P. 1
HAM Dan Berbagai Pelanggarannya

HAM Dan Berbagai Pelanggarannya

|Views: 367|Likes:
Dipublikasikan oleh Yonggi Puriza

More info:

Published by: Yonggi Puriza on Feb 10, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/22/2014

pdf

text

original

HAM dan Berbagai Pelanggarannya.

Abstrak HAM (Hak Asasi Manusia) / Human Rights merupakan masalah yang krusial baik di dunia dan di Indonesia sendiri tentunya. Sebagai warga negara yang baik kita mesti menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia tanpa membeda-bedakan status, golongan, keturunan, jabatan, dan lain sebagainya. Melanggar HAM seseorang bertentangan dengan hukum yang berlaku di Indonesia. Hak asasi manusia memiliki wadah organisasi yang mengurus permasalahan seputar hak asasi manusia yaitu Komnas HAM. Kasus pelanggaran HAM di Indonesia memang masih banyak yang belum terselesaikan / tuntas sehingga diharapkan perkembangan dunia HAM di Indonesia dapat terwujud ke arah yang lebih baik. Pendahuluan HAM / Hak Asasi Manusia adalah hak yang melekat pada diri setiap manusia pemberian Tuhan sejak awal dilahirkan yang berlaku seumur hidup dan tidak dapat diganggu gugat siapa pun. Sedangkan menurut Undang-Undang No. 39 Tahun 1999 definisi hak asasi manusia adalah : “Hak asasi manusia adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugerahnya yang wajib dihoramati, dijunjung tinggi, dan dilindungi oleh negara, hukum, pemerintah, dan setiap orang demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia” (UU No. 39 Tahun 1999, pasal 1 angka 1). Menurut definisi tersebut, perlu dipahami bahwa hak asasi manusia tidaklah bersumber dari penguasa, negara, atau hukum, melainkan semata-mata bersumber dari Tuhan. Dengan demikian, hak asasi manusia tidak dapat dikurangi (non derogable right). Tindakan yang diperlukan dari negara dan hukum adalah suatu pengakuan dan jaminan perlindungan terhadap hak asasi manusia tersebut.

Declaration des droit de l’hommes et du citoyen (1789) Majelis Konstituante di Perancis mengeluarkan Pernyataan Hak-hak Manusia dan Warga Negara. d. dan pasal 31 ayat 1. Bill of Rights ( 1689) Bill of Right adalah suatu piagam yang berisi pernyataan bahwa Raja William di Inggris harus mengakui hak-hak parlemen. seperti pada pasal 27 ayat 1. Piagam ini memuat pernyataan bahwa: a) b) Kekuasaan raja harus dibatasi Hak azasi manusia lebih penting daripada kedaulatan atau kekuasaan Raja. pasal 30 ayat 1. Setiap orang yang ditahan dalam waktu tiga hari. Habeas Corpus Act ( 1679) Habeas Corpus Act adalah suatu dokumen yang memuat pernyataan tentang perlindungan terhadap kebebasan yang dimiliki oleh setiap warga negara. pasal 29 ayat 2. e. kemerdekaan dan kebebasan untuk menikmati kebahagiaan”.” Undang-undang yang dibuat di Inggris ini bertujuan untuk mencegah pemenjaraan yang sewenang-wenang. Undang-undang ini menyatakan bahwa: “Sebuah undang-undang harus melindungi kebebasan warga negara. b.Dasar dan Tonggak Sejarah HAM Dasar-dasar HAM tertuang dalam deklarasi kemerdekaan Amerika Serikat (Declaration of Independence of USA) dan tercantum dalam UUD 1945 Republik Indonesia. Piagam ini dicetuskan oleh para bangsawan Inggris. . Di dalamnya disebutkan bahwa”manusia lahir bebas dengan hak-hak yang sama”. c. pasal 28. Piagam Magna Charta (1215) Piagam Magna Charta lahir pada tanggal 15 Juni 1215. maka harus segera dihadapkan kepada seorang hakim serta diberitahukan kepadanya atas tuduhan apa ia ditahan. dan sesungguhnya tujuan dari segala persekutuan politik ialah memelihara hak-hak bawaan kodrat manusia yang tidak dapat dialihkan. serta kebebasan berbicara atau mengeluarkan pendapat. Bahwa semua manusia dianugerahi oleh Penciptanya hak hidup. Declaration of Independence (1776) Declaration of Independence merupakan Piagam Hak-hak Azasi Manusia karena memuat pernyataan: “bahwa sesungguhnya semua bangsa diciptakan sama sederajat oleh Maha Penciptannya. Adapun tonggak-tonggak sejarah hak asasi manusia adalah: a.

keselamatan. Hak asasi pribadi / personal Right . dan karena itu setiap manusia berhak akan kehidupan yang layak. bepergian dan berpindah-pndah tempat .Hak untuk membuat dan mengajukan suatu usulan petisi . dan menjalankan agama dan kepercayaan yang diyakini masing-masing 2. Alinea pertama Mukadimah Pernyataan Sedunia tentang Hak-hak Azasi Manusia tersebut menyatakan: ”Bahwa sesungguhnya hak-hak kodrati yang diperoleh setiap manusia berkat pemberian Tuhan Seru Sekalian Alam. Hak asasi politik / Political Right . Jenis dan Macam Hak Asasi Manusia Dunia : 1.” Pembagian Bidang. Rosevelt pada tahun 1941.Hak kebebasan untuk bergerak.Hak kebebasan untuk memilih.hak ikut serta dalam kegiatan pemerintahan . tidak dapat dipisahkan dari hakikatnya.Hak membuat dan mendirikan parpol / partai politik dan organisasi politik lainnya . kebebasan. memeluk. Empat Kebebasan tersebut yaitu: 1) Kebebasan berbicara dan menyatakan pendapat (freedom of speech and expression) 2) Kebebasan beragama (freedom of religion) 3) Kebebasan dari rasa takut (freedom from fear) 4) Kebebasan dari kekurangan dan kelaparan (freedom from want) g. dan kebahagiaan pribadinya.Hak kebebasan memilih dan aktif di organisasi atau perkumpulan .Hak untuk memilih dan dipilih dalam suatu pemilihan .Hak kebebasan mengeluarkan atau menyatakan pendapat . The four Freedoms The Four Freedoms adalah empat macam kebebasan yang diajukan Presiden AS Franklin D. Universal Declaration Of Human Rights / UDHR ( PBB 1948) Pernyataan (deklarasi) Sejagad tentang Hak Azsasi Manusia terjadi pada tanggal 10 Desember 1948.f.

dan pemukulan terhadap masyarakat sipil. memilih dan mendapatkan pendidikan . hutang-piutang.Hak mendapatkan perlakuan yang sama dalam hukum dan pemerintahan . eksekutif direktur divisi Asia Human Rights Watch Tentara Indonesia di Aceh melakukan pembunuhan.Hak persamaan atas perlakuan penggeledahan. penahanan dan penyelidikan di mata hukum. December 17. Hak azasi hukum / Legal Equality Right . 2003. Indonesia: Pengungsi Ungkap Meluasnya Pelanggaran HAM di Aceh Setiap orang Aceh yang diwawancarai mempunyai cerita tentang pelanggaran yang terjadi. demikian Human Rights Watch dalam laporan yang . Kami khawatir bahwa pelanggaran terhadap masyarakat sipil yang telah kami ungkap mungkin hanya puncak gunung es nya saja.Hak mendapat pembelaan hukum di pengadilan . penghilangan orang secara paksa.Hak kebebasan melakukan kegiatan jual beli .Hak untuk mengembangkan budaya yang sesuai dengan bakat dan minat Beberapa Contoh Kasus Pelanggaran HAM di Indonesia 1. dll . Hak azasi Ekonomi / Property Rigths . Hak Asasi Peradilan / Procedural Rights .Hak mendapatkan pengajaran .Hak kebebasan untuk memiliki susuatu .3.Hak kebebasan menyelenggarakan sewa-menyewa.Hak untuk menjadi pegawai negeri sipil / pns . Harian KOMPAS.Hak menentukan.Hak mendapat layanan dan perlindungan hukum 4.Hak memiliki dan mendapatkan pekerjaan yang layak 5. penangkapan.Hak kebebasan mengadakan perjanjian kontrak . Brad Adams. Hak asasi sosial budaya / Social Culture Right . 6.

Propinsi Aceh harus segera dibuka bagi pengamat independen baik nasional maupun internasional. penahanan dan penangkapan. wartawan. propinsi yang telah tertutup bagi pengamat sejak berlakunya darurat militer pada bulan Mei. “Saya melihat seorang tentara memborgol kaki seorang laki-laki. dan pembatasan atas kebebasan bergerak di Aceh.dikeluarkan hari ini. “Setiap orang Aceh yang diwawancarai mempunyai cerita tentang pelanggaran yang terjadi. laporan ini mendokumentasikan peran pasukan keamanan Indonesia dalam eksekusi extra judicial.” Saksi-saksi mengatakan kepada Human Rights Watch mengenai “sweepings” di desa-desa dimana masyarakat sipil dibunuh.” kata seorang pemuda Aceh. dan pekerja kemanusiaan. Berdasarkan kesaksian dari para pengsungsi Aceh di Malaysia. sebagian ditanyai kemudian ditahan. Dalam laporan setebal 50 halaman berjudul Aceh Under Martial Law: Inside the Secret War (Aceh dibawah Darurat Militer: Dalam Perang Rahasia). sementara seorang tentara lain menarik kakinya. Pengungsi Aceh yang diwawancarai di Malaysia mengungkapkan adanya tindak kekerasan secara meluas di Aceh.” kata Brad Adams. melakukannya berkali-kali hingga kepala laki- . “Kami khawatir bahwa pelanggaran terhadap masyarakat sipil yang telah kami ungkap mungkin hanya puncak gunung es nya saja. didokumentasikan pelanggaran hukum HAM dan kemanusiaan sejak pemerintah Indonesia memberlakukan darurat militer di Aceh pada 19 Mei dan kembalikan ke operasi militer melawan separatis bersenjata Gerakan Aceh Merdeka (GAM). eksekutif direktur divisi Asia Human Rights Watch. sebagian lagi melarikan diri dari desanya karena takut dianiaya. baik sebagai penghalang atas berlanjutnya pelanggaran dan juga sebagai penyedia bantuan kemanusiaan yang diperlukan bagi masyarakat sipil yang terkena dampak perang. Para korban dan saksi menceritakan dengan detil bagaimana tentara pasukan kemanana Indonesia tampaknya menjadikan pemuda Aceh sebagai target. pemukulan. “Tentara itu. penghilangan orang secara paksa. kemudian mengayunkan dan menghantamkan laki-laki tersebut kesebuah pohon. Pemerintah Indonesia harus mengambil langkah cepat untuk menghentikan pelanggaran HAM yang terjadi di Aceh.

Laki-laki itu pun meninggal. sekaligus mentargetkan masyarakat sipil secara tidak pandang bulu. Hal itu juga sangat penting jika Indonesia ingin mendapatkan kembali kredibilitasnya di mata internasional.” kata Adams.” kata Adams. “Sudah saatnya mililter di Indonesia mempertanggungjawabkan secara serius untuk mengikuti hukum internasional dalam situasi perang. pemerintah Indonesia tetap mempunyai catatan minim dalam hal menindaklanjuti pelanggaran pasca operasi militer di Aceh. Meskipun sejumlah usaha sudah dilakukan sejak diberlakukannya darurat militer di Aceh agar tentara dapat mempertanggungjawabkan pelanggaran HAM. Mayatnya diletakkan dijalan. Human Rights Watch menyerukan agar GAM dalam aksi-aksinya memperhatikan ketentuan-ketentuan hukum kemanusiaan internasional.” Human Rights Watch merasa prihatin akan banyaknya personil tentara Indonesia yang tampaknya menganggap semua pemuda di Aceh adalah pasukan GAM. sekaligus untuk tidak melakukan aksi . dan kemudian seorang tentara lainnya menembak tubuh yang sudah tak bernyawa itu berkali-kali. dan otaknya terburai. Kepalanya pecah. “Kasus demi kasus menunjukkan. sayangnya hal itu berhasil.laki tersebut membentur pohon. “Mungkin itu dimaksudkan untuk menanamkan rasa takut.” Human Rights Watch mendesak tentara Indonesia untuk mengakhiri berlangsungnya pelanggaran HAM dan memberikan prioritas tertinggi agar pelaku pelanggaran HAM di kalangan pasukan bersenjata dapat diidentifikasi dan diajukan ke pengadilan. “Akuntabilitas atas pelanggaran HAM di Aceh dan meyakinkan bahwa pelaku pelanggaran HAM dibawa ke pengadilan adalah sangat esensial jika pemerintah ingin menyelesaikan konflik yang telah berlangsung selama beberapa dekade. Human Rights Watch tetap merasakan keprihatinan atas pelanggaran yang dilakukan oleh kelompok separatis bersenjata tersebut.” Walaupun dalam wawancara dengan pengungsi Aceh di Malaysia tidak dapat mendokumentasikan pelanggaran HAM yang dilakukan GAM. tentara masuk ke desa-desa di Aceh dan terang-terangan mengeksekusi atau memukul orang secara acak. Timor Timur dan di daerah daerah lain di Indonesia.

Uni Eropa. termasuk organisasi internasional dan mengizinkan Komnas HAM dan organisasi HAM nasional lainnya untuk melaksanakan investigasi. melawan sekitar 5000 pasukan bersenjata GAM. Jepang dan World Bank) untuk menyatakan keprihatinan dan kepeduliannya terhadap perang yang telah berlangsung secara rahasia ini. Human Rights Watch menyerukan masyarakat internasional.yang dapat menempatkan masyarakat sipil dalam bahaya. pengamat HAM. Darurat militer di Aceh adalah operasi militer terbesar di Indonesia sejak invasi militer di Timor Timur tahun 1975. Human Rights Watch menyerukan agar pemerintah membuka akses bagi organisasi pengawas independen.” kata Adams. “Sudah saatnya bagi masyarakat internasional . seperti penculikan. Operasi militer di Aceh melibatkan sekitar 30. wartawan. Human Rights Watch menyambut baik keputusan pemerintah Indonesia bulan ini yang mengizinkan dibukanya akses bagi International Committee of the Red Cross (ICRC) dan agen kemanusian PBB. khususnya “Quartet (Amerika Serikat. Bantuan militer juga harus mensyaratkan dibawanya tentara militer dan polisi yang melakukan pelanggaran HAM ke pengadilan. dan agen dana kemanusiaan.000 tentara. “Aceh perlu menjadi prioritas pertama bagi komunitas internasional yang berurusan dengan Indonesia dan harus dinyatakan dalam setiap pertemuan. yang dipimpin oleh quartet ini untuk menyerukan dibukanya akses bagi diplomat.” Human Right Watch menyerukan negara-negara yang menyediakan bantuan militer atau pelatihan militer bagi Indonesia untuk mempertimbangkan moratorium atas transfer senjata ke Indonesia. atau perampasan kartu identitas untuk dipakai oleh tentara GAM. Operasi militer di Aceh dimulai pada 19 Mei setelah sebelumnya diadakannya gencatan senjata selama enam bulan namun gagal menyelesaikan konflik tersebut. .

April. penahanan dan pembantaian massa pendukung dan mereka yang diduga sebagai pendukung Partai Komunis Indonesia. berbarengan dengan demonstrasi anti Cina di . 1967 1. termasuk mengalami siksaan dan intimidasi di penjara. Penculikan dan pembunuhan terhadap tujuh jendral Angkatan Darat. Senin 28 Mei 2007 Pelanggaran Hak Asasi Manusia di Indonesia Selama Masa Orde Baru Photo : Kerusuhan Mei 1998 di Medan 1965 1. banyak yang tidak terurus secara layak di penjara. Aparat keamanan terlibat aktif maupun pasif dalam kejadian ini.2.sekitarkita. mantan pemimpin Republik Maluku Selatan dieksekusi pada bulan Desember. http : www. 2. 1966 1. 3. 2. Sekolah.gereja diserang di Aceh.com.sekolah Cina di Indonesia ditutup pada bulan Desember. 2. Penangkapan. Koran. gereja. Penahanan dan pembunuhan tanpa pengadilan terhadap PKI terus berlangsung. Dr Soumokil.koran berbahasa Cina ditutup oleh pemerintah.

3. 2. Golkar disebut. sehingga hasil akhir jajak pendapat yang mengatakan ingin bergabung dengan Indonesia belum mewakili suara seluruh rakyat Papua. ribuan tahanan yang tidak diadili dikirim ke sana. Operasi Trisula dilancarkan di Blitar Selatan. dimana yang kemudian diadili adalah Sum Kuning sendiri. Pemerkosaan Sum Kuning. Tempat Pemanfaatan Pulau Buru dibuka. 1971: 1. 4. Kerusuhan anti Kristen di Ujung Pandang. 3. partai politik dan organisasi kemasyarakatan. Tidak menyeluruhnya proses referendum yang diadakan di Irian Barat.sebut bukan termasuk partai politik. . Pembangunan Taman Mini yang disertai penggusuran tanah tanpa ganti rugi yang layak. Akhirnya Sum Kuning dibebaskan. 4.peraturan yang membatasi dan mengawasi aktivitas politik. 3. penjual jamu di Yogyakarta oleh pemuda. Usaha peleburan partai. 2. 1972 1. Di sisi lain. Pelarangan demo mahasiswa. 3. Peraturan bahwa Korpri harus loyal kepada Golkar.partai. Larangan penyebaran ajaran Bung Karno. 2.Jakarta. Sukarno meninggal dalam ‘tahanan’ Orde Baru. Intimidasi calon pemilih di Pemilu ’71 serta kampanye berat sebelah dari Golkar.pemuda yang di duga masih ada hubungan darah dengan Sultan Paku Alam. 4. 1969 1. 1970 1. Kasus sengketa tanah di Gunung Balak dan Lampung. Dikembangkannya peraturan.

2. Pembredelan tujuh suratkabar. yang memberitakan peritiwa di atas. Penahanan sejumlah mahasiswa dan masyarakat akibat demo anti Jepang yang meluas di Jakarta yang disertai oleh pembakaran.1973 1. beberapa mahasiswa ditahan. 1978 1. terbunuhnya lima wartawan asing secara misterius. 1977 1. Kasus Balibo. 1975 1. 3. 1980 1. Pelarangan penggunaan karakter. seorang pengangkat barang di pasar. 2. 3. Sebelas pendemo terbunuh. antara lain ‘Indonesia Raya’ pimpinan Muchtar Lubis.pembakaran pada peristiwa Malari. Pembredelan beberapa koran dan majalah. Namun ia ditahan polisi karena meminta tambahan atas bayaran yang kurang dari si hakim. . 2.karakter huruf Cina di setiap barang/ media cetak di Indonesia. membawakan barang milik seorang hakim perempuan. 1974 1. Pembungkaman gerakan mahasiswa yang menuntut koreksi atas berjalannya pemerintahan. antara lain Heri Ahmadi. Kerusuhan anti Cina di Solo selama tiga hari.ria. Kasus subversi komando Jihad. 4. Kekerasan menyebar ke Semarang. antara lain Kompas. Tuduhan subversi terhadap Suwito. Invansi tentara Indonesia ke Timor. 2. Kasus Wasdri.Timur. Kasus tanah Siria. Kerusuhan anti Cina meletus di Bandung.

Tuduhan subversi terhadap Dharsono. Penekanan terhadap para penandatangan Petisi 50.tim oleh ABRI. Kasus Woyla. Bisnis dan kehidupan mereka dipersulit. 2. 2. 1983 1. Kasus Tanah Borobudur. 1985 1. pembajakan pesawat garuda Indonesia oleh muslim radikal di Bangkok. Berlanjutnya Pembunuhan Misterius di Indonesia. 3. Orang. Pengembangan obyek wisata Borobudur di Jawa Tengah memerlukan pembebasan tanah di sekitarnya. Tujuh orang terbunuh dalam peristiwa ini. 1981 1. Majalah Tempo dibredel selama dua bulan karena memberitakan insiden terbunuhnya tujuh orang pada peristiwa kampanye pemilu di Jakarta.aktivis islam terjadi di berbagai tempat di pulau Jawa. Peristiwa pembantaian di Tanjung Priuk terjadi. . 4. Kampanye massa Golkar diserang oleh massa PPP. 2. 2. dimana militer turun tangan sehingga jatuh korban jiwa tadi. Kasus Tanah Rawa Bilal.Pekalongan dan Kudus. Pengeboman beberapa gereja di Jawa Timur. 1982 1. Pelanggaran gencatan senjata di Tim. Namun penduduk tidak mendapat ganti rugi yang memadai. dilarang ke luar negri. 3. Pengadilan terhadap aktivis. 1984 1.orang sipil bertato yang diduga penjahat kambuhan ditemukan tertembak secara misterius di muka umum.

Pembunuhan diduga dilakukan oleh mereka yang memiliki akses senjata api dan berbau konspirasi kalangan elit. Kasus subversi terhadap Sanusi. Kasus tanah Cimacan. perampasan dan pemusnahan Becak dari Jakarta. 2. diduga sehubungan dengan pemberitaan kapal perang . 6. Pengusiran. Keluar Keppres tentang Monopoli perdagangan cengkeh oleh perusahaannya Tommy Suharto. Badan Sensor Nasional dibentuk terhadap publikasi dan penerbitan buku. Pembunuhan terhadap seorang aktifis buruh perempuan. 2. 100 orang tewas oleh ABRI. 3. 2. 200 orang meninggal. Tanggal 8 Mei 1993 1994 1. Kasus tanah Kemayoran. Kasus tanah Lampung.1986 1. Anggotanya terdiri beberapa dari unsur intelijen dan ABRI. Tempo. 4. Peritiwa ini dikenal dengan dengan peristiwa Talang sari 5. Editor dan Detik dibredel. 1991 1. 3.pemuda Timor yang mengikuti prosesi pemakaman rekannya. Kasus tanah Kedung Ombo. pembuatan lapangan golf. Pembantaian di pemakaman Santa Cruz. Dili terjadi oleh ABRI terhadap pemuda. Bentrokan antara aktivis islam dan aparat di Bima. Penangkapan Xanana Gusmao. 1993 1. 1989 1. Ekskusi beberapa tahanan G30S/ PKI. 4. 1992 1. Marsinah. Pembunuhan terhadap peragawati Dietje di Kalibata.

1996 1. Kerusuhan anti Kristen diTasikmalaya. 1998 1. Kasus tanah Balongan. Pembunuhan terhadap beberapa mahasiswa Trisakti di jakarta. Kerusuhan Mei di beberapa kota meletus. Peristiwa ini terjadi pada tanggal 30 Desember 1996. puluhan perempuan diperkosa dan harta benda hilang. puluhan Gereja dibakar. Tanggal 13 – 15 Mei 1998 2. 3. Kasus penahanan dengan tuduhan subversi terhadap Sri Bintang Pamungkas berkaitan dengan demo di Dresden terhadap pak Harto yang berkunjung di sana. 7.bekas oleh Habibie. 2. Kasus waduk Nipah di madura. 1995 1. 1997 1. aparat keamanan bersikap pasif dan membiarkan. 9. Kerusuhan di Flores. dua hari sebelum kerusuhan . 8. Kerusuhan Situbondo. Kasus tanah Kemayoran. 2. Peristiwa ini dikenal dengan Kerusuhan Tasikmalaya. Sengketa antara penduduk setempat dengan pabrik kertas Muara Enim mengenai pencemaran lingkungan. Kasus Tanah Koja. Penyerangan dan pembunuhan terhadap pendukung PDI pro Megawati pada tanggal 27 Juli. 6. Ribuan jiwa meninggal. 5. 4. dimana korban jatuh karena ditembak aparat ketika mereka memprotes penggusuran tanah mereka. Kerusuhan Sambas – Sangualedo. Peristiwa ini terjadi pada 26 Desember 1996 2. Sengketa tanah Manis Mata. Kasus pembantaian mereka yang diduga pelaku Dukun Santet di Jawa Timur.

Peristiwa Ini terjadi pada 23 – 24 November 1999 dan dikenal sebagai peristiwa Semanggi II. Timor Timur oleh Militer indonesia dan Milisi pro integrasi. Penyerangan terhadap Rumah Sakit Jakarta oleh pihak keamanan. Peristiwa ini terjadi pada tanggal 21 Oktober 1999. Pembantaian terhadap Tengku Bantaqiyah dan muridnya di Aceh. Peristiwa ini terjadi pada 13 – 14 November 1998 dan dikenal sebagai tragedi Semanggi I. Pembumi hangusan kota Dili. 3. Kesimpulan . Peristiwa ini terjadi pada 24 Agustus 1999. Pembunuhan terhadap seorang mahasiswa dan beberapa warga sipil dalam demonstrasi penolakan Rancangan Undang-Undang Penanggulangan Keadaan Bahaya (RUU PKB). Peritiwa ini terjadi 24 Juli 1999 2. 3.Mei. 1999 1. Pembunuhan terhadap beberapa mahasiswa dalam demonstrasi menentang Sidang Istimewa 1998. 4.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->