Anda di halaman 1dari 4

4.

2 Simulasi Pengenalan Bentuk Benda Secara umum tampilan model Simulasi pengenalan bentuk benda terdiri dari parameter-parameter masukan, dunia virtual tempat terjadinya interaksi antar agent dan parameter-parameter keluaran model sebagaimana yang ditunjukan pada gambar 3.--.

Gambar 4.Tampilan Model Pengenalan Bentuk Benda

Tampilan parameter control percobaan dimasukan pada tab interface dimana terdapat delapan jenis parameter control yaitu setup, go, smaller, bigger, set color pink, set color white dan set color green seperti terlihat pada gambar 3.--.

Gambar 4.Parameter Control Pada Model Pengenalan Bentuk Benda

Tombol setup digunakan untuk memulai men-setup eksperimen pada kondisi awal dengan memberikan parameter-parameter baru sesuai dengan kondisi pada variabel-variabel masukan. Tombol go digunakan untuk menjalankan

eksperimen dalam jangka waktu seperti yang diinginkan peneliti. Tombol go bersifat toggle dalam arti untuk memulai dan menghentikan dengan menekan tombol yang sama. Tombol smaller digunakan untuk mengecilkan ukuran dari aktor-aktor yang ditampilkan dalam interface. Sedangkan tombol bigger digunakan untuk membesarkan ukuran dari aktor-aktor tersebut. Pada tombol set color pink, set color white dan set color green digunakan untuk merubah warna aktor-aktor yang ada di interface menjadi warna pink, putih dan hijau. Untuk contoh hasil tampilan perubahan warna dapat dilihat pada gambar 3.--.

Gambar 4.Tampilan Model Pengenalan Bentuk Benda Untuk Parameter Perubahan Warna

Implementasi Parameter setup dilakukan dengan membuat prosedur setup pada bagian tab Procedures. Prosedur setup dimulai dengan to setup dan diakhiri dengan end. Prosedur setup ini diaktifkan dengan menekan tombol setup pada tab Interface. Prosedur setup ini akan menampilkan bentuk-bentuk benda yang

akan dikenalkan pada user atau pengguna. Detail prosedur untuk setup dapat dilihat pada gambar 3.--.

Gambar 4.Implementasi Prosedur Setup pada Simulasi Pengenalan Bentuk Benda

Pada gambar 4.--, prosedur setup dimulai dengan clear-all yang berfungsi untuk menghapus dan mereset semua parameter ke kondisi awal. Kemudian Setelah itu secara berturut-turut dibangun dunia virtual dengan menyebar secara terstruktur aktor-aktor yang akan dikenalakan serta ukuran dari aktor-aktor tersebut. Terdapat tiga peraturan umum pada prosedur setup untuk simulasi pengenalan bentuk benda ini yaitu let treedshapes untuk mengatur aktor-aktor yang akan ditampilkan pada interface, pengaturan untuk jumlah dari masing-masing aktor yang akan ditampilkan serta posisi aktor tersebut dalam interface dan pengaturan warna patches yang akan ditampilkan pada interface. Prosedur go pada simulasi pengenalan bentuk ini berfungsi untuk menggerakan bentuk benda yang ingin dikenalkan pada pengguna. Prosedur go diaktifkan dengan menekan tombol go pada tab interface. Dimana prosedur ini akan terus berjalan dan akan berhenti jika ditekan sekali lagi. Detail prosedur go dapat dilihat pada gambar 4.--. Pergerakan acak agents di dalam dunia virtual di

implementasikan dengan prosedur move-turtles. Pergerakan pada simulasi ini digerakan secara acak 360o dimana setiap gerakan akan berpindah satu langkah. Prosedur untuk menggerakan masing-masing agen dapat dilihat pada gembar 3.--

Gambar 4.Implementasi Prosedur go pada Simulasi Pengenalan Bentuk Benda

Gambar 4.Implementasi Prosedur Move-Turtles Pada Simulasi Pengenalan Bentuk Benda

Prosedur demo pada simulasi pengenalan bentuk berfungsi untuk menunjukan bentuk dari masing-masing aktor. Waktu untuk menunjukan masing-masing aktor ditentukan pada prosedur show-off. Pada prosedur show-off perlu ditentukan lama waktu untuk menunjukan masing-masing aktor. Detail prosedur demo ditunjukan pada gambar 4.dan prosedur untuk show-off ditunjukan pada gambar 3.--.

Gambar 4.Implementasi Prosedur Demo Pada Simulasi Pengenalan Bentuk Benda

Gambar 4.Implementasi Prosedur Show-Off Pada Simulasi Pengenalan Bentuk Benda