Anda di halaman 1dari 23

PERUBAHAN BENTUK TUBUH PADA WANITA HAMIL

Perubahan tubuh meliputi seluruh organ yang tampak dan tidak, serta perubahan rohani

Perubahan Kulit
Adanya hyperpigmentasi (kelebihan pigmen pada tempat tempat tertentu) pada kulit, misalnya : * Pada Muka : disebut topeng kehamilan atau closma gravidarum * Pada Aerola Mammae : warna kehitaman pada sekitar putting susu * Pada Linia Alba : garis hitam yang membentang dari atas simphisis sampai pusat, serta terdapat strie gravidarum merupakan garis garis pada kulit

Perubahan pada Kelenjar


Yaitu kelenjar gondok yang menjadi besar. Tidak terjadi pada semua wanita hamil

Perubahan Perut
* Perut makin lama makin membesar. Setelah kehamilan lebih 4 bulan perut akan menjadi lebih cepat membesar

Perubahan Buah Dada


Buah dada membesar, tegang dan sakit Vena dibawah kulit buah dada membesar Kelenjar montgomerry (terdpat dlm aerola mammae) membesar dan kelihatan keluar, cairan yang dikeluarkan lbh banyak. Buah dada mengeluarkan cairan apabila dipijat. Dari hamil sampai 16 mgg berwarna jernih, 16 32 mgg cairan seperti susu encer, setelah 32 mgg berwarna kuning dan mengandung colostrum (susu jolong)

Perubahan pada Alat Kelamin Luar


Pada kelamin luar terlihat kebiruan karena adanya congesti pada peredaran darah yang disebabkan pembuluh darah mekar. Terdapat tanda chadwick Adanya varises pada alat kelamin luar Flour albus dari vagina lebih banyak yg disebabkan progesteron berlebihan.

Perubahan pada Tungkai


Timbulnya varices pada sebelah atau kedua belah kaki Terjadi oedem pada salah satu atau keduanya yg disebabkan tekanan uterus pada vena femoralis. Sikap pada wanita hamil tua adalah lordose

Perubahan pada alat Pencernaan


Alat pencernaan menjadi lebih kendor Peristaltik kurang yg dapat menimbulkan konstipasi atau obstipasi Hypersecretie dari kelenjar kelenjar dalam alat pencernaan hingga menimbulkan rasa mual, muntah, ngidam, saliva dan lain - lain

Perubahan Pada Alat Peredaran Darah


Perubahan pada darah : Sejak kehamilan 12 mm volume darah terus meningkat 23% yang mengandung plasma dan sedikit erythrocyten. Perubahan pada jantung : Kerja jantung lebih berat karena memompakan darah untuk kebutuhan 2 orang. Perubahan tekanan darah : Tekanan darah biasanya tidak naik biarpun volume darah bertambah bahkan sedikit turun (normal 130 mmHg) serta diharapkan mengurangi zat garam

Perubahan Pada Urinary


Ginjal : Bekerja lebih berat karena harus menyaring ampas dari keduanya. Bila ibu menderita ginjal maka akan memperparah keadaan ibu Ureters : Tertekan oleh uterus. Bentuknya akan berkelok kelok dan kendur hingga menyebabkan lambatnya perjalanan urine ke kandung kemih Kandung kemih : pada bulan ke 2 akan sering BAK karena bentuknya lebih ante fleksi

Perubahan pada paru paru : bekerja lebih berat karena menghisap zat asam utk keperluan keduanya. Pada hamil tua paru paru akan terdesak keatas yg menyebabkan ibu sesak nafas Perubahan pada tulang : bentuk akan menyesuaikan dengan bentuk badan yaitu lordose. Tulang sering mengalami kekurangan kalsium karena kebutuhan kalsium bagi janin banyak sekali. Kekurangan ini sering menyebabkan caries gigi.

Perubahan Pada Alat Kelamin Dalam


Perubahan pada uterus : sampai akhir kehamilan beratnya dari 50 60 gr menjadi 900 1000 gr. Biasa P : 8cm L : 5 cm tebal 2.5 cm menjadi P : 30.4 cm L : 22.8 cm. Cervix menjadi uterus segmen bawah. Cervix berubah menjadi lembek seperti bibir. Pada akhir bulan darah pada uterus kira kira 1500 cc.

Perubahan pada ovarium : Copus luteum pada ovarium tidak berubah menjadi corpus albicans, tetapi terus mengeluarkan progesteron. Selama kehamilan tidak ada proses pemasakan sel sel primordial follikel karena progesteron terus ada. FSH tdk dpt merangsang primordial follikel utk menjadi masak. Oleh karena itu dalam kehamilan tdk terjadi ovulasi atau menstruasi

Perubahan Rohani
Ibu hamil biasanya menjadi lebih labil, lebih emosional, oleh karena itu mudah depresi, mudah tersinggung, marah, sedih, takut, kuatir. Calon ayah ayah bisa memahmi kondisi tersebut, harus maklum akan keadaan jiwa pasangan yg sedang hamil

Tanda tanda tidak pasti kehamilan


Amenorrhoe : tidak menstruasi Perubahan buah dada Perasaan mual di pagi hari (morning sickness): biasa terjadi sampai kehamilan 12 16 mgg. Sering buang air kemih Pergerakan janin yang pertama (quickening), biasa pada kehamilan 12 16 mgg Membesarnya perut

Tanda tanda kemungkinan hamil


Tanda hegar (Alfred Hegar : 1884, ahli gynaecolog jerman) : pada hamil 6 12 mgg dimana uterus segmen bawah lebih lunakdari pada bagian lain. Tanda ini dapat ditemukan dgn pemeriksaan bimanual. Tanda dari piskacek (Ludwig piskacek : 1854 1932, ahli kebidanan honggaria) : adanya tempat kosong pada uterus karena embrio terletak diatas

Tanda tanda baxton hicks (Baxton hicks : 1825 1897, shli gynaecolog) : kontraksi kontraksi dan relaksasi pada otot otot uterus. Terjadi pada minggu minggu pertama kehamilan Tanda tanda chadwick ( gynaecolog Inggris) : adanya tanda kebiruan pada cervix dan vagina Reaksi dari ascheim zondek : adanya progesteron yang berlebihan (dilakukan pemeriksaan urin)

Tanda Tanda Pasti Kehamilan


Terdengar DJJ pada kemailan 18 20 mgg. Terabanya bagian bagian anak, pada kehamilan 20 mgg Adanya pergerakan anak pada kehamilan 18 20 mgg Hasil pemeriksaan rontgen setelah kehamilan 16 mgg

Pemeriksaan Palpasi Ibu Hamil


- Leopold I : - Menentukan tinggi fundus uteri - Menentukan bagian apa yang terdapat di fundus - Leopold II : - Menentukan batas samping rahim kanan kiri - Menentukan letak punggung anak - Mencari letak kepala pada letak lintang

- Leopold III : - Menentukan bagian apa yang terletak paling bawah, paling depan atau bagian yang akan lahir lebih dahulu. - Leopol IV : - Menentukan masuknya bagian terdepan kedalam pintu atas panggul.

Untuk Menentukan Tinggi Fundus Uteri (TFU) Berdasarkan :


Hamil 12 mgg TFU dipinggir atas symphisis Hamil 16 mgg TFU 3 jari diatas symphisis Hamil 20 mgg TFU 3 jari dibawah pusat Hamil 24 mgg TFU setinggi pusat Hamil 28 mgg TFU 3 jari diatas pusat Hamil 32 mgg TFU antara pusat dan processus xyphoideus

Hamil 36 mgg TFU 3 jari dibawah processus xyphoideus Hamil 40 mgg TFU sama dgn kehamilan 34 mgg lebih rendah dari kehamilan 36 mgg. Hamil 40 mgg, perut lebih membuncit, tegang, sering kontraksi, pusar menonol, epigastrik lembek, bagian terendah masuk PAP

Pemeriksaan DJJ dengan menggunakan stetoskop monoral adalah : 5 dtk I dihitung, 5 dtk II tdk dihitung, 5 dtk III dihitung, 5 dtk IV tdk dihitung, 5 dtk V dihitung, 5 dtk VI tdk dihitung Atau : 5 dtk + 5 dtk .5 dtk + 5 dtk .5 dtk + 5dtk 11 x 12 x 11 x Rumus : ( 11 + 12 + 11) x 4

Pemeriksaan Panggul Luar


Distantia spinarum : jarak antara SIAS kanan dan kiri ( 23 26 cm) Distantia Cristarum : jarak antara crista illiaca kanan dan kiri (26 29 cm) Conyugata externa : jarak antra symphisis sampai dibawah spina dari vetebra lumbalis yang ke 5 (15 20 cm) Keliling panggul : dari atas symphisis ke pertengahan SIAS ke pertengahan throhanter mayor, kebelakang ke pertengahan throhanter mayor dan SIAS yg sebelah lagi kemudian kembali keatas symphisis (80 90 cm)