Anda di halaman 1dari 6

TORWORKSHOP PERTEMUAN & KOORDINASI PROGRAM SAPAINDONESIA

BEKERIASAMAMEMBUATKEBIJAKAN PROGRAM & KEMISKINAN BERMAKNA BAGI MASYARAKAT MISKIN lB-2O fanuari zOLt

A. Pendahuluan Permasalahan kemiskinanmemiliki akar masalahyang kompleksdan memiliki ketrakitan denganaspek lainnya dalam kehidupanmasyarakat. Oleh sebabitu, maka penanggulangan kemiskinan mutlak memerlukan'keterlibatan berbagai pihak, baik yang berasaldari pemerintah,masyarakat, dunia usaha,serta dari masyarakat miskin itu sendiri.Salahsatu aspekpenting dalam penanggulangan program,serta penganggaran kemiskinanadalahperbaikanterhadapkebijakan, yang memberikan banyak perhatian terhadap perbaikan akses,ketersediaan infrastrukturdasarsocial, miskin untuk sertamemberikan ruangbagi masyarakat terlibat dalam proses pembangunan dan upaya untuk memperbaiki kualitas hidupnya. Argumentasidiatas menjadi landasanutama dari pelaksanaan Program SAPA (StrategicAlliancefor Poverty Allevation) yang diinisiasi pada tahun 2008. yang dilakukan oleh pemangkukepentingan Program-program dalam Program SAPA tidak hanya megakomodasiagenda pembaharuanbagi peningkatan yang kesejahteraan masyarakatmiskin akan tetapi juga agendapembaharuan dimiliki oleh pemerintah yang mempunyai mandat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatmiskin. Terkait denganhal tersebut,maka program SAPAmendorongkerjasamalintas pelaku baik dimediasiatau dilakukan oleh programdan kegiatan masyarakat sipil maupunoleh pemerintahdalamberbagai penanggulangan kemiskinan. Pentingnya kesadaran untuk membangun kerjasama antarpemangku kepentingan juga memberikan pembelajaran pentingdalampelaksanaan programSAPA selama padaintegrasi 2 tahun terakhir ini, bukanhanyamenekankan dan program agenda masing-maingpihak, akan tetapi juga membuat agar kebijakan dan program penanggulangan kemiskinanyang dihasilkanbermaknabagi masyarakat miskin. yang dilakukan Sebagaimana telah diketahui,upayapenanggulangan kemiskinan oleh pemerintah dan non pemerintah dalam bentuk inisiasi program penanggulangan kemiskinan cukup besar, namun seringkali efektifitas dan dampak programnya belum memberikan perbaikan terhadap kualitas hidup permasalahan masyarakat miskin. Kompleksitas kemiskinan tidak dapat dijawab pandangsektoraldan reaktif dalam menyelesaikan denganmengandalkan cara dampakyang munculdari akar masalah kemiskinan. Terkait denganhal tersebut, perlu disusunsuatupeta jalan [road map) yang dijadikansebagai platform maka bersama seluruh pemangku kepentingan dalam program SAPA untu dapat

membuat kebijakan dan program penanggulangan kemiskinan berarti bagi masyarakatmiskin.

B. Tuiuan L Mengidentifikasi isu strategis dan tantangan Program SAPA dalampenanggulangan kemiskinan ditingkatnasional dan daerah. MenyepakatiPeta falan & Strategi Pelaksanaan Program SAPA Indonesia 20L0-20L5 3 . Menyusun IndikatorPencapaian Program SAPA Indonesia. 4 . Melakukan penguatan dan penajaman isu-isu strategis penanggulangan kemiskinan pada katalisator dalam pengkoordinasiandan pengawalan implementasi programSAPA-lndonesia.

C. Agenda &Alur Kegiatan Agenda kegiatan yang akan dilakukan untuk mencapaitujuan dari workshop terdiri dari dua kegiatan yaitu Workshop Program SAPA Indonesia serta Pertemuan Koordinasi Pelaksana Program Indonesia SAPA dengan Katalisator. Workshop ProgramSAPA-lndonesia diikuti oleh seluruhpeserta, denganagenda dan alur kegiatan sebagai berikut: 1l Melakukan eksplorasi dan review terhadap pengalaman para pihak yang programSAPAIndonesia terlibat dalam pelaksanaan terhadapkebijakandan implementasikebijakanpenanggulangan kemiskinanditingkat daerah dan nasional. Tahapan ini bertujuan untuk memperkaya informasi dan pengetahuan potensi hambatan,serta seluruh pesertamengenaikemajuan, pihakyangterlibatdalampenanggulangan inisiatifdari berbagai kemiskinan. 2) Tahapankeduaadalahpresentasi yang dilakukan tentangarah dan kebijakan oleh pemerintahditingkatnasional, daerah,sertareviewyangdilakukanoleh KKI-PK terhadap kebijakan penanggulangankemiskinan.Tahapanini bertujuanuntuk memperkaya informasipesertamengenai kebijakannasional yang akan dilakukan selama 5 tahun serta potensi tantangan dalam implementasi kebijakan tersebut yang dihadapi oleh para pemangku kepentingan daerah. di 3 ) Tahapan Ketiga adalah penajamanisu strategisyang akan diprioritaskan dalampenyusunan road map programSAPA-lndonesia. strategis yangakan Isu dibahas merupakan elaborasi dari kegiatan ekplorasi dan review serta presentasi yangdilakukan sebelumnya. 4) Tahapankeempatadalahpenyusunan peta jalan (roadmap) program SAPAIndonesiayang akan dilakukanmelalui format komisi untuk membahas isu strategisprogram selamabeberapa penyusunan peta tahun ke depan.Dalam jalan ini akan dideskripsikan prioritas program,instrumentkerja, mengenai rencanaaksi yang potensialdilakukan untuk setiap aktor, waktu & target pencapaian, pelaksanaan sertaindikatorkeberhasilan kegiatan.

5) Tahapan kelima adalah adalah pleno untuk mempresentasikan hasil dari masing-masing komisi yang membahas isu strategis, serta menetapkan peta jalan program SAPA-lndonesia. 6) Agenda keenam adalah presentasi program yang akan dilakukan oleh KKI-PK sebagairesources center kebijakan, serta data dan informasi kemiskinan bagi para pemangku kepentingandalam program SAPAIndonesia. Pertemuan Koordinasi antara PelaksanaProgram SAPA-lndonesia dan Katalisator akan dilakukan selamasatu hari, untuk membahasrencanaimplementasi program ditingkat daerah serta mekanisme koordinasi pelaksanaankegiatan.Agenda yang akan dilakukan dalam pertemuan tersebut adalah sebagaiberikut : 1. Z. Presentasi mengenai isu-isu strategis yang akan dilakukan oleh SAPA Indonesia. Presentasirencana implementasi program oleh pelaksanaprogram SAPAdi 15 daerah sasaranoleh para pelaksanaprogram SAPA-lndonesia.

3 . Penyusunanrencana kerja katalisator ditingkat daerah untuk melakukan programSAPA-lndonesia koordinasipelaksanaan sertaintegrasipelaksanaan programSAPA-lndonesia pemerintah kebijakan dengan daerah/TKPKD. 4. Presentasi rencanakerja masing-masing katalisatorsesuaidengan kondisi ditingkatdaerah.

D. Waktu & Tempat Pelaksanaan Pelaksanaan workshop penyusunan RoadMap SAPAIndonesia dilakukanpada : pertemuan pelaksana program tanggal 18-19fanuari201t. Sedangkan koordinasi SAPA-lndonesia katalisatordaerah dilakukanpada tanggal20 fanuari Z}LL. & Workshopdan pertemuankoordinasiSAPA-Indonesia diselenggarakan Hotel di CemarafakartaPusat. E. Peserta yangterlibat dalamworkshopini adalah Peserta sebagai berikut : 1. PemerintahPusat [Tim NasionalPercepatan Penanggulangan Kemiskinan & Kementrian Koordinator Kesejahteraan RakyatJ 2. Sekretaris TKPKD15 Kabupaten Kota / 3. Katalisator 15 Kabupaten Kota di / 4. Stakeholders Pelaksana Program SAPA Indonesia 5. Lembaga Donor

F.

Time Schedule

Workshop PenyusunanRoad Map SAPA-lndonesia Hari Pertama,L8 fanuari 2011

Waktu

Agenda

Narasumber /Fasilitator

1 3 . 0 0-1 4 .0 0 Checkin & RegistrasiPeserta 1 B. 3 0-1 8 .4 5PembukaanWorkshop Dr. SuianaRovat 1 B. 4 5-2 1 .0 0Dinner & Dialog Santai Lintas Pelaku dalam FakhrulsyahMega
Penanggulangan Kemiskinan

Hari Kedua, Januari20tI 19 Waktu Agenda Narasumber /Fasilitator SekretarisEksekutif TNP2K KKI- PK FitraIndonesia ACE TKPKD

0 6 . 0 0-0 8 .0 0 Breakfast 0 8 . 0 0-1 0 .0 0 Dialog Kebijakan : Memastikan Kebijakan & 1. Program KemiskinanBermaknaBagi Masyarakat Miskin 2. 1 0 . 0 0 - 1 0 . 1 5Coffee/ Tea Break 1 0 . 1 5 - 1 2 . 0 0Pelaksanaan Program SAPA Indonesia& Tanda 1. Awal Perbaikan 2, 3.

1 2 . 0 0 - 1 3 . 0 0Lunch 1 3 . 0 0 - 1 5 . 0 0Diskusi Komisi Luh Nyoman Dewi PembahasanRoad Map & Indikator Kinerja Program SAPA-lndonesia 1 5 . 0 0 - 1 5 . 1 5Coffee TeaBreak / 1 5 . 0 0 - 1 7 . 0 0Diskusi Komisi Pembahasan RoadMap & Indikator KinerjaSAPAIndonesia 1 7 . 0 0 - 1 8 . 0 0Istirahat 1 8 . 0 0-1 9 .0 0 Dinner t 9 . r 5 - 2 L . 0 0Pleno Komisi Fakhrulsyah Mega Penetapan Road Map & Indikator Kinerja SAPAIndonesia 2 1 . 0 0-2 L .3 0 PenutuDanWorkshop Ifdhal Kasim t7.L5-L9.00 Istirahat & Dinner

Pertemuan Koordinasi Pelaksana Program SAPAIndonesia Hari Ketiga,20 Januari20Lt

Waktu

Agenda

Narasumber /Fasilitator

0 6 . 0 0 -0 8 .0 0 Breakfast 0 8 . 0 0 - 1 0 . 0 0Session 7 1. KKI PK ReviewProgram& Strategi Pemangku Kepentingan 2, ACE Program SAPA-lndonesia dalam penguatan 3. FitraIndonesia kelembagaan TKPKD,pemberdayaan masyarakat, perencanaan & penganggaran, serta database kemiskinan 1 0 . 0 0 - 1 0 . 1 5Cofffee Break 1 0 . 1 5 - 1 2 . 0 0Session 2 L . Coordinating Board Rencana Implementasi & Strategi Pelaksanaan SAPAIndonesia Program SAPA L5 daerahsasaran di 2 . Ford Foundation 1 2 . 0 0 - 1 3 . 0 0Lunch 1 3 . 0 0 - 1 5 . 0 0Penyusunan Rencana Kerja Koordinator Program Luh Nyoman Dewi SAPA Indonesia 1 5 . 0 0 - 1 5 . 1 5Coffee/Tea Break L 5 . t 5 -1 7 .t5 Presentasi DiskusiRencana & Koordinator Program Luh Nyoman Dewi Indonesia SAPA L 7 . t 5 - L 7 . 3 0 PenutupanPertemuan

G. Catatan Tambahan Dalampelaksanaan workshopini, KKI-PKmenyediakan akomodasi dan konsumsi bagi SekretarisTKPKD& KatalisatorProgramSAPAIndonesiadengancatatan sebagai berikut: 1 . Kamaryangdisediakan adalanttuinsharing[L kamarbuat dua orang) z. Penggunaan fasilitas hotel sepertiminibar, telepon, laundry, sertapemesanan makanan tidak ditanggung olehpanitia. 3 . Peserta dapatmelakukan check di hotel padatanggalL8 fanuari 20Lt pukul in 13.00-14.00WIB. Sedangkan, waktu Checkout peserta adalah sebagai b e ri ku t: a. Untuk pesertaTKPKD, waktu checkouf adalahpada tanggal20 fanuari 2 0 Il p u ku l1 2 .0 0 WIB. b. Untuk Peserta Katalisator, padatanggal2L fanuari waktu check adalah out 2 0 tL p u ku l1 2 .0 0 WIB. c. Apabila peserta ingin memperpanjangmasa tinggal di hotel dapat menghubungi panitia workshop dan biaya atas masa perpanjangan peserta, tersebutmenjaditanggungan

4.

Khususuntuk katalisatorSAPA, panitia menyediakan penggantian atas biaya transportasiyang dikeluarkandenganmelampirkanbukti tiket & boarding pass. 5 . Untuk informasi kehadiran pada kegiatan tersebut, dapat menghubungi saudariEsti BudiatimelaluiTelepon Fax(021) 3865273, 08567380700 Hp. / ataumelaluiemailinfo@kki.or.id