Anda di halaman 1dari 35

Modul Praktikum Manajemen Sains Program Studi Sistem Informasi Jenjang Strata Satu

KATA PENGANTAR
Modul ini disusun untuk dapat digunakan pada praktikum Manajemen Sains Program Studi Sistem Informasi Jenjang Strata Satu. Maksud utama dari modul ini adalah memberi satu pemahaman tentang metode-metode dasar untuk digunaklan sebagai landasan mempelajari manajemen sains yang lebih luas dan mendalam. Modul ini diharapkan dapat membantu mahasiswa didalam praktikum dengan menggunakan paket program LINDO For WINDOWS, yang dapat menyelesaikan masalah-masalah Linier Programming, Model Transportasi, Model Penugasan dan Integer Linier Programming. Penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada Kepala UPT. Laboratorium dan Ketua Jurusan Sistem Informasi, yang telah memberi kesempatan dan mempercayai penulis untuk membuat modul praktikum ini. Modul praktikum ini penulis persembahkan buat para mahasiswa STMIK AKAKOM Yogyakarta, Khususnya untuk Program Studi Sistem Informasi Jenjang Strata Satu, semoga modul akan bergunana. Modul ini masih jauh dari sempurna, penulis sangat mengharapkan sumbang sara dan kritikan yang akan membantu memperbaiki modul ini. Saran dan kritikan dapat dilayangakan melalui e-mail : indra@akakom.ac.id dan iaries11@yahoo.com atau melalui yahoo! messenger dengan nick name : iaries11. Yogyakarta, 15 Januari 2005 Indra Yatini B., S.Kom., M.Kom

UPT Laboratorium STMIK AKAKOM Yogyakarta

Modul Praktikum Manajemen Sains Program Studi Sistem Informasi Jenjang Strata Satu

MODUL I MENGENAL LINDO FOR WINDOWS


A. MAKSUD DAN TUJUAN 1. Maksud Mengenal dan memahami program yang akan dibuat dengan menggunakan paket program LINDO For WINDOWS 2. Tujuan Agar mahasiswa mampu menggunakan perintah-perintah yang terdapat dalam paket program LINDO For WINDOWS untuk menyelesaikan masalahmasalah manajemen sains. B. TEORI 1. SAINS MANAJEMEN Adalah penerapan ilmiah dengan menggunakan perangkat dan model matematika untuk memecahkan masalah manajemen dalam rangka membantu manajer dan pimpinan serta pihak manajemen lain untuk membuat keputusan yang terbaik. Sain manajemen meliputi pendekatan sistematis dan logis dalam mecahkan masalah, yang mana merupakan metode ilmiah untuk memecahkan masalah, langkah-langkahnya secara umum adalah : a. Pengamatan atau obsevasi Adalah mengenali dan mempelajari masalah-masalah yang terdapat dalam organisasi atau sistem. b. Definisi masalah Adalah harus meliputi batasan-batasan masalah dan tingkatan dimana masalah tersebut menyangkut unit organisasi lain c. Pembuatan model Adalah suatu model penyajian yang ringkas dari situasi masalah yang sedang berjalan. d. Cara pemecahan model Adalah model-model disusun dan diselesaikan dengan teknik sains manajemen. e. Pelaksanaan hasil pemecahan Adalah memberikan informasi yang dapat membantu manajer dalam membuat keputusan. 2. LINDO FOR WINDOWS LINDO adalah sebuah paket program under Windows yang bisa digunakan untuk mengolah kasus pemrograman linier, dilengkapi dengan berbagai perintah yang memungkinkan pemakai menikmati kemudahan-kemudahan di dalam memperoleh informasi maupun mengolah data atau memanipulasi data.

UPT Laboratorium STMIK AKAKOM Yogyakarta

Modul Praktikum Manajemen Sains Program Studi Sistem Informasi Jenjang Strata Satu

3.

MENJALANKAN LINDO Pilihlah Wiston dan kemudian pilihlah Lindo, seperti tampilan sebagai berikut :

Maka setelah pemilihan selesai pada layar akan muncul tampilan awal dari LINDO sebagai berikut :

UPT Laboratorium STMIK AKAKOM Yogyakarta

Modul Praktikum Manajemen Sains Program Studi Sistem Informasi Jenjang Strata Satu

4.

PERINTAH-PERINTAH LINDO Berikut ini akan dijelaskan secara singkat perintah-perintah yang akan sering digunakan didalam menggunakan paket program LINDO For Windows. a. Solve, digunakan untuk menjalankan program dan akan menayangkan hasil olahan data. b. Pivot, ini harus diikuti dengan nama dari suatu variabel dan jika diberikan program akan menyangkan nilai optimal dari variabel tersebut beserta posisinya. c. Solution, digunakan jika pemakai ingin menayangkan hasil penyelesaikan optimal. d. Range,digunakan bila pemakai ingin menayangan hasil Analisis Sensitivitas. e. Tableau, jika menginginkan hasil olahan dalam bentuk tabel.

5.

CONTOH Untuk menuliskan masalah dengan menggunakan Paket Program LINDO ForWindows caranya adalah sebagai berikut : a. Jika ingin memberi judul tulislah seperti berikut : TITLE (nama judulnya) b. Kemudian tentukan fungsi tujuannya apakah Max atau Min, seperti berikut : Max 2X1 + 3X2 c. Kemudian tulislah fungsi batasannya (ST atau Subject To) seperti berikut : ST 5X1 + 6X2 <= 60 X1 + 2X2 <= 16 X1 <= 10 X2 <= 6 d. Setelah itu akhiri dengan menulis End. Dapat dilihat seperti tampilan berikut ini :

Jika penulisan telah selesai, untuk mengetahui hasilnya dengan memilih menu Solve, seperti tampilan berikut ini :

UPT Laboratorium STMIK AKAKOM Yogyakarta

Modul Praktikum Manajemen Sains Program Studi Sistem Informasi Jenjang Strata Satu

Kemudian pilihlah Solve, maka akan menghasilkan, hasil dari pengolahan data, seperti tampilan berikut ini :

Maka setelah itu akan muncul pertanyaan DO RANGE (SENSITIVITY ANALYSIS?, dengan pertanyaan tersebut program ingin mengetahui apakah pemakai menghendaki pengolhan Analisis Sensitivitas atau tidak. Bila jawaban No maka pengolahan data akan berakhir, jika jawaban Yes maka program segera akan menayangkan hasil olahan Analisis Sensitivitas seperti berikut ini :

UPT Laboratorium STMIK AKAKOM Yogyakarta

Modul Praktikum Manajemen Sains Program Studi Sistem Informasi Jenjang Strata Satu

Maka dapat terlihat ada 3 iterasi yang harus dilewati sebelum mencapai nilai maksimum 27.0000. Berikutnya adalah pengolahan data dengan mengunakan perintah menu Report dan sub menu Solution, maka akan menhasilkan tampilan sebagai berikut : (perintah Solution dijalan harus setelah perintah Solve)

UPT Laboratorium STMIK AKAKOM Yogyakarta

Modul Praktikum Manajemen Sains Program Studi Sistem Informasi Jenjang Strata Satu

Maka dapat dilihat hasilnya seperti lebih singkat lagi, hanya ada nilai maksimum dan penjelasan 3 iterasi. Berikutnya adalah penggunaan perinta Range setelah perintah Solve, maka akan menampilkan hasil Analisis Sensitivitas, seperti tampilan berikut :

Kemudian jika ingin melihat hasilnya dalam bentuk tabel ada 2 macam yaitu : a. Hasil olahan dilakukan sebelum perintah Solve, akan menampilkan program awal ketika pengujian titik sudut berlangsung di titik(0,0),seperti berikut ini :

b. Hasil olahan setelah perintah Solve dilakukan, seperti berikut ini :

UPT Laboratorium STMIK AKAKOM Yogyakarta

Modul Praktikum Manajemen Sains Program Studi Sistem Informasi Jenjang Strata Satu

6.

SIMPAN DAN CETAK

Hasil yang ditulis dapat disimpan sangat mudah, dengan menggunakan menu File dan tinggal memilih sub menu Save, data yang disimpan akan mempunyai ektensi txt. Hasil yang telah diolah dapat langsung dicetak, dengan menggunakan menu File dan tinggal memilih sub menu Print. C. PRAKTEK 1. Sebuah perusahaan manufaktur memproduksi motor listrik untuk mesin cuci dan mesin penyedot debu. Perusahaan dihadapi oleh kendala sumber daya seperti waktu produksi, baja dan kawat.Model linier untuk menentukan jumlah motor mesin cuci (X1) dan motor mesin penyedot debu (X2) yang diproduksi telah dirumuskan sebagai berikut : Memaksimumkan Z = 70X1 + 80X2 (profit) Kendala 2X1 + X2 <= 19 (produksi, jam) X1 + X2 <= 14 (baja, pon) X1 + 2X2 <= 20 (kawat, ft) X1, X2 >= 0 2. Perusahaan barang Tembikar Jogjakarta memproduksi 2 produk setiap hari, yaitu mangkok dan cangkir. Perusahaan mempunyai 2 sumber daya yang terbatas jumlahnya dimana digunakan untuk memproduksi produkproduk tersebut seperti tanah liat dan tenaga kerja. Dengan keterbatasan sumber daya, perusahaan ingin mengetahui berapa banyak mangkok dan cangkir yang akan diproduksi setiap hari dalam rangka memaksimumkan blaba. Kedua produk mempunyai kebutuhan sumber daya untuk produk serta laba per item adalah sebagai berikut :

UPT Laboratorium STMIK AKAKOM Yogyakarta

Modul Praktikum Manajemen Sains Program Studi Sistem Informasi Jenjang Strata Satu

Produk Mangkok Cangkir

Kebutuhan Sumber Daya Tenaga kerja Tanah liat Laba Jam/unit Pon/unit $/unit 1 4 4 2 3 5

Tersedia 40 jam tenaga dan 120 pon tanah liat setiap hari untuk produksi. Rumuskan ke dalam model matematiknya. D. TUGAS 1. Kerjakan persoalan di atas secara metode simplex (linier programming) 2. Lampirkan pada loporan resmi pengerjaan secara manual yang telah disahkan dan dicap laboratorium 3. Lampirkan pada laporan resmi Input Program dan listing program (Report Solution) yang telah disahkan dan dicap oleh laboratorium.

UPT Laboratorium STMIK AKAKOM Yogyakarta

Modul Praktikum Manajemen Sains Program Studi Sistem Informasi Jenjang Strata Satu

MODUL II METODE SIMPLEX (MAXIMISASI)


A. MAKSUD DAN TUJUAN 1. Tujuan Menyelesaikan masalah program linier untuk kasus maksimisasi dengan menggunakan metode simplex 2. Maksud Agar mahasiswa mampu menggunakan LINDO For Windows untuk menyelesaikan masalah-masalah program linier. B. TEORI Metode simplex merupakan suatu teknik pemecahan yang umum. Dalam metode simplex, model diubah ke dalam suatu bentuk tabel, kemudian diadakan suatu langkah matematis pada tabel tersebut. Langkah-langkah matematis ini pada dasarnya merupakan replikasi proses pemindahan dari suatu titik ekstrim ke titik ekstrim lainnya pada batas daerah solusi (salution boundary). Metode simplex bergerak dari satu solusi ke solusi yang lebih baik sampai solusi yang terbaik didapat. Program linier terdiri dari komponen dan karakteristik tertentu, kompones model adalah : a. Variabel keputusan Adalah simbol matematik yang menggambarkan tingkatan aktifitas perusahaan. b. Fungsi tujuan Adalah hubungan matematik linier yang menjelaskan tujuan perusahaan dalam terminologi variabel keputusan. Fungsi tujuan mempunyai salah satu target yaitu memaksimumkan atau meminimumkan suatu nilai. c. Batasan model Adalah hubungan linier dari antara variabel-variabel keputusan, batasanbatasan menunjukkan keterbatasan perusahaan karena lingkungan operasi perusahaan. Misalnya akan dikerjakan contoh sebagai berikut dengan menggunakan metode simplex : Maksimum Z 2X1 + X2 + 3X3 X1 + X2 + 2X3 <= 400 2X1 + X2 + X3 <= 500 X1, X2, X3 >= 0 Dari contoh di atas dapat dengan mudah diselesaikan dengan menggunakan LINDO For Windows, caranya adalah sebagai berikut : 2. Masuk terlebih dahulu ke Wiston dan pilih Lindo 3. Kemudian ketiklah persoalan di atas, seperti tampilan berikut ini :

UPT Laboratorium STMIK AKAKOM Yogyakarta

10

Modul Praktikum Manajemen Sains Program Studi Sistem Informasi Jenjang Strata Satu

4. Jika pengisian telah selesai, untuk mengetahui hasilnya dengn memilih menu Solve dan sub menu Solve, maka akan muncul pertanyaan berikut :

Jawablah Yes, maka akan muncul hasil akhir seperti berikut :

UPT Laboratorium STMIK AKAKOM Yogyakarta

11

Modul Praktikum Manajemen Sains Program Studi Sistem Informasi Jenjang Strata Satu

C. PRAKTEK 1. Selesaikan model program linier dibawah ini dengan menggunakan metode simplex. Memaksimumkan Z 100X1 + 75X2 + 90X3 + 95X4 Kendala 3X1 + 2X2 <= 40 4X3 + X4 <= 25 200X1 + 250X3 <= 2000 100X1 + 200X4 <= 2200 X1, X2, X3, X4 >= 0 2. Jaringan Toko serba ada The Real STMIK menyewakan periklanan untuk menentukan jenis dan jumlah iklan yang harus diperoleh untuk toko. Tiga jenis iklan yang tersedia adalah iklan komersil radio, televisi dan surat kabar. Jaringan toko menginginkan mengetahui jumlah setiap jenis iklan yang harus dibeli dalam rangka memaksimumkan tujuannya. Berikut ini perkiraan setiap iklan dan komersil akan mencapai pemirsa yang potensi dan biaya tertentu, sebagai berikut : Jenis Iklan Komersil Televisi Komersil Radio Iklan Surat Kabar Tampilan (jumlah orang/ iklan atau komersil/iklan) 20.000 12.000 9.000 Biaya ($) 15.000 6.000 4.000

Perusahaan harus mempertimbangkan batasan sumber daya berikut ini ; a. Batasan anggaran untuk iklan adalah $ 100.000 b. Stasiun Televisi mempunyai 4 waktu komersil c. Stasiun Radio mempunyai 10 waktu komersil d. Surat Kabar mempunyai jatah yang tersedia untuk 17 iklan e. Perusahaan iklan mempunyai waktu dan karyawan yang tersedia hanya untuk memproduksi tidak lebih 15 komersil dan/atau iklan D. TUGAS 1. 3. Selesaikan persoalan di atas dengan menggunaka metode simplex 2. Lampirkan pada laporan resmi Input Program dan listing program (Report Solution) yang telah disahkan dan dicap oleh laboratorium. Simpulkan langkah-langkah pencapaian solusi dalam metode simplex

UPT Laboratorium STMIK AKAKOM Yogyakarta

12

Modul Praktikum Manajemen Sains Program Studi Sistem Informasi Jenjang Strata Satu

MODUL III METODE SIMPLEX (MINIMISASI)


A. MAKSUD DAN TUJUAN 1. Tujuan Menyelesaikan masalah program linier untuk kasus minimisasi dengan menggunakan metode simplex. 2. Maksud Agar mahasiswa mampu menggunakan LINDO For Windows untuk menyelesaikan masalah-masalah program linier. B. TEORI Metode simplex merupakan suatu teknik pemecahan yang umum. Dalam metode simplex, model diubah ke dalam suatu bentuk tabel, kemudian diadakan suatu langkah matematis pada tabel tersebut. Langkah-langkah matematis ini pada dasarnya merupakan replikasi proses pemindahan dari suatu titik ekstrim ke titik ekstrim lainnya pada batas daerah solusi (salution boundary). Metode simplex bergerak dari satu solusi ke solusi yang lebih baik sampai solusi yang terbaik didapat. Secara umum langkah-langkah metode simplex telah dijabar pada MODUL II, tetapi untuk masalah minimisasi diperlukan sedikit perubahan dalam proses simplex yang normal. Ini meliputi masalah batasan-batasan campuran, masalah solusi majemuk, tidak ada solusi yang fisibel atau solusi yang tak berbatas, masalah dengan kolom pemutar, masalah dengan baris pemutar dan masalah dengan nilai kuantitas batasan yang negatif. Tidak satupun dari masalah tersebut yang memerlukan perubahan dalam metode simplex. Pada dasarnya masalah-masalah tersebut merupakan hasil yang tidak biasa dalam tabel simplex dimana sebaiknya kita mengetahui bagaimana menginterprestasikannya. Misalnya akan dikerjakan contoh sebagai berikut dengan menggunakan metode simplex : Maksimum Z 40X1 + 216X2 + 240X3 2X1 + 18X2 + 24X3 <= 160 4X1 + 18X2 + 12X3 <= 200 X1, X2, X3 >= 0 Dari contoh di atas dapat dengan mudah diselesaikan dengan menggunakan LINDO For Windows, caranya adalah sebagai berikut : Masuk terlebih dahulu ke Wiston dan pilih Lindo 2. Kemudian ketiklah persoalan di atas, seperti tampilan berikut ini :

1.

UPT Laboratorium STMIK AKAKOM Yogyakarta

13

Modul Praktikum Manajemen Sains Program Studi Sistem Informasi Jenjang Strata Satu

3. Jika pengisian telah selesai, untuk mengetahui hasilnya dengn memilih menu Solve dan sub menu Solve, maka akan muncul pertanyaan berikut :

Jawablah Yes, maka akan muncul hasil akhir seperti berikut :

UPT Laboratorium STMIK AKAKOM Yogyakarta

14

Modul Praktikum Manajemen Sains Program Studi Sistem Informasi Jenjang Strata Satu

C. PRAKTEK 1. Selesaikan model program linier dibawah ini dengan menggunakan metode simplex. Meminimumkan Z 2X1 + 4X2 + 3X3 Kendala 2X1 + X2 + 3X3 >= 4 3X1 + 4X2 + 3X3 >= 6 4X1 + 2X2 + 5X3 >= 8 X1, X2, X3 >= 0 2. Perusahaan PUPUS memproduksi suatu jenis makanan yang terdiri dari 4 macam bahan pokok, dan harus memenuhi syarat kandungan protein, karbohidrat dan lemak paling sedikit 200 gram, 400 gram dan 300 gram. Kandungan unsur-unsur di dalam setiap kg bahan dan harganya adalah : Bahan A B C D Protein 200 500 100 300 Kandungan (gram) Karbohidrat Lemak 600 100 100 200 100 700 400 200 Harga Rp. 10 Rp. 40 Rp. 20 Rp. 10

Yang diharapkan adalah untuk menemukan campuran yang tepat, agar biaya bahan-bahan yang digunakan di dalam proses pencampuran itu minimum. Rumuskan ke dalam model matematiknya. D. TUGAS 1. Selesaikan persoalan di atas dengan menggunaka metode simplex 2. Lampirkan pada laporan resmi Input Program dan listing program (Report Solution) yang telah disahkan dan dicap oleh laboratorium. 3. Simpulkan apakah yang didapat dalam pemecahan metode simplex dengan metode minimisasi?

UPT Laboratorium STMIK AKAKOM Yogyakarta

15

Modul Praktikum Manajemen Sains Program Studi Sistem Informasi Jenjang Strata Satu

MODUL IV METODE SIMPLEX (MAXIMISASI & MINIMISASI)


A. 1. 2. MAKSUD DAN TUJUAN Tujuan Menyelesaikan masalah program linier untuk kasus maksimisasi dan minimisasi dengan menggunakan metode simplex. Maksud Agar mahasiswa mampu menggunakan LINDO For Windows untuk menyelesaikan masalah-masalah program linier. TEORI

B.

Metode simplex adalah suatu prosedur yang berulang yang bergerak dari satu jawaban layak basis ke jawab berikutnya sedemikian rupa hingga harga fungsi tujuan terus menaik (dalam persoalan maksimisasi) atau terus menurus (dalam persoalan minimisasi). Proses ini akan berkelanjutan sampai dicapai jawab optimal (jika ada) yang akan member harga maksimum atau minimum. Misalnya akan dikerjakan contoh sebagai berikut dengan menggunakan metode simplex : Maksimum Z 15X1 + 25X2 3X1 + 4X2 <= 12 2X1 + X2 <= 6 3X1 + 2X2 <= 9 X1, X2 >= 0 Dari contoh di atas dapat dengan mudah diselesaikan dengan menggunakan LINDO For Windows, caranya adalah sebagai berikut : a. Masuk terlebih dahulu ke Wiston dan pilih Lindo b. Kemudian ketiklah persoalan di atas, seperti tampilan berikut ini :

c. Jika pengisian telah selesai, untuk mengetahui hasilnya dengn memilih menu Solve dan sub menu Solve, maka akan muncul pertanyaan berikut :

UPT Laboratorium STMIK AKAKOM Yogyakarta

16

Modul Praktikum Manajemen Sains Program Studi Sistem Informasi Jenjang Strata Satu

Jawablah Yes, maka akan muncul hasil akhir seperti berikut :

C.

PRAKTEK 1. Selesaikan model program linier dibawah ini dengan menggunakan metode simplex. Memaksimumkan Z 7X1 +5X2 + 5X3 Kendala X1 + X2 + X3<= 25 2X1 + X2 + X3 <= 40 X1 + X2 <= 25 X3 <= 6 X1, X2, X3 >= 0

UPT Laboratorium STMIK AKAKOM Yogyakarta

17

Modul Praktikum Manajemen Sains Program Studi Sistem Informasi Jenjang Strata Satu

2. Adek Inc, beroperasi di Irian Jaya dalam usaha penambangan suatu jenis unsur tertentu di 3 lokasi. Deposit masingmasing tambang dipisahkan ke dalam kadar tinggi dan rendah sebelum dikirim. Biaya pengoperasian dan kapasitas produksi masing-masing tambang adalah sebagai berikut : Deposit kadar tinggi (ton/hari) 4 10 2 Deposit kadar rendah (ton/hari) 4 8 12 Biaya operasi per hari Rp. 80.000 Rp. 100.000 Rp 120.000

Lokasi I Lokasi II Lokasi III

Pada minggu depan Adek Inc telah memutuskan untuk mengirim 50 ton deposit kadar tinggi dan 80 ton deposit kadar rendah ke Afrika Selatan. Seluruh karyawan dibayar penuh untuk setiap hari pengoperasian tambang dimana 1 minggu = 7 hari kerja. Manajemen Adek Inc, dihadapkan kepada persoalan penentuan hari pengoperasian tambang agar biayanya minimum. Rumuskan ke dalam model matematiknya. 3. Rahayu Group saat ini sedang menghadapi persoalan pemilihan investasi. Ada 7 kemungkinan pilihan investasi yang menghasilkan NPV (Net Present Value) positif yaitu : A : memperbesar kapasitas pabrik/perluasan pabrik B : membuka usaha baru pada bidang agribisnis C : membuka cabang usaha di Jakarta D : membuka cabang usaha di Surabaya E : membuka usaha baru pada bidang elekronika F : bersama Niken & Co membuka usaha pabrik kayu lapis di Solo G : membuka toserba di Jogjakarta, Magelang dan Surakarta Data NPV, kebutuhan kas, dan dana yang mungkin disediakan pada setiap priode perencanaan adalah sebagai berikut : Proyek NPV(juta) A 30 B 40 C 50 D 60 E 80 F 100 G 70 Kas Yang Tersedia 1 20 30 30 30 40 60 40 100 Kebutuhan Kas (juta) 2 3 4 10 5 10 5 5 10 10 10 10 20 5 15 20 10 30 10 5 30 10 100 50 50 5 5 5 5 5 25 6

1 5 10

Karena dana yang tersedia untuk investasi terbatas, maka manajemen Rahayu harus menentukan proyek yang akan dipilih, agar didapat alternatif yang optimal. Rumuskan ke dalam model matematiknya

UPT Laboratorium STMIK AKAKOM Yogyakarta

18

Modul Praktikum Manajemen Sains Program Studi Sistem Informasi Jenjang Strata Satu

D.

TUGAS 1. Selesaikan persoalan di atas dengan menggunaka metode simplex 2. Lampirkan pada laporan resmi Input Program dan listing program (Report Solution) yang telah disahkan dan dicap oleh laboratorium. 3. Simpulkan apakah yang didapat dalam pemecahan metode simplex dengan metode maksimisasi da minimisasi?

UPT Laboratorium STMIK AKAKOM Yogyakarta

19

Modul Praktikum Manajemen Sains Program Studi Sistem Informasi Jenjang Strata Satu

MODUL V MODEL TRANSPORTASI


A. MAKSUD DAN TUJUAN 1. Tujuan Menyelesaikan masalah dengan menggunakan model transportasi.. 2. Maksud Agar mahasiswa mampu menggunakan LINDO For Windows untuk menyelesaikan masalah-masalah program linier dengan menggunakan model transportasi.. B. TEORI

Model transportasi diformulasiakan menurut karakteristik-karakteristik unik, seperti permasalahan, suatu barang dipindahkan dari sejumlah sumber ke tempat tujuan dengan biaya seminimum mungkin dan atas barang tersebut setiap sumber dapat memasok suatu jumlah yang tetap dan tiap tempat tujuan mempunyai jumlah permintaan yang tetap. Model transportasi berusaha menentukan sebuah rencana transportasi sebuah barang dari sejumlah sumber ke sejumlah tujuan. Data dalam model ini mencakupi : a. Tingkat penawaran di setiap sumber dan sejumlah permintaan di setiap tujuan b. biaya transportasi per unit barang dari setiap sumber ke setiap tujuan Tujuan dari model ini adalah menentukan jumlah yang harus dikirimkan dari setiap sumber ke setiap tujuan sedemikian rupa sehingga biaya transportasi total diminimumkan. Langkah-langkah dasar dari teknik transportasi adalah : 1. Tentukan pencacah awal yang layak 2. Tentukan variabel yang masuk dari di antara variabel nondasar. Jika semua variabel masuk memenuhi kondisi optimalitas (dari metode simplex), berhenti; jika tidak, lanjutkan ke 3. Tentukan variabel keluar (dengan menggunakan kondisi kelayakan) dari di antara variabel-variabel dalam pemecahan dasar saat ini; lalu temukanpemecahan dasar baru, kembali ke langkah 2 Berikut ini adalah sebuah contoh formulasi model transportasi. Padi dipanen di Yogyakarta dan disimpan di 3 kota, Wonosari, Bantul dan Sleman. Ketiga kota tersebut memasok tiga penggilingan tepung yang berlokasi di Klaten, Delanggu dan Surakarta. Padi tersebut dikirim dengan menggunakan Truk, yang tiap truk memuat 1 ton padi. Data padi dapat memasok pengilingan sejumlah ton adalah sebagai berikut : Kota Wonosari Bantul Sleman Jumlah yang ditawarkan 150 175 275

UPT Laboratorium STMIK AKAKOM Yogyakarta

20

Modul Praktikum Manajemen Sains Program Studi Sistem Informasi Jenjang Strata Satu

Jumlah ton gandum yang diminta per bualan dari tiap penggilingan adalah sebagai berikut : Penggilingan Klaten Delanggu Surakarta Jumlah yang diminta 200 100 300

Biaya pengiriman satu ton gandum(sumber) dari tiap kota ke tiap penggilingan (tujuan) berbeda-beda menurut jaraknya dan sistem jaringan truk. Biaya-biaya ini ditunjukkan pada tabel dibawah ini : Penggilingan Kota Klaten Wonosari 6 Bantul 7 Sleman 4 Delanggu 8 11 5 Surakarta 10 11 12

Permasalahan adalah menentukan berapa banyak ton padi yang harus dikirim ke tiap kota ke tiap penggilingan setiap bulannya agar total biaya transportasinya minimum. Formulasi model linier untuk permasalahan ini adalah : Meminimumkan Z : 6X1A + 8X1B + 10X1C + 7X2A + 11X2B + 11X2C + 4X3A + 5X3B + 12X3C terbatas pada X1A + X1B + X1C = 150 X2A + X2B + X2C = 175 X3A + X3B + X3C = 275 X1A + X2A + X3A = 200 X1B + X2B + X3B = 100 X3A + X3B + X3C = 300 Xij > 0 Dalam model ini variabel keputusan Xij, mewakili jumlah ton padi yang akan dikirim ke tiap kota (dimana i = 1, 2, 3), ke tiap penggilingan, (dimana j = A, B, C). Fungsi tujuan mewakili biaya transportasi untuk tiap rute. Tiga batasan pertama dalam model linier mewakili penawaran tiap kota, tiga batasan terakhir mewakili permintaan tiap penggilingan. Dari contoh di atas dapat dengan mudah diselesaikan dengan menggunakan LINDO For Windows, caranya adalah sebagai berikut : a. Masuk terlebih dahulu ke Wiston dan pilih Lindo b. Kemudian ketiklah persoalan di atas, seperti tampilan berikut ini :

UPT Laboratorium STMIK AKAKOM Yogyakarta

21

Modul Praktikum Manajemen Sains Program Studi Sistem Informasi Jenjang Strata Satu

c. Jika pengisian telah selesai, untuk mengetahui hasilnya dengn memilih menu Solve dan sub menu Solve, maka akan muncul pertanyaan berikut :

Jawablah Yes, maka akan muncul hasil akhir seperti berikut :

UPT Laboratorium STMIK AKAKOM Yogyakarta

22

Modul Praktikum Manajemen Sains Program Studi Sistem Informasi Jenjang Strata Satu

Untuk melihat tabel akhir dari masalah transportasi ini adalah : - pilih menu Report, kemudian pilih Tableau, maka akan keluar hasilnya sebagai berikut :

C.

PRAKTEK 1. Denebula adalah nama sebuah perusahaan yang menghasilkan suatu jenis jamur yang sangat digemari oleh segmentasi pasar tertentu. Usaha ini dimulai oleh Tn. Debula di daerah Kaliurang Jogjakarta. Ketika usahanya semakin besar dan areal penyemaian di daerah ini tidak mungkin diperluas lagi, kedua anaknya mencoba mengembangkan usaha serupa di Bandungan Magelang, dan Tawangmangu Surakarta. Permintaan jamur itu tidak hanya datang dari daerah sekitar, yaitu Jogjakarta, Magelang dan Surakarta, tetapi juga datang dari daerah Jawa Barat, Jawa Timur dan Luar Jawa. Berhubung permintaan terus meningkat maka Tn. Denebula kemudian menunjuk ketiga anaknya yang lain untuk

UPT Laboratorium STMIK AKAKOM Yogyakarta

23

Modul Praktikum Manajemen Sains Program Studi Sistem Informasi Jenjang Strata Satu

menjadi agen di Purwokerto untuk daerah pemasaran Jawa Barat, Semarang untuk daerah pemasaran Jawa Tengah dan luar Jawa dan Madiun untuk daerah pemasaran Jawa Timur. Permintaan ketiga agen tersebut untuk periode yang akan datang adalah : Agen Purwokerto Semarang Madiun Permintaan (ton) 50 45 55

Pabrik jamur Denebula yang tersebar di tiga kota besar tersebut juga harus memenuhi permintaan yang datang dari daerah sekitarnya. Oleh karena itu, kemampuan produksi ketiga pabrik tersebut untuk periode yang akan datang adalah : Pabrik Purwokerto Semarang Madiun Kapasitas (ton) 40 50 60

Biaya angkut per ton dari pabrik ke agen adalah sebagai berikut : Pabrik Jogjakarta Magelang Surakarta Purwokerto 4 5 6 Agen Semarang 5 3 2 Madiun 7 8 3

Persoalan yang di hadapi oleh manajemen Denebula adalah penentuan distribusi yang akan meminimumkan biaya angkut total. 2. Perusahaan Televisi Angela mengirim televisi dari tiga gudang ke tiga toko eceran setiap bulan. Setiap gudang melakukan pengiriman dalam jumlah yang tetap per bulan dan setiap toko eceran mempunyai permintaan yang tetap tiap bulan. Pabrik ingin mengetahui jumlah televisi yang dikirim dari setiap gudang ke setiap toko dalam usaha untuk meminimumkan biaya transportasi. Berikut ini setiap gudang mempunyai penawaran televisi yang tersedia untuk pengiriman setiap bulan : Gudang Janti Seturan Sorowajan Penawaran 300 100 200

Setiap toko eceran mempunyai permintaan bulanan untuk televisi sebagai berikut :

UPT Laboratorium STMIK AKAKOM Yogyakarta

24

Modul Praktikum Manajemen Sains Program Studi Sistem Informasi Jenjang Strata Satu

Toko Teguh Kuat Sabar

Permintaan 150 250 200

Biaya untuk mengirim televisi dari gudang ke toko eceran bervariasi karena perbedaan penggunaan alat transportasi dan jarak. Biaya pengiriman per televisi untuk setiap rute adalah sebagai berikut : Dari Gudang Janti Seturan Sorowajan D. TUGAS 1. Selesaikan persoalan di atas dengan menggunaka metode simplex model transportasi 2. Lampirkan pada laporan resmi Input Program dan listing program (Report Solution) yang telah disahkan dan dicap oleh laboratorium. 3. Simpulkan apakah yang didapat dalam pemecahan metode simplex dengan menggunakan model transportasi! Kepada Toko Teguh Kuat Sabar 6 8 1 4 2 3 3 5 7

UPT Laboratorium STMIK AKAKOM Yogyakarta

25

Modul Praktikum Manajemen Sains Program Studi Sistem Informasi Jenjang Strata Satu

MODUL VI MODEL TRANSPORTASI/PENUGASAN


A. MAKSUD DAN TUJUAN 1. Tujuan Menyelesaikan masalah dengan menggunakan model penugasan.. 2. Maksud Agar mahasiswa mampu menggunakan LINDO For Windows untuk menyelesaikan masalah-masalah program linier dengan menggunakan model penugasan B. TEORI Model penugasan adalah model khusus dari suatu model program linier yang serupa dengan model transportasi. Perbedaannya adalah dalam model penugasan penawaran pada setiap sumber dan permintaan pada tiap tempat tujuan dibatasi sebanyak satu unit barang saja. Berikut ini adalah sebuah contoh formulasi model penugasan. Bagian personalia PT. AKAKOM baru saja mengadakan seleksi calon karyawan yang akan ditugaskan pada 4 macam jenis jabatan, kita sebut saja 1, 2, 3 dan 4. Dari hasil seleksi terpilih 4 orang yang memiliki hasil tes paling tinggi. Keempat calon tersebut, yaitu A, B, C, dan D, kemudian diujicobakan pada ke 4 jabatan itu secara bergantian selama 4 bulan. Selama ujicoba tersebut kinerja mereka diukur dan hasilnya dapata dilihat pada tabel berikut ini: Jabatan KARYAWAN 1 2 3 4 A 7 9 8 13 B 16 16 15 11 C 16 19 10 15 D 16 17 14 16 Tujuan dari penyelesaian kasus ini dengan menggunakan model pemrograman linier adalah menemukan penugasan yang akan memaksimumkan kinerja total. Formulasi model linier untuk permasalahan ini adalah : Maksimumkan Z : 7XA1 + 9XA2 + 8XA3 + 13XA4 + 16XB1 + 16XB2 + 15XB3 + 11XB4 + 16XC1 + 19XC2 + 10XC3 + 16XC4 + 16XD1 + 17XD2 + 14XD3 + 16XD4 terbatas pada XA1 + XA2 + XA3 + XA4 = 1 XB1 + XB2 + XB3 + XB4 = 1 XC1 + XC2 + XC3 + XC4 = 1

UPT Laboratorium STMIK AKAKOM Yogyakarta

26

Modul Praktikum Manajemen Sains Program Studi Sistem Informasi Jenjang Strata Satu

XD1 + XD2 + XD3 + XD4 = 1 XA1 + XB1 + XC1 + XD1 = 1 XA2 + XB2 + XC2 + XD2 = 1 XA3 + XB3 + XC3 + XD3 = 1 XA4 + XB4 + XC4 + XD4 = 1 Xij > 0 Sesuai dengan model penugasan, variabel keputusan kasus ini adalah Xij, yaitu penugasan karyawan i (i :A, B, C dan D) ke jabatan j (j : 1, 2, 3 dan 4) dengan demikian ada 4x4 = 16 variabel keputusan. Dari contoh di atas dapat dengan mudah diselesaikan dengan menggunakan LINDO For Windows, caranya adalah sebagai berikut : a. Masuk terlebih dahulu ke Wiston dan pilih Lindo b. Kemudian ketiklah persoalan di atas, seperti tampilan berikut ini :

c. Jika pengisian telah selesai, untuk mengetahui hasilnya dengn memilih menu Solve dan sub menu Solve, maka akan muncul pertanyaan berikut :

Jawablah No, maka akan muncul hasil akhir seperti berikut :

UPT Laboratorium STMIK AKAKOM Yogyakarta

27

Modul Praktikum Manajemen Sains Program Studi Sistem Informasi Jenjang Strata Satu

C. PRAKTEK 1. Guna menjaga keamanan dan ketertiban kampus STMIK AKAKOM Yogyakarta memerlukan suatu dukungan Satuan Pengaman kampus selama 24 jam penuh. Pengaturan tugas SATPAM tersebut disusun sesuai dengan kebutuhan, seperti tabel berikut ini :. Waktu Mulai 00.00 04.00 08.00 12.00 16.00 20.00 Selesai 04.00 08.00 12.00 16.00 20.00 24.00 Kebutuhan Petugas Minimum 6 7 15 7 12 9

UPT Laboratorium STMIK AKAKOM Yogyakarta

28

Modul Praktikum Manajemen Sains Program Studi Sistem Informasi Jenjang Strata Satu

Sesuai dengan administrasi kepegawaian yang berlaku di STMIK AKAKOM jam kerja adalah 8 jam dan juga efektifitas tugas jaga, maka tugas jaga SATPAM kampus selama 24 jam itu dibagi menjadi 6 giliran, seperti tabel berikut ini : Waktu Gilir 1 2 3 4 5 6 Mulai 00.00 04.00 08.00 12.00 16.00 20.00 Selesai 04.00 08.00 12.00 16.00 20.00 24.00

Kebutuhan SATPAM yang bervariasi pada setiap gilir tersebut memaksa PD II untuk menentukan jumlah petugas yang harus bertugas pada setiap gilir agar jumlah seluruh petugas SATPAM minimum (agar biaya minimum) dana memenuhi kebutuhan minimumnya. D. TUGAS 1. Selesaikan persoalan di atas dengan menggunaka metode simplex model transportasi 2. Lampirkan pada laporan resmi Input Program dan listing program (Report Solution) yang telah disahkan dan dicap oleh laboratorium. 3. Simpulkan apakah yang didapat dalam pemecahan metode simplex dengan menggunakan model penugasan! 4. Apakah ada perbedaan penyelesaian model transportasi dengan model penugasan?

UPT Laboratorium STMIK AKAKOM Yogyakarta

29

Modul Praktikum Manajemen Sains Program Studi Sistem Informasi Jenjang Strata Satu

MODUL VII INTEGER LINIER PROGRAMMING


A. MAKSUD DAN TUJUAN 1. Tujuan Dapat menyelesaikan masalah-masalah Integer Linier Programming untuk kasus-kasus maksiminasasi dan minimisasi. 2. Maksud Agar mahasiswa mampu menggunakan LINDO For Windows untuk menyelesaikan masalah-masalah Integer Linier Programming dan dapat membedakannya dengan Linier Programming. B. TEORI Pemrograman Linier Integer pada intinya berkaitan dengan program-progran Linier dimana atau beberapa variabel memilki nilai-nilai integer (bulat) atau diskrit. Sebuah Integer Linier Programming dikatakan bersifat campuran atau murni bergantung pada apakah beberapa atau semua variabel tersebut dibatasi pada nilai-nilai integer. Misalnya contoh penyelesaiaan masalah sebagai berikut : Minimumkam Z : 3.2A + 4B + 5C Dengan batasan 4A + 2.5B + 3C >= 50 3.6A + 7B + 2.5C >= 86.9 15.7A + B + 9C >= 20 Dari contoh di atas dapat dengan mudah diselesaikan dengan menggunakan LINDO For Windows, caranya adalah sebagai berikut : a. Masuk terlebih dahulu ke Wiston dan pilih Lindo b. Kemudian ketiklah persoalan di atas, seperti tampilan berikut ini :

c. Jika pengisian telah selesai, untuk mengetahui hasilnya dengn memilih menu Solve dan sub menu Solve, maka akan muncul pertanyaan berikut :

UPT Laboratorium STMIK AKAKOM Yogyakarta

30

Modul Praktikum Manajemen Sains Program Studi Sistem Informasi Jenjang Strata Satu

Jawablah No, maka akan muncul hasil akhir seperti berikut :

C. PRAKTEK 1. Minimumkan Z = 1.5A + 2B + 3.4C + 5.3D Dengan batasan : 6A + 2.2B + 3.5C + 1,5D >= 5 4.5A + 3B + 4.1C + 2D >=6 5A + 2.6B + 3.6C + 2.5D >= 5 4.1A + 2B + 4C + 2.1D >= 4 2. Mahasiswa STMIK AKAKOM tertarik untuk mensurvei makanan bergizi, maka setelah melakukan survey didapat data-data sebagai berikut :

UPT Laboratorium STMIK AKAKOM Yogyakarta

31

Modul Praktikum Manajemen Sains Program Studi Sistem Informasi Jenjang Strata Satu

Zat makanan Protein Hidrat arang Lemak Vitamin Zat besi

Kebutuhan Minimum 70 gram 3000 kalori 800 miligram 40 gram 12 gram

Zat-zat makanan itu terdapat didalam bahan makanan seperti nasi, sayursayuran, lauk pauk, buah-buahan dan susu dengan takaran sebagai berikut : Bahan Makanan Nasi Sayuran Buah2an Vitamin Zat Besi Protein (Gram) 8,3 5,1 0,4 6,0 24,9 Hidrat Arang (kalori) 246 26 793 93 243 Zat Lemak (milligram) 17,2 595,0 14,8 61,6 810,0 Vitamin (Gram) 5,2 3,1 0,6 6,8 16,4 Zat Besi (Miligram) 2,01 4,00 0,16 2,05 0,57 Harga (Satuan) Rp. 150,Rp. 100,Rp. 350,Rp. 250,Rp. 350,-

a. Formulasikan persoalan di atas ke dalam integer linier programming? b. Cetak input data dan final tabelnya saja ! D. TUGAS 1. Integer linier programming merupakan bentuk khusus dari linier programming. Jelaskan kekhususan dari Integer linier programming tersebut ? 2. Dapatkah maslah linier programming diselesaikan dengan integer linier programming atau sebaliknya maslah integer linier programming dapatkah dipecahkan dengan linier programming? 3. Apa perbedaan linier programming dengan integer linier programming?

UPT Laboratorium STMIK AKAKOM Yogyakarta

32

Modul Praktikum Manajemen Sains Program Studi Sistem Informasi Jenjang Strata Satu

MODUL VIII STUDI KASUS


A. MAKSUD DAN TUJUAN 1. Tujuan Dapat menyelesaikan masalah-masalah Linier Programming, Model Transportasi, Model Penugasa dan Integer Linier Programming untuk kasuskasus maksiminasasi dan minimisasi. 2. Maksud Agar mahasiswa mampu menggunakan LINDO For Windows untuk menyelesaikan masalah-masalah Linier Programming. B. TEORI

Sains manajemen adalah penerapan ilmiah dengan menggunakan perangkat dan metode matematika untuk memecahkan masalah-masalah manajemen dalam rangka membantu manajer dan pimpinanan serta pihak manajemen lain untuk membuat keputusan yang terbaik. Sains manajemen meskipunrelatif baru adalaha disiplin yang diakui dan telah diterima dalam lingkungan administrasi usaha. Penerapan teksnik-teknik sains manajemen telah meluas dan dianggap telah meningkatkan efisiensi dan produktivitas perusahaan. Sains manajemen mencakup pendekatan logika pada pemecahan masalah dengan pendekatan filosofi untuk memecahkan masalah ilmiah dan sesuai logika. Pendekatan secara logika, konsisten dan sistematis terhadap pemecahan masalah adalah sangat berguna dan berharga sama dengan pengetahuan mekanis teknik matematika itu sendiri. Banyak masalah-masalah yang dapat dipecahakan dengan menggunakan sains manajemen, diantaranya adalah persolan linier programming, model transportasi, model penugasan dan integer linier programming. Pada modul keVIII ini diharapkan mahasiswa bisa dengan mudah menentukan masalah yang dihadapi, dapat ddiselesaikan dengan metode yang sesuai. C. PRAKTEK

1. Pabrik Kiri dan Kanan menghasilakn dua jenis produksi P1 dan P2, dari dua bahan baku yaitu Kiri dan Kanan. Informasi yang tersedia untuk menyelesaikan persoalan produksi adalah : Koefisien Input-Output P1 P2 10 20 20 10 300 200 Bahan baku yang tersedia 800 1000

Kiri Kanan Untung Bersih

Selesaikan persoalan dengan untuk memperoleh rencana produksi yang optimal.

UPT Laboratorium STMIK AKAKOM Yogyakarta

33

Modul Praktikum Manajemen Sains Program Studi Sistem Informasi Jenjang Strata Satu

2. PT. ABC adalah suatu perusahaan yang membuat makanan khusus untuk ayam potong. Persyaratan untuk setiap unit makanan jadi harus mengandung : a. tidak lebih 1,2% dan sekurang-kurangnya 0,8 % calcium b. sekurang-kurangnya 22,5% protein c. dan tidak lebbih dari 5% crude fiber Ketiga jenis kandungan tersebut diambil dari batu kapur, jagung dan kedele dengan komposisi kandungan dan harga masing-masing, seperti table berikut ini : Kandungan (per Kg) Harga per Unit(Rp) Batu kapur 0,380 0 0 1,64 Jagung 0,001 0,09 0,2 4,63 Kedele 0,002 0,50 0,08 12.50 Soal : 1. Formulasikan persoalan di atas ke dalam linier programming 2. Jika setiap hari harus diproduksi 100 kg makanan tersebut, berapa biaya minimal yang harus dikeluarkan untuk mendapatkan bahan dasar 3. PT. Rahayu, untuk daerah pemasaran Yogyakarta dan sekitarnya mempercayakan hasil produksinya pada 8 distributor, kita namakan A, B, C, D, E, F, G dan H. Laba marijinal yang diperoleh dari ke-8 distributor itu berbeda karena perbedaan dalam hal biaya-biaya penjualan, jumlah pesanan, kebijaksanaan kredit. Perusahaan mengistimasi bahwa laba marjinal yang diperoleh dari penjulan produknya melalui 8 distributor tersebut adalah : Distributor A B C D E F G H Laba Marjinal 30.000 30.000 30.000 45.000 40.000 40.000 35.000 45.000

Disamping itu manajer pemasaran PT. Rahayu menargetkan suatu penjualan minimum untuk ke-8 distributor itu dengan anggaran untuk suatu bentuk promosi khusus yang berbeda pula, yaitu : Distributor A B C D E F G H Target Penjualan 25 Ton 40 Ton 40 Ton 5 Ton 15 Ton 15 Ton 20 Ton 160 Ton Anggaran promosi/Ton Rp. 200 Rp. 100 Rp. 200 Rp. 100 Rp. 200 Rp. 100 Rp. 100 Rp. 200

UPT Laboratorium STMIK AKAKOM Yogyakarta

34

Modul Praktikum Manajemen Sains Program Studi Sistem Informasi Jenjang Strata Satu

Untuk program pemasaran periode yang akan datang, manajemen PT. Rahayu telah menyediakan anggaran promosi khusus tersebut sebesar Rp. 60.000.- sebagai tambahan, PT. Rahayu menugaskan seorang technical service untuk menggarap daerah pemasaran Yogyakarta dan sekitarnya. Untuk penjualan setiap ton, technical service itu, berdasarkan pengalaman selama ini, memerlukan 0,28 kali kunjungan ke masing-masing distributor perusahaan kecuali distributor H yang memerlukan 0,4 kali kunjungan. Setiap bulan technical service tersebut rata-rata 200 jam. D. TUGAS 1. Selesaikan persoalan di atas dengan menggunaka metode simplex 2. Lampirkan pada laporan resmi Input Program dan listing program (Report Solution) yang telah disahkan dan dicap oleh laboratorium. 3. Apa kesimpulan anda setelah menyelesaikan permasalahan di atas? 4. Jelaskan dengan singkat metode apa saja yang anda gunakan didalam anda menyelesaikan permasalahan di atas?

UPT Laboratorium STMIK AKAKOM Yogyakarta

35