Anda di halaman 1dari 1

BEBERAPA ISU SEPUTAR PERILAKU INDIVIDU DALAM ORGANISASI 1.

Perilaku Individu dan Stress Stress pada dasarnya merupakan respons individu terhadap tekanan yang tinggi dal am pekerjaaan. Tekanan yang tinggi ini sering kali dinamakan stressor. Stress se ring terjadi seiring dengan pengalaman yang dilalui oleh individu yang dinamakan sebagai General Adaptation Syndrome (GAS). Tahapan-tahapan dalam GAS Tahap 1 (Alarm), yaitu dimana individu mengalami suatu tekanan atau perintah di luar kebiasaan. Tubuh akan memberikan respons-respons, seperti stress, panic, da n lain sebagainya. Bentuk respons tersebut dinamakan sebagia alarm karena mengin dikasikan suatu keadaan tertentu. Tahap 2 (Resistance), yaitu tahap dimana individu melakukan penyesuaian diri ber upa reaksi atas respons yang dilakukan pada tahap alarm. Bentuk penyesuain diri ini berupa tindakan. Tahap 3 (Exhaustion), yaitu tahap dimana individu mengalami indikasi lain sebaga i akibat dari penyesuaian yang dilakukan pada tahap sebelumnya. Factor-faktor yang ,menyebabkan terjadinya stress dalam pekerjaan adalah : Tuntutan pekerjaan (task demans) Tuntutan fisik (phisycal demands) Tuntutan peran atu fungsi (role demands) Tuntutan interpersonal (interpersonal demands) Upaya yang dapat dilakukan agar stress dapat dikendalikan : Olahraga teratur Relaksasi Perbaikan manajemen waktu Merubah suasana atau lingkungan pekerjaan Support group 2. Kreativitas individu dalam organisasi Kreativitas adalah kemampuan individu dalam memunculkan suatu gagasan baru menge nai sesuatu, terutama dari apa yang sudah diketahui faktor yang menyebabkan individu menjadi kreatif : Pengalaman individu Perlakuan terhadap individu Kemampuan kognitif dari individu Tahapan kreativitas terbangun : Tahap persiapan (preparation) Tahap inkubasi (incubation) Tahap penemuan ide dan gagasan (insight) Tahap pengujian (verification) Mengelola Individu dalam Organisasi Setelah struktur organisasi disusun sebagai bagian dari pelaksanaan fungsi pengo rganisasian, perusahaan perlu menentukan individu-individu yang akan ditampatkan dalam setiap bagian dari struktur organisasi yang dibuat. Setelah itu implement asi dari rencana adalah langkah selanjutnya dari kegiatan organisasi yang harus dilakukan. Pada tahap implementasi yang akan menentukan berjalan atau tidaknya r encana yang telah disusun adalah faktor sumber daya manusia yang telah diberikan tugas untuk menjalankan rencana. Dan agar factor sumber daya alam ini dapat men jalankan tugasnya sesuai yang telah ditetapkan, fungsi yang perlu dipelajari ada lah fungsi pengarahan, yaitu fungsi yang membahas bagaimana sumber daya manusia yang dimiliki organisasi dapat diarahkan manajer untuk secara konsisten menjalan kan apa yang telah ditetapkan dan direncanakan.