Anda di halaman 1dari 8

ANTENA & PROPAGASI

Mata Kuliah:

Antena Isotropis
Antena Isotropis adalah antena titik yang memancarkan daya ke segala arah dengan intensitas yang sama besar Kerapatan daya ratarata pada jarak R:

R Pt
Isotropis

Prata 2 =

4R 2
2

Pt

Definisi Penguatan (Gain) Antena


Peguatan (Gain) antena berbeda dengan gain penguat (amplifier) Peguatan (Gain) penguat (amplifier) perbandingan antara daya output dan daya input

R
Pt

ah Ar

Antena riil

Peguatan (Gain) adalah panguatan daya radiasi yang diberikan oleh antena (riil) pada arah tertentu dibanding dengan antena isotropis

Perhitungan Gain
Bila pada arah tertentu mempunyai penguatan daya sebesar G, maka: Prata 2 (arah tertentu) = G x 4R 2 Pt

Dan dikatakan bahwa antena tersebut mempunai gain sebesar G kali dari antena isotropis.

Gain (dB) = 10 log G


4

Contoh pernyataan gain

Impedansi Input
Impedansi Input antena adalah impedansi antena di terminal catu (feeder) nya Impedansi Input = perbandingan antara tegangan dan arus di terminal input atau catu (feeder)

Impedansi Input

Ilustrasi Gelombang Berdiri


Gelombang datang

Kabel (Zo)
Tidak ada gelombang pantul Gelombang datang

Antena (Zin) Zin = Zo (matched) Antena (Zin) Zin = Zo (missmatched)


7

Kabel (Zo)
Ada gelombang pantul GELOMBANG BERDIRI (STANDING WAVE)

Pengertian SWR
SWR (standing wave ratio) adalah perbandingan tegangan maksimum dan minimum gelombang berdiri Besar SWR (standing wave ratio) dapat dicari dengan persamaan :

SWR =

1+ K 1 K

K = besar koefisien pantul (tegangan)

0 K 1

1 SWR tak hingga


Matched Terbuka/Hubung singkat
8

Komentar tentang SWR

Penyesuaian Impedansi (Matching Impedance)


Penyesuaian impedansi (matching impedance) adalah suatu upaya untuk menyesuaikan impedansi antena dengan impedansi karakteristik saluran
Gelombang datang

Kabel (Zo) Zo

Rangkaian maatching impedance

Antena (Zin) Zin Zin = Zo


(missmatched)

10

Lebar band frekuensi (bandwidth)


Lebar band frekuensi (bandwidth) antena adalah range frekuensi kerja dimana, antena masih dapat bekerja dengan efektif.
2,00

BW = fU - fL BW = fU - fL % fU

SWR
X

1,0
0

BW = leber band frekuensi fU = frekuensi atas fL = frekuensi bawah


fU frekuensi
11

fL

fC

BW

Contoh penampilan lebar band frekuensi

12

Satuan panjang gelombang


Untuk menentukan ukuran suatu antena digunakan ukuran panjang gelombang atau (dibaca: lamda)

3 108 = f
Dengan demikian semakin tinggi frekuensi kerja suatu antena, maka dimensi antena tersebut semakin kecil
13

Antena Yagi
Contoh ukuran antena Yagi dalam satuan panjang gelombang ()

14

Penutup

TERIMA KASIH
Wassalam Wr.Wb.

15

16