Anda di halaman 1dari 2

a.

Perencanaan Penggunaan Media Heinich, Molenda, dan Russel (1982) dalam bukunya Instructional Media and The New Technologies of Instructions menyusun suatu model prosedural yang diberi nama akronim ASSURE. Model ASSURE ini dimaksudkan untuk menjamin penggunaan media pembelajaran yang efektif. Model yang diakronimkan dengan ASSURE itu meliputi 6 langkah dalam perencanaan sistematik untuk penggunaan media, yaitu: 1) Analize Learner Characteristics 2) State Objectives 3) Select, Modify Or Design Materials 4) Utilize Materials 5) Require Learner Response 6) Evaluate a) Identifikasi kebutuhan dan karakteristik siswa Sebuah perencanaan media didasarkan atas kebutuhan (need), Salah satu indikator adanya kebutuhan yaitu kemampuan, keterampilan dan sikap siswa yang kita inginkan agar dapat dikuasai siswa. Kesesuaian media dengan kebutuhan dan karakteristik siswa menjadi dasar pertimbangan utama, sebab hampir tidak ada satu media yang dapat memenuhi semua tingkatan usia. Barbara B. Seels (1994:98) mengatakan bahwa diperlukan Informasi tentang gaya belajar siswa atau learning style. Beberapa learning style yang dapat diidentifikasi dari siswa adalah: 1) Tactile/Kinesthetic. Para siswa memperoleh hasil belajar optimal apabila disibukan dengan suatu aktivitas. Mereka tidak ingin hanya membaca tetapi ikut terlibat langsung dan mencoba melakukannya sendiri. 2). Visual/Perceptual. Para siswa memperoleh hasil belajar optimal dengan penglihatan. Demonstrasi dari papan tulis, diagram, grafik dan tabel adalah semua alat yang berharga untuk mereka Pelajar tipe visual selalu ingin melihat gambar, diagram, flow chart, time line, film, dan demonstrasi. 3). Auditory. Pelajar menyukai informasi dengan format bahasa lisan. Hasil belajar diiperoleh melalui mendengarkan ceramah dan mengambil bagian pada diskusi kelompok.Media yang digunakan siswa, haruslah relevan dengan kemampuan dan kecenderungan gaya belajar yang dimiliki siswa. b) Perumusan Tujuan Guru harus membuat media sedemikian rupa sehingga akan membantu dan memudahkan siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran. c) Memilih, Merubah dan Merancang Media Pembelajaran Untuk membuat media yang tepat bagi kegiatan pembelajaran biasanya akan meliputi salah satu dari tiga kemungkinan yaitu 1. Memilih media pembelajaran yang sudah tersedia, 2. Merubah media yang sudah ada, dan 3. Merancang pembuatan media yang baru. d) Perumusan Materi Materi berkaitan dengan substansi isi pelajaran yang harus diberikan. Sebuah program media didalamnya haruslah berisi materi yang harus dikuasi siswa. e) Memperoleh Respons Siswa (Require Learner Response) Situasi belajar yang paling efektif adalah situasi belajar yang memberikan kesempatan siswa merespon pembelajaran dan guru memberikan penguatan. Oleh karena itu siswa harus dilibatkan semaksimal mungkin dalam pemanfaatan penggunaan media. f) Evaluasi (Evaluation) Tujuan evaluasi media pembelajaran adalah untuk memilih media pembelajaran yang akan dipergunakan dikelas, untuk melihat prosedur penggunaan media, untuk memeriksa apakah tujuan penggunaan media tersebut telah tercapai, menilai kemampuan guru menggunakan media, memberikan informasi untuk kepentingan administrasi, dan untuk memperbaiki media itu sendiri. b. Alasan praktis menggunakan media Alasan praktis guru-guru untuk menggunakan media adalah: 1) Memperjelas pesan yang disampaikan 2) Mendemontrasikan konsep. 3) Sudah terbiasa dengan media tersebut

4) Mengaktifkan siswa dalam pembelajaran c. Prinsip Pengembangan dan Produksi Media Menurut Mukmiman untuk mengembangkan media pembelajaran perlu diperhatikan prinsip VISUALS, yang dapat digambarkan sebagai singkatan dari kata-kata: V isible : Mudah dilihat Interesting : Menarik Simple : Sederhana Useful : Isinya beguna/bermanfaat A ccurate : Benar (dapat dipertanggungjawabkan) Legitimate : Masuk akal/sah Structured : Terstruktur/tersusun dengan baik