Anda di halaman 1dari 2

Kajian Desain Sampul Novel Fiksi Indonesia Anotasi Deskriptif 1. Chandler, D. 2007 2nd ed. Semiotics : The Basic.

New York, USA. Routledge. Buku ini membahas tentang semiotika dasar, dari mulai definisi, model tanda, struktur, jenis dan macam bentuk semiotika. Disini juga dijelaskan semiotika menurut Saussure dan Pierce lengkap dengan modelnya. Diterangkan bahwa Semiotika merupakan bidang studi tentang tanda dan cara tanda-tanda itu bekerja (dikatakan juga semiologi). Dalam memahami studi tentang makna setidaknya terdapat tiga unsur utama yakni; (1) tanda, (2) acuan tanda, dan (3) pengguna tanda. Tanda merupakan sesuatu yang bersifat fisik, bisa dipersepsi indra kita, tanda mengacu pada sesuatu di luar tanda itu sendiri, dan bergantung pada pengenalan oleh penggunanya sehingga disebut tanda. Semiotika adalah cabang ilmu yang semula berkembang dalam bidang bahasa.Dalam perkembangannya kemudian semiotika bahkan merasuk pada semua segikehidupan umat manusia. Semiotika menurut Zoest (1992) adalah studi tentang tanda dan segala yang berhubungan dengannya; cara berfungsinya, hubungannya dengan tanda-tanda yang lain, pengirimannya dan penerimaannya oleh mereka yang mempergunakannya. Dalam kehidupan sehari-hari kita tanpa sadar telah mempraktekkan semiotika atau semiologi dalam komunikasi. 2. Resnick, E. 2003. Design For Communication. New Jersey, USA. Wiley & Sons Inc. Sebagai introduksi, awal dari buku ini membahas hal dasar dalam desain komunikasi visual, yaitu definisi desain grafis secara singkat, kemudian proses desain, elemen desain yang mencakup Line, Texture, Shape, Space, Size, Value, dan juga prinsip desain yang mencakup Balances, Emphasis, Rhythm, Unity, Grouping, Figure, dan Contrast. Diterangkan pula kaitan antara kata dan image yang kemudian pesan di dalamnya berkomunikasi secara visual. Disini terdapat beberapa contoh bagaimana Grid dalam sebuah layout desain grafis menciptakan sebuah hirarki visual. Dan sebagai intinya buku ini merupakan kumpulan projek desain dalam berbagai macam bentuk media yang dirancang oleh beberpa mahasiswa kemudian diberikan penilaian oleh seorang instruktur. Pembahasan setiap projeknya menjadi penting karena macam projeknya berlaku sebagai contoh kasus dan kemudian ada pembahasan pada setiap desain yang dihasilkan, salah satunya adalah pembahasan mengenai desain sampul sebuah buku. 3. Arnheim, R. 1969. Visual Thinking. England & USA. University of California Press. Buku ini menjelaskan bagaimana kita dapat berpikir dan memaknai sesuatu, dalam hal ini sebuah komunikasi yang dalam nyatanya berbentuk visual. Menyatakan bahwa persepsi manusia adalah sebuah kesadaran yaitu dimana semua kegiatan mental terlibat dalam menerima, menyampaikan, dan memproses sebuah informasi: Persepsi indrawi, memori, pikiran, pembelajaran. Dalam buku ini penulis berusaha memperlihatkan bahwa persepsi visual bukanlah proses merekam yang pasif dari sebuah material stimulus, melainkan sebuah perhatian dari pikiran yang aktif. Persepsi dari sebuah bentuk terdiri dari beberapa kategori aplikasi yang bisa juga disebut sebagai konsep visual, dikarenakan oleh kesederhanaan dan yang bersifat umum. Persepsi melibatkan pemecahan masalah. Buku ini juga membahas tentang bagaimana sebuah image atau gambaran dalam pikiran manusia bekerja atau berproses menjadi makna. 4. Kress, G. & Leeuwen, Tv. 2006 2nd ed. Reading Images : The Grammar of Visual Design. USA & Canada. Routledge. Buku ini mengemukakan sebuah diskusi tentang komunikasi visual, bahwa semiotika merupakan bahasa komunikasi visual. Buku ini lebih fokus kepada struktur atau grammar dari desain visual, diantaranya meliputi warna, perspektif, framing, dan komposisi, dan juga menjelaskan bagaimana kita

membaca gambar ( image). Di dalam buku ini terdapat banyak contoh pembahasan karya desain dalam berbagai media dan juga media yang baru seperti website ( web- based image ). Yang terpenting disini yaitu banyak menerangkan tentang bagaimana kita dapat membaca dari sebuah komposisi dalam sebuah layout objek desain grafis, apa saja yang terkait dan alat apa yang dapat kita gunakan untuk membaca semua tanda yang ada. Keterkaitannya antara komposisi sebagai multimodal teks, misalnya dalam membaca dengan arah kiri kanan, kanan kiri, dan center & margin. 5. Tinarbuko, S. 2009. Semiotika Komunikasi Visual. Yogyakarta. Jalasutra. Pembahasan tentang Semiotika sebagai ilmu, dan juga teori desain komunikasi visual sebagai dasar, buku ini juga menganalisis tanda dan makna karya desain komunikasi visual. Diantara ada pembahasan yang lebih detail dalam desain grafis, misalnya pembahasan tipografi sebagai kurir komunikasi visual. Penulis berusaha memberikan sebuah interpretasi terhadap keilmuan semiotika itu sendiri, yaitu semiotika sebagai sebuah metode pembacaan karya komunikasi visual. Disini dikemukakan sebuah kebenaran relatif. Interpretasi dan kebenaran itu diharapkan dapat memperkaya khasanah pengetahuan tentang semiotika dan menyediakan sebuah ruang pemahaman tanda yang lebih terbuka dan dinamis. Menurutnya Desain Komunikasi Visual adalah sebuah sistem semiotika khusus dengan pembendaharaan tanda dan sintaks yang khas, yang berbeda dengan system semiotika seni. Di dalam system semiotika komunikasi visual melekat fungsi komunikasi, yaitu fungsi tanda dalam menyampaikan pesan dari sebuah pengirim pesan kepada para penerima tanda berdasarkan aturan atau kode- kode tertentu. Fungsi komunikasi mengharuskan ada relasi (satu atau dua arah) antara pengirim dan penerima pesan, yang dimediasi oleh media tertentu. 6. Safanayong, Y. 2006. Desain Komunikasi Visual Terpadu. Jakarta. Arte Intermedia. Buku ini menjelaskan secara mendasar dan cukup singkat mengenai desain komunikasi visual, baik pengertian, ruang lingkup hingga menerangkan proses desain. Di dalamnya terdapat teori komunikasi, visual dan komunikasi visual, teori persepsi, dan bagaiman sebaiknya menjadi desainer komunikasi visual yang ideal. Semua aspek dalam dunia Desain Komunikasi Visual di buku ini disesuaikan dengan perkembangan atau pertumbuhan di Indonesia. Isi buku ini pula memberi kita pandangan baru dari desain komunikasi visual yang saat ini sudah banyak berubah sejak tahun 1980an. Dalam buku ini terdapat wawasan informasi yang bisa membantu proses menyusun strategi baru yang bernilai tambah dan nilai beda bagi mahasiswa, desainer, pengajar dan insan kreatif lainnya baik dari aspek filosofis maupun pragmatis dengan menjelaskan keterkaitan desain terutama interaksi yang selaras dan serasi dari hubungan manusia dengan sesama, manusia dengan lingkungan.