Anda di halaman 1dari 44

MEMBUAT WEB DENGAN PHP PART I

2011
SEBUAH REFERENSI PENGECUALIAN Dari KAKA SUKMARA

Cara cepat membuat web dengan PHP yang terintegrasi dengan Database MySQL, disertai dengan Cascading Style Sheet dan Dasar Macromedia Flash

Membuat Web dengan PHP

DAFTAR ISI

BAB I LAY OUT ..................................................................................................... BAB II MEMBUAT FOLDER PADA XAMPP .......................................................... BAB III MEMBUAT RANGKA DAN KOMPONENNNYA ....................................... BAB IV MEMBUAT INDEX ..................................................................................... BAB V MEMBUAT FILE KONEKSI ........................................................................ BAB VI MENAMPILKAN DATA PADA DATABASE DENGAN PHP ...................... BAB VII MEMBUAT BUKU TAMU .......................................................................... LATIHAN ................................................................................................................ BAB VIII CASCADING STYLE SHEET .................................................................. BAB IX MACROMEDIA FLASH ............................................................................. BAB X MEMBUAT LOGIN .....................................................................................

3 5 6 9 11 15 20 22 23 30 37

Membuat Web dengan PHP

BAB I LAY OUT Mari kita lihat dahulu contoh web berikut ini :
Gambar 1

Kalo kita beri batas garis, maka akan seperti ini :


Gambar 2

Bagian Identitas 1

Bagian Identitas 2

Bagian Menu 1

Bagian Isi

Membuat Web dengan PHP

Bagian Menu 2

Kalo kita gunakan table maka akan seperti berikut ini :


Gambar 3

Bagian Identitas 1

Bagian identitas 2

Bagian Kosong

Bagian Menu 1

Bagian Menu 2

Bagian Isi

Gambar apakah yang seperti gambar di atas ! Oke tentunya adalah sebuah table. Maka patokan table di atas adalah patokan rangka untuk sebuah web atau dinamakan lay out. Tugas anda : 1. Gambarlah sebuah Layout web yang ingin anda buat ! 2. Tentukan mana bagian-bagian dan peruntukkannya ! Bagaimana sudah bisa membuat lay out web ?

Membuat Web dengan PHP

BAB II MEMBUAT FOLDER PADA XAMPP Oke kita bertemu di bab II, ada yang masih riweuh di bab I, kalo ada kontak aza kita yah ! Siapkan script editor (misalnya edit plus) !! Siapkan browser Siapkan xampp !!!!, apabila redi maka buat deh foldernya, yaitu pada folder xampp yang selalu terletak di drive C kalo kita menginstallnya standar, selanjutnya dari folder xampp kita cari tuh folder yang namanya htdocs, nah di folder itu tuh kita mesti membuat folder untuk web kita, syaratnya : 1. Folder induknya biasanya sama dengan nama web yang kita buat. 2. Memberi nama folder jangan pake spasi. 3. Jangan memakai tanda-tanda \. / , ; @ dan tanda-tanda lainnya yang dianggap riskan. 4. Di dalam folder induk buatlah folder antara lain diperuntukan : a. Untuk menyimpan layout web, misalnya temp, template, rangka dan lain-lain pilih yang kamu suka. b. Untuk menyimpan halaman-halaman yang kita buat, misalnya page, hal, pages dan lain-lain pilih yang kamu suka. c. Untuk menyimpan fungsi variable misalnya comm var, variable, func, fungsi dll pilih yang kamu suka. d. Untuk menyimpan gambar dan animasi misalnya images, image, imej dll pilih yang kamu suka. e. Untuk menyimpan session dan cookie misalnya, sess, cook dll pilih yang kamu suka. f. Untuk menyimpan file css dan javascript, misalnya, css, java, script dll pilih yang kamu suka. 5. Selalu mengingat nama-nama folder tersebut. 6. Artinya yang mudah kita ingat dan mudah kita mengerti tapi orang lain gak boleh tahu .. hehehehe canda. Bisa jadi seperti berikut ini : Local Disk (C):
+ -

WINDOWS xampp FileZillaFTP htdocs


-

+ -

Webku comm
+

image page temp

Oke sekarang buat folder-foldernya

Membuat Web dengan PHP

BAB III MEMBUAT RANGKA DAN KOMPONENNYA Udah buat foldernya, nyo sekarang ane mau ngisi folder tersebut !!! Siap ? Lihat layout di bawah ini :
Gambar 4

Bagian Atas1

Bagian Atas 2

Bagian Kosong

Bagian Menu 1

Bagian Menu 2

Bagian Isi

Keterangan : 1. Bagian Identitas, Identitas2, Kosong, Menu1, Menu2, Isi dan Bawah adalah bagian-bagian dari sebuah web. 2. Angka menunjukan lebar dan tinggi web tersebut, misalnya 600 x 100 berarti memiliki lebar =600 dan tinggi = 100, 600 x 100%, berarti memiliki lebar = 600 dan tinggi =100% Untuk membuat rangka ada sekurang-kurangnya 6 file yang harus kita buat dan semua file dalam disimpan dengan extension php, yaitu : 1. File dasar/base/template utama, yaitu merupakan pondasi sebuah web, kalo mao disimpan bisa dengan nama template atawa base atau dasar dan lain-lain. 2. File pengisi layout yaitu Identitas1, Identitas2, menu, isi, dan bawah semuanya file php Oke kalo perangkatnya sudah siap maka kita akan mulai membuat rangka dengan script editor, yang pertama tentu saja file dasar/base/template mari kita berinama template.php ingat disimpan pada folder temp, dengan script sebagai berikut : <?php $Template=" <!DOCTYPE HTML PUBLIC '-//W3C//DTD HTML 4.0 Transitional//EN'> <HTML> <HEAD> <TITLE><!--Judul--></TITLE> <META NAME='Generator' CONTENT='EditPlus'> <META NAME='Author' CONTENT=''> <META NAME='Keywords' CONTENT=''> <META NAME='Description' CONTENT=''> </HEAD> <!--javacript--> <!--css--> <BODY> <center> <TABLE width=800 height=100% border=0> <TR>
Membuat Web dengan PHP

<TD width=200 height=100 bgcolor=#FFFF00><!--Atas1--></TD> <TD width=600 height=100 bgcolor=#99FF00><!--Atas2--></TD> </TR> <TR> <TD width=200 height=25 bgcolor=#FFCC66><!--Kosong--></TD> <TD width=600 height=25 bgcolor=#CCCC00><!--Menu1--></TD> </TR> <TR> <TD width=200 height=100% valign=top bgcolor=#CCFF99><!--Menu2-></TD> <TD width=600 height=100% valign=top bgcolor=#FFFFFF><!--Isi-></TD> </TR> </TABLE> </center> </BODY> </HTML>"; ?> Keterangan : <!--Judul--> adalah tag comment yang harus selalu diingat bentuk dan penulisannya awas jangan lupa lho SO PASTI TAG COMMENT YANG LAINNYA DONK. Untuk pengisi template tersebut, maka kita membuat file pengisinya antara lain atas1.php; atas2.php; menu.php, isi.php dan bawah.php untuk keperluan itu di dalam masing-masing file mari kita bentuk variabelnya terlebih dahulu . Awas jangan lupa antara lain : 1. Untuk file atas1.php maka didalamnya kita isikan variable atas1 dengan penulisan $Atas1 <?php $Atas1="Ini untuk bagian atas 1"; ?> 2. Untuk file atas2.php maka didalamnya kita isikan variable atas2 dengan penulisan $Atas2 <?php $Atas2="Ini untuk bagian atas 2"; ?> 3. Untuk file kosong.php maka didalamnya kita isikan variable menu dengan penulisan $Kosong <?php $Kosong="Ini untuk bagian Kosong"; ?> 4. Untuk file menu1.php maka didalamnya kita isikan variable menu dengan penulisan $Menu <?php $Menu1="Ini untuk bagian Menu1"; ?> 5. Untuk file menu2.php maka didalamnya kita isikan variable menu dengan penulisan $Menu <?php $Menu2="Ini untuk bagian Menu2"; ?>

Membuat Web dengan PHP

6. Untuk file isi.php maka didalamnya kita isikan variable Isi dengan penulisan $Isi. <?php $Isi="Ini untuk bagian Isi"; ?> 7. Variabel juga jangan lupa bentuk dan penulisanya Nah selesai membuat rangka. Ingat ! Jangan lupa penulisan baik bentuk maupun Tulisan tag comment ataupun variable sekali lagi ulah poho ahahahahaha

Membuat Web dengan PHP

BAB IV MEMBUAT INDEX Bisa belon buat templatenya.. mudah-mudahan bisa amin ya robbal alamin . Nah sekarang membuat index.php Index di dalam buku semacam Daftar Isi yang mengatur dan mengelola semua halaman yang akan dibaca . Demikian pula index di dalam PHP sami mawon Cuy !!! Membuat index biasanya terdiri dari : 1. Penyertaan File fungsi dan variable 2. Penyertaan File koneksi 3. Penyertaan File Dasar 4. Pendefinisian Template yang akan ditampilkan 5. Definisi Halaman yang akan ditampilkan 6. Pemilihan halaman yang akan ditampilkan dengan switch . Case . Break . Default . Break. 7. Pengaturan penggantian halaman 8. Penampilan. Mari kita buat dahulu index.php yang sederhana ingat yang ini disimpannya pada folder induk atau menurut buku ini adalah Webku
<?php // Penyertaan File Fungsi dan Variable //Penyertaan File dasar include("./temp/template.php"); include("./temp/atas1.php"); include("./temp/atas2.php"); include("./temp/menu1.php"); include("./temp/menu2.php"); include("./temp/Kosong.php"); // Pendefinisian Template yang akan ditampilkan $Tampil=$Template; // Definisi Halaman $Pg=isset($_GET['Pg'])?($_GET['Pg']):""; // Pemilihan Halaman switch ($Pg) { case "": include("./temp/isi.php"); break; default: include("./temp/isi.php"); } //Pengaturan Penggantian Halaman $Tampil =eregi_replace("<!--Judul-->",$Judul,$Tampil); $Tampil =eregi_replace("<!--css-->",$Css,$Tampil); $Tampil =eregi_replace("<!--javascript-->",$Js,$Tampil); $Tampil =eregi_replace("<!--Atas1-->",$Atas1,$Tampil); $Tampil =eregi_replace("<!--Atas2-->",$Atas2,$Tampil); $Tampil =eregi_replace("<!--Kosong-->",$Kosong,$Tampil); $Tampil =eregi_replace("<!--Menu1-->",$Menu1,$Tampil); $Tampil =eregi_replace("<!--Menu2-->",$Menu2,$Tampil); $Tampil =eregi_replace("<!--Isi-->",$Isi,$Tampil); //Penampilan Halaman echo $Tampil;
Membuat Web dengan PHP

?>

Dan kalo udah selesai kira-kira penampilannya seperti berikut ini :


Gambar 5

Udah bisa atawa belom . Kalo gak tampil, cek : 1. Xampp nya udah jalan apa belom !!! 2. Cek kembali pengetikan script udah sama atawa belom !!! 3. Yakinkan oke ! 4. Kalo masih belom bisa juga maka cek ke instalasi softwarenya di windows 5. Kalo masih gak bisa aduh mungkin itu mah takdir Tuhan .. ahahahahaha

Membuat Web dengan PHP

BAB V MEMBUAT FILE KONEKSI Oke index sederhana udah ! Editor dibuka dan run ! File index.php dibuka ! File Koneksi berisi koneksi jaringan dan koneksi database, sebelum membuat file koneksi, maka kita buat dulu databasenya misalnya kita berinama dbrw dengan urutan table sebagai berikut : Buat database dbrw dengan perintah menggunakan SQL di dalam PhpMyAdmin atau Query di dalam SQLYog, ketikan script di bawah ini : create database dbrw; Klik Execute lalu Refresh (Pada SQLYog) atau Klik Go pada phpmyadmin : Klik dbrw yang telah di buat Tabel biopenduduk dengan perintah menggunakan SQL di dalam PhpMyAdmin atau Query di dalam SQLYog, ketikan script di bawah ini :
CREATE TABLE `biopenduduk` ( `idp` char(15) NOT NULL, `namalkp` varchar(100) DEFAULT NULL, `tmplahir` varchar(100) DEFAULT NULL, `tgllahir` date DEFAULT '0000-00-00', `jk` enum('L','P') DEFAULT NULL, `jalan` varchar(50) DEFAULT NULL, `no` char(5) DEFAULT NULL, `rt` char(3) DEFAULT NULL, `rw` char(3) DEFAULT NULL, `gg` varchar(50) DEFAULT NULL, `agama` varchar(25) DEFAULT NULL, `goldarah` enum('A','B','O','AB') DEFAULT NULL, `noktp` varchar(50) DEFAULT NULL, `nokk` varchar(50) DEFAULT NULL, `nohp` varchar(25) DEFAULT NULL, `pekerjaan` varchar(100) DEFAULT NULL, `password` varchar(100) DEFAULT NULL, PRIMARY KEY (`idp`) ) ENGINE=MyISAM DEFAULT CHARSET=latin1;

Klik Execute lalu Refresh (Pada SQLYog) atau Klik Go pada phpmyadmin : Kemudian klik pada table yang telah dibuat lalu pada Query atau SQL ketikan :
insert into `biopenduduk` (`idp`,`namalkp`,`tmplahir`,`tgllahir`,`jk`,`jalan`,`no`,`rt`,`rw`,`gg`,`agama`,`g oldarah`,`noktp`,`nokk`,`nohp`,`pekerjaan`,`password`) values ('1600001','USEP SYARIFUDIN','GARUT','1962-02-01','L','Panji','103', '006','016','Destajumena','Islam','A','3213130202600001', '321310001','081321005007','TNI',NULL), ('1600002','KAKA SUKMARA','SUBANG','1968-05-26','L','Panji','103', '006','016','Destajumena','Islam','A','3213132605680001', '321310002','081801226173','GURU HONORER',NULL);

Klik Execute lalu Refresh (Pada SQLYog) atau Klik Go pada phpmyadmin : Buat Tabel buku_tamu dengan perintah menggunakan SQL di dalam PhpMyAdmin atau Query di dalam SQLYog, ketikan script di bawah ini :
CREATE TABLE `buku_tamu` ( `id` int(15) NOT NULL DEFAULT '0',
Membuat Web dengan PHP

`nama` char(25) DEFAULT NULL, `alamat` text, `pesan` text, `tgl` datetime, PRIMARY KEY (`id`) ) ENGINE=MyISAM DEFAULT CHARSET=latin1;

Klik Execute lalu Refresh (Pada SQLYog) atau Klik Go pada phpmyadmin : Buat Tabel h_keluarga dengan perintah menggunakan SQL di dalam PhpMyAdmin atau Query di dalam SQLYog, ketikan script di bawah ini :
CREATE TABLE `h_keluarga` ( `id` int(15) NOT NULL AUTO_INCREMENT, `idp` char(15) DEFAULT NULL, `nama` varchar(100) DEFAULT NULL, `tmplahir` varchar(50) DEFAULT NULL, `tgllahir` date DEFAULT '0000-00-00', `jk` enum('L','P') DEFAULT NULL, `agama` varchar(50) DEFAULT NULL, `goldarah` enum('A','B','O','AB') DEFAULT NULL, `jalan` varchar(100) DEFAULT NULL, `no` char(5) DEFAULT NULL, `rt` char(3) DEFAULT NULL, `rw` char(3) DEFAULT NULL, `nohp` varchar(25) DEFAULT NULL, `noktp` varchar(25) DEFAULT NULL, `nokk` varchar(25) DEFAULT NULL, `hubkel` varchar(50) DEFAULT NULL, `pekerjaan` varchar(50) DEFAULT NULL, PRIMARY KEY (`id`) ) ENGINE=MyISAM DEFAULT CHARSET=latin1;

Klik Execute lalu Refresh (Pada SQLYog) atau Klik Go pada phpmyadmin : Buat Tabel pengurus dengan perintah menggunakan SQL di dalam PhpMyAdmin atau Query di dalam SQLYog, ketikan script di bawah ini :
CREATE TABLE `pengurus` ( `id` int(15) NOT NULL AUTO_INCREMENT, `idp` char(15) DEFAULT NULL, `kdjabatan` char(15) DEFAULT NULL, PRIMARY KEY (`id`) ) ENGINE=MyISAM AUTO_INCREMENT=3 DEFAULT CHARSET=latin1;

Klik Execute lalu Refresh (Pada SQLYog) atau Klik Go pada phpmyadmin : Kemudian klik pada table yang telah dibuat lalu pada Query atau SQL isikan :
insert into `pengurus`(`id`,`idp`,`kdjabatan`) values (1,'1600001','02'),(2,'1600002','04');

Klik Execute lalu Refresh (Pada SQLYog) atau Klik Go pada phpmyadmin : Buat Tabel r_alat dengan perintah menggunakan SQL di dalam PhpMyAdmin atau Query di dalam SQLYog, ketikan script di bawah ini :
CREATE TABLE `r_alat` ( `idalat` char(15) NOT NULL, `namaalat` varchar(100) DEFAULT NULL, `keterangan` longtext, PRIMARY KEY (`idalat`) ) ENGINE=MyISAM DEFAULT CHARSET=latin1;

Membuat Web dengan PHP

Klik Execute lalu Refresh (Pada SQLYog) atau Klik Go pada phpmyadmin : Kemudian klik pada table yang telah dibuat lalu pada Query atau SQL isikan :
insert into `r_alat`(`idalat`,`namaalat`,`keterangan`) values ('0001','Lemari','Peralatan Untuk Neundeun Baju'), ('0002','Kursi','Peralatan Untuk Neundeun Bujur'), ('0003','Sapu','Peralatan Untuk Neundeun Kakesel'), ('0004','Meja','Peralatan Untuk Neundeun Barang');

Klik Execute lalu Refresh (Pada SQLYog) atau Klik Go pada phpmyadmin : Buat Tabel r_jabatan dengan perintah menggunakan SQL di dalam PhpMyAdmin atau Query di dalam SQLYog, ketikan script di bawah ini :
CREATE TABLE `r_jabatan` ( `kdjabatan` char(15) NOT NULL, `namajabatan` varchar(100) DEFAULT NULL, PRIMARY KEY (`kdjabatan`) ) ENGINE=MyISAM DEFAULT CHARSET=latin1;

Klik Execute lalu Refresh (Pada SQLYog) atau Klik Go pada phpmyadmin : Kemudian klik pada table yang telah dibuat lalu pada Query atau SQL isikan :
insert into `r_jabatan`(`kdjabatan`,`namajabatan`) values ('01','Penasihat'),('02','Ketua'), ('03','Wakil Ketua'), ('04','Sekretaris'), ('05','Bendahara'), ('11','Koordinator Seksi Bidang Ketertiban dan Keamanan'), ('06','Koordinator Seksi Bidang Usaha, Jasa, Logistik dan Pendanaan'), ('07','Koordinator Seksi Bidang Lingkungan'), ('08','Koordinator Seksi Bidang Pendidikan dan Keagamaan'), ('09','Koordinator Seksi Bidang Ekonomi dan Pembangunan'), ('10','Koordinator Seksi Bidang Sosial Budaya dan Kependudukan'), ('12','Koordinator Seksi Bidang Pemuda, Seni dan Keolahragaan'), ('13','Koordinator Seksi Bidang Pemberdayaan Masyarakat'), ('14','Koordinator Seksi Bidang Hubungan Masyarakat'), ('15','Ketua RT'), ('16','Ketua PKK'), ('17','Ketua DKM'), ('18','Kader PKK'), ('19','Anggota Seksi Bidang Usaha, Jasa, Logistik dan Pendanaan'), ('20','Anggota Seksi Bidang Lingkungan'), ('22','Anggota Seksi Bidang Pendidikan dan Keagamaan'), ('23','Anggota Seksi Bidang Ekonomi dan Pembangunan'), ('24','Anggota Seksi Bidang Sosial Budaya dan Kependudukan'), ('25','Anggota Seksi Bidang Ketertiban dan Keamanan'), ('26','Anggota Seksi Bidang Pemuda, Seni dan Keolahragaan'), ('27','Anggota Seksi Bidang Pemberdayaan Masyarakat'), ('28','Anggota Seksi Bidang Hubungan Masyarakat'), ('29','Komandan Hansip'), ('30','Anggota Hansip');

Klik Execute lalu Refresh (Pada SQLYog) atau Klik Go pada phpmyadmin : Nah kalo sudah maka baru kita buat file koneksinya dengan script sebagai berikut : <?php $Host=localhost; $User=root; $Pass=; $Db=dbrw; mysql_connect($Host,$User,$Pass);
Membuat Web dengan PHP

mysql_select_db($Db); ?> Simpan di folder comm dengan nama koneksi.php Lalu buka kembali index.php Script pada bagian atas yaitu :
<?php // Penyertaan File Fungsi dan Variable //Penyertaan File dasar

Dirubah menjadi :
<?php // Penyertaan File Fungsi dan Variable Include(./comm/koneksi.php); //Penyertaan File dasar

Oke anda telah membuat file koneksi dan mengkoneksikan antara web anda dengan database mysql

Membuat Web dengan PHP

BAB VI MENAMPILKAN DATA PADA DATABASE DENGAN PHP Udah bisa koneksinya . Kalo belom lapor donk. Oke ! Nah pada bab ini kita akan menampilkan salah satu table dalam database yang merupakan informasi bagi para browser . Untuk menampilkan data pada table database MySQL, maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan : 1. Rahasia atau enggak datanya ? 2. Datanya berelasi atau enggak ? Kalo datanya enggak rahasia, maka tampilkan, dan datanya enggak berelasi dengan table lainnya, maka tahapannya sebagai berikut : 1. Buka File menu2.php, lalu berikan menu (link) dengan menggunakan tag <a >Menu</a>, contoh apabila kita ingin menampilkan data pada table biopenduduk, berikan menu (link) seperti berikut : <?php $Menu2=" <a href='?Pg'>Home</a><br> <a href=?Pg=BioP>Biodata Pengurus RW</a> "; ?> Itu yang sederhana, jika ingin rapih maka pergunakan table : <?php $Menu2=" <a href='?Pg=BioP'>Biodata Pengurus RW</a><br> <a href='?Pg=Org'>Organisasi</a><br> <a href='?Pg=Bk'>Buku Tamu</a><br> "; ?> 2. Buka File index.php, tambahlah case . Include breaknya dengan tulisan seperti berikut :
switch ($Pg) { case "": include("./temp/isi.php"); break; case "BioP": include("./page/biop.php"); break; default: include("./temp/isi.php"); } Tulisan yang harus diingat Penulisannya Yang diberi lingkaran adalah NAMA LINK

Tambahan Case Yang diberi lingkaran adalah NAMA LINK Yang akan menampilkan include();

Membuat Web dengan PHP

3. Lalu buat filenya, misalnya kita buat file biop.php yang harus disimpan pada folder page, untuk menampilkan suatu data, maka script yang dipergunakan adalah : a. Query terhadap table yang diperlukan. b. Pengulangan data atau tidak c. Penampilan Contoh script adalah sebagai berikut :
<?php $Q=mysql_query("select * from biopenduduk"); $no=1; While($Data=mysql_fetch_array($Q)) { $Isi .=" <tr> <td>$no</td> <td>{$Data['namalkp']}</td> <td>{$Data['tmplahir']}</td> <td>{$Data['tgllahir']}</td> <td>{$Data['jk']}</td> <td>{$Data['pekerjaan']}</td> <td>Jalan {$Data['jalan']} GG. {$Data['gg']}No. {$Data['no']} RT : {$Data['rt']} RW : {$Data['rw']}<br> Kel. {$Data['kel']}</td> <td>{$Data['agama']}</td> <td>{$Data['nohp']}</td> </tr> ";$no++;

} $Isi="<fieldset><legend>Data Penduduk</legend> <table border=1> <tr> <th>NO</th> <th>Nama</th> <th>Tempat Lahir</th> <th>Tgl Lahir</th> <th>JK</th> <th>Pekerjaan</th> <th>Alamat</th> <th>Agama</th> <th>No. Telp</th> </tr> $Isi </table> </fieldset>"; ?>

Keterangan : $Q=mysql_query("select

* from biopenduduk"); adalah pemilihan table biopenduduk yang akan ditampilkan datanya While($Data=mysql_fetch_array($Q))adalah perintah pengulangan terhadap data yang akan ditampilkan {$Data['namalkp']} adalah kolom/field dalam table yang berisi data yang akan ditampilkan $Isi="<fieldset><legend>Data Penduduk</legend> <table border=1> dan seterusnya adalah penampilan hasil dari perintah-perintah Query dan Pengulangan.

Bila dilihat hasilnya setelah diklik link Biodata Pengurus RW maka akan seperti berikut ini :

Membuat Web dengan PHP

Apabila ingin membuat lagi penampilan data dari table lainnya maka, lakukan perintah pada point 1, 2 dan 3 lagi . Oke. LATIHANNYA : 1. Lihat pada bagian menu 1 telah tertera link untuk empat menu yaitu : Home, Sejarah, Kontak Kami dan Login, coba buatkan menu tersebut ? 2. Lihat pada bagian menu 2 telah tertera link : Biodata pengurus RW, Organisasi dan Buku Tamu coba buat link tersebut ? Nah bagaimana kalo tablenya itu berelasi, contoh kita akan menampilkan table pengurus, seperti diketahui bahwa isi pada table pengurus berbentuk angka-angka yang merupakan kode-kode untuk suatu data, agar tampil dalam bentuk data lain, maka kita perlu mencari relasi dari table tersebut. Seperti diketahui bahwa table pengurus berisi sebagai berikut : Id Idp 1 1600001 2 1600002 Lihat bab V halaman 12 kdjabatan 01 04

Kita cari relasi dari field idp adanya pada table biopenduduk dan kdjabatan adanya pada table r_jabatan, untuk membuatnya ada berbagai macam cara, saya akan menampilkannya dengan dua cara yaitu : 1. Cara array Contoh scriptnya sebagai berikut :
<?php $Q=mysql_query("select * from pengurus"); $no=1; while($Qr=mysql_fetch_array($Q)) {
Membuat Web dengan PHP

$nama=mysql_fetch_array(mysql_query("select * from biopenduduk where idp={$Qr['idp']}")); $najab=mysql_fetch_array(mysql_query("select * from r_jabatan where kdjabatan={$Qr['kdjabatan']}")); $Isi .=" <tr> <td>$no</td> <td>$nama[1] RW 16</td> <td>$najab[1] RW 16</td> </tr> "; $no++; } $Isi=" <fieldset> <legend>DAFTAR PENGURUS RW 16 DARMAJAYA</legend> <TABLE border=1> <TR> <TH>No.</TH> <TH>Nama Pengurus</TH> <TH>Jabatan</TH> </TR> $Isi </TABLE> </fieldset> "; ?>

Ingat tambah menu dengan link baru dengan NAMA LINK jabatan, kemudian tambah case dengan NAMA LINK jabatan. Keterangan : $nama=mysql_fetch_array(mysql_query("select * from biopenduduk where
idp={$Qr['idp']}")); adalah pencarian data dari table biopenduduk dengan persyaratan relasi yang sama dari hasil pemilihan pada table pengurus yaitu idp. $najab=mysql_fetch_array(mysql_query("select * from r_jabatan where kdjabatan={$Qr['kdjabatan']}")); adalah pencarian data dari table r_jabatan dengan persyaratan relasi yang sama dari hasil pemilihan pada table pengurus yaitu kdjabatan. $nama[1] adalah array hasil dari pencarian terhadap table biopenduduk dengan memilih field ke-2 dari table tersebut yaitu namalkp $najab[1] adalah array hasil dari pencarian terhadap table r_jabatan dengan memilih field ke-2 dari table tersebut yaitu namajabatan

1. Cara inner join Contoh scriptnya sebagai berikut :


<?php $Q=mysql_query("select a.*,b.*,c.* from pengurus as a inner join biopenduduk as b on a.idp=b.idp inner join r_jabatan as c on a.kdjabatan=c.kdjabatan"); $no=1; while($Qr=mysql_fetch_array($Q)) { $Isi .=" <tr> <td>$no</td> <td>{$Qr[namalkp]}</td> <td>{$Qr[namajabatan]}</td> </tr> "; $no++;

Membuat Web dengan PHP

} $Isi=" <fieldset> <legend>DAFTAR PENGURUS RW 16 DARMAJAYA</legend> <TABLE border=1> <TR> <TH>No.</TH> <TH>Nama Pengurus</TH> <TH>Jabatan</TH> </TR> $Isi </TABLE> </fieldset> "; ?>

Keterangan : Inner join adalah salah satu cara untuk merelasikan beberapa table yang berelasi. Tada * artinya memilih semua field pada table yang dipilih. Jangan lupa buat link pada menu.php dan rubah index.php untuk cara array atau cara inner join Apabila dilihat hasilnya maka akan seperti berikut inilah hasil setelah diklik link organisasi :

Membuat Web dengan PHP

BAB VII MEMBUAT BUKU TAMU Bagaiman ? sudah bisa . ? Kalo belon bisa latih lagi . coba lagi lihat scriptnya secara benar . Nah kali ini kita akan mencoba membuat suatu halaman yang bukan hanya melihat saja tetapi juga mengisinya, yaitu membuat Buku Tamu. Seperti yang telah dibuat pada halaman 9 dan 10 table buku tamu, maka kali ini kita akan membuat script model buku tamu Cobalah script berikut ini :
<?php // Pemilihan untuk penampilan $Qr=mysql_query("select * from buku_tamu"); $no=0; while ($Data=mysql_fetch_array($Qr)) { $no++; $wr=$no%2==1?"bgcolor='#FFFF33'":"bgcolor='#CCFF99'"; $Hasil .= " <tr $wr> <td>$no. &nbsp;<b><i>{$Data['nama']}</i></b><br> {$Data['alamat']}<br> {$Data['pesan']}</td> </tr> "; } //Penyimpanan Buku Tamu $info=""; if (isset($_POST['submit'])) { $nama=addslashes($_POST['nama']); $alamat=addslashes(strip_tags($_POST['alamat'])); $pesan=addslashes(strip_tags($_POST['pesan'])); if(!empty($nama)&& !empty($pesan)) { $Q=mysql_query("insert into buku_tamu values('','$nama','$alamat','$pesan',now())"); if($Q) { $info ="Terima kasih anda telah mengisi buktu tamu"; } else { $info = "Data Salah"; } } else { $info ="Nama dan Pesan harus diisi"; } } //Penampil $Isi =" <fieldset><legend>BUKUT TAMU</legend> $info <table> <form action='?Pg=$Pg' method=POST name=frmguest> <tr> <td>Nama</td>
Membuat Web dengan PHP

</tr> <tr>

<td>:</td> <td><input type=text name=nama id=nama></td> <td>Alamat</td> <td>:</td> <td><textarea name=alamat cols=20 rows=4 id=alamat></textarea></td> <td>Pesan</td> <td>:</td> <td><textarea name=pesan cols=20 rows=4 id=pesan></textarea></td> <td>&nbsp;</td> <td><input type=submit name=submit id=submit value='Isi Buku'></td> <td><input type=reset name=reset value='Batal'></td>

</tr> <tr>

</tr> <tr>

</tr> </form> </table><br> <table> <tr> </tr> $Hasil </table> </fieldset> "; ?>

<td>DATA TAMU</td>

Cobalah lakukan untuk table biopenduduk !!! Coba lagi. Cabo . Eh coba lagi !!!

Membuat Web dengan PHP

LATIHAN Bagaimana kalo design layoutnya adalah sebagai berikut : Bagian Atas Bagian Menu Atas

Bagian Menu Kiri

Bagian Isi

Bagian Menu Kanan

Bagian Bawah Lebar = 800 Tinggi = 100% Bagian Atas = 800 X 100 Bagian Menu Atas = 800 x 25 Bagian Menu Kiri = 150 x 100% Bagian Isi =*x* Bagian Menu Kanan = 150 x 100% Bagian Bawah = 800 x 100 Judul Web = Musik Anda Menu Atas terdiri dari link : Home, dan Kontak Kami Menu Kiri terdiri dari link : Biodata, Indonesia Pop MP3, Indonesia Dangdut MP3, Indonesia Keroncong MP3, Indonesia Rock MP3, Indonesia Jazz MP3, dan Indonesia Daerah MP3. Menu Kanan terdiri dari link : Barat MP3, News, dan Buku Tamu. Menu Bawah terdiri dari link : Facebook, Yahoo dan Twitter Database Terdiri dari table = MP3 = buku_tamu, BioPengelola; dan DaftLagu

Membuat Web dengan PHP

BAB VIII CASCADING STYLE SHEET Pengenalan CSS Apa Itu CSS? CSS adalah singkatan dari Cascading Style Sheets. Kalau baca di kamus, cascading itu artinya air terjun. Tapi dalam hal ini, yang di maksud adalah, aliran dari suatu kode ke kode lain yang saling berhubungan. Jadi kalau di tulis lengkap dalam bahasa Indonesia kira-kira arti CSS adalah: kumpulan kode-kode yang berurutan dan saling berhubungan untuk mengatur format / tampilan suatu halaman HTML. Keuntungan Penggunaan CSS Jika anda memiliki beberapa halaman website dimana anda menggunakan font arial untuk tulisannya, lalu suatu hari anda bosan dengan arial dan ingin mengganti ke trebuchet, anda harus merubah satu per satu halaman website anda dan merubah tipe font dari arial menjadi trebuchet. Dengan menggunakan css, dimana semua halaman web memakai css yang sama, anda cukup merubah satu baris kode css untuk merubah font di semua halaman web dari arial ke trebuchet. Jadi, keuntungan menggunakan CSS, lebih praktis! Kekurangan Penggunaan CSS Tidak semua browser mengartikan kode CSS dengan cara yang sama. Jadi kadang-kadang, tampilan web dengan CSS terlihat baik di browser yang satu, tapi berantakan di browser yang lain. Jadi anda harus memeriksa tampilan supaya terlihat baik di semua browser dan menambahkan kode-kode khusus browser tertentu jika memang dibutuhkan agar tampilan web anda terlihat baik di semua browser. Syntax CSS Syntax / kalimat CSS terdiri dari beberapa set peraturan yang memiliki: 1 selector, 1 property, 1 value. Format penulisan kalimat CSS: selector { property: value } Selector itu untuk menunjukkan bagian mana yang hendak diatur / diformat. Property untuk menunjukkan, bagian (properti) dari selector yang hendak diatur. Value adalah nilai dari pengaturannya. Contoh Syntax: h1 { color: red } Contoh di atas menunjukkan Selector: h1 Property: color Value: red Kalau diterjemahkan ke kalimat bahasa Indonesia kira-kira begini: Mengatur color dari h1 ke warna merah (red). Pengelompokan Selectors Anda dapat menulis satu kode CSS untuk berbagai macam selector dengan cara menggunakan koma. Misalkan anda mau mengatur agar tag h1, h2 dan h3 semua menggunakan warna merah, maka kode CSS nya menjadi: h1,h2,h3 { color: red } Perhatikan penulisan h1,h2,h3 yang dipisahkan oleh koma. Penggunaan Banyak Properties Untuk mengatur lebih dari satu properties gunakan pemisah titik koma ( ; ).
Membuat Web dengan PHP

Contoh: h1,h2,h3 {color:red; font-family:arial; font-size:150%;} Pada contoh di atas, tag h1, h2 dan h3 di atur agar menggunakan warna merah, dengan type font arial, dan ukuran font 150%. Cara Penulisan Yang Baik Sangat disarankan untuk menulis kode CSS menggunakan beberapa baris dimana pengaturan property dan values nya di indent. Ya cuma biar rapih dan lebih mudah di baca aja sih, ga harus kok. h1,h2,h3 { color:red; font-family:arial; font-size:150%; } Sekarang anda sudah mengerti aturan dasar penulisan kalimat CSS. Pelajaran berikutnya akan mengajarkan anda mengaplikasikan kode CSS ke halaman website. CSS Comment Kadang kala, ada baiknya anda menuliskan komentar ke dalam kode CSS anda untuk memberi catatan pengingat. Anda bisa menggunakan syntax pembuka /* dan penutup */ untuk menuliskan komentar. Segala teks yang berada di antara tag /* dan */ tidak akan dibaca sebagai kode, tapi hanya sebagai catatan untuk diri anda. /* Tulis komentar anda di sini */ p { text-align: justify; /* Tulis komentar anda di sini */ color: blue; font-family: arial; Ada 4 cara memasang kode CSS ke dalam kode HTML / halaman web, yaitu: Inline CSS Embed atau memasang kode css ke dalam bagian <head> Nge link ke external CSS Import CSS file

Yuk kita bahas satu per satu Inline CSS Kode CSS dituliskan langsung ke dalam tag HTML yang ingin di format. Penulisan cara ini tidak memerlukan penulisan selector dalam kode CSS. Cara ini sebaiknya hanya digunakan jika anda mau memformat suatu elemen satu kali saja. Contoh: <P style=color:blue> Isi paragraf. </p> Pada contoh di atas, elemen paragraf <P> di format agar tulisannya menggunakan warna biru. Elemen paragraf lain, tidak akan menggunakan warna biru, karena format ini hanya berlaku pada elemen paragraf yang ditentukan kode CSS nya. Penulisan CSS dengan cara ini di mulai dengan kata style: lalu di ikuti dengan syntax property: value. Embedded CSS Anda bisa juga menempelkan kode CSS di antara tag <head> dan </head>. Penulisan CSS dengan cara ini diawali dengan tag <style> dan diakhiri dengan tag </style>.
Membuat Web dengan PHP

Contoh: <head> <style type="text/css" media=screen> p {color:blue;} </style> </head> Dalam contoh di atas semua elemen <P> dalam halaman web tersebut akan diformat menggunakan font berwarna biru. External CSS Kode CSS external di tulis dalam satu file terpisah yang disimpan dengan akhiran .css. Anda lalu perlu memanggil file CSS tersebut ke dalam semua halaman web yang anda buat. Dengan cara ini, anda hanya perlu memiliki satu set kode CSS yang digunakan untuk semua halaman web anda. Jadi ada dua langkah dalam pengimplementasian CSS dengan cara ini. Contoh: 1. Anda membuat satu file dengan notepad atau teks editor lain, dan berinama, misalkan: style.css, lalu tuliskan kode-kode css di dalam file tersebut. 2. p {font-family: arial; font-size: small;} 3. h1 {color: red; } 4. Langkah kedua adalah memanggil file style.css dari semua halaman web. Caranya dengan memasukkan kode di bawah ini, di antara tag <head> dan </head> <head> <link rel=stylesheet href=style.css type=text/css> </head> Import CSS Anda bisa juga meng-import CSS ke dalam suatu halaman website menggunakan tag import. Contoh: @import "style.css"; atau @import url("style.css"); Penggunaan Lebih dari Satu Kode CSS Apabila ada lebih dari satu kode CSS untuk satu elemen, maka yang akan digunakan adalah kode yang lebih spesifik. Misalkan dalam satu halaman web, menggunakan eksternal style sheet untuk memformat elemen H1 sbb: h1 { color: red; text-align: left; font-size: 8pt } Sementara di halaman web yang sama, di antara tag <head> ada kode CSS sbb: h1 { text-align: right; font-size: 20pt } Perhatikan bagaimana pemformatan saling bertabrakan, dari eksternal style sheet, text-align=left sementara dari internal style sheet, text-align=right. Dalam kasus seperti ini, maka yang akan aktif adalah kode yang lebih spesifik, dalam hal ini, internal style sheet lebih spesifik dibandingkan eksternal style sheet. Jadi, dalam contoh di atas, kode yang akan diimplementasikan adalah sbb:
Membuat Web dengan PHP

color: red; text-align: right; font-size: 20pt Class dan ID Selector Masih ingat kan pada pelajaran syntax CSS bagian pertama yang di tulis adalah selector. Pada contoh-contoh di pelajaran sebelumnya, anda melihat penggunaan tag HTML sebagai selector. Misalkan anda membuat kode CSS untuk tag <h1>. Sekarang bagaimana jika anda ingin memformat tag <h1> dengan warna / property berbeda? Misalkan, anda ingin tag <h1> di kolom kiri berwarna biru sementara tag <h1> di kolom tengah berwarna hitam. Untuk kasus seperti ini, anda bisa menggunakan Class selector dan ID selector. Class Selector Class selector adalah penggabungan beberapa properties yang digunakan lebih dari satu kali. Cara penulisan Class Selector:

.nama-class {property:value;}
Untuk menempelkan class ke dalam tag HTML: taghtml.nama-class {Property:value;} Perhatikan tanda titik di setiap awal nama Class. Jika anda ingin menggunakan class selector di luar kode HTML anda menggunakan tag <div class=nama-class> dan di akhiri dengan tag </div>. Contoh: Penulisan kode CSS:

.tengah {text-align:center;} p.tengah {color:red;} h1.kiri {color:blue;} h1.tengah {color:black;}


Pemakaian kode CSS

<div class=tengah> <p>Teks tengah akan berwarna merah.</p> <h1 > Tag H1 tengah akan berwarna hitam</h1> </div> <h1 class=kiri>Tag H1 kiri akan berwarna biru</h1>
Hasil: Teks tengah akan berwarna merah. Tag H1 tengah akan berwarna hitam Tag H1 kiri akan berwarna biru ID Selector ID Selector mirip dengan Class selector. Untuk membedakannya, gunakanlah ID selector untuk memformat bagian yang hanya muncul satu kali dalam satu halaman web, misalnya untuk memformat bagian menu / sidebar. Cara penulisan ID Selector:

#nama-ID {property:value;}
Untuk menempelkan ID selector ke dalam tag HTML: taghtml#nama-ID {Property:value;}

Membuat Web dengan PHP

Perhatikan tanda # di setiap awal nama ID. Jika anda ingin menggunakan class selector di luar kode HTML anda menggunakan tag <div id=nama-ID> dan di akhiri dengan tag </div>. Kode CSS Untuk Header Lebar Penuh Hari ini lagi ngerjain design untuk salah satu web baru ku, dan design nya tuh headernya full lebar screen gitu Ini ya, kode buat headernya:

#header { position:absolute; left:0; top:0; width:100%; }


Dan letak kode headernya, di luar bagian yang lebarnya ditentukan (fix width) yaa.., misalnya:

<div id=header> isi header </div> <div id=content> isi content yang fix width </div>
Contoh hasil bisa di lihat di www.dBC-Online.com Membuat Tampilan Design Di Tengah posted by Dini Shanti on Apr 12 Jika kita menggunakan design dengan lebar tetap, akan terlihat lebih cantik kalau design tersebut berada di tengah tampilan browser. Hal ini bisa dengan mudah dicapai dengan menggunakan kode:

#outer { margin: 10px auto; }


Pasang kode css ini di sebagai property dari bagian paling luar yang menampung isi konten. Dalam contoh diatas, berarti digunakan id #outer sebagai wadah paling luar. Nilai 10px di contoh adalah jarak antara id #outer dengan tepi atas browser. Namun demikian, kode di atas tidak berjalan dengan baik di IE (Internet Explorer), jadi jika ingin tampilan di internet explorer juga rata tengah, maka perlu di panggil file css khusus IE dan gunakan kode:

#outer{ top: 44%; left: 50%; margin-top: -25%; margin-left: -35%; }

Membuat Web dengan PHP

BAB IX MACROMEDIA FLASH Dasar-dasar Macromedia Flash Yuk Belajar Flash Ikuti terus

Animation
Animasi
Animasi adalah proses penciptaan efek gerak atau efek perubahan bentuk yang terjadi selama beberapa waktu. Animasi bisa berupa gerak sebuah objek dari tempat yang satu ke tempat yang lain, perubahaan warna, atau perubahan bentuk.

Macromedia Flash MX PROFESIONAL Bagian-bagian dari Flash


Time Line Menu

Flash adalah suatu program animasi yang terfokus untuk membuat suatu grafik dan animasi yang bisa digabungkan dengan suara.
Frame Windows Fungsi

Layer

Lembar Kerja Toolbar

1. Main Toolbars Toolbars utama yang terdiri dari fungsi-fungsi utama 2. Toolbars Toolbars yang terdiri dari tool-tool untuk mengelola suatu object yang nantinya akan kita proses (tanda alphabet dalam kurung merupakan shorcut keyboard)

Membuat Web dengan PHP

Fungsi
Arrow Tools (A) Untuk memilih/menselect object yang kita inginkan Line Tool (N) Untuk membuat garis lurus beraturan Text Tool (T) Untuk membuat character dalam lembar kerja Oval Tool (O) Untuk membuat gambar oval Retangle Tool (R) Untuk membuat kotak Eraser Tool (E) Untuk menghapus object Ink Bottle Tool (I) Untuk merubah warna garis, lebar garis Brush Tool (B) Untuk menggambar bebas Paint Bucket Tool (U) Untuk merubah warna pada isi object Pencil Tool (N) Untuk membuat garis tak beraturan Drooper Tool (D) Untuk mendapatkan warna pada object

Icon

3. Timeline Element utama dari flash, dimana kita dapat mengatur object-object yang kita proses (movie clip, button, graphic) dengan bantuan layer 4. Windows Fungsi Untuk mengedit atau mengolah object yang kita taruh di timeline 5. Layer Tempat media object berada 6. Frame Tempat kita membuat animasi Latihan 1 1. Animasi Mobil yang berjalan menuju daerah yang kita tentukan. - Pertama buat File Baru File New atau tekan Ctr+N - Setelah itu Import gambar dengan cara File Import atau tekan Ctr +R dan cari gambar Mobil.gif setelah itu tekan OK. - Gunakan Arrow Tool untuk memilih gambar Mobil dan drag ke kiriatasdari lembar kerja. - Setelah itu pilih Frame Pertama dan berikan awal animasi dengan cara Insert Created Motion Tween,

Membuat Web dengan PHP

- Pilih frame yang ke-15 dan berikan tanda akhir animasi dengan cara Insert Keyframe (F6) -Tahap akhir drag gambar mobil kekanan bawah, jalankan animasi menggunakan tombol Enter atau Alt + Enter. Latihan 2 1. Membuat animasi teks sederhana yang berputar dan berubah menjadi besar. - Pertama buat File Baru - Clik tombol Text Tool dan clik di tengah-tengah lembar kerja, tulis kata SMAN 1 JAKARTA dan ganti besar huruf dengan pilih Window Character atau tekan Ctr+T dan pilih fonts dan besar sesuai keinginan - Setelah itu pilih Frame ke-1 dan masukan awal animasi dengan Insert - Created Motion Tween setelah itu pilih Frame ke-15 sebagai akhir animasi Insert Keyframe (F6) - Clik Arrow Tool dan pilih kata yang tadi anda buat, selanjutnya pilih tombol Scale untuk merubah menjadi besar (pastikan tanda frame berada di frame-15), -Setelah itu pindah ke Frame pertama dan pilih Modify - Frame atau tekan Ctr+F, pilih Rotate dengan CW dan isi pada Input Times, selanjutnya jalankan animasi.. Latihan 3 Di sini kita akan membuat animasi teks sederhana yaitu kalimat yang akan menghilang di akhir frame 1.Klik Text Tool dan klik di tengah-tengah lembar kerja, Buatlah Kata GHOST ditengah-tengah lembar kerja (Font=Impact Size=40)

Membuat Web dengan PHP

2.Click kanan pada Frame 1 dan berikan awal animasi (create motion tween) dan untuk akhir animasi click kanan (Insert Keyframe) pada frame 45 3.Pastikan Cursor masih di frame 45 4.Tahap berikutnya rubahlah Text Tool menjadi Selection Tool

5.Klik Kalimat GHOST 6.Pada Windows Properties pilih Color dengan Brightness 7.Pada Input Box = 0% ganti dengan 100% 8.Jalankan Animasi, klik Menu Control - Test Movie (Ctr + Enter) Latihan 4 Di sini kita akan membuat animasi teks sederhana yaitu kalimat yang akan berubah bentuk 1.Klik Text Tool dan klik di tengah-tengah lembar kerja, ketikkan kalimat "SMAN 1" ganti font menjadi "IMPACT" dan ukuran text 40 pada jendela Properties (lihat pada gambar)

2.Setelah itu pilih frame (40) dan masukkan akhir animasi (klik kanan Insert Key Frame)

Membuat Web dengan PHP

4.Rubahlah kalimat "SMAN 1" dengan menggunakan Text Tool 5.Dengan cara klik pada kalimat "SMAN 1" dan rubahlah menjadi kalimat "JAKARTA" 6.Tahap berikutnya rubahlah Text Tool menjadi Selection Tool

Selection Tool

7.Klik kanan pada kalimat "SMAN 1" dan pilih Break Apart 8.Bila hasil tidak seperti dibawah, cobalah untuk Break Apart 1 kali lagi

9.Ulangi langkah yang sama pada nomor 6 dan 7 untuk kalimat "JAKARTA" 10.Untuk langkah akhir, klik frame 1 11.Rubahlah Tween pada jendela Properties, dengan Shape

12.Bila anda mengikuti langkah-langkah diatas dengan benar, maka frame 1 sampai frame 39 akan berwarna Hijau

13.Jalankan Animasi, klik Menu Control - Test Movie (Ctr + Enter) Gimana bisa ! Gimana agar Flash dapat menclok di Web kita ?
Membuat Web dengan PHP

Caranya : 1. Rubahlah size dari slide flash yang akan kita buat sebesar tempat mencloknya di web kita

a. Dimensi lebarnya berapa b. Tingginya berapa c. Kemudian backgroundnya sesuaikan dengan warna background web kita 1. Buatlah Flashnya 2. Klik File kemudian klik Publish Setting atau Ctrl+Shitf+F12

Membuat Web dengan PHP

3. Rubahlah :

Tempat meletakan lokasi file yang akan kita publish

Misalnya kita akan mem-publish type : Flash, HTML dan Give maka checklist- ketiga kotak disampingnya, lalu rubahlah lokasi File: kemudian klik Publish kemudian OK 4. Kemudian carilah file HTML-nya sesuai lokasi yang kita tentukan 5. Copykan mulai dari <embed> pada tempat yang semestinya upamanya pada bagian atas contoh : <?php
<embed src="julia.swf" quality="high" bgcolor="#ffffff" width="550" height="400" name="julia" align="middle" allowScriptAccess="sameDomain" type="application/x-shockwaveflash" pluginspage="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer" /> ?> 6. Rubahlah tanda kutip ganda dengan tanda kutip tunggal () atau \ 7. Kemudian beri variable sesuai tempatnya, contoh : <?php $Atas=" <embed src=\"./image/RW16.swf\" quality=\"high\" bgcolor=\"#ffffff\" width=\"150\" height=\"150\" name=\"RW16\" align=\"middle\" allowScriptAccess=\"sameDomain\" type=\"application/x-shockwave-flash\" pluginspage=\"http://www.macromedia.com/go/getflashplayer\" /> "; ?> 8. Src-nya harus disesuaikan juga letaknya lho !!! selesai

Sekian dulu yah nanti ta sambung kembali dalam nuansa advance ada login ada halaman admin dan user ada pencarian ada update, ada delete dan lain-lain.
Membuat Web dengan PHP

BAB X MEMBUAT LOGIN

Oke kini anda sudah sampe ke bagian khusus, yaitu login . Jika anda ingin membuat halaman khusus artinya tidak boleh ada orang laen yang masuk ke halaman tersebut, maka diperlukan, antara lain : 1. Metode loginnya dengan apa : a. Cookie b. Session c. Tidak dengan apa-apa 2. Jika berhubungan dengan database, table apa yang mesti di siapkan. Tidak setiap personal langsung masuk di dalam table, ada orang-orang yang masuk melalui pendaftaran terlebih dahulu. Jika orang yang langsung masuk di dalam table itu namanya pengelola atau admin, jika tidak maka orang itu disebut pengguna atau user. Dari pernyataan tersebut maka diperlukan paling sedikit 2 tabel untuk membantu login tersebut. 3. Halaman apa saja yang mesti diadakan dan mesti dirubah. a. Halaman Pendaftaran b. Halaman Login c. Index d. Template atau rangka web e. Menu Yang kita bicarakan terlebih dahulu adalah Login dengan Cookie :
1. Karena pengelola sudah ada yaitu dengan table biopenduduk sehingga tinggal table usernya saja, maka buatlah seperti berikut ini : CREATE TABLE `user` ( `kd_anggota` varchar(15) NOT NULL, `password` char(32) NOT NULL, `namalkp` varchar(50) NOT NULL, `jk` enum('L','P') NOT NULL, `alamat` varchar(100) NOT NULL, `email` varchar(30) DEFAULT '--', `telepon` varchar(20) NOT NULL DEFAULT '--', `aktif` enum('1','0') NOT NULL DEFAULT '0', PRIMARY KEY (`kd_anggota`) ); 2. Membuat halaman pendaftaran dengan form yang dibutuhkan adalah kd_anggota (semacam user id), password, namalkp (nama lengkap), jk (jenis kelamin), alamat, email, telepon untuk aktif otomatis dan jenis komponen form yang dibutuhkan lihat tipe data untuk enum maka dengan menggunakan list combo. Contoh script sebagai berikut :
<?php //mengambil variabel kiriman post $userid = isset($_POST['userid'])?$_POST['userid']:""; $namalkp = isset($_POST['namalkp'])?$_POST['namalkp']:""; $jk = isset($_POST['jk'])?$_POST['jk']:"";
Membuat Web dengan PHP

$password = isset($_POST['password'])?$_POST['password']:""; $password2 = isset($_POST['password2'])?$_POST['password2']:""; $email = isset($_POST['email'])?$_POST['email']:""; $alamat = isset($_POST['alamat'])?$_POST['alamat']:""; $telepon = isset($_POST['telepon'])?$_POST['telepon']:""; $submit = isset($_POST['submit'])?true:false; $info=""; if ($password == $password2) { $password=md5($password); }else { $info .="Password tidak sama"; } //registrasi if (!empty($userid) && !empty($namalkp)) { $Qinsert=mysql_query("insert into userdbrw values ('$userid', '$password','$namalkp','$jk','$alamat','$email','$telepon','1') "); if (!$Qinsert) { if (mysql_query("select kd_anggota from userdbrw where kd_anggota ='$userid'")) { $info = "User name telah terdaftar"; }else { $info = "Data gagal di masukan... <br>harap periksa ulang "; } }else { $info = "Registrasi berhasil."; } } $Isi=" <TABLE width='100%' height='100%'> <TR> <TD valign='middle'> <TABLE class='border' width='500' align='center' border=0 cellpadding='5' bgcolor='#eeeeee'> <TR> <TD> <FORM METHOD=POST ACTION='?Pg=$Pg' name='gp'> <TABLE align='center' border=0 <TR> <TD>User Id</TD> <TD>:</TD> <TD align='right'><input </TR> <TR> <TD>Nama</TD> <TD>:</TD> <TD align='right'><input </TR> <TR> <TD>Password</TD> <TD>:</TD> <TD align='right'><input </TD> </TR> <TR>
Membuat Web dengan PHP

width='70%'>

type='text' name='userid'></TD>

type='text' name='namalkp'></TD>

type='password' name='password'>

<TD>Ulangi Password</TD> <TD>:</TD> <TD align='right'> <input type='password' name='password2'> </TD> </TR> <TR> <TD>Jenis Kelamin</TD> <TD>:</TD> <TD align='left'>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; <input type='radio' value='L' name='jk'>L &nbsp; <input type='radio' value='P' name='jk'>P </TD> </TR> <TR> <TD>Email</TD> <TD>:</TD> <TD align='right'><input type='text' name='email' ></TD> </TR> <TR> <TD>Alamat</TD> <TD>:</TD> <TD align='right'><input type='text' name='alamat' ></TD> </TR> <TR> <TD>Telepon</TD> <TD>:</TD> <TD align='right'><input type='text' name='telepon' ></TD> </TR> <TR> <TD colspan='3' align='center'> <INPUT TYPE='submit' value='Daftar'> </TD> </TR> </TABLE> </FORM> </TD> </TR> <TR> <TD style=\"color:red\" align='center'>$info </TD> </TR> </TABLE> </TD> </TR> </TABLE> "; ?>

Simpan script tersebut pada folder page dengan nama daftar.php Seperti biasa : a. Menu ditambah dengan pendaftaran
<?php

$MulaiLogin = isset ($_COOKIE['login']) ? "::<a href='?Pg=logout'>Logout</a>" : "<a href='?Pg=login'>Login </a> :: <a href='?Pg=Daftar'>Daftar</a>::"; $Menu=" <a href='?Pg'>Home</a><br> <a href=?Pg=BioP>Biodata Pengurus RW</a><br> <a href=?Pg=BT>Buku Tamu</a><br> $MulaiLogin<br>
Membuat Web dengan PHP

"; ?> Keterangan lihat halaman selanjutnya. b. Index.php ditambah dengan case pendaftaran
switch ($Pg) { case "": include("./temp/isi.php"); break; case "BioP": include("./page/biop.php"); break; case "BT": include("./page/bukutamu.php"); break; case "Daftar": include("./page/Daftar.php"); break; default: include("./temp/isi.php"); }

1. Buatlah halaman login.php simpan pada folder page


<?php $user = isset($_POST['user']) ? $_POST['user']:""; $pass = isset($_POST['pass']) ? md5($_POST['pass']):""; $info=""; // hapus dulu cookie setcookie("nmuser",""); setcookie("sebagai",""); setcookie("login",""); setcookie("id",""); setcookie("kdtbl",""); if (!empty($user) && !empty($pass)) { //cek dari table biopenduduk $QCekUser = mysql_query("select * from biopenduduk where idp ='$user' && password = '$pass' && aktif = '1' "); if (!mysql_num_rows($QCekUser)) { //jika tidak ada hasil dari table user ganti query dari anggota $QCekUser = mysql_query("select * from userdbrw where kd_anggota ='$user' && password = '$pass' && aktif = '1' "); if (!mysql_num_rows($QCekUser)) {//jika tidak ada hasil dari anggota maka login gagal $info="User dan Password salah"; }else {//login user $rest = mysql_fetch_array($QCekUser); setcookie("nmuser",$rest['namalkp']); setcookie("sebagai","user"); setcookie("login",true); setcookie("id",$rest['kd_anggota']); setcookie("kdtbl","userdbrw"); header("location:?"); }
Membuat Web dengan PHP

}else {//login admin $rest = mysql_fetch_array($QCekUser); setcookie("nmuser",$rest['namalkp']); setcookie("sebagai",$rest['level']); setcookie("login",true); setcookie("id",$rest[idp]); setcookie("kdtbl","biopenduduk"); header("location:?"); }

$Isi=" <TABLE width='100%' height='80%'> <TR> <TD valign='middle'> <TABLE class='border' width='250' align='center' border=0 cellpadding='5' bgcolor='#eeeeee'> <TR> <TD> <FORM METHOD=POST ACTION='?Pg=$Pg' name='login'> <TABLE align='center' border=0> <TR> <TD>User Id</TD> <TD>:</TD> <TD><input type='text' name='user'></TD> </TR> <TR> <TD>Pass</TD> <TD>:</TD> <TD><input type='password' name='pass'></TD> </TR> <TR> <TD colspan='3' align='center'> <input type='submit' value='Login'> <a href='?Pg=daftar'>Daftar</a> </TD> </TR> </TABLE> </FORM> </TD> </TR> <TR> <TD style=\"color:red\" align='center'>$info </TD> </TR> </TABLE> </TD> </TR> </TABLE> "; ?>

2. Rubahlah index.php
// Penyertaan File Fungsi dan Variable Include(./comm/koneksi.php); //Penyertaan File dasar dengan login if (!empty($_COOKIE['login'])) { include "./page/template.php"; include "./page/menu1.php";
Membuat Web dengan PHP

}else {

include include include include

"./page/menu2.php"; "./temp/atas1.php"; "./temp/atas2.php"; "./temp/kosong.php";

include("./temp/template.php"); include("./temp/atas1.php"); include("./temp/atas2.php"); include("./temp/menu1.php"); include("./temp/menu2.php"); include("./temp/Kosong.php");

} // Pendefinisian Template yang akan ditampilkan $Tampil=$Template; // Definisi Halaman $Pg=isset($_GET['Pg'])?($_GET['Pg']):""; // Pemilihan Halaman switch ($Pg) { case "": include("./temp/isi.php"); break; case "BioP": include("./page/biop.php"); break; case "BT": include("./page/bukutamu.php"); break; case "Daftar": include("./page/daftar.php"); break; case "Login": include("./page/login.php"); break; case "Logout": include "./page/logout.php"; break; default: include("./temp/isi.php"); } //Pengaturan Penggantian Halaman $Tampil =eregi_replace("<!--Judul-->",$Judul,$Tampil); $Tampil =eregi_replace("<!--css-->",$Css,$Tampil); $Tampil =eregi_replace("<!--javascript-->",$Js,$Tampil); $Tampil =eregi_replace("<!--Atas1-->",$Atas1,$Tampil); $Tampil =eregi_replace("<!--Atas2-->",$Atas2,$Tampil); $Tampil =eregi_replace("<!--Menu1-->",$Menu1,$Tampil); $Tampil =eregi_replace("<!--Menu2-->",$Menu2,$Tampil); $Tampil =eregi_replace("<!--Isi-->",$Isi,$Tampil); $Tampil =eregi_replace("<!--Kosong-->",$Kosong,$Tampil); //Penampilan Halaman echo $Tampil; ?>

3. Setelah index.php dirubah, selanjutnya sesuai dengan file yang harus tampil pada saat login, maka ada beberapa file yang harus dibuat, diantaranya : a. Template pada folder page b. Menu1 pada folder page
Membuat Web dengan PHP

c. Menu2 pada folder page d. Logout pada folder page 4. Buatlah template khusus Terlebih dahulu kita buatkan folder admin di dalam folder page sebagai tempat halamanhalaman khusus, maka pertama-tama kita membuat layout yang sama dengan isi yang berbeda, yaitu pada bagian menu dan tempatenya itu sendiri. Oleh karena itu yang membedakan antara halaman index dan halaman admin adalah terletak pada bagian menu serta template walaupun design layoutnya sama tetapi isinya beda. Misalnya script sebagai berikut template.php disimpan pada folder page :
<?php $Template=" <!DOCTYPE HTML PUBLIC '-//W3C//DTD HTML 4.0 Transitional//EN'> <HTML> <HEAD> <TITLE><!--Judul--></TITLE> <META NAME='Generator' CONTENT='EditPlus'> <META NAME='Author' CONTENT=''> <META NAME='Keywords' CONTENT=''> <META NAME='Description' CONTENT=''> </HEAD> <!--javacript--> <!--css--> <BODY> <center> <TABLE width=800 height=100% border=0> <TR> <TD width=200 height=100 bgcolor=#FFFF00><!--Atas1--></TD> <TD width=600 height=100 bgcolor=#99FF00><!--Atas2--></TD> </TR> <TR> <TD width=200 height=25 bgcolor=#FF6600><!--Kosong--></TD> <TD width=600 height=25 bgcolor=#CCCCFF><!--Menu1--></TD> </TR> <TR> <TD width=200 height=100% valign=top bgcolor=#FFFFCC><!--Menu2-></TD> <TD width=600 height=100% valign=top bgcolor=#FFFFFF><!--Isi-></TD> </TR> </TABLE> </center> </BODY> </HTML>"; ?>

5. Menu1.php pada folder page diantaranya mengatur link pada saat login, diantaranya hanya satu link yaitu logout, script yang biasa dipakai untuk menu1.php ini contoh seperti dibawah ini :
<?php $sebagai = isset ($_COOKIE['sebagai']) ? $_COOKIE['sebagai'] : ""; $nmuser = isset ($_COOKIE['nmuser']) ? $_COOKIE['nmuser'] : ""; $strLogin = isset ($_COOKIE['login']) ? "<a href='?Pg=Logout'> Logout</a>"
Membuat Web dengan PHP

: "<a href='?Pg=Login'> Login / Daftar</a>"; $Menu1=" <TABLE width='100%'> <TR> <TD align='left'> Hallo <b>".ucwords($nmuser)."</b>, sebagai ".ucwords($sebagai)." </TD> <TD align='right'> $strLogin </TD> </TR> </TABLE> "; ?>

saat

ini

anda

login

6. Menu2.php pada folder page contoh seperti berikut ini :


<?php $id= (!empty($_COOKIE['id'])) ? $_COOKIE['id'] : ""; $kdtbl= (!empty($_COOKIE['kdtbl'])) ? $_COOKIE['kdtbl'] : ""; switch ($sebagai) { case "Admin": $menuAdmin=" <TABLE> <TR> <TD><a href='?Pg=gantiprofil&kdtbl=$kdtbl&id=$id'> Profil Admin</a></TD> </TR> <TR> <TD><a href='?Pg=gantipassword&kdtbl=$kdtbl&id=$id'> Ganti Password</a> </TD> </TR> </TABLE> "; break; case "Pengurus": $menuAdmin=" <TABLE> <TR> <TD><a href='?Pg=gantiprofil'> Profil Pustakawan</a></TD> </TR> <TR> <TD><a href='?Pg=gantipassword&kdtbl=$kdtbl&id=$id'> Ganti Password</a> </TD> </TR> </TABLE> "; break; case "user": $menuAdmin=" <TABLE> <TR> <TD><a href='?Pg=gantiprofil'>Ganti Biodata Anggota</a></TD> </TR> <TR> <TD><a href='?Pg=gantipassword&kdtbl=$kdtbl&id=$id'>
Membuat Web dengan PHP

Ganti Password</a> </TD> </TR> </TABLE> "; break; default: header("location:?Pg=login"); break;

$Menu2=" <TABLE cellpadding=0 cellspacing=0 width=100% height=100%> <TR> <TD bgcolor=#FF6600>$menuAdmin</TD> </TR> </TABLE> "; ?>

7. Logout.php yang disimpan pada folder page adalah sebagai tanda keluar dari log in, contoh seperti berikut ini :
<?php //logout.php // hapus cookie setcookie("nmuser",""); setcookie("sebagai",""); setcookie("login",""); header("location:?"); ?>

8. Lalu cobalah melakukan login, kemudian lanjutkan ke point selanjutnya. 9. Membuat halaman editing dan updating, misalnya kita akan membuat halaman ganti password, tahapannya antara lain : a. Buat halaman gantipassword.php lalu simpan pada folder admin, contoh scriptnya sebagai berikut : b. Karena dalam menu admin telah terdapat menu pergantian password maka tinggal merubah index.php pada bagian case ditambahkan case gantipassword dengan sedirikit perbedaan, yaitu ditambahkan pengandaian kalo belum login maka halaman ini tidak dapat diakses contohnya sebagai berikut :
switch ($Pg) { case "": include("./temp/isi.php"); break; case "BioP": include("./page/biop.php"); break; case "BT": include("./page/bukutamu.php"); break; case "Daftar": include("./page/daftar.php"); break; case "gantipassword": if (empty($_COOKIE['login'])){break;} include "page/admin/gantipassword.php";
Membuat Web dengan PHP

break; default: include("./temp/isi.php"); }

Untuk halaman lainnya silakan dicoba sendiri !!!! yayayayay aha aha aha aha aha

Membuat Web dengan PHP