Anda di halaman 1dari 13

Laporan Praktek TEKNOLOGI PENGECATAN Pengecatan Bumper Suzuki Jimi Katana

Nama

: Defri Marjoni

Nim/Bp : 13872/2009 Jurusan : Teknik Otomotif

TEKNIK OTOMOTIF FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI PADANG 2011

A. Tujuan Praktikum 1. Memahami prosedur penggunaan perlengkapan perlindungan pada Pengecatan.

2. Memahami cara mempersiapkan metal dasar, pengamplasan untuk proses pengecatan 3. Memahami bahan dempul, cat primer, dan surfacer 4. Memahami prosedur penggunaan peralatan cat 5. Memahami prosedur penggunaan perlengkapan perlindungan pada Pengecatan. 6. Memahami cara pemulihan bentuk, pengamplasan untuk proses pengecatan 7. Memahami bahan dempul, cat primer, dan surfacer 8. Memahami prosedur penggunaan peralatan cat

A. Alat dan bahan 1. alat pengaman a. Kacamata Kacamata berfungsi untuk melindungi mata dari cat dan thinner, serta dari putty atau partikel metal yang timbul pada saat pengemplasan (sanding)

b. Masker partikel

Masker partikel dikenakan dalam setiap operasi yang melibatkan partikelpartikel berterbangan,seperti misalnya pada saat pengamplasan dempul (putty sanding).

c. Sarung tangan Sarung tangan digunakan untuk melindungi tangan seseorang pada saat menggunakan sander atau mengangkat bodi part.

Sarung Tangan

d. Sepatu Pengaman (Savety Shoes/anti static shoes)

Sepatu ini memiliki plat metal disekeliling ujung telapak kaki dan sol yang tebal untuk melindungi kaki. Ada pula tipe sepatu pengaman yang memiliki sifat anti-statik.

2.

Peralatan Pengecatan a. Kompressor Kompressor berfungsi untuk menghasilkan udara bertekanan, sesuai dengan yang dikehendaki karakteristik cat dan spraygun yang digunakan.

b. Amplas / sand paper Amplas berfungsi untuk menghaluskan permukaan dengan cara digosokkan.

c. Blok Tangan / Hand block

Blok tangan adalah pengamplasan manual.

blok dimana amplas ditempelkan dan digunakan untuk

d. Sander Sander adalah sanding tool yang diberi power dimana amplas dipasang dan digunakan untuk mengamplas lapisan cat, putty / surfacer. Menurut tipe power yang digunakan sander dapat dibagi menjadi : Tipe elektrik yaitu yang menggunakan tenaga elektrik dan Tipe pnumatik yaitu menggunakan udara bertekanan.

Tipe Elektrik

Tipe Pneumatic

e. Spray gun

Spray gun adalah suatu peralatan yang menggunakan udara kompresor untuk mengaplikasi cat yang diatomisasikan pada permukaan kerja.

f. Batang Pengaduk (Agitating Rod). Agitating Rod digunakan untuk mencampur putty atau surfacer, untuk membentuk suatu kekentalan yang merata dan juga untuk membantu mengeluarkannya dari kaleng.

g. Spatula (Kape)

Spatula digunakan untuk mencampur putty atau aplikasi pada permukaan benda kerja.

h. Masking Paper Masking paper adalah kertas yang digunakan untuk menutup area yang tidak boleh di cat.

3. Material/Bahan a. Dempul / Putty

Dempul / putty adalah lapisan dasar (under coat) yang digunakan untuk mengisi bagian yang penyok dalam dan besar atau cacat-cacat pada permukaan benda kerja. 1. Polyester putty/dempul plastik dempul plastik diulaskan dengan menggunakan kape dempul dan dipergunakan untuk menutup cacat yang parah atau untuk memberi bentuk pada bidang.

2.

Lacquer Putty/dempul halus Dempul halus digunakan untuk mengisi goresan, lubang kecil (pin hole), atau penyok kecil yang masih tertinggal setelah penggunaan surfacer.

a. Hardener Hardener adalah suatu bahan yang membantu mempercepat pengeringan dempul dan menambah kekerasan dempul. b. Cat Primer Cat primer adalah lapisan cat yang digunakan sebagai cat dasar permukaan plat yang berfungsi untuk memberikan ketahanan terhadap karat, meratakan adesi /daya lekat diantara metal dasar (sheet metal) dan lapisan (coat) berikutnya. c. Cat warna / Top coat Peranan dari pada cat warna atau top coat adalah cat akhir yang memberi warna, kilap, halus bersamaan dengan meningkatkan kualitas serta menjamin keawetan kualitas tersebut. d. Thinner/Solvent Thinner digunakan untuk menurunkan kekentalan cat agar mendapatkan viscositas yang tepat untuk pengecatan.

e. Clear / Gloss Clear digunakan untuk memberikan daya kilap dan daya tahan gores terhadap cat warna dasar.

A. Keselamatan Kerja a) Gunakanlah perlatan tangan sesuai dengan fungsinya. b) Ikutilah instruksi dari instruktur/guru atau pun prosedur kerja yang tertera pada lembar kerja. c) Mintalah ijin dari instruktur bila hendak melakukan pekerjaan yang tidak tertera pada lembar kerja. d) Pakailah masker saat proses pendempulan dan pengecatan e) Efektif dan efesien dalam penggunaan alat dan bahan

B. Langkah Kerja a) Lakukan pemulihan bentuk pada bagian yang belum rata dengan menggunakan dolly dan pahat.

b) Bersihkan karat pada benda kerja

c) Campur dempul halus dengan hardener dan Aduk dengan spatula sampai campuran rata.

d) Oleskan dempul pada benda kerja menggunakan Spatula,pemolesan haus rata dan tipis.

e) Setelah seluruh benda kerja selesai didempul Haluskan permukaan benda kerja menggunakan Sander.

f) Setelah selesai mendempul haus, lakukan pendempulan plastik

g) Haluskan permukaan dengan mengamplas basah

h) Setelah permukaan panel sudah halus dan rata Lakukan pengecatan dasar i) Setelah selesai cat dasar lakukan pengecatan akhir

A. Keterampilan yang didapatkan Keterampilan yang saya dapatkan selama mengikuti pekuliahan Teknologi Pengecatan adalah: a) Saya Bisa memperbaiki bodi mobil yang penyok b) Saya Bisa befikir kreatif dan inovatif terhadap hal-hal baru c) Saya.Bisa melakukan pengecatan menggunakan spray gun dengan cara yang benar. d) Saya Bisa mengaduk dempul dengan hardener dengan cara yang benar e) Saya Bisa melakukan pengamplasan dengan cara yang benar,baik dengan tangan maupun menggunakan mesin. f) Saya Bisa mengetahui cara penggunaan peralatan dan bahan Teknologi Pengecatan dengan benar g) Saya Dapat mengetahui klasifikasi amplas yang digunakan sesuai dengan bentuk permukaan yang akan di amplas h) Saya bisa mengaplikasikannya di lapangan. A. Keterampilan yang masih diperlukan

Keterampilan yang masih dipelukan pada teknologi pengecatan adalah: a) Perbaikan bodi penyok menggunakan teknologi ketok magic. b) Pengeringan cat menggunakan oven c) Pendempulan menggunakan sistem penyemprotan

A. Kesimpulan Dari praktek yang telah dilakukan dapat diambil suatu kesimpulan yaitu baik atau tidaknya hasil pengecatan tergantung pada: a) Bentuk permukaan panel yang rata akan menghasilkan pemukaan cat yang rata b) Permukaan panel yang bersih dari karat akan membuat cat tahan lama dan dempul tidak cepat mengelupas c) Teknik pengamplasan yang baik akan menghasilkan permukaan yang halus d) Jika menggunakan spray gun dengan prosedur yang benar akan menghasilkan permukaan cat yang merata dan tidak meleleh. A. Saran Diharapkan ilmu yang didapatkan selama perkuliahan Teknologi Pengecatan dapat diterapkan di lapangan.

B. Rujukan Anonim. (2000). Step 1 Pedoman Pelatihan Pengecatan. Jakarta : PT Toyota Astra Motor. Robinson, A. (1973). The repair of Vehicles Bodies. : London: Heinemann Educational Books, Ltd. William Chroos, Donald Anglin. (1980). Automotive Body Repair and Refenishing. New York: McGraw-Hill Book Company.