P. 1
Peraturan KPU 04 2009 Tentang Naska Dinas

Peraturan KPU 04 2009 Tentang Naska Dinas

|Views: 207|Likes:
Dipublikasikan oleh Andi Unyil

More info:

Published by: Andi Unyil on Feb 21, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/25/2015

pdf

text

original

PERATURAN KOMISI PEMILIHAN UMUM NOMOR : 04 TAHUN 2009 TENTANG TATA NASKAH DINAS KOMISI PEMILIHAN UMUM

KOMISI PEMILIHAN UMUM, Menimbang : a. bahwa ketentuan Pasal 22 E Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menyatakan bahwa Komisi Pemilihan Umum adalah Penyelenggara Pemilihan Umum yang bersifat nasional, tetap, dan mandiri; b. bahwa ketentuan Pasal 5 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum menyatakan bahwa Komisi Pemilihan Umum, Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota bersifat hirarkis; c. bahwa dalam menjalankan tugas, wewenang, dan kewajiban, Komisi Pemilihan Umum, Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dibantu oleh Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum, Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota; d. bahwa ketentuan Pasal 8 ayat (4) huruf e, Pasal 9 ayat (4) huruf f, dan Pasal 10 ayat (4) huruf f Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum menyatakan antara lain bahwa Komisi Pemilihan Umum, Komisi Pemilihan Umum Provinsi, dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota berkewajiban memelihara arsip dan dokumen pemilihan umum; e. bahwa ketentuan Pasal 67 ayat (2) dan ayat (3), Pasal 68 ayat (2) dan ayat (3), dan Pasal 69 ayat (2) dan ayat (3) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum menyatakan bahwa Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum, Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi, dan Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota berwenang memberikan layanan administrasi, ketatausahaan, dan kepegawaian sesuai dengan peraturan perundang-undangan serta berkewajiban memelihara arsip dan dokumen pemilihan umum; f. bahwa berdasarkan hal-hal tersebut pada huruf a, huruf b, huruf c, huruf d, dan huruf e serta untuk melaksanakan tertib administrasi dan penyeragaman sistim administrasi perkantoran dalam rangka mendukung penyelenggaraan fungsi administrasi kesekretariatan Komisi Pemilihan Umum, Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota, perlu ditetapkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum tentang Tata Naskah Dinas Komisi Pemilihan Umum;

1

Mengingat

: 1.

Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 53, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4389); Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 62, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4633); Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4721); Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 51, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4836); Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 1951 tentang Lambang Negara (Lembaran Negara Tahun 1951 Nomor 111, Tambahan Lembaran Negara Nomor 176); Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 1958 tentang Penggunaan Lambang Negara (Lembaran Negara Tahun 1958 Nomor 1971, Tambahan Lembaran Negara Nomor 1636); Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 1976 tentang Jadual Retensi Arsip (Lembaran Negara Tahun 1976 Nomor 51, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3151); Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 05 Tahun 2008 tentang Tata Kerja Komisi Pemilihan Umum, Komisi Pemilihan Umum Provinsi, dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota sebagaimana diubah dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 21 Tahun 2008 dan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 37 Tahun 2008; Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 06 Tahun 2008 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum, Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi, dan Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota sebagaimana diubah dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 22 Tahun 2008;

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

10. Keputusan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 71 Tahun 1993 tentang Pedoman Umum Tata Persuratan Dinas;

Memperhatikan

: Hasil Rapat Pleno Komisi Pemilihan Umum tanggal 2 Pebruari 2009

MEMUTUSKAN : Menetapkan : PERATURAN KOMISI PEMILIHAN UMUM TENTANG TATA NASKAH DINAS KOMISI PEMILIHAN UMUM.

2

Pasal 1 Tata Naskah Dinas Komisi Pemilihan Umum merupakan dasar bagi Komisi Pemilihan Umum, Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dalam melaksanakan tugas, wewenang, dan kewajiban sebagai penyelenggara pemilihan umum. Pasal 2 Penyelenggara Pemilihan Umum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1, adalah lembaga yang menyelenggarakan Pemilu untuk memilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan Presiden dan Wakil Presiden, serta Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah secara langsung oleh rakyat. Pasal 3 Tata Naskah Dinas Komisi Pemilihan Umum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 dan Pasal 2, berlaku bagi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN), dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS)/ Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN) dalam melaksanakan tugas wewenang dan kewajiban Komisi Pemilihan Umum. Pasal 4 Tata Naskah Dinas Komisi Pemilihan Umum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 merupakan pendukung fungsi administrasi kesekretariatan bagi penyelenggara pemilihan umum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 dan Bagian Kesembilan Paragraf 2 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum. Pasal 5 Tata Naskah Dinas Komisi Pemilihan Umum sebagaimana dimaksud dalam Peraturan ini, wajib ditaati dan dilaksanakan oleh penyelenggara pemilihan umum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 dan Pasal 3 termasuk Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum, Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi, Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota, Sekretariat PPK dan Sekretariat PPLN. Pasal 6 Dalam Tata Naskah Dinas Komisi Pemilihan Umum sebagaimana dimaksud dalam Peraturan ini, termasuk mengatur berkenaan dengan hal-hal yang berkaitan dengan tata kearsipan Komisi Pemilihan Umum. Pasal 7 Hal-hal berkenaan dengan tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum untuk Provinsi Aceh dan Kabupaten/Kota di wilayah Komisi Pemilihan Umum Provinsi Aceh, disesuaikan dengan nomenklatur sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh. Pasal 8 Uraian tentang tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum sebagaimana dimaksud dalam Peraturan ini, adalah sebagaimana tercantum dalam Lampiran Peraturan ini, dan merupakan bagian tak terpisahkan dari Peraturan ini. Pasal 9 Dengan berlakunya Peraturan ini, Keputusan Komisi Pemilihan Umum Nomor 631 Tahun 2003 tentang Tata Naskah Dinas Komisi Pemilihan Umum, dinyatakan tidak berlaku.

3

S Santoso 4 . HAFIZ ANSHARY AZ. Ttd Prof. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal KETUA. H. MA Salinan sesuai dengan aslinya SEKRETARIAT JENDERAL KPU Kepala Biro Hukum W. Dr.A.Pasal 10 Peraturan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

memberikan dukungan teknis administratif.Lampiran Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor : Tanggal : BAB I PENDAHULUAN A. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. dan mengelola barang inventaris Komisi Pemilihan Umum. membantu pelaksanaan tugas Komisi Pemilihan Umum Provinsi dalam menyelenggarakan Pemilu. standar. Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum bertanggungjawab dalam hal administrasi keuangan serta pengadaan barang dan jasa berdasarkan peraturan perundang-undangan. dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dalam melaksanakan tugas. membantu perumusan dan penyusunan rancangan peraturan dan keputusan Komisi Pemilihan Umum. wewenang dan kewajibannya dibantu oleh Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Umum Ketentuan Pasal 5 dan Pasal 8 Undang-Undang Nomor 22 tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum menyatakan bahwa Komisi Pemilihan Umum. membantu pelaksanaan tugas Komisi Pemilihan Umum dalam menyelenggarakan Pemilu. Dalam melaksanakan tugas Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum berwenang mengadakan dan mendistribusikan perlengkapan penyelenggaraan pemilu berdasarkan norma. memberikan bantuan hukum dan memfasilitasi penyelesaian sengketa Pemilu. membantu perumusan dan penyusunan rancangan keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi. dan Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Ketentuan Pasal 67 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum menyatakan bahwa Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum bertugas membantu penyusunan program dan anggaran Pemilu. Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Ketentuan Pasal 68 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi bertugas membantu penyusunan program dan anggaran Pemilu. memelihara arsip dan dokumen pemilu. membantu penyusunan laporan penyelenggaraan kegiatan dan pertanggungjawaban Komisi Pemilihan Umum. prosedur. dan mengadakan perlengkapan penyelenggaraan Pemilu sesuai dengan peraturan perundang . dan memberikan layanan administrasi. Dalam melaksanakan tugas Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi berwenang mengadakan dan mendistribusikan perlengkapan penyelenggaraan Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah berdasarkan norma. mengadakan perlengkapan penyelenggaraan Pemilu sesuai dengan peraturan perundang-undangan. dan kebutuhan yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum. prosedur dan kebutuhan yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum . standar. memfasilitasi penyelesaian masalah dan sengketa Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah provinsi. ketatausahaan. dan kepegawaian sesuai dengan peraturan perundang-undangan serta berkewajiban menyusun laporan pertanggungjawaban keuangan. memberikan 5 . memberikan dukungan teknis administratif. membantu penyusunan laporan penyelenggaraan kegiatan dan pertanggungjawaban Komisi Pemilihan Umum Provinsi. dan membantu pelaksanaan tugas-tugas lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan. dan membantu pelaksanaan tugas-tugas lain sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Dewan Perwakilan Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah serta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden.undangan. mengangkat tenaga pakar/ahli berdasarkan kebutuhan atas persetujuan Komisi Pemilihan Umum. membantu pendistribusian perlengkapan penyelenggaraan Pemilu anggota Dewan Perwakilan Rakyat.

memberikan layanan administrasi. prosedur dan kebutuhan yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum . dan kepegawaian sesuai dengan peraturan perundangundangan. memelihara arsip dan dokumen Pemilu. tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum mempunyai ciri-ciri. 6 . Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. membantu penyusunan laporan penyelenggaraan kegiatan dan pertanggungjawaban Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Untuk menunjang pelaksanaan tugas kewenangan dan kewajiban tersebut. membantu pendistribusian perlengkapan penyelenggaraan Pemilu anggota Dewan Perwakilan Rakyat. dan mengadakan perlengkapan penyelenggaraan Pemilu sesuai dengan peraturan perundang-undangan. dan mengelola barang inventaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. memelihara arsip dan dokumen Pemilu. Dewan Perwakilan Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah serta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden serta Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Provinsi. Berkenaan dengan hal tersebut. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi bertanggungjawab dalam hal administrasi keuangan serta pengadaan barang dan jasa berdasarkan peraturan perundang-undangan. standar. serta kesekretariatan PPK dan PPLN. Selain mempunyai peran tersebut. Dalam melaksanakan tugas Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota berwenang mengadakan dan mendistribusikan perlengkapan penyelenggaraan Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten/Kota berdasarkan norma. Ketentuan Pasal 69 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota bertugas membantu penyusunan program dan anggaran Pemilu. dan membantu pelaksanaan tugas-tugas lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota berkewajiban menyusun laporan pertanggungjawaban keuangan. sehingga terdapat suatu kepastian hukum. dan mengelola barang inventaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. dan kepegawaian sesuai dengan peraturan perundangundangan. serta membantu kelancaran kegiatan organisasi Komisi Pemilihan Umum. membantu pelaksanaan tugas Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dalam menyelenggarakan Pemilu. yaitu sifat memberi dukungan guna memudahkan pekerjaan lain sehingga dapat terlaksana sebagaimana mestinya serta mencakup seluruh bagian organisasi dan diperlukan pada setiap satuan kerja serta dilaksanakan di seluruh bagian organisasi tanpa memandang tugas pokoknya. Tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum. memberikan dukungan teknis administratif. perlu pengaturan penyeragaman sistem administrasi.layanan administrasi. tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum diperlukan untuk mengatur Komunikasi kedinasan dalam mendukung penyelenggaraan fungsi administrasi kesekretariatan Komisi Pemilihan Umum. menyediakan informasi bagi pimpinan dalam pengambilan keputusan dan atau tindakan yang cepat dan tepat. antara lain berperan mendukung pelaksanaan tugas pokok dan fungsi. ketatausahaan. memfasilitasi penyelesaian masalah dan sengketa Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten/Kota. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota bertanggungjawab dalam hal administrasi keuangan serta pengadaan barang dan jasa berdasarkan peraturan perundang-undangan. ketatausahaan. membantu perumusan dan penyusunan rancangan keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. serta berkewajiban menyusun laporan pertanggungjawaban keuangan.

2. sehingga kerahasiaan isinya harus tetap dijaga. memperoleh keseragaman dalam penyelenggaraan administrasi pemilihan umum. Asas Ketepatan Tugas dan fungsi satuan kerja dan atau satuan organisasi. meningkatkan daya guna dan hasil guna secara berkelanjutan dalam penyelenggaraan tugas. Asas Tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum berpedoman kepada asas : 1. Asas Keterkaitan Tata naskah dinas sebagai bagian dari administrasi dan mempunyai keterkaitan dengan administrasi kearsipan. Asas Kecepatan Untuk mendukung kelancaraan penyelenggaraan tugas dan fungsi satuan kerja dan atau satuan organisasi. 3. menunjang kelancaran komunikasi kedinasan dan kemudahan dalam pengendalian pelaksanaannya. Maksud dan Tujuan 1. 2. Asas Pembakuan Naskah dinas wajib dibuat atau disusun menurut tata naskah dinas yang telah ditetapkan. Dengan demikian seluruh kegiatan tata naskah dinas merupakan bagian integral dari tatalaksana administrasi dan tatalaksana kearsipan. Asas Keamanan Pada dasarnya semua naskah dinas bersifat tertutup. 7 . mewujudkan tata kearsipan yang berdaya guna dan berhasil guna. Tujuan Tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum bertujuan : a. baik secara tertulis maupun secara lisan. baik dari segi isi. Maksud Tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum adalah sebagai dasar dalam melaksanakan kegiatan komunikasi kedinasaan di lingkungan Komisi Pemilihan Umum. naskah dinas hendaknya dapat dipertanggungjawabkan. para pejabat dan petugas yang terkait dengan tata naskah dinas tidak dibenarkan memberikan informasi kepada yang tidak berkepentingan. agar ada penyelesaian tindak lanjut. 5. Pada hakekatnya asas ini mendasari pemikiran bahwa diikutinya kaidah tata naskah dinas terkait dengan fungsi dan kewenangan pejabat yang menandatangani naskah dinas tersebut sesuai dengan ketentuan yang bcrlaku. Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota serta PPK dan PPLN. 4. Oleh karena itu. d.B. C. Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/ Kota serta PPK dan PPLN. format maupun prosedurnya. wewenang dan kewajiban Komisi Pemilihan Umum. c. dalam proses penyaluran naskah dinas harus tepat dan terkendali. 6. Penegasan tentang tingkat pengendalian pemprosesan naskah dinas dinyatakan secara tertulis saat penyampaian. Asas Pertanggungjawaban Secara administrasi. b. semua kegiatan naskah dinas harus dapat diselesaikan secara terkendali.

2. Tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum yang ditetapkan dalam Peraturan ini. Naskah dinas adalah pernyataan tertulis dalam segala corak dan bentuk yang digunakan sebagai sarana komunikasi untuk menyampaikan informasi kedinasan dari pihak yang satu kepada pihak lain secara intern maupun ekstern. adalah dalam bentuk pengaturan yang digunakan sebagai petunjuk dan atau pedoman dalam melaksanakan tugas-tugas administrasi kesekretariatan Komisi Pemilihan Umum. meliputi sarana komunikasi perkantoran. MAP DAN PAPAN NAMA. Ruang Lingkup Tata Naskah Dinas Komisi Pemilihan Umum mengatur ruang lingkup komunikasi kedinasan. E. 3. sesuai dengan ketentuan yang berlaku. dengan susunan sistimatika: BAB I Bab II BAB III : PENDAHULUAN : SUSUNAN DAN BENTUK NASKAH DINAS : KOP NASKAH DINAS. STEMPEL DINAS. Pengertian Umum 1. BAB IV : KEWENANGAN DAN PELIMPAHAN WEWENANG DALAM PENANDATANGANAN NASKAH DINAS BAB V : PROSEDUR ADMINISTRASI NASKAH DINAS KOMISI PEMILIHAN UMUM BAB VI : PENUTUP 8 .D. Tata naskah dinas adalah ketentuan-ketentuan yang berlaku dan mengatur serta menetapkan bentuk. SAMPUL SURAT. sifat dan prosedur tetap serta menjadi dasar dalam komunikasi kedinasan tertulis. Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota serta PPK dan PPLN.

Surat Perintah. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota/ Keputusan Komisi Independen Pemilihan Kabupaten/Kota (di wilayah provinsi Aceh). 6. Undangan. Laporan. Surat Edaran. 5. serta mengikat penyelenggara pemilihan umum dan pihak lain. Nota Dinas. yaitu naskah dinas dalam susunan dan bentuk peraturan perundang-undangan dan dalam susunan dan bentuk surat. Risalah Rapat. 8. 12. Naskah Dinas dalam susunan dan bentuk Peraturan Perundang-undangan. Lembar Disposisi. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Keputusan Komisi Independen Pemilihan Provinsi Aceh. 4. Peraturan Komisi Pemilihan Umum l. Peraturan Komisi Pemilihan Umum. Berita Acara. Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. 4. Surat Tugas. Surat Kuasa. 21.BAB II SUSUNAN DAN BENTUK NASKAH DINAS Naskah dinas sebagai sarana komunikasi kedinasan terdiri dari berbagai bentuk dan susunan sesuai dengan kriteria dari naskah dinas tersebut. 2. 3. 10. Keputusan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara 11. Daftar Hadir. 15.A1. Keputusan Panitia Pemilihan Kecamatan. Keputusan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri. 8. Pengumuman. Telaahan Staf. Surat Pengantar. 7. 19. terdiri dari : 1. B. Ad. 20. Surat Ijin. 5. 6. Naskah Dinas dalam susunan dan bentuk surat adalah : 1. 2. 9. 23. Surat Panggilan. Surat Pernyataan. Surat Biasa. 7. Surat Peringatan. 22. Pengertian Naskah dinas yang mengatur pelaksanaan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. 17. 11. 16. 13. 14. Keputusan Komisi Pemilihan Umum. Piagam. 3. Surat Keterangan. 10. Keputusan Bersama. Perjanjian. Rekomendasi. Keputusan Panitia Pemilihan Luar Negeri. 9. 9 . Keputusan Panitia Pemungutan Suara. 18. A.

Bagian akhir Peraturan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas: 1) Nama tempat ditetapkan. 3.a. kriterianya adalah : a. Untuk Peraturan Komisi Pemilihan Umum. 4) Tanda tangan Pejabat.b. Menggunakan konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat". 2) Nomor dan tahun. Bagian awal. b. Bentuk dan sistimatika isinya sesuai dengan teknik penyusunan peraturan perundang-undangan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004. Pembukaan. 4) Pasal-pasal. ad. 3) "Memutuskan:" 4) Menetapkan : Judul Peraturan. Pembukaan Peraturan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas: 1) Tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital 2) Konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat" "Memperhatikan". Bulan dan Tahun. di atas kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan bertuliskan Komisi Pemililian Umum warna kuning emas.c. Isinya bersifat pengaturan. serta 4. 5) Nama Terang. 2) Tanggal. Sebagai pelaksanaan dari peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. 3) Nama Peraturan. Mempunyai nama judul setelah kata "Menetapkan:” g. Isi Peraturan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas : 1) Bab-bab. Pengesahan a.d. ad. Isi d. f. d. ad. Peraturan Komisi Pemilihan Umum ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. e. serta "Memperhatikan". dengan menggunakan tinta berwarna biru atau ungu. Bagian akhir ad. asli disimpan oleh pemrakarsa peraturan Komisi Pemilihan Umum. Cara Penyusunan Peraturan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas : a. Bagian awal Peraturan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas: 1) Judul Peraturan. c. 6) Stempel Komisi Pemilihan Umum. 2) Bagian-bagian. 3) Paragraf-paragraf. c. b. b. 3) Nama Jabatan. 10 . 5) Ayat-ayat. Menggunakan nomor angka bulat dan tahun penetapan. Peraturan Komisi Pemilihan Umum yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum.2.

d. Bagian awal. Keputusan Komisi Pemilihan Umum l.c. Cara Penyusunan Keputusan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas : a. Isi. Menggunakan nomor angka bulat. h. c. apabila diperlukan. Dapat menggunakan tembusan. kode penetapan dan tahun penetapan. ad. Isinya bersifat penetapan. Ad. serta mengikat penyelenggara pemilihan umum dan pihak lain. kode penetapan. 2.c. dan tahun. sebagaimana tercantum pada Lampiran I. Bentuk Bentuk Peraturan Komisi Pemilihan Umum. kriterianya adalah : a. Peraturan Komisi Pemilihan Umum yang diedarkan dan/atau digandakan adalah salinan sesuai dengan aslinya dan ditandatangani oleh Kepala Biro Hukum dan disertai stempel Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta berwarna biru atau ungu. c. 3) Nama Keputusan. di atas kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan bertuliskan Komisi Pemililian Umum warna kuning emas.A2. serta "Memperhatikan". Sebagai pelaksanaan dari peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. Bagian awal Keputusan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas : 1) Judul Keputusan. 2) Konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat" serta "Memperhatikan". Bagian akhir. 2) Nomor. e. atau 2) Pasal-pasal. Pembukaan Keputusan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas: 1) Tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital. b. Menggunakan konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat".a. Keputusan Komisi Pemilihan Umum. 11 . Pengertian Naskah Dinas yang mengatur pelaksanaan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi.b.” g. b. ad. Mempunyai nama judul setelah kata "Menetapkan. 3. d. Bentuk dan sistimatika sesuai dengan teknik penyusunan peraturan perundang-undangan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004. 4) Menetapkan : Judul Keputusan. Pembukaan. 3) "Memutuskan:". ad. 5. Isi Keputusan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas : 1) Diktum-diktum. f.

b. 6) Stempel Komisi Pemilihan Umum. 3) Nama Jabatan. Bagian akhir. Keputusan bersama ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum dan pimpinan instansi yang melakukan kerjasama. Kriterianya adalah: a.ad. 2) Tanggal. Bagian awal Keputusan Bersama terdiri atas : 1) Tulisan keputusan bersama Komisi Pemilihan Umum dengan Instansi/lembaga yang melakukan kerjasama. Isi. d. Isinya bersifat mengatur pelaksanaan teknis. 5. Keputusan Komisi Pemilihan Umum yang diedarkan dan/atau digandakan adalah salinan sesuai dengan aslinya dan ditandatangani oleh Kepala Biro Hukum dan disertai stempel Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta berwarna biru atau ungu. 3. bulan dan tahun. Bentuk Bentuk Keputusan Komisi Pemilihan Umum sebagaimana tercantum pada Lampiran II Ad. b. Keputusan Komisi Pemilihan Umum yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. Pengertian Naskah Dinas yang dibuat oleh Komisi Pemilihan Umum dengan instansi lain untuk mengatur sesuatu yang menyangkut kepentingan bersama. b. di atas kertas berukuran folio. Bagian awal. Pengesahan a. 5) Nama terang. tanpa kop. asli disimpan oleh pemrakarsa keputusan Komisi Pemilihan Umum. Keputusan Bersama 1. c. 2) Nomor dan tahun dari KPU serta nomor dan tahun dari Instansi yang melakukan kerjasama. 4) Tanda tangan Pejabat. 12 . dengan huruf kapital. Keputusan Komisi Pemilihan Umum ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. d. Ad a. c. 3) Nama Keputusan Bersama dengan huruf kapital. 4. dengan menggunakan tinta bewarna biru atau ungu. e. 2.d. Pembukaan. Dirumuskan dalam pasal-pasal dan ayat-ayat. Bagian akhir Keputusan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas: 1) Nama tempat ditetapkan. Cara Penyusunan Keputusan Bersama terdiri atas : a. c. Mempunyai nama judul setelah kata "Menetapkan:".A3. Menggunakan nomor masing-masing instansi.

2. kode penetapan dan tahun penetapan. Menggunakan konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat". 5) Nama Terang Pejabat masing-masing instansi. Bentuk Bentuk Keputusan Bersama sebagaimana tercantum pada Lampiran III. Menggunakan nomor bulat. Isinya bersifat penetapan. Dapat menggunakan tembusan apabila diperlukan. Sebagai pelaksanaan dari peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. b. Dibuat di atas kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan bertuliskan Komisi Pemilihan Umum berwarna hitam. Pengesahan a. h. 2) Bagian-bagian. 3) Paragraf-paragraf. c. Kriterianya adalah : a. Pengertian Naskah Dinas yang mengatur pelaksanaan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. Keputusan Bersama yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum dan pimpinan Instansi/lembaga lain. 4) Tandatangan Pejabat masing-masing instansi. e. Bagian Akhir Keputusan Bersama terdiri atas: 1) Nama tempat ditetapkan. 2) Tanggal. d. b. 3) Nama Jabatan masing-masing instansi.A4 Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum 1. Ad d. Isi Keputusan Bersama terdiri atas: 1) Bab-bab. g. Pembukaan Keputusan Bersama terdiri atas: 1) Konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat". 5. serta mengikat penyelenggara pemilihan umum dan pihak lain. Bentuk dan sistematika sesuai dengan teknik penyusunan peraturan perundang-undangan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004. f. Mempunyai nama judul setelah kata "Menetapkan:". 6) Dibubuhi stempel masing-masing instansi. 5) Ayat-ayat. Ad.Ad b. dibuat rangkap dua dengan ketentuan masing-masing mendapat satu keputusan bersama yang asli. Ad c. dan bersifat penetapan. 4) Pasal-pasal. 2) Kata "Memutuskan:" 3) Menetapkan : nama judul Keputusan Bersama. dengan menggunakan tinta bewarna biru atau ungu dibuat di atas kertas bermaterai cukup dengan ukuran dan jenis kertas tertentu tanpa kop. bulan dan tahun. 13 . serta "Memperhatikan" apabila diperlukan. 4. Keputusan Bersama ditandatangani oleh masing-masing yang melakukan kerjasama.

Isi terdiri atas Diktum-diktum. 2) Konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat" serta "Memperhatikan" apabila diperlukan. 3) "Memutuskan:" 4) Menetapkan : Judul keputusan. 4) Tanda tangan Pejabat. ad. 3) Nama Jabatan. Pembukaan terdiri atas : 1) Tulisan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital. ad. Pembukaan. Bentuk Bentuk Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum sebagaimana tercantum pada Lampiran IV. Bagian Akhir terdiri atas: 1) Nama tempat ditetapkan. c. b. 4. c. 2) Tanggal. 5) Nama Terang 6) Stempel Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. a. 3) Nama Keputusan. Bagian awal terdiri atas : 1) Judul keputusan. 2) Nomor bulat. Isi. ad. d. b. bulan dan tahun. 14 . c. Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. 5. asli disimpan oleh pemrakarsa keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. d.3. dengan menggunakan tinta bewarna biru atau ungu. Cara Penyusunan Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum terdiri atas : a. Bagian awal. kode penetapan dan tahun. ad. Bagian akhir. Pengesahan a. Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. b. Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang diedarkan dan/atau digandakan adalah salinan sesuai dengan aslinya dan ditandatangani oleh Kepala Biro Hukum dan disertai stempel Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta berwarna biru atau ungu.

4. e. 2) Nomor bulat. d. 5) Nama Terang. Menggunakan nomor bulat. b. Bagian awal terdiri atas : 1) Judul Keputusan.Ad. b. h. 3) Nama Keputusan. Menggunakan konsiderans “Menimbang” dan “Mengingat”. bulan dan tahun. 4) Tanda tangan Pejabat. Bagian awal. a. kode penetapan dan tahun penetapan. ad. Kriterianya adalah : a.A5. Pengesahan a. 3) "Memutuskan:" 4) Menetapkan : Judul Keputusan. kode penetapan dan tahun. Mempunyai nama judul setelah kata " Menetapkan:". 6) Stempel Komisi Pemilihan Umum Provinsi. serta “Memperhatikan” apabila diperlukan. Isi terdiri atas Diktum-diktum. 3) Nama Jabatan. Bagian akhir. Sebagai pelaksanaan dari peraturan perundang-undangan. Bagian akhir terdiri atas : 1) Nama tempat ditetapkan. 3. ad. Isinya bersifat penetapan. c. serta mengikat penyelenggara pemilihan umum dan pihak lain. b. Bentuk dan sistematika sesuai dengan teknik penyusunan peraturan perundang-undangan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004. Cara Penyusunan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi terdiri atas : a. 2. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi 1. d. 2) Tanggal. c. Pembukaan. f. 15 . Pengertian Naskah Dinas yang mengatur pelaksanaan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. Isi. Pembukaan terdiri atas : 1) Tulisan Komisi Pemilihan Umum Provinsi dengan huruf kapital. c. 2) Konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat" serta "Memperhatikan" apabila diperlukan. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi dengan menggunakan tinta bewarna biru atau ungu. ad. g. dan bersifat penetapan. d. Dapat menggunakan tembusan apabila diperlukan. Dibuat di atas kertas berukuran folio dengan kop Komisi Pemilihan Umum Provinsi (berwarna). ad.

g. Bagian akhir terdiri atas : 1) Nama tempat ditetapkan. b. Bagian awal. Pembukaan terdiri atas : 1) Tulisan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dengan huruf kapital. Bagian akhir. Kriterianya adalah : a. ad. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. 5. ad. 2) Nomor bulat. Menggunakan nomor bulat. b. Menggunakan konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat". kode penetapan. Ad.a. c. Isi. 3) "Memutuskan:" 4) Menetapkan : Judul Keputusan. f. Sebagai pelaksanaan dari peraturan perundang-undangan. 2) Tanggal. ad. h. Bentuk Bentuk Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi sebagaimana tercantum pada Lampiran V. Pengertian Naskah Dinas yang mengatur pelaksanaan peraturan perundang-undangan serta mengikat penyelenggara pemilihan umum dan pihak lain. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi yang diedarkan dan/atau digandakan adalah salinan sesuai dengan aslinya dan ditandatangani oleh Pejabat yang menangani masalah hukum dan disertai stempel Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dengan menggunakan tinta berwarna biru atau ungu. d. 16 . kode penetapan dan tahun. c. l.b. bulan dan tahun. 3) Nama Keputusan. Dibuat di atas kertas berukuran folio dengan kop Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/ Kota (berwarna).c. Bentuk dan sistematika sesuai dengan teknik penyusunan peraturan perundang-undangan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004. 2. Dapat menggunakan tembusan apabila diperlukan. Isinya bersifat penetapan. Pembukaan. Cara penyusunan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota terdiri atas : a.A6. 3. ad. 2) Konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat" serta "Memperhatikan" apabila diperlukan.d.b. c. d. dan bersifat penetapan. serta "Memperhatikan" apabila diperlukan. Isi terdiri atas Diktum-diktum. Bagian awal terdiri atas : 1) Judul Keputusan. dan tahun penetapan. Mempunyai nama judul setelah kata " Menetapkan".

b. Isinya bersifat penetapan. Mempunyai nama judul setelah kata " Menetapkan". Pengesahan a. Sebagai pelaksanaan dari peraturan perundang-undangan. l.3) 4) 5) 6) 4. Cara penyusunan Keputusan PPK/PPS/PPLN/KPPS/KPPSLN terdiri atas : a. 17 .a. Bentuk Bentuk Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/ Kota sebagaimana tercantum pada Lampiran VI. Bentuk dan sistematika sesuai dengan teknik penyusunan peraturan perundang-undangan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004. Menggunakan nomor bulat. Nama Terang. g. dan tahun penetapan. b. Tandatangan Pejabat. Menggunakan konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat". c. Dapat menggunakan tembusan apabila diperlukan. d. serta "Memperhatikan" apabila diperlukan. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Pembukaan. Bagian awal terdiri atas : 1) Judul Keputusan. Nama Jabatan. Bagian akhir. c. 2) Nomor bulat. Pengertian Naskah Dinas yang mengatur pelaksanaan peraturan perundang-undangan serta mengikat penyelenggara pemilihan umum dan pihak lain. f. ad. Keputusan Panitia Pemilihan Kecamatan/Panitia Pemungutan Suara/Panitia Pemilihan Luar Negeri/ Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara/ Kelompok Penyenggara Pemungutan Suara Luar Negeri. 2. Ad. kode penetapan dan tahun. h. kode penetapan. Dibuat di atas kertas berukuran folio dengan kop PPK/PPS/PPLN/KPPS/KPPSLN. c. Bagian awal. Isi. 3. d. dan bersifat penetapan. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota yang diedarkan dan/atau digandakan adalah salinan sesuai dengan aslinya dan ditandatangani oleh pejabat yang menangani masalah hukum dan disertai stempel Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dengan menggunakan tinta berwarna biru atau ungu. 5. b. Kriterianya adalah : a. 3) Nama Keputusan.A7. Stempel Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.

ad. 5) Nama Terang. 3) Kepada pejabat/ alamat yang dituju. 3) Nama Jabatan. bulan dan tahun. 8). Ad.B1. Perihal. a. Isi terdiri atas Diktum-diktum. b.b. 4) Nomor. 6). 2) Tanggal. Pengesahan a. c. 4. 4) Tandatangan Pejabat. Bagian awal.ad.1 s/d lampiran VII. Pengertian Naskah dinas yang memuat pemberitahuan dan penjelasan atau petunjuk tata cara melaksanakan peraturan atau kebijakan Komisi Pemilihan Umum dan ditujukan kepada penyelenggara pemilihan umum di provinsi/kabupaten/kota atau pihak lain. Pembukaan terdiri atas : 1) Tulisan PPK/PPS/PPLN/KPPS/KPPSLN dengan huruf kapital. ad. Bagian akhir. 2) Konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat" serta "Memperhatikan" apabila diperlukan. Cara Penyusunan Surat Edaran terdiri atas : a. Bagian awal. 2. 7). Bagian akhir terdiri atas : 1) Nama tempat ditetapkan. Tulisan surat edaran dengan huruf kapital ditempatkan di tengah bagian awal lembar naskah. b. 3) "Memutuskan:" 4) Menetapkan : Judul Keputusan. 18 . Surat Edaran 1. terdiri atas : 1) Nama Tempat. 5) Sifat (klasifikasi/derajat). bulan dan tahun.2 5. Keputusan Panitia Pemilihan Kecamatan/Panitia Pemungutan Suara /Panitia Pemilihan Luar Negeri/Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara/Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri yang diedarkan dan/atau digandakan disertai stempel Sekretariat Panitia PPK/PPS/PPLN/KPPS/KPPSLN dengan menggunakan tinta berwarna biru atau ungu. Bentuk Bentuk Keputusan PPK/PPS/PPLN/KPPS/KPPSLN sebagaimana tercantum pada Lampiran VII.d.c. Keputusan Panitia Pemilihan Kecamatan/Panitia Pemungutan Suara/Panitia Pemilihan Luar Negeri/Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara/Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri ditandatangani oleh Ketua PPK/PPS/PPLN/KPPS/KPPSLN. 2) Tanggal. 6) Stempel PPK/PPS/PPLN/KPPS/KPPSLN. Isi. Lampiran. ad.

Pengertian Naskah dinas yang memuat penyampaian berita/informasi secara tertulis yang berisi penjelasan. 2) tanda tangan pejabat. dan Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota serta Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota. b. 4) Stempel. 3) Nama Pejabat. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Bagian akhir. 3.5 Ad. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum .B2. dengan ketentuan : a.1 sampai dengan Lampiran VIII. yang ditandatangani Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital berwarna hitam. Bagian akhir. Bagian awal. terdiri atas : 1) Nama Jabatan. yang ditandatangani Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota serta Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan kop Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota yang bersangkutan (berwarna). apabila diperlukan. 4. tanggapan. c. Isi. Pengesahan.ad. 19 . Cara Penyusunan Surat Biasa terdiri atas : a. Bentuk Bentuk Surat Edaran yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum . b. c. permintaan. yang ditandatangani Ketua Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital berwarna kuning emas. pertanyaan. Isi Surat Edaran berbentuk uraian ad. Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. Surat Biasa 1. b. pemberitahuan. saran atas sesuatu masalah kepada berbagai lembaga atau perorangan. 5) Tembusan. Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota serta Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/ Kabupaten/ Kota sebagaimana tercantum pada Lampiran VIII. jawaban. 2. c.

c. 4. 4) Nomor. ad.7 Ad. sebagaimana tercantum pada Lampiran IX. terdiri atas : 1) Nama Jabatan. 3.B3. a. c. yang ditanda tangani Ketua Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital berwarna kuning emas. atau Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten Kota dengan ketentuan : a. 6) Lampiran.1 sampai dengan Lampiran IX. Pengertian Naskah dinas yang memuat mengenai penjelasan atau keterangan secara tertulis terhadap perseorangan pejabat atau personil. 2) Tanda Tangan Pcjabat. Bagian akhir. Bagian awal surat terdiri atas : 1) Nama tempat. Pengesahan Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum . 2) Tanggal. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum . 7) Perihal. yang ditandatangani Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten Kota dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan kop Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota yang bersangkutan (berwarna). 5) Sifat. Isi Surat Biasa dirumuskan dalam bentuk uraian. 20 . 3) Nama Pejabat. 3) Nama/instansi dan alamat yang dituju. yang ditanda tangani Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital berwarna hitam. ad. Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten Kota. b. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum . bulan dan tahun.ad. Surat Keterangan 1. 4) Stempel. Bentuk Bentuk Surat Biasa yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum . b.

2. Pengesahan Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum . 7) Alamat. terdiri atas : 1) Tulisan surat keterangan dengan huruf kapital ditempatkan di tengah bagian awal lembar naskah dinas. Bagian awal. Isi Surat Keterangan terdiri atas : 1) Nama lengkap. 21 . Bagian awal. Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital berwarna kuning emas. 2) Tanggal. Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota atau Pejabat Eselon II dan III Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum . 8) Uraian penjelasan. 4) Tanda Tangan Jabatan. 6) Stempel. c. Bagian akhir. atau Pejabat Eselon III dan IV Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota dengan ketentuan : a. b. c. 5) Agama. atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital berwarna hitam. Cara Penyusunan Surat Keterangan terdiri atas : a. ad. terdiri atas : 1) Nama Tempat. b. ad. Bagian akhir. Bulan dan Tahun. 2) Jenis kelamin. 3) Nama Jabatan. b. 3) Tempat tanggal lahir. 4) Status perkawinan. d. 2) Nomor dan tahun. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum . Isi. Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota serta Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan kop Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota yang bersangkutan (berwarna). 5) Nama Pejabat. Pejabat Eselon II dan III Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan kertas berukuran folio. c. a. 6) Pekerjaan/ pangkat. ad. 3.

b. Pengertian Naskah dinas yang memuat perintah untuk melaksanakan tugas tertentu dari pejabat atasan yang ditujukan kepada pejabat di bawahnya. Bentuk Bentuk surat keterangan sebagaimana tercantum pada Lampiran X. c. Surat Perintah l. 2) Tanggal. b.B4. ad. 22 . Isi. bulan dan tahun. 4. Ad. yang ditanda tangani Ketua Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital berwarna kuning emas. 2) Nomor dan tahun.10. 4) Tanda Tangan Jabatan. ad. 2. ad. Isi Surat Perintah memuat nama pejabat dan jabatan yang diberi tugas tertentu yang akan dilaksanakan. atau Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten Kota. yang ditanda tangani Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital berwarna hitam. c.1 sampai dengan Lampiran X. Bagian akhir. Cara Penyusunan Surat Perintah terdiri atas : a. dan waktu pelaksanaan tugas. Pengesahan Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum . Bagian awal. 3. ditempatkan di bagian awal lembar naskah dinas. 6) Stempel.e. a. terdiri atas : 1) Tulisan surat perintah dengan huruf kapital. Bagian awal. 3) Nama Jabatan. Pejabat Eselon III dan IV Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/ Kota dengan menggunakan kertas berukuran folio. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum . b. dengan ketentuan : a. Bagian akhir. terdiri atas : 1) Nama Tempat.

4.B5. meliputi hak dan kewajiban bagi Pihak pertama dan Pihak kedua yang merupakan penjabaran lebih lanjut dari pokok perjanjian. yang ditandatangani Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten Kota dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan kop Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota yang bersangkutan (berwarna). Identitas jabatan para pihak terdiri atas : 1) Nama. yang selanjutnya disebut Pihak kedua. 3) Tempat dan waktu penandatanganan perjanjian. 4) Ketentuan-ketentuan perjanjian. meliputi hal-hal pokok yang disepakati diperjanjikan antara Pihak Pertama dan Pihak Kedua yang seyogyanya hal-hal pokok tersebut terdiri dari satu jenis prestasi yang harus dipenuhi dalam perjanjian tersebut. 5) Bagian akhir. Bagian awal. 23 .1 sampai dengan Lampiran XI. 2. 2. Ad.4. kode dan tahun. Obyek perjanjian.7. misalnya mengenai perjanjian rehabilitasi gedung kantor yang terletak di jalan dan atau dikenal umum dengan nama Jalan Imam Bonjol Nomor 29 Jakarta Pusat.3. Ad. Susunan terdiri atas : 1) Bagian awal. yang diawali dengan pasal yang bersifat umum. Ketentuanketentuan dalam perjanjian dituangkan secara sistematika dalam pasal-pasal dan ayat-ayat. Ad. Naskah dinas yang memuat persetujuan yang mengikat antara Komisi Pemilihan Umum dengan pihak lain dalam melaksanakan suatu tindakan atau perbuatan hukum yang telah disepakati atau disetujui bersama. Ad. Bentuk Bentuk surat perintah sebagaimana tercantum pada Lampiran XI. 2) Nama Perjanjian 3) Nomor bulat. Perjanjian l. terdiri atas : 1) Tulisan perjanjian dengan huruf kapital ditempatkan di tengah bagian awal lembar naskah dinas. dan ditutup dengan administrasi perjanjian sesuai dengan peraturan perundang-undangan. pekerjaan/jabatan dan alamat pihak lain yang menyepakati adanya perjanjian. Ketentuan-ketentuan dalam perjanjian. kemudian pasal berikutnya menjabarkan pasal di atasnya. 2) Nama. selanjutnya disebut Pihak pertama. 3) Obyek Perjanjian. Ad. Pengertian. l. 2) Identitas jabatan para pihak yang membuat perjanjian.c. pekerjaan/jabatan dan alamat pihak yang membuat perjanjian atas nama Komisi Pemilihan Umum.

meliputi tempat. meliputi : 1) Nama. Identitas Pemberi Kuasa dan Penerima Kuasa. terdiri atas : 1) Tulisan surat kuasa dengan huruf kapital ditempatkan di tengah bagian awal dari naskah surat kuasa. 3. Naskah dinas yang memuat pelimpahan kewenangan dari pimpinan/pejabat yang mempunyai hak dan kewenangan atas sesuatu kepada pejabat/pegawai atau orang lain agar bertindak untuk dan atas namanya dalam melakukan suatu perbuatan hukum mengenai hak dan kewenangan tersebut. c. 2) Nama. Surat Kuasa l. pekerjaan/ jabatan dan alamat pemberi kuasa. Susunan a.6 4. d. dalam bagian akhir dapat diikutkan saksi-saksi dan membubuhkan tanda tangan dalam perjanjian.1 sampai dengan Lampiran XII. tanggal. 24 . Jenis tindakan hukum yang dikuasakan. dalam hal dan jangka waktu tertentu. b. 4) Klausul atau hal tertentu. 5) Bagian akhir. yang selanjutnya disebut Penerima Kuasa. Klausul atau hal tertentu. Bagian awal. Pengesahan Ditandatangani oleh para pihak yang mengadakan perjanjian. Ad. yang selanjutnya disebut Pemberi Kuasa. Bagian akhir meliputi keadaan pihak-pihak yang menandatangani perjanjian serta penandatanganan oleh kedua belah pihak yang masing-masing dibubuhi materai. yang dapat memberikan kewenangan untuk melimpahkan kuasa tersebut kepada pihak lain yang disebut hak subsitusi.B6. Surat Kuasa terdiri atas : 1) Bagian awal. 3) Jenis tindakan hukum yang dikuasakan. f. Untuk menguatkan perjanjian. e. Bentuk Bentuk Perjanjian sebagaimana tercantum pada Lampiran XII.Ad.5. Pengertian. 2) Nomor Surat Kuasa 2. meliputi uraian tindakan/ perbuatan hukum untuk melaksanakan kuasa tersebut. bulan dan tahun ditandatanganinya surat kuasa oleh Pemberi Kuasa dan Penerima Kuasa. pekerjaan/ jabatan dan alamat Penerima kuasa. meliputi uraian tindakan/ perbuatan hukum yang harus dilakukan Penerima Kuasa yang didahului dengan kata khusus dengan huruf kapital. Bagian akhir. 2) Identitas Pemberi Kuasa dan Penerima Kuasa.

c. 4. 2) Tanggal. Pengesahan Ditandatangani oleh pemberi kuasa dan penerima kuasa. Bentuk Bentuk Surat Kuasa sebagaimana tercantum pada Lampiran XIII. 4) Dasar. terdiri atas : 1) Nama tempat. 2) Nomor dan tahun. ad. Bagian akhir. b. 25 . ad. Pengertian Naskah dinas yang memuat pemberitahuan kepada pejabat/personil atau pihak lain untuk menghadiri suatu acara tertentu pada waktu dan tempat yang ditentukan. 3) Tanda tangan pejabat. Surat Izin 1. Susunan terdiri atas : a. Susunan terdiri atas : a.B7. bulan dan tahun. Undangan 1. Ad. Bagian awal. Bagian awal. c. Pengertian Naskah dinas yang memuat persetujuan terhadap permohonan yang diajukan dan dikeluarkan oleh Pejabat yang berwenang menurut peraturan perundangan yang berlaku. Bentuk Bentuk Surat Izin sebagaimana tercantum pada Lampiran XIV. 5) Stempel. Bagian akhir. 3. 4. Isi Surat Izin : Memuat persetujuan atas permohonan dengan mencantumkan persyaratan tertentu. Isi. Bagian akhir. Ad. b. a. 6) Perihal Pengesahan Ditandatangani oleh pejabat yang berwenang. terdiri atas : 1) Tulisan surat izin dengan huruf kapital ditempatkan di tengah awal lembar naskah. Isi. b. c. 3) Nama judul Surat izin.3. 4) Nama pejabat. 2.B8. ad. 2. Bagian awal.

bulan dan tahun. b. Bagian akhir Undangan terdiri atas : I) Nama jabatan. Biro-Biro atau Inspektorat pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. 3. 4) Sifat. dan 6) Perihal.ad. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi atas permintaan Ketua dan atau Anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi. 4) Acara. 3) Nama pejabat/personil dan pihak lain serta alamat yang diundang. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi atas permintaan Ketua dan atau Anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi. 4. Bagian Persidangan dan Protokol pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum serta sub bagian umum dan logistik pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota mengurus proses penerbitan undangan berdasarkan perintah tertulis Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Pengesahan Undangan ditandatangani oleh pejabat yang mengundang. ad. bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Sekretaris Kabupaten/Kota. serendahrendahnya Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota. 2) Tanggal. Tata tertib penerbitan undangan a. 5) Pimpinan rapat. 5) Tembusan. dengan dilampiri : 26 . 2) Tanggal. terdiri atas : 1) Nama tempat. 5) Lampiran. ad. Isi Undangan terdiri atas : 1) Hari. bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Sekretaris Kabupaten/Kota. b. Biro-Biro atau Inspektorat pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. apabila undangan yang bersifat rapat. c. sub bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota atas permintaan Ketua dan atau Anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. 2) Tanda tangan pejabat. 3) Nama pejabat. atas permintaan Ketua dan atau Anggota Komisi Pemilihan Umum. sub bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota atas permintaan Ketua dan atau Anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. a. 3) Waktu dan tempat. Permintaan Ketua dan atau Anggota Komisi Pemilihan Umum. Bagian awal. 4) Stempel.

2) Nama dan Jabatan yang diundang. 3) Acara dan Pimpinan Rapat. tanggal. Dalam hal terjadi perubahan terhadap hari. 4) Nomor surat. tanggal. 3) Nama pejabat/personil atau perorangan atau organisasi/instansi atau badan hukum serta alamat yang dipanggil. 2) Tanggal. tanggal. tempat dan waktu undangan. terdiri atas : 1) Nama tempat. b. untuk diminta keterangan mengenai hal tertentu. bulan dan tahun. 7) Perihal. Isi surat panggilan terdiri atas : 1) Hari. tempat dan waktu. Naskah dinas yang memuat panggilan terhadap pejabat/personil atau perorangan atau organisasi/instansi dan badan hukum. c 3. c. perubahan tersebut harus dikoordinasikan dengan bagian protokol dan persidangan Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. 6) Lampiran. Isi. 2) Tanda tangan pejabat. a Bagian awal. dan 2) Menghadap kepada nama pejabat tertentu. 1.B9. Bagian akhir. 5) Sifat.7 Ad. c. sub bagian umum dan logistik pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. 2. Bagian akhir. 27 .1. 4) Stempel. ad. tempat. Pengertian. Susunan terdiri atas : a. ad. Surat Panggilan. b ad. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota atau Sekretaris Provinsi/Kabupaten/ Kota. Bagian awal. 5. 3) Nama pejabat. terdiri atas : 1) Nama jabatan. Pengesahan Surat panggilan ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. Bentuk Bentuk Undangan sebagaimana tercantum pada Lampiran XV.1) Hari. sampai dengan Lampiran XV. waktu.

Pengesahan Ditandatangani oleh pejabat yang mengirim. a. 4) Tembusan. Bagian akhir Nota Dinas terdiri atas : 1) Nama Jabatan. 3. bulan dan tahun. Susunan terdiri atas : a). 4. Bagian akhir. c. 7) Sifat. Bagian awal nota dinas terdiri atas : 1) Tulisan nota dinas dengan huruf kapital ditempatkan di tengah bagian awal kertas lembar Naskah Dinas.B11. 9) Perihal. 2. Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota atau merupakan pengantar naskah dinas lain dan ditujukan kepada pejabat di atasnya atau kepada pejabat dibawahnya atau kepada pejabat setingkat. Isi nota dinas berbentuk uraian. Ad.4. 3) Pejabat yang mengirim. c). Bagian awal. Pengumuman 1. Bentuk Bentuk Surat Panggilan sebagaimana tercantum pada Lampiran XVI. 1. Nota Dinas. Isi. 6) Tanggal.B10. Pengertian Naskah dinas yang memuat pemberitahuan tentang sesuatu hal kepada pihak lain untuk dapat dimaklumi 28 . b. Bentuk Bentuk Nota Dinas sebagaimana tercantum pada Lampiran XVII.. ad. 8) Lampiran . 5) Nomor.1 dan Lampiran XVI. b). ad. Pengertian Naskah dinas yang digunakan dalam lingkungan internal Komisi Pemilihan Umum. 2) Pejabat atau alamat yang dituju.7 Ad. ad. 2) Tanda Tangan Pejabat. Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota yang dapat memuat ha1-hal yang berkenaan dengan pelaksanaan tugas dan kewenangan Komisi Pemilihan Umum.

Isi. Isi. a. Pengesahan Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum atau Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/ Kota atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota atau PPK. disusun secara sistematis. Bagian akhir. c. terdiri dari kesimpulan dan saran. Pendahuluan. 2) Nomor. Laporan 1. c. 3) Nama pengumuman. ad. ad. bulan dan tahun. 4) Nama terang. Susunan terdiri atas : a.1 sampai dengan Lampiran XVIII. Bagian awal laporan adalah nama judul laporan. b. terdiri atas : 1) Tulisan pengumuman dengan huruf kapital ditempatkan di tengah bagian awal lembar naskah dinas. b.B12. PPS. Ad. Bagian awal.2. b. 29 . ad. Materi laporan. 3. Isi pengumuman berbentuk pemberitahuan yang diuraikan dalam kalimat singkat dan jelas. PPLN. Bagian awal. ad. Bagian akhir. Lampiran. Bagian akhir. Bentuk Bentuk pengumuman sebagaimana tercantum pada Lampiran XVIII. 2. 2.10 4. Penutup. Isi. terdiri atas : 1) Nama tempat. ad. a. Bagian awal. c. 2) Tanggal. 3) Nama jabatan. KPPS dan KPPSLN. 3. b. Pengertian Naskah dinas yang memuat pemberitahuan atau pertanggungjawaban pelaksanaan tugas dari pejabat yang melaksanakan tugas kepada pejabat di atasnya atau dari suatu kelompok/panitia/tim yang dibentuk. 4. Susunan terdiri atas : a. terdiri atas : 1. 5) Stempel.

jabatan. c.B13. Tanggal. 2) Tanggal. 4. terdiri atas : 1) Pejabat/instansi dan alamat yang dituju. Bentuk Bentuk sebagaimana tercantum pada Lampiran XX. 3. Pengesahan Ditandatangani oleh Pejabat yang mengirim berdasarkan tugas pokok dan fungsinya. Isi. Nama terang. hari dan tanggal dan menerima. 4) Tanda tangan pejabat. KPPS dan KPPSLN. ad. a. terdiri atas : 1. 2) Kolom jenis yang dikirim. 3) Nomor. Pengesahan Ditandatangani oleh pejabat/personil/ketua kelompok/panitia/tim Komisi Pemilihan Umum atau Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota. 3) Nama jabatan. Ad. 6. PPS. bulan dan tahun. Isi. b. 4) Kolom keterangan. 2) Tulisan surat pengantar dengan huruf kapital di tengah lembar naskah. Nama jabatan. Bentuk Bentuk laporan sebagaimana tercantum pada Lampiran XIX. 30 . 5) Nama pejabat. ad. tanda tangan yang 3. PPK. 2. Bagian awal. c. Bagian awal. Dapat dengan tembusan. c. Nama tempat. terdiri atas : 1) Kolom nomor urut. Bagian akhir surat pengantar terdiri atas : 1) Nama tempat. Tanda tangan pejabat. 7) Nama.. bulan dan tahun. ad. 5. Pengertian Naskah dinas yang memuat jenis dan jumlah naskah dinas atau barang yang disampaikan. 4.ad. 6) Stempel. 4. Bagian akhir. 2. b. 3. Susunan terdiri dari : a. 3) Kolom jumlah naskah dinas/barang yang dikirim. PPLN. Bagian akhir. Surat Pengantar l.

ad. Isi. e.B14. Isi berita acara memuat uraian tentang hari. Lembar Disposisi 1. Isi ad. 2) Diagenda.Ad. 2) Nama berita acara dengan huruf kapital. kemudian diakhiri dengan kalimat penutup yang diuraikan berkenaan dengan administrasi hukum sesuai peraturan perundangundangan. meliputi tulisan nomor dan tanggal agenda. b. Pengertian Naskah dinas yang memuat suatu proses pelaksanaan tugas dan atau pekerjaan yang dapat merupakan penilaian atau penyerahan/penerimaan atau berkenaan dengan hak dan kewajiban yang menyangkut permasalahan tertentu dan dapat melibatkan pihak lain. Perihal. bulan serta tahun dan tempat.a. Surat dari. a. terdiri atas : Di bawah tulisan lembar disposisi pada bagian kiri terdiri dari : 1) Diterima. 3. ad. Susunan terdiri atas : 1) Bagian awal. meliputi tulisan a. Jam diterima. Di bawah tulisan lembar disposisi pada bagian kanan ditulis arahan/ petunjuk disposisi. ad. 2. d. Bentuk Bentuk sebagimana tercantum pada Lampiran XXI Ad. Nomor surat. b.B15. Pengertian Naskah dinas yang memuat arahan atau petunjuk atau perintah dari pejabat ditujukan kepada pejabat setingkat atau pejabat dibawahnya berkenaan dengan permasalahan tertentu.b. b. Bagian awal meliputi tulisan lembar disposisi dengan huruf kapital di tengah lembar naskah. 3) Bagian akhir. 2) Isi. Bagian awal. terdiri atas : 1) Tulisan berita acara dengan huruf kapital. Tanggal surat. 31 . Berita Acara 1. Susunan terdiri atas : a. 3) Disampaikan kepada yth. c. 2. tanggal. dan tata cara atau prosedur serta substansi dan kesimpulan. identitas pejabat/personil atau pihak lain. Bagian awal.

terdiri atas : a. 2) Tanda tangan di atas materai (apabila diperlukan) bagi pihakpihak yang terlibat dalam berita acara. Bentuk Bentuk sebagaimana tercantum Lampiran XXII 4. 2) Nama jabatan yang menyusun. Bagian awal. Susunan. Bagian akhir. b. Bagian akhir. 2. a. Bagian awal. 2. 32 . Susunan. 3) Tanda tangan saksi. terdiri atas : 1) Nama tempat kedudukan. meliputi : 1) Nama pihak yang terlibat dalam berita acara. tanggal. 4) Stempel. 3. 5) Penutup terdiri dari kesimpulan dan saran. tanpa ditandatangani dan penyampaiannya melalui nota dinas. terdiri atas : 1) Nama permasalahan yang ditelaah. terdiri dari : a. ad. b. Pengertian Naskah dinas yang memuat saran dan atau pertimbangan atau pendapat hukum terhadap suatu permasalahan tertentu. Ad. Bagian Akhir. 3. c. apabila diperlukan. dibuat oleh pejabat/personil untuk disampaikan kepada pejabat di atasnya. Pengesahan Ditandatangani oleh para pihak dan saksi. Ad. Isi. 4) Pembahasan. Bagian akhir. Rekomendasi 1. Bagian awal. Pengertian Naskah dinas yang memuat penjelasan berkenaan dengan suatu permasalahan.ad. ad. Bentuk Bentuk sebagaimana tercantum pada Lampiran XXIII. b.c.BI7. bulan dan tahun. 3) Identifikasi permasalahan. Telaahan Staf 1. 2) Pendahuluan. dan yang diakhiri dengan suatu pendapat.BI6.

ad. 33 . bulan dan tahun. 4) Kolom tanda tangan. a. 5) stempel. Bentuk Bentuk rekomendasi sebagaimana tercantum pada Lampiran XXIV. bulan. Pengertian Naskah dinas yang memuat mengenai bukti kehadiran atau ketidakhadiran pejabat/personil atau pihak lain dalam memenuhi kewajibannya atau dalam suatu acara tertentu. Nama daftar hadir. Isi rekomendasi memuat uraian singkat dan jelas berkenaan dengan keberadaan suatu hal. terdiri atas : 1) Kolom nomor urut. terdiri atas : a. ad. ad. terdiri atas : a. Bagian awal. Susunan. 2) Nama jabatan penanggung jawab. 4) Nama terang. 2) Kolom nama. Isi. Waktu daftar hadir. ad. Bagian akhir. tanggal. c. b. tanggal. 2. 2) Nama jabatan. Ad. Daftar Hadir 1. terdiri atas : 1) Nama tempat. Pengesahan. ad. Bagian akhir. Bagian awal. Bagian akhir. b. 3. Acara. ad. 3) Tanda tangan pejabat penanggung jawab. Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum dan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/ Kota atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota. Bagian awal. terdiri atas : 1) Nama tempat. b. 5) Kolom keterangan. 3) Kolom jabatan/golongan. Isi. dan tahun. 3) Tanda tangan pejabat.a. bulan dan tahun.BI8. 4) Nama penanggung jawab.1 sampai dengan Lampiran XXIV. terdiri atas : 1) Tulisan rekomendasi dengan huruf kapital. c. c.b.c. 2) Nomor.8 4.

2 2. Bagian akhir. Ad. tanggal. Surat Tugas 1. Bagian awal. Piagam Penghargaan 1. Penandatanganan.1 sampai dengan Lampiran XXVI.2 4. 5) Stempel. 3) Uraian kegiatan yang telah diikuti termasuk waktu kegiatan dan tempat atau prestasi yang telah dicapai.3.B19. 3. Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum atau Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/ Kabupaten/ Kota. Pengesahan. 4) Nama terang. 2) Nama jabatan dan instansi. c. Ditandatangani oleh pejabat yang berwenang dan atau penanggung jawab. 4. terdiri atas : 1) Tempat. 2) Nomor piagam. Bentuk Bentuk daftar hadir sebagaimana tercantum pada Lampiran XXV. Ad. bulan dan tahun. ad. Isi. ad. c. terdiri atas : a. b.1 sampai dengan Lampiran XXV. Susunan. 34 . b. Bagian Isi. a. terdiri atas : 1) Uraian berisikan jabatan yang memberikan penghargaan. Bagian akhir ad. Pengertian Naskah dinas yang memuat pemberian tugas tertentu dari pejabat atasan yang berwenang kepada Pejabat/Personil di bawahnya untuk melaksanakan surat tugas dan atau pekerjaan tertentu serta dalam waktu yang ditentukan. 2) Identitas yang menerima penghargaan. Bentuk Bentuk Piagam Penghargaan sebagaimana tercantum pada Lampiran XXVI. Pengertian Naskah dinas yang memuat keterangan mengenai bukti pejabat/personil atau pihak lain yang telah selesai mengikuti kegiatan tertentu dan mendapat penghargaan atas prestasi yang telah dicapai. Bagian awal. 3) Tanda tangan.B20. terdiri atas : 1) Tulisan piagam penghargaan dengan huruf kapital pada huruf awal dalam kata piagam dan kata penghargaan.

3) Nama pejabat/pegawai yang diberi tugas. 4. 2.B21.2. Ad. 4) Tanda tangan pejabat. ad. Bagian awal. ad. 3. bulan dan tahun. 3) Nama Jabatan. Bagian akhir. Bagian akhir ad. Susunan. Susunan. Bagian awal. terdiri atas : 1) Dasar peraturan perundang-undangan dikeluarkannya Surat Tugas. terdiri dari : 1) Nama tempat. 5) Nama pejabat yang menandatangani. Bagian akhir. 2) Nomor. Bagian awal. terdiri atas : 1) Tulisan surat pernyataan dengan menggunakan huruf kapital. 2) Tulisan menugaskan dengan menggunakan huruf kapital. 4) Waktu dan tempat yang diperlukan dalam penugasan. Pengesahan. Isi. Isi. b. terdiri atas : a. 2) Nomor. ad. Bentuk Bentuk surat tugas sebagaimana tercantum dalam Lampiran XXVII. 6) Penutup. Bagian awal. 5) Keperluan penugasan. 3) Kalimat penutup. b. terdiri atas : a. a. ad. 6) Stempel. b. Ditandatangani oleh pejabat pemberi tugas. c. terdiri atas : 1) Tulisan surat tugas dengan menggunakan huruf kapital pada huruf awal kata surat dan kata tugas. b. c. 2) Tanggal. c. Surat Pernyataan 1. Isi. Pengertian Naskah dinas yang memuat suatu pernyataan berkenaan dengan hal tertentu. terdiri atas : 1) Identitas yang membuat pernyataan. yang sifatnya harus dapat dipertanggungjawabkan dan mengandung sanksi apabila ternyata dikemudian hari tidak benar. 2) Pernyataan yang dibuat. a. Isi. 35 .

Pengesahan. tentang kealpaan. Pengertian Naskah dinas yang memuat teguran atau peringatan dari pejabat atasan kepada pejabat dibawahnya atau personil atau dari suatu instansi kepada Instansi/Organisasi dibawahnya dalam lingkungan kerjanya. terdiri atas : 1) Nama tempat. Isi. 2) Alamat yang dituju. 2) Tanda tangan. 4) Penutup. 3) Tulisan surat peringatan dengan menggunakan huruf kapital dan dapat ditambah kata pertama atau kedua dengan menggunakan huruf kapital setelah kalimat surat peringatan. Bagian akhir. Surat Peringatan 1. 2) Tanggal. 5) Nama yang membuat pernyataan. Isi. Ditandatangani oleh pejabat yang memberi peringatan. Bagian awal. b. terdiri atas : 1) Nama tempat. ad. Ad. terdiri atas : a. b. 4) Nomor. terdiri atas : 1) Identitas pejabat/personil atau instansi/organisasi yang diberi peringatan. 4. c. Pengesahan Ditandatangani oleh yang membuat pernyataan. bulan dan tahun.ad. tanggal. 3. 3) Isi peringatan. 3. 4) Tanda tangan. ad. a. Bentuk Bentuk Surat Pernyataan sebagaimana tercantum pada Lampiran XXVIII 4. terdiri atas : 1) Nama jabatan. c. Bagian akhir. Bagian awal. 2) Dasar ketentuan dikeluarkannya surat peringatan.B22. bulan dan tahun.. 36 . Bentuk Bentuk surat peringatan sebagaimana tercantum pada Lampiran XXIX. kekeliruan atau sesuatu hal yang berlawanan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dengan maksud agar segera mendapat tanggapan perbaikan. 3) Nama Jabatan yang membuat pernyataan. 3) Nama pejabat. Susunan. 2. c. 4) Tembusan apabila diperlukan. kelalaian. Bagian akhir. ad.

sehingga memudahkan dalam pencarian data sewaktu-waktu diperlukan. Bagian awal. c. Risalah rapat dibuat berdasarkan hasil rekaman saat berlangsungnya rapat dari awal sampai akhir. 3) Waktu dan tempat. ad. Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. c. b. Bagian akhir. 2) Curah pendapat peserta rapat. ad.Risalah rapat disimpan pada Filling cabinet khusus yang dibuat sedemikian rupa secara berurutan. bulan dan tahun. Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Susunan. Isi. serta kesepakatan peserta rapat mengenai waktu rapat. 5) Pimpinan rapat. tanggal.. Bagian awal. 3) Kesimpulan rapat yang memuat pokok-pokok materi rapat yang disepakati untuk ditindaklanjuti. a. meliputi penutup yang berisi identitas penyusun risalah rapat. 4) Materi rapat. terdiri atas : a. Pengertian Naskah dinas yang memuat pendapat dan atau saran/masukan peserta rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. 37 . Risalah Rapat 1. dan dituangkan dalam kertas kop surat Komisi Pemilihan Umum. 2) Hari.B23. yang diakhiri dengan kesimpulan rapat oleh pimpinan rapat. 4. terdiri atas : 1) Pembukaan atau pengantar pimpinan rapat tentang materi rapat kepada peserta rapat. Isi. Kesimpulan rapat dituangkan dalam berita acara rapat pleno yang dilampiri dengan daftar hadir peserta rapat yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari berita acara. yang dapat berupa saran/ tanggapan dan atau masukan dan hal-hal lain tentang materi rapat. 6) Peserta rapat. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota terhadap materi yang dicantumkan dalam acara undangan rapat. b. 3.Ad. Sarana a. 2. ad. Bentuk Bentuk risalah rapat sebagaimana tercantum pada Lampiran XXX. Bagian akhir. terdiri atas : 1) Jenis rapat. serta Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. b.

b. Lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital 12” menggunakan warna hitam. sampul naskah dinas. STEMPEL DINAS. map dan papan nama yang diatur dalam Peraturan ini. Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum KOMISI PEMILIHAN UMUM Keterangan : b. 38 . jelas dan teratur akan memudahkan untuk mengetahui nama instansi dan pejabat yang bertangungjawab terhadap naskah dinas yang diterbitkan. Lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital 12” menggunakan warna kuning emas. wewenang dan kewajibannya sebagai penyelenggara pemilihan umum dalam rangka untuk mendukung administrasi pemilihan umum sebagaimana telah diuraikan dalam Bab II. sehingga dengan penulisan dan penggunaan yang benar. 2. Lambang garuda ditempatkan simetris dengan tulisan Komisi Pemilihan Umum. stempel dinas. SAMPUL NASKAH DINAS. Ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. c.BAB III KOP NASKAH DINAS. MAP DAN PAPAN NAMA Kop naskah dinas. Kop Naskah Dinas 1. KOMISI PEMILIHAN UMUM Keterangan : a. Lambang garuda ditempatkan simetris dengan tulisan Komisi Pemilihan Umum. menjadi dasar untuk Komisi Pemilihan Umum. Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/ Kota dalam melaksanakan tugas. A.

3. Ditandatangani oleh Pejabat Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum

KOMISI PEMILIHAN UMUM
Alamat : ........................

......................
Telp.................... Fax..................

Keterangan : a. Lambang Komisi Pemilihan Umum berwarna ditempatkan pada bagian kiri kop naskah. b. Susunan tulisan simetris. c. Jarak tepi kertas bagian atas dengan tulisan paling atas = 1 cm d. Jarak tepi kertas bagian atas dengan garis lurus = 4 cm e. Tulisan Komisi Pemilihan Umum menggunakan huruf kapital 17” warna hitam. f. Tulisan Alamat ........ menggunakan huruf 14” warna hitam. g. Tulisan Telp..... dan Fax..... menggunakan huruf 11” warna hitam. 4. Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi

KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI ........... Keterangan : a. Menggunakan lambang Komisi Pemilihan Umum berwarna yang ditempatkan simetris dengan tulisan Komisi Pemilihan Umum Provinsi..... b. Tulisan Komisi pemilihan Umum Provinsi.... menggunakan huruf kapital 12” warna hitam. 5. Ditandatangani oleh Sekretaris dan pejabat Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi.

KOMISI PEMILIHAN UMUM
PROVINSI ................
Alamat : ..............
Telp.................... Fax..................

Keterangan : a. Lambang Komisi Pemilihan Umum berwarna ditempatkan pada bagian kiri kop naskah. b. Susunan tulisan simetris. c. Jarak tepi kertas bagian atas dengan tulisan paling atas = 1 cm d. Jarak tepi kertas bagian atas dengan garis lurus = 4 cm e. Tulisan Komisi Pemilihan Umum menggunakan huruf kapital 17” warna hitam.

39

f. g.

Tulisan Provinsi .... menggunakan huruf kapital 14” warna hitam Tulisan Alamat ........Tulisan Telp..... dan Fax..... menggunakan huruf 11” warna hitam.

6. Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota

KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA ........... Keterangan : a. Menggunakan lambang Komisi Pemilihan Umum berwarna yang ditempatkan simetris dengan tulisan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota..... b. Tulisan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.... menggunakan huruf kapital 12” warna hitam. 7. Ditandatangani oleh Sekretaris dan Pejabat Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.

KOMISI PEMILIHAN UMUM
KABUPATEN/KOTA...........
Alamat : ..............
Telp.................... Fax..................

Keterangan : a. Lambang Komisi Pemilihan Umum berwarna ditempatkan pada bagian kiri kop naskah. b. Susunan tulisan simetris. c. Jarak tepi kertas bagian atas dengan tulisan paling atas = 1 cm d. Jarak tepi kertas bagian atas dengan garis lurus = 4 cm e. Tulisan Komisi Pemilihan Umum menggunakan huruf kapital 17” warna hitam. f. Tulisan Kabupaten/Kota .... menggunakan huruf kapital 14” warna hitam g. Tulisan Alamat ........Tulisan Telp..... dan Fax..... menggunakan huruf 11” warna hitam. 8. Ditandatangani oleh Panitia Pemilihan Kecamatan dalam Kabupaten/Kota

PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN
KECAMATAN ............ KABUPATEN/KOTA.......
Alamat :......................................
Telp.................... Fax...............

Keterangan : a. Lambang Komisi Pemilihan Umum berwarna ditempatkan pada bagian kiri kop naskah dan logo Pemilihan Umum Tahun 2009 ditempatkan pada bagian kanan kop naskah dinas. b. Susunan tulisan simetris. c. Jarak tepi kertas bagian atas dengan tulisan paling atas = 1 cm

40

d. Jarak tepi kertas bagian atas dengan garis lurus = 4 cm e. Tulisan Panitia Pemilihan Kecamatan menggunakan huruf kapital 16” warna hitam. f. Kecamatan ....... (diisi dengan nama kecamatan yang bersangkutan atau sebutan lain) dengan menggunakan huruf kapital 13” warna hitam. g. Tulisan Kabupaten/Kota .... menggunakan huruf kapital 13” warna hitam. h. Tulisan Alamat ........Telp..... dan Fax..... menggunakan huruf 11” warna hitam.

9. Ditandatangani oleh Panitia Pemilihan Luar Negeri.

PANITIA PEMILIHAN LUAR NEGERI
PERWAKILAN RI ............
Alamat :......................................
Telp.................... Fax...............

Keterangan : a. Lambang Komisi Pemilihan Umum berwarna ditempatkan pada bagian kiri kop naskahdan logo Pemilihan Umum Tahun 2009 ditempatkan pada bagian kanan kop naskah dinas. b. Susunan tulisan simetris. c. Jarak tepi kertas bagian atas dengan tulisan paling atas = 1 cm d. Jarak tepi kertas bagian atas dengan garis lurus = 4 cm e. Tulisan Panitia Pemilihan Luar Negeri menggunakan huruf kapital 16” warna hitam. f. Tulisan Perwakilan RI ..... menggunakan huruf kapital 13” (titik-titik diisi dengan nama Perwakilan Luar Negeri yang bersangkutan) warna hitam. g. Tulisan Alamat ........Telp..... dan Fax..... menggunakan huruf 11” warna hitam.

10. Ditandatangani oleh Panitia Pemungutan Suara dalam Kecamatan

PANITIA PEMUNGUTAN SUARA
KELURAHAN/DESA....... KECAMATAN...........
Alamat :......................................
Telp.................... Fax...............

Keterangan : a. Lambang Komisi Pemilihan Umum berwarna ditempatkan pada bagian kiri kop naskah dan logo Pemilihan Umum Tahun 2009 ditempatkan pada bagian kanan kop naskah dinas. b. Susunan tulisan simetris. c. Jarak tepi kertas bagian atas dengan tulisan paling atas = 1 cm d. Jarak tepi kertas bagian atas dengan garis lurus = 4 cm e. Tulisan Panitia Pemungutan Suara menggunakan huruf kapital 16” warna hitam. f. Kelurahan/Desa.... (titik-titik diisi dengan nama Kelurahan/Desa yang bersangkutan atau sebutan lain) dengan menggunakan huruf kapital 13”. g. Tulisan Kecamatan... (titik-titik diisi dengan nama Kecamatan yang bersangkutan) menggunakan huruf kapital 13” h. Tulisan Alamat ........Telp..... dan Fax..... menggunakan huruf 11” warna hitam.

41

Stempel kesekretariatan. PPLN dan PPS. Stempel kesekretariatan Komisi Pemilihan Umum atau Komisi Pemilihan Umum Provinsi atau Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. PPK. umum dan logistik Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. ditentukan : 1) Stempel Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk menyertai tanda tangan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau pejabat Sekretariat Jenderal yang karena tugas dan fungsinya mempunyai wewenang untuk menggunakan stempel Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. PPK. 1. PPLN dan PPS. sub bagian umum dan logistik pada bagian keuangan. terdiri dari : a. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. b. c. Sekretaris PPK. b. PPLN. dengan menggunakan tinta stempel warna biru atau ungu. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. 2. Sekretaris PPLN. serta stempel Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. PPK. yang digunakan untuk menyertai tanda tangan Ketua Komisi Pemilihan Umum atau Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi atau Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota atau Ketua PPK atau Ketua PPLN dan Ketua PPS. umum. PPK. PPK. Jenis Stempel Dinas Stempel dinas. Stempel Komisi Pemilihan Umum atau Komisi Pemilihan Umum Provinsi atau Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota adalah stempel bertuliskan Komisi Pemilihan Umum atau Komisi Pemilihan Umum Provinsi atau Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. dan logistik pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. dilaksanakan oleh bagian tata usaha pada Biro Umum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Tata Cara Pemakaian Stempel Dinas a. dan PPS. Stempel Dinas Stempel Dinas adalah tanda pengenal resmi Komisi Pemilihan Umum atau Komisi Pemilihan Umum Provinsi atau Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota yang digunakan sebagai tanda pengesahan naskah dinas Komisi Pemilihan Umum atau Komisi Pemilihan Umum Provinsi atau Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. 42 . PPLN dan PPS. dengan menggunakan tinta stempel warna biru atau ungu.a. sub bagian keuangan. dengan menggunakan tinta stempel warna biru atau ungu. dan Ketua PPS. 2) Stempel Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota untuk menyertai tanda tangan Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota dan pejabat Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota yang karena tugas dan fungsinya mempunyai wewenang untuk menggunakan stempel Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota. Wewenang penyimpanan dan penggunaan stempel Komisi Pemilihan Umum . PPLN dan PPS. Stempel Komisi Pemilihan Umum atau Komisi Pemilihan Umum Provinsi atau Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.

PPLN. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. PPK. Komisi Pemilihan Umum rovinsi. Untuk memenuhi azas keamanan. 2. Tata Cara Pembuatan Stempel Dinas a. Ukuran dan Isi Stempel Dinas a. 6. 4. Komisi Pemilihan Umum rovinsi. b. b. Pada lingkaran dalam diberi lambang garuda 43 .3. PPK. dan PPS pada stempel dinas diberi kode tertentu yang selalu diubah paling lama setiap 6 (enam) bulan sekali. Stempel Dinas Komisi Pemilihan Umum. 3. 4. pada bagian atas diberi tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital melingkar simetris. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan garis lingkaran dalam pada bagian bawah diberi tanda bintang simetris. Garis tengah lingkaran luar bagian dalam : 35 mm. 3. PPK. Komisi Pemilihan Umum Keterangan : 1. Stempel Dinas Komisi Pemilihan Umum. Bentuk. dan PPS dengan kode lama dimusnahkan. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan garis lingkaran dalam pada bagian bawah diberi tanda bintang simetris. Pada lingkaran dalam diberi lambang garuda. 6. dan PPS dibuat sedemikian rupa dengan mengutamakan azas keamanan. 5. Garis tengah lingkaran luar : 37 mm Garis tengah lingkaran luar bagian dalam : 35 mm Garis tengah lingkaran dalam : 25 mm Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan garis lingkaran dalam. Garis tengah lingkaran dalam : 25 mm. PPLN. 2. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan garis lingkaran dalam. Garis tengah lingkaran luar : 37 mm. Komisi Pemilihan Umum rovinsi. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum Keterangan : 1. 5. 4. pada bagian atas diberi tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital melingkar simetris. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. dan Stempel Dinas Komisi Pemilihan Umum. PPLN.

lingkaran dalam 25 mm.. 4.. e. ditulis kalimat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dengan huruf kapital melingkar simetris. Dalam dua garis mendatar pada lingkaran dalam diberi tulisan Sekretariat Jenderal dengan menggunakan huruf kapital. Antara lingkaran luar bagian dalam dengan lingkaran dalam. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi Keterangan : 1.. (titik-titik dalam lingkarab di isi nama Provinsi). 2. 2. Bentuk: Lingkaran luar 37 mm. d. (yang bersangkutan) dengan menggunakan huruf kapital. 3. dan ditulis kata Sekretariat dengan menggunakan huruf kapital. 4. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan garis lingkaran dalam. 2. Jarak dua garis mendatar pada lingkaran dalam : 7 mm. . lingkaran luar bagian dalam 35mm. Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum Keterangan : 1. 5. lingkaran dalam 25 mm. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan garis lingkaran dalam pada bagian bawah diberi tanda bintang simetris. Antara lingkaran luar bagian dalam dengan lingkaran dalam.c. 7... 3. lebar 2 (dua) garis sejajar simetris di dalam lingkaran dalam 7 mm. Garis tengah lingkaran dalam : 25 mm.. ditulis kalimat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Komisi Pemilihan Umum Provinsi Keterangan : 1... 6. Gambar bintang segi lima diletakan vertikal dibawah. dan ditulis nama Provinsi.. lebar 2 (dua) garis sejajar simetris di dalam lingkaran dalam 7 mm. Garis tengah lingkaran luar : 37 mm. Gambar Bintang segi lima diletakan vertikal dibawah. pada bagian atas diberi tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital melingkar simetris. Didalam lingkaran dalam dibuat garis sejajar. 3. dengan menggunakan huruf kapital melingkar simetris. antara kata Komisi dan nama Provinsi.. Bentuk: Lingkaran luar 37 mm. Didalam lingkaran dalam dibuat garis sejajar.. Garis tengah lingkaran luar bagian dalam : 35 mm. lingkaran luar bagian dalam 35mm. 4.. 5.. antara kata Komisi dan nama Provinsi. 44 .

lingkaran luar bagian dalam 35 mm.. Didalam lingkaran dalam dibuat garis sejajar.. lingkaran dalam 25 mm. Bentuk : Lingkaran luar 37 mm. (yang bersangkutan) dengan menggunakan huruf kapital. Gambar bintang segi lima diletakan vertikal dibawah. Gambar bintang segi lima diletakan vertikal dibawah. 3. dan ditulis nama Kabupaten/Kota. 4. Bentuk : Lingkaran luar 37 mm. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota Keterangan : 1. ditulis kalimat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dengan menggunakan huruf kapital melingkar simetris.. dan ditulis kata Sekretariat dengan menggunakan huruf kapital.(titik-titik dalam lingkaran di isi nama Kabupaten/Kota) 4. g. Didalam lingkaran dalam dibuat garis sejajar. lebar 2 (dua) garis sejajar simetris di dalam lingkaran dalam 7 mm. lingkaran dalam 25 mm. ditulis kalimat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dengan menggunakan huruf kapital melingkar simetris... 2. antara kata Komisi dan nama Kabupaten/Kota. lebar 2 (dua) garis sejajar simetris di dalam lingkaran dalam 7 mm. Antara lingkaran luar bagian dalam dengan lingkaran dalam.. 5.f. 2. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota Keterangan : 1.. . Antara lingkaran luar bagian dalam dengan lingkaran dalam.. lingkaran luar bagian dalam 35 mm. antara kata Komisi dan nama Kabupaten/Kota. 45 . 3.

.. 2. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan garis lingkaran dalam pada bagian bawah diberi tanda bintang simetris. pada bagian atas diberi tulisan Panitia Pemilihan Kecamatan dengan menggunakan huruf kapital melingkar simetris. 6.h. Panitia Pemilihan Kecamatan Keterangan : 1. pada bagian atas diberi tulisan Panitia Pemilihan Luar Negeri dengan menggunakan huruf kapital melingkar simetris. Panitia Pemilihan Luar Negeri Keterangan : 1. 2. Panitia Pemungutan Suara Kelurahan/Desa Keterangan : 1.. 2. Garis tengah lingkaran luar bagian dalam : 35 mm. 46 . Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan garis lingkaran dalam pada bagian bawah diberi tanda bintang simetris. 6. 3. 5. Garis tengah lingkaran dalam : 25 mm. dan ditulis nama Kecamatan. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan garis lingkaran dalam pada bagian bawah diberi tanda bintang simetris. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan lingkaran dalam. Didalam lingkaran dalam dibuat garis sejajar. j.(yang bersangkutan) atau sebutan lain dengan menggunakan huruf kapital. 3. 4. 4. 6. 4. dan ditulis nama Kelurahan/Desa (yang bersangkutan) atau sebutan lain dengan menggunakan huruf kapital. Garis tengah lingkaran luar : 37 mm. Garis tengah lingkaran luar bagian dalam : 35 mm. dan ditulis nama Perwakilan RI. Didalam lingkaran dalam dibuat garis sejajar. pada bagian atas diberi tulisan Panitia Pemungutan Suara dengan menggunakan huruf kapital melingkar simetris. Garis tengah lingkaran luar bagian dalam : 35 mm. Didalam lingkaran dalam dibuat garis sejajar.. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan lingkaran dalam.. Garis tengah lingkaran luar : 37 mm. Garis tengah lingkaran luar : 37 mm. 5. 5. i.. Garis tengah lingkaran dalam : 25 mm. 3. Garis tengah lingkaran dalam : 25 mm. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan lingkaran dalam.(yang bersangkutan) dengan menggunakan huruf kapital.

serta stempel Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. ukuran. pimpinan Komisi Pemilihan Umum. PPLN. 2) Sampul naskah dinas ½ folio : 21. dan PPS memerintahkan untuk segera mengganti stempel dinas tersebut dengan kode yang diperbaharui. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. dan PPS. serta stempel Sekretariat Jenderal. Komisi Pemilihan Umum Provinsi. dan PPS. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Jenis Sampul terdiri dari : a.. Sampul naskah dinas ukuran ½ folio warna coklat. Sekretariat PPLN. Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Sekretariat PPLN. c. dimasukan dalam suatu sampul naskah dinas. 2) Sampul naskah dinas ukuran ½ folio dipergunakan untuk pengiriman naskahnaskah dinas yang karena ketebalannya tidak memungkinkan menggunakan sampul kabinet. Penggunaan. Sekretariat PPLN. d.. PPLN. Sekretariat PPK. Sampul naskah dinas ukuran folio warna coklat dan putih. Komisi Pemilihan Umum Provinsi. B. 4) Sampul naskah dinas besar :.. dan surat tanda tamat pendidikan/ pelatihan. PPK.. 3. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota... serta stempel Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. dan yang berwarna putih khusus digunakan untuk sampul naskah dinas mengenai kepangkatan. b.... Sampul naskah dinas ukuran besar warna coklat... 47 . Pengertian Naskah dinas yang disampaikan atau dikirimkan kepada yang berkepentingan. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.5 cm x 24.4. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. PPK. Untuk menjaga kerahasiaan stempel dinas Komisi Pemilihan Umum. Sampul Naskah Dinas 1. sehingga dapat menjaga kebersihan dan atau kerahasiaan isi naskah dinas sampai kepada yang berkepentingan. dan PPS. Kode Stempel Dinas a. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. PPLN. PPK. 2. dan PPS. Apabila terdapat adanya penyimpangan atau pemalsuan stempel dinas sebelum jangka waktu sebagaimana dimaksud pada huruf a.5 cm. Penggunaan 1) Sampul naskah dinas kabinet dipergunakan untuk pengiriman naskah-naskah dinas dengan memperhatikan ketebalan naskah dinas. Ukuran 1) Sampul naskah dinas kabinet : 11. 3) Sampul naskah dinas ukuran folio dipergunakan untuk pengiriman naskahnaskah dinas yang karena sesuatu hal tidak harus dilipat. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. 3) Sampul naskah dinas folio : 24 cm x 35 cm. piagam. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.... Sampul naskah dinas ukuran kabinet warna coklat. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. b. dan PPS... dengan ketentuan kode tertentu tersebut hanya diketahui oleh pimpinan Komisi Pemilihan Umum. b. Sekretariat PPK.5 cm x 30 cm. dan jenis kertas sampul a. 4) Sampul naskah dinas ukuran besar dipergunakan . Sekretariat PPK. terhadap stempel dinas tersebut dibubuhi kode tertentu yang diadakan perubahan paling lama setiap 6 (enam) bulan sekali.

................ Alamat:........ IMAM BONJOL NO...... Alamat:.. Fax..... 2) Sampul naskah dinas Komisi Pemilihan Umum Provinsi KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI... 3) Sampul naskah dinas Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota KOMISI PEMILIHAN UMUM KAB/KOTA......... FAX:....................c. 29 JAKARTA Telp............. 48 .......... FAX:....... TELP:... Jenis kertas : samson d............ TELP:......... Contoh : 1) Sampul naskah dinas Komisi Pemilihan Umum KOMISI PEMILIHAN UMUM JL.

..............................4) Sampul naskah dinas PPK PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN KEC............ Alamat :............ 6) Sampul Naskah Dinas Panitia Pemilihan Luar Negeri PANITIA PEMILIHAN LUAR NEGERI PERWAKILAN RI..................... Alamat :........ TELP:.................KEC. TELP:... FAX:. FAX:. Alamat :... 49 ......... FAX:...... 5) Sampul naskah dinas PPS PANITIA PEMUNGUTAN SUARA KEL/DESA......../KAB/KOTA........... TELP:........

............. ........ Penampang dalam 50 ... Stof Map 1.Bahan : karton berserat Contoh : Penampang depan KOMISI PEMILIHAN UMUM JAKARTA PERIHAL : .......krem (untuk naskah dinas bersifat biasa) : ........Bentuk : 2 lipatan ...............Warna : . Stof Map TU Pimpinan Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum .merah (untuk naskah dinas yang bersifat penting/segera) ...........Ukuran : 25 cm x 30 cm ..C..............

Bentuk : 2 lipatan .Ukuran : 25 cm x 30 cm . Stof Map Umum .2.Bahan : buffalo Contoh Stof Map Komisi Pemilihan Umum Penampang depan KOMISI PEMILIHAN UMUM JAKARTA Penampang dalam 51 .Warna : krem .

. Penampang dalam 52 .Contoh Stof Map Komisi Pemilihan Umum Provinsi Penampang depan KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI.....

Contoh Stof Map Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota Penampang depan KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA. Penampang dalam 53 ...

....Contoh Stof Map Panitia Pemilihan Kecamatan Penampang depan PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN KECAMATAN.... Penampang dalam \ 54 .. KABUPATEN/KOTA.............

... Penampang dalam 55 .. KECAMATAN...................Contoh Stof Map Panitia Pemungutan Suara Penampang depan PANITIA PEMUNGUTAN SUARA KELURAHAN/DESA.

.Contoh Stof Map Panitia Pemilihan Luar Negeri Penampang depan PANITIA PEMILIHAN LUAR NEGERI PERWAKILAN RI .... Penampang dalam 56 .....

.D. 2... g... b..... Ukuran disesuaikan dengan profil gedung kantor... Perbandingan panjang dengan lebar papan = 3 : 2 Warna dasar papan dicat warna putih. 57 ... Papan Nama Komisi Pemilihan Umum Provinsi. TELP. Perbandingan besar dan kecilnya tulisan diperhatikan keserasian dan keindahan......... serta memperhatikan nilai artistik. Bentuk papan nama instansi : empat persegi panjang. Telp dan Fax... f.FAX.... ALAMAT :...... Contoh : KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA.. ALAMAT :...... serta memperhatikan nilai artistik.. Papan Nama Papan nama adalah tulisan pada papan dengan ukuran tertentu dan ditempatkan di depan gedung kantor yang memuat sebuah nama. g... c......... TELP.. Alamat. Bentuk papan nama instansi : empat persegi panjang......FAX.... e.... 1. a... Didalam papan ditulis “KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI.... Papan Nama Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota a....... alamat dan nomor telepon...... d.... d. Didalam papan ditulis “KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA.. b. Ukuran disesuaikan dengan profil gedung kantor... agar masyarakat umum atau instansi lain mengetahui. f........ c.. Tulisan berwarna hitam dengan menggunakan huruf kapital... Perbandingan panjang dengan lebar papan = 3 : 2 Warna dasar papan dicat warna putih..... Perbandingan besar dan kecilnya tulisan diperhatikan keserasian dan keindahan. Contoh : KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI........... Telp dan Fax.... Alamat.... e........ Tulisan berwarna hitam dengan menggunakan huruf kapital....

. serta memperhatikan nilai artistik. Tulisan berwarna hitam dengan menggunakan huruf kapital. Perbandingan panjang dengan lebar papan = 3 : 2..... 58 .........FAX. Didalam papan ditulis “PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN....... d... b. Warna dasar papan dicat warna putih. Warna dasar papan dicat warna putih.... c. Telp dan Fax.... Bentuk papan nama instansi : empat persegi panjang. TELP... Papan Nama Panitia Pemilihan Luar Negeri a... TELP..... Perbandingan besar dan kecilnya tulisan diperhatikan keserasian dan keindahan..... b........ Alamat........... e...(nama kecamatan yang bersangkutan atau sebutan lain).. f. Papan Nama Panitia Pemilihan Kecamatan dalam Kabupaten/Kota.... Ukuran disesuaikan dengan profil gedung kantor....... a.. Contoh : PANITIA PEMILIHAN LUAR NEGERI PERWAKILAN RI........ Telp dan Fax.. g. f. KABUPATEN/KOTA.. e..... c...... Perbandingan panjang dengan lebar papan = 3 : 2.3.. d... ALAMAT :. Ukuran disesuaikan dengan profil gedung kantor............. KECAMATAN... KABUPATEN/KOTA. Didalam papan ditulis “PANITIA PEMILIHAN LUAR NEGERI. PERWAKILAN RI... serta memperhatikan nilai artistik.............. ALAMAT :......... Alamat... Perbandingan besar dan kecilnya tulisan diperhatikan keserasian dan keindahan.. 4..FAX. Bentuk papan nama instansi : empat persegi panjang... Contoh : PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN KECAMATAN ..... g........ Tulisan berwarna hitam dengan menggunakan huruf kapital..........

. Warna dasar papan dicat warna putih.. f........ Didalam papan ditulis “PANITIA PEMUNGUTAN SUARA.. KELURAHAN/DESA...... Kop naskah dinas... 59 . c.. TELP...... huruf C. huruf B. Papan Nama Panitia Pemungutan Suara Kelurahan/Desa a.. stempel dinas. Ukuran disesuaikan dengan profil gedung kantor... ALAMAT :............ d. serta memperhatikan nilai artistik... b.. F. Perbandingan panjang dengan lebar papan = 3 : 2........ Perbandingan besar dan kecilnya tulisan diperhatikan keserasian dan keindahan.. Tulisan berwarna hitam dengan menggunakan huruf kapital... map dan papan nama sebagaimana dimaksud pada huruf A. g. Telp dan Fax.............. sampul surat..........FAX.. Contoh : PANITIA PEMUNGUTAN SUARA KELURAHAN/DESA.. huruf D dan huruf E dalam hal penulisan nama Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota disesuaikan dengan nama Komisi Independen Pemilihan Provinsi Aceh dan Kabupaten/Kota di wilayah Provinsi Aceh sebagaimana dimaksud dalam UndangUndang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh....... e....... Bentuk papan nama instansi : empat persegi panjang.5.. Alamat.(nama kelurahan/desa yang bersangkutan atau nama lain) KECAMATAN .. KECAMATAN ...

60 . Penandatanganan naskah dinas atas nama Komisi Pemilihan Umum adalah Ketua Komisi Pemilihan Umum. Naskah dinas ditandatangani oleh pejabat yang mempunyai kewenangan atau yang mendapat pelimpahan wewenang sesuai dengan tanggungjawabnya berdasarkan ketentuan yang berlaku. Kewenangan Pada hakekatnya setiap naskah dinas keluar menjadi tanggung jawab pimpinan instansi yang bersangkutan. tidak mengubah tanggungjawab pimpinan eselon yang memberikan kewenangan. Pimpinan organisasi bertanggungjawab atas semua yang dilakukannya baik secara langsung atau tidak langsung dan tidak dapat memindahkan pertanggungjawabannya baik keseluruhan maupun sebagian kepada pejabat atau pegawai lainnya. sarana dan prasarana ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dan Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/ Kabupaten/Kota.BAB IV KEWENANGAN DAN PELIMPAHAN WEWENANG DALAM PENANDATANGANAN NASKAH DINAS A. Pelimpahan wewenang yang dapat dilaksanakan adalah kebijakan yang bersifat administratif (bukan kebijakan yang bersifat politis). B. Kewenangan penandatanganan naskah dinas oleh Pejabat Eselon II hanya berlaku di lingkungan Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Pertanggungjawaban 1. Pelimpahan wewenang dari pimpinan eselon tingkat atas kepada pimpinan eselon tingkat bawahannya. 2. Penandatanganan naskah dinas yang berkaitan dengan fungsi pelaksanaan administrasi yang meliputi dukungan staf. Pelimpahan wewenang yang bersifat administratif harus memperhatikan jenjang struktural pejabat yang mendapat pelimpahan wewenang. anggaran. 3. Sejalan dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum: 1. Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. 2.

n. Pelimpahan Wewenang Sepanjang tidak ditentukan lain oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pelimpahan wewenang dimaksudkan untuk menunjang kelancaran tugas dan ketertiban jalur komunikasi penanggungjawab wewenang.n.n. 61 . SEKRETARIS JENDERAL KEPALA BIRO UMUM NAMA PEJABAT NIP. 2) Materi wewenang yang dilimpahkan benar-benar menjadi tugas dan tanggungjawab pejabat yang menerima wewenang. c. Faktor-faktor yang harus dipenuhi dalam pelimpahan wewenang ini adalah sebagai berikut: 1) Pelimpahan wewenang diberikan secara langsung. agar pejabat bawahan tersebut dapat membantu memperlancar dalam melaksanakan tugas-tugas kewajibannya. sepenuhnya berada pada pejabat yang di atas namakan. Dalam hal ini pejabat penandatanganan naskah dinas bertanggungjawab atas isi naskah dinas kepada penanggungjawab. tegas. Contoh penggunaan atas nama (a. 3) Materi wewenang yang dilimpahkan harus dipertanggungjawabkan kepada pejabat yang memberi wewenang.) a. b.) dalam penandatanganan naskah dinas adalah sebagai berikut: a. Bentuk pelimpahan wewenang penandatanganan naskah dinas adalah sebagai berikut: Pelimpahan wewenang dengan menggunakan sebutan “atas nama” (disingkat a. 4) Tanggungjawab sebagai akibat penandatanganan naskah dinas. digunakan jika pejabat yang menandatangani naskah dinas telah diberi wewenang oleh pejabat yang bertanggungjawab. Sebutan a. Pelimpahan wewenang adalah penyerahan sebagian dari wewenang pejabat atasan kepada bawahannya. wewenang dan tanggungjawab pejabat yang bersangkutan. Pelimpahan wewenang harus mengikuti jalur struktural dan paling banyak hanya dua rentang jabatan struktural di bawahnya. berdasarkan bidang tugas. wewenang penandatanganan dapat dilimpahkan kepada struktural yang berada dibawahnya.C. jelas dan tertulis.n. Pada asasnya tanggungjawab tetap ada pada pejabat yang memberikan wewenang.

62 . dilaksanakan dengan cara menerbitkan surat tugas. cuti dan sakit. Untuk menjaga kelancaran dan kesinambungan kegiatan satuan kerja yang bersangkutan. dilakukan oleh pejabat yang berhalangan.D. 2. tugas belajar. Plt. dalam penandatanganan surat adalah sebagai berikut : Plt. Penunjukan Plt. perlu segera ditetapkan penunjukan pejabat yang bertindak sebagai pejabat pelaksana tugas (Plt). KEPALA BIRO PERENCANAAN NAMA PEJABAT NIP. Sering terjadi pejabat yang memimpin satuan kerja tidak dapat menjalankan tugasnya atau berhalangan antara lain karena melakukan perjalanan dinas. mempunyai hak dan kewajiban untuk melaksanakan tugas rutin atau dalam batasbatas tertentu dalam surat tugas. SEKRETARIS JENDERAL Plt. 4. dilakukan sebagai berikut: 1. NAMA PEJABAT NIP. Penunjukan pejabat pelaksana tugas. 3. Cara penulisan Plt. Penunjukan Pejabat Pelaksana Tugas (Plt) Pada dasarnya kegiatan setiap satuan kerja dilingkungan Komisi Pemilihan Umum harus berjalan lancar. Penunjukan Plt.

Lampiran I (kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi PERATURAN KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 1 ½ spasi NOMOR TAHUN ) 2 spasi TENTANG ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM. ) 3 spasi Pasal ) 2 spasi (1) Mmmmmmmmmmmmm mmmmmm mmmmmmm mmmmmmm (2) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmm ) 3 spasi ---. Memperhatikan : 1. 2. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. ) 3 spasi MEMUTUSKAN : ) 3 spasi MMMMMMMMMM MMMMMM MMMMMMM MMMMMMM MMMMM MMMMMMMMM MMMMMMMMM MMMMMMM ) 3 spasi BAB I ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMM ) 3 spasi Pasal ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. Menetapkan : 63 . Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. Mengingat : 1.20 karakter --- b. ) 3 spasi Menimbang : a. 2. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.

) 3 spasi B A B II ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMM ) 3 spasi Pasal ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmm b.45 karakter ---------------------------- Ditetapkan di pada tanggal ) 3 spasi KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG 64 . ) 4 ½ spasi ----------------------------. Mmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmm ) 3 spasi B A B III ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMM ) 2 spasi Pasal ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. ) 2 spasi a.

) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm.. Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. ) 3 spasi : 1. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. ) 2 spasi 2.. Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.Lampiran II (kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 1 ½ spasi NOMOR. ) 3 spasi Menimbang : a. Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm./Kep-KPU/TAHUN ) 2 spasi TENTANG ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM. ) 3 spasi 65 . ---. ) 3 spasi : 1. ) 2 spasi b. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. 2.20 karakter --- Mengingat Memperhatikan Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm... ) 3 spasi Menetapkan : PERTAMA : KEDUA : MEMUTUSKAN : ) 3 spasi MMMMMMMMMM MMMMMM MMMMMMM MMMMMMM MMMMM MMMMMMMMM MMMMMMMMM MMMMMMM ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm.

----------------------------.45 karakter ---------------------------- Ditetapkan di pada tanggal ) 3 spasi KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG 66 .KETIGA : Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.

.. ) 3 spasi ---. Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.Lampiran III KEPUTUSAN BERSAMA ) 1 ½ spasi NOMOR . ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. ) 2 spasi dst.20 karakter --- b../KB/KPU/ TAHUN NOMOR TAHUN TENTANG ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 3 spasi Menimbang : a. ) 3 spasi Pasal ) 2 spasi (1) Mmmmmmmmmmmmm mmmmmm mmmmmmm mmm (2) Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmm ) 3 spasi B A B II ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMM ) 3 spasi Paragraf ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmmm . ) 3 spasi Pasal ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. Mengingat 2.. 67 . Menetapkan : MEMUTUSKAN : ) 3 spasi MMMMMMMMMM MMMMMM MMMMMMM MMMMMMM MMMMM MMMMMMMMM MMMMMMMMM MMMMMMM ) 3 spasi BAB I ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMM ) 3 spasi Pasal ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm. : 1.. : 3.

.. b............ a..) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 3 spasi B A B III ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMM ) 2 spasi Pasal ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm................ ) 4 ½ spasi Ditetapkan di pada tanggal ) 3 spasi ........ ) ) ) ) 6 spasi ) ) NAMA TERANG KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG 68 .......

Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm./Kpts/Setjen/TAHUN ) 2 spasi TENTANG ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM. ) 3 spasi Menimbang : c. ) 2 spasi 2. ) 3 spasi : 3.. ) 2 spasi d. ) 3 spasi : 1. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.... ---.20 karakter --- Mengingat Memperhatikan Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm.Lampiran IV (garuda hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi KEPUTUSAN SEKRETARIS JENDERAL KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 1 ½ spasi NOMOR. Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. ) 3 spasi 69 . ) 3 spasi Menetapkan : PERTAMA : KEDUA : MEMUTUSKAN : ) 3 spasi MMMMMMMMMM MMMMMM MMMMMMM MMMMMMM MMMMM MMMMMMMMM MMMMMMMMM MMMMMMM ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm. 4. Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.

KETIGA : Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. ----------------------------.45 karakter ---------------------------- Ditetapkan di Pada tanggal ) 3 spasi SEKRETARIS JENDERAL ) 6 spasi NAMA TERANG 70 .

) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.20 karakter --- b.......... ) 3 spasi ) 3 spasi 71 .. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. ) 4 ½ spasi KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI.. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. ) 3 spasi Menimbang : a... ) 3 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm......... ) 3 spasi Menetapkan : PERTAMA : KEDUA : MEMUTUSKAN : ) 3 spasi MMMMMMMMMM MMMMMM MMMMMMM MMMMMMM MMMMM MMMMMMMMM MMMMMMMMM MMMMMMM ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm.. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. Memperhatikan : 1..... ---... ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm.Lampiran V (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI .. 2.. ) 1 ½ spasi NOMOR TAHUN ) 2 spasi TENTANG ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI. Mengingat : 1.. Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm..... 2.

) 4 ½ spasi ----------------------------.KETIGA : Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.45 karakter ---------------------------- Ditetapkan di Pada tanggal ) 3 spasi KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG 72 .

. Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm....... ) 3 spasi Menimbang : a. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm...Lampiran VI (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA ... ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.... ) 4 ½ spasi KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA.... ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. ) 1 ½ spasi NOMOR TAHUN ) 2 spasi TENTANG ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA.. 2......... 2. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. Memperhatikan : 1... ) 3 spasi Menetapkan : PERTAMA : KEDUA : MEMUTUSKAN : ) 3 spasi MMMMMMMMMM MMMMMM MMMMMMM MMMMMMM MMMMM MMMMMMMMM MMMMMMMMM MMMMMMM ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm. Mengingat : 1.. ---.20 karakter --- b. ) 3 spasi ) 3 spasi 73 . ) 3 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.

45 karakter ---------------------------- Ditetapkan di Pada tanggal ) 3 spasi KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG 74 .KETIGA : Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. ) 4 ½ spasi ----------------------------.

.......... Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm... ) 3 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm..Lampiran VII....KECAMATAN.../KABUPATEN/KOTA...... 2... ) 3 spasi Menetapkan : PERTAMA : KEDUA : MEMUTUSKAN : ) 3 spasi MMMMMMMMMM MMMMMM MMMMMMM MMMMMMM MMMMM MMMMMMMMM MMMMMMMMM MMMMMMM ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm.... Mengingat : 1........ ) 3 spasi Menimbang : a. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm....20 karakter --- b. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm........ Telp. KEPUTUSAN PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN/PANITIA PEMUNGUTAN SUARA/KELOMPOK PENYELENGGARA PEMUNGUTAN SUARA KEL/DESA....... ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm... ) 3 spasi 75 . ---..1 KOP PPK/PPS/KPPS (menyesuaikan) Alamat :... ) 1 ½ spasi NOMOR TAHUN ) 2 spasi TENTANG ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN/PANITIA PEMUNGUTAN SUARA/KELOMPOK PENYELENGGARA PEMUNGUTAN SUARA....... 2............... ) 4 ½ spasi Fax............... Memperhatikan : 1.......

45 karakter ---------------------------- ) 4 ½ spasi Ditetapkan di Pada tanggal ) 3 spasi KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG 76 .KETIGA : ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. ----------------------------.

---. ) 4 ½ spasi Fax.. Mengingat : 1...... KEPUTUSAN PANITIA PEMILIHAN LUAR NEGERI/ KELOMPOK PENYELENGGARA PEMUNGUTAN SUARA LUAR NEGERI PERWAKILAN RI .......20 karakter --- b............. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm.. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.. 2.. ) 3 spasi 77 ......... Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm........ Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm......Lampiran VII... ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm...... ) 3 spasi Menimbang : a.... ) 1 ½ spasi NOMOR TAHUN ) 2 spasi TENTANG ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi PANITIA PEMILIHAN LUAR NEGERI PERWAKILAN RI/ KELOMPOK PENYELENGGARA PEMUNGUTAN SUARA LUAR NEGERI....... ) 3 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.... Memperhatikan : 1............ Telp..... 2.2 KOP PPLN/KPPSLN (menyesuaikan) Alamat :. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm... ) 3 spasi Menetapkan : PERTAMA : KEDUA : MEMUTUSKAN : ) 3 spasi MMMMMMMMMM MMMMMM MMMMMMM MMMMMMM MMMMM MMMMMMMMM MMMMMMMMM MMMMMMM ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm........

KETIGA : ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.45 karakter ---------------------------- ) 4 ½ spasi Ditetapkan di Pada tanggal ) 3 spasi KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG 78 . ----------------------------.

Lampiran VIII.1

(kuning emas)

KOMISI PEMILIHAN UMUM

----------------------------45 karakter ------------

................................20..... ) 3 spasi Kepada Yth. Mmmmmmmmmmmmm ........................................ ) 2 spasi Mmmmmmmm

--10 karakter---

Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------- mmmmmm

) 3 s/d 6 spasi SURAT EDARAN ) 3 spasi

--26 karakter-----------------

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 3 spasi

----------------------------- 45 karakter ----------------------------

KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG

) 2 spasi Tembusan : 1. Yth. Mmmmmmmmm 2. Yth. Mmmmmmmmm

79

Lampiran VIII.2

(warna hitam)

KOMISI PEMILIHAN UMUM

----------------------------45 karakter ------------

................................20..... ) 3 spasi Kepada Yth. Mmmmmmmmmmmmm ........................................ ) 2 spasi Mmmmmmmm

--10 karakter---

Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------- mmmmmm

) 3 s/d 6 spasi SURAT EDARAN ) 3 spasi

--26 karakter-----------------

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 3 spasi

----------------------------- 45 karakter ----------------------------

SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG

) 2 spasi Tembusan : 1. Yth. Mmmmmmmmm 2. Yth. Mmmmmmmmm

80

Lampiran VIII.3

(warna hitam)

KOMISI PEMILIHAN UMUM

----------------------------45 karakter ------------

................................20..... ) 3 spasi Kepada Yth. Mmmmmmmmmmmmm ........................................ ) 2 spasi Mmmmmmmm

--10 karakter---

Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------- mmmmmm

) 3 s/d 6 spasi SURAT EDARAN ) 3 spasi

--26 karakter-----------------

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 3 spasi

----------------------------- 45 karakter ----------------------------

WAKIL SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG

) 2 spasi Tembusan : 1. Yth. Mmmmmmmmm 2. Yth. Mmmmmmmmm

81

.. ----------------------------45 karakter ------------ .45 karakter ---------------------------- KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1... Yth.........Lampiran VIII......................... ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 3 spasi ----------------------------........... Yth.... Mmmmmmmmm 2... Mmmmmmmmm 82 .. ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------.........mmmmmm ) 3 s/d 6 spasi SURAT EDARAN ) 3 spasi --26 karakter----------------- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm......20..... Mmmmmmmmmmmmm ........4 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI ..... ) 3 spasi Kepada Yth.....

. ----------------------------45 karakter ------------ .... Yth............ Yth... ) 3 spasi Kepada Yth..... Mmmmmmmmm 2........20. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 3 spasi ----------------------------..........Lampiran VIII.. Mmmmmmmmmmmmm ................................. ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------.45 karakter ---------------------------- KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1.......5 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA .. Mmmmmmmmm 83 ......mmmmmm ) 3 s/d 6 spasi SURAT EDARAN ) 3 spasi --26 karakter----------------- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm...

... Mmmmmmmmm 84 ...... Mmmmmmmmm 2.. Yth....mmmmmm ) 3 s/d 9 spasi --26 karakter----------------- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm..45 karakter ---------------------------- KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1.... ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi ----------------------------.... Mmmmmmmmmmmmm .... Yth......1 (kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ............ ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------...........20......... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth...................Lampiran IX.

... Yth.. ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------.... Yth. Mmmmmmmmm 85 .......... Mmmmmmmmmmmmm .............. Mmmmmmmmm 2..45 karakter ---------------------------- SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1....... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth....mmmmmm ) 3 s/d 9 spasi --26 karakter----------------- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm....................20.....2 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ....Lampiran IX. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi ----------------------------..........

............ Yth....... Mmmmmmmmm 86 .. ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------.............20........45 karakter ---------------------------- WAKIL SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1.....3 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ..... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth.. Mmmmmmmmmmmmm ..Lampiran IX.. Mmmmmmmmm 2...... Yth................ ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi ----------------------------...mmmmmm ) 3 s/d 9 spasi --26 karakter----------------- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm....

... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------.... ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi ----------------------------..... Mmmmmmmmmmmmm .4 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI .............mmmmmm ) 3 s/d 9 spasi --26 karakter----------------- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm. Yth........ Mmmmmmmmm 87 .. ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth..... ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ......45 karakter ---------------------------- KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1...................Lampiran IX....... Yth..... Mmmmmmmmm 2....20...............

......................... ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi ----------------------------... Yth... Fax.................20... Telp...........Lampiran IX.............. Yth.....mmmmmm ) 3 s/d 9 spasi --26 karakter----------------- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm........ Mmmmmmmmmmmmm ......... Mmmmmmmmm 2...... Mmmmmmmmm 88 .5 KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI ............ ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------.......... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth............45 karakter ---------------------------- SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1...... ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ... Alamat : .......

............ ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi ----------------------------.mmmmmm ) 3 s/d 9 spasi --26 karakter----------------- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm....... Yth...45 karakter ---------------------------- KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1......20. Mmmmmmmmmmmmm . Mmmmmmmmm 89 . Yth.......... ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ....6 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA .............................. Mmmmmmmmm 2............ ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth..Lampiran IX...... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------..

. Alamat : .....20....... ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi ----------------------------.................. ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth............mmmmmm ) 3 s/d 9 spasi --26 karakter----------------- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm............. Fax........ Mmmmmmmmm 90 ............ Yth...... Mmmmmmmmm 2............ ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------...... Yth........... Telp.... Mmmmmmmmmmmmm .......................45 karakter ---------------------------- SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1.... ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ .Lampiran IX........7 KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA ....

.......Lampiran X.......................................................................................................... KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 91 ....... Dengan ini menyatakan.................... Bermaksud ....... ................................. Agama i........... : ............................................................................ bahwa : a........ : ............................................ Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar............................... Status Perkawinan h..................................................... Alamat ) 2 spasi : ................................. ............ : ..20.......... Tempat/Tgl.................................... Nama lengkap b. Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a......................................1 (kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : ...... : ........................45 karakter ---------------------------- .......... Pangkat/Gol d................ Jenis Kelamin f................................ ) 2 spasi ......................... 2....... ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya........................... Lahir g...... ) 3 spasi ---20 karakter---- 1................................. : .........(nama pejabat) : ............................. Nama b................................................../20....... Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : ... ) ) 4 ½ spasi ----------------------------.. N I P c..... : ....... Jabatan e..........dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya................................................ : ..................... : .......................................

......... : ................................................................. ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya....................................................dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya..45 karakter ---------------------------- ............ ) 3 spasi ---20 karakter---- 1.................. Nama b... Jabatan e................................ : ............................ ....Lampiran X......................... ) ) 4 ½ spasi ----------------------------.................. Pangkat/Gol d...................................... : .......... Alamat ) 2 spasi : ............................................. : ........ Lahir g............./20......... Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar..................................................... ) 2 spasi ................ : ......... Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a............ Agama i...........(nama pejabat) : ................... N I P c.................... Nama lengkap b............ bahwa : a..... : ............................................. Bermaksud .........20................. Status Perkawinan h.................................. : ... Dengan ini menyatakan... ....................................... Tempat/Tgl........................................................................................... Jenis Kelamin f............................................... 2...........................2 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : ........................... : ..... SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 92 ................ Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : ........................................

......................................... Jabatan e.................................3 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : ......./20.............dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya......... ) 3 spasi ---20 karakter---- 1.......Lampiran X..................... Tempat/Tgl............ Dengan ini menyatakan. Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : ...................................... ) 2 spasi ... Lahir g.... ................................... : .......45 karakter ---------------------------- ............... 2........................................ : ...................................................................................................... N I P c................... : ............................... Status Perkawinan h..............................................................................20....... ) ) 4 ½ spasi ----------------------------.................. Agama i..... Nama b. : ................................................................... : ..... : .................................. ............. : .................................. Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar......................... Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a....................................... Alamat ) 2 spasi : .....................................(nama pejabat) : ........................................................... Pangkat/Gol d........ WAKIL SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 93 ....................... bahwa : a..................... Jenis Kelamin f...... : ........... ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya..... Nama lengkap b.... Bermaksud .............

....... Lahir g................... ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya..................Lampiran X.... : ....20........................................................................................................................... Status Perkawinan h............................................. ) ) 4 ½ spasi ----------------------------..... N I P c........../20.................... Nama b.................................................... : ............... : ....................... : ...............4 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI.. ) 2 spasi ..... Bermaksud ......................... Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : ......... ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : .............. Tempat/Tgl...........................................dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya............... ) 3 spasi ---20 karakter---- 1.. Jenis Kelamin f.. 2............. bahwa : a.... ............. . Nama lengkap b................ KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 94 .............................................45 karakter ---------------------------- ........................................................ Dengan ini menyatakan... : ....................................................... : .............. : .. Alamat ) 2 spasi : ............................................................................................... Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a...... Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar..................(nama pejabat) : .................................. Jabatan e..................... : ........................... Agama i..................................... Pangkat/Gol d........................

..................... Nama lengkap b...................................................................................................45 karakter ---------------------------- . : .........../20............................................ Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar................................................................................. ................Lampiran X.................... Dengan ini menyatakan..... Fax...... Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : . : ....................................................... N I P c.......... Alamat : .... Bermaksud ....................... 2.................................. : ............................ Agama i................ Lahir g............................(nama pejabat) : ............5 KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI ............. ) 2 spasi .................................. Jabatan e.................................................................... : .. Telp................. : .....................................................................................................................dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya.... Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a............. Nama b................................................ : ...... ) 3 spasi ---20 karakter---- 1.......................................... SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 95 .....................20.................. ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya. ) ) 4 ½ spasi ----------------------------. Jenis Kelamin f.......... bahwa : a........... ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : . Tempat/Tgl................... ... Status Perkawinan h.............. : .. : ......................... Pangkat/Gol d. Alamat ) 2 spasi : .............

................................................ 2.............................................................................20........../20......... : ............................................................................. Nama b............. : ............................... Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : ..........................................6 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA.......... Bermaksud ............................................ : ............. ...................................Lampiran X............... Tempat/Tgl...dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya...... ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : ........... Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a........................................(nama pejabat) : .............................................................. : ..................... Jabatan e........................... : ................... ........................................... Status Perkawinan h........ Nama lengkap b..... Alamat ) 2 spasi : . ) ) 4 ½ spasi ----------------------------......................... Agama i...... ) 2 spasi ........ Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar.........................................45 karakter ---------------------------- ............................................ Lahir g............... bahwa : a. N I P c.......................................................................... ) 3 spasi ---20 karakter---- 1......... ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya... : .... Dengan ini menyatakan...................... Pangkat/Gol d............ Jenis Kelamin f..... : .................. : . KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 96 ...

...... Nama lengkap b.............. : ...................... ..................... SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 97 ...... : .......... Jenis Kelamin f........ 2............... Jabatan e.......................................... bahwa : a. : ..........................................7 KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA ....... Tempat/Tgl........ Status Perkawinan h....... Alamat ) 2 spasi : .................................. ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya....... Bermaksud ........................ Pangkat/Gol d.............................. ) 2 spasi ............. Agama i.. ) 3 spasi ---20 karakter---- 1................................................................................................ ) ) 4 ½ spasi ----------------------------................. : .......................................... Fax..........45 karakter ---------------------------- .................................... N I P c....... .......................................................................................20..... Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : ............. Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a..................... Lahir g........../20.........................(nama pejabat) : ............................................................. Alamat : ............................. Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar.... Telp.............................................. Dengan ini menyatakan............ : .................................................................................dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya................. Nama b.Lampiran X....... ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : ......... : .......................... : ....... : ...............................

...... bahwa : a.......... : .............. : ......................... Dengan ini menyatakan.. ............................. : ...... IMAM BONJOL NO............................... Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a........... Status Perkawinan h...........45 karakter ---------------------------- .................... Jabatan e..... ) 2 spasi ........8 KOMISI PEMILIHAN UMUM JL...................... Agama i....................................... : ......................................................................... Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : ................................................. 2............. Pangkat/Gol d.................. : ...................... NAMA PEJABAT ESELON II/III ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 98 ...... ) ) 4 ½ spasi ----------------------------.... Nama b........... Tempat/Tgl... Alamat ) 2 spasi : ............................................................................................ ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya... ) 3 spasi ---20 karakter---- 1.... ......................................................................... Nama lengkap b................ Bermaksud ........dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya.................20... : ........Lampiran X................................. Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar................................. Lahir g.......................(nama pejabat) : ................................................................................................................. Jenis Kelamin f....... : .... : .... Fax..................... 29 JAKARTA Telp............................/20....... ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : ....................................... N I P c.................

........... Alamat : ........... ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : ...................... : . .............Lampiran X......... : ...... bahwa : a....................45 karakter ---------------------------- .................................................... Fax................................................................ : ............................................. ..... Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a...... Nama lengkap b......................... : ................................... Telp.................................. : ..... Dengan ini menyatakan.................................................................................................... Tempat/Tgl....................../20. Jenis Kelamin f............. 2....dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya.................... : .. Jabatan e........................... Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar....... N I P c.......... Agama i..................... Alamat ) 2 spasi : .... Lahir g................. Nama b........................ Bermaksud ..............................................(nama pejabat) : ........................................ Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : ............. ) 2 spasi ..20.................. Pangkat/Gol d............................... ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya...................................... Status Perkawinan h.......................................9 KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI ...................................................... ) ) 4 ½ spasi ----------------------------..... NAMA JABATAN ESELON III/IV ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 99 ................ : ............................................. : ................. ) 3 spasi ---20 karakter---- 1...................

............... Dengan ini menyatakan...................................... Alamat ) 2 spasi : ..................... Jabatan e............. Lahir g..... 2........................... ............... ) 2 spasi ......................... Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a......................................(nama pejabat) : .....................................dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya... ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : .......................................................................................................................... Agama i.... Fax......................................... Pangkat/Gol d...... : ..................................................................... : ./20........ : ....................................................................45 karakter ---------------------------- ....................... ) ) 4 ½ spasi ----------------------------......... : ................................ NAMA JABATAN IV ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 100 ................................................ Alamat : ..................... Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar.10 KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA .......... ...20................... : . Nama lengkap b........................... bahwa : a...Lampiran X............................. N I P c.................... : .............. Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : ...................... ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya................................................ : ..... ) 3 spasi ---20 karakter---- 1. Status Perkawinan h.......................... Jenis Kelamin f..... Telp....... Tempat/Tgl. : ............................................................................ Bermaksud .... Nama b........

.........20. Untuk ) ) 4 ½ spasi ----------------------------.....a. Yth... ) ) 4 ½ spasi ) --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm.....45 karakter ---------------------------- ......... Mmmmmmmmm 101 .... Yth.Lampiran XI.... Mmmmmmmmm 2......................... Jabatan ) 2 spasi : ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmmm : Mmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi : ) 2 spasi --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm.. Nama b.1 (kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 6 spasi ) SURAT PERINTAH ) 1 ½ spasi Nomor : ..... ) ) 3 spasi MEMERINTAHKAN Kepada --26 karakter--------------............./... KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ---karakter--- ) 2 spasi Tembusan : 1.........

.......45 karakter ---------------------------- ...Lampiran XI........a........... Untuk ) ) 4 ½ spasi ----------------------------..../.20...... Yth..............2 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 6 spasi ) SURAT PERINTAH ) 1 ½ spasi Nomor : . Yth.. Mmmmmmmmm 2. SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ---karakter--- ) 2 spasi Tembusan : 1................. ) ) 3 spasi MEMERINTAHKAN Kepada --26 karakter--------------... ) ) 4 ½ spasi ) --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm....... Jabatan ) 2 spasi : ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmmm : Mmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi : ) 2 spasi --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm.... Nama b..... Mmmmmmmmm 102 ......

.................. Untuk ) ) 4 ½ spasi ----------------------------.. Nama b..... WAKIL SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ---karakter--- ) 2 spasi Tembusan : 1........45 karakter ---------------------------- ... Mmmmmmmmm 2.........Lampiran XI.. ) ) 4 ½ spasi ) --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm....20................... ) ) 3 spasi MEMERINTAHKAN Kepada --26 karakter--------------. Yth...3 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 6 spasi ) SURAT PERINTAH ) 1 ½ spasi Nomor : ..a... Mmmmmmmmm 103 .... Yth..... Jabatan ) 2 spasi : ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmmm : Mmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi : ) 2 spasi --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm......../....

..4 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI......./.........Lampiran XI.. ) ) 3 spasi MEMERINTAHKAN Kepada --26 karakter--------------............... Mmmmmmmmm 104 . Untuk ) ) 4 ½ spasi ----------------------------... Jabatan ) 2 spasi : ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmmm : Mmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi : ) 2 spasi --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm....a......45 karakter ---------------------------- . Mmmmmmmmm 2........... Yth........ Nama b........................ KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ---karakter--- ) 2 spasi Tembusan : 1....20.... ) 6 spasi ) SURAT PERINTAH ) 1 ½ spasi Nomor : .... Yth... ) ) 4 ½ spasi ) --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm..

...a../............ Telp....5 KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI .......................... SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ---karakter--- ) 2 spasi Tembusan : 1. Mmmmmmmmm 2............. Jabatan ) 2 spasi : ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmmm : Mmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi : ) 2 spasi --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm.............. Yth........ Alamat : ....... ) ) 4 ½ spasi ) --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm............. Untuk ) ) 4 ½ spasi ----------------------------.... Mmmmmmmmm 105 ... ) 6 spasi ) SURAT PERINTAH ) 1 ½ spasi Nomor : ... Nama b.45 karakter ---------------------------- .20............ ) ) 3 spasi MEMERINTAHKAN Kepada --26 karakter--------------......... Yth... Fax...Lampiran XI..........................

Mmmmmmmmm 106 . Mmmmmmmmm 2.... Untuk ) ) 4 ½ spasi ----------------------------. ) ) 4 ½ spasi ) --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm....................................Lampiran XI.............. ) 6 spasi ) SURAT PERINTAH ) 1 ½ spasi Nomor : ..... Nama b.. Yth.. ) ) 3 spasi MEMERINTAHKAN Kepada --26 karakter--------------.a..6 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA.................. Yth. Jabatan ) 2 spasi : ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmmm : Mmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi : ) 2 spasi --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm.45 karakter ---------------------------- ......... KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ---karakter--- ) 2 spasi Tembusan : 1......20./......

...... Mmmmmmmmm 2.................. Jabatan ) 2 spasi : ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmmm : Mmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi : ) 2 spasi --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm.a.... Telp.. Mmmmmmmmm 107 ..........................Lampiran XI.. ) 6 spasi ) SURAT PERINTAH ) 1 ½ spasi Nomor : ........... Untuk ) ) 4 ½ spasi ----------------------------.. ) ) 4 ½ spasi ) --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm.......... Alamat : ...................... SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ---karakter--- ) 2 spasi Tembusan : 1....... Yth........ Yth.... Fax./............ ) ) 3 spasi MEMERINTAHKAN Kepada --26 karakter--------------..7 KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA .. Nama b........20.45 karakter ---------------------------- ...................

........................................ Pasal ...... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmm dst..... Pekerjaan/Jabatan : Ketua Komisi Pemilihan Umum Alamat : ...... Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ............................. Nama : ................................................................................/20.................. Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ... Nama : .. ) 2 spasi TENTANG NAMA SURAT PERJANJIAN ) ) 4 ½ spasi Pada hari ini ..........................................................................Lampiran XII........ (1) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm (2) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm dst........................................................................................................ Selanjutnya disebut PIHAK KEDUA .................................................................................................................................................................... Selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA .................................bertempat tinggal di ............................. tahun .. Alamat : ....... 108 ...... ) 3 spasi PIHAK PERTAMA DAN PIHAK KEDUA telah setuju untuk mengikat perjanjian dengan syarat-syarat sebagai berikut : ) 3 spasi Pasal...............................bulan...................................tanggal....................kami yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi 1......... ) 2 spasi 2.................... Pekerjaan/Jabatan : .......1 (kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi SURAT PERJANJIAN NOMOR : ..............

......) ) 2 spasi Demikian surat perjanjian ini dibuat dan ditandatangani kedua belah pihak pada hari ini dan tanggal serta tahun tersebut diatas dalam rangkap ..........di atas kertas bermaterai cukup serta masing-masing pihak diberikan 1 (satu) rangkap.. ) ) 4 ½ spasi ) PIHAK II ) 2 spasi NAMA JABATAN PIHAK I ) 2 spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG ) 3 spasi SAKSI-SAKSI ) 3 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA JABATAN NAMA JABATAN ) 6 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA TERANG 109 ....

................ ) 3 spasi PIHAK PERTAMA DAN PIHAK KEDUA telah setuju untuk mengikat perjanjian dengan syarat-syarat sebagai berikut : ) 3 spasi Pasal..............................tanggal...... Pasal .................................................................................2 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi SURAT PERJANJIAN NOMOR : ...... Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ..Lampiran XII......................kami yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi 1.................................................... ) 2 spasi TENTANG NAMA SURAT PERJANJIAN ) ) 4 ½ spasi Pada hari ini ......... Selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA ................................... Pekerjaan/Jabatan : Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum Alamat : ............................................. ) 2 spasi 2................................................................ Alamat : ................ Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmm dst................................. Pekerjaan/Jabatan : .............bulan......................................... Nama : .................................... (1) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm (2) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm dst........................................................... Nama : ................................... Selanjutnya disebut PIHAK KEDUA ............................../20......................bertempat tinggal di ............. 110 .......................... Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama .......... tahun ..................................................

di atas kertas bermaterai cukup serta masing-masing pihak diberikan 1 (satu) rangkap..............) ) 2 spasi Demikian surat perjanjian ini dibuat dan ditandatangani kedua belah pihak pada hari ini dan tanggal serta tahun tersebut diatas dalam rangkap .... ) ) 4 ½ spasi ) PIHAK II ) 2 spasi NAMA JABATAN PIHAK I ) 2 spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM SEKRETARIS JENDERAL ) 6 spasi NAMA TERANG ) 3 spasi SAKSI-SAKSI ) 3 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA JABATAN NAMA JABATAN ) 6 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA TERANG 111 ....

................ ) 3 spasi PIHAK PERTAMA DAN PIHAK KEDUA telah setuju untuk mengikat perjanjian dengan syarat-syarat sebagai berikut : ) 3 spasi Pasal........Lampiran XII............................................ Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ............................................................................................................... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmm dst....................................................................... Pekerjaan/Jabatan : ........... Nama : .....................bulan........................ Pasal ........................................................... Alamat : ..... Nama : .......... (1) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm (2) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm dst..... Alamat : ................. Selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA ............... Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ........ 112 ........tanggal............................................................................bertempat tinggal di ............................................................ Selanjutnya disebut PIHAK KEDUA ................... ) 2 spasi 2......................... tahun ...kami yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi 1................................................ ) 2 spasi TENTANG NAMA SURAT PERJANJIAN ) ) 4 ½ spasi Pada hari ini ....................................... ) 4 ½ spasi SURAT PERJANJIAN NOMOR : ................................../20.................. Pekerjaan/Jabatan : Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi....3 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI......

.di atas kertas bermaterai cukup serta masing-masing pihak diberikan 1 (satu) rangkap.................. ) ) 4 ½ spasi ) PIHAK II ) 2 spasi NAMA JABATAN PIHAK I ) 2 spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI... KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG ) 3 spasi SAKSI-SAKSI ) 3 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA JABATAN NAMA JABATAN ) 6 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA TERANG 113 .) ) 2 spasi Demikian surat perjanjian ini dibuat dan ditandatangani kedua belah pihak pada hari ini dan tanggal serta tahun tersebut diatas dalam rangkap .........

................................................../20......... Nama : .kami yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi 1........................................... Telp............ Pasal ...................... ) 3 spasi PIHAK PERTAMA DAN PIHAK KEDUA telah setuju untuk mengikat perjanjian dengan syarat-syarat sebagai berikut : ) 3 spasi Pasal................................. Alamat : ......... Pekerjaan/Jabatan : Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi............... tahun ...... 114 ........................................tanggal..................... Alamat : ... ) 2 spasi 2.................. Selanjutnya disebut PIHAK KEDUA ...............................................................4 KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI ......................................... Fax.........................................................................................................bertempat tinggal di ............ Alamat : ....... ) 4 ½ spasi SURAT PERJANJIAN NOMOR : ........................................... Selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA ................ Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ........................... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmm dst.......................... ) 2 spasi TENTANG NAMA SURAT PERJANJIAN ) ) 4 ½ spasi Pada hari ini .......................... Pekerjaan/Jabatan : ............................................. Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ...........................................bulan..................... Nama : ............... (1) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm (2) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm dst...................Lampiran XII.................................

.) ) 2 spasi Demikian surat perjanjian ini dibuat dan ditandatangani kedua belah pihak pada hari ini dan tanggal serta tahun tersebut diatas dalam rangkap .. SEKRETARIS ) 6 spasi NAMA TERANG ) 3 spasi SAKSI-SAKSI ) 3 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA JABATAN NAMA JABATAN ) 6 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA TERANG 115 ....................di atas kertas bermaterai cukup serta masing-masing pihak diberikan 1 (satu) rangkap.. ) ) 4 ½ spasi ) PIHAK II ) 2 spasi NAMA JABATAN PIHAK I ) 2 spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI.......

......................................................................Lampiran XII......... ) 2 spasi TENTANG NAMA SURAT PERJANJIAN ) ) 4 ½ spasi Pada hari ini ................................. Pasal ......... Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ... Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ................................. tahun ..........................bertempat tinggal di ............................ Alamat : .................... Nama : .............................. ) 3 spasi PIHAK PERTAMA DAN PIHAK KEDUA telah setuju untuk mengikat perjanjian dengan syarat-syarat sebagai berikut : ) 3 spasi Pasal........................................... ) 2 spasi 2....... ) 4 ½ spasi SURAT PERJANJIAN NOMOR : .............................. Pekerjaan/Jabatan : ..... Selanjutnya disebut PIHAK KEDUA ................................kami yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi 1..........................................tanggal....... Nama : ..........bulan....................................................... Pekerjaan/Jabatan : Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.......................................................5 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA........................./20................................. 116 .......... Alamat : ......... Selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA ..................................................................................................................... (1) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm (2) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm dst................. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmm dst.......

... ) ) 4 ½ spasi ) PIHAK II ) 2 spasi NAMA JABATAN PIHAK I ) 2 spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA.) ) 2 spasi Demikian surat perjanjian ini dibuat dan ditandatangani kedua belah pihak pada hari ini dan tanggal serta tahun tersebut diatas dalam rangkap ........ KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG ) 3 spasi SAKSI-SAKSI ) 3 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA JABATAN NAMA JABATAN ) 6 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA TERANG 117 .................di atas kertas bermaterai cukup serta masing-masing pihak diberikan 1 (satu) rangkap...

........ Pasal ............................................................................ Alamat : .................... Pekerjaan/Jabatan : Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota......... ) 3 spasi PIHAK PERTAMA DAN PIHAK KEDUA telah setuju untuk mengikat perjanjian dengan syarat-syarat sebagai berikut : ) 3 spasi Pasal.................................................................. ) 2 spasi TENTANG NAMA SURAT PERJANJIAN ) ) 4 ½ spasi Pada hari ini ...................... Fax........................................... Alamat : ...../20.........................................bertempat tinggal di ..............6 KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA .... Nama : .Lampiran XII..................................................................... Selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA ....... tahun .... Selanjutnya disebut PIHAK KEDUA .................................................................................................................................... ) 4 ½ spasi SURAT PERJANJIAN NOMOR : ........................ (1) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm (2) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm dst......... ) 2 spasi 2................... Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama .................. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmm dst...........tanggal.............................................................................. Alamat : .......................... Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama .........bulan...................kami yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi 1........................ Nama : ..... Pekerjaan/Jabatan : ..................................... 118 .. Telp......................

..... ) ) 4 ½ spasi ) PIHAK II ) 2 spasi NAMA JABATAN PIHAK I ) 2 spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA.......... SEKRETARIS ) 6 spasi NAMA TERANG ) 3 spasi SAKSI-SAKSI ) 3 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA JABATAN NAMA JABATAN ) 6 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA TERANG 119 .......) ) 2 spasi Demikian surat perjanjian ini dibuat dan ditandatangani kedua belah pihak pada hari ini dan tanggal serta tahun tersebut diatas dalam rangkap ..di atas kertas bermaterai cukup serta masing-masing pihak diberikan 1 (satu) rangkap........

.............................. ) 4 ½ spasi ----------------------------.....................Lampiran XIII KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN (SESUAI DENGAN YANG MEMBERI KUASA) ) 4 ½ spasi SURAT KUASA ) ) 3 spasi ----20 karakter-----Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a................... Jabatan :.................. ) 3 spasi MEMBERI KUASA ) 2 spasi ----20 karakter-----Kepada : a..............45 karakter ---------------------------- ...20.................. ) 1 ½ spasi b.... ) 1 ½ spasi :............................................. Yang memberi kuasa ) 1 ½ spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM NAMA JABATAN Yang diberi kuasa ) 1 ½ spasi NAMA JABATAN ) 6 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA TERANG 120 ............. ) 2 spasi ----20 karakter------ Khusus untuk : ) 2 ½ spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ----26 karakter------ Demikian supaya yang berkepentingan menjadi maklum......... Nama b......... Jabatan :....................... Nama :......................

... Yth................. TANGGAL : .......... ) 2 spasi Alamat : .................... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 3 spasi MENGIZINKAN ) 3 spasi Kepada : ........................... ) 2 spasi Pangkat/Gol : .......................................... ) 2 spasi Untuk : ..........b............45 karakter ---------------------------- .................................................. NAMA JABATAN ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1.......................... ----7 karakter-----Dasar : Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi ----20 karakter----------........ 2..................... .............. ----------------------------...... ) 2 spasi Nip : .............. ) 2 spasi Nama : ................................. .......................................... 121 .............. Yth...... .............................20.. ) 4 ½ spasi a.........Lampiran XIV KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN (SESUAI DENGAN YANG MEMBERI IZIN) ) 4 ½ spasi SURAT IZIN ) 2 spasi NOMOR : ......................................

45 karakter ---------------------------- Hari KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1........... ) 2 spasi Tempat : ....... 2......................................Lampiran XV................................................. ) 2 spasi Waktu : .......................................... Yth...... Mmmmmmmmmmmmm ....................................... ) 2 spasi Pimpinan Rapat : ..................1 (kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ..................... ) 3 spasi ----------------------------.. ................ ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Undangan )3 --26 karakter----------------Dengan ini mengharapkan kehadiran Saudara dalam rapat/ pertemuan/ sidang yang akan diselenggarakan pada : --20 karakter---------: .................................. ............20....................... ) 2 spasi Acara : .. ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth............................ 122 ......... Yth....................... ) 2 spasi Tanggal : ........... Atas perhatian Saudara diucapkan terima kasih...............................................................

............................................................. ..................... 123 .................... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Undangan )3 --26 karakter----------------Dengan ini mengharapkan kehadiran Saudara dalam rapat/ pertemuan/ sidang yang akan diselenggarakan pada : --20 karakter---------: ............................ ) 2 spasi Pimpinan Rapat : ............ 2............. ) 2 spasi Acara : ......................................................... ) 3 spasi ----------------------------......20..... Yth....................... Atas perhatian Saudara diucapkan terima kasih............................... Yth.............Lampiran XV........ ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth............... Mmmmmmmmmmmmm ...2 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ............. ) 2 spasi Tanggal : ............. ) 2 spasi Waktu : ......................................... .................45 karakter ---------------------------- Hari SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1..................................................... ) 2 spasi Tempat : .

................................... ) 2 spasi Tempat : ......Lampiran XV.......... Atas perhatian Saudara diucapkan terima kasih..................... ...................................... ) 2 spasi Acara : ..............3 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ .. Yth........ ) 2 spasi Waktu : ............ .... ) 2 spasi Tanggal : ..................................................................20...........................................................45 karakter ---------------------------- Hari WAKIL SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1....................................................................... 2.... Yth......... ) 3 spasi ----------------------------............................................ Mmmmmmmmmmmmm . ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth....................... ) 2 spasi Pimpinan Rapat : ......... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Undangan )3 --26 karakter----------------Dengan ini mengharapkan kehadiran Saudara dalam rapat/ pertemuan/ sidang yang akan diselenggarakan pada : --20 karakter---------: ................. 124 .

.....45 karakter ---------------------------- Hari KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1... ) 2 spasi Tempat : .......... ) 3 spasi ----------------------------.... 125 .......................................................................................................... ) 2 spasi Waktu : ........................... ...................... ) 2 spasi Acara : .............................. Yth................................................... Mmmmmmmmmmmmm ..................................... ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ................................. 2................. ) 2 spasi Pimpinan Rapat : ....... ............ Atas perhatian Saudara diucapkan terima kasih..........4 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI...Lampiran XV...... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth.....20....................... Yth......................... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Undangan )3 --26 karakter----------------Dengan ini mengharapkan kehadiran Saudara dalam rapat/ pertemuan/ sidang yang akan diselenggarakan pada : --20 karakter---------: ............... ) 2 spasi Tanggal : ............

...... ) 3 spasi ----------------------------............................. 126 ......................................................................... Alamat : .................................. ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth.................... ............. ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ .............................. Telp...................................... ) 2 spasi Tanggal : .....20. Mmmmmmmmmmmmm .... Atas perhatian Saudara diucapkan terima kasih.......... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Undangan )3 --26 karakter----------------Dengan ini mengharapkan kehadiran Saudara dalam rapat/ pertemuan/ sidang yang akan diselenggarakan pada : --20 karakter---------: ............. ) 2 spasi Tempat : ...................................... 2...5 KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI .......... ) 2 spasi Waktu : .... ) 2 spasi Acara : ............... Yth..............................45 karakter ---------------------------- Hari SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1................................ ) 2 spasi Pimpinan Rapat : .Lampiran XV.... Fax.................. .......................................................................................... Yth.

) 2 spasi Tempat : ............................ Mmmmmmmmmmmmm ................ Atas perhatian Saudara diucapkan terima kasih................ . ) 3 spasi ----------------------------........................... Yth......................6 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA...........................................................................................................................20... ) 2 spasi Waktu : ....... 127 ...45 karakter ---------------------------- Hari KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1.... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth.......... ..............Lampiran XV...................................... ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ............. ) 2 spasi Tanggal : .................................................................... Yth....... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Undangan )3 --26 karakter----------------Dengan ini mengharapkan kehadiran Saudara dalam rapat/ pertemuan/ sidang yang akan diselenggarakan pada : --20 karakter---------: . 2..... ) 2 spasi Acara : ............... ) 2 spasi Pimpinan Rapat : .........................................

............................... Mmmmmmmmmmmmm ... ...................................... Alamat : ...................................................... Yth............... ...................................................... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Undangan )3 --26 karakter----------------Dengan ini mengharapkan kehadiran Saudara dalam rapat/ pertemuan/ sidang yang akan diselenggarakan pada : --20 karakter---------: ...... Fax............. ) 3 spasi ----------------------------.......Lampiran XV....... ) 2 spasi Pimpinan Rapat : ..............................................................20........... ) 2 spasi Tempat : ........... ) 2 spasi Acara : ....................................... 2.................. ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ......... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth..............................7 KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA ...................... 128 ....... ) 2 spasi Tanggal : .....................................45 karakter ---------------------------- Hari SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1............. ) 2 spasi Waktu : .......... Atas perhatian Saudara diucapkan terima kasih......... Yth...... Telp..........

........................ ............ ) 2 spasi : Pukul .......pada: --20 karakter---------Hari Tanggal Waktu Alamat Untuk : ......................1 (kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ....45 karakter ---------------------------- KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1......... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Panggilan ) 3 s/d 6 spasi --26 karakter----------------....................20.. ) 2 spasi : ................................... Mmmmmmmmmmmmm ...................... ................... 2.......... ) 3 spasi ----------------------------...................................... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth... ...Lampiran XVI........................ Yth. Yth................ 129 ..............................Dengan ini diminta kedatangan Saudara di Kantor .............. ) 2 spasi : .. ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Bila pangilan ini tidak ditaati akan diambil tindakan lebih lanjut sesuai dengan peraturan yang berlaku.........................................................

................................Lampiran XVI............................... ) 2 spasi : Pukul ... .........45 karakter ---------------------------- SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1.. ) 3 spasi ----------------------------............ ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth......... ) 2 spasi : ......Dengan ini diminta kedatangan Saudara di Kantor . ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Bila pangilan ini tidak ditaati akan diambil tindakan lebih lanjut sesuai dengan peraturan yang berlaku......20........................................................ 2... ........ Yth....................... 130 ..........2 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ............................... Mmmmmmmmmmmmm ......................pada: --20 karakter---------Hari Tanggal Waktu Alamat Untuk : .... ) 2 spasi : ..... Yth................ ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Panggilan ) 3 s/d 6 spasi --26 karakter----------------.................................................................................... .

....... ) 3 spasi ----------------------------....... ) 2 spasi : .......................................45 karakter ---------------------------- WAKIL SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1................... Yth.3 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ....................... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Panggilan ) 3 s/d 6 spasi --26 karakter----------------....... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth..Dengan ini diminta kedatangan Saudara di Kantor ...................... 131 ........ ) 2 spasi : Pukul .............pada: --20 karakter---------Hari Tanggal Waktu Alamat Untuk : ............................ ) 2 spasi : .......... ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Bila pangilan ini tidak ditaati akan diambil tindakan lebih lanjut sesuai dengan peraturan yang berlaku.................. Yth.......................Lampiran XVI..............20........................... .. ....................................................................... ....................... Mmmmmmmmmmmmm ...... 2....

................45 karakter ---------------------------- KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1............ . ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Panggilan ) 3 s/d 6 spasi --26 karakter----------------.............................20............................................................. ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Bila pangilan ini tidak ditaati akan diambil tindakan lebih lanjut sesuai dengan peraturan yang berlaku..... Yth............................................... 2........................... Mmmmmmmmmmmmm .............Lampiran XVI.. ) 3 spasi ----------------------------....pada: --20 karakter---------Hari Tanggal Waktu Alamat Untuk : .. Yth........... ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ...........4 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI...... ............ ) 2 spasi : ................................ ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth.... ) 2 spasi : Pukul ..Dengan ini diminta kedatangan Saudara di Kantor ............................ ...... ) 2 spasi : .................................. 132 ..................

........... 2.. ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Panggilan ) 3 s/d 6 spasi --26 karakter----------------.20. Mmmmmmmmmmmmm ......................... ............. ) 3 spasi ----------------------------45 karakter -----------.................. ) 2 spasi : .......................................pada: --20 karakter---------Hari Tanggal Waktu Alamat Untuk : . Alamat : ............................... ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Bila pangilan ini tidak ditaati akan diambil tindakan lebih lanjut sesuai dengan peraturan yang berlaku............................. Telp...........................Lampiran XVI. .. ) 2 spasi : Pukul .................... ) 3 spasi ----------------------------... ) 2 spasi : ................ ......................................................................... 133 ...................................... Fax.. Yth............................. Yth........... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth....Dengan ini diminta kedatangan Saudara di Kantor ........................45 karakter ---------------------------- SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1.....5 KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI ................

pada: --20 karakter---------Hari Tanggal Waktu Alamat Untuk : ....................................... ................. ) 2 spasi : Pukul ...........Dengan ini diminta kedatangan Saudara di Kantor .............. 134 ...........................6 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA......................Lampiran XVI... ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ..45 karakter ---------------------------- KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1.. Yth...... Yth....... 2...... ...... ) 2 spasi : ........... Mmmmmmmmmmmmm ............. ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth....... ) 3 spasi ----------------------------............. ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Bila pangilan ini tidak ditaati akan diambil tindakan lebih lanjut sesuai dengan peraturan yang berlaku........................................... ) 2 spasi : ...........................................................................................20........................... ........... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Panggilan ) 3 s/d 6 spasi --26 karakter----------------.....

.. ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Bila pangilan ini tidak ditaati akan diambil tindakan lebih lanjut sesuai dengan peraturan yang berlaku...pada: --20 karakter---------Hari Tanggal Waktu Alamat Untuk : ........ ) 2 spasi : .......................................................................................Dengan ini diminta kedatangan Saudara di Kantor .. Alamat : ....7 KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA... Yth.................... ) 3 spasi ----------------------------...............Lampiran XVI..............20......... ) 2 spasi : Pukul ........... Mmmmmmmmmmmmm ........................... ........................................................................ Yth....................................... ................... ) 2 spasi : .............. 2........... 135 . Telp..............45 karakter ---------------------------- SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1....................... Fax.............. ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Panggilan ) 3 s/d 6 spasi --26 karakter----------------.... .... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth................. ) 3 spasi ----------------------------45 karakter -----------.....

.....................Lampiran XVII KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN (SESUAI DENGAN PEJABAT YANG MENGIRIM/MEMBUAT NOTA DINAS) ) 4 ½ spasi NOTA DINAS ) 3 spasi -................................................. ) 3 spasi ----------------------------.......... : ....................................................... ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm...................................... : ............. : ...... ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm........................Kepada Dari Tembusan Tanggal Nomor Sifat Lampiran Perihal : ................... : ................. : ..45 karakter ---------------------------- NAMA JABATAN PEJABAT YANG MENGIRIM ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 136 ................ : .........................20 karakter -.............................. ) 3 spasi --26 karakter--------------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm......................................................................................................................................................................... : .........

.. ) 4 ½ spasi ----------------------------... KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 137 ..........Lampiran XVIII................45 karakter ---------------------------- ................1 (kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : ................... ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm............20.....

....Lampiran XVIII.................2 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : .......45 karakter ---------------------------- .......................... ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.. ) 4 ½ spasi ----------------------------........ SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 138 .20..................

.........Lampiran XVIII.....45 karakter ---------------------------- .... WAKIL SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 139 ..............3 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : ......... ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm..............................20.... ) 4 ½ spasi ----------------------------........

...... ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : ........4 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI................... KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 140 ..20......45 karakter ---------------------------- ...... ) 4 ½ spasi ----------------------------......... ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm..................Lampiran XVIII..................

.............. ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : ......... ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.......5 KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI ...... Fax......... Alamat : ........20.. ) 4 ½ spasi ----------------------------..........................Lampiran XVIII................ SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 141 ...........45 karakter ---------------------------- .......................................... Telp.

................. KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 142 .......... ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : .......45 karakter ---------------------------- ........ ) 4 ½ spasi ----------------------------........6 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA....................Lampiran XVIII............. ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm......20...

......7 KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA.........20....45 karakter ---------------------------- ............... Alamat : .............................. ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm...Lampiran XVIII.............. ) 4 ½ spasi ----------------------------...................... Fax.................... SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 143 .................. ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : . Telp.........

...... ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm............... KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 144 ......20.........45 karakter ---------------------------- .. Alamat :... ) 4 ½ spasi ----------------------------..................................... Telp......................8 PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN KECAMATAN ...........Lampiran XVIII............. Fax...................................... KABUPATEN/KOTA..... ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : ........

.................................. ) 4 ½ spasi ----------------------------....................Lampiran XVIII......................................9 PANITIA PEMILIHAN LUAR NEGERI PERWAKILAN RI .......... Fax.......45 karakter ---------------------------- ....... Telp................... Alamat :..... ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm...................... KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 145 . ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : ....20.

........................................... ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : ........10 PANITIA PEMUNGUTAN SUARA KELURAHAN/DESA .......... Fax..20. KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 146 ........... Telp..........45 karakter ---------------------------- ............................... KECAMATAN Alamat :. ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm...... ) 4 ½ spasi ----------------------------..............Lampiran XVIII...............................

...........20......Lampiran XIX KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN (SESUAI DENGAN PEJABAT/PERSONIL/KETUA KELOMPOK/KETUA TIM/BADAN PELAKSANA PENYELENGGARA PEMILIHAN UMUM YANG BERSIFAT SEMENTARA....Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 3 spasi MMMMMMMMMM ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm II... --26 karakter------------PENDAHULUAN ) 2 spasi ---.-------. MMMMMMMMMM ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi ) ----------------------------. III............. NAMA JABATAN PEJABAT/PERSONIL/ KETUA KELOMPOK/PANITIA/TIM ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 147 ..........45 karakter --------------------- ....... YANG MENGIRIM/MEMBUAT LAPORAN) ) 3 spasi LAPORAN MMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMM ) 3 spasi I....

............................ Mmmmmmmmmmmmmmm .... NO URUT JENIS YANG DIKIRIM BANYAKNYA KETERANGAN ) 3 spasi ......20...................... Yang menerima NAMA JABATAN ) 6 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA TERANG 148 ......Lampiran XX KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN ) ) 3 spasi -----45 karakter -------------------------------------------------Kepada ) 2 spasi Yth............................................. di – MMMMMM ) 2 spasi SURAT PENGANTAR ) 2 spasi Nomor :..................................................... ) spasi Diterima tanggal ....

Lampiran XXI KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN LEMBAR DISPOSISI SURAT DARI NOMOR SURAT TANGGAL SURAT JAM DITERIMA DITERIMA PERIHAL : : : : : ARAHAN PETUNJUK/DISPOSISI NOMOR DIAGENDA : TANGGAL : KEPADA YTH : 149 .

tanggal.............. bulan. 150 .... (memuat nama. untuk dipergunakan sebagaiman mestinya......... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm yang selanjutnya disebut Pihak I.... ) 4 ½ spasi ......26 karakter -Pada hari ini .20..Lampiran XXII KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN ) 3 spasi BERITA ACARA MMMMMMMMMMMMMMM Nomor :................ ) 3 spasi ---. Jabatan dan alamat) 2. dengan penyesuaian......... tahun .................. Jabatan dan alamat) ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm........ Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.................. Demikian Berita Acara ini dibuat dalam rangkap .. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm yang selanjutnya disebut Pihak II.... ) 2 spasi PIHAK KEDUA PIHAK PERTAMA ) 6 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA TERANG ) 2 spasi MENGETAHUI INSTANSI NAMA JABATAN ) 6 spasi NAMA TERANG Catatan : Contoh Berita Acara ini dapat digunakan untuk model berita acara ... Pangkat/Golongan..... Kami masing-masing : 1......... Pangkat/Golongan........... ........ (memuat nama........ NIP...... NIP........

......................... ................................................................................................................................................................................... Kesimpulan ...............................................Lampiran XXIII KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN ) 6 spasi TELAAHAN STAF MMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi ----20 karakter--- I........... b. NAMA JABATAN YANG MENYUSUN 151 ............................................. .................. II.............................................. ........................ Saran ............................................................... PENDAHULUAN ................................................................................................................ IDENTIFIKASI PERMASALAHAN ................................................... ................................................................................... PENUTUP a.....................................................................................20............................. IV............................................................................ ....... ) 3 spasi .................................................................................................................. . PEMBAHASAN ......... III.................................................................................... ............................................................................................................

............./20.................20.. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi c. ) 2 spasi KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG 152 ........ Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi b......../....Lampiran XXIV... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi --------------45 karakter --------------------- ......1 (Kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi REKOMENDASI NOMOR :....... ) 4 ½ spasi --26 karakter ---- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi a.......

Lampiran XXIV.2

(warna hitam)

KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi

REKOMENDASI
NOMOR :......../......./20... ) 4 ½ spasi

--26 karakter ----

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi a. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi b. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi c. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi

--------------45 karakter ---------------------

....................,..........................20...... ) 2 spasi SEKRETARIS JENDERAL

) 6 spasi

NAMA TERANG

153

Lampiran XXIV.3

(warna hitam)

KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi

REKOMENDASI
NOMOR :......../......./20... ) 4 ½ spasi

--26 karakter ----

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi

a. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi b. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi c. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi

--------------45 karakter ---------------------

....................,..........................20...... ) 2 spasi WAKIL SEKRETARIS JENDERAL

) 6 spasi

NAMA TERANG

154

Lampiran XXIV.4

(lambang KPU berwarna)

KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI/KABUPATEN/KOTA.........

) 4 ½ spasi

REKOMENDASI
NOMOR :......../......./20... ) 4 ½ spasi

--26 karakter ----

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi a. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi b. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi c. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi

--------------45 karakter ---------------------

....................,..........................20...... ) 2 spasi KETUA

) 6 spasi

NAMA TERANG

155

. ) 2 spasi SEKRETARIS ) 6 spasi NAMA TERANG 156 ..... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi --------------45 karakter --------------------- ...... ) 4 ½ spasi --26 karakter ---- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi a.......................................Lampiran XXIV......... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi b...............5 KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI/KABUPATEN/KOTA./...... Telp........... ) 4 ½ spasi REKOMENDASI NOMOR :.... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi c... Fax.... Alamat : .....20........./20.................

Lampiran XXIV.6

PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN
KECAMATAN ............ KABUPATEN/KOTA.......
Alamat :......................................
Telp.................... Fax...............

) 4 ½ spasi

REKOMENDASI
NOMOR :......../......./20... ) 4 ½ spasi

--26 karakter ----

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi a. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi b. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi c. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi

--------------45 karakter ---------------------

....................,..........................20...... ) 2 spasi KETUA

) 6 spasi

NAMA TERANG

157

Lampiran XXIV.7

PANITIA PEMILIHAN LUAR NEGERI
PERWAKILAN RI..........
Alamat :......................................
Telp.................... Fax...............

) 4 ½ spasi

REKOMENDASI
NOMOR :......../......./20... ) 4 ½ spasi

--26 karakter ----

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi a. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi b. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi c. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi

--------------45 karakter ---------------------

....................,..........................20...... ) 2 spasi KETUA

) 6 spasi

NAMA TERANG

158

Lampiran XXIV.8

PANITIA PEMUNGUTAN SUARA
KELURAHAN/DESA ............ KECAMATAN.......
Alamat :......................................
Telp.................... Fax...............

) 4 ½ spasi

REKOMENDASI
NOMOR :......../......./20... ) 4 ½ spasi

--26 karakter ----

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi a. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi b. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi c. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi

--------------45 karakter ---------------------

....................,..........................20...... ) 2 spasi KETUA

) 6 spasi

NAMA TERANG

159

.................. : ..................Lampiran XXV...........................................................20.............. ) 3 spasi NAMA JABATAN PENANGGUNG JAWAB ) 6 spasi NAMA TERANG 160 ............ : ................... : .............................1 KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN ) ) 3 spasi DAFTAR HADIR RAPAT/ PERTEMUAN ) 2 spasi HARI/TANGGAL WAKTU TEMPAT ACARA : ......... ) 3 spasi NO NAMA JABATAN TANDA TANGAN ) 4 ½ spasi .

..20....Lampiran XXV. ) 3 spasi NAMA JABATAN PENANGGUNG JAWAB ) 6 spasi NAMA TERANG 161 .........2 KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN DAFTAR HADIR KERJA TANGGAL S P S NO NAMA GOL P S P S P P S P S KET KASUBBAG/SEKSI ) 4 ½ spasi .......................................

.............................................................................................................................................. Dalam rangka............................................................................ ............1 PIAGAM PENGHARGAAN KOMISI PEMILIHAN UMUM Dengan ini memberikan penghargaan kepada: .................................. ......................................... ) 2 spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM KETUA NAMA TERANG 162 .................................. .........Lampiran XXVI............20.................................. ...

................. .................................20...... ... KETUA (stempel) NAMA TERANG 163 Lampiran XXVII .............. ) 2 spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI/KAB/KOTA...................Lampiran XXVI...... ............2 PIAGAM PENGHARGAAN KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI/KABUPATEN/KOTA............................................................................................................... Dalam rangka. ............................................................................................................................. Dengan ini memberikan penghargaan kepada: ...............................................................

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm 2........ ) 4 ½ spasi --20 karakter-. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm 2..................20............. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 3 spasi MENUGASKAN : KEPADA : 1.... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm KEPERLUAN : 1.KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN ) 6 spasi SURAT TUGAS NOMOR :........DASAR : 1... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm LAMANYA : Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm... ) 3 spasi NAMA JABATAN PEMBERI TUGAS ) 6 spasi NAMA TERANG 164 Lampiran XXVIII .. ) 4 ½ spasi -------45 karakter ---------------------------........ Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm 2..............

.............................................................................. : .................................................. : ................................... ) 3 spasi NAMA JABATAN YANG MEMBUAT PERNYATAAN ) 6 spasi NAMA TERANG Lampiran XXIX 165 ......................................Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 3 spasi Nama NIP Pangkat/Gol Jabatan : .....................KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN ) 6 spasi SURAT PERNYATAAN NOMOR :............ ) 3 spasi Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa ..................................... : .......... mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm -------45 karakter ---------------------------- .........................20.............. ) 4 ½ spasi --20 karakter-..................

.................. ) 2 spasi MMMMMM ) 3 s/d 6 spasi SURAT PERINGATAN NOMOR :....20................. ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth........... Lampiran XXX 166 .......... ....KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN ) 3 spasi -----45 karakter -------------------------------------------------... ) 3 spasi --26 karakter ----------Mengingat ... Yth ................ 2............................mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm --20 karakter------...mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm Dengan ini mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm Demikian mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) ) 3 spasi -------45 karakter ---------------------------NAMA JABATAN YANG MEMBUAT PERINGATAN ) 6 spasi NAMA TERANG ) 2 spasi -................ Mmmmmmmmmmmmmmm ...................Tembusan 1........... Yth.7 karakter-..................

............................. Yth ..mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm Dengan ini mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm Demikian mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) ) 3 spasi -------45 karakter ---------------------------NAMA JABATAN YANG MEMBUAT RISALAH ) 6 spasi NAMA TERANG ) 2 spasi -........... ) 2 spasi MMMMMM ) 3 s/d 6 spasi RISALAH RAPAT NOMOR :........... ............... 167 .... Yth.... Mmmmmmmmmmmmmmm ......................................mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm --20 karakter------.......... ) 3 spasi --26 karakter ----------Mengingat .....20.....KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN ) 3 spasi -----45 karakter -------------------------------------------------......................Tembusan 1.................... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth.7 karakter-. 2....

Konsep awal peraturan disiapkan berdasarkan perintah ketentuan undang-undang dan atau berdasarkan keputusan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum karena adanya kebutuhan untuk pengaturan lebih lanjut ketentuan undang-undang. c. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep peraturan kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum untuk dijadikan bahan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. g. Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep awal peraturan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang dilampiri naskah akademis. yang kemudian saran/pendapat/pertimbangan tersebut disampaikan kepada biro yang menyiapkan konsep awal peraturan. atas perintah tertulis Ketua Komisi Pemilihan Umum dan atau Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum.BAB V PROSEDUR ADMINISTRASI NASKAH DINAS KOMISI PEMILIHAN UMUM A. Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan saran/pendapat/pertimbangan hukum penyusunan peraturan perundang-undangan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Biro yang menyiapkan konsep awal peraturan mengadakan perbaikan/penyempurnaan berdasarkan saran/pendapat/pertimbangan. e. Peraturan Komisi Pemilihan Umum a. Biro terkait Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum wajib menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan terhadap konsep awal peraturan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. yang kemudian disampaikan kembali kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. d. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep awal peraturan tersebut kepada Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk mendapat saran/pendapat/pertimbangan dari sudut penyusunan peraturan perundangundangan berdasarkan peraturan perundang-undangan tentang pembentukan peraturan perundang-undangan. f. untuk kemudian oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dimintakan saran/pendapat/pertimbangan kepada Biro terkait Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. b. h. Konsep awal peraturan disiapkan oleh Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum berdasarkan tugas pokok dan fungsi sebagaimana dimaksud dalam susunan organisasi Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. 168 . Naskah Dinas Dalam Bentuk Peraturan Perundang-Undangan 1. dengan ketentuan konsep peraturan tersebut terlebih dahulu 1 (satu) rangkap dibubuhi paraf biro-biro terkait pada stempel koordinasi dalam 3 (tiga) rangkap.

dan anggotaanggota Komisi Pemilihan Umum disimpan oleh biro penyusun konsep awal. Keputusan Komisi Pemilihan Umum a. untuk kemudian oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dimintakan saran/pendapat/pertimbangan kepada Biro terkait Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum disampaikan kepada Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk diadakan proses otentifikasi. Peraturan Komisi Pemilihan Umum yang diotentifikasi oleh Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum oleh biro terkait disampaikan kepada Ketua. Berdasarkan hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum: 1) apabila terdapat koreksi terhadap konsep peraturan tersebut. Konsep awal keputusan disiapkan oleh Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum berdasarkan tugas pokok dan fungsi sebagaimana dimaksud dalam susunan organisasi Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. dikembalikan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk dilakukan perbaikan/penyempurnaan. 169 . dibubuhi paraf oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dan anggota-anggota Komisi Pemilihan Umum sebagai bukti persetujuan. setelah diadakan perbaikan/penyempurnaan. kemudian oleh Sekretaris Jenderal disampaikan kembali kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum sesuai dengan ketentuan huruf i angka 2). Terhadap konsep peraturan Komisi Pemilihan Umum yang terdapat koreksi rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Peraturan Komisi Pemilihan Umum yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum disimpan oleh biro terkait dan rangkap Peraturan Komisi Pemilihan Umum yang dibubuhi paraf oleh biro-biro terkait. Anggota Komisi Pemilihan Umum. atas perintah tertulis Ketua Komisi Pemilihan Umum dan atau Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep awal keputusan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang dilampiri naskah akademis. dan 2) apabila tidak terdapat koreksi/disetujui. Konsep awal keputusan disiapkan berdasarkan perintah ketentuan undang-undang dan atau berdasarkan keputusan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum karena adanya kebutuhan untuk pengaturan lebih lanjut ketentuan undang-undang. m. 2. konsep peraturan tersebut terlebih dahulu pada rangkap yang dibubuhi paraf biro-biro terkait. b. lembaga/instansi terkait. dan pihak yang berkepentingan.i. Sekretaris Jenderal. Biro penyusun konsep peraturan wajib menyimpan konsep pertama sampai dengan konsep terakhir. Sekretaris Jenderal. c. j. Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan Peraturan Komisi Pemilihan Umum yang telah diotentifikasi kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. k. dan selanjutnya Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan kepada biro terkait untuk proses penomoran peraturan dan dibubuhi cap dinas Komisi Pemilihan Umum. dan selanjutnya ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. l. Provinsi. n. Terhadap Peraturan Komisi Pemilihan Umum yang telah ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. Proses otentifikasi adalah pembuatan salinan Peraturan Komisi Pemilihan Umum sesuai dengan aslinya tanpa tanda tangan Ketua Komisi Pemilihan Umum.

f. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep keputusan kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum untuk dijadikan bahan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. yang kemudian disampaikan kembali kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. e. dikembalikan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk dilakukan perbaikan/ penyempurnaan. l. konsep keputusan tersebut terlebih dahulu pada rangkap yang dibubuhi paraf biro-biro terkait. i. dan anggota-anggota Komisi Pemilihan Umum disimpan oleh biro penyusun konsep awal. Proses otentifikasi adalah pembuatan salinan keputusan Komisi Pemilihan Umum sesuai dengan aslinya tanpa tanda tangan Ketua Komisi Pemilihan Umum. yang kemudian saran/pendapat/pertimbangan tersebut disampaikan kepada biro yang menyiapkan konsep awal keputusan. Terhadap konsep keputusan Komisi Pemilihan Umum yang terdapat koreksi rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan keputusan Komisi Pemilihan Umum yang telah diotentifikasi kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum disampaikan kepada Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk diadakan proses otentifikasi. setelah diadakan perbaikan/penyempurnaan. Keputusan Komisi Pemilihan Umum yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum disimpan oleh biro terkait dan rangkap keputusan Komisi Pemilihan Umum yang dibubuhi paraf oleh biro-biro terkait. g. dan selanjutnya ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. Sekretaris Jenderal. Biro yang menyiapkan konsep awal keputusan mengadakan perbaikan/ penyempurnaan berdasarkan saran/pendapat/pertimbangan.d. dibubuhi paraf oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dan anggota-anggota Komisi Pemilihan Umum sebagai bukti persetujuan. Terhadap Keputusan Komisi Pemilihan Umum yang telah ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. dan selanjutnya Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan kepada biro terkait untuk proses penomoran peraturan dan dibubuhi cap dinas Komisi Pemilihan Umum. dan 2) apabila tidak terdapat koreksi/disetujui. k. dengan ketentuan konsep keputusan tersebut terlebih dahulu 1 (satu) rangkap dibubuhi paraf biro-biro terkait pada stempel koordinasi dalam 3 (tiga) rangkap. kemudian oleh Sekretaris Jenderal disampaikan kembali kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum sesuai dengan ketentuan huruf i angka 2). Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep awal keputusan tersebut kepada Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk mendapat saran/pendapat/pertimbangan dari sudut penyusunan peraturan perundangundangan berdasarkan peraturan perundang-undangan tentang pembentukan peraturan perundang-undangan. Biro terkait Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum wajib menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan terhadap konsep awal keputusan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. 170 . h. Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan hukum penyusunan peraturan perundang-undangan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. j. Berdasarkan hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum: 1) apabila terdapat koreksi terhadap konsep keputusan tersebut.

Biro penyusun konsep keputusan wajib menyimpan konsep pertama sampai dengan konsep terakhir. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Keputusan Komisi Pemilihan Umum yang diotentifikasi oleh Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum oleh biro terkait disampaikan kepada Ketua. c. Komisi Pemilihan Umum Provinsi. atas perintah tertulis Ketua Komisi Pemilihan Umum dan atau Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. g.m. Konsep awal keputusan bersama disiapkan berdasarkan perintah ketentuan undangundang dan atau berdasarkan keputusan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum karena adanya kebutuhan untuk pengaturan lebih lanjut ketentuan undang-undang. untuk kemudian oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dimintakan saran/pendapat/pertimbangan kepada Biro terkait Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. b. lembaga/instansi terkait. n. 3. Sekretaris Jenderal. Keputusan Bersama a. dikembalikan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk dilakukan perbaikan/ penyempurnaan. dan 171 . yang kemudian saran/pendapat/pertimbangan tersebut disampaikan kepada biro yang menyiapkan konsep awal keputusan bersama. Berdasarkan hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum : 1) apabila terdapat koreksi terhadap konsep keputusan tersebut. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep keputusan bersama kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum untuk dijadikan bahan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. f. Biro terkait Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum wajib menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan terhadap konsep awal keputusan bersama kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep awal keputusan bersama tersebut kepada Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk mendapat saran/pendapat/pertimbangan dari sudut penyusunan peraturan perundang-undangan berdasarkan peraturan perundang-undangan tentang pembentukan peraturan perundang-undangan. Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep awal keputusan bersama kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang dilampiri naskah akademis. dengan ketentuan konsep keputusan bersama tersebut terlebih dahulu 1 (satu) rangkap dibubuhi paraf biro-biro terkait pada stempel koordinasi dalam 3 (tiga) rangkap. i. Biro yang menyiapkan konsep awal keputusan bersama mengadakan perbaikan/ penyempurnaan berdasarkan saran/pendapat/pertimbangan. dan pihak yang berkepentingan. h. Anggota Komisi Pemilihan Umum. Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan hukum penyusunan peraturan perundang-undangan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. e. yang kemudian disampaikan kembali kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Konsep awal keputusan bersama disiapkan oleh Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum berdasarkan tugas pokok dan fungsi sebagaimana dimaksud dalam susunan organisasi Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. d.

Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan keputusan Komisi Pemilihan Umum yang telah diotentifikasi kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Keputusan Bersama yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum disimpan oleh biro terkait dan rangkap keputusan Komisi Pemilihan Umum yang dibubuhi paraf oleh biro-biro terkait. dibubuhi paraf oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dan anggota-anggota Komisi Pemilihan Umum sebagai bukti persetujuan. dan selanjutnya Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan kepada biro terkait untuk proses penomoran peraturan dan dibubuhi cap dinas Komisi Pemilihan Umum. b. Terhadap konsep Keputusan Bersama yang terdapat koreksi rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. j. dan selanjutnya ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. yang kemudian saran/pendapat/pertimbangan tersebut disampaikan kepada biro yang menyiapkan konsep awal keputusan. konsep keputusan tersebut terlebih dahulu pada rangkap yang dibubuhi paraf biro-biro terkait. Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Biro penyusun konsep Keputusan Bersama wajib menyimpan konsep pertama sampai dengan konsep terakhir. Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep awal Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang dilampiri naskah akademis. 172 . Konsep awal Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum disiapkan oleh Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum berdasarkan tugas pokok dan fungsi sebagaimana dimaksud dalam susunan organisasi Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Konsep awal Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum disiapkan berdasarkan perintah ketentuan undang-undang dan atau berdasarkan keputusan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum karena adanya kebutuhan untuk pengaturan lebih lanjut ketentuan undang-undang. c. Sekretaris Jenderal. Biro terkait Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum wajib menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan terhadap konsep awal keputusan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum disampaikan kepada Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk diadakan proses otentifikasi. l. setelah diadakan perbaikan/penyempurnaan. Terhadap Keputusan Bersama yang telah ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. atas perintah tertulis Ketua Komisi Pemilihan Umum dan atau Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum.2) apabila tidak terdapat koreksi/disetujui. dan anggota-anggota Komisi Pemilihan Umum disimpan oleh biro penyusun konsep awal. Proses otentifikasi adalah pembuatan salinan Keputusan Bersama sesuai dengan aslinya tanpa tanda tangan Ketua Komisi Pemilihan Umum. k. untuk kemudian oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dimintakan saran/pendapat/pertimbangan kepada Biro terkait Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. m. a. d. kemudian oleh Sekretaris Jenderal disampaikan kembali kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum sesuai dengan ketentuan huruf i angka 2). 4.

g. 5. dikembalikan oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum kepada Biro terkait penyusun untuk dilakukan perbaikan/ penyempurnaan. Terhadap Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang telah ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum disampaikan kepada Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk diadakan proses otentifikasi. konsep keputusan tersebut terlebih dahulu pada rangkap yang dibubuhi paraf biro-biro terkait. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi a.e. Biro yang menyiapkan konsep awal Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum mengadakan perbaikan/ penyempurnaan berdasarkan saran/pendapat/pertimbangan. Biro penyusun konsep keputusan wajib menyimpan konsep pertama sampai dengan konsep terakhir. l. i. Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang diotentifikasi oleh Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum oleh biro terkait disampaikan pihak yang berkepentingan. yang kemudian disampaikan kembali kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. k. h. dan selanjutnya ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal. Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum disimpan oleh biro terkait dan rangkap Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang dibubuhi paraf oleh biro-biro terkait disimpan oleh biro penyusun konsep awal. 173 . Proses otentifikasi adalah pembuatan salinan keputusan Komisi Pemilihan Umum sesuai dengan aslinya tanpa tanda tangan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan keputusan Komisi Pemilihan Umum yang telah diotentifikasi menyampaikan kepada biro terkait untuk proses penomoran peraturan dan dibubuhi cap dinas Komisi Pemilihan Umum. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep awal keputusan tersebut kepada Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk mendapat saran/pendapat/pertimbangan dari sudut penyusunan peraturan perundangundangan berdasarkan peraturan perundang-undangan tentang pembentukan peraturan perundang-undangan. b. Apabila terdapat koreksi terhadap konsep keputusan tersebut. dan apabila tidak terdapat koreksi/disetujui. Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan hukum penyusunan peraturan perundang-undangan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Konsep awal keputusan disiapkan berdasarkan perintah ketentuan undang-undang dan atau berdasarkan keputusan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Provinsi karena adanya kebutuhan untuk pengaturan lebih lanjut ketentuan Peraturan Komisi Pemilihan Umum dan Keputusan Komisi Pemilihan Umum. f. atas perintah tertulis Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Provinsi. j. Konsep awal keputusan disiapkan oleh Bagian Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi berdasarkan tugas pokok dan fungsi sebagaimana dimaksud dalam susunan organisasi Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi.

e. Bagian terkait Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi wajib menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan terhadap konsep awal keputusan kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Bagian yang menyiapkan konsep awal keputusan mengadakan perbaikan/ penyempurnaan berdasarkan saran/pendapat/pertimbangan. dan selanjutnya ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi. oleh Sekretaris Provinsi disampaikan kepada Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi untuk diadakan proses otentifikasi. k. dibubuhi paraf oleh Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan anggota-anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi sebagai bukti persetujuan.c. Terhadap konsep Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi yang terdapat koreksi rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi menyampaikan konsep awal keputusan tersebut kepada Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi untuk mendapat saran/pendapat/ pertimbangan dari sudut penyusunan peraturan perundangundangan berdasarkan peraturan perundang-undangan tentang pembentukan peraturan perundang-undangan. f. i. dikembalikan kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi untuk dilakukan perbaikan/ penyempurnaan. dengan ketentuan konsep keputusan tersebut terlebih dahulu 1 (satu) rangkap dibubuhi paraf bagian-bagian terkait pada stempel koordinasi dalam 3 (tiga) rangkap. g. Berdasarkan hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Provinsi : 1) apabila terdapat koreksi terhadap konsep keputusan tersebut. yang kemudian saran/pendapat/pertimbangan tersebut disampaikan kepada bagian yang menyiapkan konsep awal keputusan. j. untuk kemudian oleh Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi dimintakan saran/pendapat/pertimbangan kepada Bagian terkait Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. yang kemudian disampaikan kembali kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi menyampaikan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi yang telah diotentifikasi kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. kemudian oleh Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi disampaikan kembali kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi sesuai dengan ketentuan huruf i angka 2). dan selanjutnya Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi menyampaikan kepada bagian terkait untuk proses penomoran peraturan dan dibubuhi cap dinas Komisi Pemilihan Umum Provinsi. h. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi menyampaikan konsep keputusan kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi untuk dijadikan bahan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Bagian Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi menyampaikan konsep awal keputusan kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi yang dilampiri naskah akademis. Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan hukum penyusunan peraturan perundang-undangan kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. setelah diadakan perbaikan/penyempurnaan. d. Proses otentifikasi adalah pembuatan salinan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi sesuai dengan aslinya tanpa tanda tangan Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi. konsep keputusan tersebut terlebih dahulu pada rangkap yang dibubuhi paraf bagian-bagian terkait. Terhadap Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi yang telah ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi. 174 . dan 2) apabila tidak terdapat koreksi/disetujui.

yang kemudian saran/pendapat/pertimbangan tersebut disampaikan kepada sub bagian yang menyiapkan konsep awal keputusan. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota menyampaikan konsep awal keputusan tersebut kepada Sub Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota untuk mendapat saran/pendapat/pertimbangan dari sudut penyusunan peraturan perundang-undangan berdasarkan peraturan perundang-undangan tentang pembentukan peraturan perundang-undangan. Konsep awal keputusan disiapkan berdasarkan perintah ketentuan undang-undang dan atau berdasarkan keputusan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota karena adanya kebutuhan untuk pengaturan lebih lanjut ketentuan Peraturan Komisi Pemilihan Umum. untuk kemudian oleh Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dimintakan saran/pendapat/pertimbangan kepada Sub Bagian terkait Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Keputusan Komisi Pemilihan Umum dan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi. 6. Sub Bagian Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota menyampaikan konsep awal keputusan kepada Sekretaris yang dilampiri naskah akademis. atas perintah tertulis Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dan atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. e. n. Sub bagian yang menyiapkan konsep awal keputusan mengadakan perbaikan/ penyempurnaan berdasarkan saran/pendapat/pertimbangan. Anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. m. Sub Bagian terkait Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota wajib menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan terhadap konsep awal keputusan kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. c. dan anggota-anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi disimpan oleh bagian penyusun konsep awal. lembaga/instansi terkait. a. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi disimpan oleh bagian terkait dan rangkap Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi yang dibubuhi paraf oleh bagian-bagian terkait. 175 .l. f. dan pihak yang berkepentingan. Sub Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota menyampaikan saran/ pendapat/pertimbangan hukum penyusunan peraturan perundang-undangan kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Konsep awal keputusan disiapkan oleh Sub Bagian Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota berdasarkan tugas pokok dan fungsi sebagaimana dimaksud dalam susunan organisasi Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. g. yang kemudian disampaikan kembali kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. b. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Bagian penyusun konsep keputusan wajib menyimpan konsep pertama sampai dengan konsep terakhir. d. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi yang diotentifikasi oleh Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi oleh bagian terkait disampaikan kepada Ketua.

setelah diadakan perbaikan/penyempurnaan. kemudian oleh Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota disampaikan kembali kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota sesuai dengan ketentuan huruf i angka 2). dan anggota-anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota disimpan oleh sub bagian penyusun konsep awal.Sub bagian terkait pada stempel koordinasi dalam 3 (tiga) rangkap. oleh Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota disampaikan kepada Sub Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota untuk diadakan proses otentifikasi. Berdasarkan hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota : 1) apabila terdapat koreksi terhadap konsep keputusan tersebut.sub bagian terkait. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. dan pihak yang berkepentingan.h. Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota yang diotentifikasi oleh Sub Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota oleh sub bagian terkait disampaikan kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. dan 2) apabila tidak terdapat koreksi/disetujui. n. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. dibubuhi paraf oleh Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dan anggota-anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota sebagai bukti persetujuan. Panitia Pemungutan Suara. Anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Panitia Pemilihan Luar Negeri. dan selanjutnya ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri. l. Terhadap konsep Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota yang terdapat koreksi rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Proses otentifikasi adalah pembuatan salinan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota sesuai dengan aslinya tanpa tanda tangan Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Terhadap Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota yang telah ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. dan selanjutnya Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota menyampaikan kepada sub bagian terkait untuk proses penomoran peraturan dan dibubuhi cap dinas Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota menyampaikan konsep keputusan kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota untuk dijadikan bahan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. k. i. Sub Bagian penyusun konsep keputusan wajib menyimpan konsep pertama sampai dengan konsep terakhir. Keputusan Panitia Pemilihan Kecamatan. konsep keputusan tersebut terlebih dahulu pada rangkap yang dibubuhi paraf sub bagian-sub bagian terkait. 7. Sub Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota menyampaikan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota yang telah diotentifikasi kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota disimpan oleh biro terkait dan rangkap keputusan Komisi Pemilihan Umum yang dibubuhi paraf oleh sub bagian. 176 . j. lembaga/instansi terkait. dengan ketentuan konsep keputusan tersebut terlebih dahulu 1 (satu) rangkap dibubuhi paraf Sub bagian . m. dikembalikan kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota untuk dilakukan perbaikan/ penyempurnaan.

PPS. PPS. PPLN. KPPS dan KPPSLN menyampaikan konsep keputusan kepada Ketua PPK. KPPS dan KPPSLN. PPLN. KPPS dan KPPSLN dalam 3 (tiga) rangkap. KPPS dan KPPSLN. PPLN. PPS. PPS. Terhadap Keputusan PPK. PPS. Peraturan Komisi Pemilihan Umum. dan anggota-anggota PPK. Konsep awal Keputusan PPK. KPPS dan KPPSLN yang ditandatangani oleh Ketua PPK. PPS. PPLN. PPS. setelah diadakan perbaikan/penyempurnaan. Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. KPPS dan KPPSLN untuk dijadikan bahan rapat PPK. PPS. Proses otentifikasi adalah pembuatan salinan Keputusan sesuai dengan aslinya tanpa tanda tangan Ketua. PPLN. PPLN. KPPS dan KPPSLN. KPPS dan KPPSLN disimpan oleh sekretariat yang menyusun konsep awal. Terhadap konsep Keputusan PPK. konsep keputusan tersebut terlebih dahulu pada rangkap yang dibubuhi paraf oleh Sekretaris PPK. Sekretariat menyampaikan Keputusan PPK. KPPS dan KPPSLN yang terdapat koreksi rapat PPK. dan selanjutnya ditandatangani oleh Ketua PPK. PPS. Berdasarkan hasil rapat PPK. PPS. KPPS dan KPPSLN menyampaikan kepada sekretariat terkait untuk proses penomoran peraturan dan dibubuhi cap dinas PPK. KPPS dan KPPSLN yang telah diotentifikasi kepada Sekretaris PPK. PPS. PPLN. dan 2) apabila tidak terdapat koreksi/disetujui. PPS. KPPS dan KPPSLN disampaikan kepada Sekretariat untuk diadakan proses otentifikasi. g. PPS. 177 . d. PPS. KPPS dan KPPSLN disimpan oleh sekretariat dan rangkap Keputusan PPK. PPS. PPLN. PPS. KPPS dan KPPSLN berdasarkan tugas pokok dan fungsi sebagaimana dimaksud dalam susunan organisasi Sekretariat Keputusan PPK. kemudian oleh Sekretaris PPK. PPS. KPPS dan KPPSLN. PPLN. PPLN. KPPS dan KPPSLN disiapkan berdasarkan perintah ketentuan undang-undang dan atau berdasarkan Keputusan Komisi Pemilihan Umum. PPLN. Konsep awal Keputusan PPK. PPS. PPLN. c. KPPS dan KPPSLN sebagai bukti persetujuan. PPS. PPLN. Sekretaris PPK. PPLN. PPS. PPLN. PPLN. PPS. PPLN. oleh Sekretaris PPK. PPLN. PPS. KPPS dan KPPSLN. Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. PPLN. karena adanya kebutuhan untuk pengaturan lebih lanjut ketentuan undang-undang. Keputusan PPK. PPLN. PPLN. PPLN. PPLN. KPPS dan KPPSLN disampaikan kembali kepada Ketua PPK. PPS. PPLN. Keputusan Komisi Pemilihan Umum. KPPS dan KPPSLN untuk dilakukan perbaikan/ penyempurnaan. KPPS dan KPPSLN hasil rapat PPK. KPPS dan KPPSLN dan anggota-anggota PPK. KPPS dan KPPSLN. b. PPS. PPLN. PPS. KPPS dan KPPSLN yang dibubuhi paraf oleh Sekretaris PPK.a. atas perintah tertulis Ketua PPK. PPS. PPS. PPS. PPS. KPPS dan KPPSLN. PPLN. KPPS dan KPPSLN. e. KPPS dan KPPSLN yang telah ditandatangani oleh Ketua PPK. f. dikembalikan kepada Sekretaris PPK. PPS. KPPS dan KPPSLN disiapkan oleh Sekretariat PPK. KPPS dan KPPSLN: 1) apabila terdapat koreksi terhadap konsep keputusan tersebut. dan selanjutnya Sekretaris PPK. PPLN. PPLN. KPPS dan KPPSLN. PPS. PPS. dengan ketentuan konsep keputusan tersebut terlebih dahulu 1 (satu) rangkap dibubuhi paraf Sekretaris PPK. PPLN. PPLN. KPPS dan KPPSLN sesuai dengan ketentuan huruf i angka 2). PPLN. KPPS dan KPPSLN dan atau Sekretaris PPK. PPLN.

yaitu : (1) Stempel paraf koordinasi sebagaimana dimaksud angka 4 disediakan oleh unit pengolah dengan pemberian nomor kode biro masing-masing dan inspektorat. PPLN. KPPS dan KPPSLN disampaikan kepada Ketua PPK. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. PPS. PPLN. Sub Bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. KPPS dan KPPSLN. Sekretariat PPK. Wakil Sekretaris Jenderal. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.h. PPLN. menerima hasil penyempurnaan untuk dijadikan bahan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. PPS. i. (3) Stempel paraf koordinasi untuk anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota disediakan oleh Sub bagian yang membidangi ketatausahaan. Keputusan PPK. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. 178 . PPS. KPPS dan KPPSLN wajib menyimpan konsep pertama sampai dengan konsep terakhir. Anggota PPK. Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Naskah Dinas Dalam Bentuk Surat 1) Konsep awal naskah dinas dalam bentuk surat disiapkan berdasarkan perintah keputusan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. untuk kemudian oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. menyampaikan konsep awal naskah dinas dalam bentuk surat kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. 4) Ketua Komisi Pemilihan Umum. 3) Biro pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. KPPS dan KPPSLN. 2) Konsep awal naskah dinas dalam bentuk surat disiapkan oleh Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Komisi Pemilihan Umum Provinsi. KPPS dan KPPSLN yang diotentifikasi oleh sekretariat PPK. bagian-bagian terkait pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Sub Bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. PPLN. dimintakan saran/pendapat/pertimbangan kepada Biro terkait pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Bagian Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Sub Bagian Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. 5) Selain 1 (satu) rangkap dibubuhi paraf sebagaimana dimaksud pada ayat (4) juga disediakan stempel paraf koordinasi dalam 3 (tiga) rangkap. lembaga/instansi terkait. (2) Stempel paraf koordinasi untuk anggota Komisi Pemilihan Umum disediakan oleh Tata Usaha Pimpinan. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dengan ketentuan konsep naskah dinas dalam bentuk surat tersebut terlebih dahulu 1 (satu) rangkap dibubuhi paraf Sekretaris jenderal. dan pihak yang berkepentingan. Bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. untuk diadakan penyempurnaan. Komisi Pemilihan Umum Provinsi. KPPS dan KPPSLN. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Sekretaris Kabupaten/Kota. PPLN. PPS. biro-biro terkait. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. PPLN. PPS. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Sekretaris PPK. B. dan sub-sub bagian terkait pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. PPS.

Naskah Dinas tahapan pemilu yang berasal dari KPPS. 2. terlebih dahulu diproses oleh Bagian Tata Usaha Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Bagian Umum pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/ Sub Bagian Umum pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota./BA-Pjls-BJ/Bulan/Tahun No./BA/Bulan/Tahun No. dan panitia-panitia Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. dan PPK disimpan oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota yang selanjutnya diserahkan kepada kantor Arsip Daerah..TAHUN No. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi./BA-KN-BJ/Bulan/Tahun 179 . Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. D.. bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan sub bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota : a. Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi.. pemilu presiden dan wakil presiden. PPS.. dan naskah dinas dalam bentuk surat yang dibubuhi paraf oleh Sekretaris Jenderal. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum.../BA-Ppnr-BJ/Bulan/Tahun No... bagian.. 5. bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. 7) Biro pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum.. Tata Cara Penomoran Naskah Dinas Biro pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum./KPU/Bulan/Tahun No../KB/KPU/TAHUN No. Komisi Pemilihan Umum Provinsi. penyusun konsep naskah dinas dalam bentuk surat wajib menyimpan konsep pertama sampai dengan konsep terakhir. Bagian/Sub bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. DPD dan DPRD. Komisi Pemilihan Umum NO 1.... Panitia Pengadaan Barang dan Jasa: 1) Penjelasan 2) Pembukaan Penawaran 3) Klarifikasi & Negosiasi PENOMORAN No. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota... Umum b.. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota./Kpts/Setjen/TAHUN No... Sekretaris Jenderal Berita Acara a. C. disimpan oleh biro.. 4. bagian terkait. Ketua Komisi Pemilihan Umum b....6) Naskah dinas dalam bentuk surat Komisi Pemilihan Umum. sub bagian terkait. Biro-biro dan panitia-panitia pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. 2. 2. sub bagian penyusun konsep awal.. Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. serta pemilu kepala daerah dan wakil kepala daerah. Naskah Dinas Tahapan Pemilihan Umum 1. Penomoran Naskah Dinas Penomoran naskah dinas keluar yang ditandatangani Ketua Komisi Pemilihan Umum. Naskah dinas tahapan pemilu yang berasal dari KPPSLN dan PPLN disimpan oleh Komisi Pemilihan Umum yang selanjutnya diserahkan kepada Arsip Nasional./SJ/Bulan/Tahun 6.. disimpan oleh biro terkait.. 3./Kpts/KPU/TAHUN No. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota bagian terkait. Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Pengendalian Naskah Dinas 1. Naskah Dinas Tahapan Pemilu yaitu naskah dinas yang berbentuk dokumen-dokumen yang berkaitan dengan tahapan pemilu anggota DPR. sub bagian terkait. No. JENIS NASKAH Peraturan Komisi Pemilihan Umum Keputusan Komisi Pemilihan Umum Keputusan Sekretaris Jenderal Keputusan Bersama (kerjasama) Surat biasa (yang ditandatangani): a.. sub bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.. yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. dan Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. 3...

. Biro Logistik Nota Dinas NO :. Inspektorat Nota Dinas NO :.... Umum b./ BA-PP/kode biro*)/ Bulan/Tahun No.. Biro Sumber Daya Manusia Nota Dinas NO :../ ND/ kode biro*)/Bulan/Tahun No.. NAMA BIRO JENIS NASKAH DINAS Nota Dinas NOMOR KODE NASKAH DINAS NO :./BA-Ppnr/kode biro*)/ Bulan/Tahun No../UND/Bulan/ Tahun No...... Biro Perencanaan dan Data Biro Keuangan Nota Dinas NO :../ND/06/BLN/TAHUN 7./ BA-KN/kode biro*)/ Bulan/Tahun No... Serah Terima No./ND/02/BLN/TAHUN 3....4) Pemeriksaan & Penerimaan Barang dan Jasa c.. Biro Umum Nota Dinas NO :./ND-PBJ/Bulan/Tahun No..../BA-PP-BJ/Bulan/Tahun No...../ST/Bulan/Tahun No..../ND/04/BLN/TAHUN 5...../ND/07/BLN/TAHUN 8......... Pengadaan Barang & jasa Surat Tugas Nota Dinas : a... 2..... Pejabat Pengadaan Barang & Jasa 1) Pembukaan Penawaran 2) Klarifikasi & Negosiasi 3) Pemeriksaan & Penerimaan Barang dan Jasa 7./ND/03/BLN/TAHUN 4.. *) 01 kode Biro Perencanaan dan Data Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum *) 02 kode Biro Keuangan Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum *) 03 kode Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum *) 04 kode Biro Umum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum *) 05 kode Biro Sumber Daya Manusia Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum *) 06 kode Biro Teknis dan Hupmas Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum *) 07 kode Biro Logistik Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum *) 08 kode Inspektorat Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum a. d../BA-ST/Bulan/Tahun 8.. Biro Hukum Nota Dinas NO :./ND/05/BLN/TAHUN 6. Undangan : a........./UND-PBJ/Bulan/ Tahun No.. Biro pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum NO. Biro-biro c...../SPK/Bulan/Tahun 9./ND/01/BLN/TAHUN 1./ND/SJ/Bulan/Tahun No... Biro Teknis dan Hupmas Nota Dinas NO :.1. Pengadaan Barang & jasa Perjanjian (SPK/Kontrak) No./ND/08/BLN/TAHUN 180 . Sekretaris Jenderal b...

Pengadaan Barang & jasa Perjanjian (SPK/Kontrak) PENOMORAN No.. JENIS NASKAH Keputusan KPU Provinsi Keputusan Bersama (kerjasama) Surat biasa (yang ditandatangani): a.. No./ ND/ kode bagian/Bulan/Tahun No..... No. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa: 1) Penjelasan 2) Pembukaan Penawaran 3) Klarifikasi & Negosiasi 4) Pemeriksaan & Penerimaan Barang dan Jasa c../UND-PBJ/Bulan/ Tahun No../ST/Bulan/Tahun 6.../BA-PP-BJ/Bulan/Tahun No.... No../BA-Ppnr-BJ/Bulan/Tahun No.b..../BA/Bulan/Tahun No. Serah Terima Undangan : a.../Kpts/KPU-Prov-kode wil*)/TAHUN No../Sesprov-kode wil/Bulan/Tahun 4.. Sekretaris KPU Provinsi Berita Acara a. Umum b...... 7../ BA-PP/Bulan/Tahun No..../BA-ST/Bulan/Tahun 5.. Pejabat Pengadaan Barang & Jasa 1) Pembukaan Penawaran 2) Klarifikasi & Negosiasi 3) Pemeriksaan & Penerimaan Barang dan Jasa d../BA-Pjls-BJ/Bulan/Tahun No../SPK/Bulan/Tahun 8. Yogyakarta *) 014 Kode KPU Provinsi Jawa Timur *) 015 Kode KPU Provinsi Banten *) 016 Kode KPU Provinsi Bali *) 017 Kode KPU Provinsi Nusa Tenggara Barat *) 018 Kode KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur *) 019 Kode KPU Provinsi Kalimantan Barat *) 020 Kode KPU Provinsi Kalimantan Tengah *) 021 Kode KPU Provinsi Kalimantan Timur *) 022 Kode KPU Provinsi Kalimantan Selatan *) 023 Kode KPU Provinsi Sulawesi Utara *) 024 Kode KPU Provinsi Sulawesi Tengah *) 025 Kode KPU Provinsi Sulawesi Selatan *) 026 Kode KPU Provinsi Sulawesi Tenggara *) 027 Kode KPU Provinsi Gorontalo *) 028 Kode KPU Provinsi Maluku *) 029 Kode KPU Provinsi Maluku Utara *) 030 Kode KPU Provinsi Papua *) 031 Kode KPU Provinsi Kepulauan Riau *) 032 Kode KPU Provinsi Papua Barat *) 033 Kode KPU Provinsi Sulawesi Barat 181 .... 3.... Sekretaris KPU Provinsi b.. Umum b./ BA-KN/Bulan/Tahun No./KPU-Prov-kode wil*)/Bulan/Tahun No./ND/Sesprov/Bulan/Tahun No..../UND/Bulan/ Tahun No../KB/KPU-Prov-kode wil*)/TAHUN No. Bagian-bagian c.I... Pengadaan Barang & jasa Surat Tugas Nota Dinas : a. Komisi Pemilihan Umum Provinsi NO 1..../BA-Ppnr/Bulan/Tahun No.... 2.. Ketua KPU Provinsi b./ND-PBJ/Bulan/Tahun No.... *) 001 Kode KPU Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam *) 002 Kode KPU Provinsi Sumatera Utara *) 003 Kode KPU Provinsi Sumatera Barat *) 004 Kode KPU Provinsi Riau *) 005 Kode KPU Provinsi Jambi *) 006 Kode KPU Provinsi Sumatera Selatan *) 007 Kode KPU Provinsi Bengkulu *) 008 Kode KPU Provinsi Lampung *) 009 Kode KPU Provinsi Bangka Belitung *) 010 Kode KPU Provinsi DKI Jakarta *) 011 Kode KPU Provinsi Jawa Barat *) 012 Kode KPU Provinsi Jawa Tengah *) 013 Kode KPU Provinsi D.../BA-KN-BJ/Bulan/Tahun No...

./BA/Bulan/Tahun No..../BA-PP-BJ/Bulan/Tahun 5. Nota Dinas NO :..../ BA-PP/Bulan/Tahun No.. Bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi NO... NAMA BAGIAN JENIS NASKAH DINAS Nota Dinas NOMOR KODE NASKAH DINAS NO :./SPK/Bulan/Tahun No.... 6... 3.....1.../KB/KPU./BA-KN-BJ/Bulan/Tahun No./UND-PBJ/Bulan/ Tahun No.b.../ND/11/BLN/TAHUN c./ ND/ kode sub bagian/Bulan/Tahun No. Sekretaris KPU Kabupaten/Kota b..Kab/Kota -kode wil *)/Bulan/Tahun No. Pengadaan Barang & jasa Perjanjian (SPK/Kontrak) No../UND/Bulan/ Tahun No. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa: 1) Penjelasan 2) Pembukaan Penawaran 3) Klarifikasi & Negosiasi 4) Pemeriksaan & Penerimaan Barang dan Jasa PENOMORAN No./SesKab/Kota -kode wil *)/Bulan/Tahun 4..../BA-Pjls-BJ/Bulan/Tahun No.... Umum b./ND-PBJ/Bulan/Tahun No.. JENIS NASKAH Keputusan KPU Kabupaten/Kota Keputusan Bersama (kerjasama) Surat biasa (yang ditandatangani): a.... Sekretaris KPU Kabupaten/Kota Berita Acara a. Teknis dan Hupmas Nota Dinas NO :./Kpts/KPU-Kab/Kota-kode wil *)/TAHUN No./BA-ST/Bulan/Tahun d. Umum b. No. Sub Bagian-sub bagian c./ BA-KN/Bulan/Tahun No.....Kab/Kota -kode wil *)/TAHUN No.......... Bagian Program./ND/SesKab/Kota /Bulan/Tahun No.. Serah Terima Undangan : a.. Pengadaan Barang & jasa Surat Tugas Nota Dinas : a.../BA-Ppnr-BJ/Bulan/Tahun No.. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota NO 1.../KPU. Ketua KPU Kabupaten/Kota b......./ST/Bulan/Tahun 8./ND/10/BLN/TAHUN 3../ND/09/BLN/TAHUN 1.. Data Organisasi dan Sumber Daya Manusia Bagian Keuangan. Umum dan Logistik Bagian Hukum. 182 ..... 7. 2... 2./BA-Ppnr/Bulan/Tahun No.... Pejabat Pengadaan Barang & Jasa 1) Pembukaan Penawaran 2) Klarifikasi & Negosiasi 3) Pemeriksaan & Penerimaan Barang dan Jasa No. c.

Kep.434920 *) 002. Sawah Lunto Sijunjung Kab. Aceh Selatan Kab. Batubara Kab. Bener Meriah Kab.435152 *) 003. Humbang Hasundutan Kab.434713 *) 002.434951 *) 003. Tanah Datar Kab.434790 *) 002. Aceh Utara Kab.434722 *) 002.434826 *) 002. Nias Kabupaten Langkat Kab.435002 *) 003.434486 *) 001. Nias Selatan Kab. Aceh Barat Daya *) 001.435146 *) 003. Agam Kab. Padang Pariaman Kab. Dairi Kab.434769 *) 002.435089 *) 003. Aceh Tenggara Kab. Aceh Jaya Kab. Tapanuli Tengah Kab.434599 *) 001.434631 *) 001. Nagan Raya Kab.434568 *) 001.435042 *) 003.434914 *) 002. Pasaman Kab. Lima Puluh Kota Kab.434738 *) 002. Tapanuli Selatan Kab. Aceh Barat Kab. Dharmas Raya Pasaman Barat 183 .Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam *) 001.434687 *) 002.434744 *) 002.434662 *) 001.434991 *) 003. Pesisir Selatan Kab.434552 *) 001.434781 *) 002.434863 Kab.434656 *) 001.435121 *) 003. Labuhan Batu Kab.434512 *) 001. Pak Pak Bharat Kab.434707 *) 002. Aceh Timur Kab.434693 *) 002. Solok Selatan Kab.434625 *) 001. Deli Serdang Kab.434894 *) 002.435095 Kab. Pidie Kab.434775 *) 002.434976 *) 003.434908 *) 002.435070 Kota Solok Kota Sawah lunto Kota Padang Panjang Kota Bukit Tinggi Kota Payakumbuh Kota Pariaman Kab.434857 *) 002. Aceh Besar Kab.434982 *) 003.964812 *) 002. Serdang Bedagai Kab. Aceh Tamiang Kota Banda Aceh Kota Sabang Kota Lhoksemawe Kota Langsa Kab.434537 *) 001.435109 *) 003. Aceh Singkil Kab. Padang Lawas Utara Provinsi Sumatera Barat *) 003.434841 *) 002.435058 *) 003.434580 *) 001.434801 *) 002. Padang Lawas Kab.964953 Kota Pematang Siantar Kota Sibolga Kota Tanjung Balai Kota Binjai Kota Tebing Tinggi Kota Padang Sidimpuan Kab.434461 *) 001.434492 *) 001. Mandailing Natal Kota Medan *) 002.435064 *) 003.434619 *) 001. Solok Kab.434810 *) 002.434470 *) 001.434945 *) 003.434506 *) 001.964962 *) 002. Samosir Kab.434600 *) 001.434521 *) 001. Toba Samosir Kab.435130 *) 003. Tapanuli Utara Kab. Aceh Tengah Kab. Mentawai Kota Padang *) 003. Simeu Kab. Gayo Lues Kab. Asahan Kab.964840 Kab.434960 *) 003.434888 *) 002.434832 *) 002.434872 *) 002.964834 *) 001. Bireuen Kab. Karo Kab.434574 *) 001.435115 *) 003.434543 Kab. Pidie Jaya Kota Subulussalam Provinsi Sumatera Utara *) 002.434640 *) 001.434750 *) 002. Simalungun Kab.

435517 *) 006. Belitung Timur Kab.Provinsi Riau *) 004. Rokan Hulu Kab. Tanjung Jabung Barat Kab. Ogan Komering Ulu Selatan Kab. Lampung Selatan Kab.435532 *) 006.435579 *) 008. Way Kanan Kota Bandar lampung Kota Metro Kab. Kampar Kab.435271 Kab. Indragiri Hilir Kab. Bungo Kab. Bangka Tengah *) 009. Tanjung Jabung Timur Kab.436477 *) 009. Muko Muko Kab.435497 *) 006.435481 *) 006. Belitung Kota Pangkal Pinang Kab.435177 *) 004. Lampung Utara Kab.435591 Kab. Musi Rawas Kab.434320 *) 007. Tulang Bawang Kab.435410 *) 006.435353 *) 005. Lebong Kab.435384 *) 006. Lahat Kab.434382 *) 007. Kuantan Sangingi Kab. Sarolangun Kab. Banyuasin Kota Palembang *) 006.435212 *) 004. Siak Kota Pekanbaru Kota Dumai Provinsi Jambi *) 005.435605 *) 008. Ogan Komering Ulu Kab. Muara Enim Kab.434305 *) 007. Muaro Jambi *) 005.436461 *) 009.435331 Kab.435322 *) 005. Bengkalis Kab. Kerinci Kab. Lampung Tengah Kab.964916 Kab. Seluma *) 007.435523 *) 006.436492 Kab.434311 Kab. Indragiri Hulu Kab. Bangka Selatan Kab.435228 *) 004. Lampung Barat Kab.435636 *) 008.435611 *) 008.434367 Kab.435362 *) 005.434373 *) 007.964730 Kota Prabumulih Kota Pagar Alam Kota Lubuk Linggau Kab.435240 *) 004. Bangka Kab.435429 *) 006.435234 *) 004.435384 Kab.435585 *) 008.435450 *) 006. Tebo Kota Jambi Provinsi Sumatera Selatan *) 006.436512 *) 009.435501 Kab.435466 *) 006.435192 *) 004.435347 *) 005. Kaur Kab. Batang Hari Kab.435183 *) 004.435265 *) 004.435316 *) 005.435435 *) 006. Pelalawan *) 004. Musi Banyuasin Kab.435554 *) 008.435203 Kab. Ogan Ilir Kab. Merangin Kab. Tenggamus *) 008. Rejang Lebong Kab.436452 *) 009. Bengkulu Selatan Kab.435620 *) 008.435259 *) 004.435378 *) 005.435472 *) 006.436503 *) 009. Pesawaran Provinsi Bangka Belitung *) 009. Bengkulu Utara Kota Bengkulu Kab.435642 *) 008.435441 *) 006.436483 Kab.435560 *) 008. Rokan Hilir Kab.435296 *) 005. Ogan Komering Ilir Kab.434336 *) 007. Ogan Komering Ulu Timur Kab.434351 *) 007. Kepahiang Provinsi Lampung *) 008. Lampung Timur Kab. Empat Lawang Provinsi Bengkulu *) 007.435300 *) 005. Bangka Barat 184 .434342 *) 007.

329373 *) 012.329470 *) 012.329181 *) 011.329418 *) 012.329398 *) 012. Ciamis Kab. Cilacap Kab. Temanggung Kab. Sukabumi Kab. Boyolali Kab.329424 *) 012. Wonosobo Kab.328830 *) 010.329166 *) 011. Bekasi Kota Bogor Kota Sukabumi Kota Bandung Kota Cirebon Kota Bekasi Kota Depok Kota Cimahi Kota Tasikmalaya Kota Banjar Kab.329172 *) 011.329031 Kab.329320 *) 012.329568 *) 012. Bandung Barat Provinsi Jawa Tengah *) 012. Purwakarta Kab.329336 *) 012. Subang *) 011.329141 *) 011.329543 *) 012. Blora Kab. Demak Kab.329016 *) 011.329000 *) 011.329537 *) 012.329492 *) 012.328846 *) 010.329574 *) 012.329047 *) 011.328861 Kota Jakarta Selatan Kota Jakarta Timur Kota Jakarta Barat *) 010.329305 *) 012. Bandung Kab.329552 Kab. Brebes Kota Magelang Kota Surakarta Kota Salatiga Kota Semarang Kota Pekalongan Kota Tegal 185 .329201 *) 011.329402 *) 012.329865 Kab. Karang Anyar Kab. Kuningan Kab.328877 *) 010.329342 *) 012.329506 *) 012. Purbalingga Kab.Provinsi DKI Jakarta *) 010. Rembang Kab.329291 *) 012. Majalengka Kab. Klaten Kab.329090 *) 011. Batang Kab. Kendal Kab.329971 *) 011.329512 *) 012.329486 *) 012. Kudus Kab.329084 *) 011.329217 *) 011.329248 *) 012.329062 *) 011.329260 *) 012. Pati *) 012. Jepara Kab.329150 *) 011.329980 *) 011. Kepulauan Seribu Provinsi Jawa Barat *) 011. Karawang Kab.329110 *) 011.329279 *) 012. Kebumen Kab.328852 *) 010. Pekalongan Kab.329135 *) 011.329022 *) 011.329382 *) 012.329449 *) 012. Wonogiri Kab. Garut Kab.329232 *) 012. Banyumas Kab. Sukoharjo Kab. Grobongan Kab.329254 *) 012.329367 *) 012.329197 *) 011. Indramayu Kab.329351 *) 012. Semarang Kab.329053 *) 011. Purworejo Kab. Bogor Kab.329285 *) 012. Magelang Kab.329104 *) 011.329521 *) 012.329430 *) 012.329078 *) 011.328883 Kota Jakarta Pusat Kota Jakarta Utara Kab. Pemalang Kab. Sragen Kab. Tegal Kab.329129 *) 011. Cianjur Kab.329455 *) 012.329996 *) 011. Cirebon Kab. Tasikmalaya Kab.329311 Kab.329461 *) 012. Sumedang Kab. Banjarnegara Kab.

329888 *) 014.329781 *) 014. Pacitan Kab.329863 *) 014.329914 *) 014. Magetan Kab.329625 *) 013.329738 *) 014. Sleman Kota Yogyakarta Provinsi Jawa Timur *) 014. Kediri Kab.Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta *) 013.329713 *) 014. Pamekasan Kab.329775 *) 014. Pasuruan Kab. Bangli Kab.433789 *) 016.329424 *) 014. Ponorogo Kab. Karang Asem Kab. Banyuwangi Kab. Tabanan Kab.433758 *) 016. Tangerang Kab.433795 *) 016. Madiun *) 014. Jembrana Kab.329991 *) 014.329872 *) 014.436389 *) 015.329687 *) 014.329810 *) 014. Blitar Kab. Pandeglang Kab. Situbondo Kab. Gresik Kab.329790 *) 014.329707 *) 014. Malang Kab.329430 *) 014. Bojonegoro Kab.329599 *) 013. Tulung Agung Kab. Trenggalek Kab.433809 Kab.329945 *) 014.433733 *) 016.329960 *) 014. Klungkung *) 016. Probolinggo Kab.433764 *) 016. Ngawi Kab.436430 *) 015. Nganjuk Kab.436421 *) 015.329600 *) 013. Badung Kab. Mojokerto Kab. Lumajang Kab.329744 *) 014.329841 *) 014. Gianyar Kab.436409 *) 015.436900 Kota Tangerang Kota Cilegon Kota Serang Provinsi Bali *) 016. Sampang Kab. Bangkalan Kab.329976 *) 014. Buleleng Kota Denpasar 186 .329722 *) 014. Sumenep Kota Kediri Kota Blitar Kota Malang Kota Probolinggo Kota Pasuruan Kota Mojokerto Kota Madiun Kota Surabaya Kota Batu Provinsi Banten *) 015.329826 *) 014. Kulon Progo Kab.329920 *) 014.433770 *) 016.436415 Kab.329769 Kab.329951 Kab.329750 *) 014.329656 *) 014.329662 *) 014. Jember Kab.329908 *) 014.329449 *) 014.329894 *) 014. Tuban Kab. Serang Kab.329939 *) 014. Bantul Kab.436395 *) 015.329619 Kab.433742 Kab.329671 *) 014.329693 *) 014.433727 *) 016. Lamongan Kab.329631 Kab.329857 *) 014.329832 *) 014. Gunung Kidul *) 013. Sidoarjo Kab.329982 *) 014. Jombang Kab.329801 *) 014. Lebak *) 015. Bondowoso Kab.

434031 *) 018.964931 *) 019.964746 Kab. Bengkayang *) 019. Sukamara Kab. Barito Selatan Kab. Belu Kab. Lamandau Kab.433940 *) 018. Dompu *) 017. Manggarai Barat Kab. Kupang Kab.435761 *) 019.435730 *) 019. Manggarai Timur Kab.435852 *) 020.435718 *) 019. Sumba Barat Kab. Alor Kab.435868 *) 020.435698 *) 019. Ngada Kab.435667 *) 019.433965 *) 018.435837 *) 020.435770 *) 019.435682 *) 019. Manggarai Kab. Barito Timur 187 .Provinsi Nusa Tenggara Barat *) 017. Murung Raya Kab.433971 Kab.435702 *) 019. Kubu Raya Kab.434022 *) 018. Kapuas Kab.435755 *) 019. Timor Tengah Selatan Kab.433903 *) 017. Lombok Timur Kab. Seruyan Kab. Sumbawa Kab. Flores Timur Kab. Nagekeo Provinsi Kalimantan Barat *) 019. Rote. Sanggau Kab. Landak Kota Pontianak Kota Singkawang Kab.433821 *) 017. Barito Utara Kota Palangkaraya Kab.433996 *) 018. Kota Waringin Timur Kab.434053 *) 018.435812 *) 020.433883 Kab.433980 *) 018.964752 *) 018.435843 *) 020. Kota Waringin Barat Kab.438550 *) 020.435874 *) 020. Sekadau Kab. Pulang Pisau Kab. Ende Kab.433861 *) 017.434000 *) 018. Gunung Mas Kab.435821 Kab.435899 *) 020.433892 *) 017. Pontianak Kab. Sikka *) 018.435749 *) 019. Sumba Barat Daya Kab.435673 Kab.435919 *) 020. Melawi Kab.434062 *) 018. Katingan *) 020.435806 *) 020. Sambas Kab. Sumba Tengah Kab.435724 *) 019.435925 *) 020.433846 *) 017.433928 *) 018. Lombok Barat Kab. Sumbawa Barat Provinsi Nusa Tenggara Timur *) 018.Ndao Kab. Bima Kota Mataram Kota Bima Kab. Lembata Kota Kupang Kab. Timor Tengah Utara Kab.433877 Kab. Kayong Utara Provinsi Kalimantan Tengah *) 020.964761 *) 018.434047 *) 018.964947 *) 018. Lombok Tengah Kab.433852 *) 017.433830 *) 017. Sumba Timur Kab.434078 *) 018.435900 Kab. Kapuas Hulu Kab.964828 Kab.434016 *) 018. Sintang Kab.433934 *) 018.435792 *) 020. Ketapang Kab.433959 *) 018.

433469 *) 025. Bone Kab.436245 *) 023. Minahasa Utara Kab. Bantaeng Kab. Kepulauan Sangihe Kota Manado Kota Bitung Kab.436110 *) 021.433325 Kab.433130 *) 024. Takalar Kab. Tanah Laut Kab. Minahasa Selatan *) 023.436251 *) 023. Penajam Paser Utara Kab.436239 *) 023. Tanatoraja Kab. Banggai Kepulauan Kab.436101 Kab. Morowali Kab.433124 *) 024.436208 *) 021.433155 *) 024.436022 *) 022.436038 *) 022. Hulu Sungai Tengah *) 022.436291 *) 023.433280 *) 025.436172 *) 021. Luwu Timur Kota Makassar 188 . Kutai Barat *) 021.964922 Kab.435940 Kab.433501 *) 025. Bulu Kumba Kab.436069 *) 022.433206 Kab. Kutai Timur Kota Balikpapan Kota Samarinda Kota Tarakan Kota Bontang Kab. Gowa Kab.436194 *) 021.436013 *) 022. Jeneponto Kab.435993 *) 022. Tana Tidung Provinsi Kalimantan Selatan *) 022.433444 *) 025.433186 *) 024. Wajo Kab. Poso Kab.433268 *) 025.433371 *) 025. Sinjai Kab.433192 *) 024. Minahasa Kab. Tanah Bumbu Kab. Toli-Toli Kab.433237 *) 025. Bulungan Kab.436220 *) 023.435971 *) 022. Buol Kab. Tabalong Kota Banjarbaru Kota Banjarmasin Kab.436081 *) 021. Kep.964792 Kota Tomohon Kab. Enrekang Kab. Sindereng Rappang Kab. Berau Kab. Balangan Provinsi Sulawesi Utara *) 023. Maros Kab. Nunukan Kab. Kepulauan Talaud Kab.436050 *) 022. Pinrang Kab.433149 *) 024.433300 *) 025. Siau Tagulandang Biaro Kota Kotamobagu Kab.433252 *) 025.436141 *) 021. Hulu Sungai Utara Kab.435987 Kab. Minahasa Tenggara Kab.433319 *) 025.436007 *) 022.436163 *) 021. Pasir Kab. Kutai Kartanegara Kab. Donggala *) 024.433407 *) 025.433362 *) 025. Pangkajene Kepulauan *) 025.433161 Kab. Bolaang Mongondow Utara Provinsi Sulawesi Tengah *) 024.964783 *) 023.433356 *) 025.436302 *) 023. Barito Kuala Kab.Provinsi Kalimantan Timur *) 021.435962 *) 022.436276 *) 023. Luwu Kab.436157 *) 021. Hulu Sungai Selatan Kab. Kotabaru Kab.433243 *) 025. Tojo una una Provinsi Sulawesi Selatan *) 025.433481 Kab.433387 *) 025. Tapin Kab. Bolaang Mongondow Kab.436188 *) 021.435956 *) 022. Banjar Kab.436260 Kab. Malinau Kab.433212 *) 024.964803 *) 023.433393 *) 025.433170 *) 024.433299 *) 025.436132 *) 021.436090 *) 021.436126 *) 021.433274 *) 025. Parigi Moutong Kota Palu Kab.436282 *) 023. Selayar Kab.436044 *) 022. Banggai Kab.964777 *) 023. Luwu Utara Kota Palopo Kab.

436342 *) 029.964871 *) 026. *) 030.433702 Kab.433340 Kab.433588 *) 026. Bombana Kab. Maluku Tengah Kab.434135 *) 030. Halmahera Barat Kab.965029 *) 030.436540 *) 027. Mamberamo Raya Kab.434201 *) 030.433660 *) 028.436333 *) 029. Paniai Kab.436571 Kab. Supiori Kab.434217 *) 030. Sarmi Kab. Mappi Kab. Boven Digoel Kab. Kolaka Kota Kendari Kota Bau-Bau *) 026. Puncak Jaya Kab.434181 *) 030. Memberamo Tengah Kab. Jayapura Kab.433645 *) 028. Buru Kota Ambon *) 028.433572 *) 026. Keerom Kab. Pahuwato Kab.433608 *) 026.433490 Kota Parepare Provinsi Sulawesi Tenggara *) 026.434129 *) 030. Maluku Tenggara Barat Kab. Merauke Kab.436327 *) 029.433614 Kab.433594 *) 026. Konawe Utara Kab.434223 *) 030.964880 Kab.433676 *) 028. Puncak 189 . Jaya Wijaya Kab.436358 *) 029. Bone Bolango Kab.433532 *) 026.434166 *) 030.436364 Halmahera Selatan Kepulauan Sula Halmahera Timur Kota Tidore Kepulauan Provinsi Papua *) 030. Tolikara Kab.433526 *) 026. Kab. Buton Utara Provinsi Gorontalo *) 027. Konawe Kab.434402 *) 029. Gorontalo Utara Provinsi Maluku *) 028.433541 *) 026. Kab.433331 *) 025.434254 *) 030. Pegunungan Bintang Kab. Kepulauan Aru Kota Tual Provinsi Maluku Utara *) 029. Seram Bagian Timur Kab.433557 *) 026.434260 *) 030.434110 *) 030. Dogiyai Kab.*) 025. Buton Kab. Gorontalo Kab. Soppeng *) 025. *) 030. Yalimo *) 030. Nabire Kab. Yahukimo Kab. Maluku Tenggara Kab. Wakatobi Kab. Waropen Kab.434248 *) 030.964896 Kab. *) 030.436565 *) 027.436534 *) 027. Mimika Kota Jayapura Kab.434090 *) 030. Muna Kab. Lanny Jaya Kab. Halmahera Tengah Kota Ternate Halmahera Utara *) 029.434232 *) 030. Yapen Waropen Kab. Seram Bagian Barat Kab.436559 *) 027.434104 *) 030.434172 *) 030. Konawe Selatan Kab. Barru Kab. Nduga Kab.434141 *) 030.433682 *) 028. Biak Numfor Kab.433651 *) 028.434285 *) 030.434279 *) 030. *) 030. Asmat Kab.433691 *) 028.436311 Kab.434197 *) 030.434418 *) 029.433563 *) 026. Kolaka Utara Kab. Boalemo Kota Gorontalo *) 027.964859 Kab.434150 *) 030.433639 *) 028.

. Mamuju Utara c.. dengan ketentuan: 1) Naskah dinas yang ditujukan untuk Ketua Komisi Pemilihan Umum/Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota disampaikan kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum/Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dengan menggunakan buku ekspedisi. dan perihal. Mamuju *) 033.436653 *) 032. Majene Kab. Naskah dinas yang telah diagendakan.436741 *) 031. Sub Bagian Umum Nota Dinas NO :.... kecuali yang bersifat tembusan disampaikan kepada anggota Komisi Pemilihan Umum/anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi/anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota berdasarkan kordinator wilayah dan atau divisi... Kaimana *) 032./ND/15/BLN/TAHUN a.. Teluk Wondama Kab. Raja Ampat Provinsi Sulawesi Barat *) 033. PPLN. Fak-Fak Kab. NAMA SUB BAGIAN JENIS NASKAH DINAS Nota Dinas NOMOR KODE NASKAH DINAS NO :.436690 *) 031. Teluk Bintuni Kab. selanjutnya didistribusikan dengan menggunakan lembar disposisi./ND/12/BLN/TAHUN 1.436631 Kab. Sorong Selatan Kab. Bintan Kab. selanjutnya diagendakan dengan mencatat nama pengirim.1 Sub Bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota NO.436622 *) 032. sifat.436735 *) 031.433413 *) 033. 190 . Sekretariat PPK. Sorong Kab. c.Provinsi Kepulauan Riau *) 031.. nomor dan tanggal.436704 Kota Batam Kota Tanjung Pinang Kabupaten Lingga Provinsi Papua Barat *) 032. KPPS dan KPPSLN../ND/13/BLN/TAHUN 3. Sub Bagian Umum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Polewali Mamasa (Mandar) Kab. Manokwari Kota Sorong Kab./ND/14/BLN/TAHUN 4. Karimun Kab.433475 Kab.436710 *) 031.436662 *) 032.. Naskah dinas masuk...436616 *) 032..433450 *) 033.436729 Kab..436596 *) 032. Sub Bagian Teknis Pemilu dan Hupmas Sub Bagian Hukum Nota Dinas NO :. Mamasa Kab. Penerimaan naskah dinas masuk dari lembaga/instansi/pihak lain harus melalui Bagian Tata Usaha Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Nota Dinas NO :.436647 Kab.433422 *) 033.436600 *) 032. dengan menggunakan tanda terima yang telah ditetapkan dalam tata naskah dinas. Sub Bagian Program dan Data 2. Natuna *) 031. b.436678 *) 032. Bagian Umum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. PPS.433438 Kab..

yaitu arsip/berkas yang menunjang tugas penunjang dari Komisi Pemilihan Umum dan badan penyelenggara pemilihan umum. dibubuhi nomor. yang dalam pelaksanaannya dapat mengadakan koordinasi dengan biro/bagian/sub bagian pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. 2. h. g. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota selanjutnya menyampaikan naskah dinas tersebut kepada biro/bagian/sub bagian sesuai dengan tugas pokok dan fungsi. Dalam penataan berkas/arsip pemilihan umum dibedakan antara berkas/arsip substantif. e. selanjutnya disampaikan kepada Sekretaris Jenderal /Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota untuk diproses lebih lanjut dengan menggunakan lembar disposisi. Naskah dinas yang telah disetujui oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum/Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota atau Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota setelah dibubuhi tanda tangan. dan cap dinas. E. Penyimpanan berkas/arsip ditata dalam suatu susunan yang sistimatis dengan memperhatikan kegunaan bentuk dan sifat berkas/arsip yang bertujuan untuk menunjang kelancaran pelaksanaan kegiatan organisasi. f. d. Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Bagian Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sub Bagian Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota menyiapkan saran/pertimbangan/konsep jawaban terhadap subtansi permasalahan yang terdapat dalam naskah dinas. Saran/pertimbangan/konsep jawaban tersebut oleh biro/bagian/sub bagian pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota disampaikan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dengan menggunakan nota dinas biro/bagian/sub bagian pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dan nota dinas Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum /Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum/Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota apabila diperlukan. Tata Kearsipan 1. Naskah dinas yang sudah disampaikan kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum /Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. yaitu arsip/berkas yang menunjang tugas pokok dan berkas/arsip fasilitatif.2) Naskah dinas yang ditujukan untuk Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota disampaikan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dengan menggunakan buku ekspedisi. selanjutnya diperlakukan prosedur naskah dinas keluar. 191 .

disusun berdasarkan nomor urut. 3) Filing Cabinet. b. Penataan Berkas/Arsip Fasilitatif Khusus Keuangan dan Personalia Arsip masalah personalia meliputi arsip surat-surat dalam rangka pengelolaan personalia dan arsip yang menyangkut data pribadi personil. e. Sarana/peralatan penataan berkas/arsip dinamis aktif meliputi: 1) Sekat. dikelompokan dan ditata menurut instansi pengirim serta berdasarkan sub permasalahannya. 3) Berkas/arsip yang bersifat pertanggung jawaban.3. 4. 5. b. 3) Lemari bergerak/beroda. 2) Berkas/arsip dalam bentuk Data Pribadi penataannya dilakukan sebagai berikut: a) Data personil dikelompokan menurut Unit Kerja penempatan yang bersangkutan. f. 6. SPP. Arsip-arsip Surat Perintah Membayar Utang (SPMU). Arsip-arsip pengesahan Surat Pertanggung Jawaban (SPJ). d. Penataan berkas/arsip fasilitatif adalah sebagai berikut : a. Arsip-arsip Surat Keputusan Otorisasi (SKO). b. Arsip keuangan meliputi arsip surat-surat dibidang keuangan dan arsip surat-surat buku (formal) dibidang keuangan seperti : a. b) Tiap kelompok disusun secara beraturan menurut Nomor Induk Pegawai (NIP) atau secara alfabetis dari nama personil. Berkas/arsip dinamis aktif baik diterima maupun yang diterbitkan suatu unit kerja penataannya dilakukan oleh Tata Usaha Pengolah yang berangkutan. Arsip-arsip Surat Keterangan Pemberhentian Pembayaran (SKPP). SKKP dan pengesahan SPJ. Sarana/peralatan penataan berkas pemilihan umum adalah sebagai berikut: a. Arsip Personalia 1) Berkas/arsip dalam bentuk surat yang berkaitan dengan masalah personil penataannya sama seperti yang dilakukan pada penataan berkas/arsip pada umumnya yaitu berdasarkan nomor kode klasifikasi permasalahan. yaitu disusun secara lengkap sesuai dengan nomor kode klasifikasi permasalahan. 192 . 2) Rak arsip. Arsip-arsip mengenai Pertanggung Jawab (SOJ). 2) Penataan berkas/arsip seperti SKO. Arsip Keuangan 1) bagi berkas/arsip yang sifatnya menyangkut surat menyurat dilaksanakan seperti penataan berkas/arsip pada umumnya. c. Penataan berkas/arsip dalam bentuk self indexing yaitu susunan yang ditata sedemikian rupa sehingga permasalahan-permasalahan yang disimpan dapat dilihat dengan jelas dan memudahkan penemuan kembali berkas/arsip yang diperlukan. Arsip-arsip Surat Permintaan Pembayaran (SPP). c) Memisahkan data pribadi yang sifatnya asli dengan kelengkapan lainnya. 4) Bagi berkas/arsip yang nilai gunanya sudah sangat jarang digunakan dimasukkan kedalam boks arsip dan diserahkan kepada Tata usaha (Unit Kearsipan) untuk disimpan. 2) Folder besar. Sarana/peralatan penatan berkas/arsip dinamis inaktif meliputi: 1) Boks arsip.

Umum a. Penyusutan Arsip 1. Bagi berkas/arsip yang dipandang masih memiliki nilai guna tetap disimpan dan digabungkan dengan berkas/arsip kelompoknya masingmasing. c. Penyusutan arsip adalah kegiatan pengurangan arsip. 3) Berkas/arsip yang telah dikelompokan dimasukan dalam boks arsip dan disusun/ ditata berdasarkan kode klasifikasi pokok permasalahan berserta sub-sub masalahnya dengan memberi label. Tahap Pelaksanaan 1) Pada Tata Usaha Unit Pengolah Boks arsip yang telah berisikan berkas/arsip dan kartu kendali yang dinilai tidak bermanfaat lagi diserahkan kepada Tata Naskah (Unit Kearsipan) disertai daftar pertelahaan dan berita acara pemindahan. b) Boks arsip yang diterima dari Tata Usaha Unit Pengolah sebagai dimaksud pada huruf “a” diatas. Penyusutan arsip didasarkan atas nilai guna dari berkas/arsip yang bersangkutan dengan ketentuan : 1) Bagi yang diperkirakan masih mempunyai nilai guna diserahkan kepada Unit Kearsipan (primary value).F. 2. untuk diserahkan kepada Tata Usaha dan Kearsipan Komisi Pemilihan Umum (Unit Kearsipan). 3) Menyerahkan arsip statis oleh Unit Kearsipan kepada Arsip Nasional b. Pemindahan Berkas/Arsip Proses pemindahan berkas/arsip dilakukan dalam 2 tahap yaitu: a. 2) Membuat daftar pertelaahan dengan mencatat arsip dinamis inaktif dan menyiapkan berita acara pemindahan. ii. 3) Bagi yang sudah tidak berguna lagi. Tahap Persiapan 1) Memisah-misahkan dan mengelompokan antara arsip dinamis aktif dan arsip dinamis inaktif. 193 . dengan cara : 1) Memindahkan arsip inaktif dari Unit Pengolah ke Unit Kearsipan. untuk diserahkan kepada Arsip Nasional (Vemdary value). dapat dimusnahkan. sehingga dapat berdayaguna dan berhasilguna dan dengan memperhatikan pengamanannya. Penyusutan arsip merupakan salah satu cara untuk memaksimalkan pemanfaatan ruangan dan mengatur menumpuknya arsip yang tidak berguna lagi. 2) Memusnahkan arsip sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku. 2) Bagi yang diperkirakan nilai gunanya sudah menerus (primary value). b. arsip sebagaimana dimaksud pada angka “1)” diatas. terlebih dahulu dilakukan penilaian dengan ketentuan: i. 2) Pada Tata Usaha a) Boks arsip yang berisikan berkas/arsip dan kartu kendali yang dinilai tidak bermanfaat lagi diserahkan kepada Tata Usaha dan Kearsipan Komisi Pemilihan Umum disertai daftar pertelaan dan berita acara pemindahan. Bagi berkas/arsip yang tidak memiliki nilai guna lagi digabungkan dengan boks.

tetapi sudah tidak diperlukan lagi untuk penyelenggaraan administrasi sehari-hari. 194 . Tahap persiapan Arsip yang mempunyai nilai kegunaan sebagai bahan pertanggungjawaban Nasional. dengan cara dibakar dan lain sebagainya. b. 2) Bagi berkas/arsip yang sudah tidak memiliki nilai guna dimusnahkan dengan disaksikan oleh Tim Pemusnahan Arsip dengan ketentuan: a) bagi berkas/arsip yang menyangkut bidang keuangan terlebih dahulu mendapat pertimbangan dari pejabat Badan Pemeriksa Keuangan. Tahap Persiapan 1) Memisah-misahkan dan mengelompokan berkas/arsip sesuai dengan nilai gunanya untuk menentukan bekas/arsip antara yang boleh dimusnahkan dan yang tidak. 3) Membuat berita acara pemusnahan arsip dan pertelaan arsip-arsip yang akan dimusnahkan. Pemusnahan Arsip Seperti halnya pada kegiatan pemindahan. 2) Membentuk Tim Pemusnahan Arsip dengan komponen terkait. b) Sedangkan berkas/arsip bidang kepegawaian terlebih dahulu mendapat pertimbangan dari pejabat badan Adminstrasi Kepegawaian Negara. 2) Bagi arsip yang disimpan oleh Badan-badan Pemerintahan di Tingkat Daerah harus diserahkan kepada Arsip Nasional Daerah. Tahap Pelaksanaan Penyerahan arsip dilakukan sekurang-kurangnya sekali dalam sepuluh tahun serta dilaksanakan dengan membuat Berita Acara Penyerahan Arsip yang disertai Daftar Pertelaan Arsip dari arsip-arsip yang diserahkan. Tahap Pelaksanaan 1) Seluruh berkas non arsip yang sudah tidak digunakan dapat langsung dimusnahkan (tanpa adanya pertelaan maupun berita acara pemusnahan). setelah melampaui jangka waktu penyimpanan ditetapkan: 1) Bagi arsip yang disimpan oleh Lembaga-lembaga Negara atau Badan-badan Pemerintahan di Tingkat Pusat harus diserahkan kepada Arsip Nasional. b.3. 4. kegiatan pemusnahan arsip juga terdiri dari 2 (dua) tahapan dengan rincian kegiatan sebagai berikut: a. sehingga tidak dapat dikenal lagi baik isi maupun bentuknya guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. 3) Pemusnahan arsip dilakukan secara total/keseluruhan. Penyerahan Arsip a.

serta Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah adalah sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemiliham Umum. Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN). ketepatan. HAFIZ ANSHARY AZ. DPRD. Dr. dan mandiri. Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Panitia Pemungutan Suara (PPS). serta Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). bebas. Presiden dan Wakil Presiden. wewenang dan kewajiban Komisi Pemilihan Umum. dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota sebagaimana dimaksud dalam Pasal 67. dan keterkaitan. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal KETUA. serta Kelompok Penyelenggara pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN) adalah bersifat sementara. H. Pengaturan lebih lanjut berkenaan dengan keberadaan Komisi Pemilihan Umum sebagai penyelenggara pemilihan umum Anggota DPR. Dalam melaksanakan tugas. diperlukan suatu dasar hukum mengenai tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum yang berlaku dan mengikat bagi Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota serta seluruh perangkat penyelenggara pemilihan umum. Pasal 68 dan Pasal 69 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemiliham Umum. DPD.A. Komisi Pemilihan Umum Provinsi. MA 195 . wewenang dan kewajiban Komisi Pemilihan Umum. kecepatan. dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). pembakuan. dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota adalah bersifat tetap. Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota yang merupakan lembaga kesekretariatan dan bertugas melayani pelaksanaan tugas. dengan mendasarkan dan memperhatikan asas keamanan. Dalam melaksanakan fungsi kesekretariatan tersebut. pertanggungjawaban.BAB VI PENUTUP Ketentuan Pasal 22 E ayat (5) Undang-Undang Dasar 1945 menyatakan bahwa pemilihan umum diselenggarakan oleh suatu Komisi Pemilihan Umum yang bersifat nasional. Perubahan mendasar berkenaan organisasi penyelenggara pemilihan umum adalah Komisi Pemilihan Umum. Prof. dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dibantu oleh Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->