Anda di halaman 1dari 20

keluhan,ketidaknyaman dan kebutuhan ibu hamil trimester 2 dan 3 Ibu Hamil Trimester II : Keluhan dan Cara Mengatasi: Kram

otot

Penyebab : Karena tekanan syaraf pada ekstrimitas bawah oleh uterus yang besar Faktor yang memperberat pencapaian sirkulasi perifer kurang Penyerapan kalsium oleh janin meningkat sesuai dengan kebutuhan pertumbuhan tulang dan gigi

Anemia

Penyebab : kekurangan nutrisi, zat besi, folic acid, hemoglobinopati.

Penanganan : Kolaborasi untuk mendapatkan SF dan vit C Konsul tentang pemberian diet Beri nutrisi yang adekuat Istirahat yang cukup

Perubahan Libido

Penyebab : pengaruh antara psikologis, hormonal dan perubahan emosi

Penanganan : Anjurkan klien dan pasangannya Komunikasi yang baik dengan pasangannya Kasih sayang, kontak fisik yang dilakukan dialihkan ke kontak psikis.

Pruritus

Penyebab : belum diketahui secara pasti

Penanganan : Pastikan kuku wanita hamil, pendek dan bersih untuk meningkatkan kesehatan dan mencegah terjadinya masalah baru Oleskan air hangat atau lotion

Hiperpigmentasi, jerawat

Fisiologi rangsangan dari hormon mellanosit (dari pituitarianterior) biasanya akan hilang pada masa nifas.

Penanganan : Kuku hendaknya pendek dan bersih Ciptakan suasana yang nyaman. Ibu Hamil Trimester III : Keluhan dan Cara Mengatasi Keluhan Ibu Hamil Trimester III dan Cara Mengatasinya : Haemoroid

Penyebab : Pelebaran vena dari anus Hemoroid dapat bertambah besar dalam kehamilan karena adanya kongesti darrah dalam rongga panggul Relaksasi dari otot halus pada bowel, memperbesar konstipasi dan tertahannya gumpalan.

Penanganan : Hindari konstipasi Beri rendam duduk hangat/dingin Bila mungkin gunakan jari untuk memasukkan kembali hemoroid ke dalam anus dengan pelan-pelan Bersihkan anus dengan hati-hati sesudah defekasi Olesi jeli ke dalam rectum sesudah defekasi Usahakan BAB yang teratur Beri kompres dingin kalau perlu Ajarkan klien tidur dengan posisi knee chest 15 menit/hari Ajarkan kegel exercise untuk mengutamakan perineum dan mencegah hemoroid Konsul ke dokter sebelum menggunakan obat hemoroid.

Obstipasi

Sama dengan TM II Sering kencing Pruritis Gangguan Pernapasan

Nafas dangkal terjadi pada 50% wanita hamil, ekspansi diafgrama terbatas karena pembesaran uterus, dimana rahim membesar mendesak diafragma ke atas

Penanganan : Latihan nafas melalui senam hamil Tidur dengan bantal yang tinggi Makan tidak terlalu banyak Hentikan merokok Konsul ke dokter bila ada kelainan asma dll Berikan penjelasan bahwa hal ini akan hilang setelah melahirkan

Oedema

Penyebab : Peningkatan sodium yang banyak dan meningkatnya permeabilitas kapiler sehubungan dengan peningkatan hormon estrogen Peningkatan tekanan vena Penurunan vena kembali ke struktur awal Varices vena dengan kongesti Defisiensi diet protein Peningkatan diet sodium

Penanganan : Meningkatkan periode istirahat, berbaring pada posisi miring kiri Tingkatkan kaki bila duduk, pakai stoking Tingkatkan intake protein

Menurunkan intake KH selama mereka meretensi cairan di jaringan Minum 6-8 gelas cairan sehari untuk membantu diuresis natural Anjurkan klien untuk melaporkan tanda toxemia, pre kelampsi, oedema, kelebihan BB, sakit kepala, pandangan kabur, penurunan urine output.

Perubahan libido

Penyebab : Wanita mungkin mengalami sakit ulu hati dan gangguan pencernaan. Mungkin juga hemoroid atau hal lain yang mengurangi nafsu seksual Kelelahan dan perubahan yang berhubungan dengan tuanya kehamilan mungkin terjadi pada trimester 3, seperti kurang tidur dan ketegangan Rasa letih yang berlebihan disebabkan perubahan hormon yang dapat mengurangi daya tarik seksual Rasa takut menyebabkan kecemasan yang dapat menyebabkan pasangan menghindari, mengekspresikan hubungan seksual. Bila ada kehamilan yang lalu pernah mengalami perdarahan yang berulang maka aktifitas seksual dipandang sebagai ancaman terhadap janin Nyeri waktu coitus disebabkan karena uterus terdorong ke bawah Pengaruh janin menimbulkan penurunan seksual

Penanganan : Menjelaskan dan memberikan support pada ibu maupun suami bahas perubahan atau masalah seksual selama kehamilan adalah normal dan dapat disebabkan oleh pengaruh hormon estrogen dan psikologis Diharapkan keluarga ibu dan suami menerima hal ini Jelaskan pada ibu dan suaminya bahwa kehamilan muda atau tua jangan melakukan hubungan seksual dalam frekuensi yang sering Jelaskan pada keluarga perlu pendekatan memberikan kasih sayang pada istri untuk mengalihkan rangsangan seksual secara fisik menjadi kontak psikis. Ketidaknyamanan Kehamilan Trimester II

Kehamilan merupakan proses alamiah pada wanita yang akan menimbulkan berbagai perubahan dan menyebabkan rasa tidak nyaman, hal ini merupaka kondisi yang normal pada wanita hamil. Beberapa ibu biasanya mengeluh hal-hal yang membuat kehamilannya tidak nyaman dan kadang menyulitkan ibu. Artikel ini merupakan kelanjutan dari artikel sebelumnya, nach di artikel ini saya akan menuliskan beberapa ketidaknyamanan kehamilan pada trimester II Gatal-gatal Gatal-gatal terjadi pada perut paha payudara maupun pada bagian lain terutama pada lipatan-lipatan Penyebab Perenggang kulit Peningkatan pengeluaran keringat Cara mengatasi Potong dan bersihkan kku agar jika tergaruk tidak menimbulkan bekas Jaga kebersihkan kulit Mandi guyur minimal 2x sehari Kurangi pemakaian sabun Pusing, dapat pingsan, mual, keringat dingin, pucat dalam posisi terlentang Penyebab Rahim menekan pembuluh darah Cara mengatasi Ambil posisi iring ke kiri atau setengah duduk dengan lutut agak ditekuk hingga gejala hilang Ulu hati terasa panas Penyebab Kelambatan pengosongan lambung Lambung terdesak oleh rahim Cara mengatasi jangan mengkonsumsi makanan yang memproduksi gas seperti kubis, nangka, sawi dan durian Hindari mengkonsumsi makanan yang berleak dan posrdi besar misalnya daging

Minum sedikit susu atau teh hangat Jika gejalan semakin perah, hubungi tenaga kesehatan Sembelit atau susah buang air besar (BAB) Penyebab Peningkatan penyerapan air oleh usus Konsumsi tablet zat besi Kurang minum Kurang mengkonsumsi makanan berserat seperti sayur dan buah-buahan kurang gerak badan Penekanan usus oleh pembesaran rahim Perut Kebung penyebab Pengaruh hormonal banyak menelan udara Cara mengatasi Kunyak makanan perlahan sampai halus Hindari makanan yang memproduksi gas, makanan berlemak dan porsi besar misalnya daging Buang air besar secara teratur Keputihan penyebab Pengaruh horonal Peningkatan produksi lendir Cara mengatasi Jangan membilas bagian dalam liang senggama Kenakan pembalut wanita dan segera ganti jika sudah basah

Jaga kebersihan alat kelamin ( bersihkan dari arah depan ke belakang) Jika gatal, bau menusuk, ada perubahan sifat dan warna segera laporkan dan konsultasikan pada tenaga kesehatan Varises Pada kaki dan daerah kemaluan Penyebab Keturunan Pengaruh hormon kehamilan Pembesaran rahim yang menghabat aliran darah mengejang saat buang air besar Cara mengatasi jangan terlalu lama berdiri atau duduk hindari pakaian ketat Cukup bergerak Berbaring dengan kedua kaki ditinggikan misalnya dengan di ganjal bantal Jangan mengejan terlalu kuat saat buang air besar Sakit Kepala Penyebab Ketegangan emosional Ketegangan pada mata (gangguan atau masalah pada mata) Cara mengatasi santai dan istirahat Segera laporkan ke tenaga kesehatan jika berlangssung terus menerus Nyeri pada lipatan paha penyebab Penarikan otot paha akibat pembesaran rahim

Cara mengatasi Istirahat Posisi jongkok dengan kedua paha membuka atau tekuk lutut ke arah dada Pakai penahan perut tetapi jangan yang menekan perut Kompres hangat pada daerah yang nyeri Nyeri Sendi Pada punggung dan tekanan pada panggul Penyebab Perubahan keseimbangan tubuh oleh pembesaran perut Cara mengatasi Santai dan istirahat Pakai sepatu berhak rendah Latihan menggoyangkan panggul Mual/muntah Penyebab pasti tidak diketahui, mungkin disebabkan: Perubahan hormonal (peningkatan kadar hcG, estrogen/progesterone, gula darah rendah) Kelebihan asam gastric/asam klorida Peristaltic lambat (mengakibatkan estrogen dan progesterone meningkat) Perubahan dalam metabolisme Pembesaran uterus Faktor emosional yang labil Alergis (sekresi corpus luteum, antigen dari ayah, keracunan histamin ) Cara meringankan/mencegah Hindari bau atau faktor penyebab Makan porsi kecil tapi sering, bahkan setiap 2 jam

Makan biskuit kering atau roti bakar sebelum bangun pagi Makan sesuatu yang manis (permen) atau minuman (jus buah) sebelum tidur malam dan sesudah bangun pagi Duduk tegak setiap kali selesai makan Hindari makanan yang berminyak dan berbumbu merangsang Makan-makanan kering dan minum diantara waktu makan Bangun dari tidur secara perlahan dan hindari melakukan gerakan secara tiba-tiba Hindari menggosok gigi setelah makan Istirahat sesuai dengan kebutuhan dengan mengangkat kaki dan kepala agak ditinggikan Hirup udara segar, pastikan cukup udara di dalam rumah Terapi Gunakan obat-obatan hanya bila tindakan secara non farmakologis gagal dan hanya untuk jangka pendek, misalnya: # antihistamine : dimenhydrinate, doxylamine succinate # metoclorpramide hydrochloride # hindari buclizine. Meclizine (bersifat teratogenik) # jika berat : terapi vitamin B6 # keterangan lebih lanjut hubungi dokter n_n Tanda-tanda bahaya Pertambahan berat badan (BB) yang tidak memadai Kehilangan BB yang sidnifikan Malnutrisi Hiperemesis gravidarum (mual muntah yang berlebihan selama kehamilan) Dehidrasi Ketidakseimbangan elektrolit Pastikan tidak ada appendicitis dan pancreatitis

Ptyalism (Salivasi/ kelenjar liur yang berlebihan) Hal ini meningkat sejak 2-3 minggu usia kehamilan dan berhenti saat persalinan Patogenesis tidak diketahui, mungkin disebabkan oleh : # Meningkatnya keasaman mulut oleh asupan pati yang akhirnya menstimulasi kelenjar salivary untuk meningkatkan sekresi # Ptyalism sering juga menimbulkan mual, sehingga ibu hamil sering menghindari makan Pengobatan Gunakan pencuci mulut astringent, permen karet, permen yang keras Fatique (kelelahan) selama trimester I Penyebab tidak diketahui. Mungkin berhubungan dengan penurunan laju metabolisme basal pada awal kehamilan Efek dari fatique yaitu meningkatnya intensitas respon psikologi wanita selama waktu ini Cara meringankan atau mencegah Yakinkan bahwa hal ini normal terjadi dalam kehamilan Dorong ibu untuk sering beristirahat Aktivitas sedang dan nutrisi yang baik dapat emngurangi kelelahan Terapi Tidak perlu memberikan obat-obatan Suplemen vitamin dan zat besi dapat membantu untuk kesehatan Tanda-tanda bahaya Terdapat gejala anemia (lelah, konjungtiva mata pucat dll) Ketidakmampuan untuk melakukan kegiatan/ aktivitas sehari-hari Tanda dan gejala depresi Tanda dan gejala adanya infeksi atau penyakit kronis Pica (ngidam makanan) Mungkin berkaitan dengan persepsi individu wanita mengenai apa yang bisa mengurangi mual dan muntah

Indra pengecap menjadi tumpul sehingga mencari makanan yang lebih merangsang Tidak seharusnya menimbulkan kekhawatiran asal cukup bergizi dan makanan yang diidamkan bukan makanan yang tidak baik Sakit punggung bagian atas Terjadi pada trimester I kehamilan Penyebab: meningkatnya ukuran dan volume payudara yang merupakan salah satu tanda presuratif kehamilan Pembesaran mungkin menghasilkan ketegangan otot jika payudara tidak cukup ditopang Cara mengurangi : gunakan bra yang pas dan menopang Sakit punggung bagian bawah Terjadi pada trimester kedua dan ketiga kehamilan Dasar anatomis dan fisiologis : o Kurvatur dari vertebra umbosacral yang meningkat saat uterus terus membesar o Spasme otot karena tekanan terhadap akar syaraf o Kadar hormon yang meningkat, sehingga cartilage didalam sendi-sendi besar menjadi lembek o Keletihan Cara meringankan Gunakan body mekanik yang baik untuk mengangkat benda Hindari sepatu atau sandal hak tinggi Hindari mengangkat beban yang berat Gunakan kasur yang keras untuk tidur Gunakan bantal waktu tidur untuk meluruskan punggung Hindari tidur terlentang terlalu lama karena dapat menyebabkan sirkulasi darah menjadi terhambat Terapi Jika terlalu parah gunakan penopang abdomen eksternal Leucorrhea

Peningkatan sejumlah lendir dan kelenjar endoservical sebagai akibat dari peningkatan kadar estrogen Perubahan peningkatan sejumlah glikogen pada sel epitel vagina menjadi asam laktat oleh doderlein basilus Cara meringankan Tingkatkan kebersihan dengan mandi setiap hari Memakai pakaian dalam yang terbuat dari katun agar lebih kuat daya serapnya Hindari pakaian dalam yang terbuat dari nilon Terapi Hindari pencucian vagina (douching) Gunakan bedak tabur untuk mengeringkan (polider), tetapi jangan terlalu berlebihan Cara tradisional : merendam vagina dengan air rebusan daun sirih Tanda bahaya Jika sangat banyak,/ berbau menyengat/ warna kuning/ abu-abu (servicitis, vaginitis) Pengeluaran cairan (selaput ketuban pecah) Perdarahan pervagina (abruption plasenta, placenta previa, lesi pada servix/ vagina, bloody show) Nocturia (sering BAK) Trimester I Peningkatan berat fundus uterus, denganmelembutkan isthmus (tanda hegar) menyebabkan meningkatnya antefleksi membesarnya uterus, yang emnekan langsung kandung kemih Trimester III Terjadi lebih sering pada primigravida (ibu yang baru pertama kali hamil). Bagian terbawah janin menurun ke pelvic dan menyebabkan tekanan langsung pada kandung kemih. Tekanan membuat wanita merasa perlu BAK Cara meringankan Penjelasan mengenai terjadinya Kosongkan saat terasa dorongan untuk BAK Perbanyak minum pada siang hari

Jangan kurangi minum pada malam hari kecuali jika nocturia mengganggu tidur dan menyebabkan keletihan Batasi minum bahan diuretic alamiah seperti kpoi, teh, cola dengan kafein dll Tanda bahaya wanita hamil menghadapi resiko lebih besar terhadap infeksi saluran kemih dan pyelonephritis karena ginjal dan kandung kemih mengalami perubahan Chloasma gravidarum Terjadi pada trimester II Kecenderungan genetic peningkatan kadar estrogen dan mungkin progesteron dapat merangsang hormone melanogenic Pencegahan Hindari sinar matahari berlebihan selama masa kehamilan Gunakan bahan pelindung non-alergis Terapi farmakologis Hindari penggunaan hydroqinones, karena dapat menimbulkan efek samping yang berbahaya Diarrhea Terjadi pada trimester I, II, III Mungkin akibat dari peningkatan hormone Efek samping dari infeksi virus Cara meringankan Cairan pengganti rehidrasi oral Hindari makanan berserat tinggi seperti sereal kasar, sayur-sayuran, buah-buahan, laktosa yang mengandung makanan Makan sedikit tapi sering untuk memastikan kecukupan gizi Edema dependen Terjadi pada trimester II dan III Peningkatan kadar sodium dikarenakan pengaruh hormonal

Kongesti sirkulasi pada ekstremitas bawah Peningkatan kadar permeabilitas kapiler Tekanan dari pembesaran uterus pada vena pelvic ketika duduk/ pada vena kava inferior ketika berbaring Cara meringankan atau mencegah Hindari posisi berbaring terlentang Hindari posisi berdiri untuk waktu lama, istirahat dengan berbaring ke kiri, dengan kaki agak ditinggikan Angkat kaki ketika duduk/istirahat Hindari kaos yang ketat/tali/pita yang ketat pada kaki Lakukan senam secara teratur Tanda bahaya Jika muncul pada muka dan tangan dan disertai dengan proteinuria serta hipertensi (waspada preeklampsi/eklampsia Kram kaki Biasanya terjadi setelah kehamilan 24 minggu Dasar fisiologis penyebab masih belum jelas Bisa terjadi karena : o Kekurangan asupan kalsium o Ketidakseimbangan rasio kalsium-fosfor o Pemnbesaran uterus, sehingga memberikan tekanan pada pembuluh dasar pelvic, dengan demikian dapat menurunkan sirkulasi darah ke tungkai bagian bawah Cara meringankan Kurangi konsumsi susu (kandungan fosfornay tinggi) dan cari yang high calcium Berlatih dorsifleksi pada kaki untuk meregangkan otot-otot yang terkena kram Gunakan penghangat untuk otot Terapi Suplementasi dengan garam kalsium yang tidak mengandung fosfor

Gunakan antacid alumunium hidroksida untuk meningkatkan pembentukan fosfor yang tidak melarut Tanda bahaya Tanda-tanda thrombophlebitis superficial/ trombosis vena yang dalam Insomnia Terjadi mulai pada pertengahan masa kehamilan Disebabkan oleh : o perasaan gelisah, khawatir atau pun bahagia o ketidaknyamanan fisik seperti membesarnya uterus, pergerakan janin, bangun di tengah malam karena nocturia, dyspnea, heartburn, sakit otot, stress dan cemas Cara meringankan Gunakan teknik relaksasi Mandi air hangat, minum-minuman hangat (susu, the dengan susu) sebelum pergi tidur Melakukan aktivitas yang tidak menstimulasi sebelum tidur Terapi Gunakan antihistamin Hindari obat-obatan tidur (dapat emlintasi sawar plasenta) Tanda bahaya Keletihan yang berlebihan Tanda-tanda depresi Striae gravidarum Terjadi pada bulan ke 6-7 Penyebab tidak jelas Bisa timbul akibat perubahan hormon/gabungan antara perubahan hormone dan peregangan Cara meringankan Gunakan emollient topical jika ada indikasinya Gunakan pakaian yang menopang payudara dan abdomen

Hemorrhoids Terjadi pada trimester II dan III Sering terjadi karena konstipasi Dukungan yang tidak memadai pada vena hemorrhoid di area anorectal Kurangnya klep di pembuluh-pembuluh yang berakibat pada perubahan secara langsung pada aliran darah Progesterone menyebabkan relaksasi dindiong vena dan usus besar Pembesaran uterus dapat meningkatkan tekanan-tekanan spesifik pada vena hemorrhoid, tekanan mengganggu sirkulasi venous dan menyebabkan kongesti pada vena pelvic Cara meringankan/mencegah Menghindari konstipasi Menghindari ketegangan selama defekasi Mandi air hangat/kompres hangat, air panas tidak hanya memberikan kenyamanan tapi juga meningkatkan sirkulasi Kompres es/ garam Epsom Latihan kegel, untuk mengencangkan otot-otot perineal Istirahat di tempat tidur dengan panggul diturunkan dan dinaikkan Konstipasi Terjadi pada trimester II dan III Peningkatan kadar progesterone menyebabkan peristaltic usus menjadi lambat Penurunan motilitas sebagai akibat dari relaksasi otot-otot polos usus besar Penyerapan air dari kolon meningkat Efek samping penggunaan suplemen zat besi Cara meringankan Tingkatkan intake cairan, serat di dalam diet seperti: buah/juice prem, minum cairan dingin/panas (terutama ketika perut kosong) Istirahat cukup

Senam/exercise Membiasakan BAB secara teratur BAB segera setelah ada dorongan Terapi Gunakan pembentuk bahan padat (bongkahan)/emollients. Seperti : supositoria dll Hindari minyak mineral, lubrikasi, perangsang (stimulant) saline, hiperosmotis, diphenylmethane, castor dll Tanda bahaya Rasa nyeri hebat di abdomen, tidak mengeluarkan gas (obstruksi) Rasa nyeri di kuadran kanan bawah (appendicitis) Heart burn (panas dalam perut) Mulai terasa selamatrimester kedua dan makin bertambah bersamaan dengan tambahnya usia kehamilan, hilang saat persalinan Heart burn istilah lain untuk regurgitasi/refluks Kandungan asam gastric (asam klorida dalam lambung) pada esophagus bagian bawah oleh peristaltic balik. Keasaman menyebabkan rasa terbakar pada kerongkongan dan tidak enak. Penyebab: Relaksasi cardiac spinkter lambung karena efek meningkatnya jumlah progesterone Menurunnya motilitas saluran cerna dihasilkan dari relaksasi otot polos, yang kemungkinan karena meningkatnya progesteron dan tekanan uterus Kehilangan ruang fungsi lambung karena tempatnya digantikan dan ditekan oleh pembesaran uterus Cara meringankan Makan porsi kecil tapi sering Hindari makanan berlemak terlalu banyak, makanan yang digoreng/ makanan yang berbumbu merangsang Hindari rokok, kopi, alcohol, cokelat (mengiritasi gastric) Hindari berbaring setelah makan

Hindari minuman selain air putih saat makan Kunyah permen karet Tidur dengan kaki ditinggikan, sikap tubuh yang baik Terapi Gunakan antacid dengan kandungan sodium rendah (kombinasi hidroxida alumunium dan magnesium) Hindari kalsium karena dapat menimbulkan hiperaciditas (peningkatan asam dalam lambung) Hindari sodium bicarbonate, bismuth salicylate Tanda bahaya Kehilangan berat badan/keletihan yang amat berat Nyeri epigastrium disertai sakit kepala hebat, hipertensi dan edema patologis pada trimester III (preeklampsia) Nyeri perut yang hebat (abruption placenta, persalinan prematur, appendicitis) Perut kembung Terjadi pada trimester II dan III Motilitas gastrointestinal menurun, menyebabkab terjabdinay perlambatan waktu pengosongan menimbulkan efek peningkatan progesterone pada relaksasi otot polos dan penekanan uterus pada usus besar Cara meringankan Hindari makanan yang mengandung gas Mengunyah makanan secara sempurna Pertahankan kebiasaan BAB yang teratur Posisi knee chest (posisi seperti sujud tapi dada ditempelkan ke lantai) hal ini dapat membantu ketidaknyamanan dari gas yang tidak keluar Sakit kepala Biasa terjadi pada trimester II dan III Akibat kontraksi otot/spasme otot (leher, bahu dan penegangan pada kepala), serta keletihan Tegangan mata sekunder terhadap perubahan okuler, dinamika cairan syaraf yang berubah

Cara meringankan Teknik relaksasi Memassase leher dan otot bahu Penggunaan kompres panas/es pada leher Istirahat Mandi air hangat Terapi Gunakan paracetamol Hindari aspirin, ibuprofen, narcotics, sedative/hipnotik Tanda bahaya Bila bertambah berat atau berlanjut Jika disertai dengan hipertensi dan proteinuria (preeklampsi) Jika ada migraine Penglihatan berkurang atau kabur Dispareunia (rasa sakit pada saat berhubungan seksual) Terjadi selama kehamilan Akibat pembesaran uterus, hal ini menyebabkan penurunan sirkulasi, pelvic/vagina kongesti Masalah fisik mungkin disebabkan oleh pembesaran abdomen/masuknya bagian terbawah janin ke dalam pelvic Faktor psikologis : miskonsepsi dan takut menyakiti janin Cara mengurangi Perubahan posisi, hal ini akan meredakan masalah yang disebabkan oleh pembesaran abdomen/rasa sakit dari penetrasi yang dalam Diskusi miskonsepsi dan ketakutan, agar wanita tidak khawatir berlebihan Kedua pasangan sebaiknya membuka informasi pada cara alternative untuk kepuasan seksual masingmasing