PERATURAN KOMISI PEMILIHAN UMUM NOMOR : 04 TAHUN 2009 TENTANG TATA NASKAH DINAS KOMISI PEMILIHAN UMUM

KOMISI PEMILIHAN UMUM, Menimbang : a. bahwa ketentuan Pasal 22 E Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menyatakan bahwa Komisi Pemilihan Umum adalah Penyelenggara Pemilihan Umum yang bersifat nasional, tetap, dan mandiri; b. bahwa ketentuan Pasal 5 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum menyatakan bahwa Komisi Pemilihan Umum, Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota bersifat hirarkis; c. bahwa dalam menjalankan tugas, wewenang, dan kewajiban, Komisi Pemilihan Umum, Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dibantu oleh Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum, Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota; d. bahwa ketentuan Pasal 8 ayat (4) huruf e, Pasal 9 ayat (4) huruf f, dan Pasal 10 ayat (4) huruf f Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum menyatakan antara lain bahwa Komisi Pemilihan Umum, Komisi Pemilihan Umum Provinsi, dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota berkewajiban memelihara arsip dan dokumen pemilihan umum; e. bahwa ketentuan Pasal 67 ayat (2) dan ayat (3), Pasal 68 ayat (2) dan ayat (3), dan Pasal 69 ayat (2) dan ayat (3) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum menyatakan bahwa Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum, Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi, dan Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota berwenang memberikan layanan administrasi, ketatausahaan, dan kepegawaian sesuai dengan peraturan perundang-undangan serta berkewajiban memelihara arsip dan dokumen pemilihan umum; f. bahwa berdasarkan hal-hal tersebut pada huruf a, huruf b, huruf c, huruf d, dan huruf e serta untuk melaksanakan tertib administrasi dan penyeragaman sistim administrasi perkantoran dalam rangka mendukung penyelenggaraan fungsi administrasi kesekretariatan Komisi Pemilihan Umum, Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota, perlu ditetapkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum tentang Tata Naskah Dinas Komisi Pemilihan Umum;

1

Mengingat

: 1.

Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 53, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4389); Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 62, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4633); Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4721); Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 51, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4836); Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 1951 tentang Lambang Negara (Lembaran Negara Tahun 1951 Nomor 111, Tambahan Lembaran Negara Nomor 176); Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 1958 tentang Penggunaan Lambang Negara (Lembaran Negara Tahun 1958 Nomor 1971, Tambahan Lembaran Negara Nomor 1636); Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 1976 tentang Jadual Retensi Arsip (Lembaran Negara Tahun 1976 Nomor 51, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3151); Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 05 Tahun 2008 tentang Tata Kerja Komisi Pemilihan Umum, Komisi Pemilihan Umum Provinsi, dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota sebagaimana diubah dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 21 Tahun 2008 dan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 37 Tahun 2008; Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 06 Tahun 2008 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum, Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi, dan Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota sebagaimana diubah dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 22 Tahun 2008;

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

10. Keputusan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 71 Tahun 1993 tentang Pedoman Umum Tata Persuratan Dinas;

Memperhatikan

: Hasil Rapat Pleno Komisi Pemilihan Umum tanggal 2 Pebruari 2009

MEMUTUSKAN : Menetapkan : PERATURAN KOMISI PEMILIHAN UMUM TENTANG TATA NASKAH DINAS KOMISI PEMILIHAN UMUM.

2

Pasal 1 Tata Naskah Dinas Komisi Pemilihan Umum merupakan dasar bagi Komisi Pemilihan Umum, Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dalam melaksanakan tugas, wewenang, dan kewajiban sebagai penyelenggara pemilihan umum. Pasal 2 Penyelenggara Pemilihan Umum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1, adalah lembaga yang menyelenggarakan Pemilu untuk memilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan Presiden dan Wakil Presiden, serta Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah secara langsung oleh rakyat. Pasal 3 Tata Naskah Dinas Komisi Pemilihan Umum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 dan Pasal 2, berlaku bagi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN), dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS)/ Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN) dalam melaksanakan tugas wewenang dan kewajiban Komisi Pemilihan Umum. Pasal 4 Tata Naskah Dinas Komisi Pemilihan Umum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 merupakan pendukung fungsi administrasi kesekretariatan bagi penyelenggara pemilihan umum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 dan Bagian Kesembilan Paragraf 2 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum. Pasal 5 Tata Naskah Dinas Komisi Pemilihan Umum sebagaimana dimaksud dalam Peraturan ini, wajib ditaati dan dilaksanakan oleh penyelenggara pemilihan umum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 dan Pasal 3 termasuk Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum, Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi, Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota, Sekretariat PPK dan Sekretariat PPLN. Pasal 6 Dalam Tata Naskah Dinas Komisi Pemilihan Umum sebagaimana dimaksud dalam Peraturan ini, termasuk mengatur berkenaan dengan hal-hal yang berkaitan dengan tata kearsipan Komisi Pemilihan Umum. Pasal 7 Hal-hal berkenaan dengan tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum untuk Provinsi Aceh dan Kabupaten/Kota di wilayah Komisi Pemilihan Umum Provinsi Aceh, disesuaikan dengan nomenklatur sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh. Pasal 8 Uraian tentang tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum sebagaimana dimaksud dalam Peraturan ini, adalah sebagaimana tercantum dalam Lampiran Peraturan ini, dan merupakan bagian tak terpisahkan dari Peraturan ini. Pasal 9 Dengan berlakunya Peraturan ini, Keputusan Komisi Pemilihan Umum Nomor 631 Tahun 2003 tentang Tata Naskah Dinas Komisi Pemilihan Umum, dinyatakan tidak berlaku.

3

HAFIZ ANSHARY AZ. H. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal KETUA.Pasal 10 Peraturan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.A. Ttd Prof. Dr. MA Salinan sesuai dengan aslinya SEKRETARIAT JENDERAL KPU Kepala Biro Hukum W.S Santoso 4 .

dan mengelola barang inventaris Komisi Pemilihan Umum. dan membantu pelaksanaan tugas-tugas lain sesuai dengan peraturan perundang-undangan. membantu pelaksanaan tugas Komisi Pemilihan Umum Provinsi dalam menyelenggarakan Pemilu. wewenang dan kewajibannya dibantu oleh Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. dan kepegawaian sesuai dengan peraturan perundang-undangan serta berkewajiban menyusun laporan pertanggungjawaban keuangan. dan Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Ketentuan Pasal 68 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi bertugas membantu penyusunan program dan anggaran Pemilu. dan mengadakan perlengkapan penyelenggaraan Pemilu sesuai dengan peraturan perundang . prosedur dan kebutuhan yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum . membantu penyusunan laporan penyelenggaraan kegiatan dan pertanggungjawaban Komisi Pemilihan Umum Provinsi. standar. memberikan dukungan teknis administratif. mengangkat tenaga pakar/ahli berdasarkan kebutuhan atas persetujuan Komisi Pemilihan Umum. memberikan bantuan hukum dan memfasilitasi penyelesaian sengketa Pemilu. ketatausahaan. Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi.Lampiran Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor : Tanggal : BAB I PENDAHULUAN A. membantu penyusunan laporan penyelenggaraan kegiatan dan pertanggungjawaban Komisi Pemilihan Umum. memberikan 5 . standar. mengadakan perlengkapan penyelenggaraan Pemilu sesuai dengan peraturan perundang-undangan. dan memberikan layanan administrasi. membantu perumusan dan penyusunan rancangan peraturan dan keputusan Komisi Pemilihan Umum. Ketentuan Pasal 67 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum menyatakan bahwa Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum bertugas membantu penyusunan program dan anggaran Pemilu. Dewan Perwakilan Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah serta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden. Dalam melaksanakan tugas Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi berwenang mengadakan dan mendistribusikan perlengkapan penyelenggaraan Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah berdasarkan norma. Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum bertanggungjawab dalam hal administrasi keuangan serta pengadaan barang dan jasa berdasarkan peraturan perundang-undangan. membantu perumusan dan penyusunan rancangan keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi. dan kebutuhan yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum. memfasilitasi penyelesaian masalah dan sengketa Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah provinsi.undangan. membantu pendistribusian perlengkapan penyelenggaraan Pemilu anggota Dewan Perwakilan Rakyat. memberikan dukungan teknis administratif. Dalam melaksanakan tugas Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum berwenang mengadakan dan mendistribusikan perlengkapan penyelenggaraan pemilu berdasarkan norma. memelihara arsip dan dokumen pemilu. membantu pelaksanaan tugas Komisi Pemilihan Umum dalam menyelenggarakan Pemilu. prosedur. dan membantu pelaksanaan tugas-tugas lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan. dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dalam melaksanakan tugas. Umum Ketentuan Pasal 5 dan Pasal 8 Undang-Undang Nomor 22 tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum menyatakan bahwa Komisi Pemilihan Umum.

memelihara arsip dan dokumen Pemilu. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi bertanggungjawab dalam hal administrasi keuangan serta pengadaan barang dan jasa berdasarkan peraturan perundang-undangan. Untuk menunjang pelaksanaan tugas kewenangan dan kewajiban tersebut. dan kepegawaian sesuai dengan peraturan perundangundangan. memberikan layanan administrasi. tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum mempunyai ciri-ciri. dan mengadakan perlengkapan penyelenggaraan Pemilu sesuai dengan peraturan perundang-undangan. dan mengelola barang inventaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Dewan Perwakilan Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah serta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden serta Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Provinsi. dan membantu pelaksanaan tugas-tugas lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum. prosedur dan kebutuhan yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum . Berkenaan dengan hal tersebut. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota bertanggungjawab dalam hal administrasi keuangan serta pengadaan barang dan jasa berdasarkan peraturan perundang-undangan. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota berkewajiban menyusun laporan pertanggungjawaban keuangan. serta kesekretariatan PPK dan PPLN. perlu pengaturan penyeragaman sistem administrasi. ketatausahaan. memberikan dukungan teknis administratif. serta membantu kelancaran kegiatan organisasi Komisi Pemilihan Umum. membantu perumusan dan penyusunan rancangan keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. antara lain berperan mendukung pelaksanaan tugas pokok dan fungsi. dan mengelola barang inventaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Ketentuan Pasal 69 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota bertugas membantu penyusunan program dan anggaran Pemilu. Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.layanan administrasi. serta berkewajiban menyusun laporan pertanggungjawaban keuangan. standar. membantu penyusunan laporan penyelenggaraan kegiatan dan pertanggungjawaban Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. yaitu sifat memberi dukungan guna memudahkan pekerjaan lain sehingga dapat terlaksana sebagaimana mestinya serta mencakup seluruh bagian organisasi dan diperlukan pada setiap satuan kerja serta dilaksanakan di seluruh bagian organisasi tanpa memandang tugas pokoknya. memfasilitasi penyelesaian masalah dan sengketa Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten/Kota. tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum diperlukan untuk mengatur Komunikasi kedinasan dalam mendukung penyelenggaraan fungsi administrasi kesekretariatan Komisi Pemilihan Umum. sehingga terdapat suatu kepastian hukum. Dalam melaksanakan tugas Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota berwenang mengadakan dan mendistribusikan perlengkapan penyelenggaraan Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten/Kota berdasarkan norma. memelihara arsip dan dokumen Pemilu. 6 . membantu pendistribusian perlengkapan penyelenggaraan Pemilu anggota Dewan Perwakilan Rakyat. menyediakan informasi bagi pimpinan dalam pengambilan keputusan dan atau tindakan yang cepat dan tepat. membantu pelaksanaan tugas Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dalam menyelenggarakan Pemilu. dan kepegawaian sesuai dengan peraturan perundangundangan. ketatausahaan. Selain mempunyai peran tersebut.

baik dari segi isi. Asas Keterkaitan Tata naskah dinas sebagai bagian dari administrasi dan mempunyai keterkaitan dengan administrasi kearsipan. Dengan demikian seluruh kegiatan tata naskah dinas merupakan bagian integral dari tatalaksana administrasi dan tatalaksana kearsipan. agar ada penyelesaian tindak lanjut. format maupun prosedurnya. Tujuan Tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum bertujuan : a. Asas Pembakuan Naskah dinas wajib dibuat atau disusun menurut tata naskah dinas yang telah ditetapkan. dalam proses penyaluran naskah dinas harus tepat dan terkendali. Asas Keamanan Pada dasarnya semua naskah dinas bersifat tertutup. Penegasan tentang tingkat pengendalian pemprosesan naskah dinas dinyatakan secara tertulis saat penyampaian. 2. Pada hakekatnya asas ini mendasari pemikiran bahwa diikutinya kaidah tata naskah dinas terkait dengan fungsi dan kewenangan pejabat yang menandatangani naskah dinas tersebut sesuai dengan ketentuan yang bcrlaku. Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota serta PPK dan PPLN. C. 3. sehingga kerahasiaan isinya harus tetap dijaga. d. Maksud Tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum adalah sebagai dasar dalam melaksanakan kegiatan komunikasi kedinasaan di lingkungan Komisi Pemilihan Umum. 4. Asas Pertanggungjawaban Secara administrasi. Asas Ketepatan Tugas dan fungsi satuan kerja dan atau satuan organisasi. memperoleh keseragaman dalam penyelenggaraan administrasi pemilihan umum. 5. wewenang dan kewajiban Komisi Pemilihan Umum. mewujudkan tata kearsipan yang berdaya guna dan berhasil guna. Asas Kecepatan Untuk mendukung kelancaraan penyelenggaraan tugas dan fungsi satuan kerja dan atau satuan organisasi. b.B. 6. 2. c. Maksud dan Tujuan 1. 7 . baik secara tertulis maupun secara lisan. Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/ Kota serta PPK dan PPLN. para pejabat dan petugas yang terkait dengan tata naskah dinas tidak dibenarkan memberikan informasi kepada yang tidak berkepentingan. semua kegiatan naskah dinas harus dapat diselesaikan secara terkendali. meningkatkan daya guna dan hasil guna secara berkelanjutan dalam penyelenggaraan tugas. Oleh karena itu. Asas Tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum berpedoman kepada asas : 1. menunjang kelancaran komunikasi kedinasan dan kemudahan dalam pengendalian pelaksanaannya. naskah dinas hendaknya dapat dipertanggungjawabkan.

BAB IV : KEWENANGAN DAN PELIMPAHAN WEWENANG DALAM PENANDATANGANAN NASKAH DINAS BAB V : PROSEDUR ADMINISTRASI NASKAH DINAS KOMISI PEMILIHAN UMUM BAB VI : PENUTUP 8 . STEMPEL DINAS. sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Naskah dinas adalah pernyataan tertulis dalam segala corak dan bentuk yang digunakan sebagai sarana komunikasi untuk menyampaikan informasi kedinasan dari pihak yang satu kepada pihak lain secara intern maupun ekstern. Tata naskah dinas adalah ketentuan-ketentuan yang berlaku dan mengatur serta menetapkan bentuk. Tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum yang ditetapkan dalam Peraturan ini.D. 3. dengan susunan sistimatika: BAB I Bab II BAB III : PENDAHULUAN : SUSUNAN DAN BENTUK NASKAH DINAS : KOP NASKAH DINAS. 2. Ruang Lingkup Tata Naskah Dinas Komisi Pemilihan Umum mengatur ruang lingkup komunikasi kedinasan. Pengertian Umum 1. meliputi sarana komunikasi perkantoran. SAMPUL SURAT. Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota serta PPK dan PPLN. adalah dalam bentuk pengaturan yang digunakan sebagai petunjuk dan atau pedoman dalam melaksanakan tugas-tugas administrasi kesekretariatan Komisi Pemilihan Umum. sifat dan prosedur tetap serta menjadi dasar dalam komunikasi kedinasan tertulis. MAP DAN PAPAN NAMA. E.

23. Surat Edaran. 4. 11. Pengertian Naskah dinas yang mengatur pelaksanaan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. 6. 9 . 5. Keputusan Panitia Pemungutan Suara. 9. 8. 2. Perjanjian. 3. B.A1. Keputusan Panitia Pemilihan Luar Negeri. 3. Surat Peringatan. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Keputusan Komisi Independen Pemilihan Provinsi Aceh. 22. Laporan. 6. 7. Keputusan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri. Daftar Hadir. 10. Surat Kuasa. A. Ad. Surat Perintah. 9. Keputusan Bersama. Surat Ijin. yaitu naskah dinas dalam susunan dan bentuk peraturan perundang-undangan dan dalam susunan dan bentuk surat. terdiri dari : 1. 15. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota/ Keputusan Komisi Independen Pemilihan Kabupaten/Kota (di wilayah provinsi Aceh). 20. 17. Surat Panggilan. 14. 19. 2. Pengumuman. Surat Biasa. 7. 5. Rekomendasi. Risalah Rapat. 16. Peraturan Komisi Pemilihan Umum. 21. Naskah Dinas dalam susunan dan bentuk Peraturan Perundang-undangan. Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Keputusan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara 11. Undangan. Keputusan Panitia Pemilihan Kecamatan. Peraturan Komisi Pemilihan Umum l. 13. Berita Acara. 12. Surat Pengantar. 8. serta mengikat penyelenggara pemilihan umum dan pihak lain. Lembar Disposisi. Keputusan Komisi Pemilihan Umum. 10. Naskah Dinas dalam susunan dan bentuk surat adalah : 1. Piagam. Nota Dinas. Surat Pernyataan. 4. Telaahan Staf. 18.BAB II SUSUNAN DAN BENTUK NASKAH DINAS Naskah dinas sebagai sarana komunikasi kedinasan terdiri dari berbagai bentuk dan susunan sesuai dengan kriteria dari naskah dinas tersebut. Surat Tugas. Surat Keterangan.

10 . Bagian akhir ad.2. 2) Bagian-bagian. serta "Memperhatikan". b. Cara Penyusunan Peraturan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas : a. 5) Ayat-ayat. f. Peraturan Komisi Pemilihan Umum yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. Isi d. 6) Stempel Komisi Pemilihan Umum. e. Untuk Peraturan Komisi Pemilihan Umum. 4) Tanda tangan Pejabat. 3) Paragraf-paragraf. Isi Peraturan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas : 1) Bab-bab. c. ad. Mempunyai nama judul setelah kata "Menetapkan:” g. Bagian akhir Peraturan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas: 1) Nama tempat ditetapkan. 4) Pasal-pasal. Bagian awal. Pembukaan. Sebagai pelaksanaan dari peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. kriterianya adalah : a. 3) Nama Peraturan. Bentuk dan sistimatika isinya sesuai dengan teknik penyusunan peraturan perundang-undangan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004. Menggunakan nomor angka bulat dan tahun penetapan. 2) Tanggal. Pengesahan a. 3) "Memutuskan:" 4) Menetapkan : Judul Peraturan. 5) Nama Terang. 3.a. b. Bulan dan Tahun. b. Pembukaan Peraturan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas: 1) Tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital 2) Konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat" "Memperhatikan". ad. c. Menggunakan konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat". asli disimpan oleh pemrakarsa peraturan Komisi Pemilihan Umum. serta 4. dengan menggunakan tinta berwarna biru atau ungu. Peraturan Komisi Pemilihan Umum ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. di atas kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan bertuliskan Komisi Pemililian Umum warna kuning emas. 3) Nama Jabatan.c. ad. 2) Nomor dan tahun. Isinya bersifat pengaturan. Bagian awal Peraturan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas: 1) Judul Peraturan. d.b.d.

c. Menggunakan konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat". ad. Bentuk dan sistimatika sesuai dengan teknik penyusunan peraturan perundang-undangan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004. Peraturan Komisi Pemilihan Umum yang diedarkan dan/atau digandakan adalah salinan sesuai dengan aslinya dan ditandatangani oleh Kepala Biro Hukum dan disertai stempel Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta berwarna biru atau ungu. 5. sebagaimana tercantum pada Lampiran I. Keputusan Komisi Pemilihan Umum l. serta mengikat penyelenggara pemilihan umum dan pihak lain.a. Sebagai pelaksanaan dari peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. Keputusan Komisi Pemilihan Umum.b. c. d. b. Mempunyai nama judul setelah kata "Menetapkan. 2. di atas kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan bertuliskan Komisi Pemililian Umum warna kuning emas.c. 3) Nama Keputusan. atau 2) Pasal-pasal. kode penetapan dan tahun penetapan. 2) Nomor. Pembukaan Keputusan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas: 1) Tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital. 3. serta "Memperhatikan". ad. Cara Penyusunan Keputusan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas : a. Isinya bersifat penetapan. h. b. Isi. Bagian akhir. dan tahun. Isi Keputusan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas : 1) Diktum-diktum.c. 2) Konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat" serta "Memperhatikan". e. Bagian awal. kriterianya adalah : a.A2. f. Pengertian Naskah Dinas yang mengatur pelaksanaan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. d. 11 . Dapat menggunakan tembusan. ad. Ad. 3) "Memutuskan:". Bentuk Bentuk Peraturan Komisi Pemilihan Umum.” g. kode penetapan. 4) Menetapkan : Judul Keputusan. apabila diperlukan. Bagian awal Keputusan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas : 1) Judul Keputusan. Pembukaan. Menggunakan nomor angka bulat.

Bagian akhir. Cara Penyusunan Keputusan Bersama terdiri atas : a. c. asli disimpan oleh pemrakarsa keputusan Komisi Pemilihan Umum. 6) Stempel Komisi Pemilihan Umum. 5. tanpa kop. c. Pengertian Naskah Dinas yang dibuat oleh Komisi Pemilihan Umum dengan instansi lain untuk mengatur sesuatu yang menyangkut kepentingan bersama. bulan dan tahun. Ad a. 2) Tanggal. d. 3.ad. dengan menggunakan tinta bewarna biru atau ungu. b. Keputusan Komisi Pemilihan Umum ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. 2) Nomor dan tahun dari KPU serta nomor dan tahun dari Instansi yang melakukan kerjasama. 3) Nama Keputusan Bersama dengan huruf kapital. b. Pembukaan. Isinya bersifat mengatur pelaksanaan teknis. Menggunakan nomor masing-masing instansi.A3. Pengesahan a. b. Isi. Bentuk Bentuk Keputusan Komisi Pemilihan Umum sebagaimana tercantum pada Lampiran II Ad. Keputusan bersama ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum dan pimpinan instansi yang melakukan kerjasama. 3) Nama Jabatan. dengan huruf kapital. d. Dirumuskan dalam pasal-pasal dan ayat-ayat. Keputusan Bersama 1. 5) Nama terang. Keputusan Komisi Pemilihan Umum yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. e. 4. di atas kertas berukuran folio. 4) Tanda tangan Pejabat. Bagian awal Keputusan Bersama terdiri atas : 1) Tulisan keputusan bersama Komisi Pemilihan Umum dengan Instansi/lembaga yang melakukan kerjasama. Keputusan Komisi Pemilihan Umum yang diedarkan dan/atau digandakan adalah salinan sesuai dengan aslinya dan ditandatangani oleh Kepala Biro Hukum dan disertai stempel Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta berwarna biru atau ungu. Kriterianya adalah: a.d. 12 . Bagian awal. Mempunyai nama judul setelah kata "Menetapkan:". c. Bagian akhir Keputusan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas: 1) Nama tempat ditetapkan. 2.

Isinya bersifat penetapan. c. dan bersifat penetapan. b. Keputusan Bersama ditandatangani oleh masing-masing yang melakukan kerjasama. 3) Nama Jabatan masing-masing instansi. 2. 2) Bagian-bagian. 4. d.Ad b. Ad c. 3) Paragraf-paragraf. e. Keputusan Bersama yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum dan pimpinan Instansi/lembaga lain. serta "Memperhatikan" apabila diperlukan. 5) Ayat-ayat. dibuat rangkap dua dengan ketentuan masing-masing mendapat satu keputusan bersama yang asli. Kriterianya adalah : a. Ad. Mempunyai nama judul setelah kata "Menetapkan:". Dibuat di atas kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan bertuliskan Komisi Pemilihan Umum berwarna hitam. dengan menggunakan tinta bewarna biru atau ungu dibuat di atas kertas bermaterai cukup dengan ukuran dan jenis kertas tertentu tanpa kop. Sebagai pelaksanaan dari peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. Bagian Akhir Keputusan Bersama terdiri atas: 1) Nama tempat ditetapkan. Ad d. Isi Keputusan Bersama terdiri atas: 1) Bab-bab. 5. h. Bentuk dan sistematika sesuai dengan teknik penyusunan peraturan perundang-undangan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004. Pengesahan a. Bentuk Bentuk Keputusan Bersama sebagaimana tercantum pada Lampiran III. 13 .A4 Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum 1. f. Pengertian Naskah Dinas yang mengatur pelaksanaan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. 2) Tanggal. Menggunakan konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat". b. Pembukaan Keputusan Bersama terdiri atas: 1) Konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat". 2) Kata "Memutuskan:" 3) Menetapkan : nama judul Keputusan Bersama. 4) Pasal-pasal. bulan dan tahun. 5) Nama Terang Pejabat masing-masing instansi. Menggunakan nomor bulat. 6) Dibubuhi stempel masing-masing instansi. 4) Tandatangan Pejabat masing-masing instansi. Dapat menggunakan tembusan apabila diperlukan. kode penetapan dan tahun penetapan. serta mengikat penyelenggara pemilihan umum dan pihak lain. g.

b. b. Bagian awal terdiri atas : 1) Judul keputusan. 3) "Memutuskan:" 4) Menetapkan : Judul keputusan. ad. Cara Penyusunan Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum terdiri atas : a. bulan dan tahun. dengan menggunakan tinta bewarna biru atau ungu. 4. 14 . 3) Nama Keputusan. 2) Konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat" serta "Memperhatikan" apabila diperlukan. 5) Nama Terang 6) Stempel Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Bagian awal. c. ad. Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. ad. Bagian Akhir terdiri atas: 1) Nama tempat ditetapkan. Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang diedarkan dan/atau digandakan adalah salinan sesuai dengan aslinya dan ditandatangani oleh Kepala Biro Hukum dan disertai stempel Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta berwarna biru atau ungu. Bagian akhir. 5. 2) Nomor bulat. Isi. a. ad. c.3. d. b. 3) Nama Jabatan. Pengesahan a. 4) Tanda tangan Pejabat. Pembukaan terdiri atas : 1) Tulisan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital. d. 2) Tanggal. Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. kode penetapan dan tahun. c. asli disimpan oleh pemrakarsa keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Isi terdiri atas Diktum-diktum. Pembukaan. Bentuk Bentuk Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum sebagaimana tercantum pada Lampiran IV.

Menggunakan nomor bulat. 3. f. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi dengan menggunakan tinta bewarna biru atau ungu. b. 3) Nama Jabatan. Bentuk dan sistematika sesuai dengan teknik penyusunan peraturan perundang-undangan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004. Dapat menggunakan tembusan apabila diperlukan.Ad. b. Kriterianya adalah : a. Bagian awal. kode penetapan dan tahun. 2) Tanggal. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi 1. h. Isi.A5. 4. ad. 4) Tanda tangan Pejabat. Bagian akhir terdiri atas : 1) Nama tempat ditetapkan. e. Bagian akhir. c. a. Menggunakan konsiderans “Menimbang” dan “Mengingat”. dan bersifat penetapan. Pembukaan terdiri atas : 1) Tulisan Komisi Pemilihan Umum Provinsi dengan huruf kapital. kode penetapan dan tahun penetapan. Dibuat di atas kertas berukuran folio dengan kop Komisi Pemilihan Umum Provinsi (berwarna). Sebagai pelaksanaan dari peraturan perundang-undangan. d. serta “Memperhatikan” apabila diperlukan. Pengertian Naskah Dinas yang mengatur pelaksanaan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. serta mengikat penyelenggara pemilihan umum dan pihak lain. 6) Stempel Komisi Pemilihan Umum Provinsi. ad. d. ad. 3) Nama Keputusan. 2) Konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat" serta "Memperhatikan" apabila diperlukan. bulan dan tahun. ad. 5) Nama Terang. Isi terdiri atas Diktum-diktum. Pengesahan a. g. 2) Nomor bulat. b. Mempunyai nama judul setelah kata " Menetapkan:". Isinya bersifat penetapan. c. 15 . 3) "Memutuskan:" 4) Menetapkan : Judul Keputusan. Pembukaan. Cara Penyusunan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi terdiri atas : a. c. d. Bagian awal terdiri atas : 1) Judul Keputusan. 2.

Pembukaan terdiri atas : 1) Tulisan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dengan huruf kapital. serta "Memperhatikan" apabila diperlukan. kode penetapan. Dibuat di atas kertas berukuran folio dengan kop Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/ Kota (berwarna). 3. Bagian akhir terdiri atas : 1) Nama tempat ditetapkan. Bentuk Bentuk Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi sebagaimana tercantum pada Lampiran V.d. Bentuk dan sistematika sesuai dengan teknik penyusunan peraturan perundang-undangan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004.c. 3) Nama Keputusan. d. ad. 3) "Memutuskan:" 4) Menetapkan : Judul Keputusan. 2) Nomor bulat. 5. Bagian akhir. ad. Dapat menggunakan tembusan apabila diperlukan. dan tahun penetapan. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi yang diedarkan dan/atau digandakan adalah salinan sesuai dengan aslinya dan ditandatangani oleh Pejabat yang menangani masalah hukum dan disertai stempel Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dengan menggunakan tinta berwarna biru atau ungu. 2) Konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat" serta "Memperhatikan" apabila diperlukan. c. ad. Sebagai pelaksanaan dari peraturan perundang-undangan.b. Isi terdiri atas Diktum-diktum. 16 .A6. ad. Menggunakan nomor bulat. Cara penyusunan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota terdiri atas : a. Mempunyai nama judul setelah kata " Menetapkan". Ad. c. b. c. bulan dan tahun. 2. f. dan bersifat penetapan. Isinya bersifat penetapan. Menggunakan konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat". Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. h. d.a. g. Kriterianya adalah : a. l.b. kode penetapan dan tahun. 2) Tanggal. Bagian awal terdiri atas : 1) Judul Keputusan. b. Bagian awal. Pengertian Naskah Dinas yang mengatur pelaksanaan peraturan perundang-undangan serta mengikat penyelenggara pemilihan umum dan pihak lain. Isi. Pembukaan.

serta "Memperhatikan" apabila diperlukan. Bagian akhir. Stempel Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. b. g. c. Pembukaan. b. h. c. 2. 2) Nomor bulat. 17 . Keputusan Panitia Pemilihan Kecamatan/Panitia Pemungutan Suara/Panitia Pemilihan Luar Negeri/ Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara/ Kelompok Penyenggara Pemungutan Suara Luar Negeri. l. Cara penyusunan Keputusan PPK/PPS/PPLN/KPPS/KPPSLN terdiri atas : a. d. Mempunyai nama judul setelah kata " Menetapkan". f. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota yang diedarkan dan/atau digandakan adalah salinan sesuai dengan aslinya dan ditandatangani oleh pejabat yang menangani masalah hukum dan disertai stempel Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dengan menggunakan tinta berwarna biru atau ungu. dan bersifat penetapan. Menggunakan nomor bulat. ad.3) 4) 5) 6) 4. Isinya bersifat penetapan. Sebagai pelaksanaan dari peraturan perundang-undangan. Bagian awal terdiri atas : 1) Judul Keputusan. 5. Nama Terang. Pengertian Naskah Dinas yang mengatur pelaksanaan peraturan perundang-undangan serta mengikat penyelenggara pemilihan umum dan pihak lain.A7. Nama Jabatan. Tandatangan Pejabat. Isi. Bagian awal.a. Dapat menggunakan tembusan apabila diperlukan. Menggunakan konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat". kode penetapan. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. 3. b. c. Kriterianya adalah : a. kode penetapan dan tahun. Dibuat di atas kertas berukuran folio dengan kop PPK/PPS/PPLN/KPPS/KPPSLN. Pengesahan a. Ad. d. Bentuk Bentuk Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/ Kota sebagaimana tercantum pada Lampiran VI. Bentuk dan sistematika sesuai dengan teknik penyusunan peraturan perundang-undangan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004. 3) Nama Keputusan. dan tahun penetapan.

Bagian awal. Perihal. 2. 3) Nama Jabatan. Isi terdiri atas Diktum-diktum. terdiri atas : 1) Nama Tempat.b. 4) Nomor. 8). ad. Pengesahan a. 5) Sifat (klasifikasi/derajat).1 s/d lampiran VII. 3) Kepada pejabat/ alamat yang dituju. Bagian awal.ad. 2) Konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat" serta "Memperhatikan" apabila diperlukan. Lampiran. b. 2) Tanggal. 2) Tanggal. a. ad. Bagian akhir terdiri atas : 1) Nama tempat ditetapkan.d. c. Keputusan Panitia Pemilihan Kecamatan/Panitia Pemungutan Suara/Panitia Pemilihan Luar Negeri/Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara/Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri ditandatangani oleh Ketua PPK/PPS/PPLN/KPPS/KPPSLN. ad. 4. Pembukaan terdiri atas : 1) Tulisan PPK/PPS/PPLN/KPPS/KPPSLN dengan huruf kapital. 3) "Memutuskan:" 4) Menetapkan : Judul Keputusan. 6). Bagian akhir. 7).B1. 18 . Pengertian Naskah dinas yang memuat pemberitahuan dan penjelasan atau petunjuk tata cara melaksanakan peraturan atau kebijakan Komisi Pemilihan Umum dan ditujukan kepada penyelenggara pemilihan umum di provinsi/kabupaten/kota atau pihak lain.2 5. b. 6) Stempel PPK/PPS/PPLN/KPPS/KPPSLN. Tulisan surat edaran dengan huruf kapital ditempatkan di tengah bagian awal lembar naskah.c. bulan dan tahun. bulan dan tahun. Isi. Keputusan Panitia Pemilihan Kecamatan/Panitia Pemungutan Suara /Panitia Pemilihan Luar Negeri/Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara/Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri yang diedarkan dan/atau digandakan disertai stempel Sekretariat Panitia PPK/PPS/PPLN/KPPS/KPPSLN dengan menggunakan tinta berwarna biru atau ungu. 5) Nama Terang. 4) Tandatangan Pejabat. Bentuk Bentuk Keputusan PPK/PPS/PPLN/KPPS/KPPSLN sebagaimana tercantum pada Lampiran VII. Cara Penyusunan Surat Edaran terdiri atas : a. Surat Edaran 1. Ad.

1 sampai dengan Lampiran VIII. 19 . Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. Isi Surat Edaran berbentuk uraian ad. 4) Stempel. 5) Tembusan. Pengertian Naskah dinas yang memuat penyampaian berita/informasi secara tertulis yang berisi penjelasan. c. terdiri atas : 1) Nama Jabatan. Isi. Bagian akhir.5 Ad. permintaan. c. 4. Bagian awal. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. pemberitahuan. 3. 2. Surat Biasa 1. tanggapan. jawaban. pertanyaan. dengan ketentuan : a. apabila diperlukan. 2) tanda tangan pejabat.ad. yang ditandatangani Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota serta Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan kop Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota yang bersangkutan (berwarna). Bentuk Bentuk Surat Edaran yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum . Bagian akhir. dan Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota serta Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota.B2. b. b. 3) Nama Pejabat. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum . yang ditandatangani Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital berwarna hitam. b. Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota serta Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/ Kabupaten/ Kota sebagaimana tercantum pada Lampiran VIII. saran atas sesuatu masalah kepada berbagai lembaga atau perorangan. Cara Penyusunan Surat Biasa terdiri atas : a. yang ditandatangani Ketua Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital berwarna kuning emas. c. Pengesahan.

Pengertian Naskah dinas yang memuat mengenai penjelasan atau keterangan secara tertulis terhadap perseorangan pejabat atau personil. 7) Perihal. c. 3. 2) Tanggal. Bagian awal surat terdiri atas : 1) Nama tempat. 4. 3) Nama Pejabat. b. 6) Lampiran. b. Isi Surat Biasa dirumuskan dalam bentuk uraian.ad. bulan dan tahun. c. Surat Keterangan 1.B3. 3) Nama/instansi dan alamat yang dituju. 4) Nomor. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum . 4) Stempel. ad. a. terdiri atas : 1) Nama Jabatan.7 Ad. Pengesahan Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum .1 sampai dengan Lampiran IX. 2) Tanda Tangan Pcjabat. yang ditanda tangani Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital berwarna hitam. yang ditanda tangani Ketua Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital berwarna kuning emas. Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten Kota. 20 . Bagian akhir. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum . ad. Bentuk Bentuk Surat Biasa yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum . yang ditandatangani Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten Kota dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan kop Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota yang bersangkutan (berwarna). atau Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten Kota dengan ketentuan : a. 5) Sifat. sebagaimana tercantum pada Lampiran IX.

Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital berwarna kuning emas. ad. 4) Status perkawinan. 21 . 6) Stempel. 3) Tempat tanggal lahir. 5) Nama Pejabat. Bagian awal. Cara Penyusunan Surat Keterangan terdiri atas : a. c. 5) Agama. terdiri atas : 1) Nama Tempat. ad. 8) Uraian penjelasan. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum . Pengesahan Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum . Isi. d. Isi Surat Keterangan terdiri atas : 1) Nama lengkap. Bulan dan Tahun. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital berwarna hitam. b. Bagian akhir. 2) Jenis kelamin. Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota atau Pejabat Eselon II dan III Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum . atau Pejabat Eselon III dan IV Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota dengan ketentuan : a. 3. Pejabat Eselon II dan III Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan kertas berukuran folio. Bagian awal. terdiri atas : 1) Tulisan surat keterangan dengan huruf kapital ditempatkan di tengah bagian awal lembar naskah dinas. Bagian akhir.2. 2) Nomor dan tahun. b. c. ad. 6) Pekerjaan/ pangkat. 2) Tanggal. Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota serta Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan kop Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota yang bersangkutan (berwarna). c. 7) Alamat. b. 3) Nama Jabatan. atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota. 4) Tanda Tangan Jabatan. a.

dan waktu pelaksanaan tugas. c. ad. yang ditanda tangani Ketua Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital berwarna kuning emas. a. yang ditanda tangani Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital berwarna hitam. b. terdiri atas : 1) Tulisan surat perintah dengan huruf kapital. b. Pengertian Naskah dinas yang memuat perintah untuk melaksanakan tugas tertentu dari pejabat atasan yang ditujukan kepada pejabat di bawahnya. Bagian awal. Pejabat Eselon III dan IV Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/ Kota dengan menggunakan kertas berukuran folio. ditempatkan di bagian awal lembar naskah dinas. 6) Stempel. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum .1 sampai dengan Lampiran X. bulan dan tahun. Bagian akhir. 3) Nama Jabatan. terdiri atas : 1) Nama Tempat. Pengesahan Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum . ad. 22 . Isi Surat Perintah memuat nama pejabat dan jabatan yang diberi tugas tertentu yang akan dilaksanakan. 2) Tanggal. dengan ketentuan : a. 2) Nomor dan tahun.B4. Cara Penyusunan Surat Perintah terdiri atas : a. Bagian awal.10. 4.e. Bentuk Bentuk surat keterangan sebagaimana tercantum pada Lampiran X. 3. Bagian akhir. Isi. ad. 4) Tanda Tangan Jabatan. 2. b. atau Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten Kota. c. Surat Perintah l. Ad.

4) Ketentuan-ketentuan perjanjian.4. meliputi hak dan kewajiban bagi Pihak pertama dan Pihak kedua yang merupakan penjabaran lebih lanjut dari pokok perjanjian. Ketentuanketentuan dalam perjanjian dituangkan secara sistematika dalam pasal-pasal dan ayat-ayat. Bentuk Bentuk surat perintah sebagaimana tercantum pada Lampiran XI. Ad. yang selanjutnya disebut Pihak kedua. dan ditutup dengan administrasi perjanjian sesuai dengan peraturan perundang-undangan. 2) Identitas jabatan para pihak yang membuat perjanjian.7. Ad. kode dan tahun.c. Ad. 4. 5) Bagian akhir. yang ditandatangani Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten Kota dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan kop Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota yang bersangkutan (berwarna). kemudian pasal berikutnya menjabarkan pasal di atasnya.3. pekerjaan/jabatan dan alamat pihak yang membuat perjanjian atas nama Komisi Pemilihan Umum. l. Ad. misalnya mengenai perjanjian rehabilitasi gedung kantor yang terletak di jalan dan atau dikenal umum dengan nama Jalan Imam Bonjol Nomor 29 Jakarta Pusat. pekerjaan/jabatan dan alamat pihak lain yang menyepakati adanya perjanjian. 2. 23 . 3) Tempat dan waktu penandatanganan perjanjian. Bagian awal.B5. meliputi hal-hal pokok yang disepakati diperjanjikan antara Pihak Pertama dan Pihak Kedua yang seyogyanya hal-hal pokok tersebut terdiri dari satu jenis prestasi yang harus dipenuhi dalam perjanjian tersebut. yang diawali dengan pasal yang bersifat umum. Obyek perjanjian. Pengertian. Ketentuan-ketentuan dalam perjanjian. 3) Obyek Perjanjian. selanjutnya disebut Pihak pertama. Naskah dinas yang memuat persetujuan yang mengikat antara Komisi Pemilihan Umum dengan pihak lain dalam melaksanakan suatu tindakan atau perbuatan hukum yang telah disepakati atau disetujui bersama. Ad.1 sampai dengan Lampiran XI. Identitas jabatan para pihak terdiri atas : 1) Nama. 2) Nama. 2) Nama Perjanjian 3) Nomor bulat. Susunan terdiri atas : 1) Bagian awal. Perjanjian l. terdiri atas : 1) Tulisan perjanjian dengan huruf kapital ditempatkan di tengah bagian awal lembar naskah dinas. 2.

2) Nama. Pengesahan Ditandatangani oleh para pihak yang mengadakan perjanjian. Klausul atau hal tertentu. yang selanjutnya disebut Pemberi Kuasa. meliputi tempat. Identitas Pemberi Kuasa dan Penerima Kuasa. yang selanjutnya disebut Penerima Kuasa. b. f.B6. 2) Identitas Pemberi Kuasa dan Penerima Kuasa.6 4. pekerjaan/ jabatan dan alamat pemberi kuasa. Susunan a. meliputi : 1) Nama. Surat Kuasa l. d. bulan dan tahun ditandatanganinya surat kuasa oleh Pemberi Kuasa dan Penerima Kuasa. 3) Jenis tindakan hukum yang dikuasakan. Bagian awal. Bentuk Bentuk Perjanjian sebagaimana tercantum pada Lampiran XII.Ad. 2) Nomor Surat Kuasa 2. Bagian akhir.5. Surat Kuasa terdiri atas : 1) Bagian awal. tanggal. c. Jenis tindakan hukum yang dikuasakan.1 sampai dengan Lampiran XII. Naskah dinas yang memuat pelimpahan kewenangan dari pimpinan/pejabat yang mempunyai hak dan kewenangan atas sesuatu kepada pejabat/pegawai atau orang lain agar bertindak untuk dan atas namanya dalam melakukan suatu perbuatan hukum mengenai hak dan kewenangan tersebut. 4) Klausul atau hal tertentu. meliputi uraian tindakan/ perbuatan hukum untuk melaksanakan kuasa tersebut. Bagian akhir meliputi keadaan pihak-pihak yang menandatangani perjanjian serta penandatanganan oleh kedua belah pihak yang masing-masing dibubuhi materai. Ad. 5) Bagian akhir. 24 . pekerjaan/ jabatan dan alamat Penerima kuasa. Pengertian. Untuk menguatkan perjanjian. yang dapat memberikan kewenangan untuk melimpahkan kuasa tersebut kepada pihak lain yang disebut hak subsitusi. meliputi uraian tindakan/ perbuatan hukum yang harus dilakukan Penerima Kuasa yang didahului dengan kata khusus dengan huruf kapital. dalam hal dan jangka waktu tertentu. e. terdiri atas : 1) Tulisan surat kuasa dengan huruf kapital ditempatkan di tengah bagian awal dari naskah surat kuasa. dalam bagian akhir dapat diikutkan saksi-saksi dan membubuhkan tanda tangan dalam perjanjian. 3.

2) Nomor dan tahun. 6) Perihal Pengesahan Ditandatangani oleh pejabat yang berwenang. Bagian awal. 2.B7. Bagian akhir. 4) Nama pejabat. Pengertian Naskah dinas yang memuat pemberitahuan kepada pejabat/personil atau pihak lain untuk menghadiri suatu acara tertentu pada waktu dan tempat yang ditentukan. Susunan terdiri atas : a. Isi. b. Susunan terdiri atas : a. b. c. 2. 4) Dasar. Ad. Bentuk Bentuk Surat Kuasa sebagaimana tercantum pada Lampiran XIII. ad. 4. terdiri atas : 1) Tulisan surat izin dengan huruf kapital ditempatkan di tengah awal lembar naskah. ad. 3) Nama judul Surat izin. a. c. Pengesahan Ditandatangani oleh pemberi kuasa dan penerima kuasa. Bagian akhir. 3) Tanda tangan pejabat. 4. Bagian awal. c. b. 3. ad.B8. Undangan 1. Pengertian Naskah dinas yang memuat persetujuan terhadap permohonan yang diajukan dan dikeluarkan oleh Pejabat yang berwenang menurut peraturan perundangan yang berlaku. Bagian awal. Bagian akhir. 2) Tanggal. Isi. Bentuk Bentuk Surat Izin sebagaimana tercantum pada Lampiran XIV. Ad. terdiri atas : 1) Nama tempat. bulan dan tahun. 25 . Surat Izin 1. 5) Stempel. Isi Surat Izin : Memuat persetujuan atas permohonan dengan mencantumkan persyaratan tertentu.3.

4) Acara. bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Sekretaris Kabupaten/Kota. 2) Tanggal. 3) Nama pejabat. Isi Undangan terdiri atas : 1) Hari. bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Sekretaris Kabupaten/Kota. ad. Permintaan Ketua dan atau Anggota Komisi Pemilihan Umum. Bagian Persidangan dan Protokol pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum serta sub bagian umum dan logistik pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota mengurus proses penerbitan undangan berdasarkan perintah tertulis Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. 3) Waktu dan tempat. 5) Tembusan. ad. terdiri atas : 1) Nama tempat. a. 3. atas permintaan Ketua dan atau Anggota Komisi Pemilihan Umum. Bagian akhir Undangan terdiri atas : I) Nama jabatan. 4) Sifat. serendahrendahnya Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota. Bagian awal. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi atas permintaan Ketua dan atau Anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Pengesahan Undangan ditandatangani oleh pejabat yang mengundang. apabila undangan yang bersifat rapat. 4. sub bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota atas permintaan Ketua dan atau Anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi atas permintaan Ketua dan atau Anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi. b. 2) Tanggal. 3) Nama pejabat/personil dan pihak lain serta alamat yang diundang. 2) Tanda tangan pejabat. bulan dan tahun. dengan dilampiri : 26 . Biro-Biro atau Inspektorat pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Biro-Biro atau Inspektorat pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. b. 5) Pimpinan rapat. dan 6) Perihal. 5) Lampiran. Tata tertib penerbitan undangan a. 4) Stempel. sub bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota atas permintaan Ketua dan atau Anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. c.ad.

5) Sifat. Bentuk Bentuk Undangan sebagaimana tercantum pada Lampiran XV. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota atau Sekretaris Provinsi/Kabupaten/ Kota. 4) Nomor surat. Surat Panggilan. b. Bagian akhir.1. 3) Nama pejabat/personil atau perorangan atau organisasi/instansi atau badan hukum serta alamat yang dipanggil. terdiri atas : 1) Nama jabatan. ad. a Bagian awal. 3) Nama pejabat. 1. Dalam hal terjadi perubahan terhadap hari. 7) Perihal. Bagian awal. 5. 2) Nama dan Jabatan yang diundang. sampai dengan Lampiran XV.B9. c 3. perubahan tersebut harus dikoordinasikan dengan bagian protokol dan persidangan Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. tanggal. tempat dan waktu. 27 . c. Naskah dinas yang memuat panggilan terhadap pejabat/personil atau perorangan atau organisasi/instansi dan badan hukum. tempat. sub bagian umum dan logistik pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. 2) Tanda tangan pejabat. Bagian akhir. Susunan terdiri atas : a. Isi surat panggilan terdiri atas : 1) Hari.1) Hari. terdiri atas : 1) Nama tempat. tanggal. 2. ad. 2) Tanggal. tanggal. waktu. untuk diminta keterangan mengenai hal tertentu. 6) Lampiran. c. 4) Stempel. bulan dan tahun. tempat dan waktu undangan. 3) Acara dan Pimpinan Rapat. Pengertian. b ad. Isi.7 Ad. Pengesahan Surat panggilan ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. dan 2) Menghadap kepada nama pejabat tertentu.

7) Sifat. Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota yang dapat memuat ha1-hal yang berkenaan dengan pelaksanaan tugas dan kewenangan Komisi Pemilihan Umum. Bentuk Bentuk Surat Panggilan sebagaimana tercantum pada Lampiran XVI. 3) Pejabat yang mengirim. a. ad. 3. Isi. Pengertian Naskah dinas yang digunakan dalam lingkungan internal Komisi Pemilihan Umum. Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota atau merupakan pengantar naskah dinas lain dan ditujukan kepada pejabat di atasnya atau kepada pejabat dibawahnya atau kepada pejabat setingkat. Pengesahan Ditandatangani oleh pejabat yang mengirim. b. 8) Lampiran .B10. Bagian akhir.B11.7 Ad. 5) Nomor. 2) Pejabat atau alamat yang dituju. Pengumuman 1.4. 4) Tembusan. Bagian awal. Bagian awal nota dinas terdiri atas : 1) Tulisan nota dinas dengan huruf kapital ditempatkan di tengah bagian awal kertas lembar Naskah Dinas. Susunan terdiri atas : a). bulan dan tahun. 2) Tanda Tangan Pejabat. Bentuk Bentuk Nota Dinas sebagaimana tercantum pada Lampiran XVII. 6) Tanggal. Pengertian Naskah dinas yang memuat pemberitahuan tentang sesuatu hal kepada pihak lain untuk dapat dimaklumi 28 . 9) Perihal.. ad.1 dan Lampiran XVI. ad. 4. b). Ad. Isi nota dinas berbentuk uraian. Nota Dinas. Bagian akhir Nota Dinas terdiri atas : 1) Nama Jabatan. 1. 2. c). c.

b. PPLN.10 4. terdiri dari kesimpulan dan saran. 2. Laporan 1. PPS. b.1 sampai dengan Lampiran XVIII. 5) Stempel. Pengesahan Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum atau Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/ Kota atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota atau PPK. Bentuk Bentuk pengumuman sebagaimana tercantum pada Lampiran XVIII. Pengertian Naskah dinas yang memuat pemberitahuan atau pertanggungjawaban pelaksanaan tugas dari pejabat yang melaksanakan tugas kepada pejabat di atasnya atau dari suatu kelompok/panitia/tim yang dibentuk. 2) Nomor. ad. Susunan terdiri atas : a. Isi. a. Materi laporan. Lampiran. Bagian awal. 3. 2. b. Isi. 29 . 3) Nama pengumuman. Ad. c. 4. ad. Isi pengumuman berbentuk pemberitahuan yang diuraikan dalam kalimat singkat dan jelas. 2) Tanggal. terdiri atas : 1. a. Penutup. ad. Bagian awal. terdiri atas : 1) Nama tempat. 4) Nama terang. c. c. Bagian awal. KPPS dan KPPSLN. Susunan terdiri atas : a. b. Isi. Pendahuluan. 3. ad. terdiri atas : 1) Tulisan pengumuman dengan huruf kapital ditempatkan di tengah bagian awal lembar naskah dinas. Bagian akhir.B12. 3) Nama jabatan.2. Bagian awal laporan adalah nama judul laporan. ad. disusun secara sistematis. Bagian akhir. Bagian akhir. bulan dan tahun.

ad. b. bulan dan tahun. Tanda tangan pejabat. ad. 7) Nama. 3) Nomor. Nama terang. Bagian akhir surat pengantar terdiri atas : 1) Nama tempat. 2. Isi. PPK. Bagian awal. c. Pengesahan Ditandatangani oleh pejabat/personil/ketua kelompok/panitia/tim Komisi Pemilihan Umum atau Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota. a. 6. Bentuk Bentuk sebagaimana tercantum pada Lampiran XX. terdiri atas : 1.B13. 3) Nama jabatan. c. terdiri atas : 1) Pejabat/instansi dan alamat yang dituju. 3. 5. 2. 4) Kolom keterangan.ad. jabatan. Bagian akhir. 2) Tanggal. 6) Stempel. Bentuk Bentuk laporan sebagaimana tercantum pada Lampiran XIX. PPLN. 5) Nama pejabat. Isi. 2) Kolom jenis yang dikirim. Bagian awal. b. Tanggal. 3) Kolom jumlah naskah dinas/barang yang dikirim. Surat Pengantar l. 3. Pengertian Naskah dinas yang memuat jenis dan jumlah naskah dinas atau barang yang disampaikan. Susunan terdiri dari : a. Ad. Pengesahan Ditandatangani oleh Pejabat yang mengirim berdasarkan tugas pokok dan fungsinya. terdiri atas : 1) Kolom nomor urut. Bagian akhir.. c. tanda tangan yang 3. 4. 4. ad. bulan dan tahun. 4. 4) Tanda tangan pejabat. PPS. Dapat dengan tembusan. 30 . KPPS dan KPPSLN. 2) Tulisan surat pengantar dengan huruf kapital di tengah lembar naskah. hari dan tanggal dan menerima. Nama tempat. Nama jabatan.

B15. Nomor surat.b. d. Perihal. 31 . Surat dari. Susunan terdiri atas : a.a. Bagian awal meliputi tulisan lembar disposisi dengan huruf kapital di tengah lembar naskah. Isi ad. 3) Disampaikan kepada yth. ad. 2) Nama berita acara dengan huruf kapital. Tanggal surat. Di bawah tulisan lembar disposisi pada bagian kanan ditulis arahan/ petunjuk disposisi. Pengertian Naskah dinas yang memuat suatu proses pelaksanaan tugas dan atau pekerjaan yang dapat merupakan penilaian atau penyerahan/penerimaan atau berkenaan dengan hak dan kewajiban yang menyangkut permasalahan tertentu dan dapat melibatkan pihak lain. b. Bagian awal. a. c. 3) Bagian akhir. Bentuk Bentuk sebagimana tercantum pada Lampiran XXI Ad. terdiri atas : Di bawah tulisan lembar disposisi pada bagian kiri terdiri dari : 1) Diterima. tanggal. Isi berita acara memuat uraian tentang hari.B14. identitas pejabat/personil atau pihak lain.Ad. Jam diterima. b. terdiri atas : 1) Tulisan berita acara dengan huruf kapital. 3. Isi. 2) Diagenda. Susunan terdiri atas : 1) Bagian awal. Bagian awal. 2. bulan serta tahun dan tempat. meliputi tulisan a. Lembar Disposisi 1. dan tata cara atau prosedur serta substansi dan kesimpulan. ad. b. e. Berita Acara 1. ad. Pengertian Naskah dinas yang memuat arahan atau petunjuk atau perintah dari pejabat ditujukan kepada pejabat setingkat atau pejabat dibawahnya berkenaan dengan permasalahan tertentu. kemudian diakhiri dengan kalimat penutup yang diuraikan berkenaan dengan administrasi hukum sesuai peraturan perundangundangan. 2. meliputi tulisan nomor dan tanggal agenda. 2) Isi.

ad. 2. Bagian akhir. 2) Pendahuluan.c. 4) Stempel. Ad. Telaahan Staf 1. Bagian awal. Bagian akhir. b. 32 .BI6. Pengertian Naskah dinas yang memuat saran dan atau pertimbangan atau pendapat hukum terhadap suatu permasalahan tertentu. 3. 4) Pembahasan. terdiri dari : a. Bentuk Bentuk sebagaimana tercantum pada Lampiran XXIII. Bagian akhir. Bagian Akhir. 2) Nama jabatan yang menyusun. Bentuk Bentuk sebagaimana tercantum Lampiran XXII 4. dibuat oleh pejabat/personil untuk disampaikan kepada pejabat di atasnya. Susunan. tanpa ditandatangani dan penyampaiannya melalui nota dinas. Isi. Pengesahan Ditandatangani oleh para pihak dan saksi. Bagian awal.BI7. terdiri atas : 1) Nama permasalahan yang ditelaah. b. 2. terdiri atas : a. terdiri atas : 1) Nama tempat kedudukan. Ad. 2) Tanda tangan di atas materai (apabila diperlukan) bagi pihakpihak yang terlibat dalam berita acara. Susunan. Rekomendasi 1. Bagian awal. tanggal. ad. b. Pengertian Naskah dinas yang memuat penjelasan berkenaan dengan suatu permasalahan. meliputi : 1) Nama pihak yang terlibat dalam berita acara. c. 3. 5) Penutup terdiri dari kesimpulan dan saran.ad. 3) Identifikasi permasalahan. apabila diperlukan. a. bulan dan tahun. 3) Tanda tangan saksi. dan yang diakhiri dengan suatu pendapat.

Nama daftar hadir. terdiri atas : 1) Nama tempat. Pengesahan. Isi. terdiri atas : 1) Nama tempat. 2) Nama jabatan penanggung jawab. ad. 33 . bulan. Ad. Acara. terdiri atas : 1) Tulisan rekomendasi dengan huruf kapital. 5) stempel. ad. 4) Kolom tanda tangan. c.BI8. tanggal. Bagian awal. 3) Kolom jabatan/golongan. ad.b. b. Susunan. tanggal. Bagian awal. b. c. Bentuk Bentuk rekomendasi sebagaimana tercantum pada Lampiran XXIV. bulan dan tahun. terdiri atas : a. terdiri atas : 1) Kolom nomor urut. Isi rekomendasi memuat uraian singkat dan jelas berkenaan dengan keberadaan suatu hal. 3) Tanda tangan pejabat penanggung jawab. Bagian awal. 2) Nama jabatan. Bagian akhir. 4) Nama terang. c.a. Pengertian Naskah dinas yang memuat mengenai bukti kehadiran atau ketidakhadiran pejabat/personil atau pihak lain dalam memenuhi kewajibannya atau dalam suatu acara tertentu. Bagian akhir.ad.c. Waktu daftar hadir. ad. 2. dan tahun. terdiri atas : a. 2) Nomor. ad.1 sampai dengan Lampiran XXIV. bulan dan tahun. 4) Nama penanggung jawab.8 4. Daftar Hadir 1. 5) Kolom keterangan. Isi. a. 2) Kolom nama. b. Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum dan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/ Kota atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota. 3) Tanda tangan pejabat. 3. Bagian akhir.

c. Pengesahan. b. Isi.B20. Bagian akhir ad. 4.B19. Ad. b. 3. bulan dan tahun.2 4. Pengertian Naskah dinas yang memuat keterangan mengenai bukti pejabat/personil atau pihak lain yang telah selesai mengikuti kegiatan tertentu dan mendapat penghargaan atas prestasi yang telah dicapai. 2) Nomor piagam. Bagian akhir.1 sampai dengan Lampiran XXV. terdiri atas : 1) Uraian berisikan jabatan yang memberikan penghargaan. Bagian Isi. 2) Identitas yang menerima penghargaan. Pengertian Naskah dinas yang memuat pemberian tugas tertentu dari pejabat atasan yang berwenang kepada Pejabat/Personil di bawahnya untuk melaksanakan surat tugas dan atau pekerjaan tertentu serta dalam waktu yang ditentukan. Bentuk Bentuk daftar hadir sebagaimana tercantum pada Lampiran XXV. 34 .1 sampai dengan Lampiran XXVI. terdiri atas : 1) Tulisan piagam penghargaan dengan huruf kapital pada huruf awal dalam kata piagam dan kata penghargaan. 3) Tanda tangan. 5) Stempel. Bagian awal. tanggal. Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum atau Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/ Kabupaten/ Kota. 2) Nama jabatan dan instansi. Susunan. Ditandatangani oleh pejabat yang berwenang dan atau penanggung jawab. a. terdiri atas : 1) Tempat. 3) Uraian kegiatan yang telah diikuti termasuk waktu kegiatan dan tempat atau prestasi yang telah dicapai. Bentuk Bentuk Piagam Penghargaan sebagaimana tercantum pada Lampiran XXVI. ad. ad. Bagian awal. c. Ad. 4) Nama terang.3. Penandatanganan. Surat Tugas 1. Piagam Penghargaan 1. terdiri atas : a.2 2.

Bagian awal. 2) Tanggal. Ditandatangani oleh pejabat pemberi tugas. Pengesahan. 5) Keperluan penugasan.2. 2) Nomor. b. 4) Waktu dan tempat yang diperlukan dalam penugasan. Susunan. 5) Nama pejabat yang menandatangani. Pengertian Naskah dinas yang memuat suatu pernyataan berkenaan dengan hal tertentu. Bentuk Bentuk surat tugas sebagaimana tercantum dalam Lampiran XXVII. c. 2) Pernyataan yang dibuat. terdiri atas : 1) Dasar peraturan perundang-undangan dikeluarkannya Surat Tugas. terdiri atas : 1) Identitas yang membuat pernyataan. 2) Tulisan menugaskan dengan menggunakan huruf kapital. 6) Penutup. 3) Nama pejabat/pegawai yang diberi tugas. 4) Tanda tangan pejabat. c. b. c. yang sifatnya harus dapat dipertanggungjawabkan dan mengandung sanksi apabila ternyata dikemudian hari tidak benar. terdiri atas : 1) Tulisan surat tugas dengan menggunakan huruf kapital pada huruf awal kata surat dan kata tugas. 6) Stempel. terdiri atas : a. b. ad. b. a. Isi. ad. terdiri dari : 1) Nama tempat. Ad. Isi.B21. 2) Nomor. Susunan. a. 4. Bagian akhir. terdiri atas : 1) Tulisan surat pernyataan dengan menggunakan huruf kapital. Bagian awal. Bagian awal. 3. bulan dan tahun. Bagian awal. Surat Pernyataan 1. Isi. 2. ad. Bagian akhir. Isi. 35 . Bagian akhir ad. 3) Nama Jabatan. ad. 3) Kalimat penutup. terdiri atas : a.

Pengesahan Ditandatangani oleh yang membuat pernyataan. bulan dan tahun.ad. ad. Isi. 2) Alamat yang dituju. Bagian akhir. Susunan. tentang kealpaan. Bagian akhir.B22. 4) Penutup. 2. ad. Bentuk Bentuk Surat Pernyataan sebagaimana tercantum pada Lampiran XXVIII 4.. 2) Dasar ketentuan dikeluarkannya surat peringatan. Ad. 3) Nama pejabat. 5) Nama yang membuat pernyataan. Bagian akhir. Pengertian Naskah dinas yang memuat teguran atau peringatan dari pejabat atasan kepada pejabat dibawahnya atau personil atau dari suatu instansi kepada Instansi/Organisasi dibawahnya dalam lingkungan kerjanya. 3. Surat Peringatan 1. Pengesahan. a. 36 . kekeliruan atau sesuatu hal yang berlawanan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dengan maksud agar segera mendapat tanggapan perbaikan. c. 3) Tulisan surat peringatan dengan menggunakan huruf kapital dan dapat ditambah kata pertama atau kedua dengan menggunakan huruf kapital setelah kalimat surat peringatan. Ditandatangani oleh pejabat yang memberi peringatan. kelalaian. 4. terdiri atas : 1) Identitas pejabat/personil atau instansi/organisasi yang diberi peringatan. 4) Tanda tangan. terdiri atas : 1) Nama tempat. terdiri atas : a. ad. 2) Tanda tangan. c. b. terdiri atas : 1) Nama tempat. terdiri atas : 1) Nama jabatan. 3) Isi peringatan. bulan dan tahun. Bagian awal. Bentuk Bentuk surat peringatan sebagaimana tercantum pada Lampiran XXIX. 2) Tanggal. 3. 3) Nama Jabatan yang membuat pernyataan. c. 4) Nomor. Bagian awal. Isi. tanggal. 4) Tembusan apabila diperlukan. b.

Susunan. yang dapat berupa saran/ tanggapan dan atau masukan dan hal-hal lain tentang materi rapat. yang diakhiri dengan kesimpulan rapat oleh pimpinan rapat. b. Bagian akhir. dan dituangkan dalam kertas kop surat Komisi Pemilihan Umum. serta Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. sehingga memudahkan dalam pencarian data sewaktu-waktu diperlukan. meliputi penutup yang berisi identitas penyusun risalah rapat. 6) Peserta rapat. Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. 37 . 3) Kesimpulan rapat yang memuat pokok-pokok materi rapat yang disepakati untuk ditindaklanjuti. Bagian awal. 4.B23. 2) Curah pendapat peserta rapat. Bentuk Bentuk risalah rapat sebagaimana tercantum pada Lampiran XXX. Pengertian Naskah dinas yang memuat pendapat dan atau saran/masukan peserta rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. terdiri atas : 1) Jenis rapat. ad. b.Ad. Isi. b. Bagian akhir. terdiri atas : 1) Pembukaan atau pengantar pimpinan rapat tentang materi rapat kepada peserta rapat. ad. 2. Risalah Rapat 1. Isi. terdiri atas : a.Risalah rapat disimpan pada Filling cabinet khusus yang dibuat sedemikian rupa secara berurutan. 3) Waktu dan tempat. Sarana a. bulan dan tahun. Bagian awal. Kesimpulan rapat dituangkan dalam berita acara rapat pleno yang dilampiri dengan daftar hadir peserta rapat yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari berita acara. tanggal.. 4) Materi rapat. ad. a. c. 2) Hari. serta kesepakatan peserta rapat mengenai waktu rapat. 3. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota terhadap materi yang dicantumkan dalam acara undangan rapat. Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. c. 5) Pimpinan rapat. Risalah rapat dibuat berdasarkan hasil rekaman saat berlangsungnya rapat dari awal sampai akhir.

MAP DAN PAPAN NAMA Kop naskah dinas. STEMPEL DINAS. Lambang garuda ditempatkan simetris dengan tulisan Komisi Pemilihan Umum. Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum KOMISI PEMILIHAN UMUM Keterangan : b. jelas dan teratur akan memudahkan untuk mengetahui nama instansi dan pejabat yang bertangungjawab terhadap naskah dinas yang diterbitkan. Lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital 12” menggunakan warna kuning emas. A. 38 . menjadi dasar untuk Komisi Pemilihan Umum. Ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. wewenang dan kewajibannya sebagai penyelenggara pemilihan umum dalam rangka untuk mendukung administrasi pemilihan umum sebagaimana telah diuraikan dalam Bab II. Kop Naskah Dinas 1. Lambang garuda ditempatkan simetris dengan tulisan Komisi Pemilihan Umum. sampul naskah dinas. Lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital 12” menggunakan warna hitam. stempel dinas. map dan papan nama yang diatur dalam Peraturan ini. KOMISI PEMILIHAN UMUM Keterangan : a. b. c.BAB III KOP NASKAH DINAS. 2. sehingga dengan penulisan dan penggunaan yang benar. SAMPUL NASKAH DINAS. Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/ Kota dalam melaksanakan tugas.

3. Ditandatangani oleh Pejabat Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum

KOMISI PEMILIHAN UMUM
Alamat : ........................

......................
Telp.................... Fax..................

Keterangan : a. Lambang Komisi Pemilihan Umum berwarna ditempatkan pada bagian kiri kop naskah. b. Susunan tulisan simetris. c. Jarak tepi kertas bagian atas dengan tulisan paling atas = 1 cm d. Jarak tepi kertas bagian atas dengan garis lurus = 4 cm e. Tulisan Komisi Pemilihan Umum menggunakan huruf kapital 17” warna hitam. f. Tulisan Alamat ........ menggunakan huruf 14” warna hitam. g. Tulisan Telp..... dan Fax..... menggunakan huruf 11” warna hitam. 4. Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi

KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI ........... Keterangan : a. Menggunakan lambang Komisi Pemilihan Umum berwarna yang ditempatkan simetris dengan tulisan Komisi Pemilihan Umum Provinsi..... b. Tulisan Komisi pemilihan Umum Provinsi.... menggunakan huruf kapital 12” warna hitam. 5. Ditandatangani oleh Sekretaris dan pejabat Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi.

KOMISI PEMILIHAN UMUM
PROVINSI ................
Alamat : ..............
Telp.................... Fax..................

Keterangan : a. Lambang Komisi Pemilihan Umum berwarna ditempatkan pada bagian kiri kop naskah. b. Susunan tulisan simetris. c. Jarak tepi kertas bagian atas dengan tulisan paling atas = 1 cm d. Jarak tepi kertas bagian atas dengan garis lurus = 4 cm e. Tulisan Komisi Pemilihan Umum menggunakan huruf kapital 17” warna hitam.

39

f. g.

Tulisan Provinsi .... menggunakan huruf kapital 14” warna hitam Tulisan Alamat ........Tulisan Telp..... dan Fax..... menggunakan huruf 11” warna hitam.

6. Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota

KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA ........... Keterangan : a. Menggunakan lambang Komisi Pemilihan Umum berwarna yang ditempatkan simetris dengan tulisan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota..... b. Tulisan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.... menggunakan huruf kapital 12” warna hitam. 7. Ditandatangani oleh Sekretaris dan Pejabat Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.

KOMISI PEMILIHAN UMUM
KABUPATEN/KOTA...........
Alamat : ..............
Telp.................... Fax..................

Keterangan : a. Lambang Komisi Pemilihan Umum berwarna ditempatkan pada bagian kiri kop naskah. b. Susunan tulisan simetris. c. Jarak tepi kertas bagian atas dengan tulisan paling atas = 1 cm d. Jarak tepi kertas bagian atas dengan garis lurus = 4 cm e. Tulisan Komisi Pemilihan Umum menggunakan huruf kapital 17” warna hitam. f. Tulisan Kabupaten/Kota .... menggunakan huruf kapital 14” warna hitam g. Tulisan Alamat ........Tulisan Telp..... dan Fax..... menggunakan huruf 11” warna hitam. 8. Ditandatangani oleh Panitia Pemilihan Kecamatan dalam Kabupaten/Kota

PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN
KECAMATAN ............ KABUPATEN/KOTA.......
Alamat :......................................
Telp.................... Fax...............

Keterangan : a. Lambang Komisi Pemilihan Umum berwarna ditempatkan pada bagian kiri kop naskah dan logo Pemilihan Umum Tahun 2009 ditempatkan pada bagian kanan kop naskah dinas. b. Susunan tulisan simetris. c. Jarak tepi kertas bagian atas dengan tulisan paling atas = 1 cm

40

d. Jarak tepi kertas bagian atas dengan garis lurus = 4 cm e. Tulisan Panitia Pemilihan Kecamatan menggunakan huruf kapital 16” warna hitam. f. Kecamatan ....... (diisi dengan nama kecamatan yang bersangkutan atau sebutan lain) dengan menggunakan huruf kapital 13” warna hitam. g. Tulisan Kabupaten/Kota .... menggunakan huruf kapital 13” warna hitam. h. Tulisan Alamat ........Telp..... dan Fax..... menggunakan huruf 11” warna hitam.

9. Ditandatangani oleh Panitia Pemilihan Luar Negeri.

PANITIA PEMILIHAN LUAR NEGERI
PERWAKILAN RI ............
Alamat :......................................
Telp.................... Fax...............

Keterangan : a. Lambang Komisi Pemilihan Umum berwarna ditempatkan pada bagian kiri kop naskahdan logo Pemilihan Umum Tahun 2009 ditempatkan pada bagian kanan kop naskah dinas. b. Susunan tulisan simetris. c. Jarak tepi kertas bagian atas dengan tulisan paling atas = 1 cm d. Jarak tepi kertas bagian atas dengan garis lurus = 4 cm e. Tulisan Panitia Pemilihan Luar Negeri menggunakan huruf kapital 16” warna hitam. f. Tulisan Perwakilan RI ..... menggunakan huruf kapital 13” (titik-titik diisi dengan nama Perwakilan Luar Negeri yang bersangkutan) warna hitam. g. Tulisan Alamat ........Telp..... dan Fax..... menggunakan huruf 11” warna hitam.

10. Ditandatangani oleh Panitia Pemungutan Suara dalam Kecamatan

PANITIA PEMUNGUTAN SUARA
KELURAHAN/DESA....... KECAMATAN...........
Alamat :......................................
Telp.................... Fax...............

Keterangan : a. Lambang Komisi Pemilihan Umum berwarna ditempatkan pada bagian kiri kop naskah dan logo Pemilihan Umum Tahun 2009 ditempatkan pada bagian kanan kop naskah dinas. b. Susunan tulisan simetris. c. Jarak tepi kertas bagian atas dengan tulisan paling atas = 1 cm d. Jarak tepi kertas bagian atas dengan garis lurus = 4 cm e. Tulisan Panitia Pemungutan Suara menggunakan huruf kapital 16” warna hitam. f. Kelurahan/Desa.... (titik-titik diisi dengan nama Kelurahan/Desa yang bersangkutan atau sebutan lain) dengan menggunakan huruf kapital 13”. g. Tulisan Kecamatan... (titik-titik diisi dengan nama Kecamatan yang bersangkutan) menggunakan huruf kapital 13” h. Tulisan Alamat ........Telp..... dan Fax..... menggunakan huruf 11” warna hitam.

41

Tata Cara Pemakaian Stempel Dinas a. b. Stempel kesekretariatan Komisi Pemilihan Umum atau Komisi Pemilihan Umum Provinsi atau Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. PPK. Jenis Stempel Dinas Stempel dinas. dengan menggunakan tinta stempel warna biru atau ungu. ditentukan : 1) Stempel Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk menyertai tanda tangan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau pejabat Sekretariat Jenderal yang karena tugas dan fungsinya mempunyai wewenang untuk menggunakan stempel Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum.a. PPK. PPK. b. 2. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. PPLN dan PPS. Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Sekretaris PPK. dan logistik pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. PPK. Stempel kesekretariatan. Stempel Komisi Pemilihan Umum atau Komisi Pemilihan Umum Provinsi atau Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. umum dan logistik Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. dengan menggunakan tinta stempel warna biru atau ungu. serta stempel Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. 1. dengan menggunakan tinta stempel warna biru atau ungu. yang digunakan untuk menyertai tanda tangan Ketua Komisi Pemilihan Umum atau Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi atau Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota atau Ketua PPK atau Ketua PPLN dan Ketua PPS. PPLN dan PPS. Wewenang penyimpanan dan penggunaan stempel Komisi Pemilihan Umum . terdiri dari : a. c. Stempel Komisi Pemilihan Umum atau Komisi Pemilihan Umum Provinsi atau Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota adalah stempel bertuliskan Komisi Pemilihan Umum atau Komisi Pemilihan Umum Provinsi atau Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. sub bagian umum dan logistik pada bagian keuangan. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. umum. PPLN dan PPS. sub bagian keuangan. PPK. PPLN dan PPS. dan PPS. 2) Stempel Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota untuk menyertai tanda tangan Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota dan pejabat Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota yang karena tugas dan fungsinya mempunyai wewenang untuk menggunakan stempel Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota. PPLN. dilaksanakan oleh bagian tata usaha pada Biro Umum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Stempel Dinas Stempel Dinas adalah tanda pengenal resmi Komisi Pemilihan Umum atau Komisi Pemilihan Umum Provinsi atau Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota yang digunakan sebagai tanda pengesahan naskah dinas Komisi Pemilihan Umum atau Komisi Pemilihan Umum Provinsi atau Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Sekretaris PPLN. 42 . dan Ketua PPS. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi.

Komisi Pemilihan Umum rovinsi. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. PPK. Garis tengah lingkaran luar : 37 mm. b. pada bagian atas diberi tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital melingkar simetris. Komisi Pemilihan Umum Keterangan : 1. Komisi Pemilihan Umum rovinsi. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan garis lingkaran dalam pada bagian bawah diberi tanda bintang simetris. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan garis lingkaran dalam. Bentuk. Garis tengah lingkaran dalam : 25 mm. Stempel Dinas Komisi Pemilihan Umum. 4. Untuk memenuhi azas keamanan. Komisi Pemilihan Umum rovinsi. dan PPS dengan kode lama dimusnahkan. Pada lingkaran dalam diberi lambang garuda 43 . Pada lingkaran dalam diberi lambang garuda. 5. Garis tengah lingkaran luar bagian dalam : 35 mm. dan Stempel Dinas Komisi Pemilihan Umum. 4. 2. PPLN. 5. dan PPS dibuat sedemikian rupa dengan mengutamakan azas keamanan. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum Keterangan : 1. pada bagian atas diberi tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital melingkar simetris. 6. 4. dan PPS pada stempel dinas diberi kode tertentu yang selalu diubah paling lama setiap 6 (enam) bulan sekali. PPLN. PPK. Tata Cara Pembuatan Stempel Dinas a.3. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Garis tengah lingkaran luar : 37 mm Garis tengah lingkaran luar bagian dalam : 35 mm Garis tengah lingkaran dalam : 25 mm Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan garis lingkaran dalam. Ukuran dan Isi Stempel Dinas a. 2. 3. 6. PPK. b. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan garis lingkaran dalam pada bagian bawah diberi tanda bintang simetris. PPLN. 3. Stempel Dinas Komisi Pemilihan Umum.

antara kata Komisi dan nama Provinsi. ditulis kalimat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dengan huruf kapital melingkar simetris. 3.. lingkaran luar bagian dalam 35mm. Gambar bintang segi lima diletakan vertikal dibawah. 2.. Garis tengah lingkaran luar : 37 mm... 5. Komisi Pemilihan Umum Provinsi Keterangan : 1. Garis tengah lingkaran luar bagian dalam : 35 mm. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan garis lingkaran dalam pada bagian bawah diberi tanda bintang simetris. 3..c. lingkaran luar bagian dalam 35mm. 4. 6. Antara lingkaran luar bagian dalam dengan lingkaran dalam... 44 . . dengan menggunakan huruf kapital melingkar simetris. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi Keterangan : 1. Didalam lingkaran dalam dibuat garis sejajar... 5. lingkaran dalam 25 mm.. 4. (titik-titik dalam lingkarab di isi nama Provinsi). Antara lingkaran luar bagian dalam dengan lingkaran dalam. 4. lingkaran dalam 25 mm. 2. 2. Gambar Bintang segi lima diletakan vertikal dibawah. antara kata Komisi dan nama Provinsi. 3. ditulis kalimat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. dan ditulis nama Provinsi. (yang bersangkutan) dengan menggunakan huruf kapital. pada bagian atas diberi tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital melingkar simetris. Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum Keterangan : 1.. Dalam dua garis mendatar pada lingkaran dalam diberi tulisan Sekretariat Jenderal dengan menggunakan huruf kapital. d. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan garis lingkaran dalam. Jarak dua garis mendatar pada lingkaran dalam : 7 mm. Didalam lingkaran dalam dibuat garis sejajar. Garis tengah lingkaran dalam : 25 mm. Bentuk: Lingkaran luar 37 mm. e. lebar 2 (dua) garis sejajar simetris di dalam lingkaran dalam 7 mm. Bentuk: Lingkaran luar 37 mm. dan ditulis kata Sekretariat dengan menggunakan huruf kapital.. lebar 2 (dua) garis sejajar simetris di dalam lingkaran dalam 7 mm. 7..

f. dan ditulis nama Kabupaten/Kota. dan ditulis kata Sekretariat dengan menggunakan huruf kapital. 2. 3. ditulis kalimat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dengan menggunakan huruf kapital melingkar simetris... Gambar bintang segi lima diletakan vertikal dibawah. Bentuk : Lingkaran luar 37 mm. 4. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota Keterangan : 1.. lebar 2 (dua) garis sejajar simetris di dalam lingkaran dalam 7 mm. 5.. 45 . Antara lingkaran luar bagian dalam dengan lingkaran dalam.(titik-titik dalam lingkaran di isi nama Kabupaten/Kota) 4. antara kata Komisi dan nama Kabupaten/Kota.. lingkaran dalam 25 mm. antara kata Komisi dan nama Kabupaten/Kota.. Didalam lingkaran dalam dibuat garis sejajar. Antara lingkaran luar bagian dalam dengan lingkaran dalam.. Gambar bintang segi lima diletakan vertikal dibawah. 3. Bentuk : Lingkaran luar 37 mm. (yang bersangkutan) dengan menggunakan huruf kapital. lingkaran luar bagian dalam 35 mm. g. ditulis kalimat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dengan menggunakan huruf kapital melingkar simetris. lebar 2 (dua) garis sejajar simetris di dalam lingkaran dalam 7 mm. Didalam lingkaran dalam dibuat garis sejajar. lingkaran luar bagian dalam 35 mm. 2. . Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota Keterangan : 1. lingkaran dalam 25 mm..

Garis tengah lingkaran luar bagian dalam : 35 mm. Didalam lingkaran dalam dibuat garis sejajar. 2.(yang bersangkutan) atau sebutan lain dengan menggunakan huruf kapital. Panitia Pemilihan Luar Negeri Keterangan : 1. i. Garis tengah lingkaran luar : 37 mm. dan ditulis nama Kecamatan. Garis tengah lingkaran dalam : 25 mm. 2. 6. Didalam lingkaran dalam dibuat garis sejajar. Garis tengah lingkaran luar bagian dalam : 35 mm. Garis tengah lingkaran dalam : 25 mm. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan garis lingkaran dalam pada bagian bawah diberi tanda bintang simetris. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan lingkaran dalam. pada bagian atas diberi tulisan Panitia Pemungutan Suara dengan menggunakan huruf kapital melingkar simetris. dan ditulis nama Perwakilan RI. 4. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan garis lingkaran dalam pada bagian bawah diberi tanda bintang simetris. 6. Garis tengah lingkaran luar : 37 mm. 3. 6. pada bagian atas diberi tulisan Panitia Pemilihan Kecamatan dengan menggunakan huruf kapital melingkar simetris. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan lingkaran dalam. 4..h. Didalam lingkaran dalam dibuat garis sejajar. 46 .(yang bersangkutan) dengan menggunakan huruf kapital. Garis tengah lingkaran luar bagian dalam : 35 mm. j. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan garis lingkaran dalam pada bagian bawah diberi tanda bintang simetris. 5.. Garis tengah lingkaran luar : 37 mm. 3. Garis tengah lingkaran dalam : 25 mm. 5.. 3... pada bagian atas diberi tulisan Panitia Pemilihan Luar Negeri dengan menggunakan huruf kapital melingkar simetris. dan ditulis nama Kelurahan/Desa (yang bersangkutan) atau sebutan lain dengan menggunakan huruf kapital. 2. 4. 5. Panitia Pemungutan Suara Kelurahan/Desa Keterangan : 1. Panitia Pemilihan Kecamatan Keterangan : 1.. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan lingkaran dalam.

. Sekretariat PPK. Sekretariat PPLN. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. dengan ketentuan kode tertentu tersebut hanya diketahui oleh pimpinan Komisi Pemilihan Umum. serta stempel Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Sampul naskah dinas ukuran besar warna coklat. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi...5 cm x 24. Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Sekretariat PPK.. b. Apabila terdapat adanya penyimpangan atau pemalsuan stempel dinas sebelum jangka waktu sebagaimana dimaksud pada huruf a. dan surat tanda tamat pendidikan/ pelatihan. Sekretariat PPLN. Sekretariat PPK.. PPK. Penggunaan. b. serta stempel Sekretariat Jenderal. 4) Sampul naskah dinas ukuran besar dipergunakan .. Sekretariat PPLN. Kode Stempel Dinas a. Komisi Pemilihan Umum Provinsi. PPLN.5 cm x 30 cm. Ukuran 1) Sampul naskah dinas kabinet : 11. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. dan PPS. Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Jenis Sampul terdiri dari : a. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. PPLN. 3.. dimasukan dalam suatu sampul naskah dinas. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. c. pimpinan Komisi Pemilihan Umum. 3) Sampul naskah dinas ukuran folio dipergunakan untuk pengiriman naskahnaskah dinas yang karena sesuatu hal tidak harus dilipat. dan PPS. dan PPS. 2) Sampul naskah dinas ½ folio : 21. serta stempel Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. B. dan PPS. 3) Sampul naskah dinas folio : 24 cm x 35 cm.. Penggunaan 1) Sampul naskah dinas kabinet dipergunakan untuk pengiriman naskah-naskah dinas dengan memperhatikan ketebalan naskah dinas... dan yang berwarna putih khusus digunakan untuk sampul naskah dinas mengenai kepangkatan. 2. PPLN. dan jenis kertas sampul a.. sehingga dapat menjaga kebersihan dan atau kerahasiaan isi naskah dinas sampai kepada yang berkepentingan. Sampul naskah dinas ukuran kabinet warna coklat.. 4) Sampul naskah dinas besar :. dan PPS memerintahkan untuk segera mengganti stempel dinas tersebut dengan kode yang diperbaharui. b. Sampul Naskah Dinas 1... 2) Sampul naskah dinas ukuran ½ folio dipergunakan untuk pengiriman naskahnaskah dinas yang karena ketebalannya tidak memungkinkan menggunakan sampul kabinet. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.. PPK.4. piagam. ukuran. terhadap stempel dinas tersebut dibubuhi kode tertentu yang diadakan perubahan paling lama setiap 6 (enam) bulan sekali. PPK.5 cm. dan PPS. Sampul naskah dinas ukuran folio warna coklat dan putih. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. d. Sampul naskah dinas ukuran ½ folio warna coklat.. Untuk menjaga kerahasiaan stempel dinas Komisi Pemilihan Umum. 47 . Pengertian Naskah dinas yang disampaikan atau dikirimkan kepada yang berkepentingan. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.

. 3) Sampul naskah dinas Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota KOMISI PEMILIHAN UMUM KAB/KOTA............................... 29 JAKARTA Telp. Alamat:...... 48 ..... Jenis kertas : samson d...... Contoh : 1) Sampul naskah dinas Komisi Pemilihan Umum KOMISI PEMILIHAN UMUM JL.......... FAX:...c........ Alamat:................. TELP:..... 2) Sampul naskah dinas Komisi Pemilihan Umum Provinsi KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI........ FAX:......... TELP:...... IMAM BONJOL NO....... Fax..

........................................ TELP:.. 49 ........ Alamat :..KEC.. 6) Sampul Naskah Dinas Panitia Pemilihan Luar Negeri PANITIA PEMILIHAN LUAR NEGERI PERWAKILAN RI....... TELP:...... FAX:............ FAX:./KAB/KOTA.. FAX:............................. TELP:.............. Alamat :.. 5) Sampul naskah dinas PPS PANITIA PEMUNGUTAN SUARA KEL/DESA.. Alamat :....................4) Sampul naskah dinas PPK PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN KEC..

...............Ukuran : 25 cm x 30 cm ..Bahan : karton berserat Contoh : Penampang depan KOMISI PEMILIHAN UMUM JAKARTA PERIHAL : ..C.........Warna : ........ Penampang dalam 50 .......krem (untuk naskah dinas bersifat biasa) : .....................Bentuk : 2 lipatan .......... Stof Map TU Pimpinan Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum . Stof Map 1... .....merah (untuk naskah dinas yang bersifat penting/segera) .

Ukuran : 25 cm x 30 cm .Bentuk : 2 lipatan . Stof Map Umum .2.Warna : krem .Bahan : buffalo Contoh Stof Map Komisi Pemilihan Umum Penampang depan KOMISI PEMILIHAN UMUM JAKARTA Penampang dalam 51 .

..Contoh Stof Map Komisi Pemilihan Umum Provinsi Penampang depan KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI. Penampang dalam 52 ....

. Penampang dalam 53 ..Contoh Stof Map Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota Penampang depan KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA.

KABUPATEN/KOTA............... Penampang dalam \ 54 .Contoh Stof Map Panitia Pemilihan Kecamatan Penampang depan PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN KECAMATAN.......

... Penampang dalam 55 .....Contoh Stof Map Panitia Pemungutan Suara Penampang depan PANITIA PEMUNGUTAN SUARA KELURAHAN/DESA..... KECAMATAN............

. Penampang dalam 56 ......Contoh Stof Map Panitia Pemilihan Luar Negeri Penampang depan PANITIA PEMILIHAN LUAR NEGERI PERWAKILAN RI ...

.. Ukuran disesuaikan dengan profil gedung kantor..... Contoh : KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI... e.... Telp dan Fax.... Bentuk papan nama instansi : empat persegi panjang.. TELP. serta memperhatikan nilai artistik.. Perbandingan besar dan kecilnya tulisan diperhatikan keserasian dan keindahan.FAX....... 2............. 57 .......... f... Didalam papan ditulis “KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI.......... Perbandingan panjang dengan lebar papan = 3 : 2 Warna dasar papan dicat warna putih.. Didalam papan ditulis “KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA. b... Bentuk papan nama instansi : empat persegi panjang......... c. 1... alamat dan nomor telepon.. TELP. e. Perbandingan panjang dengan lebar papan = 3 : 2 Warna dasar papan dicat warna putih. ALAMAT :............. agar masyarakat umum atau instansi lain mengetahui.. Tulisan berwarna hitam dengan menggunakan huruf kapital....... Alamat... a. d... f.... Telp dan Fax............ ALAMAT :.. Papan Nama Komisi Pemilihan Umum Provinsi.. Tulisan berwarna hitam dengan menggunakan huruf kapital. Perbandingan besar dan kecilnya tulisan diperhatikan keserasian dan keindahan..... Papan Nama Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota a.... g. Contoh : KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA... d. Papan Nama Papan nama adalah tulisan pada papan dengan ukuran tertentu dan ditempatkan di depan gedung kantor yang memuat sebuah nama. c. Ukuran disesuaikan dengan profil gedung kantor.. g.. serta memperhatikan nilai artistik. Alamat..D.FAX... b..

. Contoh : PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN KECAMATAN ....... Bentuk papan nama instansi : empat persegi panjang... Bentuk papan nama instansi : empat persegi panjang. e...... Didalam papan ditulis “PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN........ d.. 58 ...FAX.... serta memperhatikan nilai artistik.. e.......FAX... Alamat..... Didalam papan ditulis “PANITIA PEMILIHAN LUAR NEGERI................ Perbandingan panjang dengan lebar papan = 3 : 2. Telp dan Fax. KABUPATEN/KOTA. Contoh : PANITIA PEMILIHAN LUAR NEGERI PERWAKILAN RI... ALAMAT :.. Ukuran disesuaikan dengan profil gedung kantor....... TELP.. Papan Nama Panitia Pemilihan Luar Negeri a................ f.. Warna dasar papan dicat warna putih..... Perbandingan besar dan kecilnya tulisan diperhatikan keserasian dan keindahan. d.(nama kecamatan yang bersangkutan atau sebutan lain).... Tulisan berwarna hitam dengan menggunakan huruf kapital. serta memperhatikan nilai artistik.... 4. Warna dasar papan dicat warna putih... TELP. Telp dan Fax.3...... f... Perbandingan besar dan kecilnya tulisan diperhatikan keserasian dan keindahan.... a. Alamat............. b. KABUPATEN/KOTA. c... ALAMAT :... b. Ukuran disesuaikan dengan profil gedung kantor.......... Perbandingan panjang dengan lebar papan = 3 : 2........ Tulisan berwarna hitam dengan menggunakan huruf kapital.. KECAMATAN... g... PERWAKILAN RI......... Papan Nama Panitia Pemilihan Kecamatan dalam Kabupaten/Kota... g... c..

map dan papan nama sebagaimana dimaksud pada huruf A...... huruf B.. Contoh : PANITIA PEMUNGUTAN SUARA KELURAHAN/DESA. KECAMATAN ... f.. huruf C..... stempel dinas. Didalam papan ditulis “PANITIA PEMUNGUTAN SUARA. ALAMAT :..... sampul surat. Perbandingan besar dan kecilnya tulisan diperhatikan keserasian dan keindahan...... e. TELP... huruf D dan huruf E dalam hal penulisan nama Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota disesuaikan dengan nama Komisi Independen Pemilihan Provinsi Aceh dan Kabupaten/Kota di wilayah Provinsi Aceh sebagaimana dimaksud dalam UndangUndang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh. Bentuk papan nama instansi : empat persegi panjang... Alamat. Tulisan berwarna hitam dengan menggunakan huruf kapital.....FAX...... Telp dan Fax... Warna dasar papan dicat warna putih. KELURAHAN/DESA. b... Kop naskah dinas... serta memperhatikan nilai artistik... Perbandingan panjang dengan lebar papan = 3 : 2.. 59 ... Ukuran disesuaikan dengan profil gedung kantor.......5.. Papan Nama Panitia Pemungutan Suara Kelurahan/Desa a...................(nama kelurahan/desa yang bersangkutan atau nama lain) KECAMATAN .... g..... F. c.... d..........

anggaran. Penandatanganan naskah dinas yang berkaitan dengan fungsi pelaksanaan administrasi yang meliputi dukungan staf. Naskah dinas ditandatangani oleh pejabat yang mempunyai kewenangan atau yang mendapat pelimpahan wewenang sesuai dengan tanggungjawabnya berdasarkan ketentuan yang berlaku. Pertanggungjawaban 1. 3. Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. 60 . Pelimpahan wewenang dari pimpinan eselon tingkat atas kepada pimpinan eselon tingkat bawahannya. tidak mengubah tanggungjawab pimpinan eselon yang memberikan kewenangan. Penandatanganan naskah dinas atas nama Komisi Pemilihan Umum adalah Ketua Komisi Pemilihan Umum. sarana dan prasarana ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dan Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/ Kabupaten/Kota. 2. Sejalan dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum: 1. 2. Pelimpahan wewenang yang bersifat administratif harus memperhatikan jenjang struktural pejabat yang mendapat pelimpahan wewenang. Kewenangan penandatanganan naskah dinas oleh Pejabat Eselon II hanya berlaku di lingkungan Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum.BAB IV KEWENANGAN DAN PELIMPAHAN WEWENANG DALAM PENANDATANGANAN NASKAH DINAS A. Pelimpahan wewenang yang dapat dilaksanakan adalah kebijakan yang bersifat administratif (bukan kebijakan yang bersifat politis). B. Kewenangan Pada hakekatnya setiap naskah dinas keluar menjadi tanggung jawab pimpinan instansi yang bersangkutan. Pimpinan organisasi bertanggungjawab atas semua yang dilakukannya baik secara langsung atau tidak langsung dan tidak dapat memindahkan pertanggungjawabannya baik keseluruhan maupun sebagian kepada pejabat atau pegawai lainnya.

c.) dalam penandatanganan naskah dinas adalah sebagai berikut: a. digunakan jika pejabat yang menandatangani naskah dinas telah diberi wewenang oleh pejabat yang bertanggungjawab. 2) Materi wewenang yang dilimpahkan benar-benar menjadi tugas dan tanggungjawab pejabat yang menerima wewenang. Sebutan a. Bentuk pelimpahan wewenang penandatanganan naskah dinas adalah sebagai berikut: Pelimpahan wewenang dengan menggunakan sebutan “atas nama” (disingkat a. Faktor-faktor yang harus dipenuhi dalam pelimpahan wewenang ini adalah sebagai berikut: 1) Pelimpahan wewenang diberikan secara langsung.n. agar pejabat bawahan tersebut dapat membantu memperlancar dalam melaksanakan tugas-tugas kewajibannya. Pelimpahan Wewenang Sepanjang tidak ditentukan lain oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku. b. Pada asasnya tanggungjawab tetap ada pada pejabat yang memberikan wewenang.) a. wewenang dan tanggungjawab pejabat yang bersangkutan.C. 4) Tanggungjawab sebagai akibat penandatanganan naskah dinas. berdasarkan bidang tugas. Pelimpahan wewenang adalah penyerahan sebagian dari wewenang pejabat atasan kepada bawahannya. Pelimpahan wewenang dimaksudkan untuk menunjang kelancaran tugas dan ketertiban jalur komunikasi penanggungjawab wewenang. wewenang penandatanganan dapat dilimpahkan kepada struktural yang berada dibawahnya. 61 .n.n. SEKRETARIS JENDERAL KEPALA BIRO UMUM NAMA PEJABAT NIP. Contoh penggunaan atas nama (a. tegas.n. jelas dan tertulis. Pelimpahan wewenang harus mengikuti jalur struktural dan paling banyak hanya dua rentang jabatan struktural di bawahnya. sepenuhnya berada pada pejabat yang di atas namakan. Dalam hal ini pejabat penandatanganan naskah dinas bertanggungjawab atas isi naskah dinas kepada penanggungjawab. 3) Materi wewenang yang dilimpahkan harus dipertanggungjawabkan kepada pejabat yang memberi wewenang.

4. cuti dan sakit. Penunjukan Plt. Untuk menjaga kelancaran dan kesinambungan kegiatan satuan kerja yang bersangkutan. NAMA PEJABAT NIP. KEPALA BIRO PERENCANAAN NAMA PEJABAT NIP. Sering terjadi pejabat yang memimpin satuan kerja tidak dapat menjalankan tugasnya atau berhalangan antara lain karena melakukan perjalanan dinas.D. mempunyai hak dan kewajiban untuk melaksanakan tugas rutin atau dalam batasbatas tertentu dalam surat tugas. tugas belajar. dilakukan oleh pejabat yang berhalangan. dilakukan sebagai berikut: 1. Penunjukan Plt. 3. Plt. perlu segera ditetapkan penunjukan pejabat yang bertindak sebagai pejabat pelaksana tugas (Plt). dalam penandatanganan surat adalah sebagai berikut : Plt. dilaksanakan dengan cara menerbitkan surat tugas. 2. Penunjukan pejabat pelaksana tugas. Penunjukan Pejabat Pelaksana Tugas (Plt) Pada dasarnya kegiatan setiap satuan kerja dilingkungan Komisi Pemilihan Umum harus berjalan lancar. 62 . Cara penulisan Plt. SEKRETARIS JENDERAL Plt.

2.20 karakter --- b. Memperhatikan : 1. Mengingat : 1. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. Menetapkan : 63 . ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.Lampiran I (kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi PERATURAN KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 1 ½ spasi NOMOR TAHUN ) 2 spasi TENTANG ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM. ) 3 spasi MEMUTUSKAN : ) 3 spasi MMMMMMMMMM MMMMMM MMMMMMM MMMMMMM MMMMM MMMMMMMMM MMMMMMMMM MMMMMMM ) 3 spasi BAB I ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMM ) 3 spasi Pasal ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm. ) 3 spasi Menimbang : a. 2. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. ) 3 spasi Pasal ) 2 spasi (1) Mmmmmmmmmmmmm mmmmmm mmmmmmm mmmmmmm (2) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmm ) 3 spasi ---. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.

) 4 ½ spasi ----------------------------. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmm b.45 karakter ---------------------------- Ditetapkan di pada tanggal ) 3 spasi KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG 64 . ) 2 spasi a.) 3 spasi B A B II ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMM ) 3 spasi Pasal ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. Mmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmm ) 3 spasi B A B III ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMM ) 2 spasi Pasal ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.

Lampiran II (kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 1 ½ spasi NOMOR. Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. ) 3 spasi Menimbang : a.. Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. 2.20 karakter --- Mengingat Memperhatikan Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. ) 3 spasi Menetapkan : PERTAMA : KEDUA : MEMUTUSKAN : ) 3 spasi MMMMMMMMMM MMMMMM MMMMMMM MMMMMMM MMMMM MMMMMMMMM MMMMMMMMM MMMMMMM ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm.. ) 2 spasi 2. ) 3 spasi 65 . ) 3 spasi : 1. ) 2 spasi b. ---. Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm./Kep-KPU/TAHUN ) 2 spasi TENTANG ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.. ) 3 spasi : 1. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm..

45 karakter ---------------------------- Ditetapkan di pada tanggal ) 3 spasi KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG 66 .KETIGA : Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. ----------------------------.

. : 3./KB/KPU/ TAHUN NOMOR TAHUN TENTANG ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 3 spasi Menimbang : a. Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. Mengingat 2.Lampiran III KEPUTUSAN BERSAMA ) 1 ½ spasi NOMOR . ) 3 spasi ---. 67 . ) 3 spasi Pasal ) 2 spasi (1) Mmmmmmmmmmmmm mmmmmm mmmmmmm mmm (2) Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmm ) 3 spasi B A B II ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMM ) 3 spasi Paragraf ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmmm .. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm..20 karakter --- b. : 1. Menetapkan : MEMUTUSKAN : ) 3 spasi MMMMMMMMMM MMMMMM MMMMMMM MMMMMMM MMMMM MMMMMMMMM MMMMMMMMM MMMMMMM ) 3 spasi BAB I ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMM ) 3 spasi Pasal ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm. ) 2 spasi dst... ) 3 spasi Pasal ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm..

............. a......... b.................) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 3 spasi B A B III ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMM ) 2 spasi Pasal ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.... ) 4 ½ spasi Ditetapkan di pada tanggal ) 3 spasi ... ) ) ) ) 6 spasi ) ) NAMA TERANG KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG 68 .

) 2 spasi d.. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.Lampiran IV (garuda hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi KEPUTUSAN SEKRETARIS JENDERAL KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 1 ½ spasi NOMOR. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.. 4. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm.. ) 3 spasi : 3./Kpts/Setjen/TAHUN ) 2 spasi TENTANG ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM. Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. ) 2 spasi 2. ---. ) 3 spasi Menetapkan : PERTAMA : KEDUA : MEMUTUSKAN : ) 3 spasi MMMMMMMMMM MMMMMM MMMMMMM MMMMMMM MMMMM MMMMMMMMM MMMMMMMMM MMMMMMM ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm. Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.20 karakter --- Mengingat Memperhatikan Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. ) 3 spasi Menimbang : c. ) 3 spasi : 1.. ) 3 spasi 69 .

----------------------------.45 karakter ---------------------------- Ditetapkan di Pada tanggal ) 3 spasi SEKRETARIS JENDERAL ) 6 spasi NAMA TERANG 70 .KETIGA : Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.

....... Memperhatikan : 1........ ) 3 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm... 2. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm....... ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.20 karakter --- b.. ) 4 ½ spasi KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI... ---. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm... ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. 2.. ) 1 ½ spasi NOMOR TAHUN ) 2 spasi TENTANG ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI..... ) 3 spasi ) 3 spasi 71 . ) 3 spasi Menimbang : a..Lampiran V (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI . ) 3 spasi Menetapkan : PERTAMA : KEDUA : MEMUTUSKAN : ) 3 spasi MMMMMMMMMM MMMMMM MMMMMMM MMMMMMM MMMMM MMMMMMMMM MMMMMMMMM MMMMMMM ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm.. Mengingat : 1..

45 karakter ---------------------------- Ditetapkan di Pada tanggal ) 3 spasi KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG 72 .KETIGA : Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. ) 4 ½ spasi ----------------------------.

... ) 3 spasi Menimbang : a... ---... Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm... ) 1 ½ spasi NOMOR TAHUN ) 2 spasi TENTANG ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA.Lampiran VI (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA .. ) 4 ½ spasi KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA.. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.... 2. 2. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.. ) 3 spasi ) 3 spasi 73 . Mengingat : 1... ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm......20 karakter --- b. Memperhatikan : 1... ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm...... ) 3 spasi Menetapkan : PERTAMA : KEDUA : MEMUTUSKAN : ) 3 spasi MMMMMMMMMM MMMMMM MMMMMMM MMMMMMM MMMMM MMMMMMMMM MMMMMMMMM MMMMMMM ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.

KETIGA : Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.45 karakter ---------------------------- Ditetapkan di Pada tanggal ) 3 spasi KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG 74 . ) 4 ½ spasi ----------------------------.

..... ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. ) 1 ½ spasi NOMOR TAHUN ) 2 spasi TENTANG ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN/PANITIA PEMUNGUTAN SUARA/KELOMPOK PENYELENGGARA PEMUNGUTAN SUARA... Memperhatikan : 1............1 KOP PPK/PPS/KPPS (menyesuaikan) Alamat :........... Telp......20 karakter --- b. ) 3 spasi Menimbang : a.. KEPUTUSAN PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN/PANITIA PEMUNGUTAN SUARA/KELOMPOK PENYELENGGARA PEMUNGUTAN SUARA KEL/DESA. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm......... ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm...Lampiran VII...KECAMATAN.. ) 4 ½ spasi Fax... ---. ) 3 spasi Menetapkan : PERTAMA : KEDUA : MEMUTUSKAN : ) 3 spasi MMMMMMMMMM MMMMMM MMMMMMM MMMMMMM MMMMM MMMMMMMMM MMMMMMMMM MMMMMMM ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm..... Mengingat : 1...../KABUPATEN/KOTA...................... 2. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.. Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm....... 2... ) 3 spasi 75 ....... ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm.....

45 karakter ---------------------------- ) 4 ½ spasi Ditetapkan di Pada tanggal ) 3 spasi KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG 76 . ----------------------------.KETIGA : ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.

.20 karakter --- b.............. 2... ) 4 ½ spasi Fax........... ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm... ) 3 spasi 77 . ) 1 ½ spasi NOMOR TAHUN ) 2 spasi TENTANG ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi PANITIA PEMILIHAN LUAR NEGERI PERWAKILAN RI/ KELOMPOK PENYELENGGARA PEMUNGUTAN SUARA LUAR NEGERI..... Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm...Lampiran VII.. 2..... ---. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm...... Memperhatikan : 1..... ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm..... Mengingat : 1. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm......................2 KOP PPLN/KPPSLN (menyesuaikan) Alamat :..... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.. ) 3 spasi Menetapkan : PERTAMA : KEDUA : MEMUTUSKAN : ) 3 spasi MMMMMMMMMM MMMMMM MMMMMMM MMMMMMM MMMMM MMMMMMMMM MMMMMMMMM MMMMMMM ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm.. ) 3 spasi Menimbang : a.. Telp... KEPUTUSAN PANITIA PEMILIHAN LUAR NEGERI/ KELOMPOK PENYELENGGARA PEMUNGUTAN SUARA LUAR NEGERI PERWAKILAN RI ........

45 karakter ---------------------------- ) 4 ½ spasi Ditetapkan di Pada tanggal ) 3 spasi KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG 78 . ----------------------------.KETIGA : ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.

Lampiran VIII.1

(kuning emas)

KOMISI PEMILIHAN UMUM

----------------------------45 karakter ------------

................................20..... ) 3 spasi Kepada Yth. Mmmmmmmmmmmmm ........................................ ) 2 spasi Mmmmmmmm

--10 karakter---

Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------- mmmmmm

) 3 s/d 6 spasi SURAT EDARAN ) 3 spasi

--26 karakter-----------------

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 3 spasi

----------------------------- 45 karakter ----------------------------

KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG

) 2 spasi Tembusan : 1. Yth. Mmmmmmmmm 2. Yth. Mmmmmmmmm

79

Lampiran VIII.2

(warna hitam)

KOMISI PEMILIHAN UMUM

----------------------------45 karakter ------------

................................20..... ) 3 spasi Kepada Yth. Mmmmmmmmmmmmm ........................................ ) 2 spasi Mmmmmmmm

--10 karakter---

Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------- mmmmmm

) 3 s/d 6 spasi SURAT EDARAN ) 3 spasi

--26 karakter-----------------

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 3 spasi

----------------------------- 45 karakter ----------------------------

SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG

) 2 spasi Tembusan : 1. Yth. Mmmmmmmmm 2. Yth. Mmmmmmmmm

80

Lampiran VIII.3

(warna hitam)

KOMISI PEMILIHAN UMUM

----------------------------45 karakter ------------

................................20..... ) 3 spasi Kepada Yth. Mmmmmmmmmmmmm ........................................ ) 2 spasi Mmmmmmmm

--10 karakter---

Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------- mmmmmm

) 3 s/d 6 spasi SURAT EDARAN ) 3 spasi

--26 karakter-----------------

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 3 spasi

----------------------------- 45 karakter ----------------------------

WAKIL SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG

) 2 spasi Tembusan : 1. Yth. Mmmmmmmmm 2. Yth. Mmmmmmmmm

81

.... Mmmmmmmmmmmmm .Lampiran VIII.... ----------------------------45 karakter ------------ ... Mmmmmmmmm 2....... Yth.mmmmmm ) 3 s/d 6 spasi SURAT EDARAN ) 3 spasi --26 karakter----------------- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm.............20.....4 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI ................ ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 3 spasi ----------------------------....... Yth.... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------........ ) 3 spasi Kepada Yth........45 karakter ---------------------------- KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1...... Mmmmmmmmm 82 ...........

......... Yth.......... Yth.20...... ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 3 spasi ----------------------------........5 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA ..... ) 3 spasi Kepada Yth.........45 karakter ---------------------------- KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1..........Lampiran VIII.... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------... ----------------------------45 karakter ------------ ...mmmmmm ) 3 s/d 6 spasi SURAT EDARAN ) 3 spasi --26 karakter----------------- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm........... Mmmmmmmmm 83 . Mmmmmmmmmmmmm . Mmmmmmmmm 2.................

.......20...Lampiran IX........ ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth....mmmmmm ) 3 s/d 9 spasi --26 karakter----------------- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm.. Mmmmmmmmm 84 ... Mmmmmmmmm 2.... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------.....45 karakter ---------------------------- KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1....1 (kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ .................. Mmmmmmmmmmmmm . Yth....... Yth........... ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi ----------------------------..........

.....45 karakter ---------------------------- SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1..20.Lampiran IX.....mmmmmm ) 3 s/d 9 spasi --26 karakter----------------- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth.. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi ----------------------------.........2 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ...... Mmmmmmmmm 2......... Mmmmmmmmmmmmm . Mmmmmmmmm 85 ........... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------...... Yth. Yth..........................

.. Yth......mmmmmm ) 3 s/d 9 spasi --26 karakter----------------- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm.Lampiran IX............ Mmmmmmmmm 86 .................. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi ----------------------------... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth. Yth.........3 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ............ Mmmmmmmmm 2...45 karakter ---------------------------- WAKIL SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1. Mmmmmmmmmmmmm .... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------.........20......

45 karakter ---------------------------- KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1.......... Mmmmmmmmm 2.....................Lampiran IX.... ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ....... Yth.. Mmmmmmmmm 87 .......... Yth...4 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI ... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------.............20...mmmmmm ) 3 s/d 9 spasi --26 karakter----------------- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm.. Mmmmmmmmmmmmm .... ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi ----------------------------.. ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth..............

........ ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------....... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth................ Fax. Yth...... ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ..........45 karakter ---------------------------- SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1. Yth. Mmmmmmmmmmmmm ...5 KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI .... Telp...................... Mmmmmmmmm 2....... ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi ----------------------------........Lampiran IX.....mmmmmm ) 3 s/d 9 spasi --26 karakter----------------- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm.... Mmmmmmmmm 88 ........ Alamat : .........20...................................

. Yth. Mmmmmmmmm 89 ......... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------..6 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA ............ Mmmmmmmmmmmmm ......20......... ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ...........mmmmmm ) 3 s/d 9 spasi --26 karakter----------------- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm......... Yth.........Lampiran IX.... Mmmmmmmmm 2...45 karakter ---------------------------- KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1............... ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi ----------------------------.. ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth.....

.. Alamat : ..........7 KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA . Mmmmmmmmm 90 .20. ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------....................... Yth..... ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi ----------------------------.. Mmmmmmmmm 2..........Lampiran IX............. Telp........mmmmmm ) 3 s/d 9 spasi --26 karakter----------------- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm...............45 karakter ---------------------------- SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1....................... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth.... Yth..... Fax. ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ............. Mmmmmmmmmmmmm ..................

...................................(nama pejabat) : ................................................................................... bahwa : a........................ Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar.. Agama i...... : ..../20.......................... Nama lengkap b........................................................... KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 91 .................................................................dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya.............. 2........... ............................. Status Perkawinan h.................1 (kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : ...........45 karakter ---------------------------- ..................................... Jabatan e........... Nama b......................... Jenis Kelamin f.................................. ) 3 spasi ---20 karakter---- 1.....................20................................ ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya........................ ) ) 4 ½ spasi ----------------------------....................... Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : .................... Dengan ini menyatakan.......... : ........................... Lahir g............ Bermaksud .. Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a....Lampiran X..................................................... : ........... : ..... ) 2 spasi ............... Alamat ) 2 spasi : .. : ........ Tempat/Tgl............... ................................................. : ................................ : .................................... Pangkat/Gol d.................................... : .................... N I P c.

.... Alamat ) 2 spasi : ... Nama lengkap b.... Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a..................................................... Lahir g.......................... Tempat/Tgl............................................................ Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar............. : ... ) 3 spasi ---20 karakter---- 1.. : .........................................................../20.... : ...... Dengan ini menyatakan........................................................ Agama i................... : .................................................(nama pejabat) : ................................................................... ) ) 4 ½ spasi ----------------------------................................................. Pangkat/Gol d................................. bahwa : a......................... Bermaksud ......................................................... : .......... Jenis Kelamin f............. Jabatan e............Lampiran X.. ........................................................ : .......... 2................................ : .... ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya......................2 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : ....dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya.... : ........................... ) 2 spasi ...................... SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 92 ....................... Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : .... ........................45 karakter ---------------------------- ...................... N I P c..... Status Perkawinan h...20......... Nama b...................................................

...............20.. Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a.............. Agama i...... Dengan ini menyatakan.............................................. N I P c.......................................................................................................... Status Perkawinan h. Tempat/Tgl............................................... : ............(nama pejabat) : .............................../20.......................... Bermaksud ................................................................................................. ............................................Lampiran X.......... Nama lengkap b................................. ) 2 spasi ....dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya.......................... Jabatan e.. : .. Nama b.45 karakter ---------------------------- .................... : . Alamat ) 2 spasi : ..... bahwa : a. WAKIL SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 93 ................. : ............ Jenis Kelamin f.............................3 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : ............................... Pangkat/Gol d.............................. 2............... : ......... ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya......... ) 3 spasi ---20 karakter---- 1............................................................................. .................... : ........... Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar................ : ..... : ....................... Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : ............................................................. Lahir g........... ) ) 4 ½ spasi ----------------------------.......................

...................................................... Dengan ini menyatakan......... : . Jabatan e... ............................................... Tempat/Tgl....... : .................................................20......................4 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI............. Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a........ : ............................................ N I P c............. bahwa : a.......... ) 2 spasi ...Lampiran X........ ) 3 spasi ---20 karakter---- 1........................ : ........... : ............. : ............... Pangkat/Gol d............................ Nama lengkap b............................. Status Perkawinan h.......... Nama b..............................(nama pejabat) : ..../20..................................................dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya............... : ....... Lahir g..............................................................................45 karakter ---------------------------- ................................................................................. 2........................................ ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya................................. Agama i.............. Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : ............................................... Bermaksud ............... Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar.................... Jenis Kelamin f........ Alamat ) 2 spasi : ............ KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 94 ................... ) ) 4 ½ spasi ----------------------------....................................... : ......... ............. ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : ......

.................... Bermaksud . Tempat/Tgl........................ ) ) 4 ½ spasi ----------------------------.......... bahwa : a......... Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar... Jenis Kelamin f......................................................................................................................................5 KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI ........................................................................................................................ Alamat ) 2 spasi : ................ ) 2 spasi ...............................45 karakter ---------------------------- ........................ : ... Nama lengkap b....... : ......... : .........20.............. ....Lampiran X........... ) 3 spasi ---20 karakter---- 1................ Dengan ini menyatakan.............. Nama b. : . ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : .................................................................................................... Status Perkawinan h...... Jabatan e................... Fax.... Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a................../20............................ : ... N I P c.......... : ........................... SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 95 .................. Lahir g........ Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : ...........................(nama pejabat) : ......... Pangkat/Gol d..................................... Telp...................................................................... 2................... : .............. ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya................ Alamat : .......................dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya................................................. : ....... Agama i.................... ......

....................... Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar...................................... : .............................. Jabatan e..... KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 96 ................................6 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA..... Nama b............................... Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a... Bermaksud ............................................................................ ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : .................................... ............................. : ........................... Status Perkawinan h. : ................. : ..........................(nama pejabat) : .............. : ................Lampiran X.............. bahwa : a............................................................................................... Jenis Kelamin f.... ) ) 4 ½ spasi ----------------------------..................................... Dengan ini menyatakan.. Alamat ) 2 spasi : .......... Nama lengkap b......dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya........................................ ) 3 spasi ---20 karakter---- 1....... .......... ) 2 spasi ............... : ......................... : ......... Pangkat/Gol d.....20............................... Tempat/Tgl.........................................................................................45 karakter ---------------------------- ..................... 2.................... Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : ......................... Agama i................ N I P c........... Lahir g........ ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya......../20... : .........................................

.........................45 karakter ---------------------------- . bahwa : a........................... Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar.................................. : ....................................7 KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA ....... ) 3 spasi ---20 karakter---- 1................................................................................................. .................... ) ) 4 ½ spasi ----------------------------. : ............................................... : ...................... ............................. Telp........... ) 2 spasi ...... Dengan ini menyatakan........................ : ................. : ................ : ......20.................... Bermaksud ........ Nama b........ Status Perkawinan h........................................................... Lahir g....... Agama i................... : ......... Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : ......................................................................................... N I P c............. Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a........ Jenis Kelamin f.. Fax..... Pangkat/Gol d.................................................................. ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : ........... Nama lengkap b........../20.................................. 2...... Alamat : ................ SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 97 .....................................(nama pejabat) : ...............dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya. : ......... ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya.....Lampiran X.............. Tempat/Tgl.... Alamat ) 2 spasi : .............................................................. Jabatan e........................................................

.... : ........................... N I P c... Alamat ) 2 spasi : .........../20.............Lampiran X......... ) 2 spasi .......................................................... ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya........... Lahir g........ IMAM BONJOL NO. .................... Jabatan e............................................45 karakter ---------------------------- ........................... Nama lengkap b.................. ) ) 4 ½ spasi ----------------------------................. Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : ............................ : .............................................................................................................. Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar......... Fax............................... Agama i..........(nama pejabat) : .... bahwa : a........ ) 3 spasi ---20 karakter---- 1......... : ................... NAMA PEJABAT ESELON II/III ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 98 ..... ..dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya........ Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a...................................8 KOMISI PEMILIHAN UMUM JL.. Tempat/Tgl.................................... : .................. Pangkat/Gol d......................................... : .... 29 JAKARTA Telp.................. Dengan ini menyatakan........................................... ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : ..................20.......... Bermaksud ................ : ........................................... Nama b......................................................... : ........................................................ Status Perkawinan h......... 2. : ..................................................... Jenis Kelamin f.................

................................. Alamat ) 2 spasi : ................... : ............ Nama b................................. : ..........................................20..................... Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar............................................. : .............. Pangkat/Gol d... bahwa : a......dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya....................................... ... Dengan ini menyatakan.....................Lampiran X................................................... NAMA JABATAN ESELON III/IV ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 99 ................................................................................. Nama lengkap b.................................................................................................. Agama i................... ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : .... : ........... Tempat/Tgl...... Jenis Kelamin f....... ) 2 spasi .................. ) ) 4 ½ spasi ----------------------------........................................ Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : ./20........ : ... ) 3 spasi ---20 karakter---- 1.................................................... : ...................................9 KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI ...................... : .......... .................... Lahir g......... Jabatan e........ Status Perkawinan h.......................45 karakter ---------------------------- .........................................(nama pejabat) : ............. N I P c......................................... Bermaksud ....... ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya........ Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a................. 2.......................... Fax......... : .................... Telp........ Alamat : ............

..................... Fax...... Pangkat/Gol d...................................................... ) ) 4 ½ spasi ----------------------------............................. Dengan ini menyatakan.... : ........ Jabatan e................(nama pejabat) : ......... ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya........ Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar................................................. NAMA JABATAN IV ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 100 . Alamat : .................... : .. : ...............dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya........................... Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a..... Agama i................................... Nama b............................ : .................................................................................................... Nama lengkap b................................................................/20... : . 2..... Jenis Kelamin f...................... N I P c..... : ............................... bahwa : a...........45 karakter ---------------------------- . ) 3 spasi ---20 karakter---- 1......20................. Telp........................ Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : .......................... .......................................................................................... Lahir g................. Tempat/Tgl............ Status Perkawinan h........Lampiran X..................................... ) 2 spasi .............. : ...........10 KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA ............................................ ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : .................... : ....... Alamat ) 2 spasi : .... Bermaksud ...... ................................................................................................

.. Yth........ KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ---karakter--- ) 2 spasi Tembusan : 1.... Mmmmmmmmm 101 ..... ) ) 4 ½ spasi ) --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm......../........... Mmmmmmmmm 2..... Jabatan ) 2 spasi : ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmmm : Mmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi : ) 2 spasi --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm........ Yth.Lampiran XI.................. ) ) 3 spasi MEMERINTAHKAN Kepada --26 karakter--------------.... Untuk ) ) 4 ½ spasi ----------------------------...... Nama b...1 (kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 6 spasi ) SURAT PERINTAH ) 1 ½ spasi Nomor : ............20..45 karakter ---------------------------- .a..

....a. Yth...45 karakter ---------------------------- ..................... ) ) 3 spasi MEMERINTAHKAN Kepada --26 karakter--------------.... Mmmmmmmmm 102 .20... Jabatan ) 2 spasi : ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmmm : Mmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi : ) 2 spasi --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm..........Lampiran XI...... Mmmmmmmmm 2... ) ) 4 ½ spasi ) --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm.......... Yth.. Untuk ) ) 4 ½ spasi ----------------------------.2 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 6 spasi ) SURAT PERINTAH ) 1 ½ spasi Nomor : ...... Nama b... SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ---karakter--- ) 2 spasi Tembusan : 1................../....

....20.../.......... Nama b..... WAKIL SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ---karakter--- ) 2 spasi Tembusan : 1.a. Mmmmmmmmm 103 .3 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 6 spasi ) SURAT PERINTAH ) 1 ½ spasi Nomor : .... Yth................ Jabatan ) 2 spasi : ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmmm : Mmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi : ) 2 spasi --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm...................... Yth.......45 karakter ---------------------------- ...... ) ) 4 ½ spasi ) --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm... Mmmmmmmmm 2.... ) ) 3 spasi MEMERINTAHKAN Kepada --26 karakter--------------.......... Untuk ) ) 4 ½ spasi ----------------------------..Lampiran XI.

........... Nama b...... Mmmmmmmmm 104 ... ) ) 3 spasi MEMERINTAHKAN Kepada --26 karakter--------------... ) 6 spasi ) SURAT PERINTAH ) 1 ½ spasi Nomor : ..45 karakter ---------------------------- ............Lampiran XI...20........4 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI.... Mmmmmmmmm 2........ ) ) 4 ½ spasi ) --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm...... Yth...../..........a... Untuk ) ) 4 ½ spasi ----------------------------....... Jabatan ) 2 spasi : ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmmm : Mmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi : ) 2 spasi --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm...... Yth............ KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ---karakter--- ) 2 spasi Tembusan : 1.

... Nama b... Alamat : ..... Yth........ ) ) 3 spasi MEMERINTAHKAN Kepada --26 karakter--------------...20..... SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ---karakter--- ) 2 spasi Tembusan : 1........./................5 KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI .... Fax................ Mmmmmmmmm 2... Untuk ) ) 4 ½ spasi ----------------------------................ Yth.. Jabatan ) 2 spasi : ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmmm : Mmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi : ) 2 spasi --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm........... Telp... ) 6 spasi ) SURAT PERINTAH ) 1 ½ spasi Nomor : ............ Mmmmmmmmm 105 .........a.........45 karakter ---------------------------- ........................ ) ) 4 ½ spasi ) --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm......Lampiran XI.

.... Nama b.6 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA............Lampiran XI.45 karakter ---------------------------- .. Mmmmmmmmm 106 . Mmmmmmmmm 2.....a....... Yth......... KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ---karakter--- ) 2 spasi Tembusan : 1...../............. ) ) 3 spasi MEMERINTAHKAN Kepada --26 karakter--------------....... ) 6 spasi ) SURAT PERINTAH ) 1 ½ spasi Nomor : .... Untuk ) ) 4 ½ spasi ----------------------------. Jabatan ) 2 spasi : ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmmm : Mmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi : ) 2 spasi --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm..20......... Yth... ) ) 4 ½ spasi ) --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm........................

...7 KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA ..... Mmmmmmmmm 2....... Nama b.......a........ Fax...............20.... ) ) 4 ½ spasi ) --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm.. SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ---karakter--- ) 2 spasi Tembusan : 1.... Telp....................... Yth.... ) ) 3 spasi MEMERINTAHKAN Kepada --26 karakter--------------.... ) 6 spasi ) SURAT PERINTAH ) 1 ½ spasi Nomor : ........ Untuk ) ) 4 ½ spasi ----------------------------.......45 karakter ---------------------------- .......... Yth........ Alamat : .........../. Mmmmmmmmm 107 .................................. Jabatan ) 2 spasi : ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmmm : Mmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi : ) 2 spasi --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm.Lampiran XI..

.........................bertempat tinggal di . 108 .. Selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA ....... Pekerjaan/Jabatan : ..... Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama .............. Nama : ......kami yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi 1............................................ Selanjutnya disebut PIHAK KEDUA ...................................................... tahun ........................... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmm dst.... Alamat : .................................................. ) 2 spasi 2.....1 (kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi SURAT PERJANJIAN NOMOR : ......................................... ) 2 spasi TENTANG NAMA SURAT PERJANJIAN ) ) 4 ½ spasi Pada hari ini ............................................. ) 3 spasi PIHAK PERTAMA DAN PIHAK KEDUA telah setuju untuk mengikat perjanjian dengan syarat-syarat sebagai berikut : ) 3 spasi Pasal......... Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ...................... Pekerjaan/Jabatan : Ketua Komisi Pemilihan Umum Alamat : ............................................................. Nama : ........................................................................................................................................ Pasal ......................bulan....................../20.....................................................................tanggal. (1) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm (2) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm dst.......................................................................Lampiran XII.........

.....) ) 2 spasi Demikian surat perjanjian ini dibuat dan ditandatangani kedua belah pihak pada hari ini dan tanggal serta tahun tersebut diatas dalam rangkap .di atas kertas bermaterai cukup serta masing-masing pihak diberikan 1 (satu) rangkap............ ) ) 4 ½ spasi ) PIHAK II ) 2 spasi NAMA JABATAN PIHAK I ) 2 spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG ) 3 spasi SAKSI-SAKSI ) 3 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA JABATAN NAMA JABATAN ) 6 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA TERANG 109 ....

......tanggal.......... Alamat : .............. (1) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm (2) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm dst...... Nama : ...................bertempat tinggal di ... Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ...................................... Nama : ..................... Pekerjaan/Jabatan : .............. ) 2 spasi 2.................................................................... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmm dst........................... 110 ......................................................................................................................................................................................................................... Pekerjaan/Jabatan : Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum Alamat : ..................... Selanjutnya disebut PIHAK KEDUA ......... Pasal ..............................2 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi SURAT PERJANJIAN NOMOR : .............Lampiran XII......bulan... tahun ......................................................... ) 2 spasi TENTANG NAMA SURAT PERJANJIAN ) ) 4 ½ spasi Pada hari ini ........... Selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA ............................................................. ) 3 spasi PIHAK PERTAMA DAN PIHAK KEDUA telah setuju untuk mengikat perjanjian dengan syarat-syarat sebagai berikut : ) 3 spasi Pasal................ Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ...................................................../20..kami yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi 1...........................

.. ) ) 4 ½ spasi ) PIHAK II ) 2 spasi NAMA JABATAN PIHAK I ) 2 spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM SEKRETARIS JENDERAL ) 6 spasi NAMA TERANG ) 3 spasi SAKSI-SAKSI ) 3 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA JABATAN NAMA JABATAN ) 6 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA TERANG 111 ............di atas kertas bermaterai cukup serta masing-masing pihak diberikan 1 (satu) rangkap.) ) 2 spasi Demikian surat perjanjian ini dibuat dan ditandatangani kedua belah pihak pada hari ini dan tanggal serta tahun tersebut diatas dalam rangkap .......

.. Alamat : ........./20........................................kami yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi 1........................................ Nama : ...................................................................................... ) 3 spasi PIHAK PERTAMA DAN PIHAK KEDUA telah setuju untuk mengikat perjanjian dengan syarat-syarat sebagai berikut : ) 3 spasi Pasal....................................................................... ) 2 spasi TENTANG NAMA SURAT PERJANJIAN ) ) 4 ½ spasi Pada hari ini ......................................tanggal...........bertempat tinggal di ....................................bulan........................ ) 4 ½ spasi SURAT PERJANJIAN NOMOR : ........ ) 2 spasi 2.......... (1) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm (2) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm dst............................................... Pekerjaan/Jabatan : Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi.............. 112 .......................................................................................... Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ..3 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI..................... tahun .......................................... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmm dst....... Nama : ....................................... Selanjutnya disebut PIHAK KEDUA ..................Lampiran XII.......... Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama .............................. Pekerjaan/Jabatan : .......... Pasal .................... Selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA .............. Alamat : ..........................

.) ) 2 spasi Demikian surat perjanjian ini dibuat dan ditandatangani kedua belah pihak pada hari ini dan tanggal serta tahun tersebut diatas dalam rangkap ....di atas kertas bermaterai cukup serta masing-masing pihak diberikan 1 (satu) rangkap............ ) ) 4 ½ spasi ) PIHAK II ) 2 spasi NAMA JABATAN PIHAK I ) 2 spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI.... KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG ) 3 spasi SAKSI-SAKSI ) 3 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA JABATAN NAMA JABATAN ) 6 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA TERANG 113 ...........

.. 114 .......... Selanjutnya disebut PIHAK KEDUA ................ ) 2 spasi TENTANG NAMA SURAT PERJANJIAN ) ) 4 ½ spasi Pada hari ini ... (1) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm (2) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm dst.................................................................bulan.................................. Alamat : ....... Alamat : ...................................................... Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama .......... Nama : ............ Nama : ...........................................................tanggal........................................ Telp......................... Pekerjaan/Jabatan : Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi................................................................................. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmm dst.............................. ) 4 ½ spasi SURAT PERJANJIAN NOMOR : . Fax................../20.... Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ......................................................................bertempat tinggal di ....................4 KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI .......................................................kami yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi 1............................................................. Pasal ..................................... Alamat : .. ) 2 spasi 2..................... ) 3 spasi PIHAK PERTAMA DAN PIHAK KEDUA telah setuju untuk mengikat perjanjian dengan syarat-syarat sebagai berikut : ) 3 spasi Pasal......................... Selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA ........ tahun ....................... Pekerjaan/Jabatan : ..............................Lampiran XII.

....... SEKRETARIS ) 6 spasi NAMA TERANG ) 3 spasi SAKSI-SAKSI ) 3 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA JABATAN NAMA JABATAN ) 6 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA TERANG 115 ......di atas kertas bermaterai cukup serta masing-masing pihak diberikan 1 (satu) rangkap..........) ) 2 spasi Demikian surat perjanjian ini dibuat dan ditandatangani kedua belah pihak pada hari ini dan tanggal serta tahun tersebut diatas dalam rangkap ..... ) ) 4 ½ spasi ) PIHAK II ) 2 spasi NAMA JABATAN PIHAK I ) 2 spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI....

.......Lampiran XII...... tahun ....................... ) 2 spasi TENTANG NAMA SURAT PERJANJIAN ) ) 4 ½ spasi Pada hari ini ............................................. Nama : ..........5 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA.......... Selanjutnya disebut PIHAK KEDUA ....................................................... Selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA ...................... Alamat : ...........................bertempat tinggal di ............. ) 4 ½ spasi SURAT PERJANJIAN NOMOR : ..... Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ........... ) 3 spasi PIHAK PERTAMA DAN PIHAK KEDUA telah setuju untuk mengikat perjanjian dengan syarat-syarat sebagai berikut : ) 3 spasi Pasal...................... Pekerjaan/Jabatan : Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota............... (1) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm (2) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm dst... 116 ..... Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama .........................................................tanggal. Alamat : .........bulan. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmm dst............................................................................./20........................................................................................................................................... ) 2 spasi 2...............kami yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi 1......................... Pasal .... Pekerjaan/Jabatan : ..................................................................................... Nama : .........................................................................

............... KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG ) 3 spasi SAKSI-SAKSI ) 3 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA JABATAN NAMA JABATAN ) 6 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA TERANG 117 .....di atas kertas bermaterai cukup serta masing-masing pihak diberikan 1 (satu) rangkap...) ) 2 spasi Demikian surat perjanjian ini dibuat dan ditandatangani kedua belah pihak pada hari ini dan tanggal serta tahun tersebut diatas dalam rangkap . ) ) 4 ½ spasi ) PIHAK II ) 2 spasi NAMA JABATAN PIHAK I ) 2 spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA........

........................................... Alamat : ................... Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama .................................. Selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA ...................................... Nama : ..... ) 4 ½ spasi SURAT PERJANJIAN NOMOR : ............. Pekerjaan/Jabatan : Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota....................................... Selanjutnya disebut PIHAK KEDUA .............................................................................. tahun ..................................................tanggal.6 KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA ...........kami yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi 1... Telp..........Lampiran XII....................................................... Pasal .............................. Alamat : ........................................./20.......... ) 3 spasi PIHAK PERTAMA DAN PIHAK KEDUA telah setuju untuk mengikat perjanjian dengan syarat-syarat sebagai berikut : ) 3 spasi Pasal......................... 118 .... (1) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm (2) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm dst..bulan. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmm dst................ Fax.......... Nama : ... Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ........................................................................ Pekerjaan/Jabatan : ................................................ ) 2 spasi TENTANG NAMA SURAT PERJANJIAN ) ) 4 ½ spasi Pada hari ini ................................................ ) 2 spasi 2..........................................bertempat tinggal di .......................... Alamat : ...............................................

) ) 4 ½ spasi ) PIHAK II ) 2 spasi NAMA JABATAN PIHAK I ) 2 spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA...di atas kertas bermaterai cukup serta masing-masing pihak diberikan 1 (satu) rangkap........) ) 2 spasi Demikian surat perjanjian ini dibuat dan ditandatangani kedua belah pihak pada hari ini dan tanggal serta tahun tersebut diatas dalam rangkap ............. SEKRETARIS ) 6 spasi NAMA TERANG ) 3 spasi SAKSI-SAKSI ) 3 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA JABATAN NAMA JABATAN ) 6 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA TERANG 119 ........

..................... ) 2 spasi ----20 karakter------ Khusus untuk : ) 2 ½ spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ----26 karakter------ Demikian supaya yang berkepentingan menjadi maklum......... ) 3 spasi MEMBERI KUASA ) 2 spasi ----20 karakter-----Kepada : a.........20... ) 4 ½ spasi ----------------------------... Yang memberi kuasa ) 1 ½ spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM NAMA JABATAN Yang diberi kuasa ) 1 ½ spasi NAMA JABATAN ) 6 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA TERANG 120 ............... Nama b... ) 1 ½ spasi b..................................................45 karakter ---------------------------- ............................... Nama :........................................ ) 1 ½ spasi :....... Jabatan :............Lampiran XIII KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN (SESUAI DENGAN YANG MEMBERI KUASA) ) 4 ½ spasi SURAT KUASA ) ) 3 spasi ----20 karakter-----Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a........................................... Jabatan :..

................Lampiran XIV KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN (SESUAI DENGAN YANG MEMBERI IZIN) ) 4 ½ spasi SURAT IZIN ) 2 spasi NOMOR : .................................45 karakter ---------------------------- ..............................................20......... ----7 karakter-----Dasar : Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi ----20 karakter----------.......... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 3 spasi MENGIZINKAN ) 3 spasi Kepada : ....... ) 2 spasi Untuk : ..... 121 ............................... TANGGAL : ....................... .............................. ..................b........... 2................................ ) 4 ½ spasi a...................................... ) 2 spasi Nama : ........... Yth. Yth................ ----------------------------................................................................................. NAMA JABATAN ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1.................... ) 2 spasi Pangkat/Gol : .... ) 2 spasi Alamat : ... ) 2 spasi Nip : ...... ..

................. .......Lampiran XV......................... Atas perhatian Saudara diucapkan terima kasih................................... 122 ......... Yth..........................................................45 karakter ---------------------------- Hari KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1.......... ) 2 spasi Tanggal : ......... 2..............20.............................1 (kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ................................ ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Undangan )3 --26 karakter----------------Dengan ini mengharapkan kehadiran Saudara dalam rapat/ pertemuan/ sidang yang akan diselenggarakan pada : --20 karakter---------: ................... ..................... ) 2 spasi Pimpinan Rapat : ................................................................. Mmmmmmmmmmmmm ... ) 2 spasi Waktu : . Yth.................... ) 3 spasi ----------------------------. ) 2 spasi Tempat : ........... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth.................. ) 2 spasi Acara : ..................................................

......... ) 2 spasi Tanggal : ..... ....45 karakter ---------------------------- Hari SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1.............. ) 2 spasi Acara : .................................. Yth......... ............. ) 2 spasi Tempat : .......................................................................................................................................... Atas perhatian Saudara diucapkan terima kasih... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Undangan )3 --26 karakter----------------Dengan ini mengharapkan kehadiran Saudara dalam rapat/ pertemuan/ sidang yang akan diselenggarakan pada : --20 karakter---------: ................................ ) 2 spasi Waktu : .................... ) 2 spasi Pimpinan Rapat : ........ ) 3 spasi ----------------------------. ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth.............Lampiran XV......20.............................................................. 123 ..... Yth.... Mmmmmmmmmmmmm .......................... 2...................2 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ .............................

.... ) 2 spasi Tanggal : ....................................................... ) 2 spasi Tempat : ......................................... 2.... ) 2 spasi Pimpinan Rapat : ................................................................................... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Undangan )3 --26 karakter----------------Dengan ini mengharapkan kehadiran Saudara dalam rapat/ pertemuan/ sidang yang akan diselenggarakan pada : --20 karakter---------: ..................45 karakter ---------------------------- Hari WAKIL SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1..... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth................. . Yth.......................3 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ........................Lampiran XV............................................ ........ ) 2 spasi Acara : ..........20..... Mmmmmmmmmmmmm .. ) 3 spasi ----------------------------.... Atas perhatian Saudara diucapkan terima kasih................ ) 2 spasi Waktu : ................................................... Yth..................................... 124 ..

.................................. ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ...................... ........4 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI..................... ............ Atas perhatian Saudara diucapkan terima kasih.............. ) 2 spasi Tanggal : ................................... ) 2 spasi Tempat : ........................................................ ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth.....Lampiran XV.................................... ) 2 spasi Waktu : ........................ ) 2 spasi Pimpinan Rapat : ......................................... ) 3 spasi ----------------------------... 2... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Undangan )3 --26 karakter----------------Dengan ini mengharapkan kehadiran Saudara dalam rapat/ pertemuan/ sidang yang akan diselenggarakan pada : --20 karakter---------: ............................ Yth... ) 2 spasi Acara : ........................................................................45 karakter ---------------------------- Hari KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1. Mmmmmmmmmmmmm ........................ 125 .....20.. Yth..............

....... 2...... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Undangan )3 --26 karakter----------------Dengan ini mengharapkan kehadiran Saudara dalam rapat/ pertemuan/ sidang yang akan diselenggarakan pada : --20 karakter---------: ............................... Yth.... Fax................................................................. ....... ............................. Alamat : ............... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth.................. ) 2 spasi Waktu : .................................................................................. ) 3 spasi ----------------------------..........Lampiran XV........................ ) 2 spasi Tempat : ...................... 126 ..5 KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI .......................... Telp.............................................. ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ............. Atas perhatian Saudara diucapkan terima kasih..............20................... Mmmmmmmmmmmmm ........................... Yth.............45 karakter ---------------------------- Hari SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1. ) 2 spasi Acara : ....... ) 2 spasi Pimpinan Rapat : ................ ) 2 spasi Tanggal : ..................

. ) 2 spasi Pimpinan Rapat : .................................. ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth.......20.................................................... Atas perhatian Saudara diucapkan terima kasih.Lampiran XV....................................... Yth......... ) 2 spasi Tempat : ..... 127 ...... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Undangan )3 --26 karakter----------------Dengan ini mengharapkan kehadiran Saudara dalam rapat/ pertemuan/ sidang yang akan diselenggarakan pada : --20 karakter---------: ............................................... ) 3 spasi ----------------------------.................................... ) 2 spasi Waktu : .............. Mmmmmmmmmmmmm ............................... Yth............ ) 2 spasi Acara : ......................... 2...........45 karakter ---------------------------- Hari KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1............ ) 2 spasi Tanggal : ................................................................ ...... .. ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ............6 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA....................................

) 2 spasi Waktu : .......................................... ) 2 spasi Acara : ..........Lampiran XV............. Fax...................... ) 2 spasi Tempat : ............................ 2............................ Atas perhatian Saudara diucapkan terima kasih............... .................................................................................................... ) 2 spasi Pimpinan Rapat : . ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth............................. Yth........................................................ 128 ................... Mmmmmmmmmmmmm .................... ) 2 spasi Tanggal : ..................... ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ........ ) 3 spasi ----------------------------......20............................7 KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA ..............................45 karakter ---------------------------- Hari SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1... Telp................. Alamat : .... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Undangan )3 --26 karakter----------------Dengan ini mengharapkan kehadiran Saudara dalam rapat/ pertemuan/ sidang yang akan diselenggarakan pada : --20 karakter---------: .. Yth....... .............

.................... Yth...... ............................45 karakter ---------------------------- KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1............ ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Bila pangilan ini tidak ditaati akan diambil tindakan lebih lanjut sesuai dengan peraturan yang berlaku..................... .............................. ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Panggilan ) 3 s/d 6 spasi --26 karakter----------------.. ) 3 spasi ----------------------------...........................Lampiran XVI..............Dengan ini diminta kedatangan Saudara di Kantor ....... ) 2 spasi : Pukul ................ ) 2 spasi : .. ..................... ) 2 spasi : .....................pada: --20 karakter---------Hari Tanggal Waktu Alamat Untuk : ................... Yth................................. Mmmmmmmmmmmmm .....20........................................... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth............. 2........... 129 ..................1 (kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ .....

...... ) 3 spasi ----------------------------...... Mmmmmmmmmmmmm .......... 130 ... 2......................... ) 2 spasi : ......45 karakter ---------------------------- SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1............... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth...... ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Bila pangilan ini tidak ditaati akan diambil tindakan lebih lanjut sesuai dengan peraturan yang berlaku..... ... Yth.....................................................................2 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ . ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Panggilan ) 3 s/d 6 spasi --26 karakter----------------.. ...................................Lampiran XVI............................................... Yth............................. ) 2 spasi : Pukul ............................ ) 2 spasi : .......20.....Dengan ini diminta kedatangan Saudara di Kantor .............................................. .pada: --20 karakter---------Hari Tanggal Waktu Alamat Untuk : ...................

...........45 karakter ---------------------------- WAKIL SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1....................... Yth........ 2........... ...............Lampiran XVI.................................... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth....... Yth.... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Panggilan ) 3 s/d 6 spasi --26 karakter----------------...... .......................................................................... ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Bila pangilan ini tidak ditaati akan diambil tindakan lebih lanjut sesuai dengan peraturan yang berlaku........ .. Mmmmmmmmmmmmm ..... ) 2 spasi : ........................ ) 3 spasi ----------------------------........pada: --20 karakter---------Hari Tanggal Waktu Alamat Untuk : ............. 131 .............................Dengan ini diminta kedatangan Saudara di Kantor ............................................3 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ...........20.................... ) 2 spasi : . ) 2 spasi : Pukul ..............

...........4 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI...... ) 2 spasi : Pukul .................... ....... 132 .............................. ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Bila pangilan ini tidak ditaati akan diambil tindakan lebih lanjut sesuai dengan peraturan yang berlaku......Dengan ini diminta kedatangan Saudara di Kantor ..... Yth............... ) 3 spasi ----------------------------.................................Lampiran XVI....... ) 2 spasi : ........ .......... 2.............................. Mmmmmmmmmmmmm ................................ ... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Panggilan ) 3 s/d 6 spasi --26 karakter----------------....................pada: --20 karakter---------Hari Tanggal Waktu Alamat Untuk : ...........20. ) 2 spasi : .............. ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ........................ ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth.................45 karakter ---------------------------- KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1........... Yth..............................................................

................................................ ) 2 spasi : Pukul ... Fax...... ...................... ) 2 spasi : ......................... Telp. ...........Lampiran XVI........................45 karakter ---------------------------- SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1................................................................. 2.................................... ......... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth.......... ) 3 spasi ----------------------------....................................... Mmmmmmmmmmmmm ................................................ Yth... Alamat : .. 133 ............pada: --20 karakter---------Hari Tanggal Waktu Alamat Untuk : ....... Yth.5 KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI ............................ ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Panggilan ) 3 s/d 6 spasi --26 karakter----------------.........20.. ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Bila pangilan ini tidak ditaati akan diambil tindakan lebih lanjut sesuai dengan peraturan yang berlaku........... ) 3 spasi ----------------------------45 karakter -----------. ) 2 spasi : ............Dengan ini diminta kedatangan Saudara di Kantor .......

) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth..................pada: --20 karakter---------Hari Tanggal Waktu Alamat Untuk : ................................................... Yth......... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Panggilan ) 3 s/d 6 spasi --26 karakter----------------.. . Yth................... ) 2 spasi : ......................... ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Bila pangilan ini tidak ditaati akan diambil tindakan lebih lanjut sesuai dengan peraturan yang berlaku................. Mmmmmmmmmmmmm ..................................6 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA....... ) 3 spasi ----------------------------............Dengan ini diminta kedatangan Saudara di Kantor .............................45 karakter ---------------------------- KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1...................... ) 2 spasi : ............. ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ .......................... 134 ...........................................20....... ....................Lampiran XVI...... ................ ) 2 spasi : Pukul ..... 2.

... Telp.....pada: --20 karakter---------Hari Tanggal Waktu Alamat Untuk : ............. ) 2 spasi : ............Dengan ini diminta kedatangan Saudara di Kantor .............................................................20..... ) 2 spasi : Pukul ........ 2. Yth......... ) 3 spasi ----------------------------45 karakter -----------..................................... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Panggilan ) 3 s/d 6 spasi --26 karakter----------------.......................................................................45 karakter ---------------------------- SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1......... ) 2 spasi : . ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth.......................... . 135 ....... Alamat : . ............7 KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA......... Fax... ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Bila pangilan ini tidak ditaati akan diambil tindakan lebih lanjut sesuai dengan peraturan yang berlaku.................................... ......................... ) 3 spasi ----------------------------.................... Yth.................................................. Mmmmmmmmmmmmm ........Lampiran XVI.........

..... : .................... : ...........................................20 karakter -................................... : ........... ) 3 spasi --26 karakter--------------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm...............................................Lampiran XVII KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN (SESUAI DENGAN PEJABAT YANG MENGIRIM/MEMBUAT NOTA DINAS) ) 4 ½ spasi NOTA DINAS ) 3 spasi -...... ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm...... ) 3 spasi ----------------------------.................... : ................................. : .......45 karakter ---------------------------- NAMA JABATAN PEJABAT YANG MENGIRIM ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 136 .................................................................................................................... : .........Kepada Dari Tembusan Tanggal Nomor Sifat Lampiran Perihal : ......................................................................... : ............................................. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm...........................

..Lampiran XVIII...1 (kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : ........... ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.......... KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 137 ..............................45 karakter ---------------------------- ....20...................... ) 4 ½ spasi ----------------------------.

...2 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : .......45 karakter ---------------------------- ................Lampiran XVIII.....20..... ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm............................. ) 4 ½ spasi ----------------------------............... SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 138 ...

........ ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm............... WAKIL SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 139 ..... ) 4 ½ spasi ----------------------------.20......Lampiran XVIII..................3 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : ......................45 karakter ---------------------------- ........

20............... ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : ....... ) 4 ½ spasi ----------------------------....... KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 140 ...Lampiran XVIII.45 karakter ---------------------------- .............................................4 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI............ ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm..

.............. Telp................Lampiran XVIII...............20........5 KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI .. Fax.......... Alamat : .. ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm...................... SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 141 ............................ ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : ............... ) 4 ½ spasi ----------------------------..........45 karakter ---------------------------- .........

... ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm...................Lampiran XVIII.... ) 4 ½ spasi ----------------------------.....45 karakter ---------------------------- .........................20.................. ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : ...6 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA............ KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 142 ...

...20... ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : ................................ ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.................. Alamat : ......... SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 143 ........... ) 4 ½ spasi ----------------------------..... Telp.................................7 KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA... Fax............Lampiran XVIII..45 karakter ---------------------------- ....................

....Lampiran XVIII.... KABUPATEN/KOTA...................... ) 4 ½ spasi ----------------------------........ KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 144 ........................ Telp....................................................... Fax..........8 PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN KECAMATAN ........ ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.. ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : . Alamat :.....45 karakter ---------------------------- ......................20..........

... ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : ................20.............Lampiran XVIII..9 PANITIA PEMILIHAN LUAR NEGERI PERWAKILAN RI ... Fax.... Telp........ Alamat :.... KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 145 .............................................45 karakter ---------------------------- ....................................... ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm........ ) 4 ½ spasi ----------------------------.......................

................ Fax.............. KECAMATAN Alamat :..10 PANITIA PEMUNGUTAN SUARA KELURAHAN/DESA ........... KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 146 ..... ) 4 ½ spasi ----------------------------..20............ ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : ........ Telp...Lampiran XVIII.................................................45 karakter ---------------------------- ......................... ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.....................

.... NAMA JABATAN PEJABAT/PERSONIL/ KETUA KELOMPOK/PANITIA/TIM ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 147 ............45 karakter --------------------- . III....Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 3 spasi MMMMMMMMMM ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm II. YANG MENGIRIM/MEMBUAT LAPORAN) ) 3 spasi LAPORAN MMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMM ) 3 spasi I......... MMMMMMMMMM ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi ) ----------------------------...... --26 karakter------------PENDAHULUAN ) 2 spasi ---....-------....20.........Lampiran XIX KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN (SESUAI DENGAN PEJABAT/PERSONIL/KETUA KELOMPOK/KETUA TIM/BADAN PELAKSANA PENYELENGGARA PEMILIHAN UMUM YANG BERSIFAT SEMENTARA.......

.................................... Mmmmmmmmmmmmmmm ........ Yang menerima NAMA JABATAN ) 6 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA TERANG 148 ............................... NO URUT JENIS YANG DIKIRIM BANYAKNYA KETERANGAN ) 3 spasi ........................... di – MMMMMM ) 2 spasi SURAT PENGANTAR ) 2 spasi Nomor :................20..................... ) spasi Diterima tanggal ...........Lampiran XX KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN ) ) 3 spasi -----45 karakter -------------------------------------------------Kepada ) 2 spasi Yth..................

Lampiran XXI KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN LEMBAR DISPOSISI SURAT DARI NOMOR SURAT TANGGAL SURAT JAM DITERIMA DITERIMA PERIHAL : : : : : ARAHAN PETUNJUK/DISPOSISI NOMOR DIAGENDA : TANGGAL : KEPADA YTH : 149 .

tanggal. .20.............. 150 ... Demikian Berita Acara ini dibuat dalam rangkap . Pangkat/Golongan........Lampiran XXII KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN ) 3 spasi BERITA ACARA MMMMMMMMMMMMMMM Nomor :. untuk dipergunakan sebagaiman mestinya....... Kami masing-masing : 1. NIP... dengan penyesuaian................... (memuat nama..... ) 3 spasi ---........... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.......................... tahun ... bulan...... NIP.. Pangkat/Golongan..... ) 2 spasi PIHAK KEDUA PIHAK PERTAMA ) 6 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA TERANG ) 2 spasi MENGETAHUI INSTANSI NAMA JABATAN ) 6 spasi NAMA TERANG Catatan : Contoh Berita Acara ini dapat digunakan untuk model berita acara .......... Jabatan dan alamat) ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm... ) 4 ½ spasi ............. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm yang selanjutnya disebut Pihak I.. Jabatan dan alamat) 2.26 karakter -Pada hari ini . (memuat nama....... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm yang selanjutnya disebut Pihak II.......................

..................................... .................................................................................................... ................................. ........................................................... IV............................ ) 3 spasi . NAMA JABATAN YANG MENYUSUN 151 ......................................................................................................................................................................................................................................................... ........................................................................................................................................................................................ .............. IDENTIFIKASI PERMASALAHAN ..... PENDAHULUAN .................. Kesimpulan ..................................... III....................................................................................................................................... II.. .............. PEMBAHASAN ...20........ Saran ........................... b............................................................................................................ PENUTUP a..........Lampiran XXIII KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN ) 6 spasi TELAAHAN STAF MMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi ----20 karakter--- I........................ ..........................................................................................................................

.... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi c./20............ Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi b............/.. ) 4 ½ spasi --26 karakter ---- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi a........ Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi --------------45 karakter --------------------- ........Lampiran XXIV.1 (Kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi REKOMENDASI NOMOR :...................... ) 2 spasi KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG 152 ....20..

Lampiran XXIV.2

(warna hitam)

KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi

REKOMENDASI
NOMOR :......../......./20... ) 4 ½ spasi

--26 karakter ----

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi a. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi b. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi c. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi

--------------45 karakter ---------------------

....................,..........................20...... ) 2 spasi SEKRETARIS JENDERAL

) 6 spasi

NAMA TERANG

153

Lampiran XXIV.3

(warna hitam)

KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi

REKOMENDASI
NOMOR :......../......./20... ) 4 ½ spasi

--26 karakter ----

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi

a. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi b. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi c. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi

--------------45 karakter ---------------------

....................,..........................20...... ) 2 spasi WAKIL SEKRETARIS JENDERAL

) 6 spasi

NAMA TERANG

154

Lampiran XXIV.4

(lambang KPU berwarna)

KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI/KABUPATEN/KOTA.........

) 4 ½ spasi

REKOMENDASI
NOMOR :......../......./20... ) 4 ½ spasi

--26 karakter ----

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi a. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi b. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi c. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi

--------------45 karakter ---------------------

....................,..........................20...... ) 2 spasi KETUA

) 6 spasi

NAMA TERANG

155

.................................. Telp............. ) 2 spasi SEKRETARIS ) 6 spasi NAMA TERANG 156 ..... ) 4 ½ spasi REKOMENDASI NOMOR :....../20. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi c.5 KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI/KABUPATEN/KOTA..... Alamat : ......20........................... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi --------------45 karakter --------------------- ......Lampiran XXIV.. ) 4 ½ spasi --26 karakter ---- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi a............... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi b../........ Fax....

Lampiran XXIV.6

PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN
KECAMATAN ............ KABUPATEN/KOTA.......
Alamat :......................................
Telp.................... Fax...............

) 4 ½ spasi

REKOMENDASI
NOMOR :......../......./20... ) 4 ½ spasi

--26 karakter ----

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi a. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi b. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi c. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi

--------------45 karakter ---------------------

....................,..........................20...... ) 2 spasi KETUA

) 6 spasi

NAMA TERANG

157

Lampiran XXIV.7

PANITIA PEMILIHAN LUAR NEGERI
PERWAKILAN RI..........
Alamat :......................................
Telp.................... Fax...............

) 4 ½ spasi

REKOMENDASI
NOMOR :......../......./20... ) 4 ½ spasi

--26 karakter ----

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi a. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi b. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi c. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi

--------------45 karakter ---------------------

....................,..........................20...... ) 2 spasi KETUA

) 6 spasi

NAMA TERANG

158

Lampiran XXIV.8

PANITIA PEMUNGUTAN SUARA
KELURAHAN/DESA ............ KECAMATAN.......
Alamat :......................................
Telp.................... Fax...............

) 4 ½ spasi

REKOMENDASI
NOMOR :......../......./20... ) 4 ½ spasi

--26 karakter ----

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi a. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi b. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi c. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi

--------------45 karakter ---------------------

....................,..........................20...... ) 2 spasi KETUA

) 6 spasi

NAMA TERANG

159

..............20..............1 KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN ) ) 3 spasi DAFTAR HADIR RAPAT/ PERTEMUAN ) 2 spasi HARI/TANGGAL WAKTU TEMPAT ACARA : ................................... ) 3 spasi NO NAMA JABATAN TANDA TANGAN ) 4 ½ spasi ..........Lampiran XXV....................... ) 3 spasi NAMA JABATAN PENANGGUNG JAWAB ) 6 spasi NAMA TERANG 160 ........ : .............................................. : ................... : ..........

2 KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN DAFTAR HADIR KERJA TANGGAL S P S NO NAMA GOL P S P S P P S P S KET KASUBBAG/SEKSI ) 4 ½ spasi ...............................Lampiran XXV................ ) 3 spasi NAMA JABATAN PENANGGUNG JAWAB ) 6 spasi NAMA TERANG 161 ...20.....

..........................20................. ..................................1 PIAGAM PENGHARGAAN KOMISI PEMILIHAN UMUM Dengan ini memberikan penghargaan kepada: ............ ) 2 spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM KETUA NAMA TERANG 162 .................................................................................................................................... ..............................Lampiran XXVI................................................ ........ ........................................ Dalam rangka..................................................

...... ...................................................................................................... Dalam rangka.................... ....20....2 PIAGAM PENGHARGAAN KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI/KABUPATEN/KOTA... Dengan ini memberikan penghargaan kepada: ...................................................................Lampiran XXVI..................................................... .............. KETUA (stempel) NAMA TERANG 163 Lampiran XXVII ................................... ....................................................................... ) 2 spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI/KAB/KOTA...............................

................. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm 2........20.......KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN ) 6 spasi SURAT TUGAS NOMOR :.......... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm 2..... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm LAMANYA : Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm KEPERLUAN : 1.. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 3 spasi MENUGASKAN : KEPADA : 1.. ) 4 ½ spasi --20 karakter-.... ) 4 ½ spasi -------45 karakter ---------------------------....DASAR : 1................. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm 2. ) 3 spasi NAMA JABATAN PEMBERI TUGAS ) 6 spasi NAMA TERANG 164 Lampiran XXVIII ....

........................................... : ............................................................................Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 3 spasi Nama NIP Pangkat/Gol Jabatan : ....................KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN ) 6 spasi SURAT PERNYATAAN NOMOR :....................... mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm -------45 karakter ---------------------------- ....20......................... ) 4 ½ spasi --20 karakter-.................. ) 3 spasi NAMA JABATAN YANG MEMBUAT PERNYATAAN ) 6 spasi NAMA TERANG Lampiran XXIX 165 . : ................................................................................................................ : ........ ) 3 spasi Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa ........

.....mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm Dengan ini mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm Demikian mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) ) 3 spasi -------45 karakter ---------------------------NAMA JABATAN YANG MEMBUAT PERINGATAN ) 6 spasi NAMA TERANG ) 2 spasi -........................ 2.................................. ..................... Yth ..........mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm --20 karakter------...........7 karakter-.. ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth......KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN ) 3 spasi -----45 karakter -------------------------------------------------...20.................. Lampiran XXX 166 ............. ) 3 spasi --26 karakter ----------Mengingat .................Tembusan 1..... Yth... Mmmmmmmmmmmmmmm .... ) 2 spasi MMMMMM ) 3 s/d 6 spasi SURAT PERINGATAN NOMOR :......

.........Tembusan 1...........KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN ) 3 spasi -----45 karakter -------------------------------------------------....mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm --20 karakter------.......................... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth.................................... ) 3 spasi --26 karakter ----------Mengingat ..7 karakter-.................... Yth.....mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm Dengan ini mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm Demikian mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) ) 3 spasi -------45 karakter ---------------------------NAMA JABATAN YANG MEMBUAT RISALAH ) 6 spasi NAMA TERANG ) 2 spasi -............ Yth .....20.. ) 2 spasi MMMMMM ) 3 s/d 6 spasi RISALAH RAPAT NOMOR :................ 2.......... Mmmmmmmmmmmmmmm ......... ....... 167 ........

untuk kemudian oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dimintakan saran/pendapat/pertimbangan kepada Biro terkait Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Konsep awal peraturan disiapkan oleh Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum berdasarkan tugas pokok dan fungsi sebagaimana dimaksud dalam susunan organisasi Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. 168 . b. Biro terkait Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum wajib menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan terhadap konsep awal peraturan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. yang kemudian saran/pendapat/pertimbangan tersebut disampaikan kepada biro yang menyiapkan konsep awal peraturan. Konsep awal peraturan disiapkan berdasarkan perintah ketentuan undang-undang dan atau berdasarkan keputusan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum karena adanya kebutuhan untuk pengaturan lebih lanjut ketentuan undang-undang. Peraturan Komisi Pemilihan Umum a. Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep awal peraturan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang dilampiri naskah akademis. dengan ketentuan konsep peraturan tersebut terlebih dahulu 1 (satu) rangkap dibubuhi paraf biro-biro terkait pada stempel koordinasi dalam 3 (tiga) rangkap. h. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep awal peraturan tersebut kepada Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk mendapat saran/pendapat/pertimbangan dari sudut penyusunan peraturan perundangundangan berdasarkan peraturan perundang-undangan tentang pembentukan peraturan perundang-undangan. Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan saran/pendapat/pertimbangan hukum penyusunan peraturan perundang-undangan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. atas perintah tertulis Ketua Komisi Pemilihan Umum dan atau Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. g. d. yang kemudian disampaikan kembali kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Naskah Dinas Dalam Bentuk Peraturan Perundang-Undangan 1. f. c. Biro yang menyiapkan konsep awal peraturan mengadakan perbaikan/penyempurnaan berdasarkan saran/pendapat/pertimbangan.BAB V PROSEDUR ADMINISTRASI NASKAH DINAS KOMISI PEMILIHAN UMUM A. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep peraturan kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum untuk dijadikan bahan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. e.

Anggota Komisi Pemilihan Umum. Proses otentifikasi adalah pembuatan salinan Peraturan Komisi Pemilihan Umum sesuai dengan aslinya tanpa tanda tangan Ketua Komisi Pemilihan Umum. 2. Sekretaris Jenderal. Berdasarkan hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum: 1) apabila terdapat koreksi terhadap konsep peraturan tersebut. l. Peraturan Komisi Pemilihan Umum yang diotentifikasi oleh Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum oleh biro terkait disampaikan kepada Ketua. dibubuhi paraf oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dan anggota-anggota Komisi Pemilihan Umum sebagai bukti persetujuan. Konsep awal keputusan disiapkan berdasarkan perintah ketentuan undang-undang dan atau berdasarkan keputusan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum karena adanya kebutuhan untuk pengaturan lebih lanjut ketentuan undang-undang. b. Provinsi. Terhadap Peraturan Komisi Pemilihan Umum yang telah ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. dan pihak yang berkepentingan. j. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. untuk kemudian oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dimintakan saran/pendapat/pertimbangan kepada Biro terkait Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Terhadap konsep peraturan Komisi Pemilihan Umum yang terdapat koreksi rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. konsep peraturan tersebut terlebih dahulu pada rangkap yang dibubuhi paraf biro-biro terkait.i. Keputusan Komisi Pemilihan Umum a. kemudian oleh Sekretaris Jenderal disampaikan kembali kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum sesuai dengan ketentuan huruf i angka 2). dikembalikan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk dilakukan perbaikan/penyempurnaan. m. lembaga/instansi terkait. dan anggotaanggota Komisi Pemilihan Umum disimpan oleh biro penyusun konsep awal. oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum disampaikan kepada Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk diadakan proses otentifikasi. atas perintah tertulis Ketua Komisi Pemilihan Umum dan atau Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. Biro penyusun konsep peraturan wajib menyimpan konsep pertama sampai dengan konsep terakhir. dan 2) apabila tidak terdapat koreksi/disetujui. Sekretaris Jenderal. n. setelah diadakan perbaikan/penyempurnaan. c. Peraturan Komisi Pemilihan Umum yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum disimpan oleh biro terkait dan rangkap Peraturan Komisi Pemilihan Umum yang dibubuhi paraf oleh biro-biro terkait. Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan Peraturan Komisi Pemilihan Umum yang telah diotentifikasi kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. 169 . dan selanjutnya ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep awal keputusan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang dilampiri naskah akademis. k. dan selanjutnya Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan kepada biro terkait untuk proses penomoran peraturan dan dibubuhi cap dinas Komisi Pemilihan Umum. Konsep awal keputusan disiapkan oleh Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum berdasarkan tugas pokok dan fungsi sebagaimana dimaksud dalam susunan organisasi Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum.

dan selanjutnya ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan hukum penyusunan peraturan perundang-undangan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum disampaikan kepada Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk diadakan proses otentifikasi. g. dan selanjutnya Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan kepada biro terkait untuk proses penomoran peraturan dan dibubuhi cap dinas Komisi Pemilihan Umum. Sekretaris Jenderal.d. yang kemudian disampaikan kembali kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. l. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep keputusan kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum untuk dijadikan bahan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. j. dikembalikan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk dilakukan perbaikan/ penyempurnaan. Keputusan Komisi Pemilihan Umum yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum disimpan oleh biro terkait dan rangkap keputusan Komisi Pemilihan Umum yang dibubuhi paraf oleh biro-biro terkait. k. dan 2) apabila tidak terdapat koreksi/disetujui. dan anggota-anggota Komisi Pemilihan Umum disimpan oleh biro penyusun konsep awal. yang kemudian saran/pendapat/pertimbangan tersebut disampaikan kepada biro yang menyiapkan konsep awal keputusan. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep awal keputusan tersebut kepada Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk mendapat saran/pendapat/pertimbangan dari sudut penyusunan peraturan perundangundangan berdasarkan peraturan perundang-undangan tentang pembentukan peraturan perundang-undangan. dibubuhi paraf oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dan anggota-anggota Komisi Pemilihan Umum sebagai bukti persetujuan. Terhadap Keputusan Komisi Pemilihan Umum yang telah ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. Proses otentifikasi adalah pembuatan salinan keputusan Komisi Pemilihan Umum sesuai dengan aslinya tanpa tanda tangan Ketua Komisi Pemilihan Umum. Terhadap konsep keputusan Komisi Pemilihan Umum yang terdapat koreksi rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. h. Biro yang menyiapkan konsep awal keputusan mengadakan perbaikan/ penyempurnaan berdasarkan saran/pendapat/pertimbangan. f. setelah diadakan perbaikan/penyempurnaan. e. kemudian oleh Sekretaris Jenderal disampaikan kembali kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum sesuai dengan ketentuan huruf i angka 2). 170 . Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan keputusan Komisi Pemilihan Umum yang telah diotentifikasi kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. konsep keputusan tersebut terlebih dahulu pada rangkap yang dibubuhi paraf biro-biro terkait. dengan ketentuan konsep keputusan tersebut terlebih dahulu 1 (satu) rangkap dibubuhi paraf biro-biro terkait pada stempel koordinasi dalam 3 (tiga) rangkap. Berdasarkan hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum: 1) apabila terdapat koreksi terhadap konsep keputusan tersebut. i. Biro terkait Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum wajib menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan terhadap konsep awal keputusan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum.

yang kemudian saran/pendapat/pertimbangan tersebut disampaikan kepada biro yang menyiapkan konsep awal keputusan bersama. n. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep awal keputusan bersama tersebut kepada Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk mendapat saran/pendapat/pertimbangan dari sudut penyusunan peraturan perundang-undangan berdasarkan peraturan perundang-undangan tentang pembentukan peraturan perundang-undangan. Konsep awal keputusan bersama disiapkan berdasarkan perintah ketentuan undangundang dan atau berdasarkan keputusan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum karena adanya kebutuhan untuk pengaturan lebih lanjut ketentuan undang-undang. Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep awal keputusan bersama kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang dilampiri naskah akademis. lembaga/instansi terkait. untuk kemudian oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dimintakan saran/pendapat/pertimbangan kepada Biro terkait Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. d. b. 3. dikembalikan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk dilakukan perbaikan/ penyempurnaan. Berdasarkan hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum : 1) apabila terdapat koreksi terhadap konsep keputusan tersebut. e. Biro yang menyiapkan konsep awal keputusan bersama mengadakan perbaikan/ penyempurnaan berdasarkan saran/pendapat/pertimbangan. c. dan 171 . h. Keputusan Komisi Pemilihan Umum yang diotentifikasi oleh Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum oleh biro terkait disampaikan kepada Ketua. i. f. Keputusan Bersama a. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep keputusan bersama kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum untuk dijadikan bahan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. dan pihak yang berkepentingan. Sekretaris Jenderal. Konsep awal keputusan bersama disiapkan oleh Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum berdasarkan tugas pokok dan fungsi sebagaimana dimaksud dalam susunan organisasi Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan hukum penyusunan peraturan perundang-undangan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Biro penyusun konsep keputusan wajib menyimpan konsep pertama sampai dengan konsep terakhir.m. Anggota Komisi Pemilihan Umum. g. yang kemudian disampaikan kembali kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. dengan ketentuan konsep keputusan bersama tersebut terlebih dahulu 1 (satu) rangkap dibubuhi paraf biro-biro terkait pada stempel koordinasi dalam 3 (tiga) rangkap. Komisi Pemilihan Umum Provinsi. atas perintah tertulis Ketua Komisi Pemilihan Umum dan atau Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. Biro terkait Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum wajib menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan terhadap konsep awal keputusan bersama kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.

d. oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum disampaikan kepada Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk diadakan proses otentifikasi. Proses otentifikasi adalah pembuatan salinan Keputusan Bersama sesuai dengan aslinya tanpa tanda tangan Ketua Komisi Pemilihan Umum. Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. m. kemudian oleh Sekretaris Jenderal disampaikan kembali kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum sesuai dengan ketentuan huruf i angka 2). a. dibubuhi paraf oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dan anggota-anggota Komisi Pemilihan Umum sebagai bukti persetujuan. Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep awal Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang dilampiri naskah akademis. dan selanjutnya ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. Biro penyusun konsep Keputusan Bersama wajib menyimpan konsep pertama sampai dengan konsep terakhir. Biro terkait Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum wajib menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan terhadap konsep awal keputusan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. c. yang kemudian saran/pendapat/pertimbangan tersebut disampaikan kepada biro yang menyiapkan konsep awal keputusan. untuk kemudian oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dimintakan saran/pendapat/pertimbangan kepada Biro terkait Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. setelah diadakan perbaikan/penyempurnaan. k. Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan keputusan Komisi Pemilihan Umum yang telah diotentifikasi kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum.2) apabila tidak terdapat koreksi/disetujui. dan selanjutnya Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan kepada biro terkait untuk proses penomoran peraturan dan dibubuhi cap dinas Komisi Pemilihan Umum. Konsep awal Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum disiapkan berdasarkan perintah ketentuan undang-undang dan atau berdasarkan keputusan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum karena adanya kebutuhan untuk pengaturan lebih lanjut ketentuan undang-undang. b. Keputusan Bersama yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum disimpan oleh biro terkait dan rangkap keputusan Komisi Pemilihan Umum yang dibubuhi paraf oleh biro-biro terkait. j. 172 . atas perintah tertulis Ketua Komisi Pemilihan Umum dan atau Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. l. konsep keputusan tersebut terlebih dahulu pada rangkap yang dibubuhi paraf biro-biro terkait. Terhadap Keputusan Bersama yang telah ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. Sekretaris Jenderal. Konsep awal Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum disiapkan oleh Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum berdasarkan tugas pokok dan fungsi sebagaimana dimaksud dalam susunan organisasi Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. 4. dan anggota-anggota Komisi Pemilihan Umum disimpan oleh biro penyusun konsep awal. Terhadap konsep Keputusan Bersama yang terdapat koreksi rapat pleno Komisi Pemilihan Umum.

j. dikembalikan oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum kepada Biro terkait penyusun untuk dilakukan perbaikan/ penyempurnaan. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep awal keputusan tersebut kepada Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk mendapat saran/pendapat/pertimbangan dari sudut penyusunan peraturan perundangundangan berdasarkan peraturan perundang-undangan tentang pembentukan peraturan perundang-undangan. 173 . b.e. h. Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan hukum penyusunan peraturan perundang-undangan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. g. Konsep awal keputusan disiapkan berdasarkan perintah ketentuan undang-undang dan atau berdasarkan keputusan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Provinsi karena adanya kebutuhan untuk pengaturan lebih lanjut ketentuan Peraturan Komisi Pemilihan Umum dan Keputusan Komisi Pemilihan Umum. konsep keputusan tersebut terlebih dahulu pada rangkap yang dibubuhi paraf biro-biro terkait. Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang diotentifikasi oleh Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum oleh biro terkait disampaikan pihak yang berkepentingan. atas perintah tertulis Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Biro penyusun konsep keputusan wajib menyimpan konsep pertama sampai dengan konsep terakhir. Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum disimpan oleh biro terkait dan rangkap Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang dibubuhi paraf oleh biro-biro terkait disimpan oleh biro penyusun konsep awal. k. Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan keputusan Komisi Pemilihan Umum yang telah diotentifikasi menyampaikan kepada biro terkait untuk proses penomoran peraturan dan dibubuhi cap dinas Komisi Pemilihan Umum. Proses otentifikasi adalah pembuatan salinan keputusan Komisi Pemilihan Umum sesuai dengan aslinya tanpa tanda tangan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. yang kemudian disampaikan kembali kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. dan apabila tidak terdapat koreksi/disetujui. i. Apabila terdapat koreksi terhadap konsep keputusan tersebut. Biro yang menyiapkan konsep awal Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum mengadakan perbaikan/ penyempurnaan berdasarkan saran/pendapat/pertimbangan. dan selanjutnya ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal. Konsep awal keputusan disiapkan oleh Bagian Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi berdasarkan tugas pokok dan fungsi sebagaimana dimaksud dalam susunan organisasi Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Terhadap Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang telah ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum disampaikan kepada Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk diadakan proses otentifikasi. 5. f. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi a. l.

dengan ketentuan konsep keputusan tersebut terlebih dahulu 1 (satu) rangkap dibubuhi paraf bagian-bagian terkait pada stempel koordinasi dalam 3 (tiga) rangkap. 174 . i. d.c. j. e. Terhadap konsep Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi yang terdapat koreksi rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Provinsi. dan selanjutnya ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi. yang kemudian saran/pendapat/pertimbangan tersebut disampaikan kepada bagian yang menyiapkan konsep awal keputusan. Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi menyampaikan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi yang telah diotentifikasi kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Berdasarkan hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Provinsi : 1) apabila terdapat koreksi terhadap konsep keputusan tersebut. untuk kemudian oleh Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi dimintakan saran/pendapat/pertimbangan kepada Bagian terkait Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Proses otentifikasi adalah pembuatan salinan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi sesuai dengan aslinya tanpa tanda tangan Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi. dan 2) apabila tidak terdapat koreksi/disetujui. Terhadap Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi yang telah ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi. dikembalikan kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi untuk dilakukan perbaikan/ penyempurnaan. kemudian oleh Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi disampaikan kembali kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi sesuai dengan ketentuan huruf i angka 2). dan selanjutnya Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi menyampaikan kepada bagian terkait untuk proses penomoran peraturan dan dibubuhi cap dinas Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Bagian yang menyiapkan konsep awal keputusan mengadakan perbaikan/ penyempurnaan berdasarkan saran/pendapat/pertimbangan. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi menyampaikan konsep keputusan kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi untuk dijadikan bahan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi menyampaikan konsep awal keputusan tersebut kepada Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi untuk mendapat saran/pendapat/ pertimbangan dari sudut penyusunan peraturan perundangundangan berdasarkan peraturan perundang-undangan tentang pembentukan peraturan perundang-undangan. setelah diadakan perbaikan/penyempurnaan. h. konsep keputusan tersebut terlebih dahulu pada rangkap yang dibubuhi paraf bagian-bagian terkait. Bagian terkait Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi wajib menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan terhadap konsep awal keputusan kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan hukum penyusunan peraturan perundang-undangan kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. oleh Sekretaris Provinsi disampaikan kepada Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi untuk diadakan proses otentifikasi. f. yang kemudian disampaikan kembali kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. dibubuhi paraf oleh Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan anggota-anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi sebagai bukti persetujuan. g. Bagian Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi menyampaikan konsep awal keputusan kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi yang dilampiri naskah akademis. k.

Sub Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota menyampaikan saran/ pendapat/pertimbangan hukum penyusunan peraturan perundang-undangan kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. e.l. lembaga/instansi terkait. a. yang kemudian saran/pendapat/pertimbangan tersebut disampaikan kepada sub bagian yang menyiapkan konsep awal keputusan. dan pihak yang berkepentingan. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi disimpan oleh bagian terkait dan rangkap Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi yang dibubuhi paraf oleh bagian-bagian terkait. 6. yang kemudian disampaikan kembali kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi yang diotentifikasi oleh Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi oleh bagian terkait disampaikan kepada Ketua. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota menyampaikan konsep awal keputusan tersebut kepada Sub Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota untuk mendapat saran/pendapat/pertimbangan dari sudut penyusunan peraturan perundang-undangan berdasarkan peraturan perundang-undangan tentang pembentukan peraturan perundang-undangan. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Bagian penyusun konsep keputusan wajib menyimpan konsep pertama sampai dengan konsep terakhir. Sub Bagian Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota menyampaikan konsep awal keputusan kepada Sekretaris yang dilampiri naskah akademis. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. g. m. n. Konsep awal keputusan disiapkan berdasarkan perintah ketentuan undang-undang dan atau berdasarkan keputusan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota karena adanya kebutuhan untuk pengaturan lebih lanjut ketentuan Peraturan Komisi Pemilihan Umum. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. atas perintah tertulis Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dan atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Sub Bagian terkait Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota wajib menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan terhadap konsep awal keputusan kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Konsep awal keputusan disiapkan oleh Sub Bagian Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota berdasarkan tugas pokok dan fungsi sebagaimana dimaksud dalam susunan organisasi Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi. dan anggota-anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi disimpan oleh bagian penyusun konsep awal. f. Sub bagian yang menyiapkan konsep awal keputusan mengadakan perbaikan/ penyempurnaan berdasarkan saran/pendapat/pertimbangan. 175 . d. untuk kemudian oleh Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dimintakan saran/pendapat/pertimbangan kepada Sub Bagian terkait Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. c. Keputusan Komisi Pemilihan Umum dan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. b.

sub bagian terkait. i. k. Sub Bagian penyusun konsep keputusan wajib menyimpan konsep pertama sampai dengan konsep terakhir. Sub Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota menyampaikan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota yang telah diotentifikasi kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. konsep keputusan tersebut terlebih dahulu pada rangkap yang dibubuhi paraf sub bagian-sub bagian terkait. dan anggota-anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota disimpan oleh sub bagian penyusun konsep awal. dikembalikan kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota untuk dilakukan perbaikan/ penyempurnaan. m. j. Berdasarkan hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota : 1) apabila terdapat koreksi terhadap konsep keputusan tersebut. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Proses otentifikasi adalah pembuatan salinan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota sesuai dengan aslinya tanpa tanda tangan Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. 7. Terhadap Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota yang telah ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.h. 176 . oleh Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota disampaikan kepada Sub Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota untuk diadakan proses otentifikasi. dibubuhi paraf oleh Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dan anggota-anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota sebagai bukti persetujuan. dan selanjutnya ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Panitia Pemungutan Suara. dengan ketentuan konsep keputusan tersebut terlebih dahulu 1 (satu) rangkap dibubuhi paraf Sub bagian . Terhadap konsep Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota yang terdapat koreksi rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. setelah diadakan perbaikan/penyempurnaan. dan pihak yang berkepentingan. dan selanjutnya Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota menyampaikan kepada sub bagian terkait untuk proses penomoran peraturan dan dibubuhi cap dinas Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. l. Keputusan Panitia Pemilihan Kecamatan. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota menyampaikan konsep keputusan kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota untuk dijadikan bahan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. kemudian oleh Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota disampaikan kembali kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota sesuai dengan ketentuan huruf i angka 2). Panitia Pemilihan Luar Negeri. dan 2) apabila tidak terdapat koreksi/disetujui. dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri. Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara. lembaga/instansi terkait. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota disimpan oleh biro terkait dan rangkap keputusan Komisi Pemilihan Umum yang dibubuhi paraf oleh sub bagian. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota yang diotentifikasi oleh Sub Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota oleh sub bagian terkait disampaikan kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.Sub bagian terkait pada stempel koordinasi dalam 3 (tiga) rangkap. Anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. n.

PPS. f. PPLN. PPS. PPS. PPLN. dan selanjutnya Sekretaris PPK. KPPS dan KPPSLN yang telah ditandatangani oleh Ketua PPK. PPS. dan 2) apabila tidak terdapat koreksi/disetujui. e. PPS. PPLN. atas perintah tertulis Ketua PPK. PPS. KPPS dan KPPSLN. PPLN. KPPS dan KPPSLN disimpan oleh sekretariat dan rangkap Keputusan PPK. KPPS dan KPPSLN dan atau Sekretaris PPK. PPS. KPPS dan KPPSLN disampaikan kepada Sekretariat untuk diadakan proses otentifikasi. PPLN. KPPS dan KPPSLN yang dibubuhi paraf oleh Sekretaris PPK. PPS. Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. PPS. KPPS dan KPPSLN yang ditandatangani oleh Ketua PPK. KPPS dan KPPSLN untuk dijadikan bahan rapat PPK. PPLN. PPS. PPS. Keputusan Komisi Pemilihan Umum. Sekretaris PPK. KPPS dan KPPSLN disiapkan berdasarkan perintah ketentuan undang-undang dan atau berdasarkan Keputusan Komisi Pemilihan Umum. KPPS dan KPPSLN yang terdapat koreksi rapat PPK. Keputusan PPK. PPLN. PPS. PPS. KPPS dan KPPSLN sesuai dengan ketentuan huruf i angka 2). Konsep awal Keputusan PPK. KPPS dan KPPSLN disampaikan kembali kepada Ketua PPK. PPS. PPLN. PPLN. PPLN. Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. d. PPLN. dikembalikan kepada Sekretaris PPK. PPLN. c. oleh Sekretaris PPK. KPPS dan KPPSLN untuk dilakukan perbaikan/ penyempurnaan. PPS. KPPS dan KPPSLN dan anggota-anggota PPK. KPPS dan KPPSLN berdasarkan tugas pokok dan fungsi sebagaimana dimaksud dalam susunan organisasi Sekretariat Keputusan PPK. Sekretariat menyampaikan Keputusan PPK. KPPS dan KPPSLN. PPLN. KPPS dan KPPSLN. setelah diadakan perbaikan/penyempurnaan. PPS. PPS. PPLN. konsep keputusan tersebut terlebih dahulu pada rangkap yang dibubuhi paraf oleh Sekretaris PPK. PPS. KPPS dan KPPSLN. PPS. KPPS dan KPPSLN disimpan oleh sekretariat yang menyusun konsep awal. KPPS dan KPPSLN yang telah diotentifikasi kepada Sekretaris PPK. PPS. PPS. KPPS dan KPPSLN hasil rapat PPK. KPPS dan KPPSLN.a. KPPS dan KPPSLN. PPLN. b. Proses otentifikasi adalah pembuatan salinan Keputusan sesuai dengan aslinya tanpa tanda tangan Ketua. kemudian oleh Sekretaris PPK. PPLN. KPPS dan KPPSLN. Peraturan Komisi Pemilihan Umum. g. dan selanjutnya ditandatangani oleh Ketua PPK. PPLN. PPLN. Terhadap Keputusan PPK. PPLN. PPLN. KPPS dan KPPSLN menyampaikan kepada sekretariat terkait untuk proses penomoran peraturan dan dibubuhi cap dinas PPK. PPS. KPPS dan KPPSLN sebagai bukti persetujuan. PPS. PPS. PPLN. PPLN. dengan ketentuan konsep keputusan tersebut terlebih dahulu 1 (satu) rangkap dibubuhi paraf Sekretaris PPK. PPS. PPLN. PPS. dan anggota-anggota PPK. PPS. Berdasarkan hasil rapat PPK. KPPS dan KPPSLN: 1) apabila terdapat koreksi terhadap konsep keputusan tersebut. PPS. karena adanya kebutuhan untuk pengaturan lebih lanjut ketentuan undang-undang. KPPS dan KPPSLN menyampaikan konsep keputusan kepada Ketua PPK. KPPS dan KPPSLN disiapkan oleh Sekretariat PPK. PPS. 177 . PPS. PPLN. PPS. KPPS dan KPPSLN. PPLN. PPLN. PPLN. Konsep awal Keputusan PPK. PPS. PPLN. PPLN. Terhadap konsep Keputusan PPK. PPLN. KPPS dan KPPSLN dalam 3 (tiga) rangkap. PPLN. KPPS dan KPPSLN. PPLN.

i. dan pihak yang berkepentingan. menerima hasil penyempurnaan untuk dijadikan bahan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. PPLN. Sekretariat PPK. KPPS dan KPPSLN wajib menyimpan konsep pertama sampai dengan konsep terakhir. PPLN. Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi. dimintakan saran/pendapat/pertimbangan kepada Biro terkait pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. yaitu : (1) Stempel paraf koordinasi sebagaimana dimaksud angka 4 disediakan oleh unit pengolah dengan pemberian nomor kode biro masing-masing dan inspektorat. (2) Stempel paraf koordinasi untuk anggota Komisi Pemilihan Umum disediakan oleh Tata Usaha Pimpinan. Naskah Dinas Dalam Bentuk Surat 1) Konsep awal naskah dinas dalam bentuk surat disiapkan berdasarkan perintah keputusan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. PPS.h. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. PPS. bagian-bagian terkait pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. KPPS dan KPPSLN disampaikan kepada Ketua PPK. PPLN. Sekretaris Kabupaten/Kota. KPPS dan KPPSLN. 2) Konsep awal naskah dinas dalam bentuk surat disiapkan oleh Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Sub Bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. (3) Stempel paraf koordinasi untuk anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota disediakan oleh Sub bagian yang membidangi ketatausahaan. menyampaikan konsep awal naskah dinas dalam bentuk surat kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. untuk diadakan penyempurnaan. Anggota PPK. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Sekretaris PPK. 178 . PPS. PPS. Bagian Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Sub Bagian Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. lembaga/instansi terkait. Komisi Pemilihan Umum Provinsi. dan sub-sub bagian terkait pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. untuk kemudian oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. B. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. PPLN. 3) Biro pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. KPPS dan KPPSLN. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dengan ketentuan konsep naskah dinas dalam bentuk surat tersebut terlebih dahulu 1 (satu) rangkap dibubuhi paraf Sekretaris jenderal. Wakil Sekretaris Jenderal. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Keputusan PPK. KPPS dan KPPSLN yang diotentifikasi oleh sekretariat PPK. Sub Bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. KPPS dan KPPSLN. PPS. 4) Ketua Komisi Pemilihan Umum. biro-biro terkait. PPS. Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. 5) Selain 1 (satu) rangkap dibubuhi paraf sebagaimana dimaksud pada ayat (4) juga disediakan stempel paraf koordinasi dalam 3 (tiga) rangkap. PPLN. Komisi Pemilihan Umum Provinsi. PPLN. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.

Biro-biro dan panitia-panitia pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum.. C. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi.. Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. sub bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.. Pengendalian Naskah Dinas 1. 7) Biro pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. bagian.. 2.. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi./Kpts/Setjen/TAHUN No. dan naskah dinas dalam bentuk surat yang dibubuhi paraf oleh Sekretaris Jenderal. Sekretaris Jenderal Berita Acara a./KB/KPU/TAHUN No. Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi. serta pemilu kepala daerah dan wakil kepala daerah.../BA-Ppnr-BJ/Bulan/Tahun No./BA-KN-BJ/Bulan/Tahun 179 . dan panitia-panitia Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi.. D. 4... Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum./Kpts/KPU/TAHUN No. No.. disimpan oleh biro.. dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Bagian/Sub bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi.. sub bagian penyusun konsep awal. Naskah Dinas Tahapan Pemilihan Umum 1. 2. Tata Cara Penomoran Naskah Dinas Biro pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. sub bagian terkait. bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan sub bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota : a.TAHUN No.. disimpan oleh biro terkait. 3. Umum b.. Naskah Dinas tahapan pemilu yang berasal dari KPPS. PPS. dan PPK disimpan oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota yang selanjutnya diserahkan kepada kantor Arsip Daerah.. bagian terkait. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa: 1) Penjelasan 2) Pembukaan Penawaran 3) Klarifikasi & Negosiasi PENOMORAN No. Komisi Pemilihan Umum Provinsi.../SJ/Bulan/Tahun 6. 5.6) Naskah dinas dalam bentuk surat Komisi Pemilihan Umum. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota... DPD dan DPRD. sub bagian terkait.. terlebih dahulu diproses oleh Bagian Tata Usaha Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Bagian Umum pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/ Sub Bagian Umum pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.. bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi.... pemilu presiden dan wakil presiden./KPU/Bulan/Tahun No.. dan Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. 3. 2. Komisi Pemilihan Umum NO 1. Naskah dinas tahapan pemilu yang berasal dari KPPSLN dan PPLN disimpan oleh Komisi Pemilihan Umum yang selanjutnya diserahkan kepada Arsip Nasional.. Naskah Dinas Tahapan Pemilu yaitu naskah dinas yang berbentuk dokumen-dokumen yang berkaitan dengan tahapan pemilu anggota DPR. yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. JENIS NASKAH Peraturan Komisi Pemilihan Umum Keputusan Komisi Pemilihan Umum Keputusan Sekretaris Jenderal Keputusan Bersama (kerjasama) Surat biasa (yang ditandatangani): a. Penomoran Naskah Dinas Penomoran naskah dinas keluar yang ditandatangani Ketua Komisi Pemilihan Umum./BA/Bulan/Tahun No. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota bagian terkait... penyusun konsep naskah dinas dalam bentuk surat wajib menyimpan konsep pertama sampai dengan konsep terakhir./BA-Pjls-BJ/Bulan/Tahun No.. Ketua Komisi Pemilihan Umum b. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.

. Biro pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum NO. Pengadaan Barang & jasa Surat Tugas Nota Dinas : a./ND/SJ/Bulan/Tahun No.../ BA-KN/kode biro*)/ Bulan/Tahun No..4) Pemeriksaan & Penerimaan Barang dan Jasa c.... Biro Logistik Nota Dinas NO :. Biro Umum Nota Dinas NO :./ND/03/BLN/TAHUN 4.. Pengadaan Barang & jasa Perjanjian (SPK/Kontrak) No........... Umum b.../BA-Ppnr/kode biro*)/ Bulan/Tahun No.../ND/08/BLN/TAHUN 180 .... NAMA BIRO JENIS NASKAH DINAS Nota Dinas NOMOR KODE NASKAH DINAS NO :. Biro Perencanaan dan Data Biro Keuangan Nota Dinas NO :./SPK/Bulan/Tahun 9../UND-PBJ/Bulan/ Tahun No... Biro Hukum Nota Dinas NO :../ND/05/BLN/TAHUN 6.../ND-PBJ/Bulan/Tahun No../ ND/ kode biro*)/Bulan/Tahun No....... Biro Teknis dan Hupmas Nota Dinas NO :... Inspektorat Nota Dinas NO :. Biro-biro c. 2. Serah Terima No./BA-PP-BJ/Bulan/Tahun No./ BA-PP/kode biro*)/ Bulan/Tahun No./BA-ST/Bulan/Tahun 8./ST/Bulan/Tahun No./ND/04/BLN/TAHUN 5............ Sekretaris Jenderal b.... Pejabat Pengadaan Barang & Jasa 1) Pembukaan Penawaran 2) Klarifikasi & Negosiasi 3) Pemeriksaan & Penerimaan Barang dan Jasa 7../ND/06/BLN/TAHUN 7./ND/07/BLN/TAHUN 8........ Undangan : a... d./ND/01/BLN/TAHUN 1.../ND/02/BLN/TAHUN 3../UND/Bulan/ Tahun No..1. Biro Sumber Daya Manusia Nota Dinas NO :. *) 01 kode Biro Perencanaan dan Data Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum *) 02 kode Biro Keuangan Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum *) 03 kode Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum *) 04 kode Biro Umum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum *) 05 kode Biro Sumber Daya Manusia Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum *) 06 kode Biro Teknis dan Hupmas Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum *) 07 kode Biro Logistik Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum *) 08 kode Inspektorat Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum a.

./Kpts/KPU-Prov-kode wil*)/TAHUN No........../UND-PBJ/Bulan/ Tahun No../ ND/ kode bagian/Bulan/Tahun No../ BA-PP/Bulan/Tahun No... Panitia Pengadaan Barang dan Jasa: 1) Penjelasan 2) Pembukaan Penawaran 3) Klarifikasi & Negosiasi 4) Pemeriksaan & Penerimaan Barang dan Jasa c. Pejabat Pengadaan Barang & Jasa 1) Pembukaan Penawaran 2) Klarifikasi & Negosiasi 3) Pemeriksaan & Penerimaan Barang dan Jasa d./BA/Bulan/Tahun No. Serah Terima Undangan : a./BA-ST/Bulan/Tahun 5.. 3.. No.../ BA-KN/Bulan/Tahun No./BA-KN-BJ/Bulan/Tahun No.I..../ND/Sesprov/Bulan/Tahun No.... JENIS NASKAH Keputusan KPU Provinsi Keputusan Bersama (kerjasama) Surat biasa (yang ditandatangani): a. No..../Sesprov-kode wil/Bulan/Tahun 4./BA-Ppnr/Bulan/Tahun No.. Pengadaan Barang & jasa Perjanjian (SPK/Kontrak) PENOMORAN No.... Sekretaris KPU Provinsi Berita Acara a.../BA-Pjls-BJ/Bulan/Tahun No../UND/Bulan/ Tahun No... No.. 7.../ST/Bulan/Tahun 6.b... Yogyakarta *) 014 Kode KPU Provinsi Jawa Timur *) 015 Kode KPU Provinsi Banten *) 016 Kode KPU Provinsi Bali *) 017 Kode KPU Provinsi Nusa Tenggara Barat *) 018 Kode KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur *) 019 Kode KPU Provinsi Kalimantan Barat *) 020 Kode KPU Provinsi Kalimantan Tengah *) 021 Kode KPU Provinsi Kalimantan Timur *) 022 Kode KPU Provinsi Kalimantan Selatan *) 023 Kode KPU Provinsi Sulawesi Utara *) 024 Kode KPU Provinsi Sulawesi Tengah *) 025 Kode KPU Provinsi Sulawesi Selatan *) 026 Kode KPU Provinsi Sulawesi Tenggara *) 027 Kode KPU Provinsi Gorontalo *) 028 Kode KPU Provinsi Maluku *) 029 Kode KPU Provinsi Maluku Utara *) 030 Kode KPU Provinsi Papua *) 031 Kode KPU Provinsi Kepulauan Riau *) 032 Kode KPU Provinsi Papua Barat *) 033 Kode KPU Provinsi Sulawesi Barat 181 ...... Pengadaan Barang & jasa Surat Tugas Nota Dinas : a.... Komisi Pemilihan Umum Provinsi NO 1.. Umum b. Bagian-bagian c.. *) 001 Kode KPU Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam *) 002 Kode KPU Provinsi Sumatera Utara *) 003 Kode KPU Provinsi Sumatera Barat *) 004 Kode KPU Provinsi Riau *) 005 Kode KPU Provinsi Jambi *) 006 Kode KPU Provinsi Sumatera Selatan *) 007 Kode KPU Provinsi Bengkulu *) 008 Kode KPU Provinsi Lampung *) 009 Kode KPU Provinsi Bangka Belitung *) 010 Kode KPU Provinsi DKI Jakarta *) 011 Kode KPU Provinsi Jawa Barat *) 012 Kode KPU Provinsi Jawa Tengah *) 013 Kode KPU Provinsi D.../SPK/Bulan/Tahun 8. 2./BA-Ppnr-BJ/Bulan/Tahun No../KB/KPU-Prov-kode wil*)/TAHUN No.../ND-PBJ/Bulan/Tahun No. Sekretaris KPU Provinsi b../BA-PP-BJ/Bulan/Tahun No.../KPU-Prov-kode wil*)/Bulan/Tahun No. Umum b.. Ketua KPU Provinsi b.

.. Nota Dinas NO :./UND/Bulan/ Tahun No. Umum b.. NAMA BAGIAN JENIS NASKAH DINAS Nota Dinas NOMOR KODE NASKAH DINAS NO :... 2../BA-Pjls-BJ/Bulan/Tahun No. Pengadaan Barang & jasa Perjanjian (SPK/Kontrak) No./ ND/ kode sub bagian/Bulan/Tahun No.../BA-KN-BJ/Bulan/Tahun No..1... JENIS NASKAH Keputusan KPU Kabupaten/Kota Keputusan Bersama (kerjasama) Surat biasa (yang ditandatangani): a.Kab/Kota -kode wil *)/Bulan/Tahun No. c. 6. Bagian Program./ND-PBJ/Bulan/Tahun No.... Panitia Pengadaan Barang dan Jasa: 1) Penjelasan 2) Pembukaan Penawaran 3) Klarifikasi & Negosiasi 4) Pemeriksaan & Penerimaan Barang dan Jasa PENOMORAN No... 3./ST/Bulan/Tahun 8./UND-PBJ/Bulan/ Tahun No...b......./ BA-KN/Bulan/Tahun No... Data Organisasi dan Sumber Daya Manusia Bagian Keuangan../BA-Ppnr-BJ/Bulan/Tahun No...Kab/Kota -kode wil *)/TAHUN No..../KB/KPU. 2.. Ketua KPU Kabupaten/Kota b.. 182 ./BA-ST/Bulan/Tahun d../ND/09/BLN/TAHUN 1..../ BA-PP/Bulan/Tahun No.. Umum b.... Sekretaris KPU Kabupaten/Kota b.. Pengadaan Barang & jasa Surat Tugas Nota Dinas : a./BA/Bulan/Tahun No./ND/11/BLN/TAHUN c../BA-PP-BJ/Bulan/Tahun 5../SPK/Bulan/Tahun No. Bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi NO./SesKab/Kota -kode wil *)/Bulan/Tahun 4........ No.... Pejabat Pengadaan Barang & Jasa 1) Pembukaan Penawaran 2) Klarifikasi & Negosiasi 3) Pemeriksaan & Penerimaan Barang dan Jasa No. Serah Terima Undangan : a. 7.../ND/SesKab/Kota /Bulan/Tahun No.. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota NO 1.... Sub Bagian-sub bagian c... Teknis dan Hupmas Nota Dinas NO :.. Sekretaris KPU Kabupaten/Kota Berita Acara a./KPU../ND/10/BLN/TAHUN 3...../Kpts/KPU-Kab/Kota-kode wil *)/TAHUN No.... Umum dan Logistik Bagian Hukum./BA-Ppnr/Bulan/Tahun No.

434506 *) 001.434826 *) 002.435115 *) 003.435146 *) 003.435121 *) 003. Tapanuli Tengah Kab.434568 *) 001. Tapanuli Selatan Kab.434461 *) 001. Simalungun Kab.434857 *) 002. Aceh Selatan Kab. Mandailing Natal Kota Medan *) 002. Lima Puluh Kota Kab.434713 *) 002.434662 *) 001. Toba Samosir Kab.435109 *) 003. Padang Pariaman Kab.435002 *) 003. Asahan Kab.434832 *) 002.434841 *) 002. Deli Serdang Kab.434920 *) 002.434656 *) 001.434888 *) 002.435064 *) 003.434492 *) 001.434693 *) 002. Aceh Barat Daya *) 001.434801 *) 002. Nagan Raya Kab.434991 *) 003. Karo Kab. Solok Kab.435089 *) 003.964840 Kab.434872 *) 002.434543 Kab.434908 *) 002. Aceh Besar Kab.Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam *) 001.435042 *) 003. Serdang Bedagai Kab.434470 *) 001.434945 *) 003.434521 *) 001.435152 *) 003.435070 Kota Solok Kota Sawah lunto Kota Padang Panjang Kota Bukit Tinggi Kota Payakumbuh Kota Pariaman Kab. Aceh Utara Kab.434790 *) 002. Gayo Lues Kab.964962 *) 002.434722 *) 002.434982 *) 003. Aceh Tengah Kab. Samosir Kab. Tapanuli Utara Kab. Solok Selatan Kab.435095 Kab.434574 *) 001.434810 *) 002.434486 *) 001. Dharmas Raya Pasaman Barat 183 . Aceh Tamiang Kota Banda Aceh Kota Sabang Kota Lhoksemawe Kota Langsa Kab. Pak Pak Bharat Kab.434552 *) 001. Aceh Jaya Kab.434738 *) 002. Dairi Kab.434750 *) 002.434769 *) 002.435130 *) 003. Mentawai Kota Padang *) 003.434894 *) 002. Pidie Kab.434863 Kab. Nias Selatan Kab. Pidie Jaya Kota Subulussalam Provinsi Sumatera Utara *) 002.434781 *) 002. Aceh Singkil Kab. Simeu Kab.434537 *) 001.434914 *) 002. Padang Lawas Utara Provinsi Sumatera Barat *) 003.435058 *) 003. Bener Meriah Kab.434625 *) 001. Pesisir Selatan Kab. Agam Kab. Padang Lawas Kab.434951 *) 003.434640 *) 001.434600 *) 001.434631 *) 001. Aceh Barat Kab.434512 *) 001. Humbang Hasundutan Kab. Sawah Lunto Sijunjung Kab. Tanah Datar Kab.964812 *) 002. Aceh Tenggara Kab.434687 *) 002.964953 Kota Pematang Siantar Kota Sibolga Kota Tanjung Balai Kota Binjai Kota Tebing Tinggi Kota Padang Sidimpuan Kab.434960 *) 003.434619 *) 001.434599 *) 001. Labuhan Batu Kab. Bireuen Kab. Batubara Kab. Pasaman Kab. Nias Kabupaten Langkat Kab.434744 *) 002.964834 *) 001.434976 *) 003.434707 *) 002. Kep.434580 *) 001.434775 *) 002. Aceh Timur Kab.

Tebo Kota Jambi Provinsi Sumatera Selatan *) 006. Lahat Kab. Ogan Komering Ulu Kab.435441 *) 006.436461 *) 009.435384 *) 006. Kuantan Sangingi Kab.435296 *) 005.434342 *) 007. Muara Enim Kab. Muaro Jambi *) 005.435611 *) 008. Lampung Utara Kab.435183 *) 004.435322 *) 005. Sarolangun Kab.435212 *) 004. Lampung Selatan Kab. Rejang Lebong Kab. Kerinci Kab.435523 *) 006.436492 Kab.435384 Kab. Merangin Kab.434320 *) 007.435560 *) 008. Empat Lawang Provinsi Bengkulu *) 007.436477 *) 009. Bangka Barat 184 . Lampung Barat Kab. Kaur Kab. Bengkulu Utara Kota Bengkulu Kab.435642 *) 008.435378 *) 005. Muko Muko Kab. Tanjung Jabung Barat Kab. Belitung Kota Pangkal Pinang Kab.436503 *) 009.435234 *) 004. Indragiri Hulu Kab.435362 *) 005. Bengkulu Selatan Kab.434373 *) 007.435472 *) 006. Tanjung Jabung Timur Kab. Musi Banyuasin Kab.434336 *) 007.435497 *) 006. Belitung Timur Kab. Lampung Tengah Kab. Tulang Bawang Kab. Bangka Tengah *) 009.435240 *) 004. Seluma *) 007.435316 *) 005.435228 *) 004.435331 Kab.435435 *) 006.435554 *) 008. Lebong Kab.435177 *) 004. Ogan Komering Ilir Kab. Bengkalis Kab. Indragiri Hilir Kab.435353 *) 005.435501 Kab. Rokan Hulu Kab.435271 Kab.435636 *) 008.435347 *) 005.Provinsi Riau *) 004.435259 *) 004. Bungo Kab.435300 *) 005.435203 Kab. Lampung Timur Kab.434367 Kab.436512 *) 009. Siak Kota Pekanbaru Kota Dumai Provinsi Jambi *) 005. Batang Hari Kab.435450 *) 006. Way Kanan Kota Bandar lampung Kota Metro Kab.436483 Kab. Ogan Ilir Kab.435591 Kab.436452 *) 009.434351 *) 007. Bangka Selatan Kab.435466 *) 006.434382 *) 007.435585 *) 008.435579 *) 008.434311 Kab.435620 *) 008. Rokan Hilir Kab. Ogan Komering Ulu Timur Kab. Bangka Kab.435410 *) 006. Musi Rawas Kab.435481 *) 006. Pelalawan *) 004. Pesawaran Provinsi Bangka Belitung *) 009.964916 Kab. Ogan Komering Ulu Selatan Kab.435532 *) 006. Tenggamus *) 008.434305 *) 007.435517 *) 006. Kepahiang Provinsi Lampung *) 008.435265 *) 004. Kampar Kab.435605 *) 008.435429 *) 006.964730 Kota Prabumulih Kota Pagar Alam Kota Lubuk Linggau Kab. Banyuasin Kota Palembang *) 006.435192 *) 004.

Kudus Kab.329016 *) 011. Indramayu Kab.329402 *) 012.329248 *) 012. Banjarnegara Kab.328852 *) 010.329336 *) 012. Kepulauan Seribu Provinsi Jawa Barat *) 011.329201 *) 011.329090 *) 011. Majalengka Kab.328883 Kota Jakarta Pusat Kota Jakarta Utara Kab. Bogor Kab. Bandung Barat Provinsi Jawa Tengah *) 012.329543 *) 012. Rembang Kab. Ciamis Kab. Purbalingga Kab. Pekalongan Kab.329084 *) 011. Bandung Kab.329197 *) 011. Kebumen Kab.329047 *) 011. Blora Kab.329568 *) 012.329418 *) 012. Pemalang Kab. Demak Kab.329521 *) 012.329574 *) 012. Cirebon Kab. Wonosobo Kab.329150 *) 011.329373 *) 012. Sukabumi Kab.329486 *) 012. Semarang Kab.329135 *) 011.329291 *) 012. Pati *) 012. Cilacap Kab.329260 *) 012.329062 *) 011.329351 *) 012.329430 *) 012. Jepara Kab.Provinsi DKI Jakarta *) 010.329172 *) 011.329181 *) 011.329552 Kab.329455 *) 012. Grobongan Kab.329141 *) 011.328830 *) 010.329129 *) 011.329232 *) 012. Cianjur Kab. Sumedang Kab.329449 *) 012. Tegal Kab. Subang *) 011.329022 *) 011.329031 Kab. Batang Kab.329424 *) 012.329996 *) 011. Temanggung Kab.329470 *) 012.329000 *) 011.329254 *) 012.329078 *) 011.329166 *) 011.329305 *) 012.329104 *) 011.329398 *) 012.328861 Kota Jakarta Selatan Kota Jakarta Timur Kota Jakarta Barat *) 010. Klaten Kab.329279 *) 012. Karawang Kab. Boyolali Kab. Karang Anyar Kab. Purworejo Kab.329506 *) 012. Magelang Kab.329512 *) 012.329110 *) 011.329971 *) 011. Kuningan Kab.329053 *) 011.329342 *) 012.329865 Kab.328846 *) 010.329320 *) 012. Sukoharjo Kab.328877 *) 010.329311 Kab.329367 *) 012. Wonogiri Kab.329382 *) 012.329461 *) 012. Banyumas Kab.329492 *) 012.329217 *) 011. Kendal Kab. Garut Kab. Bekasi Kota Bogor Kota Sukabumi Kota Bandung Kota Cirebon Kota Bekasi Kota Depok Kota Cimahi Kota Tasikmalaya Kota Banjar Kab. Tasikmalaya Kab.329980 *) 011.329537 *) 012. Sragen Kab. Brebes Kota Magelang Kota Surakarta Kota Salatiga Kota Semarang Kota Pekalongan Kota Tegal 185 . Purwakarta Kab.329285 *) 012.

433742 Kab.329599 *) 013.329894 *) 014. Badung Kab. Madiun *) 014. Tabanan Kab. Tuban Kab.329826 *) 014. Situbondo Kab.329671 *) 014. Bantul Kab.329908 *) 014.436430 *) 015.436395 *) 015.329713 *) 014.329888 *) 014.329775 *) 014.329662 *) 014. Jember Kab.436421 *) 015. Banyuwangi Kab.329781 *) 014.433795 *) 016. Kediri Kab. Serang Kab.436900 Kota Tangerang Kota Cilegon Kota Serang Provinsi Bali *) 016. Gianyar Kab. Lamongan Kab.329722 *) 014. Sleman Kota Yogyakarta Provinsi Jawa Timur *) 014.329619 Kab. Klungkung *) 016. Pacitan Kab.436389 *) 015. Probolinggo Kab.329960 *) 014.329707 *) 014. Tangerang Kab.329430 *) 014.329920 *) 014.433764 *) 016. Lumajang Kab. Jombang Kab.329693 *) 014. Gresik Kab.329744 *) 014.433733 *) 016.329750 *) 014. Jembrana Kab. Pamekasan Kab. Trenggalek Kab.329424 *) 014. Bangli Kab. Karang Asem Kab.Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta *) 013. Magetan Kab. Gunung Kidul *) 013.436415 Kab. Mojokerto Kab. Sampang Kab.329449 *) 014. Bondowoso Kab.329991 *) 014.329939 *) 014. Lebak *) 015. Bangkalan Kab. Sumenep Kota Kediri Kota Blitar Kota Malang Kota Probolinggo Kota Pasuruan Kota Mojokerto Kota Madiun Kota Surabaya Kota Batu Provinsi Banten *) 015. Blitar Kab. Bojonegoro Kab.433758 *) 016.329841 *) 014.329810 *) 014.329951 Kab.433770 *) 016. Buleleng Kota Denpasar 186 .329687 *) 014.329625 *) 013.329790 *) 014.329982 *) 014.329872 *) 014.329914 *) 014. Sidoarjo Kab.329863 *) 014.329738 *) 014. Kulon Progo Kab.329945 *) 014.329801 *) 014. Pasuruan Kab.329631 Kab.329600 *) 013.436409 *) 015. Tulung Agung Kab.433727 *) 016.329832 *) 014.329857 *) 014. Ponorogo Kab. Pandeglang Kab. Malang Kab. Ngawi Kab. Nganjuk Kab.433789 *) 016.329976 *) 014.329656 *) 014.329769 Kab.433809 Kab.

435837 *) 020.433980 *) 018.435812 *) 020. Kayong Utara Provinsi Kalimantan Tengah *) 020.435821 Kab. Murung Raya Kab.434078 *) 018.433821 *) 017. Manggarai Kab.435755 *) 019. Sumbawa Kab.435702 *) 019.964752 *) 018.433861 *) 017.434047 *) 018.435925 *) 020.435749 *) 019. Kota Waringin Timur Kab. Seruyan Kab. Bima Kota Mataram Kota Bima Kab.433892 *) 017.964761 *) 018.433959 *) 018. Barito Selatan Kab. Barito Utara Kota Palangkaraya Kab.433883 Kab.433940 *) 018.433877 Kab. Kubu Raya Kab.435806 *) 020.435868 *) 020.433846 *) 017. Sumba Barat Daya Kab. Kapuas Hulu Kab.435900 Kab. Sumba Barat Kab.434053 *) 018. Lombok Tengah Kab. Sikka *) 018. Lamandau Kab. Sambas Kab.435761 *) 019.Provinsi Nusa Tenggara Barat *) 017. Lombok Timur Kab.433852 *) 017. Nagekeo Provinsi Kalimantan Barat *) 019.964931 *) 019.435718 *) 019. Sekadau Kab.434022 *) 018. Sintang Kab. Lembata Kota Kupang Kab.435724 *) 019.433830 *) 017. Manggarai Timur Kab. Timor Tengah Utara Kab.435899 *) 020. Ngada Kab. Kupang Kab.433934 *) 018.438550 *) 020.435667 *) 019.434016 *) 018. Manggarai Barat Kab. Ende Kab.435698 *) 019.964828 Kab.434000 *) 018.435874 *) 020.435730 *) 019.435792 *) 020.435852 *) 020. Alor Kab. Katingan *) 020. Kapuas Kab.964947 *) 018.434062 *) 018. Pontianak Kab. Dompu *) 017.433928 *) 018.433996 *) 018. Kota Waringin Barat Kab.435919 *) 020. Sanggau Kab. Ketapang Kab. Barito Timur 187 .Ndao Kab. Flores Timur Kab.435673 Kab. Pulang Pisau Kab. Timor Tengah Selatan Kab. Rote. Bengkayang *) 019. Sukamara Kab.433903 *) 017. Lombok Barat Kab.433971 Kab.964746 Kab. Belu Kab. Landak Kota Pontianak Kota Singkawang Kab.435770 *) 019.434031 *) 018.433965 *) 018. Sumba Timur Kab.435682 *) 019. Melawi Kab. Sumbawa Barat Provinsi Nusa Tenggara Timur *) 018.435843 *) 020. Gunung Mas Kab. Sumba Tengah Kab.

Kutai Barat *) 021.433149 *) 024. Pangkajene Kepulauan *) 025.435971 *) 022.435962 *) 022. Luwu Kab. Kotabaru Kab.433155 *) 024.436157 *) 021.436044 *) 022. Kutai Timur Kota Balikpapan Kota Samarinda Kota Tarakan Kota Bontang Kab.436194 *) 021.433362 *) 025.433319 *) 025.433481 Kab.436081 *) 021. Minahasa Kab.436239 *) 023. Sinjai Kab. Selayar Kab. Kepulauan Talaud Kab. Enrekang Kab. Luwu Timur Kota Makassar 188 .433274 *) 025. Hulu Sungai Tengah *) 022.433186 *) 024.436291 *) 023. Bone Kab.436013 *) 022. Minahasa Selatan *) 023. Pasir Kab. Luwu Utara Kota Palopo Kab.436260 Kab. Minahasa Utara Kab.436101 Kab. Siau Tagulandang Biaro Kota Kotamobagu Kab.433237 *) 025. Poso Kab.964792 Kota Tomohon Kab. Banggai Kab. Tanah Bumbu Kab.433206 Kab. Banggai Kepulauan Kab.433130 *) 024.436110 *) 021. Tanah Laut Kab.433501 *) 025.433387 *) 025. Kutai Kartanegara Kab. Gowa Kab.435956 *) 022.433393 *) 025.433212 *) 024. Tapin Kab. Bulu Kumba Kab.433299 *) 025. Buol Kab.433280 *) 025.436038 *) 022.964777 *) 023.433243 *) 025.433170 *) 024.436276 *) 023. Tabalong Kota Banjarbaru Kota Banjarmasin Kab.436302 *) 023.436050 *) 022. Nunukan Kab.433407 *) 025. Hulu Sungai Selatan Kab. Donggala *) 024. Bolaang Mongondow Kab. Bantaeng Kab.433444 *) 025. Pinrang Kab. Kep. Tojo una una Provinsi Sulawesi Selatan *) 025. Parigi Moutong Kota Palu Kab.436282 *) 023.436090 *) 021.433161 Kab.433371 *) 025.435940 Kab.Provinsi Kalimantan Timur *) 021.436141 *) 021. Kepulauan Sangihe Kota Manado Kota Bitung Kab. Takalar Kab.436245 *) 023.436172 *) 021. Penajam Paser Utara Kab. Balangan Provinsi Sulawesi Utara *) 023. Berau Kab. Jeneponto Kab.433325 Kab. Hulu Sungai Utara Kab. Sindereng Rappang Kab.436126 *) 021. Bulungan Kab.433356 *) 025.436132 *) 021. Bolaang Mongondow Utara Provinsi Sulawesi Tengah *) 024.964922 Kab.436163 *) 021. Toli-Toli Kab. Morowali Kab.433252 *) 025.436208 *) 021.964803 *) 023.436069 *) 022.433124 *) 024. Maros Kab. Barito Kuala Kab.433268 *) 025. Tana Tidung Provinsi Kalimantan Selatan *) 022.433469 *) 025.433192 *) 024.436007 *) 022.435987 Kab.964783 *) 023. Tanatoraja Kab.433300 *) 025.436251 *) 023. Banjar Kab. Minahasa Tenggara Kab.436022 *) 022.435993 *) 022.436188 *) 021.436220 *) 023. Malinau Kab. Wajo Kab.

434150 *) 030. Konawe Kab.433563 *) 026.434217 *) 030.436534 *) 027.434181 *) 030. Mamberamo Raya Kab. Soppeng *) 025. Gorontalo Kab. *) 030. Wakatobi Kab.433532 *) 026.434201 *) 030. Kepulauan Aru Kota Tual Provinsi Maluku Utara *) 029.436364 Halmahera Selatan Kepulauan Sula Halmahera Timur Kota Tidore Kepulauan Provinsi Papua *) 030. Puncak Jaya Kab. Bombana Kab.434402 *) 029. Muna Kab.436565 *) 027.964896 Kab.434197 *) 030.433340 Kab.433572 *) 026.965029 *) 030.434254 *) 030.434223 *) 030. Jayapura Kab. Biak Numfor Kab. Barru Kab.433526 *) 026.434418 *) 029. Maluku Tenggara Kab.433682 *) 028.964859 Kab.434110 *) 030. Puncak 189 . Sarmi Kab.433660 *) 028. Nduga Kab. Kolaka Utara Kab. Jaya Wijaya Kab.433490 Kota Parepare Provinsi Sulawesi Tenggara *) 026. Nabire Kab. Buton Kab. Buru Kota Ambon *) 028.964871 *) 026.434232 *) 030.*) 025. Maluku Tenggara Barat Kab. Lanny Jaya Kab. Kab.433691 *) 028. Pahuwato Kab. Konawe Selatan Kab.434279 *) 030.433608 *) 026.436358 *) 029.433594 *) 026. Memberamo Tengah Kab.433676 *) 028.433645 *) 028.433331 *) 025. Paniai Kab. Buton Utara Provinsi Gorontalo *) 027. Tolikara Kab. Bone Bolango Kab.436540 *) 027. Waropen Kab. Kab. Merauke Kab. Seram Bagian Barat Kab. Kolaka Kota Kendari Kota Bau-Bau *) 026. Yalimo *) 030.433541 *) 026.436342 *) 029.433639 *) 028. Yapen Waropen Kab.433588 *) 026. Boven Digoel Kab. Yahukimo Kab. Mappi Kab.434104 *) 030. Halmahera Barat Kab. Maluku Tengah Kab. Konawe Utara Kab. Dogiyai Kab.434135 *) 030.434248 *) 030.434141 *) 030.436327 *) 029.436311 Kab. Pegunungan Bintang Kab.433614 Kab. Gorontalo Utara Provinsi Maluku *) 028.434260 *) 030.433702 Kab. Keerom Kab. Boalemo Kota Gorontalo *) 027.436559 *) 027. Supiori Kab.434129 *) 030.434090 *) 030.436571 Kab.434166 *) 030.434172 *) 030. Seram Bagian Timur Kab.433557 *) 026. Asmat Kab.964880 Kab. Mimika Kota Jayapura Kab. *) 030.436333 *) 029.434285 *) 030. Halmahera Tengah Kota Ternate Halmahera Utara *) 029. *) 030. *) 030.433651 *) 028.

Sub Bagian Umum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.436631 Kab.. Mamuju *) 033./ND/15/BLN/TAHUN a. PPLN.. Raja Ampat Provinsi Sulawesi Barat *) 033. c. Polewali Mamasa (Mandar) Kab.../ND/12/BLN/TAHUN 1. Naskah dinas yang telah diagendakan..... PPS. 190 . nomor dan tanggal. Mamuju Utara c. Bagian Umum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. dengan ketentuan: 1) Naskah dinas yang ditujukan untuk Ketua Komisi Pemilihan Umum/Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota disampaikan kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum/Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dengan menggunakan buku ekspedisi.436647 Kab. Karimun Kab.. sifat.. NAMA SUB BAGIAN JENIS NASKAH DINAS Nota Dinas NOMOR KODE NASKAH DINAS NO :.433475 Kab. Teluk Wondama Kab... dengan menggunakan tanda terima yang telah ditetapkan dalam tata naskah dinas. Sub Bagian Umum Nota Dinas NO :../ND/13/BLN/TAHUN 3. Fak-Fak Kab. selanjutnya diagendakan dengan mencatat nama pengirim. Nota Dinas NO :.436662 *) 032.433413 *) 033.433438 Kab. Sekretariat PPK. Sorong Kab. Sorong Selatan Kab.436704 Kota Batam Kota Tanjung Pinang Kabupaten Lingga Provinsi Papua Barat *) 032.Provinsi Kepulauan Riau *) 031.436678 *) 032.1 Sub Bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota NO.436729 Kab. b. Mamasa Kab..436710 *) 031. kecuali yang bersifat tembusan disampaikan kepada anggota Komisi Pemilihan Umum/anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi/anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota berdasarkan kordinator wilayah dan atau divisi. KPPS dan KPPSLN.436741 *) 031.436690 *) 031.433422 *) 033. selanjutnya didistribusikan dengan menggunakan lembar disposisi. Teluk Bintuni Kab.. Penerimaan naskah dinas masuk dari lembaga/instansi/pihak lain harus melalui Bagian Tata Usaha Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Sub Bagian Teknis Pemilu dan Hupmas Sub Bagian Hukum Nota Dinas NO :.433450 *) 033..436600 *) 032./ND/14/BLN/TAHUN 4. Sub Bagian Program dan Data 2.436735 *) 031. Natuna *) 031. Manokwari Kota Sorong Kab. Bintan Kab.436596 *) 032. Majene Kab.436622 *) 032.436616 *) 032. Kaimana *) 032. dan perihal.436653 *) 032. Naskah dinas masuk.

f. selanjutnya diperlakukan prosedur naskah dinas keluar. g. e. Tata Kearsipan 1. Dalam penataan berkas/arsip pemilihan umum dibedakan antara berkas/arsip substantif. yang dalam pelaksanaannya dapat mengadakan koordinasi dengan biro/bagian/sub bagian pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Naskah dinas yang sudah disampaikan kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum /Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota selanjutnya menyampaikan naskah dinas tersebut kepada biro/bagian/sub bagian sesuai dengan tugas pokok dan fungsi. 191 . d.2) Naskah dinas yang ditujukan untuk Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota disampaikan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dengan menggunakan buku ekspedisi. Penyimpanan berkas/arsip ditata dalam suatu susunan yang sistimatis dengan memperhatikan kegunaan bentuk dan sifat berkas/arsip yang bertujuan untuk menunjang kelancaran pelaksanaan kegiatan organisasi. Saran/pertimbangan/konsep jawaban tersebut oleh biro/bagian/sub bagian pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota disampaikan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dengan menggunakan nota dinas biro/bagian/sub bagian pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dan nota dinas Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum /Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum/Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota apabila diperlukan. selanjutnya disampaikan kepada Sekretaris Jenderal /Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota untuk diproses lebih lanjut dengan menggunakan lembar disposisi. Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Bagian Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sub Bagian Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota menyiapkan saran/pertimbangan/konsep jawaban terhadap subtansi permasalahan yang terdapat dalam naskah dinas. dan cap dinas. Naskah dinas yang telah disetujui oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum/Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota atau Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota setelah dibubuhi tanda tangan. 2. E. yaitu arsip/berkas yang menunjang tugas penunjang dari Komisi Pemilihan Umum dan badan penyelenggara pemilihan umum. h. yaitu arsip/berkas yang menunjang tugas pokok dan berkas/arsip fasilitatif. dibubuhi nomor.

Arsip keuangan meliputi arsip surat-surat dibidang keuangan dan arsip surat-surat buku (formal) dibidang keuangan seperti : a. b. Arsip-arsip Surat Perintah Membayar Utang (SPMU). Sarana/peralatan penataan berkas pemilihan umum adalah sebagai berikut: a. 3) Lemari bergerak/beroda. b. 2) Penataan berkas/arsip seperti SKO. Arsip Keuangan 1) bagi berkas/arsip yang sifatnya menyangkut surat menyurat dilaksanakan seperti penataan berkas/arsip pada umumnya. 2) Folder besar. Penataan berkas/arsip dalam bentuk self indexing yaitu susunan yang ditata sedemikian rupa sehingga permasalahan-permasalahan yang disimpan dapat dilihat dengan jelas dan memudahkan penemuan kembali berkas/arsip yang diperlukan. Penataan berkas/arsip fasilitatif adalah sebagai berikut : a. b) Tiap kelompok disusun secara beraturan menurut Nomor Induk Pegawai (NIP) atau secara alfabetis dari nama personil. d. 2) Berkas/arsip dalam bentuk Data Pribadi penataannya dilakukan sebagai berikut: a) Data personil dikelompokan menurut Unit Kerja penempatan yang bersangkutan. Berkas/arsip dinamis aktif baik diterima maupun yang diterbitkan suatu unit kerja penataannya dilakukan oleh Tata Usaha Pengolah yang berangkutan. 192 . Arsip-arsip Surat Keterangan Pemberhentian Pembayaran (SKPP). c) Memisahkan data pribadi yang sifatnya asli dengan kelengkapan lainnya. e. yaitu disusun secara lengkap sesuai dengan nomor kode klasifikasi permasalahan. 4) Bagi berkas/arsip yang nilai gunanya sudah sangat jarang digunakan dimasukkan kedalam boks arsip dan diserahkan kepada Tata usaha (Unit Kearsipan) untuk disimpan.3. 4. Arsip-arsip mengenai Pertanggung Jawab (SOJ). Sarana/peralatan penataan berkas/arsip dinamis aktif meliputi: 1) Sekat. b. Arsip-arsip pengesahan Surat Pertanggung Jawaban (SPJ). 6. Penataan Berkas/Arsip Fasilitatif Khusus Keuangan dan Personalia Arsip masalah personalia meliputi arsip surat-surat dalam rangka pengelolaan personalia dan arsip yang menyangkut data pribadi personil. 3) Filing Cabinet. 2) Rak arsip. c. f. disusun berdasarkan nomor urut. Sarana/peralatan penatan berkas/arsip dinamis inaktif meliputi: 1) Boks arsip. 5. SPP. 3) Berkas/arsip yang bersifat pertanggung jawaban. Arsip Personalia 1) Berkas/arsip dalam bentuk surat yang berkaitan dengan masalah personil penataannya sama seperti yang dilakukan pada penataan berkas/arsip pada umumnya yaitu berdasarkan nomor kode klasifikasi permasalahan. Arsip-arsip Surat Permintaan Pembayaran (SPP). SKKP dan pengesahan SPJ. dikelompokan dan ditata menurut instansi pengirim serta berdasarkan sub permasalahannya. Arsip-arsip Surat Keputusan Otorisasi (SKO).

untuk diserahkan kepada Tata Usaha dan Kearsipan Komisi Pemilihan Umum (Unit Kearsipan). 2) Memusnahkan arsip sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku. b) Boks arsip yang diterima dari Tata Usaha Unit Pengolah sebagai dimaksud pada huruf “a” diatas. 193 . sehingga dapat berdayaguna dan berhasilguna dan dengan memperhatikan pengamanannya. dapat dimusnahkan. 2) Bagi yang diperkirakan nilai gunanya sudah menerus (primary value). 2. 2) Pada Tata Usaha a) Boks arsip yang berisikan berkas/arsip dan kartu kendali yang dinilai tidak bermanfaat lagi diserahkan kepada Tata Usaha dan Kearsipan Komisi Pemilihan Umum disertai daftar pertelaan dan berita acara pemindahan. ii. Penyusutan arsip merupakan salah satu cara untuk memaksimalkan pemanfaatan ruangan dan mengatur menumpuknya arsip yang tidak berguna lagi. Bagi berkas/arsip yang dipandang masih memiliki nilai guna tetap disimpan dan digabungkan dengan berkas/arsip kelompoknya masingmasing. dengan cara : 1) Memindahkan arsip inaktif dari Unit Pengolah ke Unit Kearsipan. 3) Berkas/arsip yang telah dikelompokan dimasukan dalam boks arsip dan disusun/ ditata berdasarkan kode klasifikasi pokok permasalahan berserta sub-sub masalahnya dengan memberi label. untuk diserahkan kepada Arsip Nasional (Vemdary value). arsip sebagaimana dimaksud pada angka “1)” diatas.F. c. 3) Menyerahkan arsip statis oleh Unit Kearsipan kepada Arsip Nasional b. Penyusutan arsip didasarkan atas nilai guna dari berkas/arsip yang bersangkutan dengan ketentuan : 1) Bagi yang diperkirakan masih mempunyai nilai guna diserahkan kepada Unit Kearsipan (primary value). Bagi berkas/arsip yang tidak memiliki nilai guna lagi digabungkan dengan boks. b. 3) Bagi yang sudah tidak berguna lagi. Tahap Pelaksanaan 1) Pada Tata Usaha Unit Pengolah Boks arsip yang telah berisikan berkas/arsip dan kartu kendali yang dinilai tidak bermanfaat lagi diserahkan kepada Tata Naskah (Unit Kearsipan) disertai daftar pertelahaan dan berita acara pemindahan. Pemindahan Berkas/Arsip Proses pemindahan berkas/arsip dilakukan dalam 2 tahap yaitu: a. Penyusutan arsip adalah kegiatan pengurangan arsip. Umum a. Penyusutan Arsip 1. 2) Membuat daftar pertelaahan dengan mencatat arsip dinamis inaktif dan menyiapkan berita acara pemindahan. terlebih dahulu dilakukan penilaian dengan ketentuan: i. Tahap Persiapan 1) Memisah-misahkan dan mengelompokan antara arsip dinamis aktif dan arsip dinamis inaktif.

4. 2) Membentuk Tim Pemusnahan Arsip dengan komponen terkait. b) Sedangkan berkas/arsip bidang kepegawaian terlebih dahulu mendapat pertimbangan dari pejabat badan Adminstrasi Kepegawaian Negara. Tahap Persiapan 1) Memisah-misahkan dan mengelompokan berkas/arsip sesuai dengan nilai gunanya untuk menentukan bekas/arsip antara yang boleh dimusnahkan dan yang tidak. Penyerahan Arsip a. Tahap Pelaksanaan 1) Seluruh berkas non arsip yang sudah tidak digunakan dapat langsung dimusnahkan (tanpa adanya pertelaan maupun berita acara pemusnahan). setelah melampaui jangka waktu penyimpanan ditetapkan: 1) Bagi arsip yang disimpan oleh Lembaga-lembaga Negara atau Badan-badan Pemerintahan di Tingkat Pusat harus diserahkan kepada Arsip Nasional. 194 . b. dengan cara dibakar dan lain sebagainya. Tahap persiapan Arsip yang mempunyai nilai kegunaan sebagai bahan pertanggungjawaban Nasional. 2) Bagi berkas/arsip yang sudah tidak memiliki nilai guna dimusnahkan dengan disaksikan oleh Tim Pemusnahan Arsip dengan ketentuan: a) bagi berkas/arsip yang menyangkut bidang keuangan terlebih dahulu mendapat pertimbangan dari pejabat Badan Pemeriksa Keuangan. 3) Pemusnahan arsip dilakukan secara total/keseluruhan. kegiatan pemusnahan arsip juga terdiri dari 2 (dua) tahapan dengan rincian kegiatan sebagai berikut: a. 3) Membuat berita acara pemusnahan arsip dan pertelaan arsip-arsip yang akan dimusnahkan. tetapi sudah tidak diperlukan lagi untuk penyelenggaraan administrasi sehari-hari. Tahap Pelaksanaan Penyerahan arsip dilakukan sekurang-kurangnya sekali dalam sepuluh tahun serta dilaksanakan dengan membuat Berita Acara Penyerahan Arsip yang disertai Daftar Pertelaan Arsip dari arsip-arsip yang diserahkan. b. sehingga tidak dapat dikenal lagi baik isi maupun bentuknya guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.3. 2) Bagi arsip yang disimpan oleh Badan-badan Pemerintahan di Tingkat Daerah harus diserahkan kepada Arsip Nasional Daerah. Pemusnahan Arsip Seperti halnya pada kegiatan pemindahan.

BAB VI PENUTUP Ketentuan Pasal 22 E ayat (5) Undang-Undang Dasar 1945 menyatakan bahwa pemilihan umum diselenggarakan oleh suatu Komisi Pemilihan Umum yang bersifat nasional. Pengaturan lebih lanjut berkenaan dengan keberadaan Komisi Pemilihan Umum sebagai penyelenggara pemilihan umum Anggota DPR. Perubahan mendasar berkenaan organisasi penyelenggara pemilihan umum adalah Komisi Pemilihan Umum. dan mandiri. Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN). Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota yang merupakan lembaga kesekretariatan dan bertugas melayani pelaksanaan tugas. kecepatan. wewenang dan kewajiban Komisi Pemilihan Umum. dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota adalah bersifat tetap. Presiden dan Wakil Presiden. dengan mendasarkan dan memperhatikan asas keamanan. Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Pasal 68 dan Pasal 69 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemiliham Umum. Panitia Pemungutan Suara (PPS). Prof. diperlukan suatu dasar hukum mengenai tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum yang berlaku dan mengikat bagi Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota serta seluruh perangkat penyelenggara pemilihan umum. wewenang dan kewajiban Komisi Pemilihan Umum. Komisi Pemilihan Umum Provinsi. DPRD. MA 195 . HAFIZ ANSHARY AZ. pembakuan. dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dibantu oleh Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. dan keterkaitan. serta Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah adalah sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemiliham Umum. Komisi Pemilihan Umum Provinsi. DPD. Dalam melaksanakan tugas. serta Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). pertanggungjawaban. bebas. ketepatan. dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota sebagaimana dimaksud dalam Pasal 67.A. H. serta Kelompok Penyelenggara pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN) adalah bersifat sementara. Dalam melaksanakan fungsi kesekretariatan tersebut. Dr. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal KETUA.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful