Anda di halaman 1dari 30

` ` ` ` `

TUTOR Ketua Diskusi Sekretaris Penulis

: dr. Sudiro dr. : STEPHEN WIJAYANTO : DIKA CAHAYA PUTRI : MELLY

405110198 405110124 405110119

Anggota : RESTI RIYANDINA M AFRILEO VEBI EKA UTAMA KASOKI SIFA JUSTINE NURANANDA BUDI MULIANI GABRIELLA HAFIDHA B EVA FAUZIAH DODDY RENALDO EGARIZKY DANOZA ZULFA TSURAYA

405100135 405110016 405110233 405110042 405110167 405100132 405110146 405110255 405110027

Guruku Yang Hamil Sekolah Lagi


Seorang guru perempuan yang sedang hamil 10 minggu akan ditugaskan untuk studi lanjut oleh institusinya. Salah satu syarat penerimaan adalah rontgen thorax. Ia kemudian berkonsultasi dengan dokter. Apabila Anda sebagai dokternya, apa pendapat anda?

Rontgen Thorax : penyinaran radioaktif pada thorax

1. 2. 3.

Mengapa rontgen thorax menjadi salah satu syarat? Apakah pemeriksaan rontgen thorax boleh dilakukaan pada ibu hamil? Dan apa pengaruhnya? Apa pendapat anda bila anda sebagai dokternya?

1. 2. 3.

Untuk melihat kondisi organ dalam bagian thorax Boleh, tetapi jangan dilakukan berkali-kali Sebaiknya tidak dianjurkan pada ibu hamil

1. 2. 3. 4.

Pengertian dan Jenis Rontgen Cara Kerja Rontgen Manfaat dan Bahaya Radiasi Proteksi Terhadap Radiasi

LEARNING OBJECTIVE 1

Pengertian dan Jenis Rontgen

Sinar-X ( Sinar Rontgen)


Merupakan Radiasi Gelombang Elektromagnetik yang ditimbulkan karena proses tumbukan elektron material anoda dengan sinar katoda atau perlambatan berkas katoda disekitar inti atom bahan anoda.

Sifat-sifat sinar X 1. Daya tembus 2. Pertebaran 3. Penyerapan 4. Efek fotografik 5. Fluoresensi 6. Ionisasi 7. Efek Biologik

A. Pemeriksaan Rontgen Dasar


Pemeriksaan tanpa kontras - Pemotretan thoraks - tulang-tulang kepala - tulang-tulang dada - tulang-tulang belakang - tulang panggul - tulang tangan dan kaki Pemeriksaan dengan bahan kontras - Pemeriksaan esofagus - Pemeriksaan lambung-duodenum - Pemeriksaan kolon - Pemeriksaan sistem traktus urinaris - Pemeriksaan sistem traktus biliaris

B. Pemeriksaan Rontgen Khusus - Pemeriksaan arteriografi - Pemeriksaan Flebografi - Pemeriksaan Angiokardiografi - Pemeriksaan Embolisasi - Pemeriksaan Ventrikulografi

LEARNING OBJECTIVE 2

Cara Kerja Rontgen

Pembuatan Sinar X 1. Sumber elektron 2. Gaya mempercepat gerak elektron 3. Lintasan ruang hampa 4. Focusing cup 5. Penghentian elektron

Proses terjadinya sinar X dari tabung rontgen 1. Katoda dipanaskan lebih dari 20.000 derajat celcius 2. Elektron lepas ke anoda 3. Berhenti mendadak : - Panas lebih dari 99% - Sinar X kurang dari 1% 4. Keluar melalui jendela 5. Panas yang tinggi didinginkan oleh radiator pendingin

Ringkasan terjadinya sinar x


Melalui generator yang membuat aliran listrik dengan potensial tinggi, logam pijar molybdenum memijar, pada saat tertentu logam pijar tersebut menghasilkan awan elektron (logam pijar molybdenum disebut sebagaifilamen) pada suhu tertentu serta saat tertentu pula electron-elektron tertarik ke anoda (anoda adalah unsur radioaktif barium platinum sianida atau tungsten carbide). Dengan kata lain bila anoda dibombardir oleh electron, akan timbul pancaran sinar radiasi roentgen atau sinar x, keadaan ini terjadi di dalam tabung vakum Coolidge.

Tabung sinar x
Tabung sinar x terdiri dari tabung gelas hampa udara, elektroda positif disebut anoda dan elektroda positif disebut katoda. Katoda dibalut dengan filament, bila diberi arus beberapa mA bisa melepaskan elektron. Dengan memberi tegangan tinggi antara anoda dan katoda maka elektron katoda ditarik ke anoda. Arus elektron ini dikonsentrasikan dalam satu berkas dengan bantuan sebuah silinder (focusing cup). Antikatoda menempel pada anoda dibuat dari logam dengan titik permukaan lebih tinggi, berbentuk cekungan seperti mangkuk. Waktu elektron dengan kecepatan tinggi di dalam berkas tersebut menumbuk antikatoda, terjadilah sinar x.

Makin tinggi nomor atom katoda maka makin tinggi kecepatan elektron, akan makin besar daya tembus sinar x yang terjadi. Antikatoda umumnya dibuat dari tungsten, sebab elemen ini nomor atomnya tinggi dan titik leburnya juga tinggi (34000C) hanya sebagian kecil energi elektron yang berubah menjadi sinar x kurang dari 1% pada tegangan 100 kV dan sebagian besar berubah menjadi panas waktu menumbuk antikatoda. Panas yang tinggi pada tabung didinginkan dengan menggunakan pendingin minyak emersi / air.

Komponen tabung dental sinar x

LEARNING OBJECTIVE 3

Manfaat dan Bahaya Radiasi

Pemanfaatan Sinar X dalam Kedokteran


 X-ray untuk memperoleh gambaran struktur

tubuh manusia tanpa melakukan pembedahan langsung pada tubuh pasien.  Untuk radioterapi (LINAC-Linier Accelelator)  CT scan (Computed Tomography Scan)

Bahaya Radiasi : 1. Luka 2. Kerusakan hemopoitik 3. Induksi keganasan 4. Reduksi of life span 5. Aberasi genetic 6. Efek lain, misalnya katarak

Sinar-X dan Kehamilan


Bayi dalam perut ibu adalah sensitif terhadap sinar X karena bayi tersebut sedang mengalami pembelahan sel-sel secara cepat untuk menjadi jaringan dan organ yang bermacam-macam.Tergantung pada tingkat paparannya, sinar X yang dipaparkan kepada wanita hamil dapat berpotensi menimbulkan keguguran, atau cacat janin, termasuk malformasi, pertumbuhan terlambat, terbentuk kanker pada usia dewasanya, atau kelainan lainnya. Komisi pengaturan nuklir memberikan gambaran radiasi 2-6 pada janin akan meningkatkan resiko terbentuknya sel kanker. Namun ada pendapat lain yang mengatakan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara paparan 5 10 rad pada wanita hamil dan cacat bawaan.

Sebuah penelitian di Inggris memperkirakan jumlah paparan sinar X pada janin setelah ibunya mengalami pemeriksaan rontgen sebelum menyadari bahwa mereka dalam keadaan hamil. Hasil pemeriksaannya cukup menggembirakan, bahwa janin hanya terpapar 0.5 1.5 rad setelah pemeriksaan rontgen perut atau punggung bawah ibu, sementara bagian tubuh ibu yang jauh menerima paparan 10-100x lebih rendah. Komisi pengaturan nuklir membatasi satuan 2 rads sebagai ambang radiasi yang mungkin menyebabkan kerusakan janin.

Efek sinar-X terhadap janin dalam rahim.


Usia Kehamilan (minggu ke) 01 (pre-implantasi) 27 (pembentukan organ) Efek Kematian embrio Malformasi, pertumbuhan terhambat, kanker Malformasi, pertumbuhan terhambat, kanker, gangguan pertumbuhan mental

840 (fetal stage)

LEARNING OBJECTIVE 4

Proteksi Terhadap Radiasi

Proteksi terhadap radiasi


Pada Pasien Penggunaan Apron dapat mengurangi 98% radiasi sinar X ke daerah tubuh yg disinari. Filtrasi: utk memindahkan foton energi rendah dr sinar x. (Foton energi rendah, yang memiliki kekuatan penetrasi, akan diserap oleh pasien dan tidak memberikan informasi apapun pada film) Collimation : sudut sinar diatur sehingga paparan pada permukaan kulit pasien dpt dikurangi dan dpt meningkatkan kualitas gambar.

Proteksi pasien terhadap radiasi : 1. Atas permintaan dokter 2. Filtrasi maksimum 3. KV tinggi 4. Jarak jangan terlalu dekat 5. Daeraah radiasi minimal 6. Waktu minimal 7. Alat kelamin dilindungi 8. Hati-hati pada pasien hamil

Pada Petugas
Setiap orang yang akan bekerja sebagai pekerja radiasi harus sehat dan minimal berusia 18 tahun. Setiap pekerja radiasi harus memperoleh pendidikan dan pelatihan tentang keselamatan dan kesehatan kerja terhadap radiasi Peralatan proteksi radiasi, pemantauan dosis perorangan, yang dapat memberikan data.