P. 1
LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA

LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA

|Views: 256|Likes:
Dipublikasikan oleh Mutiara Seno

More info:

Published by: Mutiara Seno on Feb 10, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/15/2015

pdf

text

original

LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA

CHEMISTRY PRACTICAL REPORT

REAKSI ENDOTERM DAN EKSOTERM
ENDOTERM AND EKSOTERM REACTION
Name : Mutiara Yulanda Adha Class : XI IPA 2 Praktik / Practice Day, date : Wednesday, October 25, 2011 Tujuan / Purpose Siswa dapat mengamati ciri-ciri reaksi endoterm dan eksoterm. Students can observe the characteristics of endoterm and eksoterm reaction. Alat dan bahan / Tools and material Tabung reaksi dan rak tabung / test-tube and the rack of tube Pita magnesium / magnesium ribbon Larutan Asam Klorida (HCl) / acid solution of chloride (HCl) Larutan Natrium Hidroksida (NaOH) / sodium hydroxide solution (NaOH) Ammonium Nitrat (NH4NO3) / ammonium nitrate (NH4NO3) Barium Hidroksida (Ba(OH)2.8H2O) / barium hydroxide (Ba(OH)2.H2O) Cara Kerja / Ways of working 1. Masukkan kurang lebih 3 cm3 larutan asam klorida (HCl) 2M ke dalam sebuah tabung reaksi, kemudian tambahkan potongan pita magnesium sepanjang 3 cm. Amati perubahan yang terjadi dan rasakan perubahan suhu tabung reaksi. Enter more or less 3 cm3 acid solution of chloride (HCl) 2M into a test-tube, then add a cut og magnesium ribbon length 3 cm. Monitor the change of the reaction and taste the temperature alteration of test-tube. ________________________________________

H2O) and (NH4NO3) b.8H2O) sebanyak 2 spatula ke dalam tabung campuran itu. Intermixture (Ba(OH)2. open the tube and smell the scent. Masukkan kristal barium hidroksida (Ba(OH)2. temperature increase become 37oC  ±15 menit : 30oC ±15 minutes : 30oC Larutan kembali seperti sediakala. maybe around 15 minutes. temperature return to 29oC  Ba(OH)2 mengendap di dasar tabung  Ba(OH)2 precipitate in the bottom of tube 1. Enter crystal of barium hydroxide (Ba(OH)2. bening. Hold on the test-tube and taste the temperature. Let there for a moment.2. Don t do it to your nose directly but sway your hand. suhu naik menjadi 37oC Underway intermixture. 2. Pegang tabung dan rasakan suhunya. Pembauan gas b. Pemeriksaan larutan dengan kertas lakmus merah b. Smelt of gas . Solution return in a previous. Kegiatan Activity Pengamatan Observation  Suhu awal : 29oC First temperature : 29oC  Pita magnesium memudar dan melarut Magnesium ribbon faded and fused a.8H2O dan NH4NO3 a. buka tabung dan cium bau gas yang timbul. Pencampuran Mg dengan HCl a. Hasil Pengamatan / Observation result No. Jangan langsung ke hidung tetapi kibaskan dengan tangan anda. ________________________________________ Catatan : Perhatikan cara membaui gas. Add ammonium nitrate (NH4NO3) as many 10 mL. Inspection solution with red litmuspaper  Setelah terjadi pencampuran.H2O) as many 2 spatula into a test-tube. Inscription : Look how to smelt gas. suhu kembali 29oC After ±15 minutes. transparent  Suhu menjadi 28oC Temperature become 28oC  Bau sangat tajam dan pekat Sharp smell and concentrated  Setelah ±15 menit. Note your observation. Intermixture Mg with HCl b. Catat pengamatan anda. Biarkan sebentar. Tambahkan ammonium nitrat (NH4NO3) sebanyak 10 mL. a. Pencampuran Ba(OH)2.

2? What indication does point out that have happened chemical reaction in experimentation 1.Analisis Pertanyaan / Analysis questions 1. In experimentation 2. 2 if they are measured in same temperature and pressure? Pada reaksi 1. Besides. temperature return to room temperature and solution looked transparent in previous. apa yang anda harapkan terjadi dengan suhu campuran pada 1 dan 2? If chemical reaction is let a few minutes. gejala yang ditunjukkan adalah pita magnesium yang ditambahkan pada larutan HCl pudar dan melarut. Pada percobaan 2. reaksi kimia ini mengeluarkan bau yang pekat. 2? Pada percobaan 1. Gejala apa yang menunjukkan telah terjadi reaksi kimia pada percobaan 1. gejalanya adalah Ba(OH)2 tercampur rata dan suhu turun sedikit dari suhu kamar. suhu menjadi kembali pada suhu kamar dan Ba(OH)2 mengendap di dasar tabung. a magnesium ribbon is added to HCl solution is faded and fused. jumlah entalpi produk (HP) lebih kecil daripada jumlah entalpi reaktan (HR). Experiment 1. Jika hasil reaksi dibiarkan beberapa menit. 2. In reaction 1. Selain itu. Bagaimanakah jumlah entalpi zat-zat hasil reaksi (produk) dibandingkan dengan jumlah energi zat pereaksi (reaktan) pada reaksi 1. 2 jika diukur pada suhu dan tekanan yang sama? How enthalpy total of chemical result elements (product) does compare with enthalpy total of reactant in reaction 1. Gambarkanlah diagram tingkat energy untuk kedua reaksi di atas! Describe energy level diagram for both of reaction above! R R P P P HR < 0 R P HR > 0 P P R Reaksi (1) Eksoterm Reaksi (2) Endoterm . and the temperature solution increase. enthalpy total of product (HP) is more than enthalpy total of reactant (HR) H = HP HR > 0 4. this chemical reaction produces sharp smell. Percobaan 2. serta suhu larutan menjadi naik. the indications are. In experimentation 1. enthalpy total of product (HP) is less than enthalpy total of reactant (HR) P HR < 0 Pada reaksi 2. what do you expect to happen with temperature of mixture 1 and 2? Percobaan 1. jumlah entalpi produk (HP) lebih besar daripada jumlah entalpi reaktan (HR) In reaction 2. 3. suhu kembali ke suhu kamar dan larutan terlihat bening seperti sediakala. Experiment 2. Ba(OH)2 get involved and temperature decrease from room temperature. the indications are. temperature return to previous and Ba(OH)2 precipitate in the bottom of tube.

heat is turn out to environment. karena dari sistem panas dikeluarkan menuju lingkungan. system frees up energy. From observation above. Simpulkanlah pengertian reaksi eksoterm dan endoterm. . Eksoterm reaction is reaction which is frees up heat. tube temperature increase or hot because from system. magnesium doesn t precipitate in bottom of tube. If reaction happens. suhu tabung menjadi tinggi atau panas. pita magnesium yang larut dalam HCl membebaskan kalor untuk melangsungkan reaksi.5. Artinya. Dibuktikan dengan mengendapnya Ba(OH)2 setelah beberapa lama didiamkan. It means that solution needs superheating continuously in order Ba(OH)2 doesn t precipitate. it frees up heat to do reaction. Terbuktilah kalau reaksi endoterm menyerap kalor/pemanasan. Conclude the meaning of eksoterm and endoterm reaction. Other evidence. sistem menyerap energi. Bukti lain. Evidence that endoterm reaction absorbs heat. Dibuktikan dengan larutan HCl yang tetap bening. Reaksi eksoterm adalah reaksi yang membebaskan kalor. tidak mengendapnya magnesium di dasar tabung. It is evidenced by HCl solution still transparent. system absorbs energy. maka pemanasan tidak diperlukan lagi. Jika reaksi telah berlangsung. It is evidenced by precipitate Ba(OH)2 after several times it is let. Dari pengamatan di atas. sistem membebaskan energi. so heating is not needed more. didapatlah pengertian dari reaksi endoterm dan eksoterm: Reaksi endoterm adalah reaksi yang menyerap kalor. That means magnesium fused in HCl solution. Ini artinya larutan tersebut butuh pemanasan terus menerus agar Ba (OH)2 tidak mengendap. we can understand that: Endoterm reaction is reaction which is absorbs heat.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->