KTSP

MODUL PKn Kelas XI

Modul PKn Kelas XI MAN 1 Praya Oleh. Drs. Munawar Kholil

1

para siswa. maka saya berinisiatif untuk menghimpunnya dalam satu media belajar yang simple. diperlukan berbagai sarana pendukung yang dapat menunjang pelaksanaan KTSP di lapangan. agar dapat melaksanakan tugas dengan lebih baik dan maksimal kususnya dalam mata pembelajaran PKn di sekolah maupun di madrasah sebagaimana tuntutan KTSP. calon guru Pelajaran PKn (Pendidikan Kewarganegaraan). maka saya buat Modul PKn ini. Penyusun Modul PKn Kelas XI MAN 1 Praya Oleh. Wassalam. peserta didik maupun calon guru dalam mempelajari PKn khususnya. Semoga modul ini dapat bermamfaat dan memenuhi fungsinya. dan mudah digunakan baik untuk guru. Drs. Salah satu di antaranya adalah Modul ini. Munawar Kholil 2 .KATA PENGANTAR Dengan berlakunya KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) yang mengacu pada sistem belajar tuntas (mastery learning). Dengan melihat banyaknya buku sumber belajar dari berbagai penerbitan. Modul ini ditujukan kepada para guru. lengkap dan praktis.

. dan reformasi «««« y Kebiatan belajar 8 : Perilaku budaya demokrasi dalam kehidupan sehari. 84 y Kegiatan belajar 11: Sikap keterbukaan dan keadilan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara «««« 88 32 41 48 73 2 3 5 Modul PKn Kelas XI MAN 1 Praya Oleh.. SEMESTER 1 BAB 1 BUDAYA POLITIK DI INDONESIA y Kegiatan belajar 1 : Pengertian budaya politik ««««««««.hari ««««««««««««««.DAFTAR ISI Halaman Judul Kata Pengatar «««««««««««««««««««««««« Daftar isi «««««««««««««««««««««««««. orde baru.. 6 y Kegiatan belajar 2 : Tipe-tipe budaya politik yang berkembang dalam masyarakat Indonesia ««««««« 15 y Kegiatan belajar 3 : Sosialisasi pengembangan budaya politik «« 21 y Kegiatan belajar 4 : Peran serta budaya politik partisipan «««« 27 BAB 2 BUDAYA DEMOKRASI MENUJU MASYARAKAT MADANI y Kegiatan belajar 5 : Pengertian dan prinsip budaya demokrasi ««. Munawar Kholil 3 . BAB 3 KETERBUKAAN DAN KEADILAN DALAM KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA y Kegiatan belajar 9 : Pengertian dan pentingnya keterbukaan dan keadilan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara ««««««««««««« 78 y Kegiatan belajar 10: Dampak penyelenggaraan pemerintahan yang tidak tranparan ««««««««««. y Kegiatan belajar 7 : Pelaksanaan demokrasi di Indonesia sejak orde lama. Cara Penggunaan Modul bagi Peserta Didik «...««««««««««. Drs. y Kegiatan belajar 6 : Ciri-ciri masyarakat madani «««««««..

.BAB 4 HUBUNGAN INTERNASIONAL DAN ORGANISASI INTERNASIONAL y Kegiatan Belajar 12 : Pengertian. 141 DAFTAR KEPUSTAKAAN «««««««««««««««. dan Sarana-sarana Hubungan Internasional bagi suatu Negara «. 97 y Kegiatan Belajar 14 : Fungsi Perwakilan Diplomatik «««««« 104 y Kegiatan Belajar 15 : Peranan Organisasi Internasional (ASEAN dan PBB) dalam meningkatkan Hubungan Internasional ««««««««. Munawar Kholil 4 . 148 Modul PKn Kelas XI MAN 1 Praya Oleh. Pentingnya.. Drs. 92 y Kegiatan Belajar 13 : Tahap-tahap Perjanjian Internasional «««. 126 y Kegiatan Belajar 18 : Sebab Timbulnya sengketa internasional dan cara penyelesaian oleh Mahkamah Internasional ««««««««««««« 134 y Kegiatan belajar 19 : Menghargai Putusan Mahkamah Internasional«««««««««««««. 112 y Kegiatan belajar 16 : Kerjasama dan Perjanjian Internasional Yang bermamfaat bagi Indonesia ««««« 121 BAB 5 SISTEM HUKUM DAN PERADILAN INTERNASIONAL y Kegiatan Belajar 17 : Sistem Hukum dan Peradilan Internasional «.

Koran. 4. sebab semua jawaban berada di Modul dan pengembangan penalaran dari materi Modul PKn. Setelah selesai kegiatan belajar yang bersangkutan dilalui. setiap peserta didik menjawab soal-soal latihan sesuai dengan Kegiatan Belajar yang telah dilalui atau menurut petunjuk guru bidang studi PKn. Peserta didik dianjurkan untuk melengkapi referensi dari setiap kegiatan belajar dengan referensi lain seperti Internet. Setiap peserta didik wajib mempelajari Modul ini sesuai dengan Kegiatan Belajar yang bersangkutan atau sesuai dengan petunjuk guru bidang studi PKn. 3. buku sumber lain yang relevan/sesuai dengan pembahasan kalau memang diperlukan atau sesuai petunjuk guru bidang studi PKn. Drs.Petunjuk Penggunaan Modul PKn Bagi Siswa 1. Modul PKn Kelas XI MAN 1 Praya Oleh. Munawar Kholil 5 . Supaya semua soal latihan dapat di kuasai dengan baik maka setiap peserta didik mempelajari kegiatan belajar yang bersangkutan dengan seksama dan cermat. 2.

3. bangsa. c. TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN 1. Samual Beer. Faktor penyebab berkembangnya budaya politik suatu daerah. MATERI POKOK 1. adalah seperangkat pandangan tentang politik dan pemerintahan yang dipegang secara bersama-sama. d. Munawar Kholil 6 . Menyimpulkan budaya politik yang berkembang di masyarakat B. Mendeskripsikan pengertian budaya politik 2. Austin Ranney. Menjelaskan faktor-faktor penyebab berkembangnya budaya politik 4. b. Gabriel Abraham Almond dan Sidney Verba. Budaya politik yang berkembang dalam masyarakat. Menganalisis budaya politik di Indonesia. Rusadi Sumintapura. sebuah pola orientasi terhadap objek-objek politik. Pengertian budaya politik. adalah suatu sikap orientasi yang khas dari warga Negara terhadap system politik dengan aneka ragam bagiannya dan sikap terhadap peranan warga Negara yang ada dalam sistem itu. adalah pola tingkah laku individu dan orientasinya terhadap kehidupan politik yang dihayati oleh para anggota suatu sistem politik. URAIAN MATERI POKOK 1. Pengertian Budaya politik : Budaya politik merupakan sistem nilai dan keyakinan yang dimiliki bersama oleh masyarakat. C. dan Negara yang diyakini sebagai pedoman dalam melaksanakan aktivitas-aktivitas politik kenegaraan.1 Mendeskripsikan pengertian budaya politik A. Modul PKn Kelas XI MAN 1 Praya Oleh. adalah nilai-nilai keyakinan dan sikap-sikap emosi tentang bagaimana pemerintahan seharusnya dilaksanakan dan tentang apa yang harus dilakukan oleh pemerintah. 2. Drs. Kompetensi dasar : 1. Definisi budaya politik menurut para ahli : a. Mendeskripsikan macam-macam budaya politik 3.Semester 1 Kegiatan Belajar 1 ( 2 x pertemuan ) BAB 1 BUDAYA POLITIK DI INDONESIA Standar Kompetensi : 1.

e. c. Misalnya. independen. Orientasi afektif menunjuk pada aspek perasaan atau ikatan emosional seorang individu terhadap sistem politik. maka seseorang warga Negara harus memiliki pengetahuan yang memadai tentang si pemimpin. Reformasi politik (political Will). dan mandiri. Dari definisi-definisi di atas tampak bahwa budaya politik menunjuk kepada orientasi dan tingkah laku individu / masyarakat terhadap sistem politik. mata uang. Sidney Verba. Munawar Kholil 7 . lambang Negara. afektif. Modul PKn Kelas XI MAN 1 Praya Oleh. Tingkat ekonomi. tokoh-tokoh pemerintahan. b. semakin sejahtera rakyat maka semakin tinggi tingkat partisipasi politiknya. Orientasi kognitif meliputi berbagai pengetahuan dan keyakinan tentang sistem politik. Supremasi hukum. orientasi individu terhadap sistem politik dapat dilihat dari tiga komponen. yaitu adanya penegakan hukum yang adil. adalah suatu sistem kepercayaan empirik. sehingga seorang dapat menerima atau menolak sistem politik tertentu. bebas. misalnya untuk dapat menilai seorang pemimpin. ibukota Negara. Drs. Ketiga aspek di atas adalah satu kesatuan.e. Pengetahuan seseorang terhadap suatu simbol politik sering mempengaruhi perasaan seseorang terhadap sistem politik secara keseluruhan. yaitu orientasi kognitif. dan nilai-nilai yang menegaskan suatu situasi dimana tindakan politik dilakukan. batas Negara. Orientasi evaluative yaitu penilaian moral seseorang terhadap sistem politik dengan menggunakan informasi dan perasaan tentang kinerja suatu sistem politik serta penilaian didasarkan pada normanorma yang dianut dan sepakati bersama. Faktor penyebab berkembangnya budaya politik suatu daerah : a. Menurut Almond dan powell. yaitu semangat merevisi dan mengadopsi sistem politik yang lebih baik. dll. Media massa yang independen sebagai kontrol sosial. Tingkat pendidikan warga Negara. kepala Negara. d. dan evaluative. 2. simbolsimbol ekpresif. kebijakan yang mereka ambil. pengetahuan seseorang mengenai sistem politik. simbol-simbol yang dimiliki oleh sistem politiknya secara keseluruhan seperti.

Munawar Kholil 8 . PKB. Sekarang pada PKS. b. termasuk para petani. PPP. seperti kelompok birokrat. yaitu budaya politik yang menekankan aspek-aspek animisme. mengemukakan bahwa Indonesia memiliki dua budaya politik yang dominan yaitu aristokrasi Jawa (kaum Ningrat Jawa ) dan wiraswasta islam (pengusaha yang beragama Islam) 4) Menurut Prof. Budaya politik tradisional : Adalah budaya politik yang mengedepankan satu budaya dari etnis tertentu yang ada di Indonesia. Hirarki yang tegar atau ketat. Drs. Pekerjaan mereka biasanya pedagang. Budaya politik Priyayi. Budaya politik abangan. c.3. budaya politik Indonesia memiliki tiga ciri dominan. Masa lalu mereka berafiliasi pada NU dan Masyumi. budaya politik Indonesia adalah : a. 2) Menurut Clifford Geertz. Budaya politik santri. yaitu budaya politik masyarakat yang menekankan keluhuran tradisi. Budaya politik yang berkembang dalam masyarakat : 1) Berdasarkan gaya berpolitiknya : a. pada masa lalu mereka berafiliasi dengan partai PNI dan sekarang pada partai golkar. Affan Gaffar. masyarakat priyayi adalah masyarakat kelas atas atau kelompok aristokrat dan birokrat seperti para pegawai pemerintah. b. yaitu adanya pemilahan yang tegas antara penguasa dengan rakyat kebanyakan (rakyat kecil) dengan tatanan hirarkis yang sangat ketat. c. dan militer. 3) Menurut Herbert Feith. Tata cara dan alam pikiran Modul PKn Kelas XI MAN 1 Praya Oleh. khususnya agama islam. Dalam budaya politik modern terdapat subbudaya. Budaya politik Islam : Adalah budaya politik yang lebih mendasarkan idenya pada satu keyakinan dan nilai agama tertentu. intelektual. yaitu agama islam biasanya dipelopori oleh kelompok santri. yaitu kelompok tradisional (NU) dan modern (Organisasi Muhammadiyah). adalah yaitu politik yang menekankan aspekaspek keagamaan. Budaya politik modern : Adalah budaya politik yang mencoba meninggalkan karakter etnis tertentu dan agama tertentu. Masyarakat santri dikelompokkan menjadi dua. Contoh ³Paham Masyarakat Jawa´ di masa orde baru. yaitu : a.

Karakteristik Negara neopatrimonialistik : 1) Kecendrungan untuk mempertukarkan sumber daya yang dimiliki penguasa dengan teman-temannya.Kecenderungan Neo-Patrimonialistik : Menurut Max Weber. Hubungan ini akan langgeng selama keduanya memiliki kemampuan atau sumber daya yang akan dipertukarkan dan akan berhenti bila antara ke duanya atau salah satunya tidak lagi memiliki sumber daya atau kemampuan. Kalau berpatokan pada klasifikasi Modul PKn Kelas XI MAN 1 Praya Oleh. kesejahteraan. 2) Kebijakan lebih bersifat partikuleristik daripada bersifat universalistik.serta sopan santun dieskpresikan sesuai dengan asal usul atau kelas masing-masing. keamanan sedangkan si client atau anak buah atau buruh biasanya hanya memiliki kesetiaan atau loyalitas serta tenaga untuk di berikan kepada si Patron. seperti : y Promosi jabatan yang tidak mengikuti prosedur baku. Munawar Kholil 9 . kasih sayang. y Anak pejabat menempati posisi strategis dalam politik sebab proses rekrutmen politik yang tidak terbuka.client yaitu pola hubungan individual antara dua individu yaitu si Patron dan si Client. c. maka kita tidak bisa menentukan budaya politik apakah parokial. Misalnya penguasa dapat menggunakan kata kasar pada rakyat kebanyakan tetapi rakyat kebanyakan harus dengan ekspresi bahasa yang halus. y Anak pejabat dengan cepat dapat proyek tanpa tender. menurut James Scott hubungan macam ini disebut sebagai pola hubungan patron. Drs. Bila hubungan ini berakhir maka keduanya akan mencari dan mungkin akan menjadi patron atau client yang baru. 3) Rule of law atau penegakan hukum lebih bersifat rule of man atau kekuasaan penguasa. 4) Penguasa politik sering mengaburkan antara kepentingan pribadi dengan kepentingan publik atau umum. Dengan melihat tipe budaya politik yang berkembang di masyarakat Indonesia. b. Beberapa contoh budaya neo-patrimonialistik. atau subjek. Patron atau si bos biasanya memiliki lebih banyak kemampuan seperti perlindungan. y Anak pejabat menjadi pengusaha besar karena jabatan orang tuanya. dalam suatu Negara yang patrimonialistik penyelenggaraan pemerintahan di bawah kontrol langsung pimpinan Negara. Kecendrungan Patronage. kaula.

supremasi hukum. penilaian. kaula. tingkat ekonomi. Santri : murid pesantren. reformasi politik. bangsawan) Aristokrasi Jawa : system politik yang dijalankan oleh kaum ningrat jawa Wiraswasta Islam : pengusaha Islam Birokrat : pelaksana birokrasi Birokrasi : organisasi pemerintahan yang dijalankan Partikuleristik : mengutamakan kepentingan pribadi Universalistik : bersifat umum Rekrutmen : mencalonkan. suaka Neo-patrimonialistik : pengambilan keputusan dan kebijakan atas kehendak penguasa tanpa melibatkan rakyat. calon rohaniawan Priyayi : masyarakat kelas atas (birokrat. Modul PKn Kelas XI MAN 1 Praya Oleh. Budaya politik menunjuk pada orientasi tingkah laku individu dan masyarakat terhadap system politik tertentu yang meliputi orientasi kognitif. yaitu tipe budaya parokial. Drs. Munawar Kholil 10 . Almond dan Sidney Verba maka budaya politik masyarakat Indonesia adalah gabungan dari ketiga tipe budaya politik tersebut. dan media komunikasi sebagai kontrol sosial. D. Abangan : aliran islam yang mempunyai sifat lunak terhadap adat istiadat lama masyarakat jawa. dan subjek. GLOSARIUM y Orientasi y Kognitif y Afektif y Evaluatif y y y y y y y y y y y y y y y y : peninjauan. RANGKUMAN 1. Afiliasi/berafiliasi : kerjasama/gabungan Rule of man : kekuasaan penguasa Patron. sikap : penaksiran. mengambil calon. bersifat pengetahuan : berkenaan dengan perasaan. hal mencari pedoman : berfikir dan mengerti. kader Animisme : semua alam atau benda mati ini memiliki roh atau jiwa.client : hubungan antara penguasa/bos dengan anak buah atau rakyat. E. perlindungan. Faktor yang menyebabkan berkembangnya politik suatu daerah antara lain tingkat pendidikan masyarakat. perkiraan keadaan.Gabriel A. penentuan nilai Patronage : lindungan. 2. afektif dan evaluative.

Nilai-nilai dan keyakinan dan sikap-sikap emosi tentang bagaimana pemerintahan itu seharusnya dilaksanakan dan tentang apa yang seharusnya dilakukan oleh pemerintah. Drs. dan partisipan.3. Sidney Verba c. Pola tingkah laku individu dan orientasinya terhadap kehidupan politik yang dihayati oleh para anggota suatu system politik. Munawar Kholil 11 . Gabriel A. Austin Ranny e. Sidney Verba dan Gabriel A. Samuel Beer b. a. adalah pengertian dari ««««. 7. dan kecenderungan neo-patrimonialistik. Menurut Clifford Geertz. Austin Ranny 3. Di lihat dari gaya berpolitik. politik yang berkembang di masyarakat adalah budaya politik abangan. adalah definisi budaya politik menurut ««« a.. maka tipe budaya politik yang berkembang di masyarakat adalah budaya politik tradisional. namun yang terjadi di masyarakat itndonesia adalah gabungan antara budaya politik parochial. Almond d. a. Austin Ranny e. Budaya politik c. Almond e. budaya politik modern. Rusadi Sumintapura b. adalah pengertian budaya politik menurut ««««. bangsa dan Negara yang diyakini sebagai pedoman dalam melaksanakan aktivitasaktivitas politik kenegaraan. kaula. Budaya politik yang berkembang di masyarakat Indonesia tidak dapat diklasifikasikan secara terpisah. Almond d. 4. Gabriel A. dan budaya politik priyayi. Rusadi Sumintapura 4. Samuel Beer c. a. budaya politik santri. Menurut Herbert Feith. UJI KOMPETENSI 1. Indoktrinisasi politik b. Gabriel A. 5. Sidney Verba c. Samuel Beer b. Pendidikan politik 2. Partisipasi politik d. Rusadi Sumintapura Modul PKn Kelas XI MAN 1 Praya Oleh. budaya politik islam. Sistem nilai dan keyakinan yang dimiliki bersama oleh masyarakat.. Almond d. 6. budaya politik Indonesia yang dominan adalah budaya politik aristokrasi jawa dan wiraswasta islam. kecenderungan patronage. Suatu sikap orientasi yang khas dari warga Negara terhadap system politik dengan aneka ragam bagiannya dan sikap terhadap peranan warga Negara yang ada di system itu.. yaitu hirarki yang tegar dan ketat. Sosialisasi politik e. budaya politik Indonesia memiliki tiga ciri dominan. Menurut Prof. pengertian budaya politik yang dikemukakan ««. Affan Gaffar.

Evaluatif d. Konstruktif e. Modul PKn Kelas XI MAN 1 Praya Oleh. Munawar Kholil 12 . a. Supremasi hukum e. Samuel Beer b. Tradisional e. Pendidikan c. Efektif 9.. Sidney Verba c. Sidney Verba c. Suatu system kepercayaan empirik. Samuel Beer b.. Penilaian moral seseorang terhadap system politik dan komitmennya terhadap nilai-nilai dan pertimbangan politik berdasarkan norma yang dianut dan sepakati bersama. Di bawah ini merupakan faktor penyebab berkembangnya budaya politik suatu daerah. adalah orientasi individu yang bersifat ««. Gabriel A. Cognitif c. merupakan orientasi individu yang bersifat ««««. Adat setempat 11.5. Konstruktif e. dan nilai-nilai yang menegaskan suatu situasi dimana tindakan politik dilakukan adalah budaya politik menurut ««««« a. Reformasi politik b. Priyayi d. Bergabungnya seseorang dengan partai politik tertentu. kecuali ««««« a. Neo-patrimonialistik c. Ekonomi d. Cognitif c. Evaluatif d. Priyayi d. Austin Ranny e. Afektif b. Berbagai pengetahuan dan keyakinan seseorang yang meliputi jalannya system politik. Islam 14. Evaluatif d. sebuah orientasi terhadap objek-objek politik adalah budaya politik menurut «««««. tokoh-tokoh pemerintahan. pengetahuannya tentang symbol-symbol politik. Drs. Afektif b. atau seseorang memilih partai politik tertentu berdasarkan keyakinan dan perasaan hati sanubarinya tanpa paksaan dari luar. a. Efektif 10. Cognitif c. Rusadi Sumintapura 7. Aristokrasi Jawa b.Budaya politik yang mencoba meninggalkan karakter etnis tertentu dan agama tertentu disebut budaya politik «««« a. Moderen b. Tradisional e. Priyayi d. Wiraswasta Islam c. Konstruktif e. Muhammadiya salah satu contoh dari budaya politik ««.NU. Gaya berpolitik seperti itu dikategorikan ke dalam budaya politik« a. berarti mengedepankan satu budaya etnik tertentu. Rusadi Sumintapura 6.. System politik Orde Baru kental dengan Paham Masyarakat Jawa yang mendominasi pemerintahannya. symbol-simbol empirik. Austin Ranny e. Afektif b. adalah contoh dari orientasi ««««. a. a. Islam 13. Efektif 8. Menurut Clifford Geertz budaya politik yang berkembang di masyarakat Indonesia adalah ««««. Wiraswasta Islam c. a. Hirarki yang tegar dan ketat 12. Adalah seperangkat pandangan tentang politik dan pemerintahan yang dipegang secara bersama-sama. Gabriel A. Tradisional e. Moderen b. Almond d. Almond d.

Aristokrasi Jawa. kaula. patronage. santri. Tradisional.a. Primordial. Tipe budaya politik parokial dan partisipan e. Peodalisme b. a. Primordial. sia A adalah kontraktor. dan priyayi e. ada tiga ciri dominan budaya politik Indonesia. dan paternalistik d. dan modern b. Hal tersebut termasuk ciri budaya ««««« a. Kecendrungan Neo-patrimonialistik 19. dan neo-patrimonialistik 17. Menurut Herbert Feith Indonesia memiliki dua budaya politik yang dominan. Hiraki yang tegar dan ketat. Tradisional dan islam d. dan priyayi c. Matrilineal d. Abangan. Kecenderungan patronage e. Si A adalah anak gubernur. yaitu «««« a. islam. wiraswasta Islam 16. Neo-patrimonialistik e. dan priyayi c. dalam mendapatkan proyek si A tidak perlu melalui tender cukup intruksi dari bapaknya yaitu si gubernur.. Tipe budaya politik kaula c. Tipe budaya politik partisipan d. Affan Gaffar. Moderen 18. dan modern b. dan patrimonialistik e. Dari banyaknya budaya politik dan sub budaya politik yang ada di Indoensia maka kalau di kaitkan dengan pendapat Gabriel A. dan patrimonialistik e. Hiraki yang tegar dan ketat. Tipe budaya politik parokial. santri. Abangan. Aristokrasi jawa. dan paternalistik d. patronage. kesukuan. Tradisional c. Drs. Santri. Tipe budaya politik parokial b. wiraswasta Islam. Primordial dan patrimonialistik b. dan neo-patrimonialistik 15. Misalnya seseorang penguasa dapat menggunakan kata kasar sementara rakyat kebanyakan harus dengan ekspresi bahasa yang halus. Aristokrasi jawa. Ilustrasi cerita di atas menggambarkan ciri budaya «««. Munawar Kholil 13 . dan prtisipan Modul PKn Kelas XI MAN 1 Praya Oleh. Tradisional. Kecenderungan patronage b. kesukuan. Almond dan Sidney Verba dapat disimpulkan bahwa budaya politik yang terdapat di Indonesia.Patronage dan neo-patrimonialistik c. wiraswasta Islam. yaitu « a. Hirarki yang tegar dan ketat c. Menurut Prof. Hiraki yang tegar dan ketat d. Pemilahan yang tegas antara penguasa dan rakyat kebanyakan dimana sopan santun dam alam pikiran disesuaikan dengan asal usul dan kelas dari mana ia berasal. yaitu ««««. a. islam.

TUGAS MANDIRI Standar Kompetensi 1. Analisa dan berikan Pertemuan Terstruktur kesimpulan menurut minggu pendapat kamu budaya berikutnya politik apakah yang berkembang di daerahmu Modul PKn Kelas XI MAN 1 Praya Oleh. Drs. Munawar Kholil 14 .1. Mendeskripsik an pengertian budaya politik Kegiatan Waktu Ket. Menganalisis budaya politik di Indonesia Kompetensi Dasar 1.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful