Anda di halaman 1dari 11

MAKALAH PLH TENTANG

TANAMAN BROKOLI

Oleh : 1. 2. 3. 4. Retno Pianika Ika Setiawati Lilis Krismala Ai Fitriani

SMA NEGERI JATINUNGGAL


2011 / 2012

KATA PENGANTAR

Dengan memanjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya kepada penulis sehingga dapat menyelesaikan makalah tentang TANAMAN BROKOLI. Penulis menyadari bahwa didalam pembuatan makalah ini berkat bantuan dan tuntunan Tuhan Yang Maha Esa dan tidak lepas dari bantuan berbagai pihak untuk itu dalam kesempatan ini penulis menghaturkan rasa hormat dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang membantu dalam pembuatan makalah ini. Penulis juga menyadari bahwa dalam proses penulisan makalah ini masih dari jauh dari kesempurnaan baik materi maupun cara penulisannya. Namun demikian, penulis telah berupaya dengan segala kemampuan dan pengetahuan yang dimiliki sehingga dapat selesai dengan baik dan oleh karenanya, penulis dengan rendah hati dan dengan tangan terbuka menerima masukan, saran dan usul guna penyempurnaan makalah ini. Akhirnya penulis berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi seluruh pembaca.

Jatinunggal, November 2011

Penulis

DAFTAR ISI

Kata Pengantar .............................................................................................................................................. i Daftar Isi ..........................................................................................................................................................ii

Bab I Pendahuluan A. Latar belakang Masalah ............................................................................................................1 B. Rumusan Masalah ........................................................................................................................1 C. Tujuan Penulisan ..........................................................................................................................2

Bab II Pembahasan A. Definisi ..............................................................................................................................................3 B. Jenis-jenis Brokoli ........................................................................................................................3 C. Hama yang Menyerang Brokoli .............................................................................................4 D. Manfaat Brokoli.............................................................................................................................5 E. Masa panen Brokoli.....................................................................................................................6 F. Yang mempangaruhi Perkembangan/kesuburan Tanaman Brokoli .................6

Bab III Penutup ............................................................................................................................................7

Daftar Pustaka ..............................................................................................................................................8

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah


Brokoli (Brassica oleracea) adalah sayuran oriental famili kubis-kubisan yang memiliki kandungan vitamin A dan vitamin D tinggi. Bagian yang dikonsumsi dari tanaman brokoli adalah berupa bongkahan bunga yang mirip bunga kol namun berwarna hijau. Kepala dari brokoli ini merupakan kumpulan dari ratusan bungabunga kecil (beet) yang membentuk rumpun yang rapat dan kompak.

Brokoli tergolong ke dalam keluarga kubis-kubisan dan termasuk sayuran yang tidak tahan terhadap udara panas. Akibatnya, brokoli cocok ditanam di dataran tinggi yang lembap dengan suhu rendah, yaitu di atas 700 m dpl. Sayuran ini, juga tidak tahan terhadap hujan yang terusmenerus. Jika hal ini terjadi, tanaman brokoli menjadi kekuningkuningan dan jika membusuk warnanya berbintik-bintik hitam. Daun dan sifat pertumbuhan brokoli mirip dengan bunga kubis. Bedanya, bunga brokoli berwarna hijau dan masa tumbuhnya lebih lama dari kubis bunga. Brokoli tersusun dari bunga-bunga kecil yang berwarna hijau, tetapi tidak sekompak bunga kubis. Demikian pula dengan tangkai bunganya yang lebih panjang. Dibandingkan dengan kubis bunga, setelah direbus tekstur brokoli akan terasa lebih lunak. Panen bunga brokoli dilakukan setelah umurnya mencapai 60-90 hari sejak ditanam, sebelum bunganya mekar, dan sewaktu kropnya masih berwarna hijau. Jika bunganya telah mekar, tangkai bunganya akan memanjang dan keluarlah kuntum-kuntum bunga berwarna kuning. Untuk disantap, perlu dimasak selama beberapa menit saja. Pemasakan yang terlalu lama akan mengurangi khasiat brokoli. Brokoli dapat diperbanyak dengan biji.

B. Rumusan Masalah Dari uraian latar belakang di atas maka yang menjadi rumusan masalah dalam makalah ini adalah sebagai berikut : 1. Apa definisi tanaman brokoli ?

2. Ada berapa jenis brokoli ? 3. Apakah Hama yang Menyerang brokoli ? 4. Apakah manfaat brokoli ? 5. Kapankah brokoli bisa dipanen ? 6. Apa yang mempangaruhi Perkembangan/kesuburan brokoli? tanaman

C.

Tujuan Penulisan Berdasarkan rumusan masalah di atas, maka tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk dapat memberi penjelasan tentang : 1. Definisi tanaman brokoli. 2. Jenis-jenis brokoli. 3. Hama yang Menyerang brokoli. 4. Manfaat dari brokoli. 5. Masa panen brokoli. 6. Yang mempangaruhi Perkembangan/kesuburan tanaman brokoli.

BAB II PEMBAHASAN

A. Definisi Brokoli (Brassica oleracea L. Kelompok Italica) adalah tanaman sayuran yang termasuk dalam suku kubis-kubisan atau Brassicaceae. Brokoli berasal dari daerah Laut Tengah dan sudah sejak masa Yunani Kuno dibudidayakan. Sayuran ini masuk ke Indonesia belum lama (sekitar 1970-an) dan kini cukup populer sebagai bahan pangan. Bagian brokoli yang dimakan adalah kepala bunga berwarna hijau yang tersusun rapat seperti cabang pohon dengan batang tebal. Sebagian besar kepala bunga tersebut dikelilingi dedaunan. Brokoli paling mirip dengan kembang kol, namun brokoli berwarna hijau, sedangkan kembang kol putih. Brokoli merupakan tanaman yang hidup pada cuaca dingin.Sebagai makanan, brokoli biasanya direbus atau dikukus, atau dapat pula dimakan mentah. Cara terbaik dalam mengolah brokoli adalah dengan cara dikukus. Hal ini bertujuan agar segala vitamin dan nutrisi penting di dalamnya tidak hilang selama proses pemasakan. Merebus brokoli akan menghilangkan sekitar 50 % asam folat yang terkandung di dalamnya. Oleh karena itu, jika ingin mengolah brokoli dengan cara direbus, sebaiknya brokoli tidak direbus terlalu lama, kirakira tidak lebih dari 5 menit. Brokoli mengandung vitamin C dan serat makanan dalam jumlah banyak. Brokoli juga mengandung senyawa glukorafanin, yang merupakan bentuk alami senyawa antikanker sulforafana (sulforaphane). Selain itu, brokoli mengandung senyawaan isotiosianat yang, sebagaimana sulforafana, ditengarai memiliki aktivitas antikanker .

B. Jenis-jenis Brokoli Ada 3 jenis brokoli yang dikembangkan diseluruh dunia : y Pertama adalah brokoli Italia hijau yang paling sering Anda temui dipasar dengan daun yang besar dan batang yang tebal.

y Jenis kedua adalah brokoli Romanesco yang berwarna hijau kekuningan dan bentuk daunnya yang menonjol.

y Tipe brokoli lainnya adalah brokoli yang berwarna ungu dan memiliki daun seperti kembang kol namun lebih kecil.Brokoli jenis ini biasanya dijual di Spanyol,Italia,dan Inggris.

C. Hama yang Menyerang Brokoli 1. Ulat Plutella Ciri dan gejala Nengat (kupu-kupu) berukuran kecil,panjangnya 1,25 cm, berwarana cokelat-kelabu,memiliki 3 buah titik kuning pada sayap depan,telur kecil bulat atau oval ukuran 0,6 x 0,3 mm,berwarna kuning,larva (ulat) terdiri dari 4 instar, ukuran paling besar panjangnya 8 10 mm, lebarnya 1 1,5 mm, berwarna hijau,lincah,dan bila tersentuh menjatuhkan diri,daur hidup berlangsung sekitar 2 3 minggu mulai dari telur sampai menjadi serangga dewasa. Gejala akibat serangan setadium yang membahayakan adalah larva karena menyerang permukaan daun dan melubangi daging daun

(epidermis), gejala serangan yang khas adalah daun berlubang- lubang seperti jendela yang menerawang dan tinggal urat-urat daunnya saja.

Non kimia,dapat dilakukan dengan cara kultur teknik, misalnya melakukan pergililran tanaman yang bukan familinya tumpangsari tanaman kubis dengan tomat,bawang daun dan jagung,serta penanaman

perangkap(trap crop)seperti rape ataupun mustard di sekeliling kebun kubis,hayati (biologi) dengan melepas predator atau parasitoid Cotesia Plutella Kurdj,Diadegma eucerophaga, dan D, semiclausum. Kimia dapat dilakukan dengan menggunakan perangkap berupa Sex pheromone sintetis yang di pasang di sekitar kebun kubis. Insektisida selektif berbahan aktif Baccillus thuringensis, seperti Dipel WP, Bactos peine WP, Florbac FC,Thuricide HP, . (0,1% - 0,2%) atau Agrimec18 EC. 2. Ulat Croci Ciri dan gejala Bentuk telur pipih dan menyerupai genteng merah hidup secara berkelompok pada permukaan daun kubis sebelah bawah. Ulat (larva) berwarna hijau dan bergaris hijau muda pada punggungnya serta warna kuning pada bagian sisi perut, ukuran ulat mencapai panjang 18 mm. pupa

(kepompong) dibentuk di atas permukaan tanah. Siklus (daur0 hidup berlangsung selama 22 32 hari

Gejala akibat serangan ini menyerang krop hingga titik tumbuh dan terdapat kelompok-kelompok kotoran ulat sejenis ramat yang melekat pada daun kubis, krop berlubang lubang sehingga kualitasnya menurun. Non kimia, dapat dilakukan denagn kultur teknik, antara lain dengan mengatur waktu tanam yang tepat,pergiliran tanaman, melakukan tumpang sari kubis dengan tomat,bawang daun dan jagung, atau penanaman tanaman perangkap seperti Rape 82 atau Mustard di sekeliling kebun kubis, biologis (hayati) dengan melepas parasitoid Sturmia sp dan Inareolata sp. Kimia dapat dilakukan denagn insektisida selektif seperti pada pengendalian hama ulat plutella.

D. Manfaat Brokoli Brokoli memiliki beragam manfaat untuk kesehatan tubuh, seperti mencegah terjadinya kanker kolon, kanker prostat, kanker paru dan kanker

perut. Zat terkandung di dalam brokoli juga bermanfaat sebagai antioksidan. Sedangkan seratnya bermanfaat untuk mencegah konstipasi/sembelit dan ganguan pencernaan lainnya. Manfaat yang lain adalah : 1. Meningkatkan daya kerja otak 2. Meremajakan kulit 3. Mengatasi berbagai masalah lambung 4. Mengatur tingkat gula darah 5. Menetralkan zat penyebab kanker

E. Masa panen Brokoli Panen bunga brokoli dilakukan setelah umurnya mencapai 60-90 hari sejak ditanam, sebelum bunganya mekar, dan sewaktu kropnya masih berwarna hijau. Jika bunganya telah mekar, tangkai bunganya akan memanjang dan keluarlah kuntum-kuntum bunga berwarna kuning.

F. Yang mempangaruhi Perkembangan/kesuburan Tanaman Brokoli Brokoli tergolong ke dalam keluarga kubis-kubisan dan termasuk sayuran yang tidak tahan terhadap udara panas. Akibatnya, brokoli cocok ditanam di dataran tinggi yang lembap dengan suhu rendah, yaitu di atas 700 m dpl. Sayuran ini, juga tidak tahan terhadap hujan yang terusmenerus. Jika hal ini terjadi, tanaman brokoli menjadi kekuning-kuningan dan jika membusuk warnanya berbintik-bintik hitam. selain dari itu faktor yang lain yang berpengaruh adalah mulai dari penyiapan benih, persiapan lahan, penanaman, pemeliharaan termasuk pemupukan dan juga pengendalian dari hama atau penyakit.

BAB III PENUTUP Brokoli (Brassica oleracea L. Kelompok Italica) adalah tanaman sayuran yang termasuk dalam suku kubis-kubisan atau Brassicaceae. Bagian brokoli yang dimakan adalah kepala bunga berwarna hijau yang tersusun rapat seperti cabang pohon dengan batang tebal. Sebagian besar kepala bunga tersebut dikelilingi dedaunan. Brokoli merupakan tanaman yang hidup pada cuaca dingin.Sebagai makanan, brokoli biasanya direbus atau dikukus, atau dapat pula dimakan mentah. Ada 3 jenis brokoli yang dikembangkan diseluruh dunia yaitu: pertama brokoli Italia hijau, kedua brokoli Romanesco yang berwarna hijau kekuningan, dan ketiga brokoli yang berwarna ungu. Terdapat hama yang menyerang tanaman brokoli yaitu: Ulat Plutella dan Ulat Croci. Brokoli memiliki beragam manfaat untuk kesehatan tubuh, seperti mencegah terjadinya kanker kolon, kanker prostat, kanker paru dan kanker perut. Zat terkandung di dalam brokoli juga bermanfaat sebagai antioksidan dan masih banyak lagi manfaat yang lainnya. Panen bunga brokoli dilakukan setelah umurnya mencapai 60-90 hari sejak ditanam. Terdapat beberapa hal yang mempengaruhi perkembangan brokoli diantaranya suhu udara yang dingin karena brokoli termasuk sayuran yang tidak tahan terhadap udara panas.

DAFTAR PUSTAKA

http://www.iptek.net.id/ind/pd_tanobat/view.php?id=207 http://www.sendokgarpu.com/tips/brokoli-kaya-manfaat/463/ http://www.iptek.net.id/ind/pd_tanobat/view.php?id=207 http://id.wikipedia.org/wiki/Brassica_oleracea