Anda di halaman 1dari 1

Teori kesadaran Carl Gustav Jung Menurut Carl, jiwa terdiri dari dua bagian yang saling melengkapi

yaitu: kesadaran danketidaksadaran. Fungsi jiwa dalam kaitannya dengan kesadaran menurut teori ini adalah suatuaktivitas yang secara teori tidak berubah dalam lingkungan yang berbeda-beda. Jadi menurutteori ini jiwa itu sesuatu yang permanen dan menetap.Secara umum teori ini menyebutkan empat fungsi jiwa.Dua rasional (pikiran dan perasaan), dan dua tidak rasional (pendirian dan intuisi), padamumnya manusia mempunyai ke empat fungsi tersebut, akan tetapi biasanya hanya salah satufungsi yang paling berkembang superior.Sedangkan sikap jiwa, dalam teori ini digolongkan menjadi 2 tipe yaitu tipe ekstrovert danintrovert. Tipe ekstrovert memiliki ciri : y Sikap kesadaran yang mengarah keluar dirinya y Orientasi tertuju keluar, pikiran, perasaan dan tindakannya ditentukan oleh lingkungan y Cirinya penyesuaian dengan lingkungan baik, tingkah laku baik, cepat dan tepat sertapandai bergaul Tipe introvert memiliki ciri : y Sikap kesadarannya mengarah ke dalam dirinya y Cirinya: sulit menyesuaikan dengan lingkungan,semua dipandang dari sudut dirinya,kurang dapat bergaul 2. Struktur Ketidaksadaran menurut Jung a. Ketidaksadaran pribadi Daerah yang berdekatan dengan ego, terdiri dari pengalaman-pengalaman alamsadar/disadari dan kemudian di represi , dilupakan atau diabaikan Isi ketidaksadaran pribadi sama seperti pra sadar pada konsep Freud, yang dapat menjadisadarb. Ketidaksadaran kolektif Diwariskan dari generasi ke generasi Bersifat universal Pengalaman-pengalaman seseorang tentang dunia sebagian besar dibentuk olehketidaksadaran kolektif, walau tidak sepenuhnya demikianAlam tidak sadar (unconciousness) berisikan kejadian-kejadian jiwa yang terletak padadaerah perbatasan antara ketidaksadaran pribadi dan kolektif, yaitu hal-hal yang tidak dapatdiingat lagi. Dua unsur utama dari ketidaksadaran kolektif, yaitu : a. Archetype : Merupakan komponen struktural dari ketidaksadaran kolektif, yaitu suatubentuk pikiran (ide) universal yang mengandung unsur emosi yang besar. Merupakan pikiraninstingtif dan reaksi instingtif terhadap situasi tertentu yang terjadi di luar kesadaran, dibawasejak lahir dan tumbuh pada ketidaksadaran kolektif selama perkembangan manusia disebutsebagai pola dasar. Persona, Anima dan Animus . Persona adalah suatutopeng yang menutupi kepribadian, dimana seseorang tampil di dunia luar. Persona dapatterfiksasi, sehingga orang yang sesungguhnya tersembunyi dari dirinya. Sedangkan Animadan animus Adalah sifat yang tidak disadari yang masing-masing dimiliki oleh wanita danlaki-laki. Anima adalah feminimitas laki-laki yang tidak dikembangkan, sedangkan animusmaskulinitas wanita yang tidak dikembangkan. Menurut teori ini setiap individu memilkipotensi laki-laki dan perempuan. Hanya lingkungan yang bertanggung jawab mengembangkan potensi salah satunya dari keduanya. Apakah ia kan menjadi laki-laki atyaumenjadi perempuan atau identitas dirinya kabur seperti waria atau banci.