Anda di halaman 1dari 1

SIETEM KRISTAL  Triklinik (Triclinic): tiga sumbu yang tidak sama panjang saling memotong pada satu titik

dengan membuat sudut miring. Mis. turquoise, labradorite.  Monoklinik (Monoclinic): tiga sumbu. Dua yang tidak sama panjangnya berpotongan miring satu sama lain dan membentuk bidang yang dipotong tegak lurus oleh sumbu ketiga (tidak sama panjangnya). Mis. jadeite, nephrite, diopside, orthoclase feldspar, serpentine, sphene, malachite, spodumene.  Ortorombik (Orthorombic): tiga sumbu kristal yang tidak sama panujangnya saling memotong satu sama lain dengan sudut siku. Mis. topaz, peridot, chrysoberyl, iolite, sinhalite, andalusite.  Tetragonal (Tetragonal): tiga sumbu saling berpotongan tegak lurus satu sama lain. Sumbu vertikal tidak sama panjang dengan dua sumbu horisontal yang sama panjang. Mis. zircon, rutile.  Trigonal (Trigonal): empat sumbu kristal. Tiga sumbu yang sama panjang saling memotong dan membentuk bidang mendatar yang dipotong tegak lurus oleh sumbu keempat. Sumbu menegak (keempat) tidak sama panjang dengan sumbu lainnya dan membentuk sumbu 3-fold symmetry. Mis. quartz, corundum, tourmaline, dioptase, haematite. 0  Heksagonal (Hexagonal): empat sumbu kristal. Tiga sumbu sama panjang dan memotong dengan sudut 60 , membentuk bidang mendatar dan dipotong sumbu keempat degan sudut siku. Sumbu keempat menegak tidak sama panjang dan membentuk sumbu 6-fold symmetry. Mis. beryl, apatite.  Kubik (Cubic): tiga sumbu kristal yang sama panjang saling memotong dengan sudut siku. Mis. diamond, spinel, garnets. POLIMORFISME  Kemampuan suatu mineral untuk membentuk struktur kristal yang berbeda tetapi memiliki susunan kimia yang sama:  Contoh: kuarsa (E-kuarsa, F-kuarsa, tridimit , kristobalit), intan-grafit, kianit-silimanit-andalusit, kalsit-aragonit.  Pembentukan mineral yang berbeda struktur kristalnya ditentukan oleh temperatur dan tekanan.  Mineragrafi (ore microscopy mikroskopi bijih): kajian terhadap mineral kedapcahaya (opaque minerals) pada sayatan poles (polished section) dengan menggunakan mikroskup sinar pantul (reflected-light microscope) (Bates dan Jackson, 1980). Mula-jadi (origin) warna:  idiochromatism, warna yang melekat (inherent) pada mineral itu: magnetit (hitam), pirit (kuning loyang), sinabar (merah carmine), malakhit (hijau), turquoise (biru), dsb.  allochromatism, warna yang disebabkan oleh adanya mechanical impurities asing yang berukuran halus: ametis,  pseudochromatism, permainan warna yang disebabkan oleh interferensi cahaya yang dipantulkan dari permukaan internal belahan rekahan atau permukaan inklusi. Mineral Utama  Kuarsa SiO2  Kelompok felspar silikat K, Na, Ca  Leusit KAl(SiO3)2  Olivin (MgFe)2SiO2 Mineral Ikutan yang khas  Biotit K2(MgFe)2(OH)2(AlSi2O10)  Muskovit KAl2(OH)2(AlSi2O10)  Hornblenda Ca2Na(Mg,Fe)4(AlFe)[(SiAl)4 O11](OH)2  Piroksen (diopsid, hedenbergit, augit, jadeit, aegirin, spodumen, enstatit, hipersten)