Anda di halaman 1dari 7

BENTUK LAPORAN KUNJUNGAN INDUSTRIBALISMK NEGERI 1 CILACAP TAHUN PELAJARAN2010/2011 A.

Deskripsi Perusahaan yang dikunjungi : Cahayu adalah pusat / central oleh-oleh ma kanan khas Bali yang didirikanoleh seorang anak desa terpencil di bawah lereng gunung di daerah Jateng ( JawaTengah). Dengan tekad melangkah untuk meninggalkan kampong halaman di awaltahun 90-an denga n mencoba menga du nasib yang pada a walnya untuk mencaripekerjaan di pulau Bali. Jadilah seorang Pembantu Rumah Tangga (PRT) dan padamalam harinya juga beraktifitas di sebuah rumah sakit menjadi penjaga (Waker). Dengan bergulirnya waktu Robani banyak mencoba berbagai pekerjaan danusaha dari jualan Sayur mayor, Mie ayam, Bakso, Jamu dll, dengan menggunakanger oba k hingga pada a khirnya memutus kan untuk menjual kaca ng goring (yangpada saat ini lebih sering dikenal dengan sebutan kacang asin bali). Dan dengan keuletannya beliau (Robani) ini hingga berdiri sebuahP erusahaan dan Central oleh-oleh ya ng cukup mega h di lintasan pariwisata ( didaera h Pasar S eni Sukawati). Perjalana n sebua h kehidupa n yang perna h seorangRobani jalani. Dan pada akhirnya CahAyu berdiri pada tnaggal 27 September 2002. Tujuan itu sendiri dengan membuka usaha pusat / central oleh-oleh khas Balii n i k h u s u s u nt u k m e l a ya n i wi s a t a wa n N u s a nt a r a ma u p u n M a n c a n e g a r a ya n g berkunjung ke Bali. Dengan keberhasilan inilah Robani membawa dampak positif,kar ena ia t elah menopang kehidupan ekonomi para pengrajin kecil yang hasilnyatidak bisa dipasarkan. Cahayu membantu memasarkan produk dari pengrajin kecilsehingga mereka dapat hidup dengan layak, disamping itu beliau sekaligusmembantu pemerintah untuk ikut serta mengurangi pengangguran danm e n g e mb a n g k a n i n d u s t r i p a r i wi s t a , s er t a m e n a m b a h I n c o m e d a e r a h ma u p u n Negara. Demikian sejarah singkat seorang Robani dan berdirinya pusat / central oleh-ol e h k h a s B a l i , ha n y a d e n ga n b er m o d a l ka n t e ka d ( T H E P O W E R O F K E P E P E T ) ,ketekunan, dan ketrampilan ia menjadi orang yang sukses. - P embuat an pr oduk Cara-cara pembuatan kacang asin sebagai berikut: 1. PenyortiranP e n y o r t i r a n ka c a n g t a na h y a n g t e l a h di k u p a s , ha l i ni d i l a k u ka n u nt u k mendapatkan kaca ng denga n kualitas ya ng bagus karena berpengaruhterhadap hasil akhirnya. 2. Perenda ma nProses perendaman kacang dilakukan selama 1-2 jam kemudianditiriskan. 3. Penga donanYaitu pr oses dica mpurnya bawa ng putih serta gara m denga nperbandingan 100 kg kacang : 3 kg bawang : 3 kg bawang. 4. PembumbuanKacang yang t elah dibumbui itu kemudian dia duk-aduk da n didiamkanselama 12 jam dalam tempat yang sudah disediakan sebelumnya. 5. Penjemuran atau pengeringanSetelah bumbu teresap, kacang kemudian dijemur selama kurang lebih 5-6 jam atau setengah kering. 6. Penggor enganDimana kacang tidak digoreng dengan minyak melainkan disangraidenga n menggunaka n pasir laut dari daerah klungkung yang telahdibersihkan terlebih dahulu. 7. PenyeleksianSet elah digor eng kaca ng didia mka n sebentar kemudia n dis eleksi untukmemilih kacang yang bener-benar berkualitas. 8. PembungkusanProses terakhir dari pembuatan kacang Super Asin adalah pengepa kankacang ya ng t elah diseleksi, kemudian dikemas s esuai denga n berat /ukuran yang telah disiapkan.

- L a ya n a n J a s a / P e da g a n g B. Keterangan rinci tentang pemilik perusahaan : -Nama Perusahaan yaitu Cah ayu. -Nama Pemilik yaitu Bapak Robani- Jenis Usaha adalah produksi dan penjualan.Jumlah karya wa n sampai s ekarang kurang lebih 60orang.Modal pertama kali adala h 20.000,C. Penilaian terhadap Pasar :- Pelanggan / konsu men siapa saja, konsumen adalahorang-orang yang berwisata dibali. -Jumlah / volume penjualan per bulan / tahun -Proyeksi jumlah pelanggan / konsumen di masamendatang.. -Kekuatan utama pesaing usahanya adalah- Kelemahan utama pesaing usahanya D.Rencana Pemasaran :- Produk apa saja yang dipasarkan- Wilayah pemasaran, masih da erah bali dansekitarnya- Bagaimana penetapa n harga jual- P r o mo s i ya n g d i l a k u ka n E. Prediksi Penetapan Penjualan :- Jumla h produk ya ng t erjual per hari / bulanH a r ga j u a l p r o d u k - P endapatan penjualan per bulan -Biaya operasional : gaji pemilik, gaji karyawan, sewatempat, biaya promosi, biaya listrik, perawatanperalatan, penyusutan, bunga pinjaman, asuransi,ijin usaha, pembelian bahan baku, dan pengeluaranlain-lain. F. Keuntungan bersih sebelum pajak

Price : Rp. 50.500,Rp. 31.000,-Rp. 16.500,Price : Rp. 25.500,-Rp. 13.500,-Rp. 7.000,-

Price : Rp. 21.500,Price : Rp. 36.000,-

Sejarah berdirinya Cahayu


Cahayu adalah central oleh-oleh khas bali yang di dirikan oleh seorang anak dari desa terpencil di bawah lereng gunung jawa tengah. Dengan bermodal tekad yang kuat pak robani mengadu nasib ke pulau bali pada awaL tahun 90-an . Disana tidak semudah harapan ,beliau sempat jadi PRT dan malam harinya menjadi penjaga sebuah rumah sakit . Lama kelamaan pak robani mencoba berbagai pekerjaan dan usaha ,dari jualan bakso ,mie ayam, tukang sayur , jamu dll . Pada akhirnya beliau memutuskan untuk menjual kacang goreng ( kacang asing khas bali) . Dengan keuletan dan kegigihannya pak robani berhasil membuat sebuah perusahaan dan central oleh-oleh yang cukup megah di lintasan pariwisata ( di daerah pasar seni sukawati ) . Akhirnya cahayu berdiri pada tanggal 27 september 2002 . Tujuan didirikannya cahayu sendiri untuk melayani wisatawan lokal maupun mancanegara yg berkunjung dibali. Cahayu membantu memasarkan produk dari pengrajin kecil di bali sehingga hidup mereka lebih layak . Demikian sejarah singkat berdirinya cahayu yang di dirikan oleh seorang robani , hanya bermodal tekad , ketekunan dan ketrampilan untuk menjadi sukses . Semoga kisah ini bisa menginspirasi generasi muda untuk berani mengambil resiko menjadi wirausahawan dan membuat indonesia lebih baik atau paling tidak bisa mengangkat derajat kehidupan diri sendiri.

Cahayu, Hasil Kerja Keras 15 Tahun Ni Made YuliantiSukses memang bukan langkah yang mudah. Namun dengan usaha keras, tekun, sabar dan berani mencoba dapat mengantar Robani sekeluarga menuju sukses sebagai produsenmakanan khas Bali. Bagaimana resep usaha suksesnya? Berikut penuturan Ni MadeYulianti, istri Robani yang ditemui media ini di tempat usahanya, Pusat Oleh-Oleh KhasBali, Cahayu. Bagaimana sejarah usaha Anda? Usaha ini adalah hasil rintisan suami saya, Robani, seorang anak desa dari Magelang,Jogja. Setelah tamat SMA 15 tahun lalu, suami mengadu nasib ke Pulau Bali sebagai pedagang acung dan sempat menjadi pembantu rumah tangga. Pernah juga menjadi penjaga kamar mayat di sebuah rumah sakit. Lantas ia menikah dengan saya. Modalusaha ini adalah menggadaikan anting-anting pemberian ibu saya seharga Rp 27.000.Beragam usaha telah dijalani. Mulai dari jualan pisang goreng di tepi jalan hingga berjualan kacang asin, makanan dan souvenir. Pernah juga saya membuka usaha ini diCeluk dan Sukawati. Awalnya, kita menyewa tempat usaha seluas 3 x 4 meter, baru berdiri saja ada lima bis dari Jawa yang datang. Saya sempat bingung melayani sendiri ditempat sekecil itu (namun sekarang sudah ditutup karena ingin difokuskan pada satutoko). Dari pengalaman sebagai pedagang acung, suami mendapat ilmu cara-cara pembuatan kacang asin khas Bali. Tak cukup hanya jadi penjual, suami berusahamembuat kacang asin sendiri dan dipasarkan sendiri. Tahun 2002 berdirilah Toko Pusat Oleh-Oleh Makanan dan Souvenir Khas Bali yang diberi nama Cahayu. Pemberian namaini didasarkan atas latar belakang saya yang hanya sendiri menjadi wanita paling ayu didalam keluarga saya. Cahayu berarti sama dengan bocah ayu (anak wanita yang cantik).Tiga tahun kemudian, saya bersama suami berhasil membuka cabang di Salam, Muntilan. Siapa target market produk Anda? Produk saya terdiri dari makanan dan souvenir khas Bali. Mulai dari kacang asin, dodol pisang, nangka, dodol gambir, dodol iwel, selai pisang, dodol pe tan (tape ketan), selaimolen, brem, sruwa sruwi, dodol apel, bakiak, nopia, minuman brem Bali, kaos, souvenir hingga batik khas Jogja. 97 persen pembeli adalah wisatawan nusantara (lokal). Kedepan, kita akan mengembangkan pasar mancanegara yang masih sedikit kita garap.Karena lokasi usaha ini cukup strategis, berada di jalur wisata Ubud, Sukawati danKintamani. Rata-rata bis wisata berangkat atau pulang melalui jalur ini. Untuk membuatmereka tertarik kepada toko ini, kita telah bekerjasama dengan para tour leader wisata didaerah Jawa untuk mengantar tamunya ke sini. Lambat laun, promosi melalui mulut kemulut menyebar hingga ke pemerintahan. Apa keunikan toko oleh-oleh ini? Kita mengembangkan layanan dengan hati. Layanan tersebut kita sediakan mulai darimembantu saat macet, terkena tilang polisi, tidak tahu arah lokasi wisata hinggakecelakaan. Suasana kekeluargaan sangat terasa dan pemilik harus bertemu langsung dengan para tour leader ataupun pelanggan. Kita serasa bertemu dengan keluarga sendiridi sini. Layanan itulah yang membuat pelanggan tidak ada sekat antara penjual dan pembeli. Pelanggan pun tidak akan ragu merogoh kocek lebih dalam untuk memborongoleh-oleh. Selain itu, kita juga menyediakan catering di tempat ataupun layanan antar.Bagi yang ingin mengetahui proses pembuatan kacang asin juga kita sediakan. Bagi kita,tidak ada yang kita sembunyikan. Kita tidak takut ditiru, semua proses produksi sangatterbuka. Inovasi produk juga kita lakukan. Yang terbaru adalah torakur (tomat rasakurma) dan kopi surya Bali. Produk ini jarang-jarang ada. Bahan baku memang susahdidapat, pembeli harus antri atau harus memesan dulu untuk mendapatkan produk ini.Jadi tidak semua orang (pembeli) bisa mendapat produk langka kami ini.Sejarah Berdirinya CahayuCahayu adalah pusat / central oleh-oleh makanan khas Bali yang didirikan oleh seoranganak desa terpencil di bawah lereng gunung di daerah Jateng (Jawa Tengah). Dengantekad melangkah untuk meninggalkan kampung halaman di awal tahun 90-an denganmencoba mengadu nasib yang pada awalnya untuk mencari pekerjaan di pulau Bali.Jadilah seorang Pembantu Rumah Tangga (PRT) dan pada malam harinya juga beraktifitas di sebuah rumah sakit menjadi penjaga (Waker).Dengan

