Anda di halaman 1dari 1

Pengaruh Gaya Kepemimpinan Melayani Pendeta terhadap Komitmen Pelayanan dan Dampaknya pada Loyalitas dari Jemaat.

Bab I A. Latar Belakang


Melalui tulisan Greenleaf (1970, dalam Handoyo 2010) Servant Leadership di pandang sebagai salah satu pelopor revolusi baru dalam pemikiran kepemimpinan, khususnya gaya kepemimpinan Melayani. Menjadi seorang pendeta adalah sebuah profesi yang luhur karena, kerjanya bukan lagi untuk mencari nafkah yang utama melainkan untuk pengabdian semata (Sosipater : 2009:26). Menurut Koehn (2000) dikatakan profesi karena pendeta adalah pekerjaan yang memiliki keahlian khusus dari proses belajar pada tataran akademik dan pengalaman hidup sehari-hari. Profesi ini dalam sebagian besar jemaat di lihat sebagai sebuah panggilan dari Tuhan kepada hamba-Nya yang dipilih dan diutus. Pekerjaan yang diletakkan pada bahu sebagaian besar orang-orang yang dikatakan terpanggil dan terpilih untuk melayani di gereja bisa dikatakan lebih efektif. Karena pekerjaan pendeta adalah semata-mata berorientasi untuk melayani Tuhan dan sesama di dunia. Pendeta juga sebagai pemimpin organisasi yang memiliki peran aktif guna melancarkan pelayanan dalam jemaat. Pemimpin harus merupakan pelaku perubahaan