Pola Tanam Di Daerah Irigasi Namurambe Pola tanam didaerah irigasi adalah selama empat bulan.

Pada saat penyemihan benih seluruh areal persawahan secara serentak menyemih benih sehingga akan panen secara bersama-sama. Adapun jenis padi yang ditanam pada daerah irigasi Namurambe adalah jenis padi cegelis, ceheram, dan wayboro. Proses penanaman padi mulai dari saat penanaman benih sampai panen memakan waktu lebih kurang empat bulan. Setelah panen, diberlakukan waktu libur selama dua bulan. Setelah dua bulan tersebut, penanaman benih padi akan dilakukan kembali. Dengan pola tanam selama empat bulan tersebut dalam satu tahun daerah irigasi Namurambe akan mengalami panen dua kali dalam satu tahun. Selain tanaman padi, tanaman yang juga diusahakan tanaman palawija seperti ubi, ketela pohon, dan jagung untuk meningkatkan pendapatan penduduk sekitar daerah irigasi Namurambe. Pengaturan Pola Tanam Pengaturan pola tanam pada daerah irigasi ini diatur oleh Lurah/Kepala desa pada masingmasing desa di area irigasi tersebut. Adapun informasi yang kami dapat bahwa pemberian air dilakukan selama 40 hari jika usia pematangan di bulan April hingga Juli karena memiliki curah hujan yang kecil. Pada musim tanam periode kedua yaitu bulan Oktober hingga Februari pemberian air hanya diperlukan secukupnya.

Dalam menghitung curah hujan efektif ada beberapa cara yang dapat dipakai yaitu: 1.Metode NFR

Perkiraan kebutuhan air irigasi dibuat sebagai berikut : Kebutuhan bersih air di sawah untuk padi (NFR) NFR = ETc + P ± Re + WLR Penggunaan konsumtif (ETc) ETc = Kc x ET0

Bina Program PSA 010.1 1.2 1. 1985) Periode tengah bulanan PADI NEDECO/PROSIDA FAO KEDELAI Varietas biasa 1 2 1.27 Varietas biasa 1.5 0.1 1.2 Varietas unggul 1.20 1.1 1.1 Varietas unggul 0.- Menghitung Debit (Q) Q= di mana : Kc ET0 ETc Re P e A = Koefisien tanaman = Evaporasi tanaman acuan = Evapotranspirasi tanaman (berdasarkan jenis tanaman) = Curah hujan efektif = 70% x R rata-rata bulanan = Perkolasi = 60 mm/bulan = Efisiensi = Luas areal sawah Tabel 1 Koefisien tanaman untuk padi (Dirjen Pengairan.75 .

33 1.95 0 1.12 0 1. Aliran dasar / base flow (m3/dtk/km2) Neraca air metode F. Jumlah hari hujan bulanan rata-rata (hari) 3.45 Catatan : Harga-harga koefisien ini akan dipakai bersama-sama dengan evapotranspirasi Penman yang sudah dimodifikasi dengan menggunakan cara pendekatan dari NEDECO/PROSIDA atau FAO. Tampungan air Tanah / Ground Water Storage (mm) 6.F. Mock.1 1.05 0. Limpasan permukaan / run off (m3/dtk/km2) 5.05 0.35 1.4 1. Mock dirumuskan sebagai berikut : Q = ( Dro + Bf ) F Dro = Ws ± 1 .3 4 5 6 7 8 1.0 0.0 1. Hujan bulanan rata-rata (mm) 2.J.82 0.24 1.1 1.J. Mock antara lain : 1.J.30 0 1. Data yang dibutuhkan dalam perhitungan metode neraca air F.95 0 1.30 1. Metode FJ Mock Perhitungan ketersediaan air (dependable flow) dengan metode neraca air dikembangkan oleh Dr. Evapotranpirasi potensial bulanan (mm) 4.32 1. 2.05 1.1 1.

Metode USDA Monthly mean rainfall 12.5 25 8 16.5 50 12.2 47 12.5 26.5 50 .5 25 37.7 11.5 15 22.5 25 37.5 50 12.2 8.5 20.5 28.5 30.5 25 37.7 29.5 11.2 39 10.5 25 37.5 50 7.2 34.mm ) = R ± Et Dimana : Q = Debit andalan (m3/dtk) Dro = Direct run off (m3/dtk/km2) Bf = Base flow (m3/dtk/km2) I = Infiltrasi (mm) Vn = Storage volume (mm) R = Curah hujan (mm) Et = Evapotranspirasi Penmann modifikasi (mm) F = Catchment area (km2) 3.5 40.5 50 12.7 24.7 17.7 25 50 75 100 Mean monthly consumptive use mm 125 150 175 200 225 250 275 300 325 350 Mean monthly effective rainfall mm 9.2 18.5 35.5 9 18 27.2 36.5 36.5 25 37.7 10 19.2 24 32.Bf = 1 ± Vn Ws ( Water surplus.5 25 37.2 22 33 43.5 50 12.

7 75 81.5 100 112 125 137 150 162 175 185 196 62.7 60.7 95.5 150.2 69.5 90.5 75 87.5 75 87.5 75 87.7 87.5 100 111 121 132 143 153 164 170 178 62.5 200 225 250 275 300 325 350 375 400 425 41.7 106 113 120 126 133 144 150 at240 50.5 52.7 83 92.7 102 111 120 128 135 142 145 160 170 181 190 198 200 at331 57.7 104 112 120 127 134 140 151 161 171 175 at287 53.7 72 80.5 98.7 63.2 82.5 75 87.2 87.62.2 102 109 115 121 125 at197 48. sedangkan faktor koreksi untuk beberapa volume efektif yang dapat tersimpan pada akar tanaman yang ditunjukkan tabeldi bawah ini.7 84.5 77.7 87.7 42.5 100 112 125 137 150 162 175 187 200 450 25 50 75 100 125 150 175 200 225 250 Besarnya curah hujan efektif dapat dicari dengan dengan Evapotranspiration Method/Precipitation ratio Method yang dikeluarkan oleh USDA.7 98 108 118 127 135 143 151 158 171 183 194 203 213 220 225 at372 62.5 125 137.5 95 105 115 126 136 145 154 161 168 182 194 205 215 224 232 240 247 250 at412 62. Pada saat pemberian air irigasi volume air dapat disimpan dengan efektif pada lapisan akar tanaman yang diperkirakan sebesar 75 mm.7 70.5 75 at122 44. 1969 seperti tertera pada tabel dibawah ini Hubungan antara curah hujan efektif bulanan rata-rata dan curah hujan bulanan rata-rata diperlihatkan dalam besaran ETcrop yang berbeda.5 57.2 67.0 187.7 39.2 50 at67.5 100 112.7 46.5 49.5 73.5 75 87.7 63.7 78.5 67.5 66 74.5 88.5 175.0 162.7 at41.7 73. .2 95.5 100 112 121 137 150 160 170 179 188 62.5 60.2 100 at160 46 55 63.7 95.7 56.

749 0.016 1.004 1.62 0.5 40 45 50 55 60 65 faktor 0.905 0.pada tugas irigasi ini kami mengunakan metode NFR dalam penghitungan debit air yang dibutuhkan oleh areal sawah .3  . Perhitungan Debit Air yang dibutuhkan : Januari = Kc = 1.102 1.963 0.78 0.61 = 168.65 0.790 0.728 0.9547 0.75 20 22.008 1.818 0.000 1.842 0.5 35 37.990 1.1 = 5.808 D mm 31.25 32.040 1.703 0.930 0.5 25 27.676 0.Tabel Faktor Pengali curah hujan bulanan efektif D mm 10 12.5 18.5 30 faktor 0.070 Dari 3 metode di atas.860 0.876 0.826 0.1 5.060 1.770 0.977 D mm 70 75 80 85 90 95 100 125 150 175 faktor 0.020 1.5 15 17.

P = 60 Re = 0.4  .5 + 50 = 204.5 = 168.1 4.7 WLR = 50 NFR = + P Re + WLR 105 = 73.17 = 155.8 = 5.9  Q= Maret = Kc P = 60 =     = 1.28 = 158.1  86 = 60.1 4.1 + 60 60.8  Q= Februari = Kc P = 60 Re = 0.7 WLR = 0 NFR = =     = 1.2 + P Re + WLR = 155.2 + 0 = 154.7 = 5.3 + 60 73.

Re = 0.5 x 30 = 148.5  = 148.7 + P Re + WLR = 158.7 WLR = 50 NFR = + P Re + WLR 104 =72.7  Q= =     April .8 = 1. = Kc P = 60 Re = 0.1 3.5 + 60 72.1 4.8 + 50 = 185.4  .8 x 30 = 125.7 WLR = 0 NFR = 91 = 63.4 + 60 63. = Kc P = 60 =     = 1.7 + 0 = 154.7  Q= Mei.

5 WLR = 50 NFR = + P Re + WLR = 125.0 x 30 = 1320  .Re = 0.8  108 = 76.1 4.8 + 60 76.7 WLR = 0 NFR = =     = 1.4 + 60 94.7 135 = 94.7  Q= =     Juli.9  Q= Juni = Kc P = 60 Re = 0. = Kc P = 60 = 1.09 + 0 = 102.1 x 3.09 + P Re + WLR = 118.6 x 30 = 118.5 + 50 = 140.

Re = 0.3 + 0 = 113.3 + 0 = 136.3 + P Re + WLR = 165 + 60 111.7  Q= Agustus.7 = 6.7 WLR = 0 NFR = =     = 1.1 5.7 WLR = 0 NFR = 79 = 55.1  .0 x 30 = 165  159 = 111.27 = 188.3 + P Re + WLR = 1320 + 60 55.1 5. = Kc P = 60 Re = 0.7  Q= =     September = Kc P = 60 = 1.

1 = 168.Re = 0.1 5.4  290 = 203 + P Re + WLR = 191.3  .1 5.8 = 6.1 + 60 175 + 0 = 73.4  Q= =     November = Kc P = 60 = 1.4 + 60 203 + 0 = 48.1  Q= Oktober = Kc P = 60 Re = 0.38 = 191.7 WLR = 0 NFR = 250 = 175 + P Re + WLR = 188.7 WLR = 0 NFR = =     = 1.

3 + 50 = 168.5 + 0 = 154.7 105 = 73.04 2552.1 4.9 + 60 83.3 = 1.71 .3 + 60 73.73 = 141.6  Q= =     no 1 2 bulan Januari Februari debit ( l/s ) 3375.Re = 0.3 = 4.7 WLR = 50 NFR = + P Re + WLR 119 = 83.8  Q= =     Desember = Kc P = 60 Re = 0.9  = 141.5 WLR = 0 NFR = + P Re + WLR = 168.

53 2251. Jumlah kebutuhan air irigasi maksimum yang diperlukan lahan : Q = 3375.67 797.41 3060.64 1691.1 1879.62 2551.04 .48 2251.28 2323.06 2778. 25 Tabel Hasil Perhitungan Debit Kesimpulan.48 1204.3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember debit rata-rata 2549.

Jumlah air yang mampu dialirkan oleh saluran irigasi sebelah kanan : Q = 3548. . 5 Jadi. kebutuhan air di lahan irigasi terpenuhi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful