Anda di halaman 1dari 2

GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN MATA KULIAH KOMPETENSI DASAR INDIKATOR : DASAR-DASAR BIMBINGAN PENYULUHAN SKS/JS = 2/2 : Mahasiswa

memahami prinsip-prinsip dasar bimbingan penyuluhan, sehingga mahasiswa mampu dan trampil menjalankan bimbingan dan penyuluhan dalam hidup dan karyanya. POKOK BAHASAN/POKOK KAJIAN SUB POKOK BAHASAN/SUB POKOK KAJIAN 1.1. Latar belakang Bimbingan dan Penyuluhan 1.2. Penetapan istilah Bimbingan dan 2.1. Bimbingan 2.1.1. Pengertian bimbingan 2.1.2. Unsur-unsur bimbingan 2.2. Penyuluhan 2.1.1. Pengertian penyuluhan 2.1.2. Unsur-unsur penyuluhan. 3.1. Obyek bimbingan sebagai ilmu: obyek formal dan obyek material. 3.2. Tujuan bimbingan. 4.1. Pola sektoral 4.2. Pola multi sektoral 4.3. Pola komprehensip 4.4. Pola integratif. 5.1. Metode directive 5.2. Metode non directive 5.3. Metode eclektive. 6.1. Fungsi dasar 6.1.1. Anamnese 6.1.2. Diagnose 6.1.3. Prognose. 6.2. Fungsi pokok 6.3. Fungsi pelengkap/supportif JAM PERTEMUAN T Menjelaskan latar belakang munculnya 1. Pendahuluan dan penetapan istilah Bimbingan dan Penyuluhan. Menjelaskan arti bimbingan dan 2. Pengertian penyuluhan Penyuluhan P L JM

Menjelaskan bimbingan

obyek

dan

tujuan 3. Obyek dan tujuan bimbingan 4. Pola bimbingan

Menjelaskan pola bimbingan

Menjelaskan metode-metode penyuluhan Menjelaskan fungsi bimbingan

5. Metode penyuluhan 6. Fungsi bimbingan

Menjelaskan dan mempraktekkan 7. Program organisasi dan layanan 7.1. Teknik pengumpulan data program organisasi dan layanan bimbingan penyuluhan 7.2. Jenis-jenis masalah bimbingan penyuluhan 7.3. Langkah-langkah penyuluhan 7.4. Program dan organisasi bimbingan penyuluhan. 7.5. Praktek pemecahan masalah. Memanfaatkan perlengkapan dan tata 8. Perlengkapan dan tata laksanana 8.1. Perlengkapan yang diperlukan laksana bimbingan penyuluhan bimbingan. 8.2. Tata laksana bimbingan penyuluhan. Kepustakaan 1. MOH. Surya, Dasar-dasar Bimbingan dan Penyuluhan, Bandung: CV Ilmu, 1975. 2. Priatno, dan Evanus Anti, Pengantar Bimbingan konseling, Bhineka Cipta, 1999.