Anda di halaman 1dari 2

Tugas Bahasa Indonesia Uji Materi Hal 147

Oleh :

Reinaldo Obagoma Pelawi Naufan Arifie Syahputra Raditya Gusti Andaru

1. a. Menggunakan bahasa melayu klasik b. menghubungkan cerita dengan kejadian tempat atau alam c. berkoisah tentang kerajaan d. dimulai dengan doa e. belum menggunakan EYD yang tepat 2. Tema : Asal mula negeri Patani Darussalam

Latar : Tempat = Kota Maligai, Hutan sebelah tepi laut, Rumah orangtua, Pintu Gajah, Jembatan Kadi Waktu = malam, pagi Penokohan : Paya Tu Naqpa = suka berburu, baik, bijaksana Para menteri = patuh, taat, berkepala dingin Encik Tani = sopan, bijaksana, sabar, taat perintah Sudut pandang : orang ketiga Alur : Maju- Mundur Amanat : Jadilah pemimpin yang bijaksana Jangan terburu buru mengambil keputusan 3 Rangkuman : Ada seorang raja bernama Paya Tu Kerub Mahajana yang memiliki seorang anak lelaki bernama Paya Tu Antara. Setelah beberapa lama, Paya Tu Kerub Mahajana meninggal dan Paya Tu Antara menggantikannya. Paya Tu Antara berganti nama menjadi Paya Tu Naqpa. Selama menjadi raja Paya Tu Naqpa sering kali berburu, hingga suatu hari ia memanggil para menterinya dan mengatakan bahwa dulu banyak perburuan yang dilakukan di hutan sebelah tepi laut. Paya Tu Naqpa pun memerintahkan rakyatnya untuk berburu di hutan tepi laut tersebut keesokan harinya. Lalu keesokan harinya Paya Tu Naqpa bersama menteri menteri dan rakyatnya. Setelah sampai mereka berhenti dan mendirikan perkemahan.

Mereka juga menemukan banyak jejak rusa di daerah sekitar. Lalu Paya Tu Naqpa memerintahkan untuk berburu esok hari. Keesokan harinya perangkap pun di pasang dan mereka berburu dari pagi sampai sore, namun mereka tidak mendapatkan satu pun hasil buruan. Paya Tu Naqpa memerintahkan untuk melepaskan anjing berburu. Setelah dua jam maka terdengar ada lolongan anjing. Ada yang mengatakan bahwa terlihatlah seekor hewan putih sebesar kambing yan menuju arah pantai. Lalu Paya Tu Naqpa mendatangi tempat yang di maksud dan menemukan seorang kakek tua menyiapkan perangkap. Paya Tu Naqpa menanyakan dari mana kah asal kakek tersebut. Kakek tersebut menjawab bahwa ia adalah penjaga ayah Paya Tu Naqpa ketika sedang berburu, namun ia terjangkit penyakit dan di tinggal di tempat ini. Setelah itu Paya Tu Naqpa pun memerintahkan menterinya agar membangun negeri di tempat tersebut. Dan ia memberinya nama negeri Patani Darussalam.