Anda di halaman 1dari 3

PERMENKES

1. KepMenKes No. 574/MENKES/SK/IV/2000 tentang Pembangunan Kesehatan Menuju Indonesia Sehat 2010; 2. KepMenKes No. 004/MENKES/SK/I/2003 tentang Kebijakan dan Strategi Desentralisasi Bidang Kesehatan; 3. Permenkes No. 1277/Menkes/SK/XI/ 2001 tentang Organisasi dan Tata Kerja Departemen Kesehatan; 4. Kepmenkes No. 876/ 2001 Tentang Pedoman Teknis Analisis Dampak Kesehatan Lingkungan; 5. Kepmenkes No. 1239/ 2001 Tentang Registrasi dan Praktik Perawat; 6. Kepmenkes No. 1363/2001 Tentang Registrasi dan Izin Praktik Fisioterapis; 7. Kepmenkes No. 1392/ 2001 Tentang Registrasi dan Izin Kerja Perawat Gigi; 8. Kepmenkes No. 900/2002 tentang Registrasi dan Praktik Bidan; 9. Kepmenkes No. 334/Menkes/SK/X/2002 Tentang Komisi Nasional Etik Penelitian Kesehatan; 10. Kepmenkes No. 1405/Menkes/SK/XI/2002 Tentang Persyaratan Kesehatan Lingkungan Kerja Perkantoran dan Industri 11. KMK No. 1277 Tahun 2003 Tentang Tenaga Akupunktur; 12. Permenkes No. 867 Tahun 2004 tentang Registrasi dan Praktik Terapis Wicara; 13. Kepmenkes No. 1540 Tahun 2002 tentang penempatan tenaga medis dengan jangka waktu dan cara lain; 14. Kepmenkes No. 1199/MENKES/PER/X/2004 Tentang Pedoman Pengadaan Tenaga Kesehatan Dengan Perjanjian Kerja di Sarana Kesehatan Milik Pemerintah; 15. Kepmenkes No. 81/MENKES/SK/I/2004 tentang Pedoman Penyusunan Perencanaan Sumber Daya Manusia Kesehatan di Tingkat Propinsi, Kabupaten/Kota Serta Rumah Sakit; 16. Kepmenkes No. 171/MENKES/SK/I/2003 Tentang Tata Hubungan Kerja Penyusunan dan Pelaksanaan Anggaran Dilingkungan Departemen Kesehatan 17. Kepmenkes No. 1027/MENKES/SK/IX/2004 Tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek; 18. Kepmenkes No. 1197/MENKES/SK/X/2004 Tentang Standar Pelayanan Farmasi di Rumah Sakit;
1

19. Kepmenkes No.1758/MENKES/SK/XII/2003 Tentang Standar Pelayanan Kesehatan Kerja Dasar; 20. Permenkes No. 1419/MENKES/PER/X/2005 tentang Penyelenggaraan Praktik Dokter dan Dokter Gigi; 21. KepMenKes No. 81/MENKES/SK/I/2004 tentang Pedoman Perencanaan Kesehatan di tingkat Propinsi, Kabupaten/Kota serta RS; 22. Permenkes No. 1045 Tahun 2006 tentang Pedoman Organisasi RS di Lingkungan Depkes RI; 23. Kepmenkes No. 267 Tahun 2008 tentang Juknis Organisasi Dinkesda; 24. Kepmenkes No. 477/MENKES/SK/IV/2004 tentang Tarip Pelayanan Kesehatan Bagi Peserta Pt. Askes (Persero) dan Anggota Keluarganya di Rumah Sakit Vertikal; 25. SK Menkes No. 125 Tahun 2008 tentang Pedoman Pelaksanaan Jamkesmas; 26. Kepmenkes No. 12 tahun 2002 Tentang Pedoman Koordinasi Penanggulangan Bencana di Lapangan; 27. Kepmenkes No. 14 tahun 2002 Tentang Pedoman Penanggulangan Masalah Kesehatan Akibat Kedaruratan Kompleks; 28. Kepmenkes No. 1357/MENKES/SK/XII/2001 Tentang Standar Minimal Penanggulangan Masalah Kesehatan Akibat Bencana dan Penanganan Pengungsi; 29. Kepmenkes No. 1361/Menkes/ SK/ XII/2001 Tentang Pedoman Sistem Peringatan Dini di Daerah Potensi Bencana; 30. Kepmenkes No. 1279 Menkes SK XI 2001 Tentang Pedoman Penilaian Risiko Bencana di Provinsi dan Kabupaten/Kota Menteri Kesehatan Republik Indonesia; 31. Kepmenkes No. 949/MENKES/SK/VIII/2004 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Sistem Kewaspadaan Dini Kejadian Luar Biasa (KLB); 32. Kepmenkes No. 424/MENKES/SK/IV/2003 Tentang Penetapan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) Sebagai Penyakit yang Dapat Menimbulkan Wabah dan Pedoman Penanggulangannya; 33. Kepmenkes No. 514/MENKES/SK/IV/2003 Tentang Perubahan Atas Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 424/MENKES/SK/IV/2003 Tentang Penetapan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) Sebagai Penyakit yang Dapat Menimbulkan Wabah dan Pedoman Penanggulangannya; 34. Kepmenkes No. 912/MENKES/SK/VI/2003 Tentang Perubahan Ketiga Atas Keputusan
2

Menteri Kesehatan Nomor 424/MENKES/SK/IV/2003 Tentang Penetapan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) Sebagai Penyakit yang Dapat Menimbulkan Wabah dan Pedoman Penanggulangannya Sebagaimana Telah diubah Terakhir Dengan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 531/MENKES/SK/IV/2003 Menteri Kesehatan Republik Indonesia; 35. Kepmenkes No.1116/MENKES/SK/VIII/2003 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Sistem Surveilans Epidemiologi Kesehatan; 36. Kepmenkes No.1479/MENKES/SK/X/2003 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Sistem Surveilans Epidemiologi Penyakit Menular dan Penyakit Tidak Menular Terpadu.