PERATURAN KOMISI PEMILIHAN UMUM NOMOR : 04 TAHUN 2009 TENTANG TATA NASKAH DINAS KOMISI PEMILIHAN UMUM

KOMISI PEMILIHAN UMUM, Menimbang : a. bahwa ketentuan Pasal 22 E Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menyatakan bahwa Komisi Pemilihan Umum adalah Penyelenggara Pemilihan Umum yang bersifat nasional, tetap, dan mandiri; b. bahwa ketentuan Pasal 5 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum menyatakan bahwa Komisi Pemilihan Umum, Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota bersifat hirarkis; c. bahwa dalam menjalankan tugas, wewenang, dan kewajiban, Komisi Pemilihan Umum, Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dibantu oleh Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum, Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota; d. bahwa ketentuan Pasal 8 ayat (4) huruf e, Pasal 9 ayat (4) huruf f, dan Pasal 10 ayat (4) huruf f Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum menyatakan antara lain bahwa Komisi Pemilihan Umum, Komisi Pemilihan Umum Provinsi, dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota berkewajiban memelihara arsip dan dokumen pemilihan umum; e. bahwa ketentuan Pasal 67 ayat (2) dan ayat (3), Pasal 68 ayat (2) dan ayat (3), dan Pasal 69 ayat (2) dan ayat (3) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum menyatakan bahwa Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum, Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi, dan Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota berwenang memberikan layanan administrasi, ketatausahaan, dan kepegawaian sesuai dengan peraturan perundang-undangan serta berkewajiban memelihara arsip dan dokumen pemilihan umum; f. bahwa berdasarkan hal-hal tersebut pada huruf a, huruf b, huruf c, huruf d, dan huruf e serta untuk melaksanakan tertib administrasi dan penyeragaman sistim administrasi perkantoran dalam rangka mendukung penyelenggaraan fungsi administrasi kesekretariatan Komisi Pemilihan Umum, Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota, perlu ditetapkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum tentang Tata Naskah Dinas Komisi Pemilihan Umum;

1

Mengingat

: 1.

Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 53, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4389); Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 62, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4633); Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4721); Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 51, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4836); Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 1951 tentang Lambang Negara (Lembaran Negara Tahun 1951 Nomor 111, Tambahan Lembaran Negara Nomor 176); Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 1958 tentang Penggunaan Lambang Negara (Lembaran Negara Tahun 1958 Nomor 1971, Tambahan Lembaran Negara Nomor 1636); Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 1976 tentang Jadual Retensi Arsip (Lembaran Negara Tahun 1976 Nomor 51, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3151); Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 05 Tahun 2008 tentang Tata Kerja Komisi Pemilihan Umum, Komisi Pemilihan Umum Provinsi, dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota sebagaimana diubah dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 21 Tahun 2008 dan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 37 Tahun 2008; Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 06 Tahun 2008 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum, Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi, dan Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota sebagaimana diubah dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 22 Tahun 2008;

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

10. Keputusan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 71 Tahun 1993 tentang Pedoman Umum Tata Persuratan Dinas;

Memperhatikan

: Hasil Rapat Pleno Komisi Pemilihan Umum tanggal 2 Pebruari 2009

MEMUTUSKAN : Menetapkan : PERATURAN KOMISI PEMILIHAN UMUM TENTANG TATA NASKAH DINAS KOMISI PEMILIHAN UMUM.

2

Pasal 1 Tata Naskah Dinas Komisi Pemilihan Umum merupakan dasar bagi Komisi Pemilihan Umum, Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dalam melaksanakan tugas, wewenang, dan kewajiban sebagai penyelenggara pemilihan umum. Pasal 2 Penyelenggara Pemilihan Umum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1, adalah lembaga yang menyelenggarakan Pemilu untuk memilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan Presiden dan Wakil Presiden, serta Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah secara langsung oleh rakyat. Pasal 3 Tata Naskah Dinas Komisi Pemilihan Umum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 dan Pasal 2, berlaku bagi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN), dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS)/ Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN) dalam melaksanakan tugas wewenang dan kewajiban Komisi Pemilihan Umum. Pasal 4 Tata Naskah Dinas Komisi Pemilihan Umum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 merupakan pendukung fungsi administrasi kesekretariatan bagi penyelenggara pemilihan umum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 dan Bagian Kesembilan Paragraf 2 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum. Pasal 5 Tata Naskah Dinas Komisi Pemilihan Umum sebagaimana dimaksud dalam Peraturan ini, wajib ditaati dan dilaksanakan oleh penyelenggara pemilihan umum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 dan Pasal 3 termasuk Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum, Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi, Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota, Sekretariat PPK dan Sekretariat PPLN. Pasal 6 Dalam Tata Naskah Dinas Komisi Pemilihan Umum sebagaimana dimaksud dalam Peraturan ini, termasuk mengatur berkenaan dengan hal-hal yang berkaitan dengan tata kearsipan Komisi Pemilihan Umum. Pasal 7 Hal-hal berkenaan dengan tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum untuk Provinsi Aceh dan Kabupaten/Kota di wilayah Komisi Pemilihan Umum Provinsi Aceh, disesuaikan dengan nomenklatur sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh. Pasal 8 Uraian tentang tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum sebagaimana dimaksud dalam Peraturan ini, adalah sebagaimana tercantum dalam Lampiran Peraturan ini, dan merupakan bagian tak terpisahkan dari Peraturan ini. Pasal 9 Dengan berlakunya Peraturan ini, Keputusan Komisi Pemilihan Umum Nomor 631 Tahun 2003 tentang Tata Naskah Dinas Komisi Pemilihan Umum, dinyatakan tidak berlaku.

3

A. Ttd Prof. H.S Santoso 4 .Pasal 10 Peraturan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal KETUA. HAFIZ ANSHARY AZ. Dr. MA Salinan sesuai dengan aslinya SEKRETARIAT JENDERAL KPU Kepala Biro Hukum W.

Dewan Perwakilan Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah serta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden. membantu penyusunan laporan penyelenggaraan kegiatan dan pertanggungjawaban Komisi Pemilihan Umum. standar. wewenang dan kewajibannya dibantu oleh Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. mengangkat tenaga pakar/ahli berdasarkan kebutuhan atas persetujuan Komisi Pemilihan Umum. membantu penyusunan laporan penyelenggaraan kegiatan dan pertanggungjawaban Komisi Pemilihan Umum Provinsi. dan kebutuhan yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum. dan Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. prosedur dan kebutuhan yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum . membantu pelaksanaan tugas Komisi Pemilihan Umum dalam menyelenggarakan Pemilu. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. dan mengadakan perlengkapan penyelenggaraan Pemilu sesuai dengan peraturan perundang . dan memberikan layanan administrasi. membantu perumusan dan penyusunan rancangan keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi. memelihara arsip dan dokumen pemilu. membantu perumusan dan penyusunan rancangan peraturan dan keputusan Komisi Pemilihan Umum.Lampiran Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor : Tanggal : BAB I PENDAHULUAN A.undangan. memberikan bantuan hukum dan memfasilitasi penyelesaian sengketa Pemilu. dan membantu pelaksanaan tugas-tugas lain sesuai dengan peraturan perundang-undangan. dan membantu pelaksanaan tugas-tugas lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan. mengadakan perlengkapan penyelenggaraan Pemilu sesuai dengan peraturan perundang-undangan. prosedur. memberikan dukungan teknis administratif. membantu pelaksanaan tugas Komisi Pemilihan Umum Provinsi dalam menyelenggarakan Pemilu. memfasilitasi penyelesaian masalah dan sengketa Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah provinsi. dan mengelola barang inventaris Komisi Pemilihan Umum. membantu pendistribusian perlengkapan penyelenggaraan Pemilu anggota Dewan Perwakilan Rakyat. standar. Umum Ketentuan Pasal 5 dan Pasal 8 Undang-Undang Nomor 22 tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum menyatakan bahwa Komisi Pemilihan Umum. ketatausahaan. dan kepegawaian sesuai dengan peraturan perundang-undangan serta berkewajiban menyusun laporan pertanggungjawaban keuangan. Komisi Pemilihan Umum Provinsi. memberikan dukungan teknis administratif. dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dalam melaksanakan tugas. Ketentuan Pasal 68 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi bertugas membantu penyusunan program dan anggaran Pemilu. Ketentuan Pasal 67 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum menyatakan bahwa Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum bertugas membantu penyusunan program dan anggaran Pemilu. Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum bertanggungjawab dalam hal administrasi keuangan serta pengadaan barang dan jasa berdasarkan peraturan perundang-undangan. Dalam melaksanakan tugas Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi berwenang mengadakan dan mendistribusikan perlengkapan penyelenggaraan Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah berdasarkan norma. Dalam melaksanakan tugas Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum berwenang mengadakan dan mendistribusikan perlengkapan penyelenggaraan pemilu berdasarkan norma. memberikan 5 .

Untuk menunjang pelaksanaan tugas kewenangan dan kewajiban tersebut. dan mengelola barang inventaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.layanan administrasi. memfasilitasi penyelesaian masalah dan sengketa Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten/Kota. yaitu sifat memberi dukungan guna memudahkan pekerjaan lain sehingga dapat terlaksana sebagaimana mestinya serta mencakup seluruh bagian organisasi dan diperlukan pada setiap satuan kerja serta dilaksanakan di seluruh bagian organisasi tanpa memandang tugas pokoknya. perlu pengaturan penyeragaman sistem administrasi. dan membantu pelaksanaan tugas-tugas lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan. serta kesekretariatan PPK dan PPLN. dan mengadakan perlengkapan penyelenggaraan Pemilu sesuai dengan peraturan perundang-undangan. memberikan dukungan teknis administratif. Selain mempunyai peran tersebut. menyediakan informasi bagi pimpinan dalam pengambilan keputusan dan atau tindakan yang cepat dan tepat. dan mengelola barang inventaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. membantu penyusunan laporan penyelenggaraan kegiatan dan pertanggungjawaban Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. memberikan layanan administrasi. serta membantu kelancaran kegiatan organisasi Komisi Pemilihan Umum. serta berkewajiban menyusun laporan pertanggungjawaban keuangan. antara lain berperan mendukung pelaksanaan tugas pokok dan fungsi. tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum mempunyai ciri-ciri. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota berkewajiban menyusun laporan pertanggungjawaban keuangan. 6 . Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi bertanggungjawab dalam hal administrasi keuangan serta pengadaan barang dan jasa berdasarkan peraturan perundang-undangan. dan kepegawaian sesuai dengan peraturan perundangundangan. memelihara arsip dan dokumen Pemilu. Ketentuan Pasal 69 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota bertugas membantu penyusunan program dan anggaran Pemilu. memelihara arsip dan dokumen Pemilu. ketatausahaan. Berkenaan dengan hal tersebut. Dalam melaksanakan tugas Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota berwenang mengadakan dan mendistribusikan perlengkapan penyelenggaraan Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten/Kota berdasarkan norma. membantu pelaksanaan tugas Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dalam menyelenggarakan Pemilu. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota bertanggungjawab dalam hal administrasi keuangan serta pengadaan barang dan jasa berdasarkan peraturan perundang-undangan. Tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum. prosedur dan kebutuhan yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum . standar. membantu pendistribusian perlengkapan penyelenggaraan Pemilu anggota Dewan Perwakilan Rakyat. sehingga terdapat suatu kepastian hukum. dan kepegawaian sesuai dengan peraturan perundangundangan. membantu perumusan dan penyusunan rancangan keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. ketatausahaan. tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum diperlukan untuk mengatur Komunikasi kedinasan dalam mendukung penyelenggaraan fungsi administrasi kesekretariatan Komisi Pemilihan Umum. Dewan Perwakilan Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah serta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden serta Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Provinsi.

Asas Pertanggungjawaban Secara administrasi. d. Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota serta PPK dan PPLN. sehingga kerahasiaan isinya harus tetap dijaga. Asas Tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum berpedoman kepada asas : 1. baik dari segi isi. Dengan demikian seluruh kegiatan tata naskah dinas merupakan bagian integral dari tatalaksana administrasi dan tatalaksana kearsipan. mewujudkan tata kearsipan yang berdaya guna dan berhasil guna. naskah dinas hendaknya dapat dipertanggungjawabkan. b. Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/ Kota serta PPK dan PPLN. Penegasan tentang tingkat pengendalian pemprosesan naskah dinas dinyatakan secara tertulis saat penyampaian. 4. wewenang dan kewajiban Komisi Pemilihan Umum. 2. baik secara tertulis maupun secara lisan. 2. format maupun prosedurnya. 3. Tujuan Tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum bertujuan : a. menunjang kelancaran komunikasi kedinasan dan kemudahan dalam pengendalian pelaksanaannya. Pada hakekatnya asas ini mendasari pemikiran bahwa diikutinya kaidah tata naskah dinas terkait dengan fungsi dan kewenangan pejabat yang menandatangani naskah dinas tersebut sesuai dengan ketentuan yang bcrlaku. Asas Keamanan Pada dasarnya semua naskah dinas bersifat tertutup. Asas Kecepatan Untuk mendukung kelancaraan penyelenggaraan tugas dan fungsi satuan kerja dan atau satuan organisasi. c. 5. Maksud dan Tujuan 1. memperoleh keseragaman dalam penyelenggaraan administrasi pemilihan umum. Maksud Tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum adalah sebagai dasar dalam melaksanakan kegiatan komunikasi kedinasaan di lingkungan Komisi Pemilihan Umum. Asas Ketepatan Tugas dan fungsi satuan kerja dan atau satuan organisasi. Asas Pembakuan Naskah dinas wajib dibuat atau disusun menurut tata naskah dinas yang telah ditetapkan. Oleh karena itu.B. agar ada penyelesaian tindak lanjut. 7 . C. para pejabat dan petugas yang terkait dengan tata naskah dinas tidak dibenarkan memberikan informasi kepada yang tidak berkepentingan. meningkatkan daya guna dan hasil guna secara berkelanjutan dalam penyelenggaraan tugas. 6. semua kegiatan naskah dinas harus dapat diselesaikan secara terkendali. Asas Keterkaitan Tata naskah dinas sebagai bagian dari administrasi dan mempunyai keterkaitan dengan administrasi kearsipan. dalam proses penyaluran naskah dinas harus tepat dan terkendali.

Ruang Lingkup Tata Naskah Dinas Komisi Pemilihan Umum mengatur ruang lingkup komunikasi kedinasan. Tata naskah dinas adalah ketentuan-ketentuan yang berlaku dan mengatur serta menetapkan bentuk. sifat dan prosedur tetap serta menjadi dasar dalam komunikasi kedinasan tertulis.D. SAMPUL SURAT. adalah dalam bentuk pengaturan yang digunakan sebagai petunjuk dan atau pedoman dalam melaksanakan tugas-tugas administrasi kesekretariatan Komisi Pemilihan Umum. meliputi sarana komunikasi perkantoran. E. MAP DAN PAPAN NAMA. sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 3. Naskah dinas adalah pernyataan tertulis dalam segala corak dan bentuk yang digunakan sebagai sarana komunikasi untuk menyampaikan informasi kedinasan dari pihak yang satu kepada pihak lain secara intern maupun ekstern. Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota serta PPK dan PPLN. dengan susunan sistimatika: BAB I Bab II BAB III : PENDAHULUAN : SUSUNAN DAN BENTUK NASKAH DINAS : KOP NASKAH DINAS. Pengertian Umum 1. Tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum yang ditetapkan dalam Peraturan ini. BAB IV : KEWENANGAN DAN PELIMPAHAN WEWENANG DALAM PENANDATANGANAN NASKAH DINAS BAB V : PROSEDUR ADMINISTRASI NASKAH DINAS KOMISI PEMILIHAN UMUM BAB VI : PENUTUP 8 . 2. STEMPEL DINAS.

Laporan. Rekomendasi. Surat Perintah. 12. 22. Lembar Disposisi. 4. 8. Berita Acara. Nota Dinas. Pengumuman. 3. Piagam. Ad. Risalah Rapat. Pengertian Naskah dinas yang mengatur pelaksanaan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. yaitu naskah dinas dalam susunan dan bentuk peraturan perundang-undangan dan dalam susunan dan bentuk surat. Peraturan Komisi Pemilihan Umum l. Surat Panggilan. Surat Pengantar.BAB II SUSUNAN DAN BENTUK NASKAH DINAS Naskah dinas sebagai sarana komunikasi kedinasan terdiri dari berbagai bentuk dan susunan sesuai dengan kriteria dari naskah dinas tersebut. Daftar Hadir. B. 9. Surat Keterangan. Surat Edaran. Keputusan Panitia Pemilihan Kecamatan. serta mengikat penyelenggara pemilihan umum dan pihak lain. Surat Tugas. Surat Peringatan. 9. 17. 4. 19. Surat Kuasa. 23. 3. Surat Pernyataan. 2. 7. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Keputusan Komisi Independen Pemilihan Provinsi Aceh. Keputusan Komisi Pemilihan Umum. 21. Keputusan Bersama. 14. 7. 2. 9 . A. Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. 11. 13. 8. Keputusan Panitia Pemilihan Luar Negeri.A1. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota/ Keputusan Komisi Independen Pemilihan Kabupaten/Kota (di wilayah provinsi Aceh). Keputusan Panitia Pemungutan Suara. 16. Telaahan Staf. Surat Biasa. 15. Keputusan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara 11. 20. 5. 5. 18. Naskah Dinas dalam susunan dan bentuk surat adalah : 1. Peraturan Komisi Pemilihan Umum. 10. 6. 6. 10. Keputusan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri. Surat Ijin. Undangan. Naskah Dinas dalam susunan dan bentuk Peraturan Perundang-undangan. Perjanjian. terdiri dari : 1.

Bagian akhir Peraturan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas: 1) Nama tempat ditetapkan. Menggunakan konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat". ad. Pembukaan Peraturan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas: 1) Tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital 2) Konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat" "Memperhatikan". Menggunakan nomor angka bulat dan tahun penetapan. e. 4) Pasal-pasal. 2) Bagian-bagian.c. 3) Paragraf-paragraf. Untuk Peraturan Komisi Pemilihan Umum. serta 4. b. 2) Tanggal. serta "Memperhatikan". b. c. asli disimpan oleh pemrakarsa peraturan Komisi Pemilihan Umum. Bulan dan Tahun. di atas kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan bertuliskan Komisi Pemililian Umum warna kuning emas. Peraturan Komisi Pemilihan Umum ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. Peraturan Komisi Pemilihan Umum yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. 6) Stempel Komisi Pemilihan Umum. 2) Nomor dan tahun. Mempunyai nama judul setelah kata "Menetapkan:” g. 3) Nama Peraturan. Cara Penyusunan Peraturan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas : a.d. Pengesahan a. kriterianya adalah : a. 3. Sebagai pelaksanaan dari peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. 3) Nama Jabatan. f. Bagian awal. 4) Tanda tangan Pejabat. c. 3) "Memutuskan:" 4) Menetapkan : Judul Peraturan. ad. Bentuk dan sistimatika isinya sesuai dengan teknik penyusunan peraturan perundang-undangan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004. dengan menggunakan tinta berwarna biru atau ungu.b.2. ad. Isi Peraturan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas : 1) Bab-bab. 5) Nama Terang. Bagian awal Peraturan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas: 1) Judul Peraturan. b. Isi d. 5) Ayat-ayat. d. Isinya bersifat pengaturan. Pembukaan. 10 . Bagian akhir ad.a.

4) Menetapkan : Judul Keputusan. 2) Nomor. Isi. Isinya bersifat penetapan. ad.c. Sebagai pelaksanaan dari peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. apabila diperlukan. 3) "Memutuskan:".” g. ad. sebagaimana tercantum pada Lampiran I. b. Keputusan Komisi Pemilihan Umum. atau 2) Pasal-pasal. d. 5. Keputusan Komisi Pemilihan Umum l. Bentuk Bentuk Peraturan Komisi Pemilihan Umum. kode penetapan. dan tahun. Pengertian Naskah Dinas yang mengatur pelaksanaan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. Menggunakan konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat". Mempunyai nama judul setelah kata "Menetapkan. c. 3) Nama Keputusan. Bagian awal Keputusan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas : 1) Judul Keputusan. Bagian akhir. h. c. Ad. 3. kode penetapan dan tahun penetapan. Dapat menggunakan tembusan. Bentuk dan sistimatika sesuai dengan teknik penyusunan peraturan perundang-undangan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004. 11 . e. serta "Memperhatikan". 2. b.a. Pembukaan. kriterianya adalah : a. Cara Penyusunan Keputusan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas : a.c.b. Pembukaan Keputusan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas: 1) Tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital. Peraturan Komisi Pemilihan Umum yang diedarkan dan/atau digandakan adalah salinan sesuai dengan aslinya dan ditandatangani oleh Kepala Biro Hukum dan disertai stempel Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta berwarna biru atau ungu. serta mengikat penyelenggara pemilihan umum dan pihak lain. Menggunakan nomor angka bulat. 2) Konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat" serta "Memperhatikan". ad.A2. di atas kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan bertuliskan Komisi Pemililian Umum warna kuning emas. Bagian awal. Isi Keputusan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas : 1) Diktum-diktum. d. f.

d. Dirumuskan dalam pasal-pasal dan ayat-ayat. c. b. 12 . di atas kertas berukuran folio. 2) Tanggal. c. e. dengan menggunakan tinta bewarna biru atau ungu. Bagian awal Keputusan Bersama terdiri atas : 1) Tulisan keputusan bersama Komisi Pemilihan Umum dengan Instansi/lembaga yang melakukan kerjasama. Bentuk Bentuk Keputusan Komisi Pemilihan Umum sebagaimana tercantum pada Lampiran II Ad. 5. Bagian akhir. Keputusan Bersama 1. Pengertian Naskah Dinas yang dibuat oleh Komisi Pemilihan Umum dengan instansi lain untuk mengatur sesuatu yang menyangkut kepentingan bersama. Keputusan Komisi Pemilihan Umum yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. 3) Nama Jabatan. 3. Cara Penyusunan Keputusan Bersama terdiri atas : a. b. asli disimpan oleh pemrakarsa keputusan Komisi Pemilihan Umum. Bagian akhir Keputusan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas: 1) Nama tempat ditetapkan. c. Mempunyai nama judul setelah kata "Menetapkan:". 4) Tanda tangan Pejabat. 2. Keputusan bersama ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum dan pimpinan instansi yang melakukan kerjasama. d. 3) Nama Keputusan Bersama dengan huruf kapital.A3. 4. Bagian awal. b. dengan huruf kapital.ad. bulan dan tahun. Isinya bersifat mengatur pelaksanaan teknis. 2) Nomor dan tahun dari KPU serta nomor dan tahun dari Instansi yang melakukan kerjasama. Menggunakan nomor masing-masing instansi. Pembukaan. Pengesahan a. Kriterianya adalah: a. tanpa kop. Ad a. d. Keputusan Komisi Pemilihan Umum yang diedarkan dan/atau digandakan adalah salinan sesuai dengan aslinya dan ditandatangani oleh Kepala Biro Hukum dan disertai stempel Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta berwarna biru atau ungu. Isi. 6) Stempel Komisi Pemilihan Umum. Keputusan Komisi Pemilihan Umum ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. 5) Nama terang.

Kriterianya adalah : a. 2) Bagian-bagian. Ad d. Keputusan Bersama yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum dan pimpinan Instansi/lembaga lain. dibuat rangkap dua dengan ketentuan masing-masing mendapat satu keputusan bersama yang asli. Sebagai pelaksanaan dari peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. 5. Pengertian Naskah Dinas yang mengatur pelaksanaan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. f. e. b. 3) Nama Jabatan masing-masing instansi. 2. Dibuat di atas kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan bertuliskan Komisi Pemilihan Umum berwarna hitam. Pengesahan a. dan bersifat penetapan. 4. Isinya bersifat penetapan. 4) Pasal-pasal. bulan dan tahun. Bagian Akhir Keputusan Bersama terdiri atas: 1) Nama tempat ditetapkan. c. d.Ad b. Bentuk Bentuk Keputusan Bersama sebagaimana tercantum pada Lampiran III. Pembukaan Keputusan Bersama terdiri atas: 1) Konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat". Bentuk dan sistematika sesuai dengan teknik penyusunan peraturan perundang-undangan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004. Ad. Isi Keputusan Bersama terdiri atas: 1) Bab-bab. Ad c. 13 . 2) Kata "Memutuskan:" 3) Menetapkan : nama judul Keputusan Bersama. 2) Tanggal. kode penetapan dan tahun penetapan. 3) Paragraf-paragraf. b. Menggunakan konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat". serta "Memperhatikan" apabila diperlukan. serta mengikat penyelenggara pemilihan umum dan pihak lain. 5) Nama Terang Pejabat masing-masing instansi. Mempunyai nama judul setelah kata "Menetapkan:". 4) Tandatangan Pejabat masing-masing instansi. 6) Dibubuhi stempel masing-masing instansi. 5) Ayat-ayat. Menggunakan nomor bulat. dengan menggunakan tinta bewarna biru atau ungu dibuat di atas kertas bermaterai cukup dengan ukuran dan jenis kertas tertentu tanpa kop. g. Dapat menggunakan tembusan apabila diperlukan. Keputusan Bersama ditandatangani oleh masing-masing yang melakukan kerjasama.A4 Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum 1. h.

Bagian akhir. Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Pengesahan a. Bagian Akhir terdiri atas: 1) Nama tempat ditetapkan. 2) Tanggal. Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang diedarkan dan/atau digandakan adalah salinan sesuai dengan aslinya dan ditandatangani oleh Kepala Biro Hukum dan disertai stempel Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta berwarna biru atau ungu. 5. b. dengan menggunakan tinta bewarna biru atau ungu. d. c. bulan dan tahun. ad. asli disimpan oleh pemrakarsa keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. ad. a. Isi. b. Bagian awal terdiri atas : 1) Judul keputusan. c. 3) "Memutuskan:" 4) Menetapkan : Judul keputusan. 5) Nama Terang 6) Stempel Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum.3. Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. ad. Pembukaan. Isi terdiri atas Diktum-diktum. Cara Penyusunan Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum terdiri atas : a. 2) Nomor bulat. 3) Nama Keputusan. c. kode penetapan dan tahun. Bentuk Bentuk Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum sebagaimana tercantum pada Lampiran IV. 3) Nama Jabatan. 14 . ad. 2) Konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat" serta "Memperhatikan" apabila diperlukan. Bagian awal. b. d. 4) Tanda tangan Pejabat. Pembukaan terdiri atas : 1) Tulisan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital. 4.

Sebagai pelaksanaan dari peraturan perundang-undangan. serta mengikat penyelenggara pemilihan umum dan pihak lain. d. Bagian awal terdiri atas : 1) Judul Keputusan. b. 2) Konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat" serta "Memperhatikan" apabila diperlukan. bulan dan tahun. Pembukaan terdiri atas : 1) Tulisan Komisi Pemilihan Umum Provinsi dengan huruf kapital. d. 5) Nama Terang. c. 2) Tanggal. serta “Memperhatikan” apabila diperlukan. 2.A5. Isinya bersifat penetapan.Ad. 3) "Memutuskan:" 4) Menetapkan : Judul Keputusan. ad. g. 15 . c. Cara Penyusunan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi terdiri atas : a. Pembukaan. Pengertian Naskah Dinas yang mengatur pelaksanaan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. Isi. a. e. d. Bentuk dan sistematika sesuai dengan teknik penyusunan peraturan perundang-undangan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004. 3) Nama Jabatan. Bagian awal. kode penetapan dan tahun penetapan. 2) Nomor bulat. Mempunyai nama judul setelah kata " Menetapkan:". Menggunakan konsiderans “Menimbang” dan “Mengingat”. Pengesahan a. ad. b. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi 1. Kriterianya adalah : a. Menggunakan nomor bulat. kode penetapan dan tahun. ad. c. Bagian akhir. ad. f. h. 6) Stempel Komisi Pemilihan Umum Provinsi. 4. 3) Nama Keputusan. 3. dan bersifat penetapan. Dapat menggunakan tembusan apabila diperlukan. Bagian akhir terdiri atas : 1) Nama tempat ditetapkan. Dibuat di atas kertas berukuran folio dengan kop Komisi Pemilihan Umum Provinsi (berwarna). Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi dengan menggunakan tinta bewarna biru atau ungu. b. Isi terdiri atas Diktum-diktum. 4) Tanda tangan Pejabat.

Bentuk dan sistematika sesuai dengan teknik penyusunan peraturan perundang-undangan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004.A6. f. Bentuk Bentuk Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi sebagaimana tercantum pada Lampiran V. serta "Memperhatikan" apabila diperlukan. b. Isi.b. ad. 3) "Memutuskan:" 4) Menetapkan : Judul Keputusan. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. 3. 16 . Dapat menggunakan tembusan apabila diperlukan. dan bersifat penetapan. ad. 2) Tanggal. kode penetapan dan tahun. Pembukaan terdiri atas : 1) Tulisan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dengan huruf kapital. 5. Pengertian Naskah Dinas yang mengatur pelaksanaan peraturan perundang-undangan serta mengikat penyelenggara pemilihan umum dan pihak lain. l. Bagian akhir terdiri atas : 1) Nama tempat ditetapkan. Dibuat di atas kertas berukuran folio dengan kop Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/ Kota (berwarna). c. g. Ad.d. Isinya bersifat penetapan. Isi terdiri atas Diktum-diktum. h. d. ad. c. Kriterianya adalah : a. Pembukaan. 2) Konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat" serta "Memperhatikan" apabila diperlukan. Bagian awal terdiri atas : 1) Judul Keputusan. kode penetapan. Menggunakan nomor bulat. Bagian awal. bulan dan tahun. c. 2) Nomor bulat. ad. Mempunyai nama judul setelah kata " Menetapkan". dan tahun penetapan. Bagian akhir. Sebagai pelaksanaan dari peraturan perundang-undangan.c. 3) Nama Keputusan. b.a. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi yang diedarkan dan/atau digandakan adalah salinan sesuai dengan aslinya dan ditandatangani oleh Pejabat yang menangani masalah hukum dan disertai stempel Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dengan menggunakan tinta berwarna biru atau ungu. Cara penyusunan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota terdiri atas : a. Menggunakan konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat".b. d. 2.

Bentuk dan sistematika sesuai dengan teknik penyusunan peraturan perundang-undangan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004. d. Mempunyai nama judul setelah kata " Menetapkan". Bagian awal terdiri atas : 1) Judul Keputusan. g. Kriterianya adalah : a. 5. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Isinya bersifat penetapan. Bagian akhir. 3. Menggunakan konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat". Cara penyusunan Keputusan PPK/PPS/PPLN/KPPS/KPPSLN terdiri atas : a. Pengertian Naskah Dinas yang mengatur pelaksanaan peraturan perundang-undangan serta mengikat penyelenggara pemilihan umum dan pihak lain. Stempel Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. dan bersifat penetapan. Ad. Sebagai pelaksanaan dari peraturan perundang-undangan. 3) Nama Keputusan. Dapat menggunakan tembusan apabila diperlukan. dan tahun penetapan. c. Nama Terang. 2. kode penetapan.a. b. c. kode penetapan dan tahun. Bagian awal. Keputusan Panitia Pemilihan Kecamatan/Panitia Pemungutan Suara/Panitia Pemilihan Luar Negeri/ Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara/ Kelompok Penyenggara Pemungutan Suara Luar Negeri. b. l. b. ad. Menggunakan nomor bulat.A7. d. h. Nama Jabatan. Dibuat di atas kertas berukuran folio dengan kop PPK/PPS/PPLN/KPPS/KPPSLN. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota yang diedarkan dan/atau digandakan adalah salinan sesuai dengan aslinya dan ditandatangani oleh pejabat yang menangani masalah hukum dan disertai stempel Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dengan menggunakan tinta berwarna biru atau ungu. 2) Nomor bulat. serta "Memperhatikan" apabila diperlukan. f. 17 .3) 4) 5) 6) 4. Bentuk Bentuk Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/ Kota sebagaimana tercantum pada Lampiran VI. Tandatangan Pejabat. Pengesahan a. Pembukaan. Isi. c.

7).ad. Bentuk Bentuk Keputusan PPK/PPS/PPLN/KPPS/KPPSLN sebagaimana tercantum pada Lampiran VII. 4) Tandatangan Pejabat. 6). ad. Bagian akhir. 3) "Memutuskan:" 4) Menetapkan : Judul Keputusan. bulan dan tahun. Tulisan surat edaran dengan huruf kapital ditempatkan di tengah bagian awal lembar naskah. 2. 18 . 5) Nama Terang.d.2 5. Keputusan Panitia Pemilihan Kecamatan/Panitia Pemungutan Suara /Panitia Pemilihan Luar Negeri/Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara/Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri yang diedarkan dan/atau digandakan disertai stempel Sekretariat Panitia PPK/PPS/PPLN/KPPS/KPPSLN dengan menggunakan tinta berwarna biru atau ungu.B1. Bagian akhir terdiri atas : 1) Nama tempat ditetapkan. Pengesahan a. a. Bagian awal. Lampiran. 2) Tanggal. Surat Edaran 1. 2) Tanggal. terdiri atas : 1) Nama Tempat. Perihal. Isi. Bagian awal. Pembukaan terdiri atas : 1) Tulisan PPK/PPS/PPLN/KPPS/KPPSLN dengan huruf kapital.b. 4.c.1 s/d lampiran VII. b. Cara Penyusunan Surat Edaran terdiri atas : a. Keputusan Panitia Pemilihan Kecamatan/Panitia Pemungutan Suara/Panitia Pemilihan Luar Negeri/Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara/Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri ditandatangani oleh Ketua PPK/PPS/PPLN/KPPS/KPPSLN. ad. Isi terdiri atas Diktum-diktum. 8). Ad. 3) Kepada pejabat/ alamat yang dituju. b. 4) Nomor. 3) Nama Jabatan. Pengertian Naskah dinas yang memuat pemberitahuan dan penjelasan atau petunjuk tata cara melaksanakan peraturan atau kebijakan Komisi Pemilihan Umum dan ditujukan kepada penyelenggara pemilihan umum di provinsi/kabupaten/kota atau pihak lain. c. 2) Konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat" serta "Memperhatikan" apabila diperlukan. ad. 5) Sifat (klasifikasi/derajat). 6) Stempel PPK/PPS/PPLN/KPPS/KPPSLN. bulan dan tahun.

Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. Bentuk Bentuk Surat Edaran yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum . b. Cara Penyusunan Surat Biasa terdiri atas : a. 2. Surat Biasa 1. 4) Stempel. Bagian akhir. tanggapan. 4. terdiri atas : 1) Nama Jabatan. Isi. b. c. Pengesahan. 3) Nama Pejabat. 5) Tembusan.1 sampai dengan Lampiran VIII.5 Ad. Pengertian Naskah dinas yang memuat penyampaian berita/informasi secara tertulis yang berisi penjelasan. dengan ketentuan : a. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum . pemberitahuan. pertanyaan. Bagian akhir. 2) tanda tangan pejabat. apabila diperlukan. yang ditandatangani Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota serta Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan kop Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota yang bersangkutan (berwarna). yang ditandatangani Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital berwarna hitam. permintaan. b. Isi Surat Edaran berbentuk uraian ad.ad. 3. dan Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota serta Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota. yang ditandatangani Ketua Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital berwarna kuning emas. saran atas sesuatu masalah kepada berbagai lembaga atau perorangan. c. jawaban. 19 . Bagian awal. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. c.B2. Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota serta Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/ Kabupaten/ Kota sebagaimana tercantum pada Lampiran VIII.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten Kota.7 Ad. Pengertian Naskah dinas yang memuat mengenai penjelasan atau keterangan secara tertulis terhadap perseorangan pejabat atau personil. Isi Surat Biasa dirumuskan dalam bentuk uraian. Bagian akhir. 2) Tanda Tangan Pcjabat. yang ditanda tangani Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital berwarna hitam.B3. b. atau Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten Kota dengan ketentuan : a. 7) Perihal. b. yang ditanda tangani Ketua Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital berwarna kuning emas. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum . Pengesahan Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum . yang ditandatangani Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten Kota dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan kop Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota yang bersangkutan (berwarna). bulan dan tahun.1 sampai dengan Lampiran IX. 5) Sifat. 3) Nama/instansi dan alamat yang dituju. 4) Nomor. terdiri atas : 1) Nama Jabatan. 4. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum . 3. 3) Nama Pejabat.ad. ad. Bagian awal surat terdiri atas : 1) Nama tempat. 6) Lampiran. 2) Tanggal. Surat Keterangan 1. a. c. 20 . sebagaimana tercantum pada Lampiran IX. Bentuk Bentuk Surat Biasa yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum . c. ad. 4) Stempel.

Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum . b. atau Pejabat Eselon III dan IV Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota dengan ketentuan : a. c. 7) Alamat. a. atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota. 6) Pekerjaan/ pangkat. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital berwarna hitam. 2) Nomor dan tahun. Pejabat Eselon II dan III Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan kertas berukuran folio. Bagian akhir. c. Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital berwarna kuning emas. Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota serta Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan kop Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota yang bersangkutan (berwarna). Bulan dan Tahun. terdiri atas : 1) Nama Tempat. 2) Jenis kelamin. Bagian awal. 4) Status perkawinan. Isi Surat Keterangan terdiri atas : 1) Nama lengkap. 3) Tempat tanggal lahir.2. 5) Agama. Isi. 4) Tanda Tangan Jabatan. b. b. 8) Uraian penjelasan. terdiri atas : 1) Tulisan surat keterangan dengan huruf kapital ditempatkan di tengah bagian awal lembar naskah dinas. ad. 21 . c. Bagian awal. 3. 5) Nama Pejabat. ad. Cara Penyusunan Surat Keterangan terdiri atas : a. d. 2) Tanggal. 3) Nama Jabatan. 6) Stempel. Bagian akhir. Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota atau Pejabat Eselon II dan III Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum . Pengesahan Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum . ad.

Ad. yang ditanda tangani Ketua Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital berwarna kuning emas. Bagian awal. c. b. 4) Tanda Tangan Jabatan. a. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum . ad.e. ditempatkan di bagian awal lembar naskah dinas. Pejabat Eselon III dan IV Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/ Kota dengan menggunakan kertas berukuran folio. 22 .1 sampai dengan Lampiran X. Pengesahan Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum . 2) Tanggal. Bagian akhir. atau Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten Kota. dengan ketentuan : a. b. terdiri atas : 1) Tulisan surat perintah dengan huruf kapital. ad. Pengertian Naskah dinas yang memuat perintah untuk melaksanakan tugas tertentu dari pejabat atasan yang ditujukan kepada pejabat di bawahnya. 3) Nama Jabatan. dan waktu pelaksanaan tugas. 2. 3. Cara Penyusunan Surat Perintah terdiri atas : a. Bentuk Bentuk surat keterangan sebagaimana tercantum pada Lampiran X. 6) Stempel. b.10.B4. ad. 2) Nomor dan tahun. bulan dan tahun. Bagian akhir. Bagian awal. terdiri atas : 1) Nama Tempat. Surat Perintah l. 4. Isi Surat Perintah memuat nama pejabat dan jabatan yang diberi tugas tertentu yang akan dilaksanakan. c. Isi. yang ditanda tangani Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital berwarna hitam.

Bagian awal. yang ditandatangani Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten Kota dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan kop Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota yang bersangkutan (berwarna).1 sampai dengan Lampiran XI. Ad. Ad. 2) Nama. Ad. yang selanjutnya disebut Pihak kedua. 2. yang diawali dengan pasal yang bersifat umum. Bentuk Bentuk surat perintah sebagaimana tercantum pada Lampiran XI. pekerjaan/jabatan dan alamat pihak lain yang menyepakati adanya perjanjian. meliputi hak dan kewajiban bagi Pihak pertama dan Pihak kedua yang merupakan penjabaran lebih lanjut dari pokok perjanjian. pekerjaan/jabatan dan alamat pihak yang membuat perjanjian atas nama Komisi Pemilihan Umum. meliputi hal-hal pokok yang disepakati diperjanjikan antara Pihak Pertama dan Pihak Kedua yang seyogyanya hal-hal pokok tersebut terdiri dari satu jenis prestasi yang harus dipenuhi dalam perjanjian tersebut. Ad.4.3. kemudian pasal berikutnya menjabarkan pasal di atasnya. terdiri atas : 1) Tulisan perjanjian dengan huruf kapital ditempatkan di tengah bagian awal lembar naskah dinas. l. Naskah dinas yang memuat persetujuan yang mengikat antara Komisi Pemilihan Umum dengan pihak lain dalam melaksanakan suatu tindakan atau perbuatan hukum yang telah disepakati atau disetujui bersama. Ketentuan-ketentuan dalam perjanjian. 3) Tempat dan waktu penandatanganan perjanjian. selanjutnya disebut Pihak pertama. 23 . Pengertian. Obyek perjanjian. 4) Ketentuan-ketentuan perjanjian.B5. 4. Susunan terdiri atas : 1) Bagian awal. Identitas jabatan para pihak terdiri atas : 1) Nama. 2. 2) Identitas jabatan para pihak yang membuat perjanjian. 5) Bagian akhir. 2) Nama Perjanjian 3) Nomor bulat. Ketentuanketentuan dalam perjanjian dituangkan secara sistematika dalam pasal-pasal dan ayat-ayat.c. kode dan tahun. Ad. dan ditutup dengan administrasi perjanjian sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Perjanjian l. misalnya mengenai perjanjian rehabilitasi gedung kantor yang terletak di jalan dan atau dikenal umum dengan nama Jalan Imam Bonjol Nomor 29 Jakarta Pusat.7. 3) Obyek Perjanjian.

1 sampai dengan Lampiran XII. yang selanjutnya disebut Pemberi Kuasa. Susunan a. pekerjaan/ jabatan dan alamat Penerima kuasa. 2) Nomor Surat Kuasa 2. Identitas Pemberi Kuasa dan Penerima Kuasa. tanggal. Bentuk Bentuk Perjanjian sebagaimana tercantum pada Lampiran XII. Bagian akhir meliputi keadaan pihak-pihak yang menandatangani perjanjian serta penandatanganan oleh kedua belah pihak yang masing-masing dibubuhi materai. c. Pengertian. 3. Naskah dinas yang memuat pelimpahan kewenangan dari pimpinan/pejabat yang mempunyai hak dan kewenangan atas sesuatu kepada pejabat/pegawai atau orang lain agar bertindak untuk dan atas namanya dalam melakukan suatu perbuatan hukum mengenai hak dan kewenangan tersebut. Untuk menguatkan perjanjian.Ad.B6. terdiri atas : 1) Tulisan surat kuasa dengan huruf kapital ditempatkan di tengah bagian awal dari naskah surat kuasa. yang selanjutnya disebut Penerima Kuasa. pekerjaan/ jabatan dan alamat pemberi kuasa. bulan dan tahun ditandatanganinya surat kuasa oleh Pemberi Kuasa dan Penerima Kuasa. 5) Bagian akhir. Jenis tindakan hukum yang dikuasakan. e.6 4. yang dapat memberikan kewenangan untuk melimpahkan kuasa tersebut kepada pihak lain yang disebut hak subsitusi. meliputi uraian tindakan/ perbuatan hukum untuk melaksanakan kuasa tersebut. dalam hal dan jangka waktu tertentu. Bagian awal. meliputi tempat. f. b. 2) Nama. meliputi uraian tindakan/ perbuatan hukum yang harus dilakukan Penerima Kuasa yang didahului dengan kata khusus dengan huruf kapital. meliputi : 1) Nama. Ad. d. Bagian akhir. Surat Kuasa l. 4) Klausul atau hal tertentu. dalam bagian akhir dapat diikutkan saksi-saksi dan membubuhkan tanda tangan dalam perjanjian. Surat Kuasa terdiri atas : 1) Bagian awal. Klausul atau hal tertentu. 2) Identitas Pemberi Kuasa dan Penerima Kuasa. 24 . 3) Jenis tindakan hukum yang dikuasakan.5. Pengesahan Ditandatangani oleh para pihak yang mengadakan perjanjian.

ad. 2. Isi. 4) Nama pejabat. b. terdiri atas : 1) Nama tempat. 2) Nomor dan tahun. Bentuk Bentuk Surat Kuasa sebagaimana tercantum pada Lampiran XIII. c. Susunan terdiri atas : a. c. 6) Perihal Pengesahan Ditandatangani oleh pejabat yang berwenang. Bagian awal. Isi. Isi Surat Izin : Memuat persetujuan atas permohonan dengan mencantumkan persyaratan tertentu. 3) Nama judul Surat izin. Bagian awal. Bagian akhir. Bagian akhir. 25 . 2) Tanggal. 4.B8. b. Bagian awal. 4) Dasar. bulan dan tahun. Ad. Pengertian Naskah dinas yang memuat persetujuan terhadap permohonan yang diajukan dan dikeluarkan oleh Pejabat yang berwenang menurut peraturan perundangan yang berlaku.3. 5) Stempel. Pengertian Naskah dinas yang memuat pemberitahuan kepada pejabat/personil atau pihak lain untuk menghadiri suatu acara tertentu pada waktu dan tempat yang ditentukan. Susunan terdiri atas : a. b. ad. Undangan 1. c. Bagian akhir. 3) Tanda tangan pejabat. Ad. a. 2. Surat Izin 1. Bentuk Bentuk Surat Izin sebagaimana tercantum pada Lampiran XIV. 4. Pengesahan Ditandatangani oleh pemberi kuasa dan penerima kuasa. ad.B7. terdiri atas : 1) Tulisan surat izin dengan huruf kapital ditempatkan di tengah awal lembar naskah. 3.

2) Tanggal. 4) Acara. 4. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi atas permintaan Ketua dan atau Anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi. serendahrendahnya Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota. Tata tertib penerbitan undangan a. c. Isi Undangan terdiri atas : 1) Hari. sub bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota atas permintaan Ketua dan atau Anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. 2) Tanggal. bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Sekretaris Kabupaten/Kota.ad. 3) Waktu dan tempat. Biro-Biro atau Inspektorat pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. 4) Stempel. Permintaan Ketua dan atau Anggota Komisi Pemilihan Umum. dan 6) Perihal. sub bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota atas permintaan Ketua dan atau Anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. dengan dilampiri : 26 . Bagian Persidangan dan Protokol pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum serta sub bagian umum dan logistik pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota mengurus proses penerbitan undangan berdasarkan perintah tertulis Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. ad. 5) Lampiran. 3. bulan dan tahun. ad. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi atas permintaan Ketua dan atau Anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi. 3) Nama pejabat/personil dan pihak lain serta alamat yang diundang. Pengesahan Undangan ditandatangani oleh pejabat yang mengundang. 4) Sifat. terdiri atas : 1) Nama tempat. 3) Nama pejabat. 2) Tanda tangan pejabat. 5) Tembusan. b. apabila undangan yang bersifat rapat. b. bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Sekretaris Kabupaten/Kota. a. Bagian awal. 5) Pimpinan rapat. Biro-Biro atau Inspektorat pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Bagian akhir Undangan terdiri atas : I) Nama jabatan. atas permintaan Ketua dan atau Anggota Komisi Pemilihan Umum.

b ad.B9. perubahan tersebut harus dikoordinasikan dengan bagian protokol dan persidangan Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. ad. terdiri atas : 1) Nama tempat. tanggal. Bagian awal. Susunan terdiri atas : a. Dalam hal terjadi perubahan terhadap hari. 2. c. 2) Nama dan Jabatan yang diundang. 5. tempat dan waktu undangan. sub bagian umum dan logistik pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. tempat dan waktu. Bagian akhir. bulan dan tahun. 3) Nama pejabat/personil atau perorangan atau organisasi/instansi atau badan hukum serta alamat yang dipanggil. 4) Nomor surat. sampai dengan Lampiran XV.7 Ad.1) Hari. Naskah dinas yang memuat panggilan terhadap pejabat/personil atau perorangan atau organisasi/instansi dan badan hukum.1. Bagian akhir. 7) Perihal. Pengesahan Surat panggilan ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. b. Isi surat panggilan terdiri atas : 1) Hari. 4) Stempel. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota atau Sekretaris Provinsi/Kabupaten/ Kota. tanggal. a Bagian awal. 5) Sifat. Isi. c 3. tanggal. ad. 2) Tanda tangan pejabat. 1. 3) Nama pejabat. 6) Lampiran. 3) Acara dan Pimpinan Rapat. tempat. 27 . Bentuk Bentuk Undangan sebagaimana tercantum pada Lampiran XV. dan 2) Menghadap kepada nama pejabat tertentu. waktu. Surat Panggilan. Pengertian. c. terdiri atas : 1) Nama jabatan. 2) Tanggal. untuk diminta keterangan mengenai hal tertentu.

8) Lampiran . Ad. 3) Pejabat yang mengirim. 3. 7) Sifat. 5) Nomor.4. c). Bentuk Bentuk Surat Panggilan sebagaimana tercantum pada Lampiran XVI. Pengumuman 1. 4) Tembusan. 1. Bagian akhir. Nota Dinas. Pengertian Naskah dinas yang memuat pemberitahuan tentang sesuatu hal kepada pihak lain untuk dapat dimaklumi 28 . Bentuk Bentuk Nota Dinas sebagaimana tercantum pada Lampiran XVII. 2) Pejabat atau alamat yang dituju.B10. Bagian awal nota dinas terdiri atas : 1) Tulisan nota dinas dengan huruf kapital ditempatkan di tengah bagian awal kertas lembar Naskah Dinas. Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota yang dapat memuat ha1-hal yang berkenaan dengan pelaksanaan tugas dan kewenangan Komisi Pemilihan Umum. 6) Tanggal. b). bulan dan tahun. c. 9) Perihal. ad.. a. Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota atau merupakan pengantar naskah dinas lain dan ditujukan kepada pejabat di atasnya atau kepada pejabat dibawahnya atau kepada pejabat setingkat. 2) Tanda Tangan Pejabat.7 Ad. Isi nota dinas berbentuk uraian. Susunan terdiri atas : a).1 dan Lampiran XVI. Pengesahan Ditandatangani oleh pejabat yang mengirim. Bagian awal. 4. Isi. Pengertian Naskah dinas yang digunakan dalam lingkungan internal Komisi Pemilihan Umum. 2. Bagian akhir Nota Dinas terdiri atas : 1) Nama Jabatan. b.B11. ad. ad.

disusun secara sistematis. Isi. Isi. 5) Stempel. Isi pengumuman berbentuk pemberitahuan yang diuraikan dalam kalimat singkat dan jelas. Bagian awal. 4. Bagian awal. Bentuk Bentuk pengumuman sebagaimana tercantum pada Lampiran XVIII.2.1 sampai dengan Lampiran XVIII. c. 3) Nama jabatan. Susunan terdiri atas : a. Materi laporan. bulan dan tahun.B12. 3. Penutup. 2. ad. KPPS dan KPPSLN. 29 . Bagian awal. Isi. ad. Bagian akhir. ad. Laporan 1. terdiri atas : 1) Nama tempat. 2) Nomor. Pendahuluan. c. 3) Nama pengumuman. 4) Nama terang. Susunan terdiri atas : a. b. terdiri atas : 1. b. Bagian akhir. c. Lampiran. Bagian awal laporan adalah nama judul laporan. b. 2. PPLN.10 4. ad. PPS. Bagian akhir. ad. 2) Tanggal. terdiri dari kesimpulan dan saran. 3. a. Pengertian Naskah dinas yang memuat pemberitahuan atau pertanggungjawaban pelaksanaan tugas dari pejabat yang melaksanakan tugas kepada pejabat di atasnya atau dari suatu kelompok/panitia/tim yang dibentuk. b. Pengesahan Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum atau Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/ Kota atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota atau PPK. Ad. a. terdiri atas : 1) Tulisan pengumuman dengan huruf kapital ditempatkan di tengah bagian awal lembar naskah dinas.

Bagian akhir surat pengantar terdiri atas : 1) Nama tempat. Pengertian Naskah dinas yang memuat jenis dan jumlah naskah dinas atau barang yang disampaikan. KPPS dan KPPSLN. ad. 4) Tanda tangan pejabat. Bagian awal. terdiri atas : 1) Pejabat/instansi dan alamat yang dituju. 2) Tanggal. jabatan. terdiri atas : 1) Kolom nomor urut. b. 6. Bagian akhir. Tanggal. c. Nama terang. bulan dan tahun. 3) Kolom jumlah naskah dinas/barang yang dikirim. Isi. a. 5. 6) Stempel. hari dan tanggal dan menerima. Surat Pengantar l. 2. ad. PPS. 7) Nama. 3) Nama jabatan. 4. b.. 30 . Bentuk Bentuk sebagaimana tercantum pada Lampiran XX. 4. 3. Tanda tangan pejabat. Susunan terdiri dari : a. c. 5) Nama pejabat. 2. 2) Kolom jenis yang dikirim. Bagian awal. 2) Tulisan surat pengantar dengan huruf kapital di tengah lembar naskah. c. 3. Dapat dengan tembusan.ad. 4. ad. Pengesahan Ditandatangani oleh pejabat/personil/ketua kelompok/panitia/tim Komisi Pemilihan Umum atau Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota. Nama jabatan. Pengesahan Ditandatangani oleh Pejabat yang mengirim berdasarkan tugas pokok dan fungsinya. PPLN. 4) Kolom keterangan. tanda tangan yang 3. 3) Nomor. Bagian akhir. terdiri atas : 1. Isi. bulan dan tahun. Nama tempat.B13. Bentuk Bentuk laporan sebagaimana tercantum pada Lampiran XIX. Ad. PPK.

2) Nama berita acara dengan huruf kapital.Ad. terdiri atas : Di bawah tulisan lembar disposisi pada bagian kiri terdiri dari : 1) Diterima. dan tata cara atau prosedur serta substansi dan kesimpulan. Isi berita acara memuat uraian tentang hari. c. Tanggal surat. 3) Disampaikan kepada yth. a. meliputi tulisan nomor dan tanggal agenda. Lembar Disposisi 1. ad. identitas pejabat/personil atau pihak lain.a. Jam diterima. e. Bentuk Bentuk sebagimana tercantum pada Lampiran XXI Ad. 3. meliputi tulisan a. 31 . b. kemudian diakhiri dengan kalimat penutup yang diuraikan berkenaan dengan administrasi hukum sesuai peraturan perundangundangan. Nomor surat. Bagian awal meliputi tulisan lembar disposisi dengan huruf kapital di tengah lembar naskah. ad. 2) Diagenda. Berita Acara 1. Surat dari. ad. Susunan terdiri atas : 1) Bagian awal. d. 2. Isi ad. Isi. terdiri atas : 1) Tulisan berita acara dengan huruf kapital. Pengertian Naskah dinas yang memuat arahan atau petunjuk atau perintah dari pejabat ditujukan kepada pejabat setingkat atau pejabat dibawahnya berkenaan dengan permasalahan tertentu. 2) Isi. b.B15. Pengertian Naskah dinas yang memuat suatu proses pelaksanaan tugas dan atau pekerjaan yang dapat merupakan penilaian atau penyerahan/penerimaan atau berkenaan dengan hak dan kewajiban yang menyangkut permasalahan tertentu dan dapat melibatkan pihak lain. Perihal. b.B14.b. 2. Bagian awal. Bagian awal. Susunan terdiri atas : a. Di bawah tulisan lembar disposisi pada bagian kanan ditulis arahan/ petunjuk disposisi. tanggal. bulan serta tahun dan tempat. 3) Bagian akhir.

terdiri atas : a.BI6. 32 .BI7. 2. Pengesahan Ditandatangani oleh para pihak dan saksi. 5) Penutup terdiri dari kesimpulan dan saran. c. 3) Identifikasi permasalahan. 3. Bagian awal. terdiri atas : 1) Nama tempat kedudukan. Rekomendasi 1. 2. Susunan. Bagian akhir.ad. Telaahan Staf 1. Isi. dibuat oleh pejabat/personil untuk disampaikan kepada pejabat di atasnya. Bentuk Bentuk sebagaimana tercantum pada Lampiran XXIII. dan yang diakhiri dengan suatu pendapat. tanpa ditandatangani dan penyampaiannya melalui nota dinas. a. ad. 2) Tanda tangan di atas materai (apabila diperlukan) bagi pihakpihak yang terlibat dalam berita acara. ad. b. 2) Pendahuluan. Bagian Akhir. bulan dan tahun. Bagian awal. 3. Ad. meliputi : 1) Nama pihak yang terlibat dalam berita acara. 4) Stempel. Bentuk Bentuk sebagaimana tercantum Lampiran XXII 4. terdiri atas : 1) Nama permasalahan yang ditelaah. b. 4) Pembahasan. 3) Tanda tangan saksi. Pengertian Naskah dinas yang memuat penjelasan berkenaan dengan suatu permasalahan. terdiri dari : a. Bagian akhir. Bagian awal. 2) Nama jabatan yang menyusun.c. b. apabila diperlukan. Ad. tanggal. Susunan. Bagian akhir. Pengertian Naskah dinas yang memuat saran dan atau pertimbangan atau pendapat hukum terhadap suatu permasalahan tertentu.

terdiri atas : 1) Nama tempat. terdiri atas : a. b. Nama daftar hadir. c. Pengesahan. terdiri atas : a. bulan dan tahun. ad. bulan dan tahun. Isi. 2) Nama jabatan penanggung jawab. c. 2) Kolom nama. 3) Tanda tangan pejabat penanggung jawab. 5) Kolom keterangan. Pengertian Naskah dinas yang memuat mengenai bukti kehadiran atau ketidakhadiran pejabat/personil atau pihak lain dalam memenuhi kewajibannya atau dalam suatu acara tertentu. 2) Nama jabatan. 2. dan tahun.1 sampai dengan Lampiran XXIV. 3. Acara. 33 . Daftar Hadir 1. 3) Tanda tangan pejabat. b. bulan. Susunan. terdiri atas : 1) Tulisan rekomendasi dengan huruf kapital. terdiri atas : 1) Nama tempat. 4) Nama terang. Bagian akhir. ad. Bagian awal.c. 5) stempel.b.ad. Bagian akhir. c. Bentuk Bentuk rekomendasi sebagaimana tercantum pada Lampiran XXIV.8 4.a. a. Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum dan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/ Kota atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota. ad. 3) Kolom jabatan/golongan. Waktu daftar hadir. Ad. 2) Nomor. tanggal. tanggal. Bagian awal. ad. Bagian akhir. terdiri atas : 1) Kolom nomor urut. Isi. 4) Nama penanggung jawab. ad.BI8. b. Bagian awal. 4) Kolom tanda tangan. Isi rekomendasi memuat uraian singkat dan jelas berkenaan dengan keberadaan suatu hal.

Pengertian Naskah dinas yang memuat pemberian tugas tertentu dari pejabat atasan yang berwenang kepada Pejabat/Personil di bawahnya untuk melaksanakan surat tugas dan atau pekerjaan tertentu serta dalam waktu yang ditentukan. a. Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum atau Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/ Kabupaten/ Kota. 4) Nama terang. Penandatanganan. tanggal. ad. Bagian awal.B19. 2) Identitas yang menerima penghargaan. Ad.3. Surat Tugas 1.2 4.2 2. 3. Bagian awal. terdiri atas : 1) Tulisan piagam penghargaan dengan huruf kapital pada huruf awal dalam kata piagam dan kata penghargaan. Pengertian Naskah dinas yang memuat keterangan mengenai bukti pejabat/personil atau pihak lain yang telah selesai mengikuti kegiatan tertentu dan mendapat penghargaan atas prestasi yang telah dicapai. 3) Tanda tangan. Ad. Pengesahan. Bagian Isi. Bagian akhir ad. b. terdiri atas : 1) Uraian berisikan jabatan yang memberikan penghargaan. 4. c. b. terdiri atas : a. 34 .1 sampai dengan Lampiran XXVI. Piagam Penghargaan 1.B20. 3) Uraian kegiatan yang telah diikuti termasuk waktu kegiatan dan tempat atau prestasi yang telah dicapai. Bentuk Bentuk daftar hadir sebagaimana tercantum pada Lampiran XXV.1 sampai dengan Lampiran XXV. 5) Stempel. terdiri atas : 1) Tempat. Susunan. Bentuk Bentuk Piagam Penghargaan sebagaimana tercantum pada Lampiran XXVI. Ditandatangani oleh pejabat yang berwenang dan atau penanggung jawab. Bagian akhir. c. 2) Nama jabatan dan instansi. bulan dan tahun. Isi. 2) Nomor piagam. ad.

6) Stempel. c. b. 35 .B21. 3) Kalimat penutup. 4. Surat Pernyataan 1. Isi. 2) Nomor. terdiri atas : a. bulan dan tahun. c. 2) Nomor. ad. Isi. Pengesahan. Bagian akhir ad. Ad. terdiri atas : 1) Dasar peraturan perundang-undangan dikeluarkannya Surat Tugas. Bagian awal. ad. 5) Keperluan penugasan. 5) Nama pejabat yang menandatangani. terdiri atas : 1) Tulisan surat tugas dengan menggunakan huruf kapital pada huruf awal kata surat dan kata tugas. 4) Tanda tangan pejabat. Bagian awal. c. yang sifatnya harus dapat dipertanggungjawabkan dan mengandung sanksi apabila ternyata dikemudian hari tidak benar. Bagian akhir. b. terdiri atas : a. Ditandatangani oleh pejabat pemberi tugas. 3) Nama pejabat/pegawai yang diberi tugas. Isi. 3) Nama Jabatan. Bagian awal. 2) Tulisan menugaskan dengan menggunakan huruf kapital. 3. Susunan. terdiri atas : 1) Tulisan surat pernyataan dengan menggunakan huruf kapital. a. terdiri atas : 1) Identitas yang membuat pernyataan. Bentuk Bentuk surat tugas sebagaimana tercantum dalam Lampiran XXVII. a. Bagian akhir. 2. 2) Pernyataan yang dibuat. ad. Bagian awal. 4) Waktu dan tempat yang diperlukan dalam penugasan.2. Isi. b. ad. 2) Tanggal. b. Susunan. Pengertian Naskah dinas yang memuat suatu pernyataan berkenaan dengan hal tertentu. terdiri dari : 1) Nama tempat. 6) Penutup.

3. Bagian akhir. Pengertian Naskah dinas yang memuat teguran atau peringatan dari pejabat atasan kepada pejabat dibawahnya atau personil atau dari suatu instansi kepada Instansi/Organisasi dibawahnya dalam lingkungan kerjanya. kekeliruan atau sesuatu hal yang berlawanan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dengan maksud agar segera mendapat tanggapan perbaikan. bulan dan tahun. terdiri atas : 1) Nama tempat. ad.ad. 3) Tulisan surat peringatan dengan menggunakan huruf kapital dan dapat ditambah kata pertama atau kedua dengan menggunakan huruf kapital setelah kalimat surat peringatan. Isi. Susunan. Bentuk Bentuk Surat Pernyataan sebagaimana tercantum pada Lampiran XXVIII 4. Pengesahan. 3) Nama Jabatan yang membuat pernyataan. tentang kealpaan. ad. ad. terdiri atas : 1) Identitas pejabat/personil atau instansi/organisasi yang diberi peringatan. 4) Tanda tangan. 4) Nomor. kelalaian. 5) Nama yang membuat pernyataan. Bagian awal. tanggal.. 36 . terdiri atas : 1) Nama tempat. 2) Dasar ketentuan dikeluarkannya surat peringatan. 2. bulan dan tahun. terdiri atas : 1) Nama jabatan. Bagian awal. Bagian akhir. terdiri atas : a.B22. 4) Penutup. Pengesahan Ditandatangani oleh yang membuat pernyataan. 4) Tembusan apabila diperlukan. Bagian akhir. 2) Tanggal. c. Surat Peringatan 1. b. c. 3. 4. Ditandatangani oleh pejabat yang memberi peringatan. 3) Isi peringatan. c. 2) Tanda tangan. Bentuk Bentuk surat peringatan sebagaimana tercantum pada Lampiran XXIX. 2) Alamat yang dituju. Isi. 3) Nama pejabat. b. Ad. a.

sehingga memudahkan dalam pencarian data sewaktu-waktu diperlukan. 4. Bentuk Bentuk risalah rapat sebagaimana tercantum pada Lampiran XXX. 3. 2) Curah pendapat peserta rapat. ad. serta kesepakatan peserta rapat mengenai waktu rapat. 2) Hari. Bagian awal. c. Pengertian Naskah dinas yang memuat pendapat dan atau saran/masukan peserta rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. terdiri atas : 1) Pembukaan atau pengantar pimpinan rapat tentang materi rapat kepada peserta rapat. b. Isi. ad.B23. 6) Peserta rapat. terdiri atas : 1) Jenis rapat. b. Bagian akhir. Bagian awal. 4) Materi rapat. Susunan. Isi. meliputi penutup yang berisi identitas penyusun risalah rapat. Risalah rapat dibuat berdasarkan hasil rekaman saat berlangsungnya rapat dari awal sampai akhir. Sarana a. b. serta Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum.. 5) Pimpinan rapat.Risalah rapat disimpan pada Filling cabinet khusus yang dibuat sedemikian rupa secara berurutan. Kesimpulan rapat dituangkan dalam berita acara rapat pleno yang dilampiri dengan daftar hadir peserta rapat yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari berita acara. yang dapat berupa saran/ tanggapan dan atau masukan dan hal-hal lain tentang materi rapat. 37 . c. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota terhadap materi yang dicantumkan dalam acara undangan rapat. yang diakhiri dengan kesimpulan rapat oleh pimpinan rapat. Risalah Rapat 1. 3) Kesimpulan rapat yang memuat pokok-pokok materi rapat yang disepakati untuk ditindaklanjuti. a. bulan dan tahun. Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. 3) Waktu dan tempat. ad. dan dituangkan dalam kertas kop surat Komisi Pemilihan Umum. terdiri atas : a. Bagian akhir. 2.Ad. Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. tanggal.

BAB III KOP NASKAH DINAS. jelas dan teratur akan memudahkan untuk mengetahui nama instansi dan pejabat yang bertangungjawab terhadap naskah dinas yang diterbitkan. Lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital 12” menggunakan warna kuning emas. SAMPUL NASKAH DINAS. stempel dinas. 2. Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/ Kota dalam melaksanakan tugas. Lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital 12” menggunakan warna hitam. wewenang dan kewajibannya sebagai penyelenggara pemilihan umum dalam rangka untuk mendukung administrasi pemilihan umum sebagaimana telah diuraikan dalam Bab II. menjadi dasar untuk Komisi Pemilihan Umum. map dan papan nama yang diatur dalam Peraturan ini. Ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. STEMPEL DINAS. KOMISI PEMILIHAN UMUM Keterangan : a. Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum KOMISI PEMILIHAN UMUM Keterangan : b. A. Lambang garuda ditempatkan simetris dengan tulisan Komisi Pemilihan Umum. sampul naskah dinas. b. Lambang garuda ditempatkan simetris dengan tulisan Komisi Pemilihan Umum. c. MAP DAN PAPAN NAMA Kop naskah dinas. sehingga dengan penulisan dan penggunaan yang benar. 38 . Kop Naskah Dinas 1.

3. Ditandatangani oleh Pejabat Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum

KOMISI PEMILIHAN UMUM
Alamat : ........................

......................
Telp.................... Fax..................

Keterangan : a. Lambang Komisi Pemilihan Umum berwarna ditempatkan pada bagian kiri kop naskah. b. Susunan tulisan simetris. c. Jarak tepi kertas bagian atas dengan tulisan paling atas = 1 cm d. Jarak tepi kertas bagian atas dengan garis lurus = 4 cm e. Tulisan Komisi Pemilihan Umum menggunakan huruf kapital 17” warna hitam. f. Tulisan Alamat ........ menggunakan huruf 14” warna hitam. g. Tulisan Telp..... dan Fax..... menggunakan huruf 11” warna hitam. 4. Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi

KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI ........... Keterangan : a. Menggunakan lambang Komisi Pemilihan Umum berwarna yang ditempatkan simetris dengan tulisan Komisi Pemilihan Umum Provinsi..... b. Tulisan Komisi pemilihan Umum Provinsi.... menggunakan huruf kapital 12” warna hitam. 5. Ditandatangani oleh Sekretaris dan pejabat Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi.

KOMISI PEMILIHAN UMUM
PROVINSI ................
Alamat : ..............
Telp.................... Fax..................

Keterangan : a. Lambang Komisi Pemilihan Umum berwarna ditempatkan pada bagian kiri kop naskah. b. Susunan tulisan simetris. c. Jarak tepi kertas bagian atas dengan tulisan paling atas = 1 cm d. Jarak tepi kertas bagian atas dengan garis lurus = 4 cm e. Tulisan Komisi Pemilihan Umum menggunakan huruf kapital 17” warna hitam.

39

f. g.

Tulisan Provinsi .... menggunakan huruf kapital 14” warna hitam Tulisan Alamat ........Tulisan Telp..... dan Fax..... menggunakan huruf 11” warna hitam.

6. Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota

KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA ........... Keterangan : a. Menggunakan lambang Komisi Pemilihan Umum berwarna yang ditempatkan simetris dengan tulisan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota..... b. Tulisan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.... menggunakan huruf kapital 12” warna hitam. 7. Ditandatangani oleh Sekretaris dan Pejabat Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.

KOMISI PEMILIHAN UMUM
KABUPATEN/KOTA...........
Alamat : ..............
Telp.................... Fax..................

Keterangan : a. Lambang Komisi Pemilihan Umum berwarna ditempatkan pada bagian kiri kop naskah. b. Susunan tulisan simetris. c. Jarak tepi kertas bagian atas dengan tulisan paling atas = 1 cm d. Jarak tepi kertas bagian atas dengan garis lurus = 4 cm e. Tulisan Komisi Pemilihan Umum menggunakan huruf kapital 17” warna hitam. f. Tulisan Kabupaten/Kota .... menggunakan huruf kapital 14” warna hitam g. Tulisan Alamat ........Tulisan Telp..... dan Fax..... menggunakan huruf 11” warna hitam. 8. Ditandatangani oleh Panitia Pemilihan Kecamatan dalam Kabupaten/Kota

PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN
KECAMATAN ............ KABUPATEN/KOTA.......
Alamat :......................................
Telp.................... Fax...............

Keterangan : a. Lambang Komisi Pemilihan Umum berwarna ditempatkan pada bagian kiri kop naskah dan logo Pemilihan Umum Tahun 2009 ditempatkan pada bagian kanan kop naskah dinas. b. Susunan tulisan simetris. c. Jarak tepi kertas bagian atas dengan tulisan paling atas = 1 cm

40

d. Jarak tepi kertas bagian atas dengan garis lurus = 4 cm e. Tulisan Panitia Pemilihan Kecamatan menggunakan huruf kapital 16” warna hitam. f. Kecamatan ....... (diisi dengan nama kecamatan yang bersangkutan atau sebutan lain) dengan menggunakan huruf kapital 13” warna hitam. g. Tulisan Kabupaten/Kota .... menggunakan huruf kapital 13” warna hitam. h. Tulisan Alamat ........Telp..... dan Fax..... menggunakan huruf 11” warna hitam.

9. Ditandatangani oleh Panitia Pemilihan Luar Negeri.

PANITIA PEMILIHAN LUAR NEGERI
PERWAKILAN RI ............
Alamat :......................................
Telp.................... Fax...............

Keterangan : a. Lambang Komisi Pemilihan Umum berwarna ditempatkan pada bagian kiri kop naskahdan logo Pemilihan Umum Tahun 2009 ditempatkan pada bagian kanan kop naskah dinas. b. Susunan tulisan simetris. c. Jarak tepi kertas bagian atas dengan tulisan paling atas = 1 cm d. Jarak tepi kertas bagian atas dengan garis lurus = 4 cm e. Tulisan Panitia Pemilihan Luar Negeri menggunakan huruf kapital 16” warna hitam. f. Tulisan Perwakilan RI ..... menggunakan huruf kapital 13” (titik-titik diisi dengan nama Perwakilan Luar Negeri yang bersangkutan) warna hitam. g. Tulisan Alamat ........Telp..... dan Fax..... menggunakan huruf 11” warna hitam.

10. Ditandatangani oleh Panitia Pemungutan Suara dalam Kecamatan

PANITIA PEMUNGUTAN SUARA
KELURAHAN/DESA....... KECAMATAN...........
Alamat :......................................
Telp.................... Fax...............

Keterangan : a. Lambang Komisi Pemilihan Umum berwarna ditempatkan pada bagian kiri kop naskah dan logo Pemilihan Umum Tahun 2009 ditempatkan pada bagian kanan kop naskah dinas. b. Susunan tulisan simetris. c. Jarak tepi kertas bagian atas dengan tulisan paling atas = 1 cm d. Jarak tepi kertas bagian atas dengan garis lurus = 4 cm e. Tulisan Panitia Pemungutan Suara menggunakan huruf kapital 16” warna hitam. f. Kelurahan/Desa.... (titik-titik diisi dengan nama Kelurahan/Desa yang bersangkutan atau sebutan lain) dengan menggunakan huruf kapital 13”. g. Tulisan Kecamatan... (titik-titik diisi dengan nama Kecamatan yang bersangkutan) menggunakan huruf kapital 13” h. Tulisan Alamat ........Telp..... dan Fax..... menggunakan huruf 11” warna hitam.

41

dan logistik pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Sekretaris PPLN. Jenis Stempel Dinas Stempel dinas. PPLN dan PPS. Stempel kesekretariatan Komisi Pemilihan Umum atau Komisi Pemilihan Umum Provinsi atau Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. PPLN dan PPS. b. PPLN. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. dengan menggunakan tinta stempel warna biru atau ungu. PPK. Tata Cara Pemakaian Stempel Dinas a. c. PPLN dan PPS. Wewenang penyimpanan dan penggunaan stempel Komisi Pemilihan Umum . ditentukan : 1) Stempel Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk menyertai tanda tangan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau pejabat Sekretariat Jenderal yang karena tugas dan fungsinya mempunyai wewenang untuk menggunakan stempel Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. 2) Stempel Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota untuk menyertai tanda tangan Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota dan pejabat Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota yang karena tugas dan fungsinya mempunyai wewenang untuk menggunakan stempel Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota. yang digunakan untuk menyertai tanda tangan Ketua Komisi Pemilihan Umum atau Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi atau Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota atau Ketua PPK atau Ketua PPLN dan Ketua PPS. dengan menggunakan tinta stempel warna biru atau ungu. dan PPS. umum dan logistik Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. 1. umum. Stempel Komisi Pemilihan Umum atau Komisi Pemilihan Umum Provinsi atau Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota adalah stempel bertuliskan Komisi Pemilihan Umum atau Komisi Pemilihan Umum Provinsi atau Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Stempel Dinas Stempel Dinas adalah tanda pengenal resmi Komisi Pemilihan Umum atau Komisi Pemilihan Umum Provinsi atau Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota yang digunakan sebagai tanda pengesahan naskah dinas Komisi Pemilihan Umum atau Komisi Pemilihan Umum Provinsi atau Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Komisi Pemilihan Umum Provinsi. PPK. Stempel Komisi Pemilihan Umum atau Komisi Pemilihan Umum Provinsi atau Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. PPK. serta stempel Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. terdiri dari : a. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. sub bagian keuangan. 42 . dilaksanakan oleh bagian tata usaha pada Biro Umum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. sub bagian umum dan logistik pada bagian keuangan. PPK.a. 2. dan Ketua PPS. dengan menggunakan tinta stempel warna biru atau ungu. PPK. Sekretaris PPK. Stempel kesekretariatan. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. PPLN dan PPS. b.

Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. PPK. PPK. Tata Cara Pembuatan Stempel Dinas a. 2. 5. Komisi Pemilihan Umum rovinsi. PPLN. dan PPS dibuat sedemikian rupa dengan mengutamakan azas keamanan. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.3. 4. Untuk memenuhi azas keamanan. PPK. dan PPS dengan kode lama dimusnahkan. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum Keterangan : 1. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan garis lingkaran dalam. Garis tengah lingkaran luar bagian dalam : 35 mm. Komisi Pemilihan Umum Keterangan : 1. dan Stempel Dinas Komisi Pemilihan Umum. Komisi Pemilihan Umum rovinsi. Komisi Pemilihan Umum rovinsi. PPLN. Garis tengah lingkaran dalam : 25 mm. PPLN. b. dan PPS pada stempel dinas diberi kode tertentu yang selalu diubah paling lama setiap 6 (enam) bulan sekali. 5. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan garis lingkaran dalam pada bagian bawah diberi tanda bintang simetris. 3. Stempel Dinas Komisi Pemilihan Umum. pada bagian atas diberi tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital melingkar simetris. b. Garis tengah lingkaran luar : 37 mm. Bentuk. Pada lingkaran dalam diberi lambang garuda 43 . 4. 6. Stempel Dinas Komisi Pemilihan Umum. pada bagian atas diberi tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital melingkar simetris. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan garis lingkaran dalam pada bagian bawah diberi tanda bintang simetris. Ukuran dan Isi Stempel Dinas a. Garis tengah lingkaran luar : 37 mm Garis tengah lingkaran luar bagian dalam : 35 mm Garis tengah lingkaran dalam : 25 mm Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan garis lingkaran dalam. 6. 3. 2. Pada lingkaran dalam diberi lambang garuda. 4.

antara kata Komisi dan nama Provinsi. lebar 2 (dua) garis sejajar simetris di dalam lingkaran dalam 7 mm.. 2. d. 4. 5. Antara lingkaran luar bagian dalam dengan lingkaran dalam. lingkaran dalam 25 mm.. Dalam dua garis mendatar pada lingkaran dalam diberi tulisan Sekretariat Jenderal dengan menggunakan huruf kapital.. lingkaran luar bagian dalam 35mm. Garis tengah lingkaran luar : 37 mm. 44 . dan ditulis nama Provinsi. Garis tengah lingkaran luar bagian dalam : 35 mm. Didalam lingkaran dalam dibuat garis sejajar. 3. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi Keterangan : 1. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan garis lingkaran dalam pada bagian bawah diberi tanda bintang simetris. (yang bersangkutan) dengan menggunakan huruf kapital.. 6.. ditulis kalimat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dengan huruf kapital melingkar simetris. (titik-titik dalam lingkarab di isi nama Provinsi). Bentuk: Lingkaran luar 37 mm... 2. lingkaran luar bagian dalam 35mm. Bentuk: Lingkaran luar 37 mm. lebar 2 (dua) garis sejajar simetris di dalam lingkaran dalam 7 mm. 2. 5. Didalam lingkaran dalam dibuat garis sejajar. Antara lingkaran luar bagian dalam dengan lingkaran dalam. 4. Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum Keterangan : 1. 4. dan ditulis kata Sekretariat dengan menggunakan huruf kapital.. Gambar Bintang segi lima diletakan vertikal dibawah. ... 7. lingkaran dalam 25 mm. antara kata Komisi dan nama Provinsi. pada bagian atas diberi tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital melingkar simetris. 3. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan garis lingkaran dalam.. Jarak dua garis mendatar pada lingkaran dalam : 7 mm. 3. dengan menggunakan huruf kapital melingkar simetris..c. Komisi Pemilihan Umum Provinsi Keterangan : 1. Garis tengah lingkaran dalam : 25 mm. Gambar bintang segi lima diletakan vertikal dibawah.. ditulis kalimat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. e.

. Antara lingkaran luar bagian dalam dengan lingkaran dalam. antara kata Komisi dan nama Kabupaten/Kota.. (yang bersangkutan) dengan menggunakan huruf kapital.(titik-titik dalam lingkaran di isi nama Kabupaten/Kota) 4. lingkaran dalam 25 mm. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota Keterangan : 1.. 2. ditulis kalimat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dengan menggunakan huruf kapital melingkar simetris.. lebar 2 (dua) garis sejajar simetris di dalam lingkaran dalam 7 mm. 3. Didalam lingkaran dalam dibuat garis sejajar. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota Keterangan : 1. 3. Didalam lingkaran dalam dibuat garis sejajar. . lingkaran luar bagian dalam 35 mm. lebar 2 (dua) garis sejajar simetris di dalam lingkaran dalam 7 mm. lingkaran luar bagian dalam 35 mm. Antara lingkaran luar bagian dalam dengan lingkaran dalam. antara kata Komisi dan nama Kabupaten/Kota. 5. Bentuk : Lingkaran luar 37 mm. Bentuk : Lingkaran luar 37 mm. 2. Gambar bintang segi lima diletakan vertikal dibawah.. lingkaran dalam 25 mm.. Gambar bintang segi lima diletakan vertikal dibawah.. 4. dan ditulis nama Kabupaten/Kota.. g. 45 . ditulis kalimat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dengan menggunakan huruf kapital melingkar simetris. dan ditulis kata Sekretariat dengan menggunakan huruf kapital.f.

6. Garis tengah lingkaran luar bagian dalam : 35 mm. Garis tengah lingkaran dalam : 25 mm.. j. 5. Didalam lingkaran dalam dibuat garis sejajar. dan ditulis nama Kecamatan. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan lingkaran dalam. 4.(yang bersangkutan) dengan menggunakan huruf kapital. Garis tengah lingkaran dalam : 25 mm. 2. 2. 4. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan garis lingkaran dalam pada bagian bawah diberi tanda bintang simetris..h. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan garis lingkaran dalam pada bagian bawah diberi tanda bintang simetris. 3. dan ditulis nama Perwakilan RI. 2. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan garis lingkaran dalam pada bagian bawah diberi tanda bintang simetris. 5. pada bagian atas diberi tulisan Panitia Pemilihan Kecamatan dengan menggunakan huruf kapital melingkar simetris.. 6. i. Garis tengah lingkaran luar : 37 mm. Didalam lingkaran dalam dibuat garis sejajar. Garis tengah lingkaran luar : 37 mm. Panitia Pemungutan Suara Kelurahan/Desa Keterangan : 1. Garis tengah lingkaran luar : 37 mm. 6. Didalam lingkaran dalam dibuat garis sejajar. Panitia Pemilihan Luar Negeri Keterangan : 1. pada bagian atas diberi tulisan Panitia Pemungutan Suara dengan menggunakan huruf kapital melingkar simetris. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan lingkaran dalam. 3.(yang bersangkutan) atau sebutan lain dengan menggunakan huruf kapital. Panitia Pemilihan Kecamatan Keterangan : 1. 5. Garis tengah lingkaran dalam : 25 mm. pada bagian atas diberi tulisan Panitia Pemilihan Luar Negeri dengan menggunakan huruf kapital melingkar simetris. Garis tengah lingkaran luar bagian dalam : 35 mm.. dan ditulis nama Kelurahan/Desa (yang bersangkutan) atau sebutan lain dengan menggunakan huruf kapital.. Garis tengah lingkaran luar bagian dalam : 35 mm. 3. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan lingkaran dalam. 4.. 46 .

Penggunaan.4.. PPLN. Sampul naskah dinas ukuran besar warna coklat.. dan PPS. Jenis Sampul terdiri dari : a. 3) Sampul naskah dinas ukuran folio dipergunakan untuk pengiriman naskahnaskah dinas yang karena sesuatu hal tidak harus dilipat. B. dimasukan dalam suatu sampul naskah dinas. Ukuran 1) Sampul naskah dinas kabinet : 11. Penggunaan 1) Sampul naskah dinas kabinet dipergunakan untuk pengiriman naskah-naskah dinas dengan memperhatikan ketebalan naskah dinas. Sampul naskah dinas ukuran kabinet warna coklat. dan PPS. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. dan jenis kertas sampul a.. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.5 cm x 30 cm. 2) Sampul naskah dinas ukuran ½ folio dipergunakan untuk pengiriman naskahnaskah dinas yang karena ketebalannya tidak memungkinkan menggunakan sampul kabinet. Komisi Pemilihan Umum Provinsi. ukuran. serta stempel Sekretariat Jenderal. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. serta stempel Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. 4) Sampul naskah dinas besar :. sehingga dapat menjaga kebersihan dan atau kerahasiaan isi naskah dinas sampai kepada yang berkepentingan.. b. Sekretariat PPK. Untuk menjaga kerahasiaan stempel dinas Komisi Pemilihan Umum. Apabila terdapat adanya penyimpangan atau pemalsuan stempel dinas sebelum jangka waktu sebagaimana dimaksud pada huruf a. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota... Sampul naskah dinas ukuran ½ folio warna coklat. PPLN. Sekretariat PPLN. PPK. terhadap stempel dinas tersebut dibubuhi kode tertentu yang diadakan perubahan paling lama setiap 6 (enam) bulan sekali. Sekretariat PPLN... Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Kode Stempel Dinas a. 2) Sampul naskah dinas ½ folio : 21. dan PPS. 3. dan yang berwarna putih khusus digunakan untuk sampul naskah dinas mengenai kepangkatan.. b. Komisi Pemilihan Umum Provinsi. piagam.. dan PPS. c. 47 . PPK. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Pengertian Naskah dinas yang disampaikan atau dikirimkan kepada yang berkepentingan.. dan PPS. Sekretariat PPK. dan surat tanda tamat pendidikan/ pelatihan. Sekretariat PPLN... Komisi Pemilihan Umum Provinsi. b. dengan ketentuan kode tertentu tersebut hanya diketahui oleh pimpinan Komisi Pemilihan Umum.5 cm x 24. PPK. Sampul Naskah Dinas 1.. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. 4) Sampul naskah dinas ukuran besar dipergunakan . PPLN. dan PPS memerintahkan untuk segera mengganti stempel dinas tersebut dengan kode yang diperbaharui. 3) Sampul naskah dinas folio : 24 cm x 35 cm. Sampul naskah dinas ukuran folio warna coklat dan putih.. 2. serta stempel Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum.5 cm. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. pimpinan Komisi Pemilihan Umum. Sekretariat PPK.. d.

. 48 ............... 29 JAKARTA Telp.... 3) Sampul naskah dinas Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota KOMISI PEMILIHAN UMUM KAB/KOTA... Alamat:.......................... Jenis kertas : samson d..... TELP:............ Fax...... IMAM BONJOL NO...............c... Contoh : 1) Sampul naskah dinas Komisi Pemilihan Umum KOMISI PEMILIHAN UMUM JL............. 2) Sampul naskah dinas Komisi Pemilihan Umum Provinsi KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI........... FAX:... Alamat:...... FAX:. TELP:.

KEC..... 49 ........ TELP:.................../KAB/KOTA................ Alamat :... TELP:.......... Alamat :....................... Alamat :. FAX:... FAX:........... 6) Sampul Naskah Dinas Panitia Pemilihan Luar Negeri PANITIA PEMILIHAN LUAR NEGERI PERWAKILAN RI..4) Sampul naskah dinas PPK PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN KEC............ 5) Sampul naskah dinas PPS PANITIA PEMUNGUTAN SUARA KEL/DESA..... TELP:.................... FAX:.............

............Bahan : karton berserat Contoh : Penampang depan KOMISI PEMILIHAN UMUM JAKARTA PERIHAL : ......Warna : .........................C.......merah (untuk naskah dinas yang bersifat penting/segera) .. .....Bentuk : 2 lipatan ........krem (untuk naskah dinas bersifat biasa) : .. Stof Map 1....... Penampang dalam 50 ..Ukuran : 25 cm x 30 cm .. Stof Map TU Pimpinan Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum ......

Ukuran : 25 cm x 30 cm .Bentuk : 2 lipatan . Stof Map Umum .2.Bahan : buffalo Contoh Stof Map Komisi Pemilihan Umum Penampang depan KOMISI PEMILIHAN UMUM JAKARTA Penampang dalam 51 .Warna : krem .

.Contoh Stof Map Komisi Pemilihan Umum Provinsi Penampang depan KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI.. Penampang dalam 52 ....

Penampang dalam 53 ...Contoh Stof Map Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota Penampang depan KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA.

...........Contoh Stof Map Panitia Pemilihan Kecamatan Penampang depan PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN KECAMATAN.. KABUPATEN/KOTA...... Penampang dalam \ 54 ....

..Contoh Stof Map Panitia Pemungutan Suara Penampang depan PANITIA PEMUNGUTAN SUARA KELURAHAN/DESA................. Penampang dalam 55 ..... KECAMATAN.

..Contoh Stof Map Panitia Pemilihan Luar Negeri Penampang depan PANITIA PEMILIHAN LUAR NEGERI PERWAKILAN RI ...... Penampang dalam 56 ..

.......... Perbandingan panjang dengan lebar papan = 3 : 2 Warna dasar papan dicat warna putih... Contoh : KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA. g. e. e. Bentuk papan nama instansi : empat persegi panjang. Didalam papan ditulis “KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI. f... serta memperhatikan nilai artistik.... serta memperhatikan nilai artistik.... Alamat.. TELP.. g..... c.... b. Perbandingan besar dan kecilnya tulisan diperhatikan keserasian dan keindahan. Ukuran disesuaikan dengan profil gedung kantor.. f...... Perbandingan panjang dengan lebar papan = 3 : 2 Warna dasar papan dicat warna putih......D. 2. alamat dan nomor telepon.. b... Telp dan Fax.. Bentuk papan nama instansi : empat persegi panjang.......... c........ Papan Nama Papan nama adalah tulisan pada papan dengan ukuran tertentu dan ditempatkan di depan gedung kantor yang memuat sebuah nama........... agar masyarakat umum atau instansi lain mengetahui... Papan Nama Komisi Pemilihan Umum Provinsi....... Ukuran disesuaikan dengan profil gedung kantor....... Didalam papan ditulis “KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA. d.... 57 ... 1...... Telp dan Fax..... Alamat..... d...... Perbandingan besar dan kecilnya tulisan diperhatikan keserasian dan keindahan.. Papan Nama Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota a.. ALAMAT :.. Tulisan berwarna hitam dengan menggunakan huruf kapital. a.... TELP. Contoh : KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI... ALAMAT :...FAX.....FAX. Tulisan berwarna hitam dengan menggunakan huruf kapital..

. g.......... Didalam papan ditulis “PANITIA PEMILIHAN LUAR NEGERI.... ALAMAT :. Ukuran disesuaikan dengan profil gedung kantor. f..(nama kecamatan yang bersangkutan atau sebutan lain)........... Telp dan Fax......FAX...... c. TELP......... g... PERWAKILAN RI.... Alamat. Perbandingan panjang dengan lebar papan = 3 : 2. Didalam papan ditulis “PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN. e..... Contoh : PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN KECAMATAN .. 58 ... TELP........ f... Perbandingan besar dan kecilnya tulisan diperhatikan keserasian dan keindahan. Alamat.3....FAX. b... serta memperhatikan nilai artistik... Telp dan Fax..... Warna dasar papan dicat warna putih.. serta memperhatikan nilai artistik.. c. Warna dasar papan dicat warna putih.. b.... Tulisan berwarna hitam dengan menggunakan huruf kapital.. 4....... d... Papan Nama Panitia Pemilihan Luar Negeri a... ALAMAT :.. Tulisan berwarna hitam dengan menggunakan huruf kapital. Papan Nama Panitia Pemilihan Kecamatan dalam Kabupaten/Kota..................... Bentuk papan nama instansi : empat persegi panjang. Contoh : PANITIA PEMILIHAN LUAR NEGERI PERWAKILAN RI..... Bentuk papan nama instansi : empat persegi panjang.. d..... a.............. e......... Perbandingan besar dan kecilnya tulisan diperhatikan keserasian dan keindahan.. Perbandingan panjang dengan lebar papan = 3 : 2... KECAMATAN.. KABUPATEN/KOTA. KABUPATEN/KOTA..... Ukuran disesuaikan dengan profil gedung kantor....

e..... KELURAHAN/DESA.......... TELP...FAX... serta memperhatikan nilai artistik. Warna dasar papan dicat warna putih..(nama kelurahan/desa yang bersangkutan atau nama lain) KECAMATAN . huruf D dan huruf E dalam hal penulisan nama Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota disesuaikan dengan nama Komisi Independen Pemilihan Provinsi Aceh dan Kabupaten/Kota di wilayah Provinsi Aceh sebagaimana dimaksud dalam UndangUndang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh... 59 ...... Telp dan Fax... Ukuran disesuaikan dengan profil gedung kantor........... Bentuk papan nama instansi : empat persegi panjang. Didalam papan ditulis “PANITIA PEMUNGUTAN SUARA... huruf B... KECAMATAN .... Papan Nama Panitia Pemungutan Suara Kelurahan/Desa a. Kop naskah dinas.. Perbandingan panjang dengan lebar papan = 3 : 2. F. map dan papan nama sebagaimana dimaksud pada huruf A.... d.........5. Alamat.... huruf C... ALAMAT :.... Perbandingan besar dan kecilnya tulisan diperhatikan keserasian dan keindahan... stempel dinas..... Contoh : PANITIA PEMUNGUTAN SUARA KELURAHAN/DESA... c........ g..... Tulisan berwarna hitam dengan menggunakan huruf kapital. sampul surat...... b... f.

Pelimpahan wewenang dari pimpinan eselon tingkat atas kepada pimpinan eselon tingkat bawahannya.BAB IV KEWENANGAN DAN PELIMPAHAN WEWENANG DALAM PENANDATANGANAN NASKAH DINAS A. Pertanggungjawaban 1. Naskah dinas ditandatangani oleh pejabat yang mempunyai kewenangan atau yang mendapat pelimpahan wewenang sesuai dengan tanggungjawabnya berdasarkan ketentuan yang berlaku. Pelimpahan wewenang yang dapat dilaksanakan adalah kebijakan yang bersifat administratif (bukan kebijakan yang bersifat politis). 2. anggaran. Pimpinan organisasi bertanggungjawab atas semua yang dilakukannya baik secara langsung atau tidak langsung dan tidak dapat memindahkan pertanggungjawabannya baik keseluruhan maupun sebagian kepada pejabat atau pegawai lainnya. Kewenangan Pada hakekatnya setiap naskah dinas keluar menjadi tanggung jawab pimpinan instansi yang bersangkutan. tidak mengubah tanggungjawab pimpinan eselon yang memberikan kewenangan. Pelimpahan wewenang yang bersifat administratif harus memperhatikan jenjang struktural pejabat yang mendapat pelimpahan wewenang. Kewenangan penandatanganan naskah dinas oleh Pejabat Eselon II hanya berlaku di lingkungan Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Penandatanganan naskah dinas yang berkaitan dengan fungsi pelaksanaan administrasi yang meliputi dukungan staf. Penandatanganan naskah dinas atas nama Komisi Pemilihan Umum adalah Ketua Komisi Pemilihan Umum. 2. sarana dan prasarana ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dan Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/ Kabupaten/Kota. Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. 3. 60 . Sejalan dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum: 1. B.

3) Materi wewenang yang dilimpahkan harus dipertanggungjawabkan kepada pejabat yang memberi wewenang. 61 .n. berdasarkan bidang tugas. Bentuk pelimpahan wewenang penandatanganan naskah dinas adalah sebagai berikut: Pelimpahan wewenang dengan menggunakan sebutan “atas nama” (disingkat a. Pada asasnya tanggungjawab tetap ada pada pejabat yang memberikan wewenang. 4) Tanggungjawab sebagai akibat penandatanganan naskah dinas. Pelimpahan wewenang harus mengikuti jalur struktural dan paling banyak hanya dua rentang jabatan struktural di bawahnya. Faktor-faktor yang harus dipenuhi dalam pelimpahan wewenang ini adalah sebagai berikut: 1) Pelimpahan wewenang diberikan secara langsung.) a. Dalam hal ini pejabat penandatanganan naskah dinas bertanggungjawab atas isi naskah dinas kepada penanggungjawab. agar pejabat bawahan tersebut dapat membantu memperlancar dalam melaksanakan tugas-tugas kewajibannya. digunakan jika pejabat yang menandatangani naskah dinas telah diberi wewenang oleh pejabat yang bertanggungjawab.n. sepenuhnya berada pada pejabat yang di atas namakan. Pelimpahan wewenang dimaksudkan untuk menunjang kelancaran tugas dan ketertiban jalur komunikasi penanggungjawab wewenang.n. wewenang penandatanganan dapat dilimpahkan kepada struktural yang berada dibawahnya. tegas. Sebutan a. Contoh penggunaan atas nama (a. jelas dan tertulis. Pelimpahan Wewenang Sepanjang tidak ditentukan lain oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku. 2) Materi wewenang yang dilimpahkan benar-benar menjadi tugas dan tanggungjawab pejabat yang menerima wewenang. c. wewenang dan tanggungjawab pejabat yang bersangkutan.n. Pelimpahan wewenang adalah penyerahan sebagian dari wewenang pejabat atasan kepada bawahannya. SEKRETARIS JENDERAL KEPALA BIRO UMUM NAMA PEJABAT NIP.C. b.) dalam penandatanganan naskah dinas adalah sebagai berikut: a.

Penunjukan Plt. Plt. dilakukan oleh pejabat yang berhalangan.D. SEKRETARIS JENDERAL Plt. Penunjukan pejabat pelaksana tugas. mempunyai hak dan kewajiban untuk melaksanakan tugas rutin atau dalam batasbatas tertentu dalam surat tugas. 3. dalam penandatanganan surat adalah sebagai berikut : Plt. Penunjukan Pejabat Pelaksana Tugas (Plt) Pada dasarnya kegiatan setiap satuan kerja dilingkungan Komisi Pemilihan Umum harus berjalan lancar. cuti dan sakit. tugas belajar. perlu segera ditetapkan penunjukan pejabat yang bertindak sebagai pejabat pelaksana tugas (Plt). 62 . Cara penulisan Plt. NAMA PEJABAT NIP. dilakukan sebagai berikut: 1. Penunjukan Plt. Untuk menjaga kelancaran dan kesinambungan kegiatan satuan kerja yang bersangkutan. 2. Sering terjadi pejabat yang memimpin satuan kerja tidak dapat menjalankan tugasnya atau berhalangan antara lain karena melakukan perjalanan dinas. dilaksanakan dengan cara menerbitkan surat tugas. 4. KEPALA BIRO PERENCANAAN NAMA PEJABAT NIP.

Mengingat : 1. ) 3 spasi Pasal ) 2 spasi (1) Mmmmmmmmmmmmm mmmmmm mmmmmmm mmmmmmm (2) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmm ) 3 spasi ---. ) 3 spasi Menimbang : a. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.Lampiran I (kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi PERATURAN KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 1 ½ spasi NOMOR TAHUN ) 2 spasi TENTANG ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. ) 3 spasi MEMUTUSKAN : ) 3 spasi MMMMMMMMMM MMMMMM MMMMMMM MMMMMMM MMMMM MMMMMMMMM MMMMMMMMM MMMMMMM ) 3 spasi BAB I ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMM ) 3 spasi Pasal ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. Memperhatikan : 1. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. 2.20 karakter --- b. 2. Menetapkan : 63 .

) 3 spasi B A B II ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMM ) 3 spasi Pasal ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. ) 4 ½ spasi ----------------------------.45 karakter ---------------------------- Ditetapkan di pada tanggal ) 3 spasi KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG 64 . Mmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmm ) 3 spasi B A B III ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMM ) 2 spasi Pasal ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmm b. ) 2 spasi a.

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.Lampiran II (kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 1 ½ spasi NOMOR. ) 2 spasi b. ) 3 spasi Menimbang : a.. ) 3 spasi : 1. ) 3 spasi 65 .20 karakter --- Mengingat Memperhatikan Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.. Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. ---.. ) 3 spasi : 1. 2.. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm./Kep-KPU/TAHUN ) 2 spasi TENTANG ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM. Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. ) 2 spasi 2. ) 3 spasi Menetapkan : PERTAMA : KEDUA : MEMUTUSKAN : ) 3 spasi MMMMMMMMMM MMMMMM MMMMMMM MMMMMMM MMMMM MMMMMMMMM MMMMMMMMM MMMMMMM ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm.

KETIGA : Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. ----------------------------.45 karakter ---------------------------- Ditetapkan di pada tanggal ) 3 spasi KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG 66 .

) 3 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm... : 1.Lampiran III KEPUTUSAN BERSAMA ) 1 ½ spasi NOMOR . Mengingat 2.. ) 3 spasi ---. 67 .. : 3. ) 3 spasi Pasal ) 2 spasi (1) Mmmmmmmmmmmmm mmmmmm mmmmmmm mmm (2) Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmm ) 3 spasi B A B II ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMM ) 3 spasi Paragraf ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmmm .20 karakter --- b.. ) 3 spasi Pasal ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm./KB/KPU/ TAHUN NOMOR TAHUN TENTANG ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 3 spasi Menimbang : a. Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. Menetapkan : MEMUTUSKAN : ) 3 spasi MMMMMMMMMM MMMMMM MMMMMMM MMMMMMM MMMMM MMMMMMMMM MMMMMMMMM MMMMMMM ) 3 spasi BAB I ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMM ) 3 spasi Pasal ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm.. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. ) 2 spasi dst.

..............) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 3 spasi B A B III ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMM ) 2 spasi Pasal ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm........ ) 4 ½ spasi Ditetapkan di pada tanggal ) 3 spasi .................. ) ) ) ) 6 spasi ) ) NAMA TERANG KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG 68 .. a.. b...

./Kpts/Setjen/TAHUN ) 2 spasi TENTANG ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM. ) 2 spasi 2. ) 3 spasi 69 . ---. ) 3 spasi Menimbang : c. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.20 karakter --- Mengingat Memperhatikan Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. ) 2 spasi d. Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. ) 3 spasi Menetapkan : PERTAMA : KEDUA : MEMUTUSKAN : ) 3 spasi MMMMMMMMMM MMMMMM MMMMMMM MMMMMMM MMMMM MMMMMMMMM MMMMMMMMM MMMMMMM ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm.Lampiran IV (garuda hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi KEPUTUSAN SEKRETARIS JENDERAL KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 1 ½ spasi NOMOR. Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm... 4. ) 3 spasi : 1. ) 3 spasi : 3. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm.. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.

45 karakter ---------------------------- Ditetapkan di Pada tanggal ) 3 spasi SEKRETARIS JENDERAL ) 6 spasi NAMA TERANG 70 .KETIGA : Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. ----------------------------.

20 karakter --- b. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. ) 4 ½ spasi KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.......... Memperhatikan : 1. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm..... ---...... ) 1 ½ spasi NOMOR TAHUN ) 2 spasi TENTANG ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI.......Lampiran V (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI . ) 3 spasi Menimbang : a. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm. ) 3 spasi Menetapkan : PERTAMA : KEDUA : MEMUTUSKAN : ) 3 spasi MMMMMMMMMM MMMMMM MMMMMMM MMMMMMM MMMMM MMMMMMMMM MMMMMMMMM MMMMMMM ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm..... ) 3 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.. ) 3 spasi ) 3 spasi 71 . Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.. 2.. Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.... 2.. Mengingat : 1.

45 karakter ---------------------------- Ditetapkan di Pada tanggal ) 3 spasi KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG 72 . ) 4 ½ spasi ----------------------------.KETIGA : Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.

. Mengingat : 1. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm... 2. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.... ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.Lampiran VI (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA ...20 karakter --- b. ) 4 ½ spasi KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA........ Memperhatikan : 1...... ) 3 spasi ) 3 spasi 73 .. ---.. ) 1 ½ spasi NOMOR TAHUN ) 2 spasi TENTANG ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA. Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. ) 3 spasi Menimbang : a. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm.. 2.. ) 3 spasi Menetapkan : PERTAMA : KEDUA : MEMUTUSKAN : ) 3 spasi MMMMMMMMMM MMMMMM MMMMMMM MMMMMMM MMMMM MMMMMMMMM MMMMMMMMM MMMMMMM ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm......

) 4 ½ spasi ----------------------------.KETIGA : Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.45 karakter ---------------------------- Ditetapkan di Pada tanggal ) 3 spasi KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG 74 .

....... ) 4 ½ spasi Fax........... ) 3 spasi Menetapkan : PERTAMA : KEDUA : MEMUTUSKAN : ) 3 spasi MMMMMMMMMM MMMMMM MMMMMMM MMMMMMM MMMMM MMMMMMMMM MMMMMMMMM MMMMMMM ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm....... ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. Memperhatikan : 1..Lampiran VII........... Mengingat : 1.. ) 3 spasi Menimbang : a.. ) 3 spasi 75 .... ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm........ ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm..... 2. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. 2....... ---.1 KOP PPK/PPS/KPPS (menyesuaikan) Alamat :................ Telp.20 karakter --- b... Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm..../KABUPATEN/KOTA..... KEPUTUSAN PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN/PANITIA PEMUNGUTAN SUARA/KELOMPOK PENYELENGGARA PEMUNGUTAN SUARA KEL/DESA... ) 3 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm........KECAMATAN.... ) 1 ½ spasi NOMOR TAHUN ) 2 spasi TENTANG ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN/PANITIA PEMUNGUTAN SUARA/KELOMPOK PENYELENGGARA PEMUNGUTAN SUARA.....

----------------------------.45 karakter ---------------------------- ) 4 ½ spasi Ditetapkan di Pada tanggal ) 3 spasi KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG 76 .KETIGA : ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.

) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm..... 2.............. ) 4 ½ spasi Fax.. Telp..... ) 3 spasi Menimbang : a.............. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.... ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm..... ---..2 KOP PPLN/KPPSLN (menyesuaikan) Alamat :.. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.. ) 3 spasi 77 ..... KEPUTUSAN PANITIA PEMILIHAN LUAR NEGERI/ KELOMPOK PENYELENGGARA PEMUNGUTAN SUARA LUAR NEGERI PERWAKILAN RI ......... ) 3 spasi Menetapkan : PERTAMA : KEDUA : MEMUTUSKAN : ) 3 spasi MMMMMMMMMM MMMMMM MMMMMMM MMMMMMM MMMMM MMMMMMMMM MMMMMMMMM MMMMMMM ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm... Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.. 2.... ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.... ) 1 ½ spasi NOMOR TAHUN ) 2 spasi TENTANG ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi PANITIA PEMILIHAN LUAR NEGERI PERWAKILAN RI/ KELOMPOK PENYELENGGARA PEMUNGUTAN SUARA LUAR NEGERI.............20 karakter --- b. Mengingat : 1. Memperhatikan : 1.. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.Lampiran VII............

45 karakter ---------------------------- ) 4 ½ spasi Ditetapkan di Pada tanggal ) 3 spasi KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG 78 . ----------------------------.KETIGA : ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.

Lampiran VIII.1

(kuning emas)

KOMISI PEMILIHAN UMUM

----------------------------45 karakter ------------

................................20..... ) 3 spasi Kepada Yth. Mmmmmmmmmmmmm ........................................ ) 2 spasi Mmmmmmmm

--10 karakter---

Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------- mmmmmm

) 3 s/d 6 spasi SURAT EDARAN ) 3 spasi

--26 karakter-----------------

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 3 spasi

----------------------------- 45 karakter ----------------------------

KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG

) 2 spasi Tembusan : 1. Yth. Mmmmmmmmm 2. Yth. Mmmmmmmmm

79

Lampiran VIII.2

(warna hitam)

KOMISI PEMILIHAN UMUM

----------------------------45 karakter ------------

................................20..... ) 3 spasi Kepada Yth. Mmmmmmmmmmmmm ........................................ ) 2 spasi Mmmmmmmm

--10 karakter---

Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------- mmmmmm

) 3 s/d 6 spasi SURAT EDARAN ) 3 spasi

--26 karakter-----------------

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 3 spasi

----------------------------- 45 karakter ----------------------------

SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG

) 2 spasi Tembusan : 1. Yth. Mmmmmmmmm 2. Yth. Mmmmmmmmm

80

Lampiran VIII.3

(warna hitam)

KOMISI PEMILIHAN UMUM

----------------------------45 karakter ------------

................................20..... ) 3 spasi Kepada Yth. Mmmmmmmmmmmmm ........................................ ) 2 spasi Mmmmmmmm

--10 karakter---

Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------- mmmmmm

) 3 s/d 6 spasi SURAT EDARAN ) 3 spasi

--26 karakter-----------------

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 3 spasi

----------------------------- 45 karakter ----------------------------

WAKIL SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG

) 2 spasi Tembusan : 1. Yth. Mmmmmmmmm 2. Yth. Mmmmmmmmm

81

.Lampiran VIII..... ) 3 spasi Kepada Yth.... Yth..mmmmmm ) 3 s/d 6 spasi SURAT EDARAN ) 3 spasi --26 karakter----------------- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm..................20. ----------------------------45 karakter ------------ ........... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------. Mmmmmmmmmmmmm ........ Yth........................ ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 3 spasi ----------------------------....4 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI ..45 karakter ---------------------------- KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1..... Mmmmmmmmm 82 ....... Mmmmmmmmm 2.....

............ ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 3 spasi ----------------------------..45 karakter ---------------------------- KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1.............. Mmmmmmmmm 83 .......5 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA ...Lampiran VIII....... ----------------------------45 karakter ------------ .... ) 3 spasi Kepada Yth........... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------.... Mmmmmmmmmmmmm ..........mmmmmm ) 3 s/d 6 spasi SURAT EDARAN ) 3 spasi --26 karakter----------------- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm.. Yth... Yth...20.... Mmmmmmmmm 2............

. ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth.......... Mmmmmmmmm 2..... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------.. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi ----------------------------... Yth.20..................mmmmmm ) 3 s/d 9 spasi --26 karakter----------------- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm... Mmmmmmmmmmmmm .....Lampiran IX...... Yth...1 (kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ............... Mmmmmmmmm 84 .............45 karakter ---------------------------- KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1..

. Mmmmmmmmm 85 ......... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth.mmmmmm ) 3 s/d 9 spasi --26 karakter----------------- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm......2 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ..... Mmmmmmmmmmmmm ......Lampiran IX..........20...... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------. Yth.45 karakter ---------------------------- SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1.. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi ----------------------------............................ Mmmmmmmmm 2.......... Yth.

...3 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ .. Yth.................Lampiran IX... Mmmmmmmmm 2... ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi ----------------------------. Mmmmmmmmm 86 ...mmmmmm ) 3 s/d 9 spasi --26 karakter----------------- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm........ ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth....... Mmmmmmmmmmmmm ..................... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------.....20...45 karakter ---------------------------- WAKIL SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1.. Yth.........

.....4 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI .. Yth............................. ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------..45 karakter ---------------------------- KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1....... Mmmmmmmmm 87 ..... Mmmmmmmmm 2. ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ .mmmmmm ) 3 s/d 9 spasi --26 karakter----------------- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm........ ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth.... ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi ----------------------------.. Yth.....................Lampiran IX........ Mmmmmmmmmmmmm .20..

....... ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi ----------------------------..............Lampiran IX......... Alamat : ....... Mmmmmmmmm 88 ... Mmmmmmmmm 2...................5 KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI ......... Yth...................45 karakter ---------------------------- SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1... Yth...... ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ............. Fax.. ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth..... Telp............................ Mmmmmmmmmmmmm ..mmmmmm ) 3 s/d 9 spasi --26 karakter----------------- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm.. ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------......20.

....... ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ................. Mmmmmmmmm 2. ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth..mmmmmm ) 3 s/d 9 spasi --26 karakter----------------- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm.Lampiran IX........6 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA .... ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi ----------------------------.45 karakter ---------------------------- KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1...... Yth....................20......... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------.... Yth.. Mmmmmmmmmmmmm ......... Mmmmmmmmm 89 .......

..........7 KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA . Yth....................Lampiran IX.......mmmmmm ) 3 s/d 9 spasi --26 karakter----------------- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm.................. Telp.................... ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ..... Mmmmmmmmm 2. Mmmmmmmmm 90 ................20.......45 karakter ---------------------------- SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1........... ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi ----------------------------......... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------. Fax............. Mmmmmmmmmmmmm .... Yth.. Alamat : ......... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth.

...1 (kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : ........................... Dengan ini menyatakan......................................../20... : ............... Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : ... Alamat ) 2 spasi : ...................Lampiran X..................................................................... N I P c....20.. Jabatan e............ : ............. : .............. .................................................... bahwa : a.................. Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar.......................................................... ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya..(nama pejabat) : ................................................. Agama i.............. Lahir g......... : ............ ............................. : .................................... : .................... ) ) 4 ½ spasi ----------------------------.................................. ) 3 spasi ---20 karakter---- 1. Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a.....................dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya................................................................................................. : ................................. Nama lengkap b............ Tempat/Tgl............ ) 2 spasi .............. KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 91 .....45 karakter ---------------------------- .................... Bermaksud .......................... Status Perkawinan h.............. Nama b......................... Jenis Kelamin f............................... : .................... Pangkat/Gol d...................................... 2.........................

........................................................... Status Perkawinan h................. 2................................................... Jenis Kelamin f................. N I P c........dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya... : ..... ........Lampiran X.................................... ) 3 spasi ---20 karakter---- 1... : ........................... Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a........................................................................................ Nama b...... : .......................... Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar.... Pangkat/Gol d..................... Dengan ini menyatakan.. Alamat ) 2 spasi : ........................ : ........... : .................................................45 karakter ---------------------------- ........ ......................................./20......................................................... : ...................... Nama lengkap b.............. SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 92 ..................2 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : ............................ Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : .................. ) 2 spasi ........................ Lahir g.20............. bahwa : a.................... : .. : ............... Bermaksud .... ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya............................................................................ Jabatan e....................................................................................................(nama pejabat) : . Agama i. ) ) 4 ½ spasi ----------------------------.............. Tempat/Tgl...........

.................................. Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar...................... Nama lengkap b............... Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a...... : ............45 karakter ---------------------------- ....................... Jenis Kelamin f............. ) ) 4 ½ spasi ----------------------------...........................................................................3 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : ................ Dengan ini menyatakan...20..... Lahir g................................ Pangkat/Gol d.......... : .................... WAKIL SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 93 .... 2........... Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : ...................... Status Perkawinan h............... bahwa : a................................... : ..... Agama i........ Alamat ) 2 spasi : . ...................................... Jabatan e.....(nama pejabat) : .........................................................../20...................... ) 2 spasi ....................dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya......... Nama b........ Bermaksud .............................. Tempat/Tgl.......................... : ............................. : ............................................... : ..................... ) 3 spasi ---20 karakter---- 1........................................................ ....................................................... : ................................ N I P c.................................................................Lampiran X....... ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya.................................. : .

................................................................... KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 94 ..............4 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI............................................. ) ) 4 ½ spasi ----------------------------........ : ..... Nama lengkap b............... ..............20.... : . Bermaksud .............................................. ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : ..................................... Nama b.......... Status Perkawinan h............................................................. ......................................... N I P c...... bahwa : a.................45 karakter ---------------------------- ...... Alamat ) 2 spasi : ............ ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya................... : ...Lampiran X................ : ....................... Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : .......................................................................... Jenis Kelamin f... : .............................................................. Agama i..........(nama pejabat) : ......... Lahir g...................... Dengan ini menyatakan....................................................................... : ...........dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya........ ) 3 spasi ---20 karakter---- 1................ 2........................................................../20...... : ......... : .............. Pangkat/Gol d.............................. Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar................... Tempat/Tgl.......... Jabatan e............... ) 2 spasi ..................................... Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a.......

........... Nama lengkap b........... : ....................... Pangkat/Gol d....... Jabatan e. : ..................... : ..................................... ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya..........................dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya............................................................................................................................5 KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI ...... ) 2 spasi .......... ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : ............... : ...........................................45 karakter ---------------------------- ............................... Status Perkawinan h........ ) 3 spasi ---20 karakter---- 1.......... Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar................................................. Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : ................. bahwa : a.................................. SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 95 ...... : .................................(nama pejabat) : ........................ : ............./20........................................................ Bermaksud ................ Tempat/Tgl.. Jenis Kelamin f........................... Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a.........................................Lampiran X.....................20................................ Alamat : ..... N I P c.. Alamat ) 2 spasi : ............... ) ) 4 ½ spasi ----------------------------.... 2.............. Fax........................ Dengan ini menyatakan.................... Lahir g.... Telp.......................................................................................... ....................... Nama b....................................... : ............. ... : .. Agama i......

.... ... : ...................... ) 3 spasi ---20 karakter---- 1................................................................................................. ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : ..... N I P c......................................Lampiran X... : ... ) 2 spasi ................. Lahir g.................................. ..................................................6 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA.................. : .....................20...................... Pangkat/Gol d........................................45 karakter ---------------------------- ................................. Jabatan e......... Jenis Kelamin f.............dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya.......... Dengan ini menyatakan........................................................................................................... Bermaksud ...................................... Nama lengkap b....... : ......................... ) ) 4 ½ spasi ----------------------------..................(nama pejabat) : .. Nama b...................... Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar............................... : . : ........../20................. : ................. 2.............................. Tempat/Tgl.................... ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya...... Status Perkawinan h......... KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 96 ............................ Agama i...... bahwa : a................................ Alamat ) 2 spasi : ...................... Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a... Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : ............................... : .....................................

...................................................... ) ) 4 ½ spasi ----------------------------..... Pangkat/Gol d....... Dengan ini menyatakan............. : .. Tempat/Tgl..................... ) 3 spasi ---20 karakter---- 1. ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : .............. : ..... ............................................ N I P c............ ) 2 spasi ............................................................................... : .......... Nama b..................................................... : ..................45 karakter ---------------------------- ..... Nama lengkap b.... : .................................................. ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya........ Lahir g................ Fax............................ Agama i..... Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a.........................20..................................... : ................. bahwa : a........................... Jabatan e.....7 KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA ..... Status Perkawinan h...... Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : ............... Telp.... 2............... Jenis Kelamin f... Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar.................................................... : .................... SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 97 ..........(nama pejabat) : .................................. Alamat : ...... Alamat ) 2 spasi : ........................... .............................Lampiran X.................. Bermaksud ........................................................../20................ : ....................................................................................................................................dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya....

......../20..... ....... Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar. : .... Fax.... Dengan ini menyatakan.. : ............ Jenis Kelamin f..................................................................... N I P c.......................... Pangkat/Gol d...... ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : ..........8 KOMISI PEMILIHAN UMUM JL................................... Agama i........................ : .......... bahwa : a............................ : .. : ..45 karakter ---------------------------- ... : ................................................................... 2. Tempat/Tgl...................................... Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : .......... : ............................... Alamat ) 2 spasi : .............................(nama pejabat) : .. Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a................... ) 2 spasi .......... Jabatan e........................................... Lahir g............ ) 3 spasi ---20 karakter---- 1................................ ......................................... ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya................................................................ NAMA PEJABAT ESELON II/III ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 98 ......................................................................................... Status Perkawinan h.................................. : ........... ) ) 4 ½ spasi ----------------------------......................... Bermaksud .........20.............dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya.... 29 JAKARTA Telp...................... Nama lengkap b...................................................................................................Lampiran X.............. Nama b............ IMAM BONJOL NO..

...... NAMA JABATAN ESELON III/IV ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 99 .................... ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : ..... Tempat/Tgl................................ Pangkat/Gol d...........................20.... Nama b................ ) 2 spasi .. Lahir g........................................ ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya........... Telp........... 2........ Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : ................ ................ : . Status Perkawinan h....... Alamat : ......................................................... ) 3 spasi ---20 karakter---- 1............................................/20.......... Alamat ) 2 spasi : ......45 karakter ---------------------------- .... : ....... N I P c....................... : ................ Dengan ini menyatakan..........dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya......................................... : ............................................................................. : .................. Agama i...................... : ...................... Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar.......................................... Jabatan e....................Lampiran X.................................................. Nama lengkap b.......... .......................(nama pejabat) : ............................. ) ) 4 ½ spasi ----------------------------....9 KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI ...................................................... bahwa : a.................................................. : .................................................. Fax... Bermaksud . Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a......... Jenis Kelamin f.. : .............................................................................................

............................ Lahir g..................................... bahwa : a........(nama pejabat) : ............ : ................... NAMA JABATAN IV ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 100 ... Tempat/Tgl. Alamat : ..................... Telp................................. : ................................... ) 2 spasi .... ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : ................... .........10 KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA .. Bermaksud .../20.................................................................................................................................. Status Perkawinan h........... Nama b....dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya............. ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya.................................................. 2...................................................................................... Fax................................................................................................... : ................................. : ......... : . Jabatan e...........................................................45 karakter ---------------------------- ............... Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar............. Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a.......Lampiran X........................................... Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : ............ : . Nama lengkap b.... N I P c............................. Pangkat/Gol d.. : ...20..................... : .. Dengan ini menyatakan................. Jenis Kelamin f....................................... Alamat ) 2 spasi : .................... ) 3 spasi ---20 karakter---- 1.. ) ) 4 ½ spasi ----------------------------.... Agama i........................................ ................

.Lampiran XI....a. Yth...45 karakter ---------------------------- ... ) ) 4 ½ spasi ) --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm.. Nama b../............ ) ) 3 spasi MEMERINTAHKAN Kepada --26 karakter--------------.. Untuk ) ) 4 ½ spasi ----------------------------........1 (kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 6 spasi ) SURAT PERINTAH ) 1 ½ spasi Nomor : .................... KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ---karakter--- ) 2 spasi Tembusan : 1..... Jabatan ) 2 spasi : ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmmm : Mmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi : ) 2 spasi --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm.................20.... Yth..... Mmmmmmmmm 101 .. Mmmmmmmmm 2.........

a......... SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ---karakter--- ) 2 spasi Tembusan : 1. ) ) 3 spasi MEMERINTAHKAN Kepada --26 karakter--------------..../....45 karakter ---------------------------- ..... Jabatan ) 2 spasi : ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmmm : Mmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi : ) 2 spasi --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm........2 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 6 spasi ) SURAT PERINTAH ) 1 ½ spasi Nomor : .....Lampiran XI.... Mmmmmmmmm 102 ........... Untuk ) ) 4 ½ spasi ----------------------------......... ) ) 4 ½ spasi ) --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm.... Mmmmmmmmm 2....20.... Yth... Yth........ Nama b.................

....... Yth. WAKIL SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ---karakter--- ) 2 spasi Tembusan : 1.45 karakter ---------------------------- ....... Yth........ ) ) 3 spasi MEMERINTAHKAN Kepada --26 karakter--------------..20.......... Mmmmmmmmm 103 ....... Nama b... Untuk ) ) 4 ½ spasi ----------------------------.....Lampiran XI....../...................... ) ) 4 ½ spasi ) --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm... Mmmmmmmmm 2........ Jabatan ) 2 spasi : ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmmm : Mmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi : ) 2 spasi --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm.a.....3 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 6 spasi ) SURAT PERINTAH ) 1 ½ spasi Nomor : ....

..a... Untuk ) ) 4 ½ spasi ----------------------------...../...... ) ) 3 spasi MEMERINTAHKAN Kepada --26 karakter--------------................. Yth.Lampiran XI...............45 karakter ---------------------------- ... Jabatan ) 2 spasi : ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmmm : Mmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi : ) 2 spasi --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm..... Yth. Nama b.. Mmmmmmmmm 2..... Mmmmmmmmm 104 ........... ) 6 spasi ) SURAT PERINTAH ) 1 ½ spasi Nomor : ...20............. ) ) 4 ½ spasi ) --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm. KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ---karakter--- ) 2 spasi Tembusan : 1..........4 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI.......

. Mmmmmmmmm 105 ........... Yth.... Mmmmmmmmm 2. Fax............ Nama b............. Telp............ Untuk ) ) 4 ½ spasi ----------------------------................5 KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI .............................a... ) ) 3 spasi MEMERINTAHKAN Kepada --26 karakter--------------... ) ) 4 ½ spasi ) --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm.........45 karakter ---------------------------- ....../................. SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ---karakter--- ) 2 spasi Tembusan : 1.Lampiran XI.....20. Yth........ Jabatan ) 2 spasi : ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmmm : Mmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi : ) 2 spasi --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm...... Alamat : . ) 6 spasi ) SURAT PERINTAH ) 1 ½ spasi Nomor : .........

....... ) ) 4 ½ spasi ) --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm...../.......... Yth. Yth...... Jabatan ) 2 spasi : ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmmm : Mmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi : ) 2 spasi --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm..... Untuk ) ) 4 ½ spasi ----------------------------...... Mmmmmmmmm 2..........6 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA. KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ---karakter--- ) 2 spasi Tembusan : 1. ) ) 3 spasi MEMERINTAHKAN Kepada --26 karakter--------------........45 karakter ---------------------------- ...................20.. Mmmmmmmmm 106 ...Lampiran XI. Nama b..........a...... ) 6 spasi ) SURAT PERINTAH ) 1 ½ spasi Nomor : .........

........... Mmmmmmmmm 107 .......45 karakter ---------------------------- ...............Lampiran XI.... ) ) 3 spasi MEMERINTAHKAN Kepada --26 karakter--------------..7 KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA ................... Yth. Telp........20..... Yth...... Mmmmmmmmm 2... Nama b... Fax........... Untuk ) ) 4 ½ spasi ----------------------------..../..a.......... SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ---karakter--- ) 2 spasi Tembusan : 1..................................... Jabatan ) 2 spasi : ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmmm : Mmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi : ) 2 spasi --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm. ) 6 spasi ) SURAT PERINTAH ) 1 ½ spasi Nomor : ..... Alamat : . ) ) 4 ½ spasi ) --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm.............

................................................... ) 2 spasi TENTANG NAMA SURAT PERJANJIAN ) ) 4 ½ spasi Pada hari ini .................................. Pekerjaan/Jabatan : .......... (1) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm (2) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm dst......bulan....................................................................................... tahun ...................................kami yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi 1..........................bertempat tinggal di ......... Alamat : ......................... ) 3 spasi PIHAK PERTAMA DAN PIHAK KEDUA telah setuju untuk mengikat perjanjian dengan syarat-syarat sebagai berikut : ) 3 spasi Pasal............................................ Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ........ Nama : . Pasal ....................................... Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ........................................./20.................................Lampiran XII.............. ) 2 spasi 2........................................................... 108 ............... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmm dst...tanggal...................1 (kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi SURAT PERJANJIAN NOMOR : ....... Pekerjaan/Jabatan : Ketua Komisi Pemilihan Umum Alamat : ................................................................................................................. Nama : .................................................... Selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA ... Selanjutnya disebut PIHAK KEDUA ..................

... ) ) 4 ½ spasi ) PIHAK II ) 2 spasi NAMA JABATAN PIHAK I ) 2 spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG ) 3 spasi SAKSI-SAKSI ) 3 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA JABATAN NAMA JABATAN ) 6 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA TERANG 109 ...............) ) 2 spasi Demikian surat perjanjian ini dibuat dan ditandatangani kedua belah pihak pada hari ini dan tanggal serta tahun tersebut diatas dalam rangkap .di atas kertas bermaterai cukup serta masing-masing pihak diberikan 1 (satu) rangkap...

.................... ) 3 spasi PIHAK PERTAMA DAN PIHAK KEDUA telah setuju untuk mengikat perjanjian dengan syarat-syarat sebagai berikut : ) 3 spasi Pasal. Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ...................... Nama : ................................... Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama .......... Alamat : ..................kami yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi 1. Selanjutnya disebut PIHAK KEDUA ........................ Pasal .......................................................... 110 ........................................... ) 2 spasi TENTANG NAMA SURAT PERJANJIAN ) ) 4 ½ spasi Pada hari ini ..tanggal................... ) 2 spasi 2................ (1) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm (2) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm dst...........................................................................................................2 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi SURAT PERJANJIAN NOMOR : .............. Pekerjaan/Jabatan : ..... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmm dst............. Selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA ..........Lampiran XII......................................................... tahun ........................................................................./20................................. Pekerjaan/Jabatan : Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum Alamat : ........... Nama : ......................................................bulan............bertempat tinggal di ..............................................................................................

............. ) ) 4 ½ spasi ) PIHAK II ) 2 spasi NAMA JABATAN PIHAK I ) 2 spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM SEKRETARIS JENDERAL ) 6 spasi NAMA TERANG ) 3 spasi SAKSI-SAKSI ) 3 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA JABATAN NAMA JABATAN ) 6 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA TERANG 111 .di atas kertas bermaterai cukup serta masing-masing pihak diberikan 1 (satu) rangkap..) ) 2 spasi Demikian surat perjanjian ini dibuat dan ditandatangani kedua belah pihak pada hari ini dan tanggal serta tahun tersebut diatas dalam rangkap ......

...........tanggal.../20.... Pasal ................................................ ) 4 ½ spasi SURAT PERJANJIAN NOMOR : ...................... Alamat : ................................... Nama : ............ Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ...............................3 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI. Selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA ...... (1) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm (2) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm dst............... Pekerjaan/Jabatan : ......................................................... ) 2 spasi TENTANG NAMA SURAT PERJANJIAN ) ) 4 ½ spasi Pada hari ini ....................................... Alamat : ............ ) 2 spasi 2....................................................................................................Lampiran XII.................... Pekerjaan/Jabatan : Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi.......................................................................................................... ) 3 spasi PIHAK PERTAMA DAN PIHAK KEDUA telah setuju untuk mengikat perjanjian dengan syarat-syarat sebagai berikut : ) 3 spasi Pasal.....kami yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi 1........................................................................................ Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ............................ Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmm dst.. 112 ......................................... tahun ................ Nama : .. Selanjutnya disebut PIHAK KEDUA .......................................bertempat tinggal di .......bulan...............

.........) ) 2 spasi Demikian surat perjanjian ini dibuat dan ditandatangani kedua belah pihak pada hari ini dan tanggal serta tahun tersebut diatas dalam rangkap .. KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG ) 3 spasi SAKSI-SAKSI ) 3 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA JABATAN NAMA JABATAN ) 6 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA TERANG 113 . ) ) 4 ½ spasi ) PIHAK II ) 2 spasi NAMA JABATAN PIHAK I ) 2 spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI....di atas kertas bermaterai cukup serta masing-masing pihak diberikan 1 (satu) rangkap................

.............................. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmm dst...................../20....................tanggal... Alamat : ............................................ ) 3 spasi PIHAK PERTAMA DAN PIHAK KEDUA telah setuju untuk mengikat perjanjian dengan syarat-syarat sebagai berikut : ) 3 spasi Pasal.. Nama : ............................................ ) 2 spasi TENTANG NAMA SURAT PERJANJIAN ) ) 4 ½ spasi Pada hari ini .................. Pekerjaan/Jabatan : ...................................... 114 .............. Fax.....................................................bertempat tinggal di ........... Telp....Lampiran XII..................... Selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA ..... Pasal ............................................................. Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ......... tahun .. ) 2 spasi 2........................................................................................................ ) 4 ½ spasi SURAT PERJANJIAN NOMOR : ......... Selanjutnya disebut PIHAK KEDUA ..................... Alamat : ....... Nama : ................... Alamat : ....................kami yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi 1............................................... Pekerjaan/Jabatan : Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi............................4 KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI .............. (1) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm (2) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm dst........bulan........................................................................................................................ Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ...........................

...........di atas kertas bermaterai cukup serta masing-masing pihak diberikan 1 (satu) rangkap........ SEKRETARIS ) 6 spasi NAMA TERANG ) 3 spasi SAKSI-SAKSI ) 3 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA JABATAN NAMA JABATAN ) 6 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA TERANG 115 .. ) ) 4 ½ spasi ) PIHAK II ) 2 spasi NAMA JABATAN PIHAK I ) 2 spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI..) ) 2 spasi Demikian surat perjanjian ini dibuat dan ditandatangani kedua belah pihak pada hari ini dan tanggal serta tahun tersebut diatas dalam rangkap .........

.....Lampiran XII................................... 116 ........ Pekerjaan/Jabatan : Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota..................................bulan.................................................................................................5 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA............................ ) 2 spasi TENTANG NAMA SURAT PERJANJIAN ) ) 4 ½ spasi Pada hari ini .... tahun ............................................ Selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA ................................... ) 4 ½ spasi SURAT PERJANJIAN NOMOR : .............................................. Nama : ................................ ) 2 spasi 2.................................. Pekerjaan/Jabatan : ........ Selanjutnya disebut PIHAK KEDUA .............. Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ..........................tanggal...................................................................... Alamat : .................... Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ..........................................................bertempat tinggal di .......................... (1) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm (2) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm dst.............................. Pasal ........................................ Nama : .. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmm dst....................... ) 3 spasi PIHAK PERTAMA DAN PIHAK KEDUA telah setuju untuk mengikat perjanjian dengan syarat-syarat sebagai berikut : ) 3 spasi Pasal..........kami yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi 1........../20.................... Alamat : ......

.... ) ) 4 ½ spasi ) PIHAK II ) 2 spasi NAMA JABATAN PIHAK I ) 2 spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA.......di atas kertas bermaterai cukup serta masing-masing pihak diberikan 1 (satu) rangkap.......) ) 2 spasi Demikian surat perjanjian ini dibuat dan ditandatangani kedua belah pihak pada hari ini dan tanggal serta tahun tersebut diatas dalam rangkap ............. KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG ) 3 spasi SAKSI-SAKSI ) 3 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA JABATAN NAMA JABATAN ) 6 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA TERANG 117 .

......................Lampiran XII.... Pasal .........................................kami yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi 1...................................... tahun ...................... ) 2 spasi 2............................. Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama . Selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA ...................bulan............ Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmm dst.........................................tanggal... Pekerjaan/Jabatan : .................................... ) 2 spasi TENTANG NAMA SURAT PERJANJIAN ) ) 4 ½ spasi Pada hari ini ..............................................bertempat tinggal di ........ Pekerjaan/Jabatan : Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota..... Alamat : ....................................................... (1) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm (2) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm dst................................ ) 3 spasi PIHAK PERTAMA DAN PIHAK KEDUA telah setuju untuk mengikat perjanjian dengan syarat-syarat sebagai berikut : ) 3 spasi Pasal.................................................................. Nama : ...................................................................... ) 4 ½ spasi SURAT PERJANJIAN NOMOR : ................................... Telp................./20............................................................................. Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ............. Selanjutnya disebut PIHAK KEDUA ...... Nama : ...................................... Alamat : ....... Alamat : ........... 118 ....................................... Fax....................6 KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA ...........

....di atas kertas bermaterai cukup serta masing-masing pihak diberikan 1 (satu) rangkap...........) ) 2 spasi Demikian surat perjanjian ini dibuat dan ditandatangani kedua belah pihak pada hari ini dan tanggal serta tahun tersebut diatas dalam rangkap .. ) ) 4 ½ spasi ) PIHAK II ) 2 spasi NAMA JABATAN PIHAK I ) 2 spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA............. SEKRETARIS ) 6 spasi NAMA TERANG ) 3 spasi SAKSI-SAKSI ) 3 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA JABATAN NAMA JABATAN ) 6 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA TERANG 119 ..

) 3 spasi MEMBERI KUASA ) 2 spasi ----20 karakter-----Kepada : a...................................................... Nama :...........20.. ) 1 ½ spasi b.......... Jabatan :.. Nama b.................... ) 2 spasi ----20 karakter------ Khusus untuk : ) 2 ½ spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ----26 karakter------ Demikian supaya yang berkepentingan menjadi maklum..Lampiran XIII KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN (SESUAI DENGAN YANG MEMBERI KUASA) ) 4 ½ spasi SURAT KUASA ) ) 3 spasi ----20 karakter-----Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a......................... Jabatan :....45 karakter ---------------------------- .......... ) 4 ½ spasi ----------------------------........ Yang memberi kuasa ) 1 ½ spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM NAMA JABATAN Yang diberi kuasa ) 1 ½ spasi NAMA JABATAN ) 6 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA TERANG 120 ......... ) 1 ½ spasi :...........................................................................................

.. ) 2 spasi Untuk : ............................... ) 2 spasi Nip : ............................................ TANGGAL : ........... ............................................. Yth... 121 ........................... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 3 spasi MENGIZINKAN ) 3 spasi Kepada : .......... ............................................Lampiran XIV KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN (SESUAI DENGAN YANG MEMBERI IZIN) ) 4 ½ spasi SURAT IZIN ) 2 spasi NOMOR : .........................................................................................b.......... ) 2 spasi Nama : ... Yth.................20........ 2............ ) 4 ½ spasi a................... ----------------------------.... ) 2 spasi Pangkat/Gol : .... ----7 karakter-----Dasar : Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi ----20 karakter----------............................... .... NAMA JABATAN ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1...............45 karakter ---------------------------- ............ ) 2 spasi Alamat : ........

............................... Mmmmmmmmmmmmm ........................................................ Atas perhatian Saudara diucapkan terima kasih.....45 karakter ---------------------------- Hari KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1......... ) 2 spasi Acara : .............Lampiran XV....... ) 2 spasi Tempat : ............... ................ ) 2 spasi Tanggal : ..................1 (kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ .. ) 3 spasi ----------------------------........................................................................................ 122 .....20............... ................. ) 2 spasi Waktu : ...................................................... 2.................................. ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth........ ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Undangan )3 --26 karakter----------------Dengan ini mengharapkan kehadiran Saudara dalam rapat/ pertemuan/ sidang yang akan diselenggarakan pada : --20 karakter---------: ............................................ ) 2 spasi Pimpinan Rapat : .... Yth...... Yth.......

........... ) 3 spasi ----------------------------...................................................... ) 2 spasi Waktu : ..................... ) 2 spasi Tempat : .. 123 ...................... Mmmmmmmmmmmmm ......Lampiran XV....................... ) 2 spasi Pimpinan Rapat : ............................ ..... ) 2 spasi Tanggal : ....................... Yth................. ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Undangan )3 --26 karakter----------------Dengan ini mengharapkan kehadiran Saudara dalam rapat/ pertemuan/ sidang yang akan diselenggarakan pada : --20 karakter---------: ................................ ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth................................... Yth.........45 karakter ---------------------------- Hari SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1........2 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ . ........................................................ ) 2 spasi Acara : .....................................................20.. Atas perhatian Saudara diucapkan terima kasih........................ 2......................

....................... ) 2 spasi Pimpinan Rapat : .. ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth.............................................................................. Yth..............................45 karakter ---------------------------- Hari WAKIL SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1.............................20.... Yth......................................... ) 2 spasi Tanggal : ................. Mmmmmmmmmmmmm .3 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ .................................. 124 ................. ) 3 spasi ----------------------------....................................................... ) 2 spasi Acara : ...........................Lampiran XV............................. ...................... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Undangan )3 --26 karakter----------------Dengan ini mengharapkan kehadiran Saudara dalam rapat/ pertemuan/ sidang yang akan diselenggarakan pada : --20 karakter---------: .... ) 2 spasi Tempat : ...... ........... ) 2 spasi Waktu : ..... Atas perhatian Saudara diucapkan terima kasih............... 2....

.... Mmmmmmmmmmmmm ......4 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI...............Lampiran XV.....................................45 karakter ---------------------------- Hari KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1............................ ) 2 spasi Waktu : ..................................................................................... 125 ... ................................. Atas perhatian Saudara diucapkan terima kasih............................................................ 2............................ ) 2 spasi Pimpinan Rapat : ........ ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth... ) 2 spasi Tempat : .. ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ .................................................. ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Undangan )3 --26 karakter----------------Dengan ini mengharapkan kehadiran Saudara dalam rapat/ pertemuan/ sidang yang akan diselenggarakan pada : --20 karakter---------: .......................... Yth. Yth. ) 2 spasi Tanggal : .. ) 2 spasi Acara : ..................................... ) 3 spasi ----------------------------...20................ ...............

....................................................................... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth.......................................... ) 3 spasi ----------------------------.. ..... Fax......... ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ....................... Alamat : ............................. ) 2 spasi Acara : ................ Yth...Lampiran XV............................... 2.......... ) 2 spasi Tempat : ................................................................... .. ) 2 spasi Waktu : .......................................... Atas perhatian Saudara diucapkan terima kasih............................. ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Undangan )3 --26 karakter----------------Dengan ini mengharapkan kehadiran Saudara dalam rapat/ pertemuan/ sidang yang akan diselenggarakan pada : --20 karakter---------: ..............45 karakter ---------------------------- Hari SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1..................... Yth......5 KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI ....... Mmmmmmmmmmmmm ....................... 126 ...... ) 2 spasi Tanggal : ...........................20. ) 2 spasi Pimpinan Rapat : .................. Telp..................

............ ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ...............................6 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA..... ) 3 spasi ----------------------------............ Mmmmmmmmmmmmm ................. ) 2 spasi Acara : ........ ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Undangan )3 --26 karakter----------------Dengan ini mengharapkan kehadiran Saudara dalam rapat/ pertemuan/ sidang yang akan diselenggarakan pada : --20 karakter---------: ................. ... 127 ............. ) 2 spasi Waktu : ............. ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth............... ) 2 spasi Tempat : ..........45 karakter ---------------------------- Hari KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1......... ) 2 spasi Tanggal : ................Lampiran XV............................... Yth............ 2.......20..................................................................................................................... ) 2 spasi Pimpinan Rapat : ................................... Yth........................... ........................................... Atas perhatian Saudara diucapkan terima kasih.........

................... ) 2 spasi Pimpinan Rapat : . Atas perhatian Saudara diucapkan terima kasih............................ ) 3 spasi ----------------------------................Lampiran XV............... ) 2 spasi Acara : . Yth................................................................... Telp.................. ) 2 spasi Tempat : .....20... ) 2 spasi Waktu : .....7 KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA ........................................................... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Undangan )3 --26 karakter----------------Dengan ini mengharapkan kehadiran Saudara dalam rapat/ pertemuan/ sidang yang akan diselenggarakan pada : --20 karakter---------: .... Yth......... ........... ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ....... 128 .................................. 2...................................................................................... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth................ ............45 karakter ---------------------------- Hari SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1. Alamat : ..................... ) 2 spasi Tanggal : ....................... Mmmmmmmmmmmmm .... Fax.........................................................

.. ) 3 spasi ----------------------------........ 129 ......................... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Panggilan ) 3 s/d 6 spasi --26 karakter----------------.. .....pada: --20 karakter---------Hari Tanggal Waktu Alamat Untuk : ........... Yth..........20................ ) 2 spasi : .......................... Mmmmmmmmmmmmm . ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Bila pangilan ini tidak ditaati akan diambil tindakan lebih lanjut sesuai dengan peraturan yang berlaku...................................Dengan ini diminta kedatangan Saudara di Kantor ...................... ) 2 spasi : Pukul ........ ) 2 spasi : ................. .................................................................................................... ..................... 2.................. Yth............1 (kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ............Lampiran XVI....45 karakter ---------------------------- KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1. ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth..................

... .. ) 3 spasi ----------------------------........................... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Panggilan ) 3 s/d 6 spasi --26 karakter----------------............................ ) 2 spasi : .....Lampiran XVI........... Yth................................................... 130 ............................... ........... ............................................................... 2......2 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ .................. ) 2 spasi : Pukul .... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth.45 karakter ---------------------------- SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1........................Dengan ini diminta kedatangan Saudara di Kantor ..20. Mmmmmmmmmmmmm ....... ) 2 spasi : .................................. Yth....... ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Bila pangilan ini tidak ditaati akan diambil tindakan lebih lanjut sesuai dengan peraturan yang berlaku.................pada: --20 karakter---------Hari Tanggal Waktu Alamat Untuk : .....................

pada: --20 karakter---------Hari Tanggal Waktu Alamat Untuk : .............3 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ..................45 karakter ---------------------------- WAKIL SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1.............. .................Lampiran XVI..................................... 2......Dengan ini diminta kedatangan Saudara di Kantor ...................................... ) 2 spasi : ...........20................ ) 2 spasi : ...... ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Bila pangilan ini tidak ditaati akan diambil tindakan lebih lanjut sesuai dengan peraturan yang berlaku............................................... ) 2 spasi : Pukul .. ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth....... Mmmmmmmmmmmmm ................. ............. Yth........................... ............................... Yth........................ ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Panggilan ) 3 s/d 6 spasi --26 karakter----------------......... ) 3 spasi ----------------------------.................. 131 ...

.. ............20........... ) 2 spasi : .Dengan ini diminta kedatangan Saudara di Kantor . Yth................................................ ) 2 spasi : ...................................................45 karakter ---------------------------- KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1....Lampiran XVI....pada: --20 karakter---------Hari Tanggal Waktu Alamat Untuk : ................................ .............. 2......4 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI.... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth................ ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ............. ) 2 spasi : Pukul ..................................................... ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Bila pangilan ini tidak ditaati akan diambil tindakan lebih lanjut sesuai dengan peraturan yang berlaku... Yth.................. 132 ...................... ....... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Panggilan ) 3 s/d 6 spasi --26 karakter----------------.... ) 3 spasi ----------------------------....... Mmmmmmmmmmmmm ..................................................

............................... ........................ Telp. ) 3 spasi ----------------------------........................ ............ 133 . Alamat : ...........pada: --20 karakter---------Hari Tanggal Waktu Alamat Untuk : .......... ..................... Fax......................................................... Yth......5 KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI ..20............................ ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Panggilan ) 3 s/d 6 spasi --26 karakter----------------....... ) 2 spasi : Pukul ....... ) 2 spasi : .. Yth............................................................ ) 3 spasi ----------------------------45 karakter -----------..... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth............ ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Bila pangilan ini tidak ditaati akan diambil tindakan lebih lanjut sesuai dengan peraturan yang berlaku......................................Lampiran XVI......45 karakter ---------------------------- SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1...Dengan ini diminta kedatangan Saudara di Kantor . Mmmmmmmmmmmmm .................................... 2......... ) 2 spasi : ............................

20.............................. 134 ..pada: --20 karakter---------Hari Tanggal Waktu Alamat Untuk : ................ Yth.............. ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth................................ ) 3 spasi ----------------------------..... ) 2 spasi : .......................... ) 2 spasi : . ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Bila pangilan ini tidak ditaati akan diambil tindakan lebih lanjut sesuai dengan peraturan yang berlaku. ................... ....... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Panggilan ) 3 s/d 6 spasi --26 karakter----------------.......6 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA........... ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ......................Dengan ini diminta kedatangan Saudara di Kantor ......................... ....45 karakter ---------------------------- KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1..... Mmmmmmmmmmmmm .................................... Yth............................................................................ 2..........Lampiran XVI..................... ) 2 spasi : Pukul .............

.....................................pada: --20 karakter---------Hari Tanggal Waktu Alamat Untuk : ................... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth.....Lampiran XVI............................. ....................................7 KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA........Dengan ini diminta kedatangan Saudara di Kantor ....................... ) 2 spasi : ................ ) 3 spasi ----------------------------...... Fax..............20........... Telp.............. ...... Yth.... ) 3 spasi ----------------------------45 karakter -----------.. ...................... Alamat : .................... 135 ..................... ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Bila pangilan ini tidak ditaati akan diambil tindakan lebih lanjut sesuai dengan peraturan yang berlaku..............................................45 karakter ---------------------------- SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1.................... 2............... Yth...................... ) 2 spasi : Pukul ...................... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Panggilan ) 3 s/d 6 spasi --26 karakter----------------...... ) 2 spasi : ............. Mmmmmmmmmmmmm .....

................. : ...............45 karakter ---------------------------- NAMA JABATAN PEJABAT YANG MENGIRIM ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 136 ................................................................................................................................................20 karakter -............ : ........................................................................................................ ) 3 spasi ----------------------------........ ) 3 spasi --26 karakter--------------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm...... : ................. : ....................................................Lampiran XVII KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN (SESUAI DENGAN PEJABAT YANG MENGIRIM/MEMBUAT NOTA DINAS) ) 4 ½ spasi NOTA DINAS ) 3 spasi -............................................................................. : ............... ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm...Kepada Dari Tembusan Tanggal Nomor Sifat Lampiran Perihal : ...... : ................. : .........

....... KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 137 ................... ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.........................Lampiran XVIII............... ) 4 ½ spasi ----------------------------.20.......45 karakter ---------------------------- ...1 (kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : ......

.....20.............2 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : .............. ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.......Lampiran XVIII..... ) 4 ½ spasi ----------------------------........................... SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 138 ..45 karakter ---------------------------- ..........

45 karakter ---------------------------- ........20.............Lampiran XVIII.... WAKIL SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 139 ..... ) 4 ½ spasi ----------------------------....................... ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm...................3 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : ...........

.....20.............................4 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI............ ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.Lampiran XVIII....45 karakter ---------------------------- ........... KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 140 ............... ) 4 ½ spasi ----------------------------..... ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : ..........

................. Fax........................ ) 4 ½ spasi ----------------------------.. Alamat : ...... ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : .20.................... ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.....45 karakter ---------------------------- ........ SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 141 .....5 KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI ..................... Telp...................Lampiran XVIII.......................

........... ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 142 ...... ) 4 ½ spasi ----------------------------..........6 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA...........20................... ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : ...........45 karakter ---------------------------- .........Lampiran XVIII..............

......7 KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA..... ) 4 ½ spasi ----------------------------......Lampiran XVIII........................ ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.......45 karakter ---------------------------- .. ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : ............................. Telp........ SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 143 ...... Alamat : ....... Fax......................................20.............

.................................. KABUPATEN/KOTA............... Fax.....8 PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN KECAMATAN .................. Telp.... KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 144 ............................. ) 4 ½ spasi ----------------------------... Alamat :... ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : ....................20.....Lampiran XVIII....... ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm..........45 karakter ---------------------------- ......................

.................... Fax........ Telp.....20........ ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : ......Lampiran XVIII...........45 karakter ---------------------------- .9 PANITIA PEMILIHAN LUAR NEGERI PERWAKILAN RI ............. Alamat :................................................................ KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 145 ... ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm........ ) 4 ½ spasi ----------------------------.....................

.. Fax........20........... ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : ..10 PANITIA PEMUNGUTAN SUARA KELURAHAN/DESA ....Lampiran XVIII......................................................45 karakter ---------------------------- ................ ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm............ Telp... KECAMATAN Alamat :................................. ) 4 ½ spasi ----------------------------.................... KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 146 ...

. MMMMMMMMMM ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi ) ----------------------------.. NAMA JABATAN PEJABAT/PERSONIL/ KETUA KELOMPOK/PANITIA/TIM ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 147 ......Lampiran XIX KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN (SESUAI DENGAN PEJABAT/PERSONIL/KETUA KELOMPOK/KETUA TIM/BADAN PELAKSANA PENYELENGGARA PEMILIHAN UMUM YANG BERSIFAT SEMENTARA........... --26 karakter------------PENDAHULUAN ) 2 spasi ---.. YANG MENGIRIM/MEMBUAT LAPORAN) ) 3 spasi LAPORAN MMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMM ) 3 spasi I..........20...Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 3 spasi MMMMMMMMMM ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm II... III........45 karakter --------------------- ......-------.........

...... Yang menerima NAMA JABATAN ) 6 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA TERANG 148 ..Lampiran XX KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN ) ) 3 spasi -----45 karakter -------------------------------------------------Kepada ) 2 spasi Yth....................................................... ) spasi Diterima tanggal .............. di – MMMMMM ) 2 spasi SURAT PENGANTAR ) 2 spasi Nomor :...............................20........ NO URUT JENIS YANG DIKIRIM BANYAKNYA KETERANGAN ) 3 spasi .............. Mmmmmmmmmmmmmmm ......................................

Lampiran XXI KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN LEMBAR DISPOSISI SURAT DARI NOMOR SURAT TANGGAL SURAT JAM DITERIMA DITERIMA PERIHAL : : : : : ARAHAN PETUNJUK/DISPOSISI NOMOR DIAGENDA : TANGGAL : KEPADA YTH : 149 .

..... tanggal....... NIP......... dengan penyesuaian......... Kami masing-masing : 1.. 150 ................. ....... ) 3 spasi ---..................... (memuat nama.......... ) 4 ½ spasi ..... ) 2 spasi PIHAK KEDUA PIHAK PERTAMA ) 6 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA TERANG ) 2 spasi MENGETAHUI INSTANSI NAMA JABATAN ) 6 spasi NAMA TERANG Catatan : Contoh Berita Acara ini dapat digunakan untuk model berita acara .. Pangkat/Golongan.. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm yang selanjutnya disebut Pihak I.......26 karakter -Pada hari ini ..... Jabatan dan alamat) ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm...... tahun ..... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm yang selanjutnya disebut Pihak II.......... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm........ Pangkat/Golongan.......... untuk dipergunakan sebagaiman mestinya..20. (memuat nama.. bulan.... NIP........... Demikian Berita Acara ini dibuat dalam rangkap .Lampiran XXII KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN ) 3 spasi BERITA ACARA MMMMMMMMMMMMMMM Nomor :. Jabatan dan alamat) 2........

....................................................................................................................................... . b......................................................................................................................................... IDENTIFIKASI PERMASALAHAN ................................................................. .......................................... .................................................................. ........... II....................................................................... Kesimpulan ................................Lampiran XXIII KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN ) 6 spasi TELAAHAN STAF MMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi ----20 karakter--- I.... NAMA JABATAN YANG MENYUSUN 151 ................................................................................................. PEMBAHASAN ........................20................................. .......................................... III................................................................................................................................................................................................................. ) 3 spasi ................. ............................................................... ......................... PENDAHULUAN ............... IV.................................. Saran ............................... PENUTUP a................................................................

...../20.... ) 4 ½ spasi --26 karakter ---- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi a....... ) 2 spasi KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG 152 ...................... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi b.........20. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi --------------45 karakter --------------------- ......1 (Kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi REKOMENDASI NOMOR :../....Lampiran XXIV...... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi c..........

Lampiran XXIV.2

(warna hitam)

KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi

REKOMENDASI
NOMOR :......../......./20... ) 4 ½ spasi

--26 karakter ----

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi a. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi b. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi c. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi

--------------45 karakter ---------------------

....................,..........................20...... ) 2 spasi SEKRETARIS JENDERAL

) 6 spasi

NAMA TERANG

153

Lampiran XXIV.3

(warna hitam)

KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi

REKOMENDASI
NOMOR :......../......./20... ) 4 ½ spasi

--26 karakter ----

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi

a. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi b. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi c. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi

--------------45 karakter ---------------------

....................,..........................20...... ) 2 spasi WAKIL SEKRETARIS JENDERAL

) 6 spasi

NAMA TERANG

154

Lampiran XXIV.4

(lambang KPU berwarna)

KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI/KABUPATEN/KOTA.........

) 4 ½ spasi

REKOMENDASI
NOMOR :......../......./20... ) 4 ½ spasi

--26 karakter ----

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi a. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi b. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi c. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi

--------------45 karakter ---------------------

....................,..........................20...... ) 2 spasi KETUA

) 6 spasi

NAMA TERANG

155

..../.. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi b............20.................. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi c... Fax. ) 4 ½ spasi REKOMENDASI NOMOR :... ) 2 spasi SEKRETARIS ) 6 spasi NAMA TERANG 156 ....Lampiran XXIV.................../20................... Telp........ ) 4 ½ spasi --26 karakter ---- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi a............. Alamat : ........5 KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI/KABUPATEN/KOTA............. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi --------------45 karakter --------------------- ........

Lampiran XXIV.6

PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN
KECAMATAN ............ KABUPATEN/KOTA.......
Alamat :......................................
Telp.................... Fax...............

) 4 ½ spasi

REKOMENDASI
NOMOR :......../......./20... ) 4 ½ spasi

--26 karakter ----

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi a. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi b. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi c. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi

--------------45 karakter ---------------------

....................,..........................20...... ) 2 spasi KETUA

) 6 spasi

NAMA TERANG

157

Lampiran XXIV.7

PANITIA PEMILIHAN LUAR NEGERI
PERWAKILAN RI..........
Alamat :......................................
Telp.................... Fax...............

) 4 ½ spasi

REKOMENDASI
NOMOR :......../......./20... ) 4 ½ spasi

--26 karakter ----

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi a. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi b. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi c. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi

--------------45 karakter ---------------------

....................,..........................20...... ) 2 spasi KETUA

) 6 spasi

NAMA TERANG

158

Lampiran XXIV.8

PANITIA PEMUNGUTAN SUARA
KELURAHAN/DESA ............ KECAMATAN.......
Alamat :......................................
Telp.................... Fax...............

) 4 ½ spasi

REKOMENDASI
NOMOR :......../......./20... ) 4 ½ spasi

--26 karakter ----

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi a. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi b. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi c. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi

--------------45 karakter ---------------------

....................,..........................20...... ) 2 spasi KETUA

) 6 spasi

NAMA TERANG

159

....... : ....... ) 3 spasi NAMA JABATAN PENANGGUNG JAWAB ) 6 spasi NAMA TERANG 160 ...............................................Lampiran XXV... : ............ : ...20................. ) 3 spasi NO NAMA JABATAN TANDA TANGAN ) 4 ½ spasi .............................................................1 KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN ) ) 3 spasi DAFTAR HADIR RAPAT/ PERTEMUAN ) 2 spasi HARI/TANGGAL WAKTU TEMPAT ACARA : ......................

.... ) 3 spasi NAMA JABATAN PENANGGUNG JAWAB ) 6 spasi NAMA TERANG 161 .....20.................................Lampiran XXV...2 KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN DAFTAR HADIR KERJA TANGGAL S P S NO NAMA GOL P S P S P P S P S KET KASUBBAG/SEKSI ) 4 ½ spasi ..........

......... ......... Dalam rangka...............20........................................................................ ............................................ ...................................... ) 2 spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM KETUA NAMA TERANG 162 .............................................................................................................1 PIAGAM PENGHARGAAN KOMISI PEMILIHAN UMUM Dengan ini memberikan penghargaan kepada: ................................................ ...............................................Lampiran XXVI......

.......................................................Lampiran XXVI........................................................20.............................. .............. .......... Dengan ini memberikan penghargaan kepada: ........... KETUA (stempel) NAMA TERANG 163 Lampiran XXVII .................... ................................................................................................................ ....2 PIAGAM PENGHARGAAN KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI/KABUPATEN/KOTA......................................... ) 2 spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI/KAB/KOTA.................................................... Dalam rangka.....

........KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN ) 6 spasi SURAT TUGAS NOMOR :......20.. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm 2.... ) 4 ½ spasi --20 karakter-.. ) 4 ½ spasi -------45 karakter ---------------------------... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm 2.. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm KEPERLUAN : 1...... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm LAMANYA : Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.................DASAR : 1................ Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 3 spasi MENUGASKAN : KEPADA : 1..... ) 3 spasi NAMA JABATAN PEMBERI TUGAS ) 6 spasi NAMA TERANG 164 Lampiran XXVIII ...... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm 2......

........ : ....... : ....................Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 3 spasi Nama NIP Pangkat/Gol Jabatan : ........... mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm -------45 karakter ---------------------------- ..............................................................................................KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN ) 6 spasi SURAT PERNYATAAN NOMOR :..20.......... ) 3 spasi Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa ............. ) 4 ½ spasi --20 karakter-.................................................................. ) 3 spasi NAMA JABATAN YANG MEMBUAT PERNYATAAN ) 6 spasi NAMA TERANG Lampiran XXIX 165 ........................................ : ...................................................................

..........7 karakter-.................... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth.......................................20. 2. Yth......Tembusan 1.KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN ) 3 spasi -----45 karakter -------------------------------------------------........... Mmmmmmmmmmmmmmm .............mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm Dengan ini mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm Demikian mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) ) 3 spasi -------45 karakter ---------------------------NAMA JABATAN YANG MEMBUAT PERINGATAN ) 6 spasi NAMA TERANG ) 2 spasi -..... Yth .................... Lampiran XXX 166 ...... ) 2 spasi MMMMMM ) 3 s/d 6 spasi SURAT PERINGATAN NOMOR :.......... .......mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm --20 karakter------................. ) 3 spasi --26 karakter ----------Mengingat ...............

..... 167 .7 karakter-... 2...... Yth .......... ) 3 spasi --26 karakter ----------Mengingat .KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN ) 3 spasi -----45 karakter -------------------------------------------------.................mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm Dengan ini mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm Demikian mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) ) 3 spasi -------45 karakter ---------------------------NAMA JABATAN YANG MEMBUAT RISALAH ) 6 spasi NAMA TERANG ) 2 spasi -..mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm --20 karakter------.Tembusan 1.....20............... Yth.. ) 2 spasi MMMMMM ) 3 s/d 6 spasi RISALAH RAPAT NOMOR :.............................................. .................................................. Mmmmmmmmmmmmmmm ...... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth............

yang kemudian saran/pendapat/pertimbangan tersebut disampaikan kepada biro yang menyiapkan konsep awal peraturan. Peraturan Komisi Pemilihan Umum a. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep awal peraturan tersebut kepada Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk mendapat saran/pendapat/pertimbangan dari sudut penyusunan peraturan perundangundangan berdasarkan peraturan perundang-undangan tentang pembentukan peraturan perundang-undangan. Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep awal peraturan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang dilampiri naskah akademis. yang kemudian disampaikan kembali kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Biro terkait Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum wajib menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan terhadap konsep awal peraturan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Konsep awal peraturan disiapkan berdasarkan perintah ketentuan undang-undang dan atau berdasarkan keputusan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum karena adanya kebutuhan untuk pengaturan lebih lanjut ketentuan undang-undang. e. g. d. Konsep awal peraturan disiapkan oleh Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum berdasarkan tugas pokok dan fungsi sebagaimana dimaksud dalam susunan organisasi Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. c. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep peraturan kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum untuk dijadikan bahan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan saran/pendapat/pertimbangan hukum penyusunan peraturan perundang-undangan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. f. b. 168 . untuk kemudian oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dimintakan saran/pendapat/pertimbangan kepada Biro terkait Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum.BAB V PROSEDUR ADMINISTRASI NASKAH DINAS KOMISI PEMILIHAN UMUM A. Biro yang menyiapkan konsep awal peraturan mengadakan perbaikan/penyempurnaan berdasarkan saran/pendapat/pertimbangan. Naskah Dinas Dalam Bentuk Peraturan Perundang-Undangan 1. dengan ketentuan konsep peraturan tersebut terlebih dahulu 1 (satu) rangkap dibubuhi paraf biro-biro terkait pada stempel koordinasi dalam 3 (tiga) rangkap. h. atas perintah tertulis Ketua Komisi Pemilihan Umum dan atau Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum.

m. Sekretaris Jenderal.i. Konsep awal keputusan disiapkan berdasarkan perintah ketentuan undang-undang dan atau berdasarkan keputusan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum karena adanya kebutuhan untuk pengaturan lebih lanjut ketentuan undang-undang. Konsep awal keputusan disiapkan oleh Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum berdasarkan tugas pokok dan fungsi sebagaimana dimaksud dalam susunan organisasi Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. dan selanjutnya Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan kepada biro terkait untuk proses penomoran peraturan dan dibubuhi cap dinas Komisi Pemilihan Umum. Keputusan Komisi Pemilihan Umum a. Terhadap konsep peraturan Komisi Pemilihan Umum yang terdapat koreksi rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum disampaikan kepada Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk diadakan proses otentifikasi. j. Provinsi. setelah diadakan perbaikan/penyempurnaan. dibubuhi paraf oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dan anggota-anggota Komisi Pemilihan Umum sebagai bukti persetujuan. dan 2) apabila tidak terdapat koreksi/disetujui. Peraturan Komisi Pemilihan Umum yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum disimpan oleh biro terkait dan rangkap Peraturan Komisi Pemilihan Umum yang dibubuhi paraf oleh biro-biro terkait. b. 169 . atas perintah tertulis Ketua Komisi Pemilihan Umum dan atau Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. n. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. k. dikembalikan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk dilakukan perbaikan/penyempurnaan. dan selanjutnya ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. dan anggotaanggota Komisi Pemilihan Umum disimpan oleh biro penyusun konsep awal. Berdasarkan hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum: 1) apabila terdapat koreksi terhadap konsep peraturan tersebut. Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep awal keputusan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang dilampiri naskah akademis. dan pihak yang berkepentingan. Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan Peraturan Komisi Pemilihan Umum yang telah diotentifikasi kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Sekretaris Jenderal. kemudian oleh Sekretaris Jenderal disampaikan kembali kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum sesuai dengan ketentuan huruf i angka 2). c. Biro penyusun konsep peraturan wajib menyimpan konsep pertama sampai dengan konsep terakhir. Peraturan Komisi Pemilihan Umum yang diotentifikasi oleh Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum oleh biro terkait disampaikan kepada Ketua. Anggota Komisi Pemilihan Umum. l. 2. Proses otentifikasi adalah pembuatan salinan Peraturan Komisi Pemilihan Umum sesuai dengan aslinya tanpa tanda tangan Ketua Komisi Pemilihan Umum. lembaga/instansi terkait. untuk kemudian oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dimintakan saran/pendapat/pertimbangan kepada Biro terkait Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Terhadap Peraturan Komisi Pemilihan Umum yang telah ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. konsep peraturan tersebut terlebih dahulu pada rangkap yang dibubuhi paraf biro-biro terkait.

Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep awal keputusan tersebut kepada Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk mendapat saran/pendapat/pertimbangan dari sudut penyusunan peraturan perundangundangan berdasarkan peraturan perundang-undangan tentang pembentukan peraturan perundang-undangan. dan anggota-anggota Komisi Pemilihan Umum disimpan oleh biro penyusun konsep awal. konsep keputusan tersebut terlebih dahulu pada rangkap yang dibubuhi paraf biro-biro terkait. yang kemudian disampaikan kembali kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. j. k. kemudian oleh Sekretaris Jenderal disampaikan kembali kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum sesuai dengan ketentuan huruf i angka 2). yang kemudian saran/pendapat/pertimbangan tersebut disampaikan kepada biro yang menyiapkan konsep awal keputusan. dan 2) apabila tidak terdapat koreksi/disetujui. Sekretaris Jenderal. Biro yang menyiapkan konsep awal keputusan mengadakan perbaikan/ penyempurnaan berdasarkan saran/pendapat/pertimbangan. Keputusan Komisi Pemilihan Umum yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum disimpan oleh biro terkait dan rangkap keputusan Komisi Pemilihan Umum yang dibubuhi paraf oleh biro-biro terkait. g. dan selanjutnya Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan kepada biro terkait untuk proses penomoran peraturan dan dibubuhi cap dinas Komisi Pemilihan Umum. oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum disampaikan kepada Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk diadakan proses otentifikasi. dikembalikan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk dilakukan perbaikan/ penyempurnaan. h. Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan keputusan Komisi Pemilihan Umum yang telah diotentifikasi kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. i. Biro terkait Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum wajib menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan terhadap konsep awal keputusan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. e. setelah diadakan perbaikan/penyempurnaan. f. Terhadap Keputusan Komisi Pemilihan Umum yang telah ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. dengan ketentuan konsep keputusan tersebut terlebih dahulu 1 (satu) rangkap dibubuhi paraf biro-biro terkait pada stempel koordinasi dalam 3 (tiga) rangkap. Terhadap konsep keputusan Komisi Pemilihan Umum yang terdapat koreksi rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep keputusan kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum untuk dijadikan bahan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan hukum penyusunan peraturan perundang-undangan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Proses otentifikasi adalah pembuatan salinan keputusan Komisi Pemilihan Umum sesuai dengan aslinya tanpa tanda tangan Ketua Komisi Pemilihan Umum. dibubuhi paraf oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dan anggota-anggota Komisi Pemilihan Umum sebagai bukti persetujuan. Berdasarkan hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum: 1) apabila terdapat koreksi terhadap konsep keputusan tersebut.d. l. dan selanjutnya ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. 170 .

Konsep awal keputusan bersama disiapkan oleh Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum berdasarkan tugas pokok dan fungsi sebagaimana dimaksud dalam susunan organisasi Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. h. 3. dengan ketentuan konsep keputusan bersama tersebut terlebih dahulu 1 (satu) rangkap dibubuhi paraf biro-biro terkait pada stempel koordinasi dalam 3 (tiga) rangkap. Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Biro penyusun konsep keputusan wajib menyimpan konsep pertama sampai dengan konsep terakhir. untuk kemudian oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dimintakan saran/pendapat/pertimbangan kepada Biro terkait Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Keputusan Bersama a. dan pihak yang berkepentingan. d. Konsep awal keputusan bersama disiapkan berdasarkan perintah ketentuan undangundang dan atau berdasarkan keputusan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum karena adanya kebutuhan untuk pengaturan lebih lanjut ketentuan undang-undang. atas perintah tertulis Ketua Komisi Pemilihan Umum dan atau Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. b. i. g. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep awal keputusan bersama tersebut kepada Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk mendapat saran/pendapat/pertimbangan dari sudut penyusunan peraturan perundang-undangan berdasarkan peraturan perundang-undangan tentang pembentukan peraturan perundang-undangan. Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep awal keputusan bersama kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang dilampiri naskah akademis. Biro terkait Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum wajib menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan terhadap konsep awal keputusan bersama kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. f. Biro yang menyiapkan konsep awal keputusan bersama mengadakan perbaikan/ penyempurnaan berdasarkan saran/pendapat/pertimbangan. yang kemudian disampaikan kembali kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Anggota Komisi Pemilihan Umum. c. dikembalikan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk dilakukan perbaikan/ penyempurnaan. Keputusan Komisi Pemilihan Umum yang diotentifikasi oleh Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum oleh biro terkait disampaikan kepada Ketua. yang kemudian saran/pendapat/pertimbangan tersebut disampaikan kepada biro yang menyiapkan konsep awal keputusan bersama. Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan hukum penyusunan peraturan perundang-undangan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. n. e. lembaga/instansi terkait.m. Sekretaris Jenderal. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep keputusan bersama kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum untuk dijadikan bahan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. dan 171 . Berdasarkan hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum : 1) apabila terdapat koreksi terhadap konsep keputusan tersebut.

j. Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan keputusan Komisi Pemilihan Umum yang telah diotentifikasi kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. yang kemudian saran/pendapat/pertimbangan tersebut disampaikan kepada biro yang menyiapkan konsep awal keputusan. dibubuhi paraf oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dan anggota-anggota Komisi Pemilihan Umum sebagai bukti persetujuan. m.2) apabila tidak terdapat koreksi/disetujui. Proses otentifikasi adalah pembuatan salinan Keputusan Bersama sesuai dengan aslinya tanpa tanda tangan Ketua Komisi Pemilihan Umum. Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. dan selanjutnya Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan kepada biro terkait untuk proses penomoran peraturan dan dibubuhi cap dinas Komisi Pemilihan Umum. b. Keputusan Bersama yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum disimpan oleh biro terkait dan rangkap keputusan Komisi Pemilihan Umum yang dibubuhi paraf oleh biro-biro terkait. k. Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep awal Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang dilampiri naskah akademis. setelah diadakan perbaikan/penyempurnaan. konsep keputusan tersebut terlebih dahulu pada rangkap yang dibubuhi paraf biro-biro terkait. dan selanjutnya ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. Biro penyusun konsep Keputusan Bersama wajib menyimpan konsep pertama sampai dengan konsep terakhir. oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum disampaikan kepada Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk diadakan proses otentifikasi. Sekretaris Jenderal. Terhadap konsep Keputusan Bersama yang terdapat koreksi rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. c. Biro terkait Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum wajib menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan terhadap konsep awal keputusan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. atas perintah tertulis Ketua Komisi Pemilihan Umum dan atau Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. kemudian oleh Sekretaris Jenderal disampaikan kembali kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum sesuai dengan ketentuan huruf i angka 2). 172 . l. Terhadap Keputusan Bersama yang telah ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. a. Konsep awal Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum disiapkan oleh Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum berdasarkan tugas pokok dan fungsi sebagaimana dimaksud dalam susunan organisasi Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. d. Konsep awal Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum disiapkan berdasarkan perintah ketentuan undang-undang dan atau berdasarkan keputusan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum karena adanya kebutuhan untuk pengaturan lebih lanjut ketentuan undang-undang. untuk kemudian oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dimintakan saran/pendapat/pertimbangan kepada Biro terkait Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. dan anggota-anggota Komisi Pemilihan Umum disimpan oleh biro penyusun konsep awal. 4.

i. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi a. 5. Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum disimpan oleh biro terkait dan rangkap Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang dibubuhi paraf oleh biro-biro terkait disimpan oleh biro penyusun konsep awal. j. b. Biro penyusun konsep keputusan wajib menyimpan konsep pertama sampai dengan konsep terakhir. Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang diotentifikasi oleh Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum oleh biro terkait disampaikan pihak yang berkepentingan. Konsep awal keputusan disiapkan berdasarkan perintah ketentuan undang-undang dan atau berdasarkan keputusan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Provinsi karena adanya kebutuhan untuk pengaturan lebih lanjut ketentuan Peraturan Komisi Pemilihan Umum dan Keputusan Komisi Pemilihan Umum. Biro yang menyiapkan konsep awal Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum mengadakan perbaikan/ penyempurnaan berdasarkan saran/pendapat/pertimbangan. dikembalikan oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum kepada Biro terkait penyusun untuk dilakukan perbaikan/ penyempurnaan. Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan hukum penyusunan peraturan perundang-undangan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep awal keputusan tersebut kepada Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk mendapat saran/pendapat/pertimbangan dari sudut penyusunan peraturan perundangundangan berdasarkan peraturan perundang-undangan tentang pembentukan peraturan perundang-undangan. konsep keputusan tersebut terlebih dahulu pada rangkap yang dibubuhi paraf biro-biro terkait. h. Terhadap Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang telah ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum disampaikan kepada Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk diadakan proses otentifikasi. yang kemudian disampaikan kembali kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Konsep awal keputusan disiapkan oleh Bagian Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi berdasarkan tugas pokok dan fungsi sebagaimana dimaksud dalam susunan organisasi Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. atas perintah tertulis Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Provinsi.e. Apabila terdapat koreksi terhadap konsep keputusan tersebut. k. dan selanjutnya ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal. g. 173 . Proses otentifikasi adalah pembuatan salinan keputusan Komisi Pemilihan Umum sesuai dengan aslinya tanpa tanda tangan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. f. dan apabila tidak terdapat koreksi/disetujui. Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan keputusan Komisi Pemilihan Umum yang telah diotentifikasi menyampaikan kepada biro terkait untuk proses penomoran peraturan dan dibubuhi cap dinas Komisi Pemilihan Umum. l.

Berdasarkan hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Provinsi : 1) apabila terdapat koreksi terhadap konsep keputusan tersebut.c. dibubuhi paraf oleh Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan anggota-anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi sebagai bukti persetujuan. yang kemudian disampaikan kembali kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. dan 2) apabila tidak terdapat koreksi/disetujui. Bagian terkait Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi wajib menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan terhadap konsep awal keputusan kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. kemudian oleh Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi disampaikan kembali kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi sesuai dengan ketentuan huruf i angka 2). setelah diadakan perbaikan/penyempurnaan. Bagian yang menyiapkan konsep awal keputusan mengadakan perbaikan/ penyempurnaan berdasarkan saran/pendapat/pertimbangan. k. Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan hukum penyusunan peraturan perundang-undangan kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. konsep keputusan tersebut terlebih dahulu pada rangkap yang dibubuhi paraf bagian-bagian terkait. 174 . d. dikembalikan kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi untuk dilakukan perbaikan/ penyempurnaan. g. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi menyampaikan konsep awal keputusan tersebut kepada Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi untuk mendapat saran/pendapat/ pertimbangan dari sudut penyusunan peraturan perundangundangan berdasarkan peraturan perundang-undangan tentang pembentukan peraturan perundang-undangan. untuk kemudian oleh Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi dimintakan saran/pendapat/pertimbangan kepada Bagian terkait Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. j. dan selanjutnya Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi menyampaikan kepada bagian terkait untuk proses penomoran peraturan dan dibubuhi cap dinas Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi menyampaikan konsep keputusan kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi untuk dijadikan bahan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Terhadap Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi yang telah ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi. h. f. dengan ketentuan konsep keputusan tersebut terlebih dahulu 1 (satu) rangkap dibubuhi paraf bagian-bagian terkait pada stempel koordinasi dalam 3 (tiga) rangkap. Bagian Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi menyampaikan konsep awal keputusan kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi yang dilampiri naskah akademis. e. Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi menyampaikan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi yang telah diotentifikasi kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. yang kemudian saran/pendapat/pertimbangan tersebut disampaikan kepada bagian yang menyiapkan konsep awal keputusan. dan selanjutnya ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Proses otentifikasi adalah pembuatan salinan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi sesuai dengan aslinya tanpa tanda tangan Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Terhadap konsep Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi yang terdapat koreksi rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Provinsi. i. oleh Sekretaris Provinsi disampaikan kepada Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi untuk diadakan proses otentifikasi.

c. 175 . g.l. Sub Bagian terkait Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota wajib menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan terhadap konsep awal keputusan kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi disimpan oleh bagian terkait dan rangkap Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi yang dibubuhi paraf oleh bagian-bagian terkait. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi yang diotentifikasi oleh Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi oleh bagian terkait disampaikan kepada Ketua. yang kemudian disampaikan kembali kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. dan pihak yang berkepentingan. Konsep awal keputusan disiapkan berdasarkan perintah ketentuan undang-undang dan atau berdasarkan keputusan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota karena adanya kebutuhan untuk pengaturan lebih lanjut ketentuan Peraturan Komisi Pemilihan Umum. d. Konsep awal keputusan disiapkan oleh Sub Bagian Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota berdasarkan tugas pokok dan fungsi sebagaimana dimaksud dalam susunan organisasi Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. e. a. Sub Bagian Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota menyampaikan konsep awal keputusan kepada Sekretaris yang dilampiri naskah akademis. Sub Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota menyampaikan saran/ pendapat/pertimbangan hukum penyusunan peraturan perundang-undangan kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. n. yang kemudian saran/pendapat/pertimbangan tersebut disampaikan kepada sub bagian yang menyiapkan konsep awal keputusan. 6. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Sub bagian yang menyiapkan konsep awal keputusan mengadakan perbaikan/ penyempurnaan berdasarkan saran/pendapat/pertimbangan. dan anggota-anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi disimpan oleh bagian penyusun konsep awal. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. untuk kemudian oleh Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dimintakan saran/pendapat/pertimbangan kepada Sub Bagian terkait Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Bagian penyusun konsep keputusan wajib menyimpan konsep pertama sampai dengan konsep terakhir. f. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. m. b. Anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi. atas perintah tertulis Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dan atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. lembaga/instansi terkait. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota menyampaikan konsep awal keputusan tersebut kepada Sub Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota untuk mendapat saran/pendapat/pertimbangan dari sudut penyusunan peraturan perundang-undangan berdasarkan peraturan perundang-undangan tentang pembentukan peraturan perundang-undangan. Keputusan Komisi Pemilihan Umum dan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.

Keputusan Panitia Pemilihan Kecamatan. 7. Terhadap konsep Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota yang terdapat koreksi rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. dan selanjutnya Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota menyampaikan kepada sub bagian terkait untuk proses penomoran peraturan dan dibubuhi cap dinas Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara.h. dan pihak yang berkepentingan.Sub bagian terkait pada stempel koordinasi dalam 3 (tiga) rangkap. kemudian oleh Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota disampaikan kembali kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota sesuai dengan ketentuan huruf i angka 2). dibubuhi paraf oleh Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dan anggota-anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota sebagai bukti persetujuan. Berdasarkan hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota : 1) apabila terdapat koreksi terhadap konsep keputusan tersebut. lembaga/instansi terkait. l. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota disimpan oleh biro terkait dan rangkap keputusan Komisi Pemilihan Umum yang dibubuhi paraf oleh sub bagian. Sub Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota menyampaikan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota yang telah diotentifikasi kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Panitia Pemungutan Suara. Anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. k. j. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota menyampaikan konsep keputusan kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota untuk dijadikan bahan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. i. dikembalikan kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota untuk dilakukan perbaikan/ penyempurnaan.sub bagian terkait. Panitia Pemilihan Luar Negeri. m. dan 2) apabila tidak terdapat koreksi/disetujui. dan anggota-anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota disimpan oleh sub bagian penyusun konsep awal. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Sub Bagian penyusun konsep keputusan wajib menyimpan konsep pertama sampai dengan konsep terakhir. Terhadap Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota yang telah ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. dengan ketentuan konsep keputusan tersebut terlebih dahulu 1 (satu) rangkap dibubuhi paraf Sub bagian . dan selanjutnya ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. setelah diadakan perbaikan/penyempurnaan. n. dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri. konsep keputusan tersebut terlebih dahulu pada rangkap yang dibubuhi paraf sub bagian-sub bagian terkait. 176 . Proses otentifikasi adalah pembuatan salinan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota sesuai dengan aslinya tanpa tanda tangan Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. oleh Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota disampaikan kepada Sub Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota untuk diadakan proses otentifikasi. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota yang diotentifikasi oleh Sub Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota oleh sub bagian terkait disampaikan kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.

KPPS dan KPPSLN menyampaikan kepada sekretariat terkait untuk proses penomoran peraturan dan dibubuhi cap dinas PPK. KPPS dan KPPSLN: 1) apabila terdapat koreksi terhadap konsep keputusan tersebut. Keputusan Komisi Pemilihan Umum. PPLN. KPPS dan KPPSLN. PPLN. Konsep awal Keputusan PPK. PPLN. PPLN. PPS. PPS. Keputusan PPK. KPPS dan KPPSLN yang dibubuhi paraf oleh Sekretaris PPK. Peraturan Komisi Pemilihan Umum. PPLN. c. KPPS dan KPPSLN. PPS. PPS. KPPS dan KPPSLN. KPPS dan KPPSLN dan atau Sekretaris PPK. PPS. PPS. PPLN. PPLN. KPPS dan KPPSLN. PPS. PPS. PPLN. KPPS dan KPPSLN disimpan oleh sekretariat yang menyusun konsep awal. e. PPLN. PPS. Sekretaris PPK. PPS. dan selanjutnya Sekretaris PPK. PPS. PPLN. setelah diadakan perbaikan/penyempurnaan. PPLN. PPLN. 177 . PPLN. KPPS dan KPPSLN disampaikan kepada Sekretariat untuk diadakan proses otentifikasi. PPS. PPS. dan 2) apabila tidak terdapat koreksi/disetujui. KPPS dan KPPSLN disiapkan oleh Sekretariat PPK. Terhadap konsep Keputusan PPK. PPLN. PPLN. PPLN. dengan ketentuan konsep keputusan tersebut terlebih dahulu 1 (satu) rangkap dibubuhi paraf Sekretaris PPK. KPPS dan KPPSLN yang ditandatangani oleh Ketua PPK. dikembalikan kepada Sekretaris PPK. KPPS dan KPPSLN berdasarkan tugas pokok dan fungsi sebagaimana dimaksud dalam susunan organisasi Sekretariat Keputusan PPK. PPS. PPS. dan anggota-anggota PPK. KPPS dan KPPSLN. KPPS dan KPPSLN. PPS. KPPS dan KPPSLN yang terdapat koreksi rapat PPK. KPPS dan KPPSLN hasil rapat PPK. PPLN. PPLN. PPS. PPS. PPLN. PPLN. PPS. PPS. Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. PPS. PPS. KPPS dan KPPSLN disampaikan kembali kepada Ketua PPK. b. PPLN. KPPS dan KPPSLN disimpan oleh sekretariat dan rangkap Keputusan PPK. kemudian oleh Sekretaris PPK. PPS. KPPS dan KPPSLN. PPS. KPPS dan KPPSLN disiapkan berdasarkan perintah ketentuan undang-undang dan atau berdasarkan Keputusan Komisi Pemilihan Umum. PPLN. PPS. PPLN. PPLN. KPPS dan KPPSLN untuk dijadikan bahan rapat PPK.a. KPPS dan KPPSLN menyampaikan konsep keputusan kepada Ketua PPK. KPPS dan KPPSLN yang telah diotentifikasi kepada Sekretaris PPK. g. konsep keputusan tersebut terlebih dahulu pada rangkap yang dibubuhi paraf oleh Sekretaris PPK. KPPS dan KPPSLN untuk dilakukan perbaikan/ penyempurnaan. Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. karena adanya kebutuhan untuk pengaturan lebih lanjut ketentuan undang-undang. PPLN. KPPS dan KPPSLN sebagai bukti persetujuan. Konsep awal Keputusan PPK. dan selanjutnya ditandatangani oleh Ketua PPK. KPPS dan KPPSLN dalam 3 (tiga) rangkap. KPPS dan KPPSLN sesuai dengan ketentuan huruf i angka 2). PPS. PPS. f. PPS. d. PPS. KPPS dan KPPSLN dan anggota-anggota PPK. PPS. PPLN. KPPS dan KPPSLN. PPS. KPPS dan KPPSLN yang telah ditandatangani oleh Ketua PPK. PPLN. atas perintah tertulis Ketua PPK. Terhadap Keputusan PPK. PPLN. PPS. Proses otentifikasi adalah pembuatan salinan Keputusan sesuai dengan aslinya tanpa tanda tangan Ketua. KPPS dan KPPSLN. PPLN. Sekretariat menyampaikan Keputusan PPK. PPLN. Berdasarkan hasil rapat PPK. PPLN. oleh Sekretaris PPK. PPLN.

PPS. Naskah Dinas Dalam Bentuk Surat 1) Konsep awal naskah dinas dalam bentuk surat disiapkan berdasarkan perintah keputusan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. biro-biro terkait. 178 . Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. PPS. PPS. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. untuk diadakan penyempurnaan. Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Komisi Pemilihan Umum Provinsi. 2) Konsep awal naskah dinas dalam bentuk surat disiapkan oleh Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. untuk kemudian oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. KPPS dan KPPSLN. bagian-bagian terkait pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. PPLN. PPLN. Sekretariat PPK. Bagian Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Sub Bagian Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Anggota PPK. Sub Bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. KPPS dan KPPSLN. dimintakan saran/pendapat/pertimbangan kepada Biro terkait pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. KPPS dan KPPSLN. (3) Stempel paraf koordinasi untuk anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota disediakan oleh Sub bagian yang membidangi ketatausahaan. KPPS dan KPPSLN yang diotentifikasi oleh sekretariat PPK. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dengan ketentuan konsep naskah dinas dalam bentuk surat tersebut terlebih dahulu 1 (satu) rangkap dibubuhi paraf Sekretaris jenderal. i. menerima hasil penyempurnaan untuk dijadikan bahan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. yaitu : (1) Stempel paraf koordinasi sebagaimana dimaksud angka 4 disediakan oleh unit pengolah dengan pemberian nomor kode biro masing-masing dan inspektorat. PPS. menyampaikan konsep awal naskah dinas dalam bentuk surat kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. B. (2) Stempel paraf koordinasi untuk anggota Komisi Pemilihan Umum disediakan oleh Tata Usaha Pimpinan. Wakil Sekretaris Jenderal. lembaga/instansi terkait. Sub Bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. KPPS dan KPPSLN disampaikan kepada Ketua PPK. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. PPS. PPS. 3) Biro pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. PPLN. Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. 5) Selain 1 (satu) rangkap dibubuhi paraf sebagaimana dimaksud pada ayat (4) juga disediakan stempel paraf koordinasi dalam 3 (tiga) rangkap. dan pihak yang berkepentingan. dan sub-sub bagian terkait pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. PPLN. Sekretaris PPK. Bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. KPPS dan KPPSLN wajib menyimpan konsep pertama sampai dengan konsep terakhir. PPLN. Sekretaris Kabupaten/Kota. PPLN. 4) Ketua Komisi Pemilihan Umum. Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi.h. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Keputusan PPK.

./BA/Bulan/Tahun No. Naskah Dinas Tahapan Pemilu yaitu naskah dinas yang berbentuk dokumen-dokumen yang berkaitan dengan tahapan pemilu anggota DPR.. 3. yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota bagian terkait. dan Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota... bagian.. Naskah dinas tahapan pemilu yang berasal dari KPPSLN dan PPLN disimpan oleh Komisi Pemilihan Umum yang selanjutnya diserahkan kepada Arsip Nasional.. No... sub bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. disimpan oleh biro./Kpts/KPU/TAHUN No.. JENIS NASKAH Peraturan Komisi Pemilihan Umum Keputusan Komisi Pemilihan Umum Keputusan Sekretaris Jenderal Keputusan Bersama (kerjasama) Surat biasa (yang ditandatangani): a. Naskah Dinas tahapan pemilu yang berasal dari KPPS. Biro-biro dan panitia-panitia pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Komisi Pemilihan Umum NO 1. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa: 1) Penjelasan 2) Pembukaan Penawaran 3) Klarifikasi & Negosiasi PENOMORAN No. sub bagian terkait... Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi.. Umum b.. Ketua Komisi Pemilihan Umum b.. sub bagian terkait./BA-KN-BJ/Bulan/Tahun 179 . Penomoran Naskah Dinas Penomoran naskah dinas keluar yang ditandatangani Ketua Komisi Pemilihan Umum. sub bagian penyusun konsep awal. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. dan naskah dinas dalam bentuk surat yang dibubuhi paraf oleh Sekretaris Jenderal. D. bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. pemilu presiden dan wakil presiden. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum.. dan panitia-panitia Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi./SJ/Bulan/Tahun 6. terlebih dahulu diproses oleh Bagian Tata Usaha Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Bagian Umum pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/ Sub Bagian Umum pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.... Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi....TAHUN No.. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. DPD dan DPRD../Kpts/Setjen/TAHUN No. C. 4. bagian terkait.6) Naskah dinas dalam bentuk surat Komisi Pemilihan Umum. 7) Biro pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. serta pemilu kepala daerah dan wakil kepala daerah. Komisi Pemilihan Umum Provinsi. bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan sub bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota : a. dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. 5.. disimpan oleh biro terkait.. Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Pengendalian Naskah Dinas 1. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota./BA-Ppnr-BJ/Bulan/Tahun No./KB/KPU/TAHUN No. PPS. Bagian/Sub bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Sekretaris Jenderal Berita Acara a. Naskah Dinas Tahapan Pemilihan Umum 1. 2./KPU/Bulan/Tahun No.. 2./BA-Pjls-BJ/Bulan/Tahun No... Tata Cara Penomoran Naskah Dinas Biro pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. dan PPK disimpan oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota yang selanjutnya diserahkan kepada kantor Arsip Daerah.. penyusun konsep naskah dinas dalam bentuk surat wajib menyimpan konsep pertama sampai dengan konsep terakhir. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. 3.. 2. Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi.

Biro Logistik Nota Dinas NO :./ST/Bulan/Tahun No.../BA-PP-BJ/Bulan/Tahun No../ BA-PP/kode biro*)/ Bulan/Tahun No. Biro Umum Nota Dinas NO :./ND/07/BLN/TAHUN 8./ND/05/BLN/TAHUN 6../ND/02/BLN/TAHUN 3......./UND/Bulan/ Tahun No../BA-ST/Bulan/Tahun 8.../BA-Ppnr/kode biro*)/ Bulan/Tahun No. Pengadaan Barang & jasa Surat Tugas Nota Dinas : a.../ND/06/BLN/TAHUN 7. Biro Perencanaan dan Data Biro Keuangan Nota Dinas NO :... Undangan : a..1.......... *) 01 kode Biro Perencanaan dan Data Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum *) 02 kode Biro Keuangan Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum *) 03 kode Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum *) 04 kode Biro Umum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum *) 05 kode Biro Sumber Daya Manusia Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum *) 06 kode Biro Teknis dan Hupmas Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum *) 07 kode Biro Logistik Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum *) 08 kode Inspektorat Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum a../ BA-KN/kode biro*)/ Bulan/Tahun No./SPK/Bulan/Tahun 9.. Biro Teknis dan Hupmas Nota Dinas NO :..... Biro-biro c. 2. d....... Biro pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum NO. Biro Sumber Daya Manusia Nota Dinas NO :./UND-PBJ/Bulan/ Tahun No.... Biro Hukum Nota Dinas NO :./ND/04/BLN/TAHUN 5. Pejabat Pengadaan Barang & Jasa 1) Pembukaan Penawaran 2) Klarifikasi & Negosiasi 3) Pemeriksaan & Penerimaan Barang dan Jasa 7..... NAMA BIRO JENIS NASKAH DINAS Nota Dinas NOMOR KODE NASKAH DINAS NO :.../ND/SJ/Bulan/Tahun No../ND/03/BLN/TAHUN 4..../ND-PBJ/Bulan/Tahun No..../ND/01/BLN/TAHUN 1........ Pengadaan Barang & jasa Perjanjian (SPK/Kontrak) No. Umum b.. Sekretaris Jenderal b. Serah Terima No./ ND/ kode biro*)/Bulan/Tahun No../ND/08/BLN/TAHUN 180 ... Inspektorat Nota Dinas NO :..4) Pemeriksaan & Penerimaan Barang dan Jasa c..

.. 3. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa: 1) Penjelasan 2) Pembukaan Penawaran 3) Klarifikasi & Negosiasi 4) Pemeriksaan & Penerimaan Barang dan Jasa c.. No........... Pejabat Pengadaan Barang & Jasa 1) Pembukaan Penawaran 2) Klarifikasi & Negosiasi 3) Pemeriksaan & Penerimaan Barang dan Jasa d.. Bagian-bagian c./ST/Bulan/Tahun 6.. Serah Terima Undangan : a. Umum b./ND-PBJ/Bulan/Tahun No./KPU-Prov-kode wil*)/Bulan/Tahun No.../BA-KN-BJ/Bulan/Tahun No. Yogyakarta *) 014 Kode KPU Provinsi Jawa Timur *) 015 Kode KPU Provinsi Banten *) 016 Kode KPU Provinsi Bali *) 017 Kode KPU Provinsi Nusa Tenggara Barat *) 018 Kode KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur *) 019 Kode KPU Provinsi Kalimantan Barat *) 020 Kode KPU Provinsi Kalimantan Tengah *) 021 Kode KPU Provinsi Kalimantan Timur *) 022 Kode KPU Provinsi Kalimantan Selatan *) 023 Kode KPU Provinsi Sulawesi Utara *) 024 Kode KPU Provinsi Sulawesi Tengah *) 025 Kode KPU Provinsi Sulawesi Selatan *) 026 Kode KPU Provinsi Sulawesi Tenggara *) 027 Kode KPU Provinsi Gorontalo *) 028 Kode KPU Provinsi Maluku *) 029 Kode KPU Provinsi Maluku Utara *) 030 Kode KPU Provinsi Papua *) 031 Kode KPU Provinsi Kepulauan Riau *) 032 Kode KPU Provinsi Papua Barat *) 033 Kode KPU Provinsi Sulawesi Barat 181 .....I./BA/Bulan/Tahun No..../BA-Ppnr/Bulan/Tahun No./BA-ST/Bulan/Tahun 5./SPK/Bulan/Tahun 8.. Ketua KPU Provinsi b.... JENIS NASKAH Keputusan KPU Provinsi Keputusan Bersama (kerjasama) Surat biasa (yang ditandatangani): a.../KB/KPU-Prov-kode wil*)/TAHUN No. Pengadaan Barang & jasa Surat Tugas Nota Dinas : a. Umum b./UND-PBJ/Bulan/ Tahun No... *) 001 Kode KPU Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam *) 002 Kode KPU Provinsi Sumatera Utara *) 003 Kode KPU Provinsi Sumatera Barat *) 004 Kode KPU Provinsi Riau *) 005 Kode KPU Provinsi Jambi *) 006 Kode KPU Provinsi Sumatera Selatan *) 007 Kode KPU Provinsi Bengkulu *) 008 Kode KPU Provinsi Lampung *) 009 Kode KPU Provinsi Bangka Belitung *) 010 Kode KPU Provinsi DKI Jakarta *) 011 Kode KPU Provinsi Jawa Barat *) 012 Kode KPU Provinsi Jawa Tengah *) 013 Kode KPU Provinsi D../BA-PP-BJ/Bulan/Tahun No../Sesprov-kode wil/Bulan/Tahun 4.. No....../BA-Ppnr-BJ/Bulan/Tahun No. Pengadaan Barang & jasa Perjanjian (SPK/Kontrak) PENOMORAN No.../Kpts/KPU-Prov-kode wil*)/TAHUN No./ BA-KN/Bulan/Tahun No../ND/Sesprov/Bulan/Tahun No. Sekretaris KPU Provinsi Berita Acara a.../BA-Pjls-BJ/Bulan/Tahun No.. No.... 7.. Komisi Pemilihan Umum Provinsi NO 1./ BA-PP/Bulan/Tahun No.../UND/Bulan/ Tahun No.. Sekretaris KPU Provinsi b./ ND/ kode bagian/Bulan/Tahun No.......b.. 2.

/BA-ST/Bulan/Tahun d... Ketua KPU Kabupaten/Kota b. Pejabat Pengadaan Barang & Jasa 1) Pembukaan Penawaran 2) Klarifikasi & Negosiasi 3) Pemeriksaan & Penerimaan Barang dan Jasa No./BA-Ppnr/Bulan/Tahun No.b... 182 ./ST/Bulan/Tahun 8..../SesKab/Kota -kode wil *)/Bulan/Tahun 4. Sekretaris KPU Kabupaten/Kota b.. Nota Dinas NO :... Teknis dan Hupmas Nota Dinas NO :..1. Pengadaan Barang & jasa Surat Tugas Nota Dinas : a.. c../UND/Bulan/ Tahun No. Sub Bagian-sub bagian c. Umum b. 2./ ND/ kode sub bagian/Bulan/Tahun No.../UND-PBJ/Bulan/ Tahun No.../BA-Ppnr-BJ/Bulan/Tahun No.. Umum b../BA-PP-BJ/Bulan/Tahun 5./ND/SesKab/Kota /Bulan/Tahun No.. 6./BA-Pjls-BJ/Bulan/Tahun No. Bagian Program.../BA-KN-BJ/Bulan/Tahun No...../ND/09/BLN/TAHUN 1....... Umum dan Logistik Bagian Hukum../ND/10/BLN/TAHUN 3. JENIS NASKAH Keputusan KPU Kabupaten/Kota Keputusan Bersama (kerjasama) Surat biasa (yang ditandatangani): a. Bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi NO.... Pengadaan Barang & jasa Perjanjian (SPK/Kontrak) No../KB/KPU./ BA-KN/Bulan/Tahun No. Sekretaris KPU Kabupaten/Kota Berita Acara a.... Serah Terima Undangan : a./ND-PBJ/Bulan/Tahun No.. NAMA BAGIAN JENIS NASKAH DINAS Nota Dinas NOMOR KODE NASKAH DINAS NO :. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa: 1) Penjelasan 2) Pembukaan Penawaran 3) Klarifikasi & Negosiasi 4) Pemeriksaan & Penerimaan Barang dan Jasa PENOMORAN No...../ND/11/BLN/TAHUN c.../SPK/Bulan/Tahun No..... Data Organisasi dan Sumber Daya Manusia Bagian Keuangan.Kab/Kota -kode wil *)/TAHUN No............Kab/Kota -kode wil *)/Bulan/Tahun No. 2. No./ BA-PP/Bulan/Tahun No.... 7./BA/Bulan/Tahun No../Kpts/KPU-Kab/Kota-kode wil *)/TAHUN No.... 3../KPU. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota NO 1...

434857 *) 002.434894 *) 002.434951 *) 003.964840 Kab. Aceh Selatan Kab.434506 *) 001.435002 *) 003.434832 *) 002. Pak Pak Bharat Kab.435095 Kab. Agam Kab.435152 *) 003. Simalungun Kab. Bireuen Kab. Padang Pariaman Kab.434841 *) 002.434568 *) 001. Tapanuli Tengah Kab.Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam *) 001. Batubara Kab.434662 *) 001.434600 *) 001.434991 *) 003. Lima Puluh Kota Kab.434781 *) 002.434738 *) 002. Tapanuli Utara Kab. Aceh Barat Kab. Serdang Bedagai Kab.434537 *) 001.434461 *) 001.434640 *) 001. Aceh Tengah Kab.434543 Kab.434619 *) 001. Aceh Tenggara Kab. Pasaman Kab. Tapanuli Selatan Kab.435146 *) 003. Gayo Lues Kab.434769 *) 002.434960 *) 003. Padang Lawas Utara Provinsi Sumatera Barat *) 003.434599 *) 001. Dharmas Raya Pasaman Barat 183 .964953 Kota Pematang Siantar Kota Sibolga Kota Tanjung Balai Kota Binjai Kota Tebing Tinggi Kota Padang Sidimpuan Kab. Solok Kab.435064 *) 003.435130 *) 003.435115 *) 003. Samosir Kab. Aceh Jaya Kab.434625 *) 001.434750 *) 002. Aceh Tamiang Kota Banda Aceh Kota Sabang Kota Lhoksemawe Kota Langsa Kab.434722 *) 002.435109 *) 003. Aceh Besar Kab. Humbang Hasundutan Kab.434888 *) 002. Deli Serdang Kab.434521 *) 001.434492 *) 001.435070 Kota Solok Kota Sawah lunto Kota Padang Panjang Kota Bukit Tinggi Kota Payakumbuh Kota Pariaman Kab.434826 *) 002.435089 *) 003.434982 *) 003.434976 *) 003. Sawah Lunto Sijunjung Kab. Dairi Kab.434801 *) 002.434810 *) 002.434920 *) 002. Aceh Barat Daya *) 001.434486 *) 001. Aceh Timur Kab. Nagan Raya Kab.434744 *) 002.434863 Kab.434512 *) 001.434470 *) 001. Pesisir Selatan Kab.435121 *) 003. Solok Selatan Kab. Bener Meriah Kab.434872 *) 002. Nias Kabupaten Langkat Kab.434574 *) 001. Karo Kab. Pidie Jaya Kota Subulussalam Provinsi Sumatera Utara *) 002.434656 *) 001.434790 *) 002.964834 *) 001. Kep. Mentawai Kota Padang *) 003. Labuhan Batu Kab. Tanah Datar Kab.964812 *) 002.434693 *) 002.434552 *) 001.434914 *) 002.435058 *) 003. Aceh Singkil Kab. Mandailing Natal Kota Medan *) 002. Padang Lawas Kab.434687 *) 002.434713 *) 002.434707 *) 002. Pidie Kab. Simeu Kab. Toba Samosir Kab. Asahan Kab.964962 *) 002. Nias Selatan Kab.434908 *) 002.434945 *) 003.434775 *) 002.434631 *) 001. Aceh Utara Kab.434580 *) 001.435042 *) 003.

435384 Kab.435435 *) 006.434320 *) 007.435177 *) 004.435532 *) 006.435554 *) 008. Lampung Tengah Kab. Tebo Kota Jambi Provinsi Sumatera Selatan *) 006. Seluma *) 007. Banyuasin Kota Palembang *) 006. Lahat Kab. Muaro Jambi *) 005.434336 *) 007.435259 *) 004.435240 *) 004. Indragiri Hulu Kab.435192 *) 004. Ogan Komering Ulu Selatan Kab.435362 *) 005. Empat Lawang Provinsi Bengkulu *) 007.436512 *) 009. Muara Enim Kab. Ogan Komering Ulu Kab.436461 *) 009.435384 *) 006.435497 *) 006. Lampung Utara Kab.435591 Kab. Pelalawan *) 004. Ogan Ilir Kab. Merangin Kab. Bangka Barat 184 .435579 *) 008. Bengkulu Utara Kota Bengkulu Kab.435636 *) 008.436477 *) 009. Way Kanan Kota Bandar lampung Kota Metro Kab. Kampar Kab. Kaur Kab. Indragiri Hilir Kab. Bangka Tengah *) 009.435265 *) 004. Tanjung Jabung Timur Kab. Siak Kota Pekanbaru Kota Dumai Provinsi Jambi *) 005.435611 *) 008. Rokan Hilir Kab.434367 Kab. Bengkalis Kab.435472 *) 006. Lebong Kab.435183 *) 004.435620 *) 008. Pesawaran Provinsi Bangka Belitung *) 009. Rokan Hulu Kab.435429 *) 006.434382 *) 007. Bangka Kab. Belitung Timur Kab. Tulang Bawang Kab.435322 *) 005. Musi Banyuasin Kab.435585 *) 008. Kerinci Kab.435523 *) 006.435300 *) 005.Provinsi Riau *) 004.435378 *) 005.435331 Kab.435466 *) 006.435203 Kab.436452 *) 009. Lampung Barat Kab.435234 *) 004.434351 *) 007.434373 *) 007. Ogan Komering Ilir Kab.434311 Kab.435228 *) 004.435517 *) 006.435353 *) 005. Bangka Selatan Kab. Belitung Kota Pangkal Pinang Kab.435642 *) 008.435316 *) 005.435271 Kab.435410 *) 006.435212 *) 004. Sarolangun Kab. Bengkulu Selatan Kab.436492 Kab. Lampung Timur Kab.436483 Kab. Batang Hari Kab.435481 *) 006.964916 Kab.436503 *) 009. Musi Rawas Kab.434342 *) 007.435347 *) 005.434305 *) 007. Tenggamus *) 008.435605 *) 008. Lampung Selatan Kab. Tanjung Jabung Barat Kab. Bungo Kab.435441 *) 006.435450 *) 006. Muko Muko Kab. Rejang Lebong Kab.435296 *) 005.964730 Kota Prabumulih Kota Pagar Alam Kota Lubuk Linggau Kab. Kuantan Sangingi Kab.435560 *) 008. Ogan Komering Ulu Timur Kab.435501 Kab. Kepahiang Provinsi Lampung *) 008.

329248 *) 012.329232 *) 012. Sumedang Kab.329424 *) 012. Demak Kab.329291 *) 012. Temanggung Kab.329373 *) 012.329000 *) 011.Provinsi DKI Jakarta *) 010. Purworejo Kab. Subang *) 011.329320 *) 012. Rembang Kab. Kebumen Kab. Bogor Kab.329418 *) 012. Wonosobo Kab.329172 *) 011.329254 *) 012.329512 *) 012.329311 Kab.329062 *) 011.329201 *) 011.328877 *) 010. Cirebon Kab.329971 *) 011. Jepara Kab. Magelang Kab.329090 *) 011. Klaten Kab.329367 *) 012.329470 *) 012.329461 *) 012. Cianjur Kab.329574 *) 012.329129 *) 011.329382 *) 012. Garut Kab. Bekasi Kota Bogor Kota Sukabumi Kota Bandung Kota Cirebon Kota Bekasi Kota Depok Kota Cimahi Kota Tasikmalaya Kota Banjar Kab. Bandung Barat Provinsi Jawa Tengah *) 012.329543 *) 012.329521 *) 012. Batang Kab. Kudus Kab.329078 *) 011. Purbalingga Kab.329197 *) 011.329336 *) 012.329053 *) 011. Blora Kab.329279 *) 012.329351 *) 012. Indramayu Kab.329285 *) 012. Pati *) 012.328861 Kota Jakarta Selatan Kota Jakarta Timur Kota Jakarta Barat *) 010.328852 *) 010. Brebes Kota Magelang Kota Surakarta Kota Salatiga Kota Semarang Kota Pekalongan Kota Tegal 185 . Sragen Kab.329537 *) 012.329568 *) 012.329260 *) 012. Tegal Kab.329980 *) 011. Pekalongan Kab.329016 *) 011. Purwakarta Kab. Kepulauan Seribu Provinsi Jawa Barat *) 011.329047 *) 011. Karang Anyar Kab.329865 Kab. Sukoharjo Kab. Grobongan Kab.329492 *) 012. Wonogiri Kab. Boyolali Kab.329342 *) 012.329402 *) 012.329181 *) 011. Cilacap Kab.329552 Kab. Banyumas Kab.329104 *) 011. Kendal Kab.329430 *) 012.329449 *) 012. Ciamis Kab.329506 *) 012.329110 *) 011.329022 *) 011.328883 Kota Jakarta Pusat Kota Jakarta Utara Kab.328830 *) 010.329141 *) 011. Kuningan Kab.329084 *) 011.329217 *) 011.329166 *) 011.329305 *) 012. Majalengka Kab. Banjarnegara Kab.329455 *) 012.329031 Kab. Karawang Kab.329996 *) 011. Tasikmalaya Kab. Sukabumi Kab.329398 *) 012. Bandung Kab.329150 *) 011. Pemalang Kab. Semarang Kab.328846 *) 010.329486 *) 012.329135 *) 011.

329424 *) 014.329888 *) 014.329599 *) 013.329982 *) 014. Lamongan Kab.329894 *) 014. Lumajang Kab.329960 *) 014. Pasuruan Kab. Kulon Progo Kab.329430 *) 014.329722 *) 014.Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta *) 013.329951 Kab.436415 Kab.329600 *) 013.329687 *) 014.329693 *) 014. Madiun *) 014. Sidoarjo Kab. Sleman Kota Yogyakarta Provinsi Jawa Timur *) 014.329857 *) 014.329631 Kab. Bangkalan Kab.329832 *) 014.329449 *) 014. Sumenep Kota Kediri Kota Blitar Kota Malang Kota Probolinggo Kota Pasuruan Kota Mojokerto Kota Madiun Kota Surabaya Kota Batu Provinsi Banten *) 015.329801 *) 014.436389 *) 015.329662 *) 014.433727 *) 016. Lebak *) 015.329671 *) 014. Gunung Kidul *) 013. Jombang Kab.329775 *) 014.329945 *) 014. Klungkung *) 016. Nganjuk Kab. Buleleng Kota Denpasar 186 .329707 *) 014.433789 *) 016. Tangerang Kab. Tulung Agung Kab.329619 Kab. Jember Kab.329908 *) 014.433809 Kab. Pacitan Kab. Pandeglang Kab.433795 *) 016. Tabanan Kab. Bondowoso Kab. Situbondo Kab. Jembrana Kab. Gianyar Kab. Bojonegoro Kab.433770 *) 016.329863 *) 014.329991 *) 014.329713 *) 014.433764 *) 016. Pamekasan Kab. Gresik Kab.329738 *) 014.329781 *) 014.329826 *) 014. Bangli Kab.329920 *) 014.329841 *) 014.329625 *) 013. Ponorogo Kab. Kediri Kab. Probolinggo Kab. Bantul Kab. Malang Kab.329744 *) 014.433758 *) 016. Karang Asem Kab.329810 *) 014.329976 *) 014. Mojokerto Kab.329656 *) 014.433733 *) 016.436900 Kota Tangerang Kota Cilegon Kota Serang Provinsi Bali *) 016.329914 *) 014.433742 Kab.329790 *) 014.329872 *) 014.436395 *) 015.436430 *) 015. Magetan Kab. Serang Kab. Trenggalek Kab.329939 *) 014. Ngawi Kab.329750 *) 014.436409 *) 015.436421 *) 015.329769 Kab. Badung Kab. Blitar Kab. Tuban Kab. Banyuwangi Kab. Sampang Kab.

Bima Kota Mataram Kota Bima Kab.433861 *) 017.434016 *) 018. Sanggau Kab. Barito Selatan Kab.Ndao Kab. Sumba Timur Kab.433980 *) 018.435874 *) 020.433903 *) 017.435682 *) 019. Sintang Kab. Pontianak Kab. Sumbawa Kab.435702 *) 019.964761 *) 018.435730 *) 019. Kapuas Hulu Kab.434053 *) 018. Gunung Mas Kab. Melawi Kab. Kubu Raya Kab.434000 *) 018.433940 *) 018.964828 Kab.Provinsi Nusa Tenggara Barat *) 017. Barito Timur 187 . Barito Utara Kota Palangkaraya Kab. Bengkayang *) 019.964931 *) 019. Belu Kab.435806 *) 020.435925 *) 020.964947 *) 018.433959 *) 018. Dompu *) 017. Lembata Kota Kupang Kab. Kapuas Kab.438550 *) 020. Sumba Barat Kab. Murung Raya Kab.433877 Kab. Timor Tengah Selatan Kab. Sukamara Kab.435899 *) 020.434022 *) 018.435724 *) 019.435792 *) 020. Kota Waringin Barat Kab. Rote.433965 *) 018. Sumbawa Barat Provinsi Nusa Tenggara Timur *) 018.433821 *) 017.433996 *) 018. Sambas Kab.964752 *) 018.433830 *) 017.435749 *) 019. Sikka *) 018.434031 *) 018.435843 *) 020.435812 *) 020.433928 *) 018.435852 *) 020. Katingan *) 020. Pulang Pisau Kab. Landak Kota Pontianak Kota Singkawang Kab. Manggarai Timur Kab. Kayong Utara Provinsi Kalimantan Tengah *) 020. Kupang Kab.435868 *) 020. Sumba Barat Daya Kab. Sekadau Kab.434047 *) 018.434078 *) 018.964746 Kab.433892 *) 017. Seruyan Kab.435919 *) 020.435698 *) 019.435718 *) 019.435673 Kab. Sumba Tengah Kab.435837 *) 020.435755 *) 019.433934 *) 018. Flores Timur Kab. Ketapang Kab. Ende Kab.435900 Kab.433846 *) 017. Lombok Tengah Kab. Manggarai Barat Kab.434062 *) 018. Kota Waringin Timur Kab. Manggarai Kab.435770 *) 019.433883 Kab. Timor Tengah Utara Kab.433971 Kab. Alor Kab.433852 *) 017.435761 *) 019. Lombok Timur Kab. Lamandau Kab. Lombok Barat Kab.435667 *) 019.435821 Kab. Ngada Kab. Nagekeo Provinsi Kalimantan Barat *) 019.

Banjar Kab. Takalar Kab. Luwu Utara Kota Palopo Kab.436260 Kab.433212 *) 024.436101 Kab.Provinsi Kalimantan Timur *) 021. Wajo Kab. Bolaang Mongondow Utara Provinsi Sulawesi Tengah *) 024. Banggai Kepulauan Kab.435940 Kab.433356 *) 025.436208 *) 021.436090 *) 021.436239 *) 023. Bolaang Mongondow Kab.436194 *) 021.964777 *) 023. Selayar Kab.964803 *) 023. Malinau Kab.433371 *) 025. Poso Kab.433192 *) 024.436050 *) 022. Enrekang Kab.436282 *) 023.436022 *) 022. Tanatoraja Kab. Tanah Laut Kab. Sinjai Kab.433268 *) 025. Berau Kab.964792 Kota Tomohon Kab. Tanah Bumbu Kab. Parigi Moutong Kota Palu Kab. Minahasa Kab.433393 *) 025. Luwu Timur Kota Makassar 188 .433362 *) 025.435956 *) 022.433299 *) 025.433469 *) 025.436291 *) 023.436302 *) 023.433501 *) 025. Balangan Provinsi Sulawesi Utara *) 023.436157 *) 021.436044 *) 022. Tana Tidung Provinsi Kalimantan Selatan *) 022.436220 *) 023.433170 *) 024.433387 *) 025. Gowa Kab.433325 Kab. Tojo una una Provinsi Sulawesi Selatan *) 025. Jeneponto Kab. Sindereng Rappang Kab.436163 *) 021.435962 *) 022.433161 Kab. Barito Kuala Kab.436141 *) 021. Kotabaru Kab.433252 *) 025. Buol Kab. Morowali Kab. Tabalong Kota Banjarbaru Kota Banjarmasin Kab. Bulu Kumba Kab.433155 *) 024.436132 *) 021.433280 *) 025.433300 *) 025.433206 Kab. Banggai Kab.433444 *) 025.436172 *) 021.964922 Kab.433186 *) 024.433124 *) 024.433319 *) 025. Penajam Paser Utara Kab. Kutai Timur Kota Balikpapan Kota Samarinda Kota Tarakan Kota Bontang Kab.436007 *) 022.435993 *) 022. Pasir Kab.436081 *) 021.433149 *) 024. Pangkajene Kepulauan *) 025.433130 *) 024.433274 *) 025. Donggala *) 024. Minahasa Tenggara Kab.436038 *) 022.436276 *) 023. Toli-Toli Kab. Kep. Kepulauan Sangihe Kota Manado Kota Bitung Kab.433481 Kab. Bantaeng Kab.436069 *) 022. Hulu Sungai Selatan Kab. Nunukan Kab. Luwu Kab.436245 *) 023.433407 *) 025.435971 *) 022. Tapin Kab. Maros Kab.436013 *) 022. Kepulauan Talaud Kab.433243 *) 025.435987 Kab.436110 *) 021. Hulu Sungai Tengah *) 022. Kutai Kartanegara Kab. Siau Tagulandang Biaro Kota Kotamobagu Kab.436251 *) 023. Minahasa Utara Kab. Pinrang Kab. Kutai Barat *) 021. Bone Kab.436126 *) 021.433237 *) 025. Bulungan Kab. Minahasa Selatan *) 023. Hulu Sungai Utara Kab.436188 *) 021.964783 *) 023.

433614 Kab.434201 *) 030.433651 *) 028. Kolaka Kota Kendari Kota Bau-Bau *) 026. Asmat Kab. Muna Kab. Kolaka Utara Kab.*) 025. Buru Kota Ambon *) 028. Maluku Tengah Kab.434135 *) 030.433645 *) 028.433490 Kota Parepare Provinsi Sulawesi Tenggara *) 026. Halmahera Barat Kab.434254 *) 030.433541 *) 026. Kab.436534 *) 027.434260 *) 030. Konawe Kab.433702 Kab. Paniai Kab. Pegunungan Bintang Kab.434141 *) 030.434090 *) 030.436364 Halmahera Selatan Kepulauan Sula Halmahera Timur Kota Tidore Kepulauan Provinsi Papua *) 030. Sarmi Kab. Mamberamo Raya Kab.433682 *) 028. Biak Numfor Kab. Jaya Wijaya Kab.433588 *) 026.434166 *) 030.433526 *) 026.434104 *) 030.964871 *) 026. *) 030.433331 *) 025.433557 *) 026.436565 *) 027. Buton Utara Provinsi Gorontalo *) 027.434150 *) 030.434223 *) 030.433340 Kab. Boalemo Kota Gorontalo *) 027. Waropen Kab.964896 Kab.434172 *) 030.964859 Kab. Merauke Kab. Wakatobi Kab. Lanny Jaya Kab.433691 *) 028. Yapen Waropen Kab. Puncak Jaya Kab.433639 *) 028. Jayapura Kab. *) 030.434402 *) 029. Mappi Kab. Maluku Tenggara Barat Kab. Dogiyai Kab.433608 *) 026.434232 *) 030. Yalimo *) 030. Keerom Kab.434129 *) 030.436559 *) 027.433532 *) 026.965029 *) 030.436311 Kab.433594 *) 026. Gorontalo Utara Provinsi Maluku *) 028. Mimika Kota Jayapura Kab. Bombana Kab.433572 *) 026. Tolikara Kab.434181 *) 030.434197 *) 030. Puncak 189 . Memberamo Tengah Kab. *) 030. Boven Digoel Kab. Kab.434248 *) 030. Buton Kab.436333 *) 029.433676 *) 028.434285 *) 030.436540 *) 027. Halmahera Tengah Kota Ternate Halmahera Utara *) 029.436327 *) 029. Supiori Kab. Yahukimo Kab.436571 Kab. Bone Bolango Kab. Pahuwato Kab.434418 *) 029. Konawe Utara Kab.433563 *) 026. Soppeng *) 025.434217 *) 030. Seram Bagian Barat Kab. *) 030. Konawe Selatan Kab.436358 *) 029. Nduga Kab. Gorontalo Kab.433660 *) 028. Seram Bagian Timur Kab.436342 *) 029.964880 Kab.434110 *) 030. Maluku Tenggara Kab.434279 *) 030. Barru Kab. Nabire Kab. Kepulauan Aru Kota Tual Provinsi Maluku Utara *) 029.

.436662 *) 032. Sorong Selatan Kab. Sub Bagian Program dan Data 2. c.. Mamuju *) 033.433413 *) 033.436704 Kota Batam Kota Tanjung Pinang Kabupaten Lingga Provinsi Papua Barat *) 032.436678 *) 032.. b.. Bagian Umum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi./ND/12/BLN/TAHUN 1. nomor dan tanggal. Teluk Bintuni Kab.. KPPS dan KPPSLN. Sub Bagian Umum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.436622 *) 032. selanjutnya didistribusikan dengan menggunakan lembar disposisi. Mamuju Utara c.433450 *) 033.436735 *) 031.1 Sub Bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota NO. Sub Bagian Umum Nota Dinas NO :.436741 *) 031.436631 Kab.436729 Kab.436596 *) 032./ND/15/BLN/TAHUN a./ND/14/BLN/TAHUN 4....433438 Kab. dengan menggunakan tanda terima yang telah ditetapkan dalam tata naskah dinas. Karimun Kab.. Raja Ampat Provinsi Sulawesi Barat *) 033... selanjutnya diagendakan dengan mencatat nama pengirim. Polewali Mamasa (Mandar) Kab. Sub Bagian Teknis Pemilu dan Hupmas Sub Bagian Hukum Nota Dinas NO :.436690 *) 031..436653 *) 032. PPS.. Teluk Wondama Kab. Kaimana *) 032. Naskah dinas yang telah diagendakan.433475 Kab. kecuali yang bersifat tembusan disampaikan kepada anggota Komisi Pemilihan Umum/anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi/anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota berdasarkan kordinator wilayah dan atau divisi./ND/13/BLN/TAHUN 3. Natuna *) 031.Provinsi Kepulauan Riau *) 031.436616 *) 032. Nota Dinas NO :.436647 Kab. Bintan Kab. PPLN. dengan ketentuan: 1) Naskah dinas yang ditujukan untuk Ketua Komisi Pemilihan Umum/Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota disampaikan kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum/Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dengan menggunakan buku ekspedisi. Naskah dinas masuk. Sekretariat PPK. 190 . Sorong Kab. Majene Kab..436710 *) 031. Mamasa Kab. NAMA SUB BAGIAN JENIS NASKAH DINAS Nota Dinas NOMOR KODE NASKAH DINAS NO :. Penerimaan naskah dinas masuk dari lembaga/instansi/pihak lain harus melalui Bagian Tata Usaha Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum..433422 *) 033. Fak-Fak Kab. Manokwari Kota Sorong Kab. dan perihal.436600 *) 032. sifat..

Dalam penataan berkas/arsip pemilihan umum dibedakan antara berkas/arsip substantif. selanjutnya disampaikan kepada Sekretaris Jenderal /Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota untuk diproses lebih lanjut dengan menggunakan lembar disposisi. d. E. h. dibubuhi nomor. Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Bagian Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sub Bagian Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota menyiapkan saran/pertimbangan/konsep jawaban terhadap subtansi permasalahan yang terdapat dalam naskah dinas. yaitu arsip/berkas yang menunjang tugas pokok dan berkas/arsip fasilitatif. Naskah dinas yang telah disetujui oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum/Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota atau Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota setelah dibubuhi tanda tangan. Naskah dinas yang sudah disampaikan kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum /Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. yaitu arsip/berkas yang menunjang tugas penunjang dari Komisi Pemilihan Umum dan badan penyelenggara pemilihan umum. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota selanjutnya menyampaikan naskah dinas tersebut kepada biro/bagian/sub bagian sesuai dengan tugas pokok dan fungsi. 191 . Penyimpanan berkas/arsip ditata dalam suatu susunan yang sistimatis dengan memperhatikan kegunaan bentuk dan sifat berkas/arsip yang bertujuan untuk menunjang kelancaran pelaksanaan kegiatan organisasi. 2. Saran/pertimbangan/konsep jawaban tersebut oleh biro/bagian/sub bagian pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota disampaikan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dengan menggunakan nota dinas biro/bagian/sub bagian pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dan nota dinas Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum /Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum/Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota apabila diperlukan. yang dalam pelaksanaannya dapat mengadakan koordinasi dengan biro/bagian/sub bagian pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.2) Naskah dinas yang ditujukan untuk Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota disampaikan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dengan menggunakan buku ekspedisi. dan cap dinas. g. f. selanjutnya diperlakukan prosedur naskah dinas keluar. e. Tata Kearsipan 1.

Penataan berkas/arsip fasilitatif adalah sebagai berikut : a. c) Memisahkan data pribadi yang sifatnya asli dengan kelengkapan lainnya. Arsip keuangan meliputi arsip surat-surat dibidang keuangan dan arsip surat-surat buku (formal) dibidang keuangan seperti : a. 6. b) Tiap kelompok disusun secara beraturan menurut Nomor Induk Pegawai (NIP) atau secara alfabetis dari nama personil. Arsip-arsip Surat Permintaan Pembayaran (SPP). Arsip-arsip Surat Perintah Membayar Utang (SPMU). SKKP dan pengesahan SPJ. 2) Folder besar. 4) Bagi berkas/arsip yang nilai gunanya sudah sangat jarang digunakan dimasukkan kedalam boks arsip dan diserahkan kepada Tata usaha (Unit Kearsipan) untuk disimpan. Arsip-arsip mengenai Pertanggung Jawab (SOJ). b.3. 2) Berkas/arsip dalam bentuk Data Pribadi penataannya dilakukan sebagai berikut: a) Data personil dikelompokan menurut Unit Kerja penempatan yang bersangkutan. Sarana/peralatan penatan berkas/arsip dinamis inaktif meliputi: 1) Boks arsip. SPP. e. Penataan berkas/arsip dalam bentuk self indexing yaitu susunan yang ditata sedemikian rupa sehingga permasalahan-permasalahan yang disimpan dapat dilihat dengan jelas dan memudahkan penemuan kembali berkas/arsip yang diperlukan. 2) Rak arsip. Arsip Personalia 1) Berkas/arsip dalam bentuk surat yang berkaitan dengan masalah personil penataannya sama seperti yang dilakukan pada penataan berkas/arsip pada umumnya yaitu berdasarkan nomor kode klasifikasi permasalahan. yaitu disusun secara lengkap sesuai dengan nomor kode klasifikasi permasalahan. c. b. Arsip Keuangan 1) bagi berkas/arsip yang sifatnya menyangkut surat menyurat dilaksanakan seperti penataan berkas/arsip pada umumnya. b. Arsip-arsip pengesahan Surat Pertanggung Jawaban (SPJ). 5. Arsip-arsip Surat Keputusan Otorisasi (SKO). 192 . 3) Filing Cabinet. dikelompokan dan ditata menurut instansi pengirim serta berdasarkan sub permasalahannya. Arsip-arsip Surat Keterangan Pemberhentian Pembayaran (SKPP). disusun berdasarkan nomor urut. f. 2) Penataan berkas/arsip seperti SKO. Penataan Berkas/Arsip Fasilitatif Khusus Keuangan dan Personalia Arsip masalah personalia meliputi arsip surat-surat dalam rangka pengelolaan personalia dan arsip yang menyangkut data pribadi personil. 4. Sarana/peralatan penataan berkas pemilihan umum adalah sebagai berikut: a. Berkas/arsip dinamis aktif baik diterima maupun yang diterbitkan suatu unit kerja penataannya dilakukan oleh Tata Usaha Pengolah yang berangkutan. 3) Berkas/arsip yang bersifat pertanggung jawaban. 3) Lemari bergerak/beroda. d. Sarana/peralatan penataan berkas/arsip dinamis aktif meliputi: 1) Sekat.

c. Bagi berkas/arsip yang tidak memiliki nilai guna lagi digabungkan dengan boks. 3) Berkas/arsip yang telah dikelompokan dimasukan dalam boks arsip dan disusun/ ditata berdasarkan kode klasifikasi pokok permasalahan berserta sub-sub masalahnya dengan memberi label. 2) Bagi yang diperkirakan nilai gunanya sudah menerus (primary value). untuk diserahkan kepada Tata Usaha dan Kearsipan Komisi Pemilihan Umum (Unit Kearsipan). ii. Tahap Pelaksanaan 1) Pada Tata Usaha Unit Pengolah Boks arsip yang telah berisikan berkas/arsip dan kartu kendali yang dinilai tidak bermanfaat lagi diserahkan kepada Tata Naskah (Unit Kearsipan) disertai daftar pertelahaan dan berita acara pemindahan. b. 2) Membuat daftar pertelaahan dengan mencatat arsip dinamis inaktif dan menyiapkan berita acara pemindahan. 193 . Bagi berkas/arsip yang dipandang masih memiliki nilai guna tetap disimpan dan digabungkan dengan berkas/arsip kelompoknya masingmasing. Penyusutan arsip didasarkan atas nilai guna dari berkas/arsip yang bersangkutan dengan ketentuan : 1) Bagi yang diperkirakan masih mempunyai nilai guna diserahkan kepada Unit Kearsipan (primary value). terlebih dahulu dilakukan penilaian dengan ketentuan: i. arsip sebagaimana dimaksud pada angka “1)” diatas.F. sehingga dapat berdayaguna dan berhasilguna dan dengan memperhatikan pengamanannya. b) Boks arsip yang diterima dari Tata Usaha Unit Pengolah sebagai dimaksud pada huruf “a” diatas. Penyusutan Arsip 1. dapat dimusnahkan. Penyusutan arsip merupakan salah satu cara untuk memaksimalkan pemanfaatan ruangan dan mengatur menumpuknya arsip yang tidak berguna lagi. 2) Memusnahkan arsip sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku. untuk diserahkan kepada Arsip Nasional (Vemdary value). Penyusutan arsip adalah kegiatan pengurangan arsip. 2) Pada Tata Usaha a) Boks arsip yang berisikan berkas/arsip dan kartu kendali yang dinilai tidak bermanfaat lagi diserahkan kepada Tata Usaha dan Kearsipan Komisi Pemilihan Umum disertai daftar pertelaan dan berita acara pemindahan. Pemindahan Berkas/Arsip Proses pemindahan berkas/arsip dilakukan dalam 2 tahap yaitu: a. Umum a. Tahap Persiapan 1) Memisah-misahkan dan mengelompokan antara arsip dinamis aktif dan arsip dinamis inaktif. 3) Bagi yang sudah tidak berguna lagi. 2. 3) Menyerahkan arsip statis oleh Unit Kearsipan kepada Arsip Nasional b. dengan cara : 1) Memindahkan arsip inaktif dari Unit Pengolah ke Unit Kearsipan.

dengan cara dibakar dan lain sebagainya. 4. b. sehingga tidak dapat dikenal lagi baik isi maupun bentuknya guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. kegiatan pemusnahan arsip juga terdiri dari 2 (dua) tahapan dengan rincian kegiatan sebagai berikut: a. Tahap persiapan Arsip yang mempunyai nilai kegunaan sebagai bahan pertanggungjawaban Nasional. 2) Bagi arsip yang disimpan oleh Badan-badan Pemerintahan di Tingkat Daerah harus diserahkan kepada Arsip Nasional Daerah. b. Tahap Pelaksanaan Penyerahan arsip dilakukan sekurang-kurangnya sekali dalam sepuluh tahun serta dilaksanakan dengan membuat Berita Acara Penyerahan Arsip yang disertai Daftar Pertelaan Arsip dari arsip-arsip yang diserahkan. 194 . Tahap Persiapan 1) Memisah-misahkan dan mengelompokan berkas/arsip sesuai dengan nilai gunanya untuk menentukan bekas/arsip antara yang boleh dimusnahkan dan yang tidak. setelah melampaui jangka waktu penyimpanan ditetapkan: 1) Bagi arsip yang disimpan oleh Lembaga-lembaga Negara atau Badan-badan Pemerintahan di Tingkat Pusat harus diserahkan kepada Arsip Nasional. Penyerahan Arsip a. 3) Membuat berita acara pemusnahan arsip dan pertelaan arsip-arsip yang akan dimusnahkan. 3) Pemusnahan arsip dilakukan secara total/keseluruhan. Tahap Pelaksanaan 1) Seluruh berkas non arsip yang sudah tidak digunakan dapat langsung dimusnahkan (tanpa adanya pertelaan maupun berita acara pemusnahan). 2) Membentuk Tim Pemusnahan Arsip dengan komponen terkait. tetapi sudah tidak diperlukan lagi untuk penyelenggaraan administrasi sehari-hari. Pemusnahan Arsip Seperti halnya pada kegiatan pemindahan. 2) Bagi berkas/arsip yang sudah tidak memiliki nilai guna dimusnahkan dengan disaksikan oleh Tim Pemusnahan Arsip dengan ketentuan: a) bagi berkas/arsip yang menyangkut bidang keuangan terlebih dahulu mendapat pertimbangan dari pejabat Badan Pemeriksa Keuangan. b) Sedangkan berkas/arsip bidang kepegawaian terlebih dahulu mendapat pertimbangan dari pejabat badan Adminstrasi Kepegawaian Negara.3.

dengan mendasarkan dan memperhatikan asas keamanan. Komisi Pemilihan Umum Provinsi. serta Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah adalah sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemiliham Umum. Dalam melaksanakan tugas.BAB VI PENUTUP Ketentuan Pasal 22 E ayat (5) Undang-Undang Dasar 1945 menyatakan bahwa pemilihan umum diselenggarakan oleh suatu Komisi Pemilihan Umum yang bersifat nasional. wewenang dan kewajiban Komisi Pemilihan Umum. diperlukan suatu dasar hukum mengenai tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum yang berlaku dan mengikat bagi Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota serta seluruh perangkat penyelenggara pemilihan umum. HAFIZ ANSHARY AZ. bebas. Dalam melaksanakan fungsi kesekretariatan tersebut. pertanggungjawaban. Pengaturan lebih lanjut berkenaan dengan keberadaan Komisi Pemilihan Umum sebagai penyelenggara pemilihan umum Anggota DPR. Pasal 68 dan Pasal 69 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemiliham Umum. H. dan mandiri. dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). DPD. Dr. ketepatan. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal KETUA. wewenang dan kewajiban Komisi Pemilihan Umum. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota yang merupakan lembaga kesekretariatan dan bertugas melayani pelaksanaan tugas. Komisi Pemilihan Umum Provinsi. serta Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Perubahan mendasar berkenaan organisasi penyelenggara pemilihan umum adalah Komisi Pemilihan Umum. Prof. pembakuan. dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dibantu oleh Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN). Panitia Pemungutan Suara (PPS). serta Kelompok Penyelenggara pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN) adalah bersifat sementara. dan keterkaitan. Presiden dan Wakil Presiden. MA 195 . dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota adalah bersifat tetap. kecepatan. dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota sebagaimana dimaksud dalam Pasal 67.A. DPRD. Komisi Pemilihan Umum Provinsi.