Anda di halaman 1dari 10

Edisi 2!

 
11 R.Awwal 
1426 
20 April 2005

SYAIKH UMAR TILMISANI


(Mursyid III IkhwanulMuslimin, 1322-1406
H/1904-1986M)

S yaikh Umar
Tilmisani
salah seorang daripada
adalah

tokoh-tokoh dai dan


Dari Abu Hurairah, iaitu Abdur murabi. Nama
Rahman bin Shakhr r.a., katanya: penuhnya ialah Ustadz
Rasulullah s.a.w. bersabda:
Umar Abdul Fattah bin
"Sesungguhnya Allah Ta'ala itu
tidak melihat kepada tubuh-tubuhmu, Abdul Qadir Mushthafa
tidak pula kepada bentuk rupamu, tetapi Tilmisani. Beliau pernah
Dia melihat kepada hati-hatimu sekalian."
menjawat jawatan
(Riwayat Muslim)
sebagai Mursyidul Am Ikhwanul Muslimin setelah
Hadith 7, Keikhlasan Dan Menghadhirkan
Niat Dalam Segala Perbuatan, Ucapan wafatnya Mursyidul 'Am kedua, Hasan Al-
Dan Keadaan Yang Nyata Dan Yang Hudhaibi,pada bulan November 1973.
Samar, Kitab Riyadhus Shalihin

Tempat, Tanggal Lahir dan Masa


Kecil Syaikh Umar Tilmisani.
Risalah Tsulasa’ adalah Terbitan © Bahan Garis keturunan Syaikh Umar Tilmisani
Tarbiyyah ONline. Sebarang maklum
balas kepada bahantarbiyyah@yahoo.com berasal dari Tilmisan, Al-Jazair. Beliau lahir di kota
Cairo pada tahun 1322 H/1904, di Jalan Hausy
Sumber:
™ Hadith Pilihan – Riyadhus Shalihin, Qadam, Al-Ghauriyah. Ayah dan datuknya merupakan
Imam Nawawi pedagang kain dan batu permata.
™ Mereka Yang Telah Pergi – Mereka
Yang Telah Pergi, ditulis oleh Al- Datuk kepada Syaikh Umar Tilmisani
Mustasyar Abdullah Al-Aqil, merupakan seorang salafi yang banyak mencetak
terbitan Al-I’tishom Cahaya Umat
™ Hadith Tsulasa’ – Hadith Tsulasa’, buku-buku karya Syaikh Muhammad bin Abdul
ditulis oleh Ahmad Isa ‘Asyur, Wahhab. Kerana itu, beliau membesar dalam
terbitan EraIntermedia
suasana hidup yang jauh dari bid'ah.

Risalah Tsulasa’ Edisi 1, 11 RabiulAwwal; Terbitan Bahan Tarbiyyah Online, M/S 1


Syaikh Umar Tilmisani mendapat pendidikan awal di sekolah yang dikelolai oleh yayasan sosial
tingkatan menengah dan atas di Madrasah Ilhamiyah, kemudian melanjutkan pelajaran dalam bidang
Fakulti Hukum.
Pada Tahun 1933, Syaikh Umar Tilmisani tamat pengajian di Fakulti Hukum, kemudian
mewujudkan sidang peguam di Syabin Al-Qanathir dan bergabung dengan jamaah Ikhwanul Muslimin.
Syaikh Umar Tilmisani merupakan peguam
pertama yang bergabung dengan Ikhwan, mewakafkan
pemikiran, dan potensi untuk membelanya. Beliau
termasuk salah seorang orang kuat Imam Asy-Syahid
Hasan Al-Banna. Beliau sering menyertai Al-Banna dalam
beberapa lawatan, baik di dalam mahupun di luar Mesir.
Bahkan, Al-Banna sering meminta bantuannya dalam
menyelesaikan beberapa masalah.
Syaikh Umar Tilmisani menikah ketika masih
di bangku Sekolah Menengah Atas. Isterinya wafat
pada bulan Ogos 1979, setelah menyertainya selama
setengah abad lebih. Dari pernikahan ini mereka
dikurniakan empat orang anak; Abid, Abdul Fattah, dan
dua puteri.
Kesibukan Syaikh Umar Tilmisani sebagai peguam
tidak membuatnya lupa memperkaya diri dengan ilmu
pengetahuan. Beliau banyak menelaah berbagai-bagai ilmu,
seperti tafsir, hadits, fiqh, sirah, tarikh, dan biografi para
tokoh.
Syaikh Umar Tilmisani selalu mengikuti
perkembangan berbagai-bagai konspirasi musuh Islam,
baik di dalam mahupun di luar negeri. Beliau amat
berwaspada, mengkaji, menentukan sikap,
menentang konspirasi dengan bijaksana dan
nasihat yang baik, m e m b a n t a h t u d u h a n - t u d u h a n ,
mentahkikkan ungkapan-ungkapan, dan mengikis syubhat-syubhat yang dibuatnya, dengan
kepercayaan diri orang mukmin yang tahu ketinggian nilai agamanya kehinaan selain Islam. Sebab,
tiada penolong setelah Allah ta’ala dan tiada agama yang diredhai Allah selain Islam.
Saya mula mengenal Syeikh Umar Tilmisani pada tahun 1949, ketika saya baru pertama
kali tiba di Mesir untuk meneruskan pengajian di peringkat tinggi. Ketika itu ada perhimpunan
yang dihadiri para tokoh ikhwan, setelah syahidnya Imam Hasan Al Banna dan sebelum
terpilihnya Mursyidul Am Kedua, Hasan Al Hudhaibi. Ketika itu kami sedang mendengar
nasihat dan kajian yang dibuat oleh mereka. Dari situ, kami mengenali ketulusan hati budi,
sopan santun, tawaddhuk, murah senyuman, serta kasih sayangnya pada setiap ahli ikhwanul

Risalah Tsulasa’ Edisi 1, 11 RabiulAwwal; Terbitan Bahan Tarbiyyah Online, M/S 2


muslimin, terutamanya generasi muda yang Orang yang sering duduk dan berdialog
bercita-cita tinggi memetik buah sebelum dengan Syaikh Umar Tilmisani merasakan
gugur dan membalas perlakuan musuh betapa keras dan lamanya ujian yang beliau
setaraf dengan perlakuannya terhadap alami di penjara, malah mensterilkan dirinya,
jamaah. hingga tiada tempat di dalam dirinya selain
kebenaran. Ia mendekam di balik jeruji besi

Komitmen Diri Syaikh Umar selama hampir dua puluh tahun. Beliau masuk
Tilmisani penjara pada tahun 1948, dan masuk lagi pada
Syaikh Umar Tilmisani meninggalkan tahun 1954. Penguasa Mesir memenjarakannya
kesan positif pada orang-orang yang mengenali untuk ketiga kalinya tahun 1981. Namun,
atau berhubungan dengannya. Beliau dikurniai ujian-ujian itu tidak mempengaruhi dirinya,
kejernihan hati, kebersihan jiwa, kehalusan dan justeru menambah ketegasan dan
ucapan, kepetahan ungkapan yang keluar dari ketegarannya.
lisannya, lidah yang fasih dengan teknik Dalam wawancara dengan majalah Al-
berdebat, dan dialog yang sangat tersusun. Yamamah Arab Saudi, edisi 14 Januari 1982,
Syaikh Umar Tilmisani menceritakan Syaikh Umar Tilmisani berkata, "Tabiat yang
komitmen dirinya, ". Kerana itu, saya tidak membesarkanku membuatku benci kekerasan, apa
bermusuhan dengan siapa pun, kecuali dalam pun bentuknya. Ini bukan hanya sekadar sikap
rangka membela kebenaran, atau mengajak politik, tapi sikap peribadi yang berkait dengan
menerapkan Kitab Allah Ta 'ala. Kalaupun ada struktur keberadaanku. Bahkan, andai dizalimi,
permusuhan, maka itu berasal dari pihak saya tidak akan menggunakan kekerasan.
mereka, bukan dariku. Saya menyumpah Mungkin, saya menggunakan kekuatan untuk
diriku untuk tidak menyakiti seorang pun mengadakan perubahan, tapi tidak untuk
dengan kata-kata kasar, meskipun tidak kekerasan."
setuju dengan kebijakannya, atau bahkan ia
menyakitiku. Kerana itu, tidak pernah terjadi
Surat Untuk Presiden
permusuhan antara diriku dengan seseorang
Dalam surat terbuka untuk Presiden Mesir
kerana masalah peribadi."
yang dimuatkan dalam surat khabar Asy-Sya'b Al-
Tidak berlebihan kalau saya simpulkan
Qahiriyahn, edisi 14 Mac 1986, Syaikh Umar
bahawa siapa pun yang keluar dari majlisnya,
Tilmisani berkata, "Wahai presiden yang mulia,
pasti mengagumi, menghormati, dan
yang terpenting bagi kami, kaum muslimin Mesir,
mencintai dai unik yang menjadi murid Imam
adalah menjadi bangsa yang aman, stabil, dan
Hasan Al-Banna ini, lulus dari madrasahnya,
tenang di bawah naungan syariat Allah Ta'ala.
dan bergabung dengan jamaahnya sebagai dai
Sebab kemaslahatan umat ini terletak pada
yang tulus dan ikhlas.
penerapan syariat-Nya. Tidak berlebihan bila saya
katakan, bahawa penerapan syariat Allah Ta'ala di
Akhlak dan Sifat Syaikh Umar
Tilmisani Mesir akan menjadi pembuka kebaikan bagi seluruh
Syaikh Umar Tilmisani sangat pemalu, wilayahnya. Dengan itulah, penguasa dan seluruh
seperti diketahui orang-orang yang melihatnya rakyat mendapatkan ketenangan dan
dari dekat. kebahagiaan."

Risalah Tsulasa’ Edisi 1, 11 RabiulAwwal; Terbitan Bahan Tarbiyyah Online, M/S 3


Nasihat-nasihat Syaikh Umar kesabaran,kekuatan dan komitmen pada aturan
Tilmisani
Quranul Karim, dan telaah sirah generasi
Dalam untaian nasihat yang disampaikan di
pendahulu yang telah menerapkannya di setiap
depan generasi muda, dai Ikhwan, dan lainnya,
aktiviti mereka.Itu penting, agar Allah Ta'ala
Syaikh Umar Tilmisani berkata, "Tentangan yang
mengurniakan kemenangan, kemuliaan, dan
dialamai dai sangat berat dan sulit. Kekuatan
kekuasaan yang hampir dianggap mustahil."
material berada di tangan musuh-musuh Islam
yang bersatu untuk memerangi umat Islam,
Ketegaran dan Keberanian
meskipun mereka memiliki kepentingan
Syaikh Umar Tilmisani
berbeza. Jamaah Ikhwanul Muslimin sekarang Ustadz Umar Tilmisani dikenal tegas di
menjadi sasaran tembak mereka. dalam mahupun di luar penjara. Ia tidak pernah
Menurut perhitungan manusia, pasukan tunduk pada ancaman atau intimidasi. Ia juga
Thalut yang beriman tidak mampu melawan Jalut dikenal zuhud, iffah (menjaga kehormatan, pent.),
dan tenteranya. Tapi, ketika pasukan kaum mukmin hanya takut kepada Allah Ta'ala, dan
yakin kemenangan itu datang dari Allah Ta'ala, mengharapkan keredhaan-Nya.
bukan hanya bergantung pada jumlah dan Syaikh Umar Tilmisani berkata, "Saya tidak
kelengkapan persenjataan, maka mereka pernah takut kepada siapa pun selama
dapat mengalahkan pasukan Jalut dengan hidupku, kecuali kepada Allah Ta'ala.
“Kekerasan
izin Allah Ta'ala. dan cita-cita Tidak ada yang dapat menghalangiku
Saya tidak meremehkan kekuatan untuk
mengucapkan kebenaran yang saya yakini,
menjatuhkan
peribadi, juga tidak meminta dai selalu orang lain meskipun orang lain merasa berat dan
membisu, zikir dengan menggerakkan tidak pernah
saya mendapat kesusahan kerananya.
wujud didalam
leher ke kanan dan ke kiri, memukulkan akhlakku” Saya katakan apa yang ku yakini dengan
telapak tangan, dan menongkatkan dagu, tenang, mantap, dan sopan, agar tidak
kerana itu semua bencana yang menyakiti pendengar atau melukai
membahayakan dan mematikan. perasaannya. Saya juga berusaha menjauhi kata-
Sesungguhnya, yang saya inginkan ialah kata yang mungkin tidak disukai lawan bicaraku.
berpegang teguh dengan wahyu Allah Ta'ala, Dengan cara seperti itu, saya mendapatkan
berjihad dengan kalimat yang benar, tidak ketenangan jiwa. Andai cara ini tidak dapat
menghiraukan gangguan, menjadikan diri sebagai merekrut banyak kawan, maka berdiam diri
teladan dalam kepahlawanan, bersikap satria, tegar, menjagaku dari kejahatan lawan."
dan yakin bahwa Allah Ta'ala pasti menguji hamba-
Sikap tulus, ucapannya, serius bekerja,
bamba-Nya dengan rasa takut, lapar, kekurangan
berani menghadapi persoalan, tegar, dan teguh
harta, jiwa, dan buah-buahan, agar dapat diketahui
menghadapi tentangan dari dalam mahupun dari
siapa yang tulus dan siapa yang munafik. Aspek-
luar adalah ciri-ciri khas Ustadz Umar Tilmisani.
aspek inilah yang merupakan faktor-faktor
Dalam dialog terbuka di kota Isma'iliyah
penyebab kemenangan. Kisah-kisah Al-Qur'an
yang dihadiri Ustadz Umar Tilmisani dan disiarkan
ialah argumen paling baik dalam masalah ini.
langsung radio dan televisyen, Presiden Anwar
Semangat pemuda yang diiringi
Sadat menuduh Jamaah Ikhwanul Muslimin
pemahaman mendalam tidak memerlukan
sebagai dalang fitnah sekretariat. Anwar Sadat
banyak eksperimen. Tapi, sangat memerlukan

Risalah Tsulasa’ Edisi 1, 11 RabiulAwwal; Terbitan Bahan Tarbiyyah Online, M/S 4


juga melontarkan tuduhan palsu lainnya kepada diambil dari Al-Qur'an, As-Sunah, dan ijma’
Ikhwan. Tidak ada pilihan bagi Ustadz Tilmisani para ulama’.
kecuali berdiri menjawab tuduhan Anwar Sadat,
"Siapa pun yang berlaku zalim kepadaku, maka
Jamaah Syaikh Umar Tilmisani
biasanya saya laporkan (adukan) kepada Anda.
Syaikh Umar Tilmisani berpendapat,
Kerana Anda rujukan tertinggi -setelah Allah
Jamaah Ikhwanul Muslimin adalah gerakan
Ta'ala— buat orang-orang yang mengadu.
Islam yang tulus dan murni.
Sekarang, kezaliman itu datang dari Anda, kerana
itu saya adukan Anda kepada Allah Ta'ala." Syaikh Umar Tilmisani berkata, "Orang
yang menghayati langkah-langkah Ikhwanul
Muslimin, semenjak lahir tahun 1347 H./I928
hingga hari ini, tidak akan menjumpai sesuatu
kecuali serangkaian pengorbanan
berkesinambungan untuk menegakkan aqidah,
potensi optimum yang produktif di semua sektor
kegiatan sosial, berkeupayaan mengukuhkan ikatan
persaudaraan antara berbagai-bagai bangsa muslim,
dan usaha menyebarkan perdamaian di seluruh
Syaikh Umar Tilmisani sedang memberi taujih kepada para pemuda negara.
dalam sebuah seminar
Ikhwanul Muslimin diperangi berbagai
Mendengar itu semua, Anwar Sadat aliran; baik dari dalam mahupun luar negara.
terkejut dan gementar, kemudian meminta agar Meskipun demikian, Ikhwanul Muslimin tidak
Ustadz Umar Tilmisani menarik kembali pernah sekali-kali berusaha menyebarkan fitnah,
pengaduannya. Ustadz Tilmisani menjawab dengan memecah belah persatuan, menghancurkan
tegas, sopan, dan menegaskan, "Saya tidak lembaga-lembaga lain, berdebat secara anarkis,
mengadukan Anda kepada pihak yang zalim, tapi atau menbuat fitnah untuk menjatuhkan
kepada Zat Yang Maha Adil. Dialah yang seseorang."
mengetahui segala yang saya katakan!" Ciri khas lain Syaikh Umar Tilmisani ialah
menyejukkan, membangunkan aktiviti, dan dasar
Gaya Hidup Syaikh Umar interaksinya yang setia, meskipun terhadap orang
Tilmisani
yang tidak pernah mahu sepakat, bahkan
Gaya menawan saat dialog yang mewarnai
memerangi Ikhwanul Muslimin.
setiap tindakan Syaikh Umar Tilmisani bukanlah
tindakan yang dibuat-buat. Itulah ciri khas yang Syaikh Umar Tilmisani berwasiat, "Muslim

melekat pada ucapan, perilaku, akhlak, dan tidak mengenal istilah 'agama milik Allah Ta'ala

interaksinya; baik dengan individu, jamaah, dan tanah air milik semua orang." Setiap muslim

pemimpin, penguasa, dan majoriti manusia, tanpa meyakini segala yang ada di alam ini milik Allah

membeza-bezakan orang kecil atau orang besar, Ta'ala semata. Siapa yang berusaha mengubah

orang miskin atau orang kaya. makna ini merupakan penipu yang ingin
menrampas sumber kekuatan negara, agar mudah
Syaikh Umar Tilmisani sangat
dikhianati.
meyakini prinsip Ikhwanul Muslimin yang
Risalah Tsulasa’ Edisi 1, 11 RabiulAwwal; Terbitan Bahan Tarbiyyah Online, M/S 5
Orang muslim tidak mengenal pemisahan memaksakan diri. Saya sedih hingga air mataku
antara agama dan negara. Mereka yakin ingin keluar membasahi pipi, tapi saya berusaha
sepenuhnya pemerintah tidak mempunyai hak menahannya kerana khuatir beliau ketahui.
bersama Allah Ta'ala., sebab apabila diyakini Apalah ertinya kita bila dibandingkan dengan
pemerintah mempunyai hak bersama Allah Ta 'ala, orang-orang yang telah dibebaskan imannya dari
maka pemerintah menjadi sekutu bagi-Nya. penyakit cinta dunia, dan mengorbankan apa saja
Sedang muslim tidak mengakui kemusyrikan untuk memperjuangkan agama!
dalam bentuk apa pun." Apartment Syaikh Umar Tilmisani berada
di ruang sempit Komplek Al-Mulaiji Asy-Sya'biyah
AI-Qadimah, wilayah Ath-Thahir Kairo. Tangga
menuju ke kediamannya sudah tua dan usang, dan
perabotnya sangat sederhana. Padahal beliau berasal
dari keluarga yang kaya-raya dan berstatus tinggi. Ini
semua mencerminkan kezuhudan,
kesederhanaan, dan ketawadhuannya.
Syaikh Umar Tilmisani dicintai pemuka
Umar Tilmisani di Masjid An-nur bersama Muhammad Al-Ghazali dan masyarakat Mesir di semua lapisan. Orang-
Musthafa Masyhur
orang Qibthi juga mencintai dan
Sifat Zuhud, Tawadhu, dan menghormatinya. Bahkan pejabat negara pun
Sederhana Syaikh Umar Tilmisani segan kepadanya dan mengakui sifat-sifat
Ustadz Umar Tilmisani adalah dai, murabi,
mulianya.
dan pemimpin yang hidup secara tulus dengan
Seluruh anggota Ikhwanul Muslimin
Allah Ta 'ala, berjuang untuk menegakkan agama-
menganggapnya sebagai contoh


Nya, aktif dalam dunia dakwah,
teladan, berlumba-lumba untuk
bersabar, selalu meningkatkan
menimba ilmunya, dan berebut untuk
kesabaran, berjaga, berjihad, Ia meninggalkan
kehidupan yang penuh melaksanakan seruannya. Ini kerana
berpegang teguh pada tali agama Allah dengan bunga-bunga
dunia, untuk cinta kepada Allah Ta 'ala merupakan
Ta'ala yang kukuh, dan bekerjasama
menghadap Allah Ta landasan interaksi mereka, penerapan
dengan mujahid yang tulus, baik 'ala.
syariatNya target mereka, dan


ketika menjadi perajurit atau
keredhaanNya tujuan mereka.
pemimpin, di penjara atau di luar
Kunjungan Syaikh Umar
penjara.
Tilmisani ke berbagai-bagai negara Islam; baik
Beliau tidak pernah mengubah sikap,
Arab maupun non-Arab, dan kaum muslimin
pembohong, menyimpang, tamak terhadap
di tempat pengasingan, adalah penglipur lara
keindahan dunia dan kuasa.
luka-luka umat, sekaligus bimbingan untuk
Beliau meninggalkan kehidupan yang
kaum muslimin dalam melakukan apa yang
penuh dengan bunga-bunga dunia, untuk
seharusnya dilakukan untuk agama, umat, dan
menghadap Allah Ta 'ala.
tanah air mereka.
Beliau tinggal di apartment yang sangat
sederhana dan bersyukur dengan hidupnya, tanpa

Risalah Tsulasa’ Edisi 1, 11 RabiulAwwal; Terbitan Bahan Tarbiyyah Online, M/S 6


Seluruh kajian, ceramah, dialog, nasihat, makalah tentang persoalan Islam yang dimuatkan
bimbingan, dan ucapan Syaikh Umar Tilmisani dalam berbagai-bagai majalah dan surat khabar,
memberi motivasi kepada umat, terutama ceramah di seminar; baik di negara-negara Arab,
para pemuda, intelektual, dan golongan ulama, Islam, maupun Barat, kajian, dan bimbingan yang
agar memikul tanggungjawab dan menunaikan disampaikan dalam program-program Ikhwan.
peranan dalam mengembalikan kejayaan Islam,
sesuai dengan posisi dan bakat masing-masing. Komentar Orang tentang Syaikh
Inilah tugas dai di setiap masa dan tempat, Umar Tilmisani
sebab inilah risalah yang dibawa oleh para rasul Dalam bukunya, 'Umar Tilmisani Al-

yang diwariskan kepada ulama, aktivis pergerakan, Mursyid Ats-Tsalis Lit Ikhwan Al-Muslimun,

dai yang tulus, dan kaum mukminin yang ikhlas. Ustadz Muhammad Said Abdur Rahim
menyatakan, " Thaghut (penguasa zalim;
Abdun Naser) meninggal dunia, lalu para
Karya-Karya Syaikh Umar
Tilmisani tahanan yang mendekam di penjara selama
Ustadz Umar Tilmisani menyumbang bertahun-tahun dikeluarkan, Ujian yang
khazanah pemikiran Islam dengan beberapa karya menimpa mengukuhkan jiwa, dan menguatkan
tulis di beberapa tema. Yang paling terkenal antara tekad mereka. Fizikal mereka memang menjadi
lain: lemah, tetapi ruh mereka semakin rindu
1. Syahidul Mihrab 'Umar Ibnu Al-Khathab. kepada apa yang ada di sisi Allah Ta 'ala dan
2. Al-Khuruj Minal Ma'zaqil Islamir Rahin. menganggap dunia tidak ada ertinya. Bahkan,
3. Al-Islamu wal Hukumatud Diniyah. ketakutan hilang dari hati mereka.
4. Al-Islamu wal Hayah. Mereka keluar dari penjara menjadi
5. Araa Fid Din Was Siyasah. manusia tegar dan kukuh, laksana gunung-
6. Al-Mulhimul Mauhub Hasanul Banna; ganang kerana di penjara mereka menghafal
Ustadzul Jil. AI-Qur'anul Karim dan menimba ilmu. Dalam
7. Haula Risalah (Nahwan Nur). penjara, mereka berhasil menundukkan
8. Dzikrayat La Mudzakkirat. syahwat dan mengenal watak asli manusia.
9. Al-Islam wa Nazhratuhus Samiyab Lil Mar'ah. Sungguh, penjara menjadi madrasah dan guru
10. Ba'dhu Ma 'Allamanil Ikhwanul Muslimun. yang memberi lebih banyak kepada mereka,
11. Qalan Nasu Walam Aqulfi Hukmi 'Abdin daripada yang diminta dari mereka.
Nasir. Di antara orang yang keluar dari penjara
12. Ayyam Ma'as Sadat. ialah Ustadz Umar Tilmisani. Allah Ta 'ala
13. Min Fiqhil I'lamil Islami. menyiapkannya memimpin Jamaah pada fasa
14. Min Sifatil 'Abidin. itu. Beliau pemimpin yang sanggup menakhodai

15. Ya Hukkamal Muslimin, Ala Takhafunallah?. bahtera yang sedang mengharungi gempuran
badai samudra dengan bijaksana, sabar,
16. Fi Riyadhit Tauhid.
tenang, dan lembut disertai keteguhan iman
17. La Nakhafus Salam, Walakin.
dan semangat waja.
Ditambah karya tulisan berupa prakata Pada zaman kepimpinan Syaikh Umar
redaksi di majalah Ad-Dakwah Al-Qahiriyah, Tilmisani, dakwah berkembang pesat melebihi

Risalah Tsulasa’ Edisi 1, 11 RabiulAwwal; Terbitan Bahan Tarbiyyah Online, M/S 7


masa-masa sebelumnya. Para pemuda yang penduduk Mesir dan utusan yang datang dari luar
ingin tahu kepada Islam, hingga semangat Mesir.
keislaman menjadi warna dominan di berbagai Alhamdulillah, Allah Ta'ala memberikan
kampus dan persatuan, bahkan di Mesir secara kesempatan padaku untuk ikut melawat beliau
keseluruhannya. Beliau mampu menakhodai bersama beberapa Ikhwan dari negara-negara Arab.
bahtera secara piawai, cekatan, dan profesional. Inilah biografi ringkas Ustadz Umar
Dan hasilnya, bahtera dapat melintasi berbagai- Tilmisani, Mursyidul Am Ketiga Ikhwanul
bagai perangkap dan gelombang bahaya, hingga Muslimin, Semoga Allah Ta 'ala menerima dan
akhirnya tiba di pantai yang aman. memasukkannya ke dalam golongan hamba-
Umar Tilmisani —rahimahullah- hamba-Nya yang shalih, serta menyertakan kita
mengalami berbagai-bagai ujian dan bersama mereka di sisi-Nya.
menghabiskan sekitar dua puluh
tahun umurnya di penjara. Beliau
tabah dan sabar menghadapi
penyeksaan dari penjaga penjara.
Meskipun mendapat siksaan keras
dan perlakuan kasar dari penjaga
penjara, lisannya tidak pernah bosan
berzikir kepada Allah Ta 'ala dan
mengajak saudara-saudaranya
bersabar dan tegar. Bahkan,
lisannya tidak pernah mengucapkan Umar Tilmisani sedang berceramah di hadapan para utusan Mujahidin
kata-kata keji kepada penjaga Afghanistan
penjara dan orang-orang yang menzaliminya.
Beliau menyerahkan urusan mereka kepada Allah
Ta 'ala kerana Dialah sebaik-baik pihak yang
diserahi.
“Dan sesiapa yang taat kepada Allah dan
RasulNya, maka mereka akan
Kembali ke Rahmatullah (ditempatkan di syurga) bersama-sama
orang-orang yang telah dikurniakan
Ustadz Umar Tilmisani pulang ke
nikmat oleh Allah kepada mereka, iaitu
rahmatullah pada hari Rabu, 13 Ramadhan 1406, Nabi-nabi, dan orang-orang Siddiqiin,
bersamaan dengan 22 Mei 1986 di rumah sakit, dan orang-orang yang Syahid, serta
kerana menderita sakit, dalam usia hampir 82 orang-orang yang soleh. Dan amatlah
eloknya mereka itu menjadi teman
tahun.
rakan (kepada orang-orang yang taat).”
Syaikh Umar Tilmisani disolatkan di An-nisa’ 4:69
Masjid Jami' Umar Mukarram, Cairo, dengan
dihadiri pelawat yang jumlahnya mendekati
seperempat juta manusia. Bahkan ada yang
mengatakan setengah juta manusia dari

Risalah Tsulasa’ Edisi 1, 11 RabiulAwwal; Terbitan Bahan Tarbiyyah Online, M/S 8


"Sesungguhnya Kami telah mudahkan
Al-Qur'an untuk pelajaran, maka adakah orang
WASIATKU KEPADA KALIAN, yang mahu mengambil pelajaran itu?" (Al-
Qamar:32)
WAHAI IKHWAN
"Ini sebuah kitab yang Kami turunkan
kepadamu penuh dengan barakah, supaya
ita panjatkan

K puji syukur ke
hadrat Allah swt.
mereka
orang-orang
memerhatikan
yang
mengambil pelajaran." (Shad: 29)
ayat-ayat-Nya
mempunyai
dan
fikiran

Kita ucapkan
selawat dan salam
Ikhwanku yang tercinta, kajian-kajian
untuk junjungan tentang ayat-ayat Al-Qur'an Al-Karim yang
kita Nabi
hendak saya sampaikan ini, tidak saya
Muhammad S.A.W, maksudkan menghimpun secara lengkap dan
seluruh ahli
luas aspek-aspek ilmiah dalam tema yang sedang
keluarga dan
kita bahas, tetapi saya sekadar ingin
sahabatnya, serta sesiapa saja yang menyerukan
mengarahkan rohani, hati, dan fikiran kepada
dakwahnya hingga hari kiamat.
maksud-maksud luhur yang dikehendaki oleh
Wahai Ikhwan yang terhormat, saya Kitab Allah swt., Al-Qur'anul Karim, ketika
sampaikan salam penghormatan Islam, salam
mengemukakan suatu pengertian. Jika ini telah
penghormatan dari Allah, yang baik dan terwujud, wahai Akhi, maka di depan Anda dan
diberkati: assalamu'alaikum wa rahmatullah
di depan para pembahas yang lain terbuka pintu
wa barakatuh. yang lebar untuk mengadakan kajian dan analisa.
Sebelum kita memasuki kajian tentang
Silakan mengkaji sekehendak Anda dan
kitab Allah swt. saya ingin mengingatkan wahai mempelajari dengan lebih terperinci. Sungguh
Ikhwan, bahawa ketika menyampaikan kajian-
saya percaya, Ikhwan tercinta, saat-saat ketika
kajian ini, kita tidak semata-mata bertujuan kita berbahagia dengan perjumpaan kita seperti
untuk memperoleh pemahaman dan melakukan
ini, tidak memberikan kesempatan yang luas
analisis ilmiah. Tujuan kita adalah membimbing
kepada kita untuk mengadakan analisis ilmiah
rohani dan akal untuk memahami makna-makna
yang menghuraikan tema perbahasan dari segala
umum yang terkandung di dalam Kitabullah.
sisi.
Sehingga dari sini kita dapat memiliki prasarana Ikhwanku, satu-satunya tujuan kita dari
untuk memahami Al-Qur'anul Karim, ketika kita
kajian-kajian ini adalah agar kita dapat
membacanya. Dengan demikian, kita telah merenungkan isi kitab Allah swt. Ia ibarat lautan
melaksanakan sunnah tadabur, tadzakur, dan
yang kaya dengan mutiara. Dari arah mana pun
mengambil pelajaran sebagaimana yang Anda mendatanginya, Anda akan memperoleh
disebutkan di dalam kitab Allah swt.
kebaikan yang melimpah ruah.

Risalah Tsulasa’ Edisi 1, 11 RabiulAwwal; Terbitan Bahan Tarbiyyah Online, M/S 9


Kerana itu, perbahasan kita berkisar pada
tujuan-tujuan yang bersifat global dan umum,
yang dikemukakan oleh ayat-ayat Al-Qur'anul
Karim. Ikhwan sekalian, marilah kita tolong-
menolong untuk menyingkapnya. Alhamdulillah,
tujuan-tujuan tersebut cukup jelas dan terperinci.
Harapan kita, semoga masing-masing dari kita
memperoleh kunci pemahaman kitab Allah,


untuk memahami ayat-ayatnya. Dengan
demikian, ia dapat menggunakan kunci tersebut
untuk berinteraksi secara langsung dengannya
setiap kali ia memperoleh waktu lapang dan
setiap kali ia ingin menambah cahaya, faedah,
dan manfaat yang ditimbanya dari Kitab ini. Wahai Ikhwan, hendaklah
Saya tidak menuntut bahawa kajian- kalian menjalin hubungan
kajian ini merupakan puncak segala kajian, dengan Al-Qur'an setiap
kerana setiap kali manusia melakukan saat, supaya kalian
penjelajahan fikiran dan pandangan mereka mampu mendapatkan ilmu
terhadap kitab Allah swt. nescaya ia akan baru setiap kali
mendapati makna-maknanya ibarat gelombang berhubungan dengannya.
laut yang tak pernah habis dan tidak bertepi. -Hassan Al-Banna-
Kerana Al-Qur'an adalah firman Allah Yang
Maha tinggi dan Maha besar.


Pesan saya kepada kalian, wahai Ikhwan,
hendaklah kalian menjalin hubungan dengan Al-
Qur'an setiap saat, supaya kalian mampu
mendapatkan ilmu baru setiap kali berhubungan - Mereka Yang Telah Pergi adalah Karya
dengannya. Al- Mustasyar Abdullah Al-Aqil berdasarkan
pengalaman dan kajian beliau tentang tokoh-
Ya Allah, janganlah Engkau biarkan kami tokoh pembangun Islam.
- Hadith Tsulasa’ adalah ceramah Imam
mengurus diri kami sendiri walau sekejap pun, Hassan Al-Banna di pusat Ikhwanul Muslimin
atau lebih cepat dari itu, wahai Sebaik-baik Dzat di Kaherah pada setiap hari Selasa hasil nota
karangan Ahmad Isa ‘Asyur.
Yang Mengabulkan! Hassan Al-Banna
© Bahan Tarbiyyah ONline
Risalah Tsulasa’ Edisi 1, 11 RabiulAwwal; Terbitan Bahan Tarbiyyah Online, M/S
10