. "Hayo bangun Siau hek! Kita sudah hidup miskin dan terdesak. tiap air mata berarti setetes darah. tiba tiba ia bangkit berdiri. dia separti merasakan tekanan batin yang amat hebat tapi tak sanggup untuk mengutarakannya keluar. selesai berkata ternyata dia mendekam diatas tengkuk si Siau hek dan menangis tersedu sedu . menanamkan kebaikan dan kebajikan bagi manusia tapi hasil yang diperolehnya hanya cemoohan dan dendam kesumat.Tiraikasih Website http://kangzusi. angin musim gugur berhembus kencang menggugurkan dedaunan dan .com/ menjadi anjinga yang dikejar kejar orang? Apakah inilah balas jasa yang harus kita terima bagi perjuangan kita selama sepuluh tahun?" Gumamam tersebut segera menyentuh perasaan sedih yang mencekam perasaan lelaki setengah umur itu. Waktu itu sudah bulan sembilan. Yang lebih mengenaskan lagi adalah ia lari ke dalam pelukan seorang lelaki yang sebetulnya merupakan sobat karib yang dianggap bagaikan saudara kandung sendiri. tiada sesuatu kenangan yang bisa diingat kembali" Ucapan semacam itu entah sudah diulang beberapa kali. Mula mula lelaki itu membimbing bocah itu terlebih dulu.. selama sepuluh tahun berjuang. suatu persoalan. Air mata yang panas meleleh keluar membasahi pipinya dan menembusi pakaiannya.

dia bertekad hendak hidup lebih jauh. bertekad hendak mencari kecepatan uniuk membalas dendam. makin terasing dari keramaian dunia. baik jago dari golongan putih maupun golongan hitam segera akan mengacungkan jempolnya bila menyinggung tentang Kit Hong Kiam Khek Wan Liang. membalas sakit hati. setelah dari tebing Koan jit peng Kit Hong Kiam Khek telah jatuh tak sadarkan diri. Ternyata lelaki setengah umur itu tak lain adalah Kit Hong Kiam Khek Wan Liang yang pernah menggetarkan seluruh dunia.. Orang bilang: Siapa menanam kebaikan dia akan mendapat kebaikan Kit Hong Kiam Khek Wan Liang pernah menolong nyawa seorang bocah didalam sebuah hutan yang lebat. suasana semacam ini membuat pendekar itu merasa dirinya makin kesepian. Ketika Kit Hong Kiam Khek Wan Liang tersadar kembali dari pingsannya dan melihat si bocah kecil yang duduk disampingnya. seketika itu juga keinginan untuk hidup segera tumbuh dalam hatinya.com/ menggoyangkan dahan serta ranting... Ditengah keheningan yang mencekam hanya ada derap kaki kuda serta deruan angin kencang yang membelah bumi. membuat suasana jadi bertambah suram dan gelap . akhirnya selembar jiwanya ditolong pula oleh bocah kecil itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. Tapi sekarang. apa sebabnya dia bisa berubah menjadi begitu mengenaskan dan menyedihkan? Dia sesungguhnya lagi menghindarkan diri dari apa? Sedang menantikan apa? Waktu itu. Apakah dia benar benar telah mengundurkan diri dari keramaian dania persilatan? Berapa tahun berselang. .

lalu menitahkan kepada bocah itu untuk mengobatinya. sambil berusaha menghindarkan diri dari pengejaran Bi Kun Lun Siau Wie Goan. selain cerdik juga berbakat bagus. sebaliknya Suma Thian-yu. Kit Hong kiam Khek Wan Liang merasakan pukulan batin yang amat berat membuatnya berusaha untuk menghindarkan diri dari kenyataan. Suma Thian yu pernah bermaksud untuk belajar silat dari Kit Hong Kiam Khek Wan Liang namun permintaan itu ditolak olehnya. Bocah itu adalah putra dari Suma Tiong-yu. Setelah beristirahat selama beberapa hari dibawah bukit Ciat thian Hong. oleh karena itu ia dapat melaksanakan perawatan yang baik untuk menyembuhkan luka dari lelaki tersebut. Kit-Hong-Kiam-kek Wan Liang merasa marah karena difitnah orang dan dikucilkan dari dunia persilatan.com/ Maka sambil memaksakan diri dia mengambil obat dari sakunya. seorang pembesar setia dari Pemerintah asa itu. Maka dari itu. diapun berusaha menyembuhkan luka nya.Tiraikasih Website http://kangzusi. padahal penderitaan yang dialaminya masih jauh ketinggalan bila dibandingkan dengan apa yang diderita bocah kecil itu. sering merasakan tersentuh hatinya dan sedih. . Berhubung kedua orang itu sama sama hidup sebatang kara maka timbul perasaan simpatik diantara kedua belah pihak. Kit Hong Kiam Khek Wan Liang segera mengambil keputusan untuk mengajaknya melakukan perjalanan bersama. Ternyata setelah sehat kembali. si bocah itu telah kehilangan kedua orang tua nya dan tak punya tempat tinggal lagi.

. akhirnya dia bergumam lagi kepada si kuda Siau-hek "Sudah sampai siau Hek. didepan muncul sebuah bukit kecil yang diliputi kabut tebal. sini dia merasa muak terhadap Segala macam perselisihan dau pembunuhan dalam dunia persilatan Mengingat apa yang telah dialaminya selama ini.lama sekali Kit Hong Kiam khek Wan Liang memperhatikan bukit tersebut.Tiraikasih Website http://kangzusi. semua kemurungan yang memenuhi dadanya selama inipun buyar mengikuti helaan napas tersebut. cinta kasihnya yang dalam serasa masih menyelimuti dadanya. tanpa terasa Wan Liang menjadi melamun. dan suaranya yang begitu merdu. didepan sanalah bukit Gi Im Hong masih ingatkah kau? Enam tahun berselang aku pernah memberitahukan kepadamu dikemudian hari aku akan mengajaknya berdiam dibukit ini tak kusangka enam tahun kemudian. . wajahnya yang menawan. selama hidupnya Kit Hong Kiam khek Wan Liang selalu terbenam dalam ilmu silat. kami benar-benar telah kembali kesini. Setelah melewati sebuah gunung yang tinggi.com/ Perlu diketahui. Sumpah setianya masih mendengung dalam telinganya. . terbuai oleh lamunan nya yang indah. Tanpa terasa bayangan tubuh Siau Hu yong Chin Lan eng melintas kembali dalam benaknya. angin berhembus kencang membuat suasana amat mengerikan. sudah tentu dia tak ingin menyaksikan bocah itu mengalami nasib yang sama seperti diri nya. bukit Gi im hong masih tetap seperti dulu." Dengan sedih dia menghela napas panjang. maka masa depannya menjadi hancur tak karuan. tapi di. tak heran kalau permintaan bocah itu di tolak tegas-tegas. Waktu malam sudah kelam. senyumnya yang manis.

lamat lamat Wan Liang mengendus bau harum tubuh dari kekasihnya. . waktu itu mereka telah bekerja keras hampir sebulan lamanya untuk mendandani gua itu. bahkan menyiapkan pula alat perlengkapan rumah tangga sebagai tempat mereka berdiam dikemudian hari.mereka sekarang adalah mereka berdua. yang datang kembali ke gua hanya seorang pendekar pedang yang murung dan sedih.Angin gunung berhembus kencang membuat Yu ji merasa kedinginan setengah mati. "Rumah" dari Kit Hong Kiam Khek Wan Liang terletak dipunggung bukit terjal tersebut. Gua itu ditemukan Kit Hong Kiam Khek Wan Liang pada enam tahun berselang. ternyata ia tak berani masuk kedalam. Tiba didepan gua. andaikata yang masuk kedalam rumah. tanpa terasa dengan gigi beradu pintanya kepada Wan Liang. semua benda yang berada disana hanya akan membangkitkan kenangan dan kesedihan di dalam hatinya saja. tentu indah sekali suasananya ketika itu. ketika ia sedang menemani Siau hu yong Chin San eng berpesiar ketempat itu. yaitu didalam sebuah gua kuno yang dikelilingi oleh semak belukar.Tiraikasih Website http://kangzusi. siapakah yang dapat menduga perubahan nasib yang bakal menimpa dirinya ? Kit Hong Kiam Khek Wan Liang dengan mengajak Yu Ji dan kuda kurus menuju kedepan gua. . Yaa.com/ Hingga burung gagak berbunyi memecahkan kesunyian. Tapi. ia baru tersadar dari lamunannya Puncak Gi Im Hong terletak dalam propinsi Oulam dalam deretan pegunungan Kil ih san. . perubahan manusia sukar diduga siapa sangka enam tahun kemudian. puncak itu menjulang tinggi ke angkasa dikelilingi banyak bukit lainnya.

dia membopong bocah itu masuk kedalam gua. setelah mengikat kudanya didahan pohon. dengan cepat ia menemukan tombol rahasia pembuka pintu.Tiraikasih Website http://kangzusi. mereka melewati sebuah lorong yang panjang satu kaki. Baru saja melangkah maju setengah tindak.com/ "Paman. dia cepat memburu kedalam ruangan dan mengintip dengan rasa ingin tahu Tampak Kit Hong Kiam Khek sedang berdiri termangu memegang sebuah kotak kayu yang berukir indah. bagaimana kalau kita imasuk untuk beristirahat ?" Mendengar perkataan itu. . Kit Hong Kiam Khek Wan Liang baru tersentak bangun dari lamunannya. pada langit-langit gua itu penuh terdapat mutiara yang digunakan sebagai alat penerang. didalam terdapat ruangan-ruangan gua yang terang benderang. setelah melalui gerbang. Ruangan gua itu sangat luas. aku kedinginan. Dengan perasaan hati yang kecut Wan Liang segera membawanya melompat turun dari atas kuda. kemudian melangkah masuk kedalam pintu sebelah kanan.ia melirik sekejap kearah Yu ji. mendadak ia menjerit tertahan dengan penuh lain kaget: "Haaaah?" Seperti orang kalap ia menerjang masuk keruang dalam. matanya mendelong sementara tangannya yang memegang kotak tersebut gemetar tiada hentinya. Suma Thian yu dibikin tertegun oleh tindak tanduknya yang aneh itu. benar juga ia telah mengkerut menjadi satu dan gemetar tiada hentinya. Kit Hong Kiam Khek Wan Liang segera menurunkan Suma Thian yu keatas tanah.

. bulu kuduknya pada bangun berdiri. ia baru membuka kotak itu. bukan cuma menyia nyiakanku. membuat Yu ji yang berada didepan pintu pun merasakan sukmanya serasa melayang meninggalkan tubuh. Dengan wajah pucat. kamu benar benar perempuan lonte yang tidak tahu malu.. seperti ada gempa bumi yang tiba tiba melanda tempat itu.com/ Lama kemudian.. Pewaris muda Bu Tong Pay DAN tiba-tiba suara tertawanya berhenti. ternyata didalamnya berisi secarik kertas. Yu-ji. tangan kakinya gemetar keras. . lihat saja nanti.Tiraikasih Website http://kangzusi. membuat tiap orang yang sempat mendengarkan suara tertawanya itu menjadi bergidik.haa ha ha haa.. Dalam waktu singkat seluruh cahaya dalam gua itu bagaikan bergoncang keras.. lama sekali Kit Hong kiam khek Wan Liang tertegun. . akhirnya dia merobek robek kertas itu. seperti orang tertawa dan juga bagai orang menangis seperti berteriak." Dalam gelak tawa yang amat keras itulah segenap amarah dan rasa bencinya dilampiaskan keluar... seperti sebuah bola yang kehabisan udara tiba-tiba dia menjatuhkan diri diatas meja dan menangis tersedu sedu. . suaranya mengerikan sekali. . bibir gemetar keras dan mata melotot besar. membanting kotak kayu itu ketanah dan menyumpah dengan penuh kegusaran: "Perempuan lonte.. Jilid 2.aku justru tak akan mampus. Hmm! Kau perempuan berhati busuk seperti ular beracun. kau anggap perbuatanmu itu akan membuatku marah dan mampus? Haaahhh .. melihat orang lain lantas tertarik. kaupun memaki aku . watakmu memang watak lonte.. lalu seperti monyet yang berpekik.

kembali dia menghela napas. kau masih muda. biarkan waktu yang menjelaskan kesemuanya ini kepadamu!” Seusai berkata. dengan cepat ia letakkan kembali giok bei yang dipunggutnya ketempat semula. kebetulan ia saksikan Suma Thian yu sedang berjongkok hendak memungut giok bei retak yang melompat keluar dalam kotak kayu itu. sekalipun ku utarakan hal yang sesungguhnya belum tentu kau akan mengerti. namun tidak mengurangi kecemerlanganannya yang asli. bawalah. sekarang tak akan kau pahami keadaan tersebut. pelan-pelan dia berkata lagi: "Yu ji. merah padam wajahnya karena jengah. aku percaya. untuk sesaat dia tak tahu harus memungut benda itu atau jangan. Yu ji. Sampai lama kemudian Wan Liang baru menghentikan tangisnya dan mendongakkan kepala.Tiraikasih Website http://kangzusi. dari sini dapat diketahui betapa rumitnya pertentangan batin yang sedang melanda didalam hati. ambil benda itu! Ia menandakan hati paman telah retak. kemudian Siap meninggalkan tempat itu. kemarahan kit hong kiam kek Wan Liang telah mereda. jangan pungut benda itu!" Suma Thian yu amat terkejut. waktu dapat mengobati luka paman yang sudah parah ini. Melihat kejadian itu. Biarpun diatasnya telah bertambah dengan sebuah bekas retakan. Dalam pada itu. Wan Liang segera berseru kembali: "Apa yang kau sangsikan lagi. Berapa banyak yang diketahui Suma thian yu? Dalam benaknya yang .com/ Dalam waktu singkat rasa gusar yang membara kini berubah menjadi keheningan dan kesedihan." Suma Thian-yu benar benar dibikin pusing dan tak habis mengerti oleh sikap pamannya yang luar biasa itu. Hawa amarah yang selama ini mencekam perasaannya mendadak saja meledak dengan suara menggelegar bentaknya keras-keras: "Yu ji.

berarti memberitahukan kepada paman itu kalau dia bukan seorang anak yang tahan uji. diatas dinding yang dibelakang tubuhmu terdapat mata air yang agak dingin airnya. kemudian tegurnya: 'Kau sudah lapar? Apakah ter biasa makan rangsum kering?" "Ehmm. jangankan melihat bentuknya. jangan diminum sekaligus. dari dalam kantung kulitnya ia mengeluarkan sebungkus rangsum kering.!” Suma Thian yu mengiakan. ditatapnya Suma Thian yu sekejap. ternyata yang dimaksudkan sebagai rangsum kering adalah kerak nasi yang mengeras bagai batu.Tiraikasih Website http://kangzusi. dengan sangat berhati-hati ia memungut benda itu dari atas tanah lalu menyimpannya kedalam saku. . Wan Liang berjalan kesamping Siau Hek. tentu saja ia tak tahu kalau dibalik mainan giok bei itu sebenarnya tersimpan suatu kenangan yang indah juga memedihkan hati. lebih baik kumurkan dulu dimulut.com/ masih polos dia merasa bahwa mainan giok bei yang terletak ditanah itu sangat indah. Suma Thian yu tidak sangsi lagi. badanmu bisa tak tahan. Yu ji amar menyukainya. sekalipun diatasnya diliputi kesedihan dan awan gelap namun cahaya aslinya masih tetap bersinar terang. ketika ia teringat disampingnya berdiri si paman berwatak aneh yang sedang mengawasi gerak geriknya." Suma Thian yu segera membuka bungkusan kertas itu.. maka tanpa berpikir panjang lagi ia segera menggigitnya. kemudian baru ditelan kalau tidak. kalau menginginkan air. mendengar namanya pun belum pernah. Tapi. Sebab kalau dia ragu. Pelan-pelan kit hong kiam kek berjalan keluar. tanpa terasa keningnya berkerut dan agak lama dia ragu untuk memakannya. sambil di angsurkan ke tangan Suma Thian yu katanya: “Untuk sementara waktu makanlah rangsum kering ini untuk menahan lapar. padahal dia tak tahu apa yang disebut rangsum kering. meski diatasnya telah bertambah dengan sebuah celah yang cukup dalam.

mengapa kau tidak turut makan. baru pertama kali ini dia menyaksikan orang itu tertawa. paman" "Selewatnya berapa hari.. Ketika Yu ji mendongakkan kepalanya dan menemukan senyuman menghiasi wajah paman nya. Eeehmm... kau masih kedinginan?” "Masih sedikit.enak sekali rasanya.? Sejak permulaan hingga sekarang...” Sewaktu mengucapkan perkataan itu.com/ Begitulah. Semenjak berkenalan dengan pamannya. lama sekali.. segera pikirnya: "Ternyata paman bukan orang yang menakutkan! senyuman itu begitu ramah dan menawan hati" Berpikir sampai disitu. saking terharunya air matanya jatuh bercucuran. ternyata kau begitu ulet. paman. paman akan mengajarkan semacam sim hoat tenaga dalam untuk mengusir hawa dingin. tahan uji dan mempunyai semangat besar untuk mengendalikan diri. malah sambil makan dia berkata. melihat keuletan sibocah tersebut. masa depan mu pasti cemerlang. tanpa terasa ia lantas menubruk kedalam pelukan Kit hong kiam kek Wan Liang sambil berseru: "Paman. kit hong kiam kek Wan Liang mengawasi terus gera-gerik bocah itu. dengan usiamu begitu muda. dia bergumam lirih. kau memang hebat sekali.” Kit hong kiam kek Wan Liang memeluk tubuh suma Thian yu erat erat. kau . sambil membelai tubah Yu ji. sekulum senyuman segar menghiasi wajahnya....Tiraikasih Website http://kangzusi. dia menjadi tertegun. katanya kemudian dengan suara parau. bersediakah kau untuk mempelajarinya. “Nak.. saking terharunya dia sampai tak sanggup mengucapkan sepatah katapun. sampai lama.?" . setelah menggigit sepotong dia memakanrnya dengan lagak seakan-akan enak. "Yu ji.

Suma Thian yu merasa kagum sekali. “Tapi. waktu itu kalau paman tidak belajar silat. tak kusangka kalau paman bersedia mengajarkan kepandaian ilmu silat kepadaku" Kit hong kiam kek wan Liang mengelengkan kepalanya berulang kali. aku hanya akan mengajarkan tenaga dalam saja untuk mengusir hawa dingin" "Mengapa?” Sejak mengetahui kalau pamannya dapat terbang. mengapa pula aku harus menyia-nyiakan bakat yang begini baiknya untuk berlatih silat?” Tapi setelah termenung beberapa saat.. "aku tidak ber¬harap kaupun mengikut jejak hidup dari paman. bukan begitu.com/ Mendengar kabar itu. dengan wajah berseri segera sahutnya: "Sungguh paman? Ohh. Aaaai. terbang ke angkasa dengan bebas. paman. bagaimana mungkin kualami nasib yang tragis seperti apa yang kualami sekarang. mengapa pula aku harus menyeret mu untuk terjun pula kedunia seperti ini?” Berbicara sampai disitu... maka betapa kecewanya dia setelah mengetahui kalau pamannya tidak berhasrat untuk mewariskan kepandaian tersebut bepadanya.. hidup bahagia. Buru-buru dia berseru lagi: “Yu ji ingin terbang. Suma Thian yu menjadi girang setengah mati. kau betul-betul sangat baik kepadaku. kalau kuterangkan sekarang mungkin kau belum dapat memahaminya. untuk menyesalpun sudah tak sempat lagi buat paman. sambil tertawa getir ujarnya: “Bukan.. mengapa paman tidak bersedia mengajarkannya kepadaku?" "Anak baik" kata Kit hong kiam kek wan Liang sambil menghela napas. dirabanya tulang badan sekujur badannya. lalu berguman.Tiraikasih Website http://kangzusi. kembali dia menggelengkan kepalanya berulang kali sambil melanjutkan: . diamatinya Yu ji beberapa saat.

. sebab kehidupan semacam itu terlampau terikat. tidak. perasaan yang bersembunyi didalam hatinya berbicara bahwa dia enggan menjadi pembesar. Walau demikian... padahal dia sendiri pun tidak begitu mengerti apa yang dimaksudkan dengan sastra.. lebih baik pergi-beristirahat lebih dulu" . tidak bebas. bayangkan saja. waktu sudah tidak pagi. Kembali Kit hong kiam kek Wan Liang berkata: "Jangan banyak curiga. aku tak bisa berbuat demikian hal ini harus disalahkan apa sebabnya aku bisa menerima nasib setragis ini" Dengan kebingungan Suma thian yu memandang tingkah laku Wan Liang yang sangat aneh. "aku rasa lebih baik pu satkan saja semua pikiianmu untuk memperoleh kesuksesan dibidang satra. dan apa pula yang dimaksudkan dengan ilmu silat. andaikata paman bersedia melepaskan ilmu silat untuk mengejar bidang sastra.tidak" Kit hong kiam kek Wan liang menyambut. dengan perasaan apa boleh buat dia melanjutakan.. malam ini kau boleh berada bersama paman. dalam keadaan begitu." "Sekarang. kemudian tanyanya dengan tercengang: Paman. Yu ji bukan berpendapat demikian. menjadi pembesar yang berpangkat tinggi..com/ "Tidak. dikemudian hari kau bisa menyamai ayahmu. aku lihat kaupun sudah cukup lelah. tak tahu apa yang meski dijawab. sejak dahulu aku telah merebut gelar Congkoan. sukakah kau akan pangkat tinggi?" Suma Thian yu segera menggelengkan kepalanya berulang kali. apa yang sedang kau katakan?” "Ahh. kau anggap paman tidak mengeri akan Su siu ngo keng?" "Tidak. hanya saja Yu ji merasa malas untuk mempelajarinya. bagaimana mungkin dia bisa menentukan pilihannya untuk menjawab.Tiraikasih Website http://kangzusi.

“Anak bodoh. daripada membiarkan orang jahat berha¬sil memasuki tempat ini” "Bagaimana cara memperbaikinya?" "Sederhana sekali. lalu membuka pintu gua yang lain. Baru tiba dimulut gua. wahai Siau wi goan. hal ini akan beres" Dengan kecerdasan dan ilmu silat yang dimiliki Kit hong kiam kek. udara pagi membantu manusia untuk menyehatkan badan. Yu ji mengira kau sudah pergi meninggalkan tempat ini!" Kit hong kiam kek wan Liang segera tersenyum. sekali pun kau lebih licikpun tak akan berhasil menemukan aku Wan Liang!" ." apakah setiap hari kau tentu akan bangun tidur sepagi ini?" "Ehmm. pagi benar kau sudah bangun.com/ Keesokan harinya. Wan Liang berkata dengan penuh rasa percaya pada diri sendiri: "Siau wi goan. dikemudian hari kaupun tak boleh malas tidur terus. ketika Suma Thian yu terbangun dari tidurnya. Tempat ini adalah rumah kita. "Paman. tak selang beberapa lama kemudian pekerjaan mereka untuk memindahkan pintu gua tersebut dapat berjalan dengan lancar. mengapa tanpa sebab aku harus pergi meninggalkan tempat ini?" “Yaa. cepat-cepat bocah itu bangun sambil lari keluar. mana paman akan meninggalkan dirimu seorang diri? Di sini adalah rumah ku. dia saksikan Kit hong klam kek wan Liang sedang berjalan masuk sambil menenteng pedang. paman. asal kita sumbat pintu gua yang pertama. setiap pagi harus bangun iebih awal lagi" Setelah berhenti sejenak. dia melanjutkan. sekarang merupakan ruman kita. Sambil menepuk-nepuk bajunya membersihkan dari debu. Dengan suara keras Yu ji segera berteriak. ia tidak menemukan pamannya berada dalam kamar. benar”. "Mari kita perbaiki sedikit pintu luar gua ini.Tiraikasih Website http://kangzusi.

com/ Kemudian kepada Yu ji yang berada disampingnya dia berpesan. mengerti?” Suma Thian yu masih tidak habis mengerti tapi dia tak berani bertanya lebih jauh. tapi kau harus ingat dengan pesan paman. Setelah lewat beberapa bulan lamanya. bukan saja Kit hong kiam kek Wan Liang telah mewariskan tenaga dalamnya kepada Yu ji. terutama sekali ditempat ketinggian puncak Gi im hong di bukit Kiu ih san. disitu merupakan gua bagian belakang. mengerti?" "Mengapa?" dengan perasaan tak mengerti dia membelalakan matanya lebar-lebar dan bertanya keheranan. Dalam waktu singkat. selanjutnya kau pun tak boleh bermain-main disini. didepan gua adalah hutan bambu yang amat luas. sebab dia cukup menyadari bahwa watak pamannya ini aneh sekali. pagi hari kalau kau suka bermain. karena selain . kecuali mempunyai dasar tenaga dalam yang kuat. bermainlah disitu. bahkan membantunya pula untuk menembusi jalan darah penting dalam tubuhnya. “Yu ji. "kalau tidak bermain di sini. terutama sekali udara disitu memang berjalan lancar. jangan membiarkan jejak kita diketahui orang. Malam musim gugur adalah malam yang dingin.Tiraikasih Website http://kangzusi. aku harus bermain dimana?" “Masuk keluar lewat pintu belakang. boleh dibilang tempat itu tidak cocok untuk dihuni manusia maupun binatang. tiga tahun sudah berlalu tanpa terasa. Oleh karena itu. Yu ji hanya pandai ilmu sastra dan ilmu sejarah. lagi pula diapun mengeluarkan empat butir pil Ku goan cing wan yang selama ini dianggapnya sebagai mestika yang melebihi nyawa sendiri untuk Yu ji telan. tubuh Suma Thian yu yang lemah kini menjadi kekar dan kuat. sekali salah bertanya bisa jadi akan mengakibatkan datangnya dampratan atau teguran marah.

bila tidak menemukan manusia yang mencurigakan. . mengambil sebuah pedang yang terbuat dari bambu dan melatih diri dengan amat tekun. Padahal didalam kenyataannya usaha Kit hong kiam kek Wan Liang hanya sia-sia belaka sebab setiap kau dia keluar untuk berlatih pedangnya. siapakah yang bisa membantahnya lagi? Suatu hari Suma Thian yu bermain main seorang diri ke dalam hutan bambu diluar gua. kemudia dia akan lari kebelakang sebuah batu besar. Suma Thian yu selalu berpaling dengan curiga untuk memperhatikan apakah pamannya Wan Liang membuntuti atau tidak.Tiraikasih Website http://kangzusi. ia harus kabur keluar dari gua secepat cepatnya menuju kehutan bambu. Mungkin inilah yang dinamakan takdir.com/ kepandaian itu. Meski begitu. dalam kenyataanya Kit hong kiam kek sendiri sama sekali tidak memahami akan rahasia tersebut. dia selalu menuruti pesan dari Wan Liang untuk mgmeriksa dahulu sekeliling tempat itu. Kit hong kiam kek Wan Liang tidak mengajarkan ilmu pedang kepadanya. setiap kali keluar dari guanya. Pada dasarnya Suma Thian yu adalah seorang bocah yang cerdik dan mempunyai bakat bagus untuk belajar silat. maka dipagi harinya kemudian ia mencoba untuk melatih diri. suma Thian yu selalu mengintip secara diam-diam dan menyerap kepandaian tersebut sedikit demi sedikit. seluruh jurus pedang Kit hong kiam hoat yang paling diandalkan oleh Kit hong kiam kek Wan Liang telah ber hasil dicuri semua oleh Suma Thian yu. Bagaikan pencuri saja. tiap kali berhasil menyadap suatu jurus pedang pada malam harinya. dia pun mempunyai ingatan yang luar biasa. Dalam dua tahun saja. bila takdir menghendaki demikian.

.. muka diapun menggunakan waktu yang paling baik untuk melakukan penyelidikan kemudian melatih ilmu pedang curiaannya itu bersungguh-sungguh.. dalam gua tak ada persoalan yang harus dikerjakan. dengan cepat dia berpaling kebelakang. Semangat dan keuletan semacam ini betul-betul sesuatu yang luar biasa sekali.Tiraikasih Website http://kangzusi. sebentar menyerang sebentar bertahan sebentar meninggi sebentar merendah. Tatkala dia selesai berlatih dan baru saja akan kembali kedalam gua. . hampir saja seluruh bayangan tubuhnya lenyap dari pandangan mata. mana mungkin hal ini dapat dilakukan? Setiap kali melatih diri.. Suma thian yu mulai melatih ilmu pedang Kit hong kiam hoatnya dari awal sampai akhir. Seorang bocah cilik yang berusia delapan tahun ternyata sanggup membawakan ilmu Pedang kit hong kiam hoat yang pernah mengemparkan dunia persilatan itu dengan begitu hafal dan matang. dia mengira jejaknya ketahuan pamannya. seandainya dia tidak berbakat bagus. semua jurus serangan dirangkaikan menjadi satu dan menyerangnya dengan kecepatan tinggi.garis itu akan dihapus dengan kaki dan mulai berlatih lagi agak awal. Suma Thian yu selalu akan termenung sampai lama sekali. ketika mencapai pada puncaknya.." Mendengar teguran itu. Hari ini Suma thian yu keluar dari guanya itu jauh lebih itu.com/ Setelah pedang bambu ada ditangan. Suma Thian yu menjadi tertegun. setelah itu garis. mendadak dari belakang tubuhnya terdengar suara seseorang yang serak tua sedang memuji: “Ilmu pedang bagus! Ilmu pedang bagus! Betul-betul luar biasa sekali. ada kalanya dia membuat garis-garis ditanah untuk memecahkan perubahan jurus serangannya.

. tapi sepasang matanya masih menampikkan sorot mata takut. dengan cepat Suma Thian yu berpaling tapi dengan cepat dia menjerit kaget: "Aahh!” Ternyata diatas batu cadas raksasa itu. Tampak kakek itu memakai baju pendeta yang berwarna abu-abu. kemarilah. meski dia merasa kakek itu ramah dan amat simpatik.Tiraikasih Website http://kangzusi. kau tak usah takut bocah!” Seakan akan mempunyai suatu daya pengaruh yang besar tak terbantahkan." Teringat akan setan. tak nampak sesosok bayangan manusia pun berada disana.. Siapakah kau orang tua?" Dengan ramah kakek itu mengape kearahnya lalu ujarnya sambil tersenyum manis: “Mari.. jangan-jangan di sini ada setannya. entah sejak kapan telah duduk seorang kakek yang amat gagah. hawa dingin pun segera menyerang ke dalam ulu hatinya. tanpa terasa bulu kuduknya pada bangun berdiri. ternyata hutan itu sepi dan kosong. ketika berkibar terhembus angin kelihatan menambah kewibawaannya.. jenggotnya sepanjang dada. "Bocah. aku berada disini!” suara yang parau tua itu kembali berkumandang datang. Sampai lama sekali. . tapi dia masih tetap berdiri termangu disitu sambil mengawasi dengan mulut melongo..com/ Tapi dengan cepat dia merasa terkejut. “Mungkinkah aku telah salah mendengar? Aaaaah. tidak mungkin aku salah mendengar. Mendengar seruan tersebut.aaah. kalau tidak. dia baru bisa menegur. tak sadar Suma Thian yu berjalan mendekatinya. Suma Thian yu segera tertarik oleh kelihaian yang mengagumkan itu. tidak mungkin...

tak usah malu.com/ Dengan cepat kakek berambut putih menjulurkan tangannya untuk membelai rambut Suma Thian yu. lalu sambil tertawa katanya. tanpa terasa merah padam selembar wajahnya karena jengah.. Suma Thian yu merasakan hatinya bergetar keras... "Haaahhh. siapakah namamu? Darimana kau pelajari ilmu pedang tersebut?" Dengan hormat sekali Suma Thian yu menjawab. haahhh. semua persoalanmu cukup kupahami. kakek berambut putih itu segera tertawa terbahak-bahak.. Tiba-tiba dia merasa rikuh untuk mengatakanya keluar.. haaahhh.Tiraikasih Website http://kangzusi... dengan usiamu yang begitu muda... yaa. “Aku bernama Suma Thian yu. kau tahu sudah berapa lama aku datang kemari? Ketika di tunggunya sebentar dan tidak melihat. tanpa terasa dia menundukkan kepalanya rendah-rendah.. ilmu pedang ini. dia menyambung kata–katanya lebih jauh: "Aku sudah semenjak tiga hari berselang memperhatikan gerak gerikmu. bagaimanapun juga kepandaian tersebut diperoleh dengan jalan mencuri. Kembali kakek berambut putih itu berkata: “Bocah. “Bocah. tiada sesuatu yang perlu dijengahkan. hal mana boleh dibilang sesuatu yang luar biasa. dikemudian hari kau pasti akan berhasil dengan sukses" . dengan usiamu yang begitu muda tapi tekun melatih diri. kau bisa mencuri belajar demi kepentingan pribadi.. Yu ji menjawab. segera pikirnya: Darimana dia bisa tahu kalau aku belajar dengan mencuri? Jangan-jangan dia adalah dewa?” Berpikir sampai disitu. bagaimana mungkin dia dapat berterus terang kepada orang lain? Melihat bocah itu ragu-ragu untuk menjawab. juga menunjukkan hasratmu untuk maju” Mendengar perkatan itu.

inginkah kau untuk mempelajari ilmu silat yang luar biasa?" mendadak kakek itu mengalihkan pokok pembicaraannya ke soal lain.... "Bagus sekali!. sambil tertawa dia lantas manggut-manggut... apa yang kau lakukan memang benar. aku tak dapat menyalahkan dirimu" Setelah mendengar perkataan dari kakek itu." dengan cepat Suma Thian yu menggelengkan kepalanya berulang kali tanpa menjawab. "Ingin. pada hakekatnya seperti dewa dalam dongeng.” “Dapatkah kau hidup menderita?" tanya si kakek lebih jauh. .. "Bocah. tak mau menjawab tak apalah” kakek berambut putih itu tertwa terbahak-bahak dan mengganguk memuji. apakah kau orang tua bersedia memberi pelajaran ilmu silat padaku?” Kakek berambut putih itu segera tertawa terbahak-bahak. aku cukup memahami maksud hatimu itu.. bagus sekali. tanpa terasa timbul rasa hormatnya kepada kakek itu. Yu ji segera mendongakkan kepalanya memandang ke arah kakek itu dengan pandang menyesal. dia hanya merasakan kakek ini terlampau misterius.. tak sepatah katapun yang diutarakan keluar dari mulutnya. siapakah orang yang berdiam bersamamu didalam gua itu!” tanya si kakek lebih jauh.. aku dapat. kau tak usah berbicara lagi. Tampak kakek itu bisa memahami maksud hati diri Yu ji. "Bocah.Tiraikasih Website http://kangzusi." “. sorot mata itu seakanakan sedang memberi-tahukan kepada si kakek bahwa dia tak dapat menjawab sejujurnya. "bocah.. beritahu kepadaku. Suma Thian yu merasa semakin rikuh sehing¬ga selembar wajahnya berubah menjadi merah padam seperti kepiting rebus.. "jangan takut.. aku bu kan orang jahat. “Dapat.com/ Dengan mulut membungkam Suma Thian yu mendengar perkataan itu tanpa berbicara.

. termasuk orang dalam gua itu. Dalam hati kecilnya mulai diliputi perasaan curiga. sementara benaknya masih dipenuhi oleh semua gerak-gerik... Siapa tahu ketika mendongakkan kepalanya lagi... serta setiap patah kata yang dilakukan kakek itu.. lagipula akupun tak tahu harus menggunakan kepandaian apa saja untuk memberi pelajaran Kepadamu!" Mendengar jawaban tersebut. Dengan termangu-mangu Suma Thian yu memandang ketempat kejauhan sana.com/ "Haah.tulang belulang lohu sudah hampir mengering. terutama sekali kata sikakek menjelang kepergiannya tadi. Rupanya sikakek berambut putih yang semula berada didepan matanya itu kini sydah lenyap tak berbekas.haah.Tiraikasih Website http://kangzusi. mana mungkin aku bisa memberi pelajaran Kepadamu.. "Kalau begitu. .. mengerti?" “Yu ji turut perintah" dengan hormat sekali Suma Thian yu segera membungkukan badannya memberi hormat. dia tak tahu kakek berambut putih tadi seorang kawan atau lawan. kakek berambut putih itu sudah menukas kembali: "Besok pagi kau boleh datanglagi kesini. Tanpa terasa Suma Thian yu menjadi agak takut.. tingkah laku. kakek itu sudah pergi meninggalkan tempat itu. tapi ingat jangan kau ceritakan pertemuan kita pada hari ini kepada siapun. Tampaknya dikala dia menganggukan ke¬palanya tadi. lalu dengan keheranan dia bertanya." Belum habis dia berkata. Yu ji menjadi tertegun. seakan-akan si kakek itu sudah tahu kalau orang yang menghuni didalam gua itu adalah Kit hong kiam kek Wan Liang. bocah itu segera menjerit kaget. sedemikian cepat gerakan tubuh nya sehingga sukar rasanya untuk di percayai.

Cuma sekarang dia sudah bukan Yu ji yang dulu. kini Suma Thian yu telah berubah jadi seorang pemuda tampan. Cahaya tersebut dipancarkan dari pedang Suma Thian yu setiap kali dia melatih kepandal silatnya. selalu muncul segulung cahaya pedang yang menyambar-nyambar. dari seorang bocah yang manis. delapan tahun sudah lewat tanpa terasa. sambil menarik kembali pedang bambunya dia lantas bergumam: “Heran. dan kepergiannya juga terlampau misterius. dari dalam hutan bambu disebelah barat puncak Gi im hong di bukit Kiu ih san. Bagian Kedua MUSIM panas kembali telah menjelang tiba. mengapa suhu belum juga datang? Aahh benar.Tiraikasih Website http://kangzusi. "Siapakah dia?" tanpa terasa Suma Thian yu bergumam seorang diri. membuat Yu ji jadi termangu-mangu.com/ Dia hanya merasa bahwa kemunculan kakek berambut putih itu kelewat aneh. Tatkala dia telah selesai melatih ilmu pedang Kit hong kiam hoat nya. waktu terasa berlalu dengan begitu cepat. dia orangtua telah berkata kalau hari ini kedatangannya akan sedikit terlambat” . Yaa. siapakah dia? Siapakah kakek yang aneh itu? Mungkinkah dia adalah orang yang bermaksud jahat terhadap Kit hong kiam kek Wan Liang? Mungkinkah dia adalah seorang musuh paman nya yang sedang mengincar keselamatannya? Atau orang ia. Setiap pagi. lewat secara kebetulan saja? Atau mungkin dia memang benar-benar ada niat untuk memberi pelajaran ilmu silat kepadanya? Pelbagai ingatan yang berkecamuk dalam benaknya itu.

tatkala ular emas itu menyaksikan Suma thian yu dapat menggegos seranggannya dengan gampang dan sedikitpun tidak gugup. panjangnya kurang lebih satu depa dan seluruh badannya memancarkan cahaya emas seandainya ular itu tak bergerak di tanah. benda kecil ini hanya mengagetkan hati ku saja. mendadak.Tiraikasih Website http://kangzusi. "Aaaah. dia segera melakukan pengejaran dari belakang. "Sreeett” setitikk cahaya emas menyambar kearahnya dari depan sana. pelanpelan dia berjalan keluar dari hutan bambu itu.. Walaupun Suma Thian yu dibesarkan diatas gunung. tapi baru pertama kali ini dia saksikan ular kecil seindah ini.. ilmu meringankan tubuh yang dimiliki Suma Thian yu sekarang boleh dibilang sudah mencapai tingkatan yang luar biasa sekali. cepat-cepat ia melarikan diri keluar hutan. . Suma thian yu menjadi amat terperanjat.. dengan cepat dia sadar kalau telah berjumpa dengan musuh tangguh. Tatkala baru tiba ditepi hutan. aku masih mengira ada senjata rahasia yang di sambit datang" Ternyata benda kuning tersebut adalah ekor ular kecil yang berwarna kuning emas. kemudian setelah melihat kearah benda itu.. Tampak tubuhnya melejit ketengah udara lalu mengejar dari belakang tubuh ular emas tersebut..com/ Sambil berkata dengan menentang pedang bambu. apa lagi mendapat petunjuk dari guru yang pandai. Delapan tahun melatih diri dengan tekun. sambil menekuk kaki kirinya dan menarik kebelakang secara tiba-tiba tubuhnya melesat ke belakang dengan gerakan datar. tanpa memikirkan tentang ancaman mara bahaya lagi. pikirnya dengan geli. tanpa terasa timbul sifat kekanak-kanakannya.. orang pasti akan mengiranya sekeping emas.

keadaan sudah terlambat. niscaya ular emas itu akan terbunuh. Akhirnya ular berwarna emas itu telah lari menuju kedepan sebuah gua. Tatkala Suma Thian yu menyaksikan mahluk kecil itu pandai sekali berkelit dan melarikan diri.Tiraikasih Website http://kangzusi. Maka kakinya lantas menjejak tanah. Si ular emas itupun cukup licik. sudah pasti makhluk kecil itu merupakan kawan bermain yang menyenangkan. Tindakannya ini sama sekali diluar dugaan Suma Thian yu. Sebenarnya asal dia sambit binatang itu dengan batu. kemudian seluruh tubuhnya melambung ketengah udara bagaikan anak panah yang terlepas dari busurnya dia menerjang kearah mana ular emas itu melarikan diri. kemudian menggelinding sejauh dua kaki lebih dari tempat semula dengan suatu gerakan yang amat cekatan. timbul perasaan ingin tahu dan gembira nya didalam hati dia merasa semakin tertarik dengan binatang tersebut. secepat kilat ular tadi menyusup kedalam semak belukar disamping gua tersebut. mendadak dia melingkarkan tubuhnya menjadi satu hingga berbentuk gelang. maka ketika ia menyadari akan hal ini. ia merasa kalau bisa ditangkap hidup-hidup. Suma Thian yu yang menyaksikan kejadian itu menjadi amat gelisah. ternyata ular emas itupun merasa kalau Suma Thian yu sedang mengejar dirinya. ular emas tadi telah menyusup masuK kebalik semak belukar. kuatir ular emas itu lari kedalam gua sehingga lebih sukar untuk menangkapnya. tapi dia tak tega berbuat begitu.com/ Bagaikan dibelakang tubuhnya ada matanya. ternyata ia melejitkan tubuhnya lalu sambil membabatkan ekornya ketanah. . Maka selangkah demi selangkah dia mengejar terus dengan ketat.

namun bayangan tubuh dari ular emat tadi sudah lenyap tak berbekas. dia menjadi . bila kena kutemukan lagi dikemudian hari. "Benar-benar seekor binatang yang licik. “Ingat saja”. pasti tak akan kuampuni dirimu. sebenarnya saya hanya ingin mengajakmu bermain. akhirnya dengan hati mendongkol dia mema tahkan ranting pohon tersebut sembari menyumpah. Mendadak satu ingatan melintas didalam benaknya. keadaan dalam gua itu gelap gulita dan terasa menyiarkan bau amis yang menusuk hidung. lalu gumamnya. dalam anggapannya asal ular emas kecil itu masih bersembunyi disana. tapi melihat keadaan gua tersebut ia menjadi tertegun. Suma Thian yu segera memandang sekejap kedalam gua. Siapa tahu walapun sudah dibongkar sekian lama ternyata tiada hasilnya barang sedikitpun." Tapi pemuda itu enggan menyerah dengan begitu saja. dengan cepat dia mengambil sebatang ranting pohon dan menghantam kesana kemari di sekeliling semak tersebut. Jangan-jangan dia kabur kedalam gua? Berpikir sampai disitu. betapapun besarnya nyali Suma Thian yu.. menengok dari luar. siapa tahu kau ketakutan..com/ Buru-buru Suma Thian yu melayang turun keatas tanah dan memeriksa sekeliling semak tersebut. tak urung hatinya agak keder juga. Semak yang lebat telah tumbuh diluar gua itu sehingga hampir saja menutupi seluruh gua tadi. niscaya dia akan kabur keluar. tanpa ragu-ragu lagi dia berjalan menuju ke depan gua.Tiraikasih Website http://kangzusi. Akhirnya dengan gemas bercampur dongkol didepakdepakan kakinya keatas tanah sambil menghela napas. Dalam keadaan demikian.

seketika itu juga semua rumput dan ilalang sudah terpapas bersih. hal ini membuktikan kalau didalam gua itu memang tidak terdapat makhluk beracun atau binatang buas. Tapi sudah sekian lama ia menunggu. dengan putus asa dia lantas memandang sekejap ke arah depan gua.Tiraikasih Website http://kangzusi. Dengan memberanikan diri Suma Thian yu lantas melangkah masuk kedalam gua itu. Tindakannya ini bukan khusus untuk membuat terangnya suasana dalam gua saja. Seandainya dalam gua itu berdiam binatang buas atau ular beracun. depan gua itu menjadi rata dan suasana didalam gua itupun menjadi lebih terang.com/ sangsi untuk me lanjutkan perjalanannya memasuki gua tersebut. apalagi setelah di injak-injak. tak selang berapa saat kemudian. Berpikir demikian. suara tersebut . Mendadak dia seperti teringat akan sesuatu. Mendadak ia menangkap suara rintihan yang sangat lemah berkumandang datang dari dalam gua itu. apalagi kalau ular emas itu sudah terlanjur kabur. ada akal. untuk menang¬kapnya kembali pun bukan suatu pekerjaan yang mudah. andaikata didalam gua tersembunyi binatang buas atau ular beracun. ternyata didalam gua tenang-tenang saja tanpa terjadinya suatu peristiwa. niscaya binatang-binatang itu sudah kabur keluar. bukankah tindakannya memasuki gua tersebut akan sangat membahayakan keselamatan jiwanya. kali ini kau simakhluk kecil jangan harap bisa lolos lagi!" Tampak pedang bambunya diayunkan keatas semak didepan gua itu dengan sepenuh tenaga. dengan girang serunya kemudian: "Aaah. setelah terjadinya kegaduhan barusan.

suara yang sangat aneh itu masih saja berkumandang datang dari dalam gua itu.com/ bagaikan rintihan kesakitan dari sejenis binatang. untuk sesaat lamanya dia berdiri termangu disitu sambil termenung. darimana datangnya suara aneh itu? Tanpa terasa peristiwa ini membuat Suma Thian yu tidak habis mengerti. hatinya semakin keheranan ternyata di tempat itu tidak dijumpai apa-apa. tiada makhluk. hal ini merupakan bukti kalau tempat itu sudah lama tak pernah dijamah manusia sehingga udaranya lembab. Bau apek didalam gua tersebut amat tebal. kemudian atas dorongan rasa ingin tahu yang tebal.Tiraikasih Website http://kangzusi. ketika ia mencoba memeriksa sekitar tempat itu. Jika tiada benda. Anehnya. Mendadak Suma Thian yu menemukan dinding gua yang datar dan licin itu penuh didapati tonjolan-tonjolan serta lekukan-lekukan yang sangat aneh. tapi oleh karena sudah ber¬usia lama hingga diatasnya sudah dilampiri oleh debu dan . namun tiada sesuatupun yang berhasil ditemukan. sudah jelas suara tersebut bukan suara manusia. tapi darimana datangnya suara rintihan tersebut. Maka dari dalam sakunya dia mengeluarkan korek api dan membuat alat penerangan yang diangkat keatas. tapi menurut dugaannya. Cahaya api yang berada ditangannya membuat suasana dalam gua itu menjadi terang. Delapan tahun melatih diri dengan tekun tenaga dalam yang dimiliki Suma Thian yu sekarang telah membuat pemuda tersebut bisa memandang ditempat kegelapan. gua itu kosong melompong. dia melanjutkan kembali perjalanannya memasuki gua itu. semen-tara suara aneh tadi masih saja berkumandang tiada hentinya. kini dia sudah memperhatikan keadaan dalam gua.

dia seringkali mendengar suhu serta paman Wan nya membicarakan kejadian semacam ini. setelah pasiur dan debu itu hilang. sampai matipun dia tak akan berani untuk mengejarnya. Sementara dia sedang berdiri sambil memperhatikan bentuk gaya dari ukiran tersebut.com/ pasir. .. Kejadian ini boleh dibilang merupakan suatu penemuan yang tak terduga. buru-buru dia membersihkan dinding yang lain dari debu dan pasir. bau itu harum sekali. Bentuk ukiran dari manusia-manusia itu ada yang berbentuk duduk atau berukir secara hidup dan indah. Selama delapan tahun terakhir ini. diatas dinding tersebut segera muncul sebuah ukiran berbentuk manusia. seandainya tidak diperiksa dengan seksama sulit rasanya uniuk menemukan rahasia tersebut. dan mungkin dia pun tak akan terpancing sampai di dalam gua kuno ini. seperti juga bau buah yang matang. seperti bunga anggrek. setiap kali dia selesai membersih¬kan sebuah tonjolan maka muncul pula sebuah ukiran berbentuk manusia. Dalam sekejap mata pula bau busuk yang semula menyelimuti gua itu tersapu lenyap hingga tak berbekas. tapi yang pasti bau harum tersebut membuat sekujur badannya segera segar kembali. Suma thian yu tahu kalau ukiran manusiadibuat oleh kepandaian silat yang maha sakti. mendadak terendus bau harum yang menyegarkan muncul dari balik gua itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. andaikata dia juga tahu kalau ular kecil berwarna emas itu merupakan raja ular yang paling beracun di didunia ini. sudah pasti disinilah seorang tokoh silat jaman dahulu kala meninggalkan ilmu silatnya. Penemuan ini segera saja membuat pemuda itu kegirangan sampai lupa daratan. Buru-buru Suma Thian yu menggosoknya dengan tangan.

pada saat itulah suatu peristiwa aneh kembali terjadi di depan matanya. tanpa terasa ia teringat kembali dengan bau harum semerbak yang diendusnya tadi. Dalam pada itu bahan penerangan yang di bawanya sudah hampir habis. dia lantas membuang sisa obornya ke tanah dengan harapan akan pergunakan sisa waktu yang amat sedikit itu untuk mengingat ingat gerakan aneh yang tertera diatas dinding. janganjangan bau harum tadi berasal dari rumput liar ini?". alhasil dia tidak berhasil menemukan sesuatu apapun yang mencuri-gakan. walaupun Yu ji telah menggeledah seluruh isi gua itu. sebaliknya suara eneh yang kedengaran tadipun makin lama semakin bertambah nyaring. Tampak olehnya rumput liar itu terbagi menjadi tiga daun. Sejak kecil Suma Thian yu memang dipelajari nama dan bentuk pelbagai rumput dan tumbuhan aneh dari kit hong .com/ Tapi suara aneh tadi bergema semakin nyaring daripada tadi. Siapa tahu. bentuk daunnya seperti pedang dengan panjang sejari tangan. hal ini membuatnya semakin tertegun dan keheranan. sewaktu dia membungkukkkan badannya mendekati rumput liar tersebut.Tiraikasih Website http://kangzusi. untuk sesaat lamanya Su¬ma Thian yu menjadi lupa dengan ukiran di atas dinding yang baru saja ditemukannya itu. Tapi. Ternyata dugaannya memang benar. Tatkala sisa obor itu dibuang ke atas tanah. bau harum semerbak yang terendus makin menebal. Dengan langkah lebar dia lantas berjalan masuk kedalam gua menghampiri sumber dari suara aneh tersebut. tiba-tiba saja ia temukan disudut dinding gua itu tumbuh sebatang rumput liar yang kecil dan pendek. warnanya merah darah.

jika sisa yang tinggal dua lembar itu harus disia-siakan belaka. segulung cairan segar segera meleleh keluar lewat lidahnya masuk ke dalam perut. menyianyiakan selembar daun yang di lakukannya barusan sudah merupakan pantangan yane besar. rongga badannya terasa merekah besar. apalagi ketika cairan tadi masuk ke dalam perutnya. ternyata Suma Thian yu memetik selembar daun pedang tersebut dari tangkainya dan dien-dus dekat lubang hidungnya. Baru saja ujung lidahnya menyentuh daun tersebut. Dasar sifat kanak-kanakanya belum hilang. hal ini benar benar merupakan suatu tindakan yang patut disesalkan. mendadak.com/ kiam kek Wan Liong. meski begitu. tiba-tiba saja daun tadi menjadi layu dan bau harumnya pun seketika itu juga lenyap tak berbekas.Tiraikasih Website http://kangzusi. Bukankah daun itu masih segar sewaktu dipetik? Mengapa begitu tersentuh dengan tangannya lantas layu dan mati? Setelah mengalami pengalaman tersebut. ia tahu tumbuhan aneh semacam ini merupakan suatu tumbuhan yang amat langka. buru-buru dia duduk bersila sambil bersemadi. Seketika itu juga sekujur badannya gemetar keras. dia tak berani bertindak gegabah lagi. begitu daun tadi tersentuh oleh tangan Suma Thian yu. . ternyata dia tidak mengetahui nama dari rumput aneh dijumpainya sekarang.. Tak terlukiskan rasa kaget yang dialami Suma Thian yu. Kenyataan ini membuat Suma Thian yu semakin tercengang. Maka diapun membungkukkan badan dan menjilat daun berbentuk pedang itu dengan lidahnya. "Weees!" diiringi suara yang pelan. ilmu Ciong . pemuda itu segera merasakan tubuhnya seakan-akan terjerumus ke dalam gudang es yang dingin sekali.. Siapa tahu.

Dengan cepat pemuda itu tahu kalau ilmu Ciong goan sim hoat ajaran paman Wannya masih belum mampu untuk . lalu seperti seekor tikus yang terjang kesana terjang kemari secara beruntun menembusi jalan darah Im ciau. ki ciau dan Thim liong ki hiat. aliran hawa panas itupun dengan melewati pusar bergerak naik keatas menuju Khi hay hiat. Kemudian setelah berhenti cukup lama didalam jalan darah Tham tiong hiat. Tak lama kemudian hawa dingin tadi lenyap tak berbekas. dia segera merasakan sekujur badannya menjadi lebih enteng dan segar. Hun sui. Begitu hawa panas tadi berjumpa dengan hawa dingin yang berada dalam perutnya. tatkala caiian tersebut masuk kedalam tubuhnya. segulung cairan panas secepat kilat menerjang masuk melalui rongga mulut dan mengalir ke dalam perutnya. dengan cepat ia sadar kalau benda yang dihisapnya adalah suatu benda yang amat langka. seketika itu juga Yu ji merasakan perutnya seperti mau meledak.com/ goan sim hoat ajaran Kit hong kiam kek Wan Liang segera dikerahkan untuk mengelilingi seluruh badannya. seluruh lidahnya kontan menjadi kaku bercampur gatal. lagipula memang berbakat alam. Tak lama kemudian.Tiraikasih Website http://kangzusi. seketika itu juga terjadi suatu reaksi yang sangat hebat. semua penderitaan yang dialaminya itu telah hilang tak berbekas. rasa sakit yang melilit perutnya tak terlukiskan dengan kata-kata. maka dengan kilat ia membungkukkan badannya lagi dan menempelkan lidahnya keatas daun terakhir yang masih tersisa. bukan saja membuat badannya saja bergetar keras. Yu ji merasakan hawa panas menyengat sekujur badannya membuat peluh jatuh bercucuran menbasahi sekujur tubuhnya. buru-buru dia memejamkan matanya untuk mengatur pernapasan. Kian it. Kali ini. Dasar pemuda yang pintar.

Dengan cepat Suma Thian yu berpaling. darimana dia bisa tahu kalau hal tersebut justru merupakan kasiat dari ke dua lembar daun berbentuk pedang itu? Sementara dia masih kebingungan. ketika angin berhembus lewat.com/ mengusir hawa panas dalam tubuhnya itu untuk bergerak lebih ke atas. tinggal sisa cahaya kuning yang redup tapi suasana dalam gua itu justru terasa makin terang benderang. hal ini membuat Thian yu semakin keheranan. Tanpa terasa pemuda itu segera menjerit kaget: "Aaah. dari belakang tubuhnya berkumandang suara gemuruh yang amat memekakan telinga. Suma Thian yu meng hembuskan napas panjang. dia merasakan tubuhnya sangat enteng sekali seperti tak berbobot lagi. baru saja tubuhnya mencapai pintu gua. Kebetulan pada waktu itu api obor sudah. ternyata ilmu gabungan ini luar biasa sekali. Maka dengan cepat dia mencoba untuk menggabungkan ilmu Hu siang sin kang ajaran dari kakek berambut putih itu dengan kepandaian ajaran paman Wannya. diikuti permukaan tanah di mana ia berpijak bergoncang keras. . mendadak dari atas langit langit gua berkumandang suara batuan yang retak. gempa bumi!" Bagaikan anak panah yang terlepas dari busurnya dia lantas melejit keluar dari dalam gua. apa yang terlihat membuat ia terkejut sehingga peluh dingin bercucuran. kemudian setelah mengitari tubuhnya sekali lagi hawa panas tadi mengalir kembali ke dalam pusar. akhirnya hawa panas yang menyengat badan itu berhasil menembusi jalan darah Tham tiong hiatnya mencapai jalan darah Hoa kay hiat diatas ubunubun. Bagaikan baru lolos dari beban berat.Tiraikasih Website http://kangzusi. dan sambil menyeka keringat. Padahal. padam.

Memandang reruntuhan batu gunung yang menimpa gua itu. bukankah ilmu silat maha sakti yang tertera diatas dinding akan berhasil dipelajarinya? Tapi.com/ "Sungguh berbahaya!" pekiknya dalam hati. kepandaian sakti yang tertera dalam gua itu akan punah dengan begitu saja. Ya." Berpikir demikian. ternyata gempa bumi telah berhenti. gua kuno tersebut sudah rata dengan tanah. . bagaikan hari kiamat sudah hampir tiba. lalu secepat kilat dia meluncur kedepan menembusi hutan bambu yang lebat.Tiraikasih Website http://kangzusi.. Kalau takdir telah berkata demikian siapa yang bisa membantah? Coba kalau Suma Thian yu sehari lebih awal menemukan gua itu.. Suma Thian yu menghela napas panjang gumamnya: "Sayang sekali. mendadak Suma Thian yu teringat dengan gurunya. siapa pula yang bisa membantah? Kini. Tapi begitu sampai didalam hutan bambu. andaikata sehari lebih awal dia temukan gua itu. batu cadas bergulingan.. diamdiam ia berpekik dalam hati kecilnya: "Aduh celaka.jika takdir telah mengatur segala sesuatunya. seluruh jagad seakan berubah menjadi mengerikan. Menyaksikan bencana alam yang sedang berlangsung itu. Ternyata gua itu tak sanggup menahan getaran gempa yang amat dahsyat itu sehingga runtuh kebawah. namun goncangan diluar masih berlangsung terus dengan dahsyatnya. belum tentu dia akan menjumpai rumput mestika tersebut. suhu pasti sedang menanti dengan hati yang amat gelisah.. sedang diatas batu cadas besar itupun tampak seorang kakek berambut pulih sedang duduk dengan tenang disana. pohon bertum bangau. cepat-cepat dia melejit ketengah udara.

Suma Thian yu benar-benar dibuat kebingungan tak karuan. ini baru cerita besar.Tiraikasih Website http://kangzusi. tenaga dalammu telah mencapai puncak kesempurnaan.. Kakek berambut putih itu mendengarkan semua penuturan dengan seksama. dia lantas membeberkan bagaimana ia menemukan ular beracun. lalu sambil berlutut jawabnya dengan agak gagap: ""Tecu tahu salah. bagaimana masuk ke dalam gua dan bagaimana dia salah makan daun liar. aku... lalu tanyanya dengan keheranan: “Apa yang telah kau jumpai? Cepat katakan kepadaku dengan berterus teriang. asal kau bersedia melatih diri beberapa saat lagi. sambil tertawa kakek itu baru berkata: "Suatu penemuan aneh. penemuan aneh seperti ini bukan setiap orang dapat mengalaminya. betul-betul suatu penemuan aneh.. mendadak terdengar kakek berambut putih menegur: "Kau telah pergi kemana? Sudah hampir setengah jam lamanya aku menantikan kedatanganmu" Dengan cepat Suma Thian yu menghampiri gurunya... akupun tak usah menguatirkan keselamatanmu lagi. suatu peristiwa yang besar sekaii. tak sulit untuk membawamu mencapai puncak kesem-purnaan yang tak terhingga" . urat Jin meh dan tok meh dalam tubuhmu sudah tembus. pikirnya: "Jangan-jangan aku berada impian? Atau mungkin gempa bumi itu hanya tipuan?” Sementara dia diliputi oleh perasaan curiga dan tidak habis mengerti." Tentu saja Suma Thian yu tak berani berbohong. menanti anak muda itu telah menyelesaikan kata-katanya.. Mulai sekarang.com/ Menghadapi serangkaian peristiwa yang beruntun itu. si kakek berambut putih itu telah menjerit tertahan. " Belum habis pemuda itu menyelesaikan kata-katanya. Yu ji.

kemudian dia berkata lebih lanjut. Suma Thian yu yang mendengar ucapan tersebut menjadi amat keheranan. apakah kau lupa bahwa daun itu kau petik dengan tangan kirimu? Tatkala tanganmu menyentuh daun kebal racun tersebut. yakni tangan kirimu sudah kebal terhadap segala macam serangan beracun. tampaknya daun yang terbuang sia-sia itu adalah rumput kebal racun. daun yang tengah membantumu untuk menembusi nadi Jin meh dan tok-meh dalam dada. namun kakek rambut putih itu tidak ambil perduli. Mengetahui kalau lengan kirinya kebal terhadap segala macam racun. sedang dua lembar lainnya. tapi justru karena itu.” "Rumput itu dimakan Jin sian kiam lan. "Nak. meskipun kau hanya berhasil makan dua lembar saja. rumput Jiar apakah yang telah kau makan itu?" “Tecu tidak tahu. itulah sebabnya daun itu dengan cepat menjadi layu. sudan barang tentu rasa girangnya tak terlukiskan dengan kata-kata. tapi ada satu hal tak usah kau kuatir. telapak tangan kirimu menjadi menyerap sari daun tersebut yang menyebabkan lengan itu menjadi kebal terhadap racun. "Tahukah kau. yang satu bisa membuat orang melihat dalam kegelapan seperti ditempat terang. sari racun tersebut telah menyusup masuk kedalam kulit badanmu. sedang yang lainnya berkhasiat kebal racun.Tiraikasih Website http://kangzusi. hal sudah merupakan suatu kejadian yang luar biasa.com/ Suma Thian yu hanya termanggu seperti tidak memahami perkataan tersebut. . tanpa terasa dia bertanya dengan wajah keheranan: "Mengapa suhu!" Kakek berambut putih itu segera tersenyum.

sedikitpun tidak mempunyai sifat angkuh. sudah delapan tahun” kakek berambut putih itu meng-angguk." "Hal ini tak menyalahkan dirimu” kata kakek berambut putih itu sambil mengelus jenggotnya dan tertawa.Tiraikasih Website http://kangzusi. Suma Thian yu segera menundukkan kepalanya dan tak berani menjawab. apa saja yang telah kau pelajari?” Mendengar pertanyaan itu. kakek berambut putih itu menyambung lebih jauh.com/ Sampai lama kemudian. tahukah kau mengapa aku tidak memberitahukan hal ini kepadamu?” “Yu ji tak tahu!" "Menerima murid mudah. tahukah kau siapa nama gurumu?” Suma thian yu memandangi gurunya dengan termangu. selama delapan tahun ini. kuketahui kemudian bahwa kau adalah seorang yang polos. "aku tak pernah menyinggung soal ini kepadamu. Si kakek berambut putih itu cukup tahu akan tabiat bocah itu yang suka merendah dan sedikupun tidak angkuh. kemudian menggelengkan kepalanya dengan cepat.. sudah berapa tahun kau mengikuti diriku?” “Sudah delapan tahun suhu!” “Betul. “Tecu yang tak berbakti sama sekali tak tahu siapa nama suhu. andaikata aku menghasilkan seorang murid yang tak becus bukankah hal ni hanya akan menambah dosa bagi umat persilatan?” Setelah berhenti sebentar. maka sambil tertawa ramah katanya lagi: "Yu ji. "Selama delapan tahun ini aku selalu dan tiap saat mengamati tabiat serta gerak gerikmu. mendidik murid sukar. jujur dan setia.. kakek berambut putih itu baru bertanya lagi: "Yuji. kau memang tidak memalukan menjadi muridku" .

sahutnya dengan hormat: "Tecu menerima perintah" Kakek berembut putih itu segera tertawa lebar. kemudian melanjutkan. dikemudian hari jika kau sudah berpisah dariku untuk turun kegunung dan be kelana dalam dunia persilatan. bersikaplah jujur kepada orang. jadi orang jujur dan bijaksana. Put Go cu adalah seorang pendekar besar yang paling kosen dari partai Bu tong semenjak perguruan ini didirikan. Perguruanku bersumber dari Bu tong pay. harap kau bersikap jujur dan tulus hati kepadanya. Dengan hati yang tulus Suma Thian yu menerima nasehat itu. jangan takabur. hatinya merasa gembira sekali sehingga untuk sesaat lamanya hanya menjadi ternganga dan tak mampu mengucapkan sepatah katapun. orang persilatan menyebutku Put Go cu. kau harus tahu tingkat kedudukkanmu dalam dunia persilatan sekarang adalah sangat tinggi.com/ Kembali dia berhenti menarik napas panjang." Ketika mengetahui kalau gurunya adalah ketua pendekar besar yang nama besarnya telah menggetarkan dunia persilatan pada enam puluh tahun berselang. "Hari ini aku baru secara resmi menerima sebagai murid. sejak berusia delapan belas tahun ia terjun dalam . Perlu dimengerti. sekarang Hian cing tojin adalah keponakan muridku atau juga kakak seperguruanmu. dengan begitu kau baru bisa mengamalkan baktimu untuk umat manusia.Tiraikasih Website http://kangzusi. berbicara soal ilmu silat dia terhitung jago nomor satu dunia persilatan. ingatlah selalu bahwa manusia itu adalah sederajat. artinya belum bisa menyadari ajaran agama To yang sebenarnya. katanya lagi: "Tahun ini aku telah berusia sembilan puluh tahun. mengerti?”. jangan anggkuh. ingatlah selalu dengan ajaran Nabi. bila kau telah berjumpa dengannya nanti.

Tiraikasih Website http://kangzusi. meski hanya delapan tahun. Put Go cu menemukan puncak Gi im hong sebagai tempat pertapaannya.com/ dunia persilatan. Lama kelamaan. Suma Thian yu juga melatih ilmu pukulan Tay cing to liong ciang. dia tahu kalau Kit hong kiam kek Wan Liang tak lebih hanya memeliharanya tanpa bermaksud untuk menerimanya menjadi murid. tak lain adalah hasil ciptaan dari kakek itu. Semenjak mengundurkan diri dari dunia persilatan. disamping harus berlatih Bu siang sin kang. Kendatipun demikian. Kiranya sewaktu Kit hong kiam kek Wan liang mengajak Suma Thian yu datang ke bukit itu. dengan mengandalkan sebatang hud tim (kebutan) dia malang melintang dalam dunia persilatan tanpa tandingan. setiap hari Put Go Cu selalu datang disekitar tempat itu untuk mengawasi keadaan dari bocah itu. ia telah berhasil . Selama delapan tahun. kemudian ia telah menemukan seorang ahli waris yang kesetiannya bisa diandalkan. maka ia tak berani bertindak secara gegabah. Kenyataan ini justru amat cocok dengan keinginan Put go cu.bersama dengan Tan Pak cu mereka berdua disebut Tionggoan ji cu. Hanya saja pada waktu itu dia mengira Suma thian yu sebagai murid Kit hong kiam kek. maka dia pun segera memunculkan diri dan menerimanya menjadi murid. siapa tahu selama berkelana dia tak menerima murid. Ilmu pukulan Tay cing to liong ciang yang amat termashur dalam partai Bu tong sekarang. akhirnya ia berhasil menemukan rahasianya. secara kebetulan kedatangan mereka diketahui Put Go cu yang meneliti bentuk badan Suma thian yu segera berkesimpulan kalau bocah ini amat berbakat untuk belajar silat.

. kau harus tahu." . "Yu ji pasti akan melaksanakan pesan kau orang tua dengan bersungguh hati. aku selalu percaya dengan watakmu. tapi kalau tidak baik-baik melatih diri." Setiap patah kata dari Put Go cu merupakan nasehat yang tiada tara harganya. yang kurang sekarang tinggal kematangannya. siapa tak akan mengira kalau jago tua tersebut tinggal dibukit Gi im hong. kau orang tua. "In su. diatas gunung masih ada gunung. kemudian ia baru berkata lagi: "Yu ji.. dengan kepandaian yang kau miliki sekarang... diatas manusia pandai masih ada manusia pandai yang lain.. mulai besok kau tak usah datang kemari lagi.. sekarang aku sudah tak mempunyai kepandaian apa-apa lagi untuk diajarkan kepadamu. "In su!" ujarnya kemudian. satu-satunya harapanku sekarang melihat kau menjadi tenar.. pasti akan kuhadapi orang de¬ngan cinta kasih dan menyelamatkan umat manusia dari penindasan. dengan hati yang tulus Suma Thian yu mendengarkan dengan seksama.. lebih tak menyangka kalau dia bakal menerima seorang murid yang begitu muda. tak akan lama kau bisa tenar dalam dunia persilatan. jodoh semacam ini boleh dibilang merupakan kemujuran Yu ji. diam-diam dia mengingat semua perkataan itu didalam hati.. jangan menggunakan pedang untuk menaklukkan orang..com/ mendapatkan semua kepandaian dari Put Go cu... gunakanlah kebenaran untuk menundukkan orang. memberi bantuan kepada umat manusia dan berbakti untuk dunia persilatan. Lama sekali Put Go cu memperhatikan wajah Yu ji." "Bagus sekali.Tiraikasih Website http://kangzusi. meski cukup tangguh kemampuanmu. dunia persilatan merupakan gudang orang pintar.. Sudah barang tentu.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

“Tak usah banyak bicara lagi” tukas Put go cu hambar "aku cukup mengetahui maksud hatimu, kau berharap agar aku jangan meninggal kan dirimu bukan!” "Betul!" Suma Thian yu manggut-manggut, wajahnya penuh dengan air mata membuat pandangan matanya menjadi kabur. Dengan cepat Put Go cu menghibur: “Di dunia ini tiada perjamuan yang tak buyar, asal dalam hatimu selalu teringat dengan perkataanku, meski terpisah oleh samudra yang luas, sesungguhnya aku tak berbisah dari hati mu. Anak bodoh, kau sudah bukan anak kecil lagi, setelah belajar silat kaupun harus terjun ke dunia persilatan untuk melatih diri, asal kau bersedia melakukan perbuatanperbuatan yang bermanfaat bagi umat manusia, membantu kaum lemah dan menegakkan keadilan, aku sudah merasa puas sekali." Setelah berhenti sebentar, ia menambahkan: "Kalau ilmu silat hanya dipendam terus di atas pegunungan yang sepi, maka kepandaian tersebut tersebut ibarat barang yang tak berguna, apalagi kau toh masih ada dendam keluarga yang harus dituntut balas” Menyinggung kembali soal “dendam keluarga”, Suma Thian yu segera merasakan darah yang beredar dalam tubuhnya bergolak keras, tadi dia masih merasa berat hati untuk meninggalkan gurunya, tapi sekarang keadaannya menjadi berbeda, api dendam telah membara dalam dadanya, pada saat ini dia malah berharap bisa terbanh meninggalkan tempat itu. Memandang hawa amarah yang mulai menyelimuti wajah Suma Thian yu, Put Go cu menggelengkan kepalanya secara diam-diam sambil menghela napas panjang. Jilid 3. Kitab pusaka yang tidak ada tulisannya

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

"Dunia persilatan yang banyak urusan dan banyak kesulitan, kini telah ber¬tambah lagi dengan seorang bintang pembuluh, napsu mem- bunuh yang berkobar didada orang ini kelewat besar!" Berpikir sampai disitu, dia lantas bertanya, "Siapakah musuh besarmu ?" Sebenarnya Suma Thian-yu sudah terjerumus dalam pengaruh api dendam yang membara, mendengar perkataan itu dia menjadi tertegun lalu menghela napas panjang, dan sahutnya : “Hingga kini tecu masih belum tahu siapa musuh besarku” Tampaknya Pu Go cu juga merasa agak tercengang oleh kejadian tersebut, masa siapakah musuh besar pembunuh ayahnya juga tidak di Ketahui? Dengan cepat dia mendesak lebih jauh: Dunia luas, kemana kau hendak mencari musuhmu?" Apakah sedikit jejakpun tidak kau temukan?” "Tidak" Suma Thian yu menghela napas Panjang. Ketika peristiwa itu terjadi, tecu baru berusia lima tahun, akupun dibopong oleh Thio popo untuk melarikan diri, oleh karena itu siapakah pembunuh ayahku belum kuketahui" "Hm, apa yang pernah dikatakan Thio popo" “Dia hanya pernah berkata pada tecu bahwa musuh besarku adalah seorang penjahat pemetik bunga (Jai hoa cat) yang berhasil buron dari penjara, namanya kurang jelas, suhu, apakan kau tahu siapakah penjahat pemetik bunga tersebut?” Put Go cu termenung dan berpikir sebentar, kemudian sahutnya: "Aaahh jumlahnya terlalu banyak, sulit bagiku untuk mengingat ingat begitu banyak orang, untung saja masih ada setitik cahaya terang ini, cepat atau lambat pasti akan berhasil kau temukan orangnya"

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Selesai berkata, dia memandang sebentar keadaan cuaca, kemudian katanya lagi kepada Suma Thian yu: "Waktu sudah tidak pagi lagi, kaupun harus pulang, tapi sebelum perpisahan ini aku inun sekali menyaksikan hasil latihanmu selama de lapan tahun ini, ilmu pedang Kit hong kiam hoat telah berhasil kau ketahui inti sarimu pukulan Tay cing to liong pat si ajaranku itu satu kali" Mendengar perkataan itu, Suma Tian yu se¬gera merasakan semangatnya bangkit kembali, sahutnya. "Tecu terima perintah!" Menyusul kemudian dia melompat ke tengah lapangan dan memberi hormat dulu kepada Put Go cu, kemudian tenaga dalamnya dihimpun kedalam telapak tangan dan sejurus demi sejurus dimainkan depan penuh semangat. Dalam waktu singkat seluruh arena telah di liputi oleh deruan angin pukulan yang memekikkan telinga, demikian dahsyatnya permainan tersebut sehingga bayangan tubuhnya hampir saja tidak terlihat lagi. put Go cu yang menyaksikan kejadian itu merasa gembira sekali, apalagi setelah mengetahui betapa pesatnya kemajuan yang telah dicapai muridnya itu, tanpa terasa ia lantas men¬dongakkan kepalanya sambil tertawa terbahak-bahak. Tu ji, berhenti!" mendadak Put Go cu mera bentak keras. "Suhu, apakah tecu salah ?" Put Go cu segera menggelengkan kepalanya berulang kali. “Tidak, tidak salah, aku merasa gembira sekali setelah menyaksikan hasil yang berhasil kau capai itu" Suma Thian yu tidak memahami apa yang dimaksudkan gurunya, mendengar perkataan itu, dia lantas bertanya. Cepatlah pulang pulang, dalam gua telah terjadi peristiwa" tukas Put Go cu cepat. "Apa?" Suma Thian-yu menjerit keras saking kagetnya.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Put Gho cu tidak menjawab pertanyaan itu, dia segera menarik tangan Suma Thian-yu sambil serunya dengan gelisah: "Cepat, hayo cepat berangkat, kalau terlambat kau tak akan sempat melihat pamanmu lagi" Sementara pembicaraan berlangsung, kedua orang itu sudah melayang sejauh satu kaki le¬bih, kemudian dengan kecepatan bagaikan sambaran kilat meluncur ke arah gua kuno tersebut. Hingga detik itu, Suma Thian yu masih tertegun dan tidak habis mengerti, dia tak tahu apa gerangan yang sebenarnya telah terjadi. Selama sepuluh tahun berdiam disitu, puncak Gi im hong selalu berada dalam keadaan tenang, bayangan musuh yang selalu dikuatirkan Kit hong kiam kek Wan Liang tak pernah muncul disana, dia yakin hal ini mungkin disebabkan perubahan pintu guanya, atau mungkin juga dia sudah dilupakan oleh umat persilatan. "Tapi, siapa tahu.....” Ketika Put Go cu dan Suma Thian-yu berdua tiba didepan gua, pemandangan yang terbentang dihadapan mereka membuat kedua orang itu merasakan tubuhnya bergetar keras. Ternyata dalam mulut gua itu penuh dengan tanda darah yang mem basahi hampir semua lapangan yang berada disitu, rumput-rumput telah berubah menjadi merah, tiga sosok mayat yang bermandikan darah terkapar kaku disitu. Dengan cemas Put Go cu segera berseru: "Kau cepat masuk ke dalam gua!” Waktu itu Suma Thian-yu sudah kehilangan pegangan, mendengar perkataan itu dengan cepat dia menyelinap masuk kedalam gua.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Namun baru saja masuk ke gua, mendadak kakinya terikat oleh sesuatu benda sehingga hampir saja kakinya jatuh terjungkal ke atas tanah, ketika ia mengamati benda itu, ternyata dia adalah bangkai Siau-hek, si kuda kurus yang setia kepada majikannya. Sementara itu Put Go cu jaga telah masuk ke dalam gua, menyaksikan pemandangan yang terbentang didepan mata itu, ujarnya dengan sedih: "Jangan gugup, jangan panik, anak Yu! Yang penting sekarang adalah mencari pamanmu.” Selesai berkata, mereka berdua segera melakukan pemeriksaan keseluruh gua, namun tak dijumpai bayangan tubuh dari Kit hong kiam kek. Suma Thian yu semakin gugup bercampur gelisah, gumamnya berulang kali. "Aduh celaka, aduh celaka...." "Tampaknya Put Go cu pun merasakan kalau gelagat tidak menguntungkan, buru-buru dia menarik tangan suma thian yu dan mengajak nya keluar, seluruh bukit telah diperiksa namun bayangan tubuh dari Kit hong kiam kek Wan Liang belun juga ditemukan. Perasaan hati mereka dewasa ini berat bagaikan dibanduli barang seberat ribuan kati, terutama Suma Thian-yu, dia merasakan jantung nya berdebar debar keras, seakan-akan hendak melompat keluar dari rongga dadanya saja.... Pemuda itu sudah mendapat firasat jelek, sudah pasti paman Wan nya mengalami nasib tragis, sejak kematian Siauw hek dan ditemu¬kannya tiga sosok mayat didepan gua, tak bisa disangkal lagi suatu pertarungan sengit pasti telah berlangsung disana, dan besar kemungkinannya paman Wan telah mengalami musibah dalam pertarungan itu. Berpikir sampai disini, Suma Thian yu sema kin gugup dan panik, kalau bisa dia ingin ce¬pat cepat menemukan paman Wan.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Bagaikan orang kalap saja dia segera melepaskan diri dan cekalan tangan Put Gho cu, kemudian sambil lari ke depan, teriaknya ber ulang kali: "Paman, paman, kau berada di mana....” "Paman! Paman....." Dia berteriak dengan sekuat tenaga, sambil berteriak sembari berlari, semua jalan di telusuri tanpa tujuan. Tapi tiada jejak apapun yang berhasil ditemukan, tidak terdengar pula suara jawaban. “Habis sudah, habis sudah sekarang, paman lelah lenyap tak berbekas... habis sudah sekarang!" "Paman, Yu ji berada disini, paman...kau berada dimana....?" Put Go cu yang menyaksikan kejadian itu turut merasakan hatinya menjadi kecut, dia kuatir kesedihan yang memuncak akan berakhir dengan isi perut yang terluka, buru buru serunya: “Yuji, Yu ji,.. hati-hati dengan kesehatan badanmu, pamanmu tak bakal tertimpa kejadian apa apa." Ucapan tersebut tentu saja terbatas pada menghibur saja, sebab bahkan Put Go cu pribadipun tidak berani menjamin kalau kit hong kiam kek tak tertimpa kejadian apa apa. Mendadak terdengar Suma Thian-yu menjerit kaget, dengan kecepatan tinggi dia melesat kedalam hutan sebelah depan sana dan meluncur kebawah sebatang pohon. Ketika Put Go cu turut menyusul ke situ tampaklah Suma Thian yu sedang memeluk seorang kakek yang berpelepotan darah, orang itu tak lain adalah Kit-bong-kiam kek Wan Liang. Put Go cu tak berani berayal lagi, buru-buru dia berjongkok sambil menguruti dada Wan Liang, kemudian mengambil keluar buli-buli kecil dari sakunya dan mengeluarkan sebutir pil berwarna kuning.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Dengan cekatan dia membuka mulut Kit hong kiam kek dan menjejalkan obat itu keda lam mulutnya, kemudian diapun membantunya untuk menguruti kembali dadanya. Tak lama kemudian put Go cu menghentikan usahanya, sambil menghela napas dia mengelengkan kepalanya berulang kali. "Aaaai......lukanya kelewat parah, bajingan itupan amat kejam, tak dengan cara se¬keji ini dia melukai dirinya, sekalipun ada obat mestika, paling-paling hanya akan memperpanjang kehidupannya beberapa waktu saja" Mendengar perkataan itu, Suma thian yu merasakan hatinya dingin separuh, dengan sedih dia menundukkan kepalanya, lalu sambil me-meluk tubuh paman Wan nya ia menangis tersedu-sedu. "Paman...ooh paman... dengarkah kau suara panggilanku? Paman...aku adalah Yuji...Yuji yang paling kau sayang, dengarkah kau... paman" "Jangan berteriak lagi" cegah Put Go cu dengan cepat, "sebentar dia akan mendusin, kalau bisa jangan membuat hatinya sedih" Benar juga, tak lama Put Go cu menyelesaikan katakatanya, Kit hong kiam kek Wan liang segera menggerakkan badannya dan membuka matanya lebar-lebar, tapi kemudian menutup kembali. Setelah lewat beberapa saat lagi dia baru membuka matanya yang telah pudar dan memandang sekejap kearah Yu ji, sambil menahan rasa sakit katanya: "Aku sudah tak sanggup lagi, nak, paman sudah tua ... aaai, dia kelewat kejam....dia.....” "Paman, jangan banyak berbicara lagi," buru-buru suma Thian yu berseru, "kau pasti akan sembuh kembali, beristirahatlah dengan tenang, kau pasti akan sembuh kembali."

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Kit hong kiam kek Wan Liang mengerutkan dahinya menahan rasa sakit yang luar biasa, pelan-pelan suma Thian yu membaringkannya ke tanah, tapi dengan susah payah Kit hong kiam kek berusaha menahan tubuhnya dan meronta bangun, ujarnya sambil menggelengkan kenapanya berulang kali : "Nak, aku salah.... aku.... aku tidak baik....baik... memelihara dirimu.... semua urusanmu telah ku.... kuketahui.... aduh, aduuh... apakah Locianpwe ini adalah gurumu....?” Suma Thian yu segera mengangguk, sahutnya dengan jujur. “Benar paman, Yu ji, paman, tahukah kau bahwa Yu ji tak seharusnya mengelabuhimu" Pelan-pelan Kit hong-kiam-kek Wan Liang mengangguk, sahutnya sambil tertawa getir. "Nak, paman tak akan menyalahkan dirimu, tidak seharusnya paman me......melarang kau untuk...untuk belajar ilmu silat" Ketika secara tiba-tiba dia menyaksikan Put Go cu berjalan masuk dari tepi hutan, tanpa terasa bisiknya dengan lirih. "Siapa dia?” Tak heran kalau Kit hong-kiam-kek wan Liang tidak kenal dengan Put Go cu, sebab ke¬tika Kit hong kiam kek wan Liang terjun kedalam dunia persilatan, Put Go cu telah mengundurkan diri dari keramaian dunia persilatan Dengan suara rendah dan hormat Suma Thian yu menjawab: "Dia orang tua adalah Put Go cu, nama yang sesungguhnya tidak Yu-ji ketahui" Begitu mengetahui kalau guru dari Suma Thian yu adalah Put Go cu, salah seorang dari Tionggoan Jicu yang amat termasyhur itu, Kit hong kiam kek Win Liang merasa tertegun, kemudian dengan perasaan lega bisiknya lirih :

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

"Inilah rejekimu nak, paman terlalu gembira, sangat gembira sekali.........” Berkata sampai disitu, mendadak tubuhnya mengejang keras dan muntah darah segar. Suma Thian yu yang menyaksikan kejadian itu menjadi terperanjat sekali, buru-buru teriak nya: "Suhu cepat kemari, pamanku sudah parah keadaannya....." Baru habis dia berkata, Put Go cu yang sedang meronda ditepi hutan itu telah melayang datang, sambil membangunkan kepala Kit hong kiam kek dan menekan nadinya, diam-diam me¬nghela napas sambil menggelegnkan kepalanya. "Aaai, tampaknya ia sudah tak bisa bertahan lagi" Sembari berkata dia lantas mengerahkan tenaga dalamnya untuk menguruti nadinya, tak lama Kemudian Kit hong kiam kek Wan Liang membuka kembali matanya. Setelah memandang sekejap kearah Suma thian yu dan Put Go cu, katanya sambil tertawa getir. "Locianpwee, boanpwe sudah tak sanggup lagi untuk bertahan, tidak kusangka akhirnya aku harus tewas di tangan perempuan rendah itu, mati bukan sesuatu yang menakutkan, tapi jika dendam sakit hati ini belum terbalas......penasaran rasanya hatiku Ia lantas berpaling kearah Suma thian yu, kemudian lanjutnya. "Yu ji, paman mati penasaran, setelah... setelah sampai dalam dunia persilatan, jangan... jangan kau sebut naa... nama dari paman tak akan ada orang yang bi... bisa mengam¬puni dii.... dirimu” Berbicara sampai disitu. dia seperti teringat akan sesuatu, sekujur badannya gemetar keras, mukanya berubah menjadi merah, sambil mi¬ringkan badannya dan menuding ke arah

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

pedangnya yang tergelecak empat kaki dihadapannya, dia berkata. "Sebenarnya pedang itu ingin kuhadiahkan kepadamu, tapi jika kau membawa pedang tersebut malah justru akan mendatangkan ketidak beruntungan saja.....' Tatkala Suma Thian yu menyaksikan kesegaran Kit hong kiam kek Wan Liang tiba-tiba pulih kembali, ucapan yang diutarakan juga ti dak terputus-putus lagi, dia mengira lukanya sudah membaik, hatinya, menjadi girang sekali. Paman kau pasti akan menjadi baik, teri¬aknya dengan gembira "bukankah kau sudah merasa agak baikan sekarang?" Kit hong kiam kek segera menggelengkan kepalanya berulangkali, sahutnya sambil tertawa rawan. "Anak bodoh, terlampau sedikit yang kau ketahui, ingat... ingat de.. dengan ke.. kelicikan kebusukan dunia persilatan... Ketika berbicara sampai disitu, tiba-tiba ha¬tinya terasa amat sakit, dengan memaksakan diri ia berusaha untuk mengendalikan rasa sakit tadi lalu berkata lebih jauh. Bila bertemu de...dengannya.... Siauhu yong .... kau... kau mesti.... Belum habis dia berkata, mendadak sekujur badannya mengejang keras, sepasang matanya dipejamkan rapat-rapat dan seorang jago pe¬dang yang amat termashyur dalam dunia persilatan pun telah mengakhiri hidupnya. Dia sebenarnya masih ingin meninggalkan pesan-pesannya, banyak persoalan yang harus ditinggalkan, tapi mampukah dia mengutara¬kan semua isi hatinya itu? Seorang pendekar besar telah mengakhi hidupnya disebuah bukit yang terpencil, jauh dari keramaian dunia. Apa yang berhasil diperolehnya? Susah payah hidup didunia, mengandalkan kepandaian silatnya menumpas kaum penjahat, tapi apakah yang berhasil diraihnya atas jerih payahnya?

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Menyaksikan paman Wannya berpulang ke alam baka, Suma thian yu merasa sedih sekali, dia segera memeluk jenasahnya dan menangis tersedu-sedu. Put Go cu adalah seorang jago yang sudah lama mengasingkan diri dari keramaian dunia, terhadap segala persoalan dia memandang ham bar, soal mati hiduppun bukan masalah besar baginya, tapi sekarang toh menundukkan juga kepalanya dengan wajah sedih. "Bu liang siu hud" bisiknya lirih. Perasaan hatinya yang tenang kini mulai bergejolak lagi, entah ia sedih karena kematian pendekar besar itu? Ataukah merasa terharu menyaksikan nasib Suma thian yu yang mengenaskan? Sampai lama, kemudian, Put Go cu baru berkata lagi: "Anak Yu, tak usah menangis, ia tak akan mendengar suara isak tangismu lagi, orang yang sudah matipun tak akan bisa hidup kem bali, apa gunanya meui menangis? Kau harus teguhkan hatimu dan melakukan suatu pekerjaan besar yang menggemparkan dunia persilat an sehingga tak sampai menyia-nyiakan harapannya." Ketika mendengar ucapan tersebut, Suma thian yu bukannya berhenti menangis, dia makin sedih. Ia terkenang kembali kejadian dimasa lalu, yakni pada sepuluh tahun berselang, waktu itu ada suatu ketika dia takut kepada pamannya yang berwatak aneh ini, dia membencinya, karena dia tidak mengerti. Teringat Wan Liang pernah berkata begini kepadanya: "Kau masih muda, bagaimanapun juga yang kau pahami masih terlampau sedikit." Yaa, benar, dia memang mengetahui sedikit tentang pamannya itu, mengetahui secara sepintas saja.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Siapa tahu ketika Suma thian yu sudah mulai merasa betapa kasih dan ramahnya paman Wan, ternyata paman Wan telah pergi mening galkannya untuk selamanya, padahal Thian yu masih membutuhkan banyak petunjuk tentang kehidupan didunia ini tapi siapa yang akan memberi petunjuk kepadanya? Berpikir sampai disini, tanpa terasa air matanya kembali jatuh berlinang. Dia tahu, mulai sekarang dia akan menjadi anak tanpa sanak tanpa keluarga dan tanpa rumah. Sewaktu Thio Popo membawanya meninggalkan rumah dulu, dia masih belum tahu apa menderitanya "tak punya rumah", kini nasib jelek menimpa dirinya tanpa terasa, bagaimana mungkin kejadian ini tidak membuat sedih dan mencucurkan air mata.? Bagian KETIGA "BANGUNLAH Thian-yu" tiba tiba Put Gho cu memecahkan kesunyian, "cepat kubur jenasah pamanmu, karena suatu persoalan aku tak dapat tinggal kelewat lama disini" Dengan air mata bercucuran Suma thian yu bangkit berdiri dari atas tanah, lalu memandang sedih ke arah Put Gho cu, sepasang mata nya yang merah telah basah oleh air mata. Put Gho cu tak tega menyaksikan kajadian itu, segera hiburnya: "Kesempatan dimasa datang masih amat panjang, suatu ketika kita murid dan guru pasti akan berjumpa lagi, sepeninggal aku nanti, cepatlah kebumikan jenasah pamanmu, tinggalkan tempat ini dan ingat baik baik pesan terakhir dari pamanmu, dunia persilatan penuh de ngan mara bahaya, lebih baik kau jangan kelewat menonjolkan diri, dalam menghadapi semua persoalan pun harus berhati-hati"

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Sembari berkata dia membelai rambut pemuda itu dengan lembut, setelah memperhatikannya beberapa lama, ia baru berkata: "Nah, aku pergi dulu!” Selesai berkata, tampak sepasang bahunya bergerak, tahutahu dengan kecepatan luar biasa dia lenyap dari pandangan mata Yu ji. Bagaikan baru bangun dari impian, buru-buru Suma thian yu berlutut dan menyembah tiga kali, katanya: "Suhu diatas, tecu tak akan menyia-nyiakan harapanmu" Ketika ucapan tersebut diucapkan, Put Gho cu mungkin sudah berada setengah li jauhnya dari tempat tersebut. Setelah Put Gho cu pergi, Suma Thian yu gera memungut pedang Kit hong kiam milik paman Wan yang tergeletak di tanah, lalu sambi1 memandang ujung pedang, itu gumannya: "Paman, kau orang tua tak akan pernah mati, Thian yu pasti akan mempergunakan pedang ini untuk membangun kembali nama besar serta kegagahan kau orang tua seperti dimasa lalu. "Paman, sekalipun dunia persilatan amat berbahaya dan penuh dengan siasat, Thian yu juga akan menelusurinya demi membalaskan dendam bagi sakit hatimu. "Beristirahatlah dengan tenang paman, berbaringlah disini dengan segala kedamaian, tak usah kuatir, tiada sesuatu yang ber harga untuk kau orang tua pikirkan, tak lama kemudian di dalam dunia persilatan akan muncul kembali seorang Kit hong kiam kek (jago pedang angin puyuh), dialah Thian yu, juga merupakan duplikat dari kau orang tua!" Sambil berkata dia mendongakkan kepala¬nya memandang awan tebal di angkasa, awan yang melayang jauh di udara dan tak mungkin bisa diraba seperti juga meraba impian. Suasana disekeliling tempat itu serasa begitu, seakan-akan keadaan pun turut berduka ci¬ta atas meninggalnya pendekar besar itu.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Mungkin gempa bumi yang terjadi tadi merupakan pertanda datangnya nasib buruk paman? Kalau memang begitu, ooh... betapa agungnya paman" "Yaa, paman memang seorang yang agung” gumam Suma thian yu dengan suara lirih. Kemudian ia mempergunakan pedangnya untuk menggali liang dan membaringkan jerazah Kit hong kiam kek kedalam liang tersebut, tak selang beberapa saat kemudian disitu telah ber¬tambah dengan sebuah kuburan baru, seorang pendekar besarpun beristirahat untuk selamanya disana, yaa untuk selama-lamanya... Dengan termangu Suma thian yu memperhatikan kuburan tersebut, tanpa bicara, sorot matanya kaku dan tak bersinar, tanpa berkedip memandang keatas pusara, sementara titik air mata jatuh berlinang membasahi pipinya. Ia tak perlu berkat apa-apa lagi, tiada orang yang mendengarkan suaranya lagi. Dia berdoa, diam-diam dan secara bersungguh-sungguh... Pikirannya amat kalut seakan dia jauh dari dunia ini, jauh dari mmasyarakat tanpa sanak, tanpa keluarga, yang ada hanya keheningan bukit yang mencekam seluruh jagad. Lama...lama sekali...akhirnya dia bangkit berdiri, baru saja akan membalikan badan, tiba-tiba.... Dua sosok bayangan manusia entah sendiri kapan telah berdiri dibelakangnya, mereka datang tanpa suara berdiri disitu tanpa bergerak membuat Suma thian yu benar-benar merasa terperanjat sekali. Padahal dengan kepandaian silat yang miliki sekarang, secarik daun yang jatuh dari jarak sepuluh kakipun dapat didengar olehnya dengan jelas, tapi mengapa dia tak mendengar apa-apa akan kehadiran kedua orang itu?

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Setelah menenangkan hatinya, Suma thian yu baru memperhatikan kedua orang itu dengan seksama, mereka berdua adalah kakek berusia kira-kira lima puluh tahun yang berwajah serupa, kedua-duanya mengenakan jubah panjang hitam. Waktu itu, kedua orang kakek tersebutpun sedang mengawasi Suma Thian-yu tanpa berkedip, mereka hanya berdiri mematung disana tanpa bergerak barang sedikitpun juga. Satu-satunya perbedaan yang terdapat pada kedua orana kakek itu adalah diatas pipi sebelah kiridari kakek yang ada disebelah kanan terdapat sebuah tahi lalat sebesar kacang kedelai. Bila dilihat dari raut wajah kedua orang ini, tampaknya bukan termasuk orang jahat, agak lega juga Suma Thian yu menjumpai hal ini. Buru buru dia menjura seraya menegur: "Entah ada urusan apa cianpwee berdua datang kemari?" Kedua orang Kakek itu tidak menjawab, ha¬nya senyuman hambar menghiasi bibirnya', mereka tidak bersuara pun tidak bergerak. Suma Thian yu lantas mengira kedua orang itu kalau bukan bisu tentu tuli, maka dengan suara yang lebih keras serunya: "Entah ada urusan apa cianpwe berdua....” Belum habis dia berkata, tiba-tiba terdengar kakek bertahi lalat hitam disebelah kanani itu menukas dengan suara lembut. "Kau tak usah bertanya lagi, aku sudah tahu kuburan siapakah itu.... " Sambil berkata ia lautas menuding ke arah gundukan tanah baru di belakang Suma Thian yu.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Suma Thian yu tidak kenal dengan kedua, orang kakek itu, mendengar mereka berdua langsung menanyakan soal kuburan pamannya begitu bertemu, dikiranya kedua orang ini ada sangkut pautnya dengan orang jahat pembunuh pamannya, kontan saja amarahnya berkobar. "Ada kepentingan apa kau menanyakan tentang persoalan ini?" bentaknya kemudian. Dua orang kakek itu tidak menjadi gusar lantaran peristiwa tersebut, malah justru tertawa bodoh. Dengan suara yang tenang dan halus kakek bertahi lalat itu segera bertanya lagi: “Yang berada didalam sana tentunya orang mati bukan? Siapakah orang mati itu?” Geli dan mendongkol Suma thian yu dihadapkan pertanyaan bloon semacam itu, dengan cepat dia berpikir: "Aaah, jangan-jangan kedua orang ini cuma orang bodoh? karena berpendapat demikian maka tanpa terasa anmarahnya menjadi reda, dengan suara lembut ia menyahut: “Orang mati siapakah yang berada disitu, tak usah kalian urus, aku rasa andaikata kalian mempunyai urusan penting lainnya, lebih baik cepatlah tinggalkan tempat ini" Mendengar ucapan mana, kedu orang kakek itu segera mendongakkan kepalanya dan terta¬wa terbahak-bahak, suaranya keras hingga memantul diseluruh hutan. Sedemikian kerasnya suara tertawa tersebut akhirnya Suma thian yu merasa tak tahan, dengan suara keras jeritnya: "Hey, apa yang kau tawakan? Menjemukan" Dua orang kakek itu menghentikan suara tertawanya kemudian memandang bodoh ke arah Suma Thia yu, setelah itu katanya: "Bocah muda, masih kecil sudah berangasan sekali, lain kali pasti sukar mendapat bini!” Selesai berkata, lagi lagi mereka tertawa terbahak-bahak.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Pada hakekatnya Suma Thian yu dibikin ke¬bingungan setengah mati oleh tingkah lakunya kedua orang itu. coba kalau Kedua orang itu tidak bermaksud jahat kepadanya, niscaya dia sudah memburu kedepan untuk menghajar me¬reka berdua. “Hmm, rupanya kaliau berdua ada maksud un¬tuk memperolok orang? Apa yang lucu? Kalau ada orang mati seharusnya turut berduka cita. masa kalian malah tertawa tergeletak di depan kuburan seseorang yang baru saja mati..." Teguran dari Suma Thian yu ini amat keras tapi tidak pantas untuk dipakai menegur orang yang berusia lanjut, semestinya, dua orang Kakek itu akan mencak-mencak kegusaran setelah mendengar teguran itu, siapa tahu apa yang kemudian terjadi justru merupakan kebalikannya. Terdengar kakek bertahi lalat disebelah kanan itu segera berkata: “Perkataan bocah ini benar juga, kita me¬mang seharusnya bersedih hati, hei hiante, mari kita bersedih hati!" Begitu selesai berkata, ternyata ia benar-benar menangis tersedu sedu, disusul kemudian oleh kakek yang ada disebelah kirinya. Dalam waktu singkat, isak tangis mereda telah menyelimuti seluruh angkasa. Menyaksikan dua orang kakek sinting yang sebentar tertawa sebentar menangis ini, suma thian yu menggelengkan kepalanya berulang kali sambil menghela nafas panjang: “Cukup, cukup.. . tangisan kalian berdua su¬dah cukup, asal..." cegahnya dengan cepat. Dua orang kakek itu segera berhenti menangis, seperti merasa sayang sekali dengan butiran air matanya, begitu berhenti menangis, air mata merekapun berhenti mengalir.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

“Nah bocah cilik" kata kakek bertahi lalat itu kemudian, "permintaanmu telah kulakukan dengan baik, sekarang gantian kami bersaudara yang ingin memohon kepadamu" Tingkah laku yang kocak dan tata bahasa kedua orang kakek yang halus segera mendatangkan perasaan simpatik dalam hati Suma Thian yu, maka diapun segera mengangguk. "Baiklah, asal bisa kulakukan pasti akan ku lakukan, katakanlah terus terang" "Nah begitu baru anak pintar, kakek bertahi lalat itu tertawa, "sekarang aku hendak bertanya dulu, kau tinggal dimana?" "Buat apa kau menanyakan tentang soal ini!” "Tak usah kaugubris, jawab saja pertanyaan ku itu!” "Maaf, sebelum kuketahui asal usul kalian berdua yang sebenarnya, jangan harap bisa mendapat jawaban dariku" "Wah, itu tak benar namanya" desak kakek bertahi lalat dengan cepat, "bukankah kau sendiri yang telah berjanji akan melakukan permintaanku, jangan kuatir, kami berdua bukan penjahat" Suma thian yu segera menggelengkan kepalanya berulang kali. "Siapa yang akan mempercayai ucapanmu? Kalau di lihat dari cara kalian yang datang secara sembunyi-sembunyi saja sudah diketahui kalau kamu berdua agak tidak beres, masa aku tidak boleh curiga?" Mendengar perkataan itu, si kakek bertahi lalat tersebut segera manggut-manggut memuji, sambungnya cepat: "Baiklah, kubatalkan pertanyaanku ini dan sekarang jawab saja kepada kami siapakah orang yang telah tiada ini?" "Maaf, pertanyaan inipun tak dapat kujawab" "Waah... aneh betul kau ini. kalau tidak ingin berterus terang katakan saja secara blak-blakan. Hei, bocah cilik, sebenarnya apakah maksudmu?”

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

"Tidak karena apa apa, hanya sepatah kata bisa kujawab, aku tidak memahami maksud tujuan kalian berdua.” Kakek bertahi lalat itu segera garuk-garuk kepala yang tak gatal, lalu sambil berpaling ke arah kakek yang lain, dia berseru: "Hiante, lebih baik kita jangan mencampuri urusan lagi, mari kita pulang saja dan tidur" Kakek kedua ini macam orang bisu saja, se¬jak muncul sampai sekarang ia tak berbicara sepatah katapun, kakaknya menangis, diapun menangis, kakaknya tertawa, diapun tertawa, sekarang kakaknya hendak pergi ternyata dia pun benar-benar membalikkan badan dan pergi semua tingkah lakunya sungguh tidak habis di-mengerti. Yaa, manusia aneh! Kedua orang itu betul-betul aneh, meski dalam dunia terdapat banyak urusan aneh, namun belum pernah di jumpai manusia seaneh kedua orang ini. Sebelum pergi, kakek bertani lalat ini sempat berpaling dan tertawa bodoh kepada Suma Thian yu seraya berkata: "Hei bocah, sekalipun kau tidak bilang aku juga tahu, kami berbuat begini tak lain Cuma ingin mengetahui apakah kau bisa tutup mulut memegang rahasia atau tidak, padahal suhumu itu sudah memberitahukan semuanya ini kepadaku, setelah berjumpa hari ini, hah ... haah.... ternyata apa yang dikatakan memang tidak bohong!” Berbicara sampai disini, dia lantas bersama adiknya berjalan seenaknya menuju ke hutan. Waktu itu suma thian yu tak sempat berpikir untuk memberitahu asal usul kedua kakek tersebut karena pertama dia sedang sedih, ke¬dua diapun sudah dibikin pusing oleh ulah ke¬dua kakek kembar itu. Tapi setelah mendengar perkataan terakhir si kakek bertahi lalat, hatinya kontan berge¬tar keras, pikirnya cepat. “Heran, darimana ia bisa kenal dengan su¬huku?"

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Baru saja ingatan tersebut meiintas dalam benaknya, satu ingatan lain secepat kilat telah melintas dalam benaknya, dengan suara lan¬tang segera bentaknya. "Cianpwee berdua, harap tunggu sebentar" Waktu itu, kedua orang kakek kembar tersebut telah tiba ditepi hutan, mendadak mereka berhenti, kemudian sambil membalikkan ba-dan, satu dari kiri yang lain dari kanan mereka bersama-sama berjalan balik, sementara senyuman bloon masih menghiasi bibirnya. Dengan seksama Suma Thian yu segera mengamati wajah kedua orang kakek itu begitu merasa dugaannya tak meleset dan tahu kalau mereka adalah tokoh persilatan yang pernah disingung suhunya, diam-diam ia menyesali dirinya yang bermata tak berbiji hingga hampir saja menyia nyiakan suatu kesempatan ba¬gus. Buru-buru dia berlutut ketanah, lalu berseru. "Locianpwee berdua, harap kalian suka memaafkan Thian yu yang punya mata tak berbiji sehingga berbuat kurang ajar kepada kalian, atas kesalahanku tadi, mohon cianpwee berdua sudi memaafkan" Hiiii hiiii hiiii... kau hilang apa bocah cilik?" kakek hertahi lalat itu tertawa terkekeh-kekeh, apa itu cianpwe? Aku tidak mengerti, siapa sih cianpwe mu itu?” Suma Thian yu tahu kalau manusia aneh semacam mereka adalah manusia manusia yang tak suka akan segala adat istiadat dan tata cara yang menjemukan, meski demikian, sebagai se¬arang angkatan muda, ia tidak ingin bersikap kurang hormat, maka ia bertanya dengan hormat: “Benarkah Locianpwe berdua adalah... " Kakek bertahi lalat itu segera menggoyangkan tangannya berulang kali mencegah dia berbicara lebih jauh, ujarnya:

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

"Bukan, bukan, apakah hanya di karenakan persoalan ini saja kau undang kami kemari?" Belum habis dia berkata, si kakek disebelah kiri yang bersikap macam orang bisu itu sudah menepuk bahu rekannya, kemudian menuding ke luar hutan, anehnya dia tetap membungkam dalam seribu bahasa. Si Kakek bertahi lalat itu segera berpaling dan tertawa, sahutnya tak sabar: "Sudah tahu adikku, kawanan anjing cilik itu belum pergi bukan? baik, mari kita pergi!" Kepada Suma Thian yu lanjutnya: “Hei bocah, kita jumpa lagi malam nanti!" Nadanya amat terburu-buru seperti sudah tidak sabar untuk menunggu suatu persoalan sehingga begitu selesai berkata, buru-buru dia sudah membalikkan badan dan berlalu dari situ. Tapi kasihan sekali, langkahnya justeru se¬demikian lambannya hingga selangkah demi selangkah persis seperti langkah seorang nenek berusia delapan puluh tahunan. Tapi anehnya, gerakan tubuh yang nampak sangat lamban itu justru cepat sekali bagaikan sambaran kilat, hanya didalam sekejap mata saja ia sudah lenyap dari pandangan sianak muda itu. Memandang arah lenyapnya bayangan tubuh kedua orang itu, Suma Thiau yu menggelengkankepalanya berulang kali sambil bergumam: "Manusia aneh, benar-benar manusia aneh!” Malam kembali menyelimuti seluruh angkasa dan meninggalkan keheningan yang luar biasa, terutama sekali ditengah pegunungan yang jauh dari keramaian manusia. Bukit Kiu gi san kembali diliputi oleh keheringan yang mati, seram dan menggidikkan hati.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Suma Thian yu masih ingat dengan ucapan yang diutarakan kedua orang manusia aneh itu menjelang kepergiannya tadi, maka dia telah menelusuri seluruh bukit, semak belukar, sejak kentongan pertama sampai tengah malam, tapi ia gagal menemukan jejak dari kedua orang manusia aneh tersebut. Ia sangat gelisah, tapi tak bisa menyalahkan kepada pemuda ini, bagaimana tidak? Sewaktu akan pergi meninggalkannya tadi kedua orang manusia aneh itu hanya mengatakan "kita jumpa lagi malam nanti”, tanpa menerang kan waktunya, maupun tempat pertemuan, pada hal bukit Kiu gi san begitu besar, kemana dia harus pergi mencarinya? Manusia aneh memang selalu berwatak aneh, bila ia tak ingin berjumpa denganmu, meski kau jelajahi seluruh bukit juga tak akan menemukan nya, sebaliknya bila ia ingin bertemu dengan dirimu, sekalipun kau kabur keujung langit, dia tetap akan muncul juga dihadapanmu. Justru karena alasan inilah, akibatnya Suma Ghian yu mesti lari semalaman suntuk tanpa hasil, meski badan sudah basah kuyup namun hasilnya tetap nihil. Akhirnya dengan kecewa dia duduk dibawah sebatang pohon siong sambil bergumam: “Aaii, tampaknya aku tertipu, tahu begini aku tak akan kemari untuk dihembus angin barat laut sambil menahan kedinginannya." Sambil mengomel dia mengambil sebutir batu kecil dari atas tanah, lalu ditimpuk secara gemas kedalam hutan sana. "Sialan, aku tak akan mencari lagi, anggap saja aku sedang sial!" omelnya lagi. Batu yang ditimpuk kedalam hutan bagaikan tenggelam ke dasar samudera saja, hilang lenyap dengan begitu saja, kemudian disusul suara seorang bergema dari balik hutan:

sungguh menyesal hatinya. "anak muda tidak belajar baik. dengan pandangan kebodoh-bodohan mereka sedang mengawasi wajah Suma Thian yu tanpa berkedip. merah padam selembar wajah Suma Thian yu karena jengah.com/ "Aduuuh . Suma Tnian yu bersorak kegirangan : “Ohh cianpwee. sialan. Dan begitu mengetahui siapakah kedua kakek itu. sedangkan didalam hati pikirnya: . rupanya kau sudah tak sabar untuk menanti sejenak lagi? Anak muda sudah tak bisa bersabar. cianpwe melulu. aku toh hanya mengatakan akan bertemu lagi entar malam. rupanya kau?" Dari balik hutan berjalan keluar sepasang kakek berbaju hitam. siapa yang menyuruh kau kemari?" Sekali lagi paras muka Suma Thian yu berubah jadi merah padam sesudah mendengar teguran itu. apakah tidak tahu kalau dalam hutan ada orangnya? Aduuh biyung .. manusia kurang ajar darimana yang tak punya mata. ia tersipu-sipu hingga tak bisa menjawab. kemudian terdengar kakek bertahi lalat itu mengomel: "Hei bocah..Tiraikasih Website http://kangzusi... Lama kemudian ia baru berkata agak tergagap. ketemu orang memanggil cian pwe. justru senang berbohong. "Entah ada persoalan apakah cianpwee menyuruh Thian yu datang kemari?” "Siapa yang suruh kau kemari?" bentak kakek bertahi lalat itu. buru-buru dia melejit ke udara dan melesat ke dalam hutan. Dari situ ia saksikan ada dua orang kakek sedang keluar bersama dari balik pepohonan.. sakit betul kepalaku!" Suma Thian yu terperanjat sekali setelah mendengar perkataan itu. sungguh menjemukan" Tertebak jitu isi hatinya.

kesabaran dapat menghindari segala malapetaka... kau jangan memikirkan akal busuk dalam hatimu. coba kalau suhu tidak berpesan agar menahan sabar terhadap manusia semacam ini. mengapa ia dapat menebak suara hatiku secara jitu?" Berpikir sampai disitu. "Haah. kalau bicara tidak sejujurnya..com/ "Wu san sian gi siu (Sepasang kakek tolol dari bukit Wu san) betul-betul terhitung manusia paling aneh didunia ini. Suma Thian yu menjadi amat gelisah setelah menyaksikan peristiwa tersebut. serunya dengan gusar. aku benar-benar segan untuk berurusan dengan mereka!" Baru saja dia berpikir sampai disitu. . boanpwe masih ada urusan hendak dilaporkan” Kakek bertahi lalat itu segera membalikan badannya sambil melototkan matanya besar-besar. kemudian sambil menjatuhkan diri berlutut katanya: "Locianpwe. kau tahu hal ini bukan suatu pekerjaan yang mudah untuk dilaksanakan! Bila kau tak memiliki kesabaran tersebut. segera pikirnya: "Sungguh lihay. si bocah tidak bisa diajar. buru-buru dia maju beberapa tindak kedepan menghadang dihadapan kedua kakek tersebut. hiante mari kita pergi saja!" Selesai berkata kedua orang itu segera membalikkan badan siap pergi meninggalkan tempat itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. jangan pergi dulu..haaah." Menyaksikan tampang pemuda yang macam monyet kepanasan itu.. jangan jangan diatas mukaku tertera tulisan besar? Kalau tidak. mendadak kakek bertahi lalat itu telah membentak gusar: "Bocah. lebih baik cepatlah tinggalkan tempat ini!” Suma Thian yu merasa amat terperanjat. kakek bertahi lalat tersebut segera tertawa lebar. buru-buru dia berkata: “Boanpwe tidak berani.

maunya belajar merangkak macam anjing budukan. ia lantas berpendapat bahwa tiada pentingnya untuk merahasiakan hal tersebut. "Yaa.. maka rahasia tidak dibocorkan. dulu ia belum memahami asal usul kakek ini.. setelah tahu kalau kakek ini adalah seorang pendekar sejati yang berilmu tinggi. pasti akan kulaksanakan dengan sebaik-baiknya” Dia mengira kakek itu hendak menanyakan kembali persoalan yang menyangkut diri paman Wan. tidak menunggu lebih lama lagi Suma Thian yu segera melompat bangun.. jika seandainya kakek itu bertanya kembali tentang paman Wan maka diapun akan menjawab dengan sejujur nya.com/ "Huuh. kakek itu berpaling kembali kearah Suma thian yu sambil katanya: "Hei bocah. benar! Karena apakah aku memohon kepadanya?" “Tiada suatu permintaan bukan?” kakek bertahi lalat itu tersenyum.. Diam-diam kakek bertahi lalat itu mangut-manggutlalu berpaling dan memandang adiknya yang berada disamping. tapi sekarang. kemudian dengan wajah serius. “bagus sekali! Tapi lohu menyuruh kau menghadap justru karena aku hendak memohon sesuatu kepadamu” “Selama boanpwe sanggup untuk melaksanakannya. Hmm. apa tujuanmu memohon sesuatu kepada lohu?" Agak tertegun Suma Thian yu mendapat pertanyaan tersebut untuk sesaat lamarya dia tak sanggup menjawab.. Kakek bertahi lalat itu segera berseri wajahnya. tampak kakek itu pun turut manggut-manggut . dasar bertulang lunak. . Seorang lelaki sejati tak akan sembarangan berlutut!” Mendengar ucapan tersebut.Tiraikasih Website http://kangzusi. Seolah-olah telah mendapat ijin. Maka dia telah bersiap-siap.

mengerti?” Ucapan tersebut dengan cepat menimbulkan perasaan anti pati dalam hati Suma thian yu. “Boanpwe bersedia untuk mencoba. “tanpa suatu keyakinan. maka sekarang kuberitahukan kepada mu agar dalam tiga hari harus bisa menyelesaikan apa yang lohu perintahkan. "Dalam tiga hari. beranikah kau untuk mencobanya?" Setelah termenung sejenak. tapi aku tidak mempunyai keyakinan untuk pasti berhasil” “Tidak bisa!” teriak kakek bertahi lalat ini dengan gusar.. pokoknya kau tak boleh putus asa. tidak bisa juga mesti dilakukan. aku tahu dengan bakat serta kecerdasanmu.. kalau tidak jangan harap bisa meninggalkan bukit kiu gi san barang setengah langkahpun. ." “Kertas ini berisikan ranasia ilmu silat yang maha sakti. bukankah kau gila silat?Kertas ini kutemukan beberapa hari berselang diatas bukit ini. kau mesti memahami isi tulisan yang tertera diatas kertas ini. . mendadak ia berseru dengan wajah tercengang.Tiraikasih Website http://kangzusi. pekerjaan apapun tidak akan berhasil dilaksanakan. tak boleh berhenti ditengah jalan. sayang lohu tak becus dan tak sanggup memahami rahasia dari kepandaian silat tersebut. memaksa orang lain untuk menuruti kemauannya sehingga menimbulkan perasaan jemu bagi yang mendengarkan. sudah pasti tak akan muncul persoalan apa-apa" Dari dalam sakunya dia lantas mengeluarkan secarik kertas yang telah berwarna kuning lantas diserahkan kepada Suma thian yu sambil katanya berseru menjawab.com/ Sungguh?" dia berseru. dia merasa kakek ini terlalu berlagak. “Kertas ini. "ahaa . akhirnya dia berkata.. kalau begitu tak salah lagi pilihanku.. bisa juga mesti dkerjakan." Suma Thian yu menerima kertas kuning itu dan memperhatikannya sekejap.

dia ingin menangis.. Suma Thian yu ingin menghalangi kepergian mereka.. tapi terlambat.com/ Setelah termenung sejenak. apa pula yang bisa kau lakukan?" “Tidak mau harus mau. namun itu segera berdiri tertegun. bila aku tidak merobek-robek kertas itu di hadapan mereka. aaai.cur masuk ke dalam hitan. aku tak akan bernama Suma Thian yu!" Sambil berkata diapun masukkan kertas itu ke dalam sakunya.. Dia segera melemparkan kertas itu kehadapan Suma Thian yu.. sekejap kemudian bayangan tubuh kedua orang itu sudah lenyap dari pandangan. lagi-lagi aku tertipu. . akhirnya sambil gelengkan kepalanya dia menghela napas panjang. suatu perasaan sedih karena dipermainkan orang segera menyelimuti perasaannya. akhirnya ia berkata: "Pentingkah kertas ini bagimu? Seandainya boanpwe tidak bersedia atau tidak bisa. Kitab pusaka apakah itu? Ternyata kertas itu kosong melompong sama sekali tak ada isinya baik cuma satu huruf maupun sebuah garispun.. kemudian sambil membalikkan badannya bagaikan hembusan angin melun. Wu san siang gi memang manusia manusia yang gemar menggoda orang... tidak bisa harus bisa. dasar orang aneh tetap orang aneh. kemudian dibalik dan diteliti bagian yang lain..masa memaksa orang untuk melakukan pekerjaan yang tak ingin dilakukan olehnya?" Diambilnya kertas itu dan diperiksnya dengan seksama. tiga hari kemudian kita berdua akan kembali” sahut si kakek bertahi lalat sambil menarik wajahnya.. baik! Tiga hari kemudian.Tiraikasih Website http://kangzusi. "Aaaai. ingin menggunakan kesempatan itu untuk melampiaskan keluar semua kekesalan yang mencekam perasaannya. Dengan gemas dia lantas menyumpah: "Sialan.

harus mencari pengaman dan memperjuangkan suatu karya yang besar bagi sejarah hidupnya. entah baeaimana pun. pemuda itu merasa ia tak boleh tinggal dalam bukit terus menerus.. sakit hati paman Wan juga belum di tuntut. nama besarnya sudah termasyur diseluruh dunia persilatan. dia ingin menuntut suatu keadilan dari orang yang telah mempermainkan dirinya. sepanjang hidupnya mereka selalu berjiwa pendekar. Sejak terjun ke arena persilatan. Sepasang manusia bodoh dari bukit Wu san merupakan sepasang pendekar yang bernama besar dalam dunia persilatan. Usia Wa san siang gi telah mencapai enam puluh tahun. "Aku harus pergi!" Lama kemudian ia baru mengucapkan kata-kata tersebut.. padahal Toa gi siu Khong Sian yang berlagak bodoh adalah seorang yang amat cerdas. janji tetap janji. sedang Ji gi siu Khong Bong yang ..com/ Ia mendongakkan kepalanya memandang bintang yang bertaburan di angkasa. lalu memandang sungai dan daratan rendah dibawah bukit. ia harus berkelana ke mana-mana. sebagai seorang lelaki. bahkan lagaknya macam orang bloon. Kakek bertahi lalat adalah kakaknya Ma Khong Sian dengan julukan Tay gi siu (kakek bodoh pertama). kedua orang ini selalu muncul bersama. Apalagi dendam orang tuanya yang belum dibalas. ia tak ingin mengingkar janji. jangan dilihat dia seperti orang bisu. sedangkan adiknya ji gi siu (kakek bodoh kedua) Khoug Bong. Wu san sian gi.Tiraikasih Website http://kangzusi. sesungguhnya kakek ini merupakan seorang jago pendebat yang pandai sekali bersilat lidah. mereka berdua adalah saudara sekandung. menolong kaum yang lemah dan membabat kaum alim. Tapi dengan cepat ia teringat kembali kalau janji pertemuannya tiga hari mendatang belum dipenuni.

bukan bertujuan untuk mencari nama atau kedudukan. . ketika kedua orang kakek itu sedang berpesiar di lembah Ong im kok di bukit Kiu gi san. sebagai manusia yang berpengalaman luas. barang mestika juga boleh. mereka gemar berlagak seperti orang bloon. pe¬nemuan tersebut tidak dianggap kelewat serius. Oleh karena itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. Mereka tahu kalau kertas kulit itu bukan berisikan ilmu silat maha sakti peninggalan dari seorang tokoh silat dimasa lampau. Berapa hari berselang. mereka berdua berhasrat untuk mencari seseorang yang dapat dipercaya dan menghadiahkan kertas kulit yang ditemukan itu kepadanya. Dengan watak Wu san siang gi yang tawar terhadap nama serta keuntungan meterial. Sekalipun demikian. tentulah secarik peta rahasia yang berisikan harta karun. Mereka berpendapat tujuan belajar silat adalah untuk menyehatkan badan dan menjauhkan diri dari segala macam penyakit. harta kekayaan pun dipakai untuk menolong kaum miskin. dalam sekilas pandangan saja mereka sudah tahu kalau ker¬tas kulit ini bukan benda sembarangan. bukan uniuk mencari keuntungan bagi kepentingan sendiri. mau ilmu silat juga boleh. tanpa sengaja mereka telah menemukan kertas kulit itu. bahkan sewaktu berada di hadapan Suma Thian yu. mereka berdua sama-sama merasa tidak tertarik. maka kertas itupun segera disimpan kedalam saku.com/ berlagak macam orang bisu adalah seorang pendebat yang pandai bersilat lidah. gerak gerik mereka macam orang yang terkena oleh sebuah penyakit ingatan. dari pada membiarkanya hingga terjatuh ketangan kaum sesat dan menimbulkan kerugian bagi umat persilatan.

“Plaak” entah dari mana datangnya segulung kertas. Atau dengan perkataan lain. padahal begitu luas. tapi dalam sekilas pandang saja.” Dibawah surat itu tidak dicantumkan tangan. karena ngeri buru-buru teriaknya: . itu berarti kemurungan serta kegelisahan yang mencekam perasaanya semalam diketahui semua oleh kedua orang kakek tersebut.Tiraikasih Website http://kangzusi. Pikiran yang jernih dapat menemukan kesimpulan. Suma thian yu mengetahui kalau surat itu ditulis oleh Wu san siang gi. Berpikir sampai disitu. Bagaimanapun juga dia adalah seorang bocah yang berusia enam belas tahun. Terbaca diatas kertas itu terasa beberapa huruf yang berbunyi demikian: “Hati yang tenteram dapat menjernihkan pikiran. harap pergunakan setiap detik sebaik-baiknya. Suma thian yu merasa amat terkejut cepat-cepat dipungutnya kertas itu dan diperiksa isinya. pelbagai ingatan berkecamuk dalam benaknya sampai pikirannya belum dapat juga menjadi tenang kembali. kemanakah dia harus pergi sekarang? Mendadak terdengar suara benturan nyaring. batas waktu tiga hari akan berlalu dengan singkat. Dengan tanpa tujuan Suma thian yu berjalan kesana kemari diatas bukit Kui gi san. peluh dingin segera membasahi badannya. lagi pula tak pernah terjun kedunia persilatan.com/ Karena itulah mereka lantas mencari Suma thian yu yang jujur dan dapat dipercaya dan menyerahkan kertas itu kepadanya untuk dise lidiki. kedua orang kakek itu tentu berada disekeliling sana sambil mengawasi gerak-geriknya setiap saat. ternyata dengan tepat menghantam diatas kakinya.

yang penting asal kau ada kemauan dan dan bersedia untuk berjuang. Suma Thian yu yang cerdas tiba-tiba saja teringat dengan perkataan dari gurunya Put Gho cu: "Bu khek menimbulkan unsur panas dan dingin.. “Tiada pekerjaan yang sukar didunia. jangan-jangan diatas kertas tanpa kata ini sesungguhnya tersimpan suatu rahasia yang amat besar? Memikir sampai disini.. Maksud hatimu dapat lohu mengerti. boanpwe hendak berbicara dengan mu” Baru selesai dia berkata.. ia menggelengkan kepala berulang kali sambil menghela napas panjang. rasa percaya pada diri sendiripun muncul kembali. .com/ “Locianpwe. Jangan kau lihat kertas itu tidak berhuruf. harap segera menampilkan diri . sesungguhnya adalah Bu Khek. akan menimbulkan Sam cay lalu menjadi Bu siu. tiba-tiba terdengar suara yang amat lirih berkumandang disisi telinganya. gumamnya: "Wahai Thian yu.” Pembicaran tersebut dilakukan orang kakek tersebut dari berapa li jauhnya dari tempat itu. kau harus tahu tinggi persoalan yang sukar didunia ini. buru buru dia mengeluarkan kertas itu dan diperiksanya dengan seksama. dengan begitu masalah besar baru dapat tercapai. Unsur panas dan dingin atau Tay khek akan menimbulkan Ji gi. benarkah kamu begitu bodoh.Tiraikasih Website http://kangzusi." Maka bila mendengar kata Bu khek yang di ucapkan kakek itu. satu ingatan segera terlintas dalam benaknya. yang penting adalah kemauan. lak hap. selang berapa saat. jit seng dan akhir nya menjadi pat kwa. tak punya kemampuan?" . demonstrasi ilmu menyampaikan suara yang amat sempurna ini segera membuat Suma Thian yu merasa kagum sekali. Mendengar kata "Bu khek" yang diutarakan Wu san siang gi. lalu dari Bu siu menjadi ngo heng. tak becus..

mendadak dari arah bawah bukit sana berkumandanglah suara pekikkan nyaring yang amat memekikkan telinga. mendengar pekikan itu Suma Thian yu tertegun. tahu-tahu dua sosok bayangan manusia telah muncul dihadapannya. kedua orang iut dengan keempat buah mata bajingannya mengawasi Suma thian yu sekejap lalu mendengus dan segera melanjutkan kembali perjalanannya ke depan. Orang yang disebelah kiri adalah seorang kakek berusia lima puluh tahunan. berpakaian ringkas dan membawa senjata sepasang martil besar. hidung membengkak besar. mulut model paruh. ia tertegun dan segera berpaling kearah sana. Orang kedua adalah seorang lelaki berusia empat puluh tahunan. bertelinga tikus dan memelihara jenggot hitam yang panjang. tampaklah dua sosok bayangan hi¬tam dengan kecepatan bagai hembusan angin bergerak mendekat. cepat ia mendongakkan kepalanya.Tiraikasih Website http://kangzusi. Baru berjalan sepuluh langkah. bermata garang bermulut lebar. berwajah persegi dengan mata seperti mata elang. Sekejap mata berkumandang kembali suara keras bergema tinggi ke angkasa. diam-diam Suma Thian yu menggerutu dalam hatinya. sipendatang tadi telah melayang turun dihadapan mukanya. “Sungguh cepat gerakan tubuh orang ini!“ Ingatan tersebut baru lewat. sehingga tampangnya amat tak sedap dilihat. Begitu sampai disitu. tampangnya sangat garang. . dia memakai jubah pendeta dengan sebilah pedang tergantung dipunggungnya.com/ Dengan gemas di cengkeramnya kertas itu lalu beranjak pergi meninggalkan tempat itu. Menyaksikan kejadian itu. tapi rambutnya yang panjang dibiarkan terurai panjang.

. Tak usah diamati lebih jauh pun ia dapat mengenalinya sebagai dua orang manusia kejam yang pernah dijumpainya tadi. Dengan perasaan terkejut Suma Thian yu berpaling. lalu setelah mendengus berlalu pula dengan tergesa-gesa? Yang lebih aneh lagi. membuat pemuda itu murung. kedua orang manusia buas itu melangkah kedepan menghampiri Suma Thian yu. sembari berjalan benaknya berputar terus memikirkan kertas tanpa kata yang konon berisi ilmu silat lihay itu. berhenti sebentar dihadapan nya. Entah berapa lama sudah lewat. selama dua hari belakangan ini hampir semua orang yang dijumpainya adalah manusiamanusia persilatan yang serba aneh dan mencengangkan. akhirnya keheningan itu dipecahkan oleh berkumandangnya suara pekikan keras dikejauhan sana.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ Suma Thian yu menjadi melongo menyaksikan tingkah laku kedua orang yang tak dikenalnya itu. mereka baru berhenti setibanya satu kaki di depan pemuda tersebut. pemuda itu melanjutkan kembali perjalanannya menuruni bukit itu. Begitu sampai disitu. amat kusut dan sedih. Pikiran yang kusut selama beberapa hari belakangan ini serta badannya yang penat. Tak terasa sampailah anak muda itu ditepi sebuah selokan dengan air yang jernih dan deras. sementara keempat biji matanya mengawasi terus pedang dipunggung pemuda itu tanpa berkedip. Setelah termanggu-manggu berapa saat lamanya. dari kejauhan sana ia saksikan dua sosok bayangan manusia sedang meluncur da¬tang dengan kecepatan tinggi. ia tak habis mengerti mengapa kedua orang itu muncul secara tergesa-gesa. tanpa terasa ia duduk ditepi sungai dan mengawasi air yang mengalir dengan termangu.

hawa napsu membunuhpun menyelimuti seluruh wajahnya.com/ Jilid 4 TIBA-TIBA lelaki setengah umur itu mem¬bentak keras: "Hei. mau apa kau?” dengan nada yang lebih ketus Suma thian yu menyahut.. sorot matanya memancarkan kebuasan. ternyata dia berani bersikap kurang ajar kepada kaum tua. benarbenartak tahu diri” .. apa Hubunganmu dengan orang she Wan? Cepat katakan. Lelaki setengah umur itu segera menarik kembali senyumannya dan berhenti tertawa. heehh. bocah cilik! Apa hubunganmu dengan she Wan tersebut?" Suma thian yu mambalikan badannya dan melirik sekejap kearah orang itu dengan pandangan dingin.. Ucapan tersebut segera menggusarkan lelaki setengah umur itu..Tiraikasih Website http://kangzusi.. dengan cepat ia melompat bangun kemudian bentaknya: "Hei. “Hmm. bocah cilik. dia malah tertawa terbahak-bahak dengan seramnya.. heehh. apa yang kau tertawakan? jangan cengar-cengir dihadapanku.hardiknya kembali." Suma thian yu merasa gusar sekali menyaksikan sikap hina lawannya.. lalu sahutnya: "Tak usah kau urus!” Jawaban ini bukan menggusarkan lelaki setengah umur itu. sambil menuding kearah Suma thian yu katanya kepada tosu tua itu: "Coba kau lihat! Bocah keparat ini benar-benar tak tahu tingginya langit dan tebalnya bumi. "Sauya justru tak mau menjawab. heehh. kau sibocah kunyuk yang masih berbau air tetek berani kurang ajar kepadaku? Hmm. orang she Wan itu pun tak berani bersikap kurang ajar dihadapanku. dengan menyeramkan dia membentak: "Hei bocah.

. pedang Kit hong kiam kek menusuk balik ketenggorokan tosu tua tersebut dengan jurus Ciong liong ji hay (naga sakti masuk samudera). kau segera akau kulepaskan. katanya lagi sam bil tertawa dingin: "Pedang ini sudah berada ditangan sauya sekarang.. lalu tertawa nyaring. rupanya pedang inilah yang kau incar.. tidak sopan namanya!" dia berseru.. nih ambillah sendiri. Denean cepat gerakan tubuhnya dirubah. asal pedang yang kau gembol diserahkan kepadaku.." Tiba-tiba terdengar seseorang membentak nyaring. Si anak nuda itu berilmu tinggi dan bernyali besar. ketika menyaksikan pedang lawan menusuk ke arah dadanya.” Tosu tua itu mengayunkan pedangnya dari bawah keatas dengan jurus Sit gou huang gwat (badak sakti menengok rembulan) dan menu suk tenggorokan Suma Thian yu.Tiraikasih Website http://kangzusi. segera katanya pula: “Hei bocah muda.com/ Bukannya takut. “Bocah muda lihat serangan. Suma Thian yu malah selangkah demi selangkah maju kedepan menghampiri kedua orang itu. lohu tak tega membunuhmu. haaahh. Tindakannya yang tenang dalam menghadapi bahaya dan serangannya yang cepat daLam perubahan. “Haaah.... tarungan segera berlangsung d* nya. Kagum sekali sitosu tua itu menyaksikan keberanian orang." Mendengar itu... He.. roareka berdua saling m?n* . apa susahnya?” Sembari berkata dia lantas meloloskan pedang Kit hong kiam peninggalan paman Wan nya dan disodorkan kedepan. Suma Thian yu mendongakkan kepalanya dan tertawa terbahak-bahak.. dia miringkan kepalanya sambil membuang bahunya kesamping. "Kalau diberi tanpa membalas. mau tak mau membuat lelaki setengah umur yang menyaksikan jalannya pertarungan itu diam-diam bersorak memuji...

semua ancaman dilakukan dengan cepat lawan cepat. Mendadak Suma Thian yu berpekik. namun kemampuannya sudah mencapai taraf yang begitu hebat. ternyata kekuatan mereka berdua seimbang. malahan semua ancaman di lakukan secara tepat dan sempurna. Tosu tua itu makin bertarung semakin kaget pikirnya kemudian: "Sewaktu orang she Wan itu masih hidup. serangan yang dilancarkanpun makin lama semakin dahsyat. Di tengah jeritan mana. Suma Thim yu telah bendiri kembali ditempatnya semula dengan wajah tidak berubah. maka sewaktu di praktekkan ia sama sekali tidak gugup atau tegang. Lambat laun Suma Thian yu kena dikurung kembali oleh gerakan ilmu pedang lawan yang amat dahsyat itu. jubah sebelah kirinya telah robek sebagian oleh sambaran pedang Kit hong kiam. meski pertarungan kali ini adalah penarungannya yang pertama.Tiraikasih Website http://kangzusi.sembunyi). pedang Kit hong kiamnya di rubah menjadi gerakan Kian hou in liang (harimau muncul naga ber. Dalam waktu singkat tiga puluh gebrakan sudah lewat. tampak bayangan orang saling memisah dan mundur kebelakang. Bagi Suma Thian yu. dibawah ketiak kirinya telah bertambah dengan . mereka berdua saling menyerang dan saling mendesak. Sebaliknya keadaan dari tosu tua itu mengerikan. gerakan tubuhnya tiba-tiba berubah. kalau dibiarkan hidup nis¬caya dia akan merupakan ancaman besar dikemudian hari. telapak tangan kirinya di ayunkan kemuka cepat. pedangnya di iringi kilauan cahaya tajam langsung meluncur ke tubuh tosu tua itu. dengan cepat menak¬lukkan cepat.com/ Pertarungan segera berlangsung dengan serunya. aku tak boleh membiarkan ia hidup terus!” Berpikir begitu. sikapnya sangat tenang seakanakan tak per¬nah terjadi sesuatu apapun. tapi oleh karena latihannya teratur dan tekun.

dia merupakan seorang manusia yang paling disegani baik oleh golongan putih maupun golongan hitam. Perlu diketahui. ja¬ngan biarkan dia hidup" Ternyata lelaki setengah umur itu bersama Hek hong hou (harimau angin hitam) It im kong sedangkan tosu tua itu adalah It tim tootiang dari partai Hoa san. bulu kuduknya pasti pada bangun berdiri Karena ngeri Si Mayat hidup Ciu Jit hwe mempunyai tiga orang murid. Walaupun berhasil dengan serangannya. merekapun memiliki segenap kepandaian silat dari Si Mayat hidup Ciu Jit hwe. murid yang pertama adalah Hek hong hou (Harimau angin hitam) Sim kong murid kedua bernama Cing bin kui (setan muka hijau) kang Tham. sedang murid yang ketiga adalah seorang perempuan. 000O000 . Sim kong! Bereskan dia. dari sini dapat diketahui betapa mulia dan bajiknya pemuda ini. Suma thian yu tidak melakukan pengejaran lebih jauh. dia tidak ingin mencari keuntungan disaat orang sedang tak siap atau berada diposisi lemah. darah segar bercucuran amat deras. mereka menyebutnya Yan tho hoo (Gadis cantik bunga tho) Hoo hong. Waktu itu dia sedang mundur dengan sempo¬yongan. selain b banyak sudah kejahatan yang telan dilakukan. suhu dan si Harimau angin malam Sim Kong adalah seorang gembong iblis kelas satu dari golongan Liok.com/ sebuah jalur luka yang memanjang. Lelaki setengah umur yang menonton jalannya pertarungan itu dari samping arena maju memayang tosu tua itu buru-buru tegurnya: "Tidak pernah menduga bukan It tim totiang?" "Tidak mengapa. tak kusangka bocah keparat itu sangat lihay.lim dewasa ini.Tiraikasih Website http://kangzusi. Asal orang mendengar nama Hoat Kang-si (si mayat hidup) Ciu Jit hwe.

mimpipun dia tak menyangka kalau lelaki se tengah umur itu tak lain adalah Hek hong hou yang termasyur itu. orang ini pun merupakan seorang tosu Siluman yang sukar dihadapi. Seperminuman teh kemudian. Sepasang tangannya segera direntangkan dengan juris Hiong ciau kian sui (ular ganas mengunting air). ia jadi terperanjat. dengan sorot mata yang memancarkan sinar kebuasan. sebaliknya lengan kanan Suma . katanya: “Bocah keparat. nah lancarkan seranganmu!” Suma thian yu tidak sungkan-sungkan lagi. ia tangkis datannya serangan pedang itu dengan tangan telanjang. ia sudah mempunyai pengalaman selama puluhan tahun dalam permainan ilmu pedang. dia tusuk jalan darah Kiu wi hiat diatas dada Hek hong hou Sim kong dengan jurus Im liong tham jiu (naga mega merentangkan cakar).com/ IT TIM TOJIN termasuk jago pedang nomor satu pula didalam partai Hoa san pay. toaya akan menggunakan tangan telanjang untuk mencoba kelihayan Kit hong kiam hoat yang tersohor itu. Suma thian yu tak menyangka kalau musuhnya bakal menghadapi serangan tersebut dengan tangan kosong belaka. “Serangan yang bagus!” seru Hek hong hou Sim kong sambil tertawa dingin. Tak heran kalau Suma Thian yu menjadi tertegun sesudah mendengar pembicaraan mereka. dia selalu menyinggung pula tentang kebuaasan serta keganasan Sim Kong. “Taak!” ketika pedang dan lengan saling beradu ternyata lengan si harimau angin hitan Sim Kong sama sekali tidak menderita cedera apa-apa.Tiraikasih Website http://kangzusi. Hek hong hou Sim kong telah selesai membalut luka yang diderita It tim tojin. bahkan selalu berpesan kepadanya agar berhati hati bila bila suatu hari bertemu dengannya. Tiba-tiba dia tertawa seram. selangkah demi selangkah dia maju mendekati Suma thian yu dan berhenti satu kaki dihadapannya. dengan alis berkernyit. Setiap kali paman Wan membicarakan soal dunia persilatan dengannya.

hampir saja pedangnya terlepas dari genggaman. rasa malu dan menyesal bercampur aduk menjadi satu. Nah. tampak tubuhnya berkelit kekiri menggegos kekanan. Si Harimau angin hitam Sim kong segera tertawa seram. sedihnya bukan kepalang ia tak menyangka sudah sepuluh tahun belajar ilmu dan akhirnya nyaris terluka ditangan orang pada gebrakan yang pertama. Kejadian ini semakin mengejutkan hati Suma Thian yu. di lihatnya si harimau angin hitam Sim Kong sedang memandangnya sambil tertawa dingin. kepala boleh dipenggal namun harga diri tak boleh digadaikan. Suma Thian yu menjadi sedih sekali. Namun si harimau angin hitam sim kong masih tetap berlagak pilon.com/ Tihan yu yang menggenggam pedang tergetar keras sampai kesemutan. hati-hati. “Bocah keparat” ejeknya dengan tertawa dingin. hari ini toaya akan menyuruh kau menyerah dengan hasil takluk. telapak tangan menjadi panas. dengan menggertak gigi. Ketika matanya dialihkan kewajah lawan.Tiraikasih Website http://kangzusi. cepat-cepat dia menarik kembali pedangnya sambil melompat mundur. toaya akan menyuruh kau minum air” . saat itu boleh datang lagi untuk bertarung melawanku. aku akan beradu jiwa denganmu. ejeknya: “Bocah keparat. seakan-akan serangan ini dianggap enteng saja. Suma thian yu segera membentak keras: “Bajingan busuk. wa jahnya diliputi oleh sikap sinis dan menghina. “lebih baik berlatihlah sepuluh tahun lagi. dengan amat mudah sekali dia telah meloloskan diri dari serangan itu. serahkan nyawa anjingmu!” “Sreet! sreet! sreet! Secara beruntun ia lepaskan tiga buah serangan berantai yang amat dahsyat. ayolah!” Bagi seorang laki-laki. hatinya terasa sakit bagaikan diiris-iris dengan pisau.

sepanjang hidupnya entah sudah berapa banyak pertarungan sengit dialaminya. sementara Suma thian yu masih tertegun. Tapi ingatan lain segera melintas dalam benaknya. karena itu baik dibidang pengalaman maupun taktik.. dia lantas memilih posisi yang lebih menguntungkan dengan memaksa Suma thian yu membelakangi sungai. dia merasa kemampuannya masih seli¬sih jauh bila dibandingkan . cuma sayang pengalamannya masih cetek. tiba-tiba dadanya terasa menjadi kencang. sambil menggigit bibir dia bersiap sedia naik kembah ke daratan untuk beradu jiwa dengan lawan. Baru saja ia menjejakkan kakinya untuk melompat kedepan.Tiraikasih Website http://kangzusi. ketika ia merasakan ada suatu ancaman bahaya. ia saksikan Hek hong hou Kim Kong sedang tertawa terpingkalpingkal. dia mengira ilmu silat sendiri yang tak becus. sedangkan It tim tojin yang terlukapun sekarang ikut tertawa tergelak. Tak heran kalau begitu pertarungan berlangsung. Suma Thian yu merasa sedih sekali tanna terasa air matanya jatuh bercucuran membasahi pipinya.com/ Mendadak bayangan tubuh Hek hong hou lenyap tak berbekas. Padahal ilmu silat yang dimiliki Suma thian yu terhitung tangguh.”Byuuur” seluruh badannya tercebut ke danau. Suma Thian yu segera menjejakkan kakinya dan muncul kembali dipermukaan air. tahu-tahu kakiknya terasa dingin dan. Begitu tercebur ke dalam air. dengan tanah dekat sungai yang gembur tanpa disadari keadaan tersebut melemahkan posisi kekuatan yang dimiliki pemuda itu sebesar tiga bagian lebih. Kasihan Suma Thian yu yang tak tahu keadaan yang sebenarnya. sayang keadaan sudah terlambat. Ia memandang searahnya dengan wajah mengejek. ia sepuluh kali lipat lebih hebat dari Suma thian yu.. segulung angin pukulan yang dahsyat telah mendorong tubuhnya hingga terjengkal kebelakang. sedang Hek hong hou Sim kong adalah seorang jago yang tangguh..

dia merasa sukar untuk menelan penghinaan tersebut dengan begitu saja. mungkin keparat itu sudah berenang menuju kearah sana. sialan kau! Hmm.. naik ke atas daratan untuk melanjutkan perta¬rungan berarti hanya mencari penyakit buat diri sendiri. sekalipun kau kabur keujung langit. tapi setelah tunggu punya tunggu Suma Thian yu belum juga menampakkan diri. bagaimana pertanggung jawabku nanti kepada guruku?” "Hmm. baiklah. . untuk sementara waktu pedang Kit hong kiam itu biar disimpan olehnya. Sambil membimbing It tim tojin. waah. dia segera melakukan pengejaran menuju kearah hilir. Pelbagai ingatan sagera berkecamuk didalam benaknya. Seorang lelaki yang ingin membalas dendam tiga tahun pun belum terlambat. dia segera men.? Maka sekali lagi ia menyelam kedalam air dan tak muncul kembali.. mereka segera berseru tertahan: “Kita tertipu!" Hek hong-hou Sim Kong yang melongok ke air lebih dulu. sialnya pedang mustika itupun di bawa kabur keparat tersebut. dia harus pergi meninggalkan tempat itu. Mari berangkat. tapi cepat atau lam bat pedang itu pasti terjatuh kembali ketangan kami. tapi kalau tidak naik ke daratan.kenapa dia kuatir kekurangan kayu bakar.Tiraikasih Website http://kangzusi. ketika bayangan tubuh dari Suma Thian yu tidak ditemukan.com/ dengan musuhnya. karena dia tak ingin mampus dengan begitu saja. kita menuju kehilir. sekarang dia tidak sangsi lagi. suatu ketika kau pasti akan terjatuh kembali ke tangan toaya!" It tim tojin yang terluka ikut memburu ke tepi sungai memandang air sungai yang tenang.. Dengan amat tenang kedua orang manusia bengis itu menunggu ditepi sungai. keenakan buat keparat itu. sekali¬pun dianggap sebagai pengecut dia juga harus pergi. asal bukit nan hijau. ia berkata: “Tampaknya bocah keparat itu pandai ilmu berenang.depak-depakkan kakinya sambil menyumpah: "Bocah keparat. tampaknya hari ini kedatangan kita sia-sia belaka.

Saking gelisahnya dia menangis tersedu-sedu. bahkan kertasnya menjadi kumal. didikan gurunya selama delapan tahun. dia masih berada dalam air didekat tempat kejadian. wajahnya menjadi amat murung dan kesal. “aahh.com/ Benarkah Suma Thian yu menuju kehilir? Ternyata pemuda itu belum pergi jauh. sudah pasti kertas kulit itu sudah basah kuyup. dengan sedih tubuhnya berbaring diatas tanah membayangkan kembali pendidikan paman Wan nya selama sepuluh tahun. bagaimana mungkin dia dapat memberikan pertanggungan jawabnya kepadi Wu san Siang gi nanti? . dengan menahan napas dia bersembunyi terus disana sampai kedua orang itu pergi meninggalkan tempat itu. kini batas waktu yang ditentukan tiga hari tinggal dua hari. dia baru menampakkan diri dari tempat persembunyiannya dan naik keatas daratan.” Sambil berkata dia memandang gulungan kertas yang berada dalam genggamannya.. Makin dipikir hatinya makin sedih. terhembus angin gunung yang dingin. ternyata semua yang diharapkan gagal total.... Sekarang dia sudah basah kuyup... hanya saja membunyikan diri dibalik tumbuhan gelaga yang amat lebat. Mendadak ia teringat kembali pada kertas tanpa kata yang masih berada dalam sakunya.. tapi bukan saja ia tak dapat membongkar rahasia dibalik kertas tanpa kata itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. baru tejun kearena untuk pertama kalinya. karena binggung dia sampai tak mempunyai keberanian untuk membuka kertas itu dan diperiksa isinya. habis sudah. Ketika kedua orang manusia bengis itu pergi. kemudian dengan mengerahkan ilmu meringankan tubuhnya dia kabur meninggalkan tempat itu. habis sudah. dia harus menderita kekalahan secara mengenaskan. tubuhnya segera mengigil karena kedinginan.

bagaimana mungkin rahasia dari kertas tanpa kata itu dapat diketahui olehnya? "Aku telah menemukannya. kenapa nasibmu seburuk itu? Aaai. "Aaaaah. Penemuan ini segera menggirangkan hati Suma thian yu... "Hei bocah. biar aku menerima semua penderitaan tersebut" Sambil berkata dia lantas membuka genggaman tangannya dengan sangat berhati hati. Dengan sangat berhati-hati Sama Thian yu segera memisahkan kertas yang melekat itu satu persatu. Lambat laun garis garis hitam tadi kini telah berubah menjadi sebaris tulisan." seperti orang gila Suma Thian yu berteriak-teriak keras. Buru-buru dia menggunakan kukunya untuk mengorek lapisan lilin yang melekat diatas kertas tersebut. kini sudahmuncul beberapa buah garis hitam. Jantung Suma thian yu pun ikut berdebar keras mengikuti munculnya sebarisan tulisan itu. sementara kemurungan yang mencekam pikirannya tadi seketika lenyap tak berbekas. aku telah mene¬mukannya.. ternyata kertas itu sudah melekat menjadi satu karena terendam dalam air. dia berterima kasih kepada Hek hong hou sekarang.. sudahlah. betapa tidak? seandainya ia tidak mendorongnya sehingga tercebur kedalam air.... bagaikan menemukan harta pusaka saja.Tiraikasih Website http://kangzusi.!” Sepasang matanya segera memancarkan cahaya tajam. semua kemurungan yang semula mencekam perasaannya. . mendadak ia menjerit kaget.com/ “Thian yu wahai Thian yu. apa yang telah kau temukan?” suara seorang kakek menegur secara tiba-tiba. Akhirnya dia melompat bangun dan berjingkak-jingkrak seperti orang gila. kini sudah lenyap tak berbekas. dia bersorak sorai kegirangan. Rupanya diantara kertas yang kosong tadi.

setiap orang yang dijumpainya selalu menanyakan soal paman Wan padanya. tapi de¬ngan copat dia berdiri tertegun. Entah sedari kapan. mungkinkah paman Wan telah menyalahi begitu banyak orang? Kalau tidak. kau tak usah membohongi aku. tidak ada apa-apa" Pengemis tua itu segera memejamkan matanya. dia bertanya lagi. tadi rfcu telah kehilangan sebuah surat..Tiraikasih Website http://kangzusi.. aku cuma main-main.com/ Mendengar teguran tersebut. dia adalah pamanku” “Ooh. dengan terperanjat Suma Thian yu segera berpaling. dibelakang tubuhnya berdiri seorang pengemis tua yang berambut ku¬sut dan pakaian compangcamping tak karuan. kemudian menyahut: “Aaah.. tidak apa-apa. lalu tertawa tarbahak-bahak.. Cepat-cepat Suma thian yu masukan kertas itu ke dalam sakunya. "Hei bocah. namun tidak menutupi kegagahannya. meski memakai pakaian yang kotor dan penuh tambalan... Suma Thian yu merasa keheranan. selama beberapa hari belakangan ini. oleh karena aku sipengemis tua menyaksikan pedang yang kau bawa itu adalah miliknya maka aku menjadi teringat akan dirinya dan bertanya kepadamu" Setelah berhenti sebentar. kertas apa yang berada dalam genggamanmu itu ?" "Oooh. siapakah namaamu?” Suma Thian yu menyaksikan pengemis tua itu berwajah gagah dan berwibawa. tapi sekarang telah kutemukan kembali” Oooh kau adalah anaknya Wan Liang? kembali pengemis tua itu bertanya. "Ha ha ha ha. dengan cepat dia menduga kalau pengemis tua inipun seorang pendekar lihay. .bocah. mengapa begitu banyak orang yang datang menanyakan dirinya dan mencari jejaknya? "Ada urusan apa kau bertanya tentang dirinya? Dia orang tua sudah tiada.

“Maafkan kalau boanpwe punya mata tapi tidak berbiji.... pemuda itupun bertanya: “Locianpwe. buru-buru dia membungkukkan badanya untuk memberi hormat.Tiraikasih Website http://kangzusi. lalu ujarnya. sungguh beruntung hari ini boanpwe bisa bertemu muka.. aku si pengemis tua sudah melupakan nama serta julukan kusendiri” Dari sini bisa diketahui kalau pengemis ini tak lain adalah she “wi” yang dimaksudkan Suma thian yu tadi. kalau kau tak segera meluruskan punggungmu... akhirnya dia teringat dengan seseorang.. . mengapa lo cianpwee menanyakan soal ini?" Pengemis tua itu tidak menjawab. apakah kau she wi. kejadian seperti ini merupakan suatu kemujuran bagiku” “Ciiss.. sungguh aku si pengemis tua jadi jemu. dari mulut suhiku boanpwe tahu kalau locianpwe adalah seorang pendekar gagah dan besar.?” “Aahh sudah lupa. sahutnya: "Boanpwe she Suma bernama Thian yu "Oooh. kaupun suka akan segala macam adat istiadat. huuh.. dimanakah rumahmu?" "Aku tak punya rumah!" Teringat rumah. Sebahgai seorang yang cerdas. “Apa hubunganmu dengan Suma Tiong ko?" "Dia adalah mendiang ayahku.locianpwe. maka diingatnya kembali wajah serta ciri khasnya setiap jago persilatan yang pernah didengar dari paman Wan nya itu.. dia hanya mengawasi Suma Thian yu dari atas kepala sampai kakinya dengan seksama.com/ Maka dengan suara yang tulus dan hormat. tentu saja Suma thian yu mengetahui akan hal itu. sekulum senyuman segera tersungging diujung bibirnya. apa itu locianpwe . Sementara itu Suma thian yu berusa untuk mengingat-ingat siapakah gerangan pengemis tua itu.. tanpa terasa Suma Thian yu menjadi amat sedih sekali hampir saja air matanya jatuh bercucuran. dengan sikap lebih menghormat.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ jangan salahkan kalau aku si pengemis tua akan menggebuk orang. Sementara itu. . Tan ci kang dan Kui goan khi kang. ia merupakan seorang lawan paling tangguh dari kawanan iblis dari golongan hitam.. Siau yau kuy Wi Kian amat membenci segala macam kejahatan.” Seraya berkata dia lantas menceritakan secara ringkas bagaimana berhasil menjumpai Wu san siang gi siu.. Siau yau kay sedang mengangkat tongkat Ta kau pangnya sambil berlagak mau memukul. bukan? Hayo cepat jawab. maka diambilnya kertas tanpa kata itu dan disodorkan kehadapan Sian yau kay seraya berkata: “Yaa. setiap penjahat yanp terjatuh ketangannya. akhirnya dia dapat menginggat juga akan diri Siau yau kay ini. silahkan locian pwe periksa. umurnya sudah tua tapi masih suka berkelana kesana kemari tanpa aturan.” Rupanya ternyata pengemis tua ini adalah Siau yau kuy atau penge mis yang hidup senang Wi Kian. dihari-nari biasanyadiapun menciptakan Siau yau pang hong yand dikombinasikan dengan ilmu toya penggebuk anjingnya. dia tahu kalau hal ini tak bisa dirahasiakan lagi. kepandaian tersebut amat lihay dan disegani banyak orang. bagaima tercebur keair dan lantaran bencana jadi untung dengan ditemukannya rahasia kitab tanpa kata itu. jarang sekali ada yang bisa lolos dalam keadaan hidup. barang apa yang berada dalam saku mu? Basanya bukan hanya sepucuk surat biasa. sedang dimulut dia bertanya: "Bocah. kalau tidak aku si pengemis segera akan membereskan dirimu!” Suma Thian yu menjadi tertegun setelah mendengar perkataan itu. Suma Thian yu lantas mengingat-ingat siapa gerangan tokoh persilatan ini. kertas ini memang bukan sepucuk surat melainkan selembar kitap pusaka yang berisikan ilmu silat maha sakti. Kepandaian yang paling diandalkan adalah. Semenjak Sian yau kay menampakkan diri.

"Locianpwee.dalam dunia persilatan dewasa ini timbul suasana yang memedihkan yang tragis. aku menjadi keheranan. sementara kawanan pendekar yang mengaku di¬rinya orang putihpun sudah berbondong-bon¬dong menyeberang ke golongen sesat. ujarnya: "Nak. lanjutnya lebih jauh. ilmu silat mereka boleh dibilang sudah terhitung tangguh” Berbicara sampai disini.. coba bayangkan sendiri suasana begini pantas untuk disedihkan atau tidak?” Suma Thian yu segera merasa hatinya terdengar keras sesudah mendengar perkataan itu. simpan baik-baik benda itu. Siau yau kay berhenti sebentar untuk menelan air liur kemudian sesudah berhenti sejenak. Sebab benda mustika semacam ini biasanya hanyaakan diperoleh oleh mereka yang berjodoh. melainkan hanya ingin tahu saja.” “Locianpwe. setelah mendengar perkataan itu. ini berarti kau punya jodoh. aku sipengemis bukan bermaksud untuk mendapatkan nya. simpanlah baik-baik dan jangan diperlihatkan kepada orang lain. Siau yau kay Wi Kian segara tertawa. apakah dalam du¬nia persilatan sudah tidak terdapat lagi seorang lelaki sejati yang mau menjunjung . hawa sesat dan dan hawa iblis sudah merajai dunia persilatan.com/ Setelah mendengar penuturan tersebut. gembong iblis ini cukup pusingnya banyak orang.Tiraikasih Website http://kangzusi. dikemudian hari hasil yang kau peroleh tentu hebat. biar empek bodohmu berdua juga hanya mampu bertarung seimbang. Terutama si Mayat hidup. dengan cepat serunya. aai. kecuali kalah dengan berapa orang gembong iblis. mengapa ilmu silat si lelaki she Sim itu begitu lihaynya?” “Hek hong hou atau harimau angin hitam Sim kiong atau setan muka hijau Sam Tham serta Yan too hoa atau perempuan cantik bunga too ho Hong adalah jago-jago lihay dari golongan Liok lim yang sangat iihay. sekarang kau berhasil mendapatkannya.. jangankan aku sipengemis tidak mampu mengalahkan dia.

meski kau terhitung juga seorang jago pilihan dari golongan muda tapi kalau ingin di bandingkan dengan angkatan yang lebih tua. “Dengan usia kamu yang begitu muda sudah sepantasnya bila kau mencari guru yang pandai lari serta belajar ilmu silat yang lebih hebat. dengan kepandaian silat yang kau miliki sekarang. kegagahanmu sungguh mengangumkan." Setelah berhenti sesaat.aaii. ia me¬rasa sudah tak dapat berdiam lebih lama lagi disitu.siapakah yang sudi mengorbankan diri lagi meneruskan cita-cita luhurnya itu?” “Aku Suma Thian yu pasti akun berusaha keras untuk melanjurkan cita-cita luhur paman Wan yang belum terselesaikan itu. dia terasing dalam dunia persilatan karena menjunjung kebenaran dan keadilan. tapi tiada orang yang mau memahami citacitanyaitu.. kepandaian silatmu masih ketinggalan jauh sekali. setelah ada contoh yang nyata. Misalnya saja seserti paman Wan mu itu. tapi.. mereka juga tak tahu bagaimana mesti turun tangan. kemudian katanya: “Nak. dia berkata lebih jauh. kepandaianmu akau mengejutkan setiap orang. sehingga begitu munculkan diri. tanpa terasa ia memperhatikan pemuda itu beberapa kejap lagi. aai. aku tak akan menolak. betul melatih diri di gunung yang sepi dapat mendidik disiplin yang tinggi baginya. aku pasti akan lenyapkan kaum durjana dari muka bumi dan menegakkan kembali keadilan serta kebenaran dalam dunia persilatan!" Siau yau kay memuji tiada hentinya sehabis mendengar perkataan itu. bukanya aku si pengemis tua ini hendak menghinamu. sekalipun harus terjun ke lautan api atau menyerempet bahaya..Tiraikasih Website http://kangzusi..com/ tinggi keadilan dan kebenaran dalam dunia persilatan serta melenyapkan kaum durjana serta kaum iblis dari muka bumi?" "Siapa? Siapa yang bersedia memikul tang¬gung jawab yang amat berat ini? Sekalipun ada." Suma Thian yu merasa sangat tidak puas setelah mendengar perkataan itu. tapi dia .

sekali pandang ia dapat menebak isi hatinya.. bila kau bersike¬ras ingin turun gunung. Siau yau kay yang berpengalaman luas. Aku si pengemis tua tak akan membiarkan kau menganggur dengan seenaknya" Selesai berkata tampak bayangan manusia berkelebat lewat. Maka dengan cepat dia memutar otaknya mencari jalan. itulah sebabnya penderitaan yang baru kualami amat banyak. mendadak dia . dia merasa dengan mengandal kan ilmu Kit hong kiam hoat seria Lay cing to liong pat si yang telah dipelajarinya selama belasan tahun. aku si pengemis juga mempunyai watak seperti kau. maka sambil tertawa katanya. tentu saja aku si pengemis tua tak akan menghalangi mu. "Hayo balas!” teriak Siau yau kay dengan lantang. sebab apa yang dialami barusan dimana tubuhnya simpai tercebur dalam air sudah merupakan suatu bukti yang nyata. buru buru dia mengembangkan permainan jurus silat Tay cing To liong pat si untuk menghadapi serangan lawan. sewaktu muda dulu.!" bahu kanan Suma Thian yu sudah terhajar telak. sementara diluarnya dia berkata dengan wajah tak berubah. mustahil dia tak mampu menyentuh ujung baju lawan. Siau yau kay segera tersenyum begitu dilihatnya Suma Thian yu melancarkan serangan balasan.com/ harus segera melaksanakan cita-citanya serta tugas yang di bebankan kepadanya.?" Karena tanpa sebab dirinya dihajar orang. "Boanpwee tak berani" "Kau tak berani? Hmm.. Ia memang tidak sangsi terhadap perkataan dari Siau yau kay. tapi kau harus mampu menyentuh ujung bajuku didalam sepuluh gebrakan" Ucapan tersebut segera dirasakan oleh Suma Thian yu sebagai suatu penghinaan terhadap kemampuannya. itulah seperti kau. "Nak. "plaak. “hei bocah apakah kau hanya akan berdiri melulu disitu untuk menantikan kema-tianmu. tentu saja Suma Thian yu mandah menyerah.Tiraikasih Website http://kangzusi.

tiba-tiba saja bayangan tubuh lawan hilang tak berbe kas. melainkan mirip joged kera saja..Tiraikasih Website http://kangzusi. tahu-tahu bayangan tubuh lawan hiiang lagi. siapa gerangan yang telah mewariskan ilmu pukulan Tay cing to liong ciang tersebut kepadamu..com/ memutar badannya kencang sambil berkelit kesamping. bahkan diepaskan secara beruntun tanpa henti. Menyaksikan kejadian itu. de ngan usiamu yang begitu muda ternyata sudah memiliki kemapuansetaraf ini." "Ilmu itu diajarkan oleh guru boanpwee. Suma Thian yu merasa semakin bersemangat. Namun anehnya. kemudian gumamnya lagi. setelah itu diapun mengambangkan ilmu meringgankan tubuhnya yang sempurna menerobos kesana kemari bagaikan kupu kupu yang terbang diantara aneka bunga. serangan demi serangan yg dilancarkan dengan ilmu Tay cing to liong pai si dikembangkan semakin gencar dan kuat.. akan tetapi bila dia membalikkan badan untuk menyerang.” tak usah bersedih hati bocah muda. Dalam waktu singkat. Put Gu cu!" “Aaah. sebentar kekekiri sebentar ke kanan. hal mana sudah merupakan sesuatu yang luar biasa. aku si pengamis tua ingin bertanya kepadamu. sepuluh jurus sudah lewat. bahkan sebagai balasannya dia seringkali merasa dijawil orang dari belakang punggungnya atau ditiup tengkuknya. tiada hentinya ia berPUtar mengelilingi tubuh Suma Thian yu. haaa. Pertarungan semacam ini pada hakekatnya tidak mirip lagi sebagai suatu pertarungan. dia masih hidup?” seru Siau yau kay tercengang. Semakin bertarung. "Haaa. dengan wajah sedih Suma Thian yu segera menghela napas. “tak heran kalau kau lebih tangguh . dia mengendorkan kembali tangannya dan menundukkan kepala dengan air mata bercucuran. setiap kali serangannya sudah hampir menyentuh tubuh lawan. dia selalu tak mampu mengapa-ngapakan lawannya.haaa. bagaimanapun Suma thian yu mengerahkan segenap tenaga dan kemampuannya untuk melancarkan serangan. Siau ya kau segera tertawa terbahak bahak.

. aku si pengemis memang berwatak malas.. seandainya aku sipengemis tua tahu kalau kau sudah menguasahi ilmu Tay cing lo liong pat si. rupanya orang itulah yang telah mewariskan kepandaian silatnya kepadamu” "Locianpwee. semestinya kalian bisa bertarung seimbang!” "Tidak !” Aku tak mampu mengalahkan dia..haaah. sebab menurut penilaianku. . ketidakbecusan dirimu. sepantasnya tak mungkin bisa kalah di tangan Sim Kong. kau merasa putus asa bukan? Padahal dengan kepandaian silat yang kamu miliki sekarang. seharipun aku bisa mampus kekeringan.com/ dari Wan liong. aku benar benar tak berani sesumbar dengan mengatakan akan melayanimu sebanyak sepuluh jurus. bahkan bayangan tubuhnya pun tak sempat ku lihat. semestinya tak bakal kalah ditangan si harimau angin hitam Sim kong. aku lihat. seharusnya kau sudah memiliki tenaga dalam sebesar enam puluh tahun hasil latihan. "Haaah .. .haaah . mungkin hal ini disebabkan kurang tahu dalam menghadapi lawan.. selamanya tak pernah mengajar orang lain. apalagi ilmu pedang Kithong kiam hoat dan Tay cing lo liong pat si merupakan ilmu sakti didalam dunia persilatan.” "Tapi "Aku tahu. mohon kau orang tua sudilah kiranya mewariskan sedikit kepandaian kepadaku agar memperbaiki kemampuan boanpwee yang amat minim ini." pinta Suma Thian yu kemudian dengan wajah murung. jangankan mengalahkan.. aku curiga dengan peristiwa terceburnya engkau kedalam air.. tahu-tahu aku sudah tercebur ke dalam air. jangan toh setahun. Thian yu tidak ingin turun gunung lagi. kalau menyuruh aku tinggal disisni untuk mengajar murid. salah saja diantara kepandaian tersebut sudah cukup untuk menjagoi dunia peralatan..!" .Tiraikasih Website http://kangzusi. ditambah pula aku orangnya suka lari kesana kesini.. berbicara seimbang saja tak mungkin" "Kau keliru anak muda" ucap Siau yau kay cepat "dilihat dari sinnar matamu.

masa karena soal itu saja harus bersedih hati? Bila sekilas pandangan saa kau sudah dapat menangkap . Suma Thian yu segera memusatkan segenap pikiran dan perhatiannya untuk mengikuti ge¬rakan tadi. tanpa terasa rasa percaya pada diri sendiri muncul kembali dalam benak Suma Thian yu. dan melihat pengemis itu tidak bermaksud mencemooh dirinya. tak heran kalau dikalahkan. Hal ini membuat pemuda itu diam-diam menyumpahi kebodohan dirinya. tanyanya: "Bagaimana? Sudah kau lihat jelas?” Dengan perasaan menyesal Suma thian yu menggelengkan kepalanya berulang kali. terasa bayangan manusia berkelebat lewat. anggap saja tanda mata atas penemuan kita ini" Sembari bcrkata. buru-buru dia menceritakan kembali apa yang dialaminya. sebab ia sama sekali tidak berhasil menyaksikan rahasia dari ilmu langkah tersebut. Dalam waktu singkat Siau yau kay itu telah selesai melakukan ilmu langkah Ciok tiong luan poh tersebut dan balik kehadapan Suma Thian yu. Mendengarkan penuturan itu. Siau yau kay mengelus jenggotnya sambil tersenyum. aku sipengemis tua akan berbuat baik kepadamu untuk mengajarkan ilmu langkah Ciok tiong luan poh tersebut untukmu.com/ Setelah mendengar penjelasan dari Siau yau kay. dia lantas merentangkan sepasang lengannya dan mundur sejauh satu kaki. dengan wajah merah padam seperti kepiting rebus. sahutnya tergagap. “Boanpwe bodoh. namun gerakkan tersebut tak pernah lebih dari wilayah seluas lima langkah. tak berhasil kusaksikan rahasia dari ilmu langkah tersebut" "Anak bodoh. namun dia menggelengkan kepalanya berulang kali sambil menghela napas. setelah itu katanya: "Nah itulah dia.Tiraikasih Website http://kangzusi. Baiklah. tahu-tahu dia sudah berkelebat kian kemari dengan ke¬cepatan bagai sambaran petir. Tiba tiba nampaklah Siau yau kay Wi Kian menggerakkan tubuhnya dengan cepat.

kini sudah melayu dan dan mati membuat Suma Thian yumerasa terkejut sekaligus keheranan. "Padahal aku bisa berbuat demikian karena mengandalkan ilmu langkah tersebut" kata Sian yau kay menerangkan. Tampak diatas permukaan tanah telah muncul enam belas buah bekas telapak kaki yang amat dalam. bila ada jodoh kita akan bersua lagi dikemudian hari.. kau harus baik-baik melatih diri.. tapi sewaktu melewati tempat dimana Siau yau kay mendemonstrasikan ilmu serakan tubuhnya itu. dia baru bergumam: "Untuk memahami saja tak bisa. rumput yang semula tumbuh diatas bekas telapak kaki itu. lantas apa artinya ilmu rahasia tersebut? bagaimana perasaanmu ketika berhadapan dengan aku si pengemis tua tadi?" "Benar-benar sukar diraba gerakannya. Penemuan mana tentu saja membuat Suma thian yu merasa amat berterima kasih. "Aaaah!" dia menjerit kaget. Sekarang. aku si pengemis tua hendak pergi mencari empek bodohmu itu" Selesai berkata. tahu-tahu bayangan tubuh dari Siau yau kay sudah lenyap tak berbekas. pelan-pelan dia berjalan turun gunung. bagaikan sedang mengejar angin menangkap bayangan saja" puji Suma Thian yu tanpa berpikir panjang lagi. tak dapat ditangkap bayangannya. setiap telapak kaki itu mendesak dalam tanah sedalam setengah depa.. katanya: . mendadak. "nak. bagaimana mungkin bisa dilatih? Sekalipun dewa juga tak mungkin bisa memahami ilmu langkah sema¬cam itu bila Cuma memandang dalam sekejap mata saja!” Berpikir demikian. buru-buru dia berpaling kearah mana Siau yu kay melenyapkan diri dan menjura dalam.. tampak bayangan manusia berkelebat lewat. Kejadian ini sekali lagi membuat sepasang mata anak muda itu terbelalak lebar-lebar dengan mulut melongo.Tiraikasih Website http://kangzusi. Sampai lama kemudian.com/ rahasia ilmu langkah tersebut.

.. mana mungkin bisa merasakan nikmatnya kesuksesan? Sang surya telah terbit diufuk timur. pada mulanya dia mengira asal dilatih maka kepandaian itu mudah untuk dikuasahi. angin gunung yang dingin berhembus kencang. Tapi. selangkah demi salangkah dia mulai melatih diri dengan mengikuti bekas telapak kaki yang sudah ada. apalagi waktu yang tersedia baginya tak terbatas. dia tahu suatu pekerjaan yang makin sukar dicapai. Maka kegelapan malampun menyelimuti kembali bukit Kiu gi san. kadangkala justru semakin sukar untuk dipelajari. dan akhirnya tenggelam dilangit barat. sesuatu pekerjaan yang mungkin sederhana nampaknya.com/ "Terima kasih banyak locianpwc atas petunjukmu!” Kemudian dengan perasaan gembira. Seringkali kejadian yang ada di dunia ini memang aneh sekali. semakin mengobarkan rasa ingin tahu dari Suma Thian yu. Kegagalan memang merupakan guru yang baik dan pangkal dari kesuksesan. .. juga mirip "langkah terakhir". biasanya semakin hebat bila telah diketahui. penuh rasa percaya pada diri sendiri. Sekali gagal dicoba untuk kedua kalinya. ia menjadi kebingungan... gagal lagi dicoba lagi. Maka dengan seksama dia lantas mulai menyelidiki kepandaian tersebut dengan sabar. sekali demi sekali dia berusaha terus menerus pantang menyerah. Anak muda itu tak tahu bagaimana mesti bergerak mengikuti bekas telapak kaki itu. lambat laun bergeser ketengah angkasa. kalau tidak pernah merasakan getirnya kegagalan.. semakin sukar persoalan yang dihadapi.Tiraikasih Website http://kangzusi.. siapa tahu begitu kakinya mulai menginjak diatas bekas telapak kaki tersebut.. Ketika Suma thian tu menyaksikan keenas belas bekas telapak kaki yang tertera diiatas tanah itu. sebab keenam belas buah bekas telapak kaki itu semuanya mirip "langkah pertama". tanpa kegagalan darimana mungkin datangnya kesuksesan. kontan saja terjerumus dalam suasana bingung yang amat tebal. Suma Thian yu yang cerdik.

. sekulum senyum manis masih sempat menghiasi ujung bibirnya. meski pada langkah kelima ia berhasil menemukan kunci rahasia dari ilmu langkah tersebut.” . katanya: "Boanpwe tak tahu akan kedatangan cianpwe berdua.. tapi dia sendiri telah kelelahan. hari itu merupakan hari yang amat indah. ha ha ha ha. kelewat lelah. namun perasaan yang mendekam didalam hatinya adalah perasaan yang manis dan hangat.” Lembah Cing im kok ditengah fajar yang menjelang tiba. kontan saja sianak muda itu bersin dan melompat bangun dari tidurnya. semalam dia kelewat gembira. Ternyata yang datang tak lain adalah Siang gi siu (sepasang kakek bodoh) dari bukit wu san. diliputi kabut yans amat tebal. Mendadak terlihat sebatang buluh dmasukan kedalam lubang hidung Suma Thian yu dan menkilik-kiliknya berulang kali. maka tampaknya dua orang kakek telah berdiri dihadapannya. harap cianpwe berdua sudi memaafkan keteledoran boanpwe yang molor terus. Begitu ia membuka matanya.. Sekalipun lelah. “Aku telah berhasil. sehingga walaupun sedang tidur nyenyak. rupanya kalian!" serunya keras. Sang surya bagaikan panglima perang yang ampuh menaklukan iblis kegelapan. Disaat ia sedang tidur dengan nyenyak inilabh tampak dua sosok bayangan manusia berwarna hitam muncul ditempat itu dan berhenti dihadapannya. sudah seharian penuh dia melatih ilmu tersebut.. buru-buru Suma Thian yu menjura dan memberi hormat. “Locianpwe..Tiraikasih Website http://kangzusi.ooh.com/ Mendadak diantara hembusan angin kencang terdengar suara Suma Thian yu yang sedang bersorak sorai. Thian! Aku telah berhasil. Namun Suma Thian yu masih tertidur nyenyak dibalik rerumputan. munculkan diri diufuk timur dan memancarkan sinar ke emas-emasan menyoroti seluruh jagad.

. "Kemana larinya kertas tanpa kata itu? Apakah kau telah berhasil memecahkan rahasianya?" tanya Toa gi siu Khong Sian dengan wajah serius.Tiraikasih Website http://kangzusi. hayo cepat cari sampai ketemu. wajahnya memucat bagaikan mayat. "Seandainya disini muncul seekor ular beracun... cepat cari sampai ketemu!" lagi-lagi Toa gi siu Khong Sian berteriak dengan marah. tapi sesaat kemudian dengan perasaan terkejut. kalau tidak ku penggal batok kepalamu!" Dengan kemarahan yang meluap-luap.... mengapa bisa hilang? Hayo cepat jawab. .com/ Toa gi siu (sikakek bodoh pertama) Khong sian tertawa terkekeh kekeh. paras mukanya berubah hebat. "Hayo ganti! Kau harus mengganti! Suusah payah kutemukan mestika yang tak ternilai harganya itu... serunya lagi: "Aduh celaka. ke mana larinya kertas itu?" Rupanya kertas yang semula berada dalam sakunya itu. Cepat-cepat dia merogoh ke dalam sakunya untuk mencari kitab itu.. apakah kau anggap masih bisa hidup segar bugar? “. kau tak usah banyak adat” Kemudian setelah menggelengkan kepalanya berulang kali.. Toa gi siu Khong Sian berteriak-teriak. semalam dia masih memeriksanya sekali lagi. atau muncul seorang malaikat bengis. "Ya..heeeeehh.. hari ini kenapa bisa lenyap tak berbekas?" "Bocah keparat.heeeeehh. dia melanjutkan. kini sudah lenyap tak berbekas.siapa tak tahu dia tak bersalah.Dengan cepat Suma Thian yu menundukkan kepalanya rendah-rendah. lalu berkata: "Heeeeehh. Suma Thian yu menjadi gelisah setengah mati bagaikan semut diatas kuali panas.. peluh dingin bercucuran deras. sudah berhasil kupecahkan rahasianya Suma Thian yu bersorak gembira. tapi sekarang kau menghilangkannya....

apakah milikmu?” Suma Thian yu segera berpaling.Tiraikasih Website http://kangzusi. betul juga perkataan ini!" pikir Suma Thian yu setelah mendengar perkataan itu. dia menjadi tertegun." Melihat tingkah laku sang pemuda itu. kemana ia mesti mengejarnya? Berpikir sampai disitu. Ketahuilah dunia persilatan itu amat berbahaya dengan manusia yang licik dan keji. Toa gi siu Khong Sicu baru berkata: "Inilah sebuah pelajaran yang sangat berharga bagimu. berseru dengan cepat: "Tunggu sebentar!" Kau hendak mencarinya ke mana?" "Yaa. lalu dengan wajah tersipu ia menundukkan kepalanya rendah-rendah... bencana paling kecil adalah rusak nama badan terluka. Tiba tiba si Kakek bodoh kedua Khong Bong mengayunkan tangan kanannya seraya berkata: "Disini terdapat selembar. kau harus selalu waspada dan berhati-hati dalam menghadapi setiap persoalan. pencuri itu pasti sudah kabur meninggalkan tempat itu. sedikit saja lengah maka akibatnya bencana besar akan tiba.. Wu san siang gi segera memegangi perut sendiri sambil tertawa terpingkal pingkal. dia lantas berhenti. ingatlah baik-baik pelajaran ini... tertawa sampai air matapan turut jatuh bercucuran Selesai tertawa. nyawamu pasti akan terbang ke akherat. buru-buru sahutnya: "Benar! benar! Benar. Kemana ia mesti mencari kini? Kalau dicuri orang selagi dia tidur nyenyak. apa lagi dapat diucapkan Suma Thian yu? Terpaksa dia mengiakan berulang kali dan beranjak untuk pergi.com/ Berada dalam keadaan seperti ini.. Ji gi siu (kakek bodoh ke dua) Khong Bong yang selama ini membung¬kam terus. seandainya disitu ada lubang maka ia pasti sudah menerobos masuk untuk menyembunyikan diri. kalau bencana besar. begitu melihat kertas tersebut adalah kertas miliknya yang hilang. ingatlah baik baik! . Pada saat itulah.

semangat semacam ini memang pantas dihargai. Ji gi siu Khong Bong segera menyerahkan kertas tersebut ketangan Suma Thian yu. darimana aku bisa tahu kalau kau sedang bersembunti disini dan molor? Kau bisa lupa makan lupa tidur dan berusaha terus untuk mempelajari dan menekuninya. tapi isi kertas itu. sebetulnya mempunyai arti yang mendalam. kalau tidak begitu. "Apakah berbasil kau pahami?" “Ya. ilmu langka Ciok tiong luan poh cap lak tui (enam belas langkah kacau pembingung sukma) meski tak sedap kedengarannya. sekalipun berjumpa dengan iblis tua dari dunia persilatan.. Mendengar kisah tersebut. apalagi mewariskan kepandaian rahasianya.. dengan wajah serius Toa gi siu Khong Sian berkata: “Aku sudah mengetahui semua kejadian itu. sekarang dia baru mengerti kalau tindakan Wu san gi siu mempermainkan dirinya. Ketahuilah. tapi tak terkirakan manfaatnya. boanpwee telan memahami rahasia dari kertas tanpa kata ini." Secara ringkas dia lantas bercerita tentang pengalaman yang dijumpainya semalam.com/ Suma Thian yu segera mengiakan berulang kali. lalu tanyanya. kendatipun tak sanggup mengalahkannya. paling tidak kau masih sanggup untuk menghindarkan diri dari setiap ancaman“ Suma Thian yu merasa gembira sekali.Tiraikasih Website http://kangzusi. Tanpa terasa dia menjadi terharu sekali dan menerima nasehat tersebut dengan perasaan yang tulus. asal kau dapat memahaminya. dia tak mengira kalau hanya dalam sehari saja sudah memperoleh petunjuk yang sangat berharga dari seorang tokoh persilatan yang amat lihay... bagaimana menerima warisan ilmu langkah dan sebagainya.. pengemis tua itu sudah menceritakan segala sesuatunya kepadaku. dimana ia berjumpa dengan Siau yau kay Wi kian.. kejadian ini . kepandaian itu merupakan kepandaian yang paling diandalkan sipengemis untuk ber kelana dalam dunia persilatan.

mengapa orang lain bersedia mewariskan kepandaian andalannya itu kepada dia? Apa sebenarnya tujuan orang itu? Mung¬kinkah hal ini hanya dikarenakan dia menarik perhatiannya? Tanggung jawab yang di bebankan diatas pundaknya dari hari kehari semakin bertam¬bah berat. meskipun boanp telah berhasil membongkar rahasia ker tas tanpa kata itu. kata nya. ia melanjutkan: . Kemudian setelah berhenti sejenak.com/ betul-betul merupakan suatu perkah yang sangat besar bagi dirinya.Tiraikasih Website http://kangzusi. dia harus bertanggung jawab untuk meredakan badai pembunuhan yang sedang melanda dunia persilatan. dunia persilatan yang penuh pembunuhan. lebih baik kau saja yang menerangkan” suma Thian yu segeras mengalihkan sorot matanya keewajah Ji gi siu Khong Bong. “Hiante. dunia yang penuh noda sedang menggapai kearahnya. "Apalagi yang mesti dibicarakan? palsu ya palsu apa lagi yang musti dijelaskan? sahut Ji gi siu Khong Bong cepat. “Entahlah. Akan tetapi dia tidak pernah berpikir lebih mendalam lagi. mana mungkin?” "Sebenarnya aku pun berpendapat demikian kata Toa gi siu Khong Sian. kemudian sambil berpaling kearah Ji gi siu Khong Bong. namun ia masih belum merasakan nya. kertas ini hanya selembar kertas rongsok yang tak yang tak berguna” "Apa? Cianpwee bilang kertas ini palsu? Aah. bayangkan saja betapa berat dan pentingnya tugas serta tanggung jawabnya. "Nak. namun belum sempat untuk membaca apalagi mempelajari isi kitab tersebut "Tak usah dibaca lagi. dia buru-buru ingin tahu rahasia yang kerada dibalik kertas tanpa kata tersebut. menegakkan keadilan dan kebenaran dalam masyarakat. tahukah kau apa yang tercantum didalam kitab tersebut?" Terdengar Tay gi siu Khong Sian bertanya.

dan kau tak boleh me nolak tugas tersebut. dunia persilatan tak pernah akan menjadi tenang kembali!" Setelah mendengar perkataan itu. seakan akan hendak menggoda Suma Thian yu." pikir Suma Thian yu didalam hati kecilnya. seorang pendeta lihay yang hidup pada empat ratus tahun berselang. lagi-lagi sebuah tugas.. kitab itu berna¬ma Kun tun kan kun huan siu cinkeng dan me¬rupakan sebuah kitab pusaka yang sudah pasti merupakan sejenis kepandaian yang luar biasa akan tetapi. dia sengaja ber¬henti sebentar. segera dia membuka mulut hendak bertanya. boanpwee akan melaksanakannya dengan baik. . ujarnya kemudian: "Ditinjau dari apa yang tercantum dalam kitab ini. kembali ada sebuah tugas yang hendak kuserahkan kepadamu. Cuma selesai lohu berbicara nanti. ketika orang tua itu berhenti berbicara. dapat dikelahui bahwa isinya adalah sejenis kitab maha sakti peninggalan Ku hay siansu.com/ "Semoga saja lembaran yang asli jangan sampai terjatuh ketangan iblis.Tiraikasih Website http://kangzusi." “Haai. "Baik. kalau tidak.. Ketika itu pemuda tersebut sedang mende¬ngarkan dengan seksama. kebenaran dan keadilan pasti akan diinjak-injak. ditatapnya wajah si kakek bodoh kedua Khong Bong. dapatkah kau memberi penjelasan lebih jauh?" "Boleh saja." Ia tak pernah mempertimbangkan akibatnya karena sekarang dia hanya ingin mengetahui rahasia di balik kitab tanpa kata tersebut. " Berbicara sampai disitu. Si Kakek bodoh kedua Khong Bong manggut-manggut. Suma Thian yu dibuat semakin kebingungan setengah mati. Namun diluarnya dengan cepat dia menjawab. kemudian sambungnya: "Locianpwee. tapi dengan cepat Ji gi siu Khong Bong telah berkata lebih dahulu: "Tapi kenyataannya jauh berbeda sekali. tulisan yang tercantum didalam kertas ini adalah tulisan bahasa Han.

mendadak dengan wajah serius Ji gi siu Khong Bongberpaling kearah Suma thian yu." Ji gi siu Khong Bong menyatakan setujunya pula dengan pernyataan tersebut. yakni setelah turun gunung nanti. Dan sini dapat diketahui kalau kertas ini adalah barang palsu" Dengan wajah termangu-mangu Suma Thian yu mendengarkan penje-lasan tersebut. kalau tidak. Ketika selesai mengucapkan perkataan tersebut." ucap Toa gi siu Kong Sian sambil menggelengkan kepalanya berulang kali. Sudah pasti orang itupun seorang yang licik. mungkinkah Cinkeng tersebut sudah keluar dari tanah?" "Tentu saja sudah keluar dari tanah. maka kau harus berusaha dengan sepenuh tenaga untuk melindungi kitab pusaka itu agar tidak sampai terjatuh kembali ketangan orang-orang laknat. sekarang kau telah mendengar habis semua perkataanku.com/ padahal Ku hay siansu adalah seorang Tibet. mengerti?" . bila kau berhasil mendengar kalau kitab pusaka tersebut telah muncul. bahkan telah diambil orang. mengapa harus membuat yang palsu? Bukankah ibarat melukis ular di beri kaki?" "Benar! Inilah sebabnya orang itu boleh dibilang seseorang yang paling pintar. sementara Tay gi siu Khong Sian manggut-manggut de ngan perasaan puas.Tiraikasih Website http://kangzusi. namun sepatah kata tulisan Han pun tidak dipahami olehnya. maka kaupun harus segera melaksanakan sebuah tugas yang amar sulit. menurut dugaanmuu. kemudian katanya: "Bocah. tentu saja cerdik!” "Tapi aku anggap orang itu merupakan seorang yang 'paling bodoh. "Setelah ia berhasil mendapatkan kitab yang asli. tak mungkin dia menirukan Cinkeng asli untuk membuat sebuah yang palsu!” "Kalau begitu orang itu pintar sewaktu bodoh sesaat?” tanya Toa gi siu Khong sian. “Ya. tanyanya lagi: "Hiante. tetapi juga seseorang yang paling bodoh. sekalipun sudah berkelana cukup lama didaratan Tionggoan.

entah cianpwe berdua masih ada petunjuk apa yang hendak disampaikan?" Sambil tertawa. Tiba-tiba Ji gi siu Khong Bong menuding kearah kitab pusaka palsu ditangan Suma Thian yu. aku tahu kau polos dan jujur. sakit hati paman Wan dan kini ditambah lagi tugas berat tersebut. dikemudian hari pasti berhasil. boanpwe merasa berkewajiban untuk membalaskan dendam bagi sakit hati orang tuaku. kalau belum dilihat isinya sudah dirobek. Toa hi siu Khong Sian manggut-manggut. timbul perasaan yang sangat berat didalam hatinya. kemudian baru berkata kepada sepasang kakek bodoh dari bukit Wu san itu. Jilid 5 Maka dia menyimpan kitab tersebut kedalam sakunya. hatimu penuh welas kasih dan mulia. tapi ingatan lain seakan melintas dalam benaknya. "Cianpwe berdua.com/ "Baik. rasanya hal ini amat disayangkan. bila kau bisa berbakti kepada orang tua maka seluruh penjuru dunia dapat kau lewati. besok boanpwe hendak meninggalkan bukit Kiu gi san untuk melacaki jejak musuh besarku. sesungguh nya dia hendak merobeknya seketika itu juga. toh disimpan juga tak ada gunanya” Suma Thian yu memperhatikan sekejap kertas tersebut. sebagai seorang anak yang berbakti. boanpwee akan turut perintah!" jawab Suma Thian yu dengan wajah bersungguh-sungguh. lalu berkata: "Lebih baik kitab palsu itu dirobek saja. Tapi ketika ia teringat akan dendam keluarga. bagaimanapun juga ia telah bersusah payah sebelum berhasil menemukan rahasia kitab itu. sahutnya: "Bakti kepada orang tua memang merupakan soal utama yang paling penting.Tiraikasih Website http://kangzusi. menciptakan suatu pekerjaan .

tapi perbuatanmu tidak menyalahi hukum alam dan suara hati. Sepasang kakek bodoh dari bukit Wu san sama sekali tidak menantikan jawaban nya. mesti harus mendaki bukit golok. Diam-diam timbul perasaan kagum didalam hatinya.com/ besar. maka berhatihatilah dalam mencari kawan. Sekali lagi ia hidup menyendiri dialam semesta yang begini luas. mereka segera membalikkan badan dan berlalu dari situ. suatu ketika mereka pasti akan tertumpas habis. kendatipun akhirnya harus mati demi membela kebenaran. hingga kini dia baru me ngetahui sejelas-jelasnya watak dari sepasang kakek bodoh tersebut. "Benar-benar terlalu agung. orang yang benar-benar cerdas memang mirip bodoh. Suma Thian yu merasa seakan-akan kehilangan buah mutiara yang tak ternilai harganya dan merasa murung dan sedih. walaupun harus menembusi sarang naga dan gua harimau. Berbuatlah kebajikan dan kemuliaan bagi umat manusia. sampai kapan keadaan seperti ini baru akan berakhir? . se jak dulu sampai sekarang. suasana macam ini tak akan bisa bertahan lama. Baru selesai Toa gi siu Khong Sian berkata. ia berpikir. majulah pantang mundur. tapi dunia persilatan amat berbahaya. bagaimana pun brutalnya perbuatan kaum iblis dan manusia laknat. menyeberangi samudera api. Memandang bayangan punggung kedua orang kakek itu. kejahatan tak pernah bisa menenangkan kebenaran. Ji gi siu Khong Bong telah menyambung: “Walaupun dewasa ini dunia persilatan diliputì oleh tabir iblis dan hawa sesat. mengapa aku tidak mempergunakan ucapan mereka sebagai pedoman hidupku?" Setelah menyampaikan nasehatnya kepada Suma Thian yu. kau akan mati sebagai seorang pahlawan" Dengan perasaan yang tulus Suma Thian yu menerima semua nasehat itu dengan hati yang bersungguh-sungguh. dalam waktu singkat bayangan tubuh mereka berdua sudah lenyap tak berbekas.Tiraikasih Website http://kangzusi.

mengapa selama beberapa hari ini bukit kiu gi san jadi begini ramai? Satu rombongan baru lewat. ketika dilihatnya tak ada orang lain selain kakek itu. Tiba-tiba terdengar suara bentakan keras: "Hei bocah muda. Suma Thian yu mencoba untuk memeriksa sekeliling tempat itu. Suma Thian yu merasa amat terperanjat setelah mendengar suara pekikan tersebut. dia lantas merogoh ke dalam sakunya dan mengeluarkan kertas tersebut dan dipegang dalam tangan. rombongan lain menyusul datang. benda apakah yang sedang kau pegang itu?" Sungguh tak disangka suara pekikan yang kedengarannya masih jauh tadi. dengan perasaan tertegun pikirnya: "Heran. Tiba-tiba terlintas satu ingatan didalam benaknya. dia acuh tak acuh. berperawakan tinggi besar. mendadak dari kejauhan sana terdengar suara pekikan nyaring berkumandang memecahkan kesunyian. Suma Thian yu sudah terbiasa mendengar suara pekikan tersebut. bahkan sambil berpaling dia memejamkan matanya seperti orang hendak tidur. mengapa tidak mempergunakan kesempatan itu untuk memeriksa isi kitab pusaka palsu itu? Berpikir demikian. maka timbul satu ingatan dalam benaknya untuk . beralis tebal dan bermulut lebar. bercambang. mungkinkah dibukit ini telah ditemukan suatu benda mestika ?" Sementara dia masih termenung. tahu-tahu dihadapan mukanya telah melayang turun seorang kakek berusia tujuh puluh tahun. bahkan jumlahnya tidak hanya satu. suara pekikan tersebut sudah semakin mendekat.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ Sementara dia masih termenung. Orang itu ber tampang menyeramkan sekali. bermata besar. apalagi orang itu pun bermuka bengis dan menyeramkan.

Tiraikasih Website http://kangzusi.dari maka kau bisa tahu?" Suma Thian yu purapura merasa terkejut. Seandainya Suma Thian yu tahu kalau kakek yang berada dihadapannya sekarang adalah salah seorang dari Ci san su mo (empat iblis dari bukit Ci san).apa yang kau andalkan untuk memerintahku berbuat demikian? kitab ini toh aku yang menemukan. Dengan suara nyaring dia lantas berkata.com/ mempermainkannya dengan menggunakan kitab pusaka palsu tersebut. heeh. padahal dalan hati kecilnya dia geli sekali. sebab benda ini adalah sebuah mestika yang tak ternilai harganya!" Sambil berkata dengan wajah tersenyum mengejek dia melirik sekejap kearah kakek itu. paras muka kakek tersebut berubah hebat... kenapa harus kuserahkan lagi kepada orang lain. mencorong sinar buas dari balik matanya. dia sepera membentak "Kau tidak membohongi aku? Bawa kemari!" Nadanya keras dan bersifat memerintah. Jit ci to (pencoleng berjari . Selama hidup belum pernah dia permainkan orang iain seperti apa yang dilakukannya saat ini. heh sungguh menggelikan!" "Lohu ingin bertanya kepadamu. "Aduuh . “Huh. Setelah itu dengan senyuman aneh menghiasi diujung bibir. seakan-akan pemuda itu sudah sepantasnya untu menyerahkan kitab pusaka itu kepadanya.. dia berkata lebih jauh: "Padahal sekalipun kuberitahukan kepadamu juga tak mengapa. ia merasa apa yang telah dilakukannya benar-benar amat memuaskan hatinya. kemudian sengaja menyimpan kertas tadi ke dalam saku. Heeh. apakah kitab tersebut adalah kitab pusaka Kun tun kan kun huan siu Cinkeng?" nada suara dari kakek tersebut menjadi jauh lebih lembut.. "Aku tak dapat memberitahukan kepadamu. kertas ini isinya adalah ilmu silat peninggalan dari Ku hay Siansu!” Mendengar perkataan itu.

Nah bocah muda.. sauya tak sudi untuk menyerahkan kepadamu" "Kenapa?" teriak si Pencoleng berjari tujuh dengan gusar.. jangan lagi berkaok minta ampun" Suma Thian Yu kembali tertawa keras. cepat serahkan kitab tersebut kepadaku!" Suma Thian yu sudah menduga akan sikap dari kakek tersebut. rupanya kau belum tahu siapakah diri ku ini? Lohu she Tam bernama Yu. "bocah keparat.. saya ingin tahu cukup pantaskah kau menerima pusaka ini" Mendengar perkataan itu. maka lohu bersedia mengampuni selembar jiwamu. kemudaan berkata lagi...haah." Suma Thian yu tertawa tergelak lagi setelah mendengar nama tersebut..Tiraikasih Website http://kangzusi... "Tidak ada pekerjaan yang semudah itu di kolong langit.bocah keparat.haah. tampaknya arak kehormatan kau tak mau. .haah... "Haah.. Terdengar pencoleng berjari tujuh Tam yu tertawa terbahak-bahak dengan bangganya.bersusah payah aku mencari kesana kemari.. arak hukuman kau pilih.com/ tujuh) Tam Yu yang pernah menderita kekalahan ditangan gurunya Put Gbo cu dimasa lalu. mungkin aku masih akan menyerahkan kitab tersebut kepadamu. niscaya dia tak akan berani mempermainkan kakek itu. pelanpelan dia menarik ke luar kitab itu hirgga muncul separuh dari balik sakunya. maka dia tidak marah atau pun merasa kaget.haah.. “Haah.haah.. tinggalkan dulu nama besarmu.Hmm. Sebentar jika kau sudah merasakan kelihayanku. tak heran kalau kau berani bersikap kurangajar kepadaku.. oleh karena kitab pusaka itu berhasil kau temukan... bila kau tidak menyebutkan namamu itu.. si Pencoleng berjari tujuh Tam Yu tertawa seram.... akrhirnya berhasil kutemukan tanpa susah payah. Coba nilailah apakah aku pantas untuk mendapatkan kitab pusaka yang berada ditanganmu itu?” Haah. tapi setelah mengetahui siapa gerangan dirimu itu. nampaknya saat lohu untuk unjuk gigi sudah tiba..

..com/ "Aku tak dapat menyerahkan kepadamu karena kau adalah bekas panglima yang kalah di tangan Put Gu cu locianpwe. lebih baik jangan semba rangan berpikir." "Huuuh. terhadap seorang pemuda pun menggunakan cara kekerasan. dan kaupun tidak berhak untuk mengetahuinya.. sauya tak dapat menemani lebih lama lagi. dengan langkah lebar dia lantas berlalu dari tempat itu. apa hubunganmu dengan siluman tosu itu?" Apa hubunganku dengannya lebih baik tak usah kau campuri. kau belum berhak!” .. kemudian dari malu dia menjadi gusar.. sekali menjadi bajingan selamanya tetap bajingan. bocah keparat.Tiraikasih Website http://kangzusi. selamanya lohu tak doyan dengan permainan semacam ini lebih baik segera serahkan kitab tersebut ke padaku..heeeh.." "Heeeh. apakah kau tidak malu? Hmm.. kalau nyawamu saja berhasil ditemukan secara untunguntungan. mana ada hak bagimu untuk mendapatkan kitab pushka tersebut?" Mendengar ucapan tersebut. "Berhenti !" Tampak sesosok bayangan manusia dengan kecepatan bagaikan sambaran kilat berlelebat lewat dari atas kepala Suma Thian yu dan menghadang perginya. serunya: "Bocah keparat.heeeh.. Suma Thian yu segera memicingkan mata dan membentak dengan nada sinis: "Bagaimana? Ingin merebut dengan kekerasan ?" "Betul. tak kusangka kau memiliki selembar bibir yang pandai bersilat lidah. lohu memang ingin berbuat demikian” "Hmm! Bagaimanapun juga pencoleng memang berjiwa kerdil dan tak becus..." Selesai berkata. si Pencoleng berjari tujuh Tam Yu menjadi tertegun. Namun tiba-tiba terdengar suara bentakan keras menggelegar di udara. Maaf..

semangat si Pencoleng berjari tujuh Tam Yu menjadi dingin separuh. kemudian mengembangkan ilmu langkah Ciok tiong tuan poh cap lak sui yang dipelajari dari Sisu yau kay wi Kian semalam. menanti sepasang kepalan lawan sudah berada setengah depa dihadapan nya. Suma Thian yu sudah mempunyai perhitungan yang cukup matang dalam menghadapi keadaan tersebut. "Bocah keparat. ia tidak gugup ataupun panik. Tapi sifat rakusnya dan keinginannya untuk mendapat mestika membuat dia lupa akan keselamatan akan jiwanya diri . Baru saja sepasang lengan si Pencoleng berjari tujuh Tam Yu mengayun kedepan. mengerikan sekali keadaannya. Dengan terjadinya peristiwa itu. kembali tengkuknya dihajar orang sehingga terasa linu. mendadak dia menyelinap kesamping. mendadak serasa bayangan manusia berkelebat lewat.com/ Begitu ucapan terakhir diutarakan. mukanya merah padam seperti babi ppnggang. tak ampun peluh dingin segera bercucuran keluar membasahi tubuhnya. dia sadar bahwa pada hari ini telah bertemu dengan musuh tangguh. panas dan perih. kau ingin mampus?" Sepasang lengannya diayunkan kedepan melancarkan bacokan semen-tara tubuhnya ikut menubruk kemuka bagaikan harimau lapar menerkam domba. Suma Thian yu lebih cepat lagi. baru saja lengannya mencapai setengah jalan. tampak bayangan manusia berkelebat lewat dan “Plok” sebuah tempelengan keras telah bersarang di atas pipi kakek tersebut. Sayang dia cepat. sementara ia masih tertegun. Dengan perasaan terkejut buru-buru dia memutar badannya secepat kilat. kemudian tangan dan kakinya hampir bersamaan waktunya me nendang ke tubuh Suma Thian yu keras-keras.Tiraikasih Website http://kangzusi. mendadak tengkuknya seperti dihembus orang. Paras muka si Pencoleng berjari tujuh Tam Yu berubah hebat. dengan suara yang meng geledek bentaknya keras-keras.

kemudian tangannya mencongkel ke muka. mencakar. Tak selang berapa saat kemudian. Sedangkan Suma Thian yu justru berputar kian kemari bagaikan kupu kupu yang menari ditengah bebungahan.com/ sendiri. Jeritan ngeri yang memilukan hati segera berkumandang dari mulut si pencoleng berjari tujuh Tam Yu. Semenjak mempelajari ilmu langkah Ciok tiang luan poh. Selesai berkata. seluruh badannya basah kuyup oleh keringat. pada hakekatnya ia seperti telah berubah menjadi seseorang yang lain. dengan mata gelap si Pencoleng berjari tujuh Tam Yu mengeluarkan ilmu Thian sai ciang andalannya untuk melancarkan serangan pukulan dahsyat untuk menggurungseluruh badan Suma thian yu. mencubit seluruh badan kakek tersebut. lain kali aku harap kau jangan menganiaya kaum muda lagi dengan semaunya sendiri" seru Suma Thian yu. mendadak gerakan tubuhnya berubah. mukanya pucat pias. mendadak ia menerobos masuk ke dalam.. rasa percaya diri Suma Thian yu terbadap kemampuan sendiri semakin bertambah.Tiraikasih Website http://kangzusi. napasnya ngos-ngosan seperti kerbau. Suma Thian yu segera mengejek sambil tertawa: "Bagaimana? Terbukti bukan kalau kau masih belum cukup mampu untuk mendapatkan kitab ini?" Berbicara sampai disitu. setiap ada kesempatan dia selalu menowel. keadaan si Pencoleng berjari tujuh Tam Yu sudah lemas seperti seekor ayam jago yang kalah bertarung. entah serangan dahsyat macam apapun yang telah digunakan si Pencoleng berjari tujuh Tam yu untuk mendesak musuhnya. meraba.. "Kali ini aku hanya mencongkel sebelah matamu saja sebagai peringatan. mengenaskan sekali keadaannya Sambil berputar terus kian kemari. pasang kakinya segera menjejak permukaan tanah dan tubuhnya melambung keudara. ia selalu gagal untuk mendesak lawannya. .

selama aku orang she Tam masih hidup. dia telah mendapatkan kitab pusaka Kun tun dan kun huan siu cinkeng dari Ku hau sian siau.. dari atas bukit melayang turun tiga sosok bayangan hitam yang langsung menghampiri si pencoleng berjari tujuh Tam yu yang terluka.com/ kemudian diringi suara pekikan panjang yang penuh nada gembira.Tiraikasih Website http://kangzusi. Sampai lama kemudian. muridku. Si Pencoleng berjari tujuh Tam Yu yang terluka dan menyaksikan kepergian kedua orang itu segera berseru dengan penuh kebencian: "Tak berperasaan tak memperdulikan kesetiaan antar persaudaraan. kau bukan tandingan bocah keparat tersebut" Ketika dua orang kakek lainnya mendengar ucapan tersebut.. baik.. heehh. kalian berani kesitu tak lebih hanya akan menghantar kematian . bocah keparat itu sudah pergi. suhu. secepat kilat dia turun dari bukit tersebut. pekikan itu masih saja bergema ditengah hutan. ternyata tanpa memperdulikan Si Pencoleng berjari tujuh Tam Yu yang sedang terluka. kenapa kau orang tua? Siapa yang telah turun tangan sekeji ini kepadamu?" Pencoleng berjari tujuh Tam Yu membuka matanya yang tinggal sebelah dan mengawasi pendatang tersebut. lalu sahutnya dengan sedih: "Sudah pergi. Heehh. tak akan kulepaskan kalian berdua.. kedua orang itu segera melejit ketengah udara dan meluncur ke arah dimana Suma Thian yu melenyapkan diri dengan kecepatan luar biasa. kau tak boleh bertindak gegabah. Bersamaan waktunya dengan lenyapnya bayangan tubuh Suma Thian yu di ujung jalan sana. mereka segera berseru cepat: "Tam Yu. Dalam waktu singkat ketiga orang itu sudah berada ditempat kejadian. maaf!” Begitu selesai berkata. seorang diantaranya segera memeluk tubuh si pencoleng berjari tujuh Tam Yu sambil berteriak: "Suhu.

jadi sebenarnya adalah saudara angkat sipencoleng berjari tujuh Tam yu sendiri. Dalam sekejap mata. berhenti kau!" Suma Thian yu segera menghentikan tubuhnya dan berpaling. mendadak dari arah belakang terdengar suara pekikkan aneh bergema tiada hentinya. dari arah belakang terdengar suara ujung baju tersampokangin bergema tiba. tampak olehnya dua orang kakek berdandan aneh sedang menyusul tiba dengan kecepatan luar biasa. Tapi tak berapa jauh dia berjalan.. Dengan perasaan terkejut Suma Thian yu segera berpikir: “Heran. maka tegurnya dengan cepat: Ada urusan apa kalian berdua datang kemari?" Salah seorang diantaranya adalah seorang kakek berusia tujuh puluh tahun." Ternyata kedua orang itu adalah Sam yap koan mo serta Coa tau jin mo. mendadak dari arah belakang terdengar seseorang membentak keras: "Hei bocah muda. mungkin juga disebabkan kitab pusaka palsu tersebut. maka sengaja ia perlambat larinya. menggunakan pakaian dengan tiga warna yang berbeda dan berwajah seram. Dalam pada itu. dilihat dari dandanannya dapat diketahui kalau orang itu adalah Sam yap koay mo (Iblis aneh tiga daun) pentolan dari Ci san su mo.com/ dengan percuma. . Suma Thian Yu melanjutkan perjalanannya dengan kecepatan luar biasa. sepeninggal dari lembah Cing im kok. kenapa bukan cuma seorang!” Baru saja ingatan tersebut melintas lewat didalam benaknya. tetapi memang paling baik jika kalian bisa segera melaporkan diri kepada raja akhirat. tapi dia tahu pendatang pendatang tersebut tidak bermaksud baik..Tiraikasih Website http://kangzusi.. Suma Thian yu mengira si pencoleng berjari tujuh yang melakukan pengejaran. kedua orang ini pun termasuk anggota Ci san su mo. Kehadiran kedua orang kakek yang tak dikenal itu amat mencengangkan hatinya.

sayang sungguh amat sayang!" Seraya berkata dia segera menggelengkan kepalanya dan menghela napas panjang. apakah kau masih ingin mungkir? Hmm... apakah kalian hendak membalas dendam bagi sakit hati adik angkatmu itu? kata Suma Thian yu sambil tertawa terbahak-bahak. tapi kalau tidak... memakai baju panjang model orang desa... segala sesuatunya akan kuanggap impas dan tidak dipermasalahkan lagi. kau tak usah berlagak bodoh lagi. bermata tikus...heech. "bersa habat dengan manusia macam kau. asalkau serahkan kitab itu yang disakumu itu kepada kami. kamipun tak akan mengingkari janji" "Ciiss. ia memandang hina terhadap watak orang yang rendah.Tiraikasih Website http://kangzusi. Sam yap koay mo segera menegur: "Bocah keparat.com/ Disampingnya adalah seorang kakek berusia enam puluh tahunan.haahh...... tibatiba ia membentak keras: . Coa tou jin mo atau manuusia iblis berkepala ular Sim moay him adanya. tulang belu langnya bergemerutukan nyaring. tak kusangka seorang bocah busuk yang masih berbau tetek berani bertindak sekejam itu. hidung pesek. setelah melukai adik angkatku. kumis melintang dan kepala berbentuk segitiga.sayang Put Gho cu locianpwe tidak membereskan kalian dimasa lalu..tiada lain. heeeh. Dengan suara sedingin es. sepasang matanya berubah menjadi merah membara... "Betul! Ucapanku selamanya kupegang teguh asal kau mau serahkan kepada kami. sungguh mengenaskan sekali rasanya. manusia tak tahu malu” dengus Suma Thisn yu dengan wajah sinis...haahh..kalau kitab pusska ttu tidak kuserahkan.." "Haaah. sikapnya yang memandang rendah musuhnya seakan-akan tak akan pandang sebelah matapun terhadap kemampuan musuhnya itu. Sam Yap Koay mo menjadi naik darah setelah mendengar perkataan itu. tak disangkal lagi dia adalah manusia paling buas dari Ci san su mo.heeeh.

Tiraikasih Website http://kangzusi. Anak nuda itu tertawa panjang. segulung angin pukulan yang maha dahsyat dengan cepatnya menggulung tubuh Suma Thian yu... serahkan nyawamu!" Telapak tangannya segera diayunkan kedepan.. tanpa gugup barang sedititpun juga pedang itu diputar dite ngah jalan menusuk keatas dan mengancam dada Sam yap koay mo dengan jurus Tan hong tian yang (burung hong menghadap matahari)..heeeh.heeeh. sepasang bahunya bergerak dan mundur sejauh satu kaki lebih. “Heeeh. ini lebih bagus lagi.. lohu akan memenuhi pengharapanmu itu" Selesai berkata dia lantas bergerak maja ke depan dengan jurus Gi san tiam hay (menggeser bukit membendung samudera) dia bacok tu buh bagian bawah dari Suma Thian yu. pedangnya segera didorong sejajar dada....com/ "Bocah keparat. Melihat datangnya ancaman tersebt... kemudian pedangnya di loloskan dan... baik. "tampaknya kau belum mengetahui akan kelihayan sauya? Tidak sukar bila kau mengi nginkan kitab pusaka itu. Sam yap koay mo nampak agak tertegun....dengan mengandalkan kepandaian mu juga berani berbicara sesumbar? Betul-betul manusia tak tahu diri.” Mendengar perkataan itu. Menghadapi ancaman tersebut...."Criiing!" pedang Kit hong kiam sudah dihunus dari sarungnya. kitab tersebut akan kupersembahkan kepadamu.kemudian sambil tertawa seram katanya. "Setan tua yang tak tahu malu" teriaknya lantang. Sam yap Kuay mo tertawa terkekeh-kekeh dengan seramnya. lohu akan membekukmu hidup-hidup untuk menerima pahala sehingga tidak sia-sia perjalananku kali ini" . “Rupanya kau adalah ahli waris dari bajingan anjing budukan she Wan terebut. asal bisa menangkan satu jurus saja ditangan sauya. pemuda itu mendengus dingin..

com/ Berbicara sampai disitu..haaah. haaah... Suma Thian yu dihadapkan dua orang gembong iblis sekaligus bukannya merasa heran malah sebaliknya tertawa panjang.. dasar memang bermuka tebal.. "Aku lihat lebih baik kalian berdua melatih diri selama sepuluh tahun lagi sebelum datang mencoba sauya mu lagi. dia lantas menggapai kesamping.. Selesai berkata.. melihat kejadian itu mereka berpekik ke ras lalu melakukan pengejaran. Suma Thian yu termenung sebentar..... Dalam waktu singkat seluruh arena sudah dipenuhi oleh bayangan manusia yang berkelebat kesana kemari menerjang keluar dari ke pungan kedua orang itu. menyusul kemudian gerakan tubuhnya berubah dan dia segera mengembangkan ilmu langkah Ciat tiong luan poh cap lak tui untuk melayani musuhnya.. dengan gerakan tubuh yang cepat ia berlalu dari sana. .. tanpa banyak berbicara kitab tersebut akan segera kuserahkan kepada kalian. Tampaklah Suma Thian yu sudah berdiri di luar arena dengan sekulum senyuman dingin menghiasi ujung bibirnya.. sambil membalikkan badan ia berseru dengan tertawa terbahak-bahak: "Haaah. dengan perasaan terkejut mereka segera berpaling ke samping. tahu-tahu mereka sudah kehilangan bayangan tubuh lawan.. ternyata gembong iblis dari Liok lim ini telah bekerja sama untuk mengerubuti pemuda berusia enam belas tahun itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. kemudian secara tibatiba menghentikan gerakan tubuhnya.. Tentu saja kedua orang iblis tersebut tidak bersedia melepaskan musuhnya dengan begitu saja. cuma... sekarang maaf kalau sauya tak akan melayani lebih lama lagi" demikian ia berseru.. Sam yat koay mo serta Coa tau jin mo hanya merasakan manusia berkelebat lewat.tidak sulit bila kalian ingin mendapatkan kitab pusaka itu asal kamu berdua bisa menangkan satu jurus atau setengah gerakan saja dalam seratus jurus gebrakan.. si Manusia iblis berkepala ular segera melompat maju kedepan.

"Hmm. “Aduuh. ketiga orang itu sudah bertarung sebanyak dua puluh gebrakan. menang kalah masih belum bisa ditentukan sedang kekuatan mereka nampak seimbang. kau lak usah mencoba untuk mengadu domba kekuatan kami berdua. ternyata ilmu langkah Ciok tion luan pah cap lak tui yang diwariskan Siau yau kay kepadanya memang terbukti lihay sekali. lebih baik aku mengaku kalah saja!" . dimulut saja berbicara soal kegagahan dan kebenaran." Suma Thian yu menunjukkan wajah sinis. Agak tertegun juga kedua orang iblis tersebut ketika dilihatnya Suma Thian yu berani melawan mereka berdua bersama-sama. lanjutnya: "Kitab pusaka itu cuma ada selembar. Dalam waktu singkat.com/ Berbicara sampai disita.. padahal siapa tahu dalam hati kecilnya? Lebih baik tak usah banyak bicara lagi.. "Hmm.Tiraikasih Website http://kangzusi. Sambil bertarung melayani serangan-serangan dari kedua orang iblis tersebut. aku orang she Sim bukan manusia sebangsa itu. mau turun tangan lebih baik cepatlah turun tangan!" Begitu selesai berkata. dia berhenti sebentar.. sementara jari tangan kirinya bagaikan tombak menotok tubuh Sam yap koay mo. Maka diapun lantas berseru.aku sudah tak mampu lagi. bagaimana cara kalian berdua untuk membaginya secara adil?" Si Manusia iblis berkepala ular Sim Moay him mendengus dingin. pedang Kit hong kiamnya segera menyapu tubuh Coa toa jin mo dengan jurus Lip sau ngo gak (menyapu rata lima bukit). lalu sambil melirik sekejap ke arah dua orang iblis tersebut. lohu tidak mau kitab pusaka itu tapi pedangmu itu akan kurampas. bocah keparat. bila pertarungan semacam ini dilangsungkan lebih jauh maka sampai besokpun kedua orang iblis tersebut tak akan mampu berbuat apa-apa kepadanya. diam-diam Suma Thian yu merasa gembira. segenap kepandaian silat yang dimilikinya segera dikeluarkan untuk mendesak musunnya.

Sam yap Koay mo tertawa seram. Suma Thian yu tersenyum. tangan mana dipisahkan kekiri dan kekanan kemudian di sodorkan kedepan dua orang iblis tersebut seraya berkata. bagaimana?" Kedua orang itu segera menyatakan akur.com/ Mendengar seruan tersebut. "Setelah berhasil mendapatkan kitab pusaka nanti. bila kalian bisa menebak secara jitu ditangan sebelah manakah mata uang itu kugenggam. cuma ada syaratnya. Suma Thian yu segera berlagak hendak merobek kertas tersebut. dia lantas merogoh kedalam sakunya dan mengeluarkan kitab tadii. Apa syaratnya!” teriak kedua orang ituham pir berbareng. "Tangan kiri!" Suma Thian yu pura-pura menghela napas panjang. kemudian katanya: "Apa yang sauya ucapkan selama kupegang teguh. maka Suma Thian yu memperlihatkan mata uang tersebut. siapa yang akan menebak lebih dulu?” "Toako. sekarang terbukti aku tak mampu untuk mengalahkan kalian berdua. maka kitab pusaka itu akan menjadi milik siapa.Tiraikasih Website http://kangzusi. kau saja yang menebak lebin dulu kata si Manusia iblis berkepala ular Sim Moay. kemudian ujarnya. Suma Thian yu segera merogoh kedalam sakunya dan mengeluarkan kertas kuning itu. "Agar adil. sauya akan menguji secara jujur. kalau tidak kitab ini akan sauya robek seketika ini juga" Sambil berkata. maka terpaksa kitab pusaka ini harus kuserahkan kepada kalian. sambil membuka tangannya dia berseru: . "Nah. setelah digoyangkan berulang kali dia melemparkannya ke udara. diapun tidak sungkansungkan segera menuding tangan kiri Suma Thian yu sambil berseru. kalian dilarang mengejar sauya lagi. setelah di sambut dengan kedua belah tangan. kedua orang iblis itu segera menghentikan serangannya. disini terdapat sebiji mata uang.

pasti akan terjadi perang urat syaraf antara kedua orang iblis tersebut. sauya tak akan merasa kuatir.” Pelan-pelan dia letakkan kertas itu kebawah kakinya. bagaikan persoalan itu tak pernah dipikirkan didalam hati. loko turut merasa gembira" Kemudian sambil menarik muka katanya kepada Suma Thian yu: “Bocah keparat. jangan mencoba bermaksud jahat. pemuda itu melanjutkan kembali perjalanannya ke depan.. tertawa puas. hati-hati kalau sampai bertemu dikemudian hari. lohu tak akan berbelas kasihan lagi kepada dirimu" Suma Thian yu segera berpikir: "Huuh. yang betul ada ditangan kanan. membayangkan apa bakal terjadi antara mereka berdua. sekali lagi dia telah mempermainkan manusia bengis dan meninggalkan bibit bencana untuk mereka.. tebakanmu salah. Manusia iblis berkepala ular. terpaksa kitab ini harus kuserahkan kepada adik angkatmu!" Betapa mendendamnya Sam yap koay mo sewaktu dilihatnya kitab pusaka tersebut diperoleh adik angkatnya. kemudian sambil melejit keudara dia berlalu dari situ dengan kecepatan luar biasa. namun wajahnya sama sekali tak berubah. sekalipun satu ingatan keji segera melintas dalam benaknya. kionghi atas keberhasilanmu. sepeninggalnya dari tempat itu. Dengan membawa sekulum senyuman yang cerah karena sehabis mempermainkan iblis keji. Sambil berkelebat pergi kembali Suma Tian yu berpekik nyaring. pemuda itu tertawa sendiri. . Entah berapa banyak bukit tinggi dan tebing curam yang telah dilewati.com/ "Aaah... serahkan cepat. siapa yang takut kepadamu? Dengan mengandalanmu kepandaianmu itu. meski berlatih sepulun tahun lagipun.Tiraikasih Website http://kangzusi. kemudian kau boleh pergi dan sini. asal tak sampai jatuh ketangan orang lain. Tak bisa disangkal lagi. ia berkata sam bil tertawa: “Lote. Tapi ingat. sayang.

darah panas yang menggelora dalam tubuhnya merasa mendidih. ketajaman pendengarannya amat diandalkan. dengan suatu gerakan kilat dia melompat bangun lalu memperhatikan dengan seksama. mendadak terdengar suara rintihan tersebut kembali berkumandang datang. Selesai bersemedi mengatur pernapasan. . Mendadak Suma Thian yu menggerakkan tubuhnya dan melesat kedalam hutan disisi tebing sebelah sana dengan kecepatan bagaikan sambaran kilat. kenapa secara tiba-tiba bisa lenyap tak berbekas? Zungkinkah aku telah salah mendengar?" Mustahil kalau dia salah mendengar. amarahnya memuncak. Malam itu adalah sebuah malam yang gelap gulita. "Aneh" dia segere bergumam. tiada rembulan diangksa kecuali beberapa bintang yang mengerdipkan sinarnya seperti lirikan anak nakal. karena dengan tenaga dalam yang dimilikinya sekarang. apa yang terpapar didepan matanya sekarang benar-benar merupakan suatu pemandangan yang mengerikan sekali. Setelah masuk kedalam hutan dan menyaksikan pemandangan di sekitar lempat itu. Setelah melalui suatu perjalanan yang amat panjang. diapun duduk diatas sebuah batu besar untuk melepaskan lelahnya. rasa lelahnya pelan pelan hilang dan badan terasa segar kembali. Sementara dia masih termenung. telah mencekam seluruh jagad. "sudah terang kudengar suara rintihan.com/ Malam. bunga yang jatuh berapa puluh kaki dari situpun dapat ia dengar dengan jelas. Tapi suasana disekitar itu menjadi sepi.Tiraikasih Website http://kangzusi. ia segera mendusin kembali dan lamunannya. Suma Thian yu mulai merasakan juga badannya letih. Suma Thian yu merasakan sekujur badannya bergetar keras. Mendadak ditengah keheningan malam yang mencekam sekeliling tempat itu dia seperti mendengar suara rintihan lirih bergema dari kejauhan sana.

. Namun dia masih tetap berusaha untuk menenangkan hatinya. agar perbuatan biadab tersebut terkubur bersama jasad. hanya angin gunung yang meaehembus menderu-deru. darah kental masih mengotori bibirnya. Suma Thian yu adalah seorang pemuda yang berjiwa pendekar. gugup dan seramnya. tapi setelah menyaksikan pe mandangan yang terpapar didepan matanya. nampak mayat bergelimpangan disana. Agaknya Yang Maha Kuasa telah mengaturkan segala sesuatu bagi umatnya. . apa yang di harapkan ternyata tidak sia-sia.. mayat manusia. kemudian selangkah demi selangkah menelusuri mayat yang bergelemparan di tanah dan berusaha menemukan sumber dari suara rintihan tersebut.. benci segala kejahatan dan bernyali besar.com/ Ternyata ditengah tanah lapang dalam hutan tersebut. mengerikan dan mendirikan balu roma orang. bahkan disitupun penuh dengan kutungan kaki atau potongan lengan.Tiraikasih Website http://kangzusi. Menolong orang brgaikan menolong api. penemuan tersebut membuat Suma Thian yu buru-buru berjalan mendekati korban tersebut.. darah kental telah menggenangi seluruh permukaan tanah. Suasana disekeliling tempat itu sunyi senyap tak kedengaran sedikit suarapun. Rupanya dia adalah seorang lelaki setengah umur yang berperawakan tinggi besar dan bermuka cambang. tak urung bergidik juga hatinya. ia berusaha untuk menekan perasaan kaget. tapi ia masih bernapas meski berada dalam keadaan tak sadar. Akhirnya Suma Thian yu berhasil menemukan sesosok tubuh manusia sedang menggeliat diantara tumpukan mayat yang hancur dengan darah kental yang berceceran ditanah. Dia berdoa semoga berhasil menemukan salah seorang korban kekejian itu dalam keadaan hidup. Bangkai kuda. membuat suasana menjadi seram.

pelan-pelan dia membuka madanya yang sayu dan memandang sekejap kearah Suma Tnian yu. kemudian sambil menempelkan telapak tangannya keatas jalan darah Mia bun hiat di tubuh lelaki itu. membangunkannya. Segulung hawa panas yang menghangatkan badan segera mengalir lewat jalan darah Mia bun hiat dan menyusup kedalam tubuh lelaki itu. Dan tak selang beberapa saat kemudian.com/ Suma Thian yu segera meraba dada lelaki setengah umur tersebut. terasa hawa hangat masih ada sedang debarang jantungnya lemah sekali. diatas wajahnya yang pucat terlintas warna merah dadu. "Untung saja masih bisa tertolong!” Buru-buru dia membopong tubuh lelaki setengah umur. ia salurkan hawa sakti Bu siang sinkang untuk membantu lelaki itu. Sejak makan buah mestika Jin sian kiam lan jalan darah penting Jiu meh dan tok meh yang berada dalam tubuh Suma Thian yu telah tem bus. pil tersebut segera hancur dan mengalir masuk kedalam perut. . Dengan mengikuti air liur. laki-laki setengah umur itu sudah menggerakkan badannya. nyawanya amat krins dan tak mungkinbisa disempuhkan hanya mrngandalkan khasiat obat.Tiraikasih Website http://kangzusi. Menyaksikan keadaan itu. ia memejamkan kembali matanya dan memperdengarkan suara rintihan. Namun sejenak kemudian. Suma Thian yu segera menyadari kalau lelaki »setengah umur itu sudah menderita luka dalam parah. kesempurnaan tenaga dalam yang dimilikinya sekarang sudah tidak bisa ditandingi oleh umat persilatan lainnya. kemudian dari dalam sakunya mengeluarkan sebuah pil Ku goan cing wan peninggalan dari Kit hong kiam kek Wan Liang semasa hidupnya dan dijejalkan kedalam mulut lelaki tersebut. Maka diapun bersila dan mengerahkan tenaga dalamnya. sorot mata itu penuh dengan pancaran rasa terima kasih yang amat tebal.

seluruh wajahnya telah basah oleh keringat hawa panas mengguap dari atas ubun-ubunnya.Tiraikasih Website http://kangzusi. kenyataannya mana membuat hatinya makin kagum lagi." Buru-buru Suma Thian yu menyingkir kesamping untuk menghindarkan diri. begitu darah hitam tersebut keluar. kebetulan saja aku lewat disini.com/ Tak sampai seperminum teh. ketika dilihatnya orang itu mana usianya muda juga tak bersikap sombong atau tinggi hati. orang persilatan menjulukinya sebagai Si Berewok berpena baja. Terdengar orang itu merintih dan memuntahkan darah yang berwarna hitam. Katanya. enghiong kebanyakan muncul dan kaum muda. lalu katanys tersipu sipu. Si Berewok berpena baja Tio Ci-hui yang menyaksikan tuan penolongnya masih begitu muda. Buru-buru dia berseru kembali: . saling menolong di kala orang sedang mengalami kesulitan sudah merupakan kewajiban dari setiap umat persilatan. betul juga. diam-diam timbul perasaan malu dan menyesal dalam hati kecilnya. dengan dua puluh empat jurus ilmu pena pembetot sukmanya sudah amat tersohor dalam dunia persilatan. "Aaah. kemudian sambil menyembah didepan anak muda itu seruny: "Tio Ci bui dari Sin liong piau kiok mengucapkan banyak terima kasih atas budi pertolongan siauhiap. rasa menderita pun segera lenyap. orang itu sadar kembali dari pingsan Tampak orang itu segera melompat bangun. buat apa mesti ucapkan terima kasih?” Perkataan Tio cianpwe terlalu berlebihan" "Boleh saya tahu siapakah nama siauhiap?” "Boanpwe Suma Thian yu!" Ternyata Tio Ci hui yang terluka ini adalah saudara angkat dari cong piautau perusshaan ekspedisi Si liong-piaukiok di kota Heng-ciu yang disebut orang Mo im sin-liong (naga sakti penggosok awan) dalam masa berkelananya dalam dunia persilatan. paras laki-laki setengah umur itu dari pucat pasi kini berubah menjadi merah padam kembali.

bila kau menghendaki demikian. apalah artinya sedikit bantuan yang kuberikan?” Dengan sikap yang menaruh hormat sahut si Berewok berpena baja: "suma siauhiap berkali kali menyebutku sebagai cianpwe.” <ooOoo> TATKALA si Berewok berpena baja menyaksikan sikap menghormat kepadanya. iapun tak sungkan lagi. baik. Suma Thian yu pun tidak bersikeras lagi. tolong janganlah memanggil cianpwe lagi kepadaku. bagaimana sebut saja aku sebagai saudara Tio? Menyaksikan ketulusan dan kesungguhan hati orang. selembar wajahnya berubah menjadi merah padam lantaran tersipu-sipu. Ketika Suma Thian yu menyaksikan Berewok berpena baja Tio Ci hui hanya mengawasinya dengan termanggu. terimalah sebuah persembahanku lagi. sahutnya kemudian: "Saudara Tio. sambil membangunkan si Brewok berpena baja. hal mana justeru membuat suasana akan bertambah canggung. rasanya hal itupun tidak terlalu berlebihan.Tiraikasih Website http://kangzusi. dia tahu bila ia sendiri selalu bersikap hormat. saking gelisahnya. kau kelewat sungkan. Apalagi dia menyaksikan suma Thian berwajah tampan dan menawan hati. serunya cepat: "Tio cianpwe. kegagahanmu benar benar amat mengagumkan.com/ "Suma siauhiap masih muda tapi berjiwa be sar. dengan cepat dia menegur: ." Seraya berkata. Tindakkan tersebut kontan saja membuat Suma Thian yu menjadi amat gelisah. Andaikata kau tiak menampik keinginanku. asal budi kebaikan tersebut dibalas pada suatu saat. thian yu akan menuruti perintah. akupun merasa tak berani untuk menerimanya. hal mana semakin menimbulkan perasaan simpatik didalam hatinya. sekali lagi dia menjatuhkan diri berlutut.

kemudian kita harus membereskan mereka yang telah tewas” Mendengar ucapan tersebut. air matanya bercucuran dan seluruh badannya gemetar keras.com/ "Saudara Tio.. dia segera mera-sakan hatinya bergejolak keras. kali ini dia mendapat tugas lagi untuk mengawal barang penting menuju ke Kwang-say kota Kiongshia. Suma Thian yu yang turut menyaksikan kejadian itu. si Berewok berpena baja Tio Ci hui merasa tertegun. Sepanjang jalan menuju keselatan. hatinya merasa sedih sekali. coba kalau bukan ditolong oleh pemuda yang berada didepan mata sekarang. sebelum berangkat kakak angkatnya Mo im sin liong telah berpesan bahwa barang kawalan mereka kali ini amat penting artinya... diamdiam ikut merasa berduka.Tiraikasih Website http://kangzusi. Selama ini dia selalu cekatan dan pandai bekerja dalam dunia persilatan. mungkin diapun akan kehilangan selembar jiwanya ditengah bukit yang terpencil ini. bahkan dia pun kena dipecun-dangi secara mengenaskan sekali.. Teringat akan hal-hal yang memedihkan hatinya... Memandang mayat-mayat yang tergelepar memenuhi seluruh tanah. silahkan beristirahat sebentar. dia tak tahu bagaimana harus mempertanggung jawabkan diri terhadap kakak angkatnya Mo im-sin liong. pikirnya: "Selama aku masih hidup. sebab berhasil atau tidak sangat mempengaruhi nama baik perusahaan mereka. aku berte kad akan membantu Sin liong piau kiok untuk menemukan kembali barang kawalan yang di begal orang. si Berewok berpena baja Tio Ci hui menghela napas panjang Setelah mengalami peristiwa berdarah ini." . bukan cuma barang kawalannya kena dibegal. tak nyana sewaktu berjalan sampai di wilayah Kiu gi san telah terjadi peristiwa tragis. Maka sengaja dia mengundang si Berewok berpena baja Tio Ci hui dengan memimpin sejumlah jagoan kelas satu untuk berangkat me lindungi mestika yang tak ternilai harganya.

kalau dibilang sungguh memalukan. dia tidak dapat mengendalikan rasa pedih dalam hatinya lagi. lagipula terjadi dibukit Kiu gi san. sambil mengepal tinju dan mendongak ke angkasa. satu ingatan dengan cepat muncul dalam benaknya. Teringat akan paman Wan. raut wajah penuh kasih sayang yang telah memelihara dan mendidiknya selama sepuluh tahun segera muncul kembali dalam benaknya. sahutnya kemudian: "Apa yang Suma siauhiap katakan memang benar. dia lantas menghibur si Berewok berpena baja Tio Ci bui dengan suara lembut.. asal kita bisa menemukan sebuah titik terang saja. kejadian toh sudah berlangsung.com/ Berpikir sampai disitu. mereka semua rata-rata berilmu tinggi. disedihkan juga tak ada gunanya. orangnya banyak lagi..Tiraikasih Website http://kangzusi.. aku Tio Ci hui betul-betul tak berdaya dan tak berkemampuan untuk menahan salah seorang saja diantara mereka" Sambil berkata wajahnya menunjukkan perasaan menyesal.. cuma pembegal pembegal itu hampir semuanya mengenakan kain kerudung hitam serta tidak meninggalkan jejak apapun.. ketika secara tiba tiba dilihatnya pemuda di hadapannya menunjukkan wajah gusar dengan hawa pembunuhan .. sedih dan menyalahkan diri.. "Saudara Tio.. kecewa. siapa tahu ada hubungannya dengan ke matian paman Wannya yang mengenaskan." Waktu itu si Berewok berpena baja Tio Ci hui sedang tercekam dalam kesedihan. Si Berewok berpena baja Tio Ciu hui segera manggutmanggut. mengapa kau tidak menmbangkitkan semangatmu untuk melakukan sesuatu usaha yang lebih bersemangat.. begitu mendengar pembegal-pembegal tersebut berkerudung. Suma Thian yu adalah seorang yang cerdas. dia tahu peristiwa ini pasti luar biasa. hatinya merasa sedih sekali.Sekarang keadaan ma sih belum terlambat. lirihnya: "Aku hendak membalas dendam .. biar pembegal-pembegal itu kabur keujung langitpun. aku percaya duduknya perkara pasti akan terbongkar juga...

Manusia adalah mahkluk berperasaan. dalam waktu-waktu biasa dia tak pernah membedakan hubungan tingkat kedudukan. walaupun kedudukan si Berewok berpena baja dalam perusahaan Sik liong piaukiok amat tinggi. mereka telah menyiapkan tiga belas buah liang lahat. .. Yaa. Sambil membopong mayat-mayat rekannya yang telah kaku. malam sudah semakin kelam. dia tak dapat membendung rasa sedihnya lagi sehingga menangis tersedu-sedu..Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ menyelimuti wajahnya. jikalau tidak. dalam keadaan demikian. diam diam pikirnya dengan perasaan bergidik: "Betul betul amat tebal hawa pembunuhan yang menyelimuti wajahnya. kalau dilihat dari keadaannya.. namun dia adalah seorang yang berjiwa terbuka. lalu ujarnya kepada siberewok berpena baja: "Saudara Tio. mana mungkin dia menunjukkan emosi yang be gitu besar dan mengerikan?" Tiba-tiba terdengar burung gagak berkaok. bahkan menggumam hendak membalas dendam. Kedua orang itu segera tersentak kembali dari lamunan masing masing. pergaulannya dengan para piausu itu amat akrab. sehingga bukan saja ia dicintai juga dihormati oleh semua orang. mari kita harus selesaikan pekerjaan yang paling penting" Maka kedua orang itupun menggunakan pedang masingmasing membuat liang lahat. Suma Thian yu memperhatikan suasana malam yang mencekam sekeliling tempat sekejap. suatu angka yang di anggap membawa sia. satu persatu siberewok berpena baja memasukkan jenasah-jenasah tersebut ke dalam liang lahat. Tak selang berapa lama kemudian. terkejutlah dia. angka tiga belas. dia mempunyai asal usul yang amat mengenaskan atau suatu pengalaman hidup yang memedihkan hatinya.

Asal kita bisa melacak peristiwa ini sehingga duduknya perkara menjadi . Suma Thian yu menepuk bahu siberewok berpena baja pelan.. pakaian merekapun telah basah. lalu hiburnya dengan lembut: "Saudara Tio. Tak heran kalau dia menangis semakin sedih setelah menyaksikan rekan-rekan senasib sependeritaanya seperi harus berpisah untuk selamanya. Suma Thian yu mendongakkan kepalanya memandang kegelapan malam yang semakin mencekam.com/ Kini. untuk selama-lamanya.Tiraikasih Website http://kangzusi. buru-buru dia berjalan mendekati si Berewok berpena baja. Waktu itu si Berewok berpena baja berdiri termangu-mangu didepan kuburan sambil menahan rasa sedih yang luar biasa.. sekalipun peristiwa ini terjadi diluat dugaan. harap kau tak usah bersedih hati lagi.. ia tahu fajar tak lama lagi akan menyingsing. akan beristirahat untuk selamanya ditengah bukit yang terpencil dan jauh dari keramaian manusia. kini telah bertambah dengan tiga belas buah kuburan baru. kabut telah menyelimuti permukaan. mereka telah meninggalkan dunia ini. Ditengah bukit. dalam lapangan yang luas. janganlah kau bawa kesedihan menuju ke hal-hal yang negatip.... Pekerjaan akhirnya diselesaikan dalam suasana yang penuh kesedihan dan kedukaan. Kesedihan yang muncul dari dalam hati sanubari pun merupakan kesedihan yang paping mencekam perasaan. disanalah tiga belas orang piau su yang setia sampai mati beristirahat untuk selamanya. Suma Thian yu mulai terpengaruh juga oleh suasana yang mengharu itu sehingga tanpa terasa titik air mata pun turut jatuh berlinang. Siapa bilang enhiong tidak melelehkan air mata? Mesti mereka baru akan mengucurkan air mata bila keadaan sudah amat memedihkan. Orang yang sedih selamanya memang paling gampang menaruh simpatik dan memahami kesedihan orang lain.

kau harus mendapat banyak waktu untuk beristirahat” . dan kita pun bisa membalas kan dendam untuk mereka. aku pasti akan berusaha dengan sekuat tenaga untuk membunuh kawanan pembegal berkerudung itu untuk membalaskan dendan bagi ketiga belas saudara ini” Sekalipun harus naik kebukit golok atau meyeberangi lautan minyak mendidih. saudara Tio terlalu sungkan. selama Tio Ci hui masih hidup. Nadanya selain tulus wajahnyapun serius. sa hutnya kemudian dengan suara parau: “Baik. bagikmu persoalan semacam ini sudah merupakan suatu kewajiban" Kemudian setelah berhenti sejenak.Tiraikasih Website http://kangzusi. ia telah memperoleh bantuan dari seorang tokoh yang gagah dan lihay. sambil menjura serunya. si Berewok berpena baja Tio Ci hiu menghentikan isak tangisnya. sama sekali tidak bersikap pura-pura. lanjutnya lebij jauh: "Mari kita pergi! Fajar sudah hampir menyingsing. luka dalam yang saudara Tio derita baru baru sembuh. aku yakin arwah sahabat-sahabat ini dialam baka pasti akan terhibur juga" Setelah mendengar kata-kata hiburan dari Suma Thian yu tersebut. SiBerewok berpena baja Tio Ci hui merasa terharu sekali.com/ jelas. dia bersyukur karena dalam usahanya membalas dendam dan merebut kembali barang kawalan yang dibegal. selumnya aku Tio Ci hui atas nama seluruh anggota perusahaan Sin liong piaukiok mengu capkan banyak-banyak terima kasih kepadamu” Aaah. Sehingga hal mana membuat hatinya yang sedih merasa agak terhibur juga. aku Sama Thian yu pasti akan membantu dengan segala kemampuan yang kumiliki" Janji sianak muda itu dengan bersungguh sungguh. dia tak menyangka kalau pemuda tersebut bukan saja amat membenci kejahatan juga suka membantu orang. “Terima kasih banyak atas bantuan siauhiap.

tapi tinggalkan dulu pedang Kit hong kiam tersebut!” Mendengar perkataan tersebut. karena tubuh memang sudah penat. tiba-tiba dari luar gua terdengar seseorang menegus sambil menyeringai menyeramkan. suasana ditempat penjuru tampak gelap gulita.heehh. Terdengar Suma Thian yu berkata: “Saudara Tio. Bangun dari tidurnya. beristirahatlah dengan tenang disini!" Sekalipun aku Tio Ci hui harus mengorbankan jiwa. badan harus hancur remuk. dia mengambil kembali pena bajanya lalu memandang sekejap kearah tiga belas buah kuburan itu dengan termangu. akhirnya dia bergumam: "Saudara-saudaraku. "Heehh. kadangkala saat-saat terakhir itulah merupakan saat yang paling gelap. mari kita berangkat!” Baru saja ucapan terakhir diutarakan..com/ Si Berewok berpena baja Tio Ci hui manggut-manggut. pasti aian membalaskan dendam untuk kalian!” Selesai bergumam. Inilah saat-saat menjelang rintangnya fajar. tak lama kemudian merekapun tertidur nyenyak sekali.Tiraikasih Website http://kangzusi.. .tidak sukar kalau ingin pergi. Suma Thian yu maupun si Berewok berpena baja merasa tertegun. Tanpa terasa kedua orang itu bersama-sama berpaling kearah mana berasalnya suara tersebut. Angin dingin menghembus lewat mengibar ujung baju. bersama Suma Thian yu berangkatlah dia meninggalkan tempat itu.... sinar matahari sudah memancar masuk kedalam gua.. buru-buru mereka berdua mengisi perut dengan rangsum sambil bersiap siap untuk melanjutkan perjalanan lagi. mereka heran kenapa kehadiran orang itu sama sekali tidak diketahui oleh mereka? Itu berarti orang tersebut tentu mempunyai aeal usul yang luar biasa. Mereka berdua segera mencari sebuah gua untuk beristirahat. Bila fajar hampir menyingsing... heehh.

maksudnya ingin membunuh. sebuah pukulan dahsyat yang di sertai tenaga penuh langsung di ayunkan ke tubuh manusia aneh berkerudung itu. Si Berewok berpena baja Tio Ci hui belum mengalami keadaan seperti ini. manusia aneh berkerudung hitam itu tertawa dingin. Pada saat yang bersamaan pula Suma Thian yu melompat keluar juga dari dalam gua. api untuk membalas dendam membangkitkan suatu kekuatan besar dalam tubuhnya. Si Berewok berpena baja Tio Ci hui yang menjumpai kehadiran manusia berkerudung itu. melihat sikap lawannya yang begitu memandang hina. diam-diam ia menghimpun tenaga dalamnya lalu dengan gaya harimau lapar menerkam domba. sekali lagi tampak segulung angin pukulan . Serangan tersebut dilancarkan dengan mempergunakan segenap tenaga dalam yang dimiliki si Berewok berpena baja Tio Ci hui. dia seakan akan tak memandang sebelah matapun terhadap si Bere wok berpena baja. Begitu serangan pertama belum berhasil. amarahnya kontan saja membara. bagaikan seekor burung raksasa dia keluar dari gua tersebut. tiba-tiba ia menerjang kedepan manusia aneh berkerudung itu. tampak rambutnya pada berdiri. sepasang matanya yang nampak dari luar memancarkan cahaya tajam yang menggidikkan. kalau dilihat dari sikapnya itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. sikap memandang rendah yang diperlihatkan manusia aneh berkerudung itu membuat amarahnya semakin membara.com/ Didepan depan gua tampak berdiri seorang manusia aneh berbaju hitam yang mengenakan kain kerudung. tanpa mengucapkan sepatah katapun segera bertindak lebih dulu. Waktu itu si Berewok berpena baja Tio Ci hui baru sembuh dari luka parahnya. kemudian sepasang telapak tangannya didorong kedepan. sepasang tangannya masih lurus kebawah dan sama sekali tidak menggubris atau pun berkelit kesamping.

amarah dalam dada si Berewok berpena baja sudah berkobar. serahkan nyawa anjingmu! Sejak kedua buah pukulannya gagal menimbulkan sesuatu kerugian bagi musuhnya."Blaaamm” suatu benturan dahsyat menimbulkan hembusan angin puyuh yang menerbangkan batu serta pasir. tiba-tiba saja. rasa ingin menangnya membara amat dahsyat dalam dadanya. Menyaksikan datangnya ancaman. manusia aneh berkerudung itu pun mengayunkan pula telapak tanganya untuk menyambut datangnya serangan tersebut.com/ yang termaha dahsyat menghantam atas tubuh manusia aneh berkerudung itu. diam-diam dia merasa gelisah. dia tahu ilmu silat yang dimiliki manusia aneh berkerudung itu masih setingkat lebih lihay dibandingkan dengan kepandaian silat yang dimiliki Tio Ci hui. Suma Thian yu yang menyaksikan jalannya pertarungan itu dari sisi arena dapat melihat keadaan tersebut dengan lebih jelas lagi. tiba tiba si Berewok berpena baja meloloskan senjata andalannya dari belakang punggung. maka sekarang dia lantas mengembangkan ilmu pena Ji cap si si Thi pit hoat (dua puluh empat jurus ilmu pena baja) yang amat termashur itu dengan harapan bisa merobohkan musuhnya itu. ujung bajunya berkibar kencang. tangan ka nannya diayunkan kedepan.. Sepasang bahu manusia aneh berkerudung itu tampak bergetar sedikit. ketika dua gulung angin pukulan dahsyat saling bertemu satu sama lainnya. dia bertekad hendak mengalahkan . dia bersusah payah sebelum berhasil berdiri tegak. segenap perhatian maupun tenaganya tertuju kedepan.Tiraikasih Website http://kangzusi. bentaknya dengan penuh kegusaran: "Pembegal yang tak tahu malu. Begitu berhasil berdiri tegak.. Dalam suasana ini. sebaliknya si Berewok berpena baja Tio Ci hui kena terhantam mundur sejauh tiga langkah dengan sempoyongan.. pena dengan hembusan angin dahsyat segera meluncur kedepan menotok tubuh manusia aneh berkerudung tersebut..

buruburu dia melompat keatas sambil melepaskan tusukan dengan pena bajanya. tampaknya dia sudah dapat menebak maksud hati siBerewok berpena baja tersebut. setelah tertawa seram tubuhnya melejit keudara untuk menghindarkan dari ancaman tersebut. si berewok berpena bajaTio ci hui memang tak malu disebut jagoan lihay didalam dunia persilatan.com/ musuhnya. sekali lagi dia menerjang kearah manusia aneh ber kerundung hitam tersebut. manusia aneh berkerundung hitam itu segera mengayunkan kembali tangannya berusaha untuk merebut posisi yang lebih menguntungkan. Dalam teori ilmu silat. Mencorong sinar tajam dari balik mata manusia aneh berkerudung hitam itu. yang menjadi faktor utama adalah mengendalikan musuhnya. itulah sebabnya tenaga serangan yang dipergunakan pun amat besar. sudah belasan tahun lamanya dia melatih diri dalam permain baja tersebut. Jilid 6 .Tiraikasih Website http://kangzusi. Maka begitu dilihatnya manusia aneh berkerudung hitam itu menerkam kebawah sambil melancarkan serangan. buru-buru dia pergunakan jurus To yu cian hui (membalikkan sayap terbang ke depan) buru-buru melayang tiga kaki ke depan---Begitu berhasil mendesak lawan. kemudian dari udara sebuah pukulan dilancarkan keatas kepala Si Berewok berpena baja dengan jurus Hu im sip gwat (awan tebal menutupi rembulan). Berada ditengah udara. si Berewok berpena baja memutar pena ditangan kanannya membentuk lapisan bayangan senjata yang sangat tebal. maka setelah melayang turun kebawah. Bagaimanapun juga. kekuatan manusia aneh berkerudung hitam itu sangat berkurang banyak. baik ilmu tenaga maupun dalam Ilmu tenaga luar telah berhasil mencapai puncak kesempurnaan.

. dengan sorot mata yang tajam. bayangan pena yang berlapis-lapis hampir seluruhnya mengurung tubuh manusia aneh berkerudung hitam itu rapat-rapat. Mendadak terdengar manusia aneh berkerudung hitam itu meraung gusar. dalam waktu singkat dia sudah melepaskan tiga buah serangan dahsyat yang kesemuanya menggunakan jurus jurus mematikan. maka dia akan membantu setiap saat. lima kaki di sekitar arena diliputi oleh debu dan pasir yang berterbangan memenuhi angkasa. dia mengawasi terus jalannya pertarungan dengan harapan andaikan siberewok berpena baja tak sanggup mempertahankan diri. pertempuran yang berlangsung ditengah arena sudah mencapai puncak keseruanya.Tiraikasih Website http://kangzusi. dalam dalam waktu seluruh angkasa seraya dilipati oleh angin puyuh yang dahsyat. pertarungan tersebut benar-benar merupakan suatu pertarung an yang jarang sekali dijumpai kehebatannya. kontan saja si Berewok berpena baja kena di desak sampai mundur sejauh satu kaki lebih dari tempat semula. Si Berewok berpena baja dengan mengandalkan pena bajanya memainkan serangkaian serangan berantai untuk mendesak lawannya. Dalam waktn singkat. sepasang telapak tangannya melancarkan serangkaian yang berantai. si berewok berpena baja segera mundur tiga langkah dan kemudian ia menarik napas panjang-panjang danmenghimpun segenap tenaga dalam yang dilatihnya selama puluhan tahun ini keujung senjatanya. Dalam pada itu.com/ suma thian yu yang menyaksikan jalannya pertarungan dari sisi arenapun tak berani bersikap santai waktu itu. sedangkan manusia aneh berkerudung hitam pun memainkan sepasang telapak tangan kosongnya untuk menahan datangnya serangan pena lawan. Mempergunakan kesempatan itu. seluruh arena telah dipenuhi oleh bayangan manusia serta angin pukulan yang menderu deru. Begitu senjata pena baja itu digetarkan kembali ditengah udara.

Si berewok berpena baja Tio Ci-hui menjadi amat terperanjat. sebatang pohon siong yang berada dibelakangnya sudah tumbang keatas tanah. tubuhnya segera melompat kedepan. tanpa terasa dia menjerit kaget: "Habis sudah riwayatku kali ini!" Sepasang telapak tangannya segera didorong kedepan. Siapa tahu disaat yang keritis itulah tiba-tiba terdengar suara bentakan keras menggema yang pecahkan keheningan.Tiraikasih Website http://kangzusi.tahu sudah berada dihadapnnya. untuk menghindar sudah tak sempat lagi.com/ Merasakan tenaga kurungan yang semakin besar menggencet tubuhnya. Si berewok berpena baja hanya merasakan pandangan matanya menjadi kabur. “Blaam” terdengar benturan suara keras menggelegar memecahkan kesunyian. Menanti si Berewok berpena baja menyaksikan datangnya ancaman tersebut. tiba-tiba dengan suatu gerakan cepat tangannya menghantam kedepan dadanya si Berewok berpena baja dengan jurus Lip pei thay san (mencabut keluar bukit Thay san. langsung saja meluncur kedepan dengan kekuatan yang mengerikan. sementara tenaga pukulan lawan yang maha dahsyat itu sudah menyambar lwat sisi tubuhnya. seluruh badannya tahu-tahu sudah didorong oleh segulung tenaga lembut yang halus hingga tergeser lima depa kesamping.) Segulung kekuatan yang maha dahsyat bagai hancurnya bendungan. kemarahan manusia aneh itu semakin membara. lalu seorang pemuda tampan tahu. . segulung angin pukulan teah menyambar kedepan. mukanya pias seperti mayat. matanya terbelalak lebar dan mulutnya terngangga. Si berewok berpena baja Tio Ci-hui hampir tidak percaya dengan apa yang dilihat. ternyata orang yang mendorong tubuhnya kesamping dan menyelamatkan jiwanya tak lain adalah Suma Thian yu. sambil memejamkan mata dia menanti saat kematianrya tiba.

.Tiraikasih Website http://kangzusi. hawa pembunuhan dengan cepat menyelimuti wajahnya. sementara sepasang matanya yang dingin bagaikan es mengawasi pedang Kit hong kiam yang tersoren dipunggung Suma Thian yu tanpa berkedip.” "Haaaa... dia percaya serangan yang dilancarkannya ba rusan sudah pasti dapat berhasil mengalahkan Tio Ci hui. "Seorang bocah muda berusia enam tujuh belas tahun. Walaupun sudah dua kali nyawa si berewok berpena baja ditolong oleh Suma Thian yu. siapa tahu dari tengah jalan telah muncul seorang Thia Kau kiai.haaah... Seketika itu juga suasana dalam arena berubah menjadi luar biasa heningnya.. namun sebelum menyaksikan kelihayan dari anak muda tersebut dengan mata kepala sendiri.. matanya terbelalak lebar dan mengawasi Suma thian yu tanpa berkedip... masih bisanya berkata begitu.. Tapi seringkali kenyataan bisa berbeda jauh dengan apa yang diduga dalam harinya.. dia sendiri malah kena tergetar mundur. inilah saat-saat terakhir menjelang berlangsungnya suatu badai yang amat dahsyat.com/ Tapi yang paling terperanjat bukan dia melainkan manusia aneh berkerudung hitam itu. "Bocah busuk. dengan wajah penuh kegusaran teriaknya. untuk menjegal dirimu.. bukan saja usahanya sia-sia belaka. Hmm. Kontan saja seluruh hawa amarahnya dilampiaskan keatas tubuh Suma Thian yu. kau pandai sekali menyergap orang.haaah. dia tak percaya kalau bocah tersebut memiliki kemampuan yang amat lihay. menyergap orang. Selama ini manusia aneh berkerudung hitam itu cuma membungkam diri dalam seribu bahasa. berapa besarkah kemampuan yang bisa dimilikinya?" demikian dia berpikir. buat apa mesti menggunakan cara main sergap?" Ucapan yang amat takabur ini kontan saja membuat si Berewok berpena baja menjadi terkesiap.... dia kuatir sianak muda itu akan menderita kerugianbesar..

Suma Thian yu yang muda dan berjiwa panas tak dapat menahan diri lebih dulu. Menyinggung soal pedang Kit hong kiam. serentetan cahaya tajam kehijau-hijauan memancar ke empat penjuru. tenaga dalamnya disalurkan ke dalam lengan kanan. dengan mata melotot besar dia segera mencabut keluar pedang Kit hong kiamnya lalu diiringi suara gemerinciug nyaring. pelan-pelan pedangnya pun diloloskan keluar. cuma harus dilihat dulu apakah kau memiliki kemampuan tersebut. hari ini sauya ingin merenggut pula selembar nyawamu. dia berpekik gusar. dia tak berani memandang enteng lawannya. kalau tidak. ia tak sanggup mengendalikan dirinya lagi. Tampaknya manusia aneh berkerudung hitam pun tahu kalau musuhnya bukan sembarangan musuh. tidak sulit jika kau menginginkan pedangku ini.com/ Menyaksikan keadaan tersebut. Melihat itu. Suatu pertarungan yang amat seru pun segera akan berlangsung didepan mata. Mendadak hawa amarah berkobar didalam dadanya. tanpa terasa arak muda itu terbayang kembali paman Wan nya yang dikasihi. kemudian pedangnya di putar dengan jurus sin liong jut im (naga sakti keluar dari mega) tampak selapis bunga pedang yang amat menyilaukan . asal kau sanggup menangkan satu jurus dari sauya. pedang ini tanpa syarat akan kupersembahkan kepadamu.Tiraikasih Website http://kangzusi. Suma Thian yu segera memecahkan kesunyian itu lebih dulu. tahukah dia kalau pemuda itusedang diliputi oleh amarah yang membara?. Suma Thian yu nampak sangat gagah dan penuh memancarkan sinar kewibawaan. tanpa terasa manusia aneh berkerudung itu berseru memuji: "Betul-betul sebilah pedang bagus" Berdiri dibawah sinar fajar dengan pedang terhumus. katanya: "Pencoleng berkerudung. Si Berewok berpena baja dapat menyaksikan raut wajah Suma Thian yu penuh diliputi hawa pemenuhan yang sangat tebal.

sambil berpekik nyaring tubuhnya berputar arah. denga ilmu langkah Ciok yiong koan poh ia menyelinap kesamping.. Rasa kagetnya tak terlukiskan dengan kata... Po im kian jit (menyingkap awan melihat matahati). mendadak dari sisi badannya terdengar seseorang tertawa nyaring. Padahal manusia aneh berkerudung hitam itu sudah merasa kalau serangannya dilancarkan dengan cepat dan tepat. Suma thian yu sudah merasakan desingan angin tajam yang menyambar tiba. pedangnya dilancarkan bersamaan dengan gerakan tubuhnya. Belum kagi serangan itu tiba. pedangnya dengan jurus Ya wan heng tok (sampan kecil menyeberang sungai) membabat pinggang Suma Thian yu. baru saja ujung pedangnya hampir menusuk ditubuh lawan. "Serangan bagus!" seru manusia berkerudung itu sambil berkelit kesamping. disusul terdengar pihak lawan tertawa dingin dari belakang.Tiraikasih Website http://kangzusi. ia tak berani berayal. Sreet! Sreeet! Sreeet! Secara beruntun dia melancarkan tiga buah serangan kilat dengan jurus-jurus Kan kun to cuan (dua berputar balik). buru-buru pedangnya dimainkan dengan gencar. "Sauya berada distni!” Betapa gusarnya manusia aneh berkerudung hitam itu karena merasa dipermainkan. memakai jurus Hoa sui hong siau (Bunga berterbangan mengikuti angin) ia menyelinap kebelakang tubuh manusia aneh berkerudung hitam itu sambil tertawa dingin. Khi koan tian hong (bianglala memancar diangkasa). tahu-tahu dia sudah kehilangan bayangan dari Suma Thian yu.com/ mata langsung menusuk kearah tenggorokan manusia berkerudung tersebut. Tampak bayangan manusia berkelebat lewat. Sementara dia masih tertegun.. . tahu-tahu bayangan tubuhnya lenyap tak berbekas. Tangan kanannya dengan memainkan jurus Hek coa jut tong (ular hitam keluar dari guaj menyergap jalan darah Sian ki niat didalam tubuh Suma Thian yu.

Mendadak dia berpekik nyaring. sedang yang lain adalah seorang pemuda berwajah tampan. bunga pedang menyusul kemana-mana. dia baru merasa terkejut bercampur girang. seluruh badannya melejit ketengah udara. Setika itu juga tampaklah dua belah menari-nari diangkasa. buru buru ia salurkan ilmu Bu siang sia kang dari perguruannya kedalam permainan pedang. . selama ini dia amat menguatir kan keselamatan jiwa Suma Thian yu. Yang seorang adalah manusia aneh berkerudung hitam. manusia berkerudung hitam itu selalu berputar kesana kemari. dengan cepatnya lapisan cahaya itu mengurung seluruh badan manusia berkerudung itu. bahkan mengucurkan peluh dingin baginya. sekarang dia sudah tak bisa membedakan lagi mana yang Suma thian yu dan mana si manusia berkerudung. kekiri kekanan mengikuti gerakan dari Suma Thian yu. pertarungan yang sedang berlangsung benar-benar merupakan suatupertarungan yang amat sengit.com/ Tampak selapis cahaya bintang yang menyilaukan mata. Makin bertarung Surna Thian yu merasa makin perkasa. pedang Kit hong kiamnya menciptakan selapis cahaya tajam yang amat menyilaukan mata. Suma Thian yu baru merasakan kelihayan lawannya. Sekarang.Tiraikasih Website http://kangzusi. cahaya tajam berkilauan memenuhi angkasa. selapis bunga pedang diciptakan memenuhi angkasa. rasa ingin menang hampir menyelimuti seluruh benaknya. disertai cahaya pedang yang berkilauan dengan cepat mengurung Suma thian yu dalam kepungan kabut pedang. Bagaikan bayangan iblis yang menempeli lawan. ia hampir boleh dibilang tidak melihat apapun. lalu disertai desingan angin tajam langsung menyapu kedepan. Akan tetapi setelah menyaksikan kelihayan yang dimiliki pendekar cilik ini. Kecuali dua sosok bayangan manusia yang saling menyambar dibalik kabut pedang yang tebal. Selama ini si Berewok berpena baja Tio Ci hui hanya menyaksikan jalannya pertarungan dari sisi arena.

kalau ia tidak kubunuh.." Berpikir sampai disitu. kemudian sepasang bahunya bergerak dan lalu ia melejit ketengah-tengah udara. Dengan pedang Kit hong kiamnya digetarkan keras. tubuhnya melompat kedepan sambil melakukan sebuah sapuan kilat. seketika itu juga mencorong sinar keraguan dari balik matanya. dia lantas berpendapat bahwa "menghajar ular tidak mati. terlihat lapisan cahaya perak berkilauan dan amat menusuk pandangan. siapa tahu kkarena pikirannya harus bercabang. menanti manusia aneh berkerudung hitam itu sudah kena disambar lepas oleh cukilan pedang Suma Thian yu. permainan pedangnya menjadi lamban. sudah jelas dia merupakan murid dari Wan Liang. selapis cahaya pedang memancar keempat penjuru. ternyata ilmu silatnya sepuluh kali lipat lebih hebat dari pada Kit hong kiam Wan Liang. Kalau dilihat usianya yang muda.. bukankah kejadian ini sangat aneh? Hari ini. “Bocah keparat ini bertarung hanya mengandalkan pedang Kit hong kiam yang memainkan ilmu pedaog Kit hong kiam hoat. Makin bertarung manusia aneh berkerudung hitam itu semakin ter peranjat. bibit bencana tidak ada habisnya”. sudah pasti dikemudian hari akan jadi bibit bencana bagi diriku sendiri. ia tidak nyangka kalau kepandaian silat yang dimiliki pemuda itu begitu dahsyat. buru-buru dia melancarkan sebuah bacokan kilat. Diam-diam dia lantas berpikir.com/ saat itu mereka berdua sudah bertarung sampai titik keadaan yang paling kritis. Dengan cepat terlihatlah selembar wajah yang amat tampan sekali muncul dari balik kain tersebut...Tiraikasih Website http://kangzusi. dalam beberapa lompatan . pada hakekat merupakan musuh paling tangguh yang pernah dijumpainya. Hal mana segera memberikan peluang baik sekali bagi Suma Thian yu. mimpipun manusia aneh berkerudung hitam itu tak menyangka kalau gerakan lawan bisa secepat itu. Peristiwa ini sama sekali diluar dugaan.

Ditengah pegunungan sepi. cepat didalam kenyataaan. mereka meluncur cepat ke muka. Panjang untuk diceritakan. Begitu berhasil menyingkap kain kerukdung lawan. ternyata manusia aneh berkerudung hitam itu bukan kabur lantaran kalah. terlihatlah tiga sosok bayangan manusia secepat sambaran kilat melakukan kejar mengejar. "Kejar!” Dengan kecepatan bagaikan anak panah yang terlepas dari busurnya. tiba-tiba Suma Thian yu merasakan ada segulung tenaga pukulan yang menyergap tubuhnya. Tindakan yang sangat tiba-tiba ini diluar dugaan siapapun. angin pukulan itu sedemikian dahsyatnya se hingga sebatang pohon yang berada dibelakang Suma Thian yu terhajar sampai patah dan roboh ke tanah. sehingga si Berewok berpena baja Tio Ci hui yang berdiri disisi arena tak sempat melihat jelas paras muka yang sebetulnya dari manusia berkerudung itu. dia langsung melejit ke depan. Tampak serangan tersebut dilancarkan manusia berkerudung itu dalam keadaan gusar. melainkan justru karena kain kerudungnya kena disambar hingga terbuka. Melihat kesempatan untuk membalas dendam segera akan berakhir. semuanya dilakukan dalam waktu singkat. bagaikan tiga gulung asap hitam. Si Berewok berpena baja yang menyaksikan rekannya melakukan pengejaran. sejak terjadinya peristiwa kain kerudung yang tersingkap sampai tindak melarkan diri.com/ saja dia sudah mencapai puluhan kaki dan lenyap dari pandangan mata. . Makin kabur manusia berkerudung itu semakin cepat. diapun dengan perasaan bingung ikut melakukan penge jaran pula dari belakang. bagaikan kuda liar dia berlarian tiada hentinya. buru-buru Suma Thian yu berseru keras. buru-buru dia miringkan kesamping untuk menghindarkan diri.Tiraikasih Website http://kangzusi.

Begitu masuk kedalam hutan. dengan kecepatan luar biasa menerebos masuk kedalam hutan. “Sreet! Sreet! Sreet! tiga batang pian terbang telah meluncur lewat dari sisi tubuhnya dan menghajar diatas dahan pohon disebelah kanan.com/ Sambil menggigit bibir.. dia segera kehilangan jejak dan dari manusia aneh berkerudung hitamitu. dengan gerakan Gi kiong ciu pon (menggeser posisi maju berlangkah) badannya melejit lima depa ke samping. mimpipun dia tak menyangka kalau manusia berkerudung hitam itu bakal melancarkan serangan mematikan seperti ini. satu kaki.. tiga batang pian beracun telah muncul didepan mata.Tiraikasih Website http://kangzusi. Suma Thian yu segera mengejardari belakangnya dengan ketat.. Dalam keadaan yang amat berbahaya. Namun Suma thian yu sama sekali tidak memperdulikan tantangan tersebut.. yakni bila bertemu hutan jangan. Suma Thian yu segera ber tindak cepat. Tampaknya Suma Thian yuskan berhasil menyusul dibelakang tubuh manusia aneh berkerudung hitam itu. dengan berpen car dalam posisi segitiga langsung meluncur ke arah Suma Thian yu.!" serunya kaget. . untuk sesaat Suma Thian yu menjadi sangsi. tiga kaki. menanti dia sadar akan datangnya bahaya. Lima kaki. kemudian bagaikan seekor burung elang raksasa. tiga titik cahaya disertai dengan angin tajam. Tiba-tiba terdengar suara bentakan keras bergema dari dalam hutan. seakan akan mempunyai mata dipunggungnya. "Aaah. mendadak dia merentangkan sepasang tangannya.... Tanpa berpikir panjang lagi Suma Thian yu segera melejit ketengah udara dengan jurus Cing cian tui hong (Comberet hijau mengejar angin) diapun ikut mengejar kedalam hutan. Suma thian yu adalah seorang anak mada yang belum berpengalaman. Orang persilatan mempunyai pantangan yang besar.

si Berewok berpena baja Tio Ci-hui telah sampai pula ditempat tujuan.hitung-hitung nasibmu memang lagi mujur!" Pada saat itulah. Seketika itu juga terdengarlah suara gemuruh yang amat memekikkan telinga dalam hutan tersebut.Tiraikasih Website http://kangzusi. Dengan cepat ia melejit keudara sambil menerjang kearan mana datangnya sergapan tersebut.. Kepada rekannya yang baru tiba itu.. kehebatannya benar-benar mengerikan sekali. kontan saja amarahnya berkobar. rasa kecewa terlintas di atas wajahnya. suasana didalam hutan tersebut masih tetap senyap tak kedengaran sedikit suarapun. tindakanmu melakukan pengejaran tadi sungguh mencemaskan hatiku! Tahukah kau. berada ditengah udara dia berpekik pan jang. sepasang telapak tangannya didorong ke depan melepaskan sebuah pukulan dahsyat.. kau harus berhati-hati lagi" Mendengar perkataan itu. “Sudah kabur!" dia bergumam sambil menghela napas.. Peluh dingin bercucuran membasahi seluruh badan Suma Thian yu.. keadaan yang dihadapinya saat itu benar-benar berbayaha sekali.. "Suma Hiante. berbicara . mereka adalah manusia-manusia laknat yang berhati busuk. sejak dilahirkan dari rahim ibunya. Suma Thian yu segera teringat kembali dengan tindakan yang baru saja dilakukan. sementara bayangan tubuh dari manusia aneh berkerudung hitam itu sudah lenyap. perbuatan keji seperti apa saja dapat mereka lakukan. sedikit saja meleset bisa mengakibat kan pisau beracun menembusi ulu hatinya. belum pernah ia alami kejadian seperti ini.. Tapi. lain kali jika bertemu lagi dengan peristiwa semacam ini. Suma Thian yu menggelengkan kepalanya berulang kali.com/ Kalau dibilang berbahaya. Sambil mendepak-depakkan kakinya keatas tanah dengan gemas. Suma Thian yu bergumam: "Bajingan licik yang berotak anjing. Serangan yang dilancarkan Suma Thian yu dalam keadaan gusar ini telah disertakan tenaga Bu siang sin kang yang maha dahsyat. lalu beberapa batang pohon siong bertumbangan ke atas tanah.

“ buru-buru Suma Thian yu bertanya.. hidung mancung dan mulut lebar. Maka dengan perasaan menyesal katanya: "Tadi aku hanya dibikin jengkel oleh keadaan hingga mata gelap. timbullah perasaan ingin tahu di dalam hati Suma Thian yu. yaa dia adalah seorang Kuncu. dia adalah seorang pemimpin dunia persilatan yang paling dihormati orang selama sepuluh tahun terakhir ini. segera serunya: “Tio toako. seorang lelaki sejati" "Siapakah dia Tio toako? Siapa yang kau maksudkan?" melihat si Berewok berpena baja bergumam tiada hentinya. "Aaaah. beralis mata lentik. mungkinkah dia? Si Berewok berpena baja Tio Cihui segera bergumam pelan. namun aku dapat melihat jelas raut wajah orang itu.. walaupun hanya sikejap mata.. beralis mata lenting.. kau tak usah bertanya." "Bermata jeli.com/ yang sesungguh nya andaikata didalam hutan tadi benarbenar sudah disiapkan musuh dalam jumlah banyak. "Yaaa. "Hiante.. sungguh tampan wajah orang itu” “Apa? Kau berhasil melihat jalan raut wajah orang itu? seru si Berewok berpena baja cepat... "Berapa besar usianya?” "Antara empat puluh tahunan” "Bagaimanakah tampangnya?" "Bermata jeli. Orang itu bernama besar dan berkedudukan terhormat di dalam dunia persilatan.. hidung mancung dan mulut lebar. bisa jadi dia menderita kerugian yang amat besat. lain kali aku pasti akan bertindak lebih hati-hati lagi" Ketika berbicara sampai disitu. tak mungkin" kembali si Berewok berpena baja Tio Ci hui menggelengkan kepalanya berulang kali. aku hanya salah bicara saja.. “Siapakah dia? Tio toako. mendadak ia teringat akan sesuatu.Tiraikasih Website http://kangzusi." Siapakah dia?" "Bi ku lun (Kun lun indah) Siau wi goan!" . mustahil bisa dia.

Suma Thianyu sedang termenung sambil mutar otaknya keras-keras. Ia menyesal mengapa membiarkan manusia aneh berkerudung hitam itu lolos dari pengejarannya. waktu itu ia dan paman Wan baru selesai membenahi gua mereka. ia berusaha keras untuk menemukan siapa gerangan dia. benar! Paman Wan malah pernah berkata begini: "Siau Wi goan wahai Siau Wi goan! Bagaimanapun licikmu. Dia merasa seperti pernah mendengar nama itu.” sehabis mendengar perkataan dari si Berewok berpena baja.. maka aku telah salah menduga akan dirinya.Tiraikasih Website http://kangzusi.. Akhirnya dia teringat. bukankah semua kecurigaan tersebut dapat dipecahkan? "Suma hiante. tak mungkin kau akan berhasil menemukan aku orang she Wan" Kejadian itu sudah berlangsung lama sekali. mengapa kau?" Ketika si Berewok berpena baja menyaksikan paras muka Suma Tbian yu berubah aneh. dia segera ber tanya dengan wajah tercengang. tidak apa-apa!" “ Masih sedih?" "Yaa..com/ Oleh karena anak muda itu mendesak terus menerus.. cepat-cepat ia menjawab: "Aaaah. benar” . dia berkata lebih jauh: "Raut wajah Siau Tayhiap mirip sekali dengan orang kau jumpai itu. terpaksa si Berewok berpena baja ini harus menyebut juga nama tersebut. Suma Thian yu ber pikir terus tiada hentinya. Tetapi selang beberapa saat kemudian. andaikata waktu itu dia berhasil membekuknya. Maka selapis hawa pembunuhan yang menakutkan dengan cepat menyelimuti wajah Suma Thian yu. iapun merasa menyesal. darah panas segera mendidih dalam dadanya.” “Siau Wi goan? Suatu nama yang amat dikenal. bukankah nama tersebut adalah nama yang seringkali di sumpahi dan dimaki-maki paman Wan? Yaa..

ia kuatir tindakannya yang kelewat terburu-buru justru akan ditertawakan orang. lain kali bila kitasampai menemukannya kembali. Setiap orang orang persilatan yang datang di kota Heng ciu. Si Berewok berpena baja Tio Ci bui belum lama berkenalan dengan Suma Thian yu. bangunannya menempati areal tanah seluas puluhan hektar. kebanyakan akan berkunjung keperusahan Sin liong piaukiok untuk menyambangi cong piauiaunya "Mo im sin liong” (naga sakti penggosok awan) Wan Kiam Cu. dinding pekarangannya terbuat dari batu hijau.com/ Dia tak ingin membocorkan rahasia tersebut. kemudian ia memetik sekuntum bunga. Apa lagi kalau didengar dari ucapan si Berewok berpena baja Tio Cu hui terhadap Siau Wi goan mendekati rasa hormat yang berlebihan. dia lantas berkata: "Adikku. . terutama sekali rahasia antara paman Wan dengan Siau Wi-aoan. Dengan nada menghibur. bahkan akan mempersulit usahanya untuk membongkar perbuatan jahat yang dilakukan Siau Wi goan. tentu saja dia tak dapat meraba jalan pikiran dari sianak muda itu. jangan kita biarkan mereka lolos. Tentu saja alasan yang terutama adalah karena dia belum memahami secara keseluruhan akan rahasia tersebut. mengendusnya pelan-pelan dan jalan mengikuti si berewok berpena baja. disisi pintu gerbang berdiri sepasang patung singa batu yang berat nya mencapai puluhan ribu kati. mari kita pergi sekarang” Suma thian yu segera menyarungkan kembali pedangnya kedalam sarung.Tiraikasih Website http://kangzusi. dia merasa antipatik yang diperlihatkan bisa mencurigai orang itu. biarkan saja pencoleng itu kabur. Bagian Ketujuh Perusahaan Sin Liong piaukiok terletak diujung jalan Heng yang dalam kota Heng ciu.

. Tio piautau pulang sendirian. Begitu sampai didepan pintu. Mo im sin liong Wan Kiamcu saksikan adik angkatnya si Berewok berpena baja Tio Ci hui berdiri didepan pintu dengan wajah sedih dan murung. buru-buru dia lari keluar. segera serunya: "Ehmm. Mendengar perkataan itu. oh yaa. Karena itulah mereka bersama sama ikut memburu keluar pintu gerbang. dengan terkejut Mo im sin liong Wan Kiamciu melompat bangun. Hari itu. dia datang hanya ditemani orang pemuda. benar... maka sekeluarnya dari sana maka kedudukkannya akan terasa lebih tinggi dan terhormat. Para ramunya yang menjumpai kejadian itu segera tahu kalau disana telah terjadi suatu peristiwa. Buru-buru dia menegur: "Hiante. rasa sedih yang tibatiba mendekam perasaannya membuat ia tak bisa mngendalikan diri lagi. Ia segera memeluk saudara angkatnya dengan air mata berlinang. beritahu kepadanya sepanjang jalan dia tentu amat lelah.. Tio piautau telah kembali!” Mendengar si adik angkatnya telah pulang. . suruh datang kemari. dibelakangnya mengi kuti seorang pemuda berwajah tampan.Tiraikasih Website http://kangzusi. si Berewok berpena baja merasa bagaikan bertemu sanak sendiri. tiba-tiba dari luar pintu muncul anak buahnya yang segera memberi laporan: "Cong piautau. tak sempat minta maaf kepada tamunya lagi. Ko im sin liong Wan Kiam ciu merasa girang sekali. sebenarnya apa yang telah terjadi?" Berjumpa kakak angkatnya. buru-buru orang itu berseru lagi: “Lapor cong piautau.” "Apa?" mendengar 'aporan itu.. ketika cong piautau Mo im sin liong Wan kiam ciu sedang berancang-bincang dengan seorang tetamu yang datang ber kunjung. tak sepatah katapun yang bisa diucapkan.. sampaikan padanya setelah menyelesaikan urusan.com/ Seakan-akan siapa saja yang bisa berkunjung ketempat itu.

“Toako. Selesai mendengar laporan tersebut. Pelan-pelan Si Berewok berpena baja mendongakkan kepalanya. yang lebih tak beruntung lagi. Mo im sin liong wan Kiam cie menunjukkan pula rasa sedih yang tebal. siaute tak becus. Sampai lama kemudian. "sebagai seorang lelaki kita harus dapat menghadapi setiap perubahan. Suma Thian yu yang berdiri dibelakang Si Berewok berpena baja Tio Ci hui diam-diam merasa kagum sekali. mereka telah gugur semua ditangan musuh” Dia lantas menceritakan semua kisah kejadian itu dengan jelas. beristirahatlah dulu. lanjutnya: . butiran air mata tampak mengembang dalam kelopak matanya. ketika berbicara tentang ketiga belas saudara yang tewas. kemudian baru pelan-pelan menceritakan kisah tersebut kepadaku” Cong piautau dari perusahaan Sin liong piau kiok memang seorang lelaki yang hebat dan berjiwa besar. bisa diambil bisa pula dilepas.Tiraikasih Website http://kangzusi..com/ Melihat itu. “Hiante. aku sudah tahu. "Tidak mengapa" hibur Wan Kiam ciu cepat. apakah barang kawalanmu dibegal orang?" Si Berewok berpena baja manggut-manggut tanpa menjawab. tapi dia masih berusaha keras untuk menahannya agar jangan meleleh keluar. lalu dengan mata merah katanya sedih. ternyata tak mampu melindungi barang kawalan tersebut. Wan Kiam ciu baru berkata. aku telah membuatmu susah selama ini. Mo im sin liong Wan Kiam ciu segera berkata lagi: "Hiante.. kau harus lebih mengutamakan kesehatan badanmu.. kau sudah lelah. Kemudian sambil menjura ke arah Suma Thian yu. Tio Ci hui tak dapat membendung air matanya lagi. cepatlah rawat lukamu.

com/ “Suma Siauhiap. dia mengurung diri dalam kamar baca dan berjalan mondar mandir semalaman suntuk dengan perasaan sedih. mendadak ia mendengar suara hiruk pikuk dari luar. Keesokan harinya....Tiraikasih Website http://kangzusi. tapi dia masih berusahau untuk mempertahankan ketenangannya. setiap kali ada yang jatuh korban dalam setiap perjalanan. Mo im sin liong Wan Kiam ciu tidak menghalanginya untuk menangis.. silahkan mengikuti Tio hiante masuk kedalam untuk beristirahat!" Saking terharunya si Berewok berpena baja melelehkan air mata dengan deras... Cong.. Diam-diam Mo im sin liong Wan Kiam merasa tertegun.. dengan membawa perasaan sedih dia berjalan masuk keruang da lam. Baru saja dia akan melangkah keluar dari kamar.. "Turunkan bendera perusahaan. terima kasih banyak atas bantuanmu. titik air mata jatuh bercucuran membasahi seluruh wajahnya.. siauhiap tentu merasa lelah bukan. Wan kiam ciu segera tersadar kembali dari tidurnya. ketika Mo im sin liong Wan Kiam ciu sedang berada dalam lamat-lamat tidur.akhirnya ia tertunduk dengan sedih. setelah cong piautau memerintahkan orang untuk mengatur para tamu untuk tidur. sebelum berlalu. seorang pegawainya telah lari mendekat sambil berteriak: “Aduuh celaka. Tiga belas saudara telah gugur. pesannya kepada kasir. sepasukan kereta barang telah hilang. cong piautau pasti akan memerintahkan sang kasir untuk mengganti bendera perusahaan dengan bendera segitiga pertanda duka cita Malam itu seluruh perusahaan berada dalam suasana hening. tentu saja dia rikuh untuk pergi beristirahat. Cong piautau panji duka cita dicuri orang. sambil mengulapkan tangannya dia berseru: . naikkan bendera berduka cita!” Bendera berduka cita merupakan bendera yang dinaikkan untuk mengenang para piaucu yang tewas..

Mo im sin liong Wan kiam ciu pelan-pelan berjalan ketengah arena dan manggut-manggut kepada setiap orang yang dijumpainya. Mo im sin liong wan Kiam ciu mendongakkan kepalanya. benar juga." Sepeninggal pegawainya. silahkan congpiau memeriksanya" Mendengar laporan itu. Saat itulah.. sejak didirikan hingga kini perusahaan kita sudah bercokol selama dua puluh tahun lamanya. suasana menjadi hening. di pucuk tiang bendera itu telah sebatang anak panah. Mo im sin liong wan Kian ciu melakukan perondaan ke seluruh lapangan. Tatkala semua orang menyaksikan cong piautaunya munculkan diri. pelbagai pikiran serasa berkecamuk didalam benaknya. Melihat itu. ditengah lapangan sudah penuh kerumunan ratusan orang pegawai dan puluhan orang piausu.. diantaranya terdapat pula jago-jago persilatan yang kebetulan berkunjung kesana.com/ "Pergilah kau! Aku akan segera menyusul. Mo im sin liong Wan Kiam ciu mendongakkan kepalanya dan menghela napas panjang. sementara diujung tiang bendera telah ditemukan sebatang panah. setelah memberi hormat katanya: "Lapor cong piautau. ia tidak habis mengerti siapa gerangan manusia aneh berkerudung hitam itu? Mengapa pula mereka bermusuhan dengannya? Tatkala Mo im sin liong Wan Kiam ciu tiba ditengah lapangan. sorot mata semua orang ditujukan kearahnya dan setiap orang membungkam diri dalam seribu bahasa. seorang kakek munculkan diri dari kerumunan orang banyak dan berjalan menuju kehadapan Wan Kiam ciu. mundurlah dulu” Menanti piausu yang bernama Sim Hui lam mundur.Tiraikasih Website http://kangzusi. Dengan senyuman getir menghiasi wajahnya. tiba-tiba dijumpai panji duka cita itu sudah hilang. berkat . kemudian baru berkata dengau suara lantang: "Saudara sekalian. pagi tadi ketika Hui lam keluar hendak menaikkan bendera. katanya sambil tersenyum: “Sim suhu.

kedua melanjutkan usaha ini sambil menantikan perubahan selanjutnya" begitu ucapan tersebut diutarakan. dia berhenti sejenak untuk memandang orang-orang yang berada dihadapannya. kemarin panji duka cita juga dicuri orang. setelah itu sambungnya lebih jauh: "Pertama kita tutup pintu perusahaan untuk mencari jejak pencoleng.Tiraikasih Website http://kangzusi. lohu yakin tak pernah menyalahi sobat sobat dari dunia persilatan. perusahaan kita baru berhasil mencapai sedikit kemajuan seperti hari ini. suasana menjadi gempar." Ketika berbicara sampai disitu. “Kalau begitu pembegal itu berkerudung?”. Pelan-pelan Mo im sin liong wan Kian ciu mengangguk. rejeki tidak tiba berbareng. jelas hal ini merupakan suatu pembicaraan dan suatu tantangan buat kita. tanpa kita ketahui siap mereka. kita masih belum mengetahui dengan jelas siapa gerangan musuh kita tersebut. masing masing saling berbisik membicarakan persoalan itu. akhirnya aku berhasil menarik dua kesimpulan" Berbicara sampai disini. ada yang setuju gegasan pertama ada pula yang menyetujui gagasan kedua. mendadak terdengar seorang pemuda berseru dengan lantang: . sebab ia sendiripun tidak tahu harus memilih yang manakah diantara kedua macam gagasan tersebut. sambungnya lebih jauh: "Benar! Mereka adalah sekawanan pencoleng berkerudung hitam. yang patut disesalkan hingga kini. mana mungkin kita bisa turun tangan untuk melacaki jajaknya? Setelah lohu berpikir keras semalaman suntuk. Mo im sin liong sama sekali tidak melakukan tindak pencegahan apa-apa. Ditengah suasana yang hiruk pikuk. untuk sesaat suasana menjadi kacau balau tak karuan. siapa tahu berapa hari berselang barang kawalan kita dibegal orang. bencana tidak jalan sendiri.com/ bantuan dari saudara sekalian. mendadak terdengar seseorang berseru keras.

usianya enam belas tahun. tapi dengan cepat ia menjadi tertegun. Suma Thian yu segera berpaling. kulit tubuhnya putih halus.Tiraikasih Website http://kangzusi. Mendadak dari tengah arena berkumandang suara teguran yang amat merdu: "Siauhiap. Mo im sin liong wan Kiam ciu menjadi tertegun. mukanya bulat telur dengan hidung yang mancung. Tiba-tiba terdengar Mo im sin liong Wan Kiam ciu menegur keras: . lalu tanyanya dengan suara lembut: "Siauhiap. Ternyata dari tepi arena berjalan keluar seorang gadis berbaju hijau yang cantik rupawan. ia mendongakkan kepalanya lalu membungkam dalam seribu bahasa. apakah kau berniat untuk menggajak kami bergurau? Atau mentertawakan kami yang tak mampu naik ke atas?" Mendengar ucapan tersehat. membuat Suma Thian yu menjadi tertegun dan lupa untuk menjawab. kemudian sambil menuding kearah tiang bendera itu katanya: “Asal panah tersebut dapat kita ambil. rasanya tidak sulit untuk mengetahui siapakah musuh kita itu" Mendengar perkataan itu. Boleh dibilang dia adalah seorane gadis yang cantik rupawan. bibir yang kecil dan mata yang jeli. Ternyata pemuda itu tak lain adalah Suma Thian yu yang diajak datang bersama si Berewok berpena baja Tio Cihui kemarin. apakah kau mempunyai suatu pendapat?" Suma Thian yu segera menjura. Perlu diketahui tiang bendera itu tingginya paling tidak mencapai dua puluhan kaki bukan suatu pekerjaan yang sudah untuk memanjat naik ke puncak tiang setinggi itu. Mo im sin liong Wan Kiam ciu memperhatikan Suma Thian yu sekejap. serentak semua orang berpaling kearah pemuda itu.com/ "Harap saudara sekalian sedikit tenang!" Suara yang menggeledek itu kontan saja membuat suasana dalam arena berubah menjadi tenang kembali.

... ilmu silat memang melupakan suatu kepandaian yang harus dipacu untuk maju.com/ "Anak Lan. segera pikirnya: “Ternyata dia adalah putri kesayangan dari Wan cong piautau.. mengapa tidak kita gunakan kesempatan ini untuk menggunakan suatu perlombaan?” Secara tiba-tiba Mo im sin-Iiong Wan Kiam cui mengucapkan perkataan itu apalagi dalam suasana seperti ini. semua orang tidak tahu rencana apakah yang terselip di balik kesemuanya itu? Setiap orang dengan wajah keheranan bersama-sama menunggu ia melanjutkan kembali kata-katanya..haahh.. tak heran kalau kecantikannya bagaikan bidadari dari kahyangan" Maka dia lantas menjura kepada nona itu sembari berkata: "Nona telah salah paham. "tolong tanya. mengapa kita tidak manfaatkan kesempatan ini untuk menyelenggarakan suatu perlombaan untuk memperebutkan panah? Selain sebagai hiburan juga untuk mengendorkan pikiran yang sudah penat dan lelah! .haahh apakah kalian keheranan?” “Kalian pasti mengira lohu sedang mencari gara-gara dalam suasana seperti ini bukan?” jangan curiga. karena. lupakan saja persoalan hari ini... dari mana kau bisa tahu kalau dengan mengambil panah tesebut maka kita akan mengetahui siapakah musuh kita itu?” “Aku hanya berpendapat demikian. Menyaksikan semua orang merasa keheranan. "Saudara sekalian...Tiraikasih Website http://kangzusi. Belum habis dia berkata. Mo im sin liong Wan Kiam ciu segera tertawa terbahak-bahak.. Kontan saja semua orang dibikin kebingungan setengah mati. terdengar Mo im sin-Iiong telah menukas sambil tertawa. apalagi kesempatan sebaik ini juga sukar ditemukan. aku hnya bermaksud baik saja" "Hmmm! Maksud baik?” nona itu menggigit bibirnya kencang kencang... jangan kurangajar!" Dengan cepat Suma Thian yu menjadi tersadar kembali. "Haaahh.

selama berada disini. "Kau harus tahu. dengan suara lirih si Berewok berpena baja Tio Ci hui segera berbisik kepada Suma Thian yu: "Hiante. mungkin ia sudah mengetahui kalau ada musuh yang telah menyelundup dibalik kawanan manusia yang hadir sekarang?” Si Berewok berpena baja Tio Gi-hui memang tak malu disebut sebagai seorang jago kawakan dalam dunia persilatan. Suma Thian yu duduk bersama dengan si berewok berpena baja Tio Ci hui. menyiapkan meja per jamuan dan memerintahkan koki untuk menyiapkan hidangan dan arak. sekeliling lapangan sudah dipenuhi oleh meja kursi. yang tersisa hanyalah tanah lapang seluas lima kaki dengan tiang bendera itu sebagai pusatnya. dia cukup mengetahui watak dari kakak angkatnya ini.. maka dalam hati kecilnya dia lantas berpikir: "Jangan jangan dia mencurigai Suma siaute? Kalau tidak. sedangkan dia bersama putri kesayangannya duduk di meja utama disebelah timur. Hanya siberewok berpena baja Tio Gi-hui seorang yang memandang Wan Kiam ciu sambil termangu-mangu.com/ "Bagus sekali!” mendengar usul itu. . semua orang segera bersorak sorai dengan gembira. mustahil dia bisa melakukan perbuatan semacam ini dalam suasana dan keadaan semacam ini. Tak selang berapa saat kemudian... ternyata apa yang dipikirkan Mo im sin liong Wan Kiam ciu telah memerintahkan pegawai pegawainya untuk membereskan lapangan. berhati-hatilah dalam pembicaraan maupun gerak gerik” "Kenapa?" tanya pemuda itu keheranan. Setelah duduk.Tiraikasih Website http://kangzusi. kelewat menunjukkan kelihayanmu hanya akan menuncing rasa dengki orang lain" Si Berewok berpena baja Tio Ci hui hanya bisa berkata demikian. karena dia sendiripun tidak mengerti apa maksud yang sebenarnya dari kakak angkatnya itu. Buru-buru Mo im sin liong mempersilahkan para tamu untuk duduk.

perusahaan kami tak pernah menerima kunjungan kunjungan yang begitu banyak dari tamu-tamu agung seperti hari ini. Sudah banyak tahun dia bekerja dalam perusahaan. “Saudara sekalian. akupun ingin sekali menyaksikkan saudara sekalian bisa memberikan pertunjukan yang menarik. siauloji akan turun kearena paling dulu. tetapi belum pernah naik pangkat. masingmasing lantas membicarakannya dengan suara berbisik-bisik. namun dihari-hari biasa dia sering membentak-bentak anak buahnya atau mendamprat anak buahnya dengan kata kasar. kemudian kepada semua orang serunya. Ternyata orang itu adalah piausu Sim Hui lam. adapun didalam peryelenggaran pertemuan ini. . kemudian memandang sekeliling tempat itu sambil menantikan reaksi." Ucapan tersebut mempunyai arti yang mendalam. Sambil menggulung bajunya dia menuju ketengah arena. mari kita keringkan secawan arak. Selesai berkata. Mo im sim liong segera meneguk habis isi cawannya. walaupun dia cuma seorang jagoan dari kelas dua. sambil menjura orang itu berseru: Cong piauiau. tentu saja dia tak akan melepaskan kesempatan tersebut dengan begitu saja. beberapa orang diantara mereka yang berperasaan tajam segera dapat menangkap maksud lain dibalik ucapan tersebut. lohu selain ingin menyelenggaraan permaian perebutan anak panah. setelah memberi hormat katanya: "Sobat darimanakah yang ingin memberi petunjuk kepadaku?" Sim Hui lam merupakan seorang piausu yang paling sombong dan tinggi hati dalam perusahaan tersebut. Dalam waktu singkat.com/ Setelah semua orang duduk dan hidangan di keluarkan.Tiraikasih Website http://kangzusi. Mo im sin liong Wan Kiam ciu segera mengangkat cawannya sambil bangkit ber diri. dari meja sebelah barat telah berdiri seseorang. sebab itu banyak orang yang tak senang kepadanya. maka begitu ada kesempatan untuk memamerkan kepandaiannya.

ternyata orang itu adalah seorang lelaki setengah umur yang berbaju perlente. bagaimana kalau Hui lam mainkan serangkai ilmu pukulan saja untuk menghibur para tamu?" “Belum sempat Mo im sin liong menjawab. hal ini lebih baik lagi" Lelaki setengah umur itu menjura untuk membalas hormat. Bagaimanapun juga kalau orang orang dari kelas dua yang sedang melakukan pertunjukan.. lalu sahutnya. dan akhirnya sambil menjura kepada Cong piautaunya dia berkata. sayang tak seorangpun yang menampakan diri. Kang Pun san tertawa nyaring.. biar aku saja yang menemanimu bermain beberapa gebrakan." kata Sim Hui lam sambil menjura.Tiraikasih Website http://kangzusi. Dengan jurus Hek hou tou sim (harimau hitam mencuri hati) mendadak kepalan kanannya disodokkan ke perut si Tikus bersayap Kang Pun san. pertarungan itu ibaratnya perkelahian anak kecil sedikitpun tidak menarik hati. silahkan Sim suhu memberi petunjuk" “Kalau begitu maaf.. pertarungan mereka meski nampaknya tegang dan seru. orang persilatan menyebutku sebagai Cha gi sui (tikus bersayap). semua orang segera berbisik membicarakan persoalan itu. sekilas pandangan saja dapat diketahui kalau dia adalah tamu yang berkunjung semalam. kemudian dengan jurus Hay see sian sian (membunuh ular didasar laut) ia balas menumbuk jalan darah Tay yang hiat ditubuh Sim Hui lam. “Cong piautau. kemudian sahutnya: "Tidak perlu.. dengan cepat dia memutar badannya menghindar.com/ Begitu sampai ditengah arena. . padahal bagi orang yang ahli. Aku she Kang bernama Pun san. dia menjadi rikuh sendiri.. "Tolong tanya siapakah nama saudara? Kalau kau bersedia untuk bermain beberapa geb rakan. Melihat tiada orang yang menanggapi tantangannya itu. buru buru dia menjura sambil bertanya.." Sim Hui lam segera berpaling. sesorang telah melayang turun ketengah arena.

.. Sikap kekanak-kanakan semacam itu sungguh menggelikan sekali.... dia melayang turun ditengah arena.. putri kesayangan Mo im sin liong wan Kiam ciu yang berada disamping ayahnya segera tertawa. Si tikus bersayap Kang Pun san tertawa tergelak-gelak seraya bsrseru: "Maaf. pertarungan ini hanya terbatas sampai saling menutul.. bagaikan anak panah yang terlepas dari busurnya dia melesat ketengah udara.. tubuhnya roboh ketanah.. tampaknya seperti lagi menunggu orang kedua terjun kearena. Agak mendongkol juga Wan Pek lan menjumpai sikap orang tua itu. bagaimana kalau Lan ji yang turun kearena untuk membereskan dia. mukanya pucat dan peluh dingin jatuh bercucuran dengan derasnya..com/ Wan Pek lan.. mendadak terdengar Sim Hui lam yang berada ditengah arena menjerit kesaki tan: "Aduuuuh. jangan sampai membuat kesalahan dengan tamu. ayah! Cepat suruh mereka berhenti. "cuma ingat." Baru saja ucapan gadis tersebut selesai diucapkan. buru-buru serunya kepada ayahnya: “Ayah.?” "Baik!" sahut Mo im sin liong Wan Kiam ciu sambil mengangguk. “Huuh. . maaf." Kemudian sambil memegangi perut sendiri.. jangan membuat perusahaan kita betul-betul sampai kehilangan muka..pada hekekatnya seperti tombak melawan tombak mainan. sama sekali tak ada gunanya. kemudian bagaikan burung merak membentangkan bulu-bulunya.Tiraikasih Website http://kangzusi.!" "Bagaikan seorang pemenang yang hebat. serunya.." Wan Pek lan bersorak gembira. . dia berdiri ditengah arena dengan kepala di angkat dada dibusungkan..

dia menyambut dengan suara agak tergagap. dengan watak Kang Pun san yang sombong. harap tayhiap suka banyak mencari petunjuk" Semenjak menyaksikan ilmu meringankan tubuh nona Wan yang lincah dan cepat tadi.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ Gerakan tubuhnya indah dan lincah." Sembari berkata. segera disambut oleh para jago dengan tempik sorak yang gegap gempita. kejadian ini benar-benar merupakan suatu keberuntungan buat aku orang she Kang.. lama sekali mulutnya yang tertawa belum juga dirapatkan. dalam hatinya merasa girang sekali. Sesungguhnya nona Wan merasa muak sekali terhadap kawanan manusia yang sok berjual lagak seperti ini. Tapi. Maka setelah balas memberi hormat. “Aku orang she Kang beruntung dapat berkenalan dengan nona. diam-diam si Tikus bersayap Kang Pun san telah merasa gelisah sekali. takabur dan berlagak sok tentu saja tak mungkin baginya untuk mengundurkan diri dengan ketakutan. sepasang matanya sampai menyipit karena senyuman yang kelewat tebal diwajahnya. boanpwee ingin sekali memohon petunjuk beberapa jurus darimu. dia sengaja berdiri seenaknya sambil berkata dengan suara dingin. agaknya dia sudah bersiap siaga menghadapi lawan. melihat sikap lawan. terutama setelah mendapat tantangan. bagaimanapun juga. "Silahkan!" . Dengan gerakan Kim ki tok lip (ayam emas berdiri disatu kaki).. Mo im sin liong Wan Kiam ciu yang menyaksikan gerakan tubuh puterinya amat indah sehingga mendapat pujian dan tepuk tangan orang banyak.. Wan Pek lan berdiri dingin arena. diapun memasang kuda-kuda yang rendah dengan sepasang kepalan disiapkan didepan dada. dia harus menghadapi kenyataan tersebut sambil menggertak gigi. diam diam dia mengeluh didalam hati. kemudian sambil tertawa dia berkata kepada si Tikus bersayap Kang Pun san: "Kang tayhiap.

Tiraikasih Website http://kangzusi. sepasang matanya mengawasi ancaman tersebut lekat-lekat.. Tapi kawanan jago berpengalaman yang menyaksikan kejadian itu. lalu mengulumkamkan senyuman manis dan merayu. kemarahannya kontan memuncak. Pada saat itulah. dalam gelisahnya ia sudah melupakan pantangan tersebut. menyusul kemudian tampak seseorang menampakkan diri dengan berjumpalitan ditengah udara.com/ Si Tikus bersayap Kang Pun san pun merasa amat mendongkol menyaksikan sikap menghina dari nona Wan. “Maaf aku orang she Kang akan menyerang dulu" Dengam jurus Ji yan jut ciau (burung walet keluar sarang). kemudian secara tiba-tiba ia membentak keras: “Roboh kau!” Tampak sepasang lengannya diayunkan kemuka secepat sambaran petir. maka menyerang payudara anak gadis merupakan suatu pantangan yang besar... nona Wan menjura ke empat penjuru.. dengan perasaan marah yang berkabar dia berseru pula. seluruh badannya mencelat sejauh satu setengah kaki lalu... kontan saja si tikus bersayap seakan-akan benar-benar be tumbuh sayapnya.."Buk!" badan nya terjatuh keras keras diatas tanah. Terlebih-lebih nona Wan sendiri. lagi pula jarang sekali berkelana didalam duuia persilatan. Bertarung melawan orang. terutama seorang pria berhadapan dengan wanita. kemudian meayang . ditengah sorak sorai tersebut.. Bagaikan anjing budukan yang baru terserang penyakit parah.. sementara tangan kanan mem babat payudaranya. Pada dasarnya Kang Pun snn cuma seorang manusia kelas tiga. Tempik sorak yang gegap gempita kembali berkumandang diseluruh angkasa. mendadak terdengar suara panjang yang menyakitkan telinga menggema dari meja sebelah barat. kepalan tangan kiri menekan kedada lawan. sampai lama sekali ia belum juga bisa merangkak bangun. kontan saja menjadi marah-marah sambil menyumpah.

. segera tanyanya dengan cepat: "Kau hendak beradu senjata? Ataukah beradu tangan kosong belaka?" "Kedua duanya sama saja" sahut Ban hoa kiam Tan Sim dari Thiam cong pay sambii tersenyum. dan baru berkata: "Sudah lama kudengar pihak Thiam cong pay termashur di dunia persilatan karena ilmu pedangnya. dia segera meujura sambil memperkenalkan namanya: "Aku adalah Ban Hoan kiam (pedang selaksa bunga) Tan Sim dari Thiam cong pay. wataknya memang tidak menentu terutama sifat ingin menang. berperawakan setinggi enam depa. "toh tujuan dari pertandingan silat yang di selenggarakan ayahmu hari ini hanya bertujuan untuk menghibur hati. tapi begitu mendengar orang itu menggunakan nama Thiam cong pay untuk menakut nakuti orang." Ketika Nona Wan menyaksikan potongan wajah orang ini tidak memuakkan. sebiiah pedang tersoren dipunggungnya. lama sudah boanpwe mengagumi hal itu. Begitu turun ke arena. seketika itu juga hatinya jadi tak senang kembali. harap Tan tayhiap sudi memberi muka padaku" Ban hoa kiam Tan Sim adalah adik seperguruan dari It ci hoa kiam (pedang satu huruf bunga) Yu Liang Gi. apalagi kesempatan macam ini jarang kita jumpai. ternyata dia adalah seorang lelaki berusia tiga puluh tahun. sengaja datang untuk memohon petunjuk dari nona. aku lihat lebih baik kita beradu tangan saja" Mendengar ucapan tersebut nona Wan termenung sejenak. Nona Wan mencoba untuk memperhatikan pendatang itu.com/ turun tepat lima enam langkah dihadapan nona Wan. rasa mendongkolnya seketika hilang separuh. oleh karena itu boanpwe berharap bisa meminta petunjuk dalam ilmu pedangnya saja. memelihara jenggot hitam dan berdandan sebagai Busu.Tiraikasih Website http://kangzusi.

hatinya menjadi gembira." Tidak menunggu dia menyelesaikan kata-katanya. Tentu saja Wan Kiam ciu segera manggut-manggut sambil tersenyum tanda setuju. kemudian sambil . Nono Wan sendiri hanya meloloskan pedangnya dengan suatu gerakan yang sederhana." Ucapan dari nona Wan itu amat tepat dan beralasan sekali.. Melihat itu.. Wan cong piautau seperti meminta persetujuannya.. "Criiing!" berbareng dengan dilolosnya senjata tersebut.. Ban hoa kiam Tan Sim segera berpaling kearah Mo im sin liong Wan Kian ciu. jika boanpwee sampai menderita cidera. Melihat Mo im sin liong telah memberikan persetujuannya.. segera sahutnya: "Senjata tak bermata.Tiraikasih Website http://kangzusi. dengan cepat nona Wan berseru kembali: "Dalam suatu pertarungan. Sekali lagi para jago yang menyaksikan demonstrasi itu bersorak sorai memberikan tepuk tangan yang ramai. kesemuanya ini membuat Ban hoa kiam Tan Sim merasa senang sekali. pedangnya segera digetarkan ketengah udara menciptakan selapis cahaya pedang yang amat tebal. karena sehabis mendengar ucapan tersebut.com/ Mendengar sanjungan dari nona Wan. tampak cahaya putih memancar Keempat penjuru dan amat menyilaukan mata. "Sebilah pedang bagus!” Ban hoa kiam Tan Sim makin gembira hatinya karena dipuji orang banyak.. hal itu merupakan kesalahanku sendiri yang belajar silat tak becus. paras mukanya ikut pula berubah-ubah. tapi sekejap mata kemudian kabut pedang itu tahu-tahu lenyap tak berbekas. serentak semua orang berteriak memuji. mana mungkin aku bakal menyalahkan Tan tayhiap? Harap kau jangan menampik keinginanku ini. pelan-pelan Ban hoa kiam Tan Sim meloloskan pedang nya dari sarung. tak urung kedua belah pihak mungkin akan menderita luka. seandainya nona terjadi apa apa.

padahal nona Wan begitu lemah gemulai. diantaranya nama It ci hoa kiam Yu Liang gi paling termashur.com/ menggenggam pedangnya ia turut menikmati demonstrasi Ban hoa kiam Tam Sim yang sedang kegirangan itu. . Kontan saja Suma Thian yu merasakan wajahnya berubah menjadi merah padam dan panas sekali.Tiraikasih Website http://kangzusi. Tindakan Suma Thian yu yg begitu menaruh perhatian terhadap nona Wan kelihatan amat menyolok. hiante mengapa kau mesti terburu napsu?" sahut sipena baja bercambang Tio Ci hui dengan suara lirih. mungkinkah dia sanggup menghadapi kelihayan dari seorang jago pedang kenamaan? Sementara itu pertarungan ditengah arena sudah mulai berkobar. buru-buru dia mengalihkan kembali perhatiannya ketengah arena. mungkinkah secara diam-diam sianak muda itu telah jatuh cinta kepada sinona? Tidak! Perlu diketahui. nona Wan dengan menggunakan jurus Cay hong tian ci (burung hong mementang sayap) melepaskan sebuah tusukan mendatar keatas jalan daran Hoa kay hoat di tubuh Ban hoa kiam Tan Sim. Si pena baja bercambang Tio Ci hui melirik sekejap kearah sipemuda itu. Oleh karena itu. Suma Thian ya yang duduk disamping Si pena baja bercambang Tio Ci hui bertanya dengan suara lirih: “Tio toako. Suma Thian yu segera menarik kesimpulan kalau adik seperguruan dari Yu Liang gi ini pastilah seorang jago yang cu kup lihay pula. terutama beberapa puluh tahun belakangan ini. Dalam nada itu. membuat perhatian semakin menebal.. bagai manakah kepandaian ilmu pedang yang dimiliki nona Wan. partai Thiam cong pay ketika itu amat termashur karena ilmu pedangnya yang lihay. boleh dibilang banyak sekali jago lihay dari pihak Thiam cong pay yang bermunculan. kemudian tertawa: Orang bilang: Cinta yang mendalam.?” "Pertunjukan bagus segera akan berlangsung.

.com/ Ban hoa kiam Tan Sim sebagai seorang jagoan dari Thiam cong pay.Tiraikasih Website http://kangzusi.. Perlu dlketahui. Jilid 7 : Dewi burung hong Wan Pek lan “SUATU SERANGAN yang amat baik!" Mendadak kaki kanannya mundur kebelakang lalu menyelinap kesamping meloloskan diri dari tusukan lawan.. kemudian pedangnya dengan jurus Bei lui cut hong (bunga mawar baru mekar) pedangnya secepat sambaran petir menusuk jalan darah Ki kiat dan Kian li hiat ditubuh nona Wan. buruburu dia menggunakan gerakan jembatan gantung untuk menjatuhkan diri ke belakang.. ternyata nona Wan lebih lincah dia cepat. Sungguh hebat manusia yang bernama Tan Sim ini. Dia lincah.. tentu saja bukannya manusia sembarangan.. ia segera tertawa dingin.” tahu-tahu ujung pedang itu sudah menusuk ke arah tenggorokan Tan Sim. "Weeesss. Sreeeet! Sreeeeet! Sreeeet!" angin serangan yang tajam bagaikan amukan ombak samudra serentak menggulung ke atas tubuh nona Wan. kemudian sambil menarik perutnya sambil melompat bangun pedangnya menggunakan jurus Seng kay tu jin (putik bunga baru me kar) secara beruntun melepaskan tiga buah serangan berantai. maka sewaktu musuhnya beikelit. nona Wan jauh lebih cepat lagi. .. mau tak mau Ban hoa Kiam Tan Sim bermandi peluh dingin juga karena terperanjat. Melihat datangnya ancaman tersebut. jurus serangan pertama dilancarkan nona Wan tersebut pada hakekatnya merupakan suatu pancingan terhadap mu suhnya. melihat datangnya ancaman tersebut.. tibatiba ujung pedangnya berputar memainkan jurus Ji lay ciang tiau (Ji lay menaklukkan rajawali) untuk menusuk ketubuh lawan secepat kilat..

maka dia bertekad untuk merebut kembali keadaan tersebut dari lawannya. Ban hoa kiam Tan Sim hanya merasakan cahaya pedang yang berada didepan matanya amat menyilaukan mata dan desingan angin dingin menyayat badan.com/ Sekalipun nona Wan merupakan seorang ahli silat. serta merta dia melompat mundur kebelakang untuk berusaha menghindarkan diri dengan. Sebagai putri kesayangan cong piautau. "Mampus aku kali ini!" . untuk sesaat dia menjadi gugup dan tak sempat melihat jelas ancaman lawan. tentu saja nona itu merasa kejadian yang baru di alaminya merupakan suatu kejadian yang amat memalukan. ujung bajunya berkibar terhembus angin. dia segera terpekik nyaring. maka hal tersebut segera membangkitkan pula perasaan ingin menang didalam hati nona Wan. tindakannya itu dia justeru terjebak kedalam perangkap nona Wan. Tapi dengan terjadinya peristiwa ini. toh dia merasa tak tahan juga menghadapi serangan lawan yang beruntun. menanti dia sadar kalau nana Wan sedang menerjang tiba. lalu pedangnya menggunakan gerakan Po hong pat ta (angin puyuh meryapu delapan penjuru) dan tubuhnya menggunakan gerakan Hwesio hong luo liu (angin puyuh menggoyangkan liu) segera meneroros masuk kedalam pertahanan lawan. Dalam keadaan begini. waktu sudah terlambat.Tiraikasih Website http://kangzusi. secepat kilat pedangnya menusuk ke tubuh lawan. jurus demi jurus dilancarkan secara gencar dan amat dahsyat. mendadak terdengar nona Wan berpekik nyaring. setelah itu secara beruntun dia lancarkan empat buah serangan berantai. cepat-cepat dia mundur sejauh empat langkah ke belakang untuk meloloskan diri dari ancaman tersebut. Terdengar gadis itu berpekik nyaring. Selama hidup belum pernah Ban hoa kiam Tan Sim menyaksikan gerakan tubuh secepat ini. serangan demi serangan.

Ban hoa kiam Tan Sim baru tahu kalau baju bagian dadanya sudah robek. Dalam keadaan begini. dia segera membalikkan badan dan berlalu dari sana. aku orang she Tan benar-benar merasa kagum sekali. Nona Wan merasa girang sekali setelah secara beruntun berhasil menangkan dua orang jago. cuma kesemuanya itu terjadi dikemudian hari. dikemudian hari bila ada kesempatan lagi aku pasti akan memohon petunjuk lebih jauh. Kepergian Ban hoa kiam Tan Sim dalam ke adaan gusar sekarang. diapun merasa rikuh untuk tinggal disitu lebih lama lagi. "Maaf. terpaksa sambil menjura katatanya : "Ilmu pedang yang nona miliki sungguh hebat sekali. baru saja dia akan meng gunakan kesempatan itu untuk mundur kembali ke tempat semula. sampai-sampai pakaian bagian dadanya yang robek memanjangpun sama sekali tidak dirasakan olehnya. Sementara itu. Ban hoa kiam Tan Sim masih saja berdiri dengan wajah kebingungan. tentu saja rasa malunya bukan alang kepalang. sekarang kau boleh mengumumkan permainan lain yang lebih bermutu!" Setelah mendengar peringatan dari ayahnya lewat ilmu menyampaikan suara. sungguh mengenaskan sekali keadaannya. maaf!" katanya. pada akhirnya akan menimbulkan banyak sekali halhal yang tak di inginkan.. . terdengar suara baju yang robek kemudian sirapnya cahanya pedang Nona Win telah berdiri ditengah arena dengan senyum dikulum. setebal tebalnya muka. maaf.com/ Belum habis teriakan itu bergema.. nona Wan baru teringat kembali dengan tujuan yang terutama dari ayahnya sewaktu menyelenggarakan pertemuan ini. Menanti semua jago mentertawakannya..Tiraikasih Website http://kangzusi. mendadak ia mendengar ayahnya sedang berbisik dengan menggunakan ilmu menyampaikan suaranya: "Lan-ji. aku mohon diri lebih dulu!” Tanpa memberi hormat lagi kepada semua orang.

kau akan segera mengetahui dengan jelas” "Apakah Wan cong piautau mempunyai suatu rencana?" "Sett..Tiraikasih Website http://kangzusi. lebih baik dapat mempertahankan ketenanganmu sambil menunggu terjadinya se¬gala perubahan" “Mengapa?" tanya Suma Thian yu keheranan. Pada saat itulah. tadi ada seorang tamu yang menemukan diatas tiang bendera terdapat se¬batang anak panah tersebut sebagai bahan permainan. untuk mencapai tiang bendera setinggi ini. hingga kini masih belum nampak ada seorang manusiapun yang menempakkan diri. Semenjak nona Wan mengemukakan usulnya. mari kita lihat siapa yang dapat me¬ngambil turun anak panah tersebut. Nona Wan merasa girang sekali. dan sebagai pemenang tentu saja ada hadiahnya" Selesai berkaca dia memandang sekejap lagi sekeliling arena. agaknya semua orang tidak berani menunjukkan keje¬lekannya." Melihat tiada orang yang maju. Padahal berbicara sebenarnya. kemudian melanjurkan. "Pokoknya asal kau turuti perkataanku.. mustahil hal tersebut dapat dilakukan olehnya.. bagaimanakah hasil dari peristiwa ini. jangan keras keras" buru-buru Tio Ci hui mencegahnya berbicara lebih jauh. buru-buru serunya de¬ngan lantang. si Pena baja bercambang Tio Ci hui berbisik lirih kesisi Suma thian yu. hal ini tak bakal salah lagi. "Kalian kelewat sungkan dan terlalu memandang luar biasa persoalan begini saja! Biar boanpwe mendemontrasikan . tentu saja dia pula pemenangnya. seandainya se¬seorang tidak memiliki ilmu meringankan tu¬buh yang tiada taranya di dunia ini.com/ Maka dia lantas menuju kembali ketengah arena dan menjura keempat penjuru. setelah itu katanya: "Cianpwee sekalian. "Hiante. "Cianpwe manakah yang hendak mendemonstrasikan ilmu meringankan tubuhnya paling dulu?" Seraya berkata dia lantas mengundurkan diri ke samping.

Tiraikasih Website http://kangzusi. . kini tinggal lima kaki lagi untuk mencapai puncak tiang bendera tersebut. Selama ini Mo im sio liong wan kiam ciu memang termashur didalam dunia persilatan ilmu pukulan Hu mo ciang hoat serta ilmu meringankan tubuh Mo im sin hoat yang luar biasa. Perlu diketahui. sejak kecil nona Wan sudah mendapat didikan dari ilmu ayahnya Mo im-sin liong untuk mendalami ilmu silat maupun ilmu meringankan tubuh. tubuhnya telah mencapai belasan kaki tinggi nya. Kata orang begitu ayahnya begitu pula anak nya. barulah mohon cianpwe se¬kalian sudi mewakiliku” Seraya berkata dia lantas membetulkan pa¬kaiannya sambil bersiap sedia melakukan lompatan. kepandaian yang di¬milikinya waktu itu boleh dibilang sudah mencapai ke tingkatan yang amat sempurna. ketika gerakannya sudah hampir berhenti. bahkan adapula hadirin yang sudah bangkit dari tempat duduknya sambil memuji.com/ kejelekan lebih dulu seandainya gagal. Sementara itu tempik sorak dan sorak-sorai yang gegap gempita telah berkumandang dari bawah. ditambah lagi ramainya bakatnya bagus dan otaknya memang encer. maka kemajuan yang diperolehnya boleh dibilang cepat sekali. Itulah sebabnya orang menghormatinya sebagai Bi hong siancu (Dewi burung hong cantik) Tampaknya gadis itu meloloskan pedangnya dan mengencangkan ikatan tali pinggangnya kemudian setelah bersiap menghimpun tenaga dia menjejakan kakinya keatas tanuh dan meluncur bagaikan anak panah yang terlepas dari busurnya dengrn gerakan Ii hong cong thian (burung bangau menerjang angkasa). Sekali lompatan. Sejak kecil nona Wan sudah amat gemar mempelajari ilmu merinuankan tubuh. mendadak sepasang kakinya menyambar tiang bendera tersebut. kemudian dengan meminjam tenaga pantulan tersebut badannya melayang dua kaki lagi.

Setelah menghibur putrinya.. Sayang pada saat itulah hawa murni dalam pusarnya habis terpakai. dengan selamat melayang turun kembali ke tanah tanpa menimbulkan sedikit suarapun. kemudian berjalan menuju ke tengah arena. "Oooooh. Seketika itu juga suasana dalam arena menjadi hening dan sepi. Meski tugasnya tak terselesaikan. Bi hong siancu Wan Pek lan segera menju kepada para hadirin dengan wajah tersipu-sipu. Beberapa orang diantara jago yang bernyali kecil segera berteriak kaget. karena semua orang mengira Mo ini sin liong wan Kiam ciu hendak turun tangan sendiri.!” Siapa tahu baru saja jeritan itu dilontarkan nona Wan telah berjumpalitan kembali dengan kaki dibawah kepala diatas. pelan-pelan Mo im sin liong wan Kiam ciu bangkit meninggalkan tempat duduk. berbahaya. tiada cara lain lagi bagi nona itu untuk melanjutkan usahanya untuk mencapai puncak tiang bendera dan mengambil turun panah tersebut. Ada diantara mereka yang belum pernah menyaksikan kelihayan ilmu silat Wan congpiau tau. mendadak dia berjumpalitan dan meluncur lagi kebawah dengan kepala dibawah kaki diatas. tubuh nona Wan melompat naik satu kaki lagi.com/ Dibawah tempik sorak yang gegap gempita. maka seluruh perhatian orang tertuju kepadanya.Tiraikasih Website http://kangzusi. namun perbuatannya itu mendapatkan pujian dan tepuk tangan yang ramai.. Beratus-ratus pasang mata para jago yang berada dibawah tiang bendera segera berdebar keras. segera timbul harapan dapat menyaksikan kelihayan jagoan tersebut . semua orang merasa tegang dan bersama sama mengikuti gerak gerik si nona itu Sayang nona Wan tidak melakukan hal itu. kecuali sepasang tangan nya segera menyambar tiang bendera itu dan melanjutkan dengan jalan merangkak. kemudian mengundurkan diri ke tempat duduknya semula.

karenanya aku mohon bantuan dari sobat sekalian untuk bersama-samaku menyelidiki persoalan ini disamping mohon petunjuk. dari arena segera terdengar suara teriakkan orang yang menyatakan persetujuannya. kamu semua adalah saha¬bat karib aku Wan Kiam ciu. Nah.com/ Mo im sin hong wan Kiam ciu memperhatikan sekejap sekeliling arena. kalau tidak siapa pula yang berani menyusahkan aku orang she Wan? Untung saja setiap persoalan pasti ada waktunya untuk terbongkar secara tuntas. "Saudara sekalian. marilah kita lanjutkan permainan tadi. pelan-pelan serot matanya dialihkan kepada wajah Suma thian yu. barang barang kawalan dari perusahaan kami telah dibegal orang. bila saudara sekalian enggan untuk menunjukkan kejelekan. Berapa hari berselang. karena itu mohon Suma siauhiap sudi menunjukkan pula kebolehanmu. karena itu lebih baik akupun berbicara secara terus terang. saudara sekalian mari kita bertepuk tangan untuk siauhiap kita ini!" . kemudian kemudian sambungnya: Aku rasa orang yang melakukan pembegalan itu sudah pasti teman baru dari dunia persilatan. “Sekarang. Mo im sin liong Wan kiam ciu segera tersenyum. sudah beberapa kali aku memutar otak untuk mencari tahu sebab kesalahanku ini tak aku yakin menyalahi sahabat dari manapun. dua peristiwa yang memalukan ini boleh dibilang baru pertama kali ini dialami oleh perusahaan kami.Tiraikasih Website http://kangzusi. semalam kantor kamipun kemasukan orang. bagaimana kalau aku orang she Wan saja yang menunjuk orangnya? Baru saja Mo im sin liong Wan kiam ciu menyaksikan perkataannya. lalu dengan suara dalam dan berat ujarnya. dia memandang kearah Suma thian yu lalu berkata: "Kumohon Suma siauhiap sedia memberi petunjuk! Kau adalah orang pertama yang menemukan anak panah dipuncak tiang. oleh karena itu kurasa dibalik kesemuanya ini tentu ada hal-hal yang tak beres” Berbicara sampai disitu dia berhenti sebentar.

. bukankah hal ini sama artinya dengan memberi kesulitan kepada orang lain?” Piasu tua itu mempunyai kedudukan setingkat dibawah Sipena baja bercambang Tio ci hui. Suma sauhiap terlalu sungkan" seru Mo im sin liong Wan Kiam ciu sambil tertawa. jang Tio Ci hui.Tiraikasih Website http://kangzusi. dia menyahut cepat: "Andaikata aku tidak memiliki kepandaian apa-apa. tak berani menunjukkan kejelekanku dihadapan orang” "Aaah. sewaktu berbicara tadi. Boan thian hui Ya Nu kontan saja tertawa dingin setelah mendengar perkataan dari Suma thian yu.” Meski dalam hati ia berpikir demikian. setelah meman dang sekejap dingan sorot mata dingin.. tanpa terasa pemuda itu berdiri juga. dia selalu memandang kearahku. maka orang menyebutnya sebagai Boan thian hui (terbang memenuhi angkasa) Ya Nu. pandangannya yang sempit. Suma Thian yu sepera mengalihkan sorot matanya kewajah si piausu itu.. tapi karena wataknya yang beranggasan. serunya: .benar. ujarnya sambil menjura: “Aku hanya mengerti sedikit kepandaian kasar saja. apakah dia kurang memberi pelayanan kepadamu?” Ucapan lo piasu ini agak emosi dan bernada keras. seorang lo piasu segera bangkit berdiri seraya berkata: “Apakah Suma sauhiap tidak memandang sebelah mata kepada kami? Bagaimana watak Wan cong piautau bukankah kau ketahui.com/ Diam-diam Suma Thian yu agak tertegun juga ketika dilihatnya Mo im sin liong Wan Kiam cu menunjuk kearahnya. sama sekali tidak mirip sikap seorang tuan rumah kepada tamu. mengapa siauhiap narus menampik?" Begitu Mo im sin liong Wan Kiam ciu selesai berbicara. satu ingatan dengan cepat melintas dalam benaknya: "Jangan-jangan dia mencurigai aku sebagai orang yang membegal barang dan meningga1kan tanda panah dipuncak tiang? Yaa. "pertemuan semacam ini jarang bisa di jumpai.

kalau toh kau bersikap begitu kasar kepadaku. tapi seiain kabut tipis ternyata mereka tidak berhasil menyaksikan apa-apa. tentu saja Suma Thian yu dapat menangkap pula arti lain dari perkataan itu. ""Hahahaha. dengan cepat dia berpikir: "Aku Suma Thian yu bukan seorang manusia yang takut urusan.apa susahnya kalau hanya soal itu?” Aku masih dapat melihat kalau diujung anak panah itu terikat secarik kertas!” Begitu ucapan tersebut diutarakan. masa kau tidak memiliki kemampuan untuk mencapai puncak tiang tersebut?” Mendengar perkataan itu.. Mo im sin liong Wan Kiam ciu segera tertawa dingin. mengapa pula aku harus bersikap sungkan terhadap dirimu?" Berpikir demikian. dihadapan orang lebih baik jangan berbohong... Suma siau biap pasti dapat melihat pula isi surat tersebut. kau bisa menemukan anak anah dipuncak tiang.Tiraikasih Website http://kangzusi. Sementara itu beratus pasang mata para jago telah ditujukan kepadanya. aku menurut saja" Sembari berkata pelan-pelan dia berjalan menuju ketengah arena. di antara sekian banyak orang. kalau toh semua orang memaksa aku untuk mempamerkan kejelekan. Baiklah. hal ini menunjukkan kalau kau memiliki ketajaman mata yang melebihi orang lain. suasana dalam arena menjadi gaduh. sayang aku tidak memahami maksud ucapan Wan cong piautau yang sebenarnya.. yang ." Sudah jelas kalau ucapan itu mengandung suatu nada ejekan dan suatu peringatan.com/ "Suma siauhiap. Hatinya makin mendongkol lagi. Suma Thian yu segera tertawa terbahak-bahak. semua orang segera mengalihkan sorot matanya kepuncak tiang benderu itu. tibatiba sindirnya: "Bila dugaan lohu tidak meleset.. dia lantas berkata: “Wan cong piutau mempunyai maksud yang mendalam sekali.

tiba tiba sepasang kakinya saling bertumpukan satu sama lainnya. Di tengah sorak para jago yang gegap gempita. Suma Thian yu tiba ditengah arena.com/ paling merasa kuatir adalah si Pena baja bercambang Tio Ci hui. Ketika mencapai tanah. tapi di tangannya telah bertambah dengan sebatang anak panah. Demonstrasi kepandian silat yang dilaku kau Suma thian yu ini selain membuat semua orang tertegun. tak lama setelah pemuda itu berhasil mencapai tanah. Ditengah suara pekikken nyaring yang mekikkan telinga. Dengan gerakan tubuh seperti inilah tubuhnya melambung ketengah udara dan ter¬nyata mampu melampaui puncak tiang bendera. Dia cukup mengetahui jelas watak dari Suma Thian yu. sambil menatap tiang bendera itu ia berpekik keras memekikkan telinga yang mendengar. kenyataan kini sudah mulai terbentang didepan mata. Suma Thian yu sudah berputar satu ling¬karan dipuncak tiang bendera itu lalu melayang turun kembali ketanah. wajahnya tidak berubah. sewaktu tenaganya sudah hampir mengendor. Ternyata dia telah mengeluarkan ilmu Liu im ti (tangga menuju awan) yang sudah lama punah. napas tak memburu. bahkan Wan kiam ciu sendiri pun terbelalak dengan mara melotot besar.Tiraikasih Website http://kangzusi. dia berdiri sambil membusungkan dada dan tidak menunjukan perasaan takut. bahkan sekarang tak langsung menyangkut pula dirinya sendiri. Tapi bagaimana pun kuatirnya dia. mendadak nampak Suma Thian yu melompat ketengah udara setinggi dua puluh kaki lebih. Suasana di arena yang tiba-tiba hening ba¬gaikan mati dengan cepat menjadi gaduh kembali oleh suara suara sorak sorai yang mem memekikkan telinga. dia benar-benar dibuat terkesiap oleh kelihayan lawannya. .

setelah itu sambil tertawa seram katanya : “Waktu membayar tiada batasnya!. apakah siauhiap dapat mengisahkan kembali apa yang telah kau jumpai waktu itu?” Sejak semula Suma Thian yu sudah menaruh perasaan tak puas terhadap Wan Kiam ciu ta pi setelah dia membayangkan kembali seandai nya dia yang menjadi Mo im sin liong dan menghadapi keadaan seperti itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. merepotkan dirimu saja. ternyata isinya berbunyi demikian: "Uang kawalan sudah diterima. Tentu saja perbuatannya dengan pandangan yang begitu mesrah tak diketahui oleh siapapun. asal aku Wan Kiam ciu masih bisa hidup. apakah dia tak akan bersikap semacam itu pula? Cuma saja. uang terbegal pasti akan kucari sampai ketemu” Berbicara sampai disitu. katanya kemudian: "Untung saja aku tidak membuatmu kecewa” Mo im sin liong Wan Kiam ciu segera menerima anak panah tersebut. Tapi. . Sambil membawa anak panah itu. benar juga diujungnya terikat segulung kertas. kemudian ujarnya dingin : "Siauhiap. Dengan cepat kertas itu. dia merasa amat penasaran kalau dirinya dianggap mempunyai hubungan dengan para pembegal barang kawalan tersebut. dengan gemas Mo im sin liong menggumpal kertas sebut menjadi satu kemudian membantingnya ketanah.com/ Sepasang mata Wan Pek hong yang jeli dan lembut seakan-akan terhisap oleh suatu kekuatan besar. ternyata diapun turut menatap wajah Sama Thian yu lekat-lekat. Hmm. benar-benar suatu ucapan yang tekebur. waktu membayar tiada batasnya” Dibawah tulisan itu terlukiskan sebuah topeng muka setan. Suma Thian yu segera mempersembahkan anak panah iadi kehadapan Mo im sin liong Wan Kiam ciu. Selesai membaca tulisan itu. dengan sorot mata yang tajam dia mengawasi wajah Suma Thian yu lekat-lekat.

diam-diam Suma Thian yu menjadi amat terperanjat. benarkah ceritamu itu?" "Tentu saja sebenarbenarnya "Ooooh . semua orang baru mulai memperhatikan pedang yang digembolnya itu.. dia baru menarik kembali sorot matanya seraya berkata: "Siauhiap. "rupanya kau adalah ahli waris dari Kit hong kiam kek Wan Liang. tolong tanya apa sebabnya manusia berkerudung itu munculkan diri lagi didepan mulut gua? Apakah setelah membegal barang kawalan kami. diapun tak mau melepaskan nyawa Tio hiante?" Pertanyaan hu diajukan amat lihay.. maka setelah ditanya balik oleh Wan Kiam ciu. tapi sahutnya juga dingin: "Kit hong kiam" "Kit hong kiam? Mo im sin liong Wan Kiam ciau menjerit kaget.. Tampaknya Mo im sin liong Wan kiam ciu ingin mengetahui persoalannya sampai jelas. Untuk melanjutkan rasa curiga tersebut.. me nanti pemuda itu menyelesaikan ceritanya. Sambil mendengarkan dengan seksama. maaf maaf. diam-diam Mo im sin liong Wann Kiam ciu mengawasi terus perubahan wajah dari Suma Thian yu...." Walaupun dimulut dia berkata begitu..Tiraikasih Website http://kangzusi..com/ Suma Thian yu segera mendongakkan kepa lanya memandang wajah Mo im sin liong kemudian secara ringkas dia menceritakan kembali apa yang telah dijumpainya waktu itu. ia segera mendesak lebih jauh: "Tolong tanya pedang apakah yang siauhiap gembol itu?" Suma Thian yu merasa semakin tak senang hati. Suma Thian yu terpaksa harus membuka rahasia diri nya dengan berkata: "Manusia berkerudung itu munculkan diri karena hendak merampas pedangku ini!" Setelah ucapan tersebut diutarakan. . karena Suma Thian yu sama sekali tak mampu untuk menemukan alasan si manusia berkerudung itu mencari dirinya. namun wajah Wan Kiam ciu sudah diliputi hawa amarah.

kau anggap dirimu bisa baik sampai seberapa jauh?" Benar-benar suatu peristiwa yang tak disangka seorang pimpinan umat persilatan yang dianggap orang sebagai lelaki . "Mengapa kau berkenalan dengan kaum pembegal?" Si Pena baja bercambang Tio Ci hui sendiripun dibuat naik pitam setelah mendengar tuduhan kakak angkatnya yang tanpa dasar. kalau berbicara harap sedikit tahu diri. dengan mata melotot besar bentaknya keras: "Kit hong kiam kek Wan liang merupakan musuh umat persilatan. baru saja dia akan membantah. terpaksa sambil menggerttk gigi keras dia bangkit berdiri sambil menyahut: "Aku tahu!" Mendengar itu. tahu kalau urusan telah berkembang ma kin runyam. dia segara berpaling dan melotot sekejap kearah Pena baja bercambang Tio Cihui dengan penuh kegusaran.com/ Begitu selesai berkata. kau harus tahu kalau menfitnah itu lebih kejam daripada pembunuhan! Dalam hal apa aku Suma Thian yu mirip pembegal? Aku harap kau bisa memberi keterangan yang jelas kepadaku!" Mo im sin liong Wan Kiam ciu yang merasa dirinya ditegur seorang pemuda ingusan didepan orang banyak. kaum pencoleng yang rendah martabatnya. mendadak terde ngar Suma Thian yu berpekik keras.Tiraikasih Website http://kangzusi. kemudian serunya: "Wan tayhiap. si Pena baja bercambang Tio Ci hui su dah merasa amat panik seperti duduk dikursi beracun saja. apakah kau sudah mengerti?" Sejak melihat Suma Thian yu terjun kearena tadi. menjadi turut naik darah. te riaknya kemudian . dengan sorot mata tajam dia melotot gusar kearah Wan Kiam ciu. "Hiante. dia kuatir kalau sampai Suma Thian yu menjadi naik pitam oleh kesalahpahaman tersebut. Maka ia makin terkesiap lagi setelah ditegur oleh kakak angkatnya dengan gusar. segera bentaknya keras-keras. jangan menfitnah orang semaunya sendiri. kemarahan Mo im sin liong Wan Kiam ciu tak terkendalikan lagi.

Apalagi bila membayangkan saat kematian paman Wan nya dalam keadaan mengenaskan. Berada dalam keadaan seperti ini. "Blaaaamm.. apalagi orang menghina paman Wan yang dihormatinya.!" terdengar suara benturan keras yang memekakkan telinga menggelegar memecahkan keheningan. hal ini membuatnya semakin tak tahan.Tiraikasih Website http://kangzusi. Debu dan pasir segera beterbangan memenu hi angkasa.com/ sejati ternyata mencaci maki seorang bocah yang baru terjun kedalam dunia persilatan dihadapan umum. Betul Mo im sin Iiong Wan Kiam ciu merupakan seorang pendekar besar dari utara dan sejalan sungai besar yang berilmu tinggi namun setelah menyaksikan datangnya angin pukulan yang begitu dahyat. Menanti pasir dan debu sudah sirap dan semua orang dapat melihat jelas pemandangan disekeliling tempat itu. dia tak cepat mempertimbangkan lagi apakah disekeliling tempat itu penuh dengan anak buah Mo in sin liong Serangan yang dilancarkan Suma Thian yu dengan kekuatan penuh ini segera meluncur ke depan dengan amat dahsyatnya. semua orang membelalakkan mata nya lebar-lebar dengan mulutnya melongo. jeritan kaget sekali lagi bergema memecahkan keheningan.. cepat-cepat ia menyingkir kesamping untuk meloloskan diri. . sa king kagetnya semua orang sampai melompat bangun dari tempat duduknya.. darah panas didalam dadanya serasa mendidh. hatinya terkesiap juga dibuatnya. Dengan suara menggeledek ia segera membentak keras: "Bajingan tua. Agaknya Wan kiam ciu sudah tidak dapat mengendalikan perasaan gusarnya lagi: Suma thian yu bukan seorang pemuda yang suka dimaki orang.. tutup bacot anjingmu!" Telapak tangan yang penuh berisikan tenaga dalam segera diayunkan ke tubuh Mo im sinliong Wan kiam ciu dengan kekuatan yang sangat mengerikan hati.

suatu daya pukulan yang menggidikan hati. tak usah kau turun tangan sendiri. kini mulai berkobar kembali dalam dadanya. Tindakan tersebut sedikit banyak menunjuk kan pula kelemahan dalam hatinya serta perasaan takutnya tapi orang lain tak akan mengetahui akan hal ini. dia tak lain adalah Boan thian hui Ya Nu. Akan tetapi setelah menyaksikan sikap Boan thian hui Ya Nu yang begitu takabur dan sombong. api kegusaran yang telah padam. Menanti Suma Thian yu melihat jelas paras muka orang itu. maka dia segera menangguk tanda setuju dan mengundurkan diri kebelakang. Dengan adanya kenyataan ini. dengan amat takabur serunya: . "Cong piautau. setelah itu katanya. Suma Thian yu merasa sedikit agak menyesal. karena pena baja berecambang Tio ci-hui barangkali telah menasehati nya agar bersabar dan jangan kelewat memper lihatan kehebatannya. tentu saja merasa kurang leluasa untuk bertarung pada babak pertama. dia segera menjura kepada Wan Piautau.Tiraikasih Website http://kangzusi. mau tak mau semua orang harus memperbaharui kembali penilaian mereka terhacap kemrmpuan Suma thian yu ini. tiba tiba dari tengah udara melayang sesosok tubuh manusia. Boan thian hui Ya Nu memang benar-benar sombong sekali. membunuh ayam buat apa menggunakan golok kerbau? Untuk membereskan seorang bocah ingusan. Begitu munculkan diri. lebih baik lohan saja yang mewakilinya!" Mo im siu liong Wan kiam ciu sebagai seorang pimpinan. Setelah melancarkan serangan dengan kekuatan dahsyat tadi. dihadapsnnya telah bertambah dengan seorang piausu tua. Pada saat itulah.com/ Ternyata permukaan tanah dimana Mo im sin liong Wan kiam cui berdiri telah muncul sebuah liang sedalam satu depa dengan luas lima depa.

Pertama-tama Boan thian hui Ya Nu tak bias menahan diri dulu. tentu saja kedudukan tersebut bukan diraih secara untung-untungan. Biasanya orang yang dapat memainkan sanjata sam ciat kun merupakan seorang jagoan silat yang berilmu tinggi. dia lantas berkata: "Dengan dirimu aku tak pernah punya dendam dan sakit hati.com/ "Bocah keparat. aku ingin tahu apakah murid ajaran dari Wan Liang adalah seorang manusia tiga kepala enam langkah?" Sembari berkata ia sembari melepaskan senjata sam ciat kun (petungan beruas tiga) nya sambil mempersiapkan diri. Boan thian hui Ya Nu bisa menduduki kursi ketiga dalam perusahaan Sin liong piaukiok. bagaimana kalau kumohon petunjuk darimu dengan menggunakan tangan kosong saja?" Boan thian hui Ya Nu adalah seorang manusia yang sombong dan takabur. . kau sudah bosan hidup rupanya? Atau mungkin kau memandang rendah diriku? Bentaknya keraskeras.Tiraikasih Website http://kangzusi. setelah memandang sekejap kearahnya. cabut keluar pedang Kit hong kiam mu. Seandainya berganti dengan seseorang berjiwa gagah. Ucapan tersebut tak ayal lagi merupakan sebuah bom atom yang segera mengubah suasana tegang menjadi makin panas. tapi dia tak mengira kalau lawannya lebih takabur dari pada dirinya. Suma thian yu memandang sinis sikap Boan thian hui. ”Kedua-duanya bukan!” Jawaban dari Suma thian yu yang dingin dan angkuh. tongkatnya dengan jurus pau lui ki ciau (guntur dahsyat menyerang ular) langsung menghantang tulang leng kay kut ditubuh Suma thian yu. “Bocah keparat. sambil maju kedepan. buat apa kita muski saling bertarung dengan menggunakan kekerasan? Maaf aku sedikit jual mahal. tak mungkin mereka akan menghadapi lawannya yang masih muda apalagi yang bertangan kosong itu dengan menggunakan senjata. kontak hawa amarahnya memuncak.

seakan-akan tak pernah terjadi suatu peristiwa apapun. maka ditunggunya toya itu hamper mengenai tubuhnya. selain indah juga mendatangkan tempik sorak dari segenap jago lainnya. dia sama sekali tidak ambil peduli akan hal itu. . baginya yang penting serangan tersebut akan mengenai sasarannya secara telak. tiba-tiba tampak sesosok bayangan manusia berkelbat lewat. tampak Boan thian hui Ya Nu sedang mengaduh kesakitan. Dengan cekatan Suma thian yu berkelit kesamping untuk menghindarkan diri. Sianak muda ini sudah merasa kalau persoalan yang dihadapi hari ini tak bias diselesaikan dengan begitu saja. dengan jurus Im hong huang sau(angin dingin menyapu hebat) dia langsung menyapu pinggang Suma thian yu. Ketika memandang lagi kearah Suma thian yu. lalu terdengar seseorang membentak amat nyaring: "Lepas tangan!" Ketika semua orang berpaling. dalam tiga jurus aku akan menyuruhmu melepaskan senjata Sam ciat kun!” “Kentut busuk!” teriak Boan thian hui Ya Nu dengan sekujur badan bergetar keras.Tiraikasih Website http://kangzusi. badannya mundur beberapa langkah dengan sempoyongan. sedangkan senjata Sam ciat kun-nya telah terbuang entah kemana.com/ Dasar Boan thian hui Ya Nu memang seorang yang bermuka tebal. dengan susah payah ia baru dapat berdiri tegak. coba kau rasakan serangan ku ini lagi! Sembari berkata. ayunan tongkat Boan thian hui Ya Nu persis menyambar lewat dua inci diatas batok kepala pemuda itu. dia baru merendahkan tubuhnya kesamping. sedangkan senjata Sam ciat kun milik Ya Nu kini sudah berpindah ketangannya. tampat pemuda itu masih berdiri diarena dengan senyum dikulum. kemudian sindirnya: “Orang she Ya. Ditengah sorak-sorai yang gegap gempita. Ilmu gerakan tubuh patah tulang yang didemontrasikan oleh Suma Thian-yu ini benar-benar tepat sekali.

Jelas dia sudah merasa gusar sekali. sejak Suma thian yu berhasil mempelajari ilmu Ciat tiong puan poh cap lak tui dari Siau yau kay Wi kian. tapi dia berlagak seakan-akan tidak mendengar.. suara tepuk tangan kembali berkumandang gegap gempita dalam arena. karena mendapat malu dihadapan orang banyak. tapi keindahan gerakan tubuhnya membuat orang bersorak sorai tanpa terasa.. kejadian ini bukanlah suatu kejadian yang aneh. ia sudah diliputi oleh hawa amarah sehingga tak dapat mengendalikan diri lagi.. setelah melotot sekejap kearah pemuda itu dengan gusar. Boan thian hui Ya Nu benar-benar merasa malu sekali.. diam-diam Suma thian yu pun merasa terkesiap. walaupun Suma thian yu dianggap sebagai pembegal. ia tahu Ya Nu merasa amat gusar hingga kehilangan sifat kemanusiaannya. buru-buru dia mempersiapkan diri menghadapi segala kemungkinan yang tak di inginkan.. Bagaikan seekor harimau buas yang sedang mementangkan cakar dan gigi taringnya siap menerkam mangsa. Melihat wajah orang yang menyeringaiseram. Dengan jelas Boan thian hui Ya Nu mendengar kalau teriakan itu berasal dari congpiautau nya. daya kemapuannya didalam melakukan serangan menjadi satu kali lipat lebih dahsyat daripada dalam keadaan biasa.Tiraikasih Website http://kangzusi. besar kemungkinan dia akan beradu jiwa dengannya. mundur!" tiba-tiba dari tengah arena berkumandang suara bentakan nyaring. selangkah demi selangkah dia maju kedepan dan menghampirinya. Padahal kalau dibicarakan kagi. "Ya Nu.com/ Perubahan itu berlangsung terlalu cepat.. sepasang matanya berubah menjadi merah padam penuh rasa benci. Dalam pada itu. mereka tak percaya bahkan Ya Nu sendiripun tak habis mengerti. . sedemikian cepatnya membuat semua orang tak sempat melihat jelas bagaimana caranya Sam ciat kun itu bisa berpindah tangan..

dengan perasaan tidak terima katanya kepada Suma Thian yu: "Bocah keparat. Sebelum meninggalkan tempat itu.. lohu tidak pernah kenal de ngan dirimu.. kepada Boan thian hui Ya Nu katanya dengan nada menghibur: "Adik Ya. dia hanya memandang sekejap ke arah Ya Nu dengan pandangan sinis... terpaksa Boan thian hui Ya Nu mengundurkan diri dengan membawa rasa benci yang mendalam. Disaat yang amat kritis itulah... bentaknya dengan suara ketus: "Suma siauhiap.Tiraikasih Website http://kangzusi. bila sampai meledak bisa dibayangkan keadaannya pasti mengerikan sekali.. Suatu pertarungan sengit dengan cepat akan berkobar. selama gunung nan hijau. menyaksikan sikap lawan yang menyeringai seram. mundurlah kau.. sementara puluhanorang lainnya juga merasakan hatinya berdebar keras.. berjumpa pun baru kali ini. Suma thian yu merasakan jantungnya berdebar keras. biar aku yang mengatur tempat ini!" Menyaksikan Mo im sin liong telah menampilkan diri. tolong tanya mengapa kau berbuat demikian?" . ten tu saja tak bisa dibilang mempunyai ikatan dendam atau sakit hati.. Mendadak sesosok bayangan manusia berkelbat lewat. air tetap mengalir suatu ketika pasti akan tiba saatnya bagi kita untuk melakukan perhitungan ini. Mo im sin liong Wan kiam ciu yang berada dimeja utama tadi tahu-tahu sudah melayang turun diantara kedua orang itu.. sementara senyuman dingin yang menghiasi ujung bibirnya semakin menebal. Paras muka Mo im sin liong Wan Kiam ciu berubah menjadi dingin seperti es..com/ Makin lama semakin bertambah dekat." Suma Thian yu tidak menanggapi ucapan tersebut.. kini Ya Nu sudah dua tiga langkah dihadapan mukanya..

dengan suara dingin dia segera me nyambut: "Sudah lama kudengar Wan tayhiap pandai membedakan mana yang benar dan mana yang salah.Tiraikasih Website http://kangzusi.?" Untuk sesaat Mo im sin liong Wan Kiam ciu tak dapat menjawab penanyaan itu. keterangan yang dikatakan Wan tayhiap selain memaksakan sesuatu alasan tanpa dasar..com/ Mo im sin liong Wan Kiam ciu mengutarakan ucapan tersebut tanpa ujung pangkal yang jelas. apa yang kau maksud?" "Asal dalam hati kau mengerti akupun tak usah mengumumkannya lagi secara blak-blakan" Tentu saja Suma Thian yu tahu kalau yang dimaksudkan adalah soal pembegalan barang kawalan.haah. kontan saja Suma Thian yu dibikin kehe ranan.. setelah ter menung sesaat dia pun lantas berkata: "Kalau toh Siauhiap enggan untuk mengaku secara berterus terang.. kedua darimana siauhiap bisa tahu kalau diujung anak parah yang menancap dipuncak tiang bendera ada surat nya. tolong tanya dimanakah letak ke tidak beresan diriku. aku toh muridnya Kit hong kiam Seng. siapa bilang kalau asal usulku tidak jelas? Menolong orang yang di begal orang juga merupakan suatu kejadian yang wajar... pertama asal usul siauhiap tidak jelek. kaupun menyusup kedalam perusahaan kami dan setelah barang kawalan kami dibegal.. tak lahunya apa yang kujumpai hari ini berbeda sekali dengan keadaan yang sebetulnya. dia segera bertanya: "Wan tayhiap. haah. juga menggelikan sekali.. apa yang dicurigakan? Kalau dibilang mengapa aku bisa menyaksikan kertas surat yang berada dipanah dipuncak tiang . berdasarkan dua hal ini terbukti sudah kalau siauhiap terlibat dalam perisimatiwa ini" Mendengar perkataan itu. setiap persoalan dihadapi dengan otak yang dingin.. "Hah. jangan salahkan kalau LOHU terpaksa harus bertindak kasar. Suma Thian yu segera mendongakkan kepalanya dan tertawa terbahak-bahak. Kalau ber tanya soal ketidak beresanmu.

aku akan melayani semua tantanganmu itu" Sampai kini. Dalam waktu singkat. sudah. dia berkata lebih jauh: "Bilamana Wan tayhiap ingin mengecek ketajaman mataku. maka sambil tertawa dingin ujarnya: "Mengakunya saja seorang congpiautau. hal ini berdasarkan ketajaman mata seseorang. Siapa tahu Wan kiam cui sudah mempunyai perhitungan sendiri. dengan senang hati aku akan melayani keinginanmu itu" Semua tuduhan Mo im sin liong Wan kiam cui kena ditangkis semua hingga ludes. katakan saja terus terang. bukan saja dia tidak menerima tantangan Suma thian yu.Tiraikasih Website http://kangzusi. maka kenyataan ini benar-benar menggelikan sekali" Setelah berhenti sebentar. sepantasnya kalu dia mempercayai perkataan lawan. tak usah banyak bacot lagi" Setelah kenyataan berubah menjadi begini. ke nyataannya apa yang dikatakan tak lebih hanya ucapan anak berusia tiga tahun. mau terjun ke kuali berisi minyak atau naik ke bukit golok. asal Wan tayhiap ingin bertarung.com/ bendera. Mimpipun Suma thian yu tidak menyangka kalau Sin liong piaukiok yang terkenal sebagai suatu perubahan orang-orang . maka dari malunya dia menjadi marah. kalau atas dasar hal hal diatas maka kau lantas menuduh aku sebagai pencoleng. sadarlah Suma thian yu kalau pihak lawan memang berniat mencari garagara. beberapa orang piausu telah bermunculan diri pula ke dalam arena dan mengepung Suma thian yu rapat-rapat. malah sebaliknya membentak keras: "Lohu tak punya banyak waktu untuk melayani dirimu. aku bukanlah seorang manusia yang takut urusan. Tapi dengan begitu pula. Suma thian yu baru menanggapi ucapan musuhnya dengan suara yang kasar. suasana yang semula tenang segera diliputi kembali oleh kobaran api peperangan. sesungguhnya juga bukan merupakan sesuatu yang aneh.

tapi berhubung dia adalah seorang yang jujur dan setia kawan. kecuali Wan Kiam ciu seorang. kemudian katanya. dia orang tua memang tidak bersalah. "Cuuuh. Setibanya didepan Wan Kiam ciu.. si Pena baja bercambang Tio Ci hui menyaksikan . Suma siauhiap tidak bersalah.com/ kaum lurus bisa bertindak memalukan seperti ini. Si Pena baja bercambang Tio Ci hui yang selama ini menonton saja dari sisi arena segera menampilkan diri ke tengah lapangan setelah menyaksikan keadaan bertambah runyam. tahu-tahu dia sudah meloloskan pedang Kit hong kiam yang amat tajam itu. Dalam marahnya. jangan bertarung dulu. maka semua orang menaruh hormat kepadanya. kau telah memfitnah orang baik. apakah gurunya Wan Liang tidak ber salah?" jengek Mo im sin liong wan Kiam ciu sambil meludah. Mo im sin liong Wan Kiong cui juga meloloskan pedang mestikanya.Tiraikasih Website http://kangzusi. justru karena dalam dunia persilatan penuh dengan manusiamanusia yang tak bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah. dengarkanlah perkataanku!" Walaupun kedudukan Si Pena baja bercambang Tio Ci hui dalam perusahaan setingkat dibawah Wan kiam ciu. Seruannya itu segera ditanggapi semua orang." Selapis hawa nafsu membunuh dengan cepat menyelimuti wajah Mo im sin liang Wan Kian ciu. apalagi diapun me naruh budi kepadaku. "Benar. maka dia orang tua baru mati penasaran.. "Toako. Si Pena baja bercambang Tio Ci hui menjura dalam-dalam."Criiiing!" cahaya biru memancar amat menyilaukan mata.. hampir semua orang mundur beberapa langkah dan memberi jalan lewat baginya. Mendadak dia mencabut keluar pedangnya. tanpa terasa dia mendonggaakkan kepalanya sambil berpekik nyaring. sambil berlarian teriaknya keras-keras: "Saudara sekalian. Suma Thian yu telah berkata lebih dulu.... Belum sempat si Pena baja bercambang Tio Ci bui sempat mengucapkan sesuatu.

Tindakan ini sama sekali diluar dugaan semua orang. sekalipun tidak memberi muka ke pada pendeta. paling tidak aku harus menghargai Sang Buddha. buru-buru dia memberi tanda kepada Suma Thian yu seraya berkata: "Suma Hiantit.com/ keadaan makin kritis." Si Pena baja bercambang Tio Ci cui jadi gelisah sekali. hal ini membuat Suma Thian yu merasa amat terharu. . ternyata orang lain tidak membiarkannya pergi. jangan harap kau bisa pergi meninggalkan tempat ini barang selangkahpun. Sambil tertawa dingin Mo im sin liong wan Kiam ciu berkata: "Sekalipun perusahaan Sin liong piaukiok bukan sarang naga gua harimau. toh dengan dua tiga patah kata mustahil bagiku untuk menyadarka kembali bajingan tua yang keras kepala ini" Walaupun dia ingin pergi. biarkanlah urusan selesai dulu sampai disini!" Dengan sorot mata penuh amarah Mo im sin liong Wan Kiam ciu melotot sekejap kearah Tio Ci hui. pikirnya: "Meninggalkan tempat inipun ada baiknya juga. buru-buru serunya lagi kepada Wan Kiam Ciu: "Toako. bersabarlah dulu. bila siauhiap tak memberikan suatu pertanggungan jawab kepadaku hari ini. sehingga se mua orang segera berbisik-bisik lirih. tempat inipun bukan tempat yang bisa di datangi dan ditinggalkan orang dengan semaunya sendiri. lalu dia membalikkan badan dan tanpa mengucapkan sepatah katapun masuk ke ruang dalam. siapapun tak tahu permainan busuk apakah yang sedang di persiapkan. aku bersedia menanggung se mua barang kawalan yang hilang. memandang diatas wajahku. tinggalkanlah tempat ini! Tak ada gunanya memperebutkan persoalan yang sama sekali tak ada gunanya ini" Ketika mengucapkan perkataan tersebut na danya setengah merengek.Tiraikasih Website http://kangzusi. hanya saja kumohon kalian jangan berkeras kepala terus.

Si Pena baja bercambang Tio Ci hui cukup mengetahui watak dari Wan Peklan. lapangkan dadamu. karena dia lah yang sering bermain dengan nona itu sejak si nona masih kecil. tapi teringat kalau Wan kiam cui sedang marah. tapi tak usah putus asa. Wan peklan tentu tidak terima akan persoalan tadi sehingga kepergiannya niscaya akan menimbulkan keonaran baru. sebenarnya dia hendak masuk kedalam untuk melaporkan kejadian ini kepada Wan kiam cui. Suma Thian yu mengangguk. begitu dilihatnya nona Wan tak ada di tempat. dia berkata lebih jauh: "Di kemudian hari. aku percaya orang lain tak akan mampu untuk melukai diriku. ia merasa bila hal ini dilaporkannya . ternyata bayangan tubuh nona wan sudah lenyap dari pandangan. cepat atau lambat persoalan ini pasti akan menjadi terang kembali. budi kebaikkanmu tak akan aku lupakan untuk selamanya. budi kebaikan ini pasti akan kubalas. setelah menjura dalam-dalam ka¬tanya: "Tio toako. dia berseru tertahan. si Pena baja ber cambang Tio Ci cui memperhatikan bayangan punggungnya hingga lenyap dari pandangan. cepat kamu tinggalkan tempat ini. dia lantas menduga kalau gadis itu sudah menyusul Suma Thian yu. Dia tahu. tak terlukiskan rasa gelisah hatinya setelah mengetahui akan hal itu. Dalam sekejap mata saja. walaupun sekarang kau di tuduh orang.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ Dengan cepat si pena baja bercambang Tio-Ci cui berpaling lagi kearah Suma Thian yu seraya berkata: "Hiante. kemudian dia baru menyeka air matanya mem bentur dengan tempat duduk Bi hong siancu Wan Pek lan. asalkan kau bersedia mempercayai diriku." Setelah menyarungkan kembali pedangnya. mengerti?" Dengan mata berkaca-kaca. bayangan tubuhnya sudah lenyap dari pandangan mata." Kemudian dia menjejakkan kakinya ke atas tanah dan secepat kilat melompat keluar dari pagar pekarangan rumah. Dengan mata berkaca-kaca.

dia tidak memikirkan lebih jauh lagi. tampak sesosok bayangan hitam dengan kecepatan luar biasa sedang meluncur ke arahnya.. Suma Thian yu telah meninggalkan kantor perusahaan Sin liong piaukiok dengan perasaan berat.. dia segera duduk disana sambil memejamkan matanya rapat-rapat... Tapi apa yang dialami justru merupakan kebalikanya. karena salah paham akhirnya dia menjadi dibenci orang. Sementara itu. Dalam keadaan gugup. yang lebih mengherankan lagi. Sementara dia masih tertegun. Mendadak terasa segulung angin berhembus lewat. pakaian dan uang yang dimilikinya masih tertinggal dikantor Sinl liong piaukok. bagaimana dia akan melanjutkan hidupnya dikemudian hari? Sementara dia masih murung. pikirnya diam-diam: "Besar kemungkinan paman Wan yang kusayangi dan mengalami nasib seperti apa yang ku alami sekarang. Orang bilang: Siapa yang berbaik hati dia akan memperoleh yang baik pula.... buntalan tersebut ternyata miliknya. didepan mata terbentang sebuah tanah perbukitan.com/ kepada Wan kiam cui." Setelah meninggalkan kota. maka sambil melanjutkan perjalanan dengan kepala tertunduk.. sampailah pemuda itu dibawah sebatang pohon besar. dengan perasaan terkejut dia segera membuka matanya. sekarang sepeser uang pun tak dimiliki. aaii. sungguh mengenaskan sekali nasibnya. ternyata benda itu adalah sebuah bungkusan besar. waktu itu matahari sedang bersinar dengan teriknya. Suma thian yu berjalan terus tanpa berhenti.Tiraikasih Website http://kangzusi. buru-buru disambutnya bayangan hitam tersebut dengan sepasang tangannya.. kalau memang begitu. sebab itu diapun menahan diri. besar kemungkinan kalau hal ini akan menimbulkan amarahnya. murung dan kesal.. mendadak dari belakang tubuhnya berkumandang suara tertawa merdu yang amat .

dengan cepat Suma thian yu membalikkan badannya kemudian menjerit kaget: "Aaaaah. dia mengurungkan niatnya untuk beristirahat. aku memang khusus datang kemari untuk mengirimkannya bagimu" "Oooh. terima kasih nona Wan" Seraya berkata dia lantas mengambil buntalan tersebut dan siap meninggalkan tempat itu. "ada sesuatu persoalan kumohon petunjukmu" "Persoalan apa?" tanya Suma thian yu. apa maksudmu? apakah ayahmu yang memerintahkan kepadamu untuk menahan aku disini?" "Soal ini tak usah kau urusi. kemudian tanyanya keheranan: "Nona Wan. karena itu aku ingin sekali memohon petunjukmu" .Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ sedap didengar. Tampaknya ia sudah merasa penasaran sekali terhadap keluarga Wan. Si Dewi burung hong berjalan mendekat dengan wajah kemalu-maluan. mendadak terdengar nona Wan membentak lagi: "Suma siauhiap. yakni si Dewi burung hong Wan Pek lan. Belum lagi berapa langkah. aku sudah lama mendengar orang bilang tentang kelihayan ilmu pedang Kit hong kiam hoat. si dewi burung hong berkata dengan wajah bersungguh-sungguh: "Bawalah serta buntalanmu itu. rupanya kau!" "Siapakah orang itu?" Ternyata dia tak lain adalah putri kesayangan dari Mo im sin liong Wan kiam cui. Suma thian yu memandang sekejap kearah Wan Pek lan. harap tunggu sebentar!" "Ada apa nona Wan? Dengan perasaan terperanjat Suma thian yu berpaling seraya bertanya. lalu berkata: "Aku ingin memohon beberapa petunjuk ilmu silatmu!" Dengan wajah berkerut bercampur keheranan. maka setelah bertemu dengan gadis itu. Sambil menarik kembali senyumannya.

katanya dengan marah: "Kalau dilihat dari tampangmu yang mengenaskan. maka setelah menghela napas panjang. kalau tidak. apakah kau tidak memandangsebelah matapun terhadap diriku?" "Tidak. aku toh hanya bermaksud untuk meminta petunjuk saja kepadamu tanpa mengandung maksud lain" Mendengar perkataan itu. dia lantas tahu kalau pihak lawan memang datang dengan sesuatu maksud tertentu. lebih baik urungkan saja niatmu itu" Sepasang alis mata si Dewi burung hong Wan Pek lan segera berkenyit sesudah mendengar perkataan ittu.com/ "Nona Wan. Bi hong siancu Wan Pek lan segera tertawa geli. tekadnya itu sudah bulat. tujuannya tak lain adalah untuk memnta petunjuk ilmu silat dari anak muda tersebut. serunya sambil tertawa dingin: "Siauhiap. sungguh tak kusangka kalian mengejarku terus-menerus. lebih baik kau urungkan saja niatmu itu!" Jauh-jauh si dewi burung hong Wan Pek lan menyusul kesana. nona. katanya: "Aku Suma thian yu merasa tak pernah bersalah pada langit. aku tidak berniat bertarung melawan dirimu. jangan harap kau bisa meninggalkan tempat ini" Suma thian yu yang melihat si nona menghadang jalan perginya.Tiraikasih Website http://kangzusi. tak perduli apapun yang dikatakan Suma thian yu. seakanakan telah dianiaya orang saja. kumohon kepadamu. dengan keheranan Suma thian yu segera bertanya: "Mengapa harus bertarung dengan ku?" . sukalah melepaskan sebuah jalan bagiku" Menyaksikan wajah Suma thian yu yang mengenaskan dan perkataan yang memilukan. tak pernah bersalah pada manusia. Sambil menarik muka dan melototkan sepasang matanya. ia membentak nyaring: "Sekalipun tak mau juga harus mau. buat apa kau mendesak orang terus-menerus? Aku sedang merasa kesal. dia sama sekali tidak ambil peduli.

" Setelah berhenti sejenak. gadis itu berkata lebih lanjut: Karena kau tangguh. aku benar-benar hendak mengajakmu bertarung!" Sembari berkata dia mendesak maju ke muka sambil melancarkan bacokan. terpaksa dia harus mundur selangkah lagi ke belakang. buru-buru dia miringkan kepalanya sambil menghindar ke samping. Waktu itu Suma Thian yu tidak bersenjata. kau ini benar-benar. mengapa kau berusaha menampik dengan pelbagai alasan?" "Permohonan? Aku tidak mengenal segala macam hal seperti itu" "Jadi maksudmu.." Belum sempat dia melanjutkan kata-katanya. .. kemudian dengan jurus Long li cian ciau (membunuh naga ditengah ombak) langsung memba¬cok batok kepala Suma Thian yu. hal ini hanya suatu permohonan saja. "Kau benar benar.Tiraikasih Website http://kangzusi. kau tak ingin bertarung melawan diriku?" "Benar nona Wan!" jawaban dari Suma thian yu itu tegas dan bersungguh-sungguh. maka aku baru memohon petunjuk darimu. akan kulihat apakah kau akan turun tangan atau tidak!" Pedangnya diputar suatu lingkaran busur.. Si nona Wan segera meloloskan pedangnya sambil membentak: "Baik. bacoka pedang dari Bi hong siancu Wan Pek lan telah menyambar tiba.." "Ya. setelah itu teriaknya kaget: "Kau. dia didesak terus sampai mundur berulang ka li..... Ternyata Suma Thian yu mengatakan tidak bertarung tetap tidak bertarung... dalam waktu singkat pemuda itu sudah ter jerumus dalam posisi yang berbahaya sekali. bahkan secara beruntun melancarkan tiga buah serangan berantai yang semuanya ditujukan ke jalan darah kematian di tubuh Suma Thian yu.com/ "Aai.. ia sama sekali tidak memberi kesempatan kepada lawannya untuk berganti nafas.

tanpa berpikir panjang lagi dia berpekik nyaring kemudian tubuhnya melejit setinggi satu kaki ke tengah udara. Ditengah jalan pedangnya ditarik kembali dan secara tibatiba mengeluarkan gerakan tubuh Yau cu huan sin (burung belibis membalikkan badan) pedangnya berubah menjadi beratus-ratus kuntuk bunga pedang dan mengurung bersama ketubuh Bi hong Siancu dengan jurus Ciang liong ji hay (naga sakti masuk ke laut). mendadak dia merubah jurus serangan ditengah jalan. dia telah bersiap siaga untuk menyambut datangnya ancaman tersebut dengan keras lawan keras guna mencoba sampai dimanakah ketangguhan lawannya.Tiraikasih Website http://kangzusi. teriaknya dengan segera: "Akan kulihat kau bisa berkeras kepala sampai kapan!" Sembari berkata. bentaknya dingin. buru-buru pedangnya berputar membentuk selapis kabut senjata yang menyelimuti kepalanya. kemudian melayang turun kembali ke tanah. maka terhadap perkataan dari Suma Thian yu dia tak ambil peduli. Bi hong siancu Wan Pek lan kuatir kalau ia menyimpan kembali pedangnya kedalam sa rung. tak terlukiskan rasa girang dalam hatinya ketika menyaksikan Suma Thian yu menghunus pedangnya sambil melancarkan serangan balasan. . Inilah salah satu jurus penolong yang ampuh dari ilmu pedang Kit hong kiam hoat. dia tak dapat menahan diri lagi menghadapi ancaman maut. "Nona Wan. pedangnya memapas ringgung lawan dengan jurus Thian li hui ko atau malaikat perempuan memutar tombak. Siapa tahu Suma thian yu tidak bertindak seperti apa yang diharapkan. kau kelewat mendesak orang" Menyaksikan pemuda itu menarik kembali serangannya sambil melayang turun ke tanah.com/ Dalam keadaan begini. Waktu itu Bi hong Siancu sedang risau kare na lawannya belum juga meloloskan pedangnya. Mendadak gadis itu membentak nyaring.

com/ Suma Thian yu benar-benar mendongkol luar biasa. tanpa terasa pergelangan tangannya digetarkan lalu mengayunkan pedangnya dengan jurus yang diandalkan ialah Im liong tham jiau (naga mega mementangkan sayap) ujung pedangnya seperti cakar naga yang di ayunkan kedepan langsung menotak jalan darah Cian Keng hiat dibahu lawan. buat apa mereka berdua harus saling bertarung? Akhirnya Bi hong siancu Wan Pek-lan yang tertawa merdu lebih dulu. tanpa terasa semangatnya berkobar dia pun mengembangkan pelajaran silat dari ayahnya untuk melepaskan serangan keji.Tiraikasih Website http://kangzusi. dia pun selalu berbelas kasihan didalam melancarkan serangannya. sepanjang pertarungan itu berlangsung. padahal dalam hati masing-masing sudah ada perhitungannya. Jilid 8 : Tuduhan keji Tak selang beberapa saat kemudian. Lama-kelamaan kedua orang ada kalanya mereka berdua sempat bertanya-tanya sendiri. . akhirnya apa yang di harapkan terwujud karena pancingannya berhasil menjebak lawan. Suma Thian yu selalu mengalah dan berbelas kasihan dalam serang-serangannya. pedang mestikanya diputar kencang menciptakan selapis hujan pedang yang tebal dan langsung mengancam jalan darah Tiong teng hiat dan Tham tiong kiat ditubuh lawan. anehnya Bi hong siancu pun seakan-akan mempunyai pandangan yang sama. Bi hong siancu Wan Pek lan merasa amat gembira. kedua orang itu sudah saling bertarung sepuluh gebrakan lebih. pertarungan mereka berlangsung amat santai dan tidak saling membahayakan jiwa masing-masing. Sekilas pandangan pertarungan yang berlangsung antara kedua orang itu tampaknya amat seru.

dengan cepat dia melakukan pemeriksaan. Suma Thian yu makin cemas setelah menyaksikan kejadian ini dengan perasaan bingung. Menyaksikan kejadian itu.'" Melihat Wan Pek lan belum juga membuka matanya. apakah kau terluka?" Bi hong siancu Wan Pek lan berdiam kaku seperti patung.com/ Ditengah pekikan nyaring gadis itu. tidak dijumpai gejala-gejala aneh dibalik denyutan nadi lawan. buru-buru dia menyimpan pedangnya dan lari kesisi Bi hong siancu sambil tanyanya dengan gelisah: "Nona Wan. Suma Thian yu tersadar pula dari lamunannya. menggunakan kesempatan itu ia menerobos masuk kedepan dan menusuk jalan darah Tham tiong hiat dan tiong teng hiat si nona tersebut.!" serunya. tak terlukiskan rasa kagetnya melihat ujung pedang lawan tahu-tahu sudah berada didepan dada. walaupun sudah diperiksa sekian lama. dia tak dapat mengindahkan ucapan yang mengatakan "antara lelaki dan perempuan ada batas-batasnya lagi”. xx X xx SIANAk MUDA itu membentak nyaring. nona Wan.Tiraikasih Website http://kangzusi..... napasnya memburu dan kelihatan menderita sekali. Suma Thian yu amat terkejut. "Tidak sopan kalau suatu pemberian tidak dibalas dengan pemberian lain. matanya terpejam rapat dan mukanya merah segar.. . Tampak napasnya teratur. terdengar Bi hong siancu menjerit keras lalu mundur beberapa langkah dengan sempoyongan dan akhirnya roboh terkapar diatas tanah.. sepasang matanya terpejam rapat-rapat. Pedang Kit hong kiamnya diputar untuk menangkis pedang lawan dengan jurus Sik poh thian keng (batu hancur langit terkejut). Berbareng dengan seruan itu. buru-buru serunya: "Nona Wan.

Tapi sekarang. kini ia baru berkesempatan untuk menyaksikan wajah Suma Thian yu dengan jelas. diam-diam dia melirik dan mengikuti gerak-gerik Suma thian yu dengan seksama dari pagi hingga sekarang. tanpa terasa pikirnya dalam hati: "Aaah. ooh Thian! Hal ini mustahil bisa terjadi! Ayah pasti telah salah menuduh orang baik!" Berpikir sampai disitu. mustahil dia tersangkut dalam peristiwa pembegalan barang kawalan. orang yang meraba payudaranya adalah seorang lelaki.Tiraikasih Website http://kangzusi. Pada waktu itulah dia merasa telapak tangan Suma Thian yu yang panas dan hangat telah ditempelkan diatas dadanya padahal sejak dewasa selain ibunya hampir tak pernah ada orang yang pernah menyentuh badanrya. bayangkan saja bagaimana mungkin hatinya tidak menjadi mabuk? .com/ kesemuanya ini segera menimbulkan perasaan curiga dalam hatinya. jantungnya serasa berdebar amat keras. apalagi meraba diatas sepasang payudaranya. diapun ingin mencari tahu sampai dimanakah watak dan perangai dari Suma thian yu. seorang pemuda tampan yang gagah dan mempunyai daya tarik. makin dilihat dia merasa makin tertarik. apalagi merupakan orang yang dicintainya. Berbicara yang sesungguhnya. apa yang dilakukan sekarang tak lebih hanya berpurapura belaka. Padahal Bi hong siancu Wan Pek lan sama sekali tidak terluka. Dengan sepasang mata setengah terpejam. maksud tujuan dan tindakan yang dilakukannya ini amat dalam selain hendak menyelesaikan pertarungan yang sama sekali tak berguna itu. Melihat tampangnya yang gagah dan ganteng.

terima kasih banyak. "Huuh. kecuali merasa gelisah.com/ Dia menjadi mabuk. juga amat manis dan mesra. rasa girangnya melebihi sekeluarga miskin yang secara tiba-tiba menemukan sebuntalan emas murni. terutama sekali gadis remaja yang mulai mengenal arti kata cinta. Suma Thian yu yang melihat gadis itu mendusin kembali. kau tidak terluka apa-apa!" Sebetulnya perkataan semacam itu tak pantas diutarakan keluar. ia tidak membiarkan pihak lawan meraih keuntungan kelewat lama. Tapi perempuan tetap perempuan.... ia pasti akan merasa perkataan mana kelewat mesra. Begitu melihat Bi hong siancu mendusin. Pada dasarnya Suma Thian yu adalah seorang pemuda paling bodoh didunia ini. dia sama sekali tak dapat menekan kobaran emosi dalam hatinya. mabuk seperti terbang di angkasa.. mungkin kau bertambah gembira bila menyaksikan aku mati!" . bagaimanapun cintanya kepada pemuda itu toh sepasang matanya segera membuka kembali. kau tidak apa-apa bukan?" Bi hong siancu Wan Pek lan menutup mulutnya rapat-rapat dan menggelengkan kepalanya berulang kali. perasaan semacam ini belum pernah dialaminya sepanjang hidup. keadan semacam ini amat mengenaskan. Bi hong siancu Wan Pek lan sengaja menegur dengan suara keras. jika ada pihak ketiga hadir disitu. tak terlukiskan rasa girangnya ia menghembuskan napas panjang lalu berkata: "Waah. "Nona Wan. dengan cepat dia bersorak gembira. masa kau merasa kuatir? Hmm. padahal tindakan dari Suma Thian yu ini tak lebih merupakan suatu perbuatan yang mendekati ketolol-tololan.Tiraikasih Website http://kangzusi..hampir saja aku dibikin kaget setengah mati. dia ingin menampik namun tak tega untuk melepaskan kenikmatan seperti itu..

. mana. apakah kau ingin membantah? Kecuali kalau kau mempunyai kekuatan lainnya itu lain cerita. memang banyak kejadian yang berlangsung secara wajar. tiada suatu bentuk alasan. aku rasa sesuatu yang nyata di dunia ini selamanya tak beralasan." Suma Thian yu mengulangi perkataan tersebut sampai beberapa kali tanpa berhasil untuk melanjutkannya. "Karena. harap kau sudi memaafkan..Tiraikasih Website http://kangzusi.!" "Ya. lagi pula hati mereka lebih lembek. maaf jika aku membuatmu terjatuh. dengan wajah minta maaf dia berkata: "Aku sama sekali tidak bermaksud demikian." buru buru Suma Thian yu menyahut. akhirnya mereka malah merasakan kemesraannya. bukankah begitu?" . mana. Suma thian yu mengira gadis itu masih masih marah. "Aku tahu kau tak punya alasan bukan?" "Ehmmm. yang pasti.com/ Perkataan semacam inipun tidak seharusaya diutarakan. Bi hong siancu Wan Pek lan tak jadi curiga. sehingga akibatnya kau dibikin terperanjat. tapi pada dasarnya kedua orang itu memang berwatak aneh. Kau berani mengatakan dialam semesta ini tiada sesuatu kekuatan besar yang mengatur segala-galanya? Sesungguhnya Malaikat cinta mengatur bagi mereka berdua segala sesuatunya." Pada dasarnya anak gadis memang lebih perasa dari pada kaum lelaki... "asal kau tidak terluka. setelah saling ribut sekian lama. Melihat wajah Suma Thian yu yang mengenaskan itu. cepat ia menyahut: "Kesemuanya ini gara-gara aku mencoba unjuk kepandaian.... apakah kau menyalahkan aku?" "Aah. karena.. aku merasa girang sekali " "Mengapa sih kau begitu menaruh perhatian kepadaku?" Bi hong siancu balik bertanya.

Suma Thian yu merasa amat gembira sekali selama bergaul dengan Wan PeK lan. tolong tanya siapakah nama nona?" buru-buru sianak muda itu bertanya.. Ada orang bilang: Hubungan manusia antara manusia terdapat semacam daya tarik menarik. nona melulu. Itulah sebabnya manusia dinamakan mahkluk yang berperasaan. Bi hong siancu Wan Pek lan mendongakkan kepalanya dan memandang keadaan cuaca sekejap. Kadangkala perasaan semacam itu baru bisa tumbuh dan meningkat mencapai pada puncaknya bila manusia yang berlawanan jenis bertemu. yang terpenting manusia bukan rumput atau binatang. kemudian suaranya dengan terkejut. mengapa kau selalu memanggil dengan nama tersebut?" ketika mengucapkan perkataan tersebut. Waktu itu. tanpa terasa matahari telah bergeser kearah barat. aku merasa kagum sekali kepadamu yang melebihi orang lain" "Jangan nona. tapi kalau ditanya menpapa. dalam suasana yang santai karena berbincang dan bergurau. "Aku bernama Pek lan. Waktu berlalu dengan cepatnya. nadanya tersipu-sipu. aku toh bukan tak punya nama. ketika masih kecil orang memanggilku Lan ji. tapi kata selanjutnya dia tak sanggup untuk melanjutkan. . "Ahh betul. langit diliputi oleh cahaya keemasemasan.com/ "Maaf nona.Tiraikasih Website http://kangzusi." Suma Thian yu segera memanggil. manusia adalah mahkluk yang berperasaan. kau boleh memanggil aku sebagai adik Lan!" "Adik Lan. hal ini tak lain adalah perasaan. dia sendiripun tak mampu untuk mengucapkan sesuatu..

oleh karena itu. Entah mengapa.. "Ah. buru-buru dia bertanya: "Engkoh Yu. aku akan membujuk ayahku. bagaimana kalau kita kembali?" "Kembali? Kembali kemana?" tanyanya. kemana aku sampai. kau bermaksud hendak pergi ke mana?" kata Bi hong siancu sedih. ditatapnya nona Wan dengan wajah termangu. dia pasti dapat memahami kesulitanmu. aku harus segera pergi dari sini. bukankah hal itu sama dengan mengantar diriku kembali ke mulut harimau?" "Tak mungkin.com/ "Aaah. Padahal Bi hong siancu sendiripun tak ingin berpisah dengan pemuda tersebut. Suma Thian yu segera merasa hatinya kosong dan kecut. dia seperti hendak mengucapkan sesuatu. cita-citanya berada di empat penjuru. menanti sampai fitnahan terhadap diriku sudah jadi jelas sekali. "Ke rumahku!" sahut Bi hong siancu. namun akhirnya niat itu diurungkan. buru buru ia mengusulkan. matahari sudah condong kebarat. "Engkoh Yu. Berbicara sampai disitu dia lantas bangkit berdiri dan sekali lagi memandang sekejap kearah Bi hong siancu. "Bagi seorang lelaki.Tiraikasih Website http://kangzusi." "kalau selamanya tak pernah menjadi jelas kembali. moga-moga kita akan bersua kembali dimasa mendatang" kata Suma Thian yu. hatinya menjadi amat gelisah. lebih baik kita berpisah dulu sampai disini. sayang aku masih ada urusan penting yang tak dapat ditunda lagi. "Terima kasih atas maksud baikmu. Bi hong siancu yang melihat dia hendak pergi.?" .. seluruh jagad bisa dijadikan rumahnya. sewaktu mendengar gadis itu hendak pergi. disitulah aku akan berada" "Apakah kau akan kembali lagi kemari?" "Tentu akan kembali.

lalu hiburnya dengan suara lembut. untuk sesaat dia tak berhasil menemukan kata-kata yang cocok untuk menghibur hati gadis she Wan tersebut.Tiraikasih Website http://kangzusi. air mata juga merupakan semacam taktik untuk mencapai pada tujuannya. seperti juga Suma Thian yu sekarang. asalkan kau benarbenar menyukai aku kembali kemari" "Tidak. sepasang matanya telah basah oleh air mata." jawab Suma Thian yu. tanpa terasa dia memandang sekejap kearahnya. Seketika itu juga sang pemuda tersebut menjadi gelagapan sendiri dengan perasaan panik. kau tak mungkin akan kembali lagi. Menangis semacam senjata yang ampuh bagi kaum wanita. asal hatimu tak akan berubah untuk selamanya" . tanpa terasa jantungnya berdebar keras." Berbicara sampai disitu ternyata dia menangis terisak dengan amat sedihnya. setelah menghembuskan napas hiburnya. dia dibikin melumer juga hatinya oleh isak tangis dan air mata yang jatuh bercucuran. "Aku pasti akan kembali untuk menengokmu. "Aku pasti kembali untuk menengokmu... Buru-buru dia maju kedepan dan memegang bahu si nona.com/ "Itu berarti selama hidup aku tak akan menginjakkan kakiku kembali ke perusahaan Sin liong piaukiok. Suma Thian yu merasakan hatinya menjadi kecut. kau bohong! Aku tahu kau sedang menghiburku." Berpikir sampai disitu. karena itu dengan mata terbelalak dia hanya bisa memandang dengan wajah kebingungan. satu ingatan tiba tiba melintas dalam benaknya: "Jangan-jangan nona Wan jatuh hati padaku. "Sungguh?" selesai mengucapkan perkataan itu. menyusul kemudian dua baris air mata jatuh berderai membasahi pipinya. Sementara itu. siapa tahu makin dilihat dia merasa hal itu makin benar.

Dari arah jalan raya sana terdengar suara derap kaki kuda yang amat ramai berkumandang dari kejauhan sana yang makin lama semakin mendekat.com/ Perkataan itu benar benar sangat manjur. kalau toh mereka sudah datang. ayahku telah menyusul kemari" "Dari mana kau bisa tahu?" "Apa kau tak mendengar suara bel itu? suara yang berasal dari kuda tunggangan milik ayah" Kemudian dengan cepat serunya kepada Suma Thian yu. mereka sudah datang. mendadak serunya tertahan: "Aduh celaka. memangnya bisa menelanku hidup-hidup?" Terkesiap jnga Bi hong Siancu setelah mendengar perkataan itu. "Cepat lari.. dan tidak takut menghadapi setiap kejadian bila menjumpai urusan. ayahku bukan seorang manusia yang bisa diusik dengan begitu saja.. juga karena aku. kalau keburu terkurung.Tiraikasih Website http://kangzusi. bisa berabe juga akhirnya!" Mendengar itu. kumohon kepadamu sudilah kiranya untuk menghindarkan diri lebih dahulu. buru buru pintanya dengan nada setengah merengek: "Engkoh Yu. Aku Suma Thian yu adalah seorang manusia yang tak akan mencari gara-gara bila tiada urusan. dia segera memasang telinga baik-baik. bukankah hal ini akan di tertawakan orang?" . Agak tertegun Bi hong siancu mendengar suara itu. Suma Thian yu segera terta wa terbahakbahak. cepatlah pergi meninggalkan tempat ini!" "Kalau aku pergi. demi kau.. pelan-pelan Bi hong siancu mendongakkan ke palanya dan memandang sekejap kearahnya dengan pandangan mata yang merah. "Haah haah haah. kemudian dengan wajah tersipu-sipu menundukkan kepalanya rendah-rendah. Sementara mereka berdua merasa berat hati untuk saling berpisah.

mungkin inilah yang dikatakan dalam pepatah sebagai: "Dua orang musuh besar saling berjumpa. kenapa kau bisa berada bersama anjing lelaki ini?" Begitu Boan thian hui Ya Nu menyaksikan Suma Thia yu. Begitu berjumpa dengan kedua orang itu. huuh sunggah tak tahu malu" Ternyata Boan thian hui Ya Nu tidak menjadi marah sebaliknya malahan tertawa. ternyata dia tak lain adalah Boan thian hui Ya Nu bersama seorang manusia berusia empat puluh tahun.Tiraikasih Website http://kangzusi. mendadak dari tengah udara berkumandang suara gelak tertawa yang menyeramkan. bukankah semuanya ini gara-gara kau?" Eeh. Suma Thian yu mencoba untuk mengawasi orang itu dengan seksama. tampak wajahnya hijau membesi seperti baru saja sembuh dari suatu penyakit yang sangat parah. mari. Tampak dua bayangan manusia dengan kecepatan luar biasa meluncur turun dihadapan kedua orang itu. mari. dia adalah Sang tayhiap" Suma Thian yu mencoba untuk mengamati orang iyu. keparat terkutuk. hatinya kontan menjadi panas kembali. mendengar itu kedua orang tersebut menjadi terkesiap dan segera berpaling. kau masih punya muka untuk datang mencariku. dengan cepat dia berseru: "Hmm. Anjing cilik. tanpa terasa tanyanya. prajurit yang pernah kalah. mendadak dia teringat akan seseorang. kuperkenalkan kau dengan sahabatku ini. . kita berjum pa lagi. buru-buru Bi hong siancu memberi hormat seraya berkata: "Paman Ya. mengapa kaupun datang kemari?" "Hmm.com/ "Darimana mereka bisa tahu kalau kau berada bersamasamaku?" Baru saja Bi hong siancu menyelesaikan kata-katanya. sepasang matapun ikut memerah" Suma Thian yu tentu saja tidak mau menunjukan kelemahannya.

dari tengah udara telah berkumandang lagi tiga kali suara pekikan panjang. aku benar-benar merasa malu untukmu. Sambil menggerakkan tubuhnya dia segera menerjang kehadapan Wan Kiam ciu. paras muka Bi hong siancu Wan Pek lan berubah menadi pucat pias. tampaknya kau cukup tahu akan diriku. orang yang berada di tengah itu sudah membentak dengan penuh kegusaran sebelum kakinya mencapai tanah: "Perempuan rendah. kau berani pagar makan tanaman.com/ "Apakah orang ini yang disebut Cing bin kui (setan muka hijau) Seng Tham?" "Setan muka hijau adalah suatu kata makian. Siapa tahu manusia bermuka hijau itu tertawa seram setelah mendengar seruan tersebut. . Suma Thian Yu adalah seorang lelaki yang berjiwa kesatria.Tiraikasih Website http://kangzusi. dia amat membenci watak Mo im sin liong Wan Kiam ciu. aku memang bernama setan muka hijau. kontan saja Bi hong siancu menangis tersedu-sedu. kemudian serunya sambil menuding: "Wan tay hiap. bocah keparat. Mendengar suara pekikan tersebut. Suma Thian yu sengaja berkata demikian de¬ngan maksud untuk menyindir lawannya. dalam sekejap mata bayangan tersebut sudah tiba di depan Suma Thian yu. kaum laknat!" Mendengar ayahnya melontarkan makian yang keji dan amat tak sedap didengar itu. sahutnya: "Benar. dari hadapan mereka segera muncul tiga sosok bayangan manusia. sedang kau sebentar lagi akan berubah menjadi setan muka putih" Belum sempat Suma Thian yu menjawab. segera serunya: "Ayahku datang " Betul juga. diam-diam bersekongkol dengan. tindakanmu itu sungguh lebih rendah daripada binatang.

haahh. apa maksud kedatanganmu sudah aku pahami. "Haahhh. Suma thian yu segera merasakan datangnya hembusan angin dingin yang mencekam perasaannya. Suma Thian yu segera tertawa terbahak bahak. "Cong piautau.. Toaya akan melengkapi keinginanmu itu!" Seraya berkata dia lantas mengayunkan telapak tangannya menghantam dada Suma Thian yu.. begitu si setan muka hijau Sang tham mengayunkan telapak tangannya. katanya sambil tertawa: "Selamanya sianya enggan membunuh prajurit tak bernama" Gagal dalam serangannya yang pertama.. tiba-tiba ia menyerobot maju ke lalu sambil tertawa dingin serunya: "Anjing keparat. hal ini merupakan suatu fakta!" bentak Mo im sin liong Wan Kiam ciu dengan gusar.. Melihat datangnya bacokan tersebut. hahh.. buat apa mesti ribut dengannya? Lebih baik dibunuh saja habis perkara" Si manusia berbaju hijau yang berada disampingnya seperti takut tidak kebagian kesempatan saja.Tiraikasih Website http://kangzusi. Wan tayhiap. . Suma Thian yu miringkan badannya lalu berkelit ke samping. Jarak kedua dua belah pihak cuma lima langkah. dampratnya dengan penuh kegusaran: "Bangsat.com/ darimana kau bisa tahu kalau putriku bertindak pagar makan tanaman? "Dia membelai dirimu. Mendengar ucapan tersebut.. Boan thian hui ya Nu menimbrung dari samping." Dalam pada itu.. si setan muka hijau Sang tham maju kedepan sembari melancarkan sebuah pukulan lahi... aku orang she Suma akan menerimanya satu persatu .. kau pingin mampus rupanya?" Tenaga pukulan yang amat dahsyat segera dilontarkan kedepan sehingga menimbulkan deruan angin tajam yang amat memekikkan telinga. di depan orang yang jujur tak usah berbicara bohong.

kemarahannya segera berkobar.Tiraikasih Website http://kangzusi. si setan muka hijau Sang tham adalah seorang manusia yang liar dan membunuh orang tanpa berkedip... sauya belum pernah dengar nama Sang Tham berkumandang dalam dunia persilatan" Berbicara sampai disitu dia lantas sedekap tangan dan tertawa terkekeh-kekeh.. Selesai tertawa. dengan mempergunakan ilmu Ciok tiong luan poh sin hoat ajaran si pengemis yang suka berpelancong cong Wi Kian. Sengaja ejeknya dengan suara yang sinis: Sang Tham? Sayang seribu kali sayang. Perlu di ketahui. Tampak pemuda itu segera mengejek si setan muka hijau: "Sauya tak akan bersedia untuk bertarung melawan setan tanpa nama. mendengar perkataan itu bukannya menjadi gusar malah tertawa tergelak. apalagi setelah mendengar kalau dia adalah murid kedua dari si mayat hidup Ciu Jit hwee atau adik seperguruan dari si macan angin hitam Sim Kong. suaranya menusuk pendengaran dan tak sedap didengar. Begitu Suma Thian yu mendemontrasikan ge rakan tubuh yang amat indah. seolah-olah dia sama sekali tak pandang sebelah matapun ternadap si setan muka hijau Sang Tham. cepat lolosan pedangmu!" Sebetulnya Suma Thian yu memang tidak mempunyai kesan baik terhadapnya. ingat baik-baik namaku agar kalau sudah mampus mengetahui siapa pembunuhmu. tampak ujung bajunya terhembus angin dan tahu-tahu dia sudah berdiri satu kaki dari posisi semula .. mengerti?" "Anjing keparat" kontan saja setan muka hijau Sang tham mencaci maki kalang kabut.com/ Dengan perasaan terkesiap dia lantas melayang kesamping untuk menghindarkan diri. "Toaya bernama Sang Tham. mendadak sepasang mata nya yang buas dan tajam bagaikan sembilu itu yang menembusi hati. ia . Bi hong siancu segera bersorak memuji.

Suma Thian yu memang berniat untuk mempermainkan setan muka hijau... sudah pernah dirasakan oleh Suma thian yu dan terbukti memang luar biasa. sebab mayat hidup Ciu Jit hwee mengutamakan urutan dalam penerimaan muridnya tanpa mempersoalkan perbedaan usia diantara mereka. Benar. pikirnya: "Amat luar biasa tenaga dalam orang ini!" Walau Sang Tham menduduki urutan kedua dalam perguruan si mayat hidup Ciu Jit hwee. tampaknya beberapa inci lagi segera akan menyentuh ujung baju Suma Thian yu. namun kekalahan tersebut diterimanya dengan hati yang tulus. namun usianya jauh diatas usia kakak sepergu ruan si harimau angin Sim Kong.bila toaya telah membegalmu.. . kemudian serunya setelah tertawa seram: "Hehehehe. kemudian sambil bergerak maju kedepan. Dengan sepasang mata yang tajam dia mengawasi pedang kaitan tersebut lekat lekat kemudian setelah tertawa dingin ejeknya: "Setan tua. menghadapi ancaman tersebut ternyata ia tidak meloloskan pedang Kit hong kiamnya.Tiraikasih Website http://kangzusi. kekalahannya yang dideritanya tempo hari hanya terbatas pada soal pengalaman dan pengetahuan. kau toh akan mengenali diriku?" Seraya berkata.com/ mengawasi wajahnya Suma Thian yu tanpa berkedip. Dalam pada itu. membuat anak muda itu bergidik. sewaktu be-ada di lembah Cing im kok yang lalu. dalam sepuluh gebrakan aku akan menyuruh kau memperlihatkan wujud sebenarnya!" Baru selesai dia berkata. dia membacok tubuh Suma thian yu dengan jurus Hek coa jui tong (ular hitam keluar dari gua). pedang kaitan dari Setan muka hijau Sang Tham telah menusuk tiba. Sampai di manakah kepandaian silat dari harimau angin hitam Sim Kong.. si setan muka hijau Sang tham telah meloloskan sebilah pedang lengkungberbentuk kaitan dari punggung nya. pedang kaitan berbentuk bulan sabit direntangkan kedepan.

ketika senjatanya menca¬pai setengah jalan." ejeknya sambil tertawa tergelak. tahu-tahu dia sudah kehilangan lagi bayangan tubuh dari Suma Thian yu. sekarang sudah lewat tiga jurus. serangan yang dilancarkan kali ini pasti akan berhasil telak. kenapa angin tak berdosa yang di hajar? Nah. "sauya toh berada disini. buru-buru dia membalikkan badannya. Kontan saja sifat buas dari setan muka hijau berkobar dalam dadanya.. pedang kaitan berbentuk sabitnya dengan jurus Heng Sau gian kun (menyapu rata selaksa prajurit)segera menyapu kedepan mengikuti berputaran badan-nya kemudian pedang itu ditusuk kemuka de ngan kecepatan bagaikan sambaran kilat. dalam hati kecilnya dia tertawa dingin tiada hentinya. menyusul bayangan tubuh nya berkelebat lewat dan tahu-tahu sudah lenyap dari pandangan mata. masih ada tujuh jurus lagi untuk memaksamu menunjuk wujud aslimu!" .com/ Pada saat itulah mendadak Suma Thian yu mendengus dingin. Suma Thian yu tahu-tahu sudah berdiri disisinya sambil bertepuk tangan dan bersorak sorai. orang lain tidak lebih bodoh. Siapa tahu selicik-liciknya dia. rupanya kau sedang menghantam si angin busuk. "Hooree. tiba-tiba tubuhnya berputar kencang dan membacok kebelakang punggung. seketika itu juga terasa hawa dingin menembusi tulang belakangnya. Maka itu. Gagal dari serangannya yang pertama. Kali ini. Di dalam anggapannya. mendadak setan muka hijau Sang Tham merasakan datangnya dengusan dingin yang bergema dari belakang tubuh. se¬kalipun Suma Thian yu licik juga tidak akan lolos dari serangan pedangnya yang aneh tapi sakti itu. bersamaan dengan berputarnya sang badan. tampak ada bayangan hitam berkelebat lewat. Siapa tahu baru saja sepasang bahunya bergerak.Tiraikasih Website http://kangzusi.. ternyata Suma Thian yu sudah menyelinap kebelakang punggungnya. setan muka hijau Sang Tham bertindak lebih cerdik.

sambil menciptakan selapis cahaya pedang dia menyerang secara membabi buta. sesungguhnya tak pandang sebelah matapun terhadap si setan muka hijau. Mo im sin liong Wan Kiam ciu yang selama ini hanya melihat jalannya pertempuran dari tepi arena. teriaknya tanpa sadar: "Saudara sekalian.com/ Selama hidup belum pernah setan muka hijau Sang Tham di perlakukan orang dengan cara macam ini. . Waktu itu Suma Thian yu sedang merasa gembira karena berhasil menangkan San Tham. maju bersama!" Selesai berkata ternyata dia menerjang lebih dahulu kedalam arena. dia segera berpekik dengan suara yang amat nyaring. sungguh memalukan sekali perbuatan kalian!" Yang dimaksudkan sebagai orang yang memalukan tentu saja perbuatan dari ayahnya yang main kerubut serta menyerang kaum muda. dengan suatu kecepatan luar biasa dia mencabut keluar pedang Kit hong kiam yang tiada tandingannya dikolong langit itu. melihat kawanan musuhnya menyerang bersama. disusul kemudian oleh dua orang piausu dan Boan thian hui ya Nu. sebagai seorang cong piautau ternyata dia menggunakan sistem pertarungan roda berputar untuk meng-giliri seorang bocah cilik.Tiraikasih Website http://kangzusi. "Oooh Thian. akan tetapi setelah menyaksikan Sang thsm mulsi nekad dan siap beradu jiwa. bila kabar ini tersiar keluar. ia menjadi amat gelisah. berdiri disitu dia lantas berteriak penuh kegelisahan. nisciya hal mana akan sangat memalukan dan merosotkan pamornya di depan mata umum. serahkan nyawamu!" Menyusul teriakan itu tubuhnya bergerak kedepan bagaikan orang kalap. Bi hong siancu Wan Pek lan menjadi gelisah sekali setelah menyaksikan kejadian tersebut. Oleh sebab itu menang kalah Sang tham boleh dibilang tiada sangkut pautnya pula dengan dia. kontan saja berteriak dengan penuh kegusaran: "Bocah keparat.

. Mo im sin liong Wan Kiam ciu yang berada dibelakangnya segera membentak keras: "Bocah keparat. buru-buru dia menghimpun tenaga dalamnya sambil memutar pedang. Keempat orang lainnya tak mau ketinggalan. Tentu saja Mo im sin liong tak rela melepakan mangsanya dengan begitu saja.Tiraikasih Website http://kangzusi. dia segera memberi tanda kepada rekanrekannya agar melanjutkan pengejaran tersebut. suatu ketika aku orang she Suma pasti akan berkunjung lagi ke Sin liong piauliok untuk menentukan mati hidup bersamamu!" Selesai berkata. . Melihat pemuda itu melarikan diri. sambil membentak pendek. sepasang kakinya menjejak tanah dan melambung ke tengah udara kemudian dengan kecepatan luar biasa melesat ke dalam hutan lewat dibelakang tebing. kakinya menjejak tanah dan segera mengejar dengan kecepatan tinggi. tentu saja Mo im sin liong enggan untuk melepaskan dengan begitu saja.com/ Begitu pedang Kit hong kiam diloloskan.. Dalam repotnya Suma Thian yu segera mengeluarkan jurus Ya can pat hong atau berta rung malam delapan penjuru untuk memunahkan ancaman lawan dengan kekerasan. jangan kabur! Tinggalkan dahulu selembar nyawamu!" Belum habis dia berkata. Suma Thian yu telah menembusi hutan dan menyelinap dibalik dedaunan. serentak mereka melakukan pengejaran dengan kecepatan tinggi. kemudian bentaknya pada Wan Kiam cu dengan kobaran emosi: "Wan tayhiap. Tak lama kemudian Suma Thian yu telah tiba ditepi hutan. Mendadak dari balik hutan brkumandang suara pekikan areh yang amat nyaring. dendam ini akan kuingat selalu dihati.. secara beruntun dia lepaskan dua kali serangan berantai untuk mendesak mundur lima orang yang mengerubutinya sampai beberapa langkah. dia berpekik nyaring. Waktu itu kemarahannya telah berkobar. dari empat penjuru sudah menyambar tiba lima macam senjata tajam.

selain sepasang matanya yang berkilauan tajam. bocah itu sudah kubawa pergi. tanpa bertanya merah atau hijau lagi. "Siapakah kau?" "Orang yang telah membegal barang kawalan perusahaan kalian" jawab orang itu dingin. tampak tiga sosok bayangan manusia sedang melesat keluar dari dalam hutan dan melayang turun dihadapan mereka. ketika ia mendongakkan kepalanya. boleh dibilang tak terlihat bagaimanakah mimik wajahnya ketika itu. mengapa kau mesti melakukan pembunuhan terhadap seorang bocah cilik?" "Apa sangkut pahutnya antara bocah keparat dengan kalian?" "Ooh. pencoleng berkerudung!" Betul. kemarahan Mo im sin liong Wan kiam ciu semakin memuncak. begitu rnenrtengar ke tiga orang itu mengaku sebagai pembegal barang kawalannya dan mereka pula yang . membunuh adalah suatu perbuatan yang dilakukan hanya dengan mengangkat tangan.com/ Mendengar pekikan tersebut. kalau punya kemampuan minta sajalah kepadaku!" Selama hidupnya Mo im sin liong Wan Kiam ciu hidup diujung golok. "Wan piautau.! Melihat siapa yang datang Boan thian hui Ya Nu segera menjerit kaget. mau apa kau?" sahut manusia berkerudung yang ada ditengah dengan dingin. disitu telah muncul tiga orang manusia berkerudung.Tiraikasih Website http://kangzusi. "Aaah. soal itu mah lebih baik tak usah di campuri Wan piautau. ketiga orang itu menutupi wajahnya dengan kain berwarna hitam dengan jubah berwarna hitam pula. segera bentaknya keras-keras: "Siapa yang berada didepan sana? Mengapa menghadang jalan pergi kami?" "Toayamu hendak menghalangi jalan pergi mu. persis menghadang jalan pergi orang-orang itu. Begitu berjumpa dengan manusia berkerudung itu. Mo im sin liong Wan Kiam ciu menjadi tertegun.

Mo im sin liong Wan Kiam ciu segera mendongakkan kepalanya dan tertawa panjang. "Haaah.haaah. dia lantas memberi perintah kepada para piausunya. ssgera dia menerjang ke muka dan melepaskan sebuah bacokan ke tubuh orang itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. kontan saja marah. tapi dengan cepat ia menggelengkan kepalanya untuk menyangkal kembali jalan pemikiran tersebut.. bersusah susah aku mencari jejakmu akhirnya berhasil ditemukan tanpa bersusah payah.. aku pasti akan menyingkap kain kerudung ini untuk memperlihatkan wajah asliku kepadamu!" Mendengar perkataan tersebut... "Suara orang ini sangat kukenal... "Kiam ciu!" terdengar orang berkerudung itu membentak keras. Bila kalian bertiga tidak segera menyerahkan barang kawalan kami yang dibegal. tanyanya sambil mendongakkan. sebenarnya siapakah dia?" demikian ia berpikir. lebih baik pulang saja ke rumah.. jangan harap kalian bisa keluar dari sini dengan keadaan hidup!" Berbicara sampai disitu.. mendadak Mo im sin liong Wan Kiam ciu teringat akan seseorang. "Bekuk mereka semua!" .sungguh beruntung kita bisa saling bersua muka pada hari ini. Sementara dia masih termenung.. terdengar orang itu berkata lagi: "Kiam ciu.... "masih ingin hidupkah kau?" Ketika mendengar teguran tersebut. kepala "Siapakah kau? Dapatkah aku mengetahuinya?" "Sesaat sebelum ajalmu tiba. paras mukanya segera berubah hebat.haaah.com/ telah menyelamatkan Suma Thian yu... matikan saja keinginanmu itu.. Mo im sin liong Wan Kiam ciu yang sedang memasang gaya untuk melancarkan serangan menjadi agak terhenti. kemudian ia berdiri termangu-mangu ditempat semula dengan perasaan terkesiap." Mendengar perkataan itu.

katanya sambil tertawa sedih: "Ya Nu! Lohu bersikap sangat baik kepada mu. dengan perasaan kaget segera jeritnya: "Aaaah" Ternyata ke empat orang pembantu yang dibawanya telah berdiri mengintari dibelakang tubuhnya dengan berjajar. kau terkejut? Siapa suruh kau pikun dan tolol.. cuma bila kan bersedia menyerahkan perusahaan Sin liong piaukiok kepadaku. tentu orang she Ya pun bisa berbelas kasihan dengan mengampuni selembar jiwamu. tidak sulit bila kau menginginkan ." Ternyata Boan thian hui Ya Nu telah bersekongkol dengan kawanan penyamun berkerudung itu.. hari ini adalah hari kematianmu.. tahu mukanya belum tentu tahu hatinya. jangan salahkan jika kamipun bertindak pagar makan tanaman... heeh. Pepatah kuno memang berkata benar: Tahu orangnya.Tiraikasih Website http://kangzusi.. mendadak terdengar ke tiga orang manusia berkerudung itu tertawa tergelak bersama. diam-diam ia menghela napas panjang. Wan congpiautau.heeeh. meraka mengawasi kearahnya dengan senyuman licik menghiasi bibirnya..com/ Siapa tahu belum selesai dia berkata. Boan thian hui Ya Nu telah menyela sambil tertawa licik. Mimpipun Mo im sin liong Wan Kiam ciu tidak menyangka kalau mata-matanya berada dalam tubuh perguruan sendiri. Ternyata lohu sudah salah menilai dirimu. akhirnya setelah mengambil keputusan didalam hati. dengan perasaan terkesiap. melihat masa jayanya sudah lewat. tentu saja si Setan muka hijau Sang Tham pun diundang datang secara khusus untuk membantu pihak mereka.." Belum habis dia berkata. Ketika Wan Kiam ciu mendongakkan kepalanya. sambil megang senjata.. Merasakan gelagat tidak beres. Mo im sin liong segera bertanya: "Kalian. siapa tahu kau adalah seorang manusia yang berpakaian binatang.

Tiga orang manusia berkerudung yang berada disamping arena dan melihat gelagat tidak menguntungkan.heehh. tak lama kemudian si setan muka hijau Sang Tham keok lebih dulu. dengan cepat membentak keras dan bersama-sama terjun ke arena pertarungan. menyusul kemudian dengan jurus Sin liong ji hay (naga sakti masuk samudra) secepat kilat dia menusuk ke ulu hati setan muka hijau Sang Tham. dengan demikian situasinya segera berubah. Boan thian hui Ya Na paling mengetahui kemampuan yang sebetulnya dari Wan Kiam cui. dia kuatir dikerubuti orang banyak. menyusul kemudian Boan thian hui Ya ikut terpapas kutung sebuah jari tangan-nya." Setan muka hijau Sang Tham tertawa seram.. dia kuatir setan hijau Sang Tham terkecoh. buat apa mesti banyak ber bicara lagi? Toaya akan segera mengirim dirimu lebih dulu untuk pulang kerumah kakek moyangmu" selesai berkata. pedangnya dengan jurus Sau soat hee ciat (Membersinkan salju dibawah rumah) menangkis datangnya ancaman pedang kaitan tersebut. Mo . Benar juga...heeehh. pedang kaitan berbentuk bulan sabitnya diayunkan ke muka menusuk tenggorokan wan Kiam ciu. tentu saja lohu akan menyerahkan de ngan sepasang tangan terbuka. Mo im sin-liong wan Kiam ciu tertawa seram..... kematian sudah berada didepan mata... jika dia setuju. maka begitu turun tangan dia lantas melancarkan ancaman dengan jurusjurus dahsyat dan mematikan.com/ perusahaan ini. "Heehh..Tiraikasih Website http://kangzusi.. cuma kau mau mesti bertanya dulu kepada pedangku ini. maka sambil memutar senjata Sam ciat kunnya ia terjun pula ke arena pertarungan.. dia masih dapat memberikan perlawanan-nya dengan gigih. suatu pertarungan sengit dengan cepat berkobar. meski sekarang diharuskan berhadapan langsung dengan dua orang musuh tangguh. Mo im sin liong wan Kiam ciu dengan megandalkan ilmu pedang Hu mo kiam hoat serta Mo im sin hoatnya yang lihay pernah menjagoi utara dan selatan sungai besar.

.com/ im sin liong kena terdesak sehingga mundur kebelakang berulang kali.. menyusul kemudian terlihat sesosok bayangan manusia berwarna hitam masuk ke dalam arena dengan kecepatan luar biasa. seorang gagah sukar melayani gerombolan monyet... Pada mulanya dia masih dapat memutar senjatanya dengan leluasa. Tujuh macam senjata bagaikan titik air hujan berbareng membacok kearah tubuh lawan. sepasang matanya merah berapi-api.. pakaian yang dikenakan olennya kini telah bertambah dengan beberapa buah lubang. serentak mereka melompat ke muka dan menubruk bersama ketubuh Mo im sin liong Wan kiam cui. Sepasang tangan sulit melawan empat tangan.. sepasang lengan-nya diluruskan kemuka dan tubumenerjang keudara dan berusaha untuk melompat keluar dari arena dengan mengerahkan sisa kekuatan yang dimilikinya. Disaat yang amat kritis itulah mendadak dari tengah udara berkumandang suara pekikan nyaring yang memekikkan telinga. Boan thian hui Ya Nu yang mendendam karena jarinya dipapas kutung. setelah bertarung sekian lama ia makin tak kuasa menahan diri.. tapi lama-kelamaan akhirnya makin keteter dan tak sanggup menahan diri lebih lanjut. Tampaknya Mo im sin liong Wan Kiam akan terjerumus kedalam bahaya maut dan tak mungkin jiwanya bisa tertolong lagi. mendadak ia berjongkok lalu sambil membentak nyaring. .. Tampak giginya saling bergemerutukan keras.Tiraikasih Website http://kangzusi. apalagi usia Mo im sin liong San Kiam ciu telah mencapai enam puluh tahunan. hingga detik ini dia benar-benar kehabisan tenaga dan berada diambang kematian. tentu saja tak akan membiarkan dia melarikan diri dengan begitu saja. sambil memberi tanda kepada semua orang. Paras muka Mo im sin liong berubah menjadi merah padam bagaikan darah..

dia segera menjura kemudian melompat pergi meninggalkan tempat itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. ditangannya menggenggam sebuah senjata kebutan dan berdiri disitu sambil tersenyum. Ditengah arena pertarungan. jangan-jangan aku sudah terkena siasat memancing harimau turun gunung?" Kakek itu mengangguk dan tersenyum. ia merasa terkejut sekali. lalu ia tidak bicara lagi. buru-buru melompat bangun. satu ingatan dengan cepat melintas dalam benaknya. Waktu itu sebenarnya Mo im sin liong sudah memejamkan matanya siap mati. buruburu tanyanya lebih jauh: "Tolong tanya siapakah namamu agar budi kebaikan ini bisa kubalas dikemudian hari!" "Cepatlah pergi! Tak ada gunanya menanyakan soal itu kepadaku. kuucapkan banyak terima kasih atas pertolonganmu!" "Cepat-cepatlah pulang. Mo im sin liong Wan kiam cui merasa gelisah sekali. lebih baik segera pulang keperusahaan Piaukiok untuk menyelamatKan bencana" kembali kakek itu tegsenyum! Mo im sin liong Wan Kiam ciau tidak bertanya lebih jauh. dalam beberapa langkah saja dia sudah lenyap dari pandangan mata. kuatirnya kalau terjadi sesuatu peristiwa yang diluar dugaan!" Mendengar perkataan itu. Mo im sin liong merasa amat terkejut.com/ Seketika itu juga terdengar suara benturan senjata yang amat ramai disusul jeritan kesakitan bergema memenuhi angkasa. kini telah berdiri seorang kakek berwajah segar yang sangat berwibawa. kemudian jeritnya kaget: "Aah. diantara ba yangan manusia berkelebat lewat. ketika tiba-tiba muncul seorang bintang penolong dari atas langit. kemudian dengan hormat dia menjura seraya berkata: "Berkat bantuan dari saudara. . tujuh delapan sosok bayangan manusia tahu-tahu sudah roboh rerkapar diatas tanah sambil mengaduh kesakitan.

katanya. mereka bersama-sama mengawasi tubuh kakek tersebut. kakek itu baru mengalihkan sorot matanya dan mengawasi ketujuh orang pencoleng yang tergeletak ditanah lalu sambil mengibaskan senjata kebutannya. Mengapa tidak segara enyah dari sini? Apakah ingin menunggu sampai lohu yang menghantar keberangkatan kalian?" Meski suaranya halus namun memancarkan semacam kewibawaan yang membuat orang tak berani melanggarnya. Si kakek segera tersenyum. tak akan seenteng ini yang bakal kuberikan" Berbicara sampai disitu. tinggal seorang manusia berkerudung yang masih tetap tinggal disitu sambil mengancam: "Toaya tak akan melupakan peristiwa yang berlangsung hari ini dengan begitu saja. masih berani berlagak sok pendekar" Seakan-akan memiliki kewibawaan yang luar biasa. sebetulnya tak seorangpun tak boleh dibiarkan hidup. ia berkata : "Semuanya cepat bangun! Sudah tak becus macam gentong nasi. tinggalkan namamu. tapi mengingat kalian belum melakukan kejahatan besar. Hoan thian hui Ya Nu berangkat duluan disusul lima orang lainnya. dikemudian hari pasti akan kubalas pemberianmu pada hari ini" Kembali kakek itu tertawa terbahak-bahak setelah mendengar ucapan tersebut. "Lohu paling benci dengan segala macam permainan rendah dan busuk seperti ini. kemudian bentaknya lebih lanjut. . bila lain kali sampai terjatuh kembali ketangan lohu. ketujuh orang pencoleng yang sedang merintih diatas tanah itu segera merangkak bangun kemudian dengan empat belas matanya yang memancarkan sinar takut bercampur merengek. berbicara dari perbuatan yang kalian lakukan. ditatapnya ketujuh orang itu dengan pandangan tajam.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ Sepeninggal Mo im sin liong. maka sengaja kuampuni jiwa mu sekali ini saja.

haaah. "Bocah.." Heng see Cinjin segera tertawa terbahak-bahak”. kemudian setelah melirik sekejap kearah pedang yang tersoreng dipunggung Suma Thian yu. Memandang bayangan hitam yang semakin menjauh dari pandangan mata itu. Heng see Ciajin tertawa terbahak-bahak. siapakah gurumu?" "Guruku adalah Put gho chu. baik! Jika kau ingin membalas peristiwa hari ini. dari dalam hutan terdengar sesorang menyahut lantang: "Aku telah datang!" Sesosok bayangan manusia melayang keluar dari balik pepohonan. Ternyata orang itu tak lain adalah si pendekar cilik Suma Thian yu. lohu paling suka dengan manusia semacam kau. dengan entengnya dia melayang turun di muka Heng see Cinjin. manusia berkerudung itu tak berani banyak berbicara lagi. kemudian selesai tertawa bentaknya dengan suara rendah. punya keberanian. Tapi secara tiba-tiba dia menghentikan kembali gelak tertawanya. sekarang kau sudah boleh keluar. dia segera membalikkan badan dan segera melarikan diri terbiritbirit meninggalkan tempat itu. Bocah. katanya agak tercengang.Tiraikasih Website http://kangzusi. haaah. silahkan saja datang ke telaga Tong ting yu untuk mencari Heng see Cinjin." Mengetahui kalau guru Suma Thian yu adalah Put Gho cu yang angkat nama bersamanya tak terasa Heng see Cinjin tertawa bergelak. Begitu mencapai permukaan tanah Suma Thian yu segera berkata dengan hormat: "Rupanya cianpwee..com/ "Bagus. sudah kau dengar namaku." Baru selesai dia berkata. maaf bila boanpwee punya mata tak berbiji. Dari mana kau dapatkan pedang itu?" . setelah berputar satu lingkaran diudara." Mengetahui kalau kakek yang berada dihapannya kali ini adalah Heng see Cinjin yang nama besarnya sudah termashur dalam dunia persilatan sejak puluhan tahun berselang. "Haaah. punya semangat.

kemudian secara ringkas mengisahkan pula apa yang telah dialaminya di perusahaan Sin liong piaukiok. tiada saat untuk membuktikan kebersihan diri lagi" "Sungguhkah dugaan dari locianpwee itu? "Ehhmm .. kalau persoalan ini saja tidak kau pahami.. akan kujelaskan semua perangai yang sebenarnya dan Siau Wi goan" . "Aaai.. "Nak. Heng see Cinjin segera duduk bersila dan mempersilahkan pula kepada Suma Thian yu untuk duduk. sepasang mata Suma thian yu berubah menjadi merah padam. Heng see Cinjiu mendengarkan dengan seksama." "Sudah mati?" paras muka Heng see Cinjin berubah hebat.. "apa yang menyebabkannya kema tian-nya?" Begitu teringat dengan kematian paman Wan nya yang mengenaskan.siancay. Kit hong kiam Wan Liang.Tiraikasih Website http://kangzusi... BoanPwee kurang jelas." "Ehmm. kemudian sambil mengdongakkan kepalanya dia menghela napas panjang.. sakit hati tenggelam ke dasar samudra. titik air mata jatuh bercucuran membasahi pipinya.. bagaimana dengan dia? Sekarang dia berada dimana?" "Dia seorang tua telah tiada. bagaimana mungkin fitnahan yang menimpa Wan Liang bisa terselesaikan dengan baik. sampai lama kemudian ia baru berusaha untuk menekan kesedihan yang mencekam dalam dadanya. Kemudian secara ringkas dia menceritakan kisah kematian Wan Liang yang mengenaskan itu kepada Heng see Cinjin. kemudian katanya..com/ "Hadiah dari paman boanpwee.?" Selesai berkata. mohon kau sudi memberi penjelasan" "Aaai.kau tahu manusia macam apakah Bi kun lun Siau Wi goan yang menjadi musuh bebuyutannya paman Wan?" Suma Thian-yu menggelengkan kepalanya berulang kali. kau duduklah dulu.

. sa yang Bi kun lun Siau Wi goan adalah seorang yang dianggap sebagai seorang Kuncu... seorang enghiong hohan dari dunia persilatan. toh perasaannya agak tenang banyak. Melihat sikap Suma Thian yu yang murung dan penuh perasaan cemas. lohu yakin usahamu itu pasti akan segera berhasil. Suma Thian yu segera berpikir lagi didalam hati: "Menunggu kau menyelesaikan kata katanya.. bila kau berani mencarinya. "Nak. andaikata dia adalah musuh umum dari dunia persilatan saat ini.com/ Suma Thian-yu segera duduk. Sudah pasti wan Kiam ciu si manusia tolol itu dapat dibantu" Mendengar ucapan mana. diam-diam Heng see Cinjin memuji atas kebesaran hati dan sifat kependekaran dari pemuda itu. bagaimana dengan kekesalan? Nak. tak usah kau pikirkan tentang masalah itu. mungkin Sin liong piaukiok sudah hancur menjadi puing-puing yang berserakan?" Walaupun dia berpikir demikian. dengarkan dulu perkataanku. apa sangkut pautnya persoalan ini dengan dirimu? Mereka amat membencimu sehingga kalau bisa makan dagingmu dan menghirup darahmu. orang yang hendak kau cari adalah pemimpin kalangan putih dari dunia persilatan dewasa ini.. sudah pasti ia telah mengatur suatu rencana yang ma¬tang.Tiraikasih Website http://kangzusi. karena setelah Heng see Cinjin berkata demikian. Pada saat itulah mendadak ia teringat kembali dengan bencana yang menimpa perusahaan Sin liong piau kiok. bagaimana dengan keadaan di Sin liong piaukiok?" "Anak bodoh. katanya sambil tertawa: "Bencana bisa dihindari. lalu berkata. Sementara itu Heng see Cinjin telah memandang sekejap ke arah Suma Thian yu. buat apa kau mesti memper¬hatikan dirinya? " "Tapi. buru-buru katanya: "Locianpwee. berarti kau sedang menantang seluruh .

?" "Aku rasa demikian. karena dia tidak mempunyai bukti yang menunjukkan kalau telah melakukan kejahatan" Suma Thian-yu merasakan hatinya sakit sekali. Suma Thian yu segera bertanya dengan perasaan gugup: "Kalau begitu. kecuali kalau kau memiliki suatu kepandaian yang luar biasa" Berbicara sampai disitu.Tiraikasih Website http://kangzusi..com/ umat persilatan untuk berduel. "tapi kalau sesuatu kejadian belum dibuktikan dengan mata kepala sendiri. harapan dari boauwe ini tak mungkin bisa terwujud. Mendengar sampai disitu. manusia tak akan menangkan takdir. katanya kemudian dengan cepat: "Dia adalah orang jahat! Dia adalah pemimpin dari rombongan penyamun berkerudung itu!" "Aku memang pernah mendengar berita tersebut" kata Heng see Cinjin hambar. Heng see Cinjin berhenti sejenak.. kemudian melanjutkan : "Cuma. akibatnya tak bisa dibayangkan dengan kata-kata. asal kau dapat menemukan suatu bukti dari kejahatan yang telah dilakukan Siau Wi goan. serunya lagi dengan cemas.. tentu saja hal ini akan mempermudah dirimu untuk mempermudah dirimu untuk melaksanakan tugas tersebut" "Jadi locianpwee menganggap dia adalah seorang yang baik?" "Hanya bisa mengatakan demikian. Hal 57 dan 58 hilang . hal mana tak dapat diper caya dengan begitu saja" Suma Thian yu menjadi sangat gelisah. kebenaran pasti akan ditegakkan.

dia awasi Heng See cinjin tak berkedip. seru Suma Thian yu sambil bangkit dan mengucapkan rasa terima kasihnya. persoalanmu kali ini hanya ada rasa kejut tiada bahaya.haah.Tiraikasih Website http://kangzusi. kemudian ia segera tertawa terbahak-bahak. untuk sesaat dia menjadi kebingungan setengah mati dan cuma bisa mengawasi kakek itu dengan wajah termangu. lalu tertawa terbahak-bahak. haah.haah. cara kerja kedua orang setan cillk ini benar-benar cepat sekali!" Suma Thian yu tidak tahu permainan macam apakah yang hendak dilakukan Heng see cinjin ini. Heng see Cinjin segera menuding keatas tebing. buat apa mesti terburu napsu?" Berbicara sampai disitu. kecurigaan-nya lenyap. dengan perasaan terima kasih..... semoga kau dapat maju dengan gagah berani... kemurungan dan kekesalan yang semula menyelimuti wajahnya pun lenyap..." "Terima kasih atas petunjuk dari cianpwee.mereka sudah datang. bukankah mereka telah datang?" . "Sebentar kau akan mengerti. sepatah katapun tak sanggup diucapkan karena haru.com/ Suma thian yu seorang yang cerdas.. dan katanya lagi: "Mereka segera akan datang. mari kita duduk dan menanti sejenak!" "Siapa mereka?" tanya Suma Thian yu dengan rasa keheranan. haah.. mendengar perkataan itu. "Haah.. Melihat itu Heng see Cinjin segera berkata sambil tersenyum: "Orang yang baik selalu dilindungi Thian.. Heng see cinjin mengulapkan tangannya menyuruh dia duduk..... Heng see cinjin segera memasang telinga dan mendengarkan dengan seksama.coba lihat. "Haah.

Cukup dilihat dari gerakan tubuh mereka. Oleh karena kedua orang itu mempunyai bakat yarg baik untuk berlatih silat. timbul perasaan sayang Heng see Cinjin kepada mereka.. Sejak kecil dua saudara ini hidup sengsara karena di tinggal mati kedua orangnya. dapat diketahui kalau kedua orang itu adalan jago-jago persilatan nomor wahid dari kolong langit. tampak ada dua sosok bayangan manusia sedang meluncur mendekat dengan kecepatan luar biasa. cuma sayang kami gagal untuk melindungi Mo im sin liong Wan Kiam ciu Wan cong piautau" "Apa? Wan congpiautau telah tertimpa suatu musibah?" Setelah menjerit kaget. kedua orang itu sudah melayang turun disamping mereka. ternyata ke dua orang itu adalah muda mudi yang berusia antara tujuh delapan belas tahun. yang lelaki bernama Thia Cian. yang perempuan Thia Yong. mengikuti arah yang ditunjuk Heng see Cinjin.. tugas yang dibebankan kepada kami telah diselesaikan. Begitu mencapai diatas permukaan tanah. muda mudi itu segera melayang turun ke tanah dan menyembah kepada Heng see Cinjin sembari melapor: "In su. sejak kecil kepandaian silatnya telah diberikan kepada mereka berdua.com/ Suma Thian yu segera berpaling. .Tiraikasih Website http://kangzusi. Dalam waktu singkat. dengan gusar Heng see Cinjin segera menegur sepasang muda mudi itu: "Bodoh! Bagaimana pesanku pada kalian? Masa urusan sekecil inipun tidak bisa dibereskan secara tepat? Begitu masih ingin membicarakan masalah besar lainnya? Ternyata sepasang muda mudi ini adalah murid kesayangan dari Heng see cinjin. oleh Heng see Cinjin mereka pun di bawa pulang kebukit Kun san dipelihara disana. mereka adalah saudara sekandung.

dalam melindungi keselamatan jiwa Wan congpiautau. justru karena kami datang tepat pada waktunya.com/ Perlu di ketahui Heng see Cinjin adalah kakak seperguruan Leng gho Cinjin ketua partai Kun lun dewasa ini. Oleh karena itu. . tecu berdua memang tidak berkemampuan. baru saja Thi pit suseng Thian Cian menyelesaikan kata-katanya. begitu terjun kedalam dunia persilatan. seringkali kedua orang bersaudara perguruan ini bentrok berselisih paham. Sementara itu Thi pit suseng Tnia Cian sedang berkata dengan nada menyesal: "In su. sedangkan dia hambar akan nama dan kedudukan. ilmu silatnya lihay sekali. Berhubung adik perguruannya Leng gho Cin jin sombong dan kemaruk akan nama dan kedudukan.Tiraikasih Website http://kangzusi. Sedangkan dia sendiripun berkelana dalam dunia persilatan. dengan cepat dia telah bertanya: "Apakah jiwanya terancam bahaya?" Jilid 9 : Mengusut pencoleng berkerudung Dengan cepat Thi pit suseng Thia Cian menggelengkan kepalanya berulang kali. semua orang menyebut mereka sebagai Thi pit suseng (sastrawan berpena baja) dan Toan im siancu. dua bersaudara Thia segera menjadi tenar dan menggemparkan dunia persilatan. selain mengasingkan diri diapun memusatkan segenap perhatiannya untuk mendidik anak muridnya. maka Sin Liong piauklok baru selamat dari jurang kehancuran" Suma Thian yu menjadi gelisah sekali setelah mendengar kalau Wan cong piantau menderita luka parah. akhirnya diapun menyerahkan kedudukan ciangbun jin tersebut kepada Leng gho Cinjin.

terusnya. siapakah yang telah melakukan pembantaian terhadap perusahaan pengawal barang itu?" "Tecu tidak tahu.Tiraikasih Website http://kangzusi." Dalam pada itu. Tampaknya Heng see cinjin sudah mempunyai perhitungan dalam hatinya. lama-kelamaan Sin liong piaukiok bakal dikuasahi pula oleh mereka. selama lohu masih hidup didunia ini. bencana yang menimpa perusahaan Sin liong piaukiok tak akan berakhir sampai disini saja!" "Kenapa?" "Tecu mendengar ada seorang pencoleng berkerudung yang mengancam akan datang lagi sesaat sebelum meninggalkan tempat itu" "Sungguhkah perkataanmu itu?" tanya Heng see cinjin dengan perasaan terperanjat. aku pasti akan menghadapi mereka sampai titik darah yang peng habisan" Setelah berhenti sejenak. kalau tidak. telah menimbrung: "In su. katanya kemudian: "Bajingan yang menggemaskan. Toam im siancu Thio Yong yang berada disamping. kalau tidak demikian.. Paras muka Heng see cinjin segera berubah menjadi amat serius.com/ "Sukar untuk diramalkan. tecu pun ikut mendengar ancaman tarsebut" sambung Thi pit suseng Thia Cian dengan cepat. lagi-lagi gerombolan penyamun kerudung!" gumam Suma Thian-yu seorang diri.. ia berkata kemudian: "Sudah kuduga sejak semula. . "Cian ji. kemarahan-nya makin membara. begitupun lebih baik. tapi nampaknya memang terancam jiwanya" "Si tua bangka tolol dan bodoh itu sudah sepantasnya merasakan sedikit penderitaan.. "Benar Insu. mana mungkin ia dapat membedakan yang baik dan yang buruk" Kemudian kepada Thi pit suseng Thia Cian kembali bertanya. konon mereka adalah segerombolan penyamun berkerudung" "Aaaah.

nak. entah bolehkah aku kesitu?" Heng see cinjin segera berpaling dan memandang sekejap ke arah Suma Thian yu dengan ramah. memangnya mereka masih bisa membenci aku? Atau berbuat sesuatu yang tak menguntungkan bagiku?" "Soal ini sukar untuk dikatakan. tentu mereka akan bertindak lebih seksama dan waspada" gumam Heng see cinjin kemudian. "Aah. kemudian sambil membalikkan badan dia balik ketempat semula. hal mana juga tak menjadi soal" Melihat pemuda itu bersikeras hendak pergi juga.Tiraikasih Website http://kangzusi. tidak mungkin. lalu ia balik bertanya: "Kau berani kesana?" "Berani saja. . ketahuilah kesalahan paham Mo Im sin liong Wan Kiam ciu terhadap dirimu sudah kelewat mendalam. aku ingin sekali pergi ke Sin liong piaukiok untuk melihat keadaan." Mendengar perkataan itu. Maka kepada Heng see cinjin katanya. bagaimana sikap Mo im sin liong Wan Kiam cui terhadapnya. Suma Thian yu segera berpamitan kepada Heng see cinjin bertiga. hatinya merasa semakin gelisah. asal dia masih memiliki kemampuan maka dia bertekad hendak menyelamatkan bencana tersebut. "Locianpwe. terpaksa Heng see cinjin harus mengangguk untuk menyetujuinya. apakah orang-orang dari perusahaan piaukiok itu pada mengetahui kejadian ini?" "Yaa. Setelah Suma Thian yu mendengar pembicaraan mereka. sekalipun mereka menaruh kesalahan paham terhadap boanpwee. bila kau kembali kesitu maka hal mana hanya akan menambah kesulitan saja bagimu.com/ "Anak Cian. sahutnya. mereka semua mengetahui" "Kalau begitu aku bisa berlega hati. setelah terjadinya peristiwa yang menimpa mereka ini. asal aku merasa tak pernah melakukan suatu perbuatan yang melanggar kebenaran. Suma Thian yu segera tertawa dengan penuh rasa percaya pada diri sendiri.

. seolah-olah dia menyimpan suatu kedukaan yang amat besar." Tak lama setelah masuk ke dalam. mengapa kau? Kalau kulihat wajahmu yang murung dan suram. enam orang lelaki bersenjata golok dan tombak berdiri didepan pintu. gumamnya kemudian. dia menanyakan spakah Wan Kiam ciu telah tewas karena luka dalam yang dideritanya.. "Harap toako suka melapor ke dalam. lalu beireru denean gembira. dengan langkah cepat Suma Thian yu menyongsong kedatangannya. Begitu melihat kemunculan si Pena baja bercambang Tio Ci hui.. tapi si . ketika menyaksikan Suma Thian yu muncul dintu. serentak mereka berteriak keras. "Setan cilik.com/ Waktu itu senja telah tiba. Waktu itu pintu masih terbuka le¬bar. ke mudian sambil berjalan balik kedalam ruangan.Tiraikasih Website http://kangzusi. mau apa kau datang kemari?" Suma Thian yu menjura dan tertawa. jangan-jangan telah terjadi sesuatu ditempat ini?" Maksud Suma Thian yu. mau apa kau balik lagi kemari?" Suma Thian yu semakin tercengang menyaksikan paras muka si Pena baja bsrcambang Tio Ci hui yang sangat aneh itu. buru-buru tanyanya lagi dengan keheranan." Tampak paras muka Pena baja bercambang Tio Ci hui suram tak bersinar. "Tio toako. kota Hong ciu telah dipenuhi oleh cahaya lentera yang berwar na warni. lelaki kekar itu telah muncul kembali diiringi oleh Pena baja bercambang Tio Ci hui. akhirnya sampailah Suma Thian yu di depan perusahaan Sin liong piaukiok. setelan menempuh perjalanan sekian waktu. tegurnya dengan nada hambar. "Hiante... "Tio toako. "Akan kulihat apakah kau masih punya nyawa untuk pulang kerumah nanti. katakan kalau ada seorang manusia yang bernama Suma Thian yu ingin berbicara dengan Tio piautau" Salah seorang lelaki kekar itu melotot sekejap ke arah Suma Thian yu dengan gusar.. sahutnya.

Sesudah melewati tanah lapang. buru-buru dia bertanya lagi: "Toako apa maksudmu?" Si Pena bajo bercambang Tio Ci hui melotot dengan penuh kegusaran. pemandangannya mengenaskan sekali. dalam keadaan seperti ini mau tak mau timbul juga kecurigaan di dalam hati Suma Thian yu. rasa ingin tahu sudah timbul dalam hati kecilnya. sekelompok penolong sedang mengobati kaum terluka yang tergeletak ditanah pula. serunya penuh kegusaran. tampak olehnya mayat-mayat berserakan diatas tanah. "Mengapa kau tidak masuk dan melihat sendiri?" Selesai berkata dia lantas membalikkan badan dan berjalan masuk ke dalam. serunya dingin. "Hiante. Kontan saja paras mukanya berubah hebat. . Sementara itu. dia melewati sebuah tanah lapangan. kau bisa saja membohongi semua orang yang ada didunia ini.com/ Pena baja bercambang Tio Ci hui telah salah mengartikan sebagai kepura puraan anak muda itu dalam peristiwa penyerbuan musuh tangguh terhadap perusahaan mereka.Tiraikasih Website http://kangzusi. si Pena baja bercambang Tio Ci hui yang barjalan didepan masih tetap membungkam dalam seribu bahasa. Pena baja bercambang membuka pintu pagar dan membawa Suma Thian yu masuk ke dalam. Dengan penuh keheranan Suma Thian yu segera mengikuti pula di belakangnya masuk ke dalam perusahaan tersebut. didepannya terbentang sebuah pagar bambu. tapi sekarang mengapa dia malahan menghindarkan diri? Mungkinkah sampai sekarang mereka masih menaruh kecurigaan terhadap dirinya? Berpikir sampai disitu. Dalam pada itu. tak seharusnya membohongi aku Tio Ci hui!" Suma Thian yu tertegun mendengar ucapan itu. dihadapan orang jujur tak usahlah berlagak. didalam anggapannya Bi hong siancu Wan Pek lan sepantasnya keluar untuk menyambut kedatangannya begitu mendengar akan kehadirannya.

terbentang sebuah bangunan rumah yangmungil dan indah. Sepasang mata dara itu sudah berubah menjadi merah membengkak.Tiraikasih Website http://kangzusi. sampailah mereka didalam sebuah kamar tidur yang cukup besar dan luas. Dara manis tersebut tak lain adalah kekasih hati Suma Thian yu sendiri Bi hong sian cu (Dewi burung hong) Wan Pek lan. sungguh mengibakan hati keadaannya. noda air mata masih menghiasi wajahnya." Bi hong siancu Wan Pek lan segera menempelkan jari tangannya didepan bibir memberi tanda agar berbicara jangan keras-keras. Degan wajah serius Pena beja bercambang Tio Ci hui melanjutkaa perjalanannya masuk ke dalam. Menyaksikan paras muka Suma Thian yu berubah menjadi hebat.com/ Disitu merupakan sebuah kebun bunga setelah melewati sebuah jalanan kecil. sedang dia sendiri masuk kedalam. sakitnya bukan kepalang. .. kemudian ujarnya dengan sedih. pintu kamar terbuka. katanya lebih jauh. seorang gadis cantik memunculkan diri. membuat orang yang meman dang makin lama semakin kasihan. "Adik Lan. Suma Thian yu segera berseru tertahan. Suma Thian yu terpaksa harus mengikuti di belakangnya dengan mulut membungkam Tak lama kemudian. Tak selang berapa saat kemudian. Pena baja bercambang Tio Ci hui berpaling dan memerintahkan Suma Thian yu agar menunggu sebentar diluar.. Bi hong siancu Wan Pek lan tertawa dingin lagi. "Mau apa kau balik lagi kemari? Cepatlah pergi!" Ucapan tersebut bagaikan sebaskom air dingin yang diguyurkan keatas kepala Thian yu. Begitu berjumpa gadis itu. hatinya seperti ditusuk tusuk dengan pisau tajam. kobaran api cintanya yang membara kontan berubah menjadi dingin dan mem beku.

Setibanya ditengah tanah lapang. adik Lan.. paras mukanya segera berubah hebat. paras mukanya pucat pias. katakan kepadaku berterus terang apa hubunganmu dengan manusia berkerudung itu?" "Tio toako.. kau telah berubah.lebar.com/ "Kau.... ...kau. sebelum kau berbicara. Baru saja Wan Pek lan hendak membantah. segera teriaknya.. apa maksudku memangnya tidak kau pahami? Kau angap aku Wan Pek lan merupakan seorang bocah yang buru berusia tiga tahun?" "Baik... dari dalam ruangan telah berjalan keluar Pena baja bercambang Tio Cu hui. ternyata di atas pemba ringan berbaring seorang kakek yang bertubuh penuh luka. Suma Thian yu segera memejamkan matanya rapat-rapat. Begitu membuka pintu lebar.anjing geladak berwajah manusia berhati binatang. kau anggap aku Suma Thian yu adalah seorang pencoleng?" Suma Thian yu balik bertanya dengan melotot. Pena baja bercambang Tio Ci hui baru berkata dengan suara dalam: "Thian yu.Tiraikasih Website http://kangzusi. Dengan cepat Pena baja bercambang Tio Ci hui telah merapatkan kembali pintu kamarnya. dia lanas berteriak ke arab Suma Thian yu penuh ke gusaran: "Coba kau lihat! Perbuatan siapakah ini?" Suma Thian yu berpaling. akupun tidak akan pergi! Akan kulihat bagaimana cara untuk mengusirku!" kata Suma Thian ya pula dengan wajah penuh kegusaran. napasnya amat lemah dan keadaannya mengerikan sekali. dia merasa tak tega menyaksikan adegan semacam itu. benarkah kau tidak memahami perasaan hatiku?" "Hmm. mau apa datang ke mari? Cepat enyah dari hadapanku!" Paras muka Suma Thian yu berubah membesi oleh ucapan tersebut. "Apa.apa maksudmu berkata demikian? Kau.. lalu memberi tanda kepada Suma Thian yu dan Bi Hong siancu Wan Pek Lan agar keluar dari sana.

com/ "Kalau bukan begitu. Suma Thian yu menghela nafas panjang.. aku Suma Thian yu berani bersumpah kepada langit ba¬wa aku bukan manusia rendah yang terkutuk semacam itu. malammalam meninggalkan surat diatas tiang bendera. sepasang matanya melotot amat besar. Tanpa terasa dengan kepedihan yang amat tebal dia mengalihkan sorot matanya ke wajah Bi hong siancu Wan Pek lan. "Thio toako. seolah-olah. mengapa kau datang untuk melakukan penyelidikan lagi?" "Melakukan penyelidikan?" Suma Thian yu membentak semakin gusar. tampaknya semua peristiwa tersebut telah kau atur secara sempurna sekali!" Tak terlukiskan pedihnya hati Suma Thian yu setelah mendengar perkataan itu. dia ingin mencari tahu perasaan hatinya lewat wajah gadis itu. bukankah sama artinya dengan kau menilai orang mengguna kan hati picik seorang siaujin" "Thian yu. Apa lacur. kalian salah paham.. dengan ucapan toako tersebut. lalu purapura berkelahi melawan Boan Thian hui dan akhirnya merayu nona Wan. hawa pembunuhan yang amat tebal telah menyelimuti seluruh wajahnya. Menyaksikan kesemuanya itu. paras muka Bi hong siancu Wan Pek lan pun berubah amat serius. kepada Pena baja bercambang Tio Ci hui katanya: Tio toako. ketika kau dikerubut dan melarikan diri. dari apa yang telah diucapkan ia dapat menarik kesimpulan kalau Pena baja bercambang Tio Ci hui pun menaruh kesalahan paham kepadanya.Tiraikasih Website http://kangzusi. perbuatanmu memang bagus sekali sengaja bertarung melawan manusia berkerudung.bukankah mereka adalah tiga orang penjahat berkerudung? Bagus. "Seorang tokoh silat yang lihay" "Hmm. tapi soal mau percaya atau tidak . siapa yang telah menolong dirimu?" tanya Pena baja bercambang Tio Ci hui lagi penuh kegusaran. hari ini aku datang demi keselamatan perusahaanmu.

. "Ada urusan apa? Nona Wan?" Suma Thian yu segera berpaling. "Tunggu sebentar!" tiba-tiba Bi hong siancu Wan Pek lan membentak dengan nyaring..com/ terserah kepadamu. kemurungan dan kekesalan yang mencekam dalam dadanya. mencorong sinar tajam yang menggidikan hati dari balik matanya. bila ingin merenggut nyawaku. Mendengar perkataan tersebut. setelah memandang sekejap kedua orang itu. bayar dulu selembar wajah ayahku!" bentak si nona gusar.Tiraikasih Website http://kangzusi. dia membalikan badan dan siap meninggalkan tempat itu. dia berkata: Thian yu sudah lama tidak memikirkan soal mati hidupku lagi. silahkan saja turun tangan" Kemarahan Bi hong siancu Wan Pek lan benar-benar telah memuncak. Suma Thian yu segera menengadah dan tertawa terbahak bahak. lebih baik Thian yu mohon diri saja lebih dahulu" Selesai menjura dalam-dalam. kemudian tanpa mengucapkan sepatah katapun . suaranya pilu dan memedihkan hati. tapi tinggalkan dulu selembar jiwamu.!" "Tinggalkan selembar jiwamu?" Suma Thian yu balik bertanya dengan keheranan. Selesai tertawa dia melotot besar. dendam sakit hati ini lebih dalam dari samudra. membunuh ayah merupakan suatu peristiwa yang besar. tanpa berpir panjang lagi dia meloloskan pedangnya. Ketika Bi hong siancu Wan Pek lan mendengar Suma Tbian yu merubah panggilan kepadanya sebagai "nona Wan" perasaan yang tak puas itu semakin memuncak hawa amarahnya berkobar. dengan kening berkerut dan tertawa dingin tiada hentinya dia berseru: "Boleh saja kalau ingin pergi. mengapa? "Mengapa? Hmm. seakan-akan dia hendak mengeluarkan semua ke sedihan.

dengan air mata bercucuran membasahi pipinya. Pena baja bercambang Tio Ci hui juga telah bersiap untuk berteriak. ia ingin mati saja daripada dituduh melakukan perbuatan yang tak benar. dia lantas membalikkan tubuhny dan berjalan pergi dari sana. terhadap datangnya ancaman tersebut dia bersikap seakanakan tidak melihat. harap tunggu sebentar!" Suma Thian yu berpaling dan menyahut pelan "Toako. aku akan menggunakan waktu untuk membuktikan kebersihanku!" Kemudian tanpa menggubris diri Pena baja bercambang Tio Ciu hui lagi. . dengan wajah murung dan sedih dia berkata. perasaan hatinya waktu itu sangat kalut. emas murni tidak takut dibakar. pergilah kau! Mulai detik ini Sin liong piauktok tidak mengharapkan kehadiranmu disini!" Seusai berkata. Disaat yang amat kritis itulah mendadak Bi hong siancu Wan Pek lan menarik kembali serangannya. tanpa memungut kembali pedangnya. Dengan sepasang mata berkaca-kaca Suma Thian yu memperhatikan bayangan punggung Bi hong siancu Wan Pek lan hingga lenyap dari pandangan mata. hal ini dirasakan lebih memenuhi harapannya. Suma Thian yu berdiri tegak dengan wajah tenang.. lalu membuang pedang itu ketanah.Tiraikasih Website http://kangzusi. dia lantas membalikan badan dan berlalu dari situ.. Pena baja bercambang Tio Ci berkata sedih: "Hiante. apalagi kalau bisa mati di ujung pedang kekasihnya.. "Engkoh Yu. dia memejamkan matanya menantikan saat kematiannya tiba.. dia pun membalikkan badan menuju kepintu gerbang. kemudian tanpa berbicara apa-apa. Tampaknya ujung pedang Bi hong Siancu Wan Pek lan segera akan menyentuh dada Suma Thian yu. Oleh karena itu. Pada saat itulah. Sesudah menghela napas panjang.com/ dia melepaskan sebuah tusukan kilat keulu hati anak muda tersebut.

karena hingga kini dia masih belum dapat membuktikan manusia macam apakah Suma Thian yu itu. Sudah barang tentu tak terkecuali pula bagi Suma Thian yu. Ia merasa sedih sekali. meninggalkan kota Heng Ciu.. pelan-pelan Suma Thian yu berjalan meninggalkan perusahaan Sin liong piaukiok. sampai akhirnya sambil berjalan dia me nangis tiada hentinya. tiba-tiba ia menghembuskan napas panjang. Suma Thian yu bagaikan seorang pelancong yang sedang menikmati keindahan malam tapi siapa pula yang bisa menduga bagaimana kah perasaan hatinya waktu itu.. dia membayangkan pula tragedi yang menimpanya hari ini. Makin di pikir rasa sedihnya makin memuncak. ada kalanya ingin mengakhiri hi¬dupnya. aku Tio Ciu hui masih tetap mempercayaimu sepanjang masa" Sayang Suma Thian yu sudah tidak mendengar perkataan itu lagi... asal usulnya serta paman Wan. Pena baja bercambang Tio Ci hui mmerasakan suatu kekosongan dan kesedihan yang mencekam perasaan-nya..Tiraikasih Website http://kangzusi. suasana amat sepi. tapi bila teringat sakit . Tatkala bayangan punggung Suma Thian yu telah lenyap dari pandangan-nya. masgul dan murung. teringat orang tua sendiri.? Manusia paling gampang berkhayal bisa berada seorang diri. lalu berguman: "Entah orang lain menganggap kau sebagai penjahat. Ada kalanya dia ingin sekali menangis sepuas-puasnya.. meski demikian dia boleh cukup berbangga hati Sebab yang paling berharga dan paling mulia bagi seseorang yang hidup didunia ini adalah dipercayai orang dengan perasaan yang tulus. hening. kala itu rembulan telah bersinar ditengah awang-awang.com/ Melihat bayangan punggung Suma Thian yu yang semakin menjauh. apa lagi kalau baru saja mengalami suatu percobaan hidup yang berat.. tak kedengaran sedikit suarapun. Berjalan seorang diri di tengah keheningan malam.. dia teringat akan rumah... Dengan membawa perasaan kesal.

Berhasil menemukan orang itu. Bi kun lun (kun lun indah) Siau wi goan.. Akhirnya sinar matahari yang berwarna keemas-emasan pun memandar keempat penjuru dan menyinari seluruh jagad. dapat pula membalaskan sakit hati paman Waa nya. lambat laun diufuk timur pun secerca cahaya. diapun teringat akan manusia berhati binatang. dia melanjutkan per jalanannya kedepan. tubuhnya segera berguling ke atas tanah. Kokokan ayam bergema dikejauhan sana. tapi apa yang kemudian terlihat membuatnya tertegun. dengan langkah tegap dia berjalan kemuka. Ternyata anjing itu sudah memuntahkan darah hitam yang kental dan bau busuk. Begitu teringat akan Bi kun lun Siau wi goan. tapi sesaat yang paling gelap. .com/ hati pamannya Wan nya yang belum terbalas. lalu setelah menghela napas dan menggelengkan kepalanya berulang kali. mendadak kaki depannya menjadi lemas. Suma Thian yu amat terperanjat. Seekor anjing berwarna kuning lari keluar dari dusun dan pelan-pelan menghampiri Suma thian yu. berjalan melalui sawah dan menuju ke sebuah dusun yang jelek dan miskin.. Ketika tiba dihadapan Suma Thian yu. dendam keluarga belum terbalas. Ujung dari kegelapan adalah terbitnya fajar. Suma Thian yu segera merasakan semangatnya kembali berkobar. Maka.Tiraikasih Website http://kangzusi. dia segera memeriksa dengan seksama. Suma Thian yu berjalan menghampiri. ia sudah mati dalam keadaan yang mengerikan. langkahnyapun makin lama makin cepat. membelah kegelapan malam yang mencekam. Suma thian yu telah menuruni bukit. berarti dapat menghilangkan kecurigaan yang mencekam hatinya. semua kesedihan segera berubah menjadi amarah.

belum lagi mencapai berapa kaki. "Aaaaah!" "Apa yang telah dilihatnya?" Seluruh gedung dalam keadaan sepi. ternyata anjing buas itu sudah mati dengan darah me ngalir keluar dari ke tujuh lubang indranya.Tiraikasih Website http://kangzusi. tenaga dalamnya disalurkan dan bilamana perlu dia hendak membunuh anjing tersebut. Suma Thian yu tertegun dan segera menyingkir ke samping jalan sambil mengawasi anjing itu lekat-lekat. tapi disini tak nampak sesosok bayangan manusiapun. Bila terjadi suatu peristiwa aneh. belum lagi berapa latakah. seharusnya merupakan saat orang bangun tidur. Berada dalam keaadaan seperti ini. keadaannya persis anjing pertama. dia men coba untuk mengawasi lebih seksama. tapi apa yang kemudian terlibat membuatnya menjerit kaget. Waktu itu. seakan-akan disitu sudah tidak berpenghuni lagi. mau tak mau Suma Thian yu harus bersiap siaga menghadapi segala kemungkinan yang tak diingin kan. Dengan cepat Suma Thian yu menerjang masuk kedalam gedung Itu. Siapa tahu. Rasa tegang yang semula mencekam Suma Thian yu segera lenyap tak berbekas. kembali tampak olehnya seekor anjing buas menerjang keluar dari balik pintu sebuah gedung. jelas kejadian mana bukan terjadi tanpa sebab. kejadian yang pertama mungkin saja merupakan suatu kebetulan. tapi bila terjadi untuk kedua kalinya. Tampak anjing buas itu memantangkan mulutnya lebarlebar dan menerjang ke depan Suma Thian yu dengan ganasnya. hening seperti kuburan. anjing buas itu sudah meraung keras kemudian roboh tergeletak keatas tanah. suasananya begitu mengerikan membuat bulu kuduk orang pada bangun berdiri saja. di tepi jalan ditemui sesosok mayat .com/ Belum lagi berjalan empat langkah. Suma Thian yu melangkah lebih jauh ke dalam gedung itu.

berhenti!. Di alam semestakah? Atau di nerakakah tempat pembantaian yang kejam dan tak berperi kemasiaan? Sejak dilahirkan di dunia ini. kini dihadapkan pula dengan adegan seram seperti itu.. keadaannya sangat mengerikan.Tiraikasih Website http://kangzusi. usus dan isi perutnya telah berhamburan keluar. suma Thian yu segera dapat merasakan gejala yang tak beres disitu. ada yang tua. Ternyata apa yang dilihat didalam ruangan itu hanya penuh dengan mayat yang bergelimpangan dimana-mana. dia merasa seakan-akan muncul segulung hawa dingin yang merembas melalui punggungnya dan terus naik keatas.!" Suma Thian yu tercekat sesudah mendengar seruan itu.com/ membusuk yang terkapar disitu. keadaannya mengeri kan sekali. buru-buru dia menghampiri kamar yang terdekat. dia sepera membalikan badan dan lari keluar dari situ. Menyusul kemudian seseorang berseru dari belakang: "Kau. tapi bisa diduga olehnya bahwa semua anggota perkampungan telah dibantai orang secara keji. tangannya dipakai untuk menutupi wajahnya. belum pernah Suma Thian yu mengalami kejadian yang begitu mengenaskan. ia betul-betul tak tega untuk mendongakkan kepala. Mendadak terdengar suara orang terbatuk-batuk. bisa dibayangkan bagaimanakah pe rasaan Suma Thian yu sekarang. . ada yang laki. sekali lagi ia menjerit kaget. Tanpa berpikir panjang lagi. ada pula yang perempuan... berhentilah kau. "Aaaah!" Buru-buru dia mengundurkan diri dengan wajah memucat. Siapakah orang-orang itu? Siapa pula pembunuhnya? Apa sebabnya orang-orang itu terbunuh? Mengapa pembunuhnya begitu kejam dan tak berperi kemanusiaan? Setelah menjumpai persoalan sebelumnya.. entah bagaimanapun dia tak tega untuk memandang lebih jauh. ada yang muda. Sebagai pemuda yang cerdas. tapi begitu dibuka.

anggota perkampungan ii. tampak dia berpaling dan memperhatikan Suma Tbian yu sekejap.. lalu menyalurkan hawa murni untuk menunjang hidup kakak itu.membunuh seluruh ang..manusia berkerudung tee.memm. . sekujur badan kakek itu bergoncang keras lalu menjerit. pelan-pelan Suma Thian yu berjalan kedepan... seolah-olah napasnya hampir putus.....com/ Dengan cepat dia membalikan badannya. lalu sambil memayang kakek itu tanyanya: "Lotiang. dengan suara parau dia berbisik. tak sepotong suarapun yang sempat dilontarkan.. mulutnya ternganga lebar.telah ... "See. buru-buru Suma Thian yu membimbing kakek itu dan menempelkan telapak tangannya dipunggungnya.. hanya gara-gara sebutir mutiara.. kobarkan sedikit semangatmu. sungguh menggemaskan.ini.. sekalipun mereka berbutat demikian. Ternyata didepan pintu kamar kedua telah berdiri seorang kakek berjubah hitam yang berambut panjang dan berwajah penuh darah. cepat beritahu kepadaku." Ketika berbicara sampai disitu..Tiraikasih Website http://kangzusi." Ketika berbicara sampai disitu. tapi. Begitu rasa kagetnya berhasil dikuasahi.. waktu itu dia sedang menggape dengan lemas. air mata darah jatuh berlinang membasahi pipinya. mereka telah pergunakan cara yang keji dan ter kutuk ini untuk membunuhi kami rakyat jelata yang tak pandai bersilat..sekelompak manusia.. sekujur badannya gemetar keras. apa yang sebenarnya telah terjadi?" Kakek sekarat itu menggerakan kelopak matanya... kontan bulu kuduknya pada bangun berdiri lantaran kaget. Setelah mendapat bantuan tenaga dari sianak muda itu. "Sungguh menggemaskan. kesegaran kakek sekarat itu su dah berubah membaik... kemudian katanya. sorot matanya yang sayu dan tak jauh dari kematian memandang lurus tewajah Suma Thian yu tanpa berkedip.

Ia merasa teka-teki ini baru bisa dipecahkan bila dia berkunjung sendiri kekota Tiang an dan menjumpai Siau Wi goan.. Ketika meninggalkan dusun kecil itu. nyawanya sudah me layang meninggalkan raganya. sampailah Suma Thian yu di kota Tiang an. Kakek itu berseru terahan. buru-buru dia berusaha untuk memayangnya kembali. waktu itu tengah hari baru saja lewat. dengan cepat Suma Thian yu berhasil menemukan alamat yang di cari tersebut. Dia membaca doa dengan hormat. dia segera melepaskan cekalannya. mengapa orang-orang itu membantai rakyat tak bersalah yang tinggal dalam perkampungan tersebut hanya gara gara sebutir mutiara saja? Sampai dimanakah pentingnya mutiara itu? Serentetan pertanyaan yang penuh kecurigaan dan tanda tanya itu membentuk sebuah simpul mati didalam benaknya. aku amat kesakitan!" Agak tertegun Suma Thian ya selelah mendengar ucapan tersebut. Suatu hari. Ia pun tak habis mengerti.Tiraikasih Website http://kangzusi. Suma Thian yu amat terperanjat. tak terlukiskan perasaan pedih yang men cekam perasaannya ketika itu. Sesudah menanyakan alamat Bi kun lun Siau wi goan dari orang jalan. kemudian membalikkan badan dan beranjak pergi. tapi kakek itu sudah roboh. ia berusaha untuk mencari tahu siapa otak yang mendalangi organisasi perampok berkerudung tersebut. Suma Thian yu merasakan hatinya bertambah berat. . Untuk kesekian kalinya Suma Thian yu menyaksikan sesosok nyawa meninggalkan raga nya. manusia yang berlalu lalang ditengah jalan bagaikan ikan yang berenang dalam sungai..com/ "Lepaskan tanganku. lalu memuntahkan segumpal riak kental bercampur darah. sekarang ia lebih bertekad lagi untuk mencari Bi kun lun Siau Wi goan dan membalas dendam.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Pendekar besar yang memimpin dunia persilatan baik untuk golongan putih maupun golo ngan hitam ini berdiam diujung gang Li gi keng, dikedua belah sisi pintu gerbang terbentang dinding pekarangan raksasa yang sangat tinggi dan kekar, sepasang singa batu besar berada ditepi pintu, bangunannya mentereng, gayanya penuh wibawa. Setelah lama berdiri di depan pintu gerbang seorang lelaki kekar baru munculkan diri dan merghampiri Suma Thian yu sambil menegur. "Engkoh cilik, apakah kau sedang mencari orang?" "Betul, aku hendak menyambangi Siau tayhiap" jawab Suma Thian yu dengan sopan. Mengetahui kalau Suma Thian yu hendak me nyambangi majikannya,tanpa terasa lelaki itu memperhatikan tamunya sekejap lagi, ia mera sa pemuda ini gagah perkasa, tampan dan kekar, ia lantas tahu kalau orang itu bukan manusia sembarangan. Maka sambil tersenyum katanya lagi. "Engkoh cilik, ada urusan apa kau mencari Siau tayhtap?" "Tolong saudara sudi melaporkan, katakan saja aja seorang dari luar desa she Suma yang ingin menyambangi" Lelaki berpakaian ringkas itu segera mengiakan dengan sopan, lalu masuk ke dalam. Sementara itu, Suma Thian yau sedang berpikir didalam hati: "Kalau dilihat dari sikap centengnya yang sopan santun dan tahu peraturan, orang tidak akan mengira kalau Siau wi goan adalah seorang manusia bengis yang berhati buas, lebih baik aku menggunakan tata kesopanan lebih dulu sebelum menggunakan kekerasan, kemudian baru me mutuskan menurut situasi" Sementara dia masih termenung, lelaki berpakaian ringkas itu sudah munculkan diri, setelah menjura dalam-dalam kepada Suma Thian yu, katanya: "Majikan kami mempersilahkan engkoh cilik masuk!"

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Kemudian dengan sikap yang amat menghormat, dia mempersilahkan tamu untuk masuk. Setelah mengucapkan beberapa patah kata merendah, Suma Thian yu baru mengikuti lelaki itu masuk keruang dalam. Sepanjang jalan, yang di jumpainya hanya jago-jago persilatan saja, ketika orang- orang itu menjumpai kehadiran Suma Thian yu, hampir rata-rata menunjukkan wajah tertegun. Menanti Suma Thian yu sudah lewat, mereka baru berbisik bisik membicarakan peristiwa tersebut. Suma Thian yu berlagak seolah olah tidak merasa, bahkan dihati kecilnya sempat memuji Bi kun lun Siau Wi goan yang pandai menjamu tamunya. Lelaki kekar itu mengajak Suma Thian yu menusuki ruangan tengah, tepat di muka ruangan tergantung sebuah papan nama terbuat dari kayu yang bertuliskan: "JIN HONG LIU WAN" Artinya: Perbuatan bajik sampai di mana-mana. Selain hurufnya terbuat dari emas, gaya tu lisan-nya yang juga kuat bertenaga, tampaknya di tulis oleh seorang kenamaan. Suma Thian yu mendongakkan kepalanya memandang sekejap, kemudian baru mengikuti lelaki itu menuju ke ruang dalam. Sesaat sebelum melangkah masuk ke ruang tengahv mendadak sorot matanya melintas di atas wajah lelaki setengah umur yang duduk di kursi utama itu, hatinya kontan tertegun, Pe kiknya kemudian di hati. Kenal amat wajah orang ini! Bukankah dia adalah... ehmm, betul! Yaa dialah orangnya! Benar benar memang dia" Rupanya setelah melihat wajah lelaki setengah umur yang duduk dikursi utama itu tiba-tiba saja dia teringat dengan manusia berkeru dung yang kain kerudungnya kena disingkap itu, kedua-duanya berparas tampan dan gagah, sekarang Suma Thian yu merasa teka-teki mana betul-betul sudah terbongkar.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Dalam pada itu, lelaki setengah umur tadi sudah meninggalkan tempat duduknya seraya menjura, kemudian sambil tertawa terbahak-bahak dia berkata. "Haaahhh...haaahhh...haaahhh keda tangan Suma siauhiap di rumahku benar-benar merupakan suatu kehormatan, silahkan duduk! Silahkan duduk !" Seorang pelayan segera datang menghidangkan air teh dan dipersembahkan kehadapan Suma Thian yu. Sedang anak muda itu diam-diam berpikir. "Sesudah datang kemari, aku harus bersikap sewajar mungkin coba kulihat permainan busuk apakah yang hendak mereka gunakan" Maka tanpa sungkan diapun duduk, lalu setelah menerima cawan air teh, katanya kepada lelaki setengah umur itu sambil tersenyum. "Secara kebetulan aku lewat sini, sudah lama ku dengar akan kebajikan Siau tayhiap, itulah sebabnya sengaja aku berkunjung kemari" "Aaah, mana, mana" Bi kun lun Siau Wi goan tersenyum, "siauhiap terlalu memuji, Wi goan tak lebih cuma seorang kuli silat yang kasar, aku tidak memiliki kebajikan apa-apa, un tuk pandangan siauhiap tersebut, Wi goan mengucapkan terima kasih lebih dulu" Kemudian setelah berhenti sejenak dan memandang sekejap sekeliling arena, katanya le¬bih jauh. "Kunjungan Suma siauhiap benar-benar merupakan suatu kejadian yang luar biasa, marilah kuperkenalkan dengan saudara-saudara lain yang berada disini" Mula-mula dia perkenalkan kepada Suma Thian yu lebih dahulu, setiap ucapan maupun sikapnya amat menyanjung dan menghormati Suma siauhiap, walaupun Suma Thian yu juga tahu kalau lawan adalah seorang yang pandai bicaramanis, tetapi manusia memang seorang makhluk yang aneh. Meski Suma Thian yu tahu kalau dia sengaja disepak, namun dalam hati kecilnya justru merasa puas sekali.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Selesai memperkenalkan Suma Thian yu kepada rekanrekannya, kemudian Siau Wi goan pun memperkenalkan empat orang tamu yanfcg berada di sekeliling tempat itu. Orang pertama adalah seorang tosu tua berjenggot merah yang berusia tujuh puluh tahunan, dia adalah guru Bi Kun un Siau Wi qoan yang disebut Leng gho Cinjin, menjabat pula sebagai ciang bunjin partai Kun lun. Orang kedua adslah seorang perempusn muda berusia dua puluh lebih, tiga puluh kurang. Bi kun lun Siau Wi toan hanya mengatakan dia she Ho bernama Hong, tanpa memperkenalkan gelarnya. Namun Suma Thian yu cukup mengenali perempuan itu sebagai murid ketiga dari mayat hidup Ciu Jit bwee yang berjulukan Yan tho hoa(Bunga tho indah). Orang ke tiga berwajah tampan dan gagah, dia bernama Cun gan siu cau (sastrawan berparas ganteng) Si Kok seng. Suma Thian yu merasa amat menaruh hati terhadap pemuda ini sejak pandangan yang pertama, diapun paling menaruh kesan baik kepadanya. Orang yang diperkenalkan paling akhir adalah seorang kakek berbaju sastrawan, ternyata dia seorang ahli ilmu pedang yang paling top dari partai Tiam cong yang disebut orang It ci hoa kiam (pedang bunga satu huruf) Yu-Liang gi. Setelah mengucapkan kata-kata sungkan, suasana dalam ruangan pun bertambah luwes, karena diantara ke empat orang itu Suma Thian yu hanya menaruh kesan baik terhadap Cun gan siucay Si Kok seng, maka dia pun lantas bertanya kepadanya. "Saudara Si, boleh aku tahu nama gurumu?" Melihat pertanyaan dari Suma Thian yu amat kasar, mulamula Cun gan siucay Si Kok seng agak tertegun, kemudian sahutnya: "Sejak kecil aku gemar belajar ilmu silat, tiap sampai di suatu tempat akupun mempela jari semacam kepandaian, itulah sebabnya se tiap orang yang pernah memberi pelajaran

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

ke padaku kuanggap sebagai guruku, Suma siuahiap coba bayangkan saja, bagaimana caraku untuk menjawab pertanyaanmu itu?" Suma Thiauyu terpaksa mengiakan dan tidak bertanya lebih jauh. Pada saat itulah, Bi kun lun Siau Wi goan baru bertanya kepada Suma Thian yu: "Siauhiap, tolong tanya ada urusan apakah kau berkunjung kemari?" Tanpa berpikir panjang, Suma Thian yu segera menjawab: "Aku memang mempunyai beberapa persoalan yang ingin ditanyakan kepada Siau tayhiap, hanya tak kuketahui apakah Siau tayhiap bersedia untuk membertahukan kepadaku atau tidak?" Diam-diam Bilun lun Siau Wi goan agak terkejut setelah mendengar perkataan itu, kemudian iapun tertawa terbahakbahak. "Ha ha ha ha ha......boleh, tentu saja boleh, kita toh bukan orang luar, apapun yang ingin siauhiap tanyakan, harap ditanyakan secara blak-blakan. "Siau tayhiap, tahukah kau kalau barang kawalan dari perusahaan Sin liong piaukiok telah dibegal orang?" Siau Wi goan pura pura terkejut, sambil menggeleng tanyanya: "Aaaah...... Wi goan tak tahu akan berita ini, tolong tanya kapan dibegalnya?" Meskipun orang tak mau mengaku, Suma Thian yu juga tak sampai mengumbar amarahnya, dia berkata lebih jauh: "Kalau begitu, tentu saja Siau tayhiap juga tak tahu bukan jika Wan cong piautau telah menderita luka parah dan jiwanya terancam mara bahaya: Sebelum Bi kun lun Siau Wi goan sempat menjawab, It ci hoa kiam Yu Liang gi dari Tiam cong pay yang berada disisinya telah menimbrung:

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

"Hei, ucapan siauhiap tersebut seakan-akan membawa nada teguran, apakah kau menaruh curiga kalau Siau tayhiap tersangkut dalam pe ristiwa ini?" Bi kun lun Siau Wi goan segera tertawa terbahak-bahak. "Ha ha ha ha ha......ucapan saudara Yu kelewat berat, selama ini Wi goan tak pernah menuduh orang dengan kata yang bukan-bukan apalagi siauhiap toh bertujuan baik!" Sampai disitu dia lantas berpaling kearah Suma Thian yu sambil bertanya. "Benarkah Wan congpiautau telah terluka parah dan jiwanya terancam? Aaai....siapakah telah turun tangan sekeji itu terhdapnya?" "Konon segerombolan perampok berkerudung jawab Suma Thian yu langsung dan tanpa berusaha untuk merahasiakan. Paras muka Bi kun lun Siau Wi goan berubah amat serius setelah mendengar perkataan itu, katanya kemudian: "Oooh, rupanya perbuatan dari perampok berkerudung! Ehmm, Wi goan memang sudah lama mendengar orang bilang kalau dalam du nia persilatan telah muncul suatu organisasi besar semacam ini, selain jejaknya sukar di buntuti, cara kerjanya pun bersih tanpa me ninggalkan jejak, sayang Wi goan tak berhasil menyelidiki sarang mereka." Berbicara sampai disini, ia sengaja bertanya kepada gurunya Leng gho Cinjin: "Suhu, pernahkah kau mendengar hal ini?" Leng gho Cinjin segera manggut-manggut. "Yaa, dengar sih pernah dengar, hanya tak pernah kujumpai saja orangnya." Rasa curiga timbul kembali dalam hati Suma Thian yu, bila berbicara soal tampang Bi kun lun Siau Wi goan, dia jujur dan gagah, caranya berbicara sopan dan tahu tata cara, tidak gampang marah, pada hakekatnya boleh di bilang berhati bajik. Tapi, kenyataan sudah terbentang didepan mata, pesan paman Wan sebelum ajalnya serta peringatan dari Heng si

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Cinjin, semuanya mengatakan Siau Wi goan sebagai pentolan perampok. Dengan kejadian tersebut, Suma Thian yu menjadi serba salah dan tak tahu apa yang mesti dilakukan. Mendadak satu ingatan melintas didalam benaknya, ia teringat pula akan pembantaian brutal yang terjadi dalam dusun kecil gara-gara sebutir mutiara itu, ia bertekad untuk mencari kesimpulan dari persoalan mana melalui jejak mutiara itu. Maka diapun mengalihkan pokok pembicaraan ke soal lain, pertanyaan tersebut tak pernah diajukan lagi, justru hal mana sangat ber kenan dihati Bi kun lan, semua pertanyaan segera dijawab bahkan sikapnya bertambah luwes dan halus. Malam itu, Suma Thian yu diminta oleh Siau goan untuk tetap tinggal disana seusai per jamuan, Siau Wi goan menitahkan kepada Cun pan siucay Si Kok seng untuk menemani Suma Thian yu berjalan-jalan menikmati keindahan alam. Diam-diam Suma Thian yu merasa amat girang, sebab dia menganggap hanya dengan ber buat demikianlah ia bisa mempelajari situasi gedung keluarga Siau sambil sekalian mencari tahu kabar berita tentang mutiara tersebut. Kedua orang itu berjalan, menuju kelapangan, tiba-tiba Suma Thian yu bertanya: "Saudara Si, apakah kau dengar kalau ada semacam benda mesttka yang telah munculkan diri?" "Apakah kitab pusaka? Kitab pusaka tanpa kata?" Cun gan siucay Si Kok seng balik ber tanya. "Bukan, bukan benda itu, tapi mestika lain-nya?" "Aku belam pernah mendengarnya, Suma siauhiap, dapatkah kau memberitahukan kepadaku?" "Konon didalam dunia persilatan telah muncul sebutir mutiara Ya beng cu yang tak ternilai harganya" "Mutiara Ya beng cu?" ulang Si Kok seng dengan terperanjat", kapan munculnya?"

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

"Sudah muncul, dan kini sudah dirampok oleh perampok berkerudung!" sambil berkata Suma Thian yu melirik sekejap kearah Si Kok seng dengan ujung matanya. Tampak paras muka Si Kok seng berseri, kontan ia mendamprat: "Perampok sialan, tampaknya gerak gerik mereka sudah makin merajalela." Dan pembicaran tersebut, Suma Tbian yu tahu kalau lagilagi dia kebentur dinding alias gagal total, sekalipun ditanyakan lebih jauh juga tak akan menghasilkan apa- apa, maka ia pun mengurungkan niatnya semula. Mereka berdua segera melanjutkan perjalanannya, mengajaknya pergi ketempat itu. Dilihat dari sini, dapat ditarik kesimpulan kalau Bi kun lun Siau Wi goan benar-benar se orang manusia yang sangat licik dengan tipu muslihat yang berbahaya, itu berarti dia harus selalu berwaspada terhadap dirinya. Tapi, justru karena soal ini pula Suma Thian yu jadi lebih bertekad untuk membongkar teka teki itu sehingga tuntas dan terungkap seluruhnya. Begitulah, sambil berbincang bincang sambil berjalan-jalan, makin berbicara makin cocok rasanya, sehingga hampir boleh dibilang masing-masing pihak merasa sayang karena baru berjumpa sekarang. Suatu ketika, Si Kok seng mohon diri lebih dulu untuk kembali kekamarnya. kini tinggal Suma Thian yu seorang. Kesempatan semacam ini boleh dibilang merupakan sebuah peluang yang baik sekali, ketika Suma Thian yu menyaksikan didepan sana terdapat cahaya yang memancar keluar dari sebuah ruangan, tanpa sadar ia berjalan meng hampiri ruangan itu. Tapi, ketika ia baru melangkah naik keatas anak tangga, mendadak dari balik ruangan, terdengar seorang perempuan sedang berteriak minta tolong: "Tolong, tolong! Oooh.....tolooong"

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Suma Thian yu amat terperanjat sesudah mendengar teriakan itu, sifat pendekarnya seperi timbul, dengan cepat dia lari menghampiri mulut jendela. Tapi pada saat yang bersamaan, dari belakang tubuhnya berkumandang suara tertawa di ngin, lalu seseorang menegur: "Bocah keparat, rupanya kau adalah pencoleng yang bekerja diwaktu malam." Agak tertegun Suma Thian yu mendengar seruan itu, cepat dia membalikkan badan, entah sedari kapan dua orang kakek telah ber diri dibelakang tubuhnya sedang mengawasi kearahnya penuh kegusaran. Suma Thian yu sangat gelisah, ia tahu kalau pihak lawan salah paham, maka ujarnya: "Kalian berdua salah paham, cepat! Pencolengnya masih berada didalam, mari kita tengok bersama-sama!" "Heeh...heeh...heeh...bocah keparat, kau tak usah berlagak pilon lagi" jengek kedua orang kakek itu sambil tertawa seram, dengan mata kepala sendiri lohu melihat kau berbuat terkutuk, sekarang masih ingin mungkir lagi? Hayo jalan! Segera menjumpai majikan!" Seraya berkata dua orang itu satu dari kiri yang lain dari kanan segera bertindak hendak menggusur dengan kekerasan. Suma Thian yu merasa tak pernah melakukan perbuatan salah, diapun tak takut mengha dapi tuan rumah, maka serunya dengan dingin. "Tak usah merepotkan kalian, aku masih mempunyai kaki untuk berjalan sendiri" Mendengar itu, dua orang kakak tersebut segera berjalan satu di muka yang lain dibelakang dan menggusur Suma Thian yu menuju ke ruang tengah. Diluar dugaan, ruangan tengah sudah hadir banyak orang, tapi tidak kelihatan Bi kun lun dan Cun gan siucay dua orang. Begitu Suma Thian yu muncul dalam ruangan depan, dari balik ruangan segera muncul Leng gho Cinjin. Jenggot merahnya yang panjang tampak bergerak tanpa hembusan angin, mukanya diliputi hawa pembunuhan, begitu

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

berjumpa dengan Suma Thian yu, ia segera menggebrak meja sambil memaki: "Anjing keparat, tak nyana tampangmu ganteng tapi nyatanya seorang Cay hoa cai (pen jahat pemetik bunga), padahal tuan rumah bersikap cukup baik terhadapmu" Begitu dilihatnya situasi, tidak beres, buru-buru Suma Thian yu memantah. "Locianpwee, kau telah menaruh kesalahan paham terhadapku, aku Suma Thian yu bukanlah manusia rendah seperti apa yang kau tu-duhkan, harap lakukan pemeriksaan lebih dulu dengan seksama" Leng gho Cinjin sama sekali tidak menggubris ucapan itu, begitu Suma Thian yu selesai bicara, kontan dia membentak dengan gusar. "Kentut anjing! Semua fakta sudah ada didepan mata, kau anggap pinto menuduh tanpa dasar?" Berbicara sampai disitu, dia lantas menitahkan orang untuk mengundang Bi kun lun Siau Wi goan dihalaman belakang. Setelah itu makinya lebih jauh. "Bocah keparat, apa yang hendak kau katakan lagi? Peraturan rumah tangga yang berla ku disini amat ketat, dengan dosa yang kau lakukan tiada ampun lagi bagimu. Sekarang cepat kau kutunggi lengan kananmu sendiri kalau tidak, jangan harap kau bisa tinggalkan rumah keluarga Siau pada hari ini barang setengah langkah pun" Setelah menyaksikan keadaan yang terbentang didepan mata, terutama sikap lawan yang tidak mencari tahu lebih dulu siapa salah siapa benar, Suma Thian yu segera sadar, dia mengerti kalau dirinya sudah terjebak ke dalam perangkap musuh yang licik. Maka sambil membusungkan dada, ujarnya dengan wajah bersungguh sungguh. "Locianpwee, berulang kali kau menuduh Thian yu sebagai manusia berdosa, bahkan pe nyesalanpun tak diberi, tampaknya hal ini me rupakan sebagian dari rencana keji yang telah kalian persiapkan. Hmm! Dihadapan orang jujur lebih

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

baik tak usah berbohong, bila ingin beradu kepandaian, Suma Thian yu tak akan berkerut kening" "Haah...haah...haah... punya semangat punya keberanian, pinto paling suka dengan pemuda semacam ini" Dia sepera memberi tanda, It ci hoa kiam (pedang bunga satu huruf) Yu Liang gi dari partai Tiam cong segera melompat ke hadapan Suma Thian yu, lalu berkata. "Lohu ingin mencoba sampai dimanakah kehebatan ilmu pedangmu!" Sementara berbicara, pedang yang digembolnya segera diloloskan dari sarung. Suma Thian yu mendengus dingin, tiba-tiba dia mencabut keluar pedang Kit hong kiamnya dari sarung, cahaya biru yang menyilaukan mata segera memancar keempat penjuru. Begitu melihat pedang mestika yang berada ditangan anak muda itu, kontan saja It ci hoa kiam Yu Liang gi menjerit kaget. "Haah....? Kit hong kiam....?" Jeritan tersebut segera memancing perhatian segenap orang yang hadir didalam ruangan itu, serentak semua orang mengalihkan sorot mata nya keatas pedang mestika ditangan Suma Thian yu. Leng gho Cinjin turut tertawa seram sesudah menyaksikan kemunculan pedang Kit hong kiam tersebut, segera jengeknya. "Heeh...heeh...heeh...rupanya kau adalah murid pencoleng, tak heran kalau kaupun manusia bajingan, kawan-kawan, ringkus bangsat kecil ini!" Bagaikan segerombol kawanan lebah, kawanan jago yang berada dalam ruangan segera mengurung Suma Thian yu ditengah arena. Tapi, pada saat itulah It ci hoa kiam Yu Liang gi membentak dengan suara lantang. "Harap tunggu sebentar saudara sekalian, berilah kesempatan buat aku orang she Yu untuk mencoba sampai

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

dimanakah kelihayan dari ilmu pedang Kit hong kiam hoat yang menggetarkan dunia persilatan itu!" Oleh bentakan mana, serentak semua jago mundur satu langkah ke belakang, namun mereka tidak mengendorkan posisi pengepunggannya. Kemarahan yang berkobar didalam dada Suma thian yu waktu itu ibaratnya gunung berapi yang meletus, sekarang ia sudah mengerti kenapa paman Wan nya sampai dituduh yang bukan-bukan oleh orang lain, hal mana menambah berkobarnya api kemarahan dalam dadanya. Dengan jurus Tui huang wang gwat (mendorong jendela melihat rembulan), pedang kit hong kiamnya melepaskan sebuah tusukan ketubuh It ci hoa kiam, tapi baru sampai di tengah jalan mendadak berganti jurus menjadi gerakan Gwat gi seng sia (rembulan bergeser bintang berpindah), kali ini dia tusuk tenggorokan orang dengan kecepatan bagaikan anak panah yang terlepas dari busur. Walaupun dua jurus serangan yang berbeda namun bergabung menjadi satu, dibalik serangan-nya terdapat perubahan kosong yang merupakan tipuan yang tak terduga sebelumnya. Dalam partai Tiam cong, It ci hoa kiam Yu liang gi terhitung juga pedang paling top, selain lihay dalam limu pedang, orangnya juga licik dan pintar. Sekarang, ia harus tercekat perasaannya se telah menyaksikan dua serangan Suma Thian yu yang dilancarkan dalam satu gerakan bersama, buru-buru kaki kirinya bergeser, pedang nya diputar mengikati gerakan badan. Kali ini secara hebat ia berhasil membendung jurus serangan pertama dari Suma Thian yu, lalu mengikuti gerakan mana dengan jurus Hong Ki im yong (angin berhembus awan meng gulung) dia ciptatan pelbagai lapis bunga pe dang untuk mengurung sekujur tubuh lawan. Tiba-tiba Suma Thian yu berpekik panjang, pedangnya berubah menjadi Lui tian ciau kat(guntur dan petir

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

bersusulan), secepat sambaran kilat, dia tembusi lapisan pedang Yu liang gi dan langsung menusuk ke ulu hatinya. Kekuatan mereka berdua boleh dibilang seimbang, sulit untuk membedakan mana yang ampuh dan mana yang lemah, sebab disatu pihak merupakan jagoan kenamaan dari partai Tiam cong, dilain pihak merupakan ahli waris dari Wan tayhiap. "Taaang ...! mendadak terdengar suara senjata tajam yang saling beradu, cahaya pedang ditengah arena segera lenyap tak membekas, lalu bayangan manusia melintas, Suma Thian yu telah melompat keluar dari arena pertarungan. Maai, maaf.....ujarnya sambil menjura dan senyuman menghiasi ujung bibirnya. Pada mulanya It ci boa kiam Yu Liang gi masih merasa kebingungan dan tidak habis mengerti menunggu ia menggerakan lengannya dan sepotong kain bajunya tahu-tahu terlepas dari lengan dan jatuh ketanah, ia baru tahu apa yang telah terjadi. Dengan wajah merah padam karena jengah, It ci hoa kiam Yu Lianeg gi menundukan kepalanya rendah-rendah dan segera mengundurkan diri dari arena pertarungan. Leng gho Cinjin tidak menyangka kalau Yu Liang gi sebagai seorang jago pedang kenamaan bisa menderita kalah di tangan seorang pemuda ingusan yang baru terjun kedunia persilatan. Rasa malu bercampur gusar segera berkecamuk menjadi satu dalam benaknya, kepada kawanan jago yang lain, dia berseru. "Saudara-saudara sekalian, hayo turun tangan dan bekuk bajingan muda itu...!" Pada saat itulah, mendadak dari sudut berkumandang suara pekikan panjang yang nyaring, ketika,semua orang berpaling tampaklah Bi kun lun dengan membawa Cun gan siu cay melangkah masuk kedalam arena. Suasana diarena segera menjadi gempar, mereka seolah-olah sudah lupa dengan perintah yang diturunkan Leng gho Cinjin semula. "Setelah

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

melangkah masuk kedalam arena, Bi kun lun Siau wi goan segera menghardik semua orang agar jangan ribut, kemudian dengan senyum dikulum dia menjura kearah Suma Thian yu sambil memohon maaf: "Suma Siauhiap, semua kesalahan Wi goan, tidak sepantasnya kuterbitkan begini banyak kesulitan bagimu, salah paham-salah paham se muanya ini hanya suatu kesalahan paham belaka. Kemudian setelah tertawa nyaring, katanya lebih jauh. "Harap kau sudi memaklumi, andaikata sihian le tidak pergi memberi kabar kepadaku, mung kin bencana yang bakal terjadi akan besar sekali. haaa...haah...haaahh...." Rasa benci Suma thian yu benar-benar sudah merasuk ketulang sum-sum, bagaimanapun penjelasan dari Bi kun lun, tak mungkin bisa meredakan rasa rasa ketidak puasannya. Tampak dia menarik kembali pedangnya, lalu berpamitan pada Bi kun lun Siau Wi goan. "Atas pelayananmu yang baik, aku tak akan melupakan untuk selamanya. Biarlah aku mohon diri lebih dulu, untung masa mendatang masih panjang, biarlah kebaikanmu itu kubayar dikemudian hari saja." Kemudian setelah mengucapkan pula beberapa parah kata perpisahan dengan Cun gan siu cay Si Kok seng, dia membalikkan badan siap meninggalkan tempat itu. Siapa tahu kawanan jago liehay yang mengepung di sekeliling tempat itu masih menghadang jalan pergi Suma Tbian yu, mereka dengan sorot mata yang merah membara karena amarah menatap anak muda itu lekat-lekat, seakanakan mereka adalah sekelompok ular berbisa yang siap memagut..... Melihat hal itu, Suma Thian yu tertawa dingan sambil mendongakan kepalanya dia menerjang maju terus kedepan. Tiba-tiba dari muka sana muncul seorang kakek kurus ceking bermata tikus berhidung elang yang menghadang jalan perginya dengan golok dilentangkan didepan dada, lalu menegur.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

"Bocah keparat, tempat ini bukan tempat yang bisa diganggu seenaknya, boleh saja bila kau ingin meninggalkan tempat ini, tapi ditinggalkan dulu sedikit tanda mata, congkel lebih dulu kedua biji matamu, kemudian baru pergi" "Haaahh...haaaha...haaaha...kau ingin mencongkel mataku...? Huuuh, jangan mimpi" Suma Thian yu tertawa tergelak. Kakek ceking itu semakin melotot dengan buas, goloknya diangkat siap membacok. Tapi saat itulah kembali Bi kun lun Siau wi goan membentak keras. "Saudara Cian, jangan bertindak gegabah, biarkan saja dia pergi!" Buru-buru kakek ceking she Ciang itu menarik kembali goloknya, setelah melotot sekejap kearah suma Thian yu dengan angkuh, dia mundur selangkah seraya berkata. "Hmm, enakan keparat ini!" Suma Thian yu berjalan kehadapannya, lalu tertawa angkuh pula. "Maaf!" katanya. Seusai beikata dia lantas melangkah pergi dari situ, Suma Tbian yu memang bernasib jelek, berulang kali dia harus dituduh orang ka rena salah paham, rasa pedih yang mencekam perasaannya betul-betul tak terlukiskan dengan kata-kata. Sekarang ia sudah menaruh perasaan muak yang amat sangat terhadap dunia yang sangat indah ini. Belum jauh meninggalkan kota Tiang an, bintang sudah bertaburan diangkasa, kegelapan malam telah menyelimuti seluruh jagad, orang yang berlalu lalang dijalan semakin sedikit. Dalam keadaan seperti inilah mendadak dari arah belakang ber kumandang suara derap kaki kuda yang ramai, suara tersebut kedengarannya janggal sekali dalam suasana begini. Lambat laun suara derap kaki kuda itu semakin mendekat, Suma Thian yu tahu kalau dibalik kesemuanya itu pasti ada

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

sesuatu yang tak beres. Diam-diam dia menghimpun tenaganya sambil bersiap-siap siaga menghadapi se gala kemungkinan yang tak di inginkan. Pada saat itulah, suara bentakan nyaring telah berkumandang lagi dari belakang. Suma Thian yu mengira Bi kun lnn Sian Wi goan telah melakukan pengejaran dari belakang, hawa pembunuhan segera menyelimuti seluruh wajahnya, dengan cekatan dia meloloskan pedang Kit hong kiam yang tersoren di-punggung seraya membalikkan badan, kemudian menghadang jalan pergi pendatang tersebut ditengah jalan. Tak berapa saat kemudian, dari depan sana muncul lima ekor kuda jempolan yang di larikan kencang kencang, penunggangnya adalah perampok perampok berkerudung hitam. Kalau tidak melihat masih mendingan, begitu menyaksikan kemunculan kawanan pencoleng tersebut, kontan saja amarahnya berkobar, dia berpekik panjang, suaranya menggaung jauh ketengah udara dan menggetarkan seluruh pepohonan yang tumbuh di sekeliling tempat itu. Tampak tubuhnya melejit ketengah, pedang Kit hong kiamnya menciptakan segulung kabut pedang berwarna putih, lalu menyergap kelima orang penunggang kuda berkerudung itu. Tindakan gegabah semacam ini sebetulnya merupakan pantangan yang paling besar bagi umat persilatan, sesunguhnya Suma Thian yu pun memahami akan hal ini, tapi... bagaimaaa mungkin dia bisa membendung rasa mangkel dan kobaran amarah yang telah dipendamnya selama banyak tahun? Tindakan mana rupanya diluar dugaan kelima orang penunggang kuda berkerudung itu, meski tugas mereka kali ini adalah menyergap Suma Thian yu, namun mereka tidak berharap terjadinya pembunuhan yang tak berarti. Tapi sekarang, setelah menyaksikan Suma Thian yu muncul bagaikan malaikat yang datang dari kahyangan, serentak lima

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

orang itu membentak pendek, kemudian bagaikan ledakan mercon, mereka menyusup keempat penjuru untuk menyelamatkan diri. Terdengar suara ringkikan kuda yang meloloskan senjata tajam masing-masing. Sebenarnya Suma Thian yu mengharapkan suatu hasil yang baik dalam gebrakan yang pertama, tapi begitu gagal dengan serangan yang pertama, tubuhnya ikut melayang turun keatas tanah, dengan cepat dia dikepung kelima orang pencoleng berkerudung itu dari empat penjuru. 0ooo0 Jilid 10 Terdengar dia mendengus dingin, dengan sorot mata memancarkan cahaya tajam, bentaknya sembari menggertak gigi: "Apakah kedatangan kalian berlima untuk merenggut nyawa sauya? Turutilah nasehatku, sipat ekor dan pulang saja kerumah dengan tenang, laporkan kepada Siauw Wi goan, begitu aku orang she Suma berhasil menemukan bukti yang nyata, pasti akan kubasmi keluarga Siau dengan darah" Baru selesai dia berkata, terdengar orang yang berada di paling depan telah tertawa dingin tiada hentinya. "Hehehehe....bocah keparat, tinggalkan pedang mestika milikmu, kalau tidak hari ini ditahun depan adalah hari ulang tahun kematian mu yang pertama!" Suma Thian yu segera menyodorkan pedang Kit hong kiamnya kedepan setelah mendengar perkataaa itu, katanya sambil tertawa angkuh: "Nih, sauya persembahkan dengan kedua belah tanganku, ambillah sendiri!" Ketika manusia berkerubung tersebut menyaksikan perbuatan lawannya, dia masih mengira Suma Thian yu benarbenar berhasrat untuk menyerahkan pedang itu kepadanya, ia lantas maju beberapa langkah kedepan siap menerima sodoran mana.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Tiba-tiba Suma Thian yu membentak nyaring: Sambutlah!" Pedangnya meluncur kedepan seperuti anak panah yang terlepas dari busurnya, pedang Kit hong kiam tersebut langsung menyambar kewajah penjahat berkerudung itu. Meryusul gerakan mana seluruh tubuh Suma Thian yu ikut pula menerjang maju kemuka. Tampaknya pedang itu segera akan menyambar ditubuh lawan, manusia berkerudung itu menjerit kaget, buru-buru dia berkelit kesamping. Disaat yang amat singkat inilah Suma Thian yu menggerakkan tangannya untuk membacok pergelangan tangan lawan sambil membentak. "Tinggalkan dahulu lenganmu!" Menyusul jeritan ngeri yang memilukan hati, seperti burung yang kena bidikan saja, manusia berkerudung itu melejit kebelakang. Sayang tubuhnya sempoyongan beberapa langkah, setelah itu roboh terjengkang ke tanah dan tak sanggup berdiri lagi. Diatas tanah tinggal sebuah lengan yang terpaksa, darah kental membanjiri permukaan tanah dan menyusup ke dalam. Setelah berhasil meraih kemenangan dalam pertarungan pertama, kemarahan Suma Thian yu agak mereda, dia memandang sekejap manusia berkerudung yang terpapas lengannya itu, kepada keempat orang rekan-nya ia berseru sambil tertawa dingin. "Siapa lagi yang ingin maju untuk mengantar kematian?" Ketika mendengar tantangan tersebut, keempat orang manusia berkerudung itu serentak mengayunkan goloknya dan maju menerjang dari empat penjuru, dilihat dari gerakan tubuh mereka, jelas kalau orang-orang itu adalah jagoan kelas satu dalam dunia persilatan. Kendatipun demikian, Suma Thian yu yang bernyali besar sama sekali tak memandang sebelah matapun terhadap mereka.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Dia berdiri dengan segenap perhatiannya dihimpun menjadi satu, ditunggunya sehingga senjata tajam ke empat orang itu hampir mengenai tubuhnya.... Disaat yang amat kritis itulah tiba-tiba dari balik keheningan berkumandang suara bentakan gusar yang amat nyaring: "Mundur!" Menyusul kemudian, terlihat sesosok bayangan hitam meluncur datang secepat sambaran kilat dan langsung menyerbu ke dalam arena pertarungan. Mendengar bentakan tersebut, keempat manusia berkerudung itu segera mengundurkan diri dan memberi sebuah jalan lewat. Pendatang itu menancapkan kakinya ditanah setelah pencoleng-pencoleng berkerudung itu mengundurkan diri, begitu sampai dia lantas menegur: "Suma siaubiap, Wi goan telah datang terlambat, kau tidak terluka bukan?" Ketika Suma Thian yu mendongakkan kepalanya, dia segera mengenali orang itu sebagai Bi kun lun Siauw Wi goan, maka dengan perasaan mendongkol sahutnya: "Terima kasih atas bantuan yang datang tepat pada waktunya, Siau tayhiap, mengapa ke datanganmu begitu kebetulan?" Ucapan mana mengandung maksud ganda, dia menuduh Bi kun lun lah yang telah bermain gila secara diam-diam. Bi kun lun Siau Wi goan berlagak seolah-olah tidak mendengar, bukan saja tidak gusar, malahan tertawa seram. "Suma siauhiap, tampaknya kesalah pahamku terhadap Wi goan sudab kelewat mendalam! Ketahuilah semua persoalan yang ada didunia ini tak akan terungkap sebelum peti mati di buka, aku Wi goan betul-betul bermaksud baik kepadamu, tapi nyatanya malah mendapatkan kesalahan paham belaka, padahal orang-orang ini sama sekali tak ada sangkut pautnya dengan Wi goan!"

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Padahal penjelasan dari Bi kun lun Siau Wi goan tersebut berlebih-lebihan sehingga tak ubahnya seperti menampar mulut sendiri. Suma Thian yu merasa geram sekali setelah mendengar perkataan itu, tapi justeru karena demikian, dia semakin merasa yakin kalau Bi kun lun Siau Wi goan adalah seorang pentolan pencoleng yang licik dan sangat berbahaya. Menghadapi manusia semacam ini, jalan yang terbaik adalah menjauhi dan jangan sampai terkena pelet, kalau tidak maka akibatnya sukar dibayangkan mulai sekarang, Suma Thian yu adalah seorang manusia yang cerdas dengan bakat yang luar biasaa, sekilas pandangan saja dia sudah dapat menduga sampai kesitu, maka sambil tertawa dingin katanya: "Kalau mememang begitu, akulah yang kelewat curiga, terima kasih atas bantuanmu, biarlah kubayar dikemudian hari saja" Selesai berkata dia lantas ber berjalan melalui sisi Bi Kun lun Siau Wi gon dan berlalu dari situ.. Belum lagi dua langkah, mendadak dari belakang punggungnya berkumandang datang suara desingan angin pukulan yang sangat kuat langsung menyergap jalan darah Pek hwee hiat di punggungnya. Sebenarnya Suma Thian yu berprinsip sebelum berhasil memegang bukti yang nyata tentang kejahatan yang telah dilakukan Bi kun lun Siau Wi goan, dia enggan untuk ribut atau bentrok dengan manusia tersebut, apa lagi kalau sampai terjadi bentrokan secara kekerasan. Orang bilang: Cocok atau tidaknya seserang dalam pergaulan ditentukan dalam sepa tah kata, dia tahu banyak berbicara dengan manusia licik hanya akan mendatangkan kesulitan dan kerugian bagi dirinya sendiri, oleh sebab itu dia berusaha menjauhi. Maka sambil menahan rasa mangkel dalam hatinya, dia siap berlalu meninggalkan tempat itu.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Siapa sangka disaat dia membalikkan badan siap meninggalkan tempat itu, tiba-tiba dari belakang punggungnya mendesing datang segulung hawa pukulan yang langsung menyergap jalan darah Pek hwee hiat di belakang benaknya... Dalam perkiraan Suma Thian yu, serangan terkutuk yang rendah dan tak tahu malu itu dilakukan Bi kun lun Siau Wi goan, saking gemasnya sepasang gigi sampai saling bergerutukan keras. Cepat-cepat ia menghimpun tenaga dalam ajaran pamannya Kit hong kiam kek Wan Liang yakni ilmu Jiong goan sim hoat untuk me lindungi seluruh badan, setelah itu telapak tangannya didorong keatas menyongsong datangnya serangan pembokong itu. Dan begitu merasa kalau serangannya sudah dihadapi, Suma Thian yu segera bergeser kekiri lalu berputar dengan ujung kaki sebagai as untuk berganti arah, himpunan tenaga dalam yang telah dipersiapkan ditangan kanan itu secepat kilat dibabat kebelakang menghantan tubuh musuhnya, sementara tubuhnya turut berputar pula menangkis, berputar dan menyerang yang dilakukan Suma Thian yu meski panjang untuk diceritakan, padahal ketiga macam gerakan itu dilakukan hampir pada saat yang bersamaan. Menanti dia sempat melihat jelas paras muka lawannya, orang itu sudah kena terhajar oleh serangan dahsyatnya itu sampai mencelat sejauh satu kaki lebih dan jatuh tak sadarkan diri dengan sikap terlentang. Diluar dugaan ternyata orang itu bukan Bi kun lun Siau Wi goan seperti apa yang diduga semula melainkan seorang pencoleng berkeru dung kain hitam. Selama hidup Suma Thian yu paling benci dengan perbuatan menyergap yang dilakukan dari belakang, kemarahannya segera berkobar, sambil membentak tubuhnya menerjang kearah pencoleng berkerudung yang sudah tergeletak itu siap melakukan pukulan yang mematikan.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Bi kun lun Siau Wi goan sendiri berdiri termangu-mangu disitu tak tahu apa yang meski dilakukan. Dalam situasi seperti ini, keadaannya yang paling mengenaskan, mau turut campur tak bisa, tidak turut campur bagaimana? Dalam pada iiu, tiga orang manusia berkendung lainnya jaga tak berani bertindak secara sembarangan karena kehadiran Siau Wi goan disitu, terpaksa mereka harus mengorbankan jiwa rekannya tanpa bisa berbuat banyak. )o(X)o( TAMPAKNYA kepalan sakti dari Suma thian yu segera akan menghantam diatas kepala pencoleng berkerudung itu, serentak semua orang memejamkan matanya rapat-rapat karena tak tega menyaksikan peristiwa yang amat mengerikan itu. Pada dasarnya Suma Thian yu memang berhati welas kasih, begitu muncul keinginan-nya untuk mengampuni jiwa orang, ia lantas tak tega untuk melanjutkan niatnya semula untuk melakukan pembunuhan. Dari serangan memukul segera diubah menjadi serangan mencakar.... Kraaas!" terdengar suara kain yang robek, akhirnya kain kerudung hitam orang yang terluka itu terbakar dan muncullah raut wajah aslinya. Manusia berkerudung yang terobek kain kerudungnya adalah seorang kakek kurus ceking bermata tikus berhidung elang, dia tak lain adalah kakek ceking yaug telah menghadang jalan pergi Suma Thian yu ketika berada di tanah lapang gedung keluarga Siau tadi. Setelah mengetahui siapa gerangan orang yang dihadapi, Suma Thian yu segera tertawa seram "Haaah...haah....haaah, nampaknya aku Suma Thian yu memang tidak salah melihat orang" Kemudian sambil mengangkat tangan kakek ceking itu, ujarnya lagi kepada Bi kun lun Siau Wi goan dengan lantang:

Dia marah karena kakek itu sudah merusak rencana yang telah disusunnya dengan susah payah. sungguh tak kusangka dia adalah seorang manusia berhati keji. kuperiksa orang ini dengan seteliti mungkin" Sembari berkata dia berjalan mendekati Suma thian yu. mukanya pucat pasi seperti mayat. Bi kun lun Siau Wi goan sudah meraia gelisah bercampur gusar. dia segera berseru sambil menggelengkan kepalanya berulang kali. seorang komplotan dari perampok berkerudung yang kejam itu. sementara sinar matanya memancarkan cahaya kebuasan yang membuat anak muda itu terkesiap dan segera menghimpun tenaganya bersiap siaga menghadapi segala kemungkinan yang tidak diinginkan Kasihan kakek bertubuh kurus berhidung elang itu. "Kalau dilihat keadannya yang begitu lemah. dia sudah jatuh tak sadarkan diri. sambil menghindarkan diri dari tanggung jawab sahutnya: "Tentu saja kenal. Bi kun lun Siauw Wi goan telah berjalan menuju ke hadapan Suma Thian yu. akan tetapi memandang keadaan si kakek kurus yang kempas-kempis dengan lemah. Tanpa terasa timbul niat jahat didalam hatinya. lebih baik dibunuh saja!" Sudah barang tentu Suma Thian yu tak ingin memberi kesempatan kepada Bi kun lun untuk menghilangkan saksi . berarti jaraknya dengan kematian pun tidak jauh. keparat tua ini adalah tamu yang datang menyambangi Wi goan kemarin. harap Suma sauhiap jangan marah. Apalagi sesudah mendengar pertanyaan dari Suma Thian yu ibaratnya orang yang langsung mengorek luka dalam tubuhnya. dalam sekilas pandangan saja dapat diketahui bahwa luka dalam yang dideritanya cukup parah. bukankah orang ini adalah anak buahmu?" Dikala Suma Thiar yu merobek kain kerudung orang itu itu tadi. agaknya tidak enteng luka yang diderita olehnya. benar-benar tak sedap perasaannya ketika itu. Dia gelisah karena jejaknya ketahuan dan kuatir Suma Thian yu membocorkan rahasia tersebut keluar sehingga mempengaruhi nama baiknya dikemudian hari.com/ "Siau tayhiap.Tiraikasih Website http://kangzusi.

tak sempat memberi kabar kepada Bi kun lun lagi. ia sama sekali tidak terpengaruh oleh ucapan mana. Bi kun lan Siau Wi goan menjadi gelisah. mendadak terasa cahaya perak berkelebat lewat lalu. bila mereka sampai terjatuh kembali ke tangan Wi goan dikemudian hari.Tiraikasih Website http://kangzusi. Atas peristiwa ini. pasti akan kukuliti tubuhnya kemudian kucincang badan nya" Pelan-pelan Suma thian yu membalikan badannya lalu menatap sekejap wajah Bi kun lun Siau Wi goan dengan wajah diliputi hawa pembunuhan.. ia lepaskan cekalannya terhadap kakek ceking itu kemudian membalikkan tubuhnya. malah dia mempercepat gerakan tubuhnya menyusul sampai di tepi hutan. musuh yang kabur jangan dikejar. terlalu keenakan kawanan . secepat kilat dia menyusul dibelakang kawanan perampok berkerudung tersebut. "Craaap! Menanti Thian yu memeriksa kembali. Melihat itu. Suma Thian yu tidak rela membiarkan kawanan penjahat tersebut melarikan diri. baru saja dia berusaha untuk mencegah perbuatnya itu. harap tunggu sebentar." Namun Suma Thian yu berlagak seolah olah tidak mendengar. Suma Thian yu menjadi teramat gusar. "Hmmm. dia segera menggerakan tubuhnya.com/ hidup ini. Tapi ke empat perampok berkerudung tadi sudah melarikan diri dan lenyap dari pandangan mata. Ternyata perbuatan tersebut hasil perbuatan dari tiga orang perampok berkerudung yang lain. bagai anak panah yang terlepas dari busurnya. terdengar ia berkata: "Suma Siauhiap. Sementara itu. buruburu ia turut mengejar sambil berteriak: "Suma siauhiap. Bi kun lun Siau Wi goan telah menyusul pula ke situ. di atas dada kakek ceking itu sudah menancap sebatang peluru perak sepanjang empat inci yang menembusi tubuh tersebut. saat itu ketiga orang perampok berkerudung tadi telah menggotong rekannya yang terluka dan melarikan diri menuju kehutan.

.. kontan saja membangkitkan rasa gusar yang membara didalam hati Bi kun lun Siau Wi goan... pokoknya selama Thian yu masih dapat bernafas. Tahukah apa sebabnya orang ini selalu bersabar dan berusaha keras untuk menghindari suatu bentrokan secara langsung dengan Suma Thian yu... tindakanmu itu benar-benar tak bisa dimaafkan. sindiran dan ejekan Suma thian yu yang dilontarkan berulang kali membuat seorang manusia yang tak berperasaan akan .. "Siauhiap..? Sebab dia kuatir jejak dan rahasianya ter bongkar. asal dia bertarung melawan Suma thian yu.com/ perampok tersebut gumamnya dingin. kesabaran orang ada batas-batasnya. Sekalipun demikian. pasti akan kubasmi kawanan manusia laknat itu sampai akar-akarnya" Kemudian setelah memandang sekejap ke lima ekor kuda jempolan yang tertinggal disitu. Sikapnya yang sinis dan memandang hina terhadap orang lain ini. niscaya semua rahasianya bakal terbongkar.Tiraikasih Website http://kangzusi.... toh suatu saat akan tiba juga saatnya untuk membongkar semua rahasia ini" Selesai berkata dia membalikkan badan dan segera berlalu dari sana...heeeh. "Heeehh.heeeh. sekarang memang tak perlu kau akui." Suma thian yu berpaling dengan pandangan sinis lalu tertawa dingin. bagaimana kalau dari ke lima kuda jempolan yang tertinggal ini Siauhiap hanya membawa pulang empat ekor dan tinggalkan seekor untukku?" Bi kun lun Siau Wi goan menjadi teramat gusar setelah mendengar perkataan itu... dengan nada berat dia segera menegur: "Apa-apaan kau ini? Apakah kau mencurigai aku punya hubungan dengan kawanan perampok berkerudung itu? Bila siauhiap tetap tak bisa memahami kenyataan yang sebenarnya.aku rasa dihati masing-masing sudah mempunyai pandangan sendiri.

ketika pedang tersebut digelarkan maka tampaklah getaran cahaya pedang dari ujung senjata tersebut memancar keluar tiada hentinya. bila kau tidak memberi penjelasan yang terang. mengapa sewaktu sauya dikepung kepung bangsat berkerudung kau bisa muncul secara tiba-tiba untuk membantu?" Berbicara sampai disitu dia berhenti sebentar. dia turut meloloskan pula pedang Kit hong kiamnya. . kau kelewat menghina orang! Apakah kau anggap Siau Wi goan adalah seorang manusia yang dapat dihina dan dipermain kan seenak hatimu sendiri? Hari ini. kemudian melanjutkan lebih jauh. kedua belah pihak dengan senjata terhunus berdiri saling berhadapan dalam jarak hanya sepuluh langkah belaka. Sambil menggertak gigi menahan diri Bi kun lun Siau Wi goan memaki dengan geramnya: "Bocah keparat. aku hanya ingin tahu hari ini kau sebagai pemimpin dunia persilat an. menggunakan kesempatan dikala bukannya membalikkan diri. ehmm. apakah kau bermaksud untuk menyangkal lagi? Jika kau ingin mengetahui dengan jelas. Mendengar suara bentakan tersebut. apa lagi dalam gedungmu terkumpul begitu banyak jago lihay. Yang jauh tak usah dibicarakan. jangan harap bisa pergi meninggalkan tempat ini!" "Orang she Siau!" Suma Thian yu balas mengejek. tak ada salahnya kuterangkan kepadamu. apa lagi ketika mendengar suara lawan meloloskan pedang. "kenyataan telah tertera didepan mata. sorot matanya tajam bagaikan sembilu.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ marah. Suma Thian yu segera berhenti. Suasana menjadi tegang dan seram. apalagi orang itu adalah Bi kun lun Siau Wi goan seorang pemimpin dunia persilatan dewasa ini? Mendadak terdengar ia membentak penuh amarah: "Berhenti!" Tiba-tiba dia meloloskan pedangnya dari sarung.

. begitu sepuluh . betul.kau berniat untuk membantu.. aku menerima dengan segelas kehormatan. mengapa kau biarkan diriku disergap orang? Mengapa kau berpeluk tangan belaka membiarkan kawanan manusia laknat itu melarikan diri. apakah kau tidak merasa bahwa tindakanmu itu sangat mencurigakan? Kini setelah menyaksikan anak buahmu melakukan tindakan yang salah sehingga jejaknya ketahuan. Baik lah untuk memperpanjang umurku selama beberapa puluh tahun lagi. lohu akan mengalah sepuluh jurus untukmu. kau telah membalas kebaikanku dengan perbuatan keji. bukankah kesemuanya ini semakin memperlihatkan jiwamu yang memang sudah busuk? Hmmm. bahkan terhadap perbuatan keji kawanan perampok berkerudung itu pun kau tidak memberikan reaksi apa-apa. kau jangan menganggap aku sebagai seorang bocah yang baru berusia tiga tahun. siapa sangka kau bocah keparat ternyata hanya manusia yang tak tahu diri.Tiraikasih Website http://kangzusi. lagi-lagi kau membunuh orang untuk menghilangkan saksi. bukan saja tidak mengejar. suara teriakan yang dipancarkan dengan disertai tenaga yang sempurna itu kontan saja menggetarkan seluruh penjuru dunia dan membuat daun serta ranting jatuh berguguran keatas tanah. teriaknya lagi: Selama ini lohu tidak menganggapmu sebagai kawanan percoleng.. mendadak Bi kun lun Siau Wi goan mendongakkan kepalanya dan berteriak gusar. Seusai berteriak dia berkata sambil tertawa dingin: “Hanya berdasarkan beberapa persoalan yang tetek bengek ini kau ingin menfitnah aku Siau wi goan? Bocah keparat.com/ Kalau toh. persoalannya sekarang adalah aku belum berhasil mendapatkan bukti yang nyata!" Bi kun Iun Siau wi goan semakin naik pitam sesudah mendengar jawaban mana. bersikap baik kepada mu. jangan kau anggap semua perbuatanmu itu bisa mengelabuhi diriku dan membuatku bodoh selalu! Tatkala selesai mendengar perkataan tersebut. mengapa kau tidak renggut sekalian selembar nyawaku?" "Betul. malahan membentak diriku agar berhenti.

tak terlukiskan rasa gembira dalam hatinya sekarang.. begitu menyaksikan musuhnya berubah muka. di samping dia ingin memperalat pemuda . kau hendak mengalah sepuluh jurus untukku? Hmm kau anggap aku hanya seorang bocah cilik? Terus terang kuberitahukan kepadamu.Tiraikasih Website http://kangzusi. bisa jadi dia akan dianggap musuh umum oleh umat persilatan. "Orang she Siau. ditatapnya Bi kun lun Siau Wi goan dengan sorot mata setajam sembilu. Kontan saja ucapan mana membuat Bi kun lun Siau Wi goan menarik napas dingin. tapi sejenak kemudian telah pulih kembali seperti sediakala. maka dia harus menahan diri dan bertindak sangat berhati-hati. dia menjadi terang dan mengerti. paras mukanya berbuat hebat. dia mendongakkan kepalanya dan berpekik nyaring. Suma thian yu dipaksa untuk membuka kartu. keadaannya masih mendingan. terpaksa harus dilihat bagaimanakah nasibmu nanti" Seandainya Suma Thian yu tidak mendengar perkataan itu. Sebaliknya Bi kun lun Siau Wi goan sendiripun berperasaan serba bertentangan. Sekali pun demikian. tujuannya adalah memancing reaksi dari Bi kun lun Siau Wi goan. kali ini selapis hawa napsu membunuh telah menyelimuti seluruh wajahnya.com/ jurus sudah lewat. Sebetulnya Suma Thian yu berbicara demikian. Hanya saja.. sebab sedikit salah melangkah. apakah kau berhasil menangkan setengah jurus dariku?" Setelah keadaan berubah menjadi begini rupa. Orang bilang: "Seorang Kuncu membalas dendam. dia masih membutuhkan suatu bukti yang nyata dan berada didepan mata sebelum anak muda tersebut dapat membunuh Siau Wi goan. tiga tahun pun belum terhitung terlambat" kematian paman Wan yang begitu mengenaskan hingga kini belum dapat diungkap olehnya secara jelas. sewaktu berada diluar gua tempo hari. kau betul-betul latah dan gila!" serunya dengan suara lantang. begitu mendengar ucapan mana.

ia segera menarik kembali pedangnya dan tidak melancarkan serangan lagi.com/ ini. begitu menyaksikan ujung pedang tersebut menusuk ke bawah teteknya. lalu tangan kananya bergerak ke atas. Bi kun lun Siau Wi goan kelihatan agak tertegun tatkala menyaksikan lawannya menarik kembali serangannya. tetapi dipihak lain dia pun kuatir anak muda ini akan merusak dan menghancurkan semua rencana yang telah disusunnya selama ini. sudah dibikin ketakutan?" Suma Thian yu mendengus dingin. apa salahnya kalau pemuda ini dibunuh saja agar tidak menmbulkan bibit bencana dikemudian hari? Berpikir sampai disitu. "Hmmm. tampak dia maju ke depan berapa langkah. namun belum pernah dihina dan disindir orang dengan seenaknya seperti saat ini. bila aku tidak meringkus kau pada hari ini. "Kenapa kau? Bocah keparat. dengan jurus Ciong liong jiu hay (naga sakti masuk ke laut) pedangnya seperti seekor naga sakti menyodok jalan darah Ki kan hiat ditubuh Bi kun lun. mendadak ia bergerak dan melejit ke samping tambil berseru keras: "Jurus pertama!" Suma Thian yu menjadi amat gusar menyaksikan musuhnya hanya menghindar tidak membalas. tentunya kau anggap di dunia ini sudah tiada orang pan dai lagi!" Suma Thian yu tertawa sinis. dengan perasaan tercengang bercampur gusar ia segera membentak. setengah memaki teriaknya. lohu sudah hidup setua ini. Selama ini Bi kun lun Siau Wi goan mengawasi terus ujung pedang lawannya. napsu membunuh yang berkobar dalam dada Siau Wi goan makin menjadi. Mumpung kini berada ditengah alas yang sepi dan tiada manusia lain. lalu ujarnya: "Bocah muda. dengan kemampuan yang kau miliki itu. kau hendak membereskan aku?" Seraya berkata pedang Kit hong kiamnya diangkat sejajar bahu.Tiraikasih Website http://kangzusi. .

dia lantas berteriak lantang: "Sebuah serangan yang amat bagus!" Mendadak ia membalikan tangannya mainkan jurus Long kian sin ciau (ombak menggulung ular sakti). sauya tidak cocok denagn selera permainan seperti itu!" Bi kun lun Siau Wi goan kembali tertawa terkekeh-kekeh.. harimau justru ada niat melukai manusia". sekalipun sedang berbicara namun ia telah bersiap siaga menghadapi se gala kemungkinan yang tak diinginkan. aku masih mengira kau takut menghadapi diriku! Beginipun ada baiknya juga.. "Hehehehehe. hayolah kita bertarung secara blak-blakan dan bertempur sampai titik darah penghabisan. buktinya sementara pembicaraan masih berlangsung. dengan mengandalkan kemampuan yang kau miliki itu. dia hanya maunya mencari keuntungan belaka. orang memang selalu berprinsip "meski manusia tak berniat melukai harimau. ia sudah menyergap orang secara tiba-tiba. ... Untung saja kewaspadaan Suma Thian yu masih tetap tinggi. Ditinjau dari gerakan tubuhnya ini. kau tak usah sombong dan berlagak sok.. masih belum berhak bagimu untuk mengalah untukku. aku orang she Siau akan menyempurnakan keinginanmu itu." Ketika ucapan terakhir masih berada dibibir. Kecuali berhadapan dengan seseorang yang berkepandaian silat sangat lihay. Selama menghadapi manusia licik macam Bi kun lun Siau Wi goan.. jika ingin bertarung.Tiraikasih Website http://kangzusi. kalu ingin bermain pura-pura mah. rupanya begitu. Siau Wi goan telah menggerakkan pedang nya dan menyerang dengan jurus Ci kou thian bun (mengetuk langsung pintu langit).com/ "Orang she Siau. Maka begitu pedang Siau Wi goan menusuk datang. tidak sulit untuk diketahui betapa cepat dan sempitnya jalan pikiran Bi kun lun Siau Wi goan. biasanya cara menyergap semacam ini akan menda-tangkan suatu hasil yang amat baik. hmmm. tampak serentetan cahaya hijau meluncur kedepan dan menusuk tubuh Suma Thian yu dengan kecepatan luar biasa.

Bagi jago lihay yang bertarung.Tiraikasih Website http://kangzusi. Bi kun lun Siau Wi goan cukup mengetahui mutu suatu serangan. buru-buru dia menarik kembali pedangnya untuk mengutamakan keselamatan sendiri. sebagai pemimpin dunia persilatan. Tiba-tiba ia berpekik nyaring. ia kena di desak sampai mundur terus berulang kali. Bi kun lun Siau Wi goan menjerit kaget. ditambah pula Suma thian yu dengan serangan berantainya. yang menjadi pantangan terbesar adalah memecahkan perhatian. hawa murninya yang terkumpul segera membuyar sebagian besar. Menyaksikan kejadian tersebut. Serangan Suma thian yu didalam menghadapi ancaman bahaya ini betul-betul amat hebat. tubuhnya telah melepaskan diri dari kurungan kabut pedang yang dipancarkan oleh Suma thian yu. siapa tahu Suma Thian yu memang berhasrat memberi pelajaran yang setimpal untuk Bi kun lun sehingga ia tahu diri. dengan amat dahsyatnya langsung mengurung ketubuh Siau Wi goan. pedang Kit hong kiamnya diputar menciptakan selapis bayangan pedang yang memenuhi angkasa. setelah itu teriaknya dengan perasaan terkejut! "Aaaah. . ilmu pedang kit hong kiam hoat!" Sementara berseru. Bagi seorang jago silat. bagaikan benduangan sungai Huang ho yang jebol. Menyusul kemudian pedangnya berubah menjadi gerakan Im liong tham jiau (naga yang mementangkan cakar) langsung mencengkeram jalan darah kit hou hiat diatas tenggorokan Bi kun lun.com/ Pedang Kit hong kiamnya seperti segulung ombak dahsyat langsung menyapu kedepan dan mengetarkan pedang Bi kun lun Siau Wi goan sehingga tergetar dari posisi semula. begitu serangan dilancarkan maka akan diketahui apakah musuhnya berisi atau tidak. bukan setiap jago silat yang mempergunakannya dengan sempurna. tentu saja ia enggan menerima kerugian yang berada didepan mata.

ia berpekik berulang kali lalu pedang Kit hong kiamnya dengan jurus Liong teng kiu siau (naga melom¬pat kelangit sembilan) ia langsung menggorok tengkuk Bi kun lun. Bi kun lun Siau Wi goan yang lihay. situasi pertarungan yang berlangsung kian lama kian bertambah seru...com/ Sekilas pandangan ia seperti didesak mundur. semangat bertarungnya segera berkobar. akibatnya kedua orang itu sama-sama terdorong mundur sejauh satu langkah. sebentar kedua orang itu bergu mul menjadi satu. dengan jurus Cuan im si gwat (menembusi awan mengejar rembulan) dengan membawa desingan angin serangan yang tajam ia langsung menusuk jalan darah Tham tiouw hiat di bagian tengah dada antara kedua tetek Suma Thian yu. tidak menggubris apakah senjatanya cedera atau tidak. Mendadak Bi kun lun Siau goan melejit ke udara dengan gerakan elang raksasa menentang sayap. dia menerjang lagi kedepan melakukan tubrukan.Tiraikasih Website http://kangzusi.. padahal ia justru manfaatkan kesemppatan tersebut untuk menghimpun kembali hawa murninya disamping mencari titik kelemahan di tubuh Suma Thian yu sehingga dapat mempersiapkan serangan balasan yang mematikan" Begitu turun tangan Suma Thian yu berhasil mendesak mundur seorang jago silat yang memimpin dunia persilatan dewasa ini. keadaannya benar-benar sangat mengerikan. . sebentar lagi berpisah.. Begitulah. pedangnya berputar secepat kilat dengan jurus Ceng lui kan hong (guntur bergetar angin terbendung) dia lepaskan serangan balasan untuk menyongsong datangnya ancaman tersebut. terdengarlah suatu benturan nyaring yang memekakkan telinga. "Traaang!" ketika sepasang pedang saling bertemu ditengah udara. Sudah barang tentu Suma Thian yu tak berani mengendorkan perhatiannya dalam menghadapi ancaman tersebut. buru-buru dia me ngembangkan permainan ilmu pedang Kit hong kiam hoat ajaran paman Wan nya untuk melayani serangan musuh.

yang satu adalah pendekar besar dari golongan putih dan hitam sedangkan yang lain adalah seorang pendekar yang baru muncul di dunia persilatan. Suma Thian yu memang sengaja membohonginya. pertarungan yang kemudian berkobar sungguh menggetarkan sukma setiap orang. dia pernah bersahabat karib dengan Bi kun lun Wi goan. tapi yang berbeda adalah tenaga dalamnya justru setingkat masih diatas kemampuan Wan Liang pribadi.. sambil bertarung ia pun bertanya: "Apa hubunganmu dengan Wan Liang? Cepat katakan!" "Guruku!" jawab Suma Thian yu singkat. tak heran kalau Siau WI goan dibikin terperanjat sekali..Tiraikasih Website http://kangzusi. sewaktu kit hong kiam kek Wan liang masih termashur dikolong langit dulu. Sementara ingatan mana melintas dalam benak Bi kun lun Siau Wi goan. memang ilmu pedang kit hong kiam hoat tersebut didapatkan dengan cara mencuri belajar. nampak kalau permainan itu ajaran dari Kit hong kiam kek Wan Liang.. kedua orang itu sama-sama mengeluarkan pelbagai jurus simpanan-nya untuk berusaha membunuh lawannya. mereka sering berkelana bersama sehingga kedua belah pihak sama-sama mengetahui keunggulan dan kelemahan lawan-nya. . namun yang dia pelajari toh ilmu dari Kit hong kiam kek Wan Liang. sekalipun dikatakan Wan Liang adalah gurunya juga tak salah.com/ Kedua orang ini. dia cukup mengetahui akan kelihayan ilmu pedang kit hong kiam hoat tersebut. Kalau dilihat dari gerakan tubuh Suma Thian yu. Pertarungan sengit macam ini sulit dijumpai dalam dunia persilatan. Tapi kini permainan pedang Kit hong kiam hoat dari Suma thian yu berbeda dengan permainan yang pernah dilakukan Wan liang dahulu. Kejadian ini sama artinya dengan Wan Liang telah muncui kembali di dalam dunia persilatan. Sementara itu Bi kun lun Wi goan makin bertempur makin terkejut.

melihat orang itu melompat keluar dari arena.com/ Siapa tahu Bi kun lun Siau Wi goan segera tertawa nyaring sesudah mendengar perkataan itu. dia pasti akan mencaci maki dirimu kalang kabut. ia lan tas menunjukkan sikap seakan-akan sangat ramah. dikatakan kau adalah iblis pa¬ling keji yang ada didunia ini! Dikatakan pula binimu yang tak tahu malu itu adalah seorang perempuan jalang yang kebusukan hatinya melebihi ular berbisa!" Mimpipun Bi kun lun Siau Wi goan tidak menyangka kalau Suma Thian yu dapat mengucapkan kata-kata makian sekeji ini.haaah. Beliau berada dalam keadaan sehat wal'afiat seperti sedia kala!" Bi kun lun Siau Wi goan segera memperlihatkan sikap seakan-akan merasa gembira sekali. kontan saja amarahnya memuncak. "Apa yang dia katakan?" Siau Wi goan seperti ingin mengetahui sejelas-jelasnya. dia merasa tak perlu berbicara sejujurnya menghadapi manusia licik seperti itu.. sambil melompat keluar dari arena pertarungan. apa gunanya?".Tiraikasih Website http://kangzusi.... Terdengar Bi kun lun Siau Wi goan tertawa terbahakbahak.haaah. jawabnya: "Setiap kali dia orang tua menyinggung tentang kau.. "Apakah dia pernah menyinggung tentang aku?" tanyanya. Suma Thian yu segera berniat untuk menghadapi siasat lawan dengan siasat pula. " Suma Thian yu hanya mengiakan saja. tapi ingatan lain segera melintas dalam benaknya.. "Ehmm... serunya cepat: "Mengapa tidak kau terangkan semenjak tadi?" "Sekalipun kukatakann. Maka sahutnya kemudian dengan lantang: "Berkat kemurahan Thian. bentaknya keraskeras: . Suma Thian yu berlagak serius.apakah gurumu berada dalam keadaan baik-baik?" Sebelumnya Suma Thian yu hendak mengatakan kalau gurunya telah meninggal dunia. "Haah. dengan mata melotot besar dan menggertak gigi menahan diri.

"Mati aku kali ini!" Dengan sedapat mungkin dia menerjang maju kemuka. ujung pedangnya sudah menempel diatas bajunya. tiba-tiba terdengar suara bentakan keras berkumandang memecahkan keheningan. Tapi Suma Thian yu mengikuti terus bagaikan bayangan. tahu-tahu dia sudah menyelinap ke belakang punggung Bi kun lun. sungguh dahsyat dan mengeri kan sekali ancaman mana. sedikitlah tahu diri. pedangnya diayunkan kedepan melepaskan serangan lagi dengan jurus Han Bwee tu luan (Bunga BWee mengeluarkan sari) dia tusuk dada Suma Thian yu. . Begitu Suma Thian yu gunakan ilmu gerakan tubuh Cok liong luan poh. langkah Ciok tiong luan poh ajaran Siau yau kay Wi Kian segera digunakan. dengan membawa segulung tenaga pukulan yang dahsyat bagaikan angin puyuh langsung membacok Giok seng kun dibelakang benak Suma Thian yu. apakah kau sudah bosan hidup?" Kembali dia menerjang ke muka. Sesosok bayangan tubuh yang bergerak cepat. sementara pedang Kit Hong kiamnya bagaikan cahaya pelangi menusuk jalan darah Ki tong hiat di belakang punggung lawan. gerakan tubuhnya menjadi bertambah cepat. tampak ujung baju terhembus angin.Tiraikasih Website http://kangzusi. menanti Bi kun lun Siau Wi goan menjumpai bayangan tubuh Suma Thian yu telah lenyap dari pandangan dan hawa dingin dari tusukan pedang sudah tiba dipunggungnya. dia baru menjerit kaget. Mencorong sinar tajam dari balik mata anak muda itu. Disaat yang amat kritis itulah. Kemarahan Suma Thian yu telah memuncak dia merasa bukan cara yang tepat untuk mengulur waktu dengan manusia semacam ini karena itu serangan yang kemudian di lancarkan langung ditujukan kebagian mematikan ditubuh lawan. maksudnya adalah mencari kesempatan hidup ditengah keputus asaan.com/ "Bocah keparat! Kalau ingin berbicara. dia membentak pendek.

Disaat Suma Thian yu berdiri tegak. orang itu adalah Cun gan siu cay Si Kok seng. katanya: "Bilamana siaute telah bertindak ceroboh harap saudara Suma sudi memaafkan!" Kemudian sambil berpaling kearah Bi lun lun Sau Wi goan. Sambil tertawa Suma Thian yu berseru: "Oh. Memandang bayangan punggung Bi kun lun Siau Wi goan yang menjauh. buat apa kau mesti ribut dengannya? . Bi kun lun Siau Wi goan segera lolos dari lubang jarum kematian. kepada Suma Thian yu katanya: "Tabiat orang itu memang sangat aneh. ia berkata pula: "Kalian berdua adalah sama-sama orang sendiri mengapa harus saling bertarung?" Bi kun lun Siau Wi goan tidak mengucapkan barang sepalah katapun. kemudian baru soal membalas dendam. kemudian kakinya bergeser dan sekali berkelebat ia sudah melompat keluar dari arena pertempuran. saudara Suma. mendadak dia membalikan badan dan berlalu dari sana. niscaya Bi kun lun Siau Wi goan tewas diujung pedangnya. Cepat-cepat pedangnya ditarik kembali. Berada dalam keadaan seperti ini. Atas kejadian mana. Cun gan siucay Si Kok seng menggelengkan kepala sambil menghela napas panjang. akan tetapi sebagai resikonya diapun akan terhajar mati oleh serangan yang datangnya dari arah belakang itu. ia saksikan ditengah arena bertambah dengan seorang pemuda berbaju hijau. terpaksa dia harus mengutamakan keselamatan sendiri lebih dulu. sungguh hebat tenaga pukulanmu. selembar jiwanya berhasil diseret keluar dari dalam neraka. nyaris batang leherku kena kau tebas kutung!" Sambil tersenyum buru-buru Cun gan siacay Si Kok seng menjura dan meminta maaf.com/ Suma thian yu merasa terperanjat sekali. rupanya saudara Si.Tiraikasih Website http://kangzusi. ia tahu bila pedangnya dilanjutkan penusukan-nya kedepan.

setelah itu baru sahutnya..com/ Suma Thian yu tidak menggubris ucapan mana.." "Persoalan apakah itu? Bolehkah diberitahukan kepadaku?" Si Kok seng bertanya lebih jauh.. kali ini Suma thian yu memperhatikan perubahan wajah dan sikap Cun gan siaucay Si kok seng. Apa yang barusan dikatakan Si kok seng.. buru-bu sahutnya dengan nada minta maaf: "Tidak." "Saudara Suma. Pelan-pelan Cun gan siucay Si Kok Seng mendekati Suma Thian yu.. waktu itu dia sedang berdiri dengan pelba gai persoalan berkecamuk didalam benaknya.? "Soal ini. melihat wajah orang itu menunjukkan kejujuran.. sesungguhnya . "Saudara Suma. "Tolong tanya bagaimanakah hubungan saudara Si dengan Siau tayhiap. kau masih marah kepadaku?" Suma Thian yu berseru tertahan. pada hakekatnya sama sekali taterdengar olehnya. ramah dan rendah diri.. dia pun menyahut dengan suara hambar: "Ooh. aku rasa dia adalah se orang yang jujur. "Menurut hasil pengamatan siaute selama banyak waktu. aku lihat belum tentu demikian. kau bertanya begini teliti tentang dirinya apakah kau menaruh curiga terhadap orang itu?" Ketika mendengar perkataan tersebut.. periang. tanpa terasa Suma Thian yu melirik dan memperhatikan beberapa kejap Cun gan siau cay Si Kok seng.Tiraikasih Website http://kangzusi. saudara Suma. aku hanya bertanya sambil lalu saja. lalu dengan sikap yang menghormat tanyanya. suka berteman..! Aku sedang memikirkan suatu persoalan . tidak. buat apa kau menanyakan tentang soal ini?" "Bagaimana watak orang itu?" Sambil bertanya. Cun gan siucay Si Kok seng termenung dan mempertimbangkannya sejenak. tidak apa-apa.. satu satunya kejelekan yang dimiliki adalah wataknya yang berangasan..kami hanya pernah berjumpa beberapa kali saja. apakah kau mempunyai suatu rahasia yang sulit dibicarakan? Walaupun kita baru bersahabat beberapa hari.

?" "Sama saja." Cun gan siaucay Si Kok seng mengerti. Setiap kali Suma Thian yu menanyakan soal ini. sekalipun ditanyakan lebih jauh juga tak bakal mendapatkan suatu hasilpun. Sepanjang jalan Cun gan Siucay Si Kok seng seperti ada maksud untuk membaiki anak muda tersebut. tanyanya: "Saudara Suma. Tapi ada satu hal yang tak pernah dibicira kan Cun gan siucay selama ini. tidak apa-apa" Suma Thian yu menyangkal berulang kali. yakni asal usul serta perguruannya.. semua pembicaraannya amat santai dan persoalan apapun dibicarakan. empat samudra sebagai rumahku. Cun gan siucay Si Kok seng selalu menye lamurkan dengan masalah lain.. kau bermaksud hendak kemana?" "Aku mengembara tak menentu. Setiap kali melalui suatu tempat. sudah pasti akan kubantu dirinu dengan sekuat tenaga" "Aaah. akibatnya lama kelamaan hal ini menimbulkan kecurigaan di dalam hati Suma Thian yu. diantaranya dia pun membicarakan pula sedikit tentang sembilan partai besar dan beberapa orang jago yang menonjol dari golongan rimba hijau. bila ksu tak keberatan.. oleh karena itu Suma Thian yu sendiripun selalu menghindarkan diri bila berbicara soal . kebaikanmu itu tak akan kulupakan untuk selamanya. dia pasti menerangkan riwayat jago yang bercokol di sana serta keadaan daerah disekitarnya. Maka berjalanlah kedua orang itu menuruni bukit. "terima kasih banyak atas perhatian saudara Si. maka diapun mengalihkan pokok pembicaraan ke soal lain. dan kau.com/ kita merasa saling mencocoki satu sama yang lainnya. bila kau mempunyai kesulitan.. utarakan kepada ku.Tiraikasih Website http://kangzusi. asal siauje sanggup membantumu. anggap saja diriku sebagai saudara sendiri. bagaimana kalau kudampingi dirimu sepanjang perjalanan?" "Akan kusambut dengan senang hati" jawab Suma thian yu ringkas.

lalu pelan-pelan berkata: . Dengan perasaan ingin tahu. apakah dalam hatimu terdapat ke murungan dan kesedihan yang tak terungkapkan?" "Tidak. ia me mandang ke tempat kejauhan. diantaranya dia sempat mencaci maki pula perbuatan biadab dari kawanan perampok berkerudung itu. sehingga tanpa terasa dia menghembuskan napas panjang. mengapa kau menghela napas? Kulihat sepanjang jalan kau selalu berkeluh kesah... tanpa terasa Suma Thian yu teringat kembali akan pemandangan yang mengerikan dari perkampungan yang anggota keluarganya dibantai tempo hari.. suasana remang mendatangkan perasaan murung bagi siapa pun.Tiraikasih Website http://kangzusi.. Hari itu mereka berdua tiba di kota Siau Kwan.com/ riwayat hidupnya serta tanggung jawab serta tugas yang terbeban di atas bahunya. karena disanalah kusaksikan suatu adegan pembunuhan yang mengerikan sekali. hari sudah gelap dan burung terbang kembali ke sarangnya.. parat muka Cun gan siaucay Si Kok seng berubah hebat. Mendengar penuturan mana. aku hanya teringat akan suatu peristiwa berdarah yang mengerikan sekali. Dari kejahuan mereka berdua menyaksikan munculnya sebuah dusun dengan asap yang mengepul.. "Peristiwa apa sih yang begitu kau risaukan?" Suma Thian yu menuding perkampungan di depan sana. lalu menjawab: "Perkampungan itu telah memancing luapan perasaanku." Secara ringkas dia lantas menceritakan apa saja yang telah disaksikan olehnya dalam per kampungan mana kepada Cun gan Siaucay Si Kok seng. terdengar Cun gan Siucay Si kok seng segera bertanya: "Saudara Suma." jawab Suma Thian yu sambil menggeleng.

. rupa nya kau mencurigai perbuatan tersebut dilaku kan oleh Siau tayhiap?" "Benar! Hingga kini aku masih mencurigai pembunuh keji itu adalah Siau Wi goan" Berbicara sampai disitu. hal mana akan lebih baik" Berbicara sampai disitu. permainan caturnya telah berhasil menguasai posisi yang strategis. kemudian baru berkata: "Seandainya kalau perbuatan terkutuk ini dilakukan olehnya aku pasti akan membabalaskan dendam bagi sukma penasaran yang tewas dalam perampungan tersebut. tak heran kalau malam itu kau menanyakan soal mutiara.rupanya begitu. setelah mengetahui perubahan dari orang itu. Suma Thian yu segera memperhatikan wajah Si Kok seng lekat-lekat. seketika lenyap sebagian besar. ia merasa menang.. Cun gan Siucay Si Kok seng termenung beberapa saat lamanya. itu berarti usahanya untuk mengendalikan Suma Thian yu dikemudian hari akan berjalan lebih mudah..Tiraikasih Website http://kangzusi. Semenjak kecil Suma Thian yu sudah hidup ditengah gunung yang jauh dari keramaian dunia. maka setelah merasakan ucapan Si Kok seng yang gagah perkasa itu. segala macam kelicikan dan kebusukkan manunia masih asing baginya. dia lantas menunjuk kan wajah marah. sebab tujuannya berkata demikian memang ingin mengetahui reaksi lawan. bila kau dapat memberitahukan keadaan waktu itu dengan lebih jelas. bahkan menyesal telah mencurigai rekannya itu. Dengan cepatnya pula segala macam kecurigaan yang semula dilimpahkan atas diri Si Kok seng.. alis matanya berkenyit dan menggertak gigi menahan emosi. Suma heng. ia dibuat terharu sampai tak sanggup mengucapkan sepatah katapun. Cun gan siaucay Si Kok seng mengikuti terus perubahan sikap lawannya secara diam-diam.com/ "Ooooh. hingga tugas yang dibebankan kepadanya pun bisa dilaksana kan dan tercapai pada apa yang diharapkan. diam-diam ia tertawa geli.

"Ooeh. bila Thia toako tak ada urusan penting. Oleh Suma Thian yu.. hidup manusia memang sering bertemu dilain tempat. Tak terasa lagi dia segera berteriak gembira. diapun segera tertawa terbahak-bahak. Tuan im siancu Thia Yong tertawa manis hingga kelihatan dua baris giginya yang putih. "Duduk sebentar lagipun tak ada salahnya" Maka mereka berempat masuk kembali kedalam rumah makan. masing-masing mundur selangkah dengan ter peranjat. Ketika mendongakkan kepalanya Suma Thian yu segera mengenali orang itu sebagai Thi pit suseng (sastrawan berpena baja) Thi bersaudara... mereka berdua telah memasuki kota Siau kwan dan mencari sebuah rumah makan yang kecil ditepi jalan. panjang sekali untuk diceritakan" sahut Suma Thian yu sambil menghela napas.rupanya saudara Thia. eeeh. "tempat ini bukan tempat yang cocok untuk ber bincang-bincang. meng apa kalian berdua bisa muncul disini?" Ketika Thi pit suseng Thia Cuau melihat orang itu adalah Suma Tbian yu. haaahh. Baru saja melangkah masuk kedalam pintu....kami belum lama tiba disini. nampak dia manggut-manggut. maka tanpa dibilang mereka ber dua sama-sama membelok kedalam rumah makan tersebut. Sepanjang perjalanan kedua orang itu sudah merasa lapar... Thi pit suseng Thia Cuan segera mengalihkan sorot matanya kearah adiknya.com/ Begitulah...haaahh.. ketika empat orang saling bersua.. Cun gan siucay Si Kok seng segera diperkenalkan kepada Thia bersaudara. dari balik ruangan berjalan keluar dua orang manusia. bagaimana kalau kita duduk kembali sambil berbicara?" "Begitupun baik juga!" berbicara sampai disitu.bukankah kau pergi keperusahaan Sin liong piaukiok? Mengapa bisa muncul dikota jelek dan sepi seperti ini?" "Tapi. . "Haaah..Tiraikasih Website http://kangzusi.

. dia segera mengiakan berulang kali.com/ Sedangkan Cu gan Siucay segera menaruh kesan yang baik begitu berjumpa Toan im sian cu dalam pandangan yang pertama. "asal ada arak bagus yang berumur sepuluh tahun keatas. Tentu saja dalam rumah makan sederhana semacam ini. suka merayu dan tidak setia. akan tetapi berhubung orang itu adalah rekan seperjalanan Suma Thian yu maka iapun merasa sungkan untuk mengumbar amarahnya. Menanti pemilik warung itu sudab berlalu. boleh bawa kemari!" Pemilik warung itu mengiakan berulang kali dan segera berlalu dari situ. Cun gan Siucay Si Kok seng baru berpaling dan ujarnya kepada Toan im siancu Thia Yong sambil tertawa: "Nona Thia sudah terbiasa dengan hidangan disini?" "Bagus sekali" jawab Toan im siancu Thia Yong tersenyum hingga nampak sepasang lesung pipinya yang manis. segera selanya: "Sudahlah. Untuk memperlihatkan sikapnya yang hangat. hantar saja beberapa macam sayur seadanya!" Pemilik warung itu adalah seorang kakek berambut putih. dia segera memaksakan diri untuk mentraktir. Thit pit suseng Thia Cuan merasa sangat tak puas menyaksikan kejadian itu. Menyaksikan senyuman si nona. Cun gan sisucay Si Kok seng segera merasakan jantung nya berdebar keras. Padahal Cun gan siucay Si Kok seng berbuat demikian bukan bermaksud untuk memperli hatkan kedudukannya saja. tak mungkin bisa menyiapkan sayur yang mahal harganya itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. Thi pit suseng Thia Cuan merasa tidak sabar menyaksikan kejadian tersebut. dia merasa pemuda ini licik dan tidak jujur. kemudian tanyanya: "Apakah perlu arak?" "Tentu saja" sahut Cun gan siucay Si Kok seng lagi. ia seperti merasa mendapat berkah yang tak ternilai harganya. ia memanggil pelayan dan memesan sayur yang mahal harganya.

dia bertanya ini itu tiada habisnya membuat si nona kadangkala merasa bosan dan muak. Toan im siatcu Thia Yong merasakan hatinya hancur lebur.Tiraikasih Website http://kangzusi.. sepanjang perjamuan Suma Thian yu lebih ba nyak berbincang bincangdengan Thi pit su seng Thia Cuan daripada dengan lainnya. sekali.. Padahal waktu itu Cun gan siaucay Si Kok seng sedang berbicara dengan asyik. kendatipun Thia Yong merasa muak dan bosan berbincang-bincang de¬ngan Cun gan siaucay Si Kok seng. Menyaksikan rencana dan usahanya mengalami kegagalan total. Dasar watak kaum gadis memang keras kepala dan ingin menang sendiri.. siapa tahu pe muda itu berlagak seakan.. tiga orang lain-nya merasa amat terperanjat. Di dalam perkiraannya semula... bahkan berbincang-bincang dengan asyik nya. ditimbang jalan pikirannya sempit. apa yang hendak di kerjakan selalu berusaha mencapai sukses. Akan tetapi. ia harus menyabar kan diri dan melayani pertanyaan Si Kok seng dengan sikap berpura-pura hangat. ia tak .com/ Perjamuan itu berlangsung sangat meriah. tidak menyangka kalau gadis itu bakal bertindak seperti ini. mendadak ia menggebrak meja dan bangku berdiri. namun untuk memenuhi tuntutan pembalasan dendamnya terhadap Suma Thian yu. "Aku akan pergi dulu!" teriaknya keras-keras.. Oleh tindakan yang amat mendadak dari si nona. kalau tidak maka dia akan berjalan sebaliknya meski tahu kalau jalan itu salah. dia selalu dibuat sakit hati oleh jawaban sang pemuda yang amat tajam..akan tidak melihatnya. Itulah sebabnya. Sedangkan Cun gun siaucay Si Kok seng dengan taktik merayunya berbicara tiada henti nya dengan Toan im siancu Thia Yong. setiap Kali Toan im siancu mencari kesempatan untuk mengajak Suma Thian yu berbicara. cara terse but pasti akan memancing rasa cemburu dan perhatian dari Suma Thian yu. kontan saja pemuda itu dibuat ter tegun dan memandang wajahnya kebingungan.

baik. maka semua tindak tanduknya Thia Cuan yang paling me mahami. dia seperti telah menemukan teman yang mencocoki hatinya saja." Berangkat. Semenjak Thi pit suseng Thia Cuan berjumpa dengan Suma Thian yu. diam-diam merasa geli.... Sepanjang jalan. Thi pit suseng Thia Cuan paling memahami tabiat dari adiknya ini. "Haaah. sepanjang jalan selalu berada disampingnya bahkan berbincang dan bergurau dengan amat leluasa.Tiraikasih Website http://kangzusi. apalagi sejak kecil dialah yang merawat adiknya ini. kita masih harus berangkat ke kota San tin untuk mencari penginapan" Keempat orang itu berangkat meninggalkan warung dan masing-masing mengerahkan ilmu meringankan tubuh yang sempurna berangkat menuju kekota San tin dengan cepat. tindakan si nona yang amat tiba-tiba ini benarbenar tidak dipahami olehnya.. Suma Thian yu yang menyaksikan kejadian itu...com/ habis mengerti didalam hal apakah dia telah melakukan kesalahan terhadap gadis itu... tanpa terasa dia pun memandang rendah diri Si Kok seng. Cun gan siucay Si Kok seng ada niat untuk memperlihatkan kebolehannya dia selalu memimpin di paling muka bahkan kerap kali berpaling dan berseru kepada tiga orang rekannya agar berjalan lebih cepat.. lalu ter tawa terbabakbahak.. dia memandang wajah Toan im siancu Thia Yong dengan sikap tertegun.haah. berangkat. bagamanakah hubungan persahabatanmu dengan Si Kong seng?" xXx . memang waktu sudah tidak pagi. Pada saat itulah Thi pit suseng berbisik kepada Suma thian yu: "Suma hiante. Padahai Suma Thian yu sendiripun berpendapat demikian.haah. Tampak dia turut bangkit berdiri.

siapa yang sudah bosan hidup. "orang ini tidak jujur dan berjiwa munafik. jangan.. hingga kini ma sih menjadi sebuah tanda tanya besar". sampailah mereka di kota Han san tin. Mendengar perkataan tersebut. sorot matanya yang memandang kaku kedepan. Thi pit suseng Thia Cuan hanya membungkam diri dalam seriba bahasa.Tiraikasih Website http://kangzusi.?" "Selama sepuluh tahun terakhir ini. dialah yang akan menembusi hutan lebat itu". Setelah melalui sebuah hutan yang lebat.com/ "TAK BISA dibilang sangat akrab" jawab Suma Thian yu. "kami hanya bertemu secara kebetulan. lalu sambil berpaling kearah tiga orang dibelakangnya dia berkata: "Untuk menyingkat jalan. setiap orang yang hendak pergi ke Kota Han san tin dari Siau kwan.Thi pit suseng Thia Cuan mengiakan. Can gan siucay Si Kok seng yang berlarian kencang didepan mendadak menghentikan ge rakan tubuhnya. lalu membisiknya.. Sambil melanjutkan perjalanan. untuk mengurangi kesepian sepanjang jalan maka kami memutuskan untuk melakukan perjalanan bersama "Ooooh. kau harus selalu waspada dan bersiap-siap siaga menghadapi segala kemungkinan yang tak diinginkan "Siaute pun berpendapat demikian" Suma Thian yu manggut-mauggut. "terutama sekali atas riwayat dan asal usulnya. secara ring kas dia lantas mengisahkan perkenalannya dengan Si Kok seng. hiante.. bagaimana jika kita menembusi hutan lebat di depan sana?" Thi pit suseng Thia Cian buru-buru meng goyangkan tangannya mencegah: "Jangan. sudah pasti bukan manusia baik-baik. lalu mempercepat langkahnya dan menyusul dibelakang Cun pan siaucay Si Kok seng dengan ketat.. pasti akan . Suma Thian yu segera bertanya dengan wajah tercengang: "Apakah di dalam hutan itu terdapat ancaman bahaya yang amat besar.

... Toan im siancu Thia Yong ada maksud untuk memanasi hati Suma Thian yu.aku tak sudi menjadi pengecut macam kalian berdua!" Selesai berkata dia menyusul di belakang Cun gan siucay Si Kok seng dan lari menuju kearah hutan. Melihat adiknya mengumbar napsu. Ternyata mereka menyaksikan sebuah tugu disisi hutan. ia segera mem buat muka setan kepada kakaknya dan anak muda itu. mengenai apa sebabnya aku kurang begitu tahu. Dari arah depan sana terdengar Cun gan siau cay Si Kok seng menjerit kaget dan melompat mundur kebelakang. segera tertawa terbahak-bahak sesudah mendengar ucapan itu. disusul Toan im siancu Thia Yong menjerit kaget pula sambil menyingkir kesamping. Thi pit suseng menjadi sangat gelisah. kemudian setelah mendengus dingin katanya: "Hmmm.. serentak mereka meluncur ke depan dengan kecepatan tinggi.. segera teriaknya: "Adik Yong! Kembali... sebuah tugu peringatan yang terbuat dari tulang-tulang tengkorak manusia. Thi pit suseng Thia Cuan dan Suma Thian yu merasa amat terperanjat setelah mendengar suara jeritan itu... mendadak. " Belum habis dia berseru. adik Yong...Tiraikasih Website http://kangzusi." Cu gan siucay Si Kok seng yang berada didepan. diatas tugu itu terlukiskan: . katanya: "Benarkah ada kejadian seperti ini? Aku orang she Si justeru tak percaya dengan segala tahayul!" Sambil berkata dia membalikkan badan dan meninggalkan jalan raya umuk lari ke arah hutan lebat itu. Tiba dihadapan Cun gan siucay Si Kok seng...com/ melingkari hutan lebat ini. apa yang kemudian terlihat membuat kedua orang itu mundur selangkah dengan paras muka berubah hebat.

tak kuasa lagi dia menghela napas panjang. mendadak terdengar suara tertawa dingin yang mengerikan berkumandang memecahkan keheningan. disusul kemudian . ia sadar bakal celaka. Kenyataan ini membuat Si Kok seng makin takabur. di susul oleh Toan im siancu.Tiraikasih Website http://kangzusi. buruburu serunya kepada tiga orang yang lain: "Serbu saja! Mari kita langsung menyerbu kedalam hutan tersebut!" Selesai berkata dia lantas berjalan paling depan memasuki hutan itu. Begitu selesai berkata. mendadak telapak tangannya diayunkan kedepan. teriaknya." Nama Si Kok seng yang diucapkan terakhir sengaja diucapkan dengan sangat nyaring. Baru saja ke empat orang itu memasuki hutan. dengan mendongkol Cun gan siucay Si Kok seng meludah.com/ "Kembali! Maju lebih kemuka berani mati" Ketujuh huruf itu amat besar dan semuanya tersusun oleh tulang manusia yang memutih.!" susunan tugu yang terbuat dari tulang belulang itu segera hancur berantakan dan berserakan diatas tanah.. baru saja ia hendak mencegah perbuatan mana. maka dia lantas mengajak Suma Thian yu menyusul dipaling belakang. "Braaak. segulung angin pukulan yang sangat dahsyat dengan cepat meluncur kedepan. Thi pit suseng Thia Cuan merasa amat terperanjat setelah menyaksikan kejadian ini. "Manusia jadah dari manakah yang berani menggunakan benda-benda semacam itu untuk menakut-nakuti aku? Hmm. Thi pit suseng kuatir adiknya menjumpai mara bahaya. aku Si Kok seng justru ingin mencobanya.. tugu tulang belulang itu sudah hancur remuk. Sesudah hilang rasa kagetnya.. Selang beberapa saat mereka menanti.. namun suasana dalam hutan tetap sunyi senyap tak kedengaran sedikit suarapun.

Suma Thian yu yang pertama-tama menerjang kedepan setelah mendengar seruan kaget itu. apa lagi kalau tanah lapang itu terang benderang seperti disiang hari saja. tanpa terasa bulu kuduknya bangun berdiri. apa lagi setelah mendengar suara pekik kan aneh itu.com/ suara pekikan aneh muncul dari empat penjuru dan menggema diseluruh hutan. suara kaget itu berasal dari lima kaki dihadapan mereka.. begi tu menyaksikan suasana gelap yang menyelimuti hutan tersebut. Thi pit suseng Thia Cuan sudah berpengalaman didalam menghadapi beratus-ratus kali pertarungan. ternyata didepannya terdapat sebuah tanah kosong seluas dua puluh kaki. ia sudah mendapat firasat jelek. jangan bertindak gegabah. Mendadak terdengar Cun gan siucay Si Kok seng menjerit kaget. kau harus berhatihati. Jilid : 11 .. dengan suatu gerakan yang cepat dia melayang turun diatas tubuh Si Kok seng." Sembari berkata dia lantas melayang kesamping adiknya Toan im siancu dan diam-diam bersiap siaga menghadapi segala kemungkinan yang tak diinginkan. waktu itu api membara dengan terangnya menyinari sekitar tempat itu Ditengah hutan muncul sebuah tanah lapang. hal ini lebih aneh lagi. tanpa sadar ke empat orang itu merasakan jantungnya berdebar keras. kejadian ini sudah cukup mengherankan hati orang.Tiraikasih Website http://kangzusi.. Mendadak pandangan matanya terasa silau. Buru-buru teriaknya dengan suara keras: "Si siauhiap. pengalamannya luas sekali.

kemudian serentak mereka menjerit kaget. sungguh tak sangka ia telah tewas disini" Cun gan siucay Si Kok seng mendongakkan kepalanya dan memperhatikan jenazah si tikus bersayap Kang Pun san beberapa saat. mendadak ia menjerit kaget: "Aaah. . bagaikan seilas cahaya kilat mengitari angkasa lalu lenyap. Menyusul kemudian sesosok bayangan hitam meluncur keluar dari balik hutan. kalian lihat. aku orang she Si berada disini.. dia adalah Kang Pun san!" Thi pit suseng Thia Cuan berpaling. dia adalah Cha gi sut tikus bersayap) Kang Pun san.. ingin kulihat siapa yang berani mengusik diriku!" Baru selesai dia berkata. kemudian jengeknya sambil tertawa seram: "Hehehehehe. mendadak tampak empat sosok bayangan manusia melompat keluar dari kegelapan dari bergerak mendekat dari empat penjuru tanah lapang itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. waktu ia dikalahkan oleh nona Wan dalam perusahaan Sin liong piau kiok. "Aaah. Setelah keempat orang itu berjalan mendekat. mendadak terdengar suara dengusan dingin yang lirih bergema memecahkan keheningan. Sebenarnya kejadian apakah yang membuat keempat jago muda mudi itu menjerit kaget.com/ TOAN-IM Siacu Thian Yong yang amat teliti. benda apakah itu?" Dengan perasaan terkesiap semua orang segera berpaling kearah mana yang ditunjuk nona Thia. Suma Thian yu lah yang pertama-tama menjerit kaget.. lalu bertanya dengan nada tercengang: "Hiante kau kenal dia?" "Benar.gentong nasi seperti ini memang sudah sepantasnya mampus.. Ternyata Toan im siancu Thia Yong telah menemukan sesosok mayat yang digantung di atas dahan sebatang pohon besar disudut sebelah barat.. dengan menyapu sekejap sekeliling arena tersebut. Ditengah jeritan kaget inilah.

mendadak terdengar tiga kali suara pekikan nyaring dikumandang dari tiga arah yang berbeda. tampaknya kalau orang sudah mendapat jodoh maka dimanapun selalu bertemu. se perti juga jeritan kuntilanak. seluruh tubuhnya bergetar keras dan segera roboh terjengkang kearas tanah. Ditengah suara pekikan yang aneh itulah mendadak terdengar tiga kali desingan angin tajam membelah angkasa. Suma Thian yu menerjang maju kedepan. kalau beraninya hanya main sem bunyi dan menyergap orang secara diam-diam.. kearah dalam hutan bentaknya penuh keguiaran: "Setan alas.. ditengah arena tahu-tahu sudah bertambah dengan tiga orang kakek berbaju hitam. hal ini bukan perbuatan seorang enghiong hohan.. belum sempat mereka menyaksikan bayangan hitam itu. sambil tertawa tergelak. tiga orang lainnya tak sempat memberi bantuan. segera serunya: "Aku mengira siapa yang datang. suasananya terasa menggidikkan hati setiap orang yang mendengarnya.. darimanakah yang berada didalam hutan? Kalau punya keberanian hayolah munculkan diri.Tiraikasih Website http://kangzusi. kembali kita bersahabat lagi dengan mesrah" Diri ketiga orang kakek berbaju hitam itu. Dua orang diantaranya ternyata dikenal oleh Thi pit suseng Thia Cuan. ternyata kalian dua orang tangkeh dari Tiang-pek san. menyaksikan kejadian itu ia merasa gusar sekali. suaranya nyaring seperti lolongan srigala. terutama sekali ditengah kegelapan.com/ Semua orang merasakan pandangan matanya jadi silau." Baru selesai Suma Thian yu memaki. jalan darah Si Kok seng sudah tertotok dan jatuh tak sadarkan diri. yang disebelah kiri . orang yang berada disebelah kanan adalah lotoa dari Tiang pek sam sat (tiga malaikat bengis dari bukit Tiang pek) yang disebut Kiu tau siu (binatang berkepala sembilan) Li Gi. Peristiwa itu terjadinya sangat mendadak. tibatiba Cun gan siucay Si Kok seng menjerit ngeri.

lalu ujarnya: "Apakah kalian bertiga tidak kenal tulisan?" "Kalau kenal kenapa? Kalau tidak kenal kenapa pula?" Suma Thian yu balik bertanya. mukanya bengis dan menyeramkan. mukanya berubah menjadi merah padam. kau masih belum pantas untuk menanyakan nama sauyamu!" "Li lote" pada saat itulah terdengar Hui cha cun cu Kiong Lui berkata dengan suara dingin. Thi pit suseng Thia Cuan melompat ke depan dan berdiri diantara Li Gi dengan Suma Thian yu. tulang belulang diseluruh tubuhnya bergemerutuk keras. hidung besar mulut besar dan bertampang seperti singa. Garunya Sip hiap jin mo (Manusia iblis penghisap darah) Pi Ciang hay merupakan jago paling lihay dalam kalangan iblis. berusia enam puluh tahunan. Waktu itu. agaknya dia siap sedia melancarkan serangan. memakai gelang berbentuk rembulan diatas kepalanya. Orang ini merupakan iblis paling keji dan paling ganas dalam dunia liok lim dewasa ini orang menyebutnya sebagai Hui cha cuncu (Rasul garpu terbang) Kiong Lui. dia membawa tongkat berbentuk rembulan. kemudian tanyanya penuh kegusaran: "Siapa kau? Apakah sudah bosan hidup?" "Hmm. binatang berkepala sembilan Li Gi menatap sekejap ketiga orang itu dengan sorot mata buas. mata besar alias mata tebal. sepasang lengannya menjadi merah membara. sedangkan orang yang berdiri ditengah are na itu berambut sepanjang punggung. dengan mengandalkan tampangmu semacam ini. dia adalah losam Liat hwee siu (binatang berapi membara) Li Hiong. lalu sambil tertawa terbahak-bahak serunya: . bersama Hoat seng si (Mayat kaku hidup) Ciu Jit hwee mereka disebut Ih Lwe ji mo (sepasang iblis dari kolong langit). "jagal saja dia kan beres? Buat apa mesti banyak bersilat lidah dengan dirinya? Kiu tau siu Li Gi tertawa seram.com/ adalah kakek kurus bercambang.Tiraikasih Website http://kangzusi. Kiu tausiu Li Gi mengawasi Suma Thian yu dengan sorot mata setajam sembilu.

serahkan saja setan tua itu kepadaku.!" terdengar suara ledakan keras menggema memecahkan keheningan. Melihat serangan yang begitu berbahaya dari lawannya. masing-masing pihak terdorong mundur selangkah ke belakang. dia terkejut bercampur mendongkol. Sambil membentak keras.com/ "Hiante. terkesiaplah hatinya. Terdesak oleh sisa angin pukulan itu. sementara telapak tangan yang lain digunakan untuk membacok ke atas.. meledak hawa amarah dalam dada Thia Cuan. telapak tangan yang satu digunakan untuk menyapu ke bawah. sepasang telapak tangannya melancarkan sekuah pukulan yang dahsyat menghantam tubuh Thi pit suseng. kesepuluh jari tangannya dipentangkan lebar-lebar. tubuhnya seperti elang raksasa menerjang ke tengah udara.Tiraikasih Website http://kangzusi. Tapi setelah berada dalam keadaan demikian terpaksa ia harus bulatkan tekad untuk meng hadapinya. Baru saja tubuhnya dapat berdiri tegak. "Blaaammm. siapa tahu dari tengah jalan muncul seorang Tuia Kau kim. Melihat kemunculan Thi pit suseng. termakan oleh pukulan yang memaksa nya mundur. Suma Thian yu masih muda dan gampang diroboh kan.. dia tahu kalau musuhnya yang ini sangat tangguh.. .. Kiu tausiu Li Gi tidak menyangka kalau tenaga dalam yang dimiliki lawan begitu sempurna. tiga dua gulung angin serangan itu saling ber tubrukan di tengah udara terjadilah pusingan angin yang menyebar ke empat penjuru. dengan jurus Ciang ing phu toh (Elang sakti menerjang kelinci) dia lansung mencengkeram batok kepala Thi pit suseng Thia Cuan. baru saja dia akan memberi pelajaran kepada sang pemuda. Dalam perkirarn Kiu tau siu Li Gi. mendadak dia berpekik nyaring. sepasang tangannya diluruskan ke depan. dengan jurus Siang hong tiau yang (sepasang burung hong menghadap mata hari) dia sambut datangnya ancaman lawan dengan sepasang tangannya berbareng. harap jangan marah.

padahal Bi kun lun Siau . udara menja di gelap dan Kiu tau siu Li Gi mendengus ter tahan. Menyusul kemudian tampak debu dan pasir beterbangan memenuhi angkasa. kemudian dengan seorang tua yang berpengalaman dia bertanya: "Aoa hubunganmu dengan Bi kun lun Siau Wi goan?" "Aku sama sekali tidak kenal dengan orang ini" jawab Thia Cuan tegas. begitu menyaksikan Kiu tau siu Li Gi menerjang ke bawah dengan dahsyatnya. Hui cha cun cu Kiong Lui yang menonton jalan-nya pertarungan dari sisi arena menjadi tetegun oleh kejadian itu. pelan-pelan dia bangkit berdiri kemudian ditatapnya Hai cha cun ca Kiong Lui tanpa berkedip. disaat Kiong Lui membentak keras itulah. tubuhnya seperti bintang yang jatuh roboh ke tanah. mukanya pucat pias seperti mayat. dihentikan jelas tak sempat lagi. kau berani mengelabuhi aku? Hmmm.com/ Sebagai murid kesayangan dari Heng si Cin jin. dengan jurus Kiau cong ki ku (memukul genta menghantam tambur) sepasang tangannya bersama-sama di sodok ke depan menghajar tubuh Li Gi. ditengah udara kembali terjadi suatu bentrokan keras yang menimbulkan suara ledakan dahsyat. namun dia tetap sehat wal'afiat seperti sedia kala. ujung bibirnya basah oleh noda darah. Jurus serangan ini merupakan salah satu jurus yang dahsyat dari empat macam kepandaian Kun lun kim hoat. Thi pit suseng Tia cuan sendiri.Tiraikasih Website http://kangzusi. mendadak bentaknya keras-keras. walaupun terpengaruh juga oleh gelombang angin sera ngan itu. Thia Cuan memiliki ilmu silat yang tinggi serta warisan langsung dari Kun lun-pay. Kiong Lui mendeham beberapa kali. "Bocah keparat. "Tahan!" Sepasang telapak tangan dua orang yang sedang bertarung sudah terlanjur di lancarkan. melihat gerakan tubuhmu jelas semuanya merupakan kepandaian silat aliran Kun lun pay. dengan memperkuat posisi kuda-kudanya. ia sama sekali tidak menjadi gugup.

maksudnya adalah untuk memancing kemarahan musuhnya yang latah dan takabur ini. Suma Thian yu sudah mengerti siapa gerangan orang yang dihadapinya. ketua Kun lun pay sekarang. sinar buas me mancar keluar.. Tapi lantaran malu mengakui hal tersebut. Hui cha cun cu Kiong Lui dapat menyaksikan sikap sinis anak muda tersebut. "Habahahahana.belum pernah sauya dengar seorang manusia she Kiong dalam dunia persilatan. kemudian tertawa terbahak-bahak.. tolong tanya siapakah nama besarmu?" "Bocah keparat. tapi dia sengaja mengejek. kalau mataku buta. mungkin kau hanya seorang pra jurit tak bernama yang rendah kedudukannya. masa kau tidak tahu?" Berbicara sampai disitu dia berkerut kening. per kataan tersebut ia mendengus dingin. setiap jago persilatan yang berkelana dalam dunia persilatan hampir semuanya kenal dengan lohu. kemudian sambil menuding keujung hidung sen diri serunya: Suma Thian yu paling benci dengan sikap latah dan takabur semacam ini mendengar. matanya memandang sinis dan senyuman dingin menghiasi ujung bibirnya. Thi Pit suseng segera memperhatikan Hui cha cun cu se kejap kemudian balik bertanya: "Maaf. masa kau tidak kenal dirinya?" Mendengar perkaraan tersebut. sesudah tertawa seram. mengingat usiamu masih muda dari tak tahu urusan..Tiraikasih Website http://kangzusi. maka sengaja kau pakai kata-kata yang mem buat untuk menggertak?" Padahal setelah mendengar lawannya she Kiong tadi. kau tidak puas?" Suma Thian yu memandang sekejap wajah Kiong Lui dengan pandangan sinis. serunya: "Bocah keparat... aku enggan ribut denganmu.com/ Wi goan adalah murid kesayangan dari Leng-go cinjin. . mendadak sepasang matanya melotot besar.

Gembong iblis kenamaan memang berbeda dengan kawanan jago lainnya. senjata toya Hou topang berbentuk bulan sabit itu menyambar lewat hanya beberapa inci dibawah kaki anak muda tersebut. ayunan toya tersebut paling tidak mempunyai kekuatan sebesar lima ratus kati. Berhubung tenaga serangannya begitu dahsyat. Suma Thian yu tahu lihay terpaksa dia gunakan ilmu bobot seribu. ia maju selangkah mendekati anak muda itu. jangankan tubuh Suma Thian yu terdiri dari darah dan daging. "Bila kau ingin mampus. Hui cha cun cu Kiong Lui segera menahan tubuhnya dan menarik kembali senja ta Hou topang berbentuk bulan sabit yang di ayunkan ke muka tadi. Setelah itu dia mempertinggi serangannya satu depa lebih ke atas. "Weess! diiringi desingan angin tajam yang kuat. sekali pun terdiri dari baja aslipun tak sanggup menahan pukulan mana. dimana serangannya menyambar lewat secara lamat-lamat Suma Thian yu merasakan kulit badannya amat sakit. Dalam pada itu. telapak tangannya segera diayunkan ke depan melancarkan sebuah bacokan. Hui cha cun cu Kiong Lui kontan dibuat mencakmencak karena kegusaran. Begitu serangan toyanya mengenai sasaran yang kosong. buru-buru dia melejit ke tengah udara. lohu akaa memenuhi keinginanmu itu!" makinya sambil menahan geram. selapis hawa pembunuhan yang amat tebal dengan cepat menyelimuti seluruh wajahnya. kemudian toya berbentuk bulan sabitnya diayun ke pinggang lawan dengan jurus Heng sau jian kun (menyapu rata seribu prajurit). Liat bwee siu Li Hiong sudah melompat kehadapan Toan im siancu Thia Yang. senjata Hou to pang berbentuk bulan sabitnya menyapu bagian bawah tubuh dengan membawa desingan angin tajam. kali ini yang diancam adalah pinggang lawan. Tatkala Suma Thian yu menyaksikan ayunan senjata Hou tou pang berbentuk bulan sabit itu amat gencar dan cepat. .Tiraikasih Website http://kangzusi. membawa tubuhnya melayang turun kebawah.com/ Betul juga.

toya Hou to pang seberat berapa ratus kati yang berada dalam permainannya ringan bagaikan toya kayu. Sejak terjun ke dunia persilatan. Begitu lolos dari ancaman. pedangnya segera dicabut keluar dari sarung. "Budak rendah! loya akan menemanimu bergembira!" Toan im siancu Thio Yong menduga sampai disitu. untuk sesaat dia dibikin geleng kepalanya oleh gerakan tubuh orang yang aneh dan cekatan. selain serangannya berat. baik lwekang maupun gwakangnya boleh dibilang sudah mencapai tingkat yang sempurna. Beraba dalam situasi yang kritis dan tegang seperti ini. belum pernah Suma Thian yu menghadapi mu suh setangguh ini. gesit dan cekatan. Toan im siancu Thin Yong meloloskan sembilan pedang mestika dari pinggangnya lalu sebelum Lian hWee siu li hiong menyerang lagi. gadis itu tak berani menyambut ancaman mana dengan kekerasan. bayangkan saja Hui cha cun cu sebagai tokoh kelas satu dalam dunia Liok lim dewasa ini. melihat serangan yang datang begitu dahsyat ibarat bukit Thay san yang menindih kepala. tanpa terasa ia memusatkan seluruh per¬hatiannya mengikuti jalannya pertarunan. tu-buhnya melejit lima kaki ke tengah udara dengan gaya burung bangau terbang ke angkasa. Tatkala Thi pit suseng Thia Cun menyaksikan adiknya sudah terjun ke arena pertarungan.com/ Menanti lengannya diayunkan kedepan itulah dia baru membentak. . tangannya meraba diatas gagang pedang dan siap memberi penolongan bilamana perlu. dengan perasaan terperanjat ia menyingkir kesamping. Dipihak lain. ia sudah mengembangkan jurus-jurus mautnya sambi1 menerjang kedepan. gerakgeriknya juga enteng. ia sudan keteter hebat dan hanya sangaup menangkis belaka.Tiraikasih Website http://kangzusi. belum mencapai sepuluh gebrakan. Suma Thian yu yang bertarung dengan tangan kosong menghadapi toya Hou to pang berbentuk bulan sabit sudah mulai tak sanggup menahan diri. mendadak ia berpekik nyaring.

dengan cepat tubuh Hui cha cun cu dikurung rapat. Menggunakan kesempatan dikala pedangnya bentrok dengan toya lawan... maka dia sendiripun tak kelewat terbaru napsu untuk turun tangan. .. dia pun mengerti menang kalah tidak bisa di temukan dalam waktu singkat. Dalam waktu singkat terdengar dua kali ben turan keras ditengah udara.. dia mendongakkan kepalanya memperhatikan sekejan ancaman lawan. sebaliknya Hui cha cun cu Kiong Lui kena tertekan oleh kekuatan lawan hingga kakinya amblas tiga inci kadalam tanah. Suma Thian yu memainkan selapis kabut pe dang berwarna biru untuk melindungi badan. Selama ini Thi pit suseng hanya berpeluk belaka sambil menonton jalannya petrarungan massal. Dengan mengandalkan serangan tersebut. dia dapat melihat bahha kepandaian silat yang dimiliki kedua belah pihak berada dalam keadaan seimbang. Hui cha cun cu Kiong Lui terhitung seorang gembong iblis yang sukar dihadapi. dengan Kiong Lui segera ber lempur sengit. kiranya kau adalah ahli waris dari orang she Wan" Sambil berkata tongkat Hou to pang nya di angkat keatas dan diputar bagaikan sebuah roda kereta. Suma Thian yu segera mengembalikan posisi nya yang terdesak menjadi lebih mantap. diantara perputaran yang kencang itulah pelan-pelan dia menyongsong bayangan pedang yang diciptakan Kit hong kiam tersebut. pedangnya segera berputar sambil melancarkan serangan gencar. dia tidak berani membantu karena kuatir menimbulkan suatu pertarungan massal. kemudian setelah tertawa dingin jengeknya: "Hehehehenehe. namun ia tetap berdiri tak bergerak.Tiraikasih Website http://kangzusi. bagaikan sebuah jala perangkap ikan yang besar dan datang dari langit. pedang dan tongkat Hou to pang telah saling membentur keras hingga menimbulkan percikan bunga api. Suma Thian yu segera melayang turun keatas tanah..com/ Serentetan cahaya biru memancar keempat penjuru dan amat menusuk pandangan mata.

. Liat bwee siu Li Hiong segera melepaskan dua buah serangan berantai dan melompat mundur lebih duluan. senjata Hou to pang nya dengan membawa deruan angin tajam membacok seluruh tubuh Suma Thian yu secara bertubi-tubi. senjata pentungan Hou to pangnya tak pernah mengendor sedikit pun. dengan suara dalam ia lantas memrmembentak: "Tahan!" Suaranya keras bagaikan guntur yang membelah bumi disiang hari bolong. sambil menarik kembali pedangnya ia membentak: "Hmmm. semua ini membuat suasana dalam arena pepertarungan berubah lebih mengerikan. Toan im siam cu yang melancarkan serangan berantai mendesak musuhnya habishabisan. ia tak memiliki tenaga lagi untuk mempertahanan diri. tampaknya tiga jurus kemudian ia tentu keok. Di pihak lain keadaan pertarungan antara Suma Thian yu melawan Hui cha cun cu justru merupakan ke balikannya.com/ Kurang lebih seperminuman teh kemudian empat orang yang sedang bertarung sengit di tengah arena teiah berhasil menentukan siapa menang siapa kalah. serangan demi serangan dilancarkan se cara gencar dan semuanya membawa deruan angin tajam yang memekikkan telinga.Tiraikasih Website http://kangzusi. ia tak memiliki tenaga untuk melancarkan serangan balasan. kini anak muda tersebut hanya memiliki sisa kekuatan untuk mempertahankan diri belaka. bukan nya berhenti dia malah melancarkan serangan-nya makin gencar. Sedangkan Kiong Lui sendiri justru makin bertarung semakin perkasa. Tentu saja Toan im siancu tak ingin membangkang perintah kakaknya. kalau di lihat dari keadaan si Liat hwee sin Li hiong sekalian. Hui cha kun cu Kiong Lui seakan tak mendengar suara bentakan itu. keenakan kau si setan tua!" Dihak lain. Thi pit suseng Thia Cian yang menyaksikan peristiwa ini menjadi sangat gelisah.

Menyaksikan peristiwa tersebut.haaah. senjatanya kembali diputar membelah angkasa dengan jurus kay san to liu (membuka bukit air mengalir). kepalanya terasa pening dan badannya lemas tak bertenaga. secara keras lawan keras. sepasang telapak tangannya dilontarkan kedepan. kali ini dia membacok jalan darah Pek bwee hiat dibelakang kepala Suma Thian yu. Hui cha cun cu Kiong Lui menghimpun tenaga dalamnya sambil membentak keras: "Orang sbe Thia. kau anggap nyawamu masih bisa dipertahankan hingga sekarang? Hmm.. Melihat itu... "Haaah. kemudian menghadang jalan pergi Kiong Lui. menda dak ia berpekik nyaring." ..haah... sesungguhnya Suma Thian yu sudah kehilangan banyak tenaga..com/ Setelah melalui pertarungan yang seru. bila kau menginginkan nyawaku. jadi kau ingin mencari keuntungan dalam air keruh. Tampak ujung bajunya berkibar terhembus angin kemudian tubuhnya menerjang kedepan secepat kilat. mung-kia sedari tadi sudah berpulang ke alam baka" Thi pit suseng Thia Cuan tertawa terbahak-bahak. cuma sayang toaya sama se kali tidak ada sangkut pautnya dengan Siau Wi goan... lebih baik ambillah dengan mengandalkan pandaian silatmu sendiri. segera membuatnya sadar kembali. Suara bentakan dari Thi pit suseng barusan baginya ibarat sebaskom air dingin yang diguyurkan keatas kepalanya. dia menggetar pergi senjata Hou to pang lawan. Thi pit su seng Thia Cuan segera berkerut kening..Tiraikasih Website http://kangzusi.. terima kasih banyak atas kebaikanmu. cepat dia mengembankaan gerakan tubuhnya dan meloloskan diri dari kepungan lawan. hmm! Seandainya lohu tidak teringat kalau kau masih punya hubungan dengan Bi kun lun (Kun lun indah). Bagus sekali. selain itu akupun tidak saling mengenal dengannya. Hai cha cun cu Kiong Lui tak rela melepas kan usaha yang berhasil dicapainya selama ini.

. Tapi justeru karena hal tersebut.. ucapan mana sege ra membungkamkan mulut gembong iblis itu... Akan tetapi berhubung lohu mempunyai sumpah yang mengatakan bahwa setiap sahabat Bi kun lun akan kulepas. kemudian aku akan menggantungmu hidup-hidup diatas pohon agar ditonton semua orang!" . bocah keparat...com/ Suaranya datar.. maka kau boleh pergi dari sini.heeeh. dia segera tertawa dingin tiada hentinya: "Heeeh.. Yang di maksudkan sebagai bocah keparat tak lain adalah Suma Thian yu. barang siapa berani masuk hutan harus mampus.memang hal itu paling bagus. Pada dasarnya Suma Thlan yu adalah seorang bocah yang berjiwa keras dan tinggi hati. Siapa tahu Hui cha cun cu Kiong Lui malah tertawa terbahak-bahak dengan seramnya "Hehehebebehe. mendadak dia membalikkan tubuhnya sambil tertawa mengejek.Tiraikasih Website http://kangzusi.heeeh. Suma Thian yu rugi didalam tenaga dalam yang tak berhasil melampaui kesempurnaan Kiong Lui. kau tidak menyaksikan jenasah diatas pohon itu? Inilah contoh yang paling baik bagi mereka yang bersikeras ingin melanggar peraturanku. tidak tidak meninggikan kepala merendahkan derajat sendiri dibalik kelembutan terdapat nada keras. sauya akan melayanimu untuk bertarung seratus gebrakan. tapi bocah keparat yang menggemaskan ini tak boleh meninggalkan tempat ini barang setengah langkah pun. sebetulnya hanya ada satu jalan kematian saja. hari ini aku akan suruh kau menderita kekalahan secara puas lahir batin. maka dia mengusulkan untuk ber tarung sebanyak seratus gebrakan dalam permainan ilmu pukulan. berbicara dan cara tindak tanduk kalian semua. dari malu nya si gembong iblis itu menjadi naik darah. katanya: "Dengan mengandalkan kepandaianmu itu kau hendak menahan aku disini? Lebih baik gerakkan lagi senjata rongsokanmu itu..

Mencorong sinar bengis dari balik mata Kiong Lui. dalam sepuluh gebrakan kemudian kalian pasti akan mampus diatas genangan darah segar! . sambil mementangkan mulutnya yang lebar dia membentak: "Lebih baik kalian bertiga maju bersama. mengganggu seujung ram butnya. Thia Yong yang pertama-tama akan beradu jiwa paling dulu denganmu. belum tentu ia sanggup merobohkan mereka dalam sepuluh gebrakan saja. lalu serunya: "Jika kau berani. ia bersiap sedia melancarkan serangan. Bayangkan saja ke tiga orang muda mudi itu adalah jagojago pilihan dari kaum muda.Tiraikasih Website http://kangzusi. tapi kalau tiga orang bekerja sama. Untuk bertarung satu lawan satu. mendadak ia melemparkan senjata Hou to pang nya ke depan kaki Liat hwee siu Li Hiong. dengan tangan terbuka lohu akan menghantar kalian pergi dari sini!" Benar-benar suatu ucapan yang amat sesumbar.com/ Dengan lemah gemulai Toan im siancu dihadapan Hui cha cun cu. kemudian sambil menggulung bajunya hingga nampak lengan yang kekar. "Perkataan seorang lelaki sejati berat bagaikan bukit karang". Thia si hengte (dua bersaudara Thia) telah memperoleh warisan langsung dari Heng si cinjun. sampai wak tunya jangan salahkan lagi kalau nona tidak mengenal ampun!" Sambil berkata dia lantas menggeserkan ba dannya dan berdiri disamping Suma Tbiau yu. kesempurnaan mereka terhitung jagoan nomor wahid dikolong langit. Dalam sekilas pandangan saja Hui cha cun cu Kiong Lui sudah dapat menembusi jalan pemikiran ke tiga orang lawannya. sedangkan Suma Thian yu mendapat warisan keluarganya. Diatas wajah mereka bertiga serentak terlintas perasaan memandang rendah yang amat sinis. berbulu dan berotot besar itu. dalam sepuluh gebrakan bila aku gagal meng hancur lumatkan kalian. mungkin saja mereka masih belum sanggup.

sesunguhnya dibalik ancaman mana tersembunyi dua gerakan lain yang dipersiapkan untuk mundur. Benar-benar lihay Hui cha cun cu ini. tahutahu sudah tiba di depan Thia Yong. untuk kemudian melancarkan serangan dahsyat bila kesempatan baik telah tiba. dia mengubah serangan pu kulannya menjadi cengkraman dan mencengkeram belakang kepala lawan. dari samping ia menyerang dengan jurus Im liong tham jiau (naga sakti mementang cakar). Toan im siancu tidak ambil diam.com/ Suma Thian yu tidak banyak bicara.Tiraikasih Website http://kangzusi. lalu sambil menggunakan ilmu pukulan Tay cing to liong ciang ajaran gurunya Put gho cu. ketika sampai ditengah jalan. tubuhnya menerobos masuk kedalam arena kemudian telapak tangannya diayunkan ke muka membabat jalan darah Leng tay hiat di punggung Hui cha cun cu. Ditunggunya serangan lawan hampir menca pai tubuhnya ketika secara tiba-tiba dia memutar tubuhnya melancarkan serangan balasan. agaknya ia telah berhasil menebak jitu suara hati kedua orang lawannya. sekilas pandangan serangan mana kelihatannya cepat seperti sambaran kilat. jurus serangannya ganas dan mengerikan. menghadapi ancaman tersebut ia tidak menjadi gugup atau panik. Hanya Thi pit suseng seorang yang tidak berkutik. segera menghimpun segenap tenaga dalamnya kedalam lengan. Mendadak Thi pit suseng membentak nyaring. serangan yang berkelebat secepat sambaran kilat. dia masih menanti serangan balasan dari Hui cha cun cu dengan tenang. dia membacok tubuh Kiong Lai dengan jurus Ci kou thian bun (mengetuk pintu langit selatan). . Serangan yang dilancarkan Suma Thian yu maupun Thia Yong sesungguhnya cuma serang an tipuan belaka. seakan-akan dia bermaksud memanah dua ekor burung dalam sekali bidikan.

Toan im siancu mengalami nasib seperti kakaknya. kenyataan tersebut kontan membuatnya menjadi tertegun. sadarlah dia bahwa isi perutnya telah terbakar.Tiraikasih Website http://kangzusi. ia membalikkan badan dan melepaskan serangan balasan. Betapa hebatnya serangan itu bisa dilihat dari Hui cha cun cu Kiong Lui yang tak berani menyongsong serangan itu . diam-diam ia mengertak giginya keras-keras. tak selang dua gebrakan ke¬mudian. isi perutnya menderita luka dan roboh terduduk diatas tanah.com/ Waktu itu sesungguhnya Hui cha cun cu Kiong Lui sedang bersyukur karena serangannya akan segera berhasil mencapai sasaran. Dengan demikian tinggal Suma Thian yu seorang yang harus berjuang mempertahankan diri. Berada dalam keadaan begini harus mengesampingkan dulu kedua orang musuhnya yang berada didepan. kini didalam arena tinggal Suma Thian yu serta Toan im siancu yang sudah lelah karena kehabisan tenaga. Serangan ini dilepaskan dalam keadaan gusar. coba kalau tidak begitu. badannya sege ra mundur beberapa langkah dengan sempoyongan. niscaya Thi pit suseng sudah tewas seketika. Ketika Thi pit suseng Thia Cuan termakan oleh sapuan tangan pukulan itu. tenaga dalam yang disertakan benar-benar luar biasa dahsyatnya. Masih untung Hui cha cun cu Kiong Lui masih teringat akan sumber perguruannya serta hubungan-nya dengan Siau Wi goan. secara beruntun dia melepaskan tiga buah serangan berantai masing-masing dengan jurus Kun kun to coan ( Dunia diputar balik) Kui seng ti to (Bintang kejora jatuh jumpalitan) dan Sian hong sau soat ( Angin berpusing menyapu salju). Begitu Thi pit suseng mundur kebelakang. semuanya merupakan jurus penolong dari ilmu pukulan Tay cing to liong ciang. asal dia menambah tenaga serang annya dengan dua bagian tenaga saja. mendadak dia merasakan tibanya desingan angin tajam dari arah belakang. dadanya terasa sakit sekali.

petikan nyaring ter sebut seketika itu juga menawarkan suara gemuruh guntur yang mengelegar diangkasa. terpaksa dia harus menghantar lawan-lawannya ini untuk berlalu dari daerah terlarang itu. Thi pit suseng Thia Cuan yang menyaksikan peristiwa itu segera melupakan tenaga dalam yang dideritanya. Tampaknya dari sepuluh gebrakan yang di janjikan kini tinggal dua gebrakan lagi. Disaat yang amat kritis inilah. ditengah udara berkumandang pekikan nyaris yang memekakkan telinga.com/ dengan kekerasan. secars beruntun dia mengegos sebanyak tiga kali. dengan cepat merasakan hatinya menjadi tenang kembali. Ketika Suma Thian yu mendongakkan kepala. Semua orang yang semula tertegun oleh suara guntur. lalu seperti sekilas cahaya yang membuyarkan awan hitam. dia jadi terperanjat. dia sudah me lesat kesamping untuk menghindarkan diri. "Hiante. seketika itu dia sedang mengayunkan sepasang telapak tangannya dan . tubuhnya melejit setinggi tiga kaki ketengah udara. cepat mundur! Dia telah menggunakan Pek lek si hun ciang (Pukulan geledek pembetot sukma)!" Baru selesai Thi pit suseng berseru. bila Hui cha can cu Kiong Sui gagal merobohkan musuhnya. sambil berpekik nyaring degan membawa luka dia menerjang ke arah Suma Thian yu. Mendadak Hui cha cun cu Kiong lui berpekik nyaring. di tengah angkasa telah bergema suara geledek yang menggelegar dengan nyaringnya. dengan membawa deruan angin puyuh dia menyambar keatas kepala Suma Thian yu. untuk sesaat mereka seperti melupakan tragedi yang sedang terjadi didepan mata.Tiraikasih Website http://kangzusi. kemudian melompat sejauh satu kaki lebih. Ketika memandang lagi kearah Hui cha cun cu. wajah berubah pucat. bagaikan seekor naga bengis meninggalkan samudra. tak sempat memandang sekejap lagi.

Heran! Mungkinkah suara pekikan tadi berasal dari bocah lelaki yang masih ingusan ini? Kalau memang begitu. bukankah bocah lelaki ini adalah seorang bocah ajaib didunia ini? Tapi rasanya hal ini mustahil. dengan entengnya dia melayang turun kembali kepermukaan tanah. lagi-lagi kau membuat kejahat an disini". Sementara semua orang masih tertegun.. bagaimana mungkin bisa memiliki ilmu silat yang begitu lihaynya? Tapi cahaya kilat yang terlibat tadi sudah jelas merupakan bayangan tubuh dari bocah ini selain dia siapa lagi? Tampak sepasang kening bocah lelaki itu menonjol tinggi sekali.! Apakah kau sudah melu pakan dengan kata-katamu tempo hari.?" Sungguh menggelikan sekali keadaan Hui cha cun cu Kiong Lui yang telah berusia enam puluh tahunan itu. yang disini. hal ini mana mungkin bisa terjadi? Seorang bocah lelaki yang masih berusia sebelas dua belas tahunan. seandainya aku tidak datang tepat waktunya. hanya sekejap kemudian.Tiraikasih Website http://kangzusi. lalu sepasang telapak tangannya segera ditarik kembali. siapa tahu pada saat itulah suatu kejadian aneh telah berlangsung. sesosok bayangan manusia nampak berkelebat lewat dari balik hutan. hmmm. tampak tubuhnya buru-buru berjumpalitan di tengah udara. tak bisa ma¬suk akal. seperti barung yang hinggap dia atas tanah. dia sedang berdiri ber tolak pinggang sambil mencaci maki: "Kiong Lui. masih bersifat kekanakkanakkan. . Tampaknya suara pekikkan nyaring yang membetot sukma itu telah mengacaukan pikiran Hui cha chun cu.. kembali ada jiwa yang akan mela. sikapnya menghormat dan tunduk sekali.com/ secepat kilat meng hantam tubuh Suma Thian yu. keadaannya berubah seperti tikus berjumpa kucing. tahu-tahu ditengah arena telah berdiri seorang bocah lelaki berusia sebelas dua belas tahunan. maka setelah berjumpa dengan bocah lelaki itu. kalau tadi sikapnya garang angkuh dan jumawa sekali...

com/ Semua orang lantas mengalihkan perhatian nya kewajah bocah itu. tampak dia mengena kan baju berwarna putih bersih. buru-buru dia menyambut surat itu dan dibuka lalu dibaca isi-nya. setelah termangu sesaat buru-buru sahutnya: "Akulah orangnya" Bocah lelaki itu segera mengamati Suma Thian yu sekejap. nih! Disini ada sepucuk surat untukmu. siapa yarng kesudian bermain disini?" Ibuku bilang kau adalah telur busuk terbesar didunia ini. Suma Thian yu yang mendengar perkataan itu menjadi amat geli sekali sehingga tak tahan ia tertawa terkekeh. ambil dan bacalah sendiri!" Suma Thian yu makin terperanjat lagi sete lah mendegar perkataan itu. wajahnya menarik dan menyenangkan. kecuali itu tidak terlihat sesuatu gejala lain yang istimewa. Akan tetapi sikap Hui cha cun cu Kiong Lui bagaikan sedang menghormati dewa pujaannya saja.Tiraikasih Website http://kangzusi. Mendadak bocah lelaki itu berpaling. kenapa sudah lama kau tidak bermain kemari? Lohu sangat rindu kepadamu!" "Huuuuh. ia melarangku bermain denganmu" sahut bocah lelaki itu terus terang. diatas surat itu hanya tercantum beberapa huruf yang berbunyi: "Datanglah segera selesai membaca surat ini" . "Benar-benar lihay sekali tenaga dalam orang ini. entah bagaimana cara berlatih?" anak muda itu segera berpikir. matanya besar lagi bulat. rambutnya di gulung menjadi satu. sepasang matanya melotot besar dan memancarkan sinar berkilauan. dengan sikap yang amat menghormati dia berkata: "Sobat kecil. Sementara itu sibocah telah memperlihatkan dua baris giginya yang putih bersih sambil menegur: "Siapa yang bernama Suma Thian yu?" Agak tertegun Suma Thian yu mendengar pertanyaan itu. kemudian katanya: "Tak heran kalau ibuku mencarimu.

tidak.Tiraikasih Website http://kangzusi.. dia masih berhutang kepada lohu. untuk sesaat dia menjadi gelagapan hingga tak sepatah katapun sanggup diutarakan.com/ Dibawahnya tidak nampak tanda tangan atau kode tertentu dari penulis surat itu. asal sobat kecil telah mengambil alih hutang tersebut. kita akan kemana?" Suma Thian yu segera bertanya: "Tentu saja ke rumahku!" Sambil menyahut bocah itu segera menarik tangan Suma Thian yu dan siap berlalu dari situ. sekembalinya kerumah nanti. Mendadak terdengar Hui cha cun cu Kiong Lui membentak keras: "Tungqu sebentar! Sobat kecil.. Sambil tertawa cekikikan bocah lelaki itu segera menegur: "Bila kau selesai membaca. pelbagai ingatan segera berkecamuk didalam be naknya membuat dia terasa pusing umuk memikirkannya. serunya kembali: "Kau kuatir tidak bisa menagih kembali? Hutang apa sih? Biar aku saja yang membayarkan baginya" "Oooh. Dengan wajah termangu Suma Tnian yu mengawasi wajah si bocah itu lekat-lekat. Siapakah bocah ini? Siapa pula ibunya? Ada urusan apa dia khusus datang kesitu untuk mencarinya? Siapa musuh besanya? Apa sangkut pautnya dengan dirinya? Serentetan pertanyaan tersebut membuat Suma Thian yu menjadi sangat murung dan tak tahu apa yang mesti dilakukan.!" Bocah lelaki itu segera berpaling. tidak!" Hui cha cun cu segera menampik. sampaikan salamku untuk ibumu! . tentu saja lohu tak bisa berkata apa-apa lagi. mencorong sinar tajam dari matanya. setelah menatap sekejap wajah Kiang Lui dengan gusar.. mari kita segera berangkat!" "Tolong tanya sobat kecil.

. bukan aku yang berhak menjadi mak comblang. dua bulan kemudian dia pasti akan mengunjungi kalian berdua di bukit Kun san telaga Tong ting ou". Sambilmenjura Th i pit suseng Thia Cuan segera menegur: "Tolong tanya sobat cilik. siapa namamu dan dimana rumahmu?" Dengan tak sadar bocah lelaki itu menukas: "Kau takut aku akan melalapnya hidup-hidup? Paling cepat sebulan paling lambat dua bulan.com/ Bocah lelaki itu mendengus dingin. sehingga dua bersaudara Thia pun turut merasa keheranan. Begitu bocah lelaki itu selesai berkata. Tiba-tiba dua bersaudara Thia berpekik nysring.. Dengan cepat Toan im-siancu Thia Yong bertanya: "Dimanakah rumah kediamanmu?" Kali ini si bocah lelaki itu tertawa cekikikan. bocah lelaki itu telah membentak pula dengan suara keras: "Ayo berangkat! Tempat ini bukan tempat yang aman" Kalau dibicarakan sesungguhnya sukar masuk diakal. se lembar wajah Toan im-siancu Thia Yongpua turut berubah menjadi merah padam seperti apel yang masak.Tiraikasih Website http://kangzusi. Suma Thian yu yang menyaksikan kejadian ini segera berseru dengan amat gelisah: "Nona Thia. dia lantas mendesis dan berseru sambil melotot: "Hmmm... Suma Thian yu hanya melihat bocah kecil itu mengangkat . "Tak usah kuatir. namun caranya berbicara seperti orang dewasa.. tampaknya kau mencari penyakit!" Sambil berkata dia lantas mengayunkan telapak tangannya menghantam wajah bocah lelaki itu. ia segera berlalu meninggalkan hutan tersebut. tanggung dia dapat berjumpa lagi dengan kalian berdua" Walaupun usia bocah lelaki ini masih muda. kedua orang itu segera melompat ke depan dan menghadang jalan pergi bocah itu." Belum habis dia berkata.

selihay-lihaynya kepandaian seseorang. pikirnya: "Diluar langit masih ada langit. Untung saja Suma Thian yu memiliki ilmu silat yang hebat. dengan begitu dia masih bisa membuntuti selalu lima langkah di belakang bocah lelaki itu. Melihat kejadian tersebut. tentu ada bukit lain yang jauh lebih tinggi.. tahu-tahu ia sudah dikirim ke sisi badan kakaknya. dia memarik tangan suma thian yu dan menembusi hutan itu. mau tak mau dia harus merasa kagum dan tunduk terhadap bocah itu. sepa sang kakinya seakanakan tidak menempel di atas tanah. diatas ma nusia masih ada manusia. Dengan demikian. sudah pasti ada orang lain yang jauh lebih lihay daripadanya. tampaknya soal ilmu silat memang tiada tara dalamnya" Apa yang di katakan orang kuno memang tidak salah. namun langkahnya enteng dan cepat hing ga kalau dilihat dari tempat kejauhan.Tiraikasih Website http://kangzusi. Kali ini mereka tidak bergerak ke arah bukit Han-san melainkan justru berbalik ke jalan kecil. Buru-buru dia memberi tanda kepada kakaknya dan berlalu dari situ. Diam-diam Suma Thian yu menghela napas panjang. jangan dilihat bocah itu bergerak dipaling de pan. Ilmu meringankan tubuhnya pun amat sempurna. .com/ lengannya. kendatipun Toao im sian cu Thia Yong lebih bina1 dan wataknya lebih aneh pun. setinggi-tingginya sebuah bukit. semua jalanan yang mereka lalui sebagian besar adalah jalan perbukitan yang sempit dan curam. wajah bocah lelaki itu nampak berseri. tahu-tahu seluruh badan Toan im siancu sudah melayang ditengah udara seperti selembar daun yang ter hembus angin puyuh. Sekarang Suma Thian yu baru benar-benar dapat menyaksikan kesempurnaan ilmu meringankan tubuh yang dimiliki bocah lelaki itu..

tapi saat itu dia tak sanggup melihat pemandangan yang berada satu kaki dihadapannya. baik ilmu lwekang. tapi dia pun kuatir ditertawakan oleh pihak lawan. tanpa menunggu persetujuan dari Suma Thian yu lagi dia lantas menghimpun tenaga dalamnya dan berganti gerakan tubuh. gwakang maupun ginkang semuanya telah mencapai puncak kesem purnaan. sekalipun sejak berada dalam kandungan ibunya dia sudah mulai melatih diri. hal ini membuat hatinya diam-diam merasa amat gelisah. hanya bintang yang betebaran memenuhi angkasa. Walaupun Suma Thian yu memiliki kepandaian untuk melihat dalam kegelapan.com/ Bayangkan saja berapa usia bocah lelaki yang masih bau kencur ini? Tapi dalam kenyataan-nya. mungkinkah bocah ini salah mencari orang? Malam itu udara gelap gulita.Tiraikasih Website http://kangzusi. siapakah dia? Sambil berlarian menempuh perjalanan be nak Suma Thian yu dipenuhi oleh pelbagai per soalan yang memusingkan kepalanya. padahal kalau tidak ditanyakan hatinya terasa amat kesal dan gugup. tiada rembulan. terutama sekali dalam surat tersebut tidak dicantumkan nama maupun tanda tangan. bisa dibayangkan pula sampai dimanakah taraf kepandaian silat yang di miliki ibunya? Tapi dalam dunia persilatan belum pernah terdengar nama seorang jagoan perempuan semacam itu. Sebenarnya dia ingin bertanya kepada bocah itu ke manakah mereka hendak pergi. . Mendadak bocah lelaki yang sedang berlarian di muka berpaling seraya berseru: "Sudah hampir sampai. Bila ditinjau dari kepandaian silat yang di miliki bocah ini. kali ini dia menempuh perjalanan dengan meng gunakan ilmu meringankan tubuh Pat pah kan cian (delapan langkah mengejar comberet). bagaimana kalau kita mempercepat sedikit perjalanan kita?" Selesai berkata. belum tentu kepandaian silatnya bisa mencapai tingkatan demikian hebatnya.

si bocah lelaki itu segera berkata sambil tertawa cekikikan: "Tampaknya aku telah membuatmu kepayahan. Sedemikian jengahnya pemuda itu. menembusi beberapa bukit.com/ Tentu saja Suma Thian yu tak berani berayal pula. niscaya dia sudah menerobos masuk ke dalam untuk menyembunyikan diri. kontan saja paras muka anak mu da itu berubah menjidi merah sebentar. bagaikan peluru yang melejit kedepan. Tiada hentinya bocah lelaki didepan itu ber paling dan melihat apakah Suma Thian yu ber hasil menyusulnya atau tidak. seluruh badannya basah kuyup oleh keringat. mendadak ia tidak men¬jumpai rumah seperti yang . padahal waktu kedatangan kita masih terlambat setengah kentongan daripada waktu telah kutetupkan sebelumnya!" Ucapan tersebut tak ubahnya menyindir ketidak becusan Suma Thian yu dalam melakukan perjalanan.Tiraikasih Website http://kangzusi. buruburu dia menghimpun tenaga murnuinya dan mengembangkan ilmu meringankan tubuh Leng kong siu tok yang sangat lihay itu. napas tersengkal-sengkal. entah oerapa jauh sudah mereka berjalan akhirnya terdengar bocah lelaki itu bersorak gembira: "Sudah sampai. namun sepanjang jalan dia tak pernah berbicara lagi walau se patah kata pun. hal mana semakin menambah misteriusnya suasana. hijau sebentar. panas sebentar. didepan sana adalah rumahku" 000O000 WAKTU ITU Suma Thian yu sudah kehabisan tenaga. dengan badan lemas. dingin sebentar. Dengan cepat dia berpaling ke arah puncak bukit didepan sana. Menyaksikan keadaan itu. rasanya tak terlukiskan dengan kata kata. sehingga seandainya disana terdapat sebuah lubang gua. Setelah menempuh suatu perjalanan yang cukup panjang. membuatnya untuk sesaat tak sanggup mengucapkan sepatah katapun. ia mengejar lawannya dengan ketat.

. Ternyata antara tempat dimana mereka ber ada sekarang dengan bukit yang berada dise berang sana dipisahkan oleh sebuah jurang yang lebarnya kurang lebih tiga puluh kaki. hmmm. sekalipun binatang juga belum tentu bisa melampauinya.?" Sementara itu terdengar sibocah sedang ber gumam seorang diri.. dibelakang bukit sana" jawab si bocah sambil menunjuk kedepan sana. kecurigaan segera timbul. "Bagaimana cara kita menyeberang kesana?" dengan perasaan tercengang akhirnya Suma Thian yu berseru. atau bila dia bersayap dan sanggup terbang melampauinya. akan tetapi sewaktu tidak menjum pai jalan tembus disitu. dimana rumahmu?" "Itu dia. dia semakin keheranan. keningnya lantas ber kerut dan wajahnya memperlihatkan rasa ke sulitan.com/ dikatakan bocah uu. Suma Thian yu melihat tempat yang ditunjuk adalah bukit didepan sana. Orang hanya mungkin mencapai puncak seberang bila dia menuruni lembah jurang itu le bih dulu. Diam-diam Suma Thian yu berpikir lagi: "Kau punya cara apa? Memangnya bisa ter bang menyeberangi jurang ini? Kalau memang demikian. hatinya lantas menjadi lega.Tiraikasih Website http://kangzusi. tahu kalau aku bakal datang terlambat. harap kau kau jangan kelewat terburu napsu" sahut si bocah cepat. sambil meman dang wajah si bocah itu tanyanya agak terdengung: "Sobat cilik. sebentar aku harus menghukum dia" Ketika Suma Thian yu mendengar dikebut kannya nama "Ing ji". "Tentu saja ada caranya. jangankan manusia. bukankah dia sudah menjadi dewa bukan manusia lagi. dia tak mau menunggu aku sebentar lagi. segera pikirnya lagi: "Mungkinkah bocah lelaki ini masih mempunyai seorang adik perempuan yang lebih kecil?" . "Ing ji memang cukup binal.

dia berkaok tiada hentinya.. dari seberang bukit sana berkumandang suara pekikan burung hong. mengapa kau tidak segera turun? Apakah kau menunggu sampai kubekuk batang lehermu nanti?" Ing ji masih saja berkaok sambil putar kian kemari. kemudian tampak seekor burung raksasa berwarna hijau terbang mendekat. Diam-diam Suma Thian yu menghela napas panjang. dengan perasaan geli bercampur mendongkol bocah itu membentak: "Ing-ji. Dalam waktu singkat burung yang berwarna warni itu sudah melintasi dua buah puncak bukit. Akhirnya dengan marah bocah itu berteriak: "Jika kau tidak turun lagi.Tiraikasih Website http://kangzusi. suatu perasaan rendah diri segera muncul dihati kecilnya. suara pekikannya amat nyaring memekikan telinga. tampaknya ia makin sengaja tak mau melayang turun kebawah.com/ Sementara dia masih berada dalam keadaan bingung dan tidak habis mengerti. tampaknya ia seperti ada maksud untuk mempermainkan si lelaki tersebut. jika seseorang tidak memiliki tenaga dalam sebesar enam puluh tahun hasil latihan. jangan harap ia bisa berbuat demikian. Begitu suara pekikan tersebut sirap. Ing ji pasti akan menuruti perkataan itu dan melayang . Menyaksikan kejadian itu. Dengan cepat Suma Thian yu menjadi mengerti. Mendadak bocah kecil itu berpekik nyaring kearah bukit disebrang sana. lihat saja nanti sekembalinya dari sini akan kulaporkan kepada ibu agar kau dihukum!" Menurut aturan. atau dengan perkataan lain. Cukup dilihat dari kemampuannya berpekik nyaring. waktu sudah siang. sambil terbang merendah dan berputar beberapa kali.. seperti suara genta dari kuil yang menggaung diseluruh tanah perbukitan. nyaring. rupanya yang dimaksudkan sebagai "Ing-ji" adalah burung yang sedang melintasi jurang sekarang. burung tersebutlah sebagai sarana angkutan untuk menyeberangi jurang itu. keras dan mengagumkan.

sekalipun dia hendak berubah. kepalanya berbentuk segitiga.. si bocah itu segera berpaling. akhirnya dia menjerit kaget: "Aaaah. ia segera merasakan ada sesuatu yang tak beres. sepasang matanya yang tajam dengan cepat menyapu sekejap sekitar sana.. kalau dilihat dari sikap dan gayanya. lalu sambil mencabut keluar pedangnya serunya lagi kepada bocah itu." Sambil berkata telapak tangan-nya segera diayunkan kedepan menghantam ular beracun itu. Ternyata diatis batang pohon raksasa dibelakang mereka berdua. sepasang matanya seperti lampu lentera dan memancarkan cahaya bengis.com/ turun kebawah. paling tidak ulahnya tak akan sampai menggusarkan majikan mudanya. Dengan marah bocah itu segera membentak: "Rupanya binatang keparat ini yang sedang mengacau. kemudian dia baru menjejak tanah melejit ke udara. dari atas dahan pohon itulah dia mengayunkan pedangnya membacok ekor ular rersebut. "sobat kecil. melingkar seekor ular raksasa sebesar baskom. dia segera miringkan kepalanya menghindarkan dirinya dan menyusul kemudian sambil mementangkan mulutnya dia menyemburkan segumpal kabut tebal. . coba lihat. tapi hatihati dengan semburan udara beracun-nya" Sambil berkata dia mengeluarkan dua butir pil anti racun dan menyerahkan sebutir kepada si bocah sebelum sebutir yang lain ditelan ke perut. apakah itu?" Mendengar seruan tersebut. paras mukanya kontan berubah. Suma Thian yu adalah seorang pemuda yang cerdas. angin pukulan yang menderu-deru langsung menghajar tubuh binatang tadi. "Hati-hati ada racunnya" Suma Thian y menjerit kaget. Siapa tahu ular beracun itu amat cekatan.Tiraikasih Website http://kangzusi. tampaknya ular itu sudah bersiap sedia melancarkan sergapan kearah mereka berdua. seranglah dia agar menjadi marah. tak aneh kalau Ing-ji tak berani turun kebawah.

niscaya pantatnya akan robek. Mimpipun si bocah itu tak menyangga kalau ular beracun itu tidak takut dengan ancaman pukulannya. ekornya dikibaskan keatas dan segera menggurung ke tubuh Suma Thian yu. "Weesss" mendadak ia melejit ke depan dengan kecepatan bagaikan anak panah yang terlepas dari busjrnya. "Blaaam!" bocah itu segera terbanting keras-keras diatas tanah. ekornya segera disapu kedepan dan mentalkan tubuh bocah itu. pedangnya langsung menembusi punggung binatang itu. mssih untung tempat dimana ia terjatuh adalah tanah berumput. kendatipun ia sudah menelan pil anti racun. kalau tidak. matanya yang buas makin memancarkan sinar tajam. Suma Thian yu telah menerjang kebawah berbareng dengan kebasan ekor ular beracun itu. se¬cara berputar dia . akan terluka. ular beracun itu berpekik marah. tanpa perdulikan ancaman terhadap ekornya. Menghadapi ancaman dari muka dan belakang. Bocah lelaki itu menjerit kaget. begitu terkena semburan kabut beracun tersebut. lalu mementangkan mulutnya lebar-lebar dan menyemburkan kabut beracun yang berbau busuk. dengan sempoyongan tubuhnya mundur ke belakang.Tiraikasih Website http://kangzusi. namun kenyataannya bukan sajs tidak mati malahan justru menimbulkan sifat buas dan garang dari ular raksasa tersebut. toh kepalanya terasa pusing juga. secepat angin ular beracun itu mener jsng ke depan. Sementara itu. Suma Thian yu berlagak seolah-olah tidak melihatnya. Lihay sekali ular beracun itu. tubuhnya bergulingan diatas tanah.com/ Si bocah yang berada dibawah segera mele paskan pukulan dahsyat pula ke atas kepala ular beracun itu setelah menyaksikan Suma Thian yu turun tangan. Terdengar ular raksasa itu berpekik kesakitan. Disaat pikiran si bocah sedang bercabang inilah. Sepantasnya dengan tertusuknya punggung si ular. Menghadapi ancaman tersebut. lalu mundur ke belakang. paling tidak binatang itu.

tetapi ular itu belum mati juga. Sementara itu ular beracun itu sedang memusatkan perhatiannya untuk menelan Suma Thian yu.Tiraikasih Website http://kangzusi. Begitu dia roboh kebetulan tubuhnya jatuh vdiatas perut ular itu. Sayang Suma Thian yu merasa asing terhadap keadaan semacam itu. dia tidak mengerti rahasia tersebut. secara beruntun dia melepaskan tujuh delapan buah serangan tubuh ular itu. si Ing-ji me nutup kembali sepasang sa yapnya dan secepat kilat menukik kebawah serta menotol bagian "tujuh inci" dari ular beracun itu. meluruh tubuhnya menjadi kaku dan akhir nya jatuh tak sadarkan diri. sifat buas si ular raksasa itu makin menjadi. Disaat yang amat kritis inilah. mimpipun dia tak menyangka kalau "Belalang menubruk comberet. Suma Thian yu makin menggila. oleh sebab itu dia harus menggorbankan tenaganya untuk berjuang mati matian. niscaya ular beracun itu akan mati seketika. Akibatnya bukan saja dia gagal membinasakan ular beracun itu. Termakan oleh bscokan pedang Kit Hong kiam yang tajam. burung nuri mengincar dari belakang" tiba-tiba saja bagian dari "tujuh inci" nya terasa amat sakit. dengan cepat si ular raksa sa itu membalikkan badan sambil mementangkan mulutnya lebar-lebar siap menerkam tubuh anak muda tersebut. darah sege ra menyembur keluar dari . Padahal berada dalam keadaan seperti ini. asal bagian "tujuh inci" dari ular yang mematikan itu kena di gencet. seketika itu juga si ular beracun itu terbelah menjadi tiga bagian. Dengan kejadian ini. malah sebaliknya karena kelewat lama terkurung oleh kabut beracun si ular. menndadak dari tengah udara berkumandang suara pekikak burung hong yang amat nyaring. sambil mementangkan taringnya dia menyemburkan kabut beracun yang makin tebal mengurung seluruh tubuh anak muda tersebut.com/ melepaskan tiga buah tusu¬kan berantai yang semuanya di tujukan kebagian mematikan ditubuh sang binatang.

lalu bekerja keras menyingkirkan bangkai ular raksasa itu. boleh dibilang dia sama sekali tidak tahu. Ular beracun itu paling tidak berbobot lima ratus kati lebih. Tatkala pemuda itu sadar kembali dari pingsannya. lalu bocah lelaki itu berjalan ke dalam ruangan. Dalam keadaan setengah sadar setengah tidak. bagaimanakah cara mereka menyeberangi jurang tersebut. dia segera roboh dan tertidur kembali. Ing-ji menye berangkanmereka kepuncak sebelah depan. Ing-ji seperti pahlawan yang menang perang segera mentangkan sayapnya terbang keangkasa dan berpekik kegirangan. tapi kepalanya terasa pusing sekali. segera tegurnya: "Tolong tanya dimanakah aku sekarang?" "Di rumahku!" sahut bocah itu sambil membelalakkan matanya lebar-lebar. Dalam pada itu. dia seperti mendengar pintu kamar dibuka orang. begitu jatuh menindih badan Suma Thian yu yang sedang pingsan. Maka sambil memaksakan diri untuk duduk. tubuhnya roboh menindih diatas badan Suma Thian yu. si bocah lelaki tersebut sudah mengatur napas dan mendesar keluar hawa beracun yang mengeram didalam tubuhnya. melihat si ular raksasa tersebut menindih diatas badan Sumi Thian yu. dengan cepat dia memburu mendekat. Dengan cepat dia melompat bangun.com/ mulutnya. Selama ini Suma Thian yu berada dalam keadaan tidak sadar. ternyata bocah lelaki itu adalah bocah yang membawanya ke sana.Tiraikasih Website http://kangzusi. Kemudian dia memanggil Ing ji. Suma Thian yu segera mendongakkan kepalanya. si anak muda itu segera muntah darah segar. dia merasakan tubuhnya sudah dibaringkandidalam sebuah rumah kecil yang rapat dan tak tembus angin. membopong tubuh Suma Thian yu keatas punggung ular itu dan diiringi pekikan nyaring. lalu sete lah mengejang beberapa saat. "Sudah berapa lama aku tertidur?" kembali Suma Thian yu bertanya?"bagaimana caraku menyeberang ke mari?" .

ia benar-benar cantik sekali. tahu-tahu seorang perempuan cantik jelita telah berdiri dihadapannya. Suma thian yu merasakan pandangan mata nya menjadi silau. lebih baik berbaringlah dulu. pada saat itulah tirai pintu ter singkap dan masuk seseorang. Buru-buru bocah lelaki itu memayangnya lalu berseru dengan cemas: Hawa racun yang mengeram dalam tubuh mu belum hilang. bermata jeli. Suma Thian yu merasakan pandangan msta nya menjsdi silau.Tiraikasih Website http://kangzusi. . hidung mancung dan bibir yang kecil mungil. Buru-buru dia melompat bangun sambil menjura. beralis lentik. Kemudian kepada si bocah katanya pula: "Liong ji. ibuku segera akan tiba" Suma thian yu menurut dan membaringkan tubuhnya lagi. Ternyata perempuan itu berusia tiga puluh tahunan. "Berkat pertolongan anda. ia menjadi sempoyongan dan hampir saja roboh ter jengkang keatas tanah. seketika itu juga kepalanya terasa pusing sekali. Siapa tahu begitu ia berdiri. "Ing-ji yang membopongmu kemari" "Oooh" sambil berkata Suma Thian yu beru saha untuk bangkit berdiri. Dengan cepat dia menyadari kalau perempuan cantik jelita ini tak lain adalah 'ibu' yang dimaksudkan bocah lelaki itu. aku merasa berterima kasih sekali". bila ada persoalan lebih baik kita bicarakan nanti saja". tak selang berapa saat kemudian dia sudah muncul kembali dalam ruangan dengan membawa se mangkuk kuah jinsom.com/ Bocah lelaki itu tertawa cekikikan. Liong-ji segera berlalu dengan cepat. katanya: "Berbaringlah lebih dulu. Perempuan cantik itu tertawa hingga nampak sepasang lesung pipinya yang indah. dengan cepat dia amati perempuan itu lebih seksama. berwajah bulat telur. cepat ambil kuah jinsom itu dan bawa kemari".

segulung hawa murni lantas menyusup masuk ke dalam tubuhnya. kini kesehatan badan siauhiap baru saja pulih. . dia bersorak gembira dan lari menghampiri ke sisi Suma Thian yu. Ketika Liong ji menyaksikan mukanya berubah menjadi merah dadu.com/ Perempuan cantik itu menerima mangkuk tersebut dan segera disuapkan kemulut Suma Thian yu. secara diam-diam menyingkir kesamping perempuan cantik itu dan tak berani berbicara lagi. kemudian mengalir ke sepasang kakinya sedang dari sepuluh jari kakinya terbuang keluar. Mari kita bermain-main diluar sana" "Liong-ji!" perempuan cantik itu segera membentak. ayo bangun. Suma Thian yu merasakan semangatnya berkobar kembali. ia merasa sesar. dia harus beristirahat be berapa hari lagi sebelum benar benar sembuh" Liong ji menjulurkan lidahnya sambil membuat muka setan. terima kasih bumi akhirnya kau toh sembuh kembali. lembut dan hangat itu ditempelkan diatas dadanya. lalu. Dalam keadaan setengah sadar setengah tidak Suma thian yu merasakan ada segulung hawa panas mengalir melalui dada dan terus masuk ke pusar. hati-hati kalau lbu menghajarmu. serunya sambil menarik tangan anak muda itu: "Terima kasih langit. kemudian sambil menyuruh pemuda itu ber baring kembali. tangannya yang halus. sadarlah dia kalau hawa racunnya telah punah. dari sini dapat ditarik kesimpulan kalau tenaga dalam yang dimiliki perempuan cantik ini benar-benar telah mencapai puncak kesempurnaannya. Tak selang beberapa saat kemudian.Tiraikasih Website http://kangzusi. Selama hidup belum pernah Suma Thian yu menjumpai cara penyembuhan semacam ini. tubuh yang semula lemahpun kini telah pulih kembali. terutama kuah jinsom yang barusan diteguknya kini sudah mulai menyebar keseluruh hadan. "jika kau nakal lagi.

. bocah ini mengikuti nama marga orang tuaku" Suma Thian yu hanya mendengarkan dengan tenang. perempuan cantik itu lantas menuding kearah Liong ji seraya berkata: "Dia adalah putraku.com/ Sambil tersenyum perempuan cantik itu berkata lagi kepada Suma Thian yu: "Tahukah kau apa sebabnya kuundang kemari?" Dengan cepat Suma Thian yu menggeleng. dia dapat menangkap kecurigan dalam hati kecil Suma Thian yu. "Boanpwe berpengetahuan cetek.. "Boanpwe tidak tahu. Agaknya perempuan cantik itu dapat menebak suara hati orang." sahut pe muda itu cepat.Tiraikasih Website http://kangzusi. "Tentu saja kau tak mengetahui. namun dia belum pernah menyinggung tentang alasannya mengundang ia kesitu. tapi akhirnya aku dibelenggu oleh suatu persoalan yang mana membuatku putus asa sehingga akhir nya balik kebukit ini". sedang dihati kecilnya merasa keheran sebab sudah setengah harian lamanya perempuan cantik itu berbicara.. aku pernah melakukan pengembaraan didunia persi latan serta melakukan beberapa macam peker jaan yang menggemparkan masyarakat. Gak Kun liong.. tidak me ngetahui tentang nama tersebut. harap diberi petunjuk" "Kau merasa keheranan bukan? Apa sebab nya tanpa sebab tanpa musabab Liong ji mengundangmu berkunjung ke gua Hui liong tong?" Berbicara sampai dlsitu. maka ujarnya lagi: Jilid : 12 Pernahkah kau mendengar nama Kau ih li (perempuan berbaju putih). Dua puluh tahun berselang.. Kau ih li adalah julukanku ketika aku masih melakukan perjalanan dalam dunia persilatan dulu. orang per silatan pun jarang sekali mengetahui nama ter sebut.

. kebetulan guruku berpesiar kemari. siapakah nama guru mu itu?" Hui Hong tongcu( pemilik gua naga terbang) perempuan berbaju putih Gak Say bwee menyahut: "Dia bernama Cang liong. kini ilmu silat yang dimiliki Liong-ji sudah mencapai delapan sembilan bagian kepandaianku. rupanya tokoh persilatan itu" Ternyata Cang liong lo sian jin adalah se orang pendekar aneh yang sudah termashur dan menggemparkan dunia persilatan sejak enam puluh tahun berselang. Sedang mengapa sebabnya dia orang tua datang kemari aku sendiripun kurang begitu jelas" Beberapa patah perkataan itu semakin membuat Suma Thian yu keheranan.. aku ditugaskan untuk menahanmu lama berapa hari di sini. dia mampu . berbicara soal tingkatan kedudukannya dalam dunia persilatan serta soal tingkatan ilmu silatnya.. suhuku pun memperingatkan kepadaku agar tidak meninggal gua ini lagi. sebab mendapat pukulan batin yang berganda datang nya ini. kepandaian silat yang dimilikinya begitu sempurna hingga dalam sekali kebasan tangannya saja. akhirnya dengan perasaan tercengang dia bertanya: "Tolong tanya cianpwe.. mungkin tiada orang yang bisa menandingi kelihayannya. dia pun sudah amat menguasai ilmu aga ma Buddha maupun ilmu silat. seluruh pikiran dan perhatianku hana kucurahkan untuk mendidik Liong-ji. dia telah meninggalkan beberapa tugas kepadaku yang mengatakan bahwa berapa hari lagi akan lewat seorang yang ber nama Suma Thian yu hendak pergi ke bukit Han san. Lo sianjin ini sudah berusia seratus tahun lebih. orang persilatan menyebutnya sebagai Cang Iiong lo sian jin" Begitu mendengar nama julukan tersebut kontan saja Suma Thian yu berseru tertahan: "Oooh. perempuan itu berkata lebih jauh: "Sejak itu aku bersumpah tak akan turun gunung lagi. yang masih kurang baginya hanya pengalaman serta kesempurnaannya belaka" "Berapa hari berselang.com/ Setelah berhenti sejenak..Tiraikasih Website http://kangzusi..

Itulah sebabnya diantara orang persilatan. di tambah pula dia memang sudah bosan berkelana didalam dunia persilatan. karena mereka hanya tahu nama tak parnah melihat orangnya. Suma Thian yu mendapat tahu kalau dalam dunia persilatan ter dapat seorang pendekar aneh . keadaannya ibarat 'naga sakti yang nampak kepalanya tak kelihatan ekornya'. merekapun tahu kalau pendekar perempuan itu suka meno long orang tanpa pamrih. siapa tahu setelah melahir kan Liong-ji. pada hakekatnya tak seorangpun yang mengetahui asal usulnya yang sebenarnya. Hui liong Tongcu Gak Say-bwee adalah se orang perempuan yang gemar akan ketenangan oleh sebab itu semua pekerjaan yang dia laku kan tak pernah disinggung kepada orang lain. meniup patah ranting pohon dari jarak jauh. semuanya dikerjakan secara diam-diam tanpa menimbulkan berita. oleh sebab itu semua orang hanya menyebut nya sebadai Kau ih li. maka dia lantas mengundurkan diri dari keramaian dunia dan kembali kegua Hu liong tongnya ini. soal apakah hubungan mereka itu. oleh umat persilatan dia di sebut sebagai dewa pedang nomor wahid dari dunia persilatan.com/ untuk membunuh orang dari jarak sepuluh kaki. konon dia masih mempunyai hu bungan famili dengan Lo-sianjin tersebut.Tiraikasih Website http://kangzusi. Selama hidupnya Cang liong Lo-Sianjin ha nya menerima seorang murid saja yakni Hui liong tongcu. Orang persilatan yang tahu kalau dalam dunia persilatan terdapat seorang Pendekar perempuan yang bernama Kau ih li. tidak seorang manusiapun yang tahu. kecuali beberapa orang tokoh silat dari angkat an tua. Dari gurunya Put Gho cu. Kau ih li Gak Say-bwe pernah terlibat dalam jaring percintaan. suaminya mati karena sakit. Sewaktu dia berhasil membunuh Cuan San ji sat (dua malaikat bengis dari bukit Cuan san) dilembah Cui im kok bukit Lu san dengan pe dang terbangnya. menotok jalan darah diudara kosong dan melukai orang dengan pedang terbang.

dari luar sana kedengaran suara serak se orang tua sedang berseru: "Tamu agung sudah datang. orang sudah hampir tiba didepan gua!" desak Gak Say hwee cepat. Agaknya Gak Kun liong seperti amat terbu ru-buru. beginikah cara si hwesio gundul itu mengajarkan kalian menerima tamu. kalau begitu ajaklah dia serta" Suma Thian yu segera melompat bangun.Tiraikasih Website http://kangzusi. "Tak heran kalau Liong-ji dengan usianya yang masih begitu muda ternyata memiliki ke pandaian silat yang luar biasa.. katanya: "Terima kasih banyak cianpwe atas pengobatanmu!" "Pergi. tan pa terasa diapun mempunyai penilaian yang berbeda lagi terhadap perempuan cantik itu. Belum lagi mereka berdua sampai di mulut gua.com/ yang bernama Cong liong Lo sianjin.. sambil menarik tangan Suma Thian yu. serunya: "Tampaknya kau sudah memperoleh rekan yang cocok. oleh karena itu setelah mengetahui nama dari gurunya Hui liong Tong cu. ada tamu agung tiba.. bagaimana kalau kau ikut aku?" Hui liong Tongcu Gak Say hwee segera tertawa geli. setelah menjura kepada Hui liong tongcu. Sementara Suma Thian yu masih berbincang-bincang dengan mereka ibu dan anak. cepat ke¬luar dan menyambut kedatangannya" "Gak Kun liong segera menarik langan Su¬ma Thian yu sambil berseru: "Engkoh Thian yu. pergi. rasa pening yang semula mendarat di kepalanya kini tersapu lenyap. dia merasakan hatinya bergetar keras.?" . Dengan cepat Hui liong tongcu Sak Say hwe berseru: "Liong ji. masih belum ada orang yang datang menyambut... mendadak dari depan sana berkumandang beberapa kali suara pekikan burung hong. seperti segulung angin puyuh dia lari ke arah mulut gua. ternyata ibunya adalah anak murid dari Cang liong lo sianjin demikian ia berpikir.

rupanya Wi Lo-cianpwe yang datang". Siau yau Kay Wi Kian menjadi amat gelisah. kembali dia berseru: "Bocoh cilik." Sambil berkata. mengapa kau masih bersembunyi disini. kenapa aku begitu pelupa?" "Waaah. tampak bayangan manusia depan mata. tidak bisa jadi. Gak Kun Hong segera berteriak: "Aai.engkoh pengemis.. Begitu mendengar ucapan mana. Siapa sebenarnya yang telah datang? Dia memang tak lain adalah Siau yau kay (penge mis yang suka pelancongan) Wi Kian yang su dah menggetarkan seluruh dunia persilatan! Dengan wajah cemberut. pengemis itu langsung mencengkeram arah baju Gak Kun liong.. rupanya si pengemis tua yang datang!" Sambil berseru dia lantas memburu kemulut gua.. hadiah yang kau janjikan untukku sudah kau bawah belum?" tegur Gak Kun liong sambil tertawa cengar cengir. baiklah.com/ Begitu mendengar suara tersebut. Suma Thian yu turut berteriak keras: "Oooh. Siau yau kay Wi Kian segera melepaskan cengkeraman-nya dan bergumam sambil menepuk kening sendiri: "Aduh celaka. tahu-tahu seorang pengemis tua sudah muncul dihadapan mereka. kau jangan marah. kau membohong saja. aku tak akan memper kenankan kau masuk.... aku si pengemis akan pergi dulu. apakah kau takut kulalap dirimu?" "Oooh. tanpa memandang sekejap pun kearah Suma Thian yu. sudah setua ini.Tiraikasih Website http://kangzusi. kemudian mencaci maki kalang kabut "Bocah cilik! Apa yang pernah aku si pengemis tua katakan kepadamu? Setelah mendengar suaraku. pasti akan kubawa hadiahnya bila datang lagi nanti.. tidak bisa jadi.. dia lantas membalikkan badan siap berlalu dari tempat itu. kau harus menunggu dengan sabar. Begitu melihat paras muka pendatang itu. . Baru saja mereka berdua meninggalkan gua.

pokoknya lain kali mesti kau ingat baik-baik. besar lagi. Sekarang Suma Thian yu baru berkesempatan untuk memperhatikan keadaan di dalam gua Hui liong tong. sedangkan sebelah kanannya mungkin merupakan kamar tidur Gik Say hwe dengar putranya. Siau yau kay wi Kian membuat muka setan. lain kali aku si pengemis tua tentu akan mengintai baik-baik" Selesai berkata dia lantas berjalan menuju kedalam gua. ditengah ruangan terdapat selembar meja berkaki delapan yang terbuat dari batu dengan delapan buah kursi batu. namanya saja sebuah gua. tak usah. tanpa terasa dia mulai berpikir bagaimana caranya barang-barang tersebut dipindah ke dalam sana dan siapa yang membuatnya? Rasa ingin tahu membuat dia terjerumus kedalam lamunan. teri aknya keras: . ibu sedang menung gu kau di dalam.Tiraikasih Website http://kangzusi. Kedua sisi ruangan tengah adalah kamar tamu. bagai kan pulang ke rumah sendiri saja dia langsung menuju ke kursi utama dan duduk disana. diatasnya berjajar tempayan yang berisi buah-buah segar. disebelah kiri adalah kamar tidur Suma Thian yu. kemudian katanya lagi sambil membalikkan badan: "Tak usah yaa tak usah. tiang besar yang penuh ukiran dengan dinding yang gemerlapan tak kalah indahnya dengan ruang besar keluarga kaya. Sementara itu Siau yau kay Wi Kian sudah masuk kedalam ruangan. Untuk sesaat Suma Thian yu dibuat tertegun oleh berbagai barang yang ada disana. masuklah kedalam" Sambil mengangkat bahu. dengan gugup Gak Kun liong mencegah: "Tak usah. sedang Suma Thian yu dan Gak Kun liong mengikuti dibelakangnya. Didalam sana penuh bergelantungan lukisan-lukisan orang kenamaan.com/ Menyaksikan kejadian ini. sedang dalamnya mana lebar. pada hal mulut guanya saja mirip gua.

tampaknya setelah menerima hadiah. suaranya keras hingga menggetarkan seluruh ruangan tersebut. katanya: . mau apa kau? Tunggulah saja sampai hadiahnya diberikan kepadaku. Hui liong Tongcu menggelengkan kepalanya berulang kali sambil menghela napas panjang. kalau seorang bocah tidak nakal. sahutnya setengah meng ejek: "Aduh. sambil disodorkan kehadapan Liong-ji. Dengan wajah penuh senyuman. keberhasilannya dikemudian hari tentu amat terbatas. kau suruh dia nakal pun belum tentu ia bisa nakal. cepat kau buatkan air teh. pasti akan kubuatkan sepoci air teh wangi untukmu" Mendengar perkataan itu. Ditengah gelak tertawa itulah. Gik Kun liong membelalakan mata lebar-lebar. hadiah dari aku si pengemis tua. harap Wi tayhiap sudi memakluminya" "Mana. mengapa kau masih belum juga masuk kedalam?" Gak Kun liong segera mencibirkan bibirnya membuat muka setan. besar amat lagakmu. Hui liong Tongcu Gak Say bwee berjalan ke depan Siau yau kay Wi Kian dan menjura dalam-dalam. Berbicara sampai disitu. lalu ujarnya amat lembut: "Putraku memang nakal sekali. pintu kamar sebelah kiri terbuka dan muncullah seorang perempuan muda berparas cantik. kalau seorang sudah jadi goblok. katanya: "Nih. lama kemudian dia baru berseru: "Terima kasih!" Dia segera lari ke ruangan dalam. mana. Memandang bayangan punggung Liong-ji yang lenyap di balik gua sana.com/ "Hei bocah. Siau yau kay wi Kian tertawa terbahak-bahak. ayo buatkan air teh untukku!" Melihat hadiah tersebut. dia lantas mem buatkan air teh untuk tamunya.Tiraikasih Website http://kangzusi. aku sengaja tak mau buatkan air teh untukmu. dia lantas merogoh ke dalam sakunya dan mengeluarkan sebuah bungkusan kecil.

.Tiraikasih Website http://kangzusi.. coba kalau tidak..haaah.haaah. Sejak datang sampai kini. "Haaah.. Hui liong tongcu Gak Say bwee dapat melihat akan hal itu. bocah ini berbakat baik. masa depannya pasti cemer lang. aku sungguh menguatirkan dia!" Siau yau kay Wi Kian terbahak-bahak.. "mengapa kau berkomplot dengan orang membegal barang kawalan Sin Hong piauklok?" Rupanya Siau yau kay Wi Kian bersikap dingin terhadap Suma Thian yu karena dia salah paham terhadap anak muda itu. kemudian kepada Suma Thian yu serunya. berhati mulia.. maka aku si pengemis tua baru dapat ber sabar hingga kini. hal ini membuat anak muda itu seperti tersingkirkan dan berdiri disamping dengan kepala tertunduk dan wajah tersipu-sipu. kepada Wi Kian segera ujarnya: "Sauhiap ini adalah.. ditambah lagi sudah terbiasa kumanja. kemudian dengan gagahnya dia membantah: "Locianpwe. Siau yau kay sama sekali tidak mengajak Suma Thian yu bicara barang sepatah katapun. akhirnya jadilah watak tidak takut langit tidak takut bumi. Dalam sekias pandangan saja. dianggapnya dialah yang telah berkomplot dengan kawanan perampok berkerudung untuk membegal dan menyerbu Sin Hong pioukiok." "Aku tahu" tukas Siau yau kay Wi Kian dengan dingin. Agak tertegun Suma Thian yu setelah mendengar perkataan itu.. sekali hajar kubinasakan di rimu semenjak tadi" teriak Siau yau kay Wi Kian dengan ludah yang muncrat kesana-kemari. kau anggap Thian yu adalah seorang manusia rendah yang terkutuk dan tak tahu malu?" "Justru karena kau tidak mirip.com/ "Semenjak kecil bocah ini kehilangan orang tuanya. . buat apa kau meski menguatirkan keselamatan jiwanya?" Mendengar perkataan itu. Hui liong Tongcu Say bwee baru merasa sedikir agak tenang. dia segera melompat bangun.

. mendadak berkumandang suara tertawa dingin. Dengan tenang Siau yau kay mendengarkan penuturan tersebut hingga selesai. ternyata yang datang adalah Wu sao siang gi siu (sepasang kakek bodoh dari bukit Wu san) seperti juga tempo hari. persoalan yang lama memperlihatkan watak manusia. suara itu meski rendah dan lemah akan tetapi setiap orang yang bera da dalam gua itu bisa mendengar dengan jelas sekali. keadaan mereka ibaratnya dua sosok manusia yang terbuat dari kayu. Bagaimanakah ke adaan yang sebenarnya tak lama kemudian ba kal terbongkar. Hui liong Tongcu Gak Say bwe tanpa ber paling tertawa tergelak.com/ Secara ringkas Suma Thian yu menceritakan keadaan yang dialaminya ketika itu. harap sudi dimaafkan" Mendengar ucapan mana.Tiraikasih Website http://kangzusi. sampai waktunya akan diketahui siapa benar siapa salah" Baru saja Siau yau kay Wi Kian menyelesaikan perkataannya. kemudi an bercerita pula bagaimana dia berkunjung kerumah Sin kun lun Siau Wi goan hingga akhirnya lari kesana. dimulut gua sudah berdiri dua orang kakek. locianpwe!" Benar juga. entah sedari kapan. Begitu melihat siapa yang datang. raut wajah ke dua orang itu tetap dingin kaku. Pada saat itulah Gak Kun liong telah cul sambil menghidangkan air teh. pelan-pelan bawa amarahnya mengendor. Terdengar Siau yau-kay Wi Kian berkata: "perjalanan yang jauh akan memperlihatkan kekuatan kuda. bila tidak disambut dari kejauhan. Suma Thian yu segera bersorak kegirangan: "Aaah. tidak berbi cara tidak tertawa. semua orang segera berpaling ke arah mulut gua. dalam kemurculan mereka kali ini. lalu tegurnya: "Aaaah rupanya dua orang empek bodoh telah berkunjung kemari.

biniku. siapa yang sudi melakukan perjalanan bersama mereka berdua? Hmm. baru sapanya sambil ter tawa: "Angin apakah yang membawa kalian berdua kemari?" "Angin pengemis!" jawab Tay gi siu Khong Sian sambil menuding Siau yau kay. kita kan melakukan perjalanan bersama. ujarnya lagi kepada Tay gi siu Khong sian: "Bagaimana? Apakah urusan itu sudah diselesaikan?" "Urusan apa?" Tay gi su berlagak bodoh. Siau yau kay Wi Kian turut mendongakkan kepalanya dan tertawa terbahak-bahak. "Angin pengemis?" Hui liong Tongcu tertegun sesudah mendengar perkataan itu. sedang kalian berjalan meng ikuti dibelakang pantat aku si pengemis tua. Belum pernah ia mendengar tentang angin pengemis... selamanya aku si pengemis tua melakukan perjalanan seorang diri.haah.haah. tak tahu malu" sela Siau yau kay Wi Kiam cepat. tak tahu malu!" Kemudian setelah tertawa terkekeh-kekeh. hingga jari tangan Tay gisu menuding ke arah Siau yau kay. ia baru memahami apa yang dimaksudkan.. mengapa Oi tay hiap sudah masuk begini lama namun ia tak pernah menyinggung tentang kalian berdua?" "Huu...com/ Hui liong Tongcu Gak Say bwee sebagai tuan rumah segera bangkit dan menyambut kedatangan mereka. itu namanya tak usah di suruh mengaku sendiri. aku si pengemis tua sama saja bisa menyelidiki persoalan ini sampai tuntas" Tay gi siu Khong Sian tertawa terbahak: "Haahh. setelah memperasilahkan ke dua orang tamunya duduk. sekalipun tanpa kalian berdua. rupanya kau sejalan. memangnya itu berarti melakukan perjalanan bersama? Hmm. . maka ujarnya lagi sambil tersenyum.?" Merasa dirinya salah berbicara hingga ra¬hasianya terbongkar...Tiraikasih Website http://kangzusi.. "Ooh.. "Tentu saja urusan Sin liong piau kiok" "Kapan sih kau serahkan urusan itu kepadaku?" "Hmmm.

Dengan wajah bersungguh-sungguh Tay gi si Khong Sian berkata: "Semua perkataan dari bocah ini adalah benar dan nyata. "Tahuku. bila berjumpa selalu di sertai dengan suara ribut atau cekcok. peristiwa diperusahaan Sin liong piau kiok bukan dia yang melakukan. saudara Kiong. katanya sambil menjura dalam dalam-dalam: "Boanpwe ucapkan banyak-banyak terima kasih atas kesudian cianpwe membersihkan namaku" Siapa tahu Tay gi siu Kiong Sian yang memandangi Suma Thian yu segera melototkan matanya lebar-lebar. seketika itu juga membuat Suma Thian yu menjadi amat terperanjat. sipengemis tua akan menyelidiki peristiwa ini sampai tuntas!" Ketika kedua orang itu selesai berbicara Suma Thian yu segera manfaatkan kesempatan itu untuk bangkit berdiri. "Aku percaya bukan dia yang melakukan. Siau yau Kay Wi Kian segera manggut-manggut. mendengar ucapan mereka yang bernada panas serta saling menyindir itu. masih punya muka untuk berjumpa denganku?" Ucapan tersebut ibaratnya guntur yang mem belah bumi disiang bati bolong. mereka adalah perampok berkerudung!" Sambil mengepali sepasang tinjunya dan menggebrak meja.Tiraikasih Website http://kangzusi. niscaya hati mereka akan berdebar karena kuatir. Siau yau kay Wi Kian berseru lagi: "Aku. gelombang lain telah muncul kembali. kemudian dengan nada gusar tegurnya . . "Kau bocah keparat yang tak becus.com/ Manusia-manusia berilmu tinggi ini memang kebanyakan berwatak aneh. Dia tak menyangka kalau satu gelombang belum mereda. andaikata orang lain tidak memahami watak mereka yang sebenarnya. sebenarnya bajingan keparat manakah yang melakukan perbuatan ini?" Tay gi siu Khong Sian kembali mengelengkan kepalanya berulang kali.

.Tiraikasih Website http://kangzusi. ia tidak mengerti perbuatan salah apakah yang telah dilakukan olehnya..com/ Baru saja kecurigaan Siau yau kay terhadap Suma Thian yu dibikin terang.. Siau yau kay Wi Kian yang menyaksikan kejadian ini merasa tak tega. . matanya berkunang-kunang dan wajahnya merah separuh. Melihat Suma Thian yu membungkam. tangannya segera diayunkan kedepan dan.." Selesai berkata. lalu serunya dengan keras: "Tahukah kau betapa pentingnya benda itu?" "Aaah.. membuat kepalanya pusing tujuh keliling. bentaknya lagi. cucu kura-kura." Dengan gugup dia menyahut: "Telah kuhadiakan kepada Sam yap koay mo!" "Apa? Telah kau serahkan kepada iblis buas itu? Kau anak tolol.. Tay gi siu Khong Sian makin naik darah."Plok!" sebuah tamparan yang amat keras bersarang diatas pipi Suma thian yu. benda itulah baru benda yang asli!" teriak Tay gi siu Khong sian dengan mata mendelik. tanggung seperangkat tulang badanku bakal rontok semua. segera pikirnya: "Habis sudah riwayatku kali ini. kalau ada urusan mari kita bicarakan secara pelan-pelan. apa sih pentingnya sebuah kitab pusaka palsu" Suma Thian yu segera membantah. "Telur busuk. "Ke mana perginya kitab Cinkeng tersebut?" Mendengar soal Kitab pusaka tanpa tulisan paras muka Suma Thian-yu berubah hebat. sekarang Tay gi siu Khong Sian telah mendamprat anak muda itu lagi dengan marah. manusia goblok semacam kau tak bisa diampuni dengan begitu saja. buat apa sih kau mesti berbuat macam monyet kena terasi saja. buru-buru cegahnya: "Tay gi pak. sambil mencengkeram baju pemuda itu... lepaskan dia. Tampak Suma Thian yu berdiri termangu-mangu sambil memandang Tay gi siu dengan tercengang." Dengan gemas dan mendongkol Tay gi siu Khong Sian membanting Suma Thian yu keras-keras ketanah.

kini menunjukkan pula sikap yang hormat dan serius setelah Berjumpa dengan tokoh tua tersebut. disusuli seseorang berseru dengan suaranya yang tua tapi amat nyaring: "Tak usah kuatir bocah. "Aaah. mana mungkin terjadi peristiwa seper ti hari itu? Aku minta kau menggantinya. Gak Kun liong Juga turut bersorak dengan gembira: "Hore. Ketika para jago melihat Gak Kun liong ikut keluar. Tampak bayangan manusia berkelebatan lewat. Sambil menggelengkan kepalanya berulang kali. Sambil berkata. mereka baru berpaling kemulut gua. sedangkan Hui im tongcu Gak say bwe segera melayang keluar lebih dahulu dari dalam gua. benda itu barang palsu" Beberapa orang tokoh persilatan yang hadir dalam gua sama-sama tertegun setelah mendengar perkataan itu. mukanya berubah menjadi hijau membesi untuk sesaat lamanya dia tak sanggup mengucapkan sepatah katapun.com/ "Haaah!" Suma Thian yu menjerit kaget. Mendadak dan luar gua berkumandang suara gelak tertawa yang amat nyaring. sucou datang!" Buru-buru dia mengikuti dibelakang ibunya memburu keluar dari gua tersebut. kami tak tahu kalau locianpwe akan nadir. .Tiraikasih Website http://kangzusi. kembali Tay gi siu Khong sian berkata: "Coba kau menuruti perkataanku dari merobek nya. Siau yau kay Wi kian yang selamanya acuh tak acuh dan berbuat semuanya sendiri. kami tidak menyambut dari terapat jauh harap sudi dimaafkan" buru-buru serunya dengan wajah serius. semua orang hanya merasakan pandangan manyanya menjadi silau tahu-tahu seorang kakek berkepala botak tapi berjenggot warna perak telah muncul dalam gua. kembali Tan gi siu Khong Sian mengayunkan tangannya siap menampar wajan Suma Thian yu lagi.

kemudian ujarnya: "Silahkan duduk. Gak Kun liong tak pernah melepas kan genggaman tangannya. meski orangnya kecil bocah ini memang berotak setan. terpaksa hanya minta kepada sucou untuk mengajarkan kepandaian kepadaku?" Pendeta tua itu tertawa terbahak-bahak. kau hanya ingin cepat-cepat menerima hadiah dari sucou!" Merah padam selembar wajah Gak Kun liong sesudah mendengar perkataan itu.com/ Pendeta tua berjenggot perak itu manggut-manggut kepada setiap orang yang berada dalam gua sambil tertawa. mengapa tidak kau kabarkan terlebih dulu kepada Liong Ji.. katanya manja: "Sucou hanya beraninya menganiaya anak kecil. Ji gi siu Khong Bong telah bertanya kepada pendeta tua itu dengan hormat: "Locianpwe. nah coba lihat. tapi aku lihat kau bukan buru-buru ingin berjumpa dengan sucou.. sehingga Gak Kun liong menjadi tersipu-sipu dan tak berani men dongakkan kepalanya lagi: Sementara itu. jika kau orang tua ingin datang.. benarkah hal ini?" Pendeta tua itu tersenyum. belum disuruh kau toh sudah mengaku sendiri" Kontan seluruh ruangan diramaikan oleh gelak tertawa yang ramai.haah..Tiraikasih Website http://kangzusi.haah. ujarnya sambil tertawa ramah: "Lain kali aku pasti akan memberitahukan kepadamu lebih dulu. Pendeta tua berjenggot perak itu membelai rambut Gak Kun liong dengan penuh kasih sayang. "Haah. gara-gara ini aku sampai gelisah selama beberapa hari. aku toh tidak minta hadiah kepadamu. terdengar ia berseru! "Sucou... . sekalipun ingin minta. sucou jahat. sambil menyembunyikan wajahnya dalam pelukan pendeta tua itu. semuanya tak usah banyak adat" Sejak kemunculan pendeta tua berjenggot perak itu. tadi kau mengatakan bahwa kitab cinkeng itu palsu.

dia pernah berjanji kepada sepasang kakek bodoh dari Wu san untuk menemukan kembali kitab pusaka itu dan melindunginya hingga tidak sampai terjatuh ke tangan musuh. saat itulah asli paltu nya baru diketahui" Semua orang dibuat kebingungan setengah mati oleh perkataan itu. hal ini berarti dia harus memikul tanggung jawab yang berat. Dalam pada itu. padahal dia sendiri yang menyerahkan kepada manusia iblis berkepala ular Sim Moay hing. Pusat bagi rakyat awam. tapi mereka mengerti kalau dibalik ucapan mana sesungguhnya tersimpan suatu rahasia yang amat sulit. suatu kesalahan bertindak bisa berakibat dia menyesal sepanjang masa. Cong liong Losiansu telah mengalihkan sorot matanya ke wajah Suma Thian yu. baik jago dari golongan hitam maupun dari golongan putih semuanya menaruh hormat kepadanya. tapi bila rahasia mana bisa dipahami. bagi orang persilatan. Beberapa orang jago lihay yang hadir di arena pun diamdiam sedang mencelah ucapan dari pendeta tua itu. ketika noda darah itu terkena . Sebaliknya bila cinkeng itu palsu. dalam sekali artinya. seandainya kitab pusaka itu asli. Sebagaimana diketahui. dibilang palsu dia palsu.com/ "Sesungguhnya yang dimaksudkan sebagai Kitab pusaka tanpa kata adalah sejilid kitab yang palsu tapi nyata. yang asli menjadi palsu. dibilang asli dia asli. mendadak ia menemukan setitik noda darah yang melekat dipakaian bagian dada anak muda tersebut. pendeta berjenggot perak ini merupakan seorang tokoh silat yang berkedudukan sungguh amat tinggi didalam dunia persilatan. maka dosanya ini sulit untuk ditebus lagi. nona Cong liong ceng sama halnya dengan nama Kwan-im. sampai akhirnya tergantung pada siapa yang berjodoh dengan kitab pusaka itu. Suma Thian yu merasakan hatinya bertambah berat setelah mendengar ucapan pendeta tua itu. berarti yang asli ada didunia ini.Tiraikasih Website http://kangzusi. kitab pusaka yang palsu dan nyata selalu menggunakan yang palsu men jadi benar.

Para jago lainnya baru sadar setelah mendengar perkataan dari pendeta tua itu.. Sambil berkata Gak Kun liong lantas mengi sahkan kembali peristiwa pertarungan dengan ular beracun tadi. tangan yang satu menyambar Suma thian yu.. kembali dia berseru cemas: "Cepat. buru-buru mereka turut menyusul dari belakang. benar juga. Selesai berkata sapasang matanya segera di alihkan kewajah sucounya seperti menunggu be berapa patah kata pujian darinya. darimana datangnya noda darah diatas dadamu?" Suma Thian yu tertegun setelah mendengar pertanyaan itu. Siapa tahu paras muka Cong liong lo siansu berubah menjadi amat serius setelah mendengar perkataan itu. . Gak kun liong yang berada disisinya telah menjawab lebih dulu. "Socou.. terdengar Hui im tongcu Gak say bwe berkata sambil tertawa: "Waah. ternyata membiaskan setitik cahaya tajam yang menyilaukan mata.. dia segera beranjak lebih dulu meninggalkan gua. Tiba diluar gua. tangan yang lain mengepit Gak Kun liong. segera tegurnya: "Apakah kepala ular itu sudah dipukul sampai hancur?" "Belum" Gak Kun long segera menggeleng. Paras muka Cong liong Lo siansu berubah aneh sekali. kemudian serunya: "Hei bocah. sebelum sempat menjawab.Tiraikasih Website http://kangzusi.. kita ambil mutiara dikepala ular itu" Sambil berkata.com/ pantulan sinar matahari. Cong liong Losiansu segera berseru tertahan. kita tak bisa menyebrang kesana. itulah kenangan yang diperoleh sewaktu membunuh ular beracun .." Ketika semua orang mengalihkan perhatian-nya kedepan. segera tegurnya: "Apakah kepala ular itu.

bagaimana kalau kami kejar penjahat itu?" "Tak usah dikejar lagi. bagaimanapun juga lolap sudah tahu siapa yang mencuri mutiara ular itu. ujarnya kemudian sambil menggeleng. ketika di lihatnya kepala sang ular sudah hancur berantakan. mereka saksikan mutiara dalam kepala ular beracun itu sudah lenyap tak berbekas. apa yrng bisa kita lakukan? Mari kita kembali saja" Suma Thian yu segera maju sambil berseru. takdir. kawanan penjahat telah mendahului kita. sudahlah.dari tempat kejauhan secara lamatlamat Suma Thian yu telah menyaksikan ada beberapa sosok bayangan manusia berada diatas puncak seberang. "Locianpwe. Gak Kun liong yang paling gelisah. mendadak ia menukik kebawah dan menyambar keatas puncak bukit dengan kecepatan bagaikan sambaran kilat. ternyata benar-benar sudah dicuri orang. ketiga orang penumpangnya sudah berlompatan sendiri keatas tanah. sayang kalau sampai mustika berharga itu terjatuh ketangan orang jahat. Sebelum Ing ji berhenti. Cong liong lo siansu telah berseru dengan cemas: "Aduh celaka. Sudah." Ing ji yang membawa mereka menyeberangi jurang agaknya mengerti perkataan manusia. penjahat itu sangat lihay tak mungkin ia bisa terkejar. aaai. dia segera berteriak: "Sucoa mutiara ularnya sudah dilarikan orang!" Ketika Cong liong Losiansu dan Suma Thian yu memburu pula kesitu. Pendeta tua itu menghela napas panjang. dia yang pertama-tama memburu kesisi bangkai ular beracun itu. betul juga. masa kita takut ia bisa kabur ke langit?" .com/ tampak pendeta tua itu telah menyeberang ke lembah seberang dengan menumpang burung hong.Tiraikasih Website http://kangzusi. takdir. Sebelum dia mengucap sesuatu. Sementara itu. Cong liong lo siancu yang baru saja menyeberangi jurang. kalau takdir berkata demikian. aaai.

sebab ular itu pasti memiliki mutiara penolak racun yang berkhasiat bagi tubuhnya.Tiraikasih Website http://kangzusi. "Bila ditinjau dari bentuk badan bayangan hitam yang sedang melarikan diri tadi. bahkan hanya menyerempet dikulit badan pun akan berakibat suatu pembengkakan seperti tersengat api sebelum akhirnya membusuk pula. tapi kalau dibanding kan dengan ilmu pukulan Luan si im hong ciang (pukulan angin dingin bangkai busuk) dari Hoat si si (Mayat hidup) Ciu Jit hui. akan terlihat mana yang lebih jelek dan mana yang lebih unggul" Gak Kun liong dan Suma Thian yu menja di tertarik sekali setelah mendengar cerita itu. keampuhannya ilmu pukulan ini boleh di bilang merupakan salah satu kepandaian ampuh dikalangan hitam.com/ "Siapa? Suocu siapa yang telah melarikan mutiara ular itu? Gak Kun liong rmendesak dengan perasaan mendongkol. Setelah berhenti sebentar. maka seluruh badannya akan membusuk. kepandaian andalannya adalah Pek lek si hun ciang (Pukulan geledek pembetot sukma). ketika dilihatnya pendeta itu berhenti sejenak. dengan cepat dia menyambung: "Kenapa? Cepat beri penjelasan” Cong liong lo siansu sengaja mendehem untuk membasahi kerongkongannya dengan air ludah kemudian pelan-pelan melanjutkan: Ilmu pukulan angin dingin bangkai busuk amat beracun sekali. sudah pasti dia adalah Hui cua Cung cu Kiong Lai. oleh sebab itu dia menjadi satu-satunya orang yang bisa menandingu Hui cha Can cu. barang siapa yang bertarung melawannya terkena sapuan ancin pukulannya. pendeta tua itu melanjutkan: "Sampah masyarakat itu merupakan satu-satunya murid dari Sin hiat jin mo (Manusia iblis menghisap darah). Maka Manusia iblis penghisap darah Pi-Ciang hay pun menitahkan anak muridnya untuk mencari ular beracun yang telah berusia seribu tahun. ilmu silatnya sangat lihay. berarti dia dapat bertarung lagi dengan si Mayat hidup Ciu jit hwe . asal mutiara penawar racun itu telah berhasil di dapatkan.

"Tentu saja dapat menangkan dia dengan pasti. kontan saja membuat Gak kun liong yang pada dasarnya bersifat ingin menang merasa terbakar hatinya. buat apa dia menjadi seorang jago kelas wahid dalam kalangan rimba hijau?" Taktik memanasi hati orang yang digunakan Cong liong lo siansu ini ibaratnya api yang bertemu minyak. mari kita pergi mencarinya untuk membuat perhitungan!" "Kau yakin dapat menangkan dia?" tanya Cong liong lo siancu dengan perasaan tak puas. Cong liong lo siansu segera berseru: "Long ji. dia segera melompat bangun... maka dia baru mengalah tiga bagian kepadamu..haaah. seandainya kau benarbenar bisa mengalahkan dia. bukankah tempo hari dia hanya bisa membiarkan aku membawamu pergi dari sini. ini yang dinamakan si rase takut dengan keganasan harimau. haaah. lalu sambil menarik tangan Suma Thian yu siap melakukan pengejaran.. engkoh Thian yu. Mendadak terdengar suara pekikan burung hong bergema memecahkan keheningan.com/ tanpa kuatir keracunan lagi" Berbicara sampai disitu. Cong liong lo siansu tertawa panjang. dia bukan takut kepadamu. dia pasti mempunyai cara yang baik untuk mengatasi persoalan ini.. coba lihat ibumu telah datang.. "aku pasti akan mencari nya sampai ketemu.Tiraikasih Website http://kangzusi." . lanjutnya dengan tertawa ramah: "Siapa tahu Hui cha cun cu Kiong Lui yang menjadi nelayan yang beruntung. bukankah hal inipun merupakan suatu takdir?" "Tidak bisa!" teriak Gak Kun liong dengan perasaan tidak puas... buat apa mesti tergesa-gesa macam orang takut tak kebagian makanan.?" "Benar" Suma Thian yu manggut-manggut sambil mengiakan. engkoh Thian yu. melainkan jeri terhadap kepandaian silat ibumu. "Haaahh. dia berhenti sejenak.

kemiiian tampak Ing-ji dengan membawa Hui im tongcu dan Siau yau kay Wi Kian telah melayang turun ke atas tanah.com/ Baru selesai dia berkata. sementara Gak Kun liong juga telah melepaskan diri dari pelukan ibunya dan berlari menghampiri sipengemis sambil mere ngek agar cepat membawa mereka pergi. Secara ringkas Cong liong lo siansu menceritakan apa yang telah terjadi. dari tengah udara telah kedengaran suara hembusan angin tajam..biasanya kasus semacam ini paling cocok dengan seleraku. perduli berhasil atau tidak. Begitu bertemu dengan ibunya. bagaimana kalau aku sipergemis tua yang menemanimu membuat keramaian?" Suma Thian yu merasa girang sekali setelah mendengar Siau yau kay menyanggupi untuk menemaninya.. ka tanya: "Aaai. kaupun boleh ikut.Tiraikasih Website http://kangzusi. kalau bocah sudah terbiasa dimanja. kau harus kembali kesini!" Kemudian setelah berhenti sejenak..hiihh.. di kemudian hari entah siapa yang bisa mengurusi nya?" Cong liong lo siansu hanya tersenyum belaka tanpa menjawab. maka dia bertanya dengan perasaan tercengang.hiiih. kau harus mencarikan akal bagiku" "Ada urusan apa Liong-ji?" Hui im Tongcu tidak mengerti akan peristiwa yang barusan terjadi. tanpa terasa Hui im Tongcu menggelengkan kepalanya berulang kali sambil menghela napas. Siau yau kay Wi Kian yang berada disisinya dengan capat berseru penuh semangat: "Hiiih. Gak kun liong segera menubruk kedalam pangkuannya sambil berseru manja: "Ibu. kembali dia menambahkan: . Menyaksikan kemanjaan putranya.. Berapa saat kemudian dia baru berpaling kearah Suma Thian yu seraya berkata: "Anak Yu..

Untuk kesekian kalinya Suma thian yu mengulangi kembali kisah kejadian tersebut.. tampak .com/ "Setelah kau kemari nanti. Siau yau kay Wi Kian lantas memanggil kedua orang pemuda itu dan membisik kan sesuatu kepada mereka. sebenarnya apa hubungan mu dengan Wan congpiautau?" "Aku si pengemis tua adalah susioknya" kini Siau yau kay baru mengutarakan indentitas yang sebenarnya. Siau yau kay wi kian langsung membawa kedua orang pemuda itu menuju ke bukit Han san. mereka bertiga lantas memencarkan diri. kemudian baru meneruskan perjalanan menembusi hutan." dalam hatinya Suma Thian yu lantas berpikir. rupanya mereka mempunyai hubungan yang begitu akrab!" Tatkala matahari sudah mulai tenggelam. ada tugas yang jauh lebih penting lagi hendak kuserahkan ke padamu" "Baik!" Suma Thian yu mengiakan. sepanjang jalan dengan tiada jemu-jemunya Siau yau kay wi kian menanyai Suma Thian yu terus-menerus tentang masalah perusahaan Sin liong piaukiok dan perselisihan-nya dengan congpiautau mereka Mo im si liong Wan Kiam ciau. begitu berada dalam hutan.. masing-masing harus berjaga pada posnya masing-masing. mereka bertiga segera sama-sama menyusup masuk kedalam hutan.. Ooh. bagaikan memasuki daerah tak bertuan. sampailah ketiga orang itu didepan hutan yang amat lebat. dan akhirnya diapun dengan perasaan jemu ia balik bertanya: Locianpwe. Dan setelah keluar dari hutan. tak boleh kemaruk akan pahala sehingga menggagalkan rencana kita ini" Seusai berkata.. "tak heran kalau dia mendamprat ku habis-habisan begitu bersua muka denganku tadi. Siau yau kay telah berseru: "Sudah beres! Kita boleh melaksanakan tugas seperti apa yang direncanakan Lo siang.Tiraikasih Website http://kangzusi. Ditengah kegelapan malam. Kemudian bersama Siau yau kay dan Gak Kun liong berangkat meninggalkan bukit tersebut.

besok ada kesulitan besok baru murung. Bila masuk istana iblis dianggap istana malaikat.. masuk jebakan kalian!" Baru saja ingatan tersebut lewat. memangnya dianggap setiap orang boleh memasuki tempat ini sekehendak hati sendiri?" . hmm. Siau yau kay segera berteriak kesakitan: "Aduuh mak.com/ tiga sosok bayangan manusia terbagi menjadi tengah kiri dan kanan bersama-sama menerjang masuk kedalam hutan. dua macam senjata rahasia itu sudah muncul di depan mata. punah tak berbekas. angkat cawan minum bersama bidadari. dia lantas berteriak teriak macam orang gila. Menyaksikan kejadian tersebut. "Hari ini ada arak hari ini mabuk. Siau yau kau Wi Kian tidak maju lagi. pikirnya: "Anjung keparat. tidak dilihat dulu tempat apakah ini." Belum habis dia bergumam. Tiba ditepi tanah lapang ditengah hutan..Tiraikasih Website http://kangzusi. diam-diam Siau yau kay merasa amat girang. tampak dua sosok bayangan manusia bagaikan sambaran petir cepatnya telah mela yang turun didepan mata. Tiba-tiba bergema suara gelak tertawa yang amat nyaring berkumandang memecahkan ke heningan. "Pengemis busuk yang tak punya mata. tahu-tahu senjata rahasia yang meluncur datang itu lenyap bagaikan batu yang tenggelam di tengah samudra. Terdengar salah seorang diantaranya segera mencaci maki kalang kabut. terdengar dua kali bentakan nyaring bergema memecahkan keheningan. lalu nampak dua titik cahaya tajam yang disertai dengan suara-suara desingan angin tajam langsung menyambar ke tubuh Siau yau kay wi kiam. tapi pada saat yang bersamaan pula Siau yau kay telah rubuh terjungkal ke atas tanah. habis sudah riwayat aku si pengemis tua!" Entah gerakan apa yang dipergunakan. sambil berdiri ditengah lapangan tersebut.

tapi kini setelah mengetahui kalau pengemis tua yang mereka sergap tak lain adalah Siau yau kay yang disegani setiap orang.Tiraikasih Website http://kangzusi.. dia mengawasi wajah ke dua orang itu dengan lebih seksama. Di dalam kegelapan tadi.haah....com/ Sambil berkata dia lantas membungkukkan badan sambil memeriksa apakah Siau yau kay Wi Kian sudah mati atau belum. mendadak terdengar pengemis itu tertawa dingin. seperti mayat yang bangkit kembali. Tak heran kalau mereka tak berani melakukan pengejaran meski menyaksikan Siau yau kay melarikan diri.haah. berapa butir batok kepala aku si pengemis tua bisa ludas terpenggal nanti" Selesai berkata buru-buru dia melarikan diri ke luar hutan. Rupanya orang yang melepaskan senjata rahasia tadi adalah Kiu tau siu (bintang berkepala semblan) Li Gi serta Liat hwee siu (bintang berapi) Li Hiong dua orang.. kelewat besar keonaran yang ku buat kali ini.. kalian memang pantas mampus!" Selesai berkata. Bersamaan waktunya. serunya sambil tertawa terbahak-bahak: "Haah. Orang itu segera mendengus tertahan dan roboh terkapar ke atas tanah.. tahu-tahu Wi kian mengebaskan ujung bahunya ke depan.. Siau yau kay Wi kian juga melompat bangun. Siapa tahu.. kemudian sambil menjerit kaget dia berteriak: "Aduuh mak.. rupanya kalian berdua dari Tiang pek san. waduh. baru saja dia membungkukkan badannya. kontan sa ja mereka menghembuskan napas dingin. Tampaknya Siau yau kay akan segera keluar dari hutan itu. Kiu tau siu Li Gi tidak dapat melihat jelas pendatang tersebut. berani melukai orang segera sembunyi. mendadak dari dalam hu tan bergema suara bentakan rendah: "Lihat serangan!" .. yang tergeletak diatas tanah sekarang adalah Liat hwee siu Li Hiong.

meminjam cahaya bintang Siau yau kay segera mengamati wajah orang itu lebih seksama. lalu setelah berhasil berdiri tegak segera ejeknya: "Waaah. selain bisa menghin darkan diri dari tugas. dia membuang tubuhnya kebelakang dengan gerakan jembatan gantung. pemuda bermuka manusia berhati binatang ini sesungguhnya hendak menghantar Suma Thian yu serta dua bersauda ra Thia kedalam hutan dan meminjam kekuatan Hui cha Cun cu hendak membasmi mereka bertiga. . diapun dapat mencuci bersih kejahatannya. Dengan tindakan mana. orang muda sudah belajar berbuat kalau sudah dewasa nanti mau jadi apa kau?" Siau yau kay berpura-pura mendamprat: Pemuda ganteng itu sesungguhnya tak lain adalah Cun gan siucay (sastrawan berparas tampan) Si Kok seng. maka begitu sampai dalam hutan dia lantas melaporkan namanya dan memberi kabar kepada Hui cha Cun cu akan kehadiran-nya. akhirnya Suma Thian yu berhasil ditolong oleh Gak Kun liong sedang dua bersaudara Thia pun berhasil lolos pula dengan selamat. "Bocah. sungguh tak kusangka kalau hatimu kejam...com/ Beberapa titik cahaya tajam yang disertai desingan angin tajam segera meluncur kedepan dan menyergap tubuh Siau yau kay. sayang perhitungan manusia takkan menangkan takdir. untung tidak sampai mampus!" Mendadak dari balik hutan melayang keluar sesosok bayangan manusia. Kemudian sambil berlagak menghancurkan tugu dan mencaci maki.. sedang dia sendiri berlagak seakan-akan jalan darahnya tertotok dan roboh tak sadarkan diri ditanah. dia memancing kehadiran Hui cha Cun cu. Wi Kian memang sangat lihay. kalau dilihat tampangmu yang begitu tampan. tanpa gugup barang sedikitpun jua. ternyata dia adalah orang pemuda yang berwajah amat tampan. menyaksikan datangnya sergapan senjata rahasia.Tiraikasih Website http://kangzusi. lalu menghimpun tenaga dalamnya kedalam dan melayang mundur dari situ dengan gerakan datar.

dia tidak mengira kalau pengemis tua yang sama sekali tidak punya keistimewaan apa-apa ini sesungguhnya adalah Siau yau kay Kian yang disegani dan ditakuti setiap orang. dia adalah Siau yau kay yang bernama besar. serunya dengan suara lantang: "Pengemis busuk. Maka diapun tanpa sungkan. diatas manusia masih ada manusia pandai lain-nya" Sedemikian jumawa dan takaburnya perkataan itu. kau tak boleh bersikap kelewat gegabah!" Sekarang Cun gan siaucay Si Kok seng baru terkesiap. membuat Kiu tau siu Li Gi yang berdiri tenang disisinya turut bergidik hingga bulu kuduknya pada bangun berdiri. kemudian sambil berdiri empat langkah dihadapan Siau yau kay Wi Kian. Kiu tausiu Li Gi yang kuatir rekannya kelewat memandang enteng lawan segera memberi peringatan: "Si hiante. nampaknya kau sudah bosan hidup sehingga sengaja datang kemari untuk menghantar nyawa mu" Baru selesai pemuda iblis itu berkata. jalan ke neraka justru kau terjang. dengan cepat ia menjadi sadar bahwa pengemis tua ini mustahil datang tanpa membawa suatu maksud tertentu. jalan ke sorga tidak kau tempuh.sungkan meloloskan pedangnya. rupanya hanya pengemis busuk yang dibenci oleh setiap orang. . Dalam pada itu. sedang diluaran ia lantas berseru sambil tertawa dingin: "Aku mengira siapa yang begitu bernyali berani membuat keonaran disini. agar kau tahu bahwa diluar langit masih ada langit.com/ dengan demikian rencana busuknya mengalami kegagalan total. sungguh beruntung sauya bisa bersua denganmu hari ini. Tapi rasa jerinya itu hanya disembunyikan dalam hati.Tiraikasih Website http://kangzusi. diamdiam ia menarik napas dingin. peluh dingin segera jatuh bercucuran membasahi seluruh tubuhnya. Cun gan siuacay Si kek seng yang menyaksikan pengemis tua itu sanggup memunahkan sergapan-nya secara mudah. mumpung ada kesempatan aku hendak memberi pelajaran kepadamu.

dia menyerang dari sisi sebelah kanan.. sebentar kekiri. jadi sama sekali tiada maksud membunuh mereka. sasa rannya adalah Can gan siucau Si Kong seng. hari ini aku si pengemis tua memang ingin membuka mataku. Maka diapun mengembangkan ilmu langkah Ciok tiong luan pon hoat untuk berputar-putar mengitari mereka berdua. "Haah. Siau yau kay mulai merasa kuatir. dengan tangan kosong akan kulayani kalian berdua sebanyak tiga ratus gebrakan. kali ini dia mengancam jalan darah Tiong teng hiat di depan dada Kiu tau siu Li Gi. bagus sekali. Dalam satu jurus mempunyai dua kegunaan yang berbeda. coba kalau tujuannya bukan untuk memancing kemunculan Hui cha Cun . mari. Sambil bertarung mempermainkan ke dua orang itu.. Terdengar dua kali bentakan gusar bergema memecahkan keheningan. bagus.Tiraikasih Website http://kangzusi. lebih baik kalian berdua maju bersama saja. Semhari berkata. Si kok seng telah mengayunkan pedangnya dengan jurus Lan kang to cay (Membendung sungai mengeringkan samudra).haah. telapak tangannya segera diayunkan kedepan dengan jurus Liong su yu hay (naga berpesiar ke empat samudera)... sementara Kiu tau siu Li Gi mengangkat goloknya membacok dari sebelah kiri. Dalam waktu singkat seluruh arena sudah dipenuhi dengan bayangan manusia yang sebentar bergerak kekanan. kontan saja mendesak Si Kok seng dan Li Gi harus turun tangan memberikan perlawanan. dia memutar gerakannya dan merubah pukulan menjadi serangan jari. Tujuan Siau yau kay yang sebetulnya tak lain hanya ingin membelenggu kedua orang itu. se bentar keatas dan sebentar lagi kebawah. tapi sewaktu sampai ditengah jalan.haah.. mari.com/ Siau yau kay Wi Kian menengadah dan tertawa tergelakgelak. hal mana membuat dua orang bajingan itu berkaok-kaok kegusaran.. apa sebabnya hingga kini Hui cha Cun cu belum juga menampakkan diri.

Disaat tubuhnya baru mencapai jalanan kecil inilah. Sesuai dengan rencana yang telah disusun oleh Siau yau kay. pikirnya: "Heran. kedua orang bajingan ini tak akan mampu bertahan sebanyak sepuluh gebrakan. kelihayannya luar biasa sekali. mendadak dari jalan berkumandang suara tertawa dingin yang amat mengerikan. tampak sepuluh kaki selewatnya jalan kecil itu dia akan sampai dirumah kediaman Hui cha Cun cu.Tiraikasih Website http://kangzusi. Gak Kun liong segera angkat kepalanya. Suma Thian yu dan Gak Kun liong berdua akan menyelundup kedalam rumah dan menyelesaikan tugas mereka. Tampak ia meludah. Taktik suara ditimur menyerang dibarat ini bernama pula siasat memancing harimau turun gunung. sebab tempat tinggal Hui cha Cun cu terletak dibelakang hutan tersebut. sementara pengemis itu ber kaok-kaok memancing kemunculan musuh. satu dari kiri yang lain dari kanan secara terpisah telah menyelundup masuk kebelakang hutan. Tanpa menjumpai hadangan apapun Gak Kun liong telah berhasil menyusup masuk ke dalam hutan. kemudian serunya dingin: . Dalam pada itu. tapi ia jadi tertegun setelah mengetahui siapa gerangan orang itu. Mendengar suara tertawa tersebut. Gak Kun liong dan Suma Thian yu berdua. Gak Kun Hong mundur satu langkah kebelakang. mengapa setan tua ini belum lari kesana?" Dengan suara lantang diapun menegur: "Kiong Lui. hampir saja mengejutkan hati ku! Kenapa kau bersembunyi seorang diri ditepi jalan? Apakah menyambut kedatanganku?" Ternyata orang yang menghadang jalan pergi Gak Kun liong adalah Hui cha Cun cu Kiong Lui.com/ cu. mendadak dari sisi jalan ia saksikan sesosok bayangan manusia menampakkan diri dan menghadang jalan perginya.

"Sipengemis busuk itu..bocah. cepat katakan" seru Hui cha Cun cu sambil tertawa licik. setiap kali ia tentu mengutus orang untuk mengikutiku. akhirnya dia berhasil menemukan suatu siasat bagus.heeeh. sekalian hendak memberitahukan satu hal kepadamu" "Hmm. kontan hatinya merasa lega.com/ "Jawab dulu.Tiraikasih Website http://kangzusi. Merasakan datangnya desingan angin dingin dibelakang tubuhnya. selamat tinggal!" Selesai berkata dia lantas membalikkan badai dan kabur dari situ. aku tak ingin main.. mengapa kau malam-malam datang kemari? Apakah kaupnn sengaja datang dari gua Hui im tong untuk menyambut kedatangan ku?" Gak Kun liong melototkan sepatang matanya yang besar dan bulat itu sambil menyahut. "Aku hendak mencarimu untuk bermain.heeeh.. katanya cepat: "Ibuku tak suka kalau aku pergi jauh.. “Membawa siapa?" Gak Kun liong mencibir. tak ingin bicara lagi. lohu toh bukan anak berusia tiga tahun. kemudian sambil mengejar. dia mencengkeram kerah baju Gak Kun liong. kau ingin mengelabuhi ku? Tadi kau bilang hendak menyampaikan sebuah kabar untukku.. apa boleh buat" "Heeeh. Menyaksikan hal itu Hui cha Cun cu segera membentak gusar. Gak Kun liong segera tahu kalau jejak Suma Thian yu belum ketahuan.. Mau mungkir?" Setelah mendengar kalau gembong iblis tersebut hanya menyebut Siau yau kay seorang. "Bocah keparat! Sebelum mengemukakan alasannya. teriaknya: "Hei. galak amat kau ini! Ya sudahlah. Sambil menggigit bibir dia lantas berpikir sejenak. kau ingin bertarung?" . mencari aku hendak bermain? Masa membawa orang?" Hui cha Cun cu Kiong Lui mendengus dingin. Gak Kun liong segera merendah sambil melejit kesamping. "Coba lihat. jangan harap kau bisa meloloskan diri dari sini!" dampratnya.

Gik Kun liong sendiripun bukan manusia sembarargan. dalam sekalian pandangan saja Hui cha Cun cu sudah mengetahui kalau bocah ini mempunyai sesuatu maksud tertentu. cepat katakan rencana busukmu. diapun pandai menduga setiap persoalan yang bakal terjadi. tanpa terasa bentaknya dengan gusar: "Bocah keparat. gerakan tubuhnya sangat aneh. mau apa kau?" Sambil berseru. aku telah mem bunuh seekor ular beracun" "Kentut!" Hui cha Cuncu membentak gusar. suruh kau menebak dulu toh bukan persoalan? Padahal aku memang hendak memberitahu kepadamu. Hui cha Cun cu mencengkeram batok kepala Gik Kun liong lagi dengan jurus Cong eng phu toh (elang sakti menerkam kelinci).Tiraikasih Website http://kangzusi. Gak Kun liong memang dasarnya cerdik. Tampak bocah itu melompat kekiri mengegos kekanan. jangan salahkan kalau lohu akau bertindak keji kepadamu" Memukul anjingpun harus melihat pemiliknya. dari ucapan lawan dia tahu kalau musuh hanya gertak sambal belaka.com/ “Aku ingin memberi pelajaran kepada mu. Sebagai manusia yang berpengalaman. hendak mencarimu untuk diajak main. maupun soal ilmu meringankan tubuh. dia selalu berputar mengitari sekeliling Hui cha cun cu sambil menggoda. semua serangan yang dilancarkan boleh dibilang tidak menggunakan tenaga penuh. kepandaiannya tidak kalah dari seorang jago kelas satu dalam dunia Persilatan. "apa sangkut pautnya antara ular beracun denganku? Kau ingin mempermainkan lohu?" . baik dalam soal tenaga dalam. meski usianya masih muda. dengan begitu ia justru termakan oleh siasat Gak kun Liong. ke pandsian silatnya telah mendapat warisan langsung dari ibunya. Padahal Hui cha cun cu Kiong Lui sendiripun menaruh perasaan was-was terhadap Gak kun liong. Sambil cengar-cengir segera sahutnya: "Aku toh sudah bilang. kalau tidak.

kemudian dia menerobos kebelakang punggung musuhnya lewat bawah ketiak. "Hei. "Plaaaaakkkk!" sebuah tamparan keras menghajar telak diatas pipi Hui cha Cun cu.. akan ku laporkan kepada ibuku agar kau diberi pelajaran yang setimpal" Mendengar ucapan mana. dia merasa bocah itu jelas lagi membohonginya. Hui cha Cun cu merasakan jantungnya berdebar keras. dengan cepat dia berkelit kesamping. membuat dia berkaok-kaok kesakitan.. tapi setelah dipikir kembali. sepantasnya kau berterima kasih atas jerih payahku ini. lihat saja nanti. sebuah . Gak Kun liong bukan anak bodoh.com/ "Aduuh mak. Sekarang kau malah galak amat kepadaku. maka sengaja kusampaikan berita ini kepadamu. hmm. kepalan-nya yang digenggam kencang lantas dihantamkan keras-keras. dari malu dia jadi naik darah sambil memutar badan. aku tak doyan dengan permainan begitu. sewaktu berbicara penjagaan lawan pasti menendor. sauya berada disini!" teriakannya sambil bersorak kegirangan.Tiraikasih Website http://kangzusi. buru-buru dia menerobos kedepan sambil mengayunkan telapak tangannya. kenapa sih kau galak amat?" Aku dengar kau sedang berusaha keras untuk mencari ular beracun berusia seribu tahun. kau harus ditempeleng atas kebohongan mu itu" Gak Kun liong tahu. Secara beruntun Hui cha Cun cu harus menderita dua kali pukulan. bisa dibayangkan be tapa gusarnya orang itu. mana mungkin ular beracun ditemukan secara gampang. hukuman mati boleh dihindari tapi hukuman hidup jangan diharap bisa dihindari.? Kontan saja dia mencaci maki penuh kemarahan: "Keparat. bukan mundur ia justru menyerobot maju kemuka dan memotong dada Kiong Lui. Dalam marahnya Hui cha Cun cu segera men dorong pula sepasang lengannya kedepan dan melepaskan sebuah pukulan yang maha dahsyat.

ia segera menerkam lagi kemuka dan membacok dada Gak Kun liong dengan jurus Im liong tham. tolong. rupanya kau memang sengaja datang mencari gara-gara. tentu saja dia jeri menghadapi ancaman semacam itu. Menyaksikan keadaan tersebut.. Seraya berkata dia lantas mengejar sampai lima langkah dibelakang Gak Kun liong. Akibat dari bentrokan tersebut. bagus sekali! Rupanya kedua ekor anjing budukan itu sudah dibikin mampus" Selesai berkata dia lantas ngeloyor pergi meninggalkan tempat itu..Tiraikasih Website http://kangzusi. sambil menggertak gigi menahan diri makinya: "Bocah keparat.. dibelakang ada srigala buas!" buru-buru ia berteriak minta tolong. kedua belah pihak samasama tergetar keras badannya. Gak Kun liong segera tertawa terbahak-bahak.. "Blaaaamm!" suatu ledakan keras menggelegar diangkasa. mu lai hari ini aku bukan she Kiong lagi". Tolong. Atas kejadian tersebut.com/ pukulan dengan tenaga sebesar lima bagian segera dilontarkan kemuka.ciau (naga sakti mementang cakar). hawa murninya segera dihimpun ke dalam telapak tangan dan siap menyongsong datangnya ancaman lawan dengan keras lawas keras. ejeknya: "Hahahahahaha. Menghadapi kejaran tersebut. tapi tidak sampai menimbulkan cedera apapun. bila kubiarkan kau lolos dari hutan ini sekarang. Tiba-tiba dari tengah hutan sana berkumandang dua kali jeritan ngeri yang menyayatkan hati. bagus. Gak Kun liong sama sekali tidak berpaling. Gak Kun liong sedang asyik bertarung. . Hui cha Cun cu menjadi teramat gusar. tanpa terasa gerak serangannya menjadi terhenti. Hui cha Cun cu makin naik darah. dia malah menyusup masuk ketengah lapangan ditengah hutan dan persis menyongsong kedatangan Siau yau kay Wi Kian... Hui cha Cun cu menjadi tertegun.

mau apa kau malam-malam datang kemari?" "Aduuh. segera bentaknya: "Pengemis busuk. tanpa banyak cincong dia lantas mendamprat: "Sudah pasti kau si pengemis busuk yang membuat rencana busuk ini.Tiraikasih Website http://kangzusi. aku harap kau sehat sehat selalu selama ini. pada akhirnya ke dua belah pihak pasti akan jatuh korban.kita kan orang sendiri.. Hui cha Cun cu pun mengawasi anak buahnya yang tergeletak ditanah. kenapa sifat berangasanmu belum juga berkurang?" Sambil berkata Siau yau kay menunggu berita Suma Thian yu dengan tenang. kena pa kau bisa pindah ke tempat semacam ini?" Kemarahan Hui cha Cun cu makin membara setelah bertemu dengan Siau yau kay Wi Kian. ayo jawab. sekalipun cara bertarung semacam ini merupakan suatu pertarungan dengan cara bergilir. lalu tegurnya sambil tertawa terbahak-bahak: "Selamat bersua kembali saudara Kiong. ia lantas melancarkan serangan dengan jurus Huang hong cian bong (angin puyuh . Sementara pembicaraan berlangsung. dan Suma Tnian yu belum juga berhasil. kita harus bertarung sampai salah satu mampus" Seraya berkata. tapi hingga kini belum nampak juga munculkan diri. mengapa sih galak amat? Saudara Kiong. amarahnya langsung saja berkobar lagi. keadaan semacam ini dibiarkan berlangsung terlalu lama lagi.com/ Siau yau kay Wi Kian menyelinap melalui sisi Gak Kun Hong dan segera menghadang dihadapan Hui cha Cun cu. Betul Kun liong sudah menahan lawan untuk sesaat lamanya dan kini berganti Siau yau kay yang menghadang. usia kita sudah tua. tatkala dilihatnya Tiang pek siang tat dan Si Kok seng mendengkur semua dengan begitu nyenyak. bagus sekali perbuatanmu.. bagaimana pun juga Suma Thian yu sudah masuk ke dalam hutan. namun bukan berarti tak boleh. Akan tetapi. hari ini kalau ada kau berarti tak ada aku. kejadian ini akhirnya membuat dia merasa membuat dia merasa kuatir sekali.

Hui cha Cun cu. mengembangkan ilmu pukulan Pek lek si hun ciang nya yang maha dahsyat dan satu jurus demi satu jurus meneter musuhnya secara pasti. seperti ombak dahsyat yang menghantam tepian. Seketika itu jaga seluruh angkasa diliputi angin puyuh yang menderu-deru. Siau yau kay segera mengegos kesamping lalu berkelit dengan gerakkan amat cepat.Tiraikasih Website http://kangzusi. kedua belah pihak sama sama mengeluarkan ilmu pukulan berat. dan diantara deruan angin pukulan yang memekikkan telinga. menghindari kenyataan menyongsong yang kosong. sebab itu dia selalu menghindari yang berat menghadapi yang ringan. Tujuan yang terutama dari Siau yau kay Wi Kian tak lain adalah memberi waktu yang cukup buat Suma Thian yu untuk melaksanakan tugasnya.com/ menggulung puncak). angin pukulan lawan telah meluncur datang. kelihayannya benar-benar mengerikan. dia merupakan raja iblis yang disebut Kay si siang mo (sepasang iblis sakti dari jagad) bersama mayat hidup. dengan mengandalkan ilmu . tunggu aku diluar hutan sana!" Sementara berbicara. apalagi suhunya si Manusia iblis penghisap darah. jilid : 13 Pengemis sakti yang pernah malang melintang dalam dunia persilatan karena ilmu langkah Ciok tiong luan poh cap lak tui nya ini benar-benar memiliki tenaga dalam yang amat lihay. akan tetapi lawannya Hui cha Cun cu Kiong Lui sendiri pun merupakan gembong iblis nomor satu dari golongan Liok lim. segulung angin serangan dahsyat langsung me nerjang ketubuh Siau yau kay. kepada Gak Kun liong serunya: "Liong-ji. Begitu bertarung. tangan yang sebelah dilintang kan didepan dada sementara telapak tangan yang lain siap melancarkan serangan. Siau yau kay yang diancam segera tertawa terkekeh-kekeh.

tetapi tak bisa diduga apa tujuannya.Tiraikasih Website http://kangzusi. Siau yau kay merasakan semangatnya berkobar kembali. meski suaranya tak keras tapi me¬ngalun tiada hentinya di tengah udara. sedemikian cepatnya serangan yang dilancarkan memaksa Hui cha Cun cu terdesak mundur sejauh beberapa langkah. Hui cha Cun cu pun seorang manusia yang amat lihay.com/ gerakan tubuhnya yang sakti dia berusaha memunahkan sebagian besar dari ancaman yang tiba. tanpa terasa diapun turut berpekik nyaring. sudah jelas tahu jika orang datang karena sesuatu tujuan. Tapi. sepasang tangannya diayunkan berulang kali melepaskan tiga buah pukulan berantai. Mendadak gerakkan tubuhnya berubah. Sementara pertarungan antara kedua orang itu masih berlangsung. aku tidak memiliki sesuatu yang bi¬sa di incar orang dengan siasat liciknya!" Semakin dipikir dia merasa makin bingung dan tak habis mengerti. Mendengar suara pekikan tersebut. sebentar ke atas sebentar ke kiri dan sebentar lagi ke kanan. sambil berkelit dia selalu mengejek dan mencemooh gu¬na mengacaukaa pikiran musuh. tak mungkin. Seperti seekor kupu-kupu yang terbang di antara aneka bunga. serunya sambil tertawa keras "Maaf aku si pengemis tua harus mohon diri lebih dulu!" . hal mana kontan saja membuat hatinya kesal bercampur men¬dongkol. Siapa tahu Siau yau kau segera menarik kembali serangannya begitu berhasil mendesak Kiong Lui. mungkinkah kedatangan mereka mempunyai suatu rencana tertentu? Tidak. diapun tidak berniat bertarung melawanku. dalam sekilas pandangan saja ia sudah bisa menduga maksud tujuan Siau yau kay. mendadak terdengar su¬ara pekikan nyaring bergerai memecahkan ke¬heningan. tanpa terasa pikirnya: "Kedatangan kedua orang ini tidak seperti mencari balas. diam-diam ia girang karena Suma Thian yu telah berhasil hingga tidak siasia kedatangan mereka kali ini.

mereka banya ditotok saja jalan darahnya. kuperingatkan kepadamu.. segera meninggalkan Hui cha Cun cu Kiong Lui dan melayang keluar dari hutan. Dengan kejadian ini. Hui cha Cun cu semakin dibikin kebingungan dan tidak habis mengerti.com/ Begitu selesai berkata.Tiraikasih Website http://kangzusi. coba akan kulihat kau bisa berbuat gila sampai kapan!" Selesai berkata dia lantas kembali ketanah lapangan dan menyadarkan rekan-rekannya. karena ingin tahu. jangan-jangan karena benda mestika itu!” )-)-)-)-)-)-) sementara itu. Siau yau kay tak berani berayal lagi. Begitu tiba di hutan. Siau yau kay Wi Kian yang mendengar suara pekikan nyaring dari Suma Tnian yu. dia tak tahu apa gerangan yang se¬dang dilakukan musuhnya itu. suasana di keli¬ling sana masih tetap sepi tidak ada manusia siapapun. dia segera mengerahkan ilmu meringankan tubuh Leng khong siu tok melakukan pengejaran secepat kilat dari belakang. ternyata rekannya tiada yang cedera. .. Mendadak satu ingatan melintas dengan cepat dalam benaknya. tanpa terasa serunya sambil mendepakkan kakinya berulang kali: "Pengemis busuk. Hui cha Cun cu yang dikacau orang masih berdiri termangu-mangu dengan perasaan tidak mengerti. tubuhnya sudah me¬lompat keluar dari hutan. Diri kejauhan sana dia menyaksikan ada dua sosok bayangan manusia yang kecil sedang menuju kedepan. bila kita bersua lagi dikemudian hari. kemudian terdengar ia menjerit kaget: "Aduuuh. disitu tak nampak sesesok bayangan manusiapun. saat itulah merupakan saat ajalmu. akhirnya dia menjejakkan kakinya ke ta¬nah dan ikut mengejar keluar hutan. dalam waktu sing¬kat bayangan tubuhnya telah lenyap dibalik keeelapan.

begitu sampai dia lantas menegur: "Bocah.com/ Hanya didalam beberapa kali lompatan saja. gembong iblis tersebut telah menyembunyikan mutiara tersebut dengan amat rahasia sekali. Sambil berjalan Gak Kun liong pun mulai menggerutu. masa sedemikian cepatnya dia menyembunyikan benda itu? Kecuali kalau sebelumnya dia sudah tahu kalau kami bakal datang ke sana" Dengan wajah serius Suma Thian yu kem¬bali berkata: "Perduli amat. pokoknya tugas kita kali ini telah berhasil dengan lancar. tidak mungkin. lalu katanya: "Aaah. kau telah berhasil?” "Untung tidak gagal. mari kita memberi laporan. dari mana datangnya dua butir?” seru Siau yau kay setengah girang setengah mendamprat. cara kerjamu amat lamban. ia berhasil mendahului dua orang tersebut. aku baru berbasil mengorek-nya keluar dari atas dinding ruangannya" Mendengar perkataan itu. aku belum sempat mengucapkan terima kasih kepada kalian berdua!" Begitulah sambil berbicara sambil berjalan. betul. setelah memeras otak setengah harian lamanya. cuma ada sebutir!" sahut Suma Thian yu dengan wajah berseri. Siau yau kay segera berpikir sejenak. “Engkoh Thian yu. katanya: "Tahukah kau. tanpa terasa ketiga orang iitu sudah tiba di¬atas puncak bukit. tentu saja hanya sebutir. . Gak Kun liong segera bersuit nyaring ketebing seberang sana memberi tahu kepada si burung hong untuk menjemput mereka. sama sekali tak bisa cekatan.Tiraikasih Website http://kangzusi. "Setan cilik. Aah. masa hanya mengambil sebutir mutiara saja membutuhkan waktu sampai setengah hari? Hampir saja selembar nyawaku melayang" Sambil tertawa Suma Thian yu menggelengkan kepalanya berulang kali.

jangan-jangan gembong iblis itu merasa mutiaranya hilang dan menyusul kemari?" Suma Thian yu dan Gak Kun liong segera memasang telinga dan mendengar suara ujung baju terhembus angin berkumandang datang.?” “Apa yang kita takuti?" sahut Siau yau kay tenang. Mendadak dari tengah udara berkumandang suara pekikan burung hong. aku seperti mendengar suara ujung baju terhembus angin.. Gak Kun liong segera menari nari sambil berteriak: "Nah sudah datang.com/ Tak lama kemudian dari bukit seberang terdengar suara pekikan dari Ing ji. Gak Kun liong dengan perasaan makin geli¬sah mengawasi bukit seberang tanpa berkedip. Ing ji sudah datang" Baru selesai dia berkata dari belakang punggung mereka telah berkumandang datang suara gelak tertawa yang amat mengerikan. Mendadak terdengar Siau yau kay Wi Kian berbisik lirih: "Sett! tenang sedikit. Dengan cepat Gak Kuu liong berpaling. Dengan wajah gelisah Gak Kun liong lantas berseru: "Waah bagaimana baiknya? Ing ji masih belum juga datang kemari. Siau yau kay segera mendengokkan kepalanya dan tertawa terbahak-bahak: .Tiraikasih Website http://kangzusi. "paling baik lagi kalau dia berani me¬nyusul kemari. dia berharap Ing ji bisa segera sampai disana.. Hui cha Cun cu Kiong Lui dengan memimpin Kiu tau siu Li Gi dan Liat bwe siu Li Hiong telah muncul dihadapan mereka. men¬dadak terdengar tiga kali pekikan aneh berkumandang datang dari punggung bukit. aku si pengemis tua memang ingin memberi sedikit pelajaran kepadanya" Sementara pembicaraan berlangsung. tanpa terasa dia menjerit kaget: "Aaaah !" Apa yang diduga Siau yau kay memang tepat sekali.

Hui cha Cun cu yang berpengalaman tentu saja dapat menyaksikan sikap lawannya. kembali bentaknya: "Pasti kau.. siapa yang sudah melarikan mutiaraku?" Akhirnya sorot mata penuh kebencian itu berhenti diatas wajah Suma Thian yu. Tapi Liat hwe siu Li Hiong segera memburu kedepan dan menyerobot didepan Gak Kun liong dengan menghalangi jalan perginya. bagus. kemudian bentaknya gusar: “Bangsat sialan. hei orang she Kiong. Hui cha Cuncu menjadi amat gusar. dia tak sudi menjawab pertanyaan itu. dunia kok rasanya amat sempit.. kemudian selangkah demi selangkad berjalan mendekati anak muda tersebut. Hui cha Cun cu melotot musuh-musuhnya dengan sorot mata penuh kebencian. dimana saja kita selalu bersua kembali. silahkan saja turun tangan sendiri." jengek Suma Thian yu sambil tertawa sinis..com/ "Haah. buru-buru dia lari kesisi tubuh Suma Thian yu dan siap membantunya. Gak Kun liong yang menyaksikan kejadian tersebut merasakan hatinya semakin gelisah.. Makin lama Hui cha Cun cu semakin mendekati mereka.kalau sudah bermusuhan. pengemis busuk.Tiraikasih Website http://kangzusi. Ayo jawab!" Sekulum senyum hambar menghiasi raut wajah Suma Thian yu.. teriaknya mendadak: "Kau anggap lohu tak berani?" . ayo serahkan mutiara itu padaku!” "Kalau ingin turun tangan. dia menggerakkan bahunya melayang kehadapan ke tiga orang itu.haaah.haaah... kita memang sudah ditakdirkan untuk berjumpa terus. tanpa berkedip barang sekejappun dia menatap wajah Suma Thian yu lekat-lekat. sinar kebuasan dan rasa benci yang mencorong ke luar dari balik matanya makin menjadi. sebelum mampus kita tak usah buyar. mendadak ia berhenti lalu sambil mengulurkan tangannya dia berseru: “Bawa kemari setan licik..

jangan mundur lagi!" Mendengar peringatan tersebut.heehh. siapa tahu Hui cha Cun cu tidak memakan gertakan tersebut. Hui cha Cun cu Kiong Lui memperdengarkan suara tertawa liciknya yang mengerikan. apakah kau sudah bosan hidup?" Suma Thian yu mendengus dingin. bu¬ru-buru dia memperingatkan: "Yu ji. dengan mempergunakan sisa sorot matanya dia melirik kebelakang.. dia malah mendongakkan kepalanya dan segera tertawa seram. dibelakang tubuhnya telah terbentang jurang yang tak nampak dasarnya. . kini tubuhnya telah bera¬da di tepi jurang.com/ Seraya mengancam sekali lagi dia mende¬kati Suma Thian yu sampai dua langkah. jangankan melancarkan serangan. lalu serunya: "Keparat busuk. bulu kuduk pada bangun semua. terkubur di dasar lembah. "Hmm. dia lantas mengayunkan telapak tangannya dan membacok tubuh Suma Thian yu. Waktu Itu Suma Thian yu sudah berdiri di tepi jurang. Tanpa disadari Suma Thian yu mundur dua langkah kebelakang. biar lohu menyempurnakan keinginanmu itu!" Seraya berkata.heehh..Tiraikasih Website http://kangzusi. niscaya tubuhnya akan terjerumus kedalam jurang. kenapa mutiara itu tidak segera kau serahkan. sauya akan gugur bersama mutiara ini" Sebenarnya Suma Thian yu hendak menggunakan ancaman tersebut sebagai gertak sambal. jika kau berani maju selangkah lagi. Siau yau kay Wi Kian yang menyaksikan kejadian ini menjadi amat kuatir... peluh dingin bercucuran membasahi seluruh tubuhnya. sekalipun menggerakan tubuhpun bisa akan berakibat marabahaya yang mengancam.. Wouw! Sungguh mengerikan. Suma Thian yu manggutmanggut. "Heeh. bagus sekali. bila dia mundur selangkah lagi. Suma Thian yu segera merasakan peluh dingin bercucuran membasahi seluruh tubuhnya.

bisa jadi pihak lawan akan melancarkan sergapan dengan mempergunakan peluang tersebut. . dia cuma dapat membiarkan Suma Thian yu terkubur di bawak jurang.com/ Maka ketika menyaksikan datangnya ancaman dari Hui cha Cun cu. Keadaan yang dihadapi Suma Thian yu waktu itu memang saat kritis dan berbahaya sekali. Hidup di dunia ini. Bayangkan saja. Menyusul kemudian terasa segulung angin kencang berembus lewat. "Ooooohh. mereka berdua pun segera memejamkan matanya rapat-rapat. dia lantas menghela napas panjang dan sambil memejamkan matanya melompat turun kedalam jurang. dia sendiri akan menjadi korban. mendadak dari belakang tubuhnya ber kumandang suara pekikan burung Hong yang keras sekali. ia bertekad untuk bunuh diri. si anak muda itu sudah di desak hingga berada ditepi jurang. kendatipun ada malaikat yang berada di sana belum tentu bisa menyelamatkan jiwanya. kadangkala memang bisa terjadi suatu peristiwa aneh yang sama sekali tak terduga.Tiraikasih Website http://kangzusi. Thian yu!" Karena tak tega. Suma Thian yu meloncat mundur kebelakang. Oleh sebab itu. seandainya orang bermaksud untuk memberi bantuan. pada akhirnya pada suatu peristiwa di luar dugaan telah terjadi. kemudian pelan-pelan dibawa terbang membumbung ke angkasa. aki¬batnya belum lagi orang lain tertolong. Siau yau kay dan Gak Kun liong yang me¬nyaksikan itu segera menjerit kaget. Tapi. tubuh Suma Thianyu yang sedang meluncur kebawah itu sudah disambar oleh suatu benda yang lunak. kendatipun Siau yau kay memiliki kepandaian silat yang maha sakti. sebab bagaimanapun jua mestika tersebut tak dapat dibiarkan terjatuh ketangan musuh. daripada berakibat seperti dalam peristiwa kitab tanpa kata dulu. Siapa tahu baru saja tubuhnya meninggalkan tebing.

aku sudah tertolong! Oooh.Tiraikasih Website http://kangzusi.. apa yang kemudian terlihat membuatnya turut berpekik nyaring: "Horeee. terima kasih langit. bahkan tertolong... kuatir kalau tubuh mereka terseret oleh angin puyuh sehingga tercebur kedalam jurang. lalu sepasang sayapnya dikembangkan dan dikibaskan berulang kali. Hui cha Cun cu maupun Tiang pek siang sat tak kuasa menahan deruan angin pukulun yang amat kuat tadi. terima kasih Ing ji!” Ditengah jeritan kaget semua orang.engkoh Yu sudah tertolong!" Dia segera menjejakan kakinya ketanah kemudian melambung keudara dan melompat naik ke atas punggung Ing ji. Angin puyuh yang menderu-deru. sambil berpekik nyaring telapak tangannya segera diayunkan ke udara.. Tak terlukiskan rasa gusar dan mendongkol Hui cha Cun cu setelah dilihatnya Suma Thian yu berhasil meloloskan diri dari mara bahaya. lalu memeluk batang pohon erat-erat.. menyaksikan datangnya serangan dari Hui cba Cun cu. daun dan ranting beterbangan membuat pemandangan terasa kabur. dia memahami watak manusia. pasir dan batuan beterbangan memenuhi angkasa.. Gak Kun liong mendongakkan kepalanya. terima kasih bumi. rambut dan jenggotnya pada berdiri kaku saking marahnya. Mendengar suara pekikan itu. Ing ji telah membawa Suma Thian yu terbang jauh melampaui puncak tebing dan berpekik gembira tiada hentinya. teriaknya kepada Siau yau-kay: .com/ Suma Thian yu menjadi gembira sekali sesudah menyaksikan peristiwa tersebut.. masingmasing lantas menutup muka sambil menyembunyikan diri kesisi po¬hon. Gak kun liang segera bertepuk tangan sam¬bil bersorak sorai. melepaskan sebuah pukulan dahsyat ke tubuh burung hong tersebut. segera pekiknya: "Aku tertolong.. Ing ji adalah seekor burung hong yang berperasaan tajam. dia lantas berpekik nyaring.

jadi tak perlu dibicarakan sekarang. akan kulihat sampai kapan kau baru muncul kembali disini. setelah lolos dari kematian. kau orang tua harus membalaskan sakit hatiku ini!" . mengapa Ing ji pergi sekian lama baru kembali?" Siau yau kay Wi Kian tertawa panjang." Sementara itu Ceng lion. maka dia lantas menjejakkan kakinya ketanah dan melompat naik ke atas pung¬gung Ing ji.Tiraikasih Website http://kangzusi. ternyata Kui cha Cun cu Kiong Lui menunggu terus disitu sampai kemunculan Suma Thian yu dikemudian hari. suara pekikan panjang menggema diudara menyayat suasana. Hui im Tangcu Gak Say hwe yang menyongsong paling dulu. aku si pengemis tua harus minum sampai mabuk.com/ "Cianpwe cepat naik!” Siau yau kay pun sadar. Ing ji menutup kembali sayapnya dan meluncur ketengah udara. dibelakangnya mengikuti Sian gi siu dari Wu san. ambil sepoci arak lebih dulu. dia lantas menegur: "Sebenarnya apa yang telah terjadi. Ketika Siau yau kay bertiga tiba kembali dalam gua.Li siansu juga turut munculkan diri. hanya ini kejadian dikemudian hari. bila sekarang tidak pergi. orang she Kiong itu menganiaya Liong-ji." Benar juga. "lohu akan menunggu terus disini. “Kalau dibicarakan panjang sekali ceritanya. Hui cha Cung cu Kiong Lui kontan saja mencaci maki kalang kabut setelah menyaksikan ketiga orang itu melarikan diri. "Bocah keparat. Menanti ketiga penumpangnya sudah duduk baik-baik. melihat mereka bertiga pulang dengan selamat. segera tegurnya sambil tertawa: "Bagaimana dengan hasil perjalanan kalian? Tentunya melalui suatu pertempuran yang amat sengit bukan!" Gik Kun liong segera menarik ujung baju Cong liong lo siansu sambil berseru manja: "Sucou. sebentar pasti akan menjumpai banyak kesulitan.

ternyata mutiara tersebut adalah sebutir Ya kong cu yang amat sukar ditemukan di dunia ini. Secara ringkas Gak Kun liong lantas mengisahkan pertarungannya melawan Hui cha Cun cu. tak kutemukan mestika lainnya" “Waaah. lalu dari sakunya mengeluarkan sebuah bungkusan kain hitam dan menyerahkan kepada lo siansu tersebut.Ya kong cu!” pekik Lo siansu kaget. buru-buru bantanya: "Thian yu telah menggeledah seluruh ruangan. dan akhirnya dia . betul juga. "masa bukan dia yang mengambil mutiara anti racun dari ular beracun tersebut? Atau mungkin disembunyikan ditempat lain?" Gak Kun liong yang teliti lantas berpiki pula dengan seksama. Kiong Lui si setan tua ini memang tidak melarikan mutiara anti racun tersebut!" “Dari mana kau bisa tahu?” Cong liong lo-siansu seperti sengaja hendak mencari tahu. Semua orang menjadi gembira sesudah mendengar pekikan itu dan sama-sama mengalihkan perhatiannya.. akhirnya dia berseru: “Benar. "Thian yu. lama kemudian ia baru bertanya kepada Suma Thian yu atas hasil perjalanannya. benda ini bukan Han kong cu anti racun yang dipero¬leh dari benak ular beracun" Seluruh tubuh Suma Thian yu mendingin setelah mendengar ucapan ini.Tiraikasih Website http://kangzusi. aneh sekali" gumam Cong liong lo siansu. Cong liong Lo siansu menerima bungkusan kain hitam itu dan membuka pembungkusnya. “Haaah. Cong liong lo siansu berkata sambil menggeleng.. kau sudah salah ambil. Secara ringkas Suma Thian yu lantas mengisahkan pengalaman yang baru saja dialaminya. Setelah mengamati sejanak.com/ Cong liong Lo siansu hanya tersenyum bela¬ka. disitu hanya ada benda itu saja. seketika itu jua seluruh ruangan berubah menjadi terang benderang bermandikan cahaya..

“Tentu saja jangan dikembalikan kepadanya" teriak Suma Thian yu dengan perasaan mendongkol. semua orang tertegun dan menatap ke arth Suma Thian yu dengan keheranan. Cong liong Lo siansu segera menyerahkan kembali mutiara Ya kong cu tersebut ke tangan Suma Thian yu kemudian katanya: "Bagaimana kalau kita kembalikan saja mutiara ini kepadanya?” "Jangan!” Suma Thian yu berseru keras. Gak Kun liong. tak perlu di putar ba¬likkan" . Cong liong lo siansu segera bergumam: "Lantas. Setelah dianalisa dan diselidiki kembali secara seksama. orang lain tak akan bermanfaat men¬dapat mntiara anti racun itu. blak-blakan saja. Siau yau kay yang berangasan cepat menegur: "Hei. bocah. akhirnya semua orang berkesimpulan bahwa Kiong Lui memang tidak tahu menahu tentang mutiara anti racun itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. kau berbicara jangan berbelit-belit. mungkinkah su¬dah dilarikan oleh si Mayat hidup?" Diantara sekian jago yang hadir sekarang. siapapun tak tahu mutiara mana telah terjatuh ke tangan siapa.com/ pun mengisahkan pula ba gaimana Hui cha Cun cu menuntut kembali mutiaranya. oleh sebab itu siapapun merasa kurang leluasa untuk menimbrung. yang lain tak sem¬pat melihat bayangan pungung dari pencuri mutiara tersebut. apakah kita ha¬rus menyerahkan kembali dengan begitu saja kepadanya?” Semua orang masih belum memahami ucapan Suma Thian yu. "Kenapa?” tanya Siang gi siu dari Wu san ketus. Dengan demikian soal mutiara anti racun pun menjadi sebuah teka teki bisu yang tak terjawab. kecuali Cong liong Lo siansu beserta Suma Thian yu. Mendengar ucapan ini. siapa yang melakukan hal ini? Selain dia. "coba bayangkan sendiri Ya beng cu ini di dapatkan dengan mengorbankan seratus butir batok kepala manusia.

sebagai akhir kata dia menambahkan: "Pada mulanya Thian yu mengira perbuatan tersebut dilakukan oleh pencoleng berkerudung. tahukah kau kalau Hui cha Cun cu itu sejalan dengan Siau Wi goan?" "Soal ini. "Thian yu tidak berani memastikan tapi b lum pernah kudengar dikolong langit terdapat dua macam Ya beng cu yang sama bentuknya" Jawaban dari Suma Thian yu ini sangat di¬plomatis. bayangkan saja. membuat Tay gi siu jadi tergagap dan tak mampu menjawab. apakah aku harus menyerah¬kannya dengan begitu saja?" "Benar!" Gan Kun liong yang pertama-tama menyatakan persetujuannya. akhirnya aku gagal menemukan sesuatu jawaban.com/ Merah padam selembar wajah Suma Thian yu karena jengah. atau pasti ada sangkut pautnya dengan Bi kun lun Siau Wi goan maka sewaktu tiba di keluarga Siau.Tiraikasih Website http://kangzusi. secara diam-diam kuperhatikan hal ini. Hui im Tongcu Gak Say bwe yang selama ini hanya membungkam. segera turut menimbrung: . dia segera me¬nimbrung pula: "Engkoh Yu. Kau yakin kalau mutiara ini adalah mutiara yang hilang dari dusun tersebut?" tanya Tay gi siu Kiong Sian pula dengan suara tegas.. sama sekali tak kusangka kalau perbuatan ini ternyata hasil karya dari Kiong Lui. Bantahan dan Gak Kun liong inipun tak lebih hanya suatu perumpamaan yang mendua-duga juga.. padahal apa yang dia katakan tadipun hanya merupakan suatu dugaan belaka. Gak Kun liong turut tertarik. Didesak oleh beberapa patah kata tersebut Suma Thian yu dibikin terdesak sehingga tak sanggup menjawab. secara ringkas diapun me¬ngisahkan kembali kejadian yang dialaminya dalam dusun yang dilaluinya tempo hari.aku kurang begitu tahu" ""Benar! Perampok berkerudung itu sudah pasti bukan Hui cha Cun cu" desak Gak Kun liong.

Begitulah. bayangan tubuh mereka lenyap diluar gua sana. sekarang sudah jelas bukan?" Hingga disitu. Siau yau kay Wi Kian segera memohon diri Pula ketika dilihatnya dua orang tokoh aneh itu sudah pergi. lanjutnya dengan wajah serius: "Thian yu. ucapnya sambil tertawa lebar: . sedang mengenai Kiong Lui. simpanlah dulu. tampak Gak Say bwe segera tersenyum sambil manggut-manggut..buru. kenapa mesti terburu. jadi tindakanmu menyerobot mutiara nya bukanlah suatu perbuatan yang salah. Siang gi siu dari Wu San lantas bangkit dan menghampiri Hui im Tongcu. setiap saat mencari tahu jejak kitab Cin keng tersebut". nah. bila urusan telah selesai. benda macam begini tak boleh sampai terjatuh ke tangan orang jahat. kemudian baru menerangkan. kau harus baik-baik mengingat perkataanku. tapi Hui im Tongcu segera menahannya sambil berkata: “Kau toh tiada urusan penting apa-apa. seperti sepulung hembusan angin. "antara Bi kun lun Siau Wi goan dengan Kiong Lui sesungguhnya mempunyai hubungan persaudaraan. "Cerewet!" tegur Hui im Tongcu Gak Say bwe cepat. mereka berdua lantas berlalu setelah menyampaikan pesannya. Menyusul kemudian Tay gi siu menjura kepada semua orang seraya berkata: "Kami akan mohon diri lebih dulu. kita pasti akan bersua kembali" Kemudian sambil berpaling kearah Suma Thian yu..com/ "Buat apa kita mesti memperdebatkan persoalan seperti ini? Thian yu. perdebatan nya dengan Suma Thian yu pun dengan cepat diakhiri sampai disitu pula. semua orang baru memahami duduk persoalan yang sebenarnya. "Mengapa ibu?” tanya Gik Kun liong tidak habis mengerti.Tiraikasih Website http://kangzusi.. aku paling jelas dengan tabiatnya. membisikkan sesuatu disisi telinganya. Siau yau kay menggelengkan kepalanya berulang kali.

berdiri pula seorang nyonya muda yang berparas amat cantik. dua belas tahun dan seorang pemuda berusia delapan sembilan belas tahun sedang melangsungkan suatu pertarungan yang amat seru." Selesai berkata.com/ "Kehadiranku disini hanya merupakan suatu beban yang berat. tidak sia-sia lolap membuang banyak tenaga untuk mereka berdua" ... Menyaksikan mereka semua berlalu dari situ. dalam waktu singkat tiga puluh hari sudah lewat. kedua belah pihak sama-sama saling menyerang dan saling menyergap dengan gencarnya. Suatu hari. Nyatanya mereka datang depan begitu saja. apalagi setelah berapa hari tidak mengemis. Di tepi lapangan. Saat itulah. pagi-pagi sekali Cong liong lo siansu sudah berada ditanah lapang dibelakang gua sana. Seorang bocah berusia sebelas. Suma Thian yu segera merasakan satu hal dia merasa orang-orang itu seperti menyim pan suatu rahasia yang besar. pergipun dengan begitu saja hingga seakan mereka hanya kebetulan lewat dan menyamangi tempat itu. rasanya kantongku sudah mulai kosong" Kemudian setelah memberi hormat kepada Cong liong 1o siancu. katanya kepada Suma Thian yu sambil tertawa mesteris: "kesempatan baik sukar ditemukan. dia lantas beranjak meninggalkan gua tersebut.Tiraikasih Website http://kangzusi. kemajuan yang berhasil diraih kedua orang ini sungguh mengagumkan. kemudian ujarnya sambil tertawa: “Selama satu bulan ini. baik-baiklah memanfaatkan nya. Cong liong lo siansu berjalan ke sisi nyonya muda tersebut dengan langkah pelan. padahal siapa yang menduga kalau dibalik kesemuanya itu sebetulnya terjalin suatu buhungan batin yang erat! Waktu berlalu dengan cepatnya.

mende¬ngar ucapan mana. jurus demi jurus di lepaskan seperti air sungai huang ho yang mengalir tiada hentinya. cepat kau latih kembali ilmu pukulan Sian po hwe hong ciang tersebut!” Suma Thian yu segera mengiakan. coba kau lihat. . satu jarus demi satu jurus dia mulai melatih ilmu silatnya dari awal sampai akhir. cepat luwes dan bertenaga.Tiraikasih Website http://kangzusi. kali ini Suma Thian yu dapat melatihnya dengan enteng. hanya sahutnya: "Liong ji jauh lebih bodoh dan bebal. liong ji baru berumur berapa? Janganlah mengharapkan terlalu tinggi. Ilmu pukulan sian po hui hong ciang (pukulan angin berpusing) merupakan ilmu andalan yang paling dibanggakan Cong liong lo siansu sepanjang hidupnya. Anak kecil sudah dapat mencapai tingkatan sehebat ini. kalau tidak kecewamu akan makin besar. sambil membawa pedang masing-masing mereka berjalan kehadapan Cong liong lo siansu kemudian sapanya sambil memberi hormat: "Selamat pagi!" Cong liong lo siansu membelai rambum Gak kun liong dan berkata sambil tertawa ramah: “Liong ji. kemudian setelah memberi hormat kepada kakek itu. kau harus beristirahat dulu.com/ Hui im tongcu hanya mengawasi terus Ke¬dua orang yang sedang bertarung itu. sesungguhnya hal ini sudah terhitung luar biasa" "Berhenti!" tiba-tiba Hui Im Tongcu berte¬riak keras. biar engkoh yu mu berlatih lebih dulu” Kemudian perintahnya kepada Suma siauhiap: “Thian yu. sambil membawa pedangnya dia berjalan menuju ke tengah lapangan. hibur Cong liong lo siansu. ringan. ia tidak berpaling. bukankah Thian yu belum menggunakan segenap tenaga yang dimilikinya?" "Soal ini tak bisa disalahkan”. Dua orang yang sedang bertarung segera melompat mundur setelah mendengar teriakan tersebut.

Dalam sekilas pandangan saja. sambil tersenyum dia segera berkata: "Dunia persilatan dewasa ini sudah berada diambang pintu badai pembunuhan yang paling mengerikan sepanjang seratus tahun belakang¬an ini. banjir darah sudah pasti akan melanda seluruh dunia persilatan. ujarnya: "Coba kau lihat. sebentar kau boleh memberes kan buntalanmu untuk turun gunung. tak sulit untuk menjadi seorang jagoan nomor wahid dikolong langit" Hui im tongcu Gak Say bwee ikut merasa gembira sekali. Selesai melatih ilmu pukulan Sian po hui hong ciang. tapi ini. lalu berkata dengan gembira: "Tampaknya kau berlatih dengan tekun dan rajin sehingga dapat mencapai kesuksesan se¬perti hari ini. Suma Thian yu belum pernah memahami maksud tujuan yang sebenarnya. dunia persilatan juga pernah dilandai badai pembunuhuhan berdarah. kembali Suma Thian yu melatih ilmu pedang Bu beng kiam hoat yang sekali lagi mendapat sambutan hangat. sudah merupakan tak¬dir. Cong liong Lo siansu memanggilnya menghadap. Cong liong lo siansu sudah dapat menebak jalan pemiki¬ran pemuda itu. bagaimana hasil latihannya itu? Asal bocah ini diberi waktu yang cukup untuk melatih diri. tiada orang yang sanggup menyelamatkan badai pembunuhan berdarah itu. kemudian sambil berpaling kearab Gak Say bwe. "Aku masih ingat ketika berusia delapan tahun dulu.Tiraikasih Website http://kangzusi. kini dia baru terceranjat sesudah mendengar perintah Cong liong lo siansu.com/ Betapa gembiranya Cong liong lo siansu menyaksikan kelihayan bocah tersebut berlatih. Ketika pemuda itu selesai berlatih. tanpa terasa wajahnya menunjukkan kesangsiannya. banyak ja¬go persilatan yang terlibat dalam . kemudian selesaikan sebuah tugas yang akan kusampaikan padamu" Sejak disuruh berdiam dalam gua Hui im tong. penuhi janjimu di bukit Kun san. tak sampai berapa tahun kemudian. dia tertawa terbahak-bahak tiada hentinya.

. " sahut Suma Thian yu tanpa berpikir panjang lagi "sekali pun boanpwe harus terjun ke lautan api pun. kemudian berkat kebaikan hati paman Wan. bukan begitu. kemudian setelah memandang sekejap sekeliling tempat itu. yaa.. kini seke¬jap mata seratus tahun sudah lewat. berdasarkan tafsiran inilah maka lolap lantas mengambil keputusan untuk mewariskan sege¬nap kepandaian silat yang kumiliki kepadamu agar kau bisa bertanggung jawab untuk menolong sesama umat manusia dari kehancuran" Berbicara sampai disitu. bisiknya lagi dengan suara rendah: "Setelah menghadiri pertemuan dibukit Kun san. Menyaksikan pembahan wajah anak mnda tersebut.. Suma Thian yu baru mengerti apa sebabnya Hui Im Tongcu mengundangnya kesitu. kalau tidak. disebelah utara kota Lhasa terdapat sebuah kuil yang bernama Phutara si. den¬dam kesumat keluargaku belum terbalas. kita" bahkan badai kali tampaknya timbul akibat dari munculnya kitab tanpa kata. perubahan wajahmu telah mem beritahukan segala sesuatunya itu kepadaku" "Locianpwe.. aku rela melaksanakannya. Cong liong lo siansu berhenti sejenak.. umat persi¬latan harus menghadapi situasi tersebut dengan lebih perihatin. dan seka¬rang badai pembunuhan itu kembali mengancam kita.Tiraikasih Website http://kangzusi.. apalagi cuma melaku¬kan perjalanan jauh saja" "Kau bohong.com/ peristiwa tersebut dan tewas secara mengerikan. berarti badai pembunuhan ini bisa ditolong. tanpa terasa hatinya bertambah murung dan berat. kau harus seorang diri berangkat ke Lhasa ibu kota Tibet. seandainya kitab itu belum sampai terbawa ke dara¬tan Tionggoan.. aku dipeliharanya sampai menginjak dewasa. sebelum meninggalkan paman Wan telah berpesan kepadaku untuk . Cong liong lo siansu segera membentak gusar: "Jadi kau segan ke situ?" “Bukan." Sampai disini. dari situlah kau dapat mulai menyelidiki sumber mula dari kitab pusaka tersebut. sejak kecil Thian yu sudah kehilangan orang tuaku. kau harus tahu.

. semuanya akan berubah menjadi soal sepele yang bisa diselesaikan secara gampang!" Mendengar ucapan tersebut.Tiraikasih Website http://kangzusi. maka.. hubungan mereka boleh bilang sudah amat akrab. kemudian hanya berputar-putar saja disekitar tempat itu tanpa ada maksud melayang turun. Ketika Ing ji terbang sampai ditengah jalan. Gak Kun liong selalu bergaul dengan Suma Thian yu. tampaknya persoalanmu se-muanya merupakan persoalan yang pelik. apa yang terjadi? Apakah di depan sana ada ancaman mara bahaya?" . baik siang atau malam. dengan perasaan berat hati Suma Thian yu harus mohon diri kepada Cong liang lo siansu dan Hui im Tongcu. Gak Kun liong yang menyaksikan kejadian itu segera berteriak: "Ing ji. tiap kali teringat akan hal ini aku menjadi amat sedih sekali. pa¬dahal jika dianalisa kembali satu persatu." "Aku mengerti. kemudian Wu san siang gi menyerahkan tugas kepadaku untuk melindungi kitab pusaka tanpa kata. semua tugas tersebut kini sudah menjadi beban ku. ke mudian dihantar oleh Gak Kun liong dengan menumpang Ing ji berangkatlah pemuda meninggalkan gua Hui im tong. Tengah hari itu. Selama hampir sebulan penuh. ia segera menemukan kalau perkataan itu memang benar. tapi bocah itu bersikeras hendak menghantarnya. sekilas pandangan persoalan didunia ini beribu ribu macam corak.com/ membalaskan dendam baginya. sebetulnya Suma Thian yu melarang dia menghantarnya ke puncak seberang. padahal keunggulannya hanya satu. seperti apa yang kau ucapkan barusan. hanya sayang semua tugas mana tak satupun yang bisa kulaksanakan dengan baik. Suma Thian yu termenung beberapa saat lamanya. serta merta perasaannya pun menjadi lebih terbuka. ditambah lagi teka teki soal mutiara anti racun yang terjadi berapa waktu berselang. mendadak burung itu berpekik keras.

terbang saja terus. kalau ada susah kita tanggulangi bersama. menyusul kemudian tampak bayangan manusia berkelebat lewat. bila urusanku telah selesai pasti akan kembali lagi kemari untuk berkumpul lagi denganmu” "Janji yaa. Sekilas pandangan saja Suma Thian yu segera mengenali mereka sebagai Hui cha Cun cu yang datang bersama Tiang pek ji sat. biar aku seorang diri yang menghadapi mereka bertiga" "Tidak.com/ Ing ji mengerti pertanyaan majikannya.Tiraikasih Website http://kangzusi. masa aku harus pergi se¬orang diri?" seru Gak kun liong cepat. kini kau menemui kesulitan. Menyaksikan Gak Kun liong begitu bersi¬keras dengan pendiriannya. katanya: "Ing ji. Dalam waktu singkat. mendadak terdengar tiga kali pekikan aneh berkumandang memecahkan keheningan. dia manggut berulang kali sambil berpekik nyaring. Ing ji baru berpekik gembira. Begitu ketiga orang itu munculkan diri. aku ingin mati hidup bersama kau. buru buru ujarnya kepada Gak Kun liong: "Adik Liong. Suma Thian yu ingin menghibur dirinya dengan . bila ada rejeki kita nikmati bersama. Suma Thian yu menjura kepada Gak Kun liong sambil berkata: “Adik Liong. tak mengapa. ia lantas mengembangkan sayapnya dan menukik kebawah. "Tentu saja. jangan bohong". Ing ji sudah hinggap dipuncak seberang. Suma Thian yu segera memuji kecerdasan burung itu. pulanglah lebih dulu. sambil melompat turun ketanah. aku pasti akan memenuhi janji” Baru selesai dia berkata. banyak terima kasih atas pemberitahuanmu. cepat pergi. kami masih sanggup untuk menghadapi ancaman bahaya macam apapun” Setelah mendengar ucapan Suma Thian yu itu. dalam waktu singkat dari belakang tubuh Suma Thian yu sudah muncul tiga orang kakek. mereka segera mengurung rapat-rapat Suma Thian dan Gak Kun liong.

" Gak Kun liong bersorak kegirangan. dia segera melompat turun dari punggung burungnya itu sambil menepuk kepala Ing ji. “Baiklah. Maka sambil tersenyum dia mengangguk.. tak kusangka kau memiliki kesabaran yang begitu besar.Tiraikasih Website http://kangzusi. apa lagi mereka semua memandang kearahnya dengan penuh kegusaran. tapi musuh uangguh keburu sudah dekat.. "keadaanmu sekarang memang mirip sekali dengan anjing penjaga pintu. tidak nampak bahunya bergerak... tetapi jangan Untuk lain kali. akan aku lihat kau bisa tertawa sampai kapan?" Suma Thian yu berdiri membelakangi Hui cha Cun cu ketika merasakan sambaran angin tajam dari balik punggung. tiba-tiba terdengar lagi suara bentakan keras menggelegar diangkasa: . bagamanapun juga kehadiran Gak Kun liong memang banyak membantu baginya menghadapi lawan. ujarnya: Ing ji untuk sementara waktu beristirahat lah dulu diatas pohon.com/ beberapa pa¬tah kata.. semangatmu yang tinggi sungguh membuat hatiku merasa amat kagum" Baru selesai dia berkata.. teriaknya de¬ngan gusar: "Bangsat. kau tidak boleh turut serta dalam keramaian ini lhoo. aai. Tanpa banyak berbicara ladia maju sambil melepaskan sebuah pukulan. tahu-tahu orangnya sudah berpindah posisi. “Setan tua" seru pemuda itu kemudian sambil tertawa. buruburu dia me¬ngeluarkan ilmu langkah Ciok tiong luan poh in hoat untuk mengegos ke samping. untuk kali ini kukabulkan. Akhirnya pemuda itu memutuskan untuk ti¬dak banyak berbicara lagi." Hui cha Cun cu semakin naik darah lagi se¬telah menyaksikan sikap Suma Thian yu yang masih sempat tertawa dan bergurau kendati pun mereka sudah dikepung rapat. sikap semacam itu pada hakekatnya sama dengan tidak memandang sebelah mata pun terhadap mereka. satu bulan penuh kau tetap mengeram terus disini.

ingin merebut kem-bali mutiara itu? heh. ketika muncul kembali. toh ia tak berani menyambut datangnya ancaman tersebut dengan keras lawan keras. kemudian serunya sambit tertawa cekikikan: “Hai. anjing budukan penjaga pintuku.lebih baik urungkan saja niatmu itu" Seraya berkata.Tiraikasih Website http://kangzusi. kemudian balas melancarkan sebuah sodokan untuk menotok jalan darah Hian ki hiat lawan. Toya Hou to pang tersebut paling tidak mencapai berat enam lujuh puluh kati. Meskipun Hui cha cun cu tidak menyangka kalau dalam waktu satu bulan yang singkat. Kendatipun Suma Thian yu memiliki tenaga yang amat sempurna. tampaknya kalian belum akan puas sebelum sampai di sungai Huang ho.hee. Buru-buru dia mengigos kesamping. lagipula kekejiannya mengerikan. tanpa pikir panjang dia membalikkan badan menerjang ke samping Hui cha Cun cu... Cubitan mana tentu saja membuat Kiong Lui kegelian. dia sampai mencak-mencak kegusaran Sambil berkaok-kaok dia melompat ke belakang sebatang pohon. Suma Thian yu telah .. Suma Thian yu sudeh menduga kalau serangan yang dilancarkan itu paling tidak mengandung tenaga pukulan sebesar delapan bagian.com/ "Boocah keparat. tangan kanannya segera memainkan jurus Hui so-sui hong (serat terbang terhembus angin) untuk mencubit pelan di ba¬wah ketiak Hui cha Cun cu. ditambah kekuatan sewaktu membacok hingga total jenderal kekuatannya mencapai lima ratus kati lebih. Raja akhirat sedang meng¬gapai tangannya kepadamu.. tangannya telah bertambah dengan sebatang senjata toya berbentuk bulan sabit. kemudian sambil memutar senjata Hou to pangnya dia membacok batok kepala pemuda itu dengan jurus Sam yang kay tay (Sam yang membuka air).. Dengan garangnya orang itu menerjang ke muka.

Kalau tak mendengar ucapan itu masih mendingan. Suma Tnian yu sudah merupakan se¬orang tokoh persilatan muda yang berilmu sangat tinggi. Menyaksikan datangnya sambaran tangan Suma Thian yu yang begitu cepat bagaikan sambaran petir. besar nyalinya menyaksikan kedua orang malaikat bengis itu maju bersama. jangan memikirkan soal mutiara ya kongcu lagi. semuanya dilepaskan dengan kecepatan yang mengagumkan. berigu selesai mendengar ucapan mana kemarahan Hui cha Cun cu benar-benar tidak dilukiskan dengan kata-kata.. Hei orang she Kiong seru Suma Thian yu dengan suara lantang. Sambil membentak keras. cepat-cepat dia menarik kembali senjatanya kemudian melompat mun¬dur sejauh setengah kaki lebih dari posisi se¬mula. serentak mereka mempersiapkan senjata masing-masing dan maju mengerubuti Suma Thian yu. senjata Hou to pangnya diputar kencang menciptakan selapis bayangan tebal yang menyelimuti seluruh tubuhnya. sudah bareng tentu Hui cha Cun cu tak berani berayal. jikalau sauyamu sampai marah hmmm. . Gak Kun liong kecil orangnya. sementara tangan kirinya membabat si mahkluk berkepala sembilan Li Gi. “lebih baik dengarkan saja anjuranku. lalu dengan jurus Kay san to hu (mebuka bukit mencari sumber air) tangan kananya menyerang Li hiong.Tiraikasih Website http://kangzusi. Kini. maju semua!” Tiang pek ji sat tak ambil diam. menyusul kemudian secepat kilat menyodok tubuh Suma Thian yu. Hanya berpisah berapa hari.. kau bisa menyesal sekali.com/ memperoleh kemajuan pesat dalam kepandaian silatnya. bentaknya keras: "Ayo. sebab hanya dengan cara itu saja selembar nyawamu baru dapat diselamatkan. namun Suma Thian yu yang sekarang bukan lagi Suma Thian yu yang dulu. serentak diapun meloloskan pedangnya. melihat kelihayan permainan tangan kosongnya. dia benarbenar merasa terperanjat sekali.

Semenjak mempelajari ilmu Bu beng kiam hoat. pedang Kit hong kiamnya segera diloloskan dari sarungnya. Ketika Kiu tau siu Li Gi mendengar adik nya menjerit ngeri. dia menjadi lupa kalau disitu masih ada dua orang musuh tangguh yang harus dihadapi. Dengan mata merah membara. Siapa tahu baru saja pedangnya diloloskan dan satu ayunan ringan melintas. segera berkumandang pekikan nyaring yang menggerincing. Liat hwe siu Li hiong. tahu-tahu dia merasakan dadanya menjadi dingin sekali.Tiraikasih Website http://kangzusi. orang ketiga dari Ting pek sam sat hanya merasakan cahaya biru berkelebat lewat didepan matanya. tahu-tahu dijumpainya Li Gi sudah terkapar tewas dengan tubuh bermandikan darah. diiringi dengan jeritan ngeri. dengan cepat ia berpaling. tampaknya ujung golok Li Gi segera akan menembus pinggangnya. peristiwa ini segera membuat hatinya sakit. mereka tak sudi bertarung melawan Gak kun liong. Marah juga Suma thian yu menyaksikan serangan dari kedua orang itu. seorang jago lihay dari kalangan Liok lim telah roboh binasa diatas tanah. kemudian goloknya segera diayunkan kedepan dan membacok kearah samping dengan jurus Hong toan lo siong (angin memotong pohon siong). Dengan perasaan terkejut Gak Kunliong menjerit: . dia jadi nekad. Sementara itu Suma Thian yu masih berdiri bodoh ditempat tanpa berkutik.com/ Tiang pek ji sat bukan manusia sembarangan. kemudian maju lagi menyerang Suma thian yu. Kenyataan tersebut segera membuat Suma Thian yu berdiri tertegun ditempat. sambil mundur dua langkah. baru pertama kali ini Suma Thian yu mempergunakannya untuk menghadapi lawan. begitu senjatanya diloloskan. dia membentak keras. kedua orang itu segera berpisah kekiri dan kekanan menghindarkan diri dari serangan Gak kun liong. tubuhnya segera roboh terkapar ditanah bermandikan darah segar.

Pulang saja kau!” kata Sama Thian yu kemudian hambar.. aku akan membalaskan dendam bagi seratus jiwa yang melayang dalam dusun tersebut." Hui cha Cun cu adalah seorang manusia luar biasa kalau dia disuruh untuk mengaku kalah sebelum bertempur. "suatu ketika. setelah itu perge langan tangannya membalik ke bawah. Terdengar Kiu tau siu Li Gi menjerit kesakitan kemudian tu buhnya roboh terjengkang ke tanah.Tiraikasih Website http://kangzusi. dia cuma berdiri kaku ditempat. Pada hakekatnya Suma Thian yu tidak sempat melihat jelas apa yang terjadi. sambil meng¬genggam senjata toya Hou lo pangnya. Hal ini serasa dalam impian saja. Bahkan Hui cha Cun cu pun merasa terkesiap setelah menyaksikan peristiwa ini. Tak jauh dari sisi tubuhnya tertinggal sebuah lengan kanan yang menggenggam golok. Suma Thian yu merasa seakan-akan berada dalam impian saja. dalam sekali gebrakan saja secara beruntun dia berhasil meroboh kan dua orang jago lihay dari kalangan Liok-lim. serta merta dia memutar pedangnya untuk menangkis. hanya dalam satu bulan ilmu pedangnya telah menperoleh kemajuan yang pesat. . ingat. hari ini ku ampuni jiwamu karena aku telah mendapatkan mutiara mustika itu dari tanganmu. segulung hawa dingin segera menyusup lewat punggungnya membuat ia merasa bergidik. maka lebih baik mampus saja dalam pertarungan. tampaknya olehnya Kiu tau siu Li Gi seperti babi yang baru disembelih. hal ini membuatnya tertegun. sukar untuk dipercaya.. Ketika berpaling kembali. maka aku tak tega untak membunuhmu.com/ "Hati hati engkoh Yu!” Mendadak Suma Thian yu tersadar kembali dari lamunannya. lupa melepaskan serangan lagi. cahaya biru kembali berkelebat lewat. tapi secara beruntun dia telah membunuh dua malaikat bengis. Memandang semua pemandangan yang tertera didepan mata. bergulingan diatas tanah sambil merintih tiada hentinya.

Kedua belah pihak saling berhadapan tanpa bergerak. tapi jika . dengan jurus Po im kiam jit (menyingkap awan melihat matahari) dia punahkan serangan musuh. Hui cha Cun cu segera mementangkan sepasang matanya yang tajam dan penuh pancaran sinar kebencian itu. Suma Thian yu merentangkan sepasang tangannya dipisahkan kesebelah samping. jangankan dia terhitung gembong iblis termashur dalam kalangan liok lim. baik.com/ Betul dia sudah tahu kalau ilmu pedang Suma Thian yu sangat lihay. sekalipun seorang keroco yang tak bernama pun tak akan sudi melakukan perbuatan yang memalukan itu. dengan jurus Sin jut kui meh (malaikat muncul setan menghilang) yang disertai dengan tenaga sebesar enam bagian.Tiraikasih Website http://kangzusi. dia menghajar pemuda tersebut. dia ingin mengandalkan kesempurnaan tenaga dalamnya yang mencapai enam puluh tahun hasil latihan untuk mengejar Suma Thiat yu yang masih ingusan. lalu membentak dengan marah: "Kau benar-benar keras kepala dan tak tahu diri. Suma Thian yu segera menyarungkan kembali pedangnya ke dalam sarung sambil bersiap menghadapi serangan lawan. tapi kalau dia disuruh lari terbiritbirit hanya berdasarkan sepatah katalawan. mengingat dihari-hari biasa supaya tak punya dendam maupun sakit hati dengan mu hari ini aku masih akan memberi satu kesempatan kepadamu untuk hidup. katanya dingin: "Bocah keparat. tanpa bertanding pun sudah diketahui siapa lebih tangguh siapa lebih lemah. kau tak usah takabur lebih dulu. mari kita tentukan kelibayan masing-masing dalam permainan tangan kosong!" Begitu selesai berkata. kemudian setelah melotot sekejap kearah Suma Thian yu. Hui cha Cun cu memang tak malu disebut seorang gembong iblis yang licik dan berbahaya. selang beberapa saat kemudian Hui cha Cun cu baru membentak keras. dia segera membuang senjata tongkat Hou tong pang nya ketanah.

telapak tangan kirinya segera melakukan tangkisan keatas. 00o00 00o00 Lagi-lagi Hui cha cun cu dibikin terperanjat oleh kelincahan gerak tubuh Suma thian yu. namun keadaannya benar-benar amat mengenaskan.hmm.. lebih baik menyerah saja untuk menerima kematian. Kiong Lui segera tertawa terkekeh-kekeh dengan seramnya.. Serangan itu sekilas pandangan tampak lembuk lagi lunak. Walaupun dia berhasil meloloskan diri dari ancaman lawan. "Bocah keparat. hmmm kalau begitu jangan salahkan lagi sepasang telapak tangan ku tak kenal ampun lagi. tampaknya kau sudah terjepit sekarang. kemudian melancarkan serangan balasan. . Suma thian yu mendegus dingin. Menyaksikan kejadian tersebut. namun cepatnya tak terlukiskan dengan kata-kata. terutama sekali kesanggupan anak muda itu menutup diri dari sergapannya. sementara telapak tangan kananya seperti anak panah yang terlepas dari busurnya langsung menyodok jalan darah Hian ki hiat didada Hui cha cun cu dengan kecepatan luar biasa. Siapa tahu setelah terjadi penangkisan itu kiong Lui merasakan tubuhnya bergetar keras. menyusul kemudian sebuah pukulan balasan dihantamkan ke tubuh kiong lui keras-keras..Tiraikasih Website http://kangzusi... Secara beruntun dia mundur tiga langkah.. Berbicara sampai disitu. dia mengegos kesamping dengan cepat. "Sungguh lihay!" pekiknya dalam hati. dia hantam tenggorokan pemuda itu.com/ kau belum juga mau mengerti. lalu dengan jurus Ban hong jut cau (selaksa lebah keluar dari sarang). cepat-cepat dia mundur kebelakang untuk menyelamatkan diri.. daripada harus mampus dengan tubuh tercincang!" Sambil mengerahkan tenaga dalamnya dia melakukan tangkisan.

. Baru selesai Suma Thian yu melakukan persiapan. kemarahannya menjadi-jadi. Suma Thian yu pernah merasakan kelihayan dari Pek lek si hun ciang lawan. Suma thian yu tak berani memandang enteng musuhnya setelah pihak lawan mengeluarkan jurus mautnya. dia cukup mengetahui kelihayan musuhnya. kali ini dia gunakan dua jurus penolong dari ilmu Po to pak an(ombak dahsyat memecah ditepian) dan Hu kong keng im (cahaya kilat lintasan bayangan) untuk melepaskan bacokan maut. bersamaan waktunya dia melejit pula ke tengah udara. Rupanya Hui cha Cun cu iah mengeluarkan ilmu pukulan andalannya yakni Pek lei si hun ciang untuk menghadapi lawan.Tiraikasih Website http://kangzusi. Sambil membentak keras. apalagi menyaksikan keangkuhan pemuda itu. lalu dengan menghimpun tenaga pukulan Bu siang sinkang dalam telapak tangan. tiba-tiba saja dia merubah gerakan tubuhnya. di tengah udara sudah berkumandang suara gemuruhnya guntur memekikkan telinga. terlihat dua kilasan cahaya kilat yang disertai desingan angin tajam menghantam kearah kepala lawan. Telapak tangan kanannya kembali diayunkan kemuka menciptakan berlapis-lapis bayangan tangan yang segera menyelimuti seluruh angkasa dan mengurung tubuh lawan. berbareng dengan menggemanya geledek. bulu dan rambutnya sampai berdiri semua bagaikan kawat. sambut lagi sebuah pukulan ku ini!" seru Suma thian yu sambil tertawa dingin. Cepat-cepat dia pusatkan seluruh perhatiannya kesatu titik. dia bersiap siaga menghadapi segala kemungkinan yang tak diinginkan. biasanya gerakan itu pasti akan dilanjutkan dengan serangan maut lainnya. Hui cha cun cu sudah dibikin gusar sekali.com/ "Ayo. terutama sekali sesudah pihak musuh melambung ke angkasa. hawa Kui goan sim hoat pun disalurkan ke seluruh bagian badan. Berulang kali dipaksa dibawah angin.

. Sambil tertawa hambar. masih untung Suma Thian yu berbaik hati dengan mengampuni jiwanya. Menyelamatkan diri dalam keadaan yang mengenaskan boleh dibilang baru pertama kali dilakukan Kiong Liu selama hidupnya. sudah pasti dia akan mampus sedari tadi. tenaga Bu siang sinkangnya dilontarkan melalui telapak tangan dan menyongsong datangnya ancaman lawan. semenjak dia mempelajari ilmu Sian po hui hong ciang hoat ajaran Cong liong lo siansu.Tiraikasih Website http://kangzusi. semangatnya berkobar lagi. walaupun ia belum pernah mencoba sampai dimana kekuatan pukulan tersebut. Paras muka Hui cha Cun cu pucat pias seperti mayat.com/ coba kalau tempo hari tidak ditolong Gak Kun liong. mungkin ia sudah tewas sedari dulu. Tapi justeru karena kewelas kasihannya ini. "Blaaamm. namun rasa percayanya pada diri sendiri meningkat." ketika dua gulung angina pukulan yang menderu-deru bagaikan angin pukulan yang berbenturan satu sama lainnya. tubuh Hui cha cun cu terpental sejauh beberapa kaki dan terbanting keras-keras diatas tanah. coba kalau tidak. air tetap mengalir.. sampai jumpa lagi lain kesempatan!" Tanpa berpaling lagi. Suma Thian yu sendiri pun mundur beberapa langkah dengan sempoyongan sebelum akhirnya dia berhasil berdiri tegak.. hutang ini tak akan kulupakan untuk selamanya. dia lantas melarikan diri terbirit-birit meninggalkan tempat itu. untuk sesaat ia jadi tertegun. Akan tetapi. Akibat dari benturan itu. rasa kaget dan tercengang menghiasi wajahnya. serunya dengan nada penuh kebencian" "Bocah keparat. Akhirnya sambil merangkak bangun dari atas tanah. ledakan dahsyat menggelegar disusul beterbangan-nya pasir dan debu. selama gunung nan hijau. dikemudian hari gembong iblis tersebut justru mengakibatkan banyak .

apa sih namanya?" Suma Thian yu sendiri pun tidak habis mengerti mengapa dia berhasil mengalahkan gembong iblis tersebut dalam sekali pukulan. sambil lari ke sisi Suma Thian yu. mau bukan?" "Tentu.Tiraikasih Website http://kangzusi. kau memang sangat baik. betul. tentu saja hal ini sama sekali diluar dugaaan anak muda tersebut. matipun masih untung" "Tapi mereka toh tak ada dendam kesumat apapun dengan diriku?" . diakah yang mengajarkan ilmu tersebut kepadamu?" "Yaa. setelah melihat waktu dia memandang pula dua sosok jenasah yang tergeletak ditanah. asal adik Liong senang. mendapat pertanyaan tersebut segera sahutnya sambil tertawa hambar: "Bu siang sinkang!" "Bu siang sinkang? Aaaah. dia adalah guruku" "Tak heran kalau begitu lihay. sungguh hebat pukulanmu tadi. lain kali kau mesti mengajarkan ilmu tersebut kepadaku. aku menyesal serang anku tadi telah mengakibatkan mereka berdua satu mati satu terluka parah" "Aah. katanya kemudian sambil menghela napas: "Bu beng kiam hoat benar-benar memiliki kekuatan yang luar biasa. serunya dengan wajah berseri: "Engkoh Thian yu. konon dalam dunia persilatan terdapat seorang pendekar yang bernama Put Gho cu. mereka kan orang jahat yang senang berbuat bejat.com/ kematian yang mengenaskan bagi umat persilatan lainnya. Gak Kun liong segera bersorak kegirangan. betul. aku pernah mendengar ibu bercerita. Melihat Kiong Liu sudah melarikan diri. sekalipun hatiku yang kau maui juga akan kuberikan" "Ooeh engkoh Thian yu. selama hidup Liong ji akan berterima kasih terus kepadamu" Suma Thian yu mengalihkan pandangannya keatas langit.

Suatu pagi. seorang diri Suma thian yu berangkat meninggalkan bukit Han san menuju ke kota tong sia. dia meninggalkan Lu teng berangkat kekota Tong sia. tapi justru dia akan sampai ketempat tujuan persis sebelum waktu yang ditetapkan oleh dua bersaudara Thia.Tiraikasih Website http://kangzusi. Memandang bayangan punggung nya hingga lenyap dari pandangan. lalu hujan pun turun amat deras. Gak kun liong mungkin sudah sampai di gua Hui im tong. akhirnya Suma thian yu membeli keledai untuk melanjutkan perjalanan. maka memanfaatkan kesempatan itu.com/ "Aiai. . Suma thian yu menjadi amat gelisah. tempat yang dilalui melulu tanah perbukitan yang tinggi. kau harus berangkat. tiba-tiba awan gelap menyelimuti seluruh angkasa membuat udara menjadi gelap gulita. Dari situ menuju Tong ting ou paling tidak membutuhkan waktu dua puluh hari jika perjalanan ditembuh dengan cara begini. tak usah dibicarakan lagi. dia segera larikan keledainya cepat-cepat untuk menuju kesebuah hutan didekatnya. Mendadak terdengar bunyi guntur menggelegar disusul sambaran kilat yang tajam. agaknya membuat keledai itu ketakutan sambil berpekik nyaring tahu-tahu binatang itu lari kencang menuju keatas gunung. semoga sepanjang jalan selamat dan sukses selalu" Gak kun liong segera memanggil Ing ji dan menunggang burungnya dia balik kembali kepuncak seberang. kaupun harus baik-baik menjaga diri" Ketika ucapan tersebut diutarakan. Keledai tak bisa lari cepat. Suma thian yu baru berbisik pelan: "Adik liong. Perjalan yang ditempuh amat jauh. Setelah berpisah dengan Gak kun liong. Melihat hujan deras segera turun. sudahlah. Hujan turun begitu deras dan keras. pemuda itupun tidak terburuburu melanjutkan perjalanan. engkoh Thian yu. dia menikmati pemandangan alam yang indah disepanjang jalan.

Bersamaan waktunya. Sambil meringkik panjang. Hujan turuu semakin deras. menyambar lewat persis disisi telinga Suma Thian yu dan melesat kedepan. Tiga titik cahaya tajam itu dengan membawa desingan angin tajam... Suma Thian yu sendiri kena digoncang pula oleh lejitan keledai tersebut hingga terjatuh ketanah..Tiraikasih Website http://kangzusi. cepat-cepat dia menarik tali lesnya kuat-kuat. cepat-cepat dia memeluk leher keledai kencang-kencang dan membiarkan binatang tersebut berlarian tanpa tujuan. kepalanya. tiba-tiba dia melihat ada sebuah rumah kayu muncul dibalik bukit sana. Kini Suma Thian yu telah basah kuyup oleh derasnya air hujan. . "Wahai keledai. Sambil menepuk kepala keledainya dia memuji berulang kali. mendadak pintu rumah dibuka dan muncul kepala seorang gadis muda. keledai itu segera mengangkat kakinya keatas dan bergeser setengah kaki dari posisi semula. mari kesana untuk berteduh dari hujan keparat ini" Keledai itu berpekik nyaring. mendadak keledai itu berpekik nyaring sambil menyambar kepuncak bukit. Suma Thian yu menjadi amat kegirangan. Rupanya kesanalah keledai itu berlarian. mendadak dari balik rumah terdengar suara bentakan nyaring menggelegar memecahkan keheningan: "Lihat serangan!" Menyusul kemudian muncul tiga titik cahaya bintang yang menembusi kabut hujan dan menyambar tiba.com/ Suma Thian ya ikut merasa terkejut... Suma Thian yu sangat terkejut. kau memang pintar. secepat terbang dia lari kearah rumah kayu tersebut. dengan perasaan terkejut Suma Thian yu mendongakan. Baru sampai didepan rumah kayu itu. Suatu ketika.

apakah kau tak ingin berteduh sebentar sebelum pergi?" Waktu itu Suma Thian yu sudah basah kuyup ketimpa air hujan. namun Suma Thian yu dapat mengenali perempuan itu sebagai Yan tho hoa (bunga tho indah) Ho Hong yang pernah dijumpainya di rumah Bi kun lun Siau Wi goan tempo hari. apa lagi setelah mendengar kata-kata yang genit itu.com/ Walaupun hujan masih turun dengan derasnya. lebih baik aku berteduh lebih dulu disini. Jilid : 14 Mendadak dari arah belakangnya berkumandang suara tertawa cekikikan yang amat genit. dia lantas membalikkan keledainya dan pelan pelan berjalan mendekati rumah kayu tersebut. terutama payudaranya yang montok dengan putingnya yang memerah. "aah. di dalam ruangan keliahatan api membara dengan hangatnya. "Hujan ini pasti turun terus tiada hentinya" demikian dia berpikir. dia merasa tubuhnya seperti tersambar . Sambil keledainya Suma Thian yu berteduh dibawah emper rumah. perduli amat. selain itu didalamnya tidak memakai apa-apa. kau lagi marah rupanya? Kemarilah. toh ia tak bakal bisa melahap diriku!" Berpikir sampai disitu. kontan saja ia menjadi merinding dan berdiri semua bulu kuduknya. Ho Hong sedang mengeringkan tubuhnya. disusul perempuan itu berseru: "Hei.Tiraikasih Website http://kangzusi. Suma Thian yu segera melompat naik lagi keatas punggung keledainya dan siap berlalu dari tempat tersebut. Begitu mengetahui siapakah perempuan itu. coba kau lihat hujan begitu deras. Terkesiap hati Suma Thian yu setelah menyaksikan kejadian tersebut. Waktu itu si Bunga tho indah Ho Hong hanya mengenakan seperangkat baju yang amat tipis. dengan begitu terlihat amat jelas seluruh anggota tubuhnya yang terlarang. saudara cilik.

Menyaksikan sikap dingin anak muda itu. saudara cilik.. Kontan saja perbuatannya itu disambut gelak tertawa cekikikan dari si Bunga tho indah Ho Hong. Buru-buru ia duduk bersila sambil memusatkan seluruh perhatian nya kesatu titik. setelah kering nanti baru kau kenakan lagi. lalu mulai memejamkan mata dan mengatur napas. mata pun tak pernah memandang ke arah perempuan tersebut. kau bisa masuk angin” "Tidak usah. kenapa. kemudian sambil tertawa genit katanya: "Lepaskan pakaianmu yang basah. biar ku keringkan sebentar. “Aduh .com/ aliran listrik bertegangan tinggi saja. kenapa sih? Memangnya seluruh tubuhku tumbuh duri beracunnya?” Suma Thian yu tidak menghiraukan ucapan lawan. Tiba-tiba Bunga tho indah Ho Hong berjalan mendekati pemuda itu dengan langkah yang lemah gemulai. Si Bunga tho indah Ho Hong segera memutar otaknya.. kontan membuat semua anggota badannya kaku. rupanya dia kegelian. kau memang perjaka yang masih suci. . aku lupa kalau belum mengenakan pakaian. kontan saja lenyap hingga tak berbekas. tak heran kalau tak berani memandang kearahku. dia hanya memusatkan terus perhatiannya ke satu titik dan mengatur nafas. kemudian berseru tertahan: “Aaah.Tiraikasih Website http://kangzusi. Dalam waktu singkat hawa dingin yan semula mencekam tubuhnya. benar. dalam waktu singkat dia sudah muncul kembali dengan pakaian yang rapi. kau jangan mentertawakanku” Selesai berkata ia lantas bersembunyi dibelakang pintu dan mengenakan kembali pakaiannya yang telah kering. terima kasih" tampik Suma Thian yu dengan nada dingin dan kaku. Jangankan beranjak. kalau tidak.

. Padahal watak Si Bung tho indah Ho Hong sendiri tidak termasuk jahat. bagaimana bisa menjaga nama baiknya? Orang tak ada yang percaya kalau gadis ini masih suci bersih. Si Bunga tho indah Ho Hong hanya satu diantara sekian banyak kejadian lainnya. dua diantaranya adalah Hek hong hou (harimau angin hitam) Lim Kang dan Kim bin kui (setan muka hijau) Siang tham. ilmu silat yang dimilikinya boleh dibilang tiada taranya didalam dunia persilatan. dia mempunyai tiga murid. Dibawah didikannya. Si Bunga tho indah Ho Hong memang dilahirkan dengan selembar mulut yang pandai merayu. Si Bunga tho indah Ho Hong adalah seorang gadis yang baik.. Sangat banyak jago termashur yang terpikat oleh kegenitannya itu sehingga tunduk seratus persen dibawah telapak kakinya. ia bisa mempunyai nama buruk semua hari ini.. mereka sudah banyak melakukan kejahatan dan membunuh orang tak terhitung jumlahnya. boleh dibilang hampir sebagian besar umat persilatan mengenalinya. genit dan menjemukan itu. dia selalu berusaha untuk maju selalu berusaha untuk kembali kejalan yang bersih dan lurus.com/ Suma thian yu benar-benar merasa muak menyaksikan tingkah lakunya yang tengik.Tiraikasih Website http://kangzusi. Bayangan saja. bagaimana mungkin bisa menjadi baik? Si Mayat Hidup Ciu jit hwe merupakan pentolan iblis dalam golongan iblis. Kedua orang itu merupakan jago-jago lihay dulu dalam kalangan Liok lim. hanya sayang sekali sekuntum bunga teratai yang tumbuh diatas lumpur. kedua. Selama ini. Dikolong langit ini memang terdapat banyak kejadian yang tragis. Bunga tho indah Ho Hong sudah amat mashur dalam dunia persilatan sebagai seorang perempuan genit berwajah cantik. akan tetapi . semuanya tak lain adalah hasil didikan gurunya. murid yang di didik Si Mayat Hidup Hoat Si si. itulah sebabnya banyak sekali pemudapemuda yang terpikat olehnya. Hal ini disebabkan pertama. hingga kini dia masih tetap suci bersih tanpa noda. ilmu silatnya amat lihay dan sakti.

. Bunga tho indah Ho Hong semakin penasaran. “Kau benar-benar tak takut dingin?” Bunga tho indah Ho Hong menegur sambil tertawa.. mengerti aku . Maka dia selalu putus asa. Ia seringkali bergumam begini: "Burung gagak di dunia ini semuanya hitam. tapi iapun segera menyusun rencana untuk menyiapkan sebuah perangkap. di tambah lagi ia tidak gemar bermain perempuan. lelaki. perempuan hanya tahu bagaimana mencintai dan dicintai. Sampai pada akhirnya dia sendiripun menjadi buta. setelah dia bertemu dengannya.... “ooohh. Bagi seorang perempuan.Tiraikasih Website http://kangzusi. tak heran kalau dia pun mencoba merayu dan menggaet hati Suma Thian yu. ia tak kan mengerti tentang bagaimana cara melanjutkan hidup. hatinya setenang air. tapi ada pula saatnya dia berjalan kearah yang salah. mereka hanya tahu memuaskan napsu. Menyaksikan pemuda itu sama sekali tak terpikat oleh bujuk rayunya.com/ ucapan manusia dan lingkungan hidup bagaikan benteng baja yang kuat.. mulai kecewa. tidak mungkin seorang perempuan bisa berbuat demikian.. buta untuk membedakan mana yang benar. mereka tak tahu bagaimana perasaan seorang wanita.? Tidak. Ada kalanya dia berjalan kearah yang benar. apa sulitnya untuk menaklukkan mereka dibawah telapak kakiku?" Akhirnya ucapan tersebut menjadi prinsip hidupnya selama ini. apa pula yang bisa dia perbuat? Bertarung melawan lingkingan? Menghadapi ucapanucapan cabul dengan kasar? Atau dia harus berjuang untuk mencapai kedudukan tinggi... Siapa tahu Suma Thian yu adalah lelaki sejati yang tahan uji.. diam-diam dia menyumpai pemuda itu sebagai lelaki palsu. selalu saja menghalangi jalan perginya. mulai berbuat sewenang-wenang dan kian terjerumus. hmmm bila aku Ho Hong manfaatkan kelebihanku.

Ketika Ho hong berlalu. Siapa pula yang menduga jikalau saat itu Suma thian yu sedang melakukan suatu percobaan. mengeringkan pakaiannya dengan pancaran hawa murninya. Tapi dia lantas berpikir kembali. mula-mula Suma thian yu mengira si Bunga tho indah Ho Hong telah kembali. lantaran aku ada disini maka kau enggan melepaskan pakaianmu bukan?” Sambil berkata ia melirik sekejap kewajah pemuda itu. walau hanya sebentar saja. aku akan mengambilkan kayu bakar diluar sana” Ia melompat keluar dan lenyap dibalik pintu itu.." . tapi dia hanya membuka matanya sambil memandang keluar jendela saja. tindakan yang terlampau tergesa-gesa bisa mengakibatkan kegagalan total. maka dia segera memejamkan matanya rapat-rapat. sepatah katapun tidak berbicara.. siapa tahu semakin dipandang makin tertarik. pakaiannya telah mengering. ia sedang berpikir sampai kapan hujan tersebut baru akan berhenti. penemuan ini tentu saja amat menggirangkan hati Suma thian yu. Tak selang beberapa saat kemudian. kepergian Ho Hong pada hakekatnya tidak memancing perhatiannya. maka kembali ujarnya sambil tertawa: “Duduklah dulu disini. Siapa tahu segera terdengar lagi suara panggilan yang lirih: “Adik hong.Tiraikasih Website http://kangzusi.. ia sudah memejamkan mata sambil mengatur napas bahkan tak selang beberapa saat kemudian dia sudah berada dalam semedinya. Mendadak tampak bayangan manusia berkelebat lewat diluar jendela. tubuhnya makin lama makin mengering.com/ sekarang. disaat Ho Hong sedang mengoceh tiada hentinya tadi. adik Hong. Suma Thian yu masih tetap duduk kaku ditempat tanpa berkutik. dia ingin sekali menjatuhkan diri kedalam pelukannya dan merasakan kehanggatan tubuhnya.

berubah sekali.Tiraikasih Website http://kangzusi. bajunya panjang berkembang-kembang." "Plaaaak!" belum habis dia berkata. Dia bermuka hijau bertaring panjang. Sumoay telah pergi kemana?” Pada saat itulah Ho Hong masuk dari pintu depan. maka pertanyaan tersebut lantas ditujukan kepada kakak seperguruannya.. aku sudah mencarimu dengan susah payah. " "Uuuh. Setan muka hijau Siang Tham segera tertawa terkekeh-kekeh..... dengan gusar segera menegur: “Mau apa kau datang kemari? Siapa suruh kau kemari? Mana dia?” Rupanya dia tidak melihat Suma Thian yu berada disitu.com/ Merasakan keadaan tak beres. pipi kanannya sudah ditampar Ho Hong keras-keras. dalam sekilas pandangan saja dapat dikenalinya sebagai si setan muka hijau Siang Tham. Ketika masuk kedalam ruangan. buru-buru Sum thian yu melompat bangun dan menyembunyikan diri dibalik tempat kegelapan. kemudian terdengar gadis itu berteriak: "Tutup mulutmu. siapa kesudian denganmu?” damprat Ho Hong marah.. Siang Tham tidak melihat Suma Thian yu. ketika gadis itu menyaksikan ji-suhengnya berada disana. Melihat Ho Hong munculkan diri. Tak lama kemudian terlihat seseorang berjalan masuk kedalam ruangan itu. cepat enyah dari sini!" Dampratan itu membuat si Setan muka hijau Siang Tham tertegun.. ujarnya seram: "Adik Hong. tak ussh banyak ngebacot lagi disini” . apakah aku sebagai kakakmu tak boleh datang kemari mencarimu? Apa lagi kita toh masih. dia hanya berseru tertahan sambil berguman: “Heran. lalu sambil menarik muka ia berkata: "Apa maksudmu? Kau telah berubah. "enyah kau.

"Heeh.. mulai hari ini hubungan kita putus sampai disini” Perempuan rendah. kau berontak? Kau berani melawanku?" teriaknya amat gusar. karena kesakitan dia berkaok kaok keras: "Perempuan rendah.aku heran..Tiraikasih Website http://kangzusi. tanpa banyak membuang waktu. tapi Ho Hong tidak memandang sebelah mata pun kepadamu... hari ini ada kau tiada diriku” Dia lantas merogoh ke dalam sakunya dan membalikkan tubuh sambil mengayunkan tangan. heeh. sambil tertawa seram ia membalikan tubuhnya lagi.” seru setan muka hijau Siang Tham dengan seram.. orang lain mungkin takut kepadamu. Tapi belum lagi dua langkah. mendadak ia menyaksikan bayangan manusia bergerak di sudut ruangan. bagus sekali. seandainya aku orang she Siang tidak teringat kalau kau adalah saudara seperguruanku.com/ Lima jari tangan yang merah membengkak segera tertera diatas wajah Setan muka hijau Siang Tham. apa sebabnya kau berubah menjadi begitu dingin dan tak berperasaan kepadaku. jika tak ada urusan kau dilarang kemari. "dahulu aku toh sudah memberitahukan kepadamu.heeh. masih belum mengerti kau?" "Perempuan rendah. kuberitahukan kepadamu. Bunga tho indah Ho Hong menjerit kaget setelah menyaksikan . sudah sejak tadi tubuhmu kuhancurkan menjadi berkeping-keping!" Hmm. "Mau apa kau datang kemari?" teriak Ho Hong sambil menuding kearah hidungnya. dengan cepat dia seperti menyadari akan sesuatu. akan kulihat kau bisa bertahan sampai kapan... rupanya lagi menyembunyikan lelaki. dia berlalu dari situ... hmm! Bagus. Dua titik cahaya tajam dengan kecepatan luar biasa langsung meluncur ketubuh Suma thian yu yang berada di sudut ruangan. kau tak usah takabur.

Tampaknya dua batang senjata rahasia tersebut akan menghajar tubuh Suma Thian yu. dampratnya lagi amat kasar: “Perempuan rendah. Si Setan muka hijau Siang Tham cukup mengetahui akan tabiat dari sumoaya-nya ini. kini lenyap tak berbekas bagaikan batu yang tenggelam ditengah samudra. . kemudian sambil tertawa tertawa terbahak-bahak munculkan diri dari tempat persembunyian. kau berani menyeleweng dengan pria ini? Bagus. mau tak mau si Setan muka hijau Siang Tham merasa terkesiap. tapi ia segera tertawa licik: “Oooh.Tiraikasih Website http://kangzusi. Dua batang senjata rahasia yang dilepaskanSiang tham tadi. mulai sekarang aku tidak memakai nama marga Siang lagi” Selesai berkata. teriaknya penuh amarah: “Bocah keparat. kendatipun begitu. rupanya kau si bocah keparat.com/ kejadian tersebut. diapun tak ingin menyalahi Siang tham lagi. semua amarahnya kontan saja dilampiaskan ke tubuh Suma Thian yu. sebuah pukulan dahsyat segera dilontarkan ketubuh Ho Hong. ilmu silatnya justru hanya dibawah si harimau angin hitam Lim kang. Sambil maju kemuka. dia mau menolong sayang keadaan terlambat. gagal dengan serangan pertama. maka begitu melihat datangnya serangan. buru-buru tubuhnya mengegos ke samping. Setelah mengetahui kalau pemuda yang menampakkan diri adalah Suma Thian yu. mendadak pemuda itu mengebaskan ujung bajunya. jika tidak kuberi pelajaran hari ini." Kemudian sambil melotot ke arah Ho Hong dengan sorot mata buas. pagar makan tanaman. serahkan selembar nyawamu!” Dengan jurus Kay san to liu (membuka bukit mencari air) dia bacok tubuh Suma Thian yu. dia tak berani menyerang untuk kedua kalinya. Walaupun bunga tho indah Ho Hong menempati urutan ketiga.

pemuda itu sudah menyelinap keluar lewat jendela. Ia girang karena ilmu silat yang dimiliki nya sekarang sudah mencapai tingkat yang luar biasa. ia roboh terkapar di tanah. tak heran kalau matanya berubah menjadi merah membara. sekarang justru dia yang datang membuat gara-gara. padahal dibalik semuanya itu justru tersembunyi suatu kekuatan yang luar biasa. itu berarti harapannya untuk membalas dendam menjadi besar. Suma thian yu segera mengebaskan bajunya kedepan. maka setelah bersua kembali kini. sedang hujan diluar rumahpun telah berhenti. ternyata Suma Thian yu berhasil merobohkan murid ke dua dari si Mayat hidup Ciu Jit hwee. dia merasa kalau tidak pergi sekarang. boleh dibilang iblis ini sedang mencari penyakit untuk dirinya sendiri. dan dendam itu belum pernah lampiaskan. Jika Suma Thian yu tak membuat perhitungan dengannya. Kasihan setan muka hijau Siang Tham. kejadian mana segera menimbulkan perasaan girang dan murung baginya. mau menunggu sampai kapan lagi? Dia segera menggerakkan tubuhnya dan bagaikan segulung asap ringan. Ketika Suma Thian yu menyaksikan disitu telah terjadi keributan. kemudian melompat naik ke punggung keledainya dan berlalu dari situ. .com/ Sejak dikerubuti Siang Tham tempo hari. “Blaaammm!” setelah membentur diatas dinding ruangan. tubuhnya sudah terpental ke belakang seperti layang-layang yang putus talinya. keadaan masih mendingan. sekilas pandangan nampaknya enteng. Bu siang sinkang dengan berubah menjadi hawa sakti tanpa wujud langsung meluncur ke muka. Suma thian yu sudah menaruh dendam kepadanya. begitu sempat tenaganya menjawil ujung baju lawan.Tiraikasih Website http://kangzusi. tapi diapun murung karena musuhnya kian bertambah banyak. sudah pasti kejadian mana akan menimbulkan bencana dikemudian hari. Dalam suatu gerakan yang ringan.

.com/ Menanti Bunga tho indah Ho Hong hendak menghalanginya.Tiraikasih Website http://kangzusi. Tak lama sepeninggal rombongan perampok itu. Setan muka hijau Siang Tham segera meluncur keluar dari ruangan dengan kecepatan tinggi.. "Sasaran kita telah kabur. mari kita kejar!" teriak Siang Tham kemudian keras-keras. dia menyumpahinya pula dengan geram: “Hmmm.. orang itu sudah kabur. kemudian bersuit keras-keras. Setelah meninggalkan rumah kayu itu. mau apa kau?” Mendengar pemuda itu melarikan diri. Diiringi oleh gerombolan perampok berkerudungnya serentak mereka menuruni bukit itu dan melakukan pengejaran. Suma Thian yu melarikan keledainya beberapa waktu sebelum memperlambat perjalanannya. Setan muka hijau Siang Tham menjerit kesakitan dan sambil melompat bangun. Sambil menahan geramnya. ia tak berniat lagi untuk menikmati pemandangan alam disepanjang jalan. sumpahnya: “Lelaki sialan. hmm! Selama aku Ho Hong masih hidup. Bunga Tho indah Ho Hong juga menutup rumahnya dan berlalu dari situ. sok alim. semuanya ini gara-gara si setan mampus.. tapi ketika tak menjumpai Suma thian yu berada disitu. Suma Thian yu sudah lenyap dibalik bukit sana. gadis itu mendepak-depakkan kakinya berulang kali keatas tanah. Pe ristiwa yang baru saja dialaminya membuyarkan kegembiraan dalam hatinya.” Dengan geramnya dia menghampiri orang itu kemudian ditendang keras-keras untuk melampiaskan rasa dongkolnya. Tak selang berapa saat kemudian. dari dalam hutan bermunculan belasan orang perampok berkerudung. buru-buru tanyanya: ”Kemana perginya anjing cilik itu?" “Hmmm. tak akan pernah kulepaskan dirimu!" Kemudian sambil berpaling kearah Setan muka hijau yang tergeletak semaput ditanah. manusia macam kau juga ingin di sebut seorang hohan.

ia memberi tanda agar berhenti. seorang anak buahnya segera datang berbisik: "Bocah keparat itu tidak berada dalam kota".t ditengah jalanan kota Tong sia muncul serombongan penunggang kuda. tempat itu merupakan tempat pertemuan untuk jago-jago silat yang bermukim disekitar sana. Setelah turun dari kudanya. setan muka hijau Siang Tham memperhatikan sekejap sekeliling tempat itu. Ketika matahari baru tenggelam dilangit barat.com/ Mendadak dari arah belakang berkumandang suara derap kaki kuda yang ramai. meskipun agak terpencil namun kotanya sangat ramai. Kota Tong sia dibangun dikaki bukit Tay piat san. di tengah muncul sebelas ekor kuda jempolan yang dilarikan secepat angin. Sebagai pemimpinnya adalah seorang lelaki bermuka hijau. mereka adalah gerombolan perampok bertopeng yang dipimpin setan muka hijau Siang Tham. satu ingatan segere melintas dalam benaknya. . tampaknya dia merupakan pemimpin rombongan tersebut. Keledainya segera mengikik panjang dan turut berlariang kencang ke depan.Tiraikasih Website http://kangzusi. tak mungkin keledai miliknya sanggup menggunguli mereka. penunggangnya adalah manusia-manusia berpakaian ringkas warna hitam yang menggembol senjata berbentuk aneh. Tapi Suma thian yu cukup menyadari bahwa kuda-kuda yang muncul dari belakang merupakan kuda jempolan yang dapat berlari kencang. bertaring panjang dan mengenakan jubah panjang berkembang-kembang. ketika tiba didepan rumah makan Kun eng lo. Menati rombongan orang-orang itu sudah lewat. cepat-cepat dia membelokkan arah lari keledainya kesisi jalan dan menyembunyikan diri dibelakang sebatang pohon besar! Tak selang berapa saat kemudian. Sama Thian yu baru menjalankan kembali keledai menyusul dibelakang orang-orang tadi. Tak salah lagi.

Tak lama setelah Siang Tham naik loteng. kemudian katanya lagi: “Mungkinkah dia sudah berada jauh didepan?” “Tidak mungkin. tapi akhirnya dengan perasaan apa boleh buat dia mengajak tiga orang rekannya untuk berangkat melaksanakan tugas tersebut. Ketika Suma Thian yu tiba didepan pintu ruakan Kun eng lo dan melihat begitu banyak kuda jempolan di tambat disana. menanti Suma Thian yu mundur dengan terkejut. “asal kau dapat mengerjakan dengan baik. Diatas keledai duduk seorang pemuda. kemudian terlihat ada seseorang yang menumbuk bahunya dengan sempoyongan. pemuda itu baru turun dari keledainya dan mendekati rumah makan itu. toaya pasti memberi hadiah untukmu. tanpa terasa berhenti sejenak dan mengintai ke dalam ruangan. sekarang bawalah tiga orang saudara dan lakukan pemeriksaan didepan sana. dua pukuh li didepan sana merupakan bukit yang sunyi. jago muda kit. disana tidak ada rumah penduduk” “Bagus. Setan muka hijau kembali tertawa. Mendadak dari sisi tubuhnya terasa berhembus lewat angin tajam. belum pernah kami jumpai orang yang dimaksudkan” Setan muka hijau Siang tham berpikir sejenak. sesosok bayangan manusia sudah lenyap dibalik kegelapan sana. bagus sekali. diujung jalan sana muncul seekor keledai yang berjalan pelan-pelan menuju kearah rumah makan Kun eng lo pula. Ketika tidak di jumpai seraut wajahpun yang dikenal. Sementara Setan muka hijau Siang Tham sendiri dengan mengajak keenam sisa perampok memasuki loteng kun eng lo. . bila ada kabar segera laporkan kepadaku” Lelaki itu nampak ragu sejenak.com/ "Dari mana kau bisa tahu?" “Sejak masuk kota hingga sekarang.Tiraikasih Website http://kangzusi. dia tak lain adalah Suma thian yu. hatinya merasa agak bergetar keras.

mendadak sorot matanya bertemu dengan Setan muka hijau Siang Tham yang sedang duduk disudut sebelah kiri. memang benar. Suma Thian yu bukan seorang pengecut. Meminjam sinar lentera yang memancar dari balik rumah makan. Suma thian yu membuka gulungan kertas itu dan segera dibacanya.. . maaf tuan. kemudian dengan membusungkan dada dia berjalan masuk ke dalam rumah makan tersebut.Tiraikasih Website http://kangzusi. biar aku mencari tempat dilain tempat saja sahutnya cepat.com/ Suma thian yu menggelengkan kepalanya sambil mengrerutu.. tiba-tiba pemuda itu menemukan secarik kertas putih dibawah kakinya. Mungkinkah Suma Thian yu merasa takut terhadap gembong iblis itu sehingga dia memutuskan untuk mengundurkan diri saja dari situ. Keliru bila anda beranggapan demikian. seketika itu juga niatnya bersantap menjadi hilang. Suma thian yu segera termenung beberapa saat lamanya.. silahkan mencari ditempat lain saja. disitu sudah tiada tempat kosong. “Aaah tidak mengapa. hati-hatilah dengannya!” Dibawahnya tidak nampak tanda tangan penulis surat itu. kemudian sambil terbungkuk-bungkuk katanya sambil tertawa: “Tuan.? Terpaksa surat itu dimasukkan kedalam sakunya. baru akan menambat tali les keledainya ditempat parkir. ia tak habis mengerti siapa gerangan yang yang memberi peringatan tersebut kepadanya. dia tak akan berbuat demikian.. Suma Thian-yu memandang sekejap kesekeliling ruangan. dengan perasaan terkejut diambilnya kertas itu cepat-cepat. Seorang pelayan munculkan diri menyambut kedatanggannya. tapi gaya tulisannya sangat kuat dan bertenaga. Ternyata diatas kertas itu hanya dicantumkan beberapa huruf yang berbuntu demikian: “Siang Tham ada didalam. tempat kami sudah penuh..

serunya: ""Maaf tuan. bagaimana sih kau ini.. "Haah. Sementara itu. jika begitu siaute akan meneguk secawan arak dulu sebelum berangkat.rupanya saudara Siang juga berada disini.com/ Berbicara soal silat atau soal sastra.haa. silahkan. Maka sambil tertawa tawa katanya.. dia segera menurun keledainya dan berlalu. silahkan duduk didalam. pelayan. katanya: “Lote. mendadak terdengai Siang Tham berteriak keras: “Hei. dia segan mencari urusan dengan orang lain.. Setelah berpikir sejenak.haaah.. si setan muka hijau Siang tham sudah muncul didepan pintu.. hamba tak tahu kalau tuan adalah tamu terhormat dari toaya tersebut. cepat tahan orang itu!" Cepat pelayan itu lari keluar dan menarik tangan Suma Thian-yu. Si setan muka ujau Siang Tham baru berbisik lagi: .." Setelah tiba ditempat duduk. sambil menggapai kearah Suma Thian yu. ia tidak habis mengerti permainan setan apakah yang sedang di persiapkan iblis itu. dia memang sudah berprinsip "Tiada urusan tak akan mencari urusan. bagus sekali. mengapa kau malah pergi dengan begitu saja?" Kalau di dengar dari nada suaranya sudah jelas adalah nada suara seorang teman yang akrab.. ia memutuskan untuk masuk dulu melihat keadaan sebelum mengambil tindakan selanjutnya. sudah kami siapkan sebuah tempat untukmu. tapi sejak terjun ke dalam dunia persilatan. harap kau sudi memaafkan. silahkan!" “Aku tidak kenal dengan orang itu” tampik sang pemuda sambil menggeleng. Baru saja dia hendak membalikkan badan meninggalkan tempat itu..Tiraikasih Website http://kangzusi. Suma Thian yu tidak akan memandang sebelah mata pun terhadap kawanan perampok itu. karenanya bila keadaan tidak terlalu memaksa. ada urusan tak akan takut menghadapi kematian"..

sauya memang kuatir jika kau mencari gara-gara disini” Ketika selesai menyelesaikan kata-kata tadi. kemudian . kita keringkan cawan arak!” katanya kemudian.. Dengan perasaan kaget pemuda itu meraba bajunya yang basah. telapak tangan kiri Suma Thian yu pernah mengisap sari daun anti racun Jiu sian kiam lan. Perlu diketahui. kemudian katanya lagi sambil tertawa: “Tak disangka kita bisa minum arak bersama pada hari ini. dia mengambil dua cawan arak dan menyodorkan secawan untuk Suma Thian yu.com/ “Selesai bersantap.. Suma Thian yu tidak sungkan-sungkan lagi.Tiraikasih Website http://kangzusi..”praaang”. sekulum senyuman licik kembali menghiasi bibir si Setan muka hijau. dia tidak berusaha untuk melakukan pencegahan.cawan arak yang berada digenggamannya sudah tersambar oleh senjata rahasia tersebut. tapi begitu menyentuh ke atas pakaiannya. kita berjumpa jagi diluar kota. . lagi pula dapat dipakai untuk menghadapi serangan racun. mari. Pada mulanya ia tidak menaruh curiga kalau setan muka hijau Siang Tham bakal meracuninya. selama disini lebih baik bersabar dulu. Sambil menjerit kaget Suma Thiin yu melompat mundur beberapa langkah. kembali wajahnya berubah hebat. pemilik rumah makan ini bukan manusia yang gampang dihadapi” Suma thian yu tertawa hambar. ternyata pakaian tersebut telah berubah menjadi hijau kebiru biruan. hal ini akan lebih baik lagi. jelas didalam arak tersebut ada racunnya. Baru saja cawan itu akan menempel dibibirnya. sebab itu meski berhadapan sebagai musuh. terasa ada cahaya tajam berkelebat lewat.. bukan saja dapat dipakai untuk memeriksa apakah sesuatu benda ada racun nya atau tidak.. tapi sebagian bajunya sudah keburu basah oleh tumpahan arak. ia menggangkat cawan araknya dan meneguknya. pikirnya geli: “Kalau memang begitu.

Baik. Suma Thian yu sama sekali tidak menyangka kalau Si setan muka hijau Siang Tham sebagai seorang jagoan lihay dalam golongan Liok lim bisa berbuat curang dengan tindakan yang begitu pengecut dan memalukan. dia berpaling dan menatap wajah Setan bermuka hijau Siang Ttam lekat-lekat.. benar-benar tidak kusangka.engkoh cilik. tanpa pikir pan jang segera serunya sambil tertawa dingin: "Heeehh. jadi kelau begitu kaulah yang meracuni arakku tadi? Tolong tanya siapa namamu?" Ucapan ini sebaliknya malah membuat kakek berbaju biru itu tertegun.. bagus sekali. “Haah..heeeh.... bila dirumah makan kami terjadi persoalan maka peristiwa itu menjadi tanggung jawab kami. mari kita bicarakan lagi dihalaman belakang sana" Suma Thian yu agak tertegun.. ayoh kita bereskan persoalan ini diluar kota saja!" Selesai berkata dia lantas membalikkan badan berlalu dari situ. ia tidak habis mengerti terhadap ucapan orang yang sama sekali tak dikenalnya itu. belum lagi orangnya sampai.heeeh.haahh. rupanya karena alasan inilah kau jadi ternama dalam dunia persilatan? Hmm. dengan mata melotot bentaknya keras-keras: "Siang Tham. anak murid didikan mayat hidup Ciu Jit-hwee pandainya cuma mencampuri arak orang dengan racun!.Tiraikasih Website http://kangzusi. gelak tertawanya sudah bergema diruangan.. hawa amarahnya kontan berkobar. bila ada urusan.bagus.haah. ia telah memerintahkan anak buahnya mencampuri arak tersebut dengan racun... Mendadak dari depan tubuhnya muncul seorang kakak berbaju biru. kemudian dengan wajah serius serunya: "Apakah kau yang meracuni saudara cilik ini?" .. Bila kau memang orang gagah. Hari ini aku Thian yu baru benar-benar mengenali manusia macam kau..com/ Siapa tahu ketika Siang Tham keluar ruangan menyambut kedatangan Suma Thian yu tadi.

. rumah makan Kun eng lo bukan suatu tempat yang bisa dikacau ketenanggannya oleh siapapun. rupanya mereka telah mencampuri arak dengan obat pemabuk. sikakek berbaju biru itu sudah berkata lagi sambil tertawa dingin tiada hentinya.. baru saja dia hendak mengucapkan sesuatu.. kalau tidak. heeh. sikap setan muka hijau Siang Tham telah berubah menjadi munduk-munduk... tahu-tahu seorang lelaki setengah umur berwajah bengis telah melompat bangun. “Buu.heeeh. .” “Tak usah banyak bicara.. sambil tertawa licik sahutnya: “Aaahh.Tiraikasih Website http://kangzusi. terpaksa lohu harus berbuat kurang sopan terhadap Kiang tayhiap” Baru saja kakek berbaju biru itu menyelesaikan perkataannya. apakah kau orang tua. ketika aku tak ada disitu. apalagi hubunganmu dengannya. lalu katanya sambil tertawa: “Locianpwe. harap saudara yang meracuni saudara ini.. “Siang tayhiap..com/ Sejak menyaksikan kemunculan kakek berbaju biru itu. seorang lelaki berani berbuat berani bertanggung jawab. dengan Tangkeng kami toh sudah saling mengenal.. tampak suatu bayangan manusia berkelebat lewat. semua ini gara-gara perbuatan beberapa orang saudaraku.. kaukah yang telah meracuni arak saudara cilik itu? kembali kakek berbaju biru itu membentak dengan wajah marah. mungkin mereka kelewat memandang tinggi Suma siauhiap sehingga timbul niatnya untuk mengajak saudara ini bergurau” Suma thian yu melotot gusar.. kini dia menjura dalam-dalam.sudah banyak tahun kita tidak berjumpa. cepat kau tunjukkan orang itu untuk diberi hukuman yang setimpal.. Agaknya wajah setan muka hijau Siang Tham tahu kalau dia tidak bisa menghindar kagi.buat apa kau mesti bertindak serius? Chin locianpwe. kau undang untuk menjumpai diriku” Setan muka hijau Siang Tham segera mendehem beberapa kali. “Tak usah banyak biacar.

. “jangan menanggung dosa buat orang lain. aku tak ingin sampai salah membunuh orang tak salah!” “Omong kosong! Dengan andalkan sekerat tulangmu itu.” Menanti Suma Thian yu dan Si setan muka hijau Siang Tham dapat melihat jelas apa yang terjadi.. mau apa kau? memangnya kau bisa melahap toayamu bulat-bulat?” “Kau tidak bohong? bentak kakek berbaju biru itu dengan gusar. Tapi untuk membela anak buahnya.com/ Dengan senyuman angkuh menghiasi wajahnya. apakah tindakanmu tak terlampau kelewat batas?? Bila peristiwa hari ini sampai terdengar Tongkeh kami. memangnya kau mampu untuk membunuh toaya mu?” Baru saja lelaki buas tersebut berbicara demikian. pikirnya: "Entah dengan cara apa kakek itu turun tangan? Ilmu silat apa yang dia pergunakan? Mengapa lelaki buas ini bisa mampus menyerupai orang yang terserang penyakit parah? Dari atas sampai bawah tubuhnya sama sekali tidak ditemukan cedera apapun?" Sementara itu.. lelaki buas itu sudah tewas dengan mata melotot keluar dan mulut mengeluarkan busa. yang lohu cari sekarang adalah kenyataan. Si setan muka hijau Siang Tham juga merasa terperanjat sekali setelah menyaksikan anak buahnya tewas dalam sekali ayunan tangan kakek berbaju biru itu. aku percaya kau tak akan mampu untuk memikulnya” . diam-diam Suma Thian yu menghembuskan napas dingin. Menyaksikan hal ini. terpaksa dia menegur dengan suara dingin: “Chin locianpwe. segera tampak olehnya bayangan manusia berkelebat lewat. sinar matanya bersinar tajam. kau menghukum mati orang ini.. menyusul kemudian seluruh badan sakit sekali sehingga tak kuasa lagi dia menjerit dengan suara menggidikan hati: “Aduuuh.Tiraikasih Website http://kangzusi. lalu menjawab: “Toayalah yang telah meracuni racun itu. lelaki itu menuding keujung hidung sendiri.

. asal kau dapat memperlihatkan beberapa jurus kepandaian yatg bisa membangkitkan rasa kagum lohu. dia toh belum berhasil juga untuk menduga siapa gerangan kakek berbaju biru itu. Sayang sekali. tongkehmu juga tak akan bisa berbuat apa-apa kepada lohu. tapi setelah menyaksikan lelaki buas tersebut terbunuh. Kakek berbajubiru itu Cuma tertawa dingin tiada hentinya. selama ini. dia segera menghantam meja keras-keras. kau sudah tak punya kesempatan lagi untuk pulang kerumah dan menyampaikan laporan.. “Blaamm.!” diiringi suara nyaring. cawan dan mangkuk yang berada diatasnya pun ikut hancur berantakan.. tempat ini untuk berdagang. dengan cepat dia dapat menyimpulkan kalau antara si kakek dengan setan muka hijau sebetulnya merupakan musuh yang tak mungkin bisa hidup damai. Suma Thian yu belum juga berhasil menduga siapa gerangan kakek itu. tidak cocok untuk bertarung.. kemudian menyaksikan pula sikap permusuhan kakek itu terhadap setan muka hijau.. Suma Thian yu cuma menonton dari sisi arena.. Setan muka hijau Siang Tham menjadi gusar gekaii sampai mencak mencak seperti monyet terbakar jenggotnya. hingga menggema diseluruh ruangan dan mendengung tiada hentinya. meskipun suara pembicaraannya juga tidak terlalu besar. tapi yang pasti bukan manusia sembarangan dapat memiliki ilmu silat dengan tenaga dalam yang demikian sempurna.Tiraikasih Website http://kangzusi. meja itu kena terhajar sampai pecah menjadi dua bagian. sementara dia masih berpikir dengan perasaan tak mengerti. persoalan hari ini . mari kita bertemu dihalaman belakang saja.com/ Kakek berbaju biru itu swgera tertawa panjang: “Orang she Siang. pada mulanya dia mengira kakek itu satu komplotan dengan setan muka hijau Siang Tham. namun setiap patah kata dapat kedengaran sekali. sekalipun Suma Thian yu sudah memeras otaknya habis-habisan. kakek berbaju biru itu telah berkata: “Siang Tham. Walaupun demikian. dia tak menjadi gusar.

Setan muka hijau Siang tham segera tertwa tergelak: “Haah.haah. tampaknya putri kakek inipun seorang pendekar perempuan..com/ akan kubikin selesai sampai disini saja. kakek berbaju biru itu tertawa tergelak karena gusar.. kau tak usah berlagak besar dengan menggandalkan pengaruh putrimu untuk menggertak aku. pikirnya: “Siapakah putri si kakek ini? mengapa dia bisa ditakuti oleh penjahat-penjahat keji macam Siang tham? kalau didengar dari nada pembicaraan setan muka hijau..orang she Chin. Ternyata dihalaman belakang sana terdapat sebuah tanah lapang untuk berlatih silat yang luasnya mencapai dua puluh kaki.!” Sehabis mendengar perkataan setan muka hijau Siang tham yang sama sekali tidak memberi muka kepada orang itu... mengapa Siang tham bersikap begitu menghormat terhadap kakek itu?” Sambil berpikir Suma thian yu beranjak dan melangkah kehalaman belakang rumah makan Kun eng lo tersebut. . suara tertawanya keras dan meyeramkan membikin orang lain bergidik. kau harus membayar semua kerugian yang kuderita!” Suara pembicaraan kakek berbaju biru itu masih tetap diutarakan dengan suara rendah.haah. dia ikut pula dibelakangnya. ayoh berangkat. kau boleh memimpin jalan buat kami.. Mendengar ucapan tersebut. untuk menghadapi kau. seolah-olah sesuatu kekuatan yang membuat setiap orang tak sanggup melawan. toaya pun tak akan bersikap demikian sungkan kepadamu apabila tidak memandang diatas wajah putrimu. toaya tak usah turun tangan sendiri. Jika tidak. tanpa banyak berbicara lagi dia segera membalikkan badan dan berlalu sari situ.Tiraikasih Website http://kangzusi. sementara segenap anak buahnya turut beranjak kebelakang setelah rombongan itu lewat semua. kalau tidak.. Setan muka hijauSiang tham tak ketinggalan. namun setiap patah katanya membawa kewibawaan yang mengerikan...

. "Sudah pasti orang ini merupakan seorang yang gemar berteman orang persilatan.. si kakek sedang berkata sambil tertawa: “Siang Tham.. si Setan muka hijau dengan diiringi lima orang lelaki kekar berdiri disisi kanan arena. golok bergerigi. tombak ular. Diam-diam Suma thian yu menghela naps panjang setelah menyaksikan kesemuanya itu. sedangkan kakek berbaju biru itu berdiri seorang diri dihadapannya. tombak lengkung.. kalau tidak. golok besar. dia segera berseru: “Toaya tak akan sungkan-sungkan lagi” . suasana dalam arena sudah menjadi tegang. Pada rak nomor tiga tersedia jenis toya. tapi jenisnya teratur rapi sekali.” sahut sisetan muka hijau dengan wajah bengis.. Diatas rak nomor dua terletak jenis golok diantaranya terdapat jenis golok bulat sabit. diatas rak senjata sudah tersedia berbagai macam senjata. Pada jenis yang terdepan terdapat tombak panjang. mustahil dengan kemampuan seorang. kakek berbaju biru itu segera tertawa nyaring: “Hahahahahaha. terserah kau ingin memilih yang mana saja!” “Toaya ingin mencoba kelihayanmu dalam permainan ilmu telapak tangan.Tiraikasih Website http://kangzusi. jenis pedang serta berbagai macam jenis senjata lain yang aneh-aneh bentuknya.com/ Empat penjuru tanah lapang tersedia sederat rak senjata yang diatasnya terletak pelbagai macam senjata berbentuk aneh. tombak api.dapat merasakan sampai dimanakah kelihayan Hu si im hong ciang yang pernah menggetarkan dunia Liok lim. hal ini merupakan keinginan lohu dalam hidup ku ini. silahkan saja melancarkan serangan" "Sekilas perasaan bangga sempat menghiasi wajah si setan muka hijau siang tham. Siang tayhiap. kemudian jenis panah. dia bisa mengumpulkan senjata begini banyak. Waktu itu. Sebentar aku harus memperhatikan gerakan tubuhnya agar kesempatan baik ini jangan sampai kulewatkan dengan begitu saja" Dalam pada itu..

. lalu lengannya yang sudah terlanjur disodok keluar menyelinap secepat kilat dengan suatu gerakan yang luar biasa. “Serangan bagus!" Setan muka hijau Siang Tham berseru keras. secepat kilat dia membabat tubuh kakek berbaju biru itu. Bagaikan sebatang pohon liu yang lemas. dia segera menjerit kaget. Suma Thian yu yang menonton jalannya pertarungan dari sisi arena dan menyaksikan jalannya gerakan tubuh dan jurus pukulan dari kakek berbaju biru itu.buru dia membentak keras. sedemikian cepatnya sehingga sukar dibayangkan dengan kata-kata. kakek berbaju biru itu tak berani berayal. tubuhnya bergoyang sedikit saja ke samping lalu melompat mundur dua langkah. buru-buru ia menangkis dengan tangan kirinya. gerakan tubuhnya tiba-tiba berubah. kemudian tubuhnya berputar setengah lingkaran. Dua gerakan tersebut dipergunakan hampir bersamaan waktunya. Mendapat ancaman semacam itu. hingga sekilas pandangan seakan-akan berasal dari satu jurus saja. Ketika sampai di tengah jalan. diamenyerang kakek yang berbaju biru itu. namun bisa sampai disasaran-nya pada waktu yang hampir bersamaan. sementara tangan kanannya langsung menghantam ke perut lawan dengan jurus Sin liong ji hay atau Naga sakti masuk ke laut. tidak tampak bagaimana dia turun tangan. segenap tenaganya disalur ke tangan. Ternyata kakek yang berbaju biru itu cukup tahu keadaan. buru. Serangan mana meski di lancarkan dengan dua kekuatan yang berbeda dan waktu yang berbeda pula. dia lepaskan sebuah cengkeraman maut ketubuh kakek berbaju biru itu. kemudian dengan jurus To thian hoan jit atau mencuri langit berganti hari.com/ Selesai berkata.Tiraikasih Website http://kangzusi. dengan mengembangkan ilmu pukulan yang maha dahsyat dia melepaskan serangkaian pukulan secara gencar. dengan jurus kim pa liok jiau (macan kumbang emas mementang cakar). dia agak berhenti sejenak.

.?” Apa yang diduga Sama Thian yu memang benar. dalam keadaan demikian terpaksa Chin Leng hui melepaskan niatnya untuk mengasingkan diri. dia pernah menggetarkan sungai utara maupun selatan daratan Tionggoan. sejak empat puluh tahun berselang dia sudah termashur dalam dunia persilatan sebagai Bu tong tay hiap Chin Lenghui.. Dulu." Tetapi sampai ditengah jalan. Dihari-hari biasa. sebagai ibu yang baik dan sebagai guru yang disiplin. Siapa tahu.Tiraikasih Website http://kangzusi. pada usia empat belas tahun putri kesayangannya telah hilang lenyap tak berbekas. Itulah sebabnya orang lantas menyebutnya Tay hoa kitsu (pertapa dari bukit Tay hoa san).. pikirnya kemudian: “Kenapa dia mempergunakan ilmu pukulan Bu tong pau? Mungkinkah kakek mempunyai hubungan yang erat dengan pihak bu tong pay.. Chin Leng hui hanya mempunyai seorang putri. banyak manusia yang menjadi keder dan ketakutan hanya mendengar namanya saja. dia membawa tugas rangkap. setelah . dia muncul kembali dalam dunia persilatan untuk mencari putri kesayangannya. dengan mengandaikan serangkaian ilmu pedang Bu tong kiam hoat dan dua belah bilah pisau terbang.. seruan mana segera ditarik kembali cepat-cepat. dia hendak mendidik putrinya Chin lan eng menjadi seorang pendekar perempuan yang perkasa dan disegani banyak orang. dalam kecewanya dia lantas mengundurkan diri dari keramaian dunia persilatan dan hidup mengasingkan diri dibukit Tay-hoa san.com/ “Aaah. kakek berbaju biru ini memang merupakan jagoan lihay dari Bu tong pay. sehari-hari kerjanya hanya mendidk dan memelihara putrinyasehingga menanjak dewasa.. istrinya sendiri berpulang ke dalam baka setelah melahirkan putrinya.. dengan hati berdebar keras. Tampak kematian istrinya itu merupakan pukulan batin yang sangat berat bagi pendekat tersebut.

Chin Leng hui lantas membuka rumah makan Kun eng lo disitu. akhirnya Chin leng hui berhasil juga menemukan putrinya. Tapi. delapan tahun sudah lewat. bila di kala senggang diapun melatih ilmu tenaga dalam dan tenaga luarnya secara tekun. tapi waktu itu purtinya sudah bukan menjadi miliknya lagi. bila bersua dengan putrinya... karena putrinya telah menjadi istri Bi kun lun (Kun lun indah) Siau Wi goan. Kadangkala dia berpesan kepada sobat lamanya. dia mendapat tahu kalau putrinya adalah seorang perempuan siluman yang selalu cabul. juga kejam. Sungguh tidak beruntung. diapun berharap bisa bertemu lagi dengan putrinya.. mencaci makinya habis-habisan. Namun sejak dia mendirikan rumah makan Kun eng lo hingga kini. dia pasti akan memaafkannya bila mulai pada saat itu ia bisa bertobat dan mau kembali kejalan yang benar. memutuskan hubungan kekeluargaan. beberapa kali dia berniat membuyarkan usahanya itu dan hidup mengasingkan diri di tempat terpencil untuk menghindarkan diri dari segala kenyataan yang pahit itu.. mereka diminta untuk menasehati putrinya itu agar pulang kerumah.com/ bersusah payah mencari kian kemari. padahal dia sangat berharap bisa bersua muka dengan putrinya itu. Perasaan orang tua itu pada anaknya memang mulia. bagaimanapun kesalahan yang dilakukan putrinya. tapi putrinya Chin Lan eng tak pernah pulang kerumah walau hanya sekalipun.Tiraikasih Website http://kangzusi. di samping secara diam-diam menyelidiki tingkah laku puterinya Chin Lan eng. kemudian ia baru dapat mengasingkan diri dengan tenang. Dalam sedihnya. Kenyataan itu hampir saja membuat Chin Leng bui mati karena kegusaran. jalang. dari mulut banyak sahabat serta jago jago persilatan yang sering kali melewati tempat itu. .

dengan akalnya yang licik Siang Tham bermaksud hendak meraih keuntungan dari tindakannya itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. Itulah sebabnya Setan muka hijau Siang Tham tak berani menantangnya untuk bertarung deagan ilmu pedang. sudah pasti rumah makan Kun eng lo tak bakal akan melewati kehidupan yang lebih tenang lagi. lagi sebagai Bu tong tay hiap yang selalu menjunjung tinggi keadilan dan kebenaran. Tapi. baginya tindakan tersebut boleh di bilang merupakan suatu kerugian yang besar sekali. orang persilatan mengutamakan kebenaran dan keadilan. Tay hoa kit cu Chin leng hui melanjutkan hidupnya sampai delapan tahaun lebih. sekalipun tindakan mana akan menimbulkan bencana besar. Hari ini. Sebagai pemilik rumah makan yang bijaksana. terhitung pula sebagai keponakan murid Put Gho cu. siapa sangka sebelum niatnya terkabul. sebaliknya menantangnya beradu tanpan kosong. Tay hoa Kitsu Chin Leng hui merupakan adik perguruan dari Hiang ciang totiang Bu tong pay saat ini. . Maka dia segera menampilkan diri untuk menghadapi anak murid gembong iblis nomor wahid dikolong langit itu.com/ Dalam suasana yang serba salah dan serba bertentangan batin inilah. guru Siang Tham. Siang tham sudah melakukan perbuatan terkutuk dan memalukan lebih dulu dalam rumah makannya. Sebab seandainya berita ini sampai terdengar oleh Hoat si si (mayat hidup) Ciu Jit hwee. hal tersebut tak pernah akan dipikirkan olehnya. secara tiba-tiba setan muka hijau Siang tham muncul dirumah makannya. dia merupakan seorang jagoan pedang yang terhitung paling menonjol dalam perguruannya. tentu saja ia tak dapat berpeluk tangan belaka menbiarkan kaum durjana berbuat sewenang-wenang dalam rumah makanannya. sebetulnya dia ingin menitip pesan kepada Siang tham untuk putrinya.

maka angin pukulan yang terpancar keluar semestinya dingin menggidikkan hati. tak bisa disangkal itulah pertanda dari keberhasilan kakek berbaju biru itu menyarangkan .haah.. sejak dia mengetahui kalau ilmu silat yang digunakan kakek berbaju biru adalah ilmu pukulan Bu tong pay.. “Haaah. nampak kakek berbaju biru itu dengan wajah tidak berubah dan napas tidak tersengal telah keluar arena dengan senyum dikulum. asal tersentuh oleh angin dinginnya itu. maaf Siang tayhiap.. Kalau tidak. dia berdiri kaku seperti orang bodoh.. Di atas pakaian yang dikenanakan kini sudah muncul dua lobang sebesar jari tangan. rasa kagum dan hormatnya terhadap kakek ini makin bertambah. apalagi menyalurkan bawa dinginnya ke ujung tangan.. tentu saja dapat menyaksikan kejadian tersebut dengan jelas... Suma Thian yu sebagai seorang jagoan lihay. seharusnya setelah ilmu pukulan angin dingin bangkai membusuknya digunakan. ilmu Hu si im hiong ciang untuk menghadapi ilmu pukulan Bu tong pay yang termashur karena keganasan-nya.. namun saat ini dia tak sampai mengerahkan tenaga dalamnya.. meski tubuh yang terdiri dari baja pun akan membusuk juga. apalagi tubuh yang terdiri dan darah daging? Tuy hoa Kitsu sendiri pun tidak menggunakan segenap kekuatan yang dimilikinya.haahh. maaf” Ketika Suma thian yu mengalihkan sorot matanya ketengah arena. Sebaiknya paras muka setan muka hijau Siang tham berubah pucat pias.com/ Tenaga dalam yang dimiliki kedua orang itu tak selisih banyak.. tidak heran kalau pertarungan pun bisa berlangsung dengan keadaan seimbang dan seru sekali. dia tetap menggunakan tenaga sebesar berapa bagian saja untuk menghadapi musuhnya. Berbicara tentang setan muka hijau Siang Tham.Tiraikasih Website http://kangzusi. Mendadak terdengar suara tertawa dari tengah arena. Sekarang Setan muka hijau Siang Tham telah mengeluarkan ilmu silat andalannya.

. Oleh sebab itu aku berharap Chin tayhiap sudi memandang diatas wajah guruku untuk memenuhi keinginan hati ku ini” Dari ucapan lawan yang sama sekali tak mau menyudahi persoalan tersebut sampai di situ saja...heeeh. tentu saja aku tidak bisa menampik keinginanmu itu. lohu sudah pasti menderita kalah” Setan muka hijau Siang Tham kembali tertawa seram... dia berseru sambil tertawa seram: “Orang she Chin.hhaaah. jikalau kau memang menghendaki demikian... terasa berat hatiku untuk berlalu dengan begitu saja. hal tersebut menunjukkan kalau hatimu tidak begitu jahat. tapi sebelum aku merasakannya. bila ada yang baik pasti akan kukejar terus hingga dapat. "Siang tayhiap buat apa pertarungan kita mesti diakhiri dengan jatuhnya korban? Dilihat dari sikapmu yang tidak mengeluarkan ilmu angin dingin bangkai busuk. dia segera tertawa terbahak bahak.. Tay hoa Kitsu Chin Leng hui tahu kalau musuhnya berniat untuk mencari garagara lebih jauh. lalu dengan sepasang mata merah membara dan gigi saling gemerutukan. lohu tahu bila pertarungan ini dilangsungkan lebih jauh. coba kalau ia tak berbelas kasihan. terima kasih atas pengampunanmu itu.. "Haaah.toaya memang mempunyai watak yang selalu sangat aneh. suatu ketika aku orang she Siang pasti akan datang lagi untuk menantangmu bertarung lima puluh gebrakan” Tay hoa kitsu Chin Leng hui tersenyum ramah. mungkin jiwanya sudah direnggut sedari tadi. "Heeeh.com/ serangannya.heeeh. kebaikan budimu akan selalu ku ingat dalam hati... misalkan saja aku sudah tahu kalau ilmu Tay cing to liong ciang milik Chin tayhiap telah menggetarkan seluruh kolong langit. terpaksa lohu akan mampertatuhkan selembar jiwaku untuk memenuhi keinginan Siang tayhiap” . Siang tham menundukkan kepalanya memandang sekejap keatas lubang diatas pakaiannya..Tiraikasih Website http://kangzusi.

mendadak ia menerjang kemuka sambil membentak nyaring: "Rasakan pukulanku ini!” Tangannya segera diayunkan kemuka. Dimana angin dingin menyambar. kemudian sahut nya dengan amat hormat: "Aku akan menurut” Tay hoa Kitsu Chin Leng hui tersenyum dan manggutmanggut. dengan penuh rasa terima kasih Suma Thian yu memandang sekejap kearah Tay hoa Kitsu. harap kaupun mengundurkan diri tepi arena. desingan angin tajam segera menderu-deru di angkasa. siapapun dilarang memasuki arena ini". ilmu pukulan bawa dingin mayat membusuk merupakan pukulan yang amat beracun. setelah menghimpun tenaganya. dia lantas berjalan kedalam arena dan berhenti enam kaki didepan setan muka hijau Siang Tham. tiada tumbuhan yang bisa hidup dan tiada makhluk yang dapat bernyawa.com/ Selapis hawa licik dan keji segera menghiasi wajah setan muka hijau Siang tham. serunya sambil tertawa dingin: “Aku orang she Siang mengucapkan banyak terima kasih kepadamu” Dia lantas menitahkan kepada anak buahnya agar mengundurkan diri dari situ. sambil tersenyum dia berkata lembut: "Silahkan!" Siang Tham melirik sekejap kearah Chin Leng hui dengan senyum angkuh menghiasi bibirnya.Tiraikasih Website http://kangzusi. aku harap sobat cilik bisa bertindak lebih berhati-hati lagi Mendengar pertanyaan itu. Sementrara itu Tay hoa Kitsu Chin Leng hui telah melangkah masuk pula kedalam arena. sebelum mendapat perintahku. daerah seluas dua kaki disekitar arena dengan cepat diliputi hawa dingin yang . sewaktu dilihatnya Suma Thian yu masih berdiri didalam arena. “Kalian segera mundur keluar arena. sambil tersenyum ujarnya: "Sobat cilik.

begitu dirasakan datangnya serangan hawa dingin musuh. cepat dia mendorong telapak tangan-nya kemuka seperti jurus Soat hong wu sou (salju melapis kabut menggulung). hawa panas dan hawa dingin itu segera menimbulkan putaran angin puyuh yang memancar keempat penjuru. Setan muka hijau yang menyaksikan kejadian tersebut.com/ menggidikkan. Ketika dua gulungan tenaga yang berlawanan jenis itu saling membentur diangkasa. “Blaaamm. . dia lepaskan serangkaian serangan berantai untuk meneter Chin leng hui habis-habisan. dua orang yang berada diarena itu masih tetap berdiri tegak sekokoh batu karang... menggunakan tenaga sebesar enam bagian dia sambar datangnya ancaman tersebut dengan keras lawan keras. mendadak tubuhnya bergerak lagi. Para penonton yang berada ditepi arena dan kebetulan tersambar sisa angin itu segera merasakan tubuhnya menjadi sakit dan pakaiannya berkibar kencang. Tay hoa Kitsu merupakan pendekar besar yang amat menonjol dalam perguruan Bu tong pay. segera mendengus dingin. Tay hoa Kitsu Chin Leng hui tak berani berayal. membuat orang merasa sesak napas dan tak tahan. sungguh mengerikan sekali keadaannya. dengan mengembangkan ilmu pukulan hawa dingin mayat hidup. cedera sedikitpun tidak. Akan tetapi.Tiraikasih Website http://kangzusi.!" suatu ledakan keras yang memekakkan telinga segera berkumandang memecahkan keheningan. buru-buru ia mengembangkan ilmu pukulan Tay cing to liong pat si ciptaan Put Gho cu untuk menyambut datangnya ancaman tersebut. Bu siang sinkang miliknya juga telah mencapai kesempurnaan.. Angin tajam menderu-deru mengikuti setiap gerakan dan setiap jurus yang dipancarkan hawa dingin seperti musim salju yang mencekam menderu-deru diudara dengan membawa desingan angin yang memekikkan telinga.

Sekarang Chin Leng hui telah mengeluarkan kepandaian tersebut. Suma Thian yn yang menyaksikan pertarungan itu ikut pula merasakan pandangan matanya jadi kabur. keadaan masih tetap berimbang dan kekuatan mereka tak ada yang lebih unggul daripada musuhnya. menghantam. membacok mengembangkan seluruh jurusjurus ampuhnya.com/ Suma Thian yu yang menyaksikan Chin leng hui mulai memper-gunakan ilmu pukulan cing to liong ciang untuk menghadapi musuh nya. sampai kini belum pernah dia saksikan orang lain menggunakan ilmu pukulan semacam itu untuk menyerang musuh yang tangguh. Sambil menonton jalannya pertempuran. Dengan terkejut Suma Thian yu menghentikan gerakan tangannya dan berpaling. dia bergerak secepat kelinci. Suma Thian yu mulai mencocokan dengan berhati-hati semua jurus yang digunakan kakek itu dengan apa yang telah dipelajarinya. Mendadak terdengar suara pekikan nyaring dari tengah arena pertarangan. Sebagaimana diketahui. Sekalipun Tay cing to liong pat si cuma terdiri dari delapan gerakan. mencengkeram. Tampak Leng hui dengan gerakan menotok. semenjak ia mempelajari ilmu sakti tersebut. sehingga sejak dimulai sampai kini seakan-akan dia tak pernah mempergunakan jurus yang sama. tiga puluh gebrakan kemudian. Begitulah. tanpa terasa dia ikut menggerak-gerakan tangannya pula dari sisi arena. kini pukulan hawa . mereka berdua saling menyerang dengan amat gencarnta.Tiraikasih Website http://kangzusi. semua inti sari dari Tay Cing to liong pat si dipergunakan secara beruntun. namun kedelapan gerakan tersebut justru digunakan secara beruntun tiada hentinya. hal ini justru memberi kesempatan kepada Suma Thian yu untuk mencoba kemampuan sendiri. dia segera menaruh perhatian lebih besar. bertahan sekokoh batu karang. ternyata Setan muka hijau Siang Tham sudah dibikin berkobar amarahnya.

apalagi sejak pertarungan berlangsung. kemudian serunya sambil tertawa seram: Jilid : 15 "Jurus pertama!" Walaupun Tay hoa Kitsu Chin Leng-hui memiliki ilmu silat yang amat lihay. mukanya menyeringai amat seram. ia sudah menderita kerugian yang amat besar dalam tenaga dalamnya.? Hmm. sikapnya amat sombong. selewat nya tiga gebrakan lagi. terus terang kuberitahukan kepadamu.com/ dingin bangkai busuknya telah dikerahkan hingga mencapai delapan bagian. Ternyata Chin Leng hui sudah kena terkurung dibawah serangan musuh yang menderu-deru seperti angin puyuh. Dengan demikian. Begitu berhasil dengan serangan balasannya. namun sulit juga baginya untuk menghadapi serangan angin dingin yang menusuk tulang itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. sekarang kau dapat merasakan kelihayan toayamu bukan. setelah melepaskan serangkaian serangan lagi.. dengan perasaan kuatir dia maju beberapa langkah.. . Bahkan sampai akhirnya. posisinya kini diantara mati dan hidup. bahkan posisinya kian lama kian bertambah lemah. dia mulai menyindir dengan sinis: “Orang she Chin. serangan demi serangan yang dilancarkan Tay hoa kitsu Chin leng hui seolah-olah tersumbat. Suma Thian yu amat terkesiap setelah menyaksikan kejadian itu. dengan jurus Po hong cuan tin (angin puyuh menggulung pohon) dia lepaskan sebuah pukulan ke muka.. dia cuma bisa menangkis belaka tanpa sanggup melancarkan serangan balasan. Setan muka hijau Siang Tham segera tertawa seram. jika kau belum mau menyerah maka toaya akan suruh kau mampus diatas genangan darah!" Seusai berkata.

si Setan muka hijau Siang Tham sudah membentak lagi: "Jurus kedua!” Baru saja seruan itu bergema. tanpa terasa sambil menarik napas dingin dia memejamkan mata siap menerima kematian. tak sempat berpikir panjang lagi dia membalikkan badan sambil memutar kepalan. segulung angin puyuh seperti sebuah jaring yang terpentang lebar langsung mengurung ke atas batok kepalanya. meski menyaksikan datangnya ancaman yang hebat. ternyata angin pukulan musuh yang menyergap tiba menyambar dari samping. Untung disaat yang paling kritis. Waktu itu. sama sekali tidak menyebabkan cedera. baru saja dia menggerakan bahunya. begitu serangan tersebut dilancarkan. ditengah udara telah bergema lagi suara deruan tajam yang memekikkan telinga. Suma Thian yu telah membentak keras: "Kan kun to coan (memutar balik jagad)!” Mendengor itu Tay hoa kitsu tertegun. dia tak mampu berbuat apa-apa lagi. Siapa tahu. Chin Leng hui sudah kehabisan tenaga dan lelah sekali. Kui seng ti to (bintang kejora menendang bintang)!" . sewaktu mendongakkan kepalanya. ditengah jaian ia merubah gerakannya menjadi jurus Kan kun to coan Kalau dibicarakan memang aneh sekali.com/ Tak heran kalau ia menjadi terperanjat setelah merasakan datangnya angin dingin yang dilepaskan musuh. mendadak Suma Thian yu berteriak lagi: "Sian hong sau soat (angin puyuh menyapu salju).Tiraikasih Website http://kangzusi. Chin Leng-hui terkesiap. cepat-cepat dia menghimpun segenap tenaga dalamnya siap sedia melakukan serangan nekad untuk beradu jiwa. Sementara Chin Leng hui masih terkejut bercampur keheranan.

Sambil bergendong tangan dan tertawa. benar-benar hebat sekali. kau berani mengacau pertarungan kami. dia baru terperanjat dan buru-buru membalikkan tubuhnya untuk menghindarkan diri. Msmpipun si setan muka hijau Siang Thau-'Bk menyangka kalau beberapa patah kata oari uma Thiin yu itu dapat merubah Chin Lerg hui yarj berada diposisi kalah menjadi menang. seakan-akan dua ge rakan digunakan bersama-sama. tanpa berpikir panjang dia segera turun tangan melakukan apa yang didengarnya itu. serunya: "Bocah keparat. persis berada diantara Chin Leng hui dan Siang Tham berdua. dia segera mempergunakannya dengan lancar. apakah tanggung jawab ini hendak kau pikul seorang diri?" . tapi diluarnya dia tetap mempertahankan wajahnya yang menyeringai seram. Untuk diceritakan kembali memang sangat panjang. tidak terlalu kemuka tidak pula terlalu kebelakang. dan dengan begitu diberi petunjuk. Seteleh menyadari kalau ujung kaki musuh telah berada didepan tenggorokannya. Mula-mula dia menggunakan jurus Sian hong sau soat untuk menampik lenyap hawa dingin musuh yang menyambar datang dari atas. pemuda itu lantas berseru: "Kalian berdua memang seimbang dan sebanding.com/ Kasihan Chin Leng hui. Sementara itu Setan muka hijau Siang Tham agak gelisah juga melihat Suma Thian yu tampilkan diri. Apa lagi Tay hoa kitsu sudah puluhan tahun lamanya mendalami ilmu Tay cing to liong ciang.Tiraikasih Website http://kangzusi. menyusul kemudian tangan dan kakinya digunakan bersama menggunakan jurus Kai seng ti to untuk menyerang Si Setan muka hijau. sungguh hebat pertarungan kalian. tapi keadaan pada waktu itu berlangsung dalam sekejap mata. dia berubah seperti seorang boneka saja. Pada saat yang bersamaan pula. Suma Thian yu melompat masuk pula ketengah arena.

. jika kau ingin memperlihatkan kekuatanmu. ia tak ingin menerima tantangan dari seseorang yang berkepandaian silat jauh lebih tinggi darinya. Suma Thian yu sama sekali tidak menghalangi kepergian mereka.. dengan cepat dia teringat pula akan satu hal. Kontan saja dia tertawa dingin. Setan muka hijau yang berpengalaman tentu saja dapat mendengarnya. apakah dia bisa kabur ke langit? Tapi setelah kepergian Setan muka hijau. apalagi toaya masih ada urusan lain..haaahh pertarungan ini bisa berkobar gara-gara urusan kita berdua. Tapi dia memang seorang manusia yang licik dan banyak tipu muslihatnya. tak bakal sauyamu akan berkerut kening atau bersikap sungkan kepadamu!” Dengan ucapan mana.. Wahai orang she Siang. diam-diam pikirnya kemudian dengan wajah tertegun. bagaimanapun jua orang itu adalah tuan rumah yang memperingatkan kita.. perlihatkan saja kepada sauya. dia lantas memberi tanda kepada anak buahnya dan buru-buru melarikan diri. "Mengapa Siang Tam menjanjikan pertemuan ditelaga Tong ting oh setengah bulan kemudian? Padahal. waktu itu adalah saat janjiku dengan dua bersaudara Thia.haaaah. tentu saja tak bisa dikatakan dendam atau sakit hati. serunya: "Saat sekarang bukan saat yang tepat untuk bertarung. apalagi musuh sudah berjanji akan bertemu lagi ditelaga Tong ting oh setengah bulan lagi. dia merasa sepantasnya untuk mengalah sedikit kepada pihak yang lebih lemah. sudah jelas anak tersebut sedang menantang untuk bertarung. sebagai orang yang cerdas.Tiraikasih Website http://kangzusi.. masa si setan muka hijau sudah tahu kalau aku hendak pergi kemana sekarang?" .com/ Suma Thian yu segera tertawa terbahak–bahak: "Haaaaah. kita bersua lagi setengah bulan kemudian di telaga Tong ting oh!" Selesi berkata. sudah sepantasnya kalau persoalan inipun diselesaikan juga oleh kita berdua.

lalu bertanya denpan nada tercangang: "Maaf bila lohu akan mengajukan suatu pertanyaan yang tak layak kepadamu. dia merasa terperanjat sekali." “Suheng!" ketika dua patah kata itu meluncur masuk ke dalam telinga Chin Leng hui. bahkan semenjak empat puluh tahun berselang sudah lenyap dari dunia persilatan bagaimana caranya sehingga siauhiap bisa berkenalan dengannya?” Suma Thian yu tertawa. dengan wajah berubah dia mengawasi Suma Thian yu beberapa kejap. terimalah salam hormat dari lohu” Ucapan mana telah memotong lamunan Suma thian yu. rupanya begitu. bisa membuat siaute merasa malu. banyak terima kasih untuk petunjukanmu.. kemudian sambil menggoyangkan tangannya berulang kali dia berseru: "Suheng. “Dia orang tua adalah guruku" "Aaah. tolong tanya apa sebutan suheng terhadap Put Gho cu?” “Dia adalah susiokku.com/ Sementara dia masih melamun. dengan wajah terperanjat dan keheranan ditatapnya pemuda itu lekat-lekat." Chin Leng hui segera berseru tertahan.Tiraikasih Website http://kangzusi. Sambil menjerit kaget Suma Thian yu menyingkir ke samping. apa maksud siauhiap menanyakan persoalan ini.. mendadak dari belakang tubuhnya berkumandang suara dari Chin Leng Hui.?” sahut Chin Leng hui. kebetulan waktu itu Chin Leng hui sedang menjura dalam-dalam. cepat dia berpaling kebelakang. tidak heran kalau siauhiap bisa menyebutkan jurusjurus ampuh dari Tay cing to liong ciang.. kemudian tanyanya: "Mungkinkah Siauhiap telah salah melihat orang?" Sauma Thian yu tersenyum. jangan bersikap demikian. selama ini suisiok tak pernah menerima murid." Sesudah berhenti sejenak. . "Tak heran kalau suheng tak tahu. "Sauhiap..

Tay hoa Kitsu merasa sedikit agak lambat daripada Suma Thian yu. kemudian sambii menggenggam tangan Suma Thian yu kuat kuat dan berseru hangat: “Hiante. ia orang tua masih hidup di dunia ini.com/ “Pertanyaan suheng memang benar. bagaikan segulung hembusan angin tubuhnya meluncur keluar jendela." Secara ringkas dia lantas menceritakan kisahnya sewaktu bertemu dengan Put Gho cu dan bagaimana diangkat menjadi murid. kemudian memerintahkan orang menghidangkan sayur. Suma Thian yu segera berseru dengan keheranan: . Berdua berbincang dengan amat cocok. mereka berdua segera merasakan kecocokan satu dengan lainnya. Selesai mendengar penuturan tersebut. bahkan sama cepatnya dengan daya luncur sumpit itu. namun diapun tidak tinggal diam. Sumpit itu meluncur ke udara dengan kecepatan tinggi dan langsung menembusi jendela. kendati pun usianya terpaut jauh namun mereka merasa soal umur bukan suatu halangan. Tay hoa Kitsu tertawa panjang. Tay hoa Kitsu mempersilahkan Suma Thian yu mengunjungi kamar bacanya. Tapi setibanya diluar situ. tolong tanya siapa nama hiante?" Suma Thian yu segera menyebutkan nama nya. benar-benar suatu pertemuan yang sangat menggembirakan kedua belah pihak. "Bajingan laknat. Suma Thian yu tidak tinggal diam. Sementara mereka berdua sedang terbincang-bincang.Tiraikasih Website http://kangzusi. dia segera menyambar sebatang sumpit dan langsung diayunkan ke atas. maafkan suheng yang berpandang cupat. harap kau jangan mentertawakan kebodohanku ini. sedangkan Chin Leng hui juga memperkenalkan diri. mendadak dari luar jendela berkumandang yang amat lirih. dia turut melejit pula dengan kecepatan tinesi. pertama-tama Suma Thian yu yang merasakan hal tersebut paling dulu. turun kau!" bentaknya keras-keras.

"mungkinkah Siang tham si keparat itu masih belum puas dan dia balik lagi kemari?” Dengan cepat Suma Thian yu menggeleng. padahal dia sama sekali tidak mendengar apa-apa.com/ "Aneh. tapi berhubung Suma Thian yu adalah seorang yang berjiwa lurus. atas dasar apa ia berkata demikian? Suma Thian yu mencoba untuk memeriksa sekejap sekeliling tempat itu. Coba kalau berganti orang lain. sembari menuding ke tiang dalam ruangan. jelas dia bukan berbohong tapi jejak musuh tak nampak. ilmu silatnya tinggi dan tidak mirip manusia yang suka mengunggulkan diri maka peristiwa mana tak sampai menimbulkan kecurigaan Chin Leng hui. “Ilmu meringankan tubuh yang di miliki oirang itu tidak sedemikian hebatnya. tiba-tiba Suma Thian yu menjerit kaget lagi.Tiraikasih Website http://kangzusi. tentu saja sulit baginya untuk turut mengemukakan pendapat. Sekembalinya dalam ruangan dan baru saja akan duduk. sudah pasti gembong iblis yang lebih lihay darinya yang telah datang berkunjung" Ketika Tay hoa Kitsu Chin Leng hui mendengar ucapan tersebut. lebih baik kita kembali kekamar saja!" Mereka berdua melayang masuk lagi kedalam kamar baca lewat jendela. serunya tertahan: "Suheng. benda apakah itu?” . mengapa tak nampak sesosok bayangan manusiapun? jangan-jangan aku telah salah dengar?” Chin Leng hui hanya membungkam dalam seribu bahasa. namun tak nampak hasilnya. sambil menggeleng katanya kemudian: “Mungkin ada orang yang kebetulan melewati tempat ini. diam-diam ia menarik nafas dingin. kalau dilihat dari mimik wajah Suma Thian yu. dia pasti akan mengajukan setumpuk pertanyaan. sudah jelas kudengar orang berjalan malam sedang lewat diatas atap rumah. "Hiante!” ujarnya kemudian. coba lihat. meskipun Chin Leng hui merasakan hati tersebut penuh tanda tanya.

Suma Thian yu yang menyaksikan kejadian itu turut merasa tertegun." ooOoo 00o00 TERNYATA diatas tiang ruangan tertancap sebatang peluru perak. sambil memandang kedepan dengan termangu. Chin Leng hui berpaling.. pada ujung senjata peluru itu terikat pita berwarna merah dan biru. paras mukanya berubah untuk sesaat dia hanya memandang benda itu dengan termangu.com/ Mengikui arah yang ditunjuk. Tingkah laku Chin Leng hui yang sangat aneh itu mengandung rasa tercengang bagi Suma Thian yu.Tiraikasih Website http://kangzusi. kemudian setelah melepaskan kertas itu dari ujung peluru perak dia serahkan kertas tadi ke tangan Chin Leng hui. sementara tangannya yang menggenggam kertas itupun gemetar tiada hentinya. perempuan terkutuk!” Dengan gemas dia meremas kertas itu kemudian dibuang ke atas tanah. tapi diapun segera menjerit kaget: "Aaaah. jantungnya terasa berdebar keras. seakan akan lupa untuk mengambilnya. Tay hoa Kitsu hanya menyambut surat itu tanpa mencoba untuk memeriksanya. oleh pemuda itu dipungutnya surat mana ialu dibaca isinya: "Ayah.. air matanya jatuh bercucuran membasahi wajahnya. air mata justru meleleh membasahi wajahnya. sedang diujungnya menancap selembar kertas. . setelah menghembuskan napas panjang. mendadak terdengar kakek itu mencaci maki dengan gusar: “Perempuan rendah. Akhirnya dia membuka kertas itu dan membaca isinya. Kasihan Tay hoa Kitsu. Sewaktu Tay hoa kitsu Chin Leng hui menjumpai senjata peluru perak itu. dia baru membuka kertas tersebut untuk diperiksa isinya. persis didepan kaki Suma Thian yu. buru-buru dia melompat ke depan dan mencabutnya keluar. tiada hentinya dia awasi perutahan mimik wajahnya itu.

Tertanda: Lan-eng" Selagi membaca surat itu. pergi meninggalkan tempat ini!” . suara tersebut kian lama kian bertambah jauh meninggalkan tempat itu. selama aku suma Thian yu masih hidup didunia ini. bagaimana mungkim aku bisa menghiburarwah paman Wan dialam baka!” Mendadak terasa desingan angin berkumandang dari belakang. segala perbuatanku adalah tanggung jawabku sendiri. sama sekali tak ada sangkut pautnya dengan mu. Siang Tham pergi dengan membawa dendam. lebih baik pindah saja untuk menyelamatkan diri. dendam sudah berada di ambang pintu. tiba-tiba dari atap rumah berkumandang suara tertawa licik yang amat sinis.Tiraikasih Website http://kangzusi. Ketika Suma Thian yu memburu keluar. ia pasti akan mengundang gurunya untuk menuntut balas.com/ Mulai detik ini. hubungan kita sebagai anak dan ayah putus sampai disini. bila aku tak dapat memenggal batok kepalamu. bila kau berani mencampuri berarti kau ingin mengundang bencana kematian bagimu sendiri. tak akan kuampuni jiwamu dengan begitu saja!" Baru selesai anak muda itu berkata. Suma Thian yu mengerling sekejap ke arahnya. ternyata Tay hoa Kitsu sudah melompat naik keatas atap rumah. dengan marah Suma Thian yu merobek surat itu sampai hancur kemudian makinya dengan gusar: "Perempuan rendah yang lebih memalukan daripada binatang. Dengan gemas dia lantas mendepak-depakkan kakinya diatas tanah sambil menyumpah: “Perempuan rendah. dibawah cahaya rembulan tamoak wajahnya yang penuh keriput itu sudah dinodai oleh air mata yang belum mengering. kemudian pelan-pean berkata: “Dia telah pergi. suasana telah menjadi hening dan di sekirar sana tak tampak sesosok manusia pun.

Selang berapa saat kemudian." “Mari kita turun!" lama kemudian. Dengan tubuh lemas Tay hoa Kitsu berkata: . Pelan-pelan Suma Thian yu melompat turun kebawah." Tay hoa Kisu menghela napas sedih.. harapan itulah yang merupakan tenaga dorong baginya untuk melanjutkan hidup... apa yang menjadi tumpuan harapannya? Tidak lain dia berharap bisa jumpa muka dengan purtinya. aaai! Dengan susah payah kudidik. selamanya tak akan kembali lagi. pukulan batin tersebut ibarat sebuah kapak besar yang membacok hatinya yang membuat dia akhirnya putus asa..Tiraikasih Website http://kangzusi. ketika ia meninggalkan bukit Tay hoa san untuk terjun kembali kedalam dunia persilatan.. air mata kembali jatuh berlinang. karena dia masih mempunyai ha rapan. Tapi. perasaan semacam itu memang amat menyiksa batin. kemudian mereka bersama-sama masuk kekamar baca. Setelah menghela napas panjang.com/ “Yaa. dia baru berguman lagi: “Sia sia saja jerih payah lohu selama ini. tapi adakah obat yang mujarab bisa menyembuhkan luka hati Chin Leng. untuk sesaat dia tak dapat menemukan perkataan yang cocok untuk menghi bur hatinya. Chin Leng hui baru berbisik pelan... kupelihara dirinya. dari matanya yang memerah. apa artinya lagi baginya untuk melanjutkan hidup? Tay hoa Kitsu Chin Leng hui hidup dalam harapan. dia melanjutkan perjuangan hidupnya didunia ini. tapi dia tak tahu perasaan. tak ingat budi buat apa aku mesti tinggal disini terus! Buat apa aku mesti tetap hidup didunia yang penuh kenangan ini.hui yang telah tercabikcabik haacur itu? Dengan menahan siksaan dan penderitaan hidup. Kini harapannya telah pudar. Suma Thian yu hanya membungkam dalam seribu bahasa. aaaai... disusul oleh Chin Leng hui. ketika harapannya telah pudar dan hancur tak berwujud..

Tiraikasih Website http://kangzusi. mendadak terdengar suara bentakan nyaring berkumndang memecahkan keheningan: "Berhenti!” Dengan terkesiap Suma Thian yu menghentikan langkahnya. dia telah memahami apa hubungan antara Chin Leng bui dengan Chin Leng eng. Sepeninggal kakek itu. Suma Thian yu merasakan pikirannya menjadi jernih. malam ini kau boleh beristirahat saja di tempat ini. tibatiba dia merasakan timbulnya suatu perasaan gusar yang sangat aneh didalam hatinya. kemudian segera berangkat meninggaikan tempat itu menuju kebalik kegelapan sana. pikirannya seakan-akan terkalutkan terus oleh masalah Chin Lan eng. Ditinjau dari isi surat serta pembicaraan antara Setan muka hijau dengan Tay h0a kitsu. Angin malam berhembus sepoi membangkitkan kesegaran ditubuh orang. buru-buru badan-nya berkelit empat langkah ke samping lalu mencabut pedangnya. Begitu mengetahui siapa yang muncul. sama sekali tidak berhenti sejenakpun. dia mengambil pena dan meninggalkan beberapa pesan dimeja. dia mengira Siau bu yong Chin Lan eng yang telah munculkan diri. Suma Thian yu merasakan pikirannya sangat sukar untuk tidur. rupanya kau.com/ "Aku lelah sekali. Dia tahu Chin Lin eng tak bakal pergi kelewat jauh. sambil bersiap sedia menghadapi segala kemungkinan yang tidak diinginkan. Selang sesaat kemudian." Seusai berkata dia lantas masuk ke ruang tidurnya. ada urusan apa kau mencariku?" . maka sepanjang jalan dia mengejar secara ketat. dia adalah seorang perempuan. maaf kalau suheng tak bisa menemani kau lebih jauh. Dari bilik kegelapan tiba-tiba muncu. sesosok bayangan manusia. Sementara perjalanan masih dilangsungkan. Suma Thian yu segera menegur dengan dingin: “Ooh.

sekarang memberi petunjuk lagi padamu. dalam ha1 apakah Thian yu pernah berhutang budi kepadamu?" Si bunga to indah Ho Hong segera melotot besar. kesalahan apa sih yang telah kulakukan terhadap dirimu. dengan amat rikuh dia kembali menyimpan pedangnya. siapa sih yang akan bertarung melawanmu?" Merah padam selembar wajah Suma Thian yu oleh perkataan tersebut. mengapa tidak segera kau simpan kembali pedangmu itu.. apakah semuanya ini kurang? Tergerak hati Suma Thian yu setelah mendengar ucapan tersebut. kemudian serunya: "Oooh. akan tetapi teringat kalau setiap orang yang berbuat tentu mempunyai suatu tujuan. masa begitu dingin sikapmu kepadaku.?” Sambil berkata. sebenanarnya apa maksud dan tujuanmu?" “Hmm..com/ Rupanya yang munculkan diri adalah si bunga tho indah Ho Hong. serunya dengan amat gusar: “Dimuka loteng Kun eng lo meninggalkan surat peringatan. kau memang manusia tak punya perasaan. masa kau kasar kepadaku? Hmmm!" “Kita tak pernah mempunyai hubungan apa-apa. dengaa lemah gemulai dia berjalan menghampiri Suma Thian yu. Terdengar dia tertawa... maka dengan perasaan was was dia berkata: "Apa sebenarnya maksud berbuat demikian?” "Apakah setiap orang yang menolong mesti mempunyai sesuatu maksud tertentu?” . dengan sumpit menghancurkan awan arak beracun. kemudian katanya sambil tertawa genit. lalu berktata pelan: “Ditengah malam buta begini kau telah menghalangi jalan pergi sauya mu.Tiraikasih Website http://kangzusi. baru berjumpa sudah marah-marah. "Kau ini memang galak sekali. bisanya cuma membentak orang. tanpa terasa dia memandang wajah Ho Hong beberapa kejap lagi. aku toh bersikap baik sekali kepadamu. lelahi bodoh lelaki tak punya otak.. orang baik disangka jahat.

siapa tahu sebagai penggantinya aku malah dituduh yang bukan-bukan. saking gemasnya si bunga tho indah sampai menggertak giginya keras-keras. coba katakan apa sebab nya?" "Orang lain hendak memenggal batok kepalamu mengerti? Terus terang kuberitahukan kepadamu. akan kulihat kepalamu bergelinding diatas panggung pemenggalan kepala" Melihat gadis itu marah. bukan membantu orang sendiri mengapa kau malah membantu orang lain? Aku benar-benar tidak memahami maksud hatimu itu” “Orang bodoh!" Si bunga tho indah Ho Hong mendamprat. Melihat pemuda itu berlalu dengan begitu saja. kau mau pergi bergegaslah pergi. benar-benar aku merasa sial delapan turunan. Siau hu yong Chin Lang eng telah mempersiapkan jaring langit untuk membekukmu dalam keadaan hidup dan mengirimmu kedalam kuil berminyak.Tiraikasih Website http://kangzusi. biar kesemuanya itu kuterima dalam hati. tak punya perasaan" Kemudian sambil memandang bayangan punggung Suma Thian yu yang pergi jauh dia bergumam lagi: . siapa yang kesudian dengan balas budimu? Manusia patung. goblok. dan terlalu dari tempat itu. buru-buru ia menjura seraya berkata: "Terima kasih banyak atas peringatan itu. malah sebaliknya dia bertanya: "Itu aneh namanya. apakah hatimu memang terbuat dari baja?" Suma Thian yu sama sekali tidak terpengaruh hatinya oleh ucapan mana. diam diam ia menyumpah: “Setan alas.com/ "Soal itu mah harus ditentukan menurut jenis manusianya” sahut Suma Thian yu. lain kali budi kebaikanmu itu pasti akan kubalas” Selesai berkata dia lantas membalikkan badan. “apalagl kau kini munculkan diri untuk memberi peringatan lagi kepadaku. dengan maksud baik ku peringatkan dirimu. Suma Thian yu menjadi tak tega. "berbicara dengan manusia patung macam kau.

dia segera berpikir: "Apa yang di ucapkan si bunga tho indah ternyata sudah terwujud menjadi kenyataan. segera katanya: . hmm!” Perempuan memang makhluk yang aneh. Melihat hal tersebut Suma Thian yu menjadi tertegun. ternyata disitu menan cap sebatang anak panah bersuara. dengan mempercepat langkanya dia bergerak menyelusuri sebuah jalan kecil ditengah kedelapan. Sementara itu Suma Thian yu. ketika ia melirik sekejap ketempatnya berdiri tadi.com/ "Betul-betul orang itu tolol. tiba-tiba berkumandang suara keleningan ditengah udara yang bergema memecahkan keheningan. Baru melewati sebuah tikungan. Begitu tahu siapa yang muncul. Serta merta Suma Thian yu melompat mundur dua langkah. aku tak percaya kalau kau tidak mengerti soal cinta. Setelah menyaksikan panah bersuara itu. Suma Thian yu segera tertawa panjang. tampaknya perempuan rendah she Chin itu sedang menunggu disekitar tempat ini” Tak lama setelah panah bersuara itu muncul tanpa menimbulkan sedikit suara pun dari sekeliling arena bermunculan kembali sepuluh orang perampok bertopeng yang segera mengurung pemuda itu rapat-rapat. menyusul kemudian sekilas cahaya perak berkelebat lewat secepat angin dan meluncur kedepan kaki Surra Thian yu. terhadap orang yang dicintainya mereka selalu bersikap mengalah. mendadak didepan jalan sana ditemukan sebuah obor yang ditancapkan ditengah jalan. sekalipun pihak lawan melakukan tindakan yang paling berdosa.Tiraikasih Website http://kangzusi. lalu sambil menperlambat langkahnya dia berpikir: "Mungkinkah apa yang dikatakan memang benar?" Sementara dia masih berpikir. telah meninggalkan si bunga tho indah Ho Hong dengan perasaan jauh lebih ringan. Suma Thian yu malah merasakan hatinya menjadi tenang kembali. mereka seakan-akan bisa memakluminya.

usianya antara lima puluh tahun. berwajah kukoy. cepat tanyanya: "Mana pemimpin kalian? Mengapa tak kalian suruh dia muncul guna menjawab pertanyaanku?" Baru selesai dia berkata. tampak orang tadi berpakaian ringkas warna hitam. desingan angin tajam telah menyambar keatas kepalanya. sewaktu berpaling kembali di hadapannya telah muncul seorang kakek. tanpa berpaling dia mengejek sinis: "Berapa sih harga batok kepalaku ini?" Baru selesai dia betkata.. Tiba-tiba terdengar kakek itu berkata dengan suara dingin: "Sudah lama kudengar orang bilang Kit hong kiam hoat merupakan ilmu pedang yang sudah termashur dalam dunia persilatan. Dengan seksama Suma Thian yu mengawasi orang itu. tangannya membawa sebilah golok besar. mereka hanya melototkan matanya yang buas tanpa mengucap seaarah kata.bocah keparat. Suma Thian yu segera merendahkan sebagian tubuhnya.. dari belakang tubuhnya telah berkumandang suara tertawa yang amat menygeramkan: "Heeeh. ataukah khusus untuk mencari gara-jaia dengan Suma Thian yu?” Lelaki-lelaki bertopeng itu seakan-akan bisu semua.heee. sekilas pandangan dapat diduga kalau dia adalah seorang sampah masyarakat.. toaya tahu kalau kau rudin tidak punya uang sepeser pun.com/ "Kalian ingin merampok aku. malam ini aku meski mendemonstrasikan beberapa jurus lebih dulu sebelum dapat pergi dari sini" “Hmm. Suma Thian yu bukan orang bodoh. aku pikir bukan hanya persoalan itu saja bukan?" Suma Thian yu balas mengejek dengan sinis.. "mengapa kau .Tiraikasih Website http://kangzusi. kebetulan lohu pun sudah lama ingin menjaja1 kelihayannya. oleh karena itu aku khusus datang untuk memenggal batok kepalamu ini!" Suma Thian yu segera tertawa panjang. dia segera menyadari akan sesuatu.

Suma Thian yu sama sekali tidak gugup. goloknya langsung ditusukkan ke ulu hati Suma Thian yu dengan jurus Hek ho to sim (harimau hitam mencuri hati).. kalau tidak. dan segera tertawa menghina: “Hmm. lidahku boleh kau cabut setiap saat. paras muka kakek itu berubah hebat hawa napsu membunuh dengan cepat menyelimuti wajahnya. Diantara kibaran ujung bajunya bayangan manusia tampak berkelebat lewat.. dia segera membentak amat gusar: "Tutup mulutmu bocah keparat. tahu-tahu dia sudah lenyap dari hadapan kakek tersebut. sambil membalikkan tubuh dia lepaskan sebuah bacokan golok kearah pinggang Suma Thian yu dengan jurus Cian hee sau soat (menyapu salju dibawah atap). dia segera menggunakan ilmu langkah Ciok tiong luan poh sin hoat untuk berkelit. buat apa mesti risau?” Kalau tidak mendengar ucapan tersebut keadaan masih mendingan.” Suma Thian yu sudah tahu kalau kakek yang berada dihadapannya merupakan manusia yang berhati keji. amarah segera membara dalam benak kakek ini.. begitu mendengar. "Dengan dasar apa kau ingin mengetahui namaku?” bentaknya sangar gusar.Tiraikasih Website http://kangzusi. asal kau sanggup memetik batok kepala sauya.. cepat sebutkan namamu untuk menerima kematian!” Kakek itu menarik napas dingin. Suma Thian yu kembali berseru dari belakang tubuhnya: "Diujung pedang sauya tak pernah membunuh manusia yang tak punya nama. lohu akan memotong lidahmu. .com/ tak menyuruh pe rempuan rendah she Chin itu untuk maju sekalian?” Mendengar perkataan itu. sambil meraung gusar. Sementara kakek itu masih terkejut bercampur tertegun. ketika ujung golok tersebut tinggal setengah depa dari tubuhnya.

langsung membacok batok kepala Suma Thian yu. “Hmm. Suma Thian yu masih tetap melayani dengan tangan kosong belaka. bacokan golok lawan sudah diayunkan kebawah. lalu membentak keras-keras: "Bocah keparat.?" Goloknya segera diayunkan kebawah dengsn membawa deruan angin tajam.. Menghadapi kekalapan orang.. seperti apa yang diduga Suma Thian yu.Tiraikasih Website http://kangzusi. dia memang seorang manusia yang tak punya nama dalam dunia persilatan. buat apa kau berkelana didalam dunia persilatan.. sambil berkaok-kaok dia mengayunkan goloknya menciptakan selapis bayangan tajam yang menyelimuti angkasa. Dengan geramnya kakek itu menerjang kemuka. amarah Yap Cu kim semakin menjadi. aku masih mengira kau adalah seorang manusia berkepala tiga berlengan enam macam apa. sampai Yap Cu kim toaya dari Hun san pun tidak kenal. mengembangkan ilmu langkah Ciok tiong luan poh sin hoat nya dia mulai berkelabatr kesana kemari diantara kilauan cahaya golok. lalu mengurung seluruh badan Suma Thian yu. dalam keadaan begini mau tak mau jago muda tersebut harus berkelit kesamping. rupanya hanya bajingan tua yang tak punya nama” Sebelum habis ucapan tersebut diutarakan. Setelah beberapa kali serangannya tidak mendatangkan hasil yang diinginkan. kau punya mata tak berbiji. . Ternyata kakek ini adalah seorang caycu dari bukit Hu san. “Kalau toh memang begitu. keadaan mana mirip sekali dengan kanak-kanak yang sedang bermain.com/ Kembali Suma Thian yu melompat kesamping untuk menghindarkan diri.” Kemudian dengan suatu gerakan yang ssngat manis dia mengundurkan diri kesamping tanpa menggubris kakek itu lagi. sauya segan untuk menemani kua lebih jauh. sama sekali tidak memandang sebelah matapun terhadap si kakek..

Suma Thian yu yang menyaksikan kejadian ini kontan saja tertawa terbahak-bahak.com/ tubuhnya bergerak begitu indah tak kalah indahnya dengan kupu-kupu yang berterbangan diantara aneka bunga. namun usahanya tetap sia sia belaka. “Haaah. napas Yap Cu kim sudah ngos ngosan seperti napas kerbau...heehh. kini Yap Cu kim disindir dan dihina didepan puluhan oring anak buahnya. siapa sih yang kesudian beradu jiwa denganmu? Kau masih belum pantas untuk mengajakku berbuat demikian!” Sambil berkata sekali lagi dia berpekik nyaring.. Seperti hendak menangkap kelinci yang licik atau menangkap ikan leihi yang lincah. tahu-tahu bayangan lawan lenyap tak berbekas. bagaimana mungkin dia bisa menahan diri? Saking gusarnya semua rambutnya pada berdiri kaku. Teriaknya sambil menggigit bibir kencang-kencang: “Bocah keparat. lohu akan beradu jiwa denganmu!" Suma Thian yu tertawa seram: "Heehh. meskipun kau sudah belajar sepuluh tahun lagi juga tak usah berharap bisa menjawil seujung baju sauyamu" Orang persilatan kebanyakan lebih mengutamakan soal harga diri dari pada soal lain..heehh..haah.. seperti mengambil rembulan dari air. . peluh dingin bercucuran deras. wajahnya pucat dan ia betul-betul lemas sekali. diiringi bentakan nyaring. lebih baik pulang saja ke sarangmu dan tidak usah muncul-muncul lagi ke sini.haah. Kasihan Yap Cu kim..orang she Yap. goloknya juga dibacokan secara membabi buta. ditengah pekikan tubuhnya berkelebatan secepat kilat menerobos lewat dari bawah ketiak Yap Cu kim. setiap kali ayunan goloknya hampir mengena ditubuh sasarannya.... Tidak selang berapa saat kemudian. manusia semacam kau itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. tubuh berikut goloknya langsung menerjang kemuka seperti orang kalap.. sekalipun Yap Cu kim telah membuang segenap tenaga dan pikirannya..

Dengan tajam Suma Thian yu memandang sekejap keseluruh arena. tanpa sempat bersuara lagi dia roboh terkapar ditanah. terima kasih banyak. dihadapannya telah muncul seorang wanita yang cantik jelita. masingmasing mundur beberapa langkah kebelakang. ia baru menegur: “Tadi kau yang bernama Suma Thian yu?" "Ya. Apa yang diduga Suma Thian yu memang benar.com/ Mendadak terdengar Yap Cu kim mendengus. sauya orangnya" jawab pemuda itu. nyonya mudamu bisa menyelesaikan sendiri persoalan tersebut!" Suma Thian yu tertegun. ketika diamati kembali. tapi dalam hatinya ia punya perhitungan sendiri. kemudian tegurnya: “Cepat gotong dia pergi!”' Baru selesai ucapan ilu diutarakan. Begitu Yan Cu kim roboh. Dua puluh sinar mata ketakutan bersama-sama dialihkan kewajah Suma Thian yu dan mengawasi gerak gerik pemuda itu tanpa berkedip. mendadak suara tertawa merdu berkumandang dari dalam hutan dan memancar masuk kedalam telinga Suma Thian yu: "Tak usah.Tiraikasih Website http://kangzusi. mendadak matanya terasa silau. setelah diamati lama sekali. tubuhnya roboh seperti batang pohon yang tumbang ke tanah. “Kau yang membunuh orang ini?" . orang yang baru saja munculkan diri itu adalah perempuan paling cabul di dunia Chin Lan eng. kawanan perampok bertopeng yang berada disekitar tempat itu menjadi panik. baru saja dia akan berpaling. dia tahu kalau orang baru saja munculkan diri ini adalah perempuan paling jahat dalam dunia persilatan Siau bu yong (Bunga bu-yong cantik) Chin Lan eng adanya. Sementara itu dengan sorot mata yang jeli dia sedang menatap wajah Suma Thian yu. Belum pernah Suma Thian yu bertemu dengan perempuan semacam itu.

kalau ingin mengambil batok kepalaku.. sambil memutar biji matanya. dengan kepandaian kucing kaki tiga yang kau miliki sekarang sudah pingin melayani nyonya mudamu? Terus terang kuberitahukan kepadamu.. sekarang masih kelewat pagi untuk dibicarakan” "Asal kau menyanggupi. kemudian kembali dia berkata: “Betul. "Haaah. sekali tepuk dua lalat.haahh. bentaknya kemudian: Kau benar-benar seorang marusia yang tak tahu diri. melainkan ingin mengundangmu untuk iurut serta dalam gerakan kami dan bersama-sama mencari kekayaan dan kegembiraan hidup.haahh. apa kau tak ingin? Pikirkan tiga kali sebelum diputuskan. kalau tidak. Suma Thian yu tertawa panjang. selain nyawamu selamat. termasuk mayatmu nanti. . aku memang bakal dibikin kerepotan sekali" Ucapan yang tiada ujung pangkalnya tersebut disambut tertawa oleh Suma Thian yu. coba bayangkan saja..com/ “Dia tidak kubunuh. lagipula kau juga belum tentu bisa melindunginya. kalau begitu bicarakan saja setelah siauya mati nanti. bila sampai begitu kaulah yang bakal kerepotan” Chin Lan eng segera menggigit bibirnya. kau merasa mampu untuk mengungguli dia? Kembali Suma Thian yu mendengus sinis.Tiraikasih Website http://kangzusi... lalu kataNya lagi: “Jika harus ditambah denGan kau.. tapi suruh dia berisitrahat dahulu. nyonya muda datang kemari bukan untnk mencabut nyawamu. setelah itu diliriknya Chin Lan eng sekejap denGan Pandangan sinis dan menghina. Tak usah banyak berbicara lagi. kaupun dapat hidup gembira. mungkin tiada orang yang akan mengurusi jenasah” "Bocah keparat tajam amat lidahmu. “Oooh rupanya begitu. Wan Liang adalah contoh terbaik untukmu. dia bisa mampus Karena kehabisan tenaga.nyawa sauya tak usah pakai jaminan. silahkan saja mencabut pedang mu dengan segera!" Paras muka Chin Lan eng segera berubah menjadi serius sekali.

Chin lan eng merasakan hatinya tertegun setelah menyaksikan Suma Thian yu meloloskan pedangnya.. segera tampak angin puyuh menderu-deru dan langsung menyambar ke tubuh pendekar muda tersebut. sauya percaya masih sanggup untuk menangkan perempuan rendah macam kau. tanpa berpikir panjang lagi dia menusuk tenggorokan Suma Thian yu dengan jurus Liong yu su hay (naga sakti di empat samudra)." Mendadak dia mencabut pedangnya. malam ini sauya akan merenggut selembar nyawamu. ter paksa aku harus maju selangkah demi selangkah" Chin Lan eng menggertak gigi keras-keras untuk menahan rasa gusarna yang tak alang kepalang. belam lagi serangannya tiba. kemudian terdengar suara gemerincingan nyaring. . Begitu senjata telah berada ditangan. dia lantas mengayunkan tangannya. Suma Thian yu tak berani berayal.com/ "Soal ini kaupun tak usah kuatir. Jangan dilihat ayunan tersebut sangat ringan. mukanya dingin seperti es. Tiba-tiba hawa amarah menggelora di dalam dada Chin Lan eng. nyonya muda akan memenuhi harapanmn itu!" Selesai berkata. bayangan tubuh dari Kit hong kiam kek Wan Liang segera muncul kembali didepan mata. sakit sekali terasa di badan. dia seakan-akan telah menganggap Suma Thianyu sebagai Wan liang. cahaya biru berkilauan di angkasa. rupanya ia loloskan pedang Kit hong kiam. tiba-tiba saja pedang Ching kong kiam dicabut ke luar. katanya dengan menahan geram: “Bocah keparat. sesungguhnya kekuatan yang disertakan hebat sekali.Tiraikasih Website http://kangzusi. buru-buru dia berkelit kesamping sambil membentak keras: "Perempuan rendah. Suma Thian yu telah merasakan datangnya hawa panas yang menghantam tubuhnya. soal yang lain..

Sayang sekali musuh yang dihadapinya sekarang tak lain adalah Suma Thian yu yang berilmu silat sangat tinggi. sayang sekali kau telah salah sasaran" Ujung pedangnya segera dicukil keatas menyusul gerakan mendatar kemuka. Suma Thian yu membenci atas kesadisan dan kekejaman Chin Lang eng terutama kecabulan serta kebejatan moralnya. buru buru dia mengembangkan permainan jurus .com/ “Membiarkan kau tinggal didunia hanya akan menimbulkan bibit bencana saja. akan diketahui dalam sekilas pandangan.Tiraikasih Website http://kangzusi. Benar juga. dengan satu jurus dua gerakan yang merupakan jurus ampuh dan ilmu pedang Kit hong kiam hoat. Begitu tahu kalau perempuan itu menyerang dengan ilmu pedang aliran Bu tong pay. Kalau Chin Lan eng bergerak cepat maka dia bergerak lebih cepat lagi. Semua orang hanya merasakan cahaya biru amat menyilaukan mata. dia lebih ganas lagi. Suma Thian yu terkesiap. Kenyataannya Chin Lan eng bisa mencabut pedang dan menyerang dengan kecepatan luar biasa. paras muka Chin Lan eng segera berubah hebat. pada hakekatnya kawanan perampok berkerudung yang menonton jalannya pertarungan dari sekitar arena tak dapat melihat dengan jelas bagaimana kedua orang itu bergebrak dan beberapa jurus sudah lewat. lebih baik kau mampus saja!" bentaknya keras-keras. bila Chin Lai eng ganas. orang bilang: Seorang jagoan berisi atau tidak. oleh sebab itu begitu turun tangan dia telah mempegunakan ilmu pedang Kit hong kiam hoat ajaran paman Wan nya. di babat pertahanan musuh. tahu-tahu dia sudah mengancam jalan darah Cian keng hiat diatas bahu Chin Lan eng. sudah jelas dia bermaksud untuk membangkitkan amarah lawan. Terdengar Suma Thian yu tertawa ringan kemudian ujarnya: "Suatu permainan pedang yang bagus.

makin bertarung Chin Lang eng merasa semakin terkejut. pertarungan berlangsung selama seperminum teh lamanya. coba kalau tidak.Tiraikasih Website http://kangzusi.. ilmu silatnya telah memperoleh ilmu pelajaran yang amat pesat. Padahal. Begitulah. sudah barang tentu dengan bekal ilmu silat aliran Bu tong pay yang benar-benar dikuasai olehnya itu. pada hakekatnya merupakan suatu kelebihan yang boleh dibanggakan. namur dalam permainan-nya jauh lebih tangguh daripada permaiman ayahnya sendiri. pihak lawan sudah memahami . belum lagi perempuan tersebut melancarkan serangannya.. Walaupun mempergunakan serangkaian ilmu pedang yang sama. pertarungannya melawan Chin Lan eng pada hakekatnya seperti bermain dengan kanak-kanak saja. Selama itu partai Bu tong termasyur dalam dunia persilatan karena pedangnya Tay cing kiam hoat pun termasuk ilmu simpanan dari perguruan terebut. Tapi yang paling membuatnya terkejut bercampur keheranan adalah kemampuan ilmu silatnya yang jauh berlipat-lipat kali 1ebih hebat bila dibandingkan deagan keampuhan Kit hong kiam kek Wan Liang dimasa lampau. Tay hoa kitsu Chin Leng hui yang teliti dan seksama. Sayang sekali perempuan ini berjiwa bejad dan bermoral jelek. dibawah bimbingan ayahnya.com/ pedang Tay cing kiam hoat aliran Bu tong pay untuk menyongsong datangnya ancaman lawan. Bu Tong pey bisa memiliki seorang jago perempuan yang begini tangguh.. Sejak kecil. Bayangkan saja. boleh dibilang Chin Lan eng telah memperoleh inti sari dari ilmu pedang tersebut apa lagi setelah mendapat petunjuk dari seorang gembong iblis. bisa diketahui betapa sempurna dan hebatnya jurus jurus serangan itu. mimpipun dia tak menyangka kalau pemuda lemah lembut dan masih berbau tetek ini sesungguhnya sudah msncapai ke tingkatan yang begitu lihay. dia mana mengerti kalau berbicara soal tingkat kedudukan maka Suma Thian yu masih terhitung susioknya.

Tiraikasih Website http://kangzusi. setiap jurus dibalas dengan jurus. setiap gerakan dihadapi dengan gerakan. bahkan Suma Thian yu bisa menyebutkan nama-nama setiap jurus serangan yang dipergunakan perempuan itu. hari ini sauya aksn membalaskan dendam baginya. tak tampak gerakan apa yung dipergunakan olehnya. . maka perta-rungan apa lagi yang harus diselenggarakan? Pepatah kuno bilang: Tahu diri tahu lawan setiap pertarungan pasti menang.. hati-hati! Sekarang aku hendak memotong telinga mu yang sebelah kiri!” Mendadak bayangan tubuh Suma thian yu lenyap tak berbekas. sambil menggenggam segumpal rambut ditangan kirinya.. hatimu kejam seperti ular beracun. apalagi yang perlu dia kuatirkan lagi?" Oleh karena itu dia bertarung dengan amat santainya. serunya: "Perempuan rendah.. tahu-tahu Suma Thian yu sudah berdiri di belakang Chin Lan eng sambil tertawa terbahak-bahak. Suma Thian yu baru berubah pikiran. pada hakekatnya dia tak perlu berpikir lagi dengan otaknya. di susul kemudian berkumandangnya suara jeritan kesakitan dari tengah arena. hati-hati! Aku akan mencomot rambutmu!" Sambil berkata. tahu-tahu cahaya biru berkelebat di susul menyambarnya bayangan manusia. Sekarang Suma Thian yu sudah menguasai penuh jurusjurus serangan lawannya.inilah pembalasan bagi usahamu untuk membunuh Wan Liang.. kalau sampai begini keadaannya. dengan kening berkerut umpatnya sembari melancarkan serangan balasan: "Perempnsn rendah.com/ jurus serangan apakah yang bakal dipergunakan. justru karena kesadisanmu maka Wan Liang mati penasaran. ketika Chin Lan eng benar-benar sudah tak sanggup menahan diri. Atau bila menggunakan kata-kata yeng lebih latah lagi. aku hendak membuat malu dirimu agar rasa marahku bisa terlampiaskan. Sampai pada akhirnya.

. ia bersiap sedia untuk menebus aib yang di terimanya itu dengan kematian. Suara bentakan itu ibarat guntur yang membelah bumi disiang hari bolong. Chin Lan eng yang dihair-hari biasa selalu angkuh dan tinggi hati. mundur beberapa langkah dengan sempoyongan. Sungguh menggelikan sekali.. Menyaksikan kesemuanya itu. sekali lagi dia menusuk kearah tubuh Chin Lan eng.. Sementara ditangan Suma Tbian yu telah bertambah dengan sepotong telinga yang penuh berpelopotan darah. dia sambut datangnyu ancaman tersebut. amat memekikkan telinga. darah kental tampak meleleh keluar melalui sela-sela jari tangannya. dia sudah kehilangan sama sekali kemampuannya untuk memberi perlawanan. "Tunggu sebentar!" suatu bentakan keras berkumandang memecahkan keheningan.com/ Chin Lan eng dengan memegangi telinga sebelah kirinya dengan tangan kiri. kemudian sambil tertawa dingin serunya: “Perhatikan baik-baik! Kali ini. . dia mengawasi Chin Lan eng tanpa berkedip. inilah hukuman bagi penghiatanmu terhadap ayah kandungmu sendiri!" Sambil berkata. sekarang berubah bagaikan seekor domba yang menunggu untuk dijagal. hancur leburlah perasaan hatinya. Tampaknya ujung pedang Suma Thian yu sudah hampir mengenai ujung hidung Chin Lan eng. dengan sepasang mata yang mencorongkan sinar tajam. katanya sambil tertawa: "Perempuan rendah.Tiraikasih Website http://kangzusi. sambil memutur pedangnya menciptakan serentetan pedang berwarna hijau. Mendadak. aku he dak menebas hidungmu!" Sembari berkata dia menerjang maju sambil memutar pedangnya.

Sesosok bayangan manusia dengan kecepatan bagaikan sambaran kilat segera melayang turun ke tengah arena. toaya mengira kau sudah menjadi isi perut ikan dalam dasar sungai . dia tak ingin bertindak secara gegabah.. Suma Thian yu semakin naik pitam.com/ Dengan perasaan terkesiap Suma thian yu segera melompat mundur selangkah sambil menarik kembali serangannya. dia menggertarkan pedangnya siap ditusukkan ke depan. tanpa terasa dia lantas mendongakkan kepalanya dan tertawa seram. jadi kau belum mati tenggelam? Heeehhh. heeebh . sebab kejadian tempo hari merupakan pelajaran pahit baginya... Begitu mengetahui siapa yang datang. dia tak ingin membuat kesalahan lagi. tidak heran kalau Suma Thian yu menjadi naik pitam. rupanya kau! Inilah yang dinamakan: Dicari sampai sepatu jebol tidak ketemu. Hadiah pukulan darimu tempo hari..!" Ucapan yang sinis dan menghina itu pada hakekatnya seperti tak memandang sebelah mata pun terhadap anak muda tersebut. darah yang mengalir dalam tubuhnya serasa mendidih.!" Siapa yang telah munculkan diri ? Ternyata dia bukan lain adalah gembong iblis yang bernama besar dalam kalangan Liok lim. Hek bong hon (Harimau angin hitam) Lim Kong adanya..Tiraikasih Website http://kangzusi. akhirnya dijumpai tanpa membuang tenaga. Sebaliknya si Harimau angin hitam Lim Kong yang menjumpai Suma Tian yu munculkan diri dihapannya. serunya sambil tertawa dingin: "Bocah cilik. sampai sekarang sauya masih belum melupakannya. serunya dengan penuh kegusaran: ”Ooooh. tapi ingatan lain segera melintas. amarah Suma Thian yu segera berkobar kembali. untuk menghadapi manusia licik seperti ini. .... . Kemudian sambil memicingkan sepasang mata sehingga berubah menjadi satu garis.

menanti pihak musuh sudah berada lima langkah deri hadapannya.. dia menatap wajah sihanmru angin hitam itu tanpa berkedip. Sekuat tenaga Suma Thian yu mencoba untuk menekan hawa amarah yang berkobar didalam dadanya dan mengulumkan sekulum senyuman diujung bibirnya. tampaknya malaikat elmaut lah yang menghantar kau kemari. sorot matanya memancarkan sinar kelicikan dan kebuasan.heeeh. “Heeeh..!” Sembari berkata. daripada sauya mesti repot-repot turun tangan.Tiraikasih Website http://kangzusi. kau tak akan memperopeh kesempatan lagi untuk bersuara. buru-buru dia menekan hawa amarah yang membara didalam dadanya.. dia baru berkata: Cabut keluar senjatamu? Apakah kau ingin menyerah saja uutuk menerima kematian?” Harimau angin hitam Lim Kong tertawa seram: “Heeehh. Suma Thian yu segera mendongakkan kepalanya dsn berpekik nyaring. dengan tangan kosongpun loaya masih tetap mampu untuk mengirimmu pulang kelangit!" Mendengar perkataan mana.heeehh.. umpatlah sampai puas.. tapi kali ini. pelan-pelan dia berjalan menghampiri Suma Thian yu. sambil menurunkan kembali pedangnya di berkata: "Orang she Lim... tidak perlu bagiku untuk mencabut keluar senjatja tajamku. lebih baik gorok saja lehermu sendiri. .. sehingga membunt siapa pun akan bergidik bila melihatnya.. kalau tidak.. kalau tidak. pedangnya disarungkan kembali. kalau ingin mengumpat.com/ Berpikir demikian. dengan sorot mata berkilat dia tertawa hambar.heeeh.untuk menghadapi seorang bocah keparat macam kau. jsngan harap kau bisa lolos lagi dalam keadaan selamat..... hmm! Perempuan rendah itu merupakan contoh yang paling baik!" Harimau angin hitam Lim Koag tertawa seram dengan kerasnya. anggap saja tempo hari kau bernasib baik.bocah keparat.

com/ "Baiklah" katanya kemudian. dalam menghadapi musuhnya.. mendadak Lim Kong berubah jurus. cemoohan maupun umpatan lawan. Sekali lagi Lim Kong maju selangkah kedepan. Siapa tahu ketika kepalan tersebut sampai ditengah jalan. dia lantas menggulung ujung bajunya sehingga kelihatan lengannya yang putih dan berotot. Sikap acuh seperti ini biasanya hanya bisa membangkitkan amarah bagi pemuda yang baru terjun kedalam dunia persilatan dan bersifat berangasan.. Dengan cekatan Suma Thian yu menekuk pinggangnya kesamping. kemudian dengan kecepatan bagaikan sambaran kilat menyodok ke dada pemuda itu. seakanakan dia tak memandang sebelah matapun terhadap lawannya ini. apa lagi sebagai seorang perampok ulung. maka rasa gusar dan mendongkol yang mencekam perasaannya semakin menghimpit dadanya. dia sama sekali tidak terpengaruh oleh ejekan. tapi kalau dia tidak berbuat demikian. tentu saja hal mana tak akan menimbulkan reaksi apapun. tiba-tiba lengan kirinya berputar kencang dengan jurus Tot mang jut tong (ular be racun keluar gua).Tiraikasih Website http://kangzusi. kesempurnaan ilmu silat maupuun tenaga dalam yang dimiliki Lim Kong tentu saja sudah luar biasa sekali. sikapnya amat santai dan berdiri seenaknya sendiri. dia hendak memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melampiaskan rasa mangkelnya itu keluar. Sebagai murid pertama dari si Mayat hidup Ciu Jit hwee. dengan pandangan yang tajam dia mengawasi datangnya lawan itu tanpa gugup. lalu bentaknya keraskeras: “Roboh kau. terhadap harimau angin hitam Lim Kong yang kenamaan. seperti guntur menghajar . Suma Thian yu yang cerdik tentu saja dapat memahami akan hal ini. "akan sauya layani dirimu itu dengan tangan kosong belaka!” Selesai berkata.!” Telapak tangan kirinya membentuk gerakan busur ditengah udara lalu dibacokkan ke bawah.

Tiraikasih Website http://kangzusi. Suma Thian yu sama sekali tidak gugup. apalagi setelah teringat bahwa rambutnya putus separuh. Dalam pada itu. “Sreeet. Mereka berdua sama-sama merupakan jagoan kelas satu didalam dunia persilatan dewasa ini.. hampir saja bacokan itu menyentuh pakaian didepan dada Lim Kong.. Siau hu yong (Hu yong indah) Chin Lan eng yang terluka dan berdiri disisi arena. begitu dilihatnya angin pukulan lawan hampir menyentuh tubuhnya. dalam waktu singkat bayangan kepala dan angin tendangan menyelimuti seluruh angkasa Dalam pertarungan yang amat seru itu hanya nampak dua sosok bayangan manusia yang bergabung menjadi satu hingga untuk sesaat sukar untuk membedakan mana Lim Kong dan mana Suma Thian yu. . Memghadapi ancaman maut itu. hatinya sakit bagaikan diiris-iris. sementara telapak tangan kanannya bagaikan sebilah pisau langsung menebas kedepan dengan kecepatan luar biasa.com/ tambur. mendadak ia berputar setengah lingkaran kaki kanannya melepaskan tendangan dengan jurus Kui seng ti to (binatang kejora menantang bintang) langsung menyodok ketubuh anak muda tersebut. Untung si Harimau angin hitam Lim Kong bukan manusia sembarangan. saking sedihnya ingin sekali dia mati seketika.!" desingan angin tajam membelah angkasa. dia menghantam tulang leng kay kut pada ubun-ubun Suma Thian yu. telinga kirinya terpapas dan wajahnya menjadi jelek. dengau menghimpun tenaga dalamnya dia tangkis datangnya ancaman mana sambil menyahut: ""Belum tentu!" Telapak tangan kirinya diangkat keatas untuk melakukan tangkisan. hatinya merasa remuk rendam karena amat sedih. Manusia memang makhluk yang suka akan keindahan. apalagi dia adalah seorang perempuan cantik.

sewakiu Suma Thian yu mengalihkan pandangannya ke depan. kekejaman dan kesediaannya tercermin jelas diatas wajahnya. dia bersiap sedia menghadapi segala kemungkinan yang tak diinginkan. Pada ssat itulah. kini berubah menjadi perempuan yang kehilangan telinga sebelah. Lompatannya ini paling tidak mencapai ketinggian lima kaki lebih. begitu sepasang kakinya menempel permukaan tanah. dia lebih suka tewas diujung pedang lawan daripada kehilangan panca inderanya. bayangan manusia nampak saling berpisah. Harimau angin hitam Lim Kong membentak nyaring. kemudian bagaikan burung elang yang menembusi langit ia meluncur tinggi ke udara. bayangkan saja bila seorang perempuan yang cantik jelita. ia segera menjadi terkesiap. Awan gelap yang amat tebal diiringi udara yang dingin merasuk tulang segera menyelimuti angkasa. sepasang lengannya mendadak direntangkan kesamping. Lim Kong muadur sejauh dua langkah kebelakang. diiringi suara geledek yarg . Sementara pertempuran sengit ditengah arena masih berlangsung dengan hebatnya. tubuhnya berputar dengan kepala di bawah kaki diatas. bagaikan angin puyuh yang muncul dari langit. namun sepasang mata Chin Lan eng telah berubah menjadi mengerikan sekali. Sejenak kemudian.com/ Buat Siau hu yong Chin Lan eng. mendadak dari tengah arena berkumandang dua kali bentakan nyaring. dia mengawasi terus wajah Suma Thian yu tanpa berkedip. Buru-buru hawa murni ysug berada dalam tangan disalurkan ke dalam sepasang telapak tangannya. diam-diam Chin Lan eng merogoh kedalam sakunya mengambil sesuatu dengan cepat dipersiapkan dalam genggaman.Tiraikasih Website http://kangzusi. penderitaan dan aib yang dialaminya itu mana mungkin bisa ditahan dengan begitu saja? Luka ditelinga kirinya telah dibubuhi obat dan kini darah sudah tidak mengucur lagi. ia segera melejit kembali ke tengah udara.

com/ memekikkan telinga langsung menghantam batok kepala Suma Thian yu dengan dahsyat. mendadak terdengar suara bentakan nyaring bergema memecahkan keheningan. dia sambut datangnya ancaman tersebut. Inilah ilmu pukulan Hu si im hong ciang (pukulan angin dingin mayat membusuk) yang amat termashur dalam dunia persilatan.. dia harus mengbadipi dua musuh sekaligus dua dipaksa berada dalam keadaan bagaikan menunggang dipunggung harimau. Untuk menghindari pukulan telapak tangan saja sudah payahnya setengah mati. Siapa tahu. segulung hawa dingin segera muncul dari punggungnya dan menembus sampai keatas.. menghimpun tenaga dalamnya sebesar sepuluh bagian kedalam sepasang lengan. Dalam keadaan terancam. Suma Thian yu merasa amat terkejut.Tiraikasih Website http://kangzusi. lalu terlihat tua titik cahaya bintang yang berkilauan dengan membentuk posisi segitiga langsung menyambar ke arah pinggangnya. ditambah. Suma Thian yu menjadi terjepit dipesisi yang tidak menguntungkan.. . tiba-tiba muncul sebuah akal cerdik dalam benaknya.. angin puyuh menderu-deru. lagi harus menghadapi serangan senjata rahasia. dengan cepat ia menjatuhkan diri kebelakang dan mengelinding kesamping dengan gerakan Lan jui ta kun (keledai malas berguling guling). dengan. Suma Thian yu merasakan hatinya bergidik.. keadaannya menjadi bertambah kritis. Dengan begitu. disaat dia sedang memusatkan seluruh perhatiannya untuk menghadapi harimau angin hitam Lim Kong. yang menghantam tepian pesisir. rupanya serangan angin pukulan hawa dingin mayat busuk dari Harimau angin hitam Lim Kong sudah menyambar datang seperti ombak dahsyat. diiringi bentakan nyaring.

seperti segulung angin puyuh saja. kemudian sambil melompat mundur serunya: “Sakit hati ini pasti kubalas.Tiraikasih Website http://kangzusi. ia segera berlalu dari situ. Tentu saja si harimau angin hitam Lim Kong tak akan melepaskan Suma thian yu dengan begitu saja. Dengan cepat dia mengerahkan tenaga dalam nya untuk melindungi jalan darah.com/ Seketika itu juga terdengar suara benturan keras menggelegar di angkasa. Suma hian yu cukup mengetahu bahwa Siau hu yang Chin lan eng adalah seorang perempuan kejam yang berhati buas. senjata rahasia yang dipergunakan juga pasti dibubuhi racun yang jahat. dia menggerakkan tubuhnya. angin pukulan dari Lim Kong sudah menghajar secara telak diatas permukaan tanah. kemudian bertanya dengan wajah tercengang: “Apakah hal ini tidak terlalu keenakan buat keparat itu? Siau hujin. ingat saja budak rendah. biar kan saja dia pergi!” Harimau angin hitam Lim Kong segera menghentikan gerakan tubuhnya. gara-gara kewelasan hatimu saat ini. bajingan yang rudin tak usah dikejar anjing budukan tak perlu diusir. pada saat inilah mendadak Suma thian yu merasakan sisi lambungnya seperti terpagut oleh sengatan lebah beracun. Suma thian yu pasti akan menguliti tubuhmu hidup-hidup!” Seraya berkata. sadarlah pemuda ini bahwa dia telah kerkena senjata rahasia. kakinya sakit bukan kepalang. bisa jadi dikemudian hari akan memancing datangnya banyak bibit bencana buat kita semua!” . lalu bagaikan anak panah yang terlepas dari busurnya melakukan pengejaran dari belakang. Mewndadak terdengarSiau hu yong Chin Lan eng membentak sambil terawa: “Lim toako. 00o00 Tapi.

"Haahh.haahh.heeeh.sudah lama aku dengar akan kelihayan jarum beracun Hok teng ang tok ciam milik Siau hujin. lalu menggenggam mulut lukanya dengan tangan kiri agar darah jangan sampai mengalir ke luar terus. konon begitu mengenai orangnya lantas keracunan hebat dan modar. . Harimau angin hitam Lim Kong lalu tertawa terbahak-bahak... sekalipun begitu.... hal mana sudah merupakan kemujuran baginya" Kemudian setelah berhenti sejenak. ooOoo SUMA THIAN YU SADAR.heeeh.Tiraikasih Website http://kangzusi.. aku rasa hal inipun sudah cukup membuat bocah keparat tersebut untuk terbang kembali keneraka" Beracara sampai disitu.. menang kalah masih sukar di tentukan. maka sambil berlari kencang meninggalkan tempat ini....heeeh. selain daripada itu... rupanya raja akhirat sudah mulai menggapaikan tangan kearahnya?” Siau hu yong Chin Lao eng segera menggelengkan kepalanya berulang kali. sahutnya: “Senjata rahasia yang berhasil bersarang ditubuh bocah keparat itu sama sekali tidak di beri Hok leng ang melainkan cuma selaksa racun yang umum!” "Heeeh. dia mencabut keluar jarum yang lembut bagaikan rambut itu.. bagaimana mungkin aku dapat melampiaskan rasa malu dan kerugian yang kualami malam ini?" Mendengar ucapan tersebut.. bila keparat itu bisa hidup melewati fajar nanti.. sambungnya lebih jauh: "Seandainya senjata rahasia ku tidak berhasil melukainya.haah. kalau dia sudah keracunan.Lim toako.heeeh..com/ Chin Lan eng tertawa terkekeh-kekeh dengan liciknya: “Heeeh. kau terlalu memikirkan hal yang bukan-bukan. kembali Lim Kong tertawa terbahak bahak dengan seramnya.

Memandang kegegapan yang mencekam sekeliling tempat itu. Suma Thian yu segera terbayang kembali peristiwa yang berlangsung belum lama berselang.. ketika perutnya terluka tadi.. ia bermaksud untuK mencari Chin Lan eng dan membuat perhitungan dengannya. Akan tetapi sewaktu dia mengangkat tangan kirinya. telapak tangan kiri Suma Thian yu ini tidak mempan terhadap berbagai macam racun. rupanya aku telah ditolong oleh telapak tangan kiriku ini. Menanti dia sudah sampai kembali ketempat bekas pertarungan tak sesosok bayangan manusia pun yang nampak. dia sama sekali tak merasakan sesuatu gejala yang aneh. Dengan cepat Suma Thian yu menjadi sadar kembali apa gerangan yang telah terjadi. tibatiba saja dijumpai segumpal darah kental menempel diatas telapak tangan kirinya itu. pelanpelan hatinya pun mulai merasa amat lega dan tentram. tak mungkin dia akan melarikan diri dari arena pertarungan. kau gagal untuk mencelakai diriku. Dengan cepat dia melompat bangun dan balik kembali ketempat semula. Coba kalau Suma Thian yu mengetahui akan kelebihan yang dimilikinya ini. Sebagaimana diketahui. Chin Lan eng.Tiraikasih Website http://kangzusi. dia telah memegang mulut lukanya dengan telapak tangan kirinya. ketika diendus segera tercium bau busuk yang amat menusuk hidung. hai Cbin Lan eng..com/ Setelah melakui perjalanan yang cukup jauh mendadak ia merasa luka pada lambungnya sudah tidak terasa sakit lagi. rupanya disaat itulah semua racun keji yang mengeram didalam tubuhnya telah terhisap oleh daun Jin sian kiam lan sehingga bersih sama sekali. Ketika pakaiannya di lepas dan mulut luka nya diperiksa. dia pun mencari sebuah batu untuk duduk dan beristirahat... tanpa terasa kembali gumamnya: .. busuknya bukan main. tanpa tersa serunya: “Ooohh.. maka segera dijumpainya selain titik merah kecil seperti bekas tertusuk jarum yang masih tersisa diatas lambungnya itu.

dia lantas balik kembali menuju kearah loteng Kun eng lo. Suma Thian yu mendapat sebuah kamar yang terletak dipaling ujung ruang sebelah timur. Jilid 16 Suatu hari sampailah Suma Thian yu dikota Tiang-an-gi di dalam propinsi Ou lam. tak heran kalau hanya saudagar yang berdiam dikota tersebut. Tiang an gi terletak hanya dua hari perjalanan dari telaga Tong tin ou. lingkungan¬nya amat sepi dan indah. banyak pelancong dan saudagar yang pulang ke penginapan untuk beristirahat. kemudian mengurungkan niatnya kembali ke rumah makan Kun eng lo. Tapi baru sampai ditengah jalan. Rumah penginapan itu bernama Gwat kek can. pasti akan kubunuh bajingan tersebut dengan telapak tanganku sendiri" Dengan langkah yang ringan dan cepat. dia segera berangkat menuju ke arah telaga Tong ting ou. pelayanannya sangat baik.com/ "Perempuan berhati busuk. maka dia pun menginap dalam sebuah rumah penginapan di kota Tian an gi tersebut. Sampai setengah harian lamanya dia melakukan pencarian di atas tanah. Selama aku Thian yu masih bisa hidup.Tiraikasih Website http://kangzusi. akhirnya ditemukan juga dua batang jarum lebah beracun yang digunakan oleh Chin Lan eng tadi dan dengan sangat berhati-hati sekali disimpan kedalam sakunya. membuat orang merasa kerasan sekali tinggal disitu. menurut perhitungan Suma Thian yu masih ada berapa hari lagi menjelang tanggal lima belas. hanya Suma Thian yu seorang yang tak ada . mendadak ia seperti teringat akan sesuatu dan segera berhenti. kemudian dia balik kembali menuju ke tempat bekas pertarungan. tak heran kalau paman Wan tewas ditanganmu. Sementara itu senja sudah menjelang tiba.

masa kau hendak membohongi aku si pengemis tua? Kalau aku tak mau pergi.com/ urusan dan duduk dekat jendela sambil memandang kolam di luar kamarnya. seorang pelayan sedang berdiri sambil tertawa paksa: “Tuan cin sin ya. Dalam sekilas pandangan saja Suma Thian yu dapat mengetahui orang itu sebagai Siau yau kay Wi Kian adanya. sudah jelas di dalam sana masih ada tiga buah kamar kosong. asal aku si pengemis tua punya uang. Dan terlihatlah segerombolan manusia sedang mengurung seorang pengemis tua yang berpakaian compang-camping.Tiraikasih Website http://kangzusi. tapi setelah berpikir sejenak dia urungkan niatnya itu. "Kalian buka penginapan toh bermaksud mencari uang. harap kau mencari kamar penginapan yang lain saja!” Siau yau kay Wi Kian segera menggelengkan kepalanya berulang kali sambil berseru! “Tidak bisa. kau mau apa?" Tangannya segera merogoh kedalam saku dan meraba beberapa saat kemudian dengan berhati-hati sekali dia mengeluarkan seuntai mata uang tembaga dan diperlihatkan kepada pelayan itu kemudian serunya: . kalian semua adalah kawanan anjing yang punya mata bila melibat uang. Dalam pada itu. buru-buru dia membuka pintu dan melongok keluar. siapa tahu pengemis tua itu hendak menggunakan akal muslihat apa lagi untuk mengatasi persoalannya. siapa tahu suara gaduh tadi makin lama terdengar semakin ramai. mengapa tak boleh menginap disini?” Suma Thian yu segera merasa suara itu sangat dikenal olehnya. Mendadak dari luar pintu penginapan sana terjadi kegaduhan. Sebetulnya ia Ingin maju melerai. penginapan kami benar-benar sudah penuh dan tiada kamar lain. pertama-tama Suma Thian yu tidak begitu menaruh perhatian.

com/ “Coba keu lihat.Tiraikasih Website http://kangzusi. serunya dengan wajah serius: "Kenapa? Uang sebanyak. dengan cepat ia te1ah menyimpannya kembali sementara sepasang matanya segera mengawasi wajah semua orang dengsn sikap was-was dan curiga. bila kau ribut terus disini. seuntai mata uang tembaga hanya bisa dipakai untuk makan satu kali. seseorang kembali berseru dari sisi arena: “Pelayan. pelayan itu tak ingin terjadinya keributan di rumah penginapannya. katanya: "Oooh. usaha kami bisa bubar! Bila kau ingin sangu. bukankah aku si pengemis tua mempunyai uang?" Selesai berkata. kata¬kan saja berterus terang. dewa hartaku yang baik. Oleh sebab itu para pelancong dan saudagar yang mengerumuni tempat itu segera tertawa terbahak-bahak karena geli. tampaknya pengemis ini memang sengaja hendak mencari gara-gara!” Bagaimanapnu jua. Untuk masa itu. tentu saja masih kurang kalau hendak dipakai untuk membayar penginapan. apa kau cuma mempunyai uang sebanyak itu?” Siau yau kay manggut-manggut. inipun masih cukup untuk menginap selama delapan atau sepuluh hari disini" sekali lagi semua orang tertawa terbahak-bahak sesudah mendengar perkataan itu. enyahkan saja pengemis edan itu dari situ. maka sambil tertawa paksa dan menjura ber¬ulang kali. kami bersedia memberi sedikit sangu untukmu" Kembali Siau yau kay Wi Kian berteriak teriak keras: . janganlah mengacau lagi di sini. seakan akan kuatir kalau ada orang hendak merampas uangnya saja. harap kau sudi berbuat kebaikan. Salah seorang diantaranya dengan cepat berseru dengan suara dingin seperti es: "Hei engkoh tua.

aku si pengemis tua tidak butuh uang. Padahal sejak tadi ia sudah melibat kalau Suma Thian yu memasuki rumah penginapan tersebut. Suma Thian yu melanjutkan langkahnya menuju kemuka penginapan. waah. tak kuasa lagi segera tertawa terbahak bahak. Terdengar ia berseru sambil bertepuk tangan: “Nah. lihat saja aku akan menghajarmu atau tidak!" Semua orang turut berpaling. bila ditambah dengan seorang anak angkatnya lagi. dia menyaksikan Suma Thian yu sedang berjalan keluar. serentak mereka berpaling keerah pintu. maka dia segera datang kemari mencarinya. Tak usah kuatir. sekarang lagi waktunya para tamu berdatangan.. dia pasti akan membayar rekeningku" Ketika semua orang mendengar kalau dia mempunyai anak angkat disitu. tapi disana tak nampak bayangan pengemis. kemarilah lagi nanti saja" Baru saja Siau yau kay akan menjawab. ketika dilihat pengemis tua itu sedang berbicara dengan seorang pemuda tampan berpakaian perlente. aku hanya ingin menginap disini. Pelayan itu segera menepuk dahi sendiri sambil berteriak keras: "Oh Thian! seorang pengemis tua saja sudah cukup membuatku pusing. kembali dia berteriak gembira: “Bagus sekali! Aku si pengemis tua sudah hampir setengah harian lamanya mencarimu. kumohon kepadamu pergilah dari sini. bisa berabe jadinya” Kemudian sambil menjura lagi katanya: “Oooh lo yaya.. begitu Siau yau kay melihat pemuda itu sudah munculkan diri. rupanya kau sedang tidur enak disini. sudah datang. anak angkatku segera akan keluar.Tiraikasih Website http://kangzusi. semua orang lain mengira pengemis tua .com/ "Huuh. kau si anjing budukan jangan kelewat menghina. sudah datang! Anak angkat aku si pengemis tua telah datang untuk membayar rekening" Ketika semua orang mendengar perkataan itu.

mereka berdua segera bersantap sambil berbincang-bincang. “Yaa. dia segera masuk kedalam untuk mempersiapkan hidangan. Suma Thian yu segera mendorong orang-orang yang berada disekitar situ agar minggur kemudian sambil menjura kepada pengemis tua itu. mereka malah menganggap Suma Thian yu ikut gila. Sementara mereka yang menonton keramaian pun segera pada bubar tapi dari dalam rumah penginapan itu mulai terdengar suara kasak kusuk orang membicarakan kejadian ini Setelah Siau yau kay duduk. . “Rahasia langit tak boleh bocor. aku hendak menjamu sahabatku ini. harap kau sudi memaafkan" Begitu ucapan tersebut diutarakan semua orang semakin dibikin kebingungan dan tidak habis mengerti. Pelayan itupun mengalihkan sorot matanya yang keheranan kearah Suma Thian yu. harap siapkan hidangan dan arak berusiasepuluh tahun. lalu diperhatikan dari atas hingga ke bawah dengan seksama.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ itu indah tak beres otaknya sehingga kerjanya hanya menggoda orang. mempergunakan kesempatan itu. thian yu membeberkan kejadian yang dialaminya selama beberapa hari ini. kenal. mengapa kau pun sampai disini?” Siau yau kay segera tertawa cekikikan. rekeningnya akan ku bayar sekalian nanti” Melihat Suma thian yu bersedia untuk membayar. katanya dengan sopan: "Bila aku tidak menyambut kedatangan lo-cianpwe dari jauh. Buru-buru pelayan itu berkata kepada Suma Thian yu dengan ramah dan sopan: “Apakah kek-koan kenal dengan dia?” Sambil bersenyum suma Thian yu manggut-manggut. Suma thian yu baru bertanya dengan sikap hormat” “Cianpwe. mari kita minum arak dulu sebelum kuceritakan keadaan yang sebenarnya” Suma thian yu pun tidak bertanya lebih jauh. pelayan itu hanya bisa menggelengkan kepala sambil menghela napas.

dengan misterius dia melirik sekejap ke arah Suma Thian yu.. kemudian katanya: "Tali jodoh seribu li hanya tergantung disatu titik. bahkan ada pula yang menggelengkan kepalanya sembari menyumpah kalang kabut: “Orang gila... aaai. Maka sambil mengangkat cawan araknya." Ucapan itu bagaikan orang yang sedang bergumam. dengan gembira ia segera mengebrak meja sembari berseru: "Suatu tindakan yang amat bagus! Kita memang wajib menegakkan keadilan serta kebenaran bagi umat persilatan!” Gebrakan meja itu segera mengagetkan semua tamu yang kebetulan sedang bersantap. sulit juga menjadi seorang mak comblang. dia meneguk seorang diri. dia tak ingin mendesak orang untuk mengungkapkan semua rahasianya. Sebagai pemuda yang berjiwa mulia. karena orang lain tidak mengungkapkan hal tersebut. hal ini membuat Suma Thian yu menjadi kebingungan setengah mati.com/ Ketika Siau yau kay Wi kian mendengar Suma thian yu berhasil memapas rambut Chin lan eng dan memapas sebuah telinganya..Tiraikasih Website http://kangzusi. mengapa dia belum juga datang?” "Siapa? Siapa yang kau maksudkan?” tanya Suma Thian yu dengan wajah tercengang. . dia merasa perkataan dari pengemis tua itu ngawur seakanakan dibalik kesemuanya itu masih ter¬simpan semacam rahasia. hampir semua orang mengalihkan sorot matanya kearah mereka.. dan beberapa cawan sudah masuk ke dalam perut Siau yau kay Wi kian segera meletakkan cawan araknya ke meja sambil bergumam: "Aneh.. Siau yau kay tertawa cekikikan.” Setelah arak dihidangkan. benar-benar sudah tak ada orang yang bisa menolongnya lagi. maka dia pun tidak mendesak lebih jauh.

Ketika tersenyum. memakai baju berwarna kuning dengan ikat pinggang berwarna hijau mata yang jeli. lalu katanya: “Harap dimaafkan bila kau orang tua harus menunggu terlalu lama" Kemudian ia mengambil tempat duduk didekat pengemis tua itu. tanpa berkedip barang sekejap pun mereka semua mengawasinya lekat-lekat. Dengan kejadian ini. Tak heran kalau semua orang yang hadir disitu sama sama merasa terkejut dan mengira ada bidadari yang turun dari kahyangan.com/ Suatu ketika dia mengalihkan sorot matanya ke depan pintu. Tapi gadis itu hanya memindang sekejap sesekeliling ruangan. terlihatlah sepasang le¬sung pipinya yang indah dan mempesona hati. maka suara helaan napas dan seruan keheranan sekali lagi kerkumandang dalam ruangan itu. dia berusia enam tujuh belas tahunan. sorot mata mereka pun sama-sama dialihkan kearah pintu.Tiraikasih Website http://kangzusi. Menghadapi kemunculan gadis centik itu. Ia memberi hormat kepada pengemis tua itu. seorang pe¬ngemis tua ternyata . pada hakekatnya kejadian ini merupakan suatu peristiwa yang sangat aneh. kemudian dengan lemah gemulai berjalan menuju ke meja yang ditempati pengemis tua itu. hampir semua tamu yang berada dalam ruangan sama-sama merasa ka get dan menghela napas tiada hentinya. mereka berharap gadis itu berjalan menuju kedepan meja mereka. tiba-tiba saja dalam hati semua orang timbul suatu ingatan yang aneh. mendadak pandangan matanya terasa kagum lalu sarunya tertahan: "Aaaaah!" Bukan cuma dia saja yang merasa terkejut bercampur keheranan. hidungnya yang mancung dan bibirnya yang mungil membuat gadis itu nam¬pak begitu cantik dan amar mejawan hati. Rupanya dari depan pintu berjalan masuk seorang gadis yang wajah cantik jelita bak bidadari dari kahyangan.

Siau yau kay Wi kian yang menyaksikan kejadian tersebut segera tertawa terbahak-bahak.com/ menantikan kedatangan seorang gadis cantik jelita bak bidadari dari kahyangan.haah... sahutnya dengan suara tergagap: “Aaahhh. setelah itu baru ujarnya: “Rupanya kau pun berada disini? Kapan datangnya?” "Hari ini baru sampai" jawab Suma Thian yu dengan wajah tersipu-sipu pula. sungguh merupakan kejadian yang menyenangkan.Tiraikasih Website http://kangzusi. apakah kau masih marah padaku?" tanya Suma Thian yu kemudian. itu mah hanya suatu kesalahan paham belaka..kalau tidak berjodoh bagaimana bisa berjumpa? Kalian berdua tak usah berlagak malu lagi. bisa bertemu dengan nona ditempat ini. merah padam selembar wajah Wan pek lan karena malu. Gadis itu tak lain adalah putri kesayangan dari Mo im sin liong (naga sakti dari mega) Wan kiam ciu. Ketika mendengar pertanyaan dari Suma thian yu itu. pada hakekatnya peristiwa ini merupakan suatu kejadian yang aneh dan hampir saja membuat semua orang merasa bagaikan sedang bermimpi di siang hari bolong. “haah. Bi hong siancu Wan pek lan segera berpaling kearah Siau yau kay Wi kian lalu sahutnya: “Dia orang tualah adanya!” . mari! Kita keringkan dulu secawan arak!” "Nona Wan.. betul-betul suatu perpaduan yang amat tak sedap. gadis itu menundukkan kepalanya rendahrendah lalu melirik sekejap kearah Suma Thian yu dengan wajah tersipu-sipu. Susiok Coa telah memberi penjelasan dan kami tahu kalau siauhiap bersih!” “Siapakah Susiok Coa mu itu?” tanya Suma thian yu dengan wajah tercengang. Tiga manusia yang berbeda duduk di meja yang sama.. congpiautau dari perusahaan Sin liong piaukiok di kota Heng ciu Bi hong siancu (Dewi burung hong) Wan Pek lan adanya.haah. Setelah duduk..

“ketajaman mata paman tio memang sungguh mengagumkan. masa aku si pengemis tua akan melepaskan dirimu dengan begitu saja?” Ketika Bi hong siancu Wan Pek lun menanyakan kaadaan yang sebenarnya kepada pe¬muda itu. hampir saja aku menuduh orang baik.. dari seluruh piasu yang ada dalam perusahaan. selama ini aku masih merasa kuatir kalau Tio toako masih marah terus kepadaku!” Wan pek lan tersenyum.. “seandainya terbukti kalau kau adalah pembunuhnya. . dia telah telah bentrok dengan ayahku sehingga kedua belah pihak merasa sama-sama tidak senang” “bagaimana sekarang.? buru-buru Suma thian yu bertanya. tentunya kau tidak menjadi gusar bukan?” Suma thian yu tertawa getir. katanya: “Semuanya ini gara-gara kejelekanku.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ Sekarang Suma thian yu mengerti. kau jangan keburu bersenang hati!“ damprat Siau yau kay Wi kian dengan gusar. “Ia sudah pergi meninggalkan perusahaan” “Apa?” seru Suma thian yu terkejut. dengan perasaan tak tentram tenteram Bi hong siancu Wan Pek lan memandang sekejap kearah Suma thian yu dengan pancaran sinar cinta yang mendalam. Selesai mendengar cerita mana. tanpa terasa ia berseru: “Tak heran kalau locianpwe marah-marah pada waktu itu. Cuma dia seorang yang memahami perasaanmu. gara-gara peristiea tersebut. rupanya diantara kalian mempunyai hubungan yang sangat akrab” “Bpcah. kemudian ujarnya dengan nada bersungguh-sungguh: “Berbicara menurut keadaan pada waktu itu. secara ringkas Suma Thian yu segera menceritakan semua peristiwa yang dialaminya termasuk Siau yau kay mengejarnya ke gua Hui im tong dan menuntut pertanggungan jawab darinya.. siapapun akan menaruh curiga kepadaku.

pasti dikarenakan suatu pertimbangan maka hatinya pun menjadi lega. rupanya segala sesuatu yang hendak dilakukannya itu telah diatur dengan rapi sekali. Siau yau kay Wi kian dengan susah payah mengajak Wan Pek lan datang kesitu kemudian menyerahkannya kepada Suma Thian yu. hingga dibilang. kenyataannya dalam kesibukan tersebut dia masih sempat mengurusi cinta muda mudi. “Perempuan memang mahkluk yang amat tajam perasaannya. ucapan Siau yau kay tersebut mengandung suatu makna yang amt mendalam. bila ia mau mengembara ketempat luaran. Wan Pek lan memang cerdik. pada hakekatnya seperti orang berbakat yang dipendam. Malam itu Suma thian yu minta dua kamar lagi untuk beristirahat kedua orang itu. ia bisa berkata demikian. dia pergi tanpa pamit. Kalau dibicarakan memang sungguh mengangumkan sekali. hatinya jadi merasa amat berterima kasih. bagaimanapun juga tak bisa menonjol dan menjadi besar. kalau harus mengendon terus dalam perusahaan. urusannya banyak dan repot sekali. Keesokan harinya. ketika Suma Thian yu bangun dari tidurnya. kamarnya ditinggilkan dalam keadaan kosong. ia menyaksikan Siau yau kay Wi Kian sudah pergi entah kemana. sebenarnya hal ini merupakan suatu tindakan yang luar biasa. kemungkinan besar malah akan dijumpai suatu kemukjijatan” Suma thian yu tahu. Sewaktu Bi hong siancu menjumpai Siau yau kay sudah pergi. . sepanjang hidupnya dia selalu berkelana dalam dunia persilatan. cita-cita seorang lelaki berada diempat penjuru.Tiraikasih Website http://kangzusi. Bisa dibayngkan pula betapa berterima ka¬sihnya Wan Pek lan setelah menyaksikan kesemuanya itu. sekulum senyuman tersungging diujung bibirnya.com/ Siau yau kay Wi kiam yang berada disamping segera menukas dengan nada dingin: “Biarkan saja dia pergi. dengan cepat dia mengetahui kaku Wi locianpwe ada niat untuk menjodohkan mereka berdua.

Padahal Wan pek lan sendiripun berperasaan sama. Gak yang lo terletak diluar kota Gak ciu.? Setelah membayar rekening. hubungan muda mudi ini semakin akrab.Tiraikasih Website http://kangzusi. Setelah kesalapahaman diantara mereka dapat diatasi. dimana mereka bermesraan dengan hangatnya. didampingi seorang gadis yang cantik seperti Bi hong siancu. sedikit banyak Suma thian yu jauh merasa lebih riang dan gembira. Tampakk gadis itu memandang ketempat kejauhan sana. setiap kali Suma thian yu terbayang kembali peristiwa mesranya dengan Wan pek lan tempo hari.com/ Berbeda dengan Suma Thian yu.. Cuma kita tak tahu di manakah dua saudara berdiam. kita masih membutuhkan banyak waktu” Rupanya sepasang muda mudi ini tak lain Suma Thian yu dan Bi hong siancu Wan pek lan yang sedang datang memenuhi janji. suatu perasaan gembira yang belum pernah dialaminya sebelumnya selalu menyelimuti perasaannya. dia berusaha keras untuk menemukan jejak pengemis tua itu. masih berapa jauhkah dari tempat ini sampai dibukit Kui san?” “Kalau sekarang juga berangkat maka senja nanti sudah sampai... berangkatlah kedua orang itu meninggalkan kota Tiang an gi menuju ke kota Gak ciu. Sepanjang jalan mereka selalu berpesiar dan menikmati keindahan alam. dalam hati kecilnya selalu timbul pertanyaan kapankah keadaan seperti ini bisa berulang kembali. bayangkan sendiri.. dia masih sedikit kebingungan oleh hilangnya Siau yau kay. pesis ditepi telaga Tong ting cu. sehingga kalau harus dicari. Waktu itu. apakah perbuatannya ini tidak menggelikan. . diatas loteng berdiri sepasang muda mudi yang sedang menikmati keindahan alam disekelilingnya.. lalu katanya: “Engkoh thian yu. seringkali ia memperhatikan ketampanan wajah kekasih hatinya..

Sekulum senyuman manis menghiasi ujung bibir Wan Pek lan. kemudian menuju ke tepi telaga dan menyewa sebuah sampan untuk berpesiar ke tengah telaga. coba dilihat siapa yang bergerak lebih cepat" Suma thian yu berhenti mendayung sambil berpaling. memandang burung manyar yang terbang diatas telaga serta kapal layar yang bersimpang siur di kejauhan sana.com/ Memandang air telaga nan hijau dan dihembus angin yang semilir semilir.. memecahkan ombak selaksa pal.. paras mukanya segera berubah hebat. hatinya terasa berdebar keras. ooh. memandang ti ik bayangan putih dikejauhan sana. Semenjak kecil Wan Pek lan selalu dikurung dalam kamar dan tak pernah keluar dari rumah. Mendadak dia menyaksikan ada sebuah perahu sekang bergerak mendekati perahu mereka dari belakang." Belum habis berkata... kepergiannya kali ini boleh dibilang merupakan perjalanan jauh pertama kali yang dilakukan olehnya. Suma Thian yu sudah menarik tangan Wan Pek lan yang putih dan diajak turun dari loteng. betapa asyiknya waktu itu!” Apakah adik Lan ingin menumpang sampan untuk menyelusuri telaga kenamaan ini?" “Ehmmm. dari belakang sana ada sebuah kapal sedang mengejar kita. tanpa terasa katanya: "Kalau bisa menumpang angin seribu li. segera serunya: “Siapa bilang kalau mereka sedang menga¬jak kita beradu kecepatan? Mereka datang untuk menangkap orang" “Menangkap siapa? Apakah perahu peme¬rintah?” . segera bisiknya: Engkoh Thian yu. Makin lama mereka meninggalkan Gak yang lo semakin jauh. karena keadaan mereka sekarang bagaikan sepasang kekasih yang sedang berpacaran ditengah telaga. Wan Pek lan menarik napas panjang-panjang. mari kita beradu kecepatan dengan mereka.Tiraikasih Website http://kangzusi. dia merasa gembira sekali..

kepada Suma Thian yu dia segera berseru keras: . pelbagai pikiran serasa berkecamuk didalam benaknya. mereka datang mencari kita" "Mencari kita. rupanya dari atas geladak perahu¬ itu sudah penuh berisi lelaki-lelaki bersenjata lengkap yang sedang mengawasi Suma thian yu berdua tanpa berkedip.. Dalam waktu singkat.” “Ehhmm" Wan Pek lan mengiakan.... tapi gelombang yang besar dengan cepat memisahkan kembali kedua perahu itu sejauh setengah kaki lebih. Ketika Wan Pek lan mendongakkan kepalanya. perahu itu sudah semakin mendekati sampan kecil yang ditumpangi oleh Suma thian yu itu. Pada ujung tiang perahu itu tergantung sebuah panji segi empat yang bertuliskan huruf “Tong” amat besar.. Mendadak...haaaahh.” Dengan cepat Suma Thian yu berpaling. Suma Tnian yu segera tertawa terbahak-bahak. kalau bukan tentunya sama dari suatu partai atau suatu perkumpulan. Dengan perasaan tercengang Wan pek lan segera berseru: "Perlambang apa sih huruf ‘Tong’ itu?” Suma Thian yu berpaling dan melihat sekejap lagi. Pada saat itulah. dari ujung geladak perahu itu muncul seorang kakek berjubah panjang. dengan cepat ia saksikan ada dua orang lelaki kekar yang memegang golok berdiri diujung geladak...com/ Menyaksikan kepolosan Wan Pek lan yang menyenangkan itu. "Haaaahh. hatinya segera terasa terkesiap. tanpa terasa ia menjerit kaget: "Aaah...Tiraikasih Website http://kangzusi. sementara sepasang matanya masih saja mengawasi perahu yang mendekat itu tanpa berkedip. dari atas perahu itu berkumandang suara keleningan yang sangat ramai..haaah. kemudian sahutnya cepat: "Penyamun dari telaga Tong ting ou.?" "Benar adik lan!" Dengan perasaan tercengang Wan Pek lan berpaling dan memperhatikan sekejap perahu yang sedang melakukan pengejaran itu.

setelah urusan dibukit Kun san selesai. harap kau sudi memberi muka agar mengikuti lohu pergi dari sini. bagaimana kalau siauhiap silahkan naik ke atas perahu?” “Terima kasih. "Yah. aku pasti akan mengunjungi markas kalian” Ketika mendengar suara jawaban tersebut.haaahh. biarlah maksud baikmu itu kuterima didalam hati saja" . aku rasa tidak usah. kakek itu nampak tertegun.kemudian terdengar kakek berjubah panjang itu membentak lagi: "Lohu mendapat perintah untuk menangkap siauhiap.. Tenaga dalam yang sengaja dipancarkan untuk menembusi suara angin dan gelombang dengan cepat membawa suara tersebut hingga kesisi telinga lawan.nama besar Kang pangcu sudah termashur di seantero jagad. kemudian tanyanya dengan perasaan tercengang: “Apakah Sianuhiap kenal dengan pangcu kami?” Suma Thian yu tertawa terbahak bahak. tolong sampaikan saja kepada Pangcu kalian. “Haah.... siapa bilang kalau aku tidak mengetahui akan nama besarnya?" “Kalau memang begitu. apakah kau she Suma?” Suaranya nyaring sekali.. memang akulah orangnya!” jawab Suma Thian yu cepat.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ "Hei. Perahu itu segera menurunkan jangkar. meski angin berhembus kencang namun suara pembicaraannya masih kedengaran jelas sekali dalam pendengaran Suma Thian yu. tanggung kau ntak akan menderita kerugian barang seujung rambutpun” Suma Thian yu segera meletakkan dayungnya dan bangkit berdiri kemudian sahutnya: “Sayang sekali aku masih ada urusan hendak pergi dari sini.haahh.. dari sini dapat disimpulkan kalau tenaga dalam yang dimiliki kakek itu sudah mencapai puncak kesempurnaan.

. Suma Thian yu segera mengambil dayungnya dan mendayung sekuat tenaga.bocah keparat. maka dia segera berpaling.heeeh.heeeh. diam-diam dia semakin terkejut lagi.. “Heeh....com/ Seusai berkata.. sepasang matanya melotot besar.... tetapi setelah mengetahui apa yang terjadi.. kemudian bentaknya dengan suara nyaring: "Anjing keparat..Tiraikasih Website http://kangzusi. Suara petikan yang amat nyaring berkumandang datang dari arah perahu besar itu.. dia lantas membentak de¬ngan gusar: "Kematian sudah berada diambang pintu. Mendadak. membua tsiapapun yang mendengarnya merasakan bulu kuduknya pada ba¬ngun berdiri. toaya akan suruh kau merasakan sedikit pelajaran lebih dulu!" .. Selesai tertawa. kau masih berani bersikap liar. setan muka hijau Siang Tham menjadi tertawa sehabis mendengar perkataan itu.. jangan salahkan bila nona akan memotong lidahmu!" Bukan gusar. perahu itu segera meluncur kembali sejauh satu kaki lebih ke depan. Ternyata diatas geladak perahu tersebut telah berdiri si Setan bermuka hijau Siang tham. bila kau berbicara tidak senonoh lagi. Terdengar Setan bermuka hijau Siang Tham tertawa keras dengan seramnya. baik.. suara tertawanya seperti tangisan monyet diselat Wushia. telaga Tong ting ou akan menjadi tempat untuk mengubur jenazahmu!" Setelah tertawa seram lagi dengan kerasnya." Bi hong siancu Wan Pek lan serentak melompat bangun sesudah mendengar perkataan itu. Mula-mula Suma Thian yu mengira kalau kakek itu bermaksud hendak menangkapnya hidup-hidup... dengan suara dingin dia melanjutkan: Orang yang bisa terkubur didasar telaga ini bukan manusia sembarangan apalagi disisimu didampingi oleh seorang bocah perempuan yang begitu cantik” heeehh. apakah kau ingin kabur dengan begitu saja? Hmmm.heeehbh.

Hujan anak panah masih saja meluncur datang tiada hentinya. Suma Thian yu menjadi terperanjat sekali. Menyaksikan datangnya ancaman tersebut. Ketika lapisan anak panah tersebut tiba didepan sampan tersebut. sekali lagi sampan itu meluncur satu kaki lagi kedepan. serunya kemudian kepada Wan pek lan: “Adik Lan. Akan tetapi perahu besar itupun segera mengangkat jangkarnya dan melakukan pengejaran dengan kecepatan luar biasa.. Buru-buru Suma thian yu mengebaskan ujung bajunya kedepan. anak panah itu pada rontok dan jatuh semua ke dalam air.. segulung angin pukulan yang amat dahsyat dengan cepat menyambar kedepan. tapi setiap kali tiba didepan pemuda tersebut. Menggunakan kesempatan yang sangat baik itulah Wan Pek lan segera mendayung sampan-nya dan mundur kembali dari situ. seakan akan membentur pada selapis dinding baja yang sangat kuat saja.Tiraikasih Website http://kangzusi. anak . kini jaraknya dengan perahu besar itu menjadi enam kaki lebih. cepat-cepat dia mendayung perahunya lagi sehingga meluncur satu kaki kedepan. Sekuat tenaga Wan pek lan mendayung.com/ Kemudian sambil mengulapkan tangannya dia membentak: "Lepaskan panah!" Seketika itu hujan panah memenuhi seluruh angkasa dan bersama-sama menyambar tubuh Suma thian yu berdua. Mendadak terdengar suara keleningan berkumandang lagi dari atas perahu besar itu.. tak sebatangpun yang mencapai pada sasarannya. dapatkah kau mendayung? Biar aku yang menghadapi serangan mereka” Sembari berkata dia lantas menyerahkan dayung tersebut kepada Wan pek lan. Sementara itu bidikan anak panah yang pertama sudah terjatuh semua kedalam air. hujan panah sekali lagi meluncur kedepan menembusi angkasa.

sekalipun tidak terpanah. sampan itupun seperti ikan terbang saja segera meluncur kedepan dan menyongsong kedatangan perahu besar tersebut. mari kita menyerbu keatas saja. apabila keadaan seperti ini harus dilangsungkan lebih jauh. Suma thian yu merasa apa yang diucapkan itu memang benar. Wan pek lan mengetahui kalau cara tersebut bukan suatu cara yang baik. maka dia segera berseru: “Adik lan. akhirnya berhasil juga mereka menembusi pertahanan lawan dan mencapai tepi perahu besar itu. Hujan panah semakin bertambah gencar sedangka Suma thian yu harus memutar telapak tangan tiada hentinya. Namun Suma Thian yu sendiripun bukan manusia yang terdiri dari kawat tulang besi. Sesudah bersusah payah sekian waktu. maka ia segera berkata: “Engkoh thian yu. dayung perahu itu dan sambut kedatangan mereka!” Dengan sepenuh tenaga Wan pek lan mendayung sampan itu kuat-kuat. kemudian baru menangkap kita dalam keadaan hidup-hidup!” Ucapan tersebut dengan cepat menyadarkan pemuda itu dari impian-nya. .Tiraikasih Website http://kangzusi. lama kelamaan dia kehabisan tenaga juga. rupanya mereka hendak membuat kau letih lebih dulu.com/ panah tersebut semuanya rontok ke dalam air dan sama sekali tidek berfungsi lagi. paling tidakpun akan mati kelelahan. disusul kemudian setan muka hijau Siang Tham menampakkan diri dari balik ruang perahu. 000O000 Mendadak dari atas perahu berkumandang suara bentakan yang amat nyaring: “Berhenti!" Hujan panah segera berhenti.

tubuhnya segera roboh kebelakang dan tewas seketika itu juga. toaya bersedia mengampuni selembar jiwa anjingmu itu!” Rupanya setan muka hijau Siang Tham mengira kedua orang itu hendak menyerahkan diri keatas perahu. terutama akan kekejian dan kelicikan manusia itu. kemudian dengan sepenuh tenaga di sentilkan kearah depan. cahaya perak itu segera menyebar lewat dari sisi telinganya.com/ Sesudah menggelengkan kepalanya berulang kali sambil mengawasi sekeliling tempat itu. memandang diatas wajah bocah perempuan itu. Waktu itu setan muka hijau Siang Tham sedang gembira atas keberhasilannya..!”dengan membawa desingan angin tajam.. tak ampun lagi cahaya pe¬rak tadi segera menghajar diatas jalan darah oian keng hiat dari kakek itu. Kebetulan sekali dibelakang tubuhnya sendiri adaseorang kakek.Tiraikasih Website http://kangzusi. dia merogoh kedalam sakunya dan mengambil sesuatu benda. setelah dilihatnya kakek tua itu tewas . “Weeesss. lalu serunya: “Bocah keparat apakah kau sudah merasa takluk? Baik! Menyerah saja tanpa memberikan perlawanan. padahal Suma Thian yu sudah membenci setan muka hijau Siang tham itu sehingga merasuk kedalam tulang sum-sumnya.. Tanpa mengucapkan sepatah katapun.. Seketika itu juga nampaklah serentetan ca¬haya perak yang kecil dan lembut langsung menyambar kearah tenggorokan setan muka hijau Siang Tham tersebut. Sementara itu setan muka hijau Siang Tham sudah berhasil berdiri tegak kembali. tentu saja dia tidak pernah menyangka kalau Suma ThiaO yu akan bertindak demikian. sambil men erit kaget. buru-buru dia melompat mundur ke belakang. dia menyeringai seram. Baru saja dia menyaksikan datangnya sambaran cahaya perak kearahnya. tahu-tahu ancaman sudah berada didepan mata. Terdengar jeritan yang menyayatkan hati segera berkumandang memecahkan keheningan.

Dalam pada itu. mendadak dari sampan kecil teraebut sudah berkumandang suara prkikan nyaring yang memekikan telinga.com/ dalam keadaan mengenaskan. Sebagai seorang gadis yang berilmu tinggi. kemudian dimana jari tangan nya menyambar. tampak sesosek bayangan manusia secepat sambaran kilat menerjang ke atas perahu. bagaikan bidadari yang baru turun dari kahyangan. Suma Thian yu mendengus dingin tubuhnya seperti segulung angin lembut segera menyapu ke depan. timbul rasa mendongkol bercampur dendam dihati kecilnya. sudan barang tentu Wan Pek lan tidak akan membiarkan dirinya menjadi korban bacokan lawan. serahkan nyawa anjing mu!” Setan muka hijau Siang Tham segera membentak gusar. Serangan yang amat dahsyat segera dilontarkan ke depen. Belum sempat dia menurunkan perintah untuk melancarkan serangan dengan anak panah lagi. Dalam keadaan demikian. suara . dengan suatu gerakan yang indah dia bergerak diantara ayunan berpuluh bilah golok mestika tersebut. dengan amat kalapnya dia langsung menerjang ke anak muda tersebut. tahu-tahu Bi hong siancu Wan Pek lan sudah turun pula diatas geladak perahu tersebut. segulung angin puyuh dengan cepat menyambar dan menggulung ke tubuh lawan. orang itu bukan lain adalah Suma Thian yu.Tiraikasih Website http://kangzusi. Pada saat itulah di tengah udara kembali berkumandang suara bentakan nyaring. "Bocah keparat. puluhan orang lelaki kekar yang berada diatas perahu tersebut tanpa menanti perintah lagi masingmasing menggerakkan goloknya membacok tubuh Wan Pek lan. Berbareng dengan berkumandangnya suara pekikan nyaring tersebut. si Setan muka hijau Siang Tham tidak sempat untuk mengubris Wan Pek lan lagi. Tampak bayangan manusia itu berkelebatan lewat dan tahu-tahu sudah berdiri tegak diatas geladak tepat dihadapannya.

dia melepaskan suatu sergapan maut.Tiraikasih Website http://kangzusi. Suma thian yu melakukan sergapan dengan senjata rahasia tanpa memberi pemberitahuan terlebih dahulu. agar dia mempunyai kesempatan untuk merebut naik keatas perahu. setelah itu sambil melancarkan serangan dengan ilmu Sian po hui hong ciang ajaran Cong liong lo siansu. “Siang tham!’ bentaknya dengan penuh kegusaran. angin pukulan mayat busuk yang maha dahsyat pun digunakan hingga mencapai pada puncaknya. pertahanan nya pun ikut menjadi goyah pula. Menyaksikan kejadian tersebur. Pertarungan antara Suma Thian yu dengan setan muka hijau Shian Tham pun berlangsung dengan seimbang. siapapun tidak berhasil menemukan titik kelemahan yang bisa di manfaatkan. karena pertama. pertarungan segera berkobar dengan serunya. Oleh sebab itu begitu turun tangan dia lansungg mengeluarkan jurus serangan mematikan untuk meneter lawannya. “sauya akan segera menghantar kau untuk pulang kealam baka!” . dia segera menggertak gigi kencang kencang. diam-diam Suma Thian yu merasa amat gelisah. dia sangat membenci atas diri setan muka hijau Siang tham. tapi begitu waktu semakin berlarut. kedua ia pun ingin memecahkan perhatian musuh. Begitulah. Seran muka hijau Shiang Tham merasa membenci sekali terhadap Suma Thian yu karena tanpa mengeluarkan suara peringatan apa pun si anak muda itu telah melancarkan sergapan dengan senjata rahasia untuk melukai orangnya. Wan Pek lan yang menghadapi kawanan lelaki bermuka bengis itu sudah bertempur hingga mencapai pada puncaknya.com/ jeritan ngeri yang menyayatkan hati pun berkumandang saling susul menyusul. kedua belah pihak saling menyerang dan saling bertahan dengan sepenuh tenaga. lalu me nyalurkan tenaga dalamnya ke dalam telapak tangan. Tadi. sekalipun pada mulanya dia masih perkasa.

Suma thian yu turut berpaling. Dengan sorot mata yang tajam. Mendadak terdengar lagi suara pekikan nyaring amat keras berkumandang memecahkan keheningan.com/ Tampak suara guntur dan kilatan cahaya menderu-deru ditengah angkasa. Disaat yang amat kritis inilah.. Sebenarnya posisi si setan muka hijau Siang tham pada saat itu sudah amat kritis sekali. Walaupun tak sampai menemui ajalnya.Tiraikasih Website http://kangzusi.. Menyaksikan kesemuanya itu. wilayah seluas sepuluh kaki disekeliling tempat iu pun segera terkurung dalam pengaruh angin serangan dari Suma thian yu. akhirnya dia menghela napas panjang dan memejamkan matanya sambil menantikan datangannya saat kematian. maka secara otomatis Setan muka hijau Siang tham terhindar lolos dari bahaya maut. serangan tadi langsung menggulung ke tubuh si setan muka hijau Siang Tham. Mendadak kedua orang itu saling berpisah kesamping. tapi dia segera mundur dua langkah dengan perasaan terkejut. Ketika mendengar suara pekikak nyaring tadi... sesosok bayangan manusia secepai sambaran petir segera meluncur tiba dan me¬layang turun di atas geladak perahu. namun akibat dari peristiwa tersebut. keringat dingin segera jatuh bercucuran membasahi seluruh tubuhnya. angin puyuh menyapu seluruh jagad. . setan muka hijau Siang tham bermandikan keringat dingin juga sangking kagetnya.. Betapa terperanjatnya setan muka hijau Siang tham menghadapi ancaman itu. si setan muka hijau Siang tham menjadi gugup dan gelagapan setengah mati. bagaikan munculnya segulung angin puyuh berbentuk naga sakti. tapi berhubung munculnya suara pekikan secara tiba-tiba dan Suma thian yu mundur beberapa langkah dengan sigap.. untuk meloloskan diri sudah tentu tidak sempat lagi... Suma Thian yu segera mengawasi wajah orang itu lekat lekat. setelah mendengar pekikan itu..

dia tahu kalau si setan muka hijau Siang tham adalah seorang manusia yang termasyur punya nama besar dalam kalangan hitam kalau toh dia mengatakan kalau musuhnya ter lampau tangguh. dengan cepat pikirannya berubah. Suma Thian yu memperhatikan orang itu beberapa saat. sehingga tanpa terasa lagi dia mendengus dingin.Tiraikasih Website http://kangzusi. Akan tetapi setelah meneliti wajah Sama Thun yu yang dianggap nya masih ingusan tersebut. kejadian ini sungguh membuat orang lain tidak mempercayai dengan begitu saja. Wajah setan muka hijau Siang Tham segera berseri karena gembira setelah mengetahui siapa yang datang.com/ Ternya orang ini adalah seorang lelaki berusia empat puluh tahunan. rasa curiga segera berkecamuk dalam benaknya. dia merasa ucapan dari si Setan muka hijau Siang Tbam itu kelewat dibesar-besarkan dari keadaan yang sesungguhnya. maka hal ini tak bakal salah lagi. bermata tikus. sammbil tertwa terbahak-bahak segera serunya: "Saudara Bian. pendatang itu segera menatap wajah Suma Thian yu. tapi mengapa bisa memiliki kesempurnaan tenaga dalam diatas enam puluh tahun hasil latihan. "Himm. berhidung bajing. siapapun akan mengetahui bahwa dia bukan manusia baik-baik. kebetulan sekali kedatanganmu. musuh ku ini agak kelewat atos!” ketika mendengar perkataan tersebut. dia pikir usia orang ini paling banter baru empat puluh tahunan. dilihat dari kelicikan dan kesadisan yang menghiasi wajahnya. memangnya dia mempunyai kepala tiga lengan enam? Atau bisa terbang kelangit menerobos ke dalam tanah?" Mendengar perkataan tersebut buru-buru Setan muka hijau Siang Tham menjawab: . kepala botak tak berambut dan memakai pakaian ringkas yang mahal harganya.

lihat. karenanya dia tidak begitu memperhatikan terhadap apa yang diucapkan pendatang tersebut barusan. Suma Thian yu telah memutar otak untuk memikirkan siapa gerangan orang tersebut. hmm. pendatang she Bian itu baru memperhatikan kalau diatas perahu terdapat seorang gadis yang cantik jelita bak bidadari dari kahyangan. harap Bian heng jangan melepaskannya dengan begitu saja. lagi pula. dia tertegun juga setelah menyaksikan gerakan tubuh lawan yang begitu aneh. Orang itu nampak tertegun.com/ “Musuh kita ini adalah duri bagi kelompok mata kita.. Berbeda dengan Wan Pek lan yang semenjak tadi sudah kehabisan sabarnya. "masa aku akan membiarkan si bocah perempuan ini terlepas dengan begitu saja?" Sementara kedua orang gembong iblis itu masih bercakapcakap. Bentakan gusar dari Bi hong siancu Wan Pek lan tadi segera menyadarkan kembali Suma Thian yu dari lamunannya. tahu-tahu bayangan manusia berkelebat lewat dan lenyap dari pandangan mata. dia melompat kedepan dan menuding hidung orang tersebut sembari mengumpat: “Hey bajingan keparat. si setan muka hijau yang licik segera mengereling sekejap kearah Bi hong siaucu Wan Pek lan. kontan saja dia membuka mulutnya lebar-lebar sehingga air liur pun turut menetes keluar. "Tentu saja. tentu saja" sehutnya kemudian sambil tertawa licik. Sesudah mendengar ucapan tersebut. babi bertamparg jelek! Kalau berbicara sedikitlah tahu diri. lalu tidak nampak gerakan apa yang digunakan olehnya.Tiraikasih Website http://kangzusi. tanpa terasa serunya keras: . nona akan memberi pelajaran kepadamu!" Seusai berkata dia lantas melancarkan sebuah bacokan dengan kecepatan bagaikan sambaran kilat." Berbicara sampai disitu.. tatkala serangan dari Wan Pek lan sudab ham¬pir mengenai tubuhnya dan nyaris orang itu teriuka parah.

.Tiraikasih Website http://kangzusi. Dalam terkesiapnya. perempuan adalah mahluk yang aneh. namun mereka akan nekad juga mencari gara-gara. maka dia akan menganggap kau sedang menghinanya atau memandang rendah dirinya. apabila dia tidak segera menampakkan diri. Sebagaimana diketahui. Begitulah dalam keadaan Bi hong siancu Wan Pek 1an sekarang. kemudian mundur dari posisi semula. kendatipun serangan maut musuhnya berhasil dihindari. biasanya perempuan paling suka menjaga nama baik. terdengar dia membentak nyaring.. dia sengaja memancing musuhnya untuk mendekat. Orang itu benar-benar licik dan cabul.!" Maksud baik Suma thian yu itu tidak memperoleh tanggapan yang selayaknya dari Wan pek lan bahkan gadis tersebut sama sekali tidak menggubrinya barang sekejap. niscaya Wan Pek lan akan terjatuh ke tangan musuh. Dalam keadaan demikian. cepat mundur. walaupun dia tahu kalau bukan tandingan dari musuhnya. begitu kepalan dari Wan Pek lan sudah hampir mengenai dadanya. buru-buru dia menjatuhkan diri ke belakang. tak urung dia bermandi peluh karena tegang dan paniknya. tahu-tahu Wan Pek lan menyaksikan pukulan musuh sudah berada didepan mata.. apabila kau melarangnya atau memberi peringatan kepadanya. kemudian sepasang lengannya dikem bangkan dan menggunakan jurus Hui yan keng hong (Burung walet naga sakti) tubuhnya meluncur ke depan dan menerjang musuhnya. Gagal dengan serangannya. orang tak bisa di hadapi dengan begitu. mendadak dia merendahkan tubuhnya untuk menghindarkan diri dari serangan lawan. sementara telapak tangannya pada saat yang bersamaan membabat ke buah dada Wan Pek-lan dengan kecepatan luar biasa..com/ "Adik Lan. Sumu Thian yu mengerti.

aku benar-benar tak mengira kalau kau dari bukit Ci san” Rupanya gembong iblis bermata tikus berhidung barongsay dan bertam[ang jelek ini tak lain adalah sian Wi coa (Ular berekor bersuara) Biang Pun ci. banyak anak gadis atau istri orang yang dinodai olehnya. pasti akan beru¬saha untuk membunuh dan membasmi kaum durjana yang melakukan kejahatan tersebut. bukan diperkosa saja bahkan semuanya dibuinuh secara keji. Setiap orang persilatan yang menyinggung nama sian Wi coa Biang Pun ci hampir semuanya mengutuk dan menyumpahinya. Suma thian yu segera terperanjat. "perempuan” merupakan pantangan yang paling besar. bahkan mengandung berbagai bisa yang amat keji. “Memperkosa" adalah kejahatan nomor satu didunia bagi orang yang belajar silat. segera serunya: “Oohh. Biang Pun ci adalah seorang lelaki yang paling suka merusak kehormatan kaum wanita. kemudian sambil tertawa hambar dan melirik sekejap wajah orang itu tegurnya: "Hebat amat kepandaian silatmu. ilmu silat yang dimiliki Siang wi coa3 Bian Pun ci sangat lihay. . bukan cuma sakti dan aneh. dia hanya mengerling sekejap kearah Suma thian yu kemudian menyahut: “Selamanya toaya mu tak pernah berganti nama. siapa namamu? Orang itu tak sudi menatap lawannya. Apa mau dikata. kepandaian silat yang dimiliki.Tiraikasih Website http://kangzusi. aku adalah Bian Pun Ci dari bukit Ci san!” Mendengar nama ‘Bian pun ci’. Perlu diketahui. seorang sampah masyarakat dari lembah hijau. itulah sebabnya setiap pendekar yang merasa memiliki ilmu silat tangguh.com/ Maka sambil menggerakkan badannya dia berdiri diantara Wan Pek lan dengan orang itu. rupanya Bian tayhiap.

Begitulah. mungkin kau akan jatuh semamput karena kaget. pasti akan kusebutkan nama guruku" Siang wi coa Bian Pun ci meludah dengan gemas lalu dengan wajah penuh amarah serunya: “Bocah keparat. siapa nama gurumu?” Agak mendongkol juga Suma Thian yu menghadapi ucapan lawan yang begitu sombong dan tak tahu adat itu.com/ Ituulah sebabnya walaupun berulang kali dia kena dikepung. kalau harus bertempur dengan bocah ingusan macam kau. Siang wi coa Bian Pun ci tertawa ringan. atas dasar apa kau berani berkata begitu takabur? Bukan toayamu sengaja omong besar. tapi selalu saja berhasil lolos dengan mengandaikan ilmu beracunnya. Setelah tertawa terkekeh-kekeh dengan seramnya. kalau tidak mendengar masih mendingin. asalkan mampu menangkan satu jurus atau setengah gerakan dariku. tak usah mempergunakan sepasang tangan pun toaya sanggup untuk bermain-main dengan dirimu!” Suma thian yu sendiri pun merupakan seorang pemuda yang tinggi hati. kejahatan yang dilakukan juga semakin brutal. dengan cekatan dia berkelit kesamping. diapun berseru dengan suara keras: “Biasanya orang yang mengetahui nama toayamu bukan manusia sembarangan. Kesemuanya itu membuat bajingan besar ini bertambah sombong dan takabur. bahkan berpuluh kali lipat lebih menggila.Tiraikasih Website http://kangzusi. sebagi manusia yang tinggi. sahutnya kemudian dengan dingin seperti es: “Apabila kusebutkan nama guruku. dengan cepat dia melompat kehadapan Bian Pun ci. Siang Wi coa Bian Pun ci menjadi amat bergembira setelah menegar kata-kata sanjungan dari Suma thian yu itu. kemudian de¬ngan jurus Siang liong ciong cu (sepasang naga berebut mutiara) dia mencongkel sepasang mata lawan. begitu mendengar ucapan yang amat takabur itu kontan saja dia terttawa terbahak babak. kemudian jengeknya dengan sinis: .

orang she Bian.. sauya mu dari keluarga Suma. ia tahu kalau musuhnya tidak bermaksud baik tapi tidak memahami maksud dari per¬kataan musuhnya itu.. ayo kita bertempur mati-matian.. kalau kau memang seorang lelaki sejati.. toaya akan mengalah sepuluh jurus untukmu!” Suma Thian yu menjadi naik darah. sehingga Thian mengirimmu ke hadapan toaya. .. mendadak sepasang matanya melotot besar lalu sambil menatap wajah si anak muda dengan gusar. sebelum ada yang mampus jangan berhenti!” Begitu mendengar disebutkannya nama ‘Suma’.bocah keparat. Siang wi coa Bian Pun ci menjadi amat terkesiap. waktu yang kita punyai sudah tidak ba¬nyak lagi. dia lantas menvabut keluar sebuah senjata tajam dari pinggangnya.haaah.... tampaknya takdir sudah menentukan kalau usiamu harus berakhir sampai hari ini.haahh.Tiraikasih Website http://kangzusi. tegurnya keras-keras: "Benar.. teriaknya kemudian: "Aku orang she Suma belum pernah sudi menerima kebaikan dari orang lain meski satu jurus pun. ayo kita tentukan saja siapa saja lebih kuat melalui pertarungan!" "Bagus tepat sekali! Udulmu itu memang cocok dengan selera toaya!" Jawaban dari Siang wi coa Bian Put ci ini diucapkan dengan sombong dan amat jumawa.com/ "Dengarkan baik-baik bocah keparat. heee.. hutang piutang kita ditahun tahun yang lalu pun harus diperhitungkan sekarang. Sambil tertawa dingin dia lantas berseru: “Orang she Bian tak usah banyak berbicara lagi. kenapa? Menjadi ketakutan?” Mencolong sinar tajam dari balik mata Siang wi coa Bian Pun ci sesudah mendengar ucapan tersebut. Tidak banyak berbicara lagi. heeeeh." Thian yu menjadi kebingungan setengah mati setelah mendengar perkataan lawannya. mendadak ia tertawa terbahak-bahak dengan kerasnya: "Haaah.

. Menjumpai si anak muda itu terperanjat dengan mata yang terbelalak lebar. . Apabila berada ditangan orang biasa.. seperti tali tapi seperti ruyung. akan tetapi apabila sudah berada di tangan seorang jagoan Liok lim yang amat lihay seperti Bian Pun ci.....haaahh.. senjata itu bernama Boan liong to. Siang wi coa Bian pun ci menjadi bangga sekali.. maka bukan saja dapat digunakan sebagai ruyung yang bersifat lembek.haaah. Rupanya senjata tajam yang digengam oleh Siang wi coa Bian Pun ci pada saat ini berbentuk golok bukan golok pedang bukan pedang.. tahu-tahu pedarg Kit hong kiam yang amat tajam itu sudah diloloskan keluar.com/ Terkesiap juga Suma Thian yu setelah menyaksikan bentuk dari senjata tajam itu.bocah keparat. cabut keluar pedangmu!” Di saat Siang wi coa mencabut keluar senjata Boan liong to nya tadi. padahal merupakan sebuah senjata sakti yang luar biasa setali.. Boan liong to tersebut hanya berupa sebuah tali baja belaka. Tak heran kalau Suma Thian yu menjadi terkejut bercampur keheranan setelah melihat senjata tersebut. segera terdengar suara dentingan yang amat nyaring. diam-diam segera pikirnya: “Aneh betul senjata tajam yang digunakan oleh orang ini. ia segera mendongakkan kepalanya dan tertawa: "Haaah.Tiraikasih Website http://kangzusi. bisa pula digunakan sebagai pedang yang bersifat keras. seandainya seseorang tidak memiliki tenaga dalam dan tenaga luar yang sempurna. maka begitu Bian Pun ci selesai berkata. mungkin hanya Siang wi coa Bian Pun ci seorang yang menggunakan senjata tajam macam ini didalam dunia persilatan dewasa ini!" Jangan dilihat senjata lembek itu seperti tali. Suma Thian yu telah membalikkan tangannya menggenggam gagang pedang. Seluruh bagian dari senjata ini terbuat dari baja asli. jangan harap bisa mempergunakan senjata itu....

Bian Pun ci cukup cekatan dan licik jadi orang. mencorong sinar gusar dari balik matanya. sambil menggeserkan badan nya. Tiba-tiba saja paras mukanya berubah menjadi hijau besi. terbukti kalau Wan Liang sama sekali tidak punya salah. sehingga hal mana semakin membangkitkan amarah dan perasaan penasarannya.. inilah yang dinamakan sudah dicari kemanamana sampai sepatu pun jebol masih belum ketemu... pedang Kit hong kiam tersebut dengan disertai angin tajam secerat kilat meluncur kedepan memmbabat tubuh Bian Pun Ci.Tiraikasih Website http://kangzusi. dia sering merasa sedih. dan lagi ilmu silat yang dimilikinya memang sangat lihay.hee. hari ini toaya akan menagih hutang lama berikut rentennya. setelah tertegun beberapa saat lamanya. mengapa Wan liang bisa dimusuhi oleh semua jago dari dunia persilalatan? Tetapi menurut analisanya selama sepuluh tahun belakangan ini.hee. si gembong iblis cabul itu.. dia lagi-lagi tertawa sambil berseru: “Hee. dia sama sekali tidak gugup atau panik. bahkan adakalanya bertanya kepada diri sendiri. dia mundur dua langkah ke . harap kau suka bersiap-siap untuk membayar kepadaku!" Sudah seringkali Suma Thian yu bertemu dengan jago-jago persilatan dan mendapat tahu sedikit tentang peristiwa lama yang menyang¬kut paman Wan Liang nya. akhirnya berhasil ditemukan tanpa membuang tenaga.rupanya kau adalah ahli waris dari orang she Wan itu. sambil membalikkan pergelangan tangannya. apalagi setelah bertemu dengan musuh-musuh seperti Siang wi coa Bian pun ci dan sebangsanya.. Menyaksikan datangnya cahaya tajam yang muncul didepan mata.com/ Berkilat sepasang mata Siang wi coa Bian Pun ci sesudah menjumpai pedang mestika yang berada ditangan sianak muda itu. diam-diam dia memuji: "Pedang bagus!” Kemudian..

dalam sekali gebrakan sudah diketahui ada atau tidak. menyusul bentakan pendek. ilmu silat maupun ilmu pedang yang dimilikinya sudah memperoleh kemajuan yang amat besar. ilmu pedang ini sudah menggetarkan dunia persilatan semenjak puluhan tahun berselang. untuk beberapa saat penarungan berlangsung amat ketat. diapun tidak berani berayal lagi. Suma Thian yu hanya mempergunakan ilmu pedang Kit hong kiam hoat yang berhasil disadapnya dari pa an Wan nya dulu. . penampilan ilmu sakti oleh Siang wi coa Bian Pun ci kontan saja membuat para jago yang berada disekeliling tempat itu menjerit kaget. Sejak awal sampai akhir. menang kalah juga sukar untuk di tentukan. ditinjau dari sini bisa diketahui kalau nama besar yang dimiliki oleh Siang wi coa dalam kalangan Liok lim selama ini bukan berhasil diraih karena untung-untungan saja. Se menjak Suma Thian yu memperoleh petunjuk dari Cong liong lo sianjin. dahulu Siang wi coa Bian Pun ci nyaris pernah termakan oleh ilmu pedang tersebut.com/ samping. pedang Kit hong kiamnya segera menyapu dihadapan wajahnya. Bagi seorang ahli.Tiraikasih Website http://kangzusi. Golok mautnya dengan jurus Hou leng cay bun (harimau muncul dimulut gudang) menyambar kedepan tapi ketika tiba ditengah jalan. masing-masing pihak segera me¬ngembangkan segenap kepandaian silat yang dimilikinya untuk bertarung dengan sengit. selapis bayangan pedang yang menyelimuti seluruh angkasa langsung mengurung tubuh Bian Put ci. mendadak dia memutar pergelangan tangannya lagi. dengan jarus Huan lay kun thian (membalik guntur menggulung langit) membacok tubuh Suma Thian yu. Dalam satu jurus dengan dua gerakan dan yang dipergunakan bersama sama. Ketika dilihatnya Bian pun ci telah mengeluarkan ilmu simpanannya. lengannya segera berputar sambil menyodok ke depan. Begitulah.

siapapun tak bisa menentukan siapa yang lebih tangguh dan siapa yang lemah. Tak selang beberapa saat kemudian. kontan saja dia memaksa Suma Thian yu harus berputar-putar dengan repot.com/ Waktu itu. kedua orang itu sudah bergebrak sebanyak tiga puluh jurus lebih. tanpa sengaja dia telah berjumpa dengrn ahli waris dari Win Liang ditelaga Tong-ting ou ini. Padahal musuh yang sedang dihadapinya sekarang baru berusia tujuh delapan belas tahun apabila pemuda ingusan seperti inipun tak mampu diringkus.Tiraikasih Website http://kangzusi. bagaimana mungkin dia bisa menancapkan kakinya lagi didalam dunia persilatan? Selain itu. bagaimana mungkin Siang wi coa Bian Pun ci akan melepaskan kesempatan yang sangat baik untuk membalas dendam ituu dengan begitu saja? Tampak dia memainkan golok Boan liong to nya dengan mengerahkan seluruh kepandaian silat yang dimilikinya. Untuk beberapa saat lamanya cahaya golok bayangan pedang menyelimut seluruh angkasa. dengan membawa rasa dendam ia jauh meninggalkan daratan Tionggoan untuk mencari guru pandai. Sementara dia merasa murung dan kesal karena sakit hatinya tak terbalas. . tapi belum pernah ia jumpai musuh muda yang begini ganas seperti hari ini. diam-diam Siang wi-coa Bian Pun ci merasa terkejut oleh kenyataan yang terbentang dihadapan matanya sekarang. bukan saja tak berhasil membalas dendam atas aib yang pernah diterimanya dulu. bahkan musuh besar Wan liang sudah berpulang ke alam baka. tapi kedua belah pihak tetap bertahan secara gigih. sudah puluhan tahun lamanya dia mendalami ilmu golok terebut. Siapa tahu kembalinya ke daratan Tionggoan kali ini. sekalipun selama ini sudah banyak musuh tangguh yang pernah dihadapinya. setelah Bian Pun ci menderita kekalahan diujung pedang lawan. bayangkan saja. Sembari melakukan pertarungan yang sengit.

goloknya di tangan kanan segera diangkat sambil melancar¬kan bacokan tipuan. Siang wi coa Bian Pun ci merasa makin terkejut. baru saja dia mengangkat pedangnya untuk mencongkel. kemudian tubuhnya mundur beberapa langkah dan merogoh kedalam sakunya. kemudian secara tidak sengaja salah makan Jiu siam kiam lan yang langka sehingga tenaga dalamnya sudah mencapai puncak kesempurnaan. Suma Thian yu menjadi tertegun. Setelah itu sambil tertawa dingin dengan suara yang menyeramka.Tiraikasih Website http://kangzusi. Tidak heran kalau Siang wi coa Bian Put ci merasa terkejut bercampur tidak percaya.com/ Bahkan dia berpendapat kalau kehebatan Kit hong kiam Wan Liong dimasa lalu pun belum mampu melampaui kelihayan pemuda tersebut sekarang. Yaa siapa yang menduga kalau Suma Thian yu sudah mendapat petunjuk dari beberapa orang tokoh persilatan yang amat lihay. mendadak golok Boan liong to yang meliuk-liuk itu sudah berada dihadapannya. serahkan selembar nyawa mu!" bentaknya keras-keras. pergelangan tangannya bergetar dan dia melemparkan golok Boan liong to tersebut keluar. . ketika golok Boan liong to itu dilontarkan. Aneh memang kalau dibicarakan. mana mungkin Siang wi coa Bian Put ci dapat menaklukannya? Jilid 17 DlTENGAH pertarungan sengit yang berlangsung. se hingga dia memiliki beberapa macam aliran ilmu silat yang berbeda beda. semakin pertarungan berlangsung. ternyata bagaikan seutas tali saja senjata tersebut menari-nari ditengah udara. Akhirnya dia menjadi nekad. bahkan mengembang menjadi besar sekali. kedua belah pihak kembali bertarung sepuluh gebrakan lebih. "Bocah keparat. Dengan bekal ilmu silat yang begitu hebatnya.

com/ Ujung golok tersebut dengan kecepatan luar biasa menyambar keaepan wajah Suma Thian yu. dia saksikan seorang lelaki kekar sudah mampus ditembusi golok Boan liong to itu sehiagga ususnya berhamburan ketanah. licik dan berbahaya ini sungguh menggidikkan hati orang.. cepat pedang Kit hong kiam itu diputar kencang menciptakan selapis jaring pedang yang tebal dihadapannya Dalam pada itulah. Menanti Setan muka hijau Siang Tham berpaling. buru-buru dia menjatuhkan diri dengan gerak kan keledai malas menggelinding untuk meloloskan diri dari ancaman bahaya maut. Termakan oleh tangkisan Suma Thian yu yang begitu rapat. blaaaamm. Siasat yang keji...!" suara ledakan keras yang memekikkan telinga bergema meme¬cahkan kebeningan.. Suma Thian yu menjerit kaget. terdengar jeritan ngeri yang menyayatkan hati berkumanding dari belakang tubuhnya. Baru saja Suma Thian yu berhasil meloloskan diri dari serangan maut tersebut. Setan muka hijau Siang Tham sama sekali tidak menduga akan datangnya ancaman itu... Pada saat itulah.. golok Boan liong to itu melejit keudara dan langsung menyambar ke tubuh Setan muka hijau Siang Tham yang sedang menonton jalannya pertarungan dari sisi areaa. Rupanya Siang wi coa Bian Put ci memang licik dan berhati keji.Tiraikasih Website http://kangzusi. Menghadapi keadaan seperti ini. ketika goloknya disambit ke arah musuh tadi. Semua peristiwa ini berlangsung dalam waktu singkat. mendadak dia merasakan pandangan matanya menjadi silau dan tiga titik cahaya bintang sudah menyambar ke hadapan wajahnya. sebenarnya dia hanya bermaksud untuk memecahkan perhatian lawan padahal senjata maut yang dipersiapkan untuk merenggut nyawa Suma Thian yu menyambar dari arah berlawanan. golok Boan liong to terssbut sudah meluncur datang “Blaam. coba kalau jago kelas dua yang . baru saja pedang tersebut membentuk jaring pedang yang kuat.

peluh dingin jatuh bercucuran membasahi seluruh rubuhnya. darah kental masih bercucuran dengan amat derasnya. saat itulah baru diketahui kalau lencana itu adalah miliknya sendiri. baru saja ia mendeagar suara bentakan lawan. . Kemudian sepasang bahunya bergerak dan menggunakan ilmu langkah Ciong tiong luan poh untuk menembusi serangan senjata raha sia tersebut untuk menerjang makin ke depan. siang wi coa Bian Pun Ci baru saja berhasil berdiri tegak.com/ menghadapi keadaan ini. ternyata disitu terdapat sebuah lencana emas yang gemerlapan tajam. Suma Thian ya ingin maju kedepan untuk melepaskan tusukan. Dengan jurus Liu seng kan gwat (bintang kejora mengejar rembulan) secepat petir menyapu ke muka. tahu-tahu dadanya sudah terasa dingin dan perih. Dalam pada itu. melihat lencana emas yang berada di lantai. Ketika ia memeriksa dadanya. telinganya juga menangkap semua suara yang datang dari delapan penjuru.Tiraikasih Website http://kangzusi. bukan saja dia telah mengawasi sekeliling tempat itu dengan seksama. dia sudah merasakan hal tersebut. dia segera meraba dada sendiri. Mimpipun Siang wi coa Bian Pun ci tidak menyangka kalau gerakan tubuh dari Suma Thian yu begitu cepat dan lincah. ternyata di situ telah bertambah dengan luka yang memanjang. Baru saja Siang wi coa Bian Pun ci mengayunkan tangannya. niscaya dia sudah mampus termakan oleh si¬asat busuk tersebut. pedangnya diputar menggunakan jurus Po hong pat ta (angin puyuh menyambar ke delapan penjuru). Tak ampun lagi dia menjerit kaget. cepat-cepat dia melayang mundur sejauh satu kaki lebih dengan gerakan mendatar. maka simbil berpekik nyaring. ketika me nengok. serahkan batok kepalamu!" bentaknya. menjadak ia mendengar suara gemerincing di atas geladak. "Bajingan cabul. Sayang sekali musuh yang dihadapinya adalah Suma Thian yu yang tangguh.

sepasang kakinya segera menjejak tanah dan melejit ketengah udara. kemudian dengan gerakan yau cu huan sin (burung belibis membalikkan badan) cepat-cepat dia menceburkan diri ke air dan melarikan diri. Siang wi coa Bian Pun ci sudah melompat turun ke sampan kecil dibawah perahu besar itu. pe-rintahnya kepada orang-orang itu: . ia tak sempat untuk mengambilnya lagi. air tetap mengalir. selamanya tak sudi mengejar musuh yang telah melarikan diri.Tiraikasih Website http://kangzusi. kawanan lelaki kekar bersenjata yang masih tertinggal diatas perahu. Menyaksikan kesemuanya itu Suma thian yu merasa geli didalam hati kecilnya. Sementara itu. Mendadak dia mengundurkan diri ke ujung buritan perahu. maka sambil menuding ke arah bukit Kun san. dia masukkan ke dalam saku dan dianggapnya sebagai tanda mata atas kemenangannya terhadap Siang wi coa Bian Pun ci. boleh dibilang nyalinya sudah dibikin rontok. setelah itu sambil berpaling dan melotot gusar kearah Suma thian yu. Sewaktu melewati disamping lelakiyang mati penasaran tadi. bahkan bernapas keras keraspun tak berani. Setan muka hijau Siang Tham yang menyaksikan pembantu utama nya sudah melarikan diri dari sana. lihat saja pembalasanku nanti!” Ucapan terakhir baru diutarakan. mereka mendekam dengan tu¬buh menggigil.com/ Namun berada dalam keadaan demikian. apalagi setelah Suma Thian yu mendemonstrasikan ilmu saktinya barusan. tentu saja dia tak berani berdiam diri lebih lama lagi disana. dia cabut keluar golok Boan liong to. maka dia balik ke tempat semu¬la den membungkukkan badannya untuk mengambil kembali lencana emas tersebut. serunya: "Bocah keparat! Selama bukit nan hijau. kabur terbirit-birit. Suma Thian yu yang berjiwa besar. sudah dibikin ketakutan setengah mati oleh ke¬hebatan Suma Thian yu yang ibarat malaikat dari langit itu. mulut membungkam. tanpa diperiksa lebih seksama lagi.

yang men¬jadi 1awan latihan juga hanya suhu-suhu dalam perusahaan. Sejak kecil sampai seusia dewasa sekarang belum pernah Bi hong siancu Wan Pek lan menyaksikan pertarungan sesengit hari ini. tentu saja berbeda sekali dengan pertarungan sungguhan yang berlangsung hari ini. tak sekali pun dia melangkah keluar dari halaman rumahnya.com/ “Cepat jalankan perahu menuju ke bukit Kun san. sejak kecil Bi hong siancu Wan Pek lan sudah dipingit didalam rumah. mereka bersama-sama berang¬kat menuju ke bukit Kun san. “Engkoh Thian yu. aku benar-benar merasa kagum sekali kepadamu" lama kemudian Bi hong siarcu baru dapat mengutarakan kata-kata yang sudah lama terpendam dalam hati nya itu. Jangkarpun di naikan dan perahu melanjut¬kan perjalanannya menuju ke arah bukit Kun san. Setelah meninggalkan perahu besar itu. Karena tertunda oleh pertarungan sengit itu ketika perahu tiba dibukit Kun san. belum pernah kusaksikan pertarungan yang begitu serunya seperti apa yang berlangsung tadi" Hal ini tak bisa menyalahkan gadis itu. "Apa yang kau kagumi?” tanya Suma Thian ya keheranan.Tiraikasih Website http://kangzusi. matahari sudah tenggelam ke langit barat. saat orang memasang lampu penerangan. Suma Thian yu memerintahkan kepada orang-orang itu untuk pergi. Selembar wajah Bi hong siancu Wan Pek lan segera berubah menjadi merah padam karena jengah. Suma Thian yu segera tersenyum. dia segera melengos ke arah lain. sampai sekarang jantungnya masih saja berdebar dengan kerasnya. berbicara yang sesungguhnya. lalu jawabnya agak terrsipu-sipu: "Kepandaian silatmu amat hebat. jangan mencoba untuk membangkang!" "Baik!" jawab para lelaki itu hampir bersamaan. . wa¬laupun saban hari berlatih silat. kemudian sambil menggandeng tangan Bi hong siancu Wan Pek lan yang halus dan lembut.

mungkin saat ini kita sudah sampai di tempat tujuan dua bersaudara Thia pun pasti akan menunggu disini aku pikir mereka pasti akan menyumpahi aku karena mengingkar janji. dia menyaksikan ada setitik cahaya api sedang bergerak gerak di depan sana. sambil menuding ke arah punggung bukit. tak heran kalau dia merasakan kuatir sekali menyaksikan kekasih hatinya sedang mempertaruhkan nyawa. ke mana kita harus menemukan dua bersaudara Thia?” “Yaa. seandainya dua bersaudara Thia memang sudah mendongkol.com/ "Kau terlalu memuji. coba kau lihat apakah itu?” Ketika Suma Thian yu menengok ke depan. "Seandainya tidak berjumpa dengan setan muka hijau tadi.Tiraikasih Website http://kangzusi.. kini seluruh bukit Kun san sudah diliputi kegelapan yang luar biasa. serunya kepada Suma Thian yu dengan perasaan cemas: “Engkoh Thian yu.. Perjalanan berlangsurg terus tanpa berhenti sementara malam sudah menjelang tiba. karenanya pergi karena mendongkol" Agaknya Bi hong siancu juga berpendapat demikian. dilain waktu peristiwa semacam ini masih akan banyak kau jumpai” Bi hong siancu hanya membungkam dalam seribu bahasa. Suma Thian yu menghela napas panjang. Anak muda tersebut lantas berpikir: . Mendongakkan kepalanya sambil memandang bukit Kun san dihadapan matanya. Mendadak Bi hong siancu menjerit kaget. padahal dalam hati kecilnya sudah lama timbul benih cintanya terhadap Suma Thian yu. lantas ke manakah mereka harus mencari dua saudara itu di tengah bukit Kun san yang begini luasnya. sejak tadi aku memang ingin menanyakan soal ini kepadamu" Sekali lagi Suma Thian yu menghembuskan napas panjang. katanya lagi: "Adik Lan.

sambil menggandeng tangan Bi hong siancu. apa lagi mela¬yang kesana kemari. Bagaikan segalung hembusan angin.com/ Jangan-jangan orang yang sedang melakukan perjalanan di depan sana adalah dua saudara Thia!" Berpikir sampai di situ dia meajadi girang sekali. "Entahlah. aku sendiri pun tak tahu" Baru selesai dia berkata. kenapa cahaya api itu bisa lenyap tak berbekas?” Agaknya Bi hong siancu juga merasakan sesuatu yang tak beres. Dengan perasaan tercengang Suma Thian yu segera celingukan memandang sekejap kesekeliling tempat itu. disamping itu api setan hanya berkedip tak menentu. Suma Thian yu segera menjerit kaget: "Adik Lan. kita mengejar kemari sepanjang jalan. ke dua orang itu sudah tiba di punggung bukit. . mendadak dari lembah depan sana terlihat ada cahaya api yang berkedip lalu lenyap. berada disana!” Menanti Bi hong siancu menengok kedepan sana. bukankah cahaya api itu selalu berkedip kedip?" “Ya.Tiraikasih Website http://kangzusi." “Lantas benda apakah itu?" tanya Bi hong siancu dengan perasaan tak habis mengerti. tapi cahaya api yang terlihat tadi kini sudah lenyap tak berbekas. tidak mungkin. segera bisiknya” “Jangan-jangan cahaya api setan?" “Cahaya api setan?” gumam pemuda itu. segera serunya: “Adik Lan. kemudian gumamnya: Aneh. mari kita kejar!" Dengan mengerahkan ilmu meringankan tu buh yang sempurna. benar!" Hal ini membuktikan kalau cahaya api tersebut bukan api setan. lembah tersebut sudah gelap kembali. ke dua orang itu segera meleset ke depan dengan cepatnya. Dengan cepat Suma Thian yu menggelengkan kepalanya berulang kali. adik Lan.

Terpaksa dia menarik tangan Suma Thian yu sambil berkata: "Engkoh Thian yu. “Tidak mungkin" sembari berkata. . apakah kau membawa korek api?" Setelah mendengar ucapan tersebut. ayolah ikuti aku!" Bi hong siancu Wan Pek lan membuntuti dengan kencang di belakang pemuda tersebut menuju ke dasar lembah. serunya kemudian dengan perasaan ragu. "Adik Lan. apakah dua bersaudara Thia berdiam di dasar lembah ini?" SFekali lagi perkataan tersebut menyadarkan kembali Suma Thian yu.com/ "Mana engkoh Yu? Tidak ada apa-apa di situ. Suma Thian yu baru sadar dan segera menyumpahi kecerobohan sendiri sehingga hanya dia yang dipikirkan tanpa menggubris keadaan dari gadis tersebut. suasana ditempat itu gelap gulita sehingga untuk melihat ke lima jari tangan sendiripun tak bisa. Semakin berjalan ke depan. Suma Thian yu segera bergerak lebih dahulu menuju ke dalam lembah sana. aku takut.Tiraikasih Website http://kangzusi. Tiba didasar lembab. apakah kau menyaksikan bintang cahaya tadi muncul disini?” “Benar dan tak bakal salah lagi!" “Kalau begitu. mungkin engkoh Thian yu salah melihat. Suma Thian yu yang pernah makan Jin sian kiam lan masih bisa melihat keadaan dalam kegelapan seperti ditengah hari saja berbeda sekali dengan Bi hong siancu. akhirnya tak tahan lagi dia bertanya dengan nada tercenganh: "Engkoh thian yu. Mska dia lantas menggendeng tangan Bi hong siancu dan selangkah demi selangkah berjalan menuju ke dalam lembah situ. Wan Pek lan merasa semakin terkejut dan ketakutan. tapi justru hal mana mendatangkan peringatan dan kewaspadaan bagi sang pemuda. sekalipun pertanyaan yang diajukan tanpa maksud tertentu.

kata nya: "Adik Lan... punggungnya terasa menjadi dingin dan bulu kuduknya pada bangun berdiri... Ketika mengucapkan begitu. akhirnya dia memutuskan suatu kesimpulan. setelah dikejar sekian waktu oleh Suma Thian yu dan Wan Pek lan.. seharusnya dua bersaudara Thia mengetahui akan hal ini. yang sudah pasti yang dihadapinya se¬karang merupakan serangkaian persoalan yang sangat mencurigakan hati. mungkin semacam binatang liar atau ular beracun atau mungkin juga binatang buas?" "Aku pikir sudah pasti ada setan atau siluman nya disini" seru Bi hong siancu tiba-tiba. Suma Thian yu pun segera merasakan bulu kuduknya pada berdiri semua. Tak mungkin cahaya bintang yang terlihat tadi adalah cahaya obor yang dibawa oleh dua bersaudara Thia.Tiraikasih Website http://kangzusi." . Suma Thian yu termenung beberapa saat lamanya. pikirnya: "Seandainya manusia yang kujumpai atau binatang buas..com/ Yaa. bagaimana kalau makhluk itu setan atau iblis? bisa banyak bahayanya daripada rejeki. mana mungkin dua bersaudara Thia bisa berdiam di dasar lembah yang begini gelap gulita? Apalagi sekalipun cahaya api yang terlihat itu adalah sebuah cahaya api dari dua bersaudara Thia. mungkin masih gampang untuk dihadapinya. Akhirnya Suma Thian yu bersuara juga. paling banter kalau tak mampu me lawan bisa kabur. Mengapa mereka justru mempertahankan mereka? Apakah dua bersaudara Thia ada maksud untuk mempermainkan Suma Thian yu? Tidak! Sudah pasti dibalik kesemuanya ini terdapat hal-hal yang mencurigakan... Bi hong siancu merasa amat gelisah dan tak tenang. tapi lantaran Suma Thian yu tidak melakukan satu gerakan terpaksa dia pun hanya membungkam diri dalam seribu bahasa.

. gadis itu merasa seperti mempunyai tulang punggung. buru-buru tanyanya: "Ada urusan apa..!" Bi hong siancu Wan Pek Tan yang berada dibelakangnya kontan saja menjadi merinding. lebih baik kita pulang saja!" Mendengar perkataan itu.. ma¬sih agak baikan kalau mereka tidak muncul... asal aku berada disampingmu. setelah melalui sebuah tikungan dan berjalan kurang le¬bih dua kaki lagi. mendadak Suma Thian yu menjerit kaget: "Aaah. engkoh Thian yu?” . hanya saja berhubung sedang berada didepan kekasihnya Wan Pek lan. maka rasa ngeri yang semula mencekam perasaannya pun kini tarsapa lenyap.com/ Sementara dia masih berpikir. biarkan saja kalau ada setan atau siluman. Sekalipun Suna Thian yu memiliki ilmu silat yang lihay. akan kugunakan pedang Kit hong kiam untuk meringkus mereka semua" Kaum lelaki yang seringkali mempunyai keberanian dan kekuatan nya didepan kekasih hatinya. hawa se¬ram yang mendirikan bulu roma berhembus lewat tiada hentinya. ditambah lagi dengan ca haya tajam yang muncul dan lenyap secara aneh tadi. "Haah. Kembali mereka berdua meneruskan perjalanannya menuju kedalam lembah.. Malam yang gelap semakin gelap. kalau berani datang.. maka rasa seram itu tak sampai di ungkapkan..Tiraikasih Website http://kangzusi.haaah. Akhirnya ucapan yang gagah perkasa dari Suma Thian yu itu berhasil merontokan rasa takut Wan Pek lan. Suma Thian yu segera tertawa terbahak bahak.haah. tak urung harus menunjukkan pula perasaan sangsi dan was was.adik Lan nyalimu kelewat kecil. membuat suasana disitu terasa ber¬tambah mengerikan. ada orang bilang: Pria adalah mahkluk yang paling suka menonjolkan diri didepan lawan jenisnya. terdergar Bi bong siancu Wan Pek lan berkata lagi: “Engkoh Thian yu.

Wan Pek lan dapat menyaksikan keadaan disekitar sana dengan jelas. Dengan suara lembut Suma Thian yu lantas berkata: "Adik Lan apakah kau dapat melihat batu peringatan di depan sana?” “Di mana?" Dari dalam sakunya Suma Thian yu segera mengeluarkan mutiara Ya beng cu pemberian dari Cong liong lo siangjin tersebut. Pada mulanya Bi hong siancu merasa tertegun. (Yang benar berhasil diperoleh dengan mencurinya di rumah Hui cha cun cu). mengapa tidak kau ke¬luarkan mutiara ini sedari tadi!" Bikin aku seperti orang buta yang sedang berjalan saja! Suma Thian yu segera menyerahkan mutiara Ya beng cu tersebut ke tangan Bi hong siancu kemudian sambil menuding tugu peringatan-depan sana: “Adik Lan. "Engkoh Thian yu. sekalipun dia pernah melatih ilmu memandang dalam kegelapan. kemudian dengan gembira dia segera bersorak. dalam kagetnya dia lantas menarik tubuh anak muda tersebut semakin kencang. sayang sekali lembah tersebut terlampau gelap sehingga benda apapun tidak terlihat olehnya. hatinya kontan tercekat dan air mukanya berubah hebat.Tiraikasih Website http://kangzusi. .com/ Keadaan Wan Pek lan saat ini ibaratnya orang buta yang sedang berjalan. Begitu Ya beng cu tadi dikeluarkan. Ketika mendengar si anak muda itu menjerit. maka empat penjuru sekeliling tempat itu pun menjadi terang benderang bermandikan cahaya. dia mengira Suma Thian yu sudah tertim¬pa bencana. kita sudah salah memasuki daerah terlarang!" Dengan meminjam cahaya yang memantul keluar dan mutiara Ya-beng cu tersebut. Ternyata dihadapan mereka berdaa terpancang sebuah kayu besar yang tertera beberapa huruf dengan besarnya. tulisan ini berbunyi demikian: "SIAPA YANG MEMASUKI LENBAH INI MATI".

Bi hong siancu Wan Pek lan berseru lagi: "Engkoh Thian yu. tapi sorot matanya hanya mampu menangkap peman¬dangan yaag berada sekitar dua kaki dari ha dapannya. lebih baik kita balik saja!" .com/ Kayu peringatan ini berbeda bentuknya dengan batu peringatan yang pernah dijumpai pemuda tertebut diluar hutan bukit Han san. barulah dianggap memasuki lembah! Dengan wajah yang pucat dan diliputi rasa takut yang tebal. sekarang kita belum memasuki lembah terlarang itu!" Kemudian sambil menuding ke depan sana. sedang pemandangan selewatnya itu hanya bisa di lihat secara lamatlamat saja. paras mukanya segera berubah menjadi pucat pias seperti mayat. orang itu tentu merupakan seorang gembong iblis! ooo0ooo SELESAI memeriksa keadaan di depan sana Suma Thian yu segera berkata kepada Wan Pek lan: "Adik Lan. namun nada suaranya sama. tampak olahnya jalan dalam selat itu amat sempit. atau kalau tidak.Tiraikasih Website http://kangzusi. Bi hong siancu Wan Pek lan yang menyaksikan kejadian saat ini. sekalipun dia sudah pernah makan Jin sian kiam lan. bagaimana sekarang? Apakah kita sudah memasuki lembah tersebut?” Suma Thian yu berjalan kedepan sambil menengok jauh kemuka sana. Dilihat dari hal ini. cepat-cepat dia membenakan kepalanya diatas dada Suma Thian yu. bisa diketahui kalau di ujung lembah tersebut berdiam seorang tokoh persilatan yang berwatak aneh. jangan takut. Oleh sebab itu dia hanya bisa melihat kalau tempat itu merupakan sebuah lembah yang di tengahnya terdapat sebuah jalan kecil beralas batu dengan semak belukar dikedua belah sisi¬nya. kemudian katanya penuh ketakutan: "Engkoh Thian yu.

wan Pek lan bertindak sangat berhati-hati sekali.com/ Suma Thian yu tersenyum. selangkah demi selangkah dia me¬ngikuti anak muda tersebut. bagaimana mungkin bisa mendapatkan anak macan? Aku pikir. kalau nyalimu begitu kecil. tapi sekalipun dia berusaha untuk tidak merasa takut apa mau di kata hatinya semakiu bertambah tegang... ketika Wan Pek lan mengangkat mutiara Ya beng cu nya tinggi-tinggi sembari menengok ke depan. ba¬gaimana mungkin bisa berkelana dalam dunia persilaitan dan peroleh nama besar? Orang kuno bilang: “Kalau sudah datang.adik Lan.haaahh. Mendadak Suma Thian yu menghentikan langkahnya dan tidak meneruskan perjalanannya lagi. Menyaksikan wajah si nona yang diliputi perasaan seram dan ketakutan itu Suma Thian yu segera tertawa lebar. “Haaaah. "Hes. terpaksa aku harus balik kembali.. apa yang kau takuti.Tiraikasih Website http://kangzusi. “Adik Lan... Suma Thian yu segera menarik tangan Wan Pek lan dan diajak menyerbu kedalam lembah tersebut. jikalau keadaanmu begini terus.. adik Lan.haaahh. tanpa terasa lagi ia menjerit kaget: "Aduh celaka!” . lebih baik kita masuk ke dalam sana sembari menengok jagoan darimana kah yang berdiam disini" Sambil berkata.. kalau tidak memasuki sarang harimau. " seru Wan pek lan sambil menggelengkan kepala berulang kali.. dengan membawa perasaan hati yang tak tenang. padahal hatinya berdebar keras sekali. masa ada orang hendak melalap dirimu?” Wan Pek lan sendiri pun merasa keberanian sendiri kelewat lemah. Akhirnya dia harus menelan air liur semba¬ri memberanikan diri untuk melanjutkan perjalanannya ke depan. mengapa tak dilihat? Apa sebabnya kalau kita menerjang kedalam sana untuk melihat keadaan?" "Jangan! Aku takut!.

. apabila berani maju sengkah lagi maka tumpukan tengkorak itu adalah contoh yang paling baik untuk kita" Wan pek lan segera menarik baju Suma Thian yu sambil merengek untuk kembali. Dari belakang tubuh mereka berkumandang suara tertawa seram yaug amat mengerikan hati.. seluruh tubuh mereka bergetar keras. dia sedang mementangkan mulutnya yang lebar sambil tertawa dingin tiada hentinya. bukan. bukankah diatas sana ada tulisannya..... Suma Thian yu berdua segera merasakan punggungnya dialiri hawa dingin. Jangankan ditengah bukit yang gelap men¬dadak muncul manusia aneh semacam itu...com/ Suma Thian yu terkesiap. masa kau menjadi ketakutan seperti ini? Ayo berangkat!” Dengan mengangkat tangannya yang gemetar. dia segera menggenggam pergelangan tangan Wan Pek lau kencang-kencang.. ?" "Benar. Artinya tempat ini merupakan peringatan yang terakhir. kedua orsng itu kem¬bali menjerit kaget. lalu katanya: “Adik Lan. apa yang perlu ditakuti? Itu mah cuma setumpuk tengkorak manusia.. wa¬laupun ditengah hari bolong ...!" Ternyata pada tujuh delapan langkah dihadapan mereka sekarang. "Aaaah. Mendadak.. Wan Pek lan menuding ke arah depan. tulisan itu berbunyi: BEGINILAH CONTOHNYA.. apalagi setelah membalikkan badan dan menyaksikan apa yang tertera dihadapannya. serunya: "Coba kau lihat.. berada dalam keadaan demikian terpaksa dengan perasaan apa boleh buat Suma Thian yu menghela napas panjang dan membalikkan badan untuk mengundurkan diri dari situ. entah sejak kapan lelah berdiri seorang kakek berambut panjang yang berwajah bengis dan mengerikan.Tiraikasih Website http://kangzusi.

Suma Thian yu segera tertawa tebahak-bahak. jangankan Suma thian yu berdua belum pernah mendengarnya. heeeh.. ditatapnya wajah Suma Thian yu lekat-lekat.” . Dengan perasaan kaget Suma Thiaa yu segera mundur dua langkah. ternyata kau adalah Si jin mo (iblis pemakan manusia). makhluk tua itu baru berkata dengan suara yang menggidikkan hati: Lohu hidup dengan makan daging manusia.Tiraikasih Website http://kangzusi.. orang menyebutku sebagai Si jin ong (Raja pemakan manusia). Suma Thian yu menjadi bergidik. lain bentaknya keras-keras” "Siapa kau?" Makhluk tua itu melotot besar dengan mulut yang melebar. siapakah kau bocah muda?” Setelah mendengar kakek aneh itu dapat berbicara.. bagaimana mungkin aku dapat menjawab pertanyaanmu itu?” Seluruh wajah makhluk tua itu berbulu panjang..haaah. mendadak dari balik matanya yang buas mencorong keluar sinar setajam sembilu. sedang nama yang sebenarnya sudah lama sudah tidak dipakai lagi.. kau belum menjawab pertanyaan ku. maaf. berdiri bulu kuduknya. Menghadapi keadaan seperti ini. pertanyaan ini seharusnya lohu lah yang mengajukan.maaf kalau aku tak dapat mengenali mu. maaf. Si jin ong? Suatu nama yang terasa asing. maka dia berseru lagi: "Berbicara pun ada yang duluan ada yang belakangan. sekalipun dalam duania persilatan juga tidak terdapat manusia seperti ini. se¬perti lidah ular berbisa yang sedang mencari mangsanya.haaahh. Lama sekali... heeeh..com/ pun orang akan merasa bergidik sesudah bertemu dengan ma¬nusia seperti ini. Suma Thian-yu merasa agak lega hatinya. serunya sambil tertawa geram: "Heeeh.. "Haaah... sehingga nama tersebut menjadi terlupakan sama sekali.

Pada saat itulah. nah! Sekarang katakan. Menggelikan sekali keadaan Wan pek lan. jadi kedatangan kami bukan disengaja apa lagi mencari diri cianpwe!". tapi karena ditengah jalan terjadi musibah sehingga kedatangan kami terlambat. sungguh menggidikkan hati orang yang melihatnya. sahutnya: "Malam ini boanowee mempunyai janji de¬ngan seseorang untuk bertemu di bukit ini. akhirnya kami menyaksikan ada setitik cahaya muncul disini.Tiraikasih Website http://kangzusi. akhirnya sorot mata tersebut berhenti diwajah Bi hong siancu Wan pek lan. setelah itu katanya: "Kalau toh kedatangan kalian tanpa sengaja setelah membaca peringatan di kayu itu seharusnya berhenti. matanya terbelalak dan mulutnya melongo. itulah sebabnya kami pun muncul disini. juga ada yang diandalkan. orang yang kami janjikan itu tidak di temukan. pada hakekatnya dia sudah dibikin pusing tujuh keliling karena kagetnya. kemudian setelah tertawa seram katanya: "Ditengah malam buta begini. ada urusan apa kalian datang mencari lohu?" Setelah berhasil menenangkan hatinya yang bergolak.com/ Mendadak makhluk tua itu membalikan sepasang matanya sehingga biji matanya lebih banyak putihnya daripada hitamnya keadaannya waktu itu tak berbeda dengan setan gantung hidup. Suma Thian yu menjura. mahluk tua itu mementangkan mulutnya lebar lebar. Dengan memicingkan matanya makhluk tua itu mendengarkan Suma Thian yu menyelesaikan perkataannya. dan menatapnya tanpa berkedip. mutiara Ya beng cu tersebut masih terangkat tinggi-tinggi tapi wajahnya tertegun. bahkan seluruh tubuhnya seakan tertotok jalan darahnya. secara beruntun kalian berdua sudah menembusi dua buah tempatku. dia seperti berdiri bodoh disana. dan sudah pasti kedatangan kalian disertai maksud tertentu. Setelah mengawasi kedua orang itu secara bergantian. apa lagi . sudah pasti kedatangan kalian diser¬tai maksud tertentu.

karena munculnya sinar ter¬sebut kelewat aneh. tanpa terasa dia mendongakkan keepalanya sambil tertawa nyaring. tapi sebelumnya harus memperlihatkan dahulu beberapa jurus .... kau memang memasuki tempat ini tanpa sengaja. seharusnya kembali mengapa kau jutru memasuki daerah terlarang secara sengaja?” Suma Thian yu segera dipojokkan sehingga tak mampu memberikan jawaban lagi...com/ setelah melihat tulang tengkorak..heehh. kalau toh sudah berani berbuat. tapi dia ada maksud untuk mencari gara-gara. Makhluk tua itu tertawa secara licik.Tiraikasih Website http://kangzusi. bocah. Sementara itu Bi hong siancu wan Pek lan yang berada disisinya telah berhasil juga mengatasi rasa takut dalam hatinya. “Heeh. “Haaah..... Suma Thian yu segera memahami maksud hatinya itu.. Hari ini. dia baru tertawa. rupanya kau tak lebih seorang pencoleng yang ingin membegal harta milik orang? Tidak sulit bila kau menginginkan mutiara Ya beng cu ini." "Kecuali kenapa?" buru-buru Bi hong siancu bertanya. dia ter¬bungkam dalam seribu bahasa.!" Sembari berkata. tidak sepantasnya kalau mundur secara pengecut... menanti gadis itu sudah me nyelesaikan perkataannya. kami baru bermaksud untuk balik toh sampai sekarang belum lagi menginjak daerah terlarangmu?” Dengan sorot mata yang tajam makhluk tua itu mengawasi kembali wajah wan Pek lan tanpa berkedip. jangan ka¬lian berdua dapat meninggalkan tempat ini kecuali....heeh. dia segera menimbrung: Pada mulanya kami hanya terdororg oleh rasa ingin tahu. kemu¬dian sambil menyeringai seram katanya: “Kecuali kalau aku bersedia menghadiahkan sebuah mustika untukku. sepasang matanya segera mengawasi mutiara Ya beng cu yang berada di tangan Wan Pek lan itu.haaah..haaah. kemudian setelah melihat tengkorak yang berserakkan disini...

asal aku merasa puas tentu saja akan ku serahkan dengan begitu saja.. serta merta dia mundur kebelakang. dia turut menerjang pula ke depan.Tiraikasih Website http://kangzusi. . sepuluh gulung desingan angin tajam pun segera mengurung tubuh Bi hong siancu dengan kaitanya.. Suma Thian yu telah mengerahkan Bu siang sin kang yang dimilikinya untuk menyambut serangan musuh. sebuah pukulan yang dahsyat segera di tolak ke depan dan mengirim tubuh Bi hong siancu sampai sejauh satu kaki lebih. menubruk ke depan!” Sembari berseru. pikirnya: "Aduh celaka!" Menyusul kemudian.. dia lantas membentak kerss: "Adik Lan. tatkala ancaman lawan sudah hampir mengenai batok kepala¬nya. Siapa tahu justeru karena dia mundur. Sums Thian yu menjadi terperanjat sekali setelah menyaksikan peristiwa itu. Terdengar Bi hong siancu menjerit kaget. lalu sepasang tangannya di rentangkan lebar-lebar. kemudian dengan tangan sebelah memainkan ju¬rus Pah ong tou to (raja lain menyinggih pagoda) dia lepaskan sebuah pukulan dengan Bu siang sin kang untuk menyongsong datangnya ancaman lawan. rupanya kau masih belum tahu siapakah diriku ini.. makhluk tua itu segera membentak dengan suara gusar: “Bocah keparat. Waktu itu.?" Tidak nampak gerakan apa yang digunakan tahu-tahu makhljuk tua itu sudah melejit ke tengah udara. sedang dia menggantikan kedudukan Wan Pek lan tadi dan menyambut kedatangnya kesepuluh desingan angin jari tadi. kalau tidak. hal ini justru memberi kesempatan yang sangat baik bagi makhluk tua itu untuk melancarkan serangan lebih lanjut.com/ seranganmu.hmm! Jangan mimpi!" Mendengar ucapan tersebut. mendadak jago muda kita berjongkok.

. seperti gembira seperti sedih. tidak kusangka kalau kau memiliki kepandaian silat yang begitu tangguh jauh di luar dugaan semula. Makhluk tua itu mendonggakkan kepala dan kembali tertawa seram.Tiraikasih Website http://kangzusi. Dua gulung tenaga yang maha dahsyat itu segera saling bertemu di tengah udara. makhluk tua itu tak menyangka kalau anak muda tersebut memiliki ilmu silat yang amat tinggi. makhluk tua itu sama sekali tidak berganti jurus. maka menghadapi kejadian tersebut. kemudian bentaknya gusar: Bocah keparat.. seperyi tertawa seperti juga menangis. sekarang dia sedang tertunduk di tanah dengan wajah memucat.” “Kau pun hebat juga!" sahut Suma Thian yu sembari melompat bangun dari atas tanah. hatinya terasa amat sedih. dengan sepasang mata yang dingin bagaikan es. mukanya hijau membesi dan sama sekali tiada warna darah. suaranya amat tak sedap didengar.. dia mengawasi wajah Suma Thian yu lekat-lekat.com/ Berhubung peristiwa itu berlangsung amat mendadak. tahukah kau sudah berapa tahun lohcu berdiam ditempat ini?" .!" Suatu benturan nyaring yang amat memekikkan telinga segera berkumandang mencekam keheningan. mahkluk tua itu segera mengawasi anak muda tersebut tanpa berkedip. "Blaaammmmmmm. Suma Thian yu sendiripun menderita kerugian akibat dari benturan mana.. tubuhnya segera mundur dengan sempoyongan. Selesai tertawa. lama kemudian baru pelan-pelan ujarnya: "Bocah keparat. Tubuh si makhluk tua yang sedang melancarkan serangan ke bawah itu segera dikirim sejauh lima langkah lebih dari posisi semula oleh sisa benturan ke dua gulung tenaga raksasa itu. Begitu berhasil berdiri tegak. akhirnya dengan perasaan tak percaya dia mengawasi musuhnya dengan mata terbelalak..

diantaranya entah berapa banyak yang merupakan jago-jago berilmu tinggi" Ketika mendengar ucapan tersebut. dari mana bisa tahu?" "Betul. darimana mungkin bisa mengetahui se¬gala tetek bengek urusanmu itu?” “Ehmmm. sengaja membual dan sok gagah. dia segera menga¬yunkan telapak tangannya melepaskan sebuah pukulan dahsyat. apa kau anggap kesemuanya itu bisa menggertak aku sehingga membuat aiu jadi ketakutan?" Waktu itu si makhluk tua tersebut sedang bercerita dengan asyik.. Dengan sinar mata yang buas dan wajah yang menyeramkan. terjadilah ledakan dahsyat yang mengerikan sekali. selama ini entah berapa banyak manusia yang telah mampus dalam lembah pemakan manusia ini" "Aku toh tidak mengawasimu sepanjang tahun. kontan saja amarahnya memuncak. . hawa pukulan Bu siang sin kang pun turut mengalir keluar kerika dua gulung kekuatan besar itu sekali lagi saling membentur di tengan udara. "paling tidak ada empat ribu orang yang sudah terkubur disini. sudah tiga puluh tahun lamanya aku berdiam disini. segera tanyanya dengan ragu ragu: "Buat apa kau memberitahukan segala sesuatunya itu kepadaku? Hmm. Terasa desingan angin tajam menderu-deru. dia sama sekali tidak gugup atau gelagapan menghadapi lawan. Waktu itu Suma Thian yu sudah membuat persiapan yang matang.. makanya aku hendak memberitahu¬kan kepadamu. ketika kena disemprot oleh Suma Thian yu. Sepasang ujung bajunya segera dikebaskan keluar.com/ "Aku toh bukan apa-apa mu.." kembali makhluk tua itu bercerita dengan asyik nya.Tiraikasih Website http://kangzusi. Suma Thian yu menjadi tercengang dan tidak habis mengerti. segulung angin puyuh yang amat hebat lang¬sung saja mengurung tubuh anak muda itu.

dia ingin mencegah pertarungan itu. lohu pun akan menghadiahkan sebuah mestika untuk kalian. Dua kali gagal merobohkan lawannya. mari kita mencoba sekali lagi. keadaannya mengerikan sekali. Mendengar kalau ke dua orang itu hendak bertarung. batu berguguran dan pasir beterbangan. Selang beberapa saat kemudiau... Dari sini. aku akan melempar batu-batu untuk memancing datangnya batu kemala. tapi setelah dipikir kembali. tubuh kedua orang itu bergoncang keras sekali. inilah senyuman pertama yang disaksikan Suma Thian yu sejak mereka berdua memasuki lembah tersebut . bahkan sejak kini akan kuhapus larangan yang terpasang di depan lembah sana" Suma Thian yu memahami maksud ucapan lawannya. asalkan kau tak sampai kena kurobohkan dalam jangka waktu seratus gebrakan saja kalian berdua dapat pergi dari sini de¬ngan selamat. segera serunya: "Baik.. selapis hawa kegirangannya segera menghiasi wajah makhluk tua itu. kesempatan yang baik sukar ditemukan.com/ Bukan saja bumi turut bergoncang. maka dengan cepat dia bertanya lagi: "Dan mulai sekarang tak akan makan daging manusia lagi?” "Ehmmmm!" Suma Thian yu menjadi amat gembira. ujung bajunya sampai berkibar terhembus angin. mau tak mau makhluk tua itu harus memeriksa pemuda ingusan yang terada dihadapannya sekali lagi. sambil tertawa seram dia baru berseru lantang: "Bocah keparat. Terseret oleh sisa kekuatan yang memancar ke empat penjuru. bisa disimpulkan kalau dia adalah seorang iblis yang kecanduan ilmu silat. apalagi setelah ditinjau dari adu kekuatan yang barusan . Bi hong siancu merasa jantungnya berdebar keras. aku akan berusaha dengan segala kemampuan" Mendengar Suma Thian yu mengartikan permintaannya.Tiraikasih Website http://kangzusi. kau merupakan satu-satunya musuh tangguh yang pernah kujumpai selama puluhan tahun ini.

Suma Thian yu segera melayang mundur kebelakang. kemudian setelah masing-masing membentuk gerakan setengah lingkaran. Makhluk tua itu memang bersifat buas. itulah sebabnya serangan yang dilancarkan kini semuanya ganas dan tak mengenal ampun! Jangan. dia paling benci kalau ada jagoan persilatan yang mampu menandinginya.com/ berlangsung. seluruh tu¬buhnya melejit ke udara dengan jurus It hok cong thian (bangau sakti menembusi langit) ketika berada satu kaki dari permukaan tanah sepasang lengannya membuat gerakan saling menyilang ditengah udara. serunya: "Hei bocah. kau yang menghitung. Mengikuti datangnya gerakan tersebut.Tiraikasih Website http://kangzusi. dililat jurus serangan yang digunakannya jurusjurus biasa. dia dapat menyimpulkan kalau kekasihnya sama sekali tidak kalah de¬ngan lawan. sebaliknya malah maju.. kita membatasi hanya seratus jurus saja!” Selesai berkata dia segeri menyerbu kedepan Suma Thian yu dan menyerang tubuh bagian bawah pemuda itu dengan jurus Tui san tian-hay (mendorong bukit membendung samudra). Makhluk tua itu segera menyingkirkan rambutnya yang panjang kesamping sehingga nampak wajahnya yang penuh bulu. namun kedahsyatannya tak bisa dipandang enteng. dengan jurus Cong eng poh toh (elang ganas menubruk kelinci) dia terkam tu¬buh Suma Thian yu secara ganas. kemudian dengan jurus . Maka dari itu ucapan yang sudah berada diujung bibirnya itu segera ditelan kembali. kemudian sambil menyeringai seram. Menghadapi ancaman yang datangnya secara tiba-tiba itu.. rasa irinya amat besar. dengan penyerangan menggantikan pertahanan dia memunahkan datangnya ancaman tersebut dengan jurus Si gou wang gwat (radak memandang rembulan) “Jurus pertama!” Bi hong siancu segera berteriak keras. Suma Thian yu tidak mundur. Makhluk tua itu tertawa seram.

bahkan menyangkut pula entah berapa ribu jiwa manusia yang tanpa sengaja tersesat dalam lembah terlarang ini. untuk sementara waktu dia lupa untuk menghitung. jurus disusul dengan jurus. untuk sesaat matanya men¬jadi terbelalak dan mulutnya melongo. makhluk tua itu segera memperingat kan dengan lantang: “Hei bocah.com/ Khong ciok kay tian atau burung merak mementang sayap dia tangkis datangnya serangan tersebut. Sistim pertarungan yang begini aneh ini bukan saja tak pernah dijumpai. semuanya menggunakan ilmu Tay kim to liong pat ciang ajaran Put Gho cu. Mendadak terdengar Bi hong siancu berseru keras: "Jurus kelima puluh!” . Bi hong siancu amat menguatirkan keselamatan kekasihnya. dia merasa semua persoalan yang menyangkut jiwa orang banyak merupakan masalah penting Yng harus diutamakan. sudah jurus ke tiga!" Dia seperti mengutirkan Wan Pek lan lupa untuk menghitung jurus serangan yang dipakai maka setiap kali melepaskan satu serangan. makhluk tua itu segera memberi peringatan.Tiraikasih Website http://kangzusi. dia tahu hasil pertarungan malam ini bukan cuma menyangkut keselamatan bagi dia dan Wan pek lan saja. Suma thian yu telah memusatkan segenap perhatiannya untuk menghadapi musuh. Semua pukulan dilepaskan secara mantap dengan perhitungan yang matang. Sambil melancarkan serangan. sedikit pun tak berani mempunyai ingatan untuk meman¬dang enteng lawannya. mungkin didengar pun belum pernah. Dari sini dapat disimpulkan kalau Suma Thian yu adalah seorang pendekar muda yang berjiwa besar dan berwatak mulia. Oleh sebab itu semua serangan dilancarkan dengan mantap dan berhati-hati sekali.

. begitu musuh mundur. . belum juga ketahuan hasilnya.. makhluk tersebut segera berpekik keras berulang kali. mendadak gerakan tubuhnya ikut berubah. segulung angin ruyuh dengan kekuatan dua ratus kati langsung menyapu tubuh Suma Thian yu.. "kau benar benar hebat. tiba-tiba saja dia membentak kerat: “Lihat serangan!” Dengan jurus Seng gi im pian (bintang bergeser awan berubah). sudah lima puluh gebrakan kita bertarung. hal ini membuatnya cepat-cepat menghindar dengan tergopoh-gopoh. kali ini dia mengembangkan gerakan langkah Cok liong luan ka cap lak poh untuk bergerak kian kemari. tahu-tahu pihak lawan sudah menerobos masuk dari sisi tubuhnya. kemungkinan besat kau akan bertemu dengan satu satunya orang yeng bisa mengalahkan kau selama tiga puluh tahun terakhir ini pada hari ini" "Mengalahkan aku?" Heeehh... "Haaahh.haaaahh.. ditengah udara segera berkumandang suara guntur menggelegar dengan kerasnya.. gerakan tubuh segera berubah. heeeeh.. disusul kemudian segulung angin pukulan yang tajam dengan membawa suara desingan tajam langsung menggulung tubuh si makhluk tua tersebut. ujung bajunya berkibar kian kemari. Siapa tahu Suma Tian yu berbuat demikian dengan maksud memancing musuhnya untuk perangkap.... Si Makhluk tua tersebut hanya merasakan pandangan matanya menjadi kabur... "bocah keparat!" teriaknya sambil menahan geram.Tiraikasih Website http://kangzusi. selama puluhan tahun baru bertemu tiga orang yang lain. kauadalah orang ke empat yang bisa melawanku melebihi lima puluh jurus.” Suma Thian yu turut tertawa panjang.masih terlampau awal untuk berkata demikian jengek makhluk tua itu dengan nada mencemooh. aku nasehati kepadamu lebih baik jangan bermimpi disiang hari bolonglagi!” Suma Thian yu tertawa keras.. lalu dengan jurus To thian huan jie (mencuri berganti waktu) untuk mengancam jalan darah Ki bun hiat ditubuh mahkluk tua itu.com/ Merdengar itu...

com/ Jurus serangan ini tak lain adalah satu jurus dari ilmu pukulan Sian Po hong cian ajaran Cong liong lo sianjin.Tiraikasih Website http://kangzusi. mendadak terdengar mahkluk tua itu membentak dsngan keras: . Siapa tahu. belum pernah makhluk tua tersebut menyaksikan ilmu pukulan seindah ini. dimana angin pukulan itu menyambar. Sejak dulu hingga sekerang. Betul juga. dia makhluk tua tersebut sudah dibikin ketakutan hingga pecah nyali dan sejak kini tak akan berani untuk melakukan serangan lagi. kedahsyatannya luar biasa. Bi hong siancu menjadi termangu menyaksikan kedahsyatan kekasihnya. keadaannya seperti dilanda oleh gempa bumi saja. pasir dan debu ikut berhamburan ke mana-mana. setelah debu berterbangen dan suara menjadi sirap mendadak terdengar suara gemerutuknya tulang belulang yang amat nyaring. Diam-dian Suma Thian yu merasa girang. dia tak berani menyambut dengan kekerasan.. "Blaaaammmmm!” Ketika angin pukulan yang dilancarkan Suma Thian yu menghantam di atas batu karang pada bukit tersebut.. kontan saja batu dan pa sir berguguran.. cepat tubuhnya melompat mundur sejauh dua kaki lebih dari posisi semula. tentu saja diapun tidak mengajukan protesnya atas kesalah mana. jurus yang keenam puluh enam!” Saking girangnya sampai dia menyebutkan jurus serangannya lebih banyak dari keadaan yang seharusnya. seluruh permukaan bergoncarg keras. tanpa terasa ia memuji: “Sebuah ilmu pukulan yang amat dahsyat. tapi waktu itu si mahkluk tua pun sedang dibikin terperana oleh kedahsyatan lawannya. setelah terdengarnya suara gemerutukan nyaring itu. sehingga ia tidak merasakan hal ter¬sebut. Tampaknya makhluk tua tersebut telah menghimpun hawa sesatnya secara diam-diam dan berencana untuk melancarkan sebuah serangan maut untuk merebut kemenangan.

Tiraikasih Website http://kangzusi. Rupanya batuan cadas yang berada dibelakang tubuhnya itu. Begitu ucapann tersebut selasai diutarakan.. Suma Thian yu segera merasakan nafasnya menjadi sesak. pekiknya didalam hati: “Ooohh. Suma Thian yu amat terperanjat. Baru saja tubuhnyta meluncur ketengah udara. tubuhnya yang bergerak ke depan pun seakan-akan dihisap oleh sesuatu kekuatan yang maha dahsyat. sungguh berbahaya!" Kemudian teriaknya dengan lantang sekali: "Jurus ke enam puluh tujuh!" Makhluk tua iiu kelihatan gembira sekali setelah menyaksikan Suma Thian yu sama sekali tak mempunyai kepandaian sakti untuk membendung serangan mautnya tadi.com/ “Kaupun boleh merasakan sebuah pukulan ku ini!” katanya kemudian. Dengan cepat Suma Thian yu membalikkan badannya. sambil mengulumkan senyuman yang angkub dan bangga. ejeknya: . Buru-buru dia menghimpun segenap tenaga dalam yang dimilikinya dan mengeluarkan ilmu bobot seribu untuk menahan gerakan ba-dannya. segulung hawa dingin telah menyambar lewat dan suara gemuruh yang keras dan memekikkan telinga pun menggelegar dari arah belakang. Pada saat intulah terasa ada segulung angin pukulan yang lembut dan halus menyambar kedepan menyambar kehadapan tubuhnya. Bi hoig siancu sendiripun merasakan jantungnya berdebar keras. kesemuanya ini kontan saja membuat hatinya terkesiap. dengan cepat ia menjulurkan lidahnya karena kagum. dengan gerakan Yau cu huan sin (burung belibis membalikan badan) seluruh tubuhnya melejit ke samping untuk menghindarkan diri dan ternyata ia tak mampu untuk melancarkan perlawanan. kini sudah kena tersapu hingga rata dengan tanah. tak sebutir batupun yang kelihatan.

begitu mendengar Suma thian yu memakinya sebagai ilmu silat kucing kaki tiga saja... sambil berkaok-kaokpenuh kegusaran.. kontan saja dari malu ia menjadi marah.. bagaimana kalau kita berganti acara saja?” “Tidak bisa. seratus juruspun belum tentu akan ketahuan siapa yang unggul dan siapa yang kalah. mana boleh berganti acara... kemudian teriaknya dengan suara lantang: “Sekarang sudah tujuh puluh gebrakan! Jika pertarungan macam begini dilangsungkan terus.. Dengan mengeluarkan ilmu langkah Ciok liong luan poh ajaran dari Siau yau kay Wi kian secara mudah sekali Suma thian yu berhasil memunahkan ancaman tersebut satu per satu.. Suma Thian yu segera berseru dengan suara lantang: “Sisanya bagaimana kalau kita selesaikan dengan menggunakan senjata tajam saja?” “Senjata tajam? Selama hidup belum pernah lohu mempergunakan senjata tajam untuk bertarung!” .. teriaknya keraskeras: Bagus sekali bocah keparat. tinggi hati dan tak pernah memandang sebelah matapun terhadap orang lain. lebih baik kau jangan mencobah untuk ngomong besar lagi..?” Kembali mahkluk itu itu melancarkan beberapa gerakan untuk memunahkan ancaman lawan. kemudian.. kalau permainan kucing kaki tiga sih tak akan bikin keder orang lain. kemudian melepaskan pula dua buah jurus serangan untuk meneter musuhnya. dia lantas melomp[at kehadapan pemuda tersebut. seratus juruspun belum habis. hari ini kalau ada kau tak akan ada aku!” Berbicara sampai disitu.!” Makhluk tua tersebut selamanya sombong..?” Suma Thian yu segera mendengus dingin. "Hmmmm. kau kelewat menghina orang.Tiraikasih Website http://kangzusi..weeeass! weeesss! weeess! secara beruntun ia lancarkan tiga buah serangan berantai yang semuanya dahsyat dan luar biasa.com/ "Bagaimana? Apakah nyalimu sudah dibikin pecah karena ketakutan.

sambil berkaok-kaok karena kegusaran. kemudian dengan jurus Peng lui san lian (guntur menggelegar petir menyambar) secepat kilat membacok tubuh mahkluk tua tersebut.com/ Suma Thian yu benar-benar didesak sehingga apa boleh buat. bila pertarungan tersebut dilangsungkan lebih jauh. mahkluk tua ini sudah mempunyai hitungan. sebab selama ini Suma thian yu tidak pernah memperlihatkan gejala akan kalah.Tiraikasih Website http://kangzusi. sekalipun masih ada seratus jurus pun belum tentu dapat mengungguli lawannya. kau jangan ngawur. dia segera membantah pula: “Tadi. maka Wan pek lan buru-buru berteriak dengan suara lantang: “Jurus kedelapan puluh!” Sekarang. mahkluk itu itu segera memprotes. didalam pukulan tendangan dipakai dua jurus serangan. nyalinya bertambah besar. hatinya makin mantap dan rasa percaya diri pun tumbuh. kakinya dengan jurus Kui seng ti to(Bintang timurmenentang bintang kejora) dia tendang tubuh bagian bawah mahkluk tua tersebut. jangankan masih sisa dua puluh jurus. umpatnya: “Bocah perempuan sinting.. . terpaksa ia menghimpun hawa murninya dari Tan tiam kedepan dada. dia melancarkan pula serangan sergapan balasan secara nekad. sekarang baru jurus ketujuh puluh lima!” Wan pek lan yang merasa bahwa kekasihnya pasti akan berhasil memenangkan pertarungan ini. “Jurus ke tujuh puluh enam!” teriaknya keras-keras. Menyusul kemudian.. Bi hong siancu yang menyaksikan batas seratus jurus sudah hampir berakhir menjadi kegirangan. dia tahu. kedua orang itu kembali terlibat dalam pertempuran yang sengit. kenapa? Apa tidak benar?” Sementara pembicaraan berlangsung. dan masingmasing sudah bertarung tiga gebrakan lagi.. Serangan berantai yang maha dahyat tersebut kontan saja membuat si mahkluk tua itu kerepotan setengah mati. Mendengar itu.

. haahh... lebih baik aku akan menurut saja. Suma Thian yu sama sekali tidak gugup. mari..?” seru Suma Thian yu sambil tertawa terbahak-bahak. Suma Thian yu pun segera melontarkan pula sebuah pukulan dengan ilmu pukulan Sian po hwee hong ciang yang maha dahsyat itu. tidak ku sangka kalau kau bisa melewati delapan puluh gebrakan dengan lancar. tiba-tiba terdengar makhluk tua itu tertawa terbahak bahak sambil menjengek: "Pukulan yang inilah baru merupakan seranganku yang sesungguhnya. dalam bahaya dia ..Tiraikasih Website http://kangzusi. "bukankah hal ini akan menguntungkan diriku?" "Menguntungkan memang cuma kau akan segera membuktikan sendiri. segulung angin pukulan berhawa lembut segera meluncur kedepan. lima jurus serangan dahsyatmu akan kusambut semuanya!” Makhlus tua tersebut tidak berbicara lagi. telapak tangan kirinya segera diayunkan kemuka. segera bentaknya dengan penuh kegusaran: "Bocah keparat. Menghadapi ancaman bahaya yang berada didepan mata. ting¬gal lima jurus saja. disaat kedua gulung angin pu¬kulan itu saling membentur satu sama lainnya.. telapak tangan kanannya membentuk gerakan satu lingkaran ditengah udara." Seusai berkata. lalu ditolak kedepan. mari. betulkah kau merasa beruntung atau tidak?” Kembali Suma Thian yu tertawa ringan. “Baiklah. mari! Lohu akan melanggar kebiasaan dengan menganggap delapan puluh jurus sebagai sembilan puluh lima jurus.. daripada membangkang.com/ Cemas dan mendongkol membuatnya makin naik darah. segenap kepandaian silat yang lohu miliki akan dipergunakan dalam lima jurus yans terakhir ini aku akan membuat hatimu takluk seratus persen!” “Haaahh. Segulung hawa pukulan yang dingin merasuk tulang langsung saja mengurung seluruh badan Suma thian yu. Siapa tahu..haaah.

kalau tidak. mereka berdua saling mengerahkan tenaga dalam untuk melakukan perlawanan. sementara telapak tangan kirinya dengan menghimpun tenaga sebesar delapan bagian sudah melancarkan bacokan secepat kilat. . Namun pertarungan semacam inipun merupakan pertarungan yang sangat menghamburkan tenaga. orang luar tak pernah akan berhasil mencegah berlangsungnya pertarungan tersebut kecuali secara kebetulan datang seorang jago lihay yang berilmu jauh lebih tinggi dari mereka berdua. Pertarungan adu kekerasan seperti ini hanya akan berlangsung jika orang yang terlibat dalam pertrungan adalah jago-jago berilmu tinggi. dia tahu kalau pertarungan sudah meningkat dari posisi yang sangat gawat.Tiraikasih Website http://kangzusi. memandang dua orang yang saling berhadapan dengan mata terpejam dan peluh membasahi tubuh mereka itu. terpaksa dia menggunakan telapak tangan kanannya untuk menahan serangan.com/ mencari selamat lantaran telapak tangan kanannya sudah keburu di dorong kedepan dan tak leluasa untuk menarik kembali. Dengan begitu. Bi hong siancu yang sebenarnya sudah merasa makin kuatir lagi. disamping itu bisa pula membuat isi perut musuh hancur berantakan termakan serangan maut itu hingga akhirnya tewas. kedua orang tersebut jadi saling melontarkan serangan dengan mempergu¬nakan sepasang telapak tangan. sebab pertarungan seperti ini selamanya mempertaruhkan jiwa raga mereka sendiri. Dalam waktu singkat seluruh angkasa sudah dipenuhi oleh desingan angin tajam. Tapi hanya dengan jalan ini pula orang baru bisa mengetahui sempurna atau tidaknya tenaga dalam seseorang. empat telapak tangan yang saling menempel membuat empat gulung aliran listrik yang saling membentur pada jarak tiga langkah. mereka berdua baru dapat dilerai apabila salah satu diantara mereka sudah tewas.

hatinya semakin gelisah lagi. paras muka Sama Thian yu dari hijau membesi telah berubah menjadi pucat pias. akhirnya sudah pasti ada salah satu pihak yang akan tewas.. seakan-akan tidak mengubris perkataannya.com/ Dalam keadaan demikian. apabila salah satu pihak berpikiran bercabang sehingga serangan hawa murninya mengendor. sudah pasti tenaga dalam musuh akan segera menyusul masuk ke dalam isi perutnya dan berakibat kematian baginya. Dengan cepat satu ingatan melintas dalam benaknya. bila pertarungan semacam ini dilangsungkan lebih jauh. Bi hong siancu benar-benar merasakan hatinya berdebar keras. . dengan perasaaa kuatir teriaknya tiba-tiba: “Hei. atau mungkin sampai putus lidahnya sekalipun. Sedangkan keadaan dari si makhluk tua itu pun tak jauh berbeda. bahkan dari ubun-ubun mereka memanancar keluar kabut berwarna putih. Apabila keadaan seperti berlangsung lebih lanjut maka kedua belah pihak akan sama-sama terluka dsn bahkan bisa jadi akan berakibat kematian untuk mereka berdua. makhluk tua. butiran keringat sebesar kacang kedelai telah membasahi jidatnya dan mengucur kebawah..” Tapi ketika dilihatnya kedua belah pihak tetap berdiam diri. hal tersebut tak akan mempengaruhi keadaan dalam arena. ayo cepat hentikan serangan kalian. Sebab pertarungan yang sekarang sedang meningkat pada keadaan paling gawat dan setiap saat bisa mengakibatkan kematian yang fatal bagi mereka yang lengah. segra teriaknya keras-keras: "Hei. bibirnya terkatup kencang-kencang dsan wajahnya menunjukan penderitaan.Tiraikasih Website http://kangzusi. seluruh tubuhnya basah kuyup oleh keringat. jangan bertarung lagi. Kau suruh aku menghitung dengan cara bagaimana? Bukankah lima jurua terakhir sudah lewat?" Sekalipun dia sudah berteriak sekeras-kerasnya... Waktu itu.

Walaupun demikian.com/ Bi hong siancu Wan Pek lan nampak gelisah sekali bagaikan semut dalam kuali panas. terutama sekali dalam tenaga dalam. maka dasar tenaga dalam yang dimiliki nya boleh dibilang kuat sekali. tak mungkin hasil yang dicapai orang yang satu akan sama dengan orang yang lain. kekuatan mereka tetap berimbang satu sama lainnya. tenaga dalamnya telah bertambah dengan pesat. Jilid 18 Tahun ini. sehingga mencapai enam puluh tahun hasil latihan lebih. sebab itulah meski beradu tenaga-tenaga dalam dengan si makhluk tua sekarang. tapi berhubung sejak kecil sudah memperoleh guru pan dai dan sejak kecil pula melatih ilmu Kui goan sim hoat. disaat itulah yang tangguh bakal muncul sebagai pemenangnya. makhluk tua tersebut sudah berusia tujuh puluh tahun lebih.. akhirnya toh akan muncul juga saat untuk menentukan siapa yang lebih tangguh dan siapa yang lebih lemah. bahkan bila ia bertindak secara gegabah pun bisa jadi akan menimbulkan bencana kematian bagi dirinya. Pepatah kuno mengatakan: Bila ada dua harimau yang bertarung. . Ketika berada dalam gua dan salah makan daun Jin sian kiam lan. sedangkan yang lemah akan menemui ajalnya. kemudian minum obat Ku ciang sin yok. salah satu diantaranyaa akan terluka. Di dalam dunia persilatan.. tapi apa pula yang bisa dilakukan olehnya dalam keadaan seperti ini? Jangankan dia tidak berkemampuan untuk memisahkan kedua orang ini. tak mungkin akan terdapat dua orang manusia yang mempunya ilmu silat seimbang...Tiraikasih Website http://kangzusi. Sebaliknya. Mendadak. meski usia Suma Thian yu baru tujuh delapan belas tahunan. kesempurnaan tenaga dalam yang dimiliki sekarang pun paling tidak masih diatas enam puluh tahun hasil latihan.

kalian berdua harus segera menghentikan permainan yang tak bermanfaat ini!" Sembari berkata. tampak olehnya setitik cahaya hitam secepat kilat meluncur kedalam lembah. Bi hong siancu Wan Pek lan segera mengangkat kepalanya sambil memandang ke depan.com/ Dari atas bukit Kun san berkumandang suara seruling yang mengalun tiba mengikati hembusan angin. bersamaan dengan munculnya tosu tua itu pun suara seruling tadi menjadi sirap dan hilang.Tiraikasih Website http://kangzusi.!" dari mulut seruling menyem¬bur kelur segulung hawa pukulan berwarna putih dan menyambar ketubuh dua orang yang sedang bertarung tadi. Kedua orang itu segera merasakan udara di sekeliling tubuhnya membuyar dan tubuh mere ka yang sempoyongan pun segera melompat mundur kebelakang. Suara seruling yang mengalun diudara pun menyusul bayangan hitam yang meluncur tiba itu bergema makin keras. kemudian sambil tertawa terbahak-bahak serunya: "Haaaah. . tahutahu dihadapan mukanya telah berdiri seorang kakek berdandan seorang tosu... Tampak tosu tua itu memperhatikan sekejap kearah Bi hong siancu. kedua orang itu segera merasakan semangatnya menjadi segar kem bali dan kekuatannya seperti beratus kali lipat lebih besar keadaan semula. "Criiitt. Ternyata aneh sekali. Tak selang berapa saat kemudian.haaaa.. Pelan-pelan makhluk tua itu membuka sepasang matanya. dari balik sorot matanya itu terpancar keluar perasaan bingung dan tidak habis mengerti.haaaa. suara yang mengalun menembusi lembah bergema pula ke dalam telinga kedua orang tersebut... dari arah punggung bukit sana muncul setitik bayangan hitam yang secapat sambaran petir meluncur masuk kedalam lembah Si jin kok. Tak sempat lagi bagi Bi hong siancu untuk menegur... seruling bambu ditangannya segera ditutul pelan ketengah-tengah orang yang sedang bertempur itu..

com/ Menanti si makhluk tua itu dapat berdiri tegak. cepat-cepat dia mengangguk.haah. sungguh mengagumkan.. sampai lama sekali dia tak mengucapkan sepatah kata pun. untung saja selembar jiwa boanpwe masih bisa diselamatkan!" Ternyata orang yang barusan munculkan diri itu adalah Heng si Cinjin. sungguh menggembirakan.. cianpwee terlalu memuji. . setiap umat persilatan yang menyinggung soal bukit Kun san di telaga Tong tin.. Sambil mengelus jenggotnya. boanpwee hanya berilmu cetek" Setelah berbasa-basi sebentar. mungkin kau telah memperoleh suatu penemuan aneh bukan?" Merah padam selembar wajah Suma Thian yu karena jengah.haaah.. kedatanganmu tepat sekali. gurunya dua bersaudara Thia yang mempunyai janji dengan anak muda tersebut.. "Haah.Tiraikasih Website http://kangzusi.. "Aaah. mahkluk tua itupun nampak terperanjat..baru berapa hari tidak bersua.haah. Sedangkan Suma Thian yu segera menjura sembari berseru: "Cianpwe.. baik-baik menjadi ciangbunjin partai Mao san buat apa kau lari ketempat seperti ini untuk memakan daging menusia? Sebenarnya apa mak sud dan tujuanmu yang sebenarnya?" Begitu berjumpa dengan Heng si Cinjin. dengan gusar dia menegur: "Rupanya kaulah yang berbuat ulah disini. orang lain tak usah mencampurinya" Heng si Cinjin segera tertawa terbahak-bahak. tenaga sinkang yang dimiliki Suma siauhiap sudah memperoleh kemajuan yang amat pesat...Hu hok. Heng si Cinjin segera tertawa terbahak-bahak.haaah. tapi segera jawabnya dengan marah: "Urusan ini merupakan persoalan pribadi lohu sendiri. Heng si Cinjin pun mengalihkan kembali sorot matannya ke wajah manusia aneh tersebut. sorot matanya segera dialihkan kewajah tosu tua yang baru muncul itu dan menatapnya lekat-lekat. "Haah...

secara rahasia sekali dia memasuki bukit Kun san dan menyembunyikan diri disitu untuk berlatih ilmu silat. disanalah korbannya dibunuh dan daging mereka disantap. sementara dia sendiri mengembara didalam dunia persilatan. Siapa sangka. namun ilmu silat yang dimiliki pun tidak memperoleh kemajuan yang pesat sekali. dia pun akan muncul dari daerah terlarangnya untuk memancing saudagar atau orang orang persilatan guna memasuki lembah Si jin kok. Banyak orang mengira Hu Hok cu sudah bosan dengan kehidupan keduniawian dan mengggundurkan diri hidup menyendiri. bukan saja suasana diseputar sana dibikin menyeramkan. bukan . bila orang lain mengetahui akan persoalan ini. berhubung didalam kitab pusaka yang diperolehnya untuk melatih semacam ilmu sesat dibutuhkan kekuatan dari sari manusia. tapi baru setahun menjabat sebagai ketua.com/ mereka akan segera teringat pula dengan nama Pinto. dia telah menyerahkan jabatan sebagai ketua tersebut kepada sutenya Hu Yan cu. dia segera meninggalkan kedudukannya sebagai Ciangbujin dan menyembunyikan diri disitu. maka untuk meyakinkan ilmu tersebut orang yang bersangkutan harus memakan daging manusia setiap harinya. dia pun mendirikan batu peringatan dan menjadikan daerah tersebut sebagai daerah terlarang. sekarang kau makan daging manusia disini. Hu Hok cu yang memperoleh kitab pusaka mana menjadi kegirangan setengah mati. padahal yang benar Hu Hok cu memrunyai maksud tujuan yang lain. Apabila malam hari sudah tiba. mereka masih mengira pintolah yang membuat ulah dengan mencelakai sesama umat manusia" Ternyata makhluk tua itu merupakan ciangbunjin angkatan ke sembilan belas dari partai Mao san yang bernama Hu Huk cu.Tiraikasih Website http://kangzusi. entah berapa banyak sudah manusia yang menemui aja1nya disini. Selama tiga puluh tahun ini. malam ini dia telah bertemu dengan lawan tandingnya.

Hu Hok cu baru menghetikan tariannya macam orang gila itu dan menunjukkan wajah berseri-seri. bahkan nyaris nyawanya akan turut melayang.haaaaa.. selama ini pinto mengira apa yang tersiar dalam dunia persilatan sebagai berita bohong yang ada maksud untuk merusak nama pinto beberapa tahun yang berselang itu. Lama kemudian. bukan saja berita mana tidak membuat merasa malu atau rendah diri.. sebaliknya dia malah menari-nari dengan girangnya. setiap kali pula pinto pasti muncul untuk melakukan penyelidikan. mengapa kau tak pernah melangkah masuk kedalam lembahku ini?" Heng si Cinjin tertawa bergelak. selama tiga puluh tahun ini. Sementara itu..com/ saja dipecundangi.. mereka tidak habis mengerti apa sebabnya orang itu jadi sinting.haaaa. katanya kemudian: "Malam ini mengapa pula bisa muncul disini?" "Ditengah kegelapan malam aku sering kali mendengar suara gemuruh dan suara ledakan keras. sambil tertawa seram segera teriaknya keras-keras: "Tosu. . bahkan sambil tertawa terbahak-bahak berteriak sekeras-kerasnya: "Aku telah berhasil! Aku telah berhsil!” Tentu saja sikap macam orang gila ini membuat Heng si Cinjin dan Suma Thian yu menjadi kebingungan setengah mati. "Haaaaa. akhirnya setelah melakukan pengintaian berulang kali.Tiraikasih Website http://kangzusi. tentu saja aku tak pernah menyangka kalau Si jin ong (raja pemakan manusia) yang paling ditakuti orang dalam dunia persilaian bukan lain adalah dirimu" Tatkala Hu Hok cu mengetahui bahwa orang persilatan merasa ketakutan karena dia pemakan manusia. namun tidak berhasil menemukan gua ini" Sambil tertawa. Hu Hok ca menggelengkan kepalanya berulang kali. pinto pun pernah melakukan pemeriksaan disini. Ha Hak cu merasa gusar sekali setelah mendengar umpatan dari Heng si Cinjin tersebut. kutemukan kehadiranmu disini.

. Orang lain mengumpatnya sebagai Si jin ong sebaliknya dia malah nampak kegirangan.. dia ingin mengandalkan ilmu si¬lat yang tercantum dalam kitab pusakanya untuk merajai kolong langit....haahh. disaat seseorang sedang kecanduan sesuatu. bisa jadi dia akan lupa makan dan tidur hingga sikap maupun gerak geriknya menjadi berubah seperti orang gila. sekarang nama lohu seba¬gai Si jin ong (raja pemakan manusia) sudah termashuur diseluruh koloog langit. Demikian pula halnya dengan Hu Hok cu yang memusatkan segenap perhatiannya itu untuk mempelajari Mo Kang. se¬akan-akan orang lain sudah dibikin ketakutan oleh nama besarnya itu. tidak lama kemudian. apakah kau tidak merasa jalan pemikiranmu itu menggelikan? Terlampau lucu dan kenak-kanakan?” “Kekanak-kanakan? Hmmm! Siapa yang bilang kalau aku si bodoh?” Hu hok cu balik bertanya. dipandangnya Hu hok cu sekejap dengan sorot mata penuh welas kasih. Padahal dia seperti lupa kalau Suma Thian yu yang dihadapinya malam ini belum lagi bisa dkalahkan. "lohu tidak akan tinggal disini lagi. . kesadaran jalan pikiran maupun gerak-geriknya sudah berbeda sekali dengan manusia biasa. kemudian ujarnya: “Hu hok.com/ "Toyu!” katanya kemudian. lohu akan menjadi raja dan pemimpin dari seluruh dunia persilatan baik diutara maupun selatan” "Ada kalanya.Tiraikasih Website http://kangzusi. bahkan yang lebih sinting lagi. haahh. Dua orang manusia ini saja tak mampu dihadapi. bahkan disana telah muncul se¬orang jago lihay yang berilmu silat beberapa kali lipat lebih hebat daripada kepandaiannya yakni Heng si Cinjin.haahh. bukankah hal ini kedengarannya lucu dan menggelikan? Tatkala Heng si Ciniin mendengar ucapan nya yang membual itu seketika itu juga dia menggelengkan kepalanya berulang kali sambil menghela napas.. tapi dia sudah melamun ingin menjadi seorang pemimpin dunia persilatan.

masih ketinggalan jauh!” Dicemooh orang. diantara berkibarnya ujung baju. amarah Hu Hok cu sema¬kin memuncak. mari lohu akan membuktikan dahulu apakah kau mampu atau tidak!” Selesai berkata.com/ Hmmm. yakni berharap agar Hu hok cu . Hu hok cu segera melotot gusar. tahu-tahu dia sudah melayang ke samping untuk menghindarkan diri. bahkan selama inipun dia sama sekali tidak melancarkan serangan balasan. dia telah mengelirkan segenap kemampuan yang dimilikinya untuk secara beruntun mele¬paskan empat lima buah pukulan. dengan jurus Im yang jut tong(Im yang mulia bergerak) dia langsung membacok tubuh Heng si cinjin. setelah itu jengeknya: "Huuuh. "Ha Hok!" kembali dia mengejek. Menghadapi ancaman tersebut. tiga puluh tahun berselang kau sudah begini. Heng si Cinjin seakan-akan tak sudi memandangnya barang sekejap pun. kembali Heng si Cinjin mempergunakan kelincahan tubuhnya untuk berkelebat kian kemari ditengah pukulan-pukulan musuhnya. sepasang telapak tangannya diayunkan kian kemari bagaikan orang gila. dengan penuh rasa penasaran bentaknya juga: “Kau berani memandang hina lohu?” “Betul!” Jawaban dari Heng si cinjin ini diutarakan dengan suara tegas dan keras. Seperti juga yang pertama tadi. “Bagus sekali.Tiraikasih Website http://kangzusi. tapi keadaanmu sekarang malah justru bertambah parah!” Heng si cinjin sengaja berkata demikian karena dia mempuryai tujuan yang baik. “makan daging manusia tidak akau mambuat ilmu silat mu memperoleh kemajuan pesat. ingin meninggalkan lembah Si Jin kok dengan begitu saja? Apakah kau tidak merasa kalu tindakanmu ini kelewat awal? bentak Heng si cianjin lagi. menurut pendapat pinto. rupanya kau sudah pernah mencicipi empedu macam hati singa sehingga berani menantang lohu? Mari.

tatkala Heng si Cinjm muncul disana tadi. yang telah diketahui tadi. Mau tak mau Heng si Cinjin harus merasa terkesiap juga. melepaskan jalan sesat dan kembali kejalan yang benar. Terutama sekali untuk melepaskan ilmu sesat nya dengan mempelajari ilmu lurus. Tapi apa sebabnya kemampuan yang hebat ini seolah-olah tak mampu berkembang. Tapi perkataan dari Heng si Cinjin terse¬but ibaratnva sebilah pisau tajam yang lang¬sung menembusi ulu hati Hu Hok-cu. bahkan tak berhasil meraih keuntungan apa-apa? Sesungguhnya kejadian ini tiada sesuatu yang aneh seperti. inilah yang menjadi penyebab uta rna mengapa serangannya seperti tak berfungsi lagi. Hu Hok cu sedang beradu tenaga dalam melawan Suma Thian yu. kepandaian silat yang dia miliki sebarangsudah mencapai tingkatan yang luar biasa. akibat dari pertarungan itu. dengan menghimpun sisa kekuatan yang dimilikinya untuk melindungi badan. Sekalipun hanya mempergunakan sisa kekuatan yang dimiliki. sepasang telapak tangannya segera dilontarkan ke muka melepaskan pukulan yang maha dahsyat. sebaliknya.. kenyataannya serangan mana masih merupakan satu ancaman yang serius. membuat hatinya terasa begitu sakit sehingga sukar dilukiskan dengan kata kata. dengan demikian mengurangi bahayanya mati secara mengenaskan.com/ mau bertobat dari kejahatannya itu. Benarkah ilmu siht yang dimiliki Hu Hok cu saat ini jauh lebih payah ketimbang tiga pulah tahun berselang? Tentu saja tidak. Tampak sepasang mata orang itu melotot be¬sar..Tiraikasih Website http://kangzusi. dia tahu apabila kesempatan yang sangat baik ini tidak segera dimanfaatkan untuk melumatkan ambisi dan kesombongan . bahkan boleh dibilang merupakan salah satu gembong iblis yang patut disegani oleh setiap orang. hawa murninya telah menderita kerugian yang be¬sar sekali.

.!” Sesosok bayangan manusia bagaikan kayang-layang yang putus talinya segera terlempar ke tengah udara.! Suatu benturan keras yang mamt memekikkan telinga berkumandang memecahkan kesunyian” Menyusul kemudian. tubuhnya melejit ke tengah udara dan langsung menyambar ke arah mana bayangan hitam itu jatuh.. Seketika itu juga ke dua gulung tenaga pukulan tersebut saling membentur satu sama lainnya ditengah udara. Suma Thian yu yang menyaksikan kejadian tersebut segera berpekik nyaring... ia sambut datangnya ancaman lawan...com/ gembong iblis tersebut.. Setelah berhasil menghajar tubuh Ha Hok cu tadi. kemudian ia baru mengundurkan diri ke hadapan Heng si Cinjin dan berdiri serius disana. keadaannya tak jauh berbeda dengan sesosok mayat saja. Buru-buru dia menghimpun hawa murninya secara diamdiam. sementara wajahnya masih menunjukan sikap yang halus dan lembut.. “Akhhhh. Orang itu memang Ha Hok cu... Mendadak. sesungguhnya Heng si Cinjin merasa menyesal... bayangan hitam tadi sudah meluncur jatuh dari atas dengan kecepatan yang luar biasa. sekarang paras mukanya nampak pucat pias seperti mayat... sudah pasti orang ini akan menjadijadi kesombongan dan kesadisannya dikemudian hari.. dengan sebuah kebasan yang mengerahkan tenaga sebesar tujuh bagian.Tiraikasih Website http://kangzusi.. “Blaaammm. Suma Thian yu segera mementangkan lengan-nya untuk memeluk tubuh berbobot seratus kati lebih itu dengan suatu tangkapan. setelah dijumpai Suma thian yu . Pelan pelan Suma Thian yu meletakkan tu¬buh Hu Hok cu ke atas tanah dan membiarkaa dia duduk. Baru saja anak muda itu melayang turun ke atas tanah. dari tengah arena bergema suara jeritan ngeri yang amat menggidikan hati..

memang jarang sekali dijumpai peristiwa yang luar biasa seperti ini. pelan-pelan dia berjalan kehadapan Hu Hok cu. bahkan akhirnya dia malah menangis sambil berteriak teriak. air mata dan ingus bercampur aduk membuat tubuhnya kelihatan bertambah mengenaskan. suatu perbuatan yang tepat sekali. Heng ci Cinjin menjadi tak tega juga akhirnya. betul-betul suatu penampilan yang mengagumkan.Tiraikasih Website http://kangzusi. masih muda sudah menyayangi sesamanya. dia tak mampu mengucapkan sepatah katapun. gerak geriknya nampak lucu dan menggelikan.... “Haaaaa. Tampaknya Hu Hok cu ingin menggunakan kesempatan menangis itu untuk melampiaskan keluar semua kesedihan.com/ menolong jiwa Hu hok cu. tak heran kalau ketiga orang itu menjadi tertegun dan melongo. Siapa tahu tangis Hu Hok cu semakin lama semakin menjadi-jadi.haaaaa.. Kontan saja kejadian ini membuat ke tiga orang itu tertegun-tegun karena keheranan. kau tak usah menggubris diriku lagi..!" Seperti anak kecil saja. membuat suasana serasa menggidikkan hati.suatu perbuatan yang tepat sekali. kekesalan dan kemu-rungan yang mengganjal dadanya selama ini. tak kuasa lagi sambil mengelus jenggot ia tertawa. . Dengan cepat Heng si Cinjin berpaling.haaaaa. lalu tegurnya: “Toyu. Seorang kakek yang sudah lanjut usia ter¬nyata menangis tersedu sedu macam anak ke¬cil yang mau menetek saja. Mendadak dari arah dalam lembah itu berkumandang suara isak tangis yang memilukan hati. Suara isak tangis itu mengalun dan menggema diseluruh lembah. Hal ini menuajukkan kalau jiwamu mulia dan arif bijaksana." Merah padam selembar wajah Suma Thian yu karena jengah.. ternyata yang menangis adalah Hu Hok cu.. apa yang membuatmu menangis tersedu-sedu?" “Enyah kau! Enyah kau dari sini..

umpatnya: "Kau anjing gila. Coba kalau peristiwa ini berlangsung ditengah jalan. kedua. dalam beberapa lompatan saja ia sudah menerobos ke dalam gua tersebut. oleh sebab itu terpaksa dia hanya berdiri dihadapan Ha Hok cu sambil bersiap siaga memberi bantuan kepada Suma Thian yu apabila diperlukan. dia tak ingin terjadinya kesulitan yang tak diinginkan. maka tanpa berpikir panjang lagi dengan mengandalkan kemampuannya untuk melihat dalam kegelapan.Tiraikasih Website http://kangzusi. diapun kuatir membangkitkan kemarahan . orang bisa tertawa geli. enyah! Cepat enyah semua dari hadapanku!" Selagi berkata kembali dia memeluk tanah sambil menangis lagi dengan teramat sedih. maka ia bertindak dengan kecepatan luar biasa. Bi hong siancu yang menyaksikan keadaan tersebut segera berbisik kesisi telinga Suma thian yu: "Mengapa kau tak memanfaatkan kesempatan ini untuk memasuii gua dan coba memeriksa dari mana datangnya beberapa titik cahaya bintang yang terlihat tadi?” Suma thian yu merasa usul tersebutada benarnya juga. sehingga tiada yang luar biasa. berhubung waktunya singkat dan kuatir Hu Hok cu yang sudah keburu menangis dan menyadari kalau dia masuk kedalam gua.com/ masih untung ke jadian aneh sudah sering kali di jumpai kawanan jago silat. Tatkala Heng si Cinjin menyaksikan si anak muda itu menerobos masuk kedalam gua sebenarnya dia berniat untuk menghalangi ke inginannya itu. sayang terlambat. Sementara itu Suma Thian yu sudah menerobos kedalam gua. Hu hok cu merasa semakin sedih hingga air matanya jatuh berderai seperti sungai huang bo yang jebol tang gulnya. Pertama. sambil menangis tersedu. Heng si Cinjin segera bertanya: “Hu hok apakah kau merasa perjuangan selama tiga puluh tahun ini cuma sia sia belaka?" Di korek luka hatinya.

disisi tubuhnya telah bertambah dengan seekor srigala rak¬sasa yang tinggi tubuhnya hampir separuh manusia.. ketika berpaling pemuda itu segera menarik napas dingin.com/ makhluk tua sehingga melakukan perbuatan jahat yang lebih banyak. Tampaknya serigala itu sudah memperoleh pendidikan yang sangat ketat meski melotot gusar kearah Suma Thian yu. tanpa menimbukan sedikit suarapun menyusup ke samping tubuh¬nya siap melakukan terkaman. tahukalau tiada hasil apapun. Rupanya entah sedari kapan. Suma Thian yu benar benar dibikin gemas bercampur penasaran. hampir saja si anak muda itu tertawa terbahak-bahak. . namun disana tiada sesuatu apapun yang perlu diperiksa. Tapi begitu mengetahui apa yang terlihat. Baru saja akan melompat keluar dari mulut gua. Kalau dibicarakankan memang aneh sekali. Begitu merasakan datangnya desingan angin tersebut.. maka dengan cepat dia menuju ke ruang dalam untuk memeriksa lebih seksama. dengan sigap Suma Thian yu melompat tiga langkah kebelakang. coba kalau tidak merasakan datangnya desiran angin tadi... Dalam Perkiraan SUma Thian yu. Sambil meaggelengkan kepalanya berulang kali.Tiraikasih Website http://kangzusi. siapapun tentu akan mengira srigala tersebut sebagai sebuah patung srigala saja. mendadak dari sisi tubuhnya terasaada desingan angin berhembus lewat. Kemudian dia pun menemukan setumpuk buku diatas meja batu itu. benda ini sudah pasti mutiara Ya beng cu atau sebangsanya. dia bersiap-siap untuk mengundurkan diri dari dalam gua tersebut. Siapa bilang kalau cahaya berkilauan itu merupskan Ya beng cu atau sebangssnya? Ternyata benda itu tak lebih hanya sebuah botol yang berisikan kunang-kunang dalam jumlah banyak. ternyata srigala raksasa itu tidak melolong pun tidak mengeluarkan suara apaapa. Sepasang mata serigala raksasa tersebut memancarkan cahaya aneh.

tak bisa disangkal lagi. Siapa tahu. tapi dengan demikian. srigala raksasa itu sama sekali1 tidak menggubris. Sekarang keadaan dari Suma Thian yu ibaratnya menunggang dipunggung harimau. akhirnya setelah mencari sekian lama dia berhasil menemukan sebuah benda yang keras sekali. tidak pula mengundurkan diri.. Kejadian semacam ini benar-benar merupakan suatu peristiwa yang memusingkan kepala. dan akhirnya tak akan terlukiskan lagi. maka dia harus membunuh srigala raksasa itu lebih dulu sebelum berhasil menyerbu keluar.Tiraikasih Website http://kangzusi. tetap duduk sudah. sudah pasti tindakannya itu akan mengejutkan Hu Hok cu yang berada diluar gua. sudah jelas dia sedang menunggu sampai Suma thian yu beranjak lebih dahulu.? Setelah berpikir sekian lama. akhirnya Suma Thian yu merogoh kedalam sakunya dan me¬ngeluarkan kerak nasi yang tidak habis termakan dan dilemparkan keluar gua melalui samping srigala raksasa tersebut. Dia mencoba untuk merogoh kedalam saku¬nya dan mencari sesuatu benda yang bisa di¬gunakan untuk menimpuk. Apalagi setelah dilihatnya srigala raksasa yang melotot penuh kebuasan itu tidak melakukan tubrukan. Apabila Suma thian yu ingin keluar dari gua tersebut. dengan begitu. tapi andaikata harus bertahan lebih jauh. ia Cuma berjalan kearah depan gua dan menghadang jalan perginya. behkan memandang sekejap pun tidak. sebaliknya justru berjongkok didepan gua sambil menjulurkan lidahnya yang panjang dan berwarna merah itu. sampai kapan urusan itu baru selesai. sudah pasti srigala raksasa itu tidak akan melepaskan dia dengan begitu saja.com/ namun sama sekalai tidak melancarkan tubrukan.. apabila dia mela kukan suatu tindakan. Dia berharap. mau turunpun tak bisa. Dilihat dari sikapnya mana. Suma Thian yu menjadi gelisah sekali. . srigala raksasa itu akan tertarik oleh kerak nati tersebut dan keluar dan gua.

. buru-buru dia membalik pada lempengan lencana yang lain. bukankah benda ini milikku.. ternyata tak lain adalah lencana miling Siang wi coa Bian pun ci yang diperolehnya sewaktu bertarung diperahu besar dalam telaga Tong ting ou belum lama berselang. terukir dua huruf besar yang berbunyu SUMA. Tampak olehnya diatas lampengan lencana emas itu terukir seekor naga hijau yang sedang mementangkan sayapnya. menggunakan kesempatan inilah Suma thian yu mengamati benda tersebut dengan lebih seksama.Tiraikasih Website http://kangzusi.... Begitu lencana emas dikeluarkan... aaah! Dia. Suma Thian yu merasakan darah panas dalam tubuhnya bergolak keras." Bergumam sampat disltu... dia seolah-olah lupa kalau didepan gua menunggu srigala raksasa yang siap menerkamnya.. paras mukanya berubah hebat dan segulung hawa panas muncul dari pusarnya dan menerjang ke atas tenggorokan. Ditengah-tengah lingkaran yang dikitari lukisan tadi.dia adalah musuh besarku. .dia . dia segera bergumam: "Bu.... hatinya semakin terkesiap.. dia. mendadak saja dia menerjang keluar dari situ. Rupanya permukaan lencana tadi berukir beberapa huruf yang berbunyi demikian: Kenang-kenangan untuk Thian yu pada usia satu tahun: LIONG SIANG HONG WU Ayahmu: Tiong-ko" Menyaksikan kesemuanya itu.. Begitu Suma Thian yu menggerakan tubuhnya. Menyaksikan hal tersebut Suma thian yu merasakan hatinya terkesiap.. dia.. srigala raksasa itu segera mengangkat tubuhnya dan mempergunakan cakar depannya yang tajam bagaikan pisau untuk mencengkeram dada Suma Thian yu.com/ Ketika benda itu diambil keluar.. cahaya keemas-emasan segera memancar keempat penjuru.

. setelah itu sekali lagi melakukan tubrukan.. sebuah pukulan dahsyat segera dilontarkan diatas kepala srigala raksasa itu. dia mengira pemuda itu hendak berusaha untuk memasuki gua itu. kemudian tubuhnya menggelinding kesamping untuk meloloskan diri.Tiraikasih Website http://kangzusi. gaya tubuhnya yang semula berdiri tegak seperti mnausia itu mendadak menggelinding kesamping..com/ Dalam keadaan begini. Srigala raksasa itu memang hebat.. Hu hok cu telah berhenti menangis. seketika itu juga terasa segulung angin pukulan yang maha dashyat menggulung kearah srigalaraksasa tersebut. ketika ia mengangkat kepalanya menyaksikan serigala kesayangannya sedang menerkam orang. terdengar suara desingan yang memekikkan telinga menggulung kemuka. Serta merta srigala raksasa itu miringkan kepalanya untuk menghindar. Memanfaatkan kesempatan yang sangat baik itulah. Kontan amarahnya berkobar dan membara didalam benaknya. kemudian sambil membalikkan badan melepaskan pukulan. dari arah belakang kembali terasa munculnya dua gulung angin serangan yang menekan arah punggungnya. tanpa membuang waktu lagi Suma thian yu segera menerjang keluar dari gua tersebut. kemudian dilihatnya pula Suma thian yu berdiri tak jauh dari gua tersebut. Suma Thian yu tidak mau membuang waktu lagi.. Begitu melangkah keluar dri gua tersebut. angin serangan mana menyambar kearah belakang batok kepala serta tengkuknya. Dalam pada itu. dengan penuh amarah bentaknya: "Siau hek! Jangan biarkan dia kabur!” "Siau hek" mungkin merupakan nama dari serigala raksasa tersebut. Dengan cekatan Suma thian yu maju selangkah.. Dimana angin pukulannya meluncur.

itu melompat ke udara semakin tajam. cakarnya yang tajam seolah olah sudah siap sedia digunakan untuk mencabik-cabik tubuhnya. jeritnya: “Siau Hek!” Seperti orang kalap saja dia melompat kemana si serigala raksasa tersebut jatuh. dia segera menyambar salah satu cakarnya tersebut dan mencengkeramnya erat-erat. Amarah tak bisa dibendung lagi dalam dada Suma thian yu. Si anak pumada itu menjadi amat terperanjat. serigala raksasa tersebut sudah menumbuk di atas dinding gua dengan menimbulkan suara keras. serangan demi serangan yang dilancarkan secara bertubi-tubi pun dilepaskan makin dahsyat. begitu sepasang cakar srigala tersebut meluncur tiba. dia mengangkat tubuh srigala raksasa itu kemudian dilemparkan kedepan. Maka menghadapi serangan srigala raksasa. Bagaikan anak panah yang terlepas dari busurnya. kali ini dia tak berkelit lagi. tak ampun tangannya segera bertambah dengan jalur luka yang segera mengeluarkan darah. tapi pada saat yang bersamaan cakar yang lain menyambar datang pula. yang penting sekarang adalah membunuh srigala raksasa tersebut lebih dahulu. serigala raksasa. Suma thian yu merasa perlu untuk bertindak lebih jauh. tatkala ia tiba disitu. .com/ Mendengar seruan mana. dengan suara penuh kegusaran dia membentak: “Pingin mampus rupanya kau!” Sambil menahan rasa sakit. tapi berhubing tangannya yang sebelah masih menggenggam cakar srigala tersebut.Tiraikasih Website http://kangzusi. dia tak sempat untuk menghindarkan diri lagi. Hu Hok cu yang menyaksikan peristiwa tersebut menjadi terperanjat sekali. srigala raksasa itu segera meluncur kedepan menumbuk dinding gua. dia berusaha untuk menghindarkan diri. Tahu kalau tindak tanduknya ketahuan banyak orang. sayang sekali kedatangannya terlambat setengah langkah.

bayar kembali selembar nyawa dari Siau Hek untukku.. untuk beberapa saat dia tak mampu untuk bangkit berdiri lagi. Kendatipun Suma thian yu memiliki ilmu silat yang amat lihay. akan tetapi diua tak berani memandang enteng. Ha hok cu mendengus tertahan dan mundur beberapa lagkah dengan sempoyongan. sepasang matanya merah membara seperti kobaran api dengan muka memerah dan menyeringai seram. Serangan yang dilancarkan dalam keadaan gusar dan nekad ini benar-benar disertai dengan kukuatan yang luar biasa sekali.. kali ini dia menyerang dengan sembilan bagian dari ilmu Bu siang sinkang yang dikombinasikan dengan Kui goan sim hoat.!” Sembari berseru dia menerjang kehadapan Suma thian yu. Dengan disertai suara deruan angin pukulan yang memeakkan telinga. kemudian sepasang telapak tangannya dengan jurus Siang hong tiau yang (sepasang hong menghadap matahari) dengan memisah kekiri dan kekanan langsung menghantam kepala Suma thian yu. Hu Hok cu kembali naik darah. dua gulung angin pukulan itu saling membentur lalu menyebar keempat penjuru. Melihat serigala kesayangannya mati. isi benaknya berhamburan kemana mana dan mampas seketika itu. dia membentak keras. buruburu sepasang telapak tangannya dirangkap didepan dada dan dilontarkan kedepan. . Mendadak terdengar suara benturan keras yang mememikkan telinga menggema memecahkan keheningan. angin serangan tersebut segera meluncur kearah depan. setelah itu jatuh tertunduk diatas tanah dan memuntah kan darah kental. "Bocah keparat.com/ Tidak ampun lagi.. pecahlah batok kepala srigala raktasa itu.Tiraikasih Website http://kangzusi.

segera ditariknya tangan Bi hong saiancu Wan pek lan sambil berseru: "Adik Lan. bukankah kau mempunyai janji dengan kedua orang muridku? Mengapa kau buru-buru ingin memohon diri? Sebenarnya apa yang telah terjadi? Buru-buru Suma Thian yu membungkukan badannya. Suma Thian yu tidak ambil perduli apakah dia sudah tewas atau belum. sebab takutnya dia sudah keburu menghilang sehingga su¬lit untuk di temukan kembali!” .Tiraikasih Website http://kangzusi... Suma Thian yu baru mendusin dan sadar kembali akan kekilafannya. "Sekarang waktunya sudah tak banyak lagi..com/ Begitu berhasil merobohkan Hu Hok cu. Sekarang. ditengah jalan nanti akan kuceritakan kesemuanya ini kepadamu. sambil menyahut: "Sekarang. pemuda itu seolah-olah lupa kalau disisinya masih berdiri seorang Bu lim cianpwe yang merupakan juga tuan penolongnya.!” Saking marah dan membaranya api dendam dalam dadanya. boanpwe telah mengetahui siapakah musuh besar pembunuh ayahku. yakni Heng si Ciajin. maka seandainya mereka hendak pergi pun harus minta ijin dahulu kepadanya. kita tak boleh memandangnya lagi. dia segera menggandeng tangan Suma Than yu dan memberi kerliogan mata kepadanya antuk memberitahu kepadanya bahwa Heng si cinjin masih berada disitu. Heng si Cinjin tertawa. dengan wa¬jah menyesal dia lantas menjura kepada Heng si injin sembari berkata: "Locianpwe sekarang boanpwe masih ada suaut urusan penting yang harus segera di selesaikan dan apabila sikapku kurang sopan harap kau sudi memaafkan" Sambil mengelus jenggotnya. Untung saja sikap Bi hong siancu jauh lebih tenang. cepat kita kejar dia!" "Mengejar siapa?" tanya Bi hong siancu Wan Pek lan dengan wajah tercengang. katanya kemudian: Haaaaahhh. maka aku harus mencarinya dengan segera.

mari kita pulang dulu!" Sebenarnya Suma Thian yu masih merasa agak keberatan. "Masih untung keadaannya tidak terlampau parah sehingga selembar jiwa tuanya masih bisa diselamatkan.. setiap persoalan janganlah dilakukan dengan tergesa-gesa. "Biarkan saja dia merasakan penderitaan akibat dari ulah sendiri. terlalu keenakan buat bajingan tua ini" Berbicara sampai disitu. dia berjalan kem¬bali ke samping Suma Thian yu dan berkata lebih jauh. Agaknya Heng si Cinjin dapat menduga apa yang sedang dipikirkan dalam hati kecil pemuda itu.. kejahatan yang dilakukan olehnya pun sudah kelewat banyak. besok pun masih ada waktu untuk mencarinya? Mencari dia pada hari ini.haa.. atau mencarinya besok toh sama saja?” Aku kuatir kalau bajingan cabul itu sudah keburu melarikan diri!” Sekali lagi Heng si Cinjin tertawa tawa. Pelan-pelan dia berjalan menghampiri Hu Hok cu.haa.Tiraikasih Website http://kangzusi. kemudian membungkukkan badab dan memeriksa keadaan lukanya.. dia tersenyum dan tidak berbicara lagi. "Haaa.com/ “Siapakah musuhmu itu?" "Siang wi coa Bian pun ci! Bajingan cabul!" Heng si Cinjin segera tertawa lebar. kalau dia sampai mati.. orang ini membunuh orang tanpa berkedip. setelah itu berguman seorang diri.haa. biarkan dia merasakan siksaan dan penderitaan tersebut selama sisa hidupnya didunia ini” Waktu itu Suma Thian yu hanya memikirkan bagaimana caranya untuk membalas dendam terhadap Siang wi coa Bian Pun ci... "Haaa. bisa dibayangkan betapa kalut dan gelisahnya perasaan pemuda tersebut sekareng. terhadap mati hidup Ha Hok cu boleh di bilang sama .Lohu jamin kalian pasti dapat saling bersua muka.hiantit tak usah kelewat terburu napsu... tapi untuk memberi muka kepada cianpwee tersebut diapun merasa kurang baik uutuk menolak kebaikannya..

bila kau hendak mencarinya.com/ sekali tak menggubris. pohon liu menganak rimba. maka sambil tersenyum katanya lagi: "Hiantit.. Bila kau bersedia mengikuti lohu. Mereka bertiga segera berangkat meninggalkan lembah Si jin kok tersebut. Heng si Cinjin tahu kalau pikirannya wak¬tu itu sedang kalut. pepatah kuno pernah bilang: Ada niat menanam bunga. mereka bergerak lebih duluan. bu¬nga tak mau tumbuh. ternyata mereka tak . maka ketika Heng si Cinjin menyelesaikan perkataannya. Sambil menghentikan perjalanannya. Suma Thian yu serta Bi hong siancu segera mengikuti terus dibelahkangnya seperti bayangan. Heng si cinjin berpaling seraya berkata: “Rupanya arak Cuan telah menantikan kedatangan kita!” Suma Thian yu menengok kedepan. Walaupun ucapan tersebut tidak mengartikan sesuatu secara tegas. dengan mengerahkanilmu meringankan tubuh Heng im lin sui (berjalan di mega air mengalir). betul juga.. tanggung besok pagi kau akan berhasil menemukan dirinya. tampak dua sosok bayangan manusia secepat sambaran kilat sedang meluncur kearah mereka berada. be¬lum tentu orang itu ditemukan. tiada maksud menanam poaon liu. namun secara lamat-lamat mengandung suatu makna yang mendalam. jarak mereka hanya selisih empat langkah dan bersama-sama bergerak kearah bukit Kun san. Didalam sekejap mata saja kedua sosok bayangan manusia itu sudah tiba didepan mere¬ka bertiga.. segala sesuatunya sudah diatur oleh Yang kuasa. Suma Thian yu tahu kalau Heng si Cinjin tak mungkin akan sembarargan berbicara tanpa sesuatu dasar yang kuat. maka tanpa terasa hatinya menjadi jauh lebih lega. dia pun hanya mengiakan dengan begitu saja.Tiraikasih Website http://kangzusi. Heng si cinjin berjalan di paling depan sebagai penunjuk jalan.

sampailah mereka berlima ditengpat kediaman Heng si cinjin. mari kita kembali dulu ke rumahh gubuk” Buru-buru Suma Thian yu mengenalkan mereka dengan Bi hong siancu dan susana pun menjadi ramai. Thia Cuan dan adiknya. Tak lama kemudian. hatinya segera menjadi kecut dan sedih. mengapa baru muncul pada saat ini?" Kemudian kepada gurunya.Tiraikasih Website http://kangzusi. dia segera bersorak sorai kegi¬rangan: "Suma Hianti. dibelakang menjulang tebing karang yang tinggi. dan menyaksikan pemandangan alam yang terbentang depan matanya. makin dilihat terasa semakin cantik. perasaan anak gadis memang jauh lebih halus dan cermat. apabila aku pun bisa mengundurkan diri dari . dari mana kau orang tua bisa tahu kalau mereka akan berkunjung kemari?" “Kebetulan saja. dia segera menghela napas sambil memuji: “Benar-benar sebuah tempat pertapan yang amat indah dan tenang. Ketika Suma thian yu tiba ditanah lapangan tersebut. sehingga akhirnya timbul perasaan malu terhadap diri sendiri. tapi untung hanya sebentar saja dan kemudian menjadi tenang lagi. Yaa. Menyaksikan gurunya datang membawa Su¬ma Thian yu. Ternyata tempat itu merupakan tiga buah rumah kecil yang terbuat dari kayu. aku bersusah payah mencari mu kemanamana. Heng si Cinjin kembali tanyanya dengan hormat: “Insu. Sementara itu Toan im siancu dengan penuh seksama. Ketika Toan im siancu menyaksikan Suma thian yu membawa serta Wan pek lan. ditatapnya gaids itu dari atas sampai bawah.com/ lain adalah Thi Pit suseng (sastrawan pena baja). tak heran kalau Suma thian yu tidak begitu tertarik kepada dirinya selama ini. kebetulan saja! Panjang untuk diceritakan. gampang dipermainkan oleh emosi. sedangkan di depan rumah serbentang sebuah tanah lapangan yang luasnya sepuluh kaki.

maka diujung langit situ akan muncul sebuah ikat pinggang langit yang memancarkan sinar keemasan. hiantit. tidak sia sia hidupku selama ini" Heng si Cinjin mengelus jenggotnya dan tertawa nyaring. mereka dapat berbincang-bincang sampai puas.com/ dunia persilatan dan mengasingkan diri disini. mari kita duduk bersila disini. toh tidak usah dilakukan pada saat ini juga” Mendengar perkataan tersebut.?” . kau harus beristirahat lebih dahulu!” Sementara itu Thi pit Suseng Thia Cuan sangat berharap didalam perjumpaan ini. maka sambil tertawa katanya kemudian: “Cuan ji. Heng si cinjin segera mendongakkan kepalanya memandang cuaca.. sekilas pandangan saja ia dapat menebak jalan pikirannya.. setelah berjuang semalaman suntuk. semuanya menimbulkan kesan yang mendalam bagi yang memandangnya.Tiraikasih Website http://kangzusi. Thi pit suseng menjadi terkejut sekali. maka dia merasa kurang setuju dengan usul gurunya itu. kehidupan manusia didunia ini memang bagaikan sebuah impian yang aneh!” kata Suma Thian yu. Heng si cinjin yang berpandangan tajam. "Menyaksikan terbitnya matahari disini akan menimbulkan suatu kedamaian dihati.. jika malam sudah tiba dan keheningan malam mencekam seluruh jagad.. tahukah kau baru saja siauhiap lolos dari ancaman bahaya? Sekalipun kau ingin berbincang-bincang dengannya. segera tanyanya: “Kenapa? Apakah Thian yu telah berjumpa dengan si setan tua tersebut. semua pikiran keduniawian serasa hilang lenyap dengan begitu saja dikala matahari tenggelam dilangit barat sana. maka kedamaian dan ketenangan akan muncul dan menyelimuti kembali hati kita semua" "Ya. lalu katanya lagi: “Masih ada seperempat jam sebelum tibanya saat matahari akan terbit.

“Sekarang. tidak selang berapa saat kemudian dia sudah berada dalam keadaan lupa akan segala galanya. Suma Thian yu segera manfaatkan pula kesempatan tersebut untuk mengaturnapas. matahari telah terbit dan memancarkan sinarnya keempat penjuru dunia. Diatas puncak bukit Kun san. Hengsi si Cinjin mengangkat kepalanya sambil memandang cahaya keemas-emasan yang murcul diballk bukit sana. yang dia jumpai adalah gembong iblis yang jauh lebih ganas dan lebih dahsyat daripada si setan tua tersebut" "Siapakah orang itu Insu?" sela Toan im siancu Thia Yong dari samping. Heng si Cinjin tersenyum. mereka berlima segera duduk bersila untuk bersemedi menurut ajaran perguruan masing-masing. Toan im siancu yang ketanggor batunya menjadi terbungkam dan segera duduk bersila untuk mengatur napas. ditengah sebuah tanah lapang yang luas duduk bersila lima orang. matahari telah terbit!" Benar juga. Waktu pun berlalu dengan begitu saja tanpa meninggalkan bekas. betapa agungnya alam semesta ini” . lebih baik jangan ditanyakan dahulu" tukasnya. "Hianit. dari kejahuan sana terdengar suara ayam berkokok tanda fajar telah menyingsing. Suma thian yu berjalan kesisi tanah lapang. kemudian ujarnya sembari tertawa. Begitulah. tanpa terasa ia menarik napas panjang-panjang sambil bergumam: “Ooh.com/ "Bukan. Matahari pun seakan-akan baru bangun dan tidurnya dan memancarkan cahaya keemas-emasannya keseluruh jagad. ketika fajar mulai menyingsing. mereka pun turut membuka mata masingmasing. betapa indahnya pemandangan alam disini. Akhirnya.Tiraikasih Website http://kangzusi. memandang keindahan alam yang terbentang dihadapannya.

aku hendak menikmati keindahan alam dari disini.com/ Sementara itu. apakah kau akan ikut bersama kami. Toan im siancu Thia Yong yang menyaksikan kejadian itu merasakan hatinya menjadi kecut dan sedih sekali.. disitu pun terdapat kelinci dan kijang. dia segera menyambuti dengan gembira: “Bagus sekali! Engkoh Thian yu. ya. bagaimana kalau kita bermain main dibelakang bukit sana!" Agaknya Toan im siancu bermaksud untuk mengajak Bi hong siancu pergi. menjadi menyesal sekali.. tidak menunggu lebih lama lagi dia segera berjalan lebih dulu.?” Memandang bukit yarg menjulang dikejahuan sana.Tiraikasih Website http://kangzusi. bagaimana kalau kita menangkap beberapa ekor diantaranya?” Mendengar kalau ditempat tersebut amat menarik hati. tapi gampang cemburu. perempuan! Perempuan memang makhluk yang cantik. . Wan Pek-lan menjadi girang sekali. katanya kemudian: “Adik Lan. “Tidak. Bi hong siancu segera menarik tangan Toan im ciancu dan berkata sambil tertawa manis.. Thia Yong yang menjumpai kepolosan dan kesucian Wan Pek-lan. ia merasa jiwa serta pandangan sendiri ke lewat sempit. sehingga dengan demikian akan mengurangi perkembangan hubungan diantara mereka berdua. kau pergilah sendiri. adik Lan. “Indahkah pemandangan alam dibelakang bukit sana?” “Ditempat itu tumbuh berbagai bunga yang indah dan harum. Suma thian yu menggeleng. Perempuan. Bi hong siancu Wan Pek lan telah berjalan kesisinya dan bersandar diatas lengannya dengan penuh kemesraan. mendengar ajakan tersebut. Bi hong siancu Wan Pek lan sama sekali tidak mempunyai sesuatu maksud apapun.

pemandangan disini amatlah indah. Sepeninggal mereka berdua. bagaimana bertemu dengan setan muka hijau. hari ini kalau bisa berjumpa muka dengan Siang wi coa. menyukai siapa?” tanya Suma Thian yu sambil tersentak kaget dari lamunannya. Thi pit Suseng memang sudah tahu kalau anak muda ini adalah seorang yang amat perasa dan mudah emosi. salah memasuki lembah Si jin kok dan bertemu dengan Hu hok cu. kemarin Thi heng pun bertemu dengan setan muka hijau dan Siang wi coa berdua. Siapakah yang dapat melupakan kein¬dahan seperti ini?” "Bila kau tidak merasa tempat ini terlalu jelek. kau terlalu baik. tentu saja dia tak tahu kalau Thia Yong justsu menggunakan tipu muslihat untuk mengajak Wan Pek lan berlalu dari situ. buru-buru dia menyusul dari be¬lakang.com/ Maka setelah dilihatnya Wan Pek-lan berlalu lebih dulu. sudah tentu ikut merasa gem bira. sungguhkah perkataan ini?” Thi pit suseng segera manggut-manggut. tanpa mengucapkan sepatah katapun kami segera . selanjutnya kita boleh hidup bersama-sama disini?" "Thia heng. Thi pit suseng Thia Coan baru berjalan mendekat Suma Thian yu sambil bertanya: “Hiante. Kemudian sebagai akhir kata. sahutnya: “Panjang sekali untuk diceritaka. Hiante. dia bertanya lagi: “Suhumu berkata. betul. Thi pit suseng Thia Coan yang menyaksikan adiknya Thia Yong dapat bergaul akrab dengan nona Wan. aku pasti akan mengasingkan diri ditempai yang sangat indah ini” Sembari berkata dia lantas menggenggam tangan Thia Cuan erat-erat. tanpa merahasiakan sesuatu apapun Suma thian yu segera menceritakan bagaimana dia datang memenuhi janji. Tatkala Thia pit Suseng Thia Cuan menanyakan peristiwa yang telah menimpanya semalam.Tiraikasih Website http://kangzusi. apa kau menyukainya?” "Apa. "Menyukai alam disini?" “Oooh.

Suma Thian yu menjadi paham akan duduknya persoalan. Begitulah setelah mendengar penuturan tersebut. kemudian si anak muda tersebut sedang bertarung diatas perahu. darah panas serasa mendidih dalam tubuhnya seolah-olah Siang wi coa Bian pun ci telah berdiri dihadapan mukanya sembari menyeringai. Pada saat itulah sepasang manasia bengis yang sedang melarikan diri itu kabur pula sampai disana. sehingga terjadi pertarungan sengit tersebut.Tiraikasih Website http://kangzusi. dia tidak berniat untuk melangsungkan pertarungan tersebut dan berjanji dengan dua bersaudara Thia untuk melanjutkan pertarungan pada hari ini. Ketika dua bersaudara Thia yang lama menunggu belum juga melihat kedatangan Suma thian yu. Suma Thian yu segeral mengepalkan tinjunva kencang-kencang. mereka pun segera berjalan jalan di sekitar telaga sambil menikmati keindahan alam. akhirnya kami berjanji akan berduel lagi hari ini. Rupanya. dia segera mohon maaf berulang kali. Untung saja Heng si cinjin segera mengetahui adanya pertarungan dalam lembah itu dan menyusul kesana.com/ bertarung. dari belakang rumah terdengar suara orang tertawa . dalam perjumpaan yang tak ter duga. mereka segera melangsungkan pertarungan saru. itulah sebabnya mereka sudah pasti akan datang kemari untuk memenuhi janji” Mendengar ucapan mana. Menanti dua bersaudara Thia lembali kesana. merasa kuatir apabila Suma Thian yu mengetahui rahasai sebenarnya dan menyerang kesitu. mungkin Suma thian yu tak pernah akan pernah tiba disana selamanya. Suma thian yu sudah sampai lebih dahulu dan memasuki lemba Si jin kok. Sementara kedua orang itu masih bercakap-cakap dengan gembira. coba kalau bukan demikian. Siang wi coa yang kehilangan lencana emasnya. ketika kemarin ketika dua bersaudara turun gunung untuk menyambut kedatangannya Suma Thian yu.

tampaklah tiga sosok bayangan manusia bagaikan tiga batang anak panah yang terlepas dari busurnya menembusi angkasa dari ujung langit sana dan meluncur ketengah arena dengan gerakan Peng sah lok eng (burung manyar melayang dipasir). Mendadak. katanya: .. bukankah kesempatan yang sangat baik ini akan terbuang sia-sia? Bila ingin mengejarnya lagi mungkin akan jauh lebih sukar daripada ke langit. Heng si Cinjin juga pelan-pelan bangkit berdiri dan berjalan menuju ke ujung lapangan sana.. "Seandainya Siang wi coa menyaksikan kau hadir disini dan sebelum dia bertarung sudah melarikan diri. Dari bawah bukit sana bergema beberapa kali suara pekikan yang nyaring. tidak menimbulkan suara lagi. tak selang beberapa kemudian Toan im siancu dan Wan pek lan telah muncul dengan membawa seekor kelinci. Menyaksikan kehadiran ke tiga orang itu. Mana cepat... kesempurnaan ilmu meringankan tubuh yang dimiliki orangorang itu menunjukan kalau ilmu silat mereka meraka tidak lemah. Bersamaan dengan berkumandangnya suara pekikan nyaring yang membelah angkasa itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. Mendengar suara pekikan tersebut. Suara pekikan nyaring segera bergema dari mulut bukit sana." Apa yang dikatakan Thia Cuan ini memang betul dan Suma Thian yu merasa tepat sekali.com/ cekikikan.. maka dia lantas mengajak Bi hong siancu bersembunyi dahulu di dalam rumah.. Hng si Cinjin segera tertawa nyaring. enteng. untuk sementara waktu kau dan nona Wan silahkan masuk dulu kedalam ruangan" "Mengapa?" tanya Suma Thian yu dengan perasaan tidak habis mengerti.. Thi pit suseng Thia Cuan segera berkata: “Hiante.

kalian bertiga tak usah pergi lagi. Seusai berkata. kalian memang sepantasnya untuk berhubungan lebih akrab.. mana. katanya: “Waaah.Tiraikasih Website http://kangzusi. tampaknya aku sudah mengusik ketenanganmu! Kalau begitu. “kalau toh mereka adalah murid cianpwee.haaah.. si Harimau angin hitam Lim Kong segera tertawa seram..... apa salahnya untuk diselenggarakan? Apalagi yang menantang kalian adalah muridku. dua orang pemuda tersebut adalah anak muridmu?" “Haah. “Ahhh. mana.haah. sudah bersusah payah datang kemari. bila perbuatan mereka kemarin telah menuugeu kalian. Kim bin kui (setan muka hijau) Siang Tham serta toa suhengnya Hek hong hou (harimau angin hitam) Lim Kong.. Mendadak Heng si cinjin tertawa tergelak lagi. asalkan pertandingan terbalas saling menutul belaka.haah.com/ “Haaah.. tentu saja Pinto tak leluasa untuk turut campur..sepagi ini kalian bertiga telah mengunjungi bukit kami. wah.. mari. mana kalian harus pulang dengan tangan hampa? Bagi orang persilatan. “Oooh. mari. menjajal kepandaian hanya bertujuan untuk mengejar kemajuan. Mari. rupanya kalian bertiga menganggap asing diriku.. rupanya cianpwae yang sedang ber¬tapa disini.. bila tidak menyambut kedatangan kalian dari kejauhan harap sudi dimaafkan.. dia lantas memberi tanda kepada si Setan muka hijau dan ular berekor nyaring setelah itu membalikkan badan dan siap berlalu dari situ. harap sudi di maafkan" ucap Heng si Cinjin sambil tertawa nyaring. kita hanya salah pa¬ham saja" Harimau angin hitam Lim Kong tertawa dingin. baiklah kami mohon diri saja.betul. Mendapat teguran tersebut. biar pinto bertindak sebagai saksinya saja” . entah ada petunjuk apakah kalian bertiga datang kemari?” Ketiga orang itu tak lain adalah Siang wi coa (ular berekor nyaring) Bian pun ci.. ini berarti bukan orang luar lagi..haah. mereka adalah murid-muridku. pertama-tama dia yang buka suara lebih dahulu.

memang tak urung akan menjadikan salah satu pihak ce rera. haaaahhh bila pertarungan mulai terjadi. ia memandang sekejap ke arah kedua orang itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. memanga ya kau kuatir kalau sampai guruku turun tangan mencampuri urusan ini bila kalian sampai melukai aku orang she Thia?” . kemudian ia mendongak an kepalanya dan tertawa panjang: "Haaaahhhh. bermaksud tak baik. andaikata salah satu pihak sampai salah turun tangan hingga menyebabkan pihak yang lain cedera.. kecurigaan yang terpampang diwajah si harimau angin hitam Lim kong belum juga hilang. kemudian sambil membalikkan badan dan tertawa dingin serunya: “Jika cianpwe memang berniat begituh. bagaimana jadinya?" Bajingan ini memang licik. diam-diam Heng si cinjin mendengus. diapun bisa memberikan pertanggungan jawabnya. sehingga bila Thia bersaudara menderita cedera nanti. sebelum pertandingan dimulai harus dijanjikan dulu. haaaahhh. biarlah kami turut perintah saja” “Cuma. serunya dingin: “Lim tayhiap.. rupanya dia ingin mencari posisi yang lebih menguntungkan dalam pembicaraan mana.com/ Sungguh gembira hati si harimau hitam Lim Kong setelah mendengar janji Heng si Cinjin yang tak akan mencampuri urusan tersebut... bila hal ini terjadi maka hanya bisa disalahkan kepandaian sendiri yang kurang becus. Thi pit suseng (sastrawan berpana baja) Thia Cuan menjadi habis sudah kesabarannya.. dengan kening berkerut dan mata melotot karena gusar. tampaknya dia masih curiga kalau perkataan dari Heng si Cinjin tersebut bukan timbul dari hati yang jujur. berhati busuk dan berbahaya sekali. Mendengar ucapan mana. kau begitu menguatirkan tentang masalah tersebut bahkan berpikir yang teliti.. masa orang lain dapat disalahkan?” Walaupun sudah mandengar ucapan tersebut.

angin yang menderu membuat pasir dan debu beterbangan diangkasa dan langsung menyambar tubuh bagian bawah Toan im siancu. dia menerobos ke hadapan Thi pit suseng lalu mem bentak nyaring: .Tiraikasih Website http://kangzusi. toaya akan mencoba kekuatan mu lebih dulu. sudah barang Thi pit suseng dapat mengetahui akan hal ini. tanpa terasa dia berseru lagi sambil tertawa dingin: “Soal itu mah tak asah ku kuatirkan. kami bukan bangsa manusia yang berbicara mencla-mencle dan suka menjilat ludah sendiri” Banyak berbicara yang tak berguna tak ada gunanya" sela si ular berekor nyaring Bian pun ci dari samping. serangan telapak tangannya berubah menjadi serangan jari dan secepat kilat balas menotok tubuh si ular berekor nyaring.com/ Diluarnya si Harimau angin hitam Lim Kong menggoyangkan tangannya berulang kali menyatakan tidak. lihat serangan. Dalam amarahnya. "Lim toako. sebuah serangan dahsyat segera dilontarkan. Ditengah udara segera berkumandang deruan angin puyuh yang menyambar-nyambar. daripada bersilat lidah lebih baik bersilat tangan" sanbung Toan im siancu ce¬pat..” Berbareng dengan selesainya perkataan itu. dia segera membentak: "Lonte busuk.. ucapan seorang lelaki sejati lebih berat daripadabukit karang... "dalam santapan siang hari ini memang paling baik kalau dihidangkan sop tulang ular" Ucapan mana berarti ganda dan kontan sa¬ja mendamprat si ular berekor nyaring hingga berkaok-kaok kegusarannya. apa sih maksud kedatangan kita kemari? Memangnya hanya untuk bersilat lidah belaka?" “Betul. Thia yong segera melejit ke tengah udara lalu meluncur datar ke depan. padahal menang begitulah maksud hati yang sesungguhnya. si Sitan muka hijau Siang Tham juga habis sudah kesabarannya. Sebagai pemuda yang berpengalaman. Di pihak lain.

Gerakan tubuhnya amat cepat bagaikan sambaran angin. Thi pit suseng Thia Cuan tak berani bertindak ayal. silahkan memberi petunjuk dengan segenap kemampuan yang kau miliki" Sambil berkata. dia menyelinap kebelakang punggung Thia Cuan lalu dengan jurus Si ting si eng (Si Ting memanah rajawal) dia bacok punggung anak muda tersebut. entah dengan gerakan apakah dia melancarkan serangan tahu tahu orangnya sudah menerobos ke hadapan Thia Cuan dan mencengkeram alat kelamin orang. Dengan jurus Lik pit mong hou (membacok keras harimau buas) Thi pit suseng mengunci tubuh bagian bawahnya. Merasakan datangnya desingan angin tajam dibelakang punggungnya. kelihayannya bukan alang kepalang.com/ "Mari. kitapun bermain beberapa gebrakan untuk mengisi waktu senggang. serangan yang digunakan juga merupakan ilmu simpanan dari Heng si Cinjin.. lalu dengan . dia lantas berdiri seenaknya sendiri sambil membuka seluruh pertahanannya. Siang Tham amat terperanjat. mendadak dia maju selangkah ke depan.. Dalam repotnya Thia Cuan melakukan tangkisan ke atas sambil melepaskan sebuah tendangan mengarah tenggorokan musuh.Tiraikasih Website http://kangzusi. sambil menyeringai seram katanya: “Maaf aku orang she Siang!” Selesai berkata. apun tak usah menyimpan kepandaian mu lagi. tanpa terasa serunya kaget: “Sungguh ilmu gerakan tubuh yang indah!” Tubuhnya segera berputar seperti roda kereta.. mendadak ia menyak sikan tangan kiri si Setan muka hijan Siang Tham menghantam ke arah dadanya. Melotot besar sepasang mata si setan muka hijau Siang Tham. harap Thia tayhiap melancarkan serangannya” "Sungguh bangga hatiku bisa mencoba kepandaian silat Siang tayhiap yang termashur dan cukup menggetarkan dunia persilan itu. dia bersiap sedia menghadapi serangan dahsyat dari musuhnya itu.

lambat laun dia mulai keteter dan berada dalam posisi yang amat berbahaya. sebab kadang kala pengorbanannya lebih parah daripada nyawa. Sebagai seorang angkatan tua dari dunia persilatan. Memang berat untuk melaksanakan "pegang janji" semacam itu. mau turun tangan membantu lebih tak mungkin. sebentar meninggi sebentar merendah. Begitu pertarungan berkobar. Mau mercampuii urusan itu tak bisa. dalam waktu singkat angin pukulan bayangan kaki saling menggulung de¬ngan dahsyatnya. kedua belah pihak menggunakan segenap kepandaian silat yang dimilikinya. rambutnya kusut dan tubuhnya agak menggigil.Tiraikasih Website http://kangzusi. sehingga sulit baginya untuk terjun lagi kedalam arena guna mengatasi kesulitan mana. kepandaian . apa yang telah diucapkan lebih berat dari bukit karang. perasaannya waktu itu sungguh kesal dan masgul. Heng si Cinjin menjadi sangat kuatir hingga mengucurkan keringat dingin setelah menyaksikan peristiwa tersebut. namun dia sudah terlanjur berbicara. pengalamannya meski luas toh sulit untuk bertarung lebih lama. tapi dengan cepat dia berhenti kembali. dia tidak bisa berbuat banyak untuk mengatasi keadaan mana. Mendadak terdengar Toan im sianeu menjerit kaget. Pertarungan yang berkobar antara Toan im siancu melawan si ular berekor nyaring Bian pun ci juga berlangsung seimbang. tubuhnya melompat mundur bebera¬pa langkah dengan wajah pucat pias. sekalipun muridnya bakal te¬was dalam pertarungan itupun. namun bagaimanapun juga kesempurnaan Toan im siancu masih jauh dari sasaran. apa mau dikata.com/ jurus Tah ong kay kiong (raja lalim mementang gendawa) melepaskan sebuah serangan balasan kearah depan. ditengah arena hanya nampak dua gulung bayangan putih yang sebentar kekiri sebentar kekanan. saling bertarung dengan serunya. Tanpa sadar Heng si Cinjin maju beberapa langkah kedepan.

com/ silat dari murid kesayangannya masih setengah tingkat dibawah ke¬mampuan lawannya. Tampak bayangan manusia yang muncul di tengah arena terlebih dahulu tadi sama sekali tidak merubah gerakan badannya. kini tersapu lenyap hingga tak berbekas. dengan sepuluh jari tangan yang dipeatangkan lebar-lebar. Jilid 19 MENDADAK terdengar Si ular berekor nyaring berpekik nyaring. seluruh tubuhnya melejit ke tengah udara. disusul kemudian nampak dua sosok bayangan manusia melesat keluar lewat jendela seperti anak panah yang terlepas dari busurnya. Bayangan manusia yang pertama muncul kedepan dengan kecepatan yang luar biasa. sepasang telapak tangannya berubah menjadi serangan cakar. mendadak berkumandang suara pekikan nyaring dari dalam rumah kayu itu. ibarat burung elang meaerkam kelinci.. Heng si Cinjin tahbu kalau bintang penolongnya telah muncul. . Begitu menyaksikan kemunculan orang ter-sebut. "Blaammm. dia langsung menerobos ke tengah tengah antara si Uarr berekor nyaring Bian Pun ci dengan Toan im siancu berdua... Nampaknya keadaan Toan im siancu jadi amat kritis dan keselamatan jiwanya terancam. hal tersebut membuatnya jadi amat mengenaskan sekali dan tak tahu bagaimana caranya untuk mengatasi keadaan tersebut.!" suatu benturan keras berkumandang memecahkan keheningan. sementara bayangan yang lain mengikuti dibe lakangnya dengan gerakan yang tak kalah ce patnya. Di saat yang sangat gawat itulah. semua perasaan risau dan masgul yang semula menyelimuti perasa annya. dia langsung saja menerjang ke atas tubuh Toan im siancu.Tiraikasih Website http://kangzusi.

aku memang sedang risau karena tak bisa menemukan jejakmu didunia ini. 00O00 00O00 MENGGUNAKAN kesempatan yang sangat baik itulah Toan im siancu segera menjatuh kan diri berguling ke samping tubuh gurunya. dia menjadi amat terkesiap. kemudian sapanya: "Bian tayhiap." Dipihak lain.com/ Angin pukulan yang dilepaskan si Ular ber ekor nyaring seolah-olah membentur diatas sebuah dindiig yang tebal saja. Waktu itu. andaikata Suma Thian yu tidak muncul pada saatnya untuk me nyelamatkan selembar jiwanya. kau kaget? Tidak menyangka kalau aku yang datang bukan?" Si Ular berekor nyaring Bian Pun ci tertawa seram.. mungkin dia sudah tewas semenjak tadi. jantung serasa berdebar keras... serta merta . Suma Thian yu dengan sorot mata yang tajam bagaikan sembilu memandang sekejap ke arah si Ular berekor nyaring... sebelum pada akhirnya berhasil mengendalikan tubuhnya secara dipaksakan. heeeh. Kebetulan sekali kita saling bersua kembali.. sebenarnya si ular berekor nyaring Bias Pun ci masih diliputi perasaan ter kejut barcampur kaget. aku mengira siapakah yang bernyali harimau sehingga berani mengginggu pekerjaan toaya. angin pukulan-nya segera mental balik dan mendorong tubuhnya hingga tergetar mundur sejauh beberap langkah dengan sempoyongan.. tak nyana kalau kau malah menghantar diri sendiri kehadapanku.Tiraikasih Website http://kangzusi. diam-diam dia mengeluh. ketika si Harimau angin hitam Lim Kong menyaksikan kemunculan Suma Thian yu disitu. rupanya kau si bocah keparat. ketika ia mendongak kan kepalanya dan mengetahui kalau orang yang menyelamatkan Thia Yong barusan tak lain adalah musuh bebuyutannya. Dengan bersusah payah dia harus menjaga keseimbangan tubuhnya. kalau bukan jodoh tak akan bertemu. "Heeehh.

." Betul-betul orang iblis yang berakal licik Bian Pun ci masih pandai berlagak pilon lagi. kembali dia berseru dengan lantang: "Bajingan keparat! Kau anggap anak muda gampang diiipu? Terus terang kuberitahukan kepadamu. ayo mengaku!" Si Ular berekor nyaring Bian Pun ci tertawa seram.. tapi sesat kemudian telah menjidi tenang kembali. mau apa kau? Memangnya kau sanggup melalap diriku bulatbulat?" . Dari dalam sakunya Suma Thian yu mengeluarkan lencana emas tersebut.kalau memang toaya yang melakukan. darimana kau dapatkan lencana emas tersebut?" Paras muka si ular berekor nyaring Bian Pun ci berubah hebat begitu menyaksikan lencana emas tersebut. kemudian tanyanya dengan gusar: "Bian tayhiap.... ber arti kaulah yang membunuh orang tua ku.... heeeehh. ditinjau dari munculnya benda tersebut ditanganmu.. Melotot gusar sepasang mata Suma Thian yu setelah mendengar ucapan itu.heeehh.. "Heeehh...heeehh. dengan wajah memerah bentaknya lagi: "Memangnya benda itu milikmu pribadi?" "Soal itu tak usah kau tanyakan. dia tertawa dingin lalu serunya dengan nada yang menyeramkan: "Heehhh.. benda ini milik sauya. kau tak usah mengurus darimana kuperoleh benda terebut..Tiraikasih Website http://kangzusi.benda itu merupakan benda milik toanya... sebab kau tidak berhak untuk menyelidiki aku" Suma Thian yu segera membalikkan telapak tangannya memperlihatkan tulisan yang terukir diatas lencana emas mana. Bi hong siancu Wan Pek lan pun segera turut munculkan diri pula disisi arena. kau lah yang telah membakar rumahku.com/ dia meninggalkan lawannya Thi pit suseng dan bergeser ke arah Suma Thian yu..

dia langsung mencengkeram wajah si Ular berekor nyaring Bian Pun ci. Serangan yang dilancarkan oleh Suma Thian yu dalam keadaan gusar ini dilakukan dengan kecepatan luar biasa dan jurus serangan yang amat dahsyat sekali. lamat-lamat tera sa sakit. paling pantang kalau keadaan dikuasai lawan. sekalipun berhasil meloloskan diri dari cengkeraman itu toh dadanya yang kena tersambar. Begitu berhasil merebut posisi yang menggun tungkan. Bian Pun ci sudah melompat mundur dengan terbirit birit karena ketakutan. tentu saja Suma Thian yu tak sudi melepaskan musuhnya dengan begitu saja. sambil tertawa panjang dia menubruk kemuka dengan jurus Oh hou pu yo (harimau lapar menerkam domba). cakar maut tersebut sudah muncul dihadapannya. Ketika berlangsungnya pertarungan sengit diatas perahu besar ditengah telaga Tong ting ou kemarin. Begitu pula keadaannya dengan si ular berekor nysring Bian Pun ci sekarang.Tiraikasih Website http://kangzusi. Orang kuno bilang: Sekali terpagut ular. menanti Bian Pun ci menyadari akan bahaya. Dengan begitu. apalagi Suma Thian yu memiliki kepandaian silat yang luar biasa. Pertarungan antara jago lihay. baru saja Suma Thian yu melepaskan pukulannya. dia maju ke de pan. serangan cakarnya berubah menJadi pukulan telapak tangan dan langsung membacok tubuh musuh.com/ Hawa amarah Suma Thian yu sudah tidak terbendung lagi. Suma Thian yu malah berhasil menduduki posisi diatas angin dan berada dipihak yang memotori serangan. dia telah menderita kerugian yang cukup parah. dia segera mengembangkan ilmu Tay kim to liong ciang yang . selama hidup ngeri dengan tali. Dengan gugup Biaan Pun ci menyingkir kesamping. Keadaan mana tak ubahnya seperti semacam permainan dia selalu berusaha keras untuk menghindari bentrokan langsung dengan anak muda tersebut. Gagal dengan serangannya yang pertama.

seperti gulungan awan hitam yang menyelimuti seluruh angkasa. dia segera manfaat-kan kesempatan tersebut untuk meloloskan diri dari kepungan lawan yang dahsyat. maka begitu menyaksikan si Harimau angin hitam Lim Kong menyerbu ke tengah arena. Suma Thian yu naik darah apalagi setelah menyaksikan Harimau angin hitam Lim Kong mencampuri pertarungan mereka. bayangan tangan berlapis-lapis. dengan cepat menyadari betapa berbahayanya keadaan rekannya itu diam diam dia menghimpun hawa murninya. sepasang lengannya memainkan dua kuntum bayangan kepalan yang menerobos diantara tubuh kedua orang itu. lalu sambil berpekik nyaring dia menerjang masuk ke arena pertarungan. serta merta semua amarahnya dilimpahkan ke atas tubuh orang ini. bentaknya keras-keras: "Tahan!" Waktu itu.com/ amat lihay itu serta melepaskan serangkaian serangan berantai yang meluncur bagaikan gulungan ombak di sungai Tiangkang. si ular berekor nyaring Bian Punci yang terjerumus dalam kepungan sedang gelisah dan berusaha untuk melepaskan diri dari kepungan lawan. Si Harimau angin hitam Lim Kong yang menonton jalannya pertarungan dari sisi arena. Dalam waktu singkat angin pukulan menderu deru. lalu dengan jurus Yu ma hun tiong (kuda liar membelah hulu) dia tahan serangan musuh dengan kekerasan. si ular berekor nyaring Bian Pun ci segera terjerumus dalam kepungan musuh. Begitu orangnya tiba. Dengan mempergunakan ilmu Heng toan wu san (awan memotong bukit Wu) dia bacok tubuh Lim Kong keras-keras: "Pingin mampus!" bentak si harimau angin hitam Lim Kong dengan penuh amarah. Sepasang lengannya yang menerobos ke depan dipisahkan ditengan jalan.Tiraikasih Website http://kangzusi. kemudian sambil mendesak kehadapan Suma Thian yu serunya: .

kau tak usah menggunakan siasat untuk kabur. tak usah kuatir kehabisan kayu bakar. sudah beberapa kali dia mencoba kepandaian silat dari Su ma Thian yu. sekalian boleh maju bersama-sama untuk menghadapi ku" Si Harimau angin hitam Lim Kong adalah manusia cerdik yang amat 1icik.Tiraikasih Website http://kangzusi. maksudku apakah kau tidak salah mencari sasaran?" "Heeh. setelah mengambil pertimbangan dalam hatinya. dia berdiri tegak disana dan menyahut dengan suara sedingin salju. Bagi seorang lelaki sejati. sau ya mu bukan seorang bocah berusia tiga tahun yang gampang ditipu dengan semaunya sendiri. "Bukti sudah berada disini.com/ "Sebelum urusan menjadi jelas. maka dengan wajah yang aneh dan tertawa licik. masa kalian hendak mungkir? Orang she Lim apabila kau hedak mencampuri urusan ini... asal masih bisa bernapas setiap saat masih ada kesempatan untuk membalas dendam.. Lim Kong si harimau angin angin hitam itu segera berkata: "Siauhiap. kecuali pihak lawan masih terdapat dua bersaudara Thia. dan dia cukup menyadari bahwa pertarungan satu lawan satu tak mungkin bisa mereka ungguli. berbicara soal jumlah orang maupun kekuatan nyata. kau jangan memfitnah orang semaunya sendiri. Begitulah. Pepatah bilang: Selama gunung masih hijau. sebenarnya apa maksudmu?" Mendengar perkataan tersebut Suma Thian ya tidak melancarkan serangan lagi. masa dapat salah lagi? Orang she Lim. Sebaliknya bila mereka harus maju bertiga. disitu pun berdiri seorang tokoh dunia persilatan yang lihay.. Maka dia pun lantas mengambil keputusan untuk angkat kaki dan kabur saja dari situ. mengerti?" .. lebih baik jangan menyerang secara mem babi buta. heeh.. sauya akan sekalian memperhitungkan dirimu. mereka masih bukan tandingan orang. omong kosong! Bukti yang nyata sudah berada di depan mata. heeh.

... haah. kalau menuduh orang pun sekehendak hatinya sendi ri. cara kerjamu terlalu kaku. Suma Thian yu segera berpikir di dalam hatinya: "Perkataan ini memang masuk diakal juga...?" "Bukti sudah berada didepan mata. bodoh dilain waktu. "Seandainya masih ada orang lain?" jengek Si harimau angin hitam Lim Kong sambil tertawa dingin.tukas suma Thian yu.haaah. waktu itu Bian Pun ci sedang terjebak dalam keadaan bahaya. kau anggap dia yang telah membantai keluarga Suma. "Jelas hal ini tidak mungkin!" "Seandainya aku dapat menyebutkan nama orang itu? Apa yang hendak kau lakukan?" harimau angin hitam Lim Kong mendesak terus lebih jauh." Sementara dia masih termenung..com/ Paras muka si Harimau anngin hitam Lim Kong tampak amat tenang... si harimau angin hitam Lim Kong telah berkata lebih jauh: Orang yang melakukan pembantaian terhakan orang tuamu dan membakar perkampungan Suma keh ceng tempo hari adalah Sip hiat jin mu (manusia iblis penghisap darah) Pi Ciang hay. bagaimana mungkin bisa mengetahui akan hal ini? Seandainya masih ada orang lain.. apakah kau akan mempercayainya?" Mendengar perkataan tersebut. "Haah.Tiraikasih Website http://kangzusi. seandainya Bian Pun ci bersedia menjawab.. tak usah kau banyak ngebacot lagi. Suma Thian yu segera mendongakkan kepa lanya dan tertawa terbahak bahak. coba lihat dulu apa yang dia katakan sebelum mengambil keputusan lebih jauh. katanya segera sambil tertawa seram: "Siauhiap. kau adalah orang diluar garis. Sip hiat jin mo lah yang telah menolong selembar jiwanya" . mengapa orang she Bian itu jadi gelagapan dan tak mampu menjawab?" Si Harimau angin hitam Lim Kong tertawa seram pula.. "Siauhiap hanya pintar sesaat.

.. orang she Bian. mencorong sinar tajam dari balik matanya. kau mengatakan bahwa tertawanmu merupakan aib... paras mukanya segera berubah hebat. mengapa pula harus meninggalkan lencana emas tersebut sebagai kenangan? Apakah tindakan seperti ini tidak melanggar suatu kebijaktanaan?" Berbicara sampai di situ. sepasang matanya segera melotot besar. kalau memang ada kepandaian. tapi. heehh.kenangan" Mendengar ucapan mana. heeehh. jangan harap kau bisa lolos dari hukuman hidup!" Si Ular berekor nyaring Bian Pan ci segera mendongakkan kepalanya dan tertawa seram. cepat bantahnya: "Mengapa lencana emas tersebut bisa terjatuh ketangan orang she Bian tersebut?" Toaya yang kena ditawan merasa peristiwa tersebut sebagai suatu aib besar" sambung si Ular berekor nyaring Bian Pun ci dengan cepat.. menurut pengakuanmu Sip hiat jin mo adalah dalangnya.. perkataanmu yang pertama sangat bertentangan dengan ucapanmu yang terakhir.. . sauya pasti akan menyelidiki persoalan ini sampai tuntas untuk membuktikan kebenaran dari pengakuan mu hari ini. ayolah dikeluarkan semua!" Suma Thian yu tidak banyak berbicara lagi dia segera membalikkan tangannya mencabut pedang yang tersoren di punggung. sambil menahan rasa geram sepera benraknya keras-keras: Bajingan keparat.. sekali lagi Suma thian yu tertawa terkekeh kekeh. "Heeh. kalau toh dendammu berhasil di balas...com/ Berdebar keras jantung Suma Thian yu setelah mendengar perkataan itu. heehh.Tiraikasih Website http://kangzusi. meski hukuman mati bisa dihindari. "Heeh. bocah keparat.. kau anggasp toaya benar-benar jeri kepadamu?? Aku orang she Bian adalah seorang lelaki jantan. heeh.. "lencana emas itu ku minta dari Sip hiat jit mo sebagai kenang...

bocah busuk.!" diiringi suara dentingan nya ring. Begitu golok mestika sudah berada dalam genggaman.. tampaknya nyali si ular berekor nyaring Bian pun ci pun turut menjadi lebih besar. bentaknya dengan suara aneh: "kalau bukan kau tentu aku. bila tahu diri cepat cokel keluar sebuah biji matamu. mari kita berduel lebih dulu!" Suma Thian yu yang menyaksikan kejadian tersebut menjadi geli.. hmmm! Memangnya orang she Wan tersebut bisa menggertak aku?" Sementara dia menggerutu dihati. hmm. senyuman dingin menghiasi ujung bibirnya. hari ini sauya akan membuka jaring dan untuk sementara waktu tak akan membunuhmu. apabila sauya telah berhasil menemukan Sip hiat jin mo dan mengetahui duduk persoalan yang sebenarnya. sekalipun kau hendak bersembunyi sampai diujung langitpun jangan harap bisa lolos dari pengejaranku!" "Hmm. mendadak terdengar Suma Thian yu membentak keras: "Bajingan busuk. dengan perasaan bergetar keras pikirnya: "Rupanya kau adalah ahli waris dari orang she Wan. pikirnya diam-diam: . tak heran kalau dia begitu sombong dan takabur. Mendadak dia tertawa aneh.Tiraikasih Website http://kangzusi. kau anggap dengan mengandalkan ucapan tersebut lantas bisa menggertak toaya?" Selesai berkata. tahu-tahu dalam genggamannya telah ber tambah dengan sebilah pedang sepanjang tiga depa. sikap sombongnya yang semula tak nampak kini menghiasi kembali paras mukanya. Paras muka si ular berekor nyaring Bian Pun ci berubah amat serius setelah menyaksikan pedang Kit hong sin kiam tersebut. siapa yang bakal hidup siapa yang bakal mati masih sukar untuk diduga.com/ "Criiing. itulah pedang mestika Kit hong sin kiam. dari dalam sakunya dia mencabut keluar pedang Boan liong to andalannya. golok Boan liong to nya menciptakan selapis cahaya tajam yang langsung membacok ke tubuh Suma Thian yu.

menanti cahaya berkilat dari ujung golok itu. hmmmm.. Golok Boan liong to yang semula berada di tangan si ular berekor nyanns Bian Put ci... tahu-tahu sudah terlepas dari genggaman dan mencelat ke udara. rupanya dia sudah kehilangan sebuah biji mata sebelah kirinya.Tiraikasih Website http://kangzusi. buru-buru dia melompat ke samping. bayangan manusia lenyap dari pandangan. Si Uiar berekor nyaring Bian Pun ci merasakan sekujur tubuhnya bergetar keras. Begitu berhasil dengan serangannya. serangan ujung golok lawan sudah menusuk datang. bedebah yang tak tahu diri!" Sementara dia masih termenung. Tentu saja Suma Thian yu tak akan melepaskan kesempatan yang sangat baik itu dengan begitu saja. sekarang masih berani berlagak sok buas dihadapanku. dia tidak mengeluh atau merintih. menyusul kemudian terdengar suara dengusan tertahan bergema memecahkan kebeningan. menyusul kemudian terdengar si ular berekor nyaring Bian Pun ci menjerit kesakitan. sambil me nutupi matanya dengan .. Bian pun ci memang seorang yang hebat. tampak sepassng tangannya menutupi wajahnya rapat-rapat sementara da-rah segar bercucuran dengan deras.. ia segera mundur kembali keposisinya semula dengan sekulum senyuman kemenangan menghiasi ujung bibirnya. sambil tertawa panjang serunya dengan lantang: "Kena!" Tampak cahaya pedang Kit hong kiam berkelebat lewat. Ketika berpaling kearah si ular berekor nyaring Bian Pon ci.com/ "Aku tidak meringkus nyawamu pun sudah merupakan suatu kemujuran bagimu. Suma Thian yu segera mengawasi mata golok tersebut lekat-lekat. dengan perasaan terkejut bercampur tercengang. Suma Thian yu tidak mendesak lebih jauh.. mendadak dia membentak dengan suara keras: "Lepas golok!" Berbareng dengan suara bentakan itu.

Padahal dalam kenyataannya dia amat jeri terhadap Heng si Cinjin. kalau dimasa lalu dia pernah mendorong Suma Thian yu hingga tercebur ke dalam selokan. Si Harimau angin hitam Lim Kong adalah seorang jagoan yang terhitung tokoh kelas satu dalam dunia persilatan. Kemudian sambil membalikan mata. Heng si Cinjin adalah seorang pendekar be sar pada generasi yang lalu. dia melotot sekejap kearah Suma Thian yu dengan gusar. si Harimau angin hitam Lim Kong yang menyaksikan Suma Thian yu berhasil melukai Bian Pun ci hanya didalam sekali gebrakan saja. nama besarnya sudah termasyur sampai di . harap sudi dimaafkan" Selesai berkata. dia lantas menarik tangan adik seperguruannya si Setan muka hijau dan segera berlalu dari situ. apabila selama ini aku mengganggu ketenangan mu. Sementara itu.com/ tangan sebelah. orang bilang: manusia punya nama. pohon punya bayangan. kontan hatinya menjadi terkesiap. maka kali ini tiba gilirannya yang kabur terbirit-birit seperti anjing kena digebuk. lalu tanpa menyapa si Harimau angin hitam Lim Kong dan si setan muka hijau Siang Tham lagi. ia ber jalan ketempat golok Boan liong to nya jatuh dan memungutnya. kemudian katanya: "Aku akan mohon diri lebih dulu. Kepergian si ular berekor nyaring Bian Pun ci yang membawa perasaan dendam ternyata menimbulkan badai pembunuhan berdarah da lam dunia persilatan di masa mendatang. Buru-buru dia menjura kepada Heng si Cin jin. dengan mata tunggalnya yang mencorongkan sinar ke bencian ibarat ular beracun sedang mencari mangsa. ke jadian ini tentu saja tak pernah diduga oleh Suma Thian yu.Tiraikasih Website http://kangzusi. dia segera membalikkan badan dan berlalu dari situ dengan kecepatan luar biasa. dalam keadaan demikian dia tak berani berdiam disana lebih lama lagi.

boleh dibilang cukup membuatnya terbelalak dengan jantung berdebar keras. Si harimau angin hitam Lim Kong mempuryai janji dengan Thia si kakak ber adik. apabila sekarang tidak angkat kaki untuk menyelamatkan diri. penampilan ilmu gerakan tubuh yang dilakukan Suma Thian yu tadi amat hebat dan melebihi keampuhannya dimasa lampau. seandainya dia tak memiliki dasar tenaga dalam yang sempurna dan ilmu silat yang tinggi. Disamping itu. sama sekali tak menyangka kalau kedua orang muda mudi itu murid Heng si Cinjin. hampir semuanya dapat menjagoi dunia persilatan. Begitulah. Andaikata ilmu silat yang dimiliki si ular berekor nyaring Bian Pun ci lebih hebat setingkat lagi. bisa jadi nanti akan menemui kesulitan besar Padahal kemenangan yang berhasil diraih Suma Thian yu tadi hanya merupakan semacam pertaruhan saja. sulit untuk mencapai tingkatan tan seperti itu. Maka dari itulah. boleh dibilang setiap umat persilatan yang berada di dunia ini mengetahui tentang kelihayannya. semua orang tertawa terbahak-bahak. setelah dilihatnya keadaan tidak menguntungkan. sambil memandang ke tiga orang iblis bengis itu pergi jauh. sungguh hebat gerakan tubuhmu. In heng MERASA tak mampu untuk mengejar ke lihayanmu itu" .com/ mana-mana dan menggetarkan dunia persilatan. baik dalam dalam ilmu pukulan ataupun dida lam ilmu pedang. terutama sekali kepandaiannya dalam menangkis golok mestika Bian pun ci dan gerakannya mencongkel biji mata rekannya.Tiraikasih Website http://kangzusi. Thi pit suseng Thia Cuan segera berjalan ke sisi Suma Thian yu dan menepuk bahunya sambil memuji: "Hiante. dia segera angkat kaki dan melarikan diri terbirit birit. Dia segera sadar. sudah dapat di pastikan Suma Thian yu akan mendapat malu dan kehilangan muka.

sementara mereka akan menjadi nelayan beruntung yang tinggal memungut hasil nya?" Mendengar keterangan mana. haaaaah.Tiraikasih Website http://kangzusi.. kau tertipu!" Suma Thian yu segera berpaling. boleh dibilang kemenangan yang diperoleh dengan menyerempet bahaya" sahut Suma Thian yu sambil tetap merendah. Sementara semua orang sedang berbincang-bincang dengan gembira.com/ "Aaah. "Apakab hiantit percaya dengan apa yang diucapkan oleh Bian Pun ci dengan Lim Kong tadi?" "Setengah percaya setengah tidak. Heng si Cinjin yang menyaksikan kejadian itu. haaaaaa. Suma Thian yu segera mengucapkan beberapa patah kata merendah. segera berkata lagi sambil tertawa: . bahkan selalu saja saling bermusuhan? Sudah jelas Lim Kong sengaja melimpahkan bibit bencana tersebut kepada orang lain agar kau menghadapi Sip hiat jin mo dengan sepenuh tenaga. lalu tanyanya dengan wajah tercengang dan tidak habis mengerti: "Sungguh? Dalam hal apa aku tertipu?" Heng si Cinjin tersenyum. seakan-akan ia hendak mengejar musuhnya pada saat itu juga. Suma Thian yu menjadi sadar kembali. mendadak terdengar Heng si Cinjin berseru... apakah tidak pernah kau bayangkan bahwa gurunya si harimau angin hitam Lim Kong dengan Sip hiat jin mo selama ini tidak akur hubungannya. bu kankah masalahnya akan menjadi jelas?" Heng si Cinjin segera tertawa terbahak-bahak: "Haaaaaa.. Toan im siancu juga segera maju ke depsn sambil mengucapkan rasa terima kasihnya atas pertolongan yang telah diberikan pemuda tersebut kepadanya. kemenangan tersebut kuraih secara uamaguntungan saja. kontan saja keningnya berkerut dan sorot matanya berlilat... asal aku berkunjung ketempat tinggal Sip hiat jin mo dan menanyakan persoalan ini kepadanya. "Hiantit.

bahkan kadangkala melakukasn pekerjaan semaunya sen diri tanpa berpikir panjang. kau akan mengalami nasib seperti pamanmu Wan Liang. membuat Suma Thian yu merasa terharu sekali. Dalam hati kecilnya dia mengambil keputusan bila urusan di Tibet telah beres. Ambil misalnya seperti Bi kun lun Siau wi goan. tidak sedikit pula yang menentangnya dan berusaha untuk melenyap kannya dari muka bumi. yeng terpenting adalah "kesetiaan kawan". maka jangan kuatir kalau tiada orang yang bersimpatik kepadamu. tapi berhubung dia sangat memikirkan perjalanannya ke Tibet sehingga makan tak enak tidur tak nyenyak. dimana akhirnya harus mati dalam keadaan mengenaskan. jangan sampai menimbulkan kemarahan orang banyak.. Makanya dalam menghadapi persoalan apapun. kau harus mencari bukti yang jelas lebih dahulu sebelum melakukan tindakan lebih jauh" Berbicara sampai disitu. dia berhenti sejenak. dia akan berangkat ke bukit Soat-san untuk men cari Sip hiat jin mo. lagi-lagi kau mengidap penyakit yang anEH. masa bagi orang muda. sebab kalau sampai demikian maKA kau akan terjerumus dalam posisi seorang diri. maka dari itu didalam mengimbil segala tindakan terutama untuk melenyapkannya. asal kau sudah mempunyai buku yang jelas. kau harus bertindak ber hati-HATI. meski orang persilatan yang menyanjungnya dan membela dia amat banyak. kemudian melaksanakan rencananya untuk membalas dendam. . Ucapan tersebut diutarakan dengan kata-kata yang tegas.Tiraikasih Website http://kangzusi. selamanya terburu napsu dan tidak sabaran. akhirnya sering kali akan menyesal sepanjang masa. orang-orang pasti akan membayar usahamu itu dan harapanmu untuk membalas dendam pasti akan terwujud. akhirnya dia memohon diri kepada Heng si Cinjin untuk melanjutkan perjalanannya mennju ke Tibet. Sampai pada waktunya. kemudian sambungnya lebih jauh: Bagi orang persilatan.com/ "Hiantit. Demikianlah Suma Thian yu berdiam selama bebarapa hari dipuncak bukit Kun san.

Hari ini. ia merasa sedih dan perasaannya serasa saling bertentangan satu sama lainnya. udara yang menyelimuti jalan raya menuju ke kota Siang yang amat panas. Atas dasar alasan itulah. . seakan-akan harus bersusah payah untuk mempertahankan langkahnya saja. berpisah dengan kekasih memang merupakan suatu peristiwa yang berat hati. tentu saja merasa berat hati dan sedih sekali... Thi pit suseng Thia Cuan segera berjanji berapa waktu kemudian akan meng ajek mereka berdua untuk menantikan kepulangan Suma Thian yu. Saat itulah dari kejauhan sana nampak sese orang berjalan mendekat dengan langkah yang gontai. Padahal Cong liong Lo sian jin telah ber pesan kepada Suma Thian yu ketika hendak meninggalkan gua Hui im tong tempo hari. Dikala Bi hong siancu Wan pek lan harus berpisah dengan Suma Thian yu. Suma Thian yu tak berani memaksa Bi hong siancu untuk mendampinginya. Setiap kali berjalan beberapa langkah. Di depan pintu sebuah warung ditepi jalan Ku khing.Tiraikasih Website http://kangzusi. tampak beberapa orang saudagar sedang duduk melepaskan lelah. matahari bersinar terik seperti hendak menyengat badan. tubuhnya seakanakan terperosok kemuka dengan sempoyongan. orang yang berlalu lalang pun amat sedikit.com/ Bi hong siancu Wan Pek lan tak dapat melawan bujukan dari Toan im siancu sehingga akhirnya mengambil keputusan untuk tetap tinggal disana. sebab bagi manusia. berhubung urusan itu menyangkut rahasia langit. mereka seakan-akan merasa tak tahan dengan udara panas yang amat menyengat badan itu. diatas dadanya seakan akan digantungi dengan batu cadas seberat ribuan kati. bahwa perjalanannya menuju ke Tibet hanya boleb dilakukan oleh dia seorang diri dan tidak diperkenankan mengajak orang lain. Akibatnya Toan im siancu harus menahan kekecutan hatinya menyaksikan adegan mana. orang yang terlalu banyak malah lebih mudah menimbulkan hal-hal diluar dugaan.

. Semua orang yang menyaksikan keadaan orang itu. me rasa tidak terima kalau menyaksikan hal-hal yang tak adil. ketahuilah berkelana dalam dunia persi latan bukan suatu pekerjaan yang gampang.Tiraikasih Website http://kangzusi. tampaklah orang yang berada di tengah jalan itu sudah sampai didepan mereka dengan keadaan lemah dan napas tersengal-sengal. kemudian diiringi suara nyaring dia terjatuh ke tanah dan merintih tiada hentinya. "kau tidak tahu apa lihat kau memang tidak terbiasa melakukan perjalanan jauh." "Mengapa?" orang she Kang itu ikut menimbrung dengan perasaan amat amat tertarik. salah seorang diantaranya berkata: "Orang itu sudah hampir roboh. Baru saja kakek Lim hendak menjawab. hal mana lebih baik lagi" Orang yang menujukan usul tadi segera mendengus: "Hmm. lohu pun seperti juga kau seka rang. hai Lim loji. nyaris nasi mereka muntah keluar. jadi apakah dunia kita ini?" "Lo kang". seru Lim loji dengan perasaan mendongkol. aku turun tangan menolong seorang nyonya yang sedang terluka parah. kalau setiap orang yang berada dikolong langit mempunyai mental seperti kau semua. bagi kita yang sering melakukan perjalanan jauh. bagaimana kalau kita kesana untuk memayang tubuhnya?" Yang disebut "Lim loji" adalah seorang kakek yang berusia lima puluh tahunan. suka mencampuri urusan orang lain. tampak dia mengangkat cawan air tehnya dan menghirup setegukkan lalau sahutnya sambil menggeleng: "Lebih baik masing-masing orang mengurusi persoalan sendiri dan tak usah mencampari urusan oranglai. Tempo hari. akibatnya terjadi suatu peristiwa yang hampir saja mengorbankan selembar nyawa tuaku.com/ Beberapa orang saudagar yang sedang duduk didepan warung itu serentak berpaling menyaksikan keadaain orang itu. kalau bisa tidak mencampuri urusan orang.

Dengan suara lirih saudagar she Kang itu membisik kepada ketiga orang rekan lainnya: "Orang ini sudah hampir mati.com/ Ternyata dia berusaha enam puluh tahunan. kakek Lim segera menggoyangkan tangannya berulang kali sambil mencegah: "Jangan. sepatunya nya terbuat dari kain dengan beberapa ekor lalat menempel disekitarnya. Beberapa orang saudagar itu sudah terbiasa melakukan perjalanan ke utara maupun selatan sungai besar. apabila jika kau adalah seorang sastra wan yang menguasahi seni dan sastra. rasanya hal ini seperti suatu penghinaan buat kaum sastrawan lainnya. bisa jadi setiap orang akan menyanjungmu setinggi langit. berikanlah hidangan tersebut kepadanya!" . sesungguhnya tidak mirip sebab seorang pengemis tidak akan mengenakan pakaian ber dandan seorang sastrawan. Kalau kau mengatakan dia sebagai pengemis. jangan bertindak sembarangan. kalau diiihat dari tampangnya entah sudah berapa hari dia menderita kelaparan. apakah kau menganggap perkataanku tadi sebagai angin yang berlalu? Kalau kau sudah tak ingin hidup lagi. Perlu diketahui. mengenakan pakaian compang camping dengan kepala mengenakan ikat kepala sebagai seorang sastrawan. Kalau dibilang dia adalah seorang sastrawan. Mendengar perkataan tersebut. pengalaman mereka amat luas dan banyak kejadian aneh yang pernah dijumpainya. pada masa itu orang lebih memandang tinggi mereka yang tahu tentang sastra daripada ilmu silat asalkan kau mengetahui dua huruf saja maka kau akan disanjung orang. ini menandakan kalau sepatunya berbau busuk sekali. namun belum pernah mereka menyak sikan manusia seaneh kakek tersebut. mari kita membuat keba jikan dengan memberikan makanan padanya. tubuhnya penuh dengan salep obat dan bau busuk menyebar kemana-mana.Tiraikasih Website http://kangzusi.

si kakek lim segera tertawa terbahak-bahak. kendatipun kakek Lim memberi peringatan berulang kali. hidangan tersebut sudah tersapu lenyap hingga tak berbekas. diberi berapa macam sayur dan dihantar kedepan sastrawan rudin itu sembari berseru: "Lotiang. dengan susah payah dia merangkak bangun dari tanah dan meletakan mengkuk dan sumpit itu kemeja. mengangkat poci arak ter . Tak selang berapa saaat kemudian. minumlah arak sebelum pergi!" Sastrawan rudin itu tidak sungkan-sungkan.. aku minta arak!" Menyaksikan kejadian itu. segera jengeknya: "Sudah diberi nasi. Diambilnya semangkuk nasi.Tiraikasih Website http://kangzusi. rupanya semua harta kekayaannya dibikin ludas oleh arak.com/ Orang she Kang itu berusia empat puluh tahunan.. dia segera duduk. lebih baik jangan mencampuri urusan orang lain. Saudagar she Kang itu Jin hoo. masih minta arak. kemudian dengan perasaan berterima kasih diterimanya nasi tersebut dengan tangan gemetar..." Sastrawan tua itu berhenti merintih dan mengawasi orang she Kang itu sekejap.." Kemudian sambil berpaling ke arah lelaki setengah umur she Kang itu dan berkata lebih jauah: "Bagaimana? Lo Kang. kemudian serunya dengan parau: "Arak. Selesai bersantap. dia memesan sepoci arak dan segera ujarnya kepada sastrawan rudin itu: "Botiang. silahkan duduk. kemudian dilahapnya dengan amat rakus. Sambil menggebrak meja. orang ini benar benar kebangetan sekali. makanlah nasi ini untuk menanggal perutmu yang sedang lapar. dia memang seorang yang sosial dan berhati mulia. hatinya merasa sangat tak puas sesudah mendengar perkataan dari kakek Lim. namun dia sama sekali tidak ambil perduli. daripada mencari kesulitan bagi diri sendiri" Seusai berkata. dia lantas menunjukkan sikap yang gembira menyaksikan kesusahan orang. meski kaya namun jadi orang sosial dan suka membantu kaum lemah.

Kakek Lim yang menyaksikan kejadian tersebut hanya bisa menggelengkan kepalanya sambil menghela napas. jangan salahkan bila kupencet dirimu sampai mampus.. kau jangan tertawa dulu.com/ sebut dan diteguk dengan lahapnya. diam-diam dia mengomeli Kang jin hoo yang dianggapnya mencari penyakit buat diri sendiri.. aku lihat pada bagian Ing thong mu sudah menghitam. hidupku makmur harta kekayaanku berlimpah ruah. sastrawan tua itu menyeka mulutnya dan berkata kepada Kang Jin-hoo: "Lote. Kalau dari raut muka lote." Belum selesai dia berkata. "Mau percaya atau tidak terserah kepadamu sendiri." Kang Jin hoo menjadi antipatik sesudah men dengar ucapan si sastrawan tua yang dianggapnya perkataan orang gila itu namun dia tidak sampai mengumbar hawa amarahnya. bila kau berani sembarangan berbicara lagi. maka umurnya . tanggung semua bencana akan hilang lenyap dengan sendirinya. untung kau menjamuku bersantap pada hari ini. dia segera menyindir lagi: "Sialan-sialan. itu berarti bencana sudah berada didepan mata. kemudian serunya dengan lantang: "Lote. selamanya 1ohu hidup s