KitabPusaka-DewiKZ-TMT

Tiraikasih Website http://kangzusi.

com/

Oleh : Tjan ID sumber : dimhad scan djvu oleh LYF (dimhad) convert & edit doc/txt :jilid 1 oleh aaa, jilid 2-dst Abu Keisel Ebook pdf oleh : Dewi KZ http://kangzusi.com/ atau http://dewi.0fees.net/ Jilid 1 : Jago pedang yang dikhianati kekasih Di SUATU JALAN bukit yang sepi nun jauh di sana, dibawah rembulan yang redup, lamat-lamat tampak dua sosok manusia sedang berlarian dengan langkah tergesa-gesa. Menanti mereka semakin mendekat, tampaklah kalau dua orang itu adalah seorang nenek berambut putih yang sedang menggandeng tangan seorang bocah cilik. Sambil berlari kencang, tiada hentinya nenek berambut putih itu berpaling kebelakang memandang kearah belakang dengan sinar mata gugup, panik dan ketakutan. Sekilas pandangan saja, dapat diketahui kalau mereka sedang menghindarkan diri dari suatu persoalan atau pengejaran dari sementara orang. Tapi bila dilihat dari langkahnya yang lamban serta perawakan tubuhnya yang telah menua, bisa diketahui pula jika dia bukan seorang manusia persilatan, melainkan seorang nenek biasa yang berhati baik. Didepan sana terbentang

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

sebuah hutan bambu yang amat lebat, melihat itu bagaikan sipenjelajah gurun pasir yang bertemu dengan tanah hijau, wajah nenek itu segera berseri, dengan cepat dibopongnya bocah itu kemudian sambil mengerahkan sisa tenaga yang dimilikinya, dia kabur masuk ke dalam hutan dengan napas tersengal. Setelah berada didalam hutan, nenek itu kembali berpaling dan celingukan beberapa waktu lamanya ke tempat luaran sana, kemudian itu baru ia hembuskan napas panjang dan meletakkan sibocah ketanah. Sambil duduk kelelahan. ia berkata: "Aaaaiii. masih untung Thian melindungi kita dan lolos dari mulut harimau, mari kita beristirahat sebentar!" Baru selesai sinenek bergumam, mendadak dari belakang tubuhnya berkumandang suara seram yang kedengarannya mendirikan bulu roma orang. mendengar suara itu si nenek segera berpaling... Mendadak ia menjerit tertahan saking kaget dan takutnya. "Aaaah..." Entah sejak kapan, ternyata dibelakang tubuhnya telah berdiri berjajar tiga orang bersenjata golok yang mengenakan kain kerudung hitam diatas wajahnya. Ditengah jeritan kaget sinenek, dari balik hutan secara beruntun muncul lagi empat lima orang berkerudung hitam. Ia tak berani berayal lagi, buru-buru dibopongnya tubuh bocah itu ingin menerjang ke luar dari kepungan, siapa tahu baru saja ia bangkit berdiri, dua orang manusia telah muncul dihadapannya dan menghadang jalan pergi nya.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Tergetar keras perasaan sinenek setelah menjumpai empat penjuru penuh dengan musuh. hatinya menjadi dingin separuh, buru-buru ia menjatuhkan diri berlutut, lalu sambil menangis pintanya: "Kumohon kepada hohan sekalian agar mengampuni selembar jiwa bocah ini, keluarga Suma tinggal seorang sauya ini saja, dia masih kecil dan tak tahu urusan, kumohon kepada kalian kasihanilah selembar jiwanya." Sambil berkata, air mata nenek itu jatuh bercucuran dengan amat derasnya.. sungguh mengenaskan sekali keadaannya. Siapa tahu yang diperoleh sebagai penggantinya adalah gelak tertawa licik yang mendekati kalap. Terdengar salah seorang diantaranya berkata; "Toaya sekalian bertugas disini memang bertujuan untuk melenyapkan keturunan Suma Tiong Ko, kau sinenek jelek yang sudah hampir mampus. untuk menyelamatkan diri saja belum tentu sanggup, masih berani benar memikirkan keselamatan orang lain, lebih tak usah banyak ngebacot lagi!" Mendengar perkataan itu, sinenek bertambah gelisah, sambil menangis tersedu-sedu kembali pintanya, "Ooohhh... hohan sekalian, kalau mau membunuh, aku saja! Kumohon kepada kalian agar suka mengampuni selembar jiwanya, berbuatlah sedikit kebajikan!" "Mengampuni jiwanya? Berbuat kebajikan? Hmmn Toaya tak pernah memikirkan soal tetek bengek semacam itu, toaya hanya tahu setia pada tugas tidak tahu apa artinya memberi

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

pengampunan dan apa artinya berbuat kebaikan, enyah kau dari sini! Kalau tidak, terhitung kau sendiripun kujagal sekalian!" Sehabis mendengar kata kata yang sama sekali tiada harapan itu, si nenek berambut putih itu menangis semakin menjadi, tampal ia memeluk bocah itu makin kencang, isak tangisnya juga makin nyaring menggema di dalam hutan itu. Si bocah yang berada dalam pelukannya itu melototkan sepasang matanya yang jeli, dia mengawasi terus lelaki bersenjata golok disekeliling tempat itu dengan penuh kebencian, dan balik sorot matanya yang masih polos, jelas terlihat tiada perasaan jeri atau ketakutan yang terpancar keluar. Mendadak terdengar salah seorang lelaki itu membentak keras, tubuhnya bergerak ke muka menghampiri nenek itu, kemudian sambil mendorong tubuh nenek itu kebelakang, makinya kalang kabut. Kasihan si nenek yang telah lanjut usia itu, kena didorong oleh lelaki tadi, bagaikan mabuk arak saja tubuhnya segera mundur beberapa langkah dengan sempoyongan, begitu terjatuh ketanah, dia mengaduh tiada hentinya.. Kemudian sambil mengayunkan goloknya ke bocah itu, lelaki berkerudung itu tertawa seram. "Heeh .. . heeh ...bocah keparat, kau jangan salahkan kalau Toayamu berhati kejam!" Selesai berkata dia lantas mengayunkan goloknya membacok tubuh bocah tersebut. Melihat majikan mudanya terancam bahaya disaat yang kritis inilah mendadak ia menubruk ke atas bocah itu dan melindunginya dengan menggunakan tubuh sendiri.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Jeritan ngeri yang memilukan hati segera berkumandang dari mulut nenek itu, percikan darah segar segera berhamburan mengotori sekujur badan lelaki itu. Ketika semua orang berpaling ketempat kejadian maka tampaklah ayunan golok dari lelaki itu sudah menembusi perut si nenek sehingga ususnya pada keluar semua... Kasihan si nenek yang setia membela majikannya sampai mati, demi keselamatan majikan mudanya dia rela mengorbankan nyawanya. Lelaki berkerundung itu segera mendengus dingin, sambil membersihkan goloknya dan noda darah, dia mencaci maki kalang kalut: "Nenek jelek, nenek sialan, tampaknya kau memang sudah bosan hidup, pingin mati saja" Seraya berkata dengan gemas dia lantas menendang mayat si nenek yang masih menindih diatas tubuh bocah itu sehingga mencelat ke tempat jauh sekali dari sana. Betul betul perbuatan orang pembunuh keji yang membunuh orang tak berkedip, kekejaman, kebuasan dan kebrutalannya sukar dilukiskan dengan kata kata. Bocah itu melirik sekejap kearah mayat si nenek yang mati demi menyelamatkan jiwanya itu, kemudian menangis tersedu sedu, Melihat itu dengan gusar lelaki berkerundung tersebut membentak keras : "Menangis, menangis terus! Hm, hayolah menangis sampai puas. beritahu pada raja akhirat nanti, akulah yang telah mengirimmu Pulang ke sana . !" Begitu selesai berkata, goloknya kembali diayunkan kedepan untuk membacok batok kepala bocah itu.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Disaat yang amat kritis inilah, dari tengah udara berkumandang suara pekikan yang nyaring memekikkan telinga. Tampak sesosok bayangan manusia dengan kecepatan bagaikan sambaran kilat telah meluncur masuk ketengah arena, kemudian tampak cahaya putih berkelebat lewat, serentetan jeritan ngeri yang memilukan hati segera berkumandang memecahkan keheningan. Dengan perasaan terkesiap kawanan jago berkerundung yang berada disekeliling tempat tu berpaling, entah sejak kapan tahu tahu di tengah arena telah bertambah dengan seorang busu setengah umur yang memegang sebilah pedang. Sementara itu, si lelaki berkerundung yang telah menyiapkan bacokan mautnya terhadap bocah tadi, kini sudah tewas ditanah. Seketika itu juga suasana dalam hutan itu menjadi gempar, serentak semua orang menyebarkan diri ke empat penjuru dan bersiap siaga mengurung busu setengah umur itu rapat rapat. busu berusia setengah umur itu kira-kira telah berusia empat puluh tahun, matanya tajam dengan wajah yang tampan, dibawah janggutnya memelihara segumpal jenggot kambing, pakaiannya ringkas dan nampak sangat gagah sekali. Dengan sorot matanya yang tajam dia memandang sekejap sekeliling tempat itu, kemudian dengan dingin ujarnya: "Kawanan tikus! Apakah kalian ingin membunuh orang sampai keakar-akarnya?" Tak seorang manusiapun yang menjawab, semua orang bersiap siaga menghadapi segala kemungkinan yang tidak diinginkan.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Sampai lama kemudian, salah seorang diantaranya baru berkata. "Orang she Wan, lebih baik kau jangan mencampuri urusan orang lain, apakah kau berani menanggung peristiwa yang berlangsung pada hari ini?" Lelaki setengah umur itu menatap tajam pembicaraan tersebut lekat lekat, lalu sahutnya : "Iya,aku Wan Liang akan menanggungnya seorang diri. jika kalian tidak puas, silahkan maju bersama-sama, kalau tidak, cepat sipat ekor dan pergi dari sini!" Suaranya nyaring dan bertenaga penuh, selesai berkata ia lantas mengawasi orang-orang disekitar tempat itu dengan sinis. Mendadak terdengar beberapa kali bentakan nyaring berkumandang memecahkan keheningan, lelaki berkerudung yang berada disekeliling tempat itu serentak maju bersama dan mengayunkan golok mereka untuk membacok tubuh Wan Liang. Sungguh hebat manusia yang bernama Wan liang itu. melihat sergapan dari kawan lelaki berkerudung itu. dia tertawa dingin lalu berpekik keras, suara nyaring menjulang tinggi sampai keangkasa. Mendadak sepasang bahunya digetarkan sambil melejit keudara dengan menggunakan suatu gerakan tubuh yang cepat bagaikan sambaran kilat dia meluncur mengitari sekeliling tempat itu .... Seketika itu juga timbul di arena pertarungan tampak serentetan cahaya putih berkelebat lewat, bagaikan kupu kupu yang terbang diantara bebungaan, dia meluncur kesana kemari dengan lincahnya. Dalam waktu singkat jeritan ngeri yang memilukan hati berkumandang memecahkan keheningan, bayangan manusia berkelebat, cahaya putih

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

menyambar, jeritan ngeri segera bergema memecah keheningan. Tahu tahu ditengah arena telah bertambah dengan enam sosok mayat yang membujur di tanahSisanya yang dua orang segera melarikan diri terbirit-birit meninggalkan tempat kejadian. Busu setengah umur yang mengaku bernama "Wan Liang" itu tetap berdiri tenang ditempat semula seakan akan tak pernah terjadi suatu peristiwa apapun, dengan napas tenang, wajah tidak berubah, dia berdiri tertawa disitu. Akhirnya ia menatap bocah tersebut dan menegur sambil tertawa: "Nah, kau merasa terkejut sekali dengan peristiwa ini?" Sampai sebesar itu, belum pernah bocah tersebut menyaksikan mayat mnnusia yang bergelimpangan serta pertarungan yang begitu sengit sejak tadi ia sudah berdiri tertegun disitu dengan tubuh kaku. Menanti Wan Liang menegur, dia baru tersadar kembali dari lamunan, dengan cepat ia menjatuhkan diri berlutut sambil berkata: "Oooh . Pousat yaya terima kasih atas pertolonganmu itu sehingga membuat aku..." Menyaksikan kejadian itu, Busu setengah umur itu segera memegang perutnya sambil tertawa terbahak-bahak, suara tertawanya yang keras segera menelan ucapan bocah itu berikutnya. Selesai tertawa, ia baru berkata: "Hayo bangun, tak usah mengucapkan kata kata yang tak berguna lagi..." Sembari berkata dia lantas membangunkan bocah itu dan diperhatikan sejenak. Tampak bocah itu berwajah tampan dengan bibir yang merah serta dua baris gigi yang putih. pada hakekatnya dia merupakan seorang

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

bocah yang amat menarik. Wan Liang segera menepuk nepuk bahu bocah itu kemudian menghela napa panjang, pikirnya. "Bocah ini benar benar amat kasihan dan menyenangkan. aku bisa menolongnya, hal ini merupakan suatu kemujuran. Kalau dilihat dari potongan badannya, jelas dia merupakan bahan bagus unutk berlatih silat... tapi apa mungkin aku bisa membawanya pergi?" berpikir sampai disitu. dia telah bersiap siap membalikkan badannya untuk pergi, tapi ketika dilihatnya bocah itu menangis dengan begini sedihnya ia lantas menghela napas panjang. pikirnya dihati: "Wan Liang wahai Wan Liang . . menolong orang lain merupakan kewajiban bagi setiap umat manusia, apakah kau tega membiarkan bocah yang tak tahu urusan ini mesti berdiam di sini dihembus angin dingin?" Berpikir sampai disini, tanpa terasa busu berusia pertengahan itu mundur beberapa langkah lagi, mendesak ia mendongakkan kepalanya berpekik nyaring, lalu membalikkan badan berlalu dari sana. Dalam waktu singkat tampak bayangan tubuhnya berkelebat lewat dan lenyap dibalik hutan sana. Sinar rembulan yang redup kini telah menembusi hutan menyoroti si bocah yang berada disana seorang diri. ia sedang mendekan diatas tubuh nenek tersebut sambil menangis tersedu-sedu. "Thio popo... Thio popo... " gugamnya terus menerus. -ooo)(00000)(000BUKIT CIAT THIAN Hong menjulang tinggi keangkasa dan berdiri angker diantara bukit-bukit yang lain. Waktu itu matahari sudah tenggelam kelangit barat mendatangkan sinar yang kemerah-merahan, kemudian awan

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

gelappun mendekati tanah perbukitan itu dan menyelimuti seluruh jagad. Tebing Goan Gwat Peng berbentuk sebuah topi yang datar menutupi puncak Ciat Thian Hong. Diatas tanah datar tersebut duduk berkerumun beberapa orang, ada yg berdiri, ada yang berbincang bincang, ada pula yang sedang memandang ketempat kejauhan. Tiba tiba dari tanah datar dipuncak bukit itu berkumandang datang dua kali pekikan nyaring, menyusul kemudian tampak dua sosok bayangan manusia dengan kecepatan seperti angin puyuh melayang turun di atas tanah datar itu, gerakannya cepat dan mengagumkan sekali. Bayangan manusia itu seperti dari seorang pria dan seorang wanita, usia mereka diantara tiga empat puluh tahunan Begitu tiba ditempat tujuan, mereka mengawasi sekejap sekeliling tempat itu. kemudian si pria berkata sambil tertawa terbahak-bahak: "Haaahhh. . . haaahhh. . Haaabbh.... rupanya kalian sudah berdatangan lebih awal, aaiii ... tiga orang saudara dari bukit Tiang pek san-pun telah jauh-jauh berangkat kemari, sungguh tak kusangka, oooh .... masih ada Kang pangcu dari sungai kuning juga telah datang.... selamat berjumpa, selamat bejumpa. rasanya tidak sia-sia perjalanan aku orang she Siau hari ini" Selesai berkata dia lantas menyalami setiap orang yang hadir disana dan mengajaknya berbincang-bincang sebentar. Sementara itu, seorang kakek berambut putih telah datang menghampiri kedua orang itu, lalu sambil menjura katanya. "Siau tayhiap berdua telah datang terlambat, membuat kami harus menunggu dengan cemas, sewaktu datang tadi apakah kalian berdua telah melihat dia?"

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Orang yang berbicara tadi adalah Pangcu dari perkumpulan Tiang Ciau Pang disungai kuning Kang Hong Siang adanya. dia berusia tujuh puluh tahun dan mempunyai anak buah sebanyak ribuan orang lebih. boleh dibilang perkumpulannya merupakan perkumpulan paling besar, paling tangguh dan paling berpengaruh didalam dunia persilatan dewasa ini. Lelaki she Siau itu segera tertawa ter-bahak2, "Haaaahh haaah haaah .. tampaknya Kang tangkeh seorang yang terburu napsu, kalau waktunya belum sampai, mana mungkin dia akan datang lebih awal? Lagi pula malam ini kita telah menanti kedatangannya disini, apakah kita mesti kuatir dia lagi kelangit?" Ternyata sepasang suami istri ini adalah Bi Kun Lun (Kun lun indah) Sian Wie Goan dan Siau Hu Yong(Hu Yong Tertawa) Chin lan eng dua orang jago yang dianggap sebagai pemimpin dunia persilatan dewasa ini. Dalam pada itu, rembulan sudah berada di angkasa membuat suasana diatas tanah datar dipuncak bukit itu nampak agak terang, semua orang segera berkumpul ke tengah lapangan tersebut. Bi Kunlun Siau Wie Goan mendongakkan kepalanya memandang waktu, kemudian ujarnya dengan wajah berseri: "Waktunya sudah tiba, murgkin orang She Wan akan mengingkari janjinya.." Belum selesai dia berkata, mendadak dari tengah udara telah berkumandang datang suara pekikan panjang yang amat nyaring.... Mendengar pekikan tersebut, semua orang menjadi tertegun, pada saat itulah tampak sesosok bayangan hitam secepat kilat telah meluncur ditengah udara lalu melayang turun ke tanah.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Serta merta semua orang mundur beberapa langkah dengan terperanjat. Dengan manisnya orang itu segera melayang turun ke atas permukaan tanah. "Haaahhh... haaahhh . .. haaahhh . . . aku orang she Wan sudah datang terlambat, bila kalian harus menunggu agak lama, harap suka dimaafkan" katanya lantang. Rupanya orang yang baru datang itu adalah si busu berusia pertengahan Wan Liang. Tampak sekulum senyum, menghiasi bibirnya. Dia berdiri ditengah arena dengan angkuh dan mengawasi setiap orang disekitar arena dengan pandangan tajam, akhirnya sorot mata tersebut berhenti diatas tubuh Bi Kun-lun Siauw Wie Goan. Mendadak paras mukanya berubah menjadi amat serius, katanya sambil tertawa dingin : "Hmm. ...hmm.....sudah kuduga kalau permainan ini merupakan sandiwara hasil ciptaanmu, Siau Wie Goan, kuberitahu kepadamu, aku Wan Liang bersikap cukup baik kepadamu, menganggap kau sebagai saudara sendiri siapa tahu kau si manusia munafik berwajah manusia berhati binatang, apa maksudmu merusak nama baikku? Bahkan pada hari ini telah mengundang jago-jago dari golongan putih dan golongan hitam untuk menungguku disini, masa kau anggap aku tidak tahu kalau tujuanmu adalah menginginkan batok kepalaku ini....? Hm, sekarang aku orang she Wan sudah datang memenuhi janji, akan kulihat permainan setan macam apa lagi yang bisa kau tunjukkan kepadaku?" Sekulum senyuman manis selalu saja menghiasi ujung bibir Bi Kun Lun Siau Wie Goan, katanya dengan santai : "Saudara Wan, kau salah paham, berbicara dari hubungan persahabatan kita ini, masa aku tega melakukan perbuatan semacam ini kepadamu? Tindak tandukmu itu hanya dalam hati kecilmu yang tahu, sekalipun aku Siau Wie Goan ingin melindungi dirimu juga tidak mungkin bisa mewujudkan keinginanku tersebut ..."

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Mendengar perkataan itu, Wan Liang menjadi gusar sekali sehingga dari balik matanya memancar cahaya berapi api yang penuh diliputi kegusaran, sambil menggigit bibir serunya "Siau Wie Goan, kau merampas cinta dan menjebak temanmu itu ketempat yang memalukan, bahkan secara diam diam menghubungi kawanan jago dari golongan hitam dan putih untuk bersama sama menyerang diriku, sekarang masih bisanya mengucapkan kata kata yang sok gagah, hmm ... kau anggap aku orang she Wan adalah seorang bocah berusia tiga tahun yang bisa kau tipu mentah mentah .. .. " Belum habis dia berkata. Bi Kun Lun Siau Wie-Goan telah menimbrung lagi: "Sekarang sudah bukan saatnya berdebat mempersoalkan masalah itu lagi, malam ini begitu banyak teman yang telah berada disini, mereka sudah menunggu dengan tak sabar. sedangkan aku orang she Siau cuma kebetulan saja ikut menghadiri pertemuan ini, bila kau merasa ada persoalan, sampaikan saja kepada mereka!" Setelah berhenti sebentar, dengan wajah penuh senyuman dia melanjutkan: "Wan heng, mari ku perkenalkan beberapa orang teman kepadamu, dia adalah Kang pangcu, ketiga orang bersaudara itu datang dari Tiang Pek San, dan dia ini adalah ketua Go Bi Pay..." "Aku orang she Wan sudah tahu.terima kasih banyak atas perkenalanmu, aku she Wan sudah lama mengenal mereka, buat apa kita mesti banyak berbicara lagi." Lotoa dari Tiang Pek Sam Sat(Tiga Malaikat bengis dari Tiang Pek San) Li Gi segera tertawa dingin tiada hentinya, lalu berkata: "Bagus, bagus... tampaknya ucapan dari jago pedang angin puyuh memang cukup cepat dan tegas. nama besarmu bukan cuma nama kosong belaka. jauh-jauh kami datang kemari

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

tentu saja bukan dikarenakan ingin bersilat lidah belaka. mari biar aku orang she Li yang mencoba kepandaian silatmu lebih dulu." Selesai berkata ia lantas meloloskan sebilah golok dan bersiap siap untuk melancarkan serangan. Kit Hong Kiam Khek Wan Li cukup sadar akan keadaan yang dihadapinya, selesai itu diapun telah bertekad untuk menghadapi masalah tersebut dengan pertaruhan selembar jiwanya. maka begitu dilihatnya Lotoa dari Tiang Pek Sam Sat, si bintang berkepala sembilan Li Gi telah meloloskan senjatanya tanpa sungkan sungkan lagi diapun segera mencabut keluar pedang Kit Hong Kiam yang tersoren dibelakang punggungnya. Terdengar suara dentingan yang amat nyaring menggema memecahkan keheningan menyusul kemudian terlihat cahaya biru memancar ke empat penjuru. Si Bintang berkepala sembilan logi segera meloloskan pedangnya daridalam sarung kemudia serunya tertawa: "Pedang bagus!" Setelah memegang senjatanya, Kit Hong Kiam khek Wan Liang segera menggetar pelan senjata mestikanya itu, ditengah udara segera muncul tiga kuntum bunga pedang yang menyilaukan mata. Demonstrasi jurus Bwe Hoa Sam Long (Tiga Kuntum Bunga Bwee melompat) tersebut dengan cepat memancing pujian semua orang. Sebenarnya tujuan dari Kit Hong Kiam Khek Wan Liang bukan untuk memamerkan kepandaiannya, tapi kejadian ini justru telah membangkitkan amarah dari bintang berkepala sembilan Li Gi. Tampak sepasang matanya melotot besar dengan memancarkan cahaya kebuasan. ditatapnya wajah Kit Hong

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Kiam Khek Wan Liang dengan penuh kegusaran, kemudian sambil tertawa seram katanya, "Orang she Wan, lebih baik jangan menjual lagak lagi disini. mari kita tentukan kemampuan kita diujung senjata!" Begitu selesai berkata, goloknya segera diputar kencang, lalu membacok ketubuh Kit Hong Kiam Khek Wan Liang dengan mempergunakan jurus Soat Kay Hoan-San (salju menyelimut Hoa san). Kit Hong Kiam Khek Wan Liang merupakan seorang tokoh sakti dalam dunia persilatan dewasa ini, ilmu pedangnya sangat lihay sekali, meski belum sampai setahun dia terjun kedalam dunia persilatan, akan tetapi nama besarnya telah menggetarkan seluruh kolong langit. Ilmu pedangnya yang telah mencapai puncak kesempurnaan itu boleh dibilang merupakan seorang jago pedang paling tangguh selama seratus tahun belakangan ini. Ketika dilihatnya golok Kiu Tau Siu Li Gi membacok datang, sambil mendengus dingin dia miringkan kepalanya kesamping dan mengegos dari ancaman tersebut, kemudian dengan cekatan dia mundur sejauh satu kaki lebih dari tempat semula. "Li tangkeh!" ujarnya dengan lantang, "kalau hanya mengandalkan kemampuanmu seorang masih ketinggalan jauh sekali, mengapa kalian bertiga tidak maju bersama sama saja?" Cemoohan yang bernada mengejek ini kontan saja membuat paras muka Kiu tau siu Li Gi menjadi merah padam. kegusarannya makin membara, bentaknya keras : "Keparat she Wan, serahkan selembar jiwa anjingmu!" Seusai bekata bagaikan anjing gila dia menubruk kedepan. goloknya diayun ke udara dan membacok batok kepala Kit Hong Kiam Khek Wan Liang secara keji.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Pada saat itulah dari dalam arena kembali melompat keluar dua sosok bayangan manusia sambil mengayun golok masing masing. mereka menyerang Kit Hong Kiam Khek secara ganas. Tak bisa disangkal lagi, kedua orang itu bukan lain adalah loji dan losam dari Tiang Pek Sam Sat, Pia Mia Siu(Binatang beradu jiwa )Li Khing, dan Liat hwe Siu(binatang berangasan) Li Hiong. Kit Hong Kiam Khek Wan Liang menjadi girang. setelah dilihatnya ketiga orang itu turun tangan bersama, tanpa terasa ia mendongakan kepalanya dan berpekik nyaring, menyusul kemudian sambil menerjang kemuka, dia mengembangkan permainan ilmu pedang Kit Hong Kiam Hoatnya untuk melancarkan serangan balasan. Tiang Pek Sam Sat bukan manusia sembarangan. mereka sudah terkenal dalam dunia persilatan, sudah banyak kejahatan yang mereka lakukan, kekejamannya bukan kepalang, tak sedikit manusia yang tewas ditangan mereka. Dalam kalangan Liok lim, mereka dikenal sebagai jago kelas satu yang disegani banyak orang, Akan tetapi bila dibandingkan dengan kehebatan Kit Hong Kiam khek, maka kemampuan mereka itu boleh dibilang masih selisih jauh sekali. Tak selang berapa saat kemudian, empat orang yang berada diarena pertarungan itu sudah saling bergebrak sebanyak sepuluh gebrakan lebih. Mendadak Tiang Pek Sam Sat berpekik aneh, tubuh mereka melejit setinggi satu kaki lebih, kemudian dengan membentuk satu garis, tiga bilah golok mereka dengan posisi segitiga, terbagi menjadi atas, kiri dan kanan bagaikan sebuah jalan mengurung tubuh Kit Hong Kiam Khek. Menghadapi ancaman tersebut, Kit Hong Kiam khek Wan Liang mendengus dingin, dengan jurus Ki-hwee liau-thian (mengangkat obor membakar langit) pedangnya diangkat

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

diatas kepala.sepasang matanya mengawasi ketiga kuntum bunga golok yang meluncur tiba dari tengah angkasa itu dengan seksama .... Dengan kecepatan bagaikan sambaran petir ketiga kuntum bunga golok yang meluncur datang dari tengah angkasa itu telah tiba dalam sekejap mata . ... Traaaang benturan senjata yang amat nyaring berkumandang memecahkan keheningan, menyusul kemudian terdengar suara jeritan ngeri yang memilukan hati bergema, bayangan manusia segera berpisah, loji dari Tiang Pek Sam Sat, si binatang beradu jiwa Li Kheng telah terkapar ditanah dalam keadaan tak bernyawa lagi. Dan sebaliknya si binatang berkepala sembilan Li Gi dan si binatang berangan Li Hong segera melejit kesamping untuk menghindarkan diri, kemudian tanpa berpaling lagi mereka kabur menyematkan diri dari tempat tersebut. Sehabis melukai ketiga orang lawannya Itu, Kit Hong Kiam Khek Wan Liang berdiri tenang seakan-akan tak pernah terjadi sesuatu apapun, ia berdiri ditempat dengan senyum dikulum, lalu sambil tersenyum tegurnya : "Sekarang, tiba giliran siapa" Bi Kun lun Siau Wie Goan maju dua langkah kedepan, lalu sahutnya sambil tertawa seram : "Atas kesudian beberapa orang sahabat yang hadir di arena malam ini untuk mempercayai diriku, aku telah diangkat menjadi pemimpin mereka sesungguhnya tujuan kami mengundang kehadiran saudara Wan kemari, tak lain adalah berharap kau suka meluluskan satu permintaan kami." "Apakah permintaan kalian itu?" tanya Kit Hong Kiam Khek Wan Liong sambil tertawa dingin. "Minta kepadamu untuk selamanya mengundurkan diri dari dunia persilatan..." jawab Bi Kun Lun Siau Wie Goan tegas. "Kalau tidak . . ?" Wan Liang balik bertanya

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

"Terpaksa aku harus berbuat kasar kepadamu" Baru selesai Bi Kun Lun Siau Wie-Goan mengutarakan kata katanya, Siau Hu Yong Cian Lan Eng yong berada disampingnya telah menukas dengan wajah sedingin es "Wie-Goan buat apa banyak bicara dengannya, waktu sudah tidak pagi lagi." Begitu mendengar ucapan tersebut, seketika itu juga Kit Hong Kiam Khek merasakan sorot matanya memancarkan cahaya berapi, dia tak menyangka kalau kekasih yang dicintainya, kini telah berubah menjadi seorang manusia sekeji ini. Tak tahan lagi, akhirnya dia mencaci maki dengan penuh kegusaran : "Perempuan rendah, . sekalipun sudah menjadi setan, aku orang she Wan ingin mendahar darah dan dagingmu!" Siau Hu yong Chin Lan Eng segera tertawa terkekeh-kekeh dengan jalangnya : "Heehh... . heeehhh. ,.. Wan tayhiap yang sok suci dan sok gagah, memangnya kau anggap bisa menelan aku Lan eng dengan begitu saja ? Malam ini, bila kau bisa meninggalkan tempat ini dalam keadaan selamatpun sudah merupakan suatu kemujuran bagimu" Saking marahnya Kit Hong Kiam Khek Wan Liang sempat tertawa nyaring, suaranya ibarat monyet monyet di selat Wi sia yang berpekik bersama, suaranya penuh kepedihan. kesedihan, seperti menjerit, seperti menangis, mengerikan sekali kedengarannya. Begitu selesai tertawa, mendadak ia melotot besar, mencorong sinar tajam dari balik matanya, sambil menggertak gigi bentaknya. "Aku orang she Wan tidak percaya kalau kau si perempuan rendah bisa memiliki kemampuan untuk menahanku disini, malam ini aku orang she Wan datang dengan membawa tekad

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

untuk beradu jiwa, tapi setelah mendengar perkataan itu, aku orang she Wan justru tak akan mati, ingin kulihat apa yang bisa kau lakukan terhadap diriku?" Baru selesai Kit Hong Kiam Khek Wan Liang berkata, mendadak terdengar suara seseorang yang tua tapi nyaring bergema datang. "Omitohud!" Dari sudut tanah lapang itu pelan pelan berjalan mendekat seorang pendeta tua. Kit Hong Kiam Khek Wan Liang segera berpaling sekejap ke arahnya, ternyata orang itu adalah Leng Kong taysu, ciangbujin dari partai Go bi .. .. Dengan langkah pelan Leng kHong toysu berjalan ketengah arena, kemudian tegurnya: "Wan tayhiap, sejak berpisah baik baikkah kau? Mengingat hubungan persahabatan kita selama beberapa tahun, pinceng ingin menasehatimu dengan sepatah kata: Turutilah anjuran dari Siau tayhiap, sejak detik ini mengundurkan diri dari keramaian dunia persilatan dan jangAn muncul kembali dalam keramaian dunia!" "Mengapa? Persoalan dari aku orang she Wan hanya aku sendiri yang bisa memutuskan. Hari ini, mengapa taysu malah berkomplot dengan kaum munafik untuk menghadapi aku?" Malam ini, Kit Hong Kiam Khek Wan Liang sudah cukup menyadari akan situasi yang dihadapinya, diapun tahu kesalahan pahaman umat persilatan kepadanya tak mungkin bisa dijelaskan dalam sepatah kata saja, oleh karena itu sikap maupun caranya berbicara pun turut berubah menjadi agak keras dan ketus. Tapi dengan demikian. hal ini justru telah telah membangkitkan kemarahan umum dari semua jago lihay yang berkumpul diarena hari ini.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Belum sempat Leng KHong taysu menjawab pertanyaan itu, ketua Tiang Ciu Pang dari sungai kuning Kang Hong Siang telah membentak dengan penuh kegusaran: "Orang she Wan, yakinkah kau dapat mengundurkan diri dengan selamat..?" "Soal ini tidak perlu kau risaukan!" jawab Kit Hong Kiam Khek Wan Liang sinis. "Bagus sekali!" ketua Tiang ciau pang Kang-Hong Siang tertawa lebar, "rupanya kau orang she Wan, seorang manusia tak tahu diri, hm... kau anggap kepandaian yang kau miliki sudah terhitung sangat liehay? Siapa tahu lohu dapat memenuhi harapanmu itu". Begitu selesai berkata dia segera menggerakkan sepasang bahunya dan bergerak kedepan dengan kecepatan luar biasa, belum tiba pada sasarannya, sebuah pukulan dahsyat yang disertai desingan angin tajam telah di lontarkan keatas tubuh Kit Hong Kiam Khek. Sebelum peristiwa ini, antara Kang Hong Siang dan Wan Liang memang sudah pernah terikat oleh suatu perselisihan, kin begitu musuh besar saling bertemu,tanpa terasa lagi Padam seluruh wajahnya, tanpa banyak berbicara lagi pertarungan sengit segera berkobar. Padahal keadaan seperti ini justru merupakan apa yang dihadapkan oleh Kit Hong Kiam Khek Wan Liang, sebab berbicara soal kemampuan. dia masih sanggup untuk mengungguli setiap orang yang hadir diarena bila pertarungan dilangsungkan satu lawan satu. Tapi orang kuno pernah berkata. Sepasang tangan susah menghadapi empat tangan, hohan sukar menahan kerubutan orang banyak Andai kata belasan orang jago lihay yang hadir sekarang menyerang bersama sama, betapapun lihaynya ilmu silat yang dimiiki Kit Hong Kiam Khek Wan Lang, toh lebih banyak ancaman bahayanya daripada keuntungan.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Maka diapun segera menggunakan sistim memecah belah kekuatan lawan untuk mengobarkan kemarahan mereka satu demi satu, kemudian membereskan pula mereka satu demi satu, sehingga dengan demikian, akan makin melemah kekuatan lawannya. Tatkala serangan dari Kang Hong Siang di lancarkan datang, Kit Hong Kiam Khek Wan Liang juga tak sungkan sungkan lagi, pedang mustikanya segera diayunkan ke udara membentuk serentetan bianglala yang amat menyilaukan mata, lalu dengan Jurus Khong Ciok Say "burung merak mementangkan sayap" pedangnya membuat selapis kabut pedang yang tebal untuk membendung lebih dulu ancaman dahsyat lawan, setelah itu sambil berpekik nyaring tubuh berikut pedangnya melebur menjadi satu mulai mengembangkan permainan ilmu pedang Kit Hong Kiam hoat yang telah didalaminya selama dua puluh tahunan itu. "Sreeet, sreseet, sreeet....." tiga buah serangan berantai di lancarkan secara beruntun memaksa Kang pangcu yang menjagoi sungai Huang Ho ini terdesak mundur sejauh satu kakiBelum lagi dirinya berdiri tegak, suatu pekikan nyaring kembali berkumandang, pedangnya dengan menciptakan selapis cahaya tajam langsung membabat batok kepala Kang Hong Siang dengan 'Liu tian ciau ka' "kilat dan guntur menjadi satu". Pada hakekatnya serangan tersebut dilancarkan dengan kecePatan yang amat sukar diikuti dengan pandangan mata, mimpipun Kang Hong Siang tidak mengira kalau ilmu pedang Kit Hong Kiam yang amat termashur itu mengandung jurus ampuh yang mematikan. Menanti ia menyadari tibanya cahaya biru didepan mata, keadaan sudah terlambat, tanap terasa ia menjerit kaget: "Habislah riwayat ku kali ini!"

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

dengan cepat ia memejamkan matanya menantikan datangnya kematian. Di saat yang kritis itu. mendadak dari tengah arena meluncur dua sosok bayangan hitam kemudian menyusul dari arena itu berkumandanglah suara bentrokan senjata yang amat nyaring... Tiba tiba saja Kang Hong Siang merasakan munculnya segulung angin pukulan yang dahsyat itu menghantarnya keluar dari arena dan jatuh terkapar ditanah. Menanti dia dapat kembali, tampaklah Leng Khong toysu dan Bi Kun Lun Siau Wie Goan telah menyelamatkan selembar jiwanya barusan. sementara itu, Bi Kun Lun Siau Wie Goan telah menjadi naik pitam, dia itu lantas membentak dengan nyaring: "Saudara sekalian malam ini dia tak boleh dibiarkan pergi lagi dalam keadaan hidup.: Selesai berkata dia segera meloloskan pedang nya lebih dulu. Kawanan jago lainnya juga meloloskan senjata masing masing, hanya Leng kong taysu, ketua dari Go bi pay saja yang menggulung bajunya sehingga kelihatan lengannya yang kekar, ia tidak mempergunakan senjata tajam,. Menyaksikan situasi yang terbentang ada di depan mata itu, seketika itu juga Kit Hong Kiam Khek Wan Liang merasakan hatinya turut menjadi tegang, dia cukup tahu kalau kawanan jago yang hadir di arena sekarang terdiri dari jago jago golongan putih maupun hitam, sebagian besar jago jago itu merupakan kelas satu dalam dunia persilatan, bukan berarti suatu pekerjaan gampang untuk melarikan diri dari kepungan dengan selamat.

Kit Hong Kiam Khek Wan Liang sudah termashur dipersilatan sebagai seorang jagoan yang amat dahsyat. tampaknya mereka sengaja berbuat demikian untuk membangkitkan kemarahan dari Kit Hong Kiam Khek Wan Liang agar lebih cepat turun tangan untuk menentukan mati hidup mereka. tak urung mereka dibikin tercekat juga oleh kegagahan lawannya. kemudian dengan membawa sambaran angin tajam membacok tubuh Wan Liang.Tiraikasih Website http://kangzusi. Kit Hong Kiam Khek segera masuk perangkap.com/ Tampak sorot matanya itu terakhir berhenti diatas tubuh Bi Kun Lun Siau Wie Goan. dia memandang ke kiri kanan dengan garangnya. Benar juga. mendadak ia membentak keras. sekalipun kawan jago tersebut sudah begitu lama melakukan pengepungan. bagaimanapun banyaknya kawanan jago yang mengurungnya. persis seperti seekor harimau yang sedang mengincar mangsanya. It ci hoa kim (pedang satu huruf) Yu liang gi dari Thian cong pay tak dapat menahan sabarnya lagi. Anehnya. namun tak seorangpun diantara mereka yang maju untuk melancarkan serangan Tapi hal inipun tak bisa disalahkan. . "Apalagi yang mesti dinantikan?" Begitu selesai berkata (bunga kuncup baru mekar). Selama ini Bi Kun Lun Siau Wie Goan hanya tertawa dingin tiada hentinya. dibalik sorot matanya itu terpancar keluar rasa benci dan dendam yang amat tebal. sedang istrinya Siau Hu Yong Chi Lan Eng tertawa jalang. dengan sorot mata yang berapi-api seperti binatang buas. To gan sinkun (malaikat sakti bermata tunggal) Cong Eng hui yang berada disebelah kanannya segera menggerakkan senjata andalannya Siang coa kou (sepasang kaitan ular) untuk menyerang Kit Hong Kiam Khek. Begitu It Ci hoa Kiam Yu liang gi mempelopori serangan tersebut.

Mendadak terdengar To gan sinkun Cong Eng hui menjerit keras. dia segera membentak gusar: "Bedebah.Tiraikasih Website http://kangzusi. Jurus serangan ini sekilas pandangan seperti terdiri dari dua gerakan.com/ Begitu dua orang itu sudah melibatkan diri dalam pertempuran. kalian benar-benar tak tahu malu !" Pedang Kit Hong Kiamnya segera berubah dengan jurus Ban Hong jut ciau (selaksa lebah keluar sarang). pedang sakti dari Kit Hong Kiam Khek telah berganti arah mengancam To gan-sinkun. untuk menghindar tak sempat lagi. secepat kilat dia menerjang It ci hoa Kiam Yu Liang Gi. si jagoan pedang dari Thiamcong-pay itu segera merasakan pandangan matanya menjadi kabur. It-ci hoa-Kiam Yu Liang gi. serentak puluhan orang jago lihay lainnya turut melepaskan pula serangan-serangan. padahal diantara maju mundurnya terbentuk selapis cahaya tajam yang bersambungan. nendadak dia marubah jurus serangannnya menjadi Thian ho ta sia (sungai langit tumpah kebawah) dengan kecepatan tinggi ia berganti menususk pergelangan tangan dari To Gan sinkun Cong Eng hui. menanti desingan angin pedang sudah tiba didepan badan. Walaupun Kit Hong Kiam Khek Wan Liang sudah bertekad untuk melangsungkan pertarungan sengit. Tahu tahu ujung pedang Wan Liang secepat kilat sudah menyambar diatas pergelangan tangannya secara telak. Dipihak lain To Gan sinkun Cong Eng hui mimpipun tak pernah menduga kalau Kit Hong Kiam Khek bakal mempergunakan taktik suara ditimur menyerang kebara unutk memperdaya dirinya. tapi sampai ditengah jalan. setelah menyaksikan kejadian itu. sementara dia mundur dengan gugup. tubuhnya mundur beberapa langkah dengan . tak urung naik pitam juga dibuatnya.

maka diapun khusus mencari Siau Wie Goan sebagai sasarannya. Beberapa macam gerakan itu dilakukan dalam waktu singkat. setiap kali melancarkan serangan dia selalu meninggalkan beberapa bagian tenaga murninya. meski panjang untuk diceritakan. tapi mungkinkah dia untuk menghadapi kerubutuan puluhan orang sekaligus. Ternyata Bi Kun Lun siau Wie Goan cukup licik. namun dia masih tetap melawan dengan gagah beraninya.Tiraikasih Website http://kangzusi. padahal kecepatannya ibarat sambaran cahaya berkilat saja. Kit Hong Kiam Khek Wan Liang cukup memahami keadaan tersebut. darah segar telah membasahi seluruh badannya. namun setiap saat dia mesti menghadapi rintangan yang cukup berat. Betul dia tangguh dan berilmu tinggi. semua musuh yang dihadapinya rata rata merupakan jagoan kelas satu. Tak selang setengah perminum teh kemudian sekujur badan Kit Hong Kiam Khek sudah penuh dengan luka bacokan . diantaranya terdengar beberapa kali jeritan ngeri serta teriakan kesakitan. . Dalam sekejap mata. sikap tersebut seakan-akan hendak memberi kesempatan bagi Kit Hong Kiam Khek untuk mengatur naps. sambil memegangi pergelangan tangannya yang terluka dia mengundurkan diri dari arena pertarungan. Dalam waktu singkat seluruh arena telah diliputi kilatan golok dan pedang serta suara teriakan yang memekakan telinga.com/ sempoyongan. seakanakan dia merasa tidak puas sebelum menyaksikan Wan Liang mati kelelahan dan kehabisan tenaga. jurus serangan demi jurus serangan semuanya dibacokkan ketubuh Bi kun lun. Kit Hong Kiam Khek Wan Liang telah dikepung musuh dari empat penjuru. tapi bagi pandangan orang yang pintar maka tindakan semacam ini justru menunjukkan kelicikan. walaupun ia sudah mengerahkan segenap kepandaian yang dimilikinya untuk melawan.

com/ Siau Hu Yong Chin Lan Eng katanya saja turut ambil bagian dalam kerubutan tersebut. napsu untuk hidup serta bara api dendam yang membara dalam bati semakin berkobar. Begitulah disamping harus melakukan perlawanan matimatian terhadap ancaman yang datang dari kawanan jago lihay. membuat ia merasa amat menderita. dengan cepat ingatan mana melintas dalam benaknya. Kit Hong Kiam Khek Wan Liang juga harus menaan sakit hatinya akibat cemoohan orang. Tapi baru saja ingatan untuk mati melintas didalam benaknya. pedang menciptakan berkuntum bunga pedang yang bagaikan hujan gerimis menyelimuti tubuh semua orang. ia selalu melontarkan kata kata cemoohan dengan kata yang kotor dan cabul untuk merangsang kegusaran Wan Liang. tiba-tiba ia mendongakkan kepalanya sambil berpekik nyaring. Bahkan boleh dibilang setiap kata yang diucapkan olehnya terasa bagiakan sebilah pisau yang menembusi perasan Wan Liang. bagaimanapun juga aku harus tetap hidup lebih lanjut !" Begitu ingatan mana melintas lewat. Perempuan jalang yang tak tahu malu ini sembari melancarkan serangan. kemudian berjumpalitan.Tiraikasih Website http://kangzusi. dengan mennjejakkan kakinya ketanah. . segenap sisa tenaga dalam yang di milikinya dihimpan menjadi satu. siksaan yang amat sangat ini membuat jago tua ini teringat untuk mati. batinnya mengalami penderitaan. tapi dia lebih tepat kalau dibilang membantu mencaci maki. diam-diam dia pun berpikir : "Aku tak boleh mati. Dia melambung tinggi dua kaki lebih ke tengah udara.

Jeritan ngeri yang memilukan hati segera berkumandang memecahkan keheningan. Kit liong-Kiam-kek Wan Liang memang cukup lihay. saat itulah dia bertemu dengan sergapan yang dilepaskan Leng Khong taysu dari atas kebawah. "Omitohud" seru Leng Khong taysu dari Go Bi Pay menyusul dibelakang tubuh Wan Liang. kemudian pedanga yang sebenarnya hendak membacok kebawah itu diangkat keatas secara tiba-tiba. Bila digencet dari atas dan bawah. rasanya sulit juga untuk menghindarkan diri dari ancaman tersebut. serentak semua orang mengangkat goloknya ke atas pula. menyaksikan ia melambung keudara. Dengan meringankan tubuh Liu Im ti (Tangga awan berjalan) yang amat liehay itu. tatkala menyaksikan pedang saktinya menyambar kebawah.com/ Waktu itu para jago bertarung dengan penuh napsu. lalu dengan ilmunya Sia Khong Teng sin (Menghentikan badan ditengah udara) dia menahan gerakan tubuhnya. bagaimanapun lihaynya ilmu silat yang kau miliki. tubuhnya yang baru melesat sejauh satu kaki dari permukaan tanah itu mendadak menghentikan gerakan badannya. kaki Leng Hong taysu tahu-tahu . tubuhnya sudah tak sanggup lagi untuk melejit keudara. dia melejit pula ketengah udara sambil melancarkan sebuah pukulan. Kit Hong Kiam Khek Wan Liang sangat membenci kawanan jago silat yang menganggap dirinya pendekar tapi kenyataannya berbuat sewewenang wenang. tanpa berpikir panjang lagi pedangnya dengan manggunakan jurus Thian khong lui hee (guntur menggelegar dari tengah angkasa) langsung membabat sepasang kaki Leng Kong taysu. Kasihan Leng khong taysu yang terlalu memandang enteng lawannya itu. tubuhnya melejit keudara.Tiraikasih Website http://kangzusi.

angin berhembus kencang menggugurkan dedaunan yang mengering. ketika lelaki setengah umur itu mendongakkan kepalanya tampaklah seekor burung gagak sedang bertengger diatas dahan sambil berbunyi tiada hentinya. Dalam pangkuannya sebelah depan duduk pula bocah berumur lima. Sayang keadaan sudah terlambat. di-atas kuda tadi duduk seorang lelaki setengah umur yang berpakaian dengan warna luntur. Mendadak terdengar bunyi burung yang ber-kaok kaok.com/ sudah terpapas kutung menjadi dua bagian. -Bagian PertamaSENJA TELAH menjelang tiba.. tubuh Kit Hong Kiam Khek telah lenyap dibawah tebing Goan Gwat Peng tersebut. Bi Kun Lun Siau Wie Goan yang pertama menemukan peristiwa ini. lamat lamat terdengar suara derap kaki kuda yang lemah diiringi suara gemerisik berkumandang datang diri bawah bukit sana . enam tahun yang berwajah tampan dengan bibir yang merah serta dua baris gigi berwarna putih. dengan susah payah berjalan maju ke depan. matahari sore dengan membawa sisa cahayanya telah bersembunyi dibalik bukit. kemudian meluncur kearah mana Kit Hong Kiam Khek terjatuh tadi. tapi wajahnya murung dan sedih. sebilah pedang antik tersoren dipinggangnya. Tak lama kemudian. Kuda itu. .Tiraikasih Website http://kangzusi. orangnya pun segera ribih terkapar keatas tanah dan jatuh tak sadarkan diri. sambil membentak gusar tubuh berikut pedangnya segera melebur menjadi satu.. dari balik tikungan bukit muncul seekor kuda kurus yang bernafas memburu dan tubuh penuh dengan pasir.. Dengan termangu dia duduk diatas pelana sambil membawa sinar mata ke tempat sana. Dalam suasana beginilah. .

kaupun dapat mewartakan suasana murung bagi diriku . untung kau dan aku tak usah menempuh badai lagi.. . teringat tahun berselang. kemudian tertawa dingin. Sungguh cepat gerakan tubuhnya. ." Tiba tiba kuda kurus itu terkulai lemas dan roboh terkapar keatas tanah . lelaki setengah umur itu sudah melayang turun ke atas tanah. kapankah kita pernah .Tiraikasih Website http://kangzusi. mari kita istirahat sebentar. " "Aaai. dengan penuh kasih sayang dia membelai bulu surai kuda itu seraya katanya"Kau bertambah kurus Siau hek. gumamnya: "Binatang sialan.. bukankah begitu? Siau hek. Dengan tubuh terkejut lelaki setengah umur itu menyambut tubuh si bocah dan melompat turun dari atas pelana.. padahal aku sendiri pun merasa murung dan sedih.. kita masih termasyur sampai dimana-mana. Tangannya yang satu menahan tali lesnya. menanti kesehatan tubuhmu sudah pulih kembali kita baru lanjutkan perjalanan ini. Lelaki berusia pertengahan itu segers menepuk nepuk leher si kuda menitahkan kepadanya untuk beristirahat.... lalu sambil duduk di sampingnya." Kuda kurus yang bernama "Siau hek" itu seakan akan mengerti dengan perkataan dari majikannya..com/ Dengan rasa segan lelaki setengah umur itu menarik kembali sinar matanya yang sayu. kau terlalu lelah. dia meringkik tiada hentinya seperti lagi menghela nafas.. dalam setahun yang singkat. sementara tangan yang lain mengelus bulu surai kuda tersebut sambil ujarnya dengan penuh perhatian : "Siau hek. kau dan aku telah berubah . kau pasti akan menggerutu kepada ku sebagai majikan yang tak pernah memikirkan tentang dirimu. coba bayangkan. Hanya setahun... tampak bayangan abu abu berkelebat lewat..

dan sslalu diucapkan dalam keadaan kecewa dan sedih Siau hek segera menggerakkan lehernya sambil meringkik panjang.. tiap air mata berarti setetes darah. bahkan kekasih yang di cintai bagaikan nyawa sendiripun telah meninggalkan pelukannya berpindah ke pelukan orang-lain. Waktu itu sudah bulan sembilan. tiba tiba ia bangkit berdiri. "Hayo bangun Siau hek! Kita sudah hidup miskin dan terdesak.Tiraikasih Website http://kangzusi. selesai berkata ternyata dia mendekam diatas tengkuk si Siau hek dan menangis tersedu sedu . tiada sesuatu kenangan yang bisa diingat kembali" Ucapan semacam itu entah sudah diulang beberapa kali. Mula mula lelaki itu membimbing bocah itu terlebih dulu. suatu persoalan.com/ menjadi anjinga yang dikejar kejar orang? Apakah inilah balas jasa yang harus kita terima bagi perjuangan kita selama sepuluh tahun?" Gumamam tersebut segera menyentuh perasaan sedih yang mencekam perasaan lelaki setengah umur itu. menanamkan kebaikan dan kebajikan bagi manusia tapi hasil yang diperolehnya hanya cemoohan dan dendam kesumat. Air mata yang panas meleleh keluar membasahi pipinya dan menembusi pakaiannya.. angin musim gugur berhembus kencang menggugurkan dedaunan dan .. Yang lebih mengenaskan lagi adalah ia lari ke dalam pelukan seorang lelaki yang sebetulnya merupakan sobat karib yang dianggap bagaikan saudara kandung sendiri. tak heran kalau dia jadi sedih dan melelehkan air mata. Yaa. selama sepuluh tahun berjuang. dia separti merasakan tekanan batin yang amat hebat tapi tak sanggup untuk mengutarakannya keluar. kemudian ia baru naik keatas punggung kudanya dan melanjutkan perjalanannya menelusuri jalan.

dia bertekad hendak hidup lebih jauh. bertekad hendak mencari kecepatan uniuk membalas dendam. membuat suasana jadi bertambah suram dan gelap .com/ menggoyangkan dahan serta ranting. Ditengah keheningan yang mencekam hanya ada derap kaki kuda serta deruan angin kencang yang membelah bumi..Tiraikasih Website http://kangzusi. Apakah dia benar benar telah mengundurkan diri dari keramaian dania persilatan? Berapa tahun berselang. setelah dari tebing Koan jit peng Kit Hong Kiam Khek telah jatuh tak sadarkan diri. baik jago dari golongan putih maupun golongan hitam segera akan mengacungkan jempolnya bila menyinggung tentang Kit Hong Kiam Khek Wan Liang. apa sebabnya dia bisa berubah menjadi begitu mengenaskan dan menyedihkan? Dia sesungguhnya lagi menghindarkan diri dari apa? Sedang menantikan apa? Waktu itu.. . membalas sakit hati. Ketika Kit Hong Kiam Khek Wan Liang tersadar kembali dari pingsannya dan melihat si bocah kecil yang duduk disampingnya. akhirnya selembar jiwanya ditolong pula oleh bocah kecil itu. Ternyata lelaki setengah umur itu tak lain adalah Kit Hong Kiam Khek Wan Liang yang pernah menggetarkan seluruh dunia.. Tapi sekarang. seketika itu juga keinginan untuk hidup segera tumbuh dalam hatinya. makin terasing dari keramaian dunia. suasana semacam ini membuat pendekar itu merasa dirinya makin kesepian. Orang bilang: Siapa menanam kebaikan dia akan mendapat kebaikan Kit Hong Kiam Khek Wan Liang pernah menolong nyawa seorang bocah didalam sebuah hutan yang lebat.

Maka dari itu. Ternyata setelah sehat kembali. sebaliknya Suma Thian-yu. Bocah itu adalah putra dari Suma Tiong-yu. Suma Thian yu pernah bermaksud untuk belajar silat dari Kit Hong Kiam Khek Wan Liang namun permintaan itu ditolak olehnya. Kit-Hong-Kiam-kek Wan Liang merasa marah karena difitnah orang dan dikucilkan dari dunia persilatan. Kit Hong kiam Khek Wan Liang merasakan pukulan batin yang amat berat membuatnya berusaha untuk menghindarkan diri dari kenyataan. diapun berusaha menyembuhkan luka nya. Setelah beristirahat selama beberapa hari dibawah bukit Ciat thian Hong. si bocah itu telah kehilangan kedua orang tua nya dan tak punya tempat tinggal lagi. Berhubung kedua orang itu sama sama hidup sebatang kara maka timbul perasaan simpatik diantara kedua belah pihak. selain cerdik juga berbakat bagus. seorang pembesar setia dari Pemerintah asa itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. sering merasakan tersentuh hatinya dan sedih. lalu menitahkan kepada bocah itu untuk mengobatinya. oleh karena itu ia dapat melaksanakan perawatan yang baik untuk menyembuhkan luka dari lelaki tersebut. . Kit Hong Kiam Khek Wan Liang segera mengambil keputusan untuk mengajaknya melakukan perjalanan bersama. padahal penderitaan yang dialaminya masih jauh ketinggalan bila dibandingkan dengan apa yang diderita bocah kecil itu. sambil berusaha menghindarkan diri dari pengejaran Bi Kun Lun Siau Wie Goan.com/ Maka sambil memaksakan diri dia mengambil obat dari sakunya.

Tanpa terasa bayangan tubuh Siau Hu yong Chin Lan eng melintas kembali dalam benaknya. maka masa depannya menjadi hancur tak karuan.com/ Perlu diketahui. Setelah melewati sebuah gunung yang tinggi. Sumpah setianya masih mendengung dalam telinganya. sini dia merasa muak terhadap Segala macam perselisihan dau pembunuhan dalam dunia persilatan Mengingat apa yang telah dialaminya selama ini. semua kemurungan yang memenuhi dadanya selama inipun buyar mengikuti helaan napas tersebut." Dengan sedih dia menghela napas panjang. bukit Gi im hong masih tetap seperti dulu. kami benar-benar telah kembali kesini. senyumnya yang manis. . cinta kasihnya yang dalam serasa masih menyelimuti dadanya. tak heran kalau permintaan bocah itu di tolak tegas-tegas. tapi di. dan suaranya yang begitu merdu. . sudah tentu dia tak ingin menyaksikan bocah itu mengalami nasib yang sama seperti diri nya. .Tiraikasih Website http://kangzusi. angin berhembus kencang membuat suasana amat mengerikan. didepan sanalah bukit Gi Im Hong masih ingatkah kau? Enam tahun berselang aku pernah memberitahukan kepadamu dikemudian hari aku akan mengajaknya berdiam dibukit ini tak kusangka enam tahun kemudian. terbuai oleh lamunan nya yang indah.lama sekali Kit Hong Kiam khek Wan Liang memperhatikan bukit tersebut. selama hidupnya Kit Hong Kiam khek Wan Liang selalu terbenam dalam ilmu silat. Waktu malam sudah kelam. wajahnya yang menawan. tanpa terasa Wan Liang menjadi melamun. akhirnya dia bergumam lagi kepada si kuda Siau-hek "Sudah sampai siau Hek. didepan muncul sebuah bukit kecil yang diliputi kabut tebal.

waktu itu mereka telah bekerja keras hampir sebulan lamanya untuk mendandani gua itu. tanpa terasa dengan gigi beradu pintanya kepada Wan Liang. Tiba didepan gua. .com/ Hingga burung gagak berbunyi memecahkan kesunyian.mereka sekarang adalah mereka berdua. .Tiraikasih Website http://kangzusi. bahkan menyiapkan pula alat perlengkapan rumah tangga sebagai tempat mereka berdiam dikemudian hari. Gua itu ditemukan Kit Hong Kiam Khek Wan Liang pada enam tahun berselang. andaikata yang masuk kedalam rumah. puncak itu menjulang tinggi ke angkasa dikelilingi banyak bukit lainnya. ia baru tersadar dari lamunannya Puncak Gi Im Hong terletak dalam propinsi Oulam dalam deretan pegunungan Kil ih san. "Rumah" dari Kit Hong Kiam Khek Wan Liang terletak dipunggung bukit terjal tersebut. tentu indah sekali suasananya ketika itu. semua benda yang berada disana hanya akan membangkitkan kenangan dan kesedihan di dalam hatinya saja. Yaa. lamat lamat Wan Liang mengendus bau harum tubuh dari kekasihnya. yang datang kembali ke gua hanya seorang pendekar pedang yang murung dan sedih. perubahan manusia sukar diduga siapa sangka enam tahun kemudian. ternyata ia tak berani masuk kedalam. yaitu didalam sebuah gua kuno yang dikelilingi oleh semak belukar. ketika ia sedang menemani Siau hu yong Chin San eng berpesiar ketempat itu. Tapi.Angin gunung berhembus kencang membuat Yu ji merasa kedinginan setengah mati. . siapakah yang dapat menduga perubahan nasib yang bakal menimpa dirinya ? Kit Hong Kiam Khek Wan Liang dengan mengajak Yu Ji dan kuda kurus menuju kedepan gua.

ia melirik sekejap kearah Yu ji. Kit Hong Kiam Khek Wan Liang segera menurunkan Suma Thian yu keatas tanah. Ruangan gua itu sangat luas. dia membopong bocah itu masuk kedalam gua. dia cepat memburu kedalam ruangan dan mengintip dengan rasa ingin tahu Tampak Kit Hong Kiam Khek sedang berdiri termangu memegang sebuah kotak kayu yang berukir indah. aku kedinginan. setelah melalui gerbang. mereka melewati sebuah lorong yang panjang satu kaki. kemudian melangkah masuk kedalam pintu sebelah kanan. dengan cepat ia menemukan tombol rahasia pembuka pintu. Dengan perasaan hati yang kecut Wan Liang segera membawanya melompat turun dari atas kuda. Baru saja melangkah maju setengah tindak. didalam terdapat ruangan-ruangan gua yang terang benderang. pada langit-langit gua itu penuh terdapat mutiara yang digunakan sebagai alat penerang. benar juga ia telah mengkerut menjadi satu dan gemetar tiada hentinya. .com/ "Paman. setelah mengikat kudanya didahan pohon. matanya mendelong sementara tangannya yang memegang kotak tersebut gemetar tiada hentinya.Tiraikasih Website http://kangzusi. Kit Hong Kiam Khek Wan Liang baru tersentak bangun dari lamunannya. mendadak ia menjerit tertahan dengan penuh lain kaget: "Haaaah?" Seperti orang kalap ia menerjang masuk keruang dalam. Suma Thian yu dibikin tertegun oleh tindak tanduknya yang aneh itu. bagaimana kalau kita imasuk untuk beristirahat ?" Mendengar perkataan itu.

ia baru membuka kotak itu. ternyata didalamnya berisi secarik kertas. . . membuat Yu ji yang berada didepan pintu pun merasakan sukmanya serasa melayang meninggalkan tubuh." Dalam gelak tawa yang amat keras itulah segenap amarah dan rasa bencinya dilampiaskan keluar.. Pewaris muda Bu Tong Pay DAN tiba-tiba suara tertawanya berhenti. seperti orang tertawa dan juga bagai orang menangis seperti berteriak. .. watakmu memang watak lonte. melihat orang lain lantas tertarik.. bukan cuma menyia nyiakanku.aku justru tak akan mampus. membanting kotak kayu itu ketanah dan menyumpah dengan penuh kegusaran: "Perempuan lonte. bulu kuduknya pada bangun berdiri. membuat tiap orang yang sempat mendengarkan suara tertawanya itu menjadi bergidik.. Dalam waktu singkat seluruh cahaya dalam gua itu bagaikan bergoncang keras. bibir gemetar keras dan mata melotot besar.com/ Lama kemudian.haa ha ha haa. tangan kakinya gemetar keras. ..Tiraikasih Website http://kangzusi. lihat saja nanti. akhirnya dia merobek robek kertas itu. seperti sebuah bola yang kehabisan udara tiba-tiba dia menjatuhkan diri diatas meja dan menangis tersedu sedu. suaranya mengerikan sekali. kamu benar benar perempuan lonte yang tidak tahu malu. Hmm! Kau perempuan berhati busuk seperti ular beracun. seperti ada gempa bumi yang tiba tiba melanda tempat itu. kaupun memaki aku ... lalu seperti monyet yang berpekik. . kau anggap perbuatanmu itu akan membuatku marah dan mampus? Haaahhh ... Dengan wajah pucat. Jilid 2. lama sekali Kit Hong kiam khek Wan Liang tertegun. Yu-ji.

dengan cepat ia letakkan kembali giok bei yang dipunggutnya ketempat semula. kemudian Siap meninggalkan tempat itu. Dalam pada itu." Suma Thian-yu benar benar dibikin pusing dan tak habis mengerti oleh sikap pamannya yang luar biasa itu. namun tidak mengurangi kecemerlanganannya yang asli. aku percaya. Wan Liang segera berseru kembali: "Apa yang kau sangsikan lagi. bawalah. Hawa amarah yang selama ini mencekam perasaannya mendadak saja meledak dengan suara menggelegar bentaknya keras-keras: "Yu ji. waktu dapat mengobati luka paman yang sudah parah ini. kembali dia menghela napas. dari sini dapat diketahui betapa rumitnya pertentangan batin yang sedang melanda didalam hati. Sampai lama kemudian Wan Liang baru menghentikan tangisnya dan mendongakkan kepala. jangan pungut benda itu!" Suma Thian yu amat terkejut.Tiraikasih Website http://kangzusi. kemarahan kit hong kiam kek Wan Liang telah mereda. untuk sesaat dia tak tahu harus memungut benda itu atau jangan. pelan-pelan dia berkata lagi: "Yu ji. Yu ji. Melihat kejadian itu. Biarpun diatasnya telah bertambah dengan sebuah bekas retakan. ambil benda itu! Ia menandakan hati paman telah retak.com/ Dalam waktu singkat rasa gusar yang membara kini berubah menjadi keheningan dan kesedihan. merah padam wajahnya karena jengah. sekalipun ku utarakan hal yang sesungguhnya belum tentu kau akan mengerti. kau masih muda. kebetulan ia saksikan Suma Thian yu sedang berjongkok hendak memungut giok bei retak yang melompat keluar dalam kotak kayu itu. biarkan waktu yang menjelaskan kesemuanya ini kepadamu!” Seusai berkata. sekarang tak akan kau pahami keadaan tersebut. Berapa banyak yang diketahui Suma thian yu? Dalam benaknya yang .

sambil di angsurkan ke tangan Suma Thian yu katanya: “Untuk sementara waktu makanlah rangsum kering ini untuk menahan lapar. diatas dinding yang dibelakang tubuhmu terdapat mata air yang agak dingin airnya. lebih baik kumurkan dulu dimulut.Tiraikasih Website http://kangzusi. sekalipun diatasnya diliputi kesedihan dan awan gelap namun cahaya aslinya masih tetap bersinar terang. tanpa terasa keningnya berkerut dan agak lama dia ragu untuk memakannya. kalau menginginkan air. Yu ji amar menyukainya. tentu saja ia tak tahu kalau dibalik mainan giok bei itu sebenarnya tersimpan suatu kenangan yang indah juga memedihkan hati.!” Suma Thian yu mengiakan. maka tanpa berpikir panjang lagi ia segera menggigitnya. jangan diminum sekaligus. mendengar namanya pun belum pernah. Tapi. Wan Liang berjalan kesamping Siau Hek. Pelan-pelan kit hong kiam kek berjalan keluar. kemudian baru ditelan kalau tidak. ketika ia teringat disampingnya berdiri si paman berwatak aneh yang sedang mengawasi gerak geriknya. ternyata yang dimaksudkan sebagai rangsum kering adalah kerak nasi yang mengeras bagai batu. Suma Thian yu tidak sangsi lagi. ditatapnya Suma Thian yu sekejap. jangankan melihat bentuknya. dari dalam kantung kulitnya ia mengeluarkan sebungkus rangsum kering.com/ masih polos dia merasa bahwa mainan giok bei yang terletak ditanah itu sangat indah.." Suma Thian yu segera membuka bungkusan kertas itu. dengan sangat berhati-hati ia memungut benda itu dari atas tanah lalu menyimpannya kedalam saku. Sebab kalau dia ragu. badanmu bisa tak tahan. . kemudian tegurnya: 'Kau sudah lapar? Apakah ter biasa makan rangsum kering?" "Ehmm. meski diatasnya telah bertambah dengan sebuah celah yang cukup dalam. padahal dia tak tahu apa yang disebut rangsum kering. berarti memberitahukan kepada paman itu kalau dia bukan seorang anak yang tahan uji.

” Kit hong kiam kek Wan Liang memeluk tubuh suma Thian yu erat erat.. kit hong kiam kek Wan Liang mengawasi terus gera-gerik bocah itu. sampai lama. Ketika Yu ji mendongakkan kepalanya dan menemukan senyuman menghiasi wajah paman nya. sekulum senyuman segar menghiasi wajahnya. katanya kemudian dengan suara parau.?" ..... kau memang hebat sekali. bersediakah kau untuk mempelajarinya. Eeehmm. dia bergumam lirih. Semenjak berkenalan dengan pamannya.Tiraikasih Website http://kangzusi.” Sewaktu mengucapkan perkataan itu. paman akan mengajarkan semacam sim hoat tenaga dalam untuk mengusir hawa dingin.. baru pertama kali ini dia menyaksikan orang itu tertawa. saking terharunya dia sampai tak sanggup mengucapkan sepatah katapun.com/ Begitulah. kau masih kedinginan?” "Masih sedikit. "Yu ji. dia menjadi tertegun. kau . sambil membelai tubah Yu ji. tanpa terasa ia lantas menubruk kedalam pelukan Kit hong kiam kek Wan Liang sambil berseru: "Paman.. dengan usiamu begitu muda. masa depan mu pasti cemerlang. ternyata kau begitu ulet.. lama sekali. saking terharunya air matanya jatuh bercucuran.enak sekali rasanya. paman" "Selewatnya berapa hari. malah sambil makan dia berkata.? Sejak permulaan hingga sekarang. tahan uji dan mempunyai semangat besar untuk mengendalikan diri. mengapa kau tidak turut makan. segera pikirnya: "Ternyata paman bukan orang yang menakutkan! senyuman itu begitu ramah dan menawan hati" Berpikir sampai disitu.. “Nak. setelah menggigit sepotong dia memakanrnya dengan lagak seakan-akan enak. paman. melihat keuletan sibocah tersebut..

Buru-buru dia berseru lagi: “Yu ji ingin terbang. dirabanya tulang badan sekujur badannya.. dengan wajah berseri segera sahutnya: "Sungguh paman? Ohh. sambil tertawa getir ujarnya: “Bukan. diamatinya Yu ji beberapa saat. bagaimana mungkin kualami nasib yang tragis seperti apa yang kualami sekarang. aku hanya akan mengajarkan tenaga dalam saja untuk mengusir hawa dingin" "Mengapa?” Sejak mengetahui kalau pamannya dapat terbang. Aaaai..Tiraikasih Website http://kangzusi. terbang ke angkasa dengan bebas. Suma Thian yu merasa kagum sekali. "aku tidak ber¬harap kaupun mengikut jejak hidup dari paman. kau betul-betul sangat baik kepadaku. bukan begitu. kembali dia menggelengkan kepalanya berulang kali sambil melanjutkan: .. “Tapi. hidup bahagia. maka betapa kecewanya dia setelah mengetahui kalau pamannya tidak berhasrat untuk mewariskan kepandaian tersebut bepadanya. waktu itu kalau paman tidak belajar silat. lalu berguman. paman.com/ Mendengar kabar itu. kalau kuterangkan sekarang mungkin kau belum dapat memahaminya. mengapa pula aku harus menyia-nyiakan bakat yang begini baiknya untuk berlatih silat?” Tapi setelah termenung beberapa saat. Suma Thian yu menjadi girang setengah mati... tak kusangka kalau paman bersedia mengajarkan kepandaian ilmu silat kepadaku" Kit hong kiam kek wan Liang mengelengkan kepalanya berulang kali. mengapa paman tidak bersedia mengajarkannya kepadaku?" "Anak baik" kata Kit hong kiam kek wan Liang sambil menghela napas. mengapa pula aku harus menyeret mu untuk terjun pula kedunia seperti ini?” Berbicara sampai disitu. untuk menyesalpun sudah tak sempat lagi buat paman.

dalam keadaan begitu. Kembali Kit hong kiam kek Wan Liang berkata: "Jangan banyak curiga. sejak dahulu aku telah merebut gelar Congkoan. apa yang sedang kau katakan?” "Ahh.com/ "Tidak. lebih baik pergi-beristirahat lebih dulu" .. hanya saja Yu ji merasa malas untuk mempelajarinya. aku tak bisa berbuat demikian hal ini harus disalahkan apa sebabnya aku bisa menerima nasib setragis ini" Dengan kebingungan Suma thian yu memandang tingkah laku Wan Liang yang sangat aneh.Tiraikasih Website http://kangzusi. malam ini kau boleh berada bersama paman.. "aku rasa lebih baik pu satkan saja semua pikiianmu untuk memperoleh kesuksesan dibidang satra. sukakah kau akan pangkat tinggi?" Suma Thian yu segera menggelengkan kepalanya berulang kali. padahal dia sendiri pun tidak begitu mengerti apa yang dimaksudkan dengan sastra. kau anggap paman tidak mengeri akan Su siu ngo keng?" "Tidak. menjadi pembesar yang berpangkat tinggi. waktu sudah tidak pagi.. dikemudian hari kau bisa menyamai ayahmu. andaikata paman bersedia melepaskan ilmu silat untuk mengejar bidang sastra. tidak bebas. dengan perasaan apa boleh buat dia melanjutakan. dan apa pula yang dimaksudkan dengan ilmu silat. aku lihat kaupun sudah cukup lelah.tidak" Kit hong kiam kek Wan liang menyambut. tidak. sebab kehidupan semacam itu terlampau terikat. Yu ji bukan berpendapat demikian. tak tahu apa yang meski dijawab...." "Sekarang. perasaan yang bersembunyi didalam hatinya berbicara bahwa dia enggan menjadi pembesar. bayangkan saja. Walau demikian. bagaimana mungkin dia bisa menentukan pilihannya untuk menjawab. kemudian tanyanya dengan tercengang: Paman.

benar”. wahai Siau wi goan. tak selang beberapa lama kemudian pekerjaan mereka untuk memindahkan pintu gua tersebut dapat berjalan dengan lancar. dia saksikan Kit hong klam kek wan Liang sedang berjalan masuk sambil menenteng pedang. ketika Suma Thian yu terbangun dari tidurnya. Baru tiba dimulut gua. dia melanjutkan. mana paman akan meninggalkan dirimu seorang diri? Di sini adalah rumah ku. Yu ji mengira kau sudah pergi meninggalkan tempat ini!" Kit hong kiam kek wan Liang segera tersenyum. Sambil menepuk-nepuk bajunya membersihkan dari debu. cepat-cepat bocah itu bangun sambil lari keluar. “Anak bodoh. ia tidak menemukan pamannya berada dalam kamar. Tempat ini adalah rumah kita. dikemudian hari kaupun tak boleh malas tidur terus. sekali pun kau lebih licikpun tak akan berhasil menemukan aku Wan Liang!" . mengapa tanpa sebab aku harus pergi meninggalkan tempat ini?" “Yaa." apakah setiap hari kau tentu akan bangun tidur sepagi ini?" "Ehmm. "Mari kita perbaiki sedikit pintu luar gua ini. hal ini akan beres" Dengan kecerdasan dan ilmu silat yang dimiliki Kit hong kiam kek. Dengan suara keras Yu ji segera berteriak.Tiraikasih Website http://kangzusi. Wan Liang berkata dengan penuh rasa percaya pada diri sendiri: "Siau wi goan. udara pagi membantu manusia untuk menyehatkan badan. daripada membiarkan orang jahat berha¬sil memasuki tempat ini” "Bagaimana cara memperbaikinya?" "Sederhana sekali. pagi benar kau sudah bangun. "Paman.com/ Keesokan harinya. lalu membuka pintu gua yang lain. paman. sekarang merupakan ruman kita. setiap pagi harus bangun iebih awal lagi" Setelah berhenti sejenak. asal kita sumbat pintu gua yang pertama.

Tiraikasih Website http://kangzusi. tapi kau harus ingat dengan pesan paman. Dalam waktu singkat. terutama sekali udara disitu memang berjalan lancar. bukan saja Kit hong kiam kek Wan Liang telah mewariskan tenaga dalamnya kepada Yu ji. jangan membiarkan jejak kita diketahui orang. boleh dibilang tempat itu tidak cocok untuk dihuni manusia maupun binatang. kecuali mempunyai dasar tenaga dalam yang kuat. selanjutnya kau pun tak boleh bermain-main disini. "kalau tidak bermain di sini. lagi pula diapun mengeluarkan empat butir pil Ku goan cing wan yang selama ini dianggapnya sebagai mestika yang melebihi nyawa sendiri untuk Yu ji telan. sebab dia cukup menyadari bahwa watak pamannya ini aneh sekali. Setelah lewat beberapa bulan lamanya. tiga tahun sudah berlalu tanpa terasa. mengerti?" "Mengapa?" dengan perasaan tak mengerti dia membelalakan matanya lebar-lebar dan bertanya keheranan. Oleh karena itu. “Yu ji. terutama sekali ditempat ketinggian puncak Gi im hong di bukit Kiu ih san.com/ Kemudian kepada Yu ji yang berada disampingnya dia berpesan. Yu ji hanya pandai ilmu sastra dan ilmu sejarah. disitu merupakan gua bagian belakang. didepan gua adalah hutan bambu yang amat luas. bahkan membantunya pula untuk menembusi jalan darah penting dalam tubuhnya. aku harus bermain dimana?" “Masuk keluar lewat pintu belakang. tubuh Suma Thian yu yang lemah kini menjadi kekar dan kuat. Malam musim gugur adalah malam yang dingin. bermainlah disitu. pagi hari kalau kau suka bermain. karena selain . sekali salah bertanya bisa jadi akan mengakibatkan datangnya dampratan atau teguran marah. mengerti?” Suma Thian yu masih tidak habis mengerti tapi dia tak berani bertanya lebih jauh.

Mungkin inilah yang dinamakan takdir. Bagaikan pencuri saja. tiap kali berhasil menyadap suatu jurus pedang pada malam harinya. seluruh jurus pedang Kit hong kiam hoat yang paling diandalkan oleh Kit hong kiam kek Wan Liang telah ber hasil dicuri semua oleh Suma Thian yu. setiap kali keluar dari guanya. Padahal didalam kenyataannya usaha Kit hong kiam kek Wan Liang hanya sia-sia belaka sebab setiap kau dia keluar untuk berlatih pedangnya.com/ kepandaian itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. Pada dasarnya Suma Thian yu adalah seorang bocah yang cerdik dan mempunyai bakat bagus untuk belajar silat. dalam kenyataanya Kit hong kiam kek sendiri sama sekali tidak memahami akan rahasia tersebut. bila tidak menemukan manusia yang mencurigakan. kemudia dia akan lari kebelakang sebuah batu besar. maka dipagi harinya kemudian ia mencoba untuk melatih diri. Kit hong kiam kek Wan Liang tidak mengajarkan ilmu pedang kepadanya. mengambil sebuah pedang yang terbuat dari bambu dan melatih diri dengan amat tekun. Meski begitu. suma Thian yu selalu mengintip secara diam-diam dan menyerap kepandaian tersebut sedikit demi sedikit. Suma Thian yu selalu berpaling dengan curiga untuk memperhatikan apakah pamannya Wan Liang membuntuti atau tidak. ia harus kabur keluar dari gua secepat cepatnya menuju kehutan bambu. bila takdir menghendaki demikian. dia pun mempunyai ingatan yang luar biasa. dia selalu menuruti pesan dari Wan Liang untuk mgmeriksa dahulu sekeliling tempat itu. Dalam dua tahun saja. . siapakah yang bisa membantahnya lagi? Suatu hari Suma Thian yu bermain main seorang diri ke dalam hutan bambu diluar gua.

ketika mencapai pada puncaknya. mana mungkin hal ini dapat dilakukan? Setiap kali melatih diri.. Tatkala dia selesai berlatih dan baru saja akan kembali kedalam gua.Tiraikasih Website http://kangzusi. muka diapun menggunakan waktu yang paling baik untuk melakukan penyelidikan kemudian melatih ilmu pedang curiaannya itu bersungguh-sungguh. seandainya dia tidak berbakat bagus. Suma thian yu mulai melatih ilmu pedang Kit hong kiam hoatnya dari awal sampai akhir. Hari ini Suma thian yu keluar dari guanya itu jauh lebih itu. Seorang bocah cilik yang berusia delapan tahun ternyata sanggup membawakan ilmu Pedang kit hong kiam hoat yang pernah mengemparkan dunia persilatan itu dengan begitu hafal dan matang.com/ Setelah pedang bambu ada ditangan. dia mengira jejaknya ketahuan pamannya. dengan cepat dia berpaling kebelakang. ada kalanya dia membuat garis-garis ditanah untuk memecahkan perubahan jurus serangannya. mendadak dari belakang tubuhnya terdengar suara seseorang yang serak tua sedang memuji: “Ilmu pedang bagus! Ilmu pedang bagus! Betul-betul luar biasa sekali.. hampir saja seluruh bayangan tubuhnya lenyap dari pandangan mata." Mendengar teguran itu... sebentar menyerang sebentar bertahan sebentar meninggi sebentar merendah. semua jurus serangan dirangkaikan menjadi satu dan menyerangnya dengan kecepatan tinggi. dalam gua tak ada persoalan yang harus dikerjakan. setelah itu garis.. Suma Thian yu menjadi tertegun. Semangat dan keuletan semacam ini betul-betul sesuatu yang luar biasa sekali. . Suma Thian yu selalu akan termenung sampai lama sekali.garis itu akan dihapus dengan kaki dan mulai berlatih lagi agak awal.

kemarilah.. Tampak kakek itu memakai baju pendeta yang berwarna abu-abu. jangan-jangan di sini ada setannya.. hawa dingin pun segera menyerang ke dalam ulu hatinya... “Mungkinkah aku telah salah mendengar? Aaaaah. aku berada disini!” suara yang parau tua itu kembali berkumandang datang. Mendengar seruan tersebut. dia baru bisa menegur. ketika berkibar terhembus angin kelihatan menambah kewibawaannya. tak sadar Suma Thian yu berjalan mendekatinya. dengan cepat Suma Thian yu berpaling tapi dengan cepat dia menjerit kaget: "Aahh!” Ternyata diatas batu cadas raksasa itu. tak nampak sesosok bayangan manusia pun berada disana. tidak mungkin aku salah mendengar. Siapakah kau orang tua?" Dengan ramah kakek itu mengape kearahnya lalu ujarnya sambil tersenyum manis: “Mari. Sampai lama sekali. tanpa terasa bulu kuduknya pada bangun berdiri. ternyata hutan itu sepi dan kosong. "Bocah. jenggotnya sepanjang dada. tapi dia masih tetap berdiri termangu disitu sambil mengawasi dengan mulut melongo. tapi sepasang matanya masih menampikkan sorot mata takut.." Teringat akan setan. tidak mungkin. meski dia merasa kakek itu ramah dan amat simpatik.com/ Tapi dengan cepat dia merasa terkejut.. kau tak usah takut bocah!” Seakan akan mempunyai suatu daya pengaruh yang besar tak terbantahkan. Suma Thian yu segera tertarik oleh kelihaian yang mengagumkan itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. entah sejak kapan telah duduk seorang kakek yang amat gagah. .aaah. kalau tidak..

Tiraikasih Website http://kangzusi.. Yu ji menjawab. “Bocah. hal mana boleh dibilang sesuatu yang luar biasa. tanpa terasa merah padam selembar wajahnya karena jengah. dengan usiamu yang begitu muda tapi tekun melatih diri. bagaimana mungkin dia dapat berterus terang kepada orang lain? Melihat bocah itu ragu-ragu untuk menjawab. kau bisa mencuri belajar demi kepentingan pribadi.. “Aku bernama Suma Thian yu.......tak usah malu. Kembali kakek berambut putih itu berkata: “Bocah. dia menyambung kata–katanya lebih jauh: "Aku sudah semenjak tiga hari berselang memperhatikan gerak gerikmu. Tiba-tiba dia merasa rikuh untuk mengatakanya keluar. Suma Thian yu merasakan hatinya bergetar keras. dengan usiamu yang begitu muda... haaahhh. "Haaahhh. siapakah namamu? Darimana kau pelajari ilmu pedang tersebut?" Dengan hormat sekali Suma Thian yu menjawab. ilmu pedang ini.com/ Dengan cepat kakek berambut putih menjulurkan tangannya untuk membelai rambut Suma Thian yu. tiada sesuatu yang perlu dijengahkan. juga menunjukkan hasratmu untuk maju” Mendengar perkatan itu. dikemudian hari kau pasti akan berhasil dengan sukses" . tanpa terasa dia menundukkan kepalanya rendah-rendah. kau tahu sudah berapa lama aku datang kemari? Ketika di tunggunya sebentar dan tidak melihat. yaa. haahhh. lalu sambil tertawa katanya. bagaimanapun juga kepandaian tersebut diperoleh dengan jalan mencuri. segera pikirnya: Darimana dia bisa tahu kalau aku belajar dengan mencuri? Jangan-jangan dia adalah dewa?” Berpikir sampai disitu.. semua persoalanmu cukup kupahami. kakek berambut putih itu segera tertawa terbahak-bahak.

. “Dapat. apa yang kau lakukan memang benar. sambil tertawa dia lantas manggut-manggut. "jangan takut.. "bocah.. aku bu kan orang jahat. "Bocah.. Tampak kakek itu bisa memahami maksud hati diri Yu ji. aku dapat. dia hanya merasakan kakek ini terlampau misterius.. tanpa terasa timbul rasa hormatnya kepada kakek itu. .com/ Dengan mulut membungkam Suma Thian yu mendengar perkataan itu tanpa berbicara. inginkah kau untuk mempelajari ilmu silat yang luar biasa?" mendadak kakek itu mengalihkan pokok pembicaraannya ke soal lain.” “Dapatkah kau hidup menderita?" tanya si kakek lebih jauh. "Bagus sekali!. tak sepatah katapun yang diutarakan keluar dari mulutnya. aku cukup memahami maksud hatimu itu.. tak mau menjawab tak apalah” kakek berambut putih itu tertwa terbahak-bahak dan mengganguk memuji.Tiraikasih Website http://kangzusi.. aku tak dapat menyalahkan dirimu" Setelah mendengar perkataan dari kakek itu." “. beritahu kepadaku. "Ingin. Yu ji segera mendongakkan kepalanya memandang ke arah kakek itu dengan pandang menyesal.. Suma Thian yu merasa semakin rikuh sehing¬ga selembar wajahnya berubah menjadi merah padam seperti kepiting rebus. pada hakekatnya seperti dewa dalam dongeng.. siapakah orang yang berdiam bersamamu didalam gua itu!” tanya si kakek lebih jauh. "Bocah." dengan cepat Suma Thian yu menggelengkan kepalanya berulang kali tanpa menjawab. apakah kau orang tua bersedia memberi pelajaran ilmu silat padaku?” Kakek berambut putih itu segera tertawa terbahak-bahak. bagus sekali... sorot mata itu seakanakan sedang memberi-tahukan kepada si kakek bahwa dia tak dapat menjawab sejujurnya.. kau tak usah berbicara lagi.

"Kalau begitu. mana mungkin aku bisa memberi pelajaran Kepadamu.. . Tampaknya dikala dia menganggukan ke¬palanya tadi... Yu ji menjadi tertegun. sementara benaknya masih dipenuhi oleh semua gerak-gerik. tapi ingat jangan kau ceritakan pertemuan kita pada hari ini kepada siapun. lalu dengan keheranan dia bertanya. dia tak tahu kakek berambut putih tadi seorang kawan atau lawan..com/ "Haah. Rupanya sikakek berambut putih yang semula berada didepan matanya itu kini sydah lenyap tak berbekas.Tiraikasih Website http://kangzusi. Dengan termangu-mangu Suma Thian yu memandang ketempat kejauhan sana.. termasuk orang dalam gua itu. serta setiap patah kata yang dilakukan kakek itu. tingkah laku. mengerti?" “Yu ji turut perintah" dengan hormat sekali Suma Thian yu segera membungkukan badannya memberi hormat." Belum habis dia berkata..haah. Tanpa terasa Suma Thian yu menjadi agak takut. lagipula akupun tak tahu harus menggunakan kepandaian apa saja untuk memberi pelajaran Kepadamu!" Mendengar jawaban tersebut. sedemikian cepat gerakan tubuh nya sehingga sukar rasanya untuk di percayai. Siapa tahu ketika mendongakkan kepalanya lagi. bocah itu segera menjerit kaget.tulang belulang lohu sudah hampir mengering... kakek berambut putih itu sudah menukas kembali: "Besok pagi kau boleh datanglagi kesini.. kakek itu sudah pergi meninggalkan tempat itu. Dalam hati kecilnya mulai diliputi perasaan curiga. seakan-akan si kakek itu sudah tahu kalau orang yang menghuni didalam gua itu adalah Kit hong kiam kek Wan Liang. terutama sekali kata sikakek menjelang kepergiannya tadi.

Yaa. waktu terasa berlalu dengan begitu cepat. Bagian Kedua MUSIM panas kembali telah menjelang tiba. Cuma sekarang dia sudah bukan Yu ji yang dulu. kini Suma Thian yu telah berubah jadi seorang pemuda tampan. Setiap pagi. dari seorang bocah yang manis. delapan tahun sudah lewat tanpa terasa. selalu muncul segulung cahaya pedang yang menyambar-nyambar. dari dalam hutan bambu disebelah barat puncak Gi im hong di bukit Kiu ih san. dan kepergiannya juga terlampau misterius. Cahaya tersebut dipancarkan dari pedang Suma Thian yu setiap kali dia melatih kepandal silatnya.com/ Dia hanya merasa bahwa kemunculan kakek berambut putih itu kelewat aneh. membuat Yu ji jadi termangu-mangu. dia orangtua telah berkata kalau hari ini kedatangannya akan sedikit terlambat” .Tiraikasih Website http://kangzusi. sambil menarik kembali pedang bambunya dia lantas bergumam: “Heran. Tatkala dia telah selesai melatih ilmu pedang Kit hong kiam hoat nya. siapakah dia? Siapakah kakek yang aneh itu? Mungkinkah dia adalah orang yang bermaksud jahat terhadap Kit hong kiam kek Wan Liang? Mungkinkah dia adalah seorang musuh paman nya yang sedang mengincar keselamatannya? Atau orang ia. lewat secara kebetulan saja? Atau mungkin dia memang benar-benar ada niat untuk memberi pelajaran ilmu silat kepadanya? Pelbagai ingatan yang berkecamuk dalam benaknya itu. "Siapakah dia?" tanpa terasa Suma Thian yu bergumam seorang diri. mengapa suhu belum juga datang? Aahh benar.

. kemudian setelah melihat kearah benda itu. apa lagi mendapat petunjuk dari guru yang pandai. tanpa terasa timbul sifat kekanak-kanakannya. Walaupun Suma Thian yu dibesarkan diatas gunung. tanpa memikirkan tentang ancaman mara bahaya lagi. pelanpelan dia berjalan keluar dari hutan bambu itu. benda kecil ini hanya mengagetkan hati ku saja. Delapan tahun melatih diri dengan tekun..com/ Sambil berkata dengan menentang pedang bambu. mendadak. Tatkala baru tiba ditepi hutan. sambil menekuk kaki kirinya dan menarik kebelakang secara tiba-tiba tubuhnya melesat ke belakang dengan gerakan datar. "Sreeett” setitikk cahaya emas menyambar kearahnya dari depan sana... ilmu meringankan tubuh yang dimiliki Suma Thian yu sekarang boleh dibilang sudah mencapai tingkatan yang luar biasa sekali. tapi baru pertama kali ini dia saksikan ular kecil seindah ini. Suma thian yu menjadi amat terperanjat. dengan cepat dia sadar kalau telah berjumpa dengan musuh tangguh.. orang pasti akan mengiranya sekeping emas. dia segera melakukan pengejaran dari belakang. "Aaaah..Tiraikasih Website http://kangzusi. cepat-cepat ia melarikan diri keluar hutan. pikirnya dengan geli. panjangnya kurang lebih satu depa dan seluruh badannya memancarkan cahaya emas seandainya ular itu tak bergerak di tanah. tatkala ular emas itu menyaksikan Suma thian yu dapat menggegos seranggannya dengan gampang dan sedikitpun tidak gugup. . Tampak tubuhnya melejit ketengah udara lalu mengejar dari belakang tubuh ular emas tersebut. aku masih mengira ada senjata rahasia yang di sambit datang" Ternyata benda kuning tersebut adalah ekor ular kecil yang berwarna kuning emas.

ular emas tadi telah menyusup masuK kebalik semak belukar. kuatir ular emas itu lari kedalam gua sehingga lebih sukar untuk menangkapnya. niscaya ular emas itu akan terbunuh. Maka kakinya lantas menjejak tanah. ia merasa kalau bisa ditangkap hidup-hidup.com/ Bagaikan dibelakang tubuhnya ada matanya. tapi dia tak tega berbuat begitu. kemudian menggelinding sejauh dua kaki lebih dari tempat semula dengan suatu gerakan yang amat cekatan. . mendadak dia melingkarkan tubuhnya menjadi satu hingga berbentuk gelang. Suma Thian yu yang menyaksikan kejadian itu menjadi amat gelisah. Tatkala Suma Thian yu menyaksikan mahluk kecil itu pandai sekali berkelit dan melarikan diri. Tindakannya ini sama sekali diluar dugaan Suma Thian yu. Maka selangkah demi selangkah dia mengejar terus dengan ketat. secepat kilat ular tadi menyusup kedalam semak belukar disamping gua tersebut. Sebenarnya asal dia sambit binatang itu dengan batu. sudah pasti makhluk kecil itu merupakan kawan bermain yang menyenangkan. Akhirnya ular berwarna emas itu telah lari menuju kedepan sebuah gua. ternyata ular emas itupun merasa kalau Suma Thian yu sedang mengejar dirinya. kemudian seluruh tubuhnya melambung ketengah udara bagaikan anak panah yang terlepas dari busurnya dia menerjang kearah mana ular emas itu melarikan diri. Si ular emas itupun cukup licik. ternyata ia melejitkan tubuhnya lalu sambil membabatkan ekornya ketanah. keadaan sudah terlambat.Tiraikasih Website http://kangzusi. timbul perasaan ingin tahu dan gembira nya didalam hati dia merasa semakin tertarik dengan binatang tersebut. maka ketika ia menyadari akan hal ini.

sebenarnya saya hanya ingin mengajakmu bermain. keadaan dalam gua itu gelap gulita dan terasa menyiarkan bau amis yang menusuk hidung. tanpa ragu-ragu lagi dia berjalan menuju ke depan gua. Semak yang lebat telah tumbuh diluar gua itu sehingga hampir saja menutupi seluruh gua tadi.. Mendadak satu ingatan melintas didalam benaknya. dalam anggapannya asal ular emas kecil itu masih bersembunyi disana. tapi melihat keadaan gua tersebut ia menjadi tertegun." Tapi pemuda itu enggan menyerah dengan begitu saja. bila kena kutemukan lagi dikemudian hari. Siapa tahu walapun sudah dibongkar sekian lama ternyata tiada hasilnya barang sedikitpun. namun bayangan tubuh dari ular emat tadi sudah lenyap tak berbekas.Tiraikasih Website http://kangzusi. lalu gumamnya. Suma Thian yu segera memandang sekejap kedalam gua. siapa tahu kau ketakutan. betapapun besarnya nyali Suma Thian yu.com/ Buru-buru Suma Thian yu melayang turun keatas tanah dan memeriksa sekeliling semak tersebut. Jangan-jangan dia kabur kedalam gua? Berpikir sampai disitu.. niscaya dia akan kabur keluar. menengok dari luar. Akhirnya dengan gemas bercampur dongkol didepakdepakan kakinya keatas tanah sambil menghela napas. dengan cepat dia mengambil sebatang ranting pohon dan menghantam kesana kemari di sekeliling semak tersebut. akhirnya dengan hati mendongkol dia mema tahkan ranting pohon tersebut sembari menyumpah. dia menjadi . Dalam keadaan demikian. pasti tak akan kuampuni dirimu. tak urung hatinya agak keder juga. "Benar-benar seekor binatang yang licik. “Ingat saja”.

dengan girang serunya kemudian: "Aaah. Tindakannya ini bukan khusus untuk membuat terangnya suasana dalam gua saja. andaikata didalam gua tersembunyi binatang buas atau ular beracun. kali ini kau simakhluk kecil jangan harap bisa lolos lagi!" Tampak pedang bambunya diayunkan keatas semak didepan gua itu dengan sepenuh tenaga.Tiraikasih Website http://kangzusi. untuk menang¬kapnya kembali pun bukan suatu pekerjaan yang mudah. Mendadak ia menangkap suara rintihan yang sangat lemah berkumandang datang dari dalam gua itu. Mendadak dia seperti teringat akan sesuatu. dengan putus asa dia lantas memandang sekejap ke arah depan gua. depan gua itu menjadi rata dan suasana didalam gua itupun menjadi lebih terang. Dengan memberanikan diri Suma Thian yu lantas melangkah masuk kedalam gua itu. ternyata didalam gua tenang-tenang saja tanpa terjadinya suatu peristiwa. niscaya binatang-binatang itu sudah kabur keluar. seketika itu juga semua rumput dan ilalang sudah terpapas bersih. hal ini membuktikan kalau didalam gua itu memang tidak terdapat makhluk beracun atau binatang buas. bukankah tindakannya memasuki gua tersebut akan sangat membahayakan keselamatan jiwanya. suara tersebut . Seandainya dalam gua itu berdiam binatang buas atau ular beracun. apalagi setelah di injak-injak. tak selang berapa saat kemudian. apalagi kalau ular emas itu sudah terlanjur kabur. Tapi sudah sekian lama ia menunggu. Berpikir demikian. setelah terjadinya kegaduhan barusan. ada akal.com/ sangsi untuk me lanjutkan perjalanannya memasuki gua tersebut.

gua itu kosong melompong. Cahaya api yang berada ditangannya membuat suasana dalam gua itu menjadi terang. Anehnya. Mendadak Suma Thian yu menemukan dinding gua yang datar dan licin itu penuh didapati tonjolan-tonjolan serta lekukan-lekukan yang sangat aneh. untuk sesaat lamanya dia berdiri termangu disitu sambil termenung. namun tiada sesuatupun yang berhasil ditemukan. tapi darimana datangnya suara rintihan tersebut. semen-tara suara aneh tadi masih saja berkumandang tiada hentinya. hal ini merupakan bukti kalau tempat itu sudah lama tak pernah dijamah manusia sehingga udaranya lembab. Jika tiada benda. ketika ia mencoba memeriksa sekitar tempat itu. tapi oleh karena sudah ber¬usia lama hingga diatasnya sudah dilampiri oleh debu dan . Delapan tahun melatih diri dengan tekun tenaga dalam yang dimiliki Suma Thian yu sekarang telah membuat pemuda tersebut bisa memandang ditempat kegelapan. dia melanjutkan kembali perjalanannya memasuki gua itu. Maka dari dalam sakunya dia mengeluarkan korek api dan membuat alat penerangan yang diangkat keatas. tiada makhluk. darimana datangnya suara aneh itu? Tanpa terasa peristiwa ini membuat Suma Thian yu tidak habis mengerti. suara yang sangat aneh itu masih saja berkumandang datang dari dalam gua itu.com/ bagaikan rintihan kesakitan dari sejenis binatang. hatinya semakin keheranan ternyata di tempat itu tidak dijumpai apa-apa. kini dia sudah memperhatikan keadaan dalam gua. Bau apek didalam gua tersebut amat tebal. sudah jelas suara tersebut bukan suara manusia. tapi menurut dugaannya.Tiraikasih Website http://kangzusi. kemudian atas dorongan rasa ingin tahu yang tebal.

Tiraikasih Website http://kangzusi. Kejadian ini boleh dibilang merupakan suatu penemuan yang tak terduga. bau itu harum sekali. seperti bunga anggrek. dia seringkali mendengar suhu serta paman Wan nya membicarakan kejadian semacam ini. Buru-buru Suma Thian yu menggosoknya dengan tangan. Suma thian yu tahu kalau ukiran manusiadibuat oleh kepandaian silat yang maha sakti. mendadak terendus bau harum yang menyegarkan muncul dari balik gua itu. andaikata dia juga tahu kalau ular kecil berwarna emas itu merupakan raja ular yang paling beracun di didunia ini. Penemuan ini segera saja membuat pemuda itu kegirangan sampai lupa daratan. . sampai matipun dia tak akan berani untuk mengejarnya. seperti juga bau buah yang matang. tapi yang pasti bau harum tersebut membuat sekujur badannya segera segar kembali. buru-buru dia membersihkan dinding yang lain dari debu dan pasir. Dalam sekejap mata pula bau busuk yang semula menyelimuti gua itu tersapu lenyap hingga tak berbekas. Bentuk ukiran dari manusia-manusia itu ada yang berbentuk duduk atau berukir secara hidup dan indah. setelah pasiur dan debu itu hilang.. diatas dinding tersebut segera muncul sebuah ukiran berbentuk manusia. Selama delapan tahun terakhir ini.com/ pasir. sudah pasti disinilah seorang tokoh silat jaman dahulu kala meninggalkan ilmu silatnya. dan mungkin dia pun tak akan terpancing sampai di dalam gua kuno ini. seandainya tidak diperiksa dengan seksama sulit rasanya uniuk menemukan rahasia tersebut. setiap kali dia selesai membersih¬kan sebuah tonjolan maka muncul pula sebuah ukiran berbentuk manusia. Sementara dia sedang berdiri sambil memperhatikan bentuk gaya dari ukiran tersebut.

pada saat itulah suatu peristiwa aneh kembali terjadi di depan matanya. Dalam pada itu bahan penerangan yang di bawanya sudah hampir habis. Tampak olehnya rumput liar itu terbagi menjadi tiga daun. sebaliknya suara eneh yang kedengaran tadipun makin lama semakin bertambah nyaring. Siapa tahu. Tatkala sisa obor itu dibuang ke atas tanah. walaupun Yu ji telah menggeledah seluruh isi gua itu. bentuk daunnya seperti pedang dengan panjang sejari tangan. hal ini membuatnya semakin tertegun dan keheranan. sewaktu dia membungkukkkan badannya mendekati rumput liar tersebut. Tapi. warnanya merah darah. janganjangan bau harum tadi berasal dari rumput liar ini?". tiba-tiba saja ia temukan disudut dinding gua itu tumbuh sebatang rumput liar yang kecil dan pendek. Sejak kecil Suma Thian yu memang dipelajari nama dan bentuk pelbagai rumput dan tumbuhan aneh dari kit hong .Tiraikasih Website http://kangzusi. untuk sesaat lamanya Su¬ma Thian yu menjadi lupa dengan ukiran di atas dinding yang baru saja ditemukannya itu. Dengan langkah lebar dia lantas berjalan masuk kedalam gua menghampiri sumber dari suara aneh tersebut. dia lantas membuang sisa obornya ke tanah dengan harapan akan pergunakan sisa waktu yang amat sedikit itu untuk mengingat ingat gerakan aneh yang tertera diatas dinding. tanpa terasa ia teringat kembali dengan bau harum semerbak yang diendusnya tadi. Ternyata dugaannya memang benar.com/ Tapi suara aneh tadi bergema semakin nyaring daripada tadi. bau harum semerbak yang terendus makin menebal. alhasil dia tidak berhasil menemukan sesuatu apapun yang mencuri-gakan.

buru-buru dia duduk bersila sambil bersemadi. ternyata Suma Thian yu memetik selembar daun pedang tersebut dari tangkainya dan dien-dus dekat lubang hidungnya.. Kenyataan ini membuat Suma Thian yu semakin tercengang. Tak terlukiskan rasa kaget yang dialami Suma Thian yu. Dasar sifat kanak-kanakanya belum hilang.Tiraikasih Website http://kangzusi. pemuda itu segera merasakan tubuhnya seakan-akan terjerumus ke dalam gudang es yang dingin sekali. ternyata dia tidak mengetahui nama dari rumput aneh dijumpainya sekarang.com/ kiam kek Wan Liong. Baru saja ujung lidahnya menyentuh daun tersebut.. hal ini benar benar merupakan suatu tindakan yang patut disesalkan. rongga badannya terasa merekah besar. "Weees!" diiringi suara yang pelan. ia tahu tumbuhan aneh semacam ini merupakan suatu tumbuhan yang amat langka. ilmu Ciong . tiba-tiba saja daun tadi menjadi layu dan bau harumnya pun seketika itu juga lenyap tak berbekas. jika sisa yang tinggal dua lembar itu harus disia-siakan belaka. dia tak berani bertindak gegabah lagi. segulung cairan segar segera meleleh keluar lewat lidahnya masuk ke dalam perut. . Maka diapun membungkukkan badan dan menjilat daun berbentuk pedang itu dengan lidahnya. Seketika itu juga sekujur badannya gemetar keras. Siapa tahu. meski begitu. Bukankah daun itu masih segar sewaktu dipetik? Mengapa begitu tersentuh dengan tangannya lantas layu dan mati? Setelah mengalami pengalaman tersebut. apalagi ketika cairan tadi masuk ke dalam perutnya. menyianyiakan selembar daun yang di lakukannya barusan sudah merupakan pantangan yane besar. begitu daun tadi tersentuh oleh tangan Suma Thian yu. mendadak.

Dengan cepat pemuda itu tahu kalau ilmu Ciong goan sim hoat ajaran paman Wannya masih belum mampu untuk . Kali ini. dia segera merasakan sekujur badannya menjadi lebih enteng dan segar. dengan cepat ia sadar kalau benda yang dihisapnya adalah suatu benda yang amat langka. Hun sui. Kemudian setelah berhenti cukup lama didalam jalan darah Tham tiong hiat.com/ goan sim hoat ajaran Kit hong kiam kek Wan Liang segera dikerahkan untuk mengelilingi seluruh badannya. maka dengan kilat ia membungkukkan badannya lagi dan menempelkan lidahnya keatas daun terakhir yang masih tersisa. buru-buru dia memejamkan matanya untuk mengatur pernapasan. seluruh lidahnya kontan menjadi kaku bercampur gatal. seketika itu juga Yu ji merasakan perutnya seperti mau meledak. ki ciau dan Thim liong ki hiat. seketika itu juga terjadi suatu reaksi yang sangat hebat. Tak lama kemudian. Kian it. rasa sakit yang melilit perutnya tak terlukiskan dengan kata-kata. bukan saja membuat badannya saja bergetar keras.Tiraikasih Website http://kangzusi. lagipula memang berbakat alam. Tak lama kemudian hawa dingin tadi lenyap tak berbekas. Yu ji merasakan hawa panas menyengat sekujur badannya membuat peluh jatuh bercucuran menbasahi sekujur tubuhnya. aliran hawa panas itupun dengan melewati pusar bergerak naik keatas menuju Khi hay hiat. segulung cairan panas secepat kilat menerjang masuk melalui rongga mulut dan mengalir ke dalam perutnya. Dasar pemuda yang pintar. Begitu hawa panas tadi berjumpa dengan hawa dingin yang berada dalam perutnya. tatkala caiian tersebut masuk kedalam tubuhnya. semua penderitaan yang dialaminya itu telah hilang tak berbekas. lalu seperti seekor tikus yang terjang kesana terjang kemari secara beruntun menembusi jalan darah Im ciau.

Maka dengan cepat dia mencoba untuk menggabungkan ilmu Hu siang sin kang ajaran dari kakek berambut putih itu dengan kepandaian ajaran paman Wannya. padam. tinggal sisa cahaya kuning yang redup tapi suasana dalam gua itu justru terasa makin terang benderang. dia merasakan tubuhnya sangat enteng sekali seperti tak berbobot lagi. gempa bumi!" Bagaikan anak panah yang terlepas dari busurnya dia lantas melejit keluar dari dalam gua. dan sambil menyeka keringat. apa yang terlihat membuat ia terkejut sehingga peluh dingin bercucuran. diikuti permukaan tanah di mana ia berpijak bergoncang keras. kemudian setelah mengitari tubuhnya sekali lagi hawa panas tadi mengalir kembali ke dalam pusar.Tiraikasih Website http://kangzusi. Bagaikan baru lolos dari beban berat. ketika angin berhembus lewat. mendadak dari atas langit langit gua berkumandang suara batuan yang retak. hal ini membuat Thian yu semakin keheranan. Kebetulan pada waktu itu api obor sudah.com/ mengusir hawa panas dalam tubuhnya itu untuk bergerak lebih ke atas. Tanpa terasa pemuda itu segera menjerit kaget: "Aaah. Padahal. akhirnya hawa panas yang menyengat badan itu berhasil menembusi jalan darah Tham tiong hiatnya mencapai jalan darah Hoa kay hiat diatas ubunubun. Suma Thian yu meng hembuskan napas panjang. baru saja tubuhnya mencapai pintu gua. darimana dia bisa tahu kalau hal tersebut justru merupakan kasiat dari ke dua lembar daun berbentuk pedang itu? Sementara dia masih kebingungan. ternyata ilmu gabungan ini luar biasa sekali. Dengan cepat Suma Thian yu berpaling. dari belakang tubuhnya berkumandang suara gemuruh yang amat memekakan telinga. .

. . siapa pula yang bisa membantah? Kini. lalu secepat kilat dia meluncur kedepan menembusi hutan bambu yang lebat. kepandaian sakti yang tertera dalam gua itu akan punah dengan begitu saja. ternyata gempa bumi telah berhenti. gua kuno tersebut sudah rata dengan tanah. Kalau takdir telah berkata demikian siapa yang bisa membantah? Coba kalau Suma Thian yu sehari lebih awal menemukan gua itu. pohon bertum bangau.Tiraikasih Website http://kangzusi. belum tentu dia akan menjumpai rumput mestika tersebut. Ternyata gua itu tak sanggup menahan getaran gempa yang amat dahsyat itu sehingga runtuh kebawah. sedang diatas batu cadas besar itupun tampak seorang kakek berambut pulih sedang duduk dengan tenang disana. namun goncangan diluar masih berlangsung terus dengan dahsyatnya. batu cadas bergulingan. andaikata sehari lebih awal dia temukan gua itu. Tapi begitu sampai didalam hutan bambu. mendadak Suma Thian yu teringat dengan gurunya... seluruh jagad seakan berubah menjadi mengerikan." Berpikir demikian. Memandang reruntuhan batu gunung yang menimpa gua itu.. Suma Thian yu menghela napas panjang gumamnya: "Sayang sekali. bagaikan hari kiamat sudah hampir tiba. Menyaksikan bencana alam yang sedang berlangsung itu. diamdiam ia berpekik dalam hati kecilnya: "Aduh celaka. Ya. bukankah ilmu silat maha sakti yang tertera diatas dinding akan berhasil dipelajarinya? Tapi. cepat-cepat dia melejit ketengah udara.com/ "Sungguh berbahaya!" pekiknya dalam hati. suhu pasti sedang menanti dengan hati yang amat gelisah.jika takdir telah mengatur segala sesuatunya.

bagaimana masuk ke dalam gua dan bagaimana dia salah makan daun liar. Suma Thian yu benar-benar dibuat kebingungan tak karuan." Tentu saja Suma Thian yu tak berani berbohong. sambil tertawa kakek itu baru berkata: "Suatu penemuan aneh.. Mulai sekarang. " Belum habis pemuda itu menyelesaikan kata-katanya. tak sulit untuk membawamu mencapai puncak kesem-purnaan yang tak terhingga" . si kakek berambut putih itu telah menjerit tertahan. tenaga dalammu telah mencapai puncak kesempurnaan. ini baru cerita besar.. pikirnya: "Jangan-jangan aku berada impian? Atau mungkin gempa bumi itu hanya tipuan?” Sementara dia diliputi oleh perasaan curiga dan tidak habis mengerti.. aku.. betul-betul suatu penemuan aneh. asal kau bersedia melatih diri beberapa saat lagi.Tiraikasih Website http://kangzusi. lalu tanyanya dengan keheranan: “Apa yang telah kau jumpai? Cepat katakan kepadaku dengan berterus teriang. Kakek berambut putih itu mendengarkan semua penuturan dengan seksama.. dia lantas membeberkan bagaimana ia menemukan ular beracun. menanti anak muda itu telah menyelesaikan kata-katanya. lalu sambil berlutut jawabnya dengan agak gagap: ""Tecu tahu salah. penemuan aneh seperti ini bukan setiap orang dapat mengalaminya. suatu peristiwa yang besar sekaii. urat Jin meh dan tok meh dalam tubuhmu sudah tembus.. akupun tak usah menguatirkan keselamatanmu lagi. mendadak terdengar kakek berambut putih menegur: "Kau telah pergi kemana? Sudah hampir setengah jam lamanya aku menantikan kedatanganmu" Dengan cepat Suma Thian yu menghampiri gurunya. Yu ji..com/ Menghadapi serangkaian peristiwa yang beruntun itu.

apakah kau lupa bahwa daun itu kau petik dengan tangan kirimu? Tatkala tanganmu menyentuh daun kebal racun tersebut.com/ Suma Thian yu hanya termanggu seperti tidak memahami perkataan tersebut. "Tahukah kau. sari racun tersebut telah menyusup masuk kedalam kulit badanmu. kemudian dia berkata lebih lanjut. tapi justru karena itu. "Nak. meskipun kau hanya berhasil makan dua lembar saja. telapak tangan kirimu menjadi menyerap sari daun tersebut yang menyebabkan lengan itu menjadi kebal terhadap racun. daun yang tengah membantumu untuk menembusi nadi Jin meh dan tok-meh dalam dada. tampaknya daun yang terbuang sia-sia itu adalah rumput kebal racun. . rumput Jiar apakah yang telah kau makan itu?" “Tecu tidak tahu. tanpa terasa dia bertanya dengan wajah keheranan: "Mengapa suhu!" Kakek berambut putih itu segera tersenyum. Suma Thian yu yang mendengar ucapan tersebut menjadi amat keheranan. tapi ada satu hal tak usah kau kuatir. yakni tangan kirimu sudah kebal terhadap segala macam serangan beracun. namun kakek rambut putih itu tidak ambil perduli.Tiraikasih Website http://kangzusi. yang satu bisa membuat orang melihat dalam kegelapan seperti ditempat terang. sedang yang lainnya berkhasiat kebal racun.” "Rumput itu dimakan Jin sian kiam lan. Mengetahui kalau lengan kirinya kebal terhadap segala macam racun. itulah sebabnya daun itu dengan cepat menjadi layu. sudan barang tentu rasa girangnya tak terlukiskan dengan kata-kata. sedang dua lembar lainnya. hal sudah merupakan suatu kejadian yang luar biasa.

sudah delapan tahun” kakek berambut putih itu meng-angguk. andaikata aku menghasilkan seorang murid yang tak becus bukankah hal ni hanya akan menambah dosa bagi umat persilatan?” Setelah berhenti sebentar. maka sambil tertawa ramah katanya lagi: "Yu ji. kau memang tidak memalukan menjadi muridku" .com/ Sampai lama kemudian. sudah berapa tahun kau mengikuti diriku?” “Sudah delapan tahun suhu!” “Betul. apa saja yang telah kau pelajari?” Mendengar pertanyaan itu. “Tecu yang tak berbakti sama sekali tak tahu siapa nama suhu. mendidik murid sukar.. Suma Thian yu segera menundukkan kepalanya dan tak berani menjawab. jujur dan setia. selama delapan tahun ini.. Si kakek berambut putih itu cukup tahu akan tabiat bocah itu yang suka merendah dan sedikupun tidak angkuh. kuketahui kemudian bahwa kau adalah seorang yang polos.Tiraikasih Website http://kangzusi. sedikitpun tidak mempunyai sifat angkuh. kemudian menggelengkan kepalanya dengan cepat. kakek berambut putih itu baru bertanya lagi: "Yuji. "Selama delapan tahun ini aku selalu dan tiap saat mengamati tabiat serta gerak gerikmu. tahukah kau mengapa aku tidak memberitahukan hal ini kepadamu?” “Yu ji tak tahu!" "Menerima murid mudah." "Hal ini tak menyalahkan dirimu” kata kakek berambut putih itu sambil mengelus jenggotnya dan tertawa. tahukah kau siapa nama gurumu?” Suma thian yu memandangi gurunya dengan termangu. kakek berambut putih itu menyambung lebih jauh. "aku tak pernah menyinggung soal ini kepadamu.

ingatlah selalu bahwa manusia itu adalah sederajat. berbicara soal ilmu silat dia terhitung jago nomor satu dunia persilatan. dikemudian hari jika kau sudah berpisah dariku untuk turun kegunung dan be kelana dalam dunia persilatan. jangan takabur.com/ Kembali dia berhenti menarik napas panjang. Perlu dimengerti. sekarang Hian cing tojin adalah keponakan muridku atau juga kakak seperguruanmu. "Hari ini aku baru secara resmi menerima sebagai murid. jadi orang jujur dan bijaksana. harap kau bersikap jujur dan tulus hati kepadanya. katanya lagi: "Tahun ini aku telah berusia sembilan puluh tahun. sejak berusia delapan belas tahun ia terjun dalam . bersikaplah jujur kepada orang. orang persilatan menyebutku Put Go cu. jangan anggkuh. Perguruanku bersumber dari Bu tong pay.Tiraikasih Website http://kangzusi." Ketika mengetahui kalau gurunya adalah ketua pendekar besar yang nama besarnya telah menggetarkan dunia persilatan pada enam puluh tahun berselang. ingatlah selalu dengan ajaran Nabi. mengerti?”. kemudian melanjutkan. bila kau telah berjumpa dengannya nanti. dengan begitu kau baru bisa mengamalkan baktimu untuk umat manusia. Put Go cu adalah seorang pendekar besar yang paling kosen dari partai Bu tong semenjak perguruan ini didirikan. artinya belum bisa menyadari ajaran agama To yang sebenarnya. sahutnya dengan hormat: "Tecu menerima perintah" Kakek berembut putih itu segera tertawa lebar. hatinya merasa gembira sekali sehingga untuk sesaat lamanya hanya menjadi ternganga dan tak mampu mengucapkan sepatah katapun. kau harus tahu tingkat kedudukkanmu dalam dunia persilatan sekarang adalah sangat tinggi. Dengan hati yang tulus Suma Thian yu menerima nasehat itu.

akhirnya ia berhasil menemukan rahasianya. maka ia tak berani bertindak secara gegabah. ia telah berhasil .com/ dunia persilatan. Semenjak mengundurkan diri dari dunia persilatan. kemudian ia telah menemukan seorang ahli waris yang kesetiannya bisa diandalkan. dia tahu kalau Kit hong kiam kek Wan Liang tak lebih hanya memeliharanya tanpa bermaksud untuk menerimanya menjadi murid. Hanya saja pada waktu itu dia mengira Suma thian yu sebagai murid Kit hong kiam kek. Kendatipun demikian.Tiraikasih Website http://kangzusi. Put Go cu menemukan puncak Gi im hong sebagai tempat pertapaannya. tak lain adalah hasil ciptaan dari kakek itu. disamping harus berlatih Bu siang sin kang. Lama kelamaan. maka dia pun segera memunculkan diri dan menerimanya menjadi murid. Kiranya sewaktu Kit hong kiam kek Wan liang mengajak Suma Thian yu datang ke bukit itu. secara kebetulan kedatangan mereka diketahui Put Go cu yang meneliti bentuk badan Suma thian yu segera berkesimpulan kalau bocah ini amat berbakat untuk belajar silat. Ilmu pukulan Tay cing to liong ciang yang amat termashur dalam partai Bu tong sekarang.bersama dengan Tan Pak cu mereka berdua disebut Tionggoan ji cu. Selama delapan tahun. setiap hari Put Go Cu selalu datang disekitar tempat itu untuk mengawasi keadaan dari bocah itu. meski hanya delapan tahun. dengan mengandalkan sebatang hud tim (kebutan) dia malang melintang dalam dunia persilatan tanpa tandingan. siapa tahu selama berkelana dia tak menerima murid. Kenyataan ini justru amat cocok dengan keinginan Put go cu. Suma Thian yu juga melatih ilmu pukulan Tay cing to liong ciang.

yang kurang sekarang tinggal kematangannya. siapa tak akan mengira kalau jago tua tersebut tinggal dibukit Gi im hong.. Sudah barang tentu.. sekarang aku sudah tak mempunyai kepandaian apa-apa lagi untuk diajarkan kepadamu. "In su..... gunakanlah kebenaran untuk menundukkan orang. diatas manusia pandai masih ada manusia pandai yang lain. mulai besok kau tak usah datang kemari lagi." "Bagus sekali. kemudian ia baru berkata lagi: "Yu ji... Lama sekali Put Go cu memperhatikan wajah Yu ji. dengan hati yang tulus Suma Thian yu mendengarkan dengan seksama. lebih tak menyangka kalau dia bakal menerima seorang murid yang begitu muda. jodoh semacam ini boleh dibilang merupakan kemujuran Yu ji. diatas gunung masih ada gunung. kau orang tua. satu-satunya harapanku sekarang melihat kau menjadi tenar. dengan kepandaian yang kau miliki sekarang. memberi bantuan kepada umat manusia dan berbakti untuk dunia persilatan. meski cukup tangguh kemampuanmu. tak akan lama kau bisa tenar dalam dunia persilatan.." . dunia persilatan merupakan gudang orang pintar. aku selalu percaya dengan watakmu.Tiraikasih Website http://kangzusi. "Yu ji pasti akan melaksanakan pesan kau orang tua dengan bersungguh hati. pasti akan kuhadapi orang de¬ngan cinta kasih dan menyelamatkan umat manusia dari penindasan. kau harus tahu. tapi kalau tidak baik-baik melatih diri. jangan menggunakan pedang untuk menaklukkan orang.com/ mendapatkan semua kepandaian dari Put Go cu.. diam-diam dia mengingat semua perkataan itu didalam hati.. "In su!" ujarnya kemudian.." Setiap patah kata dari Put Go cu merupakan nasehat yang tiada tara harganya..

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

“Tak usah banyak bicara lagi” tukas Put go cu hambar "aku cukup mengetahui maksud hatimu, kau berharap agar aku jangan meninggal kan dirimu bukan!” "Betul!" Suma Thian yu manggut-manggut, wajahnya penuh dengan air mata membuat pandangan matanya menjadi kabur. Dengan cepat Put Go cu menghibur: “Di dunia ini tiada perjamuan yang tak buyar, asal dalam hatimu selalu teringat dengan perkataanku, meski terpisah oleh samudra yang luas, sesungguhnya aku tak berbisah dari hati mu. Anak bodoh, kau sudah bukan anak kecil lagi, setelah belajar silat kaupun harus terjun ke dunia persilatan untuk melatih diri, asal kau bersedia melakukan perbuatanperbuatan yang bermanfaat bagi umat manusia, membantu kaum lemah dan menegakkan keadilan, aku sudah merasa puas sekali." Setelah berhenti sebentar, ia menambahkan: "Kalau ilmu silat hanya dipendam terus di atas pegunungan yang sepi, maka kepandaian tersebut tersebut ibarat barang yang tak berguna, apalagi kau toh masih ada dendam keluarga yang harus dituntut balas” Menyinggung kembali soal “dendam keluarga”, Suma Thian yu segera merasakan darah yang beredar dalam tubuhnya bergolak keras, tadi dia masih merasa berat hati untuk meninggalkan gurunya, tapi sekarang keadaannya menjadi berbeda, api dendam telah membara dalam dadanya, pada saat ini dia malah berharap bisa terbanh meninggalkan tempat itu. Memandang hawa amarah yang mulai menyelimuti wajah Suma Thian yu, Put Go cu menggelengkan kepalanya secara diam-diam sambil menghela napas panjang. Jilid 3. Kitab pusaka yang tidak ada tulisannya

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

"Dunia persilatan yang banyak urusan dan banyak kesulitan, kini telah ber¬tambah lagi dengan seorang bintang pembuluh, napsu mem- bunuh yang berkobar didada orang ini kelewat besar!" Berpikir sampai disitu, dia lantas bertanya, "Siapakah musuh besarmu ?" Sebenarnya Suma Thian-yu sudah terjerumus dalam pengaruh api dendam yang membara, mendengar perkataan itu dia menjadi tertegun lalu menghela napas panjang, dan sahutnya : “Hingga kini tecu masih belum tahu siapa musuh besarku” Tampaknya Pu Go cu juga merasa agak tercengang oleh kejadian tersebut, masa siapakah musuh besar pembunuh ayahnya juga tidak di Ketahui? Dengan cepat dia mendesak lebih jauh: Dunia luas, kemana kau hendak mencari musuhmu?" Apakah sedikit jejakpun tidak kau temukan?” "Tidak" Suma Thian yu menghela napas Panjang. Ketika peristiwa itu terjadi, tecu baru berusia lima tahun, akupun dibopong oleh Thio popo untuk melarikan diri, oleh karena itu siapakah pembunuh ayahku belum kuketahui" "Hm, apa yang pernah dikatakan Thio popo" “Dia hanya pernah berkata pada tecu bahwa musuh besarku adalah seorang penjahat pemetik bunga (Jai hoa cat) yang berhasil buron dari penjara, namanya kurang jelas, suhu, apakan kau tahu siapakah penjahat pemetik bunga tersebut?” Put Go cu termenung dan berpikir sebentar, kemudian sahutnya: "Aaahh jumlahnya terlalu banyak, sulit bagiku untuk mengingat ingat begitu banyak orang, untung saja masih ada setitik cahaya terang ini, cepat atau lambat pasti akan berhasil kau temukan orangnya"

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Selesai berkata, dia memandang sebentar keadaan cuaca, kemudian katanya lagi kepada Suma Thian yu: "Waktu sudah tidak pagi lagi, kaupun harus pulang, tapi sebelum perpisahan ini aku inun sekali menyaksikan hasil latihanmu selama de lapan tahun ini, ilmu pedang Kit hong kiam hoat telah berhasil kau ketahui inti sarimu pukulan Tay cing to liong pat si ajaranku itu satu kali" Mendengar perkataan itu, Suma Tian yu se¬gera merasakan semangatnya bangkit kembali, sahutnya. "Tecu terima perintah!" Menyusul kemudian dia melompat ke tengah lapangan dan memberi hormat dulu kepada Put Go cu, kemudian tenaga dalamnya dihimpun kedalam telapak tangan dan sejurus demi sejurus dimainkan depan penuh semangat. Dalam waktu singkat seluruh arena telah di liputi oleh deruan angin pukulan yang memekikkan telinga, demikian dahsyatnya permainan tersebut sehingga bayangan tubuhnya hampir saja tidak terlihat lagi. put Go cu yang menyaksikan kejadian itu merasa gembira sekali, apalagi setelah mengetahui betapa pesatnya kemajuan yang telah dicapai muridnya itu, tanpa terasa ia lantas men¬dongakkan kepalanya sambil tertawa terbahak-bahak. Tu ji, berhenti!" mendadak Put Go cu mera bentak keras. "Suhu, apakah tecu salah ?" Put Go cu segera menggelengkan kepalanya berulang kali. “Tidak, tidak salah, aku merasa gembira sekali setelah menyaksikan hasil yang berhasil kau capai itu" Suma Thian yu tidak memahami apa yang dimaksudkan gurunya, mendengar perkataan itu, dia lantas bertanya. Cepatlah pulang pulang, dalam gua telah terjadi peristiwa" tukas Put Go cu cepat. "Apa?" Suma Thian-yu menjerit keras saking kagetnya.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Put Gho cu tidak menjawab pertanyaan itu, dia segera menarik tangan Suma Thian-yu sambil serunya dengan gelisah: "Cepat, hayo cepat berangkat, kalau terlambat kau tak akan sempat melihat pamanmu lagi" Sementara pembicaraan berlangsung, kedua orang itu sudah melayang sejauh satu kaki le¬bih, kemudian dengan kecepatan bagaikan sambaran kilat meluncur ke arah gua kuno tersebut. Hingga detik itu, Suma Thian yu masih tertegun dan tidak habis mengerti, dia tak tahu apa gerangan yang sebenarnya telah terjadi. Selama sepuluh tahun berdiam disitu, puncak Gi im hong selalu berada dalam keadaan tenang, bayangan musuh yang selalu dikuatirkan Kit hong kiam kek Wan Liang tak pernah muncul disana, dia yakin hal ini mungkin disebabkan perubahan pintu guanya, atau mungkin juga dia sudah dilupakan oleh umat persilatan. "Tapi, siapa tahu.....” Ketika Put Go cu dan Suma Thian-yu berdua tiba didepan gua, pemandangan yang terbentang dihadapan mereka membuat kedua orang itu merasakan tubuhnya bergetar keras. Ternyata dalam mulut gua itu penuh dengan tanda darah yang mem basahi hampir semua lapangan yang berada disitu, rumput-rumput telah berubah menjadi merah, tiga sosok mayat yang bermandikan darah terkapar kaku disitu. Dengan cemas Put Go cu segera berseru: "Kau cepat masuk ke dalam gua!” Waktu itu Suma Thian-yu sudah kehilangan pegangan, mendengar perkataan itu dengan cepat dia menyelinap masuk kedalam gua.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Namun baru saja masuk ke gua, mendadak kakinya terikat oleh sesuatu benda sehingga hampir saja kakinya jatuh terjungkal ke atas tanah, ketika ia mengamati benda itu, ternyata dia adalah bangkai Siau-hek, si kuda kurus yang setia kepada majikannya. Sementara itu Put Go cu jaga telah masuk ke dalam gua, menyaksikan pemandangan yang terbentang didepan mata itu, ujarnya dengan sedih: "Jangan gugup, jangan panik, anak Yu! Yang penting sekarang adalah mencari pamanmu.” Selesai berkata, mereka berdua segera melakukan pemeriksaan keseluruh gua, namun tak dijumpai bayangan tubuh dari Kit hong kiam kek. Suma Thian yu semakin gugup bercampur gelisah, gumamnya berulang kali. "Aduh celaka, aduh celaka...." "Tampaknya Put Go cu pun merasakan kalau gelagat tidak menguntungkan, buru-buru dia menarik tangan suma thian yu dan mengajak nya keluar, seluruh bukit telah diperiksa namun bayangan tubuh dari Kit hong kiam kek Wan Liang belun juga ditemukan. Perasaan hati mereka dewasa ini berat bagaikan dibanduli barang seberat ribuan kati, terutama Suma Thian-yu, dia merasakan jantung nya berdebar debar keras, seakan-akan hendak melompat keluar dari rongga dadanya saja.... Pemuda itu sudah mendapat firasat jelek, sudah pasti paman Wan nya mengalami nasib tragis, sejak kematian Siauw hek dan ditemu¬kannya tiga sosok mayat didepan gua, tak bisa disangkal lagi suatu pertarungan sengit pasti telah berlangsung disana, dan besar kemungkinannya paman Wan telah mengalami musibah dalam pertarungan itu. Berpikir sampai disini, Suma Thian yu sema kin gugup dan panik, kalau bisa dia ingin ce¬pat cepat menemukan paman Wan.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Bagaikan orang kalap saja dia segera melepaskan diri dan cekalan tangan Put Gho cu, kemudian sambil lari ke depan, teriaknya ber ulang kali: "Paman, paman, kau berada di mana....” "Paman! Paman....." Dia berteriak dengan sekuat tenaga, sambil berteriak sembari berlari, semua jalan di telusuri tanpa tujuan. Tapi tiada jejak apapun yang berhasil ditemukan, tidak terdengar pula suara jawaban. “Habis sudah, habis sudah sekarang, paman lelah lenyap tak berbekas... habis sudah sekarang!" "Paman, Yu ji berada disini, paman...kau berada dimana....?" Put Go cu yang menyaksikan kejadian itu turut merasakan hatinya menjadi kecut, dia kuatir kesedihan yang memuncak akan berakhir dengan isi perut yang terluka, buru buru serunya: “Yuji, Yu ji,.. hati-hati dengan kesehatan badanmu, pamanmu tak bakal tertimpa kejadian apa apa." Ucapan tersebut tentu saja terbatas pada menghibur saja, sebab bahkan Put Go cu pribadipun tidak berani menjamin kalau kit hong kiam kek tak tertimpa kejadian apa apa. Mendadak terdengar Suma Thian-yu menjerit kaget, dengan kecepatan tinggi dia melesat kedalam hutan sebelah depan sana dan meluncur kebawah sebatang pohon. Ketika Put Go cu turut menyusul ke situ tampaklah Suma Thian yu sedang memeluk seorang kakek yang berpelepotan darah, orang itu tak lain adalah Kit-bong-kiam kek Wan Liang. Put Go cu tak berani berayal lagi, buru-buru dia berjongkok sambil menguruti dada Wan Liang, kemudian mengambil keluar buli-buli kecil dari sakunya dan mengeluarkan sebutir pil berwarna kuning.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Dengan cekatan dia membuka mulut Kit hong kiam kek dan menjejalkan obat itu keda lam mulutnya, kemudian diapun membantunya untuk menguruti kembali dadanya. Tak lama kemudian put Go cu menghentikan usahanya, sambil menghela napas dia mengelengkan kepalanya berulang kali. "Aaaai......lukanya kelewat parah, bajingan itupan amat kejam, tak dengan cara se¬keji ini dia melukai dirinya, sekalipun ada obat mestika, paling-paling hanya akan memperpanjang kehidupannya beberapa waktu saja" Mendengar perkataan itu, Suma thian yu merasakan hatinya dingin separuh, dengan sedih dia menundukkan kepalanya, lalu sambil me-meluk tubuh paman Wan nya ia menangis tersedu-sedu. "Paman...ooh paman... dengarkah kau suara panggilanku? Paman...aku adalah Yuji...Yuji yang paling kau sayang, dengarkah kau... paman" "Jangan berteriak lagi" cegah Put Go cu dengan cepat, "sebentar dia akan mendusin, kalau bisa jangan membuat hatinya sedih" Benar juga, tak lama Put Go cu menyelesaikan katakatanya, Kit hong kiam kek Wan liang segera menggerakkan badannya dan membuka matanya lebar-lebar, tapi kemudian menutup kembali. Setelah lewat beberapa saat lagi dia baru membuka matanya yang telah pudar dan memandang sekejap kearah Yu ji, sambil menahan rasa sakit katanya: "Aku sudah tak sanggup lagi, nak, paman sudah tua ... aaai, dia kelewat kejam....dia.....” "Paman, jangan banyak berbicara lagi," buru-buru suma Thian yu berseru, "kau pasti akan sembuh kembali, beristirahatlah dengan tenang, kau pasti akan sembuh kembali."

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Kit hong kiam kek Wan Liang mengerutkan dahinya menahan rasa sakit yang luar biasa, pelan-pelan suma Thian yu membaringkannya ke tanah, tapi dengan susah payah Kit hong kiam kek berusaha menahan tubuhnya dan meronta bangun, ujarnya sambil menggelengkan kenapanya berulang kali : "Nak, aku salah.... aku.... aku tidak baik....baik... memelihara dirimu.... semua urusanmu telah ku.... kuketahui.... aduh, aduuh... apakah Locianpwe ini adalah gurumu....?” Suma Thian yu segera mengangguk, sahutnya dengan jujur. “Benar paman, Yu ji, paman, tahukah kau bahwa Yu ji tak seharusnya mengelabuhimu" Pelan-pelan Kit hong-kiam-kek Wan Liang mengangguk, sahutnya sambil tertawa getir. "Nak, paman tak akan menyalahkan dirimu, tidak seharusnya paman me......melarang kau untuk...untuk belajar ilmu silat" Ketika secara tiba-tiba dia menyaksikan Put Go cu berjalan masuk dari tepi hutan, tanpa terasa bisiknya dengan lirih. "Siapa dia?” Tak heran kalau Kit hong-kiam-kek wan Liang tidak kenal dengan Put Go cu, sebab ke¬tika Kit hong kiam kek wan Liang terjun kedalam dunia persilatan, Put Go cu telah mengundurkan diri dari keramaian dunia persilatan Dengan suara rendah dan hormat Suma Thian yu menjawab: "Dia orang tua adalah Put Go cu, nama yang sesungguhnya tidak Yu-ji ketahui" Begitu mengetahui kalau guru dari Suma Thian yu adalah Put Go cu, salah seorang dari Tionggoan Jicu yang amat termasyhur itu, Kit hong kiam kek Win Liang merasa tertegun, kemudian dengan perasaan lega bisiknya lirih :

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

"Inilah rejekimu nak, paman terlalu gembira, sangat gembira sekali.........” Berkata sampai disitu, mendadak tubuhnya mengejang keras dan muntah darah segar. Suma Thian yu yang menyaksikan kejadian itu menjadi terperanjat sekali, buru-buru teriak nya: "Suhu cepat kemari, pamanku sudah parah keadaannya....." Baru habis dia berkata, Put Go cu yang sedang meronda ditepi hutan itu telah melayang datang, sambil membangunkan kepala Kit hong kiam kek dan menekan nadinya, diam-diam me¬nghela napas sambil menggelegnkan kepalanya. "Aaai, tampaknya ia sudah tak bisa bertahan lagi" Sembari berkata dia lantas mengerahkan tenaga dalamnya untuk menguruti nadinya, tak lama Kemudian Kit hong kiam kek Wan Liang membuka kembali matanya. Setelah memandang sekejap kearah Suma thian yu dan Put Go cu, katanya sambil tertawa getir. "Locianpwee, boanpwe sudah tak sanggup lagi untuk bertahan, tidak kusangka akhirnya aku harus tewas di tangan perempuan rendah itu, mati bukan sesuatu yang menakutkan, tapi jika dendam sakit hati ini belum terbalas......penasaran rasanya hatiku Ia lantas berpaling kearah Suma thian yu, kemudian lanjutnya. "Yu ji, paman mati penasaran, setelah... setelah sampai dalam dunia persilatan, jangan... jangan kau sebut naa... nama dari paman tak akan ada orang yang bi... bisa mengam¬puni dii.... dirimu” Berbicara sampai disitu. dia seperti teringat akan sesuatu, sekujur badannya gemetar keras, mukanya berubah menjadi merah, sambil mi¬ringkan badannya dan menuding ke arah

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

pedangnya yang tergelecak empat kaki dihadapannya, dia berkata. "Sebenarnya pedang itu ingin kuhadiahkan kepadamu, tapi jika kau membawa pedang tersebut malah justru akan mendatangkan ketidak beruntungan saja.....' Tatkala Suma Thian yu menyaksikan kesegaran Kit hong kiam kek Wan Liang tiba-tiba pulih kembali, ucapan yang diutarakan juga ti dak terputus-putus lagi, dia mengira lukanya sudah membaik, hatinya, menjadi girang sekali. Paman kau pasti akan menjadi baik, teri¬aknya dengan gembira "bukankah kau sudah merasa agak baikan sekarang?" Kit hong kiam kek segera menggelengkan kepalanya berulangkali, sahutnya sambil tertawa rawan. "Anak bodoh, terlampau sedikit yang kau ketahui, ingat... ingat de.. dengan ke.. kelicikan kebusukan dunia persilatan... Ketika berbicara sampai disitu, tiba-tiba ha¬tinya terasa amat sakit, dengan memaksakan diri ia berusaha untuk mengendalikan rasa sakit tadi lalu berkata lebih jauh. Bila bertemu de...dengannya.... Siauhu yong .... kau... kau mesti.... Belum habis dia berkata, mendadak sekujur badannya mengejang keras, sepasang matanya dipejamkan rapat-rapat dan seorang jago pe¬dang yang amat termashyur dalam dunia persilatan pun telah mengakhiri hidupnya. Dia sebenarnya masih ingin meninggalkan pesan-pesannya, banyak persoalan yang harus ditinggalkan, tapi mampukah dia mengutara¬kan semua isi hatinya itu? Seorang pendekar besar telah mengakhi hidupnya disebuah bukit yang terpencil, jauh dari keramaian dunia. Apa yang berhasil diperolehnya? Susah payah hidup didunia, mengandalkan kepandaian silatnya menumpas kaum penjahat, tapi apakah yang berhasil diraihnya atas jerih payahnya?

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Menyaksikan paman Wannya berpulang ke alam baka, Suma thian yu merasa sedih sekali, dia segera memeluk jenasahnya dan menangis tersedu-sedu. Put Go cu adalah seorang jago yang sudah lama mengasingkan diri dari keramaian dunia, terhadap segala persoalan dia memandang ham bar, soal mati hiduppun bukan masalah besar baginya, tapi sekarang toh menundukkan juga kepalanya dengan wajah sedih. "Bu liang siu hud" bisiknya lirih. Perasaan hatinya yang tenang kini mulai bergejolak lagi, entah ia sedih karena kematian pendekar besar itu? Ataukah merasa terharu menyaksikan nasib Suma thian yu yang mengenaskan? Sampai lama, kemudian, Put Go cu baru berkata lagi: "Anak Yu, tak usah menangis, ia tak akan mendengar suara isak tangismu lagi, orang yang sudah matipun tak akan bisa hidup kem bali, apa gunanya meui menangis? Kau harus teguhkan hatimu dan melakukan suatu pekerjaan besar yang menggemparkan dunia persilat an sehingga tak sampai menyia-nyiakan harapannya." Ketika mendengar ucapan tersebut, Suma thian yu bukannya berhenti menangis, dia makin sedih. Ia terkenang kembali kejadian dimasa lalu, yakni pada sepuluh tahun berselang, waktu itu ada suatu ketika dia takut kepada pamannya yang berwatak aneh ini, dia membencinya, karena dia tidak mengerti. Teringat Wan Liang pernah berkata begini kepadanya: "Kau masih muda, bagaimanapun juga yang kau pahami masih terlampau sedikit." Yaa, benar, dia memang mengetahui sedikit tentang pamannya itu, mengetahui secara sepintas saja.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Siapa tahu ketika Suma thian yu sudah mulai merasa betapa kasih dan ramahnya paman Wan, ternyata paman Wan telah pergi mening galkannya untuk selamanya, padahal Thian yu masih membutuhkan banyak petunjuk tentang kehidupan didunia ini tapi siapa yang akan memberi petunjuk kepadanya? Berpikir sampai disini, tanpa terasa air matanya kembali jatuh berlinang. Dia tahu, mulai sekarang dia akan menjadi anak tanpa sanak tanpa keluarga dan tanpa rumah. Sewaktu Thio Popo membawanya meninggalkan rumah dulu, dia masih belum tahu apa menderitanya "tak punya rumah", kini nasib jelek menimpa dirinya tanpa terasa, bagaimana mungkin kejadian ini tidak membuat sedih dan mencucurkan air mata.? Bagian KETIGA "BANGUNLAH Thian-yu" tiba tiba Put Gho cu memecahkan kesunyian, "cepat kubur jenasah pamanmu, karena suatu persoalan aku tak dapat tinggal kelewat lama disini" Dengan air mata bercucuran Suma thian yu bangkit berdiri dari atas tanah, lalu memandang sedih ke arah Put Gho cu, sepasang mata nya yang merah telah basah oleh air mata. Put Gho cu tak tega menyaksikan kajadian itu, segera hiburnya: "Kesempatan dimasa datang masih amat panjang, suatu ketika kita murid dan guru pasti akan berjumpa lagi, sepeninggal aku nanti, cepatlah kebumikan jenasah pamanmu, tinggalkan tempat ini dan ingat baik baik pesan terakhir dari pamanmu, dunia persilatan penuh de ngan mara bahaya, lebih baik kau jangan kelewat menonjolkan diri, dalam menghadapi semua persoalan pun harus berhati-hati"

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Sembari berkata dia membelai rambut pemuda itu dengan lembut, setelah memperhatikannya beberapa lama, ia baru berkata: "Nah, aku pergi dulu!” Selesai berkata, tampak sepasang bahunya bergerak, tahutahu dengan kecepatan luar biasa dia lenyap dari pandangan mata Yu ji. Bagaikan baru bangun dari impian, buru-buru Suma thian yu berlutut dan menyembah tiga kali, katanya: "Suhu diatas, tecu tak akan menyia-nyiakan harapanmu" Ketika ucapan tersebut diucapkan, Put Gho cu mungkin sudah berada setengah li jauhnya dari tempat tersebut. Setelah Put Gho cu pergi, Suma Thian yu gera memungut pedang Kit hong kiam milik paman Wan yang tergeletak di tanah, lalu sambi1 memandang ujung pedang, itu gumannya: "Paman, kau orang tua tak akan pernah mati, Thian yu pasti akan mempergunakan pedang ini untuk membangun kembali nama besar serta kegagahan kau orang tua seperti dimasa lalu. "Paman, sekalipun dunia persilatan amat berbahaya dan penuh dengan siasat, Thian yu juga akan menelusurinya demi membalaskan dendam bagi sakit hatimu. "Beristirahatlah dengan tenang paman, berbaringlah disini dengan segala kedamaian, tak usah kuatir, tiada sesuatu yang ber harga untuk kau orang tua pikirkan, tak lama kemudian di dalam dunia persilatan akan muncul kembali seorang Kit hong kiam kek (jago pedang angin puyuh), dialah Thian yu, juga merupakan duplikat dari kau orang tua!" Sambil berkata dia mendongakkan kepala¬nya memandang awan tebal di angkasa, awan yang melayang jauh di udara dan tak mungkin bisa diraba seperti juga meraba impian. Suasana disekeliling tempat itu serasa begitu, seakan-akan keadaan pun turut berduka ci¬ta atas meninggalnya pendekar besar itu.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Mungkin gempa bumi yang terjadi tadi merupakan pertanda datangnya nasib buruk paman? Kalau memang begitu, ooh... betapa agungnya paman" "Yaa, paman memang seorang yang agung” gumam Suma thian yu dengan suara lirih. Kemudian ia mempergunakan pedangnya untuk menggali liang dan membaringkan jerazah Kit hong kiam kek kedalam liang tersebut, tak selang beberapa saat kemudian disitu telah ber¬tambah dengan sebuah kuburan baru, seorang pendekar besarpun beristirahat untuk selamanya disana, yaa untuk selama-lamanya... Dengan termangu Suma thian yu memperhatikan kuburan tersebut, tanpa bicara, sorot matanya kaku dan tak bersinar, tanpa berkedip memandang keatas pusara, sementara titik air mata jatuh berlinang membasahi pipinya. Ia tak perlu berkat apa-apa lagi, tiada orang yang mendengarkan suaranya lagi. Dia berdoa, diam-diam dan secara bersungguh-sungguh... Pikirannya amat kalut seakan dia jauh dari dunia ini, jauh dari mmasyarakat tanpa sanak, tanpa keluarga, yang ada hanya keheningan bukit yang mencekam seluruh jagad. Lama...lama sekali...akhirnya dia bangkit berdiri, baru saja akan membalikan badan, tiba-tiba.... Dua sosok bayangan manusia entah sendiri kapan telah berdiri dibelakangnya, mereka datang tanpa suara berdiri disitu tanpa bergerak membuat Suma thian yu benar-benar merasa terperanjat sekali. Padahal dengan kepandaian silat yang miliki sekarang, secarik daun yang jatuh dari jarak sepuluh kakipun dapat didengar olehnya dengan jelas, tapi mengapa dia tak mendengar apa-apa akan kehadiran kedua orang itu?

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Setelah menenangkan hatinya, Suma thian yu baru memperhatikan kedua orang itu dengan seksama, mereka berdua adalah kakek berusia kira-kira lima puluh tahun yang berwajah serupa, kedua-duanya mengenakan jubah panjang hitam. Waktu itu, kedua orang kakek tersebutpun sedang mengawasi Suma Thian-yu tanpa berkedip, mereka hanya berdiri mematung disana tanpa bergerak barang sedikitpun juga. Satu-satunya perbedaan yang terdapat pada kedua orana kakek itu adalah diatas pipi sebelah kiridari kakek yang ada disebelah kanan terdapat sebuah tahi lalat sebesar kacang kedelai. Bila dilihat dari raut wajah kedua orang ini, tampaknya bukan termasuk orang jahat, agak lega juga Suma Thian yu menjumpai hal ini. Buru buru dia menjura seraya menegur: "Entah ada urusan apa cianpwee berdua datang kemari?" Kedua orang Kakek itu tidak menjawab, ha¬nya senyuman hambar menghiasi bibirnya', mereka tidak bersuara pun tidak bergerak. Suma Thian yu lantas mengira kedua orang itu kalau bukan bisu tentu tuli, maka dengan suara yang lebih keras serunya: "Entah ada urusan apa cianpwe berdua....” Belum habis dia berkata, tiba-tiba terdengar kakek bertahi lalat hitam disebelah kanani itu menukas dengan suara lembut. "Kau tak usah bertanya lagi, aku sudah tahu kuburan siapakah itu.... " Sambil berkata ia lautas menuding ke arah gundukan tanah baru di belakang Suma Thian yu.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Suma Thian yu tidak kenal dengan kedua, orang kakek itu, mendengar mereka berdua langsung menanyakan soal kuburan pamannya begitu bertemu, dikiranya kedua orang ini ada sangkut pautnya dengan orang jahat pembunuh pamannya, kontan saja amarahnya berkobar. "Ada kepentingan apa kau menanyakan tentang persoalan ini?" bentaknya kemudian. Dua orang kakek itu tidak menjadi gusar lantaran peristiwa tersebut, malah justru tertawa bodoh. Dengan suara yang tenang dan halus kakek bertahi lalat itu segera bertanya lagi: “Yang berada didalam sana tentunya orang mati bukan? Siapakah orang mati itu?” Geli dan mendongkol Suma thian yu dihadapkan pertanyaan bloon semacam itu, dengan cepat dia berpikir: "Aaah, jangan-jangan kedua orang ini cuma orang bodoh? karena berpendapat demikian maka tanpa terasa anmarahnya menjadi reda, dengan suara lembut ia menyahut: “Orang mati siapakah yang berada disitu, tak usah kalian urus, aku rasa andaikata kalian mempunyai urusan penting lainnya, lebih baik cepatlah tinggalkan tempat ini" Mendengar ucapan mana, kedu orang kakek itu segera mendongakkan kepalanya dan terta¬wa terbahak-bahak, suaranya keras hingga memantul diseluruh hutan. Sedemikian kerasnya suara tertawa tersebut akhirnya Suma thian yu merasa tak tahan, dengan suara keras jeritnya: "Hey, apa yang kau tawakan? Menjemukan" Dua orang kakek itu menghentikan suara tertawanya kemudian memandang bodoh ke arah Suma Thia yu, setelah itu katanya: "Bocah muda, masih kecil sudah berangasan sekali, lain kali pasti sukar mendapat bini!” Selesai berkata, lagi lagi mereka tertawa terbahak-bahak.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Pada hakekatnya Suma Thian yu dibikin ke¬bingungan setengah mati oleh tingkah lakunya kedua orang itu. coba kalau Kedua orang itu tidak bermaksud jahat kepadanya, niscaya dia sudah memburu kedepan untuk menghajar me¬reka berdua. “Hmm, rupanya kaliau berdua ada maksud un¬tuk memperolok orang? Apa yang lucu? Kalau ada orang mati seharusnya turut berduka cita. masa kalian malah tertawa tergeletak di depan kuburan seseorang yang baru saja mati..." Teguran dari Suma Thian yu ini amat keras tapi tidak pantas untuk dipakai menegur orang yang berusia lanjut, semestinya, dua orang Kakek itu akan mencak-mencak kegusaran setelah mendengar teguran itu, siapa tahu apa yang kemudian terjadi justru merupakan kebalikannya. Terdengar kakek bertahi lalat disebelah kanan itu segera berkata: “Perkataan bocah ini benar juga, kita me¬mang seharusnya bersedih hati, hei hiante, mari kita bersedih hati!" Begitu selesai berkata, ternyata ia benar-benar menangis tersedu sedu, disusul kemudian oleh kakek yang ada disebelah kirinya. Dalam waktu singkat, isak tangis mereda telah menyelimuti seluruh angkasa. Menyaksikan dua orang kakek sinting yang sebentar tertawa sebentar menangis ini, suma thian yu menggelengkan kepalanya berulang kali sambil menghela nafas panjang: “Cukup, cukup.. . tangisan kalian berdua su¬dah cukup, asal..." cegahnya dengan cepat. Dua orang kakek itu segera berhenti menangis, seperti merasa sayang sekali dengan butiran air matanya, begitu berhenti menangis, air mata merekapun berhenti mengalir.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

“Nah bocah cilik" kata kakek bertahi lalat itu kemudian, "permintaanmu telah kulakukan dengan baik, sekarang gantian kami bersaudara yang ingin memohon kepadamu" Tingkah laku yang kocak dan tata bahasa kedua orang kakek yang halus segera mendatangkan perasaan simpatik dalam hati Suma Thian yu, maka diapun segera mengangguk. "Baiklah, asal bisa kulakukan pasti akan ku lakukan, katakanlah terus terang" "Nah begitu baru anak pintar, kakek bertahi lalat itu tertawa, "sekarang aku hendak bertanya dulu, kau tinggal dimana?" "Buat apa kau menanyakan tentang soal ini!” "Tak usah kaugubris, jawab saja pertanyaan ku itu!” "Maaf, sebelum kuketahui asal usul kalian berdua yang sebenarnya, jangan harap bisa mendapat jawaban dariku" "Wah, itu tak benar namanya" desak kakek bertahi lalat dengan cepat, "bukankah kau sendiri yang telah berjanji akan melakukan permintaanku, jangan kuatir, kami berdua bukan penjahat" Suma thian yu segera menggelengkan kepalanya berulang kali. "Siapa yang akan mempercayai ucapanmu? Kalau di lihat dari cara kalian yang datang secara sembunyi-sembunyi saja sudah diketahui kalau kamu berdua agak tidak beres, masa aku tidak boleh curiga?" Mendengar perkataan itu, si kakek bertahi lalat tersebut segera manggut-manggut memuji, sambungnya cepat: "Baiklah, kubatalkan pertanyaanku ini dan sekarang jawab saja kepada kami siapakah orang yang telah tiada ini?" "Maaf, pertanyaan inipun tak dapat kujawab" "Waah... aneh betul kau ini. kalau tidak ingin berterus terang katakan saja secara blak-blakan. Hei, bocah cilik, sebenarnya apakah maksudmu?”

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

"Tidak karena apa apa, hanya sepatah kata bisa kujawab, aku tidak memahami maksud tujuan kalian berdua.” Kakek bertahi lalat itu segera garuk-garuk kepala yang tak gatal, lalu sambil berpaling ke arah kakek yang lain, dia berseru: "Hiante, lebih baik kita jangan mencampuri urusan lagi, mari kita pulang saja dan tidur" Kakek kedua ini macam orang bisu saja, se¬jak muncul sampai sekarang ia tak berbicara sepatah katapun, kakaknya menangis, diapun menangis, kakaknya tertawa, diapun tertawa, sekarang kakaknya hendak pergi ternyata dia pun benar-benar membalikkan badan dan pergi semua tingkah lakunya sungguh tidak habis di-mengerti. Yaa, manusia aneh! Kedua orang itu betul-betul aneh, meski dalam dunia terdapat banyak urusan aneh, namun belum pernah di jumpai manusia seaneh kedua orang ini. Sebelum pergi, kakek bertani lalat ini sempat berpaling dan tertawa bodoh kepada Suma Thian yu seraya berkata: "Hei bocah, sekalipun kau tidak bilang aku juga tahu, kami berbuat begini tak lain Cuma ingin mengetahui apakah kau bisa tutup mulut memegang rahasia atau tidak, padahal suhumu itu sudah memberitahukan semuanya ini kepadaku, setelah berjumpa hari ini, hah ... haah.... ternyata apa yang dikatakan memang tidak bohong!” Berbicara sampai disini, dia lantas bersama adiknya berjalan seenaknya menuju ke hutan. Waktu itu suma thian yu tak sempat berpikir untuk memberitahu asal usul kedua kakek tersebut karena pertama dia sedang sedih, ke¬dua diapun sudah dibikin pusing oleh ulah ke¬dua kakek kembar itu. Tapi setelah mendengar perkataan terakhir si kakek bertahi lalat, hatinya kontan berge¬tar keras, pikirnya cepat. “Heran, darimana ia bisa kenal dengan su¬huku?"

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Baru saja ingatan tersebut meiintas dalam benaknya, satu ingatan lain secepat kilat telah melintas dalam benaknya, dengan suara lan¬tang segera bentaknya. "Cianpwee berdua, harap tunggu sebentar" Waktu itu, kedua orang kakek kembar tersebut telah tiba ditepi hutan, mendadak mereka berhenti, kemudian sambil membalikkan ba-dan, satu dari kiri yang lain dari kanan mereka bersama-sama berjalan balik, sementara senyuman bloon masih menghiasi bibirnya. Dengan seksama Suma Thian yu segera mengamati wajah kedua orang kakek itu begitu merasa dugaannya tak meleset dan tahu kalau mereka adalah tokoh persilatan yang pernah disingung suhunya, diam-diam ia menyesali dirinya yang bermata tak berbiji hingga hampir saja menyia nyiakan suatu kesempatan ba¬gus. Buru-buru dia berlutut ketanah, lalu berseru. "Locianpwee berdua, harap kalian suka memaafkan Thian yu yang punya mata tak berbiji sehingga berbuat kurang ajar kepada kalian, atas kesalahanku tadi, mohon cianpwee berdua sudi memaafkan" Hiiii hiiii hiiii... kau hilang apa bocah cilik?" kakek hertahi lalat itu tertawa terkekeh-kekeh, apa itu cianpwe? Aku tidak mengerti, siapa sih cianpwe mu itu?” Suma Thian yu tahu kalau manusia aneh semacam mereka adalah manusia manusia yang tak suka akan segala adat istiadat dan tata cara yang menjemukan, meski demikian, sebagai se¬arang angkatan muda, ia tidak ingin bersikap kurang hormat, maka ia bertanya dengan hormat: “Benarkah Locianpwe berdua adalah... " Kakek bertahi lalat itu segera menggoyangkan tangannya berulang kali mencegah dia berbicara lebih jauh, ujarnya:

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

"Bukan, bukan, apakah hanya di karenakan persoalan ini saja kau undang kami kemari?" Belum habis dia berkata, si kakek disebelah kiri yang bersikap macam orang bisu itu sudah menepuk bahu rekannya, kemudian menuding ke luar hutan, anehnya dia tetap membungkam dalam seribu bahasa. Si Kakek bertahi lalat itu segera berpaling dan tertawa, sahutnya tak sabar: "Sudah tahu adikku, kawanan anjing cilik itu belum pergi bukan? baik, mari kita pergi!" Kepada Suma Thian yu lanjutnya: “Hei bocah, kita jumpa lagi malam nanti!" Nadanya amat terburu-buru seperti sudah tidak sabar untuk menunggu suatu persoalan sehingga begitu selesai berkata, buru-buru dia sudah membalikkan badan dan berlalu dari situ. Tapi kasihan sekali, langkahnya justeru se¬demikian lambannya hingga selangkah demi selangkah persis seperti langkah seorang nenek berusia delapan puluh tahunan. Tapi anehnya, gerakan tubuh yang nampak sangat lamban itu justru cepat sekali bagaikan sambaran kilat, hanya didalam sekejap mata saja ia sudah lenyap dari pandangan sianak muda itu. Memandang arah lenyapnya bayangan tubuh kedua orang itu, Suma Thiau yu menggelengkankepalanya berulang kali sambil bergumam: "Manusia aneh, benar-benar manusia aneh!” Malam kembali menyelimuti seluruh angkasa dan meninggalkan keheningan yang luar biasa, terutama sekali ditengah pegunungan yang jauh dari keramaian manusia. Bukit Kiu gi san kembali diliputi oleh keheringan yang mati, seram dan menggidikkan hati.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Suma Thian yu masih ingat dengan ucapan yang diutarakan kedua orang manusia aneh itu menjelang kepergiannya tadi, maka dia telah menelusuri seluruh bukit, semak belukar, sejak kentongan pertama sampai tengah malam, tapi ia gagal menemukan jejak dari kedua orang manusia aneh tersebut. Ia sangat gelisah, tapi tak bisa menyalahkan kepada pemuda ini, bagaimana tidak? Sewaktu akan pergi meninggalkannya tadi kedua orang manusia aneh itu hanya mengatakan "kita jumpa lagi malam nanti”, tanpa menerang kan waktunya, maupun tempat pertemuan, pada hal bukit Kiu gi san begitu besar, kemana dia harus pergi mencarinya? Manusia aneh memang selalu berwatak aneh, bila ia tak ingin berjumpa denganmu, meski kau jelajahi seluruh bukit juga tak akan menemukan nya, sebaliknya bila ia ingin bertemu dengan dirimu, sekalipun kau kabur keujung langit, dia tetap akan muncul juga dihadapanmu. Justru karena alasan inilah, akibatnya Suma Ghian yu mesti lari semalaman suntuk tanpa hasil, meski badan sudah basah kuyup namun hasilnya tetap nihil. Akhirnya dengan kecewa dia duduk dibawah sebatang pohon siong sambil bergumam: “Aaii, tampaknya aku tertipu, tahu begini aku tak akan kemari untuk dihembus angin barat laut sambil menahan kedinginannya." Sambil mengomel dia mengambil sebutir batu kecil dari atas tanah, lalu ditimpuk secara gemas kedalam hutan sana. "Sialan, aku tak akan mencari lagi, anggap saja aku sedang sial!" omelnya lagi. Batu yang ditimpuk kedalam hutan bagaikan tenggelam ke dasar samudera saja, hilang lenyap dengan begitu saja, kemudian disusul suara seorang bergema dari balik hutan:

dengan pandangan kebodoh-bodohan mereka sedang mengawasi wajah Suma Thian yu tanpa berkedip. kemudian terdengar kakek bertahi lalat itu mengomel: "Hei bocah. merah padam selembar wajah Suma Thian yu karena jengah. sedangkan didalam hati pikirnya: .Tiraikasih Website http://kangzusi. Lama kemudian ia baru berkata agak tergagap. apakah tidak tahu kalau dalam hutan ada orangnya? Aduuh biyung .... ia tersipu-sipu hingga tak bisa menjawab.. Dari situ ia saksikan ada dua orang kakek sedang keluar bersama dari balik pepohonan. manusia kurang ajar darimana yang tak punya mata. aku toh hanya mengatakan akan bertemu lagi entar malam. justru senang berbohong. Suma Tnian yu bersorak kegirangan : “Ohh cianpwee. cianpwe melulu. ketemu orang memanggil cian pwe. "anak muda tidak belajar baik. sialan. siapa yang menyuruh kau kemari?" Sekali lagi paras muka Suma Thian yu berubah jadi merah padam sesudah mendengar teguran itu. rupanya kau sudah tak sabar untuk menanti sejenak lagi? Anak muda sudah tak bisa bersabar.. Dan begitu mengetahui siapakah kedua kakek itu. rupanya kau?" Dari balik hutan berjalan keluar sepasang kakek berbaju hitam. buru-buru dia melejit ke udara dan melesat ke dalam hutan. "Entah ada persoalan apakah cianpwee menyuruh Thian yu datang kemari?” "Siapa yang suruh kau kemari?" bentak kakek bertahi lalat itu. sungguh menyesal hatinya. sakit betul kepalaku!" Suma Thian yu terperanjat sekali setelah mendengar perkataan itu. sungguh menjemukan" Tertebak jitu isi hatinya.com/ "Aduuuh .

. coba kalau suhu tidak berpesan agar menahan sabar terhadap manusia semacam ini. kau tahu hal ini bukan suatu pekerjaan yang mudah untuk dilaksanakan! Bila kau tak memiliki kesabaran tersebut. kalau bicara tidak sejujurnya.. lebih baik cepatlah tinggalkan tempat ini!” Suma Thian yu merasa amat terperanjat. aku benar-benar segan untuk berurusan dengan mereka!" Baru saja dia berpikir sampai disitu. segera pikirnya: "Sungguh lihay..haaah. kesabaran dapat menghindari segala malapetaka. mendadak kakek bertahi lalat itu telah membentak gusar: "Bocah." Menyaksikan tampang pemuda yang macam monyet kepanasan itu. jangan jangan diatas mukaku tertera tulisan besar? Kalau tidak. kau jangan memikirkan akal busuk dalam hatimu. Suma Thian yu menjadi amat gelisah setelah menyaksikan peristiwa tersebut. si bocah tidak bisa diajar. jangan pergi dulu. kemudian sambil menjatuhkan diri berlutut katanya: "Locianpwe. "Haah.. hiante mari kita pergi saja!" Selesai berkata kedua orang itu segera membalikkan badan siap pergi meninggalkan tempat itu. kakek bertahi lalat tersebut segera tertawa lebar. . buru-buru dia berkata: “Boanpwe tidak berani. boanpwe masih ada urusan hendak dilaporkan” Kakek bertahi lalat itu segera membalikan badannya sambil melototkan matanya besar-besar. serunya dengan gusar.com/ "Wu san sian gi siu (Sepasang kakek tolol dari bukit Wu san) betul-betul terhitung manusia paling aneh didunia ini. mengapa ia dapat menebak suara hatiku secara jitu?" Berpikir sampai disitu.. buru-buru dia maju beberapa tindak kedepan menghadang dihadapan kedua kakek tersebut.Tiraikasih Website http://kangzusi.

pasti akan kulaksanakan dengan sebaik-baiknya” Dia mengira kakek itu hendak menanyakan kembali persoalan yang menyangkut diri paman Wan.. setelah tahu kalau kakek ini adalah seorang pendekar sejati yang berilmu tinggi... Maka dia telah bersiap-siap. jika seandainya kakek itu bertanya kembali tentang paman Wan maka diapun akan menjawab dengan sejujur nya. Kakek bertahi lalat itu segera berseri wajahnya. tapi sekarang. Seolah-olah telah mendapat ijin. maka rahasia tidak dibocorkan. Seorang lelaki sejati tak akan sembarangan berlutut!” Mendengar ucapan tersebut. apa tujuanmu memohon sesuatu kepada lohu?" Agak tertegun Suma Thian yu mendapat pertanyaan tersebut untuk sesaat lamarya dia tak sanggup menjawab. kemudian dengan wajah serius.com/ "Huuh. dulu ia belum memahami asal usul kakek ini. . benar! Karena apakah aku memohon kepadanya?" “Tiada suatu permintaan bukan?” kakek bertahi lalat itu tersenyum. Hmm. tampak kakek itu pun turut manggut-manggut . "Yaa. dasar bertulang lunak. Diam-diam kakek bertahi lalat itu mangut-manggutlalu berpaling dan memandang adiknya yang berada disamping. ia lantas berpendapat bahwa tiada pentingnya untuk merahasiakan hal tersebut. kakek itu berpaling kembali kearah Suma thian yu sambil katanya: "Hei bocah.Tiraikasih Website http://kangzusi.. tidak menunggu lebih lama lagi Suma Thian yu segera melompat bangun. “bagus sekali! Tapi lohu menyuruh kau menghadap justru karena aku hendak memohon sesuatu kepadamu” “Selama boanpwe sanggup untuk melaksanakannya. maunya belajar merangkak macam anjing budukan..

Tiraikasih Website http://kangzusi. mendadak ia berseru dengan wajah tercengang. “Kertas ini." “Kertas ini berisikan ranasia ilmu silat yang maha sakti. pokoknya kau tak boleh putus asa. . bisa juga mesti dkerjakan. akhirnya dia berkata. “tanpa suatu keyakinan. tapi aku tidak mempunyai keyakinan untuk pasti berhasil” “Tidak bisa!” teriak kakek bertahi lalat ini dengan gusar. "ahaa .." Suma Thian yu menerima kertas kuning itu dan memperhatikannya sekejap. memaksa orang lain untuk menuruti kemauannya sehingga menimbulkan perasaan jemu bagi yang mendengarkan.com/ Sungguh?" dia berseru. “Boanpwe bersedia untuk mencoba. kalau tidak jangan harap bisa meninggalkan bukit kiu gi san barang setengah langkahpun... "Dalam tiga hari. tidak bisa juga mesti dilakukan.. aku tahu dengan bakat serta kecerdasanmu. tak boleh berhenti ditengah jalan. . pekerjaan apapun tidak akan berhasil dilaksanakan. maka sekarang kuberitahukan kepada mu agar dalam tiga hari harus bisa menyelesaikan apa yang lohu perintahkan. dia merasa kakek ini terlalu berlagak. bukankah kau gila silat?Kertas ini kutemukan beberapa hari berselang diatas bukit ini. kau mesti memahami isi tulisan yang tertera diatas kertas ini. beranikah kau untuk mencobanya?" Setelah termenung sejenak. mengerti?” Ucapan tersebut dengan cepat menimbulkan perasaan anti pati dalam hati Suma thian yu. kalau begitu tak salah lagi pilihanku. sudah pasti tak akan muncul persoalan apa-apa" Dari dalam sakunya dia lantas mengeluarkan secarik kertas yang telah berwarna kuning lantas diserahkan kepada Suma thian yu sambil katanya berseru menjawab. sayang lohu tak becus dan tak sanggup memahami rahasia dari kepandaian silat tersebut.

lagi-lagi aku tertipu.. Wu san siang gi memang manusia manusia yang gemar menggoda orang.. kemudian dibalik dan diteliti bagian yang lain. aaai. dasar orang aneh tetap orang aneh..com/ Setelah termenung sejenak. apa pula yang bisa kau lakukan?" “Tidak mau harus mau. Kitab pusaka apakah itu? Ternyata kertas itu kosong melompong sama sekali tak ada isinya baik cuma satu huruf maupun sebuah garispun. "Aaaai. Dengan gemas dia lantas menyumpah: "Sialan. baik! Tiga hari kemudian. Dia segera melemparkan kertas itu kehadapan Suma Thian yu.. akhirnya sambil gelengkan kepalanya dia menghela napas panjang. bila aku tidak merobek-robek kertas itu di hadapan mereka.. kemudian sambil membalikkan badannya bagaikan hembusan angin melun.masa memaksa orang untuk melakukan pekerjaan yang tak ingin dilakukan olehnya?" Diambilnya kertas itu dan diperiksnya dengan seksama. ingin menggunakan kesempatan itu untuk melampiaskan keluar semua kekesalan yang mencekam perasaannya.. aku tak akan bernama Suma Thian yu!" Sambil berkata diapun masukkan kertas itu ke dalam sakunya. Suma Thian yu ingin menghalangi kepergian mereka. namun itu segera berdiri tertegun.. tapi terlambat.Tiraikasih Website http://kangzusi. sekejap kemudian bayangan tubuh kedua orang itu sudah lenyap dari pandangan.. tidak bisa harus bisa.cur masuk ke dalam hitan. dia ingin menangis. suatu perasaan sedih karena dipermainkan orang segera menyelimuti perasaannya.. akhirnya ia berkata: "Pentingkah kertas ini bagimu? Seandainya boanpwe tidak bersedia atau tidak bisa. . tiga hari kemudian kita berdua akan kembali” sahut si kakek bertahi lalat sambil menarik wajahnya.

sedangkan adiknya ji gi siu (kakek bodoh kedua) Khoug Bong. jangan dilihat dia seperti orang bisu. sakit hati paman Wan juga belum di tuntut.. menolong kaum yang lemah dan membabat kaum alim. kedua orang ini selalu muncul bersama. bahkan lagaknya macam orang bloon. nama besarnya sudah termasyur diseluruh dunia persilatan. ia tak ingin mengingkar janji..Tiraikasih Website http://kangzusi. sesungguhnya kakek ini merupakan seorang jago pendebat yang pandai sekali bersilat lidah. Wu san sian gi. sebagai seorang lelaki. Apalagi dendam orang tuanya yang belum dibalas. padahal Toa gi siu Khong Sian yang berlagak bodoh adalah seorang yang amat cerdas. pemuda itu merasa ia tak boleh tinggal dalam bukit terus menerus. lalu memandang sungai dan daratan rendah dibawah bukit. harus mencari pengaman dan memperjuangkan suatu karya yang besar bagi sejarah hidupnya. sepanjang hidupnya mereka selalu berjiwa pendekar. mereka berdua adalah saudara sekandung. Tapi dengan cepat ia teringat kembali kalau janji pertemuannya tiga hari mendatang belum dipenuni.. Usia Wa san siang gi telah mencapai enam puluh tahun. Sepasang manusia bodoh dari bukit Wu san merupakan sepasang pendekar yang bernama besar dalam dunia persilatan. sedang Ji gi siu Khong Bong yang . "Aku harus pergi!" Lama kemudian ia baru mengucapkan kata-kata tersebut. entah baeaimana pun. ia harus berkelana ke mana-mana. Sejak terjun ke arena persilatan.com/ Ia mendongakkan kepalanya memandang bintang yang bertaburan di angkasa. Kakek bertahi lalat adalah kakaknya Ma Khong Sian dengan julukan Tay gi siu (kakek bodoh pertama). janji tetap janji. dia ingin menuntut suatu keadilan dari orang yang telah mempermainkan dirinya.

tanpa sengaja mereka telah menemukan kertas kulit itu. mereka berdua sama-sama merasa tidak tertarik. ketika kedua orang kakek itu sedang berpesiar di lembah Ong im kok di bukit Kiu gi san. gerak gerik mereka macam orang yang terkena oleh sebuah penyakit ingatan. maka kertas itupun segera disimpan kedalam saku. sebagai manusia yang berpengalaman luas. pe¬nemuan tersebut tidak dianggap kelewat serius.Tiraikasih Website http://kangzusi. dalam sekilas pandangan saja mereka sudah tahu kalau ker¬tas kulit ini bukan benda sembarangan. Mereka tahu kalau kertas kulit itu bukan berisikan ilmu silat maha sakti peninggalan dari seorang tokoh silat dimasa lampau. tentulah secarik peta rahasia yang berisikan harta karun. mereka gemar berlagak seperti orang bloon. Mereka berpendapat tujuan belajar silat adalah untuk menyehatkan badan dan menjauhkan diri dari segala macam penyakit. mereka berdua berhasrat untuk mencari seseorang yang dapat dipercaya dan menghadiahkan kertas kulit yang ditemukan itu kepadanya. . Sekalipun demikian.com/ berlagak macam orang bisu adalah seorang pendebat yang pandai bersilat lidah. barang mestika juga boleh. bukan uniuk mencari keuntungan bagi kepentingan sendiri. Oleh karena itu. mau ilmu silat juga boleh. dari pada membiarkanya hingga terjatuh ketangan kaum sesat dan menimbulkan kerugian bagi umat persilatan. bukan bertujuan untuk mencari nama atau kedudukan. Berapa hari berselang. harta kekayaan pun dipakai untuk menolong kaum miskin. Dengan watak Wu san siang gi yang tawar terhadap nama serta keuntungan meterial. bahkan sewaktu berada di hadapan Suma Thian yu.

tapi dalam sekilas pandang saja. padahal begitu luas. harap pergunakan setiap detik sebaik-baiknya. kemanakah dia harus pergi sekarang? Mendadak terdengar suara benturan nyaring. Dengan tanpa tujuan Suma thian yu berjalan kesana kemari diatas bukit Kui gi san. Suma thian yu merasa amat terkejut cepat-cepat dipungutnya kertas itu dan diperiksa isinya. Bagaimanapun juga dia adalah seorang bocah yang berusia enam belas tahun.com/ Karena itulah mereka lantas mencari Suma thian yu yang jujur dan dapat dipercaya dan menyerahkan kertas itu kepadanya untuk dise lidiki. itu berarti kemurungan serta kegelisahan yang mencekam perasaanya semalam diketahui semua oleh kedua orang kakek tersebut. “Plaak” entah dari mana datangnya segulung kertas. kedua orang kakek itu tentu berada disekeliling sana sambil mengawasi gerak-geriknya setiap saat. peluh dingin segera membasahi badannya. Terbaca diatas kertas itu terasa beberapa huruf yang berbunyi demikian: “Hati yang tenteram dapat menjernihkan pikiran. ternyata dengan tepat menghantam diatas kakinya. Atau dengan perkataan lain. batas waktu tiga hari akan berlalu dengan singkat.” Dibawah surat itu tidak dicantumkan tangan. karena ngeri buru-buru teriaknya: . lagi pula tak pernah terjun kedunia persilatan. Pikiran yang jernih dapat menemukan kesimpulan.Tiraikasih Website http://kangzusi. pelbagai ingatan berkecamuk dalam benaknya sampai pikirannya belum dapat juga menjadi tenang kembali. Berpikir sampai disitu. Suma thian yu mengetahui kalau surat itu ditulis oleh Wu san siang gi.

satu ingatan segera terlintas dalam benaknya. Unsur panas dan dingin atau Tay khek akan menimbulkan Ji gi. benarkah kamu begitu bodoh. kau harus tahu tinggi persoalan yang sukar didunia ini. selang berapa saat. lalu dari Bu siu menjadi ngo heng. jit seng dan akhir nya menjadi pat kwa. gumamnya: "Wahai Thian yu. demonstrasi ilmu menyampaikan suara yang amat sempurna ini segera membuat Suma Thian yu merasa kagum sekali. .. jangan-jangan diatas kertas tanpa kata ini sesungguhnya tersimpan suatu rahasia yang amat besar? Memikir sampai disini. Jangan kau lihat kertas itu tidak berhuruf. buru buru dia mengeluarkan kertas itu dan diperiksanya dengan seksama. akan menimbulkan Sam cay lalu menjadi Bu siu. boanpwe hendak berbicara dengan mu” Baru selesai dia berkata. Suma Thian yu yang cerdas tiba-tiba saja teringat dengan perkataan dari gurunya Put Gho cu: "Bu khek menimbulkan unsur panas dan dingin.. tak punya kemampuan?" . tiba-tiba terdengar suara yang amat lirih berkumandang disisi telinganya.. Mendengar kata "Bu khek" yang diutarakan Wu san siang gi. yang penting adalah kemauan.” Pembicaran tersebut dilakukan orang kakek tersebut dari berapa li jauhnya dari tempat itu.com/ “Locianpwe. rasa percaya pada diri sendiripun muncul kembali." Maka bila mendengar kata Bu khek yang di ucapkan kakek itu. lak hap. ia menggelengkan kepala berulang kali sambil menghela napas panjang. tak becus. harap segera menampilkan diri . dengan begitu masalah besar baru dapat tercapai. Maksud hatimu dapat lohu mengerti. “Tiada pekerjaan yang sukar didunia. sesungguhnya adalah Bu Khek. yang penting asal kau ada kemauan dan dan bersedia untuk berjuang.Tiraikasih Website http://kangzusi..

Orang kedua adalah seorang lelaki berusia empat puluh tahunan. . berpakaian ringkas dan membawa senjata sepasang martil besar. Menyaksikan kejadian itu. hidung membengkak besar. Baru berjalan sepuluh langkah. ia tertegun dan segera berpaling kearah sana. tahu-tahu dua sosok bayangan manusia telah muncul dihadapannya.Tiraikasih Website http://kangzusi. cepat ia mendongakkan kepalanya. tampangnya sangat garang. mendadak dari arah bawah bukit sana berkumandanglah suara pekikkan nyaring yang amat memekikkan telinga. diam-diam Suma Thian yu menggerutu dalam hatinya. Sekejap mata berkumandang kembali suara keras bergema tinggi ke angkasa.com/ Dengan gemas di cengkeramnya kertas itu lalu beranjak pergi meninggalkan tempat itu. sehingga tampangnya amat tak sedap dilihat. Begitu sampai disitu. dia memakai jubah pendeta dengan sebilah pedang tergantung dipunggungnya. mulut model paruh. kedua orang iut dengan keempat buah mata bajingannya mengawasi Suma thian yu sekejap lalu mendengus dan segera melanjutkan kembali perjalanannya ke depan. sipendatang tadi telah melayang turun dihadapan mukanya. bertelinga tikus dan memelihara jenggot hitam yang panjang. tapi rambutnya yang panjang dibiarkan terurai panjang. bermata garang bermulut lebar. berwajah persegi dengan mata seperti mata elang. “Sungguh cepat gerakan tubuh orang ini!“ Ingatan tersebut baru lewat. Orang yang disebelah kiri adalah seorang kakek berusia lima puluh tahunan. tampaklah dua sosok bayangan hi¬tam dengan kecepatan bagai hembusan angin bergerak mendekat. mendengar pekikan itu Suma Thian yu tertegun.

Tiraikasih Website http://kangzusi. Setelah termanggu-manggu berapa saat lamanya. selama dua hari belakangan ini hampir semua orang yang dijumpainya adalah manusiamanusia persilatan yang serba aneh dan mencengangkan. Tak terasa sampailah anak muda itu ditepi sebuah selokan dengan air yang jernih dan deras. kedua orang manusia buas itu melangkah kedepan menghampiri Suma Thian yu. sembari berjalan benaknya berputar terus memikirkan kertas tanpa kata yang konon berisi ilmu silat lihay itu. dari kejauhan sana ia saksikan dua sosok bayangan manusia sedang meluncur da¬tang dengan kecepatan tinggi. mereka baru berhenti setibanya satu kaki di depan pemuda tersebut. Tak usah diamati lebih jauh pun ia dapat mengenalinya sebagai dua orang manusia kejam yang pernah dijumpainya tadi. berhenti sebentar dihadapan nya. Pikiran yang kusut selama beberapa hari belakangan ini serta badannya yang penat. Dengan perasaan terkejut Suma Thian yu berpaling. tanpa terasa ia duduk ditepi sungai dan mengawasi air yang mengalir dengan termangu. Begitu sampai disitu. ia tak habis mengerti mengapa kedua orang itu muncul secara tergesa-gesa. amat kusut dan sedih. lalu setelah mendengus berlalu pula dengan tergesa-gesa? Yang lebih aneh lagi.com/ Suma Thian yu menjadi melongo menyaksikan tingkah laku kedua orang yang tak dikenalnya itu. Entah berapa lama sudah lewat. . akhirnya keheningan itu dipecahkan oleh berkumandangnya suara pekikan keras dikejauhan sana. membuat pemuda itu murung. sementara keempat biji matanya mengawasi terus pedang dipunggung pemuda itu tanpa berkedip. pemuda itu melanjutkan kembali perjalanannya menuruni bukit itu.

lalu sahutnya: "Tak usah kau urus!” Jawaban ini bukan menggusarkan lelaki setengah umur itu.. bocah cilik. sorot matanya memancarkan kebuasan. benarbenartak tahu diri” . kau sibocah kunyuk yang masih berbau air tetek berani kurang ajar kepadaku? Hmm. ternyata dia berani bersikap kurang ajar kepada kaum tua. dengan menyeramkan dia membentak: "Hei bocah. heehh. Lelaki setengah umur itu segera menarik kembali senyumannya dan berhenti tertawa. hawa napsu membunuhpun menyelimuti seluruh wajahnya. orang she Wan itu pun tak berani bersikap kurang ajar dihadapanku. “Hmm.hardiknya kembali.com/ Jilid 4 TIBA-TIBA lelaki setengah umur itu mem¬bentak keras: "Hei. apa Hubunganmu dengan orang she Wan? Cepat katakan." Suma thian yu merasa gusar sekali menyaksikan sikap hina lawannya..Tiraikasih Website http://kangzusi. apa yang kau tertawakan? jangan cengar-cengir dihadapanku.. Ucapan tersebut segera menggusarkan lelaki setengah umur itu. sambil menuding kearah Suma thian yu katanya kepada tosu tua itu: "Coba kau lihat! Bocah keparat ini benar-benar tak tahu tingginya langit dan tebalnya bumi. heehh. bocah cilik! Apa hubunganmu dengan she Wan tersebut?" Suma thian yu mambalikan badannya dan melirik sekejap kearah orang itu dengan pandangan dingin... mau apa kau?” dengan nada yang lebih ketus Suma thian yu menyahut. heehh. "Sauya justru tak mau menjawab. dia malah tertawa terbahak-bahak dengan seramnya... dengan cepat ia melompat bangun kemudian bentaknya: "Hei.

“Bocah muda lihat serangan. lalu tertawa nyaring.... He. kau segera akau kulepaskan.. tarungan segera berlangsung d* nya. katanya lagi sam bil tertawa dingin: "Pedang ini sudah berada ditangan sauya sekarang. "Kalau diberi tanpa membalas." Tiba-tiba terdengar seseorang membentak nyaring.Tiraikasih Website http://kangzusi. asal pedang yang kau gembol diserahkan kepadaku. Tindakannya yang tenang dalam menghadapi bahaya dan serangannya yang cepat daLam perubahan. Suma Thian yu malah selangkah demi selangkah maju kedepan menghampiri kedua orang itu. haaahh. dia miringkan kepalanya sambil membuang bahunya kesamping. Suma Thian yu mendongakkan kepalanya dan tertawa terbahak-bahak... “Haaah. rupanya pedang inilah yang kau incar." Mendengar itu.... mau tak mau membuat lelaki setengah umur yang menyaksikan jalannya pertarungan itu diam-diam bersorak memuji. Si anak nuda itu berilmu tinggi dan bernyali besar.... ketika menyaksikan pedang lawan menusuk ke arah dadanya.. Denean cepat gerakan tubuhnya dirubah. nih ambillah sendiri.com/ Bukannya takut. apa susahnya?” Sembari berkata dia lantas meloloskan pedang Kit hong kiam peninggalan paman Wan nya dan disodorkan kedepan.. lohu tak tega membunuhmu. segera katanya pula: “Hei bocah muda.” Tosu tua itu mengayunkan pedangnya dari bawah keatas dengan jurus Sit gou huang gwat (badak sakti menengok rembulan) dan menu suk tenggorokan Suma Thian yu. roareka berdua saling m?n* . Kagum sekali sitosu tua itu menyaksikan keberanian orang. tidak sopan namanya!" dia berseru. pedang Kit hong kiam kek menusuk balik ketenggorokan tosu tua tersebut dengan jurus Ciong liong ji hay (naga sakti masuk samudera).

mereka berdua saling menyerang dan saling mendesak. Bagi Suma Thian yu. Suma Thim yu telah bendiri kembali ditempatnya semula dengan wajah tidak berubah. sikapnya sangat tenang seakanakan tak per¬nah terjadi sesuatu apapun. meski pertarungan kali ini adalah penarungannya yang pertama. Mendadak Suma Thian yu berpekik.com/ Pertarungan segera berlangsung dengan serunya. Dalam waktu singkat tiga puluh gebrakan sudah lewat. maka sewaktu di praktekkan ia sama sekali tidak gugup atau tegang. pedangnya di iringi kilauan cahaya tajam langsung meluncur ke tubuh tosu tua itu. malahan semua ancaman di lakukan secara tepat dan sempurna. Di tengah jeritan mana. tampak bayangan orang saling memisah dan mundur kebelakang. tapi oleh karena latihannya teratur dan tekun. gerakan tubuhnya tiba-tiba berubah. jubah sebelah kirinya telah robek sebagian oleh sambaran pedang Kit hong kiam. aku tak boleh membiarkan ia hidup terus!” Berpikir begitu. kalau dibiarkan hidup nis¬caya dia akan merupakan ancaman besar dikemudian hari. dibawah ketiak kirinya telah bertambah dengan . telapak tangan kirinya di ayunkan kemuka cepat. Lambat laun Suma Thian yu kena dikurung kembali oleh gerakan ilmu pedang lawan yang amat dahsyat itu. serangan yang dilancarkanpun makin lama semakin dahsyat.Tiraikasih Website http://kangzusi.sembunyi). Sebaliknya keadaan dari tosu tua itu mengerikan. semua ancaman dilakukan dengan cepat lawan cepat. pedang Kit hong kiamnya di rubah menjadi gerakan Kian hou in liang (harimau muncul naga ber. dengan cepat menak¬lukkan cepat. ternyata kekuatan mereka berdua seimbang. Tosu tua itu makin bertarung semakin kaget pikirnya kemudian: "Sewaktu orang she Wan itu masih hidup. namun kemampuannya sudah mencapai taraf yang begitu hebat.

Lelaki setengah umur yang menonton jalannya pertarungan itu dari samping arena maju memayang tosu tua itu buru-buru tegurnya: "Tidak pernah menduga bukan It tim totiang?" "Tidak mengapa. dia tidak ingin mencari keuntungan disaat orang sedang tak siap atau berada diposisi lemah. merekapun memiliki segenap kepandaian silat dari Si Mayat hidup Ciu Jit hwe. Asal orang mendengar nama Hoat Kang-si (si mayat hidup) Ciu Jit hwe.com/ sebuah jalur luka yang memanjang. Walaupun berhasil dengan serangannya. bulu kuduknya pasti pada bangun berdiri Karena ngeri Si Mayat hidup Ciu Jit hwe mempunyai tiga orang murid.Tiraikasih Website http://kangzusi. suhu dan si Harimau angin malam Sim Kong adalah seorang gembong iblis kelas satu dari golongan Liok.lim dewasa ini. Sim kong! Bereskan dia. Waktu itu dia sedang mundur dengan sempo¬yongan. dari sini dapat diketahui betapa mulia dan bajiknya pemuda ini. 000O000 . dia merupakan seorang manusia yang paling disegani baik oleh golongan putih maupun golongan hitam. selain b banyak sudah kejahatan yang telan dilakukan. tak kusangka bocah keparat itu sangat lihay. sedang murid yang ketiga adalah seorang perempuan. Perlu diketahui. mereka menyebutnya Yan tho hoo (Gadis cantik bunga tho) Hoo hong. murid yang pertama adalah Hek hong hou (Harimau angin hitam) Sim kong murid kedua bernama Cing bin kui (setan muka hijau) kang Tham. darah segar bercucuran amat deras. Suma thian yu tidak melakukan pengejaran lebih jauh. ja¬ngan biarkan dia hidup" Ternyata lelaki setengah umur itu bersama Hek hong hou (harimau angin hitam) It im kong sedangkan tosu tua itu adalah It tim tootiang dari partai Hoa san.

dengan sorot mata yang memancarkan sinar kebuasan. selangkah demi selangkah dia maju mendekati Suma thian yu dan berhenti satu kaki dihadapannya. katanya: “Bocah keparat. toaya akan menggunakan tangan telanjang untuk mencoba kelihayan Kit hong kiam hoat yang tersohor itu. nah lancarkan seranganmu!” Suma thian yu tidak sungkan-sungkan lagi. ia tangkis datannya serangan pedang itu dengan tangan telanjang. dia tusuk jalan darah Kiu wi hiat diatas dada Hek hong hou Sim kong dengan jurus Im liong tham jiu (naga mega merentangkan cakar). Tiba-tiba dia tertawa seram.Tiraikasih Website http://kangzusi. sebaliknya lengan kanan Suma . dengan alis berkernyit. mimpipun dia tak menyangka kalau lelaki se tengah umur itu tak lain adalah Hek hong hou yang termasyur itu. orang ini pun merupakan seorang tosu Siluman yang sukar dihadapi. Setiap kali paman Wan membicarakan soal dunia persilatan dengannya.com/ IT TIM TOJIN termasuk jago pedang nomor satu pula didalam partai Hoa san pay. dia selalu menyinggung pula tentang kebuaasan serta keganasan Sim Kong. “Serangan yang bagus!” seru Hek hong hou Sim kong sambil tertawa dingin. Hek hong hou Sim kong telah selesai membalut luka yang diderita It tim tojin. Sepasang tangannya segera direntangkan dengan juris Hiong ciau kian sui (ular ganas mengunting air). Suma thian yu tak menyangka kalau musuhnya bakal menghadapi serangan tersebut dengan tangan kosong belaka. ia sudah mempunyai pengalaman selama puluhan tahun dalam permainan ilmu pedang. Seperminuman teh kemudian. bahkan selalu berpesan kepadanya agar berhati hati bila bila suatu hari bertemu dengannya. ia jadi terperanjat. Tak heran kalau Suma Thian yu menjadi tertegun sesudah mendengar pembicaraan mereka. “Taak!” ketika pedang dan lengan saling beradu ternyata lengan si harimau angin hitan Sim Kong sama sekali tidak menderita cedera apa-apa.

Suma Thian yu menjadi sedih sekali. serahkan nyawa anjingmu!” “Sreet! sreet! sreet! Secara beruntun ia lepaskan tiga buah serangan berantai yang amat dahsyat. Namun si harimau angin hitam sim kong masih tetap berlagak pilon. rasa malu dan menyesal bercampur aduk menjadi satu. ejeknya: “Bocah keparat. hatinya terasa sakit bagaikan diiris-iris dengan pisau. Ketika matanya dialihkan kewajah lawan. hati-hati. Nah. sedihnya bukan kepalang ia tak menyangka sudah sepuluh tahun belajar ilmu dan akhirnya nyaris terluka ditangan orang pada gebrakan yang pertama. di lihatnya si harimau angin hitam Sim Kong sedang memandangnya sambil tertawa dingin. ayolah!” Bagi seorang laki-laki. Suma thian yu segera membentak keras: “Bajingan busuk. tampak tubuhnya berkelit kekiri menggegos kekanan. wa jahnya diliputi oleh sikap sinis dan menghina. telapak tangan menjadi panas. dengan amat mudah sekali dia telah meloloskan diri dari serangan itu. Kejadian ini semakin mengejutkan hati Suma Thian yu. “Bocah keparat” ejeknya dengan tertawa dingin. seakan-akan serangan ini dianggap enteng saja. cepat-cepat dia menarik kembali pedangnya sambil melompat mundur.com/ Tihan yu yang menggenggam pedang tergetar keras sampai kesemutan. hari ini toaya akan menyuruh kau menyerah dengan hasil takluk. saat itu boleh datang lagi untuk bertarung melawanku.Tiraikasih Website http://kangzusi. Si Harimau angin hitam Sim kong segera tertawa seram. dengan menggertak gigi. aku akan beradu jiwa denganmu. kepala boleh dipenggal namun harga diri tak boleh digadaikan. “lebih baik berlatihlah sepuluh tahun lagi. hampir saja pedangnya terlepas dari genggaman. toaya akan menyuruh kau minum air” .

Begitu tercebur ke dalam air. Baru saja ia menjejakkan kakinya untuk melompat kedepan.. dia lantas memilih posisi yang lebih menguntungkan dengan memaksa Suma thian yu membelakangi sungai. ia sepuluh kali lipat lebih hebat dari Suma thian yu. karena itu baik dibidang pengalaman maupun taktik.Tiraikasih Website http://kangzusi. cuma sayang pengalamannya masih cetek. Tak heran kalau begitu pertarungan berlangsung. sedangkan It tim tojin yang terlukapun sekarang ikut tertawa tergelak. sayang keadaan sudah terlambat. segulung angin pukulan yang dahsyat telah mendorong tubuhnya hingga terjengkal kebelakang. dengan tanah dekat sungai yang gembur tanpa disadari keadaan tersebut melemahkan posisi kekuatan yang dimiliki pemuda itu sebesar tiga bagian lebih. tahu-tahu kakiknya terasa dingin dan. sepanjang hidupnya entah sudah berapa banyak pertarungan sengit dialaminya.”Byuuur” seluruh badannya tercebut ke danau. Padahal ilmu silat yang dimiliki Suma thian yu terhitung tangguh. tiba-tiba dadanya terasa menjadi kencang.. dia mengira ilmu silat sendiri yang tak becus. Suma Thian yu merasa sedih sekali tanna terasa air matanya jatuh bercucuran membasahi pipinya. Tapi ingatan lain segera melintas dalam benaknya.. ketika ia merasakan ada suatu ancaman bahaya. sambil menggigit bibir dia bersiap sedia naik kembah ke daratan untuk beradu jiwa dengan lawan. Ia memandang searahnya dengan wajah mengejek. dia merasa kemampuannya masih seli¬sih jauh bila dibandingkan . sementara Suma thian yu masih tertegun. ia saksikan Hek hong hou Kim Kong sedang tertawa terpingkalpingkal. Suma Thian yu segera menjejakkan kakinya dan muncul kembali dipermukaan air. sedang Hek hong hou Sim kong adalah seorang jago yang tangguh. Kasihan Suma Thian yu yang tak tahu keadaan yang sebenarnya.com/ Mendadak bayangan tubuh Hek hong hou lenyap tak berbekas.

mereka segera berseru tertahan: “Kita tertipu!" Hek hong-hou Sim Kong yang melongok ke air lebih dulu. sekali¬pun dianggap sebagai pengecut dia juga harus pergi. kita menuju kehilir. dia harus pergi meninggalkan tempat itu. Sambil membimbing It tim tojin. dia segera men. Dengan amat tenang kedua orang manusia bengis itu menunggu ditepi sungai.kenapa dia kuatir kekurangan kayu bakar. .Tiraikasih Website http://kangzusi. naik ke atas daratan untuk melanjutkan perta¬rungan berarti hanya mencari penyakit buat diri sendiri. sekalipun kau kabur keujung langit. tapi kalau tidak naik ke daratan. sialan kau! Hmm. Seorang lelaki yang ingin membalas dendam tiga tahun pun belum terlambat. untuk sementara waktu pedang Kit hong kiam itu biar disimpan olehnya.com/ dengan musuhnya. mungkin keparat itu sudah berenang menuju kearah sana. asal bukit nan hijau. tampaknya hari ini kedatangan kita sia-sia belaka. Mari berangkat. waah. baiklah. ia berkata: “Tampaknya bocah keparat itu pandai ilmu berenang.depak-depakkan kakinya sambil menyumpah: "Bocah keparat. bagaimana pertanggung jawabku nanti kepada guruku?” "Hmm... tapi cepat atau lam bat pedang itu pasti terjatuh kembali ketangan kami. dia merasa sukar untuk menelan penghinaan tersebut dengan begitu saja.. Pelbagai ingatan sagera berkecamuk didalam benaknya.? Maka sekali lagi ia menyelam kedalam air dan tak muncul kembali. karena dia tak ingin mampus dengan begitu saja. sekarang dia tidak sangsi lagi. suatu ketika kau pasti akan terjatuh kembali ke tangan toaya!" It tim tojin yang terluka ikut memburu ke tepi sungai memandang air sungai yang tenang. dia segera melakukan pengejaran menuju kearah hilir. keenakan buat keparat itu. tapi setelah tunggu punya tunggu Suma Thian yu belum juga menampakkan diri. sialnya pedang mustika itupun di bawa kabur keparat tersebut. ketika bayangan tubuh dari Suma Thian yu tidak ditemukan.

kemudian dengan mengerahkan ilmu meringankan tubuhnya dia kabur meninggalkan tempat itu. tubuhnya segera mengigil karena kedinginan.” Sambil berkata dia memandang gulungan kertas yang berada dalam genggamannya.. didikan gurunya selama delapan tahun. Makin dipikir hatinya makin sedih. ternyata semua yang diharapkan gagal total.... Ketika kedua orang manusia bengis itu pergi.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ Benarkah Suma Thian yu menuju kehilir? Ternyata pemuda itu belum pergi jauh. dengan menahan napas dia bersembunyi terus disana sampai kedua orang itu pergi meninggalkan tempat itu. sudah pasti kertas kulit itu sudah basah kuyup. terhembus angin gunung yang dingin. habis sudah. baru tejun kearena untuk pertama kalinya. dia baru menampakkan diri dari tempat persembunyiannya dan naik keatas daratan. dengan sedih tubuhnya berbaring diatas tanah membayangkan kembali pendidikan paman Wan nya selama sepuluh tahun... hanya saja membunyikan diri dibalik tumbuhan gelaga yang amat lebat. Mendadak ia teringat kembali pada kertas tanpa kata yang masih berada dalam sakunya. dia masih berada dalam air didekat tempat kejadian. Saking gelisahnya dia menangis tersedu-sedu. bahkan kertasnya menjadi kumal. dia harus menderita kekalahan secara mengenaskan. Sekarang dia sudah basah kuyup. “aahh.. wajahnya menjadi amat murung dan kesal. kini batas waktu yang ditentukan tiga hari tinggal dua hari. habis sudah. tapi bukan saja ia tak dapat membongkar rahasia dibalik kertas tanpa kata itu. karena binggung dia sampai tak mempunyai keberanian untuk membuka kertas itu dan diperiksa isinya. bagaimana mungkin dia dapat memberikan pertanggungan jawabnya kepadi Wu san Siang gi nanti? .

. aku telah mene¬mukannya. Penemuan ini segera menggirangkan hati Suma thian yu. bagaikan menemukan harta pusaka saja. Buru-buru dia menggunakan kukunya untuk mengorek lapisan lilin yang melekat diatas kertas tersebut.com/ “Thian yu wahai Thian yu.. kini sudahmuncul beberapa buah garis hitam. .!” Sepasang matanya segera memancarkan cahaya tajam. Jantung Suma thian yu pun ikut berdebar keras mengikuti munculnya sebarisan tulisan itu. dia bersorak sorai kegirangan. apa yang telah kau temukan?” suara seorang kakek menegur secara tiba-tiba. semua kemurungan yang semula mencekam perasaannya.. Dengan sangat berhati-hati Sama Thian yu segera memisahkan kertas yang melekat itu satu persatu. ternyata kertas itu sudah melekat menjadi satu karena terendam dalam air.Tiraikasih Website http://kangzusi. "Aaaaah.. sudahlah. dia berterima kasih kepada Hek hong hou sekarang. bagaimana mungkin rahasia dari kertas tanpa kata itu dapat diketahui olehnya? "Aku telah menemukannya.. mendadak ia menjerit kaget. Rupanya diantara kertas yang kosong tadi." seperti orang gila Suma Thian yu berteriak-teriak keras. sementara kemurungan yang mencekam pikirannya tadi seketika lenyap tak berbekas. Lambat laun garis garis hitam tadi kini telah berubah menjadi sebaris tulisan. biar aku menerima semua penderitaan tersebut" Sambil berkata dia lantas membuka genggaman tangannya dengan sangat berhati hati. "Hei bocah.. betapa tidak? seandainya ia tidak mendorongnya sehingga tercebur kedalam air.. Akhirnya dia melompat bangun dan berjingkak-jingkrak seperti orang gila. kenapa nasibmu seburuk itu? Aaai. kini sudah lenyap tak berbekas.

selama beberapa hari belakangan ini. Suma Thian yu merasa keheranan. . mungkinkah paman Wan telah menyalahi begitu banyak orang? Kalau tidak. aku cuma main-main. kertas apa yang berada dalam genggamanmu itu ?" "Oooh. namun tidak menutupi kegagahannya. tapi de¬ngan copat dia berdiri tertegun. Cepat-cepat Suma thian yu masukan kertas itu ke dalam sakunya. kau tak usah membohongi aku... dia bertanya lagi. mengapa begitu banyak orang yang datang menanyakan dirinya dan mencari jejaknya? "Ada urusan apa kau bertanya tentang dirinya? Dia orang tua sudah tiada. Entah sedari kapan. lalu tertawa tarbahak-bahak. tapi sekarang telah kutemukan kembali” Oooh kau adalah anaknya Wan Liang? kembali pengemis tua itu bertanya.. dengan terperanjat Suma Thian yu segera berpaling. tadi rfcu telah kehilangan sebuah surat.com/ Mendengar teguran tersebut.Tiraikasih Website http://kangzusi. siapakah namaamu?” Suma Thian yu menyaksikan pengemis tua itu berwajah gagah dan berwibawa.. tidak apa-apa. meski memakai pakaian yang kotor dan penuh tambalan. kemudian menyahut: “Aaah. "Hei bocah. "Ha ha ha ha. dengan cepat dia menduga kalau pengemis tua inipun seorang pendekar lihay.bocah.. tidak ada apa-apa" Pengemis tua itu segera memejamkan matanya.. dibelakang tubuhnya berdiri seorang pengemis tua yang berambut ku¬sut dan pakaian compangcamping tak karuan. dia adalah pamanku” “Ooh. setiap orang yang dijumpainya selalu menanyakan soal paman Wan padanya. oleh karena aku sipengemis tua menyaksikan pedang yang kau bawa itu adalah miliknya maka aku menjadi teringat akan dirinya dan bertanya kepadamu" Setelah berhenti sebentar.

. dia hanya mengawasi Suma Thian yu dari atas kepala sampai kakinya dengan seksama. sahutnya: "Boanpwe she Suma bernama Thian yu "Oooh.. Sementara itu Suma thian yu berusa untuk mengingat-ingat siapakah gerangan pengemis tua itu. sungguh beruntung hari ini boanpwe bisa bertemu muka. pemuda itupun bertanya: “Locianpwe.. dengan sikap lebih menghormat.. dimanakah rumahmu?" "Aku tak punya rumah!" Teringat rumah. apakah kau she wi. “Maafkan kalau boanpwe punya mata tapi tidak berbiji. kaupun suka akan segala macam adat istiadat. mengapa lo cianpwee menanyakan soal ini?" Pengemis tua itu tidak menjawab. sungguh aku si pengemis tua jadi jemu.. maka diingatnya kembali wajah serta ciri khasnya setiap jago persilatan yang pernah didengar dari paman Wan nya itu.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ Maka dengan suara yang tulus dan hormat. huuh.. apa itu locianpwe .locianpwe. Sebahgai seorang yang cerdas. aku si pengemis tua sudah melupakan nama serta julukan kusendiri” Dari sini bisa diketahui kalau pengemis ini tak lain adalah she “wi” yang dimaksudkan Suma thian yu tadi. dari mulut suhiku boanpwe tahu kalau locianpwe adalah seorang pendekar gagah dan besar. ..?” “Aahh sudah lupa. “Apa hubunganmu dengan Suma Tiong ko?" "Dia adalah mendiang ayahku.. lalu ujarnya.. kalau kau tak segera meluruskan punggungmu. kejadian seperti ini merupakan suatu kemujuran bagiku” “Ciiss. sekulum senyuman segera tersungging diujung bibirnya. tanpa terasa Suma Thian yu menjadi amat sedih sekali hampir saja air matanya jatuh bercucuran... akhirnya dia teringat dengan seseorang. buru-buru dia membungkukkan badanya untuk memberi hormat. tentu saja Suma thian yu mengetahui akan hal itu.

Semenjak Sian yau kay menampakkan diri. Sementara itu. ia merupakan seorang lawan paling tangguh dari kawanan iblis dari golongan hitam. kepandaian tersebut amat lihay dan disegani banyak orang. silahkan locian pwe periksa. Kepandaian yang paling diandalkan adalah. akhirnya dia dapat menginggat juga akan diri Siau yau kay ini. jarang sekali ada yang bisa lolos dalam keadaan hidup. .com/ jangan salahkan kalau aku si pengemis tua akan menggebuk orang.. bukan? Hayo cepat jawab. kalau tidak aku si pengemis segera akan membereskan dirimu!” Suma Thian yu menjadi tertegun setelah mendengar perkataan itu. Siau yau kuy Wi Kian amat membenci segala macam kejahatan. Tan ci kang dan Kui goan khi kang. Suma Thian yu lantas mengingat-ingat siapa gerangan tokoh persilatan ini. sedang dimulut dia bertanya: "Bocah.” Seraya berkata dia lantas menceritakan secara ringkas bagaimana berhasil menjumpai Wu san siang gi siu. Siau yau kay sedang mengangkat tongkat Ta kau pangnya sambil berlagak mau memukul.. dihari-nari biasanyadiapun menciptakan Siau yau pang hong yand dikombinasikan dengan ilmu toya penggebuk anjingnya. setiap penjahat yanp terjatuh ketangannya. umurnya sudah tua tapi masih suka berkelana kesana kemari tanpa aturan.Tiraikasih Website http://kangzusi. bagaima tercebur keair dan lantaran bencana jadi untung dengan ditemukannya rahasia kitab tanpa kata itu. dia tahu kalau hal ini tak bisa dirahasiakan lagi. barang apa yang berada dalam saku mu? Basanya bukan hanya sepucuk surat biasa. maka diambilnya kertas tanpa kata itu dan disodorkan kehadapan Sian yau kay seraya berkata: “Yaa.” Rupanya ternyata pengemis tua ini adalah Siau yau kuy atau penge mis yang hidup senang Wi Kian. kertas ini memang bukan sepucuk surat melainkan selembar kitap pusaka yang berisikan ilmu silat maha sakti.

setelah mendengar perkataan itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. coba bayangkan sendiri suasana begini pantas untuk disedihkan atau tidak?” Suma Thian yu segera merasa hatinya terdengar keras sesudah mendengar perkataan itu. sekarang kau berhasil mendapatkannya. apakah dalam du¬nia persilatan sudah tidak terdapat lagi seorang lelaki sejati yang mau menjunjung . lanjutnya lebih jauh. simpanlah baik-baik dan jangan diperlihatkan kepada orang lain. aku sipengemis bukan bermaksud untuk mendapatkan nya. ujarnya: "Nak. Siau yau kay Wi Kian segara tertawa. melainkan hanya ingin tahu saja. aku menjadi keheranan.dalam dunia persilatan dewasa ini timbul suasana yang memedihkan yang tragis.. biar empek bodohmu berdua juga hanya mampu bertarung seimbang. "Locianpwee. aai. hawa sesat dan dan hawa iblis sudah merajai dunia persilatan. mengapa ilmu silat si lelaki she Sim itu begitu lihaynya?” “Hek hong hou atau harimau angin hitam Sim kiong atau setan muka hijau Sam Tham serta Yan too hoa atau perempuan cantik bunga too ho Hong adalah jago-jago lihay dari golongan Liok lim yang sangat iihay.” “Locianpwe. dikemudian hari hasil yang kau peroleh tentu hebat.. kecuali kalah dengan berapa orang gembong iblis. gembong iblis ini cukup pusingnya banyak orang. jangankan aku sipengemis tidak mampu mengalahkan dia. dengan cepat serunya. simpan baik-baik benda itu. Sebab benda mustika semacam ini biasanya hanyaakan diperoleh oleh mereka yang berjodoh.com/ Setelah mendengar penuturan tersebut. ilmu silat mereka boleh dibilang sudah terhitung tangguh” Berbicara sampai disini. Terutama si Mayat hidup. sementara kawanan pendekar yang mengaku di¬rinya orang putihpun sudah berbondong-bon¬dong menyeberang ke golongen sesat. Siau yau kay berhenti sebentar untuk menelan air liur kemudian sesudah berhenti sejenak. ini berarti kau punya jodoh.

Tiraikasih Website http://kangzusi.." Suma Thian yu merasa sangat tidak puas setelah mendengar perkataan itu.com/ tinggi keadilan dan kebenaran dalam dunia persilatan serta melenyapkan kaum durjana serta kaum iblis dari muka bumi?" "Siapa? Siapa yang bersedia memikul tang¬gung jawab yang amat berat ini? Sekalipun ada. setelah ada contoh yang nyata. aku pasti akan lenyapkan kaum durjana dari muka bumi dan menegakkan kembali keadilan serta kebenaran dalam dunia persilatan!" Siau yau kay memuji tiada hentinya sehabis mendengar perkataan itu." Setelah berhenti sesaat.aaii.. ia me¬rasa sudah tak dapat berdiam lebih lama lagi disitu. dia berkata lebih jauh. kepandaianmu akau mengejutkan setiap orang. sekalipun harus terjun ke lautan api atau menyerempet bahaya.. betul melatih diri di gunung yang sepi dapat mendidik disiplin yang tinggi baginya. aku tak akan menolak. aai. tapi tiada orang yang mau memahami citacitanyaitu. mereka juga tak tahu bagaimana mesti turun tangan. sehingga begitu munculkan diri. bukanya aku si pengemis tua ini hendak menghinamu. tanpa terasa ia memperhatikan pemuda itu beberapa kejap lagi. dia terasing dalam dunia persilatan karena menjunjung kebenaran dan keadilan. kemudian katanya: “Nak.siapakah yang sudi mengorbankan diri lagi meneruskan cita-cita luhurnya itu?” “Aku Suma Thian yu pasti akun berusaha keras untuk melanjurkan cita-cita luhur paman Wan yang belum terselesaikan itu. dengan kepandaian silat yang kau miliki sekarang.. “Dengan usia kamu yang begitu muda sudah sepantasnya bila kau mencari guru yang pandai lari serta belajar ilmu silat yang lebih hebat. tapi. kegagahanmu sungguh mengangumkan. meski kau terhitung juga seorang jago pilihan dari golongan muda tapi kalau ingin di bandingkan dengan angkatan yang lebih tua. tapi dia . kepandaian silatmu masih ketinggalan jauh sekali. Misalnya saja seserti paman Wan mu itu.

tentu saja aku si pengemis tua tak akan menghalangi mu. Aku si pengemis tua tak akan membiarkan kau menganggur dengan seenaknya" Selesai berkata tampak bayangan manusia berkelebat lewat. Ia memang tidak sangsi terhadap perkataan dari Siau yau kay. bila kau bersike¬ras ingin turun gunung. itulah sebabnya penderitaan yang baru kualami amat banyak. "Hayo balas!” teriak Siau yau kay dengan lantang.. Maka dengan cepat dia memutar otaknya mencari jalan. sekali pandang ia dapat menebak isi hatinya. dia merasa dengan mengandal kan ilmu Kit hong kiam hoat seria Lay cing to liong pat si yang telah dipelajarinya selama belasan tahun.!" bahu kanan Suma Thian yu sudah terhajar telak. Siau yau kay segera tersenyum begitu dilihatnya Suma Thian yu melancarkan serangan balasan. mustahil dia tak mampu menyentuh ujung baju lawan.. "plaak.?" Karena tanpa sebab dirinya dihajar orang. sewaktu muda dulu. mendadak dia .Tiraikasih Website http://kangzusi. tentu saja Suma Thian yu mandah menyerah. Siau yau kay yang berpengalaman luas.com/ harus segera melaksanakan cita-citanya serta tugas yang di bebankan kepadanya. itulah seperti kau. "Nak. buru buru dia mengembangkan permainan jurus silat Tay cing To liong pat si untuk menghadapi serangan lawan. sebab apa yang dialami barusan dimana tubuhnya simpai tercebur dalam air sudah merupakan suatu bukti yang nyata. aku si pengemis juga mempunyai watak seperti kau. “hei bocah apakah kau hanya akan berdiri melulu disitu untuk menantikan kema-tianmu. tapi kau harus mampu menyentuh ujung bajuku didalam sepuluh gebrakan" Ucapan tersebut segera dirasakan oleh Suma Thian yu sebagai suatu penghinaan terhadap kemampuannya. sementara diluarnya dia berkata dengan wajah tak berubah. "Boanpwee tak berani" "Kau tak berani? Hmm. maka sambil tertawa katanya.

Siau ya kau segera tertawa terbahak bahak. “tak heran kalau kau lebih tangguh . kemudian gumamnya lagi.. siapa gerangan yang telah mewariskan ilmu pukulan Tay cing to liong ciang tersebut kepadamu. Pertarungan semacam ini pada hakekatnya tidak mirip lagi sebagai suatu pertarungan. dia selalu tak mampu mengapa-ngapakan lawannya. sepuluh jurus sudah lewat. tiada hentinya ia berPUtar mengelilingi tubuh Suma Thian yu. Menyaksikan kejadian itu. setiap kali serangannya sudah hampir menyentuh tubuh lawan. Dalam waktu singkat. tiba-tiba saja bayangan tubuh lawan hilang tak berbe kas. bagaimanapun Suma thian yu mengerahkan segenap tenaga dan kemampuannya untuk melancarkan serangan. hal mana sudah merupakan sesuatu yang luar biasa. Namun anehnya. melainkan mirip joged kera saja. bahkan diepaskan secara beruntun tanpa henti.Tiraikasih Website http://kangzusi. Suma Thian yu merasa semakin bersemangat. setelah itu diapun mengambangkan ilmu meringgankan tubuhnya yang sempurna menerobos kesana kemari bagaikan kupu kupu yang terbang diantara aneka bunga.” tak usah bersedih hati bocah muda. "Haaa. sebentar kekekiri sebentar ke kanan. dia masih hidup?” seru Siau yau kay tercengang. akan tetapi bila dia membalikkan badan untuk menyerang. Put Gu cu!" “Aaah. Semakin bertarung. dengan wajah sedih Suma Thian yu segera menghela napas. tahu-tahu bayangan tubuh lawan hiiang lagi. de ngan usiamu yang begitu muda ternyata sudah memiliki kemapuansetaraf ini.. bahkan sebagai balasannya dia seringkali merasa dijawil orang dari belakang punggungnya atau ditiup tengkuknya.haaa.. serangan demi serangan yg dilancarkan dengan ilmu Tay cing to liong pai si dikembangkan semakin gencar dan kuat.com/ memutar badannya kencang sambil berkelit kesamping. haaa. aku si pengamis tua ingin bertanya kepadamu. dia mengendorkan kembali tangannya dan menundukkan kepala dengan air mata bercucuran." "Ilmu itu diajarkan oleh guru boanpwee.

com/ dari Wan liong. aku si pengemis memang berwatak malas.haaah . tahu-tahu aku sudah tercebur ke dalam air... semestinya kalian bisa bertarung seimbang!” "Tidak !” Aku tak mampu mengalahkan dia. jangankan mengalahkan. seharipun aku bisa mampus kekeringan. aku benar benar tak berani sesumbar dengan mengatakan akan melayanimu sebanyak sepuluh jurus. seharusnya kau sudah memiliki tenaga dalam sebesar enam puluh tahun hasil latihan.. jangan toh setahun. rupanya orang itulah yang telah mewariskan kepandaian silatnya kepadamu” "Locianpwee. "Haaah . berbicara seimbang saja tak mungkin" "Kau keliru anak muda" ucap Siau yau kay cepat "dilihat dari sinnar matamu.. aku curiga dengan peristiwa terceburnya engkau kedalam air.!" .. sepantasnya tak mungkin bisa kalah di tangan Sim Kong. mohon kau orang tua sudilah kiranya mewariskan sedikit kepandaian kepadaku agar memperbaiki kemampuan boanpwee yang amat minim ini.” "Tapi "Aku tahu. .. selamanya tak pernah mengajar orang lain.. apalagi ilmu pedang Kithong kiam hoat dan Tay cing lo liong pat si merupakan ilmu sakti didalam dunia persilatan.haaah. bahkan bayangan tubuhnya pun tak sempat ku lihat. kalau menyuruh aku tinggal disisni untuk mengajar murid. aku lihat." pinta Suma Thian yu kemudian dengan wajah murung.. salah saja diantara kepandaian tersebut sudah cukup untuk menjagoi dunia peralatan. kau merasa putus asa bukan? Padahal dengan kepandaian silat yang kamu miliki sekarang.Tiraikasih Website http://kangzusi. seandainya aku sipengemis tua tahu kalau kau sudah menguasahi ilmu Tay cing lo liong pat si. Thian yu tidak ingin turun gunung lagi. semestinya tak bakal kalah ditangan si harimau angin hitam Sim kong. mungkin hal ini disebabkan kurang tahu dalam menghadapi lawan. ditambah pula aku orangnya suka lari kesana kesini.. . ketidakbecusan dirimu. sebab menurut penilaianku.

aku sipengemis tua akan berbuat baik kepadamu untuk mengajarkan ilmu langkah Ciok tiong luan poh tersebut untukmu. terasa bayangan manusia berkelebat lewat. Siau yau kay mengelus jenggotnya sambil tersenyum. anggap saja tanda mata atas penemuan kita ini" Sembari bcrkata. Dalam waktu singkat Siau yau kay itu telah selesai melakukan ilmu langkah Ciok tiong luan poh tersebut dan balik kehadapan Suma Thian yu. Baiklah.com/ Setelah mendengar penjelasan dari Siau yau kay. Tiba tiba nampaklah Siau yau kay Wi Kian menggerakkan tubuhnya dengan cepat. dengan wajah merah padam seperti kepiting rebus. sahutnya tergagap. namun gerakkan tersebut tak pernah lebih dari wilayah seluas lima langkah. setelah itu katanya: "Nah itulah dia. Mendengarkan penuturan itu. Suma Thian yu segera memusatkan segenap pikiran dan perhatiannya untuk mengikuti ge¬rakan tadi. tak heran kalau dikalahkan. “Boanpwe bodoh. tanpa terasa rasa percaya pada diri sendiri muncul kembali dalam benak Suma Thian yu. tak berhasil kusaksikan rahasia dari ilmu langkah tersebut" "Anak bodoh. sebab ia sama sekali tidak berhasil menyaksikan rahasia dari ilmu langkah tersebut. dia lantas merentangkan sepasang lengannya dan mundur sejauh satu kaki. Hal ini membuat pemuda itu diam-diam menyumpahi kebodohan dirinya. namun dia menggelengkan kepalanya berulang kali sambil menghela napas. masa karena soal itu saja harus bersedih hati? Bila sekilas pandangan saa kau sudah dapat menangkap . dan melihat pengemis itu tidak bermaksud mencemooh dirinya. buru-buru dia menceritakan kembali apa yang dialaminya. tanyanya: "Bagaimana? Sudah kau lihat jelas?” Dengan perasaan menyesal Suma thian yu menggelengkan kepalanya berulang kali. tahu-tahu dia sudah berkelebat kian kemari dengan ke¬cepatan bagai sambaran petir.Tiraikasih Website http://kangzusi.

tapi sewaktu melewati tempat dimana Siau yau kay mendemonstrasikan ilmu serakan tubuhnya itu. "Aaaah!" dia menjerit kaget. "Padahal aku bisa berbuat demikian karena mengandalkan ilmu langkah tersebut" kata Sian yau kay menerangkan. dia baru bergumam: "Untuk memahami saja tak bisa. kau harus baik-baik melatih diri..com/ rahasia ilmu langkah tersebut. rumput yang semula tumbuh diatas bekas telapak kaki itu.. tahu-tahu bayangan tubuh dari Siau yau kay sudah lenyap tak berbekas. Kejadian ini sekali lagi membuat sepasang mata anak muda itu terbelalak lebar-lebar dengan mulut melongo. Penemuan mana tentu saja membuat Suma thian yu merasa amat berterima kasih. bagaimana mungkin bisa dilatih? Sekalipun dewa juga tak mungkin bisa memahami ilmu langkah sema¬cam itu bila Cuma memandang dalam sekejap mata saja!” Berpikir demikian. setiap telapak kaki itu mendesak dalam tanah sedalam setengah depa.Tiraikasih Website http://kangzusi. buru-buru dia berpaling kearah mana Siau yu kay melenyapkan diri dan menjura dalam. bila ada jodoh kita akan bersua lagi dikemudian hari. lantas apa artinya ilmu rahasia tersebut? bagaimana perasaanmu ketika berhadapan dengan aku si pengemis tua tadi?" "Benar-benar sukar diraba gerakannya. kini sudah melayu dan dan mati membuat Suma Thian yumerasa terkejut sekaligus keheranan. aku si pengemis tua hendak pergi mencari empek bodohmu itu" Selesai berkata. katanya: .. tak dapat ditangkap bayangannya. bagaikan sedang mengejar angin menangkap bayangan saja" puji Suma Thian yu tanpa berpikir panjang lagi. tampak bayangan manusia berkelebat lewat. mendadak. Sekarang. Sampai lama kemudian. "nak. Tampak diatas permukaan tanah telah muncul enam belas buah bekas telapak kaki yang amat dalam. pelan-pelan dia berjalan turun gunung..

ia menjadi kebingungan. selangkah demi salangkah dia mulai melatih diri dengan mengikuti bekas telapak kaki yang sudah ada.. biasanya semakin hebat bila telah diketahui. Tapi. sesuatu pekerjaan yang mungkin sederhana nampaknya. apalagi waktu yang tersedia baginya tak terbatas.com/ "Terima kasih banyak locianpwc atas petunjukmu!” Kemudian dengan perasaan gembira. pada mulanya dia mengira asal dilatih maka kepandaian itu mudah untuk dikuasahi.. sebab keenam belas buah bekas telapak kaki itu semuanya mirip "langkah pertama".. juga mirip "langkah terakhir". siapa tahu begitu kakinya mulai menginjak diatas bekas telapak kaki tersebut.. mana mungkin bisa merasakan nikmatnya kesuksesan? Sang surya telah terbit diufuk timur.. Kegagalan memang merupakan guru yang baik dan pangkal dari kesuksesan.. lambat laun bergeser ketengah angkasa. Maka dengan seksama dia lantas mulai menyelidiki kepandaian tersebut dengan sabar. Suma Thian yu yang cerdik. kalau tidak pernah merasakan getirnya kegagalan.Tiraikasih Website http://kangzusi. sekali demi sekali dia berusaha terus menerus pantang menyerah. Sekali gagal dicoba untuk kedua kalinya. . semakin mengobarkan rasa ingin tahu dari Suma Thian yu.. dia tahu suatu pekerjaan yang makin sukar dicapai. gagal lagi dicoba lagi. tanpa kegagalan darimana mungkin datangnya kesuksesan. kadangkala justru semakin sukar untuk dipelajari. Seringkali kejadian yang ada di dunia ini memang aneh sekali. Ketika Suma thian tu menyaksikan keenas belas bekas telapak kaki yang tertera diiatas tanah itu. Anak muda itu tak tahu bagaimana mesti bergerak mengikuti bekas telapak kaki itu. kontan saja terjerumus dalam suasana bingung yang amat tebal. Maka kegelapan malampun menyelimuti kembali bukit Kiu gi san. angin gunung yang dingin berhembus kencang. dan akhirnya tenggelam dilangit barat. semakin sukar persoalan yang dihadapi.. penuh rasa percaya pada diri sendiri.

tapi dia sendiri telah kelelahan. katanya: "Boanpwe tak tahu akan kedatangan cianpwe berdua. diliputi kabut yans amat tebal. “Locianpwe... semalam dia kelewat gembira. buru-buru Suma Thian yu menjura dan memberi hormat. meski pada langkah kelima ia berhasil menemukan kunci rahasia dari ilmu langkah tersebut. Sekalipun lelah. rupanya kalian!" serunya keras. Sang surya bagaikan panglima perang yang ampuh menaklukan iblis kegelapan. harap cianpwe berdua sudi memaafkan keteledoran boanpwe yang molor terus. Ternyata yang datang tak lain adalah Siang gi siu (sepasang kakek bodoh) dari bukit wu san.com/ Mendadak diantara hembusan angin kencang terdengar suara Suma Thian yu yang sedang bersorak sorai. Mendadak terlihat sebatang buluh dmasukan kedalam lubang hidung Suma Thian yu dan menkilik-kiliknya berulang kali. Disaat ia sedang tidur dengan nyenyak inilabh tampak dua sosok bayangan manusia berwarna hitam muncul ditempat itu dan berhenti dihadapannya. maka tampaknya dua orang kakek telah berdiri dihadapannya. Begitu ia membuka matanya..” Lembah Cing im kok ditengah fajar yang menjelang tiba. ha ha ha ha. sekulum senyum manis masih sempat menghiasi ujung bibirnya. sudah seharian penuh dia melatih ilmu tersebut. kontan saja sianak muda itu bersin dan melompat bangun dari tidurnya. sehingga walaupun sedang tidur nyenyak.. kelewat lelah. Namun Suma Thian yu masih tertidur nyenyak dibalik rerumputan. “Aku telah berhasil..ooh. Thian! Aku telah berhasil. munculkan diri diufuk timur dan memancarkan sinar ke emas-emasan menyoroti seluruh jagad.” . namun perasaan yang mendekam didalam hatinya adalah perasaan yang manis dan hangat.Tiraikasih Website http://kangzusi. hari itu merupakan hari yang amat indah.

peluh dingin bercucuran deras. "Hayo ganti! Kau harus mengganti! Suusah payah kutemukan mestika yang tak ternilai harganya itu.siapa tak tahu dia tak bersalah. tapi sesaat kemudian dengan perasaan terkejut.....heeeeehh.. "Ya. Suma Thian yu menjadi gelisah setengah mati bagaikan semut diatas kuali panas.heeeeehh. lalu berkata: "Heeeeehh. semalam dia masih memeriksanya sekali lagi. "Kemana larinya kertas tanpa kata itu? Apakah kau telah berhasil memecahkan rahasianya?" tanya Toa gi siu Khong Sian dengan wajah serius. cepat cari sampai ketemu!" lagi-lagi Toa gi siu Khong Sian berteriak dengan marah. paras mukanya berubah hebat. mengapa bisa hilang? Hayo cepat jawab.. dia melanjutkan.. kau tak usah banyak adat” Kemudian setelah menggelengkan kepalanya berulang kali. sudah berhasil kupecahkan rahasianya Suma Thian yu bersorak gembira.com/ Toa gi siu (sikakek bodoh pertama) Khong sian tertawa terkekeh kekeh. Cepat-cepat dia merogoh ke dalam sakunya untuk mencari kitab itu..Dengan cepat Suma Thian yu menundukkan kepalanya rendah-rendah. kini sudah lenyap tak berbekas.Tiraikasih Website http://kangzusi. wajahnya memucat bagaikan mayat.. atau muncul seorang malaikat bengis. serunya lagi: "Aduh celaka. hayo cepat cari sampai ketemu. kalau tidak ku penggal batok kepalamu!" Dengan kemarahan yang meluap-luap. . ke mana larinya kertas itu?" Rupanya kertas yang semula berada dalam sakunya itu. apakah kau anggap masih bisa hidup segar bugar? “... tapi sekarang kau menghilangkannya.. hari ini kenapa bisa lenyap tak berbekas?" "Bocah keparat... "Seandainya disini muncul seekor ular beracun... Toa gi siu Khong Sian berteriak-teriak.

begitu melihat kertas tersebut adalah kertas miliknya yang hilang. ingatlah baik-baik pelajaran ini. apakah milikmu?” Suma Thian yu segera berpaling. Toa gi siu Khong Sicu baru berkata: "Inilah sebuah pelajaran yang sangat berharga bagimu. nyawamu pasti akan terbang ke akherat... seandainya disitu ada lubang maka ia pasti sudah menerobos masuk untuk menyembunyikan diri." Melihat tingkah laku sang pemuda itu. ingatlah baik baik! . dia menjadi tertegun. betul juga perkataan ini!" pikir Suma Thian yu setelah mendengar perkataan itu.. Wu san siang gi segera memegangi perut sendiri sambil tertawa terpingkal pingkal. lalu dengan wajah tersipu ia menundukkan kepalanya rendah-rendah.. Ji gi siu (kakek bodoh ke dua) Khong Bong yang selama ini membung¬kam terus. kemana ia mesti mengejarnya? Berpikir sampai disitu.com/ Berada dalam keadaan seperti ini. berseru dengan cepat: "Tunggu sebentar!" Kau hendak mencarinya ke mana?" "Yaa.. Tiba tiba si Kakek bodoh kedua Khong Bong mengayunkan tangan kanannya seraya berkata: "Disini terdapat selembar. Ketahuilah dunia persilatan itu amat berbahaya dengan manusia yang licik dan keji. kalau bencana besar. bencana paling kecil adalah rusak nama badan terluka. buru-buru sahutnya: "Benar! benar! Benar.Tiraikasih Website http://kangzusi. sedikit saja lengah maka akibatnya bencana besar akan tiba. apa lagi dapat diucapkan Suma Thian yu? Terpaksa dia mengiakan berulang kali dan beranjak untuk pergi. pencuri itu pasti sudah kabur meninggalkan tempat itu. kau harus selalu waspada dan berhati-hati dalam menghadapi setiap persoalan.. tertawa sampai air matapan turut jatuh bercucuran Selesai tertawa. dia lantas berhenti. Kemana ia mesti mencari kini? Kalau dicuri orang selagi dia tidur nyenyak. Pada saat itulah.

Ketahuilah. kalau tidak begitu. dia tak mengira kalau hanya dalam sehari saja sudah memperoleh petunjuk yang sangat berharga dari seorang tokoh persilatan yang amat lihay.Tiraikasih Website http://kangzusi. sebetulnya mempunyai arti yang mendalam. bagaimana menerima warisan ilmu langkah dan sebagainya. kepandaian itu merupakan kepandaian yang paling diandalkan sipengemis untuk ber kelana dalam dunia persilatan.. "Apakah berbasil kau pahami?" “Ya. dengan wajah serius Toa gi siu Khong Sian berkata: “Aku sudah mengetahui semua kejadian itu. Mendengar kisah tersebut.. tapi tak terkirakan manfaatnya. semangat semacam ini memang pantas dihargai. asal kau dapat memahaminya. boanpwee telan memahami rahasia dari kertas tanpa kata ini. pengemis tua itu sudah menceritakan segala sesuatunya kepadaku. sekalipun berjumpa dengan iblis tua dari dunia persilatan. dimana ia berjumpa dengan Siau yau kay Wi kian. lalu tanyanya. tapi isi kertas itu.com/ Suma Thian yu segera mengiakan berulang kali. ilmu langka Ciok tiong luan poh cap lak tui (enam belas langkah kacau pembingung sukma) meski tak sedap kedengarannya. Ji gi siu Khong Bong segera menyerahkan kertas tersebut ketangan Suma Thian yu. kejadian ini . apalagi mewariskan kepandaian rahasianya.. Tanpa terasa dia menjadi terharu sekali dan menerima nasehat tersebut dengan perasaan yang tulus... darimana aku bisa tahu kalau kau sedang bersembunti disini dan molor? Kau bisa lupa makan lupa tidur dan berusaha terus untuk mempelajari dan menekuninya.." Secara ringkas dia lantas bercerita tentang pengalaman yang dijumpainya semalam. sekarang dia baru mengerti kalau tindakan Wu san gi siu mempermainkan dirinya. kendatipun tak sanggup mengalahkannya. paling tidak kau masih sanggup untuk menghindarkan diri dari setiap ancaman“ Suma Thian yu merasa gembira sekali.

kertas ini hanya selembar kertas rongsok yang tak yang tak berguna” "Apa? Cianpwee bilang kertas ini palsu? Aah.Tiraikasih Website http://kangzusi. dunia persilatan yang penuh pembunuhan. meskipun boanp telah berhasil membongkar rahasia ker tas tanpa kata itu. mengapa orang lain bersedia mewariskan kepandaian andalannya itu kepada dia? Apa sebenarnya tujuan orang itu? Mung¬kinkah hal ini hanya dikarenakan dia menarik perhatiannya? Tanggung jawab yang di bebankan diatas pundaknya dari hari kehari semakin bertam¬bah berat. "Nak. mana mungkin?” "Sebenarnya aku pun berpendapat demikian kata Toa gi siu Khong Sian. dia harus bertanggung jawab untuk meredakan badai pembunuhan yang sedang melanda dunia persilatan. dia buru-buru ingin tahu rahasia yang kerada dibalik kertas tanpa kata tersebut. Kemudian setelah berhenti sejenak. ia melanjutkan: . Akan tetapi dia tidak pernah berpikir lebih mendalam lagi. lebih baik kau saja yang menerangkan” suma Thian yu segeras mengalihkan sorot matanya keewajah Ji gi siu Khong Bong. kemudian sambil berpaling kearah Ji gi siu Khong Bong. menegakkan keadilan dan kebenaran dalam masyarakat. namun ia masih belum merasakan nya. “Hiante. namun belum sempat untuk membaca apalagi mempelajari isi kitab tersebut "Tak usah dibaca lagi. dunia yang penuh noda sedang menggapai kearahnya. bayangkan saja betapa berat dan pentingnya tugas serta tanggung jawabnya. tahukah kau apa yang tercantum didalam kitab tersebut?" Terdengar Tay gi siu Khong Sian bertanya. "Apalagi yang mesti dibicarakan? palsu ya palsu apa lagi yang musti dijelaskan? sahut Ji gi siu Khong Bong cepat.com/ betul-betul merupakan suatu perkah yang sangat besar bagi dirinya. kata nya. “Entahlah.

ketika orang tua itu berhenti berbicara. dapat dikelahui bahwa isinya adalah sejenis kitab maha sakti peninggalan Ku hay siansu. kembali ada sebuah tugas yang hendak kuserahkan kepadamu. kalau tidak. . dia sengaja ber¬henti sebentar. seorang pendeta lihay yang hidup pada empat ratus tahun berselang. Suma Thian yu dibuat semakin kebingungan setengah mati. dan kau tak boleh me nolak tugas tersebut. kebenaran dan keadilan pasti akan diinjak-injak. tulisan yang tercantum didalam kertas ini adalah tulisan bahasa Han." “Haai.. " Berbicara sampai disitu. "Baik. Namun diluarnya dengan cepat dia menjawab. Ketika itu pemuda tersebut sedang mende¬ngarkan dengan seksama." pikir Suma Thian yu didalam hati kecilnya. ujarnya kemudian: "Ditinjau dari apa yang tercantum dalam kitab ini. kemudian sambungnya: "Locianpwee. dapatkah kau memberi penjelasan lebih jauh?" "Boleh saja. kitab itu berna¬ma Kun tun kan kun huan siu cinkeng dan me¬rupakan sebuah kitab pusaka yang sudah pasti merupakan sejenis kepandaian yang luar biasa akan tetapi." Ia tak pernah mempertimbangkan akibatnya karena sekarang dia hanya ingin mengetahui rahasia di balik kitab tanpa kata tersebut. dunia persilatan tak pernah akan menjadi tenang kembali!" Setelah mendengar perkataan itu. Si Kakek bodoh kedua Khong Bong manggut-manggut. tapi dengan cepat Ji gi siu Khong Bong telah berkata lebih dahulu: "Tapi kenyataannya jauh berbeda sekali. boanpwee akan melaksanakannya dengan baik. ditatapnya wajah si kakek bodoh kedua Khong Bong.. lagi-lagi sebuah tugas. segera dia membuka mulut hendak bertanya. Cuma selesai lohu berbicara nanti. seakan akan hendak menggoda Suma Thian yu.com/ "Semoga saja lembaran yang asli jangan sampai terjatuh ketangan iblis.Tiraikasih Website http://kangzusi.

tanyanya lagi: "Hiante. menurut dugaanmuu. tetapi juga seseorang yang paling bodoh. “Ya. namun sepatah kata tulisan Han pun tidak dipahami olehnya. mengerti?" .Tiraikasih Website http://kangzusi. "Setelah ia berhasil mendapatkan kitab yang asli. bila kau berhasil mendengar kalau kitab pusaka tersebut telah muncul. sekalipun sudah berkelana cukup lama didaratan Tionggoan. Sudah pasti orang itupun seorang yang licik. Dan sini dapat diketahui kalau kertas ini adalah barang palsu" Dengan wajah termangu-mangu Suma Thian yu mendengarkan penje-lasan tersebut." ucap Toa gi siu Kong Sian sambil menggelengkan kepalanya berulang kali. bahkan telah diambil orang.com/ padahal Ku hay siansu adalah seorang Tibet. yakni setelah turun gunung nanti. mendadak dengan wajah serius Ji gi siu Khong Bongberpaling kearah Suma thian yu. kemudian katanya: "Bocah. tak mungkin dia menirukan Cinkeng asli untuk membuat sebuah yang palsu!” "Kalau begitu orang itu pintar sewaktu bodoh sesaat?” tanya Toa gi siu Khong sian. mengapa harus membuat yang palsu? Bukankah ibarat melukis ular di beri kaki?" "Benar! Inilah sebabnya orang itu boleh dibilang seseorang yang paling pintar. tentu saja cerdik!” "Tapi aku anggap orang itu merupakan seorang yang 'paling bodoh. mungkinkah Cinkeng tersebut sudah keluar dari tanah?" "Tentu saja sudah keluar dari tanah. maka kaupun harus segera melaksanakan sebuah tugas yang amar sulit. sementara Tay gi siu Khong Sian manggut-manggut de ngan perasaan puas. Ketika selesai mengucapkan perkataan tersebut." Ji gi siu Khong Bong menyatakan setujunya pula dengan pernyataan tersebut. kalau tidak. maka kau harus berusaha dengan sepenuh tenaga untuk melindungi kitab pusaka itu agar tidak sampai terjatuh kembali ketangan orang-orang laknat. sekarang kau telah mendengar habis semua perkataanku.

sebagai seorang anak yang berbakti. Jilid 5 Maka dia menyimpan kitab tersebut kedalam sakunya. sesungguh nya dia hendak merobeknya seketika itu juga. timbul perasaan yang sangat berat didalam hatinya. sakit hati paman Wan dan kini ditambah lagi tugas berat tersebut. sahutnya: "Bakti kepada orang tua memang merupakan soal utama yang paling penting. toh disimpan juga tak ada gunanya” Suma Thian yu memperhatikan sekejap kertas tersebut. boanpwee akan turut perintah!" jawab Suma Thian yu dengan wajah bersungguh-sungguh. hatimu penuh welas kasih dan mulia. dikemudian hari pasti berhasil. menciptakan suatu pekerjaan . "Cianpwe berdua. besok boanpwe hendak meninggalkan bukit Kiu gi san untuk melacaki jejak musuh besarku. aku tahu kau polos dan jujur. kalau belum dilihat isinya sudah dirobek. Tapi ketika ia teringat akan dendam keluarga. kemudian baru berkata kepada sepasang kakek bodoh dari bukit Wu san itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. boanpwe merasa berkewajiban untuk membalaskan dendam bagi sakit hati orang tuaku. bagaimanapun juga ia telah bersusah payah sebelum berhasil menemukan rahasia kitab itu. tapi ingatan lain seakan melintas dalam benaknya. rasanya hal ini amat disayangkan. lalu berkata: "Lebih baik kitab palsu itu dirobek saja.com/ "Baik. bila kau bisa berbakti kepada orang tua maka seluruh penjuru dunia dapat kau lewati. Toa hi siu Khong Sian manggut-manggut. Tiba-tiba Ji gi siu Khong Bong menuding kearah kitab pusaka palsu ditangan Suma Thian yu. entah cianpwe berdua masih ada petunjuk apa yang hendak disampaikan?" Sambil tertawa.

suasana macam ini tak akan bisa bertahan lama. bagaimana pun brutalnya perbuatan kaum iblis dan manusia laknat.com/ besar. Berbuatlah kebajikan dan kemuliaan bagi umat manusia. Suma Thian yu merasa seakan-akan kehilangan buah mutiara yang tak ternilai harganya dan merasa murung dan sedih. Ji gi siu Khong Bong telah menyambung: “Walaupun dewasa ini dunia persilatan diliputì oleh tabir iblis dan hawa sesat. Memandang bayangan punggung kedua orang kakek itu. menyeberangi samudera api. kendatipun akhirnya harus mati demi membela kebenaran. mengapa aku tidak mempergunakan ucapan mereka sebagai pedoman hidupku?" Setelah menyampaikan nasehatnya kepada Suma Thian yu. ia berpikir. suatu ketika mereka pasti akan tertumpas habis. Sekali lagi ia hidup menyendiri dialam semesta yang begini luas. Baru selesai Toa gi siu Khong Sian berkata. hingga kini dia baru me ngetahui sejelas-jelasnya watak dari sepasang kakek bodoh tersebut. orang yang benar-benar cerdas memang mirip bodoh. "Benar-benar terlalu agung.Tiraikasih Website http://kangzusi. walaupun harus menembusi sarang naga dan gua harimau. maka berhatihatilah dalam mencari kawan. tapi dunia persilatan amat berbahaya. mereka segera membalikkan badan dan berlalu dari situ. majulah pantang mundur. dalam waktu singkat bayangan tubuh mereka berdua sudah lenyap tak berbekas. Diam-diam timbul perasaan kagum didalam hatinya. Sepasang kakek bodoh dari bukit Wu san sama sekali tidak menantikan jawaban nya. sampai kapan keadaan seperti ini baru akan berakhir? . kau akan mati sebagai seorang pahlawan" Dengan perasaan yang tulus Suma Thian yu menerima semua nasehat itu dengan hati yang bersungguh-sungguh. tapi perbuatanmu tidak menyalahi hukum alam dan suara hati. se jak dulu sampai sekarang. mesti harus mendaki bukit golok. kejahatan tak pernah bisa menenangkan kebenaran.

mengapa tidak mempergunakan kesempatan itu untuk memeriksa isi kitab pusaka palsu itu? Berpikir demikian. bercambang. dia lantas merogoh ke dalam sakunya dan mengeluarkan kertas tersebut dan dipegang dalam tangan. benda apakah yang sedang kau pegang itu?" Sungguh tak disangka suara pekikan yang kedengarannya masih jauh tadi. bahkan sambil berpaling dia memejamkan matanya seperti orang hendak tidur.Tiraikasih Website http://kangzusi. mungkinkah dibukit ini telah ditemukan suatu benda mestika ?" Sementara dia masih termenung. Suma Thian yu mencoba untuk memeriksa sekeliling tempat itu. beralis tebal dan bermulut lebar. apalagi orang itu pun bermuka bengis dan menyeramkan. berperawakan tinggi besar.com/ Sementara dia masih termenung. maka timbul satu ingatan dalam benaknya untuk . mengapa selama beberapa hari ini bukit kiu gi san jadi begini ramai? Satu rombongan baru lewat. Tiba-tiba terdengar suara bentakan keras: "Hei bocah muda. Suma Thian yu merasa amat terperanjat setelah mendengar suara pekikan tersebut. Orang itu ber tampang menyeramkan sekali. rombongan lain menyusul datang. bermata besar. Suma Thian yu sudah terbiasa mendengar suara pekikan tersebut. Tiba-tiba terlintas satu ingatan didalam benaknya. dia acuh tak acuh. suara pekikan tersebut sudah semakin mendekat. mendadak dari kejauhan sana terdengar suara pekikan nyaring berkumandang memecahkan kesunyian. tahu-tahu dihadapan mukanya telah melayang turun seorang kakek berusia tujuh puluh tahun. bahkan jumlahnya tidak hanya satu. dengan perasaan tertegun pikirnya: "Heran. ketika dilihatnya tak ada orang lain selain kakek itu.

Seandainya Suma Thian yu tahu kalau kakek yang berada dihadapannya sekarang adalah salah seorang dari Ci san su mo (empat iblis dari bukit Ci san). Jit ci to (pencoleng berjari .. kemudian sengaja menyimpan kertas tadi ke dalam saku.. “Huh.apa yang kau andalkan untuk memerintahku berbuat demikian? kitab ini toh aku yang menemukan. heeh. "Aku tak dapat memberitahukan kepadamu. paras muka kakek tersebut berubah hebat. seakan-akan pemuda itu sudah sepantasnya untu menyerahkan kitab pusaka itu kepadanya.. Dengan suara nyaring dia lantas berkata. mencorong sinar buas dari balik matanya. kenapa harus kuserahkan lagi kepada orang lain. sebab benda ini adalah sebuah mestika yang tak ternilai harganya!" Sambil berkata dengan wajah tersenyum mengejek dia melirik sekejap kearah kakek itu.. "Aduuh . ia merasa apa yang telah dilakukannya benar-benar amat memuaskan hatinya. Heeh.dari maka kau bisa tahu?" Suma Thian yu purapura merasa terkejut. heh sungguh menggelikan!" "Lohu ingin bertanya kepadamu.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ mempermainkannya dengan menggunakan kitab pusaka palsu tersebut. kertas ini isinya adalah ilmu silat peninggalan dari Ku hay Siansu!” Mendengar perkataan itu. dia berkata lebih jauh: "Padahal sekalipun kuberitahukan kepadamu juga tak mengapa. Selama hidup belum pernah dia permainkan orang iain seperti apa yang dilakukannya saat ini. dia sepera membentak "Kau tidak membohongi aku? Bawa kemari!" Nadanya keras dan bersifat memerintah. padahal dalan hati kecilnya dia geli sekali. apakah kitab tersebut adalah kitab pusaka Kun tun kan kun huan siu Cinkeng?" nada suara dari kakek tersebut menjadi jauh lebih lembut. Setelah itu dengan senyuman aneh menghiasi diujung bibir.

Nah bocah muda.haah." Suma Thian yu tertawa tergelak lagi setelah mendengar nama tersebut.. "Tidak ada pekerjaan yang semudah itu di kolong langit.haah... tapi setelah mengetahui siapa gerangan dirimu itu.. bila kau tidak menyebutkan namamu itu. mungkin aku masih akan menyerahkan kitab tersebut kepadamu. niscaya dia tak akan berani mempermainkan kakek itu. “Haah.. tak heran kalau kau berani bersikap kurangajar kepadaku...Tiraikasih Website http://kangzusi.... Terdengar pencoleng berjari tujuh Tam yu tertawa terbahak-bahak dengan bangganya.Hmm... . tampaknya arak kehormatan kau tak mau. oleh karena kitab pusaka itu berhasil kau temukan. saya ingin tahu cukup pantaskah kau menerima pusaka ini" Mendengar perkataan itu.. rupanya kau belum tahu siapakah diri ku ini? Lohu she Tam bernama Yu.com/ tujuh) Tam Yu yang pernah menderita kekalahan ditangan gurunya Put Gbo cu dimasa lalu. sauya tak sudi untuk menyerahkan kepadamu" "Kenapa?" teriak si Pencoleng berjari tujuh dengan gusar... pelanpelan dia menarik ke luar kitab itu hirgga muncul separuh dari balik sakunya. Coba nilailah apakah aku pantas untuk mendapatkan kitab pusaka yang berada ditanganmu itu?” Haah.haah. kemudaan berkata lagi.. "Haah.... maka dia tidak marah atau pun merasa kaget. nampaknya saat lohu untuk unjuk gigi sudah tiba. Sebentar jika kau sudah merasakan kelihayanku..haah..bersusah payah aku mencari kesana kemari. akrhirnya berhasil kutemukan tanpa susah payah. si Pencoleng berjari tujuh Tam Yu tertawa seram.haah.. jangan lagi berkaok minta ampun" Suma Thian Yu kembali tertawa keras. maka lohu bersedia mengampuni selembar jiwamu. arak hukuman kau pilih. tinggalkan dulu nama besarmu.bocah keparat. cepat serahkan kitab tersebut kepadaku!" Suma Thian yu sudah menduga akan sikap dari kakek tersebut. "bocah keparat.

lohu memang ingin berbuat demikian” "Hmm! Bagaimanapun juga pencoleng memang berjiwa kerdil dan tak becus. kau belum berhak!” . lebih baik jangan semba rangan berpikir. apa hubunganmu dengan siluman tosu itu?" Apa hubunganku dengannya lebih baik tak usah kau campuri. dan kaupun tidak berhak untuk mengetahuinya.heeeh. kalau nyawamu saja berhasil ditemukan secara untunguntungan. apakah kau tidak malu? Hmm. si Pencoleng berjari tujuh Tam Yu menjadi tertegun.heeeh." "Heeeh. Namun tiba-tiba terdengar suara bentakan keras menggelegar di udara." "Huuuh... Maaf.. Suma Thian yu segera memicingkan mata dan membentak dengan nada sinis: "Bagaimana? Ingin merebut dengan kekerasan ?" "Betul. kemudian dari malu dia menjadi gusar..." Selesai berkata. dengan langkah lebar dia lantas berlalu dari tempat itu. selamanya lohu tak doyan dengan permainan semacam ini lebih baik segera serahkan kitab tersebut ke padaku.. bocah keparat. sekali menjadi bajingan selamanya tetap bajingan. mana ada hak bagimu untuk mendapatkan kitab pushka tersebut?" Mendengar ucapan tersebut. terhadap seorang pemuda pun menggunakan cara kekerasan...com/ "Aku tak dapat menyerahkan kepadamu karena kau adalah bekas panglima yang kalah di tangan Put Gu cu locianpwe. serunya: "Bocah keparat... "Berhenti !" Tampak sesosok bayangan manusia dengan kecepatan bagaikan sambaran kilat berlelebat lewat dari atas kepala Suma Thian yu dan menghadang perginya.. sauya tak dapat menemani lebih lama lagi..Tiraikasih Website http://kangzusi. tak kusangka kau memiliki selembar bibir yang pandai bersilat lidah.

kemudian mengembangkan ilmu langkah Ciok tiong tuan poh cap lak sui yang dipelajari dari Sisu yau kay wi Kian semalam. tak ampun peluh dingin segera bercucuran keluar membasahi tubuhnya. Suma Thian yu lebih cepat lagi. baru saja lengannya mencapai setengah jalan. "Bocah keparat. kemudian tangan dan kakinya hampir bersamaan waktunya me nendang ke tubuh Suma Thian yu keras-keras. Dengan terjadinya peristiwa itu. Dengan perasaan terkejut buru-buru dia memutar badannya secepat kilat. Paras muka si Pencoleng berjari tujuh Tam Yu berubah hebat. kembali tengkuknya dihajar orang sehingga terasa linu. dengan suara yang meng geledek bentaknya keras-keras. kau ingin mampus?" Sepasang lengannya diayunkan kedepan melancarkan bacokan semen-tara tubuhnya ikut menubruk kemuka bagaikan harimau lapar menerkam domba. Sayang dia cepat. Tapi sifat rakusnya dan keinginannya untuk mendapat mestika membuat dia lupa akan keselamatan akan jiwanya diri . Baru saja sepasang lengan si Pencoleng berjari tujuh Tam Yu mengayun kedepan. mendadak serasa bayangan manusia berkelebat lewat. mendadak tengkuknya seperti dihembus orang. tampak bayangan manusia berkelebat lewat dan “Plok” sebuah tempelengan keras telah bersarang di atas pipi kakek tersebut. mukanya merah padam seperti babi ppnggang. ia tidak gugup ataupun panik. semangat si Pencoleng berjari tujuh Tam Yu menjadi dingin separuh. sementara ia masih tertegun. dia sadar bahwa pada hari ini telah bertemu dengan musuh tangguh. menanti sepasang kepalan lawan sudah berada setengah depa dihadapan nya. mendadak dia menyelinap kesamping.Tiraikasih Website http://kangzusi. Suma Thian yu sudah mempunyai perhitungan yang cukup matang dalam menghadapi keadaan tersebut. mengerikan sekali keadaannya.com/ Begitu ucapan terakhir diutarakan. panas dan perih.

Sedangkan Suma Thian yu justru berputar kian kemari bagaikan kupu kupu yang menari ditengah bebungahan. meraba. mencubit seluruh badan kakek tersebut. keadaan si Pencoleng berjari tujuh Tam Yu sudah lemas seperti seekor ayam jago yang kalah bertarung. rasa percaya diri Suma Thian yu terbadap kemampuan sendiri semakin bertambah. kemudian tangannya mencongkel ke muka. dengan mata gelap si Pencoleng berjari tujuh Tam Yu mengeluarkan ilmu Thian sai ciang andalannya untuk melancarkan serangan pukulan dahsyat untuk menggurungseluruh badan Suma thian yu. "Kali ini aku hanya mencongkel sebelah matamu saja sebagai peringatan. seluruh badannya basah kuyup oleh keringat.Tiraikasih Website http://kangzusi. entah serangan dahsyat macam apapun yang telah digunakan si Pencoleng berjari tujuh Tam yu untuk mendesak musuhnya.. lain kali aku harap kau jangan menganiaya kaum muda lagi dengan semaunya sendiri" seru Suma Thian yu. Tak selang berapa saat kemudian. Semenjak mempelajari ilmu langkah Ciok tiang luan poh. mendadak gerakan tubuhnya berubah. napasnya ngos-ngosan seperti kerbau. Selesai berkata. pasang kakinya segera menjejak permukaan tanah dan tubuhnya melambung keudara. . Jeritan ngeri yang memilukan hati segera berkumandang dari mulut si pencoleng berjari tujuh Tam Yu. mukanya pucat pias. pada hakekatnya ia seperti telah berubah menjadi seseorang yang lain. Suma Thian yu segera mengejek sambil tertawa: "Bagaimana? Terbukti bukan kalau kau masih belum cukup mampu untuk mendapatkan kitab ini?" Berbicara sampai disitu. mencakar.. mengenaskan sekali keadaannya Sambil berputar terus kian kemari.com/ sendiri. mendadak ia menerobos masuk ke dalam. ia selalu gagal untuk mendesak lawannya. setiap ada kesempatan dia selalu menowel.

dia telah mendapatkan kitab pusaka Kun tun dan kun huan siu cinkeng dari Ku hau sian siau.com/ kemudian diringi suara pekikan panjang yang penuh nada gembira. heehh. maaf!” Begitu selesai berkata. baik.. tak akan kulepaskan kalian berdua. ternyata tanpa memperdulikan Si Pencoleng berjari tujuh Tam Yu yang sedang terluka. muridku. kau tak boleh bertindak gegabah. dari atas bukit melayang turun tiga sosok bayangan hitam yang langsung menghampiri si pencoleng berjari tujuh Tam yu yang terluka. lalu sahutnya dengan sedih: "Sudah pergi. seorang diantaranya segera memeluk tubuh si pencoleng berjari tujuh Tam Yu sambil berteriak: "Suhu. kenapa kau orang tua? Siapa yang telah turun tangan sekeji ini kepadamu?" Pencoleng berjari tujuh Tam Yu membuka matanya yang tinggal sebelah dan mengawasi pendatang tersebut.. Bersamaan waktunya dengan lenyapnya bayangan tubuh Suma Thian yu di ujung jalan sana.Tiraikasih Website http://kangzusi. Sampai lama kemudian. Si Pencoleng berjari tujuh Tam Yu yang terluka dan menyaksikan kepergian kedua orang itu segera berseru dengan penuh kebencian: "Tak berperasaan tak memperdulikan kesetiaan antar persaudaraan. mereka segera berseru cepat: "Tam Yu. kau bukan tandingan bocah keparat tersebut" Ketika dua orang kakek lainnya mendengar ucapan tersebut. kalian berani kesitu tak lebih hanya akan menghantar kematian . kedua orang itu segera melejit ketengah udara dan meluncur ke arah dimana Suma Thian yu melenyapkan diri dengan kecepatan luar biasa. Heehh. selama aku orang she Tam masih hidup.. Dalam waktu singkat ketiga orang itu sudah berada ditempat kejadian. suhu.. pekikan itu masih saja bergema ditengah hutan. bocah keparat itu sudah pergi. secepat kilat dia turun dari bukit tersebut.

sepeninggal dari lembah Cing im kok..Tiraikasih Website http://kangzusi. mendadak dari arah belakang terdengar seseorang membentak keras: "Hei bocah muda. Dalam sekejap mata. tetapi memang paling baik jika kalian bisa segera melaporkan diri kepada raja akhirat. maka sengaja ia perlambat larinya. menggunakan pakaian dengan tiga warna yang berbeda dan berwajah seram. mungkin juga disebabkan kitab pusaka palsu tersebut. Kehadiran kedua orang kakek yang tak dikenal itu amat mencengangkan hatinya. dilihat dari dandanannya dapat diketahui kalau orang itu adalah Sam yap koay mo (Iblis aneh tiga daun) pentolan dari Ci san su mo. Suma Thian Yu melanjutkan perjalanannya dengan kecepatan luar biasa. jadi sebenarnya adalah saudara angkat sipencoleng berjari tujuh Tam yu sendiri. berhenti kau!" Suma Thian yu segera menghentikan tubuhnya dan berpaling. maka tegurnya dengan cepat: Ada urusan apa kalian berdua datang kemari?" Salah seorang diantaranya adalah seorang kakek berusia tujuh puluh tahun. . Suma Thian yu mengira si pencoleng berjari tujuh yang melakukan pengejaran." Ternyata kedua orang itu adalah Sam yap koan mo serta Coa tau jin mo... tampak olehnya dua orang kakek berdandan aneh sedang menyusul tiba dengan kecepatan luar biasa. Tapi tak berapa jauh dia berjalan. tapi dia tahu pendatang pendatang tersebut tidak bermaksud baik. dari arah belakang terdengar suara ujung baju tersampokangin bergema tiba. kenapa bukan cuma seorang!” Baru saja ingatan tersebut melintas lewat didalam benaknya. Dalam pada itu. Dengan perasaan terkejut Suma Thian yu segera berpikir: “Heran. mendadak dari arah belakang terdengar suara pekikkan aneh bergema tiada hentinya. kedua orang ini pun termasuk anggota Ci san su mo.com/ dengan percuma.

. tapi kalau tidak. Sam Yap Koay mo menjadi naik darah setelah mendengar perkataan itu.haahh.. "Betul! Ucapanku selamanya kupegang teguh asal kau mau serahkan kepada kami. tulang belu langnya bergemerutukan nyaring. sayang sungguh amat sayang!" Seraya berkata dia segera menggelengkan kepalanya dan menghela napas panjang. kau tak usah berlagak bodoh lagi.kalau kitab pusska ttu tidak kuserahkan. tak disangkal lagi dia adalah manusia paling buas dari Ci san su mo. setelah melukai adik angkatku... kumis melintang dan kepala berbentuk segitiga. Coa tou jin mo atau manuusia iblis berkepala ular Sim moay him adanya. sikapnya yang memandang rendah musuhnya seakan-akan tak akan pandang sebelah matapun terhadap kemampuan musuhnya itu.. sungguh mengenaskan sekali rasanya. "bersa habat dengan manusia macam kau..Tiraikasih Website http://kangzusi..... sepasang matanya berubah menjadi merah membara. hidung pesek.. apakah kau masih ingin mungkir? Hmm. Dengan suara sedingin es. tibatiba ia membentak keras: . segala sesuatunya akan kuanggap impas dan tidak dipermasalahkan lagi. tak kusangka seorang bocah busuk yang masih berbau tetek berani bertindak sekejam itu. heeeh.. apakah kalian hendak membalas dendam bagi sakit hati adik angkatmu itu? kata Suma Thian yu sambil tertawa terbahak-bahak. manusia tak tahu malu” dengus Suma Thisn yu dengan wajah sinis..heeeh. kamipun tak akan mengingkari janji" "Ciiss. asalkau serahkan kitab itu yang disakumu itu kepada kami.haahh. Sam yap koay mo segera menegur: "Bocah keparat... ia memandang hina terhadap watak orang yang rendah.tiada lain..com/ Disampingnya adalah seorang kakek berusia enam puluh tahunan.." "Haaah.... bermata tikus. memakai baju panjang model orang desa.sayang Put Gho cu locianpwe tidak membereskan kalian dimasa lalu.heech.

Melihat datangnya ancaman tersebt. pemuda itu mendengus dingin...heeeh... lohu akan memenuhi pengharapanmu itu" Selesai berkata dia lantas bergerak maja ke depan dengan jurus Gi san tiam hay (menggeser bukit membendung samudera) dia bacok tu buh bagian bawah dari Suma Thian yu. kemudian pedangnya di loloskan dan.. sepasang bahunya bergerak dan mundur sejauh satu kaki lebih. Menghadapi ancaman tersebut.heeeh.” Mendengar perkataan itu. segulung angin pukulan yang maha dahsyat dengan cepatnya menggulung tubuh Suma Thian yu. Sam yap koay mo nampak agak tertegun. "tampaknya kau belum mengetahui akan kelihayan sauya? Tidak sukar bila kau mengi nginkan kitab pusaka itu. serahkan nyawamu!" Telapak tangannya segera diayunkan kedepan.... ini lebih bagus lagi.. tanpa gugup barang sedititpun juga pedang itu diputar dite ngah jalan menusuk keatas dan mengancam dada Sam yap koay mo dengan jurus Tan hong tian yang (burung hong menghadap matahari).dengan mengandalkan kepandaian mu juga berani berbicara sesumbar? Betul-betul manusia tak tahu diri. kitab tersebut akan kupersembahkan kepadamu.Tiraikasih Website http://kangzusi. Anak nuda itu tertawa panjang. “Rupanya kau adalah ahli waris dari bajingan anjing budukan she Wan terebut.kemudian sambil tertawa seram katanya.."Criiing!" pedang Kit hong kiam sudah dihunus dari sarungnya. Sam yap Kuay mo tertawa terkekeh-kekeh dengan seramnya. pedangnya segera didorong sejajar dada.... lohu akan membekukmu hidup-hidup untuk menerima pahala sehingga tidak sia-sia perjalananku kali ini" . "Setan tua yang tak tahu malu" teriaknya lantang.. “Heeeh... baik.. asal bisa menangkan satu jurus saja ditangan sauya...com/ "Bocah keparat.

dia lantas menggapai kesamping. cuma. Sam yat koay mo serta Coa tau jin mo hanya merasakan manusia berkelebat lewat... Dalam waktu singkat seluruh arena sudah dipenuhi oleh bayangan manusia yang berkelebat kesana kemari menerjang keluar dari ke pungan kedua orang itu.. ...Tiraikasih Website http://kangzusi... Tampaklah Suma Thian yu sudah berdiri di luar arena dengan sekulum senyuman dingin menghiasi ujung bibirnya. Selesai berkata.. kemudian secara tibatiba menghentikan gerakan tubuhnya.. tanpa banyak berbicara kitab tersebut akan segera kuserahkan kepada kalian. sekarang maaf kalau sauya tak akan melayani lebih lama lagi" demikian ia berseru. melihat kejadian itu mereka berpekik ke ras lalu melakukan pengejaran...tidak sulit bila kalian ingin mendapatkan kitab pusaka itu asal kamu berdua bisa menangkan satu jurus atau setengah gerakan saja dalam seratus jurus gebrakan.com/ Berbicara sampai disitu. tahu-tahu mereka sudah kehilangan bayangan tubuh lawan.haaah. sambil membalikkan badan ia berseru dengan tertawa terbahak-bahak: "Haaah. si Manusia iblis berkepala ular segera melompat maju kedepan.. Tentu saja kedua orang iblis tersebut tidak bersedia melepaskan musuhnya dengan begitu saja. Suma Thian yu dihadapkan dua orang gembong iblis sekaligus bukannya merasa heran malah sebaliknya tertawa panjang. dengan gerakan tubuh yang cepat ia berlalu dari sana.. ternyata gembong iblis dari Liok lim ini telah bekerja sama untuk mengerubuti pemuda berusia enam belas tahun itu.. dengan perasaan terkejut mereka segera berpaling ke samping... "Aku lihat lebih baik kalian berdua melatih diri selama sepuluh tahun lagi sebelum datang mencoba sauya mu lagi.. haaah.. Suma Thian yu termenung sebentar. dasar memang bermuka tebal... menyusul kemudian gerakan tubuhnya berubah dan dia segera mengembangkan ilmu langkah Ciat tiong luan poh cap lak tui untuk melayani musuhnya.

Agak tertegun juga kedua orang iblis tersebut ketika dilihatnya Suma Thian yu berani melawan mereka berdua bersama-sama. segenap kepandaian silat yang dimilikinya segera dikeluarkan untuk mendesak musunnya. Sambil bertarung melayani serangan-serangan dari kedua orang iblis tersebut. lalu sambil melirik sekejap ke arah dua orang iblis tersebut. bila pertarungan semacam ini dilangsungkan lebih jauh maka sampai besokpun kedua orang iblis tersebut tak akan mampu berbuat apa-apa kepadanya. “Aduuh. lohu tidak mau kitab pusaka itu tapi pedangmu itu akan kurampas. ternyata ilmu langkah Ciok tion luan pah cap lak tui yang diwariskan Siau yau kay kepadanya memang terbukti lihay sekali. lanjutnya: "Kitab pusaka itu cuma ada selembar. "Hmm. dia berhenti sebentar. mau turun tangan lebih baik cepatlah turun tangan!" Begitu selesai berkata.. padahal siapa tahu dalam hati kecilnya? Lebih baik tak usah banyak bicara lagi. bocah keparat. sementara jari tangan kirinya bagaikan tombak menotok tubuh Sam yap koay mo. kau lak usah mencoba untuk mengadu domba kekuatan kami berdua. aku orang she Sim bukan manusia sebangsa itu.. ketiga orang itu sudah bertarung sebanyak dua puluh gebrakan. Dalam waktu singkat. menang kalah masih belum bisa ditentukan sedang kekuatan mereka nampak seimbang. "Hmm. diam-diam Suma Thian yu merasa gembira.com/ Berbicara sampai disita.. bagaimana cara kalian berdua untuk membaginya secara adil?" Si Manusia iblis berkepala ular Sim Moay him mendengus dingin.Tiraikasih Website http://kangzusi.aku sudah tak mampu lagi." Suma Thian yu menunjukkan wajah sinis. pedang Kit hong kiamnya segera menyapu tubuh Coa toa jin mo dengan jurus Lip sau ngo gak (menyapu rata lima bukit). lebih baik aku mengaku kalah saja!" . Maka diapun lantas berseru. dimulut saja berbicara soal kegagahan dan kebenaran.

setelah digoyangkan berulang kali dia melemparkannya ke udara. maka Suma Thian yu memperlihatkan mata uang tersebut. "Nah. "Tangan kiri!" Suma Thian yu pura-pura menghela napas panjang. setelah di sambut dengan kedua belah tangan. bila kalian bisa menebak secara jitu ditangan sebelah manakah mata uang itu kugenggam. diapun tidak sungkansungkan segera menuding tangan kiri Suma Thian yu sambil berseru. cuma ada syaratnya. Suma Thian yu segera berlagak hendak merobek kertas tersebut. Sam yap Koay mo tertawa seram.com/ Mendengar seruan tersebut. kalian dilarang mengejar sauya lagi. Apa syaratnya!” teriak kedua orang ituham pir berbareng. sekarang terbukti aku tak mampu untuk mengalahkan kalian berdua. Suma Thian yu segera merogoh kedalam sakunya dan mengeluarkan kertas kuning itu. disini terdapat sebiji mata uang. sauya akan menguji secara jujur. Suma Thian yu tersenyum. kemudian katanya: "Apa yang sauya ucapkan selama kupegang teguh. tangan mana dipisahkan kekiri dan kekanan kemudian di sodorkan kedepan dua orang iblis tersebut seraya berkata. kalau tidak kitab ini akan sauya robek seketika ini juga" Sambil berkata.Tiraikasih Website http://kangzusi. bagaimana?" Kedua orang itu segera menyatakan akur. maka terpaksa kitab pusaka ini harus kuserahkan kepada kalian. kau saja yang menebak lebin dulu kata si Manusia iblis berkepala ular Sim Moay. kedua orang iblis itu segera menghentikan serangannya. siapa yang akan menebak lebih dulu?” "Toako. kemudian ujarnya. "Agar adil. dia lantas merogoh kedalam sakunya dan mengeluarkan kitab tadii. "Setelah berhasil mendapatkan kitab pusaka nanti. sambil membuka tangannya dia berseru: . maka kitab pusaka itu akan menjadi milik siapa.

Manusia iblis berkepala ular. pemuda itu tertawa sendiri. sauya tak akan merasa kuatir. sekali lagi dia telah mempermainkan manusia bengis dan meninggalkan bibit bencana untuk mereka. membayangkan apa bakal terjadi antara mereka berdua. kemudian sambil melejit keudara dia berlalu dari situ dengan kecepatan luar biasa. hati-hati kalau sampai bertemu dikemudian hari. sayang.. serahkan cepat. Dengan membawa sekulum senyuman yang cerah karena sehabis mempermainkan iblis keji.. sekalipun satu ingatan keji segera melintas dalam benaknya. meski berlatih sepulun tahun lagipun. sepeninggalnya dari tempat itu. tebakanmu salah. ia berkata sam bil tertawa: “Lote. kionghi atas keberhasilanmu. namun wajahnya sama sekali tak berubah.” Pelan-pelan dia letakkan kertas itu kebawah kakinya. loko turut merasa gembira" Kemudian sambil menarik muka katanya kepada Suma Thian yu: “Bocah keparat.com/ "Aaah. Tak bisa disangkal lagi. Tapi ingat. Entah berapa banyak bukit tinggi dan tebing curam yang telah dilewati. siapa yang takut kepadamu? Dengan mengandalanmu kepandaianmu itu. Sambil berkelebat pergi kembali Suma Tian yu berpekik nyaring. kemudian kau boleh pergi dan sini.Tiraikasih Website http://kangzusi. terpaksa kitab ini harus kuserahkan kepada adik angkatmu!" Betapa mendendamnya Sam yap koay mo sewaktu dilihatnya kitab pusaka tersebut diperoleh adik angkatnya. tertawa puas. jangan mencoba bermaksud jahat. bagaikan persoalan itu tak pernah dipikirkan didalam hati. . pemuda itu melanjutkan kembali perjalanannya ke depan. asal tak sampai jatuh ketangan orang lain. pasti akan terjadi perang urat syaraf antara kedua orang iblis tersebut. lohu tak akan berbelas kasihan lagi kepada dirimu" Suma Thian yu segera berpikir: "Huuh.. yang betul ada ditangan kanan..

Mendadak ditengah keheningan malam yang mencekam sekeliling tempat itu dia seperti mendengar suara rintihan lirih bergema dari kejauhan sana. tiada rembulan diangksa kecuali beberapa bintang yang mengerdipkan sinarnya seperti lirikan anak nakal.Tiraikasih Website http://kangzusi. karena dengan tenaga dalam yang dimilikinya sekarang.com/ Malam. rasa lelahnya pelan pelan hilang dan badan terasa segar kembali. ketajaman pendengarannya amat diandalkan. "Aneh" dia segere bergumam. "sudah terang kudengar suara rintihan. Setelah melalui suatu perjalanan yang amat panjang. diapun duduk diatas sebuah batu besar untuk melepaskan lelahnya. apa yang terpapar didepan matanya sekarang benar-benar merupakan suatu pemandangan yang mengerikan sekali. bunga yang jatuh berapa puluh kaki dari situpun dapat ia dengar dengan jelas. amarahnya memuncak. Mendadak Suma Thian yu menggerakkan tubuhnya dan melesat kedalam hutan disisi tebing sebelah sana dengan kecepatan bagaikan sambaran kilat. darah panas yang menggelora dalam tubuhnya merasa mendidih. . Selesai bersemedi mengatur pernapasan. telah mencekam seluruh jagad. Malam itu adalah sebuah malam yang gelap gulita. Tapi suasana disekitar itu menjadi sepi. Sementara dia masih termenung. Suma Thian yu mulai merasakan juga badannya letih. Setelah masuk kedalam hutan dan menyaksikan pemandangan di sekitar lempat itu. ia segera mendusin kembali dan lamunannya. kenapa secara tiba-tiba bisa lenyap tak berbekas? Zungkinkah aku telah salah mendengar?" Mustahil kalau dia salah mendengar. Suma Thian yu merasakan sekujur badannya bergetar keras. mendadak terdengar suara rintihan tersebut kembali berkumandang datang. dengan suatu gerakan kilat dia melompat bangun lalu memperhatikan dengan seksama.

. Rupanya dia adalah seorang lelaki setengah umur yang berperawakan tinggi besar dan bermuka cambang. nampak mayat bergelimpangan disana. .com/ Ternyata ditengah tanah lapang dalam hutan tersebut. penemuan tersebut membuat Suma Thian yu buru-buru berjalan mendekati korban tersebut. Dia berdoa semoga berhasil menemukan salah seorang korban kekejian itu dalam keadaan hidup. kemudian selangkah demi selangkah menelusuri mayat yang bergelemparan di tanah dan berusaha menemukan sumber dari suara rintihan tersebut. Menolong orang brgaikan menolong api.Tiraikasih Website http://kangzusi. tak urung bergidik juga hatinya. Bangkai kuda. Akhirnya Suma Thian yu berhasil menemukan sesosok tubuh manusia sedang menggeliat diantara tumpukan mayat yang hancur dengan darah kental yang berceceran ditanah. Namun dia masih tetap berusaha untuk menenangkan hatinya. darah kental telah menggenangi seluruh permukaan tanah. hanya angin gunung yang meaehembus menderu-deru. darah kental masih mengotori bibirnya. ia berusaha untuk menekan perasaan kaget. bahkan disitupun penuh dengan kutungan kaki atau potongan lengan. Agaknya Yang Maha Kuasa telah mengaturkan segala sesuatu bagi umatnya. benci segala kejahatan dan bernyali besar.. agar perbuatan biadab tersebut terkubur bersama jasad. Suasana disekeliling tempat itu sunyi senyap tak kedengaran sedikit suarapun. gugup dan seramnya. apa yang di harapkan ternyata tidak sia-sia. mengerikan dan mendirikan balu roma orang. mayat manusia. tapi ia masih bernapas meski berada dalam keadaan tak sadar. membuat suasana menjadi seram. Suma Thian yu adalah seorang pemuda yang berjiwa pendekar. tapi setelah menyaksikan pe mandangan yang terpapar didepan matanya...

Sejak makan buah mestika Jin sian kiam lan jalan darah penting Jiu meh dan tok meh yang berada dalam tubuh Suma Thian yu telah tem bus. Dengan mengikuti air liur. . Suma Thian yu segera menyadari kalau lelaki »setengah umur itu sudah menderita luka dalam parah. membangunkannya. sorot mata itu penuh dengan pancaran rasa terima kasih yang amat tebal. diatas wajahnya yang pucat terlintas warna merah dadu. ia salurkan hawa sakti Bu siang sinkang untuk membantu lelaki itu. laki-laki setengah umur itu sudah menggerakkan badannya. kemudian sambil menempelkan telapak tangannya keatas jalan darah Mia bun hiat di tubuh lelaki itu. ia memejamkan kembali matanya dan memperdengarkan suara rintihan. nyawanya amat krins dan tak mungkinbisa disempuhkan hanya mrngandalkan khasiat obat. "Untung saja masih bisa tertolong!” Buru-buru dia membopong tubuh lelaki setengah umur. pil tersebut segera hancur dan mengalir masuk kedalam perut. kemudian dari dalam sakunya mengeluarkan sebuah pil Ku goan cing wan peninggalan dari Kit hong kiam kek Wan Liang semasa hidupnya dan dijejalkan kedalam mulut lelaki tersebut. Segulung hawa panas yang menghangatkan badan segera mengalir lewat jalan darah Mia bun hiat dan menyusup kedalam tubuh lelaki itu. terasa hawa hangat masih ada sedang debarang jantungnya lemah sekali. Maka diapun bersila dan mengerahkan tenaga dalamnya.com/ Suma Thian yu segera meraba dada lelaki setengah umur tersebut.Tiraikasih Website http://kangzusi. Namun sejenak kemudian. pelan-pelan dia membuka madanya yang sayu dan memandang sekejap kearah Suma Tnian yu. kesempurnaan tenaga dalam yang dimilikinya sekarang sudah tidak bisa ditandingi oleh umat persilatan lainnya. Menyaksikan keadaan itu. Dan tak selang beberapa saat kemudian.

enghiong kebanyakan muncul dan kaum muda. ketika dilihatnya orang itu mana usianya muda juga tak bersikap sombong atau tinggi hati. saling menolong di kala orang sedang mengalami kesulitan sudah merupakan kewajiban dari setiap umat persilatan. orang itu sadar kembali dari pingsan Tampak orang itu segera melompat bangun. kenyataannya mana membuat hatinya makin kagum lagi." Buru-buru Suma Thian yu menyingkir kesamping untuk menghindarkan diri. kebetulan saja aku lewat disini. paras laki-laki setengah umur itu dari pucat pasi kini berubah menjadi merah padam kembali. lalu katanys tersipu sipu. orang persilatan menjulukinya sebagai Si Berewok berpena baja. buat apa mesti ucapkan terima kasih?” Perkataan Tio cianpwe terlalu berlebihan" "Boleh saya tahu siapakah nama siauhiap?” "Boanpwe Suma Thian yu!" Ternyata Tio Ci hui yang terluka ini adalah saudara angkat dari cong piautau perusshaan ekspedisi Si liong-piaukiok di kota Heng-ciu yang disebut orang Mo im sin-liong (naga sakti penggosok awan) dalam masa berkelananya dalam dunia persilatan. rasa menderita pun segera lenyap.Tiraikasih Website http://kangzusi. kemudian sambil menyembah didepan anak muda itu seruny: "Tio Ci bui dari Sin liong piau kiok mengucapkan banyak terima kasih atas budi pertolongan siauhiap. betul juga. Buru-buru dia berseru kembali: . Si Berewok berpena baja Tio Ci-hui yang menyaksikan tuan penolongnya masih begitu muda. begitu darah hitam tersebut keluar. seluruh wajahnya telah basah oleh keringat hawa panas mengguap dari atas ubun-ubunnya. Katanya. "Aaah. dengan dua puluh empat jurus ilmu pena pembetot sukmanya sudah amat tersohor dalam dunia persilatan. Terdengar orang itu merintih dan memuntahkan darah yang berwarna hitam.com/ Tak sampai seperminum teh. diam-diam timbul perasaan malu dan menyesal dalam hati kecilnya.

Apalagi dia menyaksikan suma Thian berwajah tampan dan menawan hati. terimalah sebuah persembahanku lagi. kegagahanmu benar benar amat mengagumkan. bila kau menghendaki demikian. sambil membangunkan si Brewok berpena baja. hal mana justeru membuat suasana akan bertambah canggung. iapun tak sungkan lagi. sekali lagi dia menjatuhkan diri berlutut. dengan cepat dia menegur: . bagaimana sebut saja aku sebagai saudara Tio? Menyaksikan ketulusan dan kesungguhan hati orang. tolong janganlah memanggil cianpwe lagi kepadaku. saking gelisahnya. kau kelewat sungkan. apalah artinya sedikit bantuan yang kuberikan?” Dengan sikap yang menaruh hormat sahut si Berewok berpena baja: "suma siauhiap berkali kali menyebutku sebagai cianpwe. Tindakkan tersebut kontan saja membuat Suma Thian yu menjadi amat gelisah. selembar wajahnya berubah menjadi merah padam lantaran tersipu-sipu. hal mana semakin menimbulkan perasaan simpatik didalam hatinya.com/ "Suma siauhiap masih muda tapi berjiwa be sar. Andaikata kau tiak menampik keinginanku.” <ooOoo> TATKALA si Berewok berpena baja menyaksikan sikap menghormat kepadanya. rasanya hal itupun tidak terlalu berlebihan. thian yu akan menuruti perintah. dia tahu bila ia sendiri selalu bersikap hormat. Suma Thian yu pun tidak bersikeras lagi. Ketika Suma Thian yu menyaksikan Berewok berpena baja Tio Ci hui hanya mengawasinya dengan termanggu. asal budi kebaikan tersebut dibalas pada suatu saat.Tiraikasih Website http://kangzusi. baik. akupun merasa tak berani untuk menerimanya. sahutnya kemudian: "Saudara Tio. serunya cepat: "Tio cianpwe." Seraya berkata.

dia segera mera-sakan hatinya bergejolak keras.. sebab berhasil atau tidak sangat mempengaruhi nama baik perusahaan mereka. sebelum berangkat kakak angkatnya Mo im sin liong telah berpesan bahwa barang kawalan mereka kali ini amat penting artinya. diamdiam ikut merasa berduka. bukan cuma barang kawalannya kena dibegal.com/ "Saudara Tio. bahkan dia pun kena dipecun-dangi secara mengenaskan sekali. coba kalau bukan ditolong oleh pemuda yang berada didepan mata sekarang. air matanya bercucuran dan seluruh badannya gemetar keras. silahkan beristirahat sebentar. kali ini dia mendapat tugas lagi untuk mengawal barang penting menuju ke Kwang-say kota Kiongshia. Suma Thian yu yang turut menyaksikan kejadian itu. kemudian kita harus membereskan mereka yang telah tewas” Mendengar ucapan tersebut. si Berewok berpena baja Tio Ci hui menghela napas panjang Setelah mengalami peristiwa berdarah ini. mungkin diapun akan kehilangan selembar jiwanya ditengah bukit yang terpencil ini.. Sepanjang jalan menuju keselatan.. aku berte kad akan membantu Sin liong piau kiok untuk menemukan kembali barang kawalan yang di begal orang. dia tak tahu bagaimana harus mempertanggung jawabkan diri terhadap kakak angkatnya Mo im-sin liong. si Berewok berpena baja Tio Ci hui merasa tertegun. hatinya merasa sedih sekali.." . Maka sengaja dia mengundang si Berewok berpena baja Tio Ci hui dengan memimpin sejumlah jagoan kelas satu untuk berangkat me lindungi mestika yang tak ternilai harganya. pikirnya: "Selama aku masih hidup. Teringat akan hal-hal yang memedihkan hatinya.Tiraikasih Website http://kangzusi.. tak nyana sewaktu berjalan sampai di wilayah Kiu gi san telah terjadi peristiwa tragis. Memandang mayat-mayat yang tergelepar memenuhi seluruh tanah. Selama ini dia selalu cekatan dan pandai bekerja dalam dunia persilatan..

. satu ingatan dengan cepat muncul dalam benaknya.. kalau dibilang sungguh memalukan. Si Berewok berpena baja Tio Ciu hui segera manggutmanggut... Teringat akan paman Wan.. mengapa kau tidak menmbangkitkan semangatmu untuk melakukan sesuatu usaha yang lebih bersemangat. raut wajah penuh kasih sayang yang telah memelihara dan mendidiknya selama sepuluh tahun segera muncul kembali dalam benaknya... dia tahu peristiwa ini pasti luar biasa. lirihnya: "Aku hendak membalas dendam ... biar pembegal-pembegal itu kabur keujung langitpun.. dia tidak dapat mengendalikan rasa pedih dalam hatinya lagi.com/ Berpikir sampai disitu. Suma Thian yu adalah seorang yang cerdas. asal kita bisa menemukan sebuah titik terang saja. siapa tahu ada hubungannya dengan ke matian paman Wannya yang mengenaskan. disedihkan juga tak ada gunanya.. sedih dan menyalahkan diri. sambil mengepal tinju dan mendongak ke angkasa.Sekarang keadaan ma sih belum terlambat. aku percaya duduknya perkara pasti akan terbongkar juga. cuma pembegal pembegal itu hampir semuanya mengenakan kain kerudung hitam serta tidak meninggalkan jejak apapun. kejadian toh sudah berlangsung. begitu mendengar pembegal-pembegal tersebut berkerudung. dia lantas menghibur si Berewok berpena baja Tio Ci bui dengan suara lembut. kecewa.Tiraikasih Website http://kangzusi. "Saudara Tio. ketika secara tiba tiba dilihatnya pemuda di hadapannya menunjukkan wajah gusar dengan hawa pembunuhan . aku Tio Ci hui betul-betul tak berdaya dan tak berkemampuan untuk menahan salah seorang saja diantara mereka" Sambil berkata wajahnya menunjukkan perasaan menyesal." Waktu itu si Berewok berpena baja Tio Ci hui sedang tercekam dalam kesedihan. orangnya banyak lagi. sahutnya kemudian: "Apa yang Suma siauhiap katakan memang benar.. hatinya merasa sedih sekali. lagipula terjadi dibukit Kiu gi san. mereka semua rata-rata berilmu tinggi.

Tak selang berapa lama kemudian.. malam sudah semakin kelam. .com/ menyelimuti wajahnya. diam diam pikirnya dengan perasaan bergidik: "Betul betul amat tebal hawa pembunuhan yang menyelimuti wajahnya. mereka telah menyiapkan tiga belas buah liang lahat. pergaulannya dengan para piausu itu amat akrab. kalau dilihat dari keadaannya. satu persatu siberewok berpena baja memasukkan jenasah-jenasah tersebut ke dalam liang lahat. dalam keadaan demikian. Sambil membopong mayat-mayat rekannya yang telah kaku. mari kita harus selesaikan pekerjaan yang paling penting" Maka kedua orang itupun menggunakan pedang masingmasing membuat liang lahat. terkejutlah dia. Suma Thian yu memperhatikan suasana malam yang mencekam sekeliling tempat sekejap. mana mungkin dia menunjukkan emosi yang be gitu besar dan mengerikan?" Tiba-tiba terdengar burung gagak berkaok. walaupun kedudukan si Berewok berpena baja dalam perusahaan Sik liong piaukiok amat tinggi. Kedua orang itu segera tersentak kembali dari lamunan masing masing. Yaa. dalam waktu-waktu biasa dia tak pernah membedakan hubungan tingkat kedudukan. dia mempunyai asal usul yang amat mengenaskan atau suatu pengalaman hidup yang memedihkan hatinya. Manusia adalah mahkluk berperasaan.. jikalau tidak. namun dia adalah seorang yang berjiwa terbuka. bahkan menggumam hendak membalas dendam. angka tiga belas. suatu angka yang di anggap membawa sia.Tiraikasih Website http://kangzusi. dia tak dapat membendung rasa sedihnya lagi sehingga menangis tersedu-sedu. sehingga bukan saja ia dicintai juga dihormati oleh semua orang.. lalu ujarnya kepada siberewok berpena baja: "Saudara Tio.

lalu hiburnya dengan lembut: "Saudara Tio.. Waktu itu si Berewok berpena baja berdiri termangu-mangu didepan kuburan sambil menahan rasa sedih yang luar biasa. Suma Thian yu mulai terpengaruh juga oleh suasana yang mengharu itu sehingga tanpa terasa titik air mata pun turut jatuh berlinang.com/ Kini. Siapa bilang enhiong tidak melelehkan air mata? Mesti mereka baru akan mengucurkan air mata bila keadaan sudah amat memedihkan. untuk selama-lamanya. Suma Thian yu menepuk bahu siberewok berpena baja pelan. Orang yang sedih selamanya memang paling gampang menaruh simpatik dan memahami kesedihan orang lain. kini telah bertambah dengan tiga belas buah kuburan baru.. ia tahu fajar tak lama lagi akan menyingsing. Suma Thian yu mendongakkan kepalanya memandang kegelapan malam yang semakin mencekam.. kabut telah menyelimuti permukaan. Pekerjaan akhirnya diselesaikan dalam suasana yang penuh kesedihan dan kedukaan. akan beristirahat untuk selamanya ditengah bukit yang terpencil dan jauh dari keramaian manusia. disanalah tiga belas orang piau su yang setia sampai mati beristirahat untuk selamanya. Ditengah bukit.. sekalipun peristiwa ini terjadi diluat dugaan. mereka telah meninggalkan dunia ini.Tiraikasih Website http://kangzusi. dalam lapangan yang luas. janganlah kau bawa kesedihan menuju ke hal-hal yang negatip. Asal kita bisa melacak peristiwa ini sehingga duduknya perkara menjadi . Tak heran kalau dia menangis semakin sedih setelah menyaksikan rekan-rekan senasib sependeritaanya seperi harus berpisah untuk selamanya... pakaian merekapun telah basah. Kesedihan yang muncul dari dalam hati sanubari pun merupakan kesedihan yang paping mencekam perasaan. harap kau tak usah bersedih hati lagi. buru-buru dia berjalan mendekati si Berewok berpena baja.

com/ jelas. SiBerewok berpena baja Tio Ci hui merasa terharu sekali. dan kita pun bisa membalas kan dendam untuk mereka. luka dalam yang saudara Tio derita baru baru sembuh. lanjutnya lebij jauh: "Mari kita pergi! Fajar sudah hampir menyingsing. aku yakin arwah sahabat-sahabat ini dialam baka pasti akan terhibur juga" Setelah mendengar kata-kata hiburan dari Suma Thian yu tersebut. sama sekali tidak bersikap pura-pura. “Terima kasih banyak atas bantuan siauhiap. aku Sama Thian yu pasti akan membantu dengan segala kemampuan yang kumiliki" Janji sianak muda itu dengan bersungguh sungguh. kau harus mendapat banyak waktu untuk beristirahat” . saudara Tio terlalu sungkan. bagikmu persoalan semacam ini sudah merupakan suatu kewajiban" Kemudian setelah berhenti sejenak. dia bersyukur karena dalam usahanya membalas dendam dan merebut kembali barang kawalan yang dibegal. sa hutnya kemudian dengan suara parau: “Baik. Sehingga hal mana membuat hatinya yang sedih merasa agak terhibur juga. selama Tio Ci hui masih hidup. si Berewok berpena baja Tio Ci hiu menghentikan isak tangisnya. dia tak menyangka kalau pemuda tersebut bukan saja amat membenci kejahatan juga suka membantu orang. selumnya aku Tio Ci hui atas nama seluruh anggota perusahaan Sin liong piaukiok mengu capkan banyak-banyak terima kasih kepadamu” Aaah. aku pasti akan berusaha dengan sekuat tenaga untuk membunuh kawanan pembegal berkerudung itu untuk membalaskan dendan bagi ketiga belas saudara ini” Sekalipun harus naik kebukit golok atau meyeberangi lautan minyak mendidih. sambil menjura serunya. Nadanya selain tulus wajahnyapun serius.Tiraikasih Website http://kangzusi. ia telah memperoleh bantuan dari seorang tokoh yang gagah dan lihay.

mereka heran kenapa kehadiran orang itu sama sekali tidak diketahui oleh mereka? Itu berarti orang tersebut tentu mempunyai aeal usul yang luar biasa. Mereka berdua segera mencari sebuah gua untuk beristirahat. pasti aian membalaskan dendam untuk kalian!” Selesai bergumam..tidak sukar kalau ingin pergi.. bersama Suma Thian yu berangkatlah dia meninggalkan tempat itu. beristirahatlah dengan tenang disini!" Sekalipun aku Tio Ci hui harus mengorbankan jiwa. Tanpa terasa kedua orang itu bersama-sama berpaling kearah mana berasalnya suara tersebut. sinar matahari sudah memancar masuk kedalam gua.heehh. "Heehh. Bila fajar hampir menyingsing. Inilah saat-saat menjelang rintangnya fajar.. kadangkala saat-saat terakhir itulah merupakan saat yang paling gelap. akhirnya dia bergumam: "Saudara-saudaraku. dia mengambil kembali pena bajanya lalu memandang sekejap kearah tiga belas buah kuburan itu dengan termangu. suasana ditempat penjuru tampak gelap gulita. . Bangun dari tidurnya.com/ Si Berewok berpena baja Tio Ci hui manggut-manggut.. Terdengar Suma Thian yu berkata: “Saudara Tio.. tapi tinggalkan dulu pedang Kit hong kiam tersebut!” Mendengar perkataan tersebut.. Suma Thian yu maupun si Berewok berpena baja merasa tertegun. Angin dingin menghembus lewat mengibar ujung baju.. badan harus hancur remuk. tak lama kemudian merekapun tertidur nyenyak sekali. tiba-tiba dari luar gua terdengar seseorang menegus sambil menyeringai menyeramkan. mari kita berangkat!” Baru saja ucapan terakhir diutarakan.Tiraikasih Website http://kangzusi.. buru-buru mereka berdua mengisi perut dengan rangsum sambil bersiap siap untuk melanjutkan perjalanan lagi. karena tubuh memang sudah penat. heehh.

Si Berewok berpena baja Tio Ci hui yang menjumpai kehadiran manusia berkerudung itu. amarahnya kontan saja membara.com/ Didepan depan gua tampak berdiri seorang manusia aneh berbaju hitam yang mengenakan kain kerudung. diam-diam ia menghimpun tenaga dalamnya lalu dengan gaya harimau lapar menerkam domba. sepasang tangannya masih lurus kebawah dan sama sekali tidak menggubris atau pun berkelit kesamping. Pada saat yang bersamaan pula Suma Thian yu melompat keluar juga dari dalam gua. manusia aneh berkerudung hitam itu tertawa dingin. bagaikan seekor burung raksasa dia keluar dari gua tersebut. dia seakan akan tak memandang sebelah matapun terhadap si Bere wok berpena baja. tiba-tiba ia menerjang kedepan manusia aneh berkerudung itu. tampak rambutnya pada berdiri. sikap memandang rendah yang diperlihatkan manusia aneh berkerudung itu membuat amarahnya semakin membara. Waktu itu si Berewok berpena baja Tio Ci hui baru sembuh dari luka parahnya. sepasang matanya yang nampak dari luar memancarkan cahaya tajam yang menggidikkan. sekali lagi tampak segulung angin pukulan . Si Berewok berpena baja Tio Ci hui belum mengalami keadaan seperti ini. Serangan tersebut dilancarkan dengan mempergunakan segenap tenaga dalam yang dimiliki si Berewok berpena baja Tio Ci hui. melihat sikap lawannya yang begitu memandang hina. api untuk membalas dendam membangkitkan suatu kekuatan besar dalam tubuhnya. tanpa mengucapkan sepatah katapun segera bertindak lebih dulu. maksudnya ingin membunuh.Tiraikasih Website http://kangzusi. kalau dilihat dari sikapnya itu. kemudian sepasang telapak tangannya didorong kedepan. sebuah pukulan dahsyat yang di sertai tenaga penuh langsung di ayunkan ke tubuh manusia aneh berkerudung itu. Begitu serangan pertama belum berhasil.

.. diam-diam dia merasa gelisah.com/ yang termaha dahsyat menghantam atas tubuh manusia aneh berkerudung itu. rasa ingin menangnya membara amat dahsyat dalam dadanya. bentaknya dengan penuh kegusaran: "Pembegal yang tak tahu malu. manusia aneh berkerudung itu pun mengayunkan pula telapak tanganya untuk menyambut datangnya serangan tersebut. sebaliknya si Berewok berpena baja Tio Ci hui kena terhantam mundur sejauh tiga langkah dengan sempoyongan. amarah dalam dada si Berewok berpena baja sudah berkobar. serahkan nyawa anjingmu! Sejak kedua buah pukulannya gagal menimbulkan sesuatu kerugian bagi musuhnya. tiba-tiba saja."Blaaamm” suatu benturan dahsyat menimbulkan hembusan angin puyuh yang menerbangkan batu serta pasir. dia bersusah payah sebelum berhasil berdiri tegak. Dalam suasana ini. dia tahu ilmu silat yang dimiliki manusia aneh berkerudung itu masih setingkat lebih lihay dibandingkan dengan kepandaian silat yang dimiliki Tio Ci hui. tangan ka nannya diayunkan kedepan. dia bertekad hendak mengalahkan . segenap perhatian maupun tenaganya tertuju kedepan. ujung bajunya berkibar kencang.. pena dengan hembusan angin dahsyat segera meluncur kedepan menotok tubuh manusia aneh berkerudung tersebut. Suma Thian yu yang menyaksikan jalannya pertarungan itu dari sisi arena dapat melihat keadaan tersebut dengan lebih jelas lagi. Begitu berhasil berdiri tegak. Sepasang bahu manusia aneh berkerudung itu tampak bergetar sedikit.Tiraikasih Website http://kangzusi.. ketika dua gulung angin pukulan dahsyat saling bertemu satu sama lainnya. Menyaksikan datangnya ancaman. tiba tiba si Berewok berpena baja meloloskan senjata andalannya dari belakang punggung. maka sekarang dia lantas mengembangkan ilmu pena Ji cap si si Thi pit hoat (dua puluh empat jurus ilmu pena baja) yang amat termashur itu dengan harapan bisa merobohkan musuhnya itu.

si berewok berpena bajaTio ci hui memang tak malu disebut jagoan lihay didalam dunia persilatan. yang menjadi faktor utama adalah mengendalikan musuhnya. Maka begitu dilihatnya manusia aneh berkerudung hitam itu menerkam kebawah sambil melancarkan serangan. Berada ditengah udara. manusia aneh berkerundung hitam itu segera mengayunkan kembali tangannya berusaha untuk merebut posisi yang lebih menguntungkan. Dalam teori ilmu silat. sudah belasan tahun lamanya dia melatih diri dalam permain baja tersebut. itulah sebabnya tenaga serangan yang dipergunakan pun amat besar. kemudian dari udara sebuah pukulan dilancarkan keatas kepala Si Berewok berpena baja dengan jurus Hu im sip gwat (awan tebal menutupi rembulan). maka setelah melayang turun kebawah. Jilid 6 .Tiraikasih Website http://kangzusi. baik ilmu tenaga maupun dalam Ilmu tenaga luar telah berhasil mencapai puncak kesempurnaan. si Berewok berpena baja memutar pena ditangan kanannya membentuk lapisan bayangan senjata yang sangat tebal. kekuatan manusia aneh berkerudung hitam itu sangat berkurang banyak. setelah tertawa seram tubuhnya melejit keudara untuk menghindarkan dari ancaman tersebut. tampaknya dia sudah dapat menebak maksud hati siBerewok berpena baja tersebut.com/ musuhnya. Mencorong sinar tajam dari balik mata manusia aneh berkerudung hitam itu. sekali lagi dia menerjang kearah manusia aneh ber kerundung hitam tersebut. buruburu dia melompat keatas sambil melepaskan tusukan dengan pena bajanya. buru-buru dia pergunakan jurus To yu cian hui (membalikkan sayap terbang ke depan) buru-buru melayang tiga kaki ke depan---Begitu berhasil mendesak lawan. Bagaimanapun juga.

. Si Berewok berpena baja dengan mengandalkan pena bajanya memainkan serangkaian serangan berantai untuk mendesak lawannya.Tiraikasih Website http://kangzusi. kontan saja si Berewok berpena baja kena di desak sampai mundur sejauh satu kaki lebih dari tempat semula. Dalam pada itu. dengan sorot mata yang tajam. Mendadak terdengar manusia aneh berkerudung hitam itu meraung gusar. si berewok berpena baja segera mundur tiga langkah dan kemudian ia menarik napas panjang-panjang danmenghimpun segenap tenaga dalam yang dilatihnya selama puluhan tahun ini keujung senjatanya. lima kaki di sekitar arena diliputi oleh debu dan pasir yang berterbangan memenuhi angkasa. dalam dalam waktu seluruh angkasa seraya dilipati oleh angin puyuh yang dahsyat. sepasang telapak tangannya melancarkan serangkaian yang berantai. bayangan pena yang berlapis-lapis hampir seluruhnya mengurung tubuh manusia aneh berkerudung hitam itu rapat-rapat. seluruh arena telah dipenuhi oleh bayangan manusia serta angin pukulan yang menderu deru.com/ suma thian yu yang menyaksikan jalannya pertarungan dari sisi arenapun tak berani bersikap santai waktu itu. Mempergunakan kesempatan itu. dia mengawasi terus jalannya pertarungan dengan harapan andaikan siberewok berpena baja tak sanggup mempertahankan diri. sedangkan manusia aneh berkerudung hitam pun memainkan sepasang telapak tangan kosongnya untuk menahan datangnya serangan pena lawan. Begitu senjata pena baja itu digetarkan kembali ditengah udara. dalam waktu singkat dia sudah melepaskan tiga buah serangan dahsyat yang kesemuanya menggunakan jurus jurus mematikan. Dalam waktn singkat. pertempuran yang berlangsung ditengah arena sudah mencapai puncak keseruanya. maka dia akan membantu setiap saat. pertarungan tersebut benar-benar merupakan suatu pertarung an yang jarang sekali dijumpai kehebatannya.

ternyata orang yang mendorong tubuhnya kesamping dan menyelamatkan jiwanya tak lain adalah Suma Thian yu. lalu seorang pemuda tampan tahu. tanpa terasa dia menjerit kaget: "Habis sudah riwayatku kali ini!" Sepasang telapak tangannya segera didorong kedepan.) Segulung kekuatan yang maha dahsyat bagai hancurnya bendungan.Tiraikasih Website http://kangzusi. kemarahan manusia aneh itu semakin membara. Si berewok berpena baja Tio Ci-hui menjadi amat terperanjat. Siapa tahu disaat yang keritis itulah tiba-tiba terdengar suara bentakan keras menggema yang pecahkan keheningan. sementara tenaga pukulan lawan yang maha dahsyat itu sudah menyambar lwat sisi tubuhnya. seluruh badannya tahu-tahu sudah didorong oleh segulung tenaga lembut yang halus hingga tergeser lima depa kesamping. “Blaam” terdengar benturan suara keras menggelegar memecahkan kesunyian.tahu sudah berada dihadapnnya. segulung angin pukulan teah menyambar kedepan. .com/ Merasakan tenaga kurungan yang semakin besar menggencet tubuhnya. untuk menghindar sudah tak sempat lagi. sambil memejamkan mata dia menanti saat kematianrya tiba. Menanti si Berewok berpena baja menyaksikan datangnya ancaman tersebut. tiba-tiba dengan suatu gerakan cepat tangannya menghantam kedepan dadanya si Berewok berpena baja dengan jurus Lip pei thay san (mencabut keluar bukit Thay san. mukanya pias seperti mayat. Si berewok berpena baja Tio Ci-hui hampir tidak percaya dengan apa yang dilihat. matanya terbelalak lebar dan mulutnya terngangga. tubuhnya segera melompat kedepan. sebatang pohon siong yang berada dibelakangnya sudah tumbang keatas tanah. Si berewok berpena baja hanya merasakan pandangan matanya menjadi kabur. langsung saja meluncur kedepan dengan kekuatan yang mengerikan.

Hmm.. dia tak percaya kalau bocah tersebut memiliki kemampuan yang amat lihay.... .. "Bocah busuk.. menyergap orang.. dia percaya serangan yang dilancarkannya ba rusan sudah pasti dapat berhasil mengalahkan Tio Ci hui. inilah saat-saat terakhir menjelang berlangsungnya suatu badai yang amat dahsyat.. sementara sepasang matanya yang dingin bagaikan es mengawasi pedang Kit hong kiam yang tersoren dipunggung Suma Thian yu tanpa berkedip. Walaupun sudah dua kali nyawa si berewok berpena baja ditolong oleh Suma Thian yu. siapa tahu dari tengah jalan telah muncul seorang Thia Kau kiai. namun sebelum menyaksikan kelihayan dari anak muda tersebut dengan mata kepala sendiri. bukan saja usahanya sia-sia belaka...haaah. berapa besarkah kemampuan yang bisa dimilikinya?" demikian dia berpikir. masih bisanya berkata begitu.. kau pandai sekali menyergap orang.. buat apa mesti menggunakan cara main sergap?" Ucapan yang amat takabur ini kontan saja membuat si Berewok berpena baja menjadi terkesiap. Tapi seringkali kenyataan bisa berbeda jauh dengan apa yang diduga dalam harinya.com/ Tapi yang paling terperanjat bukan dia melainkan manusia aneh berkerudung hitam itu. "Seorang bocah muda berusia enam tujuh belas tahun. dia sendiri malah kena tergetar mundur. untuk menjegal dirimu.. dia kuatir sianak muda itu akan menderita kerugianbesar.haaah. Seketika itu juga suasana dalam arena berubah menjadi luar biasa heningnya.Tiraikasih Website http://kangzusi. Kontan saja seluruh hawa amarahnya dilampiaskan keatas tubuh Suma Thian yu. dengan wajah penuh kegusaran teriaknya.. matanya terbelalak lebar dan mengawasi Suma thian yu tanpa berkedip. hawa pembunuhan dengan cepat menyelimuti wajahnya.” "Haaaa. Selama ini manusia aneh berkerudung hitam itu cuma membungkam diri dalam seribu bahasa..

Si Berewok berpena baja dapat menyaksikan raut wajah Suma Thian yu penuh diliputi hawa pemenuhan yang sangat tebal. Menyinggung soal pedang Kit hong kiam. cuma harus dilihat dulu apakah kau memiliki kemampuan tersebut. Melihat itu. Suma Thian yu segera memecahkan kesunyian itu lebih dulu. tanpa terasa arak muda itu terbayang kembali paman Wan nya yang dikasihi. hari ini sauya ingin merenggut pula selembar nyawamu. asal kau sanggup menangkan satu jurus dari sauya.com/ Menyaksikan keadaan tersebut. kalau tidak. kemudian pedangnya di putar dengan jurus sin liong jut im (naga sakti keluar dari mega) tampak selapis bunga pedang yang amat menyilaukan . tenaga dalamnya disalurkan ke dalam lengan kanan. Suma Thian yu nampak sangat gagah dan penuh memancarkan sinar kewibawaan. pedang ini tanpa syarat akan kupersembahkan kepadamu. Suatu pertarungan yang amat seru pun segera akan berlangsung didepan mata. dia tak berani memandang enteng lawannya. Suma Thian yu yang muda dan berjiwa panas tak dapat menahan diri lebih dulu.Tiraikasih Website http://kangzusi. pelan-pelan pedangnya pun diloloskan keluar. tanpa terasa manusia aneh berkerudung itu berseru memuji: "Betul-betul sebilah pedang bagus" Berdiri dibawah sinar fajar dengan pedang terhumus. tahukah dia kalau pemuda itusedang diliputi oleh amarah yang membara?. tidak sulit jika kau menginginkan pedangku ini. Tampaknya manusia aneh berkerudung hitam pun tahu kalau musuhnya bukan sembarangan musuh. serentetan cahaya tajam kehijau-hijauan memancar ke empat penjuru. katanya: "Pencoleng berkerudung. dengan mata melotot besar dia segera mencabut keluar pedang Kit hong kiamnya lalu diiringi suara gemerinciug nyaring. ia tak sanggup mengendalikan dirinya lagi. dia berpekik gusar. Mendadak hawa amarah berkobar didalam dadanya.

Po im kian jit (menyingkap awan melihat matahati).. buru-buru pedangnya dimainkan dengan gencar. Padahal manusia aneh berkerudung hitam itu sudah merasa kalau serangannya dilancarkan dengan cepat dan tepat.. "Sauya berada distni!” Betapa gusarnya manusia aneh berkerudung hitam itu karena merasa dipermainkan. Belum kagi serangan itu tiba. denga ilmu langkah Ciok yiong koan poh ia menyelinap kesamping. sambil berpekik nyaring tubuhnya berputar arah. disusul terdengar pihak lawan tertawa dingin dari belakang.. Sementara dia masih tertegun. Suma thian yu sudah merasakan desingan angin tajam yang menyambar tiba. pedangnya dengan jurus Ya wan heng tok (sampan kecil menyeberang sungai) membabat pinggang Suma Thian yu. ia tak berani berayal. Tangan kanannya dengan memainkan jurus Hek coa jut tong (ular hitam keluar dari guaj menyergap jalan darah Sian ki niat didalam tubuh Suma Thian yu. Rasa kagetnya tak terlukiskan dengan kata. . mendadak dari sisi badannya terdengar seseorang tertawa nyaring..com/ mata langsung menusuk kearah tenggorokan manusia berkerudung tersebut. "Serangan bagus!" seru manusia berkerudung itu sambil berkelit kesamping. baru saja ujung pedangnya hampir menusuk ditubuh lawan. Tampak bayangan manusia berkelebat lewat. pedangnya dilancarkan bersamaan dengan gerakan tubuhnya. Khi koan tian hong (bianglala memancar diangkasa). Sreet! Sreeet! Sreeet! Secara beruntun dia melancarkan tiga buah serangan kilat dengan jurus-jurus Kan kun to cuan (dua berputar balik). tahu-tahu dia sudah kehilangan bayangan dari Suma Thian yu.Tiraikasih Website http://kangzusi. memakai jurus Hoa sui hong siau (Bunga berterbangan mengikuti angin) ia menyelinap kebelakang tubuh manusia aneh berkerudung hitam itu sambil tertawa dingin. tahu-tahu bayangan tubuhnya lenyap tak berbekas.

pedang Kit hong kiamnya menciptakan selapis cahaya tajam yang amat menyilaukan mata. selama ini dia amat menguatir kan keselamatan jiwa Suma Thian yu. buru buru ia salurkan ilmu Bu siang sia kang dari perguruannya kedalam permainan pedang. Sekarang.com/ Tampak selapis cahaya bintang yang menyilaukan mata. Setika itu juga tampaklah dua belah menari-nari diangkasa. Mendadak dia berpekik nyaring. Makin bertarung Surna Thian yu merasa makin perkasa. dia baru merasa terkejut bercampur girang. disertai cahaya pedang yang berkilauan dengan cepat mengurung Suma thian yu dalam kepungan kabut pedang. bahkan mengucurkan peluh dingin baginya. sekarang dia sudah tak bisa membedakan lagi mana yang Suma thian yu dan mana si manusia berkerudung. . lalu disertai desingan angin tajam langsung menyapu kedepan. bunga pedang menyusul kemana-mana. pertarungan yang sedang berlangsung benar-benar merupakan suatupertarungan yang amat sengit. ia hampir boleh dibilang tidak melihat apapun. selapis bunga pedang diciptakan memenuhi angkasa. Selama ini si Berewok berpena baja Tio Ci hui hanya menyaksikan jalannya pertarungan dari sisi arena. Akan tetapi setelah menyaksikan kelihayan yang dimiliki pendekar cilik ini. cahaya tajam berkilauan memenuhi angkasa. rasa ingin menang hampir menyelimuti seluruh benaknya. Bagaikan bayangan iblis yang menempeli lawan. kekiri kekanan mengikuti gerakan dari Suma Thian yu. Yang seorang adalah manusia aneh berkerudung hitam. Kecuali dua sosok bayangan manusia yang saling menyambar dibalik kabut pedang yang tebal. Suma Thian yu baru merasakan kelihayan lawannya. dengan cepatnya lapisan cahaya itu mengurung seluruh badan manusia berkerudung itu. sedang yang lain adalah seorang pemuda berwajah tampan. manusia berkerudung hitam itu selalu berputar kesana kemari.Tiraikasih Website http://kangzusi. seluruh badannya melejit ketengah udara.

kemudian sepasang bahunya bergerak dan lalu ia melejit ketengah-tengah udara. menanti manusia aneh berkerudung hitam itu sudah kena disambar lepas oleh cukilan pedang Suma Thian yu. bibit bencana tidak ada habisnya”. seketika itu juga mencorong sinar keraguan dari balik matanya. Dengan cepat terlihatlah selembar wajah yang amat tampan sekali muncul dari balik kain tersebut. dalam beberapa lompatan . bukankah kejadian ini sangat aneh? Hari ini. Makin bertarung manusia aneh berkerudung hitam itu semakin ter peranjat.com/ saat itu mereka berdua sudah bertarung sampai titik keadaan yang paling kritis. ternyata ilmu silatnya sepuluh kali lipat lebih hebat dari pada Kit hong kiam Wan Liang. pada hakekat merupakan musuh paling tangguh yang pernah dijumpainya.Tiraikasih Website http://kangzusi. kalau ia tidak kubunuh. mimpipun manusia aneh berkerudung hitam itu tak menyangka kalau gerakan lawan bisa secepat itu. buru-buru dia melancarkan sebuah bacokan kilat. dia lantas berpendapat bahwa "menghajar ular tidak mati." Berpikir sampai disitu. siapa tahu kkarena pikirannya harus bercabang. tubuhnya melompat kedepan sambil melakukan sebuah sapuan kilat. Peristiwa ini sama sekali diluar dugaan.... ia tidak nyangka kalau kepandaian silat yang dimiliki pemuda itu begitu dahsyat. “Bocah keparat ini bertarung hanya mengandalkan pedang Kit hong kiam yang memainkan ilmu pedaog Kit hong kiam hoat.. Dengan pedang Kit hong kiamnya digetarkan keras. Diam-diam dia lantas berpikir. sudah pasti dikemudian hari akan jadi bibit bencana bagi diriku sendiri. Hal mana segera memberikan peluang baik sekali bagi Suma Thian yu. Kalau dilihat usianya yang muda. permainan pedangnya menjadi lamban. terlihat lapisan cahaya perak berkilauan dan amat menusuk pandangan. selapis cahaya pedang memancar keempat penjuru. sudah jelas dia merupakan murid dari Wan Liang.

ternyata manusia aneh berkerudung hitam itu bukan kabur lantaran kalah. terlihatlah tiga sosok bayangan manusia secepat sambaran kilat melakukan kejar mengejar. Begitu berhasil menyingkap kain kerukdung lawan. Tindakan yang sangat tiba-tiba ini diluar dugaan siapapun. Ditengah pegunungan sepi. Si Berewok berpena baja yang menyaksikan rekannya melakukan pengejaran. Panjang untuk diceritakan. angin pukulan itu sedemikian dahsyatnya se hingga sebatang pohon yang berada dibelakang Suma Thian yu terhajar sampai patah dan roboh ke tanah. mereka meluncur cepat ke muka. diapun dengan perasaan bingung ikut melakukan penge jaran pula dari belakang. Melihat kesempatan untuk membalas dendam segera akan berakhir. cepat didalam kenyataaan.com/ saja dia sudah mencapai puluhan kaki dan lenyap dari pandangan mata. bagaikan tiga gulung asap hitam. sehingga si Berewok berpena baja Tio Ci hui yang berdiri disisi arena tak sempat melihat jelas paras muka yang sebetulnya dari manusia berkerudung itu. "Kejar!” Dengan kecepatan bagaikan anak panah yang terlepas dari busurnya. bagaikan kuda liar dia berlarian tiada hentinya. tiba-tiba Suma Thian yu merasakan ada segulung tenaga pukulan yang menyergap tubuhnya.Tiraikasih Website http://kangzusi. dia langsung melejit ke depan. melainkan justru karena kain kerudungnya kena disambar hingga terbuka. semuanya dilakukan dalam waktu singkat. Makin kabur manusia berkerudung itu semakin cepat. buru-buru Suma Thian yu berseru keras. . buru-buru dia miringkan kesamping untuk menghindarkan diri. Tampak serangan tersebut dilancarkan manusia berkerudung itu dalam keadaan gusar. sejak terjadinya peristiwa kain kerudung yang tersingkap sampai tindak melarkan diri.

menanti dia sadar akan datangnya bahaya. Tanpa berpikir panjang lagi Suma Thian yu segera melejit ketengah udara dengan jurus Cing cian tui hong (Comberet hijau mengejar angin) diapun ikut mengejar kedalam hutan. Namun Suma thian yu sama sekali tidak memperdulikan tantangan tersebut... mendadak dia merentangkan sepasang tangannya.. kemudian bagaikan seekor burung elang raksasa.!" serunya kaget.com/ Sambil menggigit bibir. Begitu masuk kedalam hutan. Lima kaki. dia segera kehilangan jejak dan dari manusia aneh berkerudung hitamitu. mimpipun dia tak menyangka kalau manusia berkerudung hitam itu bakal melancarkan serangan mematikan seperti ini. tiga titik cahaya disertai dengan angin tajam... untuk sesaat Suma Thian yu menjadi sangsi. "Aaah. yakni bila bertemu hutan jangan.Tiraikasih Website http://kangzusi. Suma thian yu adalah seorang anak mada yang belum berpengalaman. Tiba-tiba terdengar suara bentakan keras bergema dari dalam hutan. dengan gerakan Gi kiong ciu pon (menggeser posisi maju berlangkah) badannya melejit lima depa ke samping. Suma Thian yu segera mengejardari belakangnya dengan ketat. dengan berpen car dalam posisi segitiga langsung meluncur ke arah Suma Thian yu. dengan kecepatan luar biasa menerebos masuk kedalam hutan. “Sreet! Sreet! Sreet! tiga batang pian terbang telah meluncur lewat dari sisi tubuhnya dan menghajar diatas dahan pohon disebelah kanan. Orang persilatan mempunyai pantangan yang besar. tiga batang pian beracun telah muncul didepan mata. satu kaki. Dalam keadaan yang amat berbahaya. . tiga kaki. Tampaknya Suma Thian yuskan berhasil menyusul dibelakang tubuh manusia aneh berkerudung hitam itu. Suma Thian yu segera ber tindak cepat.. seakan akan mempunyai mata dipunggungnya..

Peluh dingin bercucuran membasahi seluruh badan Suma Thian yu. Dengan cepat ia melejit keudara sambil menerjang kearan mana datangnya sergapan tersebut. Kepada rekannya yang baru tiba itu. “Sudah kabur!" dia bergumam sambil menghela napas. keadaan yang dihadapinya saat itu benar-benar berbayaha sekali. rasa kecewa terlintas di atas wajahnya. perbuatan keji seperti apa saja dapat mereka lakukan. "Suma Hiante. lain kali jika bertemu lagi dengan peristiwa semacam ini. si Berewok berpena baja Tio Ci-hui telah sampai pula ditempat tujuan. Serangan yang dilancarkan Suma Thian yu dalam keadaan gusar ini telah disertakan tenaga Bu siang sin kang yang maha dahsyat..Tiraikasih Website http://kangzusi. Suma Thian yu bergumam: "Bajingan licik yang berotak anjing.. lalu beberapa batang pohon siong bertumbangan ke atas tanah. Seketika itu juga terdengarlah suara gemuruh yang amat memekikkan telinga dalam hutan tersebut. tindakanmu melakukan pengejaran tadi sungguh mencemaskan hatiku! Tahukah kau. sementara bayangan tubuh dari manusia aneh berkerudung hitam itu sudah lenyap.. sepasang telapak tangannya didorong ke depan melepaskan sebuah pukulan dahsyat.. Suma Thian yu segera teringat kembali dengan tindakan yang baru saja dilakukan. suasana didalam hutan tersebut masih tetap senyap tak kedengaran sedikit suarapun. sejak dilahirkan dari rahim ibunya. Tapi. Suma Thian yu menggelengkan kepalanya berulang kali.hitung-hitung nasibmu memang lagi mujur!" Pada saat itulah. kau harus berhati-hati lagi" Mendengar perkataan itu. kehebatannya benar-benar mengerikan sekali. Sambil mendepak-depakkan kakinya keatas tanah dengan gemas. sedikit saja meleset bisa mengakibat kan pisau beracun menembusi ulu hatinya.. belum pernah ia alami kejadian seperti ini. kontan saja amarahnya berkobar. berada ditengah udara dia berpekik pan jang..com/ Kalau dibilang berbahaya. mereka adalah manusia-manusia laknat yang berhati busuk.. berbicara .

Orang itu bernama besar dan berkedudukan terhormat di dalam dunia persilatan.com/ yang sesungguh nya andaikata didalam hutan tadi benarbenar sudah disiapkan musuh dalam jumlah banyak. tak mungkin" kembali si Berewok berpena baja Tio Ci hui menggelengkan kepalanya berulang kali.." Siapakah dia?" "Bi ku lun (Kun lun indah) Siau wi goan!" . hidung mancung dan mulut lebar. lain kali aku pasti akan bertindak lebih hati-hati lagi" Ketika berbicara sampai disitu... kau tak usah bertanya. walaupun hanya sikejap mata. mustahil bisa dia.. bisa jadi dia menderita kerugian yang amat besat.. segera serunya: “Tio toako. dia adalah seorang pemimpin dunia persilatan yang paling dihormati orang selama sepuluh tahun terakhir ini.. timbullah perasaan ingin tahu di dalam hati Suma Thian yu. “ buru-buru Suma Thian yu bertanya. sungguh tampan wajah orang itu” “Apa? Kau berhasil melihat jalan raut wajah orang itu? seru si Berewok berpena baja cepat.. yaa dia adalah seorang Kuncu. seorang lelaki sejati" "Siapakah dia Tio toako? Siapa yang kau maksudkan?" melihat si Berewok berpena baja bergumam tiada hentinya.. "Yaaa. "Aaaah. aku hanya salah bicara saja.. mungkinkah dia? Si Berewok berpena baja Tio Cihui segera bergumam pelan. namun aku dapat melihat jelas raut wajah orang itu." "Bermata jeli. "Hiante. "Berapa besar usianya?” "Antara empat puluh tahunan” "Bagaimanakah tampangnya?" "Bermata jeli. Maka dengan perasaan menyesal katanya: "Tadi aku hanya dibikin jengkel oleh keadaan hingga mata gelap. beralis mata lenting. mendadak ia teringat akan sesuatu. “Siapakah dia? Tio toako.Tiraikasih Website http://kangzusi. beralis mata lentik. hidung mancung dan mulut lebar.

dia segera ber tanya dengan wajah tercengang. bukankah nama tersebut adalah nama yang seringkali di sumpahi dan dimaki-maki paman Wan? Yaa. Maka selapis hawa pembunuhan yang menakutkan dengan cepat menyelimuti wajah Suma Thian yu. iapun merasa menyesal. benar” . terpaksa si Berewok berpena baja ini harus menyebut juga nama tersebut.Tiraikasih Website http://kangzusi.. Suma Thianyu sedang termenung sambil mutar otaknya keras-keras. mengapa kau?" Ketika si Berewok berpena baja menyaksikan paras muka Suma Tbian yu berubah aneh.. waktu itu ia dan paman Wan baru selesai membenahi gua mereka. tak mungkin kau akan berhasil menemukan aku orang she Wan" Kejadian itu sudah berlangsung lama sekali.com/ Oleh karena anak muda itu mendesak terus menerus.” sehabis mendengar perkataan dari si Berewok berpena baja. bukankah semua kecurigaan tersebut dapat dipecahkan? "Suma hiante. cepat-cepat ia menjawab: "Aaaah. Akhirnya dia teringat. maka aku telah salah menduga akan dirinya. darah panas segera mendidih dalam dadanya. andaikata waktu itu dia berhasil membekuknya. dia berkata lebih jauh: "Raut wajah Siau Tayhiap mirip sekali dengan orang kau jumpai itu.. Tetapi selang beberapa saat kemudian.. benar! Paman Wan malah pernah berkata begini: "Siau Wi goan wahai Siau Wi goan! Bagaimanapun licikmu. Dia merasa seperti pernah mendengar nama itu.. tidak apa-apa!" “ Masih sedih?" "Yaa. ia berusaha keras untuk menemukan siapa gerangan dia. Suma Thian yu ber pikir terus tiada hentinya.” “Siau Wi goan? Suatu nama yang amat dikenal. Ia menyesal mengapa membiarkan manusia aneh berkerudung hitam itu lolos dari pengejarannya.

mari kita pergi sekarang” Suma thian yu segera menyarungkan kembali pedangnya kedalam sarung.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ Dia tak ingin membocorkan rahasia tersebut. disisi pintu gerbang berdiri sepasang patung singa batu yang berat nya mencapai puluhan ribu kati. kemudian ia memetik sekuntum bunga. Si Berewok berpena baja Tio Ci bui belum lama berkenalan dengan Suma Thian yu. Apa lagi kalau didengar dari ucapan si Berewok berpena baja Tio Cu hui terhadap Siau Wi goan mendekati rasa hormat yang berlebihan. dia merasa antipatik yang diperlihatkan bisa mencurigai orang itu. lain kali bila kitasampai menemukannya kembali. Bagian Ketujuh Perusahaan Sin Liong piaukiok terletak diujung jalan Heng yang dalam kota Heng ciu. bangunannya menempati areal tanah seluas puluhan hektar. mengendusnya pelan-pelan dan jalan mengikuti si berewok berpena baja. . jangan kita biarkan mereka lolos. tentu saja dia tak dapat meraba jalan pikiran dari sianak muda itu. bahkan akan mempersulit usahanya untuk membongkar perbuatan jahat yang dilakukan Siau Wi goan. dia lantas berkata: "Adikku. kebanyakan akan berkunjung keperusahan Sin liong piaukiok untuk menyambangi cong piauiaunya "Mo im sin liong” (naga sakti penggosok awan) Wan Kiam Cu. Dengan nada menghibur. ia kuatir tindakannya yang kelewat terburu-buru justru akan ditertawakan orang. Setiap orang orang persilatan yang datang di kota Heng ciu. biarkan saja pencoleng itu kabur. Tentu saja alasan yang terutama adalah karena dia belum memahami secara keseluruhan akan rahasia tersebut. dinding pekarangannya terbuat dari batu hijau. terutama sekali rahasia antara paman Wan dengan Siau Wi-aoan.

beritahu kepadanya sepanjang jalan dia tentu amat lelah. Tio piautau telah kembali!” Mendengar si adik angkatnya telah pulang.. Ia segera memeluk saudara angkatnya dengan air mata berlinang. buru-buru orang itu berseru lagi: “Lapor cong piautau. benar. Mendengar perkataan itu. maka sekeluarnya dari sana maka kedudukkannya akan terasa lebih tinggi dan terhormat. dengan terkejut Mo im sin liong Wan Kiamciu melompat bangun. si Berewok berpena baja merasa bagaikan bertemu sanak sendiri. tak sepatah katapun yang bisa diucapkan.. tak sempat minta maaf kepada tamunya lagi. . Hari itu. sampaikan padanya setelah menyelesaikan urusan... dia datang hanya ditemani orang pemuda. oh yaa. Karena itulah mereka bersama sama ikut memburu keluar pintu gerbang. Ko im sin liong Wan Kiam ciu merasa girang sekali.. suruh datang kemari. Para ramunya yang menjumpai kejadian itu segera tahu kalau disana telah terjadi suatu peristiwa. ketika cong piautau Mo im sin liong Wan kiam ciu sedang berancang-bincang dengan seorang tetamu yang datang ber kunjung. segera serunya: "Ehmm.Tiraikasih Website http://kangzusi. sebenarnya apa yang telah terjadi?" Berjumpa kakak angkatnya. Mo im sin liong Wan Kiamcu saksikan adik angkatnya si Berewok berpena baja Tio Ci hui berdiri didepan pintu dengan wajah sedih dan murung. dibelakangnya mengi kuti seorang pemuda berwajah tampan. Begitu sampai didepan pintu.” "Apa?" mendengar 'aporan itu. Buru-buru dia menegur: "Hiante. rasa sedih yang tibatiba mendekam perasaannya membuat ia tak bisa mngendalikan diri lagi. buru-buru dia lari keluar. tiba-tiba dari luar pintu muncul anak buahnya yang segera memberi laporan: "Cong piautau.com/ Seakan-akan siapa saja yang bisa berkunjung ketempat itu. Tio piautau pulang sendirian..

. yang lebih tak beruntung lagi. Mo im sin liong Wan Kiam ciu segera berkata lagi: "Hiante. "sebagai seorang lelaki kita harus dapat menghadapi setiap perubahan. lalu dengan mata merah katanya sedih. ketika berbicara tentang ketiga belas saudara yang tewas. tapi dia masih berusaha keras untuk menahannya agar jangan meleleh keluar. beristirahatlah dulu. Sampai lama kemudian. "Tidak mengapa" hibur Wan Kiam ciu cepat. siaute tak becus. “Hiante.com/ Melihat itu. Pelan-pelan Si Berewok berpena baja mendongakkan kepalanya.. apakah barang kawalanmu dibegal orang?" Si Berewok berpena baja manggut-manggut tanpa menjawab. kemudian baru pelan-pelan menceritakan kisah tersebut kepadaku” Cong piautau dari perusahaan Sin liong piau kiok memang seorang lelaki yang hebat dan berjiwa besar. aku telah membuatmu susah selama ini. mereka telah gugur semua ditangan musuh” Dia lantas menceritakan semua kisah kejadian itu dengan jelas.. kau sudah lelah. Tio Ci hui tak dapat membendung air matanya lagi. ternyata tak mampu melindungi barang kawalan tersebut. aku sudah tahu. “Toako. lanjutnya: . Wan Kiam ciu baru berkata. Selesai mendengar laporan tersebut.Tiraikasih Website http://kangzusi. bisa diambil bisa pula dilepas. Suma Thian yu yang berdiri dibelakang Si Berewok berpena baja Tio Ci hui diam-diam merasa kagum sekali. butiran air mata tampak mengembang dalam kelopak matanya. kau harus lebih mengutamakan kesehatan badanmu. Kemudian sambil menjura ke arah Suma Thian yu. cepatlah rawat lukamu. Mo im sin liong wan Kiam cie menunjukkan pula rasa sedih yang tebal.

tentu saja dia rikuh untuk pergi beristirahat.akhirnya ia tertunduk dengan sedih. dia mengurung diri dalam kamar baca dan berjalan mondar mandir semalaman suntuk dengan perasaan sedih. Cong... sepasukan kereta barang telah hilang.... Baru saja dia akan melangkah keluar dari kamar. Diam-diam Mo im sin liong Wan Kiam merasa tertegun. ketika Mo im sin liong Wan Kiam ciu sedang berada dalam lamat-lamat tidur. terima kasih banyak atas bantuanmu.. "Turunkan bendera perusahaan. Cong piautau panji duka cita dicuri orang. Wan kiam ciu segera tersadar kembali dari tidurnya.. setiap kali ada yang jatuh korban dalam setiap perjalanan... naikkan bendera berduka cita!” Bendera berduka cita merupakan bendera yang dinaikkan untuk mengenang para piaucu yang tewas. sambil mengulapkan tangannya dia berseru: . dengan membawa perasaan sedih dia berjalan masuk keruang da lam. Mo im sin liong Wan Kiam ciu tidak menghalanginya untuk menangis. tapi dia masih berusahau untuk mempertahankan ketenangannya. silahkan mengikuti Tio hiante masuk kedalam untuk beristirahat!" Saking terharunya si Berewok berpena baja melelehkan air mata dengan deras.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ “Suma Siauhiap. pesannya kepada kasir. titik air mata jatuh bercucuran membasahi seluruh wajahnya. seorang pegawainya telah lari mendekat sambil berteriak: “Aduuh celaka.. Keesokan harinya. Tiga belas saudara telah gugur.. sebelum berlalu. mendadak ia mendengar suara hiruk pikuk dari luar. siauhiap tentu merasa lelah bukan. cong piautau pasti akan memerintahkan sang kasir untuk mengganti bendera perusahaan dengan bendera segitiga pertanda duka cita Malam itu seluruh perusahaan berada dalam suasana hening. setelah cong piautau memerintahkan orang untuk mengatur para tamu untuk tidur.

Tiraikasih Website http://kangzusi.. Mo im sin liong Wan Kiam ciu mendongakkan kepalanya dan menghela napas panjang. silahkan congpiau memeriksanya" Mendengar laporan itu. setelah memberi hormat katanya: "Lapor cong piautau. seorang kakek munculkan diri dari kerumunan orang banyak dan berjalan menuju kehadapan Wan Kiam ciu. Mo im sin liong wan Kian ciu melakukan perondaan ke seluruh lapangan. ditengah lapangan sudah penuh kerumunan ratusan orang pegawai dan puluhan orang piausu. tiba-tiba dijumpai panji duka cita itu sudah hilang. berkat . pelbagai pikiran serasa berkecamuk didalam benaknya. sementara diujung tiang bendera telah ditemukan sebatang panah. suasana menjadi hening. katanya sambil tersenyum: “Sim suhu. Melihat itu. Tatkala semua orang menyaksikan cong piautaunya munculkan diri." Sepeninggal pegawainya. ia tidak habis mengerti siapa gerangan manusia aneh berkerudung hitam itu? Mengapa pula mereka bermusuhan dengannya? Tatkala Mo im sin liong Wan Kiam ciu tiba ditengah lapangan. Saat itulah. kemudian baru berkata dengau suara lantang: "Saudara sekalian. benar juga..com/ "Pergilah kau! Aku akan segera menyusul. Dengan senyuman getir menghiasi wajahnya. Mo im sin liong Wan kiam ciu pelan-pelan berjalan ketengah arena dan manggut-manggut kepada setiap orang yang dijumpainya. sejak didirikan hingga kini perusahaan kita sudah bercokol selama dua puluh tahun lamanya. sorot mata semua orang ditujukan kearahnya dan setiap orang membungkam diri dalam seribu bahasa. diantaranya terdapat pula jago-jago persilatan yang kebetulan berkunjung kesana. Mo im sin liong wan Kiam ciu mendongakkan kepalanya. di pucuk tiang bendera itu telah sebatang anak panah. mundurlah dulu” Menanti piausu yang bernama Sim Hui lam mundur. pagi tadi ketika Hui lam keluar hendak menaikkan bendera.

mendadak terdengar seorang pemuda berseru dengan lantang: . kedua melanjutkan usaha ini sambil menantikan perubahan selanjutnya" begitu ucapan tersebut diutarakan. jelas hal ini merupakan suatu pembicaraan dan suatu tantangan buat kita. sambungnya lebih jauh: "Benar! Mereka adalah sekawanan pencoleng berkerudung hitam. dia berhenti sejenak untuk memandang orang-orang yang berada dihadapannya. Mo im sin liong sama sekali tidak melakukan tindak pencegahan apa-apa. suasana menjadi gempar. rejeki tidak tiba berbareng. Ditengah suasana yang hiruk pikuk. kita masih belum mengetahui dengan jelas siapa gerangan musuh kita tersebut. mendadak terdengar seseorang berseru keras. bencana tidak jalan sendiri.Tiraikasih Website http://kangzusi. lohu yakin tak pernah menyalahi sobat sobat dari dunia persilatan. kemarin panji duka cita juga dicuri orang. masing masing saling berbisik membicarakan persoalan itu. setelah itu sambungnya lebih jauh: "Pertama kita tutup pintu perusahaan untuk mencari jejak pencoleng." Ketika berbicara sampai disitu. ada yang setuju gegasan pertama ada pula yang menyetujui gagasan kedua. tanpa kita ketahui siap mereka.com/ bantuan dari saudara sekalian. Pelan-pelan Mo im sin liong wan Kian ciu mengangguk. mana mungkin kita bisa turun tangan untuk melacaki jajaknya? Setelah lohu berpikir keras semalaman suntuk. siapa tahu berapa hari berselang barang kawalan kita dibegal orang. yang patut disesalkan hingga kini. sebab ia sendiripun tidak tahu harus memilih yang manakah diantara kedua macam gagasan tersebut. akhirnya aku berhasil menarik dua kesimpulan" Berbicara sampai disini. untuk sesaat suasana menjadi kacau balau tak karuan. perusahaan kita baru berhasil mencapai sedikit kemajuan seperti hari ini. “Kalau begitu pembegal itu berkerudung?”.

com/ "Harap saudara sekalian sedikit tenang!" Suara yang menggeledek itu kontan saja membuat suasana dalam arena berubah menjadi tenang kembali. apakah kau berniat untuk menggajak kami bergurau? Atau mentertawakan kami yang tak mampu naik ke atas?" Mendengar ucapan tersehat. Mo im sin liong Wan Kiam ciu memperhatikan Suma Thian yu sekejap. kemudian sambil menuding kearah tiang bendera itu katanya: “Asal panah tersebut dapat kita ambil. serentak semua orang berpaling kearah pemuda itu. usianya enam belas tahun.Tiraikasih Website http://kangzusi. Ternyata pemuda itu tak lain adalah Suma Thian yu yang diajak datang bersama si Berewok berpena baja Tio Cihui kemarin. Mo im sin liong wan Kiam ciu menjadi tertegun. mukanya bulat telur dengan hidung yang mancung. rasanya tidak sulit untuk mengetahui siapakah musuh kita itu" Mendengar perkataan itu. bibir yang kecil dan mata yang jeli. Suma Thian yu segera berpaling. tapi dengan cepat ia menjadi tertegun. Boleh dibilang dia adalah seorane gadis yang cantik rupawan. kulit tubuhnya putih halus. Mendadak dari tengah arena berkumandang suara teguran yang amat merdu: "Siauhiap. Tiba-tiba terdengar Mo im sin liong Wan Kiam ciu menegur keras: . lalu tanyanya dengan suara lembut: "Siauhiap. apakah kau mempunyai suatu pendapat?" Suma Thian yu segera menjura. membuat Suma Thian yu menjadi tertegun dan lupa untuk menjawab. ia mendongakkan kepalanya lalu membungkam dalam seribu bahasa. Perlu diketahui tiang bendera itu tingginya paling tidak mencapai dua puluhan kaki bukan suatu pekerjaan yang sudah untuk memanjat naik ke puncak tiang setinggi itu. Ternyata dari tepi arena berjalan keluar seorang gadis berbaju hijau yang cantik rupawan.

karena. tak heran kalau kecantikannya bagaikan bidadari dari kahyangan" Maka dia lantas menjura kepada nona itu sembari berkata: "Nona telah salah paham. Kontan saja semua orang dibikin kebingungan setengah mati. dari mana kau bisa tahu kalau dengan mengambil panah tesebut maka kita akan mengetahui siapakah musuh kita itu?” “Aku hanya berpendapat demikian.. mengapa kita tidak manfaatkan kesempatan ini untuk menyelenggarakan suatu perlombaan untuk memperebutkan panah? Selain sebagai hiburan juga untuk mengendorkan pikiran yang sudah penat dan lelah! . apalagi kesempatan sebaik ini juga sukar ditemukan..haahh apakah kalian keheranan?” “Kalian pasti mengira lohu sedang mencari gara-gara dalam suasana seperti ini bukan?” jangan curiga. jangan kurangajar!" Dengan cepat Suma Thian yu menjadi tersadar kembali. mengapa tidak kita gunakan kesempatan ini untuk menggunakan suatu perlombaan?” Secara tiba-tiba Mo im sin-Iiong Wan Kiam cui mengucapkan perkataan itu apalagi dalam suasana seperti ini.com/ "Anak Lan.Tiraikasih Website http://kangzusi. Belum habis dia berkata. lupakan saja persoalan hari ini. terdengar Mo im sin-Iiong telah menukas sambil tertawa. "tolong tanya.. aku hnya bermaksud baik saja" "Hmmm! Maksud baik?” nona itu menggigit bibirnya kencang kencang.... Menyaksikan semua orang merasa keheranan.. semua orang tidak tahu rencana apakah yang terselip di balik kesemuanya itu? Setiap orang dengan wajah keheranan bersama-sama menunggu ia melanjutkan kembali kata-katanya.. "Saudara sekalian. "Haaahh. ilmu silat memang melupakan suatu kepandaian yang harus dipacu untuk maju.. Mo im sin liong Wan Kiam ciu segera tertawa terbahak-bahak....haahh. segera pikirnya: “Ternyata dia adalah putri kesayangan dari Wan cong piautau..

sekeliling lapangan sudah dipenuhi oleh meja kursi. mustahil dia bisa melakukan perbuatan semacam ini dalam suasana dan keadaan semacam ini. Setelah duduk. Buru-buru Mo im sin liong mempersilahkan para tamu untuk duduk.Tiraikasih Website http://kangzusi. . Hanya siberewok berpena baja Tio Gi-hui seorang yang memandang Wan Kiam ciu sambil termangu-mangu. yang tersisa hanyalah tanah lapang seluas lima kaki dengan tiang bendera itu sebagai pusatnya.com/ "Bagus sekali!” mendengar usul itu. menyiapkan meja per jamuan dan memerintahkan koki untuk menyiapkan hidangan dan arak.. mungkin ia sudah mengetahui kalau ada musuh yang telah menyelundup dibalik kawanan manusia yang hadir sekarang?” Si Berewok berpena baja Tio Gi-hui memang tak malu disebut sebagai seorang jago kawakan dalam dunia persilatan. semua orang segera bersorak sorai dengan gembira. berhati-hatilah dalam pembicaraan maupun gerak gerik” "Kenapa?" tanya pemuda itu keheranan. maka dalam hati kecilnya dia lantas berpikir: "Jangan jangan dia mencurigai Suma siaute? Kalau tidak. kelewat menunjukkan kelihayanmu hanya akan menuncing rasa dengki orang lain" Si Berewok berpena baja Tio Ci hui hanya bisa berkata demikian. Suma Thian yu duduk bersama dengan si berewok berpena baja Tio Ci hui. "Kau harus tahu. dengan suara lirih si Berewok berpena baja Tio Ci hui segera berbisik kepada Suma Thian yu: "Hiante. karena dia sendiripun tidak mengerti apa maksud yang sebenarnya dari kakak angkatnya itu. Tak selang berapa saat kemudian. dia cukup mengetahui watak dari kakak angkatnya ini.. sedangkan dia bersama putri kesayangannya duduk di meja utama disebelah timur. ternyata apa yang dipikirkan Mo im sin liong Wan Kiam ciu telah memerintahkan pegawai pegawainya untuk membereskan lapangan. selama berada disini..

Mo im sin liong Wan Kiam ciu segera mengangkat cawannya sambil bangkit ber diri. Ternyata orang itu adalah piausu Sim Hui lam. akupun ingin sekali menyaksikkan saudara sekalian bisa memberikan pertunjukan yang menarik." Ucapan tersebut mempunyai arti yang mendalam. kemudian memandang sekeliling tempat itu sambil menantikan reaksi. namun dihari-hari biasa dia sering membentak-bentak anak buahnya atau mendamprat anak buahnya dengan kata kasar. kemudian kepada semua orang serunya.com/ Setelah semua orang duduk dan hidangan di keluarkan. perusahaan kami tak pernah menerima kunjungan kunjungan yang begitu banyak dari tamu-tamu agung seperti hari ini. setelah memberi hormat katanya: "Sobat darimanakah yang ingin memberi petunjuk kepadaku?" Sim Hui lam merupakan seorang piausu yang paling sombong dan tinggi hati dalam perusahaan tersebut. Sudah banyak tahun dia bekerja dalam perusahaan. Selesai berkata. sebab itu banyak orang yang tak senang kepadanya. dari meja sebelah barat telah berdiri seseorang. Dalam waktu singkat. tentu saja dia tak akan melepaskan kesempatan tersebut dengan begitu saja. “Saudara sekalian. tetapi belum pernah naik pangkat. lohu selain ingin menyelenggaraan permaian perebutan anak panah. mari kita keringkan secawan arak. Sambil menggulung bajunya dia menuju ketengah arena. Mo im sim liong segera meneguk habis isi cawannya. .Tiraikasih Website http://kangzusi. walaupun dia cuma seorang jagoan dari kelas dua. adapun didalam peryelenggaran pertemuan ini. siauloji akan turun kearena paling dulu. beberapa orang diantara mereka yang berperasaan tajam segera dapat menangkap maksud lain dibalik ucapan tersebut. maka begitu ada kesempatan untuk memamerkan kepandaiannya. sambil menjura orang itu berseru: Cong piauiau. masingmasing lantas membicarakannya dengan suara berbisik-bisik.

. dengan cepat dia memutar badannya menghindar.. sayang tak seorangpun yang menampakan diri." kata Sim Hui lam sambil menjura. ternyata orang itu adalah seorang lelaki setengah umur yang berbaju perlente. biar aku saja yang menemanimu bermain beberapa gebrakan. dia menjadi rikuh sendiri.Tiraikasih Website http://kangzusi.. pertarungan mereka meski nampaknya tegang dan seru. lalu sahutnya. Dengan jurus Hek hou tou sim (harimau hitam mencuri hati) mendadak kepalan kanannya disodokkan ke perut si Tikus bersayap Kang Pun san. bagaimana kalau Hui lam mainkan serangkai ilmu pukulan saja untuk menghibur para tamu?" “Belum sempat Mo im sin liong menjawab..com/ Begitu sampai ditengah arena. kemudian dengan jurus Hay see sian sian (membunuh ular didasar laut) ia balas menumbuk jalan darah Tay yang hiat ditubuh Sim Hui lam. “Cong piautau. . silahkan Sim suhu memberi petunjuk" “Kalau begitu maaf. Kang Pun san tertawa nyaring. hal ini lebih baik lagi" Lelaki setengah umur itu menjura untuk membalas hormat. buru buru dia menjura sambil bertanya. kemudian sahutnya: "Tidak perlu. dan akhirnya sambil menjura kepada Cong piautaunya dia berkata. sesorang telah melayang turun ketengah arena.." Sim Hui lam segera berpaling. Melihat tiada orang yang menanggapi tantangannya itu. padahal bagi orang yang ahli. sekilas pandangan saja dapat diketahui kalau dia adalah tamu yang berkunjung semalam. Aku she Kang bernama Pun san. Bagaimanapun juga kalau orang orang dari kelas dua yang sedang melakukan pertunjukan. semua orang segera berbisik membicarakan persoalan itu.. pertarungan itu ibaratnya perkelahian anak kecil sedikitpun tidak menarik hati. "Tolong tanya siapakah nama saudara? Kalau kau bersedia untuk bermain beberapa geb rakan. orang persilatan menyebutku sebagai Cha gi sui (tikus bersayap).

Tiraikasih Website http://kangzusi...com/ Wan Pek lan." Wan Pek lan bersorak gembira. "cuma ingat. tampaknya seperti lagi menunggu orang kedua terjun kearena.pada hekekatnya seperti tombak melawan tombak mainan. “Huuh.. mukanya pucat dan peluh dingin jatuh bercucuran dengan derasnya." Baru saja ucapan gadis tersebut selesai diucapkan. dia berdiri ditengah arena dengan kepala di angkat dada dibusungkan. .... bagaikan anak panah yang terlepas dari busurnya dia melesat ketengah udara. mendadak terdengar Sim Hui lam yang berada ditengah arena menjerit kesaki tan: "Aduuuuh. maaf.." Kemudian sambil memegangi perut sendiri.. buru-buru serunya kepada ayahnya: “Ayah. Agak mendongkol juga Wan Pek lan menjumpai sikap orang tua itu.. Si tikus bersayap Kang Pun san tertawa tergelak-gelak seraya bsrseru: "Maaf.. jangan membuat perusahaan kita betul-betul sampai kehilangan muka. ayah! Cepat suruh mereka berhenti. serunya. jangan sampai membuat kesalahan dengan tamu. tubuhnya roboh ketanah.. sama sekali tak ada gunanya.. bagaimana kalau Lan ji yang turun kearena untuk membereskan dia.. dia melayang turun ditengah arena.!" "Bagaikan seorang pemenang yang hebat.. Sikap kekanak-kanakan semacam itu sungguh menggelikan sekali..?” "Baik!" sahut Mo im sin liong Wan Kiam ciu sambil mengangguk. kemudian bagaikan burung merak membentangkan bulu-bulunya. pertarungan ini hanya terbatas sampai saling menutul. . putri kesayangan Mo im sin liong wan Kiam ciu yang berada disamping ayahnya segera tertawa.

" Sembari berkata.. dia harus menghadapi kenyataan tersebut sambil menggertak gigi. dalam hatinya merasa girang sekali. dengan watak Kang Pun san yang sombong. takabur dan berlagak sok tentu saja tak mungkin baginya untuk mengundurkan diri dengan ketakutan. diam diam dia mengeluh didalam hati. Tapi. kemudian sambil tertawa dia berkata kepada si Tikus bersayap Kang Pun san: "Kang tayhiap. melihat sikap lawan. sepasang matanya sampai menyipit karena senyuman yang kelewat tebal diwajahnya. boanpwee ingin sekali memohon petunjuk beberapa jurus darimu. “Aku orang she Kang beruntung dapat berkenalan dengan nona. bagaimanapun juga. diam-diam si Tikus bersayap Kang Pun san telah merasa gelisah sekali. Mo im sin liong Wan Kiam ciu yang menyaksikan gerakan tubuh puterinya amat indah sehingga mendapat pujian dan tepuk tangan orang banyak. segera disambut oleh para jago dengan tempik sorak yang gegap gempita.Tiraikasih Website http://kangzusi. terutama setelah mendapat tantangan. Wan Pek lan berdiri dingin arena. agaknya dia sudah bersiap siaga menghadapi lawan. "Silahkan!" .. lama sekali mulutnya yang tertawa belum juga dirapatkan.com/ Gerakan tubuhnya indah dan lincah. kejadian ini benar-benar merupakan suatu keberuntungan buat aku orang she Kang.. dia menyambut dengan suara agak tergagap. Sesungguhnya nona Wan merasa muak sekali terhadap kawanan manusia yang sok berjual lagak seperti ini. Dengan gerakan Kim ki tok lip (ayam emas berdiri disatu kaki). diapun memasang kuda-kuda yang rendah dengan sepasang kepalan disiapkan didepan dada. Maka setelah balas memberi hormat. harap tayhiap suka banyak mencari petunjuk" Semenjak menyaksikan ilmu meringankan tubuh nona Wan yang lincah dan cepat tadi. dia sengaja berdiri seenaknya sambil berkata dengan suara dingin.

. sepasang matanya mengawasi ancaman tersebut lekat-lekat. lagi pula jarang sekali berkelana didalam duuia persilatan.com/ Si Tikus bersayap Kang Pun san pun merasa amat mendongkol menyaksikan sikap menghina dari nona Wan. mendadak terdengar suara panjang yang menyakitkan telinga menggema dari meja sebelah barat. dalam gelisahnya ia sudah melupakan pantangan tersebut. nona Wan menjura ke empat penjuru.. Pada dasarnya Kang Pun snn cuma seorang manusia kelas tiga. kemudian secara tiba-tiba ia membentak keras: “Roboh kau!” Tampak sepasang lengannya diayunkan kemuka secepat sambaran petir.. kontan saja menjadi marah-marah sambil menyumpah... “Maaf aku orang she Kang akan menyerang dulu" Dengam jurus Ji yan jut ciau (burung walet keluar sarang). kepalan tangan kiri menekan kedada lawan.. Tempik sorak yang gegap gempita kembali berkumandang diseluruh angkasa. menyusul kemudian tampak seseorang menampakkan diri dengan berjumpalitan ditengah udara..."Buk!" badan nya terjatuh keras keras diatas tanah. kemarahannya kontan memuncak. Bagaikan anjing budukan yang baru terserang penyakit parah. Tapi kawanan jago berpengalaman yang menyaksikan kejadian itu. dengan perasaan marah yang berkabar dia berseru pula. lalu mengulumkamkan senyuman manis dan merayu. Bertarung melawan orang. ditengah sorak sorai tersebut. kemudian meayang . Pada saat itulah. seluruh badannya mencelat sejauh satu setengah kaki lalu.Tiraikasih Website http://kangzusi. kontan saja si tikus bersayap seakan-akan benar-benar be tumbuh sayapnya. sampai lama sekali ia belum juga bisa merangkak bangun. sementara tangan kanan mem babat payudaranya. terutama seorang pria berhadapan dengan wanita.. maka menyerang payudara anak gadis merupakan suatu pantangan yang besar. Terlebih-lebih nona Wan sendiri.

"toh tujuan dari pertandingan silat yang di selenggarakan ayahmu hari ini hanya bertujuan untuk menghibur hati.Tiraikasih Website http://kangzusi. ternyata dia adalah seorang lelaki berusia tiga puluh tahun. wataknya memang tidak menentu terutama sifat ingin menang. dia segera meujura sambil memperkenalkan namanya: "Aku adalah Ban Hoan kiam (pedang selaksa bunga) Tan Sim dari Thiam cong pay.com/ turun tepat lima enam langkah dihadapan nona Wan. rasa mendongkolnya seketika hilang separuh. seketika itu juga hatinya jadi tak senang kembali. oleh karena itu boanpwe berharap bisa meminta petunjuk dalam ilmu pedangnya saja. . Nona Wan mencoba untuk memperhatikan pendatang itu. Begitu turun ke arena. memelihara jenggot hitam dan berdandan sebagai Busu." Ketika Nona Wan menyaksikan potongan wajah orang ini tidak memuakkan. lama sudah boanpwe mengagumi hal itu. apalagi kesempatan macam ini jarang kita jumpai. tapi begitu mendengar orang itu menggunakan nama Thiam cong pay untuk menakut nakuti orang. sengaja datang untuk memohon petunjuk dari nona. segera tanyanya dengan cepat: "Kau hendak beradu senjata? Ataukah beradu tangan kosong belaka?" "Kedua duanya sama saja" sahut Ban hoa kiam Tan Sim dari Thiam cong pay sambii tersenyum. harap Tan tayhiap sudi memberi muka padaku" Ban hoa kiam Tan Sim adalah adik seperguruan dari It ci hoa kiam (pedang satu huruf bunga) Yu Liang Gi. dan baru berkata: "Sudah lama kudengar pihak Thiam cong pay termashur di dunia persilatan karena ilmu pedangnya. aku lihat lebih baik kita beradu tangan saja" Mendengar ucapan tersebut nona Wan termenung sejenak. sebiiah pedang tersoren dipunggungnya. berperawakan setinggi enam depa.

Melihat Mo im sin liong telah memberikan persetujuannya. segera sahutnya: "Senjata tak bermata. pelan-pelan Ban hoa kiam Tan Sim meloloskan pedang nya dari sarung. Sekali lagi para jago yang menyaksikan demonstrasi itu bersorak sorai memberikan tepuk tangan yang ramai. hal itu merupakan kesalahanku sendiri yang belajar silat tak becus. serentak semua orang berteriak memuji. hatinya menjadi gembira. pedangnya segera digetarkan ketengah udara menciptakan selapis cahaya pedang yang amat tebal. jika boanpwee sampai menderita cidera. Wan cong piautau seperti meminta persetujuannya. karena sehabis mendengar ucapan tersebut.. mana mungkin aku bakal menyalahkan Tan tayhiap? Harap kau jangan menampik keinginanku ini. Nono Wan sendiri hanya meloloskan pedangnya dengan suatu gerakan yang sederhana. Ban hoa kiam Tan Sim segera berpaling kearah Mo im sin liong Wan Kian ciu." Ucapan dari nona Wan itu amat tepat dan beralasan sekali. Tentu saja Wan Kiam ciu segera manggut-manggut sambil tersenyum tanda setuju.com/ Mendengar sanjungan dari nona Wan.. Melihat itu. paras mukanya ikut pula berubah-ubah. tak urung kedua belah pihak mungkin akan menderita luka. tapi sekejap mata kemudian kabut pedang itu tahu-tahu lenyap tak berbekas. seandainya nona terjadi apa apa. kesemuanya ini membuat Ban hoa kiam Tan Sim merasa senang sekali. dengan cepat nona Wan berseru kembali: "Dalam suatu pertarungan. "Criiing!" berbareng dengan dilolosnya senjata tersebut." Tidak menunggu dia menyelesaikan kata-katanya. "Sebilah pedang bagus!” Ban hoa kiam Tan Sim makin gembira hatinya karena dipuji orang banyak.... kemudian sambil . tampak cahaya putih memancar Keempat penjuru dan amat menyilaukan mata.Tiraikasih Website http://kangzusi..

hiante mengapa kau mesti terburu napsu?" sahut sipena baja bercambang Tio Ci hui dengan suara lirih. membuat perhatian semakin menebal. boleh dibilang banyak sekali jago lihay dari pihak Thiam cong pay yang bermunculan. bagai manakah kepandaian ilmu pedang yang dimiliki nona Wan. buru-buru dia mengalihkan kembali perhatiannya ketengah arena. nona Wan dengan menggunakan jurus Cay hong tian ci (burung hong mementang sayap) melepaskan sebuah tusukan mendatar keatas jalan daran Hoa kay hoat di tubuh Ban hoa kiam Tan Sim. Dalam nada itu.?” "Pertunjukan bagus segera akan berlangsung. Suma Thian ya yang duduk disamping Si pena baja bercambang Tio Ci hui bertanya dengan suara lirih: “Tio toako. mungkinkah dia sanggup menghadapi kelihayan dari seorang jago pedang kenamaan? Sementara itu pertarungan ditengah arena sudah mulai berkobar. kemudian tertawa: Orang bilang: Cinta yang mendalam.. Oleh karena itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. terutama beberapa puluh tahun belakangan ini. Tindakan Suma Thian yu yg begitu menaruh perhatian terhadap nona Wan kelihatan amat menyolok. partai Thiam cong pay ketika itu amat termashur karena ilmu pedangnya yang lihay. diantaranya nama It ci hoa kiam Yu Liang gi paling termashur. Suma Thian yu segera menarik kesimpulan kalau adik seperguruan dari Yu Liang gi ini pastilah seorang jago yang cu kup lihay pula. mungkinkah secara diam-diam sianak muda itu telah jatuh cinta kepada sinona? Tidak! Perlu diketahui. padahal nona Wan begitu lemah gemulai. .com/ menggenggam pedangnya ia turut menikmati demonstrasi Ban hoa kiam Tam Sim yang sedang kegirangan itu. Si pena baja bercambang Tio Ci hui melirik sekejap kearah sipemuda itu. Kontan saja Suma Thian yu merasakan wajahnya berubah menjadi merah padam dan panas sekali.

Tiraikasih Website http://kangzusi. kemudian sambil menarik perutnya sambil melompat bangun pedangnya menggunakan jurus Seng kay tu jin (putik bunga baru me kar) secara beruntun melepaskan tiga buah serangan berantai. nona Wan jauh lebih cepat lagi.. Perlu dlketahui. Jilid 7 : Dewi burung hong Wan Pek lan “SUATU SERANGAN yang amat baik!" Mendadak kaki kanannya mundur kebelakang lalu menyelinap kesamping meloloskan diri dari tusukan lawan. ternyata nona Wan lebih lincah dia cepat... Dia lincah. melihat datangnya ancaman tersebut. tibatiba ujung pedangnya berputar memainkan jurus Ji lay ciang tiau (Ji lay menaklukkan rajawali) untuk menusuk ketubuh lawan secepat kilat.. .com/ Ban hoa kiam Tan Sim sebagai seorang jagoan dari Thiam cong pay. buruburu dia menggunakan gerakan jembatan gantung untuk menjatuhkan diri ke belakang. Sreeeet! Sreeeeet! Sreeeet!" angin serangan yang tajam bagaikan amukan ombak samudra serentak menggulung ke atas tubuh nona Wan. tentu saja bukannya manusia sembarangan... maka sewaktu musuhnya beikelit. jurus serangan pertama dilancarkan nona Wan tersebut pada hakekatnya merupakan suatu pancingan terhadap mu suhnya.” tahu-tahu ujung pedang itu sudah menusuk ke arah tenggorokan Tan Sim... Sungguh hebat manusia yang bernama Tan Sim ini. ia segera tertawa dingin. "Weeesss. Melihat datangnya ancaman tersebut.. kemudian pedangnya dengan jurus Bei lui cut hong (bunga mawar baru mekar) pedangnya secepat sambaran petir menusuk jalan darah Ki kiat dan Kian li hiat ditubuh nona Wan. mau tak mau Ban hoa Kiam Tan Sim bermandi peluh dingin juga karena terperanjat.

Tiraikasih Website http://kangzusi. dia segera terpekik nyaring. mendadak terdengar nona Wan berpekik nyaring. cepat-cepat dia mundur sejauh empat langkah ke belakang untuk meloloskan diri dari ancaman tersebut. Terdengar gadis itu berpekik nyaring. serangan demi serangan. maka dia bertekad untuk merebut kembali keadaan tersebut dari lawannya. Sebagai putri kesayangan cong piautau. maka hal tersebut segera membangkitkan pula perasaan ingin menang didalam hati nona Wan. menanti dia sadar kalau nana Wan sedang menerjang tiba. untuk sesaat dia menjadi gugup dan tak sempat melihat jelas ancaman lawan. ujung bajunya berkibar terhembus angin. Ban hoa kiam Tan Sim hanya merasakan cahaya pedang yang berada didepan matanya amat menyilaukan mata dan desingan angin dingin menyayat badan. toh dia merasa tak tahan juga menghadapi serangan lawan yang beruntun. secepat kilat pedangnya menusuk ke tubuh lawan. Tapi dengan terjadinya peristiwa ini. lalu pedangnya menggunakan gerakan Po hong pat ta (angin puyuh meryapu delapan penjuru) dan tubuhnya menggunakan gerakan Hwesio hong luo liu (angin puyuh menggoyangkan liu) segera meneroros masuk kedalam pertahanan lawan. tindakannya itu dia justeru terjebak kedalam perangkap nona Wan. serta merta dia melompat mundur kebelakang untuk berusaha menghindarkan diri dengan. tentu saja nona itu merasa kejadian yang baru di alaminya merupakan suatu kejadian yang amat memalukan. "Mampus aku kali ini!" . jurus demi jurus dilancarkan secara gencar dan amat dahsyat.com/ Sekalipun nona Wan merupakan seorang ahli silat. Dalam keadaan begini. waktu sudah terlambat. Selama hidup belum pernah Ban hoa kiam Tan Sim menyaksikan gerakan tubuh secepat ini. setelah itu secara beruntun dia lancarkan empat buah serangan berantai.

aku mohon diri lebih dulu!” Tanpa memberi hormat lagi kepada semua orang. Ban hoa kiam Tan Sim masih saja berdiri dengan wajah kebingungan..com/ Belum habis teriakan itu bergema. cuma kesemuanya itu terjadi dikemudian hari. Kepergian Ban hoa kiam Tan Sim dalam ke adaan gusar sekarang.Tiraikasih Website http://kangzusi. Dalam keadaan begini. sampai-sampai pakaian bagian dadanya yang robek memanjangpun sama sekali tidak dirasakan olehnya. nona Wan baru teringat kembali dengan tujuan yang terutama dari ayahnya sewaktu menyelenggarakan pertemuan ini. Ban hoa kiam Tan Sim baru tahu kalau baju bagian dadanya sudah robek. baru saja dia akan meng gunakan kesempatan itu untuk mundur kembali ke tempat semula. aku orang she Tan benar-benar merasa kagum sekali. . Sementara itu. sekarang kau boleh mengumumkan permainan lain yang lebih bermutu!" Setelah mendengar peringatan dari ayahnya lewat ilmu menyampaikan suara. mendadak ia mendengar ayahnya sedang berbisik dengan menggunakan ilmu menyampaikan suaranya: "Lan-ji. setebal tebalnya muka. maaf!" katanya. Nona Wan merasa girang sekali setelah secara beruntun berhasil menangkan dua orang jago. sungguh mengenaskan sekali keadaannya. terpaksa sambil menjura katatanya : "Ilmu pedang yang nona miliki sungguh hebat sekali. dikemudian hari bila ada kesempatan lagi aku pasti akan memohon petunjuk lebih jauh. dia segera membalikkan badan dan berlalu dari sana. "Maaf.. Menanti semua jago mentertawakannya. diapun merasa rikuh untuk tinggal disitu lebih lama lagi. tentu saja rasa malunya bukan alang kepalang. terdengar suara baju yang robek kemudian sirapnya cahanya pedang Nona Win telah berdiri ditengah arena dengan senyum dikulum.. pada akhirnya akan menimbulkan banyak sekali halhal yang tak di inginkan. maaf.

mari kita lihat siapa yang dapat me¬ngambil turun anak panah tersebut. jangan keras keras" buru-buru Tio Ci hui mencegahnya berbicara lebih jauh. tadi ada seorang tamu yang menemukan diatas tiang bendera terdapat se¬batang anak panah tersebut sebagai bahan permainan. bagaimanakah hasil dari peristiwa ini.. "Hiante.. Padahal berbicara sebenarnya. setelah itu katanya: "Cianpwee sekalian. buru-buru serunya de¬ngan lantang. Pada saat itulah. "Kalian kelewat sungkan dan terlalu memandang luar biasa persoalan begini saja! Biar boanpwe mendemontrasikan .. mustahil hal tersebut dapat dilakukan olehnya. tentu saja dia pula pemenangnya. kemudian melanjurkan. Nona Wan merasa girang sekali." Melihat tiada orang yang maju. untuk mencapai tiang bendera setinggi ini. agaknya semua orang tidak berani menunjukkan keje¬lekannya. Semenjak nona Wan mengemukakan usulnya. "Pokoknya asal kau turuti perkataanku. hingga kini masih belum nampak ada seorang manusiapun yang menempakkan diri. hal ini tak bakal salah lagi. dan sebagai pemenang tentu saja ada hadiahnya" Selesai berkaca dia memandang sekejap lagi sekeliling arena. si Pena baja bercambang Tio Ci hui berbisik lirih kesisi Suma thian yu. kau akan segera mengetahui dengan jelas” "Apakah Wan cong piautau mempunyai suatu rencana?" "Sett. seandainya se¬seorang tidak memiliki ilmu meringankan tu¬buh yang tiada taranya di dunia ini. lebih baik dapat mempertahankan ketenanganmu sambil menunggu terjadinya se¬gala perubahan" “Mengapa?" tanya Suma Thian yu keheranan.com/ Maka dia lantas menuju kembali ketengah arena dan menjura keempat penjuru.Tiraikasih Website http://kangzusi. "Cianpwe manakah yang hendak mendemonstrasikan ilmu meringankan tubuhnya paling dulu?" Seraya berkata dia lantas mengundurkan diri ke samping.

Sejak kecil nona Wan sudah amat gemar mempelajari ilmu merinuankan tubuh. barulah mohon cianpwe se¬kalian sudi mewakiliku” Seraya berkata dia lantas membetulkan pa¬kaiannya sambil bersiap sedia melakukan lompatan.com/ kejelekan lebih dulu seandainya gagal. kepandaian yang di¬milikinya waktu itu boleh dibilang sudah mencapai ke tingkatan yang amat sempurna. kini tinggal lima kaki lagi untuk mencapai puncak tiang bendera tersebut. kemudian dengan meminjam tenaga pantulan tersebut badannya melayang dua kaki lagi. ditambah lagi ramainya bakatnya bagus dan otaknya memang encer. Kata orang begitu ayahnya begitu pula anak nya.Tiraikasih Website http://kangzusi. Itulah sebabnya orang menghormatinya sebagai Bi hong siancu (Dewi burung hong cantik) Tampaknya gadis itu meloloskan pedangnya dan mengencangkan ikatan tali pinggangnya kemudian setelah bersiap menghimpun tenaga dia menjejakan kakinya keatas tanuh dan meluncur bagaikan anak panah yang terlepas dari busurnya dengrn gerakan Ii hong cong thian (burung bangau menerjang angkasa). ketika gerakannya sudah hampir berhenti. maka kemajuan yang diperolehnya boleh dibilang cepat sekali. Sekali lompatan. Sementara itu tempik sorak dan sorak-sorai yang gegap gempita telah berkumandang dari bawah. Selama ini Mo im sio liong wan kiam ciu memang termashur didalam dunia persilatan ilmu pukulan Hu mo ciang hoat serta ilmu meringankan tubuh Mo im sin hoat yang luar biasa. tubuhnya telah mencapai belasan kaki tinggi nya. mendadak sepasang kakinya menyambar tiang bendera tersebut. sejak kecil nona Wan sudah mendapat didikan dari ilmu ayahnya Mo im-sin liong untuk mendalami ilmu silat maupun ilmu meringankan tubuh. Perlu diketahui. bahkan adapula hadirin yang sudah bangkit dari tempat duduknya sambil memuji. .

segera timbul harapan dapat menyaksikan kelihayan jagoan tersebut . maka seluruh perhatian orang tertuju kepadanya. dengan selamat melayang turun kembali ke tanah tanpa menimbulkan sedikit suarapun. Beberapa orang diantara jago yang bernyali kecil segera berteriak kaget. tiada cara lain lagi bagi nona itu untuk melanjutkan usahanya untuk mencapai puncak tiang bendera dan mengambil turun panah tersebut.!” Siapa tahu baru saja jeritan itu dilontarkan nona Wan telah berjumpalitan kembali dengan kaki dibawah kepala diatas. Ada diantara mereka yang belum pernah menyaksikan kelihayan ilmu silat Wan congpiau tau. Meski tugasnya tak terselesaikan. mendadak dia berjumpalitan dan meluncur lagi kebawah dengan kepala dibawah kaki diatas. kemudian berjalan menuju ke tengah arena. tubuh nona Wan melompat naik satu kaki lagi. Bi hong siancu Wan Pek lan segera menju kepada para hadirin dengan wajah tersipu-sipu. pelan-pelan Mo im sin liong wan Kiam ciu bangkit meninggalkan tempat duduk. Sayang pada saat itulah hawa murni dalam pusarnya habis terpakai. Seketika itu juga suasana dalam arena menjadi hening dan sepi. Beratus-ratus pasang mata para jago yang berada dibawah tiang bendera segera berdebar keras. Setelah menghibur putrinya. semua orang merasa tegang dan bersama sama mengikuti gerak gerik si nona itu Sayang nona Wan tidak melakukan hal itu. "Oooooh. namun perbuatannya itu mendapatkan pujian dan tepuk tangan yang ramai.Tiraikasih Website http://kangzusi. karena semua orang mengira Mo ini sin liong wan Kiam ciu hendak turun tangan sendiri.com/ Dibawah tempik sorak yang gegap gempita. kecuali sepasang tangan nya segera menyambar tiang bendera itu dan melanjutkan dengan jalan merangkak. berbahaya.. kemudian mengundurkan diri ke tempat duduknya semula..

karenanya aku mohon bantuan dari sobat sekalian untuk bersama-samaku menyelidiki persoalan ini disamping mohon petunjuk. oleh karena itu kurasa dibalik kesemuanya ini tentu ada hal-hal yang tak beres” Berbicara sampai disitu dia berhenti sebentar. dua peristiwa yang memalukan ini boleh dibilang baru pertama kali ini dialami oleh perusahaan kami. karena itu lebih baik akupun berbicara secara terus terang.Tiraikasih Website http://kangzusi. lalu dengan suara dalam dan berat ujarnya. dari arena segera terdengar suara teriakkan orang yang menyatakan persetujuannya. bagaimana kalau aku orang she Wan saja yang menunjuk orangnya? Baru saja Mo im sin liong Wan kiam ciu menyaksikan perkataannya. semalam kantor kamipun kemasukan orang. bila saudara sekalian enggan untuk menunjukkan kejelekan. "Saudara sekalian. pelan-pelan serot matanya dialihkan kepada wajah Suma thian yu. kalau tidak siapa pula yang berani menyusahkan aku orang she Wan? Untung saja setiap persoalan pasti ada waktunya untuk terbongkar secara tuntas. karena itu mohon Suma siauhiap sudi menunjukkan pula kebolehanmu. sudah beberapa kali aku memutar otak untuk mencari tahu sebab kesalahanku ini tak aku yakin menyalahi sahabat dari manapun. Nah. kemudian kemudian sambungnya: Aku rasa orang yang melakukan pembegalan itu sudah pasti teman baru dari dunia persilatan. Berapa hari berselang. barang barang kawalan dari perusahaan kami telah dibegal orang. kamu semua adalah saha¬bat karib aku Wan Kiam ciu. “Sekarang.com/ Mo im sin hong wan Kiam ciu memperhatikan sekejap sekeliling arena. saudara sekalian mari kita bertepuk tangan untuk siauhiap kita ini!" . marilah kita lanjutkan permainan tadi. Mo im sin liong Wan kiam ciu segera tersenyum. dia memandang kearah Suma thian yu lalu berkata: "Kumohon Suma siauhiap sedia memberi petunjuk! Kau adalah orang pertama yang menemukan anak panah dipuncak tiang.

seorang lo piasu segera bangkit berdiri seraya berkata: “Apakah Suma sauhiap tidak memandang sebelah mata kepada kami? Bagaimana watak Wan cong piautau bukankah kau ketahui.. "pertemuan semacam ini jarang bisa di jumpai. Suma Thian yu sepera mengalihkan sorot matanya kewajah si piausu itu.com/ Diam-diam Suma Thian yu agak tertegun juga ketika dilihatnya Mo im sin liong Wan Kiam cu menunjuk kearahnya. Boan thian hui Ya Nu kontan saja tertawa dingin setelah mendengar perkataan dari Suma thian yu. tanpa terasa pemuda itu berdiri juga. satu ingatan dengan cepat melintas dalam benaknya: "Jangan-jangan dia mencurigai aku sebagai orang yang membegal barang dan meningga1kan tanda panah dipuncak tiang? Yaa.” Meski dalam hati ia berpikir demikian. maka orang menyebutnya sebagai Boan thian hui (terbang memenuhi angkasa) Ya Nu. dia selalu memandang kearahku. mengapa siauhiap narus menampik?" Begitu Mo im sin liong Wan Kiam ciu selesai berbicara.. bukankah hal ini sama artinya dengan memberi kesulitan kepada orang lain?” Piasu tua itu mempunyai kedudukan setingkat dibawah Sipena baja bercambang Tio ci hui. tak berani menunjukkan kejelekanku dihadapan orang” "Aaah.. apakah dia kurang memberi pelayanan kepadamu?” Ucapan lo piasu ini agak emosi dan bernada keras. sewaktu berbicara tadi. pandangannya yang sempit. jang Tio Ci hui. serunya: .Tiraikasih Website http://kangzusi. tapi karena wataknya yang beranggasan.benar. sama sekali tidak mirip sikap seorang tuan rumah kepada tamu. ujarnya sambil menjura: “Aku hanya mengerti sedikit kepandaian kasar saja. dia menyahut cepat: "Andaikata aku tidak memiliki kepandaian apa-apa. Suma sauhiap terlalu sungkan" seru Mo im sin liong Wan Kiam ciu sambil tertawa. setelah meman dang sekejap dingan sorot mata dingin.

. di antara sekian banyak orang. Suma siau biap pasti dapat melihat pula isi surat tersebut. Hatinya makin mendongkol lagi.. Baiklah. tapi seiain kabut tipis ternyata mereka tidak berhasil menyaksikan apa-apa.. Suma Thian yu segera tertawa terbahak-bahak. dihadapan orang lebih baik jangan berbohong. suasana dalam arena menjadi gaduh. ""Hahahaha.Tiraikasih Website http://kangzusi. semua orang segera mengalihkan sorot matanya kepuncak tiang benderu itu. kalau toh kau bersikap begitu kasar kepadaku. dengan cepat dia berpikir: "Aku Suma Thian yu bukan seorang manusia yang takut urusan. tibatiba sindirnya: "Bila dugaan lohu tidak meleset. masa kau tidak memiliki kemampuan untuk mencapai puncak tiang tersebut?” Mendengar perkataan itu.. kalau toh semua orang memaksa aku untuk mempamerkan kejelekan.com/ "Suma siauhiap.. dia lantas berkata: “Wan cong piutau mempunyai maksud yang mendalam sekali. yang . Sementara itu beratus pasang mata para jago telah ditujukan kepadanya.apa susahnya kalau hanya soal itu?” Aku masih dapat melihat kalau diujung anak panah itu terikat secarik kertas!” Begitu ucapan tersebut diutarakan. aku menurut saja" Sembari berkata pelan-pelan dia berjalan menuju ketengah arena. tentu saja Suma Thian yu dapat menangkap pula arti lain dari perkataan itu. mengapa pula aku harus bersikap sungkan terhadap dirimu?" Berpikir demikian." Sudah jelas kalau ucapan itu mengandung suatu nada ejekan dan suatu peringatan. hal ini menunjukkan kalau kau memiliki ketajaman mata yang melebihi orang lain. sayang aku tidak memahami maksud ucapan Wan cong piautau yang sebenarnya. kau bisa menemukan anak anah dipuncak tiang. Mo im sin liong Wan Kiam ciu segera tertawa dingin.

tak lama setelah pemuda itu berhasil mencapai tanah. . Demonstrasi kepandian silat yang dilaku kau Suma thian yu ini selain membuat semua orang tertegun. dia berdiri sambil membusungkan dada dan tidak menunjukan perasaan takut. Di tengah sorak para jago yang gegap gempita. sambil menatap tiang bendera itu ia berpekik keras memekikkan telinga yang mendengar.Tiraikasih Website http://kangzusi. tapi di tangannya telah bertambah dengan sebatang anak panah. dia benar-benar dibuat terkesiap oleh kelihayan lawannya. tiba tiba sepasang kakinya saling bertumpukan satu sama lainnya. wajahnya tidak berubah. napas tak memburu. bahkan Wan kiam ciu sendiri pun terbelalak dengan mara melotot besar. Dengan gerakan tubuh seperti inilah tubuhnya melambung ketengah udara dan ter¬nyata mampu melampaui puncak tiang bendera. kenyataan kini sudah mulai terbentang didepan mata. Ternyata dia telah mengeluarkan ilmu Liu im ti (tangga menuju awan) yang sudah lama punah. Tapi bagaimana pun kuatirnya dia. Suma Thian yu sudah berputar satu ling¬karan dipuncak tiang bendera itu lalu melayang turun kembali ketanah. Suasana di arena yang tiba-tiba hening ba¬gaikan mati dengan cepat menjadi gaduh kembali oleh suara suara sorak sorai yang mem memekikkan telinga. Ditengah suara pekikken nyaring yang mekikkan telinga. bahkan sekarang tak langsung menyangkut pula dirinya sendiri. sewaktu tenaganya sudah hampir mengendor. Dia cukup mengetahui jelas watak dari Suma Thian yu. Ketika mencapai tanah.com/ paling merasa kuatir adalah si Pena baja bercambang Tio Ci hui. Suma Thian yu tiba ditengah arena. mendadak nampak Suma Thian yu melompat ketengah udara setinggi dua puluh kaki lebih.

benar-benar suatu ucapan yang tekebur.Tiraikasih Website http://kangzusi. dia merasa amat penasaran kalau dirinya dianggap mempunyai hubungan dengan para pembegal barang kawalan tersebut. apakah siauhiap dapat mengisahkan kembali apa yang telah kau jumpai waktu itu?” Sejak semula Suma Thian yu sudah menaruh perasaan tak puas terhadap Wan Kiam ciu ta pi setelah dia membayangkan kembali seandai nya dia yang menjadi Mo im sin liong dan menghadapi keadaan seperti itu. uang terbegal pasti akan kucari sampai ketemu” Berbicara sampai disitu. Tapi. merepotkan dirimu saja. ternyata isinya berbunyi demikian: "Uang kawalan sudah diterima. Suma Thian yu segera mempersembahkan anak panah iadi kehadapan Mo im sin liong Wan Kiam ciu. Dengan cepat kertas itu. setelah itu sambil tertawa seram katanya : “Waktu membayar tiada batasnya!. asal aku Wan Kiam ciu masih bisa hidup. benar juga diujungnya terikat segulung kertas. ternyata diapun turut menatap wajah Sama Thian yu lekat-lekat. kemudian ujarnya dingin : "Siauhiap. Hmm. Sambil membawa anak panah itu. dengan gemas Mo im sin liong menggumpal kertas sebut menjadi satu kemudian membantingnya ketanah.com/ Sepasang mata Wan Pek hong yang jeli dan lembut seakan-akan terhisap oleh suatu kekuatan besar. katanya kemudian: "Untung saja aku tidak membuatmu kecewa” Mo im sin liong Wan Kiam ciu segera menerima anak panah tersebut. . apakah dia tak akan bersikap semacam itu pula? Cuma saja. Tentu saja perbuatannya dengan pandangan yang begitu mesrah tak diketahui oleh siapapun. Selesai membaca tulisan itu. dengan sorot mata yang tajam dia mengawasi wajah Suma Thian yu lekat-lekat. waktu membayar tiada batasnya” Dibawah tulisan itu terlukiskan sebuah topeng muka setan.

Suma Thian yu terpaksa harus membuka rahasia diri nya dengan berkata: "Manusia berkerudung itu munculkan diri karena hendak merampas pedangku ini!" Setelah ucapan tersebut diutarakan... namun wajah Wan Kiam ciu sudah diliputi hawa amarah. diam-diam Mo im sin liong Wann Kiam ciu mengawasi terus perubahan wajah dari Suma Thian yu. maka setelah ditanya balik oleh Wan Kiam ciu.. semua orang baru mulai memperhatikan pedang yang digembolnya itu. dia baru menarik kembali sorot matanya seraya berkata: "Siauhiap.Tiraikasih Website http://kangzusi. Tampaknya Mo im sin liong Wan kiam ciu ingin mengetahui persoalannya sampai jelas. tolong tanya apa sebabnya manusia berkerudung itu munculkan diri lagi didepan mulut gua? Apakah setelah membegal barang kawalan kami. .. diapun tak mau melepaskan nyawa Tio hiante?" Pertanyaan hu diajukan amat lihay. ia segera mendesak lebih jauh: "Tolong tanya pedang apakah yang siauhiap gembol itu?" Suma Thian yu merasa semakin tak senang hati. maaf maaf. diam-diam Suma Thian yu menjadi amat terperanjat.. karena Suma Thian yu sama sekali tak mampu untuk menemukan alasan si manusia berkerudung itu mencari dirinya. me nanti pemuda itu menyelesaikan ceritanya.com/ Suma Thian yu segera mendongakkan kepa lanya memandang wajah Mo im sin liong kemudian secara ringkas dia menceritakan kembali apa yang telah dijumpainya waktu itu... benarkah ceritamu itu?" "Tentu saja sebenarbenarnya "Ooooh . Sambil mendengarkan dengan seksama. Untuk melanjutkan rasa curiga tersebut.. "rupanya kau adalah ahli waris dari Kit hong kiam kek Wan Liang." Walaupun dimulut dia berkata begitu. tapi sahutnya juga dingin: "Kit hong kiam" "Kit hong kiam? Mo im sin liong Wan Kiam ciau menjerit kaget..

kalau berbicara harap sedikit tahu diri. tahu kalau urusan telah berkembang ma kin runyam. kemudian serunya: "Wan tayhiap. dengan mata melotot besar bentaknya keras: "Kit hong kiam kek Wan liang merupakan musuh umat persilatan. kemarahan Mo im sin liong Wan Kiam ciu tak terkendalikan lagi. te riaknya kemudian . dia segara berpaling dan melotot sekejap kearah Pena baja bercambang Tio Cihui dengan penuh kegusaran. baru saja dia akan membantah. dia kuatir kalau sampai Suma Thian yu menjadi naik pitam oleh kesalahpahaman tersebut. apakah kau sudah mengerti?" Sejak melihat Suma Thian yu terjun kearena tadi. terpaksa sambil menggerttk gigi keras dia bangkit berdiri sambil menyahut: "Aku tahu!" Mendengar itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. menjadi turut naik darah. mendadak terde ngar Suma Thian yu berpekik keras. dengan sorot mata tajam dia melotot gusar kearah Wan Kiam ciu. kau anggap dirimu bisa baik sampai seberapa jauh?" Benar-benar suatu peristiwa yang tak disangka seorang pimpinan umat persilatan yang dianggap orang sebagai lelaki . si Pena baja bercambang Tio Ci hui su dah merasa amat panik seperti duduk dikursi beracun saja. jangan menfitnah orang semaunya sendiri. "Hiante. kaum pencoleng yang rendah martabatnya. kau harus tahu kalau menfitnah itu lebih kejam daripada pembunuhan! Dalam hal apa aku Suma Thian yu mirip pembegal? Aku harap kau bisa memberi keterangan yang jelas kepadaku!" Mo im sin liong Wan Kiam ciu yang merasa dirinya ditegur seorang pemuda ingusan didepan orang banyak. "Mengapa kau berkenalan dengan kaum pembegal?" Si Pena baja bercambang Tio Ci hui sendiripun dibuat naik pitam setelah mendengar tuduhan kakak angkatnya yang tanpa dasar. segera bentaknya keras-keras. Maka ia makin terkesiap lagi setelah ditegur oleh kakak angkatnya dengan gusar.com/ Begitu selesai berkata.

Apalagi bila membayangkan saat kematian paman Wan nya dalam keadaan mengenaskan..!" terdengar suara benturan keras yang memekakkan telinga menggelegar memecahkan keheningan. dia tak cepat mempertimbangkan lagi apakah disekeliling tempat itu penuh dengan anak buah Mo in sin liong Serangan yang dilancarkan Suma Thian yu dengan kekuatan penuh ini segera meluncur ke depan dengan amat dahsyatnya. cepat-cepat ia menyingkir kesamping untuk meloloskan diri. Betul Mo im sin Iiong Wan Kiam ciu merupakan seorang pendekar besar dari utara dan sejalan sungai besar yang berilmu tinggi namun setelah menyaksikan datangnya angin pukulan yang begitu dahyat. Menanti pasir dan debu sudah sirap dan semua orang dapat melihat jelas pemandangan disekeliling tempat itu. hal ini membuatnya semakin tak tahan. jeritan kaget sekali lagi bergema memecahkan keheningan. darah panas didalam dadanya serasa mendidh.com/ sejati ternyata mencaci maki seorang bocah yang baru terjun kedalam dunia persilatan dihadapan umum. sa king kagetnya semua orang sampai melompat bangun dari tempat duduknya. Berada dalam keadaan seperti ini.Tiraikasih Website http://kangzusi. hatinya terkesiap juga dibuatnya. Debu dan pasir segera beterbangan memenu hi angkasa.... apalagi orang menghina paman Wan yang dihormatinya. Agaknya Wan kiam ciu sudah tidak dapat mengendalikan perasaan gusarnya lagi: Suma thian yu bukan seorang pemuda yang suka dimaki orang. "Blaaaamm. Dengan suara menggeledek ia segera membentak keras: "Bajingan tua. tutup bacot anjingmu!" Telapak tangan yang penuh berisikan tenaga dalam segera diayunkan ke tubuh Mo im sinliong Wan kiam ciu dengan kekuatan yang sangat mengerikan hati. semua orang membelalakkan mata nya lebar-lebar dengan mulutnya melongo. .

karena pena baja berecambang Tio ci-hui barangkali telah menasehati nya agar bersabar dan jangan kelewat memper lihatan kehebatannya. dengan amat takabur serunya: . Setelah melancarkan serangan dengan kekuatan dahsyat tadi. suatu daya pukulan yang menggidikan hati. "Cong piautau. membunuh ayam buat apa menggunakan golok kerbau? Untuk membereskan seorang bocah ingusan. setelah itu katanya. maka dia segera menangguk tanda setuju dan mengundurkan diri kebelakang. tentu saja merasa kurang leluasa untuk bertarung pada babak pertama. dihadapsnnya telah bertambah dengan seorang piausu tua. dia segera menjura kepada Wan Piautau. dia tak lain adalah Boan thian hui Ya Nu.Tiraikasih Website http://kangzusi. api kegusaran yang telah padam. lebih baik lohan saja yang mewakilinya!" Mo im siu liong Wan kiam ciu sebagai seorang pimpinan. Begitu munculkan diri. Akan tetapi setelah menyaksikan sikap Boan thian hui Ya Nu yang begitu takabur dan sombong. mau tak mau semua orang harus memperbaharui kembali penilaian mereka terhacap kemrmpuan Suma thian yu ini. tiba tiba dari tengah udara melayang sesosok tubuh manusia. Suma Thian yu merasa sedikit agak menyesal. Boan thian hui Ya Nu memang benar-benar sombong sekali. tak usah kau turun tangan sendiri. Tindakan tersebut sedikit banyak menunjuk kan pula kelemahan dalam hatinya serta perasaan takutnya tapi orang lain tak akan mengetahui akan hal ini. Menanti Suma Thian yu melihat jelas paras muka orang itu. Dengan adanya kenyataan ini. kini mulai berkobar kembali dalam dadanya. Pada saat itulah.com/ Ternyata permukaan tanah dimana Mo im sin liong Wan kiam cui berdiri telah muncul sebuah liang sedalam satu depa dengan luas lima depa.

tongkatnya dengan jurus pau lui ki ciau (guntur dahsyat menyerang ular) langsung menghantang tulang leng kay kut ditubuh Suma thian yu. . Seandainya berganti dengan seseorang berjiwa gagah. bagaimana kalau kumohon petunjuk darimu dengan menggunakan tangan kosong saja?" Boan thian hui Ya Nu adalah seorang manusia yang sombong dan takabur. dia lantas berkata: "Dengan dirimu aku tak pernah punya dendam dan sakit hati.Tiraikasih Website http://kangzusi. “Bocah keparat. aku ingin tahu apakah murid ajaran dari Wan Liang adalah seorang manusia tiga kepala enam langkah?" Sembari berkata ia sembari melepaskan senjata sam ciat kun (petungan beruas tiga) nya sambil mempersiapkan diri. Ucapan tersebut tak ayal lagi merupakan sebuah bom atom yang segera mengubah suasana tegang menjadi makin panas. kau sudah bosan hidup rupanya? Atau mungkin kau memandang rendah diriku? Bentaknya keraskeras. buat apa kita muski saling bertarung dengan menggunakan kekerasan? Maaf aku sedikit jual mahal. kontak hawa amarahnya memuncak. sambil maju kedepan.com/ "Bocah keparat. tapi dia tak mengira kalau lawannya lebih takabur dari pada dirinya. setelah memandang sekejap kearahnya. cabut keluar pedang Kit hong kiam mu. Pertama-tama Boan thian hui Ya Nu tak bias menahan diri dulu. Boan thian hui Ya Nu bisa menduduki kursi ketiga dalam perusahaan Sin liong piaukiok. ”Kedua-duanya bukan!” Jawaban dari Suma thian yu yang dingin dan angkuh. tentu saja kedudukan tersebut bukan diraih secara untung-untungan. Biasanya orang yang dapat memainkan sanjata sam ciat kun merupakan seorang jagoan silat yang berilmu tinggi. tak mungkin mereka akan menghadapi lawannya yang masih muda apalagi yang bertangan kosong itu dengan menggunakan senjata. Suma thian yu memandang sinis sikap Boan thian hui.

dengan jurus Im hong huang sau(angin dingin menyapu hebat) dia langsung menyapu pinggang Suma thian yu. dia baru merendahkan tubuhnya kesamping. coba kau rasakan serangan ku ini lagi! Sembari berkata. sedangkan senjata Sam ciat kun milik Ya Nu kini sudah berpindah ketangannya.Tiraikasih Website http://kangzusi. badannya mundur beberapa langkah dengan sempoyongan. selain indah juga mendatangkan tempik sorak dari segenap jago lainnya. tampak Boan thian hui Ya Nu sedang mengaduh kesakitan. Ditengah sorak-sorai yang gegap gempita. seakan-akan tak pernah terjadi suatu peristiwa apapun. Ketika memandang lagi kearah Suma thian yu. dia sama sekali tidak ambil peduli akan hal itu. dengan susah payah ia baru dapat berdiri tegak.com/ Dasar Boan thian hui Ya Nu memang seorang yang bermuka tebal. ayunan tongkat Boan thian hui Ya Nu persis menyambar lewat dua inci diatas batok kepala pemuda itu. kemudian sindirnya: “Orang she Ya. sedangkan senjata Sam ciat kun-nya telah terbuang entah kemana. dalam tiga jurus aku akan menyuruhmu melepaskan senjata Sam ciat kun!” “Kentut busuk!” teriak Boan thian hui Ya Nu dengan sekujur badan bergetar keras. . tiba-tiba tampak sesosok bayangan manusia berkelbat lewat. Ilmu gerakan tubuh patah tulang yang didemontrasikan oleh Suma Thian-yu ini benar-benar tepat sekali. tampat pemuda itu masih berdiri diarena dengan senyum dikulum. baginya yang penting serangan tersebut akan mengenai sasarannya secara telak. Sianak muda ini sudah merasa kalau persoalan yang dihadapi hari ini tak bias diselesaikan dengan begitu saja. maka ditunggunya toya itu hamper mengenai tubuhnya. Dengan cekatan Suma thian yu berkelit kesamping untuk menghindarkan diri. lalu terdengar seseorang membentak amat nyaring: "Lepas tangan!" Ketika semua orang berpaling.

walaupun Suma thian yu dianggap sebagai pembegal.com/ Perubahan itu berlangsung terlalu cepat.Tiraikasih Website http://kangzusi. Jelas dia sudah merasa gusar sekali. tapi dia berlagak seakan-akan tidak mendengar. . sedemikian cepatnya membuat semua orang tak sempat melihat jelas bagaimana caranya Sam ciat kun itu bisa berpindah tangan.. ia tahu Ya Nu merasa amat gusar hingga kehilangan sifat kemanusiaannya. mereka tak percaya bahkan Ya Nu sendiripun tak habis mengerti. Padahal kalau dibicarakan kagi. Dengan jelas Boan thian hui Ya Nu mendengar kalau teriakan itu berasal dari congpiautau nya.. setelah melotot sekejap kearah pemuda itu dengan gusar.. "Ya Nu... Melihat wajah orang yang menyeringaiseram.. diam-diam Suma thian yu pun merasa terkesiap. Dalam pada itu. kejadian ini bukanlah suatu kejadian yang aneh. tapi keindahan gerakan tubuhnya membuat orang bersorak sorai tanpa terasa. Boan thian hui Ya Nu benar-benar merasa malu sekali.. sejak Suma thian yu berhasil mempelajari ilmu Ciat tiong puan poh cap lak tui dari Siau yau kay Wi kian. besar kemungkinan dia akan beradu jiwa dengannya. karena mendapat malu dihadapan orang banyak. Bagaikan seekor harimau buas yang sedang mementangkan cakar dan gigi taringnya siap menerkam mangsa. selangkah demi selangkah dia maju kedepan dan menghampirinya. ia sudah diliputi oleh hawa amarah sehingga tak dapat mengendalikan diri lagi. sepasang matanya berubah menjadi merah padam penuh rasa benci. buru-buru dia mempersiapkan diri menghadapi segala kemungkinan yang tak di inginkan. suara tepuk tangan kembali berkumandang gegap gempita dalam arena. mundur!" tiba-tiba dari tengah arena berkumandang suara bentakan nyaring. daya kemapuannya didalam melakukan serangan menjadi satu kali lipat lebih dahsyat daripada dalam keadaan biasa.

bentaknya dengan suara ketus: "Suma siauhiap. tolong tanya mengapa kau berbuat demikian?" .com/ Makin lama semakin bertambah dekat... dengan perasaan tidak terima katanya kepada Suma Thian yu: "Bocah keparat. Paras muka Mo im sin liong Wan Kiam ciu berubah menjadi dingin seperti es.. ten tu saja tak bisa dibilang mempunyai ikatan dendam atau sakit hati.Tiraikasih Website http://kangzusi. lohu tidak pernah kenal de ngan dirimu. kepada Boan thian hui Ya Nu katanya dengan nada menghibur: "Adik Ya. Disaat yang amat kritis itulah. kini Ya Nu sudah dua tiga langkah dihadapan mukanya. air tetap mengalir suatu ketika pasti akan tiba saatnya bagi kita untuk melakukan perhitungan ini. berjumpa pun baru kali ini.. mundurlah kau. sementara puluhanorang lainnya juga merasakan hatinya berdebar keras. Mendadak sesosok bayangan manusia berkelbat lewat. Mo im sin liong Wan kiam ciu yang berada dimeja utama tadi tahu-tahu sudah melayang turun diantara kedua orang itu. dia hanya memandang sekejap ke arah Ya Nu dengan pandangan sinis. sementara senyuman dingin yang menghiasi ujung bibirnya semakin menebal.. Suma thian yu merasakan jantungnya berdebar keras. biar aku yang mengatur tempat ini!" Menyaksikan Mo im sin liong telah menampilkan diri.... selama gunung nan hijau. menyaksikan sikap lawan yang menyeringai seram...." Suma Thian yu tidak menanggapi ucapan tersebut.. terpaksa Boan thian hui Ya Nu mengundurkan diri dengan membawa rasa benci yang mendalam.. Suatu pertarungan sengit dengan cepat akan berkobar. bila sampai meledak bisa dibayangkan keadaannya pasti mengerikan sekali.. Sebelum meninggalkan tempat itu.

tak lahunya apa yang kujumpai hari ini berbeda sekali dengan keadaan yang sebetulnya.. Suma Thian yu segera mendongakkan kepalanya dan tertawa terbahak-bahak... apa yang dicurigakan? Kalau dibilang mengapa aku bisa menyaksikan kertas surat yang berada dipanah dipuncak tiang . kaupun menyusup kedalam perusahaan kami dan setelah barang kawalan kami dibegal. dengan suara dingin dia segera me nyambut: "Sudah lama kudengar Wan tayhiap pandai membedakan mana yang benar dan mana yang salah. apa yang kau maksud?" "Asal dalam hati kau mengerti akupun tak usah mengumumkannya lagi secara blak-blakan" Tentu saja Suma Thian yu tahu kalau yang dimaksudkan adalah soal pembegalan barang kawalan. kedua darimana siauhiap bisa tahu kalau diujung anak parah yang menancap dipuncak tiang bendera ada surat nya.. keterangan yang dikatakan Wan tayhiap selain memaksakan sesuatu alasan tanpa dasar. berdasarkan dua hal ini terbukti sudah kalau siauhiap terlibat dalam perisimatiwa ini" Mendengar perkataan itu. juga menggelikan sekali. aku toh muridnya Kit hong kiam Seng. dia segera bertanya: "Wan tayhiap. setiap persoalan dihadapi dengan otak yang dingin. setelah ter menung sesaat dia pun lantas berkata: "Kalau toh Siauhiap enggan untuk mengaku secara berterus terang. kontan saja Suma Thian yu dibikin kehe ranan.com/ Mo im sin liong Wan Kiam ciu mengutarakan ucapan tersebut tanpa ujung pangkal yang jelas.Tiraikasih Website http://kangzusi. tolong tanya dimanakah letak ke tidak beresan diriku..?" Untuk sesaat Mo im sin liong Wan Kiam ciu tak dapat menjawab penanyaan itu. haah. Kalau ber tanya soal ketidak beresanmu.. jangan salahkan kalau LOHU terpaksa harus bertindak kasar.. siapa bilang kalau asal usulku tidak jelas? Menolong orang yang di begal orang juga merupakan suatu kejadian yang wajar. "Hah. pertama asal usul siauhiap tidak jelek.haah..

maka sambil tertawa dingin ujarnya: "Mengakunya saja seorang congpiautau. katakan saja terus terang. hal ini berdasarkan ketajaman mata seseorang. sesungguhnya juga bukan merupakan sesuatu yang aneh. aku bukanlah seorang manusia yang takut urusan.Tiraikasih Website http://kangzusi. tak usah banyak bacot lagi" Setelah kenyataan berubah menjadi begini. Mimpipun Suma thian yu tidak menyangka kalau Sin liong piaukiok yang terkenal sebagai suatu perubahan orang-orang . sadarlah Suma thian yu kalau pihak lawan memang berniat mencari garagara. aku akan melayani semua tantanganmu itu" Sampai kini. beberapa orang piausu telah bermunculan diri pula ke dalam arena dan mengepung Suma thian yu rapat-rapat. maka dari malunya dia menjadi marah. Dalam waktu singkat. ke nyataannya apa yang dikatakan tak lebih hanya ucapan anak berusia tiga tahun. maka kenyataan ini benar-benar menggelikan sekali" Setelah berhenti sebentar. Siapa tahu Wan kiam cui sudah mempunyai perhitungan sendiri. Tapi dengan begitu pula. asal Wan tayhiap ingin bertarung. dia berkata lebih jauh: "Bilamana Wan tayhiap ingin mengecek ketajaman mataku. sepantasnya kalu dia mempercayai perkataan lawan. dengan senang hati aku akan melayani keinginanmu itu" Semua tuduhan Mo im sin liong Wan kiam cui kena ditangkis semua hingga ludes. kalau atas dasar hal hal diatas maka kau lantas menuduh aku sebagai pencoleng. malah sebaliknya membentak keras: "Lohu tak punya banyak waktu untuk melayani dirimu.com/ bendera. bukan saja dia tidak menerima tantangan Suma thian yu. sudah. suasana yang semula tenang segera diliputi kembali oleh kobaran api peperangan. Suma thian yu baru menanggapi ucapan musuhnya dengan suara yang kasar. mau terjun ke kuali berisi minyak atau naik ke bukit golok.

hampir semua orang mundur beberapa langkah dan memberi jalan lewat baginya. Belum sempat si Pena baja bercambang Tio Ci bui sempat mengucapkan sesuatu. Si Pena baja bercambang Tio Ci hui yang selama ini menonton saja dari sisi arena segera menampilkan diri ke tengah lapangan setelah menyaksikan keadaan bertambah runyam.. dengarkanlah perkataanku!" Walaupun kedudukan Si Pena baja bercambang Tio Ci hui dalam perusahaan setingkat dibawah Wan kiam ciu. dia orang tua memang tidak bersalah. Mendadak dia mencabut keluar pedangnya. Suma siauhiap tidak bersalah. justru karena dalam dunia persilatan penuh dengan manusiamanusia yang tak bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah. tanpa terasa dia mendonggaakkan kepalanya sambil berpekik nyaring. apakah gurunya Wan Liang tidak ber salah?" jengek Mo im sin liong wan Kiam ciu sambil meludah.Tiraikasih Website http://kangzusi." Selapis hawa nafsu membunuh dengan cepat menyelimuti wajah Mo im sin liang Wan Kian ciu. "Toako. si Pena baja bercambang Tio Ci hui menyaksikan .. maka dia orang tua baru mati penasaran. Dalam marahnya."Criiiing!" cahaya biru memancar amat menyilaukan mata. Seruannya itu segera ditanggapi semua orang. "Benar.. tapi berhubung dia adalah seorang yang jujur dan setia kawan.. kemudian katanya. Si Pena baja bercambang Tio Ci hui menjura dalam-dalam. apalagi diapun me naruh budi kepadaku. tahu-tahu dia sudah meloloskan pedang Kit hong kiam yang amat tajam itu. "Cuuuh. kau telah memfitnah orang baik... maka semua orang menaruh hormat kepadanya.com/ kaum lurus bisa bertindak memalukan seperti ini. kecuali Wan Kiam ciu seorang. Suma Thian yu telah berkata lebih dulu. jangan bertarung dulu. Mo im sin liong Wan Kiong cui juga meloloskan pedang mestikanya. Setibanya didepan Wan Kiam ciu. sambil berlarian teriaknya keras-keras: "Saudara sekalian.

tempat inipun bukan tempat yang bisa di datangi dan ditinggalkan orang dengan semaunya sendiri. aku bersedia menanggung se mua barang kawalan yang hilang. lalu dia membalikkan badan dan tanpa mengucapkan sepatah katapun masuk ke ruang dalam. sehingga se mua orang segera berbisik-bisik lirih.Tiraikasih Website http://kangzusi. siapapun tak tahu permainan busuk apakah yang sedang di persiapkan.com/ keadaan makin kritis. ternyata orang lain tidak membiarkannya pergi. bila siauhiap tak memberikan suatu pertanggungan jawab kepadaku hari ini. . toh dengan dua tiga patah kata mustahil bagiku untuk menyadarka kembali bajingan tua yang keras kepala ini" Walaupun dia ingin pergi. Tindakan ini sama sekali diluar dugaan semua orang. hanya saja kumohon kalian jangan berkeras kepala terus." Si Pena baja bercambang Tio Ci cui jadi gelisah sekali. buru-buru dia memberi tanda kepada Suma Thian yu seraya berkata: "Suma Hiantit. pikirnya: "Meninggalkan tempat inipun ada baiknya juga. tinggalkanlah tempat ini! Tak ada gunanya memperebutkan persoalan yang sama sekali tak ada gunanya ini" Ketika mengucapkan perkataan tersebut na danya setengah merengek. Sambil tertawa dingin Mo im sin liong wan Kiam ciu berkata: "Sekalipun perusahaan Sin liong piaukiok bukan sarang naga gua harimau. jangan harap kau bisa pergi meninggalkan tempat ini barang selangkahpun. sekalipun tidak memberi muka ke pada pendeta. paling tidak aku harus menghargai Sang Buddha. bersabarlah dulu. buru-buru serunya lagi kepada Wan Kiam Ciu: "Toako. biarkanlah urusan selesai dulu sampai disini!" Dengan sorot mata penuh amarah Mo im sin liong Wan Kiam ciu melotot sekejap kearah Tio Ci hui. memandang diatas wajahku. hal ini membuat Suma Thian yu merasa amat terharu.

" Setelah menyarungkan kembali pedangnya.Tiraikasih Website http://kangzusi. dia berseru tertahan. sebenarnya dia hendak masuk kedalam untuk melaporkan kejadian ini kepada Wan kiam cui. Dalam sekejap mata saja. tak terlukiskan rasa gelisah hatinya setelah mengetahui akan hal itu. bayangan tubuhnya sudah lenyap dari pandangan mata. aku percaya orang lain tak akan mampu untuk melukai diriku. Suma Thian yu mengangguk. ia merasa bila hal ini dilaporkannya . begitu dilihatnya nona Wan tak ada di tempat. cepat kamu tinggalkan tempat ini. mengerti?" Dengan mata berkaca-kaca. asalkan kau bersedia mempercayai diriku. Si Pena baja bercambang Tio Ci hui cukup mengetahui watak dari Wan Peklan.com/ Dengan cepat si pena baja bercambang Tio-Ci cui berpaling lagi kearah Suma Thian yu seraya berkata: "Hiante. walaupun sekarang kau di tuduh orang. budi kebaikkanmu tak akan aku lupakan untuk selamanya. tapi teringat kalau Wan kiam cui sedang marah. Dengan mata berkaca-kaca. kemudian dia baru menyeka air matanya mem bentur dengan tempat duduk Bi hong siancu Wan Pek lan. ternyata bayangan tubuh nona wan sudah lenyap dari pandangan. dia berkata lebih jauh: "Di kemudian hari. Wan peklan tentu tidak terima akan persoalan tadi sehingga kepergiannya niscaya akan menimbulkan keonaran baru. cepat atau lambat persoalan ini pasti akan menjadi terang kembali." Kemudian dia menjejakkan kakinya ke atas tanah dan secepat kilat melompat keluar dari pagar pekarangan rumah. Dia tahu. tapi tak usah putus asa. si Pena baja ber cambang Tio Ci cui memperhatikan bayangan punggungnya hingga lenyap dari pandangan. budi kebaikan ini pasti akan kubalas. dia lantas menduga kalau gadis itu sudah menyusul Suma Thian yu. setelah menjura dalam-dalam ka¬tanya: "Tio toako. lapangkan dadamu. karena dia lah yang sering bermain dengan nona itu sejak si nona masih kecil.

. mendadak dari belakang tubuhnya berkumandang suara tertawa merdu yang amat .. buru-buru disambutnya bayangan hitam tersebut dengan sepasang tangannya. dengan perasaan terkejut dia segera membuka matanya. ternyata benda itu adalah sebuah bungkusan besar. pikirnya diam-diam: "Besar kemungkinan paman Wan yang kusayangi dan mengalami nasib seperti apa yang ku alami sekarang.Tiraikasih Website http://kangzusi.. sungguh mengenaskan sekali nasibnya.. Tapi apa yang dialami justru merupakan kebalikanya. maka sambil melanjutkan perjalanan dengan kepala tertunduk. sekarang sepeser uang pun tak dimiliki. dia segera duduk disana sambil memejamkan matanya rapat-rapat.." Setelah meninggalkan kota. Sementara dia masih tertegun.. besar kemungkinan kalau hal ini akan menimbulkan amarahnya.. pakaian dan uang yang dimilikinya masih tertinggal dikantor Sinl liong piaukok. Orang bilang: Siapa yang berbaik hati dia akan memperoleh yang baik pula. tampak sesosok bayangan hitam dengan kecepatan luar biasa sedang meluncur ke arahnya. Mendadak terasa segulung angin berhembus lewat. karena salah paham akhirnya dia menjadi dibenci orang. yang lebih mengherankan lagi. sebab itu diapun menahan diri. dia tidak memikirkan lebih jauh lagi. Suma Thian yu telah meninggalkan kantor perusahaan Sin liong piaukiok dengan perasaan berat.com/ kepada Wan kiam cui. waktu itu matahari sedang bersinar dengan teriknya. Suma thian yu berjalan terus tanpa berhenti.. kalau memang begitu.. bagaimana dia akan melanjutkan hidupnya dikemudian hari? Sementara dia masih murung. murung dan kesal. buntalan tersebut ternyata miliknya. Sementara itu. sampailah pemuda itu dibawah sebatang pohon besar.. Dalam keadaan gugup. didepan mata terbentang sebuah tanah perbukitan. aaii.

Belum lagi berapa langkah. Si Dewi burung hong berjalan mendekat dengan wajah kemalu-maluan.Tiraikasih Website http://kangzusi. kemudian tanyanya keheranan: "Nona Wan. Tampaknya ia sudah merasa penasaran sekali terhadap keluarga Wan. lalu berkata: "Aku ingin memohon beberapa petunjuk ilmu silatmu!" Dengan wajah berkerut bercampur keheranan. Suma thian yu memandang sekejap kearah Wan Pek lan. maka setelah bertemu dengan gadis itu. terima kasih nona Wan" Seraya berkata dia lantas mengambil buntalan tersebut dan siap meninggalkan tempat itu. rupanya kau!" "Siapakah orang itu?" Ternyata dia tak lain adalah putri kesayangan dari Mo im sin liong Wan kiam cui. aku sudah lama mendengar orang bilang tentang kelihayan ilmu pedang Kit hong kiam hoat. yakni si Dewi burung hong Wan Pek lan. Sambil menarik kembali senyumannya. harap tunggu sebentar!" "Ada apa nona Wan? Dengan perasaan terperanjat Suma thian yu berpaling seraya bertanya. dengan cepat Suma thian yu membalikkan badannya kemudian menjerit kaget: "Aaaaah. dia mengurungkan niatnya untuk beristirahat.com/ sedap didengar. mendadak terdengar nona Wan membentak lagi: "Suma siauhiap. aku memang khusus datang kemari untuk mengirimkannya bagimu" "Oooh. si dewi burung hong berkata dengan wajah bersungguh-sungguh: "Bawalah serta buntalanmu itu. apa maksudmu? apakah ayahmu yang memerintahkan kepadamu untuk menahan aku disini?" "Soal ini tak usah kau urusi. "ada sesuatu persoalan kumohon petunjukmu" "Persoalan apa?" tanya Suma thian yu. karena itu aku ingin sekali memohon petunjukmu" .

tekadnya itu sudah bulat. tujuannya tak lain adalah untuk memnta petunjuk ilmu silat dari anak muda tersebut. Sambil menarik muka dan melototkan sepasang matanya. sukalah melepaskan sebuah jalan bagiku" Menyaksikan wajah Suma thian yu yang mengenaskan dan perkataan yang memilukan. apakah kau tidak memandangsebelah matapun terhadap diriku?" "Tidak. tak perduli apapun yang dikatakan Suma thian yu. katanya dengan marah: "Kalau dilihat dari tampangmu yang mengenaskan. sungguh tak kusangka kalian mengejarku terus-menerus. aku toh hanya bermaksud untuk meminta petunjuk saja kepadamu tanpa mengandung maksud lain" Mendengar perkataan itu. dia lantas tahu kalau pihak lawan memang datang dengan sesuatu maksud tertentu. aku tidak berniat bertarung melawan dirimu. ia membentak nyaring: "Sekalipun tak mau juga harus mau. jangan harap kau bisa meninggalkan tempat ini" Suma thian yu yang melihat si nona menghadang jalan perginya. lebih baik urungkan saja niatmu itu" Sepasang alis mata si Dewi burung hong Wan Pek lan segera berkenyit sesudah mendengar perkataan ittu. dengan keheranan Suma thian yu segera bertanya: "Mengapa harus bertarung dengan ku?" . katanya: "Aku Suma thian yu merasa tak pernah bersalah pada langit. lebih baik kau urungkan saja niatmu itu!" Jauh-jauh si dewi burung hong Wan Pek lan menyusul kesana. tak pernah bersalah pada manusia. kalau tidak. buat apa kau mendesak orang terus-menerus? Aku sedang merasa kesal. nona. Bi hong siancu Wan Pek lan segera tertawa geli. serunya sambil tertawa dingin: "Siauhiap. seakanakan telah dianiaya orang saja. maka setelah menghela napas panjang.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ "Nona Wan. dia sama sekali tidak ambil peduli. kumohon kepadamu.

akan kulihat apakah kau akan turun tangan atau tidak!" Pedangnya diputar suatu lingkaran busur... buru-buru dia miringkan kepalanya sambil menghindar ke samping.. gadis itu berkata lebih lanjut: Karena kau tangguh. mengapa kau berusaha menampik dengan pelbagai alasan?" "Permohonan? Aku tidak mengenal segala macam hal seperti itu" "Jadi maksudmu. aku benar-benar hendak mengajakmu bertarung!" Sembari berkata dia mendesak maju ke muka sambil melancarkan bacokan..." Belum sempat dia melanjutkan kata-katanya. Ternyata Suma Thian yu mengatakan tidak bertarung tetap tidak bertarung. bacoka pedang dari Bi hong siancu Wan Pek lan telah menyambar tiba.Tiraikasih Website http://kangzusi... dia didesak terus sampai mundur berulang ka li. terpaksa dia harus mundur selangkah lagi ke belakang.. maka aku baru memohon petunjuk darimu. "Kau benar benar.com/ "Aai. Si nona Wan segera meloloskan pedangnya sambil membentak: "Baik. kemudian dengan jurus Long li cian ciau (membunuh naga ditengah ombak) langsung memba¬cok batok kepala Suma Thian yu. bahkan secara beruntun melancarkan tiga buah serangan berantai yang semuanya ditujukan ke jalan darah kematian di tubuh Suma Thian yu. kau tak ingin bertarung melawan diriku?" "Benar nona Wan!" jawaban dari Suma thian yu itu tegas dan bersungguh-sungguh.." Setelah berhenti sejenak. setelah itu teriaknya kaget: "Kau. dalam waktu singkat pemuda itu sudah ter jerumus dalam posisi yang berbahaya sekali.. Waktu itu Suma Thian yu tidak bersenjata. hal ini hanya suatu permohonan saja." "Ya.. kau ini benar-benar. . ia sama sekali tidak memberi kesempatan kepada lawannya untuk berganti nafas.

Tiraikasih Website http://kangzusi. pedangnya memapas ringgung lawan dengan jurus Thian li hui ko atau malaikat perempuan memutar tombak.com/ Dalam keadaan begini. Siapa tahu Suma thian yu tidak bertindak seperti apa yang diharapkan. kau kelewat mendesak orang" Menyaksikan pemuda itu menarik kembali serangannya sambil melayang turun ke tanah. tak terlukiskan rasa girang dalam hatinya ketika menyaksikan Suma Thian yu menghunus pedangnya sambil melancarkan serangan balasan. dia tak dapat menahan diri lagi menghadapi ancaman maut. mendadak dia merubah jurus serangan ditengah jalan. Bi hong siancu Wan Pek lan kuatir kalau ia menyimpan kembali pedangnya kedalam sa rung. kemudian melayang turun kembali ke tanah. "Nona Wan. Waktu itu Bi hong Siancu sedang risau kare na lawannya belum juga meloloskan pedangnya. Ditengah jalan pedangnya ditarik kembali dan secara tibatiba mengeluarkan gerakan tubuh Yau cu huan sin (burung belibis membalikkan badan) pedangnya berubah menjadi beratus-ratus kuntuk bunga pedang dan mengurung bersama ketubuh Bi hong Siancu dengan jurus Ciang liong ji hay (naga sakti masuk ke laut). dia telah bersiap siaga untuk menyambut datangnya ancaman tersebut dengan keras lawan keras guna mencoba sampai dimanakah ketangguhan lawannya. . teriaknya dengan segera: "Akan kulihat kau bisa berkeras kepala sampai kapan!" Sembari berkata. buru-buru pedangnya berputar membentuk selapis kabut senjata yang menyelimuti kepalanya. maka terhadap perkataan dari Suma Thian yu dia tak ambil peduli. bentaknya dingin. Mendadak gadis itu membentak nyaring. Inilah salah satu jurus penolong yang ampuh dari ilmu pedang Kit hong kiam hoat. tanpa berpikir panjang lagi dia berpekik nyaring kemudian tubuhnya melejit setinggi satu kaki ke tengah udara.

akhirnya apa yang di harapkan terwujud karena pancingannya berhasil menjebak lawan. tanpa terasa pergelangan tangannya digetarkan lalu mengayunkan pedangnya dengan jurus yang diandalkan ialah Im liong tham jiau (naga mega mementangkan sayap) ujung pedangnya seperti cakar naga yang di ayunkan kedepan langsung menotak jalan darah Cian Keng hiat dibahu lawan. . dia pun selalu berbelas kasihan didalam melancarkan serangannya. pertarungan mereka berlangsung amat santai dan tidak saling membahayakan jiwa masing-masing. Jilid 8 : Tuduhan keji Tak selang beberapa saat kemudian. Suma Thian yu selalu mengalah dan berbelas kasihan dalam serang-serangannya. sepanjang pertarungan itu berlangsung. buat apa mereka berdua harus saling bertarung? Akhirnya Bi hong siancu Wan Pek-lan yang tertawa merdu lebih dulu.Tiraikasih Website http://kangzusi. Bi hong siancu Wan Pek lan merasa amat gembira. tanpa terasa semangatnya berkobar dia pun mengembangkan pelajaran silat dari ayahnya untuk melepaskan serangan keji. Lama-kelamaan kedua orang ada kalanya mereka berdua sempat bertanya-tanya sendiri. kedua orang itu sudah saling bertarung sepuluh gebrakan lebih. anehnya Bi hong siancu pun seakan-akan mempunyai pandangan yang sama. pedang mestikanya diputar kencang menciptakan selapis hujan pedang yang tebal dan langsung mengancam jalan darah Tiong teng hiat dan Tham tiong kiat ditubuh lawan. padahal dalam hati masing-masing sudah ada perhitungannya.com/ Suma Thian yu benar-benar mendongkol luar biasa. Sekilas pandangan pertarungan yang berlangsung antara kedua orang itu tampaknya amat seru.

Suma Thian yu tersadar pula dari lamunannya.. menggunakan kesempatan itu ia menerobos masuk kedepan dan menusuk jalan darah Tham tiong hiat dan tiong teng hiat si nona tersebut. sepasang matanya terpejam rapat-rapat. dengan cepat dia melakukan pemeriksaan.'" Melihat Wan Pek lan belum juga membuka matanya. terdengar Bi hong siancu menjerit keras lalu mundur beberapa langkah dengan sempoyongan dan akhirnya roboh terkapar diatas tanah.Tiraikasih Website http://kangzusi. walaupun sudah diperiksa sekian lama. nona Wan.. Suma Thian yu amat terkejut. buru-buru dia menyimpan pedangnya dan lari kesisi Bi hong siancu sambil tanyanya dengan gelisah: "Nona Wan... tak terlukiskan rasa kagetnya melihat ujung pedang lawan tahu-tahu sudah berada didepan dada. buru-buru serunya: "Nona Wan.com/ Ditengah pekikan nyaring gadis itu. Suma Thian yu makin cemas setelah menyaksikan kejadian ini dengan perasaan bingung. napasnya memburu dan kelihatan menderita sekali. tidak dijumpai gejala-gejala aneh dibalik denyutan nadi lawan. dia tak dapat mengindahkan ucapan yang mengatakan "antara lelaki dan perempuan ada batas-batasnya lagi”. Tampak napasnya teratur. apakah kau terluka?" Bi hong siancu Wan Pek lan berdiam kaku seperti patung. "Tidak sopan kalau suatu pemberian tidak dibalas dengan pemberian lain.. Pedang Kit hong kiamnya diputar untuk menangkis pedang lawan dengan jurus Sik poh thian keng (batu hancur langit terkejut). xx X xx SIANAk MUDA itu membentak nyaring. Berbareng dengan seruan itu.!" serunya.. matanya terpejam rapat dan mukanya merah segar. . Menyaksikan kejadian itu.

diapun ingin mencari tahu sampai dimanakah watak dan perangai dari Suma thian yu. mustahil dia tersangkut dalam peristiwa pembegalan barang kawalan. apalagi meraba diatas sepasang payudaranya.com/ kesemuanya ini segera menimbulkan perasaan curiga dalam hatinya. Tapi sekarang. diam-diam dia melirik dan mengikuti gerak-gerik Suma thian yu dengan seksama dari pagi hingga sekarang. Berbicara yang sesungguhnya. seorang pemuda tampan yang gagah dan mempunyai daya tarik. ooh Thian! Hal ini mustahil bisa terjadi! Ayah pasti telah salah menuduh orang baik!" Berpikir sampai disitu. tanpa terasa pikirnya dalam hati: "Aaah. jantungnya serasa berdebar amat keras. Pada waktu itulah dia merasa telapak tangan Suma Thian yu yang panas dan hangat telah ditempelkan diatas dadanya padahal sejak dewasa selain ibunya hampir tak pernah ada orang yang pernah menyentuh badanrya. makin dilihat dia merasa makin tertarik. Melihat tampangnya yang gagah dan ganteng.Tiraikasih Website http://kangzusi. Dengan sepasang mata setengah terpejam. orang yang meraba payudaranya adalah seorang lelaki. apalagi merupakan orang yang dicintainya. maksud tujuan dan tindakan yang dilakukannya ini amat dalam selain hendak menyelesaikan pertarungan yang sama sekali tak berguna itu. kini ia baru berkesempatan untuk menyaksikan wajah Suma Thian yu dengan jelas. apa yang dilakukan sekarang tak lebih hanya berpurapura belaka. bayangkan saja bagaimana mungkin hatinya tidak menjadi mabuk? . Padahal Bi hong siancu Wan Pek lan sama sekali tidak terluka.

perasaan semacam ini belum pernah dialaminya sepanjang hidup. tak terlukiskan rasa girangnya ia menghembuskan napas panjang lalu berkata: "Waah. Pada dasarnya Suma Thian yu adalah seorang pemuda paling bodoh didunia ini. "Huuh. Bi hong siancu Wan Pek lan sengaja menegur dengan suara keras.hampir saja aku dibikin kaget setengah mati.com/ Dia menjadi mabuk.. masa kau merasa kuatir? Hmm. mungkin kau bertambah gembira bila menyaksikan aku mati!" ... bagaimanapun cintanya kepada pemuda itu toh sepasang matanya segera membuka kembali. dia ingin menampik namun tak tega untuk melepaskan kenikmatan seperti itu. Suma Thian yu yang melihat gadis itu mendusin kembali. juga amat manis dan mesra. kau tidak apa-apa bukan?" Bi hong siancu Wan Pek lan menutup mulutnya rapat-rapat dan menggelengkan kepalanya berulang kali. terutama sekali gadis remaja yang mulai mengenal arti kata cinta. rasa girangnya melebihi sekeluarga miskin yang secara tiba-tiba menemukan sebuntalan emas murni.Tiraikasih Website http://kangzusi. terima kasih banyak.. kecuali merasa gelisah. Tapi perempuan tetap perempuan. Begitu melihat Bi hong siancu mendusin. ia pasti akan merasa perkataan mana kelewat mesra. ia tidak membiarkan pihak lawan meraih keuntungan kelewat lama. keadan semacam ini amat mengenaskan. jika ada pihak ketiga hadir disitu. dengan cepat dia bersorak gembira. "Nona Wan.. mabuk seperti terbang di angkasa. dia sama sekali tak dapat menekan kobaran emosi dalam hatinya. kau tidak terluka apa-apa!" Sebetulnya perkataan semacam itu tak pantas diutarakan keluar.. padahal tindakan dari Suma Thian yu ini tak lebih merupakan suatu perbuatan yang mendekati ketolol-tololan.

mana. maaf jika aku membuatmu terjatuh. Suma thian yu mengira gadis itu masih masih marah. "Aku tahu kau tak punya alasan bukan?" "Ehmmm. aku merasa girang sekali " "Mengapa sih kau begitu menaruh perhatian kepadaku?" Bi hong siancu balik bertanya. mana.. Kau berani mengatakan dialam semesta ini tiada sesuatu kekuatan besar yang mengatur segala-galanya? Sesungguhnya Malaikat cinta mengatur bagi mereka berdua segala sesuatunya." Pada dasarnya anak gadis memang lebih perasa dari pada kaum lelaki.Tiraikasih Website http://kangzusi. harap kau sudi memaafkan. karena.. tiada suatu bentuk alasan. "Karena. apakah kau ingin membantah? Kecuali kalau kau mempunyai kekuatan lainnya itu lain cerita. "asal kau tidak terluka. memang banyak kejadian yang berlangsung secara wajar.. aku rasa sesuatu yang nyata di dunia ini selamanya tak beralasan.. cepat ia menyahut: "Kesemuanya ini gara-gara aku mencoba unjuk kepandaian. lagi pula hati mereka lebih lembek. tapi pada dasarnya kedua orang itu memang berwatak aneh.. setelah saling ribut sekian lama.. Bi hong siancu Wan Pek lan tak jadi curiga. Melihat wajah Suma Thian yu yang mengenaskan itu. dengan wajah minta maaf dia berkata: "Aku sama sekali tidak bermaksud demikian." buru buru Suma Thian yu menyahut. bukankah begitu?" .!" "Ya.. apakah kau menyalahkan aku?" "Aah. akhirnya mereka malah merasakan kemesraannya.." Suma Thian yu mengulangi perkataan tersebut sampai beberapa kali tanpa berhasil untuk melanjutkannya. yang pasti.com/ Perkataan semacam inipun tidak seharusaya diutarakan. sehingga akibatnya kau dibikin terperanjat.

langit diliputi oleh cahaya keemasemasan. tapi kata selanjutnya dia tak sanggup untuk melanjutkan. aku toh bukan tak punya nama. aku merasa kagum sekali kepadamu yang melebihi orang lain" "Jangan nona. Waktu itu. ketika masih kecil orang memanggilku Lan ji. . hal ini tak lain adalah perasaan. dalam suasana yang santai karena berbincang dan bergurau. mengapa kau selalu memanggil dengan nama tersebut?" ketika mengucapkan perkataan tersebut. Ada orang bilang: Hubungan manusia antara manusia terdapat semacam daya tarik menarik. yang terpenting manusia bukan rumput atau binatang. "Aku bernama Pek lan. Itulah sebabnya manusia dinamakan mahkluk yang berperasaan. tapi kalau ditanya menpapa." Suma Thian yu segera memanggil. kau boleh memanggil aku sebagai adik Lan!" "Adik Lan. tanpa terasa matahari telah bergeser kearah barat. Waktu berlalu dengan cepatnya. nadanya tersipu-sipu. dia sendiripun tak mampu untuk mengucapkan sesuatu..Tiraikasih Website http://kangzusi.. nona melulu. kemudian suaranya dengan terkejut. manusia adalah mahkluk yang berperasaan. tolong tanya siapakah nama nona?" buru-buru sianak muda itu bertanya. Kadangkala perasaan semacam itu baru bisa tumbuh dan meningkat mencapai pada puncaknya bila manusia yang berlawanan jenis bertemu. Bi hong siancu Wan Pek lan mendongakkan kepalanya dan memandang keadaan cuaca sekejap. Suma Thian yu merasa amat gembira sekali selama bergaul dengan Wan PeK lan. "Ahh betul.com/ "Maaf nona.

kau bermaksud hendak pergi ke mana?" kata Bi hong siancu sedih. kemana aku sampai. bagaimana kalau kita kembali?" "Kembali? Kembali kemana?" tanyanya. menanti sampai fitnahan terhadap diriku sudah jadi jelas sekali.Tiraikasih Website http://kangzusi. oleh karena itu. "Engkoh Yu. Berbicara sampai disitu dia lantas bangkit berdiri dan sekali lagi memandang sekejap kearah Bi hong siancu. sewaktu mendengar gadis itu hendak pergi. dia seperti hendak mengucapkan sesuatu. Bi hong siancu yang melihat dia hendak pergi. namun akhirnya niat itu diurungkan. disitulah aku akan berada" "Apakah kau akan kembali lagi kemari?" "Tentu akan kembali. "Ah. ditatapnya nona Wan dengan wajah termangu. sayang aku masih ada urusan penting yang tak dapat ditunda lagi. bukankah hal itu sama dengan mengantar diriku kembali ke mulut harimau?" "Tak mungkin. hatinya menjadi amat gelisah. "Terima kasih atas maksud baikmu. buru-buru dia bertanya: "Engkoh Yu.com/ "Aaah.. aku akan membujuk ayahku. Entah mengapa. moga-moga kita akan bersua kembali dimasa mendatang" kata Suma Thian yu. cita-citanya berada di empat penjuru. seluruh jagad bisa dijadikan rumahnya. "Bagi seorang lelaki. aku harus segera pergi dari sini." "kalau selamanya tak pernah menjadi jelas kembali.?" . matahari sudah condong kebarat. dia pasti dapat memahami kesulitanmu. lebih baik kita berpisah dulu sampai disini. buru buru ia mengusulkan. "Ke rumahku!" sahut Bi hong siancu. Suma Thian yu segera merasa hatinya kosong dan kecut.. Padahal Bi hong siancu sendiripun tak ingin berpisah dengan pemuda tersebut.

kau bohong! Aku tahu kau sedang menghiburku. "Aku pasti akan kembali untuk menengokmu. tanpa terasa jantungnya berdebar keras. seperti juga Suma Thian yu sekarang. Menangis semacam senjata yang ampuh bagi kaum wanita." Berpikir sampai disitu. tanpa terasa dia memandang sekejap kearahnya. Seketika itu juga sang pemuda tersebut menjadi gelagapan sendiri dengan perasaan panik. sepasang matanya telah basah oleh air mata. lalu hiburnya dengan suara lembut. kau tak mungkin akan kembali lagi.com/ "Itu berarti selama hidup aku tak akan menginjakkan kakiku kembali ke perusahaan Sin liong piaukiok. untuk sesaat dia tak berhasil menemukan kata-kata yang cocok untuk menghibur hati gadis she Wan tersebut. satu ingatan tiba tiba melintas dalam benaknya: "Jangan-jangan nona Wan jatuh hati padaku. "Aku pasti kembali untuk menengokmu. air mata juga merupakan semacam taktik untuk mencapai pada tujuannya. asalkan kau benarbenar menyukai aku kembali kemari" "Tidak.." jawab Suma Thian yu. Suma Thian yu merasakan hatinya menjadi kecut. setelah menghembuskan napas hiburnya.. Buru-buru dia maju kedepan dan memegang bahu si nona. menyusul kemudian dua baris air mata jatuh berderai membasahi pipinya." Berbicara sampai disitu ternyata dia menangis terisak dengan amat sedihnya. karena itu dengan mata terbelalak dia hanya bisa memandang dengan wajah kebingungan.Tiraikasih Website http://kangzusi. dia dibikin melumer juga hatinya oleh isak tangis dan air mata yang jatuh bercucuran. siapa tahu makin dilihat dia merasa hal itu makin benar. "Sungguh?" selesai mengucapkan perkataan itu. asal hatimu tak akan berubah untuk selamanya" . Sementara itu.

Sementara mereka berdua merasa berat hati untuk saling berpisah. "Haah haah haah.. Dari arah jalan raya sana terdengar suara derap kaki kuda yang amat ramai berkumandang dari kejauhan sana yang makin lama semakin mendekat. mendadak serunya tertahan: "Aduh celaka.. ayahku telah menyusul kemari" "Dari mana kau bisa tahu?" "Apa kau tak mendengar suara bel itu? suara yang berasal dari kuda tunggangan milik ayah" Kemudian dengan cepat serunya kepada Suma Thian yu. kalau keburu terkurung. Aku Suma Thian yu adalah seorang manusia yang tak akan mencari gara-gara bila tiada urusan. kemudian dengan wajah tersipu-sipu menundukkan kepalanya rendah-rendah. bisa berabe juga akhirnya!" Mendengar itu. buru buru pintanya dengan nada setengah merengek: "Engkoh Yu. ayahku bukan seorang manusia yang bisa diusik dengan begitu saja. juga karena aku.. kalau toh mereka sudah datang. kumohon kepadamu sudilah kiranya untuk menghindarkan diri lebih dahulu. bukankah hal ini akan di tertawakan orang?" . demi kau. Suma Thian yu segera terta wa terbahakbahak.com/ Perkataan itu benar benar sangat manjur. "Cepat lari. Agak tertegun Bi hong siancu mendengar suara itu. dan tidak takut menghadapi setiap kejadian bila menjumpai urusan.Tiraikasih Website http://kangzusi. mereka sudah datang. memangnya bisa menelanku hidup-hidup?" Terkesiap jnga Bi hong Siancu setelah mendengar perkataan itu. pelan-pelan Bi hong siancu mendongakkan ke palanya dan memandang sekejap kearahnya dengan pandangan mata yang merah. dia segera memasang telinga baik-baik. cepatlah pergi meninggalkan tempat ini!" "Kalau aku pergi.

Tampak dua bayangan manusia dengan kecepatan luar biasa meluncur turun dihadapan kedua orang itu. ternyata dia tak lain adalah Boan thian hui Ya Nu bersama seorang manusia berusia empat puluh tahun. kuperkenalkan kau dengan sahabatku ini. dia adalah Sang tayhiap" Suma Thian yu mencoba untuk mengamati orang iyu. buru-buru Bi hong siancu memberi hormat seraya berkata: "Paman Ya. keparat terkutuk. Suma Thian yu mencoba untuk mengawasi orang itu dengan seksama.com/ "Darimana mereka bisa tahu kalau kau berada bersamasamaku?" Baru saja Bi hong siancu menyelesaikan kata-katanya. bukankah semuanya ini gara-gara kau?" Eeh. kita berjum pa lagi. kau masih punya muka untuk datang mencariku. mendadak dari tengah udara berkumandang suara gelak tertawa yang menyeramkan. tampak wajahnya hijau membesi seperti baru saja sembuh dari suatu penyakit yang sangat parah.Tiraikasih Website http://kangzusi. mendadak dia teringat akan seseorang. huuh sunggah tak tahu malu" Ternyata Boan thian hui Ya Nu tidak menjadi marah sebaliknya malahan tertawa. dengan cepat dia berseru: "Hmm. . Begitu berjumpa dengan kedua orang itu. mungkin inilah yang dikatakan dalam pepatah sebagai: "Dua orang musuh besar saling berjumpa. tanpa terasa tanyanya. mengapa kaupun datang kemari?" "Hmm. kenapa kau bisa berada bersama anjing lelaki ini?" Begitu Boan thian hui Ya Nu menyaksikan Suma Thia yu. hatinya kontan menjadi panas kembali. mendengar itu kedua orang tersebut menjadi terkesiap dan segera berpaling. mari. prajurit yang pernah kalah. mari. Anjing cilik. sepasang matapun ikut memerah" Suma Thian yu tentu saja tidak mau menunjukan kelemahannya.

sedang kau sebentar lagi akan berubah menjadi setan muka putih" Belum sempat Suma Thian yu menjawab. dalam sekejap mata bayangan tersebut sudah tiba di depan Suma Thian yu. Siapa tahu manusia bermuka hijau itu tertawa seram setelah mendengar seruan tersebut. bocah keparat. kemudian serunya sambil menuding: "Wan tay hiap. Suma Thian Yu adalah seorang lelaki yang berjiwa kesatria. Suma Thian yu sengaja berkata demikian de¬ngan maksud untuk menyindir lawannya. segera serunya: "Ayahku datang " Betul juga. kau berani pagar makan tanaman. Sambil menggerakkan tubuhnya dia segera menerjang kehadapan Wan Kiam ciu. . paras muka Bi hong siancu Wan Pek lan berubah menadi pucat pias. dari tengah udara telah berkumandang lagi tiga kali suara pekikan panjang. aku benar-benar merasa malu untukmu. tampaknya kau cukup tahu akan diriku. aku memang bernama setan muka hijau. dia amat membenci watak Mo im sin liong Wan Kiam ciu.Tiraikasih Website http://kangzusi. diam-diam bersekongkol dengan. orang yang berada di tengah itu sudah membentak dengan penuh kegusaran sebelum kakinya mencapai tanah: "Perempuan rendah. kaum laknat!" Mendengar ayahnya melontarkan makian yang keji dan amat tak sedap didengar itu. sahutnya: "Benar. dari hadapan mereka segera muncul tiga sosok bayangan manusia.com/ "Apakah orang ini yang disebut Cing bin kui (setan muka hijau) Seng Tham?" "Setan muka hijau adalah suatu kata makian. Mendengar suara pekikan tersebut. kontan saja Bi hong siancu menangis tersedu-sedu. tindakanmu itu sungguh lebih rendah daripada binatang.

dampratnya dengan penuh kegusaran: "Bangsat. aku orang she Suma akan menerimanya satu persatu .haahh. si setan muka hijau Sang tham maju kedepan sembari melancarkan sebuah pukulan lahi.. di depan orang yang jujur tak usah berbicara bohong.. Suma Thian yu miringkan badannya lalu berkelit ke samping. tiba-tiba ia menyerobot maju ke lalu sambil tertawa dingin serunya: "Anjing keparat. Suma thian yu segera merasakan datangnya hembusan angin dingin yang mencekam perasaannya.com/ darimana kau bisa tahu kalau putriku bertindak pagar makan tanaman? "Dia membelai dirimu.. begitu si setan muka hijau Sang tham mengayunkan telapak tangannya.. buat apa mesti ribut dengannya? Lebih baik dibunuh saja habis perkara" Si manusia berbaju hijau yang berada disampingnya seperti takut tidak kebagian kesempatan saja. Melihat datangnya bacokan tersebut.. hal ini merupakan suatu fakta!" bentak Mo im sin liong Wan Kiam ciu dengan gusar." Dalam pada itu.. apa maksud kedatanganmu sudah aku pahami.. Jarak kedua dua belah pihak cuma lima langkah.. katanya sambil tertawa: "Selamanya sianya enggan membunuh prajurit tak bernama" Gagal dalam serangannya yang pertama. "Cong piautau.. "Haahhh.Tiraikasih Website http://kangzusi. . Boan thian hui ya Nu menimbrung dari samping. Wan tayhiap.. Suma Thian yu segera tertawa terbahak bahak. kau pingin mampus rupanya?" Tenaga pukulan yang amat dahsyat segera dilontarkan kedepan sehingga menimbulkan deruan angin tajam yang amat memekikkan telinga. Mendengar ucapan tersebut. hahh. Toaya akan melengkapi keinginanmu itu!" Seraya berkata dia lantas mengayunkan telapak tangannya menghantam dada Suma Thian yu.

com/ Dengan perasaan terkesiap dia lantas melayang kesamping untuk menghindarkan diri.. kemarahannya segera berkobar. Tampak pemuda itu segera mengejek si setan muka hijau: "Sauya tak akan bersedia untuk bertarung melawan setan tanpa nama.. dengan mempergunakan ilmu Ciok tiong luan poh sin hoat ajaran si pengemis yang suka berpelancong cong Wi Kian. Bi hong siancu segera bersorak memuji. tampak ujung bajunya terhembus angin dan tahu-tahu dia sudah berdiri satu kaki dari posisi semula . Begitu Suma Thian yu mendemontrasikan ge rakan tubuh yang amat indah. sauya belum pernah dengar nama Sang Tham berkumandang dalam dunia persilatan" Berbicara sampai disitu dia lantas sedekap tangan dan tertawa terkekeh-kekeh. apalagi setelah mendengar kalau dia adalah murid kedua dari si mayat hidup Ciu Jit hwee atau adik seperguruan dari si macan angin hitam Sim Kong. Selesai tertawa. seolah-olah dia sama sekali tak pandang sebelah matapun ternadap si setan muka hijau Sang Tham. suaranya menusuk pendengaran dan tak sedap didengar. "Toaya bernama Sang Tham.. ingat baik-baik namaku agar kalau sudah mampus mengetahui siapa pembunuhmu. Sengaja ejeknya dengan suara yang sinis: Sang Tham? Sayang seribu kali sayang. Perlu di ketahui. mendadak sepasang mata nya yang buas dan tajam bagaikan sembilu itu yang menembusi hati. ia .Tiraikasih Website http://kangzusi. mengerti?" "Anjing keparat" kontan saja setan muka hijau Sang tham mencaci maki kalang kabut. cepat lolosan pedangmu!" Sebetulnya Suma Thian yu memang tidak mempunyai kesan baik terhadapnya. mendengar perkataan itu bukannya menjadi gusar malah tertawa tergelak. si setan muka hijau Sang tham adalah seorang manusia yang liar dan membunuh orang tanpa berkedip..

dalam sepuluh gebrakan aku akan menyuruh kau memperlihatkan wujud sebenarnya!" Baru selesai dia berkata. Dengan sepasang mata yang tajam dia mengawasi pedang kaitan tersebut lekat lekat kemudian setelah tertawa dingin ejeknya: "Setan tua. sebab mayat hidup Ciu Jit hwee mengutamakan urutan dalam penerimaan muridnya tanpa mempersoalkan perbedaan usia diantara mereka. kemudian serunya setelah tertawa seram: "Hehehehe. kekalahannya yang dideritanya tempo hari hanya terbatas pada soal pengalaman dan pengetahuan. namun kekalahan tersebut diterimanya dengan hati yang tulus. menghadapi ancaman tersebut ternyata ia tidak meloloskan pedang Kit hong kiamnya.. dia membacok tubuh Suma thian yu dengan jurus Hek coa jui tong (ular hitam keluar dari gua). kau toh akan mengenali diriku?" Seraya berkata. sudah pernah dirasakan oleh Suma thian yu dan terbukti memang luar biasa. Dalam pada itu..Tiraikasih Website http://kangzusi. tampaknya beberapa inci lagi segera akan menyentuh ujung baju Suma Thian yu. kemudian sambil bergerak maju kedepan. pedang kaitan dari Setan muka hijau Sang Tham telah menusuk tiba. membuat anak muda itu bergidik..bila toaya telah membegalmu..com/ mengawasi wajahnya Suma Thian yu tanpa berkedip. pikirnya: "Amat luar biasa tenaga dalam orang ini!" Walau Sang Tham menduduki urutan kedua dalam perguruan si mayat hidup Ciu Jit hwee. Benar. si setan muka hijau Sang tham telah meloloskan sebilah pedang lengkungberbentuk kaitan dari punggung nya. Suma Thian yu memang berniat untuk mempermainkan setan muka hijau. . namun usianya jauh diatas usia kakak sepergu ruan si harimau angin Sim Kong. Sampai di manakah kepandaian silat dari harimau angin hitam Sim Kong. pedang kaitan berbentuk bulan sabit direntangkan kedepan. sewaktu be-ada di lembah Cing im kok yang lalu.

Di dalam anggapannya. buru-buru dia membalikkan badannya. Gagal dari serangannya yang pertama. kenapa angin tak berdosa yang di hajar? Nah. "Hooree. sekarang sudah lewat tiga jurus. rupanya kau sedang menghantam si angin busuk.. mendadak setan muka hijau Sang Tham merasakan datangnya dengusan dingin yang bergema dari belakang tubuh. seketika itu juga terasa hawa dingin menembusi tulang belakangnya. orang lain tidak lebih bodoh. dalam hati kecilnya dia tertawa dingin tiada hentinya. setan muka hijau Sang Tham bertindak lebih cerdik. bersamaan dengan berputarnya sang badan. Siapa tahu baru saja sepasang bahunya bergerak. Suma Thian yu tahu-tahu sudah berdiri disisinya sambil bertepuk tangan dan bersorak sorai. tampak ada bayangan hitam berkelebat lewat. ketika senjatanya menca¬pai setengah jalan. Kali ini..com/ Pada saat itulah mendadak Suma Thian yu mendengus dingin. ternyata Suma Thian yu sudah menyelinap kebelakang punggungnya. tiba-tiba tubuhnya berputar kencang dan membacok kebelakang punggung. pedang kaitan berbentuk sabitnya dengan jurus Heng Sau gian kun (menyapu rata selaksa prajurit)segera menyapu kedepan mengikuti berputaran badan-nya kemudian pedang itu ditusuk kemuka de ngan kecepatan bagaikan sambaran kilat. masih ada tujuh jurus lagi untuk memaksamu menunjuk wujud aslimu!" .Tiraikasih Website http://kangzusi. Siapa tahu selicik-liciknya dia. "sauya toh berada disini. tahu-tahu dia sudah kehilangan lagi bayangan tubuh dari Suma Thian yu. menyusul bayangan tubuh nya berkelebat lewat dan tahu-tahu sudah lenyap dari pandangan mata. serangan yang dilancarkan kali ini pasti akan berhasil telak. Kontan saja sifat buas dari setan muka hijau berkobar dalam dadanya." ejeknya sambil tertawa tergelak. Maka itu. se¬kalipun Suma Thian yu licik juga tidak akan lolos dari serangan pedangnya yang aneh tapi sakti itu.

maju bersama!" Selesai berkata ternyata dia menerjang lebih dahulu kedalam arena. Oleh sebab itu menang kalah Sang tham boleh dibilang tiada sangkut pautnya pula dengan dia. sambil menciptakan selapis cahaya pedang dia menyerang secara membabi buta. Waktu itu Suma Thian yu sedang merasa gembira karena berhasil menangkan San Tham. disusul kemudian oleh dua orang piausu dan Boan thian hui ya Nu. Bi hong siancu Wan Pek lan menjadi gelisah sekali setelah menyaksikan kejadian tersebut. bila kabar ini tersiar keluar. "Oooh Thian. Mo im sin liong Wan Kiam ciu yang selama ini hanya melihat jalannya pertempuran dari tepi arena. akan tetapi setelah menyaksikan Sang thsm mulsi nekad dan siap beradu jiwa. dia segera berpekik dengan suara yang amat nyaring. serahkan nyawamu!" Menyusul teriakan itu tubuhnya bergerak kedepan bagaikan orang kalap. teriaknya tanpa sadar: "Saudara sekalian. melihat kawanan musuhnya menyerang bersama. sungguh memalukan sekali perbuatan kalian!" Yang dimaksudkan sebagai orang yang memalukan tentu saja perbuatan dari ayahnya yang main kerubut serta menyerang kaum muda. nisciya hal mana akan sangat memalukan dan merosotkan pamornya di depan mata umum. kontan saja berteriak dengan penuh kegusaran: "Bocah keparat. ia menjadi amat gelisah. berdiri disitu dia lantas berteriak penuh kegelisahan.com/ Selama hidup belum pernah setan muka hijau Sang Tham di perlakukan orang dengan cara macam ini. sebagai seorang cong piautau ternyata dia menggunakan sistem pertarungan roda berputar untuk meng-giliri seorang bocah cilik.Tiraikasih Website http://kangzusi. dengan suatu kecepatan luar biasa dia mencabut keluar pedang Kit hong kiam yang tiada tandingannya dikolong langit itu. sesungguhnya tak pandang sebelah matapun terhadap si setan muka hijau. .

dia segera memberi tanda kepada rekanrekannya agar melanjutkan pengejaran tersebut.com/ Begitu pedang Kit hong kiam diloloskan. Mo im sin liong Wan Kiam ciu yang berada dibelakangnya segera membentak keras: "Bocah keparat. dia berpekik nyaring. dendam ini akan kuingat selalu dihati. secara beruntun dia lepaskan dua kali serangan berantai untuk mendesak mundur lima orang yang mengerubutinya sampai beberapa langkah. Waktu itu kemarahannya telah berkobar. Tak lama kemudian Suma Thian yu telah tiba ditepi hutan. dari empat penjuru sudah menyambar tiba lima macam senjata tajam.. Tentu saja Mo im sin liong tak rela melepakan mangsanya dengan begitu saja. serentak mereka melakukan pengejaran dengan kecepatan tinggi.Tiraikasih Website http://kangzusi. Dalam repotnya Suma Thian yu segera mengeluarkan jurus Ya can pat hong atau berta rung malam delapan penjuru untuk memunahkan ancaman lawan dengan kekerasan. buru-buru dia menghimpun tenaga dalamnya sambil memutar pedang. Keempat orang lainnya tak mau ketinggalan.. sepasang kakinya menjejak tanah dan melambung ke tengah udara kemudian dengan kecepatan luar biasa melesat ke dalam hutan lewat dibelakang tebing. jangan kabur! Tinggalkan dahulu selembar nyawamu!" Belum habis dia berkata. Suma Thian yu telah menembusi hutan dan menyelinap dibalik dedaunan. tentu saja Mo im sin liong enggan untuk melepaskan dengan begitu saja.. kemudian bentaknya pada Wan Kiam cu dengan kobaran emosi: "Wan tayhiap. . sambil membentak pendek. Mendadak dari balik hutan brkumandang suara pekikan areh yang amat nyaring. kakinya menjejak tanah dan segera mengejar dengan kecepatan tinggi. Melihat pemuda itu melarikan diri. suatu ketika aku orang she Suma pasti akan berkunjung lagi ke Sin liong piauliok untuk menentukan mati hidup bersamamu!" Selesai berkata.

kemarahan Mo im sin liong Wan kiam ciu semakin memuncak. "Aaah. ketiga orang itu menutupi wajahnya dengan kain berwarna hitam dengan jubah berwarna hitam pula. disitu telah muncul tiga orang manusia berkerudung.Tiraikasih Website http://kangzusi. tanpa bertanya merah atau hijau lagi. "Wan piautau. ketika ia mendongakkan kepalanya. kalau punya kemampuan minta sajalah kepadaku!" Selama hidupnya Mo im sin liong Wan Kiam ciu hidup diujung golok. mengapa kau mesti melakukan pembunuhan terhadap seorang bocah cilik?" "Apa sangkut pahutnya antara bocah keparat dengan kalian?" "Ooh.! Melihat siapa yang datang Boan thian hui Ya Nu segera menjerit kaget.com/ Mendengar pekikan tersebut. pencoleng berkerudung!" Betul. bocah itu sudah kubawa pergi. membunuh adalah suatu perbuatan yang dilakukan hanya dengan mengangkat tangan. selain sepasang matanya yang berkilauan tajam. tampak tiga sosok bayangan manusia sedang melesat keluar dari dalam hutan dan melayang turun dihadapan mereka. mau apa kau?" sahut manusia berkerudung yang ada ditengah dengan dingin. Begitu berjumpa dengan manusia berkerudung itu. begitu rnenrtengar ke tiga orang itu mengaku sebagai pembegal barang kawalannya dan mereka pula yang . boleh dibilang tak terlihat bagaimanakah mimik wajahnya ketika itu. segera bentaknya keras-keras: "Siapa yang berada didepan sana? Mengapa menghadang jalan pergi kami?" "Toayamu hendak menghalangi jalan pergi mu. "Siapakah kau?" "Orang yang telah membegal barang kawalan perusahaan kalian" jawab orang itu dingin. soal itu mah lebih baik tak usah di campuri Wan piautau. Mo im sin liong Wan Kiam ciu menjadi tertegun. persis menghadang jalan pergi orang-orang itu.

tapi dengan cepat ia menggelengkan kepalanya untuk menyangkal kembali jalan pemikiran tersebut. bersusah susah aku mencari jejakmu akhirnya berhasil ditemukan tanpa bersusah payah. Bila kalian bertiga tidak segera menyerahkan barang kawalan kami yang dibegal." Mendengar perkataan itu.. Sementara dia masih termenung...com/ telah menyelamatkan Suma Thian yu. "masih ingin hidupkah kau?" Ketika mendengar teguran tersebut. tanyanya sambil mendongakkan. mendadak Mo im sin liong Wan Kiam ciu teringat akan seseorang. kepala "Siapakah kau? Dapatkah aku mengetahuinya?" "Sesaat sebelum ajalmu tiba. kemudian ia berdiri termangu-mangu ditempat semula dengan perasaan terkesiap. dia lantas memberi perintah kepada para piausunya....Tiraikasih Website http://kangzusi. kontan saja marah. jangan harap kalian bisa keluar dari sini dengan keadaan hidup!" Berbicara sampai disitu.. "Kiam ciu!" terdengar orang berkerudung itu membentak keras.. matikan saja keinginanmu itu. "Suara orang ini sangat kukenal.sungguh beruntung kita bisa saling bersua muka pada hari ini.. aku pasti akan menyingkap kain kerudung ini untuk memperlihatkan wajah asliku kepadamu!" Mendengar perkataan tersebut. lebih baik pulang saja ke rumah. terdengar orang itu berkata lagi: "Kiam ciu. "Bekuk mereka semua!" .. sebenarnya siapakah dia?" demikian ia berpikir. "Haaah. ssgera dia menerjang ke muka dan melepaskan sebuah bacokan ke tubuh orang itu. Mo im sin liong Wan Kiam ciu yang sedang memasang gaya untuk melancarkan serangan menjadi agak terhenti. paras mukanya segera berubah hebat...haaah. Mo im sin liong Wan Kiam ciu segera mendongakkan kepalanya dan tertawa panjang...haaah..

jangan salahkan jika kamipun bertindak pagar makan tanaman. melihat masa jayanya sudah lewat.. Ternyata lohu sudah salah menilai dirimu. diam-diam ia menghela napas panjang. tahu mukanya belum tentu tahu hatinya..com/ Siapa tahu belum selesai dia berkata... mendadak terdengar ke tiga orang manusia berkerudung itu tertawa tergelak bersama. tidak sulit bila kau menginginkan . kau terkejut? Siapa suruh kau pikun dan tolol. meraka mengawasi kearahnya dengan senyuman licik menghiasi bibirnya.. siapa tahu kau adalah seorang manusia yang berpakaian binatang. dengan perasaan terkesiap. hari ini adalah hari kematianmu. heeh. cuma bila kan bersedia menyerahkan perusahaan Sin liong piaukiok kepadaku. katanya sambil tertawa sedih: "Ya Nu! Lohu bersikap sangat baik kepada mu. Boan thian hui Ya Nu telah menyela sambil tertawa licik... sambil megang senjata. Ketika Wan Kiam ciu mendongakkan kepalanya. Mimpipun Mo im sin liong Wan Kiam ciu tidak menyangka kalau mata-matanya berada dalam tubuh perguruan sendiri. Mo im sin liong segera bertanya: "Kalian. Merasakan gelagat tidak beres." Belum habis dia berkata.. Pepatah kuno memang berkata benar: Tahu orangnya.Tiraikasih Website http://kangzusi. tentu orang she Ya pun bisa berbelas kasihan dengan mengampuni selembar jiwamu. akhirnya setelah mengambil keputusan didalam hati. tentu saja si Setan muka hijau Sang Tham pun diundang datang secara khusus untuk membantu pihak mereka. Wan congpiautau.. dengan perasaan kaget segera jeritnya: "Aaaah" Ternyata ke empat orang pembantu yang dibawanya telah berdiri mengintari dibelakang tubuhnya dengan berjajar.heeeh." Ternyata Boan thian hui Ya Nu telah bersekongkol dengan kawanan penyamun berkerudung itu.

Mo .com/ perusahaan ini.heehh. tak lama kemudian si setan muka hijau Sang Tham keok lebih dulu.. "Heehh.. jika dia setuju. menyusul kemudian dengan jurus Sin liong ji hay (naga sakti masuk samudra) secepat kilat dia menusuk ke ulu hati setan muka hijau Sang Tham. dia masih dapat memberikan perlawanan-nya dengan gigih. Tiga orang manusia berkerudung yang berada disamping arena dan melihat gelagat tidak menguntungkan. pedang kaitan berbentuk bulan sabitnya diayunkan ke muka menusuk tenggorokan wan Kiam ciu. dia kuatir dikerubuti orang banyak... maka begitu turun tangan dia lantas melancarkan ancaman dengan jurusjurus dahsyat dan mematikan. kematian sudah berada didepan mata. meski sekarang diharuskan berhadapan langsung dengan dua orang musuh tangguh. maka sambil memutar senjata Sam ciat kunnya ia terjun pula ke arena pertarungan. Boan thian hui Ya Na paling mengetahui kemampuan yang sebetulnya dari Wan Kiam cui." Setan muka hijau Sang Tham tertawa seram. dia kuatir setan hijau Sang Tham terkecoh. suatu pertarungan sengit dengan cepat berkobar. dengan cepat membentak keras dan bersama-sama terjun ke arena pertarungan. tentu saja lohu akan menyerahkan de ngan sepasang tangan terbuka. cuma kau mau mesti bertanya dulu kepada pedangku ini. Mo im sin liong wan Kiam ciu dengan megandalkan ilmu pedang Hu mo kiam hoat serta Mo im sin hoatnya yang lihay pernah menjagoi utara dan selatan sungai besar. pedangnya dengan jurus Sau soat hee ciat (Membersinkan salju dibawah rumah) menangkis datangnya ancaman pedang kaitan tersebut.. dengan demikian situasinya segera berubah.. menyusul kemudian Boan thian hui Ya ikut terpapas kutung sebuah jari tangan-nya...... Benar juga.. buat apa mesti banyak ber bicara lagi? Toaya akan segera mengirim dirimu lebih dulu untuk pulang kerumah kakek moyangmu" selesai berkata.Tiraikasih Website http://kangzusi.heeehh. Mo im sin-liong wan Kiam ciu tertawa seram.

Disaat yang amat kritis itulah mendadak dari tengah udara berkumandang suara pekikan nyaring yang memekikkan telinga. Boan thian hui Ya Nu yang mendendam karena jarinya dipapas kutung. apalagi usia Mo im sin liong San Kiam ciu telah mencapai enam puluh tahunan. Tujuh macam senjata bagaikan titik air hujan berbareng membacok kearah tubuh lawan. tapi lama-kelamaan akhirnya makin keteter dan tak sanggup menahan diri lebih lanjut. hingga detik ini dia benar-benar kehabisan tenaga dan berada diambang kematian.. . sepasang lengan-nya diluruskan kemuka dan tubumenerjang keudara dan berusaha untuk melompat keluar dari arena dengan mengerahkan sisa kekuatan yang dimilikinya. seorang gagah sukar melayani gerombolan monyet.. tentu saja tak akan membiarkan dia melarikan diri dengan begitu saja. menyusul kemudian terlihat sesosok bayangan manusia berwarna hitam masuk ke dalam arena dengan kecepatan luar biasa.. sambil memberi tanda kepada semua orang... mendadak ia berjongkok lalu sambil membentak nyaring. Pada mulanya dia masih dapat memutar senjatanya dengan leluasa. serentak mereka melompat ke muka dan menubruk bersama ketubuh Mo im sin liong Wan kiam cui. sepasang matanya merah berapi-api. setelah bertarung sekian lama ia makin tak kuasa menahan diri. Tampak giginya saling bergemerutukan keras.Tiraikasih Website http://kangzusi. pakaian yang dikenakan olennya kini telah bertambah dengan beberapa buah lubang. Sepasang tangan sulit melawan empat tangan.. Paras muka Mo im sin liong berubah menjadi merah padam bagaikan darah.com/ im sin liong kena terdesak sehingga mundur kebelakang berulang kali. Tampaknya Mo im sin liong Wan Kiam akan terjerumus kedalam bahaya maut dan tak mungkin jiwanya bisa tertolong lagi....

Tiraikasih Website http://kangzusi. ketika tiba-tiba muncul seorang bintang penolong dari atas langit. ditangannya menggenggam sebuah senjata kebutan dan berdiri disitu sambil tersenyum. tujuh delapan sosok bayangan manusia tahu-tahu sudah roboh rerkapar diatas tanah sambil mengaduh kesakitan. lebih baik segera pulang keperusahaan Piaukiok untuk menyelamatKan bencana" kembali kakek itu tegsenyum! Mo im sin liong Wan Kiam ciau tidak bertanya lebih jauh. ia merasa terkejut sekali. dalam beberapa langkah saja dia sudah lenyap dari pandangan mata. kemudian jeritnya kaget: "Aah.com/ Seketika itu juga terdengar suara benturan senjata yang amat ramai disusul jeritan kesakitan bergema memenuhi angkasa. Mo im sin liong Wan kiam cui merasa gelisah sekali. kuucapkan banyak terima kasih atas pertolonganmu!" "Cepat-cepatlah pulang. Waktu itu sebenarnya Mo im sin liong sudah memejamkan matanya siap mati. diantara ba yangan manusia berkelebat lewat. . kuatirnya kalau terjadi sesuatu peristiwa yang diluar dugaan!" Mendengar perkataan itu. jangan-jangan aku sudah terkena siasat memancing harimau turun gunung?" Kakek itu mengangguk dan tersenyum. buruburu tanyanya lebih jauh: "Tolong tanya siapakah namamu agar budi kebaikan ini bisa kubalas dikemudian hari!" "Cepatlah pergi! Tak ada gunanya menanyakan soal itu kepadaku. buru-buru melompat bangun. kemudian dengan hormat dia menjura seraya berkata: "Berkat bantuan dari saudara. dia segera menjura kemudian melompat pergi meninggalkan tempat itu. lalu ia tidak bicara lagi. Mo im sin liong merasa amat terkejut. kini telah berdiri seorang kakek berwajah segar yang sangat berwibawa. Ditengah arena pertarungan. satu ingatan dengan cepat melintas dalam benaknya.

ia berkata : "Semuanya cepat bangun! Sudah tak becus macam gentong nasi. Si kakek segera tersenyum. katanya.com/ Sepeninggal Mo im sin liong. dikemudian hari pasti akan kubalas pemberianmu pada hari ini" Kembali kakek itu tertawa terbahak-bahak setelah mendengar ucapan tersebut. "Lohu paling benci dengan segala macam permainan rendah dan busuk seperti ini. maka sengaja kuampuni jiwa mu sekali ini saja. berbicara dari perbuatan yang kalian lakukan. Mengapa tidak segara enyah dari sini? Apakah ingin menunggu sampai lohu yang menghantar keberangkatan kalian?" Meski suaranya halus namun memancarkan semacam kewibawaan yang membuat orang tak berani melanggarnya. tak akan seenteng ini yang bakal kuberikan" Berbicara sampai disitu. kemudian bentaknya lebih lanjut.Tiraikasih Website http://kangzusi. kakek itu baru mengalihkan sorot matanya dan mengawasi ketujuh orang pencoleng yang tergeletak ditanah lalu sambil mengibaskan senjata kebutannya. sebetulnya tak seorangpun tak boleh dibiarkan hidup. ketujuh orang pencoleng yang sedang merintih diatas tanah itu segera merangkak bangun kemudian dengan empat belas matanya yang memancarkan sinar takut bercampur merengek. tinggal seorang manusia berkerudung yang masih tetap tinggal disitu sambil mengancam: "Toaya tak akan melupakan peristiwa yang berlangsung hari ini dengan begitu saja. tinggalkan namamu. bila lain kali sampai terjatuh kembali ketangan lohu. . mereka bersama-sama mengawasi tubuh kakek tersebut. Hoan thian hui Ya Nu berangkat duluan disusul lima orang lainnya. tapi mengingat kalian belum melakukan kejahatan besar. masih berani berlagak sok pendekar" Seakan-akan memiliki kewibawaan yang luar biasa. ditatapnya ketujuh orang itu dengan pandangan tajam.

Tapi secara tiba-tiba dia menghentikan kembali gelak tertawanya. "Haaah.. siapakah gurumu?" "Guruku adalah Put gho chu. silahkan saja datang ke telaga Tong ting yu untuk mencari Heng see Cinjin. kemudian setelah melirik sekejap kearah pedang yang tersoreng dipunggung Suma Thian yu." Mengetahui kalau guru Suma Thian yu adalah Put Gho cu yang angkat nama bersamanya tak terasa Heng see Cinjin tertawa bergelak. kemudian selesai tertawa bentaknya dengan suara rendah. "Bocah. dia segera membalikkan badan dan segera melarikan diri terbiritbirit meninggalkan tempat itu. manusia berkerudung itu tak berani banyak berbicara lagi. lohu paling suka dengan manusia semacam kau. baik! Jika kau ingin membalas peristiwa hari ini. punya keberanian. Begitu mencapai permukaan tanah Suma Thian yu segera berkata dengan hormat: "Rupanya cianpwee. punya semangat." Mengetahui kalau kakek yang berada dihapannya kali ini adalah Heng see Cinjin yang nama besarnya sudah termashur dalam dunia persilatan sejak puluhan tahun berselang. katanya agak tercengang. sudah kau dengar namaku. dengan entengnya dia melayang turun di muka Heng see Cinjin. haaah.com/ "Bagus. sekarang kau sudah boleh keluar. maaf bila boanpwee punya mata tak berbiji. dari dalam hutan terdengar sesorang menyahut lantang: "Aku telah datang!" Sesosok bayangan manusia melayang keluar dari balik pepohonan.Tiraikasih Website http://kangzusi. Dari mana kau dapatkan pedang itu?" . Ternyata orang itu tak lain adalah si pendekar cilik Suma Thian yu. haaah. Memandang bayangan hitam yang semakin menjauh dari pandangan mata itu. Bocah." Baru selesai dia berkata. setelah berputar satu lingkaran diudara.." Heng see Cinjin segera tertawa terbahak-bahak”. Heng see Ciajin tertawa terbahak-bahak.

.. Heng see Cinjin segera duduk bersila dan mempersilahkan pula kepada Suma Thian yu untuk duduk.. sakit hati tenggelam ke dasar samudra." "Ehmm. mohon kau sudi memberi penjelasan" "Aaai.. Kit hong kiam Wan Liang. bagaimana dengan dia? Sekarang dia berada dimana?" "Dia seorang tua telah tiada..?" Selesai berkata." "Sudah mati?" paras muka Heng see Cinjin berubah hebat. "Aaai.. Heng see Cinjiu mendengarkan dengan seksama. kemudian katanya. kemudian secara ringkas mengisahkan pula apa yang telah dialaminya di perusahaan Sin liong piaukiok.com/ "Hadiah dari paman boanpwee.Tiraikasih Website http://kangzusi.kau tahu manusia macam apakah Bi kun lun Siau Wi goan yang menjadi musuh bebuyutannya paman Wan?" Suma Thian-yu menggelengkan kepalanya berulang kali. BoanPwee kurang jelas. Kemudian secara ringkas dia menceritakan kisah kematian Wan Liang yang mengenaskan itu kepada Heng see Cinjin.. sampai lama kemudian ia baru berusaha untuk menekan kesedihan yang mencekam dalam dadanya. kalau persoalan ini saja tidak kau pahami. "apa yang menyebabkannya kema tian-nya?" Begitu teringat dengan kematian paman Wan nya yang mengenaskan. titik air mata jatuh bercucuran membasahi pipinya. kau duduklah dulu.. sepasang mata Suma thian yu berubah menjadi merah padam. kemudian sambil mengdongakkan kepalanya dia menghela napas panjang. "Nak. akan kujelaskan semua perangai yang sebenarnya dan Siau Wi goan" . bagaimana mungkin fitnahan yang menimpa Wan Liang bisa terselesaikan dengan baik.siancay.. tiada saat untuk membuktikan kebersihan diri lagi" "Sungguhkah dugaan dari locianpwee itu? "Ehhmm .

lohu yakin usahamu itu pasti akan segera berhasil.com/ Suma Thian-yu segera duduk. lalu berkata.. Pada saat itulah mendadak ia teringat kembali dengan bencana yang menimpa perusahaan Sin liong piau kiok. orang yang hendak kau cari adalah pemimpin kalangan putih dari dunia persilatan dewasa ini. Melihat sikap Suma Thian yu yang murung dan penuh perasaan cemas. Suma Thian yu segera berpikir lagi didalam hati: "Menunggu kau menyelesaikan kata katanya. karena setelah Heng see Cinjin berkata demikian. "Nak. diam-diam Heng see Cinjin memuji atas kebesaran hati dan sifat kependekaran dari pemuda itu. tak usah kau pikirkan tentang masalah itu. bagaimana dengan keadaan di Sin liong piaukiok?" "Anak bodoh. dengarkan dulu perkataanku. seorang enghiong hohan dari dunia persilatan. apa sangkut pautnya persoalan ini dengan dirimu? Mereka amat membencimu sehingga kalau bisa makan dagingmu dan menghirup darahmu. sa yang Bi kun lun Siau Wi goan adalah seorang yang dianggap sebagai seorang Kuncu. bila kau berani mencarinya. toh perasaannya agak tenang banyak. buat apa kau mesti memper¬hatikan dirinya? " "Tapi. katanya sambil tertawa: "Bencana bisa dihindari.Tiraikasih Website http://kangzusi. Sudah pasti wan Kiam ciu si manusia tolol itu dapat dibantu" Mendengar ucapan mana. sudah pasti ia telah mengatur suatu rencana yang ma¬tang... mungkin Sin liong piaukiok sudah hancur menjadi puing-puing yang berserakan?" Walaupun dia berpikir demikian. buru-buru katanya: "Locianpwee. bagaimana dengan kekesalan? Nak. Sementara itu Heng see Cinjin telah memandang sekejap ke arah Suma Thian yu. berarti kau sedang menantang seluruh .. andaikata dia adalah musuh umum dari dunia persilatan saat ini..

Heng see Cinjin berhenti sejenak.com/ umat persilatan untuk berduel. kecuali kalau kau memiliki suatu kepandaian yang luar biasa" Berbicara sampai disitu. akibatnya tak bisa dibayangkan dengan kata-kata. tentu saja hal ini akan mempermudah dirimu untuk mempermudah dirimu untuk melaksanakan tugas tersebut" "Jadi locianpwee menganggap dia adalah seorang yang baik?" "Hanya bisa mengatakan demikian. manusia tak akan menangkan takdir.. harapan dari boauwe ini tak mungkin bisa terwujud. "tapi kalau sesuatu kejadian belum dibuktikan dengan mata kepala sendiri.Tiraikasih Website http://kangzusi. hal mana tak dapat diper caya dengan begitu saja" Suma Thian yu menjadi sangat gelisah. Hal 57 dan 58 hilang . Mendengar sampai disitu. asal kau dapat menemukan suatu bukti dari kejahatan yang telah dilakukan Siau Wi goan.?" "Aku rasa demikian. karena dia tidak mempunyai bukti yang menunjukkan kalau telah melakukan kejahatan" Suma Thian-yu merasakan hatinya sakit sekali. kebenaran pasti akan ditegakkan. kemudian melanjutkan : "Cuma. Suma Thian yu segera bertanya dengan perasaan gugup: "Kalau begitu. serunya lagi dengan cemas. katanya kemudian dengan cepat: "Dia adalah orang jahat! Dia adalah pemimpin dari rombongan penyamun berkerudung itu!" "Aku memang pernah mendengar berita tersebut" kata Heng see Cinjin hambar...

persoalanmu kali ini hanya ada rasa kejut tiada bahaya.haah. mari kita duduk dan menanti sejenak!" "Siapa mereka?" tanya Suma Thian yu dengan rasa keheranan.haah. dan katanya lagi: "Mereka segera akan datang. haah..com/ Suma thian yu seorang yang cerdas.mereka sudah datang. seru Suma Thian yu sambil bangkit dan mengucapkan rasa terima kasihnya. "Sebentar kau akan mengerti. kemudian ia segera tertawa terbahak-bahak. Melihat itu Heng see Cinjin segera berkata sambil tersenyum: "Orang yang baik selalu dilindungi Thian. untuk sesaat dia menjadi kebingungan setengah mati dan cuma bisa mengawasi kakek itu dengan wajah termangu.coba lihat..... "Haah... buat apa mesti terburu napsu?" Berbicara sampai disitu.. Heng see cinjin mengulapkan tangannya menyuruh dia duduk. "Haah. kecurigaan-nya lenyap. sepatah katapun tak sanggup diucapkan karena haru... kemurungan dan kekesalan yang semula menyelimuti wajahnya pun lenyap. dia awasi Heng See cinjin tak berkedip. mendengar perkataan itu. Heng see cinjin segera memasang telinga dan mendengarkan dengan seksama. cara kerja kedua orang setan cillk ini benar-benar cepat sekali!" Suma Thian yu tidak tahu permainan macam apakah yang hendak dilakukan Heng see cinjin ini. haah. dengan perasaan terima kasih. Heng see Cinjin segera menuding keatas tebing. lalu tertawa terbahak-bahak. semoga kau dapat maju dengan gagah berani....." "Terima kasih atas petunjuk dari cianpwee. bukankah mereka telah datang?" ..Tiraikasih Website http://kangzusi..

.Tiraikasih Website http://kangzusi. tugas yang dibebankan kepada kami telah diselesaikan. Dalam waktu singkat. muda mudi itu segera melayang turun ke tanah dan menyembah kepada Heng see Cinjin sembari melapor: "In su. mengikuti arah yang ditunjuk Heng see Cinjin. yang perempuan Thia Yong. tampak ada dua sosok bayangan manusia sedang meluncur mendekat dengan kecepatan luar biasa. ternyata ke dua orang itu adalah muda mudi yang berusia antara tujuh delapan belas tahun. oleh Heng see Cinjin mereka pun di bawa pulang kebukit Kun san dipelihara disana. dengan gusar Heng see Cinjin segera menegur sepasang muda mudi itu: "Bodoh! Bagaimana pesanku pada kalian? Masa urusan sekecil inipun tidak bisa dibereskan secara tepat? Begitu masih ingin membicarakan masalah besar lainnya? Ternyata sepasang muda mudi ini adalah murid kesayangan dari Heng see cinjin. Begitu mencapai diatas permukaan tanah. kedua orang itu sudah melayang turun disamping mereka. Oleh karena kedua orang itu mempunyai bakat yarg baik untuk berlatih silat.com/ Suma Thian yu segera berpaling.. sejak kecil kepandaian silatnya telah diberikan kepada mereka berdua. yang lelaki bernama Thia Cian. timbul perasaan sayang Heng see Cinjin kepada mereka. mereka adalah saudara sekandung. Sejak kecil dua saudara ini hidup sengsara karena di tinggal mati kedua orangnya. cuma sayang kami gagal untuk melindungi Mo im sin liong Wan Kiam ciu Wan cong piautau" "Apa? Wan congpiautau telah tertimpa suatu musibah?" Setelah menjerit kaget. Cukup dilihat dari gerakan tubuh mereka. dapat diketahui kalau kedua orang itu adalan jago-jago persilatan nomor wahid dari kolong langit. .

akhirnya diapun menyerahkan kedudukan ciangbun jin tersebut kepada Leng gho Cinjin. ilmu silatnya lihay sekali. sedangkan dia hambar akan nama dan kedudukan. semua orang menyebut mereka sebagai Thi pit suseng (sastrawan berpena baja) dan Toan im siancu. selain mengasingkan diri diapun memusatkan segenap perhatiannya untuk mendidik anak muridnya. dalam melindungi keselamatan jiwa Wan congpiautau. maka Sin Liong piauklok baru selamat dari jurang kehancuran" Suma Thian yu menjadi gelisah sekali setelah mendengar kalau Wan cong piantau menderita luka parah.Tiraikasih Website http://kangzusi. seringkali kedua orang bersaudara perguruan ini bentrok berselisih paham. tecu berdua memang tidak berkemampuan. dua bersaudara Thia segera menjadi tenar dan menggemparkan dunia persilatan. justru karena kami datang tepat pada waktunya. Berhubung adik perguruannya Leng gho Cin jin sombong dan kemaruk akan nama dan kedudukan. dengan cepat dia telah bertanya: "Apakah jiwanya terancam bahaya?" Jilid 9 : Mengusut pencoleng berkerudung Dengan cepat Thi pit suseng Thia Cian menggelengkan kepalanya berulang kali. Oleh karena itu. Sedangkan dia sendiripun berkelana dalam dunia persilatan. baru saja Thi pit suseng Thian Cian menyelesaikan kata-katanya. begitu terjun kedalam dunia persilatan.com/ Perlu di ketahui Heng see Cinjin adalah kakak seperguruan Leng gho Cinjin ketua partai Kun lun dewasa ini. . Sementara itu Thi pit suseng Tnia Cian sedang berkata dengan nada menyesal: "In su.

aku pasti akan menghadapi mereka sampai titik darah yang peng habisan" Setelah berhenti sejenak. lagi-lagi gerombolan penyamun kerudung!" gumam Suma Thian-yu seorang diri. begitupun lebih baik. kemarahan-nya makin membara. selama lohu masih hidup didunia ini. katanya kemudian: "Bajingan yang menggemaskan.. kalau tidak." Dalam pada itu. Tampaknya Heng see cinjin sudah mempunyai perhitungan dalam hatinya. bencana yang menimpa perusahaan Sin liong piaukiok tak akan berakhir sampai disini saja!" "Kenapa?" "Tecu mendengar ada seorang pencoleng berkerudung yang mengancam akan datang lagi sesaat sebelum meninggalkan tempat itu" "Sungguhkah perkataanmu itu?" tanya Heng see cinjin dengan perasaan terperanjat. tapi nampaknya memang terancam jiwanya" "Si tua bangka tolol dan bodoh itu sudah sepantasnya merasakan sedikit penderitaan.. ia berkata kemudian: "Sudah kuduga sejak semula.com/ "Sukar untuk diramalkan. terusnya. Toam im siancu Thio Yong yang berada disamping. telah menimbrung: "In su. tecu pun ikut mendengar ancaman tarsebut" sambung Thi pit suseng Thia Cian dengan cepat.Tiraikasih Website http://kangzusi. lama-kelamaan Sin liong piaukiok bakal dikuasahi pula oleh mereka. mana mungkin ia dapat membedakan yang baik dan yang buruk" Kemudian kepada Thi pit suseng Thia Cian kembali bertanya. "Cian ji. "Benar Insu. kalau tidak demikian. Paras muka Heng see cinjin segera berubah menjadi amat serius. siapakah yang telah melakukan pembantaian terhadap perusahaan pengawal barang itu?" "Tecu tidak tahu.. . konon mereka adalah segerombolan penyamun berkerudung" "Aaaah.

asal dia masih memiliki kemampuan maka dia bertekad hendak menyelamatkan bencana tersebut. Setelah Suma Thian yu mendengar pembicaraan mereka. entah bolehkah aku kesitu?" Heng see cinjin segera berpaling dan memandang sekejap ke arah Suma Thian yu dengan ramah. Maka kepada Heng see cinjin katanya." Mendengar perkataan itu. bila kau kembali kesitu maka hal mana hanya akan menambah kesulitan saja bagimu. kemudian sambil membalikkan badan dia balik ketempat semula. "Locianpwe. lalu ia balik bertanya: "Kau berani kesana?" "Berani saja. setelah terjadinya peristiwa yang menimpa mereka ini. terpaksa Heng see cinjin harus mengangguk untuk menyetujuinya. bagaimana sikap Mo im sin liong Wan Kiam cui terhadapnya.com/ "Anak Cian. sekalipun mereka menaruh kesalahan paham terhadap boanpwee. nak. tidak mungkin. ketahuilah kesalahan paham Mo Im sin liong Wan Kiam ciu terhadap dirimu sudah kelewat mendalam. . mereka semua mengetahui" "Kalau begitu aku bisa berlega hati. apakah orang-orang dari perusahaan piaukiok itu pada mengetahui kejadian ini?" "Yaa. hatinya merasa semakin gelisah. Suma Thian yu segera berpamitan kepada Heng see cinjin bertiga. tentu mereka akan bertindak lebih seksama dan waspada" gumam Heng see cinjin kemudian. memangnya mereka masih bisa membenci aku? Atau berbuat sesuatu yang tak menguntungkan bagiku?" "Soal ini sukar untuk dikatakan.Tiraikasih Website http://kangzusi. asal aku merasa tak pernah melakukan suatu perbuatan yang melanggar kebenaran. "Aah. sahutnya. aku ingin sekali pergi ke Sin liong piaukiok untuk melihat keadaan. hal mana juga tak menjadi soal" Melihat pemuda itu bersikeras hendak pergi juga. Suma Thian yu segera tertawa dengan penuh rasa percaya pada diri sendiri.

enam orang lelaki bersenjata golok dan tombak berdiri didepan pintu.. katakan kalau ada seorang manusia yang bernama Suma Thian yu ingin berbicara dengan Tio piautau" Salah seorang lelaki kekar itu melotot sekejap ke arah Suma Thian yu dengan gusar. mau apa kau balik lagi kemari?" Suma Thian yu semakin tercengang menyaksikan paras muka si Pena baja bsrcambang Tio Ci hui yang sangat aneh itu. "Tio toako. lelaki kekar itu telah muncul kembali diiringi oleh Pena baja bercambang Tio Ci hui. "Tio toako. ketika menyaksikan Suma Thian yu muncul dintu.. "Akan kulihat apakah kau masih punya nyawa untuk pulang kerumah nanti. lalu beireru denean gembira. "Hiante.com/ Waktu itu senja telah tiba. sahutnya. Begitu melihat kemunculan si Pena baja bercambang Tio Ci hui. mengapa kau? Kalau kulihat wajahmu yang murung dan suram... serentak mereka berteriak keras. seolah-olah dia menyimpan suatu kedukaan yang amat besar. Waktu itu pintu masih terbuka le¬bar.Tiraikasih Website http://kangzusi. mau apa kau datang kemari?" Suma Thian yu menjura dan tertawa. gumamnya kemudian.. dengan langkah cepat Suma Thian yu menyongsong kedatangannya. setelan menempuh perjalanan sekian waktu. "Setan cilik. tegurnya dengan nada hambar." Tak lama setelah masuk ke dalam. buru-buru tanyanya lagi dengan keheranan." Tampak paras muka Pena baja bercambang Tio Ci hui suram tak bersinar. akhirnya sampailah Suma Thian yu di depan perusahaan Sin liong piaukiok.. kota Hong ciu telah dipenuhi oleh cahaya lentera yang berwar na warni. ke mudian sambil berjalan balik kedalam ruangan. dia menanyakan spakah Wan Kiam ciu telah tewas karena luka dalam yang dideritanya. jangan-jangan telah terjadi sesuatu ditempat ini?" Maksud Suma Thian yu. "Harap toako suka melapor ke dalam. tapi si .

"Hiante. Dalam pada itu. serunya penuh kegusaran. kau bisa saja membohongi semua orang yang ada didunia ini.com/ Pena baja bercambang Tio Ci hui telah salah mengartikan sebagai kepura puraan anak muda itu dalam peristiwa penyerbuan musuh tangguh terhadap perusahaan mereka.Tiraikasih Website http://kangzusi. dia melewati sebuah tanah lapangan. buru-buru dia bertanya lagi: "Toako apa maksudmu?" Si Pena bajo bercambang Tio Ci hui melotot dengan penuh kegusaran. Sesudah melewati tanah lapang. serunya dingin. tapi sekarang mengapa dia malahan menghindarkan diri? Mungkinkah sampai sekarang mereka masih menaruh kecurigaan terhadap dirinya? Berpikir sampai disitu. Dengan penuh keheranan Suma Thian yu segera mengikuti pula di belakangnya masuk ke dalam perusahaan tersebut. dihadapan orang jujur tak usahlah berlagak. didalam anggapannya Bi hong siancu Wan Pek lan sepantasnya keluar untuk menyambut kedatangannya begitu mendengar akan kehadirannya. Pena baja bercambang membuka pintu pagar dan membawa Suma Thian yu masuk ke dalam. Kontan saja paras mukanya berubah hebat. "Mengapa kau tidak masuk dan melihat sendiri?" Selesai berkata dia lantas membalikkan badan dan berjalan masuk ke dalam. tampak olehnya mayat-mayat berserakan diatas tanah. rasa ingin tahu sudah timbul dalam hati kecilnya. tak seharusnya membohongi aku Tio Ci hui!" Suma Thian yu tertegun mendengar ucapan itu. si Pena baja bercambang Tio Ci hui yang barjalan didepan masih tetap membungkam dalam seribu bahasa. pemandangannya mengenaskan sekali. didepannya terbentang sebuah pagar bambu. . sekelompok penolong sedang mengobati kaum terluka yang tergeletak ditanah pula. Sementara itu. dalam keadaan seperti ini mau tak mau timbul juga kecurigaan di dalam hati Suma Thian yu.

seorang gadis cantik memunculkan diri. Dara manis tersebut tak lain adalah kekasih hati Suma Thian yu sendiri Bi hong sian cu (Dewi burung hong) Wan Pek lan. Menyaksikan paras muka Suma Thian yu berubah menjadi hebat. noda air mata masih menghiasi wajahnya. "Adik Lan. pintu kamar terbuka. Sepasang mata dara itu sudah berubah menjadi merah membengkak. sungguh mengibakan hati keadaannya. hatinya seperti ditusuk tusuk dengan pisau tajam.. Suma Thian yu segera berseru tertahan.Tiraikasih Website http://kangzusi. . kemudian ujarnya dengan sedih.. sakitnya bukan kepalang. katanya lebih jauh. membuat orang yang meman dang makin lama semakin kasihan. "Mau apa kau balik lagi kemari? Cepatlah pergi!" Ucapan tersebut bagaikan sebaskom air dingin yang diguyurkan keatas kepala Thian yu. Bi hong siancu Wan Pek lan tertawa dingin lagi. sampailah mereka didalam sebuah kamar tidur yang cukup besar dan luas. Begitu berjumpa gadis itu. Suma Thian yu terpaksa harus mengikuti di belakangnya dengan mulut membungkam Tak lama kemudian. kobaran api cintanya yang membara kontan berubah menjadi dingin dan mem beku. sedang dia sendiri masuk kedalam." Bi hong siancu Wan Pek lan segera menempelkan jari tangannya didepan bibir memberi tanda agar berbicara jangan keras-keras. Pena baja bercambang Tio Ci hui berpaling dan memerintahkan Suma Thian yu agar menunggu sebentar diluar.com/ Disitu merupakan sebuah kebun bunga setelah melewati sebuah jalanan kecil. Degan wajah serius Pena beja bercambang Tio Ci hui melanjutkaa perjalanannya masuk ke dalam. terbentang sebuah bangunan rumah yangmungil dan indah. Tak selang berapa saat kemudian.

.. Suma Thian yu segera memejamkan matanya rapat-rapat.. . apa maksudku memangnya tidak kau pahami? Kau angap aku Wan Pek lan merupakan seorang bocah yang buru berusia tiga tahun?" "Baik. dari dalam ruangan telah berjalan keluar Pena baja bercambang Tio Cu hui. segera teriaknya. dia merasa tak tega menyaksikan adegan semacam itu. Setibanya ditengah tanah lapang.lebar. paras mukanya pucat pias. Dengan cepat Pena baja bercambang Tio Ci hui telah merapatkan kembali pintu kamarnya. "Apa.. paras mukanya segera berubah hebat. katakan kepadaku berterus terang apa hubunganmu dengan manusia berkerudung itu?" "Tio toako. lalu memberi tanda kepada Suma Thian yu dan Bi Hong siancu Wan Pek Lan agar keluar dari sana.anjing geladak berwajah manusia berhati binatang. benarkah kau tidak memahami perasaan hatiku?" "Hmm.kau.. adik Lan. sebelum kau berbicara.com/ "Kau. Begitu membuka pintu lebar. dia lanas berteriak ke arab Suma Thian yu penuh ke gusaran: "Coba kau lihat! Perbuatan siapakah ini?" Suma Thian yu berpaling. kau anggap aku Suma Thian yu adalah seorang pencoleng?" Suma Thian yu balik bertanya dengan melotot... Baru saja Wan Pek lan hendak membantah. napasnya amat lemah dan keadaannya mengerikan sekali.. akupun tidak akan pergi! Akan kulihat bagaimana cara untuk mengusirku!" kata Suma Thian ya pula dengan wajah penuh kegusaran.Tiraikasih Website http://kangzusi.apa maksudmu berkata demikian? Kau. Pena baja bercambang Tio Ci hui baru berkata dengan suara dalam: "Thian yu.. kau telah berubah.. mau apa datang ke mari? Cepat enyah dari hadapanku!" Paras muka Suma Thian yu berubah membesi oleh ucapan tersebut.. ternyata di atas pemba ringan berbaring seorang kakek yang bertubuh penuh luka.

aku Suma Thian yu berani bersumpah kepada langit ba¬wa aku bukan manusia rendah yang terkutuk semacam itu.. malammalam meninggalkan surat diatas tiang bendera.bukankah mereka adalah tiga orang penjahat berkerudung? Bagus. hawa pembunuhan yang amat tebal telah menyelimuti seluruh wajahnya. hari ini aku datang demi keselamatan perusahaanmu. seolah-olah.com/ "Kalau bukan begitu. kalian salah paham.. paras muka Bi hong siancu Wan Pek lan pun berubah amat serius. tapi soal mau percaya atau tidak . perbuatanmu memang bagus sekali sengaja bertarung melawan manusia berkerudung. Menyaksikan kesemuanya itu. bukankah sama artinya dengan kau menilai orang mengguna kan hati picik seorang siaujin" "Thian yu. Apa lacur.Tiraikasih Website http://kangzusi. mengapa kau datang untuk melakukan penyelidikan lagi?" "Melakukan penyelidikan?" Suma Thian yu membentak semakin gusar. Tanpa terasa dengan kepedihan yang amat tebal dia mengalihkan sorot matanya ke wajah Bi hong siancu Wan Pek lan. dengan ucapan toako tersebut. Suma Thian yu menghela nafas panjang. dia ingin mencari tahu perasaan hatinya lewat wajah gadis itu. lalu purapura berkelahi melawan Boan Thian hui dan akhirnya merayu nona Wan. sepasang matanya melotot amat besar. "Seorang tokoh silat yang lihay" "Hmm. "Thio toako. dari apa yang telah diucapkan ia dapat menarik kesimpulan kalau Pena baja bercambang Tio Ci hui pun menaruh kesalahan paham kepadanya. tampaknya semua peristiwa tersebut telah kau atur secara sempurna sekali!" Tak terlukiskan pedihnya hati Suma Thian yu setelah mendengar perkataan itu. ketika kau dikerubut dan melarikan diri. kepada Pena baja bercambang Tio Ci hui katanya: Tio toako. siapa yang telah menolong dirimu?" tanya Pena baja bercambang Tio Ci hui lagi penuh kegusaran.

dendam sakit hati ini lebih dalam dari samudra. lebih baik Thian yu mohon diri saja lebih dahulu" Selesai menjura dalam-dalam. tapi tinggalkan dulu selembar jiwamu. Suma Thian yu segera menengadah dan tertawa terbahak bahak. bayar dulu selembar wajah ayahku!" bentak si nona gusar. suaranya pilu dan memedihkan hati.. dia membalikan badan dan siap meninggalkan tempat itu. "Tunggu sebentar!" tiba-tiba Bi hong siancu Wan Pek lan membentak dengan nyaring.Tiraikasih Website http://kangzusi. setelah memandang sekejap kedua orang itu.. mencorong sinar tajam yang menggidikan hati dari balik matanya. Mendengar perkataan tersebut. bila ingin merenggut nyawaku. seakan-akan dia hendak mengeluarkan semua ke sedihan. silahkan saja turun tangan" Kemarahan Bi hong siancu Wan Pek lan benar-benar telah memuncak. dengan kening berkerut dan tertawa dingin tiada hentinya dia berseru: "Boleh saja kalau ingin pergi. Selesai tertawa dia melotot besar.com/ terserah kepadamu. membunuh ayah merupakan suatu peristiwa yang besar. "Ada urusan apa? Nona Wan?" Suma Thian yu segera berpaling. kemurungan dan kekesalan yang mencekam dalam dadanya. Ketika Bi hong siancu Wan Pek lan mendengar Suma Tbian yu merubah panggilan kepadanya sebagai "nona Wan" perasaan yang tak puas itu semakin memuncak hawa amarahnya berkobar. kemudian tanpa mengucapkan sepatah katapun . tanpa berpir panjang lagi dia meloloskan pedangnya.!" "Tinggalkan selembar jiwamu?" Suma Thian yu balik bertanya dengan keheranan. dia berkata: Thian yu sudah lama tidak memikirkan soal mati hidupku lagi. mengapa? "Mengapa? Hmm.

tanpa memungut kembali pedangnya.com/ dia melepaskan sebuah tusukan kilat keulu hati anak muda tersebut. hal ini dirasakan lebih memenuhi harapannya. lalu membuang pedang itu ketanah. aku akan menggunakan waktu untuk membuktikan kebersihanku!" Kemudian tanpa menggubris diri Pena baja bercambang Tio Ciu hui lagi. dia lantas membalikkan tubuhny dan berjalan pergi dari sana.. Sesudah menghela napas panjang. dia memejamkan matanya menantikan saat kematiannya tiba. Pena baja bercambang Tio Ci hui juga telah bersiap untuk berteriak.. Suma Thian yu berdiri tegak dengan wajah tenang. pergilah kau! Mulai detik ini Sin liong piauktok tidak mengharapkan kehadiranmu disini!" Seusai berkata. dia lantas membalikan badan dan berlalu dari situ. Disaat yang amat kritis itulah mendadak Bi hong siancu Wan Pek lan menarik kembali serangannya. dengan air mata bercucuran membasahi pipinya. dengan wajah murung dan sedih dia berkata... apalagi kalau bisa mati di ujung pedang kekasihnya. Dengan sepasang mata berkaca-kaca Suma Thian yu memperhatikan bayangan punggung Bi hong siancu Wan Pek lan hingga lenyap dari pandangan mata. dia pun membalikkan badan menuju kepintu gerbang. kemudian tanpa berbicara apa-apa.Tiraikasih Website http://kangzusi. Tampaknya ujung pedang Bi hong Siancu Wan Pek lan segera akan menyentuh dada Suma Thian yu. harap tunggu sebentar!" Suma Thian yu berpaling dan menyahut pelan "Toako. ia ingin mati saja daripada dituduh melakukan perbuatan yang tak benar. . Pena baja bercambang Tio Ci berkata sedih: "Hiante. Pada saat itulah. "Engkoh Yu. emas murni tidak takut dibakar. Oleh karena itu. perasaan hatinya waktu itu sangat kalut. terhadap datangnya ancaman tersebut dia bersikap seakanakan tidak melihat.

Dengan membawa perasaan kesal... sampai akhirnya sambil berjalan dia me nangis tiada hentinya. Berjalan seorang diri di tengah keheningan malam. dia membayangkan pula tragedi yang menimpanya hari ini. ada kalanya ingin mengakhiri hi¬dupnya. teringat orang tua sendiri. suasana amat sepi... kala itu rembulan telah bersinar ditengah awang-awang. tiba-tiba ia menghembuskan napas panjang. karena hingga kini dia masih belum dapat membuktikan manusia macam apakah Suma Thian yu itu. tak kedengaran sedikit suarapun. Suma Thian yu bagaikan seorang pelancong yang sedang menikmati keindahan malam tapi siapa pula yang bisa menduga bagaimana kah perasaan hatinya waktu itu.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ Melihat bayangan punggung Suma Thian yu yang semakin menjauh. Tatkala bayangan punggung Suma Thian yu telah lenyap dari pandangan-nya. dia teringat akan rumah. meski demikian dia boleh cukup berbangga hati Sebab yang paling berharga dan paling mulia bagi seseorang yang hidup didunia ini adalah dipercayai orang dengan perasaan yang tulus.. Ada kalanya dia ingin sekali menangis sepuas-puasnya. apa lagi kalau baru saja mengalami suatu percobaan hidup yang berat. Pena baja bercambang Tio Ci hui mmerasakan suatu kekosongan dan kesedihan yang mencekam perasaan-nya.. Sudah barang tentu tak terkecuali pula bagi Suma Thian yu. Makin di pikir rasa sedihnya makin memuncak...? Manusia paling gampang berkhayal bisa berada seorang diri. tapi bila teringat sakit .. Ia merasa sedih sekali.. masgul dan murung. lalu berguman: "Entah orang lain menganggap kau sebagai penjahat. asal usulnya serta paman Wan. pelan-pelan Suma Thian yu berjalan meninggalkan perusahaan Sin liong piaukiok. hening. meninggalkan kota Heng Ciu. aku Tio Ciu hui masih tetap mempercayaimu sepanjang masa" Sayang Suma Thian yu sudah tidak mendengar perkataan itu lagi.

membelah kegelapan malam yang mencekam. dia segera memeriksa dengan seksama. berjalan melalui sawah dan menuju ke sebuah dusun yang jelek dan miskin. berarti dapat menghilangkan kecurigaan yang mencekam hatinya. . Ternyata anjing itu sudah memuntahkan darah hitam yang kental dan bau busuk. Seekor anjing berwarna kuning lari keluar dari dusun dan pelan-pelan menghampiri Suma thian yu. lambat laun diufuk timur pun secerca cahaya. dia melanjutkan per jalanannya kedepan.Tiraikasih Website http://kangzusi. ia sudah mati dalam keadaan yang mengerikan. dengan langkah tegap dia berjalan kemuka. Suma Thian yu segera merasakan semangatnya kembali berkobar. Akhirnya sinar matahari yang berwarna keemas-emasan pun memandar keempat penjuru dan menyinari seluruh jagad. mendadak kaki depannya menjadi lemas. Berhasil menemukan orang itu. langkahnyapun makin lama makin cepat. semua kesedihan segera berubah menjadi amarah. lalu setelah menghela napas dan menggelengkan kepalanya berulang kali. tubuhnya segera berguling ke atas tanah. Suma Thian yu amat terperanjat. Suma thian yu telah menuruni bukit. Kokokan ayam bergema dikejauhan sana. Bi kun lun (kun lun indah) Siau wi goan. Maka. dapat pula membalaskan sakit hati paman Waa nya. Begitu teringat akan Bi kun lun Siau wi goan. diapun teringat akan manusia berhati binatang. tapi apa yang kemudian terlihat membuatnya tertegun. Ketika tiba dihadapan Suma Thian yu.. Suma Thian yu berjalan menghampiri.. Ujung dari kegelapan adalah terbitnya fajar. dendam keluarga belum terbalas. tapi sesaat yang paling gelap.com/ hati pamannya Wan nya yang belum terbalas.

Waktu itu. Bila terjadi suatu peristiwa aneh. tapi disini tak nampak sesosok bayangan manusiapun. hening seperti kuburan. Suma Thian yu melangkah lebih jauh ke dalam gedung itu. Rasa tegang yang semula mencekam Suma Thian yu segera lenyap tak berbekas. anjing buas itu sudah meraung keras kemudian roboh tergeletak keatas tanah. dia men coba untuk mengawasi lebih seksama. belum lagi berapa latakah. kembali tampak olehnya seekor anjing buas menerjang keluar dari balik pintu sebuah gedung. keadaannya persis anjing pertama. tenaga dalamnya disalurkan dan bilamana perlu dia hendak membunuh anjing tersebut. tapi bila terjadi untuk kedua kalinya. jelas kejadian mana bukan terjadi tanpa sebab. Suma Thian yu tertegun dan segera menyingkir ke samping jalan sambil mengawasi anjing itu lekat-lekat. kejadian yang pertama mungkin saja merupakan suatu kebetulan. tapi apa yang kemudian terlibat membuatnya menjerit kaget. Tampak anjing buas itu memantangkan mulutnya lebarlebar dan menerjang ke depan Suma Thian yu dengan ganasnya. Siapa tahu. suasananya begitu mengerikan membuat bulu kuduk orang pada bangun berdiri saja. di tepi jalan ditemui sesosok mayat . belum lagi mencapai berapa kaki. ternyata anjing buas itu sudah mati dengan darah me ngalir keluar dari ke tujuh lubang indranya.com/ Belum lagi berjalan empat langkah. Dengan cepat Suma Thian yu menerjang masuk kedalam gedung Itu. seakan-akan disitu sudah tidak berpenghuni lagi. seharusnya merupakan saat orang bangun tidur. mau tak mau Suma Thian yu harus bersiap siaga menghadapi segala kemungkinan yang tak diingin kan. "Aaaaah!" "Apa yang telah dilihatnya?" Seluruh gedung dalam keadaan sepi.Tiraikasih Website http://kangzusi. Berada dalam keaadaan seperti ini.

berhentilah kau. ada yang laki... bisa dibayangkan bagaimanakah pe rasaan Suma Thian yu sekarang..!" Suma Thian yu tercekat sesudah mendengar seruan itu. Sebagai pemuda yang cerdas.com/ membusuk yang terkapar disitu. keadaannya sangat mengerikan. Ternyata apa yang dilihat didalam ruangan itu hanya penuh dengan mayat yang bergelimpangan dimana-mana. tapi bisa diduga olehnya bahwa semua anggota perkampungan telah dibantai orang secara keji. buru-buru dia menghampiri kamar yang terdekat. Di alam semestakah? Atau di nerakakah tempat pembantaian yang kejam dan tak berperi kemasiaan? Sejak dilahirkan di dunia ini. Mendadak terdengar suara orang terbatuk-batuk. ia betul-betul tak tega untuk mendongakkan kepala. Siapakah orang-orang itu? Siapa pula pembunuhnya? Apa sebabnya orang-orang itu terbunuh? Mengapa pembunuhnya begitu kejam dan tak berperi kemanusiaan? Setelah menjumpai persoalan sebelumnya. keadaannya mengeri kan sekali.Tiraikasih Website http://kangzusi. . Tanpa berpikir panjang lagi. entah bagaimanapun dia tak tega untuk memandang lebih jauh. ada yang tua.. tangannya dipakai untuk menutupi wajahnya. sekali lagi ia menjerit kaget. tapi begitu dibuka. ada yang muda. Menyusul kemudian seseorang berseru dari belakang: "Kau. usus dan isi perutnya telah berhamburan keluar. suma Thian yu segera dapat merasakan gejala yang tak beres disitu. dia merasa seakan-akan muncul segulung hawa dingin yang merembas melalui punggungnya dan terus naik keatas. belum pernah Suma Thian yu mengalami kejadian yang begitu mengenaskan. ada pula yang perempuan. "Aaaah!" Buru-buru dia mengundurkan diri dengan wajah memucat. dia sepera membalikan badan dan lari keluar dari situ.berhenti!. kini dihadapkan pula dengan adegan seram seperti itu.

sekelompak manusia... "Sungguh menggemaskan.. air mata darah jatuh berlinang membasahi pipinya. kemudian katanya. apa yang sebenarnya telah terjadi?" Kakek sekarat itu menggerakan kelopak matanya. mereka telah pergunakan cara yang keji dan ter kutuk ini untuk membunuhi kami rakyat jelata yang tak pandai bersilat. Setelah mendapat bantuan tenaga dari sianak muda itu..membunuh seluruh ang... tak sepotong suarapun yang sempat dilontarkan.. waktu itu dia sedang menggape dengan lemas. sekalipun mereka berbutat demikian. kesegaran kakek sekarat itu su dah berubah membaik.. kontan bulu kuduknya pada bangun berdiri lantaran kaget. sekujur badan kakek itu bergoncang keras lalu menjerit.com/ Dengan cepat dia membalikan badannya..." Ketika berbicara sampai disitu..... buru-buru Suma Thian yu membimbing kakek itu dan menempelkan telapak tangannya dipunggungnya. seolah-olah napasnya hampir putus.. Begitu rasa kagetnya berhasil dikuasahi.." Ketika berbicara sampai disitu.. . sungguh menggemaskan.. Ternyata didepan pintu kamar kedua telah berdiri seorang kakek berjubah hitam yang berambut panjang dan berwajah penuh darah. cepat beritahu kepadaku. sekujur badannya gemetar keras.ini.Tiraikasih Website http://kangzusi. kobarkan sedikit semangatmu.telah .. sorot matanya yang sayu dan tak jauh dari kematian memandang lurus tewajah Suma Thian yu tanpa berkedip.manusia berkerudung tee.. dengan suara parau dia berbisik. hanya gara-gara sebutir mutiara.anggota perkampungan ii. tampak dia berpaling dan memperhatikan Suma Tbian yu sekejap. "See. tapi.. mulutnya ternganga lebar.. pelan-pelan Suma Thian yu berjalan kedepan.memm. lalu menyalurkan hawa murni untuk menunjang hidup kakak itu. lalu sambil memayang kakek itu tanyanya: "Lotiang.

waktu itu tengah hari baru saja lewat.com/ "Lepaskan tanganku. . Dia membaca doa dengan hormat. Untuk kesekian kalinya Suma Thian yu menyaksikan sesosok nyawa meninggalkan raga nya. buru-buru dia berusaha untuk memayangnya kembali. sampailah Suma Thian yu di kota Tiang an. Ia merasa teka-teki ini baru bisa dipecahkan bila dia berkunjung sendiri kekota Tiang an dan menjumpai Siau Wi goan. mengapa orang-orang itu membantai rakyat tak bersalah yang tinggal dalam perkampungan tersebut hanya gara gara sebutir mutiara saja? Sampai dimanakah pentingnya mutiara itu? Serentetan pertanyaan yang penuh kecurigaan dan tanda tanya itu membentuk sebuah simpul mati didalam benaknya.Tiraikasih Website http://kangzusi. tapi kakek itu sudah roboh. Kakek itu berseru terahan. kemudian membalikkan badan dan beranjak pergi. ia berusaha untuk mencari tahu siapa otak yang mendalangi organisasi perampok berkerudung tersebut. dengan cepat Suma Thian yu berhasil menemukan alamat yang di cari tersebut. Suatu hari. Sesudah menanyakan alamat Bi kun lun Siau wi goan dari orang jalan. tak terlukiskan perasaan pedih yang men cekam perasaannya ketika itu. Suma Thian yu amat terperanjat. Ia pun tak habis mengerti. manusia yang berlalu lalang ditengah jalan bagaikan ikan yang berenang dalam sungai. Suma Thian yu merasakan hatinya bertambah berat. dia segera melepaskan cekalannya.. nyawanya sudah me layang meninggalkan raganya. sekarang ia lebih bertekad lagi untuk mencari Bi kun lun Siau Wi goan dan membalas dendam. aku amat kesakitan!" Agak tertegun Suma Thian ya selelah mendengar ucapan tersebut. lalu memuntahkan segumpal riak kental bercampur darah.. Ketika meninggalkan dusun kecil itu.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Pendekar besar yang memimpin dunia persilatan baik untuk golongan putih maupun golo ngan hitam ini berdiam diujung gang Li gi keng, dikedua belah sisi pintu gerbang terbentang dinding pekarangan raksasa yang sangat tinggi dan kekar, sepasang singa batu besar berada ditepi pintu, bangunannya mentereng, gayanya penuh wibawa. Setelah lama berdiri di depan pintu gerbang seorang lelaki kekar baru munculkan diri dan merghampiri Suma Thian yu sambil menegur. "Engkoh cilik, apakah kau sedang mencari orang?" "Betul, aku hendak menyambangi Siau tayhiap" jawab Suma Thian yu dengan sopan. Mengetahui kalau Suma Thian yu hendak me nyambangi majikannya,tanpa terasa lelaki itu memperhatikan tamunya sekejap lagi, ia mera sa pemuda ini gagah perkasa, tampan dan kekar, ia lantas tahu kalau orang itu bukan manusia sembarangan. Maka sambil tersenyum katanya lagi. "Engkoh cilik, ada urusan apa kau mencari Siau tayhtap?" "Tolong saudara sudi melaporkan, katakan saja aja seorang dari luar desa she Suma yang ingin menyambangi" Lelaki berpakaian ringkas itu segera mengiakan dengan sopan, lalu masuk ke dalam. Sementara itu, Suma Thian yau sedang berpikir didalam hati: "Kalau dilihat dari sikap centengnya yang sopan santun dan tahu peraturan, orang tidak akan mengira kalau Siau wi goan adalah seorang manusia bengis yang berhati buas, lebih baik aku menggunakan tata kesopanan lebih dulu sebelum menggunakan kekerasan, kemudian baru me mutuskan menurut situasi" Sementara dia masih termenung, lelaki berpakaian ringkas itu sudah munculkan diri, setelah menjura dalam-dalam kepada Suma Thian yu, katanya: "Majikan kami mempersilahkan engkoh cilik masuk!"

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Kemudian dengan sikap yang amat menghormat, dia mempersilahkan tamu untuk masuk. Setelah mengucapkan beberapa patah kata merendah, Suma Thian yu baru mengikuti lelaki itu masuk keruang dalam. Sepanjang jalan, yang di jumpainya hanya jago-jago persilatan saja, ketika orang- orang itu menjumpai kehadiran Suma Thian yu, hampir rata-rata menunjukkan wajah tertegun. Menanti Suma Thian yu sudah lewat, mereka baru berbisik bisik membicarakan peristiwa tersebut. Suma Thian yu berlagak seolah olah tidak merasa, bahkan dihati kecilnya sempat memuji Bi kun lun Siau Wi goan yang pandai menjamu tamunya. Lelaki kekar itu mengajak Suma Thian yu menusuki ruangan tengah, tepat di muka ruangan tergantung sebuah papan nama terbuat dari kayu yang bertuliskan: "JIN HONG LIU WAN" Artinya: Perbuatan bajik sampai di mana-mana. Selain hurufnya terbuat dari emas, gaya tu lisan-nya yang juga kuat bertenaga, tampaknya di tulis oleh seorang kenamaan. Suma Thian yu mendongakkan kepalanya memandang sekejap, kemudian baru mengikuti lelaki itu menuju ke ruang dalam. Sesaat sebelum melangkah masuk ke ruang tengahv mendadak sorot matanya melintas di atas wajah lelaki setengah umur yang duduk di kursi utama itu, hatinya kontan tertegun, Pe kiknya kemudian di hati. Kenal amat wajah orang ini! Bukankah dia adalah... ehmm, betul! Yaa dialah orangnya! Benar benar memang dia" Rupanya setelah melihat wajah lelaki setengah umur yang duduk dikursi utama itu tiba-tiba saja dia teringat dengan manusia berkeru dung yang kain kerudungnya kena disingkap itu, kedua-duanya berparas tampan dan gagah, sekarang Suma Thian yu merasa teka-teki mana betul-betul sudah terbongkar.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Dalam pada itu, lelaki setengah umur tadi sudah meninggalkan tempat duduknya seraya menjura, kemudian sambil tertawa terbahak-bahak dia berkata. "Haaahhh...haaahhh...haaahhh keda tangan Suma siauhiap di rumahku benar-benar merupakan suatu kehormatan, silahkan duduk! Silahkan duduk !" Seorang pelayan segera datang menghidangkan air teh dan dipersembahkan kehadapan Suma Thian yu. Sedang anak muda itu diam-diam berpikir. "Sesudah datang kemari, aku harus bersikap sewajar mungkin coba kulihat permainan busuk apakah yang hendak mereka gunakan" Maka tanpa sungkan diapun duduk, lalu setelah menerima cawan air teh, katanya kepada lelaki setengah umur itu sambil tersenyum. "Secara kebetulan aku lewat sini, sudah lama ku dengar akan kebajikan Siau tayhiap, itulah sebabnya sengaja aku berkunjung kemari" "Aaah, mana, mana" Bi kun lun Siau Wi goan tersenyum, "siauhiap terlalu memuji, Wi goan tak lebih cuma seorang kuli silat yang kasar, aku tidak memiliki kebajikan apa-apa, un tuk pandangan siauhiap tersebut, Wi goan mengucapkan terima kasih lebih dulu" Kemudian setelah berhenti sejenak dan memandang sekejap sekeliling arena, katanya le¬bih jauh. "Kunjungan Suma siauhiap benar-benar merupakan suatu kejadian yang luar biasa, marilah kuperkenalkan dengan saudara-saudara lain yang berada disini" Mula-mula dia perkenalkan kepada Suma Thian yu lebih dahulu, setiap ucapan maupun sikapnya amat menyanjung dan menghormati Suma siauhiap, walaupun Suma Thian yu juga tahu kalau lawan adalah seorang yang pandai bicaramanis, tetapi manusia memang seorang makhluk yang aneh. Meski Suma Thian yu tahu kalau dia sengaja disepak, namun dalam hati kecilnya justru merasa puas sekali.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Selesai memperkenalkan Suma Thian yu kepada rekanrekannya, kemudian Siau Wi goan pun memperkenalkan empat orang tamu yanfcg berada di sekeliling tempat itu. Orang pertama adalah seorang tosu tua berjenggot merah yang berusia tujuh puluh tahunan, dia adalah guru Bi Kun un Siau Wi qoan yang disebut Leng gho Cinjin, menjabat pula sebagai ciang bunjin partai Kun lun. Orang kedua adslah seorang perempusn muda berusia dua puluh lebih, tiga puluh kurang. Bi kun lun Siau Wi toan hanya mengatakan dia she Ho bernama Hong, tanpa memperkenalkan gelarnya. Namun Suma Thian yu cukup mengenali perempuan itu sebagai murid ketiga dari mayat hidup Ciu Jit bwee yang berjulukan Yan tho hoa(Bunga tho indah). Orang ke tiga berwajah tampan dan gagah, dia bernama Cun gan siu cau (sastrawan berparas ganteng) Si Kok seng. Suma Thian yu merasa amat menaruh hati terhadap pemuda ini sejak pandangan yang pertama, diapun paling menaruh kesan baik kepadanya. Orang yang diperkenalkan paling akhir adalah seorang kakek berbaju sastrawan, ternyata dia seorang ahli ilmu pedang yang paling top dari partai Tiam cong yang disebut orang It ci hoa kiam (pedang bunga satu huruf) Yu-Liang gi. Setelah mengucapkan kata-kata sungkan, suasana dalam ruangan pun bertambah luwes, karena diantara ke empat orang itu Suma Thian yu hanya menaruh kesan baik terhadap Cun gan siucay Si Kok seng, maka dia pun lantas bertanya kepadanya. "Saudara Si, boleh aku tahu nama gurumu?" Melihat pertanyaan dari Suma Thian yu amat kasar, mulamula Cun gan siucay Si Kok seng agak tertegun, kemudian sahutnya: "Sejak kecil aku gemar belajar ilmu silat, tiap sampai di suatu tempat akupun mempela jari semacam kepandaian, itulah sebabnya se tiap orang yang pernah memberi pelajaran

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

ke padaku kuanggap sebagai guruku, Suma siuahiap coba bayangkan saja, bagaimana caraku untuk menjawab pertanyaanmu itu?" Suma Thiauyu terpaksa mengiakan dan tidak bertanya lebih jauh. Pada saat itulah, Bi kun lun Siau Wi goan baru bertanya kepada Suma Thian yu: "Siauhiap, tolong tanya ada urusan apakah kau berkunjung kemari?" Tanpa berpikir panjang, Suma Thian yu segera menjawab: "Aku memang mempunyai beberapa persoalan yang ingin ditanyakan kepada Siau tayhiap, hanya tak kuketahui apakah Siau tayhiap bersedia untuk membertahukan kepadaku atau tidak?" Diam-diam Bilun lun Siau Wi goan agak terkejut setelah mendengar perkataan itu, kemudian iapun tertawa terbahakbahak. "Ha ha ha ha ha......boleh, tentu saja boleh, kita toh bukan orang luar, apapun yang ingin siauhiap tanyakan, harap ditanyakan secara blak-blakan. "Siau tayhiap, tahukah kau kalau barang kawalan dari perusahaan Sin liong piaukiok telah dibegal orang?" Siau Wi goan pura pura terkejut, sambil menggeleng tanyanya: "Aaaah...... Wi goan tak tahu akan berita ini, tolong tanya kapan dibegalnya?" Meskipun orang tak mau mengaku, Suma Thian yu juga tak sampai mengumbar amarahnya, dia berkata lebih jauh: "Kalau begitu, tentu saja Siau tayhiap juga tak tahu bukan jika Wan cong piautau telah menderita luka parah dan jiwanya terancam mara bahaya: Sebelum Bi kun lun Siau Wi goan sempat menjawab, It ci hoa kiam Yu Liang gi dari Tiam cong pay yang berada disisinya telah menimbrung:

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

"Hei, ucapan siauhiap tersebut seakan-akan membawa nada teguran, apakah kau menaruh curiga kalau Siau tayhiap tersangkut dalam pe ristiwa ini?" Bi kun lun Siau Wi goan segera tertawa terbahak-bahak. "Ha ha ha ha ha......ucapan saudara Yu kelewat berat, selama ini Wi goan tak pernah menuduh orang dengan kata yang bukan-bukan apalagi siauhiap toh bertujuan baik!" Sampai disitu dia lantas berpaling kearah Suma Thian yu sambil bertanya. "Benarkah Wan congpiautau telah terluka parah dan jiwanya terancam? Aaai....siapakah telah turun tangan sekeji itu terhdapnya?" "Konon segerombolan perampok berkerudung jawab Suma Thian yu langsung dan tanpa berusaha untuk merahasiakan. Paras muka Bi kun lun Siau Wi goan berubah amat serius setelah mendengar perkataan itu, katanya kemudian: "Oooh, rupanya perbuatan dari perampok berkerudung! Ehmm, Wi goan memang sudah lama mendengar orang bilang kalau dalam du nia persilatan telah muncul suatu organisasi besar semacam ini, selain jejaknya sukar di buntuti, cara kerjanya pun bersih tanpa me ninggalkan jejak, sayang Wi goan tak berhasil menyelidiki sarang mereka." Berbicara sampai disini, ia sengaja bertanya kepada gurunya Leng gho Cinjin: "Suhu, pernahkah kau mendengar hal ini?" Leng gho Cinjin segera manggut-manggut. "Yaa, dengar sih pernah dengar, hanya tak pernah kujumpai saja orangnya." Rasa curiga timbul kembali dalam hati Suma Thian yu, bila berbicara soal tampang Bi kun lun Siau Wi goan, dia jujur dan gagah, caranya berbicara sopan dan tahu tata cara, tidak gampang marah, pada hakekatnya boleh di bilang berhati bajik. Tapi, kenyataan sudah terbentang didepan mata, pesan paman Wan sebelum ajalnya serta peringatan dari Heng si

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Cinjin, semuanya mengatakan Siau Wi goan sebagai pentolan perampok. Dengan kejadian tersebut, Suma Thian yu menjadi serba salah dan tak tahu apa yang mesti dilakukan. Mendadak satu ingatan melintas didalam benaknya, ia teringat pula akan pembantaian brutal yang terjadi dalam dusun kecil gara-gara sebutir mutiara itu, ia bertekad untuk mencari kesimpulan dari persoalan mana melalui jejak mutiara itu. Maka diapun mengalihkan pokok pembicaraan ke soal lain, pertanyaan tersebut tak pernah diajukan lagi, justru hal mana sangat ber kenan dihati Bi kun lan, semua pertanyaan segera dijawab bahkan sikapnya bertambah luwes dan halus. Malam itu, Suma Thian yu diminta oleh Siau goan untuk tetap tinggal disana seusai per jamuan, Siau Wi goan menitahkan kepada Cun pan siucay Si Kok seng untuk menemani Suma Thian yu berjalan-jalan menikmati keindahan alam. Diam-diam Suma Thian yu merasa amat girang, sebab dia menganggap hanya dengan ber buat demikianlah ia bisa mempelajari situasi gedung keluarga Siau sambil sekalian mencari tahu kabar berita tentang mutiara tersebut. Kedua orang itu berjalan, menuju kelapangan, tiba-tiba Suma Thian yu bertanya: "Saudara Si, apakah kau dengar kalau ada semacam benda mesttka yang telah munculkan diri?" "Apakah kitab pusaka? Kitab pusaka tanpa kata?" Cun gan siucay Si Kok seng balik ber tanya. "Bukan, bukan benda itu, tapi mestika lain-nya?" "Aku belam pernah mendengarnya, Suma siauhiap, dapatkah kau memberitahukan kepadaku?" "Konon didalam dunia persilatan telah muncul sebutir mutiara Ya beng cu yang tak ternilai harganya" "Mutiara Ya beng cu?" ulang Si Kok seng dengan terperanjat", kapan munculnya?"

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

"Sudah muncul, dan kini sudah dirampok oleh perampok berkerudung!" sambil berkata Suma Thian yu melirik sekejap kearah Si Kok seng dengan ujung matanya. Tampak paras muka Si Kok seng berseri, kontan ia mendamprat: "Perampok sialan, tampaknya gerak gerik mereka sudah makin merajalela." Dan pembicaran tersebut, Suma Tbian yu tahu kalau lagilagi dia kebentur dinding alias gagal total, sekalipun ditanyakan lebih jauh juga tak akan menghasilkan apa- apa, maka ia pun mengurungkan niatnya semula. Mereka berdua segera melanjutkan perjalanannya, mengajaknya pergi ketempat itu. Dilihat dari sini, dapat ditarik kesimpulan kalau Bi kun lun Siau Wi goan benar-benar se orang manusia yang sangat licik dengan tipu muslihat yang berbahaya, itu berarti dia harus selalu berwaspada terhadap dirinya. Tapi, justru karena soal ini pula Suma Thian yu jadi lebih bertekad untuk membongkar teka teki itu sehingga tuntas dan terungkap seluruhnya. Begitulah, sambil berbincang bincang sambil berjalan-jalan, makin berbicara makin cocok rasanya, sehingga hampir boleh dibilang masing-masing pihak merasa sayang karena baru berjumpa sekarang. Suatu ketika, Si Kok seng mohon diri lebih dulu untuk kembali kekamarnya. kini tinggal Suma Thian yu seorang. Kesempatan semacam ini boleh dibilang merupakan sebuah peluang yang baik sekali, ketika Suma Thian yu menyaksikan didepan sana terdapat cahaya yang memancar keluar dari sebuah ruangan, tanpa sadar ia berjalan meng hampiri ruangan itu. Tapi, ketika ia baru melangkah naik keatas anak tangga, mendadak dari balik ruangan, terdengar seorang perempuan sedang berteriak minta tolong: "Tolong, tolong! Oooh.....tolooong"

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Suma Thian yu amat terperanjat sesudah mendengar teriakan itu, sifat pendekarnya seperi timbul, dengan cepat dia lari menghampiri mulut jendela. Tapi pada saat yang bersamaan, dari belakang tubuhnya berkumandang suara tertawa di ngin, lalu seseorang menegur: "Bocah keparat, rupanya kau adalah pencoleng yang bekerja diwaktu malam." Agak tertegun Suma Thian yu mendengar seruan itu, cepat dia membalikkan badan, entah sedari kapan dua orang kakek telah ber diri dibelakang tubuhnya sedang mengawasi kearahnya penuh kegusaran. Suma Thian yu sangat gelisah, ia tahu kalau pihak lawan salah paham, maka ujarnya: "Kalian berdua salah paham, cepat! Pencolengnya masih berada didalam, mari kita tengok bersama-sama!" "Heeh...heeh...heeh...bocah keparat, kau tak usah berlagak pilon lagi" jengek kedua orang kakek itu sambil tertawa seram, dengan mata kepala sendiri lohu melihat kau berbuat terkutuk, sekarang masih ingin mungkir lagi? Hayo jalan! Segera menjumpai majikan!" Seraya berkata dua orang itu satu dari kiri yang lain dari kanan segera bertindak hendak menggusur dengan kekerasan. Suma Thian yu merasa tak pernah melakukan perbuatan salah, diapun tak takut mengha dapi tuan rumah, maka serunya dengan dingin. "Tak usah merepotkan kalian, aku masih mempunyai kaki untuk berjalan sendiri" Mendengar itu, dua orang kakak tersebut segera berjalan satu di muka yang lain dibelakang dan menggusur Suma Thian yu menuju ke ruang tengah. Diluar dugaan, ruangan tengah sudah hadir banyak orang, tapi tidak kelihatan Bi kun lun dan Cun gan siucay dua orang. Begitu Suma Thian yu muncul dalam ruangan depan, dari balik ruangan segera muncul Leng gho Cinjin. Jenggot merahnya yang panjang tampak bergerak tanpa hembusan angin, mukanya diliputi hawa pembunuhan, begitu

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

berjumpa dengan Suma Thian yu, ia segera menggebrak meja sambil memaki: "Anjing keparat, tak nyana tampangmu ganteng tapi nyatanya seorang Cay hoa cai (pen jahat pemetik bunga), padahal tuan rumah bersikap cukup baik terhadapmu" Begitu dilihatnya situasi, tidak beres, buru-buru Suma Thian yu memantah. "Locianpwee, kau telah menaruh kesalahan paham terhadapku, aku Suma Thian yu bukanlah manusia rendah seperti apa yang kau tu-duhkan, harap lakukan pemeriksaan lebih dulu dengan seksama" Leng gho Cinjin sama sekali tidak menggubris ucapan itu, begitu Suma Thian yu selesai bicara, kontan dia membentak dengan gusar. "Kentut anjing! Semua fakta sudah ada didepan mata, kau anggap pinto menuduh tanpa dasar?" Berbicara sampai disitu, dia lantas menitahkan orang untuk mengundang Bi kun lun Siau Wi goan dihalaman belakang. Setelah itu makinya lebih jauh. "Bocah keparat, apa yang hendak kau katakan lagi? Peraturan rumah tangga yang berla ku disini amat ketat, dengan dosa yang kau lakukan tiada ampun lagi bagimu. Sekarang cepat kau kutunggi lengan kananmu sendiri kalau tidak, jangan harap kau bisa tinggalkan rumah keluarga Siau pada hari ini barang setengah langkah pun" Setelah menyaksikan keadaan yang terbentang didepan mata, terutama sikap lawan yang tidak mencari tahu lebih dulu siapa salah siapa benar, Suma Thian yu segera sadar, dia mengerti kalau dirinya sudah terjebak ke dalam perangkap musuh yang licik. Maka sambil membusungkan dada, ujarnya dengan wajah bersungguh sungguh. "Locianpwee, berulang kali kau menuduh Thian yu sebagai manusia berdosa, bahkan pe nyesalanpun tak diberi, tampaknya hal ini me rupakan sebagian dari rencana keji yang telah kalian persiapkan. Hmm! Dihadapan orang jujur lebih

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

baik tak usah berbohong, bila ingin beradu kepandaian, Suma Thian yu tak akan berkerut kening" "Haah...haah...haah... punya semangat punya keberanian, pinto paling suka dengan pemuda semacam ini" Dia sepera memberi tanda, It ci hoa kiam (pedang bunga satu huruf) Yu Liang gi dari partai Tiam cong segera melompat ke hadapan Suma Thian yu, lalu berkata. "Lohu ingin mencoba sampai dimanakah kehebatan ilmu pedangmu!" Sementara berbicara, pedang yang digembolnya segera diloloskan dari sarung. Suma Thian yu mendengus dingin, tiba-tiba dia mencabut keluar pedang Kit hong kiamnya dari sarung, cahaya biru yang menyilaukan mata segera memancar keempat penjuru. Begitu melihat pedang mestika yang berada ditangan anak muda itu, kontan saja It ci hoa kiam Yu Liang gi menjerit kaget. "Haah....? Kit hong kiam....?" Jeritan tersebut segera memancing perhatian segenap orang yang hadir didalam ruangan itu, serentak semua orang mengalihkan sorot mata nya keatas pedang mestika ditangan Suma Thian yu. Leng gho Cinjin turut tertawa seram sesudah menyaksikan kemunculan pedang Kit hong kiam tersebut, segera jengeknya. "Heeh...heeh...heeh...rupanya kau adalah murid pencoleng, tak heran kalau kaupun manusia bajingan, kawan-kawan, ringkus bangsat kecil ini!" Bagaikan segerombol kawanan lebah, kawanan jago yang berada dalam ruangan segera mengurung Suma Thian yu ditengah arena. Tapi, pada saat itulah It ci hoa kiam Yu Liang gi membentak dengan suara lantang. "Harap tunggu sebentar saudara sekalian, berilah kesempatan buat aku orang she Yu untuk mencoba sampai

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

dimanakah kelihayan dari ilmu pedang Kit hong kiam hoat yang menggetarkan dunia persilatan itu!" Oleh bentakan mana, serentak semua jago mundur satu langkah ke belakang, namun mereka tidak mengendorkan posisi pengepunggannya. Kemarahan yang berkobar didalam dada Suma thian yu waktu itu ibaratnya gunung berapi yang meletus, sekarang ia sudah mengerti kenapa paman Wan nya sampai dituduh yang bukan-bukan oleh orang lain, hal mana menambah berkobarnya api kemarahan dalam dadanya. Dengan jurus Tui huang wang gwat (mendorong jendela melihat rembulan), pedang kit hong kiamnya melepaskan sebuah tusukan ketubuh It ci hoa kiam, tapi baru sampai di tengah jalan mendadak berganti jurus menjadi gerakan Gwat gi seng sia (rembulan bergeser bintang berpindah), kali ini dia tusuk tenggorokan orang dengan kecepatan bagaikan anak panah yang terlepas dari busur. Walaupun dua jurus serangan yang berbeda namun bergabung menjadi satu, dibalik serangan-nya terdapat perubahan kosong yang merupakan tipuan yang tak terduga sebelumnya. Dalam partai Tiam cong, It ci hoa kiam Yu liang gi terhitung juga pedang paling top, selain lihay dalam limu pedang, orangnya juga licik dan pintar. Sekarang, ia harus tercekat perasaannya se telah menyaksikan dua serangan Suma Thian yu yang dilancarkan dalam satu gerakan bersama, buru-buru kaki kirinya bergeser, pedang nya diputar mengikati gerakan badan. Kali ini secara hebat ia berhasil membendung jurus serangan pertama dari Suma Thian yu, lalu mengikuti gerakan mana dengan jurus Hong Ki im yong (angin berhembus awan meng gulung) dia ciptatan pelbagai lapis bunga pe dang untuk mengurung sekujur tubuh lawan. Tiba-tiba Suma Thian yu berpekik panjang, pedangnya berubah menjadi Lui tian ciau kat(guntur dan petir

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

bersusulan), secepat sambaran kilat, dia tembusi lapisan pedang Yu liang gi dan langsung menusuk ke ulu hatinya. Kekuatan mereka berdua boleh dibilang seimbang, sulit untuk membedakan mana yang ampuh dan mana yang lemah, sebab disatu pihak merupakan jagoan kenamaan dari partai Tiam cong, dilain pihak merupakan ahli waris dari Wan tayhiap. "Taaang ...! mendadak terdengar suara senjata tajam yang saling beradu, cahaya pedang ditengah arena segera lenyap tak membekas, lalu bayangan manusia melintas, Suma Thian yu telah melompat keluar dari arena pertarungan. Maai, maaf.....ujarnya sambil menjura dan senyuman menghiasi ujung bibirnya. Pada mulanya It ci boa kiam Yu Liang gi masih merasa kebingungan dan tidak habis mengerti menunggu ia menggerakan lengannya dan sepotong kain bajunya tahu-tahu terlepas dari lengan dan jatuh ketanah, ia baru tahu apa yang telah terjadi. Dengan wajah merah padam karena jengah, It ci hoa kiam Yu Lianeg gi menundukan kepalanya rendah-rendah dan segera mengundurkan diri dari arena pertarungan. Leng gho Cinjin tidak menyangka kalau Yu Liang gi sebagai seorang jago pedang kenamaan bisa menderita kalah di tangan seorang pemuda ingusan yang baru terjun kedunia persilatan. Rasa malu bercampur gusar segera berkecamuk menjadi satu dalam benaknya, kepada kawanan jago yang lain, dia berseru. "Saudara-saudara sekalian, hayo turun tangan dan bekuk bajingan muda itu...!" Pada saat itulah, mendadak dari sudut berkumandang suara pekikan panjang yang nyaring, ketika,semua orang berpaling tampaklah Bi kun lun dengan membawa Cun gan siu cay melangkah masuk kedalam arena. Suasana diarena segera menjadi gempar, mereka seolah-olah sudah lupa dengan perintah yang diturunkan Leng gho Cinjin semula. "Setelah

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

melangkah masuk kedalam arena, Bi kun lun Siau wi goan segera menghardik semua orang agar jangan ribut, kemudian dengan senyum dikulum dia menjura kearah Suma Thian yu sambil memohon maaf: "Suma Siauhiap, semua kesalahan Wi goan, tidak sepantasnya kuterbitkan begini banyak kesulitan bagimu, salah paham-salah paham se muanya ini hanya suatu kesalahan paham belaka. Kemudian setelah tertawa nyaring, katanya lebih jauh. "Harap kau sudi memaklumi, andaikata sihian le tidak pergi memberi kabar kepadaku, mung kin bencana yang bakal terjadi akan besar sekali. haaa...haah...haaahh...." Rasa benci Suma thian yu benar-benar sudah merasuk ketulang sum-sum, bagaimanapun penjelasan dari Bi kun lun, tak mungkin bisa meredakan rasa rasa ketidak puasannya. Tampak dia menarik kembali pedangnya, lalu berpamitan pada Bi kun lun Siau Wi goan. "Atas pelayananmu yang baik, aku tak akan melupakan untuk selamanya. Biarlah aku mohon diri lebih dulu, untung masa mendatang masih panjang, biarlah kebaikanmu itu kubayar dikemudian hari saja." Kemudian setelah mengucapkan pula beberapa parah kata perpisahan dengan Cun gan siu cay Si Kok seng, dia membalikkan badan siap meninggalkan tempat itu. Siapa tahu kawanan jago liehay yang mengepung di sekeliling tempat itu masih menghadang jalan pergi Suma Tbian yu, mereka dengan sorot mata yang merah membara karena amarah menatap anak muda itu lekat-lekat, seakanakan mereka adalah sekelompok ular berbisa yang siap memagut..... Melihat hal itu, Suma Thian yu tertawa dingan sambil mendongakan kepalanya dia menerjang maju terus kedepan. Tiba-tiba dari muka sana muncul seorang kakek kurus ceking bermata tikus berhidung elang yang menghadang jalan perginya dengan golok dilentangkan didepan dada, lalu menegur.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

"Bocah keparat, tempat ini bukan tempat yang bisa diganggu seenaknya, boleh saja bila kau ingin meninggalkan tempat ini, tapi ditinggalkan dulu sedikit tanda mata, congkel lebih dulu kedua biji matamu, kemudian baru pergi" "Haaahh...haaaha...haaaha...kau ingin mencongkel mataku...? Huuuh, jangan mimpi" Suma Thian yu tertawa tergelak. Kakek ceking itu semakin melotot dengan buas, goloknya diangkat siap membacok. Tapi saat itulah kembali Bi kun lun Siau wi goan membentak keras. "Saudara Cian, jangan bertindak gegabah, biarkan saja dia pergi!" Buru-buru kakek ceking she Ciang itu menarik kembali goloknya, setelah melotot sekejap kearah suma Thian yu dengan angkuh, dia mundur selangkah seraya berkata. "Hmm, enakan keparat ini!" Suma Thian yu berjalan kehadapannya, lalu tertawa angkuh pula. "Maaf!" katanya. Seusai beikata dia lantas melangkah pergi dari situ, Suma Tbian yu memang bernasib jelek, berulang kali dia harus dituduh orang ka rena salah paham, rasa pedih yang mencekam perasaannya betul-betul tak terlukiskan dengan kata-kata. Sekarang ia sudah menaruh perasaan muak yang amat sangat terhadap dunia yang sangat indah ini. Belum jauh meninggalkan kota Tiang an, bintang sudah bertaburan diangkasa, kegelapan malam telah menyelimuti seluruh jagad, orang yang berlalu lalang dijalan semakin sedikit. Dalam keadaan seperti inilah mendadak dari arah belakang ber kumandang suara derap kaki kuda yang ramai, suara tersebut kedengarannya janggal sekali dalam suasana begini. Lambat laun suara derap kaki kuda itu semakin mendekat, Suma Thian yu tahu kalau dibalik kesemuanya itu pasti ada

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

sesuatu yang tak beres. Diam-diam dia menghimpun tenaganya sambil bersiap-siap siaga menghadapi se gala kemungkinan yang tak di inginkan. Pada saat itulah, suara bentakan nyaring telah berkumandang lagi dari belakang. Suma Thian yu mengira Bi kun lnn Sian Wi goan telah melakukan pengejaran dari belakang, hawa pembunuhan segera menyelimuti seluruh wajahnya, dengan cekatan dia meloloskan pedang Kit hong kiam yang tersoren di-punggung seraya membalikkan badan, kemudian menghadang jalan pergi pendatang tersebut ditengah jalan. Tak berapa saat kemudian, dari depan sana muncul lima ekor kuda jempolan yang di larikan kencang kencang, penunggangnya adalah perampok perampok berkerudung hitam. Kalau tidak melihat masih mendingan, begitu menyaksikan kemunculan kawanan pencoleng tersebut, kontan saja amarahnya berkobar, dia berpekik panjang, suaranya menggaung jauh ketengah udara dan menggetarkan seluruh pepohonan yang tumbuh di sekeliling tempat itu. Tampak tubuhnya melejit ketengah, pedang Kit hong kiamnya menciptakan segulung kabut pedang berwarna putih, lalu menyergap kelima orang penunggang kuda berkerudung itu. Tindakan gegabah semacam ini sebetulnya merupakan pantangan yang paling besar bagi umat persilatan, sesunguhnya Suma Thian yu pun memahami akan hal ini, tapi... bagaimaaa mungkin dia bisa membendung rasa mangkel dan kobaran amarah yang telah dipendamnya selama banyak tahun? Tindakan mana rupanya diluar dugaan kelima orang penunggang kuda berkerudung itu, meski tugas mereka kali ini adalah menyergap Suma Thian yu, namun mereka tidak berharap terjadinya pembunuhan yang tak berarti. Tapi sekarang, setelah menyaksikan Suma Thian yu muncul bagaikan malaikat yang datang dari kahyangan, serentak lima

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

orang itu membentak pendek, kemudian bagaikan ledakan mercon, mereka menyusup keempat penjuru untuk menyelamatkan diri. Terdengar suara ringkikan kuda yang meloloskan senjata tajam masing-masing. Sebenarnya Suma Thian yu mengharapkan suatu hasil yang baik dalam gebrakan yang pertama, tapi begitu gagal dengan serangan yang pertama, tubuhnya ikut melayang turun keatas tanah, dengan cepat dia dikepung kelima orang pencoleng berkerudung itu dari empat penjuru. 0ooo0 Jilid 10 Terdengar dia mendengus dingin, dengan sorot mata memancarkan cahaya tajam, bentaknya sembari menggertak gigi: "Apakah kedatangan kalian berlima untuk merenggut nyawa sauya? Turutilah nasehatku, sipat ekor dan pulang saja kerumah dengan tenang, laporkan kepada Siauw Wi goan, begitu aku orang she Suma berhasil menemukan bukti yang nyata, pasti akan kubasmi keluarga Siau dengan darah" Baru selesai dia berkata, terdengar orang yang berada di paling depan telah tertawa dingin tiada hentinya. "Hehehehe....bocah keparat, tinggalkan pedang mestika milikmu, kalau tidak hari ini ditahun depan adalah hari ulang tahun kematian mu yang pertama!" Suma Thian yu segera menyodorkan pedang Kit hong kiamnya kedepan setelah mendengar perkataaa itu, katanya sambil tertawa angkuh: "Nih, sauya persembahkan dengan kedua belah tanganku, ambillah sendiri!" Ketika manusia berkerubung tersebut menyaksikan perbuatan lawannya, dia masih mengira Suma Thian yu benarbenar berhasrat untuk menyerahkan pedang itu kepadanya, ia lantas maju beberapa langkah kedepan siap menerima sodoran mana.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Tiba-tiba Suma Thian yu membentak nyaring: Sambutlah!" Pedangnya meluncur kedepan seperuti anak panah yang terlepas dari busurnya, pedang Kit hong kiam tersebut langsung menyambar kewajah penjahat berkerudung itu. Meryusul gerakan mana seluruh tubuh Suma Thian yu ikut pula menerjang maju kemuka. Tampaknya pedang itu segera akan menyambar ditubuh lawan, manusia berkerudung itu menjerit kaget, buru-buru dia berkelit kesamping. Disaat yang amat singkat inilah Suma Thian yu menggerakkan tangannya untuk membacok pergelangan tangan lawan sambil membentak. "Tinggalkan dahulu lenganmu!" Menyusul jeritan ngeri yang memilukan hati, seperti burung yang kena bidikan saja, manusia berkerudung itu melejit kebelakang. Sayang tubuhnya sempoyongan beberapa langkah, setelah itu roboh terjengkang ke tanah dan tak sanggup berdiri lagi. Diatas tanah tinggal sebuah lengan yang terpaksa, darah kental membanjiri permukaan tanah dan menyusup ke dalam. Setelah berhasil meraih kemenangan dalam pertarungan pertama, kemarahan Suma Thian yu agak mereda, dia memandang sekejap manusia berkerudung yang terpapas lengannya itu, kepada keempat orang rekan-nya ia berseru sambil tertawa dingin. "Siapa lagi yang ingin maju untuk mengantar kematian?" Ketika mendengar tantangan tersebut, keempat orang manusia berkerudung itu serentak mengayunkan goloknya dan maju menerjang dari empat penjuru, dilihat dari gerakan tubuh mereka, jelas kalau orang-orang itu adalah jagoan kelas satu dalam dunia persilatan. Kendatipun demikian, Suma Thian yu yang bernyali besar sama sekali tak memandang sebelah matapun terhadap mereka.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Dia berdiri dengan segenap perhatiannya dihimpun menjadi satu, ditunggunya sehingga senjata tajam ke empat orang itu hampir mengenai tubuhnya.... Disaat yang amat kritis itulah tiba-tiba dari balik keheningan berkumandang suara bentakan gusar yang amat nyaring: "Mundur!" Menyusul kemudian, terlihat sesosok bayangan hitam meluncur datang secepat sambaran kilat dan langsung menyerbu ke dalam arena pertarungan. Mendengar bentakan tersebut, keempat manusia berkerudung itu segera mengundurkan diri dan memberi sebuah jalan lewat. Pendatang itu menancapkan kakinya ditanah setelah pencoleng-pencoleng berkerudung itu mengundurkan diri, begitu sampai dia lantas menegur: "Suma siaubiap, Wi goan telah datang terlambat, kau tidak terluka bukan?" Ketika Suma Thian yu mendongakkan kepalanya, dia segera mengenali orang itu sebagai Bi kun lun Siauw Wi goan, maka dengan perasaan mendongkol sahutnya: "Terima kasih atas bantuan yang datang tepat pada waktunya, Siau tayhiap, mengapa ke datanganmu begitu kebetulan?" Ucapan mana mengandung maksud ganda, dia menuduh Bi kun lun lah yang telah bermain gila secara diam-diam. Bi kun lun Siau Wi goan berlagak seolah-olah tidak mendengar, bukan saja tidak gusar, malahan tertawa seram. "Suma siauhiap, tampaknya kesalah pahamku terhadap Wi goan sudab kelewat mendalam! Ketahuilah semua persoalan yang ada didunia ini tak akan terungkap sebelum peti mati di buka, aku Wi goan betul-betul bermaksud baik kepadamu, tapi nyatanya malah mendapatkan kesalahan paham belaka, padahal orang-orang ini sama sekali tak ada sangkut pautnya dengan Wi goan!"

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Padahal penjelasan dari Bi kun lun Siau Wi goan tersebut berlebih-lebihan sehingga tak ubahnya seperti menampar mulut sendiri. Suma Thian yu merasa geram sekali setelah mendengar perkataan itu, tapi justeru karena demikian, dia semakin merasa yakin kalau Bi kun lun Siau Wi goan adalah seorang pentolan pencoleng yang licik dan sangat berbahaya. Menghadapi manusia semacam ini, jalan yang terbaik adalah menjauhi dan jangan sampai terkena pelet, kalau tidak maka akibatnya sukar dibayangkan mulai sekarang, Suma Thian yu adalah seorang manusia yang cerdas dengan bakat yang luar biasaa, sekilas pandangan saja dia sudah dapat menduga sampai kesitu, maka sambil tertawa dingin katanya: "Kalau mememang begitu, akulah yang kelewat curiga, terima kasih atas bantuanmu, biarlah kubayar dikemudian hari saja" Selesai berkata dia lantas ber berjalan melalui sisi Bi Kun lun Siau Wi gon dan berlalu dari situ.. Belum lagi dua langkah, mendadak dari belakang punggungnya berkumandang datang suara desingan angin pukulan yang sangat kuat langsung menyergap jalan darah Pek hwee hiat di punggungnya. Sebenarnya Suma Thian yu berprinsip sebelum berhasil memegang bukti yang nyata tentang kejahatan yang telah dilakukan Bi kun lun Siau Wi goan, dia enggan untuk ribut atau bentrok dengan manusia tersebut, apa lagi kalau sampai terjadi bentrokan secara kekerasan. Orang bilang: Cocok atau tidaknya seserang dalam pergaulan ditentukan dalam sepa tah kata, dia tahu banyak berbicara dengan manusia licik hanya akan mendatangkan kesulitan dan kerugian bagi dirinya sendiri, oleh sebab itu dia berusaha menjauhi. Maka sambil menahan rasa mangkel dalam hatinya, dia siap berlalu meninggalkan tempat itu.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Siapa sangka disaat dia membalikkan badan siap meninggalkan tempat itu, tiba-tiba dari belakang punggungnya mendesing datang segulung hawa pukulan yang langsung menyergap jalan darah Pek hwee hiat di belakang benaknya... Dalam perkiraan Suma Thian yu, serangan terkutuk yang rendah dan tak tahu malu itu dilakukan Bi kun lun Siau Wi goan, saking gemasnya sepasang gigi sampai saling bergerutukan keras. Cepat-cepat ia menghimpun tenaga dalam ajaran pamannya Kit hong kiam kek Wan Liang yakni ilmu Jiong goan sim hoat untuk me lindungi seluruh badan, setelah itu telapak tangannya didorong keatas menyongsong datangnya serangan pembokong itu. Dan begitu merasa kalau serangannya sudah dihadapi, Suma Thian yu segera bergeser kekiri lalu berputar dengan ujung kaki sebagai as untuk berganti arah, himpunan tenaga dalam yang telah dipersiapkan ditangan kanan itu secepat kilat dibabat kebelakang menghantan tubuh musuhnya, sementara tubuhnya turut berputar pula menangkis, berputar dan menyerang yang dilakukan Suma Thian yu meski panjang untuk diceritakan, padahal ketiga macam gerakan itu dilakukan hampir pada saat yang bersamaan. Menanti dia sempat melihat jelas paras muka lawannya, orang itu sudah kena terhajar oleh serangan dahsyatnya itu sampai mencelat sejauh satu kaki lebih dan jatuh tak sadarkan diri dengan sikap terlentang. Diluar dugaan ternyata orang itu bukan Bi kun lun Siau Wi goan seperti apa yang diduga semula melainkan seorang pencoleng berkeru dung kain hitam. Selama hidup Suma Thian yu paling benci dengan perbuatan menyergap yang dilakukan dari belakang, kemarahannya segera berkobar, sambil membentak tubuhnya menerjang kearah pencoleng berkerudung yang sudah tergeletak itu siap melakukan pukulan yang mematikan.

Tiraikasih Website http://kangzusi.com/

Bi kun lun Siau Wi goan sendiri berdiri termangu-mangu disitu tak tahu apa yang meski dilakukan. Dalam situasi seperti ini, keadaannya yang paling mengenaskan, mau turut campur tak bisa, tidak turut campur bagaimana? Dalam pada iiu, tiga orang manusia berkendung lainnya jaga tak berani bertindak secara sembarangan karena kehadiran Siau Wi goan disitu, terpaksa mereka harus mengorbankan jiwa rekannya tanpa bisa berbuat banyak. )o(X)o( TAMPAKNYA kepalan sakti dari Suma thian yu segera akan menghantam diatas kepala pencoleng berkerudung itu, serentak semua orang memejamkan matanya rapat-rapat karena tak tega menyaksikan peristiwa yang amat mengerikan itu. Pada dasarnya Suma Thian yu memang berhati welas kasih, begitu muncul keinginan-nya untuk mengampuni jiwa orang, ia lantas tak tega untuk melanjutkan niatnya semula untuk melakukan pembunuhan. Dari serangan memukul segera diubah menjadi serangan mencakar.... Kraaas!" terdengar suara kain yang robek, akhirnya kain kerudung hitam orang yang terluka itu terbakar dan muncullah raut wajah aslinya. Manusia berkerudung yang terobek kain kerudungnya adalah seorang kakek kurus ceking bermata tikus berhidung elang, dia tak lain adalah kakek ceking yaug telah menghadang jalan pergi Suma Thian yu ketika berada di tanah lapang gedung keluarga Siau tadi. Setelah mengetahui siapa gerangan orang yang dihadapi, Suma Thian yu segera tertawa seram "Haaah...haah....haaah, nampaknya aku Suma Thian yu memang tidak salah melihat orang" Kemudian sambil mengangkat tangan kakek ceking itu, ujarnya lagi kepada Bi kun lun Siau Wi goan dengan lantang:

mukanya pucat pasi seperti mayat. akan tetapi memandang keadaan si kakek kurus yang kempas-kempis dengan lemah. agaknya tidak enteng luka yang diderita olehnya. sementara sinar matanya memancarkan cahaya kebuasan yang membuat anak muda itu terkesiap dan segera menghimpun tenaganya bersiap siaga menghadapi segala kemungkinan yang tidak diinginkan Kasihan kakek bertubuh kurus berhidung elang itu. Dia gelisah karena jejaknya ketahuan dan kuatir Suma Thian yu membocorkan rahasia tersebut keluar sehingga mempengaruhi nama baiknya dikemudian hari. bukankah orang ini adalah anak buahmu?" Dikala Suma Thiar yu merobek kain kerudung orang itu itu tadi. harap Suma sauhiap jangan marah. kuperiksa orang ini dengan seteliti mungkin" Sembari berkata dia berjalan mendekati Suma thian yu. Bi kun lun Siauw Wi goan telah berjalan menuju ke hadapan Suma Thian yu. keparat tua ini adalah tamu yang datang menyambangi Wi goan kemarin.com/ "Siau tayhiap. dalam sekilas pandangan saja dapat diketahui bahwa luka dalam yang dideritanya cukup parah. sambil menghindarkan diri dari tanggung jawab sahutnya: "Tentu saja kenal. sungguh tak kusangka dia adalah seorang manusia berhati keji. Bi kun lun Siau Wi goan sudah meraia gelisah bercampur gusar. berarti jaraknya dengan kematian pun tidak jauh.Tiraikasih Website http://kangzusi. dia segera berseru sambil menggelengkan kepalanya berulang kali. dia sudah jatuh tak sadarkan diri. "Kalau dilihat keadannya yang begitu lemah. Dia marah karena kakek itu sudah merusak rencana yang telah disusunnya dengan susah payah. Apalagi sesudah mendengar pertanyaan dari Suma Thian yu ibaratnya orang yang langsung mengorek luka dalam tubuhnya. benar-benar tak sedap perasaannya ketika itu. seorang komplotan dari perampok berkerudung yang kejam itu. Tanpa terasa timbul niat jahat didalam hatinya. lebih baik dibunuh saja!" Sudah barang tentu Suma Thian yu tak ingin memberi kesempatan kepada Bi kun lun untuk menghilangkan saksi .

buruburu ia turut mengejar sambil berteriak: "Suma siauhiap. ia sama sekali tidak terpengaruh oleh ucapan mana. baru saja dia berusaha untuk mencegah perbuatnya itu. Bi kun lan Siau Wi goan menjadi gelisah." Namun Suma Thian yu berlagak seolah olah tidak mendengar. "Hmmm. bagai anak panah yang terlepas dari busurnya. "Craaap! Menanti Thian yu memeriksa kembali. musuh yang kabur jangan dikejar. mendadak terasa cahaya perak berkelebat lewat lalu. harap tunggu sebentar. Ternyata perbuatan tersebut hasil perbuatan dari tiga orang perampok berkerudung yang lain. Melihat itu. secepat kilat dia menyusul dibelakang kawanan perampok berkerudung tersebut. pasti akan kukuliti tubuhnya kemudian kucincang badan nya" Pelan-pelan Suma thian yu membalikan badannya lalu menatap sekejap wajah Bi kun lun Siau Wi goan dengan wajah diliputi hawa pembunuhan.Tiraikasih Website http://kangzusi. Suma Thian yu menjadi teramat gusar. Sementara itu. bila mereka sampai terjatuh kembali ke tangan Wi goan dikemudian hari. ia lepaskan cekalannya terhadap kakek ceking itu kemudian membalikkan tubuhnya.com/ hidup ini. Bi kun lun Siau Wi goan telah menyusul pula ke situ. terdengar ia berkata: "Suma Siauhiap. terlalu keenakan kawanan . tak sempat memberi kabar kepada Bi kun lun lagi. Tapi ke empat perampok berkerudung tadi sudah melarikan diri dan lenyap dari pandangan mata. saat itu ketiga orang perampok berkerudung tadi telah menggotong rekannya yang terluka dan melarikan diri menuju kehutan. Atas peristiwa ini. Suma Thian yu tidak rela membiarkan kawanan penjahat tersebut melarikan diri. di atas dada kakek ceking itu sudah menancap sebatang peluru perak sepanjang empat inci yang menembusi tubuh tersebut. dia segera menggerakan tubuhnya.. malah dia mempercepat gerakan tubuhnya menyusul sampai di tepi hutan.

kesabaran orang ada batas-batasnya.. tindakanmu itu benar-benar tak bisa dimaafkan. Tahukah apa sebabnya orang ini selalu bersabar dan berusaha keras untuk menghindari suatu bentrokan secara langsung dengan Suma Thian yu. sekarang memang tak perlu kau akui. Sekalipun demikian...Tiraikasih Website http://kangzusi.. bagaimana kalau dari ke lima kuda jempolan yang tertinggal ini Siauhiap hanya membawa pulang empat ekor dan tinggalkan seekor untukku?" Bi kun lun Siau Wi goan menjadi teramat gusar setelah mendengar perkataan itu.. "Siauhiap.? Sebab dia kuatir jejak dan rahasianya ter bongkar.aku rasa dihati masing-masing sudah mempunyai pandangan sendiri.. dengan nada berat dia segera menegur: "Apa-apaan kau ini? Apakah kau mencurigai aku punya hubungan dengan kawanan perampok berkerudung itu? Bila siauhiap tetap tak bisa memahami kenyataan yang sebenarnya... sindiran dan ejekan Suma thian yu yang dilontarkan berulang kali membuat seorang manusia yang tak berperasaan akan ... niscaya semua rahasianya bakal terbongkar. kontan saja membangkitkan rasa gusar yang membara didalam hati Bi kun lun Siau Wi goan.com/ perampok tersebut gumamnya dingin. Sikapnya yang sinis dan memandang hina terhadap orang lain ini.. pasti akan kubasmi kawanan manusia laknat itu sampai akar-akarnya" Kemudian setelah memandang sekejap ke lima ekor kuda jempolan yang tertinggal disitu.. toh suatu saat akan tiba juga saatnya untuk membongkar semua rahasia ini" Selesai berkata dia membalikkan badan dan segera berlalu dari sana..heeeh." Suma thian yu berpaling dengan pandangan sinis lalu tertawa dingin.heeeh. "Heeehh.. pokoknya selama Thian yu masih dapat bernafas.. asal dia bertarung melawan Suma thian yu.

jangan harap bisa pergi meninggalkan tempat ini!" "Orang she Siau!" Suma Thian yu balas mengejek. apa lagi ketika mendengar suara lawan meloloskan pedang. aku hanya ingin tahu hari ini kau sebagai pemimpin dunia persilat an. apakah kau bermaksud untuk menyangkal lagi? Jika kau ingin mengetahui dengan jelas. ehmm. kemudian melanjutkan lebih jauh. apa lagi dalam gedungmu terkumpul begitu banyak jago lihay. . kedua belah pihak dengan senjata terhunus berdiri saling berhadapan dalam jarak hanya sepuluh langkah belaka. Mendengar suara bentakan tersebut. mengapa sewaktu sauya dikepung kepung bangsat berkerudung kau bisa muncul secara tiba-tiba untuk membantu?" Berbicara sampai disitu dia berhenti sebentar. menggunakan kesempatan dikala bukannya membalikkan diri. Yang jauh tak usah dibicarakan. sorot matanya tajam bagaikan sembilu. Suma Thian yu segera berhenti. Sambil menggertak gigi menahan diri Bi kun lun Siau Wi goan memaki dengan geramnya: "Bocah keparat. ketika pedang tersebut digelarkan maka tampaklah getaran cahaya pedang dari ujung senjata tersebut memancar keluar tiada hentinya. "kenyataan telah tertera didepan mata.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ marah. kau kelewat menghina orang! Apakah kau anggap Siau Wi goan adalah seorang manusia yang dapat dihina dan dipermain kan seenak hatimu sendiri? Hari ini. Suasana menjadi tegang dan seram. apalagi orang itu adalah Bi kun lun Siau Wi goan seorang pemimpin dunia persilatan dewasa ini? Mendadak terdengar ia membentak penuh amarah: "Berhenti!" Tiba-tiba dia meloloskan pedangnya dari sarung. dia turut meloloskan pula pedang Kit hong kiamnya. bila kau tidak memberi penjelasan yang terang. tak ada salahnya kuterangkan kepadamu.

bersikap baik kepada mu. Baik lah untuk memperpanjang umurku selama beberapa puluh tahun lagi. malahan membentak diriku agar berhenti. jangan kau anggap semua perbuatanmu itu bisa mengelabuhi diriku dan membuatku bodoh selalu! Tatkala selesai mendengar perkataan tersebut. lagi-lagi kau membunuh orang untuk menghilangkan saksi.. mendadak Bi kun lun Siau Wi goan mendongakkan kepalanya dan berteriak gusar. aku menerima dengan segelas kehormatan. lohu akan mengalah sepuluh jurus untukmu. mengapa kau tidak renggut sekalian selembar nyawaku?" "Betul. suara teriakan yang dipancarkan dengan disertai tenaga yang sempurna itu kontan saja menggetarkan seluruh penjuru dunia dan membuat daun serta ranting jatuh berguguran keatas tanah.com/ Kalau toh. teriaknya lagi: Selama ini lohu tidak menganggapmu sebagai kawanan percoleng.. bahkan terhadap perbuatan keji kawanan perampok berkerudung itu pun kau tidak memberikan reaksi apa-apa.. begitu sepuluh . kau jangan menganggap aku sebagai seorang bocah yang baru berusia tiga tahun. bukan saja tidak mengejar. Seusai berteriak dia berkata sambil tertawa dingin: “Hanya berdasarkan beberapa persoalan yang tetek bengek ini kau ingin menfitnah aku Siau wi goan? Bocah keparat. mengapa kau biarkan diriku disergap orang? Mengapa kau berpeluk tangan belaka membiarkan kawanan manusia laknat itu melarikan diri.Tiraikasih Website http://kangzusi.kau berniat untuk membantu. betul. kau telah membalas kebaikanku dengan perbuatan keji. persoalannya sekarang adalah aku belum berhasil mendapatkan bukti yang nyata!" Bi kun Iun Siau wi goan semakin naik pitam sesudah mendengar jawaban mana. apakah kau tidak merasa bahwa tindakanmu itu sangat mencurigakan? Kini setelah menyaksikan anak buahmu melakukan tindakan yang salah sehingga jejaknya ketahuan. bukankah kesemuanya ini semakin memperlihatkan jiwamu yang memang sudah busuk? Hmmm. siapa sangka kau bocah keparat ternyata hanya manusia yang tak tahu diri.

di samping dia ingin memperalat pemuda .. dia mendongakkan kepalanya dan berpekik nyaring. dia menjadi terang dan mengerti. Kontan saja ucapan mana membuat Bi kun lun Siau Wi goan menarik napas dingin. ditatapnya Bi kun lun Siau Wi goan dengan sorot mata setajam sembilu. terpaksa harus dilihat bagaimanakah nasibmu nanti" Seandainya Suma Thian yu tidak mendengar perkataan itu. paras mukanya berbuat hebat. Hanya saja. Orang bilang: "Seorang Kuncu membalas dendam. kau hendak mengalah sepuluh jurus untukku? Hmm kau anggap aku hanya seorang bocah cilik? Terus terang kuberitahukan kepadamu.com/ jurus sudah lewat. Sebetulnya Suma Thian yu berbicara demikian. keadaannya masih mendingan. begitu mendengar ucapan mana. tiga tahun pun belum terhitung terlambat" kematian paman Wan yang begitu mengenaskan hingga kini belum dapat diungkap olehnya secara jelas. Suma thian yu dipaksa untuk membuka kartu. kau betul-betul latah dan gila!" serunya dengan suara lantang. tapi sejenak kemudian telah pulih kembali seperti sediakala.Tiraikasih Website http://kangzusi. maka dia harus menahan diri dan bertindak sangat berhati-hati. tak terlukiskan rasa gembira dalam hatinya sekarang. begitu menyaksikan musuhnya berubah muka. dia masih membutuhkan suatu bukti yang nyata dan berada didepan mata sebelum anak muda tersebut dapat membunuh Siau Wi goan. tujuannya adalah memancing reaksi dari Bi kun lun Siau Wi goan. apakah kau berhasil menangkan setengah jurus dariku?" Setelah keadaan berubah menjadi begini rupa. sebab sedikit salah melangkah. Sebaliknya Bi kun lun Siau Wi goan sendiripun berperasaan serba bertentangan. sewaktu berada diluar gua tempo hari. "Orang she Siau. bisa jadi dia akan dianggap musuh umum oleh umat persilatan. kali ini selapis hawa napsu membunuh telah menyelimuti seluruh wajahnya. Sekali pun demikian..

tampak dia maju ke depan berapa langkah. "Kenapa kau? Bocah keparat. tentunya kau anggap di dunia ini sudah tiada orang pan dai lagi!" Suma Thian yu tertawa sinis. namun belum pernah dihina dan disindir orang dengan seenaknya seperti saat ini. dengan kemampuan yang kau miliki itu. napsu membunuh yang berkobar dalam dada Siau Wi goan makin menjadi. bila aku tidak meringkus kau pada hari ini. dengan jurus Ciong liong jiu hay (naga sakti masuk ke laut) pedangnya seperti seekor naga sakti menyodok jalan darah Ki kan hiat ditubuh Bi kun lun. Mumpung kini berada ditengah alas yang sepi dan tiada manusia lain. . begitu menyaksikan ujung pedang tersebut menusuk ke bawah teteknya. kau hendak membereskan aku?" Seraya berkata pedang Kit hong kiamnya diangkat sejajar bahu. lohu sudah hidup setua ini. lalu tangan kananya bergerak ke atas. Selama ini Bi kun lun Siau Wi goan mengawasi terus ujung pedang lawannya. apa salahnya kalau pemuda ini dibunuh saja agar tidak menmbulkan bibit bencana dikemudian hari? Berpikir sampai disitu. setengah memaki teriaknya. mendadak ia bergerak dan melejit ke samping tambil berseru keras: "Jurus pertama!" Suma Thian yu menjadi amat gusar menyaksikan musuhnya hanya menghindar tidak membalas. "Hmmm. ia segera menarik kembali pedangnya dan tidak melancarkan serangan lagi.com/ ini.Tiraikasih Website http://kangzusi. Bi kun lun Siau Wi goan kelihatan agak tertegun tatkala menyaksikan lawannya menarik kembali serangannya. tetapi dipihak lain dia pun kuatir anak muda ini akan merusak dan menghancurkan semua rencana yang telah disusunnya selama ini. lalu ujarnya: "Bocah muda. dengan perasaan tercengang bercampur gusar ia segera membentak. sudah dibikin ketakutan?" Suma Thian yu mendengus dingin.

tampak serentetan cahaya hijau meluncur kedepan dan menusuk tubuh Suma Thian yu dengan kecepatan luar biasa.. Siau Wi goan telah menggerakkan pedang nya dan menyerang dengan jurus Ci kou thian bun (mengetuk langsung pintu langit). masih belum berhak bagimu untuk mengalah untukku. dia lantas berteriak lantang: "Sebuah serangan yang amat bagus!" Mendadak ia membalikan tangannya mainkan jurus Long kian sin ciau (ombak menggulung ular sakti). Selama menghadapi manusia licik macam Bi kun lun Siau Wi goan. harimau justru ada niat melukai manusia". sekalipun sedang berbicara namun ia telah bersiap siaga menghadapi se gala kemungkinan yang tak diinginkan. biasanya cara menyergap semacam ini akan menda-tangkan suatu hasil yang amat baik.. hmmm. buktinya sementara pembicaraan masih berlangsung. Kecuali berhadapan dengan seseorang yang berkepandaian silat sangat lihay. rupanya begitu.. Maka begitu pedang Siau Wi goan menusuk datang. dengan mengandalkan kemampuan yang kau miliki itu. ia sudah menyergap orang secara tiba-tiba. tidak sulit untuk diketahui betapa cepat dan sempitnya jalan pikiran Bi kun lun Siau Wi goan.. . Ditinjau dari gerakan tubuhnya ini." Ketika ucapan terakhir masih berada dibibir. dia hanya maunya mencari keuntungan belaka. aku masih mengira kau takut menghadapi diriku! Beginipun ada baiknya juga. hayolah kita bertarung secara blak-blakan dan bertempur sampai titik darah penghabisan. Untung saja kewaspadaan Suma Thian yu masih tetap tinggi. orang memang selalu berprinsip "meski manusia tak berniat melukai harimau. aku orang she Siau akan menyempurnakan keinginanmu itu. kau tak usah sombong dan berlagak sok.com/ "Orang she Siau.. "Hehehehehe. jika ingin bertarung.Tiraikasih Website http://kangzusi. kalu ingin bermain pura-pura mah. sauya tidak cocok denagn selera permainan seperti itu!" Bi kun lun Siau Wi goan kembali tertawa terkekeh-kekeh..

hawa murninya yang terkumpul segera membuyar sebagian besar. ilmu pedang kit hong kiam hoat!" Sementara berseru. Tiba-tiba ia berpekik nyaring. . sebagai pemimpin dunia persilatan. siapa tahu Suma Thian yu memang berhasrat memberi pelajaran yang setimpal untuk Bi kun lun sehingga ia tahu diri. ditambah pula Suma thian yu dengan serangan berantainya. bukan setiap jago silat yang mempergunakannya dengan sempurna. yang menjadi pantangan terbesar adalah memecahkan perhatian. ia kena di desak sampai mundur terus berulang kali. Bagi seorang jago silat. tentu saja ia enggan menerima kerugian yang berada didepan mata. pedang Kit hong kiamnya diputar menciptakan selapis bayangan pedang yang memenuhi angkasa. Bagi jago lihay yang bertarung. Serangan Suma thian yu didalam menghadapi ancaman bahaya ini betul-betul amat hebat. Bi kun lun Siau Wi goan cukup mengetahui mutu suatu serangan. Bi kun lun Siau Wi goan menjerit kaget. dengan amat dahsyatnya langsung mengurung ketubuh Siau Wi goan.Tiraikasih Website http://kangzusi. begitu serangan dilancarkan maka akan diketahui apakah musuhnya berisi atau tidak.com/ Pedang Kit hong kiamnya seperti segulung ombak dahsyat langsung menyapu kedepan dan mengetarkan pedang Bi kun lun Siau Wi goan sehingga tergetar dari posisi semula. buru-buru dia menarik kembali pedangnya untuk mengutamakan keselamatan sendiri. bagaikan benduangan sungai Huang ho yang jebol. Menyusul kemudian pedangnya berubah menjadi gerakan Im liong tham jiau (naga yang mementangkan cakar) langsung mencengkeram jalan darah kit hou hiat diatas tenggorokan Bi kun lun. setelah itu teriaknya dengan perasaan terkejut! "Aaaah. tubuhnya telah melepaskan diri dari kurungan kabut pedang yang dipancarkan oleh Suma thian yu. Menyaksikan kejadian tersebut.

Sudah barang tentu Suma Thian yu tak berani mengendorkan perhatiannya dalam menghadapi ancaman tersebut. padahal ia justru manfaatkan kesemppatan tersebut untuk menghimpun kembali hawa murninya disamping mencari titik kelemahan di tubuh Suma Thian yu sehingga dapat mempersiapkan serangan balasan yang mematikan" Begitu turun tangan Suma Thian yu berhasil mendesak mundur seorang jago silat yang memimpin dunia persilatan dewasa ini.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ Sekilas pandangan ia seperti didesak mundur.. terdengarlah suatu benturan nyaring yang memekakkan telinga. ia berpekik berulang kali lalu pedang Kit hong kiamnya dengan jurus Liong teng kiu siau (naga melom¬pat kelangit sembilan) ia langsung menggorok tengkuk Bi kun lun. Mendadak Bi kun lun Siau goan melejit ke udara dengan gerakan elang raksasa menentang sayap. keadaannya benar-benar sangat mengerikan. situasi pertarungan yang berlangsung kian lama kian bertambah seru. tidak menggubris apakah senjatanya cedera atau tidak. Bi kun lun Siau Wi goan yang lihay. "Traaang!" ketika sepasang pedang saling bertemu ditengah udara. dia menerjang lagi kedepan melakukan tubrukan.. Begitulah. dengan jurus Cuan im si gwat (menembusi awan mengejar rembulan) dengan membawa desingan angin serangan yang tajam ia langsung menusuk jalan darah Tham tiouw hiat di bagian tengah dada antara kedua tetek Suma Thian yu. akibatnya kedua orang itu sama-sama terdorong mundur sejauh satu langkah. pedangnya berputar secepat kilat dengan jurus Ceng lui kan hong (guntur bergetar angin terbendung) dia lepaskan serangan balasan untuk menyongsong datangnya ancaman tersebut. sebentar kedua orang itu bergu mul menjadi satu.. . sebentar lagi berpisah.. semangat bertarungnya segera berkobar. buru-buru dia me ngembangkan permainan ilmu pedang Kit hong kiam hoat ajaran paman Wan nya untuk melayani serangan musuh.

Tapi kini permainan pedang Kit hong kiam hoat dari Suma thian yu berbeda dengan permainan yang pernah dilakukan Wan liang dahulu..Tiraikasih Website http://kangzusi. pertarungan yang kemudian berkobar sungguh menggetarkan sukma setiap orang. sekalipun dikatakan Wan Liang adalah gurunya juga tak salah. dia pernah bersahabat karib dengan Bi kun lun Wi goan. sewaktu kit hong kiam kek Wan liang masih termashur dikolong langit dulu.. dia cukup mengetahui akan kelihayan ilmu pedang kit hong kiam hoat tersebut. kedua orang itu sama-sama mengeluarkan pelbagai jurus simpanan-nya untuk berusaha membunuh lawannya.. nampak kalau permainan itu ajaran dari Kit hong kiam kek Wan Liang. sambil bertarung ia pun bertanya: "Apa hubunganmu dengan Wan Liang? Cepat katakan!" "Guruku!" jawab Suma Thian yu singkat. Suma Thian yu memang sengaja membohonginya. tak heran kalau Siau WI goan dibikin terperanjat sekali. Sementara ingatan mana melintas dalam benak Bi kun lun Siau Wi goan. . mereka sering berkelana bersama sehingga kedua belah pihak sama-sama mengetahui keunggulan dan kelemahan lawan-nya. tapi yang berbeda adalah tenaga dalamnya justru setingkat masih diatas kemampuan Wan Liang pribadi.com/ Kedua orang ini. Kalau dilihat dari gerakan tubuh Suma Thian yu. Kejadian ini sama artinya dengan Wan Liang telah muncui kembali di dalam dunia persilatan. namun yang dia pelajari toh ilmu dari Kit hong kiam kek Wan Liang. memang ilmu pedang kit hong kiam hoat tersebut didapatkan dengan cara mencuri belajar. yang satu adalah pendekar besar dari golongan putih dan hitam sedangkan yang lain adalah seorang pendekar yang baru muncul di dunia persilatan. Pertarungan sengit macam ini sulit dijumpai dalam dunia persilatan. Sementara itu Bi kun lun Wi goan makin bertempur makin terkejut.

.haaah. Terdengar Bi kun lun Siau Wi goan tertawa terbahakbahak. Maka sahutnya kemudian dengan lantang: "Berkat kemurahan Thian. "Ehmm. kontan saja amarahnya memuncak. dia pasti akan mencaci maki dirimu kalang kabut. apa gunanya?". Beliau berada dalam keadaan sehat wal'afiat seperti sedia kala!" Bi kun lun Siau Wi goan segera memperlihatkan sikap seakan-akan merasa gembira sekali....haaah.com/ Siapa tahu Bi kun lun Siau Wi goan segera tertawa nyaring sesudah mendengar perkataan itu. jawabnya: "Setiap kali dia orang tua menyinggung tentang kau. "Apakah dia pernah menyinggung tentang aku?" tanyanya. Suma Thian yu segera berniat untuk menghadapi siasat lawan dengan siasat pula. tapi ingatan lain segera melintas dalam benaknya.apakah gurumu berada dalam keadaan baik-baik?" Sebelumnya Suma Thian yu hendak mengatakan kalau gurunya telah meninggal dunia.. dikatakan kau adalah iblis pa¬ling keji yang ada didunia ini! Dikatakan pula binimu yang tak tahu malu itu adalah seorang perempuan jalang yang kebusukan hatinya melebihi ular berbisa!" Mimpipun Bi kun lun Siau Wi goan tidak menyangka kalau Suma Thian yu dapat mengucapkan kata-kata makian sekeji ini. bentaknya keraskeras: . ia lan tas menunjukkan sikap seakan-akan sangat ramah. sambil melompat keluar dari arena pertarungan. serunya cepat: "Mengapa tidak kau terangkan semenjak tadi?" "Sekalipun kukatakann.. " Suma Thian yu hanya mengiakan saja.Tiraikasih Website http://kangzusi. dia merasa tak perlu berbicara sejujurnya menghadapi manusia licik seperti itu. Suma Thian yu berlagak serius. "Haah. melihat orang itu melompat keluar dari arena. dengan mata melotot besar dan menggertak gigi menahan diri.. "Apa yang dia katakan?" Siau Wi goan seperti ingin mengetahui sejelas-jelasnya..

apakah kau sudah bosan hidup?" Kembali dia menerjang ke muka.com/ "Bocah keparat! Kalau ingin berbicara. gerakan tubuhnya menjadi bertambah cepat. Tapi Suma Thian yu mengikuti terus bagaikan bayangan. Sesosok bayangan tubuh yang bergerak cepat.Tiraikasih Website http://kangzusi. tampak ujung baju terhembus angin. Kemarahan Suma Thian yu telah memuncak dia merasa bukan cara yang tepat untuk mengulur waktu dengan manusia semacam ini karena itu serangan yang kemudian di lancarkan langung ditujukan kebagian mematikan ditubuh lawan. dia baru menjerit kaget. Disaat yang amat kritis itulah. . pedangnya diayunkan kedepan melepaskan serangan lagi dengan jurus Han Bwee tu luan (Bunga BWee mengeluarkan sari) dia tusuk dada Suma Thian yu. Mencorong sinar tajam dari balik mata anak muda itu. sungguh dahsyat dan mengeri kan sekali ancaman mana. sedikitlah tahu diri. dia membentak pendek. tiba-tiba terdengar suara bentakan keras berkumandang memecahkan keheningan. "Mati aku kali ini!" Dengan sedapat mungkin dia menerjang maju kemuka. maksudnya adalah mencari kesempatan hidup ditengah keputus asaan. langkah Ciok tiong luan poh ajaran Siau yau kay Wi Kian segera digunakan. sementara pedang Kit Hong kiamnya bagaikan cahaya pelangi menusuk jalan darah Ki tong hiat di belakang punggung lawan. tahu-tahu dia sudah menyelinap ke belakang punggung Bi kun lun. dengan membawa segulung tenaga pukulan yang dahsyat bagaikan angin puyuh langsung membacok Giok seng kun dibelakang benak Suma Thian yu. menanti Bi kun lun Siau Wi goan menjumpai bayangan tubuh Suma Thian yu telah lenyap dari pandangan dan hawa dingin dari tusukan pedang sudah tiba dipunggungnya. ujung pedangnya sudah menempel diatas bajunya. Begitu Suma Thian yu gunakan ilmu gerakan tubuh Cok liong luan poh.

Cepat-cepat pedangnya ditarik kembali. buat apa kau mesti ribut dengannya? . Berada dalam keadaan seperti ini. Sambil tertawa Suma Thian yu berseru: "Oh. orang itu adalah Cun gan siu cay Si Kok seng. Bi kun lun Siau Wi goan segera lolos dari lubang jarum kematian. ia saksikan ditengah arena bertambah dengan seorang pemuda berbaju hijau.com/ Suma thian yu merasa terperanjat sekali. kemudian kakinya bergeser dan sekali berkelebat ia sudah melompat keluar dari arena pertempuran. rupanya saudara Si. Atas kejadian mana. nyaris batang leherku kena kau tebas kutung!" Sambil tersenyum buru-buru Cun gan siacay Si Kok seng menjura dan meminta maaf. selembar jiwanya berhasil diseret keluar dari dalam neraka.Tiraikasih Website http://kangzusi. Cun gan siucay Si Kok seng menggelengkan kepala sambil menghela napas panjang. Memandang bayangan punggung Bi kun lun Siau Wi goan yang menjauh. niscaya Bi kun lun Siau Wi goan tewas diujung pedangnya. mendadak dia membalikan badan dan berlalu dari sana. katanya: "Bilamana siaute telah bertindak ceroboh harap saudara Suma sudi memaafkan!" Kemudian sambil berpaling kearah Bi lun lun Sau Wi goan. Disaat Suma Thian yu berdiri tegak. sungguh hebat tenaga pukulanmu. ia tahu bila pedangnya dilanjutkan penusukan-nya kedepan. akan tetapi sebagai resikonya diapun akan terhajar mati oleh serangan yang datangnya dari arah belakang itu. kemudian baru soal membalas dendam. saudara Suma. ia berkata pula: "Kalian berdua adalah sama-sama orang sendiri mengapa harus saling bertarung?" Bi kun lun Siau Wi goan tidak mengucapkan barang sepalah katapun. terpaksa dia harus mengutamakan keselamatan sendiri lebih dulu. kepada Suma Thian yu katanya: "Tabiat orang itu memang sangat aneh.

" "Saudara Suma. tanpa terasa Suma Thian yu melirik dan memperhatikan beberapa kejap Cun gan siau cay Si Kok seng.. kau bertanya begini teliti tentang dirinya apakah kau menaruh curiga terhadap orang itu?" Ketika mendengar perkataan tersebut. waktu itu dia sedang berdiri dengan pelba gai persoalan berkecamuk didalam benaknya.? "Soal ini. lalu dengan sikap yang menghormat tanyanya. Apa yang barusan dikatakan Si kok seng. saudara Suma.. sesungguhnya . periang.. ramah dan rendah diri. apakah kau mempunyai suatu rahasia yang sulit dibicarakan? Walaupun kita baru bersahabat beberapa hari.Tiraikasih Website http://kangzusi. aku lihat belum tentu demikian. aku rasa dia adalah se orang yang jujur.. tidak apa-apa... dia pun menyahut dengan suara hambar: "Ooh.com/ Suma Thian yu tidak menggubris ucapan mana.. kau masih marah kepadaku?" Suma Thian yu berseru tertahan. setelah itu baru sahutnya.kami hanya pernah berjumpa beberapa kali saja. Pelan-pelan Cun gan siucay Si Kok Seng mendekati Suma Thian yu. tidak. melihat wajah orang itu menunjukkan kejujuran.. Cun gan siucay Si Kok seng termenung dan mempertimbangkannya sejenak. kali ini Suma thian yu memperhatikan perubahan wajah dan sikap Cun gan siaucay Si kok seng. suka berteman. "Saudara Suma. "Menurut hasil pengamatan siaute selama banyak waktu. pada hakekatnya sama sekali taterdengar olehnya.! Aku sedang memikirkan suatu persoalan . buru-bu sahutnya dengan nada minta maaf: "Tidak. aku hanya bertanya sambil lalu saja. satu satunya kejelekan yang dimiliki adalah wataknya yang berangasan.. "Tolong tanya bagaimanakah hubungan saudara Si dengan Siau tayhiap..." "Persoalan apakah itu? Bolehkah diberitahukan kepadaku?" Si Kok seng bertanya lebih jauh. buat apa kau menanyakan tentang soal ini?" "Bagaimana watak orang itu?" Sambil bertanya.

maka diapun mengalihkan pokok pembicaraan ke soal lain. tidak apa-apa" Suma Thian yu menyangkal berulang kali." Cun gan siaucay Si Kok seng mengerti. "terima kasih banyak atas perhatian saudara Si.com/ kita merasa saling mencocoki satu sama yang lainnya. tanyanya: "Saudara Suma.Tiraikasih Website http://kangzusi. utarakan kepada ku. empat samudra sebagai rumahku. diantaranya dia pun membicarakan pula sedikit tentang sembilan partai besar dan beberapa orang jago yang menonjol dari golongan rimba hijau. akibatnya lama kelamaan hal ini menimbulkan kecurigaan di dalam hati Suma Thian yu. oleh karena itu Suma Thian yu sendiripun selalu menghindarkan diri bila berbicara soal .. Cun gan siucay Si Kok seng selalu menye lamurkan dengan masalah lain. Setiap kali Suma Thian yu menanyakan soal ini. semua pembicaraannya amat santai dan persoalan apapun dibicarakan. Tapi ada satu hal yang tak pernah dibicira kan Cun gan siucay selama ini. Maka berjalanlah kedua orang itu menuruni bukit. anggap saja diriku sebagai saudara sendiri.?" "Sama saja. Setiap kali melalui suatu tempat. sekalipun ditanyakan lebih jauh juga tak bakal mendapatkan suatu hasilpun.. yakni asal usul serta perguruannya. bagaimana kalau kudampingi dirimu sepanjang perjalanan?" "Akan kusambut dengan senang hati" jawab Suma thian yu ringkas. asal siauje sanggup membantumu. dan kau. bila ksu tak keberatan.. bila kau mempunyai kesulitan. sudah pasti akan kubantu dirinu dengan sekuat tenaga" "Aaah. kebaikanmu itu tak akan kulupakan untuk selamanya. Sepanjang jalan Cun gan Siucay Si Kok seng seperti ada maksud untuk membaiki anak muda tersebut. dia pasti menerangkan riwayat jago yang bercokol di sana serta keadaan daerah disekitarnya. kau bermaksud hendak kemana?" "Aku mengembara tak menentu..

. Dari kejahuan mereka berdua menyaksikan munculnya sebuah dusun dengan asap yang mengepul. mengapa kau menghela napas? Kulihat sepanjang jalan kau selalu berkeluh kesah. "Peristiwa apa sih yang begitu kau risaukan?" Suma Thian yu menuding perkampungan di depan sana. diantaranya dia sempat mencaci maki pula perbuatan biadab dari kawanan perampok berkerudung itu. apakah dalam hatimu terdapat ke murungan dan kesedihan yang tak terungkapkan?" "Tidak. Dengan perasaan ingin tahu.Tiraikasih Website http://kangzusi. tanpa terasa Suma Thian yu teringat kembali akan pemandangan yang mengerikan dari perkampungan yang anggota keluarganya dibantai tempo hari. aku hanya teringat akan suatu peristiwa berdarah yang mengerikan sekali. suasana remang mendatangkan perasaan murung bagi siapa pun. sehingga tanpa terasa dia menghembuskan napas panjang." jawab Suma Thian yu sambil menggeleng.. ia me mandang ke tempat kejauhan. Hari itu mereka berdua tiba di kota Siau Kwan. lalu menjawab: "Perkampungan itu telah memancing luapan perasaanku. lalu pelan-pelan berkata: .. hari sudah gelap dan burung terbang kembali ke sarangnya. parat muka Cun gan siaucay Si Kok seng berubah hebat.." Secara ringkas dia lantas menceritakan apa saja yang telah disaksikan olehnya dalam per kampungan mana kepada Cun gan Siaucay Si Kok seng. terdengar Cun gan Siucay Si kok seng segera bertanya: "Saudara Suma. Mendengar penuturan mana..com/ riwayat hidupnya serta tanggung jawab serta tugas yang terbeban di atas bahunya. karena disanalah kusaksikan suatu adegan pembunuhan yang mengerikan sekali..

Dengan cepatnya pula segala macam kecurigaan yang semula dilimpahkan atas diri Si Kok seng. permainan caturnya telah berhasil menguasai posisi yang strategis. diam-diam ia tertawa geli.Tiraikasih Website http://kangzusi. hal mana akan lebih baik" Berbicara sampai disitu. ia dibuat terharu sampai tak sanggup mengucapkan sepatah katapun.com/ "Ooooh. seketika lenyap sebagian besar. setelah mengetahui perubahan dari orang itu. Cun gan Siucay Si Kok seng termenung beberapa saat lamanya. dia lantas menunjuk kan wajah marah. tak heran kalau malam itu kau menanyakan soal mutiara. alis matanya berkenyit dan menggertak gigi menahan emosi. Semenjak kecil Suma Thian yu sudah hidup ditengah gunung yang jauh dari keramaian dunia. . maka setelah merasakan ucapan Si Kok seng yang gagah perkasa itu. bahkan menyesal telah mencurigai rekannya itu. itu berarti usahanya untuk mengendalikan Suma Thian yu dikemudian hari akan berjalan lebih mudah. segala macam kelicikan dan kebusukkan manunia masih asing baginya. bila kau dapat memberitahukan keadaan waktu itu dengan lebih jelas.. Suma heng. kemudian baru berkata: "Seandainya kalau perbuatan terkutuk ini dilakukan olehnya aku pasti akan membabalaskan dendam bagi sukma penasaran yang tewas dalam perampungan tersebut. ia merasa menang.. Suma Thian yu segera memperhatikan wajah Si Kok seng lekat-lekat.rupanya begitu. Cun gan siaucay Si Kok seng mengikuti terus perubahan sikap lawannya secara diam-diam. rupa nya kau mencurigai perbuatan tersebut dilaku kan oleh Siau tayhiap?" "Benar! Hingga kini aku masih mencurigai pembunuh keji itu adalah Siau Wi goan" Berbicara sampai disitu. sebab tujuannya berkata demikian memang ingin mengetahui reaksi lawan.. hingga tugas yang dibebankan kepadanya pun bisa dilaksana kan dan tercapai pada apa yang diharapkan.

bukankah kau pergi keperusahaan Sin liong piaukiok? Mengapa bisa muncul dikota jelek dan sepi seperti ini?" "Tapi. Baru saja melangkah masuk kedalam pintu. diapun segera tertawa terbahak-bahak. "tempat ini bukan tempat yang cocok untuk ber bincang-bincang... "Haaah. nampak dia manggut-manggut. meng apa kalian berdua bisa muncul disini?" Ketika Thi pit suseng Thia Cuau melihat orang itu adalah Suma Tbian yu. Cun gan siucay Si Kok seng segera diperkenalkan kepada Thia bersaudara. bila Thia toako tak ada urusan penting... maka tanpa dibilang mereka ber dua sama-sama membelok kedalam rumah makan tersebut.... panjang sekali untuk diceritakan" sahut Suma Thian yu sambil menghela napas. ketika empat orang saling bersua.. Tuan im siancu Thia Yong tertawa manis hingga kelihatan dua baris giginya yang putih.com/ Begitulah.kami belum lama tiba disini.. Tak terasa lagi dia segera berteriak gembira. haaahh. Ketika mendongakkan kepalanya Suma Thian yu segera mengenali orang itu sebagai Thi pit suseng (sastrawan berpena baja) Thi bersaudara... hidup manusia memang sering bertemu dilain tempat. dari balik ruangan berjalan keluar dua orang manusia. mereka berdua telah memasuki kota Siau kwan dan mencari sebuah rumah makan yang kecil ditepi jalan..haaahh. eeeh. "Ooeh. bagaimana kalau kita duduk kembali sambil berbicara?" "Begitupun baik juga!" berbicara sampai disitu. .rupanya saudara Thia. masing-masing mundur selangkah dengan ter peranjat. Thi pit suseng Thia Cuan segera mengalihkan sorot matanya kearah adiknya. "Duduk sebentar lagipun tak ada salahnya" Maka mereka berempat masuk kembali kedalam rumah makan..Tiraikasih Website http://kangzusi. Sepanjang perjalanan kedua orang itu sudah merasa lapar. Oleh Suma Thian yu.

Untuk memperlihatkan sikapnya yang hangat. "asal ada arak bagus yang berumur sepuluh tahun keatas. akan tetapi berhubung orang itu adalah rekan seperjalanan Suma Thian yu maka iapun merasa sungkan untuk mengumbar amarahnya. Padahal Cun gan siucay Si Kok seng berbuat demikian bukan bermaksud untuk memperli hatkan kedudukannya saja. suka merayu dan tidak setia. Menyaksikan senyuman si nona. Tentu saja dalam rumah makan sederhana semacam ini. kemudian tanyanya: "Apakah perlu arak?" "Tentu saja" sahut Cun gan siucay Si Kok seng lagi. Thit pit suseng Thia Cuan merasa sangat tak puas menyaksikan kejadian itu. ia seperti merasa mendapat berkah yang tak ternilai harganya. Cun gan Siucay Si Kok seng baru berpaling dan ujarnya kepada Toan im siancu Thia Yong sambil tertawa: "Nona Thia sudah terbiasa dengan hidangan disini?" "Bagus sekali" jawab Toan im siancu Thia Yong tersenyum hingga nampak sepasang lesung pipinya yang manis. dia segera mengiakan berulang kali. Thi pit suseng Thia Cuan merasa tidak sabar menyaksikan kejadian tersebut. Menanti pemilik warung itu sudab berlalu. tak mungkin bisa menyiapkan sayur yang mahal harganya itu. hantar saja beberapa macam sayur seadanya!" Pemilik warung itu adalah seorang kakek berambut putih.Tiraikasih Website http://kangzusi. ia memanggil pelayan dan memesan sayur yang mahal harganya. dia segera memaksakan diri untuk mentraktir. dia merasa pemuda ini licik dan tidak jujur.com/ Sedangkan Cu gan Siucay segera menaruh kesan yang baik begitu berjumpa Toan im sian cu dalam pandangan yang pertama. . boleh bawa kemari!" Pemilik warung itu mengiakan berulang kali dan segera berlalu dari situ. Cun gan sisucay Si Kok seng segera merasakan jantung nya berdebar keras. segera selanya: "Sudahlah.

tiga orang lain-nya merasa amat terperanjat.. Menyaksikan rencana dan usahanya mengalami kegagalan total.Tiraikasih Website http://kangzusi. Di dalam perkiraannya semula. namun untuk memenuhi tuntutan pembalasan dendamnya terhadap Suma Thian yu. mendadak ia menggebrak meja dan bangku berdiri. "Aku akan pergi dulu!" teriaknya keras-keras. Oleh tindakan yang amat mendadak dari si nona. tidak menyangka kalau gadis itu bakal bertindak seperti ini. dia bertanya ini itu tiada habisnya membuat si nona kadangkala merasa bosan dan muak. ditimbang jalan pikirannya sempit. ia harus menyabar kan diri dan melayani pertanyaan Si Kok seng dengan sikap berpura-pura hangat.akan tidak melihatnya. siapa tahu pe muda itu berlagak seakan.com/ Perjamuan itu berlangsung sangat meriah.. ia tak . setiap Kali Toan im siancu mencari kesempatan untuk mengajak Suma Thian yu berbicara. sepanjang perjamuan Suma Thian yu lebih ba nyak berbincang bincangdengan Thi pit su seng Thia Cuan daripada dengan lainnya. kendatipun Thia Yong merasa muak dan bosan berbincang-bincang de¬ngan Cun gan siaucay Si Kok seng. Sedangkan Cun gun siaucay Si Kok seng dengan taktik merayunya berbicara tiada henti nya dengan Toan im siancu Thia Yong. cara terse but pasti akan memancing rasa cemburu dan perhatian dari Suma Thian yu. apa yang hendak di kerjakan selalu berusaha mencapai sukses. dia selalu dibuat sakit hati oleh jawaban sang pemuda yang amat tajam... kalau tidak maka dia akan berjalan sebaliknya meski tahu kalau jalan itu salah. Padahal waktu itu Cun gan siaucay Si Kok seng sedang berbicara dengan asyik. bahkan berbincang-bincang dengan asyik nya. Itulah sebabnya... Dasar watak kaum gadis memang keras kepala dan ingin menang sendiri.. kontan saja pemuda itu dibuat ter tegun dan memandang wajahnya kebingungan. Akan tetapi. Toan im siatcu Thia Yong merasakan hatinya hancur lebur. sekali..

Padahai Suma Thian yu sendiripun berpendapat demikian. Suma Thian yu yang menyaksikan kejadian itu.haah. apalagi sejak kecil dialah yang merawat adiknya ini. dia memandang wajah Toan im siancu Thia Yong dengan sikap tertegun.. "Haaah. Cun gan siucay Si Kok seng ada niat untuk memperlihatkan kebolehannya dia selalu memimpin di paling muka bahkan kerap kali berpaling dan berseru kepada tiga orang rekannya agar berjalan lebih cepat. diam-diam merasa geli.. sepanjang jalan selalu berada disampingnya bahkan berbincang dan bergurau dengan amat leluasa. maka semua tindak tanduknya Thia Cuan yang paling me mahami. kita masih harus berangkat ke kota San tin untuk mencari penginapan" Keempat orang itu berangkat meninggalkan warung dan masing-masing mengerahkan ilmu meringankan tubuh yang sempurna berangkat menuju kekota San tin dengan cepat. tindakan si nona yang amat tiba-tiba ini benarbenar tidak dipahami olehnya.. bagamanakah hubungan persahabatanmu dengan Si Kong seng?" xXx . memang waktu sudah tidak pagi. Pada saat itulah Thi pit suseng berbisik kepada Suma thian yu: "Suma hiante.. baik. lalu ter tawa terbabakbahak. Tampak dia turut bangkit berdiri.. dia seperti telah menemukan teman yang mencocoki hatinya saja.haah... Semenjak Thi pit suseng Thia Cuan berjumpa dengan Suma Thian yu. Sepanjang jalan. berangkat." Berangkat..Tiraikasih Website http://kangzusi. Thi pit suseng Thia Cuan paling memahami tabiat dari adiknya ini.com/ habis mengerti didalam hal apakah dia telah melakukan kesalahan terhadap gadis itu. tanpa terasa dia pun memandang rendah diri Si Kok seng...

"kami hanya bertemu secara kebetulan. lalu sambil berpaling kearah tiga orang dibelakangnya dia berkata: "Untuk menyingkat jalan. sorot matanya yang memandang kaku kedepan. secara ring kas dia lantas mengisahkan perkenalannya dengan Si Kok seng. Can gan siucay Si Kok seng yang berlarian kencang didepan mendadak menghentikan ge rakan tubuhnya. Mendengar perkataan tersebut. dialah yang akan menembusi hutan lebat itu". lalu mempercepat langkahnya dan menyusul dibelakang Cun pan siaucay Si Kok seng dengan ketat..Tiraikasih Website http://kangzusi. lalu membisiknya. Suma Thian yu segera bertanya dengan wajah tercengang: "Apakah di dalam hutan itu terdapat ancaman bahaya yang amat besar. Thi pit suseng Thia Cuan hanya membungkam diri dalam seriba bahasa. Setelah melalui sebuah hutan yang lebat. Sambil melanjutkan perjalanan. sampailah mereka di kota Han san tin. sudah pasti bukan manusia baik-baik. hingga kini ma sih menjadi sebuah tanda tanya besar". kau harus selalu waspada dan bersiap-siap siaga menghadapi segala kemungkinan yang tak diinginkan "Siaute pun berpendapat demikian" Suma Thian yu manggut-mauggut. bagaimana jika kita menembusi hutan lebat di depan sana?" Thi pit suseng Thia Cian buru-buru meng goyangkan tangannya mencegah: "Jangan. jangan..?" "Selama sepuluh tahun terakhir ini. siapa yang sudah bosan hidup.. "terutama sekali atas riwayat dan asal usulnya. pasti akan . "orang ini tidak jujur dan berjiwa munafik.com/ "TAK BISA dibilang sangat akrab" jawab Suma Thian yu. untuk mengurangi kesepian sepanjang jalan maka kami memutuskan untuk melakukan perjalanan bersama "Ooooh.. hiante.Thi pit suseng Thia Cuan mengiakan. setiap orang yang hendak pergi ke Kota Han san tin dari Siau kwan.

disusul Toan im siancu Thia Yong menjerit kaget pula sambil menyingkir kesamping.aku tak sudi menjadi pengecut macam kalian berdua!" Selesai berkata dia menyusul di belakang Cun gan siucay Si Kok seng dan lari menuju kearah hutan. mendadak... Thi pit suseng Thia Cuan dan Suma Thian yu merasa amat terperanjat setelah mendengar suara jeritan itu.com/ melingkari hutan lebat ini.. katanya: "Benarkah ada kejadian seperti ini? Aku orang she Si justeru tak percaya dengan segala tahayul!" Sambil berkata dia membalikkan badan dan meninggalkan jalan raya umuk lari ke arah hutan lebat itu." Cu gan siucay Si Kok seng yang berada didepan. segera tertawa terbahak-bahak sesudah mendengar ucapan itu. Toan im siancu Thia Yong ada maksud untuk memanasi hati Suma Thian yu. Melihat adiknya mengumbar napsu. sebuah tugu peringatan yang terbuat dari tulang-tulang tengkorak manusia.. diatas tugu itu terlukiskan: .. Thi pit suseng menjadi sangat gelisah. Dari arah depan sana terdengar Cun gan siau cay Si Kok seng menjerit kaget dan melompat mundur kebelakang. Ternyata mereka menyaksikan sebuah tugu disisi hutan. kemudian setelah mendengus dingin katanya: "Hmmm... Tiba dihadapan Cun gan siucay Si Kok seng.. ia segera mem buat muka setan kepada kakaknya dan anak muda itu. apa yang kemudian terlihat membuat kedua orang itu mundur selangkah dengan paras muka berubah hebat. " Belum habis dia berseru. adik Yong.. serentak mereka meluncur ke depan dengan kecepatan tinggi.Tiraikasih Website http://kangzusi. segera teriaknya: "Adik Yong! Kembali... mengenai apa sebabnya aku kurang begitu tahu...

Thi pit suseng kuatir adiknya menjumpai mara bahaya. maka dia lantas mengajak Suma Thian yu menyusul dipaling belakang." Nama Si Kok seng yang diucapkan terakhir sengaja diucapkan dengan sangat nyaring. mendadak telapak tangannya diayunkan kedepan.. dengan mendongkol Cun gan siucay Si Kok seng meludah. Kenyataan ini membuat Si Kok seng makin takabur. ia sadar bakal celaka... tak kuasa lagi dia menghela napas panjang. di susul oleh Toan im siancu. Baru saja ke empat orang itu memasuki hutan.. buruburu serunya kepada tiga orang yang lain: "Serbu saja! Mari kita langsung menyerbu kedalam hutan tersebut!" Selesai berkata dia lantas berjalan paling depan memasuki hutan itu.com/ "Kembali! Maju lebih kemuka berani mati" Ketujuh huruf itu amat besar dan semuanya tersusun oleh tulang manusia yang memutih. namun suasana dalam hutan tetap sunyi senyap tak kedengaran sedikit suarapun. mendadak terdengar suara tertawa dingin yang mengerikan berkumandang memecahkan keheningan. tugu tulang belulang itu sudah hancur remuk. segulung angin pukulan yang sangat dahsyat dengan cepat meluncur kedepan. Selang beberapa saat mereka menanti.Tiraikasih Website http://kangzusi. Thi pit suseng Thia Cuan merasa amat terperanjat setelah menyaksikan kejadian ini. teriaknya. "Manusia jadah dari manakah yang berani menggunakan benda-benda semacam itu untuk menakut-nakuti aku? Hmm.!" susunan tugu yang terbuat dari tulang belulang itu segera hancur berantakan dan berserakan diatas tanah. Sesudah hilang rasa kagetnya. baru saja ia hendak mencegah perbuatan mana. "Braaak. Begitu selesai berkata. disusul kemudian . aku Si Kok seng justru ingin mencobanya.

tanpa sadar ke empat orang itu merasakan jantungnya berdebar keras. ia sudah mendapat firasat jelek. Mendadak terdengar Cun gan siucay Si Kok seng menjerit kaget.. Jilid : 11 .." Sembari berkata dia lantas melayang kesamping adiknya Toan im siancu dan diam-diam bersiap siaga menghadapi segala kemungkinan yang tak diinginkan. kau harus berhatihati. pengalamannya luas sekali. suara kaget itu berasal dari lima kaki dihadapan mereka. dengan suatu gerakan yang cepat dia melayang turun diatas tubuh Si Kok seng. Buru-buru teriaknya dengan suara keras: "Si siauhiap. Suma Thian yu yang pertama-tama menerjang kedepan setelah mendengar seruan kaget itu. ternyata didepannya terdapat sebuah tanah kosong seluas dua puluh kaki.com/ suara pekikan aneh muncul dari empat penjuru dan menggema diseluruh hutan. jangan bertindak gegabah. kejadian ini sudah cukup mengherankan hati orang. apa lagi setelah mendengar suara pekik kan aneh itu.. apa lagi kalau tanah lapang itu terang benderang seperti disiang hari saja. hal ini lebih aneh lagi. begi tu menyaksikan suasana gelap yang menyelimuti hutan tersebut. waktu itu api membara dengan terangnya menyinari sekitar tempat itu Ditengah hutan muncul sebuah tanah lapang. Thi pit suseng Thia Cuan sudah berpengalaman didalam menghadapi beratus-ratus kali pertarungan.Tiraikasih Website http://kangzusi. tanpa terasa bulu kuduknya bangun berdiri. Mendadak pandangan matanya terasa silau.

bagaikan seilas cahaya kilat mengitari angkasa lalu lenyap.gentong nasi seperti ini memang sudah sepantasnya mampus. sungguh tak sangka ia telah tewas disini" Cun gan siucay Si Kok seng mendongakkan kepalanya dan memperhatikan jenazah si tikus bersayap Kang Pun san beberapa saat. dengan menyapu sekejap sekeliling arena tersebut. dia adalah Cha gi sut tikus bersayap) Kang Pun san. . waktu ia dikalahkan oleh nona Wan dalam perusahaan Sin liong piau kiok.. Ternyata Toan im siancu Thia Yong telah menemukan sesosok mayat yang digantung di atas dahan sebatang pohon besar disudut sebelah barat. Menyusul kemudian sesosok bayangan hitam meluncur keluar dari balik hutan. Suma Thian yu lah yang pertama-tama menjerit kaget. "Aaah. kalian lihat. mendadak tampak empat sosok bayangan manusia melompat keluar dari kegelapan dari bergerak mendekat dari empat penjuru tanah lapang itu. aku orang she Si berada disini. Ditengah jeritan kaget inilah. kemudian jengeknya sambil tertawa seram: "Hehehehehe. mendadak terdengar suara dengusan dingin yang lirih bergema memecahkan keheningan. mendadak ia menjerit kaget: "Aaah. dia adalah Kang Pun san!" Thi pit suseng Thia Cuan berpaling.Tiraikasih Website http://kangzusi. benda apakah itu?" Dengan perasaan terkesiap semua orang segera berpaling kearah mana yang ditunjuk nona Thia.. ingin kulihat siapa yang berani mengusik diriku!" Baru selesai dia berkata... Sebenarnya kejadian apakah yang membuat keempat jago muda mudi itu menjerit kaget. kemudian serentak mereka menjerit kaget..com/ TOAN-IM Siacu Thian Yong yang amat teliti. Setelah keempat orang itu berjalan mendekat. lalu bertanya dengan nada tercengang: "Hiante kau kenal dia?" "Benar.

ternyata kalian dua orang tangkeh dari Tiang-pek san. hal ini bukan perbuatan seorang enghiong hohan. sambil tertawa tergelak. tibatiba Cun gan siucay Si Kok seng menjerit ngeri. Dua orang diantaranya ternyata dikenal oleh Thi pit suseng Thia Cuan. tiga orang lainnya tak sempat memberi bantuan. kalau beraninya hanya main sem bunyi dan menyergap orang secara diam-diam.Tiraikasih Website http://kangzusi.. tampaknya kalau orang sudah mendapat jodoh maka dimanapun selalu bertemu. orang yang berada disebelah kanan adalah lotoa dari Tiang pek sam sat (tiga malaikat bengis dari bukit Tiang pek) yang disebut Kiu tau siu (binatang berkepala sembilan) Li Gi. segera serunya: "Aku mengira siapa yang datang. suasananya terasa menggidikkan hati setiap orang yang mendengarnya. Ditengah suara pekikan yang aneh itulah mendadak terdengar tiga kali desingan angin tajam membelah angkasa. darimanakah yang berada didalam hutan? Kalau punya keberanian hayolah munculkan diri. ditengah arena tahu-tahu sudah bertambah dengan tiga orang kakek berbaju hitam. yang disebelah kiri . Suma Thian yu menerjang maju kedepan. Peristiwa itu terjadinya sangat mendadak. seluruh tubuhnya bergetar keras dan segera roboh terjengkang kearas tanah. terutama sekali ditengah kegelapan.. menyaksikan kejadian itu ia merasa gusar sekali. kembali kita bersahabat lagi dengan mesrah" Diri ketiga orang kakek berbaju hitam itu.. mendadak terdengar tiga kali suara pekikan nyaring dikumandang dari tiga arah yang berbeda." Baru selesai Suma Thian yu memaki. suaranya nyaring seperti lolongan srigala.. jalan darah Si Kok seng sudah tertotok dan jatuh tak sadarkan diri.com/ Semua orang merasakan pandangan matanya jadi silau. kearah dalam hutan bentaknya penuh keguiaran: "Setan alas. se perti juga jeritan kuntilanak. belum sempat mereka menyaksikan bayangan hitam itu.

kau masih belum pantas untuk menanyakan nama sauyamu!" "Li lote" pada saat itulah terdengar Hui cha cun cu Kiong Lui berkata dengan suara dingin. bersama Hoat seng si (Mayat kaku hidup) Ciu Jit hwee mereka disebut Ih Lwe ji mo (sepasang iblis dari kolong langit). mukanya berubah menjadi merah padam. binatang berkepala sembilan Li Gi menatap sekejap ketiga orang itu dengan sorot mata buas. mukanya bengis dan menyeramkan. lalu ujarnya: "Apakah kalian bertiga tidak kenal tulisan?" "Kalau kenal kenapa? Kalau tidak kenal kenapa pula?" Suma Thian yu balik bertanya. hidung besar mulut besar dan bertampang seperti singa. Kiu tausiu Li Gi mengawasi Suma Thian yu dengan sorot mata setajam sembilu. dia adalah losam Liat hwee siu (binatang berapi membara) Li Hiong. dia membawa tongkat berbentuk rembulan. sedangkan orang yang berdiri ditengah are na itu berambut sepanjang punggung. Waktu itu. mata besar alias mata tebal. Thi pit suseng Thia Cuan melompat ke depan dan berdiri diantara Li Gi dengan Suma Thian yu. memakai gelang berbentuk rembulan diatas kepalanya. Garunya Sip hiap jin mo (Manusia iblis penghisap darah) Pi Ciang hay merupakan jago paling lihay dalam kalangan iblis. agaknya dia siap sedia melancarkan serangan. tulang belulang diseluruh tubuhnya bergemerutuk keras. "jagal saja dia kan beres? Buat apa mesti banyak bersilat lidah dengan dirinya? Kiu tau siu Li Gi tertawa seram. lalu sambil tertawa terbahak-bahak serunya: . Orang ini merupakan iblis paling keji dan paling ganas dalam dunia liok lim dewasa ini orang menyebutnya sebagai Hui cha cuncu (Rasul garpu terbang) Kiong Lui. kemudian tanyanya penuh kegusaran: "Siapa kau? Apakah sudah bosan hidup?" "Hmm. berusia enam puluh tahunan.Tiraikasih Website http://kangzusi. sepasang lengannya menjadi merah membara. dengan mengandalkan tampangmu semacam ini.com/ adalah kakek kurus bercambang.

.. tubuhnya seperti elang raksasa menerjang ke tengah udara. dia tahu kalau musuhnya yang ini sangat tangguh. harap jangan marah. Sambil membentak keras. meledak hawa amarah dalam dada Thia Cuan. tiga dua gulung angin serangan itu saling ber tubrukan di tengah udara terjadilah pusingan angin yang menyebar ke empat penjuru.!" terdengar suara ledakan keras menggema memecahkan keheningan. telapak tangan yang satu digunakan untuk menyapu ke bawah. . Melihat kemunculan Thi pit suseng. dengan jurus Siang hong tiau yang (sepasang burung hong menghadap mata hari) dia sambut datangnya ancaman lawan dengan sepasang tangannya berbareng. Baru saja tubuhnya dapat berdiri tegak. dengan jurus Ciang ing phu toh (Elang sakti menerjang kelinci) dia lansung mencengkeram batok kepala Thi pit suseng Thia Cuan. mendadak dia berpekik nyaring. Melihat serangan yang begitu berbahaya dari lawannya. Suma Thian yu masih muda dan gampang diroboh kan. Tapi setelah berada dalam keadaan demikian terpaksa ia harus bulatkan tekad untuk meng hadapinya.com/ "Hiante. baru saja dia akan memberi pelajaran kepada sang pemuda. masing-masing pihak terdorong mundur selangkah ke belakang. Terdesak oleh sisa angin pukulan itu. dia terkejut bercampur mendongkol. siapa tahu dari tengah jalan muncul seorang Tuia Kau kim. "Blaaammm. Kiu tausiu Li Gi tidak menyangka kalau tenaga dalam yang dimiliki lawan begitu sempurna.Tiraikasih Website http://kangzusi.. sepasang telapak tangannya melancarkan sekuah pukulan yang dahsyat menghantam tubuh Thi pit suseng. sementara telapak tangan yang lain digunakan untuk membacok ke atas. kesepuluh jari tangannya dipentangkan lebar-lebar.. terkesiaplah hatinya. termakan oleh pukulan yang memaksa nya mundur. Dalam perkirarn Kiu tau siu Li Gi. serahkan saja setan tua itu kepadaku. sepasang tangannya diluruskan ke depan.

ditengah udara kembali terjadi suatu bentrokan keras yang menimbulkan suara ledakan dahsyat. Thia Cuan memiliki ilmu silat yang tinggi serta warisan langsung dari Kun lun-pay. disaat Kiong Lui membentak keras itulah. melihat gerakan tubuhmu jelas semuanya merupakan kepandaian silat aliran Kun lun pay. mukanya pucat pias seperti mayat. dihentikan jelas tak sempat lagi. Kiong Lui mendeham beberapa kali. ia sama sekali tidak menjadi gugup. kau berani mengelabuhi aku? Hmmm. walaupun terpengaruh juga oleh gelombang angin sera ngan itu. "Bocah keparat. Jurus serangan ini merupakan salah satu jurus yang dahsyat dari empat macam kepandaian Kun lun kim hoat. kemudian dengan seorang tua yang berpengalaman dia bertanya: "Aoa hubunganmu dengan Bi kun lun Siau Wi goan?" "Aku sama sekali tidak kenal dengan orang ini" jawab Thia Cuan tegas. ujung bibirnya basah oleh noda darah. begitu menyaksikan Kiu tau siu Li Gi menerjang ke bawah dengan dahsyatnya. Thi pit suseng Tia cuan sendiri. namun dia tetap sehat wal'afiat seperti sedia kala. Hui cha cun cu Kiong Lui yang menonton jalan-nya pertarungan dari sisi arena menjadi tetegun oleh kejadian itu. Menyusul kemudian tampak debu dan pasir beterbangan memenuhi angkasa. udara menja di gelap dan Kiu tau siu Li Gi mendengus ter tahan. pelan-pelan dia bangkit berdiri kemudian ditatapnya Hai cha cun ca Kiong Lui tanpa berkedip. "Tahan!" Sepasang telapak tangan dua orang yang sedang bertarung sudah terlanjur di lancarkan.Tiraikasih Website http://kangzusi. mendadak bentaknya keras-keras. tubuhnya seperti bintang yang jatuh roboh ke tanah. dengan jurus Kiau cong ki ku (memukul genta menghantam tambur) sepasang tangannya bersama-sama di sodok ke depan menghajar tubuh Li Gi. padahal Bi kun lun Siau . dengan memperkuat posisi kuda-kudanya.com/ Sebagai murid kesayangan dari Heng si Cin jin.

per kataan tersebut ia mendengus dingin. mungkin kau hanya seorang pra jurit tak bernama yang rendah kedudukannya. aku enggan ribut denganmu.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ Wi goan adalah murid kesayangan dari Leng-go cinjin.. kemudian tertawa terbahak-bahak. setiap jago persilatan yang berkelana dalam dunia persilatan hampir semuanya kenal dengan lohu. mengingat usiamu masih muda dari tak tahu urusan.. . tolong tanya siapakah nama besarmu?" "Bocah keparat. kemudian sambil menuding keujung hidung sen diri serunya: Suma Thian yu paling benci dengan sikap latah dan takabur semacam ini mendengar. matanya memandang sinis dan senyuman dingin menghiasi ujung bibirnya. Hui cha cun cu Kiong Lui dapat menyaksikan sikap sinis anak muda tersebut.. masa kau tidak tahu?" Berbicara sampai disitu dia berkerut kening. Thi Pit suseng segera memperhatikan Hui cha cun cu se kejap kemudian balik bertanya: "Maaf. mendadak sepasang matanya melotot besar. tapi dia sengaja mengejek. sinar buas me mancar keluar. "Habahahahana.belum pernah sauya dengar seorang manusia she Kiong dalam dunia persilatan. maksudnya adalah untuk memancing kemarahan musuhnya yang latah dan takabur ini. masa kau tidak kenal dirinya?" Mendengar perkaraan tersebut.. serunya: "Bocah keparat. sesudah tertawa seram.. Tapi lantaran malu mengakui hal tersebut. maka sengaja kau pakai kata-kata yang mem buat untuk menggertak?" Padahal setelah mendengar lawannya she Kiong tadi. Suma Thian yu sudah mengerti siapa gerangan orang yang dihadapinya. ketua Kun lun pay sekarang. kau tidak puas?" Suma Thian yu memandang sekejap wajah Kiong Lui dengan pandangan sinis. kalau mataku buta.

sekali pun terdiri dari baja aslipun tak sanggup menahan pukulan mana. Gembong iblis kenamaan memang berbeda dengan kawanan jago lainnya. ayunan toya tersebut paling tidak mempunyai kekuatan sebesar lima ratus kati. Tatkala Suma Thian yu menyaksikan ayunan senjata Hou tou pang berbentuk bulan sabit itu amat gencar dan cepat. "Weess! diiringi desingan angin tajam yang kuat. kali ini yang diancam adalah pinggang lawan. lohu akaa memenuhi keinginanmu itu!" makinya sambil menahan geram. Liat bwee siu Li Hiong sudah melompat kehadapan Toan im siancu Thia Yang. jangankan tubuh Suma Thian yu terdiri dari darah dan daging. Suma Thian yu tahu lihay terpaksa dia gunakan ilmu bobot seribu. Dalam pada itu.com/ Betul juga. "Bila kau ingin mampus. dimana serangannya menyambar lewat secara lamat-lamat Suma Thian yu merasakan kulit badannya amat sakit. Begitu serangan toyanya mengenai sasaran yang kosong. selapis hawa pembunuhan yang amat tebal dengan cepat menyelimuti seluruh wajahnya. Berhubung tenaga serangannya begitu dahsyat. Hui cha cun cu Kiong Lui kontan dibuat mencakmencak karena kegusaran. telapak tangannya segera diayunkan ke depan melancarkan sebuah bacokan.Tiraikasih Website http://kangzusi. ia maju selangkah mendekati anak muda itu. senjata Hou to pang berbentuk bulan sabitnya menyapu bagian bawah tubuh dengan membawa desingan angin tajam. Setelah itu dia mempertinggi serangannya satu depa lebih ke atas. buru-buru dia melejit ke tengah udara. Hui cha cun cu Kiong Lui segera menahan tubuhnya dan menarik kembali senja ta Hou topang berbentuk bulan sabit yang di ayunkan ke muka tadi. membawa tubuhnya melayang turun kebawah. kemudian toya berbentuk bulan sabitnya diayun ke pinggang lawan dengan jurus Heng sau jian kun (menyapu rata seribu prajurit). senjata toya Hou topang berbentuk bulan sabit itu menyambar lewat hanya beberapa inci dibawah kaki anak muda tersebut. .

belum mencapai sepuluh gebrakan. melihat serangan yang datang begitu dahsyat ibarat bukit Thay san yang menindih kepala. "Budak rendah! loya akan menemanimu bergembira!" Toan im siancu Thio Yong menduga sampai disitu. Dipihak lain. Suma Thian yu yang bertarung dengan tangan kosong menghadapi toya Hou to pang berbentuk bulan sabit sudah mulai tak sanggup menahan diri. Tatkala Thi pit suseng Thia Cun menyaksikan adiknya sudah terjun ke arena pertarungan. dengan perasaan terperanjat ia menyingkir kesamping. Begitu lolos dari ancaman. pedangnya segera dicabut keluar dari sarung. mendadak ia berpekik nyaring. Beraba dalam situasi yang kritis dan tegang seperti ini. tanpa terasa ia memusatkan seluruh per¬hatiannya mengikuti jalannya pertarunan. toya Hou to pang seberat berapa ratus kati yang berada dalam permainannya ringan bagaikan toya kayu. selain serangannya berat. Sejak terjun ke dunia persilatan. ia sudah mengembangkan jurus-jurus mautnya sambi1 menerjang kedepan. tu-buhnya melejit lima kaki ke tengah udara dengan gaya burung bangau terbang ke angkasa. belum pernah Suma Thian yu menghadapi mu suh setangguh ini. tangannya meraba diatas gagang pedang dan siap memberi penolongan bilamana perlu. gerakgeriknya juga enteng. bayangkan saja Hui cha cun cu sebagai tokoh kelas satu dalam dunia Liok lim dewasa ini.Tiraikasih Website http://kangzusi. Toan im siancu Thin Yong meloloskan sembilan pedang mestika dari pinggangnya lalu sebelum Lian hWee siu li hiong menyerang lagi.com/ Menanti lengannya diayunkan kedepan itulah dia baru membentak. gesit dan cekatan. gadis itu tak berani menyambut ancaman mana dengan kekerasan. . baik lwekang maupun gwakangnya boleh dibilang sudah mencapai tingkat yang sempurna. ia sudan keteter hebat dan hanya sangaup menangkis belaka. untuk sesaat dia dibikin geleng kepalanya oleh gerakan tubuh orang yang aneh dan cekatan.

kiranya kau adalah ahli waris dari orang she Wan" Sambil berkata tongkat Hou to pang nya di angkat keatas dan diputar bagaikan sebuah roda kereta. Suma Thian yu memainkan selapis kabut pe dang berwarna biru untuk melindungi badan.. dia tidak berani membantu karena kuatir menimbulkan suatu pertarungan massal. namun ia tetap berdiri tak bergerak. Hui cha cun cu Kiong Lui terhitung seorang gembong iblis yang sukar dihadapi. sebaliknya Hui cha cun cu Kiong Lui kena tertekan oleh kekuatan lawan hingga kakinya amblas tiga inci kadalam tanah. kemudian setelah tertawa dingin jengeknya: "Hehehehenehe. pedangnya segera berputar sambil melancarkan serangan gencar. Suma Thian yu segera mengembalikan posisi nya yang terdesak menjadi lebih mantap. pedang dan tongkat Hou to pang telah saling membentur keras hingga menimbulkan percikan bunga api. dia mendongakkan kepalanya memperhatikan sekejan ancaman lawan.. Menggunakan kesempatan dikala pedangnya bentrok dengan toya lawan.Tiraikasih Website http://kangzusi. maka dia sendiripun tak kelewat terbaru napsu untuk turun tangan..com/ Serentetan cahaya biru memancar keempat penjuru dan amat menusuk pandangan mata. Suma Thian yu segera melayang turun keatas tanah. Selama ini Thi pit suseng hanya berpeluk belaka sambil menonton jalannya petrarungan massal. dia dapat melihat bahha kepandaian silat yang dimiliki kedua belah pihak berada dalam keadaan seimbang. . Dengan mengandalkan serangan tersebut. dia pun mengerti menang kalah tidak bisa di temukan dalam waktu singkat. dengan cepat tubuh Hui cha cun cu dikurung rapat. dengan Kiong Lui segera ber lempur sengit.. diantara perputaran yang kencang itulah pelan-pelan dia menyongsong bayangan pedang yang diciptakan Kit hong kiam tersebut. Dalam waktu singkat terdengar dua kali ben turan keras ditengah udara.. bagaikan sebuah jala perangkap ikan yang besar dan datang dari langit.

ia tak memiliki tenaga untuk melancarkan serangan balasan. Toan im siam cu yang melancarkan serangan berantai mendesak musuhnya habishabisan. kini anak muda tersebut hanya memiliki sisa kekuatan untuk mempertahankan diri belaka. bukan nya berhenti dia malah melancarkan serangan-nya makin gencar.com/ Kurang lebih seperminuman teh kemudian empat orang yang sedang bertarung sengit di tengah arena teiah berhasil menentukan siapa menang siapa kalah. senjata Hou to pang nya dengan membawa deruan angin tajam membacok seluruh tubuh Suma Thian yu secara bertubi-tubi. semua ini membuat suasana dalam arena pepertarungan berubah lebih mengerikan. .Tiraikasih Website http://kangzusi. senjata pentungan Hou to pangnya tak pernah mengendor sedikit pun. Liat bwee siu Li Hiong segera melepaskan dua buah serangan berantai dan melompat mundur lebih duluan. keenakan kau si setan tua!" Dihak lain. Thi pit suseng Thia Cian yang menyaksikan peristiwa ini menjadi sangat gelisah. kalau di lihat dari keadaan si Liat hwee sin Li hiong sekalian. Hui cha kun cu Kiong Lui seakan tak mendengar suara bentakan itu. dengan suara dalam ia lantas memrmembentak: "Tahan!" Suaranya keras bagaikan guntur yang membelah bumi disiang hari bolong. ia tak memiliki tenaga lagi untuk mempertahanan diri. serangan demi serangan dilancarkan se cara gencar dan semuanya membawa deruan angin tajam yang memekikkan telinga. Sedangkan Kiong Lui sendiri justru makin bertarung semakin perkasa. sambil menarik kembali pedangnya ia membentak: "Hmmm. Di pihak lain keadaan pertarungan antara Suma Thian yu melawan Hui cha cun cu justru merupakan ke balikannya. Tentu saja Toan im siancu tak ingin membangkang perintah kakaknya. tampaknya tiga jurus kemudian ia tentu keok.

. kali ini dia membacok jalan darah Pek bwee hiat dibelakang kepala Suma Thian yu. Bagus sekali. Thi pit su seng Thia Cuan segera berkerut kening. Tampak ujung bajunya berkibar terhembus angin kemudian tubuhnya menerjang kedepan secepat kilat.. mung-kia sedari tadi sudah berpulang ke alam baka" Thi pit suseng Thia Cuan tertawa terbahak-bahak. Melihat itu.haah. sepasang telapak tangannya dilontarkan kedepan.. kau anggap nyawamu masih bisa dipertahankan hingga sekarang? Hmm.. lebih baik ambillah dengan mengandalkan pandaian silatmu sendiri.. selain itu akupun tidak saling mengenal dengannya. menda dak ia berpekik nyaring. "Haaah. sesungguhnya Suma Thian yu sudah kehilangan banyak tenaga. senjatanya kembali diputar membelah angkasa dengan jurus kay san to liu (membuka bukit air mengalir).com/ Setelah melalui pertarungan yang seru. jadi kau ingin mencari keuntungan dalam air keruh.Tiraikasih Website http://kangzusi. cepat dia mengembankaan gerakan tubuhnya dan meloloskan diri dari kepungan lawan. Hai cha cun cu Kiong Lui tak rela melepas kan usaha yang berhasil dicapainya selama ini. kepalanya terasa pening dan badannya lemas tak bertenaga. cuma sayang toaya sama se kali tidak ada sangkut pautnya dengan Siau Wi goan." .haaah. segera membuatnya sadar kembali. terima kasih banyak atas kebaikanmu. secara keras lawan keras. Menyaksikan peristiwa tersebut....... bila kau menginginkan nyawaku. Hui cha cun cu Kiong Lui menghimpun tenaga dalamnya sambil membentak keras: "Orang sbe Thia. kemudian menghadang jalan pergi Kiong Lui. hmm! Seandainya lohu tidak teringat kalau kau masih punya hubungan dengan Bi kun lun (Kun lun indah). dia menggetar pergi senjata Hou to pang lawan. Suara bentakan dari Thi pit suseng barusan baginya ibarat sebaskom air dingin yang diguyurkan keatas kepalanya.

. hari ini aku akan suruh kau menderita kekalahan secara puas lahir batin. tapi bocah keparat yang menggemaskan ini tak boleh meninggalkan tempat ini barang setengah langkah pun. Suma Thian yu rugi didalam tenaga dalam yang tak berhasil melampaui kesempurnaan Kiong Lui.. maka kau boleh pergi dari sini. katanya: "Dengan mengandalkan kepandaianmu itu kau hendak menahan aku disini? Lebih baik gerakkan lagi senjata rongsokanmu itu. Pada dasarnya Suma Thlan yu adalah seorang bocah yang berjiwa keras dan tinggi hati. mendadak dia membalikkan tubuhnya sambil tertawa mengejek. sauya akan melayanimu untuk bertarung seratus gebrakan.com/ Suaranya datar. bocah keparat.. dia segera tertawa dingin tiada hentinya: "Heeeh...Tiraikasih Website http://kangzusi..heeeh. Siapa tahu Hui cha cun cu Kiong Lui malah tertawa terbahak-bahak dengan seramnya "Hehehebebehe. Yang di maksudkan sebagai bocah keparat tak lain adalah Suma Thian yu.. tidak tidak meninggikan kepala merendahkan derajat sendiri dibalik kelembutan terdapat nada keras.memang hal itu paling bagus. sebetulnya hanya ada satu jalan kematian saja. berbicara dan cara tindak tanduk kalian semua. ucapan mana sege ra membungkamkan mulut gembong iblis itu. dari malu nya si gembong iblis itu menjadi naik darah. Akan tetapi berhubung lohu mempunyai sumpah yang mengatakan bahwa setiap sahabat Bi kun lun akan kulepas.. maka dia mengusulkan untuk ber tarung sebanyak seratus gebrakan dalam permainan ilmu pukulan.heeeh.. kemudian aku akan menggantungmu hidup-hidup diatas pohon agar ditonton semua orang!" . barang siapa berani masuk hutan harus mampus. Tapi justeru karena hal tersebut. kau tidak menyaksikan jenasah diatas pohon itu? Inilah contoh yang paling baik bagi mereka yang bersikeras ingin melanggar peraturanku.

Bayangkan saja ke tiga orang muda mudi itu adalah jagojago pilihan dari kaum muda. dalam sepuluh gebrakan kemudian kalian pasti akan mampus diatas genangan darah segar! . mengganggu seujung ram butnya. belum tentu ia sanggup merobohkan mereka dalam sepuluh gebrakan saja. Mencorong sinar bengis dari balik mata Kiong Lui. Thia si hengte (dua bersaudara Thia) telah memperoleh warisan langsung dari Heng si cinjun. tapi kalau tiga orang bekerja sama. berbulu dan berotot besar itu. kemudian sambil menggulung bajunya hingga nampak lengan yang kekar. sampai wak tunya jangan salahkan lagi kalau nona tidak mengenal ampun!" Sambil berkata dia lantas menggeserkan ba dannya dan berdiri disamping Suma Tbiau yu. "Perkataan seorang lelaki sejati berat bagaikan bukit karang". ia bersiap sedia melancarkan serangan. Dalam sekilas pandangan saja Hui cha cun cu Kiong Lui sudah dapat menembusi jalan pemikiran ke tiga orang lawannya. Untuk bertarung satu lawan satu.Tiraikasih Website http://kangzusi. dengan tangan terbuka lohu akan menghantar kalian pergi dari sini!" Benar-benar suatu ucapan yang amat sesumbar. kesempurnaan mereka terhitung jagoan nomor wahid dikolong langit. sedangkan Suma Thian yu mendapat warisan keluarganya.com/ Dengan lemah gemulai Toan im siancu dihadapan Hui cha cun cu. sambil mementangkan mulutnya yang lebar dia membentak: "Lebih baik kalian bertiga maju bersama. mendadak ia melemparkan senjata Hou to pang nya ke depan kaki Liat hwee siu Li Hiong. dalam sepuluh gebrakan bila aku gagal meng hancur lumatkan kalian. lalu serunya: "Jika kau berani. Thia Yong yang pertama-tama akan beradu jiwa paling dulu denganmu. mungkin saja mereka masih belum sanggup. Diatas wajah mereka bertiga serentak terlintas perasaan memandang rendah yang amat sinis.

dia masih menanti serangan balasan dari Hui cha cun cu dengan tenang. ketika sampai ditengah jalan. segera menghimpun segenap tenaga dalamnya kedalam lengan. dia mengubah serangan pu kulannya menjadi cengkraman dan mencengkeram belakang kepala lawan. menghadapi ancaman tersebut ia tidak menjadi gugup atau panik. tubuhnya menerobos masuk kedalam arena kemudian telapak tangannya diayunkan ke muka membabat jalan darah Leng tay hiat di punggung Hui cha cun cu. sekilas pandangan serangan mana kelihatannya cepat seperti sambaran kilat. tahutahu sudah tiba di depan Thia Yong. Toan im siancu tidak ambil diam.com/ Suma Thian yu tidak banyak bicara. agaknya ia telah berhasil menebak jitu suara hati kedua orang lawannya. sesunguhnya dibalik ancaman mana tersembunyi dua gerakan lain yang dipersiapkan untuk mundur. . Mendadak Thi pit suseng membentak nyaring. Hanya Thi pit suseng seorang yang tidak berkutik. Ditunggunya serangan lawan hampir menca pai tubuhnya ketika secara tiba-tiba dia memutar tubuhnya melancarkan serangan balasan. untuk kemudian melancarkan serangan dahsyat bila kesempatan baik telah tiba. Serangan yang dilancarkan Suma Thian yu maupun Thia Yong sesungguhnya cuma serang an tipuan belaka. dari samping ia menyerang dengan jurus Im liong tham jiau (naga sakti mementang cakar). seakan-akan dia bermaksud memanah dua ekor burung dalam sekali bidikan. lalu sambil menggunakan ilmu pukulan Tay cing to liong ciang ajaran gurunya Put gho cu. jurus serangannya ganas dan mengerikan. serangan yang berkelebat secepat sambaran kilat. Benar-benar lihay Hui cha cun cu ini. dia membacok tubuh Kiong Lai dengan jurus Ci kou thian bun (mengetuk pintu langit selatan).Tiraikasih Website http://kangzusi.

ia membalikkan badan dan melepaskan serangan balasan. kenyataan tersebut kontan membuatnya menjadi tertegun. secara beruntun dia melepaskan tiga buah serangan berantai masing-masing dengan jurus Kun kun to coan ( Dunia diputar balik) Kui seng ti to (Bintang kejora jatuh jumpalitan) dan Sian hong sau soat ( Angin berpusing menyapu salju). coba kalau tidak begitu. Ketika Thi pit suseng Thia Cuan termakan oleh sapuan tangan pukulan itu. niscaya Thi pit suseng sudah tewas seketika. badannya sege ra mundur beberapa langkah dengan sempoyongan. mendadak dia merasakan tibanya desingan angin tajam dari arah belakang. sadarlah dia bahwa isi perutnya telah terbakar. diam-diam ia mengertak giginya keras-keras.com/ Waktu itu sesungguhnya Hui cha cun cu Kiong Lui sedang bersyukur karena serangannya akan segera berhasil mencapai sasaran. Betapa hebatnya serangan itu bisa dilihat dari Hui cha cun cu Kiong Lui yang tak berani menyongsong serangan itu . tenaga dalam yang disertakan benar-benar luar biasa dahsyatnya.Tiraikasih Website http://kangzusi. Masih untung Hui cha cun cu Kiong Lui masih teringat akan sumber perguruannya serta hubungan-nya dengan Siau Wi goan. Berada dalam keadaan begini harus mengesampingkan dulu kedua orang musuhnya yang berada didepan. asal dia menambah tenaga serang annya dengan dua bagian tenaga saja. Dengan demikian tinggal Suma Thian yu seorang yang harus berjuang mempertahankan diri. tak selang dua gebrakan ke¬mudian. isi perutnya menderita luka dan roboh terduduk diatas tanah. semuanya merupakan jurus penolong dari ilmu pukulan Tay cing to liong ciang. dadanya terasa sakit sekali. Toan im siancu mengalami nasib seperti kakaknya. Begitu Thi pit suseng mundur kebelakang. Serangan ini dilepaskan dalam keadaan gusar. kini didalam arena tinggal Suma Thian yu serta Toan im siancu yang sudah lelah karena kehabisan tenaga.

Tampaknya dari sepuluh gebrakan yang di janjikan kini tinggal dua gebrakan lagi. petikan nyaring ter sebut seketika itu juga menawarkan suara gemuruh guntur yang mengelegar diangkasa. dia jadi terperanjat. secars beruntun dia mengegos sebanyak tiga kali. terpaksa dia harus menghantar lawan-lawannya ini untuk berlalu dari daerah terlarang itu. bila Hui cha can cu Kiong Sui gagal merobohkan musuhnya. "Hiante. Ketika Suma Thian yu mendongakkan kepala. cepat mundur! Dia telah menggunakan Pek lek si hun ciang (Pukulan geledek pembetot sukma)!" Baru selesai Thi pit suseng berseru. Disaat yang amat kritis inilah.Tiraikasih Website http://kangzusi. dia sudah me lesat kesamping untuk menghindarkan diri. sambil berpekik nyaring degan membawa luka dia menerjang ke arah Suma Thian yu. untuk sesaat mereka seperti melupakan tragedi yang sedang terjadi didepan mata. bagaikan seekor naga bengis meninggalkan samudra. kemudian melompat sejauh satu kaki lebih. dengan cepat merasakan hatinya menjadi tenang kembali. dengan membawa deruan angin puyuh dia menyambar keatas kepala Suma Thian yu. Mendadak Hui cha cun cu Kiong lui berpekik nyaring. tak sempat memandang sekejap lagi. ditengah udara berkumandang pekikan nyaris yang memekakkan telinga. tubuhnya melejit setinggi tiga kaki ketengah udara.com/ dengan kekerasan. Ketika memandang lagi kearah Hui cha cun cu. wajah berubah pucat. seketika itu dia sedang mengayunkan sepasang telapak tangannya dan . di tengah angkasa telah bergema suara geledek yang menggelegar dengan nyaringnya. Semua orang yang semula tertegun oleh suara guntur. lalu seperti sekilas cahaya yang membuyarkan awan hitam. Thi pit suseng Thia Cuan yang menyaksikan peristiwa itu segera melupakan tenaga dalam yang dideritanya.

Tampaknya suara pekikkan nyaring yang membetot sukma itu telah mengacaukan pikiran Hui cha chun cu. siapa tahu pada saat itulah suatu kejadian aneh telah berlangsung. hanya sekejap kemudian.! Apakah kau sudah melu pakan dengan kata-katamu tempo hari. seperti barung yang hinggap dia atas tanah. dengan entengnya dia melayang turun kembali kepermukaan tanah.. tak bisa ma¬suk akal. kalau tadi sikapnya garang angkuh dan jumawa sekali. maka setelah berjumpa dengan bocah lelaki itu. hmmm. kembali ada jiwa yang akan mela. bukankah bocah lelaki ini adalah seorang bocah ajaib didunia ini? Tapi rasanya hal ini mustahil. Sementara semua orang masih tertegun.. yang disini. Heran! Mungkinkah suara pekikan tadi berasal dari bocah lelaki yang masih ingusan ini? Kalau memang begitu. masih bersifat kekanakkanakkan. bagaimana mungkin bisa memiliki ilmu silat yang begitu lihaynya? Tapi cahaya kilat yang terlibat tadi sudah jelas merupakan bayangan tubuh dari bocah ini selain dia siapa lagi? Tampak sepasang kening bocah lelaki itu menonjol tinggi sekali.. lagi-lagi kau membuat kejahat an disini". tahu-tahu ditengah arena telah berdiri seorang bocah lelaki berusia sebelas dua belas tahunan. lalu sepasang telapak tangannya segera ditarik kembali.com/ secepat kilat meng hantam tubuh Suma Thian yu. keadaannya berubah seperti tikus berjumpa kucing. seandainya aku tidak datang tepat waktunya..Tiraikasih Website http://kangzusi. tampak tubuhnya buru-buru berjumpalitan di tengah udara. sikapnya menghormat dan tunduk sekali. . sesosok bayangan manusia nampak berkelebat lewat dari balik hutan.?" Sungguh menggelikan sekali keadaan Hui cha cun cu Kiong Lui yang telah berusia enam puluh tahunan itu. hal ini mana mungkin bisa terjadi? Seorang bocah lelaki yang masih berusia sebelas dua belas tahunan. dia sedang berdiri ber tolak pinggang sambil mencaci maki: "Kiong Lui.

dengan sikap yang amat menghormati dia berkata: "Sobat kecil.Tiraikasih Website http://kangzusi. buru-buru dia menyambut surat itu dan dibuka lalu dibaca isi-nya. diatas surat itu hanya tercantum beberapa huruf yang berbunyi: "Datanglah segera selesai membaca surat ini" . kenapa sudah lama kau tidak bermain kemari? Lohu sangat rindu kepadamu!" "Huuuuh. rambutnya di gulung menjadi satu. matanya besar lagi bulat. siapa yarng kesudian bermain disini?" Ibuku bilang kau adalah telur busuk terbesar didunia ini. Mendadak bocah lelaki itu berpaling. kemudian katanya: "Tak heran kalau ibuku mencarimu. ia melarangku bermain denganmu" sahut bocah lelaki itu terus terang. sepasang matanya melotot besar dan memancarkan sinar berkilauan. Sementara itu sibocah telah memperlihatkan dua baris giginya yang putih bersih sambil menegur: "Siapa yang bernama Suma Thian yu?" Agak tertegun Suma Thian yu mendengar pertanyaan itu. setelah termangu sesaat buru-buru sahutnya: "Akulah orangnya" Bocah lelaki itu segera mengamati Suma Thian yu sekejap.com/ Semua orang lantas mengalihkan perhatian nya kewajah bocah itu. nih! Disini ada sepucuk surat untukmu. Akan tetapi sikap Hui cha cun cu Kiong Lui bagaikan sedang menghormati dewa pujaannya saja. kecuali itu tidak terlihat sesuatu gejala lain yang istimewa. ambil dan bacalah sendiri!" Suma Thian yu makin terperanjat lagi sete lah mendegar perkataan itu. "Benar-benar lihay sekali tenaga dalam orang ini. tampak dia mengena kan baju berwarna putih bersih. wajahnya menarik dan menyenangkan. Suma Thian yu yang mendengar perkataan itu menjadi amat geli sekali sehingga tak tahan ia tertawa terkekeh. entah bagaimana cara berlatih?" anak muda itu segera berpikir.

sekembalinya kerumah nanti. untuk sesaat dia menjadi gelagapan hingga tak sepatah katapun sanggup diutarakan. Mendadak terdengar Hui cha cun cu Kiong Lui membentak keras: "Tungqu sebentar! Sobat kecil.com/ Dibawahnya tidak nampak tanda tangan atau kode tertentu dari penulis surat itu. Dengan wajah termangu Suma Tnian yu mengawasi wajah si bocah itu lekat-lekat. Siapakah bocah ini? Siapa pula ibunya? Ada urusan apa dia khusus datang kesitu untuk mencarinya? Siapa musuh besanya? Apa sangkut pautnya dengan dirinya? Serentetan pertanyaan tersebut membuat Suma Thian yu menjadi sangat murung dan tak tahu apa yang mesti dilakukan. pelbagai ingatan segera berkecamuk didalam be naknya membuat dia terasa pusing umuk memikirkannya. Sambil tertawa cekikikan bocah lelaki itu segera menegur: "Bila kau selesai membaca. tidak. mari kita segera berangkat!" "Tolong tanya sobat kecil...Tiraikasih Website http://kangzusi. setelah menatap sekejap wajah Kiang Lui dengan gusar. tidak!" Hui cha cun cu segera menampik.!" Bocah lelaki itu segera berpaling. tentu saja lohu tak bisa berkata apa-apa lagi. serunya kembali: "Kau kuatir tidak bisa menagih kembali? Hutang apa sih? Biar aku saja yang membayarkan baginya" "Oooh.. asal sobat kecil telah mengambil alih hutang tersebut. sampaikan salamku untuk ibumu! . kita akan kemana?" Suma Thian yu segera bertanya: "Tentu saja ke rumahku!" Sambil menyahut bocah itu segera menarik tangan Suma Thian yu dan siap berlalu dari situ. mencorong sinar tajam dari matanya. dia masih berhutang kepada lohu.

se lembar wajah Toan im-siancu Thia Yongpua turut berubah menjadi merah padam seperti apel yang masak. dia lantas mendesis dan berseru sambil melotot: "Hmmm. bocah lelaki itu telah membentak pula dengan suara keras: "Ayo berangkat! Tempat ini bukan tempat yang aman" Kalau dibicarakan sesungguhnya sukar masuk diakal.. Begitu bocah lelaki itu selesai berkata.com/ Bocah lelaki itu mendengus dingin. tampaknya kau mencari penyakit!" Sambil berkata dia lantas mengayunkan telapak tangannya menghantam wajah bocah lelaki itu. Suma Thian yu hanya melihat bocah kecil itu mengangkat . "Tak usah kuatir. tanggung dia dapat berjumpa lagi dengan kalian berdua" Walaupun usia bocah lelaki ini masih muda... Suma Thian yu yang menyaksikan kejadian ini segera berseru dengan amat gelisah: "Nona Thia.. Tiba-tiba dua bersaudara Thia berpekik nysring.. namun caranya berbicara seperti orang dewasa. siapa namamu dan dimana rumahmu?" Dengan tak sadar bocah lelaki itu menukas: "Kau takut aku akan melalapnya hidup-hidup? Paling cepat sebulan paling lambat dua bulan. Sambilmenjura Th i pit suseng Thia Cuan segera menegur: "Tolong tanya sobat cilik. sehingga dua bersaudara Thia pun turut merasa keheranan. Dengan cepat Toan im-siancu Thia Yong bertanya: "Dimanakah rumah kediamanmu?" Kali ini si bocah lelaki itu tertawa cekikikan. bukan aku yang berhak menjadi mak comblang.Tiraikasih Website http://kangzusi. ia segera berlalu meninggalkan hutan tersebut. dua bulan kemudian dia pasti akan mengunjungi kalian berdua di bukit Kun san telaga Tong ting ou". kedua orang itu segera melompat ke depan dan menghadang jalan pergi bocah itu." Belum habis dia berkata.

com/ lengannya. wajah bocah lelaki itu nampak berseri. dengan begitu dia masih bisa membuntuti selalu lima langkah di belakang bocah lelaki itu. dia memarik tangan suma thian yu dan menembusi hutan itu. Melihat kejadian tersebut. Untung saja Suma Thian yu memiliki ilmu silat yang hebat. pikirnya: "Diluar langit masih ada langit. Sekarang Suma Thian yu baru benar-benar dapat menyaksikan kesempurnaan ilmu meringankan tubuh yang dimiliki bocah lelaki itu. mau tak mau dia harus merasa kagum dan tunduk terhadap bocah itu. Kali ini mereka tidak bergerak ke arah bukit Han-san melainkan justru berbalik ke jalan kecil.. sudah pasti ada orang lain yang jauh lebih lihay daripadanya. kendatipun Toao im sian cu Thia Yong lebih bina1 dan wataknya lebih aneh pun. tahu-tahu ia sudah dikirim ke sisi badan kakaknya. . jangan dilihat bocah itu bergerak dipaling de pan. Buru-buru dia memberi tanda kepada kakaknya dan berlalu dari situ. diatas ma nusia masih ada manusia. namun langkahnya enteng dan cepat hing ga kalau dilihat dari tempat kejauhan.. Dengan demikian. selihay-lihaynya kepandaian seseorang. tampaknya soal ilmu silat memang tiada tara dalamnya" Apa yang di katakan orang kuno memang tidak salah. Ilmu meringankan tubuhnya pun amat sempurna. tahu-tahu seluruh badan Toan im siancu sudah melayang ditengah udara seperti selembar daun yang ter hembus angin puyuh. setinggi-tingginya sebuah bukit.Tiraikasih Website http://kangzusi. tentu ada bukit lain yang jauh lebih tinggi. semua jalanan yang mereka lalui sebagian besar adalah jalan perbukitan yang sempit dan curam. sepa sang kakinya seakanakan tidak menempel di atas tanah. Diam-diam Suma Thian yu menghela napas panjang.

hal ini membuat hatinya diam-diam merasa amat gelisah. bisa dibayangkan pula sampai dimanakah taraf kepandaian silat yang di miliki ibunya? Tapi dalam dunia persilatan belum pernah terdengar nama seorang jagoan perempuan semacam itu. Mendadak bocah lelaki yang sedang berlarian di muka berpaling seraya berseru: "Sudah hampir sampai. Walaupun Suma Thian yu memiliki kepandaian untuk melihat dalam kegelapan. kali ini dia menempuh perjalanan dengan meng gunakan ilmu meringankan tubuh Pat pah kan cian (delapan langkah mengejar comberet). sekalipun sejak berada dalam kandungan ibunya dia sudah mulai melatih diri. baik ilmu lwekang.com/ Bayangkan saja berapa usia bocah lelaki yang masih bau kencur ini? Tapi dalam kenyataan-nya.Tiraikasih Website http://kangzusi. terutama sekali dalam surat tersebut tidak dicantumkan nama maupun tanda tangan. Sebenarnya dia ingin bertanya kepada bocah itu ke manakah mereka hendak pergi. . tapi dia pun kuatir ditertawakan oleh pihak lawan. padahal kalau tidak ditanyakan hatinya terasa amat kesal dan gugup. belum tentu kepandaian silatnya bisa mencapai tingkatan demikian hebatnya. gwakang maupun ginkang semuanya telah mencapai puncak kesem purnaan. tapi saat itu dia tak sanggup melihat pemandangan yang berada satu kaki dihadapannya. mungkinkah bocah ini salah mencari orang? Malam itu udara gelap gulita. bagaimana kalau kita mempercepat sedikit perjalanan kita?" Selesai berkata. tiada rembulan. Bila ditinjau dari kepandaian silat yang di miliki bocah ini. hanya bintang yang betebaran memenuhi angkasa. tanpa menunggu persetujuan dari Suma Thian yu lagi dia lantas menghimpun tenaga dalamnya dan berganti gerakan tubuh. siapakah dia? Sambil berlarian menempuh perjalanan be nak Suma Thian yu dipenuhi oleh pelbagai per soalan yang memusingkan kepalanya.

ia mengejar lawannya dengan ketat. panas sebentar. padahal waktu kedatangan kita masih terlambat setengah kentongan daripada waktu telah kutetupkan sebelumnya!" Ucapan tersebut tak ubahnya menyindir ketidak becusan Suma Thian yu dalam melakukan perjalanan. Sedemikian jengahnya pemuda itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. niscaya dia sudah menerobos masuk ke dalam untuk menyembunyikan diri. didepan sana adalah rumahku" 000O000 WAKTU ITU Suma Thian yu sudah kehabisan tenaga.com/ Tentu saja Suma Thian yu tak berani berayal pula. dengan badan lemas. Dengan cepat dia berpaling ke arah puncak bukit didepan sana. napas tersengkal-sengkal. bagaikan peluru yang melejit kedepan. Setelah menempuh suatu perjalanan yang cukup panjang. kontan saja paras muka anak mu da itu berubah menjidi merah sebentar. membuatnya untuk sesaat tak sanggup mengucapkan sepatah katapun. namun sepanjang jalan dia tak pernah berbicara lagi walau se patah kata pun. hal mana semakin menambah misteriusnya suasana. si bocah lelaki itu segera berkata sambil tertawa cekikikan: "Tampaknya aku telah membuatmu kepayahan. Menyaksikan keadaan itu. menembusi beberapa bukit. mendadak ia tidak men¬jumpai rumah seperti yang . Tiada hentinya bocah lelaki didepan itu ber paling dan melihat apakah Suma Thian yu ber hasil menyusulnya atau tidak. rasanya tak terlukiskan dengan kata kata. dingin sebentar. hijau sebentar. buruburu dia menghimpun tenaga murnuinya dan mengembangkan ilmu meringankan tubuh Leng kong siu tok yang sangat lihay itu. sehingga seandainya disana terdapat sebuah lubang gua. entah oerapa jauh sudah mereka berjalan akhirnya terdengar bocah lelaki itu bersorak gembira: "Sudah sampai. seluruh badannya basah kuyup oleh keringat.

com/ dikatakan bocah uu. Ternyata antara tempat dimana mereka ber ada sekarang dengan bukit yang berada dise berang sana dipisahkan oleh sebuah jurang yang lebarnya kurang lebih tiga puluh kaki. "Tentu saja ada caranya. dia semakin keheranan. tahu kalau aku bakal datang terlambat. kecurigaan segera timbul. hatinya lantas menjadi lega. bukankah dia sudah menjadi dewa bukan manusia lagi... dimana rumahmu?" "Itu dia. "Bagaimana cara kita menyeberang kesana?" dengan perasaan tercengang akhirnya Suma Thian yu berseru. segera pikirnya lagi: "Mungkinkah bocah lelaki ini masih mempunyai seorang adik perempuan yang lebih kecil?" . atau bila dia bersayap dan sanggup terbang melampauinya. sebentar aku harus menghukum dia" Ketika Suma Thian yu mendengar dikebut kannya nama "Ing ji". akan tetapi sewaktu tidak menjum pai jalan tembus disitu. Diam-diam Suma Thian yu berpikir lagi: "Kau punya cara apa? Memangnya bisa ter bang menyeberangi jurang ini? Kalau memang demikian. sekalipun binatang juga belum tentu bisa melampauinya. "Ing ji memang cukup binal.?" Sementara itu terdengar sibocah sedang ber gumam seorang diri. keningnya lantas ber kerut dan wajahnya memperlihatkan rasa ke sulitan. Suma Thian yu melihat tempat yang ditunjuk adalah bukit didepan sana.Tiraikasih Website http://kangzusi. Orang hanya mungkin mencapai puncak seberang bila dia menuruni lembah jurang itu le bih dulu. dibelakang bukit sana" jawab si bocah sambil menunjuk kedepan sana. harap kau kau jangan kelewat terburu napsu" sahut si bocah cepat. jangankan manusia. dia tak mau menunggu aku sebentar lagi. sambil meman dang wajah si bocah itu tanyanya agak terdengung: "Sobat cilik. hmmm.

burung tersebutlah sebagai sarana angkutan untuk menyeberangi jurang itu. Begitu suara pekikan tersebut sirap. sambil terbang merendah dan berputar beberapa kali. tampaknya ia seperti ada maksud untuk mempermainkan si lelaki tersebut. lihat saja nanti sekembalinya dari sini akan kulaporkan kepada ibu agar kau dihukum!" Menurut aturan.com/ Sementara dia masih berada dalam keadaan bingung dan tidak habis mengerti. Dalam waktu singkat burung yang berwarna warni itu sudah melintasi dua buah puncak bukit.. mengapa kau tidak segera turun? Apakah kau menunggu sampai kubekuk batang lehermu nanti?" Ing ji masih saja berkaok sambil putar kian kemari.. suatu perasaan rendah diri segera muncul dihati kecilnya. seperti suara genta dari kuil yang menggaung diseluruh tanah perbukitan. dengan perasaan geli bercampur mendongkol bocah itu membentak: "Ing-ji. Menyaksikan kejadian itu. nyaring. Akhirnya dengan marah bocah itu berteriak: "Jika kau tidak turun lagi. Mendadak bocah kecil itu berpekik nyaring kearah bukit disebrang sana. suara pekikannya amat nyaring memekikan telinga. waktu sudah siang. Diam-diam Suma Thian yu menghela napas panjang. keras dan mengagumkan. jika seseorang tidak memiliki tenaga dalam sebesar enam puluh tahun hasil latihan. Ing ji pasti akan menuruti perkataan itu dan melayang . kemudian tampak seekor burung raksasa berwarna hijau terbang mendekat. tampaknya ia makin sengaja tak mau melayang turun kebawah.Tiraikasih Website http://kangzusi. rupanya yang dimaksudkan sebagai "Ing-ji" adalah burung yang sedang melintasi jurang sekarang. dia berkaok tiada hentinya. dari seberang bukit sana berkumandang suara pekikan burung hong. Cukup dilihat dari kemampuannya berpekik nyaring. Dengan cepat Suma Thian yu menjadi mengerti. jangan harap ia bisa berbuat demikian. atau dengan perkataan lain.

sekalipun dia hendak berubah. "sobat kecil. sepasang matanya seperti lampu lentera dan memancarkan cahaya bengis. akhirnya dia menjerit kaget: "Aaaah. Siapa tahu ular beracun itu amat cekatan." Sambil berkata telapak tangan-nya segera diayunkan kedepan menghantam ular beracun itu. si bocah itu segera berpaling. .. paling tidak ulahnya tak akan sampai menggusarkan majikan mudanya. dari atas dahan pohon itulah dia mengayunkan pedangnya membacok ekor ular rersebut. paras mukanya kontan berubah. angin pukulan yang menderu-deru langsung menghajar tubuh binatang tadi. tampaknya ular itu sudah bersiap sedia melancarkan sergapan kearah mereka berdua.com/ turun kebawah. Dengan marah bocah itu segera membentak: "Rupanya binatang keparat ini yang sedang mengacau. melingkar seekor ular raksasa sebesar baskom. tak aneh kalau Ing-ji tak berani turun kebawah.. Ternyata diatis batang pohon raksasa dibelakang mereka berdua. apakah itu?" Mendengar seruan tersebut. Suma Thian yu adalah seorang pemuda yang cerdas. seranglah dia agar menjadi marah. "Hati-hati ada racunnya" Suma Thian y menjerit kaget. lalu sambil mencabut keluar pedangnya serunya lagi kepada bocah itu. dia segera miringkan kepalanya menghindarkan dirinya dan menyusul kemudian sambil mementangkan mulutnya dia menyemburkan segumpal kabut tebal. ia segera merasakan ada sesuatu yang tak beres.Tiraikasih Website http://kangzusi. sepasang matanya yang tajam dengan cepat menyapu sekejap sekitar sana. kemudian dia baru menjejak tanah melejit ke udara. kalau dilihat dari sikap dan gayanya. tapi hatihati dengan semburan udara beracun-nya" Sambil berkata dia mengeluarkan dua butir pil anti racun dan menyerahkan sebutir kepada si bocah sebelum sebutir yang lain ditelan ke perut. coba lihat. kepalanya berbentuk segitiga.

Disaat pikiran si bocah sedang bercabang inilah. Sementara itu. paling tidak binatang itu. ular beracun itu berpekik marah. Sepantasnya dengan tertusuknya punggung si ular. dengan sempoyongan tubuhnya mundur ke belakang. se¬cara berputar dia . Lihay sekali ular beracun itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. Menghadapi ancaman tersebut. niscaya pantatnya akan robek. mssih untung tempat dimana ia terjatuh adalah tanah berumput. Mimpipun si bocah itu tak menyangga kalau ular beracun itu tidak takut dengan ancaman pukulannya. matanya yang buas makin memancarkan sinar tajam. lalu mementangkan mulutnya lebar-lebar dan menyemburkan kabut beracun yang berbau busuk. pedangnya langsung menembusi punggung binatang itu. Terdengar ular raksasa itu berpekik kesakitan. "Weesss" mendadak ia melejit ke depan dengan kecepatan bagaikan anak panah yang terlepas dari busjrnya. toh kepalanya terasa pusing juga. ekornya dikibaskan keatas dan segera menggurung ke tubuh Suma Thian yu. kendatipun ia sudah menelan pil anti racun. akan terluka. Suma Thian yu berlagak seolah-olah tidak melihatnya. tanpa perdulikan ancaman terhadap ekornya. secepat angin ular beracun itu mener jsng ke depan. tubuhnya bergulingan diatas tanah.com/ Si bocah yang berada dibawah segera mele paskan pukulan dahsyat pula ke atas kepala ular beracun itu setelah menyaksikan Suma Thian yu turun tangan. Bocah lelaki itu menjerit kaget. Suma Thian yu telah menerjang kebawah berbareng dengan kebasan ekor ular beracun itu. ekornya segera disapu kedepan dan mentalkan tubuh bocah itu. kalau tidak. "Blaaam!" bocah itu segera terbanting keras-keras diatas tanah. Menghadapi ancaman dari muka dan belakang. lalu mundur ke belakang. begitu terkena semburan kabut beracun tersebut. namun kenyataannya bukan sajs tidak mati malahan justru menimbulkan sifat buas dan garang dari ular raksasa tersebut.

burung nuri mengincar dari belakang" tiba-tiba saja bagian dari "tujuh inci" nya terasa amat sakit. mimpipun dia tak menyangka kalau "Belalang menubruk comberet. oleh sebab itu dia harus menggorbankan tenaganya untuk berjuang mati matian. Disaat yang amat kritis inilah.Tiraikasih Website http://kangzusi. secara beruntun dia melepaskan tujuh delapan buah serangan tubuh ular itu. si Ing-ji me nutup kembali sepasang sa yapnya dan secepat kilat menukik kebawah serta menotol bagian "tujuh inci" dari ular beracun itu. Suma Thian yu makin menggila. Termakan oleh bscokan pedang Kit Hong kiam yang tajam. Sayang Suma Thian yu merasa asing terhadap keadaan semacam itu. sambil mementangkan taringnya dia menyemburkan kabut beracun yang makin tebal mengurung seluruh tubuh anak muda tersebut. menndadak dari tengah udara berkumandang suara pekikak burung hong yang amat nyaring. sifat buas si ular raksasa itu makin menjadi. asal bagian "tujuh inci" dari ular yang mematikan itu kena di gencet. Dengan kejadian ini. Padahal berada dalam keadaan seperti ini. niscaya ular beracun itu akan mati seketika. malah sebaliknya karena kelewat lama terkurung oleh kabut beracun si ular. Akibatnya bukan saja dia gagal membinasakan ular beracun itu. Sementara itu ular beracun itu sedang memusatkan perhatiannya untuk menelan Suma Thian yu. Begitu dia roboh kebetulan tubuhnya jatuh vdiatas perut ular itu. darah sege ra menyembur keluar dari . tetapi ular itu belum mati juga. dengan cepat si ular raksa sa itu membalikkan badan sambil mementangkan mulutnya lebar-lebar siap menerkam tubuh anak muda tersebut. dia tidak mengerti rahasia tersebut. meluruh tubuhnya menjadi kaku dan akhir nya jatuh tak sadarkan diri.com/ melepaskan tiga buah tusu¬kan berantai yang semuanya di tujukan kebagian mematikan ditubuh sang binatang. seketika itu juga si ular beracun itu terbelah menjadi tiga bagian.

Dalam pada itu.com/ mulutnya.Tiraikasih Website http://kangzusi. Selama ini Suma Thian yu berada dalam keadaan tidak sadar. Dengan cepat dia melompat bangun. bagaimanakah cara mereka menyeberangi jurang tersebut. lalu bocah lelaki itu berjalan ke dalam ruangan. Suma Thian yu segera mendongakkan kepalanya. "Sudah berapa lama aku tertidur?" kembali Suma Thian yu bertanya?"bagaimana caraku menyeberang ke mari?" . melihat si ular raksasa tersebut menindih diatas badan Sumi Thian yu. Kemudian dia memanggil Ing ji. si anak muda itu segera muntah darah segar. Ing-ji menye berangkanmereka kepuncak sebelah depan. Maka sambil memaksakan diri untuk duduk. Ing-ji seperti pahlawan yang menang perang segera mentangkan sayapnya terbang keangkasa dan berpekik kegirangan. dia segera roboh dan tertidur kembali. dia seperti mendengar pintu kamar dibuka orang. boleh dibilang dia sama sekali tidak tahu. Tatkala pemuda itu sadar kembali dari pingsannya. begitu jatuh menindih badan Suma Thian yu yang sedang pingsan. tubuhnya roboh menindih diatas badan Suma Thian yu. tapi kepalanya terasa pusing sekali. Ular beracun itu paling tidak berbobot lima ratus kati lebih. lalu sete lah mengejang beberapa saat. lalu bekerja keras menyingkirkan bangkai ular raksasa itu. Dalam keadaan setengah sadar setengah tidak. segera tegurnya: "Tolong tanya dimanakah aku sekarang?" "Di rumahku!" sahut bocah itu sambil membelalakkan matanya lebar-lebar. membopong tubuh Suma Thian yu keatas punggung ular itu dan diiringi pekikan nyaring. si bocah lelaki tersebut sudah mengatur napas dan mendesar keluar hawa beracun yang mengeram didalam tubuhnya. ternyata bocah lelaki itu adalah bocah yang membawanya ke sana. dengan cepat dia memburu mendekat. dia merasakan tubuhnya sudah dibaringkandidalam sebuah rumah kecil yang rapat dan tak tembus angin.

Liong-ji segera berlalu dengan cepat. Dengan cepat dia menyadari kalau perempuan cantik jelita ini tak lain adalah 'ibu' yang dimaksudkan bocah lelaki itu. seketika itu juga kepalanya terasa pusing sekali. ia menjadi sempoyongan dan hampir saja roboh ter jengkang keatas tanah. berwajah bulat telur. Ternyata perempuan itu berusia tiga puluh tahunan. Suma Thian yu merasakan pandangan msta nya menjsdi silau. pada saat itulah tirai pintu ter singkap dan masuk seseorang. ia benar-benar cantik sekali. bila ada persoalan lebih baik kita bicarakan nanti saja". Suma thian yu merasakan pandangan mata nya menjadi silau. "Ing-ji yang membopongmu kemari" "Oooh" sambil berkata Suma Thian yu beru saha untuk bangkit berdiri. katanya: "Berbaringlah lebih dulu. tak selang berapa saat kemudian dia sudah muncul kembali dalam ruangan dengan membawa se mangkuk kuah jinsom. ibuku segera akan tiba" Suma thian yu menurut dan membaringkan tubuhnya lagi. Kemudian kepada si bocah katanya pula: "Liong ji. bermata jeli. cepat ambil kuah jinsom itu dan bawa kemari". Siapa tahu begitu ia berdiri. Buru-buru dia melompat bangun sambil menjura. beralis lentik. tahu-tahu seorang perempuan cantik jelita telah berdiri dihadapannya. aku merasa berterima kasih sekali".com/ Bocah lelaki itu tertawa cekikikan. hidung mancung dan bibir yang kecil mungil. Perempuan cantik itu tertawa hingga nampak sepasang lesung pipinya yang indah. "Berkat pertolongan anda.Tiraikasih Website http://kangzusi. Buru-buru bocah lelaki itu memayangnya lalu berseru dengan cemas: Hawa racun yang mengeram dalam tubuh mu belum hilang. . dengan cepat dia amati perempuan itu lebih seksama. lebih baik berbaringlah dulu.

"jika kau nakal lagi. ia merasa sesar. hati-hati kalau lbu menghajarmu. Suma Thian yu merasakan semangatnya berkobar kembali. dia harus beristirahat be berapa hari lagi sebelum benar benar sembuh" Liong ji menjulurkan lidahnya sambil membuat muka setan. serunya sambil menarik tangan anak muda itu: "Terima kasih langit. kemudian sambil menyuruh pemuda itu ber baring kembali. terima kasih bumi akhirnya kau toh sembuh kembali. . kini kesehatan badan siauhiap baru saja pulih. Ketika Liong ji menyaksikan mukanya berubah menjadi merah dadu.com/ Perempuan cantik itu menerima mangkuk tersebut dan segera disuapkan kemulut Suma Thian yu. ayo bangun. Tak selang beberapa saat kemudian. dia bersorak gembira dan lari menghampiri ke sisi Suma Thian yu. Dalam keadaan setengah sadar setengah tidak Suma thian yu merasakan ada segulung hawa panas mengalir melalui dada dan terus masuk ke pusar. lalu. Mari kita bermain-main diluar sana" "Liong-ji!" perempuan cantik itu segera membentak. tubuh yang semula lemahpun kini telah pulih kembali. kemudian mengalir ke sepasang kakinya sedang dari sepuluh jari kakinya terbuang keluar. dari sini dapat ditarik kesimpulan kalau tenaga dalam yang dimiliki perempuan cantik ini benar-benar telah mencapai puncak kesempurnaannya.Tiraikasih Website http://kangzusi. sadarlah dia kalau hawa racunnya telah punah. terutama kuah jinsom yang barusan diteguknya kini sudah mulai menyebar keseluruh hadan. segulung hawa murni lantas menyusup masuk ke dalam tubuhnya. tangannya yang halus. secara diam-diam menyingkir kesamping perempuan cantik itu dan tak berani berbicara lagi. Selama hidup belum pernah Suma Thian yu menjumpai cara penyembuhan semacam ini. lembut dan hangat itu ditempelkan diatas dadanya.

Agaknya perempuan cantik itu dapat menebak suara hati orang. "Boanpwe tidak tahu. bocah ini mengikuti nama marga orang tuaku" Suma Thian yu hanya mendengarkan dengan tenang.Tiraikasih Website http://kangzusi.. aku pernah melakukan pengembaraan didunia persi latan serta melakukan beberapa macam peker jaan yang menggemparkan masyarakat. orang per silatan pun jarang sekali mengetahui nama ter sebut. "Boanpwe berpengetahuan cetek. sedang dihati kecilnya merasa keheran sebab sudah setengah harian lamanya perempuan cantik itu berbicara. "Tentu saja kau tak mengetahui." sahut pe muda itu cepat. Kau ih li adalah julukanku ketika aku masih melakukan perjalanan dalam dunia persilatan dulu. Dua puluh tahun berselang.. . maka ujarnya lagi: Jilid : 12 Pernahkah kau mendengar nama Kau ih li (perempuan berbaju putih).com/ Sambil tersenyum perempuan cantik itu berkata lagi kepada Suma Thian yu: "Tahukah kau apa sebabnya kuundang kemari?" Dengan cepat Suma Thian yu menggeleng.. tapi akhirnya aku dibelenggu oleh suatu persoalan yang mana membuatku putus asa sehingga akhir nya balik kebukit ini".. Gak Kun liong. tidak me ngetahui tentang nama tersebut. dia dapat menangkap kecurigan dalam hati kecil Suma Thian yu. namun dia belum pernah menyinggung tentang alasannya mengundang ia kesitu. perempuan cantik itu lantas menuding kearah Liong ji seraya berkata: "Dia adalah putraku. harap diberi petunjuk" "Kau merasa keheranan bukan? Apa sebab nya tanpa sebab tanpa musabab Liong ji mengundangmu berkunjung ke gua Hui liong tong?" Berbicara sampai dlsitu.

kebetulan guruku berpesiar kemari. kepandaian silat yang dimilikinya begitu sempurna hingga dalam sekali kebasan tangannya saja. akhirnya dengan perasaan tercengang dia bertanya: "Tolong tanya cianpwe. mungkin tiada orang yang bisa menandingi kelihayannya.. dia mampu . yang masih kurang baginya hanya pengalaman serta kesempurnaannya belaka" "Berapa hari berselang. dia pun sudah amat menguasai ilmu aga ma Buddha maupun ilmu silat. Lo sianjin ini sudah berusia seratus tahun lebih. sebab mendapat pukulan batin yang berganda datang nya ini. Sedang mengapa sebabnya dia orang tua datang kemari aku sendiripun kurang begitu jelas" Beberapa patah perkataan itu semakin membuat Suma Thian yu keheranan. orang persilatan menyebutnya sebagai Cang Iiong lo sian jin" Begitu mendengar nama julukan tersebut kontan saja Suma Thian yu berseru tertahan: "Oooh.. seluruh pikiran dan perhatianku hana kucurahkan untuk mendidik Liong-ji.... perempuan itu berkata lebih jauh: "Sejak itu aku bersumpah tak akan turun gunung lagi.. aku ditugaskan untuk menahanmu lama berapa hari di sini. suhuku pun memperingatkan kepadaku agar tidak meninggal gua ini lagi.com/ Setelah berhenti sejenak. dia telah meninggalkan beberapa tugas kepadaku yang mengatakan bahwa berapa hari lagi akan lewat seorang yang ber nama Suma Thian yu hendak pergi ke bukit Han san. berbicara soal tingkatan kedudukannya dalam dunia persilatan serta soal tingkatan ilmu silatnya. siapakah nama guru mu itu?" Hui Hong tongcu( pemilik gua naga terbang) perempuan berbaju putih Gak Say bwee menyahut: "Dia bernama Cang liong.Tiraikasih Website http://kangzusi. kini ilmu silat yang dimiliki Liong-ji sudah mencapai delapan sembilan bagian kepandaianku. rupanya tokoh persilatan itu" Ternyata Cang liong lo sian jin adalah se orang pendekar aneh yang sudah termashur dan menggemparkan dunia persilatan sejak enam puluh tahun berselang.

Tiraikasih Website http://kangzusi. semuanya dikerjakan secara diam-diam tanpa menimbulkan berita. Suma Thian yu mendapat tahu kalau dalam dunia persilatan ter dapat seorang pendekar aneh . Hui liong Tongcu Gak Say-bwee adalah se orang perempuan yang gemar akan ketenangan oleh sebab itu semua pekerjaan yang dia laku kan tak pernah disinggung kepada orang lain. oleh umat persilatan dia di sebut sebagai dewa pedang nomor wahid dari dunia persilatan. siapa tahu setelah melahir kan Liong-ji. menotok jalan darah diudara kosong dan melukai orang dengan pedang terbang. pada hakekatnya tak seorangpun yang mengetahui asal usulnya yang sebenarnya. Kau ih li Gak Say-bwe pernah terlibat dalam jaring percintaan. Itulah sebabnya diantara orang persilatan. merekapun tahu kalau pendekar perempuan itu suka meno long orang tanpa pamrih. konon dia masih mempunyai hu bungan famili dengan Lo-sianjin tersebut. di tambah pula dia memang sudah bosan berkelana didalam dunia persilatan. Selama hidupnya Cang liong Lo-Sianjin ha nya menerima seorang murid saja yakni Hui liong tongcu. oleh sebab itu semua orang hanya menyebut nya sebadai Kau ih li. Sewaktu dia berhasil membunuh Cuan San ji sat (dua malaikat bengis dari bukit Cuan san) dilembah Cui im kok bukit Lu san dengan pe dang terbangnya. Dari gurunya Put Gho cu. Orang persilatan yang tahu kalau dalam dunia persilatan terdapat seorang Pendekar perempuan yang bernama Kau ih li. tidak seorang manusiapun yang tahu.com/ untuk membunuh orang dari jarak sepuluh kaki. meniup patah ranting pohon dari jarak jauh. suaminya mati karena sakit. kecuali beberapa orang tokoh silat dari angkat an tua. soal apakah hubungan mereka itu. maka dia lantas mengundurkan diri dari keramaian dunia dan kembali kegua Hu liong tongnya ini. karena mereka hanya tahu nama tak parnah melihat orangnya. keadaannya ibarat 'naga sakti yang nampak kepalanya tak kelihatan ekornya'.

serunya: "Tampaknya kau sudah memperoleh rekan yang cocok. dia merasakan hatinya bergetar keras. sambil menarik tangan Suma Thian yu. seperti segulung angin puyuh dia lari ke arah mulut gua..Tiraikasih Website http://kangzusi.?" . oleh karena itu setelah mengetahui nama dari gurunya Hui liong Tong cu. Belum lagi mereka berdua sampai di mulut gua. dari luar sana kedengaran suara serak se orang tua sedang berseru: "Tamu agung sudah datang. orang sudah hampir tiba didepan gua!" desak Gak Say hwee cepat. ada tamu agung tiba. "Tak heran kalau Liong-ji dengan usianya yang masih begitu muda ternyata memiliki ke pandaian silat yang luar biasa. setelah menjura kepada Hui liong tongcu. rasa pening yang semula mendarat di kepalanya kini tersapu lenyap. kalau begitu ajaklah dia serta" Suma Thian yu segera melompat bangun. mendadak dari depan sana berkumandang beberapa kali suara pekikan burung hong. Sementara Suma Thian yu masih berbincang-bincang dengan mereka ibu dan anak. beginikah cara si hwesio gundul itu mengajarkan kalian menerima tamu.. ternyata ibunya adalah anak murid dari Cang liong lo sianjin demikian ia berpikir.com/ yang bernama Cong liong Lo sianjin.. bagaimana kalau kau ikut aku?" Hui liong Tongcu Gak Say hwee segera tertawa geli. Dengan cepat Hui liong tongcu Sak Say hwe berseru: "Liong ji. masih belum ada orang yang datang menyambut. katanya: "Terima kasih banyak cianpwe atas pengobatanmu!" "Pergi. cepat ke¬luar dan menyambut kedatangannya" "Gak Kun liong segera menarik langan Su¬ma Thian yu sambil berseru: "Engkoh Thian yu. pergi. tan pa terasa diapun mempunyai penilaian yang berbeda lagi terhadap perempuan cantik itu. Agaknya Gak Kun liong seperti amat terbu ru-buru...

com/ Begitu mendengar suara tersebut. tidak bisa jadi. kembali dia berseru: "Bocoh cilik.. Baru saja mereka berdua meninggalkan gua. tanpa memandang sekejap pun kearah Suma Thian yu. sudah setua ini. Siau yau kay Wi Kian segera melepaskan cengkeraman-nya dan bergumam sambil menepuk kening sendiri: "Aduh celaka..Tiraikasih Website http://kangzusi.. pasti akan kubawa hadiahnya bila datang lagi nanti. kau harus menunggu dengan sabar. Suma Thian yu turut berteriak keras: "Oooh. Begitu mendengar ucapan mana. aku tak akan memper kenankan kau masuk. tidak bisa jadi. dia lantas membalikkan badan siap berlalu dari tempat itu.engkoh pengemis. mengapa kau masih bersembunyi disini. rupanya si pengemis tua yang datang!" Sambil berseru dia lantas memburu kemulut gua. pengemis itu langsung mencengkeram arah baju Gak Kun liong. kau jangan marah. tahu-tahu seorang pengemis tua sudah muncul dihadapan mereka. tampak bayangan manusia depan mata.. baiklah.. kau membohong saja. apakah kau takut kulalap dirimu?" "Oooh. Gak Kun Hong segera berteriak: "Aai. Siapa sebenarnya yang telah datang? Dia memang tak lain adalah Siau yau kay (penge mis yang suka pelancongan) Wi Kian yang su dah menggetarkan seluruh dunia persilatan! Dengan wajah cemberut. hadiah yang kau janjikan untukku sudah kau bawah belum?" tegur Gak Kun liong sambil tertawa cengar cengir.. Siau yau Kay Wi Kian menjadi amat gelisah. rupanya Wi Lo-cianpwe yang datang". .. aku si pengemis akan pergi dulu. Begitu melihat paras muka pendatang itu. kemudian mencaci maki kalang kabut "Bocah cilik! Apa yang pernah aku si pengemis tua katakan kepadamu? Setelah mendengar suaraku.." Sambil berkata. kenapa aku begitu pelupa?" "Waaah.

disebelah kiri adalah kamar tidur Suma Thian yu. Sementara itu Siau yau kay Wi Kian sudah masuk kedalam ruangan. Didalam sana penuh bergelantungan lukisan-lukisan orang kenamaan. besar lagi. sedangkan sebelah kanannya mungkin merupakan kamar tidur Gik Say hwe dengar putranya. masuklah kedalam" Sambil mengangkat bahu. tiang besar yang penuh ukiran dengan dinding yang gemerlapan tak kalah indahnya dengan ruang besar keluarga kaya. pokoknya lain kali mesti kau ingat baik-baik.com/ Menyaksikan kejadian ini. tak usah. namanya saja sebuah gua. Siau yau kay wi Kian membuat muka setan. Sekarang Suma Thian yu baru berkesempatan untuk memperhatikan keadaan di dalam gua Hui liong tong. tanpa terasa dia mulai berpikir bagaimana caranya barang-barang tersebut dipindah ke dalam sana dan siapa yang membuatnya? Rasa ingin tahu membuat dia terjerumus kedalam lamunan. kemudian katanya lagi sambil membalikkan badan: "Tak usah yaa tak usah. pada hal mulut guanya saja mirip gua. sedang dalamnya mana lebar. bagai kan pulang ke rumah sendiri saja dia langsung menuju ke kursi utama dan duduk disana. lain kali aku si pengemis tua tentu akan mengintai baik-baik" Selesai berkata dia lantas berjalan menuju kedalam gua. ibu sedang menung gu kau di dalam. diatasnya berjajar tempayan yang berisi buah-buah segar. Kedua sisi ruangan tengah adalah kamar tamu. Untuk sesaat Suma Thian yu dibuat tertegun oleh berbagai barang yang ada disana. sedang Suma Thian yu dan Gak Kun liong mengikuti dibelakangnya. dengan gugup Gak Kun liong mencegah: "Tak usah.Tiraikasih Website http://kangzusi. teri aknya keras: . ditengah ruangan terdapat selembar meja berkaki delapan yang terbuat dari batu dengan delapan buah kursi batu.

Siau yau kay wi Kian tertawa terbahak-bahak. Memandang bayangan punggung Liong-ji yang lenyap di balik gua sana. pasti akan kubuatkan sepoci air teh wangi untukmu" Mendengar perkataan itu. tampaknya setelah menerima hadiah. kau suruh dia nakal pun belum tentu ia bisa nakal. pintu kamar sebelah kiri terbuka dan muncullah seorang perempuan muda berparas cantik. keberhasilannya dikemudian hari tentu amat terbatas. kalau seorang bocah tidak nakal.com/ "Hei bocah. sahutnya setengah meng ejek: "Aduh. Berbicara sampai disitu. mana. Dengan wajah penuh senyuman. harap Wi tayhiap sudi memakluminya" "Mana. katanya: "Nih. ayo buatkan air teh untukku!" Melihat hadiah tersebut. lalu ujarnya amat lembut: "Putraku memang nakal sekali. lama kemudian dia baru berseru: "Terima kasih!" Dia segera lari ke ruangan dalam. Ditengah gelak tertawa itulah. mau apa kau? Tunggulah saja sampai hadiahnya diberikan kepadaku. kalau seorang sudah jadi goblok. hadiah dari aku si pengemis tua. aku sengaja tak mau buatkan air teh untukmu. besar amat lagakmu.Tiraikasih Website http://kangzusi. Hui liong Tongcu Gak Say bwee berjalan ke depan Siau yau kay Wi Kian dan menjura dalam-dalam. katanya: . suaranya keras hingga menggetarkan seluruh ruangan tersebut. dia lantas merogoh ke dalam sakunya dan mengeluarkan sebuah bungkusan kecil. dia lantas mem buatkan air teh untuk tamunya. mengapa kau masih belum juga masuk kedalam?" Gak Kun liong segera mencibirkan bibirnya membuat muka setan. Hui liong Tongcu menggelengkan kepalanya berulang kali sambil menghela napas panjang. Gik Kun liong membelalakan mata lebar-lebar. sambil disodorkan kehadapan Liong-ji. cepat kau buatkan air teh.

aku sungguh menguatirkan dia!" Siau yau kay Wi Kian terbahak-bahak.Tiraikasih Website http://kangzusi. masa depannya pasti cemer lang. coba kalau tidak. Hui liong tongcu Gak Say bwee dapat melihat akan hal itu.haaah. kemudian dengan gagahnya dia membantah: "Locianpwe." "Aku tahu" tukas Siau yau kay Wi Kian dengan dingin. berhati mulia. bocah ini berbakat baik. . kepada Wi Kian segera ujarnya: "Sauhiap ini adalah. akhirnya jadilah watak tidak takut langit tidak takut bumi. buat apa kau meski menguatirkan keselamatan jiwanya?" Mendengar perkataan itu. dia segera melompat bangun... hal ini membuat anak muda itu seperti tersingkirkan dan berdiri disamping dengan kepala tertunduk dan wajah tersipu-sipu.. kemudian kepada Suma Thian yu serunya. Agak tertegun Suma Thian yu setelah mendengar perkataan itu. sekali hajar kubinasakan di rimu semenjak tadi" teriak Siau yau kay Wi Kian dengan ludah yang muncrat kesana-kemari. dianggapnya dialah yang telah berkomplot dengan kawanan perampok berkerudung untuk membegal dan menyerbu Sin Hong pioukiok. ditambah lagi sudah terbiasa kumanja.haaah..com/ "Semenjak kecil bocah ini kehilangan orang tuanya.. Siau yau kay sama sekali tidak mengajak Suma Thian yu bicara barang sepatah katapun. Hui liong Tongcu Say bwee baru merasa sedikir agak tenang. Sejak datang sampai kini.. "mengapa kau berkomplot dengan orang membegal barang kawalan Sin Hong piauklok?" Rupanya Siau yau kay Wi Kian bersikap dingin terhadap Suma Thian yu karena dia salah paham terhadap anak muda itu. kau anggap Thian yu adalah seorang manusia rendah yang terkutuk dan tak tahu malu?" "Justru karena kau tidak mirip. "Haaah. Dalam sekias pandangan saja.. maka aku si pengemis tua baru dapat ber sabar hingga kini..

Hui liong Tongcu Gak Say bwe tanpa ber paling tertawa tergelak. kemudi an bercerita pula bagaimana dia berkunjung kerumah Sin kun lun Siau Wi goan hingga akhirnya lari kesana. bila tidak disambut dari kejauhan. dalam kemurculan mereka kali ini. locianpwe!" Benar juga. Bagaimanakah ke adaan yang sebenarnya tak lama kemudian ba kal terbongkar. Pada saat itulah Gak Kun liong telah cul sambil menghidangkan air teh.com/ Secara ringkas Suma Thian yu menceritakan keadaan yang dialaminya ketika itu. Dengan tenang Siau yau kay mendengarkan penuturan tersebut hingga selesai. persoalan yang lama memperlihatkan watak manusia. keadaan mereka ibaratnya dua sosok manusia yang terbuat dari kayu. Begitu melihat siapa yang datang. pelan-pelan bawa amarahnya mengendor. tidak berbi cara tidak tertawa. dimulut gua sudah berdiri dua orang kakek. mendadak berkumandang suara tertawa dingin. raut wajah ke dua orang itu tetap dingin kaku. harap sudi dimaafkan" Mendengar ucapan mana. Suma Thian yu segera bersorak kegirangan: "Aaah. . ternyata yang datang adalah Wu sao siang gi siu (sepasang kakek bodoh dari bukit Wu san) seperti juga tempo hari.Tiraikasih Website http://kangzusi. entah sedari kapan. semua orang segera berpaling ke arah mulut gua. lalu tegurnya: "Aaaah rupanya dua orang empek bodoh telah berkunjung kemari. Terdengar Siau yau-kay Wi Kian berkata: "perjalanan yang jauh akan memperlihatkan kekuatan kuda. sampai waktunya akan diketahui siapa benar siapa salah" Baru saja Siau yau kay Wi Kian menyelesaikan perkataannya. suara itu meski rendah dan lemah akan tetapi setiap orang yang bera da dalam gua itu bisa mendengar dengan jelas sekali.

Siau yau kay Wi Kian turut mendongakkan kepalanya dan tertawa terbahak-bahak. ia baru memahami apa yang dimaksudkan.. selamanya aku si pengemis tua melakukan perjalanan seorang diri. setelah memperasilahkan ke dua orang tamunya duduk. "Ooh.haah.com/ Hui liong Tongcu Gak Say bwee sebagai tuan rumah segera bangkit dan menyambut kedatangan mereka. sekalipun tanpa kalian berdua. mengapa Oi tay hiap sudah masuk begini lama namun ia tak pernah menyinggung tentang kalian berdua?" "Huu.haah. hingga jari tangan Tay gisu menuding ke arah Siau yau kay. .. sedang kalian berjalan meng ikuti dibelakang pantat aku si pengemis tua.. "Angin pengemis?" Hui liong Tongcu tertegun sesudah mendengar perkataan itu. itu namanya tak usah di suruh mengaku sendiri. tak tahu malu!" Kemudian setelah tertawa terkekeh-kekeh. Belum pernah ia mendengar tentang angin pengemis.. aku si pengemis tua sama saja bisa menyelidiki persoalan ini sampai tuntas" Tay gi siu Khong Sian tertawa terbahak: "Haahh. kita kan melakukan perjalanan bersama. biniku.Tiraikasih Website http://kangzusi. ujarnya lagi kepada Tay gi siu Khong sian: "Bagaimana? Apakah urusan itu sudah diselesaikan?" "Urusan apa?" Tay gi su berlagak bodoh.?" Merasa dirinya salah berbicara hingga ra¬hasianya terbongkar.. memangnya itu berarti melakukan perjalanan bersama? Hmm. rupanya kau sejalan. "Tentu saja urusan Sin liong piau kiok" "Kapan sih kau serahkan urusan itu kepadaku?" "Hmmm... siapa yang sudi melakukan perjalanan bersama mereka berdua? Hmm. maka ujarnya lagi sambil tersenyum.. baru sapanya sambil ter tawa: "Angin apakah yang membawa kalian berdua kemari?" "Angin pengemis!" jawab Tay gi siu Khong Sian sambil menuding Siau yau kay.. tak tahu malu" sela Siau yau kay Wi Kiam cepat.

saudara Kiong. gelombang lain telah muncul kembali. "Tahuku. Siau yau kay Wi Kian berseru lagi: "Aku. peristiwa diperusahaan Sin liong piau kiok bukan dia yang melakukan. Siau yau Kay Wi Kian segera manggut-manggut. mereka adalah perampok berkerudung!" Sambil mengepali sepasang tinjunya dan menggebrak meja. andaikata orang lain tidak memahami watak mereka yang sebenarnya. sipengemis tua akan menyelidiki peristiwa ini sampai tuntas!" Ketika kedua orang itu selesai berbicara Suma Thian yu segera manfaatkan kesempatan itu untuk bangkit berdiri. "Aku percaya bukan dia yang melakukan. Dengan wajah bersungguh-sungguh Tay gi si Khong Sian berkata: "Semua perkataan dari bocah ini adalah benar dan nyata.Tiraikasih Website http://kangzusi. sebenarnya bajingan keparat manakah yang melakukan perbuatan ini?" Tay gi siu Khong Sian kembali mengelengkan kepalanya berulang kali. seketika itu juga membuat Suma Thian yu menjadi amat terperanjat. masih punya muka untuk berjumpa denganku?" Ucapan tersebut ibaratnya guntur yang mem belah bumi disiang bati bolong. kemudian dengan nada gusar tegurnya . katanya sambil menjura dalam dalam-dalam: "Boanpwe ucapkan banyak-banyak terima kasih atas kesudian cianpwe membersihkan namaku" Siapa tahu Tay gi siu Kiong Sian yang memandangi Suma Thian yu segera melototkan matanya lebar-lebar. niscaya hati mereka akan berdebar karena kuatir. "Kau bocah keparat yang tak becus. . bila berjumpa selalu di sertai dengan suara ribut atau cekcok. Dia tak menyangka kalau satu gelombang belum mereda.com/ Manusia-manusia berilmu tinggi ini memang kebanyakan berwatak aneh. mendengar ucapan mereka yang bernada panas serta saling menyindir itu.

ia tidak mengerti perbuatan salah apakah yang telah dilakukan olehnya.. buru-buru cegahnya: "Tay gi pak. benda itulah baru benda yang asli!" teriak Tay gi siu Khong sian dengan mata mendelik. lepaskan dia.com/ Baru saja kecurigaan Siau yau kay terhadap Suma Thian yu dibikin terang. tangannya segera diayunkan kedepan dan... "Telur busuk." Selesai berkata. apa sih pentingnya sebuah kitab pusaka palsu" Suma Thian yu segera membantah." Dengan gugup dia menyahut: "Telah kuhadiakan kepada Sam yap koay mo!" "Apa? Telah kau serahkan kepada iblis buas itu? Kau anak tolol. Siau yau kay Wi Kian yang menyaksikan kejadian ini merasa tak tega... tanggung seperangkat tulang badanku bakal rontok semua.. sekarang Tay gi siu Khong Sian telah mendamprat anak muda itu lagi dengan marah.. bentaknya lagi. "Ke mana perginya kitab Cinkeng tersebut?" Mendengar soal Kitab pusaka tanpa tulisan paras muka Suma Thian-yu berubah hebat.." Dengan gemas dan mendongkol Tay gi siu Khong Sian membanting Suma Thian yu keras-keras ketanah. . lalu serunya dengan keras: "Tahukah kau betapa pentingnya benda itu?" "Aaah. cucu kura-kura. buat apa sih kau mesti berbuat macam monyet kena terasi saja. sambil mencengkeram baju pemuda itu. manusia goblok semacam kau tak bisa diampuni dengan begitu saja."Plok!" sebuah tamparan yang amat keras bersarang diatas pipi Suma thian yu.Tiraikasih Website http://kangzusi. Tampak Suma Thian yu berdiri termangu-mangu sambil memandang Tay gi siu dengan tercengang. membuat kepalanya pusing tujuh keliling. matanya berkunang-kunang dan wajahnya merah separuh. kalau ada urusan mari kita bicarakan secara pelan-pelan. Melihat Suma Thian yu membungkam. segera pikirnya: "Habis sudah riwayatku kali ini. Tay gi siu Khong Sian makin naik darah.

mukanya berubah menjadi hijau membesi untuk sesaat lamanya dia tak sanggup mengucapkan sepatah katapun. sucou datang!" Buru-buru dia mengikuti dibelakang ibunya memburu keluar dari gua tersebut. kini menunjukkan pula sikap yang hormat dan serius setelah Berjumpa dengan tokoh tua tersebut. kami tidak menyambut dari terapat jauh harap sudi dimaafkan" buru-buru serunya dengan wajah serius. kembali Tan gi siu Khong Sian mengayunkan tangannya siap menampar wajan Suma Thian yu lagi. disusuli seseorang berseru dengan suaranya yang tua tapi amat nyaring: "Tak usah kuatir bocah. mana mungkin terjadi peristiwa seper ti hari itu? Aku minta kau menggantinya. Mendadak dan luar gua berkumandang suara gelak tertawa yang amat nyaring. Tampak bayangan manusia berkelebatan lewat. mereka baru berpaling kemulut gua. semua orang hanya merasakan pandangan manyanya menjadi silau tahu-tahu seorang kakek berkepala botak tapi berjenggot warna perak telah muncul dalam gua. Gak Kun liong Juga turut bersorak dengan gembira: "Hore. . Ketika para jago melihat Gak Kun liong ikut keluar. Sambil berkata. kembali Tay gi siu Khong sian berkata: "Coba kau menuruti perkataanku dari merobek nya. "Aaah.Tiraikasih Website http://kangzusi. Siau yau kay Wi kian yang selamanya acuh tak acuh dan berbuat semuanya sendiri.com/ "Haaah!" Suma Thian yu menjerit kaget. Sambil menggelengkan kepalanya berulang kali. kami tak tahu kalau locianpwe akan nadir. benda itu barang palsu" Beberapa orang tokoh persilatan yang hadir dalam gua sama-sama tertegun setelah mendengar perkataan itu. sedangkan Hui im tongcu Gak say bwe segera melayang keluar lebih dahulu dari dalam gua.

katanya manja: "Sucou hanya beraninya menganiaya anak kecil.. mengapa tidak kau kabarkan terlebih dulu kepada Liong Ji. meski orangnya kecil bocah ini memang berotak setan. Pendeta tua berjenggot perak itu membelai rambut Gak Kun liong dengan penuh kasih sayang. Ji gi siu Khong Bong telah bertanya kepada pendeta tua itu dengan hormat: "Locianpwe. kau hanya ingin cepat-cepat menerima hadiah dari sucou!" Merah padam selembar wajah Gak Kun liong sesudah mendengar perkataan itu.haah.Tiraikasih Website http://kangzusi. semuanya tak usah banyak adat" Sejak kemunculan pendeta tua berjenggot perak itu. sambil menyembunyikan wajahnya dalam pelukan pendeta tua itu. kemudian ujarnya: "Silahkan duduk. aku toh tidak minta hadiah kepadamu. terpaksa hanya minta kepada sucou untuk mengajarkan kepandaian kepadaku?" Pendeta tua itu tertawa terbahak-bahak. nah coba lihat. ujarnya sambil tertawa ramah: "Lain kali aku pasti akan memberitahukan kepadamu lebih dulu...com/ Pendeta tua berjenggot perak itu manggut-manggut kepada setiap orang yang berada dalam gua sambil tertawa.. tapi aku lihat kau bukan buru-buru ingin berjumpa dengan sucou. Gak Kun liong tak pernah melepas kan genggaman tangannya. . terdengar ia berseru! "Sucou. jika kau orang tua ingin datang.haah. benarkah hal ini?" Pendeta tua itu tersenyum. gara-gara ini aku sampai gelisah selama beberapa hari. "Haah. tadi kau mengatakan bahwa kitab cinkeng itu palsu. sekalipun ingin minta. sucou jahat... belum disuruh kau toh sudah mengaku sendiri" Kontan seluruh ruangan diramaikan oleh gelak tertawa yang ramai. sehingga Gak Kun liong menjadi tersipu-sipu dan tak berani men dongakkan kepalanya lagi: Sementara itu.

kitab pusaka yang palsu dan nyata selalu menggunakan yang palsu men jadi benar. dia pernah berjanji kepada sepasang kakek bodoh dari Wu san untuk menemukan kembali kitab pusaka itu dan melindunginya hingga tidak sampai terjatuh ke tangan musuh. saat itulah asli paltu nya baru diketahui" Semua orang dibuat kebingungan setengah mati oleh perkataan itu. Sebagaimana diketahui. dibilang palsu dia palsu. dibilang asli dia asli. baik jago dari golongan hitam maupun dari golongan putih semuanya menaruh hormat kepadanya. suatu kesalahan bertindak bisa berakibat dia menyesal sepanjang masa. maka dosanya ini sulit untuk ditebus lagi. tapi mereka mengerti kalau dibalik ucapan mana sesungguhnya tersimpan suatu rahasia yang amat sulit.com/ "Sesungguhnya yang dimaksudkan sebagai Kitab pusaka tanpa kata adalah sejilid kitab yang palsu tapi nyata. Dalam pada itu. yang asli menjadi palsu. Pusat bagi rakyat awam. ketika noda darah itu terkena .Tiraikasih Website http://kangzusi. Sebaliknya bila cinkeng itu palsu. hal ini berarti dia harus memikul tanggung jawab yang berat. seandainya kitab pusaka itu asli. pendeta berjenggot perak ini merupakan seorang tokoh silat yang berkedudukan sungguh amat tinggi didalam dunia persilatan. Cong liong Losiansu telah mengalihkan sorot matanya ke wajah Suma Thian yu. mendadak ia menemukan setitik noda darah yang melekat dipakaian bagian dada anak muda tersebut. dalam sekali artinya. berarti yang asli ada didunia ini. bagi orang persilatan. tapi bila rahasia mana bisa dipahami. Beberapa orang jago lihay yang hadir di arena pun diamdiam sedang mencelah ucapan dari pendeta tua itu. sampai akhirnya tergantung pada siapa yang berjodoh dengan kitab pusaka itu. nona Cong liong ceng sama halnya dengan nama Kwan-im. Suma Thian yu merasakan hatinya bertambah berat setelah mendengar ucapan pendeta tua itu. padahal dia sendiri yang menyerahkan kepada manusia iblis berkepala ular Sim Moay hing.

tangan yang satu menyambar Suma thian yu. Selesai berkata sapasang matanya segera di alihkan kewajah sucounya seperti menunggu be berapa patah kata pujian darinya. kemudian serunya: "Hei bocah.Tiraikasih Website http://kangzusi. buru-buru mereka turut menyusul dari belakang.com/ pantulan sinar matahari. darimana datangnya noda darah diatas dadamu?" Suma Thian yu tertegun setelah mendengar pertanyaan itu. terdengar Hui im tongcu Gak say bwe berkata sambil tertawa: "Waah. sebelum sempat menjawab. Siapa tahu paras muka Cong liong lo siansu berubah menjadi amat serius setelah mendengar perkataan itu... Para jago lainnya baru sadar setelah mendengar perkataan dari pendeta tua itu. dia segera beranjak lebih dulu meninggalkan gua. tangan yang lain mengepit Gak Kun liong. .. segera tegurnya: "Apakah kepala ular itu sudah dipukul sampai hancur?" "Belum" Gak Kun long segera menggeleng. Tiba diluar gua.. kita tak bisa menyebrang kesana.." Ketika semua orang mengalihkan perhatian-nya kedepan. Cong liong Losiansu segera berseru tertahan. Sambil berkata Gak Kun liong lantas mengi sahkan kembali peristiwa pertarungan dengan ular beracun tadi. kembali dia berseru cemas: "Cepat. segera tegurnya: "Apakah kepala ular itu. Gak kun liong yang berada disisinya telah menjawab lebih dulu. benar juga. Paras muka Cong liong Lo siansu berubah aneh sekali. itulah kenangan yang diperoleh sewaktu membunuh ular beracun . "Socou. kita ambil mutiara dikepala ular itu" Sambil berkata.. ternyata membiaskan setitik cahaya tajam yang menyilaukan mata.

Sebelum dia mengucap sesuatu. Cong liong lo siansu telah berseru dengan cemas: "Aduh celaka. takdir. "Locianpwe. Cong liong lo siancu yang baru saja menyeberangi jurang. apa yrng bisa kita lakukan? Mari kita kembali saja" Suma Thian yu segera maju sambil berseru. ketika di lihatnya kepala sang ular sudah hancur berantakan. Pendeta tua itu menghela napas panjang. betul juga. sudahlah. kalau takdir berkata demikian. ketiga orang penumpangnya sudah berlompatan sendiri keatas tanah.com/ tampak pendeta tua itu telah menyeberang ke lembah seberang dengan menumpang burung hong. Sementara itu. dia yang pertama-tama memburu kesisi bangkai ular beracun itu. kawanan penjahat telah mendahului kita. aaai. dia segera berteriak: "Sucoa mutiara ularnya sudah dilarikan orang!" Ketika Cong liong Losiansu dan Suma Thian yu memburu pula kesitu. masa kita takut ia bisa kabur ke langit?" .Tiraikasih Website http://kangzusi. mendadak ia menukik kebawah dan menyambar keatas puncak bukit dengan kecepatan bagaikan sambaran kilat. Sebelum Ing ji berhenti. sayang kalau sampai mustika berharga itu terjatuh ketangan orang jahat." Ing ji yang membawa mereka menyeberangi jurang agaknya mengerti perkataan manusia.dari tempat kejauhan secara lamatlamat Suma Thian yu telah menyaksikan ada beberapa sosok bayangan manusia berada diatas puncak seberang. mereka saksikan mutiara dalam kepala ular beracun itu sudah lenyap tak berbekas. takdir. ternyata benar-benar sudah dicuri orang. bagaimanapun juga lolap sudah tahu siapa yang mencuri mutiara ular itu. aaai. ujarnya kemudian sambil menggeleng. Gak Kun liong yang paling gelisah. bagaimana kalau kami kejar penjahat itu?" "Tak usah dikejar lagi. penjahat itu sangat lihay tak mungkin ia bisa terkejar. Sudah.

pendeta tua itu melanjutkan: "Sampah masyarakat itu merupakan satu-satunya murid dari Sin hiat jin mo (Manusia iblis menghisap darah). akan terlihat mana yang lebih jelek dan mana yang lebih unggul" Gak Kun liong dan Suma Thian yu menja di tertarik sekali setelah mendengar cerita itu. berarti dia dapat bertarung lagi dengan si Mayat hidup Ciu jit hwe . keampuhannya ilmu pukulan ini boleh di bilang merupakan salah satu kepandaian ampuh dikalangan hitam. Maka Manusia iblis penghisap darah Pi-Ciang hay pun menitahkan anak muridnya untuk mencari ular beracun yang telah berusia seribu tahun. "Bila ditinjau dari bentuk badan bayangan hitam yang sedang melarikan diri tadi. oleh sebab itu dia menjadi satu-satunya orang yang bisa menandingu Hui cha Can cu.com/ "Siapa? Suocu siapa yang telah melarikan mutiara ular itu? Gak Kun liong rmendesak dengan perasaan mendongkol. sebab ular itu pasti memiliki mutiara penolak racun yang berkhasiat bagi tubuhnya. tapi kalau dibanding kan dengan ilmu pukulan Luan si im hong ciang (pukulan angin dingin bangkai busuk) dari Hoat si si (Mayat hidup) Ciu Jit hui. ketika dilihatnya pendeta itu berhenti sejenak. sudah pasti dia adalah Hui cua Cung cu Kiong Lai. barang siapa yang bertarung melawannya terkena sapuan ancin pukulannya. asal mutiara penawar racun itu telah berhasil di dapatkan. dengan cepat dia menyambung: "Kenapa? Cepat beri penjelasan” Cong liong lo siansu sengaja mendehem untuk membasahi kerongkongannya dengan air ludah kemudian pelan-pelan melanjutkan: Ilmu pukulan angin dingin bangkai busuk amat beracun sekali. maka seluruh badannya akan membusuk. Setelah berhenti sebentar. ilmu silatnya sangat lihay. bahkan hanya menyerempet dikulit badan pun akan berakibat suatu pembengkakan seperti tersengat api sebelum akhirnya membusuk pula. kepandaian andalannya adalah Pek lek si hun ciang (Pukulan geledek pembetot sukma).Tiraikasih Website http://kangzusi.

" . dia berhenti sejenak.. maka dia baru mengalah tiga bagian kepadamu.. bukankah tempo hari dia hanya bisa membiarkan aku membawamu pergi dari sini. engkoh Thian yu. dia bukan takut kepadamu. Cong liong lo siansu segera berseru: "Long ji. "Tentu saja dapat menangkan dia dengan pasti.haaah. Mendadak terdengar suara pekikan burung hong bergema memecahkan keheningan. lalu sambil menarik tangan Suma Thian yu siap melakukan pengejaran. Cong liong lo siansu tertawa panjang. buat apa mesti tergesa-gesa macam orang takut tak kebagian makanan...Tiraikasih Website http://kangzusi.. dia segera melompat bangun. coba lihat ibumu telah datang..com/ tanpa kuatir keracunan lagi" Berbicara sampai disitu. mari kita pergi mencarinya untuk membuat perhitungan!" "Kau yakin dapat menangkan dia?" tanya Cong liong lo siancu dengan perasaan tak puas. kontan saja membuat Gak kun liong yang pada dasarnya bersifat ingin menang merasa terbakar hatinya. seandainya kau benarbenar bisa mengalahkan dia. lanjutnya dengan tertawa ramah: "Siapa tahu Hui cha cun cu Kiong Lui yang menjadi nelayan yang beruntung. engkoh Thian yu. bukankah hal inipun merupakan suatu takdir?" "Tidak bisa!" teriak Gak Kun liong dengan perasaan tidak puas. "Haaahh. haaah. dia pasti mempunyai cara yang baik untuk mengatasi persoalan ini...?" "Benar" Suma Thian yu manggut-manggut sambil mengiakan. buat apa dia menjadi seorang jago kelas wahid dalam kalangan rimba hijau?" Taktik memanasi hati orang yang digunakan Cong liong lo siansu ini ibaratnya api yang bertemu minyak. ini yang dinamakan si rase takut dengan keganasan harimau. melainkan jeri terhadap kepandaian silat ibumu. "aku pasti akan mencari nya sampai ketemu.

Menyaksikan kemanjaan putranya. di kemudian hari entah siapa yang bisa mengurusi nya?" Cong liong lo siansu hanya tersenyum belaka tanpa menjawab..Tiraikasih Website http://kangzusi. maka dia bertanya dengan perasaan tercengang. kau harus kembali kesini!" Kemudian setelah berhenti sejenak.biasanya kasus semacam ini paling cocok dengan seleraku. kalau bocah sudah terbiasa dimanja..hiiih. Secara ringkas Cong liong lo siansu menceritakan apa yang telah terjadi.. Gak kun liong segera menubruk kedalam pangkuannya sambil berseru manja: "Ibu.com/ Baru selesai dia berkata. perduli berhasil atau tidak.. kau harus mencarikan akal bagiku" "Ada urusan apa Liong-ji?" Hui im Tongcu tidak mengerti akan peristiwa yang barusan terjadi. ka tanya: "Aaai. bagaimana kalau aku sipergemis tua yang menemanimu membuat keramaian?" Suma Thian yu merasa girang sekali setelah mendengar Siau yau kay menyanggupi untuk menemaninya. dari tengah udara telah kedengaran suara hembusan angin tajam.. Siau yau kay Wi Kian yang berada disisinya dengan capat berseru penuh semangat: "Hiiih. Begitu bertemu dengan ibunya. tanpa terasa Hui im Tongcu menggelengkan kepalanya berulang kali sambil menghela napas. kemiiian tampak Ing-ji dengan membawa Hui im tongcu dan Siau yau kay Wi Kian telah melayang turun ke atas tanah.hiihh.. sementara Gak Kun liong juga telah melepaskan diri dari pelukan ibunya dan berlari menghampiri sipengemis sambil mere ngek agar cepat membawa mereka pergi. Berapa saat kemudian dia baru berpaling kearah Suma Thian yu seraya berkata: "Anak Yu. kaupun boleh ikut. kembali dia menambahkan: .

. Kemudian bersama Siau yau kay dan Gak Kun liong berangkat meninggalkan bukit tersebut. masing-masing harus berjaga pada posnya masing-masing. sampailah ketiga orang itu didepan hutan yang amat lebat. sepanjang jalan dengan tiada jemu-jemunya Siau yau kay wi kian menanyai Suma Thian yu terus-menerus tentang masalah perusahaan Sin liong piaukiok dan perselisihan-nya dengan congpiautau mereka Mo im si liong Wan Kiam ciau. dan akhirnya diapun dengan perasaan jemu ia balik bertanya: Locianpwe. Siau yau kay telah berseru: "Sudah beres! Kita boleh melaksanakan tugas seperti apa yang direncanakan Lo siang. bagaikan memasuki daerah tak bertuan. "tak heran kalau dia mendamprat ku habis-habisan begitu bersua muka denganku tadi. tampak . Dan setelah keluar dari hutan.Tiraikasih Website http://kangzusi. Untuk kesekian kalinya Suma thian yu mengulangi kembali kisah kejadian tersebut." dalam hatinya Suma Thian yu lantas berpikir.. sebenarnya apa hubungan mu dengan Wan congpiautau?" "Aku si pengemis tua adalah susioknya" kini Siau yau kay baru mengutarakan indentitas yang sebenarnya. kemudian baru meneruskan perjalanan menembusi hutan. ada tugas yang jauh lebih penting lagi hendak kuserahkan ke padamu" "Baik!" Suma Thian yu mengiakan. Siau yau kay wi kian langsung membawa kedua orang pemuda itu menuju ke bukit Han san. rupanya mereka mempunyai hubungan yang begitu akrab!" Tatkala matahari sudah mulai tenggelam. tak boleh kemaruk akan pahala sehingga menggagalkan rencana kita ini" Seusai berkata. mereka bertiga lantas memencarkan diri. Ooh.. Siau yau kay Wi Kian lantas memanggil kedua orang pemuda itu dan membisik kan sesuatu kepada mereka. Ditengah kegelapan malam.. mereka bertiga segera sama-sama menyusup masuk kedalam hutan.com/ "Setelah kau kemari nanti. begitu berada dalam hutan.

tidak dilihat dulu tempat apakah ini. Tiba ditepi tanah lapang ditengah hutan. terdengar dua kali bentakan nyaring bergema memecahkan keheningan. sambil berdiri ditengah lapangan tersebut. Terdengar salah seorang diantaranya segera mencaci maki kalang kabut. besok ada kesulitan besok baru murung. hmm. Siau yau kau Wi Kian tidak maju lagi. masuk jebakan kalian!" Baru saja ingatan tersebut lewat. diam-diam Siau yau kay merasa amat girang. "Hari ini ada arak hari ini mabuk. memangnya dianggap setiap orang boleh memasuki tempat ini sekehendak hati sendiri?" . Tiba-tiba bergema suara gelak tertawa yang amat nyaring berkumandang memecahkan ke heningan. dua macam senjata rahasia itu sudah muncul di depan mata. Menyaksikan kejadian tersebut. tapi pada saat yang bersamaan pula Siau yau kay telah rubuh terjungkal ke atas tanah. tahu-tahu senjata rahasia yang meluncur datang itu lenyap bagaikan batu yang tenggelam di tengah samudra.." Belum habis dia bergumam. Bila masuk istana iblis dianggap istana malaikat. angkat cawan minum bersama bidadari. pikirnya: "Anjung keparat. dia lantas berteriak teriak macam orang gila. Siau yau kay segera berteriak kesakitan: "Aduuh mak. "Pengemis busuk yang tak punya mata. habis sudah riwayat aku si pengemis tua!" Entah gerakan apa yang dipergunakan.com/ tiga sosok bayangan manusia terbagi menjadi tengah kiri dan kanan bersama-sama menerjang masuk kedalam hutan.Tiraikasih Website http://kangzusi. punah tak berbekas.. tampak dua sosok bayangan manusia bagaikan sambaran petir cepatnya telah mela yang turun didepan mata. lalu nampak dua titik cahaya tajam yang disertai dengan suara-suara desingan angin tajam langsung menyambar ke tubuh Siau yau kay wi kiam.

dia mengawasi wajah ke dua orang itu dengan lebih seksama. kemudian sambil menjerit kaget dia berteriak: "Aduuh mak. baru saja dia membungkukkan badannya. rupanya kalian berdua dari Tiang pek san.. yang tergeletak diatas tanah sekarang adalah Liat hwee siu Li Hiong.haah. Siapa tahu. Di dalam kegelapan tadi. berani melukai orang segera sembunyi. Siau yau kay Wi kian juga melompat bangun... Orang itu segera mendengus tertahan dan roboh terkapar ke atas tanah. kontan sa ja mereka menghembuskan napas dingin. mendadak terdengar pengemis itu tertawa dingin. Bersamaan waktunya. serunya sambil tertawa terbahak-bahak: "Haah.... kalian memang pantas mampus!" Selesai berkata.com/ Sambil berkata dia lantas membungkukkan badan sambil memeriksa apakah Siau yau kay Wi Kian sudah mati atau belum. kelewat besar keonaran yang ku buat kali ini. waduh. tahu-tahu Wi kian mengebaskan ujung bahunya ke depan. mendadak dari dalam hu tan bergema suara bentakan rendah: "Lihat serangan!" . berapa butir batok kepala aku si pengemis tua bisa ludas terpenggal nanti" Selesai berkata buru-buru dia melarikan diri ke luar hutan.. Kiu tau siu Li Gi tidak dapat melihat jelas pendatang tersebut. Tak heran kalau mereka tak berani melakukan pengejaran meski menyaksikan Siau yau kay melarikan diri.. seperti mayat yang bangkit kembali.. tapi kini setelah mengetahui kalau pengemis tua yang mereka sergap tak lain adalah Siau yau kay yang disegani setiap orang.Tiraikasih Website http://kangzusi... Rupanya orang yang melepaskan senjata rahasia tadi adalah Kiu tau siu (bintang berkepala semblan) Li Gi serta Liat hwee siu (bintang berapi) Li Hiong dua orang.haah. Tampaknya Siau yau kay akan segera keluar dari hutan itu.

Tiraikasih Website http://kangzusi. dia memancing kehadiran Hui cha Cun cu. lalu menghimpun tenaga dalamnya kedalam dan melayang mundur dari situ dengan gerakan datar. ternyata dia adalah orang pemuda yang berwajah amat tampan. kalau dilihat tampangmu yang begitu tampan. pemuda bermuka manusia berhati binatang ini sesungguhnya hendak menghantar Suma Thian yu serta dua bersauda ra Thia kedalam hutan dan meminjam kekuatan Hui cha Cun cu hendak membasmi mereka bertiga. maka begitu sampai dalam hutan dia lantas melaporkan namanya dan memberi kabar kepada Hui cha Cun cu akan kehadiran-nya. sayang perhitungan manusia takkan menangkan takdir. sungguh tak kusangka kalau hatimu kejam.. lalu setelah berhasil berdiri tegak segera ejeknya: "Waaah. dia membuang tubuhnya kebelakang dengan gerakan jembatan gantung. Wi Kian memang sangat lihay. Dengan tindakan mana. orang muda sudah belajar berbuat kalau sudah dewasa nanti mau jadi apa kau?" Siau yau kay berpura-pura mendamprat: Pemuda ganteng itu sesungguhnya tak lain adalah Cun gan siucay (sastrawan berparas tampan) Si Kok seng. akhirnya Suma Thian yu berhasil ditolong oleh Gak Kun liong sedang dua bersaudara Thia pun berhasil lolos pula dengan selamat. tanpa gugup barang sedikitpun jua. sedang dia sendiri berlagak seakan-akan jalan darahnya tertotok dan roboh tak sadarkan diri ditanah. Kemudian sambil berlagak menghancurkan tugu dan mencaci maki. untung tidak sampai mampus!" Mendadak dari balik hutan melayang keluar sesosok bayangan manusia. . menyaksikan datangnya sergapan senjata rahasia. diapun dapat mencuci bersih kejahatannya. selain bisa menghin darkan diri dari tugas... "Bocah. meminjam cahaya bintang Siau yau kay segera mengamati wajah orang itu lebih seksama.com/ Beberapa titik cahaya tajam yang disertai desingan angin tajam segera meluncur kedepan dan menyergap tubuh Siau yau kay.

membuat Kiu tau siu Li Gi yang berdiri tenang disisinya turut bergidik hingga bulu kuduknya pada bangun berdiri. diatas manusia masih ada manusia pandai lain-nya" Sedemikian jumawa dan takaburnya perkataan itu.sungkan meloloskan pedangnya. mumpung ada kesempatan aku hendak memberi pelajaran kepadamu.com/ dengan demikian rencana busuknya mengalami kegagalan total. sungguh beruntung sauya bisa bersua denganmu hari ini. dia tidak mengira kalau pengemis tua yang sama sekali tidak punya keistimewaan apa-apa ini sesungguhnya adalah Siau yau kay Kian yang disegani dan ditakuti setiap orang. agar kau tahu bahwa diluar langit masih ada langit. dengan cepat ia menjadi sadar bahwa pengemis tua ini mustahil datang tanpa membawa suatu maksud tertentu. Dalam pada itu. dia adalah Siau yau kay yang bernama besar. peluh dingin segera jatuh bercucuran membasahi seluruh tubuhnya. jalan ke sorga tidak kau tempuh.Tiraikasih Website http://kangzusi. kau tak boleh bersikap kelewat gegabah!" Sekarang Cun gan siaucay Si Kok seng baru terkesiap. Cun gan siuacay Si kek seng yang menyaksikan pengemis tua itu sanggup memunahkan sergapan-nya secara mudah. Maka diapun tanpa sungkan. diamdiam ia menarik napas dingin. Kiu tausiu Li Gi yang kuatir rekannya kelewat memandang enteng lawan segera memberi peringatan: "Si hiante. serunya dengan suara lantang: "Pengemis busuk. . Tapi rasa jerinya itu hanya disembunyikan dalam hati. rupanya hanya pengemis busuk yang dibenci oleh setiap orang. kemudian sambil berdiri empat langkah dihadapan Siau yau kay Wi Kian. jalan ke neraka justru kau terjang. nampaknya kau sudah bosan hidup sehingga sengaja datang kemari untuk menghantar nyawa mu" Baru selesai pemuda iblis itu berkata. sedang diluaran ia lantas berseru sambil tertawa dingin: "Aku mengira siapa yang begitu bernyali berani membuat keonaran disini.

hal mana membuat dua orang bajingan itu berkaok-kaok kegusaran. coba kalau tujuannya bukan untuk memancing kemunculan Hui cha Cun . "Haah. Sambil bertarung mempermainkan ke dua orang itu. kali ini dia mengancam jalan darah Tiong teng hiat di depan dada Kiu tau siu Li Gi.haah. se bentar keatas dan sebentar lagi kebawah. dia menyerang dari sisi sebelah kanan..... Semhari berkata. Dalam waktu singkat seluruh arena sudah dipenuhi dengan bayangan manusia yang sebentar bergerak kekanan. hari ini aku si pengemis tua memang ingin membuka mataku. lebih baik kalian berdua maju bersama saja. tapi sewaktu sampai ditengah jalan. Dalam satu jurus mempunyai dua kegunaan yang berbeda. bagus. Si kok seng telah mengayunkan pedangnya dengan jurus Lan kang to cay (Membendung sungai mengeringkan samudra). kontan saja mendesak Si Kok seng dan Li Gi harus turun tangan memberikan perlawanan. dia memutar gerakannya dan merubah pukulan menjadi serangan jari. sasa rannya adalah Can gan siucau Si Kong seng.haah. Siau yau kay mulai merasa kuatir.com/ Siau yau kay Wi Kian menengadah dan tertawa tergelakgelak. mari. jadi sama sekali tiada maksud membunuh mereka. sebentar kekiri.Tiraikasih Website http://kangzusi. mari. Maka diapun mengembangkan ilmu langkah Ciok tiong luan pon hoat untuk berputar-putar mengitari mereka berdua. dengan tangan kosong akan kulayani kalian berdua sebanyak tiga ratus gebrakan. apa sebabnya hingga kini Hui cha Cun cu belum juga menampakkan diri. sementara Kiu tau siu Li Gi mengangkat goloknya membacok dari sebelah kiri. Terdengar dua kali bentakan gusar bergema memecahkan keheningan. Tujuan Siau yau kay yang sebetulnya tak lain hanya ingin membelenggu kedua orang itu... telapak tangannya segera diayunkan kedepan dengan jurus Liong su yu hay (naga berpesiar ke empat samudera). bagus sekali.

kelihayannya luar biasa sekali. Gak Kun liong segera angkat kepalanya. kemudian serunya dingin: . sementara pengemis itu ber kaok-kaok memancing kemunculan musuh. Tanpa menjumpai hadangan apapun Gak Kun liong telah berhasil menyusup masuk ke dalam hutan. Taktik suara ditimur menyerang dibarat ini bernama pula siasat memancing harimau turun gunung. Tampak ia meludah. Suma Thian yu dan Gak Kun liong berdua akan menyelundup kedalam rumah dan menyelesaikan tugas mereka. Dalam pada itu. mengapa setan tua ini belum lari kesana?" Dengan suara lantang diapun menegur: "Kiong Lui. mendadak dari sisi jalan ia saksikan sesosok bayangan manusia menampakkan diri dan menghadang jalan perginya. Mendengar suara tertawa tersebut. tampak sepuluh kaki selewatnya jalan kecil itu dia akan sampai dirumah kediaman Hui cha Cun cu. hampir saja mengejutkan hati ku! Kenapa kau bersembunyi seorang diri ditepi jalan? Apakah menyambut kedatanganku?" Ternyata orang yang menghadang jalan pergi Gak Kun liong adalah Hui cha Cun cu Kiong Lui. kedua orang bajingan ini tak akan mampu bertahan sebanyak sepuluh gebrakan.Tiraikasih Website http://kangzusi. Sesuai dengan rencana yang telah disusun oleh Siau yau kay. mendadak dari jalan berkumandang suara tertawa dingin yang amat mengerikan. Gak Kun Hong mundur satu langkah kebelakang. Gak Kun liong dan Suma Thian yu berdua. satu dari kiri yang lain dari kanan secara terpisah telah menyelundup masuk kebelakang hutan. pikirnya: "Heran.com/ cu. sebab tempat tinggal Hui cha Cun cu terletak dibelakang hutan tersebut. tapi ia jadi tertegun setelah mengetahui siapa gerangan orang itu. Disaat tubuhnya baru mencapai jalanan kecil inilah.

akhirnya dia berhasil menemukan suatu siasat bagus. kemudian sambil mengejar. sekalian hendak memberitahukan satu hal kepadamu" "Hmm. jangan harap kau bisa meloloskan diri dari sini!" dampratnya. teriaknya: "Hei. kontan hatinya merasa lega. cepat katakan" seru Hui cha Cun cu sambil tertawa licik..heeeh. apa boleh buat" "Heeeh.. “Membawa siapa?" Gak Kun liong mencibir. "Coba lihat.com/ "Jawab dulu. mencari aku hendak bermain? Masa membawa orang?" Hui cha Cun cu Kiong Lui mendengus dingin. "Aku hendak mencarimu untuk bermain. kau ingin bertarung?" . lohu toh bukan anak berusia tiga tahun.. dia mencengkeram kerah baju Gak Kun liong.bocah.. kau ingin mengelabuhi ku? Tadi kau bilang hendak menyampaikan sebuah kabar untukku. Sambil menggigit bibir dia lantas berpikir sejenak. selamat tinggal!" Selesai berkata dia lantas membalikkan badai dan kabur dari situ. Mau mungkir?" Setelah mendengar kalau gembong iblis tersebut hanya menyebut Siau yau kay seorang. mengapa kau malam-malam datang kemari? Apakah kaupnn sengaja datang dari gua Hui im tong untuk menyambut kedatangan ku?" Gak Kun liong melototkan sepatang matanya yang besar dan bulat itu sambil menyahut. "Sipengemis busuk itu.heeeh. aku tak ingin main. tak ingin bicara lagi. Gak Kun liong segera tahu kalau jejak Suma Thian yu belum ketahuan.Tiraikasih Website http://kangzusi. katanya cepat: "Ibuku tak suka kalau aku pergi jauh.. "Bocah keparat! Sebelum mengemukakan alasannya. galak amat kau ini! Ya sudahlah. Gak Kun liong segera merendah sambil melejit kesamping. Merasakan datangnya desingan angin dingin dibelakang tubuhnya. Menyaksikan hal itu Hui cha Cun cu segera membentak gusar.. setiap kali ia tentu mengutus orang untuk mengikutiku.

mau apa kau?" Sambil berseru. dari ucapan lawan dia tahu kalau musuh hanya gertak sambal belaka. meski usianya masih muda.com/ “Aku ingin memberi pelajaran kepada mu. kepandaiannya tidak kalah dari seorang jago kelas satu dalam dunia Persilatan. "apa sangkut pautnya antara ular beracun denganku? Kau ingin mempermainkan lohu?" . Tampak bocah itu melompat kekiri mengegos kekanan. aku telah mem bunuh seekor ular beracun" "Kentut!" Hui cha Cuncu membentak gusar. kalau tidak. tanpa terasa bentaknya dengan gusar: "Bocah keparat. suruh kau menebak dulu toh bukan persoalan? Padahal aku memang hendak memberitahu kepadamu. Gak Kun liong memang dasarnya cerdik. dia selalu berputar mengitari sekeliling Hui cha cun cu sambil menggoda. Sambil cengar-cengir segera sahutnya: "Aku toh sudah bilang. dalam sekalian pandangan saja Hui cha Cun cu sudah mengetahui kalau bocah ini mempunyai sesuatu maksud tertentu. semua serangan yang dilancarkan boleh dibilang tidak menggunakan tenaga penuh. dengan begitu ia justru termakan oleh siasat Gak kun Liong. cepat katakan rencana busukmu. hendak mencarimu untuk diajak main. Sebagai manusia yang berpengalaman. jangan salahkan kalau lohu akau bertindak keji kepadamu" Memukul anjingpun harus melihat pemiliknya. gerakan tubuhnya sangat aneh.Tiraikasih Website http://kangzusi. Gik Kun liong sendiripun bukan manusia sembarargan. Padahal Hui cha cun cu Kiong Lui sendiripun menaruh perasaan was-was terhadap Gak kun liong. diapun pandai menduga setiap persoalan yang bakal terjadi. baik dalam soal tenaga dalam. Hui cha Cun cu mencengkeram batok kepala Gik Kun liong lagi dengan jurus Cong eng phu toh (elang sakti menerkam kelinci). ke pandsian silatnya telah mendapat warisan langsung dari ibunya. maupun soal ilmu meringankan tubuh.

hmm. dari malu dia jadi naik darah sambil memutar badan. sewaktu berbicara penjagaan lawan pasti menendor. akan ku laporkan kepada ibuku agar kau diberi pelajaran yang setimpal" Mendengar ucapan mana. hukuman mati boleh dihindari tapi hukuman hidup jangan diharap bisa dihindari. Secara beruntun Hui cha Cun cu harus menderita dua kali pukulan. "Hei. bukan mundur ia justru menyerobot maju kemuka dan memotong dada Kiong Lui. mana mungkin ular beracun ditemukan secara gampang. lihat saja nanti.? Kontan saja dia mencaci maki penuh kemarahan: "Keparat. Dalam marahnya Hui cha Cun cu segera men dorong pula sepasang lengannya kedepan dan melepaskan sebuah pukulan yang maha dahsyat. kemudian dia menerobos kebelakang punggung musuhnya lewat bawah ketiak. sauya berada disini!" teriakannya sambil bersorak kegirangan. Gak Kun liong bukan anak bodoh.com/ "Aduuh mak. dia merasa bocah itu jelas lagi membohonginya. "Plaaaaakkkk!" sebuah tamparan keras menghajar telak diatas pipi Hui cha Cun cu. dengan cepat dia berkelit kesamping. bisa dibayangkan be tapa gusarnya orang itu. kenapa sih kau galak amat?" Aku dengar kau sedang berusaha keras untuk mencari ular beracun berusia seribu tahun. sebuah . Sekarang kau malah galak amat kepadaku. sepantasnya kau berterima kasih atas jerih payahku ini. kau harus ditempeleng atas kebohongan mu itu" Gak Kun liong tahu... aku tak doyan dengan permainan begitu. maka sengaja kusampaikan berita ini kepadamu. Hui cha Cun cu merasakan jantungnya berdebar keras. buru-buru dia menerobos kedepan sambil mengayunkan telapak tangannya. kepalan-nya yang digenggam kencang lantas dihantamkan keras-keras. tapi setelah dipikir kembali.Tiraikasih Website http://kangzusi. membuat dia berkaok-kaok kesakitan.

rupanya kau memang sengaja datang mencari gara-gara...ciau (naga sakti mementang cakar). Atas kejadian tersebut. ejeknya: "Hahahahahaha. kedua belah pihak samasama tergetar keras badannya. bagus.. Tiba-tiba dari tengah hutan sana berkumandang dua kali jeritan ngeri yang menyayatkan hati. tapi tidak sampai menimbulkan cedera apapun. Tolong. sambil menggertak gigi menahan diri makinya: "Bocah keparat. Gak Kun liong sama sekali tidak berpaling. ia segera menerkam lagi kemuka dan membacok dada Gak Kun liong dengan jurus Im liong tham. tanpa terasa gerak serangannya menjadi terhenti. hawa murninya segera dihimpun ke dalam telapak tangan dan siap menyongsong datangnya ancaman lawan dengan keras lawas keras.. Hui cha Cun cu menjadi tertegun. Gak Kun liong segera tertawa terbahak-bahak. bila kubiarkan kau lolos dari hutan ini sekarang. . tolong. Seraya berkata dia lantas mengejar sampai lima langkah dibelakang Gak Kun liong.com/ pukulan dengan tenaga sebesar lima bagian segera dilontarkan kemuka. Menyaksikan keadaan tersebut. Akibat dari bentrokan tersebut. Hui cha Cun cu menjadi teramat gusar. tentu saja dia jeri menghadapi ancaman semacam itu.Tiraikasih Website http://kangzusi.. bagus sekali! Rupanya kedua ekor anjing budukan itu sudah dibikin mampus" Selesai berkata dia lantas ngeloyor pergi meninggalkan tempat itu. dibelakang ada srigala buas!" buru-buru ia berteriak minta tolong. Hui cha Cun cu makin naik darah.. "Blaaaamm!" suatu ledakan keras menggelegar diangkasa. mu lai hari ini aku bukan she Kiong lagi". Gak Kun liong sedang asyik bertarung. dia malah menyusup masuk ketengah lapangan ditengah hutan dan persis menyongsong kedatangan Siau yau kay Wi Kian. Menghadapi kejaran tersebut.

keadaan semacam ini dibiarkan berlangsung terlalu lama lagi. tanpa banyak cincong dia lantas mendamprat: "Sudah pasti kau si pengemis busuk yang membuat rencana busuk ini.. ia lantas melancarkan serangan dengan jurus Huang hong cian bong (angin puyuh . aku harap kau sehat sehat selalu selama ini. lalu tegurnya sambil tertawa terbahak-bahak: "Selamat bersua kembali saudara Kiong. tatkala dilihatnya Tiang pek siang tat dan Si Kok seng mendengkur semua dengan begitu nyenyak. usia kita sudah tua. bagaimana pun juga Suma Thian yu sudah masuk ke dalam hutan. Akan tetapi.Tiraikasih Website http://kangzusi. dan Suma Tnian yu belum juga berhasil. kenapa sifat berangasanmu belum juga berkurang?" Sambil berkata Siau yau kay menunggu berita Suma Thian yu dengan tenang. bagus sekali perbuatanmu. amarahnya langsung saja berkobar lagi. mengapa sih galak amat? Saudara Kiong. mau apa kau malam-malam datang kemari?" "Aduuh. segera bentaknya: "Pengemis busuk.kita kan orang sendiri. tapi hingga kini belum nampak juga munculkan diri. kena pa kau bisa pindah ke tempat semacam ini?" Kemarahan Hui cha Cun cu makin membara setelah bertemu dengan Siau yau kay Wi Kian. kita harus bertarung sampai salah satu mampus" Seraya berkata. hari ini kalau ada kau berarti tak ada aku. sekalipun cara bertarung semacam ini merupakan suatu pertarungan dengan cara bergilir. Hui cha Cun cu pun mengawasi anak buahnya yang tergeletak ditanah. pada akhirnya ke dua belah pihak pasti akan jatuh korban. ayo jawab. Sementara pembicaraan berlangsung. kejadian ini akhirnya membuat dia merasa membuat dia merasa kuatir sekali.com/ Siau yau kay Wi Kian menyelinap melalui sisi Gak Kun Hong dan segera menghadang dihadapan Hui cha Cun cu. namun bukan berarti tak boleh.. Betul Kun liong sudah menahan lawan untuk sesaat lamanya dan kini berganti Siau yau kay yang menghadang.

kelihayannya benar-benar mengerikan. angin pukulan lawan telah meluncur datang. dia merupakan raja iblis yang disebut Kay si siang mo (sepasang iblis sakti dari jagad) bersama mayat hidup. Hui cha Cun cu. jilid : 13 Pengemis sakti yang pernah malang melintang dalam dunia persilatan karena ilmu langkah Ciok tiong luan poh cap lak tui nya ini benar-benar memiliki tenaga dalam yang amat lihay. apalagi suhunya si Manusia iblis penghisap darah. Siau yau kay yang diancam segera tertawa terkekeh-kekeh. kedua belah pihak sama sama mengeluarkan ilmu pukulan berat. kepada Gak Kun liong serunya: "Liong-ji. menghindari kenyataan menyongsong yang kosong. seperti ombak dahsyat yang menghantam tepian.com/ menggulung puncak). tangan yang sebelah dilintang kan didepan dada sementara telapak tangan yang lain siap melancarkan serangan. tunggu aku diluar hutan sana!" Sementara berbicara. Seketika itu jaga seluruh angkasa diliputi angin puyuh yang menderu-deru. Siau yau kay segera mengegos kesamping lalu berkelit dengan gerakkan amat cepat. Begitu bertarung. Tujuan yang terutama dari Siau yau kay Wi Kian tak lain adalah memberi waktu yang cukup buat Suma Thian yu untuk melaksanakan tugasnya. sebab itu dia selalu menghindari yang berat menghadapi yang ringan. akan tetapi lawannya Hui cha Cun cu Kiong Lui sendiri pun merupakan gembong iblis nomor satu dari golongan Liok lim.Tiraikasih Website http://kangzusi. mengembangkan ilmu pukulan Pek lek si hun ciang nya yang maha dahsyat dan satu jurus demi satu jurus meneter musuhnya secara pasti. segulung angin serangan dahsyat langsung me nerjang ketubuh Siau yau kay. dan diantara deruan angin pukulan yang memekikkan telinga. dengan mengandalkan ilmu .

aku tidak memiliki sesuatu yang bi¬sa di incar orang dengan siasat liciknya!" Semakin dipikir dia merasa makin bingung dan tak habis mengerti. serunya sambil tertawa keras "Maaf aku si pengemis tua harus mohon diri lebih dulu!" . tanpa terasa diapun turut berpekik nyaring. meski suaranya tak keras tapi me¬ngalun tiada hentinya di tengah udara.com/ gerakan tubuhnya yang sakti dia berusaha memunahkan sebagian besar dari ancaman yang tiba. sedemikian cepatnya serangan yang dilancarkan memaksa Hui cha Cun cu terdesak mundur sejauh beberapa langkah. diapun tidak berniat bertarung melawanku. Mendadak gerakkan tubuhnya berubah. sudah jelas tahu jika orang datang karena sesuatu tujuan. sebentar ke atas sebentar ke kiri dan sebentar lagi ke kanan. Siau yau kay merasakan semangatnya berkobar kembali. mendadak terdengar su¬ara pekikan nyaring bergerai memecahkan ke¬heningan. Hui cha Cun cu pun seorang manusia yang amat lihay. hal mana kontan saja membuat hatinya kesal bercampur men¬dongkol. Siapa tahu Siau yau kau segera menarik kembali serangannya begitu berhasil mendesak Kiong Lui. Tapi. mungkinkah kedatangan mereka mempunyai suatu rencana tertentu? Tidak. tak mungkin. sambil berkelit dia selalu mengejek dan mencemooh gu¬na mengacaukaa pikiran musuh. tetapi tak bisa diduga apa tujuannya. diam-diam ia girang karena Suma Thian yu telah berhasil hingga tidak siasia kedatangan mereka kali ini. Mendengar suara pekikan tersebut.Tiraikasih Website http://kangzusi. tanpa terasa pikirnya: "Kedatangan kedua orang ini tidak seperti mencari balas. Seperti seekor kupu-kupu yang terbang di antara aneka bunga. Sementara pertarungan antara kedua orang itu masih berlangsung. dalam sekilas pandangan saja ia sudah bisa menduga maksud tujuan Siau yau kay. sepasang tangannya diayunkan berulang kali melepaskan tiga buah pukulan berantai.

.com/ Begitu selesai berkata. karena ingin tahu. coba akan kulihat kau bisa berbuat gila sampai kapan!" Selesai berkata dia lantas kembali ketanah lapangan dan menyadarkan rekan-rekannya. Mendadak satu ingatan melintas dengan cepat dalam benaknya. tubuhnya sudah me¬lompat keluar dari hutan. dia tak tahu apa gerangan yang se¬dang dilakukan musuhnya itu. Hui cha Cun cu yang dikacau orang masih berdiri termangu-mangu dengan perasaan tidak mengerti. kuperingatkan kepadamu. suasana di keli¬ling sana masih tetap sepi tidak ada manusia siapapun. Begitu tiba di hutan. dia segera mengerahkan ilmu meringankan tubuh Leng khong siu tok melakukan pengejaran secepat kilat dari belakang. . saat itulah merupakan saat ajalmu. Siau yau kay tak berani berayal lagi.Tiraikasih Website http://kangzusi. Siau yau kay Wi Kian yang mendengar suara pekikan nyaring dari Suma Tnian yu. jangan-jangan karena benda mestika itu!” )-)-)-)-)-)-) sementara itu. Diri kejauhan sana dia menyaksikan ada dua sosok bayangan manusia yang kecil sedang menuju kedepan. dalam waktu sing¬kat bayangan tubuhnya telah lenyap dibalik keeelapan.. kemudian terdengar ia menjerit kaget: "Aduuuh. bila kita bersua lagi dikemudian hari. mereka banya ditotok saja jalan darahnya. Hui cha Cun cu semakin dibikin kebingungan dan tidak habis mengerti. Dengan kejadian ini. segera meninggalkan Hui cha Cun cu Kiong Lui dan melayang keluar dari hutan. ternyata rekannya tiada yang cedera. akhirnya dia menjejakkan kakinya ke ta¬nah dan ikut mengejar keluar hutan. tanpa terasa serunya sambil mendepakkan kakinya berulang kali: "Pengemis busuk. disitu tak nampak sesesok bayangan manusiapun.

masa sedemikian cepatnya dia menyembunyikan benda itu? Kecuali kalau sebelumnya dia sudah tahu kalau kami bakal datang ke sana" Dengan wajah serius Suma Thian yu kem¬bali berkata: "Perduli amat. Gak Kun liong segera bersuit nyaring ketebing seberang sana memberi tahu kepada si burung hong untuk menjemput mereka. Sambil berjalan Gak Kun liong pun mulai menggerutu. aku belum sempat mengucapkan terima kasih kepada kalian berdua!" Begitulah sambil berbicara sambil berjalan. "Setan cilik. mari kita memberi laporan. dari mana datangnya dua butir?” seru Siau yau kay setengah girang setengah mendamprat. tanpa terasa ketiga orang iitu sudah tiba di¬atas puncak bukit. begitu sampai dia lantas menegur: "Bocah. lalu katanya: "Aaah. masa hanya mengambil sebutir mutiara saja membutuhkan waktu sampai setengah hari? Hampir saja selembar nyawaku melayang" Sambil tertawa Suma Thian yu menggelengkan kepalanya berulang kali. . Aah.com/ Hanya didalam beberapa kali lompatan saja. tidak mungkin.Tiraikasih Website http://kangzusi. sama sekali tak bisa cekatan. tentu saja hanya sebutir. katanya: "Tahukah kau. betul. kau telah berhasil?” "Untung tidak gagal. “Engkoh Thian yu. aku baru berbasil mengorek-nya keluar dari atas dinding ruangannya" Mendengar perkataan itu. cara kerjamu amat lamban. setelah memeras otak setengah harian lamanya. ia berhasil mendahului dua orang tersebut. cuma ada sebutir!" sahut Suma Thian yu dengan wajah berseri. Siau yau kay segera berpikir sejenak. pokoknya tugas kita kali ini telah berhasil dengan lancar. gembong iblis tersebut telah menyembunyikan mutiara tersebut dengan amat rahasia sekali.

Mendadak dari tengah udara berkumandang suara pekikan burung hong. tanpa terasa dia menjerit kaget: "Aaaah !" Apa yang diduga Siau yau kay memang tepat sekali.?” “Apa yang kita takuti?" sahut Siau yau kay tenang. men¬dadak terdengar tiga kali pekikan aneh berkumandang datang dari punggung bukit. jangan-jangan gembong iblis itu merasa mutiaranya hilang dan menyusul kemari?" Suma Thian yu dan Gak Kun liong segera memasang telinga dan mendengar suara ujung baju terhembus angin berkumandang datang. Dengan wajah gelisah Gak Kun liong lantas berseru: "Waah bagaimana baiknya? Ing ji masih belum juga datang kemari. dia berharap Ing ji bisa segera sampai disana. Hui cha Cun cu Kiong Lui dengan memimpin Kiu tau siu Li Gi dan Liat bwe siu Li Hiong telah muncul dihadapan mereka. aku si pengemis tua memang ingin memberi sedikit pelajaran kepadanya" Sementara pembicaraan berlangsung. Gak Kun liong segera menari nari sambil berteriak: "Nah sudah datang. Gak Kun liong dengan perasaan makin geli¬sah mengawasi bukit seberang tanpa berkedip.Tiraikasih Website http://kangzusi. "paling baik lagi kalau dia berani me¬nyusul kemari.. Mendadak terdengar Siau yau kay Wi Kian berbisik lirih: "Sett! tenang sedikit. Siau yau kay segera mendengokkan kepalanya dan tertawa terbahak-bahak: .. Dengan cepat Gak Kuu liong berpaling. Ing ji sudah datang" Baru selesai dia berkata dari belakang punggung mereka telah berkumandang datang suara gelak tertawa yang amat mengerikan. aku seperti mendengar suara ujung baju terhembus angin.com/ Tak lama kemudian dari bukit seberang terdengar suara pekikan dari Ing ji.

silahkan saja turun tangan sendiri. kita memang sudah ditakdirkan untuk berjumpa terus. dimana saja kita selalu bersua kembali.. hei orang she Kiong.Tiraikasih Website http://kangzusi.. Hui cha Cuncu menjadi amat gusar. ayo serahkan mutiara itu padaku!” "Kalau ingin turun tangan. tanpa berkedip barang sekejappun dia menatap wajah Suma Thian yu lekat-lekat. bagus. sebelum mampus kita tak usah buyar. kembali bentaknya: "Pasti kau..com/ "Haah. teriaknya mendadak: "Kau anggap lohu tak berani?" . Hui cha Cun cu yang berpengalaman tentu saja dapat menyaksikan sikap lawannya. dia menggerakkan bahunya melayang kehadapan ke tiga orang itu. Gak Kun liong yang menyaksikan kejadian tersebut merasakan hatinya semakin gelisah.kalau sudah bermusuhan. sinar kebuasan dan rasa benci yang mencorong ke luar dari balik matanya makin menjadi.. dia tak sudi menjawab pertanyaan itu." jengek Suma Thian yu sambil tertawa sinis.haaah. pengemis busuk. dunia kok rasanya amat sempit. Hui cha Cun cu melotot musuh-musuhnya dengan sorot mata penuh kebencian. Tapi Liat hwe siu Li Hiong segera memburu kedepan dan menyerobot didepan Gak Kun liong dengan menghalangi jalan perginya.. kemudian selangkah demi selangkad berjalan mendekati anak muda tersebut. Makin lama Hui cha Cun cu semakin mendekati mereka.haaah. siapa yang sudah melarikan mutiaraku?" Akhirnya sorot mata penuh kebencian itu berhenti diatas wajah Suma Thian yu. kemudian bentaknya gusar: “Bangsat sialan. buru-buru dia lari kesisi tubuh Suma Thian yu dan siap membantunya.... Ayo jawab!" Sekulum senyum hambar menghiasi raut wajah Suma Thian yu. mendadak ia berhenti lalu sambil mengulurkan tangannya dia berseru: “Bawa kemari setan licik.

peluh dingin bercucuran membasahi seluruh tubuhnya. terkubur di dasar lembah. dengan mempergunakan sisa sorot matanya dia melirik kebelakang. dibelakang tubuhnya telah terbentang jurang yang tak nampak dasarnya. "Hmm. bulu kuduk pada bangun semua. kenapa mutiara itu tidak segera kau serahkan. Suma Thian yu manggutmanggut.. Wouw! Sungguh mengerikan. . biar lohu menyempurnakan keinginanmu itu!" Seraya berkata. Suma Thian yu segera merasakan peluh dingin bercucuran membasahi seluruh tubuhnya..com/ Seraya mengancam sekali lagi dia mende¬kati Suma Thian yu sampai dua langkah. bila dia mundur selangkah lagi. Siau yau kay Wi Kian yang menyaksikan kejadian ini menjadi amat kuatir. dia lantas mengayunkan telapak tangannya dan membacok tubuh Suma Thian yu.. Waktu Itu Suma Thian yu sudah berdiri di tepi jurang. bu¬ru-buru dia memperingatkan: "Yu ji. niscaya tubuhnya akan terjerumus kedalam jurang. jika kau berani maju selangkah lagi. Tanpa disadari Suma Thian yu mundur dua langkah kebelakang.. lalu serunya: "Keparat busuk. jangan mundur lagi!" Mendengar peringatan tersebut. dia malah mendongakkan kepalanya dan segera tertawa seram. Hui cha Cun cu Kiong Lui memperdengarkan suara tertawa liciknya yang mengerikan. jangankan melancarkan serangan. sauya akan gugur bersama mutiara ini" Sebenarnya Suma Thian yu hendak menggunakan ancaman tersebut sebagai gertak sambal. "Heeh.heehh..heehh. sekalipun menggerakan tubuhpun bisa akan berakibat marabahaya yang mengancam. siapa tahu Hui cha Cun cu tidak memakan gertakan tersebut. kini tubuhnya telah bera¬da di tepi jurang.Tiraikasih Website http://kangzusi. bagus sekali. apakah kau sudah bosan hidup?" Suma Thian yu mendengus dingin.

Keadaan yang dihadapi Suma Thian yu waktu itu memang saat kritis dan berbahaya sekali. kadangkala memang bisa terjadi suatu peristiwa aneh yang sama sekali tak terduga. kendatipun Siau yau kay memiliki kepandaian silat yang maha sakti. kemudian pelan-pelan dibawa terbang membumbung ke angkasa. dia lantas menghela napas panjang dan sambil memejamkan matanya melompat turun kedalam jurang.com/ Maka ketika menyaksikan datangnya ancaman dari Hui cha Cun cu. sebab bagaimanapun jua mestika tersebut tak dapat dibiarkan terjatuh ketangan musuh. tubuh Suma Thianyu yang sedang meluncur kebawah itu sudah disambar oleh suatu benda yang lunak. Siau yau kay dan Gak Kun liong yang me¬nyaksikan itu segera menjerit kaget. si anak muda itu sudah di desak hingga berada ditepi jurang. Menyusul kemudian terasa segulung angin kencang berembus lewat. mereka berdua pun segera memejamkan matanya rapat-rapat. Tapi. dia sendiri akan menjadi korban. Hidup di dunia ini. pada akhirnya pada suatu peristiwa di luar dugaan telah terjadi. dia cuma dapat membiarkan Suma Thian yu terkubur di bawak jurang.Tiraikasih Website http://kangzusi. aki¬batnya belum lagi orang lain tertolong. ia bertekad untuk bunuh diri. Siapa tahu baru saja tubuhnya meninggalkan tebing. seandainya orang bermaksud untuk memberi bantuan. Bayangkan saja. mendadak dari belakang tubuhnya ber kumandang suara pekikan burung Hong yang keras sekali. kendatipun ada malaikat yang berada di sana belum tentu bisa menyelamatkan jiwanya. Oleh sebab itu. daripada berakibat seperti dalam peristiwa kitab tanpa kata dulu. Thian yu!" Karena tak tega. . Suma Thian yu meloncat mundur kebelakang. "Ooooohh. bisa jadi pihak lawan akan melancarkan sergapan dengan mempergunakan peluang tersebut.

Mendengar suara pekikan itu. Gak Kun liong mendongakkan kepalanya. teriaknya kepada Siau yau-kay: . lalu sepasang sayapnya dikembangkan dan dikibaskan berulang kali. Hui cha Cun cu maupun Tiang pek siang sat tak kuasa menahan deruan angin pukulun yang amat kuat tadi.... masingmasing lantas menutup muka sambil menyembunyikan diri kesisi po¬hon. daun dan ranting beterbangan membuat pemandangan terasa kabur. bahkan tertolong. pasir dan batuan beterbangan memenuhi angkasa. aku sudah tertolong! Oooh. melepaskan sebuah pukulan dahsyat ke tubuh burung hong tersebut. sambil berpekik nyaring telapak tangannya segera diayunkan ke udara. Ing ji adalah seekor burung hong yang berperasaan tajam.. terima kasih langit. terima kasih Ing ji!” Ditengah jeritan kaget semua orang.. lalu memeluk batang pohon erat-erat.. terima kasih bumi. kuatir kalau tubuh mereka terseret oleh angin puyuh sehingga tercebur kedalam jurang. Tak terlukiskan rasa gusar dan mendongkol Hui cha Cun cu setelah dilihatnya Suma Thian yu berhasil meloloskan diri dari mara bahaya.Tiraikasih Website http://kangzusi. dia lantas berpekik nyaring.engkoh Yu sudah tertolong!" Dia segera menjejakan kakinya ketanah kemudian melambung keudara dan melompat naik ke atas punggung Ing ji. dia memahami watak manusia. segera pekiknya: "Aku tertolong. Ing ji telah membawa Suma Thian yu terbang jauh melampaui puncak tebing dan berpekik gembira tiada hentinya. Gak kun liang segera bertepuk tangan sam¬bil bersorak sorai. Angin puyuh yang menderu-deru. menyaksikan datangnya serangan dari Hui cba Cun cu.. apa yang kemudian terlihat membuatnya turut berpekik nyaring: "Horeee.com/ Suma Thian yu menjadi gembira sekali sesudah menyaksikan peristiwa tersebut.. rambut dan jenggotnya pada berdiri kaku saking marahnya.

ambil sepoci arak lebih dulu. “Kalau dibicarakan panjang sekali ceritanya. mengapa Ing ji pergi sekian lama baru kembali?" Siau yau kay Wi Kian tertawa panjang. dibelakangnya mengikuti Sian gi siu dari Wu san. ternyata Kui cha Cun cu Kiong Lui menunggu terus disitu sampai kemunculan Suma Thian yu dikemudian hari. segera tegurnya sambil tertawa: "Bagaimana dengan hasil perjalanan kalian? Tentunya melalui suatu pertempuran yang amat sengit bukan!" Gik Kun liong segera menarik ujung baju Cong liong lo siansu sambil berseru manja: "Sucou." Sementara itu Ceng lion. kau orang tua harus membalaskan sakit hatiku ini!" . aku si pengemis tua harus minum sampai mabuk. Menanti ketiga penumpangnya sudah duduk baik-baik. hanya ini kejadian dikemudian hari.Li siansu juga turut munculkan diri.com/ "Cianpwe cepat naik!” Siau yau kay pun sadar. Ing ji menutup kembali sayapnya dan meluncur ketengah udara. dia lantas menegur: "Sebenarnya apa yang telah terjadi. "lohu akan menunggu terus disini. maka dia lantas menjejakkan kakinya ketanah dan melompat naik ke atas pung¬gung Ing ji. akan kulihat sampai kapan kau baru muncul kembali disini. orang she Kiong itu menganiaya Liong-ji. "Bocah keparat.Tiraikasih Website http://kangzusi. suara pekikan panjang menggema diudara menyayat suasana. jadi tak perlu dibicarakan sekarang. Hui im Tangcu Gak Say hwe yang menyongsong paling dulu. sebentar pasti akan menjumpai banyak kesulitan." Benar juga. setelah lolos dari kematian. Ketika Siau yau kay bertiga tiba kembali dalam gua. bila sekarang tidak pergi. Hui cha Cung cu Kiong Lui kontan saja mencaci maki kalang kabut setelah menyaksikan ketiga orang itu melarikan diri. melihat mereka bertiga pulang dengan selamat.

"Thian yu. Cong liong Lo siansu menerima bungkusan kain hitam itu dan membuka pembungkusnya. akhirnya dia berseru: “Benar. benda ini bukan Han kong cu anti racun yang dipero¬leh dari benak ular beracun" Seluruh tubuh Suma Thian yu mendingin setelah mendengar ucapan ini.Ya kong cu!” pekik Lo siansu kaget. Semua orang menjadi gembira sesudah mendengar pekikan itu dan sama-sama mengalihkan perhatiannya. betul juga. ternyata mutiara tersebut adalah sebutir Ya kong cu yang amat sukar ditemukan di dunia ini.com/ Cong liong Lo siansu hanya tersenyum bela¬ka. Cong liong lo siansu berkata sambil menggeleng. lalu dari sakunya mengeluarkan sebuah bungkusan kain hitam dan menyerahkan kepada lo siansu tersebut. aneh sekali" gumam Cong liong lo siansu. Setelah mengamati sejanak. Secara ringkas Gak Kun liong lantas mengisahkan pertarungannya melawan Hui cha Cun cu. lama kemudian ia baru bertanya kepada Suma Thian yu atas hasil perjalanannya.Tiraikasih Website http://kangzusi. buru-buru bantanya: "Thian yu telah menggeledah seluruh ruangan.. disitu hanya ada benda itu saja. Kiong Lui si setan tua ini memang tidak melarikan mutiara anti racun tersebut!" “Dari mana kau bisa tahu?” Cong liong lo-siansu seperti sengaja hendak mencari tahu. Secara ringkas Suma Thian yu lantas mengisahkan pengalaman yang baru saja dialaminya.. "masa bukan dia yang mengambil mutiara anti racun dari ular beracun tersebut? Atau mungkin disembunyikan ditempat lain?" Gak Kun liong yang teliti lantas berpiki pula dengan seksama. kau sudah salah ambil. dan akhirnya dia . seketika itu jua seluruh ruangan berubah menjadi terang benderang bermandikan cahaya.. tak kutemukan mestika lainnya" “Waaah. “Haaah.

semua orang tertegun dan menatap ke arth Suma Thian yu dengan keheranan. bocah. orang lain tak akan bermanfaat men¬dapat mntiara anti racun itu. Dengan demikian soal mutiara anti racun pun menjadi sebuah teka teki bisu yang tak terjawab. Cong liong lo siansu segera bergumam: "Lantas. siapapun tak tahu mutiara mana telah terjatuh ke tangan siapa. siapa yang melakukan hal ini? Selain dia. Setelah dianalisa dan diselidiki kembali secara seksama.Tiraikasih Website http://kangzusi. Gak Kun liong. blak-blakan saja. mungkinkah su¬dah dilarikan oleh si Mayat hidup?" Diantara sekian jago yang hadir sekarang. Cong liong Lo siansu segera menyerahkan kembali mutiara Ya kong cu tersebut ke tangan Suma Thian yu kemudian katanya: "Bagaimana kalau kita kembalikan saja mutiara ini kepadanya?” "Jangan!” Suma Thian yu berseru keras. “Tentu saja jangan dikembalikan kepadanya" teriak Suma Thian yu dengan perasaan mendongkol. "coba bayangkan sendiri Ya beng cu ini di dapatkan dengan mengorbankan seratus butir batok kepala manusia. kecuali Cong liong Lo siansu beserta Suma Thian yu. yang lain tak sem¬pat melihat bayangan pungung dari pencuri mutiara tersebut. kau berbicara jangan berbelit-belit. "Kenapa?” tanya Siang gi siu dari Wu san ketus. apakah kita ha¬rus menyerahkan kembali dengan begitu saja kepadanya?” Semua orang masih belum memahami ucapan Suma Thian yu. akhirnya semua orang berkesimpulan bahwa Kiong Lui memang tidak tahu menahu tentang mutiara anti racun itu. Mendengar ucapan ini. tak perlu di putar ba¬likkan" .com/ pun mengisahkan pula ba gaimana Hui cha Cun cu menuntut kembali mutiaranya. oleh sebab itu siapapun merasa kurang leluasa untuk menimbrung. Siau yau kay yang berangasan cepat menegur: "Hei.

secara ringkas diapun me¬ngisahkan kembali kejadian yang dialaminya dalam dusun yang dilaluinya tempo hari.aku kurang begitu tahu" ""Benar! Perampok berkerudung itu sudah pasti bukan Hui cha Cun cu" desak Gak Kun liong.com/ Merah padam selembar wajah Suma Thian yu karena jengah. Bantahan dan Gak Kun liong inipun tak lebih hanya suatu perumpamaan yang mendua-duga juga. tahukah kau kalau Hui cha Cun cu itu sejalan dengan Siau Wi goan?" "Soal ini. dia segera me¬nimbrung pula: "Engkoh Yu.. secara diam-diam kuperhatikan hal ini. Kau yakin kalau mutiara ini adalah mutiara yang hilang dari dusun tersebut?" tanya Tay gi siu Kiong Sian pula dengan suara tegas. segera turut menimbrung: . apakah aku harus menyerah¬kannya dengan begitu saja?" "Benar!" Gan Kun liong yang pertama-tama menyatakan persetujuannya. akhirnya aku gagal menemukan sesuatu jawaban. bayangkan saja.Tiraikasih Website http://kangzusi. "Thian yu tidak berani memastikan tapi b lum pernah kudengar dikolong langit terdapat dua macam Ya beng cu yang sama bentuknya" Jawaban dari Suma Thian yu ini sangat di¬plomatis. padahal apa yang dia katakan tadipun hanya merupakan suatu dugaan belaka. Gak Kun liong turut tertarik. sama sekali tak kusangka kalau perbuatan ini ternyata hasil karya dari Kiong Lui. sebagai akhir kata dia menambahkan: "Pada mulanya Thian yu mengira perbuatan tersebut dilakukan oleh pencoleng berkerudung. Hui im Tongcu Gak Say bwe yang selama ini hanya membungkam. Didesak oleh beberapa patah kata tersebut Suma Thian yu dibikin terdesak sehingga tak sanggup menjawab.. membuat Tay gi siu jadi tergagap dan tak mampu menjawab. atau pasti ada sangkut pautnya dengan Bi kun lun Siau Wi goan maka sewaktu tiba di keluarga Siau.

perdebatan nya dengan Suma Thian yu pun dengan cepat diakhiri sampai disitu pula. tampak Gak Say bwe segera tersenyum sambil manggut-manggut. "antara Bi kun lun Siau Wi goan dengan Kiong Lui sesungguhnya mempunyai hubungan persaudaraan. Menyusul kemudian Tay gi siu menjura kepada semua orang seraya berkata: "Kami akan mohon diri lebih dulu. semua orang baru memahami duduk persoalan yang sebenarnya. lanjutnya dengan wajah serius: "Thian yu. kita pasti akan bersua kembali" Kemudian sambil berpaling kearah Suma Thian yu. benda macam begini tak boleh sampai terjatuh ke tangan orang jahat.com/ "Buat apa kita mesti memperdebatkan persoalan seperti ini? Thian yu. kenapa mesti terburu. Begitulah. mereka berdua lantas berlalu setelah menyampaikan pesannya. membisikkan sesuatu disisi telinganya. Siau yau kay menggelengkan kepalanya berulang kali. nah. kemudian baru menerangkan. ucapnya sambil tertawa lebar: . aku paling jelas dengan tabiatnya. sekarang sudah jelas bukan?" Hingga disitu.. bila urusan telah selesai. sedang mengenai Kiong Lui. tapi Hui im Tongcu segera menahannya sambil berkata: “Kau toh tiada urusan penting apa-apa. "Cerewet!" tegur Hui im Tongcu Gak Say bwe cepat. setiap saat mencari tahu jejak kitab Cin keng tersebut"..Tiraikasih Website http://kangzusi.. kau harus baik-baik mengingat perkataanku. Siang gi siu dari Wu San lantas bangkit dan menghampiri Hui im Tongcu. "Mengapa ibu?” tanya Gik Kun liong tidak habis mengerti. Siau yau kay Wi Kian segera memohon diri Pula ketika dilihatnya dua orang tokoh aneh itu sudah pergi. bayangan tubuh mereka lenyap diluar gua sana.buru. jadi tindakanmu menyerobot mutiara nya bukanlah suatu perbuatan yang salah. seperti sepulung hembusan angin. simpanlah dulu.

dua belas tahun dan seorang pemuda berusia delapan sembilan belas tahun sedang melangsungkan suatu pertarungan yang amat seru. Saat itulah. kemudian ujarnya sambil tertawa: “Selama satu bulan ini.. Seorang bocah berusia sebelas.com/ "Kehadiranku disini hanya merupakan suatu beban yang berat. pergipun dengan begitu saja hingga seakan mereka hanya kebetulan lewat dan menyamangi tempat itu. Suma Thian yu segera merasakan satu hal dia merasa orang-orang itu seperti menyim pan suatu rahasia yang besar. Di tepi lapangan. kedua belah pihak sama-sama saling menyerang dan saling menyergap dengan gencarnya. Suatu hari.Tiraikasih Website http://kangzusi. Menyaksikan mereka semua berlalu dari situ. dia lantas beranjak meninggalkan gua tersebut. katanya kepada Suma Thian yu sambil tertawa mesteris: "kesempatan baik sukar ditemukan. kemajuan yang berhasil diraih kedua orang ini sungguh mengagumkan. tidak sia-sia lolap membuang banyak tenaga untuk mereka berdua" ." Selesai berkata.. Cong liong lo siansu berjalan ke sisi nyonya muda tersebut dengan langkah pelan. baik-baiklah memanfaatkan nya. padahal siapa yang menduga kalau dibalik kesemuanya itu sebetulnya terjalin suatu buhungan batin yang erat! Waktu berlalu dengan cepatnya. pagi-pagi sekali Cong liong lo siansu sudah berada ditanah lapang dibelakang gua sana. Nyatanya mereka datang depan begitu saja. berdiri pula seorang nyonya muda yang berparas amat cantik. apalagi setelah berapa hari tidak mengemis. rasanya kantongku sudah mulai kosong" Kemudian setelah memberi hormat kepada Cong liong 1o siancu. dalam waktu singkat tiga puluh hari sudah lewat.

kali ini Suma Thian yu dapat melatihnya dengan enteng. ia tidak berpaling. Anak kecil sudah dapat mencapai tingkatan sehebat ini. . mende¬ngar ucapan mana. liong ji baru berumur berapa? Janganlah mengharapkan terlalu tinggi. coba kau lihat. jurus demi jurus di lepaskan seperti air sungai huang ho yang mengalir tiada hentinya. sambil membawa pedangnya dia berjalan menuju ke tengah lapangan. cepat kau latih kembali ilmu pukulan Sian po hwe hong ciang tersebut!” Suma Thian yu segera mengiakan.Tiraikasih Website http://kangzusi. sesungguhnya hal ini sudah terhitung luar biasa" "Berhenti!" tiba-tiba Hui Im Tongcu berte¬riak keras. ringan. kau harus beristirahat dulu. satu jarus demi satu jurus dia mulai melatih ilmu silatnya dari awal sampai akhir. kalau tidak kecewamu akan makin besar. hanya sahutnya: "Liong ji jauh lebih bodoh dan bebal. biar engkoh yu mu berlatih lebih dulu” Kemudian perintahnya kepada Suma siauhiap: “Thian yu. kemudian setelah memberi hormat kepada kakek itu. cepat luwes dan bertenaga.com/ Hui im tongcu hanya mengawasi terus Ke¬dua orang yang sedang bertarung itu. bukankah Thian yu belum menggunakan segenap tenaga yang dimilikinya?" "Soal ini tak bisa disalahkan”. Ilmu pukulan sian po hui hong ciang (pukulan angin berpusing) merupakan ilmu andalan yang paling dibanggakan Cong liong lo siansu sepanjang hidupnya. Dua orang yang sedang bertarung segera melompat mundur setelah mendengar teriakan tersebut. sambil membawa pedang masing-masing mereka berjalan kehadapan Cong liong lo siansu kemudian sapanya sambil memberi hormat: "Selamat pagi!" Cong liong lo siansu membelai rambum Gak kun liong dan berkata sambil tertawa ramah: “Liong ji. hibur Cong liong lo siansu.

bagaimana hasil latihannya itu? Asal bocah ini diberi waktu yang cukup untuk melatih diri. banjir darah sudah pasti akan melanda seluruh dunia persilatan.com/ Betapa gembiranya Cong liong lo siansu menyaksikan kelihayan bocah tersebut berlatih. Ketika pemuda itu selesai berlatih. tak sampai berapa tahun kemudian. kemudian selesaikan sebuah tugas yang akan kusampaikan padamu" Sejak disuruh berdiam dalam gua Hui im tong. "Aku masih ingat ketika berusia delapan tahun dulu. Cong liong Lo siansu memanggilnya menghadap. kemudian sambil berpaling kearab Gak Say bwe. dia tertawa terbahak-bahak tiada hentinya. tiada orang yang sanggup menyelamatkan badai pembunuhan berdarah itu. kembali Suma Thian yu melatih ilmu pedang Bu beng kiam hoat yang sekali lagi mendapat sambutan hangat.Tiraikasih Website http://kangzusi. sudah merupakan tak¬dir. Cong liong lo siansu sudah dapat menebak jalan pemiki¬ran pemuda itu. tapi ini. penuhi janjimu di bukit Kun san. ujarnya: "Coba kau lihat. tanpa terasa wajahnya menunjukkan kesangsiannya. dunia persilatan juga pernah dilandai badai pembunuhuhan berdarah. banyak ja¬go persilatan yang terlibat dalam . kini dia baru terceranjat sesudah mendengar perintah Cong liong lo siansu. lalu berkata dengan gembira: "Tampaknya kau berlatih dengan tekun dan rajin sehingga dapat mencapai kesuksesan se¬perti hari ini. sambil tersenyum dia segera berkata: "Dunia persilatan dewasa ini sudah berada diambang pintu badai pembunuhan yang paling mengerikan sepanjang seratus tahun belakang¬an ini. Suma Thian yu belum pernah memahami maksud tujuan yang sebenarnya. sebentar kau boleh memberes kan buntalanmu untuk turun gunung. tak sulit untuk menjadi seorang jagoan nomor wahid dikolong langit" Hui im tongcu Gak Say bwee ikut merasa gembira sekali. Dalam sekilas pandangan saja. Selesai melatih ilmu pukulan Sian po hui hong ciang.

kini seke¬jap mata seratus tahun sudah lewat. aku dipeliharanya sampai menginjak dewasa." Sampai disini. umat persi¬latan harus menghadapi situasi tersebut dengan lebih perihatin.com/ peristiwa tersebut dan tewas secara mengerikan. dari situlah kau dapat mulai menyelidiki sumber mula dari kitab pusaka tersebut. kau harus seorang diri berangkat ke Lhasa ibu kota Tibet. kita" bahkan badai kali tampaknya timbul akibat dari munculnya kitab tanpa kata. disebelah utara kota Lhasa terdapat sebuah kuil yang bernama Phutara si.. Menyaksikan pembahan wajah anak mnda tersebut. tanpa terasa hatinya bertambah murung dan berat. aku rela melaksanakannya. kau harus tahu. kemudian setelah memandang sekejap sekeliling tempat itu... " sahut Suma Thian yu tanpa berpikir panjang lagi "sekali pun boanpwe harus terjun ke lautan api pun. sejak kecil Thian yu sudah kehilangan orang tuaku.. yaa.. Cong liong lo siansu segera membentak gusar: "Jadi kau segan ke situ?" “Bukan. den¬dam kesumat keluargaku belum terbalas. perubahan wajahmu telah mem beritahukan segala sesuatunya itu kepadaku" "Locianpwe. Suma Thian yu baru mengerti apa sebabnya Hui Im Tongcu mengundangnya kesitu.Tiraikasih Website http://kangzusi. berarti badai pembunuhan ini bisa ditolong. bisiknya lagi dengan suara rendah: "Setelah menghadiri pertemuan dibukit Kun san. bukan begitu. sebelum meninggalkan paman Wan telah berpesan kepadaku untuk . Cong liong lo siansu berhenti sejenak.. berdasarkan tafsiran inilah maka lolap lantas mengambil keputusan untuk mewariskan sege¬nap kepandaian silat yang kumiliki kepadamu agar kau bisa bertanggung jawab untuk menolong sesama umat manusia dari kehancuran" Berbicara sampai disitu. kemudian berkat kebaikan hati paman Wan.. seandainya kitab itu belum sampai terbawa ke dara¬tan Tionggoan. kalau tidak. dan seka¬rang badai pembunuhan itu kembali mengancam kita. apalagi cuma melaku¬kan perjalanan jauh saja" "Kau bohong.

. kemudian hanya berputar-putar saja disekitar tempat itu tanpa ada maksud melayang turun. Gak Kun liong selalu bergaul dengan Suma Thian yu. Ketika Ing ji terbang sampai ditengah jalan. sebetulnya Suma Thian yu melarang dia menghantarnya ke puncak seberang. dengan perasaan berat hati Suma Thian yu harus mohon diri kepada Cong liang lo siansu dan Hui im Tongcu.. hanya sayang semua tugas mana tak satupun yang bisa kulaksanakan dengan baik. serta merta perasaannya pun menjadi lebih terbuka." "Aku mengerti. ke mudian dihantar oleh Gak Kun liong dengan menumpang Ing ji berangkatlah pemuda meninggalkan gua Hui im tong. ia segera menemukan kalau perkataan itu memang benar. mendadak burung itu berpekik keras. semua tugas tersebut kini sudah menjadi beban ku. Tengah hari itu. baik siang atau malam. sekilas pandangan persoalan didunia ini beribu ribu macam corak. ditambah lagi teka teki soal mutiara anti racun yang terjadi berapa waktu berselang. seperti apa yang kau ucapkan barusan. padahal keunggulannya hanya satu. maka. semuanya akan berubah menjadi soal sepele yang bisa diselesaikan secara gampang!" Mendengar ucapan tersebut. Gak Kun liong yang menyaksikan kejadian itu segera berteriak: "Ing ji. hubungan mereka boleh bilang sudah amat akrab. pa¬dahal jika dianalisa kembali satu persatu. Suma Thian yu termenung beberapa saat lamanya. tiap kali teringat akan hal ini aku menjadi amat sedih sekali.com/ membalaskan dendam baginya. apa yang terjadi? Apakah di depan sana ada ancaman mara bahaya?" . Selama hampir sebulan penuh. tapi bocah itu bersikeras hendak menghantarnya.Tiraikasih Website http://kangzusi. kemudian Wu san siang gi menyerahkan tugas kepadaku untuk melindungi kitab pusaka tanpa kata. tampaknya persoalanmu se-muanya merupakan persoalan yang pelik.

kami masih sanggup untuk menghadapi ancaman bahaya macam apapun” Setelah mendengar ucapan Suma Thian yu itu. bila ada rejeki kita nikmati bersama. Begitu ketiga orang itu munculkan diri. kini kau menemui kesulitan. bila urusanku telah selesai pasti akan kembali lagi kemari untuk berkumpul lagi denganmu” "Janji yaa. biar aku seorang diri yang menghadapi mereka bertiga" "Tidak. pulanglah lebih dulu. masa aku harus pergi se¬orang diri?" seru Gak kun liong cepat. aku ingin mati hidup bersama kau. banyak terima kasih atas pemberitahuanmu. aku pasti akan memenuhi janji” Baru selesai dia berkata. jangan bohong". mendadak terdengar tiga kali pekikan aneh berkumandang memecahkan keheningan. cepat pergi. katanya: "Ing ji. kalau ada susah kita tanggulangi bersama. mereka segera mengurung rapat-rapat Suma Thian dan Gak Kun liong. Suma Thian yu ingin menghibur dirinya dengan . Ing ji baru berpekik gembira. Sekilas pandangan saja Suma Thian yu segera mengenali mereka sebagai Hui cha Cun cu yang datang bersama Tiang pek ji sat. Menyaksikan Gak Kun liong begitu bersi¬keras dengan pendiriannya. sambil melompat turun ketanah. ia lantas mengembangkan sayapnya dan menukik kebawah. "Tentu saja. menyusul kemudian tampak bayangan manusia berkelebat lewat. dia manggut berulang kali sambil berpekik nyaring. tak mengapa. terbang saja terus. buru buru ujarnya kepada Gak Kun liong: "Adik Liong. Dalam waktu singkat. Ing ji sudah hinggap dipuncak seberang.com/ Ing ji mengerti pertanyaan majikannya. Suma Thian yu segera memuji kecerdasan burung itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. dalam waktu singkat dari belakang tubuh Suma Thian yu sudah muncul tiga orang kakek. Suma Thian yu menjura kepada Gak Kun liong sambil berkata: “Adik Liong.

. satu bulan penuh kau tetap mengeram terus disini. aai.. akan aku lihat kau bisa tertawa sampai kapan?" Suma Thian yu berdiri membelakangi Hui cha Cun cu ketika merasakan sambaran angin tajam dari balik punggung. teriaknya de¬ngan gusar: "Bangsat. Tanpa banyak berbicara ladia maju sambil melepaskan sebuah pukulan. tak kusangka kau memiliki kesabaran yang begitu besar.. tahu-tahu orangnya sudah berpindah posisi. tetapi jangan Untuk lain kali.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ beberapa pa¬tah kata. ujarnya: Ing ji untuk sementara waktu beristirahat lah dulu diatas pohon." Hui cha Cun cu semakin naik darah lagi se¬telah menyaksikan sikap Suma Thian yu yang masih sempat tertawa dan bergurau kendati pun mereka sudah dikepung rapat. "keadaanmu sekarang memang mirip sekali dengan anjing penjaga pintu. sikap semacam itu pada hakekatnya sama dengan tidak memandang sebelah mata pun terhadap mereka. “Baiklah. “Setan tua" seru pemuda itu kemudian sambil tertawa... Akhirnya pemuda itu memutuskan untuk ti¬dak banyak berbicara lagi. semangatmu yang tinggi sungguh membuat hatiku merasa amat kagum" Baru selesai dia berkata. apa lagi mereka semua memandang kearahnya dengan penuh kegusaran. Maka sambil tersenyum dia mengangguk.. tapi musuh uangguh keburu sudah dekat. dia segera melompat turun dari punggung burungnya itu sambil menepuk kepala Ing ji. untuk kali ini kukabulkan. kau tidak boleh turut serta dalam keramaian ini lhoo." Gak Kun liong bersorak kegirangan. bagamanapun juga kehadiran Gak Kun liong memang banyak membantu baginya menghadapi lawan. buruburu dia me¬ngeluarkan ilmu langkah Ciok tiong luan poh in hoat untuk mengegos ke samping. tidak nampak bahunya bergerak. tiba-tiba terdengar lagi suara bentakan keras menggelegar diangkasa: .

tampaknya kalian belum akan puas sebelum sampai di sungai Huang ho.Tiraikasih Website http://kangzusi. Toya Hou to pang tersebut paling tidak mencapai berat enam lujuh puluh kati. lagipula kekejiannya mengerikan. ditambah kekuatan sewaktu membacok hingga total jenderal kekuatannya mencapai lima ratus kati lebih. kemudian sambil memutar senjata Hou to pangnya dia membacok batok kepala pemuda itu dengan jurus Sam yang kay tay (Sam yang membuka air). toh ia tak berani menyambut datangnya ancaman tersebut dengan keras lawan keras. Kendatipun Suma Thian yu memiliki tenaga yang amat sempurna. Buru-buru dia mengigos kesamping. tanpa pikir panjang dia membalikkan badan menerjang ke samping Hui cha Cun cu. kemudian balas melancarkan sebuah sodokan untuk menotok jalan darah Hian ki hiat lawan. dia sampai mencak-mencak kegusaran Sambil berkaok-kaok dia melompat ke belakang sebatang pohon.. Raja akhirat sedang meng¬gapai tangannya kepadamu. kemudian serunya sambit tertawa cekikikan: “Hai. tangan kanannya segera memainkan jurus Hui so-sui hong (serat terbang terhembus angin) untuk mencubit pelan di ba¬wah ketiak Hui cha Cun cu.lebih baik urungkan saja niatmu itu" Seraya berkata.. Suma Thian yu telah . ketika muncul kembali. Dengan garangnya orang itu menerjang ke muka. tangannya telah bertambah dengan sebatang senjata toya berbentuk bulan sabit. Suma Thian yu sudeh menduga kalau serangan yang dilancarkan itu paling tidak mengandung tenaga pukulan sebesar delapan bagian. ingin merebut kem-bali mutiara itu? heh. Cubitan mana tentu saja membuat Kiong Lui kegelian. Meskipun Hui cha cun cu tidak menyangka kalau dalam waktu satu bulan yang singkat...com/ "Boocah keparat.hee. anjing budukan penjaga pintuku..

bentaknya keras: "Ayo. Gak Kun liong kecil orangnya. sudah bareng tentu Hui cha Cun cu tak berani berayal. Hei orang she Kiong seru Suma Thian yu dengan suara lantang. maju semua!” Tiang pek ji sat tak ambil diam. Kalau tak mendengar ucapan itu masih mendingan.. Sambil membentak keras.Tiraikasih Website http://kangzusi. Hanya berpisah berapa hari.. senjata Hou to pangnya diputar kencang menciptakan selapis bayangan tebal yang menyelimuti seluruh tubuhnya. menyusul kemudian secepat kilat menyodok tubuh Suma Thian yu.com/ memperoleh kemajuan pesat dalam kepandaian silatnya. berigu selesai mendengar ucapan mana kemarahan Hui cha Cun cu benar-benar tidak dilukiskan dengan kata-kata. kau bisa menyesal sekali. melihat kelihayan permainan tangan kosongnya. . Kini. cepat-cepat dia menarik kembali senjatanya kemudian melompat mun¬dur sejauh setengah kaki lebih dari posisi se¬mula. jangan memikirkan soal mutiara ya kongcu lagi. Suma Tnian yu sudah merupakan se¬orang tokoh persilatan muda yang berilmu sangat tinggi. jikalau sauyamu sampai marah hmmm. dia benarbenar merasa terperanjat sekali. serentak mereka mempersiapkan senjata masing-masing dan maju mengerubuti Suma Thian yu. serentak diapun meloloskan pedangnya. besar nyalinya menyaksikan kedua orang malaikat bengis itu maju bersama. semuanya dilepaskan dengan kecepatan yang mengagumkan. sementara tangan kirinya membabat si mahkluk berkepala sembilan Li Gi. Menyaksikan datangnya sambaran tangan Suma Thian yu yang begitu cepat bagaikan sambaran petir. sebab hanya dengan cara itu saja selembar nyawamu baru dapat diselamatkan. “lebih baik dengarkan saja anjuranku. namun Suma Thian yu yang sekarang bukan lagi Suma Thian yu yang dulu. lalu dengan jurus Kay san to hu (mebuka bukit mencari sumber air) tangan kananya menyerang Li hiong.

mereka tak sudi bertarung melawan Gak kun liong. Ketika Kiu tau siu Li Gi mendengar adik nya menjerit ngeri. dia jadi nekad. kemudian maju lagi menyerang Suma thian yu. seorang jago lihay dari kalangan Liok lim telah roboh binasa diatas tanah. baru pertama kali ini Suma Thian yu mempergunakannya untuk menghadapi lawan. Kenyataan tersebut segera membuat Suma Thian yu berdiri tertegun ditempat. sambil mundur dua langkah. tubuhnya segera roboh terkapar ditanah bermandikan darah segar. dia menjadi lupa kalau disitu masih ada dua orang musuh tangguh yang harus dihadapi. kedua orang itu segera berpisah kekiri dan kekanan menghindarkan diri dari serangan Gak kun liong. pedang Kit hong kiamnya segera diloloskan dari sarungnya. Sementara itu Suma Thian yu masih berdiri bodoh ditempat tanpa berkutik. diiringi dengan jeritan ngeri.Tiraikasih Website http://kangzusi. dia membentak keras. Dengan mata merah membara. dengan cepat ia berpaling. tampaknya ujung golok Li Gi segera akan menembus pinggangnya. tahu-tahu dia merasakan dadanya menjadi dingin sekali. Marah juga Suma thian yu menyaksikan serangan dari kedua orang itu. Siapa tahu baru saja pedangnya diloloskan dan satu ayunan ringan melintas. Dengan perasaan terkejut Gak Kunliong menjerit: . begitu senjatanya diloloskan. orang ketiga dari Ting pek sam sat hanya merasakan cahaya biru berkelebat lewat didepan matanya. tahu-tahu dijumpainya Li Gi sudah terkapar tewas dengan tubuh bermandikan darah. segera berkumandang pekikan nyaring yang menggerincing. peristiwa ini segera membuat hatinya sakit. Liat hwe siu Li hiong.com/ Tiang pek ji sat bukan manusia sembarangan. kemudian goloknya segera diayunkan kedepan dan membacok kearah samping dengan jurus Hong toan lo siong (angin memotong pohon siong). Semenjak mempelajari ilmu Bu beng kiam hoat.

. hal ini membuatnya tertegun. Bahkan Hui cha Cun cu pun merasa terkesiap setelah menyaksikan peristiwa ini. dia cuma berdiri kaku ditempat. Ketika berpaling kembali. setelah itu perge langan tangannya membalik ke bawah." Hui cha Cun cu adalah seorang manusia luar biasa kalau dia disuruh untuk mengaku kalah sebelum bertempur. cahaya biru kembali berkelebat lewat. Suma Thian yu merasa seakan-akan berada dalam impian saja. . Terdengar Kiu tau siu Li Gi menjerit kesakitan kemudian tu buhnya roboh terjengkang ke tanah.. tampaknya olehnya Kiu tau siu Li Gi seperti babi yang baru disembelih. "suatu ketika. Pada hakekatnya Suma Thian yu tidak sempat melihat jelas apa yang terjadi. sambil meng¬genggam senjata toya Hou lo pangnya.com/ "Hati hati engkoh Yu!” Mendadak Suma Thian yu tersadar kembali dari lamunannya. Hal ini serasa dalam impian saja. Memandang semua pemandangan yang tertera didepan mata. aku akan membalaskan dendam bagi seratus jiwa yang melayang dalam dusun tersebut. Tak jauh dari sisi tubuhnya tertinggal sebuah lengan kanan yang menggenggam golok. dalam sekali gebrakan saja secara beruntun dia berhasil meroboh kan dua orang jago lihay dari kalangan Liok-lim. sukar untuk dipercaya. maka aku tak tega untak membunuhmu. tapi secara beruntun dia telah membunuh dua malaikat bengis.Tiraikasih Website http://kangzusi. ingat. serta merta dia memutar pedangnya untuk menangkis. Pulang saja kau!” kata Sama Thian yu kemudian hambar. hanya dalam satu bulan ilmu pedangnya telah menperoleh kemajuan yang pesat. bergulingan diatas tanah sambil merintih tiada hentinya. hari ini ku ampuni jiwamu karena aku telah mendapatkan mutiara mustika itu dari tanganmu. lupa melepaskan serangan lagi. segulung hawa dingin segera menyusup lewat punggungnya membuat ia merasa bergidik. maka lebih baik mampus saja dalam pertarungan.

Hui cha Cun cu segera mementangkan sepasang matanya yang tajam dan penuh pancaran sinar kebencian itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. jangankan dia terhitung gembong iblis termashur dalam kalangan liok lim. dia menghajar pemuda tersebut. Hui cha Cun cu memang tak malu disebut seorang gembong iblis yang licik dan berbahaya. selang beberapa saat kemudian Hui cha Cun cu baru membentak keras. mari kita tentukan kelibayan masing-masing dalam permainan tangan kosong!" Begitu selesai berkata. Suma Thian yu segera menyarungkan kembali pedangnya ke dalam sarung sambil bersiap menghadapi serangan lawan. tanpa bertanding pun sudah diketahui siapa lebih tangguh siapa lebih lemah. tapi jika . kemudian setelah melotot sekejap kearah Suma Thian yu. Suma Thian yu merentangkan sepasang tangannya dipisahkan kesebelah samping. mengingat dihari-hari biasa supaya tak punya dendam maupun sakit hati dengan mu hari ini aku masih akan memberi satu kesempatan kepadamu untuk hidup. sekalipun seorang keroco yang tak bernama pun tak akan sudi melakukan perbuatan yang memalukan itu. kau tak usah takabur lebih dulu. baik. tapi kalau dia disuruh lari terbiritbirit hanya berdasarkan sepatah katalawan. Kedua belah pihak saling berhadapan tanpa bergerak. dengan jurus Sin jut kui meh (malaikat muncul setan menghilang) yang disertai dengan tenaga sebesar enam bagian. dia segera membuang senjata tongkat Hou tong pang nya ketanah.com/ Betul dia sudah tahu kalau ilmu pedang Suma Thian yu sangat lihay. katanya dingin: "Bocah keparat. dia ingin mengandalkan kesempurnaan tenaga dalamnya yang mencapai enam puluh tahun hasil latihan untuk mengejar Suma Thiat yu yang masih ingusan. dengan jurus Po im kiam jit (menyingkap awan melihat matahari) dia punahkan serangan musuh. lalu membentak dengan marah: "Kau benar-benar keras kepala dan tak tahu diri.

Serangan itu sekilas pandangan tampak lembuk lagi lunak.. namun cepatnya tak terlukiskan dengan kata-kata. 00o00 00o00 Lagi-lagi Hui cha cun cu dibikin terperanjat oleh kelincahan gerak tubuh Suma thian yu. Secara beruntun dia mundur tiga langkah... Berbicara sampai disitu. terutama sekali kesanggupan anak muda itu menutup diri dari sergapannya.Tiraikasih Website http://kangzusi. "Sungguh lihay!" pekiknya dalam hati.. Suma thian yu mendegus dingin.. dia hantam tenggorokan pemuda itu. menyusul kemudian sebuah pukulan balasan dihantamkan ke tubuh kiong lui keras-keras. tampaknya kau sudah terjepit sekarang. dia mengegos kesamping dengan cepat. namun keadaannya benar-benar amat mengenaskan. lalu dengan jurus Ban hong jut cau (selaksa lebah keluar dari sarang).com/ kau belum juga mau mengerti.hmm. sementara telapak tangan kananya seperti anak panah yang terlepas dari busurnya langsung menyodok jalan darah Hian ki hiat didada Hui cha cun cu dengan kecepatan luar biasa.. Menyaksikan kejadian tersebut.. kemudian melancarkan serangan balasan. Kiong Lui segera tertawa terkekeh-kekeh dengan seramnya. Walaupun dia berhasil meloloskan diri dari ancaman lawan. lebih baik menyerah saja untuk menerima kematian. cepat-cepat dia mundur kebelakang untuk menyelamatkan diri. daripada harus mampus dengan tubuh tercincang!" Sambil mengerahkan tenaga dalamnya dia melakukan tangkisan. . Siapa tahu setelah terjadi penangkisan itu kiong Lui merasakan tubuhnya bergetar keras. "Bocah keparat. hmmm kalau begitu jangan salahkan lagi sepasang telapak tangan ku tak kenal ampun lagi. telapak tangan kirinya segera melakukan tangkisan keatas.

com/ "Ayo. kemarahannya menjadi-jadi. Baru selesai Suma Thian yu melakukan persiapan. lalu dengan menghimpun tenaga pukulan Bu siang sinkang dalam telapak tangan. . Cepat-cepat dia pusatkan seluruh perhatiannya kesatu titik. Rupanya Hui cha Cun cu iah mengeluarkan ilmu pukulan andalannya yakni Pek lei si hun ciang untuk menghadapi lawan. Hui cha cun cu sudah dibikin gusar sekali. apalagi menyaksikan keangkuhan pemuda itu. dia bersiap siaga menghadapi segala kemungkinan yang tak diinginkan. Berulang kali dipaksa dibawah angin.Tiraikasih Website http://kangzusi. hawa Kui goan sim hoat pun disalurkan ke seluruh bagian badan. Telapak tangan kanannya kembali diayunkan kemuka menciptakan berlapis-lapis bayangan tangan yang segera menyelimuti seluruh angkasa dan mengurung tubuh lawan. Suma thian yu tak berani memandang enteng musuhnya setelah pihak lawan mengeluarkan jurus mautnya. Sambil membentak keras. di tengah udara sudah berkumandang suara gemuruhnya guntur memekikkan telinga. terlihat dua kilasan cahaya kilat yang disertai desingan angin tajam menghantam kearah kepala lawan. sambut lagi sebuah pukulan ku ini!" seru Suma thian yu sambil tertawa dingin. bersamaan waktunya dia melejit pula ke tengah udara. dia cukup mengetahui kelihayan musuhnya. terutama sekali sesudah pihak musuh melambung ke angkasa. biasanya gerakan itu pasti akan dilanjutkan dengan serangan maut lainnya. kali ini dia gunakan dua jurus penolong dari ilmu Po to pak an(ombak dahsyat memecah ditepian) dan Hu kong keng im (cahaya kilat lintasan bayangan) untuk melepaskan bacokan maut. Suma Thian yu pernah merasakan kelihayan dari Pek lek si hun ciang lawan. bulu dan rambutnya sampai berdiri semua bagaikan kawat. berbareng dengan menggemanya geledek. tiba-tiba saja dia merubah gerakan tubuhnya.

mungkin ia sudah tewas sedari dulu. Menyelamatkan diri dalam keadaan yang mengenaskan boleh dibilang baru pertama kali dilakukan Kiong Liu selama hidupnya. semenjak dia mempelajari ilmu Sian po hui hong ciang hoat ajaran Cong liong lo siansu. Sambil tertawa hambar. hutang ini tak akan kulupakan untuk selamanya.com/ coba kalau tempo hari tidak ditolong Gak Kun liong.Tiraikasih Website http://kangzusi. ledakan dahsyat menggelegar disusul beterbangan-nya pasir dan debu. serunya dengan nada penuh kebencian" "Bocah keparat. Suma Thian yu sendiri pun mundur beberapa langkah dengan sempoyongan sebelum akhirnya dia berhasil berdiri tegak. dikemudian hari gembong iblis tersebut justru mengakibatkan banyak . untuk sesaat ia jadi tertegun." ketika dua gulung angina pukulan yang menderu-deru bagaikan angin pukulan yang berbenturan satu sama lainnya. Paras muka Hui cha Cun cu pucat pias seperti mayat. walaupun ia belum pernah mencoba sampai dimana kekuatan pukulan tersebut. rasa kaget dan tercengang menghiasi wajahnya. air tetap mengalir.. coba kalau tidak. Tapi justeru karena kewelas kasihannya ini. Akibat dari benturan itu. Akhirnya sambil merangkak bangun dari atas tanah.. "Blaaamm. tenaga Bu siang sinkangnya dilontarkan melalui telapak tangan dan menyongsong datangnya ancaman lawan. namun rasa percayanya pada diri sendiri meningkat. sampai jumpa lagi lain kesempatan!" Tanpa berpaling lagi. selama gunung nan hijau. Akan tetapi. tubuh Hui cha cun cu terpental sejauh beberapa kaki dan terbanting keras-keras diatas tanah. dia lantas melarikan diri terbirit-birit meninggalkan tempat itu. sudah pasti dia akan mampus sedari tadi. masih untung Suma Thian yu berbaik hati dengan mengampuni jiwanya. semangatnya berkobar lagi..

Tiraikasih Website http://kangzusi. sambil lari ke sisi Suma Thian yu. Gak Kun liong segera bersorak kegirangan. betul. selama hidup Liong ji akan berterima kasih terus kepadamu" Suma Thian yu mengalihkan pandangannya keatas langit. matipun masih untung" "Tapi mereka toh tak ada dendam kesumat apapun dengan diriku?" . mau bukan?" "Tentu. konon dalam dunia persilatan terdapat seorang pendekar yang bernama Put Gho cu. sekalipun hatiku yang kau maui juga akan kuberikan" "Ooeh engkoh Thian yu. lain kali kau mesti mengajarkan ilmu tersebut kepadaku. kau memang sangat baik. serunya dengan wajah berseri: "Engkoh Thian yu. betul. setelah melihat waktu dia memandang pula dua sosok jenasah yang tergeletak ditanah. aku menyesal serang anku tadi telah mengakibatkan mereka berdua satu mati satu terluka parah" "Aah.com/ kematian yang mengenaskan bagi umat persilatan lainnya. aku pernah mendengar ibu bercerita. apa sih namanya?" Suma Thian yu sendiri pun tidak habis mengerti mengapa dia berhasil mengalahkan gembong iblis tersebut dalam sekali pukulan. tentu saja hal ini sama sekali diluar dugaaan anak muda tersebut. sungguh hebat pukulanmu tadi. katanya kemudian sambil menghela napas: "Bu beng kiam hoat benar-benar memiliki kekuatan yang luar biasa. mereka kan orang jahat yang senang berbuat bejat. mendapat pertanyaan tersebut segera sahutnya sambil tertawa hambar: "Bu siang sinkang!" "Bu siang sinkang? Aaaah. dia adalah guruku" "Tak heran kalau begitu lihay. diakah yang mengajarkan ilmu tersebut kepadamu?" "Yaa. asal adik Liong senang. Melihat Kiong Liu sudah melarikan diri.

tapi justru dia akan sampai ketempat tujuan persis sebelum waktu yang ditetapkan oleh dua bersaudara Thia. lalu hujan pun turun amat deras. Hujan turun begitu deras dan keras.Tiraikasih Website http://kangzusi. . Perjalan yang ditempuh amat jauh. tempat yang dilalui melulu tanah perbukitan yang tinggi. engkoh Thian yu. Dari situ menuju Tong ting ou paling tidak membutuhkan waktu dua puluh hari jika perjalanan ditembuh dengan cara begini. agaknya membuat keledai itu ketakutan sambil berpekik nyaring tahu-tahu binatang itu lari kencang menuju keatas gunung. semoga sepanjang jalan selamat dan sukses selalu" Gak kun liong segera memanggil Ing ji dan menunggang burungnya dia balik kembali kepuncak seberang. pemuda itupun tidak terburuburu melanjutkan perjalanan. Suma thian yu baru berbisik pelan: "Adik liong. dia segera larikan keledainya cepat-cepat untuk menuju kesebuah hutan didekatnya. dia meninggalkan Lu teng berangkat kekota Tong sia. Mendadak terdengar bunyi guntur menggelegar disusul sambaran kilat yang tajam. seorang diri Suma thian yu berangkat meninggalkan bukit Han san menuju ke kota tong sia. kaupun harus baik-baik menjaga diri" Ketika ucapan tersebut diutarakan. Suma thian yu menjadi amat gelisah. Keledai tak bisa lari cepat. maka memanfaatkan kesempatan itu. Gak kun liong mungkin sudah sampai di gua Hui im tong. tiba-tiba awan gelap menyelimuti seluruh angkasa membuat udara menjadi gelap gulita. Setelah berpisah dengan Gak kun liong. Memandang bayangan punggung nya hingga lenyap dari pandangan. akhirnya Suma thian yu membeli keledai untuk melanjutkan perjalanan. dia menikmati pemandangan alam yang indah disepanjang jalan. tak usah dibicarakan lagi. sudahlah. kau harus berangkat. Suatu pagi.com/ "Aiai. Melihat hujan deras segera turun.

Suma Thian yu menjadi amat kegirangan. Bersamaan waktunya.. . kepalanya.. dengan perasaan terkejut Suma Thian yu mendongakan. mendadak dari balik rumah terdengar suara bentakan nyaring menggelegar memecahkan keheningan: "Lihat serangan!" Menyusul kemudian muncul tiga titik cahaya bintang yang menembusi kabut hujan dan menyambar tiba. Baru sampai didepan rumah kayu itu. kau memang pintar. cepat-cepat dia menarik tali lesnya kuat-kuat. Rupanya kesanalah keledai itu berlarian.. Sambil menepuk kepala keledainya dia memuji berulang kali.. mari kesana untuk berteduh dari hujan keparat ini" Keledai itu berpekik nyaring. mendadak keledai itu berpekik nyaring sambil menyambar kepuncak bukit. Suma Thian yu sangat terkejut. Hujan turuu semakin deras. Kini Suma Thian yu telah basah kuyup oleh derasnya air hujan.com/ Suma Thian ya ikut merasa terkejut. keledai itu segera mengangkat kakinya keatas dan bergeser setengah kaki dari posisi semula. cepat-cepat dia memeluk leher keledai kencang-kencang dan membiarkan binatang tersebut berlarian tanpa tujuan. Sambil meringkik panjang. Suatu ketika. tiba-tiba dia melihat ada sebuah rumah kayu muncul dibalik bukit sana. menyambar lewat persis disisi telinga Suma Thian yu dan melesat kedepan. "Wahai keledai.. secepat terbang dia lari kearah rumah kayu tersebut. Tiga titik cahaya tajam itu dengan membawa desingan angin tajam. mendadak pintu rumah dibuka dan muncul kepala seorang gadis muda.Tiraikasih Website http://kangzusi. Suma Thian yu sendiri kena digoncang pula oleh lejitan keledai tersebut hingga terjatuh ketanah.

Sambil keledainya Suma Thian yu berteduh dibawah emper rumah. perduli amat. dengan begitu terlihat amat jelas seluruh anggota tubuhnya yang terlarang. terutama payudaranya yang montok dengan putingnya yang memerah. saudara cilik. Jilid : 14 Mendadak dari arah belakangnya berkumandang suara tertawa cekikikan yang amat genit. apakah kau tak ingin berteduh sebentar sebelum pergi?" Waktu itu Suma Thian yu sudah basah kuyup ketimpa air hujan. "aah. Terkesiap hati Suma Thian yu setelah menyaksikan kejadian tersebut. Begitu mengetahui siapakah perempuan itu. kau lagi marah rupanya? Kemarilah. Ho Hong sedang mengeringkan tubuhnya. lebih baik aku berteduh lebih dulu disini. dia merasa tubuhnya seperti tersambar . toh ia tak bakal bisa melahap diriku!" Berpikir sampai disitu. apa lagi setelah mendengar kata-kata yang genit itu. Waktu itu si Bunga tho indah Ho Hong hanya mengenakan seperangkat baju yang amat tipis. coba kau lihat hujan begitu deras. namun Suma Thian yu dapat mengenali perempuan itu sebagai Yan tho hoa (bunga tho indah) Ho Hong yang pernah dijumpainya di rumah Bi kun lun Siau Wi goan tempo hari. disusul perempuan itu berseru: "Hei. selain itu didalamnya tidak memakai apa-apa. "Hujan ini pasti turun terus tiada hentinya" demikian dia berpikir.Tiraikasih Website http://kangzusi. Suma Thian yu segera melompat naik lagi keatas punggung keledainya dan siap berlalu dari tempat tersebut. dia lantas membalikkan keledainya dan pelan pelan berjalan mendekati rumah kayu tersebut. di dalam ruangan keliahatan api membara dengan hangatnya.com/ Walaupun hujan masih turun dengan derasnya. kontan saja ia menjadi merinding dan berdiri semua bulu kuduknya.

kontan membuat semua anggota badannya kaku. terima kasih" tampik Suma Thian yu dengan nada dingin dan kaku. “Aduh . . biar ku keringkan sebentar. aku lupa kalau belum mengenakan pakaian. Buru-buru ia duduk bersila sambil memusatkan seluruh perhatian nya kesatu titik. Tiba-tiba Bunga tho indah Ho Hong berjalan mendekati pemuda itu dengan langkah yang lemah gemulai. saudara cilik. kau jangan mentertawakanku” Selesai berkata ia lantas bersembunyi dibelakang pintu dan mengenakan kembali pakaiannya yang telah kering.Tiraikasih Website http://kangzusi. kau memang perjaka yang masih suci. kontan saja lenyap hingga tak berbekas. dia hanya memusatkan terus perhatiannya ke satu titik dan mengatur nafas. benar. dalam waktu singkat dia sudah muncul kembali dengan pakaian yang rapi. kenapa. Kontan saja perbuatannya itu disambut gelak tertawa cekikikan dari si Bunga tho indah Ho Hong. lalu mulai memejamkan mata dan mengatur napas. Dalam waktu singkat hawa dingin yan semula mencekam tubuhnya. Jangankan beranjak. mata pun tak pernah memandang ke arah perempuan tersebut. kemudian berseru tertahan: “Aaah. tak heran kalau tak berani memandang kearahku.. rupanya dia kegelian. kenapa sih? Memangnya seluruh tubuhku tumbuh duri beracunnya?” Suma Thian yu tidak menghiraukan ucapan lawan. setelah kering nanti baru kau kenakan lagi. Si Bunga tho indah Ho Hong segera memutar otaknya. Menyaksikan sikap dingin anak muda itu.com/ aliran listrik bertegangan tinggi saja. kau bisa masuk angin” "Tidak usah. kalau tidak.. kemudian sambil tertawa genit katanya: "Lepaskan pakaianmu yang basah.

Kedua orang itu merupakan jago-jago lihay dulu dalam kalangan Liok lim. Dikolong langit ini memang terdapat banyak kejadian yang tragis. Si Bunga tho indah Ho Hong memang dilahirkan dengan selembar mulut yang pandai merayu.. ia bisa mempunyai nama buruk semua hari ini. itulah sebabnya banyak sekali pemudapemuda yang terpikat olehnya. semuanya tak lain adalah hasil didikan gurunya.. bagaimana mungkin bisa menjadi baik? Si Mayat Hidup Ciu jit hwe merupakan pentolan iblis dalam golongan iblis. Hal ini disebabkan pertama. boleh dibilang hampir sebagian besar umat persilatan mengenalinya. Bayangan saja. hingga kini dia masih tetap suci bersih tanpa noda. Sangat banyak jago termashur yang terpikat oleh kegenitannya itu sehingga tunduk seratus persen dibawah telapak kakinya. Dibawah didikannya. Si Bunga tho indah Ho Hong hanya satu diantara sekian banyak kejadian lainnya. mereka sudah banyak melakukan kejahatan dan membunuh orang tak terhitung jumlahnya. hanya sayang sekali sekuntum bunga teratai yang tumbuh diatas lumpur. genit dan menjemukan itu. Bunga tho indah Ho Hong sudah amat mashur dalam dunia persilatan sebagai seorang perempuan genit berwajah cantik. ilmu silatnya amat lihay dan sakti. kedua.com/ Suma thian yu benar-benar merasa muak menyaksikan tingkah lakunya yang tengik. bagaimana bisa menjaga nama baiknya? Orang tak ada yang percaya kalau gadis ini masih suci bersih. dia mempunyai tiga murid. akan tetapi . ilmu silat yang dimilikinya boleh dibilang tiada taranya didalam dunia persilatan. Selama ini.. Si Bunga tho indah Ho Hong adalah seorang gadis yang baik. murid yang di didik Si Mayat Hidup Hoat Si si.Tiraikasih Website http://kangzusi. Padahal watak Si Bung tho indah Ho Hong sendiri tidak termasuk jahat. dia selalu berusaha untuk maju selalu berusaha untuk kembali kejalan yang bersih dan lurus. dua diantaranya adalah Hek hong hou (harimau angin hitam) Lim Kang dan Kim bin kui (setan muka hijau) Siang tham.

mereka tak tahu bagaimana perasaan seorang wanita. tak heran kalau dia pun mencoba merayu dan menggaet hati Suma Thian yu. apa sulitnya untuk menaklukkan mereka dibawah telapak kakiku?" Akhirnya ucapan tersebut menjadi prinsip hidupnya selama ini. di tambah lagi ia tidak gemar bermain perempuan.com/ ucapan manusia dan lingkungan hidup bagaikan benteng baja yang kuat.. hmmm bila aku Ho Hong manfaatkan kelebihanku.? Tidak. Menyaksikan pemuda itu sama sekali tak terpikat oleh bujuk rayunya. Ia seringkali bergumam begini: "Burung gagak di dunia ini semuanya hitam. tidak mungkin seorang perempuan bisa berbuat demikian... setelah dia bertemu dengannya. lelaki. buta untuk membedakan mana yang benar. Ada kalanya dia berjalan kearah yang benar. Bunga tho indah Ho Hong semakin penasaran.Tiraikasih Website http://kangzusi. Siapa tahu Suma Thian yu adalah lelaki sejati yang tahan uji. “Kau benar-benar tak takut dingin?” Bunga tho indah Ho Hong menegur sambil tertawa. ia tak kan mengerti tentang bagaimana cara melanjutkan hidup. mulai berbuat sewenang-wenang dan kian terjerumus. selalu saja menghalangi jalan perginya. “ooohh. diam-diam dia menyumpai pemuda itu sebagai lelaki palsu. mereka hanya tahu memuaskan napsu. mulai kecewa.. Bagi seorang perempuan. Maka dia selalu putus asa... tapi ada pula saatnya dia berjalan kearah yang salah. hatinya setenang air. perempuan hanya tahu bagaimana mencintai dan dicintai..... Sampai pada akhirnya dia sendiripun menjadi buta. mengerti aku . apa pula yang bisa dia perbuat? Bertarung melawan lingkingan? Menghadapi ucapanucapan cabul dengan kasar? Atau dia harus berjuang untuk mencapai kedudukan tinggi. tapi iapun segera menyusun rencana untuk menyiapkan sebuah perangkap.

aku akan mengambilkan kayu bakar diluar sana” Ia melompat keluar dan lenyap dibalik pintu itu. disaat Ho Hong sedang mengoceh tiada hentinya tadi. walau hanya sebentar saja.. siapa tahu semakin dipandang makin tertarik. Tak selang beberapa saat kemudian. Siapa tahu segera terdengar lagi suara panggilan yang lirih: “Adik hong. tindakan yang terlampau tergesa-gesa bisa mengakibatkan kegagalan total. mula-mula Suma thian yu mengira si Bunga tho indah Ho Hong telah kembali. kepergian Ho Hong pada hakekatnya tidak memancing perhatiannya. maka kembali ujarnya sambil tertawa: “Duduklah dulu disini.Tiraikasih Website http://kangzusi. penemuan ini tentu saja amat menggirangkan hati Suma thian yu. Ketika Ho hong berlalu. tubuhnya makin lama makin mengering. Siapa pula yang menduga jikalau saat itu Suma thian yu sedang melakukan suatu percobaan. lantaran aku ada disini maka kau enggan melepaskan pakaianmu bukan?” Sambil berkata ia melirik sekejap kewajah pemuda itu. pakaiannya telah mengering.. ia sedang berpikir sampai kapan hujan tersebut baru akan berhenti.com/ sekarang. tapi dia hanya membuka matanya sambil memandang keluar jendela saja. maka dia segera memejamkan matanya rapat-rapat. Tapi dia lantas berpikir kembali." . Suma Thian yu masih tetap duduk kaku ditempat tanpa berkutik. adik Hong. ia sudah memejamkan mata sambil mengatur napas bahkan tak selang beberapa saat kemudian dia sudah berada dalam semedinya. mengeringkan pakaiannya dengan pancaran hawa murninya. Mendadak tampak bayangan manusia berkelebat lewat diluar jendela. dia ingin sekali menjatuhkan diri kedalam pelukannya dan merasakan kehanggatan tubuhnya.. sepatah katapun tidak berbicara.

tak ussh banyak ngebacot lagi disini” . buru-buru Sum thian yu melompat bangun dan menyembunyikan diri dibalik tempat kegelapan. Dia bermuka hijau bertaring panjang.. pipi kanannya sudah ditampar Ho Hong keras-keras. lalu sambil menarik muka ia berkata: "Apa maksudmu? Kau telah berubah. bajunya panjang berkembang-kembang.Tiraikasih Website http://kangzusi." "Plaaaak!" belum habis dia berkata.. "enyah kau. dalam sekilas pandangan saja dapat dikenalinya sebagai si setan muka hijau Siang Tham.. berubah sekali. Sumoay telah pergi kemana?” Pada saat itulah Ho Hong masuk dari pintu depan.com/ Merasakan keadaan tak beres.. siapa kesudian denganmu?” damprat Ho Hong marah. Siang Tham tidak melihat Suma Thian yu. apakah aku sebagai kakakmu tak boleh datang kemari mencarimu? Apa lagi kita toh masih. dengan gusar segera menegur: “Mau apa kau datang kemari? Siapa suruh kau kemari? Mana dia?” Rupanya dia tidak melihat Suma Thian yu berada disitu. Setan muka hijau Siang Tham segera tertawa terkekeh-kekeh. cepat enyah dari sini!" Dampratan itu membuat si Setan muka hijau Siang Tham tertegun. " "Uuuh.. Tak lama kemudian terlihat seseorang berjalan masuk kedalam ruangan itu. ketika gadis itu menyaksikan ji-suhengnya berada disana. aku sudah mencarimu dengan susah payah. maka pertanyaan tersebut lantas ditujukan kepada kakak seperguruannya.. dia hanya berseru tertahan sambil berguman: “Heran. Ketika masuk kedalam ruangan.. Melihat Ho Hong munculkan diri. ujarnya seram: "Adik Hong. kemudian terdengar gadis itu berteriak: "Tutup mulutmu.

” seru setan muka hijau Siang Tham dengan seram. mulai hari ini hubungan kita putus sampai disini” Perempuan rendah. seandainya aku orang she Siang tidak teringat kalau kau adalah saudara seperguruanku. apa sebabnya kau berubah menjadi begitu dingin dan tak berperasaan kepadaku.. "dahulu aku toh sudah memberitahukan kepadamu. tanpa banyak membuang waktu..com/ Lima jari tangan yang merah membengkak segera tertera diatas wajah Setan muka hijau Siang Tham. akan kulihat kau bisa bertahan sampai kapan.. Bunga tho indah Ho Hong menjerit kaget setelah menyaksikan . Tapi belum lagi dua langkah. karena kesakitan dia berkaok kaok keras: "Perempuan rendah. dia berlalu dari situ. sudah sejak tadi tubuhmu kuhancurkan menjadi berkeping-keping!" Hmm. hmm! Bagus. kuberitahukan kepadamu. heeh. jika tak ada urusan kau dilarang kemari. Dua titik cahaya tajam dengan kecepatan luar biasa langsung meluncur ketubuh Suma thian yu yang berada di sudut ruangan. hari ini ada kau tiada diriku” Dia lantas merogoh ke dalam sakunya dan membalikkan tubuh sambil mengayunkan tangan. "Mau apa kau datang kemari?" teriak Ho Hong sambil menuding kearah hidungnya... kau berontak? Kau berani melawanku?" teriaknya amat gusar..heeh. rupanya lagi menyembunyikan lelaki. kau tak usah takabur.Tiraikasih Website http://kangzusi.. mendadak ia menyaksikan bayangan manusia bergerak di sudut ruangan. tapi Ho Hong tidak memandang sebelah mata pun kepadamu. bagus sekali.aku heran. masih belum mengerti kau?" "Perempuan rendah... sambil tertawa seram ia membalikan tubuhnya lagi. orang lain mungkin takut kepadamu. dengan cepat dia seperti menyadari akan sesuatu. "Heeh.

mau tak mau si Setan muka hijau Siang Tham merasa terkesiap.com/ kejadian tersebut. sebuah pukulan dahsyat segera dilontarkan ketubuh Ho Hong. kemudian sambil tertawa tertawa terbahak-bahak munculkan diri dari tempat persembunyian. dia mau menolong sayang keadaan terlambat. mendadak pemuda itu mengebaskan ujung bajunya. Setelah mengetahui kalau pemuda yang menampakkan diri adalah Suma Thian yu. teriaknya penuh amarah: “Bocah keparat. kau berani menyeleweng dengan pria ini? Bagus. semua amarahnya kontan saja dilampiaskan ke tubuh Suma Thian yu. kini lenyap tak berbekas bagaikan batu yang tenggelam ditengah samudra. Dua batang senjata rahasia yang dilepaskanSiang tham tadi. jika tidak kuberi pelajaran hari ini. kendatipun begitu. buru-buru tubuhnya mengegos ke samping. . dia tak berani menyerang untuk kedua kalinya. mulai sekarang aku tidak memakai nama marga Siang lagi” Selesai berkata. pagar makan tanaman. dampratnya lagi amat kasar: “Perempuan rendah. tapi ia segera tertawa licik: “Oooh. Tampaknya dua batang senjata rahasia tersebut akan menghajar tubuh Suma Thian yu.Tiraikasih Website http://kangzusi. ilmu silatnya justru hanya dibawah si harimau angin hitam Lim kang." Kemudian sambil melotot ke arah Ho Hong dengan sorot mata buas. Walaupun bunga tho indah Ho Hong menempati urutan ketiga. gagal dengan serangan pertama. Sambil maju kemuka. diapun tak ingin menyalahi Siang tham lagi. maka begitu melihat datangnya serangan. serahkan selembar nyawamu!” Dengan jurus Kay san to liu (membuka bukit mencari air) dia bacok tubuh Suma Thian yu. rupanya kau si bocah keparat. Si Setan muka hijau Siang Tham cukup mengetahui akan tabiat dari sumoaya-nya ini.

sedang hujan diluar rumahpun telah berhenti. kejadian mana segera menimbulkan perasaan girang dan murung baginya. Suma thian yu segera mengebaskan bajunya kedepan. dia merasa kalau tidak pergi sekarang. Kasihan setan muka hijau Siang Tham. sudah pasti kejadian mana akan menimbulkan bencana dikemudian hari.Tiraikasih Website http://kangzusi. pemuda itu sudah menyelinap keluar lewat jendela. padahal dibalik semuanya itu justru tersembunyi suatu kekuatan yang luar biasa. tapi diapun murung karena musuhnya kian bertambah banyak. begitu sempat tenaganya menjawil ujung baju lawan. “Blaaammm!” setelah membentur diatas dinding ruangan. ternyata Suma Thian yu berhasil merobohkan murid ke dua dari si Mayat hidup Ciu Jit hwee. kemudian melompat naik ke punggung keledainya dan berlalu dari situ. boleh dibilang iblis ini sedang mencari penyakit untuk dirinya sendiri. mau menunggu sampai kapan lagi? Dia segera menggerakkan tubuhnya dan bagaikan segulung asap ringan. itu berarti harapannya untuk membalas dendam menjadi besar.com/ Sejak dikerubuti Siang Tham tempo hari. sekarang justru dia yang datang membuat gara-gara. Ia girang karena ilmu silat yang dimiliki nya sekarang sudah mencapai tingkat yang luar biasa. keadaan masih mendingan. . Jika Suma Thian yu tak membuat perhitungan dengannya. dan dendam itu belum pernah lampiaskan. tak heran kalau matanya berubah menjadi merah membara. Suma thian yu sudah menaruh dendam kepadanya. maka setelah bersua kembali kini. sekilas pandangan nampaknya enteng. tubuhnya sudah terpental ke belakang seperti layang-layang yang putus talinya. Bu siang sinkang dengan berubah menjadi hawa sakti tanpa wujud langsung meluncur ke muka. ia roboh terkapar di tanah. Dalam suatu gerakan yang ringan. Ketika Suma Thian yu menyaksikan disitu telah terjadi keributan.

Setelah meninggalkan rumah kayu itu.. mari kita kejar!" teriak Siang Tham kemudian keras-keras.. Sambil menahan geramnya. buru-buru tanyanya: ”Kemana perginya anjing cilik itu?" “Hmmm. gadis itu mendepak-depakkan kakinya berulang kali keatas tanah. tak akan pernah kulepaskan dirimu!" Kemudian sambil berpaling kearah Setan muka hijau yang tergeletak semaput ditanah.. sumpahnya: “Lelaki sialan.com/ Menanti Bunga tho indah Ho Hong hendak menghalanginya.” Dengan geramnya dia menghampiri orang itu kemudian ditendang keras-keras untuk melampiaskan rasa dongkolnya. ia tak berniat lagi untuk menikmati pemandangan alam disepanjang jalan. mau apa kau?” Mendengar pemuda itu melarikan diri. Tak selang berapa saat kemudian. Pe ristiwa yang baru saja dialaminya membuyarkan kegembiraan dalam hatinya. hmm! Selama aku Ho Hong masih hidup. Bunga Tho indah Ho Hong juga menutup rumahnya dan berlalu dari situ. sok alim. tapi ketika tak menjumpai Suma thian yu berada disitu. Suma Thian yu melarikan keledainya beberapa waktu sebelum memperlambat perjalanannya. Setan muka hijau Siang Tham menjerit kesakitan dan sambil melompat bangun. Diiringi oleh gerombolan perampok berkerudungnya serentak mereka menuruni bukit itu dan melakukan pengejaran. . kemudian bersuit keras-keras.Tiraikasih Website http://kangzusi. Setan muka hijau Siang Tham segera meluncur keluar dari ruangan dengan kecepatan tinggi. manusia macam kau juga ingin di sebut seorang hohan. dia menyumpahinya pula dengan geram: “Hmmm. "Sasaran kita telah kabur. dari dalam hutan bermunculan belasan orang perampok berkerudung. Tak lama sepeninggal rombongan perampok itu. orang itu sudah kabur. semuanya ini gara-gara si setan mampus. Suma Thian yu sudah lenyap dibalik bukit sana.

tampaknya dia merupakan pemimpin rombongan tersebut. Setelah turun dari kudanya. seorang anak buahnya segera datang berbisik: "Bocah keparat itu tidak berada dalam kota". ia memberi tanda agar berhenti. penunggangnya adalah manusia-manusia berpakaian ringkas warna hitam yang menggembol senjata berbentuk aneh. Ketika matahari baru tenggelam dilangit barat. tempat itu merupakan tempat pertemuan untuk jago-jago silat yang bermukim disekitar sana. setan muka hijau Siang Tham memperhatikan sekejap sekeliling tempat itu.t ditengah jalanan kota Tong sia muncul serombongan penunggang kuda. Sama Thian yu baru menjalankan kembali keledai menyusul dibelakang orang-orang tadi. Menati rombongan orang-orang itu sudah lewat. mereka adalah gerombolan perampok bertopeng yang dipimpin setan muka hijau Siang Tham. Sebagai pemimpinnya adalah seorang lelaki bermuka hijau. tak mungkin keledai miliknya sanggup menggunguli mereka. Tapi Suma thian yu cukup menyadari bahwa kuda-kuda yang muncul dari belakang merupakan kuda jempolan yang dapat berlari kencang. Tak salah lagi. bertaring panjang dan mengenakan jubah panjang berkembang-kembang. satu ingatan segere melintas dalam benaknya.Tiraikasih Website http://kangzusi. . cepat-cepat dia membelokkan arah lari keledainya kesisi jalan dan menyembunyikan diri dibelakang sebatang pohon besar! Tak selang berapa saat kemudian. di tengah muncul sebelas ekor kuda jempolan yang dilarikan secepat angin. Keledainya segera mengikik panjang dan turut berlariang kencang ke depan. meskipun agak terpencil namun kotanya sangat ramai. Kota Tong sia dibangun dikaki bukit Tay piat san. ketika tiba didepan rumah makan Kun eng lo.com/ Mendadak dari arah belakang berkumandang suara derap kaki kuda yang ramai.

Mendadak dari sisi tubuhnya terasa berhembus lewat angin tajam. hatinya merasa agak bergetar keras. sesosok bayangan manusia sudah lenyap dibalik kegelapan sana. . disana tidak ada rumah penduduk” “Bagus. pemuda itu baru turun dari keledainya dan mendekati rumah makan itu. Sementara Setan muka hijau Siang Tham sendiri dengan mengajak keenam sisa perampok memasuki loteng kun eng lo. dia tak lain adalah Suma thian yu. dua pukuh li didepan sana merupakan bukit yang sunyi. tanpa terasa berhenti sejenak dan mengintai ke dalam ruangan. diujung jalan sana muncul seekor keledai yang berjalan pelan-pelan menuju kearah rumah makan Kun eng lo pula. Tak lama setelah Siang Tham naik loteng. jago muda kit. sekarang bawalah tiga orang saudara dan lakukan pemeriksaan didepan sana. menanti Suma Thian yu mundur dengan terkejut. toaya pasti memberi hadiah untukmu. kemudian terlihat ada seseorang yang menumbuk bahunya dengan sempoyongan. belum pernah kami jumpai orang yang dimaksudkan” Setan muka hijau Siang tham berpikir sejenak. Ketika tidak di jumpai seraut wajahpun yang dikenal.Tiraikasih Website http://kangzusi. Ketika Suma Thian yu tiba didepan pintu ruakan Kun eng lo dan melihat begitu banyak kuda jempolan di tambat disana. Diatas keledai duduk seorang pemuda.com/ "Dari mana kau bisa tahu?" “Sejak masuk kota hingga sekarang. kemudian katanya lagi: “Mungkinkah dia sudah berada jauh didepan?” “Tidak mungkin. Setan muka hijau kembali tertawa. bila ada kabar segera laporkan kepadaku” Lelaki itu nampak ragu sejenak. “asal kau dapat mengerjakan dengan baik. bagus sekali. tapi akhirnya dengan perasaan apa boleh buat dia mengajak tiga orang rekannya untuk berangkat melaksanakan tugas tersebut.

. . disitu sudah tiada tempat kosong. silahkan mencari ditempat lain saja. tiba-tiba pemuda itu menemukan secarik kertas putih dibawah kakinya. Suma Thian yu bukan seorang pengecut. mendadak sorot matanya bertemu dengan Setan muka hijau Siang Tham yang sedang duduk disudut sebelah kiri.com/ Suma thian yu menggelengkan kepalanya sambil mengrerutu. memang benar.? Terpaksa surat itu dimasukkan kedalam sakunya. ia tak habis mengerti siapa gerangan yang yang memberi peringatan tersebut kepadanya. Seorang pelayan munculkan diri menyambut kedatanggannya. tempat kami sudah penuh. kemudian sambil terbungkuk-bungkuk katanya sambil tertawa: “Tuan. “Aaah tidak mengapa.. Meminjam sinar lentera yang memancar dari balik rumah makan. dengan perasaan terkejut diambilnya kertas itu cepat-cepat.. seketika itu juga niatnya bersantap menjadi hilang. kemudian dengan membusungkan dada dia berjalan masuk ke dalam rumah makan tersebut. maaf tuan. Ternyata diatas kertas itu hanya dicantumkan beberapa huruf yang berbuntu demikian: “Siang Tham ada didalam. Suma thian yu segera termenung beberapa saat lamanya.Tiraikasih Website http://kangzusi.. baru akan menambat tali les keledainya ditempat parkir. Suma Thian-yu memandang sekejap kesekeliling ruangan. hati-hatilah dengannya!” Dibawahnya tidak nampak tanda tangan penulis surat itu. Mungkinkah Suma Thian yu merasa takut terhadap gembong iblis itu sehingga dia memutuskan untuk mengundurkan diri saja dari situ. biar aku mencari tempat dilain tempat saja sahutnya cepat. dia tak akan berbuat demikian. tapi gaya tulisannya sangat kuat dan bertenaga. Keliru bila anda beranggapan demikian. Suma thian yu membuka gulungan kertas itu dan segera dibacanya..

haa. harap kau sudi memaafkan. "Haah. mengapa kau malah pergi dengan begitu saja?" Kalau di dengar dari nada suaranya sudah jelas adalah nada suara seorang teman yang akrab. sambil menggapai kearah Suma Thian yu. Si setan muka ujau Siang Tham baru berbisik lagi: . dia memang sudah berprinsip "Tiada urusan tak akan mencari urusan. si setan muka hijau Siang tham sudah muncul didepan pintu. ia tidak habis mengerti permainan setan apakah yang sedang di persiapkan iblis itu.haaah." Setelah tiba ditempat duduk.. pelayan. Sementara itu.. bagaimana sih kau ini.com/ Berbicara soal silat atau soal sastra. silahkan!" “Aku tidak kenal dengan orang itu” tampik sang pemuda sambil menggeleng.. Baru saja dia hendak membalikkan badan meninggalkan tempat itu. Setelah berpikir sejenak.. ada urusan tak akan takut menghadapi kematian".. mendadak terdengai Siang Tham berteriak keras: “Hei. jika begitu siaute akan meneguk secawan arak dulu sebelum berangkat. sudah kami siapkan sebuah tempat untukmu. hamba tak tahu kalau tuan adalah tamu terhormat dari toaya tersebut.rupanya saudara Siang juga berada disini. katanya: “Lote.Tiraikasih Website http://kangzusi. Maka sambil tertawa tawa katanya. silahkan. bagus sekali. karenanya bila keadaan tidak terlalu memaksa. tapi sejak terjun ke dalam dunia persilatan. dia segera menurun keledainya dan berlalu. Suma Thian yu tidak akan memandang sebelah mata pun terhadap kawanan perampok itu.. silahkan duduk didalam... cepat tahan orang itu!" Cepat pelayan itu lari keluar dan menarik tangan Suma Thian-yu. dia segan mencari urusan dengan orang lain.. ia memutuskan untuk masuk dulu melihat keadaan sebelum mengambil tindakan selanjutnya. serunya: ""Maaf tuan.

Baru saja cawan itu akan menempel dibibirnya. jelas didalam arak tersebut ada racunnya. sekulum senyuman licik kembali menghiasi bibir si Setan muka hijau. dia mengambil dua cawan arak dan menyodorkan secawan untuk Suma Thian yu.. hal ini akan lebih baik lagi. bukan saja dapat dipakai untuk memeriksa apakah sesuatu benda ada racun nya atau tidak. Sambil menjerit kaget Suma Thiin yu melompat mundur beberapa langkah.. . kemudian katanya lagi sambil tertawa: “Tak disangka kita bisa minum arak bersama pada hari ini.Tiraikasih Website http://kangzusi. mari. telapak tangan kiri Suma Thian yu pernah mengisap sari daun anti racun Jiu sian kiam lan. Pada mulanya ia tidak menaruh curiga kalau setan muka hijau Siang Tham bakal meracuninya. kembali wajahnya berubah hebat.com/ “Selesai bersantap. Dengan perasaan kaget pemuda itu meraba bajunya yang basah. terasa ada cahaya tajam berkelebat lewat. tapi begitu menyentuh ke atas pakaiannya.. lagi pula dapat dipakai untuk menghadapi serangan racun. sauya memang kuatir jika kau mencari gara-gara disini” Ketika selesai menyelesaikan kata-kata tadi. ternyata pakaian tersebut telah berubah menjadi hijau kebiru biruan.cawan arak yang berada digenggamannya sudah tersambar oleh senjata rahasia tersebut. tapi sebagian bajunya sudah keburu basah oleh tumpahan arak. dia tidak berusaha untuk melakukan pencegahan. ia menggangkat cawan araknya dan meneguknya. Suma Thian yu tidak sungkan-sungkan lagi.”praaang”. pemilik rumah makan ini bukan manusia yang gampang dihadapi” Suma thian yu tertawa hambar. kita berjumpa jagi diluar kota. kita keringkan cawan arak!” katanya kemudian. Perlu diketahui.. pikirnya geli: “Kalau memang begitu. selama disini lebih baik bersabar dulu. sebab itu meski berhadapan sebagai musuh. kemudian ..

bila ada urusan..haahh. “Haah.. dengan mata melotot bentaknya keras-keras: "Siang Tham.. Baik. Hari ini aku Thian yu baru benar-benar mengenali manusia macam kau. bagus sekali.bagus. Suma Thian yu sama sekali tidak menyangka kalau Si setan muka hijau Siang Tham sebagai seorang jagoan lihay dalam golongan Liok lim bisa berbuat curang dengan tindakan yang begitu pengecut dan memalukan. ia telah memerintahkan anak buahnya mencampuri arak tersebut dengan racun.. rupanya karena alasan inilah kau jadi ternama dalam dunia persilatan? Hmm. gelak tertawanya sudah bergema diruangan. anak murid didikan mayat hidup Ciu Jit-hwee pandainya cuma mencampuri arak orang dengan racun!. dia berpaling dan menatap wajah Setan bermuka hijau Siang Ttam lekat-lekat. ayoh kita bereskan persoalan ini diluar kota saja!" Selesai berkata dia lantas membalikkan badan berlalu dari situ.. kemudian dengan wajah serius serunya: "Apakah kau yang meracuni saudara cilik ini?" .heeeh. Bila kau memang orang gagah.. mari kita bicarakan lagi dihalaman belakang sana" Suma Thian yu agak tertegun.. hawa amarahnya kontan berkobar.Tiraikasih Website http://kangzusi.. belum lagi orangnya sampai.heeeh. bila dirumah makan kami terjadi persoalan maka peristiwa itu menjadi tanggung jawab kami.. Mendadak dari depan tubuhnya muncul seorang kakak berbaju biru. jadi kelau begitu kaulah yang meracuni arakku tadi? Tolong tanya siapa namamu?" Ucapan ini sebaliknya malah membuat kakek berbaju biru itu tertegun.haah.com/ Siapa tahu ketika Siang Tham keluar ruangan menyambut kedatangan Suma Thian yu tadi. ia tidak habis mengerti terhadap ucapan orang yang sama sekali tak dikenalnya itu...engkoh cilik. tanpa pikir pan jang segera serunya sambil tertawa dingin: "Heeehh. benar-benar tidak kusangka..

. baru saja dia hendak mengucapkan sesuatu.. rupanya mereka telah mencampuri arak dengan obat pemabuk. tampak suatu bayangan manusia berkelebat lewat. terpaksa lohu harus berbuat kurang sopan terhadap Kiang tayhiap” Baru saja kakek berbaju biru itu menyelesaikan perkataannya. . sikakek berbaju biru itu sudah berkata lagi sambil tertawa dingin tiada hentinya. “Siang tayhiap.Tiraikasih Website http://kangzusi. cepat kau tunjukkan orang itu untuk diberi hukuman yang setimpal. ketika aku tak ada disitu.. kaukah yang telah meracuni arak saudara cilik itu? kembali kakek berbaju biru itu membentak dengan wajah marah.. kalau tidak. tahu-tahu seorang lelaki setengah umur berwajah bengis telah melompat bangun. sambil tertawa licik sahutnya: “Aaahh.” “Tak usah banyak bicara. “Tak usah banyak biacar.. mungkin mereka kelewat memandang tinggi Suma siauhiap sehingga timbul niatnya untuk mengajak saudara ini bergurau” Suma thian yu melotot gusar.heeeh. rumah makan Kun eng lo bukan suatu tempat yang bisa dikacau ketenanggannya oleh siapapun. “Buu.... heeh..com/ Sejak menyaksikan kemunculan kakek berbaju biru itu. apalagi hubunganmu dengannya. lalu katanya sambil tertawa: “Locianpwe. kini dia menjura dalam-dalam.buat apa kau mesti bertindak serius? Chin locianpwe. dengan Tangkeng kami toh sudah saling mengenal. apakah kau orang tua. harap saudara yang meracuni saudara ini.. kau undang untuk menjumpai diriku” Setan muka hijau Siang Tham segera mendehem beberapa kali.. seorang lelaki berani berbuat berani bertanggung jawab. sikap setan muka hijau Siang Tham telah berubah menjadi munduk-munduk.sudah banyak tahun kita tidak berjumpa. semua ini gara-gara perbuatan beberapa orang saudaraku.. Agaknya wajah setan muka hijau Siang Tham tahu kalau dia tidak bisa menghindar kagi.

memangnya kau mampu untuk membunuh toaya mu?” Baru saja lelaki buas tersebut berbicara demikian. Tapi untuk membela anak buahnya.. lalu menjawab: “Toayalah yang telah meracuni racun itu.. kau menghukum mati orang ini. diam-diam Suma Thian yu menghembuskan napas dingin. Si setan muka hijau Siang Tham juga merasa terperanjat sekali setelah menyaksikan anak buahnya tewas dalam sekali ayunan tangan kakek berbaju biru itu.com/ Dengan senyuman angkuh menghiasi wajahnya. aku percaya kau tak akan mampu untuk memikulnya” . yang lohu cari sekarang adalah kenyataan.. aku tak ingin sampai salah membunuh orang tak salah!” “Omong kosong! Dengan andalkan sekerat tulangmu itu. pikirnya: "Entah dengan cara apa kakek itu turun tangan? Ilmu silat apa yang dia pergunakan? Mengapa lelaki buas ini bisa mampus menyerupai orang yang terserang penyakit parah? Dari atas sampai bawah tubuhnya sama sekali tidak ditemukan cedera apapun?" Sementara itu. menyusul kemudian seluruh badan sakit sekali sehingga tak kuasa lagi dia menjerit dengan suara menggidikan hati: “Aduuuh.. “jangan menanggung dosa buat orang lain. sinar matanya bersinar tajam. lelaki buas itu sudah tewas dengan mata melotot keluar dan mulut mengeluarkan busa. segera tampak olehnya bayangan manusia berkelebat lewat. mau apa kau? memangnya kau bisa melahap toayamu bulat-bulat?” “Kau tidak bohong? bentak kakek berbaju biru itu dengan gusar. lelaki itu menuding keujung hidung sendiri.Tiraikasih Website http://kangzusi. Menyaksikan hal ini. terpaksa dia menegur dengan suara dingin: “Chin locianpwe. apakah tindakanmu tak terlampau kelewat batas?? Bila peristiwa hari ini sampai terdengar Tongkeh kami.” Menanti Suma Thian yu dan Si setan muka hijau Siang Tham dapat melihat jelas apa yang terjadi.

com/ Kakek berbaju biru itu swgera tertawa panjang: “Orang she Siang. meskipun suara pembicaraannya juga tidak terlalu besar. kau sudah tak punya kesempatan lagi untuk pulang kerumah dan menyampaikan laporan. dia segera menghantam meja keras-keras.. meja itu kena terhajar sampai pecah menjadi dua bagian. cawan dan mangkuk yang berada diatasnya pun ikut hancur berantakan.. sekalipun Suma Thian yu sudah memeras otaknya habis-habisan.. dia toh belum berhasil juga untuk menduga siapa gerangan kakek berbaju biru itu. dia tak menjadi gusar. Suma Thian yu cuma menonton dari sisi arena. mari kita bertemu dihalaman belakang saja.!” diiringi suara nyaring. sementara dia masih berpikir dengan perasaan tak mengerti. Walaupun demikian. tempat ini untuk berdagang. “Blaamm. pada mulanya dia mengira kakek itu satu komplotan dengan setan muka hijau Siang Tham.. dengan cepat dia dapat menyimpulkan kalau antara si kakek dengan setan muka hijau sebetulnya merupakan musuh yang tak mungkin bisa hidup damai. asal kau dapat memperlihatkan beberapa jurus kepandaian yatg bisa membangkitkan rasa kagum lohu. Setan muka hijau Siang Tham menjadi gusar gekaii sampai mencak mencak seperti monyet terbakar jenggotnya. kakek berbaju biru itu telah berkata: “Siang Tham. namun setiap patah kata dapat kedengaran sekali. Suma Thian yu belum juga berhasil menduga siapa gerangan kakek itu. tongkehmu juga tak akan bisa berbuat apa-apa kepada lohu. tidak cocok untuk bertarung. Sayang sekali. tapi yang pasti bukan manusia sembarangan dapat memiliki ilmu silat dengan tenaga dalam yang demikian sempurna. tapi setelah menyaksikan lelaki buas tersebut terbunuh.Tiraikasih Website http://kangzusi.. persoalan hari ini . kemudian menyaksikan pula sikap permusuhan kakek itu terhadap setan muka hijau. Kakek berbajubiru itu Cuma tertawa dingin tiada hentinya.. selama ini. hingga menggema diseluruh ruangan dan mendengung tiada hentinya.

kakek berbaju biru itu tertawa tergelak karena gusar. seolah-olah sesuatu kekuatan yang membuat setiap orang tak sanggup melawan.haah. tampaknya putri kakek inipun seorang pendekar perempuan. ayoh berangkat.. kau tak usah berlagak besar dengan menggandalkan pengaruh putrimu untuk menggertak aku.Tiraikasih Website http://kangzusi. sementara segenap anak buahnya turut beranjak kebelakang setelah rombongan itu lewat semua. Ternyata dihalaman belakang sana terdapat sebuah tanah lapang untuk berlatih silat yang luasnya mencapai dua puluh kaki. namun setiap patah katanya membawa kewibawaan yang mengerikan.com/ akan kubikin selesai sampai disini saja.!” Sehabis mendengar perkataan setan muka hijau Siang tham yang sama sekali tidak memberi muka kepada orang itu...haah. kau boleh memimpin jalan buat kami. mengapa Siang tham bersikap begitu menghormat terhadap kakek itu?” Sambil berpikir Suma thian yu beranjak dan melangkah kehalaman belakang rumah makan Kun eng lo tersebut. dia ikut pula dibelakangnya. toaya tak usah turun tangan sendiri. kau harus membayar semua kerugian yang kuderita!” Suara pembicaraan kakek berbaju biru itu masih tetap diutarakan dengan suara rendah. toaya pun tak akan bersikap demikian sungkan kepadamu apabila tidak memandang diatas wajah putrimu. Jika tidak... Setan muka hijauSiang tham tak ketinggalan.. suara tertawanya keras dan meyeramkan membikin orang lain bergidik.. untuk menghadapi kau. Mendengar ucapan tersebut. pikirnya: “Siapakah putri si kakek ini? mengapa dia bisa ditakuti oleh penjahat-penjahat keji macam Siang tham? kalau didengar dari nada pembicaraan setan muka hijau. Setan muka hijau Siang tham segera tertwa tergelak: “Haah.. tanpa banyak berbicara lagi dia segera membalikkan badan dan berlalu sari situ..orang she Chin. . kalau tidak.

si kakek sedang berkata sambil tertawa: “Siang Tham.Tiraikasih Website http://kangzusi. diatas rak senjata sudah tersedia berbagai macam senjata. terserah kau ingin memilih yang mana saja!” “Toaya ingin mencoba kelihayanmu dalam permainan ilmu telapak tangan. si Setan muka hijau dengan diiringi lima orang lelaki kekar berdiri disisi kanan arena. tombak lengkung. kemudian jenis panah.dapat merasakan sampai dimanakah kelihayan Hu si im hong ciang yang pernah menggetarkan dunia Liok lim. tombak ular. golok besar. Pada jenis yang terdepan terdapat tombak panjang. hal ini merupakan keinginan lohu dalam hidup ku ini.. jenis pedang serta berbagai macam jenis senjata lain yang aneh-aneh bentuknya.. dia segera berseru: “Toaya tak akan sungkan-sungkan lagi” . mustahil dengan kemampuan seorang. dia bisa mengumpulkan senjata begini banyak. Sebentar aku harus memperhatikan gerakan tubuhnya agar kesempatan baik ini jangan sampai kulewatkan dengan begitu saja" Dalam pada itu. tapi jenisnya teratur rapi sekali. sedangkan kakek berbaju biru itu berdiri seorang diri dihadapannya. tombak api... Siang tayhiap. Waktu itu. Diam-diam Suma thian yu menghela naps panjang setelah menyaksikan kesemuanya itu. golok bergerigi.. silahkan saja melancarkan serangan" "Sekilas perasaan bangga sempat menghiasi wajah si setan muka hijau siang tham. kalau tidak.” sahut sisetan muka hijau dengan wajah bengis. Pada rak nomor tiga tersedia jenis toya. kakek berbaju biru itu segera tertawa nyaring: “Hahahahahaha. suasana dalam arena sudah menjadi tegang.com/ Empat penjuru tanah lapang tersedia sederat rak senjata yang diatasnya terletak pelbagai macam senjata berbentuk aneh.. Diatas rak nomor dua terletak jenis golok diantaranya terdapat jenis golok bulat sabit. "Sudah pasti orang ini merupakan seorang yang gemar berteman orang persilatan.

buru-buru ia menangkis dengan tangan kirinya. sementara tangan kanannya langsung menghantam ke perut lawan dengan jurus Sin liong ji hay atau Naga sakti masuk ke laut. hingga sekilas pandangan seakan-akan berasal dari satu jurus saja.buru dia membentak keras.Tiraikasih Website http://kangzusi. segenap tenaganya disalur ke tangan. Dua gerakan tersebut dipergunakan hampir bersamaan waktunya. dengan mengembangkan ilmu pukulan yang maha dahsyat dia melepaskan serangkaian pukulan secara gencar. “Serangan bagus!" Setan muka hijau Siang Tham berseru keras. kemudian dengan jurus To thian hoan jit atau mencuri langit berganti hari. kakek berbaju biru itu tak berani berayal. tidak tampak bagaimana dia turun tangan. Ketika sampai di tengah jalan. kemudian tubuhnya berputar setengah lingkaran. gerakan tubuhnya tiba-tiba berubah.com/ Selesai berkata. diamenyerang kakek yang berbaju biru itu. namun bisa sampai disasaran-nya pada waktu yang hampir bersamaan. Mendapat ancaman semacam itu. Serangan mana meski di lancarkan dengan dua kekuatan yang berbeda dan waktu yang berbeda pula. dia lepaskan sebuah cengkeraman maut ketubuh kakek berbaju biru itu. Bagaikan sebatang pohon liu yang lemas. Ternyata kakek yang berbaju biru itu cukup tahu keadaan. sedemikian cepatnya sehingga sukar dibayangkan dengan kata-kata. dia segera menjerit kaget. tubuhnya bergoyang sedikit saja ke samping lalu melompat mundur dua langkah. dia agak berhenti sejenak. . buru. lalu lengannya yang sudah terlanjur disodok keluar menyelinap secepat kilat dengan suatu gerakan yang luar biasa. dengan jurus kim pa liok jiau (macan kumbang emas mementang cakar). Suma Thian yu yang menonton jalannya pertarungan dari sisi arena dan menyaksikan jalannya gerakan tubuh dan jurus pukulan dari kakek berbaju biru itu. secepat kilat dia membabat tubuh kakek berbaju biru itu.

. dia muncul kembali dalam dunia persilatan untuk mencari putri kesayangannya. setelah .com/ “Aaah. sebagai ibu yang baik dan sebagai guru yang disiplin. kakek berbaju biru ini memang merupakan jagoan lihay dari Bu tong pay. istrinya sendiri berpulang ke dalam baka setelah melahirkan putrinya. dengan mengandaikan serangkaian ilmu pedang Bu tong kiam hoat dan dua belah bilah pisau terbang.. dia pernah menggetarkan sungai utara maupun selatan daratan Tionggoan. Siapa tahu. dia hendak mendidik putrinya Chin lan eng menjadi seorang pendekar perempuan yang perkasa dan disegani banyak orang. seruan mana segera ditarik kembali cepat-cepat. Itulah sebabnya orang lantas menyebutnya Tay hoa kitsu (pertapa dari bukit Tay hoa san).. pikirnya kemudian: “Kenapa dia mempergunakan ilmu pukulan Bu tong pau? Mungkinkah kakek mempunyai hubungan yang erat dengan pihak bu tong pay... pada usia empat belas tahun putri kesayangannya telah hilang lenyap tak berbekas. Tampak kematian istrinya itu merupakan pukulan batin yang sangat berat bagi pendekat tersebut.?” Apa yang diduga Sama Thian yu memang benar. Chin Leng hui hanya mempunyai seorang putri. Dulu." Tetapi sampai ditengah jalan.. sejak empat puluh tahun berselang dia sudah termashur dalam dunia persilatan sebagai Bu tong tay hiap Chin Lenghui. dengan hati berdebar keras. banyak manusia yang menjadi keder dan ketakutan hanya mendengar namanya saja.. dalam kecewanya dia lantas mengundurkan diri dari keramaian dunia persilatan dan hidup mengasingkan diri dibukit Tay-hoa san. sehari-hari kerjanya hanya mendidk dan memelihara putrinyasehingga menanjak dewasa. dalam keadaan demikian terpaksa Chin Leng hui melepaskan niatnya untuk mengasingkan diri. dia membawa tugas rangkap. Dihari-hari biasa.Tiraikasih Website http://kangzusi.

Tiraikasih Website http://kangzusi. bagaimanapun kesalahan yang dilakukan putrinya. delapan tahun sudah lewat. bila bersua dengan putrinya. dia mendapat tahu kalau putrinya adalah seorang perempuan siluman yang selalu cabul. Kadangkala dia berpesan kepada sobat lamanya. tapi putrinya Chin Lan eng tak pernah pulang kerumah walau hanya sekalipun. Chin Leng hui lantas membuka rumah makan Kun eng lo disitu. .. bila di kala senggang diapun melatih ilmu tenaga dalam dan tenaga luarnya secara tekun. dia pasti akan memaafkannya bila mulai pada saat itu ia bisa bertobat dan mau kembali kejalan yang benar.. di samping secara diam-diam menyelidiki tingkah laku puterinya Chin Lan eng.com/ bersusah payah mencari kian kemari. kemudian ia baru dapat mengasingkan diri dengan tenang.. memutuskan hubungan kekeluargaan. juga kejam. akhirnya Chin leng hui berhasil juga menemukan putrinya. dari mulut banyak sahabat serta jago jago persilatan yang sering kali melewati tempat itu. Namun sejak dia mendirikan rumah makan Kun eng lo hingga kini. Perasaan orang tua itu pada anaknya memang mulia. Kenyataan itu hampir saja membuat Chin Leng bui mati karena kegusaran. Sungguh tidak beruntung. mereka diminta untuk menasehati putrinya itu agar pulang kerumah. padahal dia sangat berharap bisa bersua muka dengan putrinya itu. jalang.. Dalam sedihnya. tapi waktu itu purtinya sudah bukan menjadi miliknya lagi. karena putrinya telah menjadi istri Bi kun lun (Kun lun indah) Siau Wi goan. beberapa kali dia berniat membuyarkan usahanya itu dan hidup mengasingkan diri di tempat terpencil untuk menghindarkan diri dari segala kenyataan yang pahit itu. diapun berharap bisa bertemu lagi dengan putrinya. Tapi. mencaci makinya habis-habisan.

sudah pasti rumah makan Kun eng lo tak bakal akan melewati kehidupan yang lebih tenang lagi. . Hari ini. Tay hoa Kitsu Chin Leng hui merupakan adik perguruan dari Hiang ciang totiang Bu tong pay saat ini. Tapi. Siang tham sudah melakukan perbuatan terkutuk dan memalukan lebih dulu dalam rumah makannya. hal tersebut tak pernah akan dipikirkan olehnya. tentu saja ia tak dapat berpeluk tangan belaka menbiarkan kaum durjana berbuat sewenang-wenang dalam rumah makanannya. lagi sebagai Bu tong tay hiap yang selalu menjunjung tinggi keadilan dan kebenaran. secara tiba-tiba setan muka hijau Siang tham muncul dirumah makannya. orang persilatan mengutamakan kebenaran dan keadilan. Tay hoa kit cu Chin leng hui melanjutkan hidupnya sampai delapan tahaun lebih.Tiraikasih Website http://kangzusi. guru Siang Tham. sebetulnya dia ingin menitip pesan kepada Siang tham untuk putrinya. dengan akalnya yang licik Siang Tham bermaksud hendak meraih keuntungan dari tindakannya itu. dia merupakan seorang jagoan pedang yang terhitung paling menonjol dalam perguruannya. terhitung pula sebagai keponakan murid Put Gho cu. Sebab seandainya berita ini sampai terdengar oleh Hoat si si (mayat hidup) Ciu Jit hwee. Sebagai pemilik rumah makan yang bijaksana. sekalipun tindakan mana akan menimbulkan bencana besar. Maka dia segera menampilkan diri untuk menghadapi anak murid gembong iblis nomor wahid dikolong langit itu. baginya tindakan tersebut boleh di bilang merupakan suatu kerugian yang besar sekali. sebaliknya menantangnya beradu tanpan kosong. Itulah sebabnya Setan muka hijau Siang Tham tak berani menantangnya untuk bertarung deagan ilmu pedang.com/ Dalam suasana yang serba salah dan serba bertentangan batin inilah. siapa sangka sebelum niatnya terkabul.

dia tetap menggunakan tenaga sebesar berapa bagian saja untuk menghadapi musuhnya. tentu saja dapat menyaksikan kejadian tersebut dengan jelas. apalagi tubuh yang terdiri dan darah daging? Tuy hoa Kitsu sendiri pun tidak menggunakan segenap kekuatan yang dimilikinya. ilmu Hu si im hiong ciang untuk menghadapi ilmu pukulan Bu tong pay yang termashur karena keganasan-nya.. Mendadak terdengar suara tertawa dari tengah arena. namun saat ini dia tak sampai mengerahkan tenaga dalamnya. tidak heran kalau pertarungan pun bisa berlangsung dengan keadaan seimbang dan seru sekali. sejak dia mengetahui kalau ilmu silat yang digunakan kakek berbaju biru adalah ilmu pukulan Bu tong pay. Berbicara tentang setan muka hijau Siang Tham... maaf” Ketika Suma thian yu mengalihkan sorot matanya ketengah arena. nampak kakek berbaju biru itu dengan wajah tidak berubah dan napas tidak tersengal telah keluar arena dengan senyum dikulum. “Haaah. Kalau tidak. rasa kagum dan hormatnya terhadap kakek ini makin bertambah.haahh. asal tersentuh oleh angin dinginnya itu. meski tubuh yang terdiri dari baja pun akan membusuk juga. seharusnya setelah ilmu pukulan angin dingin bangkai membusuknya digunakan.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ Tenaga dalam yang dimiliki kedua orang itu tak selisih banyak.. Sekarang Setan muka hijau Siang Tham telah mengeluarkan ilmu silat andalannya. maaf Siang tayhiap... maka angin pukulan yang terpancar keluar semestinya dingin menggidikkan hati. apalagi menyalurkan bawa dinginnya ke ujung tangan.haah. tak bisa disangkal itulah pertanda dari keberhasilan kakek berbaju biru itu menyarangkan .... Sebaiknya paras muka setan muka hijau Siang tham berubah pucat pias. Di atas pakaian yang dikenanakan kini sudah muncul dua lobang sebesar jari tangan. Suma Thian yu sebagai seorang jagoan lihay.. dia berdiri kaku seperti orang bodoh.

hhaaah. hal tersebut menunjukkan kalau hatimu tidak begitu jahat. dia berseru sambil tertawa seram: “Orang she Chin.. misalkan saja aku sudah tahu kalau ilmu Tay cing to liong ciang milik Chin tayhiap telah menggetarkan seluruh kolong langit. lalu dengan sepasang mata merah membara dan gigi saling gemerutukan. lohu tahu bila pertarungan ini dilangsungkan lebih jauh..Tiraikasih Website http://kangzusi.. terima kasih atas pengampunanmu itu. kebaikan budimu akan selalu ku ingat dalam hati.. "Haaah.heeeh. Siang tham menundukkan kepalanya memandang sekejap keatas lubang diatas pakaiannya. lohu sudah pasti menderita kalah” Setan muka hijau Siang Tham kembali tertawa seram.. terasa berat hatiku untuk berlalu dengan begitu saja.toaya memang mempunyai watak yang selalu sangat aneh. Tay hoa Kitsu Chin Leng hui tahu kalau musuhnya berniat untuk mencari garagara lebih jauh. dia segera tertawa terbahak bahak.. mungkin jiwanya sudah direnggut sedari tadi... terpaksa lohu akan mampertatuhkan selembar jiwaku untuk memenuhi keinginan Siang tayhiap” ... bila ada yang baik pasti akan kukejar terus hingga dapat.. suatu ketika aku orang she Siang pasti akan datang lagi untuk menantangmu bertarung lima puluh gebrakan” Tay hoa kitsu Chin Leng hui tersenyum ramah.com/ serangannya. jikalau kau memang menghendaki demikian. "Heeeh. coba kalau ia tak berbelas kasihan..heeeh. Oleh sebab itu aku berharap Chin tayhiap sudi memandang diatas wajah guruku untuk memenuhi keinginan hati ku ini” Dari ucapan lawan yang sama sekali tak mau menyudahi persoalan tersebut sampai di situ saja. "Siang tayhiap buat apa pertarungan kita mesti diakhiri dengan jatuhnya korban? Dilihat dari sikapmu yang tidak mengeluarkan ilmu angin dingin bangkai busuk. tentu saja aku tidak bisa menampik keinginanmu itu. tapi sebelum aku merasakannya.

dia lantas berjalan kedalam arena dan berhenti enam kaki didepan setan muka hijau Siang Tham. aku harap sobat cilik bisa bertindak lebih berhati-hati lagi Mendengar pertanyaan itu. desingan angin tajam segera menderu-deru di angkasa. daerah seluas dua kaki disekitar arena dengan cepat diliputi hawa dingin yang . Dimana angin dingin menyambar. sambil tersenyum ujarnya: "Sobat cilik. harap kaupun mengundurkan diri tepi arena.Tiraikasih Website http://kangzusi. sambil tersenyum dia berkata lembut: "Silahkan!" Siang Tham melirik sekejap kearah Chin Leng hui dengan senyum angkuh menghiasi bibirnya. kemudian sahut nya dengan amat hormat: "Aku akan menurut” Tay hoa Kitsu Chin Leng hui tersenyum dan manggutmanggut.com/ Selapis hawa licik dan keji segera menghiasi wajah setan muka hijau Siang tham. tiada tumbuhan yang bisa hidup dan tiada makhluk yang dapat bernyawa. Sementrara itu Tay hoa Kitsu Chin Leng hui telah melangkah masuk pula kedalam arena. mendadak ia menerjang kemuka sambil membentak nyaring: "Rasakan pukulanku ini!” Tangannya segera diayunkan kemuka. dengan penuh rasa terima kasih Suma Thian yu memandang sekejap kearah Tay hoa Kitsu. sewaktu dilihatnya Suma Thian yu masih berdiri didalam arena. serunya sambil tertawa dingin: “Aku orang she Siang mengucapkan banyak terima kasih kepadamu” Dia lantas menitahkan kepada anak buahnya agar mengundurkan diri dari situ. ilmu pukulan bawa dingin mayat membusuk merupakan pukulan yang amat beracun. sebelum mendapat perintahku. setelah menghimpun tenaganya. siapapun dilarang memasuki arena ini". “Kalian segera mundur keluar arena.

com/ menggidikkan.!" suatu ledakan keras yang memekakkan telinga segera berkumandang memecahkan keheningan. Para penonton yang berada ditepi arena dan kebetulan tersambar sisa angin itu segera merasakan tubuhnya menjadi sakit dan pakaiannya berkibar kencang.. Ketika dua gulungan tenaga yang berlawanan jenis itu saling membentur diangkasa. . Angin tajam menderu-deru mengikuti setiap gerakan dan setiap jurus yang dipancarkan hawa dingin seperti musim salju yang mencekam menderu-deru diudara dengan membawa desingan angin yang memekikkan telinga. Akan tetapi. sungguh mengerikan sekali keadaannya. segera mendengus dingin. begitu dirasakan datangnya serangan hawa dingin musuh. hawa panas dan hawa dingin itu segera menimbulkan putaran angin puyuh yang memancar keempat penjuru. Bu siang sinkang miliknya juga telah mencapai kesempurnaan. membuat orang merasa sesak napas dan tak tahan. mendadak tubuhnya bergerak lagi.Tiraikasih Website http://kangzusi. dia lepaskan serangkaian serangan berantai untuk meneter Chin leng hui habis-habisan. dengan mengembangkan ilmu pukulan hawa dingin mayat hidup. menggunakan tenaga sebesar enam bagian dia sambar datangnya ancaman tersebut dengan keras lawan keras. dua orang yang berada diarena itu masih tetap berdiri tegak sekokoh batu karang. Tay hoa Kitsu Chin Leng hui tak berani berayal. Setan muka hijau yang menyaksikan kejadian tersebut.. “Blaaamm. cepat dia mendorong telapak tangan-nya kemuka seperti jurus Soat hong wu sou (salju melapis kabut menggulung).. cedera sedikitpun tidak. Tay hoa Kitsu merupakan pendekar besar yang amat menonjol dalam perguruan Bu tong pay. buru-buru ia mengembangkan ilmu pukulan Tay cing to liong pat si ciptaan Put Gho cu untuk menyambut datangnya ancaman tersebut.

Tiraikasih Website http://kangzusi. Tampak Leng hui dengan gerakan menotok. bertahan sekokoh batu karang. ternyata Setan muka hijau Siang Tham sudah dibikin berkobar amarahnya. mereka berdua saling menyerang dengan amat gencarnta. Suma Thian yu mulai mencocokan dengan berhati-hati semua jurus yang digunakan kakek itu dengan apa yang telah dipelajarinya.com/ Suma Thian yu yang menyaksikan Chin leng hui mulai memper-gunakan ilmu pukulan cing to liong ciang untuk menghadapi musuh nya. Mendadak terdengar suara pekikan nyaring dari tengah arena pertarangan. dia segera menaruh perhatian lebih besar. namun kedelapan gerakan tersebut justru digunakan secara beruntun tiada hentinya. sampai kini belum pernah dia saksikan orang lain menggunakan ilmu pukulan semacam itu untuk menyerang musuh yang tangguh. hal ini justru memberi kesempatan kepada Suma Thian yu untuk mencoba kemampuan sendiri. Sebagaimana diketahui. keadaan masih tetap berimbang dan kekuatan mereka tak ada yang lebih unggul daripada musuhnya. Begitulah. dia bergerak secepat kelinci. semenjak ia mempelajari ilmu sakti tersebut. membacok mengembangkan seluruh jurusjurus ampuhnya. Suma Thian yn yang menyaksikan pertarungan itu ikut pula merasakan pandangan matanya jadi kabur. Sekalipun Tay cing to liong pat si cuma terdiri dari delapan gerakan. tanpa terasa dia ikut menggerak-gerakan tangannya pula dari sisi arena. Sekarang Chin Leng hui telah mengeluarkan kepandaian tersebut. semua inti sari dari Tay Cing to liong pat si dipergunakan secara beruntun. tiga puluh gebrakan kemudian. sehingga sejak dimulai sampai kini seakan-akan dia tak pernah mempergunakan jurus yang sama. Dengan terkejut Suma Thian yu menghentikan gerakan tangannya dan berpaling. mencengkeram. Sambil menonton jalannya pertempuran. kini pukulan hawa . menghantam.

Setan muka hijau Siang Tham segera tertawa seram. dengan perasaan kuatir dia maju beberapa langkah. . dia cuma bisa menangkis belaka tanpa sanggup melancarkan serangan balasan. namun sulit juga baginya untuk menghadapi serangan angin dingin yang menusuk tulang itu.. Ternyata Chin Leng hui sudah kena terkurung dibawah serangan musuh yang menderu-deru seperti angin puyuh.? Hmm. mukanya menyeringai amat seram. dia mulai menyindir dengan sinis: “Orang she Chin.. kemudian serunya sambil tertawa seram: Jilid : 15 "Jurus pertama!" Walaupun Tay hoa Kitsu Chin Leng-hui memiliki ilmu silat yang amat lihay. selewat nya tiga gebrakan lagi. ia sudah menderita kerugian yang amat besar dalam tenaga dalamnya. Begitu berhasil dengan serangan balasannya.com/ dingin bangkai busuknya telah dikerahkan hingga mencapai delapan bagian. setelah melepaskan serangkaian serangan lagi.Tiraikasih Website http://kangzusi. sekarang kau dapat merasakan kelihayan toayamu bukan. bahkan posisinya kian lama kian bertambah lemah.. serangan demi serangan yang dilancarkan Tay hoa kitsu Chin leng hui seolah-olah tersumbat. jika kau belum mau menyerah maka toaya akan suruh kau mampus diatas genangan darah!" Seusai berkata. dengan jurus Po hong cuan tin (angin puyuh menggulung pohon) dia lepaskan sebuah pukulan ke muka. Bahkan sampai akhirnya. sikapnya amat sombong. terus terang kuberitahukan kepadamu. apalagi sejak pertarungan berlangsung. Suma Thian yu amat terkesiap setelah menyaksikan kejadian itu. posisinya kini diantara mati dan hidup. Dengan demikian.

Siapa tahu. Sementara Chin Leng hui masih terkejut bercampur keheranan. ditengah jaian ia merubah gerakannya menjadi jurus Kan kun to coan Kalau dibicarakan memang aneh sekali.com/ Tak heran kalau ia menjadi terperanjat setelah merasakan datangnya angin dingin yang dilepaskan musuh. baru saja dia menggerakan bahunya. dia tak mampu berbuat apa-apa lagi. segulung angin puyuh seperti sebuah jaring yang terpentang lebar langsung mengurung ke atas batok kepalanya. sewaktu mendongakkan kepalanya. meski menyaksikan datangnya ancaman yang hebat. Kui seng ti to (bintang kejora menendang bintang)!" . sama sekali tidak menyebabkan cedera. tanpa terasa sambil menarik napas dingin dia memejamkan mata siap menerima kematian. Waktu itu. tak sempat berpikir panjang lagi dia membalikkan badan sambil memutar kepalan. cepat-cepat dia menghimpun segenap tenaga dalamnya siap sedia melakukan serangan nekad untuk beradu jiwa. Untung disaat yang paling kritis.Tiraikasih Website http://kangzusi. si Setan muka hijau Siang Tham sudah membentak lagi: "Jurus kedua!” Baru saja seruan itu bergema. Suma Thian yu telah membentak keras: "Kan kun to coan (memutar balik jagad)!” Mendengor itu Tay hoa kitsu tertegun. Chin Leng hui sudah kehabisan tenaga dan lelah sekali. mendadak Suma Thian yu berteriak lagi: "Sian hong sau soat (angin puyuh menyapu salju). ditengah udara telah bergema lagi suara deruan tajam yang memekikkan telinga. begitu serangan tersebut dilancarkan. Chin Leng-hui terkesiap. ternyata angin pukulan musuh yang menyergap tiba menyambar dari samping.

Msmpipun si setan muka hijau Siang Thau-'Bk menyangka kalau beberapa patah kata oari uma Thiin yu itu dapat merubah Chin Lerg hui yarj berada diposisi kalah menjadi menang. sungguh hebat pertarungan kalian. dia berubah seperti seorang boneka saja. menyusul kemudian tangan dan kakinya digunakan bersama menggunakan jurus Kai seng ti to untuk menyerang Si Setan muka hijau. dia baru terperanjat dan buru-buru membalikkan tubuhnya untuk menghindarkan diri. kau berani mengacau pertarungan kami. seakan-akan dua ge rakan digunakan bersama-sama. serunya: "Bocah keparat. benar-benar hebat sekali. Sementara itu Setan muka hijau Siang Tham agak gelisah juga melihat Suma Thian yu tampilkan diri. apakah tanggung jawab ini hendak kau pikul seorang diri?" . tapi keadaan pada waktu itu berlangsung dalam sekejap mata. Seteleh menyadari kalau ujung kaki musuh telah berada didepan tenggorokannya. persis berada diantara Chin Leng hui dan Siang Tham berdua. tidak terlalu kemuka tidak pula terlalu kebelakang. Untuk diceritakan kembali memang sangat panjang. Sambil bergendong tangan dan tertawa. pemuda itu lantas berseru: "Kalian berdua memang seimbang dan sebanding. Pada saat yang bersamaan pula. tanpa berpikir panjang dia segera turun tangan melakukan apa yang didengarnya itu. Suma Thian yu melompat masuk pula ketengah arena.Tiraikasih Website http://kangzusi. Mula-mula dia menggunakan jurus Sian hong sau soat untuk menampik lenyap hawa dingin musuh yang menyambar datang dari atas.com/ Kasihan Chin Leng hui. Apa lagi Tay hoa kitsu sudah puluhan tahun lamanya mendalami ilmu Tay cing to liong ciang. dan dengan begitu diberi petunjuk. dia segera mempergunakannya dengan lancar. tapi diluarnya dia tetap mempertahankan wajahnya yang menyeringai seram.

ia tak ingin menerima tantangan dari seseorang yang berkepandaian silat jauh lebih tinggi darinya.. Setan muka hijau yang berpengalaman tentu saja dapat mendengarnya. bagaimanapun jua orang itu adalah tuan rumah yang memperingatkan kita.. apalagi musuh sudah berjanji akan bertemu lagi ditelaga Tong ting oh setengah bulan lagi. sudah sepantasnya kalau persoalan inipun diselesaikan juga oleh kita berdua.haaaah. dia lantas memberi tanda kepada anak buahnya dan buru-buru melarikan diri.... apalagi toaya masih ada urusan lain. sudah jelas anak tersebut sedang menantang untuk bertarung. masa si setan muka hijau sudah tahu kalau aku hendak pergi kemana sekarang?" . Wahai orang she Siang. Suma Thian yu sama sekali tidak menghalangi kepergian mereka. kita bersua lagi setengah bulan kemudian di telaga Tong ting oh!" Selesi berkata. jika kau ingin memperlihatkan kekuatanmu.com/ Suma Thian yu segera tertawa terbahak–bahak: "Haaaaah. Kontan saja dia tertawa dingin. tentu saja tak bisa dikatakan dendam atau sakit hati. sebagai orang yang cerdas. dia merasa sepantasnya untuk mengalah sedikit kepada pihak yang lebih lemah.. serunya: "Saat sekarang bukan saat yang tepat untuk bertarung. "Mengapa Siang Tam menjanjikan pertemuan ditelaga Tong ting oh setengah bulan kemudian? Padahal.Tiraikasih Website http://kangzusi. tak bakal sauyamu akan berkerut kening atau bersikap sungkan kepadamu!” Dengan ucapan mana. dengan cepat dia teringat pula akan satu hal.haaahh pertarungan ini bisa berkobar gara-gara urusan kita berdua. Tapi dia memang seorang manusia yang licik dan banyak tipu muslihatnya. apakah dia bisa kabur ke langit? Tapi setelah kepergian Setan muka hijau. perlihatkan saja kepada sauya. diam-diam pikirnya kemudian dengan wajah tertegun. waktu itu adalah saat janjiku dengan dua bersaudara Thia.

"Tak heran kalau suheng tak tahu. terimalah salam hormat dari lohu” Ucapan mana telah memotong lamunan Suma thian yu. kebetulan waktu itu Chin Leng hui sedang menjura dalam-dalam..." Chin Leng hui segera berseru tertahan. dia merasa terperanjat sekali. apa maksud siauhiap menanyakan persoalan ini.Tiraikasih Website http://kangzusi. kemudian sambil menggoyangkan tangannya berulang kali dia berseru: "Suheng. dengan wajah terperanjat dan keheranan ditatapnya pemuda itu lekat-lekat. tolong tanya apa sebutan suheng terhadap Put Gho cu?” “Dia adalah susiokku. "Sauhiap.. cepat dia berpaling kebelakang. banyak terima kasih untuk petunjukanmu. bahkan semenjak empat puluh tahun berselang sudah lenyap dari dunia persilatan bagaimana caranya sehingga siauhiap bisa berkenalan dengannya?” Suma Thian yu tertawa. jangan bersikap demikian. dengan wajah berubah dia mengawasi Suma Thian yu beberapa kejap. tidak heran kalau siauhiap bisa menyebutkan jurusjurus ampuh dari Tay cing to liong ciang. . rupanya begitu. Sambil menjerit kaget Suma Thian yu menyingkir ke samping. “Dia orang tua adalah guruku" "Aaah.?” sahut Chin Leng hui." Sesudah berhenti sejenak. selama ini suisiok tak pernah menerima murid. bisa membuat siaute merasa malu. mendadak dari belakang tubuhnya berkumandang suara dari Chin Leng Hui." “Suheng!" ketika dua patah kata itu meluncur masuk ke dalam telinga Chin Leng hui. kemudian tanyanya: "Mungkinkah Siauhiap telah salah melihat orang?" Sauma Thian yu tersenyum..com/ Sementara dia masih melamun. lalu bertanya denpan nada tercangang: "Maaf bila lohu akan mengajukan suatu pertanyaan yang tak layak kepadamu.

Tapi setibanya diluar situ. pertama-tama Suma Thian yu yang merasakan hal tersebut paling dulu. Tay hoa Kitsu mempersilahkan Suma Thian yu mengunjungi kamar bacanya. kemudian memerintahkan orang menghidangkan sayur. mendadak dari luar jendela berkumandang yang amat lirih. tolong tanya siapa nama hiante?" Suma Thian yu segera menyebutkan nama nya.Tiraikasih Website http://kangzusi. Tay hoa Kitsu merasa sedikit agak lambat daripada Suma Thian yu. bagaikan segulung hembusan angin tubuhnya meluncur keluar jendela. dia turut melejit pula dengan kecepatan tinesi. Sementara mereka berdua sedang terbincang-bincang.com/ “Pertanyaan suheng memang benar. dia segera menyambar sebatang sumpit dan langsung diayunkan ke atas. Berdua berbincang dengan amat cocok. maafkan suheng yang berpandang cupat. namun diapun tidak tinggal diam. "Bajingan laknat." Secara ringkas dia lantas menceritakan kisahnya sewaktu bertemu dengan Put Gho cu dan bagaimana diangkat menjadi murid. Sumpit itu meluncur ke udara dengan kecepatan tinggi dan langsung menembusi jendela. benar-benar suatu pertemuan yang sangat menggembirakan kedua belah pihak. kemudian sambii menggenggam tangan Suma Thian yu kuat kuat dan berseru hangat: “Hiante. turun kau!" bentaknya keras-keras. mereka berdua segera merasakan kecocokan satu dengan lainnya. Suma Thian yu segera berseru dengan keheranan: . harap kau jangan mentertawakan kebodohanku ini. Tay hoa Kitsu tertawa panjang. bahkan sama cepatnya dengan daya luncur sumpit itu. Suma Thian yu tidak tinggal diam. Selesai mendengar penuturan tersebut. kendati pun usianya terpaut jauh namun mereka merasa soal umur bukan suatu halangan. sedangkan Chin Leng hui juga memperkenalkan diri. ia orang tua masih hidup di dunia ini.

sambil menggeleng katanya kemudian: “Mungkin ada orang yang kebetulan melewati tempat ini. "Hiante!” ujarnya kemudian. dia pasti akan mengajukan setumpuk pertanyaan. Sekembalinya dalam ruangan dan baru saja akan duduk. meskipun Chin Leng hui merasakan hati tersebut penuh tanda tanya. lebih baik kita kembali kekamar saja!" Mereka berdua melayang masuk lagi kedalam kamar baca lewat jendela. sembari menuding ke tiang dalam ruangan. ilmu silatnya tinggi dan tidak mirip manusia yang suka mengunggulkan diri maka peristiwa mana tak sampai menimbulkan kecurigaan Chin Leng hui. kalau dilihat dari mimik wajah Suma Thian yu. Coba kalau berganti orang lain. padahal dia sama sekali tidak mendengar apa-apa. mengapa tak nampak sesosok bayangan manusiapun? jangan-jangan aku telah salah dengar?” Chin Leng hui hanya membungkam dalam seribu bahasa. atas dasar apa ia berkata demikian? Suma Thian yu mencoba untuk memeriksa sekejap sekeliling tempat itu. sudah jelas kudengar orang berjalan malam sedang lewat diatas atap rumah. “Ilmu meringankan tubuh yang di miliki oirang itu tidak sedemikian hebatnya. namun tak nampak hasilnya. benda apakah itu?” .Tiraikasih Website http://kangzusi. "mungkinkah Siang tham si keparat itu masih belum puas dan dia balik lagi kemari?” Dengan cepat Suma Thian yu menggeleng. jelas dia bukan berbohong tapi jejak musuh tak nampak. tentu saja sulit baginya untuk turut mengemukakan pendapat. coba lihat.com/ "Aneh. sudah pasti gembong iblis yang lebih lihay darinya yang telah datang berkunjung" Ketika Tay hoa Kitsu Chin Leng hui mendengar ucapan tersebut. tapi berhubung Suma Thian yu adalah seorang yang berjiwa lurus. diam-diam ia menarik nafas dingin. tiba-tiba Suma Thian yu menjerit kaget lagi. serunya tertahan: "Suheng.

sementara tangannya yang menggenggam kertas itupun gemetar tiada hentinya. paras mukanya berubah untuk sesaat dia hanya memandang benda itu dengan termangu. Akhirnya dia membuka kertas itu dan membaca isinya.." ooOoo 00o00 TERNYATA diatas tiang ruangan tertancap sebatang peluru perak. Kasihan Tay hoa Kitsu. Tingkah laku Chin Leng hui yang sangat aneh itu mengandung rasa tercengang bagi Suma Thian yu. . Suma Thian yu yang menyaksikan kejadian itu turut merasa tertegun. oleh pemuda itu dipungutnya surat mana ialu dibaca isinya: "Ayah. mendadak terdengar kakek itu mencaci maki dengan gusar: “Perempuan rendah. tapi diapun segera menjerit kaget: "Aaaah. perempuan terkutuk!” Dengan gemas dia meremas kertas itu kemudian dibuang ke atas tanah. tiada hentinya dia awasi perutahan mimik wajahnya itu. setelah menghembuskan napas panjang. pada ujung senjata peluru itu terikat pita berwarna merah dan biru. Chin Leng hui berpaling. buru-buru dia melompat ke depan dan mencabutnya keluar.. sambil memandang kedepan dengan termangu.com/ Mengikui arah yang ditunjuk. jantungnya terasa berdebar keras. air mata justru meleleh membasahi wajahnya. dia baru membuka kertas tersebut untuk diperiksa isinya. kemudian setelah melepaskan kertas itu dari ujung peluru perak dia serahkan kertas tadi ke tangan Chin Leng hui. sedang diujungnya menancap selembar kertas. persis didepan kaki Suma Thian yu. Tay hoa Kitsu hanya menyambut surat itu tanpa mencoba untuk memeriksanya.Tiraikasih Website http://kangzusi. air matanya jatuh bercucuran membasahi wajahnya. seakan akan lupa untuk mengambilnya. Sewaktu Tay hoa kitsu Chin Leng hui menjumpai senjata peluru perak itu.

Dengan gemas dia lantas mendepak-depakkan kakinya diatas tanah sambil menyumpah: “Perempuan rendah. bila kau berani mencampuri berarti kau ingin mengundang bencana kematian bagimu sendiri. selama aku suma Thian yu masih hidup didunia ini. kemudian pelan-pean berkata: “Dia telah pergi. segala perbuatanku adalah tanggung jawabku sendiri. pergi meninggalkan tempat ini!” . tak akan kuampuni jiwamu dengan begitu saja!" Baru selesai anak muda itu berkata.com/ Mulai detik ini. suara tersebut kian lama kian bertambah jauh meninggalkan tempat itu. Siang Tham pergi dengan membawa dendam. sama sekali tak ada sangkut pautnya dengan mu.Tiraikasih Website http://kangzusi. dendam sudah berada di ambang pintu. suasana telah menjadi hening dan di sekirar sana tak tampak sesosok manusia pun. ia pasti akan mengundang gurunya untuk menuntut balas. lebih baik pindah saja untuk menyelamatkan diri. Suma Thian yu mengerling sekejap ke arahnya. ternyata Tay hoa Kitsu sudah melompat naik keatas atap rumah. dengan marah Suma Thian yu merobek surat itu sampai hancur kemudian makinya dengan gusar: "Perempuan rendah yang lebih memalukan daripada binatang. Ketika Suma Thian yu memburu keluar. bila aku tak dapat memenggal batok kepalamu. dibawah cahaya rembulan tamoak wajahnya yang penuh keriput itu sudah dinodai oleh air mata yang belum mengering. Tertanda: Lan-eng" Selagi membaca surat itu. hubungan kita sebagai anak dan ayah putus sampai disini. tiba-tiba dari atap rumah berkumandang suara tertawa licik yang amat sinis. bagaimana mungkim aku bisa menghiburarwah paman Wan dialam baka!” Mendadak terasa desingan angin berkumandang dari belakang.

kupelihara dirinya. ketika ia meninggalkan bukit Tay hoa san untuk terjun kembali kedalam dunia persilatan. apa yang menjadi tumpuan harapannya? Tidak lain dia berharap bisa jumpa muka dengan purtinya. perasaan semacam itu memang amat menyiksa batin. tapi dia tak tahu perasaan. tapi adakah obat yang mujarab bisa menyembuhkan luka hati Chin Leng. dia baru berguman lagi: “Sia sia saja jerih payah lohu selama ini. pukulan batin tersebut ibarat sebuah kapak besar yang membacok hatinya yang membuat dia akhirnya putus asa.. harapan itulah yang merupakan tenaga dorong baginya untuk melanjutkan hidup. Kini harapannya telah pudar." Tay hoa Kisu menghela napas sedih. apa artinya lagi baginya untuk melanjutkan hidup? Tay hoa Kitsu Chin Leng hui hidup dalam harapan. Pelan-pelan Suma Thian yu melompat turun kebawah. aaaai. kemudian mereka bersama-sama masuk kekamar baca.. air mata kembali jatuh berlinang.hui yang telah tercabikcabik haacur itu? Dengan menahan siksaan dan penderitaan hidup. selamanya tak akan kembali lagi. karena dia masih mempunyai ha rapan. Setelah menghela napas panjang.com/ “Yaa.Tiraikasih Website http://kangzusi. Tapi... tak ingat budi buat apa aku mesti tinggal disini terus! Buat apa aku mesti tetap hidup didunia yang penuh kenangan ini. Dengan tubuh lemas Tay hoa Kitsu berkata: . dia melanjutkan perjuangan hidupnya didunia ini. disusul oleh Chin Leng hui.. dari matanya yang memerah." “Mari kita turun!" lama kemudian.... Chin Leng hui baru berbisik pelan. untuk sesaat dia tak dapat menemukan perkataan yang cocok untuk menghi bur hatinya. Suma Thian yu hanya membungkam dalam seribu bahasa. ketika harapannya telah pudar dan hancur tak berwujud.. aaai! Dengan susah payah kudidik. Selang berapa saat kemudian..

Sementara perjalanan masih dilangsungkan. Ditinjau dari isi surat serta pembicaraan antara Setan muka hijau dengan Tay h0a kitsu.Tiraikasih Website http://kangzusi. sama sekali tidak berhenti sejenakpun. maaf kalau suheng tak bisa menemani kau lebih jauh. Begitu mengetahui siapa yang muncul. tibatiba dia merasakan timbulnya suatu perasaan gusar yang sangat aneh didalam hatinya. ada urusan apa kau mencariku?" . Suma Thian yu merasakan pikirannya menjadi jernih. Dia tahu Chin Lin eng tak bakal pergi kelewat jauh. maka sepanjang jalan dia mengejar secara ketat. rupanya kau. kemudian segera berangkat meninggaikan tempat itu menuju kebalik kegelapan sana. sambil bersiap sedia menghadapi segala kemungkinan yang tidak diinginkan. Selang sesaat kemudian. mendadak terdengar suara bentakan nyaring berkumndang memecahkan keheningan: "Berhenti!” Dengan terkesiap Suma Thian yu menghentikan langkahnya. pikirannya seakan-akan terkalutkan terus oleh masalah Chin Lan eng. dia telah memahami apa hubungan antara Chin Leng bui dengan Chin Leng eng. Suma Thian yu segera menegur dengan dingin: “Ooh.com/ "Aku lelah sekali. buru-buru badan-nya berkelit empat langkah ke samping lalu mencabut pedangnya. Sepeninggal kakek itu. dia adalah seorang perempuan. dia mengambil pena dan meninggalkan beberapa pesan dimeja. malam ini kau boleh beristirahat saja di tempat ini. sesosok bayangan manusia. Dari bilik kegelapan tiba-tiba muncu." Seusai berkata dia lantas masuk ke ruang tidurnya. Suma Thian yu merasakan pikirannya sangat sukar untuk tidur. Angin malam berhembus sepoi membangkitkan kesegaran ditubuh orang. dia mengira Siau bu yong Chin Lan eng yang telah munculkan diri.

baru berjumpa sudah marah-marah. kesalahan apa sih yang telah kulakukan terhadap dirimu. masa begitu dingin sikapmu kepadaku. masa kau kasar kepadaku? Hmmm!" “Kita tak pernah mempunyai hubungan apa-apa. lalu berktata pelan: “Ditengah malam buta begini kau telah menghalangi jalan pergi sauya mu.com/ Rupanya yang munculkan diri adalah si bunga tho indah Ho Hong. orang baik disangka jahat. tanpa terasa dia memandang wajah Ho Hong beberapa kejap lagi. mengapa tidak segera kau simpan kembali pedangmu itu..Tiraikasih Website http://kangzusi. dengan sumpit menghancurkan awan arak beracun. sekarang memberi petunjuk lagi padamu. apakah semuanya ini kurang? Tergerak hati Suma Thian yu setelah mendengar ucapan tersebut. kemudian serunya: "Oooh.. Terdengar dia tertawa. siapa sih yang akan bertarung melawanmu?" Merah padam selembar wajah Suma Thian yu oleh perkataan tersebut. "Kau ini memang galak sekali. dalam ha1 apakah Thian yu pernah berhutang budi kepadamu?" Si bunga to indah Ho Hong segera melotot besar. maka dengan perasaan was was dia berkata: "Apa sebenarnya maksud berbuat demikian?” "Apakah setiap orang yang menolong mesti mempunyai sesuatu maksud tertentu?” .. aku toh bersikap baik sekali kepadamu. sebenanarnya apa maksud dan tujuanmu?" “Hmm.. dengan amat rikuh dia kembali menyimpan pedangnya. serunya dengan amat gusar: “Dimuka loteng Kun eng lo meninggalkan surat peringatan. akan tetapi teringat kalau setiap orang yang berbuat tentu mempunyai suatu tujuan. bisanya cuma membentak orang. lelahi bodoh lelaki tak punya otak. kemudian katanya sambil tertawa genit..?” Sambil berkata. kau memang manusia tak punya perasaan. dengaa lemah gemulai dia berjalan menghampiri Suma Thian yu.

Melihat pemuda itu berlalu dengan begitu saja. buru-buru ia menjura seraya berkata: "Terima kasih banyak atas peringatan itu. "berbicara dengan manusia patung macam kau. siapa tahu sebagai penggantinya aku malah dituduh yang bukan-bukan. dengan maksud baik ku peringatkan dirimu. malah sebaliknya dia bertanya: "Itu aneh namanya. tak punya perasaan" Kemudian sambil memandang bayangan punggung Suma Thian yu yang pergi jauh dia bergumam lagi: . coba katakan apa sebab nya?" "Orang lain hendak memenggal batok kepalamu mengerti? Terus terang kuberitahukan kepadamu.com/ "Soal itu mah harus ditentukan menurut jenis manusianya” sahut Suma Thian yu. Suma Thian yu menjadi tak tega. Siau hu yong Chin Lang eng telah mempersiapkan jaring langit untuk membekukmu dalam keadaan hidup dan mengirimmu kedalam kuil berminyak. lain kali budi kebaikanmu itu pasti akan kubalas” Selesai berkata dia lantas membalikkan badan. akan kulihat kepalamu bergelinding diatas panggung pemenggalan kepala" Melihat gadis itu marah. dan terlalu dari tempat itu. kau mau pergi bergegaslah pergi. siapa yang kesudian dengan balas budimu? Manusia patung. diam diam ia menyumpah: “Setan alas. saking gemasnya si bunga tho indah sampai menggertak giginya keras-keras. benar-benar aku merasa sial delapan turunan. “apalagl kau kini munculkan diri untuk memberi peringatan lagi kepadaku. bukan membantu orang sendiri mengapa kau malah membantu orang lain? Aku benar-benar tidak memahami maksud hatimu itu” “Orang bodoh!" Si bunga tho indah Ho Hong mendamprat. apakah hatimu memang terbuat dari baja?" Suma Thian yu sama sekali tidak terpengaruh hatinya oleh ucapan mana. biar kesemuanya itu kuterima dalam hati.Tiraikasih Website http://kangzusi. goblok.

Begitu tahu siapa yang muncul. dia segera berpikir: "Apa yang di ucapkan si bunga tho indah ternyata sudah terwujud menjadi kenyataan. Serta merta Suma Thian yu melompat mundur dua langkah.com/ "Betul-betul orang itu tolol. ternyata disitu menan cap sebatang anak panah bersuara. sekalipun pihak lawan melakukan tindakan yang paling berdosa. mendadak didepan jalan sana ditemukan sebuah obor yang ditancapkan ditengah jalan. tiba-tiba berkumandang suara keleningan ditengah udara yang bergema memecahkan keheningan. menyusul kemudian sekilas cahaya perak berkelebat lewat secepat angin dan meluncur kedepan kaki Surra Thian yu. lalu sambil menperlambat langkahnya dia berpikir: "Mungkinkah apa yang dikatakan memang benar?" Sementara dia masih berpikir. terhadap orang yang dicintainya mereka selalu bersikap mengalah. telah meninggalkan si bunga tho indah Ho Hong dengan perasaan jauh lebih ringan. Setelah menyaksikan panah bersuara itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. segera katanya: . hmm!” Perempuan memang makhluk yang aneh. Suma Thian yu malah merasakan hatinya menjadi tenang kembali. ketika ia melirik sekejap ketempatnya berdiri tadi. mereka seakan-akan bisa memakluminya. dengan mempercepat langkanya dia bergerak menyelusuri sebuah jalan kecil ditengah kedelapan. Baru melewati sebuah tikungan. Suma Thian yu segera tertawa panjang. aku tak percaya kalau kau tidak mengerti soal cinta. tampaknya perempuan rendah she Chin itu sedang menunggu disekitar tempat ini” Tak lama setelah panah bersuara itu muncul tanpa menimbulkan sedikit suara pun dari sekeliling arena bermunculan kembali sepuluh orang perampok bertopeng yang segera mengurung pemuda itu rapat-rapat. Melihat hal tersebut Suma Thian yu menjadi tertegun. Sementara itu Suma Thian yu.

Suma Thian yu bukan orang bodoh. ataukah khusus untuk mencari gara-jaia dengan Suma Thian yu?” Lelaki-lelaki bertopeng itu seakan-akan bisu semua. aku pikir bukan hanya persoalan itu saja bukan?" Suma Thian yu balas mengejek dengan sinis. dari belakang tubuhnya telah berkumandang suara tertawa yang amat menygeramkan: "Heeeh.bocah keparat..Tiraikasih Website http://kangzusi.. tanpa berpaling dia mengejek sinis: "Berapa sih harga batok kepalaku ini?" Baru selesai dia betkata. sewaktu berpaling kembali di hadapannya telah muncul seorang kakek.heee.com/ "Kalian ingin merampok aku. malam ini aku meski mendemonstrasikan beberapa jurus lebih dulu sebelum dapat pergi dari sini" “Hmm. "mengapa kau . cepat tanyanya: "Mana pemimpin kalian? Mengapa tak kalian suruh dia muncul guna menjawab pertanyaanku?" Baru selesai dia berkata. mereka hanya melototkan matanya yang buas tanpa mengucap seaarah kata. Tiba-tiba terdengar kakek itu berkata dengan suara dingin: "Sudah lama kudengar orang bilang Kit hong kiam hoat merupakan ilmu pedang yang sudah termashur dalam dunia persilatan. oleh karena itu aku khusus datang untuk memenggal batok kepalamu ini!" Suma Thian yu segera tertawa panjang. tangannya membawa sebilah golok besar.. toaya tahu kalau kau rudin tidak punya uang sepeser pun. usianya antara lima puluh tahun. dia segera menyadari akan sesuatu. berwajah kukoy.. Suma Thian yu segera merendahkan sebagian tubuhnya. tampak orang tadi berpakaian ringkas warna hitam. sekilas pandangan dapat diduga kalau dia adalah seorang sampah masyarakat. kebetulan lohu pun sudah lama ingin menjaja1 kelihayannya. Dengan seksama Suma Thian yu mengawasi orang itu. desingan angin tajam telah menyambar keatas kepalanya.

. dan segera tertawa menghina: “Hmm. Sementara kakek itu masih terkejut bercampur tertegun. sambil membalikkan tubuh dia lepaskan sebuah bacokan golok kearah pinggang Suma Thian yu dengan jurus Cian hee sau soat (menyapu salju dibawah atap). Diantara kibaran ujung bajunya bayangan manusia tampak berkelebat lewat. asal kau sanggup memetik batok kepala sauya.. "Dengan dasar apa kau ingin mengetahui namaku?” bentaknya sangar gusar.Tiraikasih Website http://kangzusi. sambil meraung gusar.” Suma Thian yu sudah tahu kalau kakek yang berada dihadapannya merupakan manusia yang berhati keji. buat apa mesti risau?” Kalau tidak mendengar ucapan tersebut keadaan masih mendingan. amarah segera membara dalam benak kakek ini. kalau tidak. lohu akan memotong lidahmu. Suma Thian yu kembali berseru dari belakang tubuhnya: "Diujung pedang sauya tak pernah membunuh manusia yang tak punya nama.. . Suma Thian yu sama sekali tidak gugup.com/ tak menyuruh pe rempuan rendah she Chin itu untuk maju sekalian?” Mendengar perkataan itu.. goloknya langsung ditusukkan ke ulu hati Suma Thian yu dengan jurus Hek ho to sim (harimau hitam mencuri hati). tahu-tahu dia sudah lenyap dari hadapan kakek tersebut. begitu mendengar. lidahku boleh kau cabut setiap saat. dia segera menggunakan ilmu langkah Ciok tiong luan poh sin hoat untuk berkelit. paras muka kakek itu berubah hebat hawa napsu membunuh dengan cepat menyelimuti wajahnya. ketika ujung golok tersebut tinggal setengah depa dari tubuhnya. cepat sebutkan namamu untuk menerima kematian!” Kakek itu menarik napas dingin. dia segera membentak amat gusar: "Tutup mulutmu bocah keparat.

“Hmm.Tiraikasih Website http://kangzusi. sambil berkaok-kaok dia mengayunkan goloknya menciptakan selapis bayangan tajam yang menyelimuti angkasa.. aku masih mengira kau adalah seorang manusia berkepala tiga berlengan enam macam apa.?" Goloknya segera diayunkan kebawah dengsn membawa deruan angin tajam. dia memang seorang manusia yang tak punya nama dalam dunia persilatan. sauya segan untuk menemani kua lebih jauh. Menghadapi kekalapan orang. bacokan golok lawan sudah diayunkan kebawah. amarah Yap Cu kim semakin menjadi.” Kemudian dengan suatu gerakan yang ssngat manis dia mengundurkan diri kesamping tanpa menggubris kakek itu lagi. rupanya hanya bajingan tua yang tak punya nama” Sebelum habis ucapan tersebut diutarakan..com/ Kembali Suma Thian yu melompat kesamping untuk menghindarkan diri. Suma Thian yu masih tetap melayani dengan tangan kosong belaka.. Setelah beberapa kali serangannya tidak mendatangkan hasil yang diinginkan. sampai Yap Cu kim toaya dari Hun san pun tidak kenal. Ternyata kakek ini adalah seorang caycu dari bukit Hu san. lalu membentak keras-keras: "Bocah keparat. keadaan mana mirip sekali dengan kanak-kanak yang sedang bermain.. buat apa kau berkelana didalam dunia persilatan. langsung membacok batok kepala Suma Thian yu. lalu mengurung seluruh badan Suma Thian yu. seperti apa yang diduga Suma Thian yu. mengembangkan ilmu langkah Ciok tiong luan poh sin hoat nya dia mulai berkelabatr kesana kemari diantara kilauan cahaya golok. dalam keadaan begini mau tak mau jago muda tersebut harus berkelit kesamping. kau punya mata tak berbiji. Dengan geramnya kakek itu menerjang kemuka. sama sekali tidak memandang sebelah matapun terhadap si kakek. “Kalau toh memang begitu. .

tahu-tahu bayangan lawan lenyap tak berbekas.heehh. namun usahanya tetap sia sia belaka.haah. setiap kali ayunan goloknya hampir mengena ditubuh sasarannya. meskipun kau sudah belajar sepuluh tahun lagi juga tak usah berharap bisa menjawil seujung baju sauyamu" Orang persilatan kebanyakan lebih mengutamakan soal harga diri dari pada soal lain.haah.Tiraikasih Website http://kangzusi. diiringi bentakan nyaring.orang she Yap. lebih baik pulang saja ke sarangmu dan tidak usah muncul-muncul lagi ke sini. Suma Thian yu yang menyaksikan kejadian ini kontan saja tertawa terbahak-bahak. tubuh berikut goloknya langsung menerjang kemuka seperti orang kalap.heehh. .. ditengah pekikan tubuhnya berkelebatan secepat kilat menerobos lewat dari bawah ketiak Yap Cu kim. “Haaah.com/ tubuhnya bergerak begitu indah tak kalah indahnya dengan kupu-kupu yang berterbangan diantara aneka bunga.. seperti mengambil rembulan dari air. bagaimana mungkin dia bisa menahan diri? Saking gusarnya semua rambutnya pada berdiri kaku... napas Yap Cu kim sudah ngos ngosan seperti napas kerbau. Tidak selang berapa saat kemudian. Seperti hendak menangkap kelinci yang licik atau menangkap ikan leihi yang lincah.. Teriaknya sambil menggigit bibir kencang-kencang: “Bocah keparat. peluh dingin bercucuran deras. Kasihan Yap Cu kim. lohu akan beradu jiwa denganmu!" Suma Thian yu tertawa seram: "Heehh. goloknya juga dibacokan secara membabi buta.. wajahnya pucat dan ia betul-betul lemas sekali.. kini Yap Cu kim disindir dan dihina didepan puluhan oring anak buahnya... siapa sih yang kesudian beradu jiwa denganmu? Kau masih belum pantas untuk mengajakku berbuat demikian!” Sambil berkata sekali lagi dia berpekik nyaring... manusia semacam kau itu. sekalipun Yap Cu kim telah membuang segenap tenaga dan pikirannya..

Tiraikasih Website http://kangzusi. baru saja dia akan berpaling. masingmasing mundur beberapa langkah kebelakang. tubuhnya roboh seperti batang pohon yang tumbang ke tanah. Dua puluh sinar mata ketakutan bersama-sama dialihkan kewajah Suma Thian yu dan mengawasi gerak gerik pemuda itu tanpa berkedip. Dengan tajam Suma Thian yu memandang sekejap keseluruh arena. kemudian tegurnya: “Cepat gotong dia pergi!”' Baru selesai ucapan ilu diutarakan. mendadak matanya terasa silau. Apa yang diduga Suma Thian yu memang benar. Sementara itu dengan sorot mata yang jeli dia sedang menatap wajah Suma Thian yu. ketika diamati kembali. terima kasih banyak. tapi dalam hatinya ia punya perhitungan sendiri. tanpa sempat bersuara lagi dia roboh terkapar ditanah. ia baru menegur: “Tadi kau yang bernama Suma Thian yu?" "Ya. Belum pernah Suma Thian yu bertemu dengan perempuan semacam itu. dihadapannya telah muncul seorang wanita yang cantik jelita. setelah diamati lama sekali. orang yang baru saja munculkan diri itu adalah perempuan paling cabul di dunia Chin Lan eng. sauya orangnya" jawab pemuda itu. mendadak suara tertawa merdu berkumandang dari dalam hutan dan memancar masuk kedalam telinga Suma Thian yu: "Tak usah. kawanan perampok bertopeng yang berada disekitar tempat itu menjadi panik. nyonya mudamu bisa menyelesaikan sendiri persoalan tersebut!" Suma Thian yu tertegun. “Kau yang membunuh orang ini?" . Begitu Yan Cu kim roboh.com/ Mendadak terdengar Yap Cu kim mendengus. dia tahu kalau orang baru saja munculkan diri ini adalah perempuan paling jahat dalam dunia persilatan Siau bu yong (Bunga bu-yong cantik) Chin Lan eng adanya.

haahh. melainkan ingin mengundangmu untuk iurut serta dalam gerakan kami dan bersama-sama mencari kekayaan dan kegembiraan hidup.. kau merasa mampu untuk mengungguli dia? Kembali Suma Thian yu mendengus sinis. coba bayangkan saja.. setelah itu diliriknya Chin Lan eng sekejap denGan Pandangan sinis dan menghina. bentaknya kemudian: Kau benar-benar seorang marusia yang tak tahu diri. kemudian kembali dia berkata: “Betul.. tapi suruh dia berisitrahat dahulu. bila sampai begitu kaulah yang bakal kerepotan” Chin Lan eng segera menggigit bibirnya. sekali tepuk dua lalat. Suma Thian yu tertawa panjang...com/ “Dia tidak kubunuh. lagipula kau juga belum tentu bisa melindunginya.. selain nyawamu selamat. termasuk mayatmu nanti. apa kau tak ingin? Pikirkan tiga kali sebelum diputuskan.Tiraikasih Website http://kangzusi. dengan kepandaian kucing kaki tiga yang kau miliki sekarang sudah pingin melayani nyonya mudamu? Terus terang kuberitahukan kepadamu. silahkan saja mencabut pedang mu dengan segera!" Paras muka Chin Lan eng segera berubah menjadi serius sekali.haahh. mungkin tiada orang yang akan mengurusi jenasah” "Bocah keparat tajam amat lidahmu. kaupun dapat hidup gembira. Wan Liang adalah contoh terbaik untukmu. sambil memutar biji matanya. kalau tidak. Tak usah banyak berbicara lagi. aku memang bakal dibikin kerepotan sekali" Ucapan yang tiada ujung pangkalnya tersebut disambut tertawa oleh Suma Thian yu. sekarang masih kelewat pagi untuk dibicarakan” "Asal kau menyanggupi. dia bisa mampus Karena kehabisan tenaga. lalu kataNya lagi: “Jika harus ditambah denGan kau.nyawa sauya tak usah pakai jaminan. kalau begitu bicarakan saja setelah siauya mati nanti. nyonya muda datang kemari bukan untnk mencabut nyawamu. "Haaah. kalau ingin mengambil batok kepalaku. “Oooh rupanya begitu. .

malam ini sauya akan merenggut selembar nyawamu. ter paksa aku harus maju selangkah demi selangkah" Chin Lan eng menggertak gigi keras-keras untuk menahan rasa gusarna yang tak alang kepalang. buru-buru dia berkelit kesamping sambil membentak keras: "Perempuan rendah.." Mendadak dia mencabut pedangnya. sakit sekali terasa di badan. Chin lan eng merasakan hatinya tertegun setelah menyaksikan Suma Thian yu meloloskan pedangnya. Jangan dilihat ayunan tersebut sangat ringan. tanpa berpikir panjang lagi dia menusuk tenggorokan Suma Thian yu dengan jurus Liong yu su hay (naga sakti di empat samudra). kemudian terdengar suara gemerincingan nyaring. sauya percaya masih sanggup untuk menangkan perempuan rendah macam kau. Suma Thian yu telah merasakan datangnya hawa panas yang menghantam tubuhnya. Tiba-tiba hawa amarah menggelora di dalam dada Chin Lan eng. . bayangan tubuh dari Kit hong kiam kek Wan Liang segera muncul kembali didepan mata.Tiraikasih Website http://kangzusi. segera tampak angin puyuh menderu-deru dan langsung menyambar ke tubuh pendekar muda tersebut. belam lagi serangannya tiba. soal yang lain. katanya dengan menahan geram: “Bocah keparat. sesungguhnya kekuatan yang disertakan hebat sekali. dia lantas mengayunkan tangannya. Begitu senjata telah berada ditangan. nyonya muda akan memenuhi harapanmn itu!" Selesai berkata.com/ "Soal ini kaupun tak usah kuatir. cahaya biru berkilauan di angkasa. rupanya ia loloskan pedang Kit hong kiam. Suma Thian yu tak berani berayal.. tiba-tiba saja pedang Ching kong kiam dicabut ke luar. dia seakan-akan telah menganggap Suma Thianyu sebagai Wan liang. mukanya dingin seperti es.

Semua orang hanya merasakan cahaya biru amat menyilaukan mata. di babat pertahanan musuh. buru buru dia mengembangkan permainan jurus .com/ “Membiarkan kau tinggal didunia hanya akan menimbulkan bibit bencana saja. sudah jelas dia bermaksud untuk membangkitkan amarah lawan. akan diketahui dalam sekilas pandangan. Sayang sekali musuh yang dihadapinya sekarang tak lain adalah Suma Thian yu yang berilmu silat sangat tinggi. sayang sekali kau telah salah sasaran" Ujung pedangnya segera dicukil keatas menyusul gerakan mendatar kemuka. Begitu tahu kalau perempuan itu menyerang dengan ilmu pedang aliran Bu tong pay. pada hakekatnya kawanan perampok berkerudung yang menonton jalannya pertarungan dari sekitar arena tak dapat melihat dengan jelas bagaimana kedua orang itu bergebrak dan beberapa jurus sudah lewat. bila Chin Lai eng ganas. Benar juga. dengan satu jurus dua gerakan yang merupakan jurus ampuh dan ilmu pedang Kit hong kiam hoat. lebih baik kau mampus saja!" bentaknya keras-keras. paras muka Chin Lan eng segera berubah hebat. oleh sebab itu begitu turun tangan dia telah mempegunakan ilmu pedang Kit hong kiam hoat ajaran paman Wan nya. dia lebih ganas lagi. Kalau Chin Lan eng bergerak cepat maka dia bergerak lebih cepat lagi.Tiraikasih Website http://kangzusi. Suma Thian yu membenci atas kesadisan dan kekejaman Chin Lang eng terutama kecabulan serta kebejatan moralnya. tahu-tahu dia sudah mengancam jalan darah Cian keng hiat diatas bahu Chin Lan eng. Kenyataannya Chin Lan eng bisa mencabut pedang dan menyerang dengan kecepatan luar biasa. Terdengar Suma Thian yu tertawa ringan kemudian ujarnya: "Suatu permainan pedang yang bagus. Suma Thian yu terkesiap. orang bilang: Seorang jagoan berisi atau tidak.

Tiraikasih Website http://kangzusi. sudah barang tentu dengan bekal ilmu silat aliran Bu tong pay yang benar-benar dikuasai olehnya itu. mimpipun dia tak menyangka kalau pemuda lemah lembut dan masih berbau tetek ini sesungguhnya sudah msncapai ke tingkatan yang begitu lihay. pihak lawan sudah memahami . dia mana mengerti kalau berbicara soal tingkat kedudukan maka Suma Thian yu masih terhitung susioknya. belum lagi perempuan tersebut melancarkan serangannya. Sayang sekali perempuan ini berjiwa bejad dan bermoral jelek. Padahal.. Sejak kecil.. pertarungannya melawan Chin Lan eng pada hakekatnya seperti bermain dengan kanak-kanak saja. pada hakekatnya merupakan suatu kelebihan yang boleh dibanggakan. makin bertarung Chin Lang eng merasa semakin terkejut. Tay hoa kitsu Chin Leng hui yang teliti dan seksama. Begitulah. namur dalam permainan-nya jauh lebih tangguh daripada permaiman ayahnya sendiri. ilmu silatnya telah memperoleh ilmu pelajaran yang amat pesat. boleh dibilang Chin Lan eng telah memperoleh inti sari dari ilmu pedang tersebut apa lagi setelah mendapat petunjuk dari seorang gembong iblis. Selama itu partai Bu tong termasyur dalam dunia persilatan karena pedangnya Tay cing kiam hoat pun termasuk ilmu simpanan dari perguruan terebut. dibawah bimbingan ayahnya. Bayangkan saja.. pertarungan berlangsung selama seperminum teh lamanya. Walaupun mempergunakan serangkaian ilmu pedang yang sama. coba kalau tidak. Bu Tong pey bisa memiliki seorang jago perempuan yang begini tangguh. Tapi yang paling membuatnya terkejut bercampur keheranan adalah kemampuan ilmu silatnya yang jauh berlipat-lipat kali 1ebih hebat bila dibandingkan deagan keampuhan Kit hong kiam kek Wan Liang dimasa lampau.com/ pedang Tay cing kiam hoat aliran Bu tong pay untuk menyongsong datangnya ancaman lawan. bisa diketahui betapa sempurna dan hebatnya jurus jurus serangan itu.

hati-hati! Aku akan mencomot rambutmu!" Sambil berkata.. maka perta-rungan apa lagi yang harus diselenggarakan? Pepatah kuno bilang: Tahu diri tahu lawan setiap pertarungan pasti menang.. dengan kening berkerut umpatnya sembari melancarkan serangan balasan: "Perempnsn rendah. . apalagi yang perlu dia kuatirkan lagi?" Oleh karena itu dia bertarung dengan amat santainya. kalau sampai begini keadaannya.com/ jurus serangan apakah yang bakal dipergunakan. hari ini sauya aksn membalaskan dendam baginya. di susul kemudian berkumandangnya suara jeritan kesakitan dari tengah arena.inilah pembalasan bagi usahamu untuk membunuh Wan Liang. justru karena kesadisanmu maka Wan Liang mati penasaran. hatimu kejam seperti ular beracun. bahkan Suma Thian yu bisa menyebutkan nama-nama setiap jurus serangan yang dipergunakan perempuan itu. pada hakekatnya dia tak perlu berpikir lagi dengan otaknya. tahu-tahu Suma Thian yu sudah berdiri di belakang Chin Lan eng sambil tertawa terbahak-bahak.. serunya: "Perempuan rendah. hati-hati! Sekarang aku hendak memotong telinga mu yang sebelah kiri!” Mendadak bayangan tubuh Suma thian yu lenyap tak berbekas. Atau bila menggunakan kata-kata yeng lebih latah lagi. tak tampak gerakan apa yung dipergunakan olehnya. Sampai pada akhirnya.Tiraikasih Website http://kangzusi. ketika Chin Lan eng benar-benar sudah tak sanggup menahan diri.. sambil menggenggam segumpal rambut ditangan kirinya. setiap jurus dibalas dengan jurus. setiap gerakan dihadapi dengan gerakan. Suma Thian yu baru berubah pikiran. aku hendak membuat malu dirimu agar rasa marahku bisa terlampiaskan. tahu-tahu cahaya biru berkelebat di susul menyambarnya bayangan manusia. Sekarang Suma Thian yu sudah menguasai penuh jurusjurus serangan lawannya.

Sementara ditangan Suma Tbian yu telah bertambah dengan sepotong telinga yang penuh berpelopotan darah. mundur beberapa langkah dengan sempoyongan.Tiraikasih Website http://kangzusi. Chin Lan eng yang dihair-hari biasa selalu angkuh dan tinggi hati. sambil memutur pedangnya menciptakan serentetan pedang berwarna hijau. sekarang berubah bagaikan seekor domba yang menunggu untuk dijagal. kemudian sambil tertawa dingin serunya: “Perhatikan baik-baik! Kali ini. ia bersiap sedia untuk menebus aib yang di terimanya itu dengan kematian.com/ Chin Lan eng dengan memegangi telinga sebelah kirinya dengan tangan kiri. inilah hukuman bagi penghiatanmu terhadap ayah kandungmu sendiri!" Sambil berkata. Tampaknya ujung pedang Suma Thian yu sudah hampir mengenai ujung hidung Chin Lan eng. sekali lagi dia menusuk kearah tubuh Chin Lan eng. katanya sambil tertawa: "Perempuan rendah.. Mendadak. "Tunggu sebentar!" suatu bentakan keras berkumandang memecahkan keheningan. Sungguh menggelikan sekali. dengan sepasang mata yang mencorongkan sinar tajam. Menyaksikan kesemuanya itu. dia mengawasi Chin Lan eng tanpa berkedip. dia sambut datangnyu ancaman tersebut. ... Suara bentakan itu ibarat guntur yang membelah bumi disiang hari bolong. amat memekikkan telinga. aku he dak menebas hidungmu!" Sembari berkata dia menerjang maju sambil memutar pedangnya. hancur leburlah perasaan hatinya. darah kental tampak meleleh keluar melalui sela-sela jari tangannya. dia sudah kehilangan sama sekali kemampuannya untuk memberi perlawanan.

dia tak ingin membuat kesalahan lagi.. serunya dengan penuh kegusaran: ”Ooooh..Tiraikasih Website http://kangzusi.. tidak heran kalau Suma Thian yu menjadi naik pitam. Hadiah pukulan darimu tempo hari. rupanya kau! Inilah yang dinamakan: Dicari sampai sepatu jebol tidak ketemu. . tanpa terasa dia lantas mendongakkan kepalanya dan tertawa seram. serunya sambil tertawa dingin: "Bocah cilik.. ..com/ Dengan perasaan terkesiap Suma thian yu segera melompat mundur selangkah sambil menarik kembali serangannya. Sesosok bayangan manusia dengan kecepatan bagaikan sambaran kilat segera melayang turun ke tengah arena.!" Ucapan yang sinis dan menghina itu pada hakekatnya seperti tak memandang sebelah mata pun terhadap anak muda tersebut. sebab kejadian tempo hari merupakan pelajaran pahit baginya. untuk menghadapi manusia licik seperti ini. Kemudian sambil memicingkan sepasang mata sehingga berubah menjadi satu garis. akhirnya dijumpai tanpa membuang tenaga. tapi ingatan lain segera melintas.. darah yang mengalir dalam tubuhnya serasa mendidih. Begitu mengetahui siapa yang datang.!" Siapa yang telah munculkan diri ? Ternyata dia bukan lain adalah gembong iblis yang bernama besar dalam kalangan Liok lim. Hek bong hon (Harimau angin hitam) Lim Kong adanya. toaya mengira kau sudah menjadi isi perut ikan dalam dasar sungai .. jadi kau belum mati tenggelam? Heeehhh. heeebh . sampai sekarang sauya masih belum melupakannya. amarah Suma Thian yu segera berkobar kembali. Suma Thian yu semakin naik pitam. dia tak ingin bertindak secara gegabah.. Sebaliknya si Harimau angin hitam Lim Kong yang menjumpai Suma Tian yu munculkan diri dihapannya. dia menggertarkan pedangnya siap ditusukkan ke depan.

.... dia baru berkata: Cabut keluar senjatamu? Apakah kau ingin menyerah saja uutuk menerima kematian?” Harimau angin hitam Lim Kong tertawa seram: “Heeehh... jsngan harap kau bisa lolos lagi dalam keadaan selamat.. kau tak akan memperopeh kesempatan lagi untuk bersuara..heeeh.bocah keparat. pedangnya disarungkan kembali. daripada sauya mesti repot-repot turun tangan.. tidak perlu bagiku untuk mencabut keluar senjatja tajamku..heeehh. “Heeeh. kalau tidak. tampaknya malaikat elmaut lah yang menghantar kau kemari. Suma Thian yu segera mendongakkan kepalanya dsn berpekik nyaring. sambil menurunkan kembali pedangnya di berkata: "Orang she Lim... pelan-pelan dia berjalan menghampiri Suma Thian yu. kalau ingin mengumpat. sehingga membunt siapa pun akan bergidik bila melihatnya.!” Sembari berkata.Tiraikasih Website http://kangzusi.. buru-buru dia menekan hawa amarah yang membara didalam dadanya. dengan sorot mata berkilat dia tertawa hambar. hmm! Perempuan rendah itu merupakan contoh yang paling baik!" Harimau angin hitam Lim Koag tertawa seram dengan kerasnya.heeeh. tapi kali ini. kalau tidak. sorot matanya memancarkan sinar kelicikan dan kebuasan. umpatlah sampai puas. Sekuat tenaga Suma Thian yu mencoba untuk menekan hawa amarah yang berkobar didalam dadanya dan mengulumkan sekulum senyuman diujung bibirnya.. lebih baik gorok saja lehermu sendiri.untuk menghadapi seorang bocah keparat macam kau. menanti pihak musuh sudah berada lima langkah deri hadapannya..com/ Berpikir demikian. anggap saja tempo hari kau bernasib baik. dia menatap wajah sihanmru angin hitam itu tanpa berkedip. dengan tangan kosongpun loaya masih tetap mampu untuk mengirimmu pulang kelangit!" Mendengar perkataan mana.

dalam menghadapi musuhnya. seperti guntur menghajar . Siapa tahu ketika kepalan tersebut sampai ditengah jalan. dengan pandangan yang tajam dia mengawasi datangnya lawan itu tanpa gugup.. kemudian dengan kecepatan bagaikan sambaran kilat menyodok ke dada pemuda itu. maka rasa gusar dan mendongkol yang mencekam perasaannya semakin menghimpit dadanya. seakanakan dia tak memandang sebelah matapun terhadap lawannya ini. kesempurnaan ilmu silat maupuun tenaga dalam yang dimiliki Lim Kong tentu saja sudah luar biasa sekali. lalu bentaknya keraskeras: “Roboh kau. terhadap harimau angin hitam Lim Kong yang kenamaan. tiba-tiba lengan kirinya berputar kencang dengan jurus Tot mang jut tong (ular be racun keluar gua). apa lagi sebagai seorang perampok ulung. mendadak Lim Kong berubah jurus. dia lantas menggulung ujung bajunya sehingga kelihatan lengannya yang putih dan berotot. Suma Thian yu yang cerdik tentu saja dapat memahami akan hal ini. Sekali lagi Lim Kong maju selangkah kedepan. cemoohan maupun umpatan lawan. Sebagai murid pertama dari si Mayat hidup Ciu Jit hwee. tapi kalau dia tidak berbuat demikian. tentu saja hal mana tak akan menimbulkan reaksi apapun.!” Telapak tangan kirinya membentuk gerakan busur ditengah udara lalu dibacokkan ke bawah.com/ "Baiklah" katanya kemudian. dia hendak memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melampiaskan rasa mangkelnya itu keluar. dia sama sekali tidak terpengaruh oleh ejekan.Tiraikasih Website http://kangzusi. Dengan cekatan Suma Thian yu menekuk pinggangnya kesamping. "akan sauya layani dirimu itu dengan tangan kosong belaka!” Selesai berkata. Sikap acuh seperti ini biasanya hanya bisa membangkitkan amarah bagi pemuda yang baru terjun kedalam dunia persilatan dan bersifat berangasan.. sikapnya amat santai dan berdiri seenaknya sendiri.

telinga kirinya terpapas dan wajahnya menjadi jelek.. apalagi dia adalah seorang perempuan cantik. Suma Thian yu sama sekali tidak gugup.!" desingan angin tajam membelah angkasa. apalagi setelah teringat bahwa rambutnya putus separuh. mendadak ia berputar setengah lingkaran kaki kanannya melepaskan tendangan dengan jurus Kui seng ti to (binatang kejora menantang bintang) langsung menyodok ketubuh anak muda tersebut. hatinya merasa remuk rendam karena amat sedih. Untung si Harimau angin hitam Lim Kong bukan manusia sembarangan. begitu dilihatnya angin pukulan lawan hampir menyentuh tubuhnya. dalam waktu singkat bayangan kepala dan angin tendangan menyelimuti seluruh angkasa Dalam pertarungan yang amat seru itu hanya nampak dua sosok bayangan manusia yang bergabung menjadi satu hingga untuk sesaat sukar untuk membedakan mana Lim Kong dan mana Suma Thian yu. Siau hu yong (Hu yong indah) Chin Lan eng yang terluka dan berdiri disisi arena. Manusia memang makhluk yang suka akan keindahan.com/ tambur. dengau menghimpun tenaga dalamnya dia tangkis datangnya ancaman mana sambil menyahut: ""Belum tentu!" Telapak tangan kirinya diangkat keatas untuk melakukan tangkisan.Tiraikasih Website http://kangzusi. hampir saja bacokan itu menyentuh pakaian didepan dada Lim Kong. sementara telapak tangan kanannya bagaikan sebilah pisau langsung menebas kedepan dengan kecepatan luar biasa.. dia menghantam tulang leng kay kut pada ubun-ubun Suma Thian yu. Dalam pada itu. . “Sreeet. hatinya sakit bagaikan diiris-iris. Mereka berdua sama-sama merupakan jagoan kelas satu didalam dunia persilatan dewasa ini. Memghadapi ancaman maut itu. saking sedihnya ingin sekali dia mati seketika.

ia segera melejit kembali ke tengah udara. Buru-buru hawa murni ysug berada dalam tangan disalurkan ke dalam sepasang telapak tangannya. diiringi suara geledek yarg . sepasang lengannya mendadak direntangkan kesamping. kini berubah menjadi perempuan yang kehilangan telinga sebelah. Harimau angin hitam Lim Kong membentak nyaring. tubuhnya berputar dengan kepala di bawah kaki diatas.com/ Buat Siau hu yong Chin Lan eng. bayangkan saja bila seorang perempuan yang cantik jelita. dia lebih suka tewas diujung pedang lawan daripada kehilangan panca inderanya. penderitaan dan aib yang dialaminya itu mana mungkin bisa ditahan dengan begitu saja? Luka ditelinga kirinya telah dibubuhi obat dan kini darah sudah tidak mengucur lagi. kekejaman dan kesediaannya tercermin jelas diatas wajahnya. Awan gelap yang amat tebal diiringi udara yang dingin merasuk tulang segera menyelimuti angkasa. Pada ssat itulah. kemudian bagaikan burung elang yang menembusi langit ia meluncur tinggi ke udara. Lim Kong muadur sejauh dua langkah kebelakang. diam-diam Chin Lan eng merogoh kedalam sakunya mengambil sesuatu dengan cepat dipersiapkan dalam genggaman. dia mengawasi terus wajah Suma Thian yu tanpa berkedip. ia segera menjadi terkesiap. dia bersiap sedia menghadapi segala kemungkinan yang tak diinginkan. mendadak dari tengah arena berkumandang dua kali bentakan nyaring. Sementara pertempuran sengit ditengah arena masih berlangsung dengan hebatnya. Lompatannya ini paling tidak mencapai ketinggian lima kaki lebih. bagaikan angin puyuh yang muncul dari langit. Sejenak kemudian. bayangan manusia nampak saling berpisah.Tiraikasih Website http://kangzusi. begitu sepasang kakinya menempel permukaan tanah. namun sepasang mata Chin Lan eng telah berubah menjadi mengerikan sekali. sewakiu Suma Thian yu mengalihkan pandangannya ke depan.

keadaannya menjadi bertambah kritis. angin puyuh menderu-deru. yang menghantam tepian pesisir. Inilah ilmu pukulan Hu si im hong ciang (pukulan angin dingin mayat membusuk) yang amat termashur dalam dunia persilatan. lagi harus menghadapi serangan senjata rahasia. Untuk menghindari pukulan telapak tangan saja sudah payahnya setengah mati. Suma Thian yu menjadi terjepit dipesisi yang tidak menguntungkan. . rupanya serangan angin pukulan hawa dingin mayat busuk dari Harimau angin hitam Lim Kong sudah menyambar datang seperti ombak dahsyat. segulung hawa dingin segera muncul dari punggungnya dan menembus sampai keatas. dia harus mengbadipi dua musuh sekaligus dua dipaksa berada dalam keadaan bagaikan menunggang dipunggung harimau.. mendadak terdengar suara bentakan nyaring bergema memecahkan keheningan. Dengan begitu. Dalam keadaan terancam.. diiringi bentakan nyaring.. ditambah. tiba-tiba muncul sebuah akal cerdik dalam benaknya. disaat dia sedang memusatkan seluruh perhatiannya untuk menghadapi harimau angin hitam Lim Kong. Suma Thian yu merasakan hatinya bergidik. dia sambut datangnya ancaman tersebut.Tiraikasih Website http://kangzusi. Siapa tahu. menghimpun tenaga dalamnya sebesar sepuluh bagian kedalam sepasang lengan.. dengan. dengan cepat ia menjatuhkan diri kebelakang dan mengelinding kesamping dengan gerakan Lan jui ta kun (keledai malas berguling guling). lalu terlihat tua titik cahaya bintang yang berkilauan dengan membentuk posisi segitiga langsung menyambar ke arah pinggangnya.com/ memekikkan telinga langsung menghantam batok kepala Suma Thian yu dengan dahsyat. Suma Thian yu merasa amat terkejut..

sadarlah pemuda ini bahwa dia telah kerkena senjata rahasia. ingat saja budak rendah. Suma thian yu pasti akan menguliti tubuhmu hidup-hidup!” Seraya berkata. seperti segulung angin puyuh saja. angin pukulan dari Lim Kong sudah menghajar secara telak diatas permukaan tanah.Tiraikasih Website http://kangzusi. kakinya sakit bukan kepalang. kemudian bertanya dengan wajah tercengang: “Apakah hal ini tidak terlalu keenakan buat keparat itu? Siau hujin. bisa jadi dikemudian hari akan memancing datangnya banyak bibit bencana buat kita semua!” . Dengan cepat dia mengerahkan tenaga dalam nya untuk melindungi jalan darah. pada saat inilah mendadak Suma thian yu merasakan sisi lambungnya seperti terpagut oleh sengatan lebah beracun.com/ Seketika itu juga terdengar suara benturan keras menggelegar di angkasa. Suma hian yu cukup mengetahu bahwa Siau hu yang Chin lan eng adalah seorang perempuan kejam yang berhati buas. 00o00 Tapi. gara-gara kewelasan hatimu saat ini. Tentu saja si harimau angin hitam Lim Kong tak akan melepaskan Suma thian yu dengan begitu saja. bajingan yang rudin tak usah dikejar anjing budukan tak perlu diusir. Mewndadak terdengarSiau hu yong Chin Lan eng membentak sambil terawa: “Lim toako. dia menggerakkan tubuhnya. ia segera berlalu dari situ. kemudian sambil melompat mundur serunya: “Sakit hati ini pasti kubalas. biar kan saja dia pergi!” Harimau angin hitam Lim Kong segera menghentikan gerakan tubuhnya. lalu bagaikan anak panah yang terlepas dari busurnya melakukan pengejaran dari belakang. senjata rahasia yang dipergunakan juga pasti dibubuhi racun yang jahat.

bila keparat itu bisa hidup melewati fajar nanti. selain daripada itu.. "Haahh. aku rasa hal inipun sudah cukup membuat bocah keparat tersebut untuk terbang kembali keneraka" Beracara sampai disitu.. konon begitu mengenai orangnya lantas keracunan hebat dan modar..heeeh. bagaimana mungkin aku dapat melampiaskan rasa malu dan kerugian yang kualami malam ini?" Mendengar ucapan tersebut. sahutnya: “Senjata rahasia yang berhasil bersarang ditubuh bocah keparat itu sama sekali tidak di beri Hok leng ang melainkan cuma selaksa racun yang umum!” "Heeeh..heeeh. ooOoo SUMA THIAN YU SADAR.. Harimau angin hitam Lim Kong lalu tertawa terbahak-bahak...Lim toako. kau terlalu memikirkan hal yang bukan-bukan. hal mana sudah merupakan kemujuran baginya" Kemudian setelah berhenti sejenak.. dia mencabut keluar jarum yang lembut bagaikan rambut itu.heeeh. maka sambil berlari kencang meninggalkan tempat ini..com/ Chin Lan eng tertawa terkekeh-kekeh dengan liciknya: “Heeeh.Tiraikasih Website http://kangzusi...heeeh. rupanya raja akhirat sudah mulai menggapaikan tangan kearahnya?” Siau hu yong Chin Lao eng segera menggelengkan kepalanya berulang kali. sambungnya lebih jauh: "Seandainya senjata rahasia ku tidak berhasil melukainya.haah. . kembali Lim Kong tertawa terbahak bahak dengan seramnya. menang kalah masih sukar di tentukan..haahh..sudah lama aku dengar akan kelihayan jarum beracun Hok teng ang tok ciam milik Siau hujin. lalu menggenggam mulut lukanya dengan tangan kiri agar darah jangan sampai mengalir ke luar terus.. sekalipun begitu... kalau dia sudah keracunan.

Sebagaimana diketahui. Chin Lan eng. Suma Thian yu segera terbayang kembali peristiwa yang berlangsung belum lama berselang. dia telah memegang mulut lukanya dengan telapak tangan kirinya. Dengan cepat Suma Thian yu menjadi sadar kembali apa gerangan yang telah terjadi. hai Cbin Lan eng. Menanti dia sudah sampai kembali ketempat bekas pertarungan tak sesosok bayangan manusia pun yang nampak. dia pun mencari sebuah batu untuk duduk dan beristirahat... dia sama sekali tak merasakan sesuatu gejala yang aneh. Memandang kegegapan yang mencekam sekeliling tempat itu. maka segera dijumpainya selain titik merah kecil seperti bekas tertusuk jarum yang masih tersisa diatas lambungnya itu. pelanpelan hatinya pun mulai merasa amat lega dan tentram.. telapak tangan kiri Suma Thian yu ini tidak mempan terhadap berbagai macam racun. rupanya disaat itulah semua racun keji yang mengeram didalam tubuhnya telah terhisap oleh daun Jin sian kiam lan sehingga bersih sama sekali. tak mungkin dia akan melarikan diri dari arena pertarungan. Ketika pakaiannya di lepas dan mulut luka nya diperiksa.. rupanya aku telah ditolong oleh telapak tangan kiriku ini. tanpa tersa serunya: “Ooohh. busuknya bukan main.. tanpa terasa kembali gumamnya: . kau gagal untuk mencelakai diriku. Akan tetapi sewaktu dia mengangkat tangan kirinya. ia bermaksud untuK mencari Chin Lan eng dan membuat perhitungan dengannya. ketika diendus segera tercium bau busuk yang amat menusuk hidung.. ketika perutnya terluka tadi. Coba kalau Suma Thian yu mengetahui akan kelebihan yang dimilikinya ini. tibatiba saja dijumpai segumpal darah kental menempel diatas telapak tangan kirinya itu..Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ Setelah melakui perjalanan yang cukup jauh mendadak ia merasa luka pada lambungnya sudah tidak terasa sakit lagi. Dengan cepat dia melompat bangun dan balik kembali ketempat semula.

kemudian dia balik kembali menuju ke tempat bekas pertarungan. dia segera berangkat menuju ke arah telaga Tong ting ou. lingkungan¬nya amat sepi dan indah. dia lantas balik kembali menuju kearah loteng Kun eng lo. Selama aku Thian yu masih bisa hidup. mendadak ia seperti teringat akan sesuatu dan segera berhenti. Sampai setengah harian lamanya dia melakukan pencarian di atas tanah. akhirnya ditemukan juga dua batang jarum lebah beracun yang digunakan oleh Chin Lan eng tadi dan dengan sangat berhati-hati sekali disimpan kedalam sakunya. tak heran kalau paman Wan tewas ditanganmu. Rumah penginapan itu bernama Gwat kek can. pasti akan kubunuh bajingan tersebut dengan telapak tanganku sendiri" Dengan langkah yang ringan dan cepat. banyak pelancong dan saudagar yang pulang ke penginapan untuk beristirahat. Tiang an gi terletak hanya dua hari perjalanan dari telaga Tong tin ou.Tiraikasih Website http://kangzusi. Sementara itu senja sudah menjelang tiba. kemudian mengurungkan niatnya kembali ke rumah makan Kun eng lo. Jilid 16 Suatu hari sampailah Suma Thian yu dikota Tiang-an-gi di dalam propinsi Ou lam. hanya Suma Thian yu seorang yang tak ada . membuat orang merasa kerasan sekali tinggal disitu. Tapi baru sampai ditengah jalan.com/ "Perempuan berhati busuk. maka dia pun menginap dalam sebuah rumah penginapan di kota Tian an gi tersebut. Suma Thian yu mendapat sebuah kamar yang terletak dipaling ujung ruang sebelah timur. menurut perhitungan Suma Thian yu masih ada berapa hari lagi menjelang tanggal lima belas. tak heran kalau hanya saudagar yang berdiam dikota tersebut. pelayanannya sangat baik.

seorang pelayan sedang berdiri sambil tertawa paksa: “Tuan cin sin ya. Dalam sekilas pandangan saja Suma Thian yu dapat mengetahui orang itu sebagai Siau yau kay Wi Kian adanya. mengapa tak boleh menginap disini?” Suma Thian yu segera merasa suara itu sangat dikenal olehnya.com/ urusan dan duduk dekat jendela sambil memandang kolam di luar kamarnya. kalian semua adalah kawanan anjing yang punya mata bila melibat uang. Dalam pada itu. asal aku si pengemis tua punya uang. kau mau apa?" Tangannya segera merogoh kedalam saku dan meraba beberapa saat kemudian dengan berhati-hati sekali dia mengeluarkan seuntai mata uang tembaga dan diperlihatkan kepada pelayan itu kemudian serunya: . siapa tahu suara gaduh tadi makin lama terdengar semakin ramai.Tiraikasih Website http://kangzusi. buru-buru dia membuka pintu dan melongok keluar. tapi setelah berpikir sejenak dia urungkan niatnya itu. masa kau hendak membohongi aku si pengemis tua? Kalau aku tak mau pergi. sudah jelas di dalam sana masih ada tiga buah kamar kosong. Sebetulnya ia Ingin maju melerai. Mendadak dari luar pintu penginapan sana terjadi kegaduhan. "Kalian buka penginapan toh bermaksud mencari uang. siapa tahu pengemis tua itu hendak menggunakan akal muslihat apa lagi untuk mengatasi persoalannya. pertama-tama Suma Thian yu tidak begitu menaruh perhatian. harap kau mencari kamar penginapan yang lain saja!” Siau yau kay Wi Kian segera menggelengkan kepalanya berulang kali sambil berseru! “Tidak bisa. Dan terlihatlah segerombolan manusia sedang mengurung seorang pengemis tua yang berpakaian compang-camping. penginapan kami benar-benar sudah penuh dan tiada kamar lain.

Untuk masa itu.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ “Coba keu lihat. bila kau ribut terus disini. harap kau sudi berbuat kebaikan. usaha kami bisa bubar! Bila kau ingin sangu. enyahkan saja pengemis edan itu dari situ. tentu saja masih kurang kalau hendak dipakai untuk membayar penginapan. dengan cepat ia te1ah menyimpannya kembali sementara sepasang matanya segera mengawasi wajah semua orang dengsn sikap was-was dan curiga. kata¬kan saja berterus terang. apa kau cuma mempunyai uang sebanyak itu?” Siau yau kay manggut-manggut. serunya dengan wajah serius: "Kenapa? Uang sebanyak. Oleh sebab itu para pelancong dan saudagar yang mengerumuni tempat itu segera tertawa terbahak-bahak karena geli. kami bersedia memberi sedikit sangu untukmu" Kembali Siau yau kay Wi Kian berteriak teriak keras: . katanya: "Oooh. seseorang kembali berseru dari sisi arena: “Pelayan. maka sambil tertawa paksa dan menjura ber¬ulang kali. dewa hartaku yang baik. Salah seorang diantaranya dengan cepat berseru dengan suara dingin seperti es: "Hei engkoh tua. seuntai mata uang tembaga hanya bisa dipakai untuk makan satu kali. inipun masih cukup untuk menginap selama delapan atau sepuluh hari disini" sekali lagi semua orang tertawa terbahak-bahak sesudah mendengar perkataan itu. janganlah mengacau lagi di sini. pelayan itu tak ingin terjadinya keributan di rumah penginapannya. tampaknya pengemis ini memang sengaja hendak mencari gara-gara!” Bagaimanapnu jua. bukankah aku si pengemis tua mempunyai uang?" Selesai berkata. seakan akan kuatir kalau ada orang hendak merampas uangnya saja.

Terdengar ia berseru sambil bertepuk tangan: “Nah. rupanya kau sedang tidur enak disini. maka dia segera datang kemari mencarinya. semua orang lain mengira pengemis tua . Suma Thian yu melanjutkan langkahnya menuju kemuka penginapan. waah.Tiraikasih Website http://kangzusi. kau si anjing budukan jangan kelewat menghina. kemarilah lagi nanti saja" Baru saja Siau yau kay akan menjawab. tak kuasa lagi segera tertawa terbahak bahak. dia pasti akan membayar rekeningku" Ketika semua orang mendengar kalau dia mempunyai anak angkat disitu. Tak usah kuatir. dia menyaksikan Suma Thian yu sedang berjalan keluar. aku si pengemis tua tidak butuh uang. aku hanya ingin menginap disini. lihat saja aku akan menghajarmu atau tidak!" Semua orang turut berpaling. sudah datang. bila ditambah dengan seorang anak angkatnya lagi. anak angkatku segera akan keluar. Padahal sejak tadi ia sudah melibat kalau Suma Thian yu memasuki rumah penginapan tersebut. sekarang lagi waktunya para tamu berdatangan.. ketika dilihat pengemis tua itu sedang berbicara dengan seorang pemuda tampan berpakaian perlente.com/ "Huuh. kumohon kepadamu pergilah dari sini. sudah datang! Anak angkat aku si pengemis tua telah datang untuk membayar rekening" Ketika semua orang mendengar perkataan itu. bisa berabe jadinya” Kemudian sambil menjura lagi katanya: “Oooh lo yaya. kembali dia berteriak gembira: “Bagus sekali! Aku si pengemis tua sudah hampir setengah harian lamanya mencarimu. begitu Siau yau kay melihat pemuda itu sudah munculkan diri. serentak mereka berpaling keerah pintu.. tapi disana tak nampak bayangan pengemis. Pelayan itu segera menepuk dahi sendiri sambil berteriak keras: "Oh Thian! seorang pengemis tua saja sudah cukup membuatku pusing.

Sementara mereka yang menonton keramaian pun segera pada bubar tapi dari dalam rumah penginapan itu mulai terdengar suara kasak kusuk orang membicarakan kejadian ini Setelah Siau yau kay duduk. Buru-buru pelayan itu berkata kepada Suma Thian yu dengan ramah dan sopan: “Apakah kek-koan kenal dengan dia?” Sambil bersenyum suma Thian yu manggut-manggut. dia segera masuk kedalam untuk mempersiapkan hidangan. “Rahasia langit tak boleh bocor. Suma thian yu baru bertanya dengan sikap hormat” “Cianpwe. aku hendak menjamu sahabatku ini. Pelayan itupun mengalihkan sorot matanya yang keheranan kearah Suma Thian yu. mereka berdua segera bersantap sambil berbincang-bincang. Suma Thian yu segera mendorong orang-orang yang berada disekitar situ agar minggur kemudian sambil menjura kepada pengemis tua itu. mengapa kau pun sampai disini?” Siau yau kay segera tertawa cekikikan. harap siapkan hidangan dan arak berusiasepuluh tahun. rekeningnya akan ku bayar sekalian nanti” Melihat Suma thian yu bersedia untuk membayar. “Yaa. mereka malah menganggap Suma Thian yu ikut gila.Tiraikasih Website http://kangzusi. harap kau sudi memaafkan" Begitu ucapan tersebut diutarakan semua orang semakin dibikin kebingungan dan tidak habis mengerti. thian yu membeberkan kejadian yang dialaminya selama beberapa hari ini. katanya dengan sopan: "Bila aku tidak menyambut kedatangan lo-cianpwe dari jauh. mari kita minum arak dulu sebelum kuceritakan keadaan yang sebenarnya” Suma thian yu pun tidak bertanya lebih jauh. pelayan itu hanya bisa menggelengkan kepala sambil menghela napas. kenal. lalu diperhatikan dari atas hingga ke bawah dengan seksama. mempergunakan kesempatan itu. .com/ itu indah tak beres otaknya sehingga kerjanya hanya menggoda orang.

bahkan ada pula yang menggelengkan kepalanya sembari menyumpah kalang kabut: “Orang gila. benar-benar sudah tak ada orang yang bisa menolongnya lagi. dia tak ingin mendesak orang untuk mengungkapkan semua rahasianya.” Setelah arak dihidangkan.. dengan gembira ia segera mengebrak meja sembari berseru: "Suatu tindakan yang amat bagus! Kita memang wajib menegakkan keadilan serta kebenaran bagi umat persilatan!” Gebrakan meja itu segera mengagetkan semua tamu yang kebetulan sedang bersantap. Sebagai pemuda yang berjiwa mulia. Maka sambil mengangkat cawan araknya. dia merasa perkataan dari pengemis tua itu ngawur seakanakan dibalik kesemuanya itu masih ter¬simpan semacam rahasia..com/ Ketika Siau yau kay Wi kian mendengar Suma thian yu berhasil memapas rambut Chin lan eng dan memapas sebuah telinganya. mengapa dia belum juga datang?” "Siapa? Siapa yang kau maksudkan?” tanya Suma Thian yu dengan wajah tercengang. dia meneguk seorang diri.. aaai. karena orang lain tidak mengungkapkan hal tersebut. sulit juga menjadi seorang mak comblang.. Siau yau kay tertawa cekikikan. hal ini membuat Suma Thian yu menjadi kebingungan setengah mati. dengan misterius dia melirik sekejap ke arah Suma Thian yu. dan beberapa cawan sudah masuk ke dalam perut Siau yau kay Wi kian segera meletakkan cawan araknya ke meja sambil bergumam: "Aneh. . kemudian katanya: "Tali jodoh seribu li hanya tergantung disatu titik.Tiraikasih Website http://kangzusi. hampir semua orang mengalihkan sorot matanya kearah mereka. maka dia pun tidak mendesak lebih jauh." Ucapan itu bagaikan orang yang sedang bergumam...

seorang pe¬ngemis tua ternyata . Menghadapi kemunculan gadis centik itu. kemudian dengan lemah gemulai berjalan menuju ke meja yang ditempati pengemis tua itu. terlihatlah sepasang le¬sung pipinya yang indah dan mempesona hati. hampir semua tamu yang berada dalam ruangan sama-sama merasa ka get dan menghela napas tiada hentinya. Tapi gadis itu hanya memindang sekejap sesekeliling ruangan. tiba-tiba saja dalam hati semua orang timbul suatu ingatan yang aneh. Ketika tersenyum. mereka berharap gadis itu berjalan menuju kedepan meja mereka. lalu katanya: “Harap dimaafkan bila kau orang tua harus menunggu terlalu lama" Kemudian ia mengambil tempat duduk didekat pengemis tua itu. mendadak pandangan matanya terasa kagum lalu sarunya tertahan: "Aaaaah!" Bukan cuma dia saja yang merasa terkejut bercampur keheranan. maka suara helaan napas dan seruan keheranan sekali lagi kerkumandang dalam ruangan itu. hidungnya yang mancung dan bibirnya yang mungil membuat gadis itu nam¬pak begitu cantik dan amar mejawan hati. pada hakekatnya kejadian ini merupakan suatu peristiwa yang sangat aneh. Tak heran kalau semua orang yang hadir disitu sama sama merasa terkejut dan mengira ada bidadari yang turun dari kahyangan.Tiraikasih Website http://kangzusi. tanpa berkedip barang sekejap pun mereka semua mengawasinya lekat-lekat. Rupanya dari depan pintu berjalan masuk seorang gadis yang wajah cantik jelita bak bidadari dari kahyangan. memakai baju berwarna kuning dengan ikat pinggang berwarna hijau mata yang jeli. Dengan kejadian ini.com/ Suatu ketika dia mengalihkan sorot matanya ke depan pintu. sorot mata mereka pun sama-sama dialihkan kearah pintu. Ia memberi hormat kepada pengemis tua itu. dia berusia enam tujuh belas tahunan.

sungguh merupakan kejadian yang menyenangkan. mari! Kita keringkan dulu secawan arak!” "Nona Wan. setelah itu baru ujarnya: “Rupanya kau pun berada disini? Kapan datangnya?” "Hari ini baru sampai" jawab Suma Thian yu dengan wajah tersipu-sipu pula.Tiraikasih Website http://kangzusi.haah. gadis itu menundukkan kepalanya rendahrendah lalu melirik sekejap kearah Suma Thian yu dengan wajah tersipu-sipu. merah padam selembar wajah Wan pek lan karena malu. bisa bertemu dengan nona ditempat ini. Tiga manusia yang berbeda duduk di meja yang sama..com/ menantikan kedatangan seorang gadis cantik jelita bak bidadari dari kahyangan. Ketika mendengar pertanyaan dari Suma thian yu itu.. apakah kau masih marah padaku?" tanya Suma Thian yu kemudian. pada hakekatnya peristiwa ini merupakan suatu kejadian yang aneh dan hampir saja membuat semua orang merasa bagaikan sedang bermimpi di siang hari bolong.. Susiok Coa telah memberi penjelasan dan kami tahu kalau siauhiap bersih!” “Siapakah Susiok Coa mu itu?” tanya Suma thian yu dengan wajah tercengang. Setelah duduk. sahutnya dengan suara tergagap: “Aaahhh. itu mah hanya suatu kesalahan paham belaka.haah.kalau tidak berjodoh bagaimana bisa berjumpa? Kalian berdua tak usah berlagak malu lagi.. “haah. congpiautau dari perusahaan Sin liong piaukiok di kota Heng ciu Bi hong siancu (Dewi burung hong) Wan Pek lan adanya. betul-betul suatu perpaduan yang amat tak sedap. Siau yau kay Wi kian yang menyaksikan kejadian tersebut segera tertawa terbahak-bahak. Gadis itu tak lain adalah putri kesayangan dari Mo im sin liong (naga sakti dari mega) Wan kiam ciu. Bi hong siancu Wan pek lan segera berpaling kearah Siau yau kay Wi kian lalu sahutnya: “Dia orang tualah adanya!” ...

tentunya kau tidak menjadi gusar bukan?” Suma thian yu tertawa getir. Cuma dia seorang yang memahami perasaanmu. hampir saja aku menuduh orang baik. kau jangan keburu bersenang hati!“ damprat Siau yau kay Wi kian dengan gusar. siapapun akan menaruh curiga kepadaku. dia telah telah bentrok dengan ayahku sehingga kedua belah pihak merasa sama-sama tidak senang” “bagaimana sekarang. selama ini aku masih merasa kuatir kalau Tio toako masih marah terus kepadaku!” Wan pek lan tersenyum.. masa aku si pengemis tua akan melepaskan dirimu dengan begitu saja?” Ketika Bi hong siancu Wan Pek lun menanyakan kaadaan yang sebenarnya kepada pe¬muda itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. rupanya diantara kalian mempunyai hubungan yang sangat akrab” “Bpcah. dari seluruh piasu yang ada dalam perusahaan. katanya: “Semuanya ini gara-gara kejelekanku. tanpa terasa ia berseru: “Tak heran kalau locianpwe marah-marah pada waktu itu. .? buru-buru Suma thian yu bertanya. dengan perasaan tak tentram tenteram Bi hong siancu Wan Pek lan memandang sekejap kearah Suma thian yu dengan pancaran sinar cinta yang mendalam. secara ringkas Suma Thian yu segera menceritakan semua peristiwa yang dialaminya termasuk Siau yau kay mengejarnya ke gua Hui im tong dan menuntut pertanggungan jawab darinya.com/ Sekarang Suma thian yu mengerti. “ketajaman mata paman tio memang sungguh mengagumkan. kemudian ujarnya dengan nada bersungguh-sungguh: “Berbicara menurut keadaan pada waktu itu. “seandainya terbukti kalau kau adalah pembunuhnya. “Ia sudah pergi meninggalkan perusahaan” “Apa?” seru Suma thian yu terkejut.. Selesai mendengar cerita mana.. gara-gara peristiea tersebut.

sekulum senyuman tersungging diujung bibirnya.Tiraikasih Website http://kangzusi. kamarnya ditinggilkan dalam keadaan kosong. ucapan Siau yau kay tersebut mengandung suatu makna yang amt mendalam. ia menyaksikan Siau yau kay Wi Kian sudah pergi entah kemana. bila ia mau mengembara ketempat luaran. kemungkinan besar malah akan dijumpai suatu kemukjijatan” Suma thian yu tahu. Sewaktu Bi hong siancu menjumpai Siau yau kay sudah pergi. ia bisa berkata demikian. Keesokan harinya. Siau yau kay Wi kian dengan susah payah mengajak Wan Pek lan datang kesitu kemudian menyerahkannya kepada Suma Thian yu. dia pergi tanpa pamit. Kalau dibicarakan memang sungguh mengangumkan sekali. sepanjang hidupnya dia selalu berkelana dalam dunia persilatan. Bisa dibayngkan pula betapa berterima ka¬sihnya Wan Pek lan setelah menyaksikan kesemuanya itu. pada hakekatnya seperti orang berbakat yang dipendam. cita-cita seorang lelaki berada diempat penjuru. “Perempuan memang mahkluk yang amat tajam perasaannya. Malam itu Suma thian yu minta dua kamar lagi untuk beristirahat kedua orang itu. dengan cepat dia mengetahui kaku Wi locianpwe ada niat untuk menjodohkan mereka berdua. kalau harus mengendon terus dalam perusahaan. . Wan Pek lan memang cerdik. hatinya jadi merasa amat berterima kasih. kenyataannya dalam kesibukan tersebut dia masih sempat mengurusi cinta muda mudi. pasti dikarenakan suatu pertimbangan maka hatinya pun menjadi lega. hingga dibilang. urusannya banyak dan repot sekali. bagaimanapun juga tak bisa menonjol dan menjadi besar. rupanya segala sesuatu yang hendak dilakukannya itu telah diatur dengan rapi sekali. ketika Suma Thian yu bangun dari tidurnya.com/ Siau yau kay Wi kiam yang berada disamping segera menukas dengan nada dingin: “Biarkan saja dia pergi. sebenarnya hal ini merupakan suatu tindakan yang luar biasa.

Cuma kita tak tahu di manakah dua saudara berdiam. Setelah kesalapahaman diantara mereka dapat diatasi. berangkatlah kedua orang itu meninggalkan kota Tiang an gi menuju ke kota Gak ciu...? Setelah membayar rekening. Sepanjang jalan mereka selalu berpesiar dan menikmati keindahan alam. dimana mereka bermesraan dengan hangatnya. Tampakk gadis itu memandang ketempat kejauhan sana. hubungan muda mudi ini semakin akrab. sedikit banyak Suma thian yu jauh merasa lebih riang dan gembira. masih berapa jauhkah dari tempat ini sampai dibukit Kui san?” “Kalau sekarang juga berangkat maka senja nanti sudah sampai. didampingi seorang gadis yang cantik seperti Bi hong siancu.. dalam hati kecilnya selalu timbul pertanyaan kapankah keadaan seperti ini bisa berulang kembali. suatu perasaan gembira yang belum pernah dialaminya sebelumnya selalu menyelimuti perasaannya. diatas loteng berdiri sepasang muda mudi yang sedang menikmati keindahan alam disekelilingnya.. dia berusaha keras untuk menemukan jejak pengemis tua itu. sehingga kalau harus dicari.. Gak yang lo terletak diluar kota Gak ciu. Waktu itu. kita masih membutuhkan banyak waktu” Rupanya sepasang muda mudi ini tak lain Suma Thian yu dan Bi hong siancu Wan pek lan yang sedang datang memenuhi janji.Tiraikasih Website http://kangzusi. . setiap kali Suma thian yu terbayang kembali peristiwa mesranya dengan Wan pek lan tempo hari.. lalu katanya: “Engkoh thian yu. pesis ditepi telaga Tong ting cu. Padahal Wan pek lan sendiripun berperasaan sama. bayangkan sendiri. seringkali ia memperhatikan ketampanan wajah kekasih hatinya. apakah perbuatannya ini tidak menggelikan.com/ Berbeda dengan Suma Thian yu. dia masih sedikit kebingungan oleh hilangnya Siau yau kay.

.. Wan Pek lan menarik napas panjang-panjang." Belum habis berkata. mari kita beradu kecepatan dengan mereka. paras mukanya segera berubah hebat. Sekulum senyuman manis menghiasi ujung bibir Wan Pek lan. Semenjak kecil Wan Pek lan selalu dikurung dalam kamar dan tak pernah keluar dari rumah. karena keadaan mereka sekarang bagaikan sepasang kekasih yang sedang berpacaran ditengah telaga.. dia merasa gembira sekali.. hatinya terasa berdebar keras. Suma Thian yu sudah menarik tangan Wan Pek lan yang putih dan diajak turun dari loteng. memecahkan ombak selaksa pal. tanpa terasa katanya: "Kalau bisa menumpang angin seribu li.. Mendadak dia menyaksikan ada sebuah perahu sekang bergerak mendekati perahu mereka dari belakang. dari belakang sana ada sebuah kapal sedang mengejar kita. coba dilihat siapa yang bergerak lebih cepat" Suma thian yu berhenti mendayung sambil berpaling. segera bisiknya: Engkoh Thian yu.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ Memandang air telaga nan hijau dan dihembus angin yang semilir semilir. Makin lama mereka meninggalkan Gak yang lo semakin jauh. kemudian menuju ke tepi telaga dan menyewa sebuah sampan untuk berpesiar ke tengah telaga. betapa asyiknya waktu itu!” Apakah adik Lan ingin menumpang sampan untuk menyelusuri telaga kenamaan ini?" “Ehmmm. memandang ti ik bayangan putih dikejauhan sana. kepergiannya kali ini boleh dibilang merupakan perjalanan jauh pertama kali yang dilakukan olehnya. segera serunya: “Siapa bilang kalau mereka sedang menga¬jak kita beradu kecepatan? Mereka datang untuk menangkap orang" “Menangkap siapa? Apakah perahu peme¬rintah?” . memandang burung manyar yang terbang diatas telaga serta kapal layar yang bersimpang siur di kejauhan sana. ooh.

dari ujung geladak perahu itu muncul seorang kakek berjubah panjang.haaaahh. tanpa terasa ia menjerit kaget: "Aaah. Dengan perasaan tercengang Wan pek lan segera berseru: "Perlambang apa sih huruf ‘Tong’ itu?” Suma Thian yu berpaling dan melihat sekejap lagi... dengan cepat ia saksikan ada dua orang lelaki kekar yang memegang golok berdiri diujung geladak. hatinya segera terasa terkesiap.haaah. pelbagai pikiran serasa berkecamuk didalam benaknya. Dalam waktu singkat. tapi gelombang yang besar dengan cepat memisahkan kembali kedua perahu itu sejauh setengah kaki lebih. Suma Tnian yu segera tertawa terbahak-bahak. kalau bukan tentunya sama dari suatu partai atau suatu perkumpulan..?" "Benar adik lan!" Dengan perasaan tercengang Wan Pek lan berpaling dan memperhatikan sekejap perahu yang sedang melakukan pengejaran itu.... Pada saat itulah. perahu itu sudah semakin mendekati sampan kecil yang ditumpangi oleh Suma thian yu itu.com/ Menyaksikan kepolosan Wan Pek lan yang menyenangkan itu. dari atas perahu itu berkumandang suara keleningan yang sangat ramai. rupanya dari atas geladak perahu¬ itu sudah penuh berisi lelaki-lelaki bersenjata lengkap yang sedang mengawasi Suma thian yu berdua tanpa berkedip. kemudian sahutnya cepat: "Penyamun dari telaga Tong ting ou. Mendadak. Ketika Wan Pek lan mendongakkan kepalanya.Tiraikasih Website http://kangzusi. "Haaaahh. kepada Suma Thian yu dia segera berseru keras: ..” “Ehhmm" Wan Pek lan mengiakan. sementara sepasang matanya masih saja mengawasi perahu yang mendekat itu tanpa berkedip... Pada ujung tiang perahu itu tergantung sebuah panji segi empat yang bertuliskan huruf “Tong” amat besar. mereka datang mencari kita" "Mencari kita..” Dengan cepat Suma Thian yu berpaling...

harap kau sudi memberi muka agar mengikuti lohu pergi dari sini. dari sini dapat disimpulkan kalau tenaga dalam yang dimiliki kakek itu sudah mencapai puncak kesempurnaan. biarlah maksud baikmu itu kuterima didalam hati saja" . kakek itu nampak tertegun.haaahh. “Haah.. kemudian tanyanya dengan perasaan tercengang: “Apakah Sianuhiap kenal dengan pangcu kami?” Suma Thian yu tertawa terbahak bahak.. meski angin berhembus kencang namun suara pembicaraannya masih kedengaran jelas sekali dalam pendengaran Suma Thian yu.. Perahu itu segera menurunkan jangkar. tanggung kau ntak akan menderita kerugian barang seujung rambutpun” Suma Thian yu segera meletakkan dayungnya dan bangkit berdiri kemudian sahutnya: “Sayang sekali aku masih ada urusan hendak pergi dari sini.haahh. "Yah.Tiraikasih Website http://kangzusi. siapa bilang kalau aku tidak mengetahui akan nama besarnya?" “Kalau memang begitu.nama besar Kang pangcu sudah termashur di seantero jagad.. memang akulah orangnya!” jawab Suma Thian yu cepat...com/ "Hei. apakah kau she Suma?” Suaranya nyaring sekali. bagaimana kalau siauhiap silahkan naik ke atas perahu?” “Terima kasih.kemudian terdengar kakek berjubah panjang itu membentak lagi: "Lohu mendapat perintah untuk menangkap siauhiap. setelah urusan dibukit Kun san selesai. Tenaga dalam yang sengaja dipancarkan untuk menembusi suara angin dan gelombang dengan cepat membawa suara tersebut hingga kesisi telinga lawan. aku pasti akan mengunjungi markas kalian” Ketika mendengar suara jawaban tersebut. tolong sampaikan saja kepada Pangcu kalian. aku rasa tidak usah.

... jangan salahkan bila nona akan memotong lidahmu!" Bukan gusar. Selesai tertawa. Mendadak. baik. Mula-mula Suma Thian yu mengira kalau kakek itu bermaksud hendak menangkapnya hidup-hidup.heeeh. maka dia segera berpaling. sepasang matanya melotot besar. bila kau berbicara tidak senonoh lagi.. membua tsiapapun yang mendengarnya merasakan bulu kuduknya pada ba¬ngun berdiri. suara tertawanya seperti tangisan monyet diselat Wushia. Ternyata diatas geladak perahu tersebut telah berdiri si Setan bermuka hijau Siang tham. diam-diam dia semakin terkejut lagi. kemudian bentaknya dengan suara nyaring: "Anjing keparat.. kau masih berani bersikap liar.. “Heeh. perahu itu segera meluncur kembali sejauh satu kaki lebih ke depan..com/ Seusai berkata..heeeh.. Suara petikan yang amat nyaring berkumandang datang dari arah perahu besar itu. apakah kau ingin kabur dengan begitu saja? Hmmm.. toaya akan suruh kau merasakan sedikit pelajaran lebih dulu!" . tetapi setelah mengetahui apa yang terjadi... telaga Tong ting ou akan menjadi tempat untuk mengubur jenazahmu!" Setelah tertawa seram lagi dengan kerasnya.. dengan suara dingin dia melanjutkan: Orang yang bisa terkubur didasar telaga ini bukan manusia sembarangan apalagi disisimu didampingi oleh seorang bocah perempuan yang begitu cantik” heeehh. Terdengar Setan bermuka hijau Siang Tham tertawa keras dengan seramnya. setan muka hijau Siang Tham menjadi tertawa sehabis mendengar perkataan itu..bocah keparat..heeehbh. dia lantas membentak de¬ngan gusar: "Kematian sudah berada diambang pintu.." Bi hong siancu Wan Pek lan serentak melompat bangun sesudah mendengar perkataan itu. Suma Thian yu segera mengambil dayungnya dan mendayung sekuat tenaga..Tiraikasih Website http://kangzusi.

cepat-cepat dia mendayung perahunya lagi sehingga meluncur satu kaki kedepan. Sekuat tenaga Wan pek lan mendayung. tak sebatangpun yang mencapai pada sasarannya. Suma Thian yu menjadi terperanjat sekali. Buru-buru Suma thian yu mengebaskan ujung bajunya kedepan. Menggunakan kesempatan yang sangat baik itulah Wan Pek lan segera mendayung sampan-nya dan mundur kembali dari situ.com/ Kemudian sambil mengulapkan tangannya dia membentak: "Lepaskan panah!" Seketika itu hujan panah memenuhi seluruh angkasa dan bersama-sama menyambar tubuh Suma thian yu berdua.. Akan tetapi perahu besar itupun segera mengangkat jangkarnya dan melakukan pengejaran dengan kecepatan luar biasa. dapatkah kau mendayung? Biar aku yang menghadapi serangan mereka” Sembari berkata dia lantas menyerahkan dayung tersebut kepada Wan pek lan.Tiraikasih Website http://kangzusi.. Sementara itu bidikan anak panah yang pertama sudah terjatuh semua kedalam air.. anak panah itu pada rontok dan jatuh semua ke dalam air. anak . Menyaksikan datangnya ancaman tersebut. sekali lagi sampan itu meluncur satu kaki lagi kedepan. kini jaraknya dengan perahu besar itu menjadi enam kaki lebih. seakan akan membentur pada selapis dinding baja yang sangat kuat saja. segulung angin pukulan yang amat dahsyat dengan cepat menyambar kedepan. tapi setiap kali tiba didepan pemuda tersebut. Ketika lapisan anak panah tersebut tiba didepan sampan tersebut. Hujan anak panah masih saja meluncur datang tiada hentinya. serunya kemudian kepada Wan pek lan: “Adik Lan. hujan panah sekali lagi meluncur kedepan menembusi angkasa. Mendadak terdengar suara keleningan berkumandang lagi dari atas perahu besar itu.

com/ panah tersebut semuanya rontok ke dalam air dan sama sekali tidek berfungsi lagi. dayung perahu itu dan sambut kedatangan mereka!” Dengan sepenuh tenaga Wan pek lan mendayung sampan itu kuat-kuat. sampan itupun seperti ikan terbang saja segera meluncur kedepan dan menyongsong kedatangan perahu besar tersebut. rupanya mereka hendak membuat kau letih lebih dulu. 000O000 Mendadak dari atas perahu berkumandang suara bentakan yang amat nyaring: “Berhenti!" Hujan panah segera berhenti. Wan pek lan mengetahui kalau cara tersebut bukan suatu cara yang baik. maka ia segera berkata: “Engkoh thian yu. Namun Suma Thian yu sendiripun bukan manusia yang terdiri dari kawat tulang besi. Hujan panah semakin bertambah gencar sedangka Suma thian yu harus memutar telapak tangan tiada hentinya. Sesudah bersusah payah sekian waktu. disusul kemudian setan muka hijau Siang Tham menampakkan diri dari balik ruang perahu. sekalipun tidak terpanah. mari kita menyerbu keatas saja. akhirnya berhasil juga mereka menembusi pertahanan lawan dan mencapai tepi perahu besar itu. lama kelamaan dia kehabisan tenaga juga. paling tidakpun akan mati kelelahan. . Suma thian yu merasa apa yang diucapkan itu memang benar.Tiraikasih Website http://kangzusi. maka dia segera berseru: “Adik lan. apabila keadaan seperti ini harus dilangsungkan lebih jauh. kemudian baru menangkap kita dalam keadaan hidup-hidup!” Ucapan tersebut dengan cepat menyadarkan pemuda itu dari impian-nya.

Baru saja dia menyaksikan datangnya sambaran cahaya perak kearahnya. lalu serunya: “Bocah keparat apakah kau sudah merasa takluk? Baik! Menyerah saja tanpa memberikan perlawanan. tentu saja dia tidak pernah menyangka kalau Suma ThiaO yu akan bertindak demikian. tubuhnya segera roboh kebelakang dan tewas seketika itu juga. Seketika itu juga nampaklah serentetan ca¬haya perak yang kecil dan lembut langsung menyambar kearah tenggorokan setan muka hijau Siang Tham tersebut. tahu-tahu ancaman sudah berada didepan mata. padahal Suma Thian yu sudah membenci setan muka hijau Siang tham itu sehingga merasuk kedalam tulang sum-sumnya. buru-buru dia melompat mundur ke belakang. toaya bersedia mengampuni selembar jiwa anjingmu itu!” Rupanya setan muka hijau Siang Tham mengira kedua orang itu hendak menyerahkan diri keatas perahu. sambil men erit kaget. dia menyeringai seram.Tiraikasih Website http://kangzusi. Kebetulan sekali dibelakang tubuhnya sendiri adaseorang kakek. dia merogoh kedalam sakunya dan mengambil sesuatu benda.. tak ampun lagi cahaya pe¬rak tadi segera menghajar diatas jalan darah oian keng hiat dari kakek itu.!”dengan membawa desingan angin tajam. “Weeesss. setelah dilihatnya kakek tua itu tewas . terutama akan kekejian dan kelicikan manusia itu. Tanpa mengucapkan sepatah katapun. Waktu itu setan muka hijau Siang Tham sedang gembira atas keberhasilannya.. Sementara itu setan muka hijau Siang Tham sudah berhasil berdiri tegak kembali. kemudian dengan sepenuh tenaga di sentilkan kearah depan. Terdengar jeritan yang menyayatkan hati segera berkumandang memecahkan keheningan. cahaya perak itu segera menyebar lewat dari sisi telinganya..com/ Sesudah menggelengkan kepalanya berulang kali sambil mengawasi sekeliling tempat itu.. memandang diatas wajah bocah perempuan itu.

Suma Thian yu mendengus dingin tubuhnya seperti segulung angin lembut segera menyapu ke depan.Tiraikasih Website http://kangzusi. "Bocah keparat. tahu-tahu Bi hong siancu Wan Pek lan sudah turun pula diatas geladak perahu tersebut. dengan amat kalapnya dia langsung menerjang ke anak muda tersebut.com/ dalam keadaan mengenaskan. suara . Belum sempat dia menurunkan perintah untuk melancarkan serangan dengan anak panah lagi. segulung angin puyuh dengan cepat menyambar dan menggulung ke tubuh lawan. Dalam keadaan demikian. Tampak bayangan manusia itu berkelebatan lewat dan tahu-tahu sudah berdiri tegak diatas geladak tepat dihadapannya. timbul rasa mendongkol bercampur dendam dihati kecilnya. Pada saat itulah di tengah udara kembali berkumandang suara bentakan nyaring. Berbareng dengan berkumandangnya suara pekikan nyaring tersebut. serahkan nyawa anjing mu!” Setan muka hijau Siang Tham segera membentak gusar. orang itu bukan lain adalah Suma Thian yu. mendadak dari sampan kecil teraebut sudah berkumandang suara prkikan nyaring yang memekikan telinga. puluhan orang lelaki kekar yang berada diatas perahu tersebut tanpa menanti perintah lagi masingmasing menggerakkan goloknya membacok tubuh Wan Pek lan. sudan barang tentu Wan Pek lan tidak akan membiarkan dirinya menjadi korban bacokan lawan. si Setan muka hijau Siang Tham tidak sempat untuk mengubris Wan Pek lan lagi. Dalam pada itu. Sebagai seorang gadis yang berilmu tinggi. bagaikan bidadari yang baru turun dari kahyangan. dengan suatu gerakan yang indah dia bergerak diantara ayunan berpuluh bilah golok mestika tersebut. kemudian dimana jari tangan nya menyambar. Serangan yang amat dahsyat segera dilontarkan ke depen. tampak sesosek bayangan manusia secepat sambaran kilat menerjang ke atas perahu.

Seran muka hijau Shiang Tham merasa membenci sekali terhadap Suma Thian yu karena tanpa mengeluarkan suara peringatan apa pun si anak muda itu telah melancarkan sergapan dengan senjata rahasia untuk melukai orangnya. kedua belah pihak saling menyerang dan saling bertahan dengan sepenuh tenaga. pertarungan segera berkobar dengan serunya. diam-diam Suma Thian yu merasa amat gelisah. angin pukulan mayat busuk yang maha dahsyat pun digunakan hingga mencapai pada puncaknya. Menyaksikan kejadian tersebur. “Siang tham!’ bentaknya dengan penuh kegusaran. dia melepaskan suatu sergapan maut. pertahanan nya pun ikut menjadi goyah pula. Wan Pek lan yang menghadapi kawanan lelaki bermuka bengis itu sudah bertempur hingga mencapai pada puncaknya. siapapun tidak berhasil menemukan titik kelemahan yang bisa di manfaatkan. Pertarungan antara Suma Thian yu dengan setan muka hijau Shian Tham pun berlangsung dengan seimbang. Tadi. Suma thian yu melakukan sergapan dengan senjata rahasia tanpa memberi pemberitahuan terlebih dahulu. sekalipun pada mulanya dia masih perkasa. karena pertama. setelah itu sambil melancarkan serangan dengan ilmu Sian po hui hong ciang ajaran Cong liong lo siansu. dia sangat membenci atas diri setan muka hijau Siang tham. tapi begitu waktu semakin berlarut. Oleh sebab itu begitu turun tangan dia lansungg mengeluarkan jurus serangan mematikan untuk meneter lawannya. lalu me nyalurkan tenaga dalamnya ke dalam telapak tangan. “sauya akan segera menghantar kau untuk pulang kealam baka!” . Begitulah. kedua ia pun ingin memecahkan perhatian musuh.Tiraikasih Website http://kangzusi. dia segera menggertak gigi kencang kencang.com/ jeritan ngeri yang menyayatkan hati pun berkumandang saling susul menyusul. agar dia mempunyai kesempatan untuk merebut naik keatas perahu.

tapi berhubung munculnya suara pekikan secara tiba-tiba dan Suma thian yu mundur beberapa langkah dengan sigap.. angin puyuh menyapu seluruh jagad.Tiraikasih Website http://kangzusi. maka secara otomatis Setan muka hijau Siang tham terhindar lolos dari bahaya maut. setelah mendengar pekikan itu... ..com/ Tampak suara guntur dan kilatan cahaya menderu-deru ditengah angkasa. Mendadak kedua orang itu saling berpisah kesamping. Menyaksikan kesemuanya itu. Betapa terperanjatnya setan muka hijau Siang tham menghadapi ancaman itu. Disaat yang amat kritis inilah. keringat dingin segera jatuh bercucuran membasahi seluruh tubuhnya. Mendadak terdengar lagi suara pekikan nyaring amat keras berkumandang memecahkan keheningan. si setan muka hijau Siang tham menjadi gugup dan gelagapan setengah mati. untuk meloloskan diri sudah tentu tidak sempat lagi. Sebenarnya posisi si setan muka hijau Siang tham pada saat itu sudah amat kritis sekali. Suma thian yu turut berpaling.. bagaikan munculnya segulung angin puyuh berbentuk naga sakti. Dengan sorot mata yang tajam. wilayah seluas sepuluh kaki disekeliling tempat iu pun segera terkurung dalam pengaruh angin serangan dari Suma thian yu. setan muka hijau Siang tham bermandikan keringat dingin juga sangking kagetnya. Walaupun tak sampai menemui ajalnya.. serangan tadi langsung menggulung ke tubuh si setan muka hijau Siang Tham.. tapi dia segera mundur dua langkah dengan perasaan terkejut. sesosok bayangan manusia secepai sambaran petir segera meluncur tiba dan me¬layang turun di atas geladak perahu.. Ketika mendengar suara pekikak nyaring tadi.. akhirnya dia menghela napas panjang dan memejamkan matanya sambil menantikan datangannya saat kematian. Suma Thian yu segera mengawasi wajah orang itu lekat lekat. namun akibat dari peristiwa tersebut.

Tiraikasih Website http://kangzusi. musuh ku ini agak kelewat atos!” ketika mendengar perkataan tersebut. dia pikir usia orang ini paling banter baru empat puluh tahunan. kebetulan sekali kedatanganmu. kejadian ini sungguh membuat orang lain tidak mempercayai dengan begitu saja. dia merasa ucapan dari si Setan muka hijau Siang Tbam itu kelewat dibesar-besarkan dari keadaan yang sesungguhnya. Akan tetapi setelah meneliti wajah Sama Thun yu yang dianggap nya masih ingusan tersebut. bermata tikus. rasa curiga segera berkecamuk dalam benaknya. pendatang itu segera menatap wajah Suma Thian yu. berhidung bajing. dia tahu kalau si setan muka hijau Siang tham adalah seorang manusia yang termasyur punya nama besar dalam kalangan hitam kalau toh dia mengatakan kalau musuhnya ter lampau tangguh. sehingga tanpa terasa lagi dia mendengus dingin. Suma Thian yu memperhatikan orang itu beberapa saat. dilihat dari kelicikan dan kesadisan yang menghiasi wajahnya.com/ Ternya orang ini adalah seorang lelaki berusia empat puluh tahunan. kepala botak tak berambut dan memakai pakaian ringkas yang mahal harganya. maka hal ini tak bakal salah lagi. tapi mengapa bisa memiliki kesempurnaan tenaga dalam diatas enam puluh tahun hasil latihan. Wajah setan muka hijau Siang Tham segera berseri karena gembira setelah mengetahui siapa yang datang. siapapun akan mengetahui bahwa dia bukan manusia baik-baik. dengan cepat pikirannya berubah. memangnya dia mempunyai kepala tiga lengan enam? Atau bisa terbang kelangit menerobos ke dalam tanah?" Mendengar perkataan tersebut buru-buru Setan muka hijau Siang Tham menjawab: . sammbil tertwa terbahak-bahak segera serunya: "Saudara Bian. "Himm.

dia tertegun juga setelah menyaksikan gerakan tubuh lawan yang begitu aneh. Bentakan gusar dari Bi hong siancu Wan Pek lan tadi segera menyadarkan kembali Suma Thian yu dari lamunannya. lagi pula.. lihat. babi bertamparg jelek! Kalau berbicara sedikitlah tahu diri. hmm. Suma Thian yu telah memutar otak untuk memikirkan siapa gerangan orang tersebut.. karenanya dia tidak begitu memperhatikan terhadap apa yang diucapkan pendatang tersebut barusan. harap Bian heng jangan melepaskannya dengan begitu saja. "Tentu saja. si setan muka hijau yang licik segera mengereling sekejap kearah Bi hong siaucu Wan Pek lan. pendatang she Bian itu baru memperhatikan kalau diatas perahu terdapat seorang gadis yang cantik jelita bak bidadari dari kahyangan. dia melompat kedepan dan menuding hidung orang tersebut sembari mengumpat: “Hey bajingan keparat.Tiraikasih Website http://kangzusi. lalu tidak nampak gerakan apa yang digunakan olehnya.com/ “Musuh kita ini adalah duri bagi kelompok mata kita. kontan saja dia membuka mulutnya lebar-lebar sehingga air liur pun turut menetes keluar. tatkala serangan dari Wan Pek lan sudab ham¬pir mengenai tubuhnya dan nyaris orang itu teriuka parah. tanpa terasa serunya keras: . Orang itu nampak tertegun. tahu-tahu bayangan manusia berkelebat lewat dan lenyap dari pandangan mata. Sesudah mendengar ucapan tersebut." Berbicara sampai disitu. Berbeda dengan Wan Pek lan yang semenjak tadi sudah kehabisan sabarnya. "masa aku akan membiarkan si bocah perempuan ini terlepas dengan begitu saja?" Sementara kedua orang gembong iblis itu masih bercakapcakap. nona akan memberi pelajaran kepadamu!" Seusai berkata dia lantas melancarkan sebuah bacokan dengan kecepatan bagaikan sambaran kilat. tentu saja" sehutnya kemudian sambil tertawa licik.

niscaya Wan Pek lan akan terjatuh ke tangan musuh. biasanya perempuan paling suka menjaga nama baik. dia sengaja memancing musuhnya untuk mendekat.. namun mereka akan nekad juga mencari gara-gara. terdengar dia membentak nyaring. kemudian mundur dari posisi semula. tak urung dia bermandi peluh karena tegang dan paniknya. walaupun dia tahu kalau bukan tandingan dari musuhnya. tahu-tahu Wan Pek lan menyaksikan pukulan musuh sudah berada didepan mata. Sumu Thian yu mengerti. begitu kepalan dari Wan Pek lan sudah hampir mengenai dadanya.com/ "Adik Lan. kendatipun serangan maut musuhnya berhasil dihindari. Begitulah dalam keadaan Bi hong siancu Wan Pek 1an sekarang. mendadak dia merendahkan tubuhnya untuk menghindarkan diri dari serangan lawan. perempuan adalah mahluk yang aneh.!" Maksud baik Suma thian yu itu tidak memperoleh tanggapan yang selayaknya dari Wan pek lan bahkan gadis tersebut sama sekali tidak menggubrinya barang sekejap. Gagal dengan serangannya.. . cepat mundur.. Sebagaimana diketahui. apabila kau melarangnya atau memberi peringatan kepadanya. Dalam keadaan demikian. Orang itu benar-benar licik dan cabul. apabila dia tidak segera menampakkan diri. maka dia akan menganggap kau sedang menghinanya atau memandang rendah dirinya. buru-buru dia menjatuhkan diri ke belakang. orang tak bisa di hadapi dengan begitu. kemudian sepasang lengannya dikem bangkan dan menggunakan jurus Hui yan keng hong (Burung walet naga sakti) tubuhnya meluncur ke depan dan menerjang musuhnya. Dalam terkesiapnya.Tiraikasih Website http://kangzusi. sementara telapak tangannya pada saat yang bersamaan membabat ke buah dada Wan Pek-lan dengan kecepatan luar biasa.

bukan cuma sakti dan aneh. Apa mau dikata. dia hanya mengerling sekejap kearah Suma thian yu kemudian menyahut: “Selamanya toaya mu tak pernah berganti nama. “Memperkosa" adalah kejahatan nomor satu didunia bagi orang yang belajar silat. rupanya Bian tayhiap. kepandaian silat yang dimiliki. Perlu diketahui. Biang Pun ci adalah seorang lelaki yang paling suka merusak kehormatan kaum wanita. "perempuan” merupakan pantangan yang paling besar. bahkan mengandung berbagai bisa yang amat keji. itulah sebabnya setiap pendekar yang merasa memiliki ilmu silat tangguh. aku benar-benar tak mengira kalau kau dari bukit Ci san” Rupanya gembong iblis bermata tikus berhidung barongsay dan bertam[ang jelek ini tak lain adalah sian Wi coa (Ular berekor bersuara) Biang Pun ci. segera serunya: “Oohh. . aku adalah Bian Pun Ci dari bukit Ci san!” Mendengar nama ‘Bian pun ci’. banyak anak gadis atau istri orang yang dinodai olehnya.com/ Maka sambil menggerakkan badannya dia berdiri diantara Wan Pek lan dengan orang itu. Setiap orang persilatan yang menyinggung nama sian Wi coa Biang Pun ci hampir semuanya mengutuk dan menyumpahinya. bukan diperkosa saja bahkan semuanya dibuinuh secara keji. ilmu silat yang dimiliki Siang wi coa3 Bian Pun ci sangat lihay. pasti akan beru¬saha untuk membunuh dan membasmi kaum durjana yang melakukan kejahatan tersebut. siapa namamu? Orang itu tak sudi menatap lawannya.Tiraikasih Website http://kangzusi. kemudian sambil tertawa hambar dan melirik sekejap wajah orang itu tegurnya: "Hebat amat kepandaian silatmu. Suma thian yu segera terperanjat. seorang sampah masyarakat dari lembah hijau.

Kesemuanya itu membuat bajingan besar ini bertambah sombong dan takabur. Siang Wi coa Bian Pun ci menjadi amat bergembira setelah menegar kata-kata sanjungan dari Suma thian yu itu. sahutnya kemudian dengan dingin seperti es: “Apabila kusebutkan nama guruku. sebagi manusia yang tinggi. tapi selalu saja berhasil lolos dengan mengandaikan ilmu beracunnya. Siang wi coa Bian Pun ci tertawa ringan.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ Ituulah sebabnya walaupun berulang kali dia kena dikepung. dengan cekatan dia berkelit kesamping. tak usah mempergunakan sepasang tangan pun toaya sanggup untuk bermain-main dengan dirimu!” Suma thian yu sendiri pun merupakan seorang pemuda yang tinggi hati. dengan cepat dia melompat kehadapan Bian Pun ci. Setelah tertawa terkekeh-kekeh dengan seramnya. kemudian jengeknya dengan sinis: . kemudian de¬ngan jurus Siang liong ciong cu (sepasang naga berebut mutiara) dia mencongkel sepasang mata lawan. asalkan mampu menangkan satu jurus atau setengah gerakan dariku. mungkin kau akan jatuh semamput karena kaget. diapun berseru dengan suara keras: “Biasanya orang yang mengetahui nama toayamu bukan manusia sembarangan. atas dasar apa kau berani berkata begitu takabur? Bukan toayamu sengaja omong besar. Begitulah. siapa nama gurumu?” Agak mendongkol juga Suma Thian yu menghadapi ucapan lawan yang begitu sombong dan tak tahu adat itu. kalau tidak mendengar masih mendingin. begitu mendengar ucapan yang amat takabur itu kontan saja dia terttawa terbahak babak. kejahatan yang dilakukan juga semakin brutal. pasti akan kusebutkan nama guruku" Siang wi coa Bian Pun ci meludah dengan gemas lalu dengan wajah penuh amarah serunya: “Bocah keparat. bahkan berpuluh kali lipat lebih menggila. kalau harus bertempur dengan bocah ingusan macam kau.

heee.... mendadak ia tertawa terbahak-bahak dengan kerasnya: "Haaah. dia lantas menvabut keluar sebuah senjata tajam dari pinggangnya. sauya mu dari keluarga Suma. Sambil tertawa dingin dia lantas berseru: “Orang she Bian tak usah banyak berbicara lagi." Thian yu menjadi kebingungan setengah mati setelah mendengar perkataan lawannya. tegurnya keras-keras: "Benar. kalau kau memang seorang lelaki sejati. teriaknya kemudian: "Aku orang she Suma belum pernah sudi menerima kebaikan dari orang lain meski satu jurus pun. tampaknya takdir sudah menentukan kalau usiamu harus berakhir sampai hari ini. kenapa? Menjadi ketakutan?” Mencolong sinar tajam dari balik mata Siang wi coa Bian Pun ci sesudah mendengar ucapan tersebut. heeeeh. sebelum ada yang mampus jangan berhenti!” Begitu mendengar disebutkannya nama ‘Suma’. Siang wi coa Bian Pun ci menjadi amat terkesiap. hutang piutang kita ditahun tahun yang lalu pun harus diperhitungkan sekarang.haahh.Tiraikasih Website http://kangzusi. ayo kita bertempur mati-matian..haaah. mendadak sepasang matanya melotot besar lalu sambil menatap wajah si anak muda dengan gusar. toaya akan mengalah sepuluh jurus untukmu!” Suma Thian yu menjadi naik darah. waktu yang kita punyai sudah tidak ba¬nyak lagi.. ayo kita tentukan saja siapa saja lebih kuat melalui pertarungan!" "Bagus tepat sekali! Udulmu itu memang cocok dengan selera toaya!" Jawaban dari Siang wi coa Bian Put ci ini diucapkan dengan sombong dan amat jumawa... .com/ "Dengarkan baik-baik bocah keparat.. ia tahu kalau musuhnya tidak bermaksud baik tapi tidak memahami maksud dari per¬kataan musuhnya itu. orang she Bian. Tidak banyak berbicara lagi.bocah keparat.. sehingga Thian mengirimmu ke hadapan toaya..

. bisa pula digunakan sebagai pedang yang bersifat keras.. seandainya seseorang tidak memiliki tenaga dalam dan tenaga luar yang sempurna. diam-diam segera pikirnya: “Aneh betul senjata tajam yang digunakan oleh orang ini. padahal merupakan sebuah senjata sakti yang luar biasa setali.... tahu-tahu pedarg Kit hong kiam yang amat tajam itu sudah diloloskan keluar. Siang wi coa Bian pun ci menjadi bangga sekali. Suma Thian yu telah membalikkan tangannya menggenggam gagang pedang.. maka bukan saja dapat digunakan sebagai ruyung yang bersifat lembek. Rupanya senjata tajam yang digengam oleh Siang wi coa Bian Pun ci pada saat ini berbentuk golok bukan golok pedang bukan pedang.. Apabila berada ditangan orang biasa...haaahh. akan tetapi apabila sudah berada di tangan seorang jagoan Liok lim yang amat lihay seperti Bian Pun ci.. Menjumpai si anak muda itu terperanjat dengan mata yang terbelalak lebar.bocah keparat. Boan liong to tersebut hanya berupa sebuah tali baja belaka. ia segera mendongakkan kepalanya dan tertawa: "Haaah... seperti tali tapi seperti ruyung.. segera terdengar suara dentingan yang amat nyaring. maka begitu Bian Pun ci selesai berkata.Tiraikasih Website http://kangzusi. jangan harap bisa mempergunakan senjata itu. . senjata itu bernama Boan liong to.haaah. mungkin hanya Siang wi coa Bian Pun ci seorang yang menggunakan senjata tajam macam ini didalam dunia persilatan dewasa ini!" Jangan dilihat senjata lembek itu seperti tali. Tak heran kalau Suma Thian yu menjadi terkejut bercampur keheranan setelah melihat senjata tersebut. Seluruh bagian dari senjata ini terbuat dari baja asli. cabut keluar pedangmu!” Di saat Siang wi coa mencabut keluar senjata Boan liong to nya tadi.com/ Terkesiap juga Suma Thian yu setelah menyaksikan bentuk dari senjata tajam itu.

Bian Pun ci cukup cekatan dan licik jadi orang. apalagi setelah bertemu dengan musuh-musuh seperti Siang wi coa Bian pun ci dan sebangsanya.Tiraikasih Website http://kangzusi. sambil menggeserkan badan nya. dia sama sekali tidak gugup atau panik.hee. akhirnya berhasil ditemukan tanpa membuang tenaga.hee. dan lagi ilmu silat yang dimilikinya memang sangat lihay. si gembong iblis cabul itu. sehingga hal mana semakin membangkitkan amarah dan perasaan penasarannya.com/ Berkilat sepasang mata Siang wi coa Bian Pun ci sesudah menjumpai pedang mestika yang berada ditangan sianak muda itu. sambil membalikkan pergelangan tangannya. mencorong sinar gusar dari balik matanya.. terbukti kalau Wan Liang sama sekali tidak punya salah... Tiba-tiba saja paras mukanya berubah menjadi hijau besi. hari ini toaya akan menagih hutang lama berikut rentennya... harap kau suka bersiap-siap untuk membayar kepadaku!" Sudah seringkali Suma Thian yu bertemu dengan jago-jago persilatan dan mendapat tahu sedikit tentang peristiwa lama yang menyang¬kut paman Wan Liang nya. dia sering merasa sedih. dia lagi-lagi tertawa sambil berseru: “Hee. mengapa Wan liang bisa dimusuhi oleh semua jago dari dunia persilalatan? Tetapi menurut analisanya selama sepuluh tahun belakangan ini..rupanya kau adalah ahli waris dari orang she Wan itu. pedang Kit hong kiam tersebut dengan disertai angin tajam secerat kilat meluncur kedepan memmbabat tubuh Bian Pun Ci. bahkan adakalanya bertanya kepada diri sendiri. setelah tertegun beberapa saat lamanya. Menyaksikan datangnya cahaya tajam yang muncul didepan mata. diam-diam dia memuji: "Pedang bagus!” Kemudian. inilah yang dinamakan sudah dicari kemanamana sampai sepatu pun jebol masih belum ketemu. dia mundur dua langkah ke .

ilmu pedang ini sudah menggetarkan dunia persilatan semenjak puluhan tahun berselang. ilmu silat maupun ilmu pedang yang dimilikinya sudah memperoleh kemajuan yang amat besar. Suma Thian yu hanya mempergunakan ilmu pedang Kit hong kiam hoat yang berhasil disadapnya dari pa an Wan nya dulu. Sejak awal sampai akhir. Begitulah. menyusul bentakan pendek. masing-masing pihak segera me¬ngembangkan segenap kepandaian silat yang dimilikinya untuk bertarung dengan sengit. dahulu Siang wi coa Bian Pun ci nyaris pernah termakan oleh ilmu pedang tersebut. dalam sekali gebrakan sudah diketahui ada atau tidak.Tiraikasih Website http://kangzusi. diapun tidak berani berayal lagi. Bagi seorang ahli. Golok mautnya dengan jurus Hou leng cay bun (harimau muncul dimulut gudang) menyambar kedepan tapi ketika tiba ditengah jalan. ditinjau dari sini bisa diketahui kalau nama besar yang dimiliki oleh Siang wi coa dalam kalangan Liok lim selama ini bukan berhasil diraih karena untung-untungan saja. penampilan ilmu sakti oleh Siang wi coa Bian Pun ci kontan saja membuat para jago yang berada disekeliling tempat itu menjerit kaget. Se menjak Suma Thian yu memperoleh petunjuk dari Cong liong lo sianjin. mendadak dia memutar pergelangan tangannya lagi. dengan jarus Huan lay kun thian (membalik guntur menggulung langit) membacok tubuh Suma Thian yu.com/ samping. selapis bayangan pedang yang menyelimuti seluruh angkasa langsung mengurung tubuh Bian Put ci. Ketika dilihatnya Bian pun ci telah mengeluarkan ilmu simpanannya. . pedang Kit hong kiamnya segera menyapu dihadapan wajahnya. lengannya segera berputar sambil menyodok ke depan. Dalam satu jurus dengan dua gerakan dan yang dipergunakan bersama sama. untuk beberapa saat penarungan berlangsung amat ketat. menang kalah juga sukar untuk di tentukan.

Tiraikasih Website http://kangzusi. sekalipun selama ini sudah banyak musuh tangguh yang pernah dihadapinya. kontan saja dia memaksa Suma Thian yu harus berputar-putar dengan repot. Tak selang beberapa saat kemudian. Untuk beberapa saat lamanya cahaya golok bayangan pedang menyelimut seluruh angkasa. setelah Bian Pun ci menderita kekalahan diujung pedang lawan. Padahal musuh yang sedang dihadapinya sekarang baru berusia tujuh delapan belas tahun apabila pemuda ingusan seperti inipun tak mampu diringkus. dengan membawa rasa dendam ia jauh meninggalkan daratan Tionggoan untuk mencari guru pandai. sudah puluhan tahun lamanya dia mendalami ilmu golok terebut. Sementara dia merasa murung dan kesal karena sakit hatinya tak terbalas.com/ Waktu itu. bukan saja tak berhasil membalas dendam atas aib yang pernah diterimanya dulu. bayangkan saja. siapapun tak bisa menentukan siapa yang lebih tangguh dan siapa yang lemah. tapi belum pernah ia jumpai musuh muda yang begini ganas seperti hari ini. bagaimana mungkin dia bisa menancapkan kakinya lagi didalam dunia persilatan? Selain itu. bahkan musuh besar Wan liang sudah berpulang ke alam baka. kedua orang itu sudah bergebrak sebanyak tiga puluh jurus lebih. bagaimana mungkin Siang wi coa Bian Pun ci akan melepaskan kesempatan yang sangat baik untuk membalas dendam ituu dengan begitu saja? Tampak dia memainkan golok Boan liong to nya dengan mengerahkan seluruh kepandaian silat yang dimilikinya. tanpa sengaja dia telah berjumpa dengrn ahli waris dari Win Liang ditelaga Tong-ting ou ini. diam-diam Siang wi-coa Bian Pun ci merasa terkejut oleh kenyataan yang terbentang dihadapan matanya sekarang. Sembari melakukan pertarungan yang sengit. Siapa tahu kembalinya ke daratan Tionggoan kali ini. tapi kedua belah pihak tetap bertahan secara gigih. .

kedua belah pihak kembali bertarung sepuluh gebrakan lebih. . ternyata bagaikan seutas tali saja senjata tersebut menari-nari ditengah udara.Tiraikasih Website http://kangzusi. Siang wi coa Bian Pun ci merasa makin terkejut. Aneh memang kalau dibicarakan. semakin pertarungan berlangsung. Setelah itu sambil tertawa dingin dengan suara yang menyeramka. Tidak heran kalau Siang wi coa Bian Put ci merasa terkejut bercampur tidak percaya. mana mungkin Siang wi coa Bian Put ci dapat menaklukannya? Jilid 17 DlTENGAH pertarungan sengit yang berlangsung. ketika golok Boan liong to itu dilontarkan. serahkan selembar nyawa mu!" bentaknya keras-keras. pergelangan tangannya bergetar dan dia melemparkan golok Boan liong to tersebut keluar. mendadak golok Boan liong to yang meliuk-liuk itu sudah berada dihadapannya. se hingga dia memiliki beberapa macam aliran ilmu silat yang berbeda beda. goloknya di tangan kanan segera diangkat sambil melancar¬kan bacokan tipuan. "Bocah keparat. Yaa siapa yang menduga kalau Suma Thian yu sudah mendapat petunjuk dari beberapa orang tokoh persilatan yang amat lihay. kemudian secara tidak sengaja salah makan Jiu siam kiam lan yang langka sehingga tenaga dalamnya sudah mencapai puncak kesempurnaan. bahkan mengembang menjadi besar sekali. Suma Thian yu menjadi tertegun. baru saja dia mengangkat pedangnya untuk mencongkel.com/ Bahkan dia berpendapat kalau kehebatan Kit hong kiam Wan Liong dimasa lalu pun belum mampu melampaui kelihayan pemuda tersebut sekarang. Dengan bekal ilmu silat yang begitu hebatnya. Akhirnya dia menjadi nekad. kemudian tubuhnya mundur beberapa langkah dan merogoh kedalam sakunya.

Rupanya Siang wi coa Bian Put ci memang licik dan berhati keji.Tiraikasih Website http://kangzusi. buru-buru dia menjatuhkan diri dengan gerak kan keledai malas menggelinding untuk meloloskan diri dari ancaman bahaya maut.!" suara ledakan keras yang memekikkan telinga bergema meme¬cahkan kebeningan.. Semua peristiwa ini berlangsung dalam waktu singkat. Setan muka hijau Siang Tham sama sekali tidak menduga akan datangnya ancaman itu.. golok Boan liong to terssbut sudah meluncur datang “Blaam. ketika goloknya disambit ke arah musuh tadi. Pada saat itulah.. Siasat yang keji. Menghadapi keadaan seperti ini. dia saksikan seorang lelaki kekar sudah mampus ditembusi golok Boan liong to itu sehiagga ususnya berhamburan ketanah... licik dan berbahaya ini sungguh menggidikkan hati orang.. golok Boan liong to itu melejit keudara dan langsung menyambar ke tubuh Setan muka hijau Siang Tham yang sedang menonton jalannya pertarungan dari sisi areaa. Suma Thian yu menjerit kaget. cepat pedang Kit hong kiam itu diputar kencang menciptakan selapis jaring pedang yang tebal dihadapannya Dalam pada itulah. terdengar jeritan ngeri yang menyayatkan hati berkumanding dari belakang tubuhnya.. baru saja pedang tersebut membentuk jaring pedang yang kuat. sebenarnya dia hanya bermaksud untuk memecahkan perhatian lawan padahal senjata maut yang dipersiapkan untuk merenggut nyawa Suma Thian yu menyambar dari arah berlawanan. Termakan oleh tangkisan Suma Thian yu yang begitu rapat. blaaaamm.com/ Ujung golok tersebut dengan kecepatan luar biasa menyambar keaepan wajah Suma Thian yu. Menanti Setan muka hijau Siang Tham berpaling. Baru saja Suma Thian yu berhasil meloloskan diri dari serangan maut tersebut. mendadak dia merasakan pandangan matanya menjadi silau dan tiga titik cahaya bintang sudah menyambar ke hadapan wajahnya. coba kalau jago kelas dua yang .

Ketika ia memeriksa dadanya. Dalam pada itu. ketika me nengok. menjadak ia mendengar suara gemerincing di atas geladak. siang wi coa Bian Pun Ci baru saja berhasil berdiri tegak. dia sudah merasakan hal tersebut. Mimpipun Siang wi coa Bian Pun ci tidak menyangka kalau gerakan tubuh dari Suma Thian yu begitu cepat dan lincah. Dengan jurus Liu seng kan gwat (bintang kejora mengejar rembulan) secepat petir menyapu ke muka. ternyata disitu terdapat sebuah lencana emas yang gemerlapan tajam. Suma Thian ya ingin maju kedepan untuk melepaskan tusukan. pedangnya diputar menggunakan jurus Po hong pat ta (angin puyuh menyambar ke delapan penjuru). maka simbil berpekik nyaring. dia segera meraba dada sendiri. Tak ampun lagi dia menjerit kaget. Kemudian sepasang bahunya bergerak dan menggunakan ilmu langkah Ciong tiong luan poh untuk menembusi serangan senjata raha sia tersebut untuk menerjang makin ke depan. melihat lencana emas yang berada di lantai.com/ menghadapi keadaan ini. niscaya dia sudah mampus termakan oleh si¬asat busuk tersebut. cepat-cepat dia melayang mundur sejauh satu kaki lebih dengan gerakan mendatar. ternyata di situ telah bertambah dengan luka yang memanjang.Tiraikasih Website http://kangzusi. baru saja ia mendeagar suara bentakan lawan. . Baru saja Siang wi coa Bian Pun ci mengayunkan tangannya. bukan saja dia telah mengawasi sekeliling tempat itu dengan seksama. peluh dingin jatuh bercucuran membasahi seluruh rubuhnya. telinganya juga menangkap semua suara yang datang dari delapan penjuru. "Bajingan cabul. tahu-tahu dadanya sudah terasa dingin dan perih. darah kental masih bercucuran dengan amat derasnya. saat itulah baru diketahui kalau lencana itu adalah miliknya sendiri. Sayang sekali musuh yang dihadapinya adalah Suma Thian yu yang tangguh. serahkan batok kepalamu!" bentaknya.

dia cabut keluar golok Boan liong to. Siang wi coa Bian Pun ci sudah melompat turun ke sampan kecil dibawah perahu besar itu. air tetap mengalir. tentu saja dia tak berani berdiam diri lebih lama lagi disana. kemudian dengan gerakan yau cu huan sin (burung belibis membalikkan badan) cepat-cepat dia menceburkan diri ke air dan melarikan diri.Tiraikasih Website http://kangzusi. tanpa diperiksa lebih seksama lagi. Setan muka hijau Siang Tham yang menyaksikan pembantu utama nya sudah melarikan diri dari sana. ia tak sempat untuk mengambilnya lagi. selamanya tak sudi mengejar musuh yang telah melarikan diri. maka sambil menuding ke arah bukit Kun san. lihat saja pembalasanku nanti!” Ucapan terakhir baru diutarakan. serunya: "Bocah keparat! Selama bukit nan hijau. boleh dibilang nyalinya sudah dibikin rontok. Sementara itu. maka dia balik ke tempat semu¬la den membungkukkan badannya untuk mengambil kembali lencana emas tersebut. sepasang kakinya segera menjejak tanah dan melejit ketengah udara. setelah itu sambil berpaling dan melotot gusar kearah Suma thian yu. Sewaktu melewati disamping lelakiyang mati penasaran tadi. dia masukkan ke dalam saku dan dianggapnya sebagai tanda mata atas kemenangannya terhadap Siang wi coa Bian Pun ci. Mendadak dia mengundurkan diri ke ujung buritan perahu. sudah dibikin ketakutan setengah mati oleh ke¬hebatan Suma Thian yu yang ibarat malaikat dari langit itu. bahkan bernapas keras keraspun tak berani.com/ Namun berada dalam keadaan demikian. pe-rintahnya kepada orang-orang itu: . kawanan lelaki kekar bersenjata yang masih tertinggal diatas perahu. Suma Thian yu yang berjiwa besar. mulut membungkam. apalagi setelah Suma Thian yu mendemonstrasikan ilmu saktinya barusan. mereka mendekam dengan tu¬buh menggigil. kabur terbirit-birit. Menyaksikan kesemuanya itu Suma thian yu merasa geli didalam hati kecilnya.

com/ “Cepat jalankan perahu menuju ke bukit Kun san. Karena tertunda oleh pertarungan sengit itu ketika perahu tiba dibukit Kun san. Suma Thian yu memerintahkan kepada orang-orang itu untuk pergi. berbicara yang sesungguhnya. Jangkarpun di naikan dan perahu melanjut¬kan perjalanannya menuju ke arah bukit Kun san. tentu saja berbeda sekali dengan pertarungan sungguhan yang berlangsung hari ini. matahari sudah tenggelam ke langit barat. sejak kecil Bi hong siancu Wan Pek lan sudah dipingit didalam rumah. aku benar-benar merasa kagum sekali kepadamu" lama kemudian Bi hong siarcu baru dapat mengutarakan kata-kata yang sudah lama terpendam dalam hati nya itu. sampai sekarang jantungnya masih saja berdebar dengan kerasnya. belum pernah kusaksikan pertarungan yang begitu serunya seperti apa yang berlangsung tadi" Hal ini tak bisa menyalahkan gadis itu. mereka bersama-sama berang¬kat menuju ke bukit Kun san. "Apa yang kau kagumi?” tanya Suma Thian ya keheranan. wa¬laupun saban hari berlatih silat. saat orang memasang lampu penerangan. dia segera melengos ke arah lain. kemudian sambil menggandeng tangan Bi hong siancu Wan Pek lan yang halus dan lembut. Setelah meninggalkan perahu besar itu. lalu jawabnya agak terrsipu-sipu: "Kepandaian silatmu amat hebat. Selembar wajah Bi hong siancu Wan Pek lan segera berubah menjadi merah padam karena jengah. Sejak kecil sampai seusia dewasa sekarang belum pernah Bi hong siancu Wan Pek lan menyaksikan pertarungan sesengit hari ini.Tiraikasih Website http://kangzusi. . Suma Thian yu segera tersenyum. jangan mencoba untuk membangkang!" "Baik!" jawab para lelaki itu hampir bersamaan. tak sekali pun dia melangkah keluar dari halaman rumahnya. yang men¬jadi 1awan latihan juga hanya suhu-suhu dalam perusahaan. “Engkoh Thian yu.

karenanya pergi karena mendongkol" Agaknya Bi hong siancu juga berpendapat demikian.. "Seandainya tidak berjumpa dengan setan muka hijau tadi. sambil menuding ke arah punggung bukit. tak heran kalau dia merasakan kuatir sekali menyaksikan kekasih hatinya sedang mempertaruhkan nyawa.com/ "Kau terlalu memuji. Mendongakkan kepalanya sambil memandang bukit Kun san dihadapan matanya. kini seluruh bukit Kun san sudah diliputi kegelapan yang luar biasa. mungkin saat ini kita sudah sampai di tempat tujuan dua bersaudara Thia pun pasti akan menunggu disini aku pikir mereka pasti akan menyumpahi aku karena mengingkar janji.Tiraikasih Website http://kangzusi. dilain waktu peristiwa semacam ini masih akan banyak kau jumpai” Bi hong siancu hanya membungkam dalam seribu bahasa. Anak muda tersebut lantas berpikir: . dia menyaksikan ada setitik cahaya api sedang bergerak gerak di depan sana. serunya kepada Suma Thian yu dengan perasaan cemas: “Engkoh Thian yu. ke mana kita harus menemukan dua bersaudara Thia?” “Yaa. Suma Thian yu menghela napas panjang. lantas ke manakah mereka harus mencari dua saudara itu di tengah bukit Kun san yang begini luasnya. padahal dalam hati kecilnya sudah lama timbul benih cintanya terhadap Suma Thian yu. sejak tadi aku memang ingin menanyakan soal ini kepadamu" Sekali lagi Suma Thian yu menghembuskan napas panjang. coba kau lihat apakah itu?” Ketika Suma Thian yu menengok ke depan.. katanya lagi: "Adik Lan. seandainya dua bersaudara Thia memang sudah mendongkol. Perjalanan berlangsurg terus tanpa berhenti sementara malam sudah menjelang tiba. Mendadak Bi hong siancu menjerit kaget.

segera serunya: “Adik Lan." “Lantas benda apakah itu?" tanya Bi hong siancu dengan perasaan tak habis mengerti. adik Lan. Bagaikan segalung hembusan angin. disamping itu api setan hanya berkedip tak menentu. ke dua orang itu segera meleset ke depan dengan cepatnya.Tiraikasih Website http://kangzusi. kita mengejar kemari sepanjang jalan. ke dua orang itu sudah tiba di punggung bukit. lembah tersebut sudah gelap kembali. bukankah cahaya api itu selalu berkedip kedip?" “Ya. segera bisiknya” “Jangan-jangan cahaya api setan?" “Cahaya api setan?” gumam pemuda itu. mendadak dari lembah depan sana terlihat ada cahaya api yang berkedip lalu lenyap. aku sendiri pun tak tahu" Baru selesai dia berkata. benar!" Hal ini membuktikan kalau cahaya api tersebut bukan api setan. sambil menggandeng tangan Bi hong siancu. apa lagi mela¬yang kesana kemari. Dengan cepat Suma Thian yu menggelengkan kepalanya berulang kali. mari kita kejar!" Dengan mengerahkan ilmu meringankan tu buh yang sempurna. Dengan perasaan tercengang Suma Thian yu segera celingukan memandang sekejap kesekeliling tempat itu. tidak mungkin. kemudian gumamnya: Aneh.com/ Jangan-jangan orang yang sedang melakukan perjalanan di depan sana adalah dua saudara Thia!" Berpikir sampai di situ dia meajadi girang sekali. "Entahlah. tapi cahaya api yang terlihat tadi kini sudah lenyap tak berbekas. kenapa cahaya api itu bisa lenyap tak berbekas?” Agaknya Bi hong siancu juga merasakan sesuatu yang tak beres. berada disana!” Menanti Bi hong siancu menengok kedepan sana. . Suma Thian yu segera menjerit kaget: "Adik Lan.

apakah kau membawa korek api?" Setelah mendengar ucapan tersebut. ayolah ikuti aku!" Bi hong siancu Wan Pek lan membuntuti dengan kencang di belakang pemuda tersebut menuju ke dasar lembah. serunya kemudian dengan perasaan ragu. Wan Pek lan merasa semakin terkejut dan ketakutan. aku takut. . Semakin berjalan ke depan. “Tidak mungkin" sembari berkata. Suma Thian yu yang pernah makan Jin sian kiam lan masih bisa melihat keadaan dalam kegelapan seperti ditengah hari saja berbeda sekali dengan Bi hong siancu.com/ "Mana engkoh Yu? Tidak ada apa-apa di situ. tapi justru hal mana mendatangkan peringatan dan kewaspadaan bagi sang pemuda. apakah kau menyaksikan bintang cahaya tadi muncul disini?” “Benar dan tak bakal salah lagi!" “Kalau begitu. sekalipun pertanyaan yang diajukan tanpa maksud tertentu.Tiraikasih Website http://kangzusi. apakah dua bersaudara Thia berdiam di dasar lembah ini?" SFekali lagi perkataan tersebut menyadarkan kembali Suma Thian yu. Tiba didasar lembab. akhirnya tak tahan lagi dia bertanya dengan nada tercenganh: "Engkoh thian yu. suasana ditempat itu gelap gulita sehingga untuk melihat ke lima jari tangan sendiripun tak bisa. mungkin engkoh Thian yu salah melihat. Terpaksa dia menarik tangan Suma Thian yu sambil berkata: "Engkoh Thian yu. "Adik Lan. Suma Thian yu segera bergerak lebih dahulu menuju ke dalam lembah sana. Suma Thian yu baru sadar dan segera menyumpahi kecerobohan sendiri sehingga hanya dia yang dipikirkan tanpa menggubris keadaan dari gadis tersebut. Mska dia lantas menggendeng tangan Bi hong siancu dan selangkah demi selangkah berjalan menuju ke dalam lembah situ.

. pikirnya: "Seandainya manusia yang kujumpai atau binatang buas.. mungkin semacam binatang liar atau ular beracun atau mungkin juga binatang buas?" "Aku pikir sudah pasti ada setan atau siluman nya disini" seru Bi hong siancu tiba-tiba. Mengapa mereka justru mempertahankan mereka? Apakah dua bersaudara Thia ada maksud untuk mempermainkan Suma Thian yu? Tidak! Sudah pasti dibalik kesemuanya ini terdapat hal-hal yang mencurigakan. mungkin masih gampang untuk dihadapinya. setelah dikejar sekian waktu oleh Suma Thian yu dan Wan Pek lan. punggungnya terasa menjadi dingin dan bulu kuduknya pada bangun berdiri. Bi hong siancu merasa amat gelisah dan tak tenang. akhirnya dia memutuskan suatu kesimpulan.. yang sudah pasti yang dihadapinya se¬karang merupakan serangkaian persoalan yang sangat mencurigakan hati. Tak mungkin cahaya bintang yang terlihat tadi adalah cahaya obor yang dibawa oleh dua bersaudara Thia. kata nya: "Adik Lan. paling banter kalau tak mampu me lawan bisa kabur. bagaimana kalau makhluk itu setan atau iblis? bisa banyak bahayanya daripada rejeki..com/ Yaa.." .. tapi lantaran Suma Thian yu tidak melakukan satu gerakan terpaksa dia pun hanya membungkam diri dalam seribu bahasa. Ketika mengucapkan begitu. Suma Thian yu termenung beberapa saat lamanya..Tiraikasih Website http://kangzusi. mana mungkin dua bersaudara Thia bisa berdiam di dasar lembah yang begini gelap gulita? Apalagi sekalipun cahaya api yang terlihat itu adalah sebuah cahaya api dari dua bersaudara Thia. Suma Thian yu pun segera merasakan bulu kuduknya pada berdiri semua.. Akhirnya Suma Thian yu bersuara juga. seharusnya dua bersaudara Thia mengetahui akan hal ini.

tak urung harus menunjukkan pula perasaan sangsi dan was was. biarkan saja kalau ada setan atau siluman.. Kembali mereka berdua meneruskan perjalanannya menuju kedalam lembah. ma¬sih agak baikan kalau mereka tidak muncul.Tiraikasih Website http://kangzusi... buru-buru tanyanya: "Ada urusan apa. lebih baik kita pulang saja!" Mendengar perkataan itu.. Suma Thian yu segera tertawa terbahak bahak. gadis itu merasa seperti mempunyai tulang punggung.. Sekalipun Suna Thian yu memiliki ilmu silat yang lihay. hawa se¬ram yang mendirikan bulu roma berhembus lewat tiada hentinya. membuat suasana disitu terasa ber¬tambah mengerikan..!" Bi hong siancu Wan Pek Tan yang berada dibelakangnya kontan saja menjadi merinding. terdergar Bi bong siancu Wan Pek lan berkata lagi: “Engkoh Thian yu. asal aku berada disampingmu.. akan kugunakan pedang Kit hong kiam untuk meringkus mereka semua" Kaum lelaki yang seringkali mempunyai keberanian dan kekuatan nya didepan kekasih hatinya. setelah melalui sebuah tikungan dan berjalan kurang le¬bih dua kaki lagi. Akhirnya ucapan yang gagah perkasa dari Suma Thian yu itu berhasil merontokan rasa takut Wan Pek lan.haaah. maka rasa ngeri yang semula mencekam perasaannya pun kini tarsapa lenyap. Malam yang gelap semakin gelap.. "Haah. ditambah lagi dengan ca haya tajam yang muncul dan lenyap secara aneh tadi.com/ Sementara dia masih berpikir. mendadak Suma Thian yu menjerit kaget: "Aaah.haah. ada orang bilang: Pria adalah mahkluk yang paling suka menonjolkan diri didepan lawan jenisnya. maka rasa seram itu tak sampai di ungkapkan. kalau berani datang.adik Lan nyalimu kelewat kecil. engkoh Thian yu?” . hanya saja berhubung sedang berada didepan kekasihnya Wan Pek lan.

sekalipun dia pernah melatih ilmu memandang dalam kegelapan. Dengan suara lembut Suma Thian yu lantas berkata: "Adik Lan apakah kau dapat melihat batu peringatan di depan sana?” “Di mana?" Dari dalam sakunya Suma Thian yu segera mengeluarkan mutiara Ya beng cu pemberian dari Cong liong lo siangjin tersebut. hatinya kontan tercekat dan air mukanya berubah hebat. "Engkoh Thian yu. kita sudah salah memasuki daerah terlarang!" Dengan meminjam cahaya yang memantul keluar dan mutiara Ya-beng cu tersebut. tulisan ini berbunyi demikian: "SIAPA YANG MEMASUKI LENBAH INI MATI". mengapa tidak kau ke¬luarkan mutiara ini sedari tadi!" Bikin aku seperti orang buta yang sedang berjalan saja! Suma Thian yu segera menyerahkan mutiara Ya beng cu tersebut ke tangan Bi hong siancu kemudian sambil menuding tugu peringatan-depan sana: “Adik Lan. maka empat penjuru sekeliling tempat itu pun menjadi terang benderang bermandikan cahaya. sayang sekali lembah tersebut terlampau gelap sehingga benda apapun tidak terlihat olehnya. dia mengira Suma Thian yu sudah tertim¬pa bencana. Pada mulanya Bi hong siancu merasa tertegun.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ Keadaan Wan Pek lan saat ini ibaratnya orang buta yang sedang berjalan. Begitu Ya beng cu tadi dikeluarkan. Wan Pek lan dapat menyaksikan keadaan disekitar sana dengan jelas. (Yang benar berhasil diperoleh dengan mencurinya di rumah Hui cha cun cu). dalam kagetnya dia lantas menarik tubuh anak muda tersebut semakin kencang. . kemudian dengan gembira dia segera bersorak. Ketika mendengar si anak muda itu menjerit. Ternyata dihadapan mereka berdaa terpancang sebuah kayu besar yang tertera beberapa huruf dengan besarnya.

sekalipun dia sudah pernah makan Jin sian kiam lan. namun nada suaranya sama. sekarang kita belum memasuki lembah terlarang itu!" Kemudian sambil menuding ke depan sana. cepat-cepat dia membenakan kepalanya diatas dada Suma Thian yu. paras mukanya segera berubah menjadi pucat pias seperti mayat.com/ Kayu peringatan ini berbeda bentuknya dengan batu peringatan yang pernah dijumpai pemuda tertebut diluar hutan bukit Han san. kemudian katanya penuh ketakutan: "Engkoh Thian yu. Bi hong siancu Wan Pek lan yang menyaksikan kejadian saat ini. bisa diketahui kalau di ujung lembah tersebut berdiam seorang tokoh persilatan yang berwatak aneh. orang itu tentu merupakan seorang gembong iblis! ooo0ooo SELESAI memeriksa keadaan di depan sana Suma Thian yu segera berkata kepada Wan Pek lan: "Adik Lan. lebih baik kita balik saja!" . jangan takut. atau kalau tidak. Dilihat dari hal ini. Oleh sebab itu dia hanya bisa melihat kalau tempat itu merupakan sebuah lembah yang di tengahnya terdapat sebuah jalan kecil beralas batu dengan semak belukar dikedua belah sisi¬nya. sedang pemandangan selewatnya itu hanya bisa di lihat secara lamatlamat saja. barulah dianggap memasuki lembah! Dengan wajah yang pucat dan diliputi rasa takut yang tebal. tapi sorot matanya hanya mampu menangkap peman¬dangan yaag berada sekitar dua kaki dari ha dapannya. tampak olahnya jalan dalam selat itu amat sempit. Bi hong siancu Wan Pek lan berseru lagi: "Engkoh Thian yu.Tiraikasih Website http://kangzusi. bagaimana sekarang? Apakah kita sudah memasuki lembah tersebut?” Suma Thian yu berjalan kedepan sambil menengok jauh kemuka sana.

Akhirnya dia harus menelan air liur semba¬ri memberanikan diri untuk melanjutkan perjalanannya ke depan. “Adik Lan.haaahh.haaahh. “Haaaah. padahal hatinya berdebar keras sekali. dengan membawa perasaan hati yang tak tenang. Mendadak Suma Thian yu menghentikan langkahnya dan tidak meneruskan perjalanannya lagi. tanpa terasa lagi ia menjerit kaget: "Aduh celaka!” . terpaksa aku harus balik kembali. bagaimana mungkin bisa mendapatkan anak macan? Aku pikir.... tapi sekalipun dia berusaha untuk tidak merasa takut apa mau di kata hatinya semakiu bertambah tegang.. mengapa tak dilihat? Apa sebabnya kalau kita menerjang kedalam sana untuk melihat keadaan?" "Jangan! Aku takut!.Tiraikasih Website http://kangzusi. ketika Wan Pek lan mengangkat mutiara Ya beng cu nya tinggi-tinggi sembari menengok ke depan. selangkah demi selangkah dia me¬ngikuti anak muda tersebut.. Menyaksikan wajah si nona yang diliputi perasaan seram dan ketakutan itu Suma Thian yu segera tertawa lebar.adik Lan.com/ Suma Thian yu tersenyum.. jikalau keadaanmu begini terus.. " seru Wan pek lan sambil menggelengkan kepala berulang kali.. masa ada orang hendak melalap dirimu?” Wan Pek lan sendiri pun merasa keberanian sendiri kelewat lemah. "Hes. adik Lan. kalau nyalimu begitu kecil. kalau tidak memasuki sarang harimau. ba¬gaimana mungkin bisa berkelana dalam dunia persilaitan dan peroleh nama besar? Orang kuno bilang: “Kalau sudah datang. Suma Thian yu segera menarik tangan Wan Pek lan dan diajak menyerbu kedalam lembah tersebut. apa yang kau takuti. lebih baik kita masuk ke dalam sana sembari menengok jagoan darimana kah yang berdiam disini" Sambil berkata. wan Pek lan bertindak sangat berhati-hati sekali.

. Suma Thian yu berdua segera merasakan punggungnya dialiri hawa dingin. seluruh tubuh mereka bergetar keras. berada dalam keadaan demikian terpaksa dengan perasaan apa boleh buat Suma Thian yu menghela napas panjang dan membalikkan badan untuk mengundurkan diri dari situ... serunya: "Coba kau lihat.. tulisan itu berbunyi: BEGINILAH CONTOHNYA.. apabila berani maju sengkah lagi maka tumpukan tengkorak itu adalah contoh yang paling baik untuk kita" Wan pek lan segera menarik baju Suma Thian yu sambil merengek untuk kembali..!" Ternyata pada tujuh delapan langkah dihadapan mereka sekarang. dia sedang mementangkan mulutnya yang lebar sambil tertawa dingin tiada hentinya. "Aaaah. Artinya tempat ini merupakan peringatan yang terakhir. bukankah diatas sana ada tulisannya. apalagi setelah membalikkan badan dan menyaksikan apa yang tertera dihadapannya. masa kau menjadi ketakutan seperti ini? Ayo berangkat!” Dengan mengangkat tangannya yang gemetar.. ?" "Benar...com/ Suma Thian yu terkesiap.. Jangankan ditengah bukit yang gelap men¬dadak muncul manusia aneh semacam itu. entah sejak kapan lelah berdiri seorang kakek berambut panjang yang berwajah bengis dan mengerikan...... dia segera menggenggam pergelangan tangan Wan Pek lau kencang-kencang. Dari belakang tubuh mereka berkumandang suara tertawa seram yaug amat mengerikan hati. apa yang perlu ditakuti? Itu mah cuma setumpuk tengkorak manusia.Tiraikasih Website http://kangzusi. bukan. wa¬laupun ditengah hari bolong . lalu katanya: “Adik Lan. Wan Pek lan menuding ke arah depan. kedua orsng itu kem¬bali menjerit kaget. Mendadak.

maaf. bagaimana mungkin aku dapat menjawab pertanyaanmu itu?” Seluruh wajah makhluk tua itu berbulu panjang. serunya sambil tertawa geram: "Heeeh.. pertanyaan ini seharusnya lohu lah yang mengajukan.. ditatapnya wajah Suma Thian yu lekat-lekat. heeeh. Menghadapi keadaan seperti ini.haaahh.com/ pun orang akan merasa bergidik sesudah bertemu dengan ma¬nusia seperti ini. orang menyebutku sebagai Si jin ong (Raja pemakan manusia). maka dia berseru lagi: "Berbicara pun ada yang duluan ada yang belakangan. berdiri bulu kuduknya.. Dengan perasaan kaget Suma Thiaa yu segera mundur dua langkah. lain bentaknya keras-keras” "Siapa kau?" Makhluk tua itu melotot besar dengan mulut yang melebar. Suma Thian yu segera tertawa tebahak-bahak. makhluk tua itu baru berkata dengan suara yang menggidikkan hati: Lohu hidup dengan makan daging manusia. siapakah kau bocah muda?” Setelah mendengar kakek aneh itu dapat berbicara. sehingga nama tersebut menjadi terlupakan sama sekali. ternyata kau adalah Si jin mo (iblis pemakan manusia).. Suma Thian-yu merasa agak lega hatinya.” ... jangankan Suma thian yu berdua belum pernah mendengarnya.. Suma Thian yu menjadi bergidik..haaah. kau belum menjawab pertanyaan ku. heeeh. Si jin ong? Suatu nama yang terasa asing. sekalipun dalam duania persilatan juga tidak terdapat manusia seperti ini.maaf kalau aku tak dapat mengenali mu. Lama sekali. "Haaah.Tiraikasih Website http://kangzusi. se¬perti lidah ular berbisa yang sedang mencari mangsanya... mendadak dari balik matanya yang buas mencorong keluar sinar setajam sembilu. sedang nama yang sebenarnya sudah lama sudah tidak dipakai lagi. maaf..

tapi karena ditengah jalan terjadi musibah sehingga kedatangan kami terlambat. ada urusan apa kalian datang mencari lohu?" Setelah berhasil menenangkan hatinya yang bergolak. akhirnya sorot mata tersebut berhenti diwajah Bi hong siancu Wan pek lan. nah! Sekarang katakan. akhirnya kami menyaksikan ada setitik cahaya muncul disini. sahutnya: "Malam ini boanowee mempunyai janji de¬ngan seseorang untuk bertemu di bukit ini.com/ Mendadak makhluk tua itu membalikan sepasang matanya sehingga biji matanya lebih banyak putihnya daripada hitamnya keadaannya waktu itu tak berbeda dengan setan gantung hidup. apa lagi . pada hakekatnya dia sudah dibikin pusing tujuh keliling karena kagetnya. dan menatapnya tanpa berkedip. Menggelikan sekali keadaan Wan pek lan. Setelah mengawasi kedua orang itu secara bergantian. sudah pasti kedatangan kalian diser¬tai maksud tertentu. itulah sebabnya kami pun muncul disini. mahluk tua itu mementangkan mulutnya lebar lebar. mutiara Ya beng cu tersebut masih terangkat tinggi-tinggi tapi wajahnya tertegun.Tiraikasih Website http://kangzusi. dia seperti berdiri bodoh disana. orang yang kami janjikan itu tidak di temukan. kemudian setelah tertawa seram katanya: "Ditengah malam buta begini. setelah itu katanya: "Kalau toh kedatangan kalian tanpa sengaja setelah membaca peringatan di kayu itu seharusnya berhenti. Dengan memicingkan matanya makhluk tua itu mendengarkan Suma Thian yu menyelesaikan perkataannya. bahkan seluruh tubuhnya seakan tertotok jalan darahnya. Suma Thian yu menjura. matanya terbelalak dan mulutnya melongo. dan sudah pasti kedatangan kalian disertai maksud tertentu. juga ada yang diandalkan. jadi kedatangan kami bukan disengaja apa lagi mencari diri cianpwe!". sungguh menggidikkan hati orang yang melihatnya. secara beruntun kalian berdua sudah menembusi dua buah tempatku. Pada saat itulah.

kau memang memasuki tempat ini tanpa sengaja. tidak sepantasnya kalau mundur secara pengecut..haaah. rupanya kau tak lebih seorang pencoleng yang ingin membegal harta milik orang? Tidak sulit bila kau menginginkan mutiara Ya beng cu ini.... seharusnya kembali mengapa kau jutru memasuki daerah terlarang secara sengaja?” Suma Thian yu segera dipojokkan sehingga tak mampu memberikan jawaban lagi.. Makhluk tua itu tertawa secara licik. sepasang matanya segera mengawasi mutiara Ya beng cu yang berada di tangan Wan Pek lan itu... dia baru tertawa. dia segera menimbrung: Pada mulanya kami hanya terdororg oleh rasa ingin tahu.heehh. Suma Thian yu segera memahami maksud hatinya itu. kalau toh sudah berani berbuat. jangan ka¬lian berdua dapat meninggalkan tempat ini kecuali.... Sementara itu Bi hong siancu wan Pek lan yang berada disisinya telah berhasil juga mengatasi rasa takut dalam hatinya. Hari ini.... tapi sebelumnya harus memperlihatkan dahulu beberapa jurus .. kemudian setelah melihat tengkorak yang berserakkan disini.!" Sembari berkata. kami baru bermaksud untuk balik toh sampai sekarang belum lagi menginjak daerah terlarangmu?” Dengan sorot mata yang tajam makhluk tua itu mengawasi kembali wajah wan Pek lan tanpa berkedip.haaah.heeh. tapi dia ada maksud untuk mencari gara-gara.." "Kecuali kenapa?" buru-buru Bi hong siancu bertanya.. kemu¬dian sambil menyeringai seram katanya: “Kecuali kalau aku bersedia menghadiahkan sebuah mustika untukku. karena munculnya sinar ter¬sebut kelewat aneh. menanti gadis itu sudah me nyelesaikan perkataannya. tanpa terasa dia mendongakkan keepalanya sambil tertawa nyaring..com/ setelah melihat tulang tengkorak..Tiraikasih Website http://kangzusi. dia ter¬bungkam dalam seribu bahasa. bocah. “Heeh. “Haaah..

. Waktu itu. sedang dia menggantikan kedudukan Wan Pek lan tadi dan menyambut kedatangnya kesepuluh desingan angin jari tadi. menubruk ke depan!” Sembari berseru. Suma Thian yu telah mengerahkan Bu siang sin kang yang dimilikinya untuk menyambut serangan musuh.?" Tidak nampak gerakan apa yang digunakan tahu-tahu makhljuk tua itu sudah melejit ke tengah udara. dia turut menerjang pula ke depan. hal ini justru memberi kesempatan yang sangat baik bagi makhluk tua itu untuk melancarkan serangan lebih lanjut. asal aku merasa puas tentu saja akan ku serahkan dengan begitu saja.Tiraikasih Website http://kangzusi.hmm! Jangan mimpi!" Mendengar ucapan tersebut.com/ seranganmu.. lalu sepasang tangannya di rentangkan lebar-lebar. kemudian dengan tangan sebelah memainkan ju¬rus Pah ong tou to (raja lain menyinggih pagoda) dia lepaskan sebuah pukulan dengan Bu siang sin kang untuk menyongsong datangnya ancaman lawan. Terdengar Bi hong siancu menjerit kaget. Sums Thian yu menjadi terperanjat sekali setelah menyaksikan peristiwa itu. sebuah pukulan yang dahsyat segera di tolak ke depan dan mengirim tubuh Bi hong siancu sampai sejauh satu kaki lebih. sepuluh gulung desingan angin tajam pun segera mengurung tubuh Bi hong siancu dengan kaitanya. rupanya kau masih belum tahu siapakah diriku ini. . dia lantas membentak kerss: "Adik Lan.. Siapa tahu justeru karena dia mundur. pikirnya: "Aduh celaka!" Menyusul kemudian.. kalau tidak. serta merta dia mundur kebelakang. tatkala ancaman lawan sudah hampir mengenai batok kepala¬nya. mendadak jago muda kita berjongkok. makhluk tua itu segera membentak dengan suara gusar: “Bocah keparat.

Tiraikasih Website http://kangzusi.. akhirnya dengan perasaan tak percaya dia mengawasi musuhnya dengan mata terbelalak. Makhluk tua itu mendonggakkan kepala dan kembali tertawa seram... dia mengawasi wajah Suma Thian yu lekat-lekat. "Blaaammmmmmm.. Tubuh si makhluk tua yang sedang melancarkan serangan ke bawah itu segera dikirim sejauh lima langkah lebih dari posisi semula oleh sisa benturan ke dua gulung tenaga raksasa itu. kemudian bentaknya gusar: Bocah keparat.. lama kemudian baru pelan-pelan ujarnya: "Bocah keparat. Selesai tertawa.” “Kau pun hebat juga!" sahut Suma Thian yu sembari melompat bangun dari atas tanah. makhluk tua itu sama sekali tidak berganti jurus. Suma Thian yu sendiripun menderita kerugian akibat dari benturan mana.!" Suatu benturan nyaring yang amat memekikkan telinga segera berkumandang mencekam keheningan. Dua gulung tenaga yang maha dahsyat itu segera saling bertemu di tengah udara. seperti gembira seperti sedih. mukanya hijau membesi dan sama sekali tiada warna darah. maka menghadapi kejadian tersebut. dengan sepasang mata yang dingin bagaikan es. tahukah kau sudah berapa tahun lohcu berdiam ditempat ini?" . suaranya amat tak sedap didengar. seperyi tertawa seperti juga menangis.com/ Berhubung peristiwa itu berlangsung amat mendadak. Begitu berhasil berdiri tegak. tidak kusangka kalau kau memiliki kepandaian silat yang begitu tangguh jauh di luar dugaan semula. sekarang dia sedang tertunduk di tanah dengan wajah memucat. hatinya terasa amat sedih. makhluk tua itu tak menyangka kalau anak muda tersebut memiliki ilmu silat yang amat tinggi. tubuhnya segera mundur dengan sempoyongan. mahkluk tua itu segera mengawasi anak muda tersebut tanpa berkedip.

" kembali makhluk tua itu bercerita dengan asyik nya. segera tanyanya dengan ragu ragu: "Buat apa kau memberitahukan segala sesuatunya itu kepadaku? Hmm. "paling tidak ada empat ribu orang yang sudah terkubur disini. apa kau anggap kesemuanya itu bisa menggertak aku sehingga membuat aiu jadi ketakutan?" Waktu itu si makhluk tua tersebut sedang bercerita dengan asyik. Dengan sinar mata yang buas dan wajah yang menyeramkan. Waktu itu Suma Thian yu sudah membuat persiapan yang matang.. diantaranya entah berapa banyak yang merupakan jago-jago berilmu tinggi" Ketika mendengar ucapan tersebut. sengaja membual dan sok gagah. hawa pukulan Bu siang sin kang pun turut mengalir keluar kerika dua gulung kekuatan besar itu sekali lagi saling membentur di tengan udara.com/ "Aku toh bukan apa-apa mu. terjadilah ledakan dahsyat yang mengerikan sekali. ketika kena disemprot oleh Suma Thian yu. selama ini entah berapa banyak manusia yang telah mampus dalam lembah pemakan manusia ini" "Aku toh tidak mengawasimu sepanjang tahun. segulung angin puyuh yang amat hebat lang¬sung saja mengurung tubuh anak muda itu. darimana mungkin bisa mengetahui se¬gala tetek bengek urusanmu itu?” “Ehmmm.Tiraikasih Website http://kangzusi. makanya aku hendak memberitahu¬kan kepadamu. Suma Thian yu menjadi tercengang dan tidak habis mengerti. sudah tiga puluh tahun lamanya aku berdiam disini. dia sama sekali tidak gugup atau gelagapan menghadapi lawan. Sepasang ujung bajunya segera dikebaskan keluar. dia segera menga¬yunkan telapak tangannya melepaskan sebuah pukulan dahsyat. Terasa desingan angin tajam menderu-deru.. . dari mana bisa tahu?" "Betul.. kontan saja amarahnya memuncak.

keadaannya mengerikan sekali. Bi hong siancu merasa jantungnya berdebar keras. bahkan sejak kini akan kuhapus larangan yang terpasang di depan lembah sana" Suma Thian yu memahami maksud ucapan lawannya. Terseret oleh sisa kekuatan yang memancar ke empat penjuru. mau tak mau makhluk tua itu harus memeriksa pemuda ingusan yang terada dihadapannya sekali lagi. Mendengar kalau ke dua orang itu hendak bertarung.. ujung bajunya sampai berkibar terhembus angin. inilah senyuman pertama yang disaksikan Suma Thian yu sejak mereka berdua memasuki lembah tersebut . kesempatan yang baik sukar ditemukan.com/ Bukan saja bumi turut bergoncang. selapis hawa kegirangannya segera menghiasi wajah makhluk tua itu. aku akan melempar batu-batu untuk memancing datangnya batu kemala. tubuh kedua orang itu bergoncang keras sekali.Tiraikasih Website http://kangzusi. tapi setelah dipikir kembali. Dari sini. asalkan kau tak sampai kena kurobohkan dalam jangka waktu seratus gebrakan saja kalian berdua dapat pergi dari sini de¬ngan selamat. apalagi setelah ditinjau dari adu kekuatan yang barusan . lohu pun akan menghadiahkan sebuah mestika untuk kalian. Dua kali gagal merobohkan lawannya. kau merupakan satu-satunya musuh tangguh yang pernah kujumpai selama puluhan tahun ini. Selang beberapa saat kemudiau. dia ingin mencegah pertarungan itu. mari kita mencoba sekali lagi. bisa disimpulkan kalau dia adalah seorang iblis yang kecanduan ilmu silat... sambil tertawa seram dia baru berseru lantang: "Bocah keparat. batu berguguran dan pasir beterbangan. aku akan berusaha dengan segala kemampuan" Mendengar Suma Thian yu mengartikan permintaannya. segera serunya: "Baik. maka dengan cepat dia bertanya lagi: "Dan mulai sekarang tak akan makan daging manusia lagi?” "Ehmmmm!" Suma Thian yu menjadi amat gembira.

Menghadapi ancaman yang datangnya secara tiba-tiba itu. namun kedahsyatannya tak bisa dipandang enteng. Makhluk tua itu segera menyingkirkan rambutnya yang panjang kesamping sehingga nampak wajahnya yang penuh bulu. dililat jurus serangan yang digunakannya jurusjurus biasa. kemudian setelah masing-masing membentuk gerakan setengah lingkaran. Suma Thian yu tidak mundur. sebaliknya malah maju.Tiraikasih Website http://kangzusi. dengan jurus Cong eng poh toh (elang ganas menubruk kelinci) dia terkam tu¬buh Suma Thian yu secara ganas. serunya: "Hei bocah. dengan penyerangan menggantikan pertahanan dia memunahkan datangnya ancaman tersebut dengan jurus Si gou wang gwat (radak memandang rembulan) “Jurus pertama!” Bi hong siancu segera berteriak keras. kau yang menghitung. dia dapat menyimpulkan kalau kekasihnya sama sekali tidak kalah de¬ngan lawan.. kemudian dengan jurus . Makhluk tua itu tertawa seram. Maka dari itu ucapan yang sudah berada diujung bibirnya itu segera ditelan kembali. rasa irinya amat besar. Makhluk tua itu memang bersifat buas.com/ berlangsung. Suma Thian yu segera melayang mundur kebelakang.. Mengikuti datangnya gerakan tersebut. itulah sebabnya serangan yang dilancarkan kini semuanya ganas dan tak mengenal ampun! Jangan. kemudian sambil menyeringai seram. kita membatasi hanya seratus jurus saja!” Selesai berkata dia segeri menyerbu kedepan Suma Thian yu dan menyerang tubuh bagian bawah pemuda itu dengan jurus Tui san tian-hay (mendorong bukit membendung samudra). dia paling benci kalau ada jagoan persilatan yang mampu menandinginya. seluruh tu¬buhnya melejit ke udara dengan jurus It hok cong thian (bangau sakti menembusi langit) ketika berada satu kaki dari permukaan tanah sepasang lengannya membuat gerakan saling menyilang ditengah udara.

Oleh sebab itu semua serangan dilancarkan dengan mantap dan berhati-hati sekali. Semua pukulan dilepaskan secara mantap dengan perhitungan yang matang.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ Khong ciok kay tian atau burung merak mementang sayap dia tangkis datangnya serangan tersebut. dia merasa semua persoalan yang menyangkut jiwa orang banyak merupakan masalah penting Yng harus diutamakan. bahkan menyangkut pula entah berapa ribu jiwa manusia yang tanpa sengaja tersesat dalam lembah terlarang ini. makhluk tua itu segera memperingat kan dengan lantang: “Hei bocah. mungkin didengar pun belum pernah. untuk sementara waktu dia lupa untuk menghitung. Dari sini dapat disimpulkan kalau Suma Thian yu adalah seorang pendekar muda yang berjiwa besar dan berwatak mulia. makhluk tua itu segera memberi peringatan. Sistim pertarungan yang begini aneh ini bukan saja tak pernah dijumpai. Mendadak terdengar Bi hong siancu berseru keras: "Jurus kelima puluh!” . sedikit pun tak berani mempunyai ingatan untuk meman¬dang enteng lawannya. untuk sesaat matanya men¬jadi terbelalak dan mulutnya melongo. Suma thian yu telah memusatkan segenap perhatiannya untuk menghadapi musuh. dia tahu hasil pertarungan malam ini bukan cuma menyangkut keselamatan bagi dia dan Wan pek lan saja. sudah jurus ke tiga!" Dia seperti mengutirkan Wan Pek lan lupa untuk menghitung jurus serangan yang dipakai maka setiap kali melepaskan satu serangan. Bi hong siancu amat menguatirkan keselamatan kekasihnya. semuanya menggunakan ilmu Tay kim to liong pat ciang ajaran Put Gho cu. Sambil melancarkan serangan. jurus disusul dengan jurus.

aku nasehati kepadamu lebih baik jangan bermimpi disiang hari bolonglagi!” Suma Thian yu tertawa keras...” Suma Thian yu turut tertawa panjang. .. ujung bajunya berkibar kian kemari. "Haaahh... selama puluhan tahun baru bertemu tiga orang yang lain. disusul kemudian segulung angin pukulan yang tajam dengan membawa suara desingan tajam langsung menggulung tubuh si makhluk tua tersebut. Siapa tahu Suma Tian yu berbuat demikian dengan maksud memancing musuhnya untuk perangkap.. tahu-tahu pihak lawan sudah menerobos masuk dari sisi tubuhnya. hal ini membuatnya cepat-cepat menghindar dengan tergopoh-gopoh..com/ Merdengar itu. segulung angin ruyuh dengan kekuatan dua ratus kati langsung menyapu tubuh Suma Thian yu.. sudah lima puluh gebrakan kita bertarung. mendadak gerakan tubuhnya ikut berubah. kali ini dia mengembangkan gerakan langkah Cok liong luan ka cap lak poh untuk bergerak kian kemari. "kau benar benar hebat. belum juga ketahuan hasilnya.masih terlampau awal untuk berkata demikian jengek makhluk tua itu dengan nada mencemooh.. ditengah udara segera berkumandang suara guntur menggelegar dengan kerasnya. tiba-tiba saja dia membentak kerat: “Lihat serangan!” Dengan jurus Seng gi im pian (bintang bergeser awan berubah). "bocah keparat!" teriaknya sambil menahan geram. lalu dengan jurus To thian huan jie (mencuri berganti waktu) untuk mengancam jalan darah Ki bun hiat ditubuh mahkluk tua itu..Tiraikasih Website http://kangzusi. makhluk tersebut segera berpekik keras berulang kali. begitu musuh mundur... Si Makhluk tua tersebut hanya merasakan pandangan matanya menjadi kabur... kemungkinan besat kau akan bertemu dengan satu satunya orang yeng bisa mengalahkan kau selama tiga puluh tahun terakhir ini pada hari ini" "Mengalahkan aku?" Heeehh.. kauadalah orang ke empat yang bisa melawanku melebihi lima puluh jurus.. gerakan tubuh segera berubah. heeeeh.haaaahh.

Tampaknya makhluk tua tersebut telah menghimpun hawa sesatnya secara diam-diam dan berencana untuk melancarkan sebuah serangan maut untuk merebut kemenangan. tanpa terasa ia memuji: “Sebuah ilmu pukulan yang amat dahsyat. Siapa tahu. Betul juga. mendadak terdengar mahkluk tua itu membentak dsngan keras: . "Blaaaammmmm!” Ketika angin pukulan yang dilancarkan Suma Thian yu menghantam di atas batu karang pada bukit tersebut. Bi hong siancu menjadi termangu menyaksikan kedahsyatan kekasihnya..Tiraikasih Website http://kangzusi. cepat tubuhnya melompat mundur sejauh dua kaki lebih dari posisi semula. keadaannya seperti dilanda oleh gempa bumi saja. setelah debu berterbangen dan suara menjadi sirap mendadak terdengar suara gemerutuknya tulang belulang yang amat nyaring. tapi waktu itu si mahkluk tua pun sedang dibikin terperana oleh kedahsyatan lawannya. pasir dan debu ikut berhamburan ke mana-mana. kontan saja batu dan pa sir berguguran. belum pernah makhluk tua tersebut menyaksikan ilmu pukulan seindah ini. Diam-dian Suma Thian yu merasa girang... setelah terdengarnya suara gemerutukan nyaring itu. dimana angin pukulan itu menyambar. Sejak dulu hingga sekerang. seluruh permukaan bergoncarg keras.com/ Jurus serangan ini tak lain adalah satu jurus dari ilmu pukulan Sian Po hong cian ajaran Cong liong lo sianjin. tentu saja diapun tidak mengajukan protesnya atas kesalah mana. jurus yang keenam puluh enam!” Saking girangnya sampai dia menyebutkan jurus serangannya lebih banyak dari keadaan yang seharusnya. dia tak berani menyambut dengan kekerasan. sehingga ia tidak merasakan hal ter¬sebut. kedahsyatannya luar biasa. dia makhluk tua tersebut sudah dibikin ketakutan hingga pecah nyali dan sejak kini tak akan berani untuk melakukan serangan lagi.

Buru-buru dia menghimpun segenap tenaga dalam yang dimilikinya dan mengeluarkan ilmu bobot seribu untuk menahan gerakan ba-dannya. Baru saja tubuhnyta meluncur ketengah udara. ejeknya: .. segulung hawa dingin telah menyambar lewat dan suara gemuruh yang keras dan memekikkan telinga pun menggelegar dari arah belakang. Suma Thian yu segera merasakan nafasnya menjadi sesak. kini sudah kena tersapu hingga rata dengan tanah. Bi hoig siancu sendiripun merasakan jantungnya berdebar keras. Begitu ucapann tersebut selasai diutarakan. sambil mengulumkan senyuman yang angkub dan bangga. tubuhnya yang bergerak ke depan pun seakan-akan dihisap oleh sesuatu kekuatan yang maha dahsyat. tak sebutir batupun yang kelihatan. Pada saat intulah terasa ada segulung angin pukulan yang lembut dan halus menyambar kedepan menyambar kehadapan tubuhnya. pekiknya didalam hati: “Ooohh. dengan gerakan Yau cu huan sin (burung belibis membalikan badan) seluruh tubuhnya melejit ke samping untuk menghindarkan diri dan ternyata ia tak mampu untuk melancarkan perlawanan. kesemuanya ini kontan saja membuat hatinya terkesiap.Tiraikasih Website http://kangzusi. Suma Thian yu amat terperanjat.com/ “Kaupun boleh merasakan sebuah pukulan ku ini!” katanya kemudian. dengan cepat ia menjulurkan lidahnya karena kagum. Rupanya batuan cadas yang berada dibelakang tubuhnya itu. Dengan cepat Suma Thian yu membalikkan badannya. sungguh berbahaya!" Kemudian teriaknya dengan lantang sekali: "Jurus ke enam puluh tujuh!" Makhluk tua iiu kelihatan gembira sekali setelah menyaksikan Suma Thian yu sama sekali tak mempunyai kepandaian sakti untuk membendung serangan mautnya tadi.

kau kelewat menghina orang. dia lantas melomp[at kehadapan pemuda tersebut. kemudian melepaskan pula dua buah jurus serangan untuk meneter musuhnya. seratus juruspun belum habis.... hari ini kalau ada kau tak akan ada aku!” Berbicara sampai disitu.?” Suma Thian yu segera mendengus dingin.weeeass! weeesss! weeess! secara beruntun ia lancarkan tiga buah serangan berantai yang semuanya dahsyat dan luar biasa.. teriaknya keraskeras: Bagus sekali bocah keparat.?” Kembali mahkluk itu itu melancarkan beberapa gerakan untuk memunahkan ancaman lawan. "Hmmmm. begitu mendengar Suma thian yu memakinya sebagai ilmu silat kucing kaki tiga saja. mana boleh berganti acara.. bagaimana kalau kita berganti acara saja?” “Tidak bisa. Dengan mengeluarkan ilmu langkah Ciok liong luan poh ajaran dari Siau yau kay Wi kian secara mudah sekali Suma thian yu berhasil memunahkan ancaman tersebut satu per satu.com/ "Bagaimana? Apakah nyalimu sudah dibikin pecah karena ketakutan...... Suma Thian yu segera berseru dengan suara lantang: “Sisanya bagaimana kalau kita selesaikan dengan menggunakan senjata tajam saja?” “Senjata tajam? Selama hidup belum pernah lohu mempergunakan senjata tajam untuk bertarung!” .Tiraikasih Website http://kangzusi. kemudian teriaknya dengan suara lantang: “Sekarang sudah tujuh puluh gebrakan! Jika pertarungan macam begini dilangsungkan terus. seratus juruspun belum tentu akan ketahuan siapa yang unggul dan siapa yang kalah.!” Makhluk tua tersebut selamanya sombong. lebih baik kau jangan mencobah untuk ngomong besar lagi... kontan saja dari malu ia menjadi marah. tinggi hati dan tak pernah memandang sebelah matapun terhadap orang lain. kemudian. sambil berkaok-kaokpenuh kegusaran. kalau permainan kucing kaki tiga sih tak akan bikin keder orang lain..

mahkluk tua ini sudah mempunyai hitungan. bila pertarungan tersebut dilangsungkan lebih jauh. kau jangan ngawur. Serangan berantai yang maha dahyat tersebut kontan saja membuat si mahkluk tua itu kerepotan setengah mati.Tiraikasih Website http://kangzusi. terpaksa ia menghimpun hawa murninya dari Tan tiam kedepan dada.. mahkluk itu itu segera memprotes. kedua orang itu kembali terlibat dalam pertempuran yang sengit. Bi hong siancu yang menyaksikan batas seratus jurus sudah hampir berakhir menjadi kegirangan. sekalipun masih ada seratus jurus pun belum tentu dapat mengungguli lawannya. didalam pukulan tendangan dipakai dua jurus serangan. maka Wan pek lan buru-buru berteriak dengan suara lantang: “Jurus kedelapan puluh!” Sekarang. Menyusul kemudian. sekarang baru jurus ketujuh puluh lima!” Wan pek lan yang merasa bahwa kekasihnya pasti akan berhasil memenangkan pertarungan ini. kemudian dengan jurus Peng lui san lian (guntur menggelegar petir menyambar) secepat kilat membacok tubuh mahkluk tua tersebut. jangankan masih sisa dua puluh jurus. dia melancarkan pula serangan sergapan balasan secara nekad. kakinya dengan jurus Kui seng ti to(Bintang timurmenentang bintang kejora) dia tendang tubuh bagian bawah mahkluk tua tersebut.. umpatnya: “Bocah perempuan sinting. hatinya makin mantap dan rasa percaya diri pun tumbuh. dan masingmasing sudah bertarung tiga gebrakan lagi. “Jurus ke tujuh puluh enam!” teriaknya keras-keras. dia tahu. . Mendengar itu. nyalinya bertambah besar. dia segera membantah pula: “Tadi. kenapa? Apa tidak benar?” Sementara pembicaraan berlangsung.com/ Suma Thian yu benar-benar didesak sehingga apa boleh buat. sebab selama ini Suma thian yu tidak pernah memperlihatkan gejala akan kalah.. sambil berkaok-kaok karena kegusaran.

Segulung hawa pukulan yang dingin merasuk tulang langsung saja mengurung seluruh badan Suma thian yu. daripada membangkang... lalu ditolak kedepan. Menghadapi ancaman bahaya yang berada didepan mata. ting¬gal lima jurus saja. dalam bahaya dia .haaah...?” seru Suma Thian yu sambil tertawa terbahak-bahak. telapak tangan kanannya membentuk gerakan satu lingkaran ditengah udara. “Baiklah. Suma Thian yu sama sekali tidak gugup. telapak tangan kirinya segera diayunkan kemuka. segera bentaknya dengan penuh kegusaran: "Bocah keparat. lebih baik aku akan menurut saja. tidak ku sangka kalau kau bisa melewati delapan puluh gebrakan dengan lancar. betulkah kau merasa beruntung atau tidak?” Kembali Suma Thian yu tertawa ringan.Tiraikasih Website http://kangzusi. segenap kepandaian silat yang lohu miliki akan dipergunakan dalam lima jurus yans terakhir ini aku akan membuat hatimu takluk seratus persen!” “Haaahh." Seusai berkata. mari! Lohu akan melanggar kebiasaan dengan menganggap delapan puluh jurus sebagai sembilan puluh lima jurus.com/ Cemas dan mendongkol membuatnya makin naik darah. "bukankah hal ini akan menguntungkan diriku?" "Menguntungkan memang cuma kau akan segera membuktikan sendiri. Siapa tahu. segulung angin pukulan berhawa lembut segera meluncur kedepan.. Suma Thian yu pun segera melontarkan pula sebuah pukulan dengan ilmu pukulan Sian po hwee hong ciang yang maha dahsyat itu. tiba-tiba terdengar makhluk tua itu tertawa terbahak bahak sambil menjengek: "Pukulan yang inilah baru merupakan seranganku yang sesungguhnya.. haahh. mari. mari.. lima jurus serangan dahsyatmu akan kusambut semuanya!” Makhlus tua tersebut tidak berbicara lagi. disaat kedua gulung angin pu¬kulan itu saling membentur satu sama lainnya..

kedua orang tersebut jadi saling melontarkan serangan dengan mempergu¬nakan sepasang telapak tangan. mereka berdua saling mengerahkan tenaga dalam untuk melakukan perlawanan. Bi hong siancu yang sebenarnya sudah merasa makin kuatir lagi. sebab pertarungan seperti ini selamanya mempertaruhkan jiwa raga mereka sendiri. Dalam waktu singkat seluruh angkasa sudah dipenuhi oleh desingan angin tajam. Pertarungan adu kekerasan seperti ini hanya akan berlangsung jika orang yang terlibat dalam pertrungan adalah jago-jago berilmu tinggi. mereka berdua baru dapat dilerai apabila salah satu diantara mereka sudah tewas. disamping itu bisa pula membuat isi perut musuh hancur berantakan termakan serangan maut itu hingga akhirnya tewas. kalau tidak.com/ mencari selamat lantaran telapak tangan kanannya sudah keburu di dorong kedepan dan tak leluasa untuk menarik kembali. Tapi hanya dengan jalan ini pula orang baru bisa mengetahui sempurna atau tidaknya tenaga dalam seseorang. sementara telapak tangan kirinya dengan menghimpun tenaga sebesar delapan bagian sudah melancarkan bacokan secepat kilat. empat telapak tangan yang saling menempel membuat empat gulung aliran listrik yang saling membentur pada jarak tiga langkah. Dengan begitu. dia tahu kalau pertarungan sudah meningkat dari posisi yang sangat gawat. Namun pertarungan semacam inipun merupakan pertarungan yang sangat menghamburkan tenaga. .Tiraikasih Website http://kangzusi. terpaksa dia menggunakan telapak tangan kanannya untuk menahan serangan. orang luar tak pernah akan berhasil mencegah berlangsungnya pertarungan tersebut kecuali secara kebetulan datang seorang jago lihay yang berilmu jauh lebih tinggi dari mereka berdua. memandang dua orang yang saling berhadapan dengan mata terpejam dan peluh membasahi tubuh mereka itu.

akhirnya sudah pasti ada salah satu pihak yang akan tewas. paras muka Sama Thian yu dari hijau membesi telah berubah menjadi pucat pias. hatinya semakin gelisah lagi. bila pertarungan semacam ini dilangsungkan lebih jauh. Sebab pertarungan yang sekarang sedang meningkat pada keadaan paling gawat dan setiap saat bisa mengakibatkan kematian yang fatal bagi mereka yang lengah. ayo cepat hentikan serangan kalian. segra teriaknya keras-keras: "Hei.. Apabila keadaan seperti berlangsung lebih lanjut maka kedua belah pihak akan sama-sama terluka dsn bahkan bisa jadi akan berakibat kematian untuk mereka berdua..com/ Dalam keadaan demikian.. Sedangkan keadaan dari si makhluk tua itu pun tak jauh berbeda. Kau suruh aku menghitung dengan cara bagaimana? Bukankah lima jurua terakhir sudah lewat?" Sekalipun dia sudah berteriak sekeras-kerasnya.Tiraikasih Website http://kangzusi. Bi hong siancu benar-benar merasakan hatinya berdebar keras. bibirnya terkatup kencang-kencang dsan wajahnya menunjukan penderitaan. hal tersebut tak akan mempengaruhi keadaan dalam arena. atau mungkin sampai putus lidahnya sekalipun. . jangan bertarung lagi. butiran keringat sebesar kacang kedelai telah membasahi jidatnya dan mengucur kebawah. makhluk tua. Waktu itu. bahkan dari ubun-ubun mereka memanancar keluar kabut berwarna putih. seakan-akan tidak mengubris perkataannya.. seluruh tubuhnya basah kuyup oleh keringat. dengan perasaaa kuatir teriaknya tiba-tiba: “Hei.” Tapi ketika dilihatnya kedua belah pihak tetap berdiam diri. apabila salah satu pihak berpikiran bercabang sehingga serangan hawa murninya mengendor. sudah pasti tenaga dalam musuh akan segera menyusul masuk ke dalam isi perutnya dan berakibat kematian baginya. Dengan cepat satu ingatan melintas dalam benaknya.

Ketika berada dalam gua dan salah makan daun Jin sian kiam lan.. kekuatan mereka tetap berimbang satu sama lainnya. Pepatah kuno mengatakan: Bila ada dua harimau yang bertarung. bahkan bila ia bertindak secara gegabah pun bisa jadi akan menimbulkan bencana kematian bagi dirinya. tenaga dalamnya telah bertambah dengan pesat. disaat itulah yang tangguh bakal muncul sebagai pemenangnya. Walaupun demikian. Mendadak. maka dasar tenaga dalam yang dimiliki nya boleh dibilang kuat sekali. sehingga mencapai enam puluh tahun hasil latihan lebih. akhirnya toh akan muncul juga saat untuk menentukan siapa yang lebih tangguh dan siapa yang lebih lemah. Di dalam dunia persilatan.Tiraikasih Website http://kangzusi. Jilid 18 Tahun ini. Sebaliknya. salah satu diantaranyaa akan terluka. meski usia Suma Thian yu baru tujuh delapan belas tahunan. kesempurnaan tenaga dalam yang dimiliki sekarang pun paling tidak masih diatas enam puluh tahun hasil latihan.. kemudian minum obat Ku ciang sin yok. sedangkan yang lemah akan menemui ajalnya.. sebab itulah meski beradu tenaga-tenaga dalam dengan si makhluk tua sekarang.com/ Bi hong siancu Wan Pek lan nampak gelisah sekali bagaikan semut dalam kuali panas. makhluk tua tersebut sudah berusia tujuh puluh tahun lebih. terutama sekali dalam tenaga dalam. tapi berhubung sejak kecil sudah memperoleh guru pan dai dan sejak kecil pula melatih ilmu Kui goan sim hoat.. tak mungkin akan terdapat dua orang manusia yang mempunya ilmu silat seimbang. . tak mungkin hasil yang dicapai orang yang satu akan sama dengan orang yang lain. tapi apa pula yang bisa dilakukan olehnya dalam keadaan seperti ini? Jangankan dia tidak berkemampuan untuk memisahkan kedua orang ini.

kalian berdua harus segera menghentikan permainan yang tak bermanfaat ini!" Sembari berkata.... kedua orang itu segera merasakan semangatnya menjadi segar kem bali dan kekuatannya seperti beratus kali lipat lebih besar keadaan semula. tampak olehnya setitik cahaya hitam secepat kilat meluncur kedalam lembah. bersamaan dengan munculnya tosu tua itu pun suara seruling tadi menjadi sirap dan hilang. Ternyata aneh sekali.com/ Dari atas bukit Kun san berkumandang suara seruling yang mengalun tiba mengikati hembusan angin.Tiraikasih Website http://kangzusi. tahutahu dihadapan mukanya telah berdiri seorang kakek berdandan seorang tosu. Pelan-pelan makhluk tua itu membuka sepasang matanya.haaaa.. suara yang mengalun menembusi lembah bergema pula ke dalam telinga kedua orang tersebut.haaaa. "Criiitt. dari arah punggung bukit sana muncul setitik bayangan hitam yang secapat sambaran petir meluncur masuk kedalam lembah Si jin kok.. Tak selang berapa saat kemudian. kemudian sambil tertawa terbahak-bahak serunya: "Haaaah. . Tampak tosu tua itu memperhatikan sekejap kearah Bi hong siancu. Tak sempat lagi bagi Bi hong siancu untuk menegur. seruling bambu ditangannya segera ditutul pelan ketengah-tengah orang yang sedang bertempur itu. Bi hong siancu Wan Pek lan segera mengangkat kepalanya sambil memandang ke depan.!" dari mulut seruling menyem¬bur kelur segulung hawa pukulan berwarna putih dan menyambar ketubuh dua orang yang sedang bertarung tadi... dari balik sorot matanya itu terpancar keluar perasaan bingung dan tidak habis mengerti.. Kedua orang itu segera merasakan udara di sekeliling tubuhnya membuyar dan tubuh mere ka yang sempoyongan pun segera melompat mundur kebelakang. Suara seruling yang mengalun diudara pun menyusul bayangan hitam yang meluncur tiba itu bergema makin keras.

gurunya dua bersaudara Thia yang mempunyai janji dengan anak muda tersebut. mungkin kau telah memperoleh suatu penemuan aneh bukan?" Merah padam selembar wajah Suma Thian yu karena jengah.Tiraikasih Website http://kangzusi...haaah..Hu hok. tapi segera jawabnya dengan marah: "Urusan ini merupakan persoalan pribadi lohu sendiri.haaah. Heng si Cinjin pun mengalihkan kembali sorot matannya ke wajah manusia aneh tersebut. . cepat-cepat dia mengangguk.baru berapa hari tidak bersua. cianpwee terlalu memuji. kedatanganmu tepat sekali. Sedangkan Suma Thian yu segera menjura sembari berseru: "Cianpwe.. tenaga sinkang yang dimiliki Suma siauhiap sudah memperoleh kemajuan yang amat pesat. sungguh mengagumkan. dengan gusar dia menegur: "Rupanya kaulah yang berbuat ulah disini... sampai lama sekali dia tak mengucapkan sepatah kata pun...haah. sungguh menggembirakan.. Sambil mengelus jenggotnya. "Aaah. setiap umat persilatan yang menyinggung soal bukit Kun san di telaga Tong tin.haah.. mahkluk tua itupun nampak terperanjat. untung saja selembar jiwa boanpwe masih bisa diselamatkan!" Ternyata orang yang barusan munculkan diri itu adalah Heng si Cinjin.. "Haah. "Haah. boanpwee hanya berilmu cetek" Setelah berbasa-basi sebentar.. orang lain tak usah mencampurinya" Heng si Cinjin segera tertawa terbahak-bahak.com/ Menanti si makhluk tua itu dapat berdiri tegak. sorot matanya segera dialihkan kewajah tosu tua yang baru muncul itu dan menatapnya lekat-lekat. Heng si Cinjin segera tertawa terbahak-bahak. baik-baik menjadi ciangbunjin partai Mao san buat apa kau lari ketempat seperti ini untuk memakan daging menusia? Sebenarnya apa mak sud dan tujuanmu yang sebenarnya?" Begitu berjumpa dengan Heng si Cinjin.

Tiraikasih Website http://kangzusi. bila orang lain mengetahui akan persoalan ini. Apabila malam hari sudah tiba. secara rahasia sekali dia memasuki bukit Kun san dan menyembunyikan diri disitu untuk berlatih ilmu silat. malam ini dia telah bertemu dengan lawan tandingnya. maka untuk meyakinkan ilmu tersebut orang yang bersangkutan harus memakan daging manusia setiap harinya. sekarang kau makan daging manusia disini. dia segera meninggalkan kedudukannya sebagai Ciangbujin dan menyembunyikan diri disitu.com/ mereka akan segera teringat pula dengan nama Pinto. Selama tiga puluh tahun ini. dia pun akan muncul dari daerah terlarangnya untuk memancing saudagar atau orang orang persilatan guna memasuki lembah Si jin kok. disanalah korbannya dibunuh dan daging mereka disantap. Hu Hok cu yang memperoleh kitab pusaka mana menjadi kegirangan setengah mati. padahal yang benar Hu Hok cu memrunyai maksud tujuan yang lain. dia pun mendirikan batu peringatan dan menjadikan daerah tersebut sebagai daerah terlarang. sementara dia sendiri mengembara didalam dunia persilatan. bukan saja suasana diseputar sana dibikin menyeramkan. namun ilmu silat yang dimiliki pun tidak memperoleh kemajuan yang pesat sekali. Siapa sangka. tapi baru setahun menjabat sebagai ketua. berhubung didalam kitab pusaka yang diperolehnya untuk melatih semacam ilmu sesat dibutuhkan kekuatan dari sari manusia. mereka masih mengira pintolah yang membuat ulah dengan mencelakai sesama umat manusia" Ternyata makhluk tua itu merupakan ciangbunjin angkatan ke sembilan belas dari partai Mao san yang bernama Hu Huk cu. entah berapa banyak sudah manusia yang menemui aja1nya disini. bukan . Banyak orang mengira Hu Hok cu sudah bosan dengan kehidupan keduniawian dan mengggundurkan diri hidup menyendiri. dia telah menyerahkan jabatan sebagai ketua tersebut kepada sutenya Hu Yan cu.

mengapa kau tak pernah melangkah masuk kedalam lembahku ini?" Heng si Cinjin tertawa bergelak. katanya kemudian: "Malam ini mengapa pula bisa muncul disini?" "Ditengah kegelapan malam aku sering kali mendengar suara gemuruh dan suara ledakan keras.haaaaa. mereka tidak habis mengerti apa sebabnya orang itu jadi sinting.. "Haaaaa. namun tidak berhasil menemukan gua ini" Sambil tertawa. selama tiga puluh tahun ini. Hu Hok cu baru menghetikan tariannya macam orang gila itu dan menunjukkan wajah berseri-seri.. sebaliknya dia malah menari-nari dengan girangnya.haaaa. Lama kemudian.com/ saja dipecundangi. Ha Hak cu merasa gusar sekali setelah mendengar umpatan dari Heng si Cinjin tersebut. selama ini pinto mengira apa yang tersiar dalam dunia persilatan sebagai berita bohong yang ada maksud untuk merusak nama pinto beberapa tahun yang berselang itu. sambil tertawa seram segera teriaknya keras-keras: "Tosu. Sementara itu.. bukan saja berita mana tidak membuat merasa malu atau rendah diri. Hu Hok ca menggelengkan kepalanya berulang kali. setiap kali pula pinto pasti muncul untuk melakukan penyelidikan. . kutemukan kehadiranmu disini. tentu saja aku tak pernah menyangka kalau Si jin ong (raja pemakan manusia) yang paling ditakuti orang dalam dunia persilaian bukan lain adalah dirimu" Tatkala Hu Hok cu mengetahui bahwa orang persilatan merasa ketakutan karena dia pemakan manusia.. akhirnya setelah melakukan pengintaian berulang kali.Tiraikasih Website http://kangzusi. bahkan nyaris nyawanya akan turut melayang. bahkan sambil tertawa terbahak-bahak berteriak sekeras-kerasnya: "Aku telah berhasil! Aku telah berhsil!” Tentu saja sikap macam orang gila ini membuat Heng si Cinjin dan Suma Thian yu menjadi kebingungan setengah mati. pinto pun pernah melakukan pemeriksaan disini.

com/ "Toyu!” katanya kemudian. dipandangnya Hu hok cu sekejap dengan sorot mata penuh welas kasih. bukankah hal ini kedengarannya lucu dan menggelikan? Tatkala Heng si Ciniin mendengar ucapan nya yang membual itu seketika itu juga dia menggelengkan kepalanya berulang kali sambil menghela napas. bisa jadi dia akan lupa makan dan tidur hingga sikap maupun gerak geriknya menjadi berubah seperti orang gila. "lohu tidak akan tinggal disini lagi. haahh.. bahkan disana telah muncul se¬orang jago lihay yang berilmu silat beberapa kali lipat lebih hebat daripada kepandaiannya yakni Heng si Cinjin. se¬akan-akan orang lain sudah dibikin ketakutan oleh nama besarnya itu. bahkan yang lebih sinting lagi. tapi dia sudah melamun ingin menjadi seorang pemimpin dunia persilatan.. kemudian ujarnya: “Hu hok.. apakah kau tidak merasa jalan pemikiranmu itu menggelikan? Terlampau lucu dan kenak-kanakan?” “Kekanak-kanakan? Hmmm! Siapa yang bilang kalau aku si bodoh?” Hu hok cu balik bertanya. sekarang nama lohu seba¬gai Si jin ong (raja pemakan manusia) sudah termashuur diseluruh koloog langit. Demikian pula halnya dengan Hu Hok cu yang memusatkan segenap perhatiannya itu untuk mempelajari Mo Kang.. Orang lain mengumpatnya sebagai Si jin ong sebaliknya dia malah nampak kegirangan.Tiraikasih Website http://kangzusi.. tidak lama kemudian.haahh. disaat seseorang sedang kecanduan sesuatu. .haahh.. lohu akan menjadi raja dan pemimpin dari seluruh dunia persilatan baik diutara maupun selatan” "Ada kalanya. kesadaran jalan pikiran maupun gerak-geriknya sudah berbeda sekali dengan manusia biasa. Padahal dia seperti lupa kalau Suma Thian yu yang dihadapinya malam ini belum lagi bisa dkalahkan. dia ingin mengandalkan ilmu si¬lat yang tercantum dalam kitab pusakanya untuk merajai kolong langit. Dua orang manusia ini saja tak mampu dihadapi.

yakni berharap agar Hu hok cu . mari lohu akan membuktikan dahulu apakah kau mampu atau tidak!” Selesai berkata. “makan daging manusia tidak akau mambuat ilmu silat mu memperoleh kemajuan pesat. tapi keadaanmu sekarang malah justru bertambah parah!” Heng si cinjin sengaja berkata demikian karena dia mempuryai tujuan yang baik. dia telah mengelirkan segenap kemampuan yang dimilikinya untuk secara beruntun mele¬paskan empat lima buah pukulan. masih ketinggalan jauh!” Dicemooh orang. bahkan selama inipun dia sama sekali tidak melancarkan serangan balasan.Tiraikasih Website http://kangzusi. “Bagus sekali. sepasang telapak tangannya diayunkan kian kemari bagaikan orang gila. Hu hok cu segera melotot gusar. amarah Hu Hok cu sema¬kin memuncak. Menghadapi ancaman tersebut. Heng si Cinjin seakan-akan tak sudi memandangnya barang sekejap pun. Seperti juga yang pertama tadi. dengan penuh rasa penasaran bentaknya juga: “Kau berani memandang hina lohu?” “Betul!” Jawaban dari Heng si cinjin ini diutarakan dengan suara tegas dan keras. tiga puluh tahun berselang kau sudah begini. kembali Heng si Cinjin mempergunakan kelincahan tubuhnya untuk berkelebat kian kemari ditengah pukulan-pukulan musuhnya. "Ha Hok!" kembali dia mengejek. menurut pendapat pinto. setelah itu jengeknya: "Huuuh. rupanya kau sudah pernah mencicipi empedu macam hati singa sehingga berani menantang lohu? Mari. tahu-tahu dia sudah melayang ke samping untuk menghindarkan diri. ingin meninggalkan lembah Si Jin kok dengan begitu saja? Apakah kau tidak merasa kalu tindakanmu ini kelewat awal? bentak Heng si cianjin lagi.com/ Hmmm. diantara berkibarnya ujung baju. dengan jurus Im yang jut tong(Im yang mulia bergerak) dia langsung membacok tubuh Heng si cinjin.

inilah yang menjadi penyebab uta rna mengapa serangannya seperti tak berfungsi lagi. Tampak sepasang mata orang itu melotot be¬sar. bahkan boleh dibilang merupakan salah satu gembong iblis yang patut disegani oleh setiap orang. dia tahu apabila kesempatan yang sangat baik ini tidak segera dimanfaatkan untuk melumatkan ambisi dan kesombongan . Mau tak mau Heng si Cinjin harus merasa terkesiap juga. sepasang telapak tangannya segera dilontarkan ke muka melepaskan pukulan yang maha dahsyat. Hu Hok cu sedang beradu tenaga dalam melawan Suma Thian yu.Tiraikasih Website http://kangzusi. Tapi apa sebabnya kemampuan yang hebat ini seolah-olah tak mampu berkembang. Terutama sekali untuk melepaskan ilmu sesat nya dengan mempelajari ilmu lurus. yang telah diketahui tadi. bahkan tak berhasil meraih keuntungan apa-apa? Sesungguhnya kejadian ini tiada sesuatu yang aneh seperti. kepandaian silat yang dia miliki sebarangsudah mencapai tingkatan yang luar biasa.. hawa murninya telah menderita kerugian yang be¬sar sekali. melepaskan jalan sesat dan kembali kejalan yang benar. membuat hatinya terasa begitu sakit sehingga sukar dilukiskan dengan kata kata. Sekalipun hanya mempergunakan sisa kekuatan yang dimiliki. sebaliknya. akibat dari pertarungan itu. tatkala Heng si Cinjm muncul disana tadi. Benarkah ilmu siht yang dimiliki Hu Hok cu saat ini jauh lebih payah ketimbang tiga pulah tahun berselang? Tentu saja tidak. dengan menghimpun sisa kekuatan yang dimilikinya untuk melindungi badan. kenyataannya serangan mana masih merupakan satu ancaman yang serius. dengan demikian mengurangi bahayanya mati secara mengenaskan..com/ mau bertobat dari kejahatannya itu. Tapi perkataan dari Heng si Cinjin terse¬but ibaratnva sebilah pisau tajam yang lang¬sung menembusi ulu hati Hu Hok-cu.

. kemudian ia baru mengundurkan diri ke hadapan Heng si Cinjin dan berdiri serius disana. Mendadak. Pelan pelan Suma Thian yu meletakkan tu¬buh Hu Hok cu ke atas tanah dan membiarkaa dia duduk.! Suatu benturan keras yang mamt memekikkan telinga berkumandang memecahkan kesunyian” Menyusul kemudian. Orang itu memang Ha Hok cu... dengan sebuah kebasan yang mengerahkan tenaga sebesar tujuh bagian. sesungguhnya Heng si Cinjin merasa menyesal. Setelah berhasil menghajar tubuh Ha Hok cu tadi. Baru saja anak muda itu melayang turun ke atas tanah...... Buru-buru dia menghimpun hawa murninya secara diamdiam.. keadaannya tak jauh berbeda dengan sesosok mayat saja.. Suma Thian yu yang menyaksikan kejadian tersebut segera berpekik nyaring. “Akhhhh.!” Sesosok bayangan manusia bagaikan kayang-layang yang putus talinya segera terlempar ke tengah udara.. ia sambut datangnya ancaman lawan. Seketika itu juga ke dua gulung tenaga pukulan tersebut saling membentur satu sama lainnya ditengah udara...Tiraikasih Website http://kangzusi.. sementara wajahnya masih menunjukan sikap yang halus dan lembut. “Blaaammm... sekarang paras mukanya nampak pucat pias seperti mayat. setelah dijumpai Suma thian yu . dari tengah arena bergema suara jeritan ngeri yang amat menggidikan hati.. bayangan hitam tadi sudah meluncur jatuh dari atas dengan kecepatan yang luar biasa. sudah pasti orang ini akan menjadijadi kesombongan dan kesadisannya dikemudian hari.com/ gembong iblis tersebut. Suma Thian yu segera mementangkan lengan-nya untuk memeluk tubuh berbobot seratus kati lebih itu dengan suatu tangkapan. tubuhnya melejit ke tengah udara dan langsung menyambar ke arah mana bayangan hitam itu jatuh.

Siapa tahu tangis Hu Hok cu semakin lama semakin menjadi-jadi... gerak geriknya nampak lucu dan menggelikan. tak kuasa lagi sambil mengelus jenggot ia tertawa. apa yang membuatmu menangis tersedu-sedu?" “Enyah kau! Enyah kau dari sini.!" Seperti anak kecil saja. Tampaknya Hu Hok cu ingin menggunakan kesempatan menangis itu untuk melampiaskan keluar semua kesedihan. betul-betul suatu penampilan yang mengagumkan. Suara isak tangis itu mengalun dan menggema diseluruh lembah.. membuat suasana serasa menggidikkan hati. masih muda sudah menyayangi sesamanya.suatu perbuatan yang tepat sekali. Seorang kakek yang sudah lanjut usia ter¬nyata menangis tersedu sedu macam anak ke¬cil yang mau menetek saja. tak heran kalau ketiga orang itu menjadi tertegun dan melongo. kau tak usah menggubris diriku lagi. Hal ini menuajukkan kalau jiwamu mulia dan arif bijaksana.. pelan-pelan dia berjalan kehadapan Hu Hok cu. bahkan akhirnya dia malah menangis sambil berteriak teriak. air mata dan ingus bercampur aduk membuat tubuhnya kelihatan bertambah mengenaskan. memang jarang sekali dijumpai peristiwa yang luar biasa seperti ini.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ menolong jiwa Hu hok cu. Kontan saja kejadian ini membuat ke tiga orang itu tertegun-tegun karena keheranan. . Mendadak dari arah dalam lembah itu berkumandang suara isak tangis yang memilukan hati. lalu tegurnya: “Toyu.haaaaa. “Haaaaa. Dengan cepat Heng si Cinjin berpaling." Merah padam selembar wajah Suma Thian yu karena jengah.. dia tak mampu mengucapkan sepatah katapun.. ternyata yang menangis adalah Hu Hok cu. suatu perbuatan yang tepat sekali. kekesalan dan kemu-rungan yang mengganjal dadanya selama ini.haaaaa.. Heng ci Cinjin menjadi tak tega juga akhirnya..

sambil menangis tersedu. Coba kalau peristiwa ini berlangsung ditengah jalan. Heng si Cinjin segera bertanya: “Hu hok apakah kau merasa perjuangan selama tiga puluh tahun ini cuma sia sia belaka?" Di korek luka hatinya. dalam beberapa lompatan saja ia sudah menerobos ke dalam gua tersebut. enyah! Cepat enyah semua dari hadapanku!" Selagi berkata kembali dia memeluk tanah sambil menangis lagi dengan teramat sedih. sehingga tiada yang luar biasa. Bi hong siancu yang menyaksikan keadaan tersebut segera berbisik kesisi telinga Suma thian yu: "Mengapa kau tak memanfaatkan kesempatan ini untuk memasuii gua dan coba memeriksa dari mana datangnya beberapa titik cahaya bintang yang terlihat tadi?” Suma thian yu merasa usul tersebutada benarnya juga. berhubung waktunya singkat dan kuatir Hu Hok cu yang sudah keburu menangis dan menyadari kalau dia masuk kedalam gua. umpatnya: "Kau anjing gila. kedua. Sementara itu Suma Thian yu sudah menerobos kedalam gua. Hu hok cu merasa semakin sedih hingga air matanya jatuh berderai seperti sungai huang bo yang jebol tang gulnya. maka ia bertindak dengan kecepatan luar biasa. Tatkala Heng si Cinjin menyaksikan si anak muda itu menerobos masuk kedalam gua sebenarnya dia berniat untuk menghalangi ke inginannya itu. oleh sebab itu terpaksa dia hanya berdiri dihadapan Ha Hok cu sambil bersiap siaga memberi bantuan kepada Suma Thian yu apabila diperlukan. maka tanpa berpikir panjang lagi dengan mengandalkan kemampuannya untuk melihat dalam kegelapan. dia tak ingin terjadinya kesulitan yang tak diinginkan. diapun kuatir membangkitkan kemarahan . orang bisa tertawa geli.com/ masih untung ke jadian aneh sudah sering kali di jumpai kawanan jago silat. Pertama. sayang terlambat.Tiraikasih Website http://kangzusi.

benda ini sudah pasti mutiara Ya beng cu atau sebangsanya. tahukalau tiada hasil apapun.com/ makhluk tua sehingga melakukan perbuatan jahat yang lebih banyak.. Begitu merasakan datangnya desingan angin tersebut. coba kalau tidak merasakan datangnya desiran angin tadi. mendadak dari sisi tubuhnya terasaada desingan angin berhembus lewat. Kalau dibicarakankan memang aneh sekali. Kemudian dia pun menemukan setumpuk buku diatas meja batu itu. tanpa menimbukan sedikit suarapun menyusup ke samping tubuh¬nya siap melakukan terkaman.. namun disana tiada sesuatu apapun yang perlu diperiksa. hampir saja si anak muda itu tertawa terbahak-bahak. Siapa bilang kalau cahaya berkilauan itu merupskan Ya beng cu atau sebangssnya? Ternyata benda itu tak lebih hanya sebuah botol yang berisikan kunang-kunang dalam jumlah banyak. dengan sigap Suma Thian yu melompat tiga langkah kebelakang.. Tapi begitu mengetahui apa yang terlihat.Tiraikasih Website http://kangzusi. Tampaknya serigala itu sudah memperoleh pendidikan yang sangat ketat meski melotot gusar kearah Suma Thian yu.. Sepasang mata serigala raksasa tersebut memancarkan cahaya aneh. Sambil meaggelengkan kepalanya berulang kali. disisi tubuhnya telah bertambah dengan seekor srigala rak¬sasa yang tinggi tubuhnya hampir separuh manusia. Suma Thian yu benar benar dibikin gemas bercampur penasaran. Baru saja akan melompat keluar dari mulut gua. maka dengan cepat dia menuju ke ruang dalam untuk memeriksa lebih seksama. siapapun tentu akan mengira srigala tersebut sebagai sebuah patung srigala saja. Rupanya entah sedari kapan. dia bersiap-siap untuk mengundurkan diri dari dalam gua tersebut. . ternyata srigala raksasa itu tidak melolong pun tidak mengeluarkan suara apaapa. Dalam Perkiraan SUma Thian yu. ketika berpaling pemuda itu segera menarik napas dingin.

Dia berharap. tapi dengan demikian. sudah pasti srigala raksasa itu tidak akan melepaskan dia dengan begitu saja. tidak pula mengundurkan diri. dan akhirnya tak akan terlukiskan lagi. sampai kapan urusan itu baru selesai. tak bisa disangkal lagi. srigala raksasa itu sama sekali1 tidak menggubris. apabila dia mela kukan suatu tindakan.. maka dia harus membunuh srigala raksasa itu lebih dulu sebelum berhasil menyerbu keluar.. Suma Thian yu menjadi gelisah sekali. Dia mencoba untuk merogoh kedalam saku¬nya dan mencari sesuatu benda yang bisa di¬gunakan untuk menimpuk. tetap duduk sudah. akhirnya Suma Thian yu merogoh kedalam sakunya dan me¬ngeluarkan kerak nasi yang tidak habis termakan dan dilemparkan keluar gua melalui samping srigala raksasa tersebut. . Dilihat dari sikapnya mana. mau turunpun tak bisa. sudah pasti tindakannya itu akan mengejutkan Hu Hok cu yang berada diluar gua. srigala raksasa itu akan tertarik oleh kerak nati tersebut dan keluar dan gua. ia Cuma berjalan kearah depan gua dan menghadang jalan perginya. sudah jelas dia sedang menunggu sampai Suma thian yu beranjak lebih dahulu.? Setelah berpikir sekian lama.Tiraikasih Website http://kangzusi. Apalagi setelah dilihatnya srigala raksasa yang melotot penuh kebuasan itu tidak melakukan tubrukan.com/ namun sama sekalai tidak melancarkan tubrukan. tapi andaikata harus bertahan lebih jauh. akhirnya setelah mencari sekian lama dia berhasil menemukan sebuah benda yang keras sekali. Apabila Suma thian yu ingin keluar dari gua tersebut. behkan memandang sekejap pun tidak. dengan begitu. Siapa tahu. sebaliknya justru berjongkok didepan gua sambil menjulurkan lidahnya yang panjang dan berwarna merah itu. Kejadian semacam ini benar-benar merupakan suatu peristiwa yang memusingkan kepala. Sekarang keadaan dari Suma Thian yu ibaratnya menunggang dipunggung harimau.

cahaya keemas-emasan segera memancar keempat penjuru.dia .dia adalah musuh besarku. menggunakan kesempatan inilah Suma thian yu mengamati benda tersebut dengan lebih seksama.. Ditengah-tengah lingkaran yang dikitari lukisan tadi.Tiraikasih Website http://kangzusi. dia seolah-olah lupa kalau didepan gua menunggu srigala raksasa yang siap menerkamnya... . dia. bukankah benda ini milikku. Menyaksikan hal tersebut Suma thian yu merasakan hatinya terkesiap.... Begitu Suma Thian yu menggerakan tubuhnya. aaah! Dia.. paras mukanya berubah hebat dan segulung hawa panas muncul dari pusarnya dan menerjang ke atas tenggorokan.. hatinya semakin terkesiap. terukir dua huruf besar yang berbunyu SUMA.... dia segera bergumam: "Bu. mendadak saja dia menerjang keluar dari situ. buru-buru dia membalik pada lempengan lencana yang lain. Suma Thian yu merasakan darah panas dalam tubuhnya bergolak keras. ternyata tak lain adalah lencana miling Siang wi coa Bian pun ci yang diperolehnya sewaktu bertarung diperahu besar dalam telaga Tong ting ou belum lama berselang... Begitu lencana emas dikeluarkan.com/ Ketika benda itu diambil keluar." Bergumam sampat disltu. srigala raksasa itu segera mengangkat tubuhnya dan mempergunakan cakar depannya yang tajam bagaikan pisau untuk mencengkeram dada Suma Thian yu. dia... Rupanya permukaan lencana tadi berukir beberapa huruf yang berbunyi demikian: Kenang-kenangan untuk Thian yu pada usia satu tahun: LIONG SIANG HONG WU Ayahmu: Tiong-ko" Menyaksikan kesemuanya itu... Tampak olehnya diatas lampengan lencana emas itu terukir seekor naga hijau yang sedang mementangkan sayapnya..

tanpa membuang waktu lagi Suma thian yu segera menerjang keluar dari gua tersebut.com/ Dalam keadaan begini. seketika itu juga terasa segulung angin pukulan yang maha dashyat menggulung kearah srigalaraksasa tersebut. dia mengira pemuda itu hendak berusaha untuk memasuki gua itu.. Suma Thian yu tidak mau membuang waktu lagi. ketika ia mengangkat kepalanya menyaksikan serigala kesayangannya sedang menerkam orang. angin serangan mana menyambar kearah belakang batok kepala serta tengkuknya. kemudian dilihatnya pula Suma thian yu berdiri tak jauh dari gua tersebut. kemudian sambil membalikkan badan melepaskan pukulan. Dimana angin pukulannya meluncur. Kontan amarahnya berkobar dan membara didalam benaknya.. Srigala raksasa itu memang hebat. Serta merta srigala raksasa itu miringkan kepalanya untuk menghindar. Dalam pada itu. Hu hok cu telah berhenti menangis.... . dengan penuh amarah bentaknya: "Siau hek! Jangan biarkan dia kabur!” "Siau hek" mungkin merupakan nama dari serigala raksasa tersebut. kemudian tubuhnya menggelinding kesamping untuk meloloskan diri. dari arah belakang kembali terasa munculnya dua gulung angin serangan yang menekan arah punggungnya. Begitu melangkah keluar dri gua tersebut. setelah itu sekali lagi melakukan tubrukan. sebuah pukulan dahsyat segera dilontarkan diatas kepala srigala raksasa itu. terdengar suara desingan yang memekikkan telinga menggulung kemuka. Dengan cekatan Suma thian yu maju selangkah. Memanfaatkan kesempatan yang sangat baik itulah. gaya tubuhnya yang semula berdiri tegak seperti mnausia itu mendadak menggelinding kesamping.Tiraikasih Website http://kangzusi.

jeritnya: “Siau Hek!” Seperti orang kalap saja dia melompat kemana si serigala raksasa tersebut jatuh. itu melompat ke udara semakin tajam. Maka menghadapi serangan srigala raksasa. yang penting sekarang adalah membunuh srigala raksasa tersebut lebih dahulu. tak ampun tangannya segera bertambah dengan jalur luka yang segera mengeluarkan darah. tapi berhubing tangannya yang sebelah masih menggenggam cakar srigala tersebut. serigala raksasa tersebut sudah menumbuk di atas dinding gua dengan menimbulkan suara keras. serangan demi serangan yang dilancarkan secara bertubi-tubi pun dilepaskan makin dahsyat. Amarah tak bisa dibendung lagi dalam dada Suma thian yu. cakarnya yang tajam seolah olah sudah siap sedia digunakan untuk mencabik-cabik tubuhnya. dia berusaha untuk menghindarkan diri. dia segera menyambar salah satu cakarnya tersebut dan mencengkeramnya erat-erat. tatkala ia tiba disitu.com/ Mendengar seruan mana. dia mengangkat tubuh srigala raksasa itu kemudian dilemparkan kedepan. Bagaikan anak panah yang terlepas dari busurnya. Suma thian yu merasa perlu untuk bertindak lebih jauh. sayang sekali kedatangannya terlambat setengah langkah. srigala raksasa itu segera meluncur kedepan menumbuk dinding gua. Si anak pumada itu menjadi amat terperanjat. Tahu kalau tindak tanduknya ketahuan banyak orang. kali ini dia tak berkelit lagi. begitu sepasang cakar srigala tersebut meluncur tiba. tapi pada saat yang bersamaan cakar yang lain menyambar datang pula. .Tiraikasih Website http://kangzusi. dia tak sempat untuk menghindarkan diri lagi. Hu Hok cu yang menyaksikan peristiwa tersebut menjadi terperanjat sekali. dengan suara penuh kegusaran dia membentak: “Pingin mampus rupanya kau!” Sambil menahan rasa sakit. serigala raksasa.

Tiraikasih Website http://kangzusi.!” Sembari berseru dia menerjang kehadapan Suma thian yu. Serangan yang dilancarkan dalam keadaan gusar dan nekad ini benar-benar disertai dengan kukuatan yang luar biasa sekali. kali ini dia menyerang dengan sembilan bagian dari ilmu Bu siang sinkang yang dikombinasikan dengan Kui goan sim hoat. Melihat serigala kesayangannya mati. akan tetapi diua tak berani memandang enteng. isi benaknya berhamburan kemana mana dan mampas seketika itu. dia membentak keras. pecahlah batok kepala srigala raktasa itu. setelah itu jatuh tertunduk diatas tanah dan memuntah kan darah kental. bayar kembali selembar nyawa dari Siau Hek untukku. untuk beberapa saat dia tak mampu untuk bangkit berdiri lagi. buruburu sepasang telapak tangannya dirangkap didepan dada dan dilontarkan kedepan. Ha hok cu mendengus tertahan dan mundur beberapa lagkah dengan sempoyongan.. angin serangan tersebut segera meluncur kearah depan. dua gulung angin pukulan itu saling membentur lalu menyebar keempat penjuru. "Bocah keparat. . Kendatipun Suma thian yu memiliki ilmu silat yang amat lihay.com/ Tidak ampun lagi. Mendadak terdengar suara benturan keras yang mememikkan telinga menggema memecahkan keheningan. Hu Hok cu kembali naik darah.. kemudian sepasang telapak tangannya dengan jurus Siang hong tiau yang (sepasang hong menghadap matahari) dengan memisah kekiri dan kekanan langsung menghantam kepala Suma thian yu.. sepasang matanya merah membara seperti kobaran api dengan muka memerah dan menyeringai seram. Dengan disertai suara deruan angin pukulan yang memeakkan telinga.

cepat kita kejar dia!" "Mengejar siapa?" tanya Bi hong siancu Wan Pek lan dengan wajah tercengang.. yakni Heng si Ciajin..com/ Begitu berhasil merobohkan Hu Hok cu. Suma Thian yu baru mendusin dan sadar kembali akan kekilafannya. sambil menyahut: "Sekarang. Sekarang. Untung saja sikap Bi hong siancu jauh lebih tenang.. Suma Thian yu tidak ambil perduli apakah dia sudah tewas atau belum. dia segera menggandeng tangan Suma Than yu dan memberi kerliogan mata kepadanya antuk memberitahu kepadanya bahwa Heng si cinjin masih berada disitu. pemuda itu seolah-olah lupa kalau disisinya masih berdiri seorang Bu lim cianpwe yang merupakan juga tuan penolongnya. dengan wa¬jah menyesal dia lantas menjura kepada Heng si injin sembari berkata: "Locianpwe sekarang boanpwe masih ada suaut urusan penting yang harus segera di selesaikan dan apabila sikapku kurang sopan harap kau sudi memaafkan" Sambil mengelus jenggotnya.Tiraikasih Website http://kangzusi. kita tak boleh memandangnya lagi.!” Saking marah dan membaranya api dendam dalam dadanya. boanpwe telah mengetahui siapakah musuh besar pembunuh ayahku. segera ditariknya tangan Bi hong saiancu Wan pek lan sambil berseru: "Adik Lan. Heng si Cinjin tertawa. katanya kemudian: Haaaaahhh. "Sekarang waktunya sudah tak banyak lagi. bukankah kau mempunyai janji dengan kedua orang muridku? Mengapa kau buru-buru ingin memohon diri? Sebenarnya apa yang telah terjadi? Buru-buru Suma Thian yu membungkukan badannya. maka seandainya mereka hendak pergi pun harus minta ijin dahulu kepadanya. ditengah jalan nanti akan kuceritakan kesemuanya ini kepadamu. maka aku harus mencarinya dengan segera. sebab takutnya dia sudah keburu menghilang sehingga su¬lit untuk di temukan kembali!” .

dia tersenyum dan tidak berbicara lagi. bisa dibayangkan betapa kalut dan gelisahnya perasaan pemuda tersebut sekareng..hiantit tak usah kelewat terburu napsu. terlalu keenakan buat bajingan tua ini" Berbicara sampai disitu. "Biarkan saja dia merasakan penderitaan akibat dari ulah sendiri. kemudian membungkukkan badab dan memeriksa keadaan lukanya.. Pelan-pelan dia berjalan menghampiri Hu Hok cu.haa. "Haaa. "Masih untung keadaannya tidak terlampau parah sehingga selembar jiwa tuanya masih bisa diselamatkan. kejahatan yang dilakukan olehnya pun sudah kelewat banyak. kalau dia sampai mati.. terhadap mati hidup Ha Hok cu boleh di bilang sama .Tiraikasih Website http://kangzusi. dia berjalan kem¬bali ke samping Suma Thian yu dan berkata lebih jauh. biarkan dia merasakan siksaan dan penderitaan tersebut selama sisa hidupnya didunia ini” Waktu itu Suma Thian yu hanya memikirkan bagaimana caranya untuk membalas dendam terhadap Siang wi coa Bian Pun ci. Agaknya Heng si Cinjin dapat menduga apa yang sedang dipikirkan dalam hati kecil pemuda itu...Lohu jamin kalian pasti dapat saling bersua muka. "Haaa.com/ “Siapakah musuhmu itu?" "Siang wi coa Bian pun ci! Bajingan cabul!" Heng si Cinjin segera tertawa lebar. setiap persoalan janganlah dilakukan dengan tergesa-gesa... atau mencarinya besok toh sama saja?” Aku kuatir kalau bajingan cabul itu sudah keburu melarikan diri!” Sekali lagi Heng si Cinjin tertawa tawa. setelah itu berguman seorang diri. mari kita pulang dulu!" Sebenarnya Suma Thian yu masih merasa agak keberatan.haa..haa. tapi untuk memberi muka kepada cianpwee tersebut diapun merasa kurang baik uutuk menolak kebaikannya. besok pun masih ada waktu untuk mencarinya? Mencari dia pada hari ini. orang ini membunuh orang tanpa berkedip...

pepatah kuno pernah bilang: Ada niat menanam bunga.Tiraikasih Website http://kangzusi.. tampak dua sosok bayangan manusia secepat sambaran kilat sedang meluncur kearah mereka berada. Heng si cinjin berpaling seraya berkata: “Rupanya arak Cuan telah menantikan kedatangan kita!” Suma Thian yu menengok kedepan. maka ketika Heng si Cinjin menyelesaikan perkataannya. Suma Thian yu serta Bi hong siancu segera mengikuti terus dibelahkangnya seperti bayangan.. tanggung besok pagi kau akan berhasil menemukan dirinya. Walaupun ucapan tersebut tidak mengartikan sesuatu secara tegas. maka tanpa terasa hatinya menjadi jauh lebih lega. be¬lum tentu orang itu ditemukan. Suma Thian yu tahu kalau Heng si Cinjin tak mungkin akan sembarargan berbicara tanpa sesuatu dasar yang kuat. mereka bergerak lebih duluan. jarak mereka hanya selisih empat langkah dan bersama-sama bergerak kearah bukit Kun san.. pohon liu menganak rimba. maka sambil tersenyum katanya lagi: "Hiantit. ternyata mereka tak . bu¬nga tak mau tumbuh. Bila kau bersedia mengikuti lohu. Sambil menghentikan perjalanannya. Heng si cinjin berjalan di paling depan sebagai penunjuk jalan. Didalam sekejap mata saja kedua sosok bayangan manusia itu sudah tiba didepan mere¬ka bertiga. Heng si Cinjin tahu kalau pikirannya wak¬tu itu sedang kalut. namun secara lamat-lamat mengandung suatu makna yang mendalam. bila kau hendak mencarinya. Mereka bertiga segera berangkat meninggalkan lembah Si jin kok tersebut. tiada maksud menanam poaon liu. dengan mengerahkanilmu meringankan tubuh Heng im lin sui (berjalan di mega air mengalir). betul juga.com/ sekali tak menggubris. dia pun hanya mengiakan dengan begitu saja. segala sesuatunya sudah diatur oleh Yang kuasa.

aku bersusah payah mencari mu kemanamana. dia segera bersorak sorai kegi¬rangan: "Suma Hianti. Menyaksikan gurunya datang membawa Su¬ma Thian yu. kebetulan saja! Panjang untuk diceritakan. mengapa baru muncul pada saat ini?" Kemudian kepada gurunya. hatinya segera menjadi kecut dan sedih. dia segera menghela napas sambil memuji: “Benar-benar sebuah tempat pertapan yang amat indah dan tenang. tapi untung hanya sebentar saja dan kemudian menjadi tenang lagi. Ketika Suma thian yu tiba ditanah lapangan tersebut. perasaan anak gadis memang jauh lebih halus dan cermat. Yaa. sampailah mereka berlima ditengpat kediaman Heng si cinjin. dibelakang menjulang tebing karang yang tinggi. apabila aku pun bisa mengundurkan diri dari .Tiraikasih Website http://kangzusi. mari kita kembali dulu ke rumahh gubuk” Buru-buru Suma Thian yu mengenalkan mereka dengan Bi hong siancu dan susana pun menjadi ramai. dari mana kau orang tua bisa tahu kalau mereka akan berkunjung kemari?" “Kebetulan saja. makin dilihat terasa semakin cantik. sehingga akhirnya timbul perasaan malu terhadap diri sendiri. Ketika Toan im siancu menyaksikan Suma thian yu membawa serta Wan pek lan. gampang dipermainkan oleh emosi. Sementara itu Toan im siancu dengan penuh seksama.com/ lain adalah Thi Pit suseng (sastrawan pena baja). ditatapnya gaids itu dari atas sampai bawah. dan menyaksikan pemandangan alam yang terbentang depan matanya. sedangkan di depan rumah serbentang sebuah tanah lapangan yang luasnya sepuluh kaki. Heng si Cinjin kembali tanyanya dengan hormat: “Insu. Thia Cuan dan adiknya. Tak lama kemudian. Ternyata tempat itu merupakan tiga buah rumah kecil yang terbuat dari kayu. tak heran kalau Suma thian yu tidak begitu tertarik kepada dirinya selama ini.

?” . Heng si cinjin yang berpandangan tajam. kau harus beristirahat lebih dahulu!” Sementara itu Thi pit Suseng Thia Cuan sangat berharap didalam perjumpaan ini.. Heng si cinjin segera mendongakkan kepalanya memandang cuaca. setelah berjuang semalaman suntuk. mereka dapat berbincang-bincang sampai puas. lalu katanya lagi: “Masih ada seperempat jam sebelum tibanya saat matahari akan terbit. semuanya menimbulkan kesan yang mendalam bagi yang memandangnya. segera tanyanya: “Kenapa? Apakah Thian yu telah berjumpa dengan si setan tua tersebut. Thi pit suseng menjadi terkejut sekali. semua pikiran keduniawian serasa hilang lenyap dengan begitu saja dikala matahari tenggelam dilangit barat sana.. tidak sia sia hidupku selama ini" Heng si Cinjin mengelus jenggotnya dan tertawa nyaring. tahukah kau baru saja siauhiap lolos dari ancaman bahaya? Sekalipun kau ingin berbincang-bincang dengannya. toh tidak usah dilakukan pada saat ini juga” Mendengar perkataan tersebut. maka diujung langit situ akan muncul sebuah ikat pinggang langit yang memancarkan sinar keemasan.Tiraikasih Website http://kangzusi. "Menyaksikan terbitnya matahari disini akan menimbulkan suatu kedamaian dihati.com/ dunia persilatan dan mengasingkan diri disini. jika malam sudah tiba dan keheningan malam mencekam seluruh jagad. kehidupan manusia didunia ini memang bagaikan sebuah impian yang aneh!” kata Suma Thian yu. hiantit. mari kita duduk bersila disini. maka kedamaian dan ketenangan akan muncul dan menyelimuti kembali hati kita semua" "Ya.. maka dia merasa kurang setuju dengan usul gurunya itu.. sekilas pandangan saja ia dapat menebak jalan pikirannya. maka sambil tertawa katanya kemudian: “Cuan ji.

kemudian ujarnya sembari tertawa. tidak selang berapa saat kemudian dia sudah berada dalam keadaan lupa akan segala galanya. Matahari pun seakan-akan baru bangun dan tidurnya dan memancarkan cahaya keemas-emasannya keseluruh jagad. memandang keindahan alam yang terbentang dihadapannya. tanpa terasa ia menarik napas panjang-panjang sambil bergumam: “Ooh. lebih baik jangan ditanyakan dahulu" tukasnya. ditengah sebuah tanah lapang yang luas duduk bersila lima orang. Begitulah. betapa indahnya pemandangan alam disini. Suma Thian yu segera manfaatkan pula kesempatan tersebut untuk mengaturnapas. Diatas puncak bukit Kun san. Waktu pun berlalu dengan begitu saja tanpa meninggalkan bekas.com/ "Bukan. yang dia jumpai adalah gembong iblis yang jauh lebih ganas dan lebih dahsyat daripada si setan tua tersebut" "Siapakah orang itu Insu?" sela Toan im siancu Thia Yong dari samping. mereka berlima segera duduk bersila untuk bersemedi menurut ajaran perguruan masing-masing. dari kejahuan sana terdengar suara ayam berkokok tanda fajar telah menyingsing. betapa agungnya alam semesta ini” . Akhirnya.Tiraikasih Website http://kangzusi. Suma thian yu berjalan kesisi tanah lapang. matahari telah terbit!" Benar juga. mereka pun turut membuka mata masingmasing. Heng si Cinjin tersenyum. Toan im siancu yang ketanggor batunya menjadi terbungkam dan segera duduk bersila untuk mengatur napas. Hengsi si Cinjin mengangkat kepalanya sambil memandang cahaya keemas-emasan yang murcul diballk bukit sana. ketika fajar mulai menyingsing. "Hianit. “Sekarang. matahari telah terbit dan memancarkan sinarnya keempat penjuru dunia.

kau pergilah sendiri. disitu pun terdapat kelinci dan kijang. tidak menunggu lebih lama lagi dia segera berjalan lebih dulu. Perempuan. apakah kau akan ikut bersama kami. katanya kemudian: “Adik Lan. aku hendak menikmati keindahan alam dari disini. tapi gampang cemburu. ia merasa jiwa serta pandangan sendiri ke lewat sempit. Thia Yong yang menjumpai kepolosan dan kesucian Wan Pek-lan. Bi hong siancu Wan Pek lan telah berjalan kesisinya dan bersandar diatas lengannya dengan penuh kemesraan. Wan Pek-lan menjadi girang sekali. ya. Bi hong siancu Wan Pek lan sama sekali tidak mempunyai sesuatu maksud apapun. dia segera menyambuti dengan gembira: “Bagus sekali! Engkoh Thian yu. menjadi menyesal sekali. Toan im siancu Thia Yong yang menyaksikan kejadian itu merasakan hatinya menjadi kecut dan sedih sekali. sehingga dengan demikian akan mengurangi perkembangan hubungan diantara mereka berdua. “Indahkah pemandangan alam dibelakang bukit sana?” “Ditempat itu tumbuh berbagai bunga yang indah dan harum.com/ Sementara itu. adik Lan.. Bi hong siancu segera menarik tangan Toan im ciancu dan berkata sambil tertawa manis. “Tidak. ..Tiraikasih Website http://kangzusi.. perempuan! Perempuan memang makhluk yang cantik. Suma thian yu menggeleng. mendengar ajakan tersebut.?” Memandang bukit yarg menjulang dikejahuan sana. bagaimana kalau kita menangkap beberapa ekor diantaranya?” Mendengar kalau ditempat tersebut amat menarik hati. bagaimana kalau kita bermain main dibelakang bukit sana!" Agaknya Toan im siancu bermaksud untuk mengajak Bi hong siancu pergi.

pemandangan disini amatlah indah. sudah tentu ikut merasa gem bira. Thi pit Suseng memang sudah tahu kalau anak muda ini adalah seorang yang amat perasa dan mudah emosi. Thi pit suseng Thia Coan yang menyaksikan adiknya Thia Yong dapat bergaul akrab dengan nona Wan. Thi pit suseng Thia Coan baru berjalan mendekat Suma Thian yu sambil bertanya: “Hiante. Hiante. sungguhkah perkataan ini?” Thi pit suseng segera manggut-manggut. Siapakah yang dapat melupakan kein¬dahan seperti ini?” "Bila kau tidak merasa tempat ini terlalu jelek. Kemudian sebagai akhir kata. menyukai siapa?” tanya Suma Thian yu sambil tersentak kaget dari lamunannya. kemarin Thi heng pun bertemu dengan setan muka hijau dan Siang wi coa berdua. kau terlalu baik. apa kau menyukainya?” "Apa. buru-buru dia menyusul dari be¬lakang. bagaimana bertemu dengan setan muka hijau. tentu saja dia tak tahu kalau Thia Yong justsu menggunakan tipu muslihat untuk mengajak Wan Pek lan berlalu dari situ. salah memasuki lembah Si jin kok dan bertemu dengan Hu hok cu. dia bertanya lagi: “Suhumu berkata. sahutnya: “Panjang sekali untuk diceritaka. selanjutnya kita boleh hidup bersama-sama disini?" "Thia heng. Tatkala Thia pit Suseng Thia Cuan menanyakan peristiwa yang telah menimpanya semalam. aku pasti akan mengasingkan diri ditempai yang sangat indah ini” Sembari berkata dia lantas menggenggam tangan Thia Cuan erat-erat. tanpa merahasiakan sesuatu apapun Suma thian yu segera menceritakan bagaimana dia datang memenuhi janji. "Menyukai alam disini?" “Oooh. tanpa mengucapkan sepatah katapun kami segera . betul. Sepeninggal mereka berdua. hari ini kalau bisa berjumpa muka dengan Siang wi coa.com/ Maka setelah dilihatnya Wan Pek-lan berlalu lebih dulu.Tiraikasih Website http://kangzusi.

dia segera mohon maaf berulang kali. mereka pun segera berjalan jalan di sekitar telaga sambil menikmati keindahan alam. Sementara kedua orang itu masih bercakap-cakap dengan gembira. sehingga terjadi pertarungan sengit tersebut. Untung saja Heng si cinjin segera mengetahui adanya pertarungan dalam lembah itu dan menyusul kesana. Suma Thian yu segeral mengepalkan tinjunva kencang-kencang. itulah sebabnya mereka sudah pasti akan datang kemari untuk memenuhi janji” Mendengar ucapan mana. Ketika dua bersaudara Thia yang lama menunggu belum juga melihat kedatangan Suma thian yu. Pada saat itulah sepasang manasia bengis yang sedang melarikan diri itu kabur pula sampai disana. dia tidak berniat untuk melangsungkan pertarungan tersebut dan berjanji dengan dua bersaudara Thia untuk melanjutkan pertarungan pada hari ini. coba kalau bukan demikian.com/ bertarung. dalam perjumpaan yang tak ter duga. akhirnya kami berjanji akan berduel lagi hari ini. merasa kuatir apabila Suma Thian yu mengetahui rahasai sebenarnya dan menyerang kesitu. Siang wi coa yang kehilangan lencana emasnya. dari belakang rumah terdengar suara orang tertawa . mungkin Suma thian yu tak pernah akan pernah tiba disana selamanya. kemudian si anak muda tersebut sedang bertarung diatas perahu. Suma thian yu sudah sampai lebih dahulu dan memasuki lemba Si jin kok.Tiraikasih Website http://kangzusi. mereka segera melangsungkan pertarungan saru. Menanti dua bersaudara Thia lembali kesana. darah panas serasa mendidih dalam tubuhnya seolah-olah Siang wi coa Bian pun ci telah berdiri dihadapan mukanya sembari menyeringai. Begitulah setelah mendengar penuturan tersebut. Rupanya. ketika kemarin ketika dua bersaudara turun gunung untuk menyambut kedatangannya Suma Thian yu. Suma Thian yu menjadi paham akan duduknya persoalan.

. Mendadak.. Mendengar suara pekikan tersebut. Suara pekikan nyaring segera bergema dari mulut bukit sana." Apa yang dikatakan Thia Cuan ini memang betul dan Suma Thian yu merasa tepat sekali. Heng si Cinjin juga pelan-pelan bangkit berdiri dan berjalan menuju ke ujung lapangan sana. tidak menimbulkan suara lagi. Menyaksikan kehadiran ke tiga orang itu... maka dia lantas mengajak Bi hong siancu bersembunyi dahulu di dalam rumah. bukankah kesempatan yang sangat baik ini akan terbuang sia-sia? Bila ingin mengejarnya lagi mungkin akan jauh lebih sukar daripada ke langit. kesempurnaan ilmu meringankan tubuh yang dimiliki orangorang itu menunjukan kalau ilmu silat mereka meraka tidak lemah.. tak selang beberapa kemudian Toan im siancu dan Wan pek lan telah muncul dengan membawa seekor kelinci.. Mana cepat. tampaklah tiga sosok bayangan manusia bagaikan tiga batang anak panah yang terlepas dari busurnya menembusi angkasa dari ujung langit sana dan meluncur ketengah arena dengan gerakan Peng sah lok eng (burung manyar melayang dipasir). katanya: . Thi pit suseng Thia Cuan segera berkata: “Hiante. Bersamaan dengan berkumandangnya suara pekikan nyaring yang membelah angkasa itu. untuk sementara waktu kau dan nona Wan silahkan masuk dulu kedalam ruangan" "Mengapa?" tanya Suma Thian yu dengan perasaan tidak habis mengerti. Hng si Cinjin segera tertawa nyaring.Tiraikasih Website http://kangzusi..com/ cekikikan. "Seandainya Siang wi coa menyaksikan kau hadir disini dan sebelum dia bertarung sudah melarikan diri. Dari bawah bukit sana bergema beberapa kali suara pekikan yang nyaring. enteng.

Mendadak Heng si cinjin tertawa tergelak lagi. Mendapat teguran tersebut. mana kalian harus pulang dengan tangan hampa? Bagi orang persilatan. Mari.betul.haah. sudah bersusah payah datang kemari.haah. si Harimau angin hitam Lim Kong segera tertawa seram. “Ahhh...... pertama-tama dia yang buka suara lebih dahulu. kalian memang sepantasnya untuk berhubungan lebih akrab.haaah. biar pinto bertindak sebagai saksinya saja” . dia lantas memberi tanda kepada si Setan muka hijau dan ular berekor nyaring setelah itu membalikkan badan dan siap berlalu dari situ.. bila tidak menyambut kedatangan kalian dari kejauhan harap sudi dimaafkan. mana.. rupanya cianpwae yang sedang ber¬tapa disini. “kalau toh mereka adalah murid cianpwee.. “Oooh. harap sudi di maafkan" ucap Heng si Cinjin sambil tertawa nyaring. mereka adalah murid-muridku. tampaknya aku sudah mengusik ketenanganmu! Kalau begitu. katanya: “Waaah. tentu saja Pinto tak leluasa untuk turut campur. asalkan pertandingan terbalas saling menutul belaka.. wah.sepagi ini kalian bertiga telah mengunjungi bukit kami. mari. menjajal kepandaian hanya bertujuan untuk mengejar kemajuan.Tiraikasih Website http://kangzusi. entah ada petunjuk apakah kalian bertiga datang kemari?” Ketiga orang itu tak lain adalah Siang wi coa (ular berekor nyaring) Bian pun ci. mana. dua orang pemuda tersebut adalah anak muridmu?" “Haah.com/ “Haaah. baiklah kami mohon diri saja.. mari.. bila perbuatan mereka kemarin telah menuugeu kalian. Seusai berkata.. apa salahnya untuk diselenggarakan? Apalagi yang menantang kalian adalah muridku. ini berarti bukan orang luar lagi.. Kim bin kui (setan muka hijau) Siang Tham serta toa suhengnya Hek hong hou (harimau angin hitam) Lim Kong.. rupanya kalian bertiga menganggap asing diriku. kita hanya salah pa¬ham saja" Harimau angin hitam Lim Kong tertawa dingin. kalian bertiga tak usah pergi lagi.haah..

. berhati busuk dan berbahaya sekali. rupanya dia ingin mencari posisi yang lebih menguntungkan dalam pembicaraan mana. bila hal ini terjadi maka hanya bisa disalahkan kepandaian sendiri yang kurang becus. bagaimana jadinya?" Bajingan ini memang licik. kemudian ia mendongak an kepalanya dan tertawa panjang: "Haaaahhhh.Tiraikasih Website http://kangzusi.. haaaahhh. diapun bisa memberikan pertanggungan jawabnya..com/ Sungguh gembira hati si harimau hitam Lim Kong setelah mendengar janji Heng si Cinjin yang tak akan mencampuri urusan tersebut. memanga ya kau kuatir kalau sampai guruku turun tangan mencampuri urusan ini bila kalian sampai melukai aku orang she Thia?” . kemudian sambil membalikkan badan dan tertawa dingin serunya: “Jika cianpwe memang berniat begituh. sebelum pertandingan dimulai harus dijanjikan dulu. ia memandang sekejap ke arah kedua orang itu.. dengan kening berkerut dan mata melotot karena gusar. Mendengar ucapan mana.. andaikata salah satu pihak sampai salah turun tangan hingga menyebabkan pihak yang lain cedera. biarlah kami turut perintah saja” “Cuma. sehingga bila Thia bersaudara menderita cedera nanti. kau begitu menguatirkan tentang masalah tersebut bahkan berpikir yang teliti. diam-diam Heng si cinjin mendengus. bermaksud tak baik. masa orang lain dapat disalahkan?” Walaupun sudah mandengar ucapan tersebut.. serunya dingin: “Lim tayhiap. haaaahhh bila pertarungan mulai terjadi. Thi pit suseng (sastrawan berpana baja) Thia Cuan menjadi habis sudah kesabarannya. kecurigaan yang terpampang diwajah si harimau angin hitam Lim kong belum juga hilang. tampaknya dia masih curiga kalau perkataan dari Heng si Cinjin tersebut bukan timbul dari hati yang jujur. memang tak urung akan menjadikan salah satu pihak ce rera.

padahal menang begitulah maksud hati yang sesungguhnya.com/ Diluarnya si Harimau angin hitam Lim Kong menggoyangkan tangannya berulang kali menyatakan tidak. "Lim toako. dia menerobos ke hadapan Thi pit suseng lalu mem bentak nyaring: . ucapan seorang lelaki sejati lebih berat daripadabukit karang. kami bukan bangsa manusia yang berbicara mencla-mencle dan suka menjilat ludah sendiri” Banyak berbicara yang tak berguna tak ada gunanya" sela si ular berekor nyaring Bian pun ci dari samping. sudah barang Thi pit suseng dapat mengetahui akan hal ini... serangan telapak tangannya berubah menjadi serangan jari dan secepat kilat balas menotok tubuh si ular berekor nyaring. angin yang menderu membuat pasir dan debu beterbangan diangkasa dan langsung menyambar tubuh bagian bawah Toan im siancu. Dalam amarahnya. apa sih maksud kedatangan kita kemari? Memangnya hanya untuk bersilat lidah belaka?" “Betul. Sebagai pemuda yang berpengalaman.” Berbareng dengan selesainya perkataan itu. daripada bersilat lidah lebih baik bersilat tangan" sanbung Toan im siancu ce¬pat. lihat serangan. sebuah serangan dahsyat segera dilontarkan. Thia yong segera melejit ke tengah udara lalu meluncur datar ke depan. Ditengah udara segera berkumandang deruan angin puyuh yang menyambar-nyambar. si Sitan muka hijau Siang Tham juga habis sudah kesabarannya. toaya akan mencoba kekuatan mu lebih dulu...Tiraikasih Website http://kangzusi. "dalam santapan siang hari ini memang paling baik kalau dihidangkan sop tulang ular" Ucapan mana berarti ganda dan kontan sa¬ja mendamprat si ular berekor nyaring hingga berkaok-kaok kegusarannya. Di pihak lain. dia segera membentak: "Lonte busuk. tanpa terasa dia berseru lagi sambil tertawa dingin: “Soal itu mah tak asah ku kuatirkan.

Merasakan datangnya desingan angin tajam dibelakang punggungnya. silahkan memberi petunjuk dengan segenap kemampuan yang kau miliki" Sambil berkata. dia lantas berdiri seenaknya sendiri sambil membuka seluruh pertahanannya. kelihayannya bukan alang kepalang. harap Thia tayhiap melancarkan serangannya” "Sungguh bangga hatiku bisa mencoba kepandaian silat Siang tayhiap yang termashur dan cukup menggetarkan dunia persilan itu. kitapun bermain beberapa gebrakan untuk mengisi waktu senggang. Thi pit suseng Thia Cuan tak berani bertindak ayal. mendadak ia menyak sikan tangan kiri si Setan muka hijan Siang Tham menghantam ke arah dadanya. sambil menyeringai seram katanya: “Maaf aku orang she Siang!” Selesai berkata.. serangan yang digunakan juga merupakan ilmu simpanan dari Heng si Cinjin. Dalam repotnya Thia Cuan melakukan tangkisan ke atas sambil melepaskan sebuah tendangan mengarah tenggorokan musuh. entah dengan gerakan apakah dia melancarkan serangan tahu tahu orangnya sudah menerobos ke hadapan Thia Cuan dan mencengkeram alat kelamin orang. Dengan jurus Lik pit mong hou (membacok keras harimau buas) Thi pit suseng mengunci tubuh bagian bawahnya.. apun tak usah menyimpan kepandaian mu lagi. dia bersiap sedia menghadapi serangan dahsyat dari musuhnya itu. Melotot besar sepasang mata si setan muka hijau Siang Tham. Siang Tham amat terperanjat. tanpa terasa serunya kaget: “Sungguh ilmu gerakan tubuh yang indah!” Tubuhnya segera berputar seperti roda kereta. mendadak dia maju selangkah ke depan. Gerakan tubuhnya amat cepat bagaikan sambaran angin.com/ "Mari. lalu dengan ..Tiraikasih Website http://kangzusi. dia menyelinap kebelakang punggung Thia Cuan lalu dengan jurus Si ting si eng (Si Ting memanah rajawal) dia bacok punggung anak muda tersebut.

tubuhnya melompat mundur bebera¬pa langkah dengan wajah pucat pias.com/ jurus Tah ong kay kiong (raja lalim mementang gendawa) melepaskan sebuah serangan balasan kearah depan. Tanpa sadar Heng si Cinjin maju beberapa langkah kedepan. dia tidak bisa berbuat banyak untuk mengatasi keadaan mana. sebab kadang kala pengorbanannya lebih parah daripada nyawa. sekalipun muridnya bakal te¬was dalam pertarungan itupun. pengalamannya meski luas toh sulit untuk bertarung lebih lama. Pertarungan yang berkobar antara Toan im siancu melawan si ular berekor nyaring Bian pun ci juga berlangsung seimbang. Begitu pertarungan berkobar. ditengah arena hanya nampak dua gulung bayangan putih yang sebentar kekiri sebentar kekanan. saling bertarung dengan serunya. Heng si Cinjin menjadi sangat kuatir hingga mengucurkan keringat dingin setelah menyaksikan peristiwa tersebut. dalam waktu singkat angin pukulan bayangan kaki saling menggulung de¬ngan dahsyatnya. sebentar meninggi sebentar merendah. Sebagai seorang angkatan tua dari dunia persilatan. namun bagaimanapun juga kesempurnaan Toan im siancu masih jauh dari sasaran. kedua belah pihak menggunakan segenap kepandaian silat yang dimilikinya. apa mau dikata. Mau mercampuii urusan itu tak bisa. namun dia sudah terlanjur berbicara. sehingga sulit baginya untuk terjun lagi kedalam arena guna mengatasi kesulitan mana. kepandaian .Tiraikasih Website http://kangzusi. apa yang telah diucapkan lebih berat dari bukit karang. lambat laun dia mulai keteter dan berada dalam posisi yang amat berbahaya. mau turun tangan membantu lebih tak mungkin. Memang berat untuk melaksanakan "pegang janji" semacam itu. rambutnya kusut dan tubuhnya agak menggigil. Mendadak terdengar Toan im sianeu menjerit kaget. perasaannya waktu itu sungguh kesal dan masgul. tapi dengan cepat dia berhenti kembali.

Begitu menyaksikan kemunculan orang ter-sebut. Di saat yang sangat gawat itulah. dengan sepuluh jari tangan yang dipeatangkan lebar-lebar. kini tersapu lenyap hingga tak berbekas.!" suatu benturan keras berkumandang memecahkan keheningan. sepasang telapak tangannya berubah menjadi serangan cakar. disusul kemudian nampak dua sosok bayangan manusia melesat keluar lewat jendela seperti anak panah yang terlepas dari busurnya. semua perasaan risau dan masgul yang semula menyelimuti perasa annya.Tiraikasih Website http://kangzusi. dia langsung saja menerjang ke atas tubuh Toan im siancu. Bayangan manusia yang pertama muncul kedepan dengan kecepatan yang luar biasa. sementara bayangan yang lain mengikuti dibe lakangnya dengan gerakan yang tak kalah ce patnya. Tampak bayangan manusia yang muncul di tengah arena terlebih dahulu tadi sama sekali tidak merubah gerakan badannya.com/ silat dari murid kesayangannya masih setengah tingkat dibawah ke¬mampuan lawannya. mendadak berkumandang suara pekikan nyaring dari dalam rumah kayu itu. Heng si Cinjin tahbu kalau bintang penolongnya telah muncul. hal tersebut membuatnya jadi amat mengenaskan sekali dan tak tahu bagaimana caranya untuk mengatasi keadaan tersebut. Jilid 19 MENDADAK terdengar Si ular berekor nyaring berpekik nyaring. ibarat burung elang meaerkam kelinci. ... Nampaknya keadaan Toan im siancu jadi amat kritis dan keselamatan jiwanya terancam. "Blaammm.. seluruh tubuhnya melejit ke tengah udara. dia langsung menerobos ke tengah tengah antara si Uarr berekor nyaring Bian Pun ci dengan Toan im siancu berdua.

.... sebelum pada akhirnya berhasil mengendalikan tubuhnya secara dipaksakan. diam-diam dia mengeluh. tak nyana kalau kau malah menghantar diri sendiri kehadapanku. aku mengira siapakah yang bernyali harimau sehingga berani mengginggu pekerjaan toaya. jantung serasa berdebar keras. kalau bukan jodoh tak akan bertemu..com/ Angin pukulan yang dilepaskan si Ular ber ekor nyaring seolah-olah membentur diatas sebuah dindiig yang tebal saja. "Heeehh. mungkin dia sudah tewas semenjak tadi. Dengan bersusah payah dia harus menjaga keseimbangan tubuhnya. ketika si Harimau angin hitam Lim Kong menyaksikan kemunculan Suma Thian yu disitu. aku memang sedang risau karena tak bisa menemukan jejakmu didunia ini. ketika ia mendongak kan kepalanya dan mengetahui kalau orang yang menyelamatkan Thia Yong barusan tak lain adalah musuh bebuyutannya. Kebetulan sekali kita saling bersua kembali.Tiraikasih Website http://kangzusi.. rupanya kau si bocah keparat. 00O00 00O00 MENGGUNAKAN kesempatan yang sangat baik itulah Toan im siancu segera menjatuh kan diri berguling ke samping tubuh gurunya. angin pukulan-nya segera mental balik dan mendorong tubuhnya hingga tergetar mundur sejauh beberap langkah dengan sempoyongan. Waktu itu. Suma Thian yu dengan sorot mata yang tajam bagaikan sembilu memandang sekejap ke arah si Ular berekor nyaring. kemudian sapanya: "Bian tayhiap. kau kaget? Tidak menyangka kalau aku yang datang bukan?" Si Ular berekor nyaring Bian Pun ci tertawa seram. sebenarnya si ular berekor nyaring Bias Pun ci masih diliputi perasaan ter kejut barcampur kaget. heeeh." Dipihak lain. andaikata Suma Thian yu tidak muncul pada saatnya untuk me nyelamatkan selembar jiwanya.. dia menjadi amat terkesiap. serta merta .

ditinjau dari munculnya benda tersebut ditanganmu.benda itu merupakan benda milik toanya. mau apa kau? Memangnya kau sanggup melalap diriku bulatbulat?" .Tiraikasih Website http://kangzusi. benda ini milik sauya.heeehh." Betul-betul orang iblis yang berakal licik Bian Pun ci masih pandai berlagak pilon lagi. tapi sesat kemudian telah menjidi tenang kembali. kemudian tanyanya dengan gusar: "Bian tayhiap.... sebab kau tidak berhak untuk menyelidiki aku" Suma Thian yu segera membalikkan telapak tangannya memperlihatkan tulisan yang terukir diatas lencana emas mana... darimana kau dapatkan lencana emas tersebut?" Paras muka si ular berekor nyaring Bian Pun ci berubah hebat begitu menyaksikan lencana emas tersebut. ber arti kaulah yang membunuh orang tua ku. kau lah yang telah membakar rumahku..kalau memang toaya yang melakukan. Melotot gusar sepasang mata Suma Thian yu setelah mendengar ucapan itu..heeehh.. heeeehh.. dia tertawa dingin lalu serunya dengan nada yang menyeramkan: "Heehhh.com/ dia meninggalkan lawannya Thi pit suseng dan bergeser ke arah Suma Thian yu.. ayo mengaku!" Si Ular berekor nyaring Bian Pun ci tertawa seram. Dari dalam sakunya Suma Thian yu mengeluarkan lencana emas tersebut... Bi hong siancu Wan Pek lan pun segera turut munculkan diri pula disisi arena.. "Heeehh... dengan wajah memerah bentaknya lagi: "Memangnya benda itu milikmu pribadi?" "Soal itu tak usah kau tanyakan. kau tak usah mengurus darimana kuperoleh benda terebut. kembali dia berseru dengan lantang: "Bajingan keparat! Kau anggap anak muda gampang diiipu? Terus terang kuberitahukan kepadamu...

tentu saja Suma Thian yu tak sudi melepaskan musuhnya dengan begitu saja. serangan cakarnya berubah menJadi pukulan telapak tangan dan langsung membacok tubuh musuh. baru saja Suma Thian yu melepaskan pukulannya. lamat-lamat tera sa sakit. Orang kuno bilang: Sekali terpagut ular. Pertarungan antara jago lihay. Gagal dengan serangannya yang pertama. Dengan begitu. dia telah menderita kerugian yang cukup parah. Begitu berhasil merebut posisi yang menggun tungkan. dia maju ke de pan. Bian Pun ci sudah melompat mundur dengan terbirit birit karena ketakutan.com/ Hawa amarah Suma Thian yu sudah tidak terbendung lagi. dia segera mengembangkan ilmu Tay kim to liong ciang yang . Ketika berlangsungnya pertarungan sengit diatas perahu besar ditengah telaga Tong ting ou kemarin. cakar maut tersebut sudah muncul dihadapannya.Tiraikasih Website http://kangzusi. Begitu pula keadaannya dengan si ular berekor nysring Bian Pun ci sekarang. selama hidup ngeri dengan tali. apalagi Suma Thian yu memiliki kepandaian silat yang luar biasa. sambil tertawa panjang dia menubruk kemuka dengan jurus Oh hou pu yo (harimau lapar menerkam domba). menanti Bian Pun ci menyadari akan bahaya. Dengan gugup Biaan Pun ci menyingkir kesamping. Serangan yang dilancarkan oleh Suma Thian yu dalam keadaan gusar ini dilakukan dengan kecepatan luar biasa dan jurus serangan yang amat dahsyat sekali. dia langsung mencengkeram wajah si Ular berekor nyaring Bian Pun ci. Keadaan mana tak ubahnya seperti semacam permainan dia selalu berusaha keras untuk menghindari bentrokan langsung dengan anak muda tersebut. Suma Thian yu malah berhasil menduduki posisi diatas angin dan berada dipihak yang memotori serangan. sekalipun berhasil meloloskan diri dari cengkeraman itu toh dadanya yang kena tersambar. paling pantang kalau keadaan dikuasai lawan.

seperti gulungan awan hitam yang menyelimuti seluruh angkasa. Sepasang lengannya yang menerobos ke depan dipisahkan ditengan jalan. bayangan tangan berlapis-lapis. si ular berekor nyaring Bian Pun ci segera terjerumus dalam kepungan musuh.Tiraikasih Website http://kangzusi. si ular berekor nyaring Bian Punci yang terjerumus dalam kepungan sedang gelisah dan berusaha untuk melepaskan diri dari kepungan lawan. serta merta semua amarahnya dilimpahkan ke atas tubuh orang ini. dengan cepat menyadari betapa berbahayanya keadaan rekannya itu diam diam dia menghimpun hawa murninya. Si Harimau angin hitam Lim Kong yang menonton jalannya pertarungan dari sisi arena. lalu dengan jurus Yu ma hun tiong (kuda liar membelah hulu) dia tahan serangan musuh dengan kekerasan. dia segera manfaat-kan kesempatan tersebut untuk meloloskan diri dari kepungan lawan yang dahsyat. Begitu orangnya tiba.com/ amat lihay itu serta melepaskan serangkaian serangan berantai yang meluncur bagaikan gulungan ombak di sungai Tiangkang. Suma Thian yu naik darah apalagi setelah menyaksikan Harimau angin hitam Lim Kong mencampuri pertarungan mereka. lalu sambil berpekik nyaring dia menerjang masuk ke arena pertarungan. Dengan mempergunakan ilmu Heng toan wu san (awan memotong bukit Wu) dia bacok tubuh Lim Kong keras-keras: "Pingin mampus!" bentak si harimau angin hitam Lim Kong dengan penuh amarah. sepasang lengannya memainkan dua kuntum bayangan kepalan yang menerobos diantara tubuh kedua orang itu. bentaknya keras-keras: "Tahan!" Waktu itu. maka begitu menyaksikan si Harimau angin hitam Lim Kong menyerbu ke tengah arena. kemudian sambil mendesak kehadapan Suma Thian yu serunya: . Dalam waktu singkat angin pukulan menderu deru.

Bagi seorang lelaki sejati. omong kosong! Bukti yang nyata sudah berada di depan mata. setelah mengambil pertimbangan dalam hatinya. Sebaliknya bila mereka harus maju bertiga. maksudku apakah kau tidak salah mencari sasaran?" "Heeh. masa kalian hendak mungkir? Orang she Lim apabila kau hedak mencampuri urusan ini.com/ "Sebelum urusan menjadi jelas. mengerti?" . Maka dia pun lantas mengambil keputusan untuk angkat kaki dan kabur saja dari situ. asal masih bisa bernapas setiap saat masih ada kesempatan untuk membalas dendam... sudah beberapa kali dia mencoba kepandaian silat dari Su ma Thian yu. sau ya mu bukan seorang bocah berusia tiga tahun yang gampang ditipu dengan semaunya sendiri. sauya akan sekalian memperhitungkan dirimu. heeh. dan dia cukup menyadari bahwa pertarungan satu lawan satu tak mungkin bisa mereka ungguli. Begitulah. dia berdiri tegak disana dan menyahut dengan suara sedingin salju. Lim Kong si harimau angin angin hitam itu segera berkata: "Siauhiap. Pepatah bilang: Selama gunung masih hijau.. mereka masih bukan tandingan orang.. kau tak usah menggunakan siasat untuk kabur. sebenarnya apa maksudmu?" Mendengar perkataan tersebut Suma Thian ya tidak melancarkan serangan lagi. tak usah kuatir kehabisan kayu bakar. berbicara soal jumlah orang maupun kekuatan nyata... sekalian boleh maju bersama-sama untuk menghadapi ku" Si Harimau angin hitam Lim Kong adalah manusia cerdik yang amat 1icik. kau jangan memfitnah orang semaunya sendiri. lebih baik jangan menyerang secara mem babi buta. kecuali pihak lawan masih terdapat dua bersaudara Thia. disitu pun berdiri seorang tokoh dunia persilatan yang lihay. "Bukti sudah berada disini. maka dengan wajah yang aneh dan tertawa licik.Tiraikasih Website http://kangzusi. masa dapat salah lagi? Orang she Lim. heeh.

haah. kau anggap dia yang telah membantai keluarga Suma. Suma Thian yu segera berpikir di dalam hatinya: "Perkataan ini memang masuk diakal juga.." Sementara dia masih termenung..?" "Bukti sudah berada didepan mata. "Siauhiap hanya pintar sesaat..tukas suma Thian yu. waktu itu Bian Pun ci sedang terjebak dalam keadaan bahaya.. katanya segera sambil tertawa seram: "Siauhiap...Tiraikasih Website http://kangzusi. seandainya Bian Pun ci bersedia menjawab.. bagaimana mungkin bisa mengetahui akan hal ini? Seandainya masih ada orang lain.. "Seandainya masih ada orang lain?" jengek Si harimau angin hitam Lim Kong sambil tertawa dingin. "Haah. cara kerjamu terlalu kaku. tak usah kau banyak ngebacot lagi. apakah kau akan mempercayainya?" Mendengar perkataan tersebut. "Jelas hal ini tidak mungkin!" "Seandainya aku dapat menyebutkan nama orang itu? Apa yang hendak kau lakukan?" harimau angin hitam Lim Kong mendesak terus lebih jauh. coba lihat dulu apa yang dia katakan sebelum mengambil keputusan lebih jauh. mengapa orang she Bian itu jadi gelagapan dan tak mampu menjawab?" Si Harimau angin hitam Lim Kong tertawa seram pula.com/ Paras muka si Harimau anngin hitam Lim Kong tampak amat tenang. Sip hiat jin mo lah yang telah menolong selembar jiwanya" . si harimau angin hitam Lim Kong telah berkata lebih jauh: Orang yang melakukan pembantaian terhakan orang tuamu dan membakar perkampungan Suma keh ceng tempo hari adalah Sip hiat jin mu (manusia iblis penghisap darah) Pi Ciang hay.. Suma Thian yu segera mendongakkan kepa lanya dan tertawa terbahak bahak. kau adalah orang diluar garis.haaah... kalau menuduh orang pun sekehendak hatinya sendi ri. bodoh dilain waktu.

cepat bantahnya: "Mengapa lencana emas tersebut bisa terjatuh ketangan orang she Bian tersebut?" Toaya yang kena ditawan merasa peristiwa tersebut sebagai suatu aib besar" sambung si Ular berekor nyaring Bian Pun ci dengan cepat. tapi. heehh. heeehh. perkataanmu yang pertama sangat bertentangan dengan ucapanmu yang terakhir.. jangan harap kau bisa lolos dari hukuman hidup!" Si Ular berekor nyaring Bian Pan ci segera mendongakkan kepalanya dan tertawa seram. mengapa pula harus meninggalkan lencana emas tersebut sebagai kenangan? Apakah tindakan seperti ini tidak melanggar suatu kebijaktanaan?" Berbicara sampai di situ.kenangan" Mendengar ucapan mana. meski hukuman mati bisa dihindari.. "Heeh.. mencorong sinar tajam dari balik matanya.... sepasang matanya segera melotot besar.com/ Berdebar keras jantung Suma Thian yu setelah mendengar perkataan itu.. bocah keparat.Tiraikasih Website http://kangzusi. sambil menahan rasa geram sepera benraknya keras-keras: Bajingan keparat. kalau memang ada kepandaian. .. "Heeh.. orang she Bian. menurut pengakuanmu Sip hiat jin mo adalah dalangnya. kalau toh dendammu berhasil di balas. kau anggasp toaya benar-benar jeri kepadamu?? Aku orang she Bian adalah seorang lelaki jantan. heehh.. sekali lagi Suma thian yu tertawa terkekeh kekeh. kau mengatakan bahwa tertawanmu merupakan aib. ayolah dikeluarkan semua!" Suma Thian yu tidak banyak berbicara lagi dia segera membalikkan tangannya mencabut pedang yang tersoren di punggung. paras mukanya segera berubah hebat... "lencana emas itu ku minta dari Sip hiat jit mo sebagai kenang. sauya pasti akan menyelidiki persoalan ini sampai tuntas untuk membuktikan kebenaran dari pengakuan mu hari ini.. heeh..

!" diiringi suara dentingan nya ring.. dari dalam sakunya dia mencabut keluar pedang Boan liong to andalannya.Tiraikasih Website http://kangzusi. pikirnya diam-diam: . golok Boan liong to nya menciptakan selapis cahaya tajam yang langsung membacok ke tubuh Suma Thian yu. sikap sombongnya yang semula tak nampak kini menghiasi kembali paras mukanya. hari ini sauya akan membuka jaring dan untuk sementara waktu tak akan membunuhmu. itulah pedang mestika Kit hong sin kiam. dengan perasaan bergetar keras pikirnya: "Rupanya kau adalah ahli waris dari orang she Wan. bentaknya dengan suara aneh: "kalau bukan kau tentu aku.com/ "Criiing. tahu-tahu dalam genggamannya telah ber tambah dengan sebilah pedang sepanjang tiga depa. siapa yang bakal hidup siapa yang bakal mati masih sukar untuk diduga. Begitu golok mestika sudah berada dalam genggaman. bila tahu diri cepat cokel keluar sebuah biji matamu. mendadak terdengar Suma Thian yu membentak keras: "Bajingan busuk. tak heran kalau dia begitu sombong dan takabur.. tampaknya nyali si ular berekor nyaring Bian pun ci pun turut menjadi lebih besar. Mendadak dia tertawa aneh. hmm. sekalipun kau hendak bersembunyi sampai diujung langitpun jangan harap bisa lolos dari pengejaranku!" "Hmm. bocah busuk. kau anggap dengan mengandalkan ucapan tersebut lantas bisa menggertak toaya?" Selesai berkata. hmmm! Memangnya orang she Wan tersebut bisa menggertak aku?" Sementara dia menggerutu dihati. mari kita berduel lebih dulu!" Suma Thian yu yang menyaksikan kejadian tersebut menjadi geli. Paras muka si ular berekor nyaring Bian Pun ci berubah amat serius setelah menyaksikan pedang Kit hong sin kiam tersebut. senyuman dingin menghiasi ujung bibirnya. apabila sauya telah berhasil menemukan Sip hiat jin mo dan mengetahui duduk persoalan yang sebenarnya.

serangan ujung golok lawan sudah menusuk datang. dia tidak mengeluh atau merintih... sambil tertawa panjang serunya dengan lantang: "Kena!" Tampak cahaya pedang Kit hong kiam berkelebat lewat. hmmmm. Si Uiar berekor nyaring Bian Pun ci merasakan sekujur tubuhnya bergetar keras.. bayangan manusia lenyap dari pandangan. Bian pun ci memang seorang yang hebat. menyusul kemudian terdengar suara dengusan tertahan bergema memecahkan kebeningan. Suma Thian yu segera mengawasi mata golok tersebut lekat-lekat. buru-buru dia melompat ke samping. sambil me nutupi matanya dengan . Golok Boan liong to yang semula berada di tangan si ular berekor nyanns Bian Put ci. Tentu saja Suma Thian yu tak akan melepaskan kesempatan yang sangat baik itu dengan begitu saja. sekarang masih berani berlagak sok buas dihadapanku. menanti cahaya berkilat dari ujung golok itu.Tiraikasih Website http://kangzusi. tahu-tahu sudah terlepas dari genggaman dan mencelat ke udara. Begitu berhasil dengan serangannya.. mendadak dia membentak dengan suara keras: "Lepas golok!" Berbareng dengan suara bentakan itu. dengan perasaan terkejut bercampur tercengang. ia segera mundur kembali keposisinya semula dengan sekulum senyuman kemenangan menghiasi ujung bibirnya. rupanya dia sudah kehilangan sebuah biji mata sebelah kirinya..com/ "Aku tidak meringkus nyawamu pun sudah merupakan suatu kemujuran bagimu.. Ketika berpaling kearah si ular berekor nyaring Bian Pon ci. menyusul kemudian terdengar si ular berekor nyaring Bian Pun ci menjerit kesakitan. bedebah yang tak tahu diri!" Sementara dia masih termenung. tampak sepassng tangannya menutupi wajahnya rapat-rapat sementara da-rah segar bercucuran dengan deras. Suma Thian yu tidak mendesak lebih jauh.

dia lantas menarik tangan adik seperguruannya si Setan muka hijau dan segera berlalu dari situ. kalau dimasa lalu dia pernah mendorong Suma Thian yu hingga tercebur ke dalam selokan. dalam keadaan demikian dia tak berani berdiam disana lebih lama lagi. Kemudian sambil membalikan mata. kemudian katanya: "Aku akan mohon diri lebih dulu. Buru-buru dia menjura kepada Heng si Cin jin. Heng si Cinjin adalah seorang pendekar be sar pada generasi yang lalu. pohon punya bayangan. orang bilang: manusia punya nama. ke jadian ini tentu saja tak pernah diduga oleh Suma Thian yu.com/ tangan sebelah. Si Harimau angin hitam Lim Kong adalah seorang jagoan yang terhitung tokoh kelas satu dalam dunia persilatan. dia segera membalikkan badan dan berlalu dari situ dengan kecepatan luar biasa. maka kali ini tiba gilirannya yang kabur terbirit-birit seperti anjing kena digebuk. nama besarnya sudah termasyur sampai di . dia melotot sekejap kearah Suma Thian yu dengan gusar. kontan hatinya menjadi terkesiap. Padahal dalam kenyataannya dia amat jeri terhadap Heng si Cinjin. harap sudi dimaafkan" Selesai berkata. ia ber jalan ketempat golok Boan liong to nya jatuh dan memungutnya. lalu tanpa menyapa si Harimau angin hitam Lim Kong dan si setan muka hijau Siang Tham lagi.Tiraikasih Website http://kangzusi. si Harimau angin hitam Lim Kong yang menyaksikan Suma Thian yu berhasil melukai Bian Pun ci hanya didalam sekali gebrakan saja. Kepergian si ular berekor nyaring Bian Pun ci yang membawa perasaan dendam ternyata menimbulkan badai pembunuhan berdarah da lam dunia persilatan di masa mendatang. Sementara itu. apabila selama ini aku mengganggu ketenangan mu. dengan mata tunggalnya yang mencorongkan sinar ke bencian ibarat ular beracun sedang mencari mangsa.

Tiraikasih Website http://kangzusi. Andaikata ilmu silat yang dimiliki si ular berekor nyaring Bian Pun ci lebih hebat setingkat lagi. Si harimau angin hitam Lim Kong mempuryai janji dengan Thia si kakak ber adik. seandainya dia tak memiliki dasar tenaga dalam yang sempurna dan ilmu silat yang tinggi. Thi pit suseng Thia Cuan segera berjalan ke sisi Suma Thian yu dan menepuk bahunya sambil memuji: "Hiante.com/ mana-mana dan menggetarkan dunia persilatan. sulit untuk mencapai tingkatan tan seperti itu. boleh dibilang setiap umat persilatan yang berada di dunia ini mengetahui tentang kelihayannya. hampir semuanya dapat menjagoi dunia persilatan. penampilan ilmu gerakan tubuh yang dilakukan Suma Thian yu tadi amat hebat dan melebihi keampuhannya dimasa lampau. sambil memandang ke tiga orang iblis bengis itu pergi jauh. Disamping itu. semua orang tertawa terbahak-bahak. terutama sekali kepandaiannya dalam menangkis golok mestika Bian pun ci dan gerakannya mencongkel biji mata rekannya. dia segera angkat kaki dan melarikan diri terbirit birit. Dia segera sadar. boleh dibilang cukup membuatnya terbelalak dengan jantung berdebar keras. sungguh hebat gerakan tubuhmu. Begitulah. setelah dilihatnya keadaan tidak menguntungkan. bisa jadi nanti akan menemui kesulitan besar Padahal kemenangan yang berhasil diraih Suma Thian yu tadi hanya merupakan semacam pertaruhan saja. baik dalam dalam ilmu pukulan ataupun dida lam ilmu pedang. Maka dari itulah. sudah dapat di pastikan Suma Thian yu akan mendapat malu dan kehilangan muka. In heng MERASA tak mampu untuk mengejar ke lihayanmu itu" . sama sekali tak menyangka kalau kedua orang muda mudi itu murid Heng si Cinjin. apabila sekarang tidak angkat kaki untuk menyelamatkan diri.

segera berkata lagi sambil tertawa: . kontan saja keningnya berkerut dan sorot matanya berlilat. Toan im siancu juga segera maju ke depsn sambil mengucapkan rasa terima kasihnya atas pertolongan yang telah diberikan pemuda tersebut kepadanya. "Apakab hiantit percaya dengan apa yang diucapkan oleh Bian Pun ci dengan Lim Kong tadi?" "Setengah percaya setengah tidak. bahkan selalu saja saling bermusuhan? Sudah jelas Lim Kong sengaja melimpahkan bibit bencana tersebut kepada orang lain agar kau menghadapi Sip hiat jin mo dengan sepenuh tenaga. "Hiantit. kau tertipu!" Suma Thian yu segera berpaling..Tiraikasih Website http://kangzusi. sementara mereka akan menjadi nelayan beruntung yang tinggal memungut hasil nya?" Mendengar keterangan mana.. Suma Thian yu segera mengucapkan beberapa patah kata merendah.. asal aku berkunjung ketempat tinggal Sip hiat jin mo dan menanyakan persoalan ini kepadanya. boleh dibilang kemenangan yang diperoleh dengan menyerempet bahaya" sahut Suma Thian yu sambil tetap merendah. apakah tidak pernah kau bayangkan bahwa gurunya si harimau angin hitam Lim Kong dengan Sip hiat jin mo selama ini tidak akur hubungannya. seakan-akan ia hendak mengejar musuhnya pada saat itu juga. lalu tanyanya dengan wajah tercengang dan tidak habis mengerti: "Sungguh? Dalam hal apa aku tertipu?" Heng si Cinjin tersenyum. kemenangan tersebut kuraih secara uamaguntungan saja. bu kankah masalahnya akan menjadi jelas?" Heng si Cinjin segera tertawa terbahak-bahak: "Haaaaaa.com/ "Aaah. mendadak terdengar Heng si Cinjin berseru. haaaaaa. Sementara semua orang sedang berbincang-bincang dengan gembira.. Suma Thian yu menjadi sadar kembali. haaaaah.. Heng si Cinjin yang menyaksikan kejadian itu..

asal kau sudah mempunyai buku yang jelas. Sampai pada waktunya. kau harus bertindak ber hati-HATI. kemudian sambungnya lebih jauh: Bagi orang persilatan. sebab kalau sampai demikian maKA kau akan terjerumus dalam posisi seorang diri. kau harus mencari bukti yang jelas lebih dahulu sebelum melakukan tindakan lebih jauh" Berbicara sampai disitu. akhirnya sering kali akan menyesal sepanjang masa. tidak sedikit pula yang menentangnya dan berusaha untuk melenyap kannya dari muka bumi.com/ "Hiantit. tapi berhubung dia sangat memikirkan perjalanannya ke Tibet sehingga makan tak enak tidur tak nyenyak.. masa bagi orang muda. Ucapan tersebut diutarakan dengan kata-kata yang tegas. orang-orang pasti akan membayar usahamu itu dan harapanmu untuk membalas dendam pasti akan terwujud. jangan sampai menimbulkan kemarahan orang banyak. maka dari itu didalam mengimbil segala tindakan terutama untuk melenyapkannya. Dalam hati kecilnya dia mengambil keputusan bila urusan di Tibet telah beres. akhirnya dia memohon diri kepada Heng si Cinjin untuk melanjutkan perjalanannya mennju ke Tibet. bahkan kadangkala melakukasn pekerjaan semaunya sen diri tanpa berpikir panjang. Ambil misalnya seperti Bi kun lun Siau wi goan. selamanya terburu napsu dan tidak sabaran. membuat Suma Thian yu merasa terharu sekali.Tiraikasih Website http://kangzusi. dia berhenti sejenak. Makanya dalam menghadapi persoalan apapun. meski orang persilatan yang menyanjungnya dan membela dia amat banyak. maka jangan kuatir kalau tiada orang yang bersimpatik kepadamu. Demikianlah Suma Thian yu berdiam selama bebarapa hari dipuncak bukit Kun san. kau akan mengalami nasib seperti pamanmu Wan Liang. lagi-lagi kau mengidap penyakit yang anEH. dia akan berangkat ke bukit Soat-san untuk men cari Sip hiat jin mo. . dimana akhirnya harus mati dalam keadaan mengenaskan. yeng terpenting adalah "kesetiaan kawan". kemudian melaksanakan rencananya untuk membalas dendam.

mereka seakan-akan merasa tak tahan dengan udara panas yang amat menyengat badan itu.. matahari bersinar terik seperti hendak menyengat badan. tubuhnya seakanakan terperosok kemuka dengan sempoyongan. tampak beberapa orang saudagar sedang duduk melepaskan lelah.com/ Bi hong siancu Wan Pek lan tak dapat melawan bujukan dari Toan im siancu sehingga akhirnya mengambil keputusan untuk tetap tinggal disana. bahwa perjalanannya menuju ke Tibet hanya boleb dilakukan oleh dia seorang diri dan tidak diperkenankan mengajak orang lain. Di depan pintu sebuah warung ditepi jalan Ku khing.. Saat itulah dari kejauhan sana nampak sese orang berjalan mendekat dengan langkah yang gontai. Akibatnya Toan im siancu harus menahan kekecutan hatinya menyaksikan adegan mana. Hari ini. Suma Thian yu tak berani memaksa Bi hong siancu untuk mendampinginya. sebab bagi manusia. ia merasa sedih dan perasaannya serasa saling bertentangan satu sama lainnya. tentu saja merasa berat hati dan sedih sekali. Setiap kali berjalan beberapa langkah. orang yang terlalu banyak malah lebih mudah menimbulkan hal-hal diluar dugaan. seakan-akan harus bersusah payah untuk mempertahankan langkahnya saja. Atas dasar alasan itulah.Tiraikasih Website http://kangzusi. Thi pit suseng Thia Cuan segera berjanji berapa waktu kemudian akan meng ajek mereka berdua untuk menantikan kepulangan Suma Thian yu. Dikala Bi hong siancu Wan pek lan harus berpisah dengan Suma Thian yu. diatas dadanya seakan akan digantungi dengan batu cadas seberat ribuan kati. orang yang berlalu lalang pun amat sedikit. berhubung urusan itu menyangkut rahasia langit. udara yang menyelimuti jalan raya menuju ke kota Siang yang amat panas. . berpisah dengan kekasih memang merupakan suatu peristiwa yang berat hati. Padahal Cong liong Lo sian jin telah ber pesan kepada Suma Thian yu ketika hendak meninggalkan gua Hui im tong tempo hari.

. hal mana lebih baik lagi" Orang yang menujukan usul tadi segera mendengus: "Hmm. Tempo hari. nyaris nasi mereka muntah keluar.com/ Beberapa orang saudagar yang sedang duduk didepan warung itu serentak berpaling menyaksikan keadaain orang itu. ketahuilah berkelana dalam dunia persi latan bukan suatu pekerjaan yang gampang. akibatnya terjadi suatu peristiwa yang hampir saja mengorbankan selembar nyawa tuaku.Tiraikasih Website http://kangzusi. salah seorang diantaranya berkata: "Orang itu sudah hampir roboh." "Mengapa?" orang she Kang itu ikut menimbrung dengan perasaan amat amat tertarik. bagi kita yang sering melakukan perjalanan jauh. aku turun tangan menolong seorang nyonya yang sedang terluka parah. tampaklah orang yang berada di tengah jalan itu sudah sampai didepan mereka dengan keadaan lemah dan napas tersengal-sengal. kalau setiap orang yang berada dikolong langit mempunyai mental seperti kau semua. seru Lim loji dengan perasaan mendongkol. "kau tidak tahu apa lihat kau memang tidak terbiasa melakukan perjalanan jauh. Baru saja kakek Lim hendak menjawab. jadi apakah dunia kita ini?" "Lo kang". suka mencampuri urusan orang lain. kalau bisa tidak mencampuri urusan orang. me rasa tidak terima kalau menyaksikan hal-hal yang tak adil. lohu pun seperti juga kau seka rang. hai Lim loji. kemudian diiringi suara nyaring dia terjatuh ke tanah dan merintih tiada hentinya. Semua orang yang menyaksikan keadaan orang itu. tampak dia mengangkat cawan air tehnya dan menghirup setegukkan lalau sahutnya sambil menggeleng: "Lebih baik masing-masing orang mengurusi persoalan sendiri dan tak usah mencampari urusan oranglai. bagaimana kalau kita kesana untuk memayang tubuhnya?" Yang disebut "Lim loji" adalah seorang kakek yang berusia lima puluh tahunan.

kalau diiihat dari tampangnya entah sudah berapa hari dia menderita kelaparan. ini menandakan kalau sepatunya berbau busuk sekali. mari kita membuat keba jikan dengan memberikan makanan padanya. apabila jika kau adalah seorang sastra wan yang menguasahi seni dan sastra. berikanlah hidangan tersebut kepadanya!" . Mendengar perkataan tersebut. Dengan suara lirih saudagar she Kang itu membisik kepada ketiga orang rekan lainnya: "Orang ini sudah hampir mati. namun belum pernah mereka menyak sikan manusia seaneh kakek tersebut. sesungguhnya tidak mirip sebab seorang pengemis tidak akan mengenakan pakaian ber dandan seorang sastrawan. rasanya hal ini seperti suatu penghinaan buat kaum sastrawan lainnya. Beberapa orang saudagar itu sudah terbiasa melakukan perjalanan ke utara maupun selatan sungai besar. jangan bertindak sembarangan. kakek Lim segera menggoyangkan tangannya berulang kali sambil mencegah: "Jangan. Perlu diketahui. bisa jadi setiap orang akan menyanjungmu setinggi langit. tubuhnya penuh dengan salep obat dan bau busuk menyebar kemana-mana. pada masa itu orang lebih memandang tinggi mereka yang tahu tentang sastra daripada ilmu silat asalkan kau mengetahui dua huruf saja maka kau akan disanjung orang. Kalau kau mengatakan dia sebagai pengemis. sepatunya nya terbuat dari kain dengan beberapa ekor lalat menempel disekitarnya. Kalau dibilang dia adalah seorang sastrawan.Tiraikasih Website http://kangzusi.com/ Ternyata dia berusaha enam puluh tahunan. mengenakan pakaian compang camping dengan kepala mengenakan ikat kepala sebagai seorang sastrawan. apakah kau menganggap perkataanku tadi sebagai angin yang berlalu? Kalau kau sudah tak ingin hidup lagi. pengalaman mereka amat luas dan banyak kejadian aneh yang pernah dijumpainya.

. minumlah arak sebelum pergi!" Sastrawan rudin itu tidak sungkan-sungkan. dia lantas menunjukkan sikap yang gembira menyaksikan kesusahan orang.. daripada mencari kesulitan bagi diri sendiri" Seusai berkata. Saudagar she Kang itu Jin hoo.. mengangkat poci arak ter .Tiraikasih Website http://kangzusi. kemudian dilahapnya dengan amat rakus. aku minta arak!" Menyaksikan kejadian itu.com/ Orang she Kang itu berusia empat puluh tahunan. Sambil menggebrak meja. meski kaya namun jadi orang sosial dan suka membantu kaum lemah. hatinya merasa sangat tak puas sesudah mendengar perkataan dari kakek Lim. orang ini benar benar kebangetan sekali. kemudian dengan perasaan berterima kasih diterimanya nasi tersebut dengan tangan gemetar. silahkan duduk. lebih baik jangan mencampuri urusan orang lain. dia memesan sepoci arak dan segera ujarnya kepada sastrawan rudin itu: "Botiang. dengan susah payah dia merangkak bangun dari tanah dan meletakan mengkuk dan sumpit itu kemeja. kendatipun kakek Lim memberi peringatan berulang kali. rupanya semua harta kekayaannya dibikin ludas oleh arak. Diambilnya semangkuk nasi." Sastrawan tua itu berhenti merintih dan mengawasi orang she Kang itu sekejap. makanlah nasi ini untuk menanggal perutmu yang sedang lapar. Tak selang berapa saaat kemudian.. hidangan tersebut sudah tersapu lenyap hingga tak berbekas. diberi berapa macam sayur dan dihantar kedepan sastrawan rudin itu sembari berseru: "Lotiang. segera jengeknya: "Sudah diberi nasi. Selesai bersantap.. masih minta arak. dia segera duduk. namun dia sama sekali tidak ambil perduli." Kemudian sambil berpaling ke arah lelaki setengah umur she Kang itu dan berkata lebih jauah: "Bagaimana? Lo Kang. kemudian serunya dengan parau: "Arak. dia memang seorang yang sosial dan berhati mulia. si kakek lim segera tertawa terbahak-bahak.

bila ada orang menganiaya orang lain dengan mengandalkan harta kekayaannya. Kalau dari raut muka lote. maka umurnya .. aku lihat pada bagian Ing thong mu sudah menghitam.. jangan salahkan bila kupencet dirimu sampai mampus... senbari menuding wajah sastrawan rudin tersebut.com/ sebut dan diteguk dengan lahapnya... Dalam waktu singkat seluruh isi