KTSP

MODUL PKn Kelas XI

Modul PKn Kelas XI MAN 1 Praya Oleh. Drs. Munawar Kholil

1

Penyusun Modul PKn Kelas XI MAN 1 Praya Oleh. Drs.KATA PENGANTAR Dengan berlakunya KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) yang mengacu pada sistem belajar tuntas (mastery learning). maka saya buat Modul PKn ini. diperlukan berbagai sarana pendukung yang dapat menunjang pelaksanaan KTSP di lapangan. Modul ini ditujukan kepada para guru. para siswa. agar dapat melaksanakan tugas dengan lebih baik dan maksimal kususnya dalam mata pembelajaran PKn di sekolah maupun di madrasah sebagaimana tuntutan KTSP. Salah satu di antaranya adalah Modul ini. lengkap dan praktis. calon guru Pelajaran PKn (Pendidikan Kewarganegaraan). dan mudah digunakan baik untuk guru. Munawar Kholil 2 . Wassalam. maka saya berinisiatif untuk menghimpunnya dalam satu media belajar yang simple. peserta didik maupun calon guru dalam mempelajari PKn khususnya. Dengan melihat banyaknya buku sumber belajar dari berbagai penerbitan. Semoga modul ini dapat bermamfaat dan memenuhi fungsinya.

6 y Kegiatan belajar 2 : Tipe-tipe budaya politik yang berkembang dalam masyarakat Indonesia ««««««« 15 y Kegiatan belajar 3 : Sosialisasi pengembangan budaya politik «« 21 y Kegiatan belajar 4 : Peran serta budaya politik partisipan «««« 27 BAB 2 BUDAYA DEMOKRASI MENUJU MASYARAKAT MADANI y Kegiatan belajar 5 : Pengertian dan prinsip budaya demokrasi ««.. Munawar Kholil 3 .. y Kegiatan belajar 6 : Ciri-ciri masyarakat madani «««««««..hari ««««««««««««««. orde baru...DAFTAR ISI Halaman Judul Kata Pengatar «««««««««««««««««««««««« Daftar isi «««««««««««««««««««««««««. Drs. y Kegiatan belajar 7 : Pelaksanaan demokrasi di Indonesia sejak orde lama. BAB 3 KETERBUKAAN DAN KEADILAN DALAM KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA y Kegiatan belajar 9 : Pengertian dan pentingnya keterbukaan dan keadilan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara ««««««««««««« 78 y Kegiatan belajar 10: Dampak penyelenggaraan pemerintahan yang tidak tranparan ««««««««««. SEMESTER 1 BAB 1 BUDAYA POLITIK DI INDONESIA y Kegiatan belajar 1 : Pengertian budaya politik ««««««««. Cara Penggunaan Modul bagi Peserta Didik «. dan reformasi «««« y Kebiatan belajar 8 : Perilaku budaya demokrasi dalam kehidupan sehari..««««««««««. 84 y Kegiatan belajar 11: Sikap keterbukaan dan keadilan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara «««« 88 32 41 48 73 2 3 5 Modul PKn Kelas XI MAN 1 Praya Oleh.

Pentingnya. 148 Modul PKn Kelas XI MAN 1 Praya Oleh. 92 y Kegiatan Belajar 13 : Tahap-tahap Perjanjian Internasional «««. 112 y Kegiatan belajar 16 : Kerjasama dan Perjanjian Internasional Yang bermamfaat bagi Indonesia ««««« 121 BAB 5 SISTEM HUKUM DAN PERADILAN INTERNASIONAL y Kegiatan Belajar 17 : Sistem Hukum dan Peradilan Internasional «. 97 y Kegiatan Belajar 14 : Fungsi Perwakilan Diplomatik «««««« 104 y Kegiatan Belajar 15 : Peranan Organisasi Internasional (ASEAN dan PBB) dalam meningkatkan Hubungan Internasional ««««««««.BAB 4 HUBUNGAN INTERNASIONAL DAN ORGANISASI INTERNASIONAL y Kegiatan Belajar 12 : Pengertian. Munawar Kholil 4 . . dan Sarana-sarana Hubungan Internasional bagi suatu Negara «. Drs. 141 DAFTAR KEPUSTAKAAN «««««««««««««««. 126 y Kegiatan Belajar 18 : Sebab Timbulnya sengketa internasional dan cara penyelesaian oleh Mahkamah Internasional ««««««««««««« 134 y Kegiatan belajar 19 : Menghargai Putusan Mahkamah Internasional«««««««««««««..

setiap peserta didik menjawab soal-soal latihan sesuai dengan Kegiatan Belajar yang telah dilalui atau menurut petunjuk guru bidang studi PKn. 3. Munawar Kholil 5 . Supaya semua soal latihan dapat di kuasai dengan baik maka setiap peserta didik mempelajari kegiatan belajar yang bersangkutan dengan seksama dan cermat. 4.Petunjuk Penggunaan Modul PKn Bagi Siswa 1. sebab semua jawaban berada di Modul dan pengembangan penalaran dari materi Modul PKn. Drs. 2. Modul PKn Kelas XI MAN 1 Praya Oleh. Koran. Peserta didik dianjurkan untuk melengkapi referensi dari setiap kegiatan belajar dengan referensi lain seperti Internet. Setelah selesai kegiatan belajar yang bersangkutan dilalui. Setiap peserta didik wajib mempelajari Modul ini sesuai dengan Kegiatan Belajar yang bersangkutan atau sesuai dengan petunjuk guru bidang studi PKn. buku sumber lain yang relevan/sesuai dengan pembahasan kalau memang diperlukan atau sesuai petunjuk guru bidang studi PKn.

Pengertian budaya politik. Menganalisis budaya politik di Indonesia. 2. Kompetensi dasar : 1. b. sebuah pola orientasi terhadap objek-objek politik. Samual Beer. c. Mendeskripsikan macam-macam budaya politik 3. Definisi budaya politik menurut para ahli : a.Semester 1 Kegiatan Belajar 1 ( 2 x pertemuan ) BAB 1 BUDAYA POLITIK DI INDONESIA Standar Kompetensi : 1. Gabriel Abraham Almond dan Sidney Verba. 3. TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN 1. Pengertian Budaya politik : Budaya politik merupakan sistem nilai dan keyakinan yang dimiliki bersama oleh masyarakat. dan Negara yang diyakini sebagai pedoman dalam melaksanakan aktivitas-aktivitas politik kenegaraan. Faktor penyebab berkembangnya budaya politik suatu daerah. Austin Ranney. Rusadi Sumintapura. C. URAIAN MATERI POKOK 1. Modul PKn Kelas XI MAN 1 Praya Oleh.1 Mendeskripsikan pengertian budaya politik A. Budaya politik yang berkembang dalam masyarakat. Menjelaskan faktor-faktor penyebab berkembangnya budaya politik 4. adalah seperangkat pandangan tentang politik dan pemerintahan yang dipegang secara bersama-sama. adalah suatu sikap orientasi yang khas dari warga Negara terhadap system politik dengan aneka ragam bagiannya dan sikap terhadap peranan warga Negara yang ada dalam sistem itu. d. Mendeskripsikan pengertian budaya politik 2. Drs. Munawar Kholil 6 . adalah pola tingkah laku individu dan orientasinya terhadap kehidupan politik yang dihayati oleh para anggota suatu sistem politik. MATERI POKOK 1. Menyimpulkan budaya politik yang berkembang di masyarakat B. bangsa. adalah nilai-nilai keyakinan dan sikap-sikap emosi tentang bagaimana pemerintahan seharusnya dilaksanakan dan tentang apa yang harus dilakukan oleh pemerintah.

mata uang. ibukota Negara. Misalnya. e. misalnya untuk dapat menilai seorang pemimpin. Modul PKn Kelas XI MAN 1 Praya Oleh. sehingga seorang dapat menerima atau menolak sistem politik tertentu. adalah suatu sistem kepercayaan empirik. Dari definisi-definisi di atas tampak bahwa budaya politik menunjuk kepada orientasi dan tingkah laku individu / masyarakat terhadap sistem politik. Tingkat pendidikan warga Negara.e. yaitu orientasi kognitif. batas Negara. Media massa yang independen sebagai kontrol sosial. afektif. Pengetahuan seseorang terhadap suatu simbol politik sering mempengaruhi perasaan seseorang terhadap sistem politik secara keseluruhan. Munawar Kholil 7 . tokoh-tokoh pemerintahan. dan mandiri. Orientasi afektif menunjuk pada aspek perasaan atau ikatan emosional seorang individu terhadap sistem politik. Sidney Verba. dan nilai-nilai yang menegaskan suatu situasi dimana tindakan politik dilakukan. bebas. Supremasi hukum. Ketiga aspek di atas adalah satu kesatuan. 2. Orientasi evaluative yaitu penilaian moral seseorang terhadap sistem politik dengan menggunakan informasi dan perasaan tentang kinerja suatu sistem politik serta penilaian didasarkan pada normanorma yang dianut dan sepakati bersama. pengetahuan seseorang mengenai sistem politik. dll. Menurut Almond dan powell. simbol-simbol yang dimiliki oleh sistem politiknya secara keseluruhan seperti. dan evaluative. yaitu adanya penegakan hukum yang adil. Faktor penyebab berkembangnya budaya politik suatu daerah : a. c. b. maka seseorang warga Negara harus memiliki pengetahuan yang memadai tentang si pemimpin. independen. Drs. kebijakan yang mereka ambil. yaitu semangat merevisi dan mengadopsi sistem politik yang lebih baik. semakin sejahtera rakyat maka semakin tinggi tingkat partisipasi politiknya. kepala Negara. d. simbolsimbol ekpresif. Tingkat ekonomi. Orientasi kognitif meliputi berbagai pengetahuan dan keyakinan tentang sistem politik. orientasi individu terhadap sistem politik dapat dilihat dari tiga komponen. lambang Negara. Reformasi politik (political Will).

adalah yaitu politik yang menekankan aspekaspek keagamaan. Budaya politik Priyayi. c. yaitu : a. Budaya politik santri. masyarakat priyayi adalah masyarakat kelas atas atau kelompok aristokrat dan birokrat seperti para pegawai pemerintah. Munawar Kholil 8 . Budaya politik yang berkembang dalam masyarakat : 1) Berdasarkan gaya berpolitiknya : a. 3) Menurut Herbert Feith. pada masa lalu mereka berafiliasi dengan partai PNI dan sekarang pada partai golkar. yaitu kelompok tradisional (NU) dan modern (Organisasi Muhammadiyah). Sekarang pada PKS. Dalam budaya politik modern terdapat subbudaya. yaitu budaya politik masyarakat yang menekankan keluhuran tradisi. budaya politik Indonesia adalah : a. b.3. Tata cara dan alam pikiran Modul PKn Kelas XI MAN 1 Praya Oleh. Pekerjaan mereka biasanya pedagang. Drs. Budaya politik Islam : Adalah budaya politik yang lebih mendasarkan idenya pada satu keyakinan dan nilai agama tertentu. yaitu agama islam biasanya dipelopori oleh kelompok santri. c. Masyarakat santri dikelompokkan menjadi dua. budaya politik Indonesia memiliki tiga ciri dominan. Contoh ³Paham Masyarakat Jawa´ di masa orde baru. Masa lalu mereka berafiliasi pada NU dan Masyumi. yaitu adanya pemilahan yang tegas antara penguasa dengan rakyat kebanyakan (rakyat kecil) dengan tatanan hirarkis yang sangat ketat. Budaya politik modern : Adalah budaya politik yang mencoba meninggalkan karakter etnis tertentu dan agama tertentu. mengemukakan bahwa Indonesia memiliki dua budaya politik yang dominan yaitu aristokrasi Jawa (kaum Ningrat Jawa ) dan wiraswasta islam (pengusaha yang beragama Islam) 4) Menurut Prof. intelektual. PPP. dan militer. seperti kelompok birokrat. Affan Gaffar. b. yaitu budaya politik yang menekankan aspek-aspek animisme. Budaya politik tradisional : Adalah budaya politik yang mengedepankan satu budaya dari etnis tertentu yang ada di Indonesia. 2) Menurut Clifford Geertz. Hirarki yang tegar atau ketat. khususnya agama islam. Budaya politik abangan. PKB. termasuk para petani.

Karakteristik Negara neopatrimonialistik : 1) Kecendrungan untuk mempertukarkan sumber daya yang dimiliki penguasa dengan teman-temannya. 3) Rule of law atau penegakan hukum lebih bersifat rule of man atau kekuasaan penguasa. Beberapa contoh budaya neo-patrimonialistik. seperti : y Promosi jabatan yang tidak mengikuti prosedur baku. kesejahteraan. Hubungan ini akan langgeng selama keduanya memiliki kemampuan atau sumber daya yang akan dipertukarkan dan akan berhenti bila antara ke duanya atau salah satunya tidak lagi memiliki sumber daya atau kemampuan. Misalnya penguasa dapat menggunakan kata kasar pada rakyat kebanyakan tetapi rakyat kebanyakan harus dengan ekspresi bahasa yang halus. keamanan sedangkan si client atau anak buah atau buruh biasanya hanya memiliki kesetiaan atau loyalitas serta tenaga untuk di berikan kepada si Patron. atau subjek.Kecenderungan Neo-Patrimonialistik : Menurut Max Weber. kasih sayang. kaula. maka kita tidak bisa menentukan budaya politik apakah parokial. y Anak pejabat dengan cepat dapat proyek tanpa tender. Bila hubungan ini berakhir maka keduanya akan mencari dan mungkin akan menjadi patron atau client yang baru. Patron atau si bos biasanya memiliki lebih banyak kemampuan seperti perlindungan. b. Kecendrungan Patronage. Kalau berpatokan pada klasifikasi Modul PKn Kelas XI MAN 1 Praya Oleh.serta sopan santun dieskpresikan sesuai dengan asal usul atau kelas masing-masing.client yaitu pola hubungan individual antara dua individu yaitu si Patron dan si Client. Munawar Kholil 9 . dalam suatu Negara yang patrimonialistik penyelenggaraan pemerintahan di bawah kontrol langsung pimpinan Negara. Dengan melihat tipe budaya politik yang berkembang di masyarakat Indonesia. c. 4) Penguasa politik sering mengaburkan antara kepentingan pribadi dengan kepentingan publik atau umum. 2) Kebijakan lebih bersifat partikuleristik daripada bersifat universalistik. y Anak pejabat menjadi pengusaha besar karena jabatan orang tuanya. y Anak pejabat menempati posisi strategis dalam politik sebab proses rekrutmen politik yang tidak terbuka. Drs. menurut James Scott hubungan macam ini disebut sebagai pola hubungan patron.

client : hubungan antara penguasa/bos dengan anak buah atau rakyat. afektif dan evaluative. RANGKUMAN 1. bangsawan) Aristokrasi Jawa : system politik yang dijalankan oleh kaum ningrat jawa Wiraswasta Islam : pengusaha Islam Birokrat : pelaksana birokrasi Birokrasi : organisasi pemerintahan yang dijalankan Partikuleristik : mengutamakan kepentingan pribadi Universalistik : bersifat umum Rekrutmen : mencalonkan. bersifat pengetahuan : berkenaan dengan perasaan. perlindungan. tingkat ekonomi. Afiliasi/berafiliasi : kerjasama/gabungan Rule of man : kekuasaan penguasa Patron. Munawar Kholil 10 . suaka Neo-patrimonialistik : pengambilan keputusan dan kebijakan atas kehendak penguasa tanpa melibatkan rakyat. Faktor yang menyebabkan berkembangnya politik suatu daerah antara lain tingkat pendidikan masyarakat. reformasi politik. Santri : murid pesantren. 2. perkiraan keadaan. dan media komunikasi sebagai kontrol sosial. calon rohaniawan Priyayi : masyarakat kelas atas (birokrat. yaitu tipe budaya parokial. D. penilaian. E. Modul PKn Kelas XI MAN 1 Praya Oleh. kaula. sikap : penaksiran. Almond dan Sidney Verba maka budaya politik masyarakat Indonesia adalah gabungan dari ketiga tipe budaya politik tersebut. mengambil calon. Abangan : aliran islam yang mempunyai sifat lunak terhadap adat istiadat lama masyarakat jawa. dan subjek. supremasi hukum. Budaya politik menunjuk pada orientasi tingkah laku individu dan masyarakat terhadap system politik tertentu yang meliputi orientasi kognitif. GLOSARIUM y Orientasi y Kognitif y Afektif y Evaluatif y y y y y y y y y y y y y y y y : peninjauan. hal mencari pedoman : berfikir dan mengerti. kader Animisme : semua alam atau benda mati ini memiliki roh atau jiwa. penentuan nilai Patronage : lindungan.Gabriel A. Drs.

Suatu sikap orientasi yang khas dari warga Negara terhadap system politik dengan aneka ragam bagiannya dan sikap terhadap peranan warga Negara yang ada di system itu.. Menurut Clifford Geertz. Gabriel A. adalah definisi budaya politik menurut ««« a. Pola tingkah laku individu dan orientasinya terhadap kehidupan politik yang dihayati oleh para anggota suatu system politik. namun yang terjadi di masyarakat itndonesia adalah gabungan antara budaya politik parochial. Austin Ranny e. UJI KOMPETENSI 1. Samuel Beer b. Menurut Herbert Feith. Almond e. 7. Di lihat dari gaya berpolitik. Sidney Verba dan Gabriel A. Samuel Beer b. Pendidikan politik 2. budaya politik islam. Budaya politik c. kaula. Austin Ranny 3. yaitu hirarki yang tegar dan ketat. 6.3. Munawar Kholil 11 . Sidney Verba c. budaya politik Indonesia yang dominan adalah budaya politik aristokrasi jawa dan wiraswasta islam. Rusadi Sumintapura b. 4. Sidney Verba c. budaya politik santri. a. Rusadi Sumintapura 4. Almond d. Sistem nilai dan keyakinan yang dimiliki bersama oleh masyarakat. a. dan budaya politik priyayi. Menurut Prof. bangsa dan Negara yang diyakini sebagai pedoman dalam melaksanakan aktivitasaktivitas politik kenegaraan. budaya politik Indonesia memiliki tiga ciri dominan. Gabriel A. Budaya politik yang berkembang di masyarakat Indonesia tidak dapat diklasifikasikan secara terpisah. Drs. 5. Indoktrinisasi politik b. politik yang berkembang di masyarakat adalah budaya politik abangan. Partisipasi politik d. Austin Ranny e. Affan Gaffar.. Rusadi Sumintapura Modul PKn Kelas XI MAN 1 Praya Oleh. kecenderungan patronage. a. Sosialisasi politik e. Gabriel A. pengertian budaya politik yang dikemukakan ««. adalah pengertian dari ««««. Nilai-nilai dan keyakinan dan sikap-sikap emosi tentang bagaimana pemerintahan itu seharusnya dilaksanakan dan tentang apa yang seharusnya dilakukan oleh pemerintah. dan kecenderungan neo-patrimonialistik. budaya politik modern. adalah pengertian budaya politik menurut ««««.. maka tipe budaya politik yang berkembang di masyarakat adalah budaya politik tradisional. dan partisipan. Samuel Beer c. Almond d. Almond d.

Muhammadiya salah satu contoh dari budaya politik ««. Austin Ranny e. Aristokrasi Jawa b. Almond d. Afektif b. Konstruktif e. Efektif 9. pengetahuannya tentang symbol-symbol politik. adalah orientasi individu yang bersifat ««. Wiraswasta Islam c. dan nilai-nilai yang menegaskan suatu situasi dimana tindakan politik dilakukan adalah budaya politik menurut ««««« a. Austin Ranny e. Reformasi politik b. Adat setempat 11. symbol-simbol empirik. Penilaian moral seseorang terhadap system politik dan komitmennya terhadap nilai-nilai dan pertimbangan politik berdasarkan norma yang dianut dan sepakati bersama. Menurut Clifford Geertz budaya politik yang berkembang di masyarakat Indonesia adalah ««««. Priyayi d. Rusadi Sumintapura 6. Adalah seperangkat pandangan tentang politik dan pemerintahan yang dipegang secara bersama-sama. Samuel Beer b.. Hirarki yang tegar dan ketat 12. Drs.5. a. System politik Orde Baru kental dengan Paham Masyarakat Jawa yang mendominasi pemerintahannya. Cognitif c.. a. Munawar Kholil 12 . a. Islam 14. Evaluatif d. Tradisional e. atau seseorang memilih partai politik tertentu berdasarkan keyakinan dan perasaan hati sanubarinya tanpa paksaan dari luar. Gaya berpolitik seperti itu dikategorikan ke dalam budaya politik« a. Di bawah ini merupakan faktor penyebab berkembangnya budaya politik suatu daerah. Islam 13. Samuel Beer b. sebuah orientasi terhadap objek-objek politik adalah budaya politik menurut «««««. Gabriel A. a. Bergabungnya seseorang dengan partai politik tertentu. Moderen b. kecuali ««««« a. Afektif b. tokoh-tokoh pemerintahan. Evaluatif d. a. Almond d. Konstruktif e. Priyayi d. Moderen b. Afektif b. Rusadi Sumintapura 7. Gabriel A. Modul PKn Kelas XI MAN 1 Praya Oleh. Sidney Verba c. Tradisional e.. Pendidikan c. Cognitif c. Tradisional e. adalah contoh dari orientasi ««««. Ekonomi d. Efektif 10. Efektif 8. Suatu system kepercayaan empirik. Priyayi d. Neo-patrimonialistik c. Cognitif c. Evaluatif d. Sidney Verba c. merupakan orientasi individu yang bersifat ««««. Berbagai pengetahuan dan keyakinan seseorang yang meliputi jalannya system politik. berarti mengedepankan satu budaya etnik tertentu. Supremasi hukum e. Konstruktif e.NU. Wiraswasta Islam c.Budaya politik yang mencoba meninggalkan karakter etnis tertentu dan agama tertentu disebut budaya politik «««« a.

Drs. Ilustrasi cerita di atas menggambarkan ciri budaya «««. islam. sia A adalah kontraktor. Hiraki yang tegar dan ketat. santri. dan paternalistik d. Tradisional. Affan Gaffar. Menurut Herbert Feith Indonesia memiliki dua budaya politik yang dominan. Moderen 18. Hirarki yang tegar dan ketat c. dan prtisipan Modul PKn Kelas XI MAN 1 Praya Oleh. dan neo-patrimonialistik 17. Tipe budaya politik parokial b. Si A adalah anak gubernur. dalam mendapatkan proyek si A tidak perlu melalui tender cukup intruksi dari bapaknya yaitu si gubernur. yaitu « a. dan priyayi c. dan priyayi e. a. Tradisional dan islam d. Tipe budaya politik partisipan d. Pemilahan yang tegas antara penguasa dan rakyat kebanyakan dimana sopan santun dam alam pikiran disesuaikan dengan asal usul dan kelas dari mana ia berasal. Misalnya seseorang penguasa dapat menggunakan kata kasar sementara rakyat kebanyakan harus dengan ekspresi bahasa yang halus. yaitu «««« a. dan patrimonialistik e. Primordial. Aristokrasi jawa. a. Matrilineal d. Tipe budaya politik parokial dan partisipan e. ada tiga ciri dominan budaya politik Indonesia. Hiraki yang tegar dan ketat. Primordial dan patrimonialistik b. dan paternalistik d. wiraswasta Islam. Neo-patrimonialistik e. Dari banyaknya budaya politik dan sub budaya politik yang ada di Indoensia maka kalau di kaitkan dengan pendapat Gabriel A. kaula. wiraswasta Islam 16.Patronage dan neo-patrimonialistik c. Aristokrasi Jawa. Hiraki yang tegar dan ketat d. Abangan. Primordial. dan modern b. yaitu ««««. wiraswasta Islam. kesukuan. Peodalisme b. dan neo-patrimonialistik 15. Hal tersebut termasuk ciri budaya ««««« a.a. Kecenderungan patronage e. Munawar Kholil 13 . Tradisional.. Tipe budaya politik parokial. Kecendrungan Neo-patrimonialistik 19. Menurut Prof. islam. Abangan. Santri. dan patrimonialistik e. dan priyayi c. Aristokrasi jawa. Tipe budaya politik kaula c. Almond dan Sidney Verba dapat disimpulkan bahwa budaya politik yang terdapat di Indonesia. santri. dan modern b. Tradisional c. patronage. patronage. Kecenderungan patronage b. kesukuan.

TUGAS MANDIRI Standar Kompetensi 1. Munawar Kholil 14 . Menganalisis budaya politik di Indonesia Kompetensi Dasar 1.1. Analisa dan berikan Pertemuan Terstruktur kesimpulan menurut minggu pendapat kamu budaya berikutnya politik apakah yang berkembang di daerahmu Modul PKn Kelas XI MAN 1 Praya Oleh. Mendeskripsik an pengertian budaya politik Kegiatan Waktu Ket. Drs.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful