Anda di halaman 1dari 4

Kehidupan Masyarakat

Amelia Eka Putri, 1006672106

Manusia adalah makhluk pribadi dan sosial yang mempunyai peran multidimensional sebagai makhluk budaya, peradaban, beragama, dan lain-lain. Dalam kehidupannya, manusia memiliki aturan-aturan, hak, serta kewajiban. Halhal tersebut erat kaitannya dengan nilai akhlak dan budi pekerti. "...Pendidikan budi pekerti memiliki peranan yang sangat penting bagi manusia dalam melakukan interaksi. Dengan budi pekerti, manusia diharapkan bertindak sesuai dengan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat dan mampu mengadakan perubahan terhadap budaya yang bersifat positif." - Dikutip dari Zainuddin, M., Pengaruh Pendidikan Budi Pekerti Terhadap Perubahan Budaya Bangsa, 2010, http://digilib.fip.um.ac.id/ index.php?option=com_content&view=article&id=88:pengaruhpendidikan-budi-pekerti-terhadap-perubahan-budaya-bangsa&catid=34: ksdp (17 September 2010). Oleh karena itu, pengetahuan tentang akhlak dan budi pekerti dalam kehidupan masyarakat perlu dipelajari. Masyarakat merupakan kumpulan dari keluarga-keluarga yang saling membutuhkan, perlu berinteraksi, dan terikat satu sama lain. Biasanya, hubungan antara masyarakat di kota dengan masyarakat di desa memiliki beberapa perbedaan. Misalnya, dilihat dari kedekatan atau keakraban antar warga. Masyarakat desa cenderung lebih menunjukkan keakraban dan masyarakat kota cenderung lebih individualis. Hal tersebut dapat dinilai dari intensitas bertemu, berkomunikasi, bahkan bekerja sama untuk melakukan sesuatu. Namun, pada dasarnya, dalam masyarakat pasti memiliki kebutuhan untuk saling berinteraksi karena adanya rasa saling membutuhkan. Oleh karena itu, diperlukan rasa solidaritas sosial yang tinggi dengan saling memahami kedudukan dan status

masing-masing individu agar tidak terjadi perpecahan sosial. Kehidupan bermasyarakat itu sendiri mencakup beberapa hal, yaitu kehidupan bertetangga, kepedulian sosial, hingga kehidupan berbangsa dan bernegara. Tetangga merupakan orang-orang terdekat dengan kita. Namun, dalam konteks global, dekat bukan sebatas rumah. Teman-teman seprofesi, teman dalam organisasi, bahkan teman bermain pun adalah tetangga karena dekat dengan segala aktifitas kita sehari-hari. Jika ada sesuatu dengan kita, tetanggalah yang akan mengetahui dan membantu pertama kali. Oleh sebab itu, kita harus berperilaku baik dan menjaga hubungan dengan kasih sayang kepada tetangga. Hal seperti itu disebut dengan silaturahmi. Shilah berarti hubungan dan rahim adalah kasih sayang. Jadi, silaturahmi bukan sekadar saling berkunjung, tetapi juga bersikap ramah, saling membantu, dan saling mengingatkan dalam kebenaran. Untuk menciptakan kehidupan bermasyarakat yang baik diperlukan pula adanya kepedulian sosial. Tidak dapat dipungkiri bahwa dalam masyarakat terdapat kaum kaya dan kaum miskin. Kepedulian sosial akan mengecilkan jurang pemisah di antara keduanya. Dengan peduli terhadap sesama, kita dapat berbagi sesuatu yang kita miliki dan memperoleh sesuatu dari orang lain yang belum kita miliki, misalnya pengetahuan. Masyarakat akan berkembang dan bersatu menjadi sebuah bangsa yang akan melindungi kepentingan-kepentingan bersama. Dalam rangka mewujudkan kepentingan bersama tersebut, bangsa menetapkan identitas nasional guna menyatukan segala perbedaan yang ada. Identitas tersebut antara lain dasar negara (pancasila), bahasa nasional (Bahasa Indonesia), dan hukum nasional.

Keanekaragaman yang dimiliki Indonesia perlu dijaga dan dikembangkan dengan baik. Segala perbedaan agama, ras, maupun adat harus dijaga dengan baik agar tidak terjadi konflik. Sedangkan keanekaragaman dalam potensi-potensi yang positif perlu dikembangkan untuk kemajuan bangsa. Hal-hal yang diperlukan untuk memajukan dan menjaga keutuhan bangsa dan berkaitan dengan akhlak dan budi pekerti, antara lain:
1. 2. 3. 4.

memiliki semangat persaudaraan dan persatuan kesadaran masyarakat untuk mengaplikasikan nilai-nilai luhur bangsa memiliki generasi muda yang berkualitas dapat menyaring kebudayaan dan peradaban dunia yang semakin berkembang

5.

memiliki pemimpin yang baik untuk diteladani Kehidupan bermasyarakat memang cukup kompleks, dimulai dari

lingkungan sekitar atau tetangga, hingga lingkup yang lebih luas atau bangsa. Untuk dapat mewujudkan kehidupan bermasyarakat yang baik pun perlu adanya kepedulian sosial. Oleh sebab itu, akhlak dan budi pekerti yang baik sudah sepatutnya perlu diwujudkan untuk membentuk masyarakat yang baik.

Referensi: Zainuddin, M. 2010. Pengaruh Pendidikan Budi Pekerti Terhadap Perubahan Budaya Bangsa. 31 Maret. http://digilib.fip.um.ac.id/index.php?option =com_content&view=article&id=88:pengaruh-pendidikan-budi-pekertiterhadap-perubahan-budaya-bangsa&catid=34:ksdp, 17 September 2010, pk.01.40.

Mubarak, Z, dkk. 2010. Manusia, Akhlak, Budi Pekerti, dan Masyarakat (Buku Ajar II). Jakarta: Badan Penerbit FKUI.