Anda di halaman 1dari 36

Tahun Pajak 2010

YANG DIISI TERLEBIH DAHULU ADALAH FORMULIR LAMPIRAN, BUKAN INDUKNYA DI SETIAP LEMBAR JANGAN LUPA MENGISI IDENTITAS SEPERTI NAMA, NPWP DAN TAHUN PAJAKNYA JANGAN LUPA MEMBUBUHKAN TANDA TANGAN, KARENA JIKA TIDAK SPT YANG ANDA LAPORKAN DIANGGAP TIDAK SAH SEBELUM SPT DIKIRIM/DISAMPAIKAN KE KPP, JIKA SPT MENUNJUKKAN KURANG BAYAR, KEKURANGAN TERSEBUT HARUS DIBAYAR PALING LAMBAT SEBELUM SPT DILAPORKAN PEMBAYARAN DAPAT DILAKUKAN DI KANTOR POS ATAU BANK

BIAYA JABATAN & BIAYA PENSIUN Mulai 1 Januari 2009


(MAKSIMAL) SETAHUN

(MAKSIMAL) SEBULAN

BIAYA JABATAN

BIAYA PENSIUN

PTKP BARU
SETAHUN (Rp) WP WP KAWIN ISTERI BEKERJA TANGGUNGAN MAKS. TANGGUNGAN 15.840.000.1.320.000.15.840.000.1.320.000.K/3 SEBULAN (Rp) 1.320.000,110.000,1.320.000,110.000,-

PERHITUNGAN PTKP MULAI 1 JANUARI 2009


No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. Status WP Tidak Kawin + 0 Tanggungan WP Tidak Kawin + 1 Tanggungan WP Tidak Kawin + 2 Tanggungan WP Tidak Kawin + 3 Tanggungan WP Kawin + 0 Tanggungan WP Kawin + 1 Tanggungan WP Kawin + 2 Tanggungan WP Kawin + 3 Tanggungan WP Kawin + Penghasilan Istri digabung + 0 Tanggungan WP Kawin + Penghasilan Istri digabung + 1 Tanggungan WP Kawin + Penghasilan Istri digabung + 2 Tanggungan WP Kawin + Penghasilan Istri digabung + 3 Tanggungan Kode TK/TK/1 TK/2 TK/3 K/K/1 K/2 K/3 K/I/K/I/1 K/I/2 K/I/3 Jumlah 15.840.000 17.160.000 18.480.000 19.800.000 17.160.000 18.480.000 19.800.000 21.120.000 33.000.000 34.320.000 35.640.000 36.960.000

TARIF WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI PASAL 17 AYAT (1) A BERLAKU MULAI DARI 1 JANUARI 2009

NO

Lapisan Penghasilan Kena Pajak


s.d. Rp 50.000.000,Di atas Rp 50.000.000,- s.d. Rp 250.000.000 Di atas Rp 250.000.000,- s.d. Rp 500.000.000,Di atas Rp 500.000.000,-

Tarif
(ber-NPWP) (Tidak ber-NPWP)

1.

5%

6% (5% + 20%x 5%) 18% (15% + 20%x 15%) 30% (25% + 20%x 25%) 36% (30% + 20%x 30%)

2.

15%

3.

25%

4.

30%

FORMULIR 1770
FORMULIR
MEMPUNYAI PENGHASILAN :
KEMENTERIAN KEUANGAN RI DIREKTORAT JENDERAL PAJAK

DARI USAHA/PEKERJAAN BEBAS YANG MENYELENGGARAKAN PEMBUKUAN NORMA PENGHITUNGAN PENGHASILAN NETO DARI SATU ATAU LEBIH PEMBERI KERJA YANG DIKENAKAN PPh FINAL DAN/ATAU BERSIFAT FINAL DARI PENGHASILAN LAIN

TAHUN PAJAK

1770

SPT TAHUNAN PPh WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI

2
BL

0
s.d TH BL TH

NORMA

PEMBUKUAN

SPT PEMBETULAN KE - .

PERHATIAN

SEBELUM MENGISI BACALAH BUKU PETUNJUK PENGISIAN

ISI DENGAN HURUF CETAK / DIKETIK DENGAN TINTA HITAM

BERI TANDA " X " DALAM

(KOTAK PILIHAN) YANG SESUAI

NPWP

: : : : : LAMPIRAN TERSENDIRI TIDAK ADA


RUPIAH *)

IDENTITAS

NAMA WAJIB PAJAK JENIS USAHA/PEKERJAAN BEBAS NO. TELEPON/FAKSIMILI PERUBAHAN DATA

KLU : /

*) Pengisian kolom-kolom y ang berisi nilai rupiah harus tanpa nilai desimal (contoh penulisan lihat buku petunjuk hal. 3)

1.

PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI DARI USAHA DAN/ATAU PEKERJAAN BEBAS


[Diisi dari Formulir 1770 - I Halaman 1 Jumlah Bagian A atau Formulir 1770 - I Halaman 2 Jumlah B

1 2 3 4 5

A. PENGHASILAN NETO

2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9.

PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI SEHUBUNGAN DENGAN PEKERJAAN


[Diisi dari Formulir 1770 - I Halaman 2 Jumlah Bagian C Kolom 5

PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI LAINNYA


[Diisi dari Formulir 1770 - I Halaman 2 Jumlah Bagi

PENGHASILAN NETO LUAR NEGERI


[Apabila memiliki penghasilan dari luar negeri agar

JUMLAH PENGHASILAN NETO (1 + 2 + 3 + 4) ZAKAT / SUMBANGAN KEAGAMAAN YANG BERSIFAT WAJIB

..

6 7 8 9
PH/ HB/

JUMLAH PENGHASILAN NETO SETELAH PENGURANGAN ZAKAT /SUMBANGAN KEAGAMAAN YANG SIFATNYA WAJIB ( 5- 6) KOMPENSASI KERUGIAN JUMLAH PENGHASILAN NETO SETELAH KOMPENSASI KERUGIAN (7 - 8)
TK/ K/ K/I/

B. PENGHASILAN KENA PAJAK

10. PENGHASILAN TIDAK KENA PAJAK 11. PENGHASILAN KENA PAJAK (9 -10)

10 11 12 13 14

12. PPh TERUTANG (TARIF PASAL 17 UU PPh X ANGKA 11)

C. PPh TERUTANG

13. PENGEMBALIAN/PENGURANGAN PPh PASAL 24 YANG TELAH DIKREDITKAN 14. JUMLAH PPh TERUTANG ( 12 + 13)

C. PPh TERUTANG

13
14. JUMLAH PPh TERUTANG ( 12 + 13)

14 15 16 17a 17b 17c 18


TGL LUNAS

15. PPh YANG DIPOTONG / DIPUNGUT OLEH PIHAK LAIN, PPh YANG DIBAYAR / DIPOTONG DI LUAR NEGERI DAN PPh DITANGGUNG PEMERINTAH [Diisi dari formulir 1770 -II Jumlah Bagian A Kolom 7] 16.

a. b.

PPh YANG HARUS DIBAYAR SENDIRI PPh YANG LEBIH DIPOTONG/DIPUNGUT

D. KREDIT PAJAK

(14-15)

17. PPh YANG DIBAYAR SENDIRI

a. b. c.

PPh PASAL 25 BULANAN STP PPh PASAL 25 (HANYA POKOK PAJAK) FISKAL LUAR NEGERI

18. JUMLAH KREDIT PAJAK (17a+17b+17c)


F. ANGSURAN PPh E. PPh KURANG/ LEBIH PASAL 25 TAHUN PAJAK BAYAR BERIKUTNYA

19.

a. b.

PPh YANG KURANG DIBAYAR (PPh PASAL 29) PPh YANG LEBIH DIBAYAR (PPh PASAL 28 A)

(16-18)

tgl

bln

thn

19
DIKEMBALIKAN DENGAN SKPPKP PASAL 17 C (WP PATUH) DIKEMBALIKAN DENGAN SKPPKP PASAL 17 D (WP TERTENTU

20. PERMOHONAN : PPh Lebih Bayar pada 19.b mohon

a. b.

DIRESTITUSIKAN DIPERHITUNGKAN DENGAN UTANG PAJAK

c. d.

21. ANGSURAN PPh PASAL 25 TAHUN PAJAK BERIKUTNYA DIHITUNG SEBESAR DIHITUNG BERDASARKAN :

21

a. b.

1/12 X JUMLAH PADA ANGKA 16 PERHITUNGAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI PENGUSAHA TERTENTU

c.

PERHITUNGAN DALAM LAMPIRAN TERSENDIRI

SELAIN FORMULIR 1770 - I SAMPAI DENGAN 1770 - IV (BAIK Y ANG DIISI MAUPUN YANG TIDAK DIISI) HARUS DILAMPIRKAN PULA :

a.

SURAT KUASA KHUSUS (BILA DIKUASAKAN) SSP LEMBAR KE-3 PPh PASAL 29 NERACA DAN LAP. LABA RUGI / REKAPITULASI BULANAN PEREDARAN BRUTO DAN/ATAU PENGHASILAN LAIN DAN BIAYA PERHITUNGAN KOMPENSASI KERUGIAN FISKAL BUKTI PEMOTONGAN/PEMUNGUTAN OLEH PIHAK LAIN/DITANGGUNG PEMERINTAH DAN YANG DIBAYAR/DIPOTONG DI LUAR NEGERI FOTOKOPI FORMULIR 1721-A1 DAN/ATAU 1721-A2 (............LEMBAR)

g. h.

PERHITUNGAN ANGSURAN PPh PASAL 25 TAHUN PAJAK BERIKUTNYA FOTOKOPI TANDA BUKTI PEMBAYARAN FISKAL LUAR NEGERI (TBPFLN) PERHITUNGAN PPh TERUTANG BAGI WAJIB PAJAK KAWIN PISAH HARTA DAN/ATAU MEMPUNYAI NPWP SENDIRI DAFTAR JUMLAH PENGHASILAN DAN PEMBAYARAN PPh PASAL 25 (KHUSUS UNTUK ORANG PRIBADI PENGUSAHA TERTENTU) ...................................................................................................................................... ......................................................................................................................................

G. LAMPIRAN

b. c. d. e. f.

i.
j. k. l.

PERNYATAAN
Dengan menyadari sepenuhnya akan segala akibatnya termasuk sanksi-sanksi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, saya menyatakan bahwa apa yang telah saya beritahukan di atas beserta lampiran-lampirannya adalah benar, lengkap dan jelas.

TANDA TANGAN

WAJIB PAJAK NAMA LENGKAP : NPWP


F.1.1.32.16

KUASA

TANGGAL:

FORMULIR

HALAMAN 1

1770 - I

SPT TAHUNAN PPh WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI


PENGHITUNGAN PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI DARI USAHA DAN/ATAU PEKERJAAN BEBAS BAGI WAJIB PAJAK YANG MENGGUNAKAN PEMBUKUAN

TAHUN PAJAK

LAMPIRAN - I

2
BL

0
s.d TH BL TH

KEMENTERIAN KEUANGAN RI DIREKTORAT JENDERAL PAJAK


PERHA TIA N:

NORMA

PEM BUKUAN
(KOTAK PILIHAN) YANG SESUAI

SEBELUM MENGISI BACALAH BUKU PETUNJUK PENGISIAN

ISI DENGAN HURUF CETAK / DIKETIK DENGAN TINTA HITAM

BERI TANDA " X " DALAM

NPWP NAMA WAJIB PAJAK

: :

BAGIAN A:

PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI DARI USAHA DAN/ATAU PEKERJAAN BEBAS (BAGI WAJIB PAJAK YANG MENGGUNAKAN PEMBUKUAN)
: : : : : : : DIAUDIT OPINI AKUNTAN : TIDAK DIAUDIT

PEMBUKUAN / LAPORAN KEUANGAN NAMA AKUNTAN PUBLIK NPWP AKUNTAN PUBLIK NAMA KANTOR AKUNTAN PUBLIK NPWP KANTOR AKUNTAN PUBLIK NAMA KONSULTAN PAJAK NPWP KONSULTAN PAJAK NAMA KANTOR KONSULTAN PAJAK NPWP KANTOR KONSULTAN PAJAK

: :

1.

PENGHASILAN DARI USAHA DAN/ATAU PEKERJAAN BEBAS BERDASARKAN LAPORAN KEUANGAN KOMERSIAL : a. PEREDARAN USAHA b. c. d. e.
HARGA POKOK PENJUALAN LABA/RUGI BRUTO USAHA (1a - 1b) BIAYA USAHA PENGHASILAN NETO (1c - 1d)

RUPIA H

1a 1b 1c 1d 1e

2.

PENYESUAIAN FISKAL POSITIF a. b. c. d.


BIAYA YANG DIBEBANKAN/DIKELUARKAN UNTUK KEPENTINGAN PRIBADI WAJIB PAJAK ATAU ORANG YANG MENJADI TANGGUNGANNYA PREMI ASURANSI KESEHATAN, ASURANSI KECELAKAAN, ASURANSI JIWA, ASURANSI DWIGUNA, DAN ASURANSI BEASISWA YANG DIBAYAR OLEH WAJIB PAJAK PENGGANTIAN ATAU IMBALAN SEHUBUNGAN DENGAN PEKERJAAN ATAU JASA YANG DIBERIKAN DALAM BENTUK NATURA ATAU KENIKMATAN JUMLAH YANG MELEBIHI KEWAJARAN YANG DIBAYARKAN KEPADA PIHAK YANG MEMPUNYAI HUBUNGAN ISTIMEWA SEHUBUNGAN DENGAN PEKERJAAN YANG DILAKUKAN 2a 2b 2c 2d

d. JUMLAH YANG MELEBIHI KEWAJARAN YANG DIBAYARKAN KEPADA PIHAK YANG MEMPUNYAI
HUBUNGAN ISTIMEWA SEHUBUNGAN DENGAN PEKERJAAN YANG DILAKUKAN 2d 2e 2f 2g 2h 2i 2j 2k 2l

e. HARTA YANG DIHIBAHKAN, BANTUAN ATAU SUMBANGAN f. PAJAK PENGHASILAN g. GAJI YANG DIBAYARKAN KEPADA PEMILIK / ORANG YANG MENJADI TANGGUNGANNYA h. SANKSI ADMINISTRASI i. SELISIH PENYUSUTAN/AMORTISASI KOMERSIAL DIATAS PENYUSUTAN/ AMORTISASI
FISKAL

j. BIAYA UNTUK MENDAPATKAN, MENAGIH DAN MEMELIHARA PENGHASILAN YANG


DIKENAKAN PPh FINAL DAN PENGHASILAN YANG TIDAK TERMASUK OBJEK PAJAK

k. PENYESUAIAN FISKAL POSITIF LAINNYA l. JUMLAH (2a s.d. 2k)


3. PENYESUAIAN FISKAL NEGATIF:

a. PENGHASILAN YANG DIKENAKAN PPh FINAL DAN PENGHASILAN YANG TIDAK TERMASUK
OBJEK PAJAK TETAPI TERMASUK DALAM PEREDARAN USAHA

3a 3b 3c 3d 4

b. SELISIH PENYUSUTAN / AMORTISASI KOMERSIAL DI BAWAH PENYUSUTAN AMORTISASI


FISKAL

c. PENYESUAIAN FISKAL NEGATIF LAINNYA d. JUMLAH (3a s.d. 3c)


4 JUMLAH BAGIAN A (1e + 2l - 3d)

Pindahkan Jumlah Bagian A (angka 4) ke Formulir 1770 Angka 1

FORMULIR

HALAMAN 2

LAMPIRAN - I

1770 - I

SPT TAHUNAN PPh WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI

KEMENTERIAN KEUANGAN RI DIREKTORAT JENDERAL PAJAK


PERHATIAN :

SEBELUM MENGISI BACALAH BUKU PETUNJUK PENGISIAN

NORMA PENGHITUNGAN PENGHASILAN NETO PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI SEHUBUNGAN DENGAN PEKERJAAN PENGHASILAN DALAM NEGERI LAINNYA

PENGHITUNGAN PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI YANG MENGGUNAKAN

TAHUN PAJAK

2
BL

0
s.d
TH BL TH

NORMA

PEMBUKUAN
(KOTAK PILIHAN) YANG SESUAI

ISI DENGAN HURUF CETAK / DIKETIK DENGAN TINTA HITAM

BERI TANDA " X " DALAM

NPWP NAMA WAJIB PAJAK

: :

BAGIAN B: PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI DARI USAHA DAN/ATAU PEKERJAAN BEBAS (BAGI WAJIB PAJAK YANG MENGGUNAKAN NORMA PENGHITUNGAN PENGHASILAN NETO ) NO.
(1)

JENIS USAHA
(2)

PEREDARAN USAHA (Rupiah)


(3)

NORMA (%)
(4)

PENGHASILAN NETO (Rupiah)


(5)

DAGANG

INDUSTRI

JASA

PEKERJAAN BEBAS

USAHA LAINNYA

JUMLAH BAGIAN B

JBB
Pindahkan Jumlah Bagian B Kolom (5) ke Formulir 1770 Angka 1

BAGIAN C : PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI SEHUBUNGAN DENGAN PEKERJAAN (TIDAK TERMASUK PENGHASILAN YANG DIKENAKAN PPh BERSIFAT FINAL)
NO.
(1)

NAMA DAN NPWP PEMBERI KERJA


(2)

PENGHASILAN BRUTO (Rupiah)


(3)

PENGURANGAN PENGHASILAN BRUTO/BIAYA (Rupiah)


(4)

PENGHASILAN NETO (Rupiah)


(5)

1 2 3 4 5 6 JUMLAH BAGIAN C

JBC
Pindahkan Jumlah Bagian C Kolom (5) ke Formulir 1770 Angka 2

BAGIAN D : PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI LAINNYA (TIDAK TERMASUK PENGHASILAN YANG DIKENAKAN PPh BERSIFAT FINAL) NO.
(1)

JENIS PENGHASILAN
(2)

JUMLAH PENGHASILAN NETO (Rupiah)


(3)

1 2 3 4 5 6

BUNGA ROYALTI SEWA PENGHARGAAN DAN HADIAH KEUNTUNGAN DARI PENJUALAN/PENGALIHAN HARTA PENGHASILAN LAINNYA JUMLAH BAGIAN D JBD
Pindahkan Jumlah Bagian D ke Formulir 1770 Angka 3 JIKA FORMULIR INI TIDAK MENCUKUPI, DAPAT DIBUAT SENDIRI SESUAI DENGAN BENTUK INI Halaman ke dari halaman Lampiran -II

FORMULIR

1770 - II

SPT TAHUNAN PPh WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI


DAFTAR PEMOTONGAN/PEMUNGUTAN PPh OLEH PIHAK LAIN, PPh YANG DIBAYAR/DIPOTONG DI LUAR NEGERI DAN PPh DITANGGUNG PEMERINTAH

TAHUN PAJAK

LAMPIRAN - II

2
BL

0
s.d TH BL TH

KE ENTE M RIAN KEUANGAN RI DIREKTORAT JENDERAL PAJAK


PERHA A TI N :

NORM A

PEM BUKUAN

SEBELUM MENGISI BACALAH BUKU PETUNJUK PENGISIAN

ISI DENGAN HURUF CETAK / DIKETIK DENGAN TINTA HITAM

BERI TANDA " X " DALAM

(KOTAK PILIHAN) YANG SESUAI

NPW P NAMA WAJIB PAJAK

: :

BAGIAN A :

DAFTAR PEMOTONGAN/PEMUNGUTAN PPh OLEH PIHAK LAIN, DITANGGUNG PEMERINTAH


NPWP PEMOTONG/PEMUNGUT PAJAK
(3)

PPh YANG DIBAYAR / DIPOTONG DI LUAR NEGERI DAN PPh

NO

NAMA PEMOTONG/PEMUNGUT PAJAK


(2)

BUKTI PEMOTONGAN/PEMUNGUTAN NOMOR


(4)

JENIS PAJAK : PPh PASAL 21/ 22/23/24/26/DTP *)


(6)

TANGGAL
(5)

JUMLAH PPh YANG DIPOTONG / DIPUNGUT (Rupiah)


(7)

(1)

10

11

12

13

14

15 dst

JUMLAH BAGIAN A

JBA

P indahkan Jum lah Bagian A Kolom 7 ke Formulir 1770 Angka 15

*)

DTP

PPh Ditanggung Pem erintah

Kolom (6) diis i dengan pilihan s ebagai berikut : 21 / 22 / 23 / 24 /26/ DTP (Contoh : ditulis 21, 22, 23, 24, 26, DTP) Jika terdapat kredit pajak PPh Pas al 24, m aka jum lah yang diis i adalah m aks im um yang dapat dikreditkan s es uai lam piran ters endiri (lihat buku petunjuk tentang Lam piran II Bagian A dan Induk SPT angka 4)

JIKA FORMULIR INI TIDAK MENCUKUPI, DAPAT DIBUAT SENDIRI SESUAI DENGAN BENTUK INI

Halaman ke -

dari

halaman Lampiran-II

FORMULIR

SPT TAHUNAN PPh WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI

KEMENTERIAN KEUANGAN RI DIREKTORAT JENDERAL PAJAK


PERHATIAN :

PENGHASILAN YANG DIKENAKAN PAJAK FINAL DAN/ATAU BERSIFAT FINAL PENGHASILAN YANG TIDAK TERMASUK OBJEK PAJAK PENGHASILAN ISTERI YANG DIKENAKAN PAJAK SECARA TERPISAH

TAHUN PAJAK

1770 - III

LAMPIRAN - III

2
BL

0
s.d TH BL TH

NORMA
BERI TANDA " X " DALAM

PEMBUKUAN
(KOTAK PILIHAN) YANG SESUAI

SEBELUM MENGISI BACALAH BUKU PETUNJUK PENGISIAN

ISI DENGAN HURUF CETAK / DIKETIK DENGAN TINTA HITAM

NPWP NAMA WAJIB PAJAK

: :

BAGIAN A :
NO
(1)

PENGHASILAN YANG DIKENAKAN PAJAK FINAL DAN/ATAU BERSIFAT FINAL


JENIS PENGHASILAN
(2)

DASAR PENGENAAN PAJAK/PENGHASILAN BRUTO


(3)

PPh TERUTANG (Rupiah)


(4)

1.

BUNGA DEPOSITO, TABUNGAN, DISKONTO SBI, SURAT BERHARGA NEGARA

2. BUNGA/DISKONTO OBLIGASI 3. PENJUALAN SAHAM DI BURSA EFEK

4. HADIAH UNDIAN PESANGON, TUNJANGAN HARI TUA DAN TEBUSAN PENSIUN YANG DIBAYAR SEKALIGUS

5.

6. HONORARIUM ATAS BEBAN APBN / APBD 7. PENGALIHAN HAK ATAS TANAH DAN/ATAU BANGUNAN BANGUNAN YANG DITERIMA DALAM RANGKA BANGUNAN GUNA SERAH

8.

9. SEWA ATAS TANAH DAN/ATAU BANGUNAN 10. USAHA JASA KONSTRUKSI 11. PENYALUR/DEALER/AGEN PRODUK BBM

12.

BUNGA SIMPANAN YANG DIBAYARKAN OLEH KOPERASI KEPADA ANGGOTA KOPERASI

13. PENGHASILAN DARI TRANSAKSI DERIVATIF 14. DIVIDEN

15. PENGHASILAN ISTRI DARI SATU PEMBERI KERJA PENGHASILAN LAIN YANG DIKENAKAN PAJAK FINAL DAN/ATAU BERSIFAT FINAL

16.

17. JUMLAH (1 s.d. 16)

BAGIAN B :
NO
(1)

PENGHASILAN YANG TIDAK TERMASUK OBJEK PAJAK


SUMBER/JENIS PENGHASILAN
(2)

PENGHASILAN BRUTO (Rupiah)


(3)

1. BANTUAN / SUMBANGAN / HIBAH 2. WARISAN 3.

BAGIAN LABA ANGGOTA PERSEROAN KOMANDITER TIDAK ATAS SAHAM, PERSEKUTUAN, PERKUMPULAN, FIRMA, KONGSI

4. KLAIM ASURANSI KESEHATAN, KECELAKAAN, JIWA, DWIGUNA, BEASISWA 5. BEASISWA 6. PENGHASILAN LAIN YANG TIDAK TERMASUK OBJEK PAJAK

JUMLAH BAGIAN B

JBB

BAGIAN C :

PENGHASILAN ISTERI YANG DIKENAKAN PAJAK SECARA TERPISAH


(Rupiah)

PENGHASILAN NETO ISTERI YANG DIKENAKAN PAJAK SECARA TERPISAH

FORMULIR

SPT TAHUNAN PPh WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI

KEMENTERIAN KEUANGAN RI DIREKTORAT JENDERAL PAJAK

HARTA PADA AKHIR TAHUN KEWAJIBAN/UTANG PADA AKHIR TAHUN DAFTAR SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA

TAHUN PAJAK

1770 - IV

LAMPIRAN - IV

2
BL

0
s.d
TH BL TH

NORMA

PEMBUKUAN
(KOTAK PILIHAN) YANG SESUAI

PERHATIAN

SEBELUM MENGISI BACALAH BUKU PETUNJUK PENGISIAN

ISI DENGAN HURUF CETAK / DIKETIK DENGAN TINTA HITAM

BERI TANDA " X " DALAM

NPWP NAMA WAJIB PAJAK

: :

BAGIAN A : HARTA PADA AKHIR TAHUN


NO.
(1)

JENIS HARTA
(2)

TAHUN PEROLEHAN
(3)

HARGA PEROLEHAN (Rupiah)


(4)

KETERANGAN
(5)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 dst

JUMLAH BAGIAN A

JBA

BAGIAN B : KEWAJIBAN/UTANG PADA AKHIR TAHUN


NO.
(1)

NAMA PEMBERI PINJAMAN


(2)

ALAMAT PEMBERI PINJAMAN


(3)

TAHUN PEMINJAMAN
(4)

JUMLAH (Rupiah)
(5)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 dst

JUMLAH BAGIAN B

JBB

BAGIAN C : DAFTAR SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA


NO.
(1)

NAMA ANGGOTA KELUARGA


(2)

TANGGAL LAHIR
(3)

HUBUNGAN KELUARGA
(4)

PEKERJAAN
(5)

1 2 3 4 5 dst JIKA FORMULIR INI TIDAK MENCUKUPI, DAPAT DIBUAT SENDIRI SESUAI DENGAN BENTUK INI
Halaman kedari halaman Lampiran-IV

CONTOH SOAL 1770 TAHUN 2010


Nama

: Dr. Hendra Saputro NPWP : 04.456.789.1.012.000 Pekerjaan : Dokter Tetap RS SEHAT Alamat : Jl. H.Mukhtar 24 Kel.Pesanggrahan, Kec.Kembangan Jakarta No. Telp/Fax : 021-7777777 Jabatan : Kepala Divisi Status : Menikah Tanggungan : 3 orang anak

A. PERINCIAN PENGHASILAN TAHUN 2010 (Formulir 1721-A2) Gaji pokok : Rp 108,000,000 Tunjangan istri/suami : Rp 10,800,000 Tunjangan anak : Rp 789,680 Tunjangan struktural/fungsional : Rp 22,166,000 Tunjangan beras Rp 1,444,320 Tunjangan lain-lain : Rp Penghasilan Bruto = Rp Pengurangan : - Biaya Jabatan 5% x 143.200.000 = 7.160.000 : Rp 6,000,000 - Iuran Pensiun : Rp 5,130,000 *) = Rp Penghasilan Neto = Rp Penghasilan Neto Masa Sebelumnya = Rp PTKP ( K/2 ) - Wajib Pajak : Rp 15,840,000 - Status Kawin : Rp 1,320,000 - Anak 3 orang @ Rp 1.320.000 : Rp 3,960,000 (+) Total Penghasilan Tidak Kena Pajak = Rp Rp Penghasilan Kena Pajak = Rp PPh Terutang 5 % x Rp 50.000.000 = Rp 2.500.000 = Rp 15 % x Rp 60.950.000 = Rp9.142.500

143,200,000

11,130,000 132,070,000 PKP DIBULATKAN RIBUAN PENUH KEBAWAH

21,120,000 110,950,000 110,950,000 11,642,500

19. PPh 21 atas PKP Setahun/Disetahunkan 20. PPh 21 yang telah dipotong masa sebelumnya 21. PPh 21 terutang 22. PPh 21 Ditanggung Pemerintah 23. PPh 21 Yang Harus Dipotong **) Iuran pensiun sebesar 4,75 % x gaji pokok

= = = = =

Rp Rp Rp Rp Rp

11,642,500 11,642,500 11,642,500 11,642,500

DATA WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI TAHUN 2010

B RINCIAN PENGHASILAN ISTRI TAHUN 2010 Isteri bekerja pada Bank Central Asia cabang Senayan sebagai Marketing Manajer (Formulir 1721-A1) Penghasilan Isteri setahun Rp Pengurang : Biaya Jabatan 5% x 80.000.000 =4.000.000 Dikurangi PTKP Penghasilan Kena Pajak PPh Terutang = Rp Rp Rp Rp

80,000,000 4,000,000 (-) 76,000,000 15,840,000 60,160,000

Rp 4,024,000 Rp 4.024.000.- (dipotong oleh BCA)

ILUSTRASI
1. 2. Dr. Hendra Saputro, juga buka praktek di tempat lain (Jakarta) dengan peredaran bruto (omzet) setahun Rp. 300.000.000 Dr. Hendra Saputro, juga mendapatkan honorarium sebagai pembicara pada seminar tentang mata sebesar Rp 10.000.000,- dan telah dipotong PPh Pasal 21 dengan tarif 5% dari bruto Dr. Hendra Saputro, menerima hadiah dari pabrik obat mata paket liburan ke London senilai Rp50.000.000,- (tidak dipotong PPh Pasal 21 oleh pemberi hadiah) Istri Dr. Hendra Saputro, tahun 2010 menerima warisan dari orang tua berupa perhiasan senilai Rp50.000.000 Dr. Hendra Saputro, tiap bulan mengangsur PPh (PPh Pasal 25) sebesa Rp24.000.000/tahun atau Rp2.000.000 sebulan

3.

4.

5.

DATA WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI TAHUN 2010


DATA HARTA DAN KEWAJIBAN : 1. 2. 3. 4. 5. 6. Rumah yang ditempati 50.000.000,00 dibeli tahun 1990 dengan harga Rp

Mobil Toyota Kijang tahun 1990 dibeli tahun 1999 dengan Harga Perolehan Rp60.000.000,Mobil Toyota Avanza tahun 2006 dibeli kredit dengan harga Rp 100.000.000,Tanah di Jl. Limau No. 3, Kebon Jeruk luas tanah (500m2) dibeli tahun 2000 dengan harga Rp. 600.000.000 Deposito di bank Mandiri cabang Senayan semenjak tahun 1999 sejumlah Rp 150.000.000,- dengan bunga per tahun Rp 10.000.000,Pinjaman kepada Lembaga Leasing Oto Multi Finance Tahun 2007 sejumlah Rp. 104.000.000-, (selama 5 tahun)

DI ISI DENGAN TAHUN PAJAK BERSANGKUTAN


FORMULIR

SPT TAHUNAN PPh WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI

TAHUN PAJAK

1770 - IV

LAMPIRAN - IV

2
BL

0
s.d
TH

KEMENTERIAN KEUANGAN RI DIREKTORAT JENDERAL PAJAK

HARTA PADA AKHIR TAHUN KEWAJIBAN/UTANG PADA AKHIR TAHUN DAFTAR SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA

0 1 1 0
X
NORMA

Perhitungan 1 2 1 0 Menggunakan BL TH Norma


PEMBUKUAN

PERHATIAN

SEBELUM MENGISI BACALAH BUKU PETUNJUK PENGISIAN

NPWP

0 4

4 5 6

ISI DENGAN HURUF CETAK / DIKETIK DENGAN TINTA HITAM

7 8 9

0 1 2

BERI TANDA " X " DALAM

(KOTAK PILIHAN) YANG SESUAI

0 0 0

NAMA : DI ISI WAJIB PAJAK DIISI DGN TAHUN D r H PEROLEHAN ATAU DENGAN TAHUN JENIS HARTA BAGIAN A : HARTA PADA AKHIR TAHUN MENDAPATKAN/ WAJIB PAJAK MENERIMA HARTA

E N D R A

S A P U T R O

DI ISI DENGAN NPWP WP SESUAI DENGAN FORMULIR 1721 A1/A2

NO.
(1)

JENIS HARTA
(2)

DI ISI DENGAN NAMA WP SESUAI DENGAN FORMULIR HARGA PEROLEHAN TAHUN PEROLEHAN A1/A2 1721 (Rupiah)
(3) (4)

KETERANGAN
(5)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 dst

Rumah Toyota Kijang Toyota Avanza Tanah (Jl. H. Nawi, Kebayoran) Deposito di BCA

1990 1999 2006 2000 1999

50.000.000 NOP : 12.34.567.890.111.2705.1 DI ISI DGN HARGA PEROLEHAN 60.000.000 BPKB : H-123456 ATAU HARGA/NILAI PADA SAAT 104.000.000 BPKB : H-123456, Kredit MEMBELI/MENERIMA HARTA 600.000.000 NOP : 98.76.543.219.873.2178.1 150.000.000
DIISI DENGAN Hasil Penjumlahan Seluruh Harta pada kolom (4).

JUMLAH BAGIAN A

JBA

964.000.000

BAGIAN B : KEWAJIBAN/UTANG PADA AKHIR TAHUN


NO.
(1)

NAMA PEMBERI PINJAMAN


(2)

ALAMAT PEMBERI PINJAMAN


(3)

TAHUN PEMINJAMAN
(4)

JUMLAH (Rupiah)
(5)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 dst

Oto Multi Finance

Jl. Kapt. Tendean No. 11

2007

104.000.000

DI ISI DGN JUMLAHAN SELURUH KEWAJIBAN TERMASUK BUNGANYA

JUMLAH BAGIAN B

JBB

104.000.000

Diisi dengan Diisi dengan Nama Tanggal Lahir sesuai Akte sesuai Akte BAGIAN C : DAFTAR SUSUNAN ANGGOTA KELUARGA
NO.
(1)

Diisi dengan Hubungan Keluarga


PEKERJAAN
(5)

NAMA ANGGOTA KELUARGA


(2)

TANGGAL LAHIR
(3)

HUBUNGAN KELUARGA
(4)

1 2 3 4 5 dst

Nur Fitri Intan Fitria Simon Saputro

1 April 1967 21 Juni 1987 2 Agustus 1992

Istri Anak Kandung Anak Kandung

Pegawai Swasta Mahasiswa Pelajar

JIKA FORMULIR INI TIDAK MENCUKUPI, DAPAT DIBUAT SENDIRI SESUAI DENGAN BENTUK INI

Halaman ke-

dari

halaman Lampiran-IV

DI ISI DENGAN PEKERJAAN

DI ISI DENGAN IDENTITAS WAJIB PAJAK


FORMULIR TAHUN PAJAK

1770 - III
KEMENTERIAN KEUANGAN RI

LAMPIRAN - III

SPT TAHUNAN PPh WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI

2
BL

0 1
s.d TH BL

0
1 21 0
TH

DIREKTORAT JENDERAL PAJAK


PERHATIAN :

PENGHASILAN YANG DIKENAKAN PAJAK FINAL DAN/ATAU BERSIFAT FINAL PENGHASILAN YANG TIDAK TERMASUK OBJEK PAJAK PENGHASILAN ISTERI YANG DIKENAKAN PAJAK SECARA TERPISAH

0 1 1 0
X
NORMA

PEMBUKUAN
(KOTAK PILIHAN) YANG SESUAI

SEBELUM MENGISI BACALAH BUKU PETUNJUK PENGISIAN

ISI DENGAN HURUF CETAK / DIKETIK DENGAN TINTA HITAM

BERI TANDA " X " DALAM

NPWP NAMA WAJIB PAJAK

: :

0 4 D r

4 5 6

7 8 9

0 1 2

0 0 0

Perhitungan Menggunakan Norma

H E N D R A

S A P U T R O

BAGIAN A :
NO
(1)

PENGHASILAN YANG DIKENAKAN PAJAK FINAL DAN/ATAU BERSIFAT FINAL


JENIS PENGHASILAN
(2)

DASAR PENGENAAN PAJAK/PENGHASILAN BRUTO


(3)

PPh TERUTANG (Rupiah)


(4)

1.

BUNGA DEPOSITO, TABUNGAN, DISKONTO SBI, SURAT BERHARGA NEGARA

10.000.000

2.000.000
DI ISI DENGAN JUMLAH BUNGA YG DIPEROLEH WP DI ISI DENGAN PPhNYA

2. BUNGA/DISKONTO OBLIGASI

3. PENJUALAN SAHAM DI BURSA EFEK 4. HADIAH UNDIAN PESANGON, TUNJANGAN HARI TUA DAN TEBUSAN PENSIUN YANG DIBAYAR SEKALIGUS

5.

6. HONORARIUM ATAS BEBAN APBN / APBD 7. PENGALIHAN HAK ATAS TANAH DAN/ATAU BANGUNAN BANGUNAN YANG DITERIMA DALAM RANGKA BANGUNAN GUNA SERAH

8.

9.

SEWA ATAS TANAH DAN/ATAU BANGUNAN

10. USAHA JASA KONSTRUKSI

11. PENYALUR/DEALER/AGEN PRODUK BBM BUNGA SIMPANAN YANG DIBAYARKAN OLEH KOPERASI KEPADA ANGGOTA KOPERASI

DI ISI DGN JUMLAH BRUTO PENGHASILAN ISTRI DARI KANTORNYA DI ISI DENGAN PPh YG TERHUTANG ATAS GAJI/ PENGHASILAN ISTRI

12.

13. PENGHASILAN DARI TRANSAKSI DERIVATIF

14. DIVIDEN 15. PENGHASILAN ISTRI DARI SATU PEMBERI KERJA PENGHASILAN LAIN YANG DIKENAKAN PAJAK FINAL 16. DAN/ATAU BERSIFAT FINAL 17. JUMLAH (1 s.d. 16)

80.000.000
DI ISI DENGAN JUMLAH PENGHASILAN BRUTO DARI WARISAN YG DITERIMA (BILA ADA)

4.024.000 6.024.000
PENGHASILAN BRUTO (Rupiah)
(3)

BAGIAN B :
NO
(1)

PENGHASILAN YANG TIDAK TERMASUK OBJEK PAJAK


SUMBER/JENIS PENGHASILAN
(2)

1. 2. 3. 4. 5. 6.

BANTUAN / SUMBANGAN / HIBAH WARISAN BAGIAN LABA ANGGOTA PERSEROAN KOMANDITER TIDAK ATAS SAHAM, PERSEKUTUAN, PERKUMPULAN, FIRMA, KONGSI KLAIM ASURANSI KESEHATAN, KECELAKAAN, JIWA, DWIGUNA, BEASISWA BEASISWA PENGHASILAN LAIN YANG TIDAK TERMASUK OBJEK PAJAK JUMLAH BAGIAN B JBB

50.000.000

50.000.000
(Rupiah)

BAGIAN C :

PENGHASILAN ISTERI YANG DIKENAKAN PAJAK SECARA TERPISAH

PENGHASILAN NETO ISTERI YANG DIKENAKAN PAJAK SECARA TERPISAH

FORMULIR

1770 - II

SPT TAHUNAN PPh WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI


DAFTAR PEMOTONGAN/PEMUNGUTAN PPh OLEH PIHAK LAIN, PPh YANG DIBAYAR/DIPOTONG DI LUAR NEGERI DAN PPh DITANGGUNG PEMERINTAH

TAHUN PAJAK

LAMPIRAN - II

2
BL

0
s.d TH

1
BL

0
TH

0 1 1 0
X
NORMA

1 2 1 0

KEMENTERIAN KEUANGAN RI DIREKTORAT JENDERAL PAJAK


PERHATIAN :

PEMBUKUAN

SEBELUM MENGISI BACALAH BUKU PETUNJUK PENGISIAN

ISI DENGAN HURUF CETAK / DIKETIK DENGAN TINTA HITAM

BERI TANDA " X " DALAM

(KOTAK PILIHAN) YANG SESUAI

NPWP NAMA WAJIB PAJAK

: :

0 4
D r

4 5 6

7 8 9

0 1 2

0 0 0

H E N D R A

S A P U T R O

JANGAN LUPA MENGISI KOLOMKOLOM INI

BAGIAN A :

DAFTAR PEMOTONGAN/PEMUNGUTAN PPh OLEH PIHAK LAIN, PPh YANG DIBAYAR / DIPOTONG DI LUAR NEGERI DAN PPh DITANGGUNG PEMERINTAH
NPWP PEMOTONG/PEMUNGUT PAJAK
(3)

NO

NAMA PEMOTONG/PEMUNGUT PAJAK


(2)

BUKTI PEMOTONGAN/PEMUNGUTAN NOMOR


(4)

JENIS PAJAK : PPh PASAL 21/ 22/23/24/26/DTP *)


(6)

TANGGAL
(5)

JUMLAH PPh YANG DIPOTONG / DIPUNGUT (Rupiah)


(7)

(1)

RSCM YAYASAN MATA

01.345.678.3.123.000

01 05

20 Jan 2011 30-11-2010

PPh Pasal 21 PPh Pasal 21

Rp 11.642.500 Rp 500.000

01.950.321.8.021.000

DI ISI5DENGAN NAMA PEMOTONG/ PEMUNGUT BILA 6 ADA DALAM THN 2008 DAN BILA LAMPIRAN TDK 7 CUKUP DPT DITAMBAH
8

JANGAN LUPA MENGISI KOLOMKOLOM INI DI ISI DENGAN NAMA NOMOR BUKTI/TGL DAN JUMLAH PPh POTONG/PUNGUT SUMBERNYA DARI BUKTI POTONG/PUNGUT YG DITERIMA WAJIB PAJAK

10

11

12

13

14

15 dst

JUMLAH BAGIAN A

JBA

Rp 12.142.500

Pindahkan Jumlah Bagian A Kolom 7 ke Formulir 1770 Angka 15

*)

DTP

PPh Ditanggung Pemerintah

Kolom (6) diisi dengan pilihan sebagai berikut : 21 / 22 / 23 / 24 /26/ DTP (Contoh : ditulis 21, 22, 23, 24, 26, DTP) Jika terdapat kredit pajak PPh Pasal 24, m aka jum lah yang diisi adalah maksimum yang dapat dikreditkan sesuai lampiran ters endiri (lihat buku petunjuk tentang Lampiran II Bagian A dan Induk SPT angka 4)

JIKA FORMULIR INI TIDAK MENCUKUPI, DAPAT DIBUAT SENDIRI SESUAI DENGAN BENTUK INI

Halaman ke -

dari

halaman Lampiran-II

FORMULIR

HALAMAN 1

1770 - I

SPT TAHUNAN PPh WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI


PENGHITUNGAN PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI DARI USAHA DAN/ATAU PEKERJAAN BEBAS BAGI WAJIB PAJAK YANG MENGGUNAKAN PEMBUKUAN

TAHUN PAJAK

LAMPIRAN - I

0
s. d TH

1
BL

0
TH

KEM ENTERIAN KEUANGAN RI DIREKTORAT JENDERAL PAJAK


PERHA TIA N:

0 1 1 0
X
BL

1 2 1 0
PEM BUKUAN

NORM A

SEBELUM MENGISI BACALAH BUKU PETUNJUK PENGISIAN

ISI DENGAN HURUF CETAK / DIKETIK DENGAN TINTA HITAM

BERI TANDA " X " DALAM

(KOTAK PILIHAN) YANG SESUAI

NPWP NAMA WAJIB PAJAK

: :

0 4
D r

4 5 6

7 8 9

0 1 2

0 0 0

H E N D R A

S A P U T R O

JANGAN LUPA MENGISI KOLOMKOLOM INI

BAGIAN A:

PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI DARI USAHA DAN/ATAU PEKERJAAN BEBAS (BAGI W AJIB PAJAK YANG MENGGUNAKAN PEMBUKUAN)
: : : : : : : DIAUDIT OPINI AKUNTAN : TIDAK DIAUDIT

PEMBUKUAN / LAPORAN KEUANGAN NAMA AKUNTAN PUBLIK NPWP AKUNTAN PUBLIK NAMA KANTOR AKUNTAN PUBLIK NPWP KANTOR AKUNTAN PUBLIK NAMA KONSULTAN PAJAK NPWP KONSULTAN PAJAK NAMA KANTOR KONSULTAN PAJAK NPWP KANTOR KONSULTAN PAJAK

: :

1.

PENGHASILAN DARI USAHA DAN/ATAU PEKERJAAN BEBAS BERDASARKAN LAPORAN KEUANGAN KOMERSIAL : a. PEREDARAN USAHA b. c. d. e.
HARGA POKOK PENJUALAN LABA/RUGI BRUTO USAHA (1a - 1b) BIAYA USAHA PENGHASILAN NETO (1c - 1d)

RUPIA H

1a 1b 1c 1d 1e

2.

PENYESUAIAN FISKAL POSITIF a. b. c. d.


BIAYA YANG DIBEBANKAN/DIKELUARKAN UNTUK KEPENTINGAN PRIBADI WAJIB PAJAK ATAU ORANG YANG MENJADI TANGGUNGANNYA PREMI ASURANSI KESEHATAN, ASURANSI KECELAKAAN, ASURANSI JIWA, ASURANSI DWIGUNA, DAN ASURANSI BEASISWA YANG DIBAYAR OLEH WAJIB PAJAK PENGGANTIAN ATAU IMBALAN SEHUBUNGAN DENGAN PEKERJAAN ATAU JASA YANG DIBERIKAN DALAM BENTUK NATURA ATAU KENIKMATAN JUMLAH YANG MELEBIHI KEWAJARAN YANG DIBAYARKAN KEPADA PIHAK YANG MEMPUNYAI HUBUNGAN ISTIMEWA SEHUBUNGAN DENGAN PEKERJAAN YANG DILAKUKAN HARTA YANG DIHIBAHKAN, BANTUAN ATAU SUMBANGAN 2a 2b 2c 2d 2e

e.

c. PENGGANTIAN ATAU IMBALAN SEHUBUNGAN DENGAN PEKERJAAN ATAU JASA YANG


DIBERIKAN DALAM BENTUK NATURA ATAU KENIKMATAN

2c 2d 2e 2f 2g 2h 2i 2j 2k 2l

d. JUMLAH YANG MELEBIHI KEWAJARAN YANG DIBAYARKAN KEPADA PIHAK YANG MEMPUNYAI
HUBUNGAN ISTIMEWA SEHUBUNGAN DENGAN PEKERJAAN YANG DILAKUKAN

e. HARTA YANG DIHIBAHKAN, BANTUAN ATAU SUMBANGAN f. PAJAK PENGHASILAN g. GAJI YANG DIBAYARKAN KEPADA PEMILIK / ORANG YANG MENJADI TANGGUNGANNYA h. SANKSI ADMINISTRASI i. SELISIH PENYUSUTAN/AMORTISASI KOMERSIAL DIATAS PENYUSUTAN/ AMORTISASI
FISKAL

j. BIAYA UNTUK MENDAPATKAN, MENAGIH DAN MEMELIHARA PENGHASILAN YANG


DIKENAKAN PPh FINAL DAN PENGHASILAN YANG TIDAK TERMASUK OBJEK PAJAK

k. PENYESUAIAN FISKAL POSITIF LAINNYA l. JUMLAH (2a s.d. 2k)


3. PENYESUAIAN FISKAL NEGATIF:

a. PENGHASILAN YANG DIKENAKAN PPh FINAL DAN PENGHASILAN YANG TIDAK TERMASUK
OBJEK PAJAK TETAPI TERMASUK DALAM PEREDARAN USAHA

3a 3b 3c 3d 4

b. SELISIH PENYUSUTAN / AMORTISASI KOMERSIAL DI BAWAH PENYUSUTAN AMORTISASI


FISKAL

c. PENYESUAIAN FISKAL NEGATIF LAINNYA d. JUMLAH (3a s.d. 3c)


4 JUMLAH BAGIAN A (1e + 2l - 3d)

DI ISI DENGAN TAHUN PAJAK BERSANGKUTAN


FORMULIR

HALAMAN 2

LAMPIRAN - I

1770 - I

SPT TAHUNAN PPh WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI

TAHUN PAJAK

2
BL

0
s.d
TH

1
BL

0
TH

KEMENTERIAN KEUANGAN RI DIREKTORAT JENDERAL PAJAK


PERHATIAN :

SEBELUM MENGISI BACALAH BUKU PETUNJUK PENGISIAN

PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI SEHUBUNGAN DENGAN PEKERJAAN PENGHASILAN DALAM NEGERI LAINNYA
0 4
D r

PENGHITUNGAN PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI YANG MENGGUNAKAN NORMA PENGHITUNGAN PENGHASILAN NETO

0 1 1 0
X
NORMA

1 2 1
PEMBUKUAN

Perhitungan Menggunakan 0 Norma


DI ISI DENGAN NPWP WP SESUAI DENGAN FORMULIR 1721 A1/A2 DI ISI DENGAN NAMA WP SESUAI DENGAN FORMULIR 1721 A1/A2

ISI DENGAN HURUF CETAK / DIKETIK DENGAN TINTA HITAM

BERI TANDA " X " DALAM

(KOTAK PILIHAN) YANG SESUAI

NPWP NAMA WAJIB PAJAK

: :

4 5 6

7 8 9

0 1 2

0 0 0

H E N D R A

S A P U T R O

BAGIAN B: PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI DARI USAHA DAN/ATAU PEKERJAAN BEBAS (BAGI WAJIB PAJAK YANG MENGGUNAKAN NORMA PENGHITUNGAN PENGHASILAN NETO ) NO.
(1)

JENIS USAHA
(2)

PEREDARAN USAHA (Rupiah)


(3)

NORMA (%)
(4)

PENGHASILAN NETO (Rupiah)


(5)

DAGANG

INDUSTRI

JASA

PEKERJAAN BEBAS

USAHA LAINNYA

300.000.000 300.000.000

45 %
JBB

135.000.000 135.000.000
Pindahkan Jumlah Bagian B Kolom (5) ke Formulir 1770 Angka 1

JUMLAH BAGIAN B

BAGIAN C : PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI SEHUBUNGAN DENGAN PEKERJAAN DIISI DENGAN (TIDAK TERMASUK PENGHASILAN DENGAN DI ISI YANG DIKENAKAN PPh BERSIFAT FINAL)
NO.
(1)

NAMA DAN NPWP PEMBERI KERJA


(2)

NPWP DAN NAMA PENGHASILAN BRUTO PEMBERI KERJA


(Rupiah)
(3)

PENGURANGAN PENGHASILAN BRUTO SELAMA BRUTO/BIAYA

PENGHASILAN SATU TAHUN (Rupiah)


(4)

PENGHASILAN NETO (Rupiah)


(5)

1 2 3 4 5 6

RSCM
01.345.678.3.123.000

143.200.000

11.130.000
DI ISI DENGAN PENGHASILAN NETO (PH BRUTOPENGURANG)

132.070.000
DI ISI DENGAN PENGURANG PENGHASILAN BRUTO

JUMLAH BAGIAN C

JBC

Pindahkan Jumlah Bagian C Kolom (5) ke Formulir 1770 Angka 2

132.070.000

BAGIAN D : PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI LAINNYA (TIDAK TERMASUK PENGHASILAN YANG DIKENAKAN PPh BERSIFAT FINAL) NO.
(1)

JENIS PENGHASILAN
(2)

JUMLAH PENGHASILAN NETO (Rupiah)


(3)

1 2 3 4 5 6

BUNGA ROYALTI SEWA PENGHARGAAN DAN HADIAH KEUNTUNGAN DARI PENJUALAN/PENGALIHAN HARTA PENGHASILAN LAINNYA JUMLAH BAGIAN D JBD

Hadiah dari komisi pabrik obat

Penghasilan dari pembicara seminar

50.000.000 10.000.000 60.000.000

Pindahkan Jumlah Bagian D ke Formulir 1770 Angka 3 JIKA FORMULIR INI TIDAK MENCUKUPI, DAPAT DIBUAT SENDIRI SESUAI DENGAN BENTUK INI Halaman ke dari halaman Lampiran -II

FORMULIR

MEMPUNYAI PENGHASILAN :

KEMENTERIAN KEUANGAN RI DIREKTORAT JENDERAL PAJAK

BEBAS YANG DARI USAHA/PEKERJAANPENGHASILANMENYELENGGARAKAN PEMBUKUAN NORMA PENGHITUNGAN NETO PEMBERI KERJA DARI SATU ATAU LEBIHFINAL DAN/ATAU BERSIFAT FINAL DIKENAKAN PPh YANGPENGHASILAN LAIN DARI

TAHUN PAJAK

1770

SPT TAHUNAN PPh WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI

2
x
BL

0
s.d TH

1 0
1 2 1 0
BL TH

DI ISI DENGAN TAHUN PAJAK BERSANGKUTAN

0 1 10
NORMA

PEMBUKUAN

Perhitungan Menggunakan Norma

SPT PEMBETULAN KE - .

PERHATIAN

SEBELUM MENGISI BACALAH BUKU PETUNJUK PENGISIAN

ISI DENGAN HURUF CETAK / DIKETIK DENGAN TINTA HITAM

BERI TANDA " X " DALAM

(KOTAK PILIHAN) YANG SESUAI

NPWP

: : : : :

NAMA WAJIB PAJAK JENIS USAHA/PEKERJAAN BEBAS NO. TELEPON/FAKSIMILI PERUBAHAN DATA

0 4 4 5 6 D r HE ND D OK T ER 0 2 1 7 7 7
LAMPIRAN TERSENDIRI

7 8 9 1 0 1 2 0 0 0 RA S A P U T RO KLU : RS CM / 7 7 7 7
TIDAK ADA
RUPIAH *)

IDENTITAS

JANGAN LUPA MENGISI KOLOMKOLOM INI

DI ISI DENGAN NOMOR FAX WP

*) Pengisian kolom-kolom y ang berisi nilai rupiah harus tanpa nilai desimal (contoh penulisan lihat buku petunjuk hal. 3)

1.
A. PENGHASILAN NETO

PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI DARI USAHA DAN/ATAU PEKERJAAN BEBAS


[Diisi dari Formulir 1770 - I Halaman 1 Jumlah Bagian A atau Formulir 1770 - I Halaman 2 Jumlah B

1 2 3 4 5 6 7 8 9

2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9.

PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI SEHUBUNGAN DENGAN PEKERJAAN


[Diisi dari Formulir 1770 - I Halaman 2 Jumlah Bagian C Kolom 5

PENGHASILAN NETO DALAM NEGERI LAINNYA


[Diisi dari Formulir 1770 - I Halaman 2 Jumlah Bagi

135.000.000 132.070.000 60.000.000 327.070.000 327.070.000 327.070.000 21.120.000 305.950.000

DI ISI DENGAN NOMOR TELEPON WP YANG DAPAT DIHUBUNGI DI ISI DGN ANGKA2 YG BERASAL DARI LAMPIRAN 1 HALAMAN 2 DAN DARI FORMULIR 1721 A-1 SUAMI

PENGHASILAN NETO LUAR NEGERI


[Apabila memiliki penghasilan dari luar negeri agar

JUMLAH PENGHASILAN NETO (1 + 2 + 3 + 4) ZAKAT / SUMBANGAN KEAGAMAAN YANG BERSIFAT WAJIB

..

JUMLAH PENGHASILAN NETO SETELAH PENGURANGAN ZAKAT /SUMBANGAN KEAGAMAAN YANG SIFATNYA WAJIB ( 5- 6) KOMPENSASI KERUGIAN JUMLAH PENGHASILAN NETO SETELAH KOMPENSASI KERUGIAN (7 - 8)
K/

B. PENGHASILAN KENA PAJAK

10. PENGHASILAN TIDAK KENA PAJAK TK/ 11. PENGHASILAN KENA PAJAK (9 -10)

K/I/

PH/

HB/

10 11

12.

PPh TERUTANG (TARIF PASAL 17 UU PPh X ANGKA 11) PENGEMBALIAN/PENGURANGAN PPh PASAL 24 YANG TELAH DIKREDITKAN JUMLAH PPh TERUTANG ( 12 + 13)

C. PPh TERUTANG

12 13 14 15 16 17a 17b 17c 18


TGL LUNAS

46.487.500 46.487.500 12.142.500 34.345.000 24.000.000

13. 14.

5%x50jt 15%x 200jt 25%x 55,950jt

= 2,500.000 = 30 .000.000 = 13.987.500 46.487.500

15. 16.

PPh YANG DIPOTONG / DIPUNGUT OLEH PIHAK LAIN, PPh YANG DIBAYAR / DIPOTONG DI LUAR NEGERI DAN PPh DITANGGUNG PEMERINTAH [Diisi dari formulir 1770 -II Jumlah Bagian A Kolom 7]

D. KREDIT PAJAK

a. b.

PPh YANG HARUS DIBAYAR SENDIRI PPh YANG LEBIH DIPOTONG/DIPUNGUT

(14-15)

17.

PPh YANG DIBAYAR SENDIRI

a. b. c.

PPh PASAL 25 BULANAN STP PPh PASAL 25 (HANYA POKOK PAJAK) FISKAL LUAR NEGERI

18.
F. ANGSURAN PPh E. PPh KURANG/ LEBIH PASAL 25 TAHUN PAJAK BAYAR BERIKUTNYA

JUMLAH KREDIT PAJAK (17a+17b+17c)

24.000.000 10.345.000
ANGSURAN PPH 25 DARI 34.345.000:12
JANGAN LUPA MEMBERI TANDA SILANG PADA BAGIAN YG AKAN DILAMPIRKAN

19. 20.

a. b.

PPh YANG KURANG DIBAYAR (PPh PASAL 29) PPh YANG LEBIH DIBAYAR (PPh PASAL 28 A)

(16-18)

0 7 0 3 1 1
tgl bln thn

19

PERMOHONAN : PPh Lebih Bayar pada 19.b mohon

a. b.

DIRESTITUSIKAN DIPERHITUNGKAN DENGAN UTANG PAJAK

c. d.

DIKEMBALIKAN DENGAN SKPPKP PASAL 17 C (WP PATUH) DIKEMBALIKAN DENGAN SKPPKP PASAL 17 D (WP TERTENTU

21.

ANGSURAN PPh PASAL 25 TAHUN PAJAK BERIKUTNYA DIHITUNG SEBESAR DIHITUNG BERDASARKAN :

21 c.

2.862.083

a. b.

1/12 X JUMLAH PADA ANGKA 16 PERHITUNGAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI PENGUSAHA TERTENTU

PERHITUNGAN DALAM LAMPIRAN TERSENDIRI

SELAIN FORMULIR 1770 - I SAMPAI DENGAN 1770 - IV (BAIK Y ANG DIISI MAUPUN Y ANG TIDAK DIISI) HARUS DILAMPIRKAN PULA :

a.

SURAT KUASA KHUSUS (BILA DIKUASAKAN)

g. h.

PERHITUNGAN ANGSURAN PPh PASAL 25 TAHUN PAJAK BERIKUTNYA

G. LAMPIRAN

b. c. d. e. f.

x x x x

SSP LEMBAR KE-3 PPh PASAL 29 NERACA DAN LAP. LABA RUGI / REKAPITULASI BULANAN PEREDARAN BRUTO DAN/ATAU PENGHASILAN LAIN DAN BIAYA PERHITUNGAN KOMPENSASI KERUGIAN FISKAL BUKTI PEMOTONGAN/PEMUNGUTAN OLEH PIHAK LAIN/DITANGGUNG PEMERINTAH DAN YANG DIBAYAR/DIPOTONG DI LUAR NEGERI FOTOKOPI FORMULIR 1721-A1 DAN/ATAU 1721-A2 (............LEMBAR)

i.
j. k. l.

x x

FOTOKOPI TANDA BUKTI PEMBAYARAN FISKAL LUAR NEGERI (TBPFLN) PERHITUNGAN PPh TERUTANG BAGI WAJIB PAJAK KAWIN PISAH HARTA DAN/ATAU MEMPUNYAI NPWP SENDIRI DAFTAR JUMLAH PENGHASILAN DAN PEMBAYARAN PPh PASAL 25 (KHUSUS UNTUK ORANG PRIBADI PENGUSAHA TERTENTU) ...................................................................................................................................... ......................................................................................................................................

PERNYATAAN
Dengan menyadari sepenuhnya akan segala akibatnya termasuk sanksi-sanksi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, saya menyatakan bahwa apa yang telah saya beritahukan di atas beserta lampiran-lampirannya adalah benar, lengkap dan jelas.

TANDA TANGAN

x WAJIB PAJAK
NAMA LENGKAP : NPWP
F.1.1.32.16

KUASA

TANGGAL:

1 7

0 3

2 0 1 1

0 4

4 5 6

7 8 9

0 1 2

0 0 0

JANGAN LUPA UNTUK DITANDATANG ANI

Hubungi kami di:

Kring Pajak 500 200

Email Website

: humas@pajak.go.id pusat.pengaduan.pajak@gmail.com : www.pajak.go.id