CINTA DI DALAM GELAS JUDUL : CINTA DI DALAM GELAS PENGARANG: ANDREA HIRATA JUMLAH HAL :270

Sinopsis Cinta di dalam gelas bertutur tentang perjuangannya untuk dihargai sebagai perempuan. Enong alias Maryamah berasal dari keluarga yang sederhana. Dia adalah seorang perempuan yang pekerja keras. Ia bekerja sebagai pendulang timah, Ia berusaha sedapat-dapatnya memenuhi apa yang diperlukan ketiga adiknya yakni, Ania, Luna dan Ulma. Setelah ketiga adiknya menikah mendahuluinya mereka masing-masing pergi meninggalkan rumah, mengikuti suami masingmasing, maka tinggalah Maryamah bersama Ibunya. Beberapa waktu kemudian, Syalimah jatuh sakit. Selama ibunya sakit, Enong sering mendapati ibunya memandanginya dengan sedih. Enong tahu apa yang ingin ia katakan. Karena Itu, ia menerima pinangan seorang lelaki yang bernama Matarom. Tak seperti perkawinan ibu dan ketiga adiknya. Kelakuan buruk suaminya telah tampak sejak awal pernikahan, namun ia bertahan. Seburuk apapun ia diperlakukan ia menganggap dirinya telah mengambil keputusan dan dia selalu berusaha menjaga perasaan ibnya. Namun, pertahanan Enong berakhir ketika suatu hari datang seorang perempuan yang mengaku sebagai istri Matarom. Di kios Giok Nio, selamot dan Maryamah berjumpa. Mendengar Maryamah berkisah tentang nasibnya. disitu Maryamah ingin sekali belajar main catur, karena ingin bertanding dengan Matarom yang sekarang menjdai mantan suaminya. Matarom adalah seorang pecatur tangguh. Sudah dua kali berturut-turut meraup piala catur kejuaraan 17 agustus. Sekarang ia bersiap menggondol piala untuk ketiga kalinya. orang yang pertama mereka temui setelah pembicaraan dengan Maryamah di kios ayam Giok Nio adalah detektif M. Nur, ia menyatakan bahwa ini menyangkut martabat maryamah di depan Matarom. Usai menemui detektif m. Nur, ia langsung berbicara dengan ibunya bahwa ia harus membantu Maryamah agar bisa bertanding catur 17 agustus nanti. Ibunya pun menyetujuinya. Pertarungan pertama Maryamah melawan aziz, penonton berbondong-bondong datang ke warung kopi. Penonton menjadi banyak karena ada penonton perempuan yang ingin menjadi supporter Maryamah. Penonton bertepuk tangan gagap gempita dan berusaha mendekati Maryamah untuk menyalaminya. Lawan berikutnya adalah Maksum, meskipun telah menang tiga kali, Maryaah belum mendapat cukup respek diantara pecatur pria alasannya karena Maryamah mendapat lawan-lawan yang lemah. Lawan berikutnya lagi adalah Muntaha karena mendadak dinas ke pangkal pinang, akhirnya digantikan dengan maulidi, Maryamah menang dalam pertandingan itu. Selang beberapa hari lawan Marymah berikutnya adalah seorang lelaki tua hokian bernama Go

salah satu yang paling ia sesali dari kehancuran rumah tangganya adalah karena ia merasa persoalann itu telah membebani pikiran ibunya berulang kali menyatakan bahwa jodoh tak ubahnya umur. 88) Tegang :³lulusan terbaik ke lima´ kata Bu Indri. Ia adalah pemilik toko dupa di tanjung pandan itu. jiwanya seakan terangkat kelangit. Maryamah berdiri dan menatap ke atas. Matarom bersandar lemas di kursinya dengan mata nanar. tema : Perjuangan untuk dihargai sebagai perempuan 2. bisa panjang dan bisa pula pendek. Akhirnya disitu. 58) 3. Mitoha secara resmi meminta pada Modin untuk memakai papan catur perak.waktu : pagi :³kuduga.30) Gembira :Maryamah berdiri dan menatap ke atas. pagi ini akan berlaludengan damai.Dan member Go Kim Pho sebuah kekalahan yang agung. para pendukung Matarom kini berbalik mendukungnya. Unsur intrinsik 1. Maryamah pantas manjadi juara. latar/seting : . Jiwanya seakan . Dialah yang memberinya uang untuk pulang kampung.31) malam :malam esoknya dalam perjalanan ke rumah Maryamah. Modin menyarankan agar kami menerima permintaan Mitoha. Mereka hadir dari pelosok-pelosok pulau dalam pakain serba hitam. pasar. Mereka tak paham catur tapi ingin melihat papan catur perak yang magis itu.(hal. ia duduk dikursi malasnya (Hal. aku teryarik melihat orang berkumpul di warung kopi´(Hal. Maryamah dan Matarom berhadap-hadapn. gedung. jalan menuju warung kopi) .Kim Pho. maka tibalah di arena catur tahun ini perayaan hari kemerdekaan 17 agustus benar-benar tersa. Kaum perempuan pedagang kecil yang berunjuk rasa.52) sore : ³ia mendelik padaku. Ia menunda menyebut namanya mungkin karena sangat istimewa. Maryamah maupun Matarom seperti tak sabar ingin segera bunuh-bunuhan. Semuanya ingin menyaksikan seorang perempuan yang digembor-gemborkan sangat lihai bermain catur. Lelaki ini pernah menolong Maryamah yang terlunta-lunta mencari kerja di tanjunng Pandan. Disaat pertandingan berlangsung Maryamah menampilkan permainannya yang elegan. mendengarkan kau itu bai ? sore itu bolong panggung menteri pendidikan di jelek-jelekkan (hal. ppenonton semakin tegang. Matarom pada final. rumah. Suasana : sedih : melalui pintu kamar yang terbuka. Setelah pertandingan Marymah dan pecatur lainnya telah usai. sabuk emas yang melilit pinggangnya selama dua tahun terlepas sudah. (hal. untuk mendukung pendaftaran Maryamah tempo hari tiba dalam satu rombongan besar yang meriah. Meledaklah sorakan pendukung catur perempuan yang gagah berani itu.tempat : Belitung (warung kopi. ia menatap ibunya yang terbaring lemah di atas tempat tidur.

Matarom : Mantan suami Maryamah. 265) 4.paman : membuka warung kopi dan mencalonkan diri menjadi anggota DPRD . seorang pecatur perempuan. pecatur kelas handal .Ajudan pemegang bantal ambeien : menduduki jabatan yang ditinggalkan sersan kepala. harus mengalahkan juara catur selama dua tahunberturut-turut yang sekaligus juga mantan suaminya.Selamot : teman sekaligus meneger Maryamah. . . Amanat : Belajar adalah tingkat kesuksesan. 5.Sersan kepala zainudin : pensiuna dari kepolisian dan membuka warung kopi. Alur /Plot : Menceritakan kisah perjalanan nasib Enong alias Maryamah yang berasal dari keluarga yang sederhana. dengan belajar kita dapat meraih apa yang kita impikan . lebih dari itu Maryamah bisa menjadi tantangan berat untuk bisa menyebur ke dalam pertandingan penuhharkat bagi kaum lelaki ini. Maryamah yang menyentuh bidak catur saja belum pernah. Nur : seorang detektif yang professional .terangkat ke langit (hal.Maryamah : Mantan istri Matarom. Tokoh : . .Detektif M. 6. Namun.