Anda di halaman 1dari 8

PANCASILA SEBAGAI PARADIGMA KEHIDUPAN BERMASYARAKAT, BERBANGSA DAN BERNEGARA

PENGERTIAN PARADIGMA PEMBANGUNAN


Secara HARFIAH (ETIMOLOGIS) istilah paradigma mengandung arti model, pola atau contoh. Menurut THOMAS S. KHUN Paradigma tidak lain merupakan asumsi-asumsi teoritis yang umum (merupakan suatu sumber nilai) yang merupakan sumber hukum, metode serta cara penerapan dalam ilmu pengetahuan sehiingga sangat menentukan sifat, ciri dan karakter ilmu pengetahuan tersebut.

PANCASILA SEBAGAI PARADIGMA PEMBANGUNAN

PANCASILA SEBAGAI PARADIGMA REFORMASI PEMBANGUNAN

PANCASILA SEBAGAI PARADIGMA PEMBANGUNAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI

PANCASILA SEBAGAI PARADIGMA PEMBANGUNAN IPOLEKSOSBUDHANKAM

PANCASILA SEBAGAI PARADIGMA PEMBANGUNAN

Pembukaan UUD 1945 alinea IV = tujuan negara RI melindungi senegap bangsa Indonesia dan . Untuk mewujudkan tujuan tersebut, maka bangsa Indonesia menyelenggarakan proses pembangunan nasional. Pembangunan nasional merupakan usaha peningkatan kualitas manusia dan masyarakat Indonesia yang dilakukan secara berkelanjutan, berlandaskan kemampuan nasional dengan memanfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta memperhatikan tantangan perkembangan global.

HAKEKAT KEDUDUKAN PANCASILA SEBAGAI PARADIGMA PEMBANGUNAN


Mengandung pengertian bahwa dalam segala aspek pembangunan nasional, harus berlandaskan pada nilai-nilai yang terkandung dalam sila-sila Pancasila. Arah pembangunan dan pelaksanaannya tidak boleh menyimpang dari Pancasila. Pembangunan tidak hanya diarahkan untuk mencapai kemajuan dalam fisik saja, melainkan harus mencakup pula peningkatan sumber daya manusia yang berkualitas secara jasmani dan rohani. Selain itu, Pancasila dijadikan sebagai moral pembangunan yang merupakan tolok ukur dalam melaksanakan pembangunan nasional baik dalam perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi.

PANCASILA SEBAGAI PARADIGMA REFORMASI PEMBANGUNAN PANCASILA merupakan paradigma gerakan reformasi yang sedang dijalankan bangsa dan negara Indonesia di berbagai bidang kehidupan. Hal ini disebabkan, Pancasila merupakan sumber nilai yang memiliki sifat reformatif, artinya memiliki aspek pelaksanaan yang senantiasa mampu menyesuaikan diri dengan dinamika aspirasi rakyat dalam mengantisipasi perkembangan zaman, yaitu dengan jalan menata kembali kebijakan-kebijakan yang tidak sesuai dengan aspirasi rakyat.

GERAKAN REFORMASI yang berlangsung di Indonesia harus merupakan geralkan reformasi yang berperspektif Pancasila, yaitu: a. Reformasi yang Berketuhanan Yang Maha Esa. b. Reformasi yang berkemanusiaan yang adil dan beradab, yang berarti bahwa reformasi harus dilakukan dengan dasar-dasar nilai martabat manusia yang beradab. c. Semangat reformasi harus berdasarkan pada nilai persatuan, sehingga reformasi harus tetap menjamin tetap tegaknya MKRI. d. Semangat dan jiwa reformasi harus berakar pada asas kerakyatan, karena permasalahan dasar gerakan reformasi adalah prinsip kerakyatan. e. Visi dasar gerakan reformasi harus jelas, yaitu demi terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

TERIMA KASIH & MARI KITA DISKUSIKAN BERSAMA