PERATURAN KOMISI PEMILIHAN UMUM NOMOR : 04 TAHUN 2009 TENTANG TATA NASKAH DINAS KOMISI PEMILIHAN UMUM

KOMISI PEMILIHAN UMUM, Menimbang : a. bahwa ketentuan Pasal 22 E Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menyatakan bahwa Komisi Pemilihan Umum adalah Penyelenggara Pemilihan Umum yang bersifat nasional, tetap, dan mandiri; b. bahwa ketentuan Pasal 5 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum menyatakan bahwa Komisi Pemilihan Umum, Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota bersifat hirarkis; c. bahwa dalam menjalankan tugas, wewenang, dan kewajiban, Komisi Pemilihan Umum, Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dibantu oleh Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum, Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota; d. bahwa ketentuan Pasal 8 ayat (4) huruf e, Pasal 9 ayat (4) huruf f, dan Pasal 10 ayat (4) huruf f Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum menyatakan antara lain bahwa Komisi Pemilihan Umum, Komisi Pemilihan Umum Provinsi, dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota berkewajiban memelihara arsip dan dokumen pemilihan umum; e. bahwa ketentuan Pasal 67 ayat (2) dan ayat (3), Pasal 68 ayat (2) dan ayat (3), dan Pasal 69 ayat (2) dan ayat (3) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum menyatakan bahwa Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum, Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi, dan Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota berwenang memberikan layanan administrasi, ketatausahaan, dan kepegawaian sesuai dengan peraturan perundang-undangan serta berkewajiban memelihara arsip dan dokumen pemilihan umum; f. bahwa berdasarkan hal-hal tersebut pada huruf a, huruf b, huruf c, huruf d, dan huruf e serta untuk melaksanakan tertib administrasi dan penyeragaman sistim administrasi perkantoran dalam rangka mendukung penyelenggaraan fungsi administrasi kesekretariatan Komisi Pemilihan Umum, Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota, perlu ditetapkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum tentang Tata Naskah Dinas Komisi Pemilihan Umum;

1

Mengingat

: 1.

Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 53, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4389); Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 62, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4633); Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4721); Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 51, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4836); Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 1951 tentang Lambang Negara (Lembaran Negara Tahun 1951 Nomor 111, Tambahan Lembaran Negara Nomor 176); Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 1958 tentang Penggunaan Lambang Negara (Lembaran Negara Tahun 1958 Nomor 1971, Tambahan Lembaran Negara Nomor 1636); Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 1976 tentang Jadual Retensi Arsip (Lembaran Negara Tahun 1976 Nomor 51, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3151); Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 05 Tahun 2008 tentang Tata Kerja Komisi Pemilihan Umum, Komisi Pemilihan Umum Provinsi, dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota sebagaimana diubah dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 21 Tahun 2008 dan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 37 Tahun 2008; Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 06 Tahun 2008 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum, Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi, dan Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota sebagaimana diubah dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 22 Tahun 2008;

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

10. Keputusan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 71 Tahun 1993 tentang Pedoman Umum Tata Persuratan Dinas;

Memperhatikan

: Hasil Rapat Pleno Komisi Pemilihan Umum tanggal 2 Pebruari 2009

MEMUTUSKAN : Menetapkan : PERATURAN KOMISI PEMILIHAN UMUM TENTANG TATA NASKAH DINAS KOMISI PEMILIHAN UMUM.

2

Pasal 1 Tata Naskah Dinas Komisi Pemilihan Umum merupakan dasar bagi Komisi Pemilihan Umum, Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dalam melaksanakan tugas, wewenang, dan kewajiban sebagai penyelenggara pemilihan umum. Pasal 2 Penyelenggara Pemilihan Umum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1, adalah lembaga yang menyelenggarakan Pemilu untuk memilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan Presiden dan Wakil Presiden, serta Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah secara langsung oleh rakyat. Pasal 3 Tata Naskah Dinas Komisi Pemilihan Umum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 dan Pasal 2, berlaku bagi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN), dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS)/ Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN) dalam melaksanakan tugas wewenang dan kewajiban Komisi Pemilihan Umum. Pasal 4 Tata Naskah Dinas Komisi Pemilihan Umum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 merupakan pendukung fungsi administrasi kesekretariatan bagi penyelenggara pemilihan umum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 dan Bagian Kesembilan Paragraf 2 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum. Pasal 5 Tata Naskah Dinas Komisi Pemilihan Umum sebagaimana dimaksud dalam Peraturan ini, wajib ditaati dan dilaksanakan oleh penyelenggara pemilihan umum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 dan Pasal 3 termasuk Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum, Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi, Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota, Sekretariat PPK dan Sekretariat PPLN. Pasal 6 Dalam Tata Naskah Dinas Komisi Pemilihan Umum sebagaimana dimaksud dalam Peraturan ini, termasuk mengatur berkenaan dengan hal-hal yang berkaitan dengan tata kearsipan Komisi Pemilihan Umum. Pasal 7 Hal-hal berkenaan dengan tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum untuk Provinsi Aceh dan Kabupaten/Kota di wilayah Komisi Pemilihan Umum Provinsi Aceh, disesuaikan dengan nomenklatur sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh. Pasal 8 Uraian tentang tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum sebagaimana dimaksud dalam Peraturan ini, adalah sebagaimana tercantum dalam Lampiran Peraturan ini, dan merupakan bagian tak terpisahkan dari Peraturan ini. Pasal 9 Dengan berlakunya Peraturan ini, Keputusan Komisi Pemilihan Umum Nomor 631 Tahun 2003 tentang Tata Naskah Dinas Komisi Pemilihan Umum, dinyatakan tidak berlaku.

3

Dr.Pasal 10 Peraturan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. Ttd Prof. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal KETUA. HAFIZ ANSHARY AZ.A. MA Salinan sesuai dengan aslinya SEKRETARIAT JENDERAL KPU Kepala Biro Hukum W. H.S Santoso 4 .

Lampiran Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor : Tanggal : BAB I PENDAHULUAN A. ketatausahaan. membantu pendistribusian perlengkapan penyelenggaraan Pemilu anggota Dewan Perwakilan Rakyat. memberikan dukungan teknis administratif. Ketentuan Pasal 68 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi bertugas membantu penyusunan program dan anggaran Pemilu. dan mengadakan perlengkapan penyelenggaraan Pemilu sesuai dengan peraturan perundang . membantu pelaksanaan tugas Komisi Pemilihan Umum Provinsi dalam menyelenggarakan Pemilu. mengangkat tenaga pakar/ahli berdasarkan kebutuhan atas persetujuan Komisi Pemilihan Umum. Komisi Pemilihan Umum Provinsi. memberikan 5 . standar. dan memberikan layanan administrasi. prosedur. memberikan bantuan hukum dan memfasilitasi penyelesaian sengketa Pemilu. dan membantu pelaksanaan tugas-tugas lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Dalam melaksanakan tugas Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum berwenang mengadakan dan mendistribusikan perlengkapan penyelenggaraan pemilu berdasarkan norma. memberikan dukungan teknis administratif. Umum Ketentuan Pasal 5 dan Pasal 8 Undang-Undang Nomor 22 tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum menyatakan bahwa Komisi Pemilihan Umum. wewenang dan kewajibannya dibantu oleh Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum.undangan. memfasilitasi penyelesaian masalah dan sengketa Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah provinsi. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. mengadakan perlengkapan penyelenggaraan Pemilu sesuai dengan peraturan perundang-undangan. prosedur dan kebutuhan yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum . Dewan Perwakilan Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah serta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden. Dalam melaksanakan tugas Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi berwenang mengadakan dan mendistribusikan perlengkapan penyelenggaraan Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah berdasarkan norma. membantu penyusunan laporan penyelenggaraan kegiatan dan pertanggungjawaban Komisi Pemilihan Umum. membantu penyusunan laporan penyelenggaraan kegiatan dan pertanggungjawaban Komisi Pemilihan Umum Provinsi. standar. Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum bertanggungjawab dalam hal administrasi keuangan serta pengadaan barang dan jasa berdasarkan peraturan perundang-undangan. membantu pelaksanaan tugas Komisi Pemilihan Umum dalam menyelenggarakan Pemilu. memelihara arsip dan dokumen pemilu. dan membantu pelaksanaan tugas-tugas lain sesuai dengan peraturan perundang-undangan. membantu perumusan dan penyusunan rancangan keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi. dan Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Ketentuan Pasal 67 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum menyatakan bahwa Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum bertugas membantu penyusunan program dan anggaran Pemilu. dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dalam melaksanakan tugas. dan kepegawaian sesuai dengan peraturan perundang-undangan serta berkewajiban menyusun laporan pertanggungjawaban keuangan. membantu perumusan dan penyusunan rancangan peraturan dan keputusan Komisi Pemilihan Umum. dan mengelola barang inventaris Komisi Pemilihan Umum. dan kebutuhan yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum.

membantu pendistribusian perlengkapan penyelenggaraan Pemilu anggota Dewan Perwakilan Rakyat.layanan administrasi. membantu perumusan dan penyusunan rancangan keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. membantu penyusunan laporan penyelenggaraan kegiatan dan pertanggungjawaban Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. dan mengelola barang inventaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. serta berkewajiban menyusun laporan pertanggungjawaban keuangan. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota bertanggungjawab dalam hal administrasi keuangan serta pengadaan barang dan jasa berdasarkan peraturan perundang-undangan. ketatausahaan. Ketentuan Pasal 69 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota bertugas membantu penyusunan program dan anggaran Pemilu. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota berkewajiban menyusun laporan pertanggungjawaban keuangan. dan kepegawaian sesuai dengan peraturan perundangundangan. standar. memfasilitasi penyelesaian masalah dan sengketa Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten/Kota. memelihara arsip dan dokumen Pemilu. Dalam melaksanakan tugas Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota berwenang mengadakan dan mendistribusikan perlengkapan penyelenggaraan Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten/Kota berdasarkan norma. tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum diperlukan untuk mengatur Komunikasi kedinasan dalam mendukung penyelenggaraan fungsi administrasi kesekretariatan Komisi Pemilihan Umum. dan kepegawaian sesuai dengan peraturan perundangundangan. menyediakan informasi bagi pimpinan dalam pengambilan keputusan dan atau tindakan yang cepat dan tepat. yaitu sifat memberi dukungan guna memudahkan pekerjaan lain sehingga dapat terlaksana sebagaimana mestinya serta mencakup seluruh bagian organisasi dan diperlukan pada setiap satuan kerja serta dilaksanakan di seluruh bagian organisasi tanpa memandang tugas pokoknya. dan membantu pelaksanaan tugas-tugas lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan. dan mengelola barang inventaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. memberikan dukungan teknis administratif. Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Dewan Perwakilan Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah serta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden serta Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Provinsi. memberikan layanan administrasi. sehingga terdapat suatu kepastian hukum. serta kesekretariatan PPK dan PPLN. 6 . antara lain berperan mendukung pelaksanaan tugas pokok dan fungsi. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi bertanggungjawab dalam hal administrasi keuangan serta pengadaan barang dan jasa berdasarkan peraturan perundang-undangan. serta membantu kelancaran kegiatan organisasi Komisi Pemilihan Umum. Selain mempunyai peran tersebut. dan mengadakan perlengkapan penyelenggaraan Pemilu sesuai dengan peraturan perundang-undangan. membantu pelaksanaan tugas Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dalam menyelenggarakan Pemilu. tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum mempunyai ciri-ciri. ketatausahaan. Untuk menunjang pelaksanaan tugas kewenangan dan kewajiban tersebut. Berkenaan dengan hal tersebut. Tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum. prosedur dan kebutuhan yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum . memelihara arsip dan dokumen Pemilu. perlu pengaturan penyeragaman sistem administrasi.

para pejabat dan petugas yang terkait dengan tata naskah dinas tidak dibenarkan memberikan informasi kepada yang tidak berkepentingan. mewujudkan tata kearsipan yang berdaya guna dan berhasil guna. 2. format maupun prosedurnya. Asas Tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum berpedoman kepada asas : 1. 4. c. Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/ Kota serta PPK dan PPLN. baik dari segi isi. Asas Keterkaitan Tata naskah dinas sebagai bagian dari administrasi dan mempunyai keterkaitan dengan administrasi kearsipan. Asas Keamanan Pada dasarnya semua naskah dinas bersifat tertutup. Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota serta PPK dan PPLN.B. Asas Pembakuan Naskah dinas wajib dibuat atau disusun menurut tata naskah dinas yang telah ditetapkan. 6. Dengan demikian seluruh kegiatan tata naskah dinas merupakan bagian integral dari tatalaksana administrasi dan tatalaksana kearsipan. sehingga kerahasiaan isinya harus tetap dijaga. semua kegiatan naskah dinas harus dapat diselesaikan secara terkendali. wewenang dan kewajiban Komisi Pemilihan Umum. Asas Ketepatan Tugas dan fungsi satuan kerja dan atau satuan organisasi. d. b. 7 . Tujuan Tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum bertujuan : a. Maksud dan Tujuan 1. naskah dinas hendaknya dapat dipertanggungjawabkan. dalam proses penyaluran naskah dinas harus tepat dan terkendali. 3. agar ada penyelesaian tindak lanjut. Penegasan tentang tingkat pengendalian pemprosesan naskah dinas dinyatakan secara tertulis saat penyampaian. baik secara tertulis maupun secara lisan. C. Oleh karena itu. 5. Pada hakekatnya asas ini mendasari pemikiran bahwa diikutinya kaidah tata naskah dinas terkait dengan fungsi dan kewenangan pejabat yang menandatangani naskah dinas tersebut sesuai dengan ketentuan yang bcrlaku. memperoleh keseragaman dalam penyelenggaraan administrasi pemilihan umum. Asas Pertanggungjawaban Secara administrasi. Asas Kecepatan Untuk mendukung kelancaraan penyelenggaraan tugas dan fungsi satuan kerja dan atau satuan organisasi. menunjang kelancaran komunikasi kedinasan dan kemudahan dalam pengendalian pelaksanaannya. meningkatkan daya guna dan hasil guna secara berkelanjutan dalam penyelenggaraan tugas. 2. Maksud Tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum adalah sebagai dasar dalam melaksanakan kegiatan komunikasi kedinasaan di lingkungan Komisi Pemilihan Umum.

SAMPUL SURAT. Tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum yang ditetapkan dalam Peraturan ini. Tata naskah dinas adalah ketentuan-ketentuan yang berlaku dan mengatur serta menetapkan bentuk. 3. MAP DAN PAPAN NAMA. sifat dan prosedur tetap serta menjadi dasar dalam komunikasi kedinasan tertulis. adalah dalam bentuk pengaturan yang digunakan sebagai petunjuk dan atau pedoman dalam melaksanakan tugas-tugas administrasi kesekretariatan Komisi Pemilihan Umum. Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota serta PPK dan PPLN. Ruang Lingkup Tata Naskah Dinas Komisi Pemilihan Umum mengatur ruang lingkup komunikasi kedinasan. Naskah dinas adalah pernyataan tertulis dalam segala corak dan bentuk yang digunakan sebagai sarana komunikasi untuk menyampaikan informasi kedinasan dari pihak yang satu kepada pihak lain secara intern maupun ekstern. meliputi sarana komunikasi perkantoran. BAB IV : KEWENANGAN DAN PELIMPAHAN WEWENANG DALAM PENANDATANGANAN NASKAH DINAS BAB V : PROSEDUR ADMINISTRASI NASKAH DINAS KOMISI PEMILIHAN UMUM BAB VI : PENUTUP 8 . 2. STEMPEL DINAS. sesuai dengan ketentuan yang berlaku. dengan susunan sistimatika: BAB I Bab II BAB III : PENDAHULUAN : SUSUNAN DAN BENTUK NASKAH DINAS : KOP NASKAH DINAS. Pengertian Umum 1.D. E.

Surat Panggilan. 7. Risalah Rapat. Surat Kuasa. 5. Keputusan Panitia Pemilihan Luar Negeri. 10. Keputusan Panitia Pemungutan Suara. 16. 21. Surat Tugas. Keputusan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri. yaitu naskah dinas dalam susunan dan bentuk peraturan perundang-undangan dan dalam susunan dan bentuk surat. 8. Rekomendasi. 18. Surat Edaran. Perjanjian. Lembar Disposisi. serta mengikat penyelenggara pemilihan umum dan pihak lain. Nota Dinas. 11. Keputusan Komisi Pemilihan Umum. Peraturan Komisi Pemilihan Umum. 9.A1. 5. 22. Keputusan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara 11. 2. B. Keputusan Bersama. Pengertian Naskah dinas yang mengatur pelaksanaan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. 6. Piagam. Surat Pernyataan.BAB II SUSUNAN DAN BENTUK NASKAH DINAS Naskah dinas sebagai sarana komunikasi kedinasan terdiri dari berbagai bentuk dan susunan sesuai dengan kriteria dari naskah dinas tersebut. Pengumuman. Naskah Dinas dalam susunan dan bentuk Peraturan Perundang-undangan. 4. 4. Surat Ijin. Surat Biasa. Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. 14. Ad. Telaahan Staf. 10. Surat Pengantar. 3. A. Keputusan Panitia Pemilihan Kecamatan. 9 . 2. 20. 3. 17. Surat Peringatan. Surat Keterangan. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota/ Keputusan Komisi Independen Pemilihan Kabupaten/Kota (di wilayah provinsi Aceh). Undangan. 19. 8. 23. Daftar Hadir. 13. 15. Laporan. 7. 12. Peraturan Komisi Pemilihan Umum l. 6. Berita Acara. Naskah Dinas dalam susunan dan bentuk surat adalah : 1. terdiri dari : 1. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Keputusan Komisi Independen Pemilihan Provinsi Aceh. Surat Perintah. 9.

6) Stempel Komisi Pemilihan Umum. serta "Memperhatikan". Bagian akhir Peraturan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas: 1) Nama tempat ditetapkan. 5) Ayat-ayat. d. Menggunakan nomor angka bulat dan tahun penetapan. 2) Tanggal. dengan menggunakan tinta berwarna biru atau ungu. 2) Nomor dan tahun. 10 . Peraturan Komisi Pemilihan Umum yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. Bagian akhir ad. e. kriterianya adalah : a. 3) Nama Peraturan. Peraturan Komisi Pemilihan Umum ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum.2. c. Bentuk dan sistimatika isinya sesuai dengan teknik penyusunan peraturan perundang-undangan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004. Isinya bersifat pengaturan. serta 4. Isi d. 3) Paragraf-paragraf. Cara Penyusunan Peraturan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas : a. ad. ad. 2) Bagian-bagian. 4) Pasal-pasal. asli disimpan oleh pemrakarsa peraturan Komisi Pemilihan Umum.a. Sebagai pelaksanaan dari peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. Bulan dan Tahun. Bagian awal.c. Mempunyai nama judul setelah kata "Menetapkan:” g. Pengesahan a. Menggunakan konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat".d. ad. Bagian awal Peraturan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas: 1) Judul Peraturan. 5) Nama Terang.b. 3) Nama Jabatan. Untuk Peraturan Komisi Pemilihan Umum. di atas kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan bertuliskan Komisi Pemililian Umum warna kuning emas. 3. b. f. b. Isi Peraturan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas : 1) Bab-bab. Pembukaan. c. 3) "Memutuskan:" 4) Menetapkan : Judul Peraturan. Pembukaan Peraturan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas: 1) Tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital 2) Konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat" "Memperhatikan". 4) Tanda tangan Pejabat. b.

Bagian awal Keputusan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas : 1) Judul Keputusan. ad. kriterianya adalah : a. apabila diperlukan. serta mengikat penyelenggara pemilihan umum dan pihak lain. serta "Memperhatikan". Cara Penyusunan Keputusan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas : a. f. Sebagai pelaksanaan dari peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi.” g. 11 . kode penetapan dan tahun penetapan. Bentuk dan sistimatika sesuai dengan teknik penyusunan peraturan perundang-undangan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004. Isinya bersifat penetapan.a. 3) Nama Keputusan. Keputusan Komisi Pemilihan Umum. 3. dan tahun. Bagian awal. kode penetapan. Mempunyai nama judul setelah kata "Menetapkan. Menggunakan nomor angka bulat.c. Dapat menggunakan tembusan. b. 2) Konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat" serta "Memperhatikan". atau 2) Pasal-pasal. 5. 3) "Memutuskan:". Pembukaan Keputusan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas: 1) Tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital. e. sebagaimana tercantum pada Lampiran I. c. Pembukaan.b.c. Menggunakan konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat". c. 2) Nomor. Keputusan Komisi Pemilihan Umum l. 4) Menetapkan : Judul Keputusan. h. ad. Ad. Bagian akhir. ad. Bentuk Bentuk Peraturan Komisi Pemilihan Umum. Isi Keputusan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas : 1) Diktum-diktum. Pengertian Naskah Dinas yang mengatur pelaksanaan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. 2. d. Peraturan Komisi Pemilihan Umum yang diedarkan dan/atau digandakan adalah salinan sesuai dengan aslinya dan ditandatangani oleh Kepala Biro Hukum dan disertai stempel Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta berwarna biru atau ungu.A2. di atas kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan bertuliskan Komisi Pemililian Umum warna kuning emas. Isi. d. b.

Isinya bersifat mengatur pelaksanaan teknis.A3. Keputusan bersama ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum dan pimpinan instansi yang melakukan kerjasama. Keputusan Komisi Pemilihan Umum yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. c. Bagian akhir Keputusan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas: 1) Nama tempat ditetapkan.d. Menggunakan nomor masing-masing instansi. dengan menggunakan tinta bewarna biru atau ungu. 3. Cara Penyusunan Keputusan Bersama terdiri atas : a. Keputusan Komisi Pemilihan Umum yang diedarkan dan/atau digandakan adalah salinan sesuai dengan aslinya dan ditandatangani oleh Kepala Biro Hukum dan disertai stempel Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta berwarna biru atau ungu. b. Pengertian Naskah Dinas yang dibuat oleh Komisi Pemilihan Umum dengan instansi lain untuk mengatur sesuatu yang menyangkut kepentingan bersama. Bagian akhir. d. Keputusan Komisi Pemilihan Umum ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. 5. 4. 3) Nama Keputusan Bersama dengan huruf kapital. Bagian awal Keputusan Bersama terdiri atas : 1) Tulisan keputusan bersama Komisi Pemilihan Umum dengan Instansi/lembaga yang melakukan kerjasama. 12 . Kriterianya adalah: a. b. tanpa kop. Ad a. 2.ad. di atas kertas berukuran folio. d. bulan dan tahun. 4) Tanda tangan Pejabat. Bagian awal. asli disimpan oleh pemrakarsa keputusan Komisi Pemilihan Umum. c. 2) Nomor dan tahun dari KPU serta nomor dan tahun dari Instansi yang melakukan kerjasama. dengan huruf kapital. 5) Nama terang. 2) Tanggal. Mempunyai nama judul setelah kata "Menetapkan:". b. 3) Nama Jabatan. Isi. Dirumuskan dalam pasal-pasal dan ayat-ayat. 6) Stempel Komisi Pemilihan Umum. c. Pengesahan a. e. Pembukaan. Bentuk Bentuk Keputusan Komisi Pemilihan Umum sebagaimana tercantum pada Lampiran II Ad. Keputusan Bersama 1.

Pengertian Naskah Dinas yang mengatur pelaksanaan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. 3) Nama Jabatan masing-masing instansi. Bentuk Bentuk Keputusan Bersama sebagaimana tercantum pada Lampiran III. 6) Dibubuhi stempel masing-masing instansi. 2) Kata "Memutuskan:" 3) Menetapkan : nama judul Keputusan Bersama. Menggunakan nomor bulat. dan bersifat penetapan. h. 13 . 2. dibuat rangkap dua dengan ketentuan masing-masing mendapat satu keputusan bersama yang asli. 5) Nama Terang Pejabat masing-masing instansi. bulan dan tahun. Pengesahan a. Mempunyai nama judul setelah kata "Menetapkan:". b. 5) Ayat-ayat. b. Keputusan Bersama ditandatangani oleh masing-masing yang melakukan kerjasama. kode penetapan dan tahun penetapan. 2) Bagian-bagian. d. g. Menggunakan konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat". Bagian Akhir Keputusan Bersama terdiri atas: 1) Nama tempat ditetapkan. serta mengikat penyelenggara pemilihan umum dan pihak lain. 4) Tandatangan Pejabat masing-masing instansi.A4 Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum 1. Ad c. e. 5. Ad. Ad d. Dapat menggunakan tembusan apabila diperlukan. c. Kriterianya adalah : a. Pembukaan Keputusan Bersama terdiri atas: 1) Konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat". Dibuat di atas kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan bertuliskan Komisi Pemilihan Umum berwarna hitam. Sebagai pelaksanaan dari peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. serta "Memperhatikan" apabila diperlukan. 4) Pasal-pasal. 3) Paragraf-paragraf. 4. Keputusan Bersama yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum dan pimpinan Instansi/lembaga lain. Isinya bersifat penetapan. f. 2) Tanggal. Bentuk dan sistematika sesuai dengan teknik penyusunan peraturan perundang-undangan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004. dengan menggunakan tinta bewarna biru atau ungu dibuat di atas kertas bermaterai cukup dengan ukuran dan jenis kertas tertentu tanpa kop.Ad b. Isi Keputusan Bersama terdiri atas: 1) Bab-bab.

a. c. b. Pengesahan a. Pembukaan terdiri atas : 1) Tulisan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital. 5) Nama Terang 6) Stempel Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. b. Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang diedarkan dan/atau digandakan adalah salinan sesuai dengan aslinya dan ditandatangani oleh Kepala Biro Hukum dan disertai stempel Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta berwarna biru atau ungu. Cara Penyusunan Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum terdiri atas : a. 5. Bagian akhir. 4) Tanda tangan Pejabat. Bagian Akhir terdiri atas: 1) Nama tempat ditetapkan. d. bulan dan tahun. 3) Nama Jabatan. c. d. kode penetapan dan tahun. 3) "Memutuskan:" 4) Menetapkan : Judul keputusan. b. 14 . Bagian awal terdiri atas : 1) Judul keputusan. Bentuk Bentuk Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum sebagaimana tercantum pada Lampiran IV. 3) Nama Keputusan. Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Isi terdiri atas Diktum-diktum.3. Bagian awal. c. 2) Nomor bulat. ad. dengan menggunakan tinta bewarna biru atau ungu. ad. 4. ad. 2) Tanggal. asli disimpan oleh pemrakarsa keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. 2) Konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat" serta "Memperhatikan" apabila diperlukan. ad. Pembukaan. Isi.

bulan dan tahun. serta “Memperhatikan” apabila diperlukan. Pembukaan. Cara Penyusunan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi terdiri atas : a. Pembukaan terdiri atas : 1) Tulisan Komisi Pemilihan Umum Provinsi dengan huruf kapital. serta mengikat penyelenggara pemilihan umum dan pihak lain. Dibuat di atas kertas berukuran folio dengan kop Komisi Pemilihan Umum Provinsi (berwarna). 3. kode penetapan dan tahun penetapan. c. Menggunakan konsiderans “Menimbang” dan “Mengingat”. b. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi 1. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi dengan menggunakan tinta bewarna biru atau ungu. b. ad. c. Bentuk dan sistematika sesuai dengan teknik penyusunan peraturan perundang-undangan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004. Bagian akhir terdiri atas : 1) Nama tempat ditetapkan. kode penetapan dan tahun. Bagian akhir. d. 4.A5. d. a. Sebagai pelaksanaan dari peraturan perundang-undangan. Kriterianya adalah : a. f. 5) Nama Terang. 15 . b. Isi terdiri atas Diktum-diktum. Pengesahan a. Dapat menggunakan tembusan apabila diperlukan. 3) "Memutuskan:" 4) Menetapkan : Judul Keputusan. Isi. 2) Tanggal. 2) Konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat" serta "Memperhatikan" apabila diperlukan. ad. 2.Ad. Menggunakan nomor bulat. 4) Tanda tangan Pejabat. Bagian awal. 3) Nama Jabatan. ad. dan bersifat penetapan. 2) Nomor bulat. Pengertian Naskah Dinas yang mengatur pelaksanaan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. Mempunyai nama judul setelah kata " Menetapkan:". ad. e. d. 3) Nama Keputusan. h. c. Isinya bersifat penetapan. g. 6) Stempel Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Bagian awal terdiri atas : 1) Judul Keputusan.

Isi terdiri atas Diktum-diktum. Kriterianya adalah : a. Menggunakan konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat". Bagian akhir. 3. Bagian awal. ad. b.a. g. ad. Pengertian Naskah Dinas yang mengatur pelaksanaan peraturan perundang-undangan serta mengikat penyelenggara pemilihan umum dan pihak lain. 16 . dan tahun penetapan.d. Bagian akhir terdiri atas : 1) Nama tempat ditetapkan. Sebagai pelaksanaan dari peraturan perundang-undangan.b. Ad. h. ad.A6. Dapat menggunakan tembusan apabila diperlukan. kode penetapan dan tahun. Mempunyai nama judul setelah kata " Menetapkan". serta "Memperhatikan" apabila diperlukan. 3) "Memutuskan:" 4) Menetapkan : Judul Keputusan. c. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. 3) Nama Keputusan. Bentuk dan sistematika sesuai dengan teknik penyusunan peraturan perundang-undangan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004. 5. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi yang diedarkan dan/atau digandakan adalah salinan sesuai dengan aslinya dan ditandatangani oleh Pejabat yang menangani masalah hukum dan disertai stempel Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dengan menggunakan tinta berwarna biru atau ungu. l. Dibuat di atas kertas berukuran folio dengan kop Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/ Kota (berwarna). Pembukaan. bulan dan tahun. 2) Tanggal. Isinya bersifat penetapan. Bagian awal terdiri atas : 1) Judul Keputusan. dan bersifat penetapan. Bentuk Bentuk Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi sebagaimana tercantum pada Lampiran V. ad. f. c. d. Cara penyusunan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota terdiri atas : a.b. 2. Menggunakan nomor bulat. kode penetapan. d. 2) Konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat" serta "Memperhatikan" apabila diperlukan.c. Pembukaan terdiri atas : 1) Tulisan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dengan huruf kapital. Isi. 2) Nomor bulat. c. b.

d. h. Stempel Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Dapat menggunakan tembusan apabila diperlukan.3) 4) 5) 6) 4. Cara penyusunan Keputusan PPK/PPS/PPLN/KPPS/KPPSLN terdiri atas : a. Bagian awal. 2. 2) Nomor bulat. 3) Nama Keputusan. Ad. c. Tandatangan Pejabat. Menggunakan konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat". c. Pengesahan a. 17 . Nama Jabatan. Sebagai pelaksanaan dari peraturan perundang-undangan. b. Kriterianya adalah : a. Bentuk Bentuk Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/ Kota sebagaimana tercantum pada Lampiran VI. Bagian akhir. g. l. Mempunyai nama judul setelah kata " Menetapkan". Nama Terang. d. serta "Memperhatikan" apabila diperlukan. dan tahun penetapan. c. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota yang diedarkan dan/atau digandakan adalah salinan sesuai dengan aslinya dan ditandatangani oleh pejabat yang menangani masalah hukum dan disertai stempel Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dengan menggunakan tinta berwarna biru atau ungu. Isinya bersifat penetapan. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.a.A7. b. ad. dan bersifat penetapan. 3. Bentuk dan sistematika sesuai dengan teknik penyusunan peraturan perundang-undangan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004. Keputusan Panitia Pemilihan Kecamatan/Panitia Pemungutan Suara/Panitia Pemilihan Luar Negeri/ Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara/ Kelompok Penyenggara Pemungutan Suara Luar Negeri. Pengertian Naskah Dinas yang mengatur pelaksanaan peraturan perundang-undangan serta mengikat penyelenggara pemilihan umum dan pihak lain. b. 5. Pembukaan. kode penetapan dan tahun. kode penetapan. Menggunakan nomor bulat. f. Bagian awal terdiri atas : 1) Judul Keputusan. Isi. Dibuat di atas kertas berukuran folio dengan kop PPK/PPS/PPLN/KPPS/KPPSLN.

Surat Edaran 1. 2) Tanggal. c. 3) "Memutuskan:" 4) Menetapkan : Judul Keputusan.B1. 6) Stempel PPK/PPS/PPLN/KPPS/KPPSLN.d.ad. Pengesahan a. 18 . 5) Nama Terang. Ad. 5) Sifat (klasifikasi/derajat). 4. Cara Penyusunan Surat Edaran terdiri atas : a. Isi terdiri atas Diktum-diktum.b. Isi. Perihal. Keputusan Panitia Pemilihan Kecamatan/Panitia Pemungutan Suara/Panitia Pemilihan Luar Negeri/Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara/Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri ditandatangani oleh Ketua PPK/PPS/PPLN/KPPS/KPPSLN. Tulisan surat edaran dengan huruf kapital ditempatkan di tengah bagian awal lembar naskah. 3) Kepada pejabat/ alamat yang dituju. Bentuk Bentuk Keputusan PPK/PPS/PPLN/KPPS/KPPSLN sebagaimana tercantum pada Lampiran VII. Pengertian Naskah dinas yang memuat pemberitahuan dan penjelasan atau petunjuk tata cara melaksanakan peraturan atau kebijakan Komisi Pemilihan Umum dan ditujukan kepada penyelenggara pemilihan umum di provinsi/kabupaten/kota atau pihak lain. 4) Tandatangan Pejabat. Bagian awal. 3) Nama Jabatan. bulan dan tahun. a. 2) Tanggal. b. Pembukaan terdiri atas : 1) Tulisan PPK/PPS/PPLN/KPPS/KPPSLN dengan huruf kapital. 4) Nomor. terdiri atas : 1) Nama Tempat. ad. Bagian awal. Bagian akhir terdiri atas : 1) Nama tempat ditetapkan. 2) Konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat" serta "Memperhatikan" apabila diperlukan. 2. 8). bulan dan tahun.1 s/d lampiran VII. ad. Keputusan Panitia Pemilihan Kecamatan/Panitia Pemungutan Suara /Panitia Pemilihan Luar Negeri/Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara/Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri yang diedarkan dan/atau digandakan disertai stempel Sekretariat Panitia PPK/PPS/PPLN/KPPS/KPPSLN dengan menggunakan tinta berwarna biru atau ungu. ad. 7). Lampiran.2 5. Bagian akhir. b.c. 6).

yang ditandatangani Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota serta Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan kop Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota yang bersangkutan (berwarna). 2. b. b. Isi Surat Edaran berbentuk uraian ad. jawaban.5 Ad. Pengesahan. Isi. b. Surat Biasa 1. 3. 4) Stempel. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum . 3) Nama Pejabat. Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota serta Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/ Kabupaten/ Kota sebagaimana tercantum pada Lampiran VIII.1 sampai dengan Lampiran VIII. saran atas sesuatu masalah kepada berbagai lembaga atau perorangan. yang ditandatangani Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital berwarna hitam. dengan ketentuan : a. Bagian awal. 19 . Bagian akhir. Bagian akhir. pemberitahuan.B2. Bentuk Bentuk Surat Edaran yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum . dan Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota serta Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota. c. 4. 5) Tembusan. Pengertian Naskah dinas yang memuat penyampaian berita/informasi secara tertulis yang berisi penjelasan. 2) tanda tangan pejabat.ad. terdiri atas : 1) Nama Jabatan. Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. yang ditandatangani Ketua Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital berwarna kuning emas. c. apabila diperlukan. c. Cara Penyusunan Surat Biasa terdiri atas : a. permintaan. tanggapan. pertanyaan.

b. 5) Sifat. yang ditandatangani Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten Kota dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan kop Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota yang bersangkutan (berwarna). Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten Kota. terdiri atas : 1) Nama Jabatan. 20 . a. 2) Tanggal. yang ditanda tangani Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital berwarna hitam. Pengesahan Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum . 3) Nama/instansi dan alamat yang dituju. ad. sebagaimana tercantum pada Lampiran IX. b. c. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum . 2) Tanda Tangan Pcjabat. 3) Nama Pejabat.7 Ad. 7) Perihal. c. Isi Surat Biasa dirumuskan dalam bentuk uraian. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum . 6) Lampiran. Bagian awal surat terdiri atas : 1) Nama tempat.ad.1 sampai dengan Lampiran IX. 4) Stempel. Pengertian Naskah dinas yang memuat mengenai penjelasan atau keterangan secara tertulis terhadap perseorangan pejabat atau personil. Surat Keterangan 1.B3. Bentuk Bentuk Surat Biasa yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum . yang ditanda tangani Ketua Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital berwarna kuning emas. 4. 4) Nomor. 3. Bagian akhir. bulan dan tahun. ad. atau Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten Kota dengan ketentuan : a.

5) Agama. Bagian awal. 4) Status perkawinan. Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital berwarna kuning emas. 6) Pekerjaan/ pangkat. Bagian awal. atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota. Bulan dan Tahun. Pejabat Eselon II dan III Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan kertas berukuran folio. terdiri atas : 1) Tulisan surat keterangan dengan huruf kapital ditempatkan di tengah bagian awal lembar naskah dinas. 2) Jenis kelamin. atau Pejabat Eselon III dan IV Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota dengan ketentuan : a. 3. c. 3) Tempat tanggal lahir. Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota atau Pejabat Eselon II dan III Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum . 2) Tanggal. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital berwarna hitam. b. c. Pengesahan Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum . ad. 8) Uraian penjelasan. 2) Nomor dan tahun. 6) Stempel. ad. 5) Nama Pejabat. 3) Nama Jabatan. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum . d. Bagian akhir. 21 . 4) Tanda Tangan Jabatan. b. Isi Surat Keterangan terdiri atas : 1) Nama lengkap. 7) Alamat. Cara Penyusunan Surat Keterangan terdiri atas : a. Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota serta Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan kop Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota yang bersangkutan (berwarna). Isi.2. ad. b. terdiri atas : 1) Nama Tempat. c. Bagian akhir. a.

c. Bagian akhir. yang ditanda tangani Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital berwarna hitam. dengan ketentuan : a. a. 2. bulan dan tahun. 4.B4. 22 . ditempatkan di bagian awal lembar naskah dinas. c. Bagian awal. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum .10. b. 3) Nama Jabatan.e. dan waktu pelaksanaan tugas. Bagian akhir. Cara Penyusunan Surat Perintah terdiri atas : a. Isi Surat Perintah memuat nama pejabat dan jabatan yang diberi tugas tertentu yang akan dilaksanakan. ad. atau Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten Kota. Isi. b. Pengesahan Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum . Bagian awal. Pengertian Naskah dinas yang memuat perintah untuk melaksanakan tugas tertentu dari pejabat atasan yang ditujukan kepada pejabat di bawahnya. terdiri atas : 1) Tulisan surat perintah dengan huruf kapital.1 sampai dengan Lampiran X. yang ditanda tangani Ketua Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital berwarna kuning emas. ad. b. terdiri atas : 1) Nama Tempat. 4) Tanda Tangan Jabatan. 2) Tanggal. Bentuk Bentuk surat keterangan sebagaimana tercantum pada Lampiran X. Pejabat Eselon III dan IV Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/ Kota dengan menggunakan kertas berukuran folio. 2) Nomor dan tahun. 3. Surat Perintah l. Ad. ad. 6) Stempel.

Bagian awal. 3) Obyek Perjanjian. l. pekerjaan/jabatan dan alamat pihak yang membuat perjanjian atas nama Komisi Pemilihan Umum. Naskah dinas yang memuat persetujuan yang mengikat antara Komisi Pemilihan Umum dengan pihak lain dalam melaksanakan suatu tindakan atau perbuatan hukum yang telah disepakati atau disetujui bersama. 4) Ketentuan-ketentuan perjanjian. 3) Tempat dan waktu penandatanganan perjanjian. Bentuk Bentuk surat perintah sebagaimana tercantum pada Lampiran XI. meliputi hak dan kewajiban bagi Pihak pertama dan Pihak kedua yang merupakan penjabaran lebih lanjut dari pokok perjanjian. 2. 4. yang selanjutnya disebut Pihak kedua. dan ditutup dengan administrasi perjanjian sesuai dengan peraturan perundang-undangan. terdiri atas : 1) Tulisan perjanjian dengan huruf kapital ditempatkan di tengah bagian awal lembar naskah dinas.1 sampai dengan Lampiran XI. pekerjaan/jabatan dan alamat pihak lain yang menyepakati adanya perjanjian.7. 23 . 5) Bagian akhir. 2) Identitas jabatan para pihak yang membuat perjanjian. 2. selanjutnya disebut Pihak pertama. 2) Nama. Identitas jabatan para pihak terdiri atas : 1) Nama. misalnya mengenai perjanjian rehabilitasi gedung kantor yang terletak di jalan dan atau dikenal umum dengan nama Jalan Imam Bonjol Nomor 29 Jakarta Pusat. Ketentuanketentuan dalam perjanjian dituangkan secara sistematika dalam pasal-pasal dan ayat-ayat. Ketentuan-ketentuan dalam perjanjian. 2) Nama Perjanjian 3) Nomor bulat. Ad. Ad. kode dan tahun.B5. Susunan terdiri atas : 1) Bagian awal. kemudian pasal berikutnya menjabarkan pasal di atasnya. yang diawali dengan pasal yang bersifat umum. Pengertian. Ad. yang ditandatangani Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten Kota dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan kop Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota yang bersangkutan (berwarna).3. Perjanjian l. Obyek perjanjian. Ad.c. Ad. meliputi hal-hal pokok yang disepakati diperjanjikan antara Pihak Pertama dan Pihak Kedua yang seyogyanya hal-hal pokok tersebut terdiri dari satu jenis prestasi yang harus dipenuhi dalam perjanjian tersebut.4.

pekerjaan/ jabatan dan alamat Penerima kuasa. Bentuk Bentuk Perjanjian sebagaimana tercantum pada Lampiran XII. Jenis tindakan hukum yang dikuasakan. f. yang selanjutnya disebut Pemberi Kuasa. Pengertian. pekerjaan/ jabatan dan alamat pemberi kuasa.B6. c. d. Ad.5. Untuk menguatkan perjanjian. Surat Kuasa terdiri atas : 1) Bagian awal. b. Bagian akhir meliputi keadaan pihak-pihak yang menandatangani perjanjian serta penandatanganan oleh kedua belah pihak yang masing-masing dibubuhi materai. 3. Bagian akhir.1 sampai dengan Lampiran XII. Bagian awal. Klausul atau hal tertentu. Identitas Pemberi Kuasa dan Penerima Kuasa. 24 .6 4. Pengesahan Ditandatangani oleh para pihak yang mengadakan perjanjian. Susunan a. e. dalam hal dan jangka waktu tertentu. yang dapat memberikan kewenangan untuk melimpahkan kuasa tersebut kepada pihak lain yang disebut hak subsitusi. 2) Identitas Pemberi Kuasa dan Penerima Kuasa. tanggal. meliputi uraian tindakan/ perbuatan hukum yang harus dilakukan Penerima Kuasa yang didahului dengan kata khusus dengan huruf kapital. meliputi uraian tindakan/ perbuatan hukum untuk melaksanakan kuasa tersebut. Surat Kuasa l.Ad. Naskah dinas yang memuat pelimpahan kewenangan dari pimpinan/pejabat yang mempunyai hak dan kewenangan atas sesuatu kepada pejabat/pegawai atau orang lain agar bertindak untuk dan atas namanya dalam melakukan suatu perbuatan hukum mengenai hak dan kewenangan tersebut. meliputi : 1) Nama. 2) Nomor Surat Kuasa 2. yang selanjutnya disebut Penerima Kuasa. 4) Klausul atau hal tertentu. dalam bagian akhir dapat diikutkan saksi-saksi dan membubuhkan tanda tangan dalam perjanjian. terdiri atas : 1) Tulisan surat kuasa dengan huruf kapital ditempatkan di tengah bagian awal dari naskah surat kuasa. 2) Nama. bulan dan tahun ditandatanganinya surat kuasa oleh Pemberi Kuasa dan Penerima Kuasa. meliputi tempat. 5) Bagian akhir. 3) Jenis tindakan hukum yang dikuasakan.

Ad. Susunan terdiri atas : a. terdiri atas : 1) Nama tempat. Ad. Susunan terdiri atas : a. Bentuk Bentuk Surat Kuasa sebagaimana tercantum pada Lampiran XIII. a. 4. 3. 2) Tanggal. b. Surat Izin 1. Bagian akhir. Pengertian Naskah dinas yang memuat pemberitahuan kepada pejabat/personil atau pihak lain untuk menghadiri suatu acara tertentu pada waktu dan tempat yang ditentukan. ad. bulan dan tahun. b. Bagian awal. terdiri atas : 1) Tulisan surat izin dengan huruf kapital ditempatkan di tengah awal lembar naskah. Pengertian Naskah dinas yang memuat persetujuan terhadap permohonan yang diajukan dan dikeluarkan oleh Pejabat yang berwenang menurut peraturan perundangan yang berlaku. 25 . 2. 6) Perihal Pengesahan Ditandatangani oleh pejabat yang berwenang. Bentuk Bentuk Surat Izin sebagaimana tercantum pada Lampiran XIV. 3) Nama judul Surat izin. Bagian awal. 2) Nomor dan tahun. 2.3. 4) Nama pejabat. Pengesahan Ditandatangani oleh pemberi kuasa dan penerima kuasa. 4) Dasar. 3) Tanda tangan pejabat. ad. 5) Stempel. Isi.B8. ad. Isi Surat Izin : Memuat persetujuan atas permohonan dengan mencantumkan persyaratan tertentu. 4. b. Bagian akhir. c. Undangan 1. c. Bagian akhir. Isi. c.B7. Bagian awal.

bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Sekretaris Kabupaten/Kota. 2) Tanda tangan pejabat. Pengesahan Undangan ditandatangani oleh pejabat yang mengundang. 3) Waktu dan tempat. Biro-Biro atau Inspektorat pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum.ad. Bagian akhir Undangan terdiri atas : I) Nama jabatan. 3) Nama pejabat. Biro-Biro atau Inspektorat pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. 4) Stempel. b. 3. 4) Sifat. Tata tertib penerbitan undangan a. b. Bagian awal. c. dengan dilampiri : 26 . terdiri atas : 1) Nama tempat. bulan dan tahun. 4. sub bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota atas permintaan Ketua dan atau Anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. 5) Lampiran. apabila undangan yang bersifat rapat. 5) Pimpinan rapat. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi atas permintaan Ketua dan atau Anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Isi Undangan terdiri atas : 1) Hari. sub bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota atas permintaan Ketua dan atau Anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. ad. 4) Acara. ad. Bagian Persidangan dan Protokol pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum serta sub bagian umum dan logistik pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota mengurus proses penerbitan undangan berdasarkan perintah tertulis Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Sekretaris Kabupaten/Kota. 5) Tembusan. 3) Nama pejabat/personil dan pihak lain serta alamat yang diundang. atas permintaan Ketua dan atau Anggota Komisi Pemilihan Umum. Permintaan Ketua dan atau Anggota Komisi Pemilihan Umum. 2) Tanggal. dan 6) Perihal. serendahrendahnya Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi atas permintaan Ketua dan atau Anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi. a. 2) Tanggal.

Bagian awal. c. Bentuk Bentuk Undangan sebagaimana tercantum pada Lampiran XV. b ad. ad. 3) Nama pejabat. 3) Acara dan Pimpinan Rapat.1. c. 5. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota atau Sekretaris Provinsi/Kabupaten/ Kota. 5) Sifat. tempat dan waktu undangan. 3) Nama pejabat/personil atau perorangan atau organisasi/instansi atau badan hukum serta alamat yang dipanggil. tanggal. 4) Stempel. terdiri atas : 1) Nama jabatan. terdiri atas : 1) Nama tempat. c 3. sub bagian umum dan logistik pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. b.B9. Bagian akhir. dan 2) Menghadap kepada nama pejabat tertentu. 2) Tanda tangan pejabat. 2. bulan dan tahun. 27 . Dalam hal terjadi perubahan terhadap hari. 7) Perihal. Pengesahan Surat panggilan ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. 6) Lampiran. Surat Panggilan. Isi. perubahan tersebut harus dikoordinasikan dengan bagian protokol dan persidangan Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Naskah dinas yang memuat panggilan terhadap pejabat/personil atau perorangan atau organisasi/instansi dan badan hukum.1) Hari. sampai dengan Lampiran XV. 2) Tanggal. Isi surat panggilan terdiri atas : 1) Hari. Pengertian. Bagian akhir. waktu. Susunan terdiri atas : a. tanggal. untuk diminta keterangan mengenai hal tertentu. 1. ad. tempat. tanggal. a Bagian awal. 2) Nama dan Jabatan yang diundang.7 Ad. tempat dan waktu. 4) Nomor surat.

Bagian akhir. Isi nota dinas berbentuk uraian.B11. 5) Nomor. Pengertian Naskah dinas yang digunakan dalam lingkungan internal Komisi Pemilihan Umum.B10. c.. ad. 7) Sifat. Bentuk Bentuk Surat Panggilan sebagaimana tercantum pada Lampiran XVI. ad. Ad. Nota Dinas. 9) Perihal. Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota atau merupakan pengantar naskah dinas lain dan ditujukan kepada pejabat di atasnya atau kepada pejabat dibawahnya atau kepada pejabat setingkat. 8) Lampiran . Pengertian Naskah dinas yang memuat pemberitahuan tentang sesuatu hal kepada pihak lain untuk dapat dimaklumi 28 . 2) Tanda Tangan Pejabat. Bentuk Bentuk Nota Dinas sebagaimana tercantum pada Lampiran XVII. 6) Tanggal. 2. a. 3. 4. 4) Tembusan. Bagian awal nota dinas terdiri atas : 1) Tulisan nota dinas dengan huruf kapital ditempatkan di tengah bagian awal kertas lembar Naskah Dinas. Bagian awal. ad. Pengumuman 1. b. Susunan terdiri atas : a). Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota yang dapat memuat ha1-hal yang berkenaan dengan pelaksanaan tugas dan kewenangan Komisi Pemilihan Umum.4. 1. Bagian akhir Nota Dinas terdiri atas : 1) Nama Jabatan. Isi.7 Ad.1 dan Lampiran XVI. 2) Pejabat atau alamat yang dituju. 3) Pejabat yang mengirim. Pengesahan Ditandatangani oleh pejabat yang mengirim. c). b). bulan dan tahun.

Bagian akhir. Bagian akhir.2. Isi. a. ad. bulan dan tahun. 4) Nama terang. terdiri dari kesimpulan dan saran. terdiri atas : 1) Tulisan pengumuman dengan huruf kapital ditempatkan di tengah bagian awal lembar naskah dinas. c.1 sampai dengan Lampiran XVIII. Susunan terdiri atas : a. 2) Nomor. Pengertian Naskah dinas yang memuat pemberitahuan atau pertanggungjawaban pelaksanaan tugas dari pejabat yang melaksanakan tugas kepada pejabat di atasnya atau dari suatu kelompok/panitia/tim yang dibentuk. 3. Bagian awal laporan adalah nama judul laporan. PPS. ad. Materi laporan. Lampiran. ad. 3. 29 . 3) Nama jabatan. Bagian awal. Ad. b. Pendahuluan. Bagian awal. b.B12. Isi. terdiri atas : 1) Nama tempat. terdiri atas : 1. 2) Tanggal. Bagian awal. 2. a. Bagian akhir. Susunan terdiri atas : a. b. ad. 3) Nama pengumuman. PPLN. KPPS dan KPPSLN. 5) Stempel.10 4. Bentuk Bentuk pengumuman sebagaimana tercantum pada Lampiran XVIII. c. Penutup. 2. 4. Pengesahan Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum atau Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/ Kota atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota atau PPK. disusun secara sistematis. Isi pengumuman berbentuk pemberitahuan yang diuraikan dalam kalimat singkat dan jelas. ad. b. c. Isi. Laporan 1.

Pengertian Naskah dinas yang memuat jenis dan jumlah naskah dinas atau barang yang disampaikan. 3. bulan dan tahun. 5. Isi. 4. Surat Pengantar l. ad. Bagian akhir. Pengesahan Ditandatangani oleh pejabat/personil/ketua kelompok/panitia/tim Komisi Pemilihan Umum atau Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota. Pengesahan Ditandatangani oleh Pejabat yang mengirim berdasarkan tugas pokok dan fungsinya.B13. PPLN. terdiri atas : 1) Kolom nomor urut. 2) Tulisan surat pengantar dengan huruf kapital di tengah lembar naskah. Bentuk Bentuk laporan sebagaimana tercantum pada Lampiran XIX. Nama tempat. 2. KPPS dan KPPSLN. c. terdiri atas : 1) Pejabat/instansi dan alamat yang dituju. ad. 3. Tanggal. 5) Nama pejabat. 2. c. Bagian awal. Ad. 4) Tanda tangan pejabat. 6) Stempel. PPK.ad. Susunan terdiri dari : a. 6. terdiri atas : 1. 2) Kolom jenis yang dikirim. 3) Kolom jumlah naskah dinas/barang yang dikirim. c. b. 4. a. b. Isi. Dapat dengan tembusan. hari dan tanggal dan menerima. PPS. jabatan. Bagian akhir surat pengantar terdiri atas : 1) Nama tempat. Nama terang. 3) Nomor. 7) Nama. 4) Kolom keterangan. ad. Bentuk Bentuk sebagaimana tercantum pada Lampiran XX. bulan dan tahun. 30 . tanda tangan yang 3.. 4. Bagian awal. 2) Tanggal. Nama jabatan. 3) Nama jabatan. Tanda tangan pejabat. Bagian akhir.

ad. 2. b. c. dan tata cara atau prosedur serta substansi dan kesimpulan. Surat dari. Pengertian Naskah dinas yang memuat suatu proses pelaksanaan tugas dan atau pekerjaan yang dapat merupakan penilaian atau penyerahan/penerimaan atau berkenaan dengan hak dan kewajiban yang menyangkut permasalahan tertentu dan dapat melibatkan pihak lain. 2. tanggal. Bentuk Bentuk sebagimana tercantum pada Lampiran XXI Ad. 3) Disampaikan kepada yth. 3) Bagian akhir. terdiri atas : Di bawah tulisan lembar disposisi pada bagian kiri terdiri dari : 1) Diterima. 2) Isi. Lembar Disposisi 1. 31 . identitas pejabat/personil atau pihak lain. ad. Nomor surat. bulan serta tahun dan tempat. e. Jam diterima. Bagian awal meliputi tulisan lembar disposisi dengan huruf kapital di tengah lembar naskah. kemudian diakhiri dengan kalimat penutup yang diuraikan berkenaan dengan administrasi hukum sesuai peraturan perundangundangan. Di bawah tulisan lembar disposisi pada bagian kanan ditulis arahan/ petunjuk disposisi.Ad. a. Isi ad. Bagian awal. terdiri atas : 1) Tulisan berita acara dengan huruf kapital. Susunan terdiri atas : 1) Bagian awal. Isi berita acara memuat uraian tentang hari. Isi. meliputi tulisan a. 3.B15. Pengertian Naskah dinas yang memuat arahan atau petunjuk atau perintah dari pejabat ditujukan kepada pejabat setingkat atau pejabat dibawahnya berkenaan dengan permasalahan tertentu. Susunan terdiri atas : a. 2) Diagenda. b.B14. Bagian awal. b. meliputi tulisan nomor dan tanggal agenda. ad. d. Berita Acara 1. Tanggal surat.b. Perihal. 2) Nama berita acara dengan huruf kapital.a.

BI7. 3.c. 3) Tanda tangan saksi. ad. Susunan. terdiri dari : a. Isi. Ad. Bagian awal. Susunan. terdiri atas : a. b. Bentuk Bentuk sebagaimana tercantum Lampiran XXII 4. bulan dan tahun. Bagian Akhir. 2) Pendahuluan. Bagian akhir. Rekomendasi 1. Telaahan Staf 1.ad. c. Pengertian Naskah dinas yang memuat penjelasan berkenaan dengan suatu permasalahan. dan yang diakhiri dengan suatu pendapat. Bagian akhir. Ad. terdiri atas : 1) Nama tempat kedudukan. b. tanpa ditandatangani dan penyampaiannya melalui nota dinas. apabila diperlukan. meliputi : 1) Nama pihak yang terlibat dalam berita acara. 5) Penutup terdiri dari kesimpulan dan saran. dibuat oleh pejabat/personil untuk disampaikan kepada pejabat di atasnya.BI6. ad. Pengertian Naskah dinas yang memuat saran dan atau pertimbangan atau pendapat hukum terhadap suatu permasalahan tertentu. Bagian awal. 4) Stempel. Bagian awal. Pengesahan Ditandatangani oleh para pihak dan saksi. 2) Nama jabatan yang menyusun. 4) Pembahasan. b. Bagian akhir. 32 . Bentuk Bentuk sebagaimana tercantum pada Lampiran XXIII. a. 2. 3. 3) Identifikasi permasalahan. tanggal. 2) Tanda tangan di atas materai (apabila diperlukan) bagi pihakpihak yang terlibat dalam berita acara. terdiri atas : 1) Nama permasalahan yang ditelaah. 2.

c. 2) Nomor. 2) Kolom nama. Bagian akhir. Acara. bulan. c. b. 33 . 2.BI8. Bagian awal. a. terdiri atas : 1) Nama tempat. ad. Daftar Hadir 1. Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum dan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/ Kota atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota. Bentuk Bentuk rekomendasi sebagaimana tercantum pada Lampiran XXIV. Isi. terdiri atas : a. 2) Nama jabatan. ad. Bagian awal. ad. 4) Nama terang. terdiri atas : 1) Nama tempat.8 4. 5) Kolom keterangan. 4) Nama penanggung jawab. Bagian akhir. 4) Kolom tanda tangan.1 sampai dengan Lampiran XXIV. ad. Nama daftar hadir. tanggal. 5) stempel.a. Isi. c. Pengesahan. Pengertian Naskah dinas yang memuat mengenai bukti kehadiran atau ketidakhadiran pejabat/personil atau pihak lain dalam memenuhi kewajibannya atau dalam suatu acara tertentu. b. 3) Tanda tangan pejabat.ad. dan tahun. Bagian akhir. 2) Nama jabatan penanggung jawab. Isi rekomendasi memuat uraian singkat dan jelas berkenaan dengan keberadaan suatu hal. terdiri atas : a. bulan dan tahun. 3. terdiri atas : 1) Kolom nomor urut. Bagian awal. Susunan. 3) Tanda tangan pejabat penanggung jawab. Waktu daftar hadir. b. terdiri atas : 1) Tulisan rekomendasi dengan huruf kapital. 3) Kolom jabatan/golongan. Ad. tanggal.c.b. ad. bulan dan tahun.

terdiri atas : 1) Uraian berisikan jabatan yang memberikan penghargaan. Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum atau Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/ Kabupaten/ Kota.B20. terdiri atas : 1) Tempat. Ad. 34 . Bagian Isi. tanggal.2 2. 5) Stempel. b. Pengesahan. 3) Tanda tangan. Bentuk Bentuk daftar hadir sebagaimana tercantum pada Lampiran XXV. 2) Nomor piagam.3. Bagian awal. Bagian akhir.B19.1 sampai dengan Lampiran XXVI. Penandatanganan. Pengertian Naskah dinas yang memuat keterangan mengenai bukti pejabat/personil atau pihak lain yang telah selesai mengikuti kegiatan tertentu dan mendapat penghargaan atas prestasi yang telah dicapai. 3) Uraian kegiatan yang telah diikuti termasuk waktu kegiatan dan tempat atau prestasi yang telah dicapai. 3. c.2 4. ad. 2) Nama jabatan dan instansi. Isi. Ad. bulan dan tahun. Bagian awal. Susunan. 4) Nama terang. ad. 2) Identitas yang menerima penghargaan. b.1 sampai dengan Lampiran XXV. c. Surat Tugas 1. Bagian akhir ad. Bentuk Bentuk Piagam Penghargaan sebagaimana tercantum pada Lampiran XXVI. terdiri atas : 1) Tulisan piagam penghargaan dengan huruf kapital pada huruf awal dalam kata piagam dan kata penghargaan. Ditandatangani oleh pejabat yang berwenang dan atau penanggung jawab. Piagam Penghargaan 1. terdiri atas : a. 4. a. Pengertian Naskah dinas yang memuat pemberian tugas tertentu dari pejabat atasan yang berwenang kepada Pejabat/Personil di bawahnya untuk melaksanakan surat tugas dan atau pekerjaan tertentu serta dalam waktu yang ditentukan.

bulan dan tahun. 5) Keperluan penugasan. terdiri dari : 1) Nama tempat. c. Bagian awal. a. 6) Penutup. ad. Susunan. terdiri atas : a. b.2. ad. 35 . 2) Nomor. terdiri atas : 1) Tulisan surat pernyataan dengan menggunakan huruf kapital. 2) Pernyataan yang dibuat. 2. 4) Tanda tangan pejabat. Isi. terdiri atas : 1) Dasar peraturan perundang-undangan dikeluarkannya Surat Tugas. Isi. 5) Nama pejabat yang menandatangani. 2) Tanggal. a. Bagian akhir ad. Isi. Bagian akhir. 3) Nama pejabat/pegawai yang diberi tugas. 4) Waktu dan tempat yang diperlukan dalam penugasan. Surat Pernyataan 1. terdiri atas : 1) Tulisan surat tugas dengan menggunakan huruf kapital pada huruf awal kata surat dan kata tugas. 6) Stempel. b. 2) Nomor. Isi. Bagian awal. ad. yang sifatnya harus dapat dipertanggungjawabkan dan mengandung sanksi apabila ternyata dikemudian hari tidak benar. Pengertian Naskah dinas yang memuat suatu pernyataan berkenaan dengan hal tertentu. 2) Tulisan menugaskan dengan menggunakan huruf kapital. 4. Bagian awal. c. terdiri atas : 1) Identitas yang membuat pernyataan. Bagian awal. Bagian akhir. Ad. Pengesahan. b. c. b. Bentuk Bentuk surat tugas sebagaimana tercantum dalam Lampiran XXVII. 3) Kalimat penutup. 3. Ditandatangani oleh pejabat pemberi tugas.B21. Susunan. ad. 3) Nama Jabatan. terdiri atas : a.

bulan dan tahun. 4) Tanda tangan. Pengesahan. 2) Tanggal. terdiri atas : 1) Nama tempat.. terdiri atas : a. 2) Alamat yang dituju. 4. 2) Dasar ketentuan dikeluarkannya surat peringatan. Bagian awal. terdiri atas : 1) Nama tempat. bulan dan tahun. ad. Isi. kekeliruan atau sesuatu hal yang berlawanan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dengan maksud agar segera mendapat tanggapan perbaikan. 3. Bagian akhir. 3) Nama pejabat. 36 . Pengesahan Ditandatangani oleh yang membuat pernyataan. c. Bagian akhir. Isi. 3. Pengertian Naskah dinas yang memuat teguran atau peringatan dari pejabat atasan kepada pejabat dibawahnya atau personil atau dari suatu instansi kepada Instansi/Organisasi dibawahnya dalam lingkungan kerjanya. Bentuk Bentuk Surat Pernyataan sebagaimana tercantum pada Lampiran XXVIII 4. Bagian akhir. tanggal. 5) Nama yang membuat pernyataan. b. Susunan. terdiri atas : 1) Identitas pejabat/personil atau instansi/organisasi yang diberi peringatan. 3) Tulisan surat peringatan dengan menggunakan huruf kapital dan dapat ditambah kata pertama atau kedua dengan menggunakan huruf kapital setelah kalimat surat peringatan. kelalaian. 2) Tanda tangan. terdiri atas : 1) Nama jabatan. 3) Isi peringatan. ad. Bagian awal. Ad. 4) Penutup. c. 4) Nomor. Surat Peringatan 1. ad. b. Ditandatangani oleh pejabat yang memberi peringatan.B22. a. 4) Tembusan apabila diperlukan.ad. 3) Nama Jabatan yang membuat pernyataan. 2. c. Bentuk Bentuk surat peringatan sebagaimana tercantum pada Lampiran XXIX. tentang kealpaan.

Risalah Rapat 1. 4. b. yang diakhiri dengan kesimpulan rapat oleh pimpinan rapat. 3) Kesimpulan rapat yang memuat pokok-pokok materi rapat yang disepakati untuk ditindaklanjuti. Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. 6) Peserta rapat. 2) Hari. 4) Materi rapat. ad. Isi. Bagian akhir. 3) Waktu dan tempat. sehingga memudahkan dalam pencarian data sewaktu-waktu diperlukan. serta kesepakatan peserta rapat mengenai waktu rapat. bulan dan tahun. Bagian awal. c. terdiri atas : a. b. Risalah rapat dibuat berdasarkan hasil rekaman saat berlangsungnya rapat dari awal sampai akhir. Bentuk Bentuk risalah rapat sebagaimana tercantum pada Lampiran XXX. Bagian awal. 3. Sarana a. Susunan. serta Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum.Risalah rapat disimpan pada Filling cabinet khusus yang dibuat sedemikian rupa secara berurutan. 2.. 37 . yang dapat berupa saran/ tanggapan dan atau masukan dan hal-hal lain tentang materi rapat.Ad. dan dituangkan dalam kertas kop surat Komisi Pemilihan Umum. Pengertian Naskah dinas yang memuat pendapat dan atau saran/masukan peserta rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. c. ad. tanggal. 2) Curah pendapat peserta rapat. Bagian akhir. ad.B23. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota terhadap materi yang dicantumkan dalam acara undangan rapat. b. terdiri atas : 1) Pembukaan atau pengantar pimpinan rapat tentang materi rapat kepada peserta rapat. 5) Pimpinan rapat. Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. a. Isi. terdiri atas : 1) Jenis rapat. meliputi penutup yang berisi identitas penyusun risalah rapat. Kesimpulan rapat dituangkan dalam berita acara rapat pleno yang dilampiri dengan daftar hadir peserta rapat yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari berita acara.

38 . SAMPUL NASKAH DINAS. b. MAP DAN PAPAN NAMA Kop naskah dinas. Lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital 12” menggunakan warna hitam. sehingga dengan penulisan dan penggunaan yang benar. sampul naskah dinas. Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/ Kota dalam melaksanakan tugas. STEMPEL DINAS. KOMISI PEMILIHAN UMUM Keterangan : a.BAB III KOP NASKAH DINAS. 2. jelas dan teratur akan memudahkan untuk mengetahui nama instansi dan pejabat yang bertangungjawab terhadap naskah dinas yang diterbitkan. Lambang garuda ditempatkan simetris dengan tulisan Komisi Pemilihan Umum. A. Ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. c. Lambang garuda ditempatkan simetris dengan tulisan Komisi Pemilihan Umum. Lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital 12” menggunakan warna kuning emas. map dan papan nama yang diatur dalam Peraturan ini. menjadi dasar untuk Komisi Pemilihan Umum. stempel dinas. Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum KOMISI PEMILIHAN UMUM Keterangan : b. Kop Naskah Dinas 1. wewenang dan kewajibannya sebagai penyelenggara pemilihan umum dalam rangka untuk mendukung administrasi pemilihan umum sebagaimana telah diuraikan dalam Bab II.

3. Ditandatangani oleh Pejabat Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum

KOMISI PEMILIHAN UMUM
Alamat : ........................

......................
Telp.................... Fax..................

Keterangan : a. Lambang Komisi Pemilihan Umum berwarna ditempatkan pada bagian kiri kop naskah. b. Susunan tulisan simetris. c. Jarak tepi kertas bagian atas dengan tulisan paling atas = 1 cm d. Jarak tepi kertas bagian atas dengan garis lurus = 4 cm e. Tulisan Komisi Pemilihan Umum menggunakan huruf kapital 17” warna hitam. f. Tulisan Alamat ........ menggunakan huruf 14” warna hitam. g. Tulisan Telp..... dan Fax..... menggunakan huruf 11” warna hitam. 4. Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi

KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI ........... Keterangan : a. Menggunakan lambang Komisi Pemilihan Umum berwarna yang ditempatkan simetris dengan tulisan Komisi Pemilihan Umum Provinsi..... b. Tulisan Komisi pemilihan Umum Provinsi.... menggunakan huruf kapital 12” warna hitam. 5. Ditandatangani oleh Sekretaris dan pejabat Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi.

KOMISI PEMILIHAN UMUM
PROVINSI ................
Alamat : ..............
Telp.................... Fax..................

Keterangan : a. Lambang Komisi Pemilihan Umum berwarna ditempatkan pada bagian kiri kop naskah. b. Susunan tulisan simetris. c. Jarak tepi kertas bagian atas dengan tulisan paling atas = 1 cm d. Jarak tepi kertas bagian atas dengan garis lurus = 4 cm e. Tulisan Komisi Pemilihan Umum menggunakan huruf kapital 17” warna hitam.

39

f. g.

Tulisan Provinsi .... menggunakan huruf kapital 14” warna hitam Tulisan Alamat ........Tulisan Telp..... dan Fax..... menggunakan huruf 11” warna hitam.

6. Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota

KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA ........... Keterangan : a. Menggunakan lambang Komisi Pemilihan Umum berwarna yang ditempatkan simetris dengan tulisan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota..... b. Tulisan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.... menggunakan huruf kapital 12” warna hitam. 7. Ditandatangani oleh Sekretaris dan Pejabat Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.

KOMISI PEMILIHAN UMUM
KABUPATEN/KOTA...........
Alamat : ..............
Telp.................... Fax..................

Keterangan : a. Lambang Komisi Pemilihan Umum berwarna ditempatkan pada bagian kiri kop naskah. b. Susunan tulisan simetris. c. Jarak tepi kertas bagian atas dengan tulisan paling atas = 1 cm d. Jarak tepi kertas bagian atas dengan garis lurus = 4 cm e. Tulisan Komisi Pemilihan Umum menggunakan huruf kapital 17” warna hitam. f. Tulisan Kabupaten/Kota .... menggunakan huruf kapital 14” warna hitam g. Tulisan Alamat ........Tulisan Telp..... dan Fax..... menggunakan huruf 11” warna hitam. 8. Ditandatangani oleh Panitia Pemilihan Kecamatan dalam Kabupaten/Kota

PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN
KECAMATAN ............ KABUPATEN/KOTA.......
Alamat :......................................
Telp.................... Fax...............

Keterangan : a. Lambang Komisi Pemilihan Umum berwarna ditempatkan pada bagian kiri kop naskah dan logo Pemilihan Umum Tahun 2009 ditempatkan pada bagian kanan kop naskah dinas. b. Susunan tulisan simetris. c. Jarak tepi kertas bagian atas dengan tulisan paling atas = 1 cm

40

d. Jarak tepi kertas bagian atas dengan garis lurus = 4 cm e. Tulisan Panitia Pemilihan Kecamatan menggunakan huruf kapital 16” warna hitam. f. Kecamatan ....... (diisi dengan nama kecamatan yang bersangkutan atau sebutan lain) dengan menggunakan huruf kapital 13” warna hitam. g. Tulisan Kabupaten/Kota .... menggunakan huruf kapital 13” warna hitam. h. Tulisan Alamat ........Telp..... dan Fax..... menggunakan huruf 11” warna hitam.

9. Ditandatangani oleh Panitia Pemilihan Luar Negeri.

PANITIA PEMILIHAN LUAR NEGERI
PERWAKILAN RI ............
Alamat :......................................
Telp.................... Fax...............

Keterangan : a. Lambang Komisi Pemilihan Umum berwarna ditempatkan pada bagian kiri kop naskahdan logo Pemilihan Umum Tahun 2009 ditempatkan pada bagian kanan kop naskah dinas. b. Susunan tulisan simetris. c. Jarak tepi kertas bagian atas dengan tulisan paling atas = 1 cm d. Jarak tepi kertas bagian atas dengan garis lurus = 4 cm e. Tulisan Panitia Pemilihan Luar Negeri menggunakan huruf kapital 16” warna hitam. f. Tulisan Perwakilan RI ..... menggunakan huruf kapital 13” (titik-titik diisi dengan nama Perwakilan Luar Negeri yang bersangkutan) warna hitam. g. Tulisan Alamat ........Telp..... dan Fax..... menggunakan huruf 11” warna hitam.

10. Ditandatangani oleh Panitia Pemungutan Suara dalam Kecamatan

PANITIA PEMUNGUTAN SUARA
KELURAHAN/DESA....... KECAMATAN...........
Alamat :......................................
Telp.................... Fax...............

Keterangan : a. Lambang Komisi Pemilihan Umum berwarna ditempatkan pada bagian kiri kop naskah dan logo Pemilihan Umum Tahun 2009 ditempatkan pada bagian kanan kop naskah dinas. b. Susunan tulisan simetris. c. Jarak tepi kertas bagian atas dengan tulisan paling atas = 1 cm d. Jarak tepi kertas bagian atas dengan garis lurus = 4 cm e. Tulisan Panitia Pemungutan Suara menggunakan huruf kapital 16” warna hitam. f. Kelurahan/Desa.... (titik-titik diisi dengan nama Kelurahan/Desa yang bersangkutan atau sebutan lain) dengan menggunakan huruf kapital 13”. g. Tulisan Kecamatan... (titik-titik diisi dengan nama Kecamatan yang bersangkutan) menggunakan huruf kapital 13” h. Tulisan Alamat ........Telp..... dan Fax..... menggunakan huruf 11” warna hitam.

41

Jenis Stempel Dinas Stempel dinas. terdiri dari : a. Stempel Dinas Stempel Dinas adalah tanda pengenal resmi Komisi Pemilihan Umum atau Komisi Pemilihan Umum Provinsi atau Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota yang digunakan sebagai tanda pengesahan naskah dinas Komisi Pemilihan Umum atau Komisi Pemilihan Umum Provinsi atau Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. PPLN dan PPS. dengan menggunakan tinta stempel warna biru atau ungu. Stempel Komisi Pemilihan Umum atau Komisi Pemilihan Umum Provinsi atau Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota adalah stempel bertuliskan Komisi Pemilihan Umum atau Komisi Pemilihan Umum Provinsi atau Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. dengan menggunakan tinta stempel warna biru atau ungu. PPLN dan PPS. dengan menggunakan tinta stempel warna biru atau ungu. b. c. 2. umum dan logistik Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. dan logistik pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Wewenang penyimpanan dan penggunaan stempel Komisi Pemilihan Umum . 2) Stempel Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota untuk menyertai tanda tangan Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota dan pejabat Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota yang karena tugas dan fungsinya mempunyai wewenang untuk menggunakan stempel Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota. PPK. 42 . PPK. sub bagian keuangan. PPK. PPK. serta stempel Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. yang digunakan untuk menyertai tanda tangan Ketua Komisi Pemilihan Umum atau Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi atau Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota atau Ketua PPK atau Ketua PPLN dan Ketua PPS. Stempel kesekretariatan. Sekretaris PPLN. dilaksanakan oleh bagian tata usaha pada Biro Umum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. b. sub bagian umum dan logistik pada bagian keuangan. Stempel Komisi Pemilihan Umum atau Komisi Pemilihan Umum Provinsi atau Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Sekretaris PPK. Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. PPLN dan PPS.a. PPK. umum. 1. PPLN dan PPS. dan Ketua PPS. PPLN. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Tata Cara Pemakaian Stempel Dinas a. Stempel kesekretariatan Komisi Pemilihan Umum atau Komisi Pemilihan Umum Provinsi atau Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. ditentukan : 1) Stempel Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk menyertai tanda tangan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau pejabat Sekretariat Jenderal yang karena tugas dan fungsinya mempunyai wewenang untuk menggunakan stempel Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. dan PPS.

Pada lingkaran dalam diberi lambang garuda. 4. dan PPS dibuat sedemikian rupa dengan mengutamakan azas keamanan. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan garis lingkaran dalam. 5. PPK. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum Keterangan : 1. 6. Komisi Pemilihan Umum rovinsi. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan garis lingkaran dalam pada bagian bawah diberi tanda bintang simetris. Garis tengah lingkaran dalam : 25 mm. Garis tengah lingkaran luar : 37 mm Garis tengah lingkaran luar bagian dalam : 35 mm Garis tengah lingkaran dalam : 25 mm Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan garis lingkaran dalam. Komisi Pemilihan Umum rovinsi. 2. Komisi Pemilihan Umum Keterangan : 1. dan PPS pada stempel dinas diberi kode tertentu yang selalu diubah paling lama setiap 6 (enam) bulan sekali. PPLN. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Pada lingkaran dalam diberi lambang garuda 43 . Komisi Pemilihan Umum rovinsi. Untuk memenuhi azas keamanan. 4. 3. 5. 6. b. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan garis lingkaran dalam pada bagian bawah diberi tanda bintang simetris. PPK. Garis tengah lingkaran luar : 37 mm. 2. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Stempel Dinas Komisi Pemilihan Umum. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.3. Tata Cara Pembuatan Stempel Dinas a. 4. dan PPS dengan kode lama dimusnahkan. PPLN. pada bagian atas diberi tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital melingkar simetris. dan Stempel Dinas Komisi Pemilihan Umum. PPK. PPLN. Ukuran dan Isi Stempel Dinas a. b. 3. pada bagian atas diberi tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital melingkar simetris. Bentuk. Stempel Dinas Komisi Pemilihan Umum. Garis tengah lingkaran luar bagian dalam : 35 mm.

. ditulis kalimat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dengan huruf kapital melingkar simetris.. 2. antara kata Komisi dan nama Provinsi. dan ditulis kata Sekretariat dengan menggunakan huruf kapital. 7. 4. 2. Gambar Bintang segi lima diletakan vertikal dibawah. lebar 2 (dua) garis sejajar simetris di dalam lingkaran dalam 7 mm. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan garis lingkaran dalam. (yang bersangkutan) dengan menggunakan huruf kapital. 3.. Didalam lingkaran dalam dibuat garis sejajar. pada bagian atas diberi tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital melingkar simetris. 5. Bentuk: Lingkaran luar 37 mm.. dengan menggunakan huruf kapital melingkar simetris. Komisi Pemilihan Umum Provinsi Keterangan : 1.. . Garis tengah lingkaran luar : 37 mm. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi Keterangan : 1. lingkaran luar bagian dalam 35mm. 4. d. Antara lingkaran luar bagian dalam dengan lingkaran dalam. 5. Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum Keterangan : 1.c. Didalam lingkaran dalam dibuat garis sejajar. dan ditulis nama Provinsi. Garis tengah lingkaran dalam : 25 mm.. 3. Garis tengah lingkaran luar bagian dalam : 35 mm.. lingkaran dalam 25 mm... Antara lingkaran luar bagian dalam dengan lingkaran dalam. 44 ... Bentuk: Lingkaran luar 37 mm. e. 6. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan garis lingkaran dalam pada bagian bawah diberi tanda bintang simetris.. antara kata Komisi dan nama Provinsi. Dalam dua garis mendatar pada lingkaran dalam diberi tulisan Sekretariat Jenderal dengan menggunakan huruf kapital. lingkaran luar bagian dalam 35mm. Gambar bintang segi lima diletakan vertikal dibawah. Jarak dua garis mendatar pada lingkaran dalam : 7 mm. (titik-titik dalam lingkarab di isi nama Provinsi). lingkaran dalam 25 mm. 2.. ditulis kalimat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. 3. lebar 2 (dua) garis sejajar simetris di dalam lingkaran dalam 7 mm. 4.

. dan ditulis kata Sekretariat dengan menggunakan huruf kapital. lebar 2 (dua) garis sejajar simetris di dalam lingkaran dalam 7 mm. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota Keterangan : 1.. lingkaran luar bagian dalam 35 mm. Gambar bintang segi lima diletakan vertikal dibawah. Didalam lingkaran dalam dibuat garis sejajar. lingkaran dalam 25 mm. ditulis kalimat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dengan menggunakan huruf kapital melingkar simetris. Gambar bintang segi lima diletakan vertikal dibawah.. 2. 4... Bentuk : Lingkaran luar 37 mm. lingkaran luar bagian dalam 35 mm... (yang bersangkutan) dengan menggunakan huruf kapital. Didalam lingkaran dalam dibuat garis sejajar. antara kata Komisi dan nama Kabupaten/Kota. dan ditulis nama Kabupaten/Kota. 3. g. . lebar 2 (dua) garis sejajar simetris di dalam lingkaran dalam 7 mm. 3. Antara lingkaran luar bagian dalam dengan lingkaran dalam.. 45 . lingkaran dalam 25 mm. 2. 5.f. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota Keterangan : 1. Bentuk : Lingkaran luar 37 mm.(titik-titik dalam lingkaran di isi nama Kabupaten/Kota) 4. Antara lingkaran luar bagian dalam dengan lingkaran dalam. ditulis kalimat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dengan menggunakan huruf kapital melingkar simetris. antara kata Komisi dan nama Kabupaten/Kota.

Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan garis lingkaran dalam pada bagian bawah diberi tanda bintang simetris. Didalam lingkaran dalam dibuat garis sejajar. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan lingkaran dalam. Garis tengah lingkaran luar bagian dalam : 35 mm. Garis tengah lingkaran luar : 37 mm. pada bagian atas diberi tulisan Panitia Pemilihan Kecamatan dengan menggunakan huruf kapital melingkar simetris. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan garis lingkaran dalam pada bagian bawah diberi tanda bintang simetris. 6.h. Garis tengah lingkaran dalam : 25 mm. 2. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan garis lingkaran dalam pada bagian bawah diberi tanda bintang simetris. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan lingkaran dalam. 4. pada bagian atas diberi tulisan Panitia Pemungutan Suara dengan menggunakan huruf kapital melingkar simetris. 6. Garis tengah lingkaran dalam : 25 mm. Garis tengah lingkaran dalam : 25 mm. Garis tengah lingkaran luar : 37 mm. Garis tengah lingkaran luar bagian dalam : 35 mm. 5. dan ditulis nama Kelurahan/Desa (yang bersangkutan) atau sebutan lain dengan menggunakan huruf kapital.. j. Panitia Pemilihan Luar Negeri Keterangan : 1... 4. 5. dan ditulis nama Kecamatan.. 46 . 2. Panitia Pemilihan Kecamatan Keterangan : 1. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan lingkaran dalam. dan ditulis nama Perwakilan RI.(yang bersangkutan) atau sebutan lain dengan menggunakan huruf kapital. 3. 5. Panitia Pemungutan Suara Kelurahan/Desa Keterangan : 1. Garis tengah lingkaran luar : 37 mm. 6. i.(yang bersangkutan) dengan menggunakan huruf kapital. Didalam lingkaran dalam dibuat garis sejajar. 3. Didalam lingkaran dalam dibuat garis sejajar.. 3. 2. pada bagian atas diberi tulisan Panitia Pemilihan Luar Negeri dengan menggunakan huruf kapital melingkar simetris. Garis tengah lingkaran luar bagian dalam : 35 mm.. 4.

d. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.. ukuran. piagam. Sekretariat PPK. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. dan PPS. dengan ketentuan kode tertentu tersebut hanya diketahui oleh pimpinan Komisi Pemilihan Umum. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Sekretariat PPK. Sekretariat PPLN. Penggunaan 1) Sampul naskah dinas kabinet dipergunakan untuk pengiriman naskah-naskah dinas dengan memperhatikan ketebalan naskah dinas. Apabila terdapat adanya penyimpangan atau pemalsuan stempel dinas sebelum jangka waktu sebagaimana dimaksud pada huruf a.. Sampul naskah dinas ukuran folio warna coklat dan putih. b. dan PPS.. PPLN..4. Penggunaan.. pimpinan Komisi Pemilihan Umum. Sampul naskah dinas ukuran besar warna coklat. 2) Sampul naskah dinas ½ folio : 21. Sekretariat PPLN. dimasukan dalam suatu sampul naskah dinas. sehingga dapat menjaga kebersihan dan atau kerahasiaan isi naskah dinas sampai kepada yang berkepentingan. dan PPS.. Jenis Sampul terdiri dari : a.5 cm x 24.. terhadap stempel dinas tersebut dibubuhi kode tertentu yang diadakan perubahan paling lama setiap 6 (enam) bulan sekali. dan jenis kertas sampul a. 2. serta stempel Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum.5 cm x 30 cm. c. Untuk menjaga kerahasiaan stempel dinas Komisi Pemilihan Umum. Sampul naskah dinas ukuran ½ folio warna coklat. 4) Sampul naskah dinas ukuran besar dipergunakan .. b. dan PPS memerintahkan untuk segera mengganti stempel dinas tersebut dengan kode yang diperbaharui. serta stempel Sekretariat Jenderal.. 2) Sampul naskah dinas ukuran ½ folio dipergunakan untuk pengiriman naskahnaskah dinas yang karena ketebalannya tidak memungkinkan menggunakan sampul kabinet. 3) Sampul naskah dinas folio : 24 cm x 35 cm. PPLN. Kode Stempel Dinas a. PPK. serta stempel Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Komisi Pemilihan Umum Provinsi.. Komisi Pemilihan Umum Provinsi. 3) Sampul naskah dinas ukuran folio dipergunakan untuk pengiriman naskahnaskah dinas yang karena sesuatu hal tidak harus dilipat. Sampul Naskah Dinas 1. 47 . b. Ukuran 1) Sampul naskah dinas kabinet : 11. Sampul naskah dinas ukuran kabinet warna coklat. Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Sekretariat PPK..5 cm. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. PPLN. dan PPS. Pengertian Naskah dinas yang disampaikan atau dikirimkan kepada yang berkepentingan. PPK.. dan surat tanda tamat pendidikan/ pelatihan. 3. B. 4) Sampul naskah dinas besar :. Sekretariat PPLN... PPK. dan yang berwarna putih khusus digunakan untuk sampul naskah dinas mengenai kepangkatan. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi.. dan PPS. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota..

48 .......... FAX:.................. Contoh : 1) Sampul naskah dinas Komisi Pemilihan Umum KOMISI PEMILIHAN UMUM JL...... 2) Sampul naskah dinas Komisi Pemilihan Umum Provinsi KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI....c................ FAX:.......... 3) Sampul naskah dinas Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota KOMISI PEMILIHAN UMUM KAB/KOTA.................... 29 JAKARTA Telp.... IMAM BONJOL NO.. Jenis kertas : samson d.. Alamat:...... Alamat:... TELP:.................. Fax.. TELP:....

.. TELP:. 49 ................ 5) Sampul naskah dinas PPS PANITIA PEMUNGUTAN SUARA KEL/DESA...........4) Sampul naskah dinas PPK PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN KEC.. TELP:......... 6) Sampul Naskah Dinas Panitia Pemilihan Luar Negeri PANITIA PEMILIHAN LUAR NEGERI PERWAKILAN RI. FAX:.................../KAB/KOTA......... FAX:.............KEC.. Alamat :......................................... Alamat :.................. Alamat :.... TELP:.. FAX:.

....... Penampang dalam 50 .. Stof Map TU Pimpinan Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum ..merah (untuk naskah dinas yang bersifat penting/segera) ...................... Stof Map 1......krem (untuk naskah dinas bersifat biasa) : ....Warna : ..Bahan : karton berserat Contoh : Penampang depan KOMISI PEMILIHAN UMUM JAKARTA PERIHAL : ...........Ukuran : 25 cm x 30 cm .....Bentuk : 2 lipatan ............... .C.......

Warna : krem .Bentuk : 2 lipatan .Bahan : buffalo Contoh Stof Map Komisi Pemilihan Umum Penampang depan KOMISI PEMILIHAN UMUM JAKARTA Penampang dalam 51 . Stof Map Umum .Ukuran : 25 cm x 30 cm .2.

...Contoh Stof Map Komisi Pemilihan Umum Provinsi Penampang depan KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI... Penampang dalam 52 .

Contoh Stof Map Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota Penampang depan KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA.. Penampang dalam 53 ..

.. KABUPATEN/KOTA.....Contoh Stof Map Panitia Pemilihan Kecamatan Penampang depan PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN KECAMATAN........ Penampang dalam \ 54 ........

............ KECAMATAN..... Penampang dalam 55 ......Contoh Stof Map Panitia Pemungutan Suara Penampang depan PANITIA PEMUNGUTAN SUARA KELURAHAN/DESA..

.....Contoh Stof Map Panitia Pemilihan Luar Negeri Penampang depan PANITIA PEMILIHAN LUAR NEGERI PERWAKILAN RI .. Penampang dalam 56 ...

.... b.. ALAMAT :....FAX........... b......... Papan Nama Papan nama adalah tulisan pada papan dengan ukuran tertentu dan ditempatkan di depan gedung kantor yang memuat sebuah nama.. Telp dan Fax...... 1.. f... Perbandingan besar dan kecilnya tulisan diperhatikan keserasian dan keindahan..... Papan Nama Komisi Pemilihan Umum Provinsi....... e.. f.......... Perbandingan panjang dengan lebar papan = 3 : 2 Warna dasar papan dicat warna putih. serta memperhatikan nilai artistik.... g. Ukuran disesuaikan dengan profil gedung kantor.. alamat dan nomor telepon.... TELP..... agar masyarakat umum atau instansi lain mengetahui... serta memperhatikan nilai artistik.D..... d........ Contoh : KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI. g... e. Tulisan berwarna hitam dengan menggunakan huruf kapital....... Bentuk papan nama instansi : empat persegi panjang.... d.. Perbandingan besar dan kecilnya tulisan diperhatikan keserasian dan keindahan....... a.... Didalam papan ditulis “KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI. ALAMAT :. Telp dan Fax.. Tulisan berwarna hitam dengan menggunakan huruf kapital.... c. Didalam papan ditulis “KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA.... Alamat.... Contoh : KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA.... Bentuk papan nama instansi : empat persegi panjang. Perbandingan panjang dengan lebar papan = 3 : 2 Warna dasar papan dicat warna putih.. Papan Nama Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota a... Ukuran disesuaikan dengan profil gedung kantor... 57 . 2.. TELP.. Alamat...FAX. c.

... Papan Nama Panitia Pemilihan Kecamatan dalam Kabupaten/Kota. d.. KABUPATEN/KOTA.... Warna dasar papan dicat warna putih...... serta memperhatikan nilai artistik. 4.. Warna dasar papan dicat warna putih....... e. f... Contoh : PANITIA PEMILIHAN LUAR NEGERI PERWAKILAN RI... 58 ....FAX....... f. Alamat. KABUPATEN/KOTA. Didalam papan ditulis “PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN.......... serta memperhatikan nilai artistik.. TELP. Telp dan Fax............ Bentuk papan nama instansi : empat persegi panjang........ Bentuk papan nama instansi : empat persegi panjang..... g... b.. ALAMAT :.FAX....... Contoh : PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN KECAMATAN ..... KECAMATAN... Ukuran disesuaikan dengan profil gedung kantor......... PERWAKILAN RI............ ALAMAT :.... e..... Perbandingan besar dan kecilnya tulisan diperhatikan keserasian dan keindahan.. Perbandingan besar dan kecilnya tulisan diperhatikan keserasian dan keindahan... Alamat. c.3... c.. Tulisan berwarna hitam dengan menggunakan huruf kapital.(nama kecamatan yang bersangkutan atau sebutan lain).. a. Ukuran disesuaikan dengan profil gedung kantor. g. Perbandingan panjang dengan lebar papan = 3 : 2. Didalam papan ditulis “PANITIA PEMILIHAN LUAR NEGERI.. Telp dan Fax........ d............. TELP........ Tulisan berwarna hitam dengan menggunakan huruf kapital.. Perbandingan panjang dengan lebar papan = 3 : 2.. Papan Nama Panitia Pemilihan Luar Negeri a............. b.

Bentuk papan nama instansi : empat persegi panjang..... stempel dinas.. map dan papan nama sebagaimana dimaksud pada huruf A. Tulisan berwarna hitam dengan menggunakan huruf kapital..5... Perbandingan panjang dengan lebar papan = 3 : 2. Contoh : PANITIA PEMUNGUTAN SUARA KELURAHAN/DESA.... huruf C....... 59 . f. e.. Telp dan Fax............ F.... huruf D dan huruf E dalam hal penulisan nama Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota disesuaikan dengan nama Komisi Independen Pemilihan Provinsi Aceh dan Kabupaten/Kota di wilayah Provinsi Aceh sebagaimana dimaksud dalam UndangUndang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh.. KECAMATAN . ALAMAT :... Didalam papan ditulis “PANITIA PEMUNGUTAN SUARA... b......... Perbandingan besar dan kecilnya tulisan diperhatikan keserasian dan keindahan.... KELURAHAN/DESA..... Alamat.. d. TELP.. huruf B..... c. serta memperhatikan nilai artistik.FAX.... sampul surat..... Papan Nama Panitia Pemungutan Suara Kelurahan/Desa a...(nama kelurahan/desa yang bersangkutan atau nama lain) KECAMATAN ........ Warna dasar papan dicat warna putih... g.... Kop naskah dinas..... Ukuran disesuaikan dengan profil gedung kantor........

Kewenangan penandatanganan naskah dinas oleh Pejabat Eselon II hanya berlaku di lingkungan Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. B. Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Pertanggungjawaban 1. Kewenangan Pada hakekatnya setiap naskah dinas keluar menjadi tanggung jawab pimpinan instansi yang bersangkutan. sarana dan prasarana ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dan Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/ Kabupaten/Kota. Pelimpahan wewenang dari pimpinan eselon tingkat atas kepada pimpinan eselon tingkat bawahannya. 2. Penandatanganan naskah dinas atas nama Komisi Pemilihan Umum adalah Ketua Komisi Pemilihan Umum. Pelimpahan wewenang yang dapat dilaksanakan adalah kebijakan yang bersifat administratif (bukan kebijakan yang bersifat politis). Pelimpahan wewenang yang bersifat administratif harus memperhatikan jenjang struktural pejabat yang mendapat pelimpahan wewenang. Pimpinan organisasi bertanggungjawab atas semua yang dilakukannya baik secara langsung atau tidak langsung dan tidak dapat memindahkan pertanggungjawabannya baik keseluruhan maupun sebagian kepada pejabat atau pegawai lainnya. Penandatanganan naskah dinas yang berkaitan dengan fungsi pelaksanaan administrasi yang meliputi dukungan staf. tidak mengubah tanggungjawab pimpinan eselon yang memberikan kewenangan. 60 . anggaran. Sejalan dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum: 1. 2.BAB IV KEWENANGAN DAN PELIMPAHAN WEWENANG DALAM PENANDATANGANAN NASKAH DINAS A. 3. Naskah dinas ditandatangani oleh pejabat yang mempunyai kewenangan atau yang mendapat pelimpahan wewenang sesuai dengan tanggungjawabnya berdasarkan ketentuan yang berlaku.

Pelimpahan wewenang adalah penyerahan sebagian dari wewenang pejabat atasan kepada bawahannya.) dalam penandatanganan naskah dinas adalah sebagai berikut: a.) a.n. 61 .n.C. Pelimpahan wewenang dimaksudkan untuk menunjang kelancaran tugas dan ketertiban jalur komunikasi penanggungjawab wewenang. agar pejabat bawahan tersebut dapat membantu memperlancar dalam melaksanakan tugas-tugas kewajibannya. wewenang dan tanggungjawab pejabat yang bersangkutan. tegas. Contoh penggunaan atas nama (a. digunakan jika pejabat yang menandatangani naskah dinas telah diberi wewenang oleh pejabat yang bertanggungjawab.n.n. wewenang penandatanganan dapat dilimpahkan kepada struktural yang berada dibawahnya. Sebutan a. 3) Materi wewenang yang dilimpahkan harus dipertanggungjawabkan kepada pejabat yang memberi wewenang. jelas dan tertulis. 4) Tanggungjawab sebagai akibat penandatanganan naskah dinas. sepenuhnya berada pada pejabat yang di atas namakan. b. Pelimpahan wewenang harus mengikuti jalur struktural dan paling banyak hanya dua rentang jabatan struktural di bawahnya. Faktor-faktor yang harus dipenuhi dalam pelimpahan wewenang ini adalah sebagai berikut: 1) Pelimpahan wewenang diberikan secara langsung. Dalam hal ini pejabat penandatanganan naskah dinas bertanggungjawab atas isi naskah dinas kepada penanggungjawab. Pelimpahan Wewenang Sepanjang tidak ditentukan lain oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku. c. 2) Materi wewenang yang dilimpahkan benar-benar menjadi tugas dan tanggungjawab pejabat yang menerima wewenang. Pada asasnya tanggungjawab tetap ada pada pejabat yang memberikan wewenang. berdasarkan bidang tugas. Bentuk pelimpahan wewenang penandatanganan naskah dinas adalah sebagai berikut: Pelimpahan wewenang dengan menggunakan sebutan “atas nama” (disingkat a. SEKRETARIS JENDERAL KEPALA BIRO UMUM NAMA PEJABAT NIP.

NAMA PEJABAT NIP. Penunjukan Pejabat Pelaksana Tugas (Plt) Pada dasarnya kegiatan setiap satuan kerja dilingkungan Komisi Pemilihan Umum harus berjalan lancar. Sering terjadi pejabat yang memimpin satuan kerja tidak dapat menjalankan tugasnya atau berhalangan antara lain karena melakukan perjalanan dinas. dilakukan sebagai berikut: 1. perlu segera ditetapkan penunjukan pejabat yang bertindak sebagai pejabat pelaksana tugas (Plt). 62 . Penunjukan Plt. Untuk menjaga kelancaran dan kesinambungan kegiatan satuan kerja yang bersangkutan. mempunyai hak dan kewajiban untuk melaksanakan tugas rutin atau dalam batasbatas tertentu dalam surat tugas. tugas belajar. dilaksanakan dengan cara menerbitkan surat tugas. cuti dan sakit. Penunjukan pejabat pelaksana tugas. 3. KEPALA BIRO PERENCANAAN NAMA PEJABAT NIP. Penunjukan Plt. 4.D. Cara penulisan Plt. Plt. 2. dalam penandatanganan surat adalah sebagai berikut : Plt. SEKRETARIS JENDERAL Plt. dilakukan oleh pejabat yang berhalangan.

) 3 spasi MEMUTUSKAN : ) 3 spasi MMMMMMMMMM MMMMMM MMMMMMM MMMMMMM MMMMM MMMMMMMMM MMMMMMMMM MMMMMMM ) 3 spasi BAB I ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMM ) 3 spasi Pasal ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm. ) 3 spasi Menimbang : a. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. Memperhatikan : 1. Mengingat : 1. 2. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. ) 3 spasi Pasal ) 2 spasi (1) Mmmmmmmmmmmmm mmmmmm mmmmmmm mmmmmmm (2) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmm ) 3 spasi ---.Lampiran I (kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi PERATURAN KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 1 ½ spasi NOMOR TAHUN ) 2 spasi TENTANG ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM.20 karakter --- b. Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. Menetapkan : 63 . Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. 2. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmm b. ) 4 ½ spasi ----------------------------. ) 2 spasi a.45 karakter ---------------------------- Ditetapkan di pada tanggal ) 3 spasi KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG 64 . Mmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmm ) 3 spasi B A B III ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMM ) 2 spasi Pasal ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.) 3 spasi B A B II ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMM ) 3 spasi Pasal ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.

Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.. ---. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.. 2. Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm./Kep-KPU/TAHUN ) 2 spasi TENTANG ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM. ) 3 spasi : 1. ) 3 spasi : 1..Lampiran II (kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 1 ½ spasi NOMOR. ) 3 spasi Menimbang : a.. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. ) 3 spasi 65 . ) 2 spasi b. ) 2 spasi 2.20 karakter --- Mengingat Memperhatikan Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. ) 3 spasi Menetapkan : PERTAMA : KEDUA : MEMUTUSKAN : ) 3 spasi MMMMMMMMMM MMMMMM MMMMMMM MMMMMMM MMMMM MMMMMMMMM MMMMMMMMM MMMMMMM ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm.

KETIGA : Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. ----------------------------.45 karakter ---------------------------- Ditetapkan di pada tanggal ) 3 spasi KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG 66 .

. 67 . ) 2 spasi dst.. Mengingat 2. ) 3 spasi Pasal ) 2 spasi (1) Mmmmmmmmmmmmm mmmmmm mmmmmmm mmm (2) Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmm ) 3 spasi B A B II ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMM ) 3 spasi Paragraf ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmmm . ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. Menetapkan : MEMUTUSKAN : ) 3 spasi MMMMMMMMMM MMMMMM MMMMMMM MMMMMMM MMMMM MMMMMMMMM MMMMMMMMM MMMMMMM ) 3 spasi BAB I ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMM ) 3 spasi Pasal ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm. ) 3 spasi Pasal ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. : 3.. : 1...20 karakter --- b. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm./KB/KPU/ TAHUN NOMOR TAHUN TENTANG ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 3 spasi Menimbang : a.. Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.Lampiran III KEPUTUSAN BERSAMA ) 1 ½ spasi NOMOR . ) 3 spasi ---. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.

.. b. ) 4 ½ spasi Ditetapkan di pada tanggal ) 3 spasi .. a....) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 3 spasi B A B III ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMM ) 2 spasi Pasal ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm..................... ) ) ) ) 6 spasi ) ) NAMA TERANG KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG 68 .................

.. ) 3 spasi 69 . ---. Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. ) 3 spasi : 3. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.Lampiran IV (garuda hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi KEPUTUSAN SEKRETARIS JENDERAL KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 1 ½ spasi NOMOR. ) 3 spasi Menetapkan : PERTAMA : KEDUA : MEMUTUSKAN : ) 3 spasi MMMMMMMMMM MMMMMM MMMMMMM MMMMMMM MMMMM MMMMMMMMM MMMMMMMMM MMMMMMM ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm. 4.. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm./Kpts/Setjen/TAHUN ) 2 spasi TENTANG ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM. ) 2 spasi 2. ) 3 spasi Menimbang : c.20 karakter --- Mengingat Memperhatikan Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.. ) 3 spasi : 1. ) 2 spasi d. Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.

45 karakter ---------------------------- Ditetapkan di Pada tanggal ) 3 spasi SEKRETARIS JENDERAL ) 6 spasi NAMA TERANG 70 .KETIGA : Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. ----------------------------.

..... ---.. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm... ) 3 spasi ) 3 spasi 71 . ) 3 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.. Memperhatikan : 1.... ) 4 ½ spasi KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI... ) 1 ½ spasi NOMOR TAHUN ) 2 spasi TENTANG ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.....Lampiran V (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI .. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm. Mengingat : 1. 2..... Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.......... 2.. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. ) 3 spasi Menimbang : a. ) 3 spasi Menetapkan : PERTAMA : KEDUA : MEMUTUSKAN : ) 3 spasi MMMMMMMMMM MMMMMM MMMMMMM MMMMMMM MMMMM MMMMMMMMM MMMMMMMMM MMMMMMM ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm.20 karakter --- b..

45 karakter ---------------------------- Ditetapkan di Pada tanggal ) 3 spasi KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG 72 . ) 4 ½ spasi ----------------------------.KETIGA : Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.

.. ) 1 ½ spasi NOMOR TAHUN ) 2 spasi TENTANG ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA..Lampiran VI (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA ...... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.. Mengingat : 1...... ) 3 spasi ) 3 spasi 73 ... ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.... 2... Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.. Memperhatikan : 1. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.. 2. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm. ---.20 karakter --- b. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. ) 3 spasi Menimbang : a........ ) 3 spasi Menetapkan : PERTAMA : KEDUA : MEMUTUSKAN : ) 3 spasi MMMMMMMMMM MMMMMM MMMMMMM MMMMMMM MMMMM MMMMMMMMM MMMMMMMMM MMMMMMM ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm. ) 4 ½ spasi KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA.

) 4 ½ spasi ----------------------------.45 karakter ---------------------------- Ditetapkan di Pada tanggal ) 3 spasi KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG 74 .KETIGA : Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.

......... 2.1 KOP PPK/PPS/KPPS (menyesuaikan) Alamat :... ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.. ) 3 spasi Menimbang : a..... ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm.Lampiran VII... Telp............... ) 3 spasi 75 .................... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.. KEPUTUSAN PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN/PANITIA PEMUNGUTAN SUARA/KELOMPOK PENYELENGGARA PEMUNGUTAN SUARA KEL/DESA.......KECAMATAN.. ) 1 ½ spasi NOMOR TAHUN ) 2 spasi TENTANG ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN/PANITIA PEMUNGUTAN SUARA/KELOMPOK PENYELENGGARA PEMUNGUTAN SUARA. Mengingat : 1../KABUPATEN/KOTA...... ---..... ) 4 ½ spasi Fax....... ) 3 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.... ) 3 spasi Menetapkan : PERTAMA : KEDUA : MEMUTUSKAN : ) 3 spasi MMMMMMMMMM MMMMMM MMMMMMM MMMMMMM MMMMM MMMMMMMMM MMMMMMMMM MMMMMMM ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm...... 2.20 karakter --- b.. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm... Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm........... Memperhatikan : 1..

KETIGA : ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.45 karakter ---------------------------- ) 4 ½ spasi Ditetapkan di Pada tanggal ) 3 spasi KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG 76 . ----------------------------.

Memperhatikan : 1... Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm........ ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm. Mengingat : 1. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm..... ) 4 ½ spasi Fax...... 2.............. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm......20 karakter --- b... ) 3 spasi Menetapkan : PERTAMA : KEDUA : MEMUTUSKAN : ) 3 spasi MMMMMMMMMM MMMMMM MMMMMMM MMMMMMM MMMMM MMMMMMMMM MMMMMMMMM MMMMMMM ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm.... ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm... ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.. ) 1 ½ spasi NOMOR TAHUN ) 2 spasi TENTANG ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi PANITIA PEMILIHAN LUAR NEGERI PERWAKILAN RI/ KELOMPOK PENYELENGGARA PEMUNGUTAN SUARA LUAR NEGERI......... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. Telp.. KEPUTUSAN PANITIA PEMILIHAN LUAR NEGERI/ KELOMPOK PENYELENGGARA PEMUNGUTAN SUARA LUAR NEGERI PERWAKILAN RI ................ ---....... 2...Lampiran VII...........2 KOP PPLN/KPPSLN (menyesuaikan) Alamat :.. ) 3 spasi Menimbang : a. ) 3 spasi 77 ....

KETIGA : ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.45 karakter ---------------------------- ) 4 ½ spasi Ditetapkan di Pada tanggal ) 3 spasi KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG 78 . ----------------------------.

Lampiran VIII.1

(kuning emas)

KOMISI PEMILIHAN UMUM

----------------------------45 karakter ------------

................................20..... ) 3 spasi Kepada Yth. Mmmmmmmmmmmmm ........................................ ) 2 spasi Mmmmmmmm

--10 karakter---

Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------- mmmmmm

) 3 s/d 6 spasi SURAT EDARAN ) 3 spasi

--26 karakter-----------------

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 3 spasi

----------------------------- 45 karakter ----------------------------

KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG

) 2 spasi Tembusan : 1. Yth. Mmmmmmmmm 2. Yth. Mmmmmmmmm

79

Lampiran VIII.2

(warna hitam)

KOMISI PEMILIHAN UMUM

----------------------------45 karakter ------------

................................20..... ) 3 spasi Kepada Yth. Mmmmmmmmmmmmm ........................................ ) 2 spasi Mmmmmmmm

--10 karakter---

Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------- mmmmmm

) 3 s/d 6 spasi SURAT EDARAN ) 3 spasi

--26 karakter-----------------

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 3 spasi

----------------------------- 45 karakter ----------------------------

SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG

) 2 spasi Tembusan : 1. Yth. Mmmmmmmmm 2. Yth. Mmmmmmmmm

80

Lampiran VIII.3

(warna hitam)

KOMISI PEMILIHAN UMUM

----------------------------45 karakter ------------

................................20..... ) 3 spasi Kepada Yth. Mmmmmmmmmmmmm ........................................ ) 2 spasi Mmmmmmmm

--10 karakter---

Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------- mmmmmm

) 3 s/d 6 spasi SURAT EDARAN ) 3 spasi

--26 karakter-----------------

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 3 spasi

----------------------------- 45 karakter ----------------------------

WAKIL SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG

) 2 spasi Tembusan : 1. Yth. Mmmmmmmmm 2. Yth. Mmmmmmmmm

81

..... ----------------------------45 karakter ------------ .. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 3 spasi ----------------------------.45 karakter ---------------------------- KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1...... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------...... Mmmmmmmmmmmmm .. Mmmmmmmmm 82 ................20.4 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI ...................................... Yth...... Mmmmmmmmm 2..Lampiran VIII... Yth......mmmmmm ) 3 s/d 6 spasi SURAT EDARAN ) 3 spasi --26 karakter----------------- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm.. ) 3 spasi Kepada Yth..

. ----------------------------45 karakter ------------ ....mmmmmm ) 3 s/d 6 spasi SURAT EDARAN ) 3 spasi --26 karakter----------------- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm.... Yth............ ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------.45 karakter ---------------------------- KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1...20........ Mmmmmmmmm 2........ ) 3 spasi Kepada Yth...... Yth........ Mmmmmmmmm 83 .. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 3 spasi ----------------------------..............................Lampiran VIII...... Mmmmmmmmmmmmm ..5 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA ...

........ Mmmmmmmmm 2.................1 (kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ....Lampiran IX.....mmmmmm ) 3 s/d 9 spasi --26 karakter----------------- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm.......20.. ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth....... Yth..... Yth.. ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------. Mmmmmmmmmmmmm ... Mmmmmmmmm 84 .......45 karakter ---------------------------- KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1........ ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi ----------------------------...........

....................... Yth..... Mmmmmmmmmmmmm . ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------. Mmmmmmmmm 2...............2 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ...... Mmmmmmmmm 85 ........20.Lampiran IX.mmmmmm ) 3 s/d 9 spasi --26 karakter----------------- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm. ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth.........45 karakter ---------------------------- SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1........ Yth. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi ----------------------------.......

. Mmmmmmmmm 86 .....mmmmmm ) 3 s/d 9 spasi --26 karakter----------------- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm.......... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------.............. Yth... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth....45 karakter ---------------------------- WAKIL SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1...... Mmmmmmmmmmmmm .........20..... Mmmmmmmmm 2..Lampiran IX.................. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi ----------------------------...... Yth..3 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ..

... ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi ----------------------------................. Yth. Mmmmmmmmmmmmm ..Lampiran IX.............20.....45 karakter ---------------------------- KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1...mmmmmm ) 3 s/d 9 spasi --26 karakter----------------- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm.. Yth............... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------. Mmmmmmmmm 2....................4 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI .. ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ....... Mmmmmmmmm 87 . ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth......

........ Telp....45 karakter ---------------------------- SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1..Lampiran IX........ Fax............5 KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI ............. Yth...... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------......mmmmmm ) 3 s/d 9 spasi --26 karakter----------------- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm.......... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth......20........ Mmmmmmmmm 88 ........ ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ......... Alamat : ...... ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi ----------------------------.................. Mmmmmmmmm 2...................... Mmmmmmmmmmmmm ........ Yth.

.... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------......20.....mmmmmm ) 3 s/d 9 spasi --26 karakter----------------- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm.. Mmmmmmmmm 2. Yth.... ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ . Mmmmmmmmmmmmm .... ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi ----------------------------... Mmmmmmmmm 89 ..Lampiran IX........6 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA .........................................45 karakter ---------------------------- KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1... Yth... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth...........

....... Mmmmmmmmmmmmm ..........45 karakter ---------------------------- SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1.7 KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA .. ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------................. Fax.....mmmmmm ) 3 s/d 9 spasi --26 karakter----------------- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm.. ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth. Alamat : ................Lampiran IX................. Mmmmmmmmm 90 ................................. Mmmmmmmmm 2.. Yth.... ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ................. Yth. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi ----------------------------.20. Telp..................

..............Lampiran X.... Pangkat/Gol d..1 (kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : ... ..... Dengan ini menyatakan.......... Agama i..............................................20............................................................................................................ : ................ Jenis Kelamin f.............. ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya............................... Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a..... Nama lengkap b.......... : ................................. Lahir g................. : ...... : ................................................................................................................................................ N I P c.... ) 2 spasi ...../20.............................. : .... Tempat/Tgl............................... ) ) 4 ½ spasi ----------------------------......................... ) 3 spasi ---20 karakter---- 1.................. Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar...... : ........ ............ KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 91 . bahwa : a............................................................................................... : ...... 2......................45 karakter ---------------------------- ............ Bermaksud ............ Nama b......................... Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : ....................................dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya...........(nama pejabat) : .................. Status Perkawinan h...................... Jabatan e............................ Alamat ) 2 spasi : .................................... : ................

. Nama b...................................... : ....................................... : ...............Lampiran X......... ) 3 spasi ---20 karakter---- 1....... Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a......................... Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : .................................................................. : ........... Tempat/Tgl.... N I P c............................................. ..................... Lahir g....................... Status Perkawinan h................ ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya... Jabatan e.............. Nama lengkap b.............................................(nama pejabat) : .................................................. .... : ........ Pangkat/Gol d... : ............... Dengan ini menyatakan...... ) 2 spasi .... SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 92 ............................................. : .2 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : ............................................ bahwa : a........................................................ : ........... Alamat ) 2 spasi : ............... ) ) 4 ½ spasi ----------------------------................ Jenis Kelamin f....................................../20........ Bermaksud ...............20..............................................................dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya......... 2............................................................................................ Agama i......45 karakter ---------------------------- ................ : .... Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar.........................................

........................... : .......................................................... ) ) 4 ½ spasi ----------------------------......... ) 3 spasi ---20 karakter---- 1..... 2..... : .......................................................................... Jabatan e.......... : .................. WAKIL SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 93 ............................................................3 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : ...................... ) 2 spasi ........... Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar............................. Jenis Kelamin f............dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya.............. Status Perkawinan h............................... Dengan ini menyatakan.............. ........................................................................................................................................ N I P c..Lampiran X................... Nama lengkap b.......... Bermaksud ......... Agama i... Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : .......................................... Alamat ) 2 spasi : ................................ ...................... : . : ......45 karakter ---------------------------- . Nama b....... Pangkat/Gol d.......................... Tempat/Tgl...... : ................ Lahir g...... : .............. ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya................(nama pejabat) : .................................20............. Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a............................ bahwa : a................................................................................... : ....../20...............

..........Lampiran X............. : ................................. Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar............................... Lahir g................... Alamat ) 2 spasi : ............................................ ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya................4 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI................................................................... ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : ... Status Perkawinan h................... : ................................... Nama b........... Dengan ini menyatakan.......................... bahwa : a.dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya............ N I P c.............. : ...........................45 karakter ---------------------------- ..... ............ Jabatan e........... Jenis Kelamin f......................... : ...................... : .................................................................... Pangkat/Gol d.............................. : ............................... ) 2 spasi ............ Bermaksud ................................20............. Tempat/Tgl...... : ............................. ) ) 4 ½ spasi ----------------------------............. Agama i....... Nama lengkap b.....(nama pejabat) : ............................. KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 94 .............................................................................................. ) 3 spasi ---20 karakter---- 1...... 2..../20................................. Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : .......... Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a......................................... .................. : ........................

.................. 2........................ N I P c. : .............................. Pangkat/Gol d........................... Telp... Dengan ini menyatakan.. Jenis Kelamin f.............. SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 95 ....../20................................ ) 2 spasi ....................................................................................... : .......................... : .................................... ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : .................................................. Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar..... : . bahwa : a................................. Status Perkawinan h..... Bermaksud ...................................................................................... Agama i.5 KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI ............Lampiran X............... ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya............................(nama pejabat) : .............. Fax.................... Nama b............................... Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a..... ) ) 4 ½ spasi ----------------------------................................................................. Lahir g..... : ................................................. ) 3 spasi ---20 karakter---- 1.......... : ...................................... : ...... Tempat/Tgl. Jabatan e......20...................................................... : .. Alamat ) 2 spasi : ...................................... ...dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya............... .............................................................. Alamat : ...... Nama lengkap b...................45 karakter ---------------------------- ..... Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : .......................

.................................. ) 3 spasi ---20 karakter---- 1. Agama i........ ) ) 4 ½ spasi ----------------------------....................... Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a.. : .. ................. : ........ ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : ....... : ........20...... : .................................................... Nama lengkap b............ : . Status Perkawinan h.. Nama b........................................(nama pejabat) : .. ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya...... bahwa : a. ) 2 spasi .......................................... Bermaksud .......Lampiran X............................................................. : ................. Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar.................... N I P c.............................................................................................. .... Jabatan e................................... KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 96 ............................................................... 2...................... Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : ........ Tempat/Tgl...........................................................................................................................6 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA.......... Dengan ini menyatakan........................................./20....dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya.............. Alamat ) 2 spasi : ..................... : ........................ Jenis Kelamin f. Lahir g........................................ : ....45 karakter ---------------------------- ..................................... Pangkat/Gol d.....................................

........... : ..................................................... : ..................................................................................dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya................./20........ Alamat ) 2 spasi : .................... : .... ) ) 4 ½ spasi ----------------------------.. : .................... N I P c... Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar...................................... Telp................. Pangkat/Gol d..........................................................Lampiran X......... Fax................................................. ) 2 spasi .................... : .................................... Agama i..................... bahwa : a................. : ........................................ Jabatan e..... Nama lengkap b.. Jenis Kelamin f........(nama pejabat) : .. ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya.. Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : .......... ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : ..................... Bermaksud .................. SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 97 ................................................................. Nama b.....................................45 karakter ---------------------------- ..................... Dengan ini menyatakan................... Alamat : ..................................... : ......... : .. Lahir g.............................20......... ................ 2. ) 3 spasi ---20 karakter---- 1......................... Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a....................................... Tempat/Tgl................................................. ............................... Status Perkawinan h.............7 KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA ........................

...................... Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : ............................ bahwa : a................ : .. Lahir g....................................................................................8 KOMISI PEMILIHAN UMUM JL...... : ..... ........................................ Status Perkawinan h... ) 2 spasi .......... N I P c.. Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar.............. Pangkat/Gol d..................................................45 karakter ---------------------------- ..................20................ Bermaksud .............. Dengan ini menyatakan....................../20................................................................................................... : ............................. Jabatan e..........................(nama pejabat) : ........................... 29 JAKARTA Telp..............dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya............. : ............................................................... ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya........ : ...... : ... ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : ......................................... 2............................................................ Nama lengkap b.......... ............. : ..Lampiran X.............. IMAM BONJOL NO. Jenis Kelamin f............................. Fax........... Agama i.............. Alamat ) 2 spasi : ... ) ) 4 ½ spasi ----------------------------........................... Tempat/Tgl........... Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a...... NAMA PEJABAT ESELON II/III ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 98 ................ : ....... Nama b.................................................................................... ) 3 spasi ---20 karakter---- 1..

............ Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : .......................45 karakter ---------------------------- .............. : ..............Lampiran X.................. NAMA JABATAN ESELON III/IV ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 99 .......................20................... bahwa : a................... : .................... N I P c............................. Alamat ) 2 spasi : ................................................................... Alamat : ......... : ..................................................... ) ) 4 ½ spasi ----------------------------......... Agama i.............................. : ............................ Dengan ini menyatakan.. Nama lengkap b......../20............ Bermaksud ............ Tempat/Tgl.... ) 3 spasi ---20 karakter---- 1......... Lahir g............................................... : . Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a.......... Fax............ Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar.... Telp.......... 2................ Jabatan e...... ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya........... Status Perkawinan h.............. ............................................... .... Nama b....(nama pejabat) : ........... ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : .................................................................. : ...................................................... Jenis Kelamin f...........dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya................................................................................................ Pangkat/Gol d........................................... : ......................... ) 2 spasi ............................9 KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI ............................................................. : ....

...... Jabatan e.................... : .............................................................................. ) ) 4 ½ spasi ----------------------------................... bahwa : a................ ................. NAMA JABATAN IV ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 100 ................................................. ) 2 spasi .......... Alamat ) 2 spasi : ..dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya....................................45 karakter ---------------------------- ............. Dengan ini menyatakan.....................Lampiran X.. : ................................... Status Perkawinan h.............................. Fax...........................(nama pejabat) : ..... Agama i................... Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a........ Telp... ......................... : .................................................. : ............................................ ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya..... : ............................................................ ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : ............ : ............................................ Nama b.................... ) 3 spasi ---20 karakter---- 1............................... Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar.............. Pangkat/Gol d.10 KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA ....../20.................................................................. Alamat : ...... : ....................................................................... 2. : ..... N I P c............ Lahir g........................ Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : .......................... Jenis Kelamin f.......20......................... Tempat/Tgl......................................... Nama lengkap b. Bermaksud ......

......... KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ---karakter--- ) 2 spasi Tembusan : 1... Yth.... Yth......a. ) ) 4 ½ spasi ) --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm. Untuk ) ) 4 ½ spasi ----------------------------............ Mmmmmmmmm 2...20...... Mmmmmmmmm 101 . Nama b...........Lampiran XI. ) ) 3 spasi MEMERINTAHKAN Kepada --26 karakter--------------................... Jabatan ) 2 spasi : ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmmm : Mmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi : ) 2 spasi --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm......./....45 karakter ---------------------------- ...1 (kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 6 spasi ) SURAT PERINTAH ) 1 ½ spasi Nomor : .........

... Mmmmmmmmm 102 ...................... ) ) 3 spasi MEMERINTAHKAN Kepada --26 karakter--------------.........a....... Mmmmmmmmm 2......../.45 karakter ---------------------------- . Yth... Jabatan ) 2 spasi : ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmmm : Mmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi : ) 2 spasi --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm........... Nama b.2 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 6 spasi ) SURAT PERINTAH ) 1 ½ spasi Nomor : ....... SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ---karakter--- ) 2 spasi Tembusan : 1... ) ) 4 ½ spasi ) --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm...Lampiran XI..20. Yth. Untuk ) ) 4 ½ spasi ----------------------------.................

.. Mmmmmmmmm 2........ Nama b..20... Yth....... Mmmmmmmmm 103 ... Untuk ) ) 4 ½ spasi ----------------------------.....Lampiran XI./. Yth...... Jabatan ) 2 spasi : ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmmm : Mmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi : ) 2 spasi --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm..... ) ) 3 spasi MEMERINTAHKAN Kepada --26 karakter--------------........45 karakter ---------------------------- .3 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 6 spasi ) SURAT PERINTAH ) 1 ½ spasi Nomor : ................. ) ) 4 ½ spasi ) --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm.......... WAKIL SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ---karakter--- ) 2 spasi Tembusan : 1.......a..............

. Mmmmmmmmm 104 .a.. ) ) 4 ½ spasi ) --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm..4 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI..../............. Jabatan ) 2 spasi : ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmmm : Mmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi : ) 2 spasi --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm..20.. KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ---karakter--- ) 2 spasi Tembusan : 1..Lampiran XI.....45 karakter ---------------------------- ................ ) ) 3 spasi MEMERINTAHKAN Kepada --26 karakter--------------........ Untuk ) ) 4 ½ spasi ----------------------------........ Yth....... Nama b.... Yth.................. Mmmmmmmmm 2....... ) 6 spasi ) SURAT PERINTAH ) 1 ½ spasi Nomor : ........

./.......Lampiran XI............................ Alamat : .. ) ) 3 spasi MEMERINTAHKAN Kepada --26 karakter--------------...... Fax...... ) ) 4 ½ spasi ) --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm.. Mmmmmmmmm 105 .45 karakter ---------------------------- ..... SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ---karakter--- ) 2 spasi Tembusan : 1.................. Jabatan ) 2 spasi : ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmmm : Mmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi : ) 2 spasi --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm...... Yth..... Telp.............. Yth.. Mmmmmmmmm 2..20...............a..................................... Untuk ) ) 4 ½ spasi ----------------------------. Nama b. ) 6 spasi ) SURAT PERINTAH ) 1 ½ spasi Nomor : ......5 KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI ...

20.. Nama b. Jabatan ) 2 spasi : ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmmm : Mmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi : ) 2 spasi --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm.../... Mmmmmmmmm 106 ........45 karakter ---------------------------- ...... ) ) 4 ½ spasi ) --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm...................... Mmmmmmmmm 2.....6 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA............... Yth........... Yth. Untuk ) ) 4 ½ spasi ----------------------------. KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ---karakter--- ) 2 spasi Tembusan : 1...... ) ) 3 spasi MEMERINTAHKAN Kepada --26 karakter--------------........Lampiran XI... ) 6 spasi ) SURAT PERINTAH ) 1 ½ spasi Nomor : ....a...........

..... Mmmmmmmmm 107 ....... Fax./.... Yth......Lampiran XI..... Mmmmmmmmm 2.... Untuk ) ) 4 ½ spasi ----------------------------.......... Alamat : ............................................45 karakter ---------------------------- ......... Yth.......... ) ) 3 spasi MEMERINTAHKAN Kepada --26 karakter--------------.... ) 6 spasi ) SURAT PERINTAH ) 1 ½ spasi Nomor : ........... SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ---karakter--- ) 2 spasi Tembusan : 1...20...7 KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA .. Nama b.. Jabatan ) 2 spasi : ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmmm : Mmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi : ) 2 spasi --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm........ Telp............a............. ) ) 4 ½ spasi ) --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm.....

....................... Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ........................ 108 ............. Selanjutnya disebut PIHAK KEDUA ... Pekerjaan/Jabatan : Ketua Komisi Pemilihan Umum Alamat : ..... ) 3 spasi PIHAK PERTAMA DAN PIHAK KEDUA telah setuju untuk mengikat perjanjian dengan syarat-syarat sebagai berikut : ) 3 spasi Pasal...................... Selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA ...........kami yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi 1.................................................................Lampiran XII........... tahun ... Pasal ........................ Pekerjaan/Jabatan : ...................../20......................... Nama : ......................... ) 2 spasi TENTANG NAMA SURAT PERJANJIAN ) ) 4 ½ spasi Pada hari ini .......................................bertempat tinggal di ...............................................bulan................... Alamat : ............................... Nama : ............................... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmm dst.................................................................1 (kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi SURAT PERJANJIAN NOMOR : ..................................................................................................... (1) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm (2) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm dst..........................tanggal........................................................................ ) 2 spasi 2.............. Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ................................

....... ) ) 4 ½ spasi ) PIHAK II ) 2 spasi NAMA JABATAN PIHAK I ) 2 spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG ) 3 spasi SAKSI-SAKSI ) 3 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA JABATAN NAMA JABATAN ) 6 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA TERANG 109 ..) ) 2 spasi Demikian surat perjanjian ini dibuat dan ditandatangani kedua belah pihak pada hari ini dan tanggal serta tahun tersebut diatas dalam rangkap ..di atas kertas bermaterai cukup serta masing-masing pihak diberikan 1 (satu) rangkap...........

........................................................Lampiran XII............................... Pasal ........................................... ) 2 spasi 2................................................bertempat tinggal di ..................................... Nama : ................ Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ........................................................................................................... Nama : ..tanggal......... Selanjutnya disebut PIHAK KEDUA . tahun ..bulan....................2 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi SURAT PERJANJIAN NOMOR : ....................... ) 3 spasi PIHAK PERTAMA DAN PIHAK KEDUA telah setuju untuk mengikat perjanjian dengan syarat-syarat sebagai berikut : ) 3 spasi Pasal...................................... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmm dst...................... ) 2 spasi TENTANG NAMA SURAT PERJANJIAN ) ) 4 ½ spasi Pada hari ini ..................... (1) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm (2) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm dst...... Pekerjaan/Jabatan : . Pekerjaan/Jabatan : Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum Alamat : ............kami yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi 1.........................................................../20............................................ Selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA ......................................................................... Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ............................................................................. Alamat : ... 110 .

..........) ) 2 spasi Demikian surat perjanjian ini dibuat dan ditandatangani kedua belah pihak pada hari ini dan tanggal serta tahun tersebut diatas dalam rangkap .di atas kertas bermaterai cukup serta masing-masing pihak diberikan 1 (satu) rangkap.. ) ) 4 ½ spasi ) PIHAK II ) 2 spasi NAMA JABATAN PIHAK I ) 2 spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM SEKRETARIS JENDERAL ) 6 spasi NAMA TERANG ) 3 spasi SAKSI-SAKSI ) 3 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA JABATAN NAMA JABATAN ) 6 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA TERANG 111 .........

..... ) 4 ½ spasi SURAT PERJANJIAN NOMOR : ............................................................................................ Pasal ............................. (1) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm (2) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm dst..... Nama : ............................. tahun .......................................................bertempat tinggal di ...........tanggal.............. Pekerjaan/Jabatan : Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi............................................................................................. ) 3 spasi PIHAK PERTAMA DAN PIHAK KEDUA telah setuju untuk mengikat perjanjian dengan syarat-syarat sebagai berikut : ) 3 spasi Pasal..... ) 2 spasi TENTANG NAMA SURAT PERJANJIAN ) ) 4 ½ spasi Pada hari ini ... Selanjutnya disebut PIHAK KEDUA . Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ...........bulan.. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmm dst........................kami yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi 1..... Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ..... Nama : ............ Alamat : .... Pekerjaan/Jabatan : .......................... ) 2 spasi 2....................................../20................... Selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA ..3 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI..............................................................................................................................Lampiran XII.................................................................................................................... 112 ................ Alamat : .................

..) ) 2 spasi Demikian surat perjanjian ini dibuat dan ditandatangani kedua belah pihak pada hari ini dan tanggal serta tahun tersebut diatas dalam rangkap ....... ) ) 4 ½ spasi ) PIHAK II ) 2 spasi NAMA JABATAN PIHAK I ) 2 spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI............... KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG ) 3 spasi SAKSI-SAKSI ) 3 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA JABATAN NAMA JABATAN ) 6 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA TERANG 113 .......di atas kertas bermaterai cukup serta masing-masing pihak diberikan 1 (satu) rangkap.

.............. (1) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm (2) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm dst...................................... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmm dst.tanggal....... Fax............... ) 4 ½ spasi SURAT PERJANJIAN NOMOR : ............Lampiran XII................................................... Selanjutnya disebut PIHAK KEDUA ......... Alamat : .......... 114 ....... Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ./20...................................... Pekerjaan/Jabatan : ................ Telp..........................................................................kami yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi 1................................................................................................................4 KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI ................ Alamat : ............ Alamat : ...... Nama : .......................... Nama : .................................................... ) 2 spasi TENTANG NAMA SURAT PERJANJIAN ) ) 4 ½ spasi Pada hari ini ....................... Selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA .. ) 3 spasi PIHAK PERTAMA DAN PIHAK KEDUA telah setuju untuk mengikat perjanjian dengan syarat-syarat sebagai berikut : ) 3 spasi Pasal..... Pasal ..................... Pekerjaan/Jabatan : Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi........... Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama .....................bertempat tinggal di . tahun .......................................................................................................................................................................................................... ) 2 spasi 2....bulan.................

.............di atas kertas bermaterai cukup serta masing-masing pihak diberikan 1 (satu) rangkap.. SEKRETARIS ) 6 spasi NAMA TERANG ) 3 spasi SAKSI-SAKSI ) 3 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA JABATAN NAMA JABATAN ) 6 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA TERANG 115 . ) ) 4 ½ spasi ) PIHAK II ) 2 spasi NAMA JABATAN PIHAK I ) 2 spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI..........) ) 2 spasi Demikian surat perjanjian ini dibuat dan ditandatangani kedua belah pihak pada hari ini dan tanggal serta tahun tersebut diatas dalam rangkap ......

..................... ) 2 spasi 2............................ Selanjutnya disebut PIHAK KEDUA ............... ) 4 ½ spasi SURAT PERJANJIAN NOMOR : ............ Selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA .................................................bertempat tinggal di ....................... Pasal ........................ ) 3 spasi PIHAK PERTAMA DAN PIHAK KEDUA telah setuju untuk mengikat perjanjian dengan syarat-syarat sebagai berikut : ) 3 spasi Pasal............................. Alamat : ..........kami yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi 1........................................................................ Alamat : .................................................... ) 2 spasi TENTANG NAMA SURAT PERJANJIAN ) ) 4 ½ spasi Pada hari ini ............................ (1) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm (2) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm dst............ Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ...........................tanggal..........................................bulan......................Lampiran XII......................5 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA....................... Nama : ...... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmm dst............................................ tahun ......................................../20......................................... Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama .......................................................................... Pekerjaan/Jabatan : ............. Nama : .......... 116 ................ Pekerjaan/Jabatan : Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota..........

..........di atas kertas bermaterai cukup serta masing-masing pihak diberikan 1 (satu) rangkap.........) ) 2 spasi Demikian surat perjanjian ini dibuat dan ditandatangani kedua belah pihak pada hari ini dan tanggal serta tahun tersebut diatas dalam rangkap .. ) ) 4 ½ spasi ) PIHAK II ) 2 spasi NAMA JABATAN PIHAK I ) 2 spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA.... KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG ) 3 spasi SAKSI-SAKSI ) 3 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA JABATAN NAMA JABATAN ) 6 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA TERANG 117 .......

...... Pekerjaan/Jabatan : ...............Lampiran XII.......bulan...................................... Selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA ............... Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ..... Fax.. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmm dst. ) 3 spasi PIHAK PERTAMA DAN PIHAK KEDUA telah setuju untuk mengikat perjanjian dengan syarat-syarat sebagai berikut : ) 3 spasi Pasal.............. tahun ......................................bertempat tinggal di ............. ) 2 spasi TENTANG NAMA SURAT PERJANJIAN ) ) 4 ½ spasi Pada hari ini ... Pekerjaan/Jabatan : Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota............................................. Alamat : ............................................ (1) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm (2) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm dst........ Alamat : ...........................................................tanggal...................................................kami yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi 1........... Pasal .................... Nama : .. Telp... Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ....................................................................................... ) 4 ½ spasi SURAT PERJANJIAN NOMOR : ............................................................ Selanjutnya disebut PIHAK KEDUA ....................................................................................................6 KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA ............................................ ) 2 spasi 2.............. 118 ... Nama : ..................../20...................... Alamat : ..........................................................................

............ SEKRETARIS ) 6 spasi NAMA TERANG ) 3 spasi SAKSI-SAKSI ) 3 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA JABATAN NAMA JABATAN ) 6 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA TERANG 119 .............di atas kertas bermaterai cukup serta masing-masing pihak diberikan 1 (satu) rangkap.. ) ) 4 ½ spasi ) PIHAK II ) 2 spasi NAMA JABATAN PIHAK I ) 2 spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA.) ) 2 spasi Demikian surat perjanjian ini dibuat dan ditandatangani kedua belah pihak pada hari ini dan tanggal serta tahun tersebut diatas dalam rangkap ....

................................. ) 3 spasi MEMBERI KUASA ) 2 spasi ----20 karakter-----Kepada : a... Nama b... ) 1 ½ spasi b........... Jabatan :........................................... ) 1 ½ spasi :...45 karakter ---------------------------- ......20............................. Yang memberi kuasa ) 1 ½ spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM NAMA JABATAN Yang diberi kuasa ) 1 ½ spasi NAMA JABATAN ) 6 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA TERANG 120 ..... ) 2 spasi ----20 karakter------ Khusus untuk : ) 2 ½ spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ----26 karakter------ Demikian supaya yang berkepentingan menjadi maklum......................... Jabatan :.............................Lampiran XIII KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN (SESUAI DENGAN YANG MEMBERI KUASA) ) 4 ½ spasi SURAT KUASA ) ) 3 spasi ----20 karakter-----Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a............................ Nama :................ ) 4 ½ spasi ----------------------------..............

.... ...................... .................. ) 2 spasi Alamat : ................................... ) 2 spasi Pangkat/Gol : .............. ----------------------------........20........................................................................... .................................. NAMA JABATAN ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1....... 2........... ) 2 spasi Nip : .. Yth...... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 3 spasi MENGIZINKAN ) 3 spasi Kepada : ....................... TANGGAL : .................. ) 2 spasi Untuk : ..... Yth... ) 4 ½ spasi a..b................ ) 2 spasi Nama : ...45 karakter ---------------------------- ......................................Lampiran XIV KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN (SESUAI DENGAN YANG MEMBERI IZIN) ) 4 ½ spasi SURAT IZIN ) 2 spasi NOMOR : ........................ ----7 karakter-----Dasar : Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi ----20 karakter----------............................................................ 121 .........................

................................ Mmmmmmmmmmmmm ........................1 (kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ........................ ........ ) 2 spasi Waktu : ..............20...Lampiran XV..... ) 2 spasi Pimpinan Rapat : ......................... Yth.................. ) 3 spasi ----------------------------...................................................... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth..........45 karakter ---------------------------- Hari KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1.... 122 ........................... Yth................ ) 2 spasi Tanggal : ...................... Atas perhatian Saudara diucapkan terima kasih..................................... ) 2 spasi Acara : .................. 2........................................... .................. ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Undangan )3 --26 karakter----------------Dengan ini mengharapkan kehadiran Saudara dalam rapat/ pertemuan/ sidang yang akan diselenggarakan pada : --20 karakter---------: .......................... ) 2 spasi Tempat : ..........................

....20................... ) 2 spasi Tanggal : ......45 karakter ---------------------------- Hari SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1................................ ) 2 spasi Acara : ............. Yth... Mmmmmmmmmmmmm ......... ) 2 spasi Tempat : ...................... 2................. ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Undangan )3 --26 karakter----------------Dengan ini mengharapkan kehadiran Saudara dalam rapat/ pertemuan/ sidang yang akan diselenggarakan pada : --20 karakter---------: .................................... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth.................................. 123 ..... Atas perhatian Saudara diucapkan terima kasih................................................................... ) 2 spasi Pimpinan Rapat : ................... ) 3 spasi ----------------------------...... ............................Lampiran XV. ..................................... Yth......................2 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ........................................................... ) 2 spasi Waktu : ...............

...........................................................................................3 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ .................................Lampiran XV..................................... ) 3 spasi ----------------------------...45 karakter ---------------------------- Hari WAKIL SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1....... ) 2 spasi Tanggal : ......... ..... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth........20......................... ) 2 spasi Acara : ... 2............................ ) 2 spasi Waktu : . ) 2 spasi Tempat : ................ 124 ..... ...................................... Yth..................................................................................... Atas perhatian Saudara diucapkan terima kasih.. ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Undangan )3 --26 karakter----------------Dengan ini mengharapkan kehadiran Saudara dalam rapat/ pertemuan/ sidang yang akan diselenggarakan pada : --20 karakter---------: ... Yth........................... Mmmmmmmmmmmmm ......... ) 2 spasi Pimpinan Rapat : ...................

....................45 karakter ---------------------------- Hari KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1.. 125 .. Atas perhatian Saudara diucapkan terima kasih...........Lampiran XV.... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Undangan )3 --26 karakter----------------Dengan ini mengharapkan kehadiran Saudara dalam rapat/ pertemuan/ sidang yang akan diselenggarakan pada : --20 karakter---------: ........ Yth.. ) 3 spasi ----------------------------.... Yth. ) 2 spasi Waktu : ......4 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI........................... ) 2 spasi Pimpinan Rapat : .......... Mmmmmmmmmmmmm ............................................................... ) 2 spasi Tempat : ............................................................................. ) 2 spasi Tanggal : ............................................ ) 2 spasi Acara : ...... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth................................................................ ... ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ......................... 2............... ..............................20.......................................

.Lampiran XV.......................................................... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Undangan )3 --26 karakter----------------Dengan ini mengharapkan kehadiran Saudara dalam rapat/ pertemuan/ sidang yang akan diselenggarakan pada : --20 karakter---------: ..... ) 2 spasi Tanggal : .... ) 2 spasi Acara : ........ ......................5 KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI ...... ) 2 spasi Waktu : .................. Alamat : .............. ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth............................... ) 2 spasi Pimpinan Rapat : ............................................20............... Telp......45 karakter ---------------------------- Hari SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1........................................... ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ... Mmmmmmmmmmmmm ....................... Atas perhatian Saudara diucapkan terima kasih......... Yth............ .............. 2......... ) 3 spasi ----------------------------............................ Fax............. 126 ......................... Yth....................... ) 2 spasi Tempat : ........................................................................................

......... Atas perhatian Saudara diucapkan terima kasih. ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Undangan )3 --26 karakter----------------Dengan ini mengharapkan kehadiran Saudara dalam rapat/ pertemuan/ sidang yang akan diselenggarakan pada : --20 karakter---------: .... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth.................. ) 2 spasi Tempat : . ) 2 spasi Acara : .........20.. Mmmmmmmmmmmmm ................ ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ .. ....................... Yth................................................................. Yth............................ 127 ........ ) 2 spasi Waktu : .............................. ) 2 spasi Pimpinan Rapat : ....................................................................6 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA. ) 3 spasi ----------------------------................................................................................. 2..45 karakter ---------------------------- Hari KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1........ ) 2 spasi Tanggal : ..........................Lampiran XV............................... .............................

............... 128 ................. .................. ) 2 spasi Acara : ...... Atas perhatian Saudara diucapkan terima kasih.. ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ .......................45 karakter ---------------------------- Hari SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1....................7 KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA ................... ) 2 spasi Tanggal : ..................................................... ) 2 spasi Waktu : ... Yth...... Alamat : .................. ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth....................................................... Fax.......................... Yth.... ) 2 spasi Pimpinan Rapat : .............. ) 3 spasi ----------------------------.... 2.Lampiran XV..................... ...... Telp............................... Mmmmmmmmmmmmm ...............................................20.............. ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Undangan )3 --26 karakter----------------Dengan ini mengharapkan kehadiran Saudara dalam rapat/ pertemuan/ sidang yang akan diselenggarakan pada : --20 karakter---------: .................................................................................... ) 2 spasi Tempat : ...............

............ Mmmmmmmmmmmmm ...Lampiran XVI..... ) 2 spasi : Pukul ................................................................................................. ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Panggilan ) 3 s/d 6 spasi --26 karakter----------------.....20................Dengan ini diminta kedatangan Saudara di Kantor ............ ) 2 spasi : ............ ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth........................... ) 2 spasi : .............. .. ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Bila pangilan ini tidak ditaati akan diambil tindakan lebih lanjut sesuai dengan peraturan yang berlaku.....................1 (kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ........... 2.......... ....................... ) 3 spasi ----------------------------.................................. ...... 129 ...........45 karakter ---------------------------- KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1.................... Yth...................... Yth..........pada: --20 karakter---------Hari Tanggal Waktu Alamat Untuk : .

....... Mmmmmmmmmmmmm ....... ......... ) 3 spasi ----------------------------.......... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth..........45 karakter ---------------------------- SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1..................................... Yth. ...............20.......... ) 2 spasi : ........ 130 ............................Dengan ini diminta kedatangan Saudara di Kantor ....................pada: --20 karakter---------Hari Tanggal Waktu Alamat Untuk : .................................Lampiran XVI............. ) 2 spasi : ........................... ) 2 spasi : Pukul .... ............................. ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Bila pangilan ini tidak ditaati akan diambil tindakan lebih lanjut sesuai dengan peraturan yang berlaku................... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Panggilan ) 3 s/d 6 spasi --26 karakter----------------............... 2...............................................2 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ .... Yth.....................

.. ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth..... Yth.............. ) 2 spasi : .............. .. 131 ........Dengan ini diminta kedatangan Saudara di Kantor . ) 2 spasi : ........ Yth.. ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Bila pangilan ini tidak ditaati akan diambil tindakan lebih lanjut sesuai dengan peraturan yang berlaku........Lampiran XVI......... ............ Mmmmmmmmmmmmm ......................... 2..........3 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ................... ) 2 spasi : Pukul ...............................................................................................20................... ) 3 spasi ----------------------------.pada: --20 karakter---------Hari Tanggal Waktu Alamat Untuk : ...............................................45 karakter ---------------------------- WAKIL SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1. .......................... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Panggilan ) 3 s/d 6 spasi --26 karakter----------------..............................................

2........4 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI.20............................................................... ) 2 spasi : ............. ) 2 spasi : . ) 2 spasi : Pukul ...........Dengan ini diminta kedatangan Saudara di Kantor ....................................................... ) 3 spasi ----------------------------.Lampiran XVI. Mmmmmmmmmmmmm ......... ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ............... ..................... Yth................................................................ .........45 karakter ---------------------------- KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1.......pada: --20 karakter---------Hari Tanggal Waktu Alamat Untuk : ......... Yth.................................. 132 .......... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth.... ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Bila pangilan ini tidak ditaati akan diambil tindakan lebih lanjut sesuai dengan peraturan yang berlaku..... .. ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Panggilan ) 3 s/d 6 spasi --26 karakter----------------........................................

.................................... ) 3 spasi ----------------------------45 karakter -----------........................45 karakter ---------------------------- SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1..........20........................................ Alamat : ........................... ) 2 spasi : Pukul .......... .. 133 ...Dengan ini diminta kedatangan Saudara di Kantor . Fax..................... ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Bila pangilan ini tidak ditaati akan diambil tindakan lebih lanjut sesuai dengan peraturan yang berlaku.........Lampiran XVI.................pada: --20 karakter---------Hari Tanggal Waktu Alamat Untuk : .............. ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Panggilan ) 3 s/d 6 spasi --26 karakter----------------............. ......................... Mmmmmmmmmmmmm ......................................... ) 3 spasi ----------------------------... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth............... Telp......................... 2..................5 KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI ........... ) 2 spasi : ........................................... ....... Yth....... Yth. ) 2 spasi : ...................

.... 2.. ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Bila pangilan ini tidak ditaati akan diambil tindakan lebih lanjut sesuai dengan peraturan yang berlaku....................pada: --20 karakter---------Hari Tanggal Waktu Alamat Untuk : ...............Lampiran XVI......................... ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ...................... ) 2 spasi : Pukul ....................................................................... ) 2 spasi : .. ) 2 spasi : ... ........ Yth...... 134 ................... .........................Dengan ini diminta kedatangan Saudara di Kantor ............... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth............45 karakter ---------------------------- KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1............ ...... Yth..............20.......................... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Panggilan ) 3 s/d 6 spasi --26 karakter----------------........ Mmmmmmmmmmmmm ......................................... ) 3 spasi ----------------------------..................6 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA.........

Dengan ini diminta kedatangan Saudara di Kantor ........ ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Panggilan ) 3 s/d 6 spasi --26 karakter----------------. Telp........................pada: --20 karakter---------Hari Tanggal Waktu Alamat Untuk : . 135 ...7 KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA...... ............ Yth..............20......................................................................... ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Bila pangilan ini tidak ditaati akan diambil tindakan lebih lanjut sesuai dengan peraturan yang berlaku.................................. Yth.............................. ............ ) 3 spasi ----------------------------45 karakter -----------.............................. ) 2 spasi : ............... ) 2 spasi : Pukul ....................................................... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth.. ) 3 spasi ----------------------------.......... ) 2 spasi : ... Fax...............................Lampiran XVI...........45 karakter ---------------------------- SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1. Alamat : ... Mmmmmmmmmmmmm ........................................................ ...... 2.

................. : . : ............................................................................ ) 3 spasi ----------------------------............................................................................................. : ................................. : ... ) 3 spasi --26 karakter--------------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm........................................ : ......................... ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm................................................20 karakter -.................45 karakter ---------------------------- NAMA JABATAN PEJABAT YANG MENGIRIM ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 136 ...... : .............................................. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm........... : ......................................Lampiran XVII KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN (SESUAI DENGAN PEJABAT YANG MENGIRIM/MEMBUAT NOTA DINAS) ) 4 ½ spasi NOTA DINAS ) 3 spasi -................................Kepada Dari Tembusan Tanggal Nomor Sifat Lampiran Perihal : .................

.......................Lampiran XVIII..... ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.......45 karakter ---------------------------- ......20.................. ) 4 ½ spasi ----------------------------.... KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 137 ..1 (kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : ..................

2 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : .................... ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. ) 4 ½ spasi ----------------------------.............................20.... SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 138 ...............Lampiran XVIII...45 karakter ---------------------------- ...........

.......Lampiran XVIII........45 karakter ---------------------------- ............3 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : ..... WAKIL SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 139 ............. ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm..........20............ ) 4 ½ spasi ----------------------------................

......... ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : ................. ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.... ) 4 ½ spasi ----------------------------........Lampiran XVIII....20....45 karakter ---------------------------- ..... KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 140 .............4 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI............................

SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 141 ........45 karakter ---------------------------- ..... Fax..............Lampiran XVIII.....................5 KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI ..................... Alamat : ..................................... Telp....... ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm....... ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : ....20............. ) 4 ½ spasi ----------------------------..............

...................20...........6 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA............................... KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 142 ... ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm...Lampiran XVIII..........45 karakter ---------------------------- ...... ) 4 ½ spasi ----------------------------... ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : ......

......20.............................. Alamat : .............. Telp..Lampiran XVIII.....7 KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA........... Fax. ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.................. SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 143 ...... ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : .... ) 4 ½ spasi ----------------------------.....................................45 karakter ---------------------------- .................

.45 karakter ---------------------------- .......8 PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN KECAMATAN ................... KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 144 ............20...................... Alamat :........ ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm........... KABUPATEN/KOTA........... Fax..Lampiran XVIII. Telp......................................... ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : ....................... ) 4 ½ spasi ----------------------------.................

..................................................45 karakter ---------------------------- ......... ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : ... Fax....20............................................... KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 145 ........Lampiran XVIII.......9 PANITIA PEMILIHAN LUAR NEGERI PERWAKILAN RI .. ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm..... Alamat :.................. ) 4 ½ spasi ----------------------------.... Telp...........

...10 PANITIA PEMUNGUTAN SUARA KELURAHAN/DESA ..........20. KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 146 .................. ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : ................................. Telp........45 karakter ---------------------------- ............................................... ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.......... ) 4 ½ spasi ----------------------------.Lampiran XVIII. Fax.......... KECAMATAN Alamat :..........................

............ MMMMMMMMMM ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi ) ----------------------------...Lampiran XIX KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN (SESUAI DENGAN PEJABAT/PERSONIL/KETUA KELOMPOK/KETUA TIM/BADAN PELAKSANA PENYELENGGARA PEMILIHAN UMUM YANG BERSIFAT SEMENTARA.. NAMA JABATAN PEJABAT/PERSONIL/ KETUA KELOMPOK/PANITIA/TIM ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 147 ......... YANG MENGIRIM/MEMBUAT LAPORAN) ) 3 spasi LAPORAN MMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMM ) 3 spasi I........20....45 karakter --------------------- ...-------..........Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 3 spasi MMMMMMMMMM ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm II.... III.. --26 karakter------------PENDAHULUAN ) 2 spasi ---....

............................................Lampiran XX KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN ) ) 3 spasi -----45 karakter -------------------------------------------------Kepada ) 2 spasi Yth. NO URUT JENIS YANG DIKIRIM BANYAKNYA KETERANGAN ) 3 spasi ............20......... Yang menerima NAMA JABATAN ) 6 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA TERANG 148 ......................................................... di – MMMMMM ) 2 spasi SURAT PENGANTAR ) 2 spasi Nomor :... ) spasi Diterima tanggal ........................ Mmmmmmmmmmmmmmm ..................

Lampiran XXI KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN LEMBAR DISPOSISI SURAT DARI NOMOR SURAT TANGGAL SURAT JAM DITERIMA DITERIMA PERIHAL : : : : : ARAHAN PETUNJUK/DISPOSISI NOMOR DIAGENDA : TANGGAL : KEPADA YTH : 149 .

.... ) 2 spasi PIHAK KEDUA PIHAK PERTAMA ) 6 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA TERANG ) 2 spasi MENGETAHUI INSTANSI NAMA JABATAN ) 6 spasi NAMA TERANG Catatan : Contoh Berita Acara ini dapat digunakan untuk model berita acara .... ....................... 150 .... ) 4 ½ spasi ......... NIP..... (memuat nama........ tanggal..... NIP.....................20.. untuk dipergunakan sebagaiman mestinya..........Lampiran XXII KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN ) 3 spasi BERITA ACARA MMMMMMMMMMMMMMM Nomor :........... Jabatan dan alamat) ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm... ) 3 spasi ---. (memuat nama.. tahun ....... Pangkat/Golongan..... dengan penyesuaian..... Kami masing-masing : 1....26 karakter -Pada hari ini .. bulan........ Pangkat/Golongan.. Jabatan dan alamat) 2............. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm yang selanjutnya disebut Pihak I.......... Demikian Berita Acara ini dibuat dalam rangkap ..... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm yang selanjutnya disebut Pihak II..

....................................................................... Saran ............................................. PENDAHULUAN ................................................................................................................................................................................................... IDENTIFIKASI PERMASALAHAN ....................... IV.................... b............................................................................................... PEMBAHASAN .............. ......................................... ) 3 spasi .........................................................Lampiran XXIII KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN ) 6 spasi TELAAHAN STAF MMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi ----20 karakter--- I.....................................20.......................................................................... III................... ..... ......................................................................... ................................................... ............................ .................. PENUTUP a................................................................. NAMA JABATAN YANG MENYUSUN 151 .............................................................................................................. Kesimpulan .................... II........... ..................................................................................................................................................

........................ ) 4 ½ spasi --26 karakter ---- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi a...............20.....Lampiran XXIV......../20..... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi --------------45 karakter --------------------- . Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi c.. ) 2 spasi KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG 152 . Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi b...1 (Kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi REKOMENDASI NOMOR :........../..

Lampiran XXIV.2

(warna hitam)

KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi

REKOMENDASI
NOMOR :......../......./20... ) 4 ½ spasi

--26 karakter ----

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi a. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi b. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi c. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi

--------------45 karakter ---------------------

....................,..........................20...... ) 2 spasi SEKRETARIS JENDERAL

) 6 spasi

NAMA TERANG

153

Lampiran XXIV.3

(warna hitam)

KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi

REKOMENDASI
NOMOR :......../......./20... ) 4 ½ spasi

--26 karakter ----

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi

a. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi b. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi c. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi

--------------45 karakter ---------------------

....................,..........................20...... ) 2 spasi WAKIL SEKRETARIS JENDERAL

) 6 spasi

NAMA TERANG

154

Lampiran XXIV.4

(lambang KPU berwarna)

KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI/KABUPATEN/KOTA.........

) 4 ½ spasi

REKOMENDASI
NOMOR :......../......./20... ) 4 ½ spasi

--26 karakter ----

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi a. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi b. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi c. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi

--------------45 karakter ---------------------

....................,..........................20...... ) 2 spasi KETUA

) 6 spasi

NAMA TERANG

155

.........../......Lampiran XXIV.. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi --------------45 karakter --------------------- ................ Alamat : .....20........... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi c... ) 2 spasi SEKRETARIS ) 6 spasi NAMA TERANG 156 ..........5 KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI/KABUPATEN/KOTA..................................../20........... Telp..... ) 4 ½ spasi --26 karakter ---- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi a. ) 4 ½ spasi REKOMENDASI NOMOR :... Fax.............. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi b.

Lampiran XXIV.6

PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN
KECAMATAN ............ KABUPATEN/KOTA.......
Alamat :......................................
Telp.................... Fax...............

) 4 ½ spasi

REKOMENDASI
NOMOR :......../......./20... ) 4 ½ spasi

--26 karakter ----

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi a. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi b. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi c. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi

--------------45 karakter ---------------------

....................,..........................20...... ) 2 spasi KETUA

) 6 spasi

NAMA TERANG

157

Lampiran XXIV.7

PANITIA PEMILIHAN LUAR NEGERI
PERWAKILAN RI..........
Alamat :......................................
Telp.................... Fax...............

) 4 ½ spasi

REKOMENDASI
NOMOR :......../......./20... ) 4 ½ spasi

--26 karakter ----

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi a. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi b. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi c. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi

--------------45 karakter ---------------------

....................,..........................20...... ) 2 spasi KETUA

) 6 spasi

NAMA TERANG

158

Lampiran XXIV.8

PANITIA PEMUNGUTAN SUARA
KELURAHAN/DESA ............ KECAMATAN.......
Alamat :......................................
Telp.................... Fax...............

) 4 ½ spasi

REKOMENDASI
NOMOR :......../......./20... ) 4 ½ spasi

--26 karakter ----

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi a. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi b. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi c. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi

--------------45 karakter ---------------------

....................,..........................20...... ) 2 spasi KETUA

) 6 spasi

NAMA TERANG

159

............ ) 3 spasi NAMA JABATAN PENANGGUNG JAWAB ) 6 spasi NAMA TERANG 160 ......1 KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN ) ) 3 spasi DAFTAR HADIR RAPAT/ PERTEMUAN ) 2 spasi HARI/TANGGAL WAKTU TEMPAT ACARA : . : ............... : ....... ) 3 spasi NO NAMA JABATAN TANDA TANGAN ) 4 ½ spasi ..................................................Lampiran XXV................................... : ....20.................................................

.. ) 3 spasi NAMA JABATAN PENANGGUNG JAWAB ) 6 spasi NAMA TERANG 161 .....2 KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN DAFTAR HADIR KERJA TANGGAL S P S NO NAMA GOL P S P S P P S P S KET KASUBBAG/SEKSI ) 4 ½ spasi ......................Lampiran XXV........................20..

.....................................Lampiran XXVI...................................................................................1 PIAGAM PENGHARGAAN KOMISI PEMILIHAN UMUM Dengan ini memberikan penghargaan kepada: ............ ) 2 spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM KETUA NAMA TERANG 162 ....................................................................................................................................... ................................ ............ ................................ ..............................20......... Dalam rangka...............

.................................... Dengan ini memberikan penghargaan kepada: ..... ....................2 PIAGAM PENGHARGAAN KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI/KABUPATEN/KOTA.....................................20............................................... Dalam rangka............................................................................................................................ ) 2 spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI/KAB/KOTA.................................................. ......... KETUA (stempel) NAMA TERANG 163 Lampiran XXVII ............... ............................................................. .....Lampiran XXVI.

) 4 ½ spasi --20 karakter-.DASAR : 1......... ) 3 spasi NAMA JABATAN PEMBERI TUGAS ) 6 spasi NAMA TERANG 164 Lampiran XXVIII ................. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm 2... ) 4 ½ spasi -------45 karakter ---------------------------.........20... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm KEPERLUAN : 1.. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm LAMANYA : Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm..KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN ) 6 spasi SURAT TUGAS NOMOR :........... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm 2..... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 3 spasi MENUGASKAN : KEPADA : 1.................. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm 2...

............... : ................Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 3 spasi Nama NIP Pangkat/Gol Jabatan : ........ ) 3 spasi Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa ............................................................................... ) 3 spasi NAMA JABATAN YANG MEMBUAT PERNYATAAN ) 6 spasi NAMA TERANG Lampiran XXIX 165 .........................20... : ........ mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm -------45 karakter ---------------------------- ........................................................ ) 4 ½ spasi --20 karakter-............................. : ...............................................................KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN ) 6 spasi SURAT PERNYATAAN NOMOR :....................................

..............Tembusan 1....................mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm Dengan ini mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm Demikian mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) ) 3 spasi -------45 karakter ---------------------------NAMA JABATAN YANG MEMBUAT PERINGATAN ) 6 spasi NAMA TERANG ) 2 spasi -....7 karakter-............ Yth ......................mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm --20 karakter------.KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN ) 3 spasi -----45 karakter -------------------------------------------------..............20................. ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth. Lampiran XXX 166 ...... Mmmmmmmmmmmmmmm ................. ) 3 spasi --26 karakter ----------Mengingat ........ Yth............. 2....................... ........ ) 2 spasi MMMMMM ) 3 s/d 6 spasi SURAT PERINGATAN NOMOR :..

........... Yth................ 167 .............................. ...Tembusan 1.............. ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth.. ) 3 spasi --26 karakter ----------Mengingat .. ) 2 spasi MMMMMM ) 3 s/d 6 spasi RISALAH RAPAT NOMOR :.mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm Dengan ini mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm Demikian mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) ) 3 spasi -------45 karakter ---------------------------NAMA JABATAN YANG MEMBUAT RISALAH ) 6 spasi NAMA TERANG ) 2 spasi -.........7 karakter-.................. Mmmmmmmmmmmmmmm ................................. Yth .mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm --20 karakter------......KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN ) 3 spasi -----45 karakter -------------------------------------------------............. 2...............20........

untuk kemudian oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dimintakan saran/pendapat/pertimbangan kepada Biro terkait Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. d. Konsep awal peraturan disiapkan oleh Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum berdasarkan tugas pokok dan fungsi sebagaimana dimaksud dalam susunan organisasi Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum.BAB V PROSEDUR ADMINISTRASI NASKAH DINAS KOMISI PEMILIHAN UMUM A. Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep awal peraturan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang dilampiri naskah akademis. e. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep awal peraturan tersebut kepada Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk mendapat saran/pendapat/pertimbangan dari sudut penyusunan peraturan perundangundangan berdasarkan peraturan perundang-undangan tentang pembentukan peraturan perundang-undangan. f. c. dengan ketentuan konsep peraturan tersebut terlebih dahulu 1 (satu) rangkap dibubuhi paraf biro-biro terkait pada stempel koordinasi dalam 3 (tiga) rangkap. b. h. 168 . g. yang kemudian saran/pendapat/pertimbangan tersebut disampaikan kepada biro yang menyiapkan konsep awal peraturan. Biro yang menyiapkan konsep awal peraturan mengadakan perbaikan/penyempurnaan berdasarkan saran/pendapat/pertimbangan. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep peraturan kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum untuk dijadikan bahan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. Naskah Dinas Dalam Bentuk Peraturan Perundang-Undangan 1. Biro terkait Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum wajib menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan terhadap konsep awal peraturan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. atas perintah tertulis Ketua Komisi Pemilihan Umum dan atau Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. Peraturan Komisi Pemilihan Umum a. Konsep awal peraturan disiapkan berdasarkan perintah ketentuan undang-undang dan atau berdasarkan keputusan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum karena adanya kebutuhan untuk pengaturan lebih lanjut ketentuan undang-undang. yang kemudian disampaikan kembali kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan saran/pendapat/pertimbangan hukum penyusunan peraturan perundang-undangan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum.

Sekretaris Jenderal. Keputusan Komisi Pemilihan Umum a. oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum disampaikan kepada Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk diadakan proses otentifikasi. Provinsi. b. lembaga/instansi terkait. Peraturan Komisi Pemilihan Umum yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum disimpan oleh biro terkait dan rangkap Peraturan Komisi Pemilihan Umum yang dibubuhi paraf oleh biro-biro terkait. setelah diadakan perbaikan/penyempurnaan. dan selanjutnya ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. Sekretaris Jenderal. m. 169 . dan selanjutnya Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan kepada biro terkait untuk proses penomoran peraturan dan dibubuhi cap dinas Komisi Pemilihan Umum. dan 2) apabila tidak terdapat koreksi/disetujui. l. Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep awal keputusan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang dilampiri naskah akademis. dan anggotaanggota Komisi Pemilihan Umum disimpan oleh biro penyusun konsep awal. konsep peraturan tersebut terlebih dahulu pada rangkap yang dibubuhi paraf biro-biro terkait. atas perintah tertulis Ketua Komisi Pemilihan Umum dan atau Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan Peraturan Komisi Pemilihan Umum yang telah diotentifikasi kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Konsep awal keputusan disiapkan oleh Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum berdasarkan tugas pokok dan fungsi sebagaimana dimaksud dalam susunan organisasi Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. untuk kemudian oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dimintakan saran/pendapat/pertimbangan kepada Biro terkait Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. c. Konsep awal keputusan disiapkan berdasarkan perintah ketentuan undang-undang dan atau berdasarkan keputusan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum karena adanya kebutuhan untuk pengaturan lebih lanjut ketentuan undang-undang. Terhadap konsep peraturan Komisi Pemilihan Umum yang terdapat koreksi rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. Proses otentifikasi adalah pembuatan salinan Peraturan Komisi Pemilihan Umum sesuai dengan aslinya tanpa tanda tangan Ketua Komisi Pemilihan Umum. Biro penyusun konsep peraturan wajib menyimpan konsep pertama sampai dengan konsep terakhir. dan pihak yang berkepentingan. Berdasarkan hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum: 1) apabila terdapat koreksi terhadap konsep peraturan tersebut. j.i. n. Peraturan Komisi Pemilihan Umum yang diotentifikasi oleh Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum oleh biro terkait disampaikan kepada Ketua. dibubuhi paraf oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dan anggota-anggota Komisi Pemilihan Umum sebagai bukti persetujuan. k. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. dikembalikan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk dilakukan perbaikan/penyempurnaan. kemudian oleh Sekretaris Jenderal disampaikan kembali kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum sesuai dengan ketentuan huruf i angka 2). 2. Terhadap Peraturan Komisi Pemilihan Umum yang telah ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. Anggota Komisi Pemilihan Umum.

Terhadap Keputusan Komisi Pemilihan Umum yang telah ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. Biro yang menyiapkan konsep awal keputusan mengadakan perbaikan/ penyempurnaan berdasarkan saran/pendapat/pertimbangan. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep awal keputusan tersebut kepada Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk mendapat saran/pendapat/pertimbangan dari sudut penyusunan peraturan perundangundangan berdasarkan peraturan perundang-undangan tentang pembentukan peraturan perundang-undangan. Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan keputusan Komisi Pemilihan Umum yang telah diotentifikasi kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. h. k. setelah diadakan perbaikan/penyempurnaan. dikembalikan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk dilakukan perbaikan/ penyempurnaan. dengan ketentuan konsep keputusan tersebut terlebih dahulu 1 (satu) rangkap dibubuhi paraf biro-biro terkait pada stempel koordinasi dalam 3 (tiga) rangkap. e. Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan hukum penyusunan peraturan perundang-undangan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. 170 . f. Sekretaris Jenderal. Berdasarkan hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum: 1) apabila terdapat koreksi terhadap konsep keputusan tersebut. dan anggota-anggota Komisi Pemilihan Umum disimpan oleh biro penyusun konsep awal.d. dibubuhi paraf oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dan anggota-anggota Komisi Pemilihan Umum sebagai bukti persetujuan. konsep keputusan tersebut terlebih dahulu pada rangkap yang dibubuhi paraf biro-biro terkait. kemudian oleh Sekretaris Jenderal disampaikan kembali kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum sesuai dengan ketentuan huruf i angka 2). Terhadap konsep keputusan Komisi Pemilihan Umum yang terdapat koreksi rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. dan 2) apabila tidak terdapat koreksi/disetujui. Keputusan Komisi Pemilihan Umum yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum disimpan oleh biro terkait dan rangkap keputusan Komisi Pemilihan Umum yang dibubuhi paraf oleh biro-biro terkait. j. yang kemudian disampaikan kembali kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. l. Proses otentifikasi adalah pembuatan salinan keputusan Komisi Pemilihan Umum sesuai dengan aslinya tanpa tanda tangan Ketua Komisi Pemilihan Umum. yang kemudian saran/pendapat/pertimbangan tersebut disampaikan kepada biro yang menyiapkan konsep awal keputusan. i. dan selanjutnya ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep keputusan kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum untuk dijadikan bahan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. Biro terkait Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum wajib menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan terhadap konsep awal keputusan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. g. oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum disampaikan kepada Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk diadakan proses otentifikasi. dan selanjutnya Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan kepada biro terkait untuk proses penomoran peraturan dan dibubuhi cap dinas Komisi Pemilihan Umum.

Konsep awal keputusan bersama disiapkan oleh Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum berdasarkan tugas pokok dan fungsi sebagaimana dimaksud dalam susunan organisasi Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Biro penyusun konsep keputusan wajib menyimpan konsep pertama sampai dengan konsep terakhir. e. Anggota Komisi Pemilihan Umum. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep keputusan bersama kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum untuk dijadikan bahan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. Komisi Pemilihan Umum Provinsi. untuk kemudian oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dimintakan saran/pendapat/pertimbangan kepada Biro terkait Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep awal keputusan bersama kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang dilampiri naskah akademis. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep awal keputusan bersama tersebut kepada Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk mendapat saran/pendapat/pertimbangan dari sudut penyusunan peraturan perundang-undangan berdasarkan peraturan perundang-undangan tentang pembentukan peraturan perundang-undangan. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. 3. i. Biro yang menyiapkan konsep awal keputusan bersama mengadakan perbaikan/ penyempurnaan berdasarkan saran/pendapat/pertimbangan. lembaga/instansi terkait. c. atas perintah tertulis Ketua Komisi Pemilihan Umum dan atau Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. h. yang kemudian saran/pendapat/pertimbangan tersebut disampaikan kepada biro yang menyiapkan konsep awal keputusan bersama. g. d. dikembalikan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk dilakukan perbaikan/ penyempurnaan. dengan ketentuan konsep keputusan bersama tersebut terlebih dahulu 1 (satu) rangkap dibubuhi paraf biro-biro terkait pada stempel koordinasi dalam 3 (tiga) rangkap. n.m. Biro terkait Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum wajib menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan terhadap konsep awal keputusan bersama kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. dan pihak yang berkepentingan. Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan hukum penyusunan peraturan perundang-undangan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. dan 171 . Konsep awal keputusan bersama disiapkan berdasarkan perintah ketentuan undangundang dan atau berdasarkan keputusan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum karena adanya kebutuhan untuk pengaturan lebih lanjut ketentuan undang-undang. Keputusan Bersama a. yang kemudian disampaikan kembali kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Berdasarkan hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum : 1) apabila terdapat koreksi terhadap konsep keputusan tersebut. b. Sekretaris Jenderal. f. Keputusan Komisi Pemilihan Umum yang diotentifikasi oleh Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum oleh biro terkait disampaikan kepada Ketua.

Konsep awal Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum disiapkan oleh Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum berdasarkan tugas pokok dan fungsi sebagaimana dimaksud dalam susunan organisasi Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Terhadap konsep Keputusan Bersama yang terdapat koreksi rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. c. Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan keputusan Komisi Pemilihan Umum yang telah diotentifikasi kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep awal Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang dilampiri naskah akademis. j. a. 172 . oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum disampaikan kepada Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk diadakan proses otentifikasi. kemudian oleh Sekretaris Jenderal disampaikan kembali kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum sesuai dengan ketentuan huruf i angka 2). 4.2) apabila tidak terdapat koreksi/disetujui. Biro penyusun konsep Keputusan Bersama wajib menyimpan konsep pertama sampai dengan konsep terakhir. l. setelah diadakan perbaikan/penyempurnaan. konsep keputusan tersebut terlebih dahulu pada rangkap yang dibubuhi paraf biro-biro terkait. Konsep awal Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum disiapkan berdasarkan perintah ketentuan undang-undang dan atau berdasarkan keputusan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum karena adanya kebutuhan untuk pengaturan lebih lanjut ketentuan undang-undang. Sekretaris Jenderal. Keputusan Bersama yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum disimpan oleh biro terkait dan rangkap keputusan Komisi Pemilihan Umum yang dibubuhi paraf oleh biro-biro terkait. untuk kemudian oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dimintakan saran/pendapat/pertimbangan kepada Biro terkait Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. dibubuhi paraf oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dan anggota-anggota Komisi Pemilihan Umum sebagai bukti persetujuan. k. dan selanjutnya Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan kepada biro terkait untuk proses penomoran peraturan dan dibubuhi cap dinas Komisi Pemilihan Umum. Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. b. yang kemudian saran/pendapat/pertimbangan tersebut disampaikan kepada biro yang menyiapkan konsep awal keputusan. Biro terkait Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum wajib menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan terhadap konsep awal keputusan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. dan anggota-anggota Komisi Pemilihan Umum disimpan oleh biro penyusun konsep awal. m. Terhadap Keputusan Bersama yang telah ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. d. atas perintah tertulis Ketua Komisi Pemilihan Umum dan atau Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. dan selanjutnya ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. Proses otentifikasi adalah pembuatan salinan Keputusan Bersama sesuai dengan aslinya tanpa tanda tangan Ketua Komisi Pemilihan Umum.

173 . Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang diotentifikasi oleh Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum oleh biro terkait disampaikan pihak yang berkepentingan. f. Apabila terdapat koreksi terhadap konsep keputusan tersebut. atas perintah tertulis Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Provinsi. b. dan selanjutnya ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal. Biro penyusun konsep keputusan wajib menyimpan konsep pertama sampai dengan konsep terakhir. 5. Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan hukum penyusunan peraturan perundang-undangan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. k. Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum disimpan oleh biro terkait dan rangkap Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang dibubuhi paraf oleh biro-biro terkait disimpan oleh biro penyusun konsep awal. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi a. i. Konsep awal keputusan disiapkan berdasarkan perintah ketentuan undang-undang dan atau berdasarkan keputusan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Provinsi karena adanya kebutuhan untuk pengaturan lebih lanjut ketentuan Peraturan Komisi Pemilihan Umum dan Keputusan Komisi Pemilihan Umum. g. Terhadap Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang telah ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum disampaikan kepada Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk diadakan proses otentifikasi. l. j. Konsep awal keputusan disiapkan oleh Bagian Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi berdasarkan tugas pokok dan fungsi sebagaimana dimaksud dalam susunan organisasi Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi.e. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep awal keputusan tersebut kepada Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk mendapat saran/pendapat/pertimbangan dari sudut penyusunan peraturan perundangundangan berdasarkan peraturan perundang-undangan tentang pembentukan peraturan perundang-undangan. dan apabila tidak terdapat koreksi/disetujui. Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan keputusan Komisi Pemilihan Umum yang telah diotentifikasi menyampaikan kepada biro terkait untuk proses penomoran peraturan dan dibubuhi cap dinas Komisi Pemilihan Umum. dikembalikan oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum kepada Biro terkait penyusun untuk dilakukan perbaikan/ penyempurnaan. h. Biro yang menyiapkan konsep awal Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum mengadakan perbaikan/ penyempurnaan berdasarkan saran/pendapat/pertimbangan. yang kemudian disampaikan kembali kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. konsep keputusan tersebut terlebih dahulu pada rangkap yang dibubuhi paraf biro-biro terkait. Proses otentifikasi adalah pembuatan salinan keputusan Komisi Pemilihan Umum sesuai dengan aslinya tanpa tanda tangan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum.

Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi menyampaikan konsep awal keputusan tersebut kepada Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi untuk mendapat saran/pendapat/ pertimbangan dari sudut penyusunan peraturan perundangundangan berdasarkan peraturan perundang-undangan tentang pembentukan peraturan perundang-undangan. g. dengan ketentuan konsep keputusan tersebut terlebih dahulu 1 (satu) rangkap dibubuhi paraf bagian-bagian terkait pada stempel koordinasi dalam 3 (tiga) rangkap. konsep keputusan tersebut terlebih dahulu pada rangkap yang dibubuhi paraf bagian-bagian terkait. h. Berdasarkan hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Provinsi : 1) apabila terdapat koreksi terhadap konsep keputusan tersebut. dibubuhi paraf oleh Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan anggota-anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi sebagai bukti persetujuan. setelah diadakan perbaikan/penyempurnaan. k. Terhadap konsep Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi yang terdapat koreksi rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Provinsi. dan selanjutnya ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi menyampaikan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi yang telah diotentifikasi kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. oleh Sekretaris Provinsi disampaikan kepada Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi untuk diadakan proses otentifikasi. Bagian yang menyiapkan konsep awal keputusan mengadakan perbaikan/ penyempurnaan berdasarkan saran/pendapat/pertimbangan. dikembalikan kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi untuk dilakukan perbaikan/ penyempurnaan. j. Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan hukum penyusunan peraturan perundang-undangan kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. dan 2) apabila tidak terdapat koreksi/disetujui. Proses otentifikasi adalah pembuatan salinan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi sesuai dengan aslinya tanpa tanda tangan Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi. dan selanjutnya Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi menyampaikan kepada bagian terkait untuk proses penomoran peraturan dan dibubuhi cap dinas Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Bagian terkait Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi wajib menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan terhadap konsep awal keputusan kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. untuk kemudian oleh Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi dimintakan saran/pendapat/pertimbangan kepada Bagian terkait Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. i.c. f. Bagian Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi menyampaikan konsep awal keputusan kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi yang dilampiri naskah akademis. kemudian oleh Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi disampaikan kembali kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi sesuai dengan ketentuan huruf i angka 2). yang kemudian disampaikan kembali kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi menyampaikan konsep keputusan kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi untuk dijadikan bahan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Provinsi. d. Terhadap Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi yang telah ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi. yang kemudian saran/pendapat/pertimbangan tersebut disampaikan kepada bagian yang menyiapkan konsep awal keputusan. 174 . e.

Konsep awal keputusan disiapkan oleh Sub Bagian Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota berdasarkan tugas pokok dan fungsi sebagaimana dimaksud dalam susunan organisasi Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. untuk kemudian oleh Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dimintakan saran/pendapat/pertimbangan kepada Sub Bagian terkait Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. yang kemudian disampaikan kembali kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota menyampaikan konsep awal keputusan tersebut kepada Sub Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota untuk mendapat saran/pendapat/pertimbangan dari sudut penyusunan peraturan perundang-undangan berdasarkan peraturan perundang-undangan tentang pembentukan peraturan perundang-undangan. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. yang kemudian saran/pendapat/pertimbangan tersebut disampaikan kepada sub bagian yang menyiapkan konsep awal keputusan. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Sub Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota menyampaikan saran/ pendapat/pertimbangan hukum penyusunan peraturan perundang-undangan kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. dan anggota-anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi disimpan oleh bagian penyusun konsep awal. e. Sub bagian yang menyiapkan konsep awal keputusan mengadakan perbaikan/ penyempurnaan berdasarkan saran/pendapat/pertimbangan. a. f. c. Konsep awal keputusan disiapkan berdasarkan perintah ketentuan undang-undang dan atau berdasarkan keputusan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota karena adanya kebutuhan untuk pengaturan lebih lanjut ketentuan Peraturan Komisi Pemilihan Umum. Sub Bagian terkait Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota wajib menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan terhadap konsep awal keputusan kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. 175 . Sub Bagian Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota menyampaikan konsep awal keputusan kepada Sekretaris yang dilampiri naskah akademis. Anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi. lembaga/instansi terkait. g. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Bagian penyusun konsep keputusan wajib menyimpan konsep pertama sampai dengan konsep terakhir. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi disimpan oleh bagian terkait dan rangkap Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi yang dibubuhi paraf oleh bagian-bagian terkait. n.l. atas perintah tertulis Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dan atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi yang diotentifikasi oleh Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi oleh bagian terkait disampaikan kepada Ketua. d. dan pihak yang berkepentingan. m. Keputusan Komisi Pemilihan Umum dan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi. 6. b. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.

lembaga/instansi terkait. setelah diadakan perbaikan/penyempurnaan. Keputusan Panitia Pemilihan Kecamatan. Panitia Pemungutan Suara. kemudian oleh Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota disampaikan kembali kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota sesuai dengan ketentuan huruf i angka 2). l. dan pihak yang berkepentingan. dan anggota-anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota disimpan oleh sub bagian penyusun konsep awal. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota disimpan oleh biro terkait dan rangkap keputusan Komisi Pemilihan Umum yang dibubuhi paraf oleh sub bagian. Sub Bagian penyusun konsep keputusan wajib menyimpan konsep pertama sampai dengan konsep terakhir. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota yang diotentifikasi oleh Sub Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota oleh sub bagian terkait disampaikan kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. 7. 176 . n.sub bagian terkait. Sub Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota menyampaikan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota yang telah diotentifikasi kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. oleh Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota disampaikan kepada Sub Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota untuk diadakan proses otentifikasi. dengan ketentuan konsep keputusan tersebut terlebih dahulu 1 (satu) rangkap dibubuhi paraf Sub bagian . dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri. j. konsep keputusan tersebut terlebih dahulu pada rangkap yang dibubuhi paraf sub bagian-sub bagian terkait. Panitia Pemilihan Luar Negeri. Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara. dan selanjutnya Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota menyampaikan kepada sub bagian terkait untuk proses penomoran peraturan dan dibubuhi cap dinas Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. dan 2) apabila tidak terdapat koreksi/disetujui. i. Terhadap Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota yang telah ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. dibubuhi paraf oleh Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dan anggota-anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota sebagai bukti persetujuan. Berdasarkan hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota : 1) apabila terdapat koreksi terhadap konsep keputusan tersebut. dikembalikan kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota untuk dilakukan perbaikan/ penyempurnaan. Terhadap konsep Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota yang terdapat koreksi rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. dan selanjutnya ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. k. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Proses otentifikasi adalah pembuatan salinan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota sesuai dengan aslinya tanpa tanda tangan Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota menyampaikan konsep keputusan kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota untuk dijadikan bahan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.h. m.Sub bagian terkait pada stempel koordinasi dalam 3 (tiga) rangkap.

KPPS dan KPPSLN hasil rapat PPK. 177 . PPS. f. PPS. e. KPPS dan KPPSLN yang telah ditandatangani oleh Ketua PPK.a. PPS. Peraturan Komisi Pemilihan Umum. PPS. PPLN. Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. PPLN. KPPS dan KPPSLN. PPS. KPPS dan KPPSLN sebagai bukti persetujuan. PPS. PPLN. PPLN. PPS. g. KPPS dan KPPSLN yang telah diotentifikasi kepada Sekretaris PPK. dan 2) apabila tidak terdapat koreksi/disetujui. PPLN. PPLN. PPLN. PPS. PPS. PPS. setelah diadakan perbaikan/penyempurnaan. PPLN. PPLN. PPS. PPS. Keputusan PPK. KPPS dan KPPSLN untuk dilakukan perbaikan/ penyempurnaan. KPPS dan KPPSLN. PPLN. dan selanjutnya Sekretaris PPK. PPLN. Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. PPS. KPPS dan KPPSLN disampaikan kembali kepada Ketua PPK. PPLN. PPLN. KPPS dan KPPSLN menyampaikan kepada sekretariat terkait untuk proses penomoran peraturan dan dibubuhi cap dinas PPK. KPPS dan KPPSLN dalam 3 (tiga) rangkap. KPPS dan KPPSLN. KPPS dan KPPSLN disimpan oleh sekretariat yang menyusun konsep awal. KPPS dan KPPSLN yang dibubuhi paraf oleh Sekretaris PPK. KPPS dan KPPSLN. Terhadap Keputusan PPK. PPLN. PPS. PPS. Konsep awal Keputusan PPK. kemudian oleh Sekretaris PPK. PPS. PPS. PPS. PPLN. PPS. KPPS dan KPPSLN disampaikan kepada Sekretariat untuk diadakan proses otentifikasi. PPLN. dan anggota-anggota PPK. KPPS dan KPPSLN disiapkan oleh Sekretariat PPK. Keputusan Komisi Pemilihan Umum. KPPS dan KPPSLN menyampaikan konsep keputusan kepada Ketua PPK. KPPS dan KPPSLN yang terdapat koreksi rapat PPK. KPPS dan KPPSLN sesuai dengan ketentuan huruf i angka 2). KPPS dan KPPSLN disiapkan berdasarkan perintah ketentuan undang-undang dan atau berdasarkan Keputusan Komisi Pemilihan Umum. PPS. KPPS dan KPPSLN. PPLN. PPS. atas perintah tertulis Ketua PPK. KPPS dan KPPSLN berdasarkan tugas pokok dan fungsi sebagaimana dimaksud dalam susunan organisasi Sekretariat Keputusan PPK. dengan ketentuan konsep keputusan tersebut terlebih dahulu 1 (satu) rangkap dibubuhi paraf Sekretaris PPK. konsep keputusan tersebut terlebih dahulu pada rangkap yang dibubuhi paraf oleh Sekretaris PPK. c. PPLN. PPLN. oleh Sekretaris PPK. KPPS dan KPPSLN. PPLN. KPPS dan KPPSLN. KPPS dan KPPSLN untuk dijadikan bahan rapat PPK. karena adanya kebutuhan untuk pengaturan lebih lanjut ketentuan undang-undang. PPS. PPLN. KPPS dan KPPSLN dan anggota-anggota PPK. dikembalikan kepada Sekretaris PPK. Sekretaris PPK. Berdasarkan hasil rapat PPK. PPLN. PPS. PPLN. PPLN. d. PPS. Terhadap konsep Keputusan PPK. PPS. PPLN. PPLN. PPLN. PPS. PPS. PPLN. dan selanjutnya ditandatangani oleh Ketua PPK. Proses otentifikasi adalah pembuatan salinan Keputusan sesuai dengan aslinya tanpa tanda tangan Ketua. PPS. PPS. KPPS dan KPPSLN disimpan oleh sekretariat dan rangkap Keputusan PPK. Sekretariat menyampaikan Keputusan PPK. PPLN. PPS. PPLN. PPLN. KPPS dan KPPSLN. KPPS dan KPPSLN. KPPS dan KPPSLN yang ditandatangani oleh Ketua PPK. Konsep awal Keputusan PPK. PPLN. KPPS dan KPPSLN dan atau Sekretaris PPK. KPPS dan KPPSLN: 1) apabila terdapat koreksi terhadap konsep keputusan tersebut. PPS. PPS. b.

biro-biro terkait. dimintakan saran/pendapat/pertimbangan kepada Biro terkait pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. KPPS dan KPPSLN. Sub Bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. bagian-bagian terkait pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Keputusan PPK. Wakil Sekretaris Jenderal. PPS. PPLN. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. 5) Selain 1 (satu) rangkap dibubuhi paraf sebagaimana dimaksud pada ayat (4) juga disediakan stempel paraf koordinasi dalam 3 (tiga) rangkap. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. B. PPS. menyampaikan konsep awal naskah dinas dalam bentuk surat kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. PPLN. Anggota PPK. Sekretariat PPK. Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. 178 . PPS. 2) Konsep awal naskah dinas dalam bentuk surat disiapkan oleh Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. (3) Stempel paraf koordinasi untuk anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota disediakan oleh Sub bagian yang membidangi ketatausahaan. PPS. Naskah Dinas Dalam Bentuk Surat 1) Konsep awal naskah dinas dalam bentuk surat disiapkan berdasarkan perintah keputusan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. Bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dengan ketentuan konsep naskah dinas dalam bentuk surat tersebut terlebih dahulu 1 (satu) rangkap dibubuhi paraf Sekretaris jenderal. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. dan sub-sub bagian terkait pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. untuk diadakan penyempurnaan. KPPS dan KPPSLN wajib menyimpan konsep pertama sampai dengan konsep terakhir. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. KPPS dan KPPSLN. KPPS dan KPPSLN yang diotentifikasi oleh sekretariat PPK. untuk kemudian oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. KPPS dan KPPSLN disampaikan kepada Ketua PPK. (2) Stempel paraf koordinasi untuk anggota Komisi Pemilihan Umum disediakan oleh Tata Usaha Pimpinan. PPS. PPLN. lembaga/instansi terkait. PPLN. 3) Biro pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Sekretaris PPK. Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi. 4) Ketua Komisi Pemilihan Umum. yaitu : (1) Stempel paraf koordinasi sebagaimana dimaksud angka 4 disediakan oleh unit pengolah dengan pemberian nomor kode biro masing-masing dan inspektorat. Komisi Pemilihan Umum Provinsi. PPS. KPPS dan KPPSLN. Sekretaris Kabupaten/Kota. Bagian Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Sub Bagian Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. i. Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Sub Bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. PPLN. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.h. menerima hasil penyempurnaan untuk dijadikan bahan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. PPLN. dan pihak yang berkepentingan.

Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.. dan PPK disimpan oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota yang selanjutnya diserahkan kepada kantor Arsip Daerah./BA-KN-BJ/Bulan/Tahun 179 . Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Ketua Komisi Pemilihan Umum b. Komisi Pemilihan Umum Provinsi.. serta pemilu kepala daerah dan wakil kepala daerah.. Bagian/Sub bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi... Biro-biro dan panitia-panitia pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum./KPU/Bulan/Tahun No... Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.. Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Tata Cara Penomoran Naskah Dinas Biro pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. 4. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.TAHUN No.. 2./KB/KPU/TAHUN No.. D. penyusun konsep naskah dinas dalam bentuk surat wajib menyimpan konsep pertama sampai dengan konsep terakhir. PPS./Kpts/Setjen/TAHUN No./Kpts/KPU/TAHUN No. Sekretaris Jenderal Berita Acara a.. 3. Komisi Pemilihan Umum NO 1. Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi.. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa: 1) Penjelasan 2) Pembukaan Penawaran 3) Klarifikasi & Negosiasi PENOMORAN No.. sub bagian terkait. DPD dan DPRD. 5../BA-Pjls-BJ/Bulan/Tahun No. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.. terlebih dahulu diproses oleh Bagian Tata Usaha Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Bagian Umum pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/ Sub Bagian Umum pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. pemilu presiden dan wakil presiden. Penomoran Naskah Dinas Penomoran naskah dinas keluar yang ditandatangani Ketua Komisi Pemilihan Umum.. Naskah Dinas Tahapan Pemilihan Umum 1.. 2. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota bagian terkait.... bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan sub bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota : a. sub bagian terkait./SJ/Bulan/Tahun 6. bagian terkait.. sub bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.... yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. 2.. dan panitia-panitia Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. bagian. disimpan oleh biro. No. JENIS NASKAH Peraturan Komisi Pemilihan Umum Keputusan Komisi Pemilihan Umum Keputusan Sekretaris Jenderal Keputusan Bersama (kerjasama) Surat biasa (yang ditandatangani): a. dan naskah dinas dalam bentuk surat yang dibubuhi paraf oleh Sekretaris Jenderal. C.6) Naskah dinas dalam bentuk surat Komisi Pemilihan Umum./BA/Bulan/Tahun No. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi.. dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. sub bagian penyusun konsep awal. 7) Biro pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum.. Umum b. Pengendalian Naskah Dinas 1. Naskah Dinas Tahapan Pemilu yaitu naskah dinas yang berbentuk dokumen-dokumen yang berkaitan dengan tahapan pemilu anggota DPR./BA-Ppnr-BJ/Bulan/Tahun No. Naskah Dinas tahapan pemilu yang berasal dari KPPS.. dan Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. disimpan oleh biro terkait. bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. 3. Naskah dinas tahapan pemilu yang berasal dari KPPSLN dan PPLN disimpan oleh Komisi Pemilihan Umum yang selanjutnya diserahkan kepada Arsip Nasional..

/ND/06/BLN/TAHUN 7..... Pengadaan Barang & jasa Surat Tugas Nota Dinas : a.../SPK/Bulan/Tahun 9../ND/01/BLN/TAHUN 1. Biro Umum Nota Dinas NO :.. Sekretaris Jenderal b.... Undangan : a../ND-PBJ/Bulan/Tahun No. 2..../ND/05/BLN/TAHUN 6.... Biro-biro c.../BA-ST/Bulan/Tahun 8.... Biro Logistik Nota Dinas NO :./ND/03/BLN/TAHUN 4................. Pengadaan Barang & jasa Perjanjian (SPK/Kontrak) No.../BA-Ppnr/kode biro*)/ Bulan/Tahun No./ ND/ kode biro*)/Bulan/Tahun No.../UND/Bulan/ Tahun No.../UND-PBJ/Bulan/ Tahun No.. Umum b.. *) 01 kode Biro Perencanaan dan Data Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum *) 02 kode Biro Keuangan Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum *) 03 kode Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum *) 04 kode Biro Umum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum *) 05 kode Biro Sumber Daya Manusia Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum *) 06 kode Biro Teknis dan Hupmas Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum *) 07 kode Biro Logistik Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum *) 08 kode Inspektorat Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum a. Biro Sumber Daya Manusia Nota Dinas NO :...1... Biro Hukum Nota Dinas NO :./ BA-PP/kode biro*)/ Bulan/Tahun No. NAMA BIRO JENIS NASKAH DINAS Nota Dinas NOMOR KODE NASKAH DINAS NO :./ND/04/BLN/TAHUN 5..../ BA-KN/kode biro*)/ Bulan/Tahun No.. Inspektorat Nota Dinas NO :.. Serah Terima No. Biro Teknis dan Hupmas Nota Dinas NO :.. Biro pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum NO./ND/SJ/Bulan/Tahun No./ST/Bulan/Tahun No.4) Pemeriksaan & Penerimaan Barang dan Jasa c. d.../ND/07/BLN/TAHUN 8.... Pejabat Pengadaan Barang & Jasa 1) Pembukaan Penawaran 2) Klarifikasi & Negosiasi 3) Pemeriksaan & Penerimaan Barang dan Jasa 7.... Biro Perencanaan dan Data Biro Keuangan Nota Dinas NO :./ND/02/BLN/TAHUN 3.../ND/08/BLN/TAHUN 180 ../BA-PP-BJ/Bulan/Tahun No.

..... Pengadaan Barang & jasa Surat Tugas Nota Dinas : a.. 2.. Sekretaris KPU Provinsi Berita Acara a../ ND/ kode bagian/Bulan/Tahun No..../UND-PBJ/Bulan/ Tahun No./Sesprov-kode wil/Bulan/Tahun 4. No. Pejabat Pengadaan Barang & Jasa 1) Pembukaan Penawaran 2) Klarifikasi & Negosiasi 3) Pemeriksaan & Penerimaan Barang dan Jasa d...../UND/Bulan/ Tahun No. Ketua KPU Provinsi b../SPK/Bulan/Tahun 8../ND/Sesprov/Bulan/Tahun No. Umum b.. Pengadaan Barang & jasa Perjanjian (SPK/Kontrak) PENOMORAN No. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa: 1) Penjelasan 2) Pembukaan Penawaran 3) Klarifikasi & Negosiasi 4) Pemeriksaan & Penerimaan Barang dan Jasa c. Serah Terima Undangan : a. Yogyakarta *) 014 Kode KPU Provinsi Jawa Timur *) 015 Kode KPU Provinsi Banten *) 016 Kode KPU Provinsi Bali *) 017 Kode KPU Provinsi Nusa Tenggara Barat *) 018 Kode KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur *) 019 Kode KPU Provinsi Kalimantan Barat *) 020 Kode KPU Provinsi Kalimantan Tengah *) 021 Kode KPU Provinsi Kalimantan Timur *) 022 Kode KPU Provinsi Kalimantan Selatan *) 023 Kode KPU Provinsi Sulawesi Utara *) 024 Kode KPU Provinsi Sulawesi Tengah *) 025 Kode KPU Provinsi Sulawesi Selatan *) 026 Kode KPU Provinsi Sulawesi Tenggara *) 027 Kode KPU Provinsi Gorontalo *) 028 Kode KPU Provinsi Maluku *) 029 Kode KPU Provinsi Maluku Utara *) 030 Kode KPU Provinsi Papua *) 031 Kode KPU Provinsi Kepulauan Riau *) 032 Kode KPU Provinsi Papua Barat *) 033 Kode KPU Provinsi Sulawesi Barat 181 ./ BA-KN/Bulan/Tahun No. Komisi Pemilihan Umum Provinsi NO 1./ BA-PP/Bulan/Tahun No.......... Bagian-bagian c.I./BA-Ppnr-BJ/Bulan/Tahun No.. 3. No.b.... Sekretaris KPU Provinsi b./ND-PBJ/Bulan/Tahun No.../BA-ST/Bulan/Tahun 5..../BA-Pjls-BJ/Bulan/Tahun No.../ST/Bulan/Tahun 6. No.. JENIS NASKAH Keputusan KPU Provinsi Keputusan Bersama (kerjasama) Surat biasa (yang ditandatangani): a.. *) 001 Kode KPU Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam *) 002 Kode KPU Provinsi Sumatera Utara *) 003 Kode KPU Provinsi Sumatera Barat *) 004 Kode KPU Provinsi Riau *) 005 Kode KPU Provinsi Jambi *) 006 Kode KPU Provinsi Sumatera Selatan *) 007 Kode KPU Provinsi Bengkulu *) 008 Kode KPU Provinsi Lampung *) 009 Kode KPU Provinsi Bangka Belitung *) 010 Kode KPU Provinsi DKI Jakarta *) 011 Kode KPU Provinsi Jawa Barat *) 012 Kode KPU Provinsi Jawa Tengah *) 013 Kode KPU Provinsi D.../KB/KPU-Prov-kode wil*)/TAHUN No.../BA-KN-BJ/Bulan/Tahun No.. Umum b. 7./BA/Bulan/Tahun No..../BA-Ppnr/Bulan/Tahun No...../Kpts/KPU-Prov-kode wil*)/TAHUN No.../BA-PP-BJ/Bulan/Tahun No....../KPU-Prov-kode wil*)/Bulan/Tahun No..

Nota Dinas NO :./ND/09/BLN/TAHUN 1..... Sub Bagian-sub bagian c. 7....... Umum dan Logistik Bagian Hukum.... Sekretaris KPU Kabupaten/Kota Berita Acara a../ND/10/BLN/TAHUN 3./KB/KPU... Bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi NO.... Ketua KPU Kabupaten/Kota b.... 2..b..../BA-Ppnr-BJ/Bulan/Tahun No. Umum b. Pengadaan Barang & jasa Surat Tugas Nota Dinas : a...../BA-KN-BJ/Bulan/Tahun No.. Data Organisasi dan Sumber Daya Manusia Bagian Keuangan. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota NO 1.. JENIS NASKAH Keputusan KPU Kabupaten/Kota Keputusan Bersama (kerjasama) Surat biasa (yang ditandatangani): a./ND/SesKab/Kota /Bulan/Tahun No... Sekretaris KPU Kabupaten/Kota b. No.../ ND/ kode sub bagian/Bulan/Tahun No. Pengadaan Barang & jasa Perjanjian (SPK/Kontrak) No../BA/Bulan/Tahun No... 2..../BA-Ppnr/Bulan/Tahun No./BA-Pjls-BJ/Bulan/Tahun No./ND-PBJ/Bulan/Tahun No../ND/11/BLN/TAHUN c..Kab/Kota -kode wil *)/Bulan/Tahun No. Umum b./ST/Bulan/Tahun 8./UND-PBJ/Bulan/ Tahun No....../SesKab/Kota -kode wil *)/Bulan/Tahun 4. Serah Terima Undangan : a. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa: 1) Penjelasan 2) Pembukaan Penawaran 3) Klarifikasi & Negosiasi 4) Pemeriksaan & Penerimaan Barang dan Jasa PENOMORAN No.../ BA-KN/Bulan/Tahun No.../ BA-PP/Bulan/Tahun No.Kab/Kota -kode wil *)/TAHUN No.../UND/Bulan/ Tahun No.... Pejabat Pengadaan Barang & Jasa 1) Pembukaan Penawaran 2) Klarifikasi & Negosiasi 3) Pemeriksaan & Penerimaan Barang dan Jasa No. 182 ./KPU... Teknis dan Hupmas Nota Dinas NO :. Bagian Program../SPK/Bulan/Tahun No../BA-PP-BJ/Bulan/Tahun 5... 6...1.../Kpts/KPU-Kab/Kota-kode wil *)/TAHUN No.. c./BA-ST/Bulan/Tahun d.. NAMA BAGIAN JENIS NASKAH DINAS Nota Dinas NOMOR KODE NASKAH DINAS NO :... 3.

Aceh Singkil Kab. Bireuen Kab.434982 *) 003. Aceh Tenggara Kab.434662 *) 001.434722 *) 002.434640 *) 001.434976 *) 003.435115 *) 003.964812 *) 002. Aceh Barat Daya *) 001.434991 *) 003.434656 *) 001.434543 Kab.434920 *) 002. Agam Kab. Solok Selatan Kab.434568 *) 001.434631 *) 001. Deli Serdang Kab. Humbang Hasundutan Kab.434713 *) 002.434914 *) 002.434826 *) 002.434775 *) 002. Pidie Jaya Kota Subulussalam Provinsi Sumatera Utara *) 002.435121 *) 003.964834 *) 001. Gayo Lues Kab. Aceh Besar Kab.434750 *) 002. Toba Samosir Kab. Samosir Kab.434769 *) 002.434600 *) 001.434801 *) 002.434888 *) 002.434790 *) 002.434486 *) 001.434744 *) 002.434863 Kab.964953 Kota Pematang Siantar Kota Sibolga Kota Tanjung Balai Kota Binjai Kota Tebing Tinggi Kota Padang Sidimpuan Kab. Dharmas Raya Pasaman Barat 183 .435109 *) 003.434537 *) 001. Aceh Jaya Kab.435095 Kab. Simalungun Kab. Nagan Raya Kab.435058 *) 003. Pesisir Selatan Kab. Aceh Selatan Kab.434512 *) 001.434521 *) 001.434506 *) 001. Tapanuli Utara Kab.434810 *) 002. Solok Kab. Tanah Datar Kab.435002 *) 003. Aceh Tamiang Kota Banda Aceh Kota Sabang Kota Lhoksemawe Kota Langsa Kab.434945 *) 003.434707 *) 002.434841 *) 002. Mentawai Kota Padang *) 003.435042 *) 003.Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam *) 001. Asahan Kab.434832 *) 002.434599 *) 001.434857 *) 002. Aceh Barat Kab.434781 *) 002.435070 Kota Solok Kota Sawah lunto Kota Padang Panjang Kota Bukit Tinggi Kota Payakumbuh Kota Pariaman Kab. Mandailing Natal Kota Medan *) 002. Kep. Pasaman Kab.434552 *) 001.434951 *) 003. Padang Pariaman Kab.434580 *) 001.434894 *) 002.434619 *) 001. Padang Lawas Kab.434574 *) 001. Nias Kabupaten Langkat Kab.434872 *) 002.435130 *) 003.434461 *) 001. Padang Lawas Utara Provinsi Sumatera Barat *) 003.434693 *) 002.434687 *) 002.964840 Kab.435152 *) 003.964962 *) 002.434470 *) 001. Dairi Kab.435089 *) 003. Karo Kab.434960 *) 003. Bener Meriah Kab.434908 *) 002. Sawah Lunto Sijunjung Kab. Tapanuli Tengah Kab. Aceh Utara Kab. Tapanuli Selatan Kab. Serdang Bedagai Kab. Labuhan Batu Kab. Nias Selatan Kab. Lima Puluh Kota Kab.434625 *) 001. Pak Pak Bharat Kab. Pidie Kab. Aceh Timur Kab.434738 *) 002.434492 *) 001. Aceh Tengah Kab. Batubara Kab. Simeu Kab.435146 *) 003.435064 *) 003.

434373 *) 007.435265 *) 004. Bangka Tengah *) 009. Lampung Timur Kab.435611 *) 008.435435 *) 006. Ogan Komering Ulu Kab. Ogan Komering Ulu Timur Kab. Kampar Kab.434342 *) 007.436503 *) 009.435384 Kab. Rokan Hilir Kab.436461 *) 009. Lahat Kab. Empat Lawang Provinsi Bengkulu *) 007.435591 Kab. Lampung Tengah Kab.436477 *) 009.435192 *) 004. Indragiri Hilir Kab.964916 Kab. Ogan Ilir Kab. Tanjung Jabung Timur Kab.435353 *) 005. Tulang Bawang Kab. Muara Enim Kab.964730 Kota Prabumulih Kota Pagar Alam Kota Lubuk Linggau Kab.435605 *) 008.435523 *) 006. Way Kanan Kota Bandar lampung Kota Metro Kab.435240 *) 004.434336 *) 007.435532 *) 006.435642 *) 008. Kuantan Sangingi Kab. Bengkulu Utara Kota Bengkulu Kab. Kerinci Kab.435259 *) 004.435497 *) 006. Lebong Kab. Bungo Kab. Belitung Kota Pangkal Pinang Kab.435517 *) 006. Rejang Lebong Kab.435300 *) 005.435466 *) 006.434320 *) 007.Provinsi Riau *) 004. Bangka Selatan Kab.435410 *) 006.434351 *) 007. Bangka Kab.435620 *) 008.434382 *) 007. Indragiri Hulu Kab. Muaro Jambi *) 005. Batang Hari Kab.435322 *) 005.435296 *) 005. Musi Rawas Kab. Belitung Timur Kab. Merangin Kab. Musi Banyuasin Kab. Bengkulu Selatan Kab. Kaur Kab.435177 *) 004.436492 Kab. Seluma *) 007. Kepahiang Provinsi Lampung *) 008.435579 *) 008.435636 *) 008. Sarolangun Kab. Muko Muko Kab. Pelalawan *) 004. Ogan Komering Ilir Kab.436512 *) 009. Lampung Barat Kab. Ogan Komering Ulu Selatan Kab.435212 *) 004.435585 *) 008.435501 Kab. Tebo Kota Jambi Provinsi Sumatera Selatan *) 006.435429 *) 006.434305 *) 007. Tanjung Jabung Barat Kab.435331 Kab. Lampung Selatan Kab.435347 *) 005. Tenggamus *) 008.434311 Kab. Bangka Barat 184 .435560 *) 008.435481 *) 006. Rokan Hulu Kab.436452 *) 009.435450 *) 006.435378 *) 005.435316 *) 005. Bengkalis Kab.435271 Kab.435554 *) 008.435441 *) 006.435362 *) 005. Pesawaran Provinsi Bangka Belitung *) 009. Lampung Utara Kab. Banyuasin Kota Palembang *) 006.435472 *) 006.435183 *) 004.436483 Kab.435203 Kab.435384 *) 006. Siak Kota Pekanbaru Kota Dumai Provinsi Jambi *) 005.435234 *) 004.434367 Kab.435228 *) 004.

Sukoharjo Kab.329291 *) 012. Cilacap Kab. Indramayu Kab.329351 *) 012.329512 *) 012. Kebumen Kab.328852 *) 010.329062 *) 011. Purworejo Kab. Semarang Kab.329336 *) 012.329865 Kab. Sumedang Kab.329181 *) 011. Bandung Kab.329084 *) 011.329424 *) 012.329254 *) 012. Kudus Kab.329172 *) 011. Sragen Kab. Ciamis Kab.329398 *) 012.329492 *) 012.329449 *) 012. Pati *) 012. Demak Kab. Grobongan Kab.328877 *) 010. Rembang Kab.329506 *) 012. Tegal Kab.329135 *) 011. Blora Kab.328830 *) 010.Provinsi DKI Jakarta *) 010. Banyumas Kab.329217 *) 011.329150 *) 011.329279 *) 012. Cianjur Kab.329342 *) 012. Bekasi Kota Bogor Kota Sukabumi Kota Bandung Kota Cirebon Kota Bekasi Kota Depok Kota Cimahi Kota Tasikmalaya Kota Banjar Kab. Temanggung Kab.329971 *) 011. Wonogiri Kab.329320 *) 012. Majalengka Kab.329104 *) 011.329543 *) 012. Purbalingga Kab.329078 *) 011.329232 *) 012.329552 Kab. Kepulauan Seribu Provinsi Jawa Barat *) 011. Cirebon Kab.329053 *) 011. Pekalongan Kab.329201 *) 011.329430 *) 012.329090 *) 011.329486 *) 012. Pemalang Kab.329373 *) 012.329537 *) 012.329311 Kab.329197 *) 011.329521 *) 012. Bogor Kab.329574 *) 012.329022 *) 011.329382 *) 012.329129 *) 011. Tasikmalaya Kab.329470 *) 012.329141 *) 011.329285 *) 012. Karang Anyar Kab.329000 *) 011.329305 *) 012.329418 *) 012. Bandung Barat Provinsi Jawa Tengah *) 012. Banjarnegara Kab.329031 Kab.329455 *) 012. Kendal Kab.329402 *) 012.328883 Kota Jakarta Pusat Kota Jakarta Utara Kab.328861 Kota Jakarta Selatan Kota Jakarta Timur Kota Jakarta Barat *) 010.329016 *) 011. Garut Kab.329260 *) 012. Boyolali Kab.329047 *) 011.329110 *) 011. Subang *) 011.328846 *) 010.329568 *) 012. Brebes Kota Magelang Kota Surakarta Kota Salatiga Kota Semarang Kota Pekalongan Kota Tegal 185 .329996 *) 011.329367 *) 012.329980 *) 011. Batang Kab. Sukabumi Kab. Kuningan Kab.329166 *) 011.329461 *) 012. Karawang Kab. Purwakarta Kab. Wonosobo Kab. Magelang Kab. Jepara Kab.329248 *) 012. Klaten Kab.

433733 *) 016.329449 *) 014.329738 *) 014. Gresik Kab. Tabanan Kab.329631 Kab. Ponorogo Kab.329599 *) 013. Banyuwangi Kab.329841 *) 014. Bojonegoro Kab.329991 *) 014. Lamongan Kab. Nganjuk Kab.329790 *) 014.329951 Kab. Madiun *) 014. Jombang Kab.433758 *) 016. Sumenep Kota Kediri Kota Blitar Kota Malang Kota Probolinggo Kota Pasuruan Kota Mojokerto Kota Madiun Kota Surabaya Kota Batu Provinsi Banten *) 015.329832 *) 014. Probolinggo Kab.436415 Kab. Trenggalek Kab. Malang Kab.329939 *) 014.329687 *) 014.329662 *) 014.329781 *) 014.329888 *) 014.329750 *) 014.329914 *) 014. Sidoarjo Kab.329671 *) 014. Blitar Kab.329920 *) 014. Mojokerto Kab. Klungkung *) 016. Badung Kab.436430 *) 015.329775 *) 014.436395 *) 015.329424 *) 014.329960 *) 014.436421 *) 015. Jember Kab.436409 *) 015.329857 *) 014. Bangkalan Kab.436389 *) 015.329801 *) 014.329810 *) 014. Tuban Kab.329430 *) 014. Pacitan Kab. Pasuruan Kab.433727 *) 016.329619 Kab.433742 Kab.436900 Kota Tangerang Kota Cilegon Kota Serang Provinsi Bali *) 016.433770 *) 016. Pandeglang Kab.329982 *) 014. Bondowoso Kab. Gunung Kidul *) 013.433809 Kab. Kulon Progo Kab.329976 *) 014. Tulung Agung Kab. Lebak *) 015. Pamekasan Kab.329625 *) 013.433764 *) 016. Magetan Kab.329872 *) 014.329722 *) 014. Bantul Kab. Tangerang Kab. Jembrana Kab.329713 *) 014. Lumajang Kab. Buleleng Kota Denpasar 186 .329656 *) 014.329863 *) 014. Serang Kab. Gianyar Kab.329908 *) 014. Situbondo Kab.329744 *) 014.329894 *) 014.329707 *) 014. Sleman Kota Yogyakarta Provinsi Jawa Timur *) 014.433789 *) 016.Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta *) 013.329826 *) 014.329693 *) 014. Bangli Kab.329945 *) 014.433795 *) 016. Karang Asem Kab.329769 Kab. Ngawi Kab. Kediri Kab.329600 *) 013. Sampang Kab.

433940 *) 018. Sikka *) 018. Kapuas Hulu Kab.433821 *) 017. Bengkayang *) 019. Barito Selatan Kab. Sumbawa Kab.435792 *) 020. Gunung Mas Kab.434000 *) 018.435749 *) 019.435718 *) 019.964761 *) 018. Ende Kab.435925 *) 020. Sekadau Kab. Kupang Kab. Manggarai Barat Kab.433830 *) 017. Lombok Barat Kab.433934 *) 018.Provinsi Nusa Tenggara Barat *) 017. Alor Kab.435667 *) 019. Pontianak Kab.433846 *) 017. Kota Waringin Barat Kab.964947 *) 018. Lombok Tengah Kab. Murung Raya Kab. Nagekeo Provinsi Kalimantan Barat *) 019.433928 *) 018.435899 *) 020. Barito Utara Kota Palangkaraya Kab.433965 *) 018.433883 Kab. Kapuas Kab.435730 *) 019. Katingan *) 020.433959 *) 018.434078 *) 018.435919 *) 020.435673 Kab. Sumba Barat Daya Kab. Sukamara Kab.Ndao Kab.435770 *) 019. Rote. Timor Tengah Utara Kab.434047 *) 018.435900 Kab. Lembata Kota Kupang Kab.435812 *) 020.434031 *) 018.433877 Kab.433996 *) 018. Barito Timur 187 . Ketapang Kab.433980 *) 018.435837 *) 020.435682 *) 019.433903 *) 017. Seruyan Kab.433892 *) 017. Sumbawa Barat Provinsi Nusa Tenggara Timur *) 018.964828 Kab.435724 *) 019.435698 *) 019. Sumba Barat Kab. Kubu Raya Kab.434062 *) 018. Kayong Utara Provinsi Kalimantan Tengah *) 020.434053 *) 018.435852 *) 020.438550 *) 020. Flores Timur Kab.433971 Kab.433861 *) 017.434016 *) 018.433852 *) 017.435702 *) 019. Manggarai Timur Kab.964746 Kab. Sumba Timur Kab. Dompu *) 017. Sambas Kab. Lamandau Kab. Lombok Timur Kab. Landak Kota Pontianak Kota Singkawang Kab.964752 *) 018. Sintang Kab. Belu Kab. Bima Kota Mataram Kota Bima Kab.435821 Kab.435806 *) 020.435868 *) 020. Pulang Pisau Kab.964931 *) 019.435874 *) 020. Timor Tengah Selatan Kab. Melawi Kab. Sumba Tengah Kab.435761 *) 019. Manggarai Kab. Ngada Kab. Kota Waringin Timur Kab.435843 *) 020. Sanggau Kab.434022 *) 018.435755 *) 019.

Pasir Kab.433501 *) 025.433387 *) 025. Bantaeng Kab.436220 *) 023.436090 *) 021. Balangan Provinsi Sulawesi Utara *) 023. Gowa Kab. Kutai Timur Kota Balikpapan Kota Samarinda Kota Tarakan Kota Bontang Kab.433170 *) 024.433393 *) 025. Minahasa Kab. Bulungan Kab.436208 *) 021.433444 *) 025. Morowali Kab.436007 *) 022.436101 Kab.964922 Kab. Enrekang Kab. Bone Kab. Tanah Laut Kab.436245 *) 023. Penajam Paser Utara Kab. Banggai Kepulauan Kab.964792 Kota Tomohon Kab. Banggai Kab. Bulu Kumba Kab. Kotabaru Kab.433237 *) 025. Kep. Nunukan Kab.436172 *) 021.435993 *) 022.433280 *) 025.964803 *) 023. Hulu Sungai Utara Kab. Tabalong Kota Banjarbaru Kota Banjarmasin Kab.435940 Kab. Parigi Moutong Kota Palu Kab.436251 *) 023. Hulu Sungai Selatan Kab. Hulu Sungai Tengah *) 022.433469 *) 025. Kepulauan Sangihe Kota Manado Kota Bitung Kab.433371 *) 025.433130 *) 024. Kepulauan Talaud Kab.964777 *) 023.436132 *) 021.433186 *) 024.433407 *) 025.435971 *) 022. Minahasa Selatan *) 023. Bolaang Mongondow Utara Provinsi Sulawesi Tengah *) 024.436239 *) 023. Luwu Timur Kota Makassar 188 .433161 Kab.436013 *) 022.433192 *) 024. Tana Tidung Provinsi Kalimantan Selatan *) 022. Poso Kab. Pangkajene Kepulauan *) 025. Sindereng Rappang Kab.436157 *) 021.433124 *) 024.436110 *) 021.436069 *) 022.436260 Kab.436141 *) 021.436276 *) 023. Buol Kab. Tanah Bumbu Kab.433299 *) 025. Pinrang Kab. Sinjai Kab.436022 *) 022. Tojo una una Provinsi Sulawesi Selatan *) 025.436044 *) 022. Bolaang Mongondow Kab. Kutai Barat *) 021. Toli-Toli Kab.433252 *) 025.436194 *) 021.433319 *) 025.433300 *) 025. Minahasa Utara Kab. Minahasa Tenggara Kab. Maros Kab.435987 Kab. Wajo Kab.436291 *) 023. Barito Kuala Kab.433212 *) 024.433362 *) 025.433268 *) 025.433481 Kab.964783 *) 023.436282 *) 023.436126 *) 021. Luwu Kab. Luwu Utara Kota Palopo Kab. Kutai Kartanegara Kab. Banjar Kab.433325 Kab.433149 *) 024.433243 *) 025. Selayar Kab.436038 *) 022.433274 *) 025.436050 *) 022.435956 *) 022.433206 Kab. Donggala *) 024.436302 *) 023. Malinau Kab. Takalar Kab.Provinsi Kalimantan Timur *) 021.435962 *) 022. Jeneponto Kab. Tanatoraja Kab.433155 *) 024.436163 *) 021. Siau Tagulandang Biaro Kota Kotamobagu Kab.436081 *) 021.436188 *) 021. Berau Kab.433356 *) 025. Tapin Kab.

433340 Kab.433526 *) 026.434166 *) 030. Yahukimo Kab.436311 Kab. Puncak 189 .433639 *) 028. Boven Digoel Kab.433541 *) 026.436327 *) 029.434201 *) 030.433588 *) 026. *) 030. Memberamo Tengah Kab.434135 *) 030.434223 *) 030. Maluku Tenggara Barat Kab. Lanny Jaya Kab.436559 *) 027.433557 *) 026. Soppeng *) 025.964871 *) 026.433572 *) 026.436358 *) 029.433645 *) 028. Asmat Kab.434402 *) 029. Nduga Kab.*) 025. Boalemo Kota Gorontalo *) 027. Yapen Waropen Kab.434279 *) 030. Konawe Utara Kab. *) 030.433691 *) 028. Dogiyai Kab. Kab.434232 *) 030.434104 *) 030. Supiori Kab.436333 *) 029.433608 *) 026.436565 *) 027.964859 Kab. Seram Bagian Timur Kab.434129 *) 030.433702 Kab.434217 *) 030.436342 *) 029. Jaya Wijaya Kab. Jayapura Kab. Pegunungan Bintang Kab.433614 Kab.434110 *) 030.433676 *) 028.433682 *) 028. Sarmi Kab.433532 *) 026.433660 *) 028. Buton Kab.434150 *) 030. Biak Numfor Kab.433331 *) 025.434248 *) 030. Gorontalo Utara Provinsi Maluku *) 028.433594 *) 026. Nabire Kab. Merauke Kab. Kepulauan Aru Kota Tual Provinsi Maluku Utara *) 029. *) 030. Tolikara Kab. *) 030.434260 *) 030.436364 Halmahera Selatan Kepulauan Sula Halmahera Timur Kota Tidore Kepulauan Provinsi Papua *) 030. Muna Kab. Wakatobi Kab. Pahuwato Kab.965029 *) 030. Bone Bolango Kab.434090 *) 030. Halmahera Tengah Kota Ternate Halmahera Utara *) 029. Halmahera Barat Kab. Konawe Selatan Kab.434141 *) 030.436571 Kab.434254 *) 030. Maluku Tengah Kab. Kolaka Kota Kendari Kota Bau-Bau *) 026. Kab.434172 *) 030. Gorontalo Kab. Seram Bagian Barat Kab. Buru Kota Ambon *) 028.964880 Kab. Keerom Kab. Waropen Kab.436540 *) 027. Bombana Kab. Mimika Kota Jayapura Kab. Mamberamo Raya Kab.434181 *) 030. Buton Utara Provinsi Gorontalo *) 027. Puncak Jaya Kab.964896 Kab.434418 *) 029. Maluku Tenggara Kab.433563 *) 026.436534 *) 027.433490 Kota Parepare Provinsi Sulawesi Tenggara *) 026. Paniai Kab. Kolaka Utara Kab. Konawe Kab. Mappi Kab. Yalimo *) 030.434285 *) 030.434197 *) 030.433651 *) 028. Barru Kab.

436735 *) 031.Provinsi Kepulauan Riau *) 031.433438 Kab. Naskah dinas yang telah diagendakan.. Bagian Umum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi.. Mamuju Utara c... Sorong Kab.. Penerimaan naskah dinas masuk dari lembaga/instansi/pihak lain harus melalui Bagian Tata Usaha Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. PPS.436729 Kab.433475 Kab.436622 *) 032. NAMA SUB BAGIAN JENIS NASKAH DINAS Nota Dinas NOMOR KODE NASKAH DINAS NO :. Raja Ampat Provinsi Sulawesi Barat *) 033.. Polewali Mamasa (Mandar) Kab. Mamuju *) 033.436678 *) 032.433413 *) 033. Mamasa Kab. selanjutnya diagendakan dengan mencatat nama pengirim.436662 *) 032../ND/14/BLN/TAHUN 4. Nota Dinas NO :.. Sorong Selatan Kab. Manokwari Kota Sorong Kab. sifat. nomor dan tanggal.433422 *) 033.436600 *) 032./ND/12/BLN/TAHUN 1. dengan ketentuan: 1) Naskah dinas yang ditujukan untuk Ketua Komisi Pemilihan Umum/Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota disampaikan kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum/Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dengan menggunakan buku ekspedisi. b. Bintan Kab.436710 *) 031. Sekretariat PPK. Sub Bagian Program dan Data 2. Naskah dinas masuk.436704 Kota Batam Kota Tanjung Pinang Kabupaten Lingga Provinsi Papua Barat *) 032. Teluk Bintuni Kab. dan perihal..436741 *) 031.. Karimun Kab.. Fak-Fak Kab.436690 *) 031.436653 *) 032. selanjutnya didistribusikan dengan menggunakan lembar disposisi... KPPS dan KPPSLN.436616 *) 032. Sub Bagian Umum Nota Dinas NO :./ND/15/BLN/TAHUN a.. c. Teluk Wondama Kab.436631 Kab.433450 *) 033. Majene Kab. 190 .436596 *) 032. Natuna *) 031. dengan menggunakan tanda terima yang telah ditetapkan dalam tata naskah dinas. Kaimana *) 032.. kecuali yang bersifat tembusan disampaikan kepada anggota Komisi Pemilihan Umum/anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi/anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota berdasarkan kordinator wilayah dan atau divisi../ND/13/BLN/TAHUN 3.436647 Kab. PPLN.1 Sub Bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota NO. Sub Bagian Teknis Pemilu dan Hupmas Sub Bagian Hukum Nota Dinas NO :. Sub Bagian Umum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.

Naskah dinas yang sudah disampaikan kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum /Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Naskah dinas yang telah disetujui oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum/Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota atau Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota setelah dibubuhi tanda tangan. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota selanjutnya menyampaikan naskah dinas tersebut kepada biro/bagian/sub bagian sesuai dengan tugas pokok dan fungsi. Dalam penataan berkas/arsip pemilihan umum dibedakan antara berkas/arsip substantif. E. yang dalam pelaksanaannya dapat mengadakan koordinasi dengan biro/bagian/sub bagian pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. selanjutnya disampaikan kepada Sekretaris Jenderal /Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota untuk diproses lebih lanjut dengan menggunakan lembar disposisi. yaitu arsip/berkas yang menunjang tugas penunjang dari Komisi Pemilihan Umum dan badan penyelenggara pemilihan umum. f. 2. Saran/pertimbangan/konsep jawaban tersebut oleh biro/bagian/sub bagian pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota disampaikan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dengan menggunakan nota dinas biro/bagian/sub bagian pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dan nota dinas Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum /Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum/Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota apabila diperlukan. Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Bagian Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sub Bagian Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota menyiapkan saran/pertimbangan/konsep jawaban terhadap subtansi permasalahan yang terdapat dalam naskah dinas. h. dan cap dinas. dibubuhi nomor. g. selanjutnya diperlakukan prosedur naskah dinas keluar. Tata Kearsipan 1. 191 . d. Penyimpanan berkas/arsip ditata dalam suatu susunan yang sistimatis dengan memperhatikan kegunaan bentuk dan sifat berkas/arsip yang bertujuan untuk menunjang kelancaran pelaksanaan kegiatan organisasi. e.2) Naskah dinas yang ditujukan untuk Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota disampaikan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dengan menggunakan buku ekspedisi. yaitu arsip/berkas yang menunjang tugas pokok dan berkas/arsip fasilitatif.

Penataan berkas/arsip dalam bentuk self indexing yaitu susunan yang ditata sedemikian rupa sehingga permasalahan-permasalahan yang disimpan dapat dilihat dengan jelas dan memudahkan penemuan kembali berkas/arsip yang diperlukan. yaitu disusun secara lengkap sesuai dengan nomor kode klasifikasi permasalahan. c) Memisahkan data pribadi yang sifatnya asli dengan kelengkapan lainnya. dikelompokan dan ditata menurut instansi pengirim serta berdasarkan sub permasalahannya. 3) Berkas/arsip yang bersifat pertanggung jawaban. disusun berdasarkan nomor urut.3. 4) Bagi berkas/arsip yang nilai gunanya sudah sangat jarang digunakan dimasukkan kedalam boks arsip dan diserahkan kepada Tata usaha (Unit Kearsipan) untuk disimpan. f. SPP. b. Sarana/peralatan penataan berkas pemilihan umum adalah sebagai berikut: a. 4. Arsip keuangan meliputi arsip surat-surat dibidang keuangan dan arsip surat-surat buku (formal) dibidang keuangan seperti : a. 5. Arsip-arsip Surat Keputusan Otorisasi (SKO). Arsip-arsip Surat Permintaan Pembayaran (SPP). 2) Rak arsip. Sarana/peralatan penataan berkas/arsip dinamis aktif meliputi: 1) Sekat. Sarana/peralatan penatan berkas/arsip dinamis inaktif meliputi: 1) Boks arsip. c. Arsip-arsip mengenai Pertanggung Jawab (SOJ). Arsip-arsip pengesahan Surat Pertanggung Jawaban (SPJ). b. d. b) Tiap kelompok disusun secara beraturan menurut Nomor Induk Pegawai (NIP) atau secara alfabetis dari nama personil. Berkas/arsip dinamis aktif baik diterima maupun yang diterbitkan suatu unit kerja penataannya dilakukan oleh Tata Usaha Pengolah yang berangkutan. Arsip Personalia 1) Berkas/arsip dalam bentuk surat yang berkaitan dengan masalah personil penataannya sama seperti yang dilakukan pada penataan berkas/arsip pada umumnya yaitu berdasarkan nomor kode klasifikasi permasalahan. 2) Penataan berkas/arsip seperti SKO. Penataan berkas/arsip fasilitatif adalah sebagai berikut : a. 2) Berkas/arsip dalam bentuk Data Pribadi penataannya dilakukan sebagai berikut: a) Data personil dikelompokan menurut Unit Kerja penempatan yang bersangkutan. SKKP dan pengesahan SPJ. e. Penataan Berkas/Arsip Fasilitatif Khusus Keuangan dan Personalia Arsip masalah personalia meliputi arsip surat-surat dalam rangka pengelolaan personalia dan arsip yang menyangkut data pribadi personil. 3) Filing Cabinet. b. 2) Folder besar. Arsip Keuangan 1) bagi berkas/arsip yang sifatnya menyangkut surat menyurat dilaksanakan seperti penataan berkas/arsip pada umumnya. Arsip-arsip Surat Perintah Membayar Utang (SPMU). 6. 192 . 3) Lemari bergerak/beroda. Arsip-arsip Surat Keterangan Pemberhentian Pembayaran (SKPP).

Umum a. 3) Bagi yang sudah tidak berguna lagi. untuk diserahkan kepada Tata Usaha dan Kearsipan Komisi Pemilihan Umum (Unit Kearsipan). 3) Menyerahkan arsip statis oleh Unit Kearsipan kepada Arsip Nasional b. Pemindahan Berkas/Arsip Proses pemindahan berkas/arsip dilakukan dalam 2 tahap yaitu: a. terlebih dahulu dilakukan penilaian dengan ketentuan: i. Penyusutan arsip merupakan salah satu cara untuk memaksimalkan pemanfaatan ruangan dan mengatur menumpuknya arsip yang tidak berguna lagi. 2) Membuat daftar pertelaahan dengan mencatat arsip dinamis inaktif dan menyiapkan berita acara pemindahan. 2) Bagi yang diperkirakan nilai gunanya sudah menerus (primary value).F. Bagi berkas/arsip yang dipandang masih memiliki nilai guna tetap disimpan dan digabungkan dengan berkas/arsip kelompoknya masingmasing. 2) Memusnahkan arsip sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku. dengan cara : 1) Memindahkan arsip inaktif dari Unit Pengolah ke Unit Kearsipan. dapat dimusnahkan. ii. Penyusutan arsip didasarkan atas nilai guna dari berkas/arsip yang bersangkutan dengan ketentuan : 1) Bagi yang diperkirakan masih mempunyai nilai guna diserahkan kepada Unit Kearsipan (primary value). untuk diserahkan kepada Arsip Nasional (Vemdary value). Tahap Pelaksanaan 1) Pada Tata Usaha Unit Pengolah Boks arsip yang telah berisikan berkas/arsip dan kartu kendali yang dinilai tidak bermanfaat lagi diserahkan kepada Tata Naskah (Unit Kearsipan) disertai daftar pertelahaan dan berita acara pemindahan. 2) Pada Tata Usaha a) Boks arsip yang berisikan berkas/arsip dan kartu kendali yang dinilai tidak bermanfaat lagi diserahkan kepada Tata Usaha dan Kearsipan Komisi Pemilihan Umum disertai daftar pertelaan dan berita acara pemindahan. b) Boks arsip yang diterima dari Tata Usaha Unit Pengolah sebagai dimaksud pada huruf “a” diatas. 3) Berkas/arsip yang telah dikelompokan dimasukan dalam boks arsip dan disusun/ ditata berdasarkan kode klasifikasi pokok permasalahan berserta sub-sub masalahnya dengan memberi label. b. Tahap Persiapan 1) Memisah-misahkan dan mengelompokan antara arsip dinamis aktif dan arsip dinamis inaktif. arsip sebagaimana dimaksud pada angka “1)” diatas. Penyusutan Arsip 1. c. Penyusutan arsip adalah kegiatan pengurangan arsip. 2. sehingga dapat berdayaguna dan berhasilguna dan dengan memperhatikan pengamanannya. Bagi berkas/arsip yang tidak memiliki nilai guna lagi digabungkan dengan boks. 193 .

b) Sedangkan berkas/arsip bidang kepegawaian terlebih dahulu mendapat pertimbangan dari pejabat badan Adminstrasi Kepegawaian Negara. 4. 194 . kegiatan pemusnahan arsip juga terdiri dari 2 (dua) tahapan dengan rincian kegiatan sebagai berikut: a. Penyerahan Arsip a. Tahap Pelaksanaan Penyerahan arsip dilakukan sekurang-kurangnya sekali dalam sepuluh tahun serta dilaksanakan dengan membuat Berita Acara Penyerahan Arsip yang disertai Daftar Pertelaan Arsip dari arsip-arsip yang diserahkan. b. 2) Bagi berkas/arsip yang sudah tidak memiliki nilai guna dimusnahkan dengan disaksikan oleh Tim Pemusnahan Arsip dengan ketentuan: a) bagi berkas/arsip yang menyangkut bidang keuangan terlebih dahulu mendapat pertimbangan dari pejabat Badan Pemeriksa Keuangan. tetapi sudah tidak diperlukan lagi untuk penyelenggaraan administrasi sehari-hari. 3) Pemusnahan arsip dilakukan secara total/keseluruhan. Tahap Persiapan 1) Memisah-misahkan dan mengelompokan berkas/arsip sesuai dengan nilai gunanya untuk menentukan bekas/arsip antara yang boleh dimusnahkan dan yang tidak. 2) Membentuk Tim Pemusnahan Arsip dengan komponen terkait. Tahap Pelaksanaan 1) Seluruh berkas non arsip yang sudah tidak digunakan dapat langsung dimusnahkan (tanpa adanya pertelaan maupun berita acara pemusnahan). 3) Membuat berita acara pemusnahan arsip dan pertelaan arsip-arsip yang akan dimusnahkan. Tahap persiapan Arsip yang mempunyai nilai kegunaan sebagai bahan pertanggungjawaban Nasional.3. 2) Bagi arsip yang disimpan oleh Badan-badan Pemerintahan di Tingkat Daerah harus diserahkan kepada Arsip Nasional Daerah. Pemusnahan Arsip Seperti halnya pada kegiatan pemindahan. dengan cara dibakar dan lain sebagainya. setelah melampaui jangka waktu penyimpanan ditetapkan: 1) Bagi arsip yang disimpan oleh Lembaga-lembaga Negara atau Badan-badan Pemerintahan di Tingkat Pusat harus diserahkan kepada Arsip Nasional. sehingga tidak dapat dikenal lagi baik isi maupun bentuknya guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. b.

BAB VI PENUTUP Ketentuan Pasal 22 E ayat (5) Undang-Undang Dasar 1945 menyatakan bahwa pemilihan umum diselenggarakan oleh suatu Komisi Pemilihan Umum yang bersifat nasional. serta Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah adalah sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemiliham Umum. dan keterkaitan. Pasal 68 dan Pasal 69 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemiliham Umum. Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Komisi Pemilihan Umum Provinsi.A. MA 195 . Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN). wewenang dan kewajiban Komisi Pemilihan Umum. DPD. H. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota yang merupakan lembaga kesekretariatan dan bertugas melayani pelaksanaan tugas. Dalam melaksanakan tugas. Komisi Pemilihan Umum Provinsi. HAFIZ ANSHARY AZ. Perubahan mendasar berkenaan organisasi penyelenggara pemilihan umum adalah Komisi Pemilihan Umum. wewenang dan kewajiban Komisi Pemilihan Umum. dengan mendasarkan dan memperhatikan asas keamanan. dan mandiri. dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota adalah bersifat tetap. Dr. bebas. dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dibantu oleh Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. serta Kelompok Penyelenggara pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN) adalah bersifat sementara. ketepatan. dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). diperlukan suatu dasar hukum mengenai tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum yang berlaku dan mengikat bagi Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota serta seluruh perangkat penyelenggara pemilihan umum. DPRD. pembakuan. Presiden dan Wakil Presiden. Dalam melaksanakan fungsi kesekretariatan tersebut. serta Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). pertanggungjawaban. Prof. Pengaturan lebih lanjut berkenaan dengan keberadaan Komisi Pemilihan Umum sebagai penyelenggara pemilihan umum Anggota DPR. kecepatan. dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota sebagaimana dimaksud dalam Pasal 67. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal KETUA. Panitia Pemungutan Suara (PPS).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful