P. 1
Pengaruh Pemberian Kompensasi Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Di Perguruan Tinggi

Pengaruh Pemberian Kompensasi Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Di Perguruan Tinggi

|Views: 5,338|Likes:
Dipublikasikan oleh faturasia
Pengaruh Pemberian Kompensasi Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Di Perguruan Tinggi Asia Malang, yunus handoko stie asia malang
Pengaruh Pemberian Kompensasi Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Di Perguruan Tinggi Asia Malang, yunus handoko stie asia malang

More info:

Published by: faturasia on Feb 20, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/09/2015

pdf

text

original

Jurnal Ilmiah Bisnis dan Ekonomi ASIA

Vol. 5 No. 1. Desember 2010

PENGARUH PEMBERIAN KOMPENSASI TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN DI PERGURUAN TINGGI ASIA MALANG Oleh : Yunus Handoko

ABSTRAKSI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kompensasi (kompensasi finansial dan kompensasi non finansial) terhadap produktivitas kerja karyawan bagian operasional di Perguruan Tinggi ASIA Malang. Jenis penelitian ini adalah penelitian penjelasan (explanatory research). Variabel bebas dalam penelitian ini adalah kompensasi (kompensasi finansial dan kompensasi non finansial), sedangkan variabel terikatnya adalah produktivitas kerja karyawan. Populasi dalam penelitian ini adalah berjumlah 88 orang dan sampel penelitian ini adalah 42 orang karyawan bagian operasional di Perguruan Tinggi ASIA Malang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non probability sampling dengan cara Purposive Sampling. Skala yang digunakan dalam kuesioner adalah skala likert dengan 5 (lima) pilihan jawaban. Untuk menguji kelayakan instrumen digunakan uji validitas dan reliabilitas. Penelitian ini menggunakan teknik analisisdeskriptif dan analisis regresi linear berganda dengan menggunakan bantuan program SPSS Versi 16.00 for Windows. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa secara parsial variabel kompensasi finansial (X1) (t hitung = 2.098) dan kompensasi non finansial (X2) (t hitung = 3.969) berpengaruh secara signifikan atau nyata terhadap produktivitas kerja karyawan bagian operasional di Perguruan Tinggi ASIA Malang, sedangkan secara simultan variabel kompensasi finansial (X1) dan kompensasi non finansial (X2) berpengaruh secara signifikan atau nyata terhadap produktivitas kerja karyawan (Y) bagian operasional di Perguruan Tinggi ASIA Malang dengan nilai F hitung sebesar = 8.929. Hasil uji koefisien korelasi diperoleh bahwa variabel kompensasi non finansial mempunyai pengaruh yang paling dominan terhadap produktivitas kerja karyawan bagian operasional di Perguruan Tinggi ASIA Malang dengan nilai beta sebesar 0,534. Nilai R square sebesar 0,314 memiliki arti bahwa sumbangan efektif variabel kompensasi finansial (X1) dan kompensasi non finansial (X2) terhadap variabel Produktivitas kerja karyawan bagian operasional di Perguruan Tinggi ASIA Malang (Y) sebesar 31,4%. Sementara sebesar 68,6 % di kontribusi oleh variabel lain yang tidak diteliti atau dimasukkan dalam regresi penelitian ini. Kata Kunci: Kompensasi Finansial, Kompensasi non Finansial dan Produktivitas Kerja Karyawan. Dosen manajemen STIE ASIA Malang

LATAR BELAKANG
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi ASIA Malang 112

Jurnal Ilmiah Bisnis dan Ekonomi ASIA

Vol. 5 No. 1. Desember 2010

Pada era globalisasi di abad ke - 21 ini persaingan bisnis antar perusahaan semakin ketat, baik di pasar domestik maupun internasional. Dalam upaya mewujudkan penting atau keunggulan bersaing, SDM juga memegang peranan yang unsur yang sangat akan karena bagaimanapun SDM manusialah satu nantinya yang

menentukan berhasil tidaknya tujuan yang ingin di capai oleh suatu Organisasi Perusahaan. sebagai salah menentukan keberhasilan Organisasi. Di sisi lain Sumber Daya tertentu. Salah satu usaha perusahaan untuk meningkatkan produktivitas kerja karyawannya besarnya adalah dengan merupakan memberikan pencerminan kompensasi atau ukuran secara nilai tepat. Kompensasi sangat penting bagi karyawan itu sendiri sebagai individu, karena kompensasi pekerjaan karyawan itu sendiri. Begitu juga sebaliknya besar kecilnya kompensasi dapat mempengaruhi produktivitas kerja, motivasi kerja, dan kepuasan kerja. Melihat terhadap pentingnya peranan karyawan. sumber Salah daya satu manusia upaya sebagai yang karyawan dilakukan dalam suatu organisasi kesejahteraan / perusahaan, maka Perusahaan perlu memberikan perhatian Manusia juga sebagai

makhluk yang memiliki pikiran, perasaan kebutuhan, dan harapan - harapan

untuk memenuhi kesejahteraan karyawan adalah dengan memberikan kompensasi. Menurut Handoko (2000:15), Kompensasi penting bagi karyawan sebagai individu karena besarnya kompensasi mencerminkan ukuran nilai karya mereka diantara karyawan itu sendiri, keluarga, dan masyarakat. Akan tetapi, bila kompensasi yang diberikan tidak memadai atau kurang tepat maka produktivitas kerja karyawan akan dapat menurun. Sedangkan menurut Hasibuan (2001:121) berpendapat bahwa kompensasi merupakan faktor penting yang harus diperhatikan perusahaan. Karena hal itu merupakan konsekuensi dan timbal balik yang sepadan atas kinerja dan produktivitas karyawan dalam pencapaian tujuan perusahaan. Notoatmodjo (2003:153) mengemukakan bahwa apabila kompensasi diberikan secara tepat dan benar para karyawan akan memperoleh kepuasan kerja dan termotivasi untuk mencapai tujuan - tujuan organisasi.
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi ASIA Malang 113

Jurnal Ilmiah Bisnis dan Ekonomi ASIA

Vol. 5 No. 1. Desember 2010

Tujuan bersama antara

pemberian individu

kompensasi dan

adalah

membantu

menciptakan tujuan

kesadaran organisasi.

organisasi

dalam

mencapai

Sebagaimana di katakan Hasibuan (2002:121), bahwa tujuan kompensasi adalah sebagai ikatan kerja sama, kepuasan kerja, pengadaan efektif, motivasi, stabilitas karyawan, disiplin, serta pengaruh serikat buruh dan pemerintah. Perguruan Tinggi ASIA merupakan suatu Lembaga usaha jasa yang bergerak dibidang pendidikan tingkat tinggi . Peserta didik perguruan tinggi disebut Mahasiswa, sedangkan tenaga pendidik perguruan tinggi disebut dosen. Dalam hal ini, perguruan tinggi Asia menaungi dua sekolah tinggi : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi, dan Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Informatika dan Komputer. Perguruan Tinggi Asia Saat ini di bawah naungan Yayasan Edukasi Cendikia. RUMUSAN MASALAH Berdasarkan pada uraian latar belakang diatas, maka rumusan masalah penelitian ini adalah sebagai berikut :
1. Bagaimanakah

pengaruh variabel kompensasi finansial terhadap produktivitas

kerja karyawan bagian operasional di Perguruan Tinggi ASIA Malang?
2. Bagaimanakah pengaruh variabel kompensasi non finansial terhadap produktivitas

kerja karyawan bagian operasional di Perguruan Tinggi ASIA Malang? 3. Bagaimanakah pengaruh varibel kompensasi finansial dan variabel kompensasi non finansial terhadap produktivitas kerja karyawan bagian operasional di Perguruan Tinggi ASIA Malang secara simultan?
4. Diantara variabel kompensasi finansial dan variabel kompensasi non finansial ,

manakah yang paling dominan mempengaruhi produktivitas kerja karyawan bagian operasional di Perguruan Tinggi ASIA Malang?

TUJUAN PENELITIAN Adapun tujuan penelitian ini adalah :
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi ASIA Malang 114

Jurnal Ilmiah Bisnis dan Ekonomi ASIA

Vol. 5 No. 1. Desember 2010

1. Untuk mengetahui pengaruh variabel kompensasi finansial terhadap produktivitas kerja karyawan bagian operasional di Perguruan Tinggi
2. Untuk

ASIA Malang. non finansial terhadap variabel produktivitas dari variabel

mengetahui

pengaruh

variabel

kompensasi

produktivitas kerja karyawan bagian operasional di Perguruan Tinggi ASIA Malang. 3. Untuk mengetahui pengaruh variabel kompensasi finansial dan kompensasi non finansial secara bersama - sama (simultan) terhadap kerja karyawan bagian operasional di Perguruan
4. Untuk

Tinggi ASIA Malang. paling dominan

mengetahui

pengaruh

yang

kompensasi finansial dan variabel kompensasi non finansial yang berpengaruh terhadap produktivitas kerja karyawan bagian operasional di Perguruan Tinggi ASIA Malang. KAJIAN PUSTAKA 1. Pengertian Kompensasi Hasibuan (2005:118) mendefinisikan pengertian kompensasi adalah semua

pendapatan yang berbentuk uang, barang langsung atau tidak langsung yang diterima karyawan sebagai imbalan atas jasa yang diberikan kepada perusahaan. Sedangkan Simamora (1997:541) mendefinisikan yang diterima oleh orang - orang melalui hubungan sebuah 2. organisasi. pengertian kompensasi dengan merupakan istilah luas yang berkaitan dengan imbalan - imbalan financial (financial reward) kepegawaian mereka

Jenis - Jenis Kompensasi Menurut Simamora (1997:541), bahwa terminologi atau pembagian dari

kompensasi terbagi dalam bentuk kompensasi langsung (direct compensation) dan kompensasi tidak langsung (indirect compensation). Kompensasi finansial langsung terdiri dari bayaran (payment) yang terdiri pegawai dalam bentuk gaji, upah, bonus, dan komisi. Kompensasi finansial tidak langsung (indirect financial compensation)
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi ASIA Malang 115

Jurnal Ilmiah Bisnis dan Ekonomi ASIA

Vol. 5 No. 1. Desember 2010

yang disebut juga tunjangan meliputi semua imbalan finansial yang tidak tercakup dalam kompensasi langsung. Kompensasi non finansial (non financial compensation) terdiri dari kepuasan yang diperoleh seseorang dari pekerjaan itu sendiri atau dari lingkungan psikolog dan atau fisik dimana orang tersebut bekerja. Tipe kompensasi non finansial ini meliputi kepuasan yang didapat dari pelaksanaan tugas - tugas yang bermakna yang berhubungan dengan pekerjaan. Macam - macam kompensasi menurut Martoyo (1998:220) adalah sebagai berikut : a) Kompensasi finansial Merupakan bentuk kompensasi yang langsung terdiri dari bayaran (pay) yang diperoleh seseorang dalam bentuk gaji, upah, dan insentif. Serta dalam bentuk tidak langsung yang juga disebut dengan tunjangan, meliputi semua imbalan finansial yang tidak tercakup dalam kompensasi langsung yang terdiri dari jaminan kesehatan, tunjangan dan fasilitas kerja yang diberikan. b) Kompensasi non finansial Terdiri dari kepuasan yang diperoleh seseorang dari pekerjaan itu sendiri, atau dari lingkungan psikologis atau fisik dimana orang tersebut bekerja. Dari berbagai macam bentuk kompensasi, secara garis besar dapat diambil dua macam kompensasi yaitu kompensasi finansial dan kompensasi non finansial. Kompensasi finansial merupakan kompensasi yang diterima oleh karyawan dalam bentuk uang, sedangkan non finansial adalah bentuk kompensasi yang diterima oleh karyawan dalam bentuk tidak berupa uang. 3. Pengertian Produktivitas Kerja Menurut Wibowo (2007:241) Produktivitas adalah hubungan antara keluaran atau hasil organisasi dengan masukan yang di perlukan. Deskripsi lain tentang Produktivitas adalah sebagai rasio keluaran barang dan jasa di bagi masukan atau sumber daya yang dipergunakan untuk memproduksi barang dan jasa tersebut. Pendapat lain mengatakan bahwa suatu organisasi di katakan produktif apabila mencapai tujuannya.
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi ASIA Malang 116

Jurnal Ilmiah Bisnis dan Ekonomi ASIA

Vol. 5 No. 1. Desember 2010

Produktivitas menurut Umar (2008:9) mengandung arti sebagai perbandingan antara hasil yang di capai (output) dengan keseluruhan sumberdaya yang digunakan (output). Sutrisno (2009:105) menyatakan bahwa pengertian Produktivitas secara umum diartikan sebagai hubungan antara keluaran (barang -barang atau jasa) dengan masukan (tenaga kerja, bahan, uang). Nawawi (1990:97) menyatakan (input). bahwa pengertian produktivitas adalah perbandingan terbaik antara hasil yang diperoleh (output) dengan jumlah sumber kerja yang digunakan 4.

Faktor - faktor yang mempengaruhi produktivitas Setiap perusahaan di pengaruhi kerja tingkat itu selalu oleh sendiri penghasilan, berkeinginan produktivitas beberapa maupun dan jaminan sikap agar yang faktor faktor etika baik lain kerja, tenaga tinggi. yang kerja yang mampu kerja tenaga kesehatan, meningkatkan Produktivitas berhubungan tingkat gizi, kerja,

dimiliki tenaga dengan dan

seperti lingkungan

pendidikan,

ketrampilan,

disiplin,

motivasi,

social,

iklim kerja, teknologi, sarana produksi, manajemen, dan prestasi. Didalam bukunya Sutrisno (2009:109) menurut Simanjutak (1993), ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi produktivitas kerja karyawan, yaitu : 1) Pelatihan Latihan kerja dimaksudkan untuk melengkapi karyawan dengan keterampilan dan cara - cara yang tepat untuk menggunakan peralatan kerja. 2) Mental dan Kemampuan Fisik Karyawan Keadaan mental dan fisik karyawan merupakan hal yang sangat penting untuk menjadi perhatian bagi organisasi, sebab keadaan fisik dan mental karyawan mempunyai hubungan yang sangat erat dengan produktivitas kerja karyawan. 3) Hubungan Antara Atasan dan Bawahan
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi ASIA Malang 117

Jurnal Ilmiah Bisnis dan Ekonomi ASIA

Vol. 5 No. 1. Desember 2010

Hubungan atasan dan bawahan akan mempengaruhi kegiatan yang dilakukan sehari hari. Jika, karyawan diperlakukan secara baik, maka karyawan tersebut akan berpartisipasi dengan baik pula dalam proses produksi, sehingga akan berpengaruh pada tingkat produktivitas kerja. Dalam bukunya Sedarmayanti (2009:214) menyatakan Faktor - faktor yang mempengaruhi tinggi rendahnya Produktivitas kerja adalah :1) Motivasi, 2) Kedisiplinan, 3) Etos Kerja, 4) Ketrampilan, 5) Pendidikan, 6) Tingkat Penghasilan, 7) Gizi dan Kesehatan, 8) Jaminan Sosial, 9) Lingkungan dan Iklim Kerja, 10) Teknologi, dan 11) Kesempatan Berprestasi 5. Hubungan Kompensasi terhadap Produktivitas Kerja Pada umumnya setiap perusahaan / lembaga selalu ingin meningkatkan produktivitas untuk menunjukkan perusahaan / lembaga tersebut berkembang. Dalam hubungannya dengan usaha peningkatan produktivitas suatu perusahaan / lembaga, salah satu langkah yang dapat ditempuh adalah meningkatkan atau memperhatikan masalah kompensasi. Dalam hal ini dimaksudkan agar dengan adanya perhatian suatu perusahaan / lembaga dalam bidang kompensasi, diharapkan karyawan dapat terpacu untuk meningkatkan produktivitas kerjanya. Produktivitas erat maka dalam usaha dapat / karyawan kompensasi perusahaan dengan kompensasi kebutuhan dapat mempunyai atau hubungan yang kerjanya, produknya. yang cukup Apabila otomatis Dengan dan

peningkatan memenuhi akan akan

hasil kerja

daripada sesuai hasil

karyawan.

diharapkan,

meningkatkan

produktivitas

lembaga

meningkatkan

demikian diharapkan perusahaan / lembaga akan dapat menikmati keuntungan kelangsungan Jadi akan bekerja kelangsungan dapat hidupnya dapat terjamin.(prasetyo : 2008) kompensasi mencapai sebagai standart disimpulkan pemberian untuk

pendorong yang telah
118

dalam peningkatan produktivitas kerja karyawan, semaksimal mungkin

dimana

para pekerja

ditetapkan oleh perusahaan / lembaga sehingga produktivitas kerja karyawan
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi ASIA Malang

Jurnal Ilmiah Bisnis dan Ekonomi ASIA

Vol. 5 No. 1. Desember 2010

meningkat dan tujuan perusahaan tercapai. Produktivitas itu sendiri dipengaruhi oleh beberapa faktor baik yang berhubungan dengan tenaga kerja maupun faktor - faktor lain seperti pendidikan, ketrampilan, disiplin, sikap, etika kerja, motivasi, gizi, dan kesehatan, tingkat penghasilan, jaminan social, lingkungan dan iklim kerja, teknologi, sarana produksi, manajemen dan kesempatan berprestasi. Kerangka Konseptual Variabel yang diangkat meliputi Kompensasi sebagai variable bebas (X) yang terdiri dari Kompensasi finansial (X 1) dan Kompensasi non finansial (X2). Sedangkan Produktivitas kerja sebagai variable terikat (Y). Berikut merupakan jabaran variabel dan sub variabel pada penelitian ini secara sistematis pengaruh tersebut digambarkan sebagai berikut: Gambar 1 Kerangka Konseptual VARIABEL X KOMPENSASI

Keterangan :

: Pengaruh secara parsial : Pengaruh secara simultan : Pengaruh dominan
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi ASIA Malang 119

Jurnal Ilmiah Bisnis dan Ekonomi ASIA

Vol. 5 No. 1. Desember 2010

Hipotesis Sugiyono (2008:64) hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap rumusan masalah penelitian, dimana rumusan masalah penelitian telah dinyatakan dalam bentuk kalimat pertanyaan. Dikatakan sementara, karena jawaban yang diberikan baru didasarkan pada teori yang relevan, belum didasarkan pada fakta - fakta empiris yang diperoleh melalui pengumpulan data. Jadi hipotesis juga dapat dinyatakan sebagai jawaban teoritis terhadap rumusan masalah penelitian, belum jawaban emperik. Berdasarkan permasalahan yang ada diambil hipotesis sebagai berikut :
1. Ha: Diduga ada pengaruh yang signifikan antara pemberian kompensasi

finansial (X1) terhadap produktivitas kerja karyawan (Y) bagian operasional di Perguruan Tinggi ASIA Malang. Ho: Diduga tidak ada pengaruh yang signifikan antara pemberian kompensasi finansial (X1) terhadap produktivitas kerja karyawan (Y) bagian operasional di Perguruan Tinggi ASIA Malang.
2. Ha: Diduga ada pengaruh yang signifikan antara pemberian kompensasi non

finansial (X2) terhadap produktivitas kerja karyawan (Y) bagian perasional di Perguruan Tinggi ASIA Malang. Ho: Diduga tidak ada pengaruh yang signifikan antara pemberian kompensasi non finansial (X2) terhadap produktivitas kerja karyawan (Y) bagian perasional di Perguruan Tinggi ASIA Malang. 2. Ha: Diduga ada pengaruh yang signifikan antara pemberian kompensasi finansial (X1) dan kompensasi non finansial (X2) terhadap produktivitas kerja karyawan (Y) bagian operasional di Perguruan Tinggi ASIA Malang secara simultan. Ho: Diduga tidak ada pengaruh yang signifikan antara pemberian kompensasi
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi ASIA Malang 120

Jurnal Ilmiah Bisnis dan Ekonomi ASIA

Vol. 5 No. 1. Desember 2010

finansial (X1) dan kompensasi non finansial (X2) terhadap produktivitas kerja karyawan (Y) bagian operasional di Perguruan Tinggi ASIA Malang secara simultan. 3. Ha: Diduga pemberian kompensasi non financial (X2) berpengaruh paling dominan terhadap produktivitas kerja karyawan (Y) bagian operasional di Perguruan Tinggi Asia Malang. Ho: Diduga pemberian kompensasi non finansial (X2) tidak berpengaruh paling dominan terhadap produktivitas kerja karyawan (Y) bagian operasional di Perguruan Tinggi Asia Malang. METODE PENELITIAN Jenis Penelitian Jenis penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah penelitian penjelasan (explanatory research) yaitu penelitian yang digunakan untuk menguji hipotesis tentang adanya hubungan variabel-variabel (sebab-akibat). Sifat hubunganhubungan yang mungkin terjadi diantara variabel-variabel ini adalah asimetris, yaitu hubungan yang terjadi akibat dari variabel bebas terhadap variabel tidak bebas (Umar, 2000:106). Populasi dan Sampel Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Perguruan Tinggi Asia Malang yang berjumlah 88 orang. Sedangkan sampel yang diambil sebanyak 42 orang karyawan opersional (non dosen) dengan menggunakan metode “Purposive sampling” Metode Pengumpulan Data Dalam penelitian ini, metode pengumpulan data yang digunakan adalah 1). Observasi, 2). Kuesioner, dan 3). Studi pustaka Metode Analisa Data dan Uji Hipotesis Setelah semua data dikumpulkan, maka langkah selanjutnya adalah
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi ASIA Malang 121

Jurnal Ilmiah Bisnis dan Ekonomi ASIA

Vol. 5 No. 1. Desember 2010

menganalisis data tersebut sesuai dengan metode yang ada, yaitu kuesioner harus diuji validitas dan reliabilitas. Sedangkan untuk menguji hipotesis diuji menggunakan analisis statistik dengan alat bantu SPSS for windows ver. 16. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 1. Pengujian Instrumen Penelitian a. Uji Validitas Validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan tingkat kevalidan atau kesahan suatu instrumen (Arikunto, 2006:140). Dari hasil perhitungan yang ada di ada didapatkan variabel dan hasil bahwa kerja item Finansial, karyawan pernyataan Kompensasi bagian yang non dalam Kompensasi

Finansial,

Produktivitas

operasional

dinyatakan valid. b. Uji Reliabilitas Reliabilitas menunjukkan konsistensi dan stabilitas dari sebuah skor atau skala pengukuran. Uji reliabilitas dimaksudkan untuk menunjukkan tentang sifat suatu alat ukur apakah cukup akurat, stabil atau konsisten dalam mengukur apa yang diinginkan. Dari hasil perhitungan reliabilitas item pernyataan yang ada didalam variabel kompensasi finansial, kompensasi non non finansial dan produktivitas kerja hasilnya nilai Cronbach Alpha ≥ 0,60 yang berarti semua item pernyataan yang ada dalam masing-masing variabel dinyatakan reliabel dan dapat digunakan untuk analisis berikutnya.
2. Uji Analisis Regresi Linier Berganda

Analisis regresi berganda ditujukan untuk memprediksi seberapa jauh pengaruh dua variabel bebas atau lebih terhadap variabel terikat
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi ASIA Malang 122

Jurnal Ilmiah Bisnis dan Ekonomi ASIA

Vol. 5 No. 1. Desember 2010

Tabel 1
Koefisien Regresi, Uji t, Uji F dan R2

Variabel Konstanta (a) Kompensasi Finansial (X1) Kompensasi non Finansial (X2)

B 14.260 0.373 0.534

t 1.135 2.098 3.969 F = 8.929 R2 = 0.314

Sig 0.263 0.042 0.000 0.001

Sumber : Data primer diolah Persamaan regresi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: Y= a + b1X1 + b2X2 + e .Maka dari table diatas diperoleh hasil sebagai berikut: Y = 14.260 + 0.373X1 + 0.389X2 + 4.630 Dari persamaan regresi tersebut dapat diuraikan sebagai berikut :
a. Konstanta (a) = 14.260 artinya Produktivitas kerja karyawan bagian

operasional Perguruan Tinggi Asia akan bernilai sebesar 14.260 jika variabel Kompensasi Finansial dan Kompensasi non Finansial tidak ikut mempengaruhi Produktivitas kerja karyawan bagian operasional Perguruan Tinggi Asia malang.
b. Koefisien regresi X1 = 0.373 artinya setiap peningkatan (penambahan)1%

variabel Kompensasi Finansial (X1) akan meningkatkan Produktivitas kerja karyawan bagian Operasional perguruan Tinggi Asia Malang (Y) sebesar 0.373. Dengan asumsi variabel Kompensasi non Finansial (X2) konstan. Jika variabel Kompensasi Finansial ada kecenderungan meningkat, maka Produktivitas kerja karyawan bagian operasional Perguruan Tinggi Asia akan
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi ASIA Malang 123

Jurnal Ilmiah Bisnis dan Ekonomi ASIA

Vol. 5 No. 1. Desember 2010

meningkat. Jika variabel Kompensasi Finansial kecenderungan menurun, maka Produktivitas kerja karyawan di Perguruan tinggi Asia menurun.
c. Koefisien regresi X2 = 0.389 artinya setiap peningkatan (penambahan)

juga akan

1%

variabel

Kompensasi

non

Finansial (X2)

akan

meningkatkan

Produktivitas kerja karyawan bagian operasional di Perguruan Tinggi Asia Malang (Y) sebesar 0.389. Dengan asumsi variabel Kompensasi Finansial (X1) konstan. Jika variabel Kompensasi non Finansial ada kecenderungan meningkat, maka Produktivitas kerja karyawan bagian operasional di perguruan Tinggi Asia juga akan meningkat. Jika variabel Kompensasi non Finansial kecenderungan menurun, maka produktivitas kerja karyawan bagian operasional di Perguruan Tinggi Asia juga akan menurun.
d. Error term (e) = 4.630 artinya setiap peningkatan (penambahan) akan

produktivitas kerja karyawan bagian operasional di Perguruan Tinggi Asia Malang (Y) selain dipengaruhi oleh kecenderungan meningkat atau menurunnya Finansial Malang variabel ternyata (Y) sebesar Kompensasi dipengaruhi Finansial oleh dan Kompensasi lain yang non ikut variabel

mempengaruhi produktivitas kerja karyawan di perguruan Tinggi Asia 4.630 variabel lain yang dimaksudkan adalah penelitian ini. Misalnya variabel lain yang belum dibahas dalam

variabel pelatihan kerja, kepemimpinan, komunikasi, dan lain-lain. Dari persamaan regresi tersebut dapat dilihat bagaimana pengaruh variabel Kompensasi Finansial (X1) dan Kompensasi non Finansial (X 2) terhadap variabel Produktivitas kerja karyawan (Y) di Perguruan Tinggi Asia Malang. Pengaruh positif menunjukkan bahwa variabel Kompensasi Finansial (X1) dan Kompensasi non Finansial (X 2) akan searah dengan perubahan variabel Produktivitas kerja karyawan (Y) bagian Operasional
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi ASIA Malang 124

Jurnal Ilmiah Bisnis dan Ekonomi ASIA

Vol. 5 No. 1. Desember 2010

di Perguruan Tinggi Asia Malang. Sedangkan error term

termasuk dalam

variabel lain yang juga mempengaruhi Produktivitas kerja Karyawan (Y), namun belum ikut dibahas atau disinggung kepastiannya dalam penelitian sebagai pengaruh Produktivitas kerja karyawan di Perguruan Tinggi Asia Malang. 3. Uji Hipotesis a. Hipotesis Pertama dan Kedua (Uji t) Uji t dilakukan untuk mengetahui signifikan dari pengaruh variabel-variabel bebas, yaitu Kompensasi Finansial (X 1) dan Kompensasi non finansial karyawan signifikansi (Y). α (X2) secara parsial terhadap variabel Produktivitas kerja Pengujian = uji 0.05, t yang dengan dilakukan menggunakan tingkat jumlah sampel (n)

= 42 orang dan jumlah variabel bebas (k) = 2, sehingga degree of freedom (df) yang dihasilkan adalah df = n - k - 1 = 42 - 2 - 1 = 39. Hasil ttabel yang diperoleh adalah ± 2.0227. Dengan menggunakan pengolahan data pada tabel diuraikan sebagai berikut: 1) Variabel Kompensasi Finansial (X1) Nilai thitung Kompensasi Finansial adalah 2.098 > t tabel 2.0227 atau tingkat signifikan t Kompensasi Finansial adalah 0.042 < tingkat signifikan α = 0.05, yang Produktivitas berarti kerja Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga karyawan (Y) dapat disimpulkan pengaruh variabel Kompensasi Finansial (X1) terhadap di Perguruan Tinggi Asia adalah signifikan atau berpengaruh secara nyata. 2) Variabel Kompensasi Non Finansial (X2) Nilai thitung Kompensasi non Finansial adalah 3.969 > ttabel 2.0227
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi ASIA Malang 125

1 diatas

dapat

Jurnal Ilmiah Bisnis dan Ekonomi ASIA

Vol. 5 No. 1. Desember 2010

atau tingkat signifikan t lingkungan kerja non fisik adalah 0.000 < tingkat signifikan α = 0.05, yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengaruh variabel Kompensasi non Finansial (X 2) terhadap Produktivitas kerja karyawan (Y) di Perguruan Tinggi Asia malang adalah signifikan atau berpengaruh secara nyata. Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa variabel Kompensasi Finansial (X1) dan Kompensasi non Finansial (X2) berpengaruh secara signifikan terhadap variabel Produktivitas kerja karyawan (Y) bagian operasional di Perguruan Tinggi Asia Malang. Hasil ini sama dengan penelitian terdahulu, dimana (2008), Prasetyo (2008), dan Indayati secara parsial masing masing variable bebasnya Puspanita bahwa (2007) menunjukkan

berpengaruh

signifikan atau nyata terhadap variabel terikatnya. b. Hipotesis ketiga (Uji F) Uji F digunakan untuk mengetahui pengaruh variabel kompensasi finansial (X1) dan kompensasi non finansial secara simultan (serentak) terhadap produktivitas Perguruan Tinggi kerja ASIA karyawan Malang (Y). bagian Pengujian operasional ini di menggunakan

tingkat signifikansi α = 0.05, jumlah sampel (n) = 42 dan jumlah variabel bebas (k) = 2, dengan numerator (df1) = 2 - 1 = 1 dan denumerator (df2) = 42 2 = 40, sehingga F tabel yang diperoleh adalah 4.085.

Dari tabel 1 diatas dapat diuraikan bahwa Fhitung adalah 8.929 > Ftabel adalah 4.085 atau tingkat signifikan F adalah 0.001 < tingkat signifikansi α = 0.05, yang berarti Ho di tolak dan Ha diterima.Sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel kompensasi fnansial (X1) dan kompensasi non financial (X2) secara bersama - sama berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi ASIA Malang 126

Jurnal Ilmiah Bisnis dan Ekonomi ASIA

Vol. 5 No. 1. Desember 2010

karyawan bagian operasional di Perguruan Tinggi ASIA Malang. Hasil ini sama dengan penelitian terdahulu, dimana masing-masing variabel bebasnya berpengaruh Puspanita (2008), Indi (2006) dan Indayati (2007) menunjukkan bahwa secara simultan secara signifikan atau secara nyata terhadap variabel terikatnya. c. Hipotesis empat (Uji Dominan) Untuk mengetahui pengaruh dominan antara variabel kompensasi finansial (X1) dan kompensasi non finansial (X2) terhadap variabel Produktivitas kerja karyawan (Y) bagian operasional di Perguruan Tinggi ASIA Malang. Dari tabel 1 diatas dapat berpengaruh disimpulkan terhadap bahwa kompensasi non finansial (X2) bagian dominan produktivitas kerja karyawan

operasioanl di Perguruan Tinggi ASIA Malang, karena nilai dari beta nya 0,534 lebih besar dari kompensasi finansial yang nilai betanya hanya 0,282. 4. Uji Koefisien Determinasi (R2) Dari tabel 1 dapat diuraikan bahwa koefisien determinasi (R 2) sebesar 0.314 atau 31.4%. sehingga dapat disimpulkan bahwa sumbangan

efektif variabel kompensasi Finansial (X1) dan Kompensasi non Finansial (X2) terhadap Produktivitas kerja karyawan (Y) bagian operasional di Perguruan Tinggi Asia Malang sebesar 31,4%. Sedangkan sumbangan dari variabel lain yang tidak diteliti atau yang tidak dimasukkan dalam model regresi ini sebesar 68,6%. sehingga memungkinkan pada penelitian mendatang ada penambahan variabel-variabel independent di luar 2 variabel (variabel kompensasi finansial dan variabel kompensasi non finansial) yang diteliti bisa lebih mampu Malang. menggambarkan tentng pengaruh terhadap variabel dependent etos kerja, (Produktivitas kerja karyawan bagian operasional di Perguruan Tinggi ASIA Misalkan variabel motivasi, kedisiplinan, ketrampilan, pendidikan, lingkungan dan iklim kerja, dan masih banyak lagi
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi ASIA Malang 127

Jurnal Ilmiah Bisnis dan Ekonomi ASIA

Vol. 5 No. 1. Desember 2010

mungkin akan lebih banyak memberi sumbangan (R 2) lebih besar. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:
1.

Secara parsial variabel kompensasi finansial (X1) berpengaruh secara signifikan atau nyata terhadap Produktivitas kerja karyawan bagian operasional di Perguruan Tinggi Asia Malang (Y). Dengan pengaruh hubungan yang positif yang berarti apabila variabel kompensasi finansial (X1) naik maka akan iikuti oleh kenaikan produktivitas kerja karyawan(Y).

2.

Secara parsial variabel kompensasi non finansial (X2) berpengaruh secara signifikan atau nyata terhadap produktivitas kerja karyawan bagian operasional di Perguruan Tinggi Asia Malang (Y). Hal ini terbukti adanya pengaruh hubungan yang positif yang berarti apabila variabel kompensasi non finansial (X2) naik maka akan diikuti dengan kenaikan dan variabel di produktivitas kerja karyawan (Y).

3.

Secara simultan variabel kompensasi finansial (X1) terhadap produktivitas kerja karyawan (Y) bagian

kompensasi non finansial (X2) berpengaruh secara signifikan atau nyata operasional Perguruan Tinggi ASIA Malang. Dengan pengaruh hubungan yang positif yang berarti apabila variabel kompensasi finansial (X 1) dan kompensasi non finansial (X2) secara simultan produktivitas kerja karyawan naik maka akan diikuti oleh kenaikan (Y). berpengaruh paling besar atau

4. Variabel Kompensasi non finansial (X2)

dominan karena pengaruh hubungan yang positif dari kompensasi non finansial lebih besar dibanding dengan pengaruh yang positif dari kompensasi finansial.
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi ASIA Malang 128

Jurnal Ilmiah Bisnis dan Ekonomi ASIA

Vol. 5 No. 1. Desember 2010

DAFTAR PUSTAKA Gomes, Faustino Cardoso, (2002), Manusia,Yogyakarta: Andi Ofset. Manajemen Sumber Daya

Hadari, Nawawi.1987. Metode Penelitian Sosial, Yogyakarta UGM Press Komaruddin 1994, Pengantar Manajemen Perusahaan, Rajawali Press Jakarta Moekijat. 1976. Bandung Motivasi dan Pengembangan Managemen. Penerbit Alumni,

Manuaba, A. 1992 a. Pengaruh Ergonomi Terhadap Produktivitas.Disampaikan pada Seminar Produktivitas Tenaga Kerja. Jakarta:30 Januari. Paul Mali, (1976), Improving Total Producktivity, MBO Strategis for Bussiness Government and not for Provil Organization, New York: Chucesters B.
Reynolds, H. (1998). Knowledge Management Leadership : Who Leads the Charge", KM World, April. Ries, Al (1996). Focus : Masa Depan Perusahaan Anda Ditentukan Oleh Fokus, PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Siagian, Sondang P., (1995), Manajemen Sumber Daya Manusia, Jakarta: Bumi Aksara Sinungan, Muchdarsyah, (2003), Produktivitas, Apa dan Bagaimana, Jakarta: Bumi Aksara Sumanth, David J, (1979), Singapore,McGraw Producktivity Engineering & Management,

Tarwaka. 1991. Produktivitas dan Pemanfaatan Sumber DayaManusia. Majalah HHiperkes dan Keselamatan Kerja. Jakarta:XXIV ( 2 ): 55–57.
Ulrich, Dave (1998). A New Mandate for Human Resources. Harvard Business Review. January-February. Walker, James W. (1990). Managing Human Resources in Flat, Lean and Flexible Organizations: Trends in the 1990’s. Human Resource Planning Vol. 11 (2). Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi ASIA Malang 129

Jurnal Ilmiah Bisnis dan Ekonomi ASIA

Vol. 5 No. 1. Desember 2010

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi ASIA Malang

130

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->