PERATURAN KOMISI PEMILIHAN UMUM NOMOR : 04 TAHUN 2009 TENTANG TATA NASKAH DINAS KOMISI PEMILIHAN UMUM

KOMISI PEMILIHAN UMUM, Menimbang : a. bahwa ketentuan Pasal 22 E Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menyatakan bahwa Komisi Pemilihan Umum adalah Penyelenggara Pemilihan Umum yang bersifat nasional, tetap, dan mandiri; b. bahwa ketentuan Pasal 5 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum menyatakan bahwa Komisi Pemilihan Umum, Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota bersifat hirarkis; c. bahwa dalam menjalankan tugas, wewenang, dan kewajiban, Komisi Pemilihan Umum, Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dibantu oleh Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum, Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota; d. bahwa ketentuan Pasal 8 ayat (4) huruf e, Pasal 9 ayat (4) huruf f, dan Pasal 10 ayat (4) huruf f Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum menyatakan antara lain bahwa Komisi Pemilihan Umum, Komisi Pemilihan Umum Provinsi, dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota berkewajiban memelihara arsip dan dokumen pemilihan umum; e. bahwa ketentuan Pasal 67 ayat (2) dan ayat (3), Pasal 68 ayat (2) dan ayat (3), dan Pasal 69 ayat (2) dan ayat (3) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum menyatakan bahwa Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum, Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi, dan Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota berwenang memberikan layanan administrasi, ketatausahaan, dan kepegawaian sesuai dengan peraturan perundang-undangan serta berkewajiban memelihara arsip dan dokumen pemilihan umum; f. bahwa berdasarkan hal-hal tersebut pada huruf a, huruf b, huruf c, huruf d, dan huruf e serta untuk melaksanakan tertib administrasi dan penyeragaman sistim administrasi perkantoran dalam rangka mendukung penyelenggaraan fungsi administrasi kesekretariatan Komisi Pemilihan Umum, Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota, perlu ditetapkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum tentang Tata Naskah Dinas Komisi Pemilihan Umum;

1

Mengingat

: 1.

Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 53, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4389); Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 62, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4633); Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4721); Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 51, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4836); Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 1951 tentang Lambang Negara (Lembaran Negara Tahun 1951 Nomor 111, Tambahan Lembaran Negara Nomor 176); Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 1958 tentang Penggunaan Lambang Negara (Lembaran Negara Tahun 1958 Nomor 1971, Tambahan Lembaran Negara Nomor 1636); Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 1976 tentang Jadual Retensi Arsip (Lembaran Negara Tahun 1976 Nomor 51, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3151); Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 05 Tahun 2008 tentang Tata Kerja Komisi Pemilihan Umum, Komisi Pemilihan Umum Provinsi, dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota sebagaimana diubah dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 21 Tahun 2008 dan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 37 Tahun 2008; Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 06 Tahun 2008 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum, Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi, dan Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota sebagaimana diubah dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 22 Tahun 2008;

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

10. Keputusan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 71 Tahun 1993 tentang Pedoman Umum Tata Persuratan Dinas;

Memperhatikan

: Hasil Rapat Pleno Komisi Pemilihan Umum tanggal 2 Pebruari 2009

MEMUTUSKAN : Menetapkan : PERATURAN KOMISI PEMILIHAN UMUM TENTANG TATA NASKAH DINAS KOMISI PEMILIHAN UMUM.

2

Pasal 1 Tata Naskah Dinas Komisi Pemilihan Umum merupakan dasar bagi Komisi Pemilihan Umum, Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dalam melaksanakan tugas, wewenang, dan kewajiban sebagai penyelenggara pemilihan umum. Pasal 2 Penyelenggara Pemilihan Umum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1, adalah lembaga yang menyelenggarakan Pemilu untuk memilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan Presiden dan Wakil Presiden, serta Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah secara langsung oleh rakyat. Pasal 3 Tata Naskah Dinas Komisi Pemilihan Umum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 dan Pasal 2, berlaku bagi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN), dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS)/ Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN) dalam melaksanakan tugas wewenang dan kewajiban Komisi Pemilihan Umum. Pasal 4 Tata Naskah Dinas Komisi Pemilihan Umum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 merupakan pendukung fungsi administrasi kesekretariatan bagi penyelenggara pemilihan umum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 dan Bagian Kesembilan Paragraf 2 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum. Pasal 5 Tata Naskah Dinas Komisi Pemilihan Umum sebagaimana dimaksud dalam Peraturan ini, wajib ditaati dan dilaksanakan oleh penyelenggara pemilihan umum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 dan Pasal 3 termasuk Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum, Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi, Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota, Sekretariat PPK dan Sekretariat PPLN. Pasal 6 Dalam Tata Naskah Dinas Komisi Pemilihan Umum sebagaimana dimaksud dalam Peraturan ini, termasuk mengatur berkenaan dengan hal-hal yang berkaitan dengan tata kearsipan Komisi Pemilihan Umum. Pasal 7 Hal-hal berkenaan dengan tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum untuk Provinsi Aceh dan Kabupaten/Kota di wilayah Komisi Pemilihan Umum Provinsi Aceh, disesuaikan dengan nomenklatur sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh. Pasal 8 Uraian tentang tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum sebagaimana dimaksud dalam Peraturan ini, adalah sebagaimana tercantum dalam Lampiran Peraturan ini, dan merupakan bagian tak terpisahkan dari Peraturan ini. Pasal 9 Dengan berlakunya Peraturan ini, Keputusan Komisi Pemilihan Umum Nomor 631 Tahun 2003 tentang Tata Naskah Dinas Komisi Pemilihan Umum, dinyatakan tidak berlaku.

3

Pasal 10 Peraturan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. MA Salinan sesuai dengan aslinya SEKRETARIAT JENDERAL KPU Kepala Biro Hukum W. H. Ttd Prof. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal KETUA.A.S Santoso 4 . HAFIZ ANSHARY AZ. Dr.

membantu penyusunan laporan penyelenggaraan kegiatan dan pertanggungjawaban Komisi Pemilihan Umum.Lampiran Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor : Tanggal : BAB I PENDAHULUAN A. Umum Ketentuan Pasal 5 dan Pasal 8 Undang-Undang Nomor 22 tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum menyatakan bahwa Komisi Pemilihan Umum. prosedur dan kebutuhan yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum . memberikan dukungan teknis administratif. membantu penyusunan laporan penyelenggaraan kegiatan dan pertanggungjawaban Komisi Pemilihan Umum Provinsi. memfasilitasi penyelesaian masalah dan sengketa Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah provinsi. dan Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. wewenang dan kewajibannya dibantu oleh Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. ketatausahaan. dan mengelola barang inventaris Komisi Pemilihan Umum. membantu pelaksanaan tugas Komisi Pemilihan Umum Provinsi dalam menyelenggarakan Pemilu. dan kebutuhan yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum. dan mengadakan perlengkapan penyelenggaraan Pemilu sesuai dengan peraturan perundang . dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dalam melaksanakan tugas. membantu perumusan dan penyusunan rancangan peraturan dan keputusan Komisi Pemilihan Umum. dan kepegawaian sesuai dengan peraturan perundang-undangan serta berkewajiban menyusun laporan pertanggungjawaban keuangan. standar. membantu perumusan dan penyusunan rancangan keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Dewan Perwakilan Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah serta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden. dan membantu pelaksanaan tugas-tugas lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan. dan memberikan layanan administrasi. Dalam melaksanakan tugas Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum berwenang mengadakan dan mendistribusikan perlengkapan penyelenggaraan pemilu berdasarkan norma.undangan. membantu pelaksanaan tugas Komisi Pemilihan Umum dalam menyelenggarakan Pemilu. Dalam melaksanakan tugas Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi berwenang mengadakan dan mendistribusikan perlengkapan penyelenggaraan Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah berdasarkan norma. prosedur. memberikan 5 . mengangkat tenaga pakar/ahli berdasarkan kebutuhan atas persetujuan Komisi Pemilihan Umum. memberikan dukungan teknis administratif. Ketentuan Pasal 67 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum menyatakan bahwa Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum bertugas membantu penyusunan program dan anggaran Pemilu. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Ketentuan Pasal 68 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi bertugas membantu penyusunan program dan anggaran Pemilu. memelihara arsip dan dokumen pemilu. membantu pendistribusian perlengkapan penyelenggaraan Pemilu anggota Dewan Perwakilan Rakyat. Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum bertanggungjawab dalam hal administrasi keuangan serta pengadaan barang dan jasa berdasarkan peraturan perundang-undangan. standar. dan membantu pelaksanaan tugas-tugas lain sesuai dengan peraturan perundang-undangan. memberikan bantuan hukum dan memfasilitasi penyelesaian sengketa Pemilu. mengadakan perlengkapan penyelenggaraan Pemilu sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Komisi Pemilihan Umum Provinsi.

membantu perumusan dan penyusunan rancangan keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum. standar. membantu penyusunan laporan penyelenggaraan kegiatan dan pertanggungjawaban Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota bertanggungjawab dalam hal administrasi keuangan serta pengadaan barang dan jasa berdasarkan peraturan perundang-undangan. ketatausahaan. memelihara arsip dan dokumen Pemilu. memelihara arsip dan dokumen Pemilu. menyediakan informasi bagi pimpinan dalam pengambilan keputusan dan atau tindakan yang cepat dan tepat. serta kesekretariatan PPK dan PPLN. perlu pengaturan penyeragaman sistem administrasi. dan mengelola barang inventaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. prosedur dan kebutuhan yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum . Dalam melaksanakan tugas Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota berwenang mengadakan dan mendistribusikan perlengkapan penyelenggaraan Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten/Kota berdasarkan norma. Selain mempunyai peran tersebut. Untuk menunjang pelaksanaan tugas kewenangan dan kewajiban tersebut. memberikan layanan administrasi. sehingga terdapat suatu kepastian hukum. memberikan dukungan teknis administratif.layanan administrasi. Berkenaan dengan hal tersebut. antara lain berperan mendukung pelaksanaan tugas pokok dan fungsi. membantu pendistribusian perlengkapan penyelenggaraan Pemilu anggota Dewan Perwakilan Rakyat. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi bertanggungjawab dalam hal administrasi keuangan serta pengadaan barang dan jasa berdasarkan peraturan perundang-undangan. Dewan Perwakilan Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah serta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden serta Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Provinsi. Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. 6 . dan mengadakan perlengkapan penyelenggaraan Pemilu sesuai dengan peraturan perundang-undangan. dan mengelola barang inventaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. dan kepegawaian sesuai dengan peraturan perundangundangan. dan kepegawaian sesuai dengan peraturan perundangundangan. tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum diperlukan untuk mengatur Komunikasi kedinasan dalam mendukung penyelenggaraan fungsi administrasi kesekretariatan Komisi Pemilihan Umum. dan membantu pelaksanaan tugas-tugas lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan. memfasilitasi penyelesaian masalah dan sengketa Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten/Kota. serta berkewajiban menyusun laporan pertanggungjawaban keuangan. tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum mempunyai ciri-ciri. serta membantu kelancaran kegiatan organisasi Komisi Pemilihan Umum. membantu pelaksanaan tugas Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dalam menyelenggarakan Pemilu. ketatausahaan. Ketentuan Pasal 69 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota bertugas membantu penyusunan program dan anggaran Pemilu. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota berkewajiban menyusun laporan pertanggungjawaban keuangan. yaitu sifat memberi dukungan guna memudahkan pekerjaan lain sehingga dapat terlaksana sebagaimana mestinya serta mencakup seluruh bagian organisasi dan diperlukan pada setiap satuan kerja serta dilaksanakan di seluruh bagian organisasi tanpa memandang tugas pokoknya.

Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/ Kota serta PPK dan PPLN. format maupun prosedurnya. Asas Ketepatan Tugas dan fungsi satuan kerja dan atau satuan organisasi. 2. sehingga kerahasiaan isinya harus tetap dijaga. d. Tujuan Tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum bertujuan : a. Asas Tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum berpedoman kepada asas : 1. C. 5. 2. c. Pada hakekatnya asas ini mendasari pemikiran bahwa diikutinya kaidah tata naskah dinas terkait dengan fungsi dan kewenangan pejabat yang menandatangani naskah dinas tersebut sesuai dengan ketentuan yang bcrlaku. Asas Pembakuan Naskah dinas wajib dibuat atau disusun menurut tata naskah dinas yang telah ditetapkan. baik secara tertulis maupun secara lisan. baik dari segi isi. memperoleh keseragaman dalam penyelenggaraan administrasi pemilihan umum. Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota serta PPK dan PPLN. Maksud dan Tujuan 1. b. meningkatkan daya guna dan hasil guna secara berkelanjutan dalam penyelenggaraan tugas. 6. naskah dinas hendaknya dapat dipertanggungjawabkan. 7 . semua kegiatan naskah dinas harus dapat diselesaikan secara terkendali. dalam proses penyaluran naskah dinas harus tepat dan terkendali.B. Asas Pertanggungjawaban Secara administrasi. Asas Keterkaitan Tata naskah dinas sebagai bagian dari administrasi dan mempunyai keterkaitan dengan administrasi kearsipan. Maksud Tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum adalah sebagai dasar dalam melaksanakan kegiatan komunikasi kedinasaan di lingkungan Komisi Pemilihan Umum. 4. Dengan demikian seluruh kegiatan tata naskah dinas merupakan bagian integral dari tatalaksana administrasi dan tatalaksana kearsipan. wewenang dan kewajiban Komisi Pemilihan Umum. Asas Kecepatan Untuk mendukung kelancaraan penyelenggaraan tugas dan fungsi satuan kerja dan atau satuan organisasi. agar ada penyelesaian tindak lanjut. Penegasan tentang tingkat pengendalian pemprosesan naskah dinas dinyatakan secara tertulis saat penyampaian. Oleh karena itu. para pejabat dan petugas yang terkait dengan tata naskah dinas tidak dibenarkan memberikan informasi kepada yang tidak berkepentingan. Asas Keamanan Pada dasarnya semua naskah dinas bersifat tertutup. 3. menunjang kelancaran komunikasi kedinasan dan kemudahan dalam pengendalian pelaksanaannya. mewujudkan tata kearsipan yang berdaya guna dan berhasil guna.

SAMPUL SURAT. STEMPEL DINAS. E. MAP DAN PAPAN NAMA. Naskah dinas adalah pernyataan tertulis dalam segala corak dan bentuk yang digunakan sebagai sarana komunikasi untuk menyampaikan informasi kedinasan dari pihak yang satu kepada pihak lain secara intern maupun ekstern. meliputi sarana komunikasi perkantoran.D. BAB IV : KEWENANGAN DAN PELIMPAHAN WEWENANG DALAM PENANDATANGANAN NASKAH DINAS BAB V : PROSEDUR ADMINISTRASI NASKAH DINAS KOMISI PEMILIHAN UMUM BAB VI : PENUTUP 8 . adalah dalam bentuk pengaturan yang digunakan sebagai petunjuk dan atau pedoman dalam melaksanakan tugas-tugas administrasi kesekretariatan Komisi Pemilihan Umum. 3. dengan susunan sistimatika: BAB I Bab II BAB III : PENDAHULUAN : SUSUNAN DAN BENTUK NASKAH DINAS : KOP NASKAH DINAS. Tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum yang ditetapkan dalam Peraturan ini. Tata naskah dinas adalah ketentuan-ketentuan yang berlaku dan mengatur serta menetapkan bentuk. sifat dan prosedur tetap serta menjadi dasar dalam komunikasi kedinasan tertulis. Ruang Lingkup Tata Naskah Dinas Komisi Pemilihan Umum mengatur ruang lingkup komunikasi kedinasan. 2. Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota serta PPK dan PPLN. Pengertian Umum 1. sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Surat Biasa. 9. Surat Kuasa. terdiri dari : 1. 12. Keputusan Bersama. Surat Perintah. Ad. 5. 11. yaitu naskah dinas dalam susunan dan bentuk peraturan perundang-undangan dan dalam susunan dan bentuk surat. 9 . Lembar Disposisi. 22. Undangan. Perjanjian. Keputusan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri. Surat Pernyataan. Risalah Rapat. 23. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota/ Keputusan Komisi Independen Pemilihan Kabupaten/Kota (di wilayah provinsi Aceh). Naskah Dinas dalam susunan dan bentuk Peraturan Perundang-undangan. Telaahan Staf. Surat Panggilan. Piagam. 10. Keputusan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara 11. 3. 4. Laporan. Daftar Hadir. 2.BAB II SUSUNAN DAN BENTUK NASKAH DINAS Naskah dinas sebagai sarana komunikasi kedinasan terdiri dari berbagai bentuk dan susunan sesuai dengan kriteria dari naskah dinas tersebut. Pengertian Naskah dinas yang mengatur pelaksanaan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. 6.A1. 9. 5. Surat Tugas. Surat Keterangan. 20. Keputusan Komisi Pemilihan Umum. Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. 6. Surat Ijin. Keputusan Panitia Pemilihan Kecamatan. Peraturan Komisi Pemilihan Umum l. 16. Pengumuman. 10. 8. B. 14. Surat Pengantar. 3. 7. Rekomendasi. A. Surat Peringatan. 18. Keputusan Panitia Pemilihan Luar Negeri. Nota Dinas. 4. 13. Surat Edaran. 2. serta mengikat penyelenggara pemilihan umum dan pihak lain. 15. 19. Berita Acara. Peraturan Komisi Pemilihan Umum. 21. 7. 8. Keputusan Panitia Pemungutan Suara. Naskah Dinas dalam susunan dan bentuk surat adalah : 1. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Keputusan Komisi Independen Pemilihan Provinsi Aceh. 17.

4) Pasal-pasal. 5) Nama Terang. Peraturan Komisi Pemilihan Umum yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. Sebagai pelaksanaan dari peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. 2) Nomor dan tahun. dengan menggunakan tinta berwarna biru atau ungu. di atas kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan bertuliskan Komisi Pemililian Umum warna kuning emas. 3) Nama Jabatan. kriterianya adalah : a. Bagian awal Peraturan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas: 1) Judul Peraturan. Menggunakan nomor angka bulat dan tahun penetapan. 10 . Isinya bersifat pengaturan. 3) "Memutuskan:" 4) Menetapkan : Judul Peraturan. Peraturan Komisi Pemilihan Umum ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. Bentuk dan sistimatika isinya sesuai dengan teknik penyusunan peraturan perundang-undangan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004. b. ad.a. Bagian awal. Bagian akhir Peraturan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas: 1) Nama tempat ditetapkan. c. 4) Tanda tangan Pejabat.2. Cara Penyusunan Peraturan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas : a. b. 3) Nama Peraturan. Bulan dan Tahun. serta "Memperhatikan". Mempunyai nama judul setelah kata "Menetapkan:” g. 2) Tanggal. 3) Paragraf-paragraf. Pembukaan Peraturan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas: 1) Tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital 2) Konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat" "Memperhatikan". Bagian akhir ad.b. Pengesahan a. asli disimpan oleh pemrakarsa peraturan Komisi Pemilihan Umum. c.d. e. f.c. Menggunakan konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat". d. Isi d. Untuk Peraturan Komisi Pemilihan Umum. ad. 2) Bagian-bagian. 6) Stempel Komisi Pemilihan Umum. ad. b. Pembukaan. 3. Isi Peraturan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas : 1) Bab-bab. serta 4. 5) Ayat-ayat.

d.a. b. di atas kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan bertuliskan Komisi Pemililian Umum warna kuning emas.b. Pembukaan. serta mengikat penyelenggara pemilihan umum dan pihak lain. Bentuk dan sistimatika sesuai dengan teknik penyusunan peraturan perundang-undangan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004. Isi. Bentuk Bentuk Peraturan Komisi Pemilihan Umum. Bagian akhir.c. c. serta "Memperhatikan". e. Menggunakan konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat". Pembukaan Keputusan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas: 1) Tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital. Isi Keputusan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas : 1) Diktum-diktum. c.A2. ad. 3. h. Peraturan Komisi Pemilihan Umum yang diedarkan dan/atau digandakan adalah salinan sesuai dengan aslinya dan ditandatangani oleh Kepala Biro Hukum dan disertai stempel Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta berwarna biru atau ungu. Cara Penyusunan Keputusan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas : a. Keputusan Komisi Pemilihan Umum. f. Pengertian Naskah Dinas yang mengatur pelaksanaan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. kode penetapan dan tahun penetapan. kriterianya adalah : a. d. Isinya bersifat penetapan. b.c. Ad. Dapat menggunakan tembusan. Sebagai pelaksanaan dari peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. atau 2) Pasal-pasal. ad. 3) Nama Keputusan. 3) "Memutuskan:". 4) Menetapkan : Judul Keputusan. 2) Nomor. Keputusan Komisi Pemilihan Umum l. Mempunyai nama judul setelah kata "Menetapkan. 11 . Bagian awal Keputusan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas : 1) Judul Keputusan. kode penetapan. Bagian awal.” g. Menggunakan nomor angka bulat. apabila diperlukan. ad. 5. 2) Konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat" serta "Memperhatikan". 2. dan tahun. sebagaimana tercantum pada Lampiran I.

Isi. Bagian awal. 5) Nama terang. bulan dan tahun. d. dengan menggunakan tinta bewarna biru atau ungu. 2) Tanggal. Bagian akhir Keputusan Komisi Pemilihan Umum terdiri atas: 1) Nama tempat ditetapkan. c. Pengesahan a. Cara Penyusunan Keputusan Bersama terdiri atas : a. c. Bentuk Bentuk Keputusan Komisi Pemilihan Umum sebagaimana tercantum pada Lampiran II Ad.ad. b. asli disimpan oleh pemrakarsa keputusan Komisi Pemilihan Umum. 2) Nomor dan tahun dari KPU serta nomor dan tahun dari Instansi yang melakukan kerjasama. c. Mempunyai nama judul setelah kata "Menetapkan:". Dirumuskan dalam pasal-pasal dan ayat-ayat. Keputusan Bersama 1. di atas kertas berukuran folio. 3) Nama Jabatan. 12 . b. d. 5. Keputusan Komisi Pemilihan Umum ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. 2. 4. Isinya bersifat mengatur pelaksanaan teknis. 4) Tanda tangan Pejabat. Keputusan bersama ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum dan pimpinan instansi yang melakukan kerjasama. Ad a. Keputusan Komisi Pemilihan Umum yang diedarkan dan/atau digandakan adalah salinan sesuai dengan aslinya dan ditandatangani oleh Kepala Biro Hukum dan disertai stempel Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta berwarna biru atau ungu. Bagian akhir. tanpa kop. Bagian awal Keputusan Bersama terdiri atas : 1) Tulisan keputusan bersama Komisi Pemilihan Umum dengan Instansi/lembaga yang melakukan kerjasama. Pengertian Naskah Dinas yang dibuat oleh Komisi Pemilihan Umum dengan instansi lain untuk mengatur sesuatu yang menyangkut kepentingan bersama. 3) Nama Keputusan Bersama dengan huruf kapital. Kriterianya adalah: a. b. 3. 6) Stempel Komisi Pemilihan Umum. e. dengan huruf kapital. Pembukaan. Keputusan Komisi Pemilihan Umum yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum.d. Menggunakan nomor masing-masing instansi.A3.

Keputusan Bersama ditandatangani oleh masing-masing yang melakukan kerjasama. 3) Nama Jabatan masing-masing instansi. 2) Bagian-bagian. Bagian Akhir Keputusan Bersama terdiri atas: 1) Nama tempat ditetapkan. Ad d. h. 2. dengan menggunakan tinta bewarna biru atau ungu dibuat di atas kertas bermaterai cukup dengan ukuran dan jenis kertas tertentu tanpa kop. 6) Dibubuhi stempel masing-masing instansi.Ad b. serta "Memperhatikan" apabila diperlukan. dibuat rangkap dua dengan ketentuan masing-masing mendapat satu keputusan bersama yang asli. Pengesahan a. c. Dibuat di atas kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan bertuliskan Komisi Pemilihan Umum berwarna hitam. 2) Kata "Memutuskan:" 3) Menetapkan : nama judul Keputusan Bersama. Isinya bersifat penetapan.A4 Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum 1. 5. 4. f. b. Isi Keputusan Bersama terdiri atas: 1) Bab-bab. 4) Pasal-pasal. 5) Nama Terang Pejabat masing-masing instansi. serta mengikat penyelenggara pemilihan umum dan pihak lain. Pengertian Naskah Dinas yang mengatur pelaksanaan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. Mempunyai nama judul setelah kata "Menetapkan:". b. g. 4) Tandatangan Pejabat masing-masing instansi. Keputusan Bersama yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum dan pimpinan Instansi/lembaga lain. Sebagai pelaksanaan dari peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. Menggunakan nomor bulat. Bentuk Bentuk Keputusan Bersama sebagaimana tercantum pada Lampiran III. Ad c. 3) Paragraf-paragraf. d. Bentuk dan sistematika sesuai dengan teknik penyusunan peraturan perundang-undangan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004. Dapat menggunakan tembusan apabila diperlukan. 5) Ayat-ayat. dan bersifat penetapan. 2) Tanggal. Pembukaan Keputusan Bersama terdiri atas: 1) Konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat". kode penetapan dan tahun penetapan. e. Ad. bulan dan tahun. 13 . Kriterianya adalah : a. Menggunakan konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat".

d. Pembukaan. 2) Nomor bulat. 3) Nama Keputusan. 3) Nama Jabatan. 4) Tanda tangan Pejabat. Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. b. Pengesahan a. Bagian Akhir terdiri atas: 1) Nama tempat ditetapkan. d. Bagian awal. 3) "Memutuskan:" 4) Menetapkan : Judul keputusan. Isi terdiri atas Diktum-diktum. c. kode penetapan dan tahun. dengan menggunakan tinta bewarna biru atau ungu. ad. b. Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang diedarkan dan/atau digandakan adalah salinan sesuai dengan aslinya dan ditandatangani oleh Kepala Biro Hukum dan disertai stempel Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta berwarna biru atau ungu. ad. a.3. Bagian awal terdiri atas : 1) Judul keputusan. 14 . ad. b. Isi. asli disimpan oleh pemrakarsa keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Pembukaan terdiri atas : 1) Tulisan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital. 5) Nama Terang 6) Stempel Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. c. 4. 5. c. bulan dan tahun. ad. 2) Konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat" serta "Memperhatikan" apabila diperlukan. Bentuk Bentuk Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum sebagaimana tercantum pada Lampiran IV. Cara Penyusunan Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum terdiri atas : a. Bagian akhir. Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. 2) Tanggal.

ad. 2) Tanggal. c. Pembukaan terdiri atas : 1) Tulisan Komisi Pemilihan Umum Provinsi dengan huruf kapital. g. d. Pembukaan. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi dengan menggunakan tinta bewarna biru atau ungu. Menggunakan konsiderans “Menimbang” dan “Mengingat”. Bagian awal terdiri atas : 1) Judul Keputusan. a. 6) Stempel Komisi Pemilihan Umum Provinsi. serta mengikat penyelenggara pemilihan umum dan pihak lain. d. Bentuk dan sistematika sesuai dengan teknik penyusunan peraturan perundang-undangan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004. Isi. Dapat menggunakan tembusan apabila diperlukan. Bagian akhir. Isi terdiri atas Diktum-diktum. b. h. 5) Nama Terang. kode penetapan dan tahun penetapan. Mempunyai nama judul setelah kata " Menetapkan:".Ad. 4. c. bulan dan tahun. 2) Konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat" serta "Memperhatikan" apabila diperlukan. c. f. b. Bagian akhir terdiri atas : 1) Nama tempat ditetapkan. 3. Pengertian Naskah Dinas yang mengatur pelaksanaan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi.A5. 2) Nomor bulat. Kriterianya adalah : a. 3) Nama Keputusan. Menggunakan nomor bulat. 3) Nama Jabatan. ad. Bagian awal. dan bersifat penetapan. ad. Sebagai pelaksanaan dari peraturan perundang-undangan. d. 15 . Dibuat di atas kertas berukuran folio dengan kop Komisi Pemilihan Umum Provinsi (berwarna). Cara Penyusunan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi terdiri atas : a. Isinya bersifat penetapan. serta “Memperhatikan” apabila diperlukan. kode penetapan dan tahun. 3) "Memutuskan:" 4) Menetapkan : Judul Keputusan. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi 1. ad. b. 4) Tanda tangan Pejabat. 2. Pengesahan a. e.

Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi yang diedarkan dan/atau digandakan adalah salinan sesuai dengan aslinya dan ditandatangani oleh Pejabat yang menangani masalah hukum dan disertai stempel Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dengan menggunakan tinta berwarna biru atau ungu. Mempunyai nama judul setelah kata " Menetapkan". Bentuk Bentuk Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi sebagaimana tercantum pada Lampiran V.A6. Bagian akhir terdiri atas : 1) Nama tempat ditetapkan.c. Isi terdiri atas Diktum-diktum. Bagian awal terdiri atas : 1) Judul Keputusan. 2) Tanggal. serta "Memperhatikan" apabila diperlukan. kode penetapan. 3) Nama Keputusan. c. Bagian akhir. Bentuk dan sistematika sesuai dengan teknik penyusunan peraturan perundang-undangan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004. Dibuat di atas kertas berukuran folio dengan kop Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/ Kota (berwarna). bulan dan tahun.d. ad. d. Menggunakan konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat". Sebagai pelaksanaan dari peraturan perundang-undangan. dan bersifat penetapan. Isinya bersifat penetapan. g. 3. ad. d. ad. Cara penyusunan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota terdiri atas : a. Pengertian Naskah Dinas yang mengatur pelaksanaan peraturan perundang-undangan serta mengikat penyelenggara pemilihan umum dan pihak lain. Menggunakan nomor bulat. kode penetapan dan tahun. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. h. 3) "Memutuskan:" 4) Menetapkan : Judul Keputusan. dan tahun penetapan.a. 2) Konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat" serta "Memperhatikan" apabila diperlukan.b. c. 5. b. ad. c. Bagian awal. Dapat menggunakan tembusan apabila diperlukan.b. b. 16 . Ad. Pembukaan terdiri atas : 1) Tulisan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dengan huruf kapital. Pembukaan. f. 2. Isi. 2) Nomor bulat. Kriterianya adalah : a. l.

c. Nama Jabatan. Tandatangan Pejabat. 5. Dapat menggunakan tembusan apabila diperlukan.3) 4) 5) 6) 4. 2. ad. b. c.a. Kriterianya adalah : a. d. Stempel Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.A7. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. 3) Nama Keputusan. c. 3. 17 . Nama Terang. d. kode penetapan. 2) Nomor bulat. Isinya bersifat penetapan. kode penetapan dan tahun. Cara penyusunan Keputusan PPK/PPS/PPLN/KPPS/KPPSLN terdiri atas : a. Bentuk dan sistematika sesuai dengan teknik penyusunan peraturan perundang-undangan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004. b. Menggunakan konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat". Bagian awal terdiri atas : 1) Judul Keputusan. Menggunakan nomor bulat. f. Pengesahan a. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota yang diedarkan dan/atau digandakan adalah salinan sesuai dengan aslinya dan ditandatangani oleh pejabat yang menangani masalah hukum dan disertai stempel Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dengan menggunakan tinta berwarna biru atau ungu. Bagian awal. b. Pengertian Naskah Dinas yang mengatur pelaksanaan peraturan perundang-undangan serta mengikat penyelenggara pemilihan umum dan pihak lain. Isi. l. Pembukaan. Keputusan Panitia Pemilihan Kecamatan/Panitia Pemungutan Suara/Panitia Pemilihan Luar Negeri/ Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara/ Kelompok Penyenggara Pemungutan Suara Luar Negeri. Bentuk Bentuk Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/ Kota sebagaimana tercantum pada Lampiran VI. Ad. Bagian akhir. h. Dibuat di atas kertas berukuran folio dengan kop PPK/PPS/PPLN/KPPS/KPPSLN. Mempunyai nama judul setelah kata " Menetapkan". dan bersifat penetapan. dan tahun penetapan. serta "Memperhatikan" apabila diperlukan. Sebagai pelaksanaan dari peraturan perundang-undangan. g.

Pengesahan a. Perihal. a. 8). Bagian akhir. 4. c. Bagian awal. Isi. 2) Konsiderans "Menimbang" dan "Mengingat" serta "Memperhatikan" apabila diperlukan. 3) Kepada pejabat/ alamat yang dituju. 3) Nama Jabatan. 2) Tanggal. ad. Bentuk Bentuk Keputusan PPK/PPS/PPLN/KPPS/KPPSLN sebagaimana tercantum pada Lampiran VII. Keputusan Panitia Pemilihan Kecamatan/Panitia Pemungutan Suara /Panitia Pemilihan Luar Negeri/Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara/Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri yang diedarkan dan/atau digandakan disertai stempel Sekretariat Panitia PPK/PPS/PPLN/KPPS/KPPSLN dengan menggunakan tinta berwarna biru atau ungu. Lampiran.c. Pengertian Naskah dinas yang memuat pemberitahuan dan penjelasan atau petunjuk tata cara melaksanakan peraturan atau kebijakan Komisi Pemilihan Umum dan ditujukan kepada penyelenggara pemilihan umum di provinsi/kabupaten/kota atau pihak lain. bulan dan tahun. Bagian awal. Bagian akhir terdiri atas : 1) Nama tempat ditetapkan. Ad. Tulisan surat edaran dengan huruf kapital ditempatkan di tengah bagian awal lembar naskah. Cara Penyusunan Surat Edaran terdiri atas : a. 7). 4) Tandatangan Pejabat.B1.2 5. 18 .ad. 2) Tanggal. 6) Stempel PPK/PPS/PPLN/KPPS/KPPSLN. bulan dan tahun. 4) Nomor. 6). ad. 3) "Memutuskan:" 4) Menetapkan : Judul Keputusan. b.b. ad. 5) Sifat (klasifikasi/derajat).d. 5) Nama Terang. Isi terdiri atas Diktum-diktum. Surat Edaran 1.1 s/d lampiran VII. 2. b. terdiri atas : 1) Nama Tempat. Pembukaan terdiri atas : 1) Tulisan PPK/PPS/PPLN/KPPS/KPPSLN dengan huruf kapital. Keputusan Panitia Pemilihan Kecamatan/Panitia Pemungutan Suara/Panitia Pemilihan Luar Negeri/Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara/Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri ditandatangani oleh Ketua PPK/PPS/PPLN/KPPS/KPPSLN.

b. Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. 19 . saran atas sesuatu masalah kepada berbagai lembaga atau perorangan. 2. Pengesahan. 2) tanda tangan pejabat. Surat Biasa 1. yang ditandatangani Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital berwarna hitam. Bagian akhir. Isi. c. yang ditandatangani Ketua Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital berwarna kuning emas. apabila diperlukan.ad. b.B2. 3. Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota serta Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/ Kabupaten/ Kota sebagaimana tercantum pada Lampiran VIII. 5) Tembusan. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum . c. permintaan. Bentuk Bentuk Surat Edaran yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum . 4. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. yang ditandatangani Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota serta Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan kop Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota yang bersangkutan (berwarna). b. pemberitahuan. Pengertian Naskah dinas yang memuat penyampaian berita/informasi secara tertulis yang berisi penjelasan. Cara Penyusunan Surat Biasa terdiri atas : a.5 Ad. tanggapan. terdiri atas : 1) Nama Jabatan. Bagian awal. 4) Stempel. dan Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota serta Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota.1 sampai dengan Lampiran VIII. jawaban. Isi Surat Edaran berbentuk uraian ad. 3) Nama Pejabat. pertanyaan. c. dengan ketentuan : a. Bagian akhir.

3) Nama/instansi dan alamat yang dituju. 2) Tanggal. yang ditandatangani Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten Kota dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan kop Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota yang bersangkutan (berwarna). 4) Nomor. b. Pengertian Naskah dinas yang memuat mengenai penjelasan atau keterangan secara tertulis terhadap perseorangan pejabat atau personil. Surat Keterangan 1.7 Ad. b. c. bulan dan tahun. 2) Tanda Tangan Pcjabat. ad. c. 3. Bagian awal surat terdiri atas : 1) Nama tempat. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum . terdiri atas : 1) Nama Jabatan. 6) Lampiran.1 sampai dengan Lampiran IX. 20 . a. 5) Sifat. 4. Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten Kota. 4) Stempel.ad. Bentuk Bentuk Surat Biasa yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum . yang ditanda tangani Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital berwarna hitam.B3. 7) Perihal. atau Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten Kota dengan ketentuan : a. yang ditanda tangani Ketua Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital berwarna kuning emas. ad. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum . Pengesahan Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum . Isi Surat Biasa dirumuskan dalam bentuk uraian. 3) Nama Pejabat. Bagian akhir. sebagaimana tercantum pada Lampiran IX.

6) Pekerjaan/ pangkat. 8) Uraian penjelasan. ad. 4) Tanda Tangan Jabatan. Bagian akhir. Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota serta Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan kop Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota yang bersangkutan (berwarna). b. Bagian akhir. 2) Nomor dan tahun. 2) Jenis kelamin. Pejabat Eselon II dan III Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan kertas berukuran folio. atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota. Isi Surat Keterangan terdiri atas : 1) Nama lengkap. ad. 4) Status perkawinan. Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota atau Pejabat Eselon II dan III Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum . c. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital berwarna hitam. Cara Penyusunan Surat Keterangan terdiri atas : a. 2) Tanggal. a. c. Bagian awal. 3) Nama Jabatan. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum . 5) Nama Pejabat. terdiri atas : 1) Nama Tempat. 21 . 6) Stempel.2. Pengesahan Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum . Bagian awal. Bulan dan Tahun. b. 3. 3) Tempat tanggal lahir. 7) Alamat. c. terdiri atas : 1) Tulisan surat keterangan dengan huruf kapital ditempatkan di tengah bagian awal lembar naskah dinas. atau Pejabat Eselon III dan IV Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota dengan ketentuan : a. Isi. d. 5) Agama. ad. Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital berwarna kuning emas. b.

ditempatkan di bagian awal lembar naskah dinas. bulan dan tahun. ad. Pengesahan Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum . 2. ad. b. Ad. Cara Penyusunan Surat Perintah terdiri atas : a. 2) Nomor dan tahun. 22 . 6) Stempel. Bagian awal. Bagian akhir. ad. Isi Surat Perintah memuat nama pejabat dan jabatan yang diberi tugas tertentu yang akan dilaksanakan. b. 3. terdiri atas : 1) Tulisan surat perintah dengan huruf kapital. a.e. 2) Tanggal. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum . Bentuk Bentuk surat keterangan sebagaimana tercantum pada Lampiran X. Bagian akhir. c. terdiri atas : 1) Nama Tempat. dan waktu pelaksanaan tugas. Surat Perintah l. Bagian awal.B4. Pejabat Eselon III dan IV Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/ Kota dengan menggunakan kertas berukuran folio. yang ditanda tangani Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital berwarna hitam. c. Isi. 4. dengan ketentuan : a. Pengertian Naskah dinas yang memuat perintah untuk melaksanakan tugas tertentu dari pejabat atasan yang ditujukan kepada pejabat di bawahnya. 3) Nama Jabatan. 4) Tanda Tangan Jabatan. b. yang ditanda tangani Ketua Komisi Pemilihan Umum dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital berwarna kuning emas.10. atau Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten Kota.1 sampai dengan Lampiran X.

pekerjaan/jabatan dan alamat pihak yang membuat perjanjian atas nama Komisi Pemilihan Umum. Identitas jabatan para pihak terdiri atas : 1) Nama. Ad. 3) Obyek Perjanjian. Bagian awal. l. 4) Ketentuan-ketentuan perjanjian. Susunan terdiri atas : 1) Bagian awal. meliputi hak dan kewajiban bagi Pihak pertama dan Pihak kedua yang merupakan penjabaran lebih lanjut dari pokok perjanjian. Ad. Bentuk Bentuk surat perintah sebagaimana tercantum pada Lampiran XI. 2) Identitas jabatan para pihak yang membuat perjanjian. 23 . kode dan tahun. kemudian pasal berikutnya menjabarkan pasal di atasnya. terdiri atas : 1) Tulisan perjanjian dengan huruf kapital ditempatkan di tengah bagian awal lembar naskah dinas. Pengertian.4.B5. 5) Bagian akhir. dan ditutup dengan administrasi perjanjian sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Ad. misalnya mengenai perjanjian rehabilitasi gedung kantor yang terletak di jalan dan atau dikenal umum dengan nama Jalan Imam Bonjol Nomor 29 Jakarta Pusat. Obyek perjanjian. yang ditandatangani Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten Kota dengan menggunakan tinta warna biru atau ungu dan kertas berukuran folio dengan kop Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota yang bersangkutan (berwarna).1 sampai dengan Lampiran XI. 2. 4. Ad. pekerjaan/jabatan dan alamat pihak lain yang menyepakati adanya perjanjian.c. meliputi hal-hal pokok yang disepakati diperjanjikan antara Pihak Pertama dan Pihak Kedua yang seyogyanya hal-hal pokok tersebut terdiri dari satu jenis prestasi yang harus dipenuhi dalam perjanjian tersebut. 2) Nama.3. Ketentuan-ketentuan dalam perjanjian. 3) Tempat dan waktu penandatanganan perjanjian. Perjanjian l. yang diawali dengan pasal yang bersifat umum. yang selanjutnya disebut Pihak kedua. 2. selanjutnya disebut Pihak pertama.7. Ketentuanketentuan dalam perjanjian dituangkan secara sistematika dalam pasal-pasal dan ayat-ayat. Naskah dinas yang memuat persetujuan yang mengikat antara Komisi Pemilihan Umum dengan pihak lain dalam melaksanakan suatu tindakan atau perbuatan hukum yang telah disepakati atau disetujui bersama. Ad. 2) Nama Perjanjian 3) Nomor bulat.

meliputi uraian tindakan/ perbuatan hukum untuk melaksanakan kuasa tersebut. Klausul atau hal tertentu. Bentuk Bentuk Perjanjian sebagaimana tercantum pada Lampiran XII. 3. Pengertian. 3) Jenis tindakan hukum yang dikuasakan. f.Ad.1 sampai dengan Lampiran XII. Ad.5. dalam hal dan jangka waktu tertentu. e. terdiri atas : 1) Tulisan surat kuasa dengan huruf kapital ditempatkan di tengah bagian awal dari naskah surat kuasa. meliputi uraian tindakan/ perbuatan hukum yang harus dilakukan Penerima Kuasa yang didahului dengan kata khusus dengan huruf kapital. 2) Nama. Identitas Pemberi Kuasa dan Penerima Kuasa. Naskah dinas yang memuat pelimpahan kewenangan dari pimpinan/pejabat yang mempunyai hak dan kewenangan atas sesuatu kepada pejabat/pegawai atau orang lain agar bertindak untuk dan atas namanya dalam melakukan suatu perbuatan hukum mengenai hak dan kewenangan tersebut. Bagian akhir meliputi keadaan pihak-pihak yang menandatangani perjanjian serta penandatanganan oleh kedua belah pihak yang masing-masing dibubuhi materai. Bagian akhir. yang selanjutnya disebut Pemberi Kuasa. Surat Kuasa l.B6.6 4. yang selanjutnya disebut Penerima Kuasa. tanggal. Bagian awal. 24 . 4) Klausul atau hal tertentu. bulan dan tahun ditandatanganinya surat kuasa oleh Pemberi Kuasa dan Penerima Kuasa. 2) Identitas Pemberi Kuasa dan Penerima Kuasa. Pengesahan Ditandatangani oleh para pihak yang mengadakan perjanjian. d. Jenis tindakan hukum yang dikuasakan. 5) Bagian akhir. yang dapat memberikan kewenangan untuk melimpahkan kuasa tersebut kepada pihak lain yang disebut hak subsitusi. pekerjaan/ jabatan dan alamat pemberi kuasa. meliputi : 1) Nama. meliputi tempat. Untuk menguatkan perjanjian. Surat Kuasa terdiri atas : 1) Bagian awal. pekerjaan/ jabatan dan alamat Penerima kuasa. c. 2) Nomor Surat Kuasa 2. dalam bagian akhir dapat diikutkan saksi-saksi dan membubuhkan tanda tangan dalam perjanjian. b. Susunan a.

B8. Pengertian Naskah dinas yang memuat pemberitahuan kepada pejabat/personil atau pihak lain untuk menghadiri suatu acara tertentu pada waktu dan tempat yang ditentukan. ad. Ad. Bagian akhir. c. 2) Nomor dan tahun. 4) Nama pejabat. Pengertian Naskah dinas yang memuat persetujuan terhadap permohonan yang diajukan dan dikeluarkan oleh Pejabat yang berwenang menurut peraturan perundangan yang berlaku. Ad. Pengesahan Ditandatangani oleh pemberi kuasa dan penerima kuasa. 2. b. Bagian akhir. 2) Tanggal. Bagian akhir. Susunan terdiri atas : a.B7. bulan dan tahun.3. c. 6) Perihal Pengesahan Ditandatangani oleh pejabat yang berwenang. 3) Tanda tangan pejabat. Isi Surat Izin : Memuat persetujuan atas permohonan dengan mencantumkan persyaratan tertentu. ad. c. Undangan 1. ad. Bentuk Bentuk Surat Izin sebagaimana tercantum pada Lampiran XIV. Isi. 3) Nama judul Surat izin. 2. b. Bagian awal. Surat Izin 1. 5) Stempel. Bagian awal. Bentuk Bentuk Surat Kuasa sebagaimana tercantum pada Lampiran XIII. 4) Dasar. terdiri atas : 1) Tulisan surat izin dengan huruf kapital ditempatkan di tengah awal lembar naskah. 4. Isi. terdiri atas : 1) Nama tempat. 25 . Bagian awal. a. 3. b. Susunan terdiri atas : a. 4.

3) Nama pejabat. ad. 5) Lampiran. bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Sekretaris Kabupaten/Kota. terdiri atas : 1) Nama tempat. bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Sekretaris Kabupaten/Kota. Biro-Biro atau Inspektorat pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum.ad. 4) Acara. sub bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota atas permintaan Ketua dan atau Anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi atas permintaan Ketua dan atau Anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi. a. 2) Tanggal. Isi Undangan terdiri atas : 1) Hari. dengan dilampiri : 26 . Bagian Persidangan dan Protokol pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum serta sub bagian umum dan logistik pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota mengurus proses penerbitan undangan berdasarkan perintah tertulis Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. 2) Tanggal. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi atas permintaan Ketua dan atau Anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi. sub bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota atas permintaan Ketua dan atau Anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. 5) Tembusan. Bagian awal. Pengesahan Undangan ditandatangani oleh pejabat yang mengundang. Biro-Biro atau Inspektorat pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Permintaan Ketua dan atau Anggota Komisi Pemilihan Umum. b. b. 4) Stempel. 4) Sifat. bulan dan tahun. 4. c. 3. dan 6) Perihal. 3) Nama pejabat/personil dan pihak lain serta alamat yang diundang. serendahrendahnya Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota. 2) Tanda tangan pejabat. apabila undangan yang bersifat rapat. Bagian akhir Undangan terdiri atas : I) Nama jabatan. 3) Waktu dan tempat. 5) Pimpinan rapat. Tata tertib penerbitan undangan a. atas permintaan Ketua dan atau Anggota Komisi Pemilihan Umum. ad.

tanggal. 27 . ad. 3) Acara dan Pimpinan Rapat. 5) Sifat. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota atau Sekretaris Provinsi/Kabupaten/ Kota.7 Ad. Dalam hal terjadi perubahan terhadap hari. Bagian awal. c 3. 3) Nama pejabat. 2. Susunan terdiri atas : a. perubahan tersebut harus dikoordinasikan dengan bagian protokol dan persidangan Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Isi surat panggilan terdiri atas : 1) Hari. 2) Tanda tangan pejabat. Bentuk Bentuk Undangan sebagaimana tercantum pada Lampiran XV. 7) Perihal. 4) Nomor surat. terdiri atas : 1) Nama jabatan. 3) Nama pejabat/personil atau perorangan atau organisasi/instansi atau badan hukum serta alamat yang dipanggil. tanggal. tempat. tempat dan waktu. Pengertian.1) Hari. 2) Tanggal. b ad. bulan dan tahun.1. dan 2) Menghadap kepada nama pejabat tertentu. a Bagian awal. 5. 6) Lampiran. Bagian akhir. sub bagian umum dan logistik pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. ad. Isi. waktu. b. tanggal. c. 2) Nama dan Jabatan yang diundang. Pengesahan Surat panggilan ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. 1. c. tempat dan waktu undangan. Naskah dinas yang memuat panggilan terhadap pejabat/personil atau perorangan atau organisasi/instansi dan badan hukum. Bagian akhir. untuk diminta keterangan mengenai hal tertentu. sampai dengan Lampiran XV. Surat Panggilan.B9. terdiri atas : 1) Nama tempat. 4) Stempel.

6) Tanggal. Pengumuman 1. 4. 1. Nota Dinas. bulan dan tahun. 8) Lampiran . 3) Pejabat yang mengirim. Pengesahan Ditandatangani oleh pejabat yang mengirim. 3. c.B11. Isi. Pengertian Naskah dinas yang memuat pemberitahuan tentang sesuatu hal kepada pihak lain untuk dapat dimaklumi 28 . Ad.7 Ad. Bagian awal. 7) Sifat. ad. Bagian awal nota dinas terdiri atas : 1) Tulisan nota dinas dengan huruf kapital ditempatkan di tengah bagian awal kertas lembar Naskah Dinas.B10. 2. a. Bentuk Bentuk Nota Dinas sebagaimana tercantum pada Lampiran XVII. 4) Tembusan. Bagian akhir. Bagian akhir Nota Dinas terdiri atas : 1) Nama Jabatan. c)..1 dan Lampiran XVI. Pengertian Naskah dinas yang digunakan dalam lingkungan internal Komisi Pemilihan Umum. 9) Perihal. b).4. b. ad. Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota atau merupakan pengantar naskah dinas lain dan ditujukan kepada pejabat di atasnya atau kepada pejabat dibawahnya atau kepada pejabat setingkat. Susunan terdiri atas : a). 5) Nomor. Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota yang dapat memuat ha1-hal yang berkenaan dengan pelaksanaan tugas dan kewenangan Komisi Pemilihan Umum. 2) Pejabat atau alamat yang dituju. Isi nota dinas berbentuk uraian. 2) Tanda Tangan Pejabat. ad. Bentuk Bentuk Surat Panggilan sebagaimana tercantum pada Lampiran XVI.

b. a. Susunan terdiri atas : a.1 sampai dengan Lampiran XVIII. ad. ad. Materi laporan. ad.2. b. c. terdiri atas : 1) Nama tempat. 4. Pengertian Naskah dinas yang memuat pemberitahuan atau pertanggungjawaban pelaksanaan tugas dari pejabat yang melaksanakan tugas kepada pejabat di atasnya atau dari suatu kelompok/panitia/tim yang dibentuk. Isi pengumuman berbentuk pemberitahuan yang diuraikan dalam kalimat singkat dan jelas. Isi. KPPS dan KPPSLN. Bagian awal laporan adalah nama judul laporan. ad. b. a. 3) Nama pengumuman. ad. Lampiran. 2. c. 29 . 3.10 4. Isi. Bagian awal. 2. bulan dan tahun. terdiri atas : 1. terdiri dari kesimpulan dan saran. 4) Nama terang. Penutup. b. Bagian akhir. Pengesahan Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum atau Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/ Kota atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota atau PPK. disusun secara sistematis. 5) Stempel.B12. 3) Nama jabatan. PPLN. Bagian awal. Bagian akhir. 3. Ad. 2) Nomor. Isi. Susunan terdiri atas : a. Bentuk Bentuk pengumuman sebagaimana tercantum pada Lampiran XVIII. 2) Tanggal. Laporan 1. Bagian awal. Pendahuluan. c. Bagian akhir. terdiri atas : 1) Tulisan pengumuman dengan huruf kapital ditempatkan di tengah bagian awal lembar naskah dinas. PPS.

Surat Pengantar l. Pengesahan Ditandatangani oleh pejabat/personil/ketua kelompok/panitia/tim Komisi Pemilihan Umum atau Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota. b. terdiri atas : 1) Pejabat/instansi dan alamat yang dituju.B13. c. Isi. 2) Kolom jenis yang dikirim. 2) Tulisan surat pengantar dengan huruf kapital di tengah lembar naskah. 5. 6. bulan dan tahun. hari dan tanggal dan menerima. 4) Tanda tangan pejabat. PPS. PPK. Pengertian Naskah dinas yang memuat jenis dan jumlah naskah dinas atau barang yang disampaikan. Nama tempat. 2) Tanggal. Tanda tangan pejabat. Bagian awal. c. terdiri atas : 1) Kolom nomor urut. jabatan. tanda tangan yang 3. Pengesahan Ditandatangani oleh Pejabat yang mengirim berdasarkan tugas pokok dan fungsinya. 4. KPPS dan KPPSLN. Bagian akhir surat pengantar terdiri atas : 1) Nama tempat. ad. ad. PPLN. 5) Nama pejabat. Bagian akhir. 7) Nama. Bentuk Bentuk sebagaimana tercantum pada Lampiran XX. Susunan terdiri dari : a. Nama jabatan. b. 4) Kolom keterangan. 3) Kolom jumlah naskah dinas/barang yang dikirim. 4.ad. Nama terang. Bagian awal. bulan dan tahun. 3. Dapat dengan tembusan. Tanggal. 3) Nama jabatan. Bentuk Bentuk laporan sebagaimana tercantum pada Lampiran XIX. 6) Stempel. ad. Ad. a. c. 2. 3) Nomor. 3. 30 . 4.. Bagian akhir. Isi. terdiri atas : 1. 2.

b. bulan serta tahun dan tempat. identitas pejabat/personil atau pihak lain. Bagian awal. Di bawah tulisan lembar disposisi pada bagian kanan ditulis arahan/ petunjuk disposisi.b.B14. ad. terdiri atas : Di bawah tulisan lembar disposisi pada bagian kiri terdiri dari : 1) Diterima. terdiri atas : 1) Tulisan berita acara dengan huruf kapital. Isi. 2. meliputi tulisan a. meliputi tulisan nomor dan tanggal agenda. Nomor surat. Tanggal surat.Ad. ad. Isi berita acara memuat uraian tentang hari. Perihal. tanggal. Susunan terdiri atas : a. b. 3) Disampaikan kepada yth.B15. c. 3) Bagian akhir. kemudian diakhiri dengan kalimat penutup yang diuraikan berkenaan dengan administrasi hukum sesuai peraturan perundangundangan. b. Pengertian Naskah dinas yang memuat arahan atau petunjuk atau perintah dari pejabat ditujukan kepada pejabat setingkat atau pejabat dibawahnya berkenaan dengan permasalahan tertentu. Pengertian Naskah dinas yang memuat suatu proses pelaksanaan tugas dan atau pekerjaan yang dapat merupakan penilaian atau penyerahan/penerimaan atau berkenaan dengan hak dan kewajiban yang menyangkut permasalahan tertentu dan dapat melibatkan pihak lain. Isi ad. a. 31 . Surat dari.a. Jam diterima. 2. dan tata cara atau prosedur serta substansi dan kesimpulan. 3. Bagian awal meliputi tulisan lembar disposisi dengan huruf kapital di tengah lembar naskah. e. Susunan terdiri atas : 1) Bagian awal. Bentuk Bentuk sebagimana tercantum pada Lampiran XXI Ad. Berita Acara 1. Lembar Disposisi 1. ad. Bagian awal. 2) Nama berita acara dengan huruf kapital. 2) Isi. d. 2) Diagenda.

ad.BI6. terdiri atas : 1) Nama tempat kedudukan. Bentuk Bentuk sebagaimana tercantum pada Lampiran XXIII. bulan dan tahun. 32 . 2) Pendahuluan. 2. Bagian akhir. Bagian awal. 4) Pembahasan. b. Susunan. Bagian akhir. dibuat oleh pejabat/personil untuk disampaikan kepada pejabat di atasnya. terdiri atas : 1) Nama permasalahan yang ditelaah. dan yang diakhiri dengan suatu pendapat. Pengertian Naskah dinas yang memuat penjelasan berkenaan dengan suatu permasalahan. Pengertian Naskah dinas yang memuat saran dan atau pertimbangan atau pendapat hukum terhadap suatu permasalahan tertentu.BI7. Pengesahan Ditandatangani oleh para pihak dan saksi. c. 3. meliputi : 1) Nama pihak yang terlibat dalam berita acara. 2. Rekomendasi 1. 3) Identifikasi permasalahan. ad. 5) Penutup terdiri dari kesimpulan dan saran. b.ad. tanggal. Bagian awal. b. 3) Tanda tangan saksi. 2) Tanda tangan di atas materai (apabila diperlukan) bagi pihakpihak yang terlibat dalam berita acara. 2) Nama jabatan yang menyusun.c. tanpa ditandatangani dan penyampaiannya melalui nota dinas. Isi. terdiri atas : a. a. Ad. apabila diperlukan. Bagian Akhir. Bagian akhir. Susunan. Bentuk Bentuk sebagaimana tercantum Lampiran XXII 4. Telaahan Staf 1. 3. Bagian awal. Ad. 4) Stempel. terdiri dari : a.

Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum dan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/ Kota atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota. b. ad. 5) Kolom keterangan. bulan dan tahun. ad.b. 2) Nama jabatan. Waktu daftar hadir. b. bulan. 3) Kolom jabatan/golongan.a. 4) Nama terang. ad. tanggal. terdiri atas : 1) Nama tempat. dan tahun. Bagian akhir.ad.8 4. tanggal. 2) Kolom nama. b. Daftar Hadir 1. 2) Nomor. c. Bagian akhir. terdiri atas : a. Isi. 3) Tanda tangan pejabat penanggung jawab. a. 33 . bulan dan tahun. c. 5) stempel. Nama daftar hadir. Pengertian Naskah dinas yang memuat mengenai bukti kehadiran atau ketidakhadiran pejabat/personil atau pihak lain dalam memenuhi kewajibannya atau dalam suatu acara tertentu. Bagian akhir. 4) Nama penanggung jawab. 4) Kolom tanda tangan. 3) Tanda tangan pejabat. Bagian awal. Isi rekomendasi memuat uraian singkat dan jelas berkenaan dengan keberadaan suatu hal. Bagian awal. ad. Acara.BI8. terdiri atas : a. 2) Nama jabatan penanggung jawab. 2. Ad. terdiri atas : 1) Kolom nomor urut. terdiri atas : 1) Tulisan rekomendasi dengan huruf kapital.c. Susunan. Bentuk Bentuk rekomendasi sebagaimana tercantum pada Lampiran XXIV. terdiri atas : 1) Nama tempat. Bagian awal. ad.1 sampai dengan Lampiran XXIV. Isi. 3. c. Pengesahan.

b. 4.2 4. Bagian Isi. 3) Tanda tangan. terdiri atas : 1) Tempat. terdiri atas : a.1 sampai dengan Lampiran XXVI. b. Ditandatangani oleh pejabat yang berwenang dan atau penanggung jawab. Ad. 3) Uraian kegiatan yang telah diikuti termasuk waktu kegiatan dan tempat atau prestasi yang telah dicapai. Isi. Penandatanganan.B20. Bagian akhir ad. Piagam Penghargaan 1. Bentuk Bentuk Piagam Penghargaan sebagaimana tercantum pada Lampiran XXVI. Bagian akhir.3. tanggal. Pengesahan. bulan dan tahun. 2) Nomor piagam. 34 . Bagian awal. 2) Nama jabatan dan instansi. 3.2 2. ad. Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum atau Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/ Kabupaten/ Kota. c. Bagian awal. ad. Bentuk Bentuk daftar hadir sebagaimana tercantum pada Lampiran XXV. 5) Stempel. 2) Identitas yang menerima penghargaan.1 sampai dengan Lampiran XXV. 4) Nama terang. Surat Tugas 1. terdiri atas : 1) Uraian berisikan jabatan yang memberikan penghargaan. Ad. c. terdiri atas : 1) Tulisan piagam penghargaan dengan huruf kapital pada huruf awal dalam kata piagam dan kata penghargaan. Pengertian Naskah dinas yang memuat pemberian tugas tertentu dari pejabat atasan yang berwenang kepada Pejabat/Personil di bawahnya untuk melaksanakan surat tugas dan atau pekerjaan tertentu serta dalam waktu yang ditentukan. Susunan.B19. Pengertian Naskah dinas yang memuat keterangan mengenai bukti pejabat/personil atau pihak lain yang telah selesai mengikuti kegiatan tertentu dan mendapat penghargaan atas prestasi yang telah dicapai. a.

Bagian awal. 5) Nama pejabat yang menandatangani. terdiri atas : a. b. b. Bagian akhir ad. Isi. ad. 4) Tanda tangan pejabat. 4. 2) Nomor. Bentuk Bentuk surat tugas sebagaimana tercantum dalam Lampiran XXVII. ad. terdiri dari : 1) Nama tempat. yang sifatnya harus dapat dipertanggungjawabkan dan mengandung sanksi apabila ternyata dikemudian hari tidak benar. c. 35 .B21. 3) Kalimat penutup.2. 2) Tanggal. Bagian akhir. Bagian akhir. 6) Penutup. Surat Pernyataan 1. Bagian awal. Pengertian Naskah dinas yang memuat suatu pernyataan berkenaan dengan hal tertentu. terdiri atas : 1) Tulisan surat tugas dengan menggunakan huruf kapital pada huruf awal kata surat dan kata tugas. c. 6) Stempel. ad. bulan dan tahun. 5) Keperluan penugasan. a. b. 3. Bagian awal. terdiri atas : 1) Tulisan surat pernyataan dengan menggunakan huruf kapital. 2) Tulisan menugaskan dengan menggunakan huruf kapital. 2) Nomor. c. Bagian awal. Isi. Pengesahan. 3) Nama Jabatan. Ditandatangani oleh pejabat pemberi tugas. a. Isi. 2. terdiri atas : 1) Identitas yang membuat pernyataan. 4) Waktu dan tempat yang diperlukan dalam penugasan. Isi. ad. b. terdiri atas : a. terdiri atas : 1) Dasar peraturan perundang-undangan dikeluarkannya Surat Tugas. Susunan. Susunan. Ad. 3) Nama pejabat/pegawai yang diberi tugas. 2) Pernyataan yang dibuat.

ad. terdiri atas : 1) Nama tempat. Bagian awal. ad. 4) Tembusan apabila diperlukan. 2) Tanda tangan. Pengesahan. b. b. 4. 4) Penutup. terdiri atas : 1) Nama jabatan. 2) Dasar ketentuan dikeluarkannya surat peringatan. Bagian akhir. 2. Isi. c. bulan dan tahun. Bagian awal. Ditandatangani oleh pejabat yang memberi peringatan.B22. 3) Nama pejabat. tentang kealpaan. Bagian akhir. Isi. 3. tanggal. kelalaian. c. 3) Nama Jabatan yang membuat pernyataan. Ad. 4) Tanda tangan. 3. Surat Peringatan 1. terdiri atas : 1) Identitas pejabat/personil atau instansi/organisasi yang diberi peringatan. Susunan. 5) Nama yang membuat pernyataan. 3) Tulisan surat peringatan dengan menggunakan huruf kapital dan dapat ditambah kata pertama atau kedua dengan menggunakan huruf kapital setelah kalimat surat peringatan.. 4) Nomor.ad. 2) Tanggal. bulan dan tahun. a. terdiri atas : 1) Nama tempat. 3) Isi peringatan. Pengesahan Ditandatangani oleh yang membuat pernyataan. 2) Alamat yang dituju. Pengertian Naskah dinas yang memuat teguran atau peringatan dari pejabat atasan kepada pejabat dibawahnya atau personil atau dari suatu instansi kepada Instansi/Organisasi dibawahnya dalam lingkungan kerjanya. 36 . Bentuk Bentuk Surat Pernyataan sebagaimana tercantum pada Lampiran XXVIII 4. ad. Bentuk Bentuk surat peringatan sebagaimana tercantum pada Lampiran XXIX. c. kekeliruan atau sesuatu hal yang berlawanan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dengan maksud agar segera mendapat tanggapan perbaikan. terdiri atas : a. Bagian akhir.

terdiri atas : 1) Pembukaan atau pengantar pimpinan rapat tentang materi rapat kepada peserta rapat. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota terhadap materi yang dicantumkan dalam acara undangan rapat. Pengertian Naskah dinas yang memuat pendapat dan atau saran/masukan peserta rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. Sarana a. 4. yang diakhiri dengan kesimpulan rapat oleh pimpinan rapat. b. 37 . Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. c. ad. Bentuk Bentuk risalah rapat sebagaimana tercantum pada Lampiran XXX. 4) Materi rapat. Risalah rapat dibuat berdasarkan hasil rekaman saat berlangsungnya rapat dari awal sampai akhir. terdiri atas : a. serta Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. dan dituangkan dalam kertas kop surat Komisi Pemilihan Umum.. Isi. Risalah Rapat 1. terdiri atas : 1) Jenis rapat. 2) Hari.B23.Ad. c.Risalah rapat disimpan pada Filling cabinet khusus yang dibuat sedemikian rupa secara berurutan. bulan dan tahun. 2. Susunan. a. 2) Curah pendapat peserta rapat. serta kesepakatan peserta rapat mengenai waktu rapat. Kesimpulan rapat dituangkan dalam berita acara rapat pleno yang dilampiri dengan daftar hadir peserta rapat yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari berita acara. b. Bagian awal. Bagian awal. Bagian akhir. yang dapat berupa saran/ tanggapan dan atau masukan dan hal-hal lain tentang materi rapat. ad. 3) Waktu dan tempat. 3) Kesimpulan rapat yang memuat pokok-pokok materi rapat yang disepakati untuk ditindaklanjuti. Isi. Bagian akhir. ad. 3. tanggal. 5) Pimpinan rapat. b. meliputi penutup yang berisi identitas penyusun risalah rapat. 6) Peserta rapat. sehingga memudahkan dalam pencarian data sewaktu-waktu diperlukan. Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.

Kop Naskah Dinas 1. sehingga dengan penulisan dan penggunaan yang benar. wewenang dan kewajibannya sebagai penyelenggara pemilihan umum dalam rangka untuk mendukung administrasi pemilihan umum sebagaimana telah diuraikan dalam Bab II. SAMPUL NASKAH DINAS. 38 . jelas dan teratur akan memudahkan untuk mengetahui nama instansi dan pejabat yang bertangungjawab terhadap naskah dinas yang diterbitkan. Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum KOMISI PEMILIHAN UMUM Keterangan : b. menjadi dasar untuk Komisi Pemilihan Umum.BAB III KOP NASKAH DINAS. c. Lambang garuda ditempatkan simetris dengan tulisan Komisi Pemilihan Umum. Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/ Kota dalam melaksanakan tugas. 2. Lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital 12” menggunakan warna kuning emas. Lambang garuda ditempatkan simetris dengan tulisan Komisi Pemilihan Umum. stempel dinas. MAP DAN PAPAN NAMA Kop naskah dinas. map dan papan nama yang diatur dalam Peraturan ini. STEMPEL DINAS. KOMISI PEMILIHAN UMUM Keterangan : a. Ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Lambang garuda dan tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital 12” menggunakan warna hitam. b. sampul naskah dinas. A.

3. Ditandatangani oleh Pejabat Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum

KOMISI PEMILIHAN UMUM
Alamat : ........................

......................
Telp.................... Fax..................

Keterangan : a. Lambang Komisi Pemilihan Umum berwarna ditempatkan pada bagian kiri kop naskah. b. Susunan tulisan simetris. c. Jarak tepi kertas bagian atas dengan tulisan paling atas = 1 cm d. Jarak tepi kertas bagian atas dengan garis lurus = 4 cm e. Tulisan Komisi Pemilihan Umum menggunakan huruf kapital 17” warna hitam. f. Tulisan Alamat ........ menggunakan huruf 14” warna hitam. g. Tulisan Telp..... dan Fax..... menggunakan huruf 11” warna hitam. 4. Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi

KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI ........... Keterangan : a. Menggunakan lambang Komisi Pemilihan Umum berwarna yang ditempatkan simetris dengan tulisan Komisi Pemilihan Umum Provinsi..... b. Tulisan Komisi pemilihan Umum Provinsi.... menggunakan huruf kapital 12” warna hitam. 5. Ditandatangani oleh Sekretaris dan pejabat Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi.

KOMISI PEMILIHAN UMUM
PROVINSI ................
Alamat : ..............
Telp.................... Fax..................

Keterangan : a. Lambang Komisi Pemilihan Umum berwarna ditempatkan pada bagian kiri kop naskah. b. Susunan tulisan simetris. c. Jarak tepi kertas bagian atas dengan tulisan paling atas = 1 cm d. Jarak tepi kertas bagian atas dengan garis lurus = 4 cm e. Tulisan Komisi Pemilihan Umum menggunakan huruf kapital 17” warna hitam.

39

f. g.

Tulisan Provinsi .... menggunakan huruf kapital 14” warna hitam Tulisan Alamat ........Tulisan Telp..... dan Fax..... menggunakan huruf 11” warna hitam.

6. Ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota

KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA ........... Keterangan : a. Menggunakan lambang Komisi Pemilihan Umum berwarna yang ditempatkan simetris dengan tulisan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota..... b. Tulisan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.... menggunakan huruf kapital 12” warna hitam. 7. Ditandatangani oleh Sekretaris dan Pejabat Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.

KOMISI PEMILIHAN UMUM
KABUPATEN/KOTA...........
Alamat : ..............
Telp.................... Fax..................

Keterangan : a. Lambang Komisi Pemilihan Umum berwarna ditempatkan pada bagian kiri kop naskah. b. Susunan tulisan simetris. c. Jarak tepi kertas bagian atas dengan tulisan paling atas = 1 cm d. Jarak tepi kertas bagian atas dengan garis lurus = 4 cm e. Tulisan Komisi Pemilihan Umum menggunakan huruf kapital 17” warna hitam. f. Tulisan Kabupaten/Kota .... menggunakan huruf kapital 14” warna hitam g. Tulisan Alamat ........Tulisan Telp..... dan Fax..... menggunakan huruf 11” warna hitam. 8. Ditandatangani oleh Panitia Pemilihan Kecamatan dalam Kabupaten/Kota

PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN
KECAMATAN ............ KABUPATEN/KOTA.......
Alamat :......................................
Telp.................... Fax...............

Keterangan : a. Lambang Komisi Pemilihan Umum berwarna ditempatkan pada bagian kiri kop naskah dan logo Pemilihan Umum Tahun 2009 ditempatkan pada bagian kanan kop naskah dinas. b. Susunan tulisan simetris. c. Jarak tepi kertas bagian atas dengan tulisan paling atas = 1 cm

40

d. Jarak tepi kertas bagian atas dengan garis lurus = 4 cm e. Tulisan Panitia Pemilihan Kecamatan menggunakan huruf kapital 16” warna hitam. f. Kecamatan ....... (diisi dengan nama kecamatan yang bersangkutan atau sebutan lain) dengan menggunakan huruf kapital 13” warna hitam. g. Tulisan Kabupaten/Kota .... menggunakan huruf kapital 13” warna hitam. h. Tulisan Alamat ........Telp..... dan Fax..... menggunakan huruf 11” warna hitam.

9. Ditandatangani oleh Panitia Pemilihan Luar Negeri.

PANITIA PEMILIHAN LUAR NEGERI
PERWAKILAN RI ............
Alamat :......................................
Telp.................... Fax...............

Keterangan : a. Lambang Komisi Pemilihan Umum berwarna ditempatkan pada bagian kiri kop naskahdan logo Pemilihan Umum Tahun 2009 ditempatkan pada bagian kanan kop naskah dinas. b. Susunan tulisan simetris. c. Jarak tepi kertas bagian atas dengan tulisan paling atas = 1 cm d. Jarak tepi kertas bagian atas dengan garis lurus = 4 cm e. Tulisan Panitia Pemilihan Luar Negeri menggunakan huruf kapital 16” warna hitam. f. Tulisan Perwakilan RI ..... menggunakan huruf kapital 13” (titik-titik diisi dengan nama Perwakilan Luar Negeri yang bersangkutan) warna hitam. g. Tulisan Alamat ........Telp..... dan Fax..... menggunakan huruf 11” warna hitam.

10. Ditandatangani oleh Panitia Pemungutan Suara dalam Kecamatan

PANITIA PEMUNGUTAN SUARA
KELURAHAN/DESA....... KECAMATAN...........
Alamat :......................................
Telp.................... Fax...............

Keterangan : a. Lambang Komisi Pemilihan Umum berwarna ditempatkan pada bagian kiri kop naskah dan logo Pemilihan Umum Tahun 2009 ditempatkan pada bagian kanan kop naskah dinas. b. Susunan tulisan simetris. c. Jarak tepi kertas bagian atas dengan tulisan paling atas = 1 cm d. Jarak tepi kertas bagian atas dengan garis lurus = 4 cm e. Tulisan Panitia Pemungutan Suara menggunakan huruf kapital 16” warna hitam. f. Kelurahan/Desa.... (titik-titik diisi dengan nama Kelurahan/Desa yang bersangkutan atau sebutan lain) dengan menggunakan huruf kapital 13”. g. Tulisan Kecamatan... (titik-titik diisi dengan nama Kecamatan yang bersangkutan) menggunakan huruf kapital 13” h. Tulisan Alamat ........Telp..... dan Fax..... menggunakan huruf 11” warna hitam.

41

sub bagian keuangan. PPLN dan PPS. dan logistik pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. b. dan Ketua PPS. 42 . 1. PPLN. serta stempel Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Komisi Pemilihan Umum Provinsi.a. terdiri dari : a. Stempel Komisi Pemilihan Umum atau Komisi Pemilihan Umum Provinsi atau Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. umum. PPK. Stempel Komisi Pemilihan Umum atau Komisi Pemilihan Umum Provinsi atau Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota adalah stempel bertuliskan Komisi Pemilihan Umum atau Komisi Pemilihan Umum Provinsi atau Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. yang digunakan untuk menyertai tanda tangan Ketua Komisi Pemilihan Umum atau Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi atau Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota atau Ketua PPK atau Ketua PPLN dan Ketua PPS. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Wewenang penyimpanan dan penggunaan stempel Komisi Pemilihan Umum . PPK. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. PPK. PPK. dan PPS. b. Stempel kesekretariatan. dengan menggunakan tinta stempel warna biru atau ungu. PPK. dengan menggunakan tinta stempel warna biru atau ungu. Tata Cara Pemakaian Stempel Dinas a. PPLN dan PPS. 2. PPLN dan PPS. Sekretaris PPK. Stempel Dinas Stempel Dinas adalah tanda pengenal resmi Komisi Pemilihan Umum atau Komisi Pemilihan Umum Provinsi atau Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota yang digunakan sebagai tanda pengesahan naskah dinas Komisi Pemilihan Umum atau Komisi Pemilihan Umum Provinsi atau Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. dengan menggunakan tinta stempel warna biru atau ungu. ditentukan : 1) Stempel Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk menyertai tanda tangan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum atau pejabat Sekretariat Jenderal yang karena tugas dan fungsinya mempunyai wewenang untuk menggunakan stempel Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. dilaksanakan oleh bagian tata usaha pada Biro Umum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Stempel kesekretariatan Komisi Pemilihan Umum atau Komisi Pemilihan Umum Provinsi atau Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. c. PPLN dan PPS. Sekretaris PPLN. 2) Stempel Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota untuk menyertai tanda tangan Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota dan pejabat Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota yang karena tugas dan fungsinya mempunyai wewenang untuk menggunakan stempel Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota. umum dan logistik Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. sub bagian umum dan logistik pada bagian keuangan. Jenis Stempel Dinas Stempel dinas.

3. b. Ukuran dan Isi Stempel Dinas a. Pada lingkaran dalam diberi lambang garuda. Garis tengah lingkaran luar bagian dalam : 35 mm. PPK. Stempel Dinas Komisi Pemilihan Umum. 4. Pada lingkaran dalam diberi lambang garuda 43 . 5. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Garis tengah lingkaran luar : 37 mm. 4. dan PPS dibuat sedemikian rupa dengan mengutamakan azas keamanan. pada bagian atas diberi tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital melingkar simetris. Tata Cara Pembuatan Stempel Dinas a. Komisi Pemilihan Umum Keterangan : 1. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Komisi Pemilihan Umum rovinsi. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan garis lingkaran dalam. 4. PPLN. PPK. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan garis lingkaran dalam pada bagian bawah diberi tanda bintang simetris. PPLN. Garis tengah lingkaran luar : 37 mm Garis tengah lingkaran luar bagian dalam : 35 mm Garis tengah lingkaran dalam : 25 mm Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan garis lingkaran dalam. 2. dan PPS pada stempel dinas diberi kode tertentu yang selalu diubah paling lama setiap 6 (enam) bulan sekali. b. dan PPS dengan kode lama dimusnahkan. 5. PPLN. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. dan Stempel Dinas Komisi Pemilihan Umum. Komisi Pemilihan Umum rovinsi. 2. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum Keterangan : 1. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan garis lingkaran dalam pada bagian bawah diberi tanda bintang simetris. 6. Garis tengah lingkaran dalam : 25 mm. pada bagian atas diberi tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital melingkar simetris. Komisi Pemilihan Umum rovinsi. Bentuk. PPK. 3. 3. 6. Stempel Dinas Komisi Pemilihan Umum. Untuk memenuhi azas keamanan.

dan ditulis nama Provinsi.. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan garis lingkaran dalam. 5. dengan menggunakan huruf kapital melingkar simetris. ditulis kalimat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dengan huruf kapital melingkar simetris. Bentuk: Lingkaran luar 37 mm. Dalam dua garis mendatar pada lingkaran dalam diberi tulisan Sekretariat Jenderal dengan menggunakan huruf kapital. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi Keterangan : 1. 2. lebar 2 (dua) garis sejajar simetris di dalam lingkaran dalam 7 mm.. Jarak dua garis mendatar pada lingkaran dalam : 7 mm. antara kata Komisi dan nama Provinsi. Bentuk: Lingkaran luar 37 mm. lingkaran luar bagian dalam 35mm.. (titik-titik dalam lingkarab di isi nama Provinsi). Garis tengah lingkaran luar : 37 mm. 4. Antara lingkaran luar bagian dalam dengan lingkaran dalam. Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum Keterangan : 1.... 3.. 4.c. lebar 2 (dua) garis sejajar simetris di dalam lingkaran dalam 7 mm. Didalam lingkaran dalam dibuat garis sejajar. 44 . lingkaran luar bagian dalam 35mm. Garis tengah lingkaran luar bagian dalam : 35 mm. Gambar bintang segi lima diletakan vertikal dibawah. ditulis kalimat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. lingkaran dalam 25 mm. Gambar Bintang segi lima diletakan vertikal dibawah... 3. 3. 5. 2. (yang bersangkutan) dengan menggunakan huruf kapital... lingkaran dalam 25 mm. 7. antara kata Komisi dan nama Provinsi.. Didalam lingkaran dalam dibuat garis sejajar. 4. 6. 2.. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan garis lingkaran dalam pada bagian bawah diberi tanda bintang simetris. e. Garis tengah lingkaran dalam : 25 mm. pada bagian atas diberi tulisan Komisi Pemilihan Umum dengan huruf kapital melingkar simetris. dan ditulis kata Sekretariat dengan menggunakan huruf kapital. . Antara lingkaran luar bagian dalam dengan lingkaran dalam. d. Komisi Pemilihan Umum Provinsi Keterangan : 1.

3... ditulis kalimat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dengan menggunakan huruf kapital melingkar simetris. Antara lingkaran luar bagian dalam dengan lingkaran dalam. g. Antara lingkaran luar bagian dalam dengan lingkaran dalam. antara kata Komisi dan nama Kabupaten/Kota.... lebar 2 (dua) garis sejajar simetris di dalam lingkaran dalam 7 mm. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota Keterangan : 1. dan ditulis kata Sekretariat dengan menggunakan huruf kapital. 45 . lingkaran luar bagian dalam 35 mm. Bentuk : Lingkaran luar 37 mm.(titik-titik dalam lingkaran di isi nama Kabupaten/Kota) 4.f. antara kata Komisi dan nama Kabupaten/Kota. lingkaran luar bagian dalam 35 mm. dan ditulis nama Kabupaten/Kota.... 4. Bentuk : Lingkaran luar 37 mm. lingkaran dalam 25 mm. 5. Didalam lingkaran dalam dibuat garis sejajar. Didalam lingkaran dalam dibuat garis sejajar. lebar 2 (dua) garis sejajar simetris di dalam lingkaran dalam 7 mm. Gambar bintang segi lima diletakan vertikal dibawah. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota Keterangan : 1. 3. lingkaran dalam 25 mm. ditulis kalimat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dengan menggunakan huruf kapital melingkar simetris. (yang bersangkutan) dengan menggunakan huruf kapital. . 2. Gambar bintang segi lima diletakan vertikal dibawah. 2.

Garis tengah lingkaran luar : 37 mm.. 5. Garis tengah lingkaran dalam : 25 mm. i. 2. 5. Panitia Pemungutan Suara Kelurahan/Desa Keterangan : 1.. j.(yang bersangkutan) atau sebutan lain dengan menggunakan huruf kapital. 3. Panitia Pemilihan Luar Negeri Keterangan : 1. 5. 46 .(yang bersangkutan) dengan menggunakan huruf kapital. Didalam lingkaran dalam dibuat garis sejajar. Garis tengah lingkaran dalam : 25 mm.. 6. pada bagian atas diberi tulisan Panitia Pemilihan Kecamatan dengan menggunakan huruf kapital melingkar simetris. dan ditulis nama Perwakilan RI. Didalam lingkaran dalam dibuat garis sejajar. pada bagian atas diberi tulisan Panitia Pemilihan Luar Negeri dengan menggunakan huruf kapital melingkar simetris. Garis tengah lingkaran luar bagian dalam : 35 mm. 4. Garis tengah lingkaran luar bagian dalam : 35 mm. dan ditulis nama Kecamatan. dan ditulis nama Kelurahan/Desa (yang bersangkutan) atau sebutan lain dengan menggunakan huruf kapital.. 6. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan garis lingkaran dalam pada bagian bawah diberi tanda bintang simetris. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan garis lingkaran dalam pada bagian bawah diberi tanda bintang simetris. Garis tengah lingkaran luar : 37 mm. pada bagian atas diberi tulisan Panitia Pemungutan Suara dengan menggunakan huruf kapital melingkar simetris. 2. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan lingkaran dalam. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan lingkaran dalam. Didalam lingkaran dalam dibuat garis sejajar. 3. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan lingkaran dalam. 4.h.. Panitia Pemilihan Kecamatan Keterangan : 1. 6. 4. Antara garis lingkaran luar bagian dalam dengan garis lingkaran dalam pada bagian bawah diberi tanda bintang simetris. 3. Garis tengah lingkaran dalam : 25 mm. Garis tengah lingkaran luar bagian dalam : 35 mm.. Garis tengah lingkaran luar : 37 mm. 2.

Sampul Naskah Dinas 1. 4) Sampul naskah dinas besar :. dan PPS. Penggunaan 1) Sampul naskah dinas kabinet dipergunakan untuk pengiriman naskah-naskah dinas dengan memperhatikan ketebalan naskah dinas.5 cm x 24. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. 3. Untuk menjaga kerahasiaan stempel dinas Komisi Pemilihan Umum. d. ukuran. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi.. PPK. 47 . Sampul naskah dinas ukuran besar warna coklat. dimasukan dalam suatu sampul naskah dinas. sehingga dapat menjaga kebersihan dan atau kerahasiaan isi naskah dinas sampai kepada yang berkepentingan. Penggunaan. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.. Komisi Pemilihan Umum Provinsi. PPLN.. Sekretariat PPLN.. Sekretariat PPK.. terhadap stempel dinas tersebut dibubuhi kode tertentu yang diadakan perubahan paling lama setiap 6 (enam) bulan sekali. PPLN. Sekretariat PPK. Sekretariat PPK. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.4.. Apabila terdapat adanya penyimpangan atau pemalsuan stempel dinas sebelum jangka waktu sebagaimana dimaksud pada huruf a. serta stempel Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Sampul naskah dinas ukuran kabinet warna coklat.. 2. B. b.. Sampul naskah dinas ukuran folio warna coklat dan putih. 4) Sampul naskah dinas ukuran besar dipergunakan . PPK.. 2) Sampul naskah dinas ukuran ½ folio dipergunakan untuk pengiriman naskahnaskah dinas yang karena ketebalannya tidak memungkinkan menggunakan sampul kabinet. Ukuran 1) Sampul naskah dinas kabinet : 11. serta stempel Sekretariat Jenderal. b. piagam.5 cm. dan yang berwarna putih khusus digunakan untuk sampul naskah dinas mengenai kepangkatan. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. PPLN. dan surat tanda tamat pendidikan/ pelatihan. Komisi Pemilihan Umum Provinsi... Sekretariat PPLN. 2) Sampul naskah dinas ½ folio : 21. 3) Sampul naskah dinas ukuran folio dipergunakan untuk pengiriman naskahnaskah dinas yang karena sesuatu hal tidak harus dilipat.. pimpinan Komisi Pemilihan Umum. 3) Sampul naskah dinas folio : 24 cm x 35 cm.5 cm x 30 cm.. Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Kode Stempel Dinas a. Sampul naskah dinas ukuran ½ folio warna coklat. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.. serta stempel Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. PPK.. dan jenis kertas sampul a. b. Sekretariat PPLN. Jenis Sampul terdiri dari : a. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. dan PPS. dan PPS. dan PPS memerintahkan untuk segera mengganti stempel dinas tersebut dengan kode yang diperbaharui. dan PPS. Pengertian Naskah dinas yang disampaikan atau dikirimkan kepada yang berkepentingan.. c. dan PPS. dengan ketentuan kode tertentu tersebut hanya diketahui oleh pimpinan Komisi Pemilihan Umum.

...................... 3) Sampul naskah dinas Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota KOMISI PEMILIHAN UMUM KAB/KOTA..... TELP:.... 2) Sampul naskah dinas Komisi Pemilihan Umum Provinsi KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI... TELP:.. Alamat:................ Jenis kertas : samson d... Contoh : 1) Sampul naskah dinas Komisi Pemilihan Umum KOMISI PEMILIHAN UMUM JL. Alamat:............. 48 ....... Fax....... 29 JAKARTA Telp.........c................. IMAM BONJOL NO...... FAX:.. FAX:........

..................... 5) Sampul naskah dinas PPS PANITIA PEMUNGUTAN SUARA KEL/DESA............... Alamat :. FAX:.. TELP:. Alamat :..... TELP:.......... FAX:..4) Sampul naskah dinas PPK PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN KEC.... 49 ................ 6) Sampul Naskah Dinas Panitia Pemilihan Luar Negeri PANITIA PEMILIHAN LUAR NEGERI PERWAKILAN RI......../KAB/KOTA....................... FAX:...........KEC... TELP:............ Alamat :.................

C............. Stof Map TU Pimpinan Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum ......Warna : .................................Bahan : karton berserat Contoh : Penampang depan KOMISI PEMILIHAN UMUM JAKARTA PERIHAL : .....Bentuk : 2 lipatan . Stof Map 1.....merah (untuk naskah dinas yang bersifat penting/segera) .... .. Penampang dalam 50 .....Ukuran : 25 cm x 30 cm .krem (untuk naskah dinas bersifat biasa) : .........

2. Stof Map Umum .Ukuran : 25 cm x 30 cm .Bahan : buffalo Contoh Stof Map Komisi Pemilihan Umum Penampang depan KOMISI PEMILIHAN UMUM JAKARTA Penampang dalam 51 .Warna : krem .Bentuk : 2 lipatan .

Contoh Stof Map Komisi Pemilihan Umum Provinsi Penampang depan KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI... Penampang dalam 52 ....

.Contoh Stof Map Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota Penampang depan KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA.. Penampang dalam 53 .

.Contoh Stof Map Panitia Pemilihan Kecamatan Penampang depan PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN KECAMATAN... Penampang dalam \ 54 .. KABUPATEN/KOTA.................

...Contoh Stof Map Panitia Pemungutan Suara Penampang depan PANITIA PEMUNGUTAN SUARA KELURAHAN/DESA............. Penampang dalam 55 ...... KECAMATAN...

........ Penampang dalam 56 .Contoh Stof Map Panitia Pemilihan Luar Negeri Penampang depan PANITIA PEMILIHAN LUAR NEGERI PERWAKILAN RI .

.... Tulisan berwarna hitam dengan menggunakan huruf kapital. Papan Nama Komisi Pemilihan Umum Provinsi. alamat dan nomor telepon.. Didalam papan ditulis “KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI... Ukuran disesuaikan dengan profil gedung kantor.. 2.. a. Tulisan berwarna hitam dengan menggunakan huruf kapital. serta memperhatikan nilai artistik. g..... Telp dan Fax.... TELP..... Contoh : KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA. Alamat.... f.. d......... Telp dan Fax... Ukuran disesuaikan dengan profil gedung kantor........ agar masyarakat umum atau instansi lain mengetahui..... ALAMAT :... Papan Nama Papan nama adalah tulisan pada papan dengan ukuran tertentu dan ditempatkan di depan gedung kantor yang memuat sebuah nama...... Perbandingan panjang dengan lebar papan = 3 : 2 Warna dasar papan dicat warna putih.. g.......... Alamat.... Perbandingan besar dan kecilnya tulisan diperhatikan keserasian dan keindahan. serta memperhatikan nilai artistik......D.... Perbandingan besar dan kecilnya tulisan diperhatikan keserasian dan keindahan...... b...... Papan Nama Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota a. e.... Bentuk papan nama instansi : empat persegi panjang.. TELP...... 57 .. Contoh : KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI. 1.. Bentuk papan nama instansi : empat persegi panjang. b.... c..... c. d.. e.... Perbandingan panjang dengan lebar papan = 3 : 2 Warna dasar papan dicat warna putih..... Didalam papan ditulis “KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA... ALAMAT :.....FAX....FAX.... f..

ALAMAT :. g.... Ukuran disesuaikan dengan profil gedung kantor...... d.. KECAMATAN.FAX. c. TELP... Alamat.... KABUPATEN/KOTA... f....FAX........ f... g.........(nama kecamatan yang bersangkutan atau sebutan lain)... Telp dan Fax... Papan Nama Panitia Pemilihan Luar Negeri a. PERWAKILAN RI........ Papan Nama Panitia Pemilihan Kecamatan dalam Kabupaten/Kota. Didalam papan ditulis “PANITIA PEMILIHAN LUAR NEGERI........ serta memperhatikan nilai artistik.... Tulisan berwarna hitam dengan menggunakan huruf kapital. Warna dasar papan dicat warna putih. Alamat............ a. Bentuk papan nama instansi : empat persegi panjang........... TELP. d.... b.. 4.. Telp dan Fax... Warna dasar papan dicat warna putih. Tulisan berwarna hitam dengan menggunakan huruf kapital. Perbandingan besar dan kecilnya tulisan diperhatikan keserasian dan keindahan..... Perbandingan panjang dengan lebar papan = 3 : 2. b. e.....3..... Ukuran disesuaikan dengan profil gedung kantor...... e. Contoh : PANITIA PEMILIHAN LUAR NEGERI PERWAKILAN RI...... ALAMAT :.. Contoh : PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN KECAMATAN . Didalam papan ditulis “PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN... Perbandingan besar dan kecilnya tulisan diperhatikan keserasian dan keindahan.. KABUPATEN/KOTA.. 58 ........ c. Perbandingan panjang dengan lebar papan = 3 : 2.......... serta memperhatikan nilai artistik................... Bentuk papan nama instansi : empat persegi panjang........

....... b. e.(nama kelurahan/desa yang bersangkutan atau nama lain) KECAMATAN ... Papan Nama Panitia Pemungutan Suara Kelurahan/Desa a......... sampul surat........ Telp dan Fax... huruf C... huruf D dan huruf E dalam hal penulisan nama Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota disesuaikan dengan nama Komisi Independen Pemilihan Provinsi Aceh dan Kabupaten/Kota di wilayah Provinsi Aceh sebagaimana dimaksud dalam UndangUndang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh.......... Alamat. ALAMAT :....... c... Contoh : PANITIA PEMUNGUTAN SUARA KELURAHAN/DESA.. stempel dinas.......5........ Ukuran disesuaikan dengan profil gedung kantor.. F...... g.... d. KELURAHAN/DESA.. serta memperhatikan nilai artistik...FAX. KECAMATAN .. Perbandingan panjang dengan lebar papan = 3 : 2.. TELP.. 59 ... Bentuk papan nama instansi : empat persegi panjang.... map dan papan nama sebagaimana dimaksud pada huruf A.. Kop naskah dinas.... f..... Didalam papan ditulis “PANITIA PEMUNGUTAN SUARA. Tulisan berwarna hitam dengan menggunakan huruf kapital. Warna dasar papan dicat warna putih... Perbandingan besar dan kecilnya tulisan diperhatikan keserasian dan keindahan.. huruf B.

3. B. Naskah dinas ditandatangani oleh pejabat yang mempunyai kewenangan atau yang mendapat pelimpahan wewenang sesuai dengan tanggungjawabnya berdasarkan ketentuan yang berlaku. Penandatanganan naskah dinas atas nama Komisi Pemilihan Umum adalah Ketua Komisi Pemilihan Umum. Pelimpahan wewenang yang bersifat administratif harus memperhatikan jenjang struktural pejabat yang mendapat pelimpahan wewenang. Penandatanganan naskah dinas yang berkaitan dengan fungsi pelaksanaan administrasi yang meliputi dukungan staf. Pertanggungjawaban 1. Pelimpahan wewenang dari pimpinan eselon tingkat atas kepada pimpinan eselon tingkat bawahannya. Sejalan dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum: 1. Kewenangan penandatanganan naskah dinas oleh Pejabat Eselon II hanya berlaku di lingkungan Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. 60 . Kewenangan Pada hakekatnya setiap naskah dinas keluar menjadi tanggung jawab pimpinan instansi yang bersangkutan. 2.BAB IV KEWENANGAN DAN PELIMPAHAN WEWENANG DALAM PENANDATANGANAN NASKAH DINAS A. sarana dan prasarana ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dan Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/ Kabupaten/Kota. Pelimpahan wewenang yang dapat dilaksanakan adalah kebijakan yang bersifat administratif (bukan kebijakan yang bersifat politis). anggaran. Pimpinan organisasi bertanggungjawab atas semua yang dilakukannya baik secara langsung atau tidak langsung dan tidak dapat memindahkan pertanggungjawabannya baik keseluruhan maupun sebagian kepada pejabat atau pegawai lainnya. tidak mengubah tanggungjawab pimpinan eselon yang memberikan kewenangan. Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. 2.

wewenang dan tanggungjawab pejabat yang bersangkutan.n.C.) dalam penandatanganan naskah dinas adalah sebagai berikut: a. b. 4) Tanggungjawab sebagai akibat penandatanganan naskah dinas. agar pejabat bawahan tersebut dapat membantu memperlancar dalam melaksanakan tugas-tugas kewajibannya. digunakan jika pejabat yang menandatangani naskah dinas telah diberi wewenang oleh pejabat yang bertanggungjawab. Pada asasnya tanggungjawab tetap ada pada pejabat yang memberikan wewenang. c. wewenang penandatanganan dapat dilimpahkan kepada struktural yang berada dibawahnya. Pelimpahan wewenang adalah penyerahan sebagian dari wewenang pejabat atasan kepada bawahannya. Bentuk pelimpahan wewenang penandatanganan naskah dinas adalah sebagai berikut: Pelimpahan wewenang dengan menggunakan sebutan “atas nama” (disingkat a. Pelimpahan wewenang dimaksudkan untuk menunjang kelancaran tugas dan ketertiban jalur komunikasi penanggungjawab wewenang.) a. 3) Materi wewenang yang dilimpahkan harus dipertanggungjawabkan kepada pejabat yang memberi wewenang. Sebutan a. Dalam hal ini pejabat penandatanganan naskah dinas bertanggungjawab atas isi naskah dinas kepada penanggungjawab.n. tegas. Contoh penggunaan atas nama (a. Pelimpahan wewenang harus mengikuti jalur struktural dan paling banyak hanya dua rentang jabatan struktural di bawahnya.n. sepenuhnya berada pada pejabat yang di atas namakan. SEKRETARIS JENDERAL KEPALA BIRO UMUM NAMA PEJABAT NIP. berdasarkan bidang tugas. 61 . jelas dan tertulis. Faktor-faktor yang harus dipenuhi dalam pelimpahan wewenang ini adalah sebagai berikut: 1) Pelimpahan wewenang diberikan secara langsung. 2) Materi wewenang yang dilimpahkan benar-benar menjadi tugas dan tanggungjawab pejabat yang menerima wewenang.n. Pelimpahan Wewenang Sepanjang tidak ditentukan lain oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sering terjadi pejabat yang memimpin satuan kerja tidak dapat menjalankan tugasnya atau berhalangan antara lain karena melakukan perjalanan dinas. 2. SEKRETARIS JENDERAL Plt. mempunyai hak dan kewajiban untuk melaksanakan tugas rutin atau dalam batasbatas tertentu dalam surat tugas. tugas belajar. Plt. NAMA PEJABAT NIP.D. 62 . Penunjukan Plt. 4. Untuk menjaga kelancaran dan kesinambungan kegiatan satuan kerja yang bersangkutan. KEPALA BIRO PERENCANAAN NAMA PEJABAT NIP. dilaksanakan dengan cara menerbitkan surat tugas. perlu segera ditetapkan penunjukan pejabat yang bertindak sebagai pejabat pelaksana tugas (Plt). dilakukan oleh pejabat yang berhalangan. dalam penandatanganan surat adalah sebagai berikut : Plt. Penunjukan Pejabat Pelaksana Tugas (Plt) Pada dasarnya kegiatan setiap satuan kerja dilingkungan Komisi Pemilihan Umum harus berjalan lancar. cuti dan sakit. Penunjukan pejabat pelaksana tugas. Cara penulisan Plt. Penunjukan Plt. 3. dilakukan sebagai berikut: 1.

Menetapkan : 63 . ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. ) 3 spasi Menimbang : a. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. 2.20 karakter --- b. ) 3 spasi Pasal ) 2 spasi (1) Mmmmmmmmmmmmm mmmmmm mmmmmmm mmmmmmm (2) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmm ) 3 spasi ---.Lampiran I (kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi PERATURAN KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 1 ½ spasi NOMOR TAHUN ) 2 spasi TENTANG ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM. 2. ) 3 spasi MEMUTUSKAN : ) 3 spasi MMMMMMMMMM MMMMMM MMMMMMM MMMMMMM MMMMM MMMMMMMMM MMMMMMMMM MMMMMMM ) 3 spasi BAB I ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMM ) 3 spasi Pasal ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm. Mengingat : 1. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. Memperhatikan : 1. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmm b.45 karakter ---------------------------- Ditetapkan di pada tanggal ) 3 spasi KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG 64 .) 3 spasi B A B II ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMM ) 3 spasi Pasal ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. ) 4 ½ spasi ----------------------------. ) 2 spasi a. Mmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmm ) 3 spasi B A B III ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMM ) 2 spasi Pasal ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. ) 3 spasi 65 . Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. 2. ) 3 spasi Menimbang : a. ) 3 spasi : 1. ) 2 spasi 2. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm... Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. ) 3 spasi : 1. Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. ) 3 spasi Menetapkan : PERTAMA : KEDUA : MEMUTUSKAN : ) 3 spasi MMMMMMMMMM MMMMMM MMMMMMM MMMMMMM MMMMM MMMMMMMMM MMMMMMMMM MMMMMMM ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm.Lampiran II (kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 1 ½ spasi NOMOR.. ) 2 spasi b./Kep-KPU/TAHUN ) 2 spasi TENTANG ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM..20 karakter --- Mengingat Memperhatikan Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. ---.

KETIGA : Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.45 karakter ---------------------------- Ditetapkan di pada tanggal ) 3 spasi KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG 66 . ----------------------------.

Lampiran III KEPUTUSAN BERSAMA ) 1 ½ spasi NOMOR . ) 3 spasi Pasal ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.. Menetapkan : MEMUTUSKAN : ) 3 spasi MMMMMMMMMM MMMMMM MMMMMMM MMMMMMM MMMMM MMMMMMMMM MMMMMMMMM MMMMMMM ) 3 spasi BAB I ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMM ) 3 spasi Pasal ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm. : 3./KB/KPU/ TAHUN NOMOR TAHUN TENTANG ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 3 spasi Menimbang : a... 67 . ) 3 spasi Pasal ) 2 spasi (1) Mmmmmmmmmmmmm mmmmmm mmmmmmm mmm (2) Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmm ) 3 spasi B A B II ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMM ) 3 spasi Paragraf ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmmm . ) 2 spasi dst. Mengingat 2.20 karakter --- b. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.. : 1. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm... ) 3 spasi ---. Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.

b.........) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 3 spasi B A B III ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMM ) 2 spasi Pasal ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. ) ) ) ) 6 spasi ) ) NAMA TERANG KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG 68 ........ ) 4 ½ spasi Ditetapkan di pada tanggal ) 3 spasi .. a...........................

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. ) 2 spasi 2..20 karakter --- Mengingat Memperhatikan Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm./Kpts/Setjen/TAHUN ) 2 spasi TENTANG ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM.. 4. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm..Lampiran IV (garuda hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi KEPUTUSAN SEKRETARIS JENDERAL KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 1 ½ spasi NOMOR. ) 3 spasi : 3. ) 3 spasi Menetapkan : PERTAMA : KEDUA : MEMUTUSKAN : ) 3 spasi MMMMMMMMMM MMMMMM MMMMMMM MMMMMMM MMMMM MMMMMMMMM MMMMMMMMM MMMMMMM ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm. Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. ) 3 spasi Menimbang : c.. ) 3 spasi : 1. ) 3 spasi 69 . ) 2 spasi d. ---.

KETIGA : Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. ----------------------------.45 karakter ---------------------------- Ditetapkan di Pada tanggal ) 3 spasi SEKRETARIS JENDERAL ) 6 spasi NAMA TERANG 70 .

. ---.. 2. Mengingat : 1.. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm..... ) 3 spasi Menetapkan : PERTAMA : KEDUA : MEMUTUSKAN : ) 3 spasi MMMMMMMMMM MMMMMM MMMMMMM MMMMMMM MMMMM MMMMMMMMM MMMMMMMMM MMMMMMM ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm.Lampiran V (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI ....... 2... ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm.. ) 1 ½ spasi NOMOR TAHUN ) 2 spasi TENTANG ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI..... ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm......... Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.. Memperhatikan : 1.. ) 3 spasi Menimbang : a. ) 3 spasi ) 3 spasi 71 ... ) 3 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.20 karakter --- b.. ) 4 ½ spasi KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.

KETIGA : Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. ) 4 ½ spasi ----------------------------.45 karakter ---------------------------- Ditetapkan di Pada tanggal ) 3 spasi KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG 72 .

....20 karakter --- b... ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm... ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.... ) 4 ½ spasi KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA..... 2.. ---... Memperhatikan : 1.. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm...... ) 3 spasi Menimbang : a. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.. ) 3 spasi ) 3 spasi 73 . Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm. Mengingat : 1.. ) 1 ½ spasi NOMOR TAHUN ) 2 spasi TENTANG ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm.. ) 3 spasi Menetapkan : PERTAMA : KEDUA : MEMUTUSKAN : ) 3 spasi MMMMMMMMMM MMMMMM MMMMMMM MMMMMMM MMMMM MMMMMMMMM MMMMMMMMM MMMMMMM ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm.. 2..Lampiran VI (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA .

) 4 ½ spasi ----------------------------.45 karakter ---------------------------- Ditetapkan di Pada tanggal ) 3 spasi KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG 74 .KETIGA : Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.

........Lampiran VII. ---. ) 3 spasi 75 ....KECAMATAN...... ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm..20 karakter --- b. Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm..... ) 3 spasi Menetapkan : PERTAMA : KEDUA : MEMUTUSKAN : ) 3 spasi MMMMMMMMMM MMMMMM MMMMMMM MMMMMMM MMMMM MMMMMMMMM MMMMMMMMM MMMMMMM ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm.............. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.. KEPUTUSAN PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN/PANITIA PEMUNGUTAN SUARA/KELOMPOK PENYELENGGARA PEMUNGUTAN SUARA KEL/DESA. ) 1 ½ spasi NOMOR TAHUN ) 2 spasi TENTANG ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN/PANITIA PEMUNGUTAN SUARA/KELOMPOK PENYELENGGARA PEMUNGUTAN SUARA. Memperhatikan : 1.... ) 3 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.. 2.... 2...........1 KOP PPK/PPS/KPPS (menyesuaikan) Alamat :................/KABUPATEN/KOTA. ) 3 spasi Menimbang : a.............. ) 4 ½ spasi Fax...... ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm.... Telp.. Mengingat : 1........

----------------------------.45 karakter ---------------------------- ) 4 ½ spasi Ditetapkan di Pada tanggal ) 3 spasi KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG 76 .KETIGA : ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.

......... Mengingat : 1........ 2.. Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm........ ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm........... ---.. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.. ) 3 spasi 77 .20 karakter --- b...... ) 2 spasi Mmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmm mmmm mmmmm mm mmmmm mmmm mmmmmm mmmmmm mmmmmm mmmmm.............. ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm....... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm... Memperhatikan : 1...2 KOP PPLN/KPPSLN (menyesuaikan) Alamat :.......Lampiran VII... ) 3 spasi Menetapkan : PERTAMA : KEDUA : MEMUTUSKAN : ) 3 spasi MMMMMMMMMM MMMMMM MMMMMMM MMMMMMM MMMMM MMMMMMMMM MMMMMMMMM MMMMMMM ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm........ Telp. 2. KEPUTUSAN PANITIA PEMILIHAN LUAR NEGERI/ KELOMPOK PENYELENGGARA PEMUNGUTAN SUARA LUAR NEGERI PERWAKILAN RI ....... ) 4 ½ spasi Fax.. ) 3 spasi Menimbang : a.. ) 1 ½ spasi NOMOR TAHUN ) 2 spasi TENTANG ) 2 spasi MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi PANITIA PEMILIHAN LUAR NEGERI PERWAKILAN RI/ KELOMPOK PENYELENGGARA PEMUNGUTAN SUARA LUAR NEGERI....

----------------------------.45 karakter ---------------------------- ) 4 ½ spasi Ditetapkan di Pada tanggal ) 3 spasi KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG 78 .KETIGA : ) 3 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmm mmmmmmmmm mmmmmmmmmmmm mmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.

Lampiran VIII.1

(kuning emas)

KOMISI PEMILIHAN UMUM

----------------------------45 karakter ------------

................................20..... ) 3 spasi Kepada Yth. Mmmmmmmmmmmmm ........................................ ) 2 spasi Mmmmmmmm

--10 karakter---

Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------- mmmmmm

) 3 s/d 6 spasi SURAT EDARAN ) 3 spasi

--26 karakter-----------------

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 3 spasi

----------------------------- 45 karakter ----------------------------

KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG

) 2 spasi Tembusan : 1. Yth. Mmmmmmmmm 2. Yth. Mmmmmmmmm

79

Lampiran VIII.2

(warna hitam)

KOMISI PEMILIHAN UMUM

----------------------------45 karakter ------------

................................20..... ) 3 spasi Kepada Yth. Mmmmmmmmmmmmm ........................................ ) 2 spasi Mmmmmmmm

--10 karakter---

Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------- mmmmmm

) 3 s/d 6 spasi SURAT EDARAN ) 3 spasi

--26 karakter-----------------

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 3 spasi

----------------------------- 45 karakter ----------------------------

SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG

) 2 spasi Tembusan : 1. Yth. Mmmmmmmmm 2. Yth. Mmmmmmmmm

80

Lampiran VIII.3

(warna hitam)

KOMISI PEMILIHAN UMUM

----------------------------45 karakter ------------

................................20..... ) 3 spasi Kepada Yth. Mmmmmmmmmmmmm ........................................ ) 2 spasi Mmmmmmmm

--10 karakter---

Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------- mmmmmm

) 3 s/d 6 spasi SURAT EDARAN ) 3 spasi

--26 karakter-----------------

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 3 spasi

----------------------------- 45 karakter ----------------------------

WAKIL SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG

) 2 spasi Tembusan : 1. Yth. Mmmmmmmmm 2. Yth. Mmmmmmmmm

81

...... Yth.............. ----------------------------45 karakter ------------ ....Lampiran VIII............... Mmmmmmmmmmmmm .. Mmmmmmmmm 2.mmmmmm ) 3 s/d 6 spasi SURAT EDARAN ) 3 spasi --26 karakter----------------- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm.....4 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI ......... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------.... Yth.....................45 karakter ---------------------------- KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1... Mmmmmmmmm 82 . ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 3 spasi ----------------------------...20....... ) 3 spasi Kepada Yth...

........ Yth.. ----------------------------45 karakter ------------ ...5 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA ......... Yth...........45 karakter ---------------------------- KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1.......20.... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------........... Mmmmmmmmmmmmm ...... Mmmmmmmmm 2................ ) 3 spasi Kepada Yth........ Mmmmmmmmm 83 .. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 3 spasi ----------------------------..mmmmmm ) 3 s/d 6 spasi SURAT EDARAN ) 3 spasi --26 karakter----------------- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm.....Lampiran VIII....

.. ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------.... Mmmmmmmmm 84 ............... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth.. Mmmmmmmmm 2............mmmmmm ) 3 s/d 9 spasi --26 karakter----------------- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm.. Yth.......45 karakter ---------------------------- KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1...Lampiran IX.............20..........1 (kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ... ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi ----------------------------......... Yth.... Mmmmmmmmmmmmm .

mmmmmm ) 3 s/d 9 spasi --26 karakter----------------- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm. ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------..............45 karakter ---------------------------- SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1.... Mmmmmmmmmmmmm .................................... Yth... Mmmmmmmmm 85 .....20... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth..2 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ . Mmmmmmmmm 2.. Yth....... ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi ----------------------------.Lampiran IX........

................. Yth.Lampiran IX...... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------............. Mmmmmmmmm 86 ...........20.......... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi ----------------------------..............45 karakter ---------------------------- WAKIL SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1..mmmmmm ) 3 s/d 9 spasi --26 karakter----------------- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm. Yth..3 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ . Mmmmmmmmm 2....... Mmmmmmmmmmmmm .

Mmmmmmmmm 2.......... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------.................. ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ....20.................4 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI ..... Yth..45 karakter ---------------------------- KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1............. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi ----------------------------..mmmmmm ) 3 s/d 9 spasi --26 karakter----------------- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm........... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth... Mmmmmmmmmmmmm .Lampiran IX..... Mmmmmmmmm 87 .... Yth...

........20.. Telp........... Fax.....Lampiran IX......mmmmmm ) 3 s/d 9 spasi --26 karakter----------------- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm.........45 karakter ---------------------------- SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1....... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------.............................. ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ..... Yth...... Mmmmmmmmm 88 ......... Yth........... ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi ----------------------------.............. Mmmmmmmmmmmmm .....5 KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI ..... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth... Mmmmmmmmm 2.... Alamat : ...............

. ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------...mmmmmm ) 3 s/d 9 spasi --26 karakter----------------- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm................ Yth...6 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA . ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth.... ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi ----------------------------........... ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ..... Mmmmmmmmm 2.....................Lampiran IX... Mmmmmmmmmmmmm ........... Yth..... Mmmmmmmmm 89 ...........45 karakter ---------------------------- KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1..20.

.. ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ....mmmmmm ) 3 s/d 9 spasi --26 karakter----------------- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm..7 KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA ........ Yth................. ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Mmmmmm --20 karakter---------------.........45 karakter ---------------------------- SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1........................20. Fax................................... Yth..........Lampiran IX. Mmmmmmmmmmmmm .. ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi ----------------------------... Mmmmmmmmm 2... Alamat : .... Telp. Mmmmmmmmm 90 ... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth..........................

............................................Lampiran X............................... Pangkat/Gol d................................................................... Status Perkawinan h........... : ......................... : ................................ ........(nama pejabat) : ............ Nama lengkap b.................................................................................... Nama b............... Agama i...... : ...................................... Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a................ : ................... : ............................................ Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : ..................................................................... 2....................................... Tempat/Tgl.... ) 3 spasi ---20 karakter---- 1........................................ Jabatan e......... Bermaksud .................. ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya...................................................... N I P c......45 karakter ---------------------------- ................................./20.............dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya............. Alamat ) 2 spasi : .. Jenis Kelamin f............. Dengan ini menyatakan.. KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 91 ..... ) ) 4 ½ spasi ----------------------------................. : ...............................1 (kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : ......... Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar........................................... : ........20.... ) 2 spasi ....... ...... : ....... Lahir g... bahwa : a............................................

............. : .......... SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 92 ............................................. ................................... Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar... Bermaksud ......... Nama b.. : .............. : ............................................................... Dengan ini menyatakan......... : . ) 2 spasi ..................... : ............................... : .............2 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : ...................... Nama lengkap b........ Tempat/Tgl.. Lahir g.....dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya........ ) 3 spasi ---20 karakter---- 1.........................................................20................. Jenis Kelamin f................... bahwa : a........... N I P c........ ) ) 4 ½ spasi ----------------------------. Jabatan e............. Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : ...... Agama i......................................................(nama pejabat) : ............. Alamat ) 2 spasi : ....................................................................................................... ................................. Status Perkawinan h........... : ............................. Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a...........................................................Lampiran X................................................................... ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya................... 2................................................................. : ....................................... Pangkat/Gol d../20..45 karakter ---------------------------- .........

................ : ............................................. Jenis Kelamin f...................... Nama lengkap b............. : ................................................... ................................................... Agama i............. WAKIL SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 93 .... Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a........... Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : ..................45 karakter ---------------------------- ........................ Status Perkawinan h................ Dengan ini menyatakan. 2......... : ............. Nama b........3 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : .. : ......Lampiran X............................ ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya......... : ........................................................................ : ............. Alamat ) 2 spasi : ....................... : ...................................................................................................... Tempat/Tgl..................... : .. Bermaksud ................. Jabatan e................(nama pejabat) : ........20................... Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar............................................................................................................... bahwa : a.......... ..dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya............./20. ) 3 spasi ---20 karakter---- 1......................... ) ) 4 ½ spasi ----------------------------................................ N I P c..... Pangkat/Gol d............................................... ) 2 spasi ........... Lahir g.........................................

: .................................. Tempat/Tgl................................... Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar............. : ..... : .. ) 2 spasi ....................................... Lahir g............ ...20................. : ...............................45 karakter ---------------------------- ...................... N I P c.............................................................. : ..................... : ............................. Status Perkawinan h.................. ) 3 spasi ---20 karakter---- 1...................................................................................... KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 94 ..................... Alamat ) 2 spasi : ... ) ) 4 ½ spasi ----------------------------.................................................................................dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya..................... Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a.....................4 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI..... Dengan ini menyatakan................................................................. Pangkat/Gol d............................................................. Nama b..... 2............... Jenis Kelamin f................. Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : ................... ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : ............/20....... ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya...................................(nama pejabat) : ................................ : .. Jabatan e..................... Bermaksud ... Nama lengkap b...... : ....... bahwa : a....................................... Agama i................Lampiran X......... .........

................................................... : ............................ .................................................................. ) 3 spasi ---20 karakter---- 1........ Lahir g..................... Status Perkawinan h......................................... bahwa : a.........................5 KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI .. Tempat/Tgl........... .................................. Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : ... Pangkat/Gol d............................... ) ) 4 ½ spasi ----------------------------.................................... Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar.... Fax.................................................................... Jenis Kelamin f....................... N I P c....45 karakter ---------------------------- ..... Alamat : ............. ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya........................... : . Nama b........... ) 2 spasi ............... Bermaksud .............................................dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya............. Agama i........ 2.........20.................................. Telp.............. Nama lengkap b....................................... SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 95 ..................................... : .................. Dengan ini menyatakan.................(nama pejabat) : ......... Alamat ) 2 spasi : ........... Jabatan e....... : .........../20.......................... : .............................................. ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : ................. : ..Lampiran X............................................. : ..................... : ............... Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a...............................................

................................................... Agama i. ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya.............20. ) ) 4 ½ spasi ----------------------------......................................................................................... Dengan ini menyatakan............(nama pejabat) : ............../20... N I P c..... : ................................... : ......................... : ................ Nama b............................. Bermaksud .......... Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : .................. ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : .................... ) 3 spasi ---20 karakter---- 1..... bahwa : a.... : ............................ Nama lengkap b....... Jabatan e................ KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 96 .. 2.................................. Tempat/Tgl............................. Pangkat/Gol d........... : .......................... Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a................................ : ............................................................................................... Alamat ) 2 spasi : ................................... Lahir g....... : ............6 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA.......... ) 2 spasi ...................... : ...... ........ Status Perkawinan h.........................................................Lampiran X....... ..................................dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya...... Jenis Kelamin f.............................................. Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar.........................45 karakter ---------------------------- .......................................................

......... Nama lengkap b.............. : ................ : .............................(nama pejabat) : ................................... ....... Lahir g.................. : ...................................... SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 97 ............... Pangkat/Gol d................................................................................................................ ) 2 spasi .... ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya................. : .......................... Status Perkawinan h......................... Fax.. Alamat : ................. .......... Alamat ) 2 spasi : ....................................................... Telp........... ) 3 spasi ---20 karakter---- 1... : .................................... Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a. Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : ......45 karakter ---------------------------- ........ Bermaksud ............ : ...... : .Lampiran X....dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya.............................................. Tempat/Tgl................................................................................................................................................................./20.... : ....... Jabatan e.......... 2.. Dengan ini menyatakan................................................................... N I P c............... Jenis Kelamin f... bahwa : a...................... ) ) 4 ½ spasi ----------------------------...7 KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA ............... Agama i........................... ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : ..................................................................20................... Nama b... Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar............

..... Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : ... NAMA PEJABAT ESELON II/III ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 98 .................. Fax............ Dengan ini menyatakan....................................................... Tempat/Tgl................................... Alamat ) 2 spasi : ............ : ........... N I P c........... Jabatan e................20.......................................................................................................... 29 JAKARTA Telp.......................................................................................................................................... Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a... Nama lengkap b..................... IMAM BONJOL NO.../20.... ) 3 spasi ---20 karakter---- 1...........................................................dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya................. : .................... Bermaksud ..... bahwa : a..................... ) ) 4 ½ spasi ----------------------------................. : . Pangkat/Gol d........................................ Nama b.................................... ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya...... Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar. : ...........................................45 karakter ---------------------------- ........................... ) 2 spasi ................. : ...................... : .....(nama pejabat) : ......................8 KOMISI PEMILIHAN UMUM JL......... Status Perkawinan h................................... .............Lampiran X.......... : ............................. Jenis Kelamin f............... ... : ... Lahir g.................................... Agama i..... 2..... ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : ................

.......................... : ..... : .............................. : .......... ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya...........45 karakter ---------------------------- ... Telp....................................... Nama b..........................................20..........dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya.... Lahir g............................................... Alamat ) 2 spasi : ...... Dengan ini menyatakan........................................................ Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a......................................Lampiran X......................................... : . .........................../20................... ) 2 spasi ..................... Alamat : .. Jenis Kelamin f......... Tempat/Tgl................................(nama pejabat) : ................... ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : .............. Jabatan e................ ) ) 4 ½ spasi ----------------------------.................... Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar.. Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : ............................................................ ) 3 spasi ---20 karakter---- 1................................... : ..................... Nama lengkap b.............................. Bermaksud ................ NAMA JABATAN ESELON III/IV ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 99 ... Status Perkawinan h........................... bahwa : a............................. ......... Fax............. N I P c................................... Pangkat/Gol d....... : . Agama i................................................................................................ 2..... : ......9 KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI ................................................................ : ............

.... : ..... Fax........................................... Nama lengkap b.................................................................... ) 1 ½ spasi Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan seperlunya..........................10 KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA ................Lampiran X..... Alamat ) 2 spasi : ....................... Jenis Kelamin f.......... bahwa : a................. 2......................... Tempat/Tgl.. Jabatan ) 2 spasi ) 2 spasi : .. : ............... Lahir g......... ) 2 spasi .......... : ..............................dapat memberikan Bantuan serta fasilitas seperlunya. .......... : ........................................................... ) ) 4 ½ spasi ----------------------------.................................................................................... Telp......... ) 3 spasi ---20 karakter---- 1.... Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a.......................................... Agama i..........45 karakter ---------------------------- ........... : .......... ............................. : .................................................................................... Nama b..........................(nama pejabat) : .......................................................................................................................................... Jabatan e...................................................... : ........ ) 4 ½ spasi SURAT KETERANGAN ) 2 spasi Nomor : ........... NAMA JABATAN IV ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 100 .......................................20..../20..... Dengan ini menyatakan... : ............ Bermaksud .. Alamat : .. Pangkat/Gol d............................. N I P c.......... Status Perkawinan h....... Berhubungan dengan maksud yang bersangkutan diminta agar......

Mmmmmmmmm 101 .. Nama b.1 (kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 6 spasi ) SURAT PERINTAH ) 1 ½ spasi Nomor : .a.. ) ) 3 spasi MEMERINTAHKAN Kepada --26 karakter--------------....... Jabatan ) 2 spasi : ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmmm : Mmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi : ) 2 spasi --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm.. Untuk ) ) 4 ½ spasi ----------------------------.............Lampiran XI............... Yth..................... Mmmmmmmmm 2.45 karakter ---------------------------- ......... Yth./....... ) ) 4 ½ spasi ) --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm.........20... KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ---karakter--- ) 2 spasi Tembusan : 1......

Untuk ) ) 4 ½ spasi ----------------------------...... Nama b............. Yth.... SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ---karakter--- ) 2 spasi Tembusan : 1.20... ) ) 3 spasi MEMERINTAHKAN Kepada --26 karakter--------------...... Mmmmmmmmm 102 .........a..../. ) ) 4 ½ spasi ) --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm.......... Jabatan ) 2 spasi : ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmmm : Mmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi : ) 2 spasi --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm......... Mmmmmmmmm 2..2 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 6 spasi ) SURAT PERINTAH ) 1 ½ spasi Nomor : .... Yth..45 karakter ---------------------------- ...........Lampiran XI...............

3 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 6 spasi ) SURAT PERINTAH ) 1 ½ spasi Nomor : ........... ) ) 3 spasi MEMERINTAHKAN Kepada --26 karakter--------------............45 karakter ---------------------------- ........../.... Untuk ) ) 4 ½ spasi ----------------------------.... ) ) 4 ½ spasi ) --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm.. WAKIL SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ---karakter--- ) 2 spasi Tembusan : 1...... Nama b........ Yth...... Mmmmmmmmm 2......Lampiran XI....20...a......... Mmmmmmmmm 103 ..... Yth. Jabatan ) 2 spasi : ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmmm : Mmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi : ) 2 spasi --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm.........

.........4 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI.... Jabatan ) 2 spasi : ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmmm : Mmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi : ) 2 spasi --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm.........20........ KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ---karakter--- ) 2 spasi Tembusan : 1...... Mmmmmmmmm 104 .. ) ) 3 spasi MEMERINTAHKAN Kepada --26 karakter--------------... Yth.... Mmmmmmmmm 2. Nama b.................. Untuk ) ) 4 ½ spasi ----------------------------......./.......Lampiran XI.a.. ) ) 4 ½ spasi ) --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm.......................45 karakter ---------------------------- . Yth... ) 6 spasi ) SURAT PERINTAH ) 1 ½ spasi Nomor : ..

.......... Nama b. ) ) 4 ½ spasi ) --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm.... Telp..... Fax........../.. Mmmmmmmmm 105 . ) 6 spasi ) SURAT PERINTAH ) 1 ½ spasi Nomor : ................ Yth...20......... Yth................. Untuk ) ) 4 ½ spasi ----------------------------.....Lampiran XI..........45 karakter ---------------------------- ........ Jabatan ) 2 spasi : ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmmm : Mmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi : ) 2 spasi --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm.....a.... ) ) 3 spasi MEMERINTAHKAN Kepada --26 karakter--------------...............5 KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI ..... SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ---karakter--- ) 2 spasi Tembusan : 1........ Alamat : ......... Mmmmmmmmm 2.....................

Yth. Mmmmmmmmm 2....45 karakter ---------------------------- ..... Mmmmmmmmm 106 ..... ) ) 3 spasi MEMERINTAHKAN Kepada --26 karakter--------------......a......6 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA.............. KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ---karakter--- ) 2 spasi Tembusan : 1... Nama b.. Yth............... ) 6 spasi ) SURAT PERINTAH ) 1 ½ spasi Nomor : ..................... Jabatan ) 2 spasi : ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmmm : Mmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi : ) 2 spasi --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm....... ) ) 4 ½ spasi ) --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm..20......./... Untuk ) ) 4 ½ spasi ----------------------------....Lampiran XI.....

.. Mmmmmmmmm 2............................... SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ---karakter--- ) 2 spasi Tembusan : 1............. Untuk ) ) 4 ½ spasi ----------------------------. ) ) 4 ½ spasi ) --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm...... Telp.. Alamat : ..../....... Fax. ) ) 3 spasi MEMERINTAHKAN Kepada --26 karakter--------------.. Mmmmmmmmm 107 ............... ) 6 spasi ) SURAT PERINTAH ) 1 ½ spasi Nomor : .....20....................... Yth..a.............Lampiran XI.... Jabatan ) 2 spasi : ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmmm : Mmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi : ) 2 spasi --26 karakter-----------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmm..... Yth...7 KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA .. Nama b..45 karakter ---------------------------- .........................

........../20........... Nama : ................ ) 2 spasi 2........................................... Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama .................................. ) 3 spasi PIHAK PERTAMA DAN PIHAK KEDUA telah setuju untuk mengikat perjanjian dengan syarat-syarat sebagai berikut : ) 3 spasi Pasal..................................1 (kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi SURAT PERJANJIAN NOMOR : ............................................................................ Pekerjaan/Jabatan : Ketua Komisi Pemilihan Umum Alamat : ................ (1) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm (2) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm dst..........kami yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi 1.............................................................Lampiran XII....................................................................................................................................... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmm dst.. Selanjutnya disebut PIHAK KEDUA ................................................................................ Pasal .......................... Selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA ......................................tanggal....... ) 2 spasi TENTANG NAMA SURAT PERJANJIAN ) ) 4 ½ spasi Pada hari ini .. Alamat : ................................. Pekerjaan/Jabatan : ................bertempat tinggal di ...... Nama : ...............................bulan................ tahun ...................... 108 ...... Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama .....................

.di atas kertas bermaterai cukup serta masing-masing pihak diberikan 1 (satu) rangkap....... ) ) 4 ½ spasi ) PIHAK II ) 2 spasi NAMA JABATAN PIHAK I ) 2 spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG ) 3 spasi SAKSI-SAKSI ) 3 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA JABATAN NAMA JABATAN ) 6 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA TERANG 109 ...........) ) 2 spasi Demikian surat perjanjian ini dibuat dan ditandatangani kedua belah pihak pada hari ini dan tanggal serta tahun tersebut diatas dalam rangkap ...

.......................................... Selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA ..........kami yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi 1.. 110 ......................................................................................... Nama : ........ Pasal ..........................................2 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi SURAT PERJANJIAN NOMOR : ............... tahun ....../20............................................... (1) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm (2) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm dst.........................bertempat tinggal di .. ) 2 spasi TENTANG NAMA SURAT PERJANJIAN ) ) 4 ½ spasi Pada hari ini ................................................................ Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ................................................. Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ......................................................................................... Nama : ....... Selanjutnya disebut PIHAK KEDUA ............................ ) 2 spasi 2.............................................. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmm dst...... ) 3 spasi PIHAK PERTAMA DAN PIHAK KEDUA telah setuju untuk mengikat perjanjian dengan syarat-syarat sebagai berikut : ) 3 spasi Pasal........................ Alamat : ........................................................................Lampiran XII................bulan.......... Pekerjaan/Jabatan : ............................tanggal...................... Pekerjaan/Jabatan : Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum Alamat : ...

..... ) ) 4 ½ spasi ) PIHAK II ) 2 spasi NAMA JABATAN PIHAK I ) 2 spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM SEKRETARIS JENDERAL ) 6 spasi NAMA TERANG ) 3 spasi SAKSI-SAKSI ) 3 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA JABATAN NAMA JABATAN ) 6 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA TERANG 111 ........di atas kertas bermaterai cukup serta masing-masing pihak diberikan 1 (satu) rangkap..) ) 2 spasi Demikian surat perjanjian ini dibuat dan ditandatangani kedua belah pihak pada hari ini dan tanggal serta tahun tersebut diatas dalam rangkap .......

..................................... ) 3 spasi PIHAK PERTAMA DAN PIHAK KEDUA telah setuju untuk mengikat perjanjian dengan syarat-syarat sebagai berikut : ) 3 spasi Pasal.............bulan........................................................................Lampiran XII.................................... Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama .............................................. Nama : .............................. 112 .......... ) 2 spasi TENTANG NAMA SURAT PERJANJIAN ) ) 4 ½ spasi Pada hari ini ............ Pekerjaan/Jabatan : .......................................... ) 2 spasi 2...............................kami yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi 1.............. Alamat : ................................ Nama : ..... Pekerjaan/Jabatan : Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi............3 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI........... ) 4 ½ spasi SURAT PERJANJIAN NOMOR : ........................................................... Selanjutnya disebut PIHAK KEDUA .......................................................bertempat tinggal di .................... Pasal ...../20......................... (1) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm (2) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm dst................ Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmm dst...................... tahun ............................................... Alamat : ................................ Selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA ......... Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ............................................tanggal............................

.......di atas kertas bermaterai cukup serta masing-masing pihak diberikan 1 (satu) rangkap. ) ) 4 ½ spasi ) PIHAK II ) 2 spasi NAMA JABATAN PIHAK I ) 2 spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI.....) ) 2 spasi Demikian surat perjanjian ini dibuat dan ditandatangani kedua belah pihak pada hari ini dan tanggal serta tahun tersebut diatas dalam rangkap .. KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG ) 3 spasi SAKSI-SAKSI ) 3 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA JABATAN NAMA JABATAN ) 6 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA TERANG 113 .................

...............kami yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi 1............. Nama : ............. Alamat : ............................... Selanjutnya disebut PIHAK KEDUA ......................... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmm dst....... ) 2 spasi 2.......... 114 ........................... Alamat : ........................ ) 4 ½ spasi SURAT PERJANJIAN NOMOR : ......... Fax........................ Selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA ........./20...........................4 KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI .....Lampiran XII..... ) 3 spasi PIHAK PERTAMA DAN PIHAK KEDUA telah setuju untuk mengikat perjanjian dengan syarat-syarat sebagai berikut : ) 3 spasi Pasal............................ Pasal ............................... Alamat : ............... Nama : .............................................. ) 2 spasi TENTANG NAMA SURAT PERJANJIAN ) ) 4 ½ spasi Pada hari ini ...................................... Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ....................................................bulan............................................................................................................................................. Pekerjaan/Jabatan : Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi...... tahun .................................................................tanggal.......................... Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ... Pekerjaan/Jabatan : ......................................... Telp..................bertempat tinggal di ................................ (1) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm (2) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm dst......................................

... ) ) 4 ½ spasi ) PIHAK II ) 2 spasi NAMA JABATAN PIHAK I ) 2 spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI.di atas kertas bermaterai cukup serta masing-masing pihak diberikan 1 (satu) rangkap............) ) 2 spasi Demikian surat perjanjian ini dibuat dan ditandatangani kedua belah pihak pada hari ini dan tanggal serta tahun tersebut diatas dalam rangkap .......... SEKRETARIS ) 6 spasi NAMA TERANG ) 3 spasi SAKSI-SAKSI ) 3 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA JABATAN NAMA JABATAN ) 6 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA TERANG 115 ......

. Pekerjaan/Jabatan : Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.................Lampiran XII..........................................................bulan....................... Alamat : . 116 ............................. Pekerjaan/Jabatan : ......................... Nama : .......... ) 2 spasi 2............................... Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ....................tanggal............................ Selanjutnya disebut PIHAK KEDUA ................................. (1) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm (2) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm dst............... Alamat : ............................ Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmm dst........................................................................................... Selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA ................................................................................ Nama : ..... Pasal .......................... ) 4 ½ spasi SURAT PERJANJIAN NOMOR : ...................................bertempat tinggal di .... ) 2 spasi TENTANG NAMA SURAT PERJANJIAN ) ) 4 ½ spasi Pada hari ini .............................................................................................. ) 3 spasi PIHAK PERTAMA DAN PIHAK KEDUA telah setuju untuk mengikat perjanjian dengan syarat-syarat sebagai berikut : ) 3 spasi Pasal......... tahun ....................../20......5 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA.kami yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi 1.................. Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama .......................................................

..) ) 2 spasi Demikian surat perjanjian ini dibuat dan ditandatangani kedua belah pihak pada hari ini dan tanggal serta tahun tersebut diatas dalam rangkap . KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG ) 3 spasi SAKSI-SAKSI ) 3 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA JABATAN NAMA JABATAN ) 6 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA TERANG 117 ......................di atas kertas bermaterai cukup serta masing-masing pihak diberikan 1 (satu) rangkap... ) ) 4 ½ spasi ) PIHAK II ) 2 spasi NAMA JABATAN PIHAK I ) 2 spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA....

................................ Nama : ........Lampiran XII........... (1) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm (2) Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm dst......... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmm dst........................................kami yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi 1................................................................................ ) 3 spasi PIHAK PERTAMA DAN PIHAK KEDUA telah setuju untuk mengikat perjanjian dengan syarat-syarat sebagai berikut : ) 3 spasi Pasal............................................. Alamat : .... Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ................... Fax......................................... Pekerjaan/Jabatan : .......tanggal....................... Selanjutnya disebut PIHAK KEDUA ..... Nama : ......... ) 4 ½ spasi SURAT PERJANJIAN NOMOR : ....................................................................../20........... ) 2 spasi TENTANG NAMA SURAT PERJANJIAN ) ) 4 ½ spasi Pada hari ini ..... Selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA ........................................ ) 2 spasi 2......... Alamat : ............................ Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama .......................6 KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA ....... tahun ............................................................................. Pasal ...bertempat tinggal di ..................................... 118 ....................... Alamat : ... Pekerjaan/Jabatan : Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota...............................................................................................bulan....................................... Telp.....................

.. ) ) 4 ½ spasi ) PIHAK II ) 2 spasi NAMA JABATAN PIHAK I ) 2 spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA. SEKRETARIS ) 6 spasi NAMA TERANG ) 3 spasi SAKSI-SAKSI ) 3 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA JABATAN NAMA JABATAN ) 6 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA TERANG 119 ......di atas kertas bermaterai cukup serta masing-masing pihak diberikan 1 (satu) rangkap..............) ) 2 spasi Demikian surat perjanjian ini dibuat dan ditandatangani kedua belah pihak pada hari ini dan tanggal serta tahun tersebut diatas dalam rangkap .........

........................ Nama :. Jabatan :.......................................Lampiran XIII KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN (SESUAI DENGAN YANG MEMBERI KUASA) ) 4 ½ spasi SURAT KUASA ) ) 3 spasi ----20 karakter-----Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 2 spasi a.... ) 2 spasi ----20 karakter------ Khusus untuk : ) 2 ½ spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ----26 karakter------ Demikian supaya yang berkepentingan menjadi maklum............................... Jabatan :..............................20......................... ) 1 ½ spasi :...............45 karakter ---------------------------- ...................................... ) 1 ½ spasi b.. Yang memberi kuasa ) 1 ½ spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM NAMA JABATAN Yang diberi kuasa ) 1 ½ spasi NAMA JABATAN ) 6 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA TERANG 120 ..... Nama b... ) 4 ½ spasi ----------------------------..... ) 3 spasi MEMBERI KUASA ) 2 spasi ----20 karakter-----Kepada : a..........................

. ----------------------------.......Lampiran XIV KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN (SESUAI DENGAN YANG MEMBERI IZIN) ) 4 ½ spasi SURAT IZIN ) 2 spasi NOMOR : .b...............45 karakter ---------------------------- ..................................... 2...... ) 2 spasi Alamat : ............................ ) 2 spasi Pangkat/Gol : ................. ----7 karakter-----Dasar : Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi ----20 karakter----------............................. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 3 spasi MENGIZINKAN ) 3 spasi Kepada : ............. TANGGAL : ...... ) 2 spasi Nama : .............................. ) 4 ½ spasi a. ) 2 spasi Nip : ........................... NAMA JABATAN ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi Tembusan : 1.. Yth......................... ..................20.................... Yth. 121 ............................................ ) 2 spasi Untuk : ..................................................................................................................... ... .....

.......................... Mmmmmmmmmmmmm .. 2................ ) 2 spasi Waktu : ... ) 2 spasi Tempat : ........ Yth...... ........................... Yth.........................20...................Lampiran XV................................................................................. ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Undangan )3 --26 karakter----------------Dengan ini mengharapkan kehadiran Saudara dalam rapat/ pertemuan/ sidang yang akan diselenggarakan pada : --20 karakter---------: . ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth.... Atas perhatian Saudara diucapkan terima kasih.......................... ) 2 spasi Acara : ................................................. ) 2 spasi Tanggal : ....... ) 2 spasi Pimpinan Rapat : .... 122 ............. ) 3 spasi ----------------------------.................................45 karakter ---------------------------- Hari KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1... .....................................1 (kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ................................................................

.................. ) 2 spasi Acara : ....................... Atas perhatian Saudara diucapkan terima kasih........... 123 ............................. 2......................45 karakter ---------------------------- Hari SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1.... ) 2 spasi Tempat : ...................... Yth.......... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth.........20.............2 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ........ Yth... .................................... ) 2 spasi Waktu : .................................................. ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Undangan )3 --26 karakter----------------Dengan ini mengharapkan kehadiran Saudara dalam rapat/ pertemuan/ sidang yang akan diselenggarakan pada : --20 karakter---------: .................. ) 2 spasi Tanggal : ................................................. ) 2 spasi Pimpinan Rapat : ................................... .......................... Mmmmmmmmmmmmm .......Lampiran XV................................................ ) 3 spasi ----------------------------.............

............ ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Undangan )3 --26 karakter----------------Dengan ini mengharapkan kehadiran Saudara dalam rapat/ pertemuan/ sidang yang akan diselenggarakan pada : --20 karakter---------: .... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth........................... ..................3 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ .................. Yth... ) 2 spasi Tanggal : ...45 karakter ---------------------------- Hari WAKIL SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1................................................................................ ) 2 spasi Acara : ...................... Mmmmmmmmmmmmm ...... 2.................................................................. Yth.................... ) 3 spasi ----------------------------. 124 .......... ) 2 spasi Waktu : ...............................................20........................... ) 2 spasi Tempat : ................................................. .......... Atas perhatian Saudara diucapkan terima kasih...............Lampiran XV...... ) 2 spasi Pimpinan Rapat : ..........

........ Yth............... .......................... ............... Mmmmmmmmmmmmm ..................45 karakter ---------------------------- Hari KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1...... ) 2 spasi Tanggal : ..................................................................4 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI...... 125 ..... ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ .......... ) 2 spasi Pimpinan Rapat : ...20.. ) 3 spasi ----------------------------.................. ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Undangan )3 --26 karakter----------------Dengan ini mengharapkan kehadiran Saudara dalam rapat/ pertemuan/ sidang yang akan diselenggarakan pada : --20 karakter---------: ................... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth........................................................................ Yth................................................... Atas perhatian Saudara diucapkan terima kasih..................................... ) 2 spasi Acara : ..................... ) 2 spasi Tempat : ...........Lampiran XV............... 2................. ) 2 spasi Waktu : ......................

............................. 2................ Fax...................................... ...................... Yth.....45 karakter ---------------------------- Hari SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1.. ) 3 spasi ----------------------------..........................Lampiran XV..... ..... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Undangan )3 --26 karakter----------------Dengan ini mengharapkan kehadiran Saudara dalam rapat/ pertemuan/ sidang yang akan diselenggarakan pada : --20 karakter---------: ...... Yth............... 126 ................... Telp......... ) 2 spasi Waktu : .................. ) 2 spasi Pimpinan Rapat : ...................................................... Alamat : ..................... ) 2 spasi Acara : ...........................................5 KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI .........................20............. Mmmmmmmmmmmmm .................... ) 2 spasi Tempat : ............. Atas perhatian Saudara diucapkan terima kasih............... ) 2 spasi Tanggal : ................................................. ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ........................................ ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth..............

......... ) 2 spasi Acara : ................ ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ .................20............................... Atas perhatian Saudara diucapkan terima kasih........................ Yth............... 127 ................ ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Undangan )3 --26 karakter----------------Dengan ini mengharapkan kehadiran Saudara dalam rapat/ pertemuan/ sidang yang akan diselenggarakan pada : --20 karakter---------: ...................... Yth................................................................ ) 2 spasi Waktu : ........................ Mmmmmmmmmmmmm ........... ) 3 spasi ----------------------------.........................45 karakter ---------------------------- Hari KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1............... ........................ ) 2 spasi Tanggal : ........................... ) 2 spasi Pimpinan Rapat : ...... ..........6 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA...... 2.... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth............................................................... ) 2 spasi Tempat : ............................Lampiran XV.....

..... Mmmmmmmmmmmmm ......... Yth..............45 karakter ---------------------------- Hari SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1............................. 2.....20........... Telp.................... ) 2 spasi Waktu : ............... ) 2 spasi Tanggal : . ) 2 spasi Acara : ....... ........................... ) 2 spasi Pimpinan Rapat : .......................................... Yth..................... ................................................................. Alamat : ................ 128 ................................................................................ ) 3 spasi ----------------------------.... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Undangan )3 --26 karakter----------------Dengan ini mengharapkan kehadiran Saudara dalam rapat/ pertemuan/ sidang yang akan diselenggarakan pada : --20 karakter---------: ................. Atas perhatian Saudara diucapkan terima kasih................... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth................. ) 2 spasi Tempat : ................ Fax....................... ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ .............7 KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA ...............................Lampiran XV...............

................ ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Panggilan ) 3 s/d 6 spasi --26 karakter----------------.... ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Bila pangilan ini tidak ditaati akan diambil tindakan lebih lanjut sesuai dengan peraturan yang berlaku........ Mmmmmmmmmmmmm ............................ ) 2 spasi : Pukul ..........................Lampiran XVI..... ...........................1 (kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ......... 129 ....................................... Yth..... ) 2 spasi : ............................ ) 2 spasi : .... Yth.......20...............................Dengan ini diminta kedatangan Saudara di Kantor ........................... 2.............................. ..pada: --20 karakter---------Hari Tanggal Waktu Alamat Untuk : ..........................................45 karakter ---------------------------- KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1. ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth................ ....... ) 3 spasi ----------------------------............

.......................................... ..... ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Bila pangilan ini tidak ditaati akan diambil tindakan lebih lanjut sesuai dengan peraturan yang berlaku..Lampiran XVI.......20........Dengan ini diminta kedatangan Saudara di Kantor .. Yth... 130 ....45 karakter ---------------------------- SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1........ ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Panggilan ) 3 s/d 6 spasi --26 karakter----------------..... ) 3 spasi ----------------------------.2 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ..... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth....................................... ........ Yth.................... ........pada: --20 karakter---------Hari Tanggal Waktu Alamat Untuk : ..................... ) 2 spasi : .. Mmmmmmmmmmmmm .................................. ) 2 spasi : ......... 2............................................................................... ) 2 spasi : Pukul ..............................................................

............................................... Yth..20.....Lampiran XVI..... ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Bila pangilan ini tidak ditaati akan diambil tindakan lebih lanjut sesuai dengan peraturan yang berlaku.......................................... ) 2 spasi : ...................................... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth..................................... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Panggilan ) 3 s/d 6 spasi --26 karakter----------------... ) 3 spasi ----------------------------.................... .......... ) 2 spasi : Pukul ....................... ) 2 spasi : ....3 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ .......... 2.......45 karakter ---------------------------- WAKIL SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1............................................... Mmmmmmmmmmmmm . ................. 131 ......... Yth..............Dengan ini diminta kedatangan Saudara di Kantor .........pada: --20 karakter---------Hari Tanggal Waktu Alamat Untuk : ... .....................

................................. ............... Yth............................. 132 ............. 2....... ) 2 spasi : ...20......................................................... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth..........pada: --20 karakter---------Hari Tanggal Waktu Alamat Untuk : .................45 karakter ---------------------------- KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1........................Lampiran XVI........................................................ ...4 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI.. .................. ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ....................... ) 2 spasi : Pukul ............... ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Bila pangilan ini tidak ditaati akan diambil tindakan lebih lanjut sesuai dengan peraturan yang berlaku.................. ) 3 spasi ----------------------------.......... ) 2 spasi : ..... Mmmmmmmmmmmmm .Dengan ini diminta kedatangan Saudara di Kantor ............. Yth..... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Panggilan ) 3 s/d 6 spasi --26 karakter----------------......

........................................ ) 2 spasi : ........5 KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI . ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Bila pangilan ini tidak ditaati akan diambil tindakan lebih lanjut sesuai dengan peraturan yang berlaku......... ) 3 spasi ----------------------------45 karakter -----------..... ) 2 spasi : Pukul ...... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth... ) 3 spasi ----------------------------.. Yth............... Yth................20.....Lampiran XVI.............45 karakter ---------------------------- SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1.............. ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Panggilan ) 3 s/d 6 spasi --26 karakter----------------............. Mmmmmmmmmmmmm ..... Fax..................... .... ............................................................................... 133 ...................... Telp........................ ....................... Alamat : ................. 2...............................................................Dengan ini diminta kedatangan Saudara di Kantor .......................pada: --20 karakter---------Hari Tanggal Waktu Alamat Untuk : ..... ) 2 spasi : ......

.............................Dengan ini diminta kedatangan Saudara di Kantor .. Mmmmmmmmmmmmm ............ ) 2 spasi : .6 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA. 2. ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Panggilan ) 3 s/d 6 spasi --26 karakter----------------... Yth........................................20.......................pada: --20 karakter---------Hari Tanggal Waktu Alamat Untuk : ....... ..... ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Bila pangilan ini tidak ditaati akan diambil tindakan lebih lanjut sesuai dengan peraturan yang berlaku. ) 2 spasi : Pukul ......... ) 2 spasi : ........ Yth................................................................. .. ) 3 spasi ----------------------------45 karakter ------------ ................................. 134 ................................... ) 3 spasi ----------------------------............Lampiran XVI............. ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth............... ..........................................................45 karakter ---------------------------- KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1........

......... ........................ Yth.......................... 135 ...... ) 2 spasi : Pukul ............ ) 2 spasi : ...................................... ) 2 spasi Mmmmmmmm --10 karakter--- Nomor : Sifat : Lampiran: Perihal : Panggilan ) 3 s/d 6 spasi --26 karakter----------------..... ) 2 spasi : Mmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Bila pangilan ini tidak ditaati akan diambil tindakan lebih lanjut sesuai dengan peraturan yang berlaku................................................. Mmmmmmmmmmmmm ... ) 2 spasi : . Telp....20........ Yth...... Alamat : ............................................ Fax................. ) 3 spasi ----------------------------45 karakter -----------....... 2........7 KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA............pada: --20 karakter---------Hari Tanggal Waktu Alamat Untuk : ............45 karakter ---------------------------- SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG ) 2 spasi ---7 karakter---Tembusan : 1............................................... .................................................. ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth............Lampiran XVI..... ) 3 spasi ----------------------------................... .......Dengan ini diminta kedatangan Saudara di Kantor ...........

............................. : ....... ) 3 spasi --26 karakter--------------------Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm............. : ................................................. : .............................Lampiran XVII KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN (SESUAI DENGAN PEJABAT YANG MENGIRIM/MEMBUAT NOTA DINAS) ) 4 ½ spasi NOTA DINAS ) 3 spasi -....................................... ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm........................................... : .. : ...................... ) 3 spasi ----------------------------................................................................................ : ......................................... : ......................20 karakter -.............45 karakter ---------------------------- NAMA JABATAN PEJABAT YANG MENGIRIM ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 136 .......................... ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm................................................................................Kepada Dari Tembusan Tanggal Nomor Sifat Lampiran Perihal : ........

..20.. KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 137 ......45 karakter ---------------------------- ....................... ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm...............Lampiran XVIII...1 (kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : ......... ) 4 ½ spasi ----------------------------.......................

.20.......... ) 4 ½ spasi ----------------------------.45 karakter ---------------------------- ....2 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : .. ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm................Lampiran XVIII.......................................... SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 138 .......

........Lampiran XVIII.. ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.............................. ) 4 ½ spasi ----------------------------......................3 (warna hitam) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : ....20... WAKIL SEKRETARIS JENDERAL ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 139 ...45 karakter ---------------------------- ...........

....45 karakter ---------------------------- .....4 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI........................... KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 140 ...... ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.20...... ) 4 ½ spasi ----------------------------.... ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : ..........Lampiran XVIII.............................

.45 karakter ---------------------------- ... ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.... SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 141 ............. ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : ............................ Alamat : ...................................... Fax..... Telp... ) 4 ½ spasi ----------------------------.....5 KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI ..............Lampiran XVIII.............................20........

.Lampiran XVIII.. ) 4 ½ spasi ----------------------------.............................. KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 142 .....................6 (lambang KPU berwarna) KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA....... ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : ...... ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm......45 karakter ---------------------------- ..............20.....

.............7 KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN/KOTA..... ) 4 ½ spasi ----------------------------........ Fax...........Lampiran XVIII............. Telp.....45 karakter ---------------------------- ............ ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : ......... ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.................20............... SEKRETARIS ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 143 ..... Alamat : ......................................

......... Alamat :.. Telp.8 PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN KECAMATAN ..................................Lampiran XVIII............45 karakter ---------------------------- ....20. KABUPATEN/KOTA................ ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm............... Fax............................ KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 144 ...................... ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : ........................ ) 4 ½ spasi ----------------------------.......

.........9 PANITIA PEMILIHAN LUAR NEGERI PERWAKILAN RI ....45 karakter ---------------------------- ......... ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : ............................ Fax.. ) 4 ½ spasi ----------------------------.......... ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm......................... Alamat :. KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 145 .........................................Lampiran XVIII...........20.... Telp........................

......................45 karakter ---------------------------- .....20............................ KECAMATAN Alamat :........... Fax................... ) 2 spasi TENTANG MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi -----26 karakter----Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm............... Telp.............................. ) 4 ½ spasi ----------------------------......10 PANITIA PEMUNGUTAN SUARA KELURAHAN/DESA . KETUA ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 146 .................. ) 6 spasi PENGUMUMAN ) 1 ½ spasi NOMOR : ..........Lampiran XVIII...

....45 karakter --------------------- ......................... YANG MENGIRIM/MEMBUAT LAPORAN) ) 3 spasi LAPORAN MMMMMMMMMMMMMM MMMMMMMMMMMMMMMM ) 3 spasi I..... III... MMMMMMMMMM ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi ) ----------------------------............ --26 karakter------------PENDAHULUAN ) 2 spasi ---...... NAMA JABATAN PEJABAT/PERSONIL/ KETUA KELOMPOK/PANITIA/TIM ) ) 6 spasi ) NAMA TERANG 147 .-------.Lampiran XIX KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN (SESUAI DENGAN PEJABAT/PERSONIL/KETUA KELOMPOK/KETUA TIM/BADAN PELAKSANA PENYELENGGARA PEMILIHAN UMUM YANG BERSIFAT SEMENTARA..20.Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 3 spasi MMMMMMMMMM ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm II.

.............. Yang menerima NAMA JABATAN ) 6 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA TERANG 148 ....... Mmmmmmmmmmmmmmm .......... di – MMMMMM ) 2 spasi SURAT PENGANTAR ) 2 spasi Nomor :................................. NO URUT JENIS YANG DIKIRIM BANYAKNYA KETERANGAN ) 3 spasi ....................................Lampiran XX KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN ) ) 3 spasi -----45 karakter -------------------------------------------------Kepada ) 2 spasi Yth..................... ) spasi Diterima tanggal ...................................20............

Lampiran XXI KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN LEMBAR DISPOSISI SURAT DARI NOMOR SURAT TANGGAL SURAT JAM DITERIMA DITERIMA PERIHAL : : : : : ARAHAN PETUNJUK/DISPOSISI NOMOR DIAGENDA : TANGGAL : KEPADA YTH : 149 .

..........20..... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm yang selanjutnya disebut Pihak I............ Kami masing-masing : 1.............. Pangkat/Golongan........ Pangkat/Golongan...... ...... ) 4 ½ spasi . Jabatan dan alamat) 2...26 karakter -Pada hari ini ..... (memuat nama.. tahun .............. dengan penyesuaian.......... NIP.. Jabatan dan alamat) ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm.......... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. untuk dipergunakan sebagaiman mestinya.................... Demikian Berita Acara ini dibuat dalam rangkap ... ) 3 spasi ---.....Lampiran XXII KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN ) 3 spasi BERITA ACARA MMMMMMMMMMMMMMM Nomor :..... bulan.......... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm yang selanjutnya disebut Pihak II...... ) 2 spasi PIHAK KEDUA PIHAK PERTAMA ) 6 spasi ) 6 spasi NAMA TERANG NAMA TERANG ) 2 spasi MENGETAHUI INSTANSI NAMA JABATAN ) 6 spasi NAMA TERANG Catatan : Contoh Berita Acara ini dapat digunakan untuk model berita acara ..... tanggal. 150 ....... NIP..... (memuat nama.

.. PENUTUP a..................................................................... PENDAHULUAN ................................................................................ IV................................................20............................................................................................................................................................................... PEMBAHASAN ........................................................................................................... II....................................................................... ....................................................................................................Lampiran XXIII KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN ) 6 spasi TELAAHAN STAF MMMMMMMMMMMMMMMMM ) 4 ½ spasi ----20 karakter--- I......... III................................................... IDENTIFIKASI PERMASALAHAN ....................... ...... ........................................ NAMA JABATAN YANG MENYUSUN 151 ................................................................................................ ..................................................................................................... ............................................................. Saran ............ ) 3 spasi ................................................... b......... .................................................... Kesimpulan .......................................................

........ ) 2 spasi KETUA ) 6 spasi NAMA TERANG 152 ........1 (Kuning emas) KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi REKOMENDASI NOMOR :. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi b............Lampiran XXIV......./20./....... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi c........20............. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi --------------45 karakter --------------------- ..... ) 4 ½ spasi --26 karakter ---- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi a......

Lampiran XXIV.2

(warna hitam)

KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi

REKOMENDASI
NOMOR :......../......./20... ) 4 ½ spasi

--26 karakter ----

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi a. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi b. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi c. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi

--------------45 karakter ---------------------

....................,..........................20...... ) 2 spasi SEKRETARIS JENDERAL

) 6 spasi

NAMA TERANG

153

Lampiran XXIV.3

(warna hitam)

KOMISI PEMILIHAN UMUM ) 4 ½ spasi

REKOMENDASI
NOMOR :......../......./20... ) 4 ½ spasi

--26 karakter ----

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi

a. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi b. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi c. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi

--------------45 karakter ---------------------

....................,..........................20...... ) 2 spasi WAKIL SEKRETARIS JENDERAL

) 6 spasi

NAMA TERANG

154

Lampiran XXIV.4

(lambang KPU berwarna)

KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI/KABUPATEN/KOTA.........

) 4 ½ spasi

REKOMENDASI
NOMOR :......../......./20... ) 4 ½ spasi

--26 karakter ----

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi a. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi b. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi c. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi

--------------45 karakter ---------------------

....................,..........................20...... ) 2 spasi KETUA

) 6 spasi

NAMA TERANG

155

./...................... Alamat : ........... Telp.....5 KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI/KABUPATEN/KOTA............./20.............Lampiran XXIV.................. ) 2 spasi SEKRETARIS ) 6 spasi NAMA TERANG 156 .............. ) 4 ½ spasi --26 karakter ---- Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi a.....20...... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi b.......... ) 4 ½ spasi REKOMENDASI NOMOR :. Fax........... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi --------------45 karakter --------------------- . Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi c....

Lampiran XXIV.6

PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN
KECAMATAN ............ KABUPATEN/KOTA.......
Alamat :......................................
Telp.................... Fax...............

) 4 ½ spasi

REKOMENDASI
NOMOR :......../......./20... ) 4 ½ spasi

--26 karakter ----

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi a. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi b. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi c. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi

--------------45 karakter ---------------------

....................,..........................20...... ) 2 spasi KETUA

) 6 spasi

NAMA TERANG

157

Lampiran XXIV.7

PANITIA PEMILIHAN LUAR NEGERI
PERWAKILAN RI..........
Alamat :......................................
Telp.................... Fax...............

) 4 ½ spasi

REKOMENDASI
NOMOR :......../......./20... ) 4 ½ spasi

--26 karakter ----

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi a. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi b. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi c. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi

--------------45 karakter ---------------------

....................,..........................20...... ) 2 spasi KETUA

) 6 spasi

NAMA TERANG

158

Lampiran XXIV.8

PANITIA PEMUNGUTAN SUARA
KELURAHAN/DESA ............ KECAMATAN.......
Alamat :......................................
Telp.................... Fax...............

) 4 ½ spasi

REKOMENDASI
NOMOR :......../......./20... ) 4 ½ spasi

--26 karakter ----

Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi a. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi b. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi c. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 2 spasi Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 4 ½ spasi

--------------45 karakter ---------------------

....................,..........................20...... ) 2 spasi KETUA

) 6 spasi

NAMA TERANG

159

.............................. : ...........1 KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN ) ) 3 spasi DAFTAR HADIR RAPAT/ PERTEMUAN ) 2 spasi HARI/TANGGAL WAKTU TEMPAT ACARA : .................20.Lampiran XXV......... ) 3 spasi NO NAMA JABATAN TANDA TANGAN ) 4 ½ spasi .................... : .................... ) 3 spasi NAMA JABATAN PENANGGUNG JAWAB ) 6 spasi NAMA TERANG 160 ..................................................................... : ..

..... ) 3 spasi NAMA JABATAN PENANGGUNG JAWAB ) 6 spasi NAMA TERANG 161 .................20...........Lampiran XXV..............2 KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN DAFTAR HADIR KERJA TANGGAL S P S NO NAMA GOL P S P S P P S P S KET KASUBBAG/SEKSI ) 4 ½ spasi ........

.............................. Dalam rangka.........................................1 PIAGAM PENGHARGAAN KOMISI PEMILIHAN UMUM Dengan ini memberikan penghargaan kepada: ....Lampiran XXVI.......................................................................20................................... ) 2 spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM KETUA NAMA TERANG 162 ............................................. ......................................................... ............................................................... ........................... ........................

... Dengan ini memberikan penghargaan kepada: ................. ) 2 spasi KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI/KAB/KOTA.... .......................................................................................Lampiran XXVI. ....................20......................................................................................................................... .................2 PIAGAM PENGHARGAAN KOMISI PEMILIHAN UMUM PROVINSI/KABUPATEN/KOTA............ KETUA (stempel) NAMA TERANG 163 Lampiran XXVII ......... ............................................................................ Dalam rangka...........................................

...... ) 4 ½ spasi -------45 karakter ---------------------------...KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN ) 6 spasi SURAT TUGAS NOMOR :.. Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm 2............ Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) 3 spasi MENUGASKAN : KEPADA : 1... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm KEPERLUAN : 1......... ) 3 spasi NAMA JABATAN PEMBERI TUGAS ) 6 spasi NAMA TERANG 164 Lampiran XXVIII ...... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm LAMANYA : Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm....... Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm 2...... ) 4 ½ spasi --20 karakter-..............20...DASAR : 1........ Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm 2....

.............................. ) 3 spasi NAMA JABATAN YANG MEMBUAT PERNYATAAN ) 6 spasi NAMA TERANG Lampiran XXIX 165 ..... : ..................................... ) 4 ½ spasi --20 karakter-.............Yang bertanda tangan di bawah ini : ) 3 spasi Nama NIP Pangkat/Gol Jabatan : ...........KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN ) 6 spasi SURAT PERNYATAAN NOMOR :............................................................20............ ) 3 spasi Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa ............................................................................ : .......... : .......................................... mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm -------45 karakter ---------------------------- ..........................................

.....................................7 karakter-.mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm --20 karakter------.. 2................... Mmmmmmmmmmmmmmm ....................... ... Yth ...... Lampiran XXX 166 ........................... ) 3 spasi --26 karakter ----------Mengingat ....................... ) 2 spasi MMMMMM ) 3 s/d 6 spasi SURAT PERINGATAN NOMOR :...........mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm Dengan ini mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm Demikian mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) ) 3 spasi -------45 karakter ---------------------------NAMA JABATAN YANG MEMBUAT PERINGATAN ) 6 spasi NAMA TERANG ) 2 spasi -..KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN ) 3 spasi -----45 karakter -------------------------------------------------..20....... ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth...Tembusan 1.......... Yth......

..KOP NASKAH DINAS MENYESUAIKAN ) 3 spasi -----45 karakter -------------------------------------------------.............................................................................Tembusan 1......20..mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm Dengan ini mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm Demikian mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm ) ) 3 spasi -------45 karakter ---------------------------NAMA JABATAN YANG MEMBUAT RISALAH ) 6 spasi NAMA TERANG ) 2 spasi -.......... ) 3 spasi --26 karakter ----------Mengingat ... 167 . Yth .. ) 3 s/d 6 spasi Kepada Yth..... Mmmmmmmmmmmmmmm ................. 2.. Yth....mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm --20 karakter------. ) 2 spasi MMMMMM ) 3 s/d 6 spasi RISALAH RAPAT NOMOR :...........7 karakter-......... ..............................

Peraturan Komisi Pemilihan Umum a. Biro yang menyiapkan konsep awal peraturan mengadakan perbaikan/penyempurnaan berdasarkan saran/pendapat/pertimbangan. yang kemudian saran/pendapat/pertimbangan tersebut disampaikan kepada biro yang menyiapkan konsep awal peraturan. d. b. Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep awal peraturan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang dilampiri naskah akademis. g. Konsep awal peraturan disiapkan berdasarkan perintah ketentuan undang-undang dan atau berdasarkan keputusan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum karena adanya kebutuhan untuk pengaturan lebih lanjut ketentuan undang-undang. dengan ketentuan konsep peraturan tersebut terlebih dahulu 1 (satu) rangkap dibubuhi paraf biro-biro terkait pada stempel koordinasi dalam 3 (tiga) rangkap. h. e. Naskah Dinas Dalam Bentuk Peraturan Perundang-Undangan 1. Biro terkait Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum wajib menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan terhadap konsep awal peraturan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. 168 .BAB V PROSEDUR ADMINISTRASI NASKAH DINAS KOMISI PEMILIHAN UMUM A. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep awal peraturan tersebut kepada Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk mendapat saran/pendapat/pertimbangan dari sudut penyusunan peraturan perundangundangan berdasarkan peraturan perundang-undangan tentang pembentukan peraturan perundang-undangan. Konsep awal peraturan disiapkan oleh Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum berdasarkan tugas pokok dan fungsi sebagaimana dimaksud dalam susunan organisasi Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep peraturan kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum untuk dijadikan bahan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. untuk kemudian oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dimintakan saran/pendapat/pertimbangan kepada Biro terkait Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. f. Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan saran/pendapat/pertimbangan hukum penyusunan peraturan perundang-undangan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. atas perintah tertulis Ketua Komisi Pemilihan Umum dan atau Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. yang kemudian disampaikan kembali kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. c.

dan pihak yang berkepentingan. 2. Sekretaris Jenderal. m. b. lembaga/instansi terkait. j. Berdasarkan hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum: 1) apabila terdapat koreksi terhadap konsep peraturan tersebut. dibubuhi paraf oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dan anggota-anggota Komisi Pemilihan Umum sebagai bukti persetujuan. dan anggotaanggota Komisi Pemilihan Umum disimpan oleh biro penyusun konsep awal. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum disampaikan kepada Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk diadakan proses otentifikasi.i. Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep awal keputusan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang dilampiri naskah akademis. 169 . Konsep awal keputusan disiapkan berdasarkan perintah ketentuan undang-undang dan atau berdasarkan keputusan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum karena adanya kebutuhan untuk pengaturan lebih lanjut ketentuan undang-undang. Peraturan Komisi Pemilihan Umum yang diotentifikasi oleh Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum oleh biro terkait disampaikan kepada Ketua. n. untuk kemudian oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dimintakan saran/pendapat/pertimbangan kepada Biro terkait Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Proses otentifikasi adalah pembuatan salinan Peraturan Komisi Pemilihan Umum sesuai dengan aslinya tanpa tanda tangan Ketua Komisi Pemilihan Umum. Konsep awal keputusan disiapkan oleh Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum berdasarkan tugas pokok dan fungsi sebagaimana dimaksud dalam susunan organisasi Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. dan selanjutnya ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. c. atas perintah tertulis Ketua Komisi Pemilihan Umum dan atau Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. setelah diadakan perbaikan/penyempurnaan. dan selanjutnya Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan kepada biro terkait untuk proses penomoran peraturan dan dibubuhi cap dinas Komisi Pemilihan Umum. kemudian oleh Sekretaris Jenderal disampaikan kembali kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum sesuai dengan ketentuan huruf i angka 2). Peraturan Komisi Pemilihan Umum yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum disimpan oleh biro terkait dan rangkap Peraturan Komisi Pemilihan Umum yang dibubuhi paraf oleh biro-biro terkait. k. Biro penyusun konsep peraturan wajib menyimpan konsep pertama sampai dengan konsep terakhir. Terhadap Peraturan Komisi Pemilihan Umum yang telah ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. Provinsi. Keputusan Komisi Pemilihan Umum a. dikembalikan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk dilakukan perbaikan/penyempurnaan. Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan Peraturan Komisi Pemilihan Umum yang telah diotentifikasi kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Anggota Komisi Pemilihan Umum. Sekretaris Jenderal. Terhadap konsep peraturan Komisi Pemilihan Umum yang terdapat koreksi rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. l. konsep peraturan tersebut terlebih dahulu pada rangkap yang dibubuhi paraf biro-biro terkait. dan 2) apabila tidak terdapat koreksi/disetujui.

Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan hukum penyusunan peraturan perundang-undangan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum disampaikan kepada Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk diadakan proses otentifikasi. 170 . e. h. yang kemudian disampaikan kembali kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. dikembalikan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk dilakukan perbaikan/ penyempurnaan. Terhadap konsep keputusan Komisi Pemilihan Umum yang terdapat koreksi rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep keputusan kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum untuk dijadikan bahan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. l. f. Keputusan Komisi Pemilihan Umum yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum disimpan oleh biro terkait dan rangkap keputusan Komisi Pemilihan Umum yang dibubuhi paraf oleh biro-biro terkait. Biro yang menyiapkan konsep awal keputusan mengadakan perbaikan/ penyempurnaan berdasarkan saran/pendapat/pertimbangan. dengan ketentuan konsep keputusan tersebut terlebih dahulu 1 (satu) rangkap dibubuhi paraf biro-biro terkait pada stempel koordinasi dalam 3 (tiga) rangkap. Sekretaris Jenderal. konsep keputusan tersebut terlebih dahulu pada rangkap yang dibubuhi paraf biro-biro terkait. dan selanjutnya ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum.d. kemudian oleh Sekretaris Jenderal disampaikan kembali kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum sesuai dengan ketentuan huruf i angka 2). Proses otentifikasi adalah pembuatan salinan keputusan Komisi Pemilihan Umum sesuai dengan aslinya tanpa tanda tangan Ketua Komisi Pemilihan Umum. Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan keputusan Komisi Pemilihan Umum yang telah diotentifikasi kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. yang kemudian saran/pendapat/pertimbangan tersebut disampaikan kepada biro yang menyiapkan konsep awal keputusan. dan anggota-anggota Komisi Pemilihan Umum disimpan oleh biro penyusun konsep awal. dan selanjutnya Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan kepada biro terkait untuk proses penomoran peraturan dan dibubuhi cap dinas Komisi Pemilihan Umum. Berdasarkan hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum: 1) apabila terdapat koreksi terhadap konsep keputusan tersebut. dan 2) apabila tidak terdapat koreksi/disetujui. dibubuhi paraf oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dan anggota-anggota Komisi Pemilihan Umum sebagai bukti persetujuan. Terhadap Keputusan Komisi Pemilihan Umum yang telah ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. j. i. k. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep awal keputusan tersebut kepada Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk mendapat saran/pendapat/pertimbangan dari sudut penyusunan peraturan perundangundangan berdasarkan peraturan perundang-undangan tentang pembentukan peraturan perundang-undangan. g. Biro terkait Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum wajib menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan terhadap konsep awal keputusan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. setelah diadakan perbaikan/penyempurnaan.

Komisi Pemilihan Umum Provinsi. d. 3. i. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep keputusan bersama kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum untuk dijadikan bahan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. Konsep awal keputusan bersama disiapkan oleh Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum berdasarkan tugas pokok dan fungsi sebagaimana dimaksud dalam susunan organisasi Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep awal keputusan bersama tersebut kepada Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk mendapat saran/pendapat/pertimbangan dari sudut penyusunan peraturan perundang-undangan berdasarkan peraturan perundang-undangan tentang pembentukan peraturan perundang-undangan. c. Berdasarkan hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum : 1) apabila terdapat koreksi terhadap konsep keputusan tersebut. Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep awal keputusan bersama kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang dilampiri naskah akademis. atas perintah tertulis Ketua Komisi Pemilihan Umum dan atau Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. lembaga/instansi terkait.m. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. h. Anggota Komisi Pemilihan Umum. dengan ketentuan konsep keputusan bersama tersebut terlebih dahulu 1 (satu) rangkap dibubuhi paraf biro-biro terkait pada stempel koordinasi dalam 3 (tiga) rangkap. Biro yang menyiapkan konsep awal keputusan bersama mengadakan perbaikan/ penyempurnaan berdasarkan saran/pendapat/pertimbangan. Biro terkait Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum wajib menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan terhadap konsep awal keputusan bersama kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. yang kemudian saran/pendapat/pertimbangan tersebut disampaikan kepada biro yang menyiapkan konsep awal keputusan bersama. untuk kemudian oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dimintakan saran/pendapat/pertimbangan kepada Biro terkait Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. b. yang kemudian disampaikan kembali kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. g. f. Biro penyusun konsep keputusan wajib menyimpan konsep pertama sampai dengan konsep terakhir. dan 171 . n. Keputusan Komisi Pemilihan Umum yang diotentifikasi oleh Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum oleh biro terkait disampaikan kepada Ketua. e. dikembalikan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk dilakukan perbaikan/ penyempurnaan. Sekretaris Jenderal. Keputusan Bersama a. dan pihak yang berkepentingan. Konsep awal keputusan bersama disiapkan berdasarkan perintah ketentuan undangundang dan atau berdasarkan keputusan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum karena adanya kebutuhan untuk pengaturan lebih lanjut ketentuan undang-undang. Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan hukum penyusunan peraturan perundang-undangan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum.

k. konsep keputusan tersebut terlebih dahulu pada rangkap yang dibubuhi paraf biro-biro terkait. Terhadap konsep Keputusan Bersama yang terdapat koreksi rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. Konsep awal Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum disiapkan oleh Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum berdasarkan tugas pokok dan fungsi sebagaimana dimaksud dalam susunan organisasi Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan keputusan Komisi Pemilihan Umum yang telah diotentifikasi kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Sekretaris Jenderal. Proses otentifikasi adalah pembuatan salinan Keputusan Bersama sesuai dengan aslinya tanpa tanda tangan Ketua Komisi Pemilihan Umum. untuk kemudian oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dimintakan saran/pendapat/pertimbangan kepada Biro terkait Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Konsep awal Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum disiapkan berdasarkan perintah ketentuan undang-undang dan atau berdasarkan keputusan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum karena adanya kebutuhan untuk pengaturan lebih lanjut ketentuan undang-undang. d. 172 . Keputusan Bersama yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum disimpan oleh biro terkait dan rangkap keputusan Komisi Pemilihan Umum yang dibubuhi paraf oleh biro-biro terkait. setelah diadakan perbaikan/penyempurnaan. a. Biro terkait Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum wajib menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan terhadap konsep awal keputusan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. kemudian oleh Sekretaris Jenderal disampaikan kembali kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum sesuai dengan ketentuan huruf i angka 2). c. j. 4. oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum disampaikan kepada Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk diadakan proses otentifikasi. dan anggota-anggota Komisi Pemilihan Umum disimpan oleh biro penyusun konsep awal. dibubuhi paraf oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum dan anggota-anggota Komisi Pemilihan Umum sebagai bukti persetujuan. Biro penyusun konsep Keputusan Bersama wajib menyimpan konsep pertama sampai dengan konsep terakhir. dan selanjutnya Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan kepada biro terkait untuk proses penomoran peraturan dan dibubuhi cap dinas Komisi Pemilihan Umum. dan selanjutnya ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. m. b. l. Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep awal Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang dilampiri naskah akademis.2) apabila tidak terdapat koreksi/disetujui. yang kemudian saran/pendapat/pertimbangan tersebut disampaikan kepada biro yang menyiapkan konsep awal keputusan. Terhadap Keputusan Bersama yang telah ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. atas perintah tertulis Ketua Komisi Pemilihan Umum dan atau Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum.

Apabila terdapat koreksi terhadap konsep keputusan tersebut. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan konsep awal keputusan tersebut kepada Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk mendapat saran/pendapat/pertimbangan dari sudut penyusunan peraturan perundangundangan berdasarkan peraturan perundang-undangan tentang pembentukan peraturan perundang-undangan. konsep keputusan tersebut terlebih dahulu pada rangkap yang dibubuhi paraf biro-biro terkait. j. 5. f. Biro yang menyiapkan konsep awal Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum mengadakan perbaikan/ penyempurnaan berdasarkan saran/pendapat/pertimbangan. Konsep awal keputusan disiapkan oleh Bagian Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi berdasarkan tugas pokok dan fungsi sebagaimana dimaksud dalam susunan organisasi Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Biro penyusun konsep keputusan wajib menyimpan konsep pertama sampai dengan konsep terakhir. k. b. l. Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan hukum penyusunan peraturan perundang-undangan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. 173 . Proses otentifikasi adalah pembuatan salinan keputusan Komisi Pemilihan Umum sesuai dengan aslinya tanpa tanda tangan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. g. Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang diotentifikasi oleh Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum oleh biro terkait disampaikan pihak yang berkepentingan. Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum disimpan oleh biro terkait dan rangkap Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang dibubuhi paraf oleh biro-biro terkait disimpan oleh biro penyusun konsep awal. atas perintah tertulis Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Provinsi. h. yang kemudian disampaikan kembali kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum.e. Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum menyampaikan keputusan Komisi Pemilihan Umum yang telah diotentifikasi menyampaikan kepada biro terkait untuk proses penomoran peraturan dan dibubuhi cap dinas Komisi Pemilihan Umum. dikembalikan oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum kepada Biro terkait penyusun untuk dilakukan perbaikan/ penyempurnaan. Terhadap Keputusan Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum yang telah ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum disampaikan kepada Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum untuk diadakan proses otentifikasi. dan selanjutnya ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal. Konsep awal keputusan disiapkan berdasarkan perintah ketentuan undang-undang dan atau berdasarkan keputusan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Provinsi karena adanya kebutuhan untuk pengaturan lebih lanjut ketentuan Peraturan Komisi Pemilihan Umum dan Keputusan Komisi Pemilihan Umum. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi a. dan apabila tidak terdapat koreksi/disetujui. i.

g. dibubuhi paraf oleh Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan anggota-anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi sebagai bukti persetujuan. Bagian Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi menyampaikan konsep awal keputusan kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi yang dilampiri naskah akademis. setelah diadakan perbaikan/penyempurnaan. Bagian terkait Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi wajib menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan terhadap konsep awal keputusan kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. dan selanjutnya ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi. oleh Sekretaris Provinsi disampaikan kepada Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi untuk diadakan proses otentifikasi. yang kemudian saran/pendapat/pertimbangan tersebut disampaikan kepada bagian yang menyiapkan konsep awal keputusan. Terhadap Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi yang telah ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Proses otentifikasi adalah pembuatan salinan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi sesuai dengan aslinya tanpa tanda tangan Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi. konsep keputusan tersebut terlebih dahulu pada rangkap yang dibubuhi paraf bagian-bagian terkait. i. untuk kemudian oleh Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi dimintakan saran/pendapat/pertimbangan kepada Bagian terkait Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. e. Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi menyampaikan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi yang telah diotentifikasi kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. kemudian oleh Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi disampaikan kembali kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi sesuai dengan ketentuan huruf i angka 2). f. j. yang kemudian disampaikan kembali kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Terhadap konsep Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi yang terdapat koreksi rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Provinsi. dikembalikan kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi untuk dilakukan perbaikan/ penyempurnaan. Berdasarkan hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Provinsi : 1) apabila terdapat koreksi terhadap konsep keputusan tersebut. Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan hukum penyusunan peraturan perundang-undangan kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi menyampaikan konsep keputusan kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi untuk dijadikan bahan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Provinsi. d.c. dan selanjutnya Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi menyampaikan kepada bagian terkait untuk proses penomoran peraturan dan dibubuhi cap dinas Komisi Pemilihan Umum Provinsi. dan 2) apabila tidak terdapat koreksi/disetujui. dengan ketentuan konsep keputusan tersebut terlebih dahulu 1 (satu) rangkap dibubuhi paraf bagian-bagian terkait pada stempel koordinasi dalam 3 (tiga) rangkap. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi menyampaikan konsep awal keputusan tersebut kepada Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi untuk mendapat saran/pendapat/ pertimbangan dari sudut penyusunan peraturan perundangundangan berdasarkan peraturan perundang-undangan tentang pembentukan peraturan perundang-undangan. k. h. 174 . Bagian yang menyiapkan konsep awal keputusan mengadakan perbaikan/ penyempurnaan berdasarkan saran/pendapat/pertimbangan.

d. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi disimpan oleh bagian terkait dan rangkap Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi yang dibubuhi paraf oleh bagian-bagian terkait. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. f. b. c. Sub Bagian Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota menyampaikan konsep awal keputusan kepada Sekretaris yang dilampiri naskah akademis. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota menyampaikan konsep awal keputusan tersebut kepada Sub Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota untuk mendapat saran/pendapat/pertimbangan dari sudut penyusunan peraturan perundang-undangan berdasarkan peraturan perundang-undangan tentang pembentukan peraturan perundang-undangan. lembaga/instansi terkait. Konsep awal keputusan disiapkan berdasarkan perintah ketentuan undang-undang dan atau berdasarkan keputusan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota karena adanya kebutuhan untuk pengaturan lebih lanjut ketentuan Peraturan Komisi Pemilihan Umum. dan anggota-anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi disimpan oleh bagian penyusun konsep awal. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. a. m. yang kemudian disampaikan kembali kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. g. n. 175 . Sub Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota menyampaikan saran/ pendapat/pertimbangan hukum penyusunan peraturan perundang-undangan kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. 6. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi yang diotentifikasi oleh Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi oleh bagian terkait disampaikan kepada Ketua. yang kemudian saran/pendapat/pertimbangan tersebut disampaikan kepada sub bagian yang menyiapkan konsep awal keputusan. untuk kemudian oleh Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dimintakan saran/pendapat/pertimbangan kepada Sub Bagian terkait Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi. atas perintah tertulis Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dan atau Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Keputusan Komisi Pemilihan Umum dan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi. e. Sub Bagian terkait Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota wajib menyampaikan saran/pendapat/ pertimbangan terhadap konsep awal keputusan kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Bagian penyusun konsep keputusan wajib menyimpan konsep pertama sampai dengan konsep terakhir. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Konsep awal keputusan disiapkan oleh Sub Bagian Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota berdasarkan tugas pokok dan fungsi sebagaimana dimaksud dalam susunan organisasi Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.l. Sub bagian yang menyiapkan konsep awal keputusan mengadakan perbaikan/ penyempurnaan berdasarkan saran/pendapat/pertimbangan. dan pihak yang berkepentingan.

m. dibubuhi paraf oleh Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dan anggota-anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota sebagai bukti persetujuan. Terhadap Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota yang telah ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. dengan ketentuan konsep keputusan tersebut terlebih dahulu 1 (satu) rangkap dibubuhi paraf Sub bagian . dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri. Berdasarkan hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota : 1) apabila terdapat koreksi terhadap konsep keputusan tersebut. i. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota yang diotentifikasi oleh Sub Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota oleh sub bagian terkait disampaikan kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. 176 . dan pihak yang berkepentingan. setelah diadakan perbaikan/penyempurnaan. oleh Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota disampaikan kepada Sub Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota untuk diadakan proses otentifikasi. Sub Bagian penyusun konsep keputusan wajib menyimpan konsep pertama sampai dengan konsep terakhir. Anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. kemudian oleh Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota disampaikan kembali kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota sesuai dengan ketentuan huruf i angka 2). l. Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota disimpan oleh biro terkait dan rangkap keputusan Komisi Pemilihan Umum yang dibubuhi paraf oleh sub bagian. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. dikembalikan kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota untuk dilakukan perbaikan/ penyempurnaan. dan 2) apabila tidak terdapat koreksi/disetujui. n. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota menyampaikan konsep keputusan kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota untuk dijadikan bahan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. k. Panitia Pemilihan Luar Negeri. dan anggota-anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota disimpan oleh sub bagian penyusun konsep awal. Terhadap konsep Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota yang terdapat koreksi rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Keputusan Panitia Pemilihan Kecamatan. Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara. 7.h. Panitia Pemungutan Suara. konsep keputusan tersebut terlebih dahulu pada rangkap yang dibubuhi paraf sub bagian-sub bagian terkait.sub bagian terkait. dan selanjutnya Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota menyampaikan kepada sub bagian terkait untuk proses penomoran peraturan dan dibubuhi cap dinas Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.Sub bagian terkait pada stempel koordinasi dalam 3 (tiga) rangkap. Proses otentifikasi adalah pembuatan salinan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota sesuai dengan aslinya tanpa tanda tangan Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. dan selanjutnya ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. lembaga/instansi terkait. Sub Bagian Hukum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota menyampaikan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota yang telah diotentifikasi kepada Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. j.

KPPS dan KPPSLN untuk dilakukan perbaikan/ penyempurnaan. PPS. KPPS dan KPPSLN yang terdapat koreksi rapat PPK. PPLN. PPS. kemudian oleh Sekretaris PPK. oleh Sekretaris PPK. KPPS dan KPPSLN. KPPS dan KPPSLN: 1) apabila terdapat koreksi terhadap konsep keputusan tersebut. KPPS dan KPPSLN yang telah ditandatangani oleh Ketua PPK. KPPS dan KPPSLN yang ditandatangani oleh Ketua PPK. Keputusan PPK. PPS. dan selanjutnya Sekretaris PPK. dikembalikan kepada Sekretaris PPK. PPLN. KPPS dan KPPSLN. PPLN. PPS. PPS. PPS. KPPS dan KPPSLN. KPPS dan KPPSLN sesuai dengan ketentuan huruf i angka 2). PPLN. PPS. PPS. dan selanjutnya ditandatangani oleh Ketua PPK. PPLN. dan 2) apabila tidak terdapat koreksi/disetujui. PPLN. PPLN. PPLN. PPS. KPPS dan KPPSLN yang telah diotentifikasi kepada Sekretaris PPK. PPS. PPLN. KPPS dan KPPSLN untuk dijadikan bahan rapat PPK. Terhadap Keputusan PPK. PPS. PPS. Terhadap konsep Keputusan PPK. Sekretaris PPK. KPPS dan KPPSLN yang dibubuhi paraf oleh Sekretaris PPK. Sekretariat menyampaikan Keputusan PPK. PPLN. PPLN. KPPS dan KPPSLN. PPS. Berdasarkan hasil rapat PPK. PPLN. Konsep awal Keputusan PPK. KPPS dan KPPSLN. KPPS dan KPPSLN dalam 3 (tiga) rangkap. PPS. KPPS dan KPPSLN disampaikan kepada Sekretariat untuk diadakan proses otentifikasi. PPLN. PPS. PPLN. PPLN. PPLN. e. PPS. PPS. 177 . PPS. PPLN. Konsep awal Keputusan PPK. Keputusan Komisi Pemilihan Umum. PPS. PPLN. KPPS dan KPPSLN berdasarkan tugas pokok dan fungsi sebagaimana dimaksud dalam susunan organisasi Sekretariat Keputusan PPK. KPPS dan KPPSLN. PPLN. KPPS dan KPPSLN menyampaikan konsep keputusan kepada Ketua PPK. KPPS dan KPPSLN dan atau Sekretaris PPK. PPLN. PPS. dengan ketentuan konsep keputusan tersebut terlebih dahulu 1 (satu) rangkap dibubuhi paraf Sekretaris PPK. KPPS dan KPPSLN menyampaikan kepada sekretariat terkait untuk proses penomoran peraturan dan dibubuhi cap dinas PPK. PPS. PPS. PPS. Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. PPS. KPPS dan KPPSLN disimpan oleh sekretariat dan rangkap Keputusan PPK. PPLN. KPPS dan KPPSLN disiapkan oleh Sekretariat PPK. PPLN. konsep keputusan tersebut terlebih dahulu pada rangkap yang dibubuhi paraf oleh Sekretaris PPK. dan anggota-anggota PPK. PPLN. KPPS dan KPPSLN dan anggota-anggota PPK. PPLN. PPS. PPLN. setelah diadakan perbaikan/penyempurnaan. PPLN. KPPS dan KPPSLN disampaikan kembali kepada Ketua PPK. PPS. Peraturan Komisi Pemilihan Umum. PPLN. atas perintah tertulis Ketua PPK. b. PPS. f. KPPS dan KPPSLN disiapkan berdasarkan perintah ketentuan undang-undang dan atau berdasarkan Keputusan Komisi Pemilihan Umum. PPLN. KPPS dan KPPSLN sebagai bukti persetujuan. Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. PPLN. PPLN. PPS. PPS. KPPS dan KPPSLN. PPS. PPLN. KPPS dan KPPSLN. Proses otentifikasi adalah pembuatan salinan Keputusan sesuai dengan aslinya tanpa tanda tangan Ketua. PPS. KPPS dan KPPSLN hasil rapat PPK. c. d. KPPS dan KPPSLN disimpan oleh sekretariat yang menyusun konsep awal.a. PPS. KPPS dan KPPSLN. g. PPLN. karena adanya kebutuhan untuk pengaturan lebih lanjut ketentuan undang-undang.

Naskah Dinas Dalam Bentuk Surat 1) Konsep awal naskah dinas dalam bentuk surat disiapkan berdasarkan perintah keputusan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. PPS. PPS. dan pihak yang berkepentingan. Sekretaris Kabupaten/Kota. menyampaikan konsep awal naskah dinas dalam bentuk surat kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. biro-biro terkait. lembaga/instansi terkait. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Bagian Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Sub Bagian Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. PPLN. KPPS dan KPPSLN. KPPS dan KPPSLN. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. PPLN. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dengan ketentuan konsep naskah dinas dalam bentuk surat tersebut terlebih dahulu 1 (satu) rangkap dibubuhi paraf Sekretaris jenderal. 3) Biro pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Keputusan PPK. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Sub Bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. 4) Ketua Komisi Pemilihan Umum. menerima hasil penyempurnaan untuk dijadikan bahan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum. KPPS dan KPPSLN wajib menyimpan konsep pertama sampai dengan konsep terakhir. PPLN. PPS. Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. 178 . PPS. dan sub-sub bagian terkait pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. KPPS dan KPPSLN disampaikan kepada Ketua PPK. 5) Selain 1 (satu) rangkap dibubuhi paraf sebagaimana dimaksud pada ayat (4) juga disediakan stempel paraf koordinasi dalam 3 (tiga) rangkap. KPPS dan KPPSLN. Wakil Sekretaris Jenderal. untuk kemudian oleh Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi. PPS.h. Sekretariat PPK. PPLN. Anggota PPK. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. (2) Stempel paraf koordinasi untuk anggota Komisi Pemilihan Umum disediakan oleh Tata Usaha Pimpinan. bagian-bagian terkait pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. PPLN. Bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Sekretaris PPK. 2) Konsep awal naskah dinas dalam bentuk surat disiapkan oleh Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Sub Bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. yaitu : (1) Stempel paraf koordinasi sebagaimana dimaksud angka 4 disediakan oleh unit pengolah dengan pemberian nomor kode biro masing-masing dan inspektorat. i. dimintakan saran/pendapat/pertimbangan kepada Biro terkait pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. KPPS dan KPPSLN yang diotentifikasi oleh sekretariat PPK. (3) Stempel paraf koordinasi untuk anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota disediakan oleh Sub bagian yang membidangi ketatausahaan. untuk diadakan penyempurnaan. PPLN. PPS. B. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi.

/Kpts/KPU/TAHUN No. bagian terkait.. Komisi Pemilihan Umum NO 1. serta pemilu kepala daerah dan wakil kepala daerah... Umum b. No. 2. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa: 1) Penjelasan 2) Pembukaan Penawaran 3) Klarifikasi & Negosiasi PENOMORAN No.... Biro-biro dan panitia-panitia pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Ketua Komisi Pemilihan Umum b. sub bagian penyusun konsep awal.6) Naskah dinas dalam bentuk surat Komisi Pemilihan Umum. terlebih dahulu diproses oleh Bagian Tata Usaha Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Bagian Umum pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/ Sub Bagian Umum pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.. bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi.. Naskah Dinas Tahapan Pemilihan Umum 1. Komisi Pemilihan Umum Provinsi.. Sekretaris Jenderal Berita Acara a./BA-Ppnr-BJ/Bulan/Tahun No.. JENIS NASKAH Peraturan Komisi Pemilihan Umum Keputusan Komisi Pemilihan Umum Keputusan Sekretaris Jenderal Keputusan Bersama (kerjasama) Surat biasa (yang ditandatangani): a. penyusun konsep naskah dinas dalam bentuk surat wajib menyimpan konsep pertama sampai dengan konsep terakhir.. DPD dan DPRD.. bagian. Naskah Dinas Tahapan Pemilu yaitu naskah dinas yang berbentuk dokumen-dokumen yang berkaitan dengan tahapan pemilu anggota DPR./KPU/Bulan/Tahun No. dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota..TAHUN No. 5..... Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum. Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi. dan panitia-panitia Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi.. disimpan oleh biro terkait./BA-KN-BJ/Bulan/Tahun 179 . 4. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan sub bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota : a../BA/Bulan/Tahun No. yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum. 3. 7) Biro pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum../KB/KPU/TAHUN No. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.... 2../SJ/Bulan/Tahun 6.. dan naskah dinas dalam bentuk surat yang dibubuhi paraf oleh Sekretaris Jenderal... sub bagian terkait. Penomoran Naskah Dinas Penomoran naskah dinas keluar yang ditandatangani Ketua Komisi Pemilihan Umum. dan PPK disimpan oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota yang selanjutnya diserahkan kepada kantor Arsip Daerah.. Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Bagian/Sub bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. disimpan oleh biro. PPS. sub bagian terkait. pemilu presiden dan wakil presiden. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota bagian terkait. Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi. 2. Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Tata Cara Penomoran Naskah Dinas Biro pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. dan Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota./BA-Pjls-BJ/Bulan/Tahun No. sub bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota.. 3. Naskah dinas tahapan pemilu yang berasal dari KPPSLN dan PPLN disimpan oleh Komisi Pemilihan Umum yang selanjutnya diserahkan kepada Arsip Nasional. Naskah Dinas tahapan pemilu yang berasal dari KPPS. C. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. D./Kpts/Setjen/TAHUN No.. Pengendalian Naskah Dinas 1.

./BA-ST/Bulan/Tahun 8../ST/Bulan/Tahun No./ND/06/BLN/TAHUN 7....... Biro-biro c.... Serah Terima No../ND/07/BLN/TAHUN 8.... *) 01 kode Biro Perencanaan dan Data Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum *) 02 kode Biro Keuangan Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum *) 03 kode Biro Hukum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum *) 04 kode Biro Umum Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum *) 05 kode Biro Sumber Daya Manusia Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum *) 06 kode Biro Teknis dan Hupmas Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum *) 07 kode Biro Logistik Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum *) 08 kode Inspektorat Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum a..... Pengadaan Barang & jasa Perjanjian (SPK/Kontrak) No. 2. Biro Sumber Daya Manusia Nota Dinas NO :... Inspektorat Nota Dinas NO :..... NAMA BIRO JENIS NASKAH DINAS Nota Dinas NOMOR KODE NASKAH DINAS NO :./ND/08/BLN/TAHUN 180 ./ND/SJ/Bulan/Tahun No../SPK/Bulan/Tahun 9./ND/03/BLN/TAHUN 4..../ BA-KN/kode biro*)/ Bulan/Tahun No. Umum b./ND-PBJ/Bulan/Tahun No...../ND/05/BLN/TAHUN 6. Biro Teknis dan Hupmas Nota Dinas NO :.. Biro pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum NO./BA-PP-BJ/Bulan/Tahun No.... Pejabat Pengadaan Barang & Jasa 1) Pembukaan Penawaran 2) Klarifikasi & Negosiasi 3) Pemeriksaan & Penerimaan Barang dan Jasa 7. Undangan : a............ Biro Logistik Nota Dinas NO :../UND/Bulan/ Tahun No./UND-PBJ/Bulan/ Tahun No.. Pengadaan Barang & jasa Surat Tugas Nota Dinas : a./ BA-PP/kode biro*)/ Bulan/Tahun No...../ND/04/BLN/TAHUN 5./BA-Ppnr/kode biro*)/ Bulan/Tahun No.1... Biro Umum Nota Dinas NO :... Sekretaris Jenderal b../ ND/ kode biro*)/Bulan/Tahun No.......4) Pemeriksaan & Penerimaan Barang dan Jasa c./ND/02/BLN/TAHUN 3... Biro Perencanaan dan Data Biro Keuangan Nota Dinas NO :./ND/01/BLN/TAHUN 1. d.. Biro Hukum Nota Dinas NO :.

.. Pengadaan Barang & jasa Surat Tugas Nota Dinas : a./UND-PBJ/Bulan/ Tahun No. Pejabat Pengadaan Barang & Jasa 1) Pembukaan Penawaran 2) Klarifikasi & Negosiasi 3) Pemeriksaan & Penerimaan Barang dan Jasa d..../BA/Bulan/Tahun No. 7./BA-ST/Bulan/Tahun 5......./ST/Bulan/Tahun 6. Bagian-bagian c../ND/Sesprov/Bulan/Tahun No./ BA-PP/Bulan/Tahun No... No.../BA-Ppnr/Bulan/Tahun No. *) 001 Kode KPU Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam *) 002 Kode KPU Provinsi Sumatera Utara *) 003 Kode KPU Provinsi Sumatera Barat *) 004 Kode KPU Provinsi Riau *) 005 Kode KPU Provinsi Jambi *) 006 Kode KPU Provinsi Sumatera Selatan *) 007 Kode KPU Provinsi Bengkulu *) 008 Kode KPU Provinsi Lampung *) 009 Kode KPU Provinsi Bangka Belitung *) 010 Kode KPU Provinsi DKI Jakarta *) 011 Kode KPU Provinsi Jawa Barat *) 012 Kode KPU Provinsi Jawa Tengah *) 013 Kode KPU Provinsi D.... Sekretaris KPU Provinsi b... Panitia Pengadaan Barang dan Jasa: 1) Penjelasan 2) Pembukaan Penawaran 3) Klarifikasi & Negosiasi 4) Pemeriksaan & Penerimaan Barang dan Jasa c. Umum b./Sesprov-kode wil/Bulan/Tahun 4. Yogyakarta *) 014 Kode KPU Provinsi Jawa Timur *) 015 Kode KPU Provinsi Banten *) 016 Kode KPU Provinsi Bali *) 017 Kode KPU Provinsi Nusa Tenggara Barat *) 018 Kode KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur *) 019 Kode KPU Provinsi Kalimantan Barat *) 020 Kode KPU Provinsi Kalimantan Tengah *) 021 Kode KPU Provinsi Kalimantan Timur *) 022 Kode KPU Provinsi Kalimantan Selatan *) 023 Kode KPU Provinsi Sulawesi Utara *) 024 Kode KPU Provinsi Sulawesi Tengah *) 025 Kode KPU Provinsi Sulawesi Selatan *) 026 Kode KPU Provinsi Sulawesi Tenggara *) 027 Kode KPU Provinsi Gorontalo *) 028 Kode KPU Provinsi Maluku *) 029 Kode KPU Provinsi Maluku Utara *) 030 Kode KPU Provinsi Papua *) 031 Kode KPU Provinsi Kepulauan Riau *) 032 Kode KPU Provinsi Papua Barat *) 033 Kode KPU Provinsi Sulawesi Barat 181 ../BA-KN-BJ/Bulan/Tahun No... 3.. Ketua KPU Provinsi b.... No..../BA-Pjls-BJ/Bulan/Tahun No../BA-Ppnr-BJ/Bulan/Tahun No..../ ND/ kode bagian/Bulan/Tahun No./ND-PBJ/Bulan/Tahun No......... Umum b. Pengadaan Barang & jasa Perjanjian (SPK/Kontrak) PENOMORAN No. JENIS NASKAH Keputusan KPU Provinsi Keputusan Bersama (kerjasama) Surat biasa (yang ditandatangani): a..... 2. No..b.I./ BA-KN/Bulan/Tahun No../UND/Bulan/ Tahun No.. Komisi Pemilihan Umum Provinsi NO 1../KPU-Prov-kode wil*)/Bulan/Tahun No./BA-PP-BJ/Bulan/Tahun No... Serah Terima Undangan : a.../KB/KPU-Prov-kode wil*)/TAHUN No./Kpts/KPU-Prov-kode wil*)/TAHUN No. Sekretaris KPU Provinsi Berita Acara a...../SPK/Bulan/Tahun 8..

.. Nota Dinas NO :.../UND-PBJ/Bulan/ Tahun No.. Umum dan Logistik Bagian Hukum../ST/Bulan/Tahun 8... Bagian Program.Kab/Kota -kode wil *)/Bulan/Tahun No./ND/09/BLN/TAHUN 1. Umum b.. 182 .../ BA-PP/Bulan/Tahun No... Serah Terima Undangan : a..... c.b. Sekretaris KPU Kabupaten/Kota b. 7./BA-ST/Bulan/Tahun d............ Umum b.. Pengadaan Barang & jasa Surat Tugas Nota Dinas : a..... Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota NO 1./BA-Ppnr/Bulan/Tahun No.../BA-Pjls-BJ/Bulan/Tahun No.. JENIS NASKAH Keputusan KPU Kabupaten/Kota Keputusan Bersama (kerjasama) Surat biasa (yang ditandatangani): a./KB/KPU. NAMA BAGIAN JENIS NASKAH DINAS Nota Dinas NOMOR KODE NASKAH DINAS NO :.../BA-KN-BJ/Bulan/Tahun No.. Data Organisasi dan Sumber Daya Manusia Bagian Keuangan. Sub Bagian-sub bagian c.. Panitia Pengadaan Barang dan Jasa: 1) Penjelasan 2) Pembukaan Penawaran 3) Klarifikasi & Negosiasi 4) Pemeriksaan & Penerimaan Barang dan Jasa PENOMORAN No... Pejabat Pengadaan Barang & Jasa 1) Pembukaan Penawaran 2) Klarifikasi & Negosiasi 3) Pemeriksaan & Penerimaan Barang dan Jasa No../BA-PP-BJ/Bulan/Tahun 5.... Sekretaris KPU Kabupaten/Kota Berita Acara a....1... No.... 3../BA/Bulan/Tahun No. 2../KPU........../Kpts/KPU-Kab/Kota-kode wil *)/TAHUN No. Pengadaan Barang & jasa Perjanjian (SPK/Kontrak) No. Bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi NO../ ND/ kode sub bagian/Bulan/Tahun No. 6. Teknis dan Hupmas Nota Dinas NO :./BA-Ppnr-BJ/Bulan/Tahun No. Ketua KPU Kabupaten/Kota b../ND/10/BLN/TAHUN 3./UND/Bulan/ Tahun No./ND/SesKab/Kota /Bulan/Tahun No../ND/11/BLN/TAHUN c.../SPK/Bulan/Tahun No./SesKab/Kota -kode wil *)/Bulan/Tahun 4.Kab/Kota -kode wil *)/TAHUN No./ND-PBJ/Bulan/Tahun No. 2../ BA-KN/Bulan/Tahun No..

Batubara Kab. Nias Kabupaten Langkat Kab.434600 *) 001.434744 *) 002. Aceh Selatan Kab.434568 *) 001.435070 Kota Solok Kota Sawah lunto Kota Padang Panjang Kota Bukit Tinggi Kota Payakumbuh Kota Pariaman Kab. Aceh Barat Kab. Pesisir Selatan Kab.434826 *) 002. Dharmas Raya Pasaman Barat 183 . Labuhan Batu Kab. Serdang Bedagai Kab.434872 *) 002.435115 *) 003.434543 Kab. Solok Kab. Bener Meriah Kab. Dairi Kab.964834 *) 001.434832 *) 002.964953 Kota Pematang Siantar Kota Sibolga Kota Tanjung Balai Kota Binjai Kota Tebing Tinggi Kota Padang Sidimpuan Kab.435042 *) 003. Aceh Jaya Kab.435064 *) 003.434512 *) 001.434640 *) 001.964840 Kab. Aceh Tamiang Kota Banda Aceh Kota Sabang Kota Lhoksemawe Kota Langsa Kab. Samosir Kab.434470 *) 001. Humbang Hasundutan Kab. Pak Pak Bharat Kab.434662 *) 001. Agam Kab.435002 *) 003.434574 *) 001.434707 *) 002.435130 *) 003.434619 *) 001.434656 *) 001.435095 Kab. Aceh Utara Kab.434486 *) 001.434769 *) 002.434908 *) 002.434801 *) 002.435058 *) 003.435146 *) 003. Aceh Singkil Kab.434599 *) 001. Nias Selatan Kab. Karo Kab.435109 *) 003. Padang Lawas Utara Provinsi Sumatera Barat *) 003.434991 *) 003.434580 *) 001. Gayo Lues Kab. Padang Lawas Kab.434492 *) 001. Tapanuli Selatan Kab.434713 *) 002. Pasaman Kab. Aceh Barat Daya *) 001.434790 *) 002.435089 *) 003. Aceh Tenggara Kab.434841 *) 002. Sawah Lunto Sijunjung Kab.Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam *) 001.434552 *) 001. Solok Selatan Kab.434521 *) 001.435121 *) 003.434920 *) 002.434982 *) 003.434738 *) 002.964962 *) 002.434625 *) 001. Asahan Kab. Simalungun Kab.434863 Kab.434810 *) 002. Padang Pariaman Kab. Lima Puluh Kota Kab. Tapanuli Tengah Kab.434857 *) 002.434781 *) 002.434960 *) 003.434506 *) 001. Pidie Kab.964812 *) 002.434631 *) 001. Toba Samosir Kab.434537 *) 001. Mandailing Natal Kota Medan *) 002. Simeu Kab.434722 *) 002.434945 *) 003.434914 *) 002. Nagan Raya Kab. Aceh Timur Kab.434888 *) 002. Pidie Jaya Kota Subulussalam Provinsi Sumatera Utara *) 002. Deli Serdang Kab.434775 *) 002. Mentawai Kota Padang *) 003.434976 *) 003. Tapanuli Utara Kab. Kep.434693 *) 002.434687 *) 002.434461 *) 001.434750 *) 002. Tanah Datar Kab. Aceh Tengah Kab. Aceh Besar Kab.434951 *) 003.435152 *) 003.434894 *) 002. Bireuen Kab.

Indragiri Hilir Kab.435410 *) 006.435347 *) 005. Lahat Kab.435523 *) 006. Rokan Hilir Kab. Bengkulu Selatan Kab. Lampung Tengah Kab.435501 Kab. Kepahiang Provinsi Lampung *) 008.436477 *) 009.434311 Kab. Kampar Kab.435429 *) 006.435240 *) 004.Provinsi Riau *) 004.435441 *) 006. Ogan Komering Ulu Kab.435605 *) 008. Bangka Selatan Kab.434382 *) 007.435259 *) 004.435265 *) 004. Merangin Kab.435192 *) 004.434351 *) 007. Musi Banyuasin Kab.435579 *) 008.435554 *) 008. Indragiri Hulu Kab. Bangka Barat 184 . Tanjung Jabung Barat Kab. Lampung Utara Kab. Lampung Timur Kab.435384 *) 006.436461 *) 009.435353 *) 005.435362 *) 005.435316 *) 005. Tebo Kota Jambi Provinsi Sumatera Selatan *) 006. Sarolangun Kab.964730 Kota Prabumulih Kota Pagar Alam Kota Lubuk Linggau Kab. Lampung Selatan Kab.436512 *) 009. Pelalawan *) 004.435591 Kab.435234 *) 004.434336 *) 007.435642 *) 008.435585 *) 008. Bungo Kab.435611 *) 008.435466 *) 006.436483 Kab. Way Kanan Kota Bandar lampung Kota Metro Kab.435300 *) 005. Ogan Ilir Kab.435636 *) 008. Ogan Komering Ulu Timur Kab. Musi Rawas Kab.436503 *) 009.435212 *) 004.435271 Kab. Bangka Kab.435183 *) 004. Bangka Tengah *) 009.435517 *) 006. Rejang Lebong Kab. Lampung Barat Kab.434305 *) 007.435620 *) 008. Kerinci Kab. Muko Muko Kab.435331 Kab. Muaro Jambi *) 005. Seluma *) 007.964916 Kab. Muara Enim Kab. Lebong Kab.435435 *) 006.434367 Kab.434342 *) 007.434320 *) 007. Tulang Bawang Kab. Ogan Komering Ilir Kab.435177 *) 004. Kuantan Sangingi Kab.435378 *) 005.435560 *) 008. Tanjung Jabung Timur Kab.435497 *) 006. Bengkalis Kab. Tenggamus *) 008.436492 Kab. Siak Kota Pekanbaru Kota Dumai Provinsi Jambi *) 005.435481 *) 006. Ogan Komering Ulu Selatan Kab.435296 *) 005. Banyuasin Kota Palembang *) 006.435450 *) 006.435203 Kab.435472 *) 006.435322 *) 005.435228 *) 004.435384 Kab. Pesawaran Provinsi Bangka Belitung *) 009. Batang Hari Kab. Belitung Timur Kab. Kaur Kab.434373 *) 007.435532 *) 006. Belitung Kota Pangkal Pinang Kab.436452 *) 009. Rokan Hulu Kab. Bengkulu Utara Kota Bengkulu Kab. Empat Lawang Provinsi Bengkulu *) 007.

329150 *) 011.329574 *) 012.329181 *) 011. Rembang Kab.329260 *) 012.329172 *) 011. Semarang Kab. Bandung Barat Provinsi Jawa Tengah *) 012. Ciamis Kab. Batang Kab. Jepara Kab.329084 *) 011.329506 *) 012.329110 *) 011.329305 *) 012.329141 *) 011.329552 Kab. Wonogiri Kab.329090 *) 011. Purwakarta Kab. Bekasi Kota Bogor Kota Sukabumi Kota Bandung Kota Cirebon Kota Bekasi Kota Depok Kota Cimahi Kota Tasikmalaya Kota Banjar Kab. Tegal Kab.329254 *) 012.329342 *) 012. Kebumen Kab.329367 *) 012. Sukoharjo Kab.329492 *) 012.328852 *) 010. Cianjur Kab. Sumedang Kab.329232 *) 012.329166 *) 011.329031 Kab.329217 *) 011. Karawang Kab. Grobongan Kab. Klaten Kab.329135 *) 011. Garut Kab. Kudus Kab.329865 Kab. Karang Anyar Kab. Temanggung Kab.329351 *) 012.329424 *) 012.328846 *) 010. Kuningan Kab.329568 *) 012.329971 *) 011. Purworejo Kab.329537 *) 012. Kendal Kab. Bogor Kab.329047 *) 011.329022 *) 011. Subang *) 011.329000 *) 011.Provinsi DKI Jakarta *) 010.329311 Kab.329197 *) 011.329402 *) 012.329449 *) 012. Bandung Kab.329016 *) 011. Pekalongan Kab. Banjarnegara Kab.329996 *) 011.329129 *) 011. Boyolali Kab.329382 *) 012. Indramayu Kab. Pati *) 012.328861 Kota Jakarta Selatan Kota Jakarta Timur Kota Jakarta Barat *) 010.328883 Kota Jakarta Pusat Kota Jakarta Utara Kab.329104 *) 011.329470 *) 012.329285 *) 012. Tasikmalaya Kab.329291 *) 012. Banyumas Kab.329078 *) 011.329418 *) 012. Brebes Kota Magelang Kota Surakarta Kota Salatiga Kota Semarang Kota Pekalongan Kota Tegal 185 .329336 *) 012. Sragen Kab.329248 *) 012.328877 *) 010.329373 *) 012. Purbalingga Kab. Cirebon Kab.329053 *) 011. Blora Kab.329980 *) 011. Demak Kab.329461 *) 012.329430 *) 012. Sukabumi Kab.329320 *) 012.329455 *) 012.329486 *) 012.329279 *) 012. Pemalang Kab.329512 *) 012.329201 *) 011. Cilacap Kab.329543 *) 012.328830 *) 010. Majalengka Kab.329062 *) 011.329521 *) 012. Wonosobo Kab. Kepulauan Seribu Provinsi Jawa Barat *) 011.329398 *) 012. Magelang Kab.

Pamekasan Kab. Gresik Kab.329888 *) 014. Sampang Kab.329790 *) 014.329894 *) 014. Tabanan Kab.329945 *) 014.436389 *) 015. Gunung Kidul *) 013. Kediri Kab.329625 *) 013. Buleleng Kota Denpasar 186 . Bondowoso Kab.329976 *) 014. Bantul Kab.436421 *) 015.329872 *) 014. Madiun *) 014.436900 Kota Tangerang Kota Cilegon Kota Serang Provinsi Bali *) 016.433764 *) 016.329656 *) 014.329832 *) 014. Blitar Kab. Sumenep Kota Kediri Kota Blitar Kota Malang Kota Probolinggo Kota Pasuruan Kota Mojokerto Kota Madiun Kota Surabaya Kota Batu Provinsi Banten *) 015.329599 *) 013.329600 *) 013.436430 *) 015. Kulon Progo Kab.329939 *) 014.329738 *) 014.329619 Kab. Tangerang Kab. Nganjuk Kab.329914 *) 014. Jombang Kab. Pasuruan Kab.433733 *) 016.329826 *) 014.329687 *) 014. Magetan Kab.329662 *) 014.329781 *) 014.329744 *) 014.329631 Kab. Sidoarjo Kab.436409 *) 015. Probolinggo Kab. Gianyar Kab.329713 *) 014.329424 *) 014. Ponorogo Kab. Situbondo Kab.329722 *) 014.433795 *) 016.Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta *) 013.436395 *) 015. Bangli Kab.329841 *) 014.329908 *) 014.329810 *) 014.433809 Kab.433742 Kab. Trenggalek Kab. Lamongan Kab.329857 *) 014.436415 Kab.433758 *) 016.329775 *) 014.329863 *) 014. Malang Kab. Pacitan Kab. Klungkung *) 016. Tuban Kab.329430 *) 014. Mojokerto Kab.329707 *) 014.433789 *) 016. Ngawi Kab. Badung Kab. Tulung Agung Kab.329982 *) 014.329801 *) 014. Karang Asem Kab.433770 *) 016. Sleman Kota Yogyakarta Provinsi Jawa Timur *) 014.329693 *) 014. Serang Kab.329951 Kab. Jember Kab.329769 Kab. Lumajang Kab. Pandeglang Kab. Bangkalan Kab. Lebak *) 015. Banyuwangi Kab. Jembrana Kab.329449 *) 014.329920 *) 014.329991 *) 014.329750 *) 014.329960 *) 014. Bojonegoro Kab.329671 *) 014.433727 *) 016.

434053 *) 018.964947 *) 018. Barito Utara Kota Palangkaraya Kab.435821 Kab. Sumbawa Kab.433861 *) 017. Gunung Mas Kab.435792 *) 020.433965 *) 018.433928 *) 018.435698 *) 019.433852 *) 017.435812 *) 020.433940 *) 018. Kapuas Kab.433883 Kab.435755 *) 019. Landak Kota Pontianak Kota Singkawang Kab.435919 *) 020.433892 *) 017. Sukamara Kab. Ngada Kab. Manggarai Barat Kab. Sumba Timur Kab. Lombok Tengah Kab. Dompu *) 017. Murung Raya Kab. Manggarai Kab.434022 *) 018.434016 *) 018. Katingan *) 020. Kayong Utara Provinsi Kalimantan Tengah *) 020. Flores Timur Kab.435868 *) 020. Sintang Kab.Ndao Kab.435718 *) 019.964828 Kab.435761 *) 019.433903 *) 017. Bima Kota Mataram Kota Bima Kab. Sumba Barat Kab. Sumba Tengah Kab. Sekadau Kab.435900 Kab. Sikka *) 018.433971 Kab. Barito Timur 187 . Kubu Raya Kab.435667 *) 019. Timor Tengah Utara Kab.435702 *) 019.434000 *) 018.433821 *) 017. Sumbawa Barat Provinsi Nusa Tenggara Timur *) 018.435925 *) 020.433934 *) 018.434062 *) 018.435724 *) 019. Seruyan Kab.435899 *) 020.433830 *) 017.434078 *) 018. Alor Kab.433980 *) 018.435770 *) 019.433959 *) 018. Kota Waringin Timur Kab.435806 *) 020.433996 *) 018.964746 Kab. Sanggau Kab. Rote.Provinsi Nusa Tenggara Barat *) 017.435749 *) 019. Belu Kab. Sumba Barat Daya Kab.964931 *) 019. Bengkayang *) 019.434047 *) 018. Ende Kab. Barito Selatan Kab.433846 *) 017. Lamandau Kab. Manggarai Timur Kab. Pontianak Kab.435682 *) 019. Lembata Kota Kupang Kab. Nagekeo Provinsi Kalimantan Barat *) 019.435874 *) 020.438550 *) 020.435852 *) 020. Pulang Pisau Kab. Ketapang Kab.435837 *) 020.964761 *) 018.435673 Kab.433877 Kab. Kapuas Hulu Kab. Sambas Kab.434031 *) 018. Melawi Kab. Lombok Timur Kab.964752 *) 018. Kupang Kab. Kota Waringin Barat Kab. Timor Tengah Selatan Kab.435843 *) 020.435730 *) 019. Lombok Barat Kab.

Siau Tagulandang Biaro Kota Kotamobagu Kab.433243 *) 025.436069 *) 022.433407 *) 025.436163 *) 021. Balangan Provinsi Sulawesi Utara *) 023. Donggala *) 024. Hulu Sungai Utara Kab.Provinsi Kalimantan Timur *) 021. Kutai Barat *) 021. Bulu Kumba Kab. Luwu Timur Kota Makassar 188 . Jeneponto Kab. Penajam Paser Utara Kab.964792 Kota Tomohon Kab. Pasir Kab. Luwu Kab.435940 Kab.436022 *) 022. Parigi Moutong Kota Palu Kab. Kutai Timur Kota Balikpapan Kota Samarinda Kota Tarakan Kota Bontang Kab.433481 Kab.436126 *) 021. Barito Kuala Kab.433319 *) 025. Morowali Kab.433268 *) 025.436282 *) 023.435987 Kab.436291 *) 023. Sinjai Kab.433393 *) 025. Kotabaru Kab.433501 *) 025.433130 *) 024.436141 *) 021.964777 *) 023.436251 *) 023. Poso Kab. Bantaeng Kab.433212 *) 024. Kep. Kepulauan Talaud Kab. Maros Kab. Hulu Sungai Tengah *) 022. Banjar Kab. Tana Tidung Provinsi Kalimantan Selatan *) 022.433170 *) 024. Enrekang Kab. Hulu Sungai Selatan Kab.436090 *) 021.964922 Kab. Toli-Toli Kab.433149 *) 024.433325 Kab. Luwu Utara Kota Palopo Kab. Tanah Laut Kab. Gowa Kab. Takalar Kab. Nunukan Kab. Kepulauan Sangihe Kota Manado Kota Bitung Kab.435971 *) 022. Pinrang Kab.436013 *) 022.435962 *) 022.436194 *) 021.433206 Kab.436132 *) 021.433252 *) 025. Berau Kab.433192 *) 024. Tapin Kab.435956 *) 022. Pangkajene Kepulauan *) 025.436172 *) 021. Buol Kab.433186 *) 024.436276 *) 023.436110 *) 021.436157 *) 021. Banggai Kab.433371 *) 025. Tojo una una Provinsi Sulawesi Selatan *) 025.433299 *) 025.436188 *) 021. Bulungan Kab.436245 *) 023. Tabalong Kota Banjarbaru Kota Banjarmasin Kab.436239 *) 023.436208 *) 021.433300 *) 025.436260 Kab. Bolaang Mongondow Kab. Malinau Kab.433161 Kab. Minahasa Selatan *) 023.435993 *) 022.433155 *) 024.436007 *) 022.436038 *) 022.433362 *) 025. Tanah Bumbu Kab. Minahasa Tenggara Kab. Sindereng Rappang Kab. Minahasa Utara Kab.964783 *) 023.433469 *) 025.436044 *) 022. Bolaang Mongondow Utara Provinsi Sulawesi Tengah *) 024. Tanatoraja Kab.433356 *) 025. Banggai Kepulauan Kab. Minahasa Kab.964803 *) 023.436302 *) 023.436050 *) 022.433124 *) 024. Bone Kab.433444 *) 025.436081 *) 021.433280 *) 025. Selayar Kab.433237 *) 025. Kutai Kartanegara Kab.433387 *) 025.436220 *) 023. Wajo Kab.436101 Kab.433274 *) 025.

Konawe Utara Kab. Buton Kab.964880 Kab.434217 *) 030.433682 *) 028. Buton Utara Provinsi Gorontalo *) 027.964859 Kab.434129 *) 030.434150 *) 030. Supiori Kab. Pegunungan Bintang Kab.433557 *) 026. Mamberamo Raya Kab.964871 *) 026. Kolaka Kota Kendari Kota Bau-Bau *) 026. Yapen Waropen Kab. Sarmi Kab.965029 *) 030. *) 030. Biak Numfor Kab.434172 *) 030. Puncak 189 .436342 *) 029.436333 *) 029. Paniai Kab. Maluku Tenggara Kab.436534 *) 027. *) 030. Konawe Kab. Halmahera Barat Kab.436571 Kab. Yahukimo Kab.433676 *) 028. Boven Digoel Kab.*) 025.433572 *) 026.433639 *) 028. Lanny Jaya Kab. Keerom Kab. *) 030. Maluku Tenggara Barat Kab.434285 *) 030.434181 *) 030. Pahuwato Kab.433660 *) 028.433645 *) 028. Mappi Kab.436540 *) 027.433614 Kab. Gorontalo Kab. Bombana Kab. Asmat Kab. Jaya Wijaya Kab. Waropen Kab.434279 *) 030.433526 *) 026.434223 *) 030.433331 *) 025.434260 *) 030.436565 *) 027.433532 *) 026. *) 030.434166 *) 030. Barru Kab.434201 *) 030. Kepulauan Aru Kota Tual Provinsi Maluku Utara *) 029. Buru Kota Ambon *) 028. Seram Bagian Barat Kab.434402 *) 029. Seram Bagian Timur Kab. Bone Bolango Kab.433588 *) 026. Kab.436311 Kab. Soppeng *) 025.436358 *) 029. Konawe Selatan Kab. Mimika Kota Jayapura Kab.434090 *) 030. Wakatobi Kab.433608 *) 026. Halmahera Tengah Kota Ternate Halmahera Utara *) 029.434110 *) 030.433691 *) 028. Nduga Kab. Nabire Kab. Tolikara Kab.964896 Kab. Muna Kab. Kolaka Utara Kab.434232 *) 030.433651 *) 028. Puncak Jaya Kab. Yalimo *) 030. Gorontalo Utara Provinsi Maluku *) 028. Dogiyai Kab.434135 *) 030. Kab. Maluku Tengah Kab.433702 Kab. Memberamo Tengah Kab.433594 *) 026.434248 *) 030. Jayapura Kab.434254 *) 030.436559 *) 027.436327 *) 029.434104 *) 030.433490 Kota Parepare Provinsi Sulawesi Tenggara *) 026.434197 *) 030.433340 Kab. Boalemo Kota Gorontalo *) 027.434141 *) 030.434418 *) 029. Merauke Kab.433541 *) 026.433563 *) 026.436364 Halmahera Selatan Kepulauan Sula Halmahera Timur Kota Tidore Kepulauan Provinsi Papua *) 030.

Teluk Wondama Kab.436600 *) 032. nomor dan tanggal. NAMA SUB BAGIAN JENIS NASKAH DINAS Nota Dinas NOMOR KODE NASKAH DINAS NO :.433450 *) 033. PPS. Majene Kab. Sub Bagian Teknis Pemilu dan Hupmas Sub Bagian Hukum Nota Dinas NO :. dengan menggunakan tanda terima yang telah ditetapkan dalam tata naskah dinas.436690 *) 031. Nota Dinas NO :. Naskah dinas masuk..436653 *) 032.433413 *) 033. Manokwari Kota Sorong Kab..436741 *) 031.433438 Kab.436662 *) 032..436596 *) 032. Fak-Fak Kab. Bagian Umum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi.. sifat../ND/15/BLN/TAHUN a. Sekretariat PPK. Raja Ampat Provinsi Sulawesi Barat *) 033. selanjutnya didistribusikan dengan menggunakan lembar disposisi..436647 Kab. Kaimana *) 032. Sub Bagian Umum Nota Dinas NO :. KPPS dan KPPSLN.. Bintan Kab. Mamuju *) 033. Polewali Mamasa (Mandar) Kab.436678 *) 032. Teluk Bintuni Kab. selanjutnya diagendakan dengan mencatat nama pengirim. Natuna *) 031.. Mamuju Utara c. Sub Bagian Umum Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. dengan ketentuan: 1) Naskah dinas yang ditujukan untuk Ketua Komisi Pemilihan Umum/Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota disampaikan kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum/Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dengan menggunakan buku ekspedisi...Provinsi Kepulauan Riau *) 031. b.436631 Kab./ND/14/BLN/TAHUN 4.436735 *) 031. Naskah dinas yang telah diagendakan.1 Sub Bagian pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota NO. kecuali yang bersifat tembusan disampaikan kepada anggota Komisi Pemilihan Umum/anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi/anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota berdasarkan kordinator wilayah dan atau divisi. Sorong Selatan Kab.433422 *) 033.436710 *) 031. PPLN.433475 Kab..../ND/12/BLN/TAHUN 1./ND/13/BLN/TAHUN 3..436729 Kab. c. Sub Bagian Program dan Data 2. Penerimaan naskah dinas masuk dari lembaga/instansi/pihak lain harus melalui Bagian Tata Usaha Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum.436616 *) 032. Sorong Kab.436622 *) 032.. Karimun Kab. 190 .436704 Kota Batam Kota Tanjung Pinang Kabupaten Lingga Provinsi Papua Barat *) 032. Mamasa Kab.. dan perihal.

2) Naskah dinas yang ditujukan untuk Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota disampaikan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dengan menggunakan buku ekspedisi. Biro Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Bagian Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sub Bagian Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota menyiapkan saran/pertimbangan/konsep jawaban terhadap subtansi permasalahan yang terdapat dalam naskah dinas. dibubuhi nomor. 2. Naskah dinas yang sudah disampaikan kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum /Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. Dalam penataan berkas/arsip pemilihan umum dibedakan antara berkas/arsip substantif. selanjutnya disampaikan kepada Sekretaris Jenderal /Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota untuk diproses lebih lanjut dengan menggunakan lembar disposisi. Penyimpanan berkas/arsip ditata dalam suatu susunan yang sistimatis dengan memperhatikan kegunaan bentuk dan sifat berkas/arsip yang bertujuan untuk menunjang kelancaran pelaksanaan kegiatan organisasi. Saran/pertimbangan/konsep jawaban tersebut oleh biro/bagian/sub bagian pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota disampaikan kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dengan menggunakan nota dinas biro/bagian/sub bagian pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota kepada Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dan nota dinas Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum /Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum/Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota apabila diperlukan. 191 . Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota selanjutnya menyampaikan naskah dinas tersebut kepada biro/bagian/sub bagian sesuai dengan tugas pokok dan fungsi. E. yang dalam pelaksanaannya dapat mengadakan koordinasi dengan biro/bagian/sub bagian pada Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota. yaitu arsip/berkas yang menunjang tugas pokok dan berkas/arsip fasilitatif. d. selanjutnya diperlakukan prosedur naskah dinas keluar. g. e. yaitu arsip/berkas yang menunjang tugas penunjang dari Komisi Pemilihan Umum dan badan penyelenggara pemilihan umum. Tata Kearsipan 1. f. dan cap dinas. Naskah dinas yang telah disetujui oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum/Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota atau Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota setelah dibubuhi tanda tangan. h.

Arsip-arsip Surat Keputusan Otorisasi (SKO). Sarana/peralatan penataan berkas/arsip dinamis aktif meliputi: 1) Sekat. 3) Filing Cabinet. 2) Berkas/arsip dalam bentuk Data Pribadi penataannya dilakukan sebagai berikut: a) Data personil dikelompokan menurut Unit Kerja penempatan yang bersangkutan. Berkas/arsip dinamis aktif baik diterima maupun yang diterbitkan suatu unit kerja penataannya dilakukan oleh Tata Usaha Pengolah yang berangkutan. SKKP dan pengesahan SPJ. 4. Arsip-arsip pengesahan Surat Pertanggung Jawaban (SPJ). Penataan berkas/arsip fasilitatif adalah sebagai berikut : a. b) Tiap kelompok disusun secara beraturan menurut Nomor Induk Pegawai (NIP) atau secara alfabetis dari nama personil. Arsip-arsip Surat Permintaan Pembayaran (SPP). Sarana/peralatan penatan berkas/arsip dinamis inaktif meliputi: 1) Boks arsip. c) Memisahkan data pribadi yang sifatnya asli dengan kelengkapan lainnya. Arsip keuangan meliputi arsip surat-surat dibidang keuangan dan arsip surat-surat buku (formal) dibidang keuangan seperti : a. SPP. 6. Arsip Personalia 1) Berkas/arsip dalam bentuk surat yang berkaitan dengan masalah personil penataannya sama seperti yang dilakukan pada penataan berkas/arsip pada umumnya yaitu berdasarkan nomor kode klasifikasi permasalahan. yaitu disusun secara lengkap sesuai dengan nomor kode klasifikasi permasalahan. Penataan Berkas/Arsip Fasilitatif Khusus Keuangan dan Personalia Arsip masalah personalia meliputi arsip surat-surat dalam rangka pengelolaan personalia dan arsip yang menyangkut data pribadi personil. 4) Bagi berkas/arsip yang nilai gunanya sudah sangat jarang digunakan dimasukkan kedalam boks arsip dan diserahkan kepada Tata usaha (Unit Kearsipan) untuk disimpan.3. Arsip-arsip mengenai Pertanggung Jawab (SOJ). dikelompokan dan ditata menurut instansi pengirim serta berdasarkan sub permasalahannya. 5. 3) Lemari bergerak/beroda. 3) Berkas/arsip yang bersifat pertanggung jawaban. b. b. e. 2) Penataan berkas/arsip seperti SKO. 2) Folder besar. Penataan berkas/arsip dalam bentuk self indexing yaitu susunan yang ditata sedemikian rupa sehingga permasalahan-permasalahan yang disimpan dapat dilihat dengan jelas dan memudahkan penemuan kembali berkas/arsip yang diperlukan. 2) Rak arsip. b. 192 . Sarana/peralatan penataan berkas pemilihan umum adalah sebagai berikut: a. d. disusun berdasarkan nomor urut. c. Arsip-arsip Surat Keterangan Pemberhentian Pembayaran (SKPP). Arsip Keuangan 1) bagi berkas/arsip yang sifatnya menyangkut surat menyurat dilaksanakan seperti penataan berkas/arsip pada umumnya. Arsip-arsip Surat Perintah Membayar Utang (SPMU). f.

b) Boks arsip yang diterima dari Tata Usaha Unit Pengolah sebagai dimaksud pada huruf “a” diatas. 2. Penyusutan arsip didasarkan atas nilai guna dari berkas/arsip yang bersangkutan dengan ketentuan : 1) Bagi yang diperkirakan masih mempunyai nilai guna diserahkan kepada Unit Kearsipan (primary value). terlebih dahulu dilakukan penilaian dengan ketentuan: i. Tahap Persiapan 1) Memisah-misahkan dan mengelompokan antara arsip dinamis aktif dan arsip dinamis inaktif. Penyusutan Arsip 1. 2) Memusnahkan arsip sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku. 193 . Penyusutan arsip merupakan salah satu cara untuk memaksimalkan pemanfaatan ruangan dan mengatur menumpuknya arsip yang tidak berguna lagi. Bagi berkas/arsip yang dipandang masih memiliki nilai guna tetap disimpan dan digabungkan dengan berkas/arsip kelompoknya masingmasing. untuk diserahkan kepada Tata Usaha dan Kearsipan Komisi Pemilihan Umum (Unit Kearsipan). c. 3) Bagi yang sudah tidak berguna lagi. sehingga dapat berdayaguna dan berhasilguna dan dengan memperhatikan pengamanannya. Bagi berkas/arsip yang tidak memiliki nilai guna lagi digabungkan dengan boks. 3) Menyerahkan arsip statis oleh Unit Kearsipan kepada Arsip Nasional b. 2) Pada Tata Usaha a) Boks arsip yang berisikan berkas/arsip dan kartu kendali yang dinilai tidak bermanfaat lagi diserahkan kepada Tata Usaha dan Kearsipan Komisi Pemilihan Umum disertai daftar pertelaan dan berita acara pemindahan. b. dengan cara : 1) Memindahkan arsip inaktif dari Unit Pengolah ke Unit Kearsipan. untuk diserahkan kepada Arsip Nasional (Vemdary value). Umum a. Penyusutan arsip adalah kegiatan pengurangan arsip. Tahap Pelaksanaan 1) Pada Tata Usaha Unit Pengolah Boks arsip yang telah berisikan berkas/arsip dan kartu kendali yang dinilai tidak bermanfaat lagi diserahkan kepada Tata Naskah (Unit Kearsipan) disertai daftar pertelahaan dan berita acara pemindahan. 3) Berkas/arsip yang telah dikelompokan dimasukan dalam boks arsip dan disusun/ ditata berdasarkan kode klasifikasi pokok permasalahan berserta sub-sub masalahnya dengan memberi label. 2) Membuat daftar pertelaahan dengan mencatat arsip dinamis inaktif dan menyiapkan berita acara pemindahan. arsip sebagaimana dimaksud pada angka “1)” diatas. ii. 2) Bagi yang diperkirakan nilai gunanya sudah menerus (primary value). dapat dimusnahkan. Pemindahan Berkas/Arsip Proses pemindahan berkas/arsip dilakukan dalam 2 tahap yaitu: a.F.

Penyerahan Arsip a. tetapi sudah tidak diperlukan lagi untuk penyelenggaraan administrasi sehari-hari. 2) Bagi berkas/arsip yang sudah tidak memiliki nilai guna dimusnahkan dengan disaksikan oleh Tim Pemusnahan Arsip dengan ketentuan: a) bagi berkas/arsip yang menyangkut bidang keuangan terlebih dahulu mendapat pertimbangan dari pejabat Badan Pemeriksa Keuangan. 194 . Tahap Persiapan 1) Memisah-misahkan dan mengelompokan berkas/arsip sesuai dengan nilai gunanya untuk menentukan bekas/arsip antara yang boleh dimusnahkan dan yang tidak.3. sehingga tidak dapat dikenal lagi baik isi maupun bentuknya guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. 2) Bagi arsip yang disimpan oleh Badan-badan Pemerintahan di Tingkat Daerah harus diserahkan kepada Arsip Nasional Daerah. setelah melampaui jangka waktu penyimpanan ditetapkan: 1) Bagi arsip yang disimpan oleh Lembaga-lembaga Negara atau Badan-badan Pemerintahan di Tingkat Pusat harus diserahkan kepada Arsip Nasional. 2) Membentuk Tim Pemusnahan Arsip dengan komponen terkait. 4. b. b) Sedangkan berkas/arsip bidang kepegawaian terlebih dahulu mendapat pertimbangan dari pejabat badan Adminstrasi Kepegawaian Negara. Pemusnahan Arsip Seperti halnya pada kegiatan pemindahan. Tahap Pelaksanaan 1) Seluruh berkas non arsip yang sudah tidak digunakan dapat langsung dimusnahkan (tanpa adanya pertelaan maupun berita acara pemusnahan). b. 3) Membuat berita acara pemusnahan arsip dan pertelaan arsip-arsip yang akan dimusnahkan. Tahap persiapan Arsip yang mempunyai nilai kegunaan sebagai bahan pertanggungjawaban Nasional. Tahap Pelaksanaan Penyerahan arsip dilakukan sekurang-kurangnya sekali dalam sepuluh tahun serta dilaksanakan dengan membuat Berita Acara Penyerahan Arsip yang disertai Daftar Pertelaan Arsip dari arsip-arsip yang diserahkan. dengan cara dibakar dan lain sebagainya. 3) Pemusnahan arsip dilakukan secara total/keseluruhan. kegiatan pemusnahan arsip juga terdiri dari 2 (dua) tahapan dengan rincian kegiatan sebagai berikut: a.

Perubahan mendasar berkenaan organisasi penyelenggara pemilihan umum adalah Komisi Pemilihan Umum. serta Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah adalah sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemiliham Umum. dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota dibantu oleh Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum. dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).BAB VI PENUTUP Ketentuan Pasal 22 E ayat (5) Undang-Undang Dasar 1945 menyatakan bahwa pemilihan umum diselenggarakan oleh suatu Komisi Pemilihan Umum yang bersifat nasional. Pengaturan lebih lanjut berkenaan dengan keberadaan Komisi Pemilihan Umum sebagai penyelenggara pemilihan umum Anggota DPR. ketepatan. kecepatan. DPRD. Komisi Pemilihan Umum Provinsi. bebas. wewenang dan kewajiban Komisi Pemilihan Umum. Panitia Pemungutan Suara (PPS).A. Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN). dengan mendasarkan dan memperhatikan asas keamanan. Prof. Dalam melaksanakan fungsi kesekretariatan tersebut. dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota adalah bersifat tetap. serta Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota sebagaimana dimaksud dalam Pasal 67. Pasal 68 dan Pasal 69 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemiliham Umum. wewenang dan kewajiban Komisi Pemilihan Umum. MA 195 . serta Kelompok Penyelenggara pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN) adalah bersifat sementara. Dr. H. dan mandiri. Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal KETUA. dan keterkaitan. HAFIZ ANSHARY AZ. Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Dalam melaksanakan tugas. pertanggungjawaban. Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi/Kabupaten/Kota yang merupakan lembaga kesekretariatan dan bertugas melayani pelaksanaan tugas. DPD. diperlukan suatu dasar hukum mengenai tata naskah dinas Komisi Pemilihan Umum yang berlaku dan mengikat bagi Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota serta seluruh perangkat penyelenggara pemilihan umum. Presiden dan Wakil Presiden. pembakuan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful