Anda di halaman 1dari 1

STANDAR OPERATIONAL PROCEDURE (SOP) FETAL DOPPLER JUMPER (JPD-100B)

1. Isi baterai dengan menyambung kabel ke sumber listrik (Unit dan PLN) 100 240 V, 50/ 60 Hz. Mesin harus dalam kondisi off saat diisi baterai. 2. Tekan tombol power ( ) untuk menghidupkan mesin. Mesin akan melakukan self check dan lampu indikator akan menyala berwarna biru. Ketika Fetal Heart Rate (FHR) menunjukkan 000 berarti self check selesai dan alat siap dipakai. 3. Atur volume suara dengan menekan tombol volume yang terletak di samping tombol power. 4. Oleskan jelly pada ujung tangkai pendeteksi (probe), kemudian letakkan dan tekan dengan lembut ujung tangkai pendeteksi (probe) di atas abdomen ibu hamil. Pastikan ujung tangkai pendeteksi (probe) langsung mengenai kulit abdomen. Jika posisi ujung tangkai pendeteksi (probe) diletakkan dengan tepat, bunyi FHR akan terdengar jelas dan layar LCD alat doppler akan menampilkan nilai FHR yang tepat. Catatan : Secara umum, lokasi jantung fetus terletak pada 1/3 bawah pusat pada awal kehamilan, kemudian akan bergerak ke atas seiring dengan meningkatnya usia gestasi. Deviasi letak jantung janin ke arah kanan atau kiri juga dapat terjadi pada fetus yang berbeda. 5. Setelah FHR terdeteksi, tekan tombol power ( ) untuk mematikan mesin. Lampu indikator berwarna biru akan terlihat mati untuk menandakan bahwa mesin telah mati. 6. Bersihkan ujung tangkai pendeteksi (probe) denganmenggunakan Isopropyl alcohol, sabun dan air, atau Lysol, dan jangan gunakan zat pembersih yang bersifat abrasif (misal : acetone). Kemudian keringkan menggunakan tissue atau kain. 7. Letakkan kembali ujung tangkai pendeteksi (probe) pada tempatnya.