MATRIKS INDIKATOR KINERJA STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM

)
Target Capaian Kinerja Setiap Tahun Uraian (1) 1. Bidang Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera A. Komunikasi Informasi dan Edukasi Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera (KIE KB 1. Cakupan Pasangan Usia Subur yang istrinya dibawah usia 20 tahun 3,5% 2. Cakupan Pasangan Usia Subur menjadi Peserta KB aktif 65%. 3. Cakupan Pasangan Usia Subur yang ingin ber- KB tidak terpenuhi (Unmet Need) 5% 4. Cakupan Anggora Bina Keluarga Balita (BKB) ber- KB 70% 5. Cakupan PUS Peserta KB Anggota Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) yang ber-KB 87% 6. Ratio Petugas Lapangan Keluarga Berencana/ Penyuluh Keluarga Berencana (PLKB/PKB) 1 petugas di setiap 2 (dua) Desa/Kelurahan 7. Ratio Pembantu Pembina Keluarga Berencana (PPKBD) 1 (satu) petugas di setiap Desa/ Kelurahan. B. Penyediaan Alat dan Obat Kontrasepsi 8. Cakupan penyediaan alat dan obat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat 30% setiap tahun C. Penyediaan Informasi Data Mikro 9. Data mikro keluraga di setiap Desa/Kelurahan 100% di setiap tahun 2. Bidang Kesehatan A. Pelayanan Kesehatan Dasar 1. Cakupan kunjungan ibu hamil K4 2. Cakupan komplikasi kebidanan yang ditangani 3. Cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi kebidanan 4. Cakupan pelayanan nifas 5. Cakupan neonatus dengan komplikasi yang ditangani 6. Cakupan kunjungan bayi 7. Cakupan Desa/Kelurahan Universal Child Immunization (UCI) 8. Cakupan pelayanan balita 9. Cakupan pemberian makanan pendamping pada anak usia 6-24 bulan keluarga miskin 10. Cakupan balita gizi buruk perawatan 11. Cakupan penjaringan kesehatan siswa SD dan setingkat 12. Cakupan peserta KB aktif 13. Cakupan penemuan dan penangnan penyakit 14. Cakupan pelayanan kesehatan dasar masyarakat miskin B. Pelayanan Kesehatan Rujukan 1. Cakupan pelayanan kesehatan rujukan pasien masyarakat miskin 2. Cakupan pelayanan gawat darurat level 1 yang harus diberikan sarana kesehatan (RS) di Kabupaten/Kota C. Penyelidikan Epidemiologi dan Penanggulangan Kejadian Luar Biasa/ KLB Cakupan Desa/Kelurahan mengalami KLB yang dilakukan penyelidikan epideiologi < 24 jam D. Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Cakupan Desa Siaga Aktif 3. Bidang Kesenian A. Perlindungan, Pengembangan dan Pemanfaatan Bidang Kesenian 1. Cakupan kajian seni 50% 2. Cakupan fasilitasi seni 30% 3. Cakupan gelasr seni 75% 4. Misi kesenian 100% B. Sarana dan Prasarana 1. Cakupan Sumber Daya Manusia Kesenian 25% 2. Cakupan tempat 100% 3. Cakupan organisasi 34% 4. Bidang Ketahanan Pangan A. Ketersediaan dan Cadangan Pangan Satuan (2) 2011 (3) 2012 (4) 2013 (5) 2014 (6) 2015 (7) 2016 (8) Kondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD (9)

% % % % % % %

60 60 60 60 60 60 60

70 70 70 70 70 70 70

80 80 80 80 80 80 80

100 100 100 100 100 100 100

100 100 100 100 100 100 100

100 100 100 100 100 100 100

100 100 100 100 100 100 100

%

60

70

80

100

100

100

100

%

60

70

80

100

100

100

100

% % % % % % % % % % % % % % % %

75 40 50 50 85 95 100 95 100 100 100 75 100 60 60 60

80 50 60 60 90 100 100 100 100 100 100 80 100 70 70 70

85 60 70 70 95 100 100 100 100 100 100 85 100 80 80 80

90 70 80 80 100 100 100 100 100 100 100 90 100 90 90 90

95 80 90 90 100 100 100 100 100 100 100 95 100 100 100 100

100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100

100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100

%

60

70

80

90

100

100

100

%

40

50

60

70

80

100

100

% % % % % % %

70 70 70 70 70 70 70

80 80 80 80 80 80 80

90 90 90 90 90 90 90

100 100 100 100 100 100 100

100 100 100 100 100 100 100

100 100 100 100 100 100 100

100 100 100 100 100 100 100

Di setiap SMP/MTs tersedia 1 orang guru untuk setiap mata pelajaran. Untuk setiap rombongan belajar tersedia 1 ruang kelas yang dilengkapi dengan meja dan kursi yang cukup untuk peserta didik dan guru serta papan tulis 3. Pelayanan Pengawasan Ketenagakerjaan 1. Bidang Komunikasi dan Informatika A. Pelayanan Pelatihan Kerja 1. Di setiap SD/MI tersedia 1 orang guru untuk setiap 32 peserta didik dan 6 orang guru untuk setiap satuan pendidikan. ceramah/diskusi dan lokakarya 5. dan di setiap SMP/MTs tersedia ruang kepala sekolah yang terpisah dari ruang guru 5. Pengawasan dan pembinaan keamanan pangan D. Penguatan cadangan pangan B. Besaran Pengujian Peralatan di Perusahaan 6. Pelaksanaan Diseminasi Informasi Nasional Pelaksanaan diseminasi dan pendistribusian informasi nasional melalui: 1. Bidang Ketenagakerjaan A. Pelayanan Penempatan Tenaga Kerja Besaran pencari kerja yang terdaftar yang ditempatkan C. harga dan akses pangan di daerah 2. Di setiap SMP dan MTs tersedia ruang laboratorium IPA yang dilengkapi dengan meja dan kursi yang cukup untuk 36 peserta didik dan minimal satu set peralatan praktek IPA untuk demonstrasi dan eksperimen peserta didik 4. Besaran tenaga kerja yang mendapatkan pelatihan berbasis masyarakat 3. radio dan televisi 2. Jumlah peserta didik dalam setiap rombongan belajar untuk SD/MI tidak melebihi 32 orang dan untuk SMPS/MTs tidak melebihi 36 orang. Besaran Pemeriksaan Perusahaan 3. Pelayanan Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial Besaran Kasus yang diselesaikan dengan Perjanjian Bersama (PB) D. Media interpersonal seperti sarasehan. Media luar ruang seperti buletin. Penanganan Kerawanan Pangan Penanganan daerah rawan pangan 5. Pelayanan Pendidikan Dasar oleh Kabupaten/Kota 1. Bidang Pendidikan A. Besaran tenaga kerja yang mendapatkan pelatihan kewirausahaan B. dan untuk daerah khusus 4 orang guru setiap satuan pendidikan 6. Ketersediaan energi dan Keluarga Sejahtera 2. Tersedia satuan pendidikan dalam jarak yang terjangkau dengan berjalan kaki yaitu maksimal 3km untuk SD/MI dan 6km untuk SMP/MTs dari kelompok pemukiman permanen di daerah terpencil 2. Media tradisional seperti pertunjukan rakyat 4. spanduk dan baliho B.Target Capaian Kinerja Setiap Tahun Uraian (1) Bidang Keluarga Berencana dan protein perkapita 1. brosur. Ketersediaan informasi pasokan. Stabilitas harga dan pasokan pangan C. Distribusi dan Akses Pangan 1. kepala sekolah dan staf kependidikan lainnya. leaflet. booklet. Pelayanan Kepesertaan Jamsostek Besaran pekerja/buruh yang menjadi peserta program Jamsostek E. Pengembangan dan Pemberdayaan Kelompok Informasi Masyarakat Cakupan pengembangan dan pemberdayaan kelompok informasi di tingkat kecamatan 7. Besaran tenaga kerja yang mendapatkan pelatihan berbasis kompetensi 2. Media baru seperti website (media online) 3. Pencapaian skor Pola Pengan Harapan (PPH) 2. dan untuk daerah khusus tersedia 1 orang guru untuk setiap rumpun mata pelajaran Satuan (2) % % % % % % % 2011 (3) 50 20 50 50 50 40 40 2012 (4) 60 30 60 60 60 50 45 2013 (5) 70 40 70 70 70 60 50 2014 (6) 80 50 80 80 80 70 55 2015 (7) 90 60 90 90 90 80 60 2016 (8) 100 70 100 100 100 100 70 Kondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD (9) 100 70 100 100 100 100 70 % % % % % % % % 50 35 35 25 25 25 20 25 55 40 40 30 30 30 25 30 60 45 45 35 35 35 30 35 65 50 50 40 40 40 35 40 70 55 55 45 45 45 40 45 75 60 60 50 50 50 45 50 75 60 60 50 50 50 45 50 kegiatan hari kegiatan kegiatan kegiatan % 6 365 6 6 6 20 8 365 8 8 8 30 10 365 10 10 10 40 12 365 12 12 12 50 12 365 12 12 12 60 12 365 12 12 12 70 12 365 12 12 12 70 . Media massa seperti majalah. Di setiap SD/MI dan SMP/MTs tersedia satu ruang guru yang dilengkapi dengan meja dan kursi untuk setiap orang guru. Penganekaragaman dan Keamanan Pangan 1.

Satuan pendidikan menyelenggarakan proses pembelajaran selama 34 minggu per tahun dengan kegiatan tatap muka sbb: a. Di setiap kabupaten/Kota semua kepala SMP/MTs berkualifikasi akademik S1 atau DIV dan telah memiliki sertifikat pendidik 12. termasuk merencanakan pembelajaran. Kunjungan pengawas ke satuan pendidikan dilakukan 1 kali setiap bulan dan setiap kunjungan dilakukan selama 3 jam untuk melakukan supervisi dan pembinaan B. Kelas IV-VI : 27 jam per minggu d. Setiap guru mengembangkan dan menerapkan program penilaian untuk membantu meningkatkan kemampuan belajar peserta didik 10. Di setiap SMP/MTs tersedia guru dengan kualifikasi akademik S1 atau D-IV dan telah memiliki sertifikat pendidik masing-masing 1 orang untuk mata pelajaran Matematika.Target Capaian Kinerja Setiap Tahun Uraian (1) Bidang Keluarga Berencana dan 2 orang guru yang memenuhi kualifikasi akademik S1 atau 7. Setiap SD/MI memiliki 100 judul buku pengayaan dan 10 buku referensi. Di setiap Kabupaten/Kota semua kepala SD/MI berkualifikasi akademik S1 atau D-IV dan telah memiliki sertifikat pendidik 11. IPA dan IPS dengan perbandingan 1 set untuk setiap peserta didik. Di setiap SMP/MTs tersedia guru dengan kualifikasi akademik S1 atau D-IV sebanyak 70% dan separuh diantaranya (35% dari keseluruhan guru) telah memiliki sertifikat pendidik. 14. model tubuh manusia. 2. Pelayanan Pendidikan Dasar oleh Satuan Pendidikan 1. dan setiap SMP/MTs memiliki 200 judul buku pengayaan dan 20 buku referensi 5. Kelas I-II : 18 jam per minggu b.5 jam per minggu di satuan pendidikan. Kepala sekolah melakukan supervisi kelas dan memberikan umpan balik kepada guru 2 kali dalam setiap semester 11. IPA. Kelas III : 24 jam per minggu c. Pemerintah Kabupaten/Kota memiliki rencana dan melaksanakan kegiatan untuk membantu satuan pendidikan dalam mengembangkan kurikulum dan proses pembelajaran yang efektif. Matematika. melaksanakan pembelajaran. Kelas VII. Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris 10. Satuan pendidikan menerapkan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) sesuai ketentuan yang berlaku 8. kit IPA untuk eksperimen dasar dan poster/ carta IPA 4. Di setiap SD/MI tersedia Keluarga Sejahtera D-IV dan 2 orang guru yang telah memiliki sertifikat pendidik 8. Setiap SD/MI menyediakan buku teks yang sudah ditetapkan kelayakannya oleh pemerintah mencakup mata pelajaran Bahasa Indonesia.IX : 27 jam per minggu 7. Setiap guru menerapkan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang disusun berdasarkan silabus untuk setiap mata pelajaran yang diampunya 9. Setiap guru tetap bekerja 37. Setiap guru menyampaikan laporan hasil evaluasi mata pelajaran serta hasil penilaian setiap peserta didik kepada kepala sekolah pada akhir semester dalam bentuk laporan hasil prestasi belajar peserta didik Satuan (2) 2011 (3) 2012 (4) 2013 (5) 2014 (6) 2015 (7) 2016 (8) Kondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD (9) . bola dunia (globe). contoh perlatan optik. menilai hasil pembelajaran. Setiap SD/MI menyediakan 1 set peraga IPA dan bahan yang terdiri dari model kerangka manusia. membimbing atau melatih peserta didik dan melaksanakan tugas tambahan 6. Setiap SMP/MTs menyediakan buku teks yang sudah ditetapkan kelayakannya oleh pemerintah mencakup semua mata pelajaran dengan perbandingan 1 set untuk setiap peserta didik 3. untuk daerah khusus masing-masing sebanyak 40% dan 20% 9. Di setiap Kabupaten/Kota semua pengawas sekolah dan madrasah memiliki kualifikasi akademik S1 atau D-IV dan telah memiliki sertifikat pendidik 13.

Cakupan layanan rumah layak huni yang terjangkau B. Cakupan layanan reintegrasi sosial bagi perempuan dan anak korban kekerasan % 70 80 90 100 100 100 Satuan (2) 2011 (3) 2012 (4) 2013 (5) 2014 (6) 2015 (7) 2016 (8) Kondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD (9) 100 % 70 80 90 100 100 100 100 % 45 55 65 75 85 95 95 % 45 55 65 75 85 95 95 % 50 60 70 80 90 100 100 % 20 30 40 50 60 70 70 % % 20 70 30 80 40 90 50 100 60 100 70 100 70 100 9. Cakupan penerbitan KTP b.39 31. Cakupan layanan pemulangan bagi perempuan dan anak korban kekerasan b. Penanggulangan Bencana Kebakaran a. Rumah Layak Huni dan Terjangkau a.5 31. Kepala Berencana madrasah menyampaikan (UAS) dan ulangan kenaikan kelas (UKK) serta ujian akhir (US/UN) kepada orangtua peserta didik dan menyampaikan rekapitulasinya kepada Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota atau Kantor Kementerian Agama di Kabupaten/Kota pada setiap akhir semester 13. Cakupan penerbitan akta kelahiran B.89 43.25 25. ketentraman.Target Capaian Kinerja Setiap Tahun Uraian (1) Bidang Keluargasekolah atau dan Keluarga Sejahtera laporan hasil ulangan akhir semester 12.75 50 50 . Bidang Pemerintahan Dalam Negeri A. Bidang Perumahan Rakyat A. Rehabilitasi Sosial Bagi Perempuan dan Anak Korban Kekerasan a. Cakupan perempuan dan anak korban kekerasan yang mendapatkan layanan bantuan hukum E. Sarana dan Utilitas Umum (PSU) Cakupan lingkungan yang sehat dan aman yang didukung dengan PSU 11. Pelayanan Kesehatan Bagi Perempuan dan Anak Korban Kekerasan Cakupan perempuan dan anak korban kekerasan yang mendapatkan pelayanan kesehatan oleh tenaga kesehatan terlatih di PUSKESMAS mampu tatalaksana KtP/A dan PPT/PKT di RS C.5 43. Cakupan layanan bimbingan rohani yang diberikan oleh petugas bimbingan rohani terlatih bagi perempuan dan anak korban kekerasan di dalam unit pelayanan terpadu D.14 50 44. Lingkungan yang Sehat dan Aman yang Didukung dengan Prasarana.75 38. Cakupan layanan rehabilitasi sosial yang diberikan oleh petugas rehabilitasi sosial terlatih bagi perempuan dan anak korban kekerasan di dalam unit pelayanan terpadu b. Setiap satuan pendidikan menerapkan prinsip-prinsip manajemen berbasis sekolah (MBS) 8. Bidang Pekerjaan Umum % % % % 100 100 10 75 100 100 20 80 100 100 30 85 100 100 40 90 100 100 50 100 100 100 60 100 100 100 60 100 % % 25 55 25 60 25 65 25 70 25 75 30 80 30 80 % % 18. Pelayanan Dokumen Kependudukan a. Tingkat waktu tanggap (response time rate ) daerah layanan Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) 10. Cakupan pelayanan bencana kebakaran kabupaten/kota b.64 37. Penegakan dan Bantuan Hukum Bagi Perempuan dan Anak Korban Kekerasan a. Penanganan Pengaduan/ Laporan Korban Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Cakupan perempuan dan anak korban kekerasan yang mendapatkan penanganan pengaduan oleh petugas terlatih di dalam unit pelayanan terpadu B.75 13. Pemulangan dan Reintegrasi Sosial bagi Perempuan dan Anak Korban Kekerasan a. keindahan) di kabupaten/ Kota C.39 % 18.25 37. Bidang Layanan Terpadu Bagi Perempuan dan Anak Korban Kekerasan A. Tingkat penyelesaian pelanggaran K3 (ketertiban.75 25 31. Cakupan penegakan hukum dari tingkat penyidikan sampai dengan putusan pengadilan atas kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak b. Cakupan ketersediaan rumah layak huni b. Cakupan petugas Perlindungan Masyarakat (Linmas) di Kabupaten/Kota b.39 50 44. Pemeliharaan Ketentraman dan Ketertiban Masyarakat a.14 25 19.

Penyehatan Lingkungan Permukiman (Sanitasi Lingkungan dan Persampahan) 9.Target Capaian Kinerja Setiap Tahun Uraian (1) Bidang Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera A. Tersedianya sistem penanganan sampah di perkotaan 13. Penanganan Permukiman Kumuh Perkotaan 14. Tersedianya akses air minum yang aman melalui sistem penyediaan air minum dengan jaringan perpipaan dan bukan jaringan perpipaan terlindungi dengan kebutuhan pokok minimal 60liter/orang/hari D. Terlaksanakannya tindakan awal terhadap pengaduan masyarakat tentang pelanggaran di bidang penataan ruang dalam waktu 5 hari kerja 23. Penerbitan IUJK dalam waktu 10 hari kerja setelah persyaratan lengkap 18. Tersedianya Sistem Informasi Jasa Konstruksi setiap tahun H. Penyediaan Sarana dan Prasarana Sosial 1. Tersedianya informasi mengenai Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) kabupaten/kota beserta rencana rincinya melalui peta analog dan peta digital 20. Tersedianya jalan yang menjamin pengguna jalan berkendara dengan selamat 6. Terlayaninya masyarakat dalam pengurusan IMB di kabupaten/kota 16. Tersedianya air irigasi untuk pertanian rakyat pada sistem irigasi yang sudah ada B. Tersedianya air baku untuk memenuhi kebutuhan pokok minimal sehari-hari 2. Penyediaan sarana prasarana pelayanan luar panti skala provinsi % % 40 20 50 30 60 40 70 50 80 60 90 70 Satuan (2) % % 2011 (3) 70 40 2012 (4) 80 50 2013 (5) 90 60 2014 (6) 100 70 2015 (7) 100 80 2016 (8) 100 90 Kondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD (9) 100 90 % % % % % 70 70 30 30 30 80 80 40 40 40 90 90 50 50 50 100 100 60 60 60 100 100 70 70 70 100 100 80 80 80 100 100 80 80 80 % 50 70 80 100 100 100 100 % % % % % 30 5 20 40 35 40 5 20 50 40 50 5 20 60 45 60 5 20 70 50 70 5 25 80 55 80 5 30 90 60 80 5 30 90 60 % % % 10 50 50 10 70 70 10 80 80 10 100 100 20 100 100 30 100 100 30 100 100 % % % % 50 50 50 50 70 70 70 70 80 80 80 80 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 % 50 70 80 100 100 100 100 % % 50 25 70 25 80 25 100 30 100 35 100 40 100 40 90 70 % % 40 20 50 30 60 40 70 50 80 60 90 70 90 70 . Terlayaninya masyarakat dalam pengursan izin pemanfaatan ruang sesuai dengan Peraturan Daerah tentang RTR wilayah kabupaten/kota beserta rencana rincinya 22. Tersedianya fasilitas pengurangan sampah di perkotaan 12. Pemberian bantuan sosial bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial skala provinsi 2. Tersedianya jalan yang menghubungkan pusat-pusat kegiatan dalam wilayah kabupaten/ kota 4. Bidang Sosial Daerah A. Jalan 3. Penyediaan sarana prasarana panti sosial skala provinsi 2. Tersedianya sistem air limbah setempat yang memadai 10. Pelaksanaan program/ kegiatan bidang sosial 1. Terlaksananya penjaringan aspirasi masyarakat melalui forum konsultasi publik yang memenuhi syarat inklusif dalam proses penyusunan RTR dan program pemanfaatan ruang yang dilakukan minimal 2 kali setiap disusunnya RTR dan program pemanfaatan ruang 21. Tersedianya jalan yang menjamin perjalanan dapat dilakukan sesuai dengan kecepatan rencana C. Penataan Bangunan dan Lingkungan 15. Berkurangnya luasan permukiman kumuh di kawasan perkotaan F. Penyelenggaraan pelayanan dan rehabilitasi sosial dalam panti sosial skala provinsi B. Penataan Ruang 19. Jasa Konstruksi 17. Air Minum 8. Tersedianya pedoman Harga Standar Bangunan Gedung Negara di Kabupaten/Kota G. Tersedianya sistem jaringan drainase skala kawasan dan skala kota sehingga tidak terjadi genangan (lebih dari 30 cm selama 2 jam) dan tidak lebih dari 2 kali setahun E. Tersedianya sistem air limbah skal komunitas/ kawasan/kota 11. Tersedianya jalan yang menjamin kendaraan dapat berjalan dengan selamat dan nyaman 7. Tersedianya luasan RTH publik sebesar 20% dari luas wilayah kota/kawasan perkotaan 12. Sumber Daya Air 1. Tersedianya jalan yang memudahkan masyarakat per individu melakukan perjalanan 5.

15/MEN/X/2010 6. Sosial. Peraturan MenteriKebudayaan dan Pariwisata Nomor PM.Target Capaian Kinerja Setiap Tahun Uraian (1) Bidang Keluarga Berencana Bencana C. Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia Nomor 01 Tahun 2010 10. Perumahan Rakyat. Komunikasi dan Informatika. Peraturan Meneteri Kesehatan RI Nomor 741/MENKES/PER/VII/2008 3. Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor PER. Kesenian. Evakuasi korban bencana skala provinsi D. Peraturan Menteri Negara Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor 22/PERMEN/M/2008 12. Lingkungan Hidup.KOMINFO/12/2010 7. Pelayanan pencegahan pencemaran udara dari sumber tidak bergerak C.501/MKP/2010 4. Peraturan Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional Nomor 55/HK-010/B5/2010 2. Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor: 129/ Huk/ 2008 . BKKBN. Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 19 Tahun 2008 8. Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak . Penanggulangan Korban dan Keluarga Sejahtera 1. Bantuan sosial bagi korban bencana skala provinsi 2. Pemerintahan Dalam Negeri. Pendidikan Nasional. Ketahanan Pangan. Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang . Peraturan Menteri Pertanian Nomor 65/PERMENTAN/OT. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 15 Tahun 2010 9. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 14/PRT/M/2010 13. Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 22/PERLM. Ketenagakerjaan. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 62 Tahun 2008 11.106/HK. Pelayanan pencegahan pencemaran air B. Pelayanan penyediaan informasi status kerusakan lahan dan/atau tanah untuk produksi biomassa D. Bidang Lingkungan Hidup A. Kesehatan.140/12/2010 5. Pelayanan tindak lanjut pengaduan masyarakat akibat adanya dugaan pencemaran dan/atau perusakan lingkungan hidup % % % % 60 60 60 60 80 80 80 80 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 Satuan (2) % % % 2011 (3) 40 40 30 2012 (4) 50 50 30 2013 (5) 60 60 30 2014 (6) 70 70 30 2015 (7) 80 80 40 2016 (8) 90 90 40 Kondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD (9) 90 90 40 100 100 100 100 Dasar Hukum SPM : 1. Pelaksanaan dan Pengembangan Jaminan Sosial bagi Penyandang Cacat Fisik dan Penyelengaraan jaminan sosial skala provinsi 13.

Pelayanan Kesehatan Dasar 1. Cakupan penyediaan alat dan obat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat 30% setiap tahun Penyediaan Informasi Data Mikro 9.LAMPIRAN I NOMOR : TANGGAL : PERIHAL : Indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM) INDIKATOR STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) Kondisi Eksisting Uraian (1) Bidang Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera A. Cakupan komplikasi kebidanan yang ditangani 3.KB tidak terpenuhi (Unmet Need) 5% Satuan (2) 2009 (3) 2010 (4) 2011 (5) Target Capaian Kinerja Setiap Tahun 2012 (6) 2013 (7) 2014 (8) 2015 (9) 2016 (10) Kondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD (11) % % % % % % % 60 60 60 60 60 60 60 70 70 70 70 70 70 70 80 80 80 80 80 80 80 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 B. Cakupan Pasangan Usia Subur yang ingin ber. Ratio Pembantu Pembina Keluarga Berencana (PPKBD) 1 (satu) petugas di setiap Desa/ Kelurahan. 7. 6. Ratio Petugas Lapangan Keluarga Berencana/ Penyuluh Keluarga Berencana (PLKB/PKB) 1 petugas di setiap 2 (dua) Desa/Kelurahan 7. 4. Cakupan Pasangan Usia Subur yang istrinya dibawah usia 20 tahun 3. Komunikasi Informasi dan Edukasi Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera (KIE KB dan KS) 1. Data mikro keluraga di setiap Desa/Kelurahan 100% di setiap tahun % 60 70 80 100 100 100 100 C. % 60 70 80 100 100 100 100 Keterangan: Jika ada masukan atau perubahan mengenai target proyeksi mohon untuk dituliskan beserta alasannya. Cakupan pelayanan nifas Cakupan neonatus dengan komplikasi yang ditangani Cakupan kunjungan bayi Cakupan Desa/Kelurahan Universal Child Immunization (UCI) Cakupan pelayanan balita Satuan (2) 2009 (3) 2010 (4) 2011 (5) Target Capaian Kinerja Setiap Tahun 2012 (6) 2013 (7) 2014 (8) 2015 (9) 2016 (10) Kondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD (11) % % % % % % % % 75 40 50 50 85 95 100 95 80 50 60 60 90 100 100 100 85 60 70 70 95 100 100 100 90 70 80 80 100 100 100 100 95 80 90 90 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 . 2. Cakupan Anggora Bina Keluarga Balita (BKB) ber. 3. 8. Cakupan kunjungan ibu hamil K4 2. 5.5% Cakupan Pasangan Usia Subur menjadi Peserta KB aktif 65%.KB 70% Cakupan PUS Peserta KB Anggota Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) yang ber-KB 87% 6. LAMPIRAN I NOMOR : TANGGAL : PERIHAL : INDIKATOR STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) Kondisi Eksisting Uraian (1) Bidang Kesehatan A. Penyediaan Alat dan Obat Kontrasepsi 8. 5. Cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi kebidanan 4.

1. Cakupan pelayanan gawat darurat level 1 yang harus diberikan sarana kesehatan (RS) di Kabupaten/Kota Penyelidikan Epidemiologi dan Penanggulangan Kejadian Luar Biasa/ KLB Cakupan Desa/Kelurahan mengalami KLB yang dilakukan penyelidikan epideiologi < 24 jam % 60 70 80 90 100 100 100 Kondisi Eksisting Uraian (1) Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Cakupan Desa Siaga Aktif Satuan (2) % 2009 (3) 2010 (4) 2011 (5) 40 Target Capaian Kinerja Setiap Tahun 2012 (6) 50 2013 (7) 60 2014 (8) 70 2015 (9) 80 2016 (10) 100 Kondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD (11) 100 D. 12.9. Cakupan pemberian makanan pendamping pada anak usia 6-24 bulan keluarga miskin Cakupan balita gizi buruk perawatan Cakupan penjaringan kesehatan siswa SD dan setingkat Cakupan peserta KB aktif Cakupan penemuan dan penangnan penyakit Cakupan pelayanan kesehatan dasar masyarakat miskin Pelayanan Kesehatan Rujukan Cakupan pelayanan kesehatan rujukan pasien masyarakat miskin % % % % % % % % 100 100 100 75 100 60 60 60 100 100 100 80 100 70 70 70 100 100 100 85 100 80 80 80 100 100 100 90 100 90 90 90 100 100 100 95 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 C. 11. B. LAMPIRAN I NOMOR : TANGGAL : . 2. 13. 10. 14. 16 Keterangan: Jika ada masukan atau perubahan mengenai target proyeksi mohon untuk dituliskan beserta alasannya.

375 Keterangan: Jika ada masukan atau perubahan mengenai target proyeksi mohon untuk dituliskan beserta alasannya. Penanganan Kerawanan Pangan Penanganan daerah rawan pangan Satuan (2) 2009 (3) 2010 (4) 2011 (5) Target Capaian Kinerja Setiap Tahun 2012 (6) 2013 (7) 2014 (8) 2015 (9) 2016 (10) Kondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD (11) % % % % % % % 50 20 50 50 50 40 40 60 30 60 60 60 50 45 70 40 70 70 70 60 50 80 50 80 80 80 70 55 90 60 90 90 90 80 60 100 70 100 100 100 100 70 100 70 100 100 100 100 70 Keterangan: . Stabilitas harga dan pasokan pangan C. Perlindungan. Misi kesenian 100% B. Distribusi dan Akses Pangan 1. Ketersediaan dan Cadangan Pangan 1. Ketersediaan energi dan protein perkapita 2. Pencapaian skor Pola Pengan Harapan (PPH) 2. Ketersediaan informasi pasokan. harga dan akses pangan di daerah 2. Pengawasan dan pembinaan keamanan pangan D. Cakupan kajian seni 50% 2. Cakupan tempat 100% 3. Sarana dan Prasarana 1. Cakupan gelasr seni 75% 4. Cakupan fasilitasi seni 30% 3. Pengembangan dan Pemanfaatan Bidang Kesenian 1. Cakupan organisasi 34% Satuan (2) 2009 (3) 2010 (4) 2011 (5) Target Capaian Kinerja Setiap Tahun 2012 (6) 2013 (7) 2014 (8) 2015 (9) 2016 (10) Kondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD (11) 18. Penganekaragaman dan Keamanan Pangan 1. LAMPIRAN I NOMOR : TANGGAL : PERIHAL : INDIKATOR STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) Kondisi Eksisting Uraian (1) Bidang Ketahanan Pangan A. Penguatan cadangan pangan B. Cakupan Sumber Daya Manusia Kesenian 25% 2.75 % % % % % % % 70 70 70 70 70 70 70 80 80 80 80 80 80 80 90 90 90 90 90 90 90 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 4.PERIHAL : INDIKATOR STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) Kondisi Eksisting Uraian (1) Bidang Kesenian A.

LAMPIRAN I NOMOR : TANGGAL : PERIHAL : INDIKATOR STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) Kondisi Eksisting Uraian Satuan 2009 2010 2011 Target Capaian Kinerja Setiap Tahun 2012 2013 2014 2015 2016 Kondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD . E. C. LAMPIRAN I NOMOR : TANGGAL : PERIHAL : INDIKATOR STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) Kondisi Eksisting Uraian (1) Bidang Ketenagakerjaan A. D. Besaran tenaga kerja yang mendapatkan pelatihan berbasis kompetensi 2. Besaran Pengujian Peralatan di Perusahaan Keterangan: Jika ada masukan atau perubahan mengenai target proyeksi mohon untuk dituliskan beserta alasannya. Besaran tenaga kerja yang mendapatkan pelatihan kewirausahaan Pelayanan Penempatan Tenaga Kerja Besaran pencari kerja yang terdaftar yang ditempatkan Pelayanan Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial Besaran Kasus yang diselesaikan dengan Perjanjian Bersama (PB) Pelayanan Kepesertaan Jamsostek Besaran pekerja/buruh yang menjadi peserta program Jamsostek Pelayanan Pengawasan Ketenagakerjaan 1.Jika ada masukan atau perubahan mengenai target proyeksi mohon untuk dituliskan beserta alasannya. B. Besaran tenaga kerja yang mendapatkan pelatihan berbasis masyarakat Satuan (2) 2009 (3) 2010 (4) 2011 (5) Target Capaian Kinerja Setiap Tahun 2012 (6) 2013 (7) 2014 (8) 2015 (9) 2016 (10) Kondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD (11) % % % % % % % % 50 35 35 25 25 25 20 25 55 40 40 30 30 30 25 30 60 45 45 35 35 35 30 35 65 50 50 40 40 40 35 40 70 55 55 45 45 45 40 45 75 60 60 50 50 50 45 50 75 60 60 50 50 50 45 50 3. Besaran Pemeriksaan Perusahaan 3. Pelayanan Pelatihan Kerja 1.

Jumlah peserta didik dalam setiap rombongan belajar untuk SD/MI tidak melebihi 32 orang dan untuk SMPS/MTs tidak melebihi 36 orang. Untuk setiap rombongan belajar tersedia 1 ruang kelas yang dilengkapi dengan meja dan kursi yang cukup untuk peserta didik dan guru serta papan tulis 3. dan di setiap SMP/MTs tersedia ruang kepala sekolah yang terpisah dari ruang guru Di setiap SD/MI tersedia 1 orang guru untuk setiap 32 peserta didik dan 6 orang guru untuk setiap satuan pendidikan. Media baru seperti website (media online) 3. radio dan televisi 2. Media interpersonal seperti sarasehan. Media tradisional seperti pertunjukan rakyat 4. Di setiap SMP dan MTs tersedia ruang laboratorium IPA yang dilengkapi dengan meja dan kursi yang cukup untuk 36 peserta didik dan minimal satu set peralatan praktek IPA untuk demonstrasi dan eksperimen peserta didik 4. dan untuk daerah khusus 4 orang guru setiap satuan pendidikan Di setiap SMP/MTs tersedia 1 orang guru untuk setiap mata pelajaran. kepala sekolah dan staf kependidikan lainnya. booklet. B. ceramah/diskusi dan lokakarya 5. Pelayanan Pendidikan Dasar oleh Kabupaten/Kota 1. 6. leaflet. Pelaksanaan Diseminasi Informasi Nasional Pelaksanaan diseminasi dan pendistribusian informasi nasional melalui: 1. dan untuk daerah khusus tersedia 1 orang guru untuk setiap rumpun mata pelajaran Satuan (2) 2009 (3) 2010 (4) 2011 (5) Target Capaian Kinerja Setiap Tahun 2012 (6) 2013 (7) 2014 (8) 2015 (9) 2016 (10) Kondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD (11) 5. brosur.(1) Bidang Komunikasi dan Informatika A. Media massa seperti majalah. . spanduk dan baliho Pengembangan dan Pemberdayaan Kelompok Informasi Masyarakat Cakupan pengembangan dan pemberdayaan kelompok informasi di tingkat kecamatan (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) kegiatan hari kegiatan kegiatan kegiatan % 6 365 6 6 6 20 8 365 8 8 8 30 10 365 10 10 10 40 12 365 12 12 12 50 12 365 12 12 12 60 12 365 12 12 12 70 12 365 12 12 12 70 Keterangan: Jika ada masukan atau perubahan mengenai target proyeksi mohon untuk dituliskan beserta alasannya. Tersedia satuan pendidikan dalam jarak yang terjangkau dengan berjalan kaki yaitu maksimal 3km untuk SD/MI dan 6km untuk SMP/MTs dari kelompok pemukiman permanen di daerah terpencil 2. Media luar ruang seperti buletin. LAMPIRAN I NOMOR : TANGGAL : PERIHAL : INDIKATOR STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) Kondisi Eksisting Uraian (1) Bidang Pendidikan A. Di setiap SD/MI dan SMP/MTs tersedia satu ruang guru yang dilengkapi dengan meja dan kursi untuk setiap orang guru.

Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris Satuan (2) 2009 (3) 2010 (4) 2011 (5) Target Capaian Kinerja Setiap Tahun 2012 (6) 2013 (7) 2014 (8) 2015 (9) 2016 (10) Kondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD (11) 8. 14. Kondisi Eksisting Uraian (1) Setiap guru tetap bekerja 37. 10. membimbing atau melatih peserta didik dan melaksanakan tugas tambahan Satuan pendidikan menyelenggarakan proses pembelajaran selama 34 minggu per tahun dengan kegiatan tatap muka sbb: a. Di setiap Kabupaten/Kota semua pengawas sekolah dan madrasah memiliki kualifikasi akademik S1 atau D-IV dan telah memiliki sertifikat pendidik 13. 2. dan setiap SMP/MTs memiliki 200 judul buku pengayaan dan 20 buku referensi 3. 6. Setiap SD/MI menyediakan buku teks yang sudah ditetapkan kelayakannya oleh pemerintah mencakup mata pelajaran Bahasa Indonesia. Pemerintah Kabupaten/Kota memiliki rencana dan melaksanakan kegiatan untuk membantu satuan pendidikan dalam mengembangkan kurikulum dan proses pembelajaran yang efektif. IPA dan IPS dengan perbandingan 1 set untuk setiap peserta didik. Kelas IV-VI : 27 jam per minggu d.IX : 27 jam per minggu Satuan pendidikan menerapkan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) sesuai ketentuan yang berlaku Satuan (2) 2009 (3) 2010 (4) 2011 (5) Target Capaian Kinerja Setiap Tahun 2012 (6) 2013 (7) 2014 (8) 2015 (9) 2016 (10) Kondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD (11) 5. Setiap SMP/MTs menyediakan buku teks yang sudah ditetapkan kelayakannya oleh pemerintah mencakup semua mata pelajaran dengan perbandingan 1 set untuk setiap peserta didik Setiap SD/MI menyediakan 1 set peraga IPA dan bahan yang terdiri dari model kerangka manusia. . Di setiap Kabupaten/Kota semua kepala SD/MI berkualifikasi akademik S1 atau D-IV dan telah memiliki sertifikat pendidik 11. Kelas VII.7. Kunjungan pengawas ke satuan pendidikan dilakukan 1 kali setiap bulan dan setiap kunjungan dilakukan selama 3 jam untuk melakukan supervisi dan pembinaan B. melaksanakan pembelajaran. Matematika. 4. Pelayanan Pendidikan Dasar oleh Satuan Pendidikan 1. termasuk merencanakan pembelajaran. bola dunia (globe). 9. IPA. kit IPA untuk eksperimen dasar dan poster/ carta IPA Setiap SD/MI memiliki 100 judul buku pengayaan dan 10 buku referensi. model tubuh manusia. contoh perlatan optik. 7. Kelas I-II : 18 jam per minggu b. Kelas III : 24 jam per minggu c. Di setiap kabupaten/Kota semua kepala SMP/MTs berkualifikasi akademik S1 atau D-IV dan telah memiliki sertifikat pendidik 12. Di setiap SD/MI tersedia 2 orang guru yang memenuhi kualifikasi akademik S1 atau D-IV dan 2 orang guru yang telah memiliki sertifikat pendidik Kondisi Eksisting Uraian (1) Di setiap SMP/MTs tersedia guru dengan kualifikasi akademik S1 atau D-IV sebanyak 70% dan separuh diantaranya (35% dari keseluruhan guru) telah memiliki sertifikat pendidik. menilai hasil pembelajaran. untuk daerah khusus masing-masing sebanyak 40% dan 20% Di setiap SMP/MTs tersedia guru dengan kualifikasi akademik S1 atau D-IV dan telah memiliki sertifikat pendidik masing-masing 1 orang untuk mata pelajaran Matematika.5 jam per minggu di satuan pendidikan.

Cakupan penegakan hukum dari tingkat penyidikan sampai dengan putusan pengadilan atas kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak % 50 60 70 80 90 100 100 b. Penegakan dan Bantuan Hukum Bagi Perempuan dan Anak Korban Kekerasan a. Kepala sekolah melakukan supervisi kelas dan memberikan umpan balik kepada guru 2 kali dalam setiap semester 11. Setiap guru menyampaikan laporan hasil evaluasi mata pelajaran serta hasil penilaian setiap peserta didik kepada kepala sekolah pada akhir semester dalam bentuk laporan hasil prestasi belajar peserta didik 8. Setiap guru mengembangkan dan menerapkan program penilaian untuk membantu meningkatkan kemampuan belajar peserta didik 10. LAMPIRAN I NOMOR : TANGGAL : PERIHAL : INDIKATOR STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) Kondisi Eksisting Uraian (1) Bidang Layanan Terpadu Bagi Perempuan dan Anak Korban Kekerasan A. Kepala sekolah atau madrasah menyampaikan laporan hasil ulangan akhir semester (UAS) dan ulangan kenaikan kelas (UKK) serta ujian akhir (US/UN) kepada orangtua peserta didik dan menyampaikan rekapitulasinya kepada Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota atau Kantor Kementerian Agama di Kabupaten/Kota pada setiap akhir semester 13. Penanganan Pengaduan/ Laporan Korban Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Cakupan perempuan dan anak korban kekerasan yang mendapatkan penanganan pengaduan oleh petugas terlatih di dalam unit pelayanan terpadu Pelayanan Kesehatan Bagi Perempuan dan Anak Korban Kekerasan Cakupan perempuan dan anak korban kekerasan yang mendapatkan pelayanan kesehatan oleh tenaga kesehatan terlatih di PUSKESMAS mampu tatalaksana KtP/A dan PPT/PKT di RS Rehabilitasi Sosial Bagi Perempuan dan Anak Korban Kekerasan a. % 70 80 90 100 100 100 100 C.Setiap guru menerapkan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang disusun berdasarkan silabus untuk setiap mata pelajaran yang diampunya 9. 12. % 45 55 65 75 85 95 95 % 45 55 65 75 85 95 95 D. Setiap satuan pendidikan menerapkan prinsip-prinsip manajemen berbasis sekolah (MBS) Keterangan: Jika ada masukan atau perubahan mengenai target proyeksi mohon untuk dituliskan beserta alasannya. Cakupan perempuan dan anak korban kekerasan yang mendapatkan layanan bantuan hukum % 20 30 40 50 60 70 70 . Cakupan layanan bimbingan rohani yang diberikan oleh petugas bimbingan rohani terlatih bagi perempuan dan anak korban kekerasan di dalam unit pelayanan terpadu Satuan (2) 2009 (3) 2010 (4) 2011 (5) Target Capaian Kinerja Setiap Tahun 2012 (6) 2013 (7) 2014 (8) 2015 (9) 2016 (10) Kondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD (11) % 70 80 90 100 100 100 100 B. Cakupan layanan rehabilitasi sosial yang diberikan oleh petugas rehabilitasi sosial terlatih bagi perempuan dan anak korban kekerasan di dalam unit pelayanan terpadu b.

keindahan) di kabupaten/ Kota C. Penanggulangan Bencana Kebakaran a. Cakupan layanan pemulangan bagi perempuan dan anak korban kekerasan b.Kondisi Eksisting Uraian (1) Pemulangan dan Reintegrasi Sosial bagi Perempuan dan Anak Korban Kekerasan a. LAMPIRAN I NOMOR : TANGGAL : PERIHAL : INDIKATOR STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) Kondisi Eksisting Uraian (1) Bidang Pemerintahan Dalam Negeri A. Tingkat waktu tanggap (response time rate ) daerah layanan Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) Satuan (2) 2009 (3) 2010 (4) 2011 (5) Target Capaian Kinerja Setiap Tahun 2012 (6) 2013 (7) 2014 (8) 2015 (9) 2016 (10) Kondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD (11) % % % % 100 100 10 75 100 100 20 80 100 100 30 85 100 100 40 90 100 100 50 100 100 100 60 100 100 100 60 100 % % 25 55 25 60 25 65 25 70 25 75 30 80 30 80 Bidang Perumahan Rakyat A. Cakupan penerbitan akta kelahiran B. Rumah Layak Huni dan Terjangkau . Pelayanan Dokumen Kependudukan a. Tingkat penyelesaian pelanggaran K3 (ketertiban. Pemeliharaan Ketentraman dan Ketertiban Masyarakat a. ketentraman. Cakupan petugas Perlindungan Masyarakat (Linmas) di Kabupaten/Kota b. Cakupan penerbitan KTP b. Keterangan: Jika ada masukan atau perubahan mengenai target proyeksi mohon untuk dituliskan beserta alasannya. Cakupan pelayanan bencana kebakaran kabupaten/kota b. Cakupan layanan reintegrasi sosial bagi perempuan dan anak korban kekerasan Satuan (2) % % 2009 (3) 2010 (4) 2011 (5) 20 70 Target Capaian Kinerja Setiap Tahun 2012 (6) 30 80 2013 (7) 40 90 2014 (8) 50 100 2015 (9) 60 100 2016 (10) 70 100 Kondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD (11) 70 100 E.

75 38.89 43. Tersedianya akses air minum yang aman melalui sistem penyediaan air minum dengan jaringan perpipaan dan bukan jaringan perpipaan terlindungi dengan kebutuhan pokok minimal 60liter/orang/hari Penyehatan Lingkungan Permukiman (Sanitasi Lingkungan dan Persampahan) 9. Tersedianya fasilitas pengurangan sampah di perkotaan 12. 7. D. Tersedianya sistem air limbah skal komunitas/ kawasan/kota 11.75 50 50 Keterangan: Jika ada masukan atau perubahan mengenai target proyeksi mohon untuk dituliskan beserta alasannya. Berkurangnya luasan permukiman kumuh di kawasan perkotaan Penataan Bangunan dan Lingkungan 15. Cakupan ketersediaan rumah layak huni b.14 50 44. Tersedianya sistem penanganan sampah di perkotaan % 50 70 80 100 100 100 100 % % % % 30 5 20 40 40 5 20 50 50 5 20 60 60 5 20 70 70 5 25 80 80 5 30 90 80 5 30 90 Kondisi Eksisting Uraian (1) 13. F. 5. Tersedianya jalan yang menghubungkan pusat-pusat kegiatan dalam wilayah kabupaten/ kota 4. % 50 70 80 100 100 100 100 .5 43. Tersedianya sistem jaringan drainase skala kawasan dan skala kota sehingga tidak terjadi genangan (lebih dari 30 cm selama 2 jam) dan tidak lebih dari 2 kali setahun E.14 % 18. 2. Sumber Daya Air 1. Penanganan Permukiman Kumuh Perkotaan 14. Terlayaninya masyarakat dalam pengurusan IMB di kabupaten/kota 16. Tersedianya jalan yang menjamin perjalanan dapat dilakukan sesuai dengan kecepatan rencana Air Minum 8.14 25 19. Cakupan layanan rumah layak huni yang terjangkau Lingkungan yang Sehat dan Aman yang Didukung dengan Prasarana.64 37. LAMPIRAN I NOMOR : TANGGAL : PERIHAL : INDIKATOR STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) Kondisi Eksisting Uraian (1) Bidang Pekerjaan Umum A.39 31. Tersedianya sistem air limbah setempat yang memadai 10.39 50 44. Sarana dan Utilitas Umum (PSU) Cakupan lingkungan yang sehat dan aman yang didukung dengan PSU % % 18. Tersedianya air irigasi untuk pertanian rakyat pada sistem irigasi yang sudah ada Jalan 3.B. Tersedianya pedoman Harga Standar Bangunan Gedung Negara di Kabupaten/Kota Jasa Konstruksi 17.75 25 31. a. 6.25 37.25 25. Tersedianya air baku untuk memenuhi kebutuhan pokok minimal sehari-hari B. Penerbitan IUJK dalam waktu 10 hari kerja setelah persyaratan lengkap Satuan (2) % 2009 (3) 2010 (4) 2011 (5) 35 Target Capaian Kinerja Setiap Tahun 2012 (6) 40 2013 (7) 45 2014 (8) 50 2015 (9) 55 2016 (10) 60 Kondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD (11) 60 % % % 10 50 50 10 70 70 10 80 80 10 100 100 20 100 100 30 100 100 30 100 100 G.39 4.75 13.5 31.375 13. Tersedianya jalan yang memudahkan masyarakat per individu melakukan perjalanan Tersedianya jalan yang menjamin pengguna jalan berkendara dengan selamat Tersedianya jalan yang menjamin kendaraan dapat berjalan dengan selamat dan nyaman Satuan (2) 2009 (3) 2010 (4) 2011 (5) Target Capaian Kinerja Setiap Tahun 2012 (6) 2013 (7) 2014 (8) 2015 (9) 2016 (10) Kondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD (11) % % % % % % % 70 40 70 70 30 30 30 80 50 80 80 40 40 40 90 60 90 90 50 50 50 100 70 100 100 60 60 60 100 80 100 100 70 70 70 100 90 100 100 80 80 80 100 90 100 100 80 80 80 C.

Tersedianya Sistem Informasi Jasa Konstruksi setiap tahun Penataan Ruang 19. LAMPIRAN I NOMOR : TANGGAL : PERIHAL : INDIKATOR STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) Kondisi Eksisting Uraian (1) Bidang Sosial Daerah A. Pelayanan penyediaan informasi status kerusakan lahan dan/atau tanah untuk produksi biomassa D. Penyediaan sarana prasarana pelayanan luar panti skala provinsi Penanggulangan Korban Bencana 1. 1. B. Bantuan sosial bagi korban bencana skala provinsi 2. 18. Penyediaan Sarana dan Prasarana Sosial 1. Evakuasi korban bencana skala provinsi Pelaksanaan dan Pengembangan Jaminan Sosial bagi Penyandang Cacat Fisik dan Mental serta Penyelengaraan jaminan sosial skala provinsi % % % % % 40 20 40 40 30 50 30 50 50 30 60 40 60 60 30 70 50 70 70 30 80 60 80 80 40 90 70 90 90 40 90 70 90 90 40 Bidang Lingkungan Hidup A. Pelayanan pencegahan pencemaran udara dari sumber tidak bergerak C. Terlayaninya masyarakat dalam pengursan izin pemanfaatan ruang sesuai dengan Peraturan Daerah tentang RTR wilayah kabupaten/kota beserta rencana rincinya % % % 50 50 50 70 70 70 80 80 80 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 % 50 70 80 100 100 100 100 22. Pelaksanaan program/ kegiatan bidang sosial 1. D. Peraturan Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional Nomor 55/HK-010/B5/2010 . BKKBN. Tersedianya informasi mengenai Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) kabupaten/kota beserta rencana rincinya melalui peta analog dan peta digital 20. Pelayanan pencegahan pencemaran air B. Tersedianya luasan RTH publik sebesar 20% dari luas wilayah kota/kawasan perkotaan % % 50 25 70 25 80 25 100 30 100 35 100 40 100 40 Keterangan: Jika ada masukan atau perubahan mengenai target proyeksi mohon untuk dituliskan beserta alasannya. Terlaksananya penjaringan aspirasi masyarakat melalui forum konsultasi publik yang memenuhi syarat inklusif dalam proses penyusunan RTR dan program pemanfaatan ruang yang dilakukan minimal 2 kali setiap disusunnya RTR dan program pemanfaatan ruang 21. Penyelenggaraan pelayanan dan rehabilitasi sosial dalam panti sosial skala provinsi % % 40 20 50 30 60 40 70 50 80 60 90 70 90 70 Satuan (2) 2009 (3) 2010 (4) 2011 (5) Target Capaian Kinerja Setiap Tahun 2012 (6) 2013 (7) 2014 (8) 2015 (9) 2016 (10) Kondisi Kinerja pada akhir periode RPJMD (11) C.H. Terlaksanakannya tindakan awal terhadap pengaduan masyarakat tentang pelanggaran di bidang penataan ruang dalam waktu 5 hari kerja 23. Pemberian bantuan sosial bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial skala provinsi 2. Pelayanan tindak lanjut pengaduan masyarakat akibat adanya dugaan pencemaran dan/atau perusakan lingkungan hidup % % % % 60 60 60 60 80 80 80 80 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 Keterangan: Jika ada masukan atau perubahan mengenai target proyeksi mohon untuk dituliskan beserta alasannya. Penyediaan sarana prasarana panti sosial skala provinsi 2.

Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor: 129/ Huk/ 2008 . Peraturan Menteri Negara Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor 22/PERMEN/M/2008 Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang . Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 22/PERLM.106/HK. Peraturan Menteri Pertanian Nomor 65/PERMENTAN/OT. Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 19 Tahun 2008 Pendidikan Nasional. 7. 3.2.501/MKP/2010 Ketahanan Pangan.140/12/2010 Ketenagakerjaan. Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor PER. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 14/PRT/M/2010 Sosial. Kesehatan. Peraturan Meneteri Kesehatan RI Nomor 741/MENKES/PER/VII/2008 Kesenian.15/MEN/X/2010 Komunikasi dan Informatika.KOMINFO/12/2010 Lingkungan Hidup. 6. 9. 11. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 15 Tahun 2010 Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak . 5. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 62 Tahun 2008 Perumahan Rakyat. 8. 12. 4. 10. Peraturan MenteriKebudayaan dan Pariwisata Nomor PM. 13. Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia Nomor 01 Tahun 2010 Pemerintahan Dalam Negeri.

sebagaimana ketentuan perundang-undangan. sehubungan dg hal tersebut. . perlu adanya percepatan pencapaian target SPM. dalam penyusunan tersebut diperlukan pencapaian kondisi eksisting indikator SPM tahun 2009 dan 2010 sebagaimana terlampir. perlu dilakukannya penyusunan indikator standar pelayanan minimum.disampaikan dengan hormat. untuk itu dimohon agar mengisi dan menyampaikan pencapaian kondisi eksisting tersebut kepada kepala bappeda melalui bidang p4s dalam bentuk print out dan soft copy paling lambat tanggal 11 Juli 2011.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful