PERATURAN KOMISI PEMILIHAN UMUM NOMOR : 04 TAHUN 2009 TENTANG TATA NASKAH DINAS KOMISI PEMILIHAN UMUM

KOMISI PEMILIHAN UMUM, Menimbang : a. bahwa ketentuan Pasal 22 E Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menyatakan bahwa Komisi Pemilihan Umum adalah Penyelenggara Pemilihan Umum yang bersifat nasional, tetap, dan mandiri; b. bahwa ketentuan Pasal 5 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum menyatakan bahwa Komisi Pemilihan Umum, Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota bersifat hirarkis; c. bahwa dalam menjalankan tugas, wewenang, dan kewajiban, Komisi Pemilihan Umum, Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dibantu oleh Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum, Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota; d. bahwa ketentuan Pasal 8 ayat (4) huruf e, Pasal 9 ayat (4) huruf f, dan Pasal 10 ayat (4) huruf f Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum menyatakan antara lain bahwa Komisi Pemilihan Umum, Komisi Pemilihan Umum Provinsi, dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota berkewajiban memelihara arsip dan dokumen pemilihan umum; e. bahwa ketentuan Pasal 67 ayat (2) dan ayat (3), Pasal 68 ayat (2) dan ayat (3), dan Pasal 69 ayat (2) dan ayat (3) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum menyatakan bahwa Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum, Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi, dan Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota berwenang memberikan layanan administrasi, ketatausahaan, dan kepegawaian sesuai dengan peraturan perundang-undangan serta berkewajiban memelihara arsip dan dokumen pemilihan umum; f. bahwa berdasarkan hal-hal tersebut pada huruf a, huruf b, huruf c, huruf d, dan huruf e serta untuk melaksanakan tertib administrasi dan penyeragaman sistim administrasi perkantoran dalam rangka mendukung penyelenggaraan fungsi administrasi kesekretariatan Komisi Pemilihan Umum, Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota, perlu ditetapkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum tentang Tata Naskah Dinas Komisi Pemilihan Umum;

1

Mengingat

: 1.

Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 53, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4389); Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 62, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4633); Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4721); Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 51, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4836); Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 1951 tentang Lambang Negara (Lembaran Negara Tahun 1951 Nomor 111, Tambahan Lembaran Negara Nomor 176); Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 1958 tentang Penggunaan Lambang Negara (Lembaran Negara Tahun 1958 Nomor 1971, Tambahan Lembaran Negara Nomor 1636); Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 1976 tentang Jadual Retensi Arsip (Lembaran Negara Tahun 1976 Nomor 51, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3151); Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 05 Tahun 2008 tentang Tata Kerja Komisi Pemilihan Umum, Komisi Pemilihan Umum Provinsi, dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota sebagaimana diubah dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 21 Tahun 2008 dan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 37 Tahun 2008; Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 06 Tahun 2008 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum, Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi, dan Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota sebagaimana diubah dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 22 Tahun 2008;

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

10. Keputusan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 71 Tahun 1993 tentang Pedoman Umum Tata Persuratan Dinas;

Memperhatikan

: Hasil Rapat Pleno Komisi Pemilihan Umum tanggal 2 Pebruari 2009

MEMUTUSKAN : Menetapkan : PERATURAN KOMISI PEMILIHAN UMUM TENTANG TATA NASKAH DINAS KOMISI PEMILIHAN UMUM.

2

Pasal 1 Tata Naskah Dinas Komisi Pemilihan Umum merupakan dasar bagi Komisi Pemilihan Umum, Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dalam melaksanakan tugas, wewenang, dan kewajiban sebagai penyelenggara pemilihan umum. Pasal 2 Penyelenggara Pemilihan Umum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1, adalah lembaga yang menyelenggarakan Pemilu untuk memilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan Presiden dan Wakil Presiden, serta Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah secara langsung oleh rakyat. Pasal 3 Tata Naskah Dinas Komisi Pemilihan Umum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 dan Pasal 2, berlaku bagi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN), dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS)/ Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN) dalam melaksanakan tugas wewenang dan kewajiban Komisi Pemilihan Umum. Pasal 4 Tata Naskah Dinas Komisi Pemilihan Umum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 merupakan pendukung fungsi administrasi kesekretariatan bagi penyelenggara pemilihan umum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 dan Bagian Kesembilan Paragraf 2 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum. Pasal 5 Tata Naskah Dinas Komisi Pemilihan Umum sebagaimana dimaksud dalam Peraturan ini, wajib ditaati dan dilaksanakan oleh penyelenggara pemilihan umum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 dan Pasal 3 termasuk Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum, Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi, Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota, Sekretariat PPK dan Sekretariat PPLN. Pasal 6 Dalam Tata Naskah Dinas Komisi Pemilihan Umum sebagaimana dimaksud dalam Peraturan ini, termasuk mengatur berkenaan dengan hal-hal yang berkaitan dengan tata kearsipan Komisi Pemilihan Umum. Pasal 7 Hal-hal berkenaan dengan tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum untuk Provinsi Aceh dan Kabupaten/Kota di wilayah Komisi Pemilihan Umum Provinsi Aceh, disesuaikan dengan nomenklatur sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh. Pasal 8 Uraian tentang tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum sebagaimana dimaksud dalam Peraturan ini, adalah sebagaimana tercantum dalam Lampiran Peraturan ini, dan merupakan bagian tak terpisahkan dari Peraturan ini. Pasal 9 Dengan berlakunya Peraturan ini, Keputusan Komisi Pemilihan Umum Nomor 631 Tahun 2003 tentang Tata Naskah Dinas Komisi Pemilihan Umum, dinyatakan tidak berlaku.

3

Ttd Prof.S Santoso 4 . Dr.Pasal 10 Peraturan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. H.A. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal KETUA. HAFIZ ANSHARY AZ. MA Salinan sesuai dengan aslinya SEKRETARIAT JENDERAL KPU Kepala Biro Hukum W.

Lampiran Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor : Tanggal : BAB I PENDAHULUAN A. memberikan bantuan hukum dan memfasilitasi penyelesaian sengketa Pemilu. membantu penyusunan laporan penyelenggaraan kegiatan dan pertanggungjawaban Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Komisi Pemilihan Umum Provinsi.undangan. membantu penyusunan laporan penyelenggaraan kegiatan dan pertanggungjawaban Komisi Pemilihan Umum. standar. prosedur. membantu perumusan dan penyusunan rancangan peraturan dan keputusan Komisi Pemilihan Umum. membantu pelaksanaan tugas Komisi Pemilihan Umum dalam menyelenggarakan Pemilu. memberikan 5 . memfasilitasi penyelesaian masalah dan sengketa Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah provinsi. mengadakan perlengkapan penyelenggaraan Pemilu sesuai dengan peraturan perundang-undangan. memberikan dukungan teknis administratif. Dalam melaksanakan tugas Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi berwenang mengadakan dan mendistribusikan perlengkapan penyelenggaraan Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah berdasarkan norma. dan memberikan layanan administrasi. wewenang dan kewajibannya dibantu oleh Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. memelihara arsip dan dokumen pemilu. dan mengadakan perlengkapan penyelenggaraan Pemilu sesuai dengan peraturan perundang . dan kepegawaian sesuai dengan peraturan perundang-undangan serta berkewajiban menyusun laporan pertanggungjawaban keuangan. dan membantu pelaksanaan tugas-tugas lain sesuai dengan peraturan perundang-undangan. memberikan dukungan teknis administratif. membantu pelaksanaan tugas Komisi Pemilihan Umum Provinsi dalam menyelenggarakan Pemilu. mengangkat tenaga pakar/ahli berdasarkan kebutuhan atas persetujuan Komisi Pemilihan Umum. Dewan Perwakilan Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah serta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden. dan kebutuhan yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum. ketatausahaan. Umum Ketentuan Pasal 5 dan Pasal 8 Undang-Undang Nomor 22 tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum menyatakan bahwa Komisi Pemilihan Umum. dan Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Ketentuan Pasal 67 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum menyatakan bahwa Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum bertugas membantu penyusunan program dan anggaran Pemilu. dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dalam melaksanakan tugas. standar. membantu perumusan dan penyusunan rancangan keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi. prosedur dan kebutuhan yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum . dan membantu pelaksanaan tugas-tugas lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan. membantu pendistribusian perlengkapan penyelenggaraan Pemilu anggota Dewan Perwakilan Rakyat. Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum bertanggungjawab dalam hal administrasi keuangan serta pengadaan barang dan jasa berdasarkan peraturan perundang-undangan. dan mengelola barang inventaris Komisi Pemilihan Umum. Ketentuan Pasal 68 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi bertugas membantu penyusunan program dan anggaran Pemilu. Dalam melaksanakan tugas Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum berwenang mengadakan dan mendistribusikan perlengkapan penyelenggaraan pemilu berdasarkan norma.

layanan administrasi. serta berkewajiban menyusun laporan pertanggungjawaban keuangan. serta kesekretariatan PPK dan PPLN. Ketentuan Pasal 69 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota bertugas membantu penyusunan program dan anggaran Pemilu. tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum mempunyai ciri-ciri. sehingga terdapat suatu kepastian hukum. memberikan layanan administrasi. Dewan Perwakilan Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah serta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden serta Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Provinsi. Selain mempunyai peran tersebut. memfasilitasi penyelesaian masalah dan sengketa Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten/Kota. yaitu sifat memberi dukungan guna memudahkan pekerjaan lain sehingga dapat terlaksana sebagaimana mestinya serta mencakup seluruh bagian organisasi dan diperlukan pada setiap satuan kerja serta dilaksanakan di seluruh bagian organisasi tanpa memandang tugas pokoknya. antara lain berperan mendukung pelaksanaan tugas pokok dan fungsi. perlu pengaturan penyeragaman sistem administrasi. Tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum. memelihara arsip dan dokumen Pemilu. dan mengelola barang inventaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum diperlukan untuk mengatur Komunikasi kedinasan dalam mendukung penyelenggaraan fungsi administrasi kesekretariatan Komisi Pemilihan Umum. memelihara arsip dan dokumen Pemilu. menyediakan informasi bagi pimpinan dalam pengambilan keputusan dan atau tindakan yang cepat dan tepat. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota bertanggungjawab dalam hal administrasi keuangan serta pengadaan barang dan jasa berdasarkan peraturan perundang-undangan. dan kepegawaian sesuai dengan peraturan perundangundangan. prosedur dan kebutuhan yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum . ketatausahaan. membantu pelaksanaan tugas Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dalam menyelenggarakan Pemilu. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota berkewajiban menyusun laporan pertanggungjawaban keuangan. membantu penyusunan laporan penyelenggaraan kegiatan dan pertanggungjawaban Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. membantu pendistribusian perlengkapan penyelenggaraan Pemilu anggota Dewan Perwakilan Rakyat. 6 . dan membantu pelaksanaan tugas-tugas lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan. dan kepegawaian sesuai dengan peraturan perundangundangan. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi bertanggungjawab dalam hal administrasi keuangan serta pengadaan barang dan jasa berdasarkan peraturan perundang-undangan. dan mengelola barang inventaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Berkenaan dengan hal tersebut. serta membantu kelancaran kegiatan organisasi Komisi Pemilihan Umum. standar. ketatausahaan. memberikan dukungan teknis administratif. Dalam melaksanakan tugas Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota berwenang mengadakan dan mendistribusikan perlengkapan penyelenggaraan Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten/Kota berdasarkan norma. membantu perumusan dan penyusunan rancangan keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. dan mengadakan perlengkapan penyelenggaraan Pemilu sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Untuk menunjang pelaksanaan tugas kewenangan dan kewajiban tersebut. Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.

B. Tujuan Tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum bertujuan : a. para pejabat dan petugas yang terkait dengan tata naskah dinas tidak dibenarkan memberikan informasi kepada yang tidak berkepentingan. Asas Tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum berpedoman kepada asas : 1. menunjang kelancaran komunikasi kedinasan dan kemudahan dalam pengendalian pelaksanaannya. sehingga kerahasiaan isinya harus tetap dijaga. Asas Kecepatan Untuk mendukung kelancaraan penyelenggaraan tugas dan fungsi satuan kerja dan atau satuan organisasi. Asas Keterkaitan Tata naskah dinas sebagai bagian dari administrasi dan mempunyai keterkaitan dengan administrasi kearsipan. Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota serta PPK dan PPLN. Asas Ketepatan Tugas dan fungsi satuan kerja dan atau satuan organisasi. b. c. Asas Keamanan Pada dasarnya semua naskah dinas bersifat tertutup. semua kegiatan naskah dinas harus dapat diselesaikan secara terkendali. Penegasan tentang tingkat pengendalian pemprosesan naskah dinas dinyatakan secara tertulis saat penyampaian. naskah dinas hendaknya dapat dipertanggungjawabkan. Maksud dan Tujuan 1. 5. meningkatkan daya guna dan hasil guna secara berkelanjutan dalam penyelenggaraan tugas. 2. format maupun prosedurnya. 2. d. mewujudkan tata kearsipan yang berdaya guna dan berhasil guna. dalam proses penyaluran naskah dinas harus tepat dan terkendali. Asas Pertanggungjawaban Secara administrasi. baik dari segi isi. 4. 7 . Maksud Tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum adalah sebagai dasar dalam melaksanakan kegiatan komunikasi kedinasaan di lingkungan Komisi Pemilihan Umum. Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/ Kota serta PPK dan PPLN. Pada hakekatnya asas ini mendasari pemikiran bahwa diikutinya kaidah tata naskah dinas terkait dengan fungsi dan kewenangan pejabat yang menandatangani naskah dinas tersebut sesuai dengan ketentuan yang bcrlaku. baik secara tertulis maupun secara lisan. agar ada penyelesaian tindak lanjut. Asas Pembakuan Naskah dinas wajib dibuat atau disusun menurut tata naskah dinas yang telah ditetapkan. 3. Oleh karena itu. Dengan demikian seluruh kegiatan tata naskah dinas merupakan bagian integral dari tatalaksana administrasi dan tatalaksana kearsipan. memperoleh keseragaman dalam penyelenggaraan administrasi pemilihan umum. C. wewenang dan kewajiban Komisi Pemilihan Umum. 6.

3. MAP DAN PAPAN NAMA. sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ruang Lingkup Tata Naskah Dinas Komisi Pemilihan Umum mengatur ruang lingkup komunikasi kedinasan. Naskah dinas adalah pernyataan tertulis dalam segala corak dan bentuk yang digunakan sebagai sarana komunikasi untuk menyampaikan informasi kedinasan dari pihak yang satu kepada pihak lain secara intern maupun ekstern. Tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum yang ditetapkan dalam Peraturan ini. E. 2.D. adalah dalam bentuk pengaturan yang digunakan sebagai petunjuk dan atau pedoman dalam melaksanakan tugas-tugas administrasi kesekretariatan Komisi Pemilihan Umum. Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota serta PPK dan PPLN. BAB IV : KEWENANGAN DAN PELIMPAHAN WEWENANG DALAM PENANDATANGANAN NASKAH DINAS BAB V : PROSEDUR ADMINISTRASI NASKAH DINAS KOMISI PEMILIHAN UMUM BAB VI : PENUTUP 8 . Tata naskah dinas adalah ketentuan-ketentuan yang berlaku dan mengatur serta menetapkan bentuk. Pengertian Umum 1. SAMPUL SURAT. dengan susunan sistimatika: BAB I Bab II BAB III : PENDAHULUAN : SUSUNAN DAN BENTUK NASKAH DINAS : KOP NASKAH DINAS. STEMPEL DINAS. sifat dan prosedur tetap serta menjadi dasar dalam komunikasi kedinasan tertulis. meliputi sarana komunikasi perkantoran.

Berita Acara. Keputusan Panitia Pemungutan Suara. Keputusan Panitia Pemilihan Luar Negeri. 3. Keputusan Bersama. 17. Pengertian Naskah dinas yang mengatur pelaksanaan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. 6. Naskah Dinas dalam susunan dan bentuk Peraturan Perundang-undangan. Risalah Rapat. serta mengikat penyelenggara pemilihan umum dan pihak lain. 6. Keputusan Panitia Pemilihan Kecamatan. 4. 5. 9. Laporan. 16. Nota Dinas. 19. Perjanjian. Surat Biasa. Undangan. Piagam. 14. Surat Perintah. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota/ Keputusan Komisi Independen Pemilihan Kabupaten/Kota (di wilayah provinsi Aceh). Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. 18. Daftar Hadir. 13. 4. Peraturan Komisi Pemilihan Umum l. 20. 2. Surat Edaran. Surat Pengantar. 10. yaitu naskah dinas dalam susunan dan bentuk peraturan perundang-undangan dan dalam susunan dan bentuk surat. 8. 8. 21. 7. Keputusan Komisi Pemilihan Umum. 15. 3. A. Lembar Disposisi. Keputusan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara 11. Surat Peringatan. 7. 9 . Surat Ijin. Ad. 12. Rekomendasi. Surat Panggilan. Surat Kuasa.BAB II SUSUNAN DAN BENTUK NASKAH DINAS Naskah dinas sebagai sarana komunikasi kedinasan terdiri dari berbagai bentuk dan susunan sesuai dengan kriteria dari naskah dinas tersebut. B. Surat Tugas. 2. Pengumuman. Keputusan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri. 23. 9. Peraturan Komisi Pemilihan Umum. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Keputusan Komisi Independen Pemilihan Provinsi Aceh. 22. Naskah Dinas dalam susunan dan bentuk surat adalah : 1. terdiri dari : 1. Telaahan Staf.A1. Surat Keterangan. 11. 5. 10. Surat Pernyataan.

Cara Penyusunan Peraturan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas : a. 3) "Memutuskan:" 4) Menetapkan : Judul Peraturan. b. Untuk Peraturan Komisi Pemilihan Umum. ad. di atas kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan bertuliskan Komisi Pemililian Umum warna kuning emas. 2) Bagian-bagian. Sebagai pelaksanaan dari peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. Pembukaan. 3. serta 4. Menggunakan konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat". 3) Nama Jabatan.c. Bulan dan Tahun. serta "Memperhatikan". Bagian awal. Isi Peraturan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas : 1) Bab-bab.a. 2) Tanggal. b. c. Pengesahan a. 5) Ayat-ayat. ad. d. 4) Tanda tangan Pejabat. 3) Paragraf-paragraf. f. asli disimpan oleh pemrakarsa peraturan Komisi Pemilihan Umum. 4) Pasal-pasal. Isinya bersifat pengaturan. 6) Stempel Komisi Pemilihan Umum. Bagian awal Peraturan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas: 1) Judul Peraturan. kriterianya adalah : a. 10 . b. Peraturan Komisi Pemilihan Umum yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum.d. Pembukaan Peraturan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas: 1) Tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital 2) Konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat" "Memperhatikan". e.2. c. ad. Menggunakan nomor angka bulat dan tahun penetapan. Bagian akhir Peraturan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas: 1) Nama tempat ditetapkan. 2) Nomor dan tahun. Bentuk dan sistimatika isinya sesuai dengan teknik penyusunan peraturan perundang-undangan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004. Isi d. Bagian akhir ad. 5) Nama Terang. dengan menggunakan tinta berwarna biru atau ungu. 3) Nama Peraturan.b. Peraturan Komisi Pemilihan Umum ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. Mempunyai nama judul setelah kata "Menetapkan:” g.

sebagaimana tercantum pada Lampiran I. dan tahun. Pembukaan. h. Keputusan Komisi Pemilihan Umum l. d. atau 2) Pasal-pasal. Menggunakan nomor angka bulat. Menggunakan konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat".A2. ad. Pengertian Naskah Dinas yang mengatur pelaksanaan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. ad. c. serta mengikat penyelenggara pemilihan umum dan pihak lain. f. Isinya bersifat penetapan. ad.b. 5. c. d. Ad. apabila diperlukan.” g. di atas kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan bertuliskan Komisi Pemililian Umum warna kuning emas. 3. kode penetapan dan tahun penetapan. Isi.c. b. Mempunyai nama judul setelah kata "Menetapkan. Bentuk dan sistimatika sesuai dengan teknik penyusunan peraturan perundang-undangan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004. 2.a. Isi Keputusan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas : 1) Diktum-diktum. 4) Menetapkan : Judul Keputusan.c. 3) "Memutuskan:". 11 . kriterianya adalah : a. Bentuk Bentuk Peraturan Komisi Pemilihan Umum. Bagian awal. Keputusan Komisi Pemilihan Umum. kode penetapan. Peraturan Komisi Pemilihan Umum yang diedarkan dan/atau digandakan adalah salinan sesuai dengan aslinya dan ditandatangani oleh Kepala Biro Hukum dan disertai stempel Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta berwarna biru atau ungu. Pembukaan Keputusan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas: 1) Tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital. b. 2) Nomor. e. Bagian awal Keputusan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas : 1) Judul Keputusan. Dapat menggunakan tembusan. Cara Penyusunan Keputusan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas : a. 3) Nama Keputusan. Bagian akhir. Sebagai pelaksanaan dari peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. 2) Konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat" serta "Memperhatikan". serta "Memperhatikan".

bulan dan tahun. Bagian akhir. 3) Nama Jabatan. Mempunyai nama judul setelah kata "Menetapkan:". Isi. 2) Tanggal. 12 . Menggunakan nomor masing-masing instansi. Isinya bersifat mengatur pelaksanaan teknis. Keputusan bersama ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum dan pimpinan instansi yang melakukan kerjasama. 2.ad. di atas kertas berukuran folio. c. d. 3. Cara Penyusunan Keputusan Bersama terdiri atas : a. 6) Stempel Komisi Pemilihan Umum.d. Keputusan Komisi Pemilihan Umum yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. 5. c. Bagian akhir Keputusan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas: 1) Nama tempat ditetapkan. Pengesahan a. 3) Nama Keputusan Bersama dengan huruf kapital. b. b. Keputusan Komisi Pemilihan Umum yang diedarkan dan/atau digandakan adalah salinan sesuai dengan aslinya dan ditandatangani oleh Kepala Biro Hukum dan disertai stempel Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta berwarna biru atau ungu. 5) Nama terang. e. Keputusan Bersama 1. c. b. 4) Tanda tangan Pejabat. 2) Nomor dan tahun dari KPU serta nomor dan tahun dari Instansi yang melakukan kerjasama. dengan huruf kapital. dengan menggunakan tinta bewarna biru atau ungu. Bagian awal. Bentuk Bentuk Keputusan Komisi Pemilihan Umum sebagaimana tercantum pada Lampiran II Ad. Dirumuskan dalam pasal-pasal dan ayat-ayat. Pembukaan. Kriterianya adalah: a. asli disimpan oleh pemrakarsa keputusan Komisi Pemilihan Umum. Pengertian Naskah Dinas yang dibuat oleh Komisi Pemilihan Umum dengan instansi lain untuk mengatur sesuatu yang menyangkut kepentingan bersama. Keputusan Komisi Pemilihan Umum ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. Bagian awal Keputusan Bersama terdiri atas : 1) Tulisan keputusan bersama Komisi Pemilihan Umum dengan Instansi/lembaga yang melakukan kerjasama.A3. Ad a. tanpa kop. 4. d.

Keputusan Bersama yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum dan pimpinan Instansi/lembaga lain. Dibuat di atas kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan bertuliskan Komisi Pemilihan Umum berwarna hitam. dengan menggunakan tinta bewarna biru atau ungu dibuat di atas kertas bermaterai cukup dengan ukuran dan jenis kertas tertentu tanpa kop. 5) Ayat-ayat. b. dan bersifat penetapan. Keputusan Bersama ditandatangani oleh masing-masing yang melakukan kerjasama. Menggunakan nomor bulat. 4) Pasal-pasal. Isinya bersifat penetapan.A4 Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum 1. Pengesahan a. Ad c. bulan dan tahun. Kriterianya adalah : a. Pengertian Naskah Dinas yang mengatur pelaksanaan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. 3) Nama Jabatan masing-masing instansi. 4) Tandatangan Pejabat masing-masing instansi. 4. Bentuk dan sistematika sesuai dengan teknik penyusunan peraturan perundang-undangan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004. d. kode penetapan dan tahun penetapan. Pembukaan Keputusan Bersama terdiri atas: 1) Konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat". dibuat rangkap dua dengan ketentuan masing-masing mendapat satu keputusan bersama yang asli. Ad d. 13 . 5) Nama Terang Pejabat masing-masing instansi. serta mengikat penyelenggara pemilihan umum dan pihak lain. Isi Keputusan Bersama terdiri atas: 1) Bab-bab. Mempunyai nama judul setelah kata "Menetapkan:". Dapat menggunakan tembusan apabila diperlukan. Bagian Akhir Keputusan Bersama terdiri atas: 1) Nama tempat ditetapkan. 2) Tanggal. 5. g. Menggunakan konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat". e. 3) Paragraf-paragraf. 2) Bagian-bagian. Sebagai pelaksanaan dari peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. Bentuk Bentuk Keputusan Bersama sebagaimana tercantum pada Lampiran III. 6) Dibubuhi stempel masing-masing instansi. h. b. 2. 2) Kata "Memutuskan:" 3) Menetapkan : nama judul Keputusan Bersama. f. Ad.Ad b. c. serta "Memperhatikan" apabila diperlukan.

kode penetapan dan tahun. 5) Nama Terang 6) Stempel Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. ad. 3) "Memutuskan:" 4) Menetapkan : Judul keputusan. asli disimpan oleh pemrakarsa keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. c. Isi. Bagian awal. 2) Konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat" serta "Memperhatikan" apabila diperlukan. c. 4) Tanda tangan Pejabat. d.3. Isi terdiri atas Diktum-diktum. b. bulan dan tahun. b. 14 . Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. 2) Tanggal. Cara Penyusunan Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum terdiri atas : a. Bagian awal terdiri atas : 1) Judul keputusan. 3) Nama Jabatan. Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang diedarkan dan/atau digandakan adalah salinan sesuai dengan aslinya dan ditandatangani oleh Kepala Biro Hukum dan disertai stempel Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta berwarna biru atau ungu. a. b. ad. 3) Nama Keputusan. 2) Nomor bulat. c. ad. Pengesahan a. Bentuk Bentuk Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum sebagaimana tercantum pada Lampiran IV. Pembukaan terdiri atas : 1) Tulisan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital. d. Pembukaan. 4. dengan menggunakan tinta bewarna biru atau ungu. 5. Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Bagian Akhir terdiri atas: 1) Nama tempat ditetapkan. ad. Bagian akhir.

b. d. d. serta mengikat penyelenggara pemilihan umum dan pihak lain. dan bersifat penetapan. g. Pengesahan a. ad. Sebagai pelaksanaan dari peraturan perundang-undangan. ad. 2) Tanggal. Kriterianya adalah : a. Bentuk dan sistematika sesuai dengan teknik penyusunan peraturan perundang-undangan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004. kode penetapan dan tahun. 2. Isi terdiri atas Diktum-diktum. ad. a. d. serta “Memperhatikan” apabila diperlukan. 3) "Memutuskan:" 4) Menetapkan : Judul Keputusan. kode penetapan dan tahun penetapan. c. ad. Cara Penyusunan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi terdiri atas : a. bulan dan tahun. 3. Bagian awal terdiri atas : 1) Judul Keputusan. b. f. 2) Konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat" serta "Memperhatikan" apabila diperlukan. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi 1. 6) Stempel Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Menggunakan nomor bulat. 15 . c. e. Isinya bersifat penetapan. 3) Nama Keputusan. b. 2) Nomor bulat. 5) Nama Terang. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi dengan menggunakan tinta bewarna biru atau ungu. Bagian akhir terdiri atas : 1) Nama tempat ditetapkan. Dapat menggunakan tembusan apabila diperlukan. Isi. 3) Nama Jabatan. Pengertian Naskah Dinas yang mengatur pelaksanaan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. c. Menggunakan konsiderans “Menimbang” dan “Mengingat”. Bagian akhir. 4.Ad. Bagian awal. Dibuat di atas kertas berukuran folio dengan kop Komisi Pemilihan Umum Provinsi (berwarna). h. Mempunyai nama judul setelah kata " Menetapkan:". Pembukaan. Pembukaan terdiri atas : 1) Tulisan Komisi Pemilihan Umum Provinsi dengan huruf kapital. 4) Tanda tangan Pejabat.A5.

Isi. c. Menggunakan konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat". Bagian akhir.b. c. ad.c. h. Bentuk Bentuk Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi sebagaimana tercantum pada Lampiran V. Mempunyai nama judul setelah kata " Menetapkan". 16 . Pengertian Naskah Dinas yang mengatur pelaksanaan peraturan perundang-undangan serta mengikat penyelenggara pemilihan umum dan pihak lain. d. d. bulan dan tahun. dan tahun penetapan. 5. Bagian awal terdiri atas : 1) Judul Keputusan. Bagian awal.b. dan bersifat penetapan. serta "Memperhatikan" apabila diperlukan. ad. b. l. Menggunakan nomor bulat. kode penetapan. 2) Nomor bulat. 2) Tanggal. 2) Konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat" serta "Memperhatikan" apabila diperlukan. 3) Nama Keputusan. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Isinya bersifat penetapan. c. ad.a. 3. Sebagai pelaksanaan dari peraturan perundang-undangan. 3) "Memutuskan:" 4) Menetapkan : Judul Keputusan. f.A6. Pembukaan terdiri atas : 1) Tulisan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dengan huruf kapital. Isi terdiri atas Diktum-diktum. Cara penyusunan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota terdiri atas : a. kode penetapan dan tahun. Bentuk dan sistematika sesuai dengan teknik penyusunan peraturan perundang-undangan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004. 2. Dibuat di atas kertas berukuran folio dengan kop Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/ Kota (berwarna). Ad. Dapat menggunakan tembusan apabila diperlukan.d. g. Pembukaan. b. ad. Kriterianya adalah : a. Bagian akhir terdiri atas : 1) Nama tempat ditetapkan. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi yang diedarkan dan/atau digandakan adalah salinan sesuai dengan aslinya dan ditandatangani oleh Pejabat yang menangani masalah hukum dan disertai stempel Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dengan menggunakan tinta berwarna biru atau ungu.

Menggunakan konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat". 3. dan bersifat penetapan. Dibuat di atas kertas berukuran folio dengan kop PPK/PPS/PPLN/KPPS/KPPSLN. Nama Jabatan. Cara penyusunan Keputusan PPK/PPS/PPLN/KPPS/KPPSLN terdiri atas : a. dan tahun penetapan. 5. b. Stempel Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Bagian awal terdiri atas : 1) Judul Keputusan. c. c. Bentuk Bentuk Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/ Kota sebagaimana tercantum pada Lampiran VI. Kriterianya adalah : a. 3) Nama Keputusan. Pembukaan. kode penetapan dan tahun. g. Isinya bersifat penetapan.A7. ad. d. c. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota yang diedarkan dan/atau digandakan adalah salinan sesuai dengan aslinya dan ditandatangani oleh pejabat yang menangani masalah hukum dan disertai stempel Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dengan menggunakan tinta berwarna biru atau ungu.3) 4) 5) 6) 4. f. l. 2) Nomor bulat. 17 . Ad. kode penetapan. Keputusan Panitia Pemilihan Kecamatan/Panitia Pemungutan Suara/Panitia Pemilihan Luar Negeri/ Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara/ Kelompok Penyenggara Pemungutan Suara Luar Negeri. b. Menggunakan nomor bulat. h. Sebagai pelaksanaan dari peraturan perundang-undangan. Bagian akhir. Pengesahan a. 2. d. Mempunyai nama judul setelah kata " Menetapkan". b. Isi. Bagian awal. Bentuk dan sistematika sesuai dengan teknik penyusunan peraturan perundang-undangan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004. Nama Terang. Tandatangan Pejabat.a. Pengertian Naskah Dinas yang mengatur pelaksanaan peraturan perundang-undangan serta mengikat penyelenggara pemilihan umum dan pihak lain. serta "Memperhatikan" apabila diperlukan. Dapat menggunakan tembusan apabila diperlukan.

ad. Pengesahan a. Bagian awal. Bagian awal. 3) "Memutuskan:" 4) Menetapkan : Judul Keputusan. Tulisan surat edaran dengan huruf kapital ditempatkan di tengah bagian awal lembar naskah. Isi. c.ad. Bagian akhir.c. Perihal. Pengertian Naskah dinas yang memuat pemberitahuan dan penjelasan atau petunjuk tata cara melaksanakan peraturan atau kebijakan Komisi Pemilihan Umum dan ditujukan kepada penyelenggara pemilihan umum di provinsi/kabupaten/kota atau pihak lain.B1. Keputusan Panitia Pemilihan Kecamatan/Panitia Pemungutan Suara/Panitia Pemilihan Luar Negeri/Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara/Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri ditandatangani oleh Ketua PPK/PPS/PPLN/KPPS/KPPSLN. Keputusan Panitia Pemilihan Kecamatan/Panitia Pemungutan Suara /Panitia Pemilihan Luar Negeri/Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara/Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri yang diedarkan dan/atau digandakan disertai stempel Sekretariat Panitia PPK/PPS/PPLN/KPPS/KPPSLN dengan menggunakan tinta berwarna biru atau ungu. b. 2) Konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat" serta "Memperhatikan" apabila diperlukan. 2) Tanggal.1 s/d lampiran VII.b. a.2 5. terdiri atas : 1) Nama Tempat. 2. 4) Tandatangan Pejabat. 7). 3) Nama Jabatan. Lampiran.d. 3) Kepada pejabat/ alamat yang dituju. 4. Bentuk Bentuk Keputusan PPK/PPS/PPLN/KPPS/KPPSLN sebagaimana tercantum pada Lampiran VII. Bagian akhir terdiri atas : 1) Nama tempat ditetapkan. Surat Edaran 1. ad. 5) Sifat (klasifikasi/derajat). bulan dan tahun. 6). Pembukaan terdiri atas : 1) Tulisan PPK/PPS/PPLN/KPPS/KPPSLN dengan huruf kapital. Isi terdiri atas Diktum-diktum. 2) Tanggal. 6) Stempel PPK/PPS/PPLN/KPPS/KPPSLN. 18 . Cara Penyusunan Surat Edaran terdiri atas : a. Ad. 4) Nomor. 8). bulan dan tahun. 5) Nama Terang. ad. b.

c. 2.5 Ad. 19 . c.1 sampai dengan Lampiran VIII. yang ditandatangani Ketua Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital berwarna kuning emas.B2. Bagian akhir. terdiri atas : 1) Nama Jabatan. jawaban. pemberitahuan. 4. yang ditandatangani Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota serta Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan kop Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota yang bersangkutan (berwarna). dengan ketentuan : a. Bagian akhir. permintaan. 3. Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota serta Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/ Kabupaten/ Kota sebagaimana tercantum pada Lampiran VIII. b. Bagian awal. Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. yang ditandatangani Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital berwarna hitam. Isi Surat Edaran berbentuk uraian ad. Pengesahan. b. Bentuk Bentuk Surat Edaran yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum . 2) tanda tangan pejabat. 3) Nama Pejabat. b. 5) Tembusan. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. saran atas sesuatu masalah kepada berbagai lembaga atau perorangan. Pengertian Naskah dinas yang memuat penyampaian berita/informasi secara tertulis yang berisi penjelasan. 4) Stempel. tanggapan. Cara Penyusunan Surat Biasa terdiri atas : a.ad. dan Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota serta Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota. Isi. pertanyaan. apabila diperlukan. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum . c. Surat Biasa 1.

20 . 2) Tanggal. 2) Tanda Tangan Pcjabat. Isi Surat Biasa dirumuskan dalam bentuk uraian. 3. atau Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten Kota dengan ketentuan : a. Surat Keterangan 1. 7) Perihal. yang ditanda tangani Ketua Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital berwarna kuning emas. sebagaimana tercantum pada Lampiran IX.7 Ad. 4. ad. yang ditanda tangani Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital berwarna hitam.1 sampai dengan Lampiran IX. a. 4) Stempel. Bagian awal surat terdiri atas : 1) Nama tempat. Bentuk Bentuk Surat Biasa yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum . bulan dan tahun. b. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum . Bagian akhir.B3. c.ad. yang ditandatangani Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten Kota dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan kop Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota yang bersangkutan (berwarna). 3) Nama/instansi dan alamat yang dituju. ad. 3) Nama Pejabat. terdiri atas : 1) Nama Jabatan. c. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum . 5) Sifat. 4) Nomor. Pengertian Naskah dinas yang memuat mengenai penjelasan atau keterangan secara tertulis terhadap perseorangan pejabat atau personil. b. Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten Kota. Pengesahan Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum . 6) Lampiran.

Cara Penyusunan Surat Keterangan terdiri atas : a. 3) Nama Jabatan. Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota serta Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan kop Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota yang bersangkutan (berwarna). Bagian akhir. Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital berwarna kuning emas. atau Pejabat Eselon III dan IV Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota dengan ketentuan : a.2. ad. Bagian awal. 3. a. Bulan dan Tahun. atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota. 8) Uraian penjelasan. 3) Tempat tanggal lahir. 5) Agama. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum . d. Isi. 2) Nomor dan tahun. Bagian awal. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital berwarna hitam. 5) Nama Pejabat. b. Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota atau Pejabat Eselon II dan III Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum . c. 7) Alamat. Pengesahan Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum . Bagian akhir. c. terdiri atas : 1) Nama Tempat. 2) Tanggal. 6) Stempel. Pejabat Eselon II dan III Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan kertas berukuran folio. 21 . ad. terdiri atas : 1) Tulisan surat keterangan dengan huruf kapital ditempatkan di tengah bagian awal lembar naskah dinas. c. Isi Surat Keterangan terdiri atas : 1) Nama lengkap. 4) Tanda Tangan Jabatan. ad. 6) Pekerjaan/ pangkat. b. b. 2) Jenis kelamin. 4) Status perkawinan.

Pejabat Eselon III dan IV Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/ Kota dengan menggunakan kertas berukuran folio. b. Bagian awal. yang ditanda tangani Ketua Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital berwarna kuning emas.e. a. 22 . ad. Pengertian Naskah dinas yang memuat perintah untuk melaksanakan tugas tertentu dari pejabat atasan yang ditujukan kepada pejabat di bawahnya. 4) Tanda Tangan Jabatan. Cara Penyusunan Surat Perintah terdiri atas : a. 2) Nomor dan tahun. 3) Nama Jabatan. Isi. 4. yang ditanda tangani Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital berwarna hitam. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum . b. 2) Tanggal. c. b.B4.10. ad. Isi Surat Perintah memuat nama pejabat dan jabatan yang diberi tugas tertentu yang akan dilaksanakan. ditempatkan di bagian awal lembar naskah dinas. bulan dan tahun. dengan ketentuan : a. Bagian akhir. atau Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten Kota. Bentuk Bentuk surat keterangan sebagaimana tercantum pada Lampiran X. 2. c. Ad. Surat Perintah l. dan waktu pelaksanaan tugas. ad. 3. Pengesahan Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum . terdiri atas : 1) Nama Tempat.1 sampai dengan Lampiran X. 6) Stempel. terdiri atas : 1) Tulisan surat perintah dengan huruf kapital. Bagian awal. Bagian akhir.

23 . 2) Identitas jabatan para pihak yang membuat perjanjian. Ad. Naskah dinas yang memuat persetujuan yang mengikat antara Komisi Pemilihan Umum dengan pihak lain dalam melaksanakan suatu tindakan atau perbuatan hukum yang telah disepakati atau disetujui bersama. 4) Ketentuan-ketentuan perjanjian. Susunan terdiri atas : 1) Bagian awal. misalnya mengenai perjanjian rehabilitasi gedung kantor yang terletak di jalan dan atau dikenal umum dengan nama Jalan Imam Bonjol Nomor 29 Jakarta Pusat.c.B5. 2.4. Ad. 3) Obyek Perjanjian. Identitas jabatan para pihak terdiri atas : 1) Nama. kode dan tahun. l. kemudian pasal berikutnya menjabarkan pasal di atasnya. Bagian awal. Perjanjian l. terdiri atas : 1) Tulisan perjanjian dengan huruf kapital ditempatkan di tengah bagian awal lembar naskah dinas. 4. Bentuk Bentuk surat perintah sebagaimana tercantum pada Lampiran XI. 5) Bagian akhir. yang diawali dengan pasal yang bersifat umum. Ketentuan-ketentuan dalam perjanjian. Ad. Obyek perjanjian. meliputi hal-hal pokok yang disepakati diperjanjikan antara Pihak Pertama dan Pihak Kedua yang seyogyanya hal-hal pokok tersebut terdiri dari satu jenis prestasi yang harus dipenuhi dalam perjanjian tersebut.7.3.1 sampai dengan Lampiran XI. 3) Tempat dan waktu penandatanganan perjanjian. Ad. pekerjaan/jabatan dan alamat pihak lain yang menyepakati adanya perjanjian. 2. pekerjaan/jabatan dan alamat pihak yang membuat perjanjian atas nama Komisi Pemilihan Umum. yang selanjutnya disebut Pihak kedua. Ketentuanketentuan dalam perjanjian dituangkan secara sistematika dalam pasal-pasal dan ayat-ayat. meliputi hak dan kewajiban bagi Pihak pertama dan Pihak kedua yang merupakan penjabaran lebih lanjut dari pokok perjanjian. selanjutnya disebut Pihak pertama. yang ditandatangani Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten Kota dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan kop Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota yang bersangkutan (berwarna). 2) Nama. Pengertian. Ad. dan ditutup dengan administrasi perjanjian sesuai dengan peraturan perundang-undangan. 2) Nama Perjanjian 3) Nomor bulat.

meliputi : 1) Nama. Jenis tindakan hukum yang dikuasakan. Identitas Pemberi Kuasa dan Penerima Kuasa.1 sampai dengan Lampiran XII. Bagian awal. Susunan a. c.5. Bagian akhir meliputi keadaan pihak-pihak yang menandatangani perjanjian serta penandatanganan oleh kedua belah pihak yang masing-masing dibubuhi materai. d. 2) Nama. Surat Kuasa l.B6. 2) Identitas Pemberi Kuasa dan Penerima Kuasa.Ad. Surat Kuasa terdiri atas : 1) Bagian awal. e. dalam hal dan jangka waktu tertentu. f. meliputi tempat. Pengesahan Ditandatangani oleh para pihak yang mengadakan perjanjian. Bentuk Bentuk Perjanjian sebagaimana tercantum pada Lampiran XII. Pengertian. meliputi uraian tindakan/ perbuatan hukum yang harus dilakukan Penerima Kuasa yang didahului dengan kata khusus dengan huruf kapital. pekerjaan/ jabatan dan alamat Penerima kuasa. Bagian akhir. 2) Nomor Surat Kuasa 2. yang dapat memberikan kewenangan untuk melimpahkan kuasa tersebut kepada pihak lain yang disebut hak subsitusi. tanggal. 3. bulan dan tahun ditandatanganinya surat kuasa oleh Pemberi Kuasa dan Penerima Kuasa. 24 . 4) Klausul atau hal tertentu. pekerjaan/ jabatan dan alamat pemberi kuasa. Ad. yang selanjutnya disebut Pemberi Kuasa.6 4. Untuk menguatkan perjanjian. 5) Bagian akhir. terdiri atas : 1) Tulisan surat kuasa dengan huruf kapital ditempatkan di tengah bagian awal dari naskah surat kuasa. b. yang selanjutnya disebut Penerima Kuasa. 3) Jenis tindakan hukum yang dikuasakan. dalam bagian akhir dapat diikutkan saksi-saksi dan membubuhkan tanda tangan dalam perjanjian. meliputi uraian tindakan/ perbuatan hukum untuk melaksanakan kuasa tersebut. Naskah dinas yang memuat pelimpahan kewenangan dari pimpinan/pejabat yang mempunyai hak dan kewenangan atas sesuatu kepada pejabat/pegawai atau orang lain agar bertindak untuk dan atas namanya dalam melakukan suatu perbuatan hukum mengenai hak dan kewenangan tersebut. Klausul atau hal tertentu.

b. Isi. Bagian awal. ad. Bagian akhir. bulan dan tahun. ad. Ad. 2. ad. 2) Nomor dan tahun. Bagian akhir. 6) Perihal Pengesahan Ditandatangani oleh pejabat yang berwenang. c. c. 3) Tanda tangan pejabat. Pengesahan Ditandatangani oleh pemberi kuasa dan penerima kuasa. 5) Stempel. Bagian awal. 4. b. Bentuk Bentuk Surat Kuasa sebagaimana tercantum pada Lampiran XIII. 2. Isi Surat Izin : Memuat persetujuan atas permohonan dengan mencantumkan persyaratan tertentu. Undangan 1. Bentuk Bentuk Surat Izin sebagaimana tercantum pada Lampiran XIV. 4) Dasar. Bagian akhir. 3) Nama judul Surat izin.B7. Susunan terdiri atas : a. a. 3. 25 .B8. Pengertian Naskah dinas yang memuat persetujuan terhadap permohonan yang diajukan dan dikeluarkan oleh Pejabat yang berwenang menurut peraturan perundangan yang berlaku. 4) Nama pejabat. c. Ad. 2) Tanggal. Bagian awal. terdiri atas : 1) Tulisan surat izin dengan huruf kapital ditempatkan di tengah awal lembar naskah. 4. Pengertian Naskah dinas yang memuat pemberitahuan kepada pejabat/personil atau pihak lain untuk menghadiri suatu acara tertentu pada waktu dan tempat yang ditentukan. Surat Izin 1. Susunan terdiri atas : a. terdiri atas : 1) Nama tempat. b.3. Isi.

sub bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota atas permintaan Ketua dan atau Anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. b. Isi Undangan terdiri atas : 1) Hari. sub bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota atas permintaan Ketua dan atau Anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. 3) Waktu dan tempat. Bagian Persidangan dan Protokol pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum serta sub bagian umum dan logistik pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota mengurus proses penerbitan undangan berdasarkan perintah tertulis Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. apabila undangan yang bersifat rapat. ad. dengan dilampiri : 26 . terdiri atas : 1) Nama tempat.ad. 3) Nama pejabat. Bagian akhir Undangan terdiri atas : I) Nama jabatan. a. 5) Lampiran. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi atas permintaan Ketua dan atau Anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi. bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Sekretaris Kabupaten/Kota. Pengesahan Undangan ditandatangani oleh pejabat yang mengundang. 2) Tanda tangan pejabat. Biro-Biro atau Inspektorat pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Biro-Biro atau Inspektorat pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. 4) Acara. ad. 2) Tanggal. Permintaan Ketua dan atau Anggota Komisi Pemilihan Umum. Bagian awal. serendahrendahnya Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota. b. bulan dan tahun. 5) Pimpinan rapat. bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Sekretaris Kabupaten/Kota. 4) Stempel. c. dan 6) Perihal. atas permintaan Ketua dan atau Anggota Komisi Pemilihan Umum. 3. 4. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi atas permintaan Ketua dan atau Anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi. 4) Sifat. 5) Tembusan. 2) Tanggal. 3) Nama pejabat/personil dan pihak lain serta alamat yang diundang. Tata tertib penerbitan undangan a.

a Bagian awal. 2) Nama dan Jabatan yang diundang. Pengertian. perubahan tersebut harus dikoordinasikan dengan bagian protokol dan persidangan Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. 6) Lampiran. untuk diminta keterangan mengenai hal tertentu. c 3. b. Bagian akhir. Isi surat panggilan terdiri atas : 1) Hari. Naskah dinas yang memuat panggilan terhadap pejabat/personil atau perorangan atau organisasi/instansi dan badan hukum. bulan dan tahun. 5. 2) Tanda tangan pejabat. Bagian akhir. 27 . 1. waktu. 3) Acara dan Pimpinan Rapat. Bentuk Bentuk Undangan sebagaimana tercantum pada Lampiran XV. dan 2) Menghadap kepada nama pejabat tertentu.B9. tanggal. tempat dan waktu undangan. tanggal. sampai dengan Lampiran XV.1. tanggal. 3) Nama pejabat/personil atau perorangan atau organisasi/instansi atau badan hukum serta alamat yang dipanggil. 2) Tanggal. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota atau Sekretaris Provinsi/Kabupaten/ Kota. terdiri atas : 1) Nama tempat. Dalam hal terjadi perubahan terhadap hari. Surat Panggilan. Pengesahan Surat panggilan ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. 3) Nama pejabat. 7) Perihal. tempat. c. Bagian awal. tempat dan waktu.7 Ad. 4) Stempel. 4) Nomor surat. sub bagian umum dan logistik pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. terdiri atas : 1) Nama jabatan.1) Hari. ad. 2. ad. Isi. Susunan terdiri atas : a. b ad. c. 5) Sifat.

4) Tembusan. 9) Perihal. bulan dan tahun.. ad.7 Ad.B11. Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota atau merupakan pengantar naskah dinas lain dan ditujukan kepada pejabat di atasnya atau kepada pejabat dibawahnya atau kepada pejabat setingkat. c. Bentuk Bentuk Surat Panggilan sebagaimana tercantum pada Lampiran XVI. 8) Lampiran . Isi nota dinas berbentuk uraian. Susunan terdiri atas : a). 7) Sifat. c). 1. b). 6) Tanggal. b.4. Pengertian Naskah dinas yang digunakan dalam lingkungan internal Komisi Pemilihan Umum. ad. 3. Bagian awal. a. ad. Bagian akhir Nota Dinas terdiri atas : 1) Nama Jabatan. 3) Pejabat yang mengirim. 4. Isi. Pengesahan Ditandatangani oleh pejabat yang mengirim. Bagian awal nota dinas terdiri atas : 1) Tulisan nota dinas dengan huruf kapital ditempatkan di tengah bagian awal kertas lembar Naskah Dinas. Pengertian Naskah dinas yang memuat pemberitahuan tentang sesuatu hal kepada pihak lain untuk dapat dimaklumi 28 . 2) Pejabat atau alamat yang dituju. 2) Tanda Tangan Pejabat. Pengumuman 1. 5) Nomor. Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota yang dapat memuat ha1-hal yang berkenaan dengan pelaksanaan tugas dan kewenangan Komisi Pemilihan Umum. Bentuk Bentuk Nota Dinas sebagaimana tercantum pada Lampiran XVII. Ad.1 dan Lampiran XVI. 2.B10. Nota Dinas. Bagian akhir.

terdiri dari kesimpulan dan saran. b. Susunan terdiri atas : a. Laporan 1. c. Ad. KPPS dan KPPSLN. Bagian awal. b. Isi. b. ad. Pendahuluan. terdiri atas : 1) Nama tempat. 3) Nama jabatan. 2. terdiri atas : 1. terdiri atas : 1) Tulisan pengumuman dengan huruf kapital ditempatkan di tengah bagian awal lembar naskah dinas. Bagian akhir. bulan dan tahun. Materi laporan. Bagian awal.10 4. ad. a. Isi. 29 . Isi. ad. 2) Tanggal. 2) Nomor. 3.2. 3) Nama pengumuman. 4) Nama terang. b. 4. ad. Bentuk Bentuk pengumuman sebagaimana tercantum pada Lampiran XVIII. PPS. 2. Penutup. c. Pengesahan Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum atau Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/ Kota atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota atau PPK. Bagian akhir. ad. 5) Stempel. PPLN. a. Bagian awal. Pengertian Naskah dinas yang memuat pemberitahuan atau pertanggungjawaban pelaksanaan tugas dari pejabat yang melaksanakan tugas kepada pejabat di atasnya atau dari suatu kelompok/panitia/tim yang dibentuk. Susunan terdiri atas : a. Bagian akhir. Lampiran. c. 3. Bagian awal laporan adalah nama judul laporan. Isi pengumuman berbentuk pemberitahuan yang diuraikan dalam kalimat singkat dan jelas. disusun secara sistematis.B12.1 sampai dengan Lampiran XVIII.

2. 4. Nama terang. Bentuk Bentuk laporan sebagaimana tercantum pada Lampiran XIX. Ad. 7) Nama. terdiri atas : 1) Pejabat/instansi dan alamat yang dituju. Pengesahan Ditandatangani oleh pejabat/personil/ketua kelompok/panitia/tim Komisi Pemilihan Umum atau Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota. 4. ad. 6. 3) Kolom jumlah naskah dinas/barang yang dikirim. c. PPK. Susunan terdiri dari : a.. tanda tangan yang 3. 4) Tanda tangan pejabat. Dapat dengan tembusan. 5. 3) Nama jabatan. Bagian akhir. Isi. Isi. Nama tempat. Tanggal. c. Bagian akhir surat pengantar terdiri atas : 1) Nama tempat. b. c. terdiri atas : 1) Kolom nomor urut. Bagian awal. Bagian awal. a.ad. 4. Tanda tangan pejabat. 2) Tulisan surat pengantar dengan huruf kapital di tengah lembar naskah. hari dan tanggal dan menerima. 2. Pengesahan Ditandatangani oleh Pejabat yang mengirim berdasarkan tugas pokok dan fungsinya. 30 . 3.B13. 2) Kolom jenis yang dikirim. PPLN. bulan dan tahun. PPS. 6) Stempel. jabatan. ad. Surat Pengantar l. 3) Nomor. KPPS dan KPPSLN. 3. Nama jabatan. Pengertian Naskah dinas yang memuat jenis dan jumlah naskah dinas atau barang yang disampaikan. Bentuk Bentuk sebagaimana tercantum pada Lampiran XX. 2) Tanggal. terdiri atas : 1. 4) Kolom keterangan. 5) Nama pejabat. bulan dan tahun. b. ad. Bagian akhir.

2) Diagenda. a. meliputi tulisan nomor dan tanggal agenda. e. Bagian awal meliputi tulisan lembar disposisi dengan huruf kapital di tengah lembar naskah. Bagian awal. bulan serta tahun dan tempat. 3. Bagian awal. Tanggal surat. ad. Bentuk Bentuk sebagimana tercantum pada Lampiran XXI Ad. Perihal. ad. Susunan terdiri atas : 1) Bagian awal. Susunan terdiri atas : a. 2) Nama berita acara dengan huruf kapital. Isi berita acara memuat uraian tentang hari. Lembar Disposisi 1. b. ad. 2. terdiri atas : 1) Tulisan berita acara dengan huruf kapital. Jam diterima. meliputi tulisan a. tanggal. Di bawah tulisan lembar disposisi pada bagian kanan ditulis arahan/ petunjuk disposisi. Isi. kemudian diakhiri dengan kalimat penutup yang diuraikan berkenaan dengan administrasi hukum sesuai peraturan perundangundangan. dan tata cara atau prosedur serta substansi dan kesimpulan. Isi ad. Pengertian Naskah dinas yang memuat suatu proses pelaksanaan tugas dan atau pekerjaan yang dapat merupakan penilaian atau penyerahan/penerimaan atau berkenaan dengan hak dan kewajiban yang menyangkut permasalahan tertentu dan dapat melibatkan pihak lain. Berita Acara 1. b. 3) Disampaikan kepada yth.B15. 2. b. Surat dari.b. identitas pejabat/personil atau pihak lain. terdiri atas : Di bawah tulisan lembar disposisi pada bagian kiri terdiri dari : 1) Diterima. Nomor surat. Pengertian Naskah dinas yang memuat arahan atau petunjuk atau perintah dari pejabat ditujukan kepada pejabat setingkat atau pejabat dibawahnya berkenaan dengan permasalahan tertentu. 31 . d.a. c. 2) Isi.B14. 3) Bagian akhir.Ad.

ad. 2. 4) Stempel. meliputi : 1) Nama pihak yang terlibat dalam berita acara. Isi. Bagian awal. Bagian awal. bulan dan tahun. dan yang diakhiri dengan suatu pendapat. Telaahan Staf 1. Ad.ad. Bentuk Bentuk sebagaimana tercantum Lampiran XXII 4. Pengertian Naskah dinas yang memuat penjelasan berkenaan dengan suatu permasalahan. 2) Tanda tangan di atas materai (apabila diperlukan) bagi pihakpihak yang terlibat dalam berita acara. Pengertian Naskah dinas yang memuat saran dan atau pertimbangan atau pendapat hukum terhadap suatu permasalahan tertentu. terdiri atas : a. 2) Nama jabatan yang menyusun. ad. tanpa ditandatangani dan penyampaiannya melalui nota dinas.BI7. Susunan. 2) Pendahuluan. 5) Penutup terdiri dari kesimpulan dan saran. a. b. apabila diperlukan. tanggal. Bagian akhir. Bagian Akhir. b. Bagian akhir. terdiri atas : 1) Nama tempat kedudukan. c. 3. 3) Tanda tangan saksi. Pengesahan Ditandatangani oleh para pihak dan saksi. Bagian awal. 3. 4) Pembahasan. Ad. terdiri dari : a. dibuat oleh pejabat/personil untuk disampaikan kepada pejabat di atasnya. terdiri atas : 1) Nama permasalahan yang ditelaah. 32 . Bentuk Bentuk sebagaimana tercantum pada Lampiran XXIII.BI6. b. 3) Identifikasi permasalahan. Rekomendasi 1. Susunan.c. Bagian akhir. 2.

terdiri atas : a.c. ad. Bagian awal.ad. Bagian akhir. Ad. a. tanggal. Daftar Hadir 1. 2) Nomor.b. 3) Tanda tangan pejabat. ad. ad. terdiri atas : a. Bentuk Bentuk rekomendasi sebagaimana tercantum pada Lampiran XXIV.8 4. ad. b. c. 33 . Bagian awal.a. terdiri atas : 1) Nama tempat. 2) Kolom nama. Nama daftar hadir. Pengesahan. 4) Kolom tanda tangan. Isi. Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum dan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/ Kota atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota. 3) Kolom jabatan/golongan. 4) Nama terang. Isi. b. terdiri atas : 1) Nama tempat. Acara. bulan dan tahun. Bagian akhir.1 sampai dengan Lampiran XXIV. 2) Nama jabatan. c. ad. bulan dan tahun. 2) Nama jabatan penanggung jawab. Bagian awal. Waktu daftar hadir. Isi rekomendasi memuat uraian singkat dan jelas berkenaan dengan keberadaan suatu hal. 5) Kolom keterangan.BI8. 3. 2. b. tanggal. bulan. Bagian akhir. terdiri atas : 1) Tulisan rekomendasi dengan huruf kapital. 3) Tanda tangan pejabat penanggung jawab. c. 4) Nama penanggung jawab. Susunan. 5) stempel. Pengertian Naskah dinas yang memuat mengenai bukti kehadiran atau ketidakhadiran pejabat/personil atau pihak lain dalam memenuhi kewajibannya atau dalam suatu acara tertentu. terdiri atas : 1) Kolom nomor urut. dan tahun.

terdiri atas : a. c. 4. Pengesahan.1 sampai dengan Lampiran XXV. Ad. Bagian akhir. Pengertian Naskah dinas yang memuat keterangan mengenai bukti pejabat/personil atau pihak lain yang telah selesai mengikuti kegiatan tertentu dan mendapat penghargaan atas prestasi yang telah dicapai. Ad. b. Bentuk Bentuk Piagam Penghargaan sebagaimana tercantum pada Lampiran XXVI. 3) Tanda tangan. Surat Tugas 1. Ditandatangani oleh pejabat yang berwenang dan atau penanggung jawab. 3) Uraian kegiatan yang telah diikuti termasuk waktu kegiatan dan tempat atau prestasi yang telah dicapai. Piagam Penghargaan 1. bulan dan tahun.B19. terdiri atas : 1) Uraian berisikan jabatan yang memberikan penghargaan. 3.B20. ad. Penandatanganan. Isi.2 2. c. 5) Stempel. Bagian akhir ad. ad. terdiri atas : 1) Tempat. tanggal. 2) Identitas yang menerima penghargaan. b. 4) Nama terang. 34 . Pengertian Naskah dinas yang memuat pemberian tugas tertentu dari pejabat atasan yang berwenang kepada Pejabat/Personil di bawahnya untuk melaksanakan surat tugas dan atau pekerjaan tertentu serta dalam waktu yang ditentukan. terdiri atas : 1) Tulisan piagam penghargaan dengan huruf kapital pada huruf awal dalam kata piagam dan kata penghargaan. 2) Nama jabatan dan instansi. Bentuk Bentuk daftar hadir sebagaimana tercantum pada Lampiran XXV. Susunan. Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum atau Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/ Kabupaten/ Kota. Bagian awal. Bagian awal. 2) Nomor piagam. Bagian Isi. a.2 4.3.1 sampai dengan Lampiran XXVI.

Susunan. terdiri atas : 1) Tulisan surat tugas dengan menggunakan huruf kapital pada huruf awal kata surat dan kata tugas. Isi. Pengertian Naskah dinas yang memuat suatu pernyataan berkenaan dengan hal tertentu. 3) Nama pejabat/pegawai yang diberi tugas. Surat Pernyataan 1. 2) Nomor. Bagian awal. Bagian akhir. Isi. 35 . Bentuk Bentuk surat tugas sebagaimana tercantum dalam Lampiran XXVII. b. 5) Keperluan penugasan. b. Isi.2. c. terdiri atas : a. ad.B21. ad. 2) Tanggal. Bagian akhir ad. yang sifatnya harus dapat dipertanggungjawabkan dan mengandung sanksi apabila ternyata dikemudian hari tidak benar. terdiri atas : 1) Identitas yang membuat pernyataan. terdiri dari : 1) Nama tempat. 3) Kalimat penutup. 3) Nama Jabatan. Bagian awal. terdiri atas : 1) Tulisan surat pernyataan dengan menggunakan huruf kapital. 2) Pernyataan yang dibuat. c. 3. 2. b. ad. Susunan. c. ad. b. 2) Tulisan menugaskan dengan menggunakan huruf kapital. 4. bulan dan tahun. 6) Stempel. terdiri atas : a. a. a. Bagian akhir. terdiri atas : 1) Dasar peraturan perundang-undangan dikeluarkannya Surat Tugas. 6) Penutup. Isi. Bagian awal. 4) Tanda tangan pejabat. 5) Nama pejabat yang menandatangani. Ad. 2) Nomor. 4) Waktu dan tempat yang diperlukan dalam penugasan. Pengesahan. Bagian awal. Ditandatangani oleh pejabat pemberi tugas.

Surat Peringatan 1. Bagian akhir. 3. 4. c. 2. 3. 3) Tulisan surat peringatan dengan menggunakan huruf kapital dan dapat ditambah kata pertama atau kedua dengan menggunakan huruf kapital setelah kalimat surat peringatan. c. tanggal. a.. 36 . terdiri atas : 1) Nama tempat. Susunan. c.ad. Bagian awal. terdiri atas : 1) Nama jabatan. ad. Pengesahan Ditandatangani oleh yang membuat pernyataan. terdiri atas : a. 4) Penutup. 5) Nama yang membuat pernyataan. kekeliruan atau sesuatu hal yang berlawanan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dengan maksud agar segera mendapat tanggapan perbaikan. terdiri atas : 1) Identitas pejabat/personil atau instansi/organisasi yang diberi peringatan. bulan dan tahun. b. Ditandatangani oleh pejabat yang memberi peringatan. Bagian akhir. Isi. Bentuk Bentuk surat peringatan sebagaimana tercantum pada Lampiran XXIX. bulan dan tahun. Bentuk Bentuk Surat Pernyataan sebagaimana tercantum pada Lampiran XXVIII 4. 2) Tanda tangan. ad. Isi. terdiri atas : 1) Nama tempat. Bagian awal. 4) Tanda tangan. 3) Nama Jabatan yang membuat pernyataan. tentang kealpaan. Ad. b. 2) Dasar ketentuan dikeluarkannya surat peringatan. 3) Nama pejabat. 4) Tembusan apabila diperlukan.B22. Bagian akhir. kelalaian. 2) Tanggal. 3) Isi peringatan. Pengertian Naskah dinas yang memuat teguran atau peringatan dari pejabat atasan kepada pejabat dibawahnya atau personil atau dari suatu instansi kepada Instansi/Organisasi dibawahnya dalam lingkungan kerjanya. Pengesahan. 2) Alamat yang dituju. 4) Nomor. ad.

dan dituangkan dalam kertas kop surat Komisi Pemilihan Umum. terdiri atas : a. bulan dan tahun. 37 . terdiri atas : 1) Jenis rapat. ad. Bagian awal. 4) Materi rapat. b. b. 5) Pimpinan rapat.B23. terdiri atas : 1) Pembukaan atau pengantar pimpinan rapat tentang materi rapat kepada peserta rapat. 2) Curah pendapat peserta rapat. yang diakhiri dengan kesimpulan rapat oleh pimpinan rapat. 3. Susunan. 2. 3) Kesimpulan rapat yang memuat pokok-pokok materi rapat yang disepakati untuk ditindaklanjuti. Risalah rapat dibuat berdasarkan hasil rekaman saat berlangsungnya rapat dari awal sampai akhir.. Sarana a. c. a. Bentuk Bentuk risalah rapat sebagaimana tercantum pada Lampiran XXX. ad. 2) Hari.Risalah rapat disimpan pada Filling cabinet khusus yang dibuat sedemikian rupa secara berurutan. serta kesepakatan peserta rapat mengenai waktu rapat. tanggal. Bagian akhir. Isi. Pengertian Naskah dinas yang memuat pendapat dan atau saran/masukan peserta rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. 4. 6) Peserta rapat. Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Isi. Bagian akhir. Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Bagian awal. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota terhadap materi yang dicantumkan dalam acara undangan rapat. meliputi penutup yang berisi identitas penyusun risalah rapat.Ad. yang dapat berupa saran/ tanggapan dan atau masukan dan hal-hal lain tentang materi rapat. 3) Waktu dan tempat. Kesimpulan rapat dituangkan dalam berita acara rapat pleno yang dilampiri dengan daftar hadir peserta rapat yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari berita acara. sehingga memudahkan dalam pencarian data sewaktu-waktu diperlukan. Risalah Rapat 1. serta Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. c. ad. b.

MAP DAN PAPAN NAMA Kop naskah dinas. Kop Naskah Dinas 1.BAB III KOP NASKAH DINAS. SAMPUL NASKAH DINAS. c. Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum KOMISI PEMILIHAN UMUM Keterangan : b. map dan papan nama yang diatur dalam Peraturan ini. Lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital 12” menggunakan warna hitam. stempel dinas. b. sampul naskah dinas. Lambang garuda ditempatkan simetris dengan tulisan Komisi Pemilihan Umum. STEMPEL DINAS. KOMISI PEMILIHAN UMUM Keterangan : a. A. wewenang dan kewajibannya sebagai penyelenggara pemilihan umum dalam rangka untuk mendukung administrasi pemilihan umum sebagaimana telah diuraikan dalam Bab II. Lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital 12” menggunakan warna kuning emas. Ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. 2. 38 . jelas dan teratur akan memudahkan untuk mengetahui nama instansi dan pejabat yang bertangungjawab terhadap naskah dinas yang diterbitkan. menjadi dasar untuk Komisi Pemilihan Umum. Lambang garuda ditempatkan simetris dengan tulisan Komisi Pemilihan Umum. sehingga dengan penulisan dan penggunaan yang benar. Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/ Kota dalam melaksanakan tugas.

3. Ditandatangani oleh Pejabat Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum

KOMISI PEMILIHAN UMUM
Alamat : ........................

......................
Telp.................... Fax..................

Keterangan : a. Lambang Komisi Pemilihan Umum berwarna ditempatkan pada bagian kiri kop naskah. b. Susunan tulisan simetris. c. Jarak tepi kertas bagian atas dengan tulisan paling atas = 1 cm d. Jarak tepi kertas bagian atas dengan garis lurus = 4 cm e. Tulisan Komisi Pemilihan Umum menggunakan huruf kapital 17” warna hitam. f. Tulisan Alamat ........ menggunakan huruf 14” warna hitam. g. Tulisan Telp..... dan Fax..... menggunakan huruf 11” warna hitam. 4. Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi

KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI ........... Keterangan : a. Menggunakan lambang Komisi Pemilihan Umum berwarna yang ditempatkan simetris dengan tulisan Komisi Pemilihan Umum Provinsi..... b. Tulisan Komisi pemilihan Umum Provinsi.... menggunakan huruf kapital 12” warna hitam. 5. Ditandatangani oleh Sekretaris dan pejabat Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi.

KOMISI PEMILIHAN UMUM
PROVINSI ................
Alamat : ..............
Telp.................... Fax..................

Keterangan : a. Lambang Komisi Pemilihan Umum berwarna ditempatkan pada bagian kiri kop naskah. b. Susunan tulisan simetris. c. Jarak tepi kertas bagian atas dengan tulisan paling atas = 1 cm d. Jarak tepi kertas bagian atas dengan garis lurus = 4 cm e. Tulisan Komisi Pemilihan Umum menggunakan huruf kapital 17” warna hitam.

39

f. g.

Tulisan Provinsi .... menggunakan huruf kapital 14” warna hitam Tulisan Alamat ........Tulisan Telp..... dan Fax..... menggunakan huruf 11” warna hitam.

6. Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota

KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA ........... Keterangan : a. Menggunakan lambang Komisi Pemilihan Umum berwarna yang ditempatkan simetris dengan tulisan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota..... b. Tulisan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.... menggunakan huruf kapital 12” warna hitam. 7. Ditandatangani oleh Sekretaris dan Pejabat Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.

KOMISI PEMILIHAN UMUM
KABUPATEN/KOTA...........
Alamat : ..............
Telp.................... Fax..................

Keterangan : a. Lambang Komisi Pemilihan Umum berwarna ditempatkan pada bagian kiri kop naskah. b. Susunan tulisan simetris. c. Jarak tepi kertas bagian atas dengan tulisan paling atas = 1 cm d. Jarak tepi kertas bagian atas dengan garis lurus = 4 cm e. Tulisan Komisi Pemilihan Umum menggunakan huruf kapital 17” warna hitam. f. Tulisan Kabupaten/Kota .... menggunakan huruf kapital 14” warna hitam g. Tulisan Alamat ........Tulisan Telp..... dan Fax..... menggunakan huruf 11” warna hitam. 8. Ditandatangani oleh Panitia Pemilihan Kecamatan dalam Kabupaten/Kota

PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN
KECAMATAN ............ KABUPATEN/KOTA.......
Alamat :......................................
Telp.................... Fax...............

Keterangan : a. Lambang Komisi Pemilihan Umum berwarna ditempatkan pada bagian kiri kop naskah dan logo Pemilihan Umum Tahun 2009 ditempatkan pada bagian kanan kop naskah dinas. b. Susunan tulisan simetris. c. Jarak tepi kertas bagian atas dengan tulisan paling atas = 1 cm

40

d. Jarak tepi kertas bagian atas dengan garis lurus = 4 cm e. Tulisan Panitia Pemilihan Kecamatan menggunakan huruf kapital 16” warna hitam. f. Kecamatan ....... (diisi dengan nama kecamatan yang bersangkutan atau sebutan lain) dengan menggunakan huruf kapital 13” warna hitam. g. Tulisan Kabupaten/Kota .... menggunakan huruf kapital 13” warna hitam. h. Tulisan Alamat ........Telp..... dan Fax..... menggunakan huruf 11” warna hitam.

9. Ditandatangani oleh Panitia Pemilihan Luar Negeri.

PANITIA PEMILIHAN LUAR NEGERI
PERWAKILAN RI ............
Alamat :......................................
Telp.................... Fax...............

Keterangan : a. Lambang Komisi Pemilihan Umum berwarna ditempatkan pada bagian kiri kop naskahdan logo Pemilihan Umum Tahun 2009 ditempatkan pada bagian kanan kop naskah dinas. b. Susunan tulisan simetris. c. Jarak tepi kertas bagian atas dengan tulisan paling atas = 1 cm d. Jarak tepi kertas bagian atas dengan garis lurus = 4 cm e. Tulisan Panitia Pemilihan Luar Negeri menggunakan huruf kapital 16” warna hitam. f. Tulisan Perwakilan RI ..... menggunakan huruf kapital 13” (titik-titik diisi dengan nama Perwakilan Luar Negeri yang bersangkutan) warna hitam. g. Tulisan Alamat ........Telp..... dan Fax..... menggunakan huruf 11” warna hitam.

10. Ditandatangani oleh Panitia Pemungutan Suara dalam Kecamatan

PANITIA PEMUNGUTAN SUARA
KELURAHAN/DESA....... KECAMATAN...........
Alamat :......................................
Telp.................... Fax...............

Keterangan : a. Lambang Komisi Pemilihan Umum berwarna ditempatkan pada bagian kiri kop naskah dan logo Pemilihan Umum Tahun 2009 ditempatkan pada bagian kanan kop naskah dinas. b. Susunan tulisan simetris. c. Jarak tepi kertas bagian atas dengan tulisan paling atas = 1 cm d. Jarak tepi kertas bagian atas dengan garis lurus = 4 cm e. Tulisan Panitia Pemungutan Suara menggunakan huruf kapital 16” warna hitam. f. Kelurahan/Desa.... (titik-titik diisi dengan nama Kelurahan/Desa yang bersangkutan atau sebutan lain) dengan menggunakan huruf kapital 13”. g. Tulisan Kecamatan... (titik-titik diisi dengan nama Kecamatan yang bersangkutan) menggunakan huruf kapital 13” h. Tulisan Alamat ........Telp..... dan Fax..... menggunakan huruf 11” warna hitam.

41

PPK. dan Ketua PPS. b. Wewenang penyimpanan dan penggunaan stempel Komisi Pemilihan Umum . 42 . PPLN dan PPS. Komisi Pemilihan Umum Provinsi. ditentukan : 1) Stempel Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk menyertai tanda tangan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau pejabat Sekretariat Jenderal yang karena tugas dan fungsinya mempunyai wewenang untuk menggunakan stempel Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. sub bagian keuangan. Jenis Stempel Dinas Stempel dinas. Stempel kesekretariatan. serta stempel Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. yang digunakan untuk menyertai tanda tangan Ketua Komisi Pemilihan Umum atau Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi atau Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota atau Ketua PPK atau Ketua PPLN dan Ketua PPS. PPLN dan PPS. terdiri dari : a. PPK. dengan menggunakan tinta stempel warna biru atau ungu. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Stempel Komisi Pemilihan Umum atau Komisi Pemilihan Umum Provinsi atau Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota adalah stempel bertuliskan Komisi Pemilihan Umum atau Komisi Pemilihan Umum Provinsi atau Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. 1. b. dilaksanakan oleh bagian tata usaha pada Biro Umum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. PPK. 2) Stempel Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota untuk menyertai tanda tangan Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota dan pejabat Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota yang karena tugas dan fungsinya mempunyai wewenang untuk menggunakan stempel Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota. PPK. Stempel kesekretariatan Komisi Pemilihan Umum atau Komisi Pemilihan Umum Provinsi atau Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. PPLN. sub bagian umum dan logistik pada bagian keuangan. Tata Cara Pemakaian Stempel Dinas a. PPLN dan PPS.a. c. 2. dan logistik pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. PPLN dan PPS. umum. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. umum dan logistik Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Sekretaris PPLN. dengan menggunakan tinta stempel warna biru atau ungu. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Stempel Dinas Stempel Dinas adalah tanda pengenal resmi Komisi Pemilihan Umum atau Komisi Pemilihan Umum Provinsi atau Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota yang digunakan sebagai tanda pengesahan naskah dinas Komisi Pemilihan Umum atau Komisi Pemilihan Umum Provinsi atau Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Sekretaris PPK. dengan menggunakan tinta stempel warna biru atau ungu. Stempel Komisi Pemilihan Umum atau Komisi Pemilihan Umum Provinsi atau Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. dan PPS. PPK.

PPLN. dan PPS dengan kode lama dimusnahkan. PPLN. pada bagian atas diberi tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital melingkar simetris. 3. PPK. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan garis lingkaran dalam. dan Stempel Dinas Komisi Pemilihan Umum. Komisi Pemilihan Umum rovinsi. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Bentuk. b. 4. Garis tengah lingkaran dalam : 25 mm. Garis tengah lingkaran luar : 37 mm Garis tengah lingkaran luar bagian dalam : 35 mm Garis tengah lingkaran dalam : 25 mm Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan garis lingkaran dalam. Garis tengah lingkaran luar : 37 mm. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. 6. PPK. Komisi Pemilihan Umum rovinsi. 5. 2. pada bagian atas diberi tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital melingkar simetris. b. 5. Stempel Dinas Komisi Pemilihan Umum. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan garis lingkaran dalam pada bagian bawah diberi tanda bintang simetris. 4. PPLN. Tata Cara Pembuatan Stempel Dinas a. Komisi Pemilihan Umum rovinsi. PPK. Stempel Dinas Komisi Pemilihan Umum. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. 4. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan garis lingkaran dalam pada bagian bawah diberi tanda bintang simetris. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum Keterangan : 1. 6. Ukuran dan Isi Stempel Dinas a. dan PPS pada stempel dinas diberi kode tertentu yang selalu diubah paling lama setiap 6 (enam) bulan sekali. 3. Komisi Pemilihan Umum Keterangan : 1.3. Garis tengah lingkaran luar bagian dalam : 35 mm. 2. Pada lingkaran dalam diberi lambang garuda. Pada lingkaran dalam diberi lambang garuda 43 . dan PPS dibuat sedemikian rupa dengan mengutamakan azas keamanan. Untuk memenuhi azas keamanan.

. Antara lingkaran luar bagian dalam dengan lingkaran dalam. 3.c. Garis tengah lingkaran dalam : 25 mm. lingkaran luar bagian dalam 35mm. ditulis kalimat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Gambar Bintang segi lima diletakan vertikal dibawah.. dan ditulis kata Sekretariat dengan menggunakan huruf kapital. Bentuk: Lingkaran luar 37 mm. antara kata Komisi dan nama Provinsi. . Antara lingkaran luar bagian dalam dengan lingkaran dalam.. 5.. Bentuk: Lingkaran luar 37 mm.. 2. Didalam lingkaran dalam dibuat garis sejajar. 5. lingkaran dalam 25 mm. Komisi Pemilihan Umum Provinsi Keterangan : 1. lebar 2 (dua) garis sejajar simetris di dalam lingkaran dalam 7 mm. Jarak dua garis mendatar pada lingkaran dalam : 7 mm. 3. 7. (yang bersangkutan) dengan menggunakan huruf kapital. Gambar bintang segi lima diletakan vertikal dibawah.. 2.. Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum Keterangan : 1. Garis tengah lingkaran luar : 37 mm... ditulis kalimat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dengan huruf kapital melingkar simetris. 2.. 6. 4. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan garis lingkaran dalam. Garis tengah lingkaran luar bagian dalam : 35 mm. 4.. dengan menggunakan huruf kapital melingkar simetris. lingkaran luar bagian dalam 35mm. d. lingkaran dalam 25 mm. pada bagian atas diberi tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital melingkar simetris. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan garis lingkaran dalam pada bagian bawah diberi tanda bintang simetris.. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi Keterangan : 1. 3. e. (titik-titik dalam lingkarab di isi nama Provinsi). 4. Dalam dua garis mendatar pada lingkaran dalam diberi tulisan Sekretariat Jenderal dengan menggunakan huruf kapital. 44 . lebar 2 (dua) garis sejajar simetris di dalam lingkaran dalam 7 mm.. dan ditulis nama Provinsi. antara kata Komisi dan nama Provinsi. Didalam lingkaran dalam dibuat garis sejajar.

(titik-titik dalam lingkaran di isi nama Kabupaten/Kota) 4. dan ditulis nama Kabupaten/Kota. dan ditulis kata Sekretariat dengan menggunakan huruf kapital. lebar 2 (dua) garis sejajar simetris di dalam lingkaran dalam 7 mm. g.. Gambar bintang segi lima diletakan vertikal dibawah. lingkaran dalam 25 mm.. Gambar bintang segi lima diletakan vertikal dibawah. lebar 2 (dua) garis sejajar simetris di dalam lingkaran dalam 7 mm. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota Keterangan : 1.... lingkaran luar bagian dalam 35 mm. ditulis kalimat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dengan menggunakan huruf kapital melingkar simetris. lingkaran luar bagian dalam 35 mm. Bentuk : Lingkaran luar 37 mm. 4. Antara lingkaran luar bagian dalam dengan lingkaran dalam. 3. Didalam lingkaran dalam dibuat garis sejajar. 2.. 3.. Bentuk : Lingkaran luar 37 mm. ditulis kalimat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dengan menggunakan huruf kapital melingkar simetris. 2. lingkaran dalam 25 mm. antara kata Komisi dan nama Kabupaten/Kota. Antara lingkaran luar bagian dalam dengan lingkaran dalam. .. 5. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota Keterangan : 1.f. antara kata Komisi dan nama Kabupaten/Kota. 45 . Didalam lingkaran dalam dibuat garis sejajar. (yang bersangkutan) dengan menggunakan huruf kapital.

dan ditulis nama Kelurahan/Desa (yang bersangkutan) atau sebutan lain dengan menggunakan huruf kapital. 3. 4. dan ditulis nama Kecamatan. Garis tengah lingkaran luar : 37 mm. 4. Panitia Pemilihan Luar Negeri Keterangan : 1. 5. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan lingkaran dalam.. pada bagian atas diberi tulisan Panitia Pemungutan Suara dengan menggunakan huruf kapital melingkar simetris. 4. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan garis lingkaran dalam pada bagian bawah diberi tanda bintang simetris. Didalam lingkaran dalam dibuat garis sejajar. Didalam lingkaran dalam dibuat garis sejajar. pada bagian atas diberi tulisan Panitia Pemilihan Luar Negeri dengan menggunakan huruf kapital melingkar simetris. 2. 6. Garis tengah lingkaran luar : 37 mm. Garis tengah lingkaran luar bagian dalam : 35 mm. 46 . Didalam lingkaran dalam dibuat garis sejajar. 2.. Garis tengah lingkaran luar bagian dalam : 35 mm. pada bagian atas diberi tulisan Panitia Pemilihan Kecamatan dengan menggunakan huruf kapital melingkar simetris.. Garis tengah lingkaran dalam : 25 mm. 3. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan lingkaran dalam. dan ditulis nama Perwakilan RI. Garis tengah lingkaran dalam : 25 mm. Panitia Pemilihan Kecamatan Keterangan : 1. 6.(yang bersangkutan) dengan menggunakan huruf kapital. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan lingkaran dalam. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan garis lingkaran dalam pada bagian bawah diberi tanda bintang simetris. Garis tengah lingkaran luar : 37 mm. Panitia Pemungutan Suara Kelurahan/Desa Keterangan : 1. Garis tengah lingkaran dalam : 25 mm.h. 2... Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan garis lingkaran dalam pada bagian bawah diberi tanda bintang simetris. 3. 6.(yang bersangkutan) atau sebutan lain dengan menggunakan huruf kapital. i.. 5. 5. j. Garis tengah lingkaran luar bagian dalam : 35 mm.

47 .. dengan ketentuan kode tertentu tersebut hanya diketahui oleh pimpinan Komisi Pemilihan Umum. b. Penggunaan. Sekretariat PPK.. b.. 4) Sampul naskah dinas ukuran besar dipergunakan . serta stempel Sekretariat Jenderal. 3. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Sekretariat PPK. Jenis Sampul terdiri dari : a. dan PPS. Komisi Pemilihan Umum Provinsi. dan PPS. d. Sekretariat PPLN. serta stempel Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. pimpinan Komisi Pemilihan Umum. c.. b. Penggunaan 1) Sampul naskah dinas kabinet dipergunakan untuk pengiriman naskah-naskah dinas dengan memperhatikan ketebalan naskah dinas. dan PPS. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. 3) Sampul naskah dinas folio : 24 cm x 35 cm. PPLN.. Kode Stempel Dinas a. dan PPS. Sampul naskah dinas ukuran kabinet warna coklat. Untuk menjaga kerahasiaan stempel dinas Komisi Pemilihan Umum. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. B. Sekretariat PPLN.5 cm x 24. dan PPS memerintahkan untuk segera mengganti stempel dinas tersebut dengan kode yang diperbaharui. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi.. PPK. PPK. Apabila terdapat adanya penyimpangan atau pemalsuan stempel dinas sebelum jangka waktu sebagaimana dimaksud pada huruf a.. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. 3) Sampul naskah dinas ukuran folio dipergunakan untuk pengiriman naskahnaskah dinas yang karena sesuatu hal tidak harus dilipat. PPK. 4) Sampul naskah dinas besar :. PPLN. 2) Sampul naskah dinas ukuran ½ folio dipergunakan untuk pengiriman naskahnaskah dinas yang karena ketebalannya tidak memungkinkan menggunakan sampul kabinet. ukuran. Sampul naskah dinas ukuran folio warna coklat dan putih.5 cm.. piagam.5 cm x 30 cm. PPLN. dan jenis kertas sampul a.. Sampul Naskah Dinas 1.. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. terhadap stempel dinas tersebut dibubuhi kode tertentu yang diadakan perubahan paling lama setiap 6 (enam) bulan sekali.. Pengertian Naskah dinas yang disampaikan atau dikirimkan kepada yang berkepentingan. Sampul naskah dinas ukuran ½ folio warna coklat.4. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Sampul naskah dinas ukuran besar warna coklat. dan surat tanda tamat pendidikan/ pelatihan. sehingga dapat menjaga kebersihan dan atau kerahasiaan isi naskah dinas sampai kepada yang berkepentingan. dimasukan dalam suatu sampul naskah dinas. 2. Sekretariat PPLN. Komisi Pemilihan Umum Provinsi. 2) Sampul naskah dinas ½ folio : 21. dan yang berwarna putih khusus digunakan untuk sampul naskah dinas mengenai kepangkatan. dan PPS. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.... serta stempel Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Komisi Pemilihan Umum Provinsi.. Ukuran 1) Sampul naskah dinas kabinet : 11. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi.. Sekretariat PPK.

........... TELP:....... TELP:............... FAX:...... Jenis kertas : samson d... 29 JAKARTA Telp............................ Alamat:. IMAM BONJOL NO.. 2) Sampul naskah dinas Komisi Pemilihan Umum Provinsi KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI.. 3) Sampul naskah dinas Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota KOMISI PEMILIHAN UMUM KAB/KOTA.. Fax. FAX:.. Contoh : 1) Sampul naskah dinas Komisi Pemilihan Umum KOMISI PEMILIHAN UMUM JL.......... Alamat:.......c.. 48 ..........................

......... TELP:..................4) Sampul naskah dinas PPK PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN KEC../KAB/KOTA.. 5) Sampul naskah dinas PPS PANITIA PEMUNGUTAN SUARA KEL/DESA. 49 ...... TELP:............... FAX:... 6) Sampul Naskah Dinas Panitia Pemilihan Luar Negeri PANITIA PEMILIHAN LUAR NEGERI PERWAKILAN RI...............KEC.......... FAX:.................. Alamat :................ Alamat :... Alamat :................ FAX:. TELP:................

..C......................................Ukuran : 25 cm x 30 cm .............. Stof Map 1.Bahan : karton berserat Contoh : Penampang depan KOMISI PEMILIHAN UMUM JAKARTA PERIHAL : . ..merah (untuk naskah dinas yang bersifat penting/segera) .....Bentuk : 2 lipatan ...krem (untuk naskah dinas bersifat biasa) : . Stof Map TU Pimpinan Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum ............Warna : ... Penampang dalam 50 ..

Warna : krem .Bentuk : 2 lipatan .2.Ukuran : 25 cm x 30 cm . Stof Map Umum .Bahan : buffalo Contoh Stof Map Komisi Pemilihan Umum Penampang depan KOMISI PEMILIHAN UMUM JAKARTA Penampang dalam 51 .

Contoh Stof Map Komisi Pemilihan Umum Provinsi Penampang depan KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI.... Penampang dalam 52 ...

. Penampang dalam 53 ..Contoh Stof Map Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota Penampang depan KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA.

... Penampang dalam \ 54 ... KABUPATEN/KOTA........Contoh Stof Map Panitia Pemilihan Kecamatan Penampang depan PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN KECAMATAN.........

..... KECAMATAN.... Penampang dalam 55 ............Contoh Stof Map Panitia Pemungutan Suara Penampang depan PANITIA PEMUNGUTAN SUARA KELURAHAN/DESA....

...... Penampang dalam 56 ...Contoh Stof Map Panitia Pemilihan Luar Negeri Penampang depan PANITIA PEMILIHAN LUAR NEGERI PERWAKILAN RI .

. Tulisan berwarna hitam dengan menggunakan huruf kapital. Perbandingan besar dan kecilnya tulisan diperhatikan keserasian dan keindahan. Papan Nama Komisi Pemilihan Umum Provinsi. TELP...FAX..... Perbandingan besar dan kecilnya tulisan diperhatikan keserasian dan keindahan. g........ e....... d.. Alamat. Alamat... ALAMAT :.. Didalam papan ditulis “KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI.. b..... Ukuran disesuaikan dengan profil gedung kantor...... e.. Papan Nama Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota a...... Contoh : KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI.. b... ALAMAT :........ Tulisan berwarna hitam dengan menggunakan huruf kapital.. Didalam papan ditulis “KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA. Telp dan Fax... serta memperhatikan nilai artistik...... Perbandingan panjang dengan lebar papan = 3 : 2 Warna dasar papan dicat warna putih. Contoh : KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA.. serta memperhatikan nilai artistik... Perbandingan panjang dengan lebar papan = 3 : 2 Warna dasar papan dicat warna putih. alamat dan nomor telepon...... 1.. Ukuran disesuaikan dengan profil gedung kantor. c... agar masyarakat umum atau instansi lain mengetahui...... Bentuk papan nama instansi : empat persegi panjang......FAX.D. f... Papan Nama Papan nama adalah tulisan pada papan dengan ukuran tertentu dan ditempatkan di depan gedung kantor yang memuat sebuah nama. Telp dan Fax. Bentuk papan nama instansi : empat persegi panjang........... c.... d.... 2. TELP....... g....... a. f............ 57 ...

....... Bentuk papan nama instansi : empat persegi panjang.. b... Telp dan Fax.. g....... serta memperhatikan nilai artistik..... Tulisan berwarna hitam dengan menggunakan huruf kapital..... Alamat. Ukuran disesuaikan dengan profil gedung kantor.... Papan Nama Panitia Pemilihan Kecamatan dalam Kabupaten/Kota......... d.. Warna dasar papan dicat warna putih... e............. PERWAKILAN RI. d....... f.... f....... ALAMAT :.. 4....... e. g..... Perbandingan besar dan kecilnya tulisan diperhatikan keserasian dan keindahan... KABUPATEN/KOTA... b. Alamat. Perbandingan panjang dengan lebar papan = 3 : 2..... Bentuk papan nama instansi : empat persegi panjang.... c..... KECAMATAN... Papan Nama Panitia Pemilihan Luar Negeri a.. Perbandingan besar dan kecilnya tulisan diperhatikan keserasian dan keindahan...FAX. TELP..... KABUPATEN/KOTA....... c.......(nama kecamatan yang bersangkutan atau sebutan lain). Warna dasar papan dicat warna putih.FAX.... Ukuran disesuaikan dengan profil gedung kantor.. Tulisan berwarna hitam dengan menggunakan huruf kapital.. Didalam papan ditulis “PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN. Didalam papan ditulis “PANITIA PEMILIHAN LUAR NEGERI.. Perbandingan panjang dengan lebar papan = 3 : 2..3..... Telp dan Fax... Contoh : PANITIA PEMILIHAN LUAR NEGERI PERWAKILAN RI.... TELP.......... Contoh : PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN KECAMATAN ..... serta memperhatikan nilai artistik.... a... ALAMAT :...... 58 ..

...... Perbandingan panjang dengan lebar papan = 3 : 2... huruf B........... Contoh : PANITIA PEMUNGUTAN SUARA KELURAHAN/DESA......... stempel dinas......... F. Tulisan berwarna hitam dengan menggunakan huruf kapital. e..... TELP... Kop naskah dinas... Warna dasar papan dicat warna putih. 59 .. Perbandingan besar dan kecilnya tulisan diperhatikan keserasian dan keindahan. huruf D dan huruf E dalam hal penulisan nama Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota disesuaikan dengan nama Komisi Independen Pemilihan Provinsi Aceh dan Kabupaten/Kota di wilayah Provinsi Aceh sebagaimana dimaksud dalam UndangUndang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh. sampul surat... huruf C... Didalam papan ditulis “PANITIA PEMUNGUTAN SUARA..... b. Ukuran disesuaikan dengan profil gedung kantor...5. Papan Nama Panitia Pemungutan Suara Kelurahan/Desa a. KECAMATAN .. KELURAHAN/DESA.. d..FAX.... f..(nama kelurahan/desa yang bersangkutan atau nama lain) KECAMATAN ...................... Bentuk papan nama instansi : empat persegi panjang.. Alamat. Telp dan Fax... map dan papan nama sebagaimana dimaksud pada huruf A... serta memperhatikan nilai artistik.. c.... g. ALAMAT :.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. 60 . Pelimpahan wewenang yang dapat dilaksanakan adalah kebijakan yang bersifat administratif (bukan kebijakan yang bersifat politis). Kewenangan penandatanganan naskah dinas oleh Pejabat Eselon II hanya berlaku di lingkungan Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Penandatanganan naskah dinas atas nama Komisi Pemilihan Umum adalah Ketua Komisi Pemilihan Umum. Penandatanganan naskah dinas yang berkaitan dengan fungsi pelaksanaan administrasi yang meliputi dukungan staf. Pimpinan organisasi bertanggungjawab atas semua yang dilakukannya baik secara langsung atau tidak langsung dan tidak dapat memindahkan pertanggungjawabannya baik keseluruhan maupun sebagian kepada pejabat atau pegawai lainnya. sarana dan prasarana ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dan Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/ Kabupaten/Kota. Pelimpahan wewenang yang bersifat administratif harus memperhatikan jenjang struktural pejabat yang mendapat pelimpahan wewenang.BAB IV KEWENANGAN DAN PELIMPAHAN WEWENANG DALAM PENANDATANGANAN NASKAH DINAS A. 2. Sejalan dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum: 1. 2. Naskah dinas ditandatangani oleh pejabat yang mempunyai kewenangan atau yang mendapat pelimpahan wewenang sesuai dengan tanggungjawabnya berdasarkan ketentuan yang berlaku. 3. anggaran. B. Pertanggungjawaban 1. Pelimpahan wewenang dari pimpinan eselon tingkat atas kepada pimpinan eselon tingkat bawahannya. Kewenangan Pada hakekatnya setiap naskah dinas keluar menjadi tanggung jawab pimpinan instansi yang bersangkutan. tidak mengubah tanggungjawab pimpinan eselon yang memberikan kewenangan.

sepenuhnya berada pada pejabat yang di atas namakan.n.n. berdasarkan bidang tugas.n.n. jelas dan tertulis. b. Contoh penggunaan atas nama (a.) a. SEKRETARIS JENDERAL KEPALA BIRO UMUM NAMA PEJABAT NIP. Pelimpahan wewenang dimaksudkan untuk menunjang kelancaran tugas dan ketertiban jalur komunikasi penanggungjawab wewenang. Pada asasnya tanggungjawab tetap ada pada pejabat yang memberikan wewenang. Pelimpahan Wewenang Sepanjang tidak ditentukan lain oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku. 3) Materi wewenang yang dilimpahkan harus dipertanggungjawabkan kepada pejabat yang memberi wewenang. tegas.) dalam penandatanganan naskah dinas adalah sebagai berikut: a. Bentuk pelimpahan wewenang penandatanganan naskah dinas adalah sebagai berikut: Pelimpahan wewenang dengan menggunakan sebutan “atas nama” (disingkat a. Faktor-faktor yang harus dipenuhi dalam pelimpahan wewenang ini adalah sebagai berikut: 1) Pelimpahan wewenang diberikan secara langsung. 4) Tanggungjawab sebagai akibat penandatanganan naskah dinas. Dalam hal ini pejabat penandatanganan naskah dinas bertanggungjawab atas isi naskah dinas kepada penanggungjawab. Pelimpahan wewenang adalah penyerahan sebagian dari wewenang pejabat atasan kepada bawahannya. wewenang penandatanganan dapat dilimpahkan kepada struktural yang berada dibawahnya. agar pejabat bawahan tersebut dapat membantu memperlancar dalam melaksanakan tugas-tugas kewajibannya.C. digunakan jika pejabat yang menandatangani naskah dinas telah diberi wewenang oleh pejabat yang bertanggungjawab. Sebutan a. 61 . 2) Materi wewenang yang dilimpahkan benar-benar menjadi tugas dan tanggungjawab pejabat yang menerima wewenang. c. wewenang dan tanggungjawab pejabat yang bersangkutan. Pelimpahan wewenang harus mengikuti jalur struktural dan paling banyak hanya dua rentang jabatan struktural di bawahnya.

Penunjukan Plt. perlu segera ditetapkan penunjukan pejabat yang bertindak sebagai pejabat pelaksana tugas (Plt). Penunjukan pejabat pelaksana tugas. dilakukan sebagai berikut: 1. mempunyai hak dan kewajiban untuk melaksanakan tugas rutin atau dalam batasbatas tertentu dalam surat tugas.D. SEKRETARIS JENDERAL Plt. cuti dan sakit. 2. Cara penulisan Plt. NAMA PEJABAT NIP. Plt. dilaksanakan dengan cara menerbitkan surat tugas. Penunjukan Plt. 62 . 4. dalam penandatanganan surat adalah sebagai berikut : Plt. Sering terjadi pejabat yang memimpin satuan kerja tidak dapat menjalankan tugasnya atau berhalangan antara lain karena melakukan perjalanan dinas. dilakukan oleh pejabat yang berhalangan. Penunjukan Pejabat Pelaksana Tugas (Plt) Pada dasarnya kegiatan setiap satuan kerja dilingkungan Komisi Pemilihan Umum harus berjalan lancar. KEPALA BIRO PERENCANAAN NAMA PEJABAT NIP. tugas belajar. 3. Untuk menjaga kelancaran dan kesinambungan kegiatan satuan kerja yang bersangkutan.

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.20 karakter --- b. ) 3 spasi MEMUTUSKAN : ) 3 spasi MMMMMMMMMM MMMMMM MMMMMMM MMMMMMM MMMMM MMMMMMMMM MMMMMMMMM MMMMMMM ) 3 spasi BAB I ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMM ) 3 spasi Pasal ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm. ) 3 spasi Pasal ) 2 spasi (1) Mmmmmmmmmmmmm mmmmmm mmmmmmm mmmmmmm (2) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmm ) 3 spasi ---. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. ) 3 spasi Menimbang : a. Mengingat : 1. Menetapkan : 63 . 2. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. 2.Lampiran I (kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi PERATURAN KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 1 ½ spasi NOMOR TAHUN ) 2 spasi TENTANG ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM. Memperhatikan : 1.

) 4 ½ spasi ----------------------------. ) 2 spasi a.45 karakter ---------------------------- Ditetapkan di pada tanggal ) 3 spasi KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG 64 . Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmm b.) 3 spasi B A B II ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMM ) 3 spasi Pasal ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. Mmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmm ) 3 spasi B A B III ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMM ) 2 spasi Pasal ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.

) 3 spasi Menimbang : a. ) 2 spasi 2.. Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.. ) 3 spasi Menetapkan : PERTAMA : KEDUA : MEMUTUSKAN : ) 3 spasi MMMMMMMMMM MMMMMM MMMMMMM MMMMMMM MMMMM MMMMMMMMM MMMMMMMMM MMMMMMM ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm. ---.20 karakter --- Mengingat Memperhatikan Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm./Kep-KPU/TAHUN ) 2 spasi TENTANG ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM. ) 3 spasi : 1.Lampiran II (kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 1 ½ spasi NOMOR.. Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. ) 2 spasi b. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm. ) 3 spasi : 1. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.. ) 3 spasi 65 . Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. 2.

KETIGA : Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.45 karakter ---------------------------- Ditetapkan di pada tanggal ) 3 spasi KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG 66 . ----------------------------.

) 3 spasi ---. 67 . ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.Lampiran III KEPUTUSAN BERSAMA ) 1 ½ spasi NOMOR . ) 3 spasi Pasal ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.. Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm../KB/KPU/ TAHUN NOMOR TAHUN TENTANG ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 3 spasi Menimbang : a. ) 2 spasi dst. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.. : 1. : 3. Menetapkan : MEMUTUSKAN : ) 3 spasi MMMMMMMMMM MMMMMM MMMMMMM MMMMMMM MMMMM MMMMMMMMM MMMMMMMMM MMMMMMM ) 3 spasi BAB I ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMM ) 3 spasi Pasal ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.. ) 3 spasi Pasal ) 2 spasi (1) Mmmmmmmmmmmmm mmmmmm mmmmmmm mmm (2) Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmm ) 3 spasi B A B II ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMM ) 3 spasi Paragraf ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmmm . Mengingat 2.20 karakter --- b...

. ) 4 ½ spasi Ditetapkan di pada tanggal ) 3 spasi ................... a.......) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 3 spasi B A B III ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMM ) 2 spasi Pasal ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm......... ) ) ) ) 6 spasi ) ) NAMA TERANG KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG 68 ... b........

Lampiran IV (garuda hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi KEPUTUSAN SEKRETARIS JENDERAL KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 1 ½ spasi NOMOR. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm. Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. ) 3 spasi : 1. ) 2 spasi d. ) 3 spasi : 3.. ) 3 spasi 69 . Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. 4. ---.. ) 3 spasi Menimbang : c. Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.. ) 2 spasi 2.20 karakter --- Mengingat Memperhatikan Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm../Kpts/Setjen/TAHUN ) 2 spasi TENTANG ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM. ) 3 spasi Menetapkan : PERTAMA : KEDUA : MEMUTUSKAN : ) 3 spasi MMMMMMMMMM MMMMMM MMMMMMM MMMMMMM MMMMM MMMMMMMMM MMMMMMMMM MMMMMMM ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm.

----------------------------.KETIGA : Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.45 karakter ---------------------------- Ditetapkan di Pada tanggal ) 3 spasi SEKRETARIS JENDERAL ) 6 spasi NAMA TERANG 70 .

... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. Mengingat : 1. ) 4 ½ spasi KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.... ) 3 spasi Menetapkan : PERTAMA : KEDUA : MEMUTUSKAN : ) 3 spasi MMMMMMMMMM MMMMMM MMMMMMM MMMMMMM MMMMM MMMMMMMMM MMMMMMMMM MMMMMMM ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm......... ---.. 2...... ) 3 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm... ) 3 spasi Menimbang : a. ) 3 spasi ) 3 spasi 71 ...20 karakter --- b. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm......Lampiran V (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI . Memperhatikan : 1. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. 2... Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm..... ) 1 ½ spasi NOMOR TAHUN ) 2 spasi TENTANG ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI.

KETIGA : Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. ) 4 ½ spasi ----------------------------.45 karakter ---------------------------- Ditetapkan di Pada tanggal ) 3 spasi KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG 72 .

..20 karakter --- b. ---. ) 3 spasi ) 3 spasi 73 .. Memperhatikan : 1.... ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm.. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. ) 3 spasi Menimbang : a. 2. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm..Lampiran VI (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA .. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. ) 4 ½ spasi KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA. ) 1 ½ spasi NOMOR TAHUN ) 2 spasi TENTANG ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA........ Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm..... 2........ ) 3 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm... ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. Mengingat : 1.. ) 3 spasi Menetapkan : PERTAMA : KEDUA : MEMUTUSKAN : ) 3 spasi MMMMMMMMMM MMMMMM MMMMMMM MMMMMMM MMMMM MMMMMMMMM MMMMMMMMM MMMMMMM ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm.

) 4 ½ spasi ----------------------------.45 karakter ---------------------------- Ditetapkan di Pada tanggal ) 3 spasi KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG 74 .KETIGA : Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.

---.1 KOP PPK/PPS/KPPS (menyesuaikan) Alamat :................ ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm... ) 3 spasi Menetapkan : PERTAMA : KEDUA : MEMUTUSKAN : ) 3 spasi MMMMMMMMMM MMMMMM MMMMMMM MMMMMMM MMMMM MMMMMMMMM MMMMMMMMM MMMMMMM ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm. Mengingat : 1... Telp.. Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm........Lampiran VII.. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm................ 2..... Memperhatikan : 1.. KEPUTUSAN PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN/PANITIA PEMUNGUTAN SUARA/KELOMPOK PENYELENGGARA PEMUNGUTAN SUARA KEL/DESA......... 2../KABUPATEN/KOTA....... ) 3 spasi Menimbang : a....... ) 1 ½ spasi NOMOR TAHUN ) 2 spasi TENTANG ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN/PANITIA PEMUNGUTAN SUARA/KELOMPOK PENYELENGGARA PEMUNGUTAN SUARA...KECAMATAN.... ) 3 spasi 75 ........ ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm... ) 4 ½ spasi Fax.......20 karakter --- b. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm..... ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.....

----------------------------.KETIGA : ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.45 karakter ---------------------------- ) 4 ½ spasi Ditetapkan di Pada tanggal ) 3 spasi KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG 76 .

... Mengingat : 1........ 2......... ---......2 KOP PPLN/KPPSLN (menyesuaikan) Alamat :. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm. 2.. ) 3 spasi 77 ......... ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm...... Memperhatikan : 1.... ) 4 ½ spasi Fax... ) 3 spasi Menetapkan : PERTAMA : KEDUA : MEMUTUSKAN : ) 3 spasi MMMMMMMMMM MMMMMM MMMMMMM MMMMMMM MMMMM MMMMMMMMM MMMMMMMMM MMMMMMM ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm.... Telp..Lampiran VII.. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm............... ) 3 spasi Menimbang : a.. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.....20 karakter --- b. Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm...... KEPUTUSAN PANITIA PEMILIHAN LUAR NEGERI/ KELOMPOK PENYELENGGARA PEMUNGUTAN SUARA LUAR NEGERI PERWAKILAN RI ...... ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm........... ) 1 ½ spasi NOMOR TAHUN ) 2 spasi TENTANG ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi PANITIA PEMILIHAN LUAR NEGERI PERWAKILAN RI/ KELOMPOK PENYELENGGARA PEMUNGUTAN SUARA LUAR NEGERI.....

KETIGA : ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. ----------------------------.45 karakter ---------------------------- ) 4 ½ spasi Ditetapkan di Pada tanggal ) 3 spasi KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG 78 .

Lampiran VIII.1

(kuning emas)

KOMISI PEMILIHAN UMUM

----------------------------45 karakter ------------

................................20..... ) 3 spasi Kepada Yth. Mmmmmmmmmmmmm ........................................ ) 2 spasi Mmmmmmmm

--10 karakter---

Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------- mmmmmm

) 3 s/d 6 spasi SURAT EDARAN ) 3 spasi

--26 karakter-----------------

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 3 spasi

----------------------------- 45 karakter ----------------------------

KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG

) 2 spasi Tembusan : 1. Yth. Mmmmmmmmm 2. Yth. Mmmmmmmmm

79

Lampiran VIII.2

(warna hitam)

KOMISI PEMILIHAN UMUM

----------------------------45 karakter ------------

................................20..... ) 3 spasi Kepada Yth. Mmmmmmmmmmmmm ........................................ ) 2 spasi Mmmmmmmm

--10 karakter---

Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------- mmmmmm

) 3 s/d 6 spasi SURAT EDARAN ) 3 spasi

--26 karakter-----------------

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 3 spasi

----------------------------- 45 karakter ----------------------------

SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG

) 2 spasi Tembusan : 1. Yth. Mmmmmmmmm 2. Yth. Mmmmmmmmm

80

Lampiran VIII.3

(warna hitam)

KOMISI PEMILIHAN UMUM

----------------------------45 karakter ------------

................................20..... ) 3 spasi Kepada Yth. Mmmmmmmmmmmmm ........................................ ) 2 spasi Mmmmmmmm

--10 karakter---

Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------- mmmmmm

) 3 s/d 6 spasi SURAT EDARAN ) 3 spasi

--26 karakter-----------------

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 3 spasi

----------------------------- 45 karakter ----------------------------

WAKIL SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG

) 2 spasi Tembusan : 1. Yth. Mmmmmmmmm 2. Yth. Mmmmmmmmm

81

............20......45 karakter ---------------------------- KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1...... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------.... Mmmmmmmmm 82 ..Lampiran VIII....................mmmmmm ) 3 s/d 6 spasi SURAT EDARAN ) 3 spasi --26 karakter----------------- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm........ Mmmmmmmmmmmmm .4 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI ... ) 3 spasi Kepada Yth............ Yth............... Yth.. Mmmmmmmmm 2... ----------------------------45 karakter ------------ . ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 3 spasi ----------------------------...

.5 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA ....... Mmmmmmmmmmmmm ........... Yth........45 karakter ---------------------------- KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1.... ) 3 spasi Kepada Yth. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 3 spasi ----------------------------.....20...mmmmmm ) 3 s/d 6 spasi SURAT EDARAN ) 3 spasi --26 karakter----------------- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm..... Mmmmmmmmm 83 ........ ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------...... Yth........... ----------------------------45 karakter ------------ ..............Lampiran VIII...... Mmmmmmmmm 2........

..mmmmmm ) 3 s/d 9 spasi --26 karakter----------------- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm.20.......1 (kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ........ ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------.............. Mmmmmmmmmmmmm . ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi ----------------------------... Mmmmmmmmm 84 ................ Yth..Lampiran IX.45 karakter ---------------------------- KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1.... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth..... Yth.... Mmmmmmmmm 2...................

...... Mmmmmmmmm 2..... Yth................. Yth...Lampiran IX.........mmmmmm ) 3 s/d 9 spasi --26 karakter----------------- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm..............2 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ .......20...... ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi ----------------------------.45 karakter ---------------------------- SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1.. Mmmmmmmmm 85 . Mmmmmmmmmmmmm .......... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth..... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------.

mmmmmm ) 3 s/d 9 spasi --26 karakter----------------- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm................... Mmmmmmmmmmmmm ............... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth...45 karakter ---------------------------- WAKIL SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1. Yth......... Mmmmmmmmm 2.....20...... ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi ----------------------------.... Yth....3 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------... Mmmmmmmmm 86 ..............Lampiran IX.

. Mmmmmmmmm 2.mmmmmm ) 3 s/d 9 spasi --26 karakter----------------- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm....4 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI ......45 karakter ---------------------------- KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1... ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ .................. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi ----------------------------.. Mmmmmmmmmmmmm .. ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth..Lampiran IX.......20................ ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------....... Yth.................. Mmmmmmmmm 87 ...... Yth.....

...45 karakter ---------------------------- SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1. ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------.... ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi ----------------------------............Lampiran IX...... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth................. Yth..... Mmmmmmmmm 2..mmmmmm ) 3 s/d 9 spasi --26 karakter----------------- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm............ Fax... Yth.................. ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ................... Telp................ Alamat : ................ Mmmmmmmmmmmmm .....20... Mmmmmmmmm 88 .5 KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI ............

Lampiran IX... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------......45 karakter ---------------------------- KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1.... Mmmmmmmmmmmmm .mmmmmm ) 3 s/d 9 spasi --26 karakter----------------- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm........ ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth....... Yth...20......... Mmmmmmmmm 89 .. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi ----------------------------.......... ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ........ Yth.6 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA ............................ Mmmmmmmmm 2........

................ Fax.... ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ .. Mmmmmmmmm 2.......... Yth.....mmmmmm ) 3 s/d 9 spasi --26 karakter----------------- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm......20.................. Mmmmmmmmm 90 .. ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth........ ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi ----------------------------..Lampiran IX.. Telp. ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------......45 karakter ---------------------------- SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1...............7 KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA .......... Mmmmmmmmmmmmm .. Yth......... Alamat : .....................................

......... : ....................................................... : ............................... Nama b............................................................................................... Jabatan e.... KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 91 ... ................. Pangkat/Gol d............. Jenis Kelamin f................................... : .....(nama pejabat) : .............. : .. N I P c.......... ) 3 spasi ---20 karakter---- 1................................/20............. Alamat ) 2 spasi : ........................... : ................. bahwa : a.20............................................... Bermaksud ... Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a....1 (kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : ........................... ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya... Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : .................dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya...........................................................................45 karakter ---------------------------- ....... Tempat/Tgl............ Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar.................. 2............................................ : ............... Dengan ini menyatakan.................................................... Nama lengkap b................................................... Status Perkawinan h....... ) 2 spasi ............... Lahir g...... : ......... Agama i......Lampiran X................................ .. : ............................................................................................................ ) ) 4 ½ spasi ----------------------------........

................................................................................................................................ Tempat/Tgl.......................................... Jenis Kelamin f.... Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a......... : ............ 2..... Jabatan e................................................. : ... ) 3 spasi ---20 karakter---- 1................................ ...........2 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : .....................................dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya......................................................................................................... : ................................... Status Perkawinan h....20........(nama pejabat) : ................................. Bermaksud .. Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : ................... Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar.............................45 karakter ---------------------------- . bahwa : a........../20.................... : .. : ...... Agama i....... SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 92 ..... Nama b.... ) ) 4 ½ spasi ----------------------------............. ) 2 spasi ........... : ........................................................................................... : ... : ........ N I P c.......................... .......... Lahir g............. Nama lengkap b.............................................. Alamat ) 2 spasi : .... Dengan ini menyatakan.................Lampiran X.................. Pangkat/Gol d............ ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya.........................................................

..... ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya. : .................(nama pejabat) : ............................. Pangkat/Gol d........................................... Agama i.......... : ..... : .Lampiran X....... ) 3 spasi ---20 karakter---- 1......... . 2.......... Nama b... Jenis Kelamin f..................................... Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar........................................ : ............ WAKIL SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 93 ... Tempat/Tgl........................................................................................ Jabatan e................. Dengan ini menyatakan.............. Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a............................................................ Nama lengkap b......................................... : ................... Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : .........dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya................................................. bahwa : a..................................................... Status Perkawinan h................................ ) ) 4 ½ spasi ----------------------------...................................... ) 2 spasi ..................3 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : ........................ : ................45 karakter ---------------------------- .............. : .................... N I P c.......................................... : ........................................... Bermaksud ............ Lahir g......... ......................./20......................... Alamat ) 2 spasi : ........20............................................

.......... ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya............................... Agama i. ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : ......................... Tempat/Tgl....... N I P c........ Alamat ) 2 spasi : .................... ............ : ..................20..... ) 2 spasi .................................................... Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a................................... Nama b..................................... 2................... ) 3 spasi ---20 karakter---- 1............................... Lahir g. Bermaksud ................................ : ... Status Perkawinan h.. : ..... ) ) 4 ½ spasi ----------------------------.................(nama pejabat) : ...................................... : .............. Nama lengkap b....................................................................................................................... : . : ................................................ Jenis Kelamin f................... : ................................................. bahwa : a.../20........................................................... ....................................4 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI. Jabatan e... Pangkat/Gol d........45 karakter ---------------------------- .......... Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : ......................... : ........................... KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 94 .....dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya......................... Dengan ini menyatakan.................................................................................... Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar.............Lampiran X...

.............................................. Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a................... : ............................../20................................ Lahir g................... Nama lengkap b............ Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar.................. SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 95 .... : .............. Telp............................dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya...... Nama b...... : ...................... N I P c................................. ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : ........................................................ : ........... Bermaksud ................Lampiran X............. Agama i........ Jabatan e.............................................................................. Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : ........... Alamat : ................ Dengan ini menyatakan.............................. : .............. : ............................5 KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI .................... Alamat ) 2 spasi : .................................(nama pejabat) : ...... ) 3 spasi ---20 karakter---- 1...................................................... .................20.............. ) 2 spasi ...................................................... Fax............ Status Perkawinan h........... ) ) 4 ½ spasi ----------------------------.................................... ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya.............. : ....... Tempat/Tgl.............. .................................... : ........................ bahwa : a..........45 karakter ---------------------------- ........................... Pangkat/Gol d................ 2.... Jenis Kelamin f........................................

... ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya........................................(nama pejabat) : ........... : ......................................... ...................................... bahwa : a..... ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : ........ Lahir g.............. : ................................ KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 96 ......... Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a............................................................................. : ..............45 karakter ---------------------------- .......... : ........................ Tempat/Tgl.................................................. Bermaksud ... Status Perkawinan h............................................. Agama i.... ....................................................................................................................Lampiran X.......................................... Alamat ) 2 spasi : ................. Nama lengkap b............... ) 2 spasi ...........................................dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya............ Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar.... Nama b.................... ) ) 4 ½ spasi ----------------------------.... 2.................20.................................................................../20................ : ......... Pangkat/Gol d..6 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA.............. Jabatan e. : .......................... N I P c........................ Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : ................................. : ........ : .... Jenis Kelamin f.................... Dengan ini menyatakan..... ) 3 spasi ---20 karakter---- 1..............

............................................ ) 2 spasi ............................... Lahir g........... 2...dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya............................................... : . : ............................... Tempat/Tgl.................... : .. Fax.................................... N I P c.............................................................................................................. ) 3 spasi ---20 karakter---- 1......................................................(nama pejabat) : ........................................................................................... Nama b.. Alamat ) 2 spasi : ... Alamat : .......... : ........... bahwa : a.................................. Pangkat/Gol d......................... : .......... Dengan ini menyatakan........ Jenis Kelamin f...................... Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar............... SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 97 ..................../20................................ ) ) 4 ½ spasi ----------------------------..........Lampiran X....7 KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA ........ : ... Agama i......................................... ..................45 karakter ---------------------------- ............ ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya............................. Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a..... ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : .... Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : ........ Telp....................................................... Nama lengkap b......... : ................ : .......................................... .....20....... Jabatan e.................................. Status Perkawinan h............................... Bermaksud .....

............ Status Perkawinan h................ 2........................................................................ Jabatan e.................................................................... Alamat ) 2 spasi : ........ : .. Jenis Kelamin f................. bahwa : a....... ) 2 spasi ..... ) ) 4 ½ spasi ----------------------------...... Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar....................................................................................... IMAM BONJOL NO....../20......................... ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya.... ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : .......... : ..................... : ... Lahir g.....(nama pejabat) : ................ Tempat/Tgl....... NAMA PEJABAT ESELON II/III ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 98 ...................................................................... Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a....... ............... ..........................................................................................20......................... 29 JAKARTA Telp.. N I P c................... : .... Dengan ini menyatakan..........Lampiran X...................... : .. Nama b..................................... : ...................... Bermaksud ....................................dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya.................................................................... Nama lengkap b...... : .. Agama i............................................8 KOMISI PEMILIHAN UMUM JL..... ) 3 spasi ---20 karakter---- 1................. Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : ...........45 karakter ---------------------------- ...................................................... Pangkat/Gol d........... : ... Fax............

.... bahwa : a............. Status Perkawinan h............................ Tempat/Tgl............................... ) 3 spasi ---20 karakter---- 1....... Nama b...................................... NAMA JABATAN ESELON III/IV ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 99 .........................Lampiran X..........................................................20.45 karakter ---------------------------- .................... Dengan ini menyatakan..................9 KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI ............../20................. Nama lengkap b........................... Jabatan e............... : ................................ ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya.................... Agama i............................. Pangkat/Gol d..... Alamat ) 2 spasi : .......................... ) 2 spasi ...............................(nama pejabat) : ... Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a................ Bermaksud ................................ : ...... ..................... : .......... Jenis Kelamin f......... Alamat : ..................... : ....................... ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : ........ ) ) 4 ½ spasi ----------------------------.... Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar.................................................. : ............................................ : ........................................................... Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : ........................ : ........................ 2.........................................................dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya............................ Lahir g.... : .......... Telp.......................................................... N I P c................... Fax......... .....................

................Lampiran X............. Telp.............. N I P c................ Nama lengkap b..................................................... Dengan ini menyatakan............. Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a.......................................................... Bermaksud ........dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya.... ) 3 spasi ---20 karakter---- 1........................................................................... Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar......... Nama b.......................... Pangkat/Gol d.... Tempat/Tgl.................... Alamat ) 2 spasi : ........................45 karakter ---------------------------- .................................................................. ) 2 spasi .........(nama pejabat) : ............................................................................................................................. Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : ......................... : ......... : ............ Status Perkawinan h.................. ) ) 4 ½ spasi ----------------------------... Jenis Kelamin f..... 2............................................................. Alamat : ....... .................. ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya................................................................ bahwa : a.............. : .......................... : ......... Fax..... Lahir g.20...............................10 KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA ..... Jabatan e................................................ : .. ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : ................. : ..... .. : ./20...... NAMA JABATAN IV ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 100 ............................................................... Agama i........ : .

... Nama b.../.... Yth....... ) ) 3 spasi MEMERINTAHKAN Kepada --26 karakter--------------...........45 karakter ---------------------------- ... Mmmmmmmmm 2......Lampiran XI............... Jabatan ) 2 spasi : ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmmm : Mmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi : ) 2 spasi --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm.......... Untuk ) ) 4 ½ spasi ----------------------------.....a.... Mmmmmmmmm 101 . Yth.......... ) ) 4 ½ spasi ) --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm... KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ---karakter--- ) 2 spasi Tembusan : 1.1 (kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 6 spasi ) SURAT PERINTAH ) 1 ½ spasi Nomor : ............20..

.....20...a...... SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ---karakter--- ) 2 spasi Tembusan : 1... Yth... Jabatan ) 2 spasi : ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmmm : Mmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi : ) 2 spasi --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm.... Mmmmmmmmm 2... Nama b.........../.... ) ) 3 spasi MEMERINTAHKAN Kepada --26 karakter--------------..Lampiran XI......... Mmmmmmmmm 102 ...........45 karakter ---------------------------- ........2 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 6 spasi ) SURAT PERINTAH ) 1 ½ spasi Nomor : ............... Yth.... ) ) 4 ½ spasi ) --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm.. Untuk ) ) 4 ½ spasi ----------------------------.......

....................Lampiran XI..............3 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 6 spasi ) SURAT PERINTAH ) 1 ½ spasi Nomor : ..........20.45 karakter ---------------------------- .. Mmmmmmmmm 103 ................. WAKIL SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ---karakter--- ) 2 spasi Tembusan : 1....... ) ) 4 ½ spasi ) --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm.a./...... Yth.. Untuk ) ) 4 ½ spasi ----------------------------..... ) ) 3 spasi MEMERINTAHKAN Kepada --26 karakter--------------. Nama b... Mmmmmmmmm 2... Yth.... Jabatan ) 2 spasi : ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmmm : Mmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi : ) 2 spasi --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm...

. Untuk ) ) 4 ½ spasi ----------------------------...45 karakter ---------------------------- .. Yth..... Mmmmmmmmm 104 ................. Yth...Lampiran XI....... ) ) 3 spasi MEMERINTAHKAN Kepada --26 karakter--------------......... KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ---karakter--- ) 2 spasi Tembusan : 1............. Mmmmmmmmm 2.../... Jabatan ) 2 spasi : ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmmm : Mmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi : ) 2 spasi --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm.............a..........20. ) ) 4 ½ spasi ) --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm......... ) 6 spasi ) SURAT PERINTAH ) 1 ½ spasi Nomor : ...4 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI.... Nama b....

................................... Jabatan ) 2 spasi : ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmmm : Mmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi : ) 2 spasi --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm./.5 KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI ........ Mmmmmmmmm 2............ Yth.................... ) ) 4 ½ spasi ) --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm....... SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ---karakter--- ) 2 spasi Tembusan : 1.. Mmmmmmmmm 105 ...... Telp............ Nama b.......... Untuk ) ) 4 ½ spasi ----------------------------.....20...45 karakter ---------------------------- ... ) ) 3 spasi MEMERINTAHKAN Kepada --26 karakter--------------... ) 6 spasi ) SURAT PERINTAH ) 1 ½ spasi Nomor : ......... Fax......... Alamat : ..Lampiran XI... Yth.............a....

..... ) ) 3 spasi MEMERINTAHKAN Kepada --26 karakter--------------.. Jabatan ) 2 spasi : ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmmm : Mmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi : ) 2 spasi --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm...... Untuk ) ) 4 ½ spasi ----------------------------.Lampiran XI................................. KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ---karakter--- ) 2 spasi Tembusan : 1.....45 karakter ---------------------------- .6 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA.. Mmmmmmmmm 106 ......... Yth.............. Nama b.. Mmmmmmmmm 2... Yth.20... ) 6 spasi ) SURAT PERINTAH ) 1 ½ spasi Nomor : .. ) ) 4 ½ spasi ) --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm.a................./...

... Jabatan ) 2 spasi : ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmmm : Mmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi : ) 2 spasi --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm...... ) ) 4 ½ spasi ) --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm................. Mmmmmmmmm 2.... Fax.... Yth...............45 karakter ---------------------------- ..... Yth.... Alamat : ......................../........... Nama b......... Telp..........Lampiran XI... ) 6 spasi ) SURAT PERINTAH ) 1 ½ spasi Nomor : ............20.. Untuk ) ) 4 ½ spasi ----------------------------........a.. SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ---karakter--- ) 2 spasi Tembusan : 1.......... Mmmmmmmmm 107 ............. ) ) 3 spasi MEMERINTAHKAN Kepada --26 karakter--------------.....7 KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA .

............................................... Nama : .. Pekerjaan/Jabatan : ........................... Pekerjaan/Jabatan : Ketua Komisi Pemilihan Umum Alamat : .................................1 (kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi SURAT PERJANJIAN NOMOR : ........................................... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmm dst.................................................................................................................................................................................................kami yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi 1.......... ) 2 spasi TENTANG NAMA SURAT PERJANJIAN ) ) 4 ½ spasi Pada hari ini ...................................... Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama . ) 2 spasi 2..... ) 3 spasi PIHAK PERTAMA DAN PIHAK KEDUA telah setuju untuk mengikat perjanjian dengan syarat-syarat sebagai berikut : ) 3 spasi Pasal........................................................................................Lampiran XII......................................................... (1) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm (2) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm dst....................... Alamat : ........ Selanjutnya disebut PIHAK KEDUA ....................................... 108 .............bertempat tinggal di ........................ Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ./20.............................................. tahun ................. Selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA ................. Pasal ....bulan..tanggal............. Nama : .

..) ) 2 spasi Demikian surat perjanjian ini dibuat dan ditandatangani kedua belah pihak pada hari ini dan tanggal serta tahun tersebut diatas dalam rangkap ....di atas kertas bermaterai cukup serta masing-masing pihak diberikan 1 (satu) rangkap.............. ) ) 4 ½ spasi ) PIHAK II ) 2 spasi NAMA JABATAN PIHAK I ) 2 spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG ) 3 spasi SAKSI-SAKSI ) 3 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA JABATAN NAMA JABATAN ) 6 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA TERANG 109 ..

........................ Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ........ (1) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm (2) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm dst.... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmm dst.................................. Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ............................................................................. Alamat : ............... Nama : ........................ Pekerjaan/Jabatan : ................................................... tahun .....................................................bulan......................................................./20.... Pekerjaan/Jabatan : Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum Alamat : ..........................Lampiran XII...........tanggal................ ) 3 spasi PIHAK PERTAMA DAN PIHAK KEDUA telah setuju untuk mengikat perjanjian dengan syarat-syarat sebagai berikut : ) 3 spasi Pasal..bertempat tinggal di ................. Selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA ............................ ) 2 spasi TENTANG NAMA SURAT PERJANJIAN ) ) 4 ½ spasi Pada hari ini .............................2 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi SURAT PERJANJIAN NOMOR : ......................................... Selanjutnya disebut PIHAK KEDUA .................... Pasal . 110 .................................................................................................................... ) 2 spasi 2.......................................... Nama : ........................kami yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi 1..............................

) ) 2 spasi Demikian surat perjanjian ini dibuat dan ditandatangani kedua belah pihak pada hari ini dan tanggal serta tahun tersebut diatas dalam rangkap .......di atas kertas bermaterai cukup serta masing-masing pihak diberikan 1 (satu) rangkap........ ) ) 4 ½ spasi ) PIHAK II ) 2 spasi NAMA JABATAN PIHAK I ) 2 spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM SEKRETARIS JENDERAL ) 6 spasi NAMA TERANG ) 3 spasi SAKSI-SAKSI ) 3 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA JABATAN NAMA JABATAN ) 6 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA TERANG 111 .......

........... (1) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm (2) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm dst...................................................................... ) 2 spasi 2......................Lampiran XII.................tanggal................... Alamat : .............................................. ) 4 ½ spasi SURAT PERJANJIAN NOMOR : ........ Pekerjaan/Jabatan : Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi.... ) 2 spasi TENTANG NAMA SURAT PERJANJIAN ) ) 4 ½ spasi Pada hari ini ...... Nama : ....................... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmm dst....... Pekerjaan/Jabatan : .....................................................................................bulan...................../20............. Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ................................ Selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA .... Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ...... Alamat : ................................................................................. Selanjutnya disebut PIHAK KEDUA ..................bertempat tinggal di ..............kami yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi 1........................... tahun ............................................................................................................................3 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI................................................ 112 ................... ) 3 spasi PIHAK PERTAMA DAN PIHAK KEDUA telah setuju untuk mengikat perjanjian dengan syarat-syarat sebagai berikut : ) 3 spasi Pasal........... Nama : ................. Pasal ............

.......di atas kertas bermaterai cukup serta masing-masing pihak diberikan 1 (satu) rangkap.. KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG ) 3 spasi SAKSI-SAKSI ) 3 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA JABATAN NAMA JABATAN ) 6 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA TERANG 113 ............ ) ) 4 ½ spasi ) PIHAK II ) 2 spasi NAMA JABATAN PIHAK I ) 2 spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI.....) ) 2 spasi Demikian surat perjanjian ini dibuat dan ditandatangani kedua belah pihak pada hari ini dan tanggal serta tahun tersebut diatas dalam rangkap ......

... ) 2 spasi 2................................................................................... Alamat : ......................................... ) 2 spasi TENTANG NAMA SURAT PERJANJIAN ) ) 4 ½ spasi Pada hari ini .....................................................4 KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI .... Pekerjaan/Jabatan : ............. Nama : .................................. Pasal ........................................ Selanjutnya disebut PIHAK KEDUA ........... ) 3 spasi PIHAK PERTAMA DAN PIHAK KEDUA telah setuju untuk mengikat perjanjian dengan syarat-syarat sebagai berikut : ) 3 spasi Pasal................................... Nama : ........... Telp...................... tahun ...................................................................bertempat tinggal di .......................................................... Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ......... Pekerjaan/Jabatan : Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi........................................................ Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmm dst..................../20............................................ Alamat : ............................ ) 4 ½ spasi SURAT PERJANJIAN NOMOR : ........bulan.......................................... 114 ............................... Fax.................kami yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi 1. (1) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm (2) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm dst.......................Lampiran XII...... Selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA ....... Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ............ Alamat : .......................tanggal......................

di atas kertas bermaterai cukup serta masing-masing pihak diberikan 1 (satu) rangkap................) ) 2 spasi Demikian surat perjanjian ini dibuat dan ditandatangani kedua belah pihak pada hari ini dan tanggal serta tahun tersebut diatas dalam rangkap ... SEKRETARIS ) 6 spasi NAMA TERANG ) 3 spasi SAKSI-SAKSI ) 3 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA JABATAN NAMA JABATAN ) 6 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA TERANG 115 ... ) ) 4 ½ spasi ) PIHAK II ) 2 spasi NAMA JABATAN PIHAK I ) 2 spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI..........

...................... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmm dst......... Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ............................ (1) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm (2) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm dst..... Pekerjaan/Jabatan : .............................. tahun ........ ) 3 spasi PIHAK PERTAMA DAN PIHAK KEDUA telah setuju untuk mengikat perjanjian dengan syarat-syarat sebagai berikut : ) 3 spasi Pasal...................................................... Alamat : . Nama : ............................. Nama : ....................................tanggal..................... Pekerjaan/Jabatan : Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota...... Alamat : ........................................ Selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA ................................................................................................................................................................................5 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA............................. ) 4 ½ spasi SURAT PERJANJIAN NOMOR : ......... Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ............................................ ) 2 spasi TENTANG NAMA SURAT PERJANJIAN ) ) 4 ½ spasi Pada hari ini ........................................ ) 2 spasi 2................................................kami yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi 1.......bulan....................... Selanjutnya disebut PIHAK KEDUA . 116 .bertempat tinggal di ........................../20....................................................................Lampiran XII. Pasal ...

...........) ) 2 spasi Demikian surat perjanjian ini dibuat dan ditandatangani kedua belah pihak pada hari ini dan tanggal serta tahun tersebut diatas dalam rangkap ..di atas kertas bermaterai cukup serta masing-masing pihak diberikan 1 (satu) rangkap....... ) ) 4 ½ spasi ) PIHAK II ) 2 spasi NAMA JABATAN PIHAK I ) 2 spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA........... KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG ) 3 spasi SAKSI-SAKSI ) 3 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA JABATAN NAMA JABATAN ) 6 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA TERANG 117 .

......................kami yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi 1.............. ) 4 ½ spasi SURAT PERJANJIAN NOMOR : .............. Alamat : ............................................................................... Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ............................................................................................ Telp............................... ) 2 spasi TENTANG NAMA SURAT PERJANJIAN ) ) 4 ½ spasi Pada hari ini ..... 118 ............................................................................................. ) 2 spasi 2................. ) 3 spasi PIHAK PERTAMA DAN PIHAK KEDUA telah setuju untuk mengikat perjanjian dengan syarat-syarat sebagai berikut : ) 3 spasi Pasal........ Fax.................................tanggal.....................Lampiran XII....... Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ......... Pasal ............6 KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA ................................................. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmm dst......................................... (1) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm (2) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm dst............... tahun .... Pekerjaan/Jabatan : Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota....... Selanjutnya disebut PIHAK KEDUA ......................................bulan......................./20.................... Alamat : ...................................................... Alamat : .................. Nama : ................. Nama : .......................................................... Pekerjaan/Jabatan : ............. Selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA .bertempat tinggal di .........

....... SEKRETARIS ) 6 spasi NAMA TERANG ) 3 spasi SAKSI-SAKSI ) 3 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA JABATAN NAMA JABATAN ) 6 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA TERANG 119 ..) ) 2 spasi Demikian surat perjanjian ini dibuat dan ditandatangani kedua belah pihak pada hari ini dan tanggal serta tahun tersebut diatas dalam rangkap ........di atas kertas bermaterai cukup serta masing-masing pihak diberikan 1 (satu) rangkap............. ) ) 4 ½ spasi ) PIHAK II ) 2 spasi NAMA JABATAN PIHAK I ) 2 spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA..

........................Lampiran XIII KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN (SESUAI DENGAN YANG MEMBERI KUASA) ) 4 ½ spasi SURAT KUASA ) ) 3 spasi ----20 karakter-----Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a.................. Nama :............45 karakter ---------------------------- ......... ) 2 spasi ----20 karakter------ Khusus untuk : ) 2 ½ spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ----26 karakter------ Demikian supaya yang berkepentingan menjadi maklum........... Nama b.......................................................... ) 1 ½ spasi b............................................. Yang memberi kuasa ) 1 ½ spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM NAMA JABATAN Yang diberi kuasa ) 1 ½ spasi NAMA JABATAN ) 6 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA TERANG 120 ....................... Jabatan :. ) 1 ½ spasi :..... ) 3 spasi MEMBERI KUASA ) 2 spasi ----20 karakter-----Kepada : a.................... ) 4 ½ spasi ----------------------------.......... Jabatan :........20....

) 2 spasi Pangkat/Gol : ................... ) 4 ½ spasi a. Yth........................................................45 karakter ---------------------------- ............................. ) 2 spasi Nip : ............... ----------------------------. 121 ............. .................... 2.............. ----7 karakter-----Dasar : Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi ----20 karakter----------........................................................................Lampiran XIV KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN (SESUAI DENGAN YANG MEMBERI IZIN) ) 4 ½ spasi SURAT IZIN ) 2 spasi NOMOR : ..........................b.......... ................... TANGGAL : ...20........................... .... ) 2 spasi Alamat : ....... NAMA JABATAN ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1.. ) 2 spasi Untuk : ............................. Yth................. ) 2 spasi Nama : ............................................................... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 3 spasi MENGIZINKAN ) 3 spasi Kepada : ......

.................. ..................... 122 .........................................................45 karakter ---------------------------- Hari KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1.. Atas perhatian Saudara diucapkan terima kasih............... ..........1 (kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ......... Mmmmmmmmmmmmm ....................... ) 3 spasi ----------------------------....................20...................... Yth.... 2..................... ) 2 spasi Tanggal : ........................ ) 2 spasi Acara : ........ Yth................ ) 2 spasi Pimpinan Rapat : ..........Lampiran XV....... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Undangan )3 --26 karakter----------------Dengan ini mengharapkan kehadiran Saudara dalam rapat/ pertemuan/ sidang yang akan diselenggarakan pada : --20 karakter---------: ............................................................. ) 2 spasi Tempat : .............................................. ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth.................................................. ) 2 spasi Waktu : ..........

............................... 2.... ) 3 spasi ----------------------------........................................................... Mmmmmmmmmmmmm . Atas perhatian Saudara diucapkan terima kasih....... ) 2 spasi Tempat : ...................................... ) 2 spasi Acara : ..... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth.......................... Yth.......................................20........Lampiran XV........................... .45 karakter ---------------------------- Hari SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1....................2 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ..................................................... ......................................................... ) 2 spasi Tanggal : ....... 123 .............. ) 2 spasi Waktu : ................................... Yth.... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Undangan )3 --26 karakter----------------Dengan ini mengharapkan kehadiran Saudara dalam rapat/ pertemuan/ sidang yang akan diselenggarakan pada : --20 karakter---------: . ) 2 spasi Pimpinan Rapat : .................

...........................Lampiran XV........................................ ) 2 spasi Pimpinan Rapat : ...................... 124 .... Mmmmmmmmmmmmm ................ ) 2 spasi Tanggal : ................ ) 2 spasi Tempat : .... Atas perhatian Saudara diucapkan terima kasih....... .......................3 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ........ ............ ) 2 spasi Waktu : ............................................................................... 2.....................................................20.............. ) 2 spasi Acara : ........................ ) 3 spasi ----------------------------........................................ Yth.......... Yth.............. ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Undangan )3 --26 karakter----------------Dengan ini mengharapkan kehadiran Saudara dalam rapat/ pertemuan/ sidang yang akan diselenggarakan pada : --20 karakter---------: .......................45 karakter ---------------------------- Hari WAKIL SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1........... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth.......

............ ) 2 spasi Tanggal : .. ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ................................ Yth.............4 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI..............................Lampiran XV............ ) 2 spasi Tempat : .............................................................................20....... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth.................................................... Atas perhatian Saudara diucapkan terima kasih.................. 2................. Yth..... 125 .......................................45 karakter ---------------------------- Hari KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1............ ) 2 spasi Waktu : ........................... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Undangan )3 --26 karakter----------------Dengan ini mengharapkan kehadiran Saudara dalam rapat/ pertemuan/ sidang yang akan diselenggarakan pada : --20 karakter---------: .................... ) 2 spasi Pimpinan Rapat : .............. Mmmmmmmmmmmmm ................... ............... ............... ) 2 spasi Acara : ... ) 3 spasi ----------------------------......................

............ Alamat : ................. ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ................... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Undangan )3 --26 karakter----------------Dengan ini mengharapkan kehadiran Saudara dalam rapat/ pertemuan/ sidang yang akan diselenggarakan pada : --20 karakter---------: ................................45 karakter ---------------------------- Hari SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1....... ....... ) 2 spasi Tanggal : ....... ) 2 spasi Waktu : ....................................................................................... Fax...................................... 2.. Atas perhatian Saudara diucapkan terima kasih.............. 126 .................................................. Yth... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth......Lampiran XV....................................................... ) 2 spasi Acara : ... Telp....................... Yth........ ) 2 spasi Pimpinan Rapat : ................20.. ) 3 spasi ----------------------------.... ............................................................ ) 2 spasi Tempat : .......................5 KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI ................... Mmmmmmmmmmmmm ........

...................... .....45 karakter ---------------------------- Hari KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1............ . Yth.............................................. Mmmmmmmmmmmmm . ) 2 spasi Acara : ................... ) 2 spasi Tempat : ............................. Atas perhatian Saudara diucapkan terima kasih... ) 2 spasi Tanggal : ................................................................... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Undangan )3 --26 karakter----------------Dengan ini mengharapkan kehadiran Saudara dalam rapat/ pertemuan/ sidang yang akan diselenggarakan pada : --20 karakter---------: ................. ) 2 spasi Pimpinan Rapat : ........................ ) 2 spasi Waktu : .................................. ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ....................... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth..............6 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA............ 127 ............................ ) 3 spasi ----------------------------........................ Yth................... 2................................20.............Lampiran XV.................

........ ......... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Undangan )3 --26 karakter----------------Dengan ini mengharapkan kehadiran Saudara dalam rapat/ pertemuan/ sidang yang akan diselenggarakan pada : --20 karakter---------: ............... ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ................. ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth....... ) 3 spasi ----------------------------........... Mmmmmmmmmmmmm .................20............ 128 ........................... ) 2 spasi Tempat : ...................................... 2........ ) 2 spasi Pimpinan Rapat : ....... Yth.................... ) 2 spasi Tanggal : .. ) 2 spasi Waktu : ................................................................... ................ Alamat : ....Lampiran XV.................7 KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA .......................................................45 karakter ---------------------------- Hari SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1.......... Atas perhatian Saudara diucapkan terima kasih........................................................... ) 2 spasi Acara : ... Telp........................ Fax................ Yth.....................................................

.1 (kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ............. ......................Lampiran XVI.............. Yth.................................................... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Panggilan ) 3 s/d 6 spasi --26 karakter----------------............................................. ) 2 spasi : ......... ................... ) 2 spasi : Pukul .................. ) 3 spasi ----------------------------. ....pada: --20 karakter---------Hari Tanggal Waktu Alamat Untuk : ............. Yth.....Dengan ini diminta kedatangan Saudara di Kantor ................... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth.. 2......................................45 karakter ---------------------------- KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1.............. ) 2 spasi : ............ ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Bila pangilan ini tidak ditaati akan diambil tindakan lebih lanjut sesuai dengan peraturan yang berlaku.................. Mmmmmmmmmmmmm .... 129 ..............20.....................................

.. ................Lampiran XVI.... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Panggilan ) 3 s/d 6 spasi --26 karakter----------------......2 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ............. ) 2 spasi : .......Dengan ini diminta kedatangan Saudara di Kantor ....................... 2..... ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Bila pangilan ini tidak ditaati akan diambil tindakan lebih lanjut sesuai dengan peraturan yang berlaku......... Mmmmmmmmmmmmm ............................ ) 2 spasi : Pukul ..........................20...................... ...... Yth......... 130 .................................................. ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth.......... Yth...................................... ) 2 spasi : ......pada: --20 karakter---------Hari Tanggal Waktu Alamat Untuk : ........................................................................ ............... ) 3 spasi ----------------------------...45 karakter ---------------------------- SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1....

....................pada: --20 karakter---------Hari Tanggal Waktu Alamat Untuk : ..................... ) 2 spasi : .................. ....... Mmmmmmmmmmmmm ........ Yth............................ ) 3 spasi ----------------------------....... ............ Yth.................... 2.....20. .............. 131 .................................................................. ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth.............. ) 2 spasi : ................3 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ .....Lampiran XVI.......................................Dengan ini diminta kedatangan Saudara di Kantor .......45 karakter ---------------------------- WAKIL SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1.............. ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Bila pangilan ini tidak ditaati akan diambil tindakan lebih lanjut sesuai dengan peraturan yang berlaku..................... ) 2 spasi : Pukul ........................ ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Panggilan ) 3 s/d 6 spasi --26 karakter----------------.......

.............45 karakter ---------------------------- KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1................................... ) 2 spasi : ...................................................................................................... Yth............pada: --20 karakter---------Hari Tanggal Waktu Alamat Untuk : ... ........ ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ............... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Panggilan ) 3 s/d 6 spasi --26 karakter----------------.... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth....4 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI... ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Bila pangilan ini tidak ditaati akan diambil tindakan lebih lanjut sesuai dengan peraturan yang berlaku..................................... 2................. 132 ............ Mmmmmmmmmmmmm .....Lampiran XVI...... Yth..... ) 2 spasi : Pukul ... ............................................Dengan ini diminta kedatangan Saudara di Kantor ............................ ) 3 spasi ----------------------------.......... ) 2 spasi : ............20.... .

... ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Bila pangilan ini tidak ditaati akan diambil tindakan lebih lanjut sesuai dengan peraturan yang berlaku.. Yth...20.............. ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Panggilan ) 3 s/d 6 spasi --26 karakter----------------.............. .... ) 2 spasi : ................................................ ) 3 spasi ----------------------------45 karakter -----------.. ) 2 spasi : Pukul ............... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth...............................Dengan ini diminta kedatangan Saudara di Kantor ................................................45 karakter ---------------------------- SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1......... ) 3 spasi ----------------------------.... Telp....................... Alamat : ..... ................ 133 ................................ Yth............................................ ) 2 spasi : .. .......................................... Fax.....................pada: --20 karakter---------Hari Tanggal Waktu Alamat Untuk : ...........................5 KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI ... 2..Lampiran XVI... Mmmmmmmmmmmmm .........................

....... ) 3 spasi ----------------------------...Dengan ini diminta kedatangan Saudara di Kantor ......................................................... Yth............................ ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Bila pangilan ini tidak ditaati akan diambil tindakan lebih lanjut sesuai dengan peraturan yang berlaku............... 2............. ............ Mmmmmmmmmmmmm .................. ) 2 spasi : Pukul .....pada: --20 karakter---------Hari Tanggal Waktu Alamat Untuk : ..Lampiran XVI. ... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Panggilan ) 3 s/d 6 spasi --26 karakter----------------................................ ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth......................... 134 ..... ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ .......................................... ........ ) 2 spasi : .......... Yth.................................... ) 2 spasi : ...........45 karakter ---------------------------- KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1......................6 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA........20....................

...............45 karakter ---------------------------- SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1................ ....20.............. Fax........ ) 3 spasi ----------------------------........................... ) 2 spasi : .......................Lampiran XVI........ Alamat : ............. Yth................... 2..................................................... 135 ............ ) 2 spasi : Pukul .7 KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA.................. ............................pada: --20 karakter---------Hari Tanggal Waktu Alamat Untuk : ........................Dengan ini diminta kedatangan Saudara di Kantor ............................................. ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Panggilan ) 3 s/d 6 spasi --26 karakter----------------. ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth.... Yth............................. Mmmmmmmmmmmmm ......... ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Bila pangilan ini tidak ditaati akan diambil tindakan lebih lanjut sesuai dengan peraturan yang berlaku........ ............................ Telp............. ) 2 spasi : .................. ) 3 spasi ----------------------------45 karakter -----------....

) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm................... : ..................... : ....................................................... ) 3 spasi ----------------------------............... ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm....................... : ............................45 karakter ---------------------------- NAMA JABATAN PEJABAT YANG MENGIRIM ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 136 ..............................Kepada Dari Tembusan Tanggal Nomor Sifat Lampiran Perihal : ............................................................................................20 karakter -........................... : ............................................................ : ........................... : ......Lampiran XVII KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN (SESUAI DENGAN PEJABAT YANG MENGIRIM/MEMBUAT NOTA DINAS) ) 4 ½ spasi NOTA DINAS ) 3 spasi -............... : ........................................................... ) 3 spasi --26 karakter--------------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm..........................

...........1 (kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : .......... ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm............... ) 4 ½ spasi ----------------------------....45 karakter ---------------------------- .......................20.. KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 137 ...........Lampiran XVIII.......

..... SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 138 . ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.......... ) 4 ½ spasi ----------------------------..........Lampiran XVIII.............20..................................2 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : ....45 karakter ---------------------------- ......

...3 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : ......Lampiran XVIII............. ) 4 ½ spasi ----------------------------......... WAKIL SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 139 ..... ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.................20.........45 karakter ---------------------------- .....................

.45 karakter ---------------------------- ...... ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.....20. KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 140 .4 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI.................................. ) 4 ½ spasi ----------------------------..Lampiran XVIII..... ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : .....................................

... ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : .......... SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 141 ...............45 karakter ---------------------------- .... Telp............5 KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI .......... Fax.......................................... Alamat : ... ) 4 ½ spasi ----------------------------.......20..................Lampiran XVIII.................. ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.........

...................45 karakter ---------------------------- . ) 4 ½ spasi ----------------------------.....................20.......Lampiran XVIII. KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 142 .......................6 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA..... ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : ......... ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm......

........ ) 4 ½ spasi ----------------------------....45 karakter ---------------------------- ............. ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm... SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 143 .........7 KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA................... Telp................. Alamat : ..................... ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : .20...Lampiran XVIII.................. Fax...................................

....8 PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN KECAMATAN ................. ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : .................................... Telp........ KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 144 . Alamat :...........45 karakter ---------------------------- ......Lampiran XVIII.......... ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.................................20.......... ) 4 ½ spasi ----------------------------................ KABUPATEN/KOTA.. Fax.....................

......................9 PANITIA PEMILIHAN LUAR NEGERI PERWAKILAN RI ...... ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : .......... KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 145 ........ Telp............................................... ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.......45 karakter ---------------------------- .... ) 4 ½ spasi ----------------------------....Lampiran XVIII.. Fax.......20..................... Alamat :..............................

............. KECAMATAN Alamat :..........45 karakter ---------------------------- .... Telp...................................10 PANITIA PEMUNGUTAN SUARA KELURAHAN/DESA ...........................20....................... ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm... ) 4 ½ spasi ----------------------------.....Lampiran XVIII................. Fax........... KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 146 ............ ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : ........

. YANG MENGIRIM/MEMBUAT LAPORAN) ) 3 spasi LAPORAN MMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMM ) 3 spasi I..Lampiran XIX KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN (SESUAI DENGAN PEJABAT/PERSONIL/KETUA KELOMPOK/KETUA TIM/BADAN PELAKSANA PENYELENGGARA PEMILIHAN UMUM YANG BERSIFAT SEMENTARA... NAMA JABATAN PEJABAT/PERSONIL/ KETUA KELOMPOK/PANITIA/TIM ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 147 .Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 3 spasi MMMMMMMMMM ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm II.......45 karakter --------------------- .................-------...... --26 karakter------------PENDAHULUAN ) 2 spasi ---. III................. MMMMMMMMMM ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi ) ----------------------------..20....

........................... NO URUT JENIS YANG DIKIRIM BANYAKNYA KETERANGAN ) 3 spasi ........................... ) spasi Diterima tanggal ............. Mmmmmmmmmmmmmmm ........Lampiran XX KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN ) ) 3 spasi -----45 karakter -------------------------------------------------Kepada ) 2 spasi Yth..... Yang menerima NAMA JABATAN ) 6 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA TERANG 148 .............................20.......................................................... di – MMMMMM ) 2 spasi SURAT PENGANTAR ) 2 spasi Nomor :.

Lampiran XXI KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN LEMBAR DISPOSISI SURAT DARI NOMOR SURAT TANGGAL SURAT JAM DITERIMA DITERIMA PERIHAL : : : : : ARAHAN PETUNJUK/DISPOSISI NOMOR DIAGENDA : TANGGAL : KEPADA YTH : 149 .

........ Demikian Berita Acara ini dibuat dalam rangkap ......... ) 4 ½ spasi ... Pangkat/Golongan.........26 karakter -Pada hari ini ............ bulan. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm......... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm yang selanjutnya disebut Pihak II................. (memuat nama.... Jabatan dan alamat) ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm............. tahun ..... ..... (memuat nama. Pangkat/Golongan....... Jabatan dan alamat) 2........ NIP........ 150 ..........Lampiran XXII KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN ) 3 spasi BERITA ACARA MMMMMMMMMMMMMMM Nomor :....... untuk dipergunakan sebagaiman mestinya... NIP....20........ ) 3 spasi ---.. Kami masing-masing : 1.......... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm yang selanjutnya disebut Pihak I. dengan penyesuaian.... tanggal........ ) 2 spasi PIHAK KEDUA PIHAK PERTAMA ) 6 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA TERANG ) 2 spasi MENGETAHUI INSTANSI NAMA JABATAN ) 6 spasi NAMA TERANG Catatan : Contoh Berita Acara ini dapat digunakan untuk model berita acara .

........................................................................................................................................................................................................................ ....................................................................................................................................................... .............................. PENUTUP a........................ ................................................................................ ...................................................... Saran ...... .... Kesimpulan ....... PEMBAHASAN .................... PENDAHULUAN ..........Lampiran XXIII KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN ) 6 spasi TELAAHAN STAF MMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi ----20 karakter--- I............................................ ........................................................................................ III............................ ...................................20............. ) 3 spasi .................................. b.............................................................................................................................................................................................................. IV................................................... IDENTIFIKASI PERMASALAHAN ......................................................... NAMA JABATAN YANG MENYUSUN 151 ...................................... II......................

....../20.. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi b...............................Lampiran XXIV..1 (Kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi REKOMENDASI NOMOR :............ Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi c...... ) 4 ½ spasi --26 karakter ---- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi a....../.20.. ) 2 spasi KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG 152 .... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi --------------45 karakter --------------------- ....

Lampiran XXIV.2

(warna hitam)

KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi

REKOMENDASI
NOMOR :......../......./20... ) 4 ½ spasi

--26 karakter ----

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi a. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi b. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi c. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi

--------------45 karakter ---------------------

....................,..........................20...... ) 2 spasi SEKRETARIS JENDERAL

) 6 spasi

NAMA TERANG

153

Lampiran XXIV.3

(warna hitam)

KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi

REKOMENDASI
NOMOR :......../......./20... ) 4 ½ spasi

--26 karakter ----

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi

a. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi b. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi c. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi

--------------45 karakter ---------------------

....................,..........................20...... ) 2 spasi WAKIL SEKRETARIS JENDERAL

) 6 spasi

NAMA TERANG

154

Lampiran XXIV.4

(lambang KPU berwarna)

KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI/KABUPATEN/KOTA.........

) 4 ½ spasi

REKOMENDASI
NOMOR :......../......./20... ) 4 ½ spasi

--26 karakter ----

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi a. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi b. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi c. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi

--------------45 karakter ---------------------

....................,..........................20...... ) 2 spasi KETUA

) 6 spasi

NAMA TERANG

155

....../........... Telp...5 KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI/KABUPATEN/KOTA..... ) 2 spasi SEKRETARIS ) 6 spasi NAMA TERANG 156 ....... ) 4 ½ spasi --26 karakter ---- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi a.............. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi --------------45 karakter --------------------- ............/20.......... Alamat : .........Lampiran XXIV................ ) 4 ½ spasi REKOMENDASI NOMOR :..................... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi b.... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi c.......... Fax.....20..

Lampiran XXIV.6

PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN
KECAMATAN ............ KABUPATEN/KOTA.......
Alamat :......................................
Telp.................... Fax...............

) 4 ½ spasi

REKOMENDASI
NOMOR :......../......./20... ) 4 ½ spasi

--26 karakter ----

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi a. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi b. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi c. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi

--------------45 karakter ---------------------

....................,..........................20...... ) 2 spasi KETUA

) 6 spasi

NAMA TERANG

157

Lampiran XXIV.7

PANITIA PEMILIHAN LUAR NEGERI
PERWAKILAN RI..........
Alamat :......................................
Telp.................... Fax...............

) 4 ½ spasi

REKOMENDASI
NOMOR :......../......./20... ) 4 ½ spasi

--26 karakter ----

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi a. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi b. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi c. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi

--------------45 karakter ---------------------

....................,..........................20...... ) 2 spasi KETUA

) 6 spasi

NAMA TERANG

158

Lampiran XXIV.8

PANITIA PEMUNGUTAN SUARA
KELURAHAN/DESA ............ KECAMATAN.......
Alamat :......................................
Telp.................... Fax...............

) 4 ½ spasi

REKOMENDASI
NOMOR :......../......./20... ) 4 ½ spasi

--26 karakter ----

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi a. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi b. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi c. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi

--------------45 karakter ---------------------

....................,..........................20...... ) 2 spasi KETUA

) 6 spasi

NAMA TERANG

159

..20........................................1 KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN ) ) 3 spasi DAFTAR HADIR RAPAT/ PERTEMUAN ) 2 spasi HARI/TANGGAL WAKTU TEMPAT ACARA : . ) 3 spasi NO NAMA JABATAN TANDA TANGAN ) 4 ½ spasi ............. : .....................................Lampiran XXV...................... : ............... : .......................... ) 3 spasi NAMA JABATAN PENANGGUNG JAWAB ) 6 spasi NAMA TERANG 160 .......................

.........Lampiran XXV. ) 3 spasi NAMA JABATAN PENANGGUNG JAWAB ) 6 spasi NAMA TERANG 161 .............20...........2 KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN DAFTAR HADIR KERJA TANGGAL S P S NO NAMA GOL P S P S P P S P S KET KASUBBAG/SEKSI ) 4 ½ spasi .....................

..............Lampiran XXVI.... ) 2 spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM KETUA NAMA TERANG 162 ........... ..................1 PIAGAM PENGHARGAAN KOMISI PEMILIHAN UMUM Dengan ini memberikan penghargaan kepada: ....... ...........................................20................................................................................ ................................ Dalam rangka.............................................................................. ..............................................................................................................

....................................... ..............................................2 PIAGAM PENGHARGAAN KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI/KABUPATEN/KOTA................................................................ Dengan ini memberikan penghargaan kepada: ..........................................Lampiran XXVI........... ............................. ........................................... KETUA (stempel) NAMA TERANG 163 Lampiran XXVII .............20............ Dalam rangka............................................................ ................................ ) 2 spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI/KAB/KOTA...................

......... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm 2.............DASAR : 1........ ) 4 ½ spasi --20 karakter-..................... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 3 spasi MENUGASKAN : KEPADA : 1.20. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm 2.... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm LAMANYA : Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm KEPERLUAN : 1.......... ) 4 ½ spasi -------45 karakter ---------------------------...KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN ) 6 spasi SURAT TUGAS NOMOR :. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm 2...... ) 3 spasi NAMA JABATAN PEMBERI TUGAS ) 6 spasi NAMA TERANG 164 Lampiran XXVIII .....

...................................................KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN ) 6 spasi SURAT PERNYATAAN NOMOR :...................................................... ) 3 spasi NAMA JABATAN YANG MEMBUAT PERNYATAAN ) 6 spasi NAMA TERANG Lampiran XXIX 165 .............................................................................................................. : ........... ) 3 spasi Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa ..Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 3 spasi Nama NIP Pangkat/Gol Jabatan : ..........................20................................ ) 4 ½ spasi --20 karakter-... mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm -------45 karakter ---------------------------- ...................... : ................ : ...........

...................... Yth ...... Yth.............mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm --20 karakter------..........Tembusan 1..... ) 3 spasi --26 karakter ----------Mengingat .......................20.......... ) 2 spasi MMMMMM ) 3 s/d 6 spasi SURAT PERINGATAN NOMOR :.............. Mmmmmmmmmmmmmmm .... ......... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth......mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm Dengan ini mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm Demikian mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) ) 3 spasi -------45 karakter ---------------------------NAMA JABATAN YANG MEMBUAT PERINGATAN ) 6 spasi NAMA TERANG ) 2 spasi -....... 2.........KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN ) 3 spasi -----45 karakter -------------------------------------------------..7 karakter-.......................... Lampiran XXX 166 ................

..........7 karakter-........KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN ) 3 spasi -----45 karakter -------------------------------------------------........... ) 2 spasi MMMMMM ) 3 s/d 6 spasi RISALAH RAPAT NOMOR :... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth......... 2....... Yth ..................... Yth.......................................... 167 .. Mmmmmmmmmmmmmmm ................mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm Dengan ini mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm Demikian mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) ) 3 spasi -------45 karakter ---------------------------NAMA JABATAN YANG MEMBUAT RISALAH ) 6 spasi NAMA TERANG ) 2 spasi -............... ........................20...Tembusan 1.mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm --20 karakter------..... ) 3 spasi --26 karakter ----------Mengingat .....

c. Peraturan Komisi Pemilihan Umum a. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep awal peraturan tersebut kepada Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk mendapat saran/pendapat/pertimbangan dari sudut penyusunan peraturan perundangundangan berdasarkan peraturan perundang-undangan tentang pembentukan peraturan perundang-undangan. Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan saran/pendapat/pertimbangan hukum penyusunan peraturan perundang-undangan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Biro yang menyiapkan konsep awal peraturan mengadakan perbaikan/penyempurnaan berdasarkan saran/pendapat/pertimbangan. Biro terkait Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum wajib menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan terhadap konsep awal peraturan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. yang kemudian saran/pendapat/pertimbangan tersebut disampaikan kepada biro yang menyiapkan konsep awal peraturan. e. Konsep awal peraturan disiapkan oleh Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum berdasarkan tugas pokok dan fungsi sebagaimana dimaksud dalam susunan organisasi Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum.BAB V PROSEDUR ADMINISTRASI NASKAH DINAS KOMISI PEMILIHAN UMUM A. Naskah Dinas Dalam Bentuk Peraturan Perundang-Undangan 1. yang kemudian disampaikan kembali kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. f. g. b. dengan ketentuan konsep peraturan tersebut terlebih dahulu 1 (satu) rangkap dibubuhi paraf biro-biro terkait pada stempel koordinasi dalam 3 (tiga) rangkap. untuk kemudian oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dimintakan saran/pendapat/pertimbangan kepada Biro terkait Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep peraturan kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum untuk dijadikan bahan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. d. h. Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep awal peraturan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang dilampiri naskah akademis. atas perintah tertulis Ketua Komisi Pemilihan Umum dan atau Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. 168 . Konsep awal peraturan disiapkan berdasarkan perintah ketentuan undang-undang dan atau berdasarkan keputusan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum karena adanya kebutuhan untuk pengaturan lebih lanjut ketentuan undang-undang.

dan anggotaanggota Komisi Pemilihan Umum disimpan oleh biro penyusun konsep awal.i. atas perintah tertulis Ketua Komisi Pemilihan Umum dan atau Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep awal keputusan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang dilampiri naskah akademis. Sekretaris Jenderal. Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan Peraturan Komisi Pemilihan Umum yang telah diotentifikasi kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. dikembalikan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk dilakukan perbaikan/penyempurnaan. 169 . n. Terhadap Peraturan Komisi Pemilihan Umum yang telah ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. dibubuhi paraf oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dan anggota-anggota Komisi Pemilihan Umum sebagai bukti persetujuan. Sekretaris Jenderal. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. k. dan pihak yang berkepentingan. Berdasarkan hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum: 1) apabila terdapat koreksi terhadap konsep peraturan tersebut. b. Biro penyusun konsep peraturan wajib menyimpan konsep pertama sampai dengan konsep terakhir. Proses otentifikasi adalah pembuatan salinan Peraturan Komisi Pemilihan Umum sesuai dengan aslinya tanpa tanda tangan Ketua Komisi Pemilihan Umum. Konsep awal keputusan disiapkan berdasarkan perintah ketentuan undang-undang dan atau berdasarkan keputusan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum karena adanya kebutuhan untuk pengaturan lebih lanjut ketentuan undang-undang. j. Terhadap konsep peraturan Komisi Pemilihan Umum yang terdapat koreksi rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. untuk kemudian oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dimintakan saran/pendapat/pertimbangan kepada Biro terkait Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Peraturan Komisi Pemilihan Umum yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum disimpan oleh biro terkait dan rangkap Peraturan Komisi Pemilihan Umum yang dibubuhi paraf oleh biro-biro terkait. dan 2) apabila tidak terdapat koreksi/disetujui. setelah diadakan perbaikan/penyempurnaan. oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum disampaikan kepada Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk diadakan proses otentifikasi. Peraturan Komisi Pemilihan Umum yang diotentifikasi oleh Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum oleh biro terkait disampaikan kepada Ketua. dan selanjutnya ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. dan selanjutnya Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan kepada biro terkait untuk proses penomoran peraturan dan dibubuhi cap dinas Komisi Pemilihan Umum. Keputusan Komisi Pemilihan Umum a. Anggota Komisi Pemilihan Umum. Konsep awal keputusan disiapkan oleh Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum berdasarkan tugas pokok dan fungsi sebagaimana dimaksud dalam susunan organisasi Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Provinsi. m. kemudian oleh Sekretaris Jenderal disampaikan kembali kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum sesuai dengan ketentuan huruf i angka 2). 2. konsep peraturan tersebut terlebih dahulu pada rangkap yang dibubuhi paraf biro-biro terkait. l. c. lembaga/instansi terkait.

Biro yang menyiapkan konsep awal keputusan mengadakan perbaikan/ penyempurnaan berdasarkan saran/pendapat/pertimbangan. dan selanjutnya Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan kepada biro terkait untuk proses penomoran peraturan dan dibubuhi cap dinas Komisi Pemilihan Umum. Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan keputusan Komisi Pemilihan Umum yang telah diotentifikasi kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep awal keputusan tersebut kepada Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk mendapat saran/pendapat/pertimbangan dari sudut penyusunan peraturan perundangundangan berdasarkan peraturan perundang-undangan tentang pembentukan peraturan perundang-undangan. Keputusan Komisi Pemilihan Umum yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum disimpan oleh biro terkait dan rangkap keputusan Komisi Pemilihan Umum yang dibubuhi paraf oleh biro-biro terkait. j. Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan hukum penyusunan peraturan perundang-undangan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. g. Terhadap konsep keputusan Komisi Pemilihan Umum yang terdapat koreksi rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. Terhadap Keputusan Komisi Pemilihan Umum yang telah ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. Proses otentifikasi adalah pembuatan salinan keputusan Komisi Pemilihan Umum sesuai dengan aslinya tanpa tanda tangan Ketua Komisi Pemilihan Umum. h. dibubuhi paraf oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dan anggota-anggota Komisi Pemilihan Umum sebagai bukti persetujuan. dikembalikan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk dilakukan perbaikan/ penyempurnaan. dan 2) apabila tidak terdapat koreksi/disetujui. Berdasarkan hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum: 1) apabila terdapat koreksi terhadap konsep keputusan tersebut. yang kemudian saran/pendapat/pertimbangan tersebut disampaikan kepada biro yang menyiapkan konsep awal keputusan. Biro terkait Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum wajib menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan terhadap konsep awal keputusan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. dengan ketentuan konsep keputusan tersebut terlebih dahulu 1 (satu) rangkap dibubuhi paraf biro-biro terkait pada stempel koordinasi dalam 3 (tiga) rangkap. f.d. oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum disampaikan kepada Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk diadakan proses otentifikasi. kemudian oleh Sekretaris Jenderal disampaikan kembali kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum sesuai dengan ketentuan huruf i angka 2). Sekretaris Jenderal. e. dan selanjutnya ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. 170 . konsep keputusan tersebut terlebih dahulu pada rangkap yang dibubuhi paraf biro-biro terkait. yang kemudian disampaikan kembali kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. dan anggota-anggota Komisi Pemilihan Umum disimpan oleh biro penyusun konsep awal. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep keputusan kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum untuk dijadikan bahan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. l. setelah diadakan perbaikan/penyempurnaan. i. k.

i. Sekretaris Jenderal. atas perintah tertulis Ketua Komisi Pemilihan Umum dan atau Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. Biro penyusun konsep keputusan wajib menyimpan konsep pertama sampai dengan konsep terakhir. Biro terkait Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum wajib menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan terhadap konsep awal keputusan bersama kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. e. Berdasarkan hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum : 1) apabila terdapat koreksi terhadap konsep keputusan tersebut. 3. f. g. Komisi Pemilihan Umum Provinsi. dikembalikan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk dilakukan perbaikan/ penyempurnaan. Keputusan Komisi Pemilihan Umum yang diotentifikasi oleh Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum oleh biro terkait disampaikan kepada Ketua. lembaga/instansi terkait. Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep awal keputusan bersama kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang dilampiri naskah akademis. yang kemudian disampaikan kembali kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Konsep awal keputusan bersama disiapkan berdasarkan perintah ketentuan undangundang dan atau berdasarkan keputusan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum karena adanya kebutuhan untuk pengaturan lebih lanjut ketentuan undang-undang. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep keputusan bersama kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum untuk dijadikan bahan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. n. Biro yang menyiapkan konsep awal keputusan bersama mengadakan perbaikan/ penyempurnaan berdasarkan saran/pendapat/pertimbangan. Keputusan Bersama a. b. c. Konsep awal keputusan bersama disiapkan oleh Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum berdasarkan tugas pokok dan fungsi sebagaimana dimaksud dalam susunan organisasi Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum.m. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep awal keputusan bersama tersebut kepada Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk mendapat saran/pendapat/pertimbangan dari sudut penyusunan peraturan perundang-undangan berdasarkan peraturan perundang-undangan tentang pembentukan peraturan perundang-undangan. yang kemudian saran/pendapat/pertimbangan tersebut disampaikan kepada biro yang menyiapkan konsep awal keputusan bersama. h. Anggota Komisi Pemilihan Umum. untuk kemudian oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dimintakan saran/pendapat/pertimbangan kepada Biro terkait Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan hukum penyusunan peraturan perundang-undangan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. dengan ketentuan konsep keputusan bersama tersebut terlebih dahulu 1 (satu) rangkap dibubuhi paraf biro-biro terkait pada stempel koordinasi dalam 3 (tiga) rangkap. dan 171 . d. dan pihak yang berkepentingan. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.

a. j. dan anggota-anggota Komisi Pemilihan Umum disimpan oleh biro penyusun konsep awal. untuk kemudian oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dimintakan saran/pendapat/pertimbangan kepada Biro terkait Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Keputusan Bersama yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum disimpan oleh biro terkait dan rangkap keputusan Komisi Pemilihan Umum yang dibubuhi paraf oleh biro-biro terkait. Proses otentifikasi adalah pembuatan salinan Keputusan Bersama sesuai dengan aslinya tanpa tanda tangan Ketua Komisi Pemilihan Umum.2) apabila tidak terdapat koreksi/disetujui. yang kemudian saran/pendapat/pertimbangan tersebut disampaikan kepada biro yang menyiapkan konsep awal keputusan. dan selanjutnya ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. konsep keputusan tersebut terlebih dahulu pada rangkap yang dibubuhi paraf biro-biro terkait. atas perintah tertulis Ketua Komisi Pemilihan Umum dan atau Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum disampaikan kepada Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk diadakan proses otentifikasi. 172 . Terhadap konsep Keputusan Bersama yang terdapat koreksi rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep awal Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang dilampiri naskah akademis. Biro penyusun konsep Keputusan Bersama wajib menyimpan konsep pertama sampai dengan konsep terakhir. Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan keputusan Komisi Pemilihan Umum yang telah diotentifikasi kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. dan selanjutnya Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan kepada biro terkait untuk proses penomoran peraturan dan dibubuhi cap dinas Komisi Pemilihan Umum. Biro terkait Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum wajib menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan terhadap konsep awal keputusan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Terhadap Keputusan Bersama yang telah ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. l. dibubuhi paraf oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dan anggota-anggota Komisi Pemilihan Umum sebagai bukti persetujuan. k. setelah diadakan perbaikan/penyempurnaan. Konsep awal Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum disiapkan berdasarkan perintah ketentuan undang-undang dan atau berdasarkan keputusan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum karena adanya kebutuhan untuk pengaturan lebih lanjut ketentuan undang-undang. 4. c. kemudian oleh Sekretaris Jenderal disampaikan kembali kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum sesuai dengan ketentuan huruf i angka 2). Sekretaris Jenderal. Konsep awal Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum disiapkan oleh Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum berdasarkan tugas pokok dan fungsi sebagaimana dimaksud dalam susunan organisasi Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. m. b. d.

Konsep awal keputusan disiapkan oleh Bagian Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi berdasarkan tugas pokok dan fungsi sebagaimana dimaksud dalam susunan organisasi Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. h. k. l. Apabila terdapat koreksi terhadap konsep keputusan tersebut. Biro yang menyiapkan konsep awal Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum mengadakan perbaikan/ penyempurnaan berdasarkan saran/pendapat/pertimbangan. dikembalikan oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum kepada Biro terkait penyusun untuk dilakukan perbaikan/ penyempurnaan. b. Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang diotentifikasi oleh Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum oleh biro terkait disampaikan pihak yang berkepentingan. Proses otentifikasi adalah pembuatan salinan keputusan Komisi Pemilihan Umum sesuai dengan aslinya tanpa tanda tangan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. dan selanjutnya ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal. Terhadap Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang telah ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum disampaikan kepada Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk diadakan proses otentifikasi. konsep keputusan tersebut terlebih dahulu pada rangkap yang dibubuhi paraf biro-biro terkait. 5. 173 . Konsep awal keputusan disiapkan berdasarkan perintah ketentuan undang-undang dan atau berdasarkan keputusan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Provinsi karena adanya kebutuhan untuk pengaturan lebih lanjut ketentuan Peraturan Komisi Pemilihan Umum dan Keputusan Komisi Pemilihan Umum. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep awal keputusan tersebut kepada Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk mendapat saran/pendapat/pertimbangan dari sudut penyusunan peraturan perundangundangan berdasarkan peraturan perundang-undangan tentang pembentukan peraturan perundang-undangan. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi a. f. j. Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan hukum penyusunan peraturan perundang-undangan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. dan apabila tidak terdapat koreksi/disetujui. Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan keputusan Komisi Pemilihan Umum yang telah diotentifikasi menyampaikan kepada biro terkait untuk proses penomoran peraturan dan dibubuhi cap dinas Komisi Pemilihan Umum. atas perintah tertulis Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum disimpan oleh biro terkait dan rangkap Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang dibubuhi paraf oleh biro-biro terkait disimpan oleh biro penyusun konsep awal. i. Biro penyusun konsep keputusan wajib menyimpan konsep pertama sampai dengan konsep terakhir. g.e. yang kemudian disampaikan kembali kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum.

k. g. e. Bagian terkait Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi wajib menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan terhadap konsep awal keputusan kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Bagian Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi menyampaikan konsep awal keputusan kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi yang dilampiri naskah akademis. Proses otentifikasi adalah pembuatan salinan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi sesuai dengan aslinya tanpa tanda tangan Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi menyampaikan konsep keputusan kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi untuk dijadikan bahan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Provinsi. dengan ketentuan konsep keputusan tersebut terlebih dahulu 1 (satu) rangkap dibubuhi paraf bagian-bagian terkait pada stempel koordinasi dalam 3 (tiga) rangkap. Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi menyampaikan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi yang telah diotentifikasi kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. yang kemudian saran/pendapat/pertimbangan tersebut disampaikan kepada bagian yang menyiapkan konsep awal keputusan. untuk kemudian oleh Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi dimintakan saran/pendapat/pertimbangan kepada Bagian terkait Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. i. dan selanjutnya ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi. yang kemudian disampaikan kembali kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Terhadap Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi yang telah ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi. oleh Sekretaris Provinsi disampaikan kepada Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi untuk diadakan proses otentifikasi. konsep keputusan tersebut terlebih dahulu pada rangkap yang dibubuhi paraf bagian-bagian terkait. h. dikembalikan kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi untuk dilakukan perbaikan/ penyempurnaan. 174 . d. Bagian yang menyiapkan konsep awal keputusan mengadakan perbaikan/ penyempurnaan berdasarkan saran/pendapat/pertimbangan. j. dan selanjutnya Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi menyampaikan kepada bagian terkait untuk proses penomoran peraturan dan dibubuhi cap dinas Komisi Pemilihan Umum Provinsi. dibubuhi paraf oleh Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan anggota-anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi sebagai bukti persetujuan.c. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi menyampaikan konsep awal keputusan tersebut kepada Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi untuk mendapat saran/pendapat/ pertimbangan dari sudut penyusunan peraturan perundangundangan berdasarkan peraturan perundang-undangan tentang pembentukan peraturan perundang-undangan. kemudian oleh Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi disampaikan kembali kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi sesuai dengan ketentuan huruf i angka 2). Berdasarkan hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Provinsi : 1) apabila terdapat koreksi terhadap konsep keputusan tersebut. Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan hukum penyusunan peraturan perundang-undangan kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. dan 2) apabila tidak terdapat koreksi/disetujui. setelah diadakan perbaikan/penyempurnaan. f. Terhadap konsep Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi yang terdapat koreksi rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Provinsi.

Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi yang diotentifikasi oleh Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi oleh bagian terkait disampaikan kepada Ketua. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Konsep awal keputusan disiapkan berdasarkan perintah ketentuan undang-undang dan atau berdasarkan keputusan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota karena adanya kebutuhan untuk pengaturan lebih lanjut ketentuan Peraturan Komisi Pemilihan Umum. c. m. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. d. yang kemudian disampaikan kembali kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.l. Konsep awal keputusan disiapkan oleh Sub Bagian Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota berdasarkan tugas pokok dan fungsi sebagaimana dimaksud dalam susunan organisasi Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. 6. atas perintah tertulis Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dan atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. g. Sub Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota menyampaikan saran/ pendapat/pertimbangan hukum penyusunan peraturan perundang-undangan kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Bagian penyusun konsep keputusan wajib menyimpan konsep pertama sampai dengan konsep terakhir. f. dan pihak yang berkepentingan. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi disimpan oleh bagian terkait dan rangkap Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi yang dibubuhi paraf oleh bagian-bagian terkait. 175 . Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota menyampaikan konsep awal keputusan tersebut kepada Sub Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota untuk mendapat saran/pendapat/pertimbangan dari sudut penyusunan peraturan perundang-undangan berdasarkan peraturan perundang-undangan tentang pembentukan peraturan perundang-undangan. Sub bagian yang menyiapkan konsep awal keputusan mengadakan perbaikan/ penyempurnaan berdasarkan saran/pendapat/pertimbangan. n. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. b. untuk kemudian oleh Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dimintakan saran/pendapat/pertimbangan kepada Sub Bagian terkait Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Sub Bagian terkait Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota wajib menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan terhadap konsep awal keputusan kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. a. e. Keputusan Komisi Pemilihan Umum dan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi. lembaga/instansi terkait. Sub Bagian Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota menyampaikan konsep awal keputusan kepada Sekretaris yang dilampiri naskah akademis. dan anggota-anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi disimpan oleh bagian penyusun konsep awal. yang kemudian saran/pendapat/pertimbangan tersebut disampaikan kepada sub bagian yang menyiapkan konsep awal keputusan.

sub bagian terkait. Anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. kemudian oleh Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota disampaikan kembali kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota sesuai dengan ketentuan huruf i angka 2). Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. oleh Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota disampaikan kepada Sub Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota untuk diadakan proses otentifikasi. 176 . Sub Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota menyampaikan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota yang telah diotentifikasi kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.Sub bagian terkait pada stempel koordinasi dalam 3 (tiga) rangkap. 7. Sub Bagian penyusun konsep keputusan wajib menyimpan konsep pertama sampai dengan konsep terakhir.h. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota menyampaikan konsep keputusan kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota untuk dijadikan bahan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota disimpan oleh biro terkait dan rangkap keputusan Komisi Pemilihan Umum yang dibubuhi paraf oleh sub bagian. Berdasarkan hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota : 1) apabila terdapat koreksi terhadap konsep keputusan tersebut. m. n. k. i. setelah diadakan perbaikan/penyempurnaan. Proses otentifikasi adalah pembuatan salinan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota sesuai dengan aslinya tanpa tanda tangan Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara. j. Panitia Pemilihan Luar Negeri. dan pihak yang berkepentingan. dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri. dan anggota-anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota disimpan oleh sub bagian penyusun konsep awal. Keputusan Panitia Pemilihan Kecamatan. lembaga/instansi terkait. l. dan 2) apabila tidak terdapat koreksi/disetujui. konsep keputusan tersebut terlebih dahulu pada rangkap yang dibubuhi paraf sub bagian-sub bagian terkait. dan selanjutnya ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. dibubuhi paraf oleh Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dan anggota-anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota sebagai bukti persetujuan. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Panitia Pemungutan Suara. Terhadap konsep Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota yang terdapat koreksi rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. dengan ketentuan konsep keputusan tersebut terlebih dahulu 1 (satu) rangkap dibubuhi paraf Sub bagian . dikembalikan kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota untuk dilakukan perbaikan/ penyempurnaan. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota yang diotentifikasi oleh Sub Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota oleh sub bagian terkait disampaikan kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Terhadap Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota yang telah ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. dan selanjutnya Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota menyampaikan kepada sub bagian terkait untuk proses penomoran peraturan dan dibubuhi cap dinas Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.

KPPS dan KPPSLN dan anggota-anggota PPK. dan 2) apabila tidak terdapat koreksi/disetujui. PPLN. PPLN. PPLN. PPLN. Konsep awal Keputusan PPK. f. PPS. Peraturan Komisi Pemilihan Umum. PPLN. dan selanjutnya ditandatangani oleh Ketua PPK. PPS. KPPS dan KPPSLN menyampaikan konsep keputusan kepada Ketua PPK. PPS. KPPS dan KPPSLN. KPPS dan KPPSLN disimpan oleh sekretariat dan rangkap Keputusan PPK. e. KPPS dan KPPSLN yang telah ditandatangani oleh Ketua PPK. KPPS dan KPPSLN untuk dijadikan bahan rapat PPK. Keputusan PPK. PPS. karena adanya kebutuhan untuk pengaturan lebih lanjut ketentuan undang-undang. KPPS dan KPPSLN disimpan oleh sekretariat yang menyusun konsep awal. PPS. c. Konsep awal Keputusan PPK. Terhadap Keputusan PPK. KPPS dan KPPSLN disiapkan oleh Sekretariat PPK. d. KPPS dan KPPSLN. PPS. b. PPS. Berdasarkan hasil rapat PPK. KPPS dan KPPSLN yang ditandatangani oleh Ketua PPK. PPS. PPLN. PPS. Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. PPLN. PPS. PPLN. PPS. PPLN. kemudian oleh Sekretaris PPK. PPLN. KPPS dan KPPSLN yang terdapat koreksi rapat PPK. KPPS dan KPPSLN. PPLN. PPS. KPPS dan KPPSLN dalam 3 (tiga) rangkap. atas perintah tertulis Ketua PPK. Proses otentifikasi adalah pembuatan salinan Keputusan sesuai dengan aslinya tanpa tanda tangan Ketua. PPLN. Sekretariat menyampaikan Keputusan PPK. PPS. PPS. PPS. KPPS dan KPPSLN disiapkan berdasarkan perintah ketentuan undang-undang dan atau berdasarkan Keputusan Komisi Pemilihan Umum. dan selanjutnya Sekretaris PPK. PPS. Keputusan Komisi Pemilihan Umum. PPLN. Sekretaris PPK. PPLN. PPLN. KPPS dan KPPSLN. dan anggota-anggota PPK. PPLN. PPLN. Terhadap konsep Keputusan PPK. KPPS dan KPPSLN yang telah diotentifikasi kepada Sekretaris PPK. KPPS dan KPPSLN. dengan ketentuan konsep keputusan tersebut terlebih dahulu 1 (satu) rangkap dibubuhi paraf Sekretaris PPK. KPPS dan KPPSLN. PPS. KPPS dan KPPSLN sesuai dengan ketentuan huruf i angka 2). PPS. PPS. PPS. PPLN. KPPS dan KPPSLN. PPS. PPS. PPS. PPLN. KPPS dan KPPSLN dan atau Sekretaris PPK. Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. PPLN. PPLN. PPLN. KPPS dan KPPSLN hasil rapat PPK. PPLN. PPS. PPS. PPLN. PPS. PPS. PPLN. KPPS dan KPPSLN untuk dilakukan perbaikan/ penyempurnaan. KPPS dan KPPSLN disampaikan kepada Sekretariat untuk diadakan proses otentifikasi. PPS. PPS. KPPS dan KPPSLN menyampaikan kepada sekretariat terkait untuk proses penomoran peraturan dan dibubuhi cap dinas PPK. g. PPLN. KPPS dan KPPSLN yang dibubuhi paraf oleh Sekretaris PPK. PPLN. PPS. oleh Sekretaris PPK. KPPS dan KPPSLN. 177 .a. KPPS dan KPPSLN berdasarkan tugas pokok dan fungsi sebagaimana dimaksud dalam susunan organisasi Sekretariat Keputusan PPK. PPLN. KPPS dan KPPSLN disampaikan kembali kepada Ketua PPK. PPS. PPLN. setelah diadakan perbaikan/penyempurnaan. KPPS dan KPPSLN: 1) apabila terdapat koreksi terhadap konsep keputusan tersebut. PPLN. konsep keputusan tersebut terlebih dahulu pada rangkap yang dibubuhi paraf oleh Sekretaris PPK. KPPS dan KPPSLN. PPLN. dikembalikan kepada Sekretaris PPK. PPLN. KPPS dan KPPSLN sebagai bukti persetujuan. PPS.

Naskah Dinas Dalam Bentuk Surat 1) Konsep awal naskah dinas dalam bentuk surat disiapkan berdasarkan perintah keputusan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. dan pihak yang berkepentingan. Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi. 178 . Sekretaris PPK. PPLN. dimintakan saran/pendapat/pertimbangan kepada Biro terkait pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. KPPS dan KPPSLN wajib menyimpan konsep pertama sampai dengan konsep terakhir. Sub Bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. lembaga/instansi terkait. bagian-bagian terkait pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. PPLN. untuk kemudian oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. 2) Konsep awal naskah dinas dalam bentuk surat disiapkan oleh Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Sekretaris Kabupaten/Kota. yaitu : (1) Stempel paraf koordinasi sebagaimana dimaksud angka 4 disediakan oleh unit pengolah dengan pemberian nomor kode biro masing-masing dan inspektorat. Bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. PPS. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Sekretariat PPK. KPPS dan KPPSLN yang diotentifikasi oleh sekretariat PPK. 3) Biro pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Bagian Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Sub Bagian Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. 5) Selain 1 (satu) rangkap dibubuhi paraf sebagaimana dimaksud pada ayat (4) juga disediakan stempel paraf koordinasi dalam 3 (tiga) rangkap. 4) Ketua Komisi Pemilihan Umum. untuk diadakan penyempurnaan. B. KPPS dan KPPSLN. Komisi Pemilihan Umum Provinsi. menyampaikan konsep awal naskah dinas dalam bentuk surat kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. KPPS dan KPPSLN disampaikan kepada Ketua PPK. Komisi Pemilihan Umum Provinsi. KPPS dan KPPSLN. (2) Stempel paraf koordinasi untuk anggota Komisi Pemilihan Umum disediakan oleh Tata Usaha Pimpinan. (3) Stempel paraf koordinasi untuk anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota disediakan oleh Sub bagian yang membidangi ketatausahaan. Sub Bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. PPLN. Bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dengan ketentuan konsep naskah dinas dalam bentuk surat tersebut terlebih dahulu 1 (satu) rangkap dibubuhi paraf Sekretaris jenderal. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Wakil Sekretaris Jenderal. PPS. menerima hasil penyempurnaan untuk dijadikan bahan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum.h. PPLN. Keputusan PPK. PPLN. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Anggota PPK. i. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. PPS. PPS. Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. PPS. PPLN. dan sub-sub bagian terkait pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. biro-biro terkait. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. PPS. KPPS dan KPPSLN.

dan panitia-panitia Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Naskah Dinas Tahapan Pemilu yaitu naskah dinas yang berbentuk dokumen-dokumen yang berkaitan dengan tahapan pemilu anggota DPR./BA-Pjls-BJ/Bulan/Tahun No.. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Naskah Dinas Tahapan Pemilihan Umum 1. JENIS NASKAH Peraturan Komisi Pemilihan Umum Keputusan Komisi Pemilihan Umum Keputusan Sekretaris Jenderal Keputusan Bersama (kerjasama) Surat biasa (yang ditandatangani): a. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa: 1) Penjelasan 2) Pembukaan Penawaran 3) Klarifikasi & Negosiasi PENOMORAN No../Kpts/Setjen/TAHUN No. Naskah Dinas tahapan pemilu yang berasal dari KPPS. D. 4. sub bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. terlebih dahulu diproses oleh Bagian Tata Usaha Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Bagian Umum pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/ Sub Bagian Umum pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota../BA/Bulan/Tahun No.. serta pemilu kepala daerah dan wakil kepala daerah.. dan naskah dinas dalam bentuk surat yang dibubuhi paraf oleh Sekretaris Jenderal. Sekretaris Jenderal Berita Acara a.. bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Ketua Komisi Pemilihan Umum b.. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota bagian terkait. 2.. bagian. yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. sub bagian penyusun konsep awal. 7) Biro pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi.. 2./BA-Ppnr-BJ/Bulan/Tahun No. penyusun konsep naskah dinas dalam bentuk surat wajib menyimpan konsep pertama sampai dengan konsep terakhir../SJ/Bulan/Tahun 6.6) Naskah dinas dalam bentuk surat Komisi Pemilihan Umum.. Tata Cara Penomoran Naskah Dinas Biro pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Bagian/Sub bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Biro-biro dan panitia-panitia pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. sub bagian terkait.. C. bagian terkait. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Komisi Pemilihan Umum NO 1. dan PPK disimpan oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota yang selanjutnya diserahkan kepada kantor Arsip Daerah.. 2./BA-KN-BJ/Bulan/Tahun 179 ./KB/KPU/TAHUN No... Naskah dinas tahapan pemilu yang berasal dari KPPSLN dan PPLN disimpan oleh Komisi Pemilihan Umum yang selanjutnya diserahkan kepada Arsip Nasional. Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.. Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi. PPS.. disimpan oleh biro terkait./Kpts/KPU/TAHUN No..TAHUN No../KPU/Bulan/Tahun No. Umum b. Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi... No. Penomoran Naskah Dinas Penomoran naskah dinas keluar yang ditandatangani Ketua Komisi Pemilihan Umum... pemilu presiden dan wakil presiden. Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. dan Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Pengendalian Naskah Dinas 1. 5. sub bagian terkait.. 3. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan sub bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota : a. 3. disimpan oleh biro....... DPD dan DPRD.

/ ND/ kode biro*)/Bulan/Tahun No.. Pengadaan Barang & jasa Perjanjian (SPK/Kontrak) No. NAMA BIRO JENIS NASKAH DINAS Nota Dinas NOMOR KODE NASKAH DINAS NO :. Biro Sumber Daya Manusia Nota Dinas NO :./ND-PBJ/Bulan/Tahun No.. Biro Umum Nota Dinas NO :... Pejabat Pengadaan Barang & Jasa 1) Pembukaan Penawaran 2) Klarifikasi & Negosiasi 3) Pemeriksaan & Penerimaan Barang dan Jasa 7./ND/02/BLN/TAHUN 3. Sekretaris Jenderal b..../ BA-PP/kode biro*)/ Bulan/Tahun No./ND/04/BLN/TAHUN 5. Umum b... Biro Perencanaan dan Data Biro Keuangan Nota Dinas NO :.. 2. Biro Logistik Nota Dinas NO :./ND/01/BLN/TAHUN 1. d./ND/07/BLN/TAHUN 8...... *) 01 kode Biro Perencanaan dan Data Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum *) 02 kode Biro Keuangan Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum *) 03 kode Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum *) 04 kode Biro Umum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum *) 05 kode Biro Sumber Daya Manusia Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum *) 06 kode Biro Teknis dan Hupmas Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum *) 07 kode Biro Logistik Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum *) 08 kode Inspektorat Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum a. Biro Teknis dan Hupmas Nota Dinas NO :.../ BA-KN/kode biro*)/ Bulan/Tahun No......./ND/SJ/Bulan/Tahun No. Biro Hukum Nota Dinas NO :........... Undangan : a...../BA-PP-BJ/Bulan/Tahun No./ND/08/BLN/TAHUN 180 ............. Pengadaan Barang & jasa Surat Tugas Nota Dinas : a.4) Pemeriksaan & Penerimaan Barang dan Jasa c./BA-Ppnr/kode biro*)/ Bulan/Tahun No./ST/Bulan/Tahun No.. Serah Terima No.../UND-PBJ/Bulan/ Tahun No./SPK/Bulan/Tahun 9.... Inspektorat Nota Dinas NO :../UND/Bulan/ Tahun No./ND/06/BLN/TAHUN 7.../ND/05/BLN/TAHUN 6../ND/03/BLN/TAHUN 4........./BA-ST/Bulan/Tahun 8.. Biro-biro c. Biro pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum NO.1.

/ BA-KN/Bulan/Tahun No./KPU-Prov-kode wil*)/Bulan/Tahun No. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa: 1) Penjelasan 2) Pembukaan Penawaran 3) Klarifikasi & Negosiasi 4) Pemeriksaan & Penerimaan Barang dan Jasa c.../Sesprov-kode wil/Bulan/Tahun 4. Komisi Pemilihan Umum Provinsi NO 1.../UND-PBJ/Bulan/ Tahun No. Umum b.. Ketua KPU Provinsi b.b.. *) 001 Kode KPU Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam *) 002 Kode KPU Provinsi Sumatera Utara *) 003 Kode KPU Provinsi Sumatera Barat *) 004 Kode KPU Provinsi Riau *) 005 Kode KPU Provinsi Jambi *) 006 Kode KPU Provinsi Sumatera Selatan *) 007 Kode KPU Provinsi Bengkulu *) 008 Kode KPU Provinsi Lampung *) 009 Kode KPU Provinsi Bangka Belitung *) 010 Kode KPU Provinsi DKI Jakarta *) 011 Kode KPU Provinsi Jawa Barat *) 012 Kode KPU Provinsi Jawa Tengah *) 013 Kode KPU Provinsi D.I... 3../BA-Ppnr-BJ/Bulan/Tahun No. JENIS NASKAH Keputusan KPU Provinsi Keputusan Bersama (kerjasama) Surat biasa (yang ditandatangani): a. Yogyakarta *) 014 Kode KPU Provinsi Jawa Timur *) 015 Kode KPU Provinsi Banten *) 016 Kode KPU Provinsi Bali *) 017 Kode KPU Provinsi Nusa Tenggara Barat *) 018 Kode KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur *) 019 Kode KPU Provinsi Kalimantan Barat *) 020 Kode KPU Provinsi Kalimantan Tengah *) 021 Kode KPU Provinsi Kalimantan Timur *) 022 Kode KPU Provinsi Kalimantan Selatan *) 023 Kode KPU Provinsi Sulawesi Utara *) 024 Kode KPU Provinsi Sulawesi Tengah *) 025 Kode KPU Provinsi Sulawesi Selatan *) 026 Kode KPU Provinsi Sulawesi Tenggara *) 027 Kode KPU Provinsi Gorontalo *) 028 Kode KPU Provinsi Maluku *) 029 Kode KPU Provinsi Maluku Utara *) 030 Kode KPU Provinsi Papua *) 031 Kode KPU Provinsi Kepulauan Riau *) 032 Kode KPU Provinsi Papua Barat *) 033 Kode KPU Provinsi Sulawesi Barat 181 ./BA-KN-BJ/Bulan/Tahun No.... 7./UND/Bulan/ Tahun No... Serah Terima Undangan : a./ST/Bulan/Tahun 6.../BA-PP-BJ/Bulan/Tahun No./BA/Bulan/Tahun No.......... Sekretaris KPU Provinsi b./ND/Sesprov/Bulan/Tahun No. Pengadaan Barang & jasa Perjanjian (SPK/Kontrak) PENOMORAN No./KB/KPU-Prov-kode wil*)/TAHUN No../ND-PBJ/Bulan/Tahun No.../ BA-PP/Bulan/Tahun No./ ND/ kode bagian/Bulan/Tahun No.../BA-ST/Bulan/Tahun 5. No...../Kpts/KPU-Prov-kode wil*)/TAHUN No. 2. Pejabat Pengadaan Barang & Jasa 1) Pembukaan Penawaran 2) Klarifikasi & Negosiasi 3) Pemeriksaan & Penerimaan Barang dan Jasa d... Bagian-bagian c...... No./BA-Pjls-BJ/Bulan/Tahun No. Umum b....../SPK/Bulan/Tahun 8......... Pengadaan Barang & jasa Surat Tugas Nota Dinas : a..... No./BA-Ppnr/Bulan/Tahun No. Sekretaris KPU Provinsi Berita Acara a...

.... Serah Terima Undangan : a../Kpts/KPU-Kab/Kota-kode wil *)/TAHUN No... NAMA BAGIAN JENIS NASKAH DINAS Nota Dinas NOMOR KODE NASKAH DINAS NO :... 2. Pengadaan Barang & jasa Perjanjian (SPK/Kontrak) No. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa: 1) Penjelasan 2) Pembukaan Penawaran 3) Klarifikasi & Negosiasi 4) Pemeriksaan & Penerimaan Barang dan Jasa PENOMORAN No..../BA-Pjls-BJ/Bulan/Tahun No..... Umum b.. Pejabat Pengadaan Barang & Jasa 1) Pembukaan Penawaran 2) Klarifikasi & Negosiasi 3) Pemeriksaan & Penerimaan Barang dan Jasa No./BA-Ppnr/Bulan/Tahun No..../ BA-PP/Bulan/Tahun No.. Teknis dan Hupmas Nota Dinas NO :. c....1.../ND/11/BLN/TAHUN c./BA/Bulan/Tahun No....../ BA-KN/Bulan/Tahun No./ND/09/BLN/TAHUN 1..... 2...../BA-ST/Bulan/Tahun d.b../ND/10/BLN/TAHUN 3./ST/Bulan/Tahun 8. Sekretaris KPU Kabupaten/Kota Berita Acara a../BA-KN-BJ/Bulan/Tahun No.......... 6. Pengadaan Barang & jasa Surat Tugas Nota Dinas : a.../ND/SesKab/Kota /Bulan/Tahun No.Kab/Kota -kode wil *)/Bulan/Tahun No.. 7.../ ND/ kode sub bagian/Bulan/Tahun No.../UND/Bulan/ Tahun No. Sub Bagian-sub bagian c. Sekretaris KPU Kabupaten/Kota b.. Bagian Program..Kab/Kota -kode wil *)/TAHUN No. Bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi NO... Data Organisasi dan Sumber Daya Manusia Bagian Keuangan./UND-PBJ/Bulan/ Tahun No./KPU.. Ketua KPU Kabupaten/Kota b../KB/KPU./ND-PBJ/Bulan/Tahun No... Nota Dinas NO :. No. Umum dan Logistik Bagian Hukum... 3. 182 . Umum b./BA-PP-BJ/Bulan/Tahun 5./SPK/Bulan/Tahun No.... JENIS NASKAH Keputusan KPU Kabupaten/Kota Keputusan Bersama (kerjasama) Surat biasa (yang ditandatangani): a.. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota NO 1./BA-Ppnr-BJ/Bulan/Tahun No../SesKab/Kota -kode wil *)/Bulan/Tahun 4.

Pidie Kab.434951 *) 003.434537 *) 001. Aceh Besar Kab. Agam Kab.434552 *) 001.434826 *) 002.434790 *) 002.434600 *) 001.434512 *) 001. Aceh Barat Kab. Pidie Jaya Kota Subulussalam Provinsi Sumatera Utara *) 002. Asahan Kab. Toba Samosir Kab. Aceh Tengah Kab.435042 *) 003. Padang Lawas Utara Provinsi Sumatera Barat *) 003.434521 *) 001. Padang Pariaman Kab.434872 *) 002. Nias Selatan Kab. Serdang Bedagai Kab.435115 *) 003.434982 *) 003.435089 *) 003. Bireuen Kab.434656 *) 001.434960 *) 003.435146 *) 003.434769 *) 002.434750 *) 002. Tapanuli Tengah Kab. Aceh Utara Kab.434810 *) 002. Aceh Tenggara Kab.434914 *) 002.434908 *) 002.Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam *) 001.435109 *) 003.434506 *) 001.435095 Kab. Dharmas Raya Pasaman Barat 183 . Pasaman Kab.434722 *) 002. Karo Kab. Aceh Tamiang Kota Banda Aceh Kota Sabang Kota Lhoksemawe Kota Langsa Kab.434894 *) 002. Aceh Jaya Kab.434707 *) 002. Aceh Barat Daya *) 001.435002 *) 003. Solok Selatan Kab. Lima Puluh Kota Kab.434713 *) 002.434631 *) 001.434920 *) 002.434461 *) 001. Kep.434775 *) 002.434568 *) 001.964840 Kab. Pak Pak Bharat Kab.434976 *) 003.434781 *) 002.434863 Kab.434832 *) 002.434574 *) 001. Mentawai Kota Padang *) 003. Tapanuli Utara Kab. Bener Meriah Kab.435121 *) 003.434486 *) 001.435064 *) 003.434662 *) 001.434888 *) 002. Aceh Singkil Kab. Padang Lawas Kab. Dairi Kab.434744 *) 002.434841 *) 002.964962 *) 002. Samosir Kab. Nias Kabupaten Langkat Kab.435130 *) 003. Sawah Lunto Sijunjung Kab.434543 Kab. Humbang Hasundutan Kab.434991 *) 003. Gayo Lues Kab. Simeu Kab.434625 *) 001.964953 Kota Pematang Siantar Kota Sibolga Kota Tanjung Balai Kota Binjai Kota Tebing Tinggi Kota Padang Sidimpuan Kab.434619 *) 001.434492 *) 001.435058 *) 003.434693 *) 002.435152 *) 003. Tapanuli Selatan Kab. Tanah Datar Kab.434857 *) 002. Nagan Raya Kab. Batubara Kab. Deli Serdang Kab.435070 Kota Solok Kota Sawah lunto Kota Padang Panjang Kota Bukit Tinggi Kota Payakumbuh Kota Pariaman Kab. Solok Kab. Labuhan Batu Kab. Mandailing Natal Kota Medan *) 002.434599 *) 001.434580 *) 001.434945 *) 003. Aceh Timur Kab. Simalungun Kab. Pesisir Selatan Kab.434687 *) 002. Aceh Selatan Kab.964812 *) 002.434738 *) 002.434470 *) 001.964834 *) 001.434801 *) 002.434640 *) 001.

436512 *) 009.964730 Kota Prabumulih Kota Pagar Alam Kota Lubuk Linggau Kab. Bengkulu Selatan Kab.Provinsi Riau *) 004. Merangin Kab.435347 *) 005.435497 *) 006. Muara Enim Kab.436492 Kab.435300 *) 005.435259 *) 004.434373 *) 007.435481 *) 006.435560 *) 008.435177 *) 004. Rejang Lebong Kab.435353 *) 005. Tulang Bawang Kab. Pelalawan *) 004.435212 *) 004. Ogan Komering Ulu Selatan Kab. Indragiri Hulu Kab. Lampung Utara Kab.435384 Kab. Bangka Barat 184 . Tanjung Jabung Timur Kab. Belitung Kota Pangkal Pinang Kab. Bengkulu Utara Kota Bengkulu Kab.434351 *) 007. Bengkalis Kab.435183 *) 004. Siak Kota Pekanbaru Kota Dumai Provinsi Jambi *) 005.435271 Kab. Lampung Selatan Kab.434320 *) 007. Empat Lawang Provinsi Bengkulu *) 007.435605 *) 008.434311 Kab.436452 *) 009. Kaur Kab. Bangka Selatan Kab. Ogan Komering Ilir Kab. Musi Rawas Kab.435642 *) 008.435331 Kab.434367 Kab.435472 *) 006. Banyuasin Kota Palembang *) 006.435410 *) 006.434336 *) 007. Ogan Komering Ulu Timur Kab.436461 *) 009.435517 *) 006. Lampung Tengah Kab.435579 *) 008. Rokan Hulu Kab. Seluma *) 007. Bungo Kab.435265 *) 004. Kampar Kab. Bangka Tengah *) 009.435435 *) 006.435296 *) 005.435591 Kab.434382 *) 007.435585 *) 008. Bangka Kab. Lampung Barat Kab. Pesawaran Provinsi Bangka Belitung *) 009.436483 Kab.435532 *) 006.435523 *) 006.964916 Kab.435384 *) 006. Tenggamus *) 008. Lahat Kab.435362 *) 005.435192 *) 004. Muaro Jambi *) 005.435611 *) 008.436503 *) 009.435554 *) 008.434342 *) 007.435322 *) 005.435466 *) 006. Ogan Komering Ulu Kab. Kepahiang Provinsi Lampung *) 008. Sarolangun Kab.435501 Kab.435228 *) 004.435636 *) 008. Muko Muko Kab. Lampung Timur Kab.435441 *) 006.434305 *) 007.436477 *) 009.435234 *) 004. Indragiri Hilir Kab.435620 *) 008.435450 *) 006. Belitung Timur Kab.435203 Kab. Rokan Hilir Kab. Lebong Kab.435316 *) 005. Musi Banyuasin Kab. Kuantan Sangingi Kab. Kerinci Kab. Tebo Kota Jambi Provinsi Sumatera Selatan *) 006.435240 *) 004.435429 *) 006. Tanjung Jabung Barat Kab. Batang Hari Kab.435378 *) 005. Ogan Ilir Kab. Way Kanan Kota Bandar lampung Kota Metro Kab.

Purwakarta Kab.329305 *) 012. Subang *) 011.329031 Kab. Sumedang Kab.329166 *) 011. Bogor Kab. Grobongan Kab. Batang Kab. Banjarnegara Kab.328830 *) 010. Pemalang Kab.Provinsi DKI Jakarta *) 010. Ciamis Kab.329201 *) 011.329062 *) 011.329311 Kab. Rembang Kab. Jepara Kab.329172 *) 011.329455 *) 012. Tegal Kab.329217 *) 011. Kuningan Kab.329865 Kab. Bandung Barat Provinsi Jawa Tengah *) 012. Indramayu Kab.329351 *) 012. Demak Kab. Kendal Kab. Pekalongan Kab.329418 *) 012. Bandung Kab. Temanggung Kab.329342 *) 012.328883 Kota Jakarta Pusat Kota Jakarta Utara Kab. Brebes Kota Magelang Kota Surakarta Kota Salatiga Kota Semarang Kota Pekalongan Kota Tegal 185 .329367 *) 012. Karang Anyar Kab.329135 *) 011.329141 *) 011. Wonosobo Kab. Cianjur Kab.329260 *) 012.329430 *) 012.328852 *) 010.329285 *) 012.329016 *) 011.329543 *) 012.329078 *) 011.329084 *) 011. Tasikmalaya Kab.329373 *) 012.329022 *) 011.329291 *) 012.329232 *) 012.329000 *) 011.329424 *) 012. Wonogiri Kab.329449 *) 012.329568 *) 012.329047 *) 011.328846 *) 010.329402 *) 012.329552 Kab.329053 *) 011. Kebumen Kab.329521 *) 012.329320 *) 012.328861 Kota Jakarta Selatan Kota Jakarta Timur Kota Jakarta Barat *) 010.329104 *) 011. Klaten Kab.329254 *) 012. Purworejo Kab. Sukoharjo Kab.329980 *) 011.329150 *) 011.329537 *) 012. Sukabumi Kab. Blora Kab.329486 *) 012.329470 *) 012. Boyolali Kab.329279 *) 012.329129 *) 011. Sragen Kab.329398 *) 012. Pati *) 012.329248 *) 012. Karawang Kab.329382 *) 012. Kepulauan Seribu Provinsi Jawa Barat *) 011.329461 *) 012. Garut Kab.329574 *) 012.329971 *) 011.329336 *) 012.329506 *) 012.329090 *) 011.329197 *) 011.328877 *) 010. Semarang Kab. Cilacap Kab.329181 *) 011. Kudus Kab. Magelang Kab.329110 *) 011.329492 *) 012.329996 *) 011. Cirebon Kab. Purbalingga Kab.329512 *) 012. Banyumas Kab. Majalengka Kab. Bekasi Kota Bogor Kota Sukabumi Kota Bandung Kota Cirebon Kota Bekasi Kota Depok Kota Cimahi Kota Tasikmalaya Kota Banjar Kab.

329960 *) 014.Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta *) 013.329687 *) 014.329781 *) 014.436421 *) 015. Blitar Kab.329982 *) 014.329801 *) 014.329619 Kab. Tulung Agung Kab.329939 *) 014. Trenggalek Kab.329693 *) 014.329631 Kab.329744 *) 014.329722 *) 014.433795 *) 016. Tabanan Kab. Gunung Kidul *) 013. Bondowoso Kab. Buleleng Kota Denpasar 186 .436389 *) 015. Ngawi Kab.329738 *) 014. Mojokerto Kab. Sleman Kota Yogyakarta Provinsi Jawa Timur *) 014.329826 *) 014.329945 *) 014.436409 *) 015. Situbondo Kab.329810 *) 014.329857 *) 014.329707 *) 014. Malang Kab. Kediri Kab.329599 *) 013.329424 *) 014. Bojonegoro Kab. Jembrana Kab. Sampang Kab. Lebak *) 015. Sidoarjo Kab. Klungkung *) 016. Serang Kab.329908 *) 014.329750 *) 014.433733 *) 016.329662 *) 014. Lumajang Kab.433809 Kab. Bangkalan Kab.329991 *) 014. Gianyar Kab.329888 *) 014.436395 *) 015. Pacitan Kab.329713 *) 014.329976 *) 014. Pasuruan Kab. Probolinggo Kab. Lamongan Kab.329656 *) 014. Bantul Kab.433770 *) 016.329841 *) 014.329832 *) 014. Badung Kab.329914 *) 014. Ponorogo Kab. Gresik Kab. Kulon Progo Kab.329775 *) 014.433727 *) 016. Jember Kab. Madiun *) 014.329671 *) 014. Pamekasan Kab.433742 Kab.329625 *) 013. Banyuwangi Kab.433758 *) 016.436430 *) 015.329951 Kab.433764 *) 016. Sumenep Kota Kediri Kota Blitar Kota Malang Kota Probolinggo Kota Pasuruan Kota Mojokerto Kota Madiun Kota Surabaya Kota Batu Provinsi Banten *) 015.329872 *) 014.329430 *) 014.329449 *) 014. Pandeglang Kab. Tuban Kab. Tangerang Kab.329894 *) 014.329863 *) 014. Nganjuk Kab. Bangli Kab.329790 *) 014.329920 *) 014.436415 Kab. Magetan Kab.436900 Kota Tangerang Kota Cilegon Kota Serang Provinsi Bali *) 016. Jombang Kab. Karang Asem Kab.329769 Kab.433789 *) 016.329600 *) 013.

435749 *) 019. Timor Tengah Selatan Kab.434016 *) 018. Ngada Kab.434000 *) 018. Kupang Kab.Provinsi Nusa Tenggara Barat *) 017.435900 Kab.435730 *) 019. Kapuas Kab.433971 Kab.433980 *) 018. Sambas Kab. Sekadau Kab.433846 *) 017. Belu Kab.433959 *) 018.433883 Kab.433830 *) 017.438550 *) 020.435843 *) 020.435702 *) 019. Timor Tengah Utara Kab. Sumba Barat Daya Kab.964947 *) 018.435874 *) 020. Rote. Kapuas Hulu Kab. Pulang Pisau Kab. Sumbawa Kab.434047 *) 018.433934 *) 018. Sumba Barat Kab. Lembata Kota Kupang Kab.433861 *) 017. Kota Waringin Timur Kab.435770 *) 019. Manggarai Barat Kab.435755 *) 019. Barito Selatan Kab.434053 *) 018. Sumba Tengah Kab.435718 *) 019.435673 Kab. Barito Utara Kota Palangkaraya Kab. Alor Kab. Bima Kota Mataram Kota Bima Kab.435724 *) 019. Katingan *) 020. Landak Kota Pontianak Kota Singkawang Kab. Ende Kab.435792 *) 020.434031 *) 018.435761 *) 019. Seruyan Kab.964752 *) 018.435821 Kab.434078 *) 018. Nagekeo Provinsi Kalimantan Barat *) 019. Pontianak Kab.434062 *) 018.964746 Kab. Sintang Kab. Ketapang Kab. Lombok Tengah Kab.964931 *) 019. Lombok Timur Kab. Sumbawa Barat Provinsi Nusa Tenggara Timur *) 018.435837 *) 020.433940 *) 018. Dompu *) 017.435868 *) 020.435812 *) 020. Flores Timur Kab.435806 *) 020. Melawi Kab.435899 *) 020.964761 *) 018. Sumba Timur Kab.433965 *) 018. Murung Raya Kab.435698 *) 019.964828 Kab.433892 *) 017. Manggarai Kab.433852 *) 017.435682 *) 019. Sukamara Kab. Sikka *) 018.435852 *) 020. Lombok Barat Kab.Ndao Kab. Kayong Utara Provinsi Kalimantan Tengah *) 020. Manggarai Timur Kab. Gunung Mas Kab. Bengkayang *) 019.433877 Kab. Lamandau Kab.435667 *) 019.433821 *) 017.433996 *) 018. Kubu Raya Kab.435925 *) 020.435919 *) 020. Sanggau Kab.433928 *) 018. Kota Waringin Barat Kab.433903 *) 017.434022 *) 018. Barito Timur 187 .

435971 *) 022.436245 *) 023. Kutai Kartanegara Kab. Donggala *) 024.436141 *) 021.436194 *) 021. Bulungan Kab. Barito Kuala Kab.436291 *) 023. Morowali Kab. Maros Kab. Luwu Kab.433170 *) 024.436220 *) 023.436188 *) 021.433299 *) 025.433356 *) 025.436081 *) 021. Tojo una una Provinsi Sulawesi Selatan *) 025.436302 *) 023. Buol Kab.433469 *) 025. Sindereng Rappang Kab. Takalar Kab. Hulu Sungai Selatan Kab. Penajam Paser Utara Kab. Siau Tagulandang Biaro Kota Kotamobagu Kab. Hulu Sungai Tengah *) 022.433371 *) 025.433274 *) 025.433206 Kab. Malinau Kab.433501 *) 025. Gowa Kab.433444 *) 025. Tabalong Kota Banjarbaru Kota Banjarmasin Kab. Selayar Kab.436022 *) 022. Poso Kab.964922 Kab. Minahasa Tenggara Kab.436132 *) 021.433280 *) 025. Kotabaru Kab.433325 Kab.433161 Kab.436172 *) 021. Kepulauan Sangihe Kota Manado Kota Bitung Kab.436101 Kab.435987 Kab. Sinjai Kab.435940 Kab.435993 *) 022. Enrekang Kab.436126 *) 021. Banjar Kab.433243 *) 025. Tanatoraja Kab.436163 *) 021.436013 *) 022.433252 *) 025.433155 *) 024. Kep.436050 *) 022. Bone Kab. Wajo Kab. Tanah Laut Kab. Toli-Toli Kab. Nunukan Kab. Minahasa Utara Kab.436044 *) 022.433393 *) 025.433481 Kab. Kutai Timur Kota Balikpapan Kota Samarinda Kota Tarakan Kota Bontang Kab. Pangkajene Kepulauan *) 025.433407 *) 025. Banggai Kepulauan Kab. Luwu Timur Kota Makassar 188 .436282 *) 023.433149 *) 024.436110 *) 021.964803 *) 023. Bulu Kumba Kab. Minahasa Kab. Jeneponto Kab. Kutai Barat *) 021.433186 *) 024. Tapin Kab. Banggai Kab.435956 *) 022. Bolaang Mongondow Utara Provinsi Sulawesi Tengah *) 024. Balangan Provinsi Sulawesi Utara *) 023.436038 *) 022.436260 Kab.436276 *) 023.436251 *) 023.433237 *) 025. Luwu Utara Kota Palopo Kab.436007 *) 022.433300 *) 025. Hulu Sungai Utara Kab.433124 *) 024.435962 *) 022.436069 *) 022.964792 Kota Tomohon Kab.964783 *) 023. Tanah Bumbu Kab. Berau Kab.433362 *) 025.436208 *) 021.433319 *) 025.964777 *) 023. Bantaeng Kab. Parigi Moutong Kota Palu Kab. Tana Tidung Provinsi Kalimantan Selatan *) 022.433130 *) 024.436090 *) 021.433192 *) 024.433268 *) 025. Pinrang Kab.433212 *) 024.Provinsi Kalimantan Timur *) 021.433387 *) 025. Minahasa Selatan *) 023. Kepulauan Talaud Kab.436239 *) 023. Bolaang Mongondow Kab. Pasir Kab.436157 *) 021.

965029 *) 030. Keerom Kab. Mamberamo Raya Kab.436327 *) 029.433702 Kab. Buton Kab. Maluku Tengah Kab.436565 *) 027.434172 *) 030.434150 *) 030. *) 030. Boven Digoel Kab. Bombana Kab.433608 *) 026.434201 *) 030.433676 *) 028.433532 *) 026. Boalemo Kota Gorontalo *) 027. Kab.433660 *) 028.434279 *) 030.434418 *) 029. Buton Utara Provinsi Gorontalo *) 027. Lanny Jaya Kab. Wakatobi Kab. *) 030. Dogiyai Kab. Jaya Wijaya Kab. Sarmi Kab.964871 *) 026.433340 Kab.433651 *) 028. Konawe Utara Kab.433645 *) 028.433639 *) 028. Yalimo *) 030. Yapen Waropen Kab.434090 *) 030. Paniai Kab. Merauke Kab.434217 *) 030.436311 Kab. Kepulauan Aru Kota Tual Provinsi Maluku Utara *) 029. Nabire Kab.433490 Kota Parepare Provinsi Sulawesi Tenggara *) 026.434285 *) 030.433541 *) 026. Kab.433682 *) 028. Kolaka Utara Kab. Kolaka Kota Kendari Kota Bau-Bau *) 026.436333 *) 029. Puncak Jaya Kab.434129 *) 030. Maluku Tenggara Barat Kab.434166 *) 030. Pegunungan Bintang Kab. Bone Bolango Kab.433614 Kab. Seram Bagian Timur Kab. Gorontalo Utara Provinsi Maluku *) 028. Buru Kota Ambon *) 028. Pahuwato Kab. Puncak 189 .433526 *) 026.434402 *) 029.434232 *) 030. Asmat Kab.433691 *) 028.434223 *) 030. Memberamo Tengah Kab. Mimika Kota Jayapura Kab.436364 Halmahera Selatan Kepulauan Sula Halmahera Timur Kota Tidore Kepulauan Provinsi Papua *) 030.434181 *) 030. Maluku Tenggara Kab. Gorontalo Kab.436571 Kab. Nduga Kab. Konawe Kab. *) 030. Jayapura Kab.434104 *) 030.964859 Kab.436342 *) 029. Halmahera Barat Kab.436559 *) 027.433331 *) 025.433572 *) 026.434135 *) 030.433563 *) 026.964896 Kab.964880 Kab. Waropen Kab. Mappi Kab. Barru Kab.434110 *) 030.436358 *) 029.433588 *) 026. Soppeng *) 025. Tolikara Kab.436534 *) 027. Muna Kab.434248 *) 030.434260 *) 030.434254 *) 030. Biak Numfor Kab. Konawe Selatan Kab.436540 *) 027.*) 025. Yahukimo Kab.434197 *) 030. Halmahera Tengah Kota Ternate Halmahera Utara *) 029.433557 *) 026.433594 *) 026. *) 030. Supiori Kab.434141 *) 030. Seram Bagian Barat Kab.

Sorong Kab.. NAMA SUB BAGIAN JENIS NASKAH DINAS Nota Dinas NOMOR KODE NASKAH DINAS NO :. selanjutnya didistribusikan dengan menggunakan lembar disposisi.436662 *) 032../ND/13/BLN/TAHUN 3. 190 .436616 *) 032.. PPLN.. Bagian Umum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi.436596 *) 032.. selanjutnya diagendakan dengan mencatat nama pengirim. Manokwari Kota Sorong Kab. PPS.. dan perihal.436622 *) 032.436710 *) 031... Polewali Mamasa (Mandar) Kab. Natuna *) 031./ND/12/BLN/TAHUN 1. Sub Bagian Umum Nota Dinas NO :.436690 *) 031.433422 *) 033. Teluk Bintuni Kab. Fak-Fak Kab.436653 *) 032... Kaimana *) 032. Nota Dinas NO :. Mamuju *) 033.1 Sub Bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota NO. Raja Ampat Provinsi Sulawesi Barat *) 033. Mamuju Utara c. Teluk Wondama Kab. Sub Bagian Teknis Pemilu dan Hupmas Sub Bagian Hukum Nota Dinas NO :.. nomor dan tanggal. Naskah dinas yang telah diagendakan..436735 *) 031.433438 Kab. dengan ketentuan: 1) Naskah dinas yang ditujukan untuk Ketua Komisi Pemilihan Umum/Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota disampaikan kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum/Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dengan menggunakan buku ekspedisi..433413 *) 033. Majene Kab. c.436704 Kota Batam Kota Tanjung Pinang Kabupaten Lingga Provinsi Papua Barat *) 032.433450 *) 033. Sorong Selatan Kab. Karimun Kab.436741 *) 031.433475 Kab. Sub Bagian Umum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Penerimaan naskah dinas masuk dari lembaga/instansi/pihak lain harus melalui Bagian Tata Usaha Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum.. Bintan Kab.. dengan menggunakan tanda terima yang telah ditetapkan dalam tata naskah dinas. Sekretariat PPK. Mamasa Kab. KPPS dan KPPSLN. b. kecuali yang bersifat tembusan disampaikan kepada anggota Komisi Pemilihan Umum/anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi/anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota berdasarkan kordinator wilayah dan atau divisi.436729 Kab. Naskah dinas masuk.436647 Kab.436631 Kab.. Sub Bagian Program dan Data 2. sifat.436678 *) 032./ND/15/BLN/TAHUN a.Provinsi Kepulauan Riau *) 031.436600 *) 032./ND/14/BLN/TAHUN 4.

h. g. Penyimpanan berkas/arsip ditata dalam suatu susunan yang sistimatis dengan memperhatikan kegunaan bentuk dan sifat berkas/arsip yang bertujuan untuk menunjang kelancaran pelaksanaan kegiatan organisasi. yang dalam pelaksanaannya dapat mengadakan koordinasi dengan biro/bagian/sub bagian pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota selanjutnya menyampaikan naskah dinas tersebut kepada biro/bagian/sub bagian sesuai dengan tugas pokok dan fungsi. yaitu arsip/berkas yang menunjang tugas penunjang dari Komisi Pemilihan Umum dan badan penyelenggara pemilihan umum. yaitu arsip/berkas yang menunjang tugas pokok dan berkas/arsip fasilitatif. dan cap dinas. Saran/pertimbangan/konsep jawaban tersebut oleh biro/bagian/sub bagian pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota disampaikan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dengan menggunakan nota dinas biro/bagian/sub bagian pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dan nota dinas Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum /Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum/Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota apabila diperlukan. Dalam penataan berkas/arsip pemilihan umum dibedakan antara berkas/arsip substantif. Tata Kearsipan 1. Naskah dinas yang sudah disampaikan kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum /Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Bagian Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sub Bagian Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota menyiapkan saran/pertimbangan/konsep jawaban terhadap subtansi permasalahan yang terdapat dalam naskah dinas. 2.2) Naskah dinas yang ditujukan untuk Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota disampaikan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dengan menggunakan buku ekspedisi. 191 . Naskah dinas yang telah disetujui oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum/Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota atau Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota setelah dibubuhi tanda tangan. selanjutnya disampaikan kepada Sekretaris Jenderal /Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota untuk diproses lebih lanjut dengan menggunakan lembar disposisi. d. e. dibubuhi nomor. E. selanjutnya diperlakukan prosedur naskah dinas keluar. f.

Arsip-arsip pengesahan Surat Pertanggung Jawaban (SPJ). Arsip-arsip Surat Keterangan Pemberhentian Pembayaran (SKPP). Arsip-arsip Surat Permintaan Pembayaran (SPP). b) Tiap kelompok disusun secara beraturan menurut Nomor Induk Pegawai (NIP) atau secara alfabetis dari nama personil. 4) Bagi berkas/arsip yang nilai gunanya sudah sangat jarang digunakan dimasukkan kedalam boks arsip dan diserahkan kepada Tata usaha (Unit Kearsipan) untuk disimpan. Berkas/arsip dinamis aktif baik diterima maupun yang diterbitkan suatu unit kerja penataannya dilakukan oleh Tata Usaha Pengolah yang berangkutan. 192 . Sarana/peralatan penataan berkas pemilihan umum adalah sebagai berikut: a. Arsip Personalia 1) Berkas/arsip dalam bentuk surat yang berkaitan dengan masalah personil penataannya sama seperti yang dilakukan pada penataan berkas/arsip pada umumnya yaitu berdasarkan nomor kode klasifikasi permasalahan. 2) Penataan berkas/arsip seperti SKO. Penataan berkas/arsip fasilitatif adalah sebagai berikut : a.3. 4. dikelompokan dan ditata menurut instansi pengirim serta berdasarkan sub permasalahannya. Arsip keuangan meliputi arsip surat-surat dibidang keuangan dan arsip surat-surat buku (formal) dibidang keuangan seperti : a. Penataan Berkas/Arsip Fasilitatif Khusus Keuangan dan Personalia Arsip masalah personalia meliputi arsip surat-surat dalam rangka pengelolaan personalia dan arsip yang menyangkut data pribadi personil. c) Memisahkan data pribadi yang sifatnya asli dengan kelengkapan lainnya. Arsip Keuangan 1) bagi berkas/arsip yang sifatnya menyangkut surat menyurat dilaksanakan seperti penataan berkas/arsip pada umumnya. 6. disusun berdasarkan nomor urut. yaitu disusun secara lengkap sesuai dengan nomor kode klasifikasi permasalahan. f. e. Arsip-arsip mengenai Pertanggung Jawab (SOJ). SPP. 2) Berkas/arsip dalam bentuk Data Pribadi penataannya dilakukan sebagai berikut: a) Data personil dikelompokan menurut Unit Kerja penempatan yang bersangkutan. 3) Berkas/arsip yang bersifat pertanggung jawaban. 2) Rak arsip. 5. Arsip-arsip Surat Perintah Membayar Utang (SPMU). d. b. SKKP dan pengesahan SPJ. 3) Filing Cabinet. Penataan berkas/arsip dalam bentuk self indexing yaitu susunan yang ditata sedemikian rupa sehingga permasalahan-permasalahan yang disimpan dapat dilihat dengan jelas dan memudahkan penemuan kembali berkas/arsip yang diperlukan. 2) Folder besar. Sarana/peralatan penataan berkas/arsip dinamis aktif meliputi: 1) Sekat. b. 3) Lemari bergerak/beroda. Arsip-arsip Surat Keputusan Otorisasi (SKO). b. Sarana/peralatan penatan berkas/arsip dinamis inaktif meliputi: 1) Boks arsip. c.

c. 2. 3) Bagi yang sudah tidak berguna lagi. 2) Pada Tata Usaha a) Boks arsip yang berisikan berkas/arsip dan kartu kendali yang dinilai tidak bermanfaat lagi diserahkan kepada Tata Usaha dan Kearsipan Komisi Pemilihan Umum disertai daftar pertelaan dan berita acara pemindahan. untuk diserahkan kepada Tata Usaha dan Kearsipan Komisi Pemilihan Umum (Unit Kearsipan). b. Penyusutan arsip adalah kegiatan pengurangan arsip. 193 . dapat dimusnahkan. arsip sebagaimana dimaksud pada angka “1)” diatas. untuk diserahkan kepada Arsip Nasional (Vemdary value). dengan cara : 1) Memindahkan arsip inaktif dari Unit Pengolah ke Unit Kearsipan. Bagi berkas/arsip yang tidak memiliki nilai guna lagi digabungkan dengan boks. 2) Bagi yang diperkirakan nilai gunanya sudah menerus (primary value). Penyusutan Arsip 1. terlebih dahulu dilakukan penilaian dengan ketentuan: i. Tahap Pelaksanaan 1) Pada Tata Usaha Unit Pengolah Boks arsip yang telah berisikan berkas/arsip dan kartu kendali yang dinilai tidak bermanfaat lagi diserahkan kepada Tata Naskah (Unit Kearsipan) disertai daftar pertelahaan dan berita acara pemindahan. ii. Penyusutan arsip didasarkan atas nilai guna dari berkas/arsip yang bersangkutan dengan ketentuan : 1) Bagi yang diperkirakan masih mempunyai nilai guna diserahkan kepada Unit Kearsipan (primary value). Bagi berkas/arsip yang dipandang masih memiliki nilai guna tetap disimpan dan digabungkan dengan berkas/arsip kelompoknya masingmasing. 3) Berkas/arsip yang telah dikelompokan dimasukan dalam boks arsip dan disusun/ ditata berdasarkan kode klasifikasi pokok permasalahan berserta sub-sub masalahnya dengan memberi label. 2) Membuat daftar pertelaahan dengan mencatat arsip dinamis inaktif dan menyiapkan berita acara pemindahan. sehingga dapat berdayaguna dan berhasilguna dan dengan memperhatikan pengamanannya. Tahap Persiapan 1) Memisah-misahkan dan mengelompokan antara arsip dinamis aktif dan arsip dinamis inaktif. 2) Memusnahkan arsip sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku. b) Boks arsip yang diterima dari Tata Usaha Unit Pengolah sebagai dimaksud pada huruf “a” diatas.F. Penyusutan arsip merupakan salah satu cara untuk memaksimalkan pemanfaatan ruangan dan mengatur menumpuknya arsip yang tidak berguna lagi. Umum a. 3) Menyerahkan arsip statis oleh Unit Kearsipan kepada Arsip Nasional b. Pemindahan Berkas/Arsip Proses pemindahan berkas/arsip dilakukan dalam 2 tahap yaitu: a.

2) Membentuk Tim Pemusnahan Arsip dengan komponen terkait. sehingga tidak dapat dikenal lagi baik isi maupun bentuknya guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. 2) Bagi berkas/arsip yang sudah tidak memiliki nilai guna dimusnahkan dengan disaksikan oleh Tim Pemusnahan Arsip dengan ketentuan: a) bagi berkas/arsip yang menyangkut bidang keuangan terlebih dahulu mendapat pertimbangan dari pejabat Badan Pemeriksa Keuangan. b. dengan cara dibakar dan lain sebagainya. 3) Membuat berita acara pemusnahan arsip dan pertelaan arsip-arsip yang akan dimusnahkan. Penyerahan Arsip a. b) Sedangkan berkas/arsip bidang kepegawaian terlebih dahulu mendapat pertimbangan dari pejabat badan Adminstrasi Kepegawaian Negara.3. 2) Bagi arsip yang disimpan oleh Badan-badan Pemerintahan di Tingkat Daerah harus diserahkan kepada Arsip Nasional Daerah. tetapi sudah tidak diperlukan lagi untuk penyelenggaraan administrasi sehari-hari. 3) Pemusnahan arsip dilakukan secara total/keseluruhan. kegiatan pemusnahan arsip juga terdiri dari 2 (dua) tahapan dengan rincian kegiatan sebagai berikut: a. Tahap Pelaksanaan 1) Seluruh berkas non arsip yang sudah tidak digunakan dapat langsung dimusnahkan (tanpa adanya pertelaan maupun berita acara pemusnahan). 4. Tahap Pelaksanaan Penyerahan arsip dilakukan sekurang-kurangnya sekali dalam sepuluh tahun serta dilaksanakan dengan membuat Berita Acara Penyerahan Arsip yang disertai Daftar Pertelaan Arsip dari arsip-arsip yang diserahkan. 194 . b. Tahap Persiapan 1) Memisah-misahkan dan mengelompokan berkas/arsip sesuai dengan nilai gunanya untuk menentukan bekas/arsip antara yang boleh dimusnahkan dan yang tidak. setelah melampaui jangka waktu penyimpanan ditetapkan: 1) Bagi arsip yang disimpan oleh Lembaga-lembaga Negara atau Badan-badan Pemerintahan di Tingkat Pusat harus diserahkan kepada Arsip Nasional. Tahap persiapan Arsip yang mempunyai nilai kegunaan sebagai bahan pertanggungjawaban Nasional. Pemusnahan Arsip Seperti halnya pada kegiatan pemindahan.

Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Prof. Komisi Pemilihan Umum Provinsi. dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dibantu oleh Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. dengan mendasarkan dan memperhatikan asas keamanan. pembakuan. ketepatan. dan mandiri. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota yang merupakan lembaga kesekretariatan dan bertugas melayani pelaksanaan tugas. Dr.A. serta Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah adalah sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemiliham Umum. Dalam melaksanakan fungsi kesekretariatan tersebut. dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota adalah bersifat tetap. wewenang dan kewajiban Komisi Pemilihan Umum. bebas. Dalam melaksanakan tugas. Panitia Pemungutan Suara (PPS). Komisi Pemilihan Umum Provinsi. serta Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). pertanggungjawaban. Pengaturan lebih lanjut berkenaan dengan keberadaan Komisi Pemilihan Umum sebagai penyelenggara pemilihan umum Anggota DPR. Pasal 68 dan Pasal 69 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemiliham Umum. DPD. dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota sebagaimana dimaksud dalam Pasal 67. Perubahan mendasar berkenaan organisasi penyelenggara pemilihan umum adalah Komisi Pemilihan Umum. dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Ditetapkan di Jakarta pada tanggal KETUA. Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN). kecepatan. dan keterkaitan. diperlukan suatu dasar hukum mengenai tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum yang berlaku dan mengikat bagi Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota serta seluruh perangkat penyelenggara pemilihan umum. DPRD. H. HAFIZ ANSHARY AZ. wewenang dan kewajiban Komisi Pemilihan Umum. serta Kelompok Penyelenggara pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN) adalah bersifat sementara.BAB VI PENUTUP Ketentuan Pasal 22 E ayat (5) Undang-Undang Dasar 1945 menyatakan bahwa pemilihan umum diselenggarakan oleh suatu Komisi Pemilihan Umum yang bersifat nasional. Presiden dan Wakil Presiden. MA 195 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful