Anda di halaman 1dari 8

PROSES KEPERAWATAN DALAM PENGENDALIAN

INFEKSI
HENI EKAWATI.,S.Kep, Ners

I. ASSESMENT
1. MEKANISME PERTAHANAN 2. PEMERIKSAAN FISIK : IPPA 3. PEMERIKSAAN LABORATORIUM

MEKANISME PEMERIKSAAN PERTAHANAN LABORATORIUM Usia - Leukosit Status nutrisi - LED Stress - Hb Hereditas - Kultur (urin, darah, Proses infeksi luka, sputum, apus Terapi medis tenggorok) (kortikosteroid, Neutrofil, Basofil, sitotoksik atau antineoplastik) Limfosit, Monosit, PEMERIKSAAN FISIK : Eosonofil
tanda2 infeksi (tumor, rubor, dolor, kalor, functio lesia)

HEREDITAS Exp: Talasemia Adanya defek produksi hemoglobin normal (kromosom 16 & 11) Pemecahan sel darah yg berlebihan Splenomegali & hepatomegali Imunitas menurun Resti infeksi

StResS
BMR me

pe hormon adrenokortikotropik (ACTH) pe kadar glukosa serum dan kortison respon antiinflamasi & daya tahan thd infeksi

pe

HEREDITAS Exp: Talasemia Adanya defek produksi hemoglobin normal (kromosom 16 & 11) Pemecahan sel darah yg berlebihan Splenomegali & hepatomegali Imunitas menurun Resti infeksi

StResS
BMR me

pe hormon adrenokortikotropik (ACTH) pe kadar glukosa serum dan kortison respon antiinflamasi & daya tahan thd infeksi

pe

2. NURSING DIAGNOSTIC
RESIKO INFEKSI RESIKO GANGGUAN INTEGRITAS KULIT GANGGUAN NUTRISI KURANG DARI KEBUTUHAN TUBUH

3. INTERVENTION
Pencegahan paparan terhadap terhadap organisme infeksius Menurunkan penyebaran infeksi Klien dan keluarga mengetahui tentang teknik kontrol infeksi

TERIMA KASIH.....