bergulirnya waktu Robani banyak mencoba berbagai pekerjaan dan usaha dari jualan Sayur mayur, Mie ayam / Bakso / Jamu dll, dengan menggunakan gerobak hingga pada akhirnya memutuskan untuk menjual kacang goreng (yang pada saat ini lebih seringdikenal dengan sebutan Kacang Asin Bali).Dan dengan keuletannya beliau (Robani) ini hingga berdirilah sebuah Perusahaan danCentral Oleh-oleh yang cukup megah di lintasan pariwisata (di daerah Pasar SeniSukawati). Perjalanan sebuah kehidupan yang pernah seorang Robani jalani. Dan padaakhirnya Cahayu berdiri pada tanggal 27 September 2002Tujuan itu sendiri dengan membuka usaha Pusat / Central Oleh-oleh Khas Bali ini khususuntuk melayani wisatawan Nusantara maupun mancanegara yang berkunjung ke bali.Dengan keberhasilan inilah Robani membawa dampak positif, karena ia telah menopangkehidupan ekonomi para pengrajin kecil yang hasilnya tidak bisa dipasarkan. Cahayumembantu memasarkan produk dari pengrajin kecil sehingga mereka dapat hidup denganlayak, disamping itu beliau sekaligus membantu pemerintah untuk ikut serta mengurangi pengangguran dan mengembangkan industri pariwisata, serta menambah Income daerahmaupun Negara.Demikian sejarah singkat seorang Robani dan berdirinya pusat / central oleholeh khas bali, hanya dengan bermodalkan tekad, ketekunan, dan ketrampilan ia menjadi orangyang sukses.

Phone : 0361-298951 Fax : 0361-298951 E-mail : info@cahayu.com Cahayu adalah pusat / central oleh-oleh makanan khas Bali yang didirikan oleh seorang anak desa terpencil di bawah lereng gunung di daerah Jateng (Jawa Tengah). Dengan tekad melangkah untuk meninggalkan kampung halaman di awal tahun 90-an dengan mencoba mengadu nasib yang pada awalnya untuk mencari pekerjaan di pulau Bali. Jadilah seorang Pembantu Rumah Tangga (PRT) dan pada malam harinya juga beraktifitas di sebuah rumah sakit menjadi penjaga (Waker). Dengan bergulirnya waktu Robani banyak mencoba berbagai pekerjaan dan usaha dari jualan Sayur mayur, Mie ayam / Bakso / Jamu dll, dengan menggunakan gerobak hingga pada akhirnya memutuskan untuk menjual kacang goreng (yang pada saat ini lebih sering dikenal dengan sebutan Kacang Asin Bali). Dan dengan keuletannya beliau (Robani) ini hingga berdirilah sebuah Perusahaan dan Central Oleh-oleh yang cukup megah di lintasan pariwisata (di Description daerah Pasar Seni Sukawati). Perjalanan sebuah kehidupan yang pernah seorang Robani jalani. Dan pada akhirnya Cahayu berdiri pada tanggal 27 September 2002 Tujuan itu sendiri dengan membuka usaha Pusat / Central Oleh-oleh Khas Bali ini khusus untuk melayani wisatawan Nusantara maupun mancanegara yang berkunjung ke bali. Dengan keberhasilan inilah Robani membawa dampak positif, karena ia telah menopang kehidupan ekonomi para pengrajin kecil yang hasilnya tidak bisa dipasarkan. Cahayu membantu memasarkan produk dari pengrajin kecil sehingga mereka dapat hidup dengan layak, disamping itu beliau sekaligus membantu pemerintah untuk ikut serta mengurangi pengangguran dan mengembangkan industri pariwisata, serta menambah Income daerah maupun Negara. Demikian sejarah singkat seorang Robani dan berdirinya pusat / central oleholeh khas bali, hanya dengan bermodalkan tekad, ketekunan, dan ketrampilan ia menjadi orang yang sukses. Website http://www.cahayu.com/