Anda di halaman 1dari 7

Kurikulum Pertolongan Pertama Target : PP Lengkap

Topik Subtopik Tujuan pembelajaran Metodologi Waktu Media Referensi

1. Dasar-dasar Pertolongan Pertama

Teori : 1.1. Pengertian dasar dan tujuan Pertolongan Pertama. 1.2. Sistem Pelayanan Gawat Darurat Terpadu 1.3. Dasar Hukum Pertolongan Pertama 1.4. Alat Perlindungan Dasar.

1.5. Persetujuan tindakan pertolongan. 1.6. Kewajiban Pelaku Pertolongan Pertama. 1.7. Kualifikasi Pelaku Pertolongan Pertama. 1.8. Fungsi alat dan bahan PP.

Setelah mempelajari topik ini peserta diharapkan mampu : 1.1.1. Menjelaskan pengertian dasar dan tujuan Pertolongan Pertama. Men jelaskan Sistem Pelayanan Gawat Darurat Terpadu dan 1.2.1. komponennya 1.3.1. Menjelaskan dasar Hukum Pertolongan Pertama 1.4.1. Mengenali 6 Alat Perlindungan Dasar. 1.4.2. Menjelaskan 6 Alat Perlindungan Dasar. Menjelaskan prinsip penularan penyakit dan jenis yang umum di 1.4.3. Indonesia 1.5.1. Mengerti kedua macam persetujuan tindakan pertolongan. 1.5.2. Menjelaskan kedua macam persetujuan tindakan pertolongan. 1.6.1. Mengetahui 9 kewajiban Pelaku Pertolongan Pertama. 1.6.2. Menjelaskan 9 kewajiban Pelaku Pertolongan Pertama. 1.7.1. Mengetahui kualifikasi Pelaku Pertolongan Pertama. 1.7.2. Menjelaskan kualifikasi Pelaku Pertolongan Pertama. 1.8.1. Mengenali fungsi alat dan bahan PP. 1.8.2. Mengetahui fungsi alat dan bahan PP.

Interactive Lecture

2 x 45'

Buku peserta Whiteboard

Buku PP PMI Buku lain yang relevan : Faal Anatomi

Flipchart Marker Paper OHP Alat peraga

2. Anatomi dan Faal Dasar

Teori 2.1. Pengertian anatomi dan faal. Posisi anatomis dan referensi anatomis berdasarkan ke tiga 2.2. bidang khayal yang membagi tubuh manusia. 2.3. Pembagian tubuh manusia dan bagian-bagiannya. 2.4. Rongga dalam tubuh manusia beserta isinya. 2.5. Sistem yang ada dalam tubuh manusia.

Interactive Lecture Setelah mempelajari topik ini peserta diharapkan mampu : 2.1.1. Menjelaskan arti anatomi dan faal. Menjelaskan posisi anatomis dan referensi anatomis berdasarkan ke 2.2.1. tiga bidang khayal yang membagi tubuh manusia. 2.3.1. Menyebutkan 5 bagian tubuh manusia dan bagian-bagiannya. Menyebutkan 5 rongga yang ada dalam tubuh manusia beserta isinya. 2.4.1.

3 x 45'

idem

Buku PP PMI Bahan lain yang relevan

2.5.1. 2.5.2 2.5.3 2.5.4 2.5.5 2.5.6

Menjelaskan secara rinci ke 11 sistem yang ada dalam tubuh manusia. Menjelaskan sistem rangka menjelaskan sistem otot menjelaskan sistem pernapasan mejelaskan sistem peredaran darah menjelaskan sistem saraf dan indera
Interactive Lecture Demonstration Practice

3. Penilaian Penderita

Teori : 3.1. Penilaian pada penderita. 3.2. Penilaian keadaan. 3.3. Keamanan lokasi 3.4. Tiba di lokasi kejadian. 3.5. Sumber informasi mengenai peristiwa yang terjadi. 3.6. Penilaian dini.

Setelah mempelajari topik ini peserta diharapkan mampu : 3.1.1. Menjelaskan langkah-langkah penilaian pada penderita. Menjelaskan langkah-langkah dalam melakukan penilaian keadaan. 3.2.1. Dapat menentukan apakah suatu lokasi kejadian sudah aman untuk dimasuki. Menjelaskan 6 tindakan yang harus dilakukan setelah tiba di lokasi 3.4.1. kejadian. Menyebutkan sekurang-kurangnya 5 sumber informasi mengenai 3.5.1. peristiwa yang terjadi. 3.6.1. Menjelaskan maksud penilaian dini. 3.6.2. Menjelaskan tujuan penilaian dini. Menjelaskan ke 6 langkah-langkah penilaian dini dan perbedaannya 3.6.3. pada masing-masing penderita serta mengenali trauma signifikan dan non-signifikan pada kesan umum. 3.3.1.

2 x 45' 4 x 45'

Buku peserta Whiteboard Flipchart Marker Paper OHP Alat peraga

Buku PP PMI Bahan lain yang relevan

85614097.xls

Hal 1 dari 7

Topik 3.7. Pemeriksaan Fisik

Subtopik

Tujuan pembelajaran Menjelaskan pemeriksaan fisik secara sistematik pada penderita secara 3.7.1. umum dan perbedaan langkah pelaksanaannya pada penderita medis dan trauma. Menjelaskan mengenai ke 4 kelainan yang diperiksa pada pemeriksaan fisik. Menjelaskan pemeriksaan tanda vital pernapasan, nadi, suhu dan tekanan darah (bila ada fasilitasnya) pada masing-masing penderita 3.7.2. dan perbedaannya pada penderita bayi, anak dan dewasa. 3.8.1. 3.9.1. 3.10.1. Menjelaskan bagaimana melakukan wawancara untuk mencari riwayat penderita pada berdasarkan akronim KOMPAK. Menjelaskan apa saja yang harus dilakukan pada pemeriksaan berkala. Bagaimana melakukan pelaporan dan serah terima penderita.

Metodologi

Waktu

Media

Referensi

3.8. Riwayat Penderita . Menjelaskan apa saja yang harus dilakukan pada pemeriksaan 3.9. berkala. 3.10. Pelaporan dan serah terima penderita. Praktek : 3.11. Pengamanan lokasi kejadian. 3.12. Penilaian Dini

3.11.1. 3.12.1. 3.12.2.

Mendemonstrasikan langkah-langkah pengamanan lokasi kejadian. Mendemonstrasikan bagaimana mendapatkan kesan umum. Mendemonstrasikan masing-masing penilaian ASNT

3.13. Pemeriksaan Fisik

Mendemonstrasikan Lihat Dengar dan Rasakan untuk menilai 3.12.3. Pernapasan Mendemonstrasikan penilaian sirkulasi pada penderita dengan atau 3.12.4. tanpa respon. Mendemonstrasikan pemeriksaan fisik secara sistematis dan lengkap. 3.13.1. Mendemonstrasikan secara benar masing-masing komponen 3.13.2. pemeriksaan tanda vital : pernapasan, nadi, suhu dan tekanan darah bila alatnya tersedia. Mendemonstrasikan bagaimana melakukan wawancara untuk mencari 3.14.1. kompak. Mendemonstrasikan bagaimana melakukan pelaporan secara lisan 3.15.1. maupun tertulis. Setelah mempelajari topik ini peserta diharapkan mampu : 4.1.1. Menjelaskan mengenai sistem pernapasan dan sirkulasi. 4.2.1. Menjelaskan perbedaan pengertian mati klinis dan mati biologis. 4.2.2. Menyebutkan 4 tanda-tanda pasti mati. 4.3.1. Menyebutkan ke 4 komponen rantai survival. 4.4.1. Menjelaskan ke tiga komponen Bantuan Hidup Dasar. 4.5.1. Menjelaskan 2 macam penyebab utama sumbatan jalan napas. 4.5.2. Menjelaskan 2 macam cara membuka jalan napas. 4.5.3. Menjelaskan bagaimana cara memeriksa napas. 4.5.4. Menjelaskan 2 teknik untuk membersihkan jalan napas. 4.5.5. Mengenali sumbatan jalan napas. Menjelaskan cara mengatasi sumbatan jalan napas pada berbagai 4.5.6. penderita.
Interactive Lecture Demonstration Practice

3.14. Riwayat Penderita 3.15. Pelaporan 4. Bantuan Hidup Dasar Teori : 4.1. Sistem pernapasan dan sirkulasi. 4.2. Mati 4.3. Rantai Survival 4.4. Komponen BHD 4.5. Airway (Penguasaan Jalan Napas)

2 x 45' 4 x 45

Buku peserta Whiteboard Flipchart Marker Paper OHP Alat peraga

Buku PP PMI Bahan lain yang relevan

85614097.xls

Hal 2 dari 7

Topik

Subtopik 4.6. Breathing (Bantuan napas)

4.7. Circulatory Support (Bantuan Sirkulasi)

4.8. Resusitasi Jantung Paru.

Tujuan pembelajaran 4.6.1. Menjelaskan prinsip dasar bantuan pernapasan. Menjelaskan keuntungan dan kerugian dari 4 cara memberikan 4.6.2. Bantuan Pernapasan. Menyebutkan frekuensi pemberian napas buatan unutk masing4.6.3. masing kelompok umur penderita. Menjelaskan tanda pernapasan adekuat, kurang adekuat dann tidak 4.6.4. bernapas. 4.6.5. Menjelaskan teknik pemberian bantuan pernapasan. 4.7.1. Menjelaskan prinsip dasar Bantuan Sirkulasi. Menyebutkan kedalaman penekanan pada pijatan jantung luar untuk 4.7.2. berbagai kelompok umur. 4.8.1. Menjelaskan prinsip Resusitasi Jantung Paru. 4.8.2. Menyebutkan dua macam rasio pada Resusitasi Jantung Paru. 4.8.3. Menjelaskan prinsip penekanan pada Pijatan Jantung Luar. Menjelaskan pelaksanaan RJP oleh satu penolong dan 2 penolong 4.8.4. pada penderita dewasa. 4.8.5. Menjelaskan pelaksanaan RJP pada bayi dan anak. 4.8.6. Menjelaskan 6 tanda RJP dilakukan dengan baik. 4.8.7. Menjelaskan 5 macam komplikasi yang dapat terjadi pada RJP. 4.8.8. Menyebutkan 4 keadaan dimana tindakan RJP dihentikan. 4.8.9. Menjelaskan kesalahan pada RJP dan akibatnya. Mendemonstrasikan cara memeriksa ada tidaknya pernapasan pada penderita tidak respon. Mendemonstrasikan 2 cara membuka jalan napas : angkat dagu tekan 4.9.2. dahi dan perasat pendorongan rahang bawah. 4.9.3. Mendemonstrasikan cara membuka mulut penderita tidak respon. 4.9.4. Mendemonstrasikan cara melakukan posisi pemulihan. 4.9.5. Mendemonstrasikan cara melakukan sapuan jari. Mendemonstrasikan cara melakukan perasat heimlich pada penderita 4.10.1. dewasa ada respon dan penderita dewasa tidak ada respon. 4.9.1. Mendemonstrasikan varian perasat heimlich pada orang gemuk, wanita hamil. Mendemonstrasikan cara mengatasi tersedak pada bayi ada respon 4.10.3. dan tidak ada respon. Mendemonstrasikan ke 4 macam teknik pemberian Bantuan 4.11.1. Pernapasan (dengan alat bila ada perlengkapannya). Mendemonstrasikan cara menentukan dan memeriksa ada tidaknya 4.12.1. nadi karotis. Mendemonstrasikan teknik kompresi dada pada penderita dewasa. 4.12.2. 4.10.2. Mendemonstrasikan RJP oleh satu orang penolong pada manekin dewasa. Mendemonstrasikan RJP oleh 2 orang penolong pada manekin 4.13.2. dewasa. Mendemonstrasikan RJP pada manekin bayi (bila ada). 4.13.3. 4.13.1.

Metodologi

Waktu

Media

Referensi

Praktek : 4.9. Airway (Penguasaan Jalan Napas)

4.10. Penanganan sumbatan jalan napas

4.11. Breathing (Bantuan napas) 4.12. Circulatory Support (Bantuan Sirkulasi)

4.13. Resusitasi Jantung Paru.

5. Perdarahan dan Syok

Teori : 5.1. Pengertian perdarahan 5.2. Sumber perdarahan 5.3. Jenis perdarahan 5.4. Perdarahan dalam

Interactive Lecture Setelah mempelajari topik ini peserta diharapkan mampu : Demonstration Practice 5.1.1. Menjelaskan pengertian perdarahan 5.2.1. Menjelaskan ketiga macam sumber perdarahan. 5.3.1. Menjelaskan 2 jenis perdarahan Menjelaskan kapan penolong harus mencurigai terjadinya perdarahan 5.4.1. dalam.

1 x 45' 1 x 45'

Buku peserta Whiteboard Flipchart Marker Paper

Buku PP PMI Bahan lain yang relevan

85614097.xls

Hal 3 dari 7

Topik 5.5. Perdarahan luar

Subtopik

5.6. Syok

Praktek : 5.7. Penanganan perdarahan luar

5.8. Penanganan syok 6. Cedera Jaringan Lunak Teori : 6.1. Pengertian cedera jaringan lunak 6.2. Klasifikasi luka 6.3. Luka terbuka 6.4. Luka tertutup 6.5. Penutup dan pembalut luka

Tujuan pembelajaran 5.5.1. Menjelaskan bagaimana melindungi diri terhadap infeksi. 5.5.2. Menjelaskan 3 cara bagaimana mengendalikan perdarahan luar. Menjelaskan cara tambahan untuk menghentikan perdarahan 5.5.3. termasuk kerugian pemakaian torniket. 5.5.4. Menjelaskan perawatan perdarahan . 5.6.1. Menjelaskan pengertian syok. 5.6.2. Menjelaskan masing-masing kelima gejala dan tanda syok. 5.6.3. Menjelaskan langkah-langkah penanganan syok. Praktek : 5.7.1. Mendemonstrasikan cara menghentikan perdarahan luar. Menunjukkan titik-titik tekan untuk membantu menghentikan 5.7.2. perdarahan 5.7.3. Mendemonstrasikan cara perawatan perdarahan 5.8.1. Mendemonstrasikan langkah-langkah penanganan syok. Setelah mempelajari topik ini peserta diharapkan mampu : 6.1.1. Menjelaskan cedera yang tergolong cedera jaringan lunak. 6.2.1. Menjelaskan 2 klasifikasi luka. 6.3.1. Menjelaskan 6 macam luka terbuka. 6.4.1. Menjelaskan 3 macam luka tertutup. 6.5.1. Menjelaskan apa yang dimaksud dengan penutup luka 6.5.2. Menjelaskan bagaimana penggunaan penutup luka 6.5.3. Menyebutkan 4 fungsi penutup luka. 6.5.4. Menjelaskan mengenai pembalut 6.5.5. Menjelaskan ketiga fungsi pembalut 6.5.6. Menjelaskan keuntungan dan kerugian beberapa macam pembalut. 6.5.7. Menguasai pedoman penutupan dan pembalutan luka. 6.5.8. Menjelaskan pemakaian pemabalutan penekanan. 6.6.1. Menjelaskan langkah-langkah perawatan luka terbuka. 6.7.1. Menjelaskan langkah-langkah perawatan luka tertutup. 6.8.1. Menjelaskan perawatan luka dengan benda asing menancap. 6.9.1. Menjelaskan cedera kulit kepala dan perawatannya. Menjelaskan perawatan luka pada wajah dan penanganannya. 6.10.1. 6.11.1. 6.12.1. 6.13.1. 6.13.2. 6.13.3. Menjelaskan penanganan luka tertancap di pipi. Menjelaskan cedera pada mata dan perawatannya. Menjelaskan cedera pada perut Menjelaskan gejala dan tanda cedera perut Menjelaskan perawatan cedera perut terbuka Menjelaskan perawatan cedera perut tertutup

Metodologi

Waktu

Media OHP Alat peraga

Referensi

Interactive Lecture Demonstration Practice

3 x 45' 5 x 45'

Buku peserta Whiteboard Flipchart Marker Paper OHP Alat peraga

Buku PP PMI Bahan lain yang relevan

6.6. Perawatan luka terbuka 6.7. Perawatan luka tertutup 6.8. Perawatan luka dengan benda asing menancap 6.9. Cedera kulit kepala dan perawatannya. 6.10. Perawatan luka pada wajah dan penanganannya. 6.11. Penanganan luka tertancap di pipi. 6.12. Cedera pada mata dan perawatannya. 6.13 Cedera pada perut,

Praktek : 6.14. Pedoman umum penutup luka dan pembalutan. 6.15. Penggunaan pembalut 6.16. Pembalutan penekanan.

Setelah mempelajari topik ini peserta diharapkan mampu : Mendemonstrasikan pedoman umum penutup luka dan pembalutan. Mendemonstrasikan penggunaan berbagai macam pembalut pada berbagai bagian tubuh dan pada berbagai posisi tubuh. Mendemonstrasikan pembalutan penekanan.

85614097.xls

Hal 4 dari 7

Topik 6.17. Perawatan berbagai luka

Subtopik

Tujuan pembelajaran Mendemonstrasikan Perwatan luka terbuka. Mendemonstrasikan perawatan luka tertutup. Mendemonstrasikan perawatan luka dengan benda asing menancap pada berbagai tempat di tubuh. Mendemonstrasikan perawatan luka di kepala. Mendemonstrasikan perwatan luka dengan benda menancap pada pipi. Mendemonstrasikan perawatan cedera mata. Mendemonstrasikan perawatan cedera pada perut. Setelah mempelajari topik ini peserta diharapkan mampu : Menjelaskan apa yang termasuk cedera otot rangka Menjelaskan pengertian patah tulang Menjelaskan mekanisme penyebabnya. Menjelaskan 6 macam gejala dan tanda patah tulang. Menjelaskan 2 macam jenis patah tulang dan mengapa diadakan perbedaan tersebut. Menjelaskan pengertian urai/cerai sendi. Menjelaskan gejala dan tanda urai/cerai sendi. Menjelaskan mengenai terkilir/keseleo berdasarkan jenisnya. Menjelaskan apa yang dimaksud dengan pembidaian. Menjelaskan 5 macam tujuan pembidaian. Menjelaskan berbagai macam bidai termasuk keuntungan dan kerugian masing-masing. Menjelaskan mengenai pedoman umum pembidaian. Menjelaskan mengenai pertolongan cedera otot rangka Menjelaskan mengenai penanganan terkilir.

Metodologi

Waktu

Media

Referensi

7. Cedera Sistem Otot Rangka

Teori : 7.1. Cedera otot rangka.

Interactive Lecture Demonstration Practice

2 x 45' 4 x 45'

7.2. Gejala dan tanda patah tulang 7.3. Pembagian patah tulang 7.4. Menjelaskan mengenai pengertian, penyebab, gejala dan tanda urai/cerai sendi.

Buku peserta Whiteboard Flipchart Marker Paper OHP Alat peraga

Buku PP PMI Bahan lain yang relevan

7.5. Terkilir 7.6. Pembidaian

7.7. Pertolongan cedera otot rangka

Praktek : 7.8. Pemeriksaan patah tulang 7.9. Pertolongan umum patah tulang

7.10. Penanganan terkilir

Mendemonstrasikan pemeriksaan patah tulang. Mendemonstrasikan pertolongan umum patah tulang Mendemonstrasikan perawatan patah tulang pada berbagai keadaan baik menggunakan peralatan dasar, peralatan khusus bila ada dan improvisasi Mendemonstrasikan penanganan terkilir. Mendemonstrasikan perawatan urai sendi rahang bawah. Setelah mempelajari topik ini peserta diharapkan mampu : Menjelaskan apa yang dimaksud dengan cedera kepala Menyebutkan pembagian cedera kepala. Menjelaskan gejala dan tanda cedera kepala. Menjelaskan penanganan cedera kepala. Menjelaskan apa yang dimaksud dengan cedera spinal Menjelaskan gejala dan tanda cedera spinal. Menyebutkan penyulit pada cedera spinal. Menjelaskan penanganan cedera spinal. Menjelaskan apa yang dimaksud dengan cedera leher dan bahayanya Menjelaskan bahaya cedera leher Menjelaskan gejala dan tanda cedera leher serta penanganannya. Menjelaskan apa yang dimaksud dengan cedera dada dan bahayanya Menyebutkan pembagian cedera dada. Menjelaskan gejala dan tanda cedera dada.
Interactive Lecture Demonstration Practice

Teori : 9. Cedera kepala, tulang belakang, leher, dada 8.1. Cedera kepala

2 x 45' 4 x 45'

Buku peserta Whiteboard Flipchart Marker Paper OHP Alat peraga

Buku PP PMI Bahan lain yang relevan

8.2. Penanganan cedera kepala. 8.3. Cedera spinal

8.4. Penanganan cedera spinal 8.5. Cedera leher

8.6. Cedera dada

85614097.xls

Hal 5 dari 7

Topik 8.7. Penanganan cedera dada.

Subtopik

Tujuan pembelajaran Menjelaskan penanganan cedera dada. Menjelaskan mengenai patah tulang iga. Menjelaskan mengenai gejala patah tulang iga. Menjelaskan mengenai penanganan patah tulang iga. Menjelaskan mengenai penanganan cedera dada terbuka. Mendemonstrasikan penanganan cedera kepala Mendemonstrasikan pemakaian bidai leher. Mendemonstrasikan cara membaringkan penderita di atas papan spinal. Mendemonstrasikan penanganan luka terbuka pada leher. Mendemonstrasikan pertolongan cedera dada terbuka. Mendemonstrasikan penanganan patah tulang rusuk. Setelah mempelajari topik ini peserta diharapkan mampu : Menjelaskan 4 penyebab luka bakar. Menjelaskan 3 macam penggolongan luka bakar. Menghitung luas permukaan tubuh yang mengalami luka bakar. Menjelaskan 3 macam derajat berat luka bakar. Menjelaskan beberapa faktor penyulit pada kasus luka bakar. Menjelaskan langkah-langkah penanganan luka bakar. Menjelaskan langkah-langkah penanganan luka bakar kimia. Menjelaskan gejala dan tanda luka bakar listrik. Menjelaskan langkah-langkah penanganan luka bakar listrik. Menjelaskan gejala dan tanda luka bakar inhalasi. Menjelaskan langkah-langkah penanganan luka bakar inhalasi.

Metodologi

Waktu

Media

Referensi

Praktek : 8.8. Penanganan cedera kepala 8.9. Penanganan cedera spinal

8.10. Penanganan cedera leher 8.11. Penanganan cedera dada.

9. Luka bakar

Teori : 9.1. Penyebab luka bakar 9.2. Penggolongan luka bakar 9.3. Luas luka bakar 9.4. Derajat berat luka bakar 9.5. Penyulit luka bakar 9.6. Penanganan luka bakar 9.7. Luka bakar kimia 9.8. Luka bakar listrik 9.9. Luka bakar inhalasi

Interactive Lecture

1 x 45'

Buku peserta Whiteboard Flipchart Marker Paper OHP

Buku PP PMI Bahan lain yang relevan

10. Pemindahan Penderita

Teori : 10.1. Mekanika tubuh.

10.2. Saat pemindahan penderita Pemindahan darurat 10.3. Pemindahan biasa 10.4. Posisi penderita 10.5. Peralatan pemindahan penderita 10.6. Transportasi penderita

Interactive Lecture Setelah mempelajari topik ini peserta diharapkan mampu : Demonstration Practice Menjelaskan mengenai mekanika tubuh. Menjelaskan hal-hal yang harus diperhatikan pada saat memindahkan penderita. Mengerti kapan penderita harus dipindahkan. Menjelaskan kapan perlu dilakukan tindakan pemindahan darurat. Menjelaskan kapan dilakukan pemindahan biasa. Menjelaskan berbagai posisi penderita sesuai dengan kasus yang dihadapi Menjelaskan beberapa peralatan pemindahan penderita. Menjelaskan prinsip transportasi penderita. Menjelaskan persiapan penderita untuk transportasi. Menyebutkan perawatan penderita selama perjalanan.

1 x 45' 3 x 45'

Buku peserta Whiteboard Flipchart Marker Paper OHP Alat peraga

Buku PP PMI Bahan lain yang relevan

Praktek : 10.7. Pemindahan darurat 10.8. Pemindahan biasa 10.9. Posisi penderita 10.10. Transportasi penderita 11. Kedaruratan Medis Teori : 11.1. Gejala dan tanda kedaruratan medis. 11.2. Gangguan jantung

Mendemonstrasikan berbagai pemindahan darurat. Mendemonstrasikan berbagai pemindahan biasa. Mendemonstrasikan berbagai posisi penderita. Mendemonstrasikan berbagai transportasi penderita

11.3. Gangguan pernapasan 11.4. Perubahan status mental 11.5. Gangguan kadar gula darah 11.6. Pitam otak 11.7. Kejang 11.8. Ayan 11.9. Histeria 11.10. Pingsan 11.11. Paparan panas

Interactive Lecture Setelah mempelajari topik ini peserta diharapkan mampu : Menjelaskan gejala dan tanda kedaruratan medis. Menjelaskan gejala dan tanda gangguan jantung Menjelaskan faktor risiko penyakit jantung. Menjelaskan penatalaksanaan gangguan jantung. Menjelaskan gejala dan tanda gangguan pernapasan Menjelaskan penatalaksanaan gangguan pernapasan Menjelaskan hal-hal yang dapat menyebabkan terjadinya perubahan status mental. Menjelaskan gejala dan tanda gangguan kadar gula darah baik tinggi maupun rendah serta penatalaksanaannya. Menjelaskan gejala dan tanda serta penatalaksanaan kasus pitam otak.

3 x 45'

Buku peserta Whiteboard Flipchart Marker Paper OHP

Buku PP PMI Bahan lain yang relevan

Menjelaskan gejala dan tanda serta penatalaksanaan kasus kejang. Menjelaskan gejala dan tanda serta penatalaksanaan kasus ayan. Menjelaskan gejala dan tanda serta penatalaksanaan kasus histeria. Menjelaskan gejala dan tanda serta penatalaksanaan kasus pingsan. Menjelaskan gejala dan tanda serta penatalaksanaan kasus kejang panas Menjelaskan gejala dan tanda serta penatalaksanaan kasus kelelahan panas Menjelaskan gejala dan tanda serta penatalaksanaan kasus sengatan panas Sengatan panas Menjelaskan gejala dan tanda serta penatalaksanaan kasus paparan dingin. Menjelaskan dasar-dasar korban tenggelam. Menjelaskan pertolongan korban tenggelam Menjelaskan langkah-langkah penanganan korban tenggelam

11.12. Papatan dingin 11.13. Tenggelam

12. Keracunan

Teori : 12.1. Pengertian racun 12.2. Cara masuk racun dalam tubuh manusia 12.3. Gejala dan tanda keracunan secara umum. 12.4. Gejala dan tanda khas keracunan. 12.5. Penatalaksanaan keracunan secara umum.

12.6. Gigitan ular Teori : 13.1. Incident Command System 13.2. Sektor ICS 13.3. Triage 13.4. Metode START Praktek :

Setelah mempelajari topik ini peserta diharapkan mampu : Menjelaskan pengertian tentang racun. Menjelaskan cara terjadinya keracunan pada manusia. Menjelaskan cara masuknya racun ke dalam tubuh manusia. Menyebutkan gejala dan tanda keracunan secara umum. Menyebutkan gejala dan tanda khas keracunan. Menjelaskan penatalaksanaan keracunan secara umum. Menjelaskan hal yang harus mendapat perhatian pada keracunan melalui mulut dan kontak. Menjelaskan pertolongan pada gigitan ular. Setelah mempelajari topik ini peserta diharapkan mampu : Mengetahui dasar-dasar Incident Command System Menjelaskan sektor-sektor dalam ICS Menjelaskan dasar-dasar triage Menjelaskan metode START

Interactive Lecture

2 x 45'

Buku peserta Whiteboard Flipchart Marker Paper OHP

Buku PP PMI Bahan lain yang relevan

13. Triage dan Incident Command System

Interactive Lecture Demonstration Practice

2 x 45' 2 x 45'

Buku peserta Whiteboard Flipchart Marker Paper OHP

Buku PP PMI Bahan lain yang relevan

85614097.xls

Hal 6 dari 7

Topik 13.5. Simulasi start 14. Simulasi

Subtopik

Tujuan pembelajaran Mendemonstrasikan dalam satu simulasi suatu triage metode START

Metodologi

Waktu

Media Alat peraga

Referensi

8 x 45'

Buku PP PMI Bahan lain yang relevan

15. Evaluasi

14.1. Ujian Teori 14.2 Praktek akhir

Mandatory Demonstration

4 x 45' 5 x 45'

Buku PP PMI Bahan lain yang relevan

85614097.xls

Hal 7 dari 7