Anda di halaman 1dari 10

Diet untuk Penderita Gagal Ginjal Seseorang yang sudah mengalami gagal ginjal harus menjaga pola makannya

karena banyak makanan yang justru bisa memperparah kondisi penyakitnya. Penderita sakit ginjal tidak bisa mengonsumsi buah dan sayur sesukanya, dengan jumlah yang sama seperti orang sehat. Harus dipahami bahwa ada sayur dan buah yang berpotensi memperparah kondisi kesehatan penderita. Oleh karena itu, penderita gagal ginjal harus benar-benar mengetahui kandungan buah dan sayur yang mereka konsumsi. "Penderita gagal ginjal sebaiknya mengurangi konsumsi buah-buahan karena sebagian buah-buahan berkadar Kalium (potassium) tinggi," ujar dokter Dian Novita Chandra, M.Gizi, Staf Departemen Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia kepada Warta Kota belum lama mi. Kadar kalium yang sangat tinggi (hiperkalemia) dapat menyebabkan irama jantung terganggu. Penderita harus bisa membatasi jumlah konsumsi buah setiap harinya. Misalnya buah apel, penderita ginjal hanya bisa mengonsumsi setengahnya saja. Namun yang juga harus diingat, jika kondisi penderita ginjal sudah tidak bisa lagi berkermh, maka sebaiknya hentikan konsumsi buah dan sayur hingga lancar berkemih. Sementara itu, bagi penderita yang belum menjalani cuci darah. dianjurkan untuk melakukan diet rendah protein 40-45 gram/hari. Hal ini tentunya tergantung fungsi ginjal penderita yang dapat diketahui dengan pemeriksaan laboratorium. Jika fungsi ginjal kurang dari 15 persen, maka pertu melakukan cuci darah. Lain lagi pada penderita gagal ginjal yang sudah lama alias menahun atau kronis. Penderita gagal ginjal kronis harus menjalani diet ketat dengan beberapa tujuan yaitu untuk mengatur keseimbangan cairan dan elektrolit dalam tubuh dan untuk menjaga agar penderita dapat beraktivitas seperti orang normal. Prinsip diet penderita gagal ginjal kronis 1. Diet lunak atau biasa 2. Sebagai sumber karbohidrat: gula pasir, selai, sirup, dan permen. 3. Cukup energi dan rendah protein 4. Sebagai sumber protein, diutamakan protein hewani, misalnya: susu, sapi, daging, dan ikan. Banyaknya sesuai dengan kegagalan fungsi ginjal penderita. 5. Sebagai sumber lemak, diutamakan lemak tidak jenuh, dengan kebutuhan sekitar 25 persen dari total energi yang diperlukan. 6. Untuk kebutuhan air, dianjurkan sesuai dengan jumlah urine 24 jam; sekitar 500 mililiter melalui minuman dan makanan. 7. Untuk kebutuhan kalium dan natrium dengan keadaan penderita. 8. Untuk kebutuhan kalori, sekitar 35 Kkal/Kg berat badan/hari. 9. Membatasi asupan garam dapur jika ada hipertensi(darah tinggi) atau edema (bengkak).

10. Dianjurkan juga mengonsumsi agar-agar karena selain mengandung sumber energi juga mengandung serat yang larut. Makanan yang sebaiknya dibatasi 1. Sumber karbohidrat seperti: nasi, jagung, kentang, makaroni, pasta, hevermout, ubi. 2. Protein hewani, seperti: daging kambing, ayam, ikan, hati, keju, udang, telur. 3. Sayuran dan buah-buahan tinggi kalium, seperti: apel, alpukat, jeruk, pisang, pepaya dan daun pepaya, seledri, kembang kol, peterseli, buncis. Sumber: Kompas.com. http://www.xamthone.com/00/detail/diet-untuk-penderita-gagal-ginjal --------------------------------------------------------------------------------------------Pengaturan Nutrisi Untuk Penderita Ginjal Pemahaman tentang penatalaksanaan diet secara umum bagi penderita penyakit ginjal penting untuk diketahui, tak hanya bagi mereka yang telah menderita gangguan ginjal, namun baik bagi mereka yang bertekad untuk menurunkan resiko terhadap gangguan ginjal. Saat organ ginjal terganggu, ia tak lagi menjalani fungsinya dengan baik. Penyakit ginjal menyebabkan terjadinya gangguan pembuangan kelebihan zat giziyang diperoleh dari makanan. Penetapan terapi nutrisi diklasifikasikan berdasarkan jenis gangguan ginjal yang ada. Seperti gagal ginjal akut, gagal ginjal kronis, penyakit ginjal tahap akhir (gagal ginjal terminal), sindroma nefrotik dan batu ginjal. Mengingat fungsi ginjal telah terganggu, penatalaksanaan diet difokuskan pada pengaturan dan pengendalian asupan energi, protein, cairan dan elektrolit. Pengaturan Nutrisi untuk Gagal Ginjal Akut dan Kronis Pada jenis ini terjadi penurunan filtrasi pada glomelurus (tempat penyaringan darah pada ginjal) yang menyebabkan banyaknya fungsi nefron yang rusak. Nefron sendiri berfungsi sebagai pengatur air dan elektrolit dalam tubuh dengan cara menyaring darah, kemudian menyerap kembali cairan dan molekulyang masih diperlukan tubuh. Peningkatan jumlah nefron yang rusak inilah yang mencetuskan terjadinya gagal ginjal kronis. Pada tahap ini, penderita akan mengalami retensi cairan (edema), kalium, natrium, dan fosfor. Jumlah air seniyang dikeluarkan sedikit sehingga sampah yang seharusnya dibuang, akhirnya menumpuk dalam darah, terutama urea (yang berasal dari pemecahan protein tubuh). Kadar ureum darah (BUN) dan kreatinin meningkat, dan biasanya penderita akan mengalami kelelahan, hilang nafsu makan, mual dan muntah. Jika keadaan sudah demikian,yang perlu dibatasi adalah cairan (maksimal 5001000ml/hari), protein (difokuskan pada protein dengan nilai biologis tinggi), natrium dan kalium. Jumlah protein yang ditentukan berdasarkan nilai GFR (Glomelural Filtration Rate). Konsultasikan dengan ahli gizi untuk menentukan jumlah protein yang sesuai. Hindari pemberian protein nabati seperti kacang-kacangan dan hasil olahannya. Penderita dengan kemampuan makan yang rendah, bila diperlukan, berikan tambahan suplemen vitamin seperti asam folat, vitamin B6, vitamin C, Vitamin D dan vitamin K. Untuk sumber bahan makanan yang mengandung lemak hindari lemak jenuh dan lemak tinggi garam. Tambahkan asupan lemak tidak jenuh ganda yang baik untuk kesehatan ginjal anda (misalnya asam lemak omega 3). Bagi pasien dengan hiperkalemia sebaiknya menghindari sayuran dan buahyang tinggi kalium seperti daun pepaya, kembang kol, bayam, kapri, peterseli, pisang, duku dan alpokat. Pengaturan Nutrisi untuk Gagal Ginjal Tahap Akhir (dengan dialisa) Haemodialisa diperlukan bagi penderita yang mengalami penurunan fungsi ginjal tahap akhir, dimana ginjal sudah tak lagi memiliki kemampuan mengeluarkan produk sisa metabolisme dan mempertahankan keseimbangan cairan elektrolit dan kadar ureum darah sebagai tanda terjadinya keracunan urea meningkat hingga lebihdari 15 mg dan

dapat berujung pada koma. Saat penderita menjalani dialisa, penderita membutuhkan suplemen yang bisa menggantikan asam amino yang hilang selama dialisis. Pengaturan Nutrisi untuk Penderita Batu Ginjal Batu ginjal terbentuk jika konsentrasi mineral atau garam urin mencapai nilai yang memungkinkan terbentuknya kristal. Beberapa makanan perlu dihindari pada penderita dengan batu ginjal,tergantung jenis batu yang diderita. Pada penderita dengan batu kalsium hindari protein yang mengandung kalsium tinggi, seperti susu tinggi kalsium, dan makanan yang dapat meningkatkan ekskresi oksalat melalui ginjal. Sementara itu, untuk jenis batu asam urat, hindari bahan makanan yang mengandung purin dan lemak tinggi seperti jerohan, sardin, kerang, makarel, bayam, daun singkong, kangkung, melinjo, serta kacang dan berbagai hasil olahannya. Untuk mengoptimalkan metabolisme penyerapanprotein, anda dapat memilih mengkonsumsi suplemen yang dapat membantu penyerapan protein tersebut. Akan lebih baik jika suplemen tersebut mengandung asam lemak tidak jenuh ganda yang bersahabat bagi tubuh anda. (Dikutip dari bahan presentasi Fatimah Syarief, AMG, STiP dalam seminar "Ginjal Sehat Untuk Masa Depan" yang diselenggarakan oleh Sun Hope pada 30 Maret 2008, di Kantor Pusat Sun Hope, Jakarta)Pengaturan Nutrisi untuk Penderita Ginjal Pemahaman tentang penatalaksanaan diet secara umum bagi penderita penyakit ginjal penting untuk diketahui, tak hanya bagi mereka yang telah menderita gangguan ginjal, namun baik bagi mereka yang bertekad untuk menurunkan resiko terhadap gangguan ginjal. Saat organ ginjal terganggu, ia tak lagi menjalani fungsinya dengan baik. Penyakit ginjal menyebabkan terjadinya gangguan pembuangan kelebihan zat giziyang diperoleh dari makanan. Penetapan terapi nutrisi diklasifikasikan berdasarkan jenis gangguan ginjal yang ada. Seperti gagal ginjal akut, gagal ginjal kronis, penyakit ginjal tahap akhir (gagal ginjal terminal), sindroma nefrotik dan batu ginjal. Mengingat fungsi ginjal telah terganggu, penatalaksanaan diet difokuskan pada pengaturan dan pengendalian asupan energi, protein, cairan dan elektrolit. Pengaturan Nutrisi untuk Gagal Ginjal Akut dan Kronis Pada jenis ini terjadi penurunan filtrasi pada glomelurus (tempat penyaringan darah pada ginjal) yang menyebabkan banyaknya fungsi nefron yang rusak. Nefron sendiri berfungsi sebagai pengatur air dan elektrolit dalam tubuh dengan cara menyaring darah, kemudian menyerap kembali cairan dan molekulyang masih diperlukan tubuh. Peningkatan jumlah nefron yang rusak inilah yang mencetuskan terjadinya gagal ginjal kronis. Pada tahap ini, penderita akan mengalami retensi cairan (edema), kalium, natrium, dan fosfor. Jumlah air seniyang dikeluarkan sedikit sehingga sampah yang seharusnya dibuang, akhirnya menumpuk dalam darah, terutama urea (yang berasal dari pemecahan protein tubuh). Kadar ureum darah (BUN) dan kreatinin meningkat, dan biasanya penderita akan mengalami kelelahan, hilang nafsu makan, mual dan muntah. Jika keadaan sudah demikian,yang perlu dibatasi adalah cairan (maksimal 5001000ml/hari), protein (difokuskan pada protein dengan nilai biologis tinggi), natrium dan kalium. Jumlah protein yang ditentukan berdasarkan nilai GFR (Glomelural Filtration Rate). Konsultasikan dengan ahli gizi untuk menentukan jumlah protein yang sesuai. Hindari pemberian protein nabati seperti kacang-kacangan dan hasil olahannya. Penderita dengan kemampuan makan yang rendah, bila diperlukan, berikan tambahan suplemen vitamin seperti asam folat, vitamin B6, vitamin C, Vitamin D dan vitamin K. Untuk sumber bahan makanan yang mengandung lemak hindari lemak jenuh dan lemak tinggi garam. Tambahkan

asupan lemak tidak jenuh ganda yang baik untuk kesehatan ginjal anda (misalnya asam lemak omega 3). Bagi pasien dengan hiperkalemia sebaiknya menghindari sayuran dan buahyang tinggi kalium seperti daun pepaya, kembang kol, bayam, kapri, peterseli, pisang, duku dan alpokat. Pengaturan Nutrisi untuk Gagal Ginjal Tahap Akhir (dengan dialisa) Haemodialisa diperlukan bagi penderita yang mengalami penurunan fungsi ginjal tahap akhir, dimana ginjal sudah tak lagi memiliki kemampuan mengeluarkan produk sisa metabolisme dan mempertahankan keseimbangan cairan elektrolit dan kadar ureum darah sebagai tanda terjadinya keracunan urea meningkat hingga lebihdari 15 mg dan dapat berujung pada koma. Saat penderita menjalani dialisa, penderita membutuhkan suplemen yang bisa menggantikan asam amino yang hilang selama dialisis. Pengaturan Nutrisi untuk Penderita Batu Ginjal Batu ginjal terbentuk jika konsentrasi mineral atau garam urin mencapai nilai yang memungkinkan terbentuknya kristal. Beberapa makanan perlu dihindari pada penderita dengan batu ginjal,tergantung jenis batu yang diderita. Pada penderita dengan batu kalsium hindari protein yang mengandung kalsium tinggi, seperti susu tinggi kalsium, dan makanan yang dapat meningkatkan ekskresi oksalat melalui ginjal. Sementara itu, untuk jenis batu asam urat, hindari bahan makanan yang mengandung purin dan lemak tinggi seperti jerohan, sardin, kerang, makarel, bayam, daun singkong, kangkung, melinjo, serta kacang dan berbagai hasil olahannya. Untuk mengoptimalkan metabolisme penyerapanprotein, anda dapat memilih mengkonsumsi suplemen yang dapat membantu penyerapan protein tersebut. Akan lebih baik jika suplemen tersebut mengandung asam lemak tidak jenuh ganda yang bersahabat bagi tubuh anda. http://ikcc.or.id/content.php?c=2&id=465 ------------------------------------------------------------------------------------------GayaHidup Ramah bagi Penderita Gagal Ginjal Kronis 28 February 2011 Dengan gaya hidup yang tepat ginjal dapat dipelihara agar tetap sehat antara lain dengan PENGATURAN MAKANAN DAN MINUMAN. Makanan dan minuma penting bagi setiap orang tetapi lebih penting bagi orang yang sdh menderita gagal ginjal. Artinya ginjal kita rusak dan fungsinya sudah berkurang, tergantung sejauh mana kerusakan ginjal kita dapat dideteksi dg USG atau periksa darah dan urine ke Lab. Saat ginjal rusak zat2 sisa metabolisme dan cairan yang tidak diperlukan akan terganggu PEMBUANGANNYA. Sehingga makanan sisa itu akan menumpuk dalam darah,artinya darah kita penuh racun, sehingga terjadilah gejala seperti : Mual, muntah dan pembengkakan pd tangan atau kaki. Maka dengan mengatur makanan dan minuman, maka zat2 yang menumpuk akan berkurang, gejala2 pun tidak akan muncul. Makanan yang perlu diatur antara lain : 1. Protein , mengurangi asupan protein, sehingga akan mengurangi sisa2 zat makanan yang menumpuk dlm darah.Walaupun tubuh kita membutuhkan protein utk membangun tubuh dan memperbaiki jaringan, tetapi bagi penderita gagal ginjal tetap harus dibatasi, jangan sampai sisa2 zat protein yg disebut zat urea akan mengalami kesulitan dibuang oleh ginjal, akibatnya terjadi penumpukan dlm darah, menimbulkan apa yg disebut : Blood Urea Nitrogen (BUN).Kurangi mengkonsumsi protein sesuai kebutuhan penderita gagal ginjal, dapat dilihat dalam daftar makanan diet 40 % protein ahli gizi di Rumah sakit2. 2.Garam: mengurangi asupan garam, karena karakter garam adalah menahan air, sehingga apabila asupan garam terlalu banyak maka banyak air yg tertahan dalam tubuh, sehingga pembengkakan pada tangan atau kaki. Demikian juga kerja jantung dan paru2 akan berat,sulit bernafas alias sesak nafas, apabila air menumpuk dalam tubuh. 3. Mengurangi asupan makanan yg mengandung Kalium tinggi : Kalium banyak terdapat pada buahn2an dan sayur2an. Makanya penderita gagal ginjal harus hati2 dalam memilih sayuran dan buah2an. 4.Mengurangi cairan, mengatur keseimbangan cairan dalam tubuh, termasuk jumlah cairan yang dibuang melalui air kencing. Apabila ginjal rusak pengaturan ini akan terganggu ,karena itu pengaturan cairan perlu diatur. 5. Mengurangi asupan fosfat : susu,keju,kacang2an, coklat, bila kelebihan dan tidak dapat dibuang maka akan memperlemah tulang2 dalam tubuh.

Demikian kiat2 pengaturan makanan dan minuman, namun kebutuhan nutrisi dan cairan setiap orang tidak sama, makanya konsultasi dengan ahli gizi. Demikian apa yang saya pelajari selama merawat suami sakit ginjal selama 11 tahun, semoga bisa memberi masukan2 yg berguna. http://kesehatan.kompasiana.com/makanan/2011/02/28/gaya-hidup-ramah-bagi-penderita-gagal-ginjal-kronis/ -----------------------------------------------------------------------------------------Tips Ginjal Sehat: 7 Panduan Diet untuk Gagal Ginjal Akut

Pengobatan gagal ginjal akut sebagian besar didasarkan pada upaya mencegah dan mengobati efek yang merusak. Mempertahankan tingkat hidrasi (asupan cairan) yang memadai dan diuresis sangat penting untuk dilakukan. Berikut adalah beberapa hal berkaitan dengan diet yang harus dilakukan dalan pengobatan gagal ginjal akut: 1. Kebutuhan nutrisi harus ditentukan dengan memperhatikan jenis perawatan gagal ginjal akut yang dijalani pasien. Jumlah dan jenis nutrisi juga harus disesuaikan dengan penyebab gagal ginjal akut seperti trauma, luka bakar, infeksi, dan penyebab lainnya. Selain itu, beberapa jenis obat-obatan mungkin memengaruhi nafsu makan pasien sehingga kebutuhan akan gizi harus lebih diperhatikan. 2. Asupan energi yang cukup harus dipastikan pada pasien gagal ginjal akut. Energi ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan tubuh karena pasien mungkin mengalami stres yang menguras energi. Dosis energi harian yang direkomendasikan adalah 30-40 kkal / kg berat badan. 3. Jangan lupa pula untuk menyertakan lemak, karbohidrat sederhana, dan protein untuk mencukupi kebutuhan nutrisi tubuh. 4. Dalam kasus dimana pasien tidak diharuskan melakukan cuci darah, asupan protein harus diatur menjadi sekitar 0,6 gram per kilogram berat badan. 5. Bila pasien diharuskan menjalani cuci darah, asupan protein harus ditingkatkan menjadi 1,0-1,4 gr / kg berat badan. 6. Selama tahap oliguria, asupan garam natrium harus dibatasi menjadi 1000 mg hingga 2000 mg dan potasium maksimal 1000 mg per hari. 7. Jumlah cairan tubuh juga harus dipantau secara ketat. Pasien mungkin mengalami muntah atau diare sehingga jumlah cairan tubuh harus dijaga pada evel optimal. Pengobatan gagal ginjal akut, sama seperti perawatan lainnya, membutuhkan kerjasama dan disiplin pasien yang dibantu oleh tim kesehatan dan anggota keluarga.[] http://oketips.com/7869/tips-ginjal-sehat-7-panduan-diet-untuk-gagal-ginjal-akut/ --------------------------------------------------------------------------------------------------------------TETAP SEHAT DENGAN PENYAKIT GINJAL KRONIK Kamis, 17-02-2011

KSH By. Unit Hemodialisa Ginjal merupakan organ tubuh manusia yang sangat vital. Fungsi ginjal yang utama adalah menetralisir dan mengeluarkan semua zat yang bersifat racun toxid yang masuk ke dalam tubuh kita. Tanpa ginjal, manusia tidak mungkin bertahan hidup, karena tidak ada yang membersihkan darah dari racun-racun dan zat lain yang tidak dikehendaki tubuh kita. Tuhan telah mengaruniakan kepada kita sepasang ginjal. Walaupun pada umumnya manusia dapat hidup normal dengan satu ginjal saja, tetaplah sangat mengkhawatirkan, karena bila satu ginjal itu rusak, maka habislah riwayat kita. Bisa dibayangkan jumlah biaya yang harus dikeluarkan, waktu dan tenaga yang telah terbuang dan rasanya yang menyakitkan. Karena itu, sayangilah ginjal kita... Tubuh manusia mempunyai sistem yang sangat kompleks, karena terdiri dari berbagai sistem yang berhubungan satu dengan yang lain. Apabila salah satu sistem ini terganggu (rusak) maka akan mempengaruhi kerja sistem yang lainnya. Ginjal, merupakan salah satu bagian dari sistem yang ada di tubuh manusia. Ginjal mempunyai peran yang penting dalam sistem itu. Ginjal berperan dalam proses urinary tubuh (pengeluaran zat sisa tubuh melalui urin). Proses ini akan berlangsung terus menerus selama fungsi ginjal dalam keadaan baik. Apabila terjadi kerusakan ginjal maka sistem eks kresi (pengeluaran zat sisa) dan hormonal akan terganggu, yang kemudian akan menimbulkan gangguan- gangguan pada tubuh. Oleh karena itu, ginjal perlu dijaga agar fungsinya tetap maksimum. Namun jika sudah mengalami penurunan fungsi ginjal, kita tidak perlu langsung berputus asa. Masih banyak hal yang dapat dilakukan untuk mempertahankan fungsi ginjal yang masih ada. Bagaimana Gejala Penyakit Ginjal Kronik ? Penyakit ginjal kronik bersifat progresif ( makin memburuk ). Pada tahap awal dimana kerusakan ginjal masih belum menimbulkan gejala, fungsi ginjal yang tersisa masih dapat dipertahankan, namun pada tahap lanjut (stadium 3 sampai 5) penyakit ginjal kronik akan bersifat irreversible ( tidak dapat kembali baik ) dan sering terdapat gejala seperti berikut : 1. Tidak nafsu makan, lemas, lesu, berat badan turun 2. Mual-mual dan muntah 3. Gatal-gatal 4. Gangguan tidur 5. Gerakan-gerakan tak terkendali dan sering kram 6. Sesak nafas 7. Edema

Yang Harus Dilakukan Jika Terkena Penyakit Ginjal Kronik Banyak hal yang dapat dilakukan untuk mempertahankan fungsi ginjal yang masih ada yaitu : 1. Pengobatan secara rutin dan teratur Pasien yang sudah mengalami penurunan fungsi ginjal perlu menjalani pengobatan secara rutin dan teratur untuk mencegah kerusakan fungsi ginjal lebih lanjut dan berupaya memelihara fungsi ginjal ginjal yang tersisa selama mungkin sebelum berakhir pada gagal ginjal tahap akhir yang memerlukan hemodialisis ataupun transplantasi ginjal ( cangkok ginjal ). Disamping itu,pemeriksaan laboratorium secara teratur minimal satu kali dalam sebulan perlu dilakukan untuk memantau tingkat kemajuan ataupun kemunduran baik kondisi ginjal maupun kondisi organ-organ tubuh lainnya, sehingga dapat dilakukan perbaikanperbaikan yang diperlukan. 2. Patuhi diet yang dianjurkan Apabila kita mengalami penurunan fungsi ginjal maka kita harus menjalani diet sesuai dengan tingkat penurunan fungsi ginjal. Diet rendah protein sangat penting dijalani oleh pasien yang mengalami penyakit ginjal kronik yang belum menjalani hemodialisis. Hal ini bertujuan mempertahankan sisa fungsi ginjal agar tidak semakin buruk, karena makanan yang mengandung protein tinggi akan memperberat kerja ginjal yang masih tersisa. Dengan semakin banyak mengkonsumsi makanan tinggi protein, maka semakin banyak pula sisa dari hasil metabolisme protein tersebut yang harus disaring dan dikeluarkan oleh ginjal. Akibatnya kondisi ginjal semakin buruk dan berakhir pada hemodialisis ataupun pencangkokan ginjal. Diet rendah protein diberikan untuk pasien penyakit ginjal kronik sebelum hemodialisis (pre-dialisis), jumlah protein yang boleh dikonsumsi adalah 0,6-0,75 g/kgberat badan/hari. Bahan Makanan yang Dihindari atau Dikurangi Konsumsinya Pada pasien penyakit ginjal kronik, menjalani diet sesuai anjuran sangatlah penting karena makanan yang dikonsumsi akan sangat mempengaruhi fungsi ginjal yang masih baik.Keseimbangan cairan dan elektrolit merupakan masalah utama pada pasien penyakit ginjal kronik. Oleh karena itu disamping pembatasan konsumsi protein, pasien penyakit ginjal kronik harus memperhatikan asupan beberapa elektrolit dan juga cairan tubuh, yaitu : 1. Natrium Di dalam tubuh, natrium dibutuhkan tubuh bekerjasama dengan kalium untuk mengatur tekanan darah. Terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung tinggi natrium menyebabkan kita menjadi banyak minum, padahal asupan cairan pada pasien penyakit ginjal kronik perlu dibatasi. Asupan garam yang dianjurkan sebelum dialysis antara 2,5 5 gr garam/hari. 2. Kalium. Kadar kalium darah harus dipertahankan dalam batas normal. Pada beberapa pasien , kadar kalium darah meningkat disebabkan karena asupan kalium dari makanan yang berlebih atau karena obat-obatan yang diberikan.Pembatasan asupan kalium dianjurkan bila kadar kalium dalam darah > 5,5 meq. Asupan kalium yang dianjurkan adalah 40 mg/kgBB/hari. Bahan makanan tinggi kalium : umbi, buah-buahan, kacang2an, tidak dianjurkan mengkonsumsi : kentang,alpokat,pisang,mangga,tomat, daun singkong, rebung, bayam. 3. Cairan. Pembatasan asupan cairan perlu dilakukan seiring dengan menurunnya kemampuan ginjal. Karena jika pasien penyakit ginjal kronik mengkonsumsi terlalu banyak cairan, maka cairan yang ada akan menumpuk didalam tubuh sehingga dapat menyebabkan edema (pembengkakan). Oleh sebab itu agar tidak terjadi penumpukan cairan maka jumlah cairan yang boleh dikonsumsi dalam satu hari yaitu sebanyak : 500 cc + jumlah urin dalam satu hari. Perlu diingat juga bahwa makanan yang berkuah seperti sup,ice cream, susu, sirup, yoghurt juga dihitung sebagai cairan. Hal Yang Perlu Diperhatikan ! Pada penyakit ginjal kronik , sebagian besar pasien cenderung memiliki status gizi yang kurang. Hal ini dikarenakan diet rendah protein yang harus dijalani oleh pasien, disamping itu karena adanya uremia ( penumpukan urea dalam darah ) mengakibatkan menurunnya nafsu makan, timbulnya rasa mual dan disertai muntah, ini juga akan berpengaruh terhadap penurunan berat badan. Berikut tips untuk mengatasinya : 1. Jalani diet rendah protein sesuai anjuran dokter atau ahli gizi. 2. Apabila anda sering mual atau muntah, maka konsumsilah makanan dalam dalam porsi kecil tapi sering. Hindari makanan yang berlemak tinggi, seperti gorengan atau makanan yang bersantan kental. 3. Jika tidak nafsu makan, maka buatlah makanan yang menarik dan tidak membosankan, dengan cara : variasi menu, sajikan makanan semenarik mungkin, dan ciptakan suasana makan yang menyenangkan. Pengaturan makanan berperan sangat penting dalam pengelolaan pasien, guna memenuhi kebutuhan kalori, memperbaiki status gizi dan juga menurunkan angka morbiditas, mortalitas pasien penyakit ginjal kronik. Oleh karena itu , hal ini perlu diketahui oleh pasien dengan penyakit ginjal agar pasien mengetahui mengenai jenis makanan yang dapat dikonsumsi dan diet yang harus dijalani selain harus rutin kontrol ke dokter mengenai penyakit yang dideritanya. Dalam rangka pengembangan Unit Hemodialisa ,Rumah Sakit Keluarga Sehat akan mendirikan gedung baru agar dapat semakin banyak melayani pasien Gagal Ginjal Kronik yang membutuhkan terapy hemodialisa. Penambahan jumlah mesin Hemodialisa bekerjasama dengan Fresenius dengan harapan kerjasama dengan PT ASKES untuk pelayanan pasien HD ASKES segera terwujud. Ini membuktikan bahwa Rumah Sakit Keluarga Sehat selalu berusaha memenuhi keinginan pelanggan yang ingin tetap mendapatkan pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Keluarga Sehat di bidang hemodialisa dengan menggunakan fasilitas ASKES. Sumber: Keluarga Sehat hospital http://www.ksh.co.id/newsDetail.php?ksh=2&do=101 -------------------------------------------------------------------------------

Makanan Apa yang Cocok buat Penderita Gagal Ginjal?

Tanya: Tanya dok, teman Rani menderita gagal ginjal dan sedang dirawat di rumah sakit. Saat dijenguk dan dibawakan oleh-oleh buah, seperti mangga, apel, dia malah terlihat sedih. Kata dokter dia harus membatasi makan buah. Benar nggak sih dok, penderita gagal ginjal itu banyak pantangannya? Kenapa? Tolong dijawab ya dok, trims. Syaharani. Jawab: Dear Syaharani, terimakasih atas pertanyaannya. Sebelumnya kami juga berempati dengan kondisi teman Rani itu; sekaligus mendoakan agar dia cepat sembuh, juga diberi ketabahan dan kesabaran dalam menjalani semua ini. Oh iya.. besok lagi, saat menengok. tolong ya ditanyakan apakah teman Rani itu sudah menjalani dialisis atau belum, terus sudah berapa lama (berapa hari atau berapa minggu) sakitnya. Nah berikut ini penjelasan singkat tentang Prinsip Diet untuk Penderita Gagal Ginjal. Penderita gagal ginjal sebaiknya mengurangi konsumsi buah-buahan karena sebagian besar buah-buahan berkadar Kalium (potassium) tinggi. Kadar kalium tinggi (hiperkalemia) dapat menyebabkan irama jantung terganggu. Misalnya satu buah apel; ya bisa dimakan setengahnya saja. Namun bila penderita gagal ginjal sudah tidak bisa berkemih, sebaiknya menghentikan konsumsi sayur dan buah hingga lancar berkemih. Bila belum menjalani dialisis (cuci darah), dianjurkan untuk melakukan diet rendah protein 40-45 gram/hari. Hal ini tentunya tergantung fungsi ginjal penderita tersebut, yang dapat diketahui dengan pemeriksaan laboratorium creatinine clearance test. Dilakukan dialisis jika fungsi ginjal kurang dari 15%. Lain lagi pada penderita gagal ginjal yang sudah lama alias menahun atau kronis. Nah, berikut ini penjelasan diet untuk mereka para penderita gagal ginjal kronis atau CRF (Chronic Renal Failure) menurut ahli gizi Idet Haryanto, SKM, M.Kes. Tujuan diet pada penderita gagal ginjal kronis: 1. Untuk mengatur keseimbangan cairan dan elektrolit. 2. Untuk menjaga agar penderita dapat beraktivitas seperti orang normal. Prinsip diet penderita gagal ginjal kronis: 1. Diet lunak atau biasa. 2. Sebagai sumber karbohidrat: gula pasir, selai, sirup, dan permen. 3. Cukup energi dan rendah protein. 4. Sebagai sumber protein, diutamakan protein hewani, misalnya: susu, sapi, daging, dan ikan. Banyaknya sesuai dengan kegagalan fungsi ginjal penderita. 5. Sebagai sumber lemak, diutamakan lemak tidak jenuh, dengan kebutuhan sekitar 25% dari total energi yang diperlukan. 6. Untuk kebutuhan air, dianjurkan sesuai dengan jumlah urin 24 jam; sekitar 500 ml melalui minuman dan makanan. 7. Untuk kebutuhan kalium dan natrium disesuaikan dengan keadaan penderita. 8. Untuk kebutuhan kalori, sekitar 35 Kkal/Kg berat badan/hari. 9. Membatasi asupan garam dapur jika ada hipertensi (darah tinggi) atau edema (bengkak).

10. Dianjurkan juga mengonsumsi agar-agar karena selain mengandung sumber energi juga mengandung serat yang larut. Makanan yang sebaiknya dibatasi: 1. Sumber karbohidrat, seperti: a. nasi, b. jagung, c. kentang, d. makaroni, e. pasta, f. hevermout, g. ubi. 2. Protein hewani, seperti: a. daging kambing, b. ayam, c. ikan, d. hati, e. keju, f. udang, g. telur. 3. Sayuran dan buah-buahan tinggi kalium, seperti: a. apel, b. alpukat, c. jeruk, d. pisang, e. pepaya dan daun pepaya, f. seledri, g. kembang kol, h. peterseli, i. buncis. Makanan yang harus dihindari: 1. tahu, 2. tempe, 3. oncom, 4. kacang-kacangan, seperti: kacang tanah, kacang merah, kacang tolo, kacang hijau, dan kacang kedelai. Semoga penjelasan ini mudah dimengerti. Salam, Dr. Dito Anurogo foto: diapat.com http://netsains.com/2009/11/makanan-apa-yang-cocok-buat-penderita-gagal-ginjal/ ------------------------------------------------------------------------------------

Diet Rendah Protein Untuk Penderita Gagal Ginjal Cara Diet untuk Penderita Gagal Ginjal Kronis Adelia Ratnadita SKG - detikHealth

Diet Rendah Protein diberikan kepada penderita GAGAL GINJAL, dimana jumlah protein yang diberikan disesuaikan dengan kemampuan ginjal penderita yang dapat dinilai dari pemeriksaan kreatinin klirens. Tujuan Diet Rendah Protein: Diet rendah protein bagi penderita mempunyai tujuan sebagai berikut:

(Foto: thinkstock) Jakarta, Pasien gagal ginjal harus benar-benar memperhatikan makanannya, karena ginjal yang sudah tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Lalu bagaimana cara diet yang baik untuk penderita gagal ginjal? Pada penderita Chronic Kidney Disease (CKD atau penyakit gagal ginjal kronis), ginjal terus bekerja tapi tidak seperti seharusnya karena sudah mengalami penurunan fungsi. Fungsi ginjal menurun sedangkan limbah terus terbentuk sehingga limbah dapat berada dalam darah. Hal ini memerlukan pola diet yang khusus agar limbah dari makanan yang dikonsumsi tidak terus menumpuk dan memperburuk fungsi ginjal. Penderita CKD dapat mengalami kenaikan garam yang mengandung fosfor dan kalium sampai level yang tidak aman, sehingga dapat menyebabkan gangguan jantung dan tulang. Anemia (rendahnya jumlah sel darah merah) juga bisa terjadi pada penderita gagal ginjal. Anemia disebabkan karena ginjal berhenti membuat eritropoietin dalam jumlah yang cukup. Eritropoietin merupakan hormon yang menyebabkan sumsum tulang untuk membuat sel darah merah. Setelah berbulan-bulan atau bertahun-tahun, CKD dapat berkembang menjadi gagal ginjal permanen. Pada kondisi gagal ginjal permanen, penderita membutuhkan seorang donor untuk transplantasi ginjal atau penyaringan darah rutin yang biasa disebut dengan dialisis. Gizi sangat penting bagi penderita penyakit ginjal kronis (CKD). Mengontrol gula darah dan tekanan darah melalui pilihan makanan sehat merupakan langkah penting untuk memperlambat atau menghentikan perkembangan CKD. Diabetes dan tekanan darah tinggi adalah dua penyebab utama CKD di Amerika Serikat. Kebiasaan seseorang makan dapat meningkatkan atau mengurangi risiko diabetes dan tekanan darah. Tips diet untuk mencegah berkembangnya CKD, antara lain seperti dilansir dari Epharmapedia, Selasa (2/8/2011): 1. Bagi yang memiliki penyakit diabetes tipe 1 maupun tipe 2 Orang yang memiliki penyakit diabetes tipe 1 maupun tipe 2 harus memilih makanan dengan hati-hati untuk mengontrol kadar gula darah. Mengatur pola makan untuk menjaga kadar gula darah dalam nilai yang normal dapat mencegah berkembangnya CKD. 2. Mengontrol tekanan darah Mengontrol tekanan darah dengan pilihan makanan sehat dan aktivitas fisik yang rutin dapat menunda atau mencegah perkembangan CKD. Penderita CKD harus mencoba untuk menjaga tekanan darah mereka di bawah 130/80 mmHg. 3. Medical nutrition therapy (MNT) Medical nutrition therapy (MNT) dengan menggunakan konseling oleh seorang ahli diet untuk membantu

y y y y y y

Memberikan makanan dalam jumlah cukup tanpa memberatkan kerja ginjal. Menurunkan kadar ureum dan kreatinin dalam darah Mencegah/mengurangi penimbunan garam/air dalam tubuh Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam Diet Rendah Protein: Asupan natrium dibatasi, terutama bila disertai hipertensi atau terjadi oedem, sulit/sedikit kencing (ikuti aturan diet rendah garam) Kalori yang diberikan harus mencukupi agar protein dalam tubuh tidak dipakai sebagai sumber energi. Makanan Yang harus dihindari dalam Diet Rendah Protein: Makanan sumber protein nabati karena mempunyai mutu protein yang lebih rendah bila dibandingkan dengan protein hewani. Contoh: tahu, tempe, oncom, kacang-kacangan (kacang tanah, kacang merah, kacang hijau, kedele, dll) Makanan yang harus dibatasi dalam Diet Rendah Protein Sumber protein hewani seperti daging, ayam, telur,ikan,hati,dan lain-lain Susu dan keju Makanan atau kue yang dibuat dari bahan tersebut di atas. Makanan yang diperbolehkan dalam Diet Rendah Protein: Buah-buahan Sayur-sayuran Makanan tinggi kalori rendah protein seperti sirop,madu,ubi-ubia-an, kue nagasari, hunkwe, dll. Tips dalam Diet Rendah Protein: Makanan lebih baik dibuat dalam bentuk kering Bila jumlah urin (air kencing) sehari kurang dari normal, maka perlu membatasi minum. Sumber: Penuntun Diet Bag.Gizi RS.Dr.Cipto Mangunkusumo dan Persatuan Ahli Gizi Indonesia http://obatpropolis.com/diet-rendah-protein-untuk-penderita-gagal-ginjal -------------------------------------------------------------------------------------

y y y y y y y y

memperoleh tujuan medis atau kesehatan. 4. Menggunakan jasa ahli diet yang handal untuk mengatur pola makan dapat membantu penderita CKD. 5. Belajar cara membaca dan memahami hasil laboratorium Belajar cara membaca dan memahami hasil laboratorium memungkinkan seseorang melihat bagaimana makanan yang berbeda dapat mempengaruhi ginjal. Pasien dapat meminta dokter untuk memberikan salinan laporan laboratorium dan meminta dokter agar menjelaskan, dan mencatat hasil diluar kisaran normal. http://www.detikhealth.com/read/2011/08/02/160940/1694958/766/cara-diet-untuk-penderita-gagal-ginjalkronis?o8833health -----------------------------------------------------------------------------------------mohon informasinya mengenai makanan yg aman untuk dikonsumsi/diet penderita gagal ginjal mohon diberkan jawaban pada kesempat an pertama, mengingat saya sangat memerlukannya salam, dedi( lakilaki, 63 thn,170 cm,65 Kg) Bapak / saudara yang terhormat, Terima kasih telah menggunakan layanan ekonsultasi klikdokter. Gagal ginjal terdiri atas gagal ginjal akut dan kronik. Pada gagal ginjal akut, yang perlu diperhatikan adalah menghilangkan penyebabnya agar ginjal kembali berfungsi dengan baik. Pada gagal ginjal kronik, berarti ginjal tidak dapat bekerja secara sempurna yang sudah berlangsung lama, dapat disebabkan karena beberapa penyakit dasar, dengan gejala-gejala tertentu. Ginjal berfungsi untuk mengeluarkan sisa produk metabolisme dan cairan berlebih dalam tubuh. Apabila tidak dikeluarkan, produk sisa metabolisme ini dapat menjadi racun bagi tubuh. Sisa produk metabolisme berasal dari makanan yang anda makan dan minuman yang anda minum. Bila anda memiliki gagal ginjal, maka produk racun ini serta cairan berlebih akan terjebak dan tidak dapat dikeluarkan dari tubuh anda. Diet pada gagal dinjal dapat membantu mengontrol produk sisa metabolisme dan cairan di tubuh anda dan menurunkan beban kerja pada ginjal. Diet ini juga dapat memperlambat gangguan fungsi ginjal. Apabila diet ini memang dianjurkan untuk anda, maka anda sebaiknya menemui ahli gizi karena diet ini akan tergantung dari stadium berapa gagal ginjal yang anda alami. Sebagai gambaran, diet pada gagal ginjal adalah diet dengan mngontrol jumlah protein, natrium, fosfor, dan kalium. Namun di dalam diet ini jumlah kalori anda tetap harus diperhatikan. Tubuh anda membutuhkan protein untuk memperbaiki sel-sel yang rudak. Setelah tubuh menggunakan protein dari makanan yang anda makan, terdapat produk sisa yang disebut dengan urea. Bilan ginjal anda tidak berfungsi dengan baik, maka urea tidak dapat dikeluarkan dari dalam tubuh. Karena itulah anda perlu mengurangi jumlah protein. Protein terkandung di 2 tipe makanan :

-----------------------------------------------------------------------------------------Diet Untuk Pasien Gagal Ginjal (Diet For Kidney Failure Patient)

Ayah saya divonis dokter Dr. dr Parlindungan Siregar, SpPD-KGH, FINASIM dari Rumah Sakit Siloam, Karawaci, Tangerang, mengalami penyakit ginjal stadium 4 dan setelah keluar opname dari rumah sakit maka ayah saya diwajibkan melakukan diet ketat yang diberi nama Diet Rendah Kalium Apakah DIET RENDAH KALIUM itu? DIET RENDAH KALIUM diberikan kepada penderita gagal ginjal yang mengalami oliguri (cairan urin sehari kurang dari biasanya) juga untuk penderita gagal ginjal yang mendapat terapi pengganti hemodialisa. Apa tujuan DIET RENDAH KALIUM ? Membatasi pemasukan kalium dari bahan makanan untuk mencegah terjadinya hiperkalemi. Keadaan hiperkalemi dapat membahayakan keadaan jantung karena akan memacu denyut jantung secara berlebihan. Bagaimana melaksanakan DIET RENDAH KALIUM ? 1. Makan secara teratur, PORSI KECIL tetapi sering 2. Hidangkanlah makanan dalam bentuk yang menarik sehingga menimbulkan selera makan 3. Sebaiknya masakan TIDAK dibuat dalam bentuk berkuah melainkan ditumis, digoreng, dikukus, dipangang, dibakar 4. Hindari makanan-makanan yang mengandung kalium yang tinggi 5. Jangan menggunakan garam kalium chlorida yang biasa digunakan sebagai pengganti garam dapur DAFTAR MAKANAN YANG DIHINDARI

Protein jumlah kecil yang berasal dari sumber nabati : roti, sereal, gandum, sayuran, buah Kadar fosfat yang tinggi di dalam tubuh akibat tidak dapat dikeluarkan oleh ginjal dapat menyebabkan kehilangan kalsium dari tulang. Fosfat memiliki kadar tinggi di dalam makanan :

y y

Protein jumlah besar yang berasal dari hewani : unggas, daging sapi, seafood, susu, keju, produk susu

Bumbu : Ekstrak Daging, Garam Kalium DAFTAR MAKANAN YANG DIANJURKAN

        

Sumber Karbohidrat : Kentang, Mie, Otmeal Sumber Protein Hewani : TIDAK ADA Sumber Protein Nabati : Kacang-kacangan Lemak : TIDAK ADA Sayuran : Brokoli, Jamur, Labu Kuning Buah : Pisang Susu : Produk susu yang mengandung kacang, coklat, kismis Minuman : Teh Pahit, Coklat, Minuman Isotonik

        

Sumber Karbohidrat : Nasi, Spagheti, Macaroni, Roti. Gula, Jam, Jelly, Madu (tidak untuk Diabetes Melitus) Sumber Protein Hewani : Daging, Ikan, Ayam, Telur Sumber Protein Nabati : TIDAK DIANJURKAN Lemak (Porsi Sedang) : Mentega, Margarin, Minyak Sayur Sayuran : Asparagus, Terong, Ketimun, Wortel, Kol, Kacang Panjang, Buncis (kacang-kacangan tidak dianjurkan untuk penderita Asam Urat) Buah (Porsi Sedang) : Apel, Pear, Rambutan, Kiwi, Nanas, Sawo (direbus/kukus dulu) Susu : Semua susu dan hasil produknya Minuman : Teh Encer

minuman seperti cocoa, bir, dan minuman bersoda Anda juga sebaiknya mengurangi kadar natrium di dalam makanan yang anda konsumsi. Hal ini disebabkan karena natrium berhubungan dengan peningkatan tekanan darah dan penyakit ginjal. Anda sebaiknya mengurangi natrium melalui :

y y y

produk susu seperti susu, keju, yogurt, es krim kacang-kacangan seperti kacang merah dan kacang tanah

makanan asap Anda akan mendapatkan ganti kalori melalui minyak sayuran, gula, dan buah. Saya sarankan agar anda berkonsultasi ke dokter spesialis gizi klinik melalui rujukan dari dokter spesialis penyakit dalam yang menangani gagal ginjal anda. Sekian, semoga membantu. (TRH) Terima kasih. (Tim Redaksi Klikdokter) http://gizi.klikdokter.com/tanyajawab.php?id=3280

y y y

garam dapur makanan kaleng

Bumbu : Garam, Lada, Semua bumbu segar SUSU UNTUK PENDERITA GINJAL

mempunyai akibat yang menyengsarakan dan berlarut-larut. Karena gagal ginjal umumnya terjadi secara bertahap selama bertahun-tahun, apabila tanda-tanda itu dapat diketahui secara dini, penderita bisa mendapat bantuan untuk mengubah atau menyesuaikan gaya hidup agar bisa lebih memperlambat kegagalan tersebut, atau bahkan menghentikan kegagalan ginjal tersebut, tergantung dari sebab musababnya. Ginjal dianggap mengalami gagal ginjal secara mendadak kalau ginjal tersebut tidak bisa berfungsi. Gagal ginjal mendadak atau biasa disebut ?acute renal failure? adalah kalau ginjal mengalami kegagalan secara mendadak. Kegagalan semacam ini umumnya disebabkan adanya toxin, alergi obat, keracunan atau kehilangan darah, kehilangan cairan atau trauma. Kegagalan mendadak biasanya dapat disembuhkan dengan obat, dialisa atau cuci darah. Kalau pembersihan ginjal seperti ini berhasil, biasanya penderita akan sembuh kembali dan ginjal akan berfungsi secara normal. NEPHRISOL Nephrisol adalah nutrisi khusus untuk gangguan ginjal yang dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi serta menjaga kadar nitrogen darah. Kelebihan Nephrisol : Penyebab gagal ginjal yang utama adalah diabetes, yang kurang lebih merupakan sekitar 40 persen atau lebih penyebab gagal ginjal. Penyebab gagal ginjal yang kedua adalah tekanan darah tinggi, yang bertanggung jawab terhadap sekitar 25 persen dari penyakit gagal ginjal. Penyebab lain adalah glomerulonephretis, suatu kelompok dari banyak macam inflamasi ginjal. Penyebab lain adalah suatu penyakit genetik seperti kelainan kekebalan, cacat lahir dan sebab-sebab lainnya. Seseorang dapat melakukan medical check up untuk mengetahui apakah dirinya rawan dan mempunyai tandatanda atau kemungkinan bisa terkena gagal ginjal. Tanda-tanda seseorang bisa terkena gagal ginjal antara lain kalau kencingnya terasa kurang dibandingkan kebiasaan sebelumnya, kencing itu berubah warnanya, berbusa, atau sering bangun malam untuk kencing. Bisa juga kalau sering bengkak di kaki, pergelangan, tangan dan dimuka, yang antara lain disebabkan karena ginjal tidak bisa membuang air yang berlebihan. Lekas capai atau lemah, yang disebabkan karena kotoran tidak bisa dibuang oleh ginjal yang mungkin saja fungsinya melemah. Sesak nafas, yang disebabkan karena adanya air yang mengumpul pada paru-paru. Keadaan sesak nafas ini sering dikelirukan dengan asma atau kegagalan jantung. Nafas bau karena adanya kotoran yang mengumpul di rongga mulut. Rasa pegal di punggung. Gatal-gatal, utamanya di kaki. Dan kehilangan nafsu makan, mual dan muntah-muntah. Tanda-tanda itu tidak seluruhnya kelihatan bersamaan, tetapi dengan pemeriksaan laboratorium yang baik bisa diketahui lebih cermat apakah tanda-tanda itu mengarah pada kemungkinan gagal ginjal. Di amerika Serikat saja, negara yang sangat maju dan tingkat gizinya tinggi, setiap tahun ada sekitar 20 juta orang dewasa menderita penyakit kronik ginjal. Dimana hampir separonya menderita penyakit ginjal yang sifatnya sudah moderate. Di Indonesia keadaannya pasti lebih mengerikan lagi, tetapi masih sedikit data yang diketahui secara pasti. Hanya, akhir-akhir ini pasien yang mengeluh karena sakit ginjal atau gagal ginjal terasa meningkat. Untuk mengetahui tingkatan dari proses gagal ginjal biasanya seseorang diukur dari level creatine-nya, yaitu kotoran yang dapat dihilangkan oleh ginjal yang berfungsi dengan baik. Untuk mengetaui level creatine yang dapat dihilangkan biasanya dilakukan pengukuran contoh air kencing selama 24 jam dan contoh darah. Bisa juga dengan mengukur contoh darah dengan melihat nilai creatine yang ada didalamnya dibandingkan dengan nilai standar setelah ditimbang dengan tinggi, berat badan dan usia seseorang. Seseorang dianggap normal kalau nilai creatinenya 97-137 mL/min untuk laki-laki, dan 88-128 mL/min untuk perempuan. Ada juga ukuran lain yaitu Glomerular filtration rate (GFR) yang menggambarkan kecepatan ginjal membersihkan darah. GFR ini diukur dengan ukuran mililiter per menit, dimana ukuran normalnya adalah sekitar 90 mL/min. Jadi andaikan seseorang mempunyai ukuran normal sebesar 100 mL/min, artinya orang yang bersangkutan ginjalnya berfungsi dengan baik 100 persen. Kalau pada suatu pemeriksaan lainnya, yang tentunya berbeda waktu, ternyata nilai pembersihan creatin menurun menjadi sekitar 30 mL/min, artinya ginjalnya bisa dikatakan berfungsi hanya sebesar 30 persen. Orang yang bersangkutan bisa dikatakan mengalami gagal ginjal yang moderat. Ada beberapa langkah yang bisa diambil kalau penyakit kronis ginjal masih pada tahapan rendah dan moderat. Yang pertama, tekanan darah. Tekanan darah harus dipelihara pada tingkat sekitar 125/75 atau lebih rendah, kalau seseorang mempunyai penyakit diabetes. Kalau tidak ada diabetes, tekanan darah sebaiknya dipelihara pada tingkatan sekitar 130/85 atau lebih rendah. Kalau seseorang mempunyai penyakit diabetes, sebaiknya dilakukan

    

Memberikan kalori yang cukup sebagai makanan pengganti atau tambahan untuk gangguan ginjal. Memiliki kandungan PROTEIN RENDAH dengan komposisi asam amino esensial dan non esensial yang sesuai. Memiliki kandungan 11 vitamin dan 7 mineral yang sesuai. Tidak mengandung laktosa.

Dapat diberikan secara oral atau melalui sonde. Komposisi yang terkandung dalam Nephrisol :

       

Maltodextrin Minyak Nabati Sukrosa Asam amino Essensial dan Non Essensial Whey Protein Konsentrat Kalsium Kaseinat Vitamin Mineral

http://keishinta.wordpress.com/2011/11/13/diet-untuk-pasien-gagal-ginjal-diet-for-kidney-failure-patient/ -----------------------------------------------------------------------------------------KESEMPATAN BARU BAGI PENDERITA GAGAL GINJAL Gagal ginjal bisa terjadi sewaktu-waktu. Tetapi umumnya, gagal ginjal terjadi secara bertahap dan bisa diperlambat atau dihentikan sama sekali. Syaratnya sederhana, seperti penyakit lainnya, kalau dilakukan pemeriksaan secara dini, tehnologi masa kini sudah bisa membantu memperlambat proses gagal ginjal atau menghentikannya sama sekali. ginjal bisa terjadi sewaktu-waktu. Tetapi umumnya, gagal ginjal terjadi secara bertahap dan bisa diperlambat atau dihentikan sama sekali. Syaratnya sederhana, seperti penyakit lainnya, kalau dilakukan pemeriksaan secara dini, tehnologi masa kini sudah bisa membantu memperlambat proses gagal ginjal atau menghentikannya sama sekali. Ginjal adalah sebuah organ kecil tetapi penting yang terletak didalam tubuh, tidak nampak secara fisik, dan seperti bagian tubuh lainnya, mempunyai fungsi yang kompleks dan bekerja secara otomatis. Karena itu apabila tidak ada masalah, biasanya kurang mendapat perhatian. Namun biarpun kecil, ginjal adalah suatu bagian tubuh yang sangat penting karena mempunyai fungsi dan tugas yang sangat mulia, yaitu menghilangkan air, sisa-sisa air kotor, atau sampah dan racun hasil metabolisme yang berlebihan di dalam tubuh, membantu mengatur tekanan darah, mengatur keseimbangan kimia dalam tubuh, memelihara tulang agar tetap kuat, memberi perintah kepada tubuh untuk membuat sel darah merah dan menolong anak-anak tumbuh dengan normal. Karena fungsinya yang demikian kompleks dan penting, salah satu saja fungsinya tidak dapat dilakukan, ginjal bisa dianggap gagal dan

kontrol yang ketat agar pengembangan kegagalan ginjal dapat diperlambat. Pada penderita diabetes dengan nilai hemoglobin A1c, yang menjadi ukuran kadar gula, dalam dua atau tiga bulan terakhir pasien itu harus dipelihara nilai kadar gulanya kurang dari 6,5 persen. Seseorang yang diyakini mempunyai gejala sakit ginjal, tidak perlu risau. Kehidupan yang normal masih tetap dapat dijalani dengan baik. Bahkan dianjurkan tetap berolah raga dengan teratur dan makan dengan makanan yang wajar. Ada juga anjuran untuk mengatur diet, tetapi inipun tidak terlampau menyusahkan. Diet untuk mereka yang mempunyai tanda-tanda awal sakit ginjal tidak perlu dirisaukan, kecuali bagi mereka yang merokok, umumnya para ahli menganjurkan untuk menghentikannya sama sekali. Dalam keadaan fungsi ginjal sudah sekitar 15 persen atau kurang, atau mendapat gangguan yang cukup berat karena kegagalan ginjal, seperti sesak nafas, cepat lelah, kram otot, atau pusing-pusing dan muntah, umumnya dokter ahli ginjal, berdasarkan analisis pemeriksanaan laboratorium, akan menganjurkan seorang penderita seperti itu untuk mulai melakukan Hemodialisa atau cuci darah. Anjuran itu biasanya juga apabila seorang penderita mempunyai kemungkinan gagal ginjal pada fase ke 4, yaitu kalau nilai GFR-nya sudah menunjukkan angka kurang dari 30 mL/min. Mereka yang mempunyai nilai GFR yang rendah biasanya dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokternya untuk mempelajari berbagai jenis dialisa yang cocok dengan kondisinya. Kalau sudah diketahui apa yang cocok, dokter dan pasien umumnya bersama-sama melakukan persiapan sebelum proses Hemodialisa itu dapat dikerjakan. Frekuensi Hemodialisa tergantung kondisi pasien masing-masing. Ada yang melakukannya sekali satu minggu, dua kali satu minggu, dan ada juga yang harus melakukannya tiga kali dalam satu minggu. Pada umumnya setiap kali dilakukan Hemodialisa diperlukan waktu sekitar 3 ? 4 jam, tentunya ditambah waktu yang dipergunakan untuk mencapai klinik dan kembali ke rumah masing-masing. Mulai hari ini, Nusantara Stroke and Medical Center, yang dibuka tahun 2002 yang lalu di Gedung Granadi, Jl. Kuningan, Jakarta, dan selama tahun 2003 telah melayani tidak kurang dari 26.000 pasien, secara resmi membuka kesempatan untuk proses Hemodialisa bagi penderita sakit ginjal. Kesempatan baru untuk para penderita sakit ginjal ini dilayani dengan peralatan modern. Fasilitas yang ada di Nusantara Stroke and Medical Center adalah mesin cuci darah modern yang paling baru. Obat-obatan, suku cadang dan bahan-bahan yang dipergunakan dijamin selalu siap sehingga pasien tidak perlu kawatir. Pasien yang memerlukan informasi dan pelayanan medis juga akan dilayani oleh sedikitnya dua orang dokter yang ternama, yaitu dokter Winarni dan dokter Herman, serta juru rawat yang berpengalaman. Kedua orang dokter ahli itu telah mempunyai pengalaman luas dalam merawat pasien dengan kelainan ginjal dan tergolong dokter dengan reputasi yang unggul di bidangnya. Lebih dari itu, pada hari ini juga, kedua dokter dan Nusantara Stroke and Medical Center, akan menjadi tuan rumah dari tamu Republik Rakyat Cina, Prof. Dr. Gao Wei, yang sangat terkenal ahli dalam melakukan cangkok ginjal dengan berhasil di negaranya. Kalau sudah diberikan pengobatan, diberikan juga cuci darah secara teratur, tetapi ginjal tidak berfungsi dengan normal, maka alternatipnya adalah cangkok ginjal. Prof. Dr. Gao Wei, yang hari ini menjadi tamu dr.Winarni dan dr. Herman, serta Nusantara Stroke and Medical Center, mempersiapkan kemitraan yang memungkinkan lembaga nasional yang bermutu ini menjadi mitra kerjanya. Nusantara Stroke and Medical Center akan bertindak sebagai lembaga yang mempersiapkan pasien yang dianggap gagal ginjal dan siap untuk menjalani pencangkokan ginjal di RRC. Pasien gagal ginjal yang mempunyai kemungkinan bisa ditolong dengan pencangkokan dan berminat, akan mendapat perawatan dan pemeriksaan yang diperlukan di Nusantara Stroke and Medical Center. Pemeriksaan darah dan segala yang diperlukan sebagai diagnosa awal akan dilakukan di Jakarta. Hasil pemeriksaan ini akan diteliti dan kalau memenuhi syarat akan diteruskan kepada Prof Gao Wei di Taiping, RRC, untuk penelitian dan tindakan lanjutan. Kalau dianggap memenuhi syarat, pasien yang bersangkutan akan mendapat informasi lengkap tentang kemungkinan yang bisa terjadi kalau pencangkokan dilakukan. Sementara itu rumah sakit di RRC akan mencarikan donor ginjal dari RRC atau tempat lain yang tersedia. Sementara itu pasien akan mendapat perawatan

dari dokter dan fasilitas lain yang tersedia pada Nusantara Stroke and Medical Center. Kalau donor ginjal itu sudah diperoleh, pasien akan diantar untuk menjalani cangkok ginjal di RS Taiping di RRC. Begitu juga, kalau diperlukan, apabila pasien sudah sehat dan layak kembali ke tanah air, pasien bisa didampingi oleh dokter dari Nusantara Stroke and Medical Center. Fasilitas ini tidak mengurangi fungsi Nusantara dalam perawatan pasien sakit ginjal lainnya, atau pasien yang ingin mengadakan medical check up dengan pemeriksaan khusus bidang stroke maupun pelayanan kesehatan umum lainnya. Seperti diketahui, Pusat Pelayanan Cangkok Ginjal di Taiping, yang dipimpin oleh Prof. Dr. Gao Wei, adalah salah satu pusat cangkok ginjal terbesar di kawasan Cina. Pusat cangkok ginjal ini setiap harinya melayani cangkok ginjal sampai puluhan jumlahnya. Sementara itu sudah ratusan pasien berasal dari Indonesia mendapatkan pelayanan cangkok ginjal dengan berhasil dibawah pimpinan Prof. Dr. Gawea tersebut. Namun, seperti juga cangkok organ tubuh lainnya, pasien yang mendapatkan cangkok ginjal di RRC itu tetap harus dipelihara kesehatannya dengan baik. Nusantara Stroke and Medical Center dengan dokter, perawat dan peralatan modernnya, lebih-lebih setelah dilatih secara khusus di RRC, akan memberikan jasa perawatan yang diperlukan. Mudah-mudahan fasilitas baru untuk para penderita sakit dan gagal ginjal, dengan adanya fasilitas baru ini, akan mendapat dukungan hidup lebih sejahtera. (Prof. Dr. Haryono Suyono, Pengamat Masalah Sosial Kemasyarakatan)-Nusantara-Ginjal-22Mei2004. http://www.yastroki.or.id/read.php?id=121 ----------------------------------------------------------------------Diet Rendah ProteinBagi PenderitaGagal ginjal

Diet Rendah Protein Bagi Penderita Gagal ginjal > Memiliki bentuk tubuh yang ideal adalah dambaan bagi setiap orang khususnya bagi kaum hawa, tentunya bila anda merasa memiliki kelebihan berat badan apapun caranya untuk bisa menurunkan berat badan akan dilakukan. Salah satu penyebab kegemukan yaitu karena terlalu banyak mengkonsumsi makan-makanan yang berkolesterol, dan untuk pencegahan agar tidak sampai menggangu fungsi ginjal silahkan klikobat alami batu ginjal. Ternyata diet merupakan salah satu obat penyakit gagal ginjal, simak ulasan berikut ini : Diet Rendah Protein diberikan kepada penderita GAGAL GINJAL, dimana jumlah protein yang diberikan disesuaikan dengan kemampuan ginjal penderita yang dapat dinilai dari pemeriksaan kreatinin klirens. Tujuan Diet Rendah Protein: Diet rendah protein bagi penderita mempunyai tujuan sebagai berikut:

y y y y y

Memberikan makanan dalam jumlah cukup tanpa memberatkan kerja ginjal. Menurunkan kadaar ureum dan kreatinin dalam darah

Mencegah/mengurangi penimbunan garam/air dalam tubuh Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam Diet Rendah Protein: Asupan natrium dibatasi, terutama bila disertai hipertensi atau terjadi oedem, sulit/sedikit kencing (ikuti aturan diet rendah garam)

Spence kemudian menambahkan bahwa terapi vitamin B masih dapat bermanfaat pada orang-orang dengan fungsi ginjal normal, tapi ini adalah bukti jelas bahwa vitamin B dosis tinggi tidak boleh diberikan kepada orang-orang dengan masalah ginjal," tambahnya. Sekedar catatan, lebih dari 40 persen penderita diabetes mengidap penyakit ginjal. http://ikcc.or.id/content.php?c=2&id=467

Kalori yang diberikan harus mencukupi agar protein dalam tubuh tidak dipakai sebagai sumber energi. Makanan Yang harus dihindari dalam Diet Rendah Protein: Makanan sumber protein nabati karena mempunyai mutu protein yang lebih rendah bila dibandingkan dengan protein hewani. Contoh: tahu, tempe, oncom, kacang-kacangan (kacang tanah, kacang merah, kacang hijau, kedele, dll) Makanan yang harus dibatasi dalam Diet Rendah Protein Sumber protein hewani seperti daging, ayam, telur,ikan,hati,dan lain-lain Susu dan keju

y y y y y y y y

Makanan atau kue yang dibuat dari bahan tersebut di atas. Makanan yang diperbolehkan dalam Diet Rendah Protein: Buah-buahan Sayur-sayuran

Makanan tinggi kalori rendah protein seperti sirop,madu,ubi-ubia-an, kue nagasari, hunkwe, dll. Tips dalam Diet Rendah Protein: Makanan lebih baik dibuat dalam bentuk kering

Bila jumlah urin (air kencing) sehari kurang dari normal, maka perlu membatasi minum. Sumber: Penuntun Diet Bag.Gizi RS.Dr.Cipto Mangunkusumo dan Persatuan Ahli Gizi Indonesia Baca juga artikel kesehatan lainnya tentang Penyebab Penyakit Tukak Lambung _ Obat Herbal Maag kronis Pola hidup sehat merupakan hal terpenting untuk mencegah dari berbagai macam penyakit, semua pilihan ada di tangan anda. Ingat, mencegah lebih baik daripada mengobati. Untuk pemcegahan penyakit batu ginjal silahkan pesan obat alami batu ginjal jelly gamat gold g. http://www.infogue.com/viewstory/2011/10/20/diet_rendah_protein_bagi_penderita_gagal_ginjal/?url=http://peny akit.biz/diet-rendah-protein-bagi-penderita-gagal-ginjal ---------------------------------------------------------------------------------Hindari Vitamin Dosis Tinggi Pada Penderita Ginjal Sebuah studi baru yang telah diterbitkan oleh Journal of American Medical Association menyebutkan pemberian vitamin B dosis tinggi ternyata berisiko bagi pasien diabetes yang mengidap penyakit ginjal. Dan pasien dengan rejimen tersebut harus segera dihentikan. Pada awal penelitiannya, para peneliti ini yakin mereka akan melihat terapi vitamin B dosis tinggi termasuk asam folat, vitamin B6 dan vitamin B12, mampu meningkatkan fungsi ginjal pasien dan mengurangi risiko serangan jantung dan stroke. Ternyata, kenyataan yang mereka temui justru sebaliknya, para pasien ini malah mengalami pemburukan fungsi ginjal yang signifikan. Dan mereka dua kali lebih banyak mengalami insiden jantung dan stroke yang signifikan dibanding pasien yang memakai plasebo. Dr. David Spence, dari University of Western Ontario di Kanada menduga bahwa hal tersebut terjadi karena pada orang dengan gagal ginjal, kelebihan vitamin B yang larut dalam air, tidak bisa dikeluarkan melalui urin. Lain halnya pada orang dengan ginjal normal. "Keadaan ini mungkin yang menyebabkan efek samping yang telah kita lihat dalam studi ini," ujar Spence dalam siaran berita universitas.