P. 1
RPJMDES KOYAWAS 2011-2015

RPJMDES KOYAWAS 2011-2015

|Views: 6,266|Likes:
Dipublikasikan oleh ferrymaliangkay

More info:

Published by: ferrymaliangkay on Feb 11, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/02/2013

pdf

text

original

Dalam rangka melaksanakan strategi pembangunan daerah untuk mencapai
tujuan dan sasaran yang diharapkan sesuai dengan Visi, Misi Desa Koyawas, maka
diperlukan arah kebijakan pembangunan desa yang akan dilaksanakan. Arah
kebijakan pembangunan Desa Koyawas diarahkan pada terwujudnya masyarakat
desa yang maju, makmur dan berkeadilan, yang didukung oleh sarana prasarana
yang memadai, pertanian yang unggul dan aparatur pemerintahan yang handal.
Guna mewujudkan hal tersebut, kebijakan pemerintah Desa Koyawas adalah lebih
banyak memberikan “kail” daripada “ikan”, dan selanjutnya diutamakan lebih
banyak lagi memberikan “cara membuat kail”. Untuk mencapai hal tersebut, maka
fokus kebijakan pembangunan Desa Koyawas lima tahun mendatang diutamakan
pada empat bidang, yaitu: Bidang Pendidikan; Bidang Kesehatan; Bidang Sarana
dan Prasarana, Bidang Sosial dan Kepemudaan, dan Lingkungan Hidup, Bidang
Kamtibmas, Bidang Pemerintahan, Bidang Ekonomi, Bidang Pertanian, Bidang
Perkebunan dan Kehutanan, Bidang Peternakan yang didukung oleh bidang-
bidang lain sesuai dengan potensi wilayah Desa Koyawas.

Arah Kebijakan Keuangan Desa

Arah Kebijakan Keuangan Desa adalah kebijakan penyusunan program dan
indikasi kegiatannya pada pengelolaan pendapatan dan belanja Desa secara
efektif dan efisien. Secara garis besar, Arah Kebijakan Keuangan Desa, meliputi :

26

- Arah Kebijakan Pendapatan Desa :

1. Sumber pendapatan desa,
a. Pendapatan Asli Desa, yang meliputi
1. hasil usaha desa;
2. hasil kekayaan desa;
3. hasil swadaya dan partisipasi;
4. hasil gotong royong;
5. lain-lain pendapatan asli desa yang sah.
b. bagi hasil pajak daerah Kabupaten paling sedikit 10 % (sepuluh per
seratus) untuk Desa dan dari retribusi Kabupaten sebagian
diperuntukkan bagi Desa;
c. bagian dari dana perimbangan keuangan Daerah yang diterima oleh
Pemerintah Kabupaten untuk desa paling sedikit 10 % (sepuluh per
seratus) yang pembagiannya untuk Desa secara proporsional yang
merupakan alokasi dana Desa;
d. hibah dan sumbangan dari pihak ketiga yang tidak mengikat.

2 Kebijakan Pengelolaan Pendapatan Desa
Kebijakan umum pengelolaan pendapatan desa adalah meningkatkan
efektivitas dan optimalisasi sumber-sumber pendapatan desa melalui :
a. Intensifikasi dan ekstensifikasi sumber-sumber penerimaan desa dan
sumber-sumber penerimaan lainnya yang sah.
b. Peningkatkan kesadaran dan ketaatan masyarakat untuk membayar
pajak dan retribusi dengan penuh tanggung jawab sesuai dengan
peraturan perundang-undangan yang berlaku.
c. Pengelolaan dan pemanfaatan aset –aset desa yang potensial.
d. Peningkatan manajemen pengelolaan keuangan desa
e. Peningkatan pelayanan kepada wajib/obyek pajak dan retribusi
f. Peningkatan sosialisasi/penyuluhan tentang pajak dan retribusi kepada
masyarakat
g. Pembangunan infrastruktur pendukung peningkatan pendapatan desa
h. Penyusunan dan perubahan peraturan tentang pendapatan desa.

27

Proyeksi Pendapatan Desa

URAIAN PENDAPATAN

Tahun
Sebelumnya
2010

Tahun

2011

2012

2013

2014

2015

Pendapatan Asli Desa :

17,500,000

18,375,000

24,293,750

25,758,438

27,321,359

28,989,927

1. Hasil Usaha Desa (Bumdes)

5,000,000

5,500,000

6,050,000

6,655,000

2. Hasil Kekayaan Desa (Swadaya)

14,000,000

14,700,000

15,435,000

16,206,750

17,017,088

17,867,942

3. Hasil Lainnya (Pungutan Desa)

3,500,000

3,675,000

3,858,750

4,051,688

4,254,272

4,466,985

Bagian Dana Perimbangan

531,900,000

164,695,000

485,209,750

467,850,238

622,622,749

350,033,887

1. Bagi Hasil Pajak dan Retribusi
2. Bagian Dana Perimbangan (ADD)

47,900,000

50,295,000

52,809,750

55,450,238

58,222,749

61,133,887

3. Bantuan Keuangan
* PNPM-MP

66,000,000

85,000,000

85,000,000

80,000,000

130,000,000

140,000,000

* FEATI

18,000,000

24,000,000

24,000,000

* Pemkab (SKPD)

5,400,000

313,400,000

312,400,000

344,400,000

148,900,000

* Pemprov (SKPD)

400,000,000

10,000,000

20,000,000

90,000,000

Hibah (Lahan pekuburan desa)

50,000,000

Sumbangan Pihak Ketiga (Pilhut)

10,000,000

TOTAL

549,400,000 183,070,000

509,503,500

493,608,675

659,944,109

429,023,814

28

- Arah Kebijakan Belanja Desa :

1. Jenis belanja desa :
a. Belanja Langsung

- Belanja Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur

Pemerintahan

- Belanja Program peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur dan

Kelembagaan

- Belanja Program Pembangunan Bidang Pendidikan

- Belanja Program Pembangunan Bidang Kesehatan

- Belanja

Program

Pembangunan

Fisik

/

Sarana

dan

Prasarana/Pengembangan Wilayah

- Belanja Program Kebersihan Lingkungan

- Belanja Program Pembangunan Bidang Ekonomi

- Belanja Program Pembangunan Bidang Sosial dan Budaya

- Belanja Bidang Keamanan

- Belanja Program Pertanian, Peternakan, Perkebunan/Kehutanan

b. Belanja Tidak Langsung

- Belanja Pegawai

- Belanja Subsidi

- Belanja Hibah

- Belanja Bantuan Keuangan

- Belanja Tak Terduga/Darurat

2. Kebijakan pengelolaan belanja desa
Kebijakan dan proyeksi belanja desa adalah kebijakan menengani
pengalokasian belanja pada bidang, fungsi dan sektor, serta proyeksi
besaran anggaran bidang, fungsi dan sektor dalam jangka waktu lima
tahun. Berdasarkan masalah yaang dihadapi desa serta program prioritas
pembangunan tahun 2011 - 2015 maka arah kebijakan belanja desa adalah
sebagai berikut
a. Efesiensi angaran pada belanja tidak langasung
a. Memperbesar alokasi belanja langsung dan belanja bantuan sosial
dalam mempercepat pengurangan kemiskinan
Kegiatan yang dibiayai :
1. APBD/APBN, meliputi :APBD Kabupaten, APBD Propinsi dan APBN
Apabila kegiatan tersebut :
1.1. Bukan Kewenangan Desa
1.2. Biayanya terlalu besar / tidak mampu dibiayai desa
1.3. Desa tidak mempunyai kapasitas teknis untuk melaksanakannya

2. APB Desa
Apabila kegiatan tersebut :
1.1. Kewenangan Desa
1.2. Biayanya terjangkau oleh anggaran Desa
1.3. Desa mempunyai kapasitas teknis untuk melaksanakannya

3. Lainya:

Berasal dari selain sumber diatas, misal:
a. Bantuan dari organisasi non pemerintah
c. Bantuan Program ( misal : FEATI/FMA, PNPM-MP, dll )
d. Pihak ketiga lainnya ( warga perantauan, Perusahaan, dll)

29

Proyeksi Belanja Desa

URAIAN BELANJA

Tahun Lalu

Tahun

2010

2011

2012

2013

2014

2015

Belanja Langsung

481,400,000 85,200,000 378,200,000 406,200,000 529,200,000 251,700,000

1. Belanja Operasional Pemerintahan Desa

9,000,000 9,800,000 7,800,000 7,800,000 7,800,000 7,800,000

2. Belanja Bidang Pendidikan

1,000,000 1,000,000 21,000,000 6,000,000 1,000,000

3. Belanja Bidang Kesehatan

5,400,000 5,400,000 5,400,000 5,400,000 5,400,000 5,400,000

4. Belanja Bidang Sarana Prasarana

66,000,000 55,000,000 322,000,000 366,500,000 419,000,000 224,000,000

5. Belanja Bidang Ekonomi

15,000,000 2,000,000

6. Belanja Bidang Kebersihan Lingkungan

1,000,000

2,000,000

7. Belanja Bidang Sosial Budaya

500,000 1,000,000

8. Belanja Bidang Kamtibmas

5,000,000 4,000,000

9. Belanja Bidang Peternakan Pertanian, Perkebunan

400,000,000 24,000,000 40,000,000 5,000,000 70,000,000 7,500,000

10. Belanja Administrasi

1,500,000 1,800,000 2,400,000 3,600,000 4,200,000 4,800,000

11. Belanja Barang dan Jasa

1,000,000 1,000,000 1,500,000 2,000,000 2,500,000 3,000,000

Belanja Tidak Langsung

65,000,000 66,000,000 81,000,000 66,000,000 66,000,000 116,000,000

1. Belanja Pegawai

15,000,000 15,000,000 15,000,000 15,000,000 15,000,000 15,000,000

2. Belanja Subsidi

-

-

- -

-

3. Belanja Hibah

50000000

4. Belanja Bantuan Keuangan

50,000,000 50,000,000 65,000,000 50,000,000 50,000,000 50,000,000

5. Belanja Tak Terduga

1,000,000 1,000,000 1,000,000 1,000,000 1,000,000

TOTAL

546,400,000 161,200,000 459,200,000 472,200,000 595,200,000

367,700,000

30

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->