Anda di halaman 1dari 6

Kalibrasi Termometer Air Raksa Kalibrasi merupakan proses verifikasi bahwa suatu akurasi alat ukur sesuai denganrancangannya.

Kalibrasi biasa dilakukan dengan membandingkan suatu standar yang terhubungdengan standar nasional maupun internasional dan bahan-bahan acuan tersertifikasi.Proses kalibrasi thermometer antara lain :1.

Letakkan silinder termometer di air yang sedang mencair dan tandai poin termometer disaat seluruh air tersebut berwujud cair seluruhnya. Poin ini adalah poin titik beku air.2.

Dengan cara yang sama, tandai poin termometer disaat seluruh air tersebut mendidihseluruhnya saat dipanaskan.3.

Bagi panjang dari dua poin diatas menjadi seratus bagian yang sama.keLompok keYen.. tea_twin1&2_putz1&2_ikaL-pakDokter_sH [TI '06 UNS] TERMOMETER DIGITAL

Fungsi Termometer Digital Termometer merupakan salah satu alat ukur yang berfungsi untuk mengetahui suhu objek (benda/tubuh). P rinsip kerja Termometer Digital Termometer digital, biasanya menggunakan termokopel sebagai sensornya untuk membaca perubahan nilai tahanan. Secara sederhana termokopel berupa dua buah kabel dari jenis logam yg berbeda yang ujungnya, hanya ujungnya saja, disatukan (dilas). Titik penyatuan ini disebut hot junction. Prinsip kerjanya memanfaatkan karakteristik hubungan antara tegangan (volt) dengantemperatur. Setiap jenis logam, pada temperatur tertentu memiliki tegangan tertentu pula. Padatemperatur yang sama, logam A memiliki tegangan yang berbeda dengan logam B, terjadilah beda tegangan (kecil sekali, miliVolt) yang dapat dideteksi. Jadi dari input temperatur lingkungan setelah melalui termokopel terdeteksi sebagai perbedaan tegangan (volt). Bedategangan ini kemudian dikonversikan kembali nilai arusnya melalui pengkomparasian dengannilai acuan dan nilai offset di bagian komparator, fungsinya untuk menerjemahkan setiap satuanamper ke dalam satuan volt kemudian dijadikan besaran temperatur yang ditampilkan melaluilayar/monitor berupa seven segmen yang menunjukkan temperatur yang dideteksi olehtermokopel.

Termokopel ini macam-macam, tergantung jenis logam yang digunakan. Jenis logam akanmenentukan rentang temperatur yang bisa diukur (termokopel suhu badan (temperatur rendah) berbeda dengan termokopel untuk mengukur temperatur tungku bakar (temperatur tinggi)), jugasensitivitasnya.Secara terperinci prinsip kerja thermometer digital dapat dijelaskan sebagai berikut:1.

Sensor yg berupa PTC atau NTC dengan tingkat sensitifitas tinggi akan berubah nilaitahanannya jika terjadi sebuah prubahan suhu yg mengenainya.2.

Perubahan nilai tahanan ini linear dengan perubahan arus, sehingga nilai arus ini bisadikonversi ke dalam bentuk tampilan display3.

Sebelum dikonversi, nilai arus ini di komparasi dengan nilai acuan dan nilai offset di bagian komparator, fungsinya untuk menerjemahkan setiap satuan amper ke dalam satuanvolt yg akan dikonversi ke display. P embacaan P engukuran Termometer Digital Pembacaan pengukuran termometer ini dilakukan langsung dari nilai display denganmemperhatikan garis segmen yang ada. Kalibrasi Termometer Digital Kalibrasinya biasa menggunakan kalibrator manual atau otomatis, kalibrator manual suhu ygdikenakan ke sensor adalah suhu pemanas nyata dimulai dari 0 derajat untuk setting ofsetnya.Kalibrasi otomatis terdiri dari suhu pemanas dan checker untuk gain dalam rangkaiankomparatornya Material P enyusun Termometer Digital Termometer digital memiliki bagian penyususn terpenting. Material penyusun tersebut adalahsebagai berikut:1.

Sensor PTC/ NTC2.

Komparator (OP-amp dan sejenisnya)3.

ANALOG to Digital konverter 4.

Dekoder display (IC 7447 TTL misalnya)5.

Display (7 segmen, LCD, monitor)

keLompok keYen.. tea_twin1&2_putz1&2_ikaL-pakDokter_sH [TI '06 UNS] ANEMOMETER

Fungsi Anemometer Pengamatan unsur-unsur cuaca dan iklim memerlukan alat-alat meteorologi yang bersifat peka,kuat, sederhana dan teliti. Ditinjau dari cara pembacaannya, alat meteorologi terdiri atas dua jenis, yaitu:1.

Recording yaitu alat yang dapat mencatat data secara terus-menerus, sejak pemasanganhingga pergantian alat berikutnya. Contoh : barograf dan anemograf.2.

Non recording yaitu alat yang digunakan bila datanya harus dibaca pada saat-saat tertentuuntuk memperoleh data. Contoh: barometer, ermometer dan anemometer.Anemometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur arah dan kecepatan angin. Satuanmeteorologi dari kecepatan angin adalah Knots (Skala Beaufort). Sedangkan satuan meteorologidari arah angin adalah 0 o 360 o serta arah mata angin. Anemometer harus ditempatkan di daerahterbuka.Pada saat tertiup angin, balingbaling/mangkok yang terdapat pada anemometer akan bergerak sesuai arah angin. Makin besar kecepatan angin meniup mangkok-mangkok tersebut, makincepat pula kecepatan berputarnya piringan mangkokmangkok. Dari jumlah putaran dalam satudetik maka dapat diketahui kecepatan anginnya. Di dalam anemometer terdapat alat pencacahyang akan menghitung kecepatan angin. Hasil yang diperoleh alat pencacah dicatat, kemudiandicocokkan dengan Skala Beaufort.c Gambar Anemometer adalah : Tipe Anemometer Anemometer sendiri terdapat dua tipe secara umum. Tipe tersebut adalah sebagai berikut:a. Anemometer dengan tiga atau empat mangkok Sensornya terdiri dari tiga atau empat buah mangkok yang dipasang pada jari-jari yang berpusat pada suatu sumbu vertikal atau semua mangkok tersebut terpasang pada porosvertikal. Seluruh mangkok menghadap ke satu arah melingkar sehingga bila angin bertiupmaka rotor berputar pada arah tetap. Kecepatan putar dari rotor tergantung kepada kecepatantiupan angin. Melalui suatu sistem mekanik roda gigi, perputaran rotor mengatur sistem

akumulasi angka penunjuk jarak tiupan angin. Anemometer tipe cup counter hanya dapatmengukur rata-rata kecepatan angin selama suatu periode pengamatan. Dengan alat ini penambahan nilai yang dapat dibaca dari satu pengamatan ke pengamatan berikutnya,menyatakan akumulasi jarak tempuh angin selama waktu dari kedua pengamatan tersebut,sehingga kecepatan anginnya adalah sama dengan akumulasi jarak tempuh

tersebut dibagilama selang waktu pengamatannya. b. Anemometer TermalAnemometer ini merupakan satu sensor yang digunakan untuk mengukur kecepatan fluida(angin) sesaat. Cara kerja dari sensor ini berdasarkan pada jumlah panas yang hilang secarakonvektif dari sensor ke lingkungan sekeliling sensor. Besarnya panas yang dipindahkan darisensor secara langsung berhubungan dengan kecepatan fluida yang melewati sensor. Jikahanya kecepatan fluida yang berubah, maka panas yang hilang bisa diinterpretasikan sebagaikecepatan fluida tersebut. Kerja Anemometer ini mengikuti prinsip tabung pitot, yaitu dihitungdari tekanan statis dan tekanan kecepatan. P roses P engukuran

Anemometer Berikut contoh perhitungan sederhana kecepatan angin yang diukur dengan anemometer tigamangkok. Panjang lingkaran susunan mangkok-mangkok adalah 3 m, dan susunan itu pada suatuwaktu berputar 20 kali dalam waktu 10 detik, maka kecepatan angin dapat dihitung : [(20x3)/10m = 6 m/dt]Untuk memudahkan menghitung putaran dari pada piringan anemometer maka salah satumangkok diberi warna lain.Sehubungan dengan karena adanya perbedaan kecepatan angin dari berbagai ketinggian yang berbeda, maka tinggi pemasangan anemometer ini biasanya disesuaikan dengan tujuan ataukegunaannya. Untuk bidang agroklimatologi dipasang dengan ketinggian sensor (mangkok) 2meter di atas permukaan tanah. Untuk mengumpulkan data penunjang bagi pengukuran penguapan Panci Kelas A, dipasang anemometer setinggi 0,5 m. Di lapangan terbang pemasangan umumnya setinggi 10 m. Dipasang didaerah terbuka pada pancang yang cukup kuat.Untuk keperluan navigasi alat harus dipasang pada jarak 10 x tinggi faktor penghalang sepertiadanya bangunan atau pohon. Sebagian besar Anemometer ini umumnya tidak dapat merekamkecepatan angin dibawah 1-2 mil/jam karena ada faktor gesekan apa awal putaran. P roses Kalibrasi Anemometer Proses kalibrasi anemometer dilakukan secara periodik agar perfomansi dan hasil pencatatantetap stabil dan baik. Berikut urutan proses kalibrasi pada anemometer. y

For wind direction calibration, the following method can yield an accuracy of 5 or better if carefully done. Begin by connecting the instrument to a signal conditioningcircuit which indicates wind direction value. This may be an indicator which displayswind direction values in angular degrees or simply a voltmeter monitoring the output.

Hold or mount the instrument so the vane center of rotation is over the center of a sheetof paper which has 30 or 45 crossmarkings. Position theinstrument so the mountingcrossarm is oriented north-south with the vane on the north and the anemometer on thesouth. With the counterweight pointing directly at the

anemometer the wind directionsignal should correspond to 180 or due south. Looking from above, visually align thevane with each of the crossmarkings and observe the indicator display. It shouldcorrespond to vane position within 5. If not, it may be necessary to adjust the relative position of the vane skirt and shaft. See step 3 in the MAINTENANCE section under potentiometer replacement. y

It is important to note that while the sensor mechanically rotates through 360, the fullscale wind direction signal from the signal conditioning occurs at 352. For example, in acircuit where 0 to 1.00 VDC represents 0 to 360, the output must be adjusted for 0.978VDC when the instrument is at 352 full scale. (352/ 360 X 1.00 volts = 0.978 volts). y

Wind speed calibration is determined by the cup wheel turning factor and the outputcharacteristics of the transducer. Calibration formulas showing cup wheel rpm andfrequency output vs. wind speed are included below. y

Calibration Formulas for Model 03102 Wind Sentry Anemometer

WIND SPEED vs CUP WHEEL RPM

m/s = (0.01250 x rpm) + 0.2

knots = (0.02427 x rpm) + 0.4

mph = (0.02795 x rpm) + 0.4

km/hr = (0.04499 x rpm) + 0.7 o

WIND SPEED vs OUTPUT FREQUENCY - Hz

m/s = (0.7500 x Hz) + 0.2

knots = (1.4562 x Hz) + 0.4

mph = (1.6770 x Hz) + 0.4

km/hr = (2.6994 x Hz) + 0.7keLompok keYen.. tea_twin1&2_putz1&2_ikaL-pakDokter_sH [TI '06 UNS] TERMOKO P EL

Fungsi Termokopel Pada dunia elektronika, termokopel merupakan sensor suhu yang banyak digunakan untuk mengubah perbedaan suhu dalam benda menjadi perubahan tegangan listrik (voltase).Termokopel yang sederhana dapat dipasang, dan memiliki jenis konektor standar yang sama,serta dapat mengukur temperatur dalam jangkauan suhu yang cukup besar dengan bataskesalahan pengukuran kurang dari 1 C